Issuu on Google+

Vol.ii No.02-agustus-2009

YOUR PERSONAL COPY CULTURE - ENTERTAINMENT - LIFESTYLE

EXPLORING THE TOWN

O... Happy Day! Back Packer

Its All About The Experience

Medan Culinary

Perjalanan Panjang Dira Sugandi

Rp. 17.500,-


garuda


Iklan


CONTENT This Edition

CULTURE - ENTERTAINMENT - LIFESTYLE

12

EXPLORING THE TOWN

publisher CV.

50

Luxo Pratama Indonesia

director MUHAMMAD Aldi Miswar senior advisor WG Clinton Managing director Iman editor in chief eka dr Executive Editor Ivan

O... Happy Day!

EDITORIAL STAF LISTON DAMANIK FASHION EDITOR WAHYU PRIBADI Art Director Rio AK

42

Graphic Designer Dedy de.kock chandra sugiarto Contributors Rily Soon (Singapore) bastian Walters (jakarta) Hendri Dinata (medan) Arief M.P (MEDAN) Holms (medan) dANIEL IRAWAN AG R SIMATUPANG gerry andria syamsul hadi NADA photographer TRACKONE Ananda Rasyid finance manager Adi hartoyo marketing HASID Distribution adly

Head Office Jl. Biduk No. 37 2nd floor Kel. petisah Tengah Medan - 201122 Sumatera Utara - Indonesia tel. (62-61) 416-0066 fax. (62-61) 416-0077 e-mail : luxomagazine@gmail.com NO. SIUP:

785/02.13/PK/III/2008 Luxo Magazine mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada semua pihak yang membantu terbitnya majalah ini. Untuk mengutip, menyadur dan menggunakan content dari Luxo Magazine harap memeberitahukan terlebih dahulu kepada pihak Luxo Magazine. Dilarang untuk memperjual-belikan majalah ini diluar jalur distribusi Luxo Magazine atau menyimpan majalah ini dalam jumlah banyak tanpa seizin Luxo Magazine. Semua pendapat yang diekspresikan di majalah ini adalah pendapat penulis dan tidak mewakili pendapat Luxo Magazine. No part of this publicaiton may be reproduced, stored within a retrieval system, or trans mitted in any forms by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording or otherwise without prior written permission of the publishers. Opinions expressed in this magazine are those of the authors. and may not represent the views of Luxo Magazine.

Letter from Editor O… Happy Day!

33

Ada beberapa momen yang selalu saya nantikan dalam hidup. Dulu, sewaktu kecil, saya sangat ingin cepat menjadi dewasa. Mencoba sepatu dan tas milik ibu, bersikap sok dewasa, dan berperan menjadi orang dewasa. Sebuah bukti kalau momen itu sangat dinanti. Masuk sekolah di daftar berikutnya. Saya rasanya naik tingkat. Mendapatkan pekerjaan idaman juga masuk ke dalam daftar. Masih banyak momen lainnya. Tetapi, dari semuanya itu, menikah berada di titik puncaknya. Ingatkah Anda dengan momen “kawin-kawinan” sewaktu kecil? Ada mahkota daun dan cincin dari bunga rumput. Ini sama nikmatnya dengan menda patkan pacar pertama. Pernikahan adalah momen paling dinantikan dalam hidup. Cukup sekali saja karena pernikahan itu juga ternyata rumit. Kami sajikan untuk Anda, semoga bisa menjadi inspirasi pernikahan. Mencoba mencari daya tarik kota Medan, mulai edisi ini, Anda bisa menemukan halaman Medan Culinary sebagai panduan jajanan Anda di kota Medan. Harapan kami, Luxo tetap menjadi majalah lokal yang bermanfaat bagi Anda. Tentu saja, masih banyak rubrik-rubrik menarik lainnya. Nah, bila cinta telah menjemput dan Anda merasa telah siap untuk menikah, menikahlah sekarang! Editor in Chief

and also :

Calender Event 8 Gadget 9 World in Second 10 Do You Know 16 Fashion Spred : Sparkling Bride 20 Look Out : Sopanisme Ramadhan 24 Make Over : Dandan Sesuai Umur 26 Music : Sandhy Sandoro 28 Art & Culture : Pesan Pluralitas Karya Seni 30 Motivation : Memilih Seminar Motivasi 32 Golf : 9 Step to Playing a Good Normal Bunker Shoot 41 Close Up : Jejak-jejak Tulus 44 Travel : Trunyan, Makam Tanpa Kubur 48 21+ : Disfungsi Ereksi 56 Ceremonial 57 Health : Personal Trainer 58 Book Review 60 Movie Review 61 Avantgarde : It’s Shoe Time, 62 Jokes 64 What, When, Where 66 68 Pick Up Point


Bulan ini akan ada ba nyak acara untuk memperingati kemerdekaan RI ke 64. Sejak Juli lalu sudah ada beberapa rencana yang dibatalkan karena iklim keamanan yang memburuk, salah satunya konser Nine Inch Nails. Mudah-mudahan semua berjalan sesuai dengan rencana. Selamat memilih acara untuk liburan Anda

“Glow�, Konser Tunggal Melly Goeslaw

Calendar Event Jakarta Mega Wedding Festival 2010 5-10 Agustus Jakarta International Expo, Jakarta Bisnis wedding seperti tidak ada matinya. Jangan lewatkan pameran yang telah berlangsung sejak sepuluh tahun lalu ini untuk referensi bridal, catering, fotografi dan segala sesuatu terkait pernikahan Anda atau sanak saudara.

Karapan Sapi Madura 31 Agustus, Sumenep Rasakan serunya menonton karapan sapi Madura yang prestisius. Selain balapan sapi, acara yang menyedot perhatian ribuan penonton dari dalam dan luar negeri ini akan diiringi pertunjukan seni dan kontes sapi.

Bali Sunset Road 2009 15-16 Agustus 2009, Kuta, Bali. 19 Agustus, Tennis Indoor Senayan, Jakarta Salah satu solois-pencipta lagu perempuan utama Indonesia, Melly Goeslaw, akan menggelar konser tunggal perdananya dengan promotor Krisdayanti-Anang dan sutradara Anto Hoed.

Touring di sekitar Kuta, tempat kita bisa menyaksik an view paling indah matahari terbenam.

SAMPAN LAYAR TOURNAMENT Agustus 2009, Kecamatan Belakang Padang, Pulau Buluh, Tg. Riau Peringatan HUT RI de ngan balapan sampan dan berbagai macam permainan tradisional lainnya.


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

iPhone Apple

gADGET

TECH

2009

Generasi Baru 4 GB

Apple segera menelurkan iPhone generasi lanjutan. Seri terbaru ini akan dirilis berkapasitas 4 Gb dan dijual seharga 99 dolar AS (sekitar Rp 1 juta). iPhone ini memiliki fitur QuadBand GSM, Tri-band HSDPA, kamera 2 MP, dan video chat. Dengan peluncuran iPhone ini berarti Apple sudah menelurkan 4 jenis iPhone berkelas 4GB seharga 99 dolar AS, 8GB seharga 129 dolar AS, 16GB seharga 299 dolar AS, serta 32GB seharga 399 dolar AS.

Netbook Tenaga Matahari

Camcoder Sony Ber-GPS

Sony kembali menggebrak dunia lewat produk camcodernya HDR-XR200 HD. Perangkat yang dilengkapi fitur GPS ini mendukung navigasi yang mampu memberikan geotag pada hasil rekaman sekaligus membantu operator mencari arah saat tersesat di daerah baru dengan peta 2 dimensi. Selain GPS, camcorder ini dilengkapi fitur lain seperti kemampuan merekam dalam kualitas high definition dan optical zoom hingga 15x. Ia juga didukung sensor ClearVid CMOS 1/5 inci dengan resolusi 1,5 megapixel (kemampuan HD 1920x1080) sampai kualitas 4 megapixel. Kapasitas harddisk-nya pun cukup besar sampai 180 GB yang bisa merekam dalam durasi 15 jam dengan setting kualitas terbaik. Jika ini belum cukup, Sony HDR-XR200 HD juga didukung slot kartu memori. Masih ada lagi audio surround sound dengan kanal 5.1 dan layar sentuh sebagai fitur lainnya. Camcoder jitu dengan hasil rekaman cukup tajam dengan warna yang akurat ini bisa dioperasikan di bawah kondisi cahaya minim. Namun harganya juga lumayan, 900 dolar AS (sekitar Rp9 juta).

Kabar baik bagi lingkungan terbit kala iUnika Spanyol menelurkan 2 produk netbook ramah lingkungan. Produk ini bertenaga matahari dari bahan bio plastik yang bisa di daur ulang. Perangkat ramah lingkungan ini pun dijual relatif murah, seharga 180-220 dolar AS (sekitar Rp 1,8 – 2,2 juta). Dengan bobot seringan 700 gram, netbook dengan layar 8 inchi beresolusi 800x480 pixel ini menggunakan sistem operasi Linux dan prosesor berkecepatan 400MHz. iUnika pun menempatkan memori flash 64GB, RAM 128MB, WiFi dan 10/100 Ethernet. Netbook yang juga hemat energi ini sudah beredar di pasaran sejak Juni 2009.

Dell Adamo

Dell Adamo telah masuk pasar Indonesia. Adamo berdimensi layar 13.4 inch ini langsing dengan finishing aluminium dalam warna Onyx atau Pearl color. Hal yang membedakan Dell Adamo dengan notebook tipis lainnya adalah ia tidak mengorbankan fitur penting seperti optical drive yg selama ini sering dihilangkan. Spesifikasi lainnya: 250GB or 500GB external hard drives External DVD+/-RW or Blu-ray disc drive 8GB USB drive Connectors and cables including DisplayPort, Intel Core 2 Duo processors with Intel Centrino technology DDR3 system memory 13.4-inch 16:9 HD display Draft-Wireless N High-Bluetooth dan Vista Home Premium Edition.

9


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

“You are my world... My life... The one I want to wake up to every morning to for as long as I live. You’ve given me peace, happiness and reason... Will you marry me?”

Teks: Eka & Foto: Iman Tak ada kesempatan yang dapat mengalahkan kebahagiaan saat kata-kata ini menjadi milik Anda. Kebahagiaan dengan kualitas yang sama hanya akan terjadi sekali. Kebahagiaan itu diberi nama pernikahan. Sebaiknya sekali saja karena pernikahan itu rumit. Ada banyak persiapan yang harus dilakukan agar pernikahan itu menjadi ke sempatan yang tidak akan terlupakan se umur hidup. Mulai dari persiapan gedung, undangan, foto prewedding, dekorasi pesta, kue perkawinan, makanan pesta, dana, hingga persiapan mental Anda secara pri badi. Jadi, noda sekecil apapun sebaiknya dihindarkan. Itu akan sangat menyakitkan. Apalagi bagi Anda yang sadar gaya. Noda kecil tersebut akan membuat Anda mati gaya. Anda tengah mempertaruhkan prestige saat itu. Jadi, jika saat ini Anda tengah mempersiapkan pernikahan, mulailah semuanya dengan matang. Jangan sampai ada yang terlupakan dan terlewatkan. Terutama konsep pernikahan Anda.

O... Happy Day


AUG ‘09

Pre Wedding

LUXO MAGAZINE

HIGHLIGHT

Pernikahan Impian

Pernikahan adalah momen yang sangat penting. Karena itu diharapkan hanya terjadi sekali seumur hidup. Tidak ada pernikahan kedua ataupun ketiga. Impian pernikahan setiap orang pun berbeda-beda, ada yang merasa cukup dengan pernikahan sederhana namun bermakna, ada juga yang menginginkan pernikahan “gila-gilaan”, pernikahan di kutub utara misalnya! Seberapa “liar”kah fantasi pernikahan Anda? (Teks:Wahyu, Foto: Ananda)

Eka (24, Pegawai Swasta) Saya ingin pernikahan yang bernuansa sakral saja. Cukup pertemuan keluarga masing-masing, biar enggak ribet dan enggak menghabiskan banyak uang. Sayang kan kalau sudah menghabiskan banyak uang tapi enggak setia. Apa artinya pernikahan mewah kalau ujungujungnya perceraian?

Dani (30, Pegawai Swasta) Pernikahan impian? Sesuai budget ajalah. He..he… Tapi kalau boleh bermimpi aku ingin nuansa pantai dengan ombak-ombak kecil, dengan deru angin menghembus nyiur, serta berpijak pada pasir putih. Romantis… kan?

Fauzy (28, Mitra Provider) Aku maunya pernikahan yang romantis sekaligus dramatis. Di kapal pesiar yang isinya cuma aku dan calon istriku serta dua pelayan yang siap melayani kami berdua kapanpun dibutuhkan. Terus berenang dengan lumbalumba di tengah laut. Kayaknya seru deh.

Yuni (25, Mitra Provider) Pernikahan impian… ehm… pantai, kebun, dan pokoknya yang banyak pohon-pohon gitu deh. Garden party mungkin. Terus yang datang harus pakai pakaian bertema kebun.

Dolly (28, Wiraswasta) Aku akan mengajak calon istriku pergi ke kota yang pa ling romantis, Paris tentunya. Duduk berdua di bawah menara Eiffel dan disorot sama lampu kuning kota. Uih… kebayangkan gimana romantisnya?


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Green Wedding Isu global warming telah mempengaruhi demikian banyak hal, seperti halnya gaya hidup. Dan tentu saja, Anda juga bisa menerapkannya pada hari pernikahan. Jangan takut mengusung ideologi "Green Wedding" ini pada pesta pernikahan Anda! Konsep ini sedang tren. Pemilihan lokasi yang tepat itu sangat penting. Kalaupun Anda memilih menggunakan lokasi di dalam ruangan, tidak ada salahnya memperhitungkan mengikat janji pernikahan di bawah pohon rindang dengan hembusan angin. Situasi akan terasa lebih romantis. Sesuai dengan konsep green wedding yang ramah lingkungan, hindarilah penggunaan listrik yang berlebihan. Terik matahari de ngan konsep garden pinic bisa Anda terapkan. Selanjutnya, perhatikan pula busana pengantinnya. Anda bisa tetap mengedepan kan glamour dan tidak melulu extravagant. Agar lebih ramah lingkungan, tidak ada salahnya mencoba konsep daur ulang. Nah, untuk makanan, pilihan makanan organik sesuai tema green wedding. Selain lebih sehat, prinsip organik justru bertujuan meng urangi penggunaan bahan kimia dan pestisida yang mengurangi cita rasa murni makanan. Untuk desain interiornya bisa Anda akali dengan menggunakan bahan-bahan organik yang justru membuat dekorasi pernikahan Anda semakin manis. Kurangi penggunaan kertas dan kalaupun terpaksa, gunakan kertas daur ulang untuk mengurangi penggundulan hutan.

14

Berbagai pilihan bahan alami bisa Anda gunakan untuk konsep green wedding ini. Sangat menarik bukan bila di akhir pesta pernikahan, para tamu membawa oleh-oleh yang berguna untuk kesejahteraan bumi. Suvenir benih tanaman dalam pot akan selalu mengingatkan mereka untuk menjaga kehijauan lingkungan.


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

HIGHLIGHT

Terkadang ini justu menjadi sebuah cermin dan meyakinkan diri bahwa calon pasangan adalah pilihan yang terbaik. Tapi putusnya sebuah komitmen yang sudah lama terjalin sangat mungkin. Pernikahan adalah sebuah tujuan jangka panjang. Bukan sekadar coba-coba saja. Yakin benar dengan hal tersebut, satu minggu sebelum pernikahan, Wendy memutuskan hubungan dengan pasangan selingkuhnya. “Itu memang harus segera dilakukan. Takutnya kecanduan. Selingkuh itu seperti rokok. Kalau udah candu, nanti tidak menikmati lagi. Isap buang, isap buang,” kata Wendy. Tak ada penjelasan masuk akal tentang fenomena ini. Namun secara alami, banyak kasus serupa terjadi. Erin misalnya, pernah menjadi teman selingkuh seorang pria yang akan segera menikah. “Saya tahu dia akan menikah. Tapi enggak tau kenapa, saya ingin merebutnya!” kata Erin menceritakan kisahnya. Parahnya Erin, ia justru berteman baik dengan calon isteri pria tersebut. Benarkah orang yang akan segera menikah mempunyai pesona lebih? Atau justru karena menikah identik dengan kedewasaan sehingga orang-orang yang akan menikah terkesan dewasa dan berani bertanggung jawab? Who knows? *

Kenangan dari hari pernikahan Anda yang tak terlupakan. Pastikan juga pot tersebut terbuat dari bahan kertas kardus daur ulang. Pernikahan Anda akan terasa lebih bermakna. Darah Manis Sedang berdarah manis. Pepatah kuno ini memang tak salah untuk menggambarkan seseorang yang sedang bergerak menuju pelaminan. Mendadak laku, demikian Wendi menyebutnya. Pria yang baru seminggu menikah ini mengaku saat menjelang pernikahan, semakin banyak tantangan yang datang. Seperti berdarah manis, “nyamuk-nyamuk” ramai mengincarnya. Ujian kesetiaan karena kerap sekali “nyamuk-nyamuk” penggoda itu terlihat lebih wah ketimbang calon pasangan. Sehingga tak jarang juga terjadi selingkuh sebelum pernikahan. Itulah yang dialami Wendy. Setahun lalu, saat ia telah berkomitmen untuk menikah, tiba-tiba wanita idaman lain masuk ke dalam lingkaran hubungan mereka. Merasa telah sangat mengenal perempuan, Wendy pun terjebak di antara dua pilihan yang rumit. Tapi bagaimanapun pilihan harus dijatuhkan. Ini memang menjadi sebuah ujian. Plus dan minus pasangan semakin jelas terlihat.


DO YOU KNOW Murasaki

Novel berjudul Kisah Genji( The Tale of Genji) yang ditulis pada tahun 1007 oleh wanita bangsawan Jepang, Murasaki Shikibu, merupakan novel yang terbit pertama kali di dunia.

The Cure for Insomnia

JackMercer

Jack Mercer adalah pengisi suara Popeye the Sailor selama 45 tahun

The Beatles The Beatles memegang tempat teratas dari penjualan album di Amerika Serikat (106 juta), diikuti Garth Brooks kedua (92 juta), Led Zeppelin (83 juta), Elvis Presley (77 juta), dan Eagles (65 juta).

Bawang merah, apel, dan kentang semua memiliki rasa yang sama. Perbedaan rasa hanya disebabkan oleh bau. Cina menggunakan 45 miliar sumpit per tahun. Untuk memproduksinya, sekitar 25 juta pohon ditebang se tiap tahunnya.

Durasi film terpanjang menurut Guinness World Records adalah The Cure for Insomnia yang disutradarai John Henry Timmis IV. Film ini dirilis pada tahun 1987 dengan durasi 5220 menit (87 jam).

Fish

Tiga perempat dari ikan yang tertangkap dimakan dan sisanya digunakan untuk membuat lem, sabun, margarin, dan pupuk

Kata �listrik� pertama kali digunakan pada tahun 1600 oleh William Gilbert, dokter untuk Ratu Elizabeth I. 55% orang menguap dalam 5 menit setelah melihat orang lain meng uap.

Sammuel Jhonshon Kamus bahasa Inggris pertama ditulis oleh Samuel Johnson di tahun 1755.


LUXO MAGAZINE

JUNE ‘09


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Axioo™ Nettop Mimo

Si Mungil Nan Menawan yang Siap Menggebrak !

S

etelah sukses dengan jajaran produk komputer mobile seperti Laptop & Netbook, brand terkemuka Axioo kembali menghadirkan produk dengan ekosistem baru berkelas NETTOP. Produk ini bisa dibilang sebagai “icon” baru dunia komputer –yang merupakan turunan langsung dari PC DESKTOP. Dibanding PC Desktop, Nettop memiliki bentuk serta fungsi yang lebih fokus. Nettop berukuran lebih mungil dibanding PC biasa, dilengkapi dengan casing bergaya unik, kompak dan menawan. Desain ini mengingatkan kita pada Netbook, yang saat ini juga sedang booming. Nettop lebih ditujukan untuk pengguna komputer awam (first time user), pengguna berorientasi internet serta orang-orang yang menginginkan “komputer kedua” di rumah mereka. Spesifikasi utamanya berbasiskan Processor Intel Atom dan pendukungnya. Seperti halnya Netbook, produk ini tidak dimaksudkan untuk menjalankan aplikasi serumit PC Desktop. Dia hanya disarankan untuk aplikasi standar menengah, seperti Office, Audio Player, Game ringan, internet, dan sebagainya.

MIMO™ sendiri merupakan produk pertama dari Axioo berkelas Nettop. Dipersenjatai dengan Intel Atom 330 Dual-Core terintegrasi, membuatnya mampu mengolah aplikasi standar dengan baik, sekaligus menghemat daya listrik secara signifikan. Penyimpanan data ditangani oleh Hard Disk 250GB, lebih dari cukup untuk mengamankan ratusan file data, ratusan lagu, klip film sederhana, dan sebagainya. Urusan koneksi internet dapat dilakukan dengan integrated modem dan LAN. Dengan tampilan casing mungil dan menawan, MIMO dapat diletakkan pada posisi manapun di rumah atau kantor tanpa kuatir akan “merusak” pemandangan ruangan sekitarnya. Teknologi terbaru yang digunakan juga mampu menerima aplikasi generasi terakhir seperti Windows XP dan Vista beserta fitur yang menyertainya. MIMO sendiri sudah siap dipasarkan dan bisa didapatkan di dealer Axioo terdekat di kota Anda. Jika tertarik dengan produk ini dapat menghubungi partner tersebut atau klik kami di :

www.axiooworld.com.


sparkling bride Model: Rizky Sisca, Gita Gracia Make Up, Wardrobe & Property : Milan Wedding Place Jl.H.M Yamin No.21 F6


LUXO MAGAZINE

JUNE ‘09

21


20


Sopanisme Ramadahan Saatnya pamerkan AURA bukan AURAT

S

eperti kepompong yang bermetamorfosis menjadi kupu- kupu yang cantik, begitulah Anda seharusnya menjelang Ramadhan kali ini. Setiap orang dituntut bukan menjadi kupu-kupu dan mempunyai sayap, melain kan memetamorfosa sedikit penampilan untuk menutup aurat dan lebih sopan. Untuk tampil gaya, modis dan menarik, berpakaian seksi bukanlah patokannya. Dengan pakaian yang sedikit “alim�, Anda juga bisa tampil modis dengan memancarkan Aura. Tak selalu harus memamerkan Aurat dengan pakaian minim kan? Jangan terburu-buru untuk membeli segudang pakaian muslim yang mungkin jumlahnya sedikit dari koleksi pakaian Anda. Karena paduan yang bijak antara long sleeves dengan belt, scotland skirt, legging, scarf ataupun tunic dress bisa menyulap penampilan Anda menjadi lebih modis namun tetap terlihat sopan.

Tips: Jika baju Anda berjenis low neck (berkerah rendah), maka Anda dapat menggunakan scarf sebagai penutupnya.

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09


look out

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09 Biarkan para wanita sibuk dengan pemilihan gaya terbarunya yang mencoba tampil lebih sopan. Para pria bisa sedikit lebih tenang memikirkan pakaian yang pantas untuk dikenakan pada musim ramadhan. Kebiasaan kaum adam yang jarang tampil terbuka sangat memudahkan kita untuk menyesuaikan diri pada musim ramadhan kali ini.

Di bulan Ramadhan kita tidak hanya bisa tampil sopan, momen yang singkat ini dapat dimanfaatkan untuk tampil beda. Tidak ada salahnya meniru pakaian Negeri Timur Tengah yang identik dengan detil tumpuk, longgar, dan terkadang berpotongan asimetris serta dengan pemilihan warna full white. Jika Anda berani tampil lebih outstanding, kenakanlah scarf polos seper ti gaya para lelaki Bollywood. Hindari celana dengan potongan di atas lutut serta hindari pula celana yang berwarna neon bright. Pemilihan celana panjang yang soft colour seperti putih, cokelat ataupun krim lebih memancarkan aura sopan dan “alim� di bulan ramadhan.


LUXO MAGAZINE

mAKE OVER

AUG ‘09

Dandan Sesuai Umur

Saya wanita berumur 28 tahun dan masih bingung dengan cara berdandan yang pantas untuk saya. Saya ingin memiliki dandanan yang terlihat dewasa namun tidak terlalu glamor dan tidak terlihat tua. Mata saya kecil sehingga saya kesulitan bermain warna di daerah mata. Rambut yang tipis membuat muka saya yang kecil menjadi tampak semakin kecil. Bagimana cara terbaik untuk mengatasinya? (Poppy, Sales Representative)

Sebelum

Sesudah “Benar-benar sesuai dengan apa yang saya harapkan�

3

8

2

1

7

4

5

6

1.Dior 2.Chanel 3.Guerlain 4.Chanel 5.The Body Shop 6.Kanebo 7.Caring Colours 8.Pixy

Langkah 1 Untuk mendapatkan kesan dewasa tetapi tidak terlalu tua, Alda memilih warna foundation yang sama dengan warna kulit dari Kryolan dan compact powder yang juga sama dengan warna kulit dari Body Shop. Untuk mendapatkan rona segar, Alda menggunakan blush on warna merah muda dari Channel, dan sebagai finishing touch gunakan Guerlain untuk make up terlihat segar merata. Langkah 2 Mata Poppy yang kecil dapat diatasi dengan menggunakan scott sehingga mata lebih tegas. Pilihan eye-shadow dengan warna gelap dari Dior membuat mata lebih dramatis. Pertegas lingkar mata dengan eyeliner dari Kanebo. Untuk alis, rapikan dan bentuk alis dengan sedikit melengkung. Langkah 3 Untuk rambut, Siyon melakukan teknik blow out agar rambut bertambah volumenya, kemudian bagian atas rambut ditarik ke belakang agar rambut bagian depan menjadi lebih tinggi dan mengembang. Foto Make up Hair stylist Salon

: Iman & Ananda : Alda : Siyon : Julio Saloon Tanataiva salon. Jl. Candi Prambanan 061-4511350


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Starbucks Introduces Coffee Jelly The Perfect Addition To Your Favorite Iced Beverage

T

his summer, Starbucks Coffee Company is putting coffee in the jelly and the jelly in your coffee with the introduction of Coffee Jelly. A fun and unique coffee experience combined with your favorite iced beverages, Coffee Jelly will be sure to liven up you summer days in an innovative Starbucks way.

Scrumptious, aroma-rich, velvety smooth and exciting to drink, Coffee Jelly is made with Starbucks® premium Dark Roast coffee to create a flavor and aroma that is deep and delicious in every cup. Coffee Jelly can be added to any iced beverage as a creative way to enjoy your coffee this summer. Delicious new handcrafted beverages to try to include is Coffee Jelly Frappucino® Blended Coffee, Caramel Coffee Jelly Frappuccino® Blended Coffee and Iced Vanilla Coffee Jelly Caffé Latte. Coffee Jelly Frappucino® Blended Coffee The Coffee Jelly Frappucino® Blended Coffee starts with a scoop of coffee jelly that is handcrafted from Starbucks® Dark Roast, followed by Starbucks® premium coffee and ice, then blended together and topped with whipped cream to deliver a fun and unique Starbucks® coffee experience.

Caramel Coffee Jelly Frappuccino® Blended Coffee Similar to the Coffee Jelly Frappucino® Blended Coffee, this option starts with caramel syrup and coffee jelly followed by Starbucks® premium coffee and ice, then blended together and topped with whipped cream and caramel drizzle to deliver a unique twist of Starbucks® coffee experience. Iced Vanilla Coffee Jelly Caffé Latte An old comes back in a new way! Enjoy the Iced Coffee Jelly Vanilla Caffé Latte that starts with coffee jelly, followed by rich, full bodied Starbucks® espresso and combined with milk and vanilla syrup then poured over ice. This beverage will create an indulgent moment that you will want again and again. Already a preferred taste sensation in Japan, Starbucks is excited to offer this new coffee experience to Indonesian customers. When united with the creamy texture and taste of the original Starbucks Frappucino® Blended Coffee, or the icy cool Caffé Latte, Coffee Jelly creates a revitalizing taste that is perfect for an afternoon delight. To celebrate hot summer days and herald the arrival of Coffee Jelly, Starbucks invites customers to come to Starbucks Coffee Starting 16th June, to enjoy this delicious new beverages. Liven up your day at Starbucks with a unique coffee experience


MUSIC

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Sandhy Sandoro

Powerfull as Curtis Mayfield, Flexible like Ben Harper

Perkenalkan: Sandhy Sandoro. Pria berperawakan sederhana namun punya suara yang begitu “hitam” dan langka di kalangan penyanyi-penyanyi benua Asia.

B

icara tentang penampilan, Sandhy suka tampil apa adanya. Ia mengidolai Benyamin Sueb yang tak pernah malu terlihat jelek di panggung. Apa adanya. Itu juga mengapa ia suka tinggal di Berlin, Jerman, tempat ia tumbuh sebagai musisi. Di sini orang suka hidup sederhana dan hormat pada kebebasan orang lain alias tidak suka ikut campur. Pun demikian, untuk urusan apresiasi, Sandhy Sandoro atau dikenal Sandhy SonDoro sudah mendapat pengakuan dari komunitas musisi di kota multi ras tersebut. Mereka kerap menjulukinya sebagai indo-nigger karena ciri dan kualitas

28

vokalnya. Coba saja dengar lagu terbarunya, “Shine”. Hasil kolaborasi dengan duo DJ asal Ibiza, Dublex Inc yang sempat jadi posisi atas air play dan tangga lagu radio Austria, Madrid, dan Paris. Pencinta musik tanah air baru belakangan ini menyadari kehadirannya. Itu ketika ia tampil sebagai peserta kontes bakat Stefan Raabs di TV Total, Jerman dua tahun silam. Di sini ia berakhir di posisi lima. Namun perjalanannya di ajang ini sudah cukup untuk membuat ia terkenal di kalangan pencinta musik yang jadi suka memberikan julukan tambahan. Ben Harper dari Jakarta, misalnya.


LUXO MAGAZINE

AUG‘09

MUSIC

Untuk mengembangkan bakat menggambarnya, Sandhy memutuskan untuk kuliah desain interior di Jerman. Masa awal di Jerman penuh dengan perjuangan karena ia harus menghidupi diri sendiri. Untuk itu ia menyanyi di tempat-tempat umum seper ti trotoar dan metro. Kisah hidupnya ini dituangkan dalam lagu “Walking Down The Street”. Lagu ini ada pada album perdananya “Why Don’t We” yang dirilis pada April 2008. Rekaman studio ini telah ia nantikan selama hampir sepuluh tahun dan merupakan kumpulan kisahnya sebagai musafir. Sebuah permulaan yang bagus. Sempat kembali ke Indonesia setelah menamatkan studi, pada tahun 1998 ia kembali lagi ke Jerman untuk memulai kariernya sebagai musisi profesional. Ia memilih untuk jadi seniman dan mengabaikan ijazahnya karena merasa tidak suka jadi pekerja kantoran. Mulai sejak itu bersama dengan gitarnya ia kembali malang melintang di berbagai bar dan klub di jantung kota Berlin. Saat ini Sandhy menjadi salah satu finalis New Wave, sebuah kompetisi bakat tingkat Eropa Timur di Latvia yang dihadiri tamu seperti Barry Gibb, Joe Cocker dan Al Jarreau. Kompetisi ini membolehkan para pesertanya untuk membawakan lagu sendiri. “Saya gunakan ajang ini untuk mempromosikan karya-karya saya ke jutaan orang,” ujarnya. Ia juga ingin para musisi dunia tahu dan akhirnya suka dengan karyanya. Sebab itulah tolok ukur kesuksesan seorang seniman menurutnya. Sandhy mengingatkan kita pada Curtis Mayfield dan Marvin Gaye. Sejak SMA ia sudah sering memainkan lagu-lagu Van Hellen dan Black Crows. Suaranya menggelegar seperi letusan gunung namun mampu juga fleksibel seperti Ben Harper. Lirik-liriknya menggambarkan rasa cintanya pada perdamaian dan itulah makna dari album perdananya. Kemampuan menulisnya pun disegani oleh musisi papan atas di Jerman seperti Gregor Meyle. Di sela-sela New Wave 2009, Sandhy melakukan tur ke Indonesia. Ia menyambangi fansnya di Jakarta melalui konser kecil-kecilan dan pada bulan Juli berangkat ke Bali untuk berkolaborasi dengan gitaris muda Abiyoga yang memainkan musik etnik atau world music. Sekarang ia makin percaya diri. Ini berkat pengalaman selama mengikuti kontes yang disaksikan banyak orang. “Rupanya tampil di TV itu biasa saja. Ha-ha-ha!” Atas kiprahnya, KBRI Jerman memberikan Satya Lencana Karya Satya karena secara tidak langsung ia telah menjadi duta seni bagi negaranya. Secara tidak langsung karena sebenarnya ia tidak memikirkan itu. “Saya nggak pernah merasa sebagai duta seni indonesia. Saya hanya seorang penyanyi dan pengarang lagu yang ingin menyebarkan cinta ke seluruh hati umat manusia.” “Tell me why, tell me why? Why we can’t stick together in the name of love…” (Teks: Liston&Foto: Doc. Pribadi)

KCB’s Original Music & Soundtrack Anto Hoed dan Melly Goeslow diserahkan tugas membuat music score dan soundtrack film Ketika Cinta Bertasbih (KCB). Walaupun sering membuat lagu pendukung film, ini adalah pertama kali buat Anto Hoed-Melly mengerjakan musik scoring sekaligus soundtrack. “Ini bukan film Arab. Jadi kita harus membuat musik yang asli Indonesia,” kata Anto Hoed dalam jumpa pers KCB di Merdeka Walk pertengahan Juni lalu. Karena film ini juga akan diputar di Malaysia, Hongkong, Australia dan beberapa negara lainnya, Anto dan Melly berusaha untuk menunjukkan identitas Indonesia melalui musik dan lagu yang mendukung film ini. “Tapi bukan seperti dalam film Opera Jawa (buatan) Garin Nugroho, ya!” tambah Anto Hoed. Walaupun mengajak produser yang biasa mengerjakan musik-musik Jawa dan Aceh, ia tidak berniat menciptakan musik adiluhung. Karena KCB adalah film komersil, maka unsur pop lebih dominan dibandingkan unsur etnik. Semua ini dikerjakan dalam tenggat waktu yang cukup ketat dan pagu-pagu penulisan lirik yang harus pas dengan skenario film. Soundtrack utama diberi judul sama dengan filmnya. Melly berduet dengan solois pendatang baru Amee yang rencananya akan mengeluarkan album perdana pada akhir Juli ini.


LUXO MAGAZINE

ART & CULTURE

AUG ‘09

Pesan Plural H

andono Hadi (56) sedang duduk santai di tengah keramaian pembukaan Global Kaligrafi Art Exhibition, pertengahan Juni lalu di T02 Art Galery. Ia termasuk pelukis yang karyanya ditampilkan pada pameran itu dan dari sekian banyak pelukis yang tampil, Handono bisa dikatakan salah satu pakarnya. Ia mengaku kaligrafi-nya adalah hasil pendalaman tentang Ketuhanan. Lihat saja karya utamanya “Ayatul Alkursi, Al Ikhlas”. Kompleksitas lukisan kaligrafi ini seperti menggambarkan keagungan Tuhan dan segala sifat-sifatnya yang mulia.

Tema Ketuhanan mendominasi pada kaligrafi arab. Selain Handono, artis lainnya seperti Agam Zapina, Winarto Kartupat, dan Rein Asmara juga seperti itu. Agam Zapina, misalnya, salah satu high light pada pame ran ini menampilkan karya-karya dengan eksekusi sangat rapi. Salah satu karyanya,

“Bismillah” dibuat dengan menggunakan medium pasir. Ia membuat kata Bismillah dalam aksara arab dengan tarikan huruf sebagian menuju ke atas bidang berwarna putih dan sebagian menghujam ke bidang pasir berwarna hitam. Menurut Anang Sutoto, pemilik TO2 Gallery sekaligus Presiden Indonesian Arts Forum, kaligrafi muncul karena manusia ingin menaikkan nilai dari makna yang terkandung dalam sebuah literatur. Kaligrafi arab, misalnya. Ini jelas berkembang karena penghormatan mereka kepada Al-Quran. Namun, bukan berarti bila tidak mengerti arti ka-

“Karya kaligrafi seperti ayat-ayat suci pada mosaik sebuah mesjid memberi kesadaran bahwa rangkaian aksara tidak hanya indah bila keluar dari mulut. Huruf-huruf juga memilki nilai artistik dalam entitas visualnya”


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

ART & CULTURE Kecanggihan juga ditunjukkan Bambang dalam karyanya yang berjudul ‘Note Pad”. Secara serampangan dan sedikit jenaka, kita bisa melihat bahwa Bambang berandai-andai membuat satu jenis huruf baru. Mengapa jenaka? Ini karena jika kita memperhatikan secara seksama lukisan itu, kita bisa melihat kalau itu merupakan modifikasi dari huruf latin dan Bambang sebenarnya menuliskan nama-nama rekannya. Salah satunya adalah Nurlisa Ginting, Kepala Dinas Pariwisata Sumut.

ligrafi seseorang tidak dapat menikmati kaligrafi. Handono Hadi yang sudah lama menggeluti kaligrafi dan berpameran tunggal ini juga memperhatikan kalau kaligrafi dari budaya lain cukup baik. Walaupun tidak mengerti apa makna dari karya yang bersanding dengan karyanya, ia mengaku bisa menikmati. “Karakternya bisa kelihatan, kok!” kata Handono.

Selain pesan mengenai pluralitas, pameran ini juga merupakan seruan ke lintas generasi supaya tetap mempertahankan tradisi menulis indah. Ini terlihat dari karya Mangatas Pasaribu yang bersanding dengan lukisan-lukisan mahasiswanya di Universitas Ne geri Medan. Mereka hadir dengan warna batak.

litas Kaligrafi Kaligrafi cina ini merupakan persembahan Perkumpulan Kaligrafi Yi Xi Yuan. Kelompok ini mencoba untuk mengembangkan kaligrafi cina yang sempat padam pada masa pemerintahan Soeharto. Selain menampilkan tulisan kaligrafi, kelompok ini juga memperlihatkan lukisan kaligrafi cina yang khas. Masyarakat cina yang terkenal dengan pencarian akan kebijakan mungkin merasa perlu membuat monumen bagi pencapaian batiniah-nya. Maka jadilah falsafah hidup seperti ‘Keberanian’, ‘Perdamaian’, dan ‘Harmoni’ dituliskan dengan kuas dan tinta dalam sehelai kain dan dipajang untuk selalu diingat. Sementara itu, Bambang Soekarno hadir dengan karya-karyanya yang lintas-budaya. Seniman asli suku jawa ini membuat lukisan berjudul “Hoki”. Walaupun simbolisasinya masih sederhana yaitu dengan penggunaan warna emas dan merah yang memang identik dengan kebudayaan cina, usahanya merupakan semangat utama dari pameran ini. Ia menabrak sekat-sekat di dunia kaligrafi. “Banyak yang beranggapan kalau kaligrafi itu berarti tulisan huruf arab. Padahal kan tidak,” kata Bambang. Jika kaligrafi cina buatannya terkesan sederhana, kaligrafi jawa justru dibuat ‘canggih’. Aksara yang dipelajarinya sejak sekolah dasar dilukiskan di atas tombol-tombol Blackberry yang merupakan simbol kekinian. Selain sebagai kritik sosial yang bisa dilihat pada makna kata yang ada, lukisan ini bisa juga diartikan sebagai perlambangan akulturasi di jaman globalisasi.

Anang Sutoto optimis dengan perkembangan kaligrafi, terutama kaligrafi china. Kalau dulu sepertinya perkembangan seni yang satu ini sengaja dihambat, sekarang ia bisa melihat banyak sekolah mulai memasukan pelajaran menulis mandarin. Bagaimana de ngan kaligrafi dari kebudayaan yang lain? (Teks: Liston Damanik, Foto: Iman)


LUXO MAGAZINE

MOTIVATION

AUG ‘09

Memilih Seminar Motivasi:

Naik Gratis, Turun Bayar…

S

ekarang ini banyak kegiatan seminar menampilkan motivasi dari para pengusaha dan kiat-kiat mereka untuk menjadi berhasil dalam menjalankan bisnis. Realitas ini berbarengan dengan munculnya berbagai macam buku terbitan dengan judul kebanyakan dengan embel-embel “menjadi kaya”. Ada banyak ragam seminar motivasi, namun yang paling menarik bagi masyarakat nampaknya adalah seminar yang memberikan wawasan dan peluang tentang bagaimana meraih kesuksesan finansial. Krisis keuangan global yang menjadi ancaman dunia untuk para kalangan pebisnis seperti menjadi terabaikan dengan hebohnya informasi tentang motivasi bisnis tersebut. Penyelenggara seminar motivasi seperti ini menghadirkan pembicara yang sudah terkenal dan belum terkenal. Seminar motivasi seperti ini sangat menarik dan baik untuk para kalangan bisnis maupun masyarakat pada umumnya. Masalah dan tekanan dalam menjalankan roda kehidupan menjadi faktor utama yang membuat seminar motivasi sangat diminati. Uniknya, banyak seminar yang ditawarkan dengan embel-embel “gratis” dengan pembicara terkenal atau yang kurang terkenal namun cukup familiar. Sudah dapat diduga, masyarakat banyak yang tertarik dengan promo seperti ini. Tapi kita harus perhatikan, seminar motivasi yang “gratis“ itu ternyata tidak benar-benar gratis. Tidak percaya? Mari kita coba mengikuti salah satu seminar yang berlebel “gratis”. Di akhir acara seminar, penyelenggara mempromosikan sebuah tawaran bisnis yang “menarik” dan “sangat menjanjikan”. Ini seperti anekdot yang sering kita lihat di ankot: Naik Gratis, Turun Bayar! Ada beberapa tips mengikuti seminar motivasi yang baik:

32

1. Jika ingin menghadiri sebuah seminar, carilah informasi sebanyak-banyaknya seperti penyelenggara, materi seminar, pembicara, dan susunan acara.

2. Untuk informasi kegiatan, tentukan pelaksana kegiatan yang sudah sering menyelenggarakan acara. Jika penyelenggara adalah kalangan bisnis, pilihlah bisnis yang sudah memasyarakat bukan penyelenggara event bisnis yang baru. 3. Untuk informasi narasumber, pilihlah pembicara berkompeten yang latar belakang pendidikan atau pekerjaannya sesuai dengan materi yang dibicarakan dalam seminar. 4. Untuk informasi biaya, pilihlah seminar yang tidak gratis atau yang mengiming-imingi keuntungan. Tetapi jika penyelenggara mengadakan seminar gratis, pilihlah penyelenggara yang berbasis lembaga pendidikan atau lembaga sosial yang mempunyai kapasitas dalam hal penyelenggaraan acara tersebut. Kalangan bisnis maupun masyarakat umum yang tertarik mengikuti seminar motivasi harus tetap bijaksana memilih dan mengikuti seminar motivasi sehingga tidak terjebak dengan seminar “Masuk Gratis, Keluar Bayar”. Prinsipnya, lebih baik membayar dengan harga yang pantas tapi tidak terjebak dengan program gratis yang ujung-ujungnya keuntungan bagi penyelenggara dan kerugian bagi kita. Kalaupun mau mengikuti seminar gratis, ikuti saja seminarnya, tapi hati-hati dengan program cari untungnya, Anda harus pintar-pintar menangkap situasi. Jangan lengah dan mudah diperdaya. Manusia selalu saja berangan-angan ingin manjadi kaya raya, apa saja dilakukan untuk pencapaian tersebut, termasuk mengikuti seminar motivasi. Namun, apa yang perlu dicari dalam hidup ini adalah rasa cukup akan kebutuhan hidup dan tenang dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Seseorang tidak pernah berpikir bahwa menjadi kaya itu adalah hal yang sangat mudah apabila ada kata “Selalu Bisa dan Harus Bisa”. AG Ricky Simatupang Amd. Eu Penulis adalah CEO Entrepreneur Consultant


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Kedai Belut Mbak Serly

“Belut Kami Paling Enak!�

Medan

Culinary

Sementara Mark Zuckerberg dari Facebook sedang memikirkan cara pemasaran yang canggih untuk para kliennya, Kedai Belut Mbak Serly malah tersembunyi seperti belut yang nyaman di dalam lumpur.

D

ibandingkan dengan namanya yang tersohor, posisi rumah makan yang satu ini sungguh sulit dipercaya. Namun semua penghuni di Jalan Peringgan, Helvetia bisa menunjukkan di mana tepatnya Gang Belut. Ketika sampai disana kami banyak melihat sponsor ikut numpang nama, mulai dari depan hingga sudut-sudut rumah makan ini. Wah, kami jadi semakin penasaran! Menurut Serly, 50 tahun, pada awalnya warung ini adalah lapo tuak. Ini menjelaskan letak kedai yang terpencil. Setelah belasan tahun menjual tuak, akhirnya Serly memutuskan untuk berhenti dan fokus menjual tambul atau cemilan teman minum tuak yang selama ini digemari para pengunjung. Ada enam macam masakan belut yang belum tentu bisa Anda rasakan selain di kedai beratap rumbia ini. Anda bisa langsung menyesuaikan dengan selera. Belut goreng yang dihidangkan dengan bumbu ayam kalasan, belut sambal, belut kencur, dan tentunya belut cabe hijau yang segaaar! Jika ingin yang berkuah silakan pesan belut tumis atau belut tauco. Kepada kami Mbak Serly bercerita sedikit tentang rahasia dapurnya. Pertama, ia mengusahakan agar belut yang akan digoreng ukurannya tidak terlalu besar, sedang-sedang saja. Belut yang lingkar badannya terlalu besar cenderung hambar dan tekstur dagingnya tidak bagus lagi. Misi berikutnya adalah membuat belut goreng yang tidak berbau amis dan lum-

pur. Menurut perempuan ramah ini mere ka benar-benar mencuci daging belut sampai bersih dan menggorengnya de ngan minyak yang banyak. Selain itu, cara tradisional konon jadi nilai tambah bagi rumah makan ini. Karena menggunakan kayu bakar dan membuat sambal dengan cara menggiling, masakan belut mereka jadi lebih gurih dan lebih alami. Sebagai lauk, belut memiliki banyak manfaat. Ia memiliki nilai energi yang cukup tinggi dibandingkan telur dan daging sapi.

Kandungan proteinnya juga jadi perhatian para pencinta body builder karena belut banyak mengandung leusin yang berguna untuk perombakan dan pembentukan protein otot. Maka ketika tahu Mbak Serly punya cara mempresentasikan belut de ngan baik, tidak ada alasan bagi pencinta belut untuk menunda kedatangan mereka ke tempat ini. “Belut kami paling enak, Bang! Pokoknya tak ada yang bisa mengalahkan!� kata salah satu karyawan Mbak Serly. Kami sih percaya saja. Bagaimana de ngan Anda? (Teks: Liston,

33


Medan

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Suku Karo dan Beras

K

erja dalam bahasa karo berarti pesta. Acara adat yang memiliki makna se perti thanksgiving di Amerika dan Kanada ini memang sudah berubah seiri ng waktu. Keturunan suku karo saat ini tidak lagi merayakan musim panen selama enam hari. Satu dekade belakangan ini Kerja Tahun hanya dilakukan dua hari pada akhir pekan. Masakan kor-kor dan kurung yang menjadi penan da dibukanya hajatan tahunan ini pun sudah jarang terlihat. Namun, ragam makanan berbahan dasar beras yang merupakan hasil pertanian utama tanah karo sejak dulu tetap jadi hidangan yang tidak pernah terlewatkan. Seorang teman yang baik mengundang kami ke rumahnya di Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo. Melalui berbagai makanan kami bisa melihat budaya karo memiliki benang merah dengan suku-suku lainnya. Rires Alias Lemang Rires pastinya bukan milik kalak Karo semata. Mungkin orang dari luar karo lebih familiar de ngan nama lemang. Bukan hanya di Indonesia, ide membakar rendaman beras ketan dalam balutan daun pisang dengan menggunakan bambu seper ti ini bahkan ada juga di Malaysia. Jenis makanan ini Indonesia sudah menjadi bagian dari tradisi pe rayaan Idul Fitri dan Hari Raya Haji. Lemang bisa dicampur dengan macam-macam tambahan dengan berbagai macam rasa. Di Sumatera Barat, tempat lemang yang paling terkenal, konon produksi lemang meningkat drastis pada waktu musim panen durian. Anda pernah mencoba kan? Selain mudah dibuat lemang juga tahan lama dan praktis sehingga cocok dijadikan buah tangan untuk para tamu. Itu mengapa ketika dalam perjalanan pulang kami banyak melihat orang membawa buku-buku bambu. Pada masyarakat karo, lemang umumnya dihidang kan sebagai makanan pembuka dengan tambahan saus gula merah yang disebut tengguli. Tengguli jadi pilihan yang wajar karena nira sudah lama dikenal di sana. Ini hampir mirip dengan lupis yang berbahan sama tapi dimasak dengan cara dikukus.

Culinary


Medan

LUXO MAGAZINE

Culinary

AUG ‘09

Tapi ingat! Jangan makan terlalu banyak. Masih ada main course menunggu. Cimpa Setelah rires, kami membelah bambu yang lainnya. Isi bambu yang satu lagi ini disebut cimpa bohan. Ada empat macam cimpa –unung-unung, matah, bohan, dan tuang. Semua hidang an cimpa ini biasa juga ditemukan pada masyarakat Batak lainnya. Rasa dan cara memasak sama, hanya penyebutannya saja yang berbeda. Bisa ditebak, dari namanya, cimpa bohan diberi nama demikian karena ia dimasak dengan cara membakar bahan baku di dalam bambu. Tepung beras merah dicampur dengan parutan kelapa dan gula merah. Selain itu, memanggang cimpa bohan juga lebih lama dibandingkan lemang. Karena kandungan airnya lebih sedikit, cimpa bohan harus dibakar dekat dengan bara api supaya tidak hanya masak di bagian luar. Suku Karo telah mencoba banyak cara memasak untuk mengolah beras dengan lezat. Selain dengan cara membakar, yang menurut Antropolog Levi’s Strauss merupakan cara memasak untuk kalangan raja, dengan cara mengkukus mereka menciptakan cimpa unung-unung. Dari segi cita rasa sebenarnya cimpa bohan dan unungunung sama dengan kue lapet kreasi masyarakat Batak Toba.

Sewaktu kecil di setiap acara arisan keluarga saya suka sekali mencari-cari lapet –kukusan tepung ketan berbentuk kerucut dengan isi parutan kelapa dan gula merah. Sayang kami tidak menemukan cimpa matah dan tuang yang menggunakan tepung sagu itu. Menurut kawan kami, cimpa tuang sudah agak jarang ditemukan. Jika ingin mencarinya mungkin kita bisa mencarinya di pajak Berastagi. Tape Malamnya kami berangkat ke balai desa yang disebut losd. Selain sebagai ucapan syukur atas panen, Kerja Tahun juga memiliki makna romantis bagi para pemuda. Di losd para bujangan dan gadis saling mengakrabkan diri. Mere ka bernyanyi dan menari diiringi lagu-lagu daerah yang sederhana namun kena di hati. Sementara itu, orang tua dan yang tinggal di rumah mungkin sudah mulai membuat tape untuk disajikan pada hari minggu. Untuk yang satu ini rasanya tidak perlu di ceritakan lagi. Semua orang pernah merasakan kecutmanisnya tape ketan hitam? Jadi, apalagi yang belum dibuat oleh suku karo dengan beras? (Teks & Foto: Liston)

Setiap Juli, penduduk tanah karo selalu diliputi semangat Merdang Merdem atau Kerja Tahun. Setiap rumah tangga yang desanya menjadi tuan rumah sibuk memasak untuk jamuan sanak famili yang akan datang berkunjung. Sanak famili, bahkan yang berasal dari luar kota, mudik ke kampung masing-masing.


Medan

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Culinary

Salmon Oyster Sauce

& at Swiss Café Nasi Goreng Kambing

Menyajikan makanan dengan cita rasa yang lezat namun tetap sehat, kali ini Swiss Café memperkenalkan dua dari seribu ide masakan chef berkebangsaan Singapura, Steven Koo. Pertengahan Juli lalu juru masak yang sering diajak ngobrol oleh para pengunjung ini memasak dua menu andalannya untuk Luxo.

Salmon Oyster Sauce Berbahan dasar ikan salmon yang langsung didatangkan dari Australia, dengan seduhan Oyster Sauce kental ditambah dengan potongan bawang, Salmon Oyster Sauce ini cukup menggiurkan untuk dinikmati. Begitu mencoba pada gigitan pertama, kelembutan daging salmon yang tercampur dengan resapan kental dari Oyster Sauce terasa begitu nikmat dan menyatu di lidah dengan irisan bawang yang masih beraroma segar.

Nasi Goreng Kambing

Mendengar namanya, pasti yang terlintas di benak Anda adalah nasi goreng dengan steak kambing sebagai menu utamanya. Ya, tapi sayang sekali Anda salah. Masih di bawah komando chef Steven Koo, Swiss Café lagi–lagi menawarkan menu andalan bertajuk fried rice dengan nama Nasi Goreng Kambing.

Proses pembuatan satu porsi Salmon Oyster Sauce ini terbilang mudah dan cepat. “Saya hanya perlu sekitar lima atau enam menit untuk menyiapkan segalanya” ujar Chef Steven Koo. Ia juga menganjurkan air mineral untuk minuman (beverage) makanan ini sebagai konsep dari makanan yang lezat namun tetap sehat.

Menu baru Swiss Café ini merupakan kombinasi nasi goreng dengan irisan-irisan daging kambing ditambah dengan potongan sedang ayam goreng. Sangat heran rasanya ketika melihat chef yang baru saja mulai memasak, tetapi dalam hitungan menit makanan dengan hidangan kambing telah tersaji di table Anda. Irisan da ging kambing terasa sangat lembut di lidah walaupun proses memasaknya hanya memakan waktu sekitar 10 menit. Rahasia kelembutan daging yang sangat nyaman terasa di lidah karena daging kambing tersebut merupakan hasil impor dari Australian Lamb.

Meskipun Salmon Oyster Sauce ini belum ada di daftar menu Anda, jangan takut untuk memesan menu ini, karena Chef Steven Koo siap meraciknya sesuai dengan permintaan Anda. Salmon Oyster Sauce ini juga tersedia dalam versi grill (panggang) tetap dengan paduan Oyster saus kental dan irisan bawang tentunya. Silahkan pilih sendiri selera Anda.

Taburan lada hitam pada nasi goreng ini terasa sangat bersahabat di lidah. Anda juga dapat menentukan spice taste yang Anda suka, pedas atau sama sekali tidak terasa pedas. Untuk merasakan kelezatan dan kelembutan daging kambing yang ditawarkan oleh chef Steven Koo, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya hanya Rp 86.000.


Medan

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Culinary

Karena dagingnya yang rendah kolesterol, Anda bisa menjadikan menu ini sebagai pilihan untuk breakfast, lunch atau dinner. Lagi–lagi, Anda tidak perlu khawatir dengan ketersediaan menu ini. Swiss Café akan memanjakan Anda dengan konsep Buffet 24 jam. (Teks: Wahyu, Foto: Iman)


Medan

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Cullnary

Palmae Drinks Anda mengidap penyakit diabetes? Tidak ada salahnya Anda mencoba minuman rakyat yang disebut nira ini

P

alma atau palem termasuk dalam famili Arecaceae dan merupakan jenis-jenis tertua yang telah dijumpai sejak jaman Cretaceus, kurang lebih 120 juta tahun yang lalu. Dari jumlah palem yang terdapat di dunia, 46 genus diantaranya (576 jenis) terdapat di Indonesia dan 29 genus tidak tumbuh di tempat lain. Mari sedikit menengok variasi minuman dari barisan palma ini. Mungkin ada yang sedikit terlewatkan oleh kita.

Pondok Kelapa Muda Lestari Kelapa disebut-sebut sebagai pohon kehidupan karena punya begitu banyak manfaat. Selain sebagai penghilang dahaga, air kelapa muda merupakan anti-diare dan penetral racun. Air kelapa muda yang langsung diambil dari buah kelapa muda, dicampur dengan larutan gula putih ataupun gula merah, serta potongan jeruk nipis mungkin sudah tak asing lagi. Salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi di Medan adalah Pondok Kelapa Muda Lestari di Jl. Ngumban Surbakti. Sekilas memang tidak ada yang berbeda dengan es kelapa muda di tempat ini, tetapi yang begitu menarik adalah suasana yang ditawarkan oleh pondok kelapa lestari. Benar–benar nyaman. Lokasi yang luas, rindang, sejuk, serta banyaknya pengunjung yang mampir setiap harinya, membuat kita tersihir untuk ikut singgah ke tempat ini. “Apalagi karena nama kami pondok kelapa muda,” kata Sumarlin, pemilik pondok kelapa muda ini.

38

Yang lebih menarik lagi, hanya dalam hitungan tiga hari, sekurang–kurangnya 300 buah kelapa

muda habis terjual. Angka yang tidak sedikit bukan? Untuk mendapatkan satu potongan bulat kelapa muda, Anda hanya dikenakan biaya sebesar Rp 7000. Sementara untuk hidangan dalam gelas, Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp 4.000. Oh, ya! Jangan meninggalkan tempat ini tanpa mencicipi hidangan gurami bakar terlebih dahulu.

Nira Semanis Madu Anda mengidap penyakit diabetes? Tidak ada salahnya Anda mencoba minuman rakyat yang disebut nira ini. Konon minuman ini sangat ampuh untuk mengurangi sakit diabetes. Memanfaatkan lahan kosong di sepanjang aliran sungai Jl. Baru Gatot Subroto, Medan, adalah Tupal, lelaki yang kesehariannya mengumpulkan nira dari 35 pohon kelapa yang tertanam rapi di sepanjang aliran sungai. Setelah menunggu waktu lima tahun untuk menanam puluhan pohon-pohon kelapa itu akhirnya sekarang Tupal dibantu dua pegawainya -Putra dan Tommy- mampu menghasilkan 12 liter air nira murni siap minum ataupun diolah menjadi tuak. Penasaran dengan rasanya, kami pun akhirnya memutuskan untuk mencoba. Benar-benar menga gumkan. Air nira asli yang belum dicampur raru benar–benar terasa manis. Para penjual tuak mencampur air nira dengan raru supaya bakteri tidak berkembang biak dan lekas basi. Tanpa raru, air nira terasa lebih lekat dan kental seperti madu. Baunya


Medan

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

tercium sangat segar dengan buih pada larutannya yang masih sedikit. Meskipun lokasinya tersudut dari kota, tetap ada saja orang membeli nira dari pohon kelapa Tupal. Harga untuk setengah liternya dijual seharga Rp 5.000. Selain nira asli, di tempat ini juga disediakan tuak kelapa yang bisa dinikmati di sekitar areal sungai. Harganya sama saja dengan nira murni. Nah, bagi Anda yang tak suka dengan tuak, tidak ada salahnya untuk mencoba nira ini. Selain harganya yang murah dan terjangkau, nira ini juga sangat bermanfaat bagi Anda yang terserang diabetes.

Jus Pinang Muda: Bapak Minum, Ibu Pun Senang Mungkin belum banyak yang tahu kalau pinang yang biasa dipakai sebagai teman sirih bisa juga dijadikan minuman. Kalau ingin mencoba silakan datang ke warung Bang Maman di Jl. Gajah Mada. Pria asal NAD ini tertarik membuat jus pinang muda sebagai minuman andalan karena di Medan menu yang satu ini masih langka. Minuman Pineung Nyeen ini punya slogan “Bapak Minum Ibu Pun Senang�. Ya, seperti yang bisa ditebak, minuman ini diyakini berkhasiat untuk menambah stamina dan membangkitkan kejantanan alias anti ejakulasi dini. Untuk mengimbangi rasa buah pinang yang pahit, Bang Maman menambahkan satu butir telur ayam, susu kental, dan susu bubuk sebagai bahan dasar membuat jus pinang. Untuk membuat satu gelas jus, dibutuhkan lima sampai enam buah pinang yang besar. Takaran ini dianggapnya sudah tepat. Jika terlalu banyak buah pinang dalam satu gelas jus, si peminum akan mabuk dan pusing. Setelah dua tahun, Bang Maman mengaku telah memiliki pelanggan tetap yang selalu setia membeli jus pinang hasil buatannya. Kurang lebih 10-15 orang -kebanyakan merupakan pria yang sudah berumah tangga- datang ke tempat ini setiap harinya. Berani coba? (Teks: Wahyu, Foto: Iman)

Culinary


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Prime Mix Grill

Medan

Cullinary

FOOD & BEVERAGES

Campur-Campur nan Sedap Mix Grill

S

esuai dengan namanya “Mix Grill”, salah satu menu andalan restoran Prime Bar JW Marriott Hotel, merupakan penggabungan dari masakanmasakan yang dipanggang, seperti King Prawn, Scampi, Salmon, Lamb, dan Tenderloin yang keseluruhannya terdapat dalam satu porsi. Pemilihan bahannya juga tidak sembarangan, seluruh bahannya didatangkan dari Australia kecuali Scampi (Udang Gala) yang memang produk lokal.

Kehadiran “Prime Mix Grill” ini di Prime Bar sangat mengundang perhatian. Terhitung dari 20 orang yang datang, 7- 12 orang memilih Prime Mix Grill sebagai menu andalan. Apalagi ini merupakan paket hemat, hanya dengan mengeluarkan uang sebesar Rp295.000, pengunjung dapat menikmati seluruh hidangan grill dalam satu porsi lengkap.

Daniel Sheen, Chef Prime Bar, memberi tips bagaimana menikmati hidangan grill. Minuman aneka jus dengan rasa asam, sangat cocok untuk menemani penyajiannya. Dan biasanya, sebelum menikmati hidangan Prime Mix Grill ini, Anda akan terlebih dahulu disuguhkan hidangan seafood, King Prawn Cocktail, menu dengan bahan udang yang tergolong raksasa (Teks: Wahyu, Foto: Iman)

Proses pembuatan satu porsi Mix Grill ini juga terbilang cepat, sekitar 12- 15 menit. Tujuannya supaya kelembutan Lamb-nya benar- benar terjamin. Prime Mix Grill ini juga dilengkapi dengan saus campuran tomat, bawang bombai, cabe, dan lainlain yang dinamakan saus dabu-dabu yang membuat menu ini semakin lezat dan menggoda.

King Prawn Cocktail


LUXO MAGAZINE MAGAZINE LUXO

JUNE AUG ‘09‘09

GOLF

9 steps to playing a good normal bunker shot: 1. Choke down on the golf club (Have your right index finger about an inch from the bottom of the grip). Choking down gives you control of the club and allows you to "feel" the shot rather than hitting it. 2. Narrow your stance a little and play the ball a few inches forward in your stance. This will also aid in controlling the shot, and it will contribute to higher ball flight. 3. Dig into the sand with your feet a little and get comfortable. 4. Keep your body completely still throughout (no twisting hips). 5. Start your swing with your arms and keep your swing vertical.The end of the grip butt should be pointed at the ball at the top of your backswing.

(Don't bring the club straight back, remembersteep is better here!) 6. Your left arm should be parallel to the ground and be fully extended at the top of your swing. 7. Start your downswing at the sand focusing to hit 1 inch behind the ball. Don't focus on hitting the ball, hit the sand an inch behind and the ball will get out every time! 8. Your arms and body WILL follow the ball as it leaves the sand. 9. Remember - a steep angle into the sand is key here. You don't have to swing too hard; we are not blasting the ball out. We are advancing it.

RinuvA Academies Singapore • Malaysia • Indonesia Singapore Tel. +6598624300 E-mail: rilysoon@rinuvagolf.com Malaysia Tel. +60124902107 E-mail: rilysoon@rinuvagolf.com Indonesia Tel. +6281364239023 E-mail: pt_rinuvagolf@yahoo.co.id +627787058805


ON THE SPOT

Perjalanan Panjang

Dira Sugandi “Sepanjang Mei lalu, Dira Sugandi bergabung dalam rombongan Urban Jazz Cross Over yang sukses menarik penonton di lima kota. Pertengahan Juni lalu, Luxo berbincang tentang kilas karier dan kabar pembuatan album perdananya bersama Jean-Paul 'Bluey' Maunick dari Incognito� Luxo: Halo Dira! Bagaimana kesan setelah mengisi acara Urban Jazz Cross Over tahun ini? Dira: Wah! Aku senang karena banyak yang datang di acara itu. Ini melebihi harapan kami. Bahkan ada yang mengusulkan supaya Urban Jazz Cross Over dijadikan festival tahunan. Selain itu, aku juga jadi mendapat ide tambahan untuk pembuatan album. Crossover itu seru. Aku pikir mungkin ide bagus mengajak Yuyun (penyanyi sinden) dalam albumku. Luxo: Ada kabar Dira sempat ditolak label dalam negeri, tapi ada juga yang bilang justru Dira yang tidak mau. Yang mana yang benar? Dira: Sebenarnya tidak ada tolak-menolak. Dulu aku pernah mengajak kerjasama perusahaan rekaman di sini, tapi ternyata tidak ada yang serius. Mereka bilang oke, tapi aku harus sediakan uang untuk buat album. Aku nggak sekaya itu! Bluey juga tidak kaya sekali, tapi dia yakin kami akan segera dapatkan label. Dia bilang ke aku, “Dira, kamu tidak usah memikirkan uang.� Jadi kami selesaikan saja dulu albumnya. Kami buat seperti yang kami mau. Setelah selesai, baru kami akan tawarkan ke label.

42

Luxo: Bagaimana tanggapan Dira tentang perlakuan label tanah air yang seperti itu? Apakah kamu jadi pesimis? Dira: Pesimis? Tidak juga. Kalau aku orang yang seperti itu, nggak mungkin aku bisa bertahan sampai sekarang ini. Aku harus yakin dengan apa yang sedang aku kerjakan. Terkadang aku mikir tentang penyanyi-penyanyi klub di Bandung yang seangkatanku seperti Mulan Jameela dan Maha Dewi. Mengapa sepertinya mereka begitu mudahnya terkenal. Tapi teman-teman selalu mendukung dan mengingatkan aku supaya bersabar. Luxo: Bagaimana gambaran album yang akan diluncurkan nanti? Dira: Album ini untuk pendengar yang spesifik. Jadi nanti kami memang tidak memfokuskan pemasaran di Indonesia. Kebanyakan lagunya dibawakan dalam bahasa inggris, dua lagu dalam bahasa indonesia.


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Dira Julianti Sugandi lahir pada 29 Juli 1979 dari pasangan musisi Rudi Sugandi-Mira Susanti. Ibunya merupakan penyanyi Jazz yang eksis pertengahan tahun 70-an dan sering berkolaborasi dengan almarhum Harry Roesli. Sejak kecil Dira sudah terbiasa naik panggung dan mengikuti kontes menyanyi. Namun ia baru mengikuti les menyanyi di Elfa Music Studio setelah tamat SMA. Dira sempat terdaftar sebagai mahasiswa Teknik Sipil di Universitas Parahiangan, Bandung, selama tiga tahun. Namun karena tuntutan karier sebagai penyanyi di Jakarta dan sekaligus ingin mendalami bakatnya, tahun 2000 ia mendaftar di Departemen Musik Universitas Pelita Harapan. Tak lama sejak pertemuan monumental dengan Incognito di Java Jazz Festival pada tahun 2001, Dhira sebenarnya sudah diajak Bluey untuk membuat album. Namun, Dira memutuskan untuk menyelesaikan studinya dulu, sembari tetap menyanyi di klub-klub, tentunya. Dira mengaku bertemu banyak tantangan dalam perampungan album perdananya. Mereka banyak berpikir tentang bagaimana mengakali supaya ia bisa diterima oleh label luar atau investor mengingat ia masih penyanyi baru, terbilang tidak muda dan juga solo –menurutnya, solois perempuan sepertinya akan lebih sulit dari pada grup. Selain itu, Bluey, si penyokong, punya jadwal tur yang sangat padat dengan Incognito yang Juli ini telah berumur 30. Luxo: Bagaimana rasanya bekerjasama dengan musisi kelas dunia? Dira: Aku selalu bersyukur diberi kesempatan bertemu dengan artis seperti Incognito, Omar (penyanyi soul, red), Simon Hale (Conductor Jamiraquai) dan lainnya. Mereka baik, tidak sombong dan aku bisa jadi diri sendiri ketika bekerjasama dengan mereka. Bulan Januari lalu, waktu kami akan rekaman orkestra, aku menangis karena mereka membawakan laguku dengan sangat bagus. Bagus sekali. Luxo: Dira bergabung juga di World Peace Orchestra. Ada pengalaman menarik bersama WPO? Dira: Kami sudah manggung bersama 4 kali. Pengalaman paling mengesankan sewaktu Java Jazz 2008. Hampir semua anggota datang. Senang bermain dengan mereka. Musisi senior bisa menjaga emosi di panggung. Nggak show off tapi lebih mendahulukan kerjasama tim. Luxo: Ada kemungkinan berkarir di luar negeri? Dira: Aku terbuka dengan segala kemungkinan. Bleuy meyakinkan bukan hanya di London, aku bahkan bisa berkarir di Amerika. Tapi, kalau aku pindah, aku bakal terkenal sebagai penyanyi luar. Bukan sebagai artis Indonesia. Makanya, doakan supaya artis-artis Indonesia bisa berkibar di tingkat internasional.

Luxo: Apa harapannya untuk album perdana nanti. Penjualan yang tinggi? Dira: Penjualan tinggi aku anggap sebagai bonus saja. Yang paling penting, aku ingin eksis sebagai penyanyi, dikenal pencinta musik dunia dan bisa membanggakan orang-orang yang mendukung karier aku selama ini. Bagian utama dari album ini menurut aku ada pada proses dan pengalaman yang aku dapat selama kurang lebih tiga tahun ini. Luxo: Apa bakat kamu selain menyanyi? Dira: Kalau keinginan ada. Aku suka baca. Jadi mungkin bagus juga kalau nanti aku buat biografi. Oke, Dira. Kami yakin kamu punya banyak cerita untuk biografi nanti. (Teks: Liston, Foto: Iman)

43


LUXO MAGAZINE

close up

AUG ‘09

Waktu itu, Tulus, melakukan promosi pariwisata Indonesia dengan berjalan kaki. Sendiri, ia berjalan kaki di Jepang melintasi tiga kota dengan total jarak tempuh mencapai 400 kilometer, mulai dari Fukuoka, Saga, hingga Nagoya. Dengan penuh percaya diri, ia mengusung bendera Merah Putih dan membicarakan keistimewaan Indonesia. Tulus mengaku tidak merasa capek. Ia justru bangga ka rena mendapat sambutan hangat. Lagipula, katanya ia hidup dari bisnis wisata jalan kaki itu –salah satu gebrakan yang dilakukan Tulus juga- yang sudah mulai diperkenalkannya lewat Sumatera and Beyond, sebuah tour operator yang dirintisnya sejak tahun 2000. “Orang seperti kita nggak pernah capek. Memang hobi, kok!” katanya dengan gaya berkelakar yang sangat khas. Lugas, tanpa jarak, dan rendah hati. “From hobby to money! Ha-ha-ha!” Wisata jalan kakinya ini, tak diragukan lagi, membuat Tulus populer di industri pariwisata Indonesia. Sehingga pada tahun pada tahun 2004 ia dianugerahi penghargaan “Man Behind Indonesia Tourism” oleh koran nasional Kompas. Berkat kegi atannya merintis West Sumatera Walking Association, satu-satunya organisasi jalan kaki di Indonesia yang sudah diakui International Marching League, Tulus tergabung sebagai anggota Japan Walking Association serta ditunjuk sebagai koordinator Asia Tenggara oleh pimpinan International Marching League.

Jejak-Jejak Tulus “Jangan pernah mengajak Ridwan Tulus adu ‘kegilaan’. Setelah sempat membuat heboh Jepang pada penghujung tahun 2002, Tulus -panggil saja ia begitu- masih terus hadir dengan berbagai catatan luar biasa lainnya”

44

T

ahun 2002, pasca bom Bali, pariwisata dalam negeri kian terpuruk karena beredar isu keamanan di Indonesia tak kondusif, Tulus, yang berprofesi sebagai tour operator tak kehabisan akal. Sendiri, ia mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya Sumatera ke Jepang. Tentunya dengan cara Tulus yang selalu tak terduga. Dan ketahuilah, cerita yang satu ini sudah sangat populer. Kisahnya dikabarkan menjadi incaran berbagai media massa terbesar di Jepang. NHK dan koran Nagasaki, misalnya.

Ia lahir di Padang, 10 Juni 1969. Pada tahun 2001, tamatan Akademi Bahasa Asing di Padang ini diundang UNESCO ke Jepang dalam acara Nine Youth Leader Organizations in Southeast of Asia. Ia diundang karena memenangkan kompetisi kegiatan wisata dengan tema “Pulang Kampung Tour”. Di tahun-tahun berikutnya, suami dari Lisa Primasari dan bapak tiga anak ini selalu pergi ke Jepang untuk memberi materi ceramah di hadapan mahasiswa pasca sarjana Kyoto University dan acaraacara lain yang berkaitan dengan kepemudaan dan pariwisata.


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

close up

Apa kabar terbaru dari Ridwan Tulus dan Sumatera and Beyond? “Sumatera and Beyond dan Ridwan Tulus goes global! Ha-ha-ha!. Ia bergurau kembali. “Ah, belum sampai seperti itulah,” katanya kemudian meralat. “Harapan sih bisa mendunia, tapi saat ini baru ada kantor perwakilan Sumatera and Beyond di Inggris dan usaha patungan di Malaysia, Borneo Travel,” paparnya lagi. Mencerna kalimatnya yang disampaikan dengan bergurau, ada sesuatu yang melintas di pikiran. Saya jadi teringat dengan lelucon kecil yang biasa diungkapkan teman-teman Tulus tentangnya. Bukan lelucon sarkastik. Lelucon ini berisi sanjungan yang terkesan sedikit hiperbolik. Walau mungkin berlebihan, inilah pendapat mereka tentang Tulus. Memang ada banyak Ridwan. Tapi cuma satu yang tulus -ya, Bang Ridwan Tulus! Lelucon ini seringkali saya dengar selama tiga hari pertemuan de ngannya di Sumatera International Travel Fair 2009 di Padang bulan lalu. Sumatera Tiada Bandingnya Saat ini, Tulus masih terus eksis membangun jejaring dan melahirkan ino vasi-inovasi kreatif dunia pariwisata Indonesia. Sejak delapan tahun lalu, ia sudah konsen dengan konsep pariwisata yang ia legalkan pada tahun 2005 dengan pendirian Green Tourism Institute. Inovasi baru dunia pariwisata Indonesia kemudian dikenal sebagai green tourism concept. Tulus merasa sangat perlu mengubah arah kebijakan pariwisata Indonesia, terutama perilaku pelaku wisata agar tidak sekadar mengejar untung semata. Dalam pembuatan program dan pengembang an daerah destinasi, pelaku wisata perlu bertanggung jawab ter hadap empat faktor, protect the culture, protect the nature, empower local people, dan conservation. Setelah masuk ke pasar Asia tenggara dan domestic, Sumatera and Beyond mulai menawarkan paket Training and Fun Tours (TAFT) untuk perusahaan. Dalam program tiga hari ini, peserta diajak outbound training dan menikmati keindahan alam Sumatera. Selain itu ada juga CSR TAFT. Dipaket ini, tetap dengan green tourism concept, perusahaan yang mengikuti training dan tur di Sumatera diajak melakukan corporate social responsibilty.

Kegiatannya macam-macam dan bertujuan untuk memberi keuntungan bagi alam dan masyarakat sekitar. Kegiatan CSR ini bisa berupa penanaman terumbu karang, bedah rumah kampung, penanaman pohon, serta membantu konservasi kura-kura dan siamang di Sumatera Barat. Proyek besar lainnya yang sedang menanti diselesaikan adalah menjadikan Pulau Sikuai sebagai pilot project Green Tourism Institute. “Kita sedang membenahi terumbu karang di sekitar pulau tersebut,” cerita Tulus. Setiap tamu yang datang diajak berpartisipasi menanam terumbu karang di sana. “Insya Allah, tahun ini kalau tidak ada halangan kita juga bikin konservasi kura-kuta di sana,” kata Ridwan optimis.

Sama optimisnya dengan keyakinannya dengan kemajuan pariwisata Sumatera. “Sumatera itu tidak ada bandingannya di dunia!” tegasnya. Yang dibutuhkan adalah program-program yang sesuai dengan kebutuhan tamu. Menurutnya banyak sekali program wisata yang bisa dijual di Sumatera, seperti birdwatching, textile oddyssey, multi adventure trips, dan berbagai paket wisata mahal lainnya. Ia yakin paket-paket wisata ini akan laku keras asal dibuat menarik dan mengikuti tren pariwisata dunia.

45


close up

Tentu saja perlu peran pemerintah sebagai pemegang kebijakan. Mereka perlu menerima konsep pariwisata hijau dan menularkannya kepada praktisi pariwisata lainnya. “Kalau enggak nangkap juga, mungkin kita perlu mencuci otak pemerintah kita! Ha-ha-ha!” kata Tulus sambil tertawa. Pengalaman kurang mendapatkan dukungan pemerintah ini ternyata masih membekas. Lebih 5 tahun ia telah memperjuangkan agar Indonesia Indonesia masuk dalam kalendar jalan kaki dunia dibawah IVV (International Federation of Popular Sport). Berkali-kali setelah berhasil melakukan lobi di tingkat internasional, rencana Tulus selalu kandas karena belum mendapat dukungan dari pemerintah. Ia berharap dapat melaksanakan acara jalan kaki tersebut di tahun 2010. Pasalnya, saat rapat IMTGT di Medan beberapa waktu lalu, ia mengusulkan untuk menjadikan Asia Tenggara sebagai single

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

destination yang telah disetujui komite. Rencananya, akan diadakan jalan kaki internasional selama 3 hari di Thailand Selatan, 3 hari di Penang, serta 3 hari di Medan. Akankah kali ini Tulus mendapatkan res tu? “Atau kita buat saja Sumatera Promotion Board saja segera.” Kata Tulus. Bagaimanapun kondisinya, Tulus melihat setiap peluang besar di industri pariwisata Indonesia. Bisnis kreatifitas ini memang membutuhkan orang-orang kreatif seperti Tulus. Orang-orang yang ‘berani tampil malu’, tiga kata yang ia pilih untuk mendefenisikan dirinya. Jejak-jejak Tulus itu belum berakhir. Ia sudah sampai si satu titik menuju puncak. Jejak-jejak itu masih akan berlanjut ke titik berikutnya, membantu gerak pariwisata Sumatera menuju masa ke emasan. (Teks: Eka &Photo:Dok. Pribadi)


LUXO MAGAZINE

TRAVEL

AUG ‘09

trunyan Makam Tanpa Kubur H Traveling- it leaves your speechless, then turns you in to a storyteller. –Ibn. Batutta-

ari itu, suatu hari dalam hidup, saya berada di sini., di sebuah negeri yang kabarnya adalah Negeri Dewata. Bali, tentu saja. Negeri ini sudah tersohor sebagai tujuan wisata terbesar di Indonesia.

Berada di tempat baru selalu menimbulkan pengalaman-pengalaman baru. Pengalaman pertama perjalanan tersebut membuat kita kehabisan kata-kata. Takjub, terkagum, dan tentu saja puas. Apalagi saat berada di sini. Di sebuah tempat yang kaya dengan segala keindahan.

Seorang teman asli Bali, Kunthayuni merekomendasikan tujuan kali ini, yang katanya juga belum pernah ia kunjungi. Tapi ia menjamin, perjalanan ke sana akan sangat menarik. Lengkap, pemandangan pegunungan yang indah, danau, budaya, plus sedikit kesan magis. Namanya Desa Trunyan. Hem… sepertinya cukup menarik. Lalu suara rindik, musik khas Bali pun mengalun lembut merdu di mobil yang kami tumpangi. Kami sedang menuju Desa Trunyan.

“Itulah pemakaman Desa Trunyan, sebuah makam tanpa kubur. Mayat-mayat diletakkan dengan muka terbuka dan hanya dibungkus kain putih dan “ancak saji”. Upaca ra pemakaman ini dikenal sebagai upacara Mepasah” Berenam kami duduk manis di Kijang yang meluncur mulus di jalanan berliku. Perjalanan dari Sanur menuju Desa Trunyan cukup jauh. Karena tak satupun di antara kami yang sudah pernah ke sana, sebuah peta lokal Bali sudah terentang, siap menjadi acuan. Kalau-kalau kami butuh petunjuk jalan mana yang harus kami lalui. Setelah melewati beberapa desa dan kabupaten, akhirnya kami tiba di Desa Trunyan. Desa ini terletak di sebelah timur bibir Danau Batur, di sebelah barat Gunung Abang, sangat terpencil. Menumpang sebuah perahu bermotor –ingat walaupun banyak penawaran dengan harga murah, sebaiknya naikilah perahu dengan membeli tiketnya di loket resmi, lebih aman- kami menyeberangi Danau Batur.

48


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Danau ini luasnya sekitar 80 Km persegi dengan kedalaman sekitar 15 meter –ini saya ketahui dari struk tiket yang kami beli di loket. Angin pegunungan dan percikan air dari samping perahu bergantian menyapa. 30 menit di atas perahu, pintu gerbang pemakaman desa sudah terlihat. Sebuah gapura berwarna merah bata. Makam tersebut adalah tujuan perjalanan wisata kita kali ini. Udara desa Trunyan sangat sejuk, suhunya rata-rata 17º Celcius. Desa Trunyan ini merupakan sebuah desa kuno, desa Bali Aga, Bali Mula dengan kehidupan masyarakat yang unik dan menarik. Bali Aga, berarti orang Bali pegunungan, sedangkan Bali Mula berarti Bali asli. Masyarakat Trunyan hidup dalam sistem ekologi dengan adanya pohon Taru Menyan, sejenis pohon yang menyebarkan bau-bauan wangi. Dari perpaduan kata “taru” dan “menyan” berkembang kata Trunyan untuk menyebut nama desa mereka. Pohon taru menyan ini adalah pohon berbau harum yang tumbuh di desa itu. Tinggi dan besar dengan akar-akar tunggang besar yang telah muncul ke permukaan. Berada di bawahnya seperti mencium aroma bau cendana. Agak mirip memang. Bau-bauan yang dikeluarkan pohon inilah yang membuat awet dan menghilangkan bau mayat yang diletakkan begitu saja di bawah pohon tersebut. Begitu saja maksudnya adalah mayat-mayat itu diletakkan di bawah pohon tanpa perlu dikubur dengan menggali tanah dalam-dalam.

TRAVEL Itulah pemakaman desa Trunyan, sebuah makam tanpa kubur. Mayat-mayat diletakkan dengan muka terbuka dan hanya dibungkus kain putih dan “ancak saji”. Upacara pemakaman ini dikenal sebagai upacara mepasah. Kultur inilah yang menjadikan desa ini menarik dijadikan sebagai objek wisata. Memasuki pintu gerbang makam, barisan tengkorak kepala yang telah lama dan lumutan berjejer rapi di atas tangga batu. Puluhan. Sebagiannya tak tertata di sana. Tulang-tulang juga banyak berserakan di tanah. Agak menyeramkan memang. Di sebelah kiri pintu gerbang makam, tak jauh dari tempat saya berdiri, sebuah makam yang dikelilingi pagar bambu. Masih baru kata Made, penduduk lokal yang menawarkan diri sebagai pemandu. Mayat itu baru berumur beberapa bulan. Bekal sesaji seperti sandal, sendok, piring, penganan yang telah mengering masih ada di atas makam. Mayat tersebut telah mengering dan menghitam. Sebagian tulang tengkorak sudah terlihat.

“Yang ini perempuan,” kata Made sembari menunjuk salah satu tulang tengkorak yang sudah lumutan. “Tulang tengkorak perempuan pada bagian ubunubun lebih datar karena terbiasa menjunjung hasil pertanian,” jelas Made. Akhirnya nanti, menyebut Trunyan, akan selalu membawa ingatan pada sebuah desa kecil yang letaknya terpencil di tepi Danau Batur, di kaki Bukit Abang. Terbayang pula suasana kehidupan masyarakat Bali tempo dulu dengan tradisi yang masih kuat di desa itu. (Teks & Foto: Eka)

49


LUXO MAGAZINE

HOBBY

AUG ‘09

It’s All About The EXPERIENCE!

Y

ou’re still young. Free… do your self a favor. Before its too late, without thinking too much about it first, pack a pillow and blanket and see as much of the world as you can. You will not regret it. One day it will be to late. Dikutip dari sebuah buku berjudul “Menelusuri Lorong-lorong Dunia”, kalimatkalimat sejenis inilah yang mewakili ide para kembara berpunggung ransel untuk melakukan perjalanan. Spirit untuk melihat hal-hal baru yang belum pernah dilihat di tanah kelahiran, ruh untuk merasakan sensasi-sensasi baru. Merekalah para backpacker, wisatawan yang identik dengan ransel di punggung sambil berjalan kaki. Mencari yang serba murah. Menikmati detail perjalanan. Berkenalan dengan budaya setempat. Menikmati setiap interaksi, itulah gaya berlibur mere ka.

Backpacker memang identik dengan tas ransel, meskipun tak semua wisatawan yang membawa ransel dapat dikategorikan sebagai backpacker. Patokannya cukup jelas. Backpacking adalah style liburan de ngan membawa ransel, mencari yang serba murah, dan tidak mempermasalahkan kenyamanan perjalanan. Sebab yang mere ka cari adalah pengalaman perjalanan itu sendiri.

Istirahat di bandara, tinggal selama sebulan di Bandung untuk menggumpulkan modal, ditraktir kenalan baru, bermalam di rumah kenalan baru di Dempo, hingga menumpang truk sayur menjadi oleh-oleh perjalanan Ibid waktu itu. Cerita perjalanan itu menjadi warisan Ibid yang tak akan pernah usang. Tidak seperti barang eletronik atau benda yang telah usang begitu ingin diwariskan.

Ibid, misalnya. Mahasiswi Ilmu Komputer ini sangat senang melakukan perjalanan ala backpacker. Travel dengan gembel style ini ia rasa sangat pas untuknya. Ia bisa menikmati pengalaman-pengalaman yang tak terduga. Seperti tahun lalu, saat backpacking-an ke Nusa Tenggara Barat. Ibid hanya membawa uang Rp1 juta dari Medan. Untuk tiket pesawat ke Jakarta saja sudah menghabiskan Rp600 ribu. Tapi dengan biaya seminim itu, ia berhasil menuntaskan perjalanannya dengan cara yang luar biasa.

Bagi Ibid, kuncinya adalah membangun rasa percaya kepada setiap orang. “Percayalah semua orang itu baik. Semua orang bisa nolongin. Mau kemana aja bisa sampai asalkan kita berpikiran baik. Preman sekalipun bisa nolong asal kita berpikiran baik,” kata gadis Melayu-Aceh ini. Saran Ibid, kunci inilah yang harus selalu dipegang para traveler dengan gembel style alias backpacker.


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

HOBBY

Tips menjadi backpacker: 1. Pilih tas yang mudah dibawa dan cukup untuk membawa barang-barang yang diperlukan. Pakaian tidak perlu terlalu banyak karena akan membuat berat. Cuci sendiri pakaian Anda atau ada beberapa negara yang memiliki toko laundry. Bahan seperti jeans tahan dipakai 2 minggu. Pertanyaannya apakah Anda tahan memakai jeans 2 minggu? 2. Rencanakan perjalanan dengan matang dan jauh-jauh hari dan tentukan motif perjalanan. Beberapa orang lebih senang buying things. Beberapa orang lebih senang buying experience. Kebanyakan backpacker memilih opsi kedua. Dalam kondisi backpacking, lebih dianjurkan agar Anda menghabiskan uang dan waktu untuk membeli pengalaman daripada membeli barang. 4. Selagi backpacking, ada baiknya Anda bekenalan dengan sesama bakpackers dari negara lain. Biasanya banyak ditemui di hostel murah daripada di hotel berbintang. Ciptakan network dan tidak ada salahnya untuk saling bantu, siapa tahu Anda dan mereka akan pergi ke tempat yang sama sehingga dapat berbagi biaya perjalanan dan penginapan. Memiliki teman di negara tujuan juga cukup baik untuk menekan biaya dan menjalin silaturahmi. Ada beberapa website untuk membangun network buat para backpacker. Setiap member dari website itu menyediakan rumahnya jika sewaktu-waktu ada member lain berkunjung ke negara bersangkutan.

“Percaya aja semua orang itu baik. Semua orang bisa nolongin. Mau kemana aja bisa nyampe yang penting selalu berpikiran baik. Preman sekalipun bisa nolong asal kita berpikiran baik.”

Wise Men In Their Bad Hours Kalau Ibid merasa traveling menjawab kadar keberaniannya, Chalid Nasution yang baru saja menuntaskan perjalanan ala backpacker-nya ke Anapurna di Pegunungan Himalaya, Nepal mengaku menikmati sensasi berada di tempat baru. Di Nepal ia menikmati sensasi pertama berada di bukit-bukit salju, di ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut, di daerah bersuhu dingin yang membuat kulit pucat. Pengalaman yang tak bisa dinikmati di daerah tropis. Meskipun perjalanannya kali ini dibarengi urusan pekerjaan. “Orang selalu tertarik dengan apa yang ada di balik bukit. Tertarik dengan hal-hal yang belum pernah dilihat,” kata fotografer lepas ini. Rasa tertarik inilah yang menurutnya membuat orang suka melakukan traveling terutama backpacking.

Seperti kebanyakan pencinta alam lainnya, backpacking adalah gaya jalan-jalan yang dianut Chalid, kelihatan lebih cool katanya. Perjalanan bakpacking lainnya yang sangat berkesan buat Chalid adalah di tahun 2005. Tujuannya Bali. Dengan biaya Rp1,5 juta ia mengelilingi Bali selama 9 hari. Tentu saja ia sangat menikmati perjalanannya. Ia tidak akan pernah lupa bagaimana rasanya berada sendiri saat tiba di bandara Ngurah Rai pada pukul 12 malam, tidak ada kenalan, tidak tahu harus kemana, tidak tahu mau istirahat di mana, ia merasa benar-benar berada di dunia yang baru. “Itu adalah kali pertama ke Bali,” Chalid membayangkan rasa sepi yang kelu waktu itu. St. Agustinus pernah mengatakan, hidup ini seperti sebuah buku, bila tidak melakukan perjalanan, maka kita hanya membuka halaman pertamanya saja. Perjalanan sering kali

51


membuat orang menjadi bijak sana. Wise men in their bad hours. Dalam kondisi tersulit, orang dibentuk menjadi bijaksana. Melihat banyak hal di luar negeri sendiri menjadikan setiap orang lebih Arif. Mengenal budaya, kebiasaan-kebiasaan, keseharian, situasi politik, iklim, dan berbagai aspek lain yang sama sekali berbeda dengan tanah kelahiran. Begitulah kata Chalid yang sedang bersiap-siap disergap rasa rindu merasakan kembali sensasi di Himalaya. Backpacker style meskipun identik dengan low budget, bagi sebagian orang, yang tak tak terkendala biaya, tetap menjadi pilihan gaya berlibur. Rachmayanto Tersiawanhadi contohnya. Executive Produser Metro TV Jakarta yang akan melakukan backpacking pertamanya di bulan Juli nanti ke beberapa negara Asia Tenggara, Thailand, Laos, Kamboja, dan Vietnam ini mengaku menjatuhkan pilihan pada gembel style alias backpacker.

Bukan karena sedang tren pula, katanya. Ia ingin sesuatu yang sangat personal. Interaksi dengan masyarakat, akrab dengan penduduk lokal, suasana kekeluargaan di lingkungan baru, belajar budayanya, esensi itu yang ia inginkan. “Suasana bincang-bincang di warung kopi, misalnya,� kata lelaki yang akrab dipanggil Rama ini. Minatnya untuk ber-backpacking ini juga didorong kesukaannya akan traveling dan mengasah hobi barunya, mendokumentasikan pengalaman dan peristiwa lewat kamera digital. Backpacker style sepertinya sedang diminati. Murah, sangat personal, dan bisa jadi Chalid benar, backpacker style untuk liburan itu lebih cool. (Teks: Eka, Foto: dok pribadi)


PENARIKAN UNDIAN MINGGU

S

ebagai kelanjutan launching program Rejeki BNI Taplus (5 Juli 2009) yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-63 BNI, BNI melakukan penarikan Undian secara nasional periode Minggu Pertama “6 Juli-12 Juli 2009�. Penarikan undian dilakukan pada Selasa (21 Juli 2009) di Kantor Cabang Pasar Mayestik. Hadiah yang diundi pada periode mingguan tersebut adalah 1 (satu) unit Toyota All New Camry dan 35 unit Honda Blade.

Hadiah tersebut merupakan bagian dari total hadiah selama periode Juli 2009- Maret 2010, yaitu 4 unit BMW 740 Li seharga 2 miliyar, 52 unit Toyota All New Camry, 1200 unit Honda Blade. Penarikan semua undian ini dilakukan secara mingguan. Untuk undian tahapan kali ini, peserta undian dikhususkan untuk nasabah BNI Taplus, Taplus Bisnis, Taplus Pendidikan (BNI Tape nas) dan Taplus Haji (BNI Haji). Para pemenang adalah nasabah yang pada periode mingguan 6 Juli-12 Juli 2009 berhasil mempertahankan dan meningkatkan


PERTAMA REJEKI BNI TAPLUS

saldo sbb: a.Untuk merebut Hadiah Honda Blade, minimal saldo rata-rata selama 1 minggu sebesar Rp 1 juta dan setiap kelipatan Rp 1 juta akan mendapatkan 5 poin b.Untuk merebut hadiah Toyota All New Camry, minimal saldo rata-rata selama 1 minggu adalah: -Rp 10 juta dan setiap kelipatan Rp 1 juta akan mendapatkan 10 point -Rp 50 juta dan setiap kelipatan Rp 1 juta akan mendapatkan 15 poin -Selain itu juga akan mendapatkan tambahan 1 poin/transaksi jika melakukan

transaksi melalui : - BNI ATM - BNI SMS Banking - BNI Internet Banking - Belanja dengan Kartu BNI Taplus (Kartu Debet) Dengan program ini, maka setiap nasabah memiliki banyak kesempatan untuk selalu menang setiap minggu. BNI Taplus memang Inspirasi Nabung Terus, Senang Terus, Menang Terus setiap Minggu. (**)


21+

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Disfungsi Ereksi Sex Answer

Tak Kenal Usia

Dokter Daniel, Saya pria berusia 26 tahun, baru berumah tangga sekitar dua bulan. Terus terang, sebelum menikah saya memiliki frekuensi seks cukup tinggi dengan beberapa pasangan berganti, tapi dengan seks aman (memakai kondom). Di masa awal pernikahan tidak pernah ada masalah, tetapi sekitar sebulan terakhir saya merasa susah ereksi saat berhubungan seks. Awalnya saya berpikir mungkin ini ada hubungannya dengan pasangan seks yang tetap namun saat saya mencoba berhubungan seks dengan partner lain, masalah ini tetap muncul. Saya sudah melakukan terapi ke pijat syaraf dan mengkonsumsi berbagai jamu serta obat-obatan seperti Viagra, tetapi tidak ada perubahan. Saya bingung karena usia saya masih muda. Semoga dokter dapat membantu. Bob, Medan Terima kasih Bob, dari penjabaran Anda, problem utama Anda adalah disfungsi ereksi. Persoalan disfungsi ereksi ini tidak sedangkal apa yang selama ini diketahui orang. Ada banyak sekali aspek yang melatarbelakangi. Salah satunya adalah masalah kejiwaan yang mendominasi kaum pria, yang saya tangkap cukup mendominasi keluhan Anda, terutama proses adaptasi Anda ke kehidupan pernikahan yang mungkin mengubah banyak kebiasaan Anda. Meski ada penyebab-penyebab organik lainnya yang bisa diketahui lebih detil dari pemeriksaan lebih lanjut.

56

Usia juga bukan patokan untuk terbebas dari masalah disfungsi ereksi. Masih banyak penyebab lain, termasuk penyakit-penyakit seperti darah tinggi, kencing manis, jantung, hingga sekedar infeksi saluran kencing biasa yang semakin sering menyerang usia muda. Hal ini memerlukan penelusuran lebih dalam dari informasi lebih lengkap dari Anda sendiri. Kalau memang penyebabnya adalah faktor psikis, terapi-terapi seperti pijat syaraf dan konsumsi obat-obatan serta jamu tentu tak akan berpengaruh banyak. Obat-obat seperti Viagra sendiri tak bisa tepat pada semua pasien sebelum faktor utama seperti adanya gangguan pembuluh darah ditemukan pada penderita. Kondisi fisik pun sebenarnya tak kalah penting, aktifitas sehari-hari dan kebosanan-kebosanan yang kerap muncul bisa menjadi penyebab turunnya gairah seksual. Satu saran yang cukup efektif adalah dengan konsultasi lebih detil atau mencoba variasi seksual dengan pasangan, baik dari segi teknik maupun mencoba tempat-tempat baru. Anda perlu menjauh dari rutinitas kerja sehingga rasa rileks bisa didapatkan dengan lebih mudah. Mencoba melakukannya dengan partner seks lain jelas bukan suatu pilihan karena status Anda dan bekal resiko yang bisa muncul di kemudian hari, yang notabene bisa memperparah keluhan. Jadi yang harus Anda lakukan adalah konsultasi lebih lanjut untuk menentukan perlu atau tidaknya melakukan pemeriksaan medis untuk kasus disfungsi ereksi seperti yang Anda alami. Dr. Daniel Irawan, SpKK danieldokter@yahoo.com


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

CEREMONIAL

Luncurkan Sampoerna Dji Sampoerna Indonesia kembali meluncurkan produk terbarunya, Dji Sam Soe Gold. Peluncuran produk baru ini, menurut Yudy Rizard, Manager Public Relations PT HM Sampoerna Tbk. karena rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) masih mendominasi produk di industri rokok dalam negeri dan Indonesia merupakan salah satu negara penghasil cengkeh dan tembakau terbaik. “Kita terus terus berinovasi menyesesuaikan permintaan pasar. Mulai Juli ini kita keluarkan varian terbaru Dji Sam Soe yakni Dji Sam Soe Gold,” kataYudy Rizard, di acara peluncuran Dji Sam Soe Gold di Hotel JW Marriott, Medan, Rabu (15/7). Medan merupakan kota kedua promosi varian terbaru perusahaan itu setelah di Surabaya.

Levi’s Store

Hadir Di Medan

Sam Soe Gold

“Kenapa di Medan dipilih sebagai kota kedua promosi Dji Sam Soe Gold itu, karena hasil survei menunjukkan pasar Sumatera pasar terbesar dan potensial untuk pemasaran rokok ,” katanya. Sampoerna menggunakan berbagai jenis tembakau dan cengkeh dari berbagai daerah. Tapi jenis andalan dalam racikan SKT itu adalah tembakau dari Pamekasan Madura dan Cengkih dari Toli-Toli dan Sulawesi Utara. “Beda Dji Sam Soe Gold dengan varian sebelumnya adalah tarikannya yang lebih halus, kandungan TAR-nya 32 mg dan Nikotin 2 mg. TAR dan Nikotin yang lebih rendah itu sesuai dengan permintaan pasar pria usia 25-34 tahun,” jelas Yudy. (Ananda)

Sekarang, jika melewati Ground Floor Sun Plaza, Anda bisa melihat sebuah gerai baru dengan konsep yang fashionable. Merek jeans terkemuka, Levi’s, membuka gerainya di Sun Plaza, Medan. Implementasi konsep ini terlihat dari pintu masuk Levi’s Store hingga interiornya. Namun, yang terpenting adalah koleksi yang ditampilkan. Dengan banyaknya item jins di Levi’s Store Sun Plaza ini, pencinta fesyen tidak perlu kesulitan lagi untuk mendapatkan ragam koleksi seperti Levi’s Red Tab ataupun seri 501 yang legendaris. Selain itu, tersedia juga aksesioris untuk menyempurnakan penampilan Anda. Levi’s Store terbaru ini dibuka dalam misi memperluas pasar Levi’s di Medan yang menurut Consumer Marketing Coordinator Levi’s Indonesia Fadly Ramdhani merupakan kota dengan perkembang an pasar yang sangat potensial. Gerai di Sun Plaza yang telah dibuka sejak awal Juni lalu ini merupakan Levi’s Store ke 23 yang dibuka di Indonesia. (Teks:Liston, Foto: Iman)

57


LUXO MAGAZINE

HEALTH

AUG ‘09

PERSONAL TRAINER

P

ersonal trainer tidak asing lagi ada di fitness centre. Karena pada umumnya orang yang ingin membentuk badan yang sehat dan baru dengan cara fitnes dan latihan beban selalu ingin diberi arahan.

58

Seperti peta bagi kita ketika ingin menuju ke suatu tempat yang tidak pernah kita ketahui. Personal trainer juga sangat dibutuhkan oleh para fitnes mania yang ingin membentuk tubuhnya dari gemuk

ke langsing, dari lansing ke muscle. Percayakan kepada personal trainer yang menguasai bidang ini. Apa saja keuntungan mengunakan Jasa Personal Trainer: 1. Mendapatkan pengetahuan tentang latihan beban 2. Mendapatkan arahan dan gerakan yang benar 3. Mengetahui fungsi alat yang ada di finess centre serta variasi latihannya 4. Efisien dalam mencapai goal/tujuannya.


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

5. Mendapat solusi saat ada kesulitan bagi yang dalam program penurunan berat badan. 6.Mendapat wawasan mengenai pola makan yang sehat 7.Turun berat badan bagi yang bertubuh gemuk dengan disertai pengencangan. Kerugian latihan beban tanpa mengunakan jasa personal trainer 1. Sering tidak mencapai hasil yang diinginkan. 2. Cedera saat latihan beban. 3. Buang waktu dan tenaga tanpa mendapatkan hasil 4. Over-training 5. Bukannya membentuk pengencangan otot tetapi malah kadar lemak yang meningkat. 6. Sesat dalam pelaksanaan pola diet 7. Binggung mengatur progam latihan.

HEALTH yang bekerja. Ingat! Saat ini banyak personal trainer yang mampu menjadi personal trainer tetapi belum mampu memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang telah dikerjakan. Personal trainer MY LiFE GYM telah mendapatkan pengajaran standarisasi serta sudah mendapat sertifikat nasional. Selain telah mendapatkan pengetahuan tentang pola struktur anatomi tubuh dan gerakkan persendian, para personal trainer di My LiFE GYM juga ahli dalam mengukur kebutuhan asupan gizi seseorang dan progam latihan setiap otot. (Teks:Nada, Foto: Trackone)

Memilih personal trainer juga tetap perlu diperhatikan. Belum tentu seorang yang berbadan bagus dan bergelar personal trainer mampu melatih orang dan menularkan hasil yang sama pada orang lain. Personal trainer yang berkompeten adalah seorang yang mampu dan mengetahui dasar gerakan dan kontraksi otot

Cambridge City Square, Lower Ground ( LG ) # B - 03, Jl. S. Parman No. 217, Medan 20152 Telp. +6261.457.7433 Fax. +6261.457.7213 email : mylifegym@gmail.com

59


LUXO MAGAZINE

BOOK REVIEW Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Terbit Tebal Buku

: Imperium : Robert Harris : Gramedia, Jakarta : Cetakan Pertama, Mei 2008 : 413 Halaman

AUG ‘09

Imperium Perebutan Sebuah Tahta

Marcus Tullius Cicero, seorang senator besar Romawi, pakar akrobat kata tiada tandingan. Awalnya ia hanyalah pemuda biasa. Kelihatan tak cemerlang, tak rupawan, dan tak menjanjikan. Tapi tekadnya terlalu besar. Ia ingin menduduki posisi puncak Imperium. Senjatanya kekuatan kata-kata sebab ia benci dengan kekerasan dan peperangan. “Pulanglah, anakku, dan taklukkan Roma,” kata Molon, guru oratorianya, begitu ia berhasil merebut kefasihan lidah Yunani. Demikianlah pada usia 42 tahun, usia termuda yang diperbolehkan, akhirnya Cicero menjabat jabatan tertinggi dalam Imperium dengan perolehan suara centuria yang bulat. Sebagai “orang baru” dan orang yang dibenci kaum aristokrat, Cicero berhasil mewujudkan ambisinya tanpa bantuan keluarga, tanpa harta, atau kekuatan pasukan. Prestasi yang tidak akan pernah terulang lagi. Tiro M. Tullius, sang penemu tulisan steno, sekretaris pribadi Cicero mengisahkan hidup sang majikan kepada pembaca. Menjadikan Tiro sebagai sudut pandang penceritaan, Harris berhasil membawa pembaca melihat perjalanan karir Cicero secara nyata. Cerdas, mengugah semangat, dan dengan riset yang teliti menjadikan novel ini novel sejarah yang tidak membosankan.

Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Terbit Tebal Buku

: Where Rainbows End : Ceceilia Ahern : Gramedia, Jakarta : Cetakan Pertama, Oktober 2008 : 630 Halaman

Where Rainbows End

Bagaimana jadinya bila dua orang sahabat ternyata saling jatuh cinta? Setelah hampir lima puluh tahun barulah mereka berani mengakuinya, keheningan magis saat mereka bersama. Keheningan magis yang selalu ada saat mereka bersama-sama. Dan saat lima puluh tahun itu berlalu, dalam keheningan magis yang sama, mereka hanya diam saling menatap, mencoba mencerna perasaan masing-masing, Alex dan Rossie. Kisah persahabatan Alex dan Rossie, mulai dari masa anak-anak yang nakal, masa remaja yang sulit, pertengkaran antar sahabat, terkucilkan saat Alex pergi, dan perasaan terabaikan saat Alex memiliki pacar pertamanya. Kepada Alex, Rossie biasa bercerita menjelek-jelekkan guru yang mereka tak suka. Kepada Rossie, Alex bisa bercerita bebas tentang apa saja. Anda akan membaca kisah mereka lewat surat-surat kecil Alex dan Rossie saat jam pelajaran sekolah –dan tentunya itu juga biasa Anda lakukan sewaktu kecil- dan pesan-pesan elektronik mereka. Keseluruhan cerita dibangun lewat korespondensi antar tokohnya. Cecilia Ahern, penulis best seller, “PS: I Love You” berhasil membangunnya dalam kesatuan utuh tanpa melepaskan detail-detail kecil yang terekam dalam teks-teks suratnya.

60

Jadi kalau kau merasakan keheningan itu bersama seseorang, itu berarti dialah orang yang tepat. Keheningan magis itu benar-benar ada. Percayalah, Rossie telah membuktikannya.


G.I Joe

SUN PLAZA GRAND PALLADIUM

The Rise of Cobra

MOVIE REVIEW

Film yang disutradarai Stephen Sommers -yang telah sukses dengan debut seperti Deep Rising (1998), The Mummy (1999) dan Van Helsing (2004)G.I. Joe, bercerita tentang pasukan elit (G.I. Joe) yang menumpas organi sasi teroris (Cobra). Film yang diangkat dari film kartun buatan Amerika ini akan mengisahkan awal mula bangkitnya Cobra Organization, sebuah organisasi yang menjadi musuh utama G.I. Joe dan bersetting waktu 10 tahun di masa depan. G.I. Joe, yang merupakan singkatan dari “Global Integrated Joint Operating Entity”, berbasis di sebuah area yang bernama The Pit. Pasukan ini dilengkapi dengan peralatan militer dan mata-mata mutakhir dan berusaha membasmi pedagang senjata yang korup dan ancaman organisasi baru misterius Cobra yang bertujuan untuk membuat kekacauan di dunia.

Evening Ann Grant (Vanessa Redgrave), seorang wanita tua yang terbaring sakit di dalam kamar. Hanya ditemani seorang perawat dan kedua puterinya Nina (Toni Collette) dan Constance (Natasha Richardson ), ia menceritakan kisah percintaannya di masa muda. Cerita bersetting 60-an berkisah tentang cinta segi tiga. Ann, Lila Wittenborn, Buddy Wittenborn (Hugh Dancy), dan Harris Arden (Patrick Wilson ). Menjelang pernikahannya, Lila mengundang Ann menjadi pendampingnya. Sialnya, diam-diam Harris menyukai Ann. Di malam pernikahannya Harris memadu kasih dengan Ann di sebuah rumah di dalam hutan. Di saat yang sama, Buddy yang ditolak cintanya oleh Ann mengikuti mereka berdua dalam keadaan mabuk. Buddy meninggal ditabrak mobil menyisakan rasa bersalah pada Ann. Ann lalu menghilang untuk melupakan Harris. Akankah Lila memaafkan Ann yang sedang menunggu ajal? Apakah anak-anak Ann mengetahui siapakah Harris yang selalu disebut-sebut oleh ibunya?

I Love You, Beth Cooper Satu lagi film komedi karya Larry Doyle, “I Love You Beth Cooper” adalah drama komedi yang bercerita tentang peng akuan cinta Rich Munsch (Jack Carpenter) kepada Beth Cooper (Hayden Panettiere) dengan cara yang tidak biasa. Beth adalah cewek paling popular di Buffalo Grove High School. Pada malam kelulusan, ia berkesempatan mewakili pidato perpisahan, dan anehnya di akhir isi pidatonya terselip kalimat “I Love You Beth Cooper” yang ditulis oleh Rich Munsch. Pada akhirnya, Rich Munsch tidak perlu susah-susah mengejar si populer Beth Cooper. Karena Beth lah yang muncul di depan pintu rumah Rich dan memberikan malam-malam terbaik selama hidupnya.

61


LUXO MAGAZINE

AVANTGARDE

Dengan taburan batu berwarna putih di sekeliling lilitan tali gladiator, Rp 1.499.000

Detil jahitan lipat dengan tambahan manik di ujung sisinya, Rp 431.000

emit eohs s'tI It's shoe time

Berwarna hijau abu abu dengan detil batu ber warna hijau melingkar, Rp 1.399.000

Bertali ramping dengan desain print macan, Rp 431.000

Desain tebal dengan detil kancing bulat besar dan warna glossy, Rp 569.000

All Items by : Aveda Sun Plaza, Medan

Dengan tali gladiator dan detil ikat pinggang, Rp 929.000

Taburan batu ber warna putih dan merah senada dengan tali berwarna merah, Rp 799.000

Berwarna hitam glossy dan pita di ujungnya, Rp 499.000

AUG ‘09


AUG ‘09

Tissot motoGP

Ber desain sporty dengan tali berwarna bright yellow Rp 19.500.000

Ingersoll Berbentuk petak coklat ke emasan, dengan tali coklat senada Rp 4.500.000

Ingersoll Dengan tali kulit berwarna hitam serta angka ditulis dengan romawi number Rp 3.950.000

seiko velatura Dengan stainless hitam , tali berwarna perak dan kotak hitam di tengah desain tali. Rp 9.139.000

carrera Bertali bintik – bintik kotak hitam dengan desain simple sporty Rp 3.800.000

AVANTGARDE

?gniraew uoy era hctaW Watch are you wearing?

LUXO MAGAZINE

All Items by : City Time Sun Plaza, Medan

guess

Dengan campuran warna hitam dan emas pada bagian pinggirnya yang mempesona Rp 5.899.000

police

Tidak seperti jam kebanyakan, jam ini bertuliskan angka 12, 4, dan 8 sebagai angka penunjuk jam Rp 3.800.000

fossil

Berlatar warna abu- abu bergaris dan ukuran diameter besar Rp 1.375.000

tissot sea touch

Dilengkapi dengan jarum serta jam digital serta keunggulan layar sentuh yang memudahkan untuk menentukan alarm, kompas, logbook, dan lainnya Rp 17.800.000

dkny

Dengan warna hitam elegan di seluruh bagian jam, serta desain bulatan jam yang pipih Rp 2.895.000


J KES Waktu Buang Air, Lupa... Basuki berumur 49 tahun mempunyai penyakit pikun. Ada-ada saja yang kelupaan. Pagi kalau mau ngantor, bukan kelupaan pakai sepatu, dia lupa ganti baju. Satu hari ia mau ke kondangan bersama istrinya. Basuki keliatan keren. Pakai stelan jas, rambut disisir rapi, dan sepatu mengkilap. Basuki : Bu!!! Cepat pakeannya. Ini sudah jam 8 lho! Istrinya : Iya deh! Nih, kunci mobilnya, Pak! Di tengah perjalanan istrinya nyeletuk ”Pak, kayaknya ada bau kotoran nih! Bapak yang injak kotoran atau saya? Basuki tiba-tiba ingat dan duduknya mulai gelisah sembari ngomong ”Bu... kita balik ke rumah, yuk! Tadi waktu buang air, lupa belum cebok.” Alah...

Waktu Buang Air, Lupa... “Tolong saya, Dok,” kata Budi yang perwira militer pada dokter. “Apa yang bisa saya bantu?” tanya dokter. “Beberapa hari yang lalu waktu saya pulang dari kantor, saya menangkap basah istri saya sedang berselingkuh dengan lelaki lain. Lalu saya ambil pistol saya dan saya acungkan pada istri saya. Lelaki selingkuhannya berkata bahwa percuma saya membunuh istri saya karena saya akan masuk penjara dan tidak pernah lagi bisa bersama istri saya. Saya luluh, lalu ia mengajak minum kopi”. “Lalu apa masalahnya?” tanya dokter. “Dua hari kemudian istri saya melakukan hal yang sama dengan lelaki yang sama. Saya todongkan pistol ke arah lelaki selingkuhan istri saya, tapi sekali lagi ia membujuk bahwa kalaupun ia mati, istrinya akan berselingkuh lagi dengan lelaki lainnya. Saya luluh dan ia mengajak saya minum kopi.” “Jadi apa hubungannya dengan kedatanganmu ke sini?” tanya dokter. “Tadi saya memergoki istri saya melakukan hal yang sama lagi. Di depan mereka, saya todongkan pistol ke mulut saya, lalu lelaki itu berkata bahwa kalau saya mati akan rugi karena justru memberi peluang seluas-luasnya kepada kami untuk selalu bersama-sama. Saya luluh dan iapun mengajak saya minum kopi.” “Langsung ke pokok persoalan aja deh,” kata dokter tak sabar. “Kopi itu bisa merusak kesehatan saya nggak Dok?”

64

LUXO MAGAZINE

AUG ‘09

Terjemahan yang Berbahaya Jangan sekali-kali menerjemahkan istilah IT ke bahasa Indonesia. Tahukah mengapa? Ini sangat berbahaya terutama jika diajarkan di sekolah. Lihatlah contoh berikut. Kamus kata: Hardware: Barang Keras; Software: Barang Lembut; Joystick: Batang gembira; Plug and Play : Colok dan Main; Port : Lubang; Server : Pelayan; Client : Pelanggan. Silahkan coba untuk terjemahkan kalimat di bawah ini: The server provides a plug and play service for the clients using either hardware and software joystick. Just plug the joystick into the server port and enjoy it. Terjemahannya: Pelayan itu menyediakan layanan colok dan main untuk pelanggannya dengan menggunakan batang gembira jenis keras atau lembut. Cukup dengan mencolokkan batang gembira itu ke lubang pelayan dan nikmati. Sangat berbahaya bukan?

Pembeli yang Cerdik Pada suatu hari ada seorang pedagang baju yang sedang menggelar dagangannya. Lalu ada seorang pembeli yang melihat-lihat baju dagangannya itu. Akhirnya terjadi percakapan antara keduanya: Pembeli: “Berapa satu-nya, Mas?” Penjual: “Murah, Mas! Cuma 20 ribu-an...” Pembeli: “Ooo... Kalau saya beli satu dikasih berapa, Mas?” Penjual: “Ya satu lah, Mas! Masak beli satu dikasih dua.” Pembeli: “Ooo... kalo begitu saya beli satu deh...” Penjual: “Ini Mas, bajunya.” Pembeli: “Lho, kok cuma ada satu baju?” Penjual: “Lho, memangnya kenapa?” Pembeli: “Katanya tadi kalau beli satu dikasih satu, kan jadinya saya dapet dua baju dong, yang satu beli, yang satu lagi dikasih. He... he...” Penjual: ???


LUXO MAGAZINE

AUG ‘09


MARLBORO AVANT GARDE Jumat malam (24/07) Retrospective Cafe diramaikan dengan aksi panggung DJ-DJ Nasional. Bertajuk Marlboro avant garde, acara malam itu meriah. Ratusan anak-anak muda kota Medan membuat malam itu semarak. Para anak muda yang sadar gaya menjadikan momen-momen seperti ini sebagai ajang unjuk jati diri. (Ananda)


HeartBreak.Com Noise Epic

Sebuah film tentang usaha intelejen bidang cinta, Heartbreak.Com, Juli lalu baru saja memulai proses pengambilan gambar. Acara syukuran dimulainya syuting digelar di rumah produksi One Star Productions di Jl. Pasuruan No. 27, Jakarta awal Juli lalu. Pada acara tersebut hadir para cast seperti Ramon Y. Tungka dan Raihaanun Nabila. Selain itu, film ini juga menghadirkan aktris kawakan Jajang C. Noer, Pong Harjatmo, dan Lukman Sardi. Heart Break. Com rencananya akan dirilis awal Desember tahun ini. (Foto: Gerry Andria & Syamsul Hadi)

Andalkan Band local

Mungkin belum banyak yang familiar dengan local band seperti Zar, Korine Conception, ataupun Super Wonderland. Bertempat di Orange ShopHouse Jl Dr Mansyur Medan, acara yang bertajuk Noise Epic “ Lost In A Melody Series� digelar pada penghujung Juli lalu. Membawakan jenis musik bergenre Drake Core - genre musik yang mulai booming di pertengahan tahun 90-an yang merupakan penggabung an antara musik elektrik dengan hardcore- ketiga band ini membuat para pecinta musik yang datang ikut menikmati alunan musik. (Wahyu)


JAKARTA Wing Dome Cilandak Town Square, 1st floor Jl.TB Simatupang Kav.17 Cilandak, Jakarta Selatan 021-759 20299 Bianco FX Lifestyle X’nter – F3#05-07 Jl. Jenderal Sudirman-Pintu1 Senayan,Jakarta 10270 021-2555 4080 Urban Kitchen Senayan City Lt. 5 Unit # 5-01 Jl. Asia Afrika Lot.19 Jakarta 10270 Foodism Senayan City Lower Ground-Crystal Lagoon Jl. Asia Afrika Lot.19 Jakarta 10270, Indonesia 021-727 81434 Pan-O FX Life Style X’nter F1 Floor, Unit 08-09 021-2555 4250 Regal Coffee Factory Cilandak Town Square Ground F1 Jakarta 021-759 20245 D’Place Cilandak Town Square Jl. TB simatupang Kav.17 Ground Floor Unit 34. Jakarta 12340 021-7592 0255 Amadeus The Café Cilandak Town Square Jl.TBsimatupang Kav.17 Ground Floor Unit 021-023 Jakarta 12430 021-7592 0242 R.AJA’S Restaurant & Coffee Lounge Senayan City, Crystal Lagoon LG-52 Jl. Asia Afrika Lot 19 Jakarta 021-7278 1462

La Tour d’Ebeya FX LIFE STYLE, 3rd Floor Cone Jl. Jenderal Sudirman-Pintu1 Senayan,Jakarta 10270 021-2555 4265 Creole LiFestyle X’enter mall F2 # 02 Jl. Jenderal Sudirman-Pintu1 Senayan, jakarta 10270 021-2555 4048 It’s A café Senayan City, LG Floor, nit LG45 Asia Afrika Lot 19, Jakarta 10270, Indonesia 021-7278 1495 Sega Fredo FX Lifestyle Center 1st Floor. Jl.Jendral Sudirman. 021-2555 4089 Minus 2 Fx Lifestyle Center 2nd Floor Jl.Jendral Sudirman. 021-2555 4088 Frezium Cilandak Town Square 1st floor Jl. TB Simatupang Kav.17 021-759 20234 Sushi Tei Senayan City Level 2-285C & 287C Jl.Asia Afrika Lot19 Jakarta Pusat 021-7278 1678

MEDAN Warung Ijo Jln.DR. Mansyur No.89 061-8220009 Medan Dome Sun Plaza Jl. H. Zainul Arifin No.7 Ground Floor Blok C no.11 Medan, 20152 061-450 1893 Penang Corner Jl. STMK/Dr. Mansur Medan 061-821 8346

The Traders Jl. Kapten Pattimura 423 Medan 20153 061-453 1881 Gelato Bar Cava lounge Jl.Patimura No.66 Medan 061-4533166 Gardenia (Tropical Garden Resto) Jl. SMTK Dalam 2A/ Dr.Mansyur Medan 061-8221735 Cup & Cino (coffee house) Plaza Cambridge City Square 6F. 09 J Jl. S.Parman no.217 061-4577 236 Brothers Café Jl. Zainul Arifin no.16 D, Mandiri Building lt1 Medan 061-415 5053 Jav & Tif Café Sun Plaza Level LG Block C No.30-31 Jl. Zainul Arifin No.7. 061-4501 555 Classic Café Sun Plaza Level 3 C 26-31-32 Jl. Zainul Arifin No.7. 061-450 1828 Vinta Café Sun Plaza Level 3 Zone C 4041-42 Jl. Zainul Arifin No.7 Medan 061-450 1535 Kok Tong Kopi Tiam Sun Plaza Blok A No.9-10-11 Jl. Zainul Arifin No.7. Medan 081-3708 18185 Iconique Sun Plaza GF # 10-15 Jl. Zainul Arifin No.7. 061-450 1814

Shanghai Kitchen Sun Plaza LG Jl. Zainul Arifin No.7. Medan 061-450 1167 My Life Gym & Spa Cambridge City Square LG Floor Hahndorf’s Sun Plaza lt 2 C/08 Jl. Zainul Arifin No.7. Café De’ Sun Shine Sun Plaza lt3 L3-C-35 Jl. Zainul Arifin No.7. 061-4501 850 Itcho Sushi Sun Plaza Lt.3 Blok B31-35 Jl. Zainul Arifin No.7. Medan 061-450 1112 Sushi Tei Jl. Teuku Daud No. 6/12 Sun Plaza Level LG 061-451 5236 Killiney Kopitiam Plaza Medan Fair Komplek Plaza Medan Fair Lt 2 Exhibition Area Jl. Gatot Subroto Medan 061 4140369 Petronas Setia Budi Jl. Baru - Ring Road Setia Budi Medan 061 77020366 Driving Range Setia Budi Country Club Komp Taman Setia Budi Indah 061 76604316 Cambridge City Square LG Floor J Co Sun Plaza Lower Ground Floor CambridgeCity Square Ground Floor No. 4 061-457.7241


HOTELS

In Room Magazine Grand Swiss-Belhotel Jl. S.Parman No.215,I-J Medan 20152 Indonesia 061-4576999 In Room Magazine J.W Marriot Hotel Jalan Putri Hijau No.10 Medan 20111 061-455 3333 Tiara Hotel Jln Cut Mutiah, Medan 20152 061-451 4000 Grand Angkasa International hotel Jl. Sutomo No1 Medan 20235 061-4555 888 Garuda Plaza Hotel Jl.Sisingamangaraja no.18 Medan 20213 061-736 1111 STARBUCKS INDONESIA JAKARTA Mall Taman Anggrek Citraland Mall Pluit Junction Plaza Indonesia PI - EX Grand Indonesia 1 Grand Indonesia 2 Plaza Semanggi Pacific Place fX lifestyle X’nter Plaza Senayan Plaza Senayan 2 Pasaraya Grande Mall kelapa Gading La Piazza Pondok Indah Mall Pondok Indah Mall 2 Senayan City Senayan City 2

Margo City BNI 46 GKBI SetiaBudi Wisma Metropolitan Building Wisma Mulia JakartaStock Exchange Oakwood CityWalk Sudirman Ratu Prabu Botani Square Bogor Cilandak Town Square Plaza Kampung KeMang Cibubur Junction Mall Puri Indah Super Mall Karawaci Kemang Village Dufan Summarecon Serpong Westlake Cikarang Desa Sukaresmi Lemah Abang Siloam Hospital Kebon Jeruk Siloam Karawachi Tebet Skyline TIS Square Formula 1 Kemang Square Kamome Supermarket AirportCengkareng 2D Airport Cengkareng 2F Highway Km 13.5 Highwy Km 19 Airport Cengkareng 2F Drop Off Petronas

BANDUNG Bandung SuperMall Bandung Indah Plaza Paris Van Java Ciwalk SURABAYA

Tunjugan Plaza 4 Tunjungan Plaza 3 Pakuwon Surabaya Town Square MEDAN Sun Plaza CambridgeCity Square YOGYAKARTA Plaza Ambarukmo Bali Bali Airport Nusa Dua Legian Bali Discovery Mall Hard Rock Cafe


Next Issue September 2009

Shopping

FORMULIR BERLANGGANAN MAJALAH LUXO Mohon dikirim majalah Luxo, Untuk dan atas nama kami : Jabatan

: ......................................................................................

Perusahaan / Instansi : ......................................................................................

Kota

: ......................................................................................

Alamat

: ......................................................................................

Kode Pos

: ......................................................................................

........................................................................................

Nama

: ......................................................................................

........................................................................................

Fax

: ......................................................................................

Telp

: ......................................................................................

Kota

: ......................................................................................

alamat Rumah

: ......................................................................................

Kode Pos

: ......................................................................................

........................................................................................

........................................................................................

Kota

: ......................................................................................

Telp

: ......................................................................................

Kode Pos

: ......................................................................................

Pesanan tiap edisi Mulai Alamat Kirim

: ...............................................................Eksemplar : ............................... s/d ..................................... [ ] kantor [ ] Rumah

Fax

: .................................................................................. Alamat Sirkulasi :

3 Bulan Rp. 60.000

Jl. Biduk No. 37 2nd floor, Kel. petisah Tengah

6 Bulan Rp. 110.000

Medan - 201122, Sumatera Utara - Indonesia tel. (62-61) 416-0066 fax. (62-61) 416-0077

12 Bulan Rp. 210.000

e-mail : luxomagazine@gmail.com

09 E 20

• Pelanggan diluar wilayah Medan dikenakan biaya kirim Rp. 50.000,- / 1 Thn • Pelanggan diluar pulau sumatera dikenakan biaya kirim Rp. 125.000,- / 1 Thn

VOL

O. . II N

01 -

JUN

Account name: CV. Luxo Pratama Indonesia Account number: 0221864041 Bank Name: BCA

Vol.2 rt of The A Pride i dan

Tradis

eira &

Capo

of The ra Tim

Visi Jua

Town

Polo Air

Sumut

an

r

u Parko


&

a Five S with E tar Resort nchan ting F acilit

ies

nge �

la Chal s d l e i “3 F s e l o 27 H

r and e t a W ture n e v Ad

Integrated Tourism Resort

Labersa Grand Hotel & Convention Jalan Labersa, Parit Indah, Pekanbaru - Riau, Indonesia : +62 761 41555 Phone : +62 761 41515 Fax : sales@labersa.com Email : www.labersa.com Website

contact our reservation service

+62 761 41555



Luxo Magazine