Page 1

CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Senin, 9 Juli 2012

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Pleno 8 PPK

Separuh Warga Kota Pilih Asrun Real Count PKS : AsrunMusadar Menang 56,07% Kendari, KP Hasil perhitungan cepat (real quick count) yang dilaksanakan PKS rupanya tidak meleset jauh dari hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh PPK se Kota Kendari. Pasangan Asrun-Musadar (HARUM) memiliki suara yang cukup tinggi dan jauh meninggalkan 4 rivalnya. Impian HARUM satu putaran menang besar (SPMB) rupanya akan terwujud. Tabulasi data dari 525 TPS yang masuk ke server real count PKS, urutan pertama ditempati pasangan HARUM dengan jumlah suara 81.968 atau 56,07 persen. Posisi kedua direbut oleh pasangan Tony Herbiansyah dan Yani Kasim Marewa (HATINYA) dengan jumlah suara 35.057 atau 23,98 persen. Posisi ketiga ditempati pasangan La Ode Magribi dan Rachman Siswanto Latjinta (MAHAR) dengan perolehan suara sebanyak 14.553 atau 9,95 persen. Pasangan La Ode Geo dan Silverius Oscar Unggul (Geo Unggul) berada di posisi keempat dengan jumlah suara 7.879 atau 5,39 persen, sedangkan Pasangan Hasid Pedansa dan Orda Mirdwan Silondae dengan jargon Sosoito berada pada posisi terakhir dengan raihan 6.741 suara atau 4,61 persen. Ketua DPD PKS Kota Kendari, Zulkarnain mengatakan, tabulasi data yang dimasukkan dalam real count merupakan hasil rekapitulasi suara di seluruh TPS. Saksi PKS yang ditempatkan di seluruh TPS, mengirimkan rekap itu melalui SMS, pasca dilakukan pleno di

masing-masing TPS. Makanya, kata pria berkacamata itu, kemungkinan untuk error sangat kecil, apalagi data tersebut memang langsung diinput melalui TPS. “Kalau perhitungan saksi kami tidak ada yang keliru, otomatis nantinya hasil ini akan sama dengan rekapitulasi akhir K P U. Ka m i sengaja menyajikan data

seperti ini, untuk memberikan gambaran kepada masyarakat lebih awal, mengenai hasil pilwali,” ungkapnya. D a l a m momentum tersebut, Asrun langsung memberikan pidatokemenangannya di depan tim pemenangannya. Ia mengatakan meski real count

bukanlah hasil perhitungan final namun, sudah ada gambaran bahwa ternyata masyarakat Kota Kendari masih menginginkan pasangan HARUM untuk menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Suara yang diperoleh, kata dia, semua berkat usaha dan kerja keras seluruh pihak yang bersama-sama memberikan dukungan untuk melanjutkan pembangunan Kota Kendari ke arah yang lebih baik. “Insya Allah kalau memang harapan kita tercapai, tentunya ini anugrah luar bisa. Saya bersama pak Musadar mengucap-

Baca asrun di Hal 7

Hari Ini, KPU Rekap Suara Kendari, KP Sudah dua hari Pilwali Kota Kendari berakhir. KPU tinggal menunggu hasil pleno di tingkat Kecamatan. Ketua pokja logistik KPU Kota Kendari, Abd. Wahid Daming mengatakan rekap suara KPU akan dilaksanakan hari ini, pukul 10.00 wita disalah satu hotel kota Kendari. Besok, KPU akan menggelar pleno penetapan pemenang. Rekap tersebut akan diharidiri masing-masing saksi pasangan calon, PPK dan Panwas. “KPU tinggal menuggu kesiapan penarikan logistik dimasingmasing kecamatan dan akan dirampunkan hari ini, Minggu (8/7). Besok (hari ini, red) akan direkap suara,” jelasnya. Dijelaskan pelaksanaan Pleno KPU tersebut, akan berlangsung dengan meminimalisir adanya keributan yang dapat menghambat pelaksanaan rekapitulasi. “Pelaksanaan rekapitulasi suara (hari ini) bukan untuk umum, karena kami perlu butuh kosentrasi penuh dan suasana yang tidak gaduh. Sebab itu merupakan perhitungan perolehan suara masing-masing pasangan calon se-kota Kendari. Sehingga pihak kepolisian tetap siap mengamankan pleno,” katanya lagi. Prosedur pelaksanaan pleno tingkat KPU, yakni mulai dari TPS, rekap Kelurahan, lalu tingkat kecamatan yakni PPK, kemudian diserahkan di KPU. (p2)

TPS hasid

Hasid Terbukti Menang CAlon Walikota Kendari, Abdul Hasid Pedansa membuktikan dirinya sebagai orang yang berpengaruh di TPS 10 Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, tempatnya Hasid memilih. Berbeda dengan La Ode Geo dan Magribi yang kalah di TPS tempat mereka memilih, Hasid justru sukses merebut kemenangan. Hasil perhitungan suara di TPS 10 Lahundape Hasid merebut 113 suara dari 192 pemilih sah. Tempat kedua ditempati calon indumbent, Ir Asrun dengan 40 suara, menyusul berturut-turut Magribi 15 suara, Tony 13 suara dan La Ode Geo 9 suara. Selesai memilih, Hasid Pedansa bersama istri tampak tenang menunggu hasil pemilihan, namun tetap optimis menang. “Saya yakin dapat menang satu putaran,” jelas Hasid Pedansa.(p2)

TPS Magribi

Tony Menang Telak AdA dua kandidat yang bersaing di TPS 22 Kelurahan Bende Kecamatan Kadia yakni La Ode Magribi calon walikota dengan Yani Kasim Marewa, calon Wakil Walikota yang berpasangan dengan Tony Herbiansyah. Di TPS ini, pamor Yani tampaknya lebih dominan. Buktinya, dari 441 warga yang mencoblos, 317 pemilih menjatuhkan pilihannya kepada Tony-Yani. Pasangan incumbent pun, Ir Asrun harus menerima kenyataan. Asrun hanya mendapat 77 suara. Tapi, itu tak masalah karena La Ode Magribi, “calon walikota’ yang mencoblos di situ pun ternyata kalah. Ia hanya mendapat 20 suara, disusul Hasid Pedansa 17 dan La Ode Geo 3 suara sedangkan sisanya dinyatakan batal.(p1)

TPS geo

TPS Asrun

Asrun Panen CAlon Walikota Kendari dari jalur perseorangan (independen), Dr. La Ode Geo harus menerima kenyataan ini. Ia takluk dikandangnya sendiri, di TPS IX Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat. Dari 349 pemilih sah, ia hanya bisa mengumpulkan 42 suara. Berdasarkan hasil perhitungan, justru Asrun-Musadar yang panen raya. Asrun mendulang 199 suara di TPS tempat La Ode Geo memilih. Peringkat kedua jatuh pada pasangan Tony-Yani dengan perolehan suara 77. Peringkat tiga pasangan Geo-Unggul dengan 42 suara menyusul Hasid-Orda 22 suara, dan Magribi dengan 9 suara.(p6)

Pembaca Kartu Suara Kelelahan Sebut Angka 3

Tony Herbiansyah melakukan pencoblosan di TPS 5 Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia. Lokasi TPS ini tidak jauh dari kediama Tony. Dari 294 suara yang masuk, Tony berhasil meraup 136 suara. Di posisi kedua diraih Ir Asrun dengan raihan 118 suara. Posisi ketiga Magribi dengan 20 suara. Sedangkan posisi ke 4 dan 5 ditempati Geo dan Hasid dengan perolehan masing-masing 12 dan 8 suara. (p16)

PengAruh Asrun-Musadar (HARUM) benar-benar terbukti. Di TPS 10, Kelurahan Korumba, tempat Asrun dan keluarganya mencoblos, benar-benar menjadi miliknya. Pembaca kartu suara terlihat kelelahan menyebut nomor urut asrun, angka 3, akibat banyaknya pemilih yang mencoblos nomor 3. Bayangkan, dari 367 suara sah, Asrun menyabet 275 suara. Posisi kedua, diraih Tony dengan jumlah perolehan 70 suara. Magribi berada di posisi ketiga dengan raihan 10 suara. Hasid merebut 4 suara sedangkan La Ode Geo 3 suara.(fya)

Alex Tilaar, Guru Besar yang Terus Berkarya pada Usia 80 Tahun

Bakal Sulit Rilis Buku tanpa si ’’ATM Berjalan’’ Prof Dr Alex Tilaar meluncurkan empat buku untuk menandai ultahnya ke-80. Menjadi turis ’’turut istri’’ membuat dia bisa terus menggali bahan untuk menulis. Sugeng Sulaksono, Jakarta BAGI Prof Dr Henry Alexis Rudolf Tilaar atau yang lebih dikenal sebagai Alex Tilaar, turis itu ada empat jenis. Tiga di antara empat jenis itu adalah turis abis, turis stres, dan turis durhaka.

Terkesan seram” Justru sebaliknya. Sebab, ’’abis’’ merupakan akronim dari atas biaya sendiri, ’’stres’’ kependekan dari setengah resmi, dan ’’durhaka’’ akronim dari dengan uang rampokan harta kawula. ’’Sedangkan turis kategori keempat ialah turis dalam arti ’turut istri’. Nah, saya adalah turis macam ini hehehe,’’ kata guru besar emeritus Universitas Negeri Jakarta itu. Guyonan itu disampaikan pakar pendidikan yang sangat kritis terhadap

sistem pendidikan nasional tersebut di sela perayaan ulang tahunnya yang ke-80 di Gran Melia, Jakarta, kemarin. Seharusnya ultah delapan dekade pria yang telah menulis 20 buku itu dihelat 16 Juni lalu. Namun, karena harus mendampingi sang istri, pengusaha kosmetik dan produk herbal ternama, Martha Tilaar, yang mendapat undangan ke Konferensi Pembangunan Berkelanjutan PBB pada 20–22 Juni

Baca buku di Hal 7

Sugeng Sulaksono / Jawa Pos

Prof DR H.A.R Tilaar (kiri) bersama istrinya, Martha Tilaar (kanan) saat perayaan usia 10 windu dirayakan dengan meluncurkan empat judul buku sekaligus di hotel Gran Melia, Jakarta.

Online Newspaper | Created by Taya


2

senin, 9 juli 2012

Andro Max

Simpel, Didukung Android ICS SMaRTFREN akhir Juni lalu memperkenalkan smartphone bundlingnya bernama Andro Max. Gadget ini mengusung banyak kelebihan, salah satunya penggunaannya yang sangat mudah. “Secara fisik, tampilan Andro Max mirip dengan Samsung Galaxy Ace. Tapi ini sedikit lebih elegan karena memiliki bodi panjang. Sudah begitu, juga terlihat lebih simpel. Bagian belakang terasa bergerigi. Ini bisa membuat pengguna tetap nyaman menggenggam ketika tangan berkeringat,” kata Edward Bambang, Regional Head Sulawesi Smartfren, Jumat (6/7) lalu. Andro Max sebenarnya kata dia, merupakan seri kelanjutan dari Andro

sebelumnya yang memiliki layar 4 inci. Namun besutan terbaru ini memiliki kemajuan dari seri sebelumnya, di antaranya operating system (OS) menggunakan Android 4.0, Ice Cream Sandwich (ICS). Ukuran yang lebih kecil, juga membuat lebih praktis, yaitu hanya 3,5 inci. Layarnya berjenis TFT LED Capacitive touchscreen dengan resolusi HVGA 480 x 320 pixels. “Kami jamin gadget ini sanggup ngebut dengan kecepatan hingga 3,1 Mbps,” bebernya. Kelebihan lain utama ponsel ini karena harga terjangkau di bawah Rp 1 juta. “Harga ini cukup murah dibandingkan smartphone Android lainnya yang didukung OS ICS,” tambahnya.

Andro Max memiliki beberapa tombol fisik. Pada sisi kiri terdapat tombol power untuk menyalakan, mematikan, dan mengunci layar. Pada sisi kanan, terdapat tombol volume untuk menikmati musik. Konektivitas dengan perangkat lain sudah disiapkan. Pada bagian atas, terdapat audio jack 3,5 mm untuk memasang earphone. Pada bagian bawah terdapat slot untuk mengisi daya sekaligus menghubungkan dengan PC. Bagian depan smartphone ini terdapat empat tombol sentuh untuk pencarian, pengembalian ke menu sebelumnya, pindah ke halaman rumah, dan pembuka menu. Tombol ini bisa merespons dengan baik untuk mengoperasikan fitur dan aplikasi. Kekurangan ponsel ini karena kamera hanya berkapasitas 3 MP. Tidak ada flash untuk membantu pencahayaan, serta tak memiliki editing foto. Kekurangan lain, keterbatasan penggunaan chip karena telah terkunci untuk kartu Smarrfren. (aci/die)

Suwardi Koshadie, Pengusaha yang Sempat Terlilit Utang

Anggap Karyawan Sebagai Mitra, Bukan Bawahan Menjadi pengusaha harus bersemangat. Tetapi juga mesti dibarengi kehati-hatian membaca pasar. Pernah menjadi bos, bangkrut, lalu kembali meniti karier sebagai karyawan. Proses seperti itu, butuh mental yang kuat. Tetapi itu bisa dilakukan Suwardi Koshadie. Keinginannya untuk bangkit, lebih besar dibanding rasa gengsinya. Mulai menjadi karyawan pada 1994, pria yang lebih dikenal sebagai Daeng Mappe itu, memutuskan membuka usaha sendiri. Dia memilih sebagai distributor barang-barang kecil pada 2003. Namun dua tahun kemudian, usahanya terjerembab. Empat karyawannya kabur membawa uang perusahaan. Pada 2006, dia memilih menjadi karyawan kembali pada sebuah perusahaan alat kesehatan di Balikpapan. Awalnya tidak mudah. Sebab, dia masih berada dalam lilitan utang. Dia bahkan sempat dipenjara enam hari karena persoalan utang. “Beruntung teman-teman membantu menalangi,” kenangnya saat ditemui, Jumat, (6/7) lalu. Tiga tahun berselang, dia menjadi district manager di perusahaan itu. Daeng Mappe menangani wilayah Sulawesi. Sampai kemudian dia memutuskan membuka usaha sendiri pada 2009. Daeng Mappe merintis Kosh Medindo. Bergerak di bidang pemasaran alat kesehatan. Semacam agensi untuk para pengimpor yang ingin menembus pasar Sulsel. Dia mengarahkan perusahaannya sebagai partner promosi saja. Bukan distributor. Alasannya, risiko sangat kecil. Pihaknya cukup mencari pelanggan untuk mengimpor lalu mendapat fee. “Kami tidak punya stok. Hanya agensi saja. Itu strategi bisnis juga,” ucapnya. Meski begitu, bukan berarti Daeng Mappe tidak tertarik jadi distributor. Kata dia, ada arah ke sana. Namun, mesti mengumpulkan modal yang besar. Saat ini, Kosh Medindo bisa membuat laku barang hingga Rp4 miliar per tahun. Fee-nya maksimal 10 persen. Kosh Medindo sudah jalan, Daeng Mappe membuat bisnis lagi. Perusahaan keduanya diberi nama Kosh Media Tama yang bergerak di jasa optimasi online. “Semacam media promosi juga bagi dunia usaha,” ucapnya. Menurut Daeng Mappe, bisnis jasa optimasi online nyaris tanpa modal. Prospeknya pun dianggap sangat menjanjikan. “Kita bisa membuat promosi sebuah perusahaan, menjadi nomor satu di Google misalnya. Jadi kalau calon konsumen mencari di Google, iklan produk itu yang langsung

Suwardi KoShadie muncul,” jelasnya pria kelahiran Makassar, 23 Mei 1973 itu. Daeng Mappe membeberkan, bisnis jasa optimasi ini, masih dikuasai Jakarta. Pasarnya sampai ke Makassar. Itulah yang coba dialihkan agar para pengguna jasa ini juga bisa mendapat keuntungan lebih

banyak karena langsung bisa berhubungan dengan konsumen. Hitungan Daeng Mappe dan timnya, bisnis ini, akan makin menggeliat satu atau dua tahun ke depan. “Saat tingkat kemacetan makin tinggi dan orangorang lebih menyukai delivery service. Pesan kebutuhan lewat

internet atau telepon,” jelasnya. Saat ini, Daeng Mappe juga sedang merancang bisnis bubur ayam. Dia sudah membeli master franchise Buburku. Dia rela merogoh kocek lebih dari Rp 100 juta. “Karena bubur itu dikonsumsi semua segmen, segala tingkatan umur,” tuturnya. Daeng Mappe memang relatif jeli melihat peluang. Dua hari setelah dia membeli master franchise itu, langsung ada yang berminat membeli franchise biasanya. Ada tiga yang terjual. Modal pun sudah sedikit kembali.Salah satu yang menjadi prinsip bisnis Daeng Mappe adalah berusaha menjadikan karyawan sebagai mitra, bukan bawahan. “Mungkin itu berproses. Tetapi hasilnya dahsyat. Tidak ada sekat,” tandasnya. (imamdzulkifli)

strilda/dok/kp

Zahra hotel yang terletak di Jalan By Pass Kendari. hotel yang memiliki konsep syariah itu juga menerima tamu peserta Pesparawi

Zahra Hotel

Layani Kontingen Pesparawi Kendari, KP Sikap toleransi ditunjukkan pemilik Zahra Hotel. Walaupun memiliki konsep syariah, tapi tamu-tamu yang hadir dari luar Sultra untuk mengikuti helatan Pesta paduan suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional di Kendari diterima dengan sambutan istimewa. Sebanyak 55 kamar dari 76 kamar yang dimiliki kini digunakan oleh kontingen asal Sulawesi utara yang berjumlah

220 peserta. Nuddin Syarifuddin, Manager Sales dan Marketing Hotel Zahra menjelaskan walaupun Zahra Hotel merupakan hotel yang berbasis syariah namun pihaknya juga ikut berpartisipasi dalam mendukung helatan Pesparawi dengan menyiapkan kamar bagi kontingen Pesparawi khususnya dari Sulawesi Utara. Selain menyediakan fasilitas kamar, Zahra Hotel juga menyediakan fasilitas

lain seperti lima unit meeting room, ball room yang bisa diperuntukkan untuk peserta. ‘’Ball Room bisa menampung hingga 1200 undangan (stand party). Begitupun restoran dan beberapa fasilitas lainnya,’’ jelas Nuddin. Sekadar diketahui Zahra Hotel baru dilaunching beberapa hari lalu. Hotel tersebut terletak di By pass Kendari tak jauh dari SPBU Tapal Kuda. (p12)

Online Newspaper | Created by Taya


3

senin, 9 juli 2012

Jasa Penerbangan Panen Besar Tiket Sriwijaya Dibooking Hingga 12 Juli Kendari,KP Mobilitas penumpang di Bandara Haluoleo sepekan terakhir ini cukup padat. Bahkan tiket Sriwijaya sudah terbooking sejak kemarin hingga 12 Juli mendatang.Tingginya penumpang ini karena moment Pesparawi. Peserta saat tiba memilih carter pesawat, namun saat pulang mereka menggunakan jadwal reguler. SPV Ticketing Sriwijaya Kendari, Muh.Shobry menjelaskan saat pembukaan Pesparawi, pihaknya juga dicarter sejumlah kontingen. Tapi saat pulang nanti hanya dua daerah yang kembali mencarter yaitu Ternate dan Sorong sebanyak dua kali. “Kami melakukan penerbangan ekstra langsung dari Kendari ke daerahnya,” terang Shobry kemarin. Meskipun ada penerbangan ekstra yaitu pada hari ini ataupun tanggal 10 Juli nanti, tapi tidak berpengaruh terhadap tiket. Saat membawa kontingen tiba, Sriwijaya menjual tiket murah

karena banyak seat kosong, saat kembali ke Jakarta ataupun Makassar. Ada memang satu kali penerbangan yaitu Kendari - Sorong, karena dua kali terbang. Setelah tiba di Sorong pesawat tersebut akan kembali mengambil penumpang. Tapi sepertinya minim peminat dari Sorong ke Kendari. Selebihnya sejumlah kontingen yang berangkat carter, saat pulang malah menggunakan jadwal reguler. Alasannya mereka masih mau berkunjung ke family atau singgah di Makassar. “Nah penumpang yang sebelumnya carter, karena naik jadwal reguler, itu membuat padat penumpang,” paparnya. Bahkan saking padatnya mulai 8 - 12 Juli tiket telah terbooking, hanya tanggal 10 Juli yang tersisa, itu pun hanya beberapa seat saja. “Di Bulan Juli ini memang load faktor (jumlah penumpang -red) sedang bagus. Rata-rata setiap harinya 95 persen. Walaupun setelah Pesparawi dan liburan usai, akan kembali normal. Bahkan di awal Ramadhan biasanya, surut penumpang, kemudian menjelang lebaran baru akan kembali banyak,” pungkasnya. (lis)

strilda/kp

Seorang pedagang seragam sekolah di Pasar Mandonga. Saat ini setiap harinya rata-rata omzet penjualan mencapai rp 3 juta - rp 6 juta.

Bisnis Seragam Sekolah Raup Untung

dok/kp

Musim yang tak menentu membuat tangkapan ikan di Pelabuhan Pendaratan ikan (PPi) Kendari menurun. Saat ini ini produksi ikan hanya berkisar antara 3 - 4 ton saja.

Tangkapan Ikan PPI Menurun Kendari, KP Hasil tangkapan ikan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Kendari sudah beberapa minggu mengalami penurun. Penurunan Produksi ini disebabkan karena faktor cuaca yang tidak menentu. Muh. Asri Latif SP, Kepala UPT PPI Kendari menjelaskan rata-rata produksi ikan dalam sehari jika harihari normal dengan kondisi cuaca yang mendukung produksi ikan bisa mencapai 10 ton dalam sehari. Namun akhir-akhir ini produksi ikan hanya berkisar antara 3 - 4 ton saja. Selain pengaruh cuaca kata Asri Latif penyebab menurunnya produksi ikan juga di sebabkan pengaruh terang bulan dan ketersediakan bahan bakar. “Nelayan saat ini mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar, karena mereka terlalu lama

mengantri di SPBU, sehingga mereka kadang-kadang terlambat untuk melaut. Oleh karena itu kami sudah mengusulkan agar diberikan jatah bahan bakar khusus untuk PPI kendari,” terangnya. Akibat dari turunnya produksi menyebabkan harga ikan di pasar meningkat. Jika harga di PPI rata-rata RP 17 ribu per kilogram maka harga dipasar bisa dipastikan akan lebih mahal lagi, karena ikan yang mereka jual merupakan ikan yang mereka beli di PPI. “Kami berharap kedepannya pemerintah bisa memberikan bantuan bahan bakar solar khusus untuk di PPI kendari seperti yang sudah kami usulkan. Hal itu agar dapat membantu nelayan dalam mengatasi kesulitan untuk mendapatkan bahan bakar,” pungkasnya. (p12/awl)

MuH. ASri LATif

Kendari, KP Tahun ajaran baru di dunia pendidikan membawa berkah bagi pedagang seragam sekolah. Bahkan panen dirasakan sejak bulan Mei lalu. Siti Hayati pemilik salah satu kios di Pasar Mandonga yang menjual khusus seragam sekolah menjelaskan setiap harinya rata-rata omzet penjualannya mencapai Rp 3 juta - Rp 6 juta. “Kenaikan omzet penjualan karena sebagian orang tua ingin membelikan baju bagi anak-anak mereka yang baru memasuki masa sekolah,”jelas Hayati. Kenaikan omzet hingga 50 persen dibanding tahun lalu. Bila bukan tahun ajaran baru, ia hanya meraup sekitar Rp

300 ribu - Rp 600 ribu omzet saja. Hayati menambahkan walapun pembeli lagi ramai, namun ia tidak menaikkan harga seragam sekolah. Saat ini seragam sekolah untuk Sekolah Dasar yang dijual seharga Rp 80 ribu - Rp 100 ribu tergantung jenis kain dan panjangnya. Untuk seragam SMP seharga Rp 120 ribu - Rp 170 ribu, dan untuk seragam SMA seharga Rp 170 ribu. Selain pedagang seragam yang mengalami peningkatan penjualannya, ternyata para pedagang buku tulis pun saat ini mengalami peningkatan omzet penjualan. Sejak dua pekan lalu penjualan buku mengalami peningkatan. (p12/ awl)

Mobil Listrik Diproduksi Massal 2018 Makassar, KP Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) RI memproyeksikan produksi massal mobil listrik nasional bisa diwujudkan tahun 2018 mendatang. Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, menjelaskan, produksi massal tersebut bahkan bisa lebih cepat diwujudkan dari target. Pengembangan Mobil Listrik Kemenristek bukan hal yang baru. Riset mobil ini sudah dilakukan sejak 1997 silam. Saat ini, jelas Hatta, pihaknya sedang menyempurnakan beberapa perangkat mobil, seperti baterai dan control electronic system. “Khususnya infrastruktur untuk mengecas mobil itu,” kata Hatta. Riset yang terus dikembangkan, menurut Hatta, adalah tingkat tahan lama baterai mobil. “Untuk mobil bus yang sudah kita buat protoripenya, itu bisa baterainya bisa digunakan untuk menempuh maksimal 150 kilometer satu kali cas. Kita terus melakukan riset untuk menemukan kualitas baterai yang bisa tahan lebih lama,” kata Hatta, sembari memperlihatkan beberapa unit mobil listrik yang sudah jadi, meski

masih prototipe. Selain bus, Hatta juga menunjukkan jenis mobil listrik lain, seperti sedan untuk excecutive mobile meeting, dan bisa memuat tujuh orang. Hatta menjelaskan roadmap pengembangan mobil listrik tersebut. “Tahun ini, sampai 2015, kita masih terus memproduksi prototipenya. Produk prototipe itu berarti produk riset. Harganya pun lebih mahal, karena perangkat-perangkatnya dipesan. Harganya mencapai Rp 1,6 miliar satu unit. Jika diproduksi massal, harganya paling tidak berkurang 30 persen,” kata dia. Hatta juga mengutarakan rasa bangganya terhadap Sulawesi Selatan, karena konsep mobil listrik tersebut ikut mendapat andil putra Sulsel. Salah satu konseptor mobil listrik, Masra Marang, adalah putra Kabupaten Luwu Utara, yang pernah menjadi peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Saat ini, kata dia, dana riset Indonesia hanya sekitar Rp 1,5 triliun, atau 0,08 persen dari dana dari Produk Domestic Bruto (PDB) Indonesia. “Sementara, dana riset itu seharusnya 1 persen dari PDB,” jelas Hatta. (jpnn)

Galaxy Beam dan Ace 2 Disiapkan

Seorang model memperlihatkan Galaxy Beam dan Galaxy Ace 2

ist/kp

SAMSUNG tak henti-hentinya menggempur pasar ponsel tahun ini. Bulan ini, pabrikan raksasa asal Korea Selatan itu akan merilis Galaxy Beam dan Galaxy Ace 2. Ponsel unik ini merupakan generasi kedua yang bentuknya jauh lebih tipis dibandingkan generasi pertama. Ponsel ini terlihat terakhir pada acara MWC di Barcelona. Ponsel tersebut akan mendukung 15 lumens projector pada bagian atas ponsel. Smartphone ini dibekali dengan Android OS versi 2.3 Gingerbread. Juga telah dibenamkan prosesor Dual-core 1 GHz Cortex-A9. Untuk memanjakan mata pengguna Samsung Galaxy Beam telah dibekali layar Super AMOLED capacitive touchscreen 16 juta warna dengan resolusi 480 x 800 pixel. Samsung Galaxy Beam dibekali dengan 8 GB memori internal dan 768 MB untuk RAM. Juga memiliki kamera 5 MP resolusi 2592 x 1944 pixel. Kamera autofokus dan lampu LED. Selain Galaxy Beam, Samsung juga mengumumkan Galaxy Ace 2. Ponsel budget paling populer dalam lini Samsung. Galaxy Ace 2 hadir dengan layar WVGA ukuran 3.8 inci dengan resolusi 800 x 480 piksel, prosesor dual-core 800MHz , dan juga akan beroperasi dengan Android 2.3 Gingerbread. (die)

Online Newspaper | Created by Taya


Opini

4

L J

Kadis Kebersihan Buton tersangka Pelajaran bagi Kadis lainnya

L J

214 Ribu Jiwa diperebutkan 5 Cawali Asal tidak halalkan segala cara

L J

Gaji pensiunan siap dibayar Mudah-mudahan bukan janji taroe

Tajuk Rencana

Pilwali sukses Digelar

P

emilihan walikota (Pilwali) Kendari periode 20122017 telah sukses digelar sabtu (7/7) lalu. warga kota yang menjadi wajib pilih telah menyalurkan suaranya ke sejumlah tempat pemungutan suara (tPs) yang ditentukan. Demikian halnya konstentan Pilwali masing-masing, la ode magribi-H rachman s latjinta (mahar), la ode geo-silverius oscar Unggul (geo-Unggul), asrun-musadar mappasomba (Harum), abdul Hasid Pedansa-orda miradwan silondae (Hasid-orda), dan tonny Herbiansyah-muh Yani Kasim marewa (Hatinya) juga telah menyalurkan suaranya. secara umum boleh dikata pelaksanaan Pilwali berlangsung lancar, aman dan tertib. Hasil dari pemilihan yang dilakukan tentu telah diketahui oleh masing-masing kandidat, mengingat adanya tim sukses masing-masing yang melakukan pemantauan sekaligus mencatat hasil perhitungan suara di sejumlah tPs. lembaga-lembaga lain seperti panitia pengawas pelwali dan kepolisian juga ada, melihat, bahkan ikut mencatat hasil perhitungan suara yang dilakukan. tentu ada juga komponen lain yang melakukan pencatatan hasil perhitungan di tPs. Pencatatan hasil perhitungan suara di seluruh tPs yang ada di Kota Kendari lalu kemudian direkap oleh pihak non KPU Kota Kendari tentu tidak bisa dijadikan dasar mengklaim kemenangan calon tertentu, walaupun demikian hasil itu pencatatan itu akan menjadi semacam kontrol bagi lembaga penyelenggara pemilu, KPU Kota Kendari dan jajarannya, untuk bekerja maksimal melakukan perhitungan suara secara teliti, akurat, objektif, dan bisa dipertanggungjawabkan. oleh karena itu, berbagai pihak diharapkan memberikan kesempatan kepada KPU Kota Kendari dan jajarannya untuk merampungkan rekapitulasi perhitungan suara. bagi yang sudah merasa menang janganlah terbawa euforia merayakan kemenangan, sedangkan yang sudah merasa kalah jangan lantas kasak kusuk mencari kambing hitam, sehingga bisa mengganggu jalannya perhitungan suara oleh pihak KPU Kota Kendari. KPU Kota Kendari dan jajarannya harus diberi kepercayaan dan keleluasaan melaksanakan perhitungan suara, sehingga diperoleh hasil sebagaimana mestinya. tentu sangat diharapkan agar KPU Kota Kendari melaksanakan tugas dengan profesional dan transparan, sehingga tidak memunculkan kecurigaan dari para pihak. sebab, keakuratan, kebenaran, dan ketelitian perhitungan suara yang dilakukan bukan saja sangat menentukan kepemimpinan Kota Kendari ke depan, tetapi juga pertaruhan stabilitas dan kondusivitas di daerah ini. Pada pemilihan walikota semua pasangan calon tentu mengeluarkan semua kemampuan memenangkan pemilihan, sehingga terkadang bisa menimbulkan penilaian negatif terhadap kualitas pencapaian nantinya. Demikian juga pada penyelenggaraan pemilihan tentu ada satu dua kekurangan yang bisa saja menimbulkan penilaian negatif terhadap keobjektifan pelaksanaan pemilihan. Pada setiap momentum pesta demokrasi, seperti pemilihan walikota Kendari, tentu ada satu dua kelemahan dan kekurangan. Kita mengharapkan berbagai kelemahan dan kekurangan itu tentu diselesaikan sesuai dengan porsi dan kewenangan masing-masing. Kalau ada yang dianggap pelanggaran, misalnya, tentu Panwas Pilwali akan memproses. Harapan agar pemilihan walikota kali ini menjadi contoh pesta demokrasi yang berlangsung demokratis begitu besar. oleh karena itu, para pasangan calon yang telah menandatangani deklarasi siap dipilih dan siap tidak dipilih diharapkan bisa merenungkan hakekat penandatanganan deklarasi dimaksud. jangan karena tidak mampu menerima hasil pemilihan lantas melakukan berbagai upaya untuk mempersoalkan hasil pemilihan. Para pesangan calon juga diharapkan sedapat mungkin menahan diri dari segala macam godaan untuk melakukan menuver yang dapat menciderai hasil pemilihan rakyat. Kalau memang tidak ada yang patut dipersoalkan sebaiknya para pasangan calon tidak melayangkan gugatan ke mahkamah Konstitusi (mK). lain halnya kalau ada bukti-bukti yang cukup kuat dan pelanggaran terbilang fatal tentu merupakan hak seseorang untuk melayangkan gugatan ke mK. (***)

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Pudarnya Peran Negara B

anyak tokoh atau pemikir yang merumuskan teori asal muasal sebuah negara. Terlepas dari semua teori tersebut, ada sebuah kenyatan historis yang tidak terbantahkan bahwa indonesia sebagai sebuah negara yang merdeka dari penjajahan berkat perjuangan rakyatnya. Darah banyak tertumpah demi terbebas dari kolonialisasi. Tapi kini, negara yang berdiri di atas tetesan darah pejuangnya, lesuh dan mengalami kerapuhan serta kemunduran. Darah para pahlawan tidak mampu menjadi pengingat dalam memori kolektif kita. Perjuangan mereka begitu cepat dilupakan. Harapan agung para pahlawan, telah diabaikan anak cucu mereka sendiri. Terbukti dengan tidak diwujudkannya harapan tersebut dalam kenyataan. Bagaimana tidak, negara kita yang sudah lama merdeka, hanya sebatas bebas dari penjajahan fisik. Sementara penjajahan baru (neokolonial) masih menggerogoti negara kita. Penjajahan baru yang kini menimpa negara kita berbentuk penguasaan semua aset negara oleh pihak asing. Anehnya, yang menyerahkan itu adalah para pemimpin negara kita melalui beberapa kontrak dengan regulasi tertentu yang banyak merugikan negara. Apa yang dilakukan pemimpin kita sungguh jauh berbeda dari perjuangan para pahlawan. Pahlawan kita dulu berjuang mengusir penjajah namun sekarang kita malah “memanggil” penjajah datang. Kemunduraan sebuah negara sebagaimana teori dependency, melihat bahwa penyebab adalah faktor eksternal dan struktural. Adanya ketergantungan dari penetrasi asing dan dunia luar menyebabkan timbulnya distorsi

Oleh : Asran Salam besar-besaran dalam struktur ekonomi, politik, budaya yang pada gilirannya menimbulkan konflik sosial yang gawat dan akhirnya menimbulkan penindasan negara terhadap rakyat. Selain teori dependency tentang kemunduran negara, teori modern juga melihat bahwa sebuah negara mengalami kemunduran disebabkan faktor internal dan cultural. Dalam artian, sebuah negara mengalami berbagai problem internal dan kulutral yang akan menjadi pemicu sebuah kemunduran. Ketika mengamati kedua teori tersebut maka, negara ini berada kedalam kerangka teori ini. PERAN TERABAiKAN Peran negara dari segi ekonomi terkait basic needs rakyat, meliputi penyediaan sandang, pangan, dan papan kepada rakyat masih jauh dari yang seharusnya. Kita saksikan kemiskinan masih mencapai angka 70 juta jiwa (2010) dan penerima layanan kesehatan bagi orang miskin (Jamkesmas) mencapai 76,4 juta jiwa. Di sisi lain masih banyak rakyat yang tinggal di tempattempat kumuh. Dengan demikian salah satuh peran negara dari segi ekonomi sedang mengalami kemunduran. Dari segi hukum, peran negara semestinya memperlakukan sama rakyatnya. Tapi kenyataannya, hukum di negara ini hanya diperuntukkkan bagi yang tidak memiliki kekuasaan ataupun uang. Masih segar di ingatan bagaimana kasus hukum terkait korupsi seperti skandal Century yang telah meraup uang rakyat hingga Rp6,7 triliun, korupsi para wakil rakyat sangat mewabah hingga menjalar sampai pada instansi kepolisian serta kasus

mafia pajak yang tak kunjung menunjukkan titik terang kapan selesai diusut hingga ke akar-akarnya. Peran negara dalam bentuk budaya juga mengalami kemunduran. Negara kita yang dulunya dikenal sebagai negara yang santun, ramah, toleransi dijunjung tinggi, akhir-akhir ini justru kerap terjadi aksi kekerasan terhadap aliran tertentu. Saat ini tercipta sebuah teror dalam bentuk perasaan tidak aman, golongan minoritas begitu dikebiri oleh golongan mayoritas. ironisnya, pemerintah beserta aparat masih juga tidak bertindak cekatan sehingga kejadian seperti itu terus berulang. Peran negara dalam penyediaan kesehatan dan pendidikan yang merupakan basic needs rakyat, hingga kini juga belum menjadi prioritas. Biaya pendidikan dan kesehatan masih terlalu mahal untuk dijangkau masyarakat bawah. Wajar jika negara ini tertinggal jauh dan tidak mampu mengejar bangsa lain. Partai politik yang diharapkan mampu menjadi jembatan menyampaikan aspirasi rakyat, faktanya partai politik sibuk dan terjebak pada pragmatisme politik transaksional. Partai politik hanya sibuk mengklarifikasi kasuskasus korupsi yang menimpa kaderkadernya, hingga tidak ada ruang dan waktu untuk memikirkan kepentingan rakyat. Pada hakikatnya bangsa ini dari segi politik melalui partai politik tidak memiliki arah yang jelas dalam membangun rakyatnya. WAJAH PEMERiNTAH Pemerintah pusat hingga daerah diharapkan mampu memungsikan

dan menjalankan peran-peran negara sebagaimana mestinya. Tapi saat ini pemerintah kita masih sibuk dengan politik serta upaya mempertahankan kekuasaan atau sibuk menjaga citra agar tetap disenangi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai pemegang kebijakan tertinggi negara juga masih terjebak dalam menjaga kekuasaan dan citra hingga tugas-tugasnya sebagai kepala negara banyak terabaikan. Kritik dari berbagai elemen masyarakat pun tidak dijadikan sebagai motivasi untuk bekerja, akan tetapi krtitik itu dianggap sebagai upaya kudeta. Negara yang tanahnya pernah dibasahi darah para pejuang dan pahlawan, kini berwajah buram karena tindakan para penguasa yang tidak menjalankan perannya. Negara ini sudah lama dieksploitasi untuk kepentingan golongan tertentu. Kekayaannya habis untuk membiayai pertarungan politik dan kekuasaan. Kekayaan negara yang semestinya membiayai kebutuhan dasar rakyat, telah dirampas oleh pemerintahnya sendiri dan segelintir golongan. Mereka terjajah di negeri sendiri. Negeri ini harusnya telah maju dan dapat disejajarkan negeri maju yang lain. Masalahnya, bahkan Malaysia pun yang negaranya sangat kecil dan dulu sangat jauh tertinggal dari negara ini, kini telah jauh meninggalkan kita. Harapan kita agar negara ini semakin maju, tidak kunjung kita jumpai. Semuanya hanya menjadi angan-angan. Negara ini tidak berjalan maju tetapi justru berjalan menuju kemunduran. (*) Penulis adalah Alumni UNM, Pengurus Besar HMI MPO

Royalti untuk Tuhan J

ika kitab suci merupakan kitab yang sangat laris, maka pastilah nilai royaltinya juga akan sangat besar jumlahnya. Seluruh penerbit tentu sudah mendapatkan keuntungan finansial dari hasil penjualan fisik kitab-kitab suci tersebut. Pertanyaannya, bagaimana dengan royalti seluruh kitab suci yang sudah digandakan dan dicetak massal? Tradisi membaca yang sudah inculcated (tertanam) dan menjadi sesuatu yang sangat manusiawi telah menempatkan urusan membaca sebagai sebuah hal yang menjadi pembeda antara manusia unggul dan yang tidak unggul. Satuan individu yang gemar membaca selanjutnya akan melahirkan sebuah komunitas dengan peradaban yang pasti lebih unggul pula dibandingkan dengan satuan individu yang membentuk komunitas para pemalas, untuk urusan membaca. Tradisi membaca tersebut selanjutnya mendorong manusia untuk melanjutkannya menjadi tradisi yang setingkat lebih tinggi, yakni tradisi menulis. Pada awalnya, manusia hanya membaca gejala atau fenomena alam. Fase berikutnya adalah manusia mulai mendokumentasikan hasil bacaannya terhadap alam menjadi tulisan di berbagai media yang ada, misalnya pelepah kayu, kulit binatang, batu, dinding gua, papyrus (sejenis rumput yang dikeringkan dan banyak ditemukan di sekitar sungai Nil), logam, lalu kemudian berevolusi menjadi media kertas. Evolusi media yang telah terintis sejak awal peradaban manusia, lalu dikonstruksi oleh sebuah dinasti kuno di China, akhirnya mencapai puncaknya ketika Guttenberg membuat sebuah mesin cetak pada periode revolusi industri di Eropa. Kertas pun menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia dan budaya menulis pun semakin menjadi-jadi. Fase revolusi industri yang menjadi

Oleh : Muh Quraisy Mathar awal sistem percetakan secara massal selanjutnya dikenal sebagai fase booming information (ledakan informasi) khususnya dalam bentuk tertulis. Berbagai kitab, baik yang lama maupun yang baru, pada fase tersebut selanjutnya digandakan menjadi banyak eksamplar. Tradisi tulis ulang menggunakan tangan secara langsung untuk melakukan back-up data seperti dilakukan dinasti Abbasiyah di perpustakaan Bait alHikmah pada periode kekhalifahan Harun al-Rasyid, pun mulai ditinggalkan. Mesin-mesin pengganda (cetak) pun bermunculan dan menjadi salah satu ikon revolusi industri itu sendiri. Akhirnya, manusia pun memasuki peradaban yang dipenuhi berbagai bacaan berbentuk kitab. HAK CiPTA Seluruh karya rekam dan tulisan individu maupun kelompok dipandang sebagai sebuah kekayaan intelektual yang harus dilindungi dan dihargai sesuai aturan yang berlaku. Muncullah istilah hak cipta, hak paten, copyright dan semacamnya yang seluruhnya bermuara kepada proteksi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pengarang atau pencipta dari seluruh karya-karya tersebut, termasuk pengarang dan pencipta kitab-kitab yang sudah diterbitkan. Proteksi dan penghargaan terhadap karya cipta seseorang maupun kelompok tersebut, dalam dunia manajemen modern, mulai diimbuhi pemberian royalti kepada si pengarang kitab.

Besaran nilai royalti bervariasi dan sangat dipengaruhi animo pembaca. Jika kitabnya sangat digemari dan laris di pasaran, maka nilai royaltinya pun pasti akan sangat tinggi. Biasanya, penerbit melakukan kerja sama dengan pengarang melalui mekanisme kontrak yang salah satunya mengatur tentang besaran dan pembagian royalti. Pembagian yang cukup ideal sebab fisik buku adalah milik si penerbit, sementara isi buku tentu saja tetap milik si pengarang. Lalu bagaimana dengan seluruh kitab suci yang juga sudah digandakan dan dicetak secara massal? Kebutuhan para umat menyebabkan kitab-kitab tersebut sangat laris di pasaran. Jika kitab suci merupakan kitab yang sangat laris, maka pastilah nilai royaltinya juga akan sangat besar jumlahnya. Seluruh penerbit tentu sudah mendapatkan keuntungan finansial dari hasil penjualan fisik kitab-kitab suci tersebut. Namun yang menjadi persoalan untuk urusan royalti kitab suci adalah berapa besar keuntungan yang telah disetor pihak penerbit kepada Tuhan selaku “pengarang” atau lebih tepat disebut sebagai “pencipta” isi dari kitab suci tersebut. Jika royalti kepada Tuhan sangat sulit untuk diuangkan, maka aturan royalti dapat diberikan kepada editor maupun tim revisi. Jika demikian muncul pertanyaan lagi tentang berapa royalti yang sudah disetor pihak penerbit kepada para Nabi dan Malaikat yang telah menjadi intermediary dari isi seluruh kitab suci.

Layanan Publik

Sepeninggal para Nabi serta perbedaan dimensi antara Malaikat dan manusia menjadikan hal ini juga pasti sangat sulit dilakukan. Jika demikian, royalti seharusnya diwariskan kepada keluarga atau keturunan sang pengarang, editor atau pun yang merevisi sebuah kitab. Nah, berapa royalti yang sudah disetor oleh para penjual kitab suci kepada para sahabat, keluarga atau keturunan para Nabi. Jika para penerbit belum membayar royalti sesuai regulasi yang ada, maka dapat dipastikan bahwa para penerbit tersebut sebetulnya sudah melakukan pelanggaran terhadap hak cipta dan sistem pembagian royalti. Berani betul para penerbit memperjualbelikan kitab suci tanpa seizin sang Penciptanya (Tuhan). Berani betul para penerbit mencetak, menggandakan lalu menjual kitab suci tersebut tanpa sekalipun membayar royalti kepada Tuhan, para Nabi, Malaikat, para sahabat, keluarga dan para keturunan Nabi. Sudah saatnya para penerbit berhenti untuk mencari untung dari proses penjualan kitab suci, sebab selain melanggar regulasi tentang hak cipta, menjual kitab suci tanpa membayar royalti ternyata juga berpotensi untuk mendapatkan dosa kuadrat. Sayangnya, para penerbit ternyata bukan hanya berani melanggar hak cipta dan tidak membayar royalti, kini para penerbit tersebut juga berkoalisi dengan berbagai pihak untuk melanjutkan dosa kuadrat tersebut ke dalam bentuk tindakan korupsi terhadap pengadaan dan distribusi penjualan kitab-kitab suci. Ah… setidaknya para penerbit tersebut masih sebatas mengorupsi fisiknya saja, atau jangan-jangan isi dari kitab suci tersebut juga sudah dikorupsi? Entahlah, jawabnya hanya Tuhan dan si penerbit yang tak sekalipun membayar royalty itu yang tahu. Semoga Tuhan mengampuni dosa-dosa kita semua. (*) Penulis adalah Dosen UIN Alauddin

bagi anda yang ingin menyampaikan kritik, saran dan masukan terkait layanan publik dapat memanfaatkan rubrik ini. Kirimkan melalui sms ke 0816246000 (berlaku tarif nomor)

Protes Pencatat Meteran Listrik

Tak Nyaman Saat Memilih

085241785356

081585748071

Pimpinan PLN Cabang Lapulu, tolong diperhatikan anak buahnya yang melakukan pencatatan meteran karena hanya memanipulasi data dan tidak melakukan pencatatan. Kami warga merasa dirugikan dengan ulah petugas, yang tercatat di kwitansi pembayaran tidak sesuai dengan meteran.

Saat Pilwali Kendari saya memilih di TPS 7 Baruga. Tapi saat memilih pada bilik suara ada jendela rumah warga diatasnya. Disitu saya melihat orang mengintip saat pencoblosan. Ini menunjukkan asas rahasia telah dilanggar.

Pembina : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur • Komisaris Utama : H.Ridwan Arif • Komisaris : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam • DireKtUr Utama : Milwan • DireKtUr : Haeruddin • ombUDsman : m Djufri rachim (Ketua), ariyani arifin (sekretaris), muhammad saiful, sH, mH. PemimPin reDaKsi / PenanggUngjawab : Milwan Lukman • waKil PimPinan reDaKsi : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin • reDaKtUr PelaKsana : La Ode Diada Nebansi • KoorDinator liPUtan : ruslan amrullah

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

reDaKtUr : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia Ningsih • rePorter : sulis setiarini, linri merinda, arifuddin, Ulfah sari sakti, sarfiayanti ; Koresponden : awaluddin Usa (raha-muna), syamsuddin (baubau-buton), eritman rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) Arwan Mannaungeng (Jakarta) • FotograFer : Suwarjono • Design graFis : Muh Hajar Siddiq • KariKatUr : Arham Rasyid • reDaKtUr KHUsUs : La Paa, M Djufri Rachim • Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin • teKnologi inFormasi : Muh. Sahdar • PracetaK iKlan: Muhrisan (koordinator) • PracetaK reDaKsi : Gunawan Candra (koordinator), Yusri Zubair, Samiruddin • manager KeUangan : agus tranhadi; ass. manager KeUangan : Paulina Tambing • manager iKlan/sPonsorsHiP : Nur Syamsi Abidin • ASS. MANAGER IKLAN : Muhammad Akhbar • manager sirKUlasi : Victor Bittikaka • ASS. MANAGER SIRKULASI : Ratna Sari • manager event organizer : Rustam • manager UmUm : St.Ganefo • manager Personalia/legal : Marjani • PercetaKan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari • Penerbit : Pt media Kita sejahtera, siUPP : sK/menpen no.191/sK/menpen, siUPP/b.i/1986/tanggal 25 juni 1986 no.131/Ditjen PPg/K/1995 tanggal 3 agustus 1995, no 42/Ditjen/PPg/K/1996 tanggal 12 april 1996, terbit sejak tanggal 6 juni 1970. • alamat reDaKsi / tata UsaHa : jl. malik raya no. 50 telP. reD. : (0401) 3126513 • FaKs. reD. : (0401) 3126512, FaKs. bisnis & KeUangan : (0401) 3123771 • e-mail : bumianoa@gmail.com (0401)-3126515, telP. iKlan : (0401)-3126110, sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)3126512. alamat biro : baubau jl. imam bonjol no. tlp (0402)-2826129/085241854000; radar Kolaka jl. sutomo alamat agen: raha jl. lakilaponto, tlp (0403)-21538, Pomalaa jl.nusantara no. 28 tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, jl. sandela no.129 tlp.(0408)-21506; bombana (rumbia) tajudin tlp/HP:085241659216, aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung salo mintarsih, sodohoa Hamisu, tlp. 3125723, tipulu Yusuf tumora, tlp.3127924, wuawua rusli, tlp.3193008, mandonga theresia, tlp.3122393, Puwatu Usman, tlp. 3007069, Perumnas incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA) • alamat PerwaKilan : Jakarta : Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210 • biro baUbaU-bUton-waKatobi : Syamsuddin • raDar KolaKa : – • Harga langganan : Kota Kendari dan luar Kota (sultra) rp 65.000/bulan, luar Kota rp 67.500/bulan termasuk ongkos kirim, eceran dalam Kota rp 3.500,-eksemplar-eceran Daerah rp. 3.500,-.

Online Newspaper | Created by Taya


Senin, 9 Juli 2012

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

email : bumianoa@gmail.com

Mesin Rusak, KM Sumber Poleang Terapung Apung di Laut

nuryadi/KP

Kapal motor (KM) Bukit Sumber Poleng saat dievakuasi setelah mengalami kerusakan mesin di tengah laut.

Rumbia, KP Insiden menimpa Kapal Motor (KM) Bukit Sumber Poleang. Saat mengantar 45 penumpang menuju Rumbia, kapal dengan bobot 80 GT itu mengalami kerusakan mesin. Untung saja insiden itu tidak menimbulkan masalah berat, namun seluruh penumpangnya terapung-apung sekitar 30-an menit di tengah laut. KM Bukit Sumber Poleang mengalami patah as kemudi, di tanjung Lakaeni sekitar pukul 12.00 wita, Sabtu, akhir pekan kemarin. Saat itu, kapal yang dinakhodai Sahirman, tengah berlayar dari Sikeli (Kabaena) menuju Kasipute. Sekitar 3 jam meninggalkan Kabaena, kondisi kapal tiba-tiba tidak gerak, meski mesinnya bunyi. Setelah dikros cek, kapal yang membawa 45 penumpang dan 4

kendaraan roda dua ini mengalami patah as kemudi. Kerusakan ini langsung disikapi nakhoda KM Bukit Sumber Poleang, Sahirman. Pria berusia 50-an tahun ini lalu menghubungi H Anwar, pemilik KM Pantai Gading untuk membantu mengevakuasi penumpang dan kapalnya dari Tanjung Lakaeni menuju pelabuhan Kasipute. Permintaan tersebut direspon cepat H Anwar. KM Pantai Gading yang siang itu tengah memuat penumpang di Pelabuhan Kasipute, terpaksa dihentikan sementara. H Anwar lalu memerintahkan nakhoda kapalnya untuk menarik KM Bukit Sumber Poleang. Sekitar 45 menit kemudian, KM Bukit Sumber Poleang Baca Mesin di Hal. 6

Gaji Guru Dipinjam Pejabat Anggota DPRD Minta Beli Motor Rumbia, KP Tidak dibayarkannya tambahan penghasilan (tamsil) guru non sertifikasi di Bombana akhirnya terungkap. Tamsil sebesar Rp 78,9 juta bagi 109 (bukan 136) guru di wilayah Poleang dan Rumbia itu ternyata dipinjamkan kepada pihak ketiga. Padahal sesuai aturan, dana yang bersumber dari APBN tersebut, semestinya sudah diterima seratusan guru sejak 2011 lalu. Abu Bakar, mantan bendahara Dikpora Bombana mengungkapkan, keterlambatan pembayaran tamsil 109 guru itu disebabkan, dananya dipinjamkan kepada pihak ketiga sejak Januari 2011 lalu. Bahkan Abu Bakar, masih memiliki bukti-bukti pengambilan dana tersebut kepada dirinya saat masih menduduki bendahara Dikpora. “Ini kwitansinya,” kata Abu Bakar sambil mengeluarkan berbagai kwitansi dari laci mejanya. Sesuai nama yang tertera diatas kwitansi tersebut, peminjam dana tamsil dari Abu Ba-

kp

Kwitansi pemimjam gaji tambahan penghasilan guru di Bombana. kar berjumlah belasan orang dan memiliki profesi beragam. Ada kontraktor, ada staf di Dinas Dikpora, mantan pejabat eselon tiga di instansi tersebut, dan kini menduduki eselon serupa di dinas lain serta dipinjam panitia pengadaan barang di Dikpora. Jumlah dana yang dipinjamkan Abu Bakar bervariasi. Yang terkecil Rp 500 ribu dan tertinggi Rp 17 juta. “Total dana yang dipinjam sekitar Rp

91.650.000, dimana untuk dana tamsil sekitar Rp 78.900.000,” sambungnya. Abu Bakar mengaku dana puluhan juta rupiah itu tidak dipinjamkan sekaligus. Namun Dia menyerahkan berkali-kali dengan cara diangsur sesuai permintaan peminjam. Sejak diberikan kepada pihak ketiga Januari 2011 lalu, sebagian dana tamsil itu sudah dikembalikan kepada Abu Bakar dengan cara dicicil

sedikit demi sedikit. Ada yang mengembalikan Rp 200 ribu per bulan, Rp 500 ribu, hingga Rp 5 juta setiap bulan. Meski begitu, hingga akhir Juni lalu, pengembalian dana tamsil kepada Abu Bakar belum ada yang lunas. Olehnya itu, mantan bendahara Dikpora ini mengaku akan terus menagih peminjaman dana oleh pihak ketiga tersebut. Sesuai penuturan Abu Bakar, dana tamsil sebesar Rp 78.900.000 sejatinya dibayarkan kepada 109 guru di Poleang dan di Rumbia. Sesuai rinciannya, dana itu merupakan hak tiga sekolah dan satu cabang dinas di Bombana. Rinciannya untuk cabang dinas Poleang ada 56 tenaga pengajar yang belum terima tamsil dengan besaran Rp 41.287.500. SMAN 1 Poleang ada 13 guru dengan anggaran Rp 9.112.500. Dua sekolah lain yang belum terima kata Abubakar adalah SMKN 2 Bombana 25 orang guru dengan anggaran Rp 17.812.500 dan SMPN 1 Poleang untuk 15 guru dengan anggaran Rp 10.687.500. (nur)

Raha, KP Sebentar lagi 27 anggota DPRD Muna (diluar tiga unsur pimpinan) akan memiliki fasilitas kendaraan roda dua. Tak tanggung-tanggung, motor yang diusulkan untuk menjadi kendaraan operasional mereka adalah motor merk Yamaha Scorpion, yang perunitnya dihargai Rp 31 Juta. Jika ditotal, anggaran untuk pembelian motor anggota Dewan sebesar Rp 837 Juta. Agar tidak ketahuan, pembelian motor tersebut dititip pada bagian umum Sekretariat Daerah, bukan di sekretariat dewan. Nantinya, Pemda Muna akan meminjam pakaikan kepada ke 27 anggota DPRD Muna. Kabag Umum Pemda Muna, La Kumunsi saat ditemui tidak membantah, jika ada anggaran pembelian motor untuk anggota DPRD Muna. “Motornya sudah siap ada di Baubau. Saat ini masih dalam proses, terkendala kekurangan dana, “ ujarnya. Di APBD 2012, kata Dia, harga motor untuk anggota DPRD dianggarkan Rp 27 Juta. Na-

mun setelah ditanya ke perusahaan penjualan motor, harganya per unit sebesar Rp 31 Juta. Karena keterbatasan anggaran, yang akan diadakan lebih awal sebanyak 23 unit. “Lima unit menunggu di APBD-Perubahan,” sebutnya. Motor-motor tersebut, lanjut Dia, akan dipinjam pakaikan ke anggota DPRD, sebagai fasilitas penunjang dalam menjalankan tugas-tugasnya. Pembelian motor para anggota Dewan mengundang protes dari Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Sultra. Nur Arduk, ketua Gerak, mengatakan, pembelian kendaraan motor untuk anggota DPRD, sama artinya pemborosan biaya. Padahal banyak aitem yang lebih penting, seperti pembayaran utang Pemda Muna kepada pihak ketiga. “Saya ibaratkan anggota DPRD Muna, seperti pepatah, semut diseberang terlihat, gajah dipelupuk mata tidak terlihat. Artinya, selama ini anggota DPRD gencar memprotes kebijakan anggaran Pemda, yang dianggap tidak memihak

kepada publik dengan alasan efisiensi. Namun tanpa sadar, usulan mereka agar difasilitasi pembelian motor adalah wujud dari pemborosan,” protesnya. Kenapa pemborosan? Kata Nur Arduk, para anggota DPRD Muna itu telah memiliki gaji yang besar. Artinya, dengan gaji mereka, bisa membeli motor seharga berapapun. “Ini belum termasuk pendapatan melalui perjalanan dinas, “timpalnya. Kemudian, ratarata para anggota Dewan telah memiliki kendaraan. “Saya kira menjadi anggota DPRD adalah amanah untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Bukan kepentingan diri sendiri,” sindirnya. Yang disesalkan Ketua Gerak Sultra itu, selama ini bila masyarakat bertandang ke DPRD, untuk menyalurkan aspirasi. Sulit sekali menemukan anggota DPRD. “Mudahmudahan dengan adanya motor baru, para wakil kita lebih rajin masuk kantor dan memperjuangkan aspirasi rakyat, “katanya. (awn)

Dua Mobil Dinas KPU Buton Dirusak Baubau, KP Dua unit mobil dinas KPU Buton yang terpakir di pelataran halaman Kantor KPUD Kabupaten Buton di Kota Baubau dirusak oknum tak bertanggung jawab. Tidak diketahui persis motif pelaku pengrusakan fasilitas negara itu, padahal di kantor KPUD Buton siaga anggota kepolisian yang berjaga-jaga 1x24 jam. Kapolres Baubau AKBP Daniel Adityajaya SIk melalui Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Lerry Ronald Tutu SIk

membenarkan kasus pengrusakan tersebut. Pada Kamis (5/7) sore sekira pukul 16.00 Wita staf pegawai KPUD Kabupaten Buton datang melaporkan kasus pengrusakan terhadap dua kendaraan dinas jenis Avanza Nopol DT 7336 C dan Kijang Kapsul DT 7060 C. “Laporannya sudah kami terima dan kini tengah kami kembangkan untuk mengungkap pelaku pengrusakan,” ujarnya. Memang kerusakan mobil tersebut tidak terlalu parah, pelaku hanya merobek empat

ban dengan menggunakan barang tajam. “Mobil avanza ban depan kiri dan bagian belakang kanan ditemukan sudah keadaaan tersobek, sementara mobil Kijang ban bagian kiri belakang dirusak,” ujarnya. Lerry menambahkan diduga pelaku menjalankan aksinya pada malam hari, karena menurut pengakuan sejumlah saksi yang diperiksa pada saat Kamis sore mobil diparkir dalam kondisi baik, namun saat pagi hari staf KPUD menemukan kondisi dua mobil dinas KPUD Buton itu

sudah dalam keadaan terobek pada bagian bannya. Saat ini kasus tersebut tengah dalam lidik, belum bisa dipastikan apakah kasus tersebut berkaitan dengan panasnya aroma politik yang ada di Kabupaten Buton. Siapun pelaku pengrusakan itu, pastinya pasal 806 KUHP tentang pengrusakan dengan ancaman pidana 2 tahun 8 bulan menantinya. “Motifnya belum bisa kami pastikan yang jelas kasus ini tengah dalam penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (m4)

Camat Morut Mangkir, Polisi Penyilidikan Kasus Terbitkan Panggilan Kedua PT Billy Buat Jalan 25 Km Honorer Fiktif Diperluas Para pekerja saat membuat jalan yang menghubungkan antar desa di Pulau Kabaena.

Pasarwajo, KP Kasus mafia CPNSD Kabupaten Buton yang meloloskan sejumlah honorer siluman melalui jalur database katagori 1 (K1) di Kabupaten Buton telah menetapkan satu tersangka. Dia yakni Kadis Kebersihan Pertamanan dan Pemadam Kebakaran, La Hamu yang diduga kuat terlibat dalam upaya meloloskan sejumlah honorer fiktif. Meski demikian kuat dugaan kegiatan mafia CPNSD di Kabupaten Buton tidak hanya terjadi di instansi yang dipimpin La Hamu (Dinas Kebersihan). Terbukti dalam rapat bersama antara DPRD Kabupaten Buton dengan perwakilan tenaga honorer beberapa waktu lalu terungkap bahwa hampir semua instansi yang mengusulkan sejumlah honorer untuk diakomodir dalam data base K1 juga bermasalah. Ketua Komite Independen Demokrasi (KID) Indonesia, Harlis menjelaskan jika ditemukan sejumlah nama yang dinyatakan lulus melalui pengumuman database yang dikeluarkan Menpan kemudian diteruskan kepada BKDD Kabupaten Buton terjadi tumpang tindih. Diantaranya ada beberapa nama yang mengabdi di Satpo-PP Kabupaten Buton justru lulusnya di Dinas Tata Ruang Kabupaten Buton. Jika ditelusuri mereka yang dinyatakan lulus justru mereka yang baru mengabdi sejak tahun 2008. “Pertanyaannya bagaimana mungkin mereka yang baru mengabdi tahun 2007 hingga 2008 bisa diakomodir lulus, parahnya mereka justru lulus di instansi lain, apa mungkin ada SK ganda,” ujarnya. Selain di intansi Sat-Pol PP dalam rapat bersama DPRD Kabupaten Buton juga terungkap bahwa kasus serupa terjadi di Dinas Perdagangan. Ada nama yang Baca Honorer di Hal. 6

Kendari, KP Mangkir dari panggilan pertama, polisi kembali menerbitkan pemanggilan kedua bagi Camat Moramo Utara (Morut) James. S.Sos. Pemanggilan James ini terkait tindak lanjut kasus dugaan pungutan liar (pungli) bagi pengolah batu di Desa Sanggula Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. “Penyidik menjadwalkan pemeriksaannya (James) pekan lalu, namun dia tidak hadir tanpa alasan jelas,” ujar Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Moch. Fahrurrozi akhir pekan lalu. Fahrurrozi mengatakan pihaknya sudah berusaha menghadirkan terlapor kasus dugaan pungli melalui surat panggilan penyidik yang dilayangkan kepadanya. Faktanya, James tidak menghadiri pemeriksaan tersebut tanpa keterangan resmi. “Jika tidak datang tanpa alasan yang jelas, sudah pasti mangkir,” terang Kabid Humas. Menyikapi persoalan tersebut, penyidik akan secepatnya menerbitkan surat panggilan kedua yang ditujukan pada James.

“Kami menjadwalkan pemeriksaan untuk panggilan kedua pada pekan ini. Jika masih tidak hadir, maka kami akan mengeluarkan surat panggilan ketiga diserta surat perintah membawa,” terang mantan Wakapolres Kebumen itu. Bagaimana jika yang bersangkutan sakit? Fahrurrozi menambahkan, informasi sakit terhadap seseorang yang akan diperiksa tidak bisa dijadikan alasan tanpa bukti yang jelas dan resmi. “Jika ada surat keterangan sakit dari dokter, bisa dimaklumi. Itupun akan dikroscek lagi, sakitnya apa, tingkat keparahannya penyakit tersebut, dan keakuratan surat keterangan dokter yang dilayangkan oleh terlapor. Jika diketahui alasan sakit hanya dibuat-buat, maka kami akan melakukan tindakan tegas, kami telah melayangkan surat panggilan beberapa hari lalu dengan jadwal pemeriksaan. Statusnya masih sebagai terlapor dan panggilan tersebut, yang bersangkutan masih saksi” jelasnya. Untuk diketahui, James diBaca Camat di Hal. 6

Rumbia, KP Jalur jalan lintas Kabaena segera terwujud. Sebab mulai 19 Juni lalu, PT Billy Indonesia sudah mulai mengerjakan jalur penghubung antar desa dan kelurahan di enam Kecamatan di Pulau Kabaena. Jalan yang dibuat PT Billy Indonesia panjangnya 25,276 kilo. Jalur ini melintasi 11 desa dan kelurahan di mana titik nolnya berada di Desa Dongkala, Kecamatan Kabaena Timur dan titik akhir di Desa Lengora, Kabaena Tengah. Tangke Tasik Dea, wakil kepala tehnik tambang (KTT), sekaligus pimpinan proyek pekerjaan jalan PT Billy mengatakan dari 65 kilo jalur darat lintas Kabaena, PT Billy kebagian 25 kilometer lebih. Pekerjaannya dilakukan dengan beberapa tahapan. Diawali dengan pengupasan material bahan baku timbunan, dilanjutkan pembuatan jalan ke daerah pengambilam material serta penimbunan dan pengerasan jalan. Jalan yang ditimbun dan dipadatkan itu merupakan jalur yang kerap dilalui masyarakat

di Kabaena. Kondisinya semula berlumpur dan sempit, dengan lebar sekitar empat sampai lima meter, namun setelah dikerjakan PT Billy mengalami perubahan. Jalannya sudah padat karena ditimbun dengan sirtu, lebarnya pun bertambah menjadi delapan sampai sepuluh meter termasuk saluran drainase sepanjang satu meter disisi kiri dan kanan. Untuk memperbaiki jalan 25 kilometer tersebut kata Tangke Tasik, pihaknya menurunkan semua armada perusahaan yang terdiri dari 10 dum truk, 4 unit exavator, satu unit grader, tiga unit buldoser. Pekerjaannya melibatkan 274 karyawan PT Billy. Sementara Dasman Humas PT Billy menuturkan, pekerjaan jalan lintas Kabaena Timur dan Kabaena Tengah yang menjadi tanggung jawab perusahaan dikerjakan dengan memanfaatkan waktu penghentian pengiriman ore nikel sesuai amanah Peraturan Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 07 tahun 2012. “Karena seluruh aktifitas produksi nikel di-

nuryadi/KP

hentikan seluruh armada dan karyawan difokuskan memberikan pelayanan bakti sosial dengan mengerjakan jalan buat masyarakat,” katanya. Dia juga mengaku, bahwa pasca penghentian aktivitas seluruh perusahaan, PT Billy tidak pernah merumahkan 270-an karyawannya. Bahkan ratusan pegawainya itu tetap menerima gaji bulanan seperti saat PT Billy beroperasi. Dengan pelibatan seluruh armada dan karyawan dalam bakti sosial, sampai kemarin, volume pekerjaan jalan yang sudah dirampungkan telah melawati lima desa. “Jadi sisa memperbaiki jalan poros yang melewati enam desa dari Kabaena Timur ke Kabaena Tengah,” katanya. Hingga kemarin, baik Dasman dan Tangke Tasik Dea mengaku, belum menemui hambatan dalam pekerjaan jalan. Sebab warga desa yang tinggal disepanjang jalur jalan yang dibuat memberikan dukungan penuh dengan ikut membantu dan mengikhlaskan

Baca Jalan Hal. 6 Online Newspaper | Created by diTaya


6 Jalan... lahan berbukit mereka untuk dipapas dan dijadikan sirtu timbunan jalan. Kesulitan yang dialami PT Billy kata dua petinggi diperusahaan tersebut baru pada proses cutting bukit dipinggir jalan untuk perluasan. Sebab gunung yang dipangkas tingginy bervariasi mulai dari 6 sampai 10 meter dari badan jalan. Namun masalah ini tidak dijadikan hambatan, sebab pihak

Mesin... akhirnya sandar di pelabuhan Kasipute sekitar pukul 13.30 Wita, setelah kapalnya dirakit (diikat samping kiri depan dan belakang) dengan bodi KM Pantai Gading. Kedatangannya mengalami keterlambatan dari jadwal biasanya sekitar pukul 13.00 wita. Menurut Sahirman, meski dirinya prihatin dengan tragedi yang dialami kapalnya, namun dia merasa bersyukur

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

perusahaan tetap memberikan pelayanan buat masyarakat di Kabaena. “Pekerjaan jalan sepanjang 25 kilo itu semuanya gratis,” kata Dasman. Ilyas warga Desa Toli-Toli, Kecamatan Kabaena Timur mendukung penuh langkah PT Billy tersebut. Bahkan Ilyas mberikan apresiasi yang tinggi karena bakti sosial yang dilakukan akan dikenang lama oleh masyarakat. “Kalau jalan sudah keras dan mulus begini, kami berkendara juga aman

dan nyaman. Insya Allah, Pemda segera menindaklanjutinya dengan segera mengaspal jalur jalan yang sudah ditimbun dan dikerasi,” katanya. Camat Kabaena Timur, La Oge juga memuji langka PT Billy. Menurut dia, jika kalur lintas Kabaena tercapai, warga Kabaena Timur tidak kesulitan lagi pulang pergi di Sikeli. “Waktu yang ditempuh juga cepat,” katanya La Oge mengaku, masyarakat Kabaena Timur sebenarnya

sudah lama mengharapkan perbaikan jalan poros Kabaena Timur-Kabaena Barat. Namun untuk actionnya baru terealisasi Juni 2012 ini. Terkait pengaspalan kata La Oge, menjadi wewenang pemerintah. Sebab sepengetahuannya, pemerintah provinsi dan daerah Bombana sudah menjadi juga memporsikan anggaran sebanyak tujuh milyar rupiah. “Tiga milyar rupiah untuk pengaspalan, ditambah empat milyar dari provinsi,” ungkapnya. (nur)

karena kecelakaan insiden terjadi setelah kapalnya masuk di perairan Kasipute. “Jaringan telepon (handphone) juga ada, jadi bisa saya minta bantuan,” katanya. Jika terjadi di luar perairan Masaloka, dirinya juga merasa was-was, karena cuaca dan gelombang menuju Kabaena akhir-akhir ini tidak bersahabat. “Untungnya tidak ada juga gelombang besar juga setelah meninggalkan Kabaena, padahal hari-hari sebelumnya, gelombang lumayan

tinggi,” sambungnya. Rahmat, salah satu penumpang KM Bukit Sumber Poleang mengaku, saat mengetahui kapal patah as kemudi, dia awalnya merasa was-was. Namun perasaan itu buyar, ketika dia melihat kondisi laut tenang dan dekat dengan pulau. “Sekitar 30 menit kami terapungapung,” katanya. Cahyadi, pegawai Dinas Perhubungan Bombana ketika berada di pelabuhan Kasipute mengatakan, kapal Sumber Poleang

mengalami patah as di tanjung Lakaeni. Jarak dengan pelabuhan Kasipute sekitar 5 mil. Sementara Rahman, salah seorang pegawai Dinas Perhubungan Bombana lainnya ketika dihubungi kemarin mengatakan, setelah mengalami patah as kemudi Sabtu akhir pekan kemarin, KM Bukit Sumber Poleang mengalami kerusakan kembali saat hendak menuju Kabaena siang kemarin. “Saya dapat infonya bang, saya lagi kros cek,” ungkapnya. (nur)

Honorer... selama ini keberadaannya diketahui ada di Jakarta dan tidak pernah mengabdi justru tiba-tiba dinyatakan lulus dalam database. KID mengaku sangat prihatin dengan tindakan pihakpihak yang justru ternyata merugikan mereka yang seharusnya lulus. Karena setelah diinventalisir kembali, justru masih ada banyak tenaga honorer di Kabupaten Buton yang seharusnya lulus dijalur katagori satu tetapi tidak diakomodir. Parahnya justru mereka yang tidak pernah sama sekali mengabdi termasuk honorer yang seharus-

Camat... duga melakukan Pungutan liar hingga mencapai Rp 60 juta, dimana Camat tersebut menetapkan sebuah peraturan, untuk setiap alat berat diwajibkan membayar Rp. 4 juta per Unit alat berat. Salah satu kor-

nya bersabar dan menunggu daftar antrian karena belum memenuhi persyaratan untuk diusulkan dalam data base justru menjadi lulus. Untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat di Kabupaten Buton, pihaknya mendesak tim jaksa Kejari Kabupaten Buton untuk memperluas penyelidikan guna mengungkap mafia CPNSD Kabupaten Buton sampai keakarakarnya. “Kita apresiasi tim jaksa yang dalam rentang penyelidikan selama dua bulan ini sudah menetapkan satu tersangka, tapi kita harapkan ini dikembangkan karena kasus mafia CPNSD tidak hanya terjadi di instansi yang dipimpin

La Hamu,” tuturnya. Sementara Kejari Kabupaten Buton, Nur Asiah SH M.Hum melalui pelaksana Kasi Intel Abdul Salam SH mengatakan, sejak awal pihaknya terus melakukan pengembangan terhadap kasus mafia CPNSD di Kabupaten Buton. Dengan dinaikannya status penyelidikan menjadi penyidikan. Dengan demikian diharapkan kasus tersebut akan menjadi pintu masuk dalam mengungkap kasus ini sampai keakarakarnya. “Saat ini tim jaksa tengah melakukan pengembangan, tidak menutup kemungkinan dalam kasus ini akan ada tersangka baru,” ujarnya. (m4)

ban bernama Alim mencoba berkoordinasi dengan pihak pertambangan Konsel, namun Distamben Konsel mengatakan tidak ada biaya yang dikenakan dalam setiap pengolahan alat berat. Korban akhirnya sadar telah tertipu hingga melaporkan James dan Kades Sanggula

Biobas ke Mapolda Sultra. “ Untuk pemeriksaan Kades, hingga kini pihak kepolisian masih menunggu izin dari Gubernur. Jika izin tersebut telah di tanda tangani Gubernur. maka secepatnya Kades tersebut akan diperksa penyidik.” ujar Fahrurrozi. (p15)

Online Newspaper | Created by Taya


7

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Juli Ini, Data Honorer K2 Diuji Publik Jakarta, KP Proses pengangkatan tenaga honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS segera memasuki tahapan penting. Data honorer K2 akan diuji publik mulai pertengahan Juli mendatang. Jika untuk honorer K1 masa uji publik atau masa sanggah hanya 14 hari, maka K2 lebih lama yakni sekitar 21 hari. “Penyampaian listing data tenaga honorer K2 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) kepada instansi pusat dan daerah direncanakan mulai pekan kedua Juli. Listing data ini harus diumumkan ke publik selama 21 hari melalui media koran lokal maupun online,” ungkap Deputi SDM Bidang Aparatur Kementerian Pendayagu-

naan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) Ramli Naibaho saat dihubungi, Minggu (8/7). Panjangnya masa sanggah ini, menurut Ramli untuk memberikan kesempatan lebih banyak kepada masyarakat untuk mengajukan laporan pengaduan terhadap data yang tidak benar. Apalagi saat uji publik honorer K1, banyak daerah meminta perpanjangan masa sanggahnya. “Kita berharap masyarakat terutama honorer bisa memanfaatkan masa uji publik 21 hari ini dengan sebaik-baiknya. Kalau ada data yang tidak benar silakan laporkan ke BKN dengan tembusan ke kemenpan-RB,” tuturnya.

Mengenai penyampaian laporan hasil uji publik oleh instansi kepada BKN ini dijadwalkan mulai pekan ketiga Juli. Untuk data usulan data tenaga honorer dari 28 instansi pusat dan 487 instansi daerah yang masuk ke BKN berjumlah 652.458 orang. Namun setelah kemenpan-RB meminta data rincian dari instansi menyangkut nama serta jabatan, jumlah tersebut menciut menjadi sekitar 570 ribu orang. “Jadi yang tadinya 600-an ribu menciut menjadi 500-an ribu. Ini karena instansi pusat dan daerah hanya bisa menyodorkan data sejumlah itu saja. Nantinya jumlah ini bakal berkurang lagi ketika uji publik,” tandasnya. (esy)

Tak Ada Lagi yang Mau Jadi Guru Seperti Saya Buku ....... 2012, acara tersebut baru dihelat kemarin. Pada usia yang sudah delapan dasawarsa itu, semangat Alex untuk terus berkarya dan menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan sama sekali tak kendur. Peluncuran empat buku hasil karyanya di ultah kemarin adalah buktinya. Empat buku tersebut adalah Aku Seorang Turis” (Pengalaman Seorang Profesor Emeritus), Pengembangan Kreativitas dan Entrepreneurship dalam Pendidikan Nasional, Ke Arah Mana Pendidikan Nasional” dan Kaleidoskop Pendidikan Nasional. Di buku Aku Seorang Turis” itulah Alex bercerita tentang berbagai pengalamannya setelah pensiun, antara lain, sebagai turis yang ’’turut istri’’ tadi. Wira-wiri mengikuti istri ke berbagai event internasional. Yang terbaru, saat Martha menjadi salah seorang di antara 14 anggota baru Global Compact Board yang dipilih Sekretaris Jenderal Perserikatan BangsaBangsa (PBB) Ban Ki-moon dalam Konferensi Pembangunan Berkelanjutan PBB di Rio de Janeiro, Brasil, pada 20–22 Juni 2012. ’’Gara-gara menjadi turis ini

saya sampai empat kali ikut forum dunia resmi. Sepertinya lebih banyak jika dibandingkan dengan presiden,’’ canda staf inti Bappenas periode 1970–1993 itu. Alex mengatakan, ada dua keuntungan sekaligus yang bisa didapat sejak menjadi turis ’’turut istri’’. Yakni, hobi menulis tersalurkan dan ongkos bepergian ditanggung sang istri. ’’Untung ada ATM berjalan,’’ ucapnya sambil menunjuk Martha yang telah bersamanya mengarungi biduk pernikahan selama 48 tahun dan dikaruniai empat anak serta enam cucu. ’’Kalau saya sendiri, gaji pensiun guru berapa” Saya katakan saya bisa pergi ke Singapura, tapi tidak bisa kembali. Kehabisan ongkos,’’ lanjutnya, lantas tertawa yang disambut tawa para tamu. Nah, sambil menemani istri ke luar negeri atau ke daerah lain di Indonesia, Alex bisa menggali banyak bahan dan mendapat inspirasi untuk menulis buku. Sebab, hanya dengan menulis, segala pemikiran dan kritik untuk dunia pendidikan di Indonesia bisa terus dia lakukan. Hingga kini, Alex tak pernah sekali pun lelah menuangkan pikirannya dalam bentuk buku. Meskipun, dia menyadari betul,

sama sekali tak bisa mengharapkan imbalan materi memadai dari kiprahnya di dunia pustaka tersebut. Pria yang memulai karir di dunia pendidikan sebagai guru itu berkisah, pada suatu hari seorang profesor dari Harvard University, Amerika Serikat, bertanya kepadanya. ’’Berapa banyak buku yang sudah kamu tulis?’’ kata profesor bule itu seperti ditirukan Alex. ’’Sekitar 20 buku,’’ jawabnya. Reaksi lawan bicaranya itu seketika semringah. ’’Anda orang kaya,’’ kata sang profesor dari Harvard tersebut. Itu reaksi wajar karena di AS, tutur Alex, jika seorang profesor menulis satu buku saja, dia sudah bisa keliling dunia dari hasil pendapatan buku karyanya itu. ’’Di kita ini bisa nulis buku satu saja sudah beruntung. Waktunya sempit, biaya mahal, ujung-ujungnya sakit pula. Di kita banyak profesor, tapi kurang kreatif. Tidak menulis. Tapi, jangan salahkan juga karena mungkin dia tidak punya ATM berjalan seperti saya,’’ paparnya sembari tersenyum dan melirik sang istri. Menurut Alex, tanpa ’’ATM berjalan’’ yang sangat dicintainya itu, bakal sangat sulit bagi pria 80 tahun seperti dirinya bisa menulis dan merilis buku.

Sebab, selain terkendala waktu dan kesehatan, faktor dana menghadang. ’’Saya masih sehat karena sering minum jamu,’’ ucapnya, lantas melirik Martha. Ko n s i s t e n s i n y a d a l a m berkarya juga otomatis mendorong Alex terus meng-update perkembangan dunia pendidikan tanah air. Dia pun menyesalkan banyaknya universitas di Indonesia tidak fokus dan tidak memanfaatkan potensi yang ada. ’’Kita tidak perlu menjadi universitas umum seperti universitas besar di luar sana. Sebaiknya fokus kepada apa yang kita miliki. Hutan kita kaya, maka fokuskan universitas yang memiliki keunggulan di bidang hutan. Begitu juga laut kita,’’ paparnya. Dia juga sangat prihatin terhadap kekurangefektifan ujian nasional yang menurutnya hanya menguji beberapa mata pelajaran dalam beberapa hari. Padahal, selama tiga tahun bersekolah, seorang siswa belajar begitu banyak mata pelajaran. Lalu, bagaimana cara Alex mendidik semua anaknya? ’’Manusia itu maunya bebas. Bebas saja. Buktinya, tidak ada yang mau jadi guru seperti saya. Saya tanya kenapa? Daddy has no money. Ya sudah, tidak ada yang mau,’’ katanya.(ttg)

Perburuan Aset Century Dinilai Hanya Basa-basi Jakarta, KP Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, mengatakan, perburuan aset eks Bank Century bernilai triliunan rupiah di luar negeri ibarat perburuan ‘angin surga’. Upaya perburuan aset hanya semacam kedok agar terbangun citra aparat penegak hukum serius membongkar mega kasus ini. “Saya menduga itu hanya trik agar muncul kesan tidak ada kerugian negara dalam kebijakan bailout Bank Century. Padahal sekali pun nantinya semua aset itu bisa dikembalikan, mereka yang melanggar hukum dan menyalahgunakan kekuasaan dalam skandal ini tidak boleh lolos dari jerat hukum,” kata Bambang, Minggu (8/7), di Jakarta. Anggota Tim Pengawas Century DPR tersebut mengatakan, penuntasan skadal Century ini sudah menjadi tuntutan rakyat yang telah

dituangkan dalam Dokumen Hasil sidang Paripurna DPR RI dan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Sudah terbukti bahwa semua transaksi tidak wajar yang merugikan Bank Century telah dibebankan pada Penyertaan Modal Sementara (PMS). Negara otomatis dirugikan karena dana PMS bersumber dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yang notabene adalah lembaga keuangan negara,” katanya lagi. Sejauh ini, lanjut Bambang, penegak hukum belum menyentuh inti persoalan skandal ini. Yakni penyalahgunaan wewenang sebagai muara dari skandal ini. Penyalahgunaan wewenang dengan konsekuensi terjadinya pelanggaran hukum yang masif dan menyebabkan kerugian negara. “Muncul kesan bahwa ada keengganan penegak hukum untuk memasuki areal inti persoalan,” kata

politisi Partai Golkar itu. Sebaliknya, lanjut dia, untuk memberi kesan kepada masyarakat bahwa mereka bekerja menangani kasus Bank Century, penegak hukum sigap memburu tersangka lain yang secara politis tidak berdaya untuk melakukan perlawanan. “Maka, rampunglah 24 berkas perkara untuk 37 tersangka. Seharusnya, semua kasus pada 24 berkas perkara itu dilihat sebagai konsekuensi dari penyalahgunaan wewenang oleh pemegang otoritas sektor perbankan,” kata Bambang. Lebih jauh dia mengatakan, penemuan aset eks Bank Century di luar negeri tidak akan bisa menjawab inti persoalan kasus ini. “Itu artinya, rakyat akan tetap menuntut proses hukum Century dituntaskan oleh pimpinan KPK yang telah berjanji saat fit and proper tahun lalu,” pungkasnya.(boy)

Tak Berambisi Dampingi Ical Jakarta, KP Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menanggapi santai kemunculan namanya sebagai salah seorang yang diusulkan sebagai cawapres pendamping capres Aburizal Bakrie (Ical) pada Pilpres 2014. Mantan menteri pemberdayaan perempuan era Presiden Gus Dur itu belum mau berandai-andai terkait hal tersebut. “Hingga sekarang yang punya peluang itu adalah mereka yang punya partai,” kata Khofifah di sela-sela konferensi pers terkait Hari Anak Nasional (HAN) di Kantor PP Muslimat NU kemarin (8/7). Hal tersebut, kata Khofifah, merupakan fakta konstitusi yang ada hingga saat ini. Di UUD 1945 tegas diatur, yang berhak mengajukan pasangan capres-cawapres adalah parpol. “Karena itu, saya mengalir saja, tidak ngoyo meski sudah disebut-sebut,” imbuh mantan politikus PKB tersebut. Saat ini Khofifah memilih tetap berkonsentrasi menjalankan amanat kongres Muslimat NU di Bandar Lampung pada 2011 yang telah memilih dirinya memimpin organisasi

perempuan nahdliyin tersebut untuk kali ketiga. Mantan cagub Jatim itu mengungkapkan, dukungan terhadap dirinya untuk bisa maju dalam pilpres mendatang sebenarnya tidak hanya datang dari Golkar. Sejumlah pimpinan parpol juga sempat mengutarakan niat ingin mengusungnya pada 2014. Termasuk, lanjut Khofifah, internal Muslimat sendiri di daerah-daerah, banyak yang mulai melakukan hal yang sama. “Tapi, ini kan juga masih dua tahun. Masih terlalu jauh kalau sudah bicara dukungmendukung sekarang. Sekali lagi, mengalir saja,” tuturnya sambil tersenyum. Alumnus Unair itu lantas membeberkan bahwa politik di Indonesia kerap diwarnai ketiba-tibaan. Misalnya, Presiden Ke-2 RI Soeharto menjadi tokoh yang muncul paling menonjol sesaat ketika kejatuhan rezim Orde Lama. “Padahal, saat itu kan ada Pak Nas (Jenderal A.H. Nasution, Red) yang seharusnya lebih mungkin. Tapi, kan kemudian tiba-tiba saja muncul Supersemar,” katanya kembali tersenyum. Ketiba-tibaan selanjutnya muncul juga saat Presiden

Habibie diangkat pasca kejatuhan Soeharto. Sedikit yang menduga bahwa Pak Harto, sapaan Soeharto, yang sudah memimpin 32 tahun, akhirnya bisa dijatuhkan saat itu. Ketibatibaan juga berlanjut saat Gus Dur maupun Megawati Soekarnoputri ganti memimpin negeri ini. “Jelang Pilpres 2004, lha kok tiba-tiba Pak TK (Taufik Kiemas, Red) bilang SBY kayak anak TK, eh tiba-tiba SBY naik drastis. Nah, apakah nanti 2014 juga ada ketiba-tibaan, semua bisa saja,” katanya, kali ini dengan tertawa. Sebelumnya Ical menyebutkan, sedikitnya ada lima nama yang telah resmi diusulkan sebagai kandidat cawapres untuk mendampingi dirinya. Mereka, antara lain, adalah Soekarwo (gubernur Jatim) yang diusulkan DPD I Partai Golkar Jatim, Kepala Staf Angkatan Darat Pramono Edhie Wibowo yang diusulkan DPD I Kaltim, dan Sri Sultan Hamengku Buwono X (gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta/DIJ) yang diusulkan DPD I DIJ. Selanjutnya, ada nama Ketua MK Mahfud M.D. dan Khofifah yang diusulkan sejumlah ormas pendiri Golkar. (dyn/agm)

Orda Kalah Telak di TPS Tempatnya Memilih Pasangan calon nomor urut 4,HasidPadansa-OrdaMiradwan Silondae yang dikenal dengan akronim Sosoito, harus menelan pil pahit di TPS tempat Orda memilih. Sosoito kalah telak di

TPS 8 Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia. Hasyid-Orda hanya mengumpulkan 51 suara, jauh dibawah perolehan suara incumbent, Ir Asrun-Musadar yang meraih 173 suara dari 274

pemilih sah. Di TPS ini sedikit mengejutkan karena Ir Asrun benar-benar mendominasi. Setelah Hasid-Orda yang meraup 51 suara disusul Tony

35 suara. Dua calon walikota lainnya yakni Magribi dan La Ode Geo hanya meraih suara di bawah 10. Geo mendapat 9 suara sedangkan Magribi 4 suara.(p7)

Real Count PKS : Asrun-Musadar Menang Telak Asrun ....... kan banyak terima kasih atas dukungan semua pihak. Termasuk kepada calon yang lain, kami memohon maaf, sekiranya pernah ada terselip kata atau ungkapan yang menyinggung hati, itu semua hanyalah ungkapan berkampanye yang tentu dipahami oleh semua pihak,” katanya. Perhitungan rekapitulasi data pemilih pun telah tuntas dilaksanakan pada tingkat PPK, kemarin. Usai melakukan pleno, PPK langsung mendrop surat suara dan kotak suara ke KPU Kota Kendari yang rencananya akan memulai perhitungan suara pada hari ini, Senin (9/7). Jadwal pleno KPU Kota Kendari akan berlangsung besok, 10 Juli 2012. Hasil pleno PPK Mandonga misalnya, hasil perolehan su-

ara sah setelah diakumulasi dari enam kelurahan masingmasing pasangan calon mendapatkan suara, MAHAR sebesar 1.398 siara, Geo-Unggul sebanyak 1.035 suara, HARUM meraih 11.355 suara, HasidOrda sebanyak 1.012 suara dan HATINYA mendapatkan 3.730 suara. “Kami telah melakukan pleno pukul 15.00 wita, hari ini (kemarin, red). Kotak suara langsung dibawa ke KPU Kota Kendari,” terang Sumin Ridangka, Ketua PPK Mandonga. Jumlah suara sah di Kecamatan Mandonga, 18.539 suara, dan suara tidak sah 203. Total pemilih 18.742 orang atau 73,12 persen dari 25.619 pemilih yang terdaftar dalam DPT. Ada sekitar 6.878 pemilih yang tidak menyalurkan hak pilihnya. Begitu pula hasil rekapitulasi hasil pemungutan suara di Kecamatan Baruga. Jumlah suara sah mencapai 9.221 dan suara

tidak sah 103. Total pemilih yang datang ke TPS sebanyak 9.324 orang. “Jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPT sebanyak 14.016 orang,” terang Gatut Supardi, ketua PPK Kecamatan Baruga. Sementara, PPK Kambu belum bisa menyelesaikan proses perhitungannya hingga pukul 21.30 Wita, tadi malam. Sekelompok pemuda yang mengatasnamakan pemantau Pilwali mendatangi sekretariat PPK Kambu dan mengomplain adanya persoalan pada pengisian formulir. Kelompok pemuda tersebut meminta agar PPK menghentikan pleno perhitungan suara. Ketua PPK Kambu, Hanuddin Jusuf mengungkapkan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari KPU. Ia pun tak ingin ceroboh dalam mengambil tindakan sebelum mendapatkan informasi dari KPU sendiri.

Sementara, Ketua Pokja Perhitungan Suara KPU Kota Kendari, La Ode Abdul Natsir Muthalib mengungkapkan, tidak boleh ada orang lain yang mengintervensi proses perhitungan suara di PPK. Terkecuali, orang tersebut resmi tercatat sebagai saksi salah satu pasangan calon, maka sah-sah saja mengajukan komplain. “Komplain itu pun ditulis dalam format yang telah disediakan sembari PPK melakukan perbaikan atas pengisian formulir yang diprotes itu. Sehingga, pada saat pleno perhitungan suara dilakukan di KPU, komplain tersebut juga dibacakan dan PPK juga menerangkan jika pihaknya telah melakukan perbaikan atas komplain tersebut,” jelasnya. Setelah semua hasil pleno PPK selesai, KPU menjadwalkan akan menggelar pleno perhitungan suara hari ini. (p1/p2/fya/aka)

Online Newspaper | Created by Taya


8

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Online Newspaper | Created by Taya


info Pengaduan sirkulasi

0401 3367613

senin, 9 juli 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Hari ini, PesParawi X

p

Kendari, KP Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) X Nasional 2012 yang berlangsung sejak 3 Juli lalu akan resmi ditutup Senin (9/7) pada pukul 19.00 Wita hari ini di area MTQ Square, sekaligus pengumuman pemenang dari 11 kategori lomba yang diselenggarakan. Namun dari jadwal yang ada, pada pukul 9.00 Wita hingga siang hari masih akan berlangsung satu agenda musyawarah nasional (Munas) Pesparawi. Sebelumnya, Minggu (8/7) kemarin, para kontingen Pesparawi dari 33 provinsi melakoni agenda wisata rohani den-

Baca hari ini di Hal 10

Empat Provinsi Kandidat Tuan Rumah 2015 Kendari, KP Maluku, Papua Barat, Sulawesi Utara dan Papua disebut menjadi kandidat kuat t u a n rumah perhel a t a n Pesparawi XI 2 0 1 5 MeMang mendaterbukti, t a n g . Meski PeMerintah demidan Masyarakat kian, penentuan sulawesi tenggara daerah sungguh siaP m a n a Menggelar y a n g a k a n PesParawi ini ‘’ menjadi pelaks a n a kompetisi bernyanyi religi bagi umat kristiani itu baru akan ditentukan saat Musyawarah Nasional Lembaga Pengemban-

Baca empat di Hal 11

ULFAH SARI SAKTI/KENDARI POS

Gubernur Sultra, H. Nur Alam ketika menerima piala bergilir Pesparawi dari Ketua LPPN, Saur Hasugian setelah sebelumnya diserahkan oleh Provinsi Sulawesi Utara, juara umum Pesparawi IX 2009 di Samarinda, Kalimatan Timur. Sebelumnya Maluku berhasil meraih juara umum berturut-turut saat Pesparawi VII 2003 di Makassar Sulawesi Selatan dan VIII tahun 2006 di Medan, Sumatera Utara.

Sumsel Optimis Raih Medali Semua Kategori Lumban Gaol :

DARWIN SIHOMBING-STRILDA-HELMIN/KENDARI POS

Perform peserta paduan suara etnik membuat penonton yang hadir di GOR Pemuda berdecak kagum, diantaranya dari Maluku, Banten, Gorontalo dan Sumatera Selatan

Baru Pertama Melihat Gereja dan Masjid Satu Dinding

Kendari, KP Kontingen Sumatera Selatan (Sumsel) menyematkan asa menjadi terbaik dalam perhelatan Pesparawi X Nasional 2012 di Kendari yang akan ditutup Senin (9/7) hari ini. Peserta asal jembatan Ampera yang berkekuatan 130 peserta maupun suporter itu mengikuti sembilan dari 11 kategori yang dipertandingkan.

Hj. Tina Kagumi Paduan Suara Etnik

Baca sumseL di Hal 11

nasib JeMbatan bahteraMas

“Menggantung”

Kendari, KP Maka patutlah kita berbangga, sebab Indonesia adalah bangsa yang luar biasa dengan keberagaman suku, adat serta agama. Pemandangan itu terlihat jelas dalam helatan Pesta Paduan Suara Gerejawi X Nasional 2012 di Kendari. Pada hari terakhir, Sabtu (7/7) pekan lalu pementasan lomba kategori musik etnik dari berbagai istiadat sejumlah provinsi ditampilkan memukau penonton yang hadir menjejali GOR Pemuda Kota Kendari. Tak terkecuali bagi Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Tenggara, Hj. Tina Asnawati Nur Alam yang turut menyaksikan jalannya lomba itu. ‘’ Indonesia memang kaya akan budaya. Ini harus tetap dilestarikan. Saya salut dengan acara Pesparawi yang juga menampilkan kategori lomba paduan suara et-

Baca Kagumi di Hal 10

Ketua Kontingen Sumatra Selatan, Sahatpatar Lumban Gaol mengatakan, keikutsertaan mereka dalam kegiatan tersebut memang menargetkan emas. ‘’ Kami sangat optimis karena selama kurun waktu enam bulan kami berlatih untuk mem-

Kendari, KP Mega proyek pembangunan jembatan Bahteramas yang menghubungkan Kota Lama-Bungkutoko, masih belum jelas keberlanjutannya. Pasalnya, tiga perusahaan asal Cina yang mengikuti tender tetap mengajukan penawaran di atas pagu anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 662 miliar. “ Sudah tender ulang kedua, tapi sampai sekarang posisi masih menunggu kebijakan pusat sambil menunggu sampai perusahaan itu mau menurunkan penawarannya,” kata Kadis PU Sultra, Doddy Djalante, pekan lalu. Sampai kini belum ada lagi informasi terbaru dari pemerintah pusat. Nasib proyek prestisius yang dica-

Baca nasib di Hal 10 lam

Online Newspaper | Created by Taya


Metro

10

Nasib... nangkan Gubernur Sultra, H. Nur Alam dan telah ‘’memancangkan” miliaran rupiah material beton di kawasan teluk Kendari itu seolah “menggantung” jembatan. Doddy pun “lepas tangan” dengan menyebut, kebijakan kini berada dalam kendali pusat, untuk melakukan tender, bukan lagi kewenangan Pemprov. Jika sudah tercapai kesepakatan antara pemerintah pusat dan pihak Cina, maka mega proyek tersebut langsung akan dikerjakan. Saat ini, Rp 30 miliar dari dana yang ditetapkan dalam pagu sudah tersedia di DIPA. ‘’ Artinya, tidak mungkin dana tersebut akan hangus atau ditarik kembali oleh pemerintah Cina,’’ ungkap manajer klub sepakbola PS Bahteramas ini. Diakuinya, dalam mengajukan penawaran, tiga perusahaan Cina tersebut memiliki standar dan metode yang berbeda dengan yang telah ditentukan pemerintah Indonesia. Ketiga perusahaan itu mengajukan penawaran pengerjaan jembatan menggunakan jembatan sementara. Padahal dengan metode itu akan menggunakan dana hingga Rp 100 miliar, untuk pembangunan jembatan sementara saja. “ Apabila sepakat langsung dikerjakan, tapi karena tiga perusahaan asal Cina itu menawarnya dengan metodologi lain, jadi lebih tinggi. Dia menawarnya pakai jembatan sementara,” ulangnya, menjelaskan. (dri)

Pilwali dan Pesparawi Tuntas, Polisi Tetap Siaga Kendari, KP Penyelenggaraan Pilwali, 7 Juli telah usai dan kini memasuki agenda akhir penghitungan suara. Agenda lain yang berlangsung di Kota Kendari, Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional X pun ditutup hari ini. Tetapi, pihak kepolisian tetap akan memperketat pengamanan. ‘’ Pengumuman hasil lomba masih menunggu didepan. Justru pihak kepolisian dituntut mem-

Kagumi... nik. Tak hanya memperdengarkan kualitas suara terbaik, tapi peserta juga memperlihatkan pada kita semua penampilan koreografi yang eksotis dan atraktif. Ini sangat indah,’’ apresiasi istri Gubernur Sultra, H. Nur Alam tersebut. Namun dari semua itu, Ia ternyata memberi catatan penting bagi perform tim paduan suara etnik asal Provinsi Papua. ‘’ Khusus Papua, saya tertarik dengan pakaian adat dan gaya mereka yang unik. Negara

perketat keamanan. Karena akan dirangkaikan dengan acara seremoni penutupan Pesparawi yang akan diikuti bersaman oleh seluruh peserta dari 33 provinsi se-Indonesia,’’ jelas Kabidhumas Polda Sultra AKBP Moch. Fahrurrozi, kemarin. Pengamatannya, sejauh ini kondisi masih kondusif sejak dimulainya Pesparawi 3 Juli lalu hingga kemarin. Meskipun begitu kepolisian tidak ingin kecolongan sebelum Pesparawi

telah resmi berakhir. “ Pihak kepolisian harus terus mewaspadai situasi, sebelum kegiatan berakhir dan seluruh peserta telah meninggalkan wilayah ini. Sejauh ini pihak kepolisian telah melakukan pengamanan pada sejumlah tempat seperti pempat penginapan kontingen, lokasi MTQ, hingga tempat berlangsungnya perlombaan di Gedung Baruga Sapta Pesona, Hotel Kubra dan GOR.” jelasnya. (p15)

kita memang kaya budaya. Tapi semua peserta telah menampilkan kekhasan daerah masing-masing. Semua bagus-bagus. Kalau saya jadi juri, pasti susah menentukan mana terbaik diantara yang terbaik semua itu,’’ ramah Hj. Tina. Selain menuntaskan perlombaan paduan suara lagu etnik, Pesparawi juga menyelesaikan kategori lomba solo remaja/pemuda putri di Baruga Sapta Pesona. Sejumlah peserta membawakan lagu wajib “Setulus Hatiku MemujiMu” dan satu pujian pilihan untuk dinilai tiga dewan juri. Ter-

catat ada 31 peserta yang mengikuti lomba tersebut, seperti diungkapkan panitia, Christiana Junus. ‘’ Sebenarnya total keseluruhan kontingen yang sudah mengambil nomor undian ada 33, namun dua kontingen batal datang karena waktu untuk tampil bertepatan dengan jadwal mereka mengikuti ujian masuk perguruan tinggi. Sebagai awam, melihat penampilan semua peserta, bagus-bagus. Namun kapasitas juri dalam memberi penilaianlah yang menentukan,’’ tandasnya. (p12/cok)

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Hari Ini... gan mengunjungi sejumlah gereja yang ada di Kota Kendari untuk ibadah bersama dan memberi pelayanan melalui puji-pujian. Sebagai tuan rumah yang baik, umat kristiani yang ada di metro ini pun menyuguhkan makan siang bersama, seperti yang terlihat di Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara (Gepsultra) Jemaat Efrata Anduonohu yang menjamu kontingen Jambi, Jemaat Oikumene kedatangan tamu dari Sulawesi Utara dan Sumatera Barat. Koordinator Acara Pesparawi X, Decky Rasyid yang dikonfirmasi memastikan, upacara penutupan hanya akan dipimpin Gubernur Sultra, H. Nur Alam. ‘’ Dalam penutupan ini akan dirangkaikan dengan penguman hasil Munas tentang tempat pelaksanaan Pesparawi tiga tahun mendatang. Termasuk gelaran malam budaya. Beberapa provinsi akan mewakili pulau masing-masing. Selain kegiatan malam budaya akan dilakukan juga penurunan bendera seperti pada acara-acara penutupan pada umumnya. Yang paling penting juga tentunya adalah penyerahan piala bergilir presiden kepada juara umum yang akan diserahkan oleh Gubernur Sultra,’’ terangnya saat dihubungi kemarin (8/7). Usai penutupan secara resmi, maka keberangkatan kontingen kembali ke daerah masing-masing secara resmi dijadwalkan mulai Selasa 10 Juli hingga beberapa hari ke depan. (p12/cok)

Online Newspaper | Created by Taya


Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Sumsel... persiapkan semuanya. Namun begitu, yang paling penting adalah menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaaan antar peserta dalam memberikan pujian pada Tuhan yang telah mempertemukan jemaatnya di kompetisi dalam tali kekeluargaan,” ujarnya. Sahat Patar juga mengapresiasi penyambutan yang luar biasa dilakukan pemerintah provinsi, pemerintah kota maupun masyarakat Kendari yang telah memberikan pelayanan mulai dari penjemputan, penginapan maupun hal sekecil apapun. ‘’ Selama keikutsertaan Kami dalam Pesparawi, ini merupakan penyelenggaraan terbaik dan diharapkan bisa dijadikan standar pada Pesparawi mendatang. Kami juga sangat terharu dengan pluralitas agama di Sultra yang menjunjung tinggi kebersaman. Baru pertama kali saya melihat gereja satu dinding dengan masjid. Wah, itu sangat luar biasa,’’ bangganya. Sementara itu, Marwan Akbar Koordinator Pendamping Kontingen Sumsel dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sultra mengatakan, dalam menyambut tim tersebut, mereka mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana maksimal, baik penginapan maupun kendaraan yang digunakan dalam mengantar kontingen saat bertanding. ‘’ Empat unit mobil telah kami persiapkan untuk mengantar dan menjemput di beberapa lokasi pertandingan serta beberapa agenda tambahan seperti rekreasi atau tour. Semua itu kita lakukan untuk menjadi tuan rumah yang baik,” tulusnya. (p16/p1)

Metro Tersangka Curanmor Mengaku Dianiaya Kendari, KP Tersangka kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Mardan Apriadi (24) kini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Sultra. Warga jalan Bunga Seroja Kelurahan Lahundape itu mengaku dianiaya oleh oknum polisi dan petugas Rutan Kendari. Ia bersama kuasa hukumnya rencana akan menggugat kepolisian atas sangkaan yang ditujukan kepadanya, termasuk melaporkan penganiayaan yang dialami. Pengakuan Mardan, dirinya ditangkap oleh tim Reskrim Polresta Kendari, 12 Juni lalu karena diduga sebagai pelaku Curanmor. Polisi pun menyita sebuah chasis motor dan satu unit sepeda motor yang diduga sebagai barang buktinya. Mardan tak bisa mengelak dan dibawa ke Polresta Kendari untuk proses penyidikan lebih lanjut. “ Padahal, rangka motor yang disita adalah milik bapak saya. Motornya sudah dijual, sisa rangkanya. Sedang sepeda motor yang diambil adalah milik saya sendiri dan ada bukti pembayaran angsurannya. Saya masih cicil motor itu di perusahaan pembiayaan,” versi Mardan. Oknum mahasiswa Fekon perguruan tinggi negeri di Sultra itu mengaku disiksa di tahanan Polresta Kendari. Bagian perut dan kepalanya dipukuli oknum polisi berinisial Briptu D dan Briptu JO. “ Selama 20 hari di Polres lalu penahanan saya dialihkan ke Rutan Kendari. Saya pun dipukuli lagi sama petugas Rutan. Kalau oknum polisinya, itu yang jaga tahanan, bukan anggota Reskrim,” jelasnya.

Akibatnya, Mardan mengaku mengalami rasa sakit di bagian dada dan kepalanya. Ia pun mengungkapkan, ada riwayat penyakitnya sebelum ditangkap polisi. Mardan menderita penyakit tipes. Kuasa hukum Mardan, Munsir SH mengungkapkan, pihaknya akan menggugat perlakuan oknum polisi baik yang menganiaya maupun proses penyidikannya. Munsir tidak menerima jika kliennya itu dianiaya di tahanan Polres Kendari dan Rutan Kendari. “Kami akan melapor secara resmi, besok (hari ini),” ungkap Munsir. Ia pun akan mengusut barang bukti yang disita kepolisian karena diklaim itu milik tersangka, bukan milik orang lain. Kasatreskrim Polres Kendari AKP Rofikoh tak mengelak jika salah satu sepeda motor yang saat ini dijadikan barang bukti kejahatan Mardan Apriadi. Tiga barang bukti dan salah satunya sepeda motor milik orang tuanya itu digunakan untuk melancarkan aksinya dalam mencuri sepeda motor di kampus Unhalu dan sekitar wilayah lainnya. “ Kami sudah melakukan penyidikan lebih jauh sehingga kami menangkap pelaku,” katanya, kemarin. Ia mengaku, Mardan memang lihai dalam mengelabui polisi. Buktinya, tersangka sempat beralasan kehilangan sepeda motor di Polsek Poasia sebelum ditangkap. Ternyata sepeda motor yang diduga dicuri rupanya disita oleh Satlantas Polres Kendari karena Mardan tidak memiliki STNK dan SIM saat itu. “Saya mempersilahkan Mardan menempuh jalur hukum jika merasa Polres Kendari salah tangkap,” tantangnya. (ano/aka)

11

Empat... gan Pesparawi Nasional (LPPN), pagi hari ini. Prediksi yang berkembang, jika tidak terjadi kesepahaman dari peserta untuk menentukan provinsi mana yang akan menjadi tuan rumah, maka akan dilakukan voting. Hal tersebut juga diakui Dirjen Bimbingan Masyarakat Protestan Kementerian Agama, Saut Hasugian, akhir pekan lalu kepada wartawan. Langkah serupa pernah terjadi saat Munas LPPN di Samarinda tahun 2009 lalu untuk menentukan apakah Maluku atau Sulawesi Tenggara yang akan menjadi tuan rumah Pesparawi X 2012. Peserta Munas LPPN dari Sultra dipimpin langsung Wakil Gubernur, H. Saleh Lasata saat itu sangat meyakinkan bila daerah ini begitu siap menjadi tuan rumah. ‘’ Memang terbukti, pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tenggara sungguh siap menggelar Pesparawi ini. Selama sepekan pelaksanaannya, tak ada masalah pada teknis penyelenggaraan maupun pelayanan ke kontingen 32 provinsi. Pesparawi X, paling sukses selama ini,” apresiasi Saut. Sebelumnya, saat malam pembukaan Pesparawi X, Gubernur Sultra, H. Nur Alam menegaskan, perhelatan nasional di provinsi ini diselenggarakan “karena cinta”. “ Kesediaan menjadi tuan rumah Pesparawi merupakan wujud kecintaan terhadap saudara-saudara kami umat Kristiani di seluruh Indonesia, khususnya di Sultra. Menjadi tuan rumah Pesparawi ini terwujud setelah penantian panjang. Ini membanggakan karena menjadi ajang silaturahmi akbar yang membawa nilai serta wawasan keagamaan serta meningkatkan kohesi sosial melintasi sekatsekat perbedaan agama, suku dan ras,” ungkap Nur Alam yang didamping empat tokoh agama dari Islam, Kristen, Hindu dan Budha saat memberikan sambutannya ketika itu. Ketua DPW PAN Sultra tersebut bahkan mengutip ayat Alkitab yang intinya menyabdakan agar manusia mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, roh dan tubuh serta mengasihi sesamanya seperti diri sendiri. (cok)

Online Newspaper | Created by Taya


Online Newspaper | Created by Taya


13

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Julie Estelle, Pacari DJ Reza? Julie dan DJ Reza sayang-sayangan di twitter. Tapi ngakunya masih jomblo pasca putus dengan Ello... Track record Julie Estelle untuk urusan cinta sudah kesohor di tanah air. Adik Cathy Sharon ini juga lihai menyembunyikan siapa pacarnya, dimana dan sejauh apa ia pacaran. Termasuk setelah ia putus dengan penyanyi Ello. Nah, kabar terbaru, Julie sudah punya pacar baru. Pria beruntung itu Reza Arnanda Putra, disc jockey (DJ) kondang dengan nama panggung DJ Cream. “@Julstelle : Pagi2 baru bgn udh digombalin pacar :p #BeeBo,” kicau Julie dalam timeline-nya. Suatu ketika, Julie sumringah saat dikasih bunga sang pacar. Eks pacar Moreno Suprapto ini juga senang setelah pulang pacaran. “Malem mingguan di pinggir jalan sebrang pintu tol..lucu juga :) BeeBoo,” ucap Julie. Dari beberapa tweet kode tadi, yang paling menarik perhatian adalah tweet Reza pada 14 Februari 2012. “Thank you for the ‘lovely’ present! Happy Val’s day boooo :D u rock!! @Julstelle” dan tweet Julie pada 18 Januari 2012 “@Julstelle :Boo @deejaycream working on the new mixtape album by Universal.. uhuuuy,” ucap Julie. Coba diklarifikasi langsung, Julie mengaku masih betah menjomblo. Dia belum punya target menikah meski kakaknya, Cathy Sharon, belum lama ini telah resmi menjadi istri seorang pengusaha.

Julie Estelle “Ah, masih muda banget aku. Masih lama aku mikirin itu,” ungkapnya sambil tertawa saat ditemui, baru-baru ini. “Aku kerja dulu aja deh,” sambungnya. Sehari-hari, bintang film Kuntilanak itu masih disibukkan dengan kegiatan syuting film maupun sinetron. “Sinetron masih, buat habis Lebaran, kalau film buat tahun depan,” ujarnya. Julie pun akan segera membintangi film drama dan action. Namun, dia belum bersedia mengungkapkan apa judul maupun alur ceritanya. Sedan-

gkan sinetron yang akan dimainkannya masih bergenre drama. “Dan lagi-lagi aku jadi peran protagonis, kayaknya emang mukanya kurang galak untuk jadi antagonis ya,” tuturnya heran. Tak seperti kebanyakan artis yang mulai menekuni dunia bisnis, Julie mengaku belum tertarik masuk wilayah itu. Dia ingin menabung dulu sebelum menjajal bisnis. “Dulu pernah mau buka toko baju sama Cathy, tapi nggak jadi. Kerja dulu, deh. Nabung-nabung, kumpulin duit, baru nanti bisnis,” ucap dara berdarah Prancis ini. Kakak-adik, cantik, muda dan sama-sama menggeluti dunia hiburan di Indonesia. Begitulah hidup Julie dan Cathy. Meski menggeluti dunia yang sama, keduanya mengaku tak saling bersaing. “Kita sering curhat ya masalah kerjaan dan masalah apapun kita sharing. Nggak ada persaingan, yang ada adalah saling dukung satu sama lain,” ujar Julie. Julie menilai, kebersamaan mereka tak pernah putus walau kini Cathy sudah memiliki suami dan kehidupan sendiri. Julie tetap memiliki sang kakak sepenuhnya. Bagi Julie, Cathy bukan hanya lebih dari sekadar kakak. Tapi juga teman, sahabat bahkan orangtua “Kerjaan kita kan beda. Dia presenter, aku main film. Jadi saling dukung, ngasih saran dan kritik yang membangun. Sampai sekarang dia sudah menikah pun kita masih sama seperti dulu, nggak ada yang berubah,” jelasnya. (jpnn)

Regina Juara Baru Indonesian Idol Jakarta, KP Seperti diprediksi sejumlah kalangan, Regina Ivanova akhirnya berhasil menyandang predikat Indonesia Idol 2012. Regina menyisihkan Kamasean Mathews atau Sean di Grand Finals Indonesian Idol 2012 Econvention Ancol, Minggu (8/7) dini hari. “Indonesia memilih, selamat Regina kamu Indonesian Idol 2012,” kata Daniel Mananta Host Indonesian Idol saat mengumumkan pemenang Indonesian Idol 2012. Perolehan voting antara Regina dan Sean sangat ketat. Setiap hari bahkan hampir setiap jam, hasil voting selalu saling susul menyusul. “Perolehan voting sangat dekat

Regina Ivanova

antara keduanya,” jelas Daniel. Malam Grand Finals Indonesian Idol 2012 berlangsung sangat meriah. Selain menjadi ajang reunian 12 finalis Indonesian Idol, malam grand finals juga diisi penampilan band legendaris. Di antaranya Kidnap, Gigi, dan Peterpan. Khusus Peterpan, posisi Ariel diganti Sean dan Regina secara bergantian. Regina menyanyikan lagu “Langit Tak Mendengar”

sementara Sean membawakan lagu “Cobalah Mengerti”. Malam Grand Finals juga disaksikan oleh CEO MNC Group, Hary Tanoesedibjo. Hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman. (jpnn)

Online Newspaper | Created by Taya


14

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Bukan “Letjen”, tapi PSB Tahap II Kendari, KP Penerimaan Siswa Baru (PSB) di SMKN 2 Kendari dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan mekanisme penerimaan siswa. Istilah lewat jendela atau yang lazim disebut “Letjen” ini, sama sekali tidak diterapkan di sekolah yang dipimpin Drs. Muh. Ansyari Umirtun tersebut. Terkait adanya informasi yang menyebutkan pihak SMKN 2 Kendari menerima siswa melalui Letjen dengan bayaran Rp 1,6 juta, dibantah keras oleh Ansyari Umirtun, saat ditemui di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu. Kata dia, pihaknya memang menerima siswa baru dengan bayaran Rp 1,6 juta tapi itu bukan Letjen. Sesuai hasil rapat, bagi pendaftar PSB tahap II diwajibkan membantu sekolah sebesar Rp 1,6 juta yang dibayar secara tunai. Dana yang dibebankan pada siswa PSB tahap II digunakan untuk membantu biaya operasional yang tidak ada dalam BOP dan BOS serta untuk membantu pembayaran uang transport dan biaya konsumsi bagi kerja lembur panitia. Jadi semua jelas bukan akal-akalan sekolah. Ditegaskannya, tidak ada istilah Letjen di SMKN 2 Kendari, tapi yang dikenal adalah penjaringan tahap kedua Penerimaan Siswa Baru (PSB) atau PSB tahap II. Sejak 2003, SMKN 2 Kendari sudah menerapkan PSB tahap II, yang berbeda jauh dari konsep letjen. PSB tahap II terbatas artinya yang bisa mendaftar hanya siswa yang sudah mendaftar PSB tahap 1, dinyatakan tidak lulus namun masih ingin tetap masuk di SMKN 2 Kendari. Jadi, diberikan kesempatan mengikuti PSB

tahap II berdasarkan rapat terbuka bersama orang tua siswa. PSB tahap II tujuannya untuk menstabilkan kuota rombongan belajar (Rombel). SMKN 2 Kendari memiliki 16 Rombel kuota tiap Rombel 32 orang, jadi 512 orang yang akan diterima. Artinya, selama 4 hari melaksanakan pendaftaran ulang, bagi yang tidak mendaftarkan diri ulang dianggap mengundurkan diri. Panitia akan melihat berapa kekosongan dimasing-masing kompetensi keahlian (Kompli) yang terbagi kompli gemuk terdiri dua kelas dan kompli kurus kelas tunggal. Ia pun menyampaikan PSB tahap 1 seluruhnya gratis. Hanya memang setelah dinyatakan lulus, ada partisipasi orang tua untuk membantu mengatasi kekurangan biaya operasional sekolah yang belum dipenuhi baik oleh BOP dan R. BOS. Misalnya, pengelolaan lingkungan hidup dan penyiapan sarana ibadah anak. Biaya itulah yang akan dibagi rata ke orang tua siswa yang mampu. Bagi yang tidak mampu dengan menyertakan surat keterangan tidak mampu, akan menjadi tanggungan sekolah masuk dalam keluarga madani. “ PSB tahap II diprioritaskan untuk anak kandung guru yang mengajar di SMKN 2 Kendari dan anak kandung mitra Pendidikan Siswa Ganda (PSG). Karena PSG merupakan mitra sekolah sebagai tempat siswa berpraktik. Jika tidak diprioritaskan maka, mitra PSG pun akan mempersulit dengan tidak mau menyediakan tempat berpraktik,misalnya pemilik bengkel dan sebagainya,” pungkasnya. (p7)

Sejumlah Guru Siap PTUN-kan Mendikbud Buntut Dari Kebijakan UKG Jakarta, KP Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menjalankan uji kompetensi guru, membuat sebagian guru resah. Mereka menilai kebijakan ini terus berubah-ubah. Mereka siap menggugat Mendikbud di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) jika Uji Kompetensi Guru (UKG) tetap dijalankan mulai 30 Juli mendatang. Kebijakan soal menguji kemampuan guru ini memang terus berubah di internal Kemendikbud. Awalnya, UKG ini diberinama uji kompetensi ulang (UKU). Skenario awal, ujian ini digunakan untuk mengukur kemampuan guru yang sudah mendapat sertifikat pada periode 2006 sampai 2011. Total diperkirakan ada 1 juta lebih guru yang akan mengikuti ujian ini.

Awalnya kebijakan ujian ini cukup membuat guru resah, karena bagi yang dinyatakan tidak lulus tunjangan profesi pendidik (TPP) ditahan sementara. TPP baru akan dikucurkan lagi setelah guru yang bersangkutan lulus pelatihan lanjutan dan mampu memperbaiki kompetensinya. Setelah menuai protes dari kalangan guru, kebijakan ujian ini lantas dirubah. Kemendikbud menyatakan jika ujian ini tidak ada pengaruhnya dengan pencairan TPP. Artinya, meskipun seorang guru tidak lulus ujian ini TPP tetap dikucurkan. Fungsi dari ujian ini hanya digunakan sebagai pemetaan kualitas guru bersertifikat yang ada di Indonesia. “Alasan ini cukup janggal. Masak program sertifikasi yang sudah berjalan mulai 2006 lalu tidak menyisakan data kompetensi guru,” kata Sekertaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Lisyarti. Perempuan

yang juga menjadi guru itu menuturkan, jika memang digunakan untuk pemetaan, harusnya yang diuji itu adalah seluruh guru. Selain itu, Retno juga mengatakan Kemendikbud telah melakukan kesalahan dalam menyusun rencana ujian ini. Retno menjelaskan, ujian ini hanya akan mengukur komptensi pegetahuan dan pedagogik (kependidikan) guru saja. “Padahal kemampuan guru itu ada empat. Dua lainnya adalah kemampuan sosial dan kepribadian,” katanya. Retno menegaskan, Kemendikbud salah besar ketika ingin membuat peta kompetensi guru, tetapi indikator penyusunannya tidak komplit. Alasan lain yang membuat guru keberatan adalah, pelaksanaan teknis UKG ini. Ujian yang akan diselenggarakan pada akhir Juli ini akan total menggunakan sistem online. Peserta ujian wajib duduk di depan komputer untuk menjawab soal ujian.

Padahal menurut Retno, banyak rekannya yang ada di pedalaman sama sekali tidak bisa mengoperasikan komputer. “Menghidupkan saja belum bisa,” katanya. Dengan sekian banyak kelemahan itu, Retno tidak bisa mencegah rekan-rekannya untuk mem-PTUNkan Mendikbud. “Sebelum benar-benar dijalankan, kita minta harus dievaluasi ulang,” tandasnya. Retno menegaskan jika praktek UKG ini bertentangan dengan Pasal 4 PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Displin PNS. Dalam pasal tersebut dinyatakan dilarang ada kegiatan sewenang-wenang terhadap bahawan. “Dalam hal ini bawahan adalah guru,” ucap dia. Sementara itu, Mendikbud Muhammad Nuh yang terancam diPTUN-kan belum berkomentar banyak. Ketika dihubungi kemarin, dia mengaku sedang ada kegiatan di luar negeri. “Alhamdulillah saya sedang ada di Tokyo,” terang Nuh melalui pesan singkat. (jpnn)

Lulusan SMKK Mandonga Siap Kerja dan Kuliah Kendari, KP Pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan (SMKK) Mandonga tak sekadar menyiapkan lulusan yang siap bekerja. Namun, lulusan SMKK yang didirikan tahun 2009 ini, juga didorong untuk bisa meningkatkan jenjang pendidikannya di level perguruan tinggi. Drs. H. Abdul Thalib, Kepala SMKK Mandonga mengatakan siswa SMKK juga diberi kesem-

patan untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi. Selain mereka dikalii keterampilan sesuai jurusan yang dipilih, lulusannya kelak bisa melanjutkan studi ke perguruan tinggi. “Sistem pendidikan pendidikan yang ada di SMK Kesehatan Mandonga tetap menekankan pada pendidikan karakter. Hal itu mengingat banyak anak muda yang telah melupakan nilai-nilai kara-

kternya. Hal ini pun akan sangat bermanfaat saat mereka memutuskan kuliah setelah lulus,” ujarnya, kemarin. Karenanya, masa orientasi siswa yang diikuti 120 orang Jurusan Keperawatan diberikan pemahaman tentang pendidikan karakter yang harus diterapkan para siswa. OLehnya saat masa orientasi siswa pun, Abdul Thalib tak segan bekerja sama dengan Korem 143 Haluo-

leo. Apalagi bagi tenaga kesehatan, karakter dan mental yang baik sangat dibutuhkan dalam hal melayani pasiennya. Pastinya, usai orientasi, siswa baru akan mengikuti proses belajar-mengajar hari ini. “Tahun ini siswa baru kami berjumlah 120 orang untuk jurusan Keperawatan. Rencananya ke depan kami akan membuka jurusan Farmasi,” kata pendiri SMA Islam Kemaraya ini. (m2)

Online Newspaper | Created by Taya


Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Kampus

STIE Dharma Bharata Siapkan Beasiswa Bagi 250 Siswa Berprestasi Kendari, KP Siswa yang berprestasi tapi tidak mampu secara ekonomi, tak perlu khawatir untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Tahun akademik 2012 ini, STIE Dharma Bharata Grup menyiapkan beasiswa pendidikan bagi 250 siswa berprestasi yang kurang mampu. “Beasiswa diberikan kepada siswa berprestasi yang mau melanjutkan studi ke STIE Dharma Bharata Grup. Kalau berprestasi syaratnya dilihat dari nilai raport, nilai ujian dan SKHU. Bagi beasiswa tidak mampu dengan menyertakan keterangan surat tidak mampu dari Lurah atau RT/RW,” ungkap Pembantu Ketua I STIE Dharma Barata Grup, Dwi Kar-

tika Prananingrum, SE., Ak ditemui diruang kerjanya (6/7). Khusus penerima beasiswa berprestasi harus menekan kontrak sebagai bukti, selama kuliah Indeks Prestasi pada semester satu tidak boleh kurang dari 3,00. Jika Berkurang maka akan mendapatkan teguran sebagai peringatan untuk memperbaiki kualitas belajar dan jika tidak bisa memperbaiki diri maka beasiswanya akan dicabut dan dialihkan ke mahasiswa lain. Yayasan yang dibina oleh Dr. Anshari saat ini terus menunjukkan grafik peningkatan kualitas. “Studi di STIE Dharma Bharata tidak perlu menguras kantong, dengan biaya pendaftaran Rp 200 ribu beserta seragam kuliah. Sumbangan Pembangunan Pembelajaran (SPP) Rp 750 ribu per semester, tidak ada kenaikan SPP di kampus kami,” tambah Dwi Kartika.

Saat ini, fasilitas perkuliahan sangat memadai, lokasi kampus di jalur strategis, kampus utama transparan karena dinding serba kaca, ruangan ber AC, sehingga kuliah lebih nyaman, kursi kuliah yang empuk dan tidak ada kursi dari kayu, proyektor yang memancarkan langsung bahan ajaran dari komputer, ruangan kampus dilengkapi kamera CCTV, laboratorium komputer, labotatorium tekhnik komputer dan fasilitas praktek akutansi serta fasilitas praktek pajak. STIE Dharma Bharata Grup saat ini, terdiri dari kursus LP2 Puncak, LEPMIKOM Indonesia, Akademi komputer (AMIK) Global, STIE Dharma Bharata, Akademi Ketatalaksanan Pelayaran Niaga, AMIK Milan Dharma, LP2 Puncak Bau-bau, LEPMIKOM Indonesia Bau-bau dan Program Profesi satu Tahun LP2 Puncak. (p7)

15

Unhalu Gandeng IIIT Gelar Seminar International Islamic Epistemology Kendari, KP Kemarin (7/6), Univeristas Haluoleo (Unhalu) menyelanggarakan seminar International Islamic Epistemology dengan menggandeng International Institute Islamic Thought (IIIT) yang berpusat di Virginia, Amaerika Serikat. Acara yang dilaksanakan di aula Pascasarjana tersebut menghadirkan tiga pemateri, yakni Prof. Mulyadi Kertanegara, Dr. Agus Purwanto, dan Drs. Mohammad Siddik, MA. Kegiatan yang turut melibatkan mahasiswa program sarjana dan pascasarjana Unhalu ini, tentu saja bermanfaat karena tema yang diangkat “Sebuah Keharusan Perada-

Suasana seminar International Islamic Epistemology Unhalu di Aula Pascasarjana. ban” sangat terkait dengan hajat hidup manusia. Itu disampaikan Ketua Panitia, Fitriaman, SE., usai acara. Kata dia, seminar tersebut dapat menambah khazanah pemikiran para mahasiswa, apalagi informasi tersebut bersumber dari para ahli yang terkait di bidangnya. Seminar Internasional ino, terselenggara atas pembicaraan Rektor Unhalu, Prof. Usman Rianse dengan pihak IIIT. Unhalu menjadi Universitas ke-18 yang menjadi penyelanggara seminar serupa. Sementara itu, perwakilan IIIT, Drs. Mohammad Siddik MA mengatakan Tauhid dan tradisi ilmu pengetahuan terkait erat dan keduanya merupakan hajat hidup manusia yang sangat fundamental untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki dalam kehidupan dunia dan akhirat. Penghayatan dan pengamalan kedua dasar merupakan syarat dalam pembentukan insan berkarakter mulia dan masyarakat yang berperadaban atau civil society. Menurutnya, Islam tidak mengenal dikotomi ataupun pemisahan antara ilmu tauhid (agama) yang mengand-

wulan/KP

ung nilai-nilai Ilahi dengan ilmu pengetahuan yang dikembangkan dengan metode penelitian dan empiris secara indiktif dan deduktif. Dari kacamata peradaban barat, segala sesuatu yang tidak dijelaskan dengan indra fisik dan logika manusia, seperti yang keberadaan dan peranan Tuhan dianggap bukan ilmu sehingga terjadi sekularisasi ilmu pengetahuan. Hal inilah yang diterapkan di negeri jajahan Barat, termasuk Indonesia. Dasar inilah yang mendorong para cendekiawan muslim diantaranya, Prof. Dr.Ismail R. Al Faruqi, Dr. Taha Jaber Alawani, Dr. Abdul Hamid Abusulayman, Dr Hisyam Al Tahalib dan Dr. Ahmad Totonji mendirikan sebuah lembaga penelitian dan pemikiran IIIT awal 1981 di Virginia, USA sebagai follow up dari International Cont. IIIT dan Shout East Asia Forum for Islamic Epistesmology di Kuala Lumpur sebagai salah satu jaringan IIIT, menawarkan kerjasama dengan berbagai universitas dan perguruan tinggi negeri dan swasta mengadakan seminar tentang I-E untuk rektor, dekan, guru besar, dosen, akademisi, peneliti dan mahasiswa-peneliti mengenai I-E. Dalam hal ini IIIT menyediakan narasumber dan menerbitkan sertifikat untuk keperluan akademis.(p7/m2)

Online Newspaper | Created by Taya


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 9 Juli 2012

Info Komunikasi Bisnis Hubungi: 0853 3553 1111

Sehat ala Pijat Refleksi Keluarga Terbaru, Kini Telah Hadir di Bombana

PIJAT Refleksi (Pirleks) adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan

menyembuhkan, juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan jari-jari yang dapat memperlancar saraf tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh Di kota Kendari, ada 4 cabang Pijat

Refleksi yakni, di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), di belakang Hotel Horison, di Jl Sao-Sao N0. 289 (depan BTN 1). Dan saat ini cabang baru telah beroperasi di poros A Yani ( samping Lorong Bahagia) No. 111 A, lepolepo. Selain itu, kini Pijat Refleksi kembali membuka cabang barunya di Bombana, Jl Jend A yani Kelurahan Kasipute (depan Bank Muamalat Bombana). Bandrol pijatan mulai dari Rp 35.000 - Rp 45.000/jam. Untuk layanan pijatan panggilan rumah Rp 55.000/jam. CP: 085299674074, 085396946103. (adv)

Yumm Resto & Coffee, Tawarkan Banyak Menu Free Wifi, Sedia Tempat Bermain untuk Anak DENGAN suasana yang nyaman dan bersih plus pelayanan yang ramah dan bersahabat, Yumm Resto & Coffee merupakan tempat yang pas untuk bersantai bersama kerabat ataupun keluarga. Yumm Resto & Coffee berlokasi di jalan Martandu No 7-8, atau berada di Bundaran Anduonohu, selain mudah dijangkau, memiliki parkiran yang luas, juga terdapat tempat bermain anak, TV kabel dan

free WI-FI, dan tentunya menghadirkan ragam menu ayam kampung yang semuanya diolah menggunakan bumbu dan rempah-rempah tradisional, sehingga lebih meresap kedalam daging seperti ayam goreng kampung, ayam panggang kampung saos barbeque dan lainnya. Menu disajikan dalam bentuk per potong atau paket dengan harga terjangkau. Isi paket, sepotong ayam kampung, nasi, lalapan, tempe-tahu, sop, dua macam pilihan sambel yaitu terasi dan tumis. Ada juga variasi menu seperti, mie pangsit ayam Rp 13.000, bubur ayam spesial, mie goreng pedas

khas Yumm, serta pilihan nasi goreng dan mie goreng, es teler, es buah dan es menado, aneka macam Jus buah segar yang membuat tubuh fit, dan jus oreo

khas Yumm. Yumm Resto & Coffee juga menerima pesanan nasi dos (*pesan antar) buka mulai pukul 08.00 s/d 22.00 Wita, Telp: 0401-3907070. (adv)

dengan kualitas terjaga, awet serta memiliki kekuatan struktur yang jauh lebih aman dibanding konstruksi kayu. kuda-kuda baja Inti trust merupakan produk yang diminati oleh banyak konsumen karena selain harga tangan pertama (Pabrikasi di Kendari) juga menghemat biaya ekspedisi dan tetap ready stok sehingga tak perlu menunggu ketersediaan barang. Harga Inti Trust setara dengan harga kayu kelas 1, perawatan mudah, anti karat, anti rayap, anti panas, dan berstandar SNI. (hati-hati membeli rangka atap baja ‘abal-abal‘ tanpa jaminan keamanan dan ketebalan bahan). Selain itu, Inti Trust

cocok digunakan disegala cuaca, dan memiliki ragam sistim struktur atap yang sesuai untuk bangunan rumah sakit, rumah tinggal, sekolah, rumah ibadah, perkantoran, ruko, pabrik dan lainnya dengan penutup atap dari genteng, asbes, seng dan metal sheet. Alamat Pabrik, Jl. Haluoleo No.99, Kel. Mokoau - Kambu (600m dari kantor gubernur) Tlp: 0401-3372402, Hp: 082143052398, Pin BB 223b883c, intitrust@ymail.com. Agen Kendari CV. Surya Mas Perkasa Jl.Bunga Nusa Indah 1 no.11, 081341520374, 085219939991. Distributor Baubau Jl. Dr Wahidin No.56 (sektor lama), agen Bombana 085299412222. (adv)

Investasi Emas ‘Logam Mulia‘ Cash dan Kredit PT Sedekah Emas Indonesia PT SEDEKAH EMAS INDONESIA (SEI) adalah perusahaan pertama bertaraf Nasional yang berkantor di Kota Kendari, menawarkan jual-beli emas logam mulia dengan cara unik, yakni secara cash dan kredit yang dijamin pasti menguntungkan anda. Sistem pembelian emas secara cash akan mengikuti harga pada saat anda bertransaksi. Melalui SEI anda lebih mudah memiliki

emas dengan kadar 24 karat (logam mulia) bersertifikat, selain itu SEI juga menyiapkan fasilitas untuk melakukan transaksi penjualan dan pembelian emas batangan baik dengan cara cash atau kredit dengan harga yang berlaku. Untuk informasi lebih jelas, silakan menghbungi PT Sedekah Emas Indonesia di Jl. Ahmad Yani No.111 B, lepo-lepo - Kendari, 04013196666, 082188938893, 0811400706, 08534253020. PT SEI membuka lowongan kerja untuk tenaga Akuntan (S1), pria/ wanita, maksimal 35 tahun, hubungi 081341041076. (adv)

memiliki dua lokasi pemasaran kain tenun khas Sultra yakni di Balai Kota (rumah tenun) dan outlet di jalan Abdullah Silondae (bundaran Mandonga). Joewita Silk menyiapkan ragam motif dan warna tenun khas Muna, Tolaki, Mekongga, Sangia, Buton, Kolaka Utara, Wakatobi dan sutra BugisMakassar. Disini, anda bisa memilih tenunan dengan jenis kain berbahan katun, semi sutra, sutra asli, dan sutra Thailand. Selain memasarkan kain tenun, Joewita juga menyiapkan tenun yang sudah berbentuk pakaian jadi untuk pria wanita, dan gaun pesta. Joewita Silk hanya memasarkan kain

WITA. Buka setiap hari. Semua keluhan anda teratasi secara alami. (adv)

Suzuki Titan, 1 Liter BBM = 76 km SAAT ini ‘Si gesit irit‘ memiliki dwi warna dan stripping baru dengan 9 kombinasi warna. 2 pilihan warna untuk Smash Titan tromol, 3 pilihan warna untuk Smash titan Disk brake, dan 4 pilihan warna untuk Smash Titan Cast Wheel. Dari aspek mesin, PT Suzuki Indomobil Sales memproduksi New Smash

Titan mempertahankan mesin 4 langkah berkapasitas 115cc, SOHC, berpendingin udara

dengan sistem pengapian DCCDI berteknologi TPS (Throttle Position Switch). Titan sebelumnya mencatat sejarah ketangguhan dan kehandalan dalam memecahkan rekor MURI dengan 60 jam tanpa berhenti pada uji ketahanan 15 – 17 Mei 2010 di Sirkuit Internasional Sentul sepanjang 5.000 Km. Selain itu, Smash Titan pun cukup irit. Pada lomba irit yang dilakukan oleh jurnalis otomotif di Yogyakarta, untuk 1 liter bensin mampu menempuh 76 kilometer. (adv)

Rumah Kreatif Pertama di Kendari

Melayani Pekerjaan Interior Rumah Anda

PT. SEI KENDARI, selain bergerak dibidang investasi emas, juga bergerak dibidang jasa DESIGN INTERIOR untuk Rumah, Kantor, Toko, Hotel dan lainnya. Rumah kreatif jasa desain interior ini merupakan yang pertama di Kendari mengusung konsep harga terjangkau namun dengan kualitas prima yang bisa merubah interior ruangan anda menjadi lebih mewah. Ditempat ini melayani pekerjaan Partisi dengan menggunakan rangka besi holo, meja rapat, meja tamu, meja kerja, meja makan (sesuai modea) almari, bed set, kitchen set sudah termasuk rak piring, rak sendok

dan lampu serta asesoris lainnya sesuai anggaran dan keinginan anda. Finishing pekerjaan menggunakan Wallpaper, Tecosit, HPL dan Dico. Silakan buktikan sendiri kualitasnya karena tenaga kerja ahli dibidangnya dari pulau Jawa juga melayani konsultasi (gratis). Juga disiapkan berbagai varian Wallpaper mulai dari yang polos, motif bunga, lingkaran, kotak, abstrak, dan lainnya dengan harga mulai dari Rp.50.000/meter. Hub: Jl. A Yani 111 B lepo lepo Kendari. Telp (0401) 3196666, 085242347143, 082347447276. (adv)

Mahkota Tenun, Mall Mandonga Pusat Tenun Termurah dan Bervariasi

Rumah Tenun Khas Sulawesi Tenggara

SEBAGAI perintis awal desain tenun khas Sultra di Kendari, Joewita Silk

Bagi anda yang wajahnya sering kemerahan atau pembuluh darah kelihatan pada daerah wajah, jerawat batu serta bekas jerawat yang kemerahan dengan alat ini semua bisa diatasi. Penggunaan alat IPL sudah cukup tenar di seluruh dunia dan di kota-kota besar di Indonesia, karena sangat bermanfaat dan terbukti sangat berkhasiat. Segera kunjungi Al-Ishlah Oriental Medical Clinic di Jl. AH Nasution Poros Andounohu Pasar Baru, Telp: 0401-3196576, praktek pukul 09.00 - 19.00

Cash Rp 13 Jutaan, Kredit Hanya Rp 400 Ribu

Rangka Atap Baja Ringan Inti Truss (SNI)

SEPERTI jamur dimusim hujan, pemakaian Rangka Baja Ringan Inti Trust

Cantik dengan Intense Pulse Light (IPL) AL-ISHLAH Oriental Medical Clinic menghadirkan satu lagi alat canggih dibidang revolusi kecantikan bernama Intense Pulse Light IPL. alat ini mengeluarkan sinar laser yang sangat bermanfaat mengatasi masalah anda di bidang kecantikan. Sinar IPL dapat menghilangkan flek , pengencangan dan kerutan pada wajah, mengecilkan poripori, whitening, serta anti aging. Selain itu, kecanggihan sinar IPL dapat pula menghilangkan bulu kumis, bulu ketiak baik pada pria maupun wanita.

tenun kualitas terbaik, tidak luntur dan nyaman dipakai. Juga disiapkan pakaian tenunan jadi, berbagai macam pilihan warna dan corak tenunan, mulai dari warna lembut hingga berwarna terang. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, Rp 75 hingga Rp 250 ribu. Selain itu, disiapkan aksesoris pengantin, kain pelapis dan sifon dengan harga yang kompetitif dan terjangkau semua kalangan, Tenun Joewita Silk memiliki banyak pelanggan dari dalam dan luar Sultra. Anda juga bisa memesan pakaian tenun dengan motif dan warna sesuai selera. Cp: 0401-3122724, 081341594578, 082196687711. (adv)

SAAT ini Tenun Mahkota menyiapkan banyak stok varian produk-produk kain tenun dan perlengkapan lainnya dengan harga terjangkau. Selain itu, produk lain bisa jadi pilihan seperti kain tenun Sangia khas Kolaka, dobel tenun, tenun ekslusif, tenun Tolaki, Wakatobi, Buton, Muna, dan Bombana. Mahkota juga memiliki rangkaian motif terbaru, yaitu motif paduan antara beberapa adat. Motif ini sangat Nasional, dan sangat cocok untuk dikenakan diberbagai acara baik resmi maupun santai. Modifikasi motif ini juga tersaji dalam ukuran biasa atau dobel. Mahkota juga menyediakan berbagai pernak-pernik

untuk perlengkapan tenunan. Toko Mahkota berlokasi di Mall Mandonga Lantai 1 Blok C nomor 32-33 Cp: 081341701901. (adv)

Penginapan Aprilia, Tarif Ekonomi, Fasilitas OK PENGINAPAN Aprilia adalah akomodasi yang murah, bersih dan nyaman yang berlokasi di tengah kota Kendari. Dengan akses yang sangat strategis, akan memudahkan langkah anda kebanyak fasilitas umum baik itu lembaga pemerintahan, pendidikan, kesehatan, atau pusat perbelanjaan, serta pusat-pusat bisnis lainnya. Dengan konsep minimalis dan modern serta sentuhan natural yang bisa

memberikan anda rasa nyaman dan tenang di dalam kota. Penginapan Aprilia menghadirkan berbagai fasilitas seperti; Tv, AC, springbed, lemari, kamar mandi dalam, tarif super ekonomis (Ret) Rp150.000/malam, sudah termasuk sarapan pagi, free Hot Spot, insentif Taxi/ Ojek Rp 20.000 setiap antar tamu. Penginapan Aprilia berlokasi di Jl. Kosgoro No.25 Baruga, Kendari, Telp: 04013373088. Cp: Andi 082190822727. (adv)

Online Newspaper | Created by Taya


Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

FIFA Izinkan Pemakaian Teknologi Garis Gawang ZURICH-Otoritas sepakbola dunia (FIFA) bertahuntahun menolak melibatkan teknologi dalam pertandingan. Namun Jumat (6/7), organinasi pimpinan Sepp Blatter itu melunak dengan memperkenalkan sistem baru bernama Hawk-Eye. Teknologi ini bisa membantu wasit untuk melihat dengan akurat apakah bola sudah melewati garis gawang atau tidak. Pasangan Hawk-Eye adalah GoalRef Technology. Kedua sistem ini digunakan secara bebarengan dan simlutan memperjelas terjadinya gol dan menghentikan perdebatan. Sistem ini langsung digunakan pada English Premier League (EPL) musim 2012-2013. Biaya untuk membangun teknologi ini mencapai EUR 200 ribu (sekitar Rp 2,3 miliar) per stadion. Dua teknologi ini sudah disetujui oleh Internasional FA Board (IFAB) di Zurich, Swiss. Organisasi ini akan menyupalai Hawk-Eye dan GoalRef ke 20 klub Liga Inggris Januari lalu. Sistem ini juga sudah digunakan pada babak semifinal dan final Piala FA 2013. “Kami sudah memasang Hawk-Eye di Wembley. Kami ingin terus menyempurnakan teknologi ini. Jadi kami bisa menggunakannya secepat mungkin,” kata sekretaris jenderal Federasi Sepakbola Inggris (FA) Alex Horne. Sistem Hawk-Eye sudah dibangun dan digunakan secara luas di Inggris dalam satu dekade terakhir. Olahraga Cricktet dan Tenis sudah rutin menggunakan teknologi. Nantinya di sepakbola, sistem ini akan menggunakan enam kamera berkecepatan tinggi di masingmasing gawang. Jika bola sudah penuh melewati garis gawang, radio akan mengirimkan sinyal ke jam tangan wasit. Di sisi lain, Teknologi GoalRef dikembangkan di Belanda dan Jerman dan sudah mengalami pengetesan intensif di Liga Denmark musim lalu. Sistem kerjanya, ada chip yang tertanam di bola serta mistar dan tiang gawang. Kalau bola sudah meBaca GAWANG di Hal. 18

INCAR EMAS MADRID-Sukses tim senior Spanyol merajai pentas Euro 2012 menumbuhkan motivasi bagi para junior mereka yang berlaga di Olimpiade 2012. Mereka bertekad untuk menyamai prestasi seniornya dengan merebut medali emas di pesta olahraga multieven terbesar di dunia itu. “Kami sangat termotivasi memulai petualangan dan mengakhirnya dengan meraih medali (emas),” kata Iker Munian, bomber timnas Spanyol untuk Olimpiade 2012 kepada Goal. Jika berhasil meraih emas, Spanyol akan mengikuti jejak Uruguay, Italia, dan Jerman (Barat). Tiga negara ini berhasil meraih medali emas setelah dua tahun sebelumnya sukses merebut trofi Piala Dunia. “Kami masih muda dan kami akan pergi ke kompetisi dengan motivasi yang sama seperti mereka,” sambung kiper David de Gea. “Mereka mencapai sesuatu yang bersejarah dan banyak harapan pada kami sekarang, tapi itu tidak akan semudah yang dipikirkan orang. Kami akan melakoni banyak pertandingan. Kami harus fokus pada setiap pertandinganya, mengetahui kekuatan lawan, dan berharap lolos ke final,” lanjut kiper Manchester United tersebut.

De Gea tak memungkiri kalau saat ini dia dan rekan-rekannya berada dalam tekanan. Publik tentu sangat memfavoritkan Spanyol mengingat tim seniornya baru saja merebut trofi Euro 2012. “Namun, kami adalah tim muda dan kami semakin termotivasi dengan keberhasilan timnas senior,” ujar De Gea. Demi ambisi merebut emas Olimpiade, pelatih Luis Milla tetap menyertakan tiga pemain senior. Yakni Javi Martinez, Jordi Alba dan Juan Mata. Pelatih timnas Spanyol senior Vicente del Bosque mendukung keputusan Milla menyertakan tiga pemain senior dalam daftar 22 pemain di skuad sementara Matador muda. Del Bosque bahkan memprediksi kalau Alba bakal semakin bersinar di Olimpiade. Sebab, dibanding Mata dan Martinez, Alba bermain lebih banyak di Euro 2012. Bahkan bek anyar Barcelona itu selalu menjadi starter tim Matador dari babak grup hingga laga final melawan Italia. Del Bosque menegaskan keputusan untuk membawa Alba ke Olimpiade 2012 London sudah tepat. Pelatih 61 tahun itu menilai Alba masih dalam kondisi

terbaik untuk bermain di London. “Pastinya ini adalah peluang terakhir Alba bermain di Olimpiade. Dia sudah menjadi pemain penting di Euro 2012 dan akan bagus untuknya tampil bersama pemain-pemain muda di Olimpiade,” papar Del Bosque seperti dilansir AS. “Kami punya skuad yang bagus. Para pemain ini akan menjadi pemain masa depan tim senior, dan beberapa di antaranya sudah bermain untuk tim senior. Saya berharap mereka meraih sukses di London,” sambungnya. Di ajang Olimpiade nanti, Spanyol tergabung di grup D bersama Jepang, Honduras, dan Maroko. Spanyol akan mengawali turnamen dengan menantang Jepang pada 26 Juli mendatang. (nur/bas)

Bek Spanyol, Jordi Alba akan kembali menjadi tulang punggung tim Matador muda yang akan berlaga di Olimpiade, 2012. Pemain yang baru bergabung dengan Barcelona ini bersinar saat memperkuat Spanyol di Piala Eropa 2012, bahkan berhasil menyarangkan satu gol ke gawang Italia di Final. AFP PHOTO / JEFF PACHOUD

Van Gaal Pelatih Baru Belanda Terikat Kontrak Hingga Piala Dunia 2014 DeNNHAG-Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Louis van Gaal sebagai pelatih baru timnas Belanda. Mantan pelatih Bayern Munich ini menggantikan posisi Bert van Marwijk yang mengundurkan diri menyusul kegagalan di Piala Eropa 2012. “Kami senang telah mencapai kesepakatan. Kami mencari pelatih dengan banyak pengalaman dan dengan kepribadian serta karisma yang profesional,” ungkap direktur KNVB, Bert van Oostveen seperti dilansir Soccerway, Sabtu 7 Juli 2012. “Van Gaal telah berpengalaman baik secara nasional maupun internasional dan kami tahu dia sebagai pelatih yang berdedikasi dan termotivasi,” lanjutnya. Van Gaal bukanlah orang asing di timnas Belanda. Sebelumnya pria 60 tahun ini juga sempat menukangi The Flying Dutchmen pada 2000. Namun akhirnya dipecat karena gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2002. Tugas pertama Van Gaal adalah mengembalikan kejayaan Belanda setelah hancur lebur di Piala Eropa 2012. Saat itu Robin van Persie harus kalah tiga kali berturut-turut oleh Denmark, Jerman, dan Portugal. Dia diharapkan membawa Belanda

AFP PHOTO SOENAR CHAMID

Mario Balotelli bersama Raffaela Fico disaat masih mesra.

AFP PHOTO SOENAR CHAMID

Pengurus Royal Dutch Football Association (KNVB)-PSSI-nya Belandamemperkenalkan Louis van Gaal (kiri) sebagai pelatih baru Belanda, menggantikan posisi Bert van Marwijk’s yang mundur usai Piala Eropa. lolos ke Piala Dunia 2014. “Saya senang KNVB telah menunjuk saya. Ini merupakan tantangan yang telah saya tunggu,” tegas Van Gaal. Kontrak Van Gaal bersama Belanda akan dimulai sejak 1 Agustus 2012 sampai dengan akhir Piala Dunia 2014. Pelatih kawakan ini berhasil merebut 7 gelar liga dalam

4 liga besar Eropa. Dia membawa Ajax menjuarai Liga Champions 1994-95. Van Gaal hampir mengulang keberhasilannya menjadi juara Liga Champions bersama Bayern Munich pada 2010. Namun Munich harus kalah dari Inter Milan di partai puncak.(int)

Balotelli Enggan Tanggungjawab StRIkeR Italia, Mario Balotelli benar-benar terus menjadi obyek pemberitaan media massa. Bukan hanya aksinya di lapangan ketika mencetak dua gol ke gawang Jerman sekaligus membawa Gli Azzuri -julukan Timnas Italia ke final Euro 2012, tetapi juga mengenai hubungan asmaranya dengan mantan kekasih Cristiano Ronaldo, Raffaela Fico. Fico mengungkapkan di sejumlah media massa beberapa waktu lalu bahwa dirinya menBaca GOSIP di Hal. 19

Online Newspaper | Created by Taya


18

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

KONI Bayar “Pinjaman” Cabor

Tim Karate Sultra yang dipersiapkan menuju PON XVIII Riau.

Gosip ............. gandung anak dari Balotelli. Fico mengakui bahwa anak yang dikandungnya itu merupakan buah cinta dari Super Mario dari hasil hubungannya empat bulan lalu. Kabar kehamilan Fico ini membuat penyerang Manchester City itu terkejut. Ia pun meminta bukti bahwa janin yang dikandung model seksi itu benar-benar adalah buah benih cintanya. Sebab, sejak April, pesepakbola berdarah Afrika itu tidak pernah lagi berhubungan dengan Fico. “Hubungan kami berakhir pada akhir April dan sejak itu kami tak saling bertemu atau menghubungi satu sama lain. Saya sama sekali tak memiliki keterkaitan dengan kehidupannya dan Raffaela tidak lagi ada dalam kehidupan saya. Raffaela tahu dengan pasti setelah kami berpisah, saya tak memiliki niatan

IMAN/KP

untuk kembali bersamanya,” kata Balotelli dalam keterangan resminya seperti yang dilansir Goal, Rabu (4/7). Balotelli mengakui bahwa kabar kehamilan Fico sudah diketahui. Tapi bukan dari Fico langsung, melainkan melalui perantara. Setelah itu, dirinya langsung menghubungi Fico. “Tapi beberapa hari lalu, dari pihak ketiga, saya mendengar Raffaela hamil. Karena itu, saya memutuskan untuk menghubunginya dan setelah pertanyaan saya terjawab bahwa dia membenarkan dirinya hamil,” katanya. “Saya sangat kecewa, karena menurut saya bukan hal yang normal memberitahu seseorang setelah empat bulan berjalan. Saya tak mengerti mengapa dia tidak mengubungi saya langsung mengenai kabar yang sangat penting ini. Saya akan bertanggung jawab ketika saya memiliki bukti keabsahan bayi itu,” pungkasnya. (awa)

Kendari, KP Janji KONI Sultra mengganti pengeluaran keuangan, dari masing-masing pengprov cabor terwujud. 15 cabor yang sudah melaksanakan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), menggunakan dana sendiri sejak pembukaan 9 Juni lalu, semua biaya yang sudah mereka keluarkan diganti oleh KONIO. Pembiayaan itu meliputi akomodasi, komsumsi dan pemanggilan terhadap atlet yang berada diluar daerah. Anggota Satgas PON Suwarjono mengungkapkan, saat pembukaan

Pelatda KONI Sultra memang meminta kepada seluruh Pengprov, untuk menanggulangi sementara setiap atlet maupun pelatih. Sebab, anggaran keuangan dalam tahap pencairan. Rinciannya kata dia, untuk komsumsi setiap atlet mendapat Rp 100 perhari, akomodasi Rp 25 ribu yang terhitung selama dua minggu. Sedangkan pemanggilan terhadap atlet, tergantung dari jarak wilayah. Misalnya, atlet dari Wakatobi, tentu berbeda dengan Muna. “Semua sudah terbayar, kecuali cabor yang belum tapu. Tapi, saya

yakin semua sudah mengambil anggaran tersebut,”ujarnya, kemarin. Dikatakannya, dalam proses Pelatda seluruh atlet intens melakukan latihan, dan semua selalu dalam pantauan Satgas, kecuali Bulutangkis dan Panahan, sebab atletnya masih berada diluar daerah. Suwarjono menuturkan, saat ini KONI Sultra bersama Satgas terus bekerja, agar segala kebutuhan yang diperlukan selama Pelatda hingga PON nanti bisa terlaksana dengan baik. “Kalau ada cabor yang bilang belum terima, silahkan koordinasikan dengan KONI,”tandasnya.

Sementara itu, dua pelatih yaitu Silat dan Takraw membenarkan realisasi anggaran dari KONI. Mereka, berharap dengan terwujudnya pengembalian keuangan ini, bisa menjadi langkah baik terhadap KONI untuk lebih memaksimalkan waktu yang ada. Pasalnya, deadline latihan menjelang PON tinggal beberapa bulan lagi. “Waktu memang mepet, sebab kita akan melaksanakan ibadah puasa bagi umat muslim. Belum lagi lebaran, sementara PON akan dilaksanakan awal September,” kompak Alimin dan Herisyam. (m1)

Sepakbola Unhalu Cup

Bahteramas Memukau, Unhalu Ricuh Kendari, KP Kompetisi sepakbola Unhalu Cup 2012 kini sudah memasuki babak semifinal. Empat tim sudah memastikan tempat di babak empat besar itu, salah satunya adalah PS Bahteramas. Kesebelasan yang diarsiteki Mansur Saman itu berhasil mempecundangi SSB Sinar Abadi dengan enam gol tanpa balas dan berhak mengantongi tiket empat besar. Menjuarai kasta Unhalu Cup 2012, memang menjadi tujuan dari PS Bahteramas. Itu dibuktikan dengan skuad yang kerap diturunkan. Apalagi, hadirnya striker andalan Bahteramas Boby Tukino. Kelihaiannya memainkan sikulit bundar langsung ditunjukan pada babak pertama, memaksimalkan umpan yang berikan oleh Jimi, pemain no-

mor punggung sebelas itu berhasil membuka keungulan timnya. Serangan anak asuhan Mansur Saman terus ditingkatkan. Hasilnya, Isman Toyo berhasil menggandakan keunggulan, memanfaatkan blunder dari penjaga gawang SSB Sinar Abadi. Memasuki babak kedua, Ferdian menjadi pahlawan bagi Bahteramas. Ia berhasil memborong empat gol, sekaligus menempatkan dirinya sebagai top score kedua dengan tujuh gol dan mendekati Hengky yang sudah mengoleksi delapan gol. SSB Sinar Abadi sendiri, terus melakukan gempuran tapi, ketangguhan dari lini belakang Bahteramas yang dikawal Satber membuat kedua strikernya tidak mampu berbuat banyak. “Ini adalah kemenangan yang sangat baik.

Kami memang berhak mendapatkannya, karena seluruh atlet bermain disiplin dan mengusai lini tengah,” ujar Ajis, asisten pelatih PS Bahteramas. Sementara itu dilaga perempat final lainnya yang mempertemukan PS Unhalu dengan PS Rajawali berlangsung ricuh. Pertamdingan tidak dilanjutkan sebab PS Rajawali memilih meninggalkan lapangan. Peristiwa itu bermula, ketika pertandingan babak pertama belum berapa lama dimainkan dan tuan rumah berhasil unggul lebih dulu satu kosong. Kedua kesebelasan memberikan tontonan yang menarik, tapi kondisi itu langsung berubah total. Berawal dari sebuah pelanggaran terhadap penyerang Unhalu Jimilianto oleh pemain belakang Rajawali bernomor punggung

tiga, membuat suasana langsung memanas sebab saling dorong antar pemain terjadi. Bahkan, pemain cadangan pun turut masuk ke lapangan. Akibatnya, seorang pemain Rajawali, mengalami luka di bagian pelipis kanan, setelah mendapat bogem mentah dari salah seorang pemain Unhalu. “Unhalu tetap lolos dibabak semifinal, karena Rajawali tidak mau melanjutkan pertandingan,” tutur pengawas pertandingan Sugito, kemarin. Sugito mengungkapkan, dalam pertandingan tersebut keributan terjadi antar pemain. Nah jika terjadi laporan itu berdasarkan individu masingmasing pemain. Ia juga berharap, para pemain bisa menjunjung tinggi sportivitas berolahraga, dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. (m1)

Online Newspaper | Created by Taya


19

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Gawang ............... lewati gawang, maka dalam setengah detik, jam tangan yang digunakan wasit bakal memunculkan tulisan berbunyi goal. FIFA juga telah berkomitmen untuk mengimplementasikan Hawk-Eye di Piala Dunia 2014 di Brasil. Sebelumnya, teknologi ini juga akan digunakan pada Piala Dunia antar klub Desember mendatang di Jepang dan Piala Konfederasi di Brasil tahun depan. Sejatinya FIFA sudah sangat terlambat untuk mengembangkan Hawk-Eye. Sebab, gol-gol kontroversial yang terjadi di turnamen-turnamen besar sudah lama terjadi. Salah satu yang paling legendaris adalah gol striker Inggris Geoff Hurst ke gawang Jerman pada final Piala Dunia 1966. Gol overtime itu membantu Inggris yang saat itu menjadi tuan rumah merebut Piala Dunia pertama dan satusatunya sepanjang sejarah. Hingga sekarang, gol itu masih mengundang perdebatan karena sangat meragukan. Pada partai perdelapan final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, bola tendangan Frank Lampard ke gawang Jerman sebetulnya sudah jelas melewati garis gawang. Tetapi wasit Jorge Larrionda (Uruguay) dan asistennya tidak mengesahkan. Kalau saja bola itu masuk, Inggris bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Tetapi, hal itu tidak pernah terjadi. Akhirnya Jerman melenggang dengan kemenangan 4-1. Baru-baru ini di Euro 2012, giliran Inggris yang terselamatkan karena ketidakjelian wasit saat melawan Ukraina pada partai terakhir penyisihan grup. Gol striker Ukraina Marko Devic sebetulnya sudah melewati garis gawang sebelum dihalau oleh defender Inggris John Terry. Namun wasit tak melihat dan Inggris menang dengan skor 1-0. “Bagi saya sebagai presiden FIFA, momen di Afrika Selatan sangat jelas dan membuat saya terguncang. Saya harus berterimakasih kepada Lampard. Karena dengan momen itu saya lantas melakukan reaksi nyata,” ucap Blatter seperti dilansir Associated Press. (nur)

Berburu Pemain Anyar

Milan-Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani menyatakan Rossoneri telah memiliki skuad lengkap dan menutup perekrutan pemain baru di bursa transfer musim panas ini. Tapi, Galliani mengungkapkan masih terbuka kemungkinan pemain baru datang ke San Siro sebelum bursa transfer ditutup.

Sejauh ini, Milan sudah mendatangkan Riccardo Montolivo, Bakaye Traore, Francesco Acerbi, dan Kevin Konstan ke San Siro musim panas ini. Dan Galliani menilai penambahan empat rekrutan baru ini telah membuat skuad Milan lengkap dalam menghadapi musim 2012-2013. Tapi, Galliani menyatakan

tidak menutup kemungkinan bakal ada pemain baru yang bakal datang ke San Siro. Seperti yang terjadi di musim lalu kala Milan merekrut Antonio Nocerino dengan biaya murah di akhir bursa transfer. “Apakah akan ada lagi peluang untuk mendatangkan pemain seperti pada situasi Nocerino?” ujar Galliani seperti dilansir Foot-

ball Italia, Minggu, 8 Juli 2012. “Ketika saya mengatakan tidak, itu karena kami telah melengkapi skuad kami. Tapi saya terus memantau perkembangan dan informasi terkait bursa transfer,” lanjutnya. Bursa transfer musim panas masih menyisakan hampir dua bulan lagi sebelum ditutup pada akhir Agustus mendatang. (vvn)

Online Newspaper | Created by Taya


20

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Online Newspaper | Created by Taya


21

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Panwaslu Sultra Tindaklanjuti Aduan Kendari,KP Beberapa aduan yang masuk di Panwaslukada Sultra, saat ini sementara proses tindaklanjut, diantaranya aduan tentang seleksi PPK/PPS di Konawe bahwa terjadi kebocoran soal. “Saya sudah klarifikasi ke pihak terlapor penerima soal bocor, tetapi hasil klarifikasi kami tidak sama dengan laporan. Aoal bocor itu didapat setelah ujian sementara laporan yang masuk tidak demikian. Meskipun demikian kami masih memiliki waktu tujuh hari untuk pembuktian lebih lanjut,” kata Pokja Pengaduan Panwaslukada Sultra, Zamzam Zaid. Khusus pengawasan DP4 be-

Zamzam Zaid

berapa kabupaten yang mengalami peningkatan jumlah pemilih, juga terus dipantau mengingat PPK/PPS baru saja dilantik 17 Juni 2012 sehingga pemutakhiran data sementara dalam proses. “Selain itu kami juga telah melakukan pengawasan fit and proper test (FPT) Panwas kabupaten / kota dan Insya Allah dalam waktu dekat akan kami plenokan hasilnya. Adapun aduan dalam pengawas FPT yaitu ada yang tidak memenuhi kriteria dan tidak berdomisili di daerah tersebut, ternyata hasil aduan yang sifatnya lisan tersebut setelah kami cross cek juga tidak benar,” ungkap Zamzam.(fas)

JK Lebih Diterima Dibanding Ical Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) bersama Ketua MK Mahfud MD.

RAKA DENNY/JAWAPOS

Ridwan BAE Yakin JK Dukung Ical Kendari, KP Pasca Rapimnas Golkar tentang Deklarasi Aburizal Bakri sebagai Capres RI, berbagai elemen pemenangan Capres Aburizal Bakri, mulai melakukan langkah-langkah pemenangan tidak terkecuali DPD I Golkar Sultra. Semua elemen diantaranya kelompok Golkar dengan struktur kepengurusan hingga ke desa, para relawan yang tumbuh akan kecintaan terhadap figur Aburizal Bakri, serta kelompok-kelompok yang

dibentuk khusus oleh tim pemenangan Aburizal Bakri semakin intens melakukan kerjakerja politik, memperkenalkan Aburizal Bakri ke seantero Indonesia,” ujar Ketua DPD I Golkar Sultra, Ridwan BAE. Khusus di Sultra sejak enam bulan lalu sebelum Aburizal Bakri deklarsi, pihaknya telah memperkenalkan figur Aburizal Bakri. “Setelah deklarasi, dalam waktu dekat Ketua DPD I se-Indonesia bersama DPP akan merumuskan konsep-konsep pemenangan di berbagai

daerah, tentunya disesuaikan kultur politik pada masingmasing daerah,” ungkapnya. Deklarasi lanjut mantan Bupati Muna ini seharusnya ditanggapi dengan pemikiran serupa semua elemen Partai Golkar dan masyarakat, mengingat Ical --- sapaan akrab Aburizal Bakrie, memiliki kualitas pribadi yang prima, yaitu agamais, mencintai kesejahteraan, memiliki visi dan misi mensejahterakan Indonesia, serta tidak kalah pentingnya mapan baik usia, keluarga

apalagi ekonomi. “Demokrasi yang sudah berjalan masih butuh perbaikan, sehingga membuat Aburizal Bakri ingin maju sebagai Capres,” lanjutnya. Ditanya masih memungkinkan Golkar meraup kemenangan di Sultra mengingat beberapa kepala daerah kabupaten bukan “orang” Golkar, jawabnya rakyat Sultra memiliki keunikan dibanding daerah lainnya sehingga tergantung usaha pendekatan dan tingkat

Jakarta, KP Hasil survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) menyebutkan nama Prabowo Subianto kembali menduduki urutan teratas dukungan dari masyarakat pemilih sebagai capres di Pemilu 2014. Ia mendapat dukungan sebesar 29,4 persen. “Dari nama tokoh nasional yang sudah dikenal luas dan kemungkinan akan maju sebagai capres secara lebih sungguh, maka Prabowo adalah nama yang paling baik tingkat penerimaannya di masyarakat,” kata CEO SMRC, Grace Natalie, di Hotel Four Season, Jakarta, kemarin. Nama Prabowo yang kian

menanjak ini mengalahkan nama dua tokoh seperti Megawati Soekarnoputri dan Aburizal Bakrie alias. Mega dalam survei ini mendapat dukungan sebesar 26,7 persen. Sementara Ical mendapat dukungan terendah 17,9 persen. “Sebesar 26 persen pemilih belum tahu tokoh lain yang bisa dipilih, jika hari ini dilakukan Pilpres,” sambungnya. Prabowo juga mendapatkan dukungan cukup besar ketika survei ini mempertanyakan tingkat penerimaan pemilih terhadap tokoh-tokoh nasional yang ada. Masyarakat yang suka pada sosok Prabowo mencapai 79,7 persen. Nama Sultan

Hamengkubuwono menyusul sebesar 79 persen. Setelah Sultan ada nama Jusuf Kalla dengan tingkat penerimaan masyarakat sebesar 70,5 persen, Megawati Soekarnoputri 68,2 persen, Wiranto 67 persen dan Hatta Rajasa 65,6 persen. Dua nama terendah adalah Ical yaitu sebesar 60,4 persen dan Anas Urbaningrum sebesar 29,4 persen. “Aburizal sebagai calon yang paling serius ternyata lebih rendah tingkat diterima masyarakat dibanding Jusuf Kalla yang sempat diperbincangkan sebagai calon alternatif dari Golkar. Butuh usaha lagi untuk ini,” tutur Grace.(flo)

Baca Dukung di Hal. 22

Muluskan Aspirasi Pemekaran, DPD Juga Harus Dilobi Jakarta, KP Para penggagas pemekaran daerah biasanya hanya rajin melobi kalangan DPR agar aspirasi pembentukan daerah otonom baru itu bisa mulus. Namun, sepertinya itu belum cukup. Para penggagas pemekaran juga harus melobi Dewan Perwakilan Daerah (DPD), terutama anggota DPD dari daerah yang bakal dimekarkan itu. Pasalnya, dalam proses pembahasan aspirasi pemekaran,

DPD juga punya kewenangan ikut membahasnya. Mendagri Gamawan Fauzi sendiri juga berjanji akan melibatkan DPD untuk pembahasan usul pemekaran. “Jadi, selain DPR, DPD juga kita minta pendapatnya,” ujar Gamawan Fauzi akhir pekan lalu kepada wartawan. Dalam kesempatan yang sama, Gamawan menyatakan persetujuannya terhadap wacana yang berkembang bahwa aspirasi pemekaran perlu diproses secara matang di daer-

ah, sebelum dibawa ke pusat, lewat menkanisme jajak pendapat alias referundum. Hanya saja, kata mantan gubernur Sumbar itu, saat ini aturan yang ada belum mengatur mekanisme referendum. “Tapi sebagai ide, sebuah gagasan, silakan saja referendum. Kita hormatilah,” ujarnya. Namun, kata Gamawan, untuk mengetahui seberapa murni aspirasi pemekaran, tidak mesti dilakukan lewat referendum. Cukup lewat

DPRD, dengan cara mengoptimalkan peran menyerap aspirasi masyarakat. Yakni membuka forum hearing atau dengar pendapat dengan publik. Terkait dengan nasib 19 RUU pemekaran yang sudah mulai dibahas pemerintah bersama DPR, Gamawan mengatakan, dalam waktu dekat pemerintah akan turun ke lapangan bersama DPR. Setelah itu, barulah disusun Daftar Investarisir Masalah (DIM).(sam)

Kandidat Capres yang Beredar Belum Laku Dijual Jakarta, KP Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) memaparkan hasil survei tantangan calon presiden terpopuler untuk Pemilu 2014. Hasil survei dengan 1230 responden itu, posisi tertinggi justru belum diisi oleh nama tokoh capres yang selama ini muncul di tengah masyarakat seperti Aburizal Bakrie, Hatta Rajasa, Megawati Soekarnoputri, maupun Prabowo Subianto. “Di grafik ini, paling tinggi 60 persen tapi belum terisi nama tokoh populer. Umumnya pemilih belum melihat secara kuat ada tokoh yang pantas jadi presiden untuk 2014,” ujar Grace Natalie, mantan presenter televisi, yang menjadi moderator dalam paparan survei itu di Hotel Four Season, Jakarta, kemarin. Nama sejumlah tokoh yang popularitasnya masih bawah angka 60 persen tersebut, yaitu Prabowo yang mendapat dukungan pemilih sebesar 10,6 persen, Megawati SoekarnopuBaca Kandidat di Hal. 22

Online Newspaper | Created by Taya


22

Kendari Pos | Senin, 9 Juli 2012

Anas Terpuruk Dihajar Kasus Hambalang “Ini sebuah realitas, dari dampak pemberitaan. Apa yang dituduhkan Nazar itu menyudutkan Anas dan merugikannya. Cak Anas selalu disangkutpautkan dengan semua kasus itu, sehingga namanya juga jadi tercoreng,” tutur Pohan pada diskusi Tantangan Calon Presiden populer di Hotel Four Season, Jakarta, Minggu (8/7). Meski begitu, kata Ramadhan, pihaknya optimis nama Anas maupun kader Demokrat lainnya akan kembali menanjak dan didukung publik jelang 2014 nanti. “Kan survei ini menyebut ada 60 persen pemilih yang belum tahu akan memilih tokoh siapa. Saya kira Demokrat, masih memiliki kesempatan, masih ada dua tahun lagi untuk mendapat dukungan,” kata Ramadhan.(flo) RAKA DENNY/JAWAPOS

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Jakarta, KP Nama Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kian meredup. Ini bisa dilihat dari survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) yang dilakukan sejak 20-30 Juni 2012 di seluruh Indonesia. Pada survei tingkat peneri-

maan masyarakat terhadap tokoh nasional, hanya 29,4 persen masyarakat yang dapat menerima kehadiran Anas. Pada tingkat tersebut Prabowo lebih tinggi, yakni 79,7 persen. Nama Anas juga tetap di urutan terendah ketika survei ini memasukkan namanya dalam

deretan capres, jika Pemilu dilakukan saat ini. Anas hanya mendapat dukungan 0,2 persen. Prabowo, Megawati, Aburizal, bahkan nama baru seperti Dahlan Iskan, Surya Paloh dan Hatta Rajasa pun lebih tinggi dukungannya dibanding Anas. Menurut Wakil Sekretaris

Jenderal Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, nama Anas terpuruk akibat imbas dari kasus Nazaruddin yang selalu menuding keterlibatan Anas. Semua pemberitaan mengenai kasus korupsi di proyek Wisma Atlet dan Hambalang, selalu disebut ada nama Anas.

60 Persen Pemilih Tak Tertarik Nama yang Sudah Muncul Kandidat... tri 8 persen, dan Aburizal Bakrie 4,4 persen. Nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga masih mendapat dukungan masyarakat dengan jumlah dukungan 4,3 persen, disusul nama Jusuf Kalla, 3,7 persen, Surya Paloh 1,4 persen Wiranto 1,1 persen dan Hatta Rajasa 0,7 persen. “Rakyat menginginkan pemimpin yang bisa dipercaya dan punya integritas, tapi saat ini tidak ada tokoh populer yang dominan sesuai kualitas ini,” sambungnya. Di antara nama-nama populer tersebut, ada juga tokoh nasional lain yang mulai menanjak namanya menjelang Pemilu

2014 di antaranya Mahfud MD dengan dukungan 0,7 persen, Boediono 0,6 persen, Hidayat Nurwahid 0,5 persen. Di bawah nama politisi senior Partai Keadilan Sejahtera itu terdapat nama Ani Yudhoyono, B.J Habibie, Amien Rais, Anas Urbaningrum, Sutiyoso dan Yusril Ihsa Mahendra yang hanya mendapat dukungan 0,2 persen dari pemilih. Dukungan terendah diperoleh mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang disebutsebut bakal diusung oleh Partai Sri. Menanggapi 60 persen kekosongan ini, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Bima

Arya menyatakan sejumlah tokoh masih bisa berusaha lebih keras untuk menarik dukungan masyarakat. Dua tahun jelang Pemilu, kata dia, cukup untuk menunjukkan potensi masing-masing tokoh. “Keadaan 60 persen tanpa nama ini, membuka peluang bagi calon

alternatif lain yang belum melakukan sosialisasi, sehingga bisa menjadi lebih populer nantinya. Pada dasarnya saat ini memang belum ada tokoh yang kuat secara elektoral,” kata Bima Arya. (flo)

PD Mengaku Punya Kiat untuk Melejit Lagi Jakarta, KP Partai Demokrat tidak memermasalahkan banyaknya hasil survei soal calon presiden (capres) 2014 yang dipublikasikan oleh lembaga-lembaga tertentu, yang menempatkan nama-nama tokoh dari partai penguasa itu di posisi bawah. “Kita menghormati dalam kompetisi capres ada yang sudah start duluan. Yang penting nanti kami akan finish duluan di 2014,” tegas Ketua DPP Partai Demokrat, Gde Pasek Suardika, menjawab JPNN, Minggu (8/7), di Jakarta. Ketua Komisi III DPR itu juga mengatakan tidak masalah bila nama-nama tokoh partai berlambang bintang mercy itu ditempatkan tidak di posisi atas pada hasil survei. Sebab, dia yakin di hati rakyat, PD dan tokoh-tokohnya masih mendapatkan tempat yang tertinggi. “Tidak apa-apa di survei di tempatkan di bawah. Yang penting di hati rakyat, di tempatkan paling tinggi,” kata Pasek. Dia sangat yakin, partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono itu kembali berjaya di 2014 nanti. Baik dalam pemilihan legislatif maupun pilpres. “Ya sangat yakin dong. Kalau tidak yakin mending tidur nyenyak di rumah masing-masing,” katanya. Untuk menuju kemenangan, Pasek menegaskan partainya sudah punya langkah dan strategi tersendiri. Namun, dia tidak membeberkan strategi dan langkah yang dimaksud. “Rahasia dapur itu. Nanti pada saatnya hasil racikannya akan dihidangkan dengan selera yang tinggi dan diterima masyarakat,” yakin Pasek. (boy)

Golkar Sultra Siap Menangkan Ical Dukung... familiar calon yang diusung di masyarakat. Mengenai apakah dibahas kandidat calon wakil presiden (Cawapres) di Rapimnas tersebut, hampir semua peserta Rapimnas Partai Golkar sepakat menyerahkan penuh kandidat Cawapres kepada Aburizal Bakri. Pasalnya, presiden harus kompak dengan wakilnya, dan yang jauh lebih tahu kualitas membangun bangsa dan beradaptasi dengan dirinya hanya Capres itu sendiri.

“Kalau pun ada dari kami lebih kepada memberi nominasi orang-orang yang kita yakini memberikan kontribusi positif, jika kelak berpasangan. Sempat terungkap Cawapres antara lain Sri Sultan Hamengkubuwono, Khofifah Indar Parawansa, Sukarwo, dan Mahfud, sedangkan Ibas nanti seusai Rapimnas deklarasi baru muncul namanya,” jelasnya. Sehubungan wacana Jusuf Kalla (JK) akan berpasangan dengan Prabowo tandasnya da-

lam politik hal itu tidak usah dijadikan masalah, pasalnya merupakan hak politik seseorang tetapi Golkar percaya bahwa JK adalah negarawan dan masih Golkar sampai sekarang dan Golkar percaya dengan Deklarsi Capres Aburizal Bakri maka JK akan mendukung hal itu. “Kalau pun itu nyata, bukan sesuatu yang haram terjadi, tetapi kami berharap dan percaya JK akan mendukung penuh majunya Aburizal Bakri sebagai Capres RI,” tandasnya. (fas)

Online Newspaper | Created by Taya


Online Newspaper | Created by Taya


24

senin, 9 juli 2012

Tak Ada TPS Khusus di RSUD Sultra Kendari, KP Berbeda dengan Lapas Klas II A dan Rutan Punggolaka, di RSUD Sultra tidak memiliki TPS khusus. Padahal jumlah pasien rawat inapnya cukup besar dan banyak diantaranya terdaftar sebagai pemilih dalam Pilwali 7 Juli 2012. Itu belum termasuk dengan keluarga pasien yang menunggui kerabatnya. “ Kami kira ada TPS khusus yang dibuat KPU Kota Kendari di RSUD ini, atau paling tidak ada petugas TPS terdekat yang datang, sehingga kami tak perlu bersusah payah pergi ke TPS tempat seharusnya kami memilih,” terang warga bernama Nawir yang sedang menunggui keluarganya di UGD RSUD Sultra, akhir pekan lalu. Agar hak suaranya tersalurkan, warga Kelurahan Kemaraya ini terpaksa bergantian dengan kerabat lainnya menunggui pamannya yang sedang

sakit. “ Bayangkan, bagaimana jika masyarakat seperti saya cuek dengan haknya memilih

wali kota, berapa suara yang hilang. Apalagi satu suara bagi pasangan calon tentunya sangat berarti,” bebernya. Sementara itu Perawat jaga di instalasi Mawar, Marwati mengatakan

sampai pukul 13.30 Wita, belum ada petugas TPS yang datang di ruang rawat inap itu. “ Petugas TPS belum datang sampai sekarang, padahal terdapat 20 pasien berserta keluarga yang menunggui mereka di kamar mawar. Khusus petugas jaga, kami mencoblos dulu lalu datang bertugas, apalagi sistem jaganya bergantian,” kata Marwati. Ketua KPU Kota Kendari, Syam Abdul Djalil Hamra yang dihubungi mengakui, memang tak ada TPS khusus di RSUD Sultra, sehingga pasien dapat memilih di TPS terdekat. “ Selain dapat memilih di TPS terdekat, pasien dapat melaporkan ke pihak RSUD jika akan memilih sehingga petugas terdekat akan mendatangi mereka. Kalau di pemilihan legislatif (Pileg) memang ada TPS khusus di RS, sebagaimana diatur undang-undang,” jelasnya. (fas)

PENCOBLOS PERTAMA Gubernur Sultra, H Nur Alam SE bersama Giona, putrinya, yang menyalurkan suaranya sekitar pukul 08.30 Wita di TPS 01 Anaiwoi, Wuawua, tercatat sebagai pemilih pertama.

kp

Polisi Jaga Ketat KPU DEDY FINAFISKAR/KENDARI POS

Suasana penghitungan suara di Rutan Punggolaka, akhir pekan lalu. Pasangan HARUM paling poluler di lingkungan para narapidana dan petugas rumah tahanan.

Rutan dan Lapas “HARUM” Kendari, KP Dari 264 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di rumah tahanan (Rutan) Punggolaka tidak semua menyalurkan haknya menentukan pemimpin Kota Kendari lima tahun ke depan. Ada lima narapidana yang tak memberikan suaranya dan 10 suara lainnya dianggap batal oleh anggota KPPS. Dalam perhitungan, Pasangan Asrun -Mussadar (HARUM) mondominasi dengan total 167 suara, disusul pasangan HATINYA 48 dukungan, MAHAR 17 suara, SOSOITO empat suara dan pasangan Geo-Unggul hanya tiga. Kepala Lapas Punggolaka, Anas Hasabu yang ditemui mengaku belum mengetahui alasan penolakan sejumlah Napi untuk menggunakan hak pilihnya. ‘’ Kami tidak bisa memaksa mereka untuk ikut mencoblos, karena kita semua tahu, dalam menentukan pilihannya itu tidak ada unsur tekanan,” jawabnya, akhir pekan lalu. Sementara itu di TPS 14 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Baruga, HARUM tetap pada posisi pertama dengan perolehan 221 suara, sementara HATINYA meraih 73 suara, disusul MAHAR 24 suara, SOSOITO empat suara dan satu dukungan untuk Geo-

Unggul. Dari 378 pemegang hak pilih, 56 suara tidak memberikan dukungannya. Pada pemilihan yang dilaksanakan di aula Lapas berlangsung aman dan kondusif dengan pengawalan ketat unsur kepolisian dan jajaran internal. ‘’ Ada dua di TPS dan tujuh di luar Lapas. Sebagai warga binaan

lembaga, para narapidana tetap mempunyai hak politik untuk menentukan arah kebijakan Kota Kendari ke depan. Sehingga, ketika mereka sudah menghirup udara bebas nantinya, punya harapan yang baik,” ujar Ahmad Sahrun, Ketua KPPS diamini anggotanya, Heriyanto. (p15/p16)

Kendari, KP Aparat kepolisian memang tak ingin kecolongan sedikit pun dalam melakukan pengamanan di sejumlah TPS saat berlangsungnya Pilwali 7 Juli lalu. Kini, fokus pengamanan dialihkan ke kantor KPU Kendari. Seluruh personil gabungan dari berbagai satuan diterjunkan Yuyun Yudhantara menjaga kantor penyelenggara Pemilu tersebut, plus back up

anggota TNI dan SatPol PP Kapolresta Kendari, AKBP Yuyun Yudhantara mengatakan, pengamanan ekstra ketat itu mulai dilakukan sejak kemarin. Itu untuk mengantisipasi konflik antar pendukung pasangan calon yang tidak puas dengan hasil penghitungan suara.

“ Pengamanan ekstra ketat di kantor KPU tersebut menyusul mulai disetornya hasil rekapitulasi perolehan suara Pilwali dari PPK ke KPU.” jelas mantan Kapolres Konawe itu. Proses pengawalan kotak suara yang berlangsung sejak kemarin memang terlihat ketat. Beberapa anggota polisi lainnya mengawasi dan mengecek segel kotak suara, bersama petugas Pemilu yang berada di KPU. “ Kiranya siapapun yang terpilih menjadi wali kota, harus didukung. Karena, semua calon yang maju merupakan kader pilihan terbaik masyarakat, sehingga semua kalangan diminta menghormati pesta demokrasi ini dengan baik,’’ tandas Yuyun. (p15)

Online Newspaper | Created by Taya

Kendari Pos Edisi 9 Juli 2012  
Kendari Pos Edisi 9 Juli 2012  

E_Paper Kendari Pos

Advertisement