Page 1

       

   









NOMOR: 8218



KAMIS, 14 NOVEMBER 2013

Harga Eceran Rp4000,-



Didiet Tanggulouw

17 Desember CPNS Diumumkan Akhir November Pemeriksaan LJK Tuntas

Kecap Berulat Nyaris Beredar di Sulut

Editor: Bahtin Razak

JAKARTA — Pemeriksaan lembar jawab komputer (LJK) untuk tes kompetensi dasar (TKD) peserta CPNS dari pelamar umum dan honorer K2 target tuntas akhir November. Maka, pengumuman kelulusan CPNS dijadwalkan pekan ketiga Desember. “Tepatnya 17 Desember karena seluruh proses pemeriksaan LJK akan

Editor: Idham Malewa Peliput: Gregorius Mokalu/Lukman Polimengo

MANADO- Masyarakat Sulut yang doyan kecap harus hati-hati. Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sulut berhasil menemukan ribuan liter kecap Baca Kecap...Hal: 11

Baca 17...Hal: 11

Lukman P/ Manado Post

KECAP DAN SAMBAL BERULAT: Roy Sparringa didampingi Kadis Perindag Sulut Olvie Atteng (baju coklat) dan Kepala BPOM Manado Dra Susan Gracia Arpan (batik kuning), menunjukkan saus tomat yang disita karena pengelolaannya tidak higienis. Foto kanan: cairan kecap yang telah berulat.

Penangguhan UMP 10 Hari Sebelum Berlaku Editor: Bahtin Razak Peliput: Foggen Bolung

MANADO – Upah Minimum Provinsi (UMP) 2014 Sulut Rp1,9 juta sampai saat ini banyak menuai protes dari pengusaha. Beberapa pengusaha ren-

cananya akan melakukan upaya penangguhan pelaksanaan UMP. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulut Ch. Talumepa SH MH, upaya penangguhan harus dilakukan sesuai aturan. “Penang-

SEMENTARA ITU

Gendut, Dilarang Naik Pesawat

guhan harus sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Kep-231/Men/2003 tentang tata cara penangguhan upah minimum,� kata Talumepa. Pengusaha mengajukan penangguhan pelaksanaan

UMP kepada Gubernur melalui Disnakertrans Provinsi paling lambat 10 hari sebelum tanggal berlakunya UMP. “Artinya sepuluh hari sebelum 1 Baca Penangguhan... Hal: 11

2015, Semua Sekolah Pakai Kurikulum 2013

Pengusaha mengajukan penangguhan pelaksanaan UMP kepada Gubernur melalui Disnakertrans Provinsi paling lambat 10 hari sebelum tanggal berlakunya UMP. Artinya Ch. Talumepa sepuluh hari sebelum 1 Kadisnakertrans Sulut Januari 2014.�

SHS: Sulut Akan Bantu Filipina

Editor: Idham Malewa Peliput: Gregorius Mokalu

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan telah menerapkan model kurikulum sekolah dasar dan menengah Tahun 2013. Namun, Kurikulum 2013, belum sepenuhnya diterapkan semua sekolah. Kurikulum yang ditetapkan awal tahun 2013 ini, dipastikan harus berlaku di semua sekolah

Kevin Chenais di kursi roda elektrik.

BOLEH dibilang, nasib Kevin Chenais begitu malang. Tahun lalu, warga Prancis itu terbang ke Chicago untuk berobat ke Mayo Clinic. Pria 22 tahun Baca Gendut...Hal: 11

Alvius Lomban

Baca 2015...Hal: 11

Lukman P/ Manado Post

Editor: Tommy Waworundeng Peliput: Lukman Polimengo

MANADO- Jumlah korban amukan Topan ‘monster’ Haiyan yang mencapai angka 10 ribu jiwa, mengusik hati Guber-

SIAP DIKIRIM: Ribuan dus bantuan untuk korban bencana siap diangkut ke Filipina dengan pesawat Hercules, Kamis pagi ini.

nur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang. ‘’Sulawesi Utaraakanikutmembantu korban bencana topan Haiyan di Filipina,’’ ujar Sarundajang saat dihubungi Baca SHS...Hal: 11

Pembelajaran di Dunia Kedokteran SATU dari tiga terpidana kasus malpraktek kedokteran, dr Dewa Ayu Sasiary Prawani, Jumat (8/11) pekan lalu ditangkap di Balikpapan, Kaltim. Tim kini sedang mengejar keberadaan dua dokter lainnya yakni dr Hendry Simanjuntak dan dr Hendy Siagian. Ketiga dokter spesialis kandungan ini terlilit kasus tindak pidana perbuatan kealpaannya yang menyebabkan meninggalnya orang lain. Fransiska Makatey (25) meninggal saat akan melahirkan. Terlepas apakah tindakan ketiga dokter ini benar atau salah, tetapi kasus ini menjadi pembelajaran bagi dunia kedokteran di daerah ini. Sebab belum lama ini Wakil Menteri Kesehatan sekaligus Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Prof Ghufron mengatakan, sebanyak 2.500 dokter di Indonesia tidak lulus ujian kompetensi. Bahkan ada yang mengikuti ujian 3 sampai 5 kali, tidak lulus juga. Ini menandakan banyak dokter yang tidak kompeten, alias dokter abal-abal. Jika ada 2.500 dokter tidak kompeten bertugas dari Sabang sampai Merauke, berarti ada puluhan juta nyawa manusia terancam. Di Sulawesi Utara sendiri menurut Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Prof Dr dr Sarah M Warouw SpAK, sejak tahun 2007 hingga 2012, ada 129 dokter yang tidak lulus uji kompetensi. Bagi warga yang berduit, tentu memilih berobat ke Singapore. Tetapi lebih banyak warga yang kurang mampu. Jika jatuh sakit, mereka tentu pasrah saja kepada Sang Pencipta. Masih banyak yang bernasib seperti Fransiska Makatey. Tetapi keluarga yang berduka hanya aminkan itu bagian dari rencana Tuhan. Mereka tidak melakukan proses hukum, seperti yang dilakukan keluarga Fransiska Makatey. Dengan kejadian ini, menjadi pembelajaran bagian Fakultas Kedokteran Unsrat dalam menerima mahasiswa baru dan proses mengajarnya. Jika tidak, nyawa manusia menjadi taruhan.(#)

Jalan-jalan di Gangnam, Distrik Termakmur di Seoul Korea

Ratusan Klinik Operasi Plastik dan Tempat Ngopi Masyarakat Korea Selatan khususnya Kota Seoul, berterimakasih kepada PSY/ Park Jae Sang. Lagu “Gangnam Style� yang dipopulerkannya, meningkatkan kunjungan wisatawan di kota tersebut. Laporan: Tommy Waworundeng, Seoul, Korsel BEBERAPA hari di Korea, wartawan Manado Post sempat tinggal di Seoul Residen, salah satu hotel di Distrik Gangnam. Tepatnya di Jalan Teheran. Gangnam sendiri merupakan salah satu distrik di

Seoul, Ibukota Korea Selatan. Kalau di Jakarta, Gangnam ibarat kawasan Kelapa Gading. Gangnam sendiri berarti South of the River (di sebelah selatan sungai), karena distrik ini berada di sepanjang aliran sungai Han. Gangnam hanya seluas 39,55 Baca Ratusan...Hal: 11 Wartawan Manado Post di Gangnam Distrik, Seoul, dengan latar belakang lalu-lalang warga Gangnam yang umumnya mirip Lee Min Ho dan Suzy Miss A, dua artis Korea.


KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 R. Kandolia

BI Rate Jadi 7,5%

45 Ribu, Menu Hotel Makan Sepuasnya

Antisipasi Peningkatan Inflasi

MANADO—Siloam Café yang dikelola langsung Hotel Aryaduta Manado sontak menggebrak customer dengan menawarkan promo Rp45 ribu bebas makan sepuasnya. “Promo ini akan anda dapatkan di hari weekend mulai hari sabtu sampai hari minggu. Di hari biasa harga normalnya 65 ribu. Tak usah ragu karena semua menu lengkap tersedia, mulai dari makanan pembuka hingga makanan

Editor: Cesylia Saroinsong Peliput: Rivansky Pangau

RIVANSKY PANGAU/MANADO POST

BANYAK PILIHAN: Melengkapi hari Natal dan Tahun Baru yang menjelang, furniture menjadi kebutuhan rumah yang diburu. Tampak pengunjung yang mencari furniture di Informa, Mantos.

Produksi Jagung dan Padi Cukup ADRIAN WILLEM/MANADO POST

PUAS: Makan sepuasnya di Siloam café Aryaduta hanya Rp45 ribu.

penutup yang di dalamnya terdapat aneka jus. Di sini, menu paling difavoritkan adalah sup buntut dan nasi goreng aryaduta,” tutur Manager Food & Beverage Hotel Aryaduta Ambo Lopi. Istimewanya lagi, nanti akan ada diskon 20% all foods di sini mulai setiap Senin-Jumat. Café ini bergaya modern dan elegan sehingga membuat café ini terlihat high class. anda pun pasti puas! Bagi anda pencinta coffe, cocok pula untuk nongkrong di café ini. Karena di sini terdapat aneka macam coffee lokal dan coffe Italia. Anda pun akan dimanjakan dengan promo menarik “Corner Coffee”. Dengan membeli segelas kopi anda mendapatkan satu kopi Italia. (ctr-1/syl)

3

MANADO—Geliat produksi tanaman pangan Sulut cukup baik. Baik padi maupun jagung menunjukkan peningkatan. Hal ini sejalan dengan tekad Gubernur Dr SH Sarundajang untuk mencapai swasembada beras 2014. Dari data yang diperoleh dari Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, hasil produksi berdasarkan angka tetap (Atap) 2012 dan angka ramalan (Aram) 2 tahun 2013, dua komoditi unggulan ini surplus. “Luas panen, hasil, dan produksi untuk komoditi padi memang terus meningkat 2 tahun belakangan ini,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut Ir Johanis Panelewen MSi sembari menambahkan, data itu berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik. Faktor lain yang ikut menunjang adalah koordinasi yang baik dengan pemerintah kabupaten/kota. Sementara itu, dituturkan Kabid Tanaman Pangan dan Tanaman Hortikultura Distanak Ir Arie Bororing MSi, pemerintah juga menyiapkan bantuan bagi petani. “Lebih dari itu, provinsi lewat APBD memberikan bantuan dalam bentuk benih, pupuk, traktor, dan ban-

Atap 2012 Jagung Padi

Luas Hasil/Ha (Ha) (Ku)

Produksi (Ton)

120.272 126.931

36,61 48,46

440.308 615.061

120.036 127.979

36.59 50,10

439.263 641.236

Aram 2 2013 Jagung Padi

Sumber: Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, November 2013 berdasarkan data BPS Sulut graf:budis@ntoso

tuan alsintan,” ucapnya saat ditemui, kemarin. Namun diakui Bororing, tahun ini ada sedikit penurunan produksi jagung. “Untuk produksi jagung memang sedikit menurun dari tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena adanya pengurangan subsidi benih dari pemerintah pusat serta banyaknya petani jagung yang beralih ke tanaman hortikultura seperti bawang, rica, dan tomat,” tutupnya. (ctr-1/syl)

MANADO—Kemarin, Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bungan acuan (BI rate) menjadi 7,5% atau naik 0,25 basis poin. Peneliti Ekonomi Senior Kantor Perwakilan BI Sulut Eko Siswanto saat ditemui di ruangannya kemarin (13/11), menjelaskan, kebijakan BI menaikkan BI Rate ditinjau dari beberapa aspek. “Naiknya suku bunga acuan dilakukan BI guna mengantisipasi kecenderungan peningkatan inflasi. Apabila inflasi meningkat, daya beli masyarakat akan berkurang dan selebihnya masyarakat akan bertambah miskin,” katanya. Lanjut Siswanto, hal ini dilakukan juga untuk mengantisipasi kelanjutan krisis global. “BI perlu mengawasi kebijakankebijakan supaya perekonomian secara menyeluruh tidak banyak berpengaruh, sehingga BI menaikkan BI Rate. Namun, ada bank yang suku bunganya naik dan ada yang tidak,” tambahnya. Lanjutnya, naik turunnya suku bunga setiap bank mengacu pada cost of fund (COF) masing-masing. “Tapi

Naiknya suku bunga acuan dilakukan BI guna mengantisipasi kecenderungan peningkatan inflasi...” Eko Siswanto Ekonomi Senior Kantor Perwakilan BI Sulut biasanya BI sudah menyiapkan strategi khusus, apabila BI rate naik,” tuturnya. Ekonom Stanly Alexander saat dikonfirmasi mengungkapkan, kebijakan yang ditetapkan BI menurutnya, untuk menghalangi angka konsumsi. “Menurut penilaian, hal ini dilakukan untuk mengerem laju pertumbuhan konsumsi masyarakat, apalagi menjelang hari raya besar keagamaan,” terangnya. Dia juga menilai, lewat kebijakan ini, BI ingin merangsang nasabah dalam melakukan saving.(***)


KAMIS, 14 N0VEMBER 2013 Bonit Anggi

5

Banggar Gagal Gunakan Hak Budgeting Anggaran Perjalanan Dinas Tak Dipotong Editor: Angel Rumeen

MASIH ALOT: Pembahasan KUA-PPAS APBD 2014 masih terus berlangsung antara Banggar dan TAPD. Nampak suasana rapat kemarin yang hanya dihadiri sebagian kecil anggota Banggar.

UMP Tinggi, Motivasi Naker Lokal MANADO- Sulawesi Uta­ ra berada di peringkat dua di In­ donesia setelah DKI Jakarta, be­ saran Upah Minimum Provinsi (UMP). Hal ini membuat, Sulut akan menjadi salah satu destina­ si para pencari kerja. Legislator Sulut Paul Tirayoh mengatakan, tenaga kerja (naker) daerah harus pintar-pintar membaca peluang dan berkompetisi. “Jangan sampai, peluang ini malah disia-siakan,” kata politisi dari Minahasa Utara ini. Jika ada pro kon­ tra terkait penetapan UMP, Tirayoh memandang hal tersebut sebagai bagian dari dinamika masyarakat yang seharusnya ditanggapi dengan bijaksana. “Kalau pemerintah sudah mengeluarkan putusan, berarti telah dipikirkan ma­ tang-matang, tanpa bermaksud meru­gikan pihak tertentu, baik perusahaan maupun naker,” pa­ parnya. Lanjut anggota Komisi IV ini, dengan kondisi Sulut berada di ranking dua terbesar

Paul Tirayoh

UMP di Indonesia, naker di Bumi Nyiur Melambai harus mampu bersaing agar tidak ter­ gusur dengan adanya naker dari luar daerah. “Implikasi naiknya UMP ini akan mengundang naker di daerah lain datang ke Sulut. Naker harus mampu menunjukkan kemampuan­ nya. Jangan kalah bersaing, tetap timgkatkan kinerja dan disiplin,” tandas mantan Bupati Minut ini.(gel)

Evaluasi Proyek di Akhir Tahun

Edwin Lontoh

MANADO- Anggota Komisi III Edwin Lontoh mengingatkan pemerintah untuk melakukan pengawasan menyeluruh pada proyek pembangunan yang diambil dari APBD 2013. Menurut politisi dari Partai Demokrat ini, tahun anggaran sudah hampir habis tapi masih ada

proyek yang belum selesai. “Pemerintah harus menye­ riusi pelaksanaan proyek di jelang akhir tahun anggaran ini agar benar-benar berjalan sesuai prosedur,” kata Lontoh. Lanjutnya, jika ada proyek yang ternyata tidak sesuai prose­ dur dan belum kunjung selesai, harus dievaluasi. “Kita harus tegas. Karena semua jenis pem­ bangunan itu diambil dari uang rakyat. Jangan asal kerja atau malah tahun anggaran sudah habis tapi proyek belum tuntas,” tegasnya. Sebagai wakil rakyat, Lontoh mengatakan, ia akan memaksimalkan tugas untuk mengawasi setiap program pemerintah, termasuk proyek yang sedang berjalan di tahun anggaran ini. “Itu sudah jadi tugas kami dan di akhir tahun ini pengawasan harus dimaksi­ malkan,” tandasnya.(gel)

HT Hadir di Sulut MANADO—Pelaksa­ naan Kebaktian Kebangu­ nan Rohani (KKR) di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dan pelan­ tikan kader DPC Perindo Sulut akan dihadiri Hary Ta­ noesoedibjo (HT) bersama Wiranto yang merupakan pasangan calon presiden usungan Partai Hanura. Berdasarkan informasi yang disampaikan koordina­ tor media kegiatan ini, Alvin, HT akan menghadiri KKR di Tomohon, baru kemu­ dian melaksanakan Baksos, melantik pengurus DPC Perindo Sulut, dan setelah itu memberikan kuliah umum pada mahasiswa UNIMA Tondano. “Sesuai jadwal, Rabu (13/11) beliau KKR di Tomo­ hon, dan dilanjutkan Kamis (14/11) dengan agenda pem­ bekalan Caleg Hanura Sulut, pelantikan pengurus DPC Perindo se-Sulut di MCC, Kuliah Umum bersama ma­ hasiswa UNIMA di Kabu­ paten Minahasa dan Baksos.

Hendrik K Luntungan

Kita telah menyiapkan jad­ walnya sebaik mungkin dan diusahakan semua berjalan lancar,”katanya. Sementara itu, kesiapan kedatangan HT disupport penuh Hendrik Kawilarang Luntungan (HKL) yang dikenal sebagai pengusaha nasional asal Sulut sekaligus Calon Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulut dari Partai Hanura. Seperti yang diketahui, HKL diprediksi me­ miliki dukungan penuh dari semua elemen warga Sulut untuk duduk di DPR RI 2014 mendatang.(tr-11/*)

MANADO- Seperti tahun-tahun sebelumnya, Badan Anggaran (Bang­ gar) Deprov Sulut tak bisa berbuat banyak dalam pem­ bahasan APBD. Gertakan para legislator mengenai pengurangan anggaran per­ jalanan dinas 20-25 persen untuk dialihkan ke Dinas PU dan usulan pemoto­ ngan anggaran di beberapa SKPD sepertinya gagal total. Dalam pembahasan lan­ jutan KUA-PPAS APBD 2014 kemarin, yang su­ dah masuk dalam bagian belanja, tak disentil lebih lanjut mengenai hal terse­ but. Yang disorot hanya pengurangan Rp8 miliar di Dinas ESDM, penambahan anggaran untuk infrastruk­ tur, Dinas Pariwisata dan

Badan Perempuan dan Anak. Sekprov Ir SR Moko­ dongan yang adalah Ketua TAPD menginsyaratkan anggaran perjalanan dinas yang mencapai lebih dari Rp250 miliar itu, tetap akan dialokasikan. “Pemprov sekarang menggunakan sis­ tem pertanggung-jawaban full at cost. Kalau memang anggaran itu tidak diguna­ kan pasti dikembalikan,” ujar Mokodongan. Menariknya, dalam rapat di ruang rapat I yang dipimpin oleh Ketua Deprov Meiva Lintang itu, hanya dihadiri sebagian ke­ cil anggota Banggar. Bah­ kan kemarin beredar kabar terjadi pertemuan kecil di ruang Sekwan Jhon Palan­ dung. Pertemuan terbatas yang digelar bersamaan dengan rapat Banggar di

ruang rapat I ini disinyalir terkait pembagian proyek aspirasi, sebagaimana yang dilontarkan anggota Komi­ si I Netty Pantow, beberapa waktu lalu. Mokodongan ketika diwawancarai tak memban­ tah jika ada aspirasi yang diperjuangkan anggota dewan. “Hanya saja, itu harus sesuai aturan dan kita menyesuaikan juga dengan keuangan,” katanya. Beberapa waktu lalu, Wakil Ketua Deprov Ar­ thur Kotambunan me­ negaskan Banggar tetap mengusulkan pemotongan anggaran perjalanan dinas. “Anggaran tersebut diarah­ kan ke infrastruktur untuk memenuhi target RPJMD,” kata Kotambunan. Jika memang putusan tersebut tidak dilakukan, lanjutnya, akan ada langkah yang bakal diambil Banggar. “Karena itu adalah hak budgeting dewan,” pung­ kasnya.(***)


6

 



Amos Tempone

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013

Banyak Angkot Tak Layak Jalan Bahayakan Keselamatan Penumpang Editor:Tommy Waworundeng Peliput: Rofny Lolaen

LOMBA MERANGKAK: Ny Evangelian Sasingen dibuat tertawa terpingkalpingkal di perayaan HAN, kemarin.

Anak Paud Kuasai Pemkab Sitaro SIAU – Kantor Peme­ rintah Kabupaten (Pemkab) Sitaro diduduki ratusan anakanak Paut se-Siau, Rabu (13/11) kemarin. Para PNS mening­galkan ruang kerja dan melihat ratusan anakanak berseragam olahraga telah menduduki lapangan mereka. Ya, kantor Pemkab telah disulap menjadi istana anak paut dalam rangka perayaan hari anak nasional (HAN), kemarin. Bupati Sitaro Toni Supit SE MM dan pejabat teras lainnya dibuat tersungging lewat aksi lucu dan jenaka yang ditampilkan anak-anak. Ny Evangelian Supit-Sasingen pun sempat beberapa kali tertawa kala menonton

 

lomba merangkak bayi. Semuanya benar-benar bersukacita merayakan hari spesial anak-anak itu. Dalam sambutan, Supit mengatakan, anak adalah generasi penerus bangsa masa depan. Di tangan merekalah kema­ juan bangsa dan negara bergantung kelak. “Masa pertumbuhan anak meru­ pakan waktu yang sangat penting untuk bisa belajar, bermain, dan berkarya sesuai dengan kemam­ puannya,� ujar bupati. Sementara itu menurut Ny Sasingen, peran orang tua paling vital bagi perkem­ bangan anak. Sekolah dan lingkungan juga berpe­ ngaruh besar membentuk

watak mereka. “Anak adalah fotokopi orang tuanya, sekolah, dan lingkungan. Tidak semua hal di lingkungan anakanak baik, karena itu peran sekolah dan terlebih orang tua sangat penting menjaga pertumbuhan anak,� jelas Sasingen. “Anak merupakan anugrah Tuhan yang tak ternilai harganya. Mereka harusdididikdandiajariuntuk tumbuh dan berkembang sehingga menjadi manusia yang baik,� imbau istri bupati ini. Turuthadirdalamkegiatan tersebut Wakil Bupati Siska Salindeho, Ketua DPRD Djibton Tamudia, dan para pejabatdanundanganlainnya. (ctr-05)

SIAU – Banyak pemilik kendaraan angkutan umum di Siau tidak serius memper­ hatikan keselamatan penum­ pangnya. Betapa tidak, uji kelayakan angkot yang digelar Dishub dan Kominfo Sitaro hingga kemarin, mengungkap fakta yang mengkhawatirkan. Ya, nyaris semua kendaraan yang diuji tidak layak jalan. Dari 60 angkot, hanya tiga yang memenuhi standar operasi. “Dari 60 yang diperiksa, hanya tiga kendaraan yang layak operasi. Rata-rata tidak lulus karena rem tangan kendaraan tidak berfungsi baik lagi,� ungkap Kabid Darat Dishub Chany D Frans

lewat teknisinya, kemarin. Temuan ini tentu mena­ kutkan masyarakat yang sering menggunakan jasa angkot. Mengingat, topografi jalan di Siau sangat terjal, sehingga rem kendaraan mutlak harus selalu pakem demi menjamin keselamatan penumpang. Namun, yang terjadi malah perawatan mesin diabaikan. “Apalagi, saat ini banyak mobil tua ber­operasi. Selama ini, memang sangat jarang terjadi kecelakaan, namun apakah akan menunggu hingga ada yang celaka? Kami meminta pemerintah tegas menetapkan standar keamanan angkot ini,� sembur warga. Uji kelayakan telah digelar sejak beberapa hari lalu. Frans mengatakan, angkutan umum luar kota dan kota, serta truk jadi sasaran uji. “Pengujian ini masih akan dilaksanakan hingga Desember nanti. Itu agar semua kendaraan boleh terjaring. Sejauh ini, sudah 60 hingga 100 angkot yang diperiksa,� ungkapnya. Jika

UJI KELAYAKAN: Banyak angkot di Siau tidak layak jalan.

ada yang mangkir, pemerintah tak akan memberi ijin operasi. “Semua angkot diwajibkan ikut uji kelayakan. Jika tidak, maka kendaraan bersangkutan tak diijinkan beroperasi lagi. Kita juga sudah mengadakan tilang gabungan bersama polisi terkait ini,� jelas Frans. Katanya, kendaraan tak layak itu, belum akan diberi ijin operasi, sebelum diperbaiki.

“Kalau ada yang bannya menipis, langsung diminta ganti. Ataupun jika ada keru­ sakan lain, maka harus diper­ baiki. Setelah itu, baru diberi ijin operasi,� jelasnya. Penguji kendaraan sendiri, diambil yang kompeten. “Penguji kendaraan yaitu sarjana teknik mesin, siswa SMK N 3 Tahuna, dan SMK N 1 Sibarsel,� pungkas Frans. (***)

Sesuaikan Program dengan Visi Bupati

Toni Supit

SIAU – Visi misi Bupati Sitaro Toni Supit (TonSu) SE MM membangun dengan mengoptimalkan potensi bahari harus mampu diterjemahkan jajarannya. Untuk itu, Kepala Dinas PU Charles Bob Wuaten mengatakan, visi pimpinan tersebut menjadi pedoman pihaknya dalam menyusun program kerja. “Tentu setiap program kerja

SKPD disesuaikan dengan visi misi pak bupati yang mengu­ sung konsep bahari. Makanya, Dinas PU telah merencanakan pembangunan yang sesuai dengan itu,� ucap Wuaten. Salah satu program konkret mendukung visi bupati yakni diperbanyaknya pemba­ ngunan infrastruktur di daerah pesisir. “Pembangunan di daerah pesisir sudah diusulkan.

Seperti talud, jalan setapak, dan pembangunan lainnya,� tandas Wuaten. Kendati begitu, ia juga mengatakan, tidak meng­ abaikan program infrastruktur dasar lainnya. “Pembangunan infrastruktur di bidang lain juga tetap diperhatikan. Yang pasti itu semua mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat bersama,� kunci Wuaten. (ctr-05)


7

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 Budi Santoso

Langganan Disclaimer dan TW 11 Tahun Pengelolaan Keuangan Amburadul Editor : Tenni Assa Peliput : Axel Refo

CEPAT: Kapolres Talaud Meidianto bersama jajaran melihat ratusan ekor burung sampiri yang berhasil diamankan sebelum dijual ke Filipina.

Polres Gagalkan Pengiriman 111 Ekor ‘Sampiri’ ke Filipina MELONGUANE- Tim Reskrim Polres Talaud berhasil menggagalkan pengiriman 111 ekor ‘sampiri’ (nuri, red), burung khas Kepulauan Talaud, Rabu (13/11) kemarin. Informasi burung endemik tersebut bakal diselundupkan ke Filipina. Kapolres Talaud AKBP Budi Meidianto dan Kasat Reskrim Iptu James Mamengko yang mendapat informasi warga, lang-

sung memerintahkan Kanit Buser Bripka Viktor Beya dan tim ke tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Bowombaru, Kecamatan Melonguane Timur untuk menangkap pelaku dan barang bukti. “Kami tiba di TKP sekira pukul 09.30 Wita dan langsung menangkap pelaku dan barang bukti,” ujar seorang anggota buser yang meminta namanya tak dikorankan.

Ismail Gan (34) warga Desa Bowombaru Kecamatan Melonguane Timur saat diminta keterangan menjelaskan, dirinya membeli ‘sampiri’ ini untuk dijual ke Filipina karena tergiur harga yang lumayan mahal. “Saya membeli sampiri di Talaud 80 ribu rupiah per ekor. Sedangkan di Filipina akan dijual 280 ribu rupiah per ekor,” akunya. Kanit I Reskrim Pol-

res Talaud Bripka Y Azhar menegaskan, pihaknya akan menangani kasus ini. “Kami juga akan berkonsultasi dengan pihak berkompeten di Manado untuk menindaklanjuti kasus ini,” tegasnya. Terpisah, Sekretaris Desa Bowombaru Herry Frans Toisuta mengatakan, pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi kinerja Polres Talaud. “He-

PLN Diminta Ganti Penyuplai BBM MELONGUANEWarga di Kepulauan Talaud mengaku geram dengan pemadaman aliran listrik akhir-akhir ini. Mereka mendesak PLN Wilayah Suluttenggo agar secepatnya mengganti penyuplai stok BBM ke Kepulauan Talaud. “Kami minta PLN agar sesegera mungkin mengganti penyuplai BBM ke Talaud. Keterlambatan suplai ini menyebabkan semua aktivitas yang menggunakan listrik lumpuh total,” tandas Ketua LSM Pembela Merah Putih Talaud Christian Aesong, kemarin. Aesong menilai, ada indikasi penyalahgunaan BBM oleh pihak yang tak bertanggungjawab. “Pemadaman listrik belakangan ini sangat

menghambat pelayanan publik dan meningkatkan rasa tak percaya kepada PLN,” nilainya. Aesong mengakui, warga dan pelanggan se-Talaud menjadi korb a n akibat pelayanan PLN yang tak maksimal. “Peralatan elektronik rusak, usaha warga yang membutuhkan listrik tak jalan dan menimbulkan kerugian. PLN harus bertanggungjawab atas hal ini,” tegasnya. Manager PLN Rayon Melonguane Robby Mandagi tak menampik pihaknya mengalami kesulitan suplai BBM belakangan ini. “Lampu dinyalakan bila ada BBM,” ujarnya yang di amini Kepala PLTD Melonguane Jantje Lahea. (xlo/tas)

wan endemik ini perlu dilindungi karena jadi kekayaan Kepulauan Talaud,” katanya.(xlo/tas)

MELONGUANEKabupaten Kepulauan Talaud yang telah 11 tahun jadi daerah otonom dinilai belum maksimal dalam pengelolaan keuangan daerah. Buktinya, dari laporan hasil pemeriksaan BPK, Talaud ‘langganan’ mendapat opini disclaimer dan tak wajar (TW). Mirisnya lagi, kondisi ini seakan-akan dibiarkan begitu saja. “Kami menilai pengelolaan keuangan daerah tak baik sehingga setiap kali BPK melakukan pemeriksaan selalu ada tuntutan ganti rugi (TGR) keuangan negara. Setiap SKPD pasti mengalami TGR dan selalu ditutup-tutupi dari pantauan media dan LSM,” ujar sejumlah warga di Kabaruan, kemarin. Parahnya lagi, TGR ini banyak ditimbulkan dari perjalanan dinas dan pelayanan publik terabaikan. “Para pejabat tak mementingkan kepentingan dan kesejahteraan warganya tapi urusan kantongnya sendiri. Ada pejabat

Djemi Gagola

ingin mencari tambahan pendapatan dari perjalanan dinas. Ini terjadi berulangulang dan tak ditegur pimpinan,” tukas warga lainnya. Sebelumnya, Sekkab Djemi Gagola mengatakan, temuan-temuan BPK di Talaud akan diselesaikan. “Setiap pejabat atau SKPD segera menyelesaikan temuan-temuan di instansi yang dipimpinnya,” katanya, belum lama ini. Informasi yang dihimpun, sejumlah temuan BPK yang merugikan keuangan negara sejak 2011-2012 belum ditindaklanjuti dan diselesaikan.(*)


8

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013

Amos Tempone

Beasiswa Mahasiswa Dihentikan Langgar PP 38 2007

Editor: Irvan Sembeng Peliput: Arthur Karinda

RATAHAN—Kebijakan pemberian beasiswa untuk mahasiswa asal Minahasa Tenggara (Mitra) bakal bera­ khir. Pasalnya program ini bakal dihentikan karena melanggar aturan. Hal ini pun harus ditaati pihak Pemkab serta 417 maha­ siswa calon penerima yang terdaftar. Karena melanggar Peraturan Pemerintah (PP) 38 tahun 2007, tentang Pemba­ gian Urusan Pemerintahan, Pemerintah, Pemerintah

Provinsi, dan Pemerintah kabupaten/kota. Pada penje­ lasan mengenai pembiayaan pendidikan, hanya diberi kewenangan bantuan untuk pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan non formal. “Jadi tidak ada beasiswa untuk mahasiswa, karena jika kita paksakan akan menjadi temuan dari BPK,” ujar Bupati James Sumendap SH. Selain itu menurut Sumendap, dirinya pun menyesalkan pihak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang menganggarkan beasiswa ini. “TAPD ini sudah melanggar aturan dan tidak bisa dilaksanakan,” sesalnya. Kepala Dinas Pendidikan

Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Mitra, Dra Olvie Sumual MPd, membenarkan tak akan disalurkan dana beasiswa mahasiswa berban­ derol Rp1,2 miliar itu. “Iya itu sudah tidak akan lagi diba­ yarkan ke mahasiswa untuk tahun ini,” ujarnya. Selain itu menurut Sumual pembatalan pemberian beasiswa tersebut, akan disam­ paikan kepada para mahasiswa yang sudah mengurus permo­ honan. “Kita akan sampaikan ke mahasiswa tentang hal ini. Ke depan untuk memberikan bantuan pendidikan maha­ siswa, harus melalui kerjasama dengan pihak perguruan tinggi agar tidak menyalahi aturan,” jelasnya.(***)

Setiap Pekan Ada ‘Jumpabete’ TAK SESUAI: Para mahasiswa yang sempat mengurus permohonan beasiswa ini, tidak akan diakomodir pada pemberian beasiswa.

Bimtek Kumtua Jadi Catatan BPK RATAHAN—Bimbi­ ngan teknis (Bimtek) para hukum tua (Kumtua) dan lurah, bakal ditinjau kembali. Pasalnya kegiatan ini justru sudah menjadi catatan BPK. Hal ini diungkap­k an Wakil Ketua Dekab Mitra Katrien Mokodaser. “Ter­nyata hal itu memang tidak bisa dilakukan, dan

kami di DPRD mungkin tidak akan membahas lagi kegiatan tersebut pada tahun depan,” ujar Mokodaser. Lagi pula, kata Moko­ daser, kegiatan tahunan ke Jawa-Bali ini juga diperta­ nyakan pihak legislator. “Jadi kami juga memper­ tanyakan keberangkatan mereka, se­­da­ng­­­­­kan hal itu sudah menjadi catatan dari

BPK, karena tidak bisa dilakukan setiap tahun,” tuturnya. Sekretaris Badan Pem­berdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Mitra Novri Raco mengatakan, anggaran untuk Bimtek dari para Kumtua dan lurah sudah menjadi agenda dan sudah dianggarkan di

APBD 2013. “Keberangkatan mereka sudah menjadi program, dan ditata di APBD, harus dilaksanakan dan dipertang­ gungjawabkan,” tutur Raco, semabri mengatakan tur ini untuk meningkatkan kualitas. Keberangkatan Kumtua-lurah yang dibagi dua kloter ini, menyedot anggaran Rp994 juta.(tra/ras)

TKD Prioritas Pembahasan APBD 2014 tahun ini kita sudah anggarkan selama setahun, tapi berubah tinggal enam bulan. Kami di

DIPERJUANGKAN: Meski kemungkinan tak akan dianggar, namun dana TKD menjadi prioritas yang dibahas pada pembahasan APBD 2014.

RATAHAN— Harapan para PNS untuk dapat menikmati Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) tahun depan, sedikit punya harapan. Ini karena masalah ini akan diprioritaskan yang dibahas tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) di APBD 2014 nanti. “Memang saya akui dan mewakili TAPD bertanggungjawab dengan tidak dibayarkannya TKD, untuk itu pembahasan APBD tahun depan kita akan priori­ taskan,” ujar Asisten III Bidang Keuangan dan Administrasi Umum Ir Elly Sangian ME. Lebih lanjut Sangian mengungkapkan. “Berdasarkan asumsi penda­ patan yang sudah dirinci, memang tidak ada lagi anggaran yang cukup untuk membayarkan TKD bagi para pegawai,” ungkapnya. Sementara itu Felmy Pelleng, salah satu anggota Banggar, mengungkapkan, pihak Dekab pada tahun depan memintakan pada TAPD agar memprioritaskan TKD untuk dibayarkan. “Kita minta itu menjadi salah satu agenda yang pertama dibahas bersama,” ungkap Pelleng.

Selain itu menurut Pelleng, dengan tidak dianggarkannya TKD di APBD-P 2013, maka pada APBD 2014 ditata selama setahun penuh. “Kalau tahun ini pembayarannya hanya sampai Juni, tahun depan harus ditata lagi selama setahun, karena pada

Banggar berharap hal tersebut tidak lagi terulang,” tandasnya. (tra/ras)

RATAHAN— Untuk menindaklanjuti temuan dari BPK, maka setiap pekan, menurut Wakil Bupati Mina­ hasa Tenggara (Mitra) Ronald Kandoli, Pemerintah Kabu­ paten (Pemkab) akan melak­ sanakan program Jumat pagi bebas temuan (Jumpabete). “Ini sebagai tindak lanjut, kita untuk menyelesaikan beberapa temuan dari BPK, dan sebagai salah satu langkah cepat dari Pemkab Minahasa Tenggara untuk keluar dari opini disclaimer,” ujar Kandoli, saat membuka persidangan Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharan dan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TPTGR). Selain itu menurutnya, Pemkab Mitra, akan mengebut penyelesaian dari catatan dan temuan dari BPK, untuk dise­ lesaikan. “Harus dari seka­ rang kita selesaikan semua temuan-temuan ini, karena kalau tidak sekarang, maka

Kabupaten Minahasa Tenggara tidak akan berubah,” tuturnya. Sekretaris Inspektorat Mitra Aswin Rogahang, pihaknya sudah melakukan tindak lanjut terhadap beberapa temuan yang disampaikan BPK. “Sudah ada pihak-pihak yang terkena TGR yang menyelesaikan temuannya, sekarang kita tetap melakukan penelusuran untuk menindaklanjuti semua temuan BPK, baik dari tahun 2008, sampai yang tera­ khir tahun 2012 ini,” ungkapnya. (tra/ras)

Ronald Kandoli


10

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 Christian sumayow

   

  

  

  Â? Â? 

 

 

    

   �� �    € �

  Â?   ­   €‚

 Â? ƒ ‡  

€  „Â…†  ˆ     €   Â?

Â?   Â? Â?

    

Â? Â?  Â?Â? Â?

 €   Š

Š

Â? Â?Â? Â?Â?Â? Â?Â? Â?Â?Â?Â? Â?Â?Â?Â?

Š

Š

 Š

Š

 Â?Â? Â?Â? Â?Â? 

   Â? Â?  Â?

­Â?  ‰€ €‚ Â?  

­   Š  ‚       ‚  € ­‹   Â?

ƒ ‡   

      ŠÂŒÂŽ­   €   ‰ÂŒ Â? 

   Â? ‚­„‚  Â? Š       Â? Â?  Â?

ˆ‹

‹ˆ‹  ÂŒ ˆ  ÂŒ ­

Š  ‹  Š  ­ 

ƒ ‡  � �

  „Â…†  ‚  ‰†  ˆ

Â? Â?Â? Â?Â? Â? Â?Â?

ˆ‹  ­­      ‚   

�ƒ �‡ �‡ � �

‚­     ‘ ‚­ ­‚‚

   

Â? Â? Â?Â? Â?Â? Â?

­‚‚    ­    Â?  ­ 

Š

Â?Â?  Â?Â?   Â?Â?  Â?Â?

   Â    

    

Â?Â? Â?Â?Â? Â?Â? Â?Â?Â?Â? Â?Â?Â?Â?

  Â?Â? ­   Â?Â?Â?Â? ˆ Š

Â?Â?Â?Â? Â? Â?Â?Â?   Š

    €   Š

  ‹ Š

­‚‚

  ’

Â? Â? Â?Â?Â? Â?Â?Â? Â?Â?Â?Â?

 ­‚‚ ­‚‚ Â? Â?  

 €  €  €

ƒƒ ƒƒ� ƒ��ƒ ƒ‡ ‡‡

 �� �ƒ �‡ � 

€      ‚ „Â…† Â?  ‚­ ­ 

   ­‚‚ 

 €  €  €

Â?Â? Â?  Â? Â?Â?

    Â? Â? ­‚

   Â Â?Â?Â?

  

  

  Â? Â? 





  



‰†   ‘„ ‚

Š „ 

Â?Â?   

  

  � �  � ƒ ‡     � �





 ‚

  Â   Â    Â     

€  €  ‚ „Â…†   ‚  ‰†  ‚  ‹­Š‚

Š „ ­‹ ‚­ ‹   ‚   ‚

Â?

Š

 Â?Â? Â?Â?

PS Masukkan 7 Rangkap Partitur Esok, GF Gold Medal di Wilayah Tomohon Satu Editor: Filip Kapantow Peliput: Gregorious Mokalu

TOMOHON- Peserta Grand Final (GF) gold medal Paduan Suara, Vokal Grup (VG) dan solo Pria/Kaum Bapa (P/KB) se-Sinode GMIM, di Wilayah Tomohon Satu 15-16 November, diharapkan segera melengkapi berkas. Ketua Panitia Pelaksana Pnt Jimmy Eman SEAk melalui Sekretaris Panitia Pelaksana Kompol Thonny Salawati mengatakan, lomba akan di­mulai serentak sekira pukul 19.00 Wita Jumat (15/11), esok, sesuai jadwal yang terlampir. “Peserta paduan suara diharapkan secepatnya memasukkan tujuh rangkap partitur pada saat pendaftaran kembali di sekretariat Jumat (15/11). Lagu wajib yang akan dibawakan yakni Mars Kaum Bapa GMIM, dan

Jimmy Eman

lagu bebas Gerejawi,� ujarnya. Dijelaskannya, untuk Solo membawakan satu buah lagu dari Nyanyikanlah Nyanyian Baru Bagi Tuhan (NNBT) yang sesuai dengan pola baku. Nantinya, lokasi lomba untuk Solo dan Vokal Group  di GMIM Baitani Matani, sedang­kan Paduan Suara di GMIM Maranatha Paslaten. “Selesai membawakan pujian, akan diberi kesempatan untuk pengumpulan dana maksimal lima menit,� jelasnya. (***)

BPMS Evaluasi Sekretariat Santa Claus MANADO- Membanjirnya sejumlah sekretariat Santa Claus di Kota Manado, diseriusi Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM. Betapa tidak, sekretariat yang seharusnya memiliki nilai relijius dengan program dan kegiatan jelas, kini menjadi tempat berkumpul para anak muda dengan aktivitas yang menjurus negatif. Bahkan, sering memutar lagu yang menimbulkan bunyi keras sehingga mengganggu kenyamanan warga. Terbukti, saat Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KSPKT) Pluk C bersama piket intel dan anggota Sabhara saat merazia dan menertibkan sekretariat Santa Claus di Bilangan Teling Manado, belum lama ini. “Hal ini akan diseriusi GMIM, kami secepatnya akan membuat kajian-kajian dalam waktu dekat ini, yang tentunya harus melibatkan beberapa pengurus Sinode

Hal ini akan diseriusi GMIM, kami secepatnya akan membuat kajian-kajian dalam waktu dekat ini, yang tentunya harus melibatkan beberapa pengurus Sinode GMIM,� Pdt Arthur Rumengan Sekretaris BPMS GMIM GMIM,� kata Sekretaris BPMS GMIM Pdt Arthur Rumengan MTeol. (ctr-13/vip)

RUKUN: Sejumlah kepala daerah menghadiri ibadah syukur Hari Ulang Tahun ke-65 Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt Piet Marthen Tampi, di Auditorium Bukit Inspirasi Kota Tomohon, Selasa (12/11). Diantaranya Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang, Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil, Wali Kota Manado Dr Vicky Lumentut, Wali Kota Tomohon Jimmy Eman SEAk, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, Bupati Minahasa Drs Jantje Sajow MSi, dan Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang.

Hari Ini, Ribuan Pemuda Remaja KGPM Kumpul di Wuwuk MANADO- Ribuan pemuda dan remaja Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) akan membanjiri Gedung Gereja KGPM Sidang Imanuel Wuwuk Tareran, sekira pukul 15.00 Wita, Kamis (14/11), hari ini. Ya, kedatangan tulang punggung Gereja ini, untuk mengikuti konsultasi

tahunan, yang akan membicarakan program kerja di tahun 2014. Ketua Panitia Rapat Konsultasi Wemli Regar SPd menjelaskan, rapat ini adalah rapat konsultasi tahunan pemuda remaja KGPM, yang akan dibuka langsung Gubernur Sulawesi Utara Dr SH Sarundajang. “Nantinya untuk ibadah

akan dipimpin Ketua Majelis Gembala KGPM Gbl Joppy Laloan MTh,� terang Regar. Dipaparkannya pula, untuk sambutan-sambutan akan dibawakan Ketua Komisi Pemuda Remaja Pucuk Pimpinan KGPM Pnt Steven Lintong ST, Ketua Umum Pucuk Pimpinan KGPM Gbl Tedius K Batasina STh. (ctr-3/vip)


KAMIS, 14 NOVEMBER 2013

11

Busyro:Anas Akan Ditahan DENPASAR- Tersangka dugaan Korupsi Proyek Sarana Olah Raga Hambalang, Bogor Anas Urbaningrum dipastikan segera ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Pak Anas akan kami tahan. Prinsipnya secepatnya," tegas Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas usai diskusi "Quo Vadis Pembaharuan Hukum Pidana melalui RUU KUHP dan RUU KUHAP" di Kuta, Bali, Rabu (13/11). Didesak soal kepastian waktu penahanan terhadap mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu, Busyro mengatakan, itu urusan penyidik di lembaga super bodi itu. Dia menepis anggapan jika penggeledahan yang dilakukan di kediaman Anas baru-baru ini sebagai sinyal rencana untuk penahanan mantan Ketua KPU tersebut. "Waktu persisnya yang tahu penyidik," tukasnya. Terkait penggeledahan di rumah Anas, dia menegaskan bahwa hal itu merupakan bagian untuk mengumpul-

kan bukti-bukti, yang menguatkan atas sangkaan korupsi. Semua bukti-bukti didapat akan ditelaah lebih jauh dan itu semua memerlukan waktu. "Kami menelaah bukti-bukti yang dikumpulkan dan tidak berdasar rumor, tegasnya. Dari semua bukti yang disita dari rumah Anas, kata dia akan ditelaah sesuai relevansi atau keterkaitan dengan sangkaan tindak pidana korupsi. “Kalau nanti yang disita tidak ada relevansinya, ya dikembalikan,” demikian Busyro. Salah satu barang bukti untuk menjadi pintu masuk diduga adalah penggeledahan di rumah Anas Urbaningrum, Selasa (12/11). Dalam penggeledahan itu KPK menyita uang Rp 1 miliar. Juru Bicara KPK, Johan Budi SP mengatakan, uang Rp 1 miliar merupakan milik pribadi. “Uang ini ditemukan dalam tas di lemari, terletak di rumah pribadi di lantai 2 di kamar pribadi, lemari pribadi, saya kira di tas prib-

adi,” kata Johan di KPK, Jakarta, Rabu (13/11). Johan menjelaskan uang itu ditemukan di rumah yang diklaim sebagai markas organisasi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI). “Uang ditemukan di rumah Jl Selat Makassar Perkav AL Blok C9 Duren Sawit. Poinnya itu rumah yang ada pendoponya itu, yang diklaim markas PPI,” katanya. Menurut Johan, uang itu disita karena diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana proyek Hambalang dengan tersangka Machfud Suroso. “Uang ini diduga berkaitan dengan kasus yang sedang kita sidik,” ujarnya. Sebelumnya, Juru Bicara PPI, Ma’mun Murod menyatakan bahwa uang Rp 1 miliar yang disita KPK adalah milik PPI. Uang itu merupkan hasil sumbangan. Oleh karena itu, Ma’mun meminta agar uang yang disita tersebut segera dikembalikan oleh KPK.

17....

dah Paselnas harus selesai mengolah LJK hasil TKD 22 instansi pusat itu. Karena 22 instansi tersebut harus menyelenggarakan TKB dalam waktu dekat, sehingga pengelolaan LJK diprioritaskan agar mereka memiliki waktu untuk menentukan siapa saja yang akan ikut TKB,” jelas Setiawan. “Kita targetkan 17 November hasilnya sudah kita serahkan ke instansi yang masih mengadakan TKB,” ucapnya. Sedangkan instansi yang tidak mengadakan TKB, tambah Setiawan, proses pemeriksaan LJK ditargetkan selesai hingga 30 November agar ada waktu untuk persiapan pengumuman hasil tes CPNS 17 Desember mendatang. Tasdik menambahkan, mekanisme pemeriksaan LJK dibuat ketat agar tidak ada kebocoran. Jumlah LJK dihitung apakah sesuai absen kehadiran atau tidak. “Alhamdulillah hingga hari ini pemeriksaan berjalan lancar. Semua LJK bisa terbaca oleh komputer sehingga mempercepat pemeriksaan. Ini berbeda dengan tahun lalu yang LJK-nya banyak yang tidak terbaca sehingga pemeriksaan dilakukan manual,” terangnya. Sementara itu, Rabu (13/11) kemarin, Panselnas

telah melakukan serah terima kunci jawaban seleksi pengadaan CPNS tenaga honorer kategori II dan pelamar umum. Kunci jawaban tersebut diserahkan oleh tim konsorsium di bawah koordinasi Puspendik Kemendikbud kepada Panselnas. Kunci jawaban tersebut mencakup jawaban dari soal-soal untuk jenjang SMA sampai D3 yang terdiri dari 1.188 paket, jawaban untuk kelompok soal D4 sampai S3 yang juga terdiri dari 1.188 paket. Penyerahan dilakukan oleh Sekjen Kemendikbud Ainun Naim kepada Wakil Menteri PAN-RB Eko Prasojo, yang disaksikan Tasdik Kinanto, Setiawan Wangsaatmadja, dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Soetrisno. Selain itu, tim konsorsium yang terdiri dari 12 PTN juga menyerahkan kunci jawaban TKD untuk honorer jenjang SD sampai SMP, SMA sampai D3, D4, hingga S1 sampai S3 yang masingmasing terdiri dari 30 paket. “Kunci jawaban TKB untuk guru dan dosen juga telah disiapkan, masing-masing 18 dan 6 paket. Selanjutnya kunci jawaban digunakan oleh tim komputerisasi pemeriksaan hasil ujian CPNS, yang terdiri dari 10 PTN,” tutupnya.(jpnn)

Selama 2013 sendiri, Talumepa mengaku instansi yang dipimpinnya tidak menerima satu pun surat permohonan penangguhan. “Itu menunjukkan bahwa semua pengusaha sanggup dengan UMP 2013 ini,” imbuh mantan Karo Hukum dan HAM Setprov Sulut. Sekadar referensi, komponen UMP berdasarkan Pasal 1 angka 1 Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor PER-01/MEN/1999 tentang Upah Minimum: “Upah Minimum adalah upah bulanan terendah yang terdiri dari upah pokok termasuk tunjangan tetap” Sedangkan definisi tunjangan tetap berdasarkan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor SE-07/ MEN/1990 tentang Pengelompokan Komponen Upah dan Pendapatan Non Upah, adalah suatu pemba-

yaran yang teratur berkaitan dengan pekerjaan yang diberikan secara tetap untuk pekerja dan keluarganya, serta dibayarkan dalam satuan waktu yang sama dengan pembayaran upah pokok. Seperti Tunjangan Isteri; Tunjangan Anak; Tunjangan Perumahan; Tunjangan Kematian; Tunjangan Daerah; dan lainlain. Tunjangan Makan dan Tunjangan Transport juga dapat dimasukkan dalam komponen tunjangan tetap apabila pemberian tunjangan tersebut tidak dikaitkan dengan kehadiran, dan diterima secara tetap oleh pekerja menurut satuan waktu, harian, atau bulanan. “Jadi UMP itu bukan gaji pokok. Bisa saja gaji pokok lebih kecil dari UMP, tapi setelah ditambah dengan uang makan dan uang transport justru lebih besar dari UMP,” kata Talumepa.(***)

menempatkan siswa sebagai subjek belajar. Dari mengamati sesuatu, mengelompokkan, mendiskusikan, hingga melaporkan. Namun, kurikulum ini menuai banyak penolakan. Tak lama kemudian, muncullah Kurikulum 1994. Kembali, model ini juga banyak menimbulkan penolakan yang berujung pada penggantian kurikulum ke model Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Hanya beberapa tahun diterapkan, kurikulum ini pada akhirnya juga diganti dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Di Sulawesi Utara sendiri, dari 2 ribuan sekolah, baru 122 sekolah yang telah menerapkan Kurikulum 2013. Soal per-

gantian kurikulum ini, tokoh pendidikan yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sulut Drs Alvius Lomban MSi memberikan pandangannya. Mantan Kepala Diknas Sulut mengatakan, pemerintah seharusnya mematangkan kurikulum yang diberlakukan. Bila pun pada penerapannya terdapat kekurangan atau kelemahan, sebaiknya dibenahi. Ini perlu dilakukan agar para siswa tidak kebingungan dengan terlalu seringnya berganti kurikulum. “Kalau sudah dipatenkan, maka sudah harus diterapkan. Dan bila ada kelemahan, yang perlu dilakukan adalah pembenahan bukan mengganti dengan kurikulum yang baru,” sarannya. (*)

Sambungan Dari Hal: 1

selesai akhir November. Sedangkan penilaian tes kompetensi bidang (TKB) selesai perte-ngahan November ini,” kata Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Tasdik Kinanto. Tasdik menambahkan, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS sudah menerima berkas LJK milik 544 instansi dari 622 instansi keseluruhan yang menyelenggarakan tes CPNS kompetensi dasar dengan menggunakan LJK. “Sudah 500-an instansi yang diperiksa. Kita harapkan akhir bulan ini hasilnya sudah ada,” kata Tasdik di kantornya, kemarin. Sementara Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, pengolahan LJK TKD CPNS 22 kementerian/ lembaga pusat, baik dari pelamar umum maupun tenaga honorer K2 akan didahulukan. Hal itu dilakukan karena instansi tersebut akan melaksanakan Tes Kompetensi Bidang (TKB) dalam waktu dekat. “Dalam minggu ini su-

PENANGGUHAN.... Sambungan Dari Hal: 1

Januari 2014,” tambahnya. Permohonan penangguhan didasarkan atas kesepakatan tertulis antara pengusaha dan pekerja atau Serikat Pekerja (SP) dan Serikat Buruh (SB) yang tercatat. “Sebelum diajukan ke Gubernur, Disnakertrans harus meneliti persyaratan yaitu lampiran hasil audit tentang neraca perusahaan yang merugi,” tambah Talumepa. Talumepa juga menjelaskan, pengajuan penangguhan harus juga disertai persetujuan dengan buruh atau pekerja yang terdaftar, tidak boleh hanya sepihak. “Pengusaha dan buruh harus mempunyai persetujuan terlebih dahulu sebelum mengajukan permohonan penangguhan,” tutupnya.

2015.... Sambungan Dari Hal: 1

mulai tahun 2015 depan. Pengakuan Dirjen Pendidikan Menengah Kemendikbud Dr Hamid Muhamad, belum semua sekolah yang menerapkan kurikulum ini. “Nanti tahun 2015 semua sekolah sudah menerapkan kurikulum ini,” katanya di Hotel Aryaduta Manado, tadi malam. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah menerapkan berbagai model kurikulum bagi sekolah dasar dan menengah. Para siswa di era tahun 1984 hingga awal 1990-an dididik dengan kurikulum Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA). Kurikulum ini

KPK menetapkan Direktur Utama PT Dutasari Citralaras, Machfud Suroso sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasana Hambalang. Ia disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Dengan penerapan kedua pasal itu, Machfud disebut melanggar perbuatan hukum dengan menyalahgunakan

kewenangannya untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain yang merugikan keuangan negara. KPK sendiri telah menyatakan akan memeriksa Athiyyah Laila. Athiyyah akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pembangunan sarana dan prasarana proyek Hambalang. “Jadwal pemeriksaannya Senin, 18 November 2013. KPK akan panggil Athiyyah sebagai saksi,” kata Juru Bicara

KPK, Johan Budi SP di KPK, Jakarta. Johan menjelaskan, nantinya pemeriksaan itu juga untuk mengklarifikasi sejumlah dokumen yang disita KPK ketika melakukan penggeledahan di rumah Athiyyah kemarin (12/11). Dalam penggeledahan itu, KPK selain menyita dokumen juga menyita uang Rp 1 miliar. “Pemeriksaan ini dilakukan untuk klarifikasi barang

yang disita itu. Termasuk uang Rp 1 miliar,” kata Johan. Johan menambahkan, Athiyyah saat ini masih berstatus sebagai saksi. Namun, bukan tidak mungkin Athiyyah bisa ditetapkan sebagai tersangka sepanjang ditemukan dua alat bukti yang cukup. “Tetapi sampai hari ini belum ada dua alat bukti yang kuat untuk penetapan itu (penetapan Athiyyah sebagai tersangka),” kata Johan.(jpnn/okc)

SHS....

gara yang bertetangga langsung dengan Sulut itu sebagai darurat bencana. ‘’Kerusakannya sangat parah. Korban jiwanya mencapai 10 ribu. Ratusan ribu warga lainnya kehilangan tempat tinggal. Mereka sangat membutuhkan bantuan dunia,’’ ujar Sarundajang. Pemerintah RI sendiri, mulai mengirimkan bantuan. Bantuan RI dikirim via Bandara Sam Ratulangi Manado. Tiga pesawat TNI-AU Jenis Hercules C-130 yang membawa bantuan RI, Rabu (13/11) kemarin mendarat di Pangkalan TNI-AU Sam Ratulangi. Tiga pesawat yang membawa bantuan tersebut mampir di Pangkalan Udara Sam Ratulangi dan nanti akan melanjutkan pener-

bangan ke Filipina pada, Kamis (14/11) hari ini. Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Sam Ratulangi Kolonel Pnb Ferdinand Roring menerima langsung kedatangan ketiga pesawat angkut milik TNI AU tersebut, dengan nomor penerbangan A-1323, A-1319 dan A-1308. Ketiga pesawat tersebut mengangkut 36,6 ton bahan berupa makanan, obat, genset, dan selimut. Direktur Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, J. Tambunan mengatakan, Pemerintah Indonesia memberikan bantuan darurat kepada Pemerintah Filipina sebesar 2 juta dollar AS yang terdiri dari giro 1 juta dollar AS dan 1

juta dollar AS dalam bentuk barang dan logistik. Total barang yang dikirimkan sebanyak 75 ton. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menambahkan, bantuan dari BNPB berupa 6.000 paket makanan, 1.000 paket lauk pauk, 21.000 paket tambahan gizi, 500 lembar selimut, 1.000 paket sandang, 1.000 paket kidsware, dan 10 unit genset. “Dari Kementerian Kesehatan terdiri dari 10 paket obatobatan, 500 paket makanan pendamping ASI. Dari Kementerian Sosial berupa 500 dus mie instan, 1.000 paket makanan, 1.000 paket lauk-pauk, dan 1.000 paket selimut,” pungkasnya. (***)

diproduksi lagi. ‘’Kami akan menyelidiki langsung ke pabriknya,’’ kata Arpan yang mengenakan jilbab didampingi sejumlah pejabat BBPOM Manado sore kemarin. Kepala Dinas Perindag Sulut Dra Olvie Atteng yang ikut menyaksikan pemusnahan mengaku terkejut. Dia pun berjanji akan mengintensifkan tim Disperindag Sulut mengawasi peredaran makanan di titik tertentu termasuk di swalayan. ‘’Ini harus diproses cepat kepada produsen,’’ aku Atteng dengan wajah agak miris. Kepala Polisi Resort Kota Manado Komisaris Besar (Kombes) Pol Sunarto mengaku terkejut, ada produk yang biasa digunakan pedagang mie mengandung ulat kecil. Dia mengaku baru mengetahui, ada temuan BBPOM. ‘’Maaf saya sendiri baru dengar soal itu. Belum ada laporan masuk ke saya,’’ kata Sunarto merespon temuan BBPOM via ponsel tadi

malam. Namun, Sunarto tak mau mencampuri pekerjaan BBPOM. Saat ditanyakan apa langkah pencegahan Sunarto menyerahkan sepenuhnya ke BBPOM. ‘’Mungkin yang operasi BBPOM. Dia (BBPOM) kan punya penyidik, jadi ditangani BBPOM,’’tandasnya. Selain memusnahkan kecap dan bahan makanan, BBPOM Manado ikut memusnahkan obat dan makan ilegal senilai Rp160 juta. Produk yang dimusnakan obat, obat tradisional, kosmetika ilegal serta pangan yang tidak memiliki ketentuan hasil pengawasan tahun 2013. ‘’Jumlah ini terdiri dari 371 item kosmetika ilegal, 62 item kadaluarsa, tiga item obat ilegal, enam item obat tradisional ilegal dan bahan kimia obat,’’ kata Arphan Ia mengatakan, ini pemusnahan ini adalah bagian dari tugas rutin lintas sektor serta operasi gabungan daerah dan nasional yang kita lakukan tiap

minggu. “Dari januari hingga Oktober temuan kita hampir 400 juta, namun yang dimusnakan hari ini sekira 160 juta,” jelasnya. Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya (BPOM) Roy Sparringa mengatakan pemusnahan obat dan makanan illegal hasil pengawasan BBPOM di Manado ini merupakan kegiatan pemusnahan ke-16 dari seragkaian kegiatan tindak lanjut pengawasan Badan POM selama tahun 2013. “Hasil pengawaan BBPOM di Manado pelanggaran terbesar didominasi oleh temuan produk kosmetika. Selama priode 2013 temuan nilai produk yang dimusnakan sekira Rp400.000 juta,” kata Sparringa kemarin. Pantauan Koran ini, para pejabat BBPOM Manado setelah menjelaskan temuan BBPOM, produk yang dianggap berbahaya ini dibakar beramai-ramai.(*)

mendirikan rumah. 400 meter areal yang ada di kiri dan kanan sungai dibuatkan taman kota, tempat joging, tempat main sepak bola, dan tempattempat pertunjukan. Karena airnya bersih, ada air mancur yang tinggi semprotan airnya lebih dari 100 meter. Ada 25 jembatan untuk menghubungkan Seoul Selatan dan Utara. Distrik Myeongdong, Itaewon, dan Gangnam bersaing menarik wisatawan. Manado Post sempat jalan-jalan di tiga distrik tersebut. Di Itaewon, banyak menjumpai wisatawan-wisatawan Amerika dan Eropa. Tak jarang menjumpai marinir Amerika yang masih lengkap dengan seragamnya. Sementara di Myeongdong, banyak wisatawan Asia seperti Malaysia, Thailand, Filipina, China, termasuk Indonesia. Hal itu bisa terlihat dari wajah, pakaian, dan bahasanya. Manado Post sempat berjumpa dengan wisatawan dari Bandung. Kalau di Gangnam, umumnya penduduk Korea. Khususnya penduduk Korea yang kalangan atas. Saat jalan-jalan di malam hari, keceriaan Gangnam mirip kota New York. Menurut Yang Jeon-mo, tur guide yang mengantar Manado Post, mereka selalu meniru gaya Manhattan. Mungkin karena negara tersebut selalu dibantu dan dilindungi oleh Amerika Serikat baik saat penjajahan Jepang maupun saat bersitegang dengan Korea Utara. Kafe-kafe dan butik memancarkan pesona glamornya. Jalanan dipenuhi cowok-cewek berpakaian super modis yang memasuki kafe, restoran, klub malam atau belanja barang-barang bermerek macam Gucci, Dolce & Gabbana, Prada, Giorgio Armani, Ba-

nana Republic dan masih banyak lagi. Cowok-cowok umumnya pakai jas warna gelap. Wajah mereka juga umumnya mirip Lee Min Ho. Tetapi banyak juga yang terlihat culun. Apalagi banyak cowok di sana yang pakai kaca mata seperti yang dipakai PSY, yang menyanyi lagu Gangnam Style. Cewek-cewek juga yang lalulalang umumnya mirip Suzy Miss A, artis Korea yang cantik. Atau yang hobi KPop, tentu tahu dengan girl band Wonder Girls. Kecantikan cewek-cewek di Gangnam mirip lima penyanyi cantik di Wonder Girls. Banyak artis Korea yang sering mangkal di kafe-kafe di Gangnam. Starbucks Coffee dan The Coffee Bean tak terhitung jumlahnya. Salah satu kafe yang paling terkenal di Gangnam adalah Baek Eok yang artinya 10 miliar. Minum secangkir kopi mahal adalah cara penduduk Gangnam menampilkan kekayaan mereka. Penduduk Gangnam juga suka menghabiskan malam mereka untuk minum-minum dan bersosialisasi di klub malam paling beken di sana, Club Eden. Manado Post sempat mencoba makan atau sekedar minum kopi di beberapa tempat makan dan kafe yang ada di Gangnam. Menarik karena habis makan, piring dan gelas harus diangkat sendiri dan dibawa ke belakang. Umumnya rumah makan di Korea, habis makan piring kotor angkat sendiri. Tidak ada pelayan yang akan mengangkatnya. Jangan coba-coba juga memberikan tip. Kalau kita memberikan tip kepada pelayan, dapat dianggap sebagai

penghinaan. Toko-toko di kawasan ini umumnya beroperasi hingga pukul 10.30 atau 11 malam. Sedangkan resto, bar, kafe dan warung-warung tenda pinggir jalan buka hingga menjelang jam 4 pagi. Ada sebuah lelucon tentang “cewek kecap asin” atau Doenjangnyeo di Korea Selatan. Istilah ini ditujukan untuk cewek yang rela makan mie murah seharga belasan ribu rupiah asal bisa menikmati kopi seperti Starbucks yang harganya berkali lipat lebih mahal. Karena banyaknya cewek (dan cowok) yang menjalani kehidupan seperti “cewek kecap asin”, kedai kopi mahal bertebaran di mana-mana, terutama di Gangnam. Mirip juga dengan orang Manado, yang terkenal ‘biar kalah nasi yang penting jangan kalah aksi’. Buat orang-orang yang mendambakan operasi plastik, Gangnam juga adalah surganya. Sembilan puluh persen dari 300-an klinik yang ada di Korea Selatan terdapat di Gangnam. Fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh klinikklinik operasi plastik pun memanjakan pelanggan, sehingga banyak orang yang datang kembali ke sana untuk melakukan operasi plastik. Operasi plastik di Korea terkenal murah dan hasilnya sangat bagus. Karena Gangnam banyak klinik operasi plastik, sehingga ketika bertemu 10 cewek cowok, ada 12 yang cantik. Atau jika bertemu 10 cowok di jalan, ada 12 yang ganteng. Menurut tur guide, banyak pemuda dan pemudi di Korea ketika tamat SMA, langsung operasi plastik. Tak jarang orang tua memberikan hadiah di HUT ke-17 anak mereka, biaya untuk operasi plastik. (*)

negerinya. Maskapai British Airways menolak Chenais karena badannya terlalu gendut untuk terbang. Chenais kini berbobot 230 kilogram. Dia tak bisa bergerak bebas dan harus duduk di kursi roda elektrik. Lantaran ditolak maskapai, dia harus naik kereta selama

19 jam dari Chicago ke New York. “Orang tua saya marah,” ungkapnya. Dari New York, keluarga Chenais lantas naik kapal Queen Mary 2 menuju Southampton, Inggris. Perjalanan laut itu memakan waktu sepekan. Perjalanan tersebut pasti lama dan menyulitkan. Sebab,

Chenais secara rutin perlu bantuan oksigen dan harus selalu dalam pantauan medis. Juru bicara maskapai mengaku sudah mencarikan solusi. Tapi, pada akhirnya, perusahaan tersebut tetap berpendapat bahwa Chenais tidak mungkin terbang. (AFP/jpnn)

Sambungan Dari Hal: 1

Manado Post, tadi malam. Memang menurut Sarundajang, paling banyak korban di Pulau Visayas, yang letaknya di Filipina tengah atau antara Pulau Luzon dan Pulau Mindanao. ‘’Memang di Pulau Visayas itu jarang ada warga Indonesia lebih khusus lagi warga Nusa Utara. Yang banyak warga Nusa Utara itu di Pulau Mindanao. Tetapi kami akan tetap kirim bantuan seadanya untuk meringankan beban penderitaan masyarakat di sana,’’ ujar Sarundajang. Apalagi pemerintah Filipina sudah menetapkan ne-

KECAP.... Sambungan Dari Hal: 1

produk lokal, telah berulat alias bagai. Penyedap rasa yang dituangkan ke dalam empat tong warna oranye, telah dimusnahkan bersama obat dan kosmetika ilegal di halaman Kantor BBPOM Pineleng, Rabu (13/11) kemarin. Kepala BBPOM Dra Susan Gracia Arpan mengaku kecap ini hasil razia tim BBPOM. Kecap ini diduga buatan salah satu pabrik di Kecamatan Tuminting. Hasil tes laboratorium diduga kecap ini telah kadaluarsa tapi dipaksa dijual. Atau dugaan yang lain, kecap yang mengandung ulat ini sisasisa produk yang didaur lagi dengan bahan yang tidak hygienis. Indikasinya saat ditemukan, di dalam botol yang menggunakan merk J ini, ada sejenis ulat mirip belatung hidup. Selain kecap ada botol sambal yang diduga sisa-sisa penjualan lalu

RATUSAN.... Sambungan Dari Hal: 1

Km dengan populasi sekitar 527.641 jiwa. Tapi Gangnam menyumbang 7 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB) Korea Selatan (PDB: nilai keseluruhan barang dan jasa yang beredar di suatu wilayah). Jaraknya dari Bandara Internasional Incheon sekitar 45 menit. Incheon sendiri merupakan sebuah pulau yang terpisah dari Kota Seoul. Jadi bandaranya ada di sebuah pulau. Jaraknya dari Incheon ke Seoul lebih jauh jarak dari Cengkareng ke Jakarta. Tetapi karena di Seoul tidak pernah macet, hanya butuh waktu 45 menit untuk sampai di Seoul. Ketika sampai di Distrik Gangnam, tercengang melihat kemewahan dan gaya hidup orang-orang yang tinggal di kawasan itu. Ya, Gangnam adalah distrik termakmur di Seoul dan terkenal sebagai simbol kekayaan dan pendapatan tinggi. Distrik ini bersaing dengan distrik Myeongdong dan Itaewon. Jika Gangnam ada di sebelah Selatan Sungai Han, Myeongdong dan Itaewon ada di sebelah Utara Sungai Han. Kota Seoul sendiri dibelah oleh Sungai Han. Seperti Kota Manado yang dibelah oleh Sungai Tondano. Bedanya, sungai di Seoul airnya jernih dan tidak ada pemukiman di daerah sepanjang aliran sungai. Tidak ada juga toilet yang menggantung di sepanjang tepi sungai. Apalagi sampah, tidak ada satu pun yang terlihat. Itu karena pemerintah setempat mengosongkan 200 meter (total 400 meter) kiri dan kanan sungai. Tidak boleh

GENDUT.... Sambungan Dari Hal: 1

tersebut memang mengalami ketidakseimbangan hormon sehingga tubuhnya menderita obesitas. Bukannya sembuh total, dia malah tak bisa terbang pulang ke


12

KAMIS,14 N0VEMBER 2013 Bonit Anggi

Sekretariat Dewan Korpri Sulut

Sukseskan Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia Dr Djouhari Kansil MPd Wakil Gubernur

Dr SH Sarundajang Gubernur

Manado, 20-29 November 2013.

Ir SR Mokodongan Sekprov

Jani Lukas SPi MSi Kepala

Vanda B Jocom MSi Kabag Kerjasama dan Bantuan Hukum

Anatje Saselah SE Kabag Olahraga dan Pendidikan

Denny Rorimpandey Kabag Umum

Pemprov Harus Kerja Keras Capai Target MDGs Editor: Bahtin Razak RAKOREV SMP 2013: Dirjen SMP Kemendik­ bud RI Dr Hamid Muham­ mad PhD dan Wagub Dr Djouhari Kansil MPd saat saling tukar cende­ ramata.

MANADO — Pemerintah Sulut, provinsi dan kabupaten/ kota, harus lebih kerja keras. Pasalnya, ada beberapa target Millenium Development Goals (MDGs) yang targetnya yang belum tercapai. Sementara target-target indikator kesejahte­ raan rakyat itu harus tercapai 2015 nanti. “Makanya rencana aksi daerah (RAD) MDGs ini per­ lu keselarasan tindakan dari seluruh kabupaten/kota serta instansi terkait agar target ter­

program akan berbasis Dakodik akan mulai berlaku pada tahun ajaran 2014. sekolah,� ujarnya. Direktur Pembinaan SMP Kemen­ terian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Didik Suhardi PhD mengatakan, rapat ini dilakukan untuk mengukur apakah program yang dilaku­ kan selama ini sudah berjalan dengan baik atau belum. “Rakorev ini sangat penting mengingat masih ada 169 kabupaten yang belum tuntas wajib belajar sembilan tahun,� imbuh Suhardi. Sementara Wagub Dr Djouhari

Kansil MPd dalam sambutannya juga mengatakan, peningkatan mutu pendidi­ kan di Sulut sangat diprioritaskan “Kami telah mengalokasikan dan pendidikan dalam APBD. Untuk pe­ ningkatan kualitas pengajar pun demikian, tiap dua tahun guru ikut penyetaraan S1, dan kami memberikan beasiswa untuk lanjut S2,� ungkap mantan Kadis Diknas Sulut ini dengan menambahkan, masih banyak anak-anak putus sekolah di daerah terpencil di Sulut yang terus berusaha di­ jangkau Diknas Sulut untuk dilanjutkan pendidikannya.(ctr-13/gyp)

Gumalag Gantikan Tamon MANADO—Tak perlu menunggu lama, Pemprov Sulut akhirnya melakukan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV, Rabu (13/11) kemarin. Sebagaimana diprediksi, Ir Marly Gumalag akhirnya dipercaya sebagai Kadis ESDM mengganti­ kan Ir FB Tamon. Dan tak salah lagi, mantan Kabid Pertambangan Umum Di­ nas ESDM ini memang memiliki latar belakang S1 Geologi. Dalam pelantikan yang dilakukan Wagub Dr Djouhari Kansil MPd, se­ banyak 5 pejabat eselon II dan 31 pejabat eselon III

dan IV diangkat sumpah dan janji. Di level eselon II, selain Gumalag, Ir Noldy Liow dipromosi menjadi kepala BPBD. Tercatat dua sekretaris SKPD mendapat promosi ke eselon II yaitu Drs Edwin Kindangen se­ belumnya Sekretaris Ins­ pektorat, dan Ir Noldy Liow Sekretaris Dinas Perkebu­ nan. Di tingkat Kepala Biro juga terjadi pergeseran. Dra Femmy Suluh MSi dari Karo Perlengkapan menjadi Karo Umum, Karo Perleng­ kapan dipegang Drs Ed­ win Kindangen, sedangkan Drs Rudij Roring, diangkat

menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pemba­ ngunan. Sementara di tingkat pejabat eselon III ada sekitar 17 pejabat yang dilantik, di antaranya Drs Benny Kalonta yang kembali ke UPTD Wilayah I Manado, bertukar tempat dengan Drs Ferdinand Sumarauw. Dan dari 15 pejabat eselon IV, di antaranya terdapat Kasubag Pengumpulan dan Penyari­ ngan Informasi Biro Peme­ rintahan dan Humas yang selama ini kosong diisi oleh Fietje Havelaar SE (seleng­ kapnya lihat grafis).(gyp)

MP SPEKTAKULER SEBAGAI pembaca setia Harian Manado Post, Kabag Olahraga dan Pen­ didikan Sekretariat Kor­ pri Sulut Anatje Saselah bahkan telah berkomit­ men untuk berlangganan Manado Post sepanjang ta­ hun 2014. Ibu Ara, sapaan­ nya, bahkan berpeluang

mendapatkan tur gratis ke Hong Kong, jika beruntung memenangkan undian. Pe­ langgan beruntung yang berhak mengikuti undian, adalah mereka yang telah membayar langganan un­ tuk sepanjang 2014. So, siapa tahu anda beruntung menjadi peme­

Anatje Saselah

nang undian dengan ha­ diah gratis jalan-jalan ke Hong Kong. Ikuti jejak Ibu Ara.(*)

MANADO – Kadis Ke­ hutanan (Dishut) Sulut Ir Herry Rotinsulu yang diwakili Sek­ retaris Drs Harlen JN Mawa membuka Pelatihan Penguji Kayu Bagi Peserta Pengawas Tenaga Teknis (Wasganis) dan

Tenaga Teknis (Ganis) Sulut. Pelatihan yang dilaksanakan di Hotel Sahid, 13-15 November, dan diikuti tenaga teknis di 15 kabupaten/kota se-Sulut, adalah sebuah penyegaran kem­ bali untuk Wasganis dan Ganis,

MANADO—Pertan­ dingan futsal antar mahasiswa Unsrat adalah salah satu ke­ giatan yang dilaksanakan oleh panitia CCF (Communication Creative Festival). Communi­ cation Futsal Cup 2013 sukses digelar di lapangan futsal Mega Mas. Pertandingan futsal antar mahasiswa ini dibuka Dr Drs Welly Areros MSi. Pertan­ dingan pertama pada Grup A Rengas FC vs FISIP Unsrat dan pada Grup B Planner vs PS Hukum. Pertandingan fut­ sal ini diisi oleh tim Rengas FC, Fisip Unsrat, Barnafel FC, Cityzen, Galaxy FC, KMK

SUKSES: Communication Futsal Cup 2013 saat dibuka oleh Dr Drs Welly Areros MSi.

Fisip, Himaju Pemerintahan, Planner, PS Hukum, Malahasa FC, Admin FC, dan Fallenstar. Pertandingan futsal yang dilaksanakan pada 15.00–18.30 Wita, diikuti dengan antusias tinggi. Semua tim berusaha tampil maksimal demi mempe­

rebutkan piala Wakil Dekan III Fispol Unsrat. Pertandingan ini dimenangkan oleh tim Cityzen, dan yang di posisi ke-2 dime­ nangkan oleh tim Fisip Unsrat di bawah asuhan dosen dari Ilmu Komunikasi Edmon Kalesaran SSos MIKom.(*)



   Â? Â?







   

    

       

  

     

  

  

 �   

    Â Â?Â?   Â?  Â?Â?   Â Â Â? 

Â?    

  ­    €‚ ƒ   Â?  ­   

  Â…     Â? ­        Â…     † Â?         ‡  Â?       ‰ €  ˆƒƒ  Š  Â? ‚  ‹       ÂŒ ­   €‚ Â?   ƒ      ÂŽ       ˆ €‚ ˆ        ˆ €‚   Â?     ‘ Â? „ 



­Â’   †    

‡      

 ˆ  ˆ 

‰ ƒ  ­



 

Š    

 ÂŒ Â?­ Â… ÂŽ     

        ‹   

 ƒÂ… 

    ­ 

  Â? € Â…    –„ˆ €‚ ˆ Â? †Â?

  

†  Â?

 ˆ   

‡�‡

  ‰   Š 



  Â 

  

ÂŒ Â?   ƒÂ?­  Â





Pelatihan Ketatausahaan Dishut Sulut Dimulai

PEMBUKAAN: Sekretaris Dishut Drs Harlen JN Mawa di­ damping Kepala Balai Sertifikasi, Pengujian dan Peredaran Hasil Hutan Sulut Ir Radimo (kiri) dan Kepala Balai Peman­ tauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BP2HP) wilayah 14 Palu, Elmoseran SHut MSi.

dipungkiri untuk mencapai suatu tujuan juga terdapat hambatan dan tantangan yang harus dilalui. Keber­ hasilan dalam pencapaian MDGs di Indonesia tergan­ tung pada pencapaian tata pemerintahan yang baik, kemitraan yang produk­ tif pada semua tingkat masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, serta memberdayakan masyarakat di seluruh wilayah. “Pe­ ran masyarakat juga sangat diperlukan dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut, kare­ na dengan kerjasama seluruh elemen pencapaian tersebut akan lebih mudah dan ce­ pat,� kata Roring.(***)

Communication Futsal Cup 2013 Sukses

62.000 Ruang Sekolah Perlu Diperbaiki MANADO-Pembukaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Program Pembinaan SMP 2013, Rabu (13/11) malam, di Hotel Arya Duta mencatat beberapa hal penting untuk segera direalisasikan. Dirjen SMP Ke­ mendikbud Dr Hamid Muhammad PhD juga mengatakan, dari segi infrastruktur terus dievaluasi. “Data yang diperoleh ada sekira 62.000 ruang kelas sekolah yang rusak, dan jika hal ini tidak kita se­ lesaikan segera, tiap tahun, ada sekira dua sampai lima persen penambahan ruangan yang kelas yang perlu diperbaiki. Semua

capai,� ujar Kepala Bappeda Sulut Ir Roy Roring MSi dalam Workshop Pemantauan dan Evaluasi RAD MDGs Triwu­ lan III 2013, di Swiss-belHotel, Selasa (12/11) lalu. MDGs meliputi komitmen untuk memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrem, mewu­ judkan pendidikan dasar untuk semua, mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan pe­ rempuan, menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV dan AIDS, malaria, dan penya­ kit menular lainnya, memasti­ kan pelestarian lingkungan, ser­ ta mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. Kata Roring, tidak bisa

baik yang baru maupun yang sudah lama. Mawa menjelas­ kan pentingnya Wasganis dan Ganis sebagai ujung tombak penanganan dan penatausahaan sampai pengawasan. Kepala Balai Sertifikasi, Pengujian dan Peredaran Hasil Hutan Sulut Ir.Radimo mengungkapkan, perlunya pembekalan terhadap Wasganis dan Ganis dalam tugas tanggung jawabnya. Hadir juga Kepala Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BP2HP) wilayah 14 Palu, Elmoseran SHut MSi. “Mela­ lui rangkaian pelatihan ini, di­ harapkan bisa meningkatkan kinerja mereka di bidang pe­ natauhasaan hasil hutan,� tutup Meike G Masengi SE, Kepala Seksi Sertifikasi PPTK yang juga koordinator pelatihan. (ctr-03/gyp)

   

      „    

  Â…   

    ˆ  ˆ       ˆƒƒ 

    €‚ Â?  ˆ €‚   ˆ €‚ ˆ ­Â’      ‘  Â?“   

   

 ÂŽ   

 ‚  

 ˆ  ˆ  ‹   

 ÂŽ    ˆ  ˆ €‚     ”Â…  Â…‘ ƒ•ƒ ˆ €‚   ‚    

   Â…          

 —        ˆ  „      ”  „  €‚ ƒ  

Unsrat Celebration Spektakuler dan Bergengsi MANADO—Setelah melalui babak penyisihan un­ tuk serangkaian kegiatan yang sudah terlaksana di MTC mall beberapa waktu lalu, akhirnya iven bergengsi ‘Unsrat Celebra­ tion’ tiba di babak final yang dilaksanakan di Score Manado Town Square (Mantos). Iven ini memang menjadi agenda tahunan Unsrat yang diprakarsai oleh mahasiswa. Panitia yang terbentuk pun adalah wakil atau utusan dari seluruh fakultas di Unsrat, sehingga di malam final seluruh kegiatan lomba termasuk pengumuman peme­ nang lomba iven ini dipusatkan di Score Mantos. Bahkan Score, pekan lalu (8/11), sengaja ditutup untuk umum oleh pihak manaje­ men, karena hari itu merupa­ kan malam puncak sekaligus

JAWARA: Para personil The White Canvas Band, juara 1 Festival Band Unsrat Celebration.

pengumuman pemenang lomba Unsrat Celebration. Malam itu Score dipadati pengunjung yang sebagian besar adalah maha­ siswa, dosen, dan juga orangtua yang ingin menyaksikan karya anak anak mereka yang terlibat langsung dalam iven tersebut.

Malam semakin larut na­ mun pengunjung tak hentinya berdatangan, apalagi di lomba Unsrat Idol saat tim juri yang diketuai oleh Octa dari Pur­ wacaraka Studio Music mem­ beri komentar-komentar yang sangat kreatif, lebih membuka

wawasan untuk pesertanya dan pengunjung Score saat itu membuat suasana lebih hidup, bersemangat, dan semakin ramai. Malam puncak dimeriah­ kan oleh grup-grup band yang mendapat juara I, II dan III Festival Band Unsrat Celebration yang berlang­ sung di MTC, antara lain The White Canvas Band sebagai juara pertama sekaligus dua personilnya meraih 2 gelar yaitu The Best Keybord Noel Senduk dan The Best Drum­ mer Denis Dex Paputungan, juara kedua Hellenika Band, serta Candiline Band pada posisi ketiga. Grup band lain turut mendukung iven ini personilnya terdiri dari Otniel Takalamingan, Noel Senduk, Victor, dan lainnya.(***)


13

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013

KEMANUSIAAN

HUT ke-5, BRI Syariah Gelar Donor Darah

KEMANUSIAAN: Kantor BRI Syariah di kawasan Mantos tempat donor darah hari ini.

PELAYANAN yang prima oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah tak hanya diperuntukkan bagi nasabahnya saja. Melainkan bagi seluruh masyarakat. Terbukti, Kamis (14/11) hari ini, BRI Syariah Ruko Manado Town Square (Mantos), akan menggelar aksi donor darah bertajuk “donate blood, donate love” bagi seluruh masyarakat Sulut. “Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Ulang Tahun ke-5 seluruh BRI Syariah di Indonesia. Kami mengajak seluruh masyarakat datang mendonorkan darah bagi sesama kita yang lebih membutuhkan,” ajak Eka Lumondik, Bagian Umum BRI Syariah Ruko Mantos. Eka menambahkan, kegiat-an tersebut disponsori Baca HUT....Hal: 14

HOTEL

Sahid Kawanua Berbagi Kasih MENUTUP rangkaian HUT ke-37 Hotel Sahid Kawanua, 3 November 2013 lalu, panitia HUT melakukan anjangsana ke Panti Asuhan AL Ikhwan di Kelurahan Kombos Barat Kec. Singkil Manado, Sabtu 9 November 2013. Kunjungan yang langsung dipimpin oleh GM Hotel Sahid Kawanua, Ketut Jawarta disambut dengan ramah oleh Ketua Pantia Asuhan Al Ikhwan Ibu Fatma Radjin. Program yang telah dirancang panitia HUT ke37 ini, sebagai wujud dari rasa kepedulian untuk berbagi kasih, merajut kebersamaan dan menjalin persaudaraan Keluarga Besar Hotel Sahid Kawanua dengan anak-anak yatim. ‘’Semoga kebahagiaan yang kami rasakan ketika kami merayakan HUT ke-37 juga akan dirasakan oleh saudara-saudara kami di panti asuhan ini dan berkat yang sudah kami terima di Hotel Sahid Kawanua sepatutnya juga kami berikan dan dirasakan oleh saudara-saudara kami yang lain yang membutuhkannya,’’ ungkap Fonny Rorong SPd, mewakili panitia. Dalam kesempatan itu panitia menyerahkan bingkisan berupa bahan natura serta uang tunai yang diharapkan bermanfaat bagi Panti Asuhan Al Ikhwan. Anjangsana ke panti asuhan Al Ikhwan ini dilakukan setelah puncak acara HUT ke-37 Baca Sahid....Hal: 14

Lukman P/MP

KOSMETIK ILEGAL DIMUSNAHKAN

Ratusan jenis kosmetik dan makanan bernilai ratusan juta, Rabu (13/11) kemarin dimusnahkan oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di depan kantor BPOM Manado.

PLN Pemutusan Besar-besaran SILATURAHIM: Wali Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut saat memberi sambutan pada penyambutan jamaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci.

Wali Kota Sambut 177 Jamaah Haji MANADO — Wali Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut didampingi Sekretaris Kota Manado Ir MHF Sendoh menyambut kepulangan 177 jamaah haji Manado, Rabu (13/11) kemarin. Penyambutan secara resmi itu digelar di ruang Serba Guna Pemkot Manado. Kepala Kantor Kementerian Agama Manado H. Lilik

Resmana memberikan apresiasi yang tinggi kepada wali kota, karena selalu memberikan perhatian buat jamaah haji asal Manado. “Terima kasih kami yang tulus dari lubuk hati terdalam kepada Bapak Wali Kota Manado, karena meski berbeda keyakinan namun selalu memberikan perhatian buat jamaah haji Manado. Dimulai saat me-

lepas serta memberikan tali kasih kepada para jemaah, sampai dengan saat ini menyambut kembali para jamaah,” tutur Resmana. Sementara wali kota dalam sambutannya mengajak semua yang hadir dalam acara tersebut untuk bersyukur kepada Tuhan, karena atas kasih dan Baca Wali....Hal: 14

Penunggak Rekening Listrik Tinggi

Editor: Bahtin Razak

MANADO — Tingginya tunggakan tagihan listrik pelanggan yang dilayani PLN Suluttenggo, memaksa PLN Suluttenggo melakukan pemutusan besar-besaran. Sejak November 2013 ini, petugas PLN bersama aparat akan menyisir pelanggan yang menunggak. “Untuk itu diimbau kepada seluruh pelanggan PLN yang masih menunggak tagihan rekening listriknya agar segera melakukan pembayaran di loket-loket PPOB, Bank, ATM, dan Kantor Pos agar terhindar dari pemutusan,” tukas Humas PLN Suluttenggo Lefrand Maleke. Meleke juga menegaskan, pelanggan jangan sekali-kali membayar atau menitipkan uang untuk pembayaran tagihan kepada petugas PLN ataupun di loket PLN. “Harus diingat baik-baik bahwa petu-

TAK PANDANG BULU: Petugas PLN sedang memutus meter listrik pelanggan yang menunggak, beberapa waktu lalu.

gas PLN dilarang menerima pembayaran dalam bentuk apapun. Jangan percaya petugas PLN yang menawarkan diri akan meneruskan pembayaran ke loket,” tukasnya. Sementara itu sejumlah warga yang ditemui di loketloket pembayaran mengaku terkejut dengan langkah PLN ini. “Soalnya listrik saya baru yang Oktober belum bayar, Baca PLN....Hal: 14


 KAMIS,14 NOVEMBER 2013



Budi Santoso

15

Dua Tersangka ‘Ninja’ Diringkus Geng ‘Tiga Bintang’ Diburu Buser Peliput: Chanly Mumu

BITUNG—Dua dari dugaan delapan ‘ninja’ tersangka pembunuh Salim Tampilan (42) yang menggunakan penutup wajah saat beraksi diringkus tim Buruh Sergap (Buser), Senin (11/11) malam. Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Rivo Malonda kepada Manado Post, Rabu (13/11) kemarin. Menurut Malonda, dua tersangka yang diringkus yaitu U alias Ulen (30) dan yang satu masih dirahasiakan. Kedua tersangka ini, lanjut Malonda, memiliki tato tiga bintang di leher. Dugaan kuat, kasus yang terjadi di dekat jembatan Girian Bawah ini, melibatkan geng ‘tiga bintang’. “Untuk itu, kita akan mencari semua anggota geng tiga bintang,� ujarnya. Malonda juga mengimbau, para tersangka

A SWASTI SABA WISTAR

Sondakh Terima Penghargaan Kota Sehat

yang lain menyerahkan diri dengan baik-baik agar memperlancar proses penyidikan. Terpisah, Kapolsek Bitung Barat AKP Sudartono membantah sudah ada yang dijadikan tersangka. “Mereka baru saksi,� katanya. Lepas dari itu, salah satu tokoh muda Bitung Donald Gee Bentian SH meminta pihak kepolisian menindak tegas para pelaku. Karena kasus penyerangan menggunakan penutup wajah telah menjadi ancaman keselamatan warga. “Warga menjadi was-was. Ini juga membuat Bitung tidak nyaman bagi pendatang, bahkan investor,� katanya. Bentian juga meminta, pihak kepolisian mengaktifkan patroli. “Jika perlu setiap malam. Dan di prioritaskan di daerah-daerah rawan,� pungkasnya.(*)

SIDAK: Tim TPBB turun lapangan memantau sejumlah produk. Foto lain Ferry Bororing (kedua dari kiri) menjelaskan kondisi Bitung ke salah satu tim TPBB.

Tutup Perusahaan Kerjakan Anak di Bawah Umur Tidak Miliki SNI, Produk Disita

Jacky Ticoalu

BITUNG—Ketua Bitung Corruption Watch (BCW) Jacky Ticoalu sangat menyayangkan jika masih ada perusahaan di Bitung yang mempekerjakan anak di bawah umur. Menurut salah satu tokoh muda Bitung yang dikenal kritis ini, karena perusa-

haan yang mempekerjakan anak di bawah umur jelasjelas melanggar Undangundang Nomor 13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan. “Juga telah merampas hak anak-anak untuk belajar dan bermain,� ujarnya. Lanjut Ticoalu, jika ada perusahaan yang benarbenar terbukti instansi terkait harus bertindak tegas. “Jika perlu tutup perusahaan tersebut agar menimbulkan efek jera untuk yang lain,� tegasnya. Di satu sisi, Caleg dari Partai Demokrat ini meminta, instansi terkait harus lebih meningkatkan fungsi pengawasan. “Dan jangan pandang bulu dalam menindak perusahaan,� pungkasnya.(can)

BITUNG—Toko atau penjual yang mendagangkan barang tidak memiliki SNI langsung diamankan tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bitung bersama tim Tim Terpadu Pengawasan Barang beredar (TPBB). Tim TPBB ini terdiri dari perwakilan Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementrian Perdagangan, Badan POM, Kementrian Perindustrian, Kementrian ESDM, Bareskim Mabes Polri, Bea dan Cukai, dan

Badan Karantina Pertanian. Menurut Kepala Disperindag Ferry Bororing SE MSi, inspeksi mendadak (Sidak) ini dimulai sejak Selasa (12/11) hingga Jumat (15/11) esok. “Selain barang tidak memiliki SNI, juga disita barang yang tidak berlabel, garansi, dan rusak,� ujarnya Rabu (13/11) kemarin. Sidak yang dilakukan di sejumlah pasar, pelabuhan, dan gudang ini bertujuan untuk mengawasi produk jualan yang tidak layak. “Sekaligus sebagai bentuk perlindungan terhadap

konsumen,� ujarnya. Tim TPBB ini diantaranya Sekretaris Dirjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Widodo, Dir Pengawasan Barang Beredar Inayat Iman, Deputi Persaingan Usaha dan Perlindungan Konsumen Sukma Ningrum, Kanit III Subdit Indag Bareskrim Mabes Polri AKBP Drs Tatok Sudjiarto SH, dan Deputi III Badan POM Chairun Nissa. Tim TPBB pun sempat bertemu dengan Sekretaris Kota (Sekkot) Bitung Drs Edison Humiang MSi.(can)

Ombudsman Panggil PLN Terkait Lembeh BITUNG—Keluhan Ombudsman juga masyarakat Lembeh ke mengklarifikasi ke Ombudsman Republik Pemerintah Kota Indonesia (RI) Kantor (Pemkot) Bitung terkait Perwakilan Sulawesi pembebasan lahan untuk Utara (Sulut) terkait jaringan listrik tersebut. 17 kelurahan yang “Menghasilkan bahwa belum dialiri listrik Pemerintah Kota Bitung langsung ditindaklanjuti. mendukung adanya Ombudsman Sulut listrik di Pulau Lembeh,� telah memanggil PLN tulis rilis tersebut. Wilayah Suluttenggo Sementara itu, untuk mengklarifikasi Sekretaris Kota (Sekkot) hal tersebut, Senin Drs Edison Humiang Edison Humiang (11/11). MSi, mengapresiasi Menurut rilis yang disampaikan O m b u d s m a n S u l u t y a n g t e l a h Ombudsman Sulut ke koran ini, pihak menindaklanjuti laporan masyarakat PLN mengaku siap menjalankan saran Lembeh. “Ini bukti konkrit peran Ombudsman yaitu segera mengaliri O m b u s m e n u n t u k m e n d u k u n g listrik di Pulau Lembeh. kepentingan masyarakat,� katanya.(can)

HARI ini, Kamis (13/11), Wali Kota Bitung akan menerima penghargaan Kota Sehat kedua kali berturut-turut untuk kategori Swasti Saba Wistara. Sondakh akan menerima di Jakarta Convention Centre (JCC) bersama kabupaten/kota Hanny Sondakh yang lain. Menurut Sondakh, penghargaan Kota Sehat kali ini perlu diapresiasi. Karena dari sisi penilaian Bitung meningkat. “Saya berharap dengan prestasi ini bisa terus meningkatkan dan memotivasi semua masyarakat dan semua elemen untuk membudayakan hidup sehat,� katanya. Selain Kota Sehat, Sondakh juga akan menerima penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Arutala, Jumat (14/11). Penghargaan ini diberikan atas kepedulian pemerintah di bidang kesehatan. Direncanakan akan diserahkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara.(can)

 Ninja Dapa Loku -Kuna, dapa loku kang tu ninja ada bunung orang di jembatan barat. +Iyo, kata. Mar baru dua orang. Tu laeng baju coklat masih ada dusu. -Kong, bagimana depe potongan tu so dapa loku? +Kita dengar ada depe tanda di leher. Rupa tu pengikut setang-setang. -Alamak! Musti ondersuk bae-bae. Kage so dorang tu anggota aliran setang-setang. +iyo kang. Lia jo, waktu dorang ada dola orang kong bunuh di jembatan, samua pake topeng. -Kita le so pusing bapikir torang pe keamanan kampung. Sadiki-sadiki orang baku tikang, ato baku panah wayer. +Ini no, salalu kita bataria, tu baju coklat musti rajin patroli. Jang nanti orang so mati baru mo sibuk. -Ini barang le kwa orang kampung musti bantu pa baju coklat. Kalu so dapa lia alipuru mabo-mabo tengah malam, langsung telepon kantor baju coklat. +Butul tu. Mar, lebe bagus kong dorang rajin patroli. Pasti tu alipuru bapikir mo bekeng kacau kampung. -Iyo kang. Napa sedang kwa tu alipuru di gedung peradaban, dorang nyanda ondersuk. Padahal, cuma dekat deng kantor baju coklat. ***


KAMIS, 14 NOVEMBER 2013

  

17

Christian sumayow

Tetty : PNS Harus Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

2014, TTP Dibayar 12 Bulan Editor : Tenni Assa Peliput : Benny Allo

AMURANG- Perhatian Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu SE kepada jajaran PNS di Minsel patut mendapatkan acungan jempol. Seperti diketahui tahun 2014 mendatang Pemkab Minsel akan mengalokasikan anggaran untuk membayar Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) ribuan PNS untuk 12 bulan. Hal ini diungkapkan Tetty –sapaan akrabnya-- disela-sela kunjungan di Dusun Pelita beberapa waktu lalu. Kepada sejumlah wartawan, istri dari Kristovorus Deky Pa­ linggi ini mengakui, kesejahtera­ an PNS harus diperhatikan. Ini bertujuan agar para PNS di Minsel dapat meningkatkan kinerja mereka terutama dalam melayani masyarakat. “Saya berharap kedepan setelah Pemkab memberi TTP, para PNS tidak malas lagi dan tidak ada yang keluyuran disaat jam kerja,� ujar Tetty. Dia berharap tidak ada PNS yang melakukan pungutan liar

TEGAS: BKDD Minsel terus melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di setiap SKPD termasuk mengawasi PNS yang keluyuran di saat jam kerja. Tampak seorang oknum PNS yang terjaring saat sedang berbelanja.

Polres Diminta Usut BOK di Puskesmas AMURANG- Polres Minsel diminta untuk mengusut penggunaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) disejumlah Puskesmas. Bocoran yang diterima wartawan koran ini, dana yang ditransfer langsung pemeintah pusat ke rekening Puskesmas penggunaannya tidak transparan. Malah ada sejumlah kepala Puskesmas yang tidak melibatkan bendahara dalam melakukan kegiatan sehingga pertanggungjawaban ditakutkan akan fiktif. Menurut sumber yang layak dipercaya, BOK yang ditransfer bervariasi mu-

Robby Sangkoy

lai dari Rp75 juta sampai Rp100 juta dan penggunaannya untuk berbagai kegiatan. Di tempat terpisah anggota DPRD Minsel Robby Sangkoy mengakui bila

dirinya beberapa waktu lalu didatangi tenaga ke­ sehatan dan meminta DPRD melakukan hearing dengan sejumlah kepala Puskesmas. “Dari pengeluhan yang saya terima, saya berharap agar Kadis Kesehatan Minsel bisa menegur sejumlah kepala Puskesmas yang tidak transparan dengan penggunaan BOK,� ujar Sangkoy. Ditambahkannya kadis Dinkes harus tegas terhadap kepala Puskesmas yang nakal. Pasalnya alokasi anggaran ini turun berkat perjuangan bupati, namun bila dalam praktiknya tidak bisa dinikmati masyarakat dan hanya kepala Puskesmas ini sama saja menyianyiakan perjuangan bupati. Demikian dikatakan Joppy Mongkareng. Menurutnya Dinkes harus secepatnya memanggil seluruh kepala Puskesmas di Minsel dan minta agar mereka bisa transparan soal BOK. (ylo/tas)

DEKAB

Ranperda OTK Dibahas

Tetty Paruntu

(pungli) kepada masyarakat hanya karena akan mengurus sesuatu, termasuk meminta jatah proyek atau lain sebagainya. “Saya tidak segan-segan memberikan sanksi kepada para PNS nakal,’’ tegas orang nomor satu di Kabupaten Berdikari Cepat ini. Di tempat terpisah Plt Kepala BKDD Minsel Drs Roy Tiwa kepada wartawan koran ini menjelaskan, dalam rangka disiplin PNS, pihaknya saat ini rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SKPD dan pusat-pusat keramaian seperti toko dan pasar.(*)

KDP Kian Diidolakan Warga

RANCANGAN Peraturan Daerah (Ranperda ) tentang Organisasi dan Tata Kerja (OTK) dinas dan badan mulai dibahas ditingkat Pansus DPRD Min- Jeferson Runtuwene sel. Ketua Pansus DPRD Minsel Jeferson Runtuwene menjelaskan, Ranperda OTK ini diusulkan karena Pemkab Minsel ingin menyesuaikan kembali satuan kerja perangkat daerah yang tidak sesuai lagi dengan perkembangan dan kebutuhan kelembagaan pemerintah sekarang ini. “Melihat Ranperda yang dimasukkan Pemkab Minsel, jelas ada ketambahan sejumlah dinas yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendapatan Daerah dan sejumlah satuan kerja lainnya. Tapi bisa juga aka nada badan atau dinas yang digabung,� ujar Runtuwene. Lanjutnya usulan ini akan dikaji secara serius oleh DPRD Minsel. Pasalnya sesuai PP Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPK), Kabupaten Minsel berada dalam variabel sedang ini didasarkan atas jumlah penduduk, DAU dan lain sebagainya. Karena itu hanya akan ada 14 Dinas dan 9 lembaga teknis lainnya. (ylo/tas)

PEMKAB

DEKAT DENGAN WARGA : KDP sosok sederhana dan rendah hati yang dikenal begitu dekat dengan warga. Tampak KDP akrab dengan sejumlah petani di Kecamatan Motoling Barat.

WALAU menjadi suami orang nomor satu di tanah Minahasa Selatan (Minsel), tidak membuat Kristovorus Deky Palinggi sombong dan tinggi hati. Kesehariannya yang sederhana dan rendah hati, membuat pria yang biasa disapa KDP ini terus menuai dukungan masyarakat mulai dari remaja, pemuda dan oma, opa sebagai calon anggota DPR Provinsi. Pantauan wartawan koran ini, dalam setiap kesempatannya berkunjung di desa dan kelurahan, KDP selalu disambut meriah warga. Tak sedikit dari mereka yang menyempatkan diri foto bersama.

Bukan itu saja dalam kunjungannya, KDP selalu menyempatkan diri berdiskusi dengan warga terkait berbagai masalah yang sedang dihadapai atau berbagai kebutuhan warga di desa dan kelurahan. “Kunjungan saya di sejumlah desa dan kelurahan sendiri tidak lain untuk mencari tahu apa yang diinginkan warga. Dan bila dipercaya duduk sebagai anggota DPR Provinsi, maka apa yang menjadi aspirasi itu harus saya tindaklanjuti sebagai bentuk tanggung jawab moral,� ujar mantan ajudan Gubernur Sulut selama 7 tahun ini.(ylo/tas)

Pinjamkan 3 Unit Kendaraan PEMKAB Minahasa Selatan menyerahkan 3 unit kendaraan jenis Mitsubishi Outlander Sport kepada Polres, Kejaksaan dan Pengadilan, kemarin. Kendaraan ini sendiri diserahkan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu. Kabag Umum Setdakab Minsel Ronald Soeparman didamping Kabag Humas Sonny Makaenas kepada sejumlah media menjelaskan, 3 unit kendaraan yang diserahkan ini adalah pinjaman dari Pemkab Minsel. “Sesuai dengan pengadaan lalu dari ke-4 unit mobil Mitsubishi Outlander Sport ini akan dipinjamkan ke Polres, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri di Amurang, masing-masing 1 Unit. Sedangkan 1 unit sisa akan dipakai sebagai kendaraan antar jemput tamu,� ujar Soeparman yang diamini Makaenas.(ylo/tas)


KAMIS, 14 NOVEMBER 2013

  

17

Christian sumayow

Tetty : PNS Harus Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

2014, TTP Dibayar 12 Bulan Editor : Tenni Assa Peliput : Benny Allo

AMURANG- Perhatian Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu SE kepada jajaran PNS di Minsel patut mendapatkan acungan jempol. Seperti diketahui tahun 2014 mendatang Pemkab Minsel akan mengalokasikan anggaran untuk membayar Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) ribuan PNS untuk 12 bulan. Hal ini diungkapkan Tetty –sapaan akrabnya-- disela-sela kunjungan di Dusun Pelita beberapa waktu lalu. Kepada sejumlah wartawan, istri dari Kristovorus Deky Pa­ linggi ini mengakui, kesejahtera­ an PNS harus diperhatikan. Ini bertujuan agar para PNS di Minsel dapat meningkatkan kinerja mereka terutama dalam melayani masyarakat. “Saya berharap kedepan setelah Pemkab memberi TTP, para PNS tidak malas lagi dan tidak ada yang keluyuran disaat jam kerja,� ujar Tetty. Dia berharap tidak ada PNS yang melakukan pungutan liar

TEGAS: BKDD Minsel terus melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di setiap SKPD termasuk mengawasi PNS yang keluyuran di saat jam kerja. Tampak seorang oknum PNS yang terjaring saat sedang berbelanja.

Polres Diminta Usut BOKdi Puskesmas AMURANG- Polres Minsel diminta untuk mengusut penggunaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) disejumlah Puskesmas. Bocoran yang diterima wartawan koran ini, dana yang ditransfer langsung pemeintah pusat ke rekening Puskesmas penggunaannya tidak transparan. Malah ada sejumlah kepala Puskesmas yang tidak melibatkan bendahara dalam melakukan kegiatan sehingga pertanggungjawaban ditakutkan akan fiktif. Menurut sumber yang layak dipercaya, BOK yang ditransfer bervariasi mu-

Robby Sangkoy

lai dari Rp75 juta sampai Rp100 juta dan penggunaannya untuk berbagai kegiatan. Di tempat terpisah anggota DPRD Minsel Robby Sangkoy mengakui bila

dirinya beberapa waktu lalu didatangi tenaga ke­ sehatan dan meminta DPRD melakukan hearing dengan sejumlah kepala Puskesmas. “Dari pengeluhan yang saya terima, saya berharap agar Kadis Kesehatan Minsel bisa menegur sejumlah kepala Puskesmas yang tidak transparan dengan penggunaan BOK,� ujar Sangkoy. Ditambahkannya kadis Dinkes harus tegas terhadap kepala Puskesmas yang nakal. Pasalnya alokasi anggaran ini turun berkat perjuangan bupati, namun bila dalam praktiknya tidak bisa dinikmati masyarakat dan hanya kepala Puskesmas ini sama saja menyianyiakan perjuangan bupati. Demikian dikatakan Joppy Mongkareng. Menurutnya Dinkes harus secepatnya memanggil seluruh kepala Puskesmas di Minsel dan minta agar mereka bisa transparan soal BOK. (ylo/tas)

DEKAB

Ranperda OTK Dibahas

Tetty Paruntu

(pungli) kepada masyarakat hanya karena akan mengurus sesuatu, termasuk meminta jatah proyek atau lain sebagainya. “Saya tidak segan-segan memberikan sanksi kepada para PNS nakal,’’ tegas orang nomor satu di Kabupaten Berdikari Cepat ini. Di tempat terpisah Plt Kepala BKDD Minsel Drs Roy Tiwa kepada wartawan koran ini menjelaskan, dalam rangka disiplin PNS, pihaknya saat ini rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SKPD dan pusat-pusat keramaian seperti toko dan pasar.(*)

KDP Kian Diidolakan Warga

RANCANGAN Peraturan Daerah (Ranperda ) tentang Organisasi dan Tata Kerja (OTK) dinas dan badan mulai dibahas ditingkat Pansus DPRD Min- Jeferson Runtuwene sel. Ketua Pansus DPRD Minsel Jeferson Runtuwene menjelaskan, Ranperda OTK ini diusulkan karena Pemkab Minsel ingin menyesuaikan kembali satuan kerja perangkat daerah yang tidak sesuai lagi dengan perkembangan dan kebutuhan kelembagaan pemerintah sekarang ini. “Melihat Ranperda yang dimasukkan Pemkab Minsel, jelas ada ketambahan sejumlah dinas yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendapatan Daerah dan sejumlah satuan kerja lainnya. Tapi bisa juga aka nada badan atau dinas yang digabung,� ujar Runtuwene. Lanjutnya usulan ini akan dikaji secara serius oleh DPRD Minsel. Pasalnya sesuai PP Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPK), Kabupaten Minsel berada dalam variabel sedang ini didasarkan atas jumlah penduduk, DAU dan lain sebagainya. Karena itu hanya akan ada 14 Dinas dan 9 lembaga teknis lainnya. (ylo/tas)

PEMKAB

DEKAT DENGAN WARGA : KDP sosok sederhana dan rendah hati yang dikenal begitu dekat dengan warga. Tampak KDP akrab dengan sejumlah petani di Kecamatan Motoling Barat.

WALAU menjadi suami orang nomor satu di tanah Minahasa Selatan (Minsel), tidak membuat Kristovorus Deky Palinggi sombong dan tinggi hati. Kesehariannya yang sederhana dan rendah hati, membuat pria yang biasa disapa KDP ini terus menuai dukungan masyarakat mulai dari remaja, pemuda dan oma, opa sebagai calon anggota DPR Provinsi. Pantauan wartawan koran ini, dalam setiap kesempatannya berkunjung di desa dan kelurahan, KDP selalu disambut meriah warga. Tak sedikit dari mereka yang menyempatkan diri foto bersama.

Bukan itu saja dalam kunjungannya, KDP selalu menyempatkan diri berdiskusi dengan warga terkait berbagai masalah yang sedang dihadapai atau berbagai kebutuhan warga di desa dan kelurahan. “Kunjungan saya di sejumlah desa dan kelurahan sendiri tidak lain untuk mencari tahu apa yang diinginkan warga. Dan bila dipercaya duduk sebagai anggota DPR Provinsi, maka apa yang menjadi aspirasi itu harus saya tindaklanjuti sebagai bentuk tanggung jawab moral,� ujar mantan ajudan Gubernur Sulut selama 7 tahun ini.(ylo/tas)

Pinjamkan 3 Unit Kendaraan PEMKAB Minahasa Selatan menyerahkan 3 unit kendaraan jenis Mitsubishi Outlander Sport kepada Polres, Kejaksaan dan Pengadilan, kemarin. Kendaraan ini sendiri diserahkan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu. Kabag Umum Setdakab Minsel Ronald Soeparman didamping Kabag Humas Sonny Makaenas kepada sejumlah media menjelaskan, 3 unit kendaraan yang diserahkan ini adalah pinjaman dari Pemkab Minsel. “Sesuai dengan pengadaan lalu dari ke-4 unit mobil Mitsubishi Outlander Sport ini akan dipinjamkan ke Polres, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri di Amurang, masing-masing 1 Unit. Sedangkan 1 unit sisa akan dipakai sebagai kendaraan antar jemput tamu,� ujar Soeparman yang diamini Makaenas.(ylo/tas)




20

  

 



KAMIS, 14 NOVEMBER 2013

   Amos Tempone

4739 KK Keluhkan Beras Bulog Pemkab Harus Turun Lapangan

Editor: Idham Malewa Peliput: Ramly Padju

TAK LAYAK: Rumah sangat sederhana yang terbuat dari pitate berdinding kayu, berlantai tanah.

ZONA APK

KPUD-Pemkab ‘Baku Lempar’ BOROKOCalon legislatif Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) mengeluh implementasi Peraturan KPU No 15 tahun 2013, tentang zona Faisal Husin pemasangan alat peraga kampanye (APK), belum diterapkan KPU Bolmut. ‘’Kami merasa bingung dengan aturan tersebut,� ungkap Patris Babay, salah satu Caleg di Bolmut. Ketua KPUD Bolmut Faisal Husin mengatakan telah koordinasi bersama peme­ rintah daerah dalam rangka penetapan aturan zona APK di Bolmut. ‘’Hingga saat ini, kami tinggal menunggu kesiapan dari mereka,� kata Faisal belum lama ini. Namun Kepala Bagian (Kabag) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bolmut, Muis Suratinoyo, mengatakan sebaliknya. “Di sini yang menjadi penentu untuk menerbitkan SK, domainnya KPUD,� kata Suratinoyo. Dia menjelaskan hanya memberikan rekomendasi, atas titik –titik zona APK Dinas Tata Kota dan Sat Pol-PP Bolmut.(tr-14)

Legislator Senayan Jangan Pasif BOROKO— Wakil rakyat dari DPR-RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sulawesi Utara (Sulut) jangan pasif percepat Provinsi Bolmong Raya (BMR). “Kami menantang dan berharap para wakil rakyat di DPR-RI untuk dapat meberikan kemampuanya,� ujar Wakil Bupati Bolmut, Suriansyah Korompot SH. Hal senada disampaikan Rusmin Mokodompis, ketua komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bolmut. “Ini harus ada keseriusan dari wakil rakyat di DPR-RI dan DPD RI,� kata Mokodompis. Dirinya menyindir masyarakat khusunya perwakilan DPR-RI dari Bolmong Raya, mempercepat BMR terwujud. “Dan ini yang seharusnya mereka lakukan bagi masyarakatnya,� kuncinya.(tr-14)

BOROKO— Pembagian beras miskin (Raskin) dari Badan Urusan Logistik (Bulog) belum merata. Sebanyak 4.739 rumah tangga sasaran (RTS) Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) mengeluh belum tepat sasaran. Informasi dirangkum harian ini, ada sejumlah warga yang mampu secara financial justru kebagian jatah Raskin tersebut. “Ini seharusnya mendaptkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut, agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran,� ungkap Saleh Ahmad, warga di Kecamatan Bolangitang Barat. Atas dasar itu pula, mereka memintah pemerintah daerah

Kecamatan

Jumlah

Sangkub Bintauna Bolangitang Timur Bolangitang Barat Kaidipang Pinogaluman

     

Jumlah Raskin untuk di enam kecamatan.

harus turun lapangan mengawasi warga miskin di enam kecamatan di Bolmut. “Jangan hanya cuma mengandalkan para sangadi (kepala desa, red) di desa masing-masing untuk melakukan pendataan,� tambah Junaidi Harundja SH, salah satu warga Kaidipang. Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Bolmut Drs Dwidarma ketika dikonfirmasi melalui Kasubag Evaluasi

dan Pelaporan Suyanto SE mengelak jika penyalurannya salah sasaran. “Setiap keluarga miskin mendapatkan 15 Kg per bulan, dan itu langsung diawasi oleh sangadi dan Bulog,� kilahnya. Dwidarma menambahkan Bolmut di tahun 2013 mendapat, bantuan Raskin 71.085 Kg. “Itu data BPS Kotamobagu. Untuk tahun berikut, kami akan mendata kembali,� ujarnya.(tr-14)

4 Tahun Legislator Belum Berpihak

Suriansyah Korompot

BOROKO— Wakil rakyat yang mencalonkan diri di Pemilihan Umum Calon Legislatif (Pilcaleg) 2014, mulai disorot. Selama empat tahun berkiprah, dianggap tidak maksimal perjuangkan fasilitas publik. Bolmut ada 20 anggota Dewan Kabupaten (Dekab) tersebar di enam kecamatan. Enam kursi di daerah pemi­ lihan (Dapil) SangkubBintauna, Dapil dua Bola­ ngitang Barat-Bolangitang Timur delapan kursi dan Dapil

Kaidipang-Pinogaluman enam kursi. “Melihat hasil saat ini para wakil harus dievaluasi,� ujar Yunan Tegela salah satu masyarakat di Dapil I Kaidipang-Pinogaluman. Hal senada disampaikan Gandhi Goma SH. Masyarakat wajib mengeva­ luasi para anggota DPRD di Bolmut. “Sebab di sini yang memilih masyarakat, jadi wajib hukumnya jika masyarakat mengevaluasi para wakilnya itu,� ujar Goma. Tempat terpisah, Firman Stion warga Kecamatan Bolangitang Timur, menilai para wakil rakyat belum

sepenuhnya berpihak kepada rakyat. “Sebab dari hasil kinerja bapak-bapak wakil rakyat selama ini, belumlah seutuhnya dapat merea­ lisasi aspirasi masyarakat,� ungkapnya. Namun Rinto Binolom­ bangan,warga di Dapil I Kecamatan SangkubBintauna mengatakan para anggota DRPD di Bolmut sudah berbuat menyalurkan aspirasi masyarakat. “Segala prioritas pembangunan haruslah bertahap dan itulah yang dilakukan para wakil rakyat kita,� terang Binolombangan.(tr-14/ham)


22

  

 

KAMIS, 14 N0VEMBER 2013

 

Anggaran Besar, Serapan Harus Maksimal

Ingatkan Alokasi Dana untuk Perbatasan Editor: Angel Rumeen Peliput: Yolister Karame

TAHUNA— Anggaran cukup besar dialokasikan pemerintah pusat pada kawasan perbatasan.

tur, maka harus dimanfaatkan. “Kami juga akan ikut mengawal dan me­ ngawasi pembangunan di perbatasan,� tandasnya. Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Jefry Tilaar

Edwin Lontoh

Jefry Tilaar

Kalangan masyarakat mengingatkan pengelola anggaran untuk menggunakannya dengan baik dan memperhatikan serapan. “Karena jika serapannya tidak maksimal, akan mempengaruhi alokasi anggaran tahun berikutnya,� ucap legislator Sulut yang dari Nusa Utara, Edwin Lontoh. Menurutnya, karena dana yang tidak sedikit itu diberikan untuk kawasan perbatasan yang memang benar-benar membutuhkan pembangunan infrastruk-

SE ME, ketika ditemui, Rabu (13/11), kemarin menuturkan anggaran Rp 41 miliar dari DAK dan DAU diperuntukkan bagi pembangunan sarana dan prasarana kawasan perbatasan yang kegiatannya disesuaikan dengan petunjuk teknis Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP). “Kegiatannya berupa pembangunan jalan, jembatan mini, rehabilitasi dermaga atau pembangunan tambatan perahu, penyediaan modal transportasi

antara pulau, pembangunan asrama sekolah perbatasan dan rumah dinas guru,� katanya. Lebih lanjut ia menjelaskan, pembangunan akan dilakukan di kawasan perbatasan di lokasi prioritas seperti Kecamatan Marore yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina, yakni Kecamatan Nusa Tabukan, Kecamatan Kendahe, Kecamatan Tahuna. “Agar mempercepat akses dari kota ke perbatasan, pemerintah di 2014 berencana membangun kapal multi guna yang dilengkapi dengan cool storage, jadi bisa mengangkut barang dan penumpang serta bisa menampung hasil tangkapan masyarakat. Kapal multi guna yang akan direncanakan dibangun hanya dikhususkan untuk kawasan perbatasan,� tandasnya. Wilayah perbatasan di Kabupaten Kepulauan Sangihe memang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Pasalnya dalam DAK 2014, wilayah perbatasan Kecamatan Marore, Nusa Tabukan, Kendahe dan Tahuna dibanjiri uang. Mereka mendapatkan penganggaran terbesar dalam DAK Rp37.511.320.000, ditambah Dana Alokasi Umum (DAU) Rp3.375.132.000, total kese­ luruhan Rp41.306.452.000. (***)

Bonit Anggi

BERIKAN MOTIVASI: Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs HR Makagansa MSi, ketika menghadiri acara Musda LPM. tampak bupati ketika memberikan nasihat lewat sambutan di Hotel Nasional, Rabu (13//11),kemarin.

HRM: LPM Jadi Motivator TAHUNA— Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs HR Makagansa MSi, membuka Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), yang dilaksanakan di Hotel Nasional, Rabu (13/11), kemarin. Kesempatan tersebut, bupati mengatakan LPM sebagai organisasi

masyarakat yang peduli terhadap kondisi dan situasi masyarakat, harus dapat berperan mendukung pembangunan di daerah, dalam itikad kebersamaan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat. “Diharapkan LPM juga benarbenar motivator dan fasilitator bagi pembangunan di desa, sehingga me-

Tertibkan Pajak dan Kendaraan Luar Daerah TAHUNA—Polres Sangihe sementara me­ lakukan sweeping ken­ daraan bermotor roda empat dan dua yang sudah lewat pajak. “Kami pihak Polantas bekerjasama dengan UPTD Dinas Pendapatan (Dipenda) Provinsi Sulut untuk menertibkan ken­ daraan roda dua dan empat yang pajak sudah habis,� ungkap Kasat Lantas AKP F Maasawe, melalui Kanit Rekiden Rusman M Salim, Rabu (13/11), kemarin. Dikatakannya, selain pe­ nertiban kendaraan yang

pajak yang sudah habis, dan kendaraan dari luar daerah yang beroperasi di Sangihe. Operasi ini kerjasama antara Lantas dengan UPTD Dipenda Provinsi Sulut dan sudah berlangsung selama enam hari di wilayah Tahuna. “Kami mengimbau bagi pengguna kendaraan roda empat dan dua ketika berjalan diharapkan melengkapi dokumen SIM dan STNK, juga menjaga keselamatan dalam berkendaraan de­ ngan menggunakan helm,� tandasnya. (tr-15)

miliki kekuatan besar untuk memba­ ngun masyarakat,� ungkapnya. �Bagi pengurus yang akan terpilih kiranya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab pengabdian ini dengan sebaikbaiknya,� tandasnya. Hadir dalam kegiatan ini, pengurus LPM dari 15 kecamatan, 15 SKPD 22 kelurahan dan 145 kapitalaung. (tr-15/gel)

PDI-P Target Kuasai Legislatif

Jabes E Gaghana

TAHUNA- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Kepulauan Sangihe nampaknya tak mau menyia-nyiakan waktu yang tersisa jelang hajatan pemilihan legislatif (Pileg) 2014. “Saat ini kami sementara melakukan konsolidasi per-

siapan pemenangan Pemilu ke wilayah-wilayah kecamatan,� ungkap Ketua DPC PDIP Sangihe Jabes E Gaghana SE ME, Rabu (13/11), kemarin. Kegiatan yang telah dilakukan selama beberapa hari terakhir ini di antaranya, pertemuan bersama pengurus-pengurus ranting membahas strategi dan mempertanyakan kesiapan pengurus ranting menuju pemenangan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2014. “Jadi selain pertemuan atau tatap muka dengan pengurus ranting, juga ada sosia­lisasi keputusan rapat kerja,� kata Gaghana. Inti konsolidasi, tambah Wabup Sangihe ini, untuk membicarakan strategi pemenangan, termasuk target kemenangan partai.(tr-15/gel)


24



 

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013

        

R. Kandolia

KPU

Koordinasi Tahapan Pemilu DALAM menyukseskan Pemilu 2014 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tahapan Pemilu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Minahasa dan Panwaslu Minahasa, Rabu (13/11) kemarin. Rakor yang digelar di ruang rapat Bupati Minahasa tersebut dihadiri Bupati Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Sekkab Jeffry Korengkeng SH MSi, Kajari Tondano Risman Tarihoran, Polres Minahasa, Kodim 1302 Minahasa, Dekab Minahasa, Ketua Panwaslu Minahasa Erwin Sumampouw SPd dan komisioner serta seluruh personil KPU Minahasa. Dalam pertemuan itu, JWS mengapresiasi inisiatif KPU Minahasa, yang mau berkoordinasi dengan FKPD Minahasa. “Koordinasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan Pemilu penting demi suksesnya setiap tahapan penyelenggaraan pesta demokrasi di Minahasa yang Jurdil, aman dan damai. Hal ini penting agar supaya semua unsur yang terlibat mengetahui persis perkembangan tahapan dan dapat memberikan support yang optimal sesuai Tupoksi masing-masing,� ungkap Sajow. Sementara itu, Ketua KPU Minahasa Meidy Tinangon dalam pemaparannya mengungkapkan, progress kinerja KPU Minahasa, saat ini sedang melaksanakan tahapan persiapan logistik, kampanye dan pemutahiran data pemilih. “Tak hanya itu, fokus utama KPU Minahasa yaitu meningkatkan tingkat partisipasi pemilih. Tingkat partisipasi pemilih di Minahasa cukup tinggi, dan berada di atas target nasional. Karenanya kita akan meningkatkan hal tersebut dengan meningkatkan intensitas dan efektivitas sosialisasi dan pendidikan pemilih serta menyusun data pemilih yang akurat,� terang Tinangon. Lanjut Tinangon, upaya meningkatkan kualitas demokrasi lewat peningkatan partisipasi pemilih oleh KPU Minahasa tersebut perlu didukung dengan bantuan dan fasilitasi pemerintah daerah, mengingat tidak semua kegiatan terakomodir oleh APBN. “Dasar hukumnya adalah Pasal 126 ayat 1 UU 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu, yang menyatakan, untuk kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajiban penyelenggara Pemilu, pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan bantuan dan fasilitas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,� tutur Tinangon. Menanggapi persoalan tersebut, Pemkab dan Dekab akan melakukan kajian terhadap permintaan KPU maupun Panwaslu serta untuk penyelenggaraan pengamanan Pemilu. Tak hanya itu, dalam Rakor tersebut, semua unsur yang terlibat dalam rapat menyatakan komitmen untuk terus melakukan koordinasi dan komunikasi dalam menyukseskan agenda nasional Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden 2014.(cis/gyp)

Pembahasan APBD 2014 Tak Jelas Eksekutif Mulai Resah, Dekab Tunggu Pemkab Editor: Peggy Sampouw Peliput: Citra Soputan

CITRA SOPUTAN/MANADO POST

BELUM TERGARAP: Pesona pantai Bukit Tinggi di Kecamatan Kakas Barat yang belum tergarap. Jika sudah dikelola dengan profesional, secara tidak langsung dapat memberikan dampak bagi peningkatan perekonomian warga setempat.

Politeknik Manado Canangkan Kumu Desa Binaan TOMBARIRI—Politeknik Manado mencanangkan Desa Binaan di Desa Kumu Kecamatan Tombariri, Rabu (13/11) kemarin. Hal ini dilakukan sehubungan dengan diwujudkannya Tridharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. Selain pengabdian, rombongan yang terdiri dari enam jurusan di Politeknik Manado baik dosen maupun para mahasiswa terlihat memenuhi pelaksanaan pembukaan kegiatan yang berlangsung sejak Rabu (13/11) dan akan berlangsung hingga Jumat (15/11) esok. Ketua Panitia pengabdian pada masyarakat Ir Syuultje Dowa MT saat menyampaikan laporannya menyebutkan, pihaknya menyiapkan sejumlah bantuan di desa tersebut sebagai bentuk pengabdian mereka. “Kegiatan ini rutin kita laksanakan tiap tahunnya, Kehadiran kami di desa ini akan melakukan bedah rumah sebanyak dua unit yang telah disurvei tim. Selain itu pekerjaan lantainisasi rumah di 13 rumah keluarga tidak mampu, serta untuk ma-

sing-masing jurusan lainnya akan dilakukan pekerjaan yang sesuai misalnya Jurusan Teknik Sipil, elektro listrik akan melakukan latihan tentang pemasangan listrik. 13 rumah juga akan dibuat instalasi listrik serta pelatihan cara melakukan pengelasan (las),� ujar Dowa didampingi James Maramis SE MSi, kemarin. Bantuan di bidang pendidikan juga diberikan yakni perlengkapan sekolah untuk 75 anak di desa tersebut. Sementara itu, Dirut Politeknik Manado Ir Jemmy J Rangan MT kepada masyarakat mengharapkan kerjasama serta ikut mendukung program di desa mereka. “Diharapkan kerjasama serta dukungan semua pihak. Sekitar 1.999 di desa ini juga pernah dilakukan hal yang sama dan tahun kemarin dilaksanakan di Minut. Kami memberikan apresiasi atas responship Pemkab dan menyambut baik kedatangan kami,� ujarnya. Kegiatan ini adalah bagian dari sinergitas dalam wujud keramahan sosial dengan masyarakat. “Se-

hingga kami percaya ini bermanfaat dan kami sadari bahwa ini tidak mampu menyelesaikan masalah di desa. Selain itu, wilayah pesisir harus benar-benar dirawat apalagi Pantai Kumu memiliki potensi yang indah. Dan keberhasilan program ini kami harapkan atas kerjasama dari masyarakat juga,� pungkasnya didampingi Sekretaris Panitia Radjab Djamali SE MSi. Wabup Ivan Sarundajang yang secara langsung hadir di kantor Desa Kumu tersebut mengapresiasi kehadiran mereka. “Jelas ini merupakan kebanggaan bagi desa ini karena mendapatkan perhatian dari Politeknik Manado. Pemkab tengah berupaya mempromosikan semua potensi yang ada di Minahasa. Dan tentunya Desa Binaan ini diharapkan mampu untuk mendapat kerjasama dari masyarakat serta pemerintah setempat,� pungkas IvanSa kemarin. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Tombariri Clay Dondokambey SSTP, seluruh kumtua di kecamatan, warga Desa Kumu dan sekitar.(cis/gyp)

TONDANO—Hingga kini belum adanya informasi kapan pelaksanaan pembahasan APBD 2014 di kalangan Dekab Minahasa. Hal ini mendapat sorotan dari sejumlah pihak, termasuk eksekutif yang mulai resah. “Padahal sudah tidak ada kesibukan yang dikerjakan. Kalau bisa segera dibahas, kenapa tidak diagendakan saja,� ujar salah satu pejabat eselon II kepada koran ini, kemarin. Menurutnya, untuk pembahasan bukanlah kewenangan eksekutif. “Kalau memang ini bisa dilakukan sekarang, mumpung pelaksanaan HUT Minahasa sudah berakhir. Tapi, kami hanya bisa menunggu undangan pelaksanaan pembahasan dari Dekab

Friets Tairas

Minahasa,� pungkasnya. Ketua Dekab Minahasa Drs Frits Tairas kepada koran ini mengaku, pihaknya menargetkan pembahasan akan tuntas sebelum jatuh tempo. “Kita akan menggelar pembahasan, yang pasti sebelum jatuh tempo. Dan kami masih menunggu kesiapan dari Pemkab Minahasa,� pungkas Tairas.(***)

Esok, Warga Langowan Turun Jalan LANGOWAN—Direncanakan Jumat (15/11) esok, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang ada di empat kecamatan di Langowan, akan turun ke jalan, dalam rangka bersih-bersih lingkungan. Kegiatan bersih-bersih lingkungan yang dipelopori oleh Panitia Pemekaran Kota Langowan (P2KL) bersama sejumlah organisasi-organisasi kemasyarakatan di wilayah Langowan ini, adalah salah satu bentuk dukungan untuk terbentuknya Kota Langowan menjadi daerah definitif. Ketua P2KL, Jeffy Pay, mengatakan, kegiatan bersihbersih ini akan dipusatkan di jalan-jalan protokol di La-

ngowan serta di pusat Kota Langowan. “Kegiatan bersihbersih lingkungan ini, juga dalam rangka menyambut kedatangan tim DPR RI dan pemerintah pusat, yang akan melakukan peninjauan lapangan dalam waktu dekat ini,� ujarnya. Lanjut Jeffry, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah di 4 kecamatan tersebut diharapkan bisa mendukung penuh dan turut serta dalam kegiatan ini. “Saya berharap, seluruh masyarakat Langowan dan pemerintah di Langowan turut bersama dalam kegiatan bersihbersih ini,� pungkasnya sembari menambahkan, kegiatan akan dimulai sekitar pukul 07.00 Wita.(cis/gyp)


Manado Post, 14 November 2013  

17 Desember CPNS Diumumkan

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you