Page 1

l Rabu Kliwon l 17 Oktober 2018 TAHUN KE-33 NO: 168

Harga Eceran Rp 3.000 Harga Langganan Rp 70.000

TERSANGKA: Badan Narkotika Nasional (BNN) memperlihatkan 18 tersangka kasus narkoba dengan barang bukti 14,6 Kg Sabu dan ekstasi sebanyak 63.573 butir. Pengungakapan ini hasil sinergitas Bea Cukai, Polri dan TNI, Selasa (16/10). n Foto:dok/detik.

14,6 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita 14,6 kg sabu dan 63.500 butir pil ekstasi dari pengungkapan awal bulan Oktober 2018. Barang bukti itu disita dari 4 kasus yang berbeda. “Dalam kesempatan ini ada 4 kasus yang kita ungkap, pertama barang bukti 10 kg sabu TKP Medan, Sumatera Utara, kedua 3 kg sabu TKP JakartaTangerang, ketiga, 1,5 kg sabu TKP di Tarakan dan terakhir di Cilegon dengan barang bukti 63.500 butir pil ekstasi,” kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari di kantornya, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (16/10). ‘’Seluruh barang yang kita sita berasal dari Malaysia melalui jalur laut baik itu perbatasan Aceh, Sumatera Utara, Dumai dan Kalimatan,” sambung Arman. Arman mengatakan kasus pertama diungkap pada 11 Oktober 2018 di wilayah Medan, Sumatera Utara. Dalam penungkapan itu BNN menangkap 2 tersangka yakni M berserta barang bukti 2 kg sabu dan AG berserta barang bukti 8 kg sabu dalam bungkus plastik. “Total barang bukti yang berhasil disita dalam kasus ini yaitu sebanyak 10 kg sabu dalam bungkusan plastik yang disembunyikan dalam kardus bekas yang ditutup sandal bekas,” ucap Arman.

Bersambung ke hal 7 kol 1

JAKARTA - Polisi telah menetapkan dua orang berinisial IAW dan RMY sebagai tersangka kasus peluru nyasar di Gedung DPR. Keduanya, menurut polisi, berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Perhubungan dan bukan merupakan anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin). “Mereka PNS di Kemenhub. Dua-duanya mencoba (latihan menembak), namun saat kejadian itu IAW yang melakukan penembakan,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta saat konferensi pers di

Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/10). Belum ada pernyataan dari Kementerian Perhubungan tentang dua pegawai tersebut.

Misteri Peluru Nyasar ke Gedung DPR

1. Proyektil peluru di DPR Identik dengan senpi Glock 17 2. Polisi tetapkan 2 PNS Kemenhub jadi tersangka 3. Tersangka kasus peluru nyasar ke DPR bukan anggota Perbakin 4. Glock 17 yang dipakai tersangka sudah dimodif di bagian belakang 5. Peluru Nyasar ke Gedung DPR karena pelaku gugup Sumber: Polda Metro Jaya

Bersambung ke hal 7 kol 3

10 Rumah & Satu Klinik Desa Rusak Disapu Angin Kencang

Kebakaran Gunung Merbabu Meluas UNGARAN - Upaya pemadaman kebakaran di Gunung Merbabu dengan cara digepyoki dan membuat sekatsekat agar api tidak menjalar kembali dilanjutkan, Selasa (16/10). Kebakaran di Gunung Merbabu dikhawatirkan mengarah menuju wilayah Ampel Kabupaten Boyolali sehingga upaya pemadaman terus dilakukan. Informasi dari Kepala Dusun Thekelan, Supriyo, api masih terlihat membesar. Asap tebal di Gunung Merbabu terlihat dari Salatiga, Selasa (16/10) pagi. ‘’Pagi tadi kepulan asap di Gunung Merbabu terlihat dari Argomulyo Kota Salatiga,’’ ujar Yulianto, warga Salatiga, Selasa (16/10). Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM), Edi Sutiyarto mengatakan, pemadaman kebakaran di Gunung Merbabu kembali dilanjutkan, Selasa (16/10). Untuk pemadaman secara manual yang efektif

Bersambung ke hal 7 kol 3

Konser Berdua

LAMA tidak muncul on air, ternyata Reza Artamevia tetap eksis. Penggemar mantan istri Adjie Massaid ini masih berjibun. Dia pun acapkali tampil menghibur penggemar. Namun, lama tak tampil duo, dia bakal duet dengan Titi DJ. ‘’Ya, malam Tahun Baru nanti, kita bareng manggung di Yogya, bertajuk The Best of 2 Divas’, di Hotel Tentrem Yogyakarta. Reza menambahkan, konser istimewa nya kali ini berlangsung setelah 15 tahun tidak pernah konser bareng.n Buyil-skh

Dua PNS Tersangka Penembakan di DPR

RUSAK: Jajaran Muspika Balapulang memeriksa bangunan rumah yang rusak akibat tersapu angina kencang di Desa Danareja, kemarin. Foto:SM/ M Firdaus Ghozali.

perbaiki warga dengan bergotong royong. Sedangkan rumah yang rusak berat, belum diperbaiki karena menunggu bantuan,” ujar Fakih di sela meninjau lokasi di desa tersebut bersama jajaran muspika setempat, kemarin. Menurut Fakih, bangunan poliklinik desa juga mengalami kerusakan lantaran atapnya tertimpa pohon besar yang roboh. Dari pendataan sementara, kerugian masing-masing pemilik rumah beragam, ada yang sekitar Rp 500.000 hingga sekitar Rp 1.500.000. Rata-rata kerusakan pada atap yang terbuat dari

Cerita Pendeta dan Staf DPR Nyaris Tertembak

Bersambung ke hal 7 kol 1

’Pak Jenderal Tiarap, Ini Tembakan’

Peristiwa peluru nyasar ke gedung DPR menyisakan pengalaman menegangkan bagi anggota DPR, staf, dan tamu di sana. Dua di antaranya adalah seorang pendeta dan staf anggota DPR.

Foto: Buyil

BALAPULANG - Hujan lebat yang disertai angin kencang untuk kali pertama sejak musim kemarau, mengguyur wilayah selatan Kabupaten Tegal, salah satunya di Kecamatan Balapulang pada Senin (15/10) petang. Di Desa Danareja, kecamatan tersebut, angin kencang merusak sepuluh rumah dan satu bangunan poliklinik desa. Plt Camat Balapulang, Fakihurrakhim, menjelaskan, bangunan rumah yang atapnya terempas angin kencang berada di Dukuh Ciranggem, RT 2 RW 4, Desa Danareja. “Ada sembilan rumah yang rusak ringan akibat angin kencang. Kondisi rumah sudah di-

KETIKA Pendeta Heski Roring sedang bertamu ke ruang kerja anggota Fraksi Gerindra, Wenny Warouw, di gedung Nusantara I DPR, tepatnya di lantai 16. Saat se-

dang berbincang dengan Wenny, Heski dikagetkan oleh terjangan peluru. “Saya kan lagi asyik ngobrolngobrol dengan Pak Wenny Warouw. Ngobrol-ngobrol gitu

tiba-tiba ada tembakan. Pletak, desing. Mungkin satu jengkal dari kepala saya. Saya langsung ngomong, ‘Pak Jenderal, tiarap, ini tembakan!’,” kata Heski di gedung DPR, Senayan, Jakarta,

TERSANGKA PNS: Polisi menetapkan IAW dan RMY sebagai tersangka peluru nyasar ke ruang kerja anggota DPR RI. Kedua tersangka PNS, bukan anggota Perbakin. n Foto:dok/cnn.

Senin (15/10). “Puji Tuhan, saya bisa selamat,” sambungnya. Heski merasa telinganya berdenging gara-gara desingan peluru. Dia tidak bisa membayangkan jika peluru yang datang dari arah belakangnya itu mengenainya. “Peluru dari arah kiri atas. Pokoknya rambut saya ini terangkat juga. Mungkin kalau saya tinggi duduknya, paling kena juga,” ucap Heski. Cerita lain datang dari staf anggota DPR Fraksi Golkar Bambang Heri Purnama. Peluru juga menembus ke ruangan Bambang Heri di lantai 13. Saat kejadian, Bambang Heri tidak ada di ruangan karena sedang umrah. Namun ada staf yang bekerja di depan ruangan. Peluru yang menembus kaca juga membuat jilbab staf itu boBersambung ke hal 7 kol 1


Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

Jangan Geser Kasus Hukum Ratna ke Ranah Politik KITA sangat menyayangkan adanya kecenderungan dari pihak-pihak tertentu untuk menggiring kasus hukum tentang kebohongan Ratna Sarumpaet ke ranah politik. Memang hal itu sulit untuk dihindari, mengingat posisi Ratna Sarumpaet selama ini merupakan bagian penting dalam tim pemenngan Prabowo - Sandiaga Uno. Ditambah lagi dengan reaksi yang keras dari kubu Prabowo-Sandi dalam menyikapi atau merespon pengakuan Ratna bahwa dia mengalami penganiayaan oleh sejumlah orang. Maka, kasus Ratna Sarumpaet pun langsung memicu “kobaran api” perseteruan antara kubu calon presiden (capres) Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Kedua belah kubu pun saling serang dan tuduh telah menggunakan isu kebohongan Ratna Sarumpaet sebagai bahan “gorengan” politik untuk mendiskreditkan pihak lawan. Apalagi ketika Polri memnggil Amien Rais, salah satu tokoh penting di kubu Prabowo-Sandi, untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus Ratna, “bola panas”pun dilontarkan menjelang pemeriksaan. Amien Rais menggulirkan isu tentang dugaan keterlibatan Kapolri Tito Karnavian dalam kasus impor daging, ketika Tito masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Yang lebih “ngeri-ngeri sedap”, Amien Rais juga meminta Presiden Joko Widodo untuk mencopot Tito Karnavian dari jabatan Kapolri dan meminta KPK mengusut kasus tersebut. Amien Rais juga menyatakan akan memberikan bahan-bahan atau data kasus impor daging ke KPK. Pihak Polri pun langsung merespon dengan bantahan keras bahwa Tito terlibat dalam kasus impor daging, karena tidak ada bukti-bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan Tito. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Setyo Wasisto juga menyerukan kepada semua pihak agar tidak mengadu domba Polri dengan KPK. Terkait kasus “Buku Merah” yang disebutsebut merupakan bukti perkara impor daging yang melibatkan pengusaha Basuki Hariman, Setyo menegaskan bahwa pihak KPK sudah menyatakan tidak terbukti. Terkait penanganan kasus Ratna Sarumpaet, Polri terus memproses dan mendalami kemungkinan adanya tersangka baru. Oleh karena itu, pemanggilan saksi-saksi lain, setelah Amien Rais, untuk diperiksa akan tetap dilakukan. Seperti diketahui, selain Amien Rais, juga terdapat nama-nama penting seperti Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Fadli Zon, Rachel Maryam, Dahnil Simanjuntak, dan Hanum Rais yang dilaporkan ke polisi atas dugaan penyebarluasan berita bohong (hoaks). Kini tiada hari tanpa perdebatan kedua kubu capres soal kasus kebohongan Ratna Sarumpaet di televisi dan forumforum lain. Hal ini jelas semakin meningkatkan eskalasi suhu politik nasional. Kita khawatir masa kampanye hingga 17 April 2019 akan diwarnai dengan perdebatan yang semakin tidak mencerdaskan masyarakat. Isu-isu substansial menyangkut masalah-masalah kebangsaan dan kenegaraan yang semestinya lebih dikembangkan serta diperdebatkan oleh kedua kubu menjadi terpinggirkan, bahkan nyaris tak tersentuh. Oleh karena persoalan hukum kasus kebohongan Ratna Sarumpaet sudah memasuki proses hukum, maka semua pihak harus memberikan kepercayaan kepada Polri untuk memprosesnya. Jangan lagi ada upaya-upaya untuk mengalihkan atau menggeser kasus hukum Ratna ke ranah politik.■

Kampus dilarang untuk kegiatan kampanye. Dalihnya sih, kuliah umum. *** Harga daging ayam potong mulai naik. Masih banyak alternatif lain.

Oleh Walil Abdul Azis SPd

S

EPERTI diketahui pada 2019, pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden akan digelar bersamaan. Kesuksesannya akan bergantung pada penggunaan hak pilih. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sejumlah 196,5 juta rakyat Indonesia mempunyai hak pilih. Dari jumlah tersebut, 60 juta jiwa adalah pemilih pemula. Jumlah yang sangat signifikan tentu saja. Pemilih pemula ini berusia belasan tahun dan masih duduk di bangku sekolah menengah. Rata-rata mereka duduk di kelas XII dan sebagian kecil di kelas XI. Karena jumlah yang mencapai angka 30% ini, maka pemilih pemula tidak bisa diabaikan begitu saja. Permasalahannya, bagaimana mereka mempunyai kesadaran berpoli-

: Ir H Budi Santoso : Irianto Joko Moelyono : Muhammad Aulia A : Sarsa Winiarsih Santoso : Djoko Sutedjo

ALAMAT REDAKSI : Jl. Kawi No 20 Semarang - 50251, Telp (024) 8507070, Faks (024) 8502727 redaksi@koranwawasan.com ALAMAT IKLAN - PEMASARAN : Jl. Kawi No 20 Semarang-50251, Telp. (024) 8507070 Faks (024) - 8313717 iklan@koranwawasan.com pemasaran@koranwawasan.com ALAMAT TATA USAHA Kompleks Pertokoan Simpang Lima Blok A/10 Semarang Telp.: (024) 8314170 Faks. (024) 8317113 REKENING BANK : PT Sarana Pariwara Semarang BANK JATENG 1.034.07578.9 CIMB NIAGA 453.0100081.00.0 PENERBIT : PT Sarana Pariwara Semarang/Anggota SPS. IZIN TERBIT : SK Menpen RI No. 027/ SK/Menpen/SIUPP/A7 Tanggal 23 Januari 1986. TERBIT PERDANA : Tanggal 17 Maret 1986

peserta didik juga menjadi salah satu cara memupuk jiwa demokrasi. Melalui forum musyawarah ini, peserta didik terlatih untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya, terbiasa mendengarkan perbedaan pendapat, menghargai pendapat orang lain dan menghormati setiap keputusan bersama. Pembiasaan seperti ini akan menanamkan jiwa demokratis yang akan melekat sampai seterusnya di lingkup kehidupan yang lebih luas. Pengalaman-pengalaman berpolitik saat di sekolah akan membentuk sikap dan pendangan siswa terhadap proses politik yang lebih kompleks dalam lingkup negara. ■ Peran Guru Selain budaya politik di sekolah, seorang guru dapat mengambil peran yang lebih nyata dalam membekali dan menyiapkan peserta didik menjadi pemilih pemula. Secara formal, yang paling berkompeten untuk memberikan pendidikan politik adalah guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Namun sebagai seorang pendidik, semua guru dapat berperan serta dalam mem-

Oleh Sulastri Puspa Anggraheni

”Bu guru, tolong nasihati anak saya. Kalau malam, bukannya belajar tetapi main gadget sampai larut. Parahnya lagi, jika saya nasihati justru marahmarah, saya kehabisan akal,” kata orangtua kepada guru anaknya. ANTAN menteri pendidikan, Anies Baswedan, prihatin dengan hasil studi Most Litered Nation InThe World, yaitu Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara tentang minat membaca. Padahal infrastruktur untuk mendukung mem-

Penulis, guru Sejarah SMAN 1 Jepon, Blora.

baca, Indoneia lebih baik ketimbang Jerman, Portugal, Selandia Baru dan Korea selatan. Jadi indikator sukses tumbuhnya minat membaca tak selalu dilihat dari berapa banyak perputakaan, buku, dan mobil perpustakaan keliling. Bobby DePotter (QuantumLearning) menyarankan untuk menjadikan gemar membaca yaitu dengan mengubah metode pengajarannya. Salah satunya menyingkirkan mitosmitos kuno yang keliru tentang membaca. Kiat-kiat membaca, menurutnya antara lain mempersiapakan diri, meminimalkan gangguan, duduk dengan sikap tegak, menenangkan pikiran sesaat sebelum membaca, gunakan jari atau pensil atau benda lain untuk penunjuk, lihat sekilas bahan bacaan sebelum mulai membaca. Sementara mitos-mitos kuno yang keliru dan masih dipercayai antara lain membaca itu sulit, tidak boleh menggunakan jari ketika membaca, membaca harus dilakukan dengan mengeja kata per-kata, dan membaca harus perlahanlahan agar dapat memahami isinya. Sebaiknya mitos yang menyesatkan tersebut digan-

tikan dengan gagasan baru untuk mengganti memori negatif yang telah tersimpan di benak siswa. ■ Membiasakan Gerakan 84 adalah suatu gerakan untuk membiasakan siswa membaca di rumah yang dibagi menjadi dua tahap. Pertama, di mulai pukul 18.0020.00 WIB dengan kegiatan membaca materi yang telah dipelajari pada siang hari. Kedua, dimulai pukul 04.0005.00 WIB dengan kegiatan membaca materi yang akan dipelajari pada hari itu. Tujuan dari gerakan ini adalah membangun kebiasaan membaca. Membangun kebiasaan pada awalnya membutuhkan kesungguhan niat untuk berubah. Biasanya suatu pekerjaan (kegiatan ) positif yang dilakukan untuk pertama kali terasa sangat berat. Namun jika pekerjaan tersebut diulang-ulang menjadi hal biasa bahkan berubah menjadi hal yang menyenangkan. Sebelumnya penulis melakukan survey kepada 110 siswa SD tempat mengajar. Hasil survey didapatkan data hanya 10 anak dari 110 yang belajar, itu pun karena ada PR

(pekerjaan rumah). Jadi 99% anak-anak tersebut tidak belajar di rumah. Waktu belajar pukul 18.00-21.00 telah dilewati tanpa arti. Anak-anak kadang tidur sampai larut malam gegara smartphone. Langkah-langkah Gerakan 84 yaitu afirmasi ke pikiran bawah sadar siswa melalui relaksasi setiap akhir pembelajaran. Menyingkirkan mitos-mitos kuno dengan pengetahuan baru. Membuat tulisan tentang manfaat membaca yang dibuat unik dan mudah dibaca setiap hari, funginya agar termemori di pikiran bawah sadar siswa. Mengajarkan cara membaca yang benar. Langkah-langkah memanfaatkan smartphone dengan bijak yaitu membuat kesepakatan dengan siswa. Mulai pukul 18.00-21.00 smartphone dititipkan pada orangtua. Pada pukul 18.00 siswa mulai membaca sampai pukul. Orangtua memposting foto anaknya yang sedang membaca setelah pukul 20.00. Kegiatan ini diulangi pada pagi hari pukul 04.00-05.00. Orangtua memposting foto anaknya ke group whatsapp kelas 6.■ Penulis, Guru SD N 3 Bukateja, Purbalingga.

Tuntutan Utama Pendidikan Zaman Now

REDAKTUR SENIOR: Sosiawan, Widiyartono R. REDAKTUR PELAKSANA: Budi Sutomo, Achmad Ris Ediyanto. KOORDINATOR LIPUTAN: Heri Suyanto, Didik Saptiyono PERSONALIA REDAKSI: Samsudin Bakrie. REDAKTUR: Eddy Tuhu PW, Adlan Heriyudi, Sosro Margono, Sucito, Kusmiyanto, Aman Ariyanto, Yunan Hidayat, Soetjipto, Wisnu Setiaji, Yanuar Dwi Sarjono, Sunarto, Siti Khajarwati. Reporter: Unggul Subagyo, Sapto Sari Jati, Felek Wahyu, Jaka Nuswantara, Nurul Wahid, Rusmanto Budi, Ernawaty, Sunardi, Arix Ardana. Koresponden Kedu: Tri Budi Hartoyo (Koordinator), Widyas Cahyono, Ali Subechi. Banyumas: Joko Santoso (Koordinator), Hermiana Englaningtyas, Ady Purwadi. Pekalongan : Janti Artati (Koordinator), Eko Saputro, Hadi Waluyo, Probo Wirasto. Pati : Wahono (Koordinator), Budi Santoso, Ali Bustomi. Surakarta: Tulus Premana (Koordinator), Bagus Atas Adji W, Sutyatmoko W, Suti Hapsoro. MANAJER IKLAN/PROMOSI: Agung Wahyu Jawoto. MANAJER PEMASARAN: Teguh Slamet Widodo. MANAJER SDM: Sosro Margono SH MANAJER TU: Yetti Ismiyati. KABAG KEUANGAN: Siti Aisyah.

tik dan menggunakan hak suaranya. Keluarga merupakan lembaga sosialisasi politik yang pertama. Namun, sekolah adalah lembaga yang paling efektif dalam sosialisasi dan pendidikan politik. Sekolah mengajarkan secara formal teoritis tentang demokrasi, kehidupan bernegara, hak dan kewajiban warga negara. Perannya, tidak terbatas secara teoritis semata, namun menjadi sarana pembelajaran kehidupan berpolitik dalam lingkup kecil, seperti misalnya pemilihan pengurus kelas hingga OSIS. Disini siswa belajar tidak golput hingga bisa menerima hasil pemungutan suara. Di sinilah peranan guru dalam melatih kesadaran politik dan mengembangkan iklim demokrasi di sekolah. Selain pemilihan pengurus kelas dan ketua OSIS, budaya politik di sekolah bisa ditumbuhkan melalui banyak hal. Sikap guru yang terbuka terhadap kritik dan tidak otoriter memegang peran penting dalam menumbuhkan sikap demokratis. Pembiasaan bermusyawarah dalam setiap kegiatan kesiswaan untuk menentukan kebijakan tertentu dengan melibatkan peran aktif

berikan kesadaran politik ini. Guru harus memberikan pemahaman tentang kerugian-kerugian yang ditimbulkan ketika banyak orang memilih untuk menjadi golput. Peserta didik juga harus dipersiapkan agar menjadi pemilih yang cerdas dalam menggunakan hak pilihnya. Sebagai pemilih pemula diharapkan peserta didik ini tidak hanya melihat ke figur kandidat saja, tapi harus tahu betul visi misi tiap kandidat. Jangan sampai terjadi, menentukan pilihan hanya karena ikut-ikutan temannya. Sebenarnya peran yang lebih besar bisa dilakukan oleh pemilih pemula ini. Mereka dapat dengan mudah mengakses informasi tentang pemilu sekaligus memberikan laporan dengan cepat saat terjadi kecurangan dalam prosesnya. Yang harus digaris bawahi adalah peran guru dalam penyiapan peserta didik bukan untuk mengarahkan pada salah satu kandidat, akan tetapi memberikan kesadaran agar mereka menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan rasional demi kemajuan Indonesia.■

Gerakan 84 Solusi Giat Membaca

M

(Rajin mencari alternatif-alternatif)

PENDIRI PEMIMPIN UMUM PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB PEMIMPIN PERUSAHAAN WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN

Menyiapkan Siswa Sebagai Pemilih Pemula

Oleh Fitri Nurhayati Sih Wahyuni SPt

A

Yang perlu menjadi perhatian bagi guru adalah karena akses yang digunakan oleh peserta didiknya sama saja dengan akses yang digunakan oleh peserta didiknya, jadi jangan sampai guru tertinggal dari peserta didiknya.

DA banyak hal yang bergeser seiring dengan perkembangan zaman, terutama di era digital. Perkembangan teknologi semakin canggih dan bisa dibilang semakin memudahkan hidup. Era ini ini sedikit banyak mempengaruhi anak-anak dan generasi muda masa kini. Jika dulu informasi didapatkan dari media konvensional seperti koran dan televisi, kini kids zaman now bisa mengaksesnya hanya dari genggaman tangan alias smartphone. Informasi tersebut tak hanya hiburan, tapi juga ilmu yang berguna bagi pendidikan. Anak bisa belajar iptek dengan cara yang lebih menyenangkan dan interaktif lewat teknologi. Hal inilah yang perlu menjadi pemikiran bagi pendidik, bagaimana proses pembelajaran yang seharusnya terjadi di dalam dunia pendidikan kita untuk memasuki era digital saat ini. Proses pembelajaran konvensional atau tradisional yang ada saat ini sudah saatnya harus diubah. Tentunya mengingat bahwa kita tidak ingin anak-anak usia sekolah ini lebih banyak belajar dari dunia digital yang mereka temui setiap saat dibanding dengan pembelajaran di dalam kelas yang sesuai kebutuhannya. Pengembangan

Kurikulum 2013 menuntut agar pola pembelajaran yang berpusat pada guru berubah menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Sehingga siswa dituntut berperan aktif dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas dimana guru hanya sebagai pembimbing peserta didik dalam menemukan dan menggali informasi. Di dalam era digital orang dapat belajar menggunakan berbagai cara dan berbagai sumber, dan ini merupakan tantangan bagi guru untuk menemukan pendekatan yang mana yang akan dipakai dalam membantu peserta didiknya belajar secara efektif. ■ Daya Kreatif Metode pembelajaran kreatif lebih melibatkan peranan guru dalam membuat proses pembelajaran di dalam kelas menjadi menarik bagi peserta didik, dan lebih efektif dalam menggunakan pendekatan imajinatif. Dalam hal ini guru juga dituntut dapat mengidentifikasi kekuatan kreativitas peserta didiknya, memperkuat daya kreatifnya dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mewujudkannya. Pendekatan proses pembelajaran kreatif akan sangat beragam jika diterapkan dalam

dunia pendidikan kita, mengingat demografi dan kondisi daerah masing-masing. Tentu saja harus disesuaikan dengan usia anak sekolahnya, tentu saja kreatif bagi anak SD akan berbeda dengan usia SMP atau SMA bahkan SMK sekalipun. Sebagai guru kita harus selalu berfikir kreatif karena itu akan melahirkan kreativitas yang tidak harus selalu menghasilkan produk konkrit, tetapi meliputi seluruh aspek kehidupan, di antaranya berupa ide. Kreativitas sangat penting untuk menyiasati segala keterbatasan yang ada di sekolah. Sedangkan metode pembelajaran yang disarankan Kurikulum 2013 antara lain diskusi, eksperimen, demonstrasi dan simulasi, memberikan kesempatan kepada peserta didiknya untuk kreatif. Kurikulum 2013 menjadi salah satu kebijakan pemerintah dalam membantu guru menghadapi ‘pembelajaran zaman now’ yang dituntut oleh era digital saat ini. Yang perlu menjadi perhatian bagi guru adalah karena akses yang digunakan oleh peserta didiknya sama saja dengan akses yang digunakan oleh peserta didiknya, jadi jangan sampai guru tertinggal dari peserta didiknya.■ Penulis, guru SMKN 3 Salatiga.


Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

233 Anak di Kota Magelang Putus Sekolah MAGELANG- Angka anak putus sekolah di Kota Magelang masih tergolong cukup tinggi di tahun 2018 ini, yakni mencapai 233 anak dan sebagian besar anak yang putus sekolah ada di jenjang sekolah dasar (SD). “Dari 233 anak yang putus sekolah tersebut 130 anak dari jenjang SD, 86 dari jenjang SMP, jenjang pendidikan sekolah menengah atas (SMA) sebanyak sembilan anak dan masing-masing dua anak dari jenjang taman kanak-kanak (TK) dan program kerja paket. Serta dua anak lainnya tidak diketahui keterangannya,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Sahid usai kegiatan perumusan kebijakan penanganan anak

putus sekolah, di ruang Adipura kompleks Kantor Setda Kota Magelang, Selasa (16/10) Sahid mengatakan, data adanya 233 anak yang putus sekolah di Kota Magelang tersebut,didapatkan berdasarkan laporan dari 17 kelurahan yang ada di Kota Magelang. Adapun faktor penyebab adanya anak putus sekolah ini, antara lain rendahnya motivasi belajar, faktor ekonomi, pengaruh lingkungan, dan faktor lain-lain. Sementara faktor terbesar di Kota Magelang yakni

motivasi belajar yang rendah. Menurutnya, Pemerintah Kota Magelang melalui Disdikbud telah berupaya menekan angka anak putus sekolah tersebut dengan berbagai program kegiatan. Diantaranya adanya program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), pemberian seragam gratis dan bantuan lainnya. Ia mengatakan, dengan dilakukan perumusan kebijakan penanganan anak putus sekolah diharapkan dapat menghasilkan solusi terbaik dalam mengatasi permasalahan tersebut. Sementara itu, Diana Larasati, Seksi Statistik Sosial Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Magelang, menambahkan, secara umum, permasalahan putus sekolah di Kota Magelang disebabkan karena

dua faktor. Yakni faktor internal dan eksternal. “Faktor internal bisa berupa motivasi, kompetensi, dan psikologi. Sedangkan faktor eksternal antara lain orangtua (ekonomi dan perhatian) serta lingkungan (budaya, tempat tinggal, pergaulan, dan sekolah,” katanya. Menurutnya, perumusan kebijakan untuk penanganan anak putus sekolah ini sesuai dengan amanat undang-undang. Selain itu, dalam Konvensi Hak Anak(KHA) ayat 28 disebutkan bahwa negara-negara peserta konvensi, termasuk Indonesia, bertanggung jawab membuat pendidikan dasar wajib dan tersedia cumacuma untuk semua anak. Menurutnya, pada tahun 2000 lalu Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk

PAPARAN: Para narasumber saat menyampaikan paparan pada kegiatan perumusan kebijakan penanganan anak putus sekolah .■ Foto: Widiyas Cahyono memberikan pendidikan pada semua anak dengan menandatangani Dakar Framework for Action on Education for All. “Dengan menandatangani

kerangka tersebut, Indonesia menargetkan bahwa wajar pendidikan dasar bagi semua anak dapat dicapai pada tahun 2015,” jelasnya.■ Ias-skh

Untag jadi Studi Banding Perpajakan Mencegah Tsunami Digital Pada Pelajar Oleh: Priyanto SPd MSi

T

SUNAMI tidak hanya terjadi di alam nyata tetapi juga dapat terjadi di dunia Maya, tsunami yang ini dapat melanda anak-anak kita, bahkan dampak negatif yang ditimbulkan sangat berbahaya terhadap kelangsungan hidup bangsa dan negara kita. Tsunami yang dimaksud disini adalah tsunami digital, tsunami digital adalah akumulasi dari hal negatif yang disebabkan penggunaan produk dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi atau yang kita sebut dengan gadget yang sekarang sudah mengalami perubahan istilah menjadai gawai. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia Online gawai adalah peralatan atau instrument yang memiliki tujuan dan fungsi praktis secara spesifik dirancang lebih canggih dibandingkan denagan teknologi yang diciptakan sebelumnya. Komputer jenis pembaharuannya adalah laptop, notebook atau netbook, telepon pembaharuannya adalah handphone kemudian dewasa ini komputer dan telepon dipadukan dan dikembangkan dalam satu bentuk gawai yang dinamakan smartphone atau telepon pintar. Smartphone adalah jenis gawai yang memiliki kemampuan lengkap dan sangat canggih yang menggunakan sistem operasi dari sistem operasi linux yang didesain khusus untuk telepon pintar yang disebut dengan sistem operasi android. Pengaruh Smartphone yang paling kuat adalah pada anak anak utamanya yang masih duduk di bangku sekolah. Telepon pintar memudahkan para siswa kita untuk mengakses internet dengan tujuan untuk mencari informasi ataupun sumber sumber ilmu pengetahuan ataupun referensi, materi pelajaran dan tugas dengan menggunakan aplikasi penjelajah atau browser apabila Smartphone sudah terhubung dengan internet. Dampak yang paling berbahaya adalah kemudahan akses informasi yang tanpa batas baik melalui browser maupun media sosial. Konten informasi tidak saja bermuatan ilmu pengetahuan dan wawasan tetapi juga banyak mengandung muatan muatan negatif seperti pornografi, ujaran kebencian, informasi hoaks yang mana kalau kita tidak berhati hati dalam mencerna bisa menjadi boomerang bagi kita ketika kita membagikannya. Untuk mencegah siswa hanyut dalam tsunami ini di perlukan kerjasama dari orang tua dan sekolah. Orang tua bisa mengawasi dan membatasi penggunaan gawai putra putrinya dirumah. Sementara guru dan tenaga kependidikan bisa mengawasi dan membatasi penggunaan gawai di sekolah. Sekolah bisa membuat peraturan atau tata tertib penggunaan gawai di sekolah. Sekolah bisa melarang siswa untuk membawa gawai ke sekolah, tetapi sekolah memfasilitasi siswa dengan menyediakan sejumlah gawai yang bisa digunakan siswa di kantor satuan keamanan untuk menghubungi orang tua siswa. Pada kesempatan tertentu kita membolehkan para siswa membawa gawai kesekolah pada mata pelajaran tertentu akan tetapi penggunaanya dengan pengawasan guru, jika ada yang melanggar aturan yang telah disepakati bersama gawai bisa sekolah sita. Penggunaan gawai pada mata pelajaran tertentu memang tidak bisa dihindari, para siswa menggunakanya untuk mencari materi, mengerjakan tugas dan menari referensi. Siswa tetap harus diajarkan tentang kemajuan teknologi, tetapi perlu diawasi. Untuk mempersiapkan siswa agar bisa membatasi dirinya sendiri serta mampu membedakan mana manfaat dan mana hal yang merugikan dari gawai adalah dengan penguatan pendidikan karakter yang baik di sekolah. Pendidikan karakter adalah menjadi benteng bagi siswa dari ancaman tsunami digital yang membawa dampak buruk berupa arus informasi yang berupa kekerasan, pornografi, informasi bohong, sara dan ujaran kebencian. Pendidikan ini bisa berupa penguatan Ideologi Pancasila dan pemahaman nilai nilai agama yang benar. Para siswa sebagai generasi muda harus memperoleh materi pendidikan tersebut agar mampu menyaring mana hal hal yang bermanfaat dan mana yang tidak bermanfaat dan bahkan merugikan. Penguatan karakter bangsa bisa menjadi kunci dalam pembekalan generasi muda, terutama di era digitalisasi sekarang ini. Para siswa harus memahami mana yang baik dan mana yang buruk. Mereka harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, komunikasi dan hiburan berupa media digital ini secara sehat. Dengan demikian informasi yang didapat dan pemanfaatanya harus selalu berlandaskan prinsip prinsip berbangsa dan bernegara. Ada banyak butir nilai-nilai pendidikan karakter yaitu; religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, Peduli lingkungan, peduli sosial dan rasa tanggung jawab. Implementasi pendidikan karakter di sekolah dapat dilaksanakan pada kegiatan pembelajaran, pembiasaan atau budaya sekolah dan kegiatan ekstra kurikuler.■ Penulis, Guru SMP Negeri 2 Salatiga.

SEMARANG - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang mendapat apresiasi dari Kanwil Direktorat Jendral Pajak (DJP) I Jateng, karena sudah puluhan tahun menjadi kampus merah putih yang membantu membangunkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak. ‘’Kami mengapresiasi dosen dan mahasiswa Untag yang telah menjadi partner memban-

gunkan semangat warga Jateng membayar pajak. Dukungan dari Untag terkait perpajakan sangat penting bagi pajak,’’ ujar Kepala Kanwil DJP I Jateng, Irawan. Pihaknya menyatakan berterima kasih kepada Untag telah menjadi pilot project inklusi perpajakan, sehingga bisa menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya di Jateng. Jadi nanti Untag bisa menjadi uni-

CENDERA MATA: Rektor Untag, Dr Suparno MSi memberikan cendera mata kepada Kakanwil DJP I Jateng, Irawan, usai pelaksanaan FGD di Graha Kebangsaan Untag Semarang, kemarin.■ Foto: dok

versitas tempat studi banding bagi perguruan tinggi lainnya di Jateng tentang perpajakan,’’ tegas Iwan pada focus group discussion (FGD) di Graha Kebangsaan Kampus Bendan, kemarin. Direktorat Dirjen Pajak Jateng mengapresiasi kepada Untag, karena membangun sinergitas dan kepercayaan atas kepatuhan dan sukarela menjadi inklusi perpajakan butuh waktu yang lama. ‘’Mudahmudahan kita masih mengalami Indonesia emas tahun 2045, yang katanya ekonomi Indonesia sudah berada pada urutan lima dunia,’’ katanya. Irawan mengakui, program inklusi ini masih program baru, sehingga belum semua kampus di seluruh Indonesia tersosialisasi. Karena, lanjutnya, program baru di-launching pada 2017 lalu. Maka perlu bantuan dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia. Mulai dari sekolah-sekolah hingga kampus-kampus perguruan tinggi. Di Jateng terdapat dua kanwil pajak. Pertama DJP Jateng I berada di Semarang dan Kanwil DJP II berada di Solo. Kan-

wil DJP I meliputi wilayah pantura, sedangkan DJP II Solo meliputi Jateng bagian selatan. Irawan mengatakan, target penerimaan pajak Kanwil DJP Jateng I sebesar Rp 32,33 triliun, dan untuk Kanwil Pajak wilayah II sebesar Rp 12,5 triliun, sehingga total sebesar Rp 45 triliun. Selain pajak, di Jateng juga ada penerimaan dari cukai dari rokok, karena di Jateng banyak terdapat pabrik rokok besar, sehingga penerimaan cukai mencapai Rp 50 triliun. ‘’Jika penerimaan pajak dan cukai digabung, penerimaan pajak di Jateng mencapai Rp 95 triliun, sehingga Jateng sendiri bisa menyumbang total target pajak secara nasional sekitar 8 persen,’’ tegas Irawan. Sementara itu Rektor Untag Dr Suparno MSi mengajak kepada para dosen dan mahasiswa untuk menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh pajak, sebagai kampus yang dipercaya menggelorakan semangat membayar pajak.’’Kerja sama yang telah terbangun antara Kanwil Pajak Jateng dengan Untag ini semoga bermafaat bagi masyarakat,’’ katanya.■ sn-skh

Lulus Kuliah, Bisa Sukses lewat Wirausaha SEMARANG- Menjadi sarjana, lulus dari kuliah, jangan terlalu berharap menjadi pegawai swasta atau pegawai negeri sipil. Sebab, masih banyak jalan yang bisa dilakukan agar sukses. Termasuk berwirausaha. ‘’Kalau mau sukses di bidang bisnis, ada lima kuncinya. Yakni produktivitas, kualitas, pasar, distribusi, dan pendanaan,’’ demikian dikatakan oleh Ketua Umum Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia Efli Ramli, Selasa (17/10). Efli Ramli adalah pengusaha ekspor sabut kelapa ini bicara dalam pembekalan wisuda ke 76 Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Selasa (16/10). Diikuti sedikitnya 1.641 calon wisudawan. Hadir sejumlah narasumber yang berbagi kisah sukses untuk memberi motivasi mereka. Alumni Unissula ini tercatat sebagai angkatan 1982 dari Fakultas Ekonomi. Sekarang dia menjadi pengusaha sabut ke-

lapa yang sukses di Lampung. Menurutnya, proses produksi dalam bisnis sabut kelapa ini sederhana, tapi menghasilkan uang banyak. ‘’Pengembangan bisnis dan diekspor sangat potensial. Bagi kalian yang tinggal di pesisir mau usaha ini. Silakan, saya bantu. Serabut kelapa bisa diolah untuk jok mobil dan media tanam di Jepang. Di Italia untuk tempat tidur kuda, bisa juga untuk pupuk, bekasnya,’’ jelasnya. Rektor Prabowo Setiyawan PhD mengatakan para lulusan harus siap menghadapi apapun, mulai sekolah lagi, wiraswasta, atau mau bekerja. ‘’Harus menjadi yang terbaik. Alumni, harus pede alias percaya diri. Tidak ada yang dirisaukan dalam hidup ini, tak hanya secara fisik. Tapi mental harus kuat, doa, komuniasi, dan silaturahmi,’’ jelasnya. Dan yang terpenting menurut rektor adalah bekerja sungguh-sungguh. ‘’Kompetensi di kehidupan harus dihadapi. Se-

ngaja kami memberi pembekalan dengan menghadirkan motivator, spiritual, dan peng-

usaha untuk memberi masukan bagi calon wisudawan,’’ jelasnya. ■ skh-jie

PEMBEKALAN: Ketua Umum Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia Efli Ramli saat memberi motivasidalam acara pembekalan calon wisudawan Unissula Semarang.■ Foto: Siti KH

■ Youth & Millenials Festival

Aksi Ribuan Kawula Muda di Hari Sumpah Pemuda SEMARANG - Berikhtiar memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018, yang penuh greget dan tampil beda, Katahati Institute Perwakilan Jateng akan menggeber acara kiprah anak muda di era digital. Kegiatan dalam bentuk kesenian, motivasi dan deklarasi akan berlangsung SabtuMinggu (27-28/10) di Halaman DPRD Jateng. Menurut Koordinator Katahati Institute Jateng Ira Ananta, bentuk acara yang disajikan yaitu stand bazzar, aneka lomba seperti pasukan baris berbaris tingkat SMU/sederajat, band tingkat SMU dan mahasiswa, fashion show dan lomba stand bazzar. Suasana diharapkan makin hidup dengan senam aerobik, cooking class dan live music. ‘’Kami juga akan mengada-

kan pembacaan Sumpah Pemuda, tumpengan, motivasi hati dan deklarasi sumpah millenial. Ribuan kawula muda diharapkan tumplek blek di sana. Ada 36 stand bazzar, 1.500 pengunjung dan 20-an komunitas pendukung,’’ kata Ira di Semarang, Selasa (16/10). Ditambahkan Ira, even akbar dengan hadiah total hadiah lomba Rp 20 juta ini mengusung beragam tujuan dan sasaran. Diantaranya membangun awareness pada generasi muda tentang peran mereka dalam pemberdeyaan ekonomi kreatif digital di masyarakat. ‘’Kami juga mendorong peran serta generasi muda milenial untuk turut menyukseskan dan menjadi bagian kegiatan besar festival ini,’’ tambah wanita yang juga pe-

Ira Ananta

Foto: dok

ngelola klinik kesehatan tersebut. ■ Bincang Pemuda Dia menambahkan, acara

dimulai sejak Sabtu, dimulai dengan fashion show , band competition, lomba PBB juga dan motivasi oleh Erbe Sentanu. Keesokan diadakan kumpul komunitas milenial yang diisi tumpengan, dialog pemuda bicara Sumpah Pemuda. Pada forum ini, panitia mengundang tokoh muda yang sedang naik daun, motivator muda, pengusaha muda, olahragawan, selebgram atau Youtuber. “Kami ingin mendesain acara ini semeriah mungkin. Misalnya, panggung musik di atas truk trailer dan puluhan komunitas bikers,’’ pungkasnya. Bagi peserta yang ingin berpartisipasi bisa menghubungi Sekretariat Panitia Events Media Creative Space Jalan Ki Mangunsarkoro No 8 Semarang/No Telepon 087789436897.■ Jie-skh


AKADEMIKA

Rabu Kliwon 17 Oktober 2018

Peran Penting Komputasi dalam Pembelajaran Kimia SEMARANG – Kimia komputasi atau cabang kimia yang menggunakan hasil kimia teori, untuk diterjemahkan ke dalam program komputer, sangat membantu dalam kegiatan belajarmengajar mata kuliah kimia. Fungsinya untuk menghitung sifat-sifat molekul dan perubah annya, maupun melakukan simulasi terhadap sistem-sistem besar. Diantaranya, makromolekul seperti protein atau sistem banyak molekul seperti gas, cairan, padatan, dan kristal cair, serta menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata. “Kimia komputasi mempunyai nilai-nilai praktis, berupa kemampuan atau keterampilan untuk membuat konkrit konsep yang abstrak, membawa objek yang berbahaya atau sukar didapat dalam lingkungan belajar, dapat menghitung sifat molekul yang kompleks, dapat sebagai alat visualisasi dan animasi, serta dapat menghitung sifat-sifat molekul dan perubahannya maupun melakukan simulasi terhadap sistem-sistem besar

MEMBACA merupakan kegiatan wajib dan keharusan bagi pelajar. Membaca merupakan kunci untuk dapat menguasai dan memahami seluruh mata pelajaran yang diberikan di bangku sekolah. Tetapi kegiatan membaca di kalangan anak-anak sekarang mulai luntur, anak lebih memilih untuk bermain game daripada membaca. Selain itu masih banyak lagi masalah yang melatarbelakangi rendahnya minat membaca di kalangan pelajar. Seperti, misalnya kegiatan pembelajaran yang tidak mengharuskan siswa untuk mencari informasi dengan membaca, hampir pasti banyak buku paket yang hanya dibawa oleh para siswa tetapi tidak pernah dibaca. Kegiatan membaca yang dilakukan siswa hanya bila

dan menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata,” papar pakar farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Enade Perdana Istyastono PhD, dalam kuliah umum yang digelar Prodi Pendidikan Kimia FMIPA Unimus di kampus Kedungmundu, Semarang, Senin (15/10). Diterangkan, pemanfaatan komputer sebagai alat bantu dalam penemuan obat atau kemampuan komputasi, yang meningkat eksponensial, men jadi peluang untuk mengem bangkan simulasi dan kalkulasi dalam merancang obat. “Kom putasi ini menjadi metode pilihan utama sebagian besar industri farmasi, berkaitan de ngan pengembangan maupun penemuan obat. Komputer mena warkan metode in silico sebagai komplemen metode in vitro dan

MEMAPARKAN: Pakar farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Enade Perdana Istyastono PhD, dalam kuliah umum yang digelar Prodi Pendidikan Kimia FMIPA Unimus di kampus Kedungmundu, Semarang, Senin (15/10). ■ Foto: Arixc Ardana kita juga juga melakukan kegiatan kuliah umum, sbagai wadah publikasi dan mengembangkan program Komputasi Kimia untuk mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia,” paparnya, didampingi Ketua Panitia Eko Yuliyanto SPd

MSi. Pihaknya berharap dengan kegiatan tersebut, mahasiswa mengenal dan mampu menggunakan sofware komputasi yang sederhana maupun kompleks. “Ini berkaitan dengan mata kuliah

Membaca Bermakna Melalui Kegiatan Sharing

Oleh: Ira Kusumawati SP, SPd mereka disuruh, hasilnya juga kurang memuaskan. Setiap kali dilontarkan pertanyaan seputar bacaan mereka tidak dapat men jawab. Untuk itu perlu adanya

Mengatasi Anak yang Belum Bisa Baca SEBAGAI pendidik, pembimbing dan pengajar menginginkan anak didiknya bisa dan berhasil .Apalagi dikelas bawah dianjurkan bisa calistung yaitu baca, nulis dan hitung. Kadang sering kita jumpai anak yang bisa hitung tapi di bacanya lemah. Kita sebagai pendidik merasa kasihan karena sering tertinggal pelajarannya oleh teman yang sudah bisa baca dan mengerti maksud dari pertanyaan.Kadang juga anak yang tertinggal oleh temannya yang sudah serba bisa di ejek yang menyebabkan anaktersebut menjadi minder. Setelah ditanya ternyata anak yang tidak bisa baca ada macammacam penyebabnya salah satunya adalah faktor ekonomi. Ada yang ibunya bekerja karena bapaknya sudak tidak ada ,sehingga ibunya menjadi tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari- hari. Anak tersebut untuk bertemu ibunya menunggu bertahuntahun karena bekerja di luar negeri. Sehingga anak tersebut kurang perhatian dari keluarganya dan merindukan kasih sayang dari seorang ibu. Ada juga anak yang punya adik kecil sehingga ibunya sulit untuk mengajari membaca dirumah karena kalau sedang mengajari kakaknya adiknya menangis atau kadang ingin merebut bukunya sehingga menyebabkan anak

in vivo , yang lazim digunakan dalam proses penemuan obat,” tambah dosen lulusan Belanda peraih HenkTimmerman Award tahun 2011 tersebut. Dalam kegiatan yang mengusung tema ‘Peran Komputasi dalam Pembelajaran Kimia, Penemuan Obat dan Pengawasan Kosmetika di Indonesia’ tersebut, Enade menuturkan komputasi membantu untuk mereduksi jumlah senyawa yang diusulkan secara rasional, dan diharapkan lebih efektif. Harapannya, membantu mempelajari interaksi obat dengan targetnya, bahkan kemungkinan sifat toksis senyawa tersebut dan metabolit. Sementara Dekan FMIPA Unimus Dr Eny Winaryati MPd menuturkan, kegiatan kuliah umum tersebut sebagai tindak lanjut dari Hibah Penelitian Kerjasama Antar Perguruan Tinggi (PKPT), yang diperoleh Prodi Pendidikan Kimia Unimus dan berkolaborasi dengan universitas lain. Salah satunya Universitas Sanata Dharma, yang merupakan tim mitra. “Kegiatan dalam hibah PKPT selain melaksanakan penelitian,

Oleh: Eni Astuti SPd.SD

tersebut sulit untuk belajar membaca yang nyaman. Kita sebagai guru menginginkan anak didiknya ketika kenaikan semuanya naik,nanti kalau dikelas masih ada yang belum bisa terutama belum bisa membaca menjadi beban dan juga menjadi tanggung jawab yang besar kitasebagai pendidik.Maka dari itu bagaimana caranya agar anak yang kesulitan membaca bisa terselesaikan. Kita sebagai pendidik banyak yang dapat kita lakukan asalkan kita ikhlas pasti anak tersebut dapat jalan yang tebaik sehingga tidak selalu tertinggal dengan temannya. Saya yang terapkan dikelas yaitu memberikan jam tambahan pelajaran membaca khusus anak yang belum bisa membaca. Kadang membaca hanya tiga atau empat baris yang terdiri dari lima kata yang pendek setiap hari saya lakukan,membacanya satu persatu anak tersebut untuk membaca yang lain menunggu kalau temannya selesai gantian. Kalau yang belum bisa buku bacaan

kiat menumbuhkan kemampuan membaca memahami. Membaca pada hakikatnya adalah suatu proses yang bersifat fisik dan psikologis. Proses yang berupa fisik berupa kegiatan mengamati tulisan secara visual dan merupakan proses mekanis dalam membaca. Proses mekanis tersebut berlanjut dengan proses psikologis yang berupa kegiatan berpikir dalam mengolah informasi. Proses pskologis itu dimulai ketika indera visual mengirimkan hasil pengamatan terhadap tulisan ke pusat kesadaran melalui sistem syaraf. Melalui proses decoding gambar-gambar bunyi dan kombinasinya itu kemudian diidentifikasi, diuraikan, dan diberi makna. Kegiatan membaca memahami

bisa dibawa pulang untuk diulang dibaca dirumah dan besok nya untuk dibaca lagi dengan gurunya. Dengan cara itu anak tersebut ada kemajuan dalam membaca dan lumanyan menjadi bisa walaupun masih dieja tapi ada perubahan. Apabila dilakukan setiap hari secara tidak langsung anak tersebut sudah rutin untuk belajar,karena diberi tugas untuk mengulang membaca yang tadi diajarkan disekolah ketika jam tambahan belajar. Selain membaca yang saya lakukan agar anak tersebut bisa membaca yaitu menulis yaitu mendiktae yang sudah dibaca di rumah sehingga anak ingat kata-kata yang sudah dilihat dan dibaca.Kalau anak didik kita sudah bisa baca semuannya rasanya kita berhasil sebagai pendidik disamping kita merasa senang dan gembira yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata hanya bisa mengucapkan Alhamdulillah hirobil alamin. Anak-anak adalah penerus kita dimasa yang akan datang maka dari itu kita harus ajari dengan sungguhsungguh agar tercipta generasi yang tangguh dan membawa negeri ini lebih maju dalam intelektualnya. Mendidik anak tidak perlu dengan kekerasan yang menyebabkan anak tersebut menjadi takut maka dari itu ciptakan suasanan yang menyenangkan dan penuh kesabaran sehingga anak menjadi nyaman untuk belajar. Apa yang kita

atau membaca pemahaman adalah sebuah kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh informasi yang mendalam serta pemahaman tentang apa yang dibaca. Untuk dapat memahami isi sebuah bacaan diperlukan adanya kemampuan membaca pemahaman yang baik pula. Tujuan membaca adalah pemahaman atau memahami isi bacaan dan bukan kecepatan membaca. Salah satu kiat untuk membaca pemahaman adalah dengan kegiatan membaca bermakna dengan sharing. Menurut Burn, Roe, and Ross untuk meningkatkan kemampuan membaca sekurang-kurangnya ada lima faktor yang perlu dibina, yaitu potensi skemata pembaca, menggambarkan proses dimana pembaca mengkombinasikan

lakukan dengan ikhlas akan selalu diingat oleh anak dan anak selalu merindukan kita maka dari itu lakukan kebaikan untuk memajukan anak lebih baik dalam

pengetahuan awalnya dengan informasi baru dalam teks bacaan yang dipahami, potensi mengi ngat, yaitu suatu kemampuan kognisi yang dimiliki oleh setiap orang, dalam kegiatan membaca bukan menghafal teks tapi memahami isi bacaan, perspektif membaca, yaitu pendapat, anggapan, dan tujuan pembaca terhadap teks yang dibacanya. Seorang pembaca sebaiknya memiliki anggapan yang positif terhadap bacaan yang dibacanya, kemampuan berpikir, yaitu ke mampuan memahami, menginat, menerapkan, menganalisis, dan mensitesis tentang apa yang dibacanya, aspek afektif, yaitu sikap seseorang terhadap teks yang dibacanya. Sharing atau berbagi adalah pemakaian secara bersama atas

pendidikan dan lebih pandai membacanya .Dengan anak bisa membaca maka tidak mudah untuk di bohongi oleh orang lain karena sudah bisa memilih mana

yang benar dan yang tidak benar.■

kimia organik yang diajarkan, untuk menjadi dasar sebagai seorang guru kimia. Kedepan diharapkan mahasiswa dapat menerapkan komputasi kimia, dalam kegiatan sehari-hari, salah satunya dalam bidang kosme tik,”pungkasnya. ■ rix-skh

sumber daya atau ruang. Dalam arti sempit merujuk pada sebuah penggabungan penggunaan secara baik alternatif terbatas atau interen. Dalam kegiatan sharing ini, adalah siswa diberi wacana atau bacaan yang sama, untuk membangun pemahaman, menggunakan kata tanaya apa, siapa, kapan, bagaimana, dan mengapa, siswa untuk memberikan tanda dengan garis bawah atau stabilo pada kalimat yang penting, membuat catatan dari kalimat-kalimat yang diberi tanda, membuat rangkuman, membacakan (sharing) di kelas, saling menanggapi dan saling melengkapi, bersama-sama menyimpulkan isi bacaan dengan membuat rangkuman yang telah disepakati. Melalui kegiatan sharing ini dapat diketahui keterampilan membaca dari setiap pembaca/siswa dalam memahami isi bacaan. ■ Penulis, Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Kemangkon, Purbalingga

Penulis, guru SDN 2 Bobotsari, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga.


Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

UNGARAN-SALATIGA-SOLO RAYA

Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Surakarta SOLO - Gempa bumi yang mengguncang Palu, Provinsi Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 menjadikan Sunarman (31) harus pergi meninggalkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tempat dia selama ini menjalani hukuman. Ayah dua anak asal Mojodipo, Desa Jatirejo, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar ini selanjutnya kabur ke kampung halamannya untuk kemudian menyerahkan diri ke Rumah Tahanan (Rutan) Surakarta. “Sunarman mendatangi Rutan Surakarta untuk menyerahkan diri kemarin sekitar jam 09.30 WIB. Penyerahan diri napi Lapas Palu ke Rutan Solo dengan diantar keluarganya,” kata Kepala Keamanan Rutan Surakarta, Andi Rahmanto di ruang kerja, Selasa (16/10). Andi Rahmanto didampingi Kasi Pelayanan Tahanan Solichin mengungkapkan, Sunarman mengaku sebagai napi Lapas Palu terkait perkara narkoba. Peristiwa gempa bumi menjadikan Sunarman yang sebelumnya bekerja sebagai

pelayan rumah makan ini menyelamatkan diri. Karena tak punya keluarga di Palu, lelaki ini memutuskan untuk kabur ke kampung halamannya di Mojodipo, Jatirejo, Jumapolo, Karanganyar. Atas penyerahan diri yang terjadi, pihak Rutan Surakarta telah berkoordinasi dengan Lapas Palu. Diperoleh keterangan, Sunarman merupakan napi kasus narkoba dengan pidana penjara 4 tahun dan telah menjalani hukuman selama 1 tahun 5 bulan. Mengenai tindaklanjut penanganan penyerahan diri

Sunarman, pihak Rutan Surakarta akan terus berkoordinasi dengan Lapas Palu dan Kemenkumham. Masih ditunggu keputusan lanjut apakah yang bersangkutan dititipkan di Rutan Surakarta atau dikembalikan ke Palu. “Pada intinya kami memberi <I>reward<P> beliau yang menyerahkan diri ke rutan atas kesadarannya sebagai narapidana,” terangnya sembari mengimbau agar para napiLapas Palu yang kabur ke Surakarta dan sekitarnya segera menyerahkan diri ke Rutan

setempat.

Terakhir. Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Surakarta, Solichin menambahkan, penyerahan diri Sunarman ke Rutan Surakarta berlangsung, Selasa (16/10) atau pada hari terakhir masa berlaku ketentuan Dirjen Pemasyarakatan. Sebelumnya dirjen memberikan arahan kepada seluruh napi di Lapas Palu yang kabur agar segera menyerahkan diri ke rutan atau lapas terdekat. Bila hingga batas waktu yang ditentukan tidak menyerahkan diri, maka napi dimaksud akan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Masih dalam kesempatan sama napi Sunarman menuturkan, dirinya melarikan diri ke kampung halaman untuk bertemu anggota keluargany . Dalam proses pelarian ke Pulau Jawa dirinya naik kapal laut

Tim Survei Jalan Tol Yogya-Solo Turun ke Desa KLATEN - Tim pemerintah pusat mulai diturunkan untuk menyurvei lokasi jalan tol YogyaSolo di wilayah Kabupaten Klaten. Ruas jalan tol yang melalui wilayah Kabupaten Klaten kemungkinan besar dibangun melalui jalur darat. Kepala Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Muhammad Murdik mengatakan, pembangunan tol darat yang melalui wilayah Klaten itu hampir pasti. ‘’Sekitar dua pekan lalu ada tim dari pusat datang ke desa untuk survei,’‘ jelasnya, Selasa (16/4). Tim yang datang itu menurut nya berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Pengelola Jalan Tol. Tim selain ke balai desa juga mengecek beberapa lokasi di wilayah desanya. Menurut keterangan, tim itu datang untuk menyurvei jalur yang akan dilalui jalan tol. Kedatangannya untuk memetakan wilayah desanya secara detail. Ditanyakan beberapa hal diantaranya jenis bangunan, situs yang ada, makam, sawah dan permukiman. Lahan yang dicek tim berada di sekitar jalur

jaringan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) yang melintas di desanya. Dari hasil pengecekan dan pemetaan, menurut tim akan dijadikan sebagai dasar pembuatan standar harga lahan. Tidak hanya desanya, tim juga datang ke desa lain. Seperti Desa Ngabean, Troso, Brangkal, Kunden, Tarubasan dan lainya yang ada jaringan SUTETnya. Survei itu bukan kali pertama sebab dua bulan sebelumnya sudah pernah ada survei serupa.

■ Desa Khawatir Pemerintah desa, kata Mu drik, sempat dibuat kaget sebab sehari lalu muncul berita pem bangunan jalan tol sudah mulai diproses pemerintah pusat. Mun cul kekhawatiran jika benar diba ngun melalui darat akan muncul dampak sosial dan ekonomi di masyarakat. Selama ini jalan di desanya merupakan jalur wisa tawan. Apabila ada tol, wisata wan tidak akan melintas lagi desa-desa. Sekretaris Kecamatan Karanganom, Wahcju Adi Prato

LOKASI DICEK: Lahan di bawah jaringan SUTET Desa Beku, Kecamatan Karanganom pekan lalu dicek tim dari pusat untuk pembangunan jalan tol. ■ Foto: SMN/achmad hussain-SR

mo membenarkan ada tim pusat itu beberapa pekan lalu. ‘’Tim langsung ke desa,’‘ katanya. Menurut mantan Kabid Fisik Bappeda itu, tim itu untuk datang untuk persiapan jalan tol. Namun apakah jalan tol lewat darat atau melayang di atas Jl Yogya-Solo semua tergantung pemerintah pusat. Diberitakan sebelumnya, Pemkab Klaten masih menunggu kepastian pemerintah pusat yang akan membangun tol Yogya-Solo. Tol itu akan terkoneksi dengan tol Semarang dan Jatim. Salah seorang warga, Yatmini mengatakan, belum tahu jika ada rencana pembangunan jalan tol. Jalan kabupaten saja baru saja diaspal, apalagi akan ada pembangunan jalan baru. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkab Klaten, Tajudin Akbar mengatakan sejauh ini belum ada informasi apa pun dari pusat. Biasanya jika akan ada pembangunan jalan tol, pemerintah daerah yang dilalui akan mendapatkan sosialisasi. Sebab bagaimanapun jalan tol akan berdampak ke daerah kare na memerlukan pintu exit atau lainnya. ■ SMN/H34-SR

■ Dikemas Milenial-Tradisional

Partisipasi Pemilu Smada Boyolali 100 Persen BOYOLALI - Pelaksanaan pil pres, pileg dan pemilihan senator di Indonesia segera digelar April 2019 mendatang. Saat ini tahapan pesta demokrasi lima tahunan masuk dalam masa kampanye.

Dalam rangka menyambut pemilu lima tahunan ini ikut menyosialisasikan pemilu, Sekolah Menengah Atas Negeri 2 (Smada) Boyolali menggelar pemilihan ketua dan wakil ketua

KANDIDAT PEMIMPIN : Tiga pasang kandidat pemimpin OSIS SMAN 2 Boyolali Periode 2018-2019 duduk bersebelahan selama pelaksanaan pemilu sekolah yang digelar di sekolah setempat. Foto: SMN/Budi Sarmun-SR

OSIS secara langsung. Sebanyak tiga kandidat ketua dan wakil ketua OSIS sudah bertarung dalam pemilihan lang sung yang digelar, Senin (15/10). Hasilnya Faqih Kuncara-Reza Ardian Dwi dari Partai Bahasa menjadi pemenang dengan men dapatkan 478 suara. Disusul pasangan Partai Bangsa Danar Adi Kusuma-Listya Laksana 315, dan Pandu Prasetya-Aisyah Nur Arofah dari Partai Nusa yang mengumpulkan 144 suara. “Total jumlah suara yang sah 937, dan suara yang rusak 37,” terang Wakasek Humas Smada Boyolali, Idha Priyati, kemarin. ■ Antusias Pemilihan umum tingkat sekolah dengan mengangkat tema milenia dan ini disambut antusias penghuni sekolah baik siswa, para guru dan pegawai. Para guru dengan memakai baju adat Jawa ikut mengawasi jalan

nya pemilihan umum. Sementara itu sekolahan yang tak jauh dari tempat wisata pemancingan Tlatar Boyolali ini dihiasi MMT besar di sudut sekolah. Fasilitas ini disediakan bagi siswa dan guru yang ingin berswafoto. “Pihak sekolah menyiapkan bilik suara, bahkan surat suara untuk sarana mencoblos kandidat ketua OSIS,” imbuhnya. Kepala SMAN 2 Boyolali Su yanta mengatakan, pemilihan umum sekolah ini merupakan ajang bagi siswa masuk gerbang demokrasi. “Siswa menjadi penye lenggara pemilu sekolah. Siswa menjadi pengawas pemilu sekolah. Dan siswa memilih pemimpin di antara mereka,” katanya. Dikatakan, tahapan pemilu sudah dilakukan di sekolah, mulai seleksi/penjaringan dan pengumuman bakal calon ketua dan wakil ketua OSIS. Penyampaian visi misi dan masa kampanye. ■ SMN/J5-SR

TNI, Polri dan ASN Dibangunkan Perumahan Satu Kompleks WONOGIRI - Sebagai wujud kekompakan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dibangunlah perumahan satu kompleks di Dusun Pancuran RT. 001 RW 006 Desa Kaliancar Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Perumahan tersebut dinamai Praja Kartika Bhayangkara Resident Wonogiri. Adapun peletakan batu pertama dilaksanakan pada Selasa (16/10) oleh Pangdam IV/Dip Mayor Jenderal TNI Wuryanto SSos MSi, Kopolda Jateng Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono MM MHum didampingi Gubernur Ganjar Pranowo yang diwakili Kepala Kakesbangpol Jateng, Ah mad Rofai MSi, Komandan Korem 074/Wrt Kolonel Inf Widi Prasetijono, Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Dandim 0728/Wonogiri Lekol Inf M Heri Amrullah SSos MH serta Kapolres Wonogiri, AKBP Roberto Pardede SIK MIK dan Ketua DPRD Wonogiri. Setyo Sukarno. Bupati Joko Sutopo dalam sambutannya menuturkan bahwa kehadiran kapolda dan pangdam telah memberi energi positif

dengan mengelar apel tiga pilar untuk pemilu yang terhormat dan berkualitas yang diteruskan dengan peletakan batu pertama pembangunan perumahan Praja Kartika Bhayangkara Resident Wonogiri yang diperuntukkan jajaran TNI, Polri dan ASN. ‘’Perumahan ini merupakan wujud komitmen antarelemen yang sangat menentukan. Peruma

han Praja Kartika Bhayangkara Resident Wonogiri merupakan satu kontruksi yang ideal untuk tumbuh baik dan mengejar ketertinggalan menuju Wonogiri yang benar-benar sukses Semoga mementum ini merupakan embrio dan merupakan yang pertama di Jawa Tengah sebagai bentuk sinergisitas antarlembaga pemerintahan. Kepada

PELETAKAN BATU PERTAMA: Pangdam IV/Dip, Mayjen TNI Wuryanto, Kopolda Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono didampingi Kepala Kepala Kesbang pol Jawa Tengah, Ahmad Rofai, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Perumahan Praja Kartika Bhayangkara. ■ Foto: Dok Humas Polres/SR

pengembang silakan koordinasi dengan baik karena saat ini sudah eranya keterbukaan,’’ kata bupati. ■ Pesan Orangtua Di tempat yang sama, Sunaryo dari PT Puri Angkasa Pratama Surakarta, selaku pengembang yang membangun perumahan tersebut menjelaskan, pihaknya menyatakan terimakasih kepada kapolda, pang dam dan gubernur atau yang me wakili yang telah berkenan hadir dalam pelaksanaan peletakan batu pertama. ‘’Ini menunjukkan betapa besar perhatian beliau pada kesejah teraan anggotanya dari segi kebutu han papan. Dengan komitmen BPN dan BRI maka konsumen dibebaskan dari biaya administrasi. Maka persiapkan dengan baik untuk bisa menempati rumah di Perumahan Praja Kartika Bhayangkara ini,’‘ jelasnya. Kapolda Inspektur Jendral Polisi Condro Kirono di acara tersebut mengingatkan akan pesan orangtua. ‘’Pesan orangtua bila punya rezeki belikanlah barang buatan Allah, seperti misalnya tanah. Oleh karenanya marilah kita siapkan masa depan dengan membeli rumah,’’ ungkapnya. ■ Pm/SR

KABUR: Napi Lapas Palu, Sunarman (kanan) didampingi Kepala Keamanan Rutan Surakarta, Andi Rahmanto menuturkan upayanya menyelamatkan diri dari gempa bumi di Palu hingga akhirnya kabur ke kampung halamannya di Karanganyar. ■ Foto: Bagus Adji W/SR dan turun di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Selanjutnya naik kendaraan umum dan sampai di Karanganyar pada Selesa pekan lalu. Pihaknya berharap bisa menjalani sisa hukuman di

Rutan Surakarta karena lebih dekat dengan keluarga. ‘’Saya tidak ada niatan melarikan diri, kecuali menyelamatkan duri dari musibah gempa bumi dan tsunami,” tuturnya. ■ K-2/SR

Perempuan Berperan Penting di Tahun Politik SALATIGA – Sosialiasi berpolitik bagi kaum perempuan dirasa sangat penting. Karena dengan adanya pemahaman yang baik, kehadirannya akan memiliki peran kuat di tahun politik. Hal ini diungkapkan Walikota Salatiga Yuliyanto saat membuka sosialisasi pendidikan politik bagi organisasi wanita se-Kota Salatiga, Selasa (16/10). Sosialisasi politik ini diikuti 190 peserta yang notabene perempuan dari berbagai kelompok dan organisasi wanita yang ada di Kota Salatiga. Hadir sebagai narasumber Kesbangpol dan Ketua KPU kota Salatiga serta dari Undip Semarang. Diungkapkan walikota, pendidikan politik bagi organisasi wanita adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mengetahui secara langsung akan ilmu-ilmu politik. “Karena sebentar lagi memasuki tahun politik (2019), sSaya mengajak agar bisa aktif menjaga suhu politik tetap tenang,” ujar Walikota. Menurutnya, kaum perempuan di Kota Salatiga juga harus mengikuti perkembangan terknologi yang ada dengan mengantisipasi kabar bohong (hoax) karena hal itu bisa sangat merugikan. “Saya mengajak organisasi wanita yang ada di sini selalu melek teknologi sehingga mempunyai peran yang baik untuk terus menyukseskan pemilu,” pungkasnya. ■ rna/SR

Dua Pengedar Upal Dibekuk KARANGANYAR - Dua tersangka pengedar uang palsu (upal) berhasil ditangkap Polres Karanganyar, kemarin. Kedua pelaku ditangkap ketika melakukan praktik pengedaran dan jual beli upal. Para tersangka yang berhasil ditangkap dan bakal dijerat UU No 7/2011 dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda Rp 10 miliar . “Kami mendapat informasi dari masyarakat adanya praktik peredaran uang palsu,” kata Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, kepada wartawan Selasa (16/10). Kedua tersangka pengedar upal masing masing ST (27) warga Jaten, Karanganyar dan Ap (39), warga Kebakkramat, Karanganyar. Khusus mengenai ST lakukan transaksi jual beli dengan uang palsu. Baik tersangka ST maupun AP menggunakan uang palsu dalam bentuk pecahan Rp 100.000. Pengungkapan peredaran uang palsu itu sendiri sebenarnya lanjutan pengangkapan kasus serupa yang terjadi di karanganyar beberapa waktu lalu. “Ini lanjutan dari hasil uangkap kasus yang sama beberapa waktu lalu,’‘ kata kapolres. ■ Sut/SR

PREDARAN UPAL: Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto memberikan keterangan mengenai peredaran uang palsu 9uapal). ■ Foto: Suti Hapsoro/SR

Panwas Pilkades Terbentuk UNGARAN - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang, Prayitno Sudaryanto mengatakan, Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Desa ( Panwas Pilkades) Serentak 2018 di Kabupaten Semarang sudah terbentuk. Mereka sudah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang digelar oleh Dispermasdes Kabupaten Semarang. ‘’?Panwas Pilkades sudah dibentuk di tingkat desa, salah satu tugas mereka adalah mengawasi pelaksanaan pilkades. Ada 140 desa yang akan menggelar pilkades serentak 9 Desember 2018 mendatang,?’‘ kata Kepala Dispermasdes Kabupaten Semarang, Prayitno Sudaryanto, kemarin. Menurut Prayitno, pengawasan pilkades perlu dilakukan bersama-sama melibatkan masyarakat setempat untuk menghindari seperti politik uang, judi atau botoh, intimidasi, ujaran kebencian, hingga merusak sarana menjelang Pilkades. Sanksinya sudah diatur dalam Undang-undang dan Peraturan Bupati Semarang. ?’‘?Desk Pilkades tingkat kabupaten maupun kecamatan sudah menggelar pertemuan. Dalam waktu dekat petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya akan disosialisasikan ke masyarakat,’‘? ujarnya. Pilkades Serentak 2018 akan digelar di 140 desa dari 208 desa yang ada di 19 kecamatan wilayah Kabupaten Semarang. Dari 140 desa tersebut hanya 13 desa yang kosong memang tidak ada kadesnya. ??Maksudnya sudah tak ada kadesnya. ‘’Tapi hingga ada kades terpilih, posisinya sementara waktu sudah ditunjuk penjabat kades,’‘?? jelas Kabid Pemerintahan Desa Dispermasdes Kabupaten Semarang, Aris Setyawan. Menurut Aris, ada tujuh desa yang posisi kadesnya kosong sejak 2017, sedangkan empat kades lainnya mengundurkan karena ikut mendaftarkan sebagai bakal calon legislatif pada Pemilu 2019. ??’‘Lalu dua kades lainnya meninggal dunia. Pengisian kades meninggal dunia ada perlakuan khusus, cukup pilkades antarwaktu melalui musyawarah desa,’‘?? katanya. ■ rbd/SR


Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

■ Kutu Putih Mengganas

Petani Pepaya Kehilangan Produksi 50% KLATEN-Hama kutu putih atau wuwu mengganas di wilayah sentra penghasil buah pepaya di Kabupaten Klaten. Dampak serangan menyebabkan produksi pepaya anjlok. Maryono, petani pepaya warga Dusun Porodesan, Desa Randulanang, Kecamatan Jatinom mengatakan serangan hama itu mengganas sebulan terakhir. ‘’Jika sudah terserang, pohon mati dan buah yang sudah ada rontok,’‘ katanya, Selasa (16/10). Menurutnya, serangan hama itu merata di semua desa di Kecamatan Jatinom, Tulung dan sebagian Karangnongko yang menjadi sentra buah pepaya. Hama berwarna putih itu menyerang sangat cepat seperti terbawa angin. Jika sudah menyerang, pohon menjadi layu, daun kering dan buah menjadi mengkerut lalu jatuh. Produksi pepaya menjadi anjlok sebab biasanya bisa lima kali panen, tahun ini hanya bisa dua kali panen sebab tanaman sudah

tidak produktif. Biasanya sekali panen dengan 160 batang pohon bisa menghasilkan Rp 1 juta, saat ini hanya maksimal Rp 500.000 sebab buahnya langka. Serangan hama itu sebenarnya bukan kali pertama namun serangan tahun ini sangat parah. Tanaman tidak bisa ditolong lagi dan dibiarkan mati. Untuk tanam lagi belum mungkin sebab belum ada hujan. Harga benih saat ini bisa Rp 1.000 sampai Rp 1.500 per batang. Petani warga Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Poniman mengatakan tanamannya ada 400 batang. Sebanyak 300 batang sudah panen dan sisanya belum. ‘’ Ada satu petak berisi 125 batang, 75 persen sudah terserang parah,’‘ katanya.

■ Hanya Setengah Ganasnya serangan hama itu, kata Poniman, membuat petani pusing sebab produksi pepaya anjlok. Satu kali petik pada masa berbuah bisa dua ton, saat ini hanya setengahnya bahkan tidak sampai satu ton. Harga pepaya saat ini jenis Thailand Rp 2.600 dan Kalifornia Rp 3.000 per kilo gram. Petani sudah mencoba mengatasi dengan menyemprotkan air deterjen tetapi hama bertahan. Yang disayangkan lagi, pohon yang sudah usianya di atas satu dan dua tahun ikut mati sehingga petani harus tanam ulang. Serangan itu memang menaikkan harga jual tetapi tidak sesuai dengan biaya tanam ulangnya. Pepaya di daerahnya biasanya dikirim ke Semarang, Yogyakarta, Jakarta dan Bandung. Koordinator Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemkab Klaten, Sunarno mengatakan saat kemarau seperti saat ini hama

POHON TERSERANG: Pohon pepaya milik petani di Desa Jemawan, Kecamatan Jatinom diserang hama kutu putih, Selasa (16/10). ■ Foto: SMN/H34 kutu berkembang pesat. Termasuk kutu putih atau kutu kapuk. ‘’ Pencegahan dengan disemprot air deterjen dan

■ Pameran HomeTech ke-40

PAMERAN: Global Elektronik kembali menggelar pameran elektronik, Hometech ke-40, baik di area parkir maupun showroom di toko Jalan Pandanaran 102 dan Jalan MT Haryono. ■ Foto: dok harga elektronik diperkirakan pada Desember 2018. Selisih harga naik nanti sama harga sekarang terpautnya 8-12 persen lebih mahal. “Jadi, beli sekarang berarti lebih hemat sampai 12 persen,” kata Andy. Bagi pengusaha ritel elektronik, kondisi ekonomi saat ini dibutuhkan terobosan baru, harus berpikir dan melakukan

inovasi. Ini penting dalam upaya menjaga kestabilan penjualan. Melalui pameran, omzet penjualan elektronik selalu mengalami peningkatan signifikan. Kali ini ditarget tumbuh 30%. “Karena kebutuhan perangkat elektronik, terlebih handphone sudah menjadi kebutuhan pokok,” tutur Andy. Teknologi elektronika, kata

Andy, akan terus berkembang. Perkembangannya kian cepat hingga mampu menggerakkan bisnis elektronik. Kehadiran teknologi kekinian di berbagai sektor ekonomi tak bisa dibendung. “Teknologi industri elektronika seperti audio video, handphone, digital home appliances, kichen appliances, dan small appliances, kini mampu menggeliatkan bisnis,” ujarnya. Data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebutkan, sektor elektronik bakal menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sektor elektronika itu tumbuh 35%, jauh lebih tinggi dari yang lainya. Industri elektronika akan menjadi “motor” penggerak perekonomian nasional. Oleh karena itu, Superstore Global Elektronik, sebagai Samsung Super Store (SSS) dan Sharp Tomodachi Store (STS), satu-satunya main dealer di Semarang, tiada henti menggelar produk elektronik berkualitas melalui pameran. ■ Ct-skh

Dewan Pengupahan Rumuskan UMK 2019 PEKALONGAN-Dewan Pengupahan Kota Pekalongan mulai merumuskan besaran Upah Minimum Kota (UMK) Pekalongan tahun 2019. Dalam merumuskan besaran UMK 2019, masing-masing unsur anggota Dewan Pengupahan Kota Pekalongan mengajukan formulasi upah minimum sebagai dasar penetapan UMK 2019. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan Slamet Hariyadi menjelaskan, untuk besaran UMK 2019, Dewan Pengupahan Kota Pekalongan sudah melaksanakan rapat beberapa kali. Namun, dalam rapat tersebut masih dalam tahap menampung pendapat dan usulan dari masingmasing unsur anggota Dewan Pengupahan terkait formulasi yang akan digunakan untuk menentukan besaran UMK.

“Dalam rapat, kami mendengarkan pendapat dari masing-masing unsur Dewan Pengupahan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/10). Dijelaskan dia, unsur pekerja dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) mengusulkan formulasi penetapan UMK 2019 berdasarkan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ditambah inflasi dan pertumbuhan ekonomi tahun berjalan. Slamet Hariyadi menyebutkan, SPN mengusulkan UMK 2019 sebesar Rp2.395.673 Angka tersebut mengacu pada rata-rata hasil survei pasar yang dilakukan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop dan UKM) selama tiga bulan. Juli, Agustus dan September. Survei selama tiga bulan, setelah diratarata hasilnya Rp 2.197.865. Ditambah inflasi 3,5 persen dan

pertumbuhan ekonomi 5,5 persen, didapatkan angka Rp 2.395.673 yang kemudian diajukan SPN sebagai usulan UMK 2019. Sementara itu, unsur pekerja dari Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minu man-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (RTMM-SPSI) mengu sulkan penetapan UMK 2019 mengacu pada Peraturan Pemerin tah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Usulan terse but disampaikan sembari menung gu hasil Rapat Koordinasi (Rakor) RTMM-SPSI Jawa Tengah. Anggota Dewan Pengupahan dari unsur pengusaha, kata dia, juga mengusulkan penetapan UMK 2019 berdasarkan PP Nomor 78 Tahun 2015. Jika mengacu pada PP Nomor 78, penetapan upah minimum dihitung dengan menggunakan formula perhitungan upah minimum tahun berjalan

sendirinya. Untuk menolong petani sulit sebab berkaitan dengan cuaca. ■ SMN/H34-Ct

Petani Tembakau Harus Bisa Tentukan Harga Sendiri

Targetkan Penjualan Tumbuh 30% SEMARANG-Perkembangan industri elektronika sangat cepat, sehingga konsumen seperti dituntut mengikuti tren produk dan teknologi terkini. Oleh karena itu ritel Global Elektronik akan kembali menggelar pameran HomeTech, yang menyajikan perangkat elektronik dan handphone terbaru. Pameran tematik ke-40 kalinya ini akan berlangsung 17 Oktober - 6 November 2018 di area parkir (outdoor) dan showroom (indoor) toko di Jalan Pandanaran 102 dan Jalan MT Haryono 509A. Pameran diikuti merek branded seperti Samsung, Sharp, Polytron, Electrolux, AC Daikin, Sanken dan didukung 13 perbankan dan tujuh perusahaan multifinance. “Harga elektronik masih stabil, belum ada kenaikan walaupun rupiah kian melemah hingga level di atas Rp 15.000/dolar AS, dan banyak promo ditawarkan selama di pameran berlangsung,” kata Gouw Andy Siswanto, praktisi ekonomi dan ritel elektronik yang juga Managing Director Global Elektronik, kemarin. Menurut Andy, kenaikan

pestisida sistemik,’‘ ungkapnya. Biasanya seiring datangnya hujan, hama jenis itu akan berkurang dan hilang dengan

ditambah dengan hasil perkalian antara upah minimum tahun berjalan dengan penjumlahan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Saat ini, lanjut dia, Dewan Pengupahan Kota Pekalongan masih menunggu rilis besaran inflasi dan pertumbuhan ekonomi dari pemerintah dan bank. Adapun besaran UMK Kota Pekalongan 2018 sebesar Rp 1.765.178. “Jadi belum ada hasil yang direkomendasikan kepada wali kota. Dalam rapat kami masih sebatas menampung usulanusulan dari unsur pekerja,” ujarnya. Diharapkan, Dewan Pengupahan Kota Pekalongan bisa secepatnya merumuskan besaran UMK 2019 untuk direkomendasikan kepada Wali Kota Pekalongan, selanjutnya diajukan ke Gubernur Jawa Tengah. ■ SMN/K30-Ct

TEMANGGUNG-Harga tembakau yang tak menentu membuat para petani resah. Pasalnya, bila harga tak normal membuat mereka rugi. Selama ini petani tidak bisa mematok harga sendiri terhadap tembakau yang dimilikinya. Petani hanya bisa mengikuti harga yang sudah dipatok tengkulak. Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jawa Tengah, Abdul Kholiq Arif mengatakan, nasib petani tembakau yang kurang baik itu disebabkan lantaran belum adanya kemitraan dan pola hubungan yang sehat di antara para pelaku tembakau. Menurutnya, ke depan tembakau harus memiliki kelas jualan yang jelas, luasan dan juga volume yang jelas agar petani tembakau tidak lagi terperangkap oleh mafia tembakau. Selain itu juga perlu adanya penataan di tingkat petani, seperti pemilihan varietas, konsolidasi lahan, pemupukan dan manajemen tata kelola yang jelas dan sehat. Tak ingin nasib tersebut dialami petani di daerahnya, para pemuda Kecamatan Bansari tergerak untuk mengangkat tembakau lembutan sebagai potensi unggulan Bansari agar dapat menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Untuk mengangkat jenis tembakau lembutan di daerahnya itu, para pemuda menggelar Festival Lembutan Bansari yang telah diadakan beberapa waktu lalu di Lapangan Desa Bansari Kecamatan Bansari. Agus Zamroni selaku ketua Panitia, mengatakan terangkatnya tembakau lembutan diharapkan nantinya para petani dapat menentukan dan mematok harga sendiri sesuai kualitasnya. Sehingga para tengkulak tidak lagi mengontrol pasar atau menekan harga pada tembakau jenis lembutan ini. Agus menyebut bahwa tembakau lembutan Bansari memiliki kualitas yang bagus, namun sayang selama ini rata-rata masih hanya dijadikan konsumsi Petani itu sendiri, sehingga sangat perlu untuk dikenalkan ke masyarakat luas. “Semua yang berkaitan dengan tembakau dengan kualitas mutu bagus, khususnya lembutan itu ada di Bansari,” kata pria yang akrab disapa Agus Jepang ini. Tembakau lembutan dijelaskan Agus adalah tembakau alami yang dalam proses pengolahannya tanpa menggunakan campuran apapun sehingga tembakaunya murni. Mengenai harga dia mengatakan bahwa harga tembakau lembutan mulai dari Rp 50 ribu hingga jutaan rupiah untuk per kilogramnya. Harga itu disesuaikan dengan kualitas tembakau dan kelembutannya. Festival Lembutan juga sebagai even wisata kebudayaan sekaligus mewariskan tradisi dan nilai-nilai luhur kearifan lokal setempat pada generasi muda karena merajang tembakau dengan peralatan tradisional yakni gobang kini semakin ditinggalkan oleh warga sebab telah ada perajang modern atau mesin. ■ SMN/zul-Ct

BUMDes Mojopuro Olah Singkong Jadi Gula Madu Cair

SRAGEN- Singkong (Manihot Esculenta) sering dibuat makanan olahan berupa kripik, sawut, cenil, thiwul, gethuk goreng dan sebagainya. Namun produk olahan itu tidak bisa bertahan lama. Disamping itu nilai ekonomisnya pun rendah. Kini BUMDesa Mojopuro membuat inovasi dengan memproses singkong menjadi gula madu cair rendah kalori. “Hasilnya sudah terbukti

dan dikonsumsi anggota BUMDes Mojopuro dan disukai ibu-ibu PKK,” tutur Gunarno ST, Direktur BUMDes Mojopuro, kemarin. Gunarno mengatakan setiap dua kilogram singkong dengan harga Rp 1.000 per kg, bisa diproses menjadi gula madu cair sebanyak 600 ml. Seukuran botol air mineral tanggung. “Gula madu cair dari singkong dijual Rp 10.000 per botol ukuran 600 ml,” katanya. Gunarno sudah mengecek kelaikan sampel gula madu cair itu untuk diperiksa ke laboratorium Dinas Kesehatan Sragen, sebagai salah satu syarat untuk dimintakan rekomendasi Badan Pengawasan

Obat dan Makanan (BPOM). “Jika hasil lab-nya bagus dan layak dikonsumsi dan mendapat ijin BPOM, maka gula madu cair itu mulai dijual di pasaran,” ujarnya. ■ Tingkatkan Pendapatan Upaya itu dilakukan BUMDes Mojopuro untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, pendapatan PAD Mojopuro dan mendorong tumbuhnya BUMDes Mojopuro Bumi Makmur menjadi badan usaha yang diperhitungkan di Sragen. Masyarakat Desa Mojopuro banyak yang menanam singkong dan dijual dengan harga murah. Sebab selama ini singkong dijual untuk makanan olahan dengan harga murah. Bisa pula dibuat gaplek untuk kemudian

dijadikan tepung sebagai bahan baku roti. Namun nilai ekonomis nya rendah. Jika nilai ekonomis nya rendah, maka tidak akan menyejahterakan warga Desa Mojopuro. Karena itu BUMDes membuat terobosan mengolah singkong menjadi gula madu cair. Upaya itu bisa meningkat kan nilai ekonomi singkong. “Produk gula madu cair itu cocok dicampur untuk es maupun es teh, karena rasanya lebih nikmat,” tutur Haryani, salah satu anggota PKK Desa Mojopuro yang sudah mencoba gula madu cair dengan bahan baku dari singkong. Gunarno menjelaskan, BUMDes juga menciptakan produk shampoo terbuat dari wortel dijual Rp 7.000 per botol, serta membuat

sendiri sabun pencuci piring yang sangat diminati kalangan ibu

rumah tangga.■ SMN/nin-Ct

PRODUK BUMDes: Gunarno ST, Direktur BUMDes Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang menunjukkan produk olahan singkong menjadi gula madu cair. ■ Foto: SMN/Anindito AN


Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

14,6 Kg ....(Sambungan hlm 1)

Kebakaran.....

Kasus kedua, Arman mengatakan BNN menggagalkan pengiriman sabu seberat 3 kg sabu di Tol Cikupa Tangerang. Total BNN menangkap 6 orang tersangka dari jaringan tersebut yakni Z, NMS selaku kurir, AM alias Escobar (pengendali) serta HF, RS, dan MYR. “Sebuah mobil diamankan petugas BNN di pintu keluar tol Cikupa, Tangerang. Berdasarkan penggeledahan yang dilakukan petugas dengan bantuan unit K-9 ditemukan 3 bungkus teh cina berwarna hijau berisi 3 kg Sabu,” sebut Arman. Selanjutnya, BNN bersama Kanwil Bea Cukai Kaltim dan Tim dari Lantamal XIII berhasil mengungkap peredaran narkoba seberat 1,5 kg di Kalimantan Utara. Menurut Arman, sabu tersebut dibawa dari Malaysia melalui jalur laut. “Para tersangka mencoba menyelundupkan narkotika jenis sabu dari Tawau, Malaysia melalui perairan pulau Bunyu, Kalimantan Utara menuju Kota Tarakan. Dari kasus ini petugas mengamankan 1,5 kg sabu dan 8 orang tersangka,” tambah Arman. Kasus selanjutnya, BNN bersama TNI AD menangkap dua oknum anggota TNI yakni Kopda ED dan Praka RD yang telibat peredaran narkotika jenis ekstasi sebanyak 63.500 butir di Cilegon Banten. Arman mengatakan proses hukum keduanya diserahkan di POM TNI. “Dia hanya kurir saat ini sudah ditangani oleh pihaj Kodam 1/Bukit Barisan,” tambah Arman. Total ada 18 tersangka yang ditangkap BNN dari ke empat kasus tersebut. Arman menambahkan pengungkapan kali ini merupakan bukti keberhasilan sinergitas dari BNN, Bea Cuka dan TNI selama ini. “Kita selama ini kerjasama dan sinergitas dengan Bea Cukai dan TNI baik diperbatasan darat, laut dan udara,” tuturnya. ■ dtc—sn

(Sambungan hlm 1)

10 Rumah... (Sambungan hlm 1) seng, asbes, dan genteng. Pihaknya juga berharap ada bantuan dari pemerintah daerah untuk warga yang rumahnya rusak berat. “Kami meminta masyarakat untuk tetap waspada. Hujan mulai mengguyur kawasan Balapulang dan sekitarnya. Ada sejumlah desa yang merupakan titik rawan bencana seperti tanah longsor,” bebernya. Salah satu warga, Agus Salim, menuturkan, angin kencang yang terjadi di kawasan rumahnya terjadi sekitar 15 menit lebih. Dia menyaksikan sejumlah atap seng dan genteng rumah warga bertebangan karena terempas angin kencang. “Kami sekeluarga di dalam rumah tidak berani keluar. Keluarga hanya bisa pasrah sambil berteriak Allahu akbar allahu akbar menyaksikan banyak atap rumah di luar sana yang terbang kena angin kencang,” tutur dia. Adapun sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Tegal juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di sejumlah daerah pada akhir musim kemarau ini. BMKG juga memprediksi sejumlah daerah di kawasan eks Karesidenan Pekalongan akan diguyur hujan ringan pada Rabu (17/10). ■ smn/K22—sn

‘Pak...(Sambungan hlm 1) long. Ada yang memperlihatkan jilbab salah seorang staf yang bolong ditembus peluru. Jilbab itu bolong di bagian belakang. “Jujur, saya tidak bisa membayangkan yang tadi memakai jilbab, adinda kita, saudara tenaga ahli dari Bambang Heri yang hari ini sedang melakukan umrah. Mundur sedikit, itu pasti kena kepala,” ucap Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam jumpa pers di gedung DPR. Pada akhirnya, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) DKI Jakarta, Irjen Setyo Wasisto, dan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menjelaskan itu adalah kejadian peluru nyasar dan bukan penembakan yang disengaja. Penembak Perbakin yang sedang latihan di lapangan tembak itu juga sudah diamankan. ■ dtc—sn

GNP RENT FORKLIFT.Mlyni Unit Baru Truk,Crane.7600601/ 081326129130 WWS 17 J16

- PAKET PESTA PROMO PAKET WEDDING Standing Party&Around Table Start from 27,5Jt/ 200 org.Include: Dekor,Entertain,Free Kamar P Alam Indah Resto. RSVP: 7472632 / 081 228 775 450 / 081 327 622 168

dengan cara digepyoki dan membuat sekat-sekat supaya api tidak merembet. ‘’Pemadaman dilanjutkan terus, kawankawan sudah membuat sekat-sekat agar api tidak merembet. Kalau api menjalar kemana-mana, anginnya kencang yang lebih efektif dilakukan adalah digepyoki dan membuat sekat-sekat,’’ ungkapnya. Menurut Edi, arah api yang sebelumnya sudah mendekati puncak terlihat turun karena tiupan angin. Dikhawatirkan

Dua....... (Sambungan hlm 1) Nico mengatakan penetapan tersangka dilakukan usai polisi melakukan penyelidikan. Dari sana diketahui keduanya melakukan kelalaian dalam menembak. Selain itu, kata Nico, IAW dan RMY belum sah menjadi anggota Perbakin. Namun mereka meminjam senjata itu dari orang berinisial A dan G. “Mereka belum jadi anggota Perbakin, senjata itu adalah senjata yang disimpan di gudang senjata. Kami akan melakukan pemeriksaan terhadap A dan G yang memiliki senjata ini bagaimana proses memberikan senjata itu ke tersangka,” tuturnya. Penembakan peluru nyasar itu terjadi, Senin (15/10) pukul 14.30 WIB. Peluru menembus masuk ke ruangan di lantai 13 yaitu 1313 dan lantai 16 yaitu 1601. Di lantai 13 peluru menembus dinding. Sementara itu di ruang 1601, peluru menembus ruangan Wenny Warouw. Saat kejadian, Politikus Gerindra itu sedang berbincang dengan seorang saksi Heski Roring. “Petugas melakukan pengecekan ke Lapangan Tembak Senayan dan didapati tersangka menguasai senjata api tanpa izin. Mereka pun diamankan,” tuturnya. Nico mengatakan dari penyidikan itu dibuktikan jika tembakan tersebut merupakan peluru nyasar. “Tim sudah bekerja selama hampir 16 jam

api bisa menjalar mengarah ke wilayah Ampel Boyolali, se hingga upaya pemadaman api terus dilakukan. ‘’Sejak kema rin relawan bersama teman-teman balai (BTNGM) naik menghadang yang di Ampel. Relawan dan warga masyara kat di Ampel biar berjaga-jaga untuk membuat sekat sebelum api menjalar,’’ katanya. Kata Edi, sejauh ini pihaknya masih menunggu bantuan helicopter untuk pemadaman api yang membakar kawasan Gunung Merbabu. ‘’Mudahmudahan ada bantuan helikopter. Tapi kayaknya belum bisa hari ini,’’ ujarnya.

■ Air Bersih Sementara itu, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, melakukan droping air bersih di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan. Karena warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dampak kebakaran Gunung Merbabu. ‘’Hari ini droping air bersih untuk Dusun Thekelan dan dusun sebelahnya, droping air bersih dilakukan hinggga secukupnya. Pipa saluran air bersih ke warga terbakar, sehingga aliran airnya mati,’’ kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten

Semarang, Heru Subroto, Selasa (16/10). Air bersih bantuan BPBD Kabupaten Semarang itu ditampung di bak penampungan. Sehingga warga harus antre dengan membawa jerigen untuk mendapatkan air bersih. Setiap warga dibatasi hanya boleh membawa 2 jerigen agar semua warga bsia mendapatkan air. ‘’Setelah Gunung Merbabu terbakar, kami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami berterima kasih adanya bantuan air bersih ini,’’ ucap Reni Oktavia (32), warga Dusun Thekelan. ■ rbd—sn

untuk membuktikan sehingga bisa menepis kalau itu disengaja untuk mengacau tidak, seperti itu,” ucapnya. Polisi menyita sejumlah barang bukti seperti senjata api jenis Glock 17, 9x19 buatan Austria warna hitam-cokelat, tiga buah magazine dan kotak peluru ukuran 9x19. Selain itu, ada juga satu senjata api merek AKAI Custom buatan Austria kaliber 40 warna hitam, dua buah magazine dan kotak peluru ukuran 40. IAW dan RMY pun dijerat dengan Pasal 1 Ayat 1 UndangUndang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Ketua DPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet menceritakan insiden peluru nyasar itu terjadi saat pelaku IAW tidak sengaja menekan pelatuk pistol saat hendak mengganti magazen. “Jadi saat dia reloading pengisian magazen, membuka magazen, dia terpencet,” ujar Bamsoet di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/10). Bamsoet menuturkan I tidak menyadari magazen di pistolnya masih tersisa peluru. IAW menggunakan pistol jenis Glock-17 kaliber 9 milimeter yang telah dimodifikasi menjadi otomatis. Kata Bamsoet, karena pistol otomatis, peluru yang keluar dari pistol milik I lebih dari sekali. “Itu keterangan semen tara yang bisa saya peroleh dari lapangan dan sudah ada yang bertanggung jawab,” ujarnya. Bamsoet juga menjelaskan penyebab peluru tersebut bisa

menjangkau gedung DPR. Ia berkata hal itu terjadi lantaran I menggunakan lapangan tem bak reaksi yang ada di sisi paling kiri. Posisi lapangan itu, kata dia, hanya berjarak 100 sampai 200 meter dengan Gedung DPR. “Dan masih ada daya rusaknya (peluru 9 mm) yang kuat,” ujar Bambang.

dari bawah atau dari lapangan tembak Senayan yang jaraknya tidak jauh dari gedung Nusanatara I itu kok salah satu peluru yang menembus ruangan aggota DPR ‘larinya’ agak datar, ‘’katanya. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa. (PKB) minta supaya standar keamanannya harus itu betul-betul dikaji, jangan sampai bisa nyasar begitu. ‘’Kalau yang disampaikan Pak Bambang betul sudah tiga kali kita kena peluru nyasar, itu artinya memang kita harus waspada,’katanya. Selain itu Perbakin harus betul-betul mengatur secara detail , siapa dan bagaimana penggunaan senjata ini baik untuk latihan maupun sekedar untuk hobi. Hal senada diungkapkan Fahri Hamzah. Menurutnya se baiknya lapangan latihan me nembak itu dibangun di under- ground, di bawah bangun an gedung-gedung tinggi, agar peluru nyasar itu tak terulang. “Masak senjata mesin buat latihan menembak? Itu kan bisa membunuh orang. Itulah pentingnya tempat latihan yang aman, parlemen yang aman,’ katanya. Sementara itu khusus peluru nyasar kenapa sampai ke lantai 13 dan 16, kata Fahri menurut keterangan kepolisian, karena penembaknya salah kokang senjata otomatis itu. “Untuk ini kita percayakan pada aparat untuk investigasi, dan kita tunggu hasilnya,” pungkasnya.■ aa/cnn—sn

PRIMA GADAI SGL Mcm ELEKTRONIK TERIMA UTUH / NON ADMIN Dijemput Terdaftar di OJK: 081 690 4205

■ Investigasi Anggota Komisi III DPR abdul Kadir Karding dari FPKB minta kepolisian melakukan investigasi secara tuntas kasus peluru yang menembus kaca jendela dua anggota DPR yang berada di lantai 16 dan 13 itu supaya tidak timbul kesim pang siuran peristiwa itu. ‘’Kita memang tak boleh begitu saja mempercayai bah wa itu peluru nyasar. Karena Pak Wenny Warauw saja yang pensiunan jenderal polisi tidak yakin kalau itu peluru nyasar. Karena itu investigasi kepoli sian harus transparan dan tun tas,” kata Karding dalam dis kusi Regulasi Kepemilikan sen jata, Antara Olahraga dan Petaka? di Media Center DPR, Selasa (16/10/2018) ber sama Wakil Ketua DPR Fahri Ham zah Wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI ini minta supaya kasus ini diungkapkan secara transparan. ‘’Jangan ditutup-tutupi, ‘’kata Karding Menurut Karding,ada kejanggalan dalam kasus tersebut. ‘’Kalau pelurunya berasal

DIJUAL GENSET(Open Type) Merk CUMMINS,250KVA (second/terawat /Ex Kantor) Hub: 0813 2635 1583 WWS 17 J16

WWS 17 J16

WWS 17 J16

Promo beli Lensa Essilor atau lensa blue control(anti radiasi TV, Gadget, dll) Gratis frame kacamata keren. Softlens warna 45rb.Softlens disposable minus 18rb.Menerima pendaftaran peserta baru BPJS Gratis.Optik Giordania,jl.Tlogosari raya II/48 M Smg. 0811297294 WWS 17 J16

WWS 17 J16

SPESIALIS....AC,AC, Kulkas,m.cuci Lbr buka,024-7624896-081229772224 WWS 17 J16

Grand LIVINA XV 2012 Manual,Silver, Jok Mbtech,Istimewa. 081575257333 SAKSIKAN “Demo Clinic Gitar Yamaha (Memperkaya Aransemen Musik Gitar) Bersama Artis Jubing kristianto Mulai Jam 17.00 Sampai Selesai Tempat:Hall Halmahera Music School Jl.Puri Anjasmoro Blok i2 No.1 Smg (024-7618921) Hp/Wa: 0813 26392345 (Gratis Terbuka Untuk Umum &Siswa)

BUDI PARABOLA & CCTV / MATV Spesialis Pasang Baru & Service Hub: 0815 75193691-085101226391 WWS 17 J16

- KOMPUTER DIBELI Komputer & Elektronik Sgl Kondisi Diambil.Hub:085100366817

WWS 17 J16

WWS 17 J16

WWS 17 J16

Star Alm, Folding Gate,Rdoor,Tkrey. MT.Haryono 664 Ph.3511181-3586666 WWS 17 J16

- KENDARAAN SEWA SEWA BUS PARIWISATA AC/ NON AC 27,31,35,39,55 Seat,SEWA Non AC Dpt AC Ekonomi, menerima antar jemput karyawan. Hub. 024-6718303 /0851 0911 2889/0851 0044 5558 WWS 17 J16

Hlg:STNK H-8900-JG an.SujiatmiSrondol Kln.Rt.3/2 Bnymnk SMG

WWS 17 J16

WWS 17 J16

DIJUAL ZEBRA PICK UP`90,Rp.15Juta Siap Pakai,Hub:082 136 550 320 WWS 17 J16

PLG 17 J2

LUXIO Type X 2012 Silver Manual H Orisinil Cat.Hub:081325000315

STNK R3789HCan.Puji Utomo, Bajong Rt1/1,Bukateja,Pbg

WWS 17 J16

WWS 17 J16

STNK R4171PVan.Hadi Sutamto, Wirasana Rt2/1,Purbalingga

WWS 17 J16

Bromo-BALI Bandung 29 Des,Sekipan 25Nop.3Negara 4Des.0813288281116

WorkshopHome Made Keju,Bliss Soeta Hotel 4nop18.Info:WA 08993973359

HILANG BPKB asli Scoopy H-4844-MZ AN:SUKARDI,Jl Bukit Kusuma No.2 RT01/01 Sumurboto Banyumanik Smg

WWS 17 J16

WWS 17 J16

PLG 17 J2

Sertifikat Tanah no 207 an Soedjadi Kel. Kutosari Kec. Gringsing Kab. Batang, Hub : 081326606205

JL Ayam Bekisar Ayam Htn Cemani H: 081554425413/ WA.082225728100

ERTIGA 2018 GX M/T Putih (H) Mobil Lee,3549494 - 085100708749

LEXUS RX270 th.2011/2012 Putih Super Istimewa.Hub:081 741 50006

- DAIHATSU -

Hlg:STNK H-9350-AW an.SariyatiJl.Petek Kp.Pulo 462 Rt.5/8 SMG

WWS 17 J16

- TOUR/TRAVEL -

WWS 17 J16

- TOYOTA -

SEDOT WC MAMPET(GRNSI)Wastafel, Sal Got Tnp Bongkar.082322503878

WWS 17 J16

- SUZUKI -

Dijual Honda verza th 2016 akhir warna hitam 14,5 jt bisa nego Hubungi: O857 4307 4515 (Call/WA)

WWS 17 J16

WWS 17 J16

SANTOSOJAYAKRS WC&LBH,TANJUNG 8 (024)3542438 - 3542439 - 3548090

WWS 17 J16

- HONDA -

SUZUKI APV Blind Van AC PS 2011 Plat H. Hub: 081 2288 5788

PUTRA KEMBAR SdtWC/Lmbh,Mrh,24Jm Tdk Bau.085600080030/08121535300

PRAKTIS SPESIAL CANOPI, F.GATE, Pagar, K.Almn, TPutar. Jl.GajahRaya No.11C (024) 6710938/082221219984

WWS 17 J16

NISSAN TERANO KINGSROAD K2`2004 Hitam,MT.Hub:0819 3195 7565

WWS 17 J16

- SUMUR/WC -

WWS 17 J16

WWS 17 J16

- NISSAN -

- PENGIRIMAN BARANG SRT MOVERS Jasa Pindahan Rumah Packing,Trucking. Hub: 024-761 8570 081 2853 7261 / 081 701 96266 - SERVIS (PANGGILAN) PAK MAN PH.6709281/085103069700 JPumpP.Air,MCuciW.HeaterK.Gas,AC Klks Krs Smr Buat SmrBor&InstlsiPipa

JUAL TRUK FUSO Engkel FM 2004 Truk Fuso FN Tronton Box Merah Hub. 08122666099 / 0816660999

Harapan Jaya Kd.Mundu54 T.6703044 KC Film Murah. Blok Dpn 90rb Jum`at ttp Mgg/Bsr Buka

WWS 17 J16

WWS 17 J16

- KACA MATA -

- MITSUBISHI -

PINDAH RUMAH/BOSAN DGN BARANG Anda Hub: BaBeKu Telp. 8417629 Dibeli Semua Barang Bekas Anda Banyak Barang Datang WWS 17 J16

ACCU MOBIL Massiv NS40 TT 325rb Smg Indah E2/12A. Hp.08122912629

SEDAN KECILD.CERIA`02 AC Dingin Fvar(H)Istw 35Jt/Ng:085100059922 WWS 17 J16

WWS 17 J16

TOYOTA CALYA G MT 2017 Istimewa Hubungi: 085100155788 WWS 17 J16

WWS 17 J16

HONDA CIVIC Turbo 1.5`2017 Htm (H)drBaru AN.Sndr.0812 2992 9262 WWS 17 J16

JAZZ RS 08 Matic,Hijau Metalik Mulus(K) Tgn 1.Hub:087831708470

PROMO WULING MOTORS Wuling Confero & Cortez,Bunga & Dp.0%, Info. 0813.2687.5377 WWS 17 J16

WWS 17 J16

JUAL RMH BARU T.36/75 (HM)100m dr PasarAce Mijen.0812 2992 9262 WWS 17 J16

JUAL RMH Jl.Wahidin dpn Sekolah uk.5x40 Hub:0813 9261 9596 WWS 17 J16

WWS 17 J16

RMH MRH PCG GADING Lt330m/150m, 5Kt,2Km=350Jt.085100109755.WA.TP

Jl Cpt:Jazz RS AT 2008,Tgn 1 Dr baru, nego sampe jadi. 081225126289.

WWS 17 J16

WWS 17 J16

- WILLYS -

Honda Jazz RS Htm 15 AT 1.5 istw majapahit 316 M smg 085100138868

HLNG BPKB G-4643-VW A/N Kalimah,Ds.Sumingkir 08/05 Kec. Randudongkal Pemalang

IC Smg adalah Pakar soal CAT CPNS Trprcaya sejak 1993 buktikan.0856597 00671 (Kurnia) / 085640095960 (Asih)

DIJUAL INNOVA `12 HITAM MATIC Hub. Harapan Jaya. T(024)6703044

- HONDA -

WWS 17 J16

WWS 17 J16

T.AVANZA G2010 Antik Km25Rb Asli spt Baru Tgn 1 Hub:085100301253

WWS 17 J16

WWS 17 J16

- JASA PROPERTY GAMBAR RUMAH Detail + 3 Dimensi + RAB 800Rb Hub: 085 329 004 433 WWS 17 J16

Dibthkan sgr Koki berpengalaman utk resto.Hub 082138230453, 08161804215

- RUMAH MAKAN Enjoy 20% disc all payment &30% disc with Mandiri Fiestapoin = 50 % disc at Kobe Garden Resto. Call: 7479543 WWS 17 J16

- JAGUAR Jaguar 2.0 x-Type`05 htm,antik. 185 / nego. HM, Sriwijaya 20. (0877 00222180) WWS 17 J16

WWS 17 J16

KOST (HOMESTAY) Lok.Tembalang/ Ngaliyan,2Jt-2,5Jt/Bln.Fast:TV,AC,WiFi & KM Dalam. Hub: 0813 6497 3840 WWS 17 J16

Cari Koki u/Katering di Jkt, masakan nusantara ibu tanti 081294802694 WWS 17 J16

- MERCEDEZ S 320 `02 Hitam ,Fbody Kit 195jt/Nego HM,Sriwijaya 20.(087700222180) WWS 17 J16

MOBIL ANDA Kusam,Banyak Jamur Dikaca,Interior Bau,Coba Datang Aja Ke CLEAN & GO, Jl.Depok 45 Smg (sebelum Decost)Menerima Jasa salon interior, exterior nano ceramic (Coating) Dari Harga 400-000-2.700.000 Hub Kami:085 1026 55668 WWS 17 J16

RMH Bbs Banjir 4kt,2km,Garasi, Carpot,2200W,AC,Telp.Puri Anjasmoro L.13/7 Hub:081 805 931 962 WWS 17 J16


Rabu Kliwon , 17 Oktober 2018

DEMO: Massa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa dan Aktivis Pemuda Relawan Cinta NKRI berdemo menuntut kasus hoaks Ratna Sarumpaet dituntaskan di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/10).■ Foto:dok/detik

Tiga Pelaku Judi Pilkades Ditangkap MUNGKID - Tiga orang pelaku botoh perjudian dalam pelaksanaan Pilkades Serentak 2018 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, dibekuk Tim Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan Kejar Botoh Nakal, Polres Magelang. Kini ketiga pelaku botoh judi Pilkades ditahan dan diancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. “Ketiga pelaku botoh judi Pilkades ditangkap saat sedang melakukan transaksi mencari lawan judi, di Japuan, Desa Adikarto, Kecamatan Muntilan,” kata Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo kepada wartawan di Mapolres Magelang, Selasa (16/10). Ketiga orang yang sudah berusia lanjut tersebut, adalah SM (58) warga Desa Margoyoso Salaman, MT (54) warga Desa Sriwedari, Muntilan, dan ZA (69) warga Desa Borobudur. Ketiga pelaku tersebut, tertangkap tangan petugas pada saat pelaksanaan Pilkades Desa Adikarto, Kecamatan Muntilan. Menurut Kapolres, AKBP Hari Purnomo, pelaku botoh perjudian ini tertangkap tangan Tim OTT dan Kejar Botoh Nakal Polres Magelang. Mereka terbukti melakukan perbotohan pada pelaksanaan Pilkades Desa Adikarto, Muntilan, tidak jauh dari TKP, pada Minggu (14/10) kemarin. Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti perbotohan dan perjudian. “Barang bukti yang kita amankan berupa uang senilai Rp. 3.000.000,- dan tiga hanphone yang digunakan sebagai sarana perbotohan,” jelansya. Saat ini, tiga pelaku dan barang bukti masih di amankan di sel tahanan Mapolres Magelang, guna menjalani proses selanjutnya.“Mereka kita jerat pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, atau denda maksimal Rp. 25. 000.000,” tegas Kapolres. Salah satu pelaku, MT mengaku hanya disuruh mencarikan lawan judi oleh ZA, dengan perjanjian kalau menang akan di beri 10 persen. “Saya baru mau mencari lawan tetapi sudah tertangkap. Saya menyesal tidak akan mengulanginya lagi,” akunya.■ ali—sn

DITAHAN: Tiga orang pelaku botoh perjudian dalam pelaksanaan Pilkades Serentak 2018 yang di gelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, dibekuk Tim Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan Kejar Botoh Nakal, Polres Magelang. ■ Foto ali subchi

Bacok Korban, Perampok Dibekuk

Pilpres Ujian Berat Netralitas TNI JAKARTA - Pilpres 2019 dinilai jadi ujian berat buat TNI untuk menjaga netralitas. TNI harus patuh pada arahan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto soal netralitas.

“Terkait netralitas sebenarnya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sudah bilang bahwa TNI harus netral. Dalam hal ini, ujian sih sebenarnya buat TNI apakah dia sanggup netral atau tidak. Mengingat banyaknya purnawirawan yang ikut kontestasi dalam pemilu,” kata peneliti bidang pertahanan dan keamanan di Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indo-

nesia (LIPI) Diandra Megaputri Mengko, Selasa (16/10). Hal itu disampaikan Diandra dalam diskusi publik ‘4 Tahun Pemerintahan JokowiJK: Kendali Demokratik dan Profesionalisme TNI’ di kantor CSIS, Jakarta Pusat. Diandra mengatakan netralitas TNI akan membuktikan profesionalitas prajurit. “Memang bukan pekerjaan mudah tapi ini menjadi pekerjaan rumah bagi TNI untuk

membuktikan komitmennya dia sebagai prajurit yang profesional,” jelas Diandra. Peneliti bidang pertahanan dan keamanan di Pusat Penelitian Politik LIPI Diandra Megaputri Mengko Peneliti bidang pertahanan dan keamanan di Pusat Penelitian Politik Pada Pilpres 2019, TNI juga kembali dilibatkan untuk membantu pengamanan selama pemilu. Pemerintah dalam hal ini disarankan membuat landasan kebijakan bahwa TNI ikut terlibat dalam pengamanan pilpres. “Sebenarnya TNI sudah ikut mengamankan dari setiap

pemilu di era reformasi TNI sudah ikut mengamankan. Jadi alangkah lebih baik kalau misalnya nanti 2019 membuat saja landasan kebijakannya bahwa TNI dilibatkan untuk menjaga keamanan dalam pemilu,” tutur Diandra. “Misalnya TNI butuh berapa banyak di daerah mana. Dan itu supaya menjadi publik. Jadi TNI butuh di daerah A jumlahnya sekian, karena tingkat kerawanan lebih tinggi dari daerah B, kalau itu dituangkan dalam satu kebijakan, publik juga akan menghargai itu sebagai akuntabilitas pemerintah,” sambung dia. ■ dtc—sn

Dituduh Gila, Pemuda Dikeroyok Massa KAJEN - Penyidik Satuan Reskrim Polres Pekalongan menetapkan lima warga Desa Logandeng, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan sebagai tersangka kasus pengeroyokan. Kelimanya diduga terlibat pengeroyokan terhadap Slamet Supriyanto (22), warga setempat, dengan dalih korban mengalami gangguan jiwa. “Dalam kasus penganiayaan ini penyidik menetapkan lima orang tersangka. Mereka adalah Ah, Za, Na, Al dan Sl,” terang Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto, kemarin. Para tersangka, lanjut dia, dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan, dengan ancaman kurungan maksimal 12 tahun penjara. Menurutnya, kelima tersangka masih men-

jalani pemeriksaan lebih lanjut dan ditahan di sel tahanan Mapolres Pekalongan. Orang tua korban, Kibtiyah (55), menuturkan, anaknya mengalami penganiayaan di dalam rumahnya pada 18 Agustus. Selama 9 jam, Slamet disekap dan dipukuli oleh belasan warga setempat lantaran dituduh gila. Parahnya, korban dianiaya di depan orang tuanya. “Saya hanya bisa menangis dan tak bisa berbuat banyak melihat anak saya dihajar,” katanya. Menurutnya, para pelaku ada yang membawa benda tajam. Sehingga, suaminya juga tak bisa berbuat banyak melihat anaknya disekap dan diinjak-injak oleh pelaku. Hingga pukul 02.WIB dini hari, warga yang telah puas me-

nganiaya akhirnya membawa korban ke rumah sakit jiwa (RSJ) di Magelang. Di RSJ, Slamet dirawat selama hampir satu bulan lamanya.

Ironisnya, dokter di RSJ menyatakan bahwa Slamet Supriyanto tidak mengalami gangguan jiwa. ■ haw—sn

KORBAN: Korban pengeroyokan didampingi orang tuanya saat menceritakan kejadian kepada wartawan.■ Foto: Hadi Waluyo.

Wayang Efektif Sampaikan Pesan Pembangunan

PURWOREJO - Pelaku perampokan yang membacok korbannya di Purworejo akhir bulan lalu dibekuk polisi. Sedangkan korbannya tewas meski sempat dilarikan ke rumah sakit. Pelaku bernama Tulis Priyanto merampok Sudirman (56) pada Jumat (28/9) lalu. Perampokan terjadi di area tambak udang milik korban di Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag. “Jadi tersangka melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut di area tambak udang di Desa Ketawang. Korban dibacok dengan menggunakan golok sebanyak 5 kali pada bagian kepala,” ungkap Kapolres Purworejo, AKBP Teguh Tri Prasetya kepada wartawan di kantornya, Selasa (16/10). Kejadian tersebut bermula ketika korban yang seorang pungusaha tambak udang selesai mengecek tambaknya. Setelah masuk ke dalam mobil Suzuki Side Kick dengan nopol AB 7631 WE miliknya, tiba-tiba tersangka datang dari arah belakang dan langsung membacokkan golok ke arah korban hingga korban tak berdaya. Korban yang mengalami luka parah di kepala akhirnya dibawa ke RS Palang Biru Kutoarjo dan dirujuk ke RS Siaga Medika Banyumas, namun naas nyawa korban tak tertolong. Pelaku yang melarikan diri akhirnya berhasil ditangkap petugas di rumah saudaranya di daerah Kongbeng, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (9/10).■ cnn—sn

PEKALONGAN - Keberhasilan pembangunan yang telah dicapai maupun akan dikerjakan atau tengah direncanakan, tidak hanya diinformasikan oleh Pemkot melalui media massa, namun juga berbagai cara. Di antaranya dilakukan Dinkominfo setempat dengan menggelar Pertunjukan Rakyat dan Nonton Bareng Kelurahan Setono, kemarin malam. Acara musik Etnik Jawa Intrument dari Kim Setono, dengan badut, dan guyonan maton ini dihadiri Walikota Pekalongan, Camat Pekalongan Timur, Danramil, perwakilan Polsek Pekalongan Timur, lurah, dan masyarakat Setono. Berdasarkan pantauan Wawasan di lapangan, pergelaran wayang orang yang diselingi informasi pembangunan menarik perhatian pengunjung tidak mengherankan, bukan hanya pengunjung kaum tua, namun juga banyak remaja

maupun anak-anak. “Tontonan ini lucu, sehingga tidak kentara diseleingin dengan infromasi pembangunan,” Toro, seorang pengunjung. Walikota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz SE menuturkan, pihaknya sangat meng-

apresiasi apa yang telah dila kukan mengapresiasi Dinkominfo yang menggalakkan pertunjukan tradisional seperti wayang kulit dan wayang orang sebagai ajang menginformasikan pesan pembangunan.

WAYANG : Melalui kesenian tradisional wayang orang, pemkot melalui Diskominfo menginformasikan pesan pembangunan. ■Foto:Janti Artati

Dengan pergelaran tradisional yang mudah dipahami masyarakat diharapkan pesanpesan pembangunan bisa sampai kepada masyarakat. Apalagi di era yang marak berita hoak, media ini sangat tepat dilakukan. Di sini membuktikan jika Kominfo tidak hanya ahli menangani IT modern saja, namun kesenian tradisional tetap diuri-uri untuk kegiatan positif,”katanya. Sementara Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso menuturkan, kesenian mempunyai sejarah panjang sebagai media informasi. Selain adalah media televisi, radio, dan media sosial. Agar keberadaan semakin eksis sekaligus pihaknya memfasilitasi kegiatan seni tradisional sebagai sarana informasi. Bahkan pihaknya telah membentuk forum komunikasi media seni tradisional (KIM) sebagai media informasi yang terus berkelanjutan. ■ K-28—sn


Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

9

24°C 33°C

25°C 34°C

24°C 34°C

24°C 34°C

23°C 30°C

25°C 34°C

Sumber : BMKG Jawa Tengah

Pembunuh PSK Dipenjara 10 Tahun KRAPYAK - Pengadilan menjatuhkan putusan pidana 10 tahun penjara terhadap DCP, terdakwa perkara pembunuhan PSK di lokalisasi Argorejo, Sunan Kuning Semarang Barat. Remaja 16 tahun, warga Ngaliyan, Kota Semarang itu dinilai terbukti bersalah perbuatan terdakwa telah mengakibatkan kerugian dan hilangnya nyawa korban. Bersalah sesuai Pasal 339 KUHP sesuai dakwaan. Ayu Sinar Agustin alias Ninin, setelah sekitar Agustus 2018 melakukan hubungan intim bersama. Meski membayar Rp 200 ribu, tapi Ninin tidak memuaskannya. DCP sakit hati dan jengkel dan berniat membunuh korban. Pada malam kejadian, DCP mengendarai motor Yamaha Jupiter Z tahun 2009, merah hitam No Pol : H-5164-TY menuju TKP. Dengan membawa oli bekas motor yang dikemas di botol plastik untuk menghilangkan sidik jari ketika terdakwa sudah berhasil membunuh korban DCP tiba. Di TKP, saat ketemu korban Ninin, keduanya langsung ngamar. Selesai melakukan hubungan intim, DCP hanya memberi Rp 100 ribu, tetapi korban menolak dan minta Rp 200 ribu. Atas kejadian itu, DCP lalu membunuh korban. Menggunakan tangan, ia mencekik leher dan membungkam mulut dan hidung korban dengan bantal. Korban yang lemas kehabisan nafas kemudian meninggal dunia. Sebelum kabur, DCP mengambil sebuah handphone korban dan membuang botol berisi sisa oli bekas. DCP juga menutupi korban dengan selimut dan kabur memakai helm. n rdi-Ks

Vonis yang dijatuhkan hakim tunggal Fathur Rokhman itu diketahui sama persis dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Semarang. “Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama sepuluh tahun penjara,” kata Fathur Rokhman di Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (16\10). Vonis dipertimbangan hal memberatkan dan meringankan. Diantaranya terdakwa bersikap sopan di persidangan, belum pernah dihukum, dan terdakwa menyesali perbuatannya. Hakim juga memerintahkan agar sepeda motor Jupiter Z warna merah yang digunakan oleh terdakwa dikembalikan kepada pemiliknya. “Karena pada saat terdakwa menggunakan motor tersebut, pemiliknya yang merupakan kakak terdakwa tidak mengetahui karena sedang tidur,”kata hakim. n Ditangkap DCP ditangkap dan ditahan sejak 16 September lalu atas dugaan pembunuhan 13 September 00.30 WIB di kamar Wisma Mr. Classic Jalan Argorejo Gang III No. 12 A Rt.03 RW.04, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat. Kasus terjadi, saat DCP merasa kecewa dengan korban

Penabrak Anggota Polisi Dibekuk

BARUSARI- Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang berhasil melacak hingga menangkap sopir truk yang kabur setelah menabrak Brigadir Nur Rochim (32), anggota Bidokkes Polda Jateng, di depan swalayan Giant, Jalan Brigjen Sugiarto, Penggaron, Pedurungam pada Rabu (10/10) sekitar pukul 09.30. Saat itu anggota polisi tersebut melintas di lokasi dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra H-5758-DE dari arah Jalan Majapahit menuju ke arah Penggaron. Sopir truk S-8241-UB bernama Supriyadi (43) tersebut ditangkap tak jauh dari rumahnya di Banjarsari, Bojonegoro,Jawa Timur, Jumat (12/10) malam. Bersama barang bukti truk warna orange dan suami istri pemilik truk tersebut yakni Munahar (59) dan Suntiah (58), Supriyadi dibawa ke Mapolrestabes Semarang. Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berkat kejelian penyidik Unit Laka Polrestabes Semarang yang langsung bergerak cepat, meski petunjuk awal tidak ditemukan. “Ini hasil dari kejelian anggota. Mereka yang datang ke lokasi langsung melalukan olah TKP dan menemukan ada kamera CCTV yang mengarah ke jalan. Rekaman CCTV itu dibuka dan ternyata kejadian itu terekam dan kami berhasil mencatat pelat nomor truk tersebut,” ungkapnya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Selasa (16/10) siang. Dengan modal apa yang dilihat dari rekaman CCTV terBersambung ke hlm 10 kol 3

BERBAGI: Sejumlah narasumber bicara dalam berbagi mengenai gaya pola asuh happy kepada orangtua, kemarin. n Foto: Siti KH -Ks

Cegah Stres, Anak Harus Selalu Bahagia GAJAHMUNGKUR-Tugas orangtua adalah melindungi anak. Tetapi jangan terlalu melarang apa-apa yang dilakukan oleh anak. Pasalnya jika terlalu memberi rasa khawatir pada anak, justru anak akan berkembang menjadi anak yang penakut. Di satu sisi, yang terpenting orangtua harus selalu membangun rasa bahagia pada anak. ‘’Kalau kita bahagia,

maka anak-anak akan tumbuh dengan kuat, tahan stres dan tantangan untuk menghadapi hidup di masa depan,’’ demikian dikatakan oleh Psikolog Elizabeth Santosa, Selasa (16/10), di The Palis Resto, Jalan Sultan Agung, yang digelar Nestle, Lactogrow, bertemakan Berbagi mengenai gaya pola asuh happy kepada orangtua. Lebih lanjut menurutnya

orangtua, jangan sampai marah di hadapan anak, namun bagaimana harus selalu membangun rasa bahagia. ‘’Orangtua yang bahagia, maka otomatis anak akan bahagia. Positif afektifnya diperbanyak, dengan menyayangi anak. Apapun kondisi kita harus bahagia. Kebahagiaan harus diusahakan,’’ jelasnya. Dengan membangun keluarga yang bahagia, menu-

23.000 Warga Semarang Belum E-KTP BALAIKOTA-Perekaman data serta penerbitan kartu tanda penduduk secara elektronik (e-KTP) terus bergulir tiada henti oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang. Berbagai program untuk mengajak warga wajib memiliki e-KTP terus dilakukan, tak sekadar membuka pintu pelayanan di Kantor Dispendukcapil maupun kantor kecamatan. Tetapi juga jemput bola ke masyarakat. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang Adi Tri Hananto menuturkan, petugas Dispendukcapil Kota Semarang berupaya melakukan jemput bola di seluruh kecamatan. Terhitung saat ini sekitar 9 ribu warga yang sudah melaksanakan proses perekaman e-KTP. Bahkan pemilih pemula yang usianya hampir 17 tahun sampai Desember nanti, sudah didata. Baru setelah usianya 17 tahun, kami memberikan e-KTP

nya dimana mereka adalah pemilih pemula pada Pilpres mendatang. “Kami terus bekerja. Bahkan pada hari H pelaksanaan Pemilihan Umum sampai pukul 00.00 masih membuka pelayanan perekaman eKTP,” ujarnya di Balaikota Jalan Pemuda, kemarin.

DARI pantauan Wawasan, di lokasi pengobatan, mereka yang berobat berbagai macam penyakit di antaranya, mulai dari pegal-pegal, pusing, gatal-gatal, sampai dengan sesak nafas dan lainnya. Bertajuk Layanan Kesehatan Keliling, kegiatan ini juga didukung oleh tim medis dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip). Tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan apoteker berhasil

memberikan pelayanan kepada 125 pasien umum dan melakukan tindakan preventif terhadap 50 balita. Djoko Adhi, selaku Kepala Kantor IZI Perwakilan Jawa Tengah mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan program yang rutin dilakukan. “Selain di kampung ini, sebelumnya juga

sudah dilaksanakan di kampung sebelah,” ungkapnya Ia juga memberikan kesempatan kepada warga untuk mengungkapkan segala keluhannya apabila mendapatkan giliran untuk konsultasi kepada dokter. Sementara itu, Mirwanto, Ketua YBM PLN UID Jateng DIY memohon doa kepada para

DHUHUR 11.27

17.36

18.44

04.00

Kreasi Biji Kopi

n Proses Dikatakannya, berdasarkan evaluasi Kemendagri pada semester pertama lalu, warga Kota Semarang yang belum melaksanakan proses perekaman e-KTP mencapai 23 ribu warga. “Namun saat ini sudah menyusut turun menjadi 3 ribu warga. Oleh sebab itu, kami butuh kerja sama warga. Mereka yang belum punya e-KTP mari datanglah ke kantor Dispendukcapil untuk segera memiliki e-KTP,” harap Adi. Petugas juga akan menjemput bola mendatangi warga yang sakit. Sudah ada permintaan warga se-

KOPI, bukan saja menjadi gaya hidup masyarakat saat ini. Biji kopi, selain diseduh, juga bisa dibuat menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomi. Nesia Wijayanti, ibu rumah tangga yang mampu membuat beragam aksesoris wanita dari biji kopi. Nesia mengaku, awalnya hanya suka meminum kopi bersama suami. Namun kemudian dirinya terpantik untuk membuat kerajinan dari biji kopi. “Awalnya cuma suka ngopi-ngopi sama suami, lalu terbesit kenapa enggak nyobain bikin kerajinan dari biji kopi. Sebab setelah saya cari-cari referensi berbagai literatur, ternyata biji kopi punya daya tahan lama kalau sudah diroasting,” kata dia belum lama ini. Nesia menjelas-

Bersambung ke hlm 10 kol 1

warga untuk kesejahteraan para karyawan YBM PLN UID Jateng DIY yang telah menyisihkan sebagian rezeki untuk menyelenggarakan kegiatan ini.

Bersambung ke hlm 10 kol 3

14.32

Kamis(18/10)

Sumber: Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah.Ks

n Bermanfaat “Semoga kegiatan ini benar-benar bermanfaat untuk warga Kemijen, khususnya di Kampung Purnosari ini,” jelas Mirwanto di sela sambutannya pada pembukaan LKK. BEROBAT: Beberapa warga memanfaatkan pengobatan gratis keliling bertempat di Masjid Nurul Islam, Kelurahan Kemijen Kecamatan Semarang Timur Semarang, Selasa, (16/10). n Foto: Shodiqin-Ks

Bersambung ke hlm 10 kol 3

Rabu 17 Oktober 2018

Warga Berbondong-bondong Memanfaatkan Pengobatan Gratis Ratusan warga berbondongbondong memanfaatkan pengobatan gratis yang bertempat di Masjid Nurul Islam, Kelurahan Kemijen Kecamatan Semarang Timur Semarang, Selasa, (16/10). Ratusan warga mulai dari anak-anak, dewasa hingga lansia ini Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jateng DIY bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) IZI Perwakilan Jawa Tengah.

rutnya, maka anak akan terbangun nilai diri pada anak. ‘’Banya anak depresi karena tidak punya nilai diri. Nilai diri penting untuk dilatih pada anak, sehingga anak bisa menghadapi hidup. Tidak mudah stres dan sedih,’’ jelasnya. Pada umumnya para orangtua sudah mengerti teori pen-

Foto: dok

Bersambung ke hlm 10 kol 3


10 SIMPANGLIMA SemBiz in 2018 GELARAN Semarang Business Forum (SemBiz) in 2018 dibuka, Rabu (17/10) 09:00 WIB di Patra Semarang Hotel & Convention. ■ rdi-Ks

Timonev Reformasi Birokrasi PENERIMAAN Tim Monitoring dan Evaluasi Reformasi Birokrasi dan Budaya Kerja Provinsi Jawa Tengah. Besok tanggal 23 Oktober 09:00 WIB di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Semarang.■ rdi

Pergunu Gelar Seminar PERSATUAN Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jateng akan menggelar seminar bertema Moderasi Islam di Indonesia : Rujukan Peradaban Dunia, Sabtu (20/10) pukul 09.00 di Gedung Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Undip. Informasi A Fadhol 08157738070, Dasiri 081390740001.■ rdi-Ks Bagi pembaca di Kota Semarang yang akan mengadakan kegiatan di sekitar lingkungan maupun organisasi, bisa mengirimkan agenda kegiatan tersebut melalui email: simpanglima@koran wawasan.com. (Red)

SEMARANG HARI INI

Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

Kolaborasi Gamelan & Band dalam Konser Kebangsaan KARANG KIDUL- Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI akan menggelar Konser Kebangsaan dengan tema Bela Indonesiaku, Slidaritas untuk bangsa’, Jumat (20/10). Kepada Wawasan Kepala LPP RRI Anhar Achmad menjelaskan jika konser akan digelar di Balairung UPGRIS mulai pukul 20.00. Sebelumnya juga digelar Dialog Kebangsaan di Undip mulai pukul 09.00. “Ini merupakan konser berantai di beberapa daerah di

Indonesia yakni di Medan April lalu, Agustus di Makassar dan September di Denpasar,” terangnya. Dijelaskan, konser ini dikemas khusus dengan menampilkan artis jebolan Bintang Radio. Selain itu juga ada beberapa artis nasional yang digemari anak muda.

Anhar menegaskan, sesuai dengan fungsi RRI sebagai pendidikan, hiburan dan pemerstau NKRI, pihaknya juga akan tetap menjaga budaya lokal. Karenanya, dalam Konser Kebangsaan ini akan ditampilkan kolaborais apik antara gamelan dan band pengiring yakni Big Band Totok All Star. ■ Berbeda “Ini juga yang membuat Konser Kebangsaan di berbagai daerah berbeda-beda kemasannya

karena beda pula budaya lokalnya,” tukasnya. Adapun para artis yang tampil di antaranya Luki Oktavian dan Wizzy (Idol), Didi Kempot dan artis Bintang Radio Debora serta Aldi Brian. Selain itu juga akan ada Orasi Kebangsaan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Dirut LPP RRI Rohanudin. Lebih dair itu, akan diadakan pula penggalangan dana bencana bersama ACT untuk korban gempa Palu, Donggala dan Sigi.■ hid-Ks

Sastra Lisan Terdapat Pengetahuan Lingkungan PEKUNDEN- Bangsa Indonesia terancam terputus dengan leluhurnya jika melupakan sastra, terutama sastra lisan. Dalam sastra lisan terdapat berbagai nilai dan pengetahuan tentang lingkungan. Jika sastra terlupakan, pengetahuan dan nilai juga akan terlupakan. Hal itu diungkapkan Sejarawan Trinity College Oxford University Peter Carey saat menjadi pembicara Konferensi Bahasa dan Sastra (KBS) III di Hotel Santika Premiere Jalan Pandanaran No 166-120, Pekunden, Selasa (16/10). Menurutnya, orang Indonesia memiliki sistem pengetahuan lokal yang dikemas melalui cerita. “Pengetahuan yang dimiliki orang Indonesia antara lain

mencakup gejala dan alam. Contoh salah satu karyanya yakni La Galigo, yakni karya sastra klasik terpanjang milik Suku Bugis. Jika kita mewarisi ceritacerita itu, kita mungkin akan lebih arif menyikapi bencana,” ujar penulis biografi Pangeran Diponegoro itu. Ditambahkan, parahnya dampak bencana alam di Indonesia juga disebabkan pengetahuan yang minim tentang kondisi lingkungan. Padahal, pengetahuan tentang lingkungan sudah dimiliki oleh leluhur bangsa Indonesia. Carey menyayangkan rendahnya perhatian terhadap cerita dan naskah-naskah lama yang dimiliki Indonesia. Sikap itu harus diubah karena beberapa lama lagi Indonesia

akan menerima pengembalian ribuan naskah dari Inggris dan Belanda. Naskah-naskah kuna itu patut diperlakukan sebagai pusaka pengetahuan yang berharga. ■ Berbagai Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 157 peneliti bahasa dan sastra dari berbagai lembaga di Indonesia hadir. Mereka mempresentasikan penemuannya masing-masing. Ketua KBS III, Suseno SPd MA mengatakan, konferensi tersebut dirancang untuk mempertemukan ahli, peneliti, dan praktisi bidang bahasa, sastra, dan pendidikan bahasa dan sastra untuk bertukar gagasan. Pihaknya berharap, gagasan dan temuan terbaru dapat dipublikasikan ke-

pada masyarakat. Pada era disrupsi seperti saat ini, ilmu pengetahuan bidang bahasa dan sastra mengalami perkembangan yang sangat pesat. Para peneliti akan mempresentasikan temuan-temuan terbaru mereka, ungkapnya. Adapun Konferensi Bahasa dan Sastra merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang. Pada tahun ketiga ini, KBS diselenggarakan dengan tema Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya pada Era Disrupsi . Tema ini dipilih untuk merespon perubahan disruptif di berbagai bidang, termasuk dalam bidang bahasa, sastra, dan pembelajaran. ■ SMNetwork-Ks

Tabir Misteri Tosan Aji di Balaikota BALAIKOTA-Keris Rojo Ketemu Rojo merupakan aji warisan sejak zaman Majapahit. Keris ini dipercaya memberikan tuah jiwa kepemimpinan bagi siapa saja yang memilikinya. Adalah Sudharto, Ketua Komunitas Pebursa Tosan Aji Nusantara (Kapten) yang menjelaskan sejarah keris tersebut di sela pameran dan bursa Tosan Aji bertemakan ‘Menguak Tabir Misteri Tosan Aji Dalam Pergulatan Millenial’ Selasa (16/10) di Halaman Balaikota. Menurutnya, selain keris Rojo Ketemu Rojo juga ada Keris Nogo Siluman. “Rojo Ketemu Rojo berarti Rajanya Keris Bertemu Rajanya Manusia sementara Nogo Siluman, keris untuk pemimpin yang low profile (rendah hati) tapi kerjanya nyata tanpa menyombongkan diri,” terangnya. Dijelaskan, keris itu dibuat sekitar pada tahun 1700 Masehi. Saat itu digunakan oleh satu adipati di Kerajaan Majapahit. Keris dengan luk atau lekukan sembilan itu merupakan peninggalan jaman Kerajaan Majapahit, juga pernah digemari mantan Gubernur Jatim Sukarwo. Namun karena penghargaan yang diberikan, ia rela melepas keris ini dengan harga Rp5 juta meski harga sebenarnya adalah Rp8 juta. ■ Membeli Lalu, siapakah yang beruntung membeli keris tersebut? Ternyata dia adalah Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Diakui Hendi, ia menggemari keris karena suka dengan tekstur sebilah keris yang diciptakan susah payah oleh nenek moyang. “Saya ini cuma penggemar, kalau ada yang bagus, teksturnya bagus wah tertarik. Beli, harganya nggak mahal boleh lah dibeli tapi kalau ditanya apa manfaatnya? Saya nggak ngerti, pokoknya beli aja buat koleksi,” pungkas Hendi. Diungkapkan, keris atau Tosan Aji merupakan peninggalan budaya yang telah ditetapkan dan diakui oleh Unesco. Bahkan menurut kepercayaan orang Jawa, jika seorang laki-laki tidak memiliki keris maka dia bukanlah laki-laki sejati. Hendi juga menjelaskan, jika hasil pembangunan infrastruktur Kota Semarang tidak akan hidup tanpa diimbangi dengan melestarikan budaya di Kota Semarang. Hendi mengibaratkan tanpa berbudaya dan berkesenian, Kota Semarang adalah kota mati. “Tanpa menghadirkan budaya kota tanpa roh, kotanya mati. Saya rasa ini bagian dari upaya kita membangkitkan roh Kota Semarang untuk bisa berkesenian dan berkebudayaan,” kata suami Krisseptiana ini. Acara ini sendiri diikuti simpatisan dari luar kota. Mereka di antaranya dari; Pemalang, Malang, Surabaya, Klaten, Solo, Kendal, Bantul dan lainya. ■ Hid-Ks

23.000....(Sambungan hlm 9) perti warga dari Bendan Ngisor. “Sudah ada permintaan 5 warga Bendan Ngisor yang sakit untuk bisa melaksanakan perekaman e-KTP di rumah,” katanya. Disinggung mengenai kesiapan blangko, Adi mengata kan tidak ada masalah. Belum lama ini Dispendukcapil Semarang telah diberi 1.800 blangko yang cukup untuk satu minggu. “Dari Dispendukcapil Provinsi bahkan sudah memper- siapkan blangko e-KTP baru lagi untuk memenuhi kebutuhan e-KTP di sejumlah daerah termasuk di Semarang,” terangnya. ■ SMNetwork-Ks

BERI PAPARAN: Sejarawan Trinity College Oxford University Peter Carey, Perwakilan University of Leeds Hywel Coleman, Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia Wagiran, dan Perwakilan Universitas Negeri Malang Djoko Saryono memberi paparan, kemarin. ■ Foto: SMNetwork-Ks

Warga... (Sambungan hlm 9)

nya kegiatan positif ini. “Terimakasih sudah memfasilitasi kegiatan yang sangat bermanfaat untuk warga kami,” katanya. Ia juga mengatakan bahwa programs semacam ini memang sangat dibutuhkan di wilayah padat penduduk yang dekat dengan pelabuhan seperti Kemijen.

Sambutan juga datang dari Hardian yang pada hari ini bertindak sebagai dokter. Salah seorang staf pengajar di FK Undip ini mengaku sangat senang karena telah diajak bersinergi di acara yang tentu sudah ditunggu-tunggu dan dibutuhkan oleh masyarakat.

“Semoga kerjasama ini dapat terjalin terus, tidak berhenti di pengobatan saja tetapi juga di kegiatan yang sifatnya merehabilitasi masyaraka. Hal itu karena memang masyarakat sangat membutuhkan aksi kita,” tutupnya. ■ M13-Ks

dibuat menjadi untaian gelang. Menurutnya robusta tidak gampang pecah ketika diolah jadi kerajinan. “Mula-mula satu kilogram biji kopi robusta diroasting untuk mengeluarkan asam pada kopinya. Setelah dipastikan kering, lalu dilubangi satu persatu biji kopi menggunakan mesin bor,” katanya.

Untuk membuat kerajinan tersebut, Nesia mengaku tidak butuh waktu lama selanjutnya bijibiji kopi tersebut dirangkai menggunakan senar hingga membentuk sebuah gelang. Agar lebih menarik, ia memberi beberapa manik-manik tambahan. Kini ia rutin mengerjakan pesanan ratusan buah untuk dikirim ke sejumlah pelanggan di

Semarang. Selain gelang, kreasinya juga berupa anting, kalung hingga rosario dan tasbih. Peminat gelang kopinya kebanyakan kalangan perempuan muda yang doyan fesyen. Harga sebuah gelang kopi berkisar Rp 30 ribu sampai 75 ribu. Pesanan yang ia terima setiap bulan mencapai ratusan buah. ■ rdi-Ks

■ Pemilik Truk Kasatlantas Polrestabes Se-

marang AKBP Yuswanto Ardi menambahkan, setelah melakukan penangkapan pihaknya langsung memeriksa Supriyadi. Saat diperiksa, sopir truk tersebut mengaku dia kabur setelah menabrak karena perintah dari majikannya yakni Suntiah dan Munahar yang ikut dalam truk tersebut. “Pengakuanya, tindakan itu (kabur setelah menabrak-red) atas perintah kedua majikannya yang berada di sampingnya saat mengemudi,” jelas- nya. Pengakuan tersebut dikembangkan hingga pihaknya meminta Supriyadi untuk menunjukkan rumah majikannya tersebut yang berada di daerah Kedungsari, Tamayang, Bojonegoro.

“Kami datangi rumah majikannya, dan kami membawa mereka untuk dimintai keterangan,” jelasnya. Hingga saat ini pihaknya masih memeriksa majikan Supriyadi dan statusnyan masih sebatas saksi. Sementara itu Suntiah mengaku, tidak mengetahui kalau truk yan ditumpanginya menabrak anggota polisi. Sebab, saat itu dia dan suaminya dalam posisi tidur. “Saat itu saya sedang tidur dan terbangun saat truk bergetar seperti terkena sesuatu. Lalu, saya tanya ke sopir saya, Pri mau ono opo to (Pri tadi ada apa tored), terus dia (Supriyadi-red) bilang tidak ada apa-apa kok bu. Terus saya bilang kalau nggak

ada apa ya terus jalan,” jelasnya. Suntiah membeberkan, sebelum kejadian tersebut dia bersama suaminya menggunakan truk yang dikemudikan Supriyadi mengirim bawang merah ke relokasi Pasar Johar. “Kami dari Pasar Johar bawa bawang merah. Setelah itu kami berencana pulang ke Bojonegoro,” ungkap juragan bawang merah tersebut. Sementara dalam kasus ini tersangka dapat dijerat Pasal 310 ayat (4) dan atau Pasal 312 UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Ancamannya penjara paling lama tiga tahun atau denda paling banyak tujuh puluh lima juta rupiah. ■ SMNetwork-Ks

Cegah...(Sambungan hlm 9)

susah payah menyisihkan waktu.

tingnya mendukung anak tumbuh bahagia, seperti menghabiskan waktu yang berkualitas dengan anak. Namun pada kenyataannya, banyak orangtua yang masih belum bisa memaksimalkan keterlibatan mereka bersama anak meskipun telah

■ Tinggi ‘’Tantangan hidup modern seperti tingkat stres yang lebih tinggi atau interaksi yang intens dengan handphone misalnya, membuat keterlibatan emosional menjadi tantangan baru bagi orang tua,” jelasnya.

Selain itu, Elizabeth juga menjelaskan bahwa tekanan hidup modern ini berdampak pada kebahagiaan orangtua itu sendiri. “Bagaimana bisa mendukung kebahagiaan anak, apabila orang tuanya sendiri tidak mengetahui bagaimana membahagiakan diri sendiri?,’’ katanya. Hadir juga dr anak Fatima

Safira Alatas. Dia bicara dari sisi kesehatan anak. Menurutnya, anak Indonesia masih banyak yang berpotensi keku- rangan asupan nutrisi seimbang, yang berpengaruh pada tumbuh kembang dan kebahagiaannya. Orangtua harus nemperhatikan makanan anaknya yang seimbang gizinya. ■ skh-Ks

Kegiatan ini mendapatkan sambutan khususnya dari Lurah Kelurahan Kemijen. Selaku pemangku wilayah, Dwi Wiyana mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terselenggara-

Kreasi....(Sambungan hlm 9) kan, gelang yang terbuat dari kopi ini punya daya tarik tersendiri. Semakin lama dipakai, gelang kreasinya mampu mengeluarkan aroma khas kopi. Warga Jalan Borobudur Utara Raya Nomor 6, Manyaran, Semarang itu mengatakan memilih biji kopi robusta untuk

Penabrak...(Sambungan hlm 9) sebut, lanjut dia, pihaknya mulai melakukan penelusuran lebih lanjut. Hingga diketahui truk yang dimaksud berada di daerah Banjarsari, Bojonegoro. “Kami datang ke Bojonegoro dan berkoordinasi dengan Polres Bojonegoro. Setelah itu kami bergerak untuk mencari dimana keberadan truk tersebut, hingga kami berhasil menemukan dilanjutkan dengan menyergapan,” ujarnya. Dalam penindakan tersebut, lanjut dia, pihaknya langsung menangkap sopir truk tersebut.


11

Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

Terjaring Razia, PGOT Mengamuk BULU- Sebanyak 12 orang yang diduga Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang di kawasan Kota Semarang, mulai dari Tugu Muda,, Pasar Bulu, Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita dan Kawasan RSUP Kariadi Semarang, Selasa (16/10) siang. Dari 12 orang diduga PGOT tersebut, terdapat satu orang yang meresahkan warga khususnya para pedagang dan pembeli di Pasar Bulu Semarang. Dari laporan warga, orang tersebut sering membuat onar dan mengamuk tanpa sebab. Sehingga pembeli dan pedagang yang berada di pasar merasa takut. Bahkan saat terjaring operasi, PGOT tersebut mengamuk. Berkat kesigapan petugas Satpol PP, akhirnya seorang PGOT tersebut berhasil diamankan. Kasatpol PP Kota Semarang Endro PM melalui Kasi Ops Trantibmas Sudibyo mengatakan, penertiban sejumlah PGOT di Kawasan Semarang ini dilakukan guna menindaklanjuti laporan atau aduan dari masyarakat Kota Semarang. Laporan yang masuk di antaranya banyaknya orang yang diduga PGOT di Kota Smearang. Terlebih laporan terkait orang yang sering membuat onar dan menga-

muk di Pasar Bulu Semarang. “Atas laporan ini, kami melakukan gerak cepat dan mengecek lokasi. Sesampai lokasi, ternyata benar ada satu orang yang diduga PGOT dan kami amankan kemudian kami bawa ke Mako Satpol PP untuk melakukan pendataan,” kata Sudibyo.

Musim Hujan, Waspadai Banjir & Tanah Longsor BALAIKOTA-Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, sebba, beberapa kali Kota Semarang sudah mulai diguyur hujan. Warga juga diminta untuk peduli menjaga kebersihan lingkungannya. ‘’Belakangan ini sudah beberapa kali tutun hujan. Artinya mulai ada peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Masyarakat harus waspada dan peduli, misalnya jika ada pohon rawan tumbang harus segera dilaporkan, ujarnya, Selasa (16/10). Hendi sapaan akrabnya menerangkan, seperti tahun lalu, setiap musim hujan kekhawatiran di Kota Semarang ada dua, yakni banjir dan tanah longsor serta pohon tumbang. Pihaknya meminta agar masyarakat bisa memahami itu, artinya persiapkan dengan baik terutama yang tinggal di daerah rawan bencana. Kalau mereka tetap merasa khawatir, mereka kami tawarkan tinggal ke Rusunawa yang lebih aman. Atau mencari tempat tinggal lain yang sekiranya aman, imbuhnya. Dia juga meminta warga berperan aktif apabila menemukan kondisi mengkhawatirkan dan langsung melaporkan ke instansi terkait. Ia juga meminta agar pekerjaan sejumlah drainase segera dikebut. Sehingga jangan sampai penyelesaian pekerjaan molor dari ketentuan waktu yang ditentukan oleh dinas. Pihaknya meminta agar semua pekerjaan tersebut selalu dilakukan pengecekan setiap waktu. Jangan sampai mereka molor, musim hujan telah tiba sementara pekerjaan drainase belum selesai, tandasnya. n SMNetwork-Ks

n Didapatkan

Sudibyo menambahkan, sementara 11 orang lainnya yang diduga PGOT didapatkan di Kawasan Tugu Muda, depan Kantor LP Wanita dan Kawasan RSUP Kariadi Semarang. “Jadi semua orang diduga PGOT ini setelah kami data,

DIAMANKAN: Petugas Satpol PP Kota Semarang berhasil mengabanyak kemudian kami mankan orang yang diduga terikirim ke Resos PGOT dan diduga sering makasih Among Jiwo di Kemengamuk di kawasan kepada camatan Ngaliyan Pasar Bulu, Selasa, petugas SatSemarang guna men(16/10).n Foto: pol PP Kota dapatkan pembinaan,” Shodiqin-Ks Semarang yang tambahnya. mau bergerak Semantara itu, Rukayati cepat untuk menanggangi salah satu pedagang Pasar orang yang diduga PGOT. Bulu Semarang mengucapkan

“Sebab, orang yang diamankan petugas tadi sering mengamuk di pasar dan membayakan masyarakat khususnya pedagang dan pembeli yang ada di pasar. Saya ucapkan banyak terimakasih, sekarang bisa berjualan dengan tenang,” ujarnya.n M13Ks

Walikota Prihatin, Sampah Menumpuk di Saluran JABUNGAN- Selasa (16/10) pagi, Walikota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran perangkat daerah melaksanakan kegiatan jalan sehat dan dialog dengan warga kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik. Saat jalan sehat bersama warga masyarakat,ada satu hal yang mengusik pemandangan wali kota. Di sepanjang saluran yang dilewatinya saat jalan sehat nampak banyak sampah menumpuk. Kondisi itu mendorong Hendi sapaan akrab Walikota untuk mengajak warga masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan utamanya yang berkaitan dengan persoalan sampah. “Pada saat jalan sehat tadi saya melihat sampah ada dimana-mana bahkan menumpuk di saluran. Persoalan Sampah ini bukan persoalan estetika saja tetapi bisa menyebabkan lingkungan menjadi tidak sehat,” terangnya. Lanjut Hendi lebih dalam apalagi sekarang akan memasuki musim penghujan di mana sampah yang tidak di buang pada tempatnya dapat menyebabkan sumber banjir dan penyakit. Maka dari itu ia memerintahkan pak camat dan pak lurah untuk segera menyediakan lahan sebagai tempat pembuangan sampah sementara warga Kelurahan Jabungan. Dibuatkan TPS “Segera komunikasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk dibuatkan TPS baru di Kelurahan Jabungan karena menurut warga, Kelurahan Jabungan belum memiliki TPS,” ujar Hendi. Kepala seksi Operasional Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Se-

marang, Siswanto menyatakan memang benar Kelurahan Jabungan kondisinya belum memiliki TPS. Hal ini dikarenakan medan jalan yang terjal dan tinggi yang sulit dilalui truk pengangkut sampah. Bila dipaksakan truk pengangkut sampah akan cepat rusak dan jalan pun menjadi rusak. “Karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan maka kami belum membuatkan TPS disana. Kami berupaya sementara ini untuk Kelurahan Jabungan akan dibuatkan bak sampah yang bisa diangkut langsung dengan dump truck,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua LPMK, Muslih menuturkan beberapa persoalan yang di hadapi warganya anatara lain jalan menuju SDN Jabungan beserta jembatannya kondisinya yang memprihatikan. Kondisi tersebut menurut perwakilan Dinas PU, Teki akan dibetonisasi paling lambat bulan depan karena melihat kontur tanah setempat yang labil. “Dinas PU berencana akan membeton jalan tersebut karena kondisi tanahnya yang harus dibeton. Paling lambat pengerjaan bulan depan,” ujar Teki di depan warga.n hid-Ks

DIALOG WARGA: Walikota Hendrar Prihadi berdialog dengan salah satu lansia di sela kunjungannya ke Kelurahan Jabungan, Selasa (16/10).n Foto: Nurul Wakhid-Ks


KEDU - BANYUMAS

Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

■ Ditengarai Dipengaruhi Faktor Kinerja

11 Calon Petahana Gagal Menangi Pilkades MUNGKID- Sebanyak 11 dari 38 calon petahana gagal memenangi pemilihan kepala desa (pilkades) serentak Minggu (14/10). Sedangkan 27 calon incumbent lainnya sukses mempertahankan posisinya sebagai pemimpin desa untuk periode berikutnya. Kepala Bidang Pemerintahan dan Kelembagaan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Magelang, Khoirul Anwar, mengaku tidak bisa memastikan mengenai penyebab kekalahan ke-11 calon petahana tersebut. “Tentu ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Antara lain, menyangkut kinerja mereka selama menjabat sebagai kades,” kata dia, Senin (15/10) kemarin, melalui Kasi Pemerintahan Desa (Pemdes), Zaenal Arifin. Zaenal menyebut dua calon kades yang unggul dalam perebutan dukungan suara masyarakat melawan adiknya

sendiri. Yakni, Abdul Kholik pada pilkades Wonoroto, Kecamatan Windusari, dan Anny Anggraeni untuk pilkades Ngablak (Ngablak). Begitu juga sembilan suami yang harus bersaing melawan sang istri. Masing-masing, dalam pilkades Balekerto dan Mangli (Kaliangkrik); Surojoyo (Candimulyo); Pesidi dan Pucungsari (Grabag); Girikulon (Secang); Wonoroto, Kentengsari dan Gunungsari (Windusari). Sementara itu, Muslih calon petahana memenangi pilkades Temanggung (Kaliangkrik). Pada pemilihan dia merebut dukungan 1.991 suara. Raihan itu jauh mengungguli perolehan suara untuk anaknya, Setya Adi 1.089 suara. Khoirul Anwar mengatakan, para calon kades terpilih tersebut akan dilantik oleh Bupati Zaenal Arifin SIP pada 7 Desember 2018 mendatang. “Direncanakan, pelantikan nanti dipusatkan di kabupaten,” katanya. ■ TB-Tj

DIAMANKAN : Tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyebabkan korban meninggal diamankan di Mapolres Purworejo, Selasa (16/10).■ Foto : Panuju Triangga/SMN

Tersangka Curas Berhasil Ditangkap PURWOREJO- Jajaran Polres Purworejo berhasil menangkap tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) yang mengakibatkan korban meninggal. Tersangka, Tulus Priyanto (29) warga Desa Tanjunganom, Kecamatan Butuh, Purworejo, berhasil ditangkap meski sempat kabur ke Kalimantan Timur. Tersangka melakukan aksinya pada 28 September 2018 di pinggiran area tambak udang di wilayah Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, sekitar pukul 5.30. Saat itu, korban Sudirman baru saja masuk ke dalam mobil dan duduk di jok depan sisi kanan dan belum sempat menutup pintu. Tiba-tiba tersangka datang dari arah belakang dan langsung membacok korban menggunakan bendho atau golok sebanyak 4 sampai 5 kali mengenai kepala bagian atas. Korban yang tidak berdaya kemudian didorong ke kursi sebelah kiri, selanjutnya tersangka mengambil uang tunai Rp 30 juta yang berada di dalam tas milik korban. Tersangka juga mengambil satu buah ponsel merk Samsung J3 milik korban. Akibat kejadian itu korban Sudirman mengalami luka bacok di kepala bagian atas dan meninggal dunia di rumah sakit umum Siaga Medika Banyumas pada 2 Oktober 2018. ‘’Kami mendapati beberapa petunjuk, terutama dari alat komunikasi handphone kami lacak, yang bersangkutan masih berada di Kecamatan Butuh dan sekitarnya sampai 3 Oktober, tapi setelah itu kita lost kontak, tidak bisa (terlacak). Kami kumpulkan beberapa keterangan dari saksi yang ada, dan kita menerima petunjuk ternyata pelaku ini ada di Kalimantan,’’ ungkap Kapolres Purworejo, AKBP Teguh Tri Prasetya di Mapolres Purworejo, Selasa (16/10). Bekerjasama dengan kepolisian di Kalimantan Timur, tersangka akhirnya berhasil ditangkap pada 8 Oktober 2018 dan dibawa kembali ke Polres Purworejo. Kapolres mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku melakukan aksinya karena terhimpit banyak kebutuhan dan terlilit banyak hutang. ‘’Kita jerat dengan pasal 365 KUHP pencurian dengan kekerasan, korban meninggal dunia, ancaman maksimal 15 tahun penjara,’’ tegasnya. Kapolres menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka melakukan aksinya secara spontan dan tidak ada rencana untuk menghabisi korban. Dalam kasus itu petugas mengambankan barang bukti antara lain uang tunai Rp 15 juta, satu buah senjata tajam jenis bendo, tas, jaket, dan satu sepeda motor. ■SMN/H87

HIBURAN GAMELAN : Untuk menarik perhatian sekaligus menghibur masyarakat pemilih, salah satu tempat pemilihan kepala desa dilengkapi hiburan gamelan, Minggu (14/10).■ Foto : Tribudi HartoyoTj

400 Ribu Penduduk Jateng Salahgunakan Narkoba CILACAP- Indonesia saat ini dalam kondisi darurat Narkoba. Angka penyalahgunaan narkoba yang tercatat saat ini mencapai 5 juta jiwa dengan rentang usia mulai 10 hingga 59 tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,5 juta jiwa mencoba mengonsumsi narkoba, 1,4 juta jiwa teratur mengonsumsi narkoba, dan sekitar 950 ribu merupakan pecandu. Demikian disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cilacap, AKBP Triatmo Hamardiono, usai kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pengemban-

gan kapasitas di Instansi swasta, bertempat di salah satu hotel wilayah kota Cilacap, Selasa (16/10) pagi. Bahkan di lingkup Jateng terdapat sekitar 400 ribu jiwa yang

melakukan penyalahgunaan narkoba. “Dari jumlah yang ada, Jawa Tengah masuk peringkat ketiga setelah Jawa Barat dan Jawa Timur terkait jumlah penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia,” tutur dia. ■ Mayoritas Pekerja Jumlah terbanyak penyalahguna narkoba di Jateng yakni pekerja dengan persentase 57 persen, sedangkan penyalahgunaan narkoba dari kalangan pelajar dan mahasiswa sekitar 27 persen. “Karena kondisi yang sangat

memprihatinkan ini, kami berupaya melakukan Pencegahan Pemberantasan Peredaran dan Penyalah Gunaan Narkoba (P4GN) dilingkungan kerja maupun pendidikan,” jelasnya. Triatmo Hamardiono berharap, masyarakat semakin sadar dan berani dalam memerangi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan tempat tinggalnya. Yaitu dengan menggunakan fasilitas yang telah disediakan BNNK Kabupaten Cilacap, salah satunya rehabilitasi dan layanan pengaduan.■ Ady-Tj

Kontraktor Diminta Percepat Renovasi Pasar Kaliangkrik MUNGKID- Kalangan anggota DPRD Kabupaten Magelang meminta, pengerjaan proyek Pasar Kaliangkrik yang terkesan lamban, dapat dipercepat. Mengingat menjelang akhir tahun ini akan segera memasuki musim hujan. “Diperlukan langkah-langkah taktis, supaya pengerjaan bisa selesai tepat waktu namun jangan sampai berdampak pada kualitas hasil pekerjaan,” kata Sekretaris Fraksi PKB, Hibatun Wafiroh, Selasa (16/10). Hal senada disampaikan Ketua Komisi III, Yusuf Sakir, dihubungi terpisah. Langkah percepatan sangat diperlukan, agar capaian hasil pekerjaan dapat mengejar target yang telah ditentukan di awal. Kabid Cipta Karya DPUPR, Parjan, mengaku sudah mendesak pihak rekanan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Desakan di atas disampaikan dalam rapat evaluasi bersama kontraktor pelaksana dan pihak terkait. “Kami sarankan agar menambah jumlah tenaga kerja dan jam kerja atau lembur. Dan ternyata responnya sangat bagus, terbukti beberapa kendala yang muncul perlahan-lahan sudah dapat diatasi,” ujarnya.

Menurut Budiono, pelaksana proyek dari PT Armada Hada Graha (AHG), penambahan jumlah tenaga kerja dan jam lembur sudah diberlakukan sejak awal September lalu. Saat ini lebih dari 200 pekerja dilibatkan sesuai spesifikasinya seperti pembesian, bogisting dan pengecoran.

ishing dan penyempurnaan dikerjakan tahun depan,” ujarnya. Pasar Kaliangkrik hangus terbakar 23 Juni 2015 silam. Musibah itu mengakibatkan sepertiga bangunan di sana tak dapat ditempati lagi. Dengan nilai kontrak Rp 66.896.300.000 dari APBD 2018, konstruksi pasar baru dibuat

■ Struktur Beton Pekerjaan di lahan seluas 10.487 meter persegi bekas pasar lama terbagi dalam tiga zona. Zona A di sisi Barat, tinggal menyelesaikan pengecoran lantai dua dan atap. Zona B, tengah mengerjakan bagian basement yang disiapkan untuk area parkir mobil. Lantas zona C di sebelah Timur, tengah menyelesaikan pengecoran lantai dasar yang ada di bagian atas basement untuk parkir sepeda motor. Togor listrik PLN yang berada di area proyek dan mengganggu pekerjaan sudah digeser Senin (8/10) lalu. Hal itu membuat pekerjaan lebih leluasa dan kita kebut dengan sistem lembur, yang terkadang sampai dini hari. “Kami optimis pekerjaan tahap pertama yang masih terkonsentrasi pada bagian struktur beton bisa diselesaikan sesuai jadwal dalam kontrak. Untuk fin-

PENGECORAN LANTAI II : Pengerjaan struktur beton di zona A proyek Pasar Kaliangkrik tengah memasuki tahap pengecoran lantai dua.■ Foto : Tri Budi Hartoyo-Tj

empat lantai, basement, lantai dasar, lantai 1 dan 2. Sambil menunggu renovasi selesai sekitar 1.500 pedagang korban kebakaran kini menempati pasar penampungan sementara di sebelah Barat Sub Terminal Agribisnis (STA) Kaliangkrik sejak 26 Januari 2018 lalu. ■ TB-Tj

Eskalator Pasar Tumenggungan Tak Difungsikan

NAIK TURUN : Eskalator di Pasar Tumenggungan Kebumen digunakan untuk naik turun pengunjung secara manual karena tidak difungsikan.■ Foto : K5/SMN

KEBUMEN- Niat awal agar Pasar Tumenggungan Kebumen layak disebut modern, justru keberadaan eskalator atau tangga berjalan di pasar tersebut tidak difungsikan. Para pengunjung yang naik turun melalui tangga yang sedianya bergerak sendiri itupun terpaksa harus berjalan secara manual. Eskalator yang berada di pasar berlantai dua itu terdapat di tengah. Satu tangga naik dari lantai satu ke lantai dua berada di barat, sedangkan tangga turun dari lantai dua ke lantai satu di timur. Namun dengan tidak difungsikannya eskalator tersebut, maka masing-masing

dapat digunakan untuk naik maupun turun. “Bagi pengunjung tentu menginginkan (eskalator) difungsikan. Selain memudahkan untuk naik turun, juga menjadi daya tarik tersendiri,” kata salah satu pengunjjung Pasar Tumenggungan, Utari (35), warga Kalirejo, Selasa (16/10). Lebih lanjut, dengan difungsikannya eskalator itu juga menambah megah Pasar Tumenggungan yang dibangun dengan dana Rp 51 miliar tersebut. “Makanya kami sayangkan jika eskalatornya tidak difungsikan,” imbuhnya.

■ Permintaan Pedagang Sementara itu, Plt Kepala Pasar Tumenggungan Bambang Cahyono mengemukakan, tidak difungsikannya eskalator itu atas permintaan pedagang. Alasannya, pedagang yang berada di sekitar eskalator pada posisi naik akan langsung menerima pengunjung. Sedangkan pedagang yang berada di dekat eskalator yang turun hanya dilewati saja. Sehingga dari hasil kesepakatan pedagang diputuskan untuk tidak memfungsikan eskalator tersebut. Diakui, sejak Pasar Tumenggungan dibangun pada 2014 silam, eskalator sempat difungsikan sekian

lama. “Namun kemudian ada pedagang yang komplain dagangannya menjadi sepi jika eskalator itu difungsikan,” jelasnya. Hingga kemudian dicarikan jalan keluar dengan mengedepankan semangat kebersamaan membangun. Pihaknya pun berupaya meramaikan Pasar Tumenggungan dengan menggelar sejumlah event. Beberapa waktu lalu juga telah dibangun jembatan yang menghubungkan lantai dua di sisi selatan dan utara pasar tersebut. “Kami juga berencana mengadakan lomba displai dagangan serta lomba kebersihan los,” terang Bambang.■ SMN/K5


Rabu Kliwon, 17 September 2018

13

PANTURA TIMUR

Pemetaan Tanah BPN Blora Capai 44.975 Bidang BLORA - Kerja keras jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Blora, khususnya program pendaftaran dan penyertifikan 2018, menuai hasil positif mencapai 44.975 bidang tanah yang telah terpetakan. Jumlah bidang tanah yang terpetakan (terdaftar) itu, melebihi target yang dibuat kantor wilayah (Kanwil) BPN Jateng sebanyak 44.013 bidang, dan bahkan jumlah itu akan terus bertambah hingga Desember 2018. “Alhamdulillah, kami bisa melebihi target dalam pemetaan pendaftaran tanah,” jelas Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Blora, Sugeng Purwadi, Selasa (16/10). Menurutnya, untuk mengejar target itu, selain harus kerja keras di lapangan, jajarannya juga sering lemburan hingga tengah malam untuk merampungkan administrasi. Selain telah berhasil memetakan 44.975 bidang tanah, sampai pertengahan Oktober 2018 ini, pihaknya sudah berhasil menerbitkan 16.022 sertifikat tanah. “Semuanya menyesuaikan berkas, sehingga tanah yang sudah terdaftar dan berkas sudah lengkap, akan terbit sertifikat,” jelas Sugeng Purwadi. Diakui, kesadaran warga Blora dalam mengurus sertifikat tanah kepemilikan (hak milik) menunjukkan tren positif. Jika tren itu terus terjaga, pada 2025 nanti, semua bidang tanah sudah terdaftar bersertifikat. Dari catatan BPN, di wilayah kabupaten penghasil kayu jati ini terdapat sekitar 625.567 bidang tanah, dan sudah lebih dari 330.000 bidang tanah bersertifikat. ■ K-9/SR

Pasar Piji Semrawut KUDUS - Wakil Bupati Kudus, HM Hartopo menegur keras Dinas Perdagangan serta sejumlah dinas terkait menyusul semrawutnya Pasar Piji Dawe. Pasalnya, pasar yang baru dibangun dan ditempati pedagang lagi tahun ini keberadaannya jauh dari harapan. Teguran keras tersebut disampaikan Hartopo saat melakukan sidak di Pasar Piji, Selasa (16/10). Bersama sejumlah anggota Komisi B DPRD Kudus, Hartopo menyoroti banyaknya pedagang yang justru berjualan di pinggir-pinggir jalan. “Pasar Piji dibangun dengan dana puluhan miliar dengan harapan pedagang tertata dan membuat nyaman pembeli. Tapi ini justru banyak pedagang yang lesehan di tepi jalanan,” kata Hartopo. Tak hanya itu, penataan parkir dan pengaturan bongkar muat pedagang juga tidak dilakukan dengan baik. Akibatnya, kesemrawutan pasar tak terhindarkan. Kondisi tersebut, kata Hartopo, membuat pedagang yang berada di kios dalam pasar menjadi sepi. Padahal selama ini, ada wilayah pasar Piji yang kosong dan belum ditempati pedagang. Dampak akibat kesemrawutan penataan pasar tersebut, diamini oleh pedagang. Yani, salah seorang pedagang kios lantai II, sambat setelah pasar dibangun justru pendapatannya anjlok drastis. “Di lantai II justru tidak dilewati orang. ‘’Kami minta pemkab bisa menertibkannya,’‘ kata Yani. Dalam kesempatan tersebut, Yani juga menuturkan setelah menempati bangunan baru, pihaknya juga ditarik pungutan oleh pihak yang mengaku sebagai developer. Dengan ancaman kios akan disita kembali, pedagang diwajibkan membayar sejumlah uang kepada pihak yang mengatasnamakan developer tersebut. ‘’Hampir semua pedagang mas, tarikannya juga bervariasi ada yang Rp 15 juta sampai Rp 50 juta,’‘ tandasnya. Keluhan pedagang tersebut langsung ditanggapi oleh wabup. Menurutnya, pungutan tersebut jelas tidak ada dasarnya. ’‘Dalam sidak sebelumnya saya memang mendapati ada kolektor dari developer yang katanya melakukan pungutan. Langsung saya usir seketika itu juga,’‘ ujar Hartopo. Kabid Pasar pada Dinas Perdagangan, Andi Imam Santosa menyatakan siap untuk menertibkan kondisi pasar. Menurutnya, selama ini pihaknya sudah berulang kali melakukan penertiban namun pedagang banyak yang bandel. ‘’Tentu kami siap untuk menindaklanjuti perintah pak Wabup tersebut,’‘ katanya. ■ Tom/SR

KELUHAN PEDAGANG: Wabup Kudus, HM Hartopo saat mendengarkan keluhan pedagang Pasar Piji saat melakukan sidak, Selasa (16/10). Foto: Ali Bustomi/SR

8.000 Warga Belum Rekam Data

Foto : sari jati

Afhan Noor

DEMAK - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) mengingatkan masyarakat agar segera melakukan rekam data KTP elektronik (e-KTP). Sebab jika hingga akhir 2018 tidak segera melakukannya, data kependudukan mereka akan diblokir sementara. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak, Drs HM Afhan Noor MPd menyatakan, tujuan pemblokiran sementara tersebut adalah untuk menyusun data penduduk yang akurat. Sehingga data penduduk ganda harus

segera dibersihkan. “Pemblokiran data kependudukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Ketika data kependudukan diblokir maka yang bersangkutan akan mengalami kendala saat melakukan transaksi yang berbasis data kependudukan seperti penbankan atau layanan BPJS. Bahkan bisa pula kehilangan hak pilih pada Pemilu 2019,” ujarnya, Selasa (16/10). Disebutkan pula, dari total penduduk sejumlah 1.124.116 jiwa sebanyak 89,98 persen telah melakukan rekam data kependudukan. Atau masih ada sekitar 8.000 warga yang telah wajib KTP namun belum lakukan rekam data e-KTP. Sehubungan itu, untuk mencapai angka 100 persen, Dindukcapil telah melakukan berbagai upaya jemput bola. Terlebih sebagaimana amanah UU Nomor 24/2013, setiap warga harus mempunyai data kependudukan dan menjadi tanggungjawab pemerintah memenuhinya. Selain gratis, menurut Afhan Noor, proses pengurusan e-KTP semakin hari semakin mudah. Hanya membawa fotokopi KK atau akta kelahiran ke kecamatan dapat dilayani rekam data kependudukan, yang meliputi pindai iris mata, sidik jari dan foto wajah, serta data pribadi. “Rekam data kependudukan bisa dilakukan sejak usia 16 tahun. Sementara belum memegang e-KTP, dia akan diberi formulir tanda telah lakukan perekaman yang bisa ditukarkan e-KTP saat umur 17 tahun,” imbuhnya. Maka itu sekali lahi dihimbaukan kepada masyarakat, dengan waktu yang masih tersisa sekitar dua bulan ini segera mungkin melakukan perekaman data. Agar tak terjadi pemblokiran data kependudukan. ■ ssi/SR

JALAN JONGKOK: Lantaran tertangkap paskatawuran, sejumlah siswa asal Kabupaten Pati jalan jongkok usai diangkut truk Sat Shabara Polres Grobogan, Selasa (16/10). ■ Foto: Felek Wahyu/SR

■ Tawuran, 30 Siswa Diangkut ke Mapolres

‘Iya Pak, Minum Arak’ GROBOGAN - Nekat mendatangi siswa di Kabupaten Grobogan, sedikitnya 30 siswa dari Kabupaten Pati ditangkap Sat Shabara Polres Grobogan, Selasa (16/10). Penangkapan dilakukan lantaran siswa dari sejumlah sekolah di Kabupaten Pati itu datang untuk menyerang siswa SMK Pemnas Purwodadi yang hendak melihat turnamen bola voli di GOR Simpanglima, Purwodadi. Tidak saja siswa yang masih berseragam sekolah, petugas juga menyita sejumlah alat yang dibawa seperti gesper, lantaran alat tersebut dianggap dapat membahayakan orang lain.

AKP Lamsir, Kasat Shabara Polres Grobogan menjelaskan, puluhan pelajar asal Kabupaten Pati diamankan usai terlibat tawuran dengan siswa SMK Pemnas Purwodadi. Sebelum menangkap, polisi menggledah barang bawaan para siswa hingga menyita gesper yang sering dijadikan alat untuk tawuran.

“Sejumlah siswa dari beberapa sekolah di Pati ini se ngaja datang ke Grobogan karena ada undangan tawuran dari teman mereka yang berse kolah di Grobogan. Memanfa atkan momen turnamen bola Voli Bupati Cup 2018, mereka melakukan penyerangan terhadap siswa SMK Pemnas Purwodadi,” katanya.

Dari keterangan sementara, siswa mengaku sebelum melakukan serangan, terlebih dahulu meminum arak. Tawuran, tetap terjadi kendati mayoritas mereka tak tahu menahu permasalahan, namun tetap berangkat untuk tawuran. Dari 30 siswa yang ditangkap, sebanyak 13 siswa berasal dari Sultan Agung Sukolilo, SMA Taruna Nusantara

Gabus Pati 1 siswa, SMA PGRI Kayen 1 siswa dan 15 siswa SMK Pemnas Purwodadi. “Siswa kami bawa ke mapolres karena dari tawuran ada korban,” katanya. MT, siswa asal sekolah di Ka yen, Pati mengaku datang hanya karena diajak rekannya. “Saya dari Kayen, Pati. Tadi diajak teman nonton voli. Iya pak ma bok, minum arak. Tidak ada pil,” akunya. AAA, siswa SMK Pem nas mengaku mengalami dua luka parah di bagian kepala dipukul orang yang tak dikenal. “Tadi sedang minum es teh di depan GOR tiba-tiba dipukul dari belakang. Banyak yang luka, tapi saya yang ke sini didampingi orangtua,” akunya saat ditemui usai dimintai keterangan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Grobogan. ■ lek/SR

Tamzil Minta Penggantian Lahan Logung Diselesaikan KUDUS - Bupati Kudus HM Tamzil meminta sisa persoalan penggantian lahan lahan proyek Bendungan Logung segera diselesaikan. Pasalnya, Bendungan Logung yang dibangun di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo tak lama lagi akan dimanfaatkan masyarakat Kudus. Permintaan penyelesaian persoalan lahan tersebut sebagaimana disampaikan Tamzil saat meninjau progress pembangunan Bendungan Logung. ‘’?Saya sudah minta pada Asisten I untuk segera menyelesaikan persoalan penggantian lahan terutama milik Perhutani. Ada dana sekitar Rp 21 miliar dari tahun anggaran kemarin, bisa dimanfaatkan untuk proses penggantian lahan tersebut,” ungkapnya. Dalam kunjungan tersebut, bupati didampingi jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Ditjen SDA Kementerian PUPR, PPK Pembangunan Bendungan Logung, Asisten I Sekda Kudus, Kepala Plt. Kepala Dinas PUPR Kudus, Direktur PDAM Kudus dan beberapa pejabat lainnya. Melihat langsung bukit di area bendunggan yang gersang,

Tamzil dalam waktu dekat akan mencanangkan penghijauan. Tak hanya di bendungan semata, rencananya di daerah lereng Gunung Muria juga akan dilakukan penghijauan, “Kalau mau bendungan kita berumur panjang, maka kita harus melakukan pengamanan dengan penghijauan,” ujarnya. Pengembangan pariwisata kawasan Bendungan Logung Kudus, perlu didukung anggaran agar penyediaan sarana dan prasarana pendukungnya bisa disesuaikan dengan pembangunan bendungan yang hampir selesai. Ia menginginkan objek wisata yang dikembangkan nantinya bukan objek wisata air, melainkan pemandangan bendungan dan alam sekitar demi jaminan keamanan wisatawan. Selain itu, lanjut dia, perlu pula didukung program penghijauan kawasan pegunungan sekitar karena nantinya menjadi area tangkapan air hujan dan pemandangan wisata. Dengan adanya dukungan dana, diharapkan ada penataan kawasan wisata sejak dini agar nantinya tidak semrawut, terutama keberadaan pedagang.

“Untuk penataan kawasan wisata di sekitar bendungan, Balai Besar Pemali Juwana juga menyiapkan lanskap,” ujarnya. Ia berencana mengajak PT Djarum untuk melakukan penghijauan di kawasan atas atau kawasan yang selama ini menjadi daerah tangkapan air hujan. ■ Pemanfaatan Disinggung tentang pemanfaatan Bendungan Logung usai diserahterimakan dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Daerah, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas

PUPR Kudus dan PDAM Kudus. Sementara Kepala BBWS Pemali Juana, Ir Ruhban Ruzziyatno memperkirakan bulan November sudah dapat dimulai proses pengisian air bendungan. “Saat ini kami perkirakan sekitar bulan November bendungan akan diisi air,” katanya. Tim dari Kemen terian PUPR juga menekankan bahwa untuk segala pembangunan yang dibuat Kementerian PUPR harus mengutamakan estetika bangunan. “Setiap pembangunan Pak Menteri menekankan untuk selalu mengutamakan estetika,” imbuhnya. ■ Tom/SR

LOGUNG: Bupati Kudus, HM Tamzil meninjau progress pembangunan Bendungan Logung di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo ■ : Ali Bustomi/SR

■ Germas Sasar Perangkat dan Komponen Desa

Masyarakat Wajib Tahu Pentingnya Mengelola Stres DEMAK - Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) semakin intensif dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak. Tahun 2018, Tim Germas semakin mendekatkan diri ke masyarakat dengan menggelar kegiatan di kecamatan dan menyasar perangkat juga komponen masyarakat sebagai motor penggerak di desa-desa. Kepala Dinkes Kabupaten Demak, Guvrin Heru Putranto SKM MM melalui Kabid Kesmas, dr Anggoro Karya menyam paikan, Germas merupakan bagian upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk menyukseskannya perlu dukungan banyak pihak, terma suk peran serta elemen masya rakat. Sebab germas merupakan tanggung jawab bersama. “Maka pada 2018 Kampanye Germas yang mendapatkan dukungan anggaran dari Pemprov Jateng diagendakan di enam kecamatan. Tahap pertama di Karangtengah, Bonang, Karanganyar. Dilanjutkan pada

tahap kedua di Kecamatan Wedung, Guntur dan dan Wonosalam,” ujarnya, didampingi Kasi Promosi Kesehatan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Wadjito, Selasa (16/10). ‘Maka dihadirkan sebagai peserta adalah para perangkat desa, pengurus karang taruna, dan TP PKK. Selain itu ada pula,

pengurus kelompok pengajian, yang diharapkan bisa membantu Tim Germas melanjutkan inti germas kepada masyarakat. Sedangkan dihadirkan sebagai narasumber adalah Kepala Puskesmas, serta Forkompincam. Setidaknya ada tiga inti dari germas yang dimaksudkan pula untuk menurunkan angka kesakitan menular dan tidak

KELOLA STRES: Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Demak dr Anggpro Karya saat memyampaikan materi tentang pentingnya mengelola kesehatan psikis untuk mengimbangi kesehatan fisik pada Kampanye Germas yang diadakan di Kecamatan Karangtengah.■ Foto : sari jati/SR

menular di masyarakat. Yakni aktivitas fisik secara teratur seperti olahraga, jalan kaki atau bersepeda saat ke kantor, sekolah atau ke pasar. Selain itu buah dan sayur dikonsumsi setiap hari. Dilanjutkan dengan cek kesehatan secara berkala, minimal enam bulan sekali. “Cek kesehatan yang dimaksud di antaranya meliputi cek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Di tambah juga tidak merokok, serta menjaga ketercukupan asupan gizi anak dan lengkap imunisasi. Guna mengantisipasi anak tumbuh tidak normal seperti stunting atau kerdil,” jelasnya. Namun demikian, lanjut dr Anggoro Karya, sehat fisik saja belum cukup. Namun harus diimbangi dengan kesehatan psikis. Maka itu masyarakat juga wajib tahu pentingnya mengelola stres. Sebab tak sedikit orang berkecukupan sakit karena stres. Sementara semua orang dipasti kan tak luput dari masalah, tinggal bagaimana mereka bisa mengelolanya. ■ ssi/SR


PANTURA BARAT

Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

Bendung Sungapan Dibuka, Debit Air Masih Minim PEMALANG- Setelah sempat ditutup selama kurang lebih 14 hari untuk masa pengeringan dan pembersihan, Bendung Sungapan kembali dibuka untuk pengairan sawah. Sayangnya karena debit yang masih sedikit, maka banyak petani belum bisa menikmatinya. Pembukaan bendung ditandai dengan prosesi selamatan oleh UPPU, paguyuban petani pemakai air. Kepala Unit Pengelola Pekerjaan Umum (UPPU) Wilayah VI, Jazuli, menjelaskan sudah menjadi kebiasaan bahwa pada bulan Oktober bendungan biasanya ditutup, selain karena debit yang sedikit juga biasanya dilakukan pengeringan karena untuk memberikan kesempatan pekerjaan pembersihan sampah-sampah maupun kotoran lainnya. “Tapi karena debit masih sedikit kemungkinan memang hanya untuk pembasahan belum bisa untuk pengairan, namun kondisi bendung dan saluran sudah dalam kondisi bersih,”jelasnya,

Senin (16/10). Belum Normal Terpisah penjaga Bendung Sungapan, Edi Kiswanto, membenarkan jika semalam baru saja dilakukan pembukaan pintu saluran bendungan, yaitu untuk saluran Gogrek dan saluran induk Simanggu. Akan tetapi debit air saat ini memang sedikit yakni hanya sekitar 2000-3000m/detik, padahal jika dalam kondisi normal seharusnya bisa mencapai 10.000m/detik. Jika kondisi debit air mencapai 3000m/detik, maka sebanyak 2000 an akan disaluran ke Gogrek sedangan sisanya sejumlah

1000m/detik masuk ke saluran induk Simangu. Namun melihat kapasitas yang ada maka meski dibendungan masih terlihat adanya air yang mengalir, akan tetapi dipastikan memang tidak akan sampai ke ujung-ujung saluran. “Meski saat ini sudah masuk musim tanam air yang ada jelas sangat belum mencukupi, dulu saat PG Sumberharjo masih beroperasi memang pasokan air Bendung melalui saluran terjamin meskipun pada musim kemarau,”tandasnya. Kondisi petani yang meski sudah masuk musim tanam tetapi belum bisa

BENDUNG SUNGAPAN : Meski saluran Bendung Sungapan telah dibuka setelah sempat ditutup selama 15 hari untuk pembersihan dan pemeliharaan, akan tetapi saat ini debit yang ada belum mencukupi bagi petani untuk memulai musim tanam. ■ Foto : Probo Wirasto-Tj melakukan pengolahan lahan juga dibenarkan warga Dukuh Sirau Kelurahan Paduraksa,

Proyek Tahun Jamak Telan Anggaran Rp 151 M PEMALANG- Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Budhi Rahardjo, menjelaskan bahwa pemerintah daerah setidaknya harus mengalokasi kan anggaran sebesar Rp 151 Miliar untuk proyek-proyek tahun jamak 2018-2019, agar selesai tepat waktu dan dapat berfungsi sebagaimana mesti nya. Imbasnya proyek-proyek baru nantinya tidak akan masuk dalam skala prioritas kecuali yang terpenting. “Proyek tersebut antara lain Masjid Agung Pemalang, Stadi on Mochtar, Hotel Moga, dan pada tahun 2019 kembali menanggung dana kembali untuk pembangu nan gedung dewan, Gardu Pandang dan lainnya,”jelasnya, Selasa (16/10). Menurutnya memang pada tahun-tahun pertama dana APBD yang dialokasikan tidak begitu besar hanya berkisar Rp 1-2 Miliar saja karena hanya untuk persiapan dan dokumen perencanaan saja, akan tetapi pada tahun-tahun berikutnya

jumlahnya akan melonjak dras tis karena sudah mulai pemba ngunan secara fisik karena ta hun jamaknya adalah 2-3 tahun. ■ Pemilukada Selain harus menanggung biaya pembangunan proyekproyek tahun jamak yang

cukup besar, pemerintah daerah juga akan menanggung dana untuk penyelenggaraan pemilukada yang diperkirakan akan mene lan anggaran Rp 5060 Miliar untuk dua putaran. Berbeda dengan pelaksanaan sebelum nya dimana masih diperboleh kan masih adanya

PROYEK STADION : Pengembangan Stadion Mochtar, Kabupaten Pemalang merupakan salah satu proyek yang akan ditangani dengan anggaran tahun jamak. ■ Foto : Probo Wirasto-Tj

penyisihan setiap tahun sehingga tidak memberatkan, tetapi saat ini sesuai aturan Permendagri sudah tidak diperbolehkan. Sehingga dengan adanya keterbatasan-keterbatasan anggaran tersebut masih menurut Budhi Rahardjo, ada sejumlah proyek yang sampai saat ini belum mendapatkan alokasi pendanaan APBD seper ti Pembangunan Pasar Pagi senilai Rp 200 Miliar, pemba ngunan Pemandian Moga sebanyak Rp 75 Miliar. Padahal perencanaan dan Detail Engin eering Desaign (DED) kedua proyek tersebut sudah dibuat, tetapi untuk realisasi belum jelas bisa dilakukan kapan. “Salah satu solusinya ada kemungkinan proyek-proyek tersebut akan ditawarkan pada pihak investor untuk melaku kan pembangunan, sehingga disatu sisi anggaran daerah tidak terbe bani tetapi disisi lain rencana pem bangunan tetap dapat dilakukan,” jelasnya. ■ Obo-Tj

Formasi CPNS Bidan dan Perawat Paling Banyak Diminati PEKALONGAN- Dari 274 formasi CPNS Kota Pekalongan tahun 2018, formasi dokter spesialis dan neurologi tidak ada yang melamar. Sementara posisi yang paling diminati adalah bidan dan perawat trampil, disusul formasi analisa sistem informasi yang mendaftar 120 orang. Sementara tercatat yang mendaftar melalui online sebanyak 3.686 pelamar. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Pekalongan, Budiyanto, menuturkan dari formasi yang ada hanya dokter spesialis dan neurologi yang tidak ada

Foto : K28

Budiyanto peminatnya, sehingga kosong pelamar. Ini terjadi akibat

pelamar terganjal terganjal dengan batasan usia yakni maksimal di bawah 35 tahun. Kini yang tersisa hanya untuk dokter spesialis jantung dan dokter spesialis penyakit dalam.”Memang aturanya begitu,” katanya. Ditambahkan, dari formasi yang ada diakui Budiyanto, memang posisi bidan trampil paling banyak pendaftranya mencapai 289 orang pelamar, padahal yang dibutuhkan hanya untuk lima orang. Kemudian posisi perawat trampil, dari 18 formasi, sudah ada 263 pelamar. Posisi lainnya yang juga memiliki banyak peminat,

yakni posisi analisa sistem informasi pada Dinkominfo yang formasinya hanya satu lowongan saja, namun pendaftarnya mencapai 120 pelamar. Berdasarkan pantauan, kini tercatat yang mendaftar mencapai 3686 pelamar yang masuk melalui online. Dari jumlah tersebut sebanyak 1196 berkas sudah diverifikasi, 867 berkas belum divalidasi. Selanjutnya, 1410 berkas dinyatakan telah Memenuhi Syarat (MS), sedangkan yang 183 berkas Tidak Memenuhi Syarat (TMS), karena berbagai sebab. ■ K28-Tj

Bupati Sidak Pembangunan di Daerah Pegunungan KAJEN- Bupati Pekalongan Asip Khiolbihi melakukan pantauan pelaksanaan proyek jalan dan jembatan di wilayah pegunungan Kecamatan Kandangserang, Selasa (16/10). Dua titik pekerjaan disidak Bupati yakni ruas jalan Werdi (Kecamatan Paninggaran) - Bubak (Kecamatan Kandangserang) dan pembangunan Jembatan Kaligenteng di Kandangserang.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi melakukan sidak dengan didampingi anggota DPRD dari wilayah itu, M Nasron, Kepala DPU dan Taru Wahyu Kuncoro, dan Kepala Bappeda dan Litbang Bambang Irianto. Asip Kholbihi mengatakan, sidak dilakukan untuk mengecek peningkatan jalan ruas Bubak-Werdi, dengan anggaran sekitar R 3,7 miliar. Diharapkan, dengan dibangunnya

SIDAK JEMBATAN : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi sidak pembangunan Jembatan Kaligenteng di Kandangserang, kemarin. ■ Foto : Hadi Waluyo-Tj

akses jalan antardua kecamatan ini bisa meningkatkan nilai perekonomian warga. “Ini menghubungkan Kecamatan Paninggaran dan Kandangserang. Dengan kondisi jalan yang lebih baik diharapkan akan meningkatkan akses warga dalam mengangkut hasil bumi. Saya berharap pekerjaan ini bisa tepat waktu dan mutu,” katanya. Sementara itu, saat meninjau kondisi Jembatan Kaligenteng yang lama, Asip menyatakan kondisi jembatan lama sangat memprihatinkan, sehingga pemda membatasi tonase kendaraan yang lewat. “Kajian ITB membatasi tonase sambil menunggu pekerjaan jembatan baru selesai. Jembatan baru masih proses pembangunan lanjutan. Pada tahun 2017, pemenang tendernya wanprestasi sehingga diblacklist,” katanya. Dikatakan, Jembatan Kaligenteng buatan jaman Belanda, sehingga kondisinya sudah memprihatinkan. Padahal, jembatan ini sangat penting sebagai penghubung utama wilayah selatan Kandangserang dengan daerah bawah. Oleh karena itu, pemda membangunan jembatan sepanjang 45 meter tersebut. “Sambil menunggu jembatan baru selesai, kami imbau kepada masyarakat Kandangserang bagian selatan lebih berhatihati dan bersabar. Kita tidak boleh abaikan faktor keselamatan. Truk-truk bertonase besar jangan dulu lewat, nunggu jembatan baru selesai,” pesannya. ■ haw-Tj

Andi, menurutnya melihat kondisi pengairan saat ini paling tidak petani baru bisa menanam 1-2 minggu

lagi. Itupun dengan catatan hujan sudah mulai turun dengan kontinyu. ■ Obo-Tj

Jambret Hp Milik Pelajar, Dibekuk Warga BREBES- Raswad (24), warga Desa Sigentong RT 06 RW 03, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes harus mendekam di sel tahanan Polsek Brebes sejak Selasa (16/10). Pasalnya, pria bertato ini berusaha membawa kabur handpone milik Saifulloh (13), seorang pelajar yang juga warga Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Cirebon, Jawa Barat. Namun perbuatan Raswad berhasil digagalkan, setelah berhasil dibekuk oleh warga sebelum sempat mambawa kabur barang elektronik tersebut. Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 09.00 pagi, Selasa (16/10), Saifulloh bersama dengan dua rekannya sedang asyik bermain di Alun-alun Brebes. Pada saat itu, tiba-tiba datang seorang laki-laki yang tidak di kenal korban dengan maksud ingin meminjam handphone dengan alasan untuk membuka facebook (FB). Tanpa curiga sedikitpun, korban meminjamkan handphone merk Xiaomi Redmi tipe 5A miliknya kepada Raswad. Namun bukannya dikembalikan, hp tersebut malah dibawa kabur oleh Raswad. Begitu tahu handphone miliknya dibawa kabur oleh Raswad, Saifulloh bersama dengan dua rekannya berusaha mengejar pelaku sambil berteriak maling. Tidak lama kemudian, Raswad yang membawa kabur hp berhasil dibekuk oleh warga sekitar alun-alun. Kapolres Brebes AKBP Sugiarto SH SIK MH melalui Kapolsek Brebes AKP Harti SH membenarkan adanya laporan terkait pinjam handpone, namun dibawa kabur oleh orang yang meminjam barang eletronika tersebut. ■ ero-Tj

PCNU Kota Tegal Akan Gelar Kirab Satu Negeri TEGAL– Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Ke-3, Pengurus Cabang NU Kota Tegal bakal menggelar kegiatan Kirab Satu Negeri. Hal tersebut disampaikan saat Pengurus Cabang NU Kota Tegal melakukan audiensi dengan Walikota Drs HM Nursholeh MMPd di ruang kerjanya, Selasa (16/10). Ketua PC NU Kota Tegal, Abdul Hakim Tohari dalam laporannya saat audensi mengatakan, Kirab Satu Negeri akan diadakan mulai pukul 20.00, Kamis (18/10) malam. “Start Kirab Satu Negeri dari gedung DPRD Kota Tegal sampai Pendopo Kota Tegal. Kegiatan lainnya, berupa pembacaan Shalawat Nariyah pada Minggu (21/10) malam dan masing masing MWC NU se-Kota Tegal melaksanakan kegiatan yang sama pada Senin (21/10),” jelas Abdul Hakim. Abdul Hakim menamabahkan, puncak kegiatan yakni dilaksanakannya Upacara Hari Santri Nasional Alun-Alun Kota Tegal, Senin (22/10) pagi. Dilanjutkan dengan pengajian akbar, pembicaranya yakni KH Muhammad Abbas Billy (Kang Babas) dari Buntet Cirebon mulai pukul 08.00, Senin (22/10) malam. Walikota Drs HM Nursholeh MMPd saat menerima pengurus PC NU Kota Tegal menyatakan, dirinya dan seluruh masyarakat mendukung keberlangsungan acara Hari Santri Nasional. “Semua agar mendukung rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional tingkat Kota Tegal. Mudah-mudahan acara ini terlaksana dengan lancar dan semuanya berjalan dengan meriah,” kata walikota. ■ ero-Tj

HARI SANTRI : Pengurus PC NU Kota Tegal berfoto bersama dengan Walikota Drs HM Nursholeh MMPd usai audensi terkait rencana kegiatan Hari Santri Nasional di ruang kerja Walikota Tegal, Selasa (16/10).■ Foto : Eko Saputro-Tj


Bonus jadi Karyawan Perusda

Rabu Kliwon,17 Oktober 2018

15

BUPATI Pemalang H Junaedi menjanjikan bagi para atlet dari Kabupaten Pemalang, yang berhasil meraih emas dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 ini menjadi pegawai perusahaan daerah (perusda). Janji itu diungkapkan saat pelepasan atlet Porprov ke XV di Gedung Olah Raga Kridanggo, Selasa (16/10).■ Yn-Am Foto : dok

■ PGI Jateng Utamakan Regenerasi Pegolf

Banyumas dan Boyolali Berbagi Emas SEMARANG- Kabupaten Banyumas dan Boyolali berbagi medali emas nomor foursome pada hari pertama cabang golf Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV 2018 yang berlangsung di Gombel Golf Semarang, Selasa (16/10). Pada foursome putra, pasangan Boyolali Sumardi/Rochmad Kuncoro menjadi yang terbaik setelah mengemas nilai 77 (5 di atas par). Untuk perak jatuh kepada pasangan Suramto/Suradi (Boyolali) dengan nilai 78 (6 di atas par) dan perunggu diraih Yulianto/Luky Hananto (Kota Surakarta) dengan 79 (7 diatas par). Pada putri, pasangan Banyumas Golfita D Sari/Puspitasari meraih emas setelah mengungguli pasangan Kota Semarang Victoria C Salim/Dian Bintaraningrum

melalui babak play off. Di babak reguler, kedua pasangan tersebut sama-sama mengemas angka 88 (16 di atas par). Pada play off, Golfita/Puspitasari menang setelah meraih boggie dan Victoria/Dian meraih double boggie. Untuk perunggu putri diraih Anik Sugiyarti/Popy dengan nilai 90 (18 di atas par). Manajer tim Kota Semarang Mukhlisyata mengakui, Victoria/Dian masih kalah pengalaman dengan pegolf putri Banyumas. Namun, dengan usia yang masih sangat muda bisa mengimbangi pegolf Banyumas yang lebih

berpengalaman hingga memaksakan babak play off. ‘’Yang menjadi perhatian kami adalah di bagian putra. Kedua pasangan Ryan Fortunato/Bryan Taruno dan Warsito/Agus Supriyanto bermain di bawah form. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh agar pegolf kami bisa tampil maksimal pada nomor beregu dan perseorangan,’’ ujarnya. Kaderisasi Pegolf Ditemui usai membuka Porprov, Ketua Umum Pengprov Persatuan Golf Indonesia Jateng Kukrit Suryo Wicaksono mengatakan, pada porprov ini lebih menekankan pada kaderisasi atlet. Dia mengaku senang beberapa daerah menerjunkan pegolf muda pada ajang multicabang empat tahunan di Jateng tersebut.

‘’Melihat peserta Porprov Jateng XV ini, golf makin berkembang. Beberapa daerah berani menurunkan pegolf muda dan ini yang sebenarnya kami inginkan. Persoalan menang kalah bukan hal yang utama. Sebab, Porprov ini salah satu pijakan bagi PGI Jateng dalam mempersiapkan atlet untuk PON XX mendatang. Kami terus mendorong pembinaan di daerah,’’ tutur Kukrit. Dengan munculnya pegolf junior tampil pada porprov kali ini, bisa meningkatkan persaingan pada cabang tersebut. Pembukaan dihadiri oleh Ketua Umum KONI Jateng Subroto dan jajaran pengurus PGI Jateng dan wasit PB PGI. Subroto berharap, pembinaan cabang golf terus berlangsung agar Jateng bisa memiliki pegolf andal di level nasional. ■ Jie-Yn

BERPOSE BERSAMA: Para wasit PB yang bertugas di Porprov, Ketua Umum KONI Jateng Subroto, Ketua Umum PGI Jateng Kukrit Suryo Wicaksono dan jajarannya berpose bersama saat pembukaan Porprov. ■ Foto: Aji

■ Jelang Lawan PS Tira

PSIS Tanpa Petar Planic

Petar Planic Foto : bolaSport.com

SEMARANG - PSIS Semarang harus menebus mahal pasca menang atas Barito Putra 1-0, pada laga pekan ke 25 Sabtu (13/10) lalu. Dua penggawanya yaitu Petar Planic (stopper) dan Komarudin (winger) mengalami cedera dan butuh penanganan serius oleh tim dokter. Fisioterapis PSIS, Dewan Widya Darma mengatakan, belum diketahui secara pasti cedera yang dialami Petar.

Rencananya bek asal Serbia ini akan menjalani pemeriksaan MRI untuk menganalisa cedera yang dialami pemilik nomor punggung 25 itu. “ Belum tahu karena tetap menunggu hasil pemeriksaan MRI dari dokter. Mudah mudahan cederanya tidak parah,” kata Dewan. Cedera yang dialami Petar, membuat skuad Mahesa Jenar dikhawatirkan tidak full tim ketika menghadapi PS Tira, Rabu (17/10) besok.

Apalagi pemain bertahan Haudi Abdillah belum bisa diturunkan karena cedera tangan. Otomatis hanya dua nama yang siap di pos belakang yaitu Fauzan Fajri dan M Rio Saputra. Sedangkan untuk winger Komarudin mudah mudahan dalam beberapa hari kedepan segera pulih. Cedera yang dialami eks winger Persegres Gresik ini hanya memar otot. jak-Yn

Pemkot Siapkan Bonus Peraih Emas Porprov SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang akan memberikan bonus Rp 48 juta kepada atlet Kota Semarang peraih emas pada Porprov XV, 19- 25 Oktober 2018 di Solo. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Gurun Risyadmoko mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan bonus bagi para atlet yang berhasil memberikan emas. “Kami sudah siapkan Rp 48 juta untuk peraih medali emas,” kata Gurun, Selasa (16/10) usai acara dialog dengan tema Mempertahankan Juara Umum Porprov 2018 di Gets Hotel Semarang. Sedangkan untuk peraih medali perak dan perunggu juga akan dapat bonus. Hanya saja mengenai jumlah nominal belum dapat dipastikan. “Peraih perak dan perunggu dapat bonus juga. Nanti seperti di Asian Games, yang tidak dapat medali juga akan mendapatkan tali asih termasuk pelatih,” tambah Gurun. Gurun menegaskan bonus akan diberikan kepada atlet tanpa potongan apa pun kecuali pajak. Tidak seperti pada

gelaran sebelumnya yang harus dibagi dengan pelatih dan official. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi menambahkan, bonus memang penting diberikan untuk memotivasi atlet dalam mengejar prestasi. “Kami juga meminta Pemkot Semarang

memberikan posisi, entah itu nonASN agar atlet tidak pergi, dan tetap memperkuat Kota Semarang dalam kejuaraan tingkat provinsi,” kata Supriyadi. Supriyadi menambahkan mempertahankan gelar juara umum menjadi tantangan bagi Kota Semarang. Jangan sampai

target 170 emas meleset. Apalagi, di Porprov ini ada tambahan 6 cabor. “Persiapannya harus matang. Termasuk mental atlet. Hal-hal teknis lain juga harus diperhatikan agar jangan sampai mengganggu atlet,” tutup Supriyadi.■ jak-Yn

NARA SUMBER : Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Gurun Risyadmoko (tiga kiri) dan Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi (kanan dua) menjadi nara sumber dialog dengan tema “Mempertahankan Juara Umum Porprov 2018” di Gets Hotel Semarang, Selasa (16/10). ■ Foto : joko dolog


Indonesia vs Hongkong Seri

Rabu Kliwon, 17 Oktober 2018

TIMNAS Indonesia ditahan imbang 1-1 oleh Hong Kong pada laga uji coba terakhir jelang Piala AFF 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (16/10). Gol Timnas Merah Putih dicetak Beto Goncalves melalui sundulan kepala menit ke-40. Sementara gol balasan Hongkong dilesakkan Festus Baise pada menit ke-69.■ Yn-Am

16

Foto : cnni

■ Pemain Spanyol Banyak Lakukan Kesalahan

SEVILLA - Laga seru terjadi antara Spanyol saat menjamu Inggris pada lanjutan lanjutan UEFA Nations League, di Estadio Benito Villamarin, Sevilla Spanyol, Selasa (16/10).

MENANG : Timnas Inggris berhasil mengalahkan Spanyol 3-2 dalam laga lanjutan UEFA Nations League 2018. ■ Foto : AP

Inggris berhasil mempecundangi tuan rumah Spanyol dengan skor tipis 3-2. Ketiga gol Inggris dicetak Raheem Sterling pada menit ke-26. Selanjutnya gol kedua dilesakkan Markus Rashford di menit 29. Dan gol ketiga dihasilkan oleh Herry Kane menit ke-38. Sementara gol balasan Spanyol diraih berawal dari sepak pojok Asensio yang disambar lewat sundulan Alcacer, yang berakhir di pojok kiri gawang pada menit ke-58. Spanyol baru berhasil mendapatkan gol kedua di menit kedimulai, Inggris 97, saat sudah bermain Sergio sangat baik dan ramos memengalir. Tak nyambut hanya itu, para umpan pemain Inggris silang Cebaljuga sangat baik los dengan sundalam menentukan podulan ke arah Gareth Southgate sisi dan bertahan dengan kanan gawang. rapi. Pelatih timnas Spa“Sejak awal, mereka [Inggris] nyol, Luis Enrique, sulit tampil mengalir. Mereka bertahan dengan berkata-kata usai tim asuhannya kalah baik, mengisi posisi bagus di wilayah bermain 2-3 dari timnas Inggris. mereka dan melakukan serangan balik dengan Enrique mengakui Inggris tampil lebih baik pemain kelas dunia seperti Harry Kane, Marcus ketimbang Spanyol pada laga tadi malam. Meski Rashford dan Sterling,” ujar Enrique kepada Sky dalam penguasaan bola Spanyol lebih unggul Sports. namun dari efektivitas Inggris lebih baik. “Terkadang lawan tampil lebih baik dari Banyak catatan penting yang tercipta pada kami dan mereka melakukan itu di babak perpertandingan tersebut. Raheem Sterling sukses tama. Hukumannya berat. Kami tak menduga membuka keran golnya sejak Oktober 2015. bisa semenderita itu.” Hasil pertandingan itu juga merupakan kemeLebih lanjut, Enrique juga menyesali pemainnangan pertama Inggris atas timnas Spanyol nya yang sering membuat kesalahan sendiri sejak 1987. dalam kondisi tertekan. Dia percaya Spanyol Menurut Enrique, sejak awal pertandingan

dengan keberanian harus belajar dari kesalahan besar. Kami ini jika ingin berkembang memainkan bola lebih baik lagi. dengan penuh “Mereka menciptakeberanian,” kakan transisi yang satanya usai perngat baik saat tandingan. menguasai bola dan “Kami tahu tampil sangat kuat. tidak akan Kami membuat kesamudah datang lahan individu saat terke sini dan bertekan, dan gol itu terasa main selama 90 seperti obat bagi mereka menit plus. Jadi kami dan racun bagi kami.” harus lebih berani me“Pada akhirnya, pertanLuis Enrique nguasai bola. Saya senang dingan ini sangat menyakitkan,” dengan Raheem Sterling (mentutur Enrique. cetak 2 gol). Dia mengambil banyak Kekalahan atas Inggris ini juga mengmomen di permainan yang berhaya. Dia sangat akhiri laju positif Enrique yang sebelumnya tak siap menghadapi pertandingan ini,” jelasnya terkalahkan sebagai pelatih Spanyol. Menurutnya piala dunia adalah pengalaman ■ Keberanian Besar luar biasa. “Di Nations League A Grup 4 ini kami Sementara itu, pelatih Inggris Gareth Southmengalahkan Spanyol dan menahan Kroasia. gate mengatakan timnya bermain dengan kualiAda tanda kemajuan yang bagus dalam tim ini,” tas permainan yang luar biasa. “Kami bermain tandasnya.Yn-Am

Denmark Open, Gregoria Melaju ODENSE - Gregoria Mariska Tunjung melewati rintangan pertamanya di turnamen Denmark Open 2018 usai menekuk Chen Xiaoxin asal Tiongkok, dalam dua game langsung, 21-9, 24-22. Ini adalah kemenangan kedua Gregoria atas Chen. Kedua pemain ini juga bertemu di turnamen sebelumnya di China Open 2018, kala itu Gregoria menang dengan rubber game, 12-21, 21-19, 23-21. Belajar dari pertemuan pertamanya, seperti dilansir Badmintonindonesia.org, kali ini Gregoria tak ingin kalah start. Ia memegang kendali permainan dan memanfaatkan situasi lawan yang belum beradaptasi dengan suasana lapangan sehingga tak dapat mengembangkan permainan. “Chen memang adaptasinya agak lambat di game pertama, jadi saya lebih enak mengaturnya. Saya merasa lebih lepas untuk coba-coba pukulan. Chen di bawah tekanan, banyak melakukan kesalahan sendiri dan tidak percaya diri,” kata Gregoria usai per-

tandingan. Chen memberi perlawanan sengit di game kedua, ia menyusul perolehan skor Gregoria yang sudah ungguk jauh 17-11. “Di game kedua dia lebih tau main bagaimana, tapi saya masih bisa mengatasi. Saat unggul jauh dan terkejar, memang dia mengubah permainan. Waktu adu setting itu, sebetulnya kami sama-sama tahan saja, tidak ada yang mau langsung mematikan, tapi dia kurang sabar,” sebut Gregoria. “Bedanya dengan pertemuan pertama kami di China, sekarang saya lebih siap dan tidak mau lagi kalah start. Chen adalah pemain yang bisa mengatur irama permainan, bola-bola atasnya pun bagus dan mengagetkan,” tutur Gregoria. Di babak kedua, Gregoria akan bertemu dengan peraih medali emas olimpiade Rio de Janeiro 2016, Carolina Marin (Spanyol), atau wakil tuan rumah, Mia Blichfeldt.

Gregoria Mariska Tunjung berpeluang untuk kembali jumpa dengan Carolina Marin, Juara Dunia 2018 asal Spanyol. Pertemuan kedua pemain ini kemungkinan besar akan terjadi di babak kedua Denmark Open 2018 yang kini tengah berlangsung di Odense Sports Park. Sebelumnya kedua pemain ini berjumpa di kejuaraan Malaysia Open 2018. Kala itu Gregoria dikalahkan dengan skor 4-21, 21-18, 8-21. Kecepatan Marin menjadi hal utama yang paling diwaspadai oleh Gregoria. Marin memang terkenal dengan pergerakannya yang cepat. “Saya mesti bisa mengatasi kecepatannya, bukan berarti saya harus main cepat juga, tapi bisa mengimbangi. Kalau pola main kan bedabeda,” ujar Gregoria. “Pola main saya kan nggak yang langsung ‘sabet’, tapi ngatur dulu. Defense dan kakinya harus lebih cepat, banyak yang harus disiapkan, tahan di lapangan dan mentalnya jangan

bertanding. Mayweather secara mengejutkan menjawab tantangan dari Nurmagomedov tersebut untuk bertanding di atas ring. “CBS, Showtime (stasiun televisi), dan MGM Grand (bursa taruhan) siapkan buku ceknya!,” tulis Mayweather yang dikutip BolaSport.com dari akun instagramnya. “Saya melihat unggahan Leonard Ellerbe ada Khabib Nurmagomedov menantang saya. Ayo buat Las Vegas besar lagi!,” tulis Mayweather menambahkan. Namun demikian, belum ada konfirmasi resmi apakah sudah ada rencana lebih lanjut pertarungan Khabib Nurmagomedov vs Floyd Mayweather itu akan masuk dalam kategori MMA atau tinju konvensional.■ Yn-Am

mau kalah duluan,” ungkap Gregoria saat diwawancara Badmintonindonesia.org. Masih ada tiga wakil yang akan bertanding hari ini yaitu pasangan

ganda putra Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso serta dua tunggal putra, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.■ Yn-Am

JADWAL PERTANDINGAN

Mayweather Terima Tantangan Khabib KABAR mengenai kemungkinan terjadinya duel antara Khabib Nurmagomedov lawan Floyd Mayweather Jr tampaknya sudah menemui titik terang. Sebelumnya, berbagai media sudah menebak-nebak kemungkinan adanya duel Khabib Nurmagomedov vs Floyd Mayweather. Jika benar akan terjadi duel antara Khabib Nurmagomedov vs Floyd Mayweather maka diprediksi pertarungan tersebut akan menjadi pertarungan yang paling dinanti. Hal tersebut tak lepas dari fakta bahwa Nurmagomedov sudah meluncurkan tantangan kepada Floyd Mayweather sebelumnya. Dalam pernyataannya, Nurmagomedov menilai bahwa hanya ada satu raja dalam sebuah hutan dan menantang Mayweather untuk

MELAJU : Gregoria Mariska Tunjung melewati rintangan pertamanya di turnamen Denmark Open 2018 usai menekuk Chen Xiaoxin asal Tiongkok.■ Foto : Badmintonindonesia.org

COPA DEL REY CD Ebro vs Lleida Lugo vs AD Alcorcon Multivera vs Villanovense Racing Santander vs Logrones CF Sant Andreu vs CD Calahorra La Hoya Lorca vs Cultural Leonesa Melilla vs Ontinyent CF Real Zaragoza vs Cádiz

HASIL & KLASEMEN SEMENTARA UEFA NATIONS LEAGUE LEAGUE A GRUP 2 Islandia 1 (A Finnbogason 81) - Swiss 2 (H Seferovi 52, M Lang 67) 1. Swiss 3 2 0 1 9-3 6 2. Belgia 2 2 0 0 5-1 6 3. Islandia 3 0 0 3 1-11 0

GRUP 4 Spanyol 2 (Paco Alcácer 58, Sergio Ramos 90) - Inggris 3 (R Sterling 16, 38, M Rashford 29) 1. Spanyol 3 2 0 1 10-4 6 2. Inggris 3 1 1 1 4-4 4 3. Kroasia 2 0 1 1 0-6 1 LEAGUE B GRUP 3 Bosnia and Herzegovina 2 (E Džeko 27, 73) - Irlandia Utara 0 1. Bosnia H 3 3 0 0 5-1 9 2. Austria 2 1 0 1 1-1 3 3. Irlandia Utara 3 0 0 3 1-5 0 LEAGUE C GRUP 2 Estonia 3 (S Luts 20, M Pátkai 71og, Henri Anier 79) - Hungaria 3 (D Nagy 24, Á Szalai 54, 81)

Finlandia 2 (P Soiri 46, G Kamara 89) - Yunani 0 1. Finlandia 4 4 0 0 5-0 12 2. Yunani 4 2 0 2 3-4 6 3. Hungaria 4 1 1 2 5-6 4 4. Estonia 4 0 1 3 3-6 1 LEAGUE D GRUP 2 Belarusia 0 - Moldova 0 Luksemburg 3 (D Turpel 4, D Sinani 65, V Thill 73) - San Marino 0 1. Luksemburg 4 3 0 1 10-1 9 2. Belarusia 4 2 2 0 6-0 8 3. Moldova 4 1 2 1 2-4 5 4. San Marino 4 0 0 4 0-13 0

UJI COBA Kuwait 0 - Australia 4 Saudi Arabia 1 - Irak 1 Kroasia 2 - Yordania 1

WAWASAN 17 Oktober 2018  

KORAN WAWASAN

WAWASAN 17 Oktober 2018  

KORAN WAWASAN

Advertisement