Page 1

Kemudian, dengan tidak adanya labelling SMS di produk udang mereka, maka masyarakat akan diberikan pilihan apakah mereka mau membeli produk tersebut atau tidak. Namun, KeSEMaT Labelling Sertifikasi mengharapkan agar MangroveSafe di seproses “hukuman” buah produk bisa berlangsung makanan dengan baik, maka (KeSEMaT/2009). masyarakat agar tidak membeli produkproduk udang dan turunannya yang tidak memiliki SMS. Selengkapnya mengenai konsep SMS, bisa Anda baca di Jaringan KeSEMaTONLINE www.kesemat.undip.ac.id.

Untuk itulah, sejak 9 Januari 2009, KeSEMaT telah menginisiasi lahirnya Sertifikasi MangroveSafe (SMS), dengan tujuan untuk “menghukum” para pelaku pertambakan dengan cara tidak memberikan label SMS di setiap produk udang mereka, agar masyarakat tahu bahwa dalam memproduksi udangnya, perusahaan itu telah tidak memberikan kompensasi yang layak terhadap habitat mangrove.

Anda pasti tahu, bahwa setiap produk udang yang diproduksi dalam skala massal di negeri ini, maka tambak-tambaknya telah dibangun di atas lahan mangrove yang pada akhirnya menghilangkan habitat mangrove secara drastis. Ratusan bahkan ribuan pohon mangrove, telah ditebang demi melebarkan lahan untuk memproduksi pertambakan udang dan mengeruk keuntungan semata, tanpa adanya kompensasi berupa penanaman dan pemeliharaan mangrove kembali, atas lahan mangrove yang telah direnggut tersebut.

Cermati Setiap Produk Udang yang Anda Beli!

P. (024) 70527552 F. (024) 7474698 E. kesemat@undip.ac.id W. www.kesemat.undip.ac.id

Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang 50275 Semarang—Jawa Tengah INDONESIA

Kantor KeSEMaT

“Karena konsep SMS masih dalam tahap pengembangan, maka dukungan terhadapnya juga sangat kami butuhkan untuk lebih menyempurnakan konsepnya sekaligus mengatur kebijakannya di tingkat pusat. Anda bisa mendukung Causes SMS bernama MangroveSafe Certification, di salah satu Jaringan KeSEMaTONLINE, yaitu KeSEMaTFACEBOOK.”

Presentasi konsep SMS KeSEMaT di Lokakarya Mangrove DKP Jakarta di Semarang (KeSEMaT/2009).

HOTLINE: (024) 70527552

“Ingatlah, setiap satu ekor udang yang kita makan, bisa jadi satu batang pohon mangrove telah dikorbankan!”

Profil dan Informasi

SMS Sertifikasi MangroveSafe


Harus disadari bersama, bahwa dengan tidak dilakukannya program penanaman mangrove oleh para perusahaan pertambakan terutama udang sebagai kompensasi atas dibukanya lahan mangrove untuk area pertambakan tersebut, berarti telah terjadi sebuah ketidakadilan karena usaha perubahan lahan mangrove menjadi area pertambakan telah mengakibatkan kerusakan mangrove secara permanen yang mengancam kelestarian mangrove di masa mendatang.

Setiap produk dari perusahaan pertambakan terutama udang yang tidak memiliki SMS, berarti dalam melakukan produksinya, perusahaan pertambakan tersebut telah menyakiti, menebang dan mematikan Abrasi pantai di Trimangrove mulyo Semarang akibat pertambakan sehingga sebuah kompensasi udang berupa penanaman (KeSEMaT/2009). mangrove dengan persentase yang benar, tidak pernah dilakukan.

Semarang menyebabkan kerusakan ekosistem mangrove di sana (KeSEMaT/2009).

Tak hanya masyarakat selaku konsumen perusahaan

Tak adanya SMS di setiap produk perusahaan pertambakan terutama udang, akan mengakibatkan ditolaknya produkproduk pertambakan tersebut oleh masyarakat sehingga akan berakibat pada penurunan produksi dan penutupan perusahaan pertambakan tersebut, dengan sendirinya. Pertambakan udang di Tugu

Apabila perilaku masyarakat selaku konsumen pertambakan terutama udang telah terkelola dengan baik, maka selanjutnya, para perusahaan pertambakan akan merasa berkewajiban untuk selalu menyertifikasikan perusahaan pertambakannya sebagai syarat agar produk-produk perusahaan pertambakannya terutama udang bisa dipasarkan dan diterima oleh masyarakat selaku konsumennya.

Karena SMS berangkat dari konsep gerakan moral untuk menyelamatkan ekosistem mangrove, maka dihimbau agar masyarakat selaku konsumen perusahaan pertambakan, juga mempunyai kepedulian yang sama untuk menyukseskan konsep MS dengan cara tidak mengkonsumsi semua produk perusahaan pertambakan terutama udang, yang tidak memiliki SMS.

SMS Adalah Konsep Gerakan Moral

Sekilas Konsep SMS

P. (024) 70527552 F. (024) 7474698 E. kesemat@undip.ac.id W. www.kesemat.undip.ac.id

Kantor KeSEMaT Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang 50275 Jawa Tengah INDONESIA

Pertanyaan Seputar SMS

Dengan penerapan konsep SMS seperti ini, diharapkan bisa menekan para perusahaan pertambakan terutama udang untuk mulai “membayarkan� kompensasinya atas setiap petak lahan mangrove yang telah dirubahnya menjadi area pertambakan terutama udang. Hal seperti ini, diharapkan bisa berdampak positif bagi pelestarian ekosistem mangrove di masa depan, sehingga kerusakan mangrove bisa ditekan sampai dengan seminimal mungkin.

Partisipasi dari para pabrik makanan kaleng, asosiasi-asosiasi eksportir dan importir, toko-toko dan rumah makan-rumah makan yang memasarkan produk turunan dari perusahaan pertambakan tersebut, bisa dilakukan dengan cara menolak setiap produk-produk dari perusahaan pertambakan yang tidak memiliki SMS.

pertambakan terutama udang, pihak produsen perusahaan pertambakan terutama udang dan turunannya seperti pabrik makanan kaleng, asosiasiasosiasi eksportir dan importir, toko-toko dan rumah makan-rumah makan yang memasarkan produk turunan dari perusahaan pertambakan terutama udang, juga diharapkan bisa berpartisipasi dan mendukung konsep SMS, ini.

Photos are courtesy of KeSEMaT 2009 Š DEPKOMSI KeSEMaT 2009 All Right Reserved

Brosur Profil MangroveSafe 2009  

Sertifikasi MangroveSafe HOTLINE: (024) 70527552 lahan mangrove yang telah direnggut tersebut. Untuk itulah, sejak 9 Januari 2009, KeSEMaT t...