Issuu on Google+

2013

IPMA

Harga Eceran Rp. 4.500,-

Pengaduan dan Langganan 0401-3126515/082193377789

Kendari Pos |Jumat, 24 Mei 2013

Sekretaris PAN Muna Tersangka

kerabat korban Padati RS Bhayangkara UNTUk membuktikan penyebab kematian Wakil Ketua PAN Muna, La Ode Amiluddin Kunsi (35), pihak keluarga korban sampai kini masih berusaha mengumpulkan bukti yang kuat untuk mengungkap kematian yang dianggap tak wajar itu. Salah satunya dengan membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi. Karena dari hasil pemeriksaan di RSUD Raha dan Polres Muna, tidak bisa menyimpulkan tentang penyebab kematian korban. Dalam perjalanan dari Raha menuju Kendari, puluhan orang kerabat dan keluarga almahrum Amiluddin Kunsi, telah terlebih dahulu memadati RS Bhayangkara, yang terletak di Jalan Wayong, Kendari. Mereka menanti jasad alm, karena mendapat kabar mayat korban yang meninggal di kantor DPD Muna akan di otopsi di Kendari. Salah satu kerabat korban, Hartono menuturkan, kedatangannya di RS Bhayangkara untuk melayat sebagai kawan sesama aktivis. “Saya kesini mendengar mayat almahrum mau diautopsi di RS Bhayangkara sehingga saya meluangkan waktu untuk melayat. Karena belum tentu saya bisa ke Muna,” ujar Hartono Selain Hartono yang ada di RS Bhayangkara juga sejumlah kerabat, rekan kuliah dan sejawat almahrum. “Disini, selain kerabat ada rekan sekolah dan kuliahnya menunggu mayat almahrum, selain melayat kita secara bersama-sama memberikan doa,” terang Hasni,

Hasil Visum Ditemukan Sejumlah Luka kendari, kP Penyebab meninggalnya Wakil Ketua PAN Muna La Ode Amiluddin Kunsi, Rabu (22/5) lalu, mulai terkuak. Hasil visum dokter RS Bhayangkara Kendari, kemarin, korban mengalami luka pada bagian tubuhnya.

Kapolres Muna, AKBP Sempana Sitepu menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, sebelum caleg PAN nomor urut 1 dapil III itu meninggal, sempat terlibat perkelahian Baca VISUMdi Hal. 11

Jasad Amiluddin Kunsi, saat tiba di RS Bhayangkara Kendari unjuk dilakukan otopsi.

SELEBRITI Aura Kasih

Berniat Berjilbab

suwarjono/KP

(alm) La Ode Amiluddin Kunsi

rekan almarhum. Tepat pukul 19.00 Wita jenazah korban tiba di Rumah sakit Bhayangkara dengan menggunakan mobil Ambulance milik RSUD Bahteramas, isak tangis dari keluarga pun tak terbendung. Saat Jenazah di keluarkan dari dalam mobil Ambulance, keluarga yang berada di RS Bhayangkara mulai mendekat karena ingin menyaksikan secara langsung, bahkan beberapa keluarga korban menagis histeris di depan kamar jenazah saat tim medis akan melakukan otopsi. Randi, salah seorang keluarga korban yang ikut dalam mobil ambulance mengatakan, sekitar pukul 15.30 wita jenazah meninggalkan rumah duka bertolak ke Kendari. “Sekitar pukul 16,00 Wita, tiba di Lainea, Kabupaten Konawe Selatan dengan menggunakan speed boat. Almarhum diantar 6 orang,” kata Randi. Namun sayangnya, Kakak kandung alm, Hasan yang berusaha dikonfirmasi enggan memberikan komentar dengan alasan masih shock dengan kejadian tersebut. “Nanti saja konfirmasinya,” singkat Hasan. (cr1)

8.851 Siswa SMA Tak Lulus UN Prestasi Pelajar Bali Moncer

AkTRIS seksi Aura Kasih mengakui dirinya tidak akan terus-terusan tampil seksi. Finalis Miss Indonesia 2007 itu menyatakan berniat untuk nantinya memakai jilbab. “Insya Allah. Orang pasti kesan pertama kalau liat jilbab pasti gimana-gimana,” kata Aura Kasih di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta Barat, kemarin (23/5).

Jakarta, kP Hari ini (24/5), pengumuman ujian nasional (UN) SMA sederajat 2013 diumumkan kepada siswa. Rekapitulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ada 2.678.575 siswa dinyatakan lulus ujian. Sedangkan 8.851 siswa lainnya divonis gagal atau tidak lulus. Di tingkat provinsi, kiprah Jawa Timur (Jatim) melorot dibandingkan tahun lalu. Pada UN SMA sederajat periode 2013, Jatim sama sekali tidak menempatkan satu siswa dalam urutan 12 siswa dengan nilai UN murni terbaik. Nilai UN murni adalah nilai ujian yang belum digabung dengan nilai ujian sekolah dan rapor. Padahal pada UN periode 2012 lalu, Jatim menempatkan lima pelajarnya dalam daftar 12

Baca ARTIS di Hal. 2

Mendikbud Mohammad Nuh (tengah) memberikan penjelasan tentang hasil ujian nasional 2013 tingkat SMA dan sederajat, Kamis (23/5/2013) di gedung Kemendikbud Senayan Jakarta. FOTO : MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Baca HASIL di Hal. 12

Nyeri Sendi, Sakit Kepala, dan Susah Tidurnya Kini Teratasi Sejak dua tahun lalu, wanita paruh baya ini kerap mengalami nyeri sendi dan sakit kepala, Baca SEHAT di Hal. 11 yang membuatnya sulit tidur. Menurut ibu 4 anak ini, untuk mengatasinya ia minum obat tidur. Namun, ia malah keracunan obat itu dan dirawat di rumah sakit. Setelah diperiksa dokter, ternyata kolesterol tinggi bersemayam di tubuh nenek dua cucu ini. Sekembalinya dari sana, obat resep dokter pun dibelinya. Tak hanya itu. Pijat refleksi dan akupuntur dijalaninya. Tertanganikah? “Cukup meredakan keluhan,” jelas wanita bernama Magdalena ini 5 Juli 2012. Karena belum menampakkan hasil yang signifikan, warga Jalan Swakarya I–Dwikora, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, ini mencari alBaca SEHAT di Hal. 11

Kiprah Pelajar Indonesia di Ajang Kompetisi Ilmuwan Muda Asia Pasifik 2013

Natasha Teliti Putri Malu, Edo Bikin Susu dari Biji Karet Berkat putri malu, Natasha Kristie menyabet medali emas kompetisi ilmuwan muda 2nd Asia Pasific Conference of Young Scientists (APCYS) 2013 di Palembang pekan lalu. Di tangan siswi SMAK Cita Hati Surabaya itu, putri malu disulap menjadi jamu. M. HILMI SETIAWAN, Palembang BAgI Natasha Kristie, prestasi nomor satu dalam kompetisi antarpeneliti muda internasional itu sungguh di luar ekspektasinya. Karena itu, dia mengaku kaget mengetahui karyanya dinobatkan sebagai yang terbaik untuk kategori life science. “Pasti sangat bangga bisa mengharumkan nama bangsa,” ujar siswi kelas XI tersebut setelah menerima medali di Hotel Jayakarta Daira, Palembang, Sabtu (18/5). APCYS 2013 diselenggarakan Surya

foto Hilmi Setiawan/Jawa Pos

foto APCYS 2013 for Jawa Pos

Peserta APCYS 2013 Edo Setiawan Natasha Kristie meraih 1 medali emas menjadikan biji karet sebagai susu alternatif. dalam kategori Life Science.

Institute pimpinan Prof Dr Yohanes Surya dan Pemprov Sumatera Selatan. Total peserta 79 siswa dari Malaysia, Singapura, Thailand, Nepal, Taiwan, Jepang, Guam, Tiongkok, dan tuan rumah Indonesia. Setiap negara dibatasi maksimal mengirimkan 12 orang. Dalam kompetisi tersebut, Indonesia meraih 3 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Karya Natasha berupa obat penangkal merebaknya E.coli, bakteri penyebab diare. Dia memanfaatkan daun dan akar tanaman putri malu (Mimosa pudica linn) sebagai bahan penelitian. Sebenarnya, “temuan” Natasha sudah umum dimanfaatkan masyarakat. Hanya, dia mampu menjelaskan secara ilmiah kegunaan daun dan akar tanaman perdu itu. Natasha tertarik meneliti manfaat puBaca PELAJAR di Hal. 2


Kendari Pos |Jumat, 24 Mei 2013

Aneka

Hasil Penelitiannya Dapat Mengatasi Kelangkaan Nutrisi Pelajar ................ tri malu setelah secara tidak sengaja bertemu seorang perempuan yang sedang mencari tanaman putri malu di kompleks perumahannya, Manyar Tompo Tika, Surabaya. “Kata ibu asal Madura itu, tanaman putri malu bisa jadi jamu diare,” ujarnya. Dari situlah jiwa ingin tahunya muncul. Dia lalu tergerak untuk meneliti lebih jauh kandungan daun dan akar putri malu. Apakah benar tanaman yang bila disentuh daunnya langsung “tersipu” itu bisa digunakan untuk mengobati diare? Natasha lalu mengecek lewat literatur. Namun, dia belum yakin juga. Karena itu, dia pun kemudian melakukan penelitian laboratorium sendiri. Dalam penelitiannya, Natasha menggunakan 100 gram daun dan akar putri malu. Bahan tersebut lantas diekstrak untuk diambil sarinya, kemudian dimasukkan dalam koloni bakteri E.coli yang sudah disiapkan. Setelah didiamkan beberapa jam, Natasha mengamati lagi perkembangan bakteri tersebut. “Saat saya cek, ternyata jumlah bakterinya tidak berkembang,” ujarnya. Dia menemukan adanya kandungan zat tannic acid dalam ekstrak daun dan akar putri malu. Zat itulah yang ditengarai mampu menghambat merebaknya bakteri E.coli dalam tubuh. “Dengan demikian, tanaman putri malu bisa menjadi obat untuk menghilangkan bakteri E.coli dalam tubuh kita.” Natasha menegaskan bahwa uji laboratorium terhadap tanaman putri malu tersebut masih tahap pertama. Dibantu Fakultas Bioteknologi Universitas Surabaya (Ubaya), dia akan melakukan uji toksisitas atas temuan itu. Dengan uji toksisitas tersebut, dia berharap keampuhan ekstrak putri malu bisa dipatenkan dengan kadar komposisi tertentu. “Ke depan, obat ini bisa dirupakan berbagai bentuk. Mulai puyer, pil, kapsul, bahkan sirup. Tapi, secara tradisional, pengobatan diare dengan daun dan akar putri malu cukup diseduh dengan air panas saja. Caranya persis saat menyeduh rajangan daun dan tangkai teh, kemudian diminum airnya,” jelasnya. Penelitian lain yang mencuri perhatian dalam event tahunan itu adalah karya Edo Setiawan, siswa SMA Sumatera Selatan, Palembang. Dia membuat susu alternatif dari biji pohon karet (Hevea braziliensis). Sayangnya, karya remaja kelahiran Muara Enim, Sumsel, 14 Mei 1996, tersebut kalah bersaing dengan peserta lain. Dia gagal meraih medali. Meski begitu, putra pasangan Rusmanudin dan Samaniah itu mendapat special award. Dia meraih top ten presentasi dan karya poster penelitian terbaik. “Saya tetap bangga dengan hasil ini,” tuturnya. Edo menyatakan tertarik meneliti pohon karet karena di kampung halamannya terhampar perkebunan karet. Hampir seluruh warga di kampungnya bekerja sebagai buruh pengambil getah (nderes) pohon karet. Berdasar pelajaran di sekolah dan literatur yang dia baca, biji pohon karet memiliki kandungan protein dan lemak. Dengan sedikit memodifikasi, Edo yakin biji karet bisa disulap menjadi bahan baku susu alternatif. “Selama ini, yang kita kenal masih susu alternatif dari

kedelai,” papar anak sulung dua bersaudara itu. Gagasan mengolah biji pohon karet itu lantas dimatangkan untuk persiapan seleksi lomba karya ilmiah pelajar tingkat Provinsi Sumatera Selatan pada 2012. Karena terbilang unik dan banyak bermanfaat, karya Edo dinyatakan lolos seleksi. Bahkan hingga tingkat masional, sehingga berhak mewakili Indonesia dalam 2nd APCYS 2013. Saat penelitian, dia membutuhkan kehati-hatian karena pengolahan biji karet tidak bisa sembarangan. Sebab, dalam biji karet terkandung lapisan asam sianida (HCN). Zat ini bersifat racun bagi manusia jika dimakan. Konon, keampuhan racun sianida tersebut setara dengan racun arsenik yang digunakan untuk membunuh Munir, aktivis HAM. “Dalam penelitian ini, saya perlu ekstrahati-hati. Sebab, yang saya teliti biji karet yang dilapisi asam sianida,” tegas Edo. Selain melakukan penelitian di sekolah, Edo meminta bantuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) setempat untuk mengukur kandungan susu yang diciptakan dari biji karet tersebut. “Ternyata, dari uji lab, susu karya saya dinyatakan negatif asam sianida,” ujarnya. Setelah dinyatakan negatif asam sianida, Edo berani menawarkan susu buatannya kepada teman-teman di sekolah. Awalnya mereka takut karena susu itu terbuat dari bahan yang tidak lazim. Namun, begitu mengetahui bahwa susu tersebut telah mendapatkan legalisasi dari BPOM, banyak teman Edo yang bersedia mencicipi susu biji karet itu. Uji coba itu untuk mengetahui rasanya. Untuk mengukur campuran gula yang pas,” ujarnya. Minuman itu merupakan campuran dari 0,9 ml susu yang terbuat dari 15 gram biji karet dengan gula 10 gram, 20 gram, dan 30 gram. Hasilnya, kata teman-teman Edo, campuran gula yang paling pas adalah 20 gram. “Layaknya susu kedelai, susu ini juga memiliki aroma khas,” paparnya. Dari kajian lab berikutnya diketahui bahwa susu alternatif Edo mengandung protein 0,66 persen dan lipid (lemak) 1,28 persen. Sebagai pembanding, susu formula yang dijual di pasaran mengandung 1,28 persen protein dan 2 persen lipid. “Saya masih akan melakukan penelitian lanjutan sehingga bisa diperoleh takaran biji karet dan air yang pas,” tuturnya. Dia menandaskan, hasil penelitian itu dapat mengatasi kelangkaan nutrisi dari asupan susu masyarakat di kampungnya. Selain harganya mahal, akses untuk mendapatkan susu cukup sulit. Sementara itu, berdasar informasi, hasil biji karet di Sumatera Selatan mencapai 1.113.140 ton per tahun. “Betapa banyaknya. Jika biji karet bisa dioptimalkan, saya yakin masyarakat di kampung saya bisa mendapatkan susu dengan harga terjangkau,” tandasnya. (*/c2/ari)

Takut Tidak Konsisten Artis .................. Hanya saja, kata Aura, dirinya belum mau menggunakan jilbab karena takut tidak konsisten. “Aku enggak mau enggak konsisten, besok pakai tapi nanti buka lagi. Jangan menutupi aurat tapi hatinya masih kotor,” ujarnya. Dalam hal bergaya, Aura menyatakan tidak mengikuti siapa-siapa. Hal yang paling dalam berpakaian adalah kenyamanan. “Jujur aku simple, enggak usah heboh cari perhatian. Kalau baju ketat lebih bentukin badan aja karena ada beberapa orang udah gemuk terus pake balon-balon jadi tambah gemuk dong,” jelasnya. (abu/jpnn)

2


3

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

14040 Call Center Baru BSM M emudahkan masyarakat menging atnya, Bank Syariah Mandiri (BSM) meluncurkan layanan call centre baru yakni 14040 menggantikan nomor lama call centre BSM sebelumnya (021) 52997745. Menurut Direktur BSM Hanawijaya, layanan BSM Call 14040 itu untuk memudahkan nasabah BSM dari seluruh provinsi di Indonesia untuk memperoleh informasi baik dari pesa-

wat telepon rumah (fixed line) maupun menggunakan menggunakan telepon selular. “Nomor khusus yang pendek memudahkan masyarakat mengingat call centre BSM,” kata Direktur BSM Hanawijaya, saat peluncuran call centre BSM di Wisma Mandiri. “Tidak hanya melalui telepon, nasabah juga bisa dengan mudah menghubungi BSM call melalui faks, email, dan social me-

dia,” ujar Hanawijaya. Selain nomor khusus, lanjutnya, BSM juga menyediakan call centre dengan nomor akses panjang yakni (021-2953 4040). Nomor tersebut untuk mengantisipasi nasabah BSM di luar negeri yang tidak bisa mengakses nomor 14040. Kehadiran BSM Call ini nantinya bisa membuat cabang bisa lebih fokus pada aktivitas selling (pelayanan) dan service (pelayanan).(m4)

Ist/KP

Grand Launching BSM Call 14040 dilakukan di Wisma Mandiri Lt 11, Jl. MT. Thamrin No 5 Jakarta, Rabu (22/5/2013). Kegiatan itu ditandai dengan penekanan bel sirene oleh Hanawijaya Direktur BSM, Direktur Infomedia Nusantara, Elvizar dan Kepala Devisi Alternatif Channel BSM Zul Ikbal.

Showroom Hino Hadir di Kendari Launching Delapan Varian Terbaru Kendari, KP PT Hino Sales Indonesia (HMSI) dan PT Kumala Motor Sejahtera Abadi, dealer resmi Hino wilayah Kendari, resmikan gedung baru di Jalan Ahmad Yani Wuawua, kemarin (23/5). Showroom ini memiliki fasilitas 3S yakni sales, services, dan sparepart. Dalam peresmian tersebut dihadiri Toshiro Mizutani, Presiden Director HMSI, Chief Operating Officer HMSI Shinji Yamasaki, Marketing dan Dealer Development Director Nobutaka Otani, Senior Executive Officer Service dan Sparepart HMSI Irwan Supriyono, Executive Officer Sales HMSI, Hasan Susanto, Komisaris KMSA Erick Tandiawan, Direktur KMSA Jody Kosasih, dan GM KMSA Jhoni Tanaka. Menurut Toshiro Mizutani, showroom Hino hadir di Kendari karena Sultra merupakan provinsi dengan pasar kendaraan niaga potensial. “Grand opening 3S Hino di Kendari adalah salah satu upaya kami untuk meningkatkan penjualan Hino di wilayah Kendari dan sekitarnya. Hal ini sekaligus mendekatkan pelayanan purna jual kepada para konsumen

Hino agar service kendaraan dan penyediaan sparepart menjadi lebih optimal,” terangnya. Showroom Hino Kendari, kata Jodi Kosasih dibangun dengan standar Hino di atas lahan seluas 3569 m2. Memiliki fasilitas 3S atau penjualan, pelayanan dan suku cadang. Lima buah buy service kendaraan Hino dan gudang sparepart seluas 80 m2. Saat peresmian, HMSI juga meluncurkan delapan line up Hino Ranger terbaru. Unit-unit yang dikenal dengan jargon lebih jago cari duit ini memiliki mesin garansi terbaru common rail dengan kemampuan lebih kuat dan ekonomis. “Untuk penjualan di tahun pertama ini kami menargetkan market share untuk kategori dua yakni truk ringan-dutro 38 persen dan kategori 3 yakni truk sedang-ranger 60 persen,” ungkap Jodi Kosasih. Toshiro Mizutani menambahkan, terdapat lima jenis cruising ranger dengan mesin common rail yakni Hino Cruising Ranger 500 Jumbo FM 285 JD yang memiliki kemampuan lebih kuat dan ekonomis. Sangat sesuai dengan karakteristik pertambangan. Kedua, Hino 500 Super Cruising Ranger FG 240 JP yakni truk 4x2 light cargo yang cocok untuk angkutan lintas pulau dengan kapasitas volume luas. Ketiga, Hino 500 Su-

WULAN/KP

Managemen PT Hino Motor Sales Indonesia saat peresmian showroom PT KumalaMotor Sejahtera Abadi kemarin. per Cruising Ranger FG 240 JS, yakni truk 4x2 light cargo yang sangat cocok untuk angkutan antar kota dalam pulau dan lintas pulau karena tersedia ruang kargo terpanjang di kelasnya. Empat, Hino 500 Jumbo Cruising Ranger FL 240 JW yakni truk 6x2 medium cargo untuk angkutan lintas pulau dengan ruang kargo lebih panjang. Kelima, Hino 500 Jumbo Cruising Ranger FM 285 JW yakni truk 6x4 heavy cargo yang sangat tangguh di medan on road, dan cocok untuk angkutan berat.

Segmen kedua adalah truk ranger baru dengan mesin konvensional yang tangguh dan ekonomis. Antara lain Hino 500 Super Ranger FG 215 JP yakni truk 4x2 light cargo dengan mesin 215 PS yang tangguh dan ekonomis sehingga cocok untuk angkutan operasi milk run atau interplan. Ketuju, Hino 500 Superranger FG 235JS, truk

4x2 ligth cargo untuk angkutan antar kota dalam pulau dengan ruang kargo terpanjang di kelasnya serta Hino 500 Jumbo Ranger FM 260 TH. Truk 6x4 tractor Head Low PS yang cocok untuk pengoperasian trailer 40 feet. “FM 285 JD memiliki semua kelebihan dari FM 260 JD yang saat ini sudah ada, diantaranya bertenaga, tangguh, ekonomis dan ramah lingkungan. Penambahan varian model ini untuk melengkapi model Ranger yang telah ada dengan tujuan agar dapat memenuhi semua kebutuhan kendaraan pengusaha Indonesia yang sangat beragam. Tak hanya itu, FM 285 JD menggunakan diamond like carbon, suatu sistem pelapisan injector yang membuatnya lebih awet dan tahan lama sehingga mengurangi efek kehausan dari material yang tentunya akan memperpanjang masa usia kendaraan. Selain itu, sistem common rail Hino juga lebih handal karena menggunakan tiga filter untuk menambah perlindungan sistem common rail dari kontaminasi bahan bakar solar.(ann)


Opini

4

 

Nur Alam Titip Jembatan Bahteramas di DPR

 

Rekam Jejak Panwas Dievaluasi

 

Manajemen RS Bahteramas kerap ditegur

Revitalisasi Peran BLH Sebagai Refleksi di Hari Lingkungan Hidup

Kalau Tak Disetujui, Cari dana di Bank Bahteramas saja

Paling hasilnya baik semua

Ditegur tapi tidak diindahkan

Tajuk Rencana Dinamika Politik 15 Tahun Reformasi TAK TERASA, reformasi yang bergulir telah genap 15 tahun. Diawali dengan lengsernya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998, reformasi yang awalnya ditujukan untuk mengatasi berbagai persoalan di berbagai bidang ternyata masih tetap menyisakan banyak masalah. Secara kasat mata hasil positif reformasi justru lebih banyak dari sisi politik dan ketatanegaraan, itupun masih banyak yang melenceng di bidang lainnya. Indonesia memang makin demokratis, meskipun belum memenuhi standar demokrasi negara maju. Meski rakyat punya hak memilih langsung pemimpinnya namun praktik politik uang justru semakin merajelela. Sejak reformasi, daerah juga mendapatkan hak mengatur diri sendiri (otonomi) yang lebih besar dibandingkan jaman Orde Baru (Orba). Hanya saja, tak semua daerah berhasil memajukan diri lewat otonomi. Otonomi daerah belum memberikan hasil maksimal bagi kesejahteraan rakyat. Selain politik, hasil reformasi yang sangat dirasakan adalah kebebasan menyatakan pendapat, indikatornya adalah pers kita termasuk yang paling bebas di Asia. Indonesia memang sudah mendapat manfaat dari proses demokrasi, termasuk stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang dicapai. Meski demikian, dari sisi kedaulatan ekonomi, pemerataan, sustainabilitas, penegakan hukum, Indonesi justru melenceng dari cita-cita reformasi. Diserahkannya blok Cepu ke ExxonMobil dan dominannya penguasaan asing di berbagai sektor adalah buktinya. Bahkan kegagalan kebijakan pangan membuat impor pangan makin gila-gilaan. Di daerah kita, hasil kekayaan tambang yang melimpah belum sanggup menyejahterakan rakyat bahakn di tempat sumber hasil bumi tersebut dieksploitasi, ekspansi asing masih jadi dominasi penanaman investasi ketimbang pribumi. Dampak negatif lain karena reformasi yang melenceng adalah makin besarnya kesenjangan antara kaum kaya dan miskin. Bahkan ada yang masih mirip dengan era Orba, yaitu terlantarnya sila ke-5 Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pada sila ke-5 ini kita jalan di tempat. Ini fakta yang tak terbantahkan. Sementara dalam penegakan hukum atas kasus-kasus korupsi, aparat yang bertindak tegas ke kelompok tertentu, tapi abai ke kelompok yang sebenarnya sudah setiap hari jadi sorotan publik. Kasus Century adalah buktinya. Jadi masih banyak yang melenceng dari cita-cita reformasi. Belum lagi kasus yang membelit petinggi-petinggi partai di pusat, bahkan kader-kader partai pun saling jegal. Paling anyar adalah kasus meninggalnya wakil sekretaris Partai Amanat Nasional di Kabupaten Muna secara tidak wajar, diduga karena perselisihan terkait penentuan DPC. Ini sangat ironis karena terjadi pada momentum 15 tahun reformasi. Proses yang dicapai Indonesia dengan reformasi memang membuat banyak negara lain terkejut. Sebab, proses demokratisasi di Indonesia ternyata mengarah pada stabilitas politik dan keamanan. Apapun itu, riak-riak politik yang terjadi, seyogyanya tak membuat persatuan dan kesatuan bangsa kita terpecah-belah. Dinamika ini layaknya disikapi dengan bijak. Banyak negara lain memprediksi Indonesia dengan keragaman suku dan budaya akan terpecahpecah menjadi beberapa negara kecil. Dan ternyata mereka salah. Kewajiban kita bersama untuk menepis anggapan bangsa asing tersebut bahwa kita tidak bisa survive dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hingga reformasi mencapai momentum yang ke sekian kalinya, yakinkan pada mereka bahwa Indonesia tetaplah Indonesia, takkan terpecah oleh dinamika. Semoga.

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Oleh : Arniaty Daeng Kanang, SP.MSi *)

B

adan Lingkungan Hidup merupakan institusi yang memegang peran penting sebagai ujung tombak bagi pelaksanaan program pemerintah terkait tugas dan fungsinya dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup khususnya di wilayah kota Kendari. Berbagai program telah dilakukan sebagai amanat dari pengejawantahan terhadap tugas dan fungsinya. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masih terdapat beberapa kendala dan permasalahan yang urgent untuk dicari solusi bagi pemecahannya secara akurat dan komprehensif, berikut ini sekelumit tugas dan fungsi badan lingkungan hidup serta berbagai permasalahan yang melingkupinya, diantaranya: A. Amdal dan Tata Lingkungan Amdal merupakan perangkat yang paling tua usianya dibandingkan perangkat lingkungan hidup yang lainnya. Meskipun demikian permasalahan Amdal seakan tidak pernah dapat terurai tuntas dan lugas bahkan masih menjadi pokok pembicaran hangat pada forum-forum diskusi, terkadang pula menjadi komoditas politik dan sosial yang sangat sensitif. Berbagai keluhan dari para stakeholder atau kelompok pelaku dan pemangku kepentingan saling terkait satu sama lainnya seperti benang kusut yang sulit untuk diurai sehingga semakin menambah daftar panjang dari kompleksnya permasalahan AMDAL. Begitu banyaknya keluhan yang menjadi permasalahan mendasar dari AMDAL terdapat satu kesimpulan utama bahwa AMDAL yang selama ini telah berjalan dianggap kurang efektif dalam mempengaruhi keputusan oleh pemerintah maupun oleh pemrakarsa dan adanya anggapan bahwa AMDAL terlalu panjang prosesnya, menyita banyak waktu, tenaga dan biaya serta dibebani oleh terlalu besarnya ekspektasi (harapan) tentang kontribusinya bagi perlindungan terhadap lingkungan hidup. Interpretasi yang cenderung keliru terhadap fungsi AMDAL dalam tatanan perangkat yang lebih luas serta persinggungannya (interface) dengan instrument lain dalam peraturan yang ada karena AMDAL bukanlah alat serbaguna yang dapat menyelesaikan segala permasalahan lingkungan. Efektivitas AMDAL sangat ditentukan oleh pengembangan dari berbagai instrument lingkungan lainnya. Amdal sejak diterapkannya pada sekitar tahun 1980-an dimana pada saat itu pranata penataan ruang belum tertata dengan rapi serta masih lemahnya penegakkan hukum ditambah lagi dengan proses perizinan yang kurang transparan, kehadiran AMDAL pada saat itu diharapkan dapat menutupi semua kelemahan yang ada melalui proses AMDAL yang dirancang secara komprehensif, koordinatif, dan partisipatif tetapi pada kenyataannya AMDAL seperti berjalan single-fighter tanpa adanya keterkaitan dengan proses perizinan dan perencanaan kegiatan lainnya. Selama ini permasalahan lingkungan hidup suatu kegiatan pembangunan seakan dibebankan pada kajian AMDAL dan proses persetujuannya (keputusan kelayakan lingkungan). Pada akhirnya AMDAL hanya menjadi sekedar simbol dan kewajiban kelengkapan administrasi belaka karena setiap sektor yang seharusnya berjalan beriringan dengan proses AMDAL justru mencari jalannya sendiri bahkan sering mengindahkan essensi dari makna dan fungsi AMDAL sehingga membuat AMDAL kehilangan makna ilmiahnya. Selain itu pula penegakan hukum lingkungan dianggap masih kurang mewakili kepentingan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dimana pranata hukum melalui Peraturan Daerah yang erat kaitannya terhadap Lingkungan hidup masih sangat kurang, penerapan baku mutu yang inkonsisten serta masih lemahnya pengawasan dan tindakan

penaatan lingkungan yang harusnya tanpa pandang bulu. Disisi lain, metodologi serta pengetahuan tentang prakiraan dampak dan evaluasi dampak penting yang menjadi bagian yang krusial dalam penyusunan AMDAL justru kurang menarik perhatian oleh pakar dan lembaga-lembaga penelitian karena dianggap sebagai issue yang kurang “seksi” sehingga pengembangan metodologi yang tepat guna dan tepat sasaran berjalan ditempat. Hal ini diperparah dengan masih kurang tersedianya berbagai data lingkungan yang dibutuhkan seperti berbagai data sekunder untuk rona awal yang baku dan menunjukkan kecenderungan dari waktu ke waktu (time-series) berakibat pada tumpulnya akurasi terhadap prediksi dan kualitas analisa dari penyusunan AMDAL. Masih terbatasnya kapasitas dan kapabilitas dari pelaku AMDAL terkait SDM baik konsultan AMDAL, Anggota Tim Tehnis dan sekretariat sebagai komisi penilai AMDAL menjadi konsekwensi dari kewenangan penilaian AMDAL yang diserahkan pada seluruh kabupaten/Kota, serta perguruan tinggi sebagai pakar yang memiliki peran penting dalam pengembangan metodologi AMDAL. Meskipun telah dilakukan upaya peningkatan sumberdaya manusia dengan diberlakukannya persyaratan sertifikasi dan lisensi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dianggap masih sangat premature dalam menunjukkan hasilnya, ini terbukti dari masih banyaknya ditemukan penyusunan AMDAL yang terkesan copy paste (copas) dari AMDAL sebelumnya yang hanya mengganti nama lokasi kegiatannya dan berbagai triktrik lain yang dilakukan menjadikan kualitas dari penyusunan AMDAL masih jauh dari harapan. Pada akhirnya, seluruh permasalahan diatas bermuara pada persoalan Etika. Pada kasus tertentu pemrakarsa cenderung memilih konsultan yang memberikan penawaran paling rendah meskipun dengan kualitas penyusunan dokumen AMDAL dibawah standar asalkan dapat menjamin penerbitan surat kelayakan lingkungan atau kemudahan persetujuannya. Pelaksanaan studi AMDAL yang lebih cepat tanpa memperhatikan kualitas analisa terkadang pula dibarengi dengan minusnya etika lingkungan pada saat pengambilan keputusan yang tidak transparan dan rasional berakibat pada tidak efektifnya AMDAL sebagai perangkat pencegahan dan pengendalian kerusakan lingkungan hidup. Selebihnya, pembenahan etika dalam pelaksanaan AMDAL akan sangat bergantung pada trend perbaikan etika di masyarakat dan instansi pemerintah selaku eksekutor dalam pengambilan keputusan. Perbaikan etika ini haruslah dimulai dari komitmen pribadi individu dan institusi secara menyeluruh tidak hanya oleh pihak yang berwenang tetapi seluruh stakeholder yang berkepentingan dalam AMDAL tanpa terkecuali masyarakat luas pada umumnya. Begitu kompleksnya permasalahan AMDAL hendaknya menjadi campuk bagi institusi serta pelaku dan pemangku kepentingan terkait AMDAL un-

Pemimpin Umum : Milwan Lukman Pemimpin Redaksi : La Ode Diada Nebansi Redaktur Pelaksana : Ruslan Amrullah, Manan Rachman Koordinator Liputan : Abdi Mahatma Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin Dewan Redaksi : PP. Bittikaka, Benyamin Bittikaka, Milwan Lukman, M. Djufri Rachim, Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin, Muhammad Sjaiful Redaktur : Luther Bittikaka, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia Ningsih, Yenni Yusuf Reporter : Sulis Setiarini, Linri Merinda, Arifuddin, Ulfah Sari Sakti, Sarfiayanti, Sri Wulaningsih • Koresponden : Awaluddin Usa (Raha-Muna), Syamsuddin (BaubauButon), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) La Ode Iman (Jakarta) • Fotografer : Suwarjono • Desain Grafis : Muh Hajar Siddiq • Karikatur : Arham Rasyid • Teknologi Informasi : Muh. Sahdar • Pracetak Iklan: Muhrisan (koordinator) • Pracetak Redaksi : Gunawan Candra (koordinator), Yusri Zubair, Samiruddin, Agus Setiawan • Ombudsman : M Djufri Rachim (Ketua), Ariyani Arifin (Sekretaris), Muhammad Sjaiful

tuk sesegera mungkin memperbaiki perangkat dan infrastrukturnya sehingga nantinya diperoleh AMDAL yang berkualitas, relevan dan menunjukkan manfaatnya sebagai instrument dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang lebih baik untuk kelestarian hidup manusia. B. Pemulihan dan Komunikasi Lingkungan Terciptanya Kualitas lingkungan hidup yang lebih baik tidak terlepas dari upaya pendidikan lingkungan yang dilakukan sedini mungkin terutama pada generasi penerus khususnya tercipta dari warga sekolah baik itu anak didik, pendidik, tenaga administrasi sekolah serta komunitas sekolah lainnya. Upaya ini tidak henti-hentinya dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup Kota Kendari melalui suatu program sekolah Adiwiyata yang merupakan kerjasama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Departeman Pendidikan Nasional. Adiwiyata mulai diperkenalkan pada tahun 1996 dengan disepakatinya kerjasama pertama antara Departemen Pendidikan Nasional dan Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Kesepakatan ini kemudian diperbaharui pada tahun 2005 dan tahun 2010. Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tahun 2005, pada tahun 2006 Kementerian Lingkungan Hidup mengembangkan program pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar dan menengah melalui program Adiwiyata. Kota Kendari mulai berpartisipasi pada program Adiwiyata yaitu sejak tahun 2008, Meskipun pada saat itu Kota Kendari belum berhasil memperoleh penghargaan Adiwiyata yang merupakan penghargaan bidang lingkungan hidup yang diberikan pemerintah sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan serta mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari warga sekolah. Program Adiwiyata terdiri dari berbagai komponen seperti Kebijakan Berwawasan Lingkungan, Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan, Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif, dan Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan. Namun, pada tahun 2012 Badan Lingkungan Hidup Kota Kendari untuk pertama kalinya berhasil meraih penghargaan yang ditorehkan oleh SMPN 17 Kendari dan SDN 11 Mandonga sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional. Suatu pencapaian yang luar biasa ditengah keterbatasan biaya dan minimnya jumlah sekolah yang berpartisipasi dalam program tersebut yaitu hanya sebanyak 5 sekolah terdiri dari SMAN 2 Kendari, SMAN 6 Kendari, SMPN 17 Kendari, SDN 11 Mandonga dan SDN 1 Baruga dari 226 jumlah sekolah negeri maupun swasta mulai dari tingkat SD, SMP, SMU/SMK yang tersebar di wilayah Kota Kendari. Tahun 2013 ini Badan Lingkungan Hidup Kota Kendari bersama Dinas Pendidikan Nasional Kota Kendari melakukan pembinaan terhadap 30 sekolah disemua jenjang pendidikan baik tingkat dasar maupun menengah untuk menjadi sekolah yang peduli dan berbudaya Lingkungan. Upaya ini tidak terlepas dari komitmen Walikota Kendari sebagaimana tertuang

dalam Surat Keputusan Walikota Nomor 368 Tahun 2013 tentang Pembentukan Tim Pelaksana Program Adiwiyata Kota Kendari yang terdiri dari berbagai SKPD dan stakeholder pemangku kepentingan. Penghargaan Sekolah Adiwiyata ini nantinya dapat berlanjut sampai pada tahap penghargaan Adiwiyata Mandiri dengan ketentuan sekolah Adiwiyata Nasional yaitu SMP 17 Kendari dan SD 11 Mandonga mampu membina minimal 10 sekolah lain, dengan semakin banyaknya sekolah yang beradiwiyata maka diharapkan semakin mempercepat pula tercapainya kota dalam taman yang hijau dan bersih sebagaimana visi dan misi Pemerintah Kota Kendari. C. Pengendalian Pencemaran Lingkungan dan Pengelolaan Limbah Penghargaan Adipura sudah 4 kali berturut-turut diperoleh kota Kendari dan tahun ini merupakan tahun kelima penganugerahannya. Penganugerahan sebagai kota sedang terbersih seIndonesia ini merupakan apresiasi atas hasil yang telah dicapai Kota Kendari dalam menjaga kebersihan lingkungannya. Penghargaan Adipura ini tentunya tidak berhenti sampai disini saja tapi penganugerahan ini hendaknya sampai pada pencapaian Adipura Kencana yang merupakan penghargaan tertinggi bidang lingkungan untuk kategori kota terbersih. Namun, upaya ini bukanlah pekerjaan mudah tapi dibutuhkan kerja keras, kerja tangkas, kerja ikhlas dan kerja tuntas dari semua elemen masyarakat. Kebersihan lingkungan hendaknya menjadi tanggungjawab bersama bukan hanya menjadi tugas pokok dan fungsi SKPD tertentu, sehingga tidak ada lagi kesan bahwa Adipura itu hanyalah kerja bakti PNS tetapi merupakan kerja bersama seluruh stakeholder dan lebih dari itu sudah sepantasnyalah dijadikan sebagai sarana untuk lebih menjaga dan mencintai lingkungan hidup dimanapun kita berada. Bukankah dalam agama pun sudah ditegaskan bahwa kebersihan itu merupakan sebagian dari iman??? Jika demikian, maka komitmen untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan bukan saja dipandang hanya sekedar untuk meraih penghargaan prestisius seperti Penghargaan ADIPURA semata. Namun lebih jauh lagi merupakan kebutuhan kita sendiri untuk dapat menikmati lingkungan yang bersih, asri dan nyaman bagi kelangsungan anak cucu kita dikemudian hari. Peringatan hari lingkungan ini diharapkan menjadi momentum bagi upaya kita bersama menciptakan kelestarian lingkungan hidup, dimulai dari hal yang paling sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan disekitar kita dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mencemari lingkungan. Upaya preventif yang dilakukan sedini mungkin akan menciptakan pola kebiasaan yang baik dan nantinya tercipta rasa peduli dan berbudaya lingkungan sehingga masyarakat juga dapat memposisikan dirinya sebagai garda terdepan dalam merealisasikan lingkungan yang lestari. Revitalisasi peran pemangku kepentingan dalam hal ini pemerintah sudah selayaknya terangkai dalam satu manajemen yang komprehensif dimulai dari perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan hingga penegakkan hukum sesuai dengan amanat Undangundang Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan hidup sebagai pengejawantahan kepedulian yang berkesinambungan terhadap pelestarian lingkungan Hidup. SELAMAT HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA, SELAMATKAN MASA DEPAN GENERASI KITA DIMASA AKAN DATANG DENGAN MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP. (***) *Staf Badan Lingkungan Hidup Kota Kendari

Pembina : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur • Komisaris Utama : H.Ridwan Arif • Komisaris : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam • Direktur Utama : Milwan Lukman • Direktur : Haeruddin • Wakil Direktur Bisnis : Hasanuddin • Wakil Direktur Produksi & PSDM : Sawaluddin Lakawa • Manager Keuangan : Agus Tranhadi • Manager Iklan/Sponsorship : Nursyamsi Abidin• Manager Event & Promosi : Muhammad Akhbar • Manager Sirkulasi : Victor Bittikaka• Manager Umum : St.Ganefo • Manager Personalia/Legal : Marjani • Asisten Manager : Paulina Tambing (Keuangan), Ratna Sari (Sirkulasi) • Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari • Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Alamat Redaksi / Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 Telp. Red. : (0401) 3126513 • Faks. Red. : (0401) 3126512, Faks. Bisnis & Keuangan : (0401) 3123771 • e-mail : bumianoa@gmail.com (0401)-3126515, Telp. Iklan : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : BAUBAU: Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)2826129/085241854000 • Radar Kolaka : Jl. Sutomo • Alamat Agen: RAHA: Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538 • POMALAA: Jl. Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105 • KONAWE (Unaaha): Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506 • BOMBANA (Rumbia): Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817 • Kota Kendari : KAMPUNG SALO: Mintarsih • SODOHOA: Hamisu, Tlp. 3125723 • TIPULU: Yusuf Tumora, Tlp.3127924 • WUAWUA: Rusli, Tlp.3193008 • MANDONGA: Theresia, Tlp.3122393 • PUWATU: Usman, Tlp. 3007069 • PERUMNAS: Incang, Tlp.3192061 • ANDUONOHU: Maxi, Tlp.3125474 • Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA) • Alamat Perwakilan : • JAKARTA : Doedoe, Graha 19 Fajar Group, Jl. Kebayoran Lama pal 7 No.17 Jakarta Selatan, Tlp/HP 081316555912 • SURABAYA : Jl. Basuki Rachmad 129 - 137, Gedung Mandiri Lantai 5/ Ruangan 501 Surabaya, Telp. (031) 5465239, Fax: (031) 5323674 • MAKASSAR : Dravida, Toddopuli VI, Jl. Borong Indah, Perumahan Mutiara Panakukang No.18 Makassar, Tlp/HP 085241961700 • Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin • Radar Kolaka : — • Harga Langganan : Kota Kendari Rp 97.500/Bulan, Luar Kota: Rp 100.000/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota : Rp 4.500,-/Eksp • Eceran Daerah : Rp. —,-/Eksp.


5

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

ndari kp

Tolak Usulan Lukman

Soal Pj Bupati Konkep

Terdaftar Nyaleg DPD dan DPR Kendari, KP Masa penyerahan perbaikan berkas bakal caleg dan anggota DPD RI sudah berakhir. Menariknya dari daftar namanama yang disetor partai, terdapat dua nama juga terdaftar sebagai calon anggota DPD RI. Pokja Pencalonan KPU Sultra, Asri yang memastikan hal itu. Dua calon anggota DPD itu merupakan bagian dalam 16 nama yang harus memperbaiki jumlah dukungan dan telah melengkapinya. Sayang Asri enggan merinci kedua nama

caleg tersebut. “Untuk partai tetap perbaikan berkas dalam artian perbaikan pergantian calon dan nomor urut, hingga tanggal 1 Agustus 2013. Sementara untuk DPD diserahkan ke komisioner untuk selanjutnya ditarik sampling tanggal 24 Mei-6 Juni nanti,” jelasnya. Asri menuturkan semua partai telah menyerahkan kelengkapan berkas. Yang paling krusial dalam perbaikan berkas yaitu keterangan pindah partai, khususnya anggota DPRD. ‘’Jumlahnya lumayan banyak

misalnya di Butur mencapai tujuh orang,” lanjutnya. Soal bakal Caleg yang masih terdaftar sebagai penyelenggara Pemilu menurut Asri belum ada konfirmasi dari calon bersangkutan ke KPU, Bawaslu serta partai. ‘’Mereka tetap menjadi bakal calon, kami menunggu komisioner KPU yang baru untuk menyelesaikannya,’’ tambahnya. Sejatinya kata Asri komisioner yang lama menggelar pleno pada hasil perbaikan berkas bakal caleg. Namun

hal itu tak dilakukan karena tak kuorum. Sesuai UU katanya akan diambil alih KPU satu tingkat diatasnya yaitu KPU RI. ‘’Tapi KPU yang baru mulai bertugas 24 Mei usai dilantik,” tukasnya. Sesuai jadwal kata Asri, partai tetap bisa melakukan perbaikan berkas dalam artian perbaikan pergantian calon dan nomor urut, hingga tanggal 1 Agustus 2013. Untuk DPD diserahkan ke komisioner untuk selanjutnya ditarik sampling tanggal 24 Mei-6 Juni. (fas)

Kendari, KP Tiga nama calon Pejabat (Pj) Konawe Kepulauan (Konkep) sudah diusul Lukman Abunawas sebelum berakhir masa jabatannya sebagai Bupati Konawe. Ketiga nama itu yakni NS, AP dan AS yang merupakan pejabat di Kabupaten Konawe. Alasannya, pejabat di kabupaten induk lebih memahami Konkep, karena sebelumnya berada dalam satu kesatuan kabupaten. Pengusulan tiga nama itu kata Lukman merupakan hak preogratifnya. Ia tak khawatir adanya penolakan, apalagi atas nama putera daerah. Itulah yang membuat Masyarakat Wawonii Bersatu (MWB) tak setuju. Saat bertandang ke Gra-

ha Pena Kendari Pos kemarin, Koordinator MWB, Thayeb Demara mengecam usulan Lukman Abunawas. ‘’Kami inginkan Gubernur Nur Alam menunjuk Pj Bupati Konkep yang berasal dari putera daerah, karena kami tak inginkan sejarah mencatat bila Pj Bupati Konkep bukan berasal dari Wawonii,’’jelasnya diamini rekan-rekannya. Thayeb mengakui kader Wawonii yang memenuhi persyaratan bisa dihitung dengan jari. Tapi hal itu katanya juga merupakan kesalahan Kabupaten Induk yang gagal membina dengan baik puteraputera Wawonii selama belum mekar. ‘’Pak Gubernur pasti tahu putera-putera Wawonii yang sudah memenuhi syarat. Kami meminta untuk tidak mengakomodir usulan Pemkab Konawe,’’ pintanya.

Permintaan serupa juga disuarakan mantan Ketua Komunitas Mahasiwa Wawonii, Amran. Katanya masyarakat Wawonii menginginkan agar dipimpin oleh Pj Bupati non pejabat di Konawe. ‘’Masyarakat Wawonii utamanya kaum muda, tidak setuju dengan usulan tiga nama mantan Bupati Konawe karena selama ini mereka bisa dikatakan tidak pernah turun ke Wawonii,” kata Amran. Bagi Amran ketiga figur itu bukan tidak layak, tetapi sebaiknya Gubernur kembali mengevaluasi. ‘’Masih ada yang layak semisal mereka yang ikut membantu perjuangan pemekaran. Tetapi lebih bagus lagi kalau pejabat provinsi yang putera daerah. Ingat kalau dikelola baik, Wawonii bisa menjadi daerah yang makmur,” bebernya. (fas/awl)


6

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Sudah Divonis, Belum Dieksekusi La Ifa, Terpidana Korupsi Dana Pos Bantuan Setda Rumbia, KP Permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Baubua atas kasus dugaan korupsi dana pos bantuan sekretariat daerah (Setda) Bombana, sudah lama dikeluarkan Mah-

kamah Agung (MA). Dalam putusannya, hakim agung di lembaga peradilan tertinggi negara ini menjatuhkan vonis empat tahun penjara, denda Rp 200 juta serta uang pengganti Rp 400 juta kepada La Ifa yang menjadi terdakwa dalam perkara tersebut. Anehnya, pasca putusan kasasi itu dikeluarkan, Kejari Baubau justru belum menindaklanjuti perintah Mahka-

mah Agung. Buktinya, sampai Kamis (23/5) kemarin La Ifa, masih terlihat di Bombana. Bahkan, mantan bendahara bantuan Pemkab Bombana ini tetap rajin menjalankan aktivitasnya sebagai pegawai negeri sipil di Badan Kepegawaian Daerah. Saat ditemui di tempat kerjanya, La Ifa mengatakan, ia rajin berkantor dalam kondi-

Baca Divonis di Hal 7

Bupati Pantau Persiapan HUT Ibu Kota HARIMAN/KENDARI POS

Waode Siti Aminah, terdakwa pelaku pembunuhan terhadap Mudin yang adalah mantan suaminya sendiri, saat digiring aparat kepolisian menuju mobil tahanan, kemarin untuk menghindari amukan keluarga korban.

Terdakwa Pembunuh Suami Nyaris Dianiaya Baubau, KP Sidang lanjutan kasus pembunuhan Mudin alias Arnol (39) dengan tersangka Wa Ode Siti Aminah yang tak lain adalah mantan istri kedua korban berakhir ricuh, Kamis (23/5) di Pengadilan Negeri Baubau. Kericuhan terjadi ketika pelaku digiring dari ruang persidangan menuju mobil tahanan. Sejak awal dimulainya sidang dengan agenda pemeriksaan saksi, memang sudah terlihat tanda-tanda keributan yang dilakukan keluarga korban. Mereka tak terima dengan keterangan pelaku yang selalu mengelak keterangan para saksi-saksi yang dihadirkan dalam persidangan yakni, Istri pertama Mudin bernama Andriani

(35) serta ibu dan adik kandung korban. Dalam kesaksian Andriani kepada ketua majelis hakim, pasca menikahi Aminah, korban kerap mendapat perlakuan buruk dari terdakwa, mulai dari ancaman hingga kekerasan fisik. Bahkan Andriani sendiri mengaku selalu mendapat ancaman dari terdakwa, baik yang disampaikan korban maupun melalui pesan singkat dari telepon seluler. “Suamiku sering cerita kalau mereka sering bertengkar. Dan tak tanggung-tanggung, Wa Nia (sapaan terdakwa) selalu menggunakan kekerasan. Bahkan, kalau sudah bertengkar suami saya (korban) selalu menyembunyikan parang pelaku

di tempat kerja,” ceritanya pada majelis hakim Efrata H. Tarigan, MH didampingi anggotanya, Rio Destrado, SH dan Zulfikar Siregar, SH. Dua hari sebelum kejadian pembunuhan, korban sempat melaporkan Aminah ke Mapolres Baubau dengan tuduhan penganiayaan. Di kantor polisi, keduanya lalu menyepakati perjanjian damai yang dibuat, termasuk keinginan pelaku meminta agar diceraikan oleh korban. “Keterangan yang diberikan saksi mengaku ada beberapa yang tidak benar. Seperti melakukan pengancaman baik lewat handphone maupun secara langsung, melakukan pemukulan terhadap korban. Nomor HP istri

pertamanya saja saya tidak tahu, jadi tidak mungkin saya lakukan pengancaman. Begitu juga pengancaman secara langsung, tidak pernah saya lakukan karena selama ini baru dua kali ketemu dengan dia di masjid,” bantah terdakwa Aminah. Sidang selanjutnya akan dilanjutkan Kamis (30/5) mendatang dengan agenda sama, mendengar keterangan para saksi. Usai persidangan, pihak keluarga korban yang masih belum menerima perbuatan pelaku melakukan pengejaran dan hendak melakukan penganiayaan. Beruntung puluhan aparat kepolisian yang berjaga, mampu meredam emosi pihak keluarga korban. (cr5)

Mandi di Sungai, Bocah Terseret Arus Unaaha, KP Sejak Rabu (22/5) lalu, Rakil, bocah asal Desa Anggopiu, Kecamatan Uepai hilang terseret arus Sungai Konaweeha. Sejak pukul 14.30 WIta hari itu ketika sedang bersama beberapa temannya menceburkan diri di sungai, Rakil pun belum berhasil ditemukan. Sampai Kamis (23/5) sore kemarin, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe dan Tim SAR Kendari yang diterjunkan melakukan evakuasi belum memberikan perkembangan terbaru. Kasubbag Humas Polres Konawe, AKP Turuman Marani menjelaskan, saat itu Rakil

bersama beberapa temannya bermaksud ingin mandi di sungai Konaweha yang arusnya cukup deras. Saat itu bocah berusia 7 tahun tersebut lebih dulu lompat ke sungai dan disusul temannya, Aswan (9). “Saat Aswan melompat, Rakil masih dalam posisi menyelam. Namun ketika temannya yang satu lagi bernama Musrin (10) melompat, Rakil tiba-tiba muncul ke permukaan air. Terjadilah benturan antara keduanya yang membuat Rakil Pingsan, sedang Musrin mengalami luka di dagu. Musrin yang luka masih berusaha menepi, sedang Rakil yang pingsan hanyut terbawa arus,” cerita Turuman.

Kejadian itu sempat disaksikan Batontg, ayah Rakil. Batong sempat berupaya menyelamatkan Rakil yang terbawa arus sungai. Namun kondisi air sungai yang keruh dan Rakil yang sudah hanyut, membuat Batong kehilangan jejak anaknya. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Konawe, Dedet Ilnariyusta menuturkan, timnya mendapatkan laporan tersebut sekitar setengah jam setelah kejadian. 20 personilnya bersama empat anggota SAR Kendari langsung diturunkan melakukan pencarian. “Sekitar pukul 15.00 sampai 17.30 kami menyisir sungai. Malamnya kami teruskan pencarian

Sopir Angkutan Sasaran Sosialisasi Lasusua, KP Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Kolaka Utara menggelar sosilisasi tertib berlalulintas bagi para komunitas sopir angkutan di Pelabuhan Katoi, kemarin. Kasatlantas Polres Kolaka Utara, AKP Laode Nazirin menjelaskan, penyuluhan tersebut merupak-

an rangkaian kegiatan Operasi Simpatik 2013 yang dilakukan agar para sopir angkutan dapat bersinergi dengan kepolisian dan menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan itu bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Infokom Kolaka Utara. “Selain

sosilisasi di sekolah dan pelabuhan, kami juga memberikan himbauan tertib lalulintas pada masyarakat melalui spanduk yang menggunakan bahasa daearah yang ada di Kolut seperti, Tolaki, Toraja, Bugis dan Makassar, agar lebih merakyat dan dapat dimengerti masyarakat setempat,” jelas Nasirin. (k6)

selama 24 jam,” tuturnya. Upaya dilanjutkan sampai sore kemarin untuk menemukan bocah kelas satu SD itu. Kondisi air yang keruh mambuat tim evakuasi tak bisa berbuat banyak. “Siang ini (Kemarin) kami masih terus memeriksa tepian sungai. Perkiraan kami jasad korban belum melewati bendungan ini (bendungan Wawotobi), sehingga difokuskan di situ. Kalau memang korban sudah meninggal, dalam kurun waktu dua hari jasadnya akan terapung. Pencarian ini akan kami lakukan hingga korban ditemukan,” tandas Dedet Ilnariyusta. (m2)

Pasarwajo, KP Pemkab Buton terus memantapkan segala kesiapan dalam menyukseskan perayaan hari jadi ke-10 perpindahan otorita itu dari Kota Baubau ke Pasarwajo. Untuk memaksimalkan kesiapan menghadapi helatan tersebut, Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun didampingi Wakilnya, La Bakrie langsung menggelar rapat koor-

dinasi dengan jajaran Kepala SKPD serta para camat di Aula Gedung Pancasila, Kamis (23/5). Kepada sejumlah wartawan, Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun menjelaskan, selama ini perayaan hari jadi perpindahan ibu kota Buton mengacu pada peraturan daerah yang kebetulan ditetapkan pada tanggal 24 April. Padahal sebenarnya penetapan

Perda itu merupakan refleksi lanjutan dari peraturan pemerintah No. 29 tahun 2003 yang ditandatangani Presiden Megawati tertanggal 10 Juni. “Jadi perayaan hari jadi perpindahan ibu kota dari Kota Baubau ke Pasarwajo Kabupaten Buton akan kita selenggarakan pada tanggal 10 Juni

Baca Pantau di Hal 7

SYAMSUDDIN/KENDARI POS

Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun ketika melantik tiga Kades di Gedung Pancasila Baubau, kemarin.

Kades Harus Ciptakan Kondusifitas Pasarwajo, KP Tiga kepala desa (Kades) yang berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan beberapa waktu lalu akhirnya dilantik. Prosesi pengukuhan Kades Lasalimu, Kades Sumber Agung dan Kades Sampuobalo itu dilakukan langsung oleh Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun, kemarin. Menurut bupati, antusiasme masyarakat dalam memilih pimpinan desanya terus meningkat. Itu menjadi tantangan bagi Kades untuk betulbetul memperlihatkan kapasitas

dan kredibilitasnya. “Saya berharap kepada Kabag Pemerintahan dan Asisten I agar betul-betul memerhatikan legalitas yang berkaitan proses pemilihan kepala desa,” pesannya. Menurut Samsu Umar Abdul Samiun, sebagai seorang pemimpin desa di wilayahnya, Kades harus mampu menjaga kesinambungan pemerintahan serta menjaga suasana kondusif di masyarakat. “Segera bangun komunikasi dengan warga. Jangan biarkan konflik karena akan menjadi biang kerusuhan

dan sewaktu-waktu akan pecah ketika ada masalah , apalagi sekarangini daerah menghadapi tahun-tahun politik,” himbau Ketua DPD PAN Buton tersebut. Bupati juga meminta agar Kades yang baru dilantiknya itu terus meningkatkan pembangunan yang ada dengan merangkul semua elemen masyarakat. “Bukan kehendak hati atau keinginan Kades semata, tapi harus disesuaikan dengan aturan yang berlaku dan seperti harapan masyarakat,” tandasnya. (sam)


7

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Jaksa Siap Sita Dokumen DKP Andoolo, KP Satu-persatu penjabat di Pemkab Konawe Selatan dipanggil jaksa untuk diminta keterangannya dalam kasus dugaan korupsi di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). Tidak hanya Kadis DKP, Ady Warsa Toar dan PPTK DKP, Muh Ernanto yang telah menjalani pemeriksaan, kemarin. Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Andoolo juga mengagendakan memanggil para pejabat lain yang bertanggungjawab mengeluarkan anggaran senilai Rp 1,7 miliar untuk proyek pengadaan saprodi rumput laut. “Minggu depan kita agendakan pemanggilan saksi lagi dari BPKAD dan Bendahara Umum Daerah (BUD),” ujar Kasipidsus Kejari Andoolo, Sugiatno Migano, SH. Menurutnya pemanggilan

saksi dari instansi itu, karena yang bersangkutan adalah pihak paling mengetahui pasti proses pencairan dana proyek hingga bisa direalisasikan di lapangan, disertakan bukti dokumentasi pertanggungjawaban anggaran yang telah dikeluarkan. “Kemungkinan kita akan melakukan penyitaan dokumen di DKP menyangkut klaster Minapolitan di Kecamatan Tinanggea,” katanya. Sebelumnya, dalam pemeriksaan Kadis DKP, Ady Warsa Toar dan PPTK DKP, Muh Ernanto, kemarin, berlangsung secara terpisah dengan penyidik berbeda. Kadis DKP diperiksa di ruangan Kasipidsus, sementara PPTK ditangani jaksa Enjang Slamet selama dua jam dengan materi pertanyaan sekitar 20 poin. Penyidikan yang dilaku-

Sudah Rampung tapi Belum Dihuni Baubau, KP Setelah cukup lama menunggu, akhirnya rumah susun asrama mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin di belakang kampus tersebut siap untuk dihuni. Padahal sebenarnya pembangunan asrama itu sudah lama rampung pengerjaannya sejak zaman mantan Wali Kota Baubau, MZ Amirul Tamim. Alasan tak digunakannya fasilitas itu karena belum ada penyerahan dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) ke Pemkot Baubau. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Baubau, Abdul Rahim membenarkan jika rumah susun asrama mahasiswa di Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari itu telah rampung pengerjaannya dan siap untuk ditempati. Pihaknya sendiri telah melakukan rapat bersama pihak Kementerian Perumahan Rakyat akhir pekan lalu terkait peruntukan Rusun asrama mahasiswa tersebut. “Dari hasil pertemuan terse-

but kita berharap bulan Juni ini sudah bisa ditempati, sehingga keberadaannya bisa dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” ungkap Abdul Rahim. Untuk mempercepat proses tersebut, segala persyaratan dan dokumen-dokumen penyerahan aset pengelolaan asrama mahasiswa yang dibutuhkan pihak kementerian telah disiapkan Pemkot serta tinggal menunggu proses selanjutnya. Sementara itu, untuk rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang sementara diselesaikan pengerjaannya di Kota Mara sebanyak dua blok yang belum diserahkan. Hal itu karena secara fisik bangunan tersebut belum rampung sehingga pekerjaannya masih akan disempurnakan oleh Pemkot. Selain pekerjaan fisik Rusunawa, penyelesaian tanggul dan taman yang terletak berhadapan dengan Rusunawa juga dibenahi. “Kalau Rusunawa memang belum diserahkan karena belum tuntas dikerjakan,” tandas Kadis PU. (cr5)

Pantau...

hiburan kepada masyarakat maka dalam lomba sepak bola itu para pemainnya menggunakan baju daster atau sarung,” gagas Kadis Kesehatan Kabupaten Buton, Sumardin. Selain lomba seni dan olahraga, Dinas Kesehatan Kabupaten Buton juga memastikan kesiapan hajatan kegiatan pengobatan gratis dan khitanan massal seperti yang diusulkan Bupati Buton. Tidak kalah pentingnya, juga digelar lomba kebersihan, pameran pembangunan dan lomba karaoke antara kepala SKPD yang diusulkan PKK Kabupaten Buton. “Untuk kesiapan dokter dan tenaga medis dalam kegiatan pengobatan gratis memperingati hari jadi ibu kota Kabupaten Buton sudah tidak ada masalah,” tutupnya. (cr4)

sesuai ketetapan,” jelasnya. Perda disusun tak boleh bertentangan dengan peraturan diatasnya. Makanya, penting agar masalah tersebut diketahui masyarakat agar hal yang keliru bisa diluruskan kembali. Dalam rapat tersebut, Bupati Buton Umar Samiun juga mendapat berbagai usulan kegiatan dari jajaran kepala SKPD dalam rangkaian menyukseskan hari jadi Ibukota Kabupaten Buton. Berbagai usulan kegiatan tersebut diantaranya menggelar kegiatan gerak jalan indah tingkat SD, SMP dan SMA yang dipusatkan di ibu kota dan sepak bola antara kepala SKPD lingkup Pemkab. “Agar kegiatan ini lebih menarik dan memberikan nuansa

kan pada dua saksi itu karena dianggap sebagai pihak paling mengetahui, mengalami maupun memahami klaster kelompok nelayan di Kecamatan Tinanggea. “Fokus pertanyaannya ditujukan atas pelaksanaan yang dilakukan kontraktor dalam kasus ini, atas temuan yang mencurigakan dalam penyelidikan sebelumnya,” sambung Sugiatno. Jaksa juga mengagendakan pemanggilan pada sejumlah kelompok nelayan yang dilibatkan dalam proyek tersebut. (cr2)

Komite Desak Kepala SD Doule Dicopot Rumbia, KP Keberadaan Hj. Rosmiati di SD Doule terkesan tak lagi dibutuhkan. Tidak hanya guruguru di sekolah itu, para orang tua murid, juga kompak menolak kehadiran Rosmiati, apalagi sampai tetap dipertahankan jadi Kepala SD Doule. Penolakan tersebut disepakati dalam rapat komite SD Doule yang berakhir pukul 18.00 wita, kemarin. “Menolak Rosmiati jadi Kepala sekolah. Jika sampai tempo yang disepakati (sam-

pai Rabu pekan depan) masih dipertahankan, maka dia dilarang masuk di dalam lingkungan sekolah,” kata La Ode Gurumbi, Ketua Komite SD Doule saat membacakan hasil rapat komite sekolah, kemarin. Ada beberapa alasan orang tua menolak kepemimpinan Rosmiati. Diantaranya, kepala sekolah dinilai tak menjunjung tinggi kode etik dan cenderung bersikap otoriter dan tidak manusiawi di sekolah. Dalam rapat kemarin terungkap, be-

berapa sikap Rosmiati yang bertentangan dengan guru dan orang tua adalah merendahkan pengajar di depan murid dengan menyuruh murid agar pendidik itu memungut sampah, mengeluarkan kata-kata bodoh kepada guru serta sering menendang kursi dan meja. Tidak hanya itu, orang tua murid pun menerima pelecehan dengan kata-kata yang tak manusiawi. Selain meminta pencopotan Rosmiati, dalam rapat komite kemarin, orang tua murid juga

mengancam akan menyegel ruangan kepala Sekolah Dasar Negeri Doule. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Bombana, Andi Syarifuddin SH, mengaku, pihaknya sudah menerima pengaduan para guru dan komite sekolah. Namun begitu, Andi Syarifuddin menilai permintaan pencopotan tersebut tidak berdasar karena tak bisa dijadikan rujukan untuk melakukan mutasi Kepala Sekolah. (nur)

Divonis...

katanya. Meski hadir setiap saat, La Ifa mengaku keberadaannya di kantor tak lagi sesuai jam dinas. Sebab penyakitnya maag akut, sering kambuh. Dia berada di kantor dengan jam kerja penuh,

jika ada agenda penting yang membutuhkantenaganya.Menurut La Ifa, dokter yang memeriksanya di RSCM Jakarta dan RSUD Bombana sebenarnya sudah menyarankan agar ia istirahat total. “Tapi karena

saya tidak mau berdosa dan tak ingin digaji tanpa bekerja, maka paksa tenaga. Pernah saya hampir muntah di depan dokter karena terlalu kecapaian akibat penyakitku kambuh lagi,” curhatnya. (nur)

si terpaksa. “Sebenarnya saya ini sakit. Tapi karena tuntutan dan tanggung jawab sebagai pegawai, maka saya memaksakan diri untuk hadir di sini (BKD),”


jumat, 24 mei 2013

iKlan

Kendari Pos


Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Internasional

Ford Tutup Pabrik di Australia Melbourne, KP Perusahaan otomotif Ford mengumumkan akan menutup dua pabrik di Australia dan mengakhiri produksi di negara itu pada 2016. Ford telah memproduksi mobil di Australia selama hampir 90 tahun, tetapi akhir-akhir ini mereka mengalami kesulitan akibat tingginya biaya produksi dan menu-

runnya penjualan. Penutupan pabrik di negara bagian Victoria itu mengakibatkan 1.200 orang akan kehilangan pekerjaan. Ford mulai memproduksi mobil di Australia pada 1925 dan merupakan produsen otomotif terbesar ketiga di negara itu. “Kami memahami dampak keputusan ini pada tim kami,” kata Presiden Ford

Australia Bob Graziano, pada wartawan di Melbourne seperti dilansir ABC, Kamis (23/5) kemarin. Tingginya nilai dolar Australia telah menekan produsen otomotif dan membuat mobil buatan dalam negeri lebih mahal dibandingkan buatan luar negeri. Bulan lalu, kompetitor utama Ford, Holden, mengatakan

terpaksa memangkas 500 lapangan pekerjaan karena tingginya nilai dolar dan turunnya permintaan pasar. “Kami baru memutuskannya setelah mempelajari berbagai opsi dengan seksama,” lanjutnya. Graziano mengatakan biaya produksi di Australia dua kali lebih besar dari Eropa dan empat kali lebih besar dari

Asia. “Biaya kami dua-kali lipat dari yang di Eropa dan hampir empat-kali lipat Ford di Asia,” kata Graziano. Sebelumnya serikat-serikat buruh mengatakan anggota-anggota mereka diberitahu bahwa Ford akan mempertahankan departemen riset dan pengembangannya di Australia. (esy/jpnn)

Petani Fukushima Mulai Bangkit Fukushima, KP Kebocoran nuklir karena hantaman gelombang tsunami pada 11 Maret 2011, membuat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi terpaksa tidak beroperasi. Bukan hanya PLTN milik Tokyo Electric Power Co itu saja, kehidupan di area sekelilingnya yang berjarak 20 kilometer (no-go zone) pun terhenti. Tapi belakangan, aktivitas menanam padi mulai muncul di area steril tersebut. Sabtu lalu (18/5) menjadi hari yang bersejarah bagi Tsuneaki Oonami. Bersama dua temannya yang sesama petani, dia sibuk mengatur benih padi. Untuk kali pertama sejak tsunami setinggi 40,5 meter melumpuhkan Tohoku Region, para petani Kota Tamura kembali menanam padi. Akhir pekan lalu, mereka menyemai benih padi di sawah 6 hektare yang sejak Maret 2011 dibiarkan tidur. ‘’Semua berjalan lancar,’’ ucapnya dalam wawancara telepon dengan Agence

France-Presse. Selama ini, masyarakat Jepang mengenal Tamura sebagai salah satu daerah penghasil padi. Kota yang terletak di Distrik Miyakoji, Prefektur Fukushima, itu memang memiliki area persawahan yang cukup luas. “Kini aktivitas warga berangsur kembali normal karena cuaca juga sudah pulih,” kata Oonami Selasa (22/5) lalu. Sejak tahun lalu, dia dan penduduk Tamura yang lain mendiami kembali rumah mereka. Tapi, untuk sementara, mereka hanya boleh berada di Tamura pada siang saja. Karena hanya bisa beraktivitas pada siang, Oonami dan teman-temannya harus bekerja ekstrakeras. “Saya tidak yakin bibit padi ini akan tumbuh dengan baik dan tanpa gangguan,” ungkap Hisao Tsuboi. Pria 62 tahun itu khawatir jika bibit yang dirinya persiapkan dengan baik tersebut akan mati sebelum masa

panen tiba. Sebab, para petani Tamura tidak bisa menjaga tanaman padi mereka dengan maksimal, terutama pada malam. Selain itu, Tsuboi mengeluhkan jarak tempuh yang cukup jauh. Setiap hari dirinya harus menempuh perjalanan sekitar sejam dari tempat tinggal sementara menuju Tamura. Karena itu, dia sengaja menanam lebih dari satu jenis bibit padi. Tujuannya, memperbesar peluang keberhasilan. ‘’Saya menanam benih padi hitomebore dan dua varietas yang lain di lahan 2,5 hektare,’’ katanya. Jika salah satu varietas tidak mampu bertahan, Tsuboi masih punya harapan pada dua varietas lain. Selain tantangan yang bersifat fisik dari alam atau faktor teknis seperti jarak tempuh dan larangan tinggal pada malam, para petani Tamura harus menghadapi tantangan mental. Yakni, rumor dan kontroversi seputar kegiatan menanam padi di sekitar wilayah

radiasi. Ya, lokasi Tamura di no-go zone membuat masyarakat mempertanyakan kelayakan dan keamanan beras yang nanti dihasilkan tanamantanaman padi tersebut. Kendati demikian, Oonami masih harus meluruskan berbagai rumor soal radiasi kepada masyarakat luas. Itu wajar jika masyarakat, khususnya warga Jepang, tidak yakin pada hasil bumi petani Tamura. Sebab, setelah hantaman tsunami, PLTN Fukushima Daiichi mengalami kebocoran. Selain mencemari perairan di sekitar Fukushima, partikel radioaktif yang terlepas dari enam reaktor pada PLTN tersebut ditemukan pada tanah. Fakta itulah yang membuat masyarakat khawatir soal kualitas padi yang dihasilkan sawah-sawah di Tamura. Oonami yakin padi yang dia hasilkan bakal bebas radiasi. “Kami menggunakan pupuk yang mengandung potasium untuk meminimalkan

kandungan partikel radioaktif cesium pada padi,” paparnya. Cesium merupakan partikel radioaktif yang bisa terserap dan mengendap pada tanaman dan tidak terkecuali padi. Dengan menambahkan potasium, petani bisa mencegah penyerapan cesium oleh tanaman penghasil beras tersebut. Meski demikian, menurut Oonami, para petani akan tetap memeriksakan kandungan partikel radioaktif pada beras yang mereka akan hasilkan. Apalagi, sawah yang mereka tanami padi itu terletak pada area yang hanya berjarak 15 kilometer dari PLTN. “Kami harus memastikan bahwa produk kami bebas radiasi sebelum mendistribusikan ke wilayah lain tegasnya tegasnya. Dia berharap hasil panen pertama akan memiliki nilai jual beras yang sama dengan beras lain. (jpnn)

9 Amerika Serikat Rumah Tornado Oklahoma, KP Tornado di Amerika Serikat yang disebut sebagai twister memang kerap terjadi di negara tersebut. Letak geografis dan karakter wilayah negeri itu yang kerap menjadi persimpangan udara kering dan basah sangat pas sebagai tempat “kelahiran” angin puting beliung tersebut. Tornado di Moore, Oklahoma, dinyatakan memiliki diameter tiga kilometer atau salah satu yang terbesar yang pernah terjadi. Kekuatan terbesarnya ada di tengah pusaran air. Berbagai benda, mulai atap rumah, mobil, hingga hewan ternak bisa ikut terangkat dan berputar sesuai dengan gerakan angin. Moore memang berada di pusat wilayah yang dikenal sebagai Tornado Alley atau Lintasan Tornado. Kawasan itu sangat strategis sebagai tempat pembentukan tornado. Di situ adalah tempat pertemuan udara kering dari Kanada dan Pegunungan Rocky dengan udara lembab dari Teluk Meksiko. Dr Steven Godby, seorang ahli bencana alam di Universitas Nottingham Trent, memasukkan tornado tersebut dalam skala EF-5 dengan kecepatan antara 267”321 kilometer per jam. Tornado itu bukan satu-satunya angin mematikan yang pernah melanda negeri adikuasa tersebut. (cak/c16/dos)


10

KOMUNIKASI BISNIS Info Komunikasi Bisnis Hubungi: 0813 4183 3363 / 0852 1931 2198

Villatel Ditengah Kota, View Teluk Kendari Green Villatel Kendari

MeMbAngun Villatel (Villa Hotel) unik merupakan salah satu potensi bisnis yang menjanjikan, terlebih

jika bangunan tersebut dibangun datas bukit pusat kota, kesejukan alami dan view indah teluk dan kota membuat betah penghuni di Green Villatel Kendari yang bergaya modern dengan landscape alam yang indah dan inovasi arsitektur dengan keseimbangan unsur air disekelilingnya, menciptakan oase yang menyejukan. Secara umum dikota-kota

besar lainnya, bangunan villa lokasinya agak jauh dari pusat kota, namun kontras dengan Green Villatel Kendari yang terletak ditengah kota Kendari yang hanya berjarak 10 menit dari pusat kota Kendari. Hunian ini menarik ditawarkan kepada anda yang menyukai suasana berbeda dan pertama kali di Kendari, bangunan Villatel diatas bukit Tunggala, Wuawua Kota Kendari. Dua hal unik yang ditawarkan Green Villatel Kendari, pertama unik dari segi lokasi

karena berada di atas bukit Tunggala Kota Kendari, dan unik dari segi estetika bangunan modern minimalis dengan fasilitas hotel seperti seperti meeting room, kolam renang, resto dan in house keeping. Spek bangunan; Pilar, teras, kaca, dengan fasilitas; taman bermain anak, flying fox, outbound, dan kolam renang, signal all operator, free hotspot, free kitchen set, bed set, AC, kompor gas, pemanas air dan lainnya. Buruan unit terbatas, Cp: 081354249000. (adv)

Cantik dengan Intense Pulse Light (IPL) AL-ISHLAH Oriental Medical Clinic menghadirkan satu lagi alat canggih dibidang revolusi kecantikan bernama, Intense Pulse Light (IPL). Alat ini, mengeluarkan sinar laser yang sangat bermanfaat mengatasi masalah kecantikan. Sinar IPL dapat menghilangkan flek , mengencangkan kulit wajah, mengecilkan pori-pori, whitening, serta anti aging. Selain itu, sinar IPL juga dapat menghilangkan bulu kumis dan bulu ketiak baik pada pria maupun wanita. Bagi Anda yang wajahnya sering kemerahan atau pem-

Kitchen Set Minimalis Hanya Rp 7,2 Juta Hanya di Gallery Interior Kendari gALLery Interior Kendari adalah distributor walpaper dan stiker kaca termurah dan terlengkap yang ada di Kota Kendari. Selain itu, juga memasarkan lantai kayu, lantai vinyl, dan karpet tail, serta sebagai pusat pembuatan interior ruangan termurah dan ter mewah. Saat ini, Gallery Interior Kendari menawarkan paket murah untuk kitchen set dan kamar set. Kitchen set minimalis,

hanya Rp 7,2 juta. Kitchen set atas dan bawah, masingmasing memiliki panjang 2 meter, bahan baku multipleks ukuran 9 mm, 12 mm, dan 15 mm, serta finishing HPL merek Taco sudah termasuk aksesoris rak piring, stainless steel, rak botol dari besi yang dibungkus plastik, serta handle pintu ukuran 20 cm. Untuk kamar set, hanya Rp 16 juta yang terdiri dari tempat tidur plus nakas ukuran 180 x 200 cm, lemari pakaian ukuran 120 x 220 cm dan meja rias ukuran 100 x 220 cm. Bahan baku multipleks

ukuran 9 mm, 12 mm, dan 15 mm dengan finishing HPL merek TACO. Kami juga mengerjakan partisi, meja kantor, meja resepsionis, minibar, display, counter, dll. Gallery Interior Kendari jug a menjual berbag ai aksesoris interior seperti kristal bohemia asli dari ceko, kristal turki, kristal china, aneka lampu cantik, pot dan guci dari kaca, kayu, keramik, cer min mewah, serta berbagai hiasan bunga. Kami beri bukti bukan janji, silahkan datang langsung

Berikan Banyak Diskon MAHkotA Tenun Kendari, terus menambah ragam koleksinya. Semakin banyak motif, warna dan trend teranyar. Termasuk warna tenunan yang kini semakin banyak modifikasinya, baik untuk motif tenunan Tolaki, Buton, Muna, Bombana, serta sarung Sabbe khas Sulawesi Selatan. Owner Mahkota Tenun, Hj Endang mengatakan untuk memberikan pelayanan kepada pengungunjung, pihaknya menambah jumlah produksi. Apalagi pembeli dan pelang-

gan Mahkota bukan hanya warga lokal,tapi mereka dari luar daerah. Bahkan sejumlah tamu asing yang berkunjung di Kendari menjadikan tenunan Mahkota sebagai oleh-oleh khas Sultra. Mahkota Tenun, selain eksis di gerai Mall Mandonga, juga hadir di Dekranasda Kota Kendari yang ada di Jalan Sultan Hasanuddin, serta di Showroom Dekranasda Kota Kendari yang berada di Bandara Haluoleo Kendari lantai 2. Harga yang ditawarkan sangat bersaing dan relatif terjangkau, tergantung sel-

ke showroom Gallery Interior Kendari di Jalan A.H. Nasution poros Andounahu. Telepon (0401) 3194062, HP 082189424242. 081342342659, 081342457976.(adv)

era pengunjung. Mahkota Tenun juga menyediakan tenunan sutra tangan asli dari pengrajinnya dengan harga yang sangat terjangkau, sesuai selera konsumen. Masalah kualitas, tidak perlu dira gukan. Aneka produk Mahkota Tenun, sangat diminati dan telah dimiliki sejumlah pejabat daerah maupun para artis ibukota. Bahkan, telah menjadi langganan tetap Mahkota Tenun. Gerai Mahkota Tenun, terdapat di Mall Mandonga Block C No 32/33. Untuk Contact Person, dapat menghubungi 081341701901. (adv)

Bengkel Mega Putra Siap Layani Diko fungsi sebagai pengering, misalnya hasil cat bodi mobil. Sehingga kualitas warna tidak terkontaminasi oleh kotoran, dan mempercepat proses pekerjaan. Sejak tiga bulan bengkel ini eksis, sudah puluhan unit mobil dikerjakan. Di Bengkel MPK ini, bukan hanya mengerjakan produk Suzuki, tapi semua jenis dan merek mobil bisa dikerjakan di Bengkel MPK. Untuk ganti warna biasanya

bisa satu bulan. Tapi kalau hanya perbaikan tanpa ganti spare part bisa dikerjakan dalam satu minggu, tergantung tingkat kerusakan. Untuk bisa menggunakan jasa bengkel MPK anda bisa menghubungi kantor MPK dengan layanan telepon 04013196803. Atau anda langsung mengunjungi Kantor MPK untuk informasi lebih lanjut, dan bengkel terle-

tak di bagian belakang Show Room MPK. (Adv)

Salon Prima Layani Sulam Bibir dan Alis

SALon Prima, sebagai salon perintis layanan sulam alis dan bibir, terus memberikan servis terbaik untuk pelang-

gannya. Tehnik sulam, dapat membuat alis yang bentuknya tidak baik atau botak menjadi cantik permanen dan alami. Dengan mengisi bulu rambut pada alis yang botak atau kosong, dapat membuat bentuk muka terlihat cantik. Tidak hanya itu, bentuk alis yang baik juga dapat menciptakan bentuk shanding sehingga batang hidung terlihat lebih tinggi atau

mancung tanpa operasi. Manfaat lainnya, adalah alis yang bentuknya baik dapat mengoreksi bentuk muka sehingga wajah lebih cantik alami tanpa takut alis hilang sebelah saat keringatan. Kini tehnik terbaru dalam sulam alis tanpa ada rasa sakit. Begitu juga dalam sulam bibir, tehnik sulam, juga dapat memperbaiki warna bibir yang hitam menjadi merona tanpa takut lipstik hilang. Saat tidur pun, wajah tetap cantik dengan alis yang terbentuk

buluh darah kelihatan pada daerah wajah, jerawat batu, serta bekas jerawat yang kemerahan maka dengan alat ini semua bisa diatasi. Penggunaan alat IPL sudah cukup tenar diseluruh dunia, termasuk kota-kota besar di Indonesia, karena sangat bermanfaat dan terbukti sangat berkhasiat. Segera kunjungi Al-Ishlah Oriental Medical Clinic di Jalan AH Nasution Po ro s A n d o u n o h u - Pa s a r Baru. Telp: (0401) 3196576. Praktek pukul 09.00-19.00 WITA. Buka setiap hari. Semua keluhan Anda teratasi secara alami. (adv)

Nattaya Salon Siap Layani Paket Pengantin

Mahkota Tenun Mall Mandonga

Pt Mega Putra Kendari (MPK) bukan hanya melayani penjualan mobil Suzuki. Dealer resmi Mobil Suzuki ini juga melayani layanan diko yang dikelola oleh bengkel MPK. Pelayanan yang diberikan seperti ganti warna, ganti bodi, spare part, atau bodi kit. Untuk menghasilkan kualitas yang bagus, fasilitas yang disediakan juga memadai. Misalkan selain SDM yang profesional, juga tersedia oven. Fasilitas oven ini ber-

Kendari Pos Jumat, 24 mei 2013

dan bibir yang merona tanpa lipstik. Hasil sulam bibir, dapat bertahan selama tiga tahun dan dijamin tidak sakit sebab dikerjakan dengan tenaga profesional. Selain sulam alis, Salon Prima juga melayani sulam eyeliner, tata rias rambut, dan kecantikan. Termasuk, mengadakan pendidikan dan kursus kecantikan, serta menjual berbagai perlengkapan kecantikan. Salon Prima terletak di Jalan Bunggasi, Poros Andonohu. (adv)

SALon Nattaya Kendari, sebagai salon keluarga di kota ini hadir dengan berbagai pelayanannya. Salon milik Hernina Purba itu menyiapkan paket pengantin. Keperluan pengantin dari pakaian pengantin (bridal) hingga make up disediakan oleh Nattaya Salon. Paket yang ditawarkan pun beragam sesuai keinginan pelanggan. Pelayanan pengantin yang ditawarkan mulai dari make up pengantin modern dengan koleksi terbaru. Nattaya juga menerima paket perawatan sebelum pesta pernikahan. Ada pula paket make

up pengantin saja. Nah untuk lengkapnya pengantin bisa menggunakan jasa make up dan baju pengantin sekaligus di salon kesayangan masyarakat Kendari ini. Untuk jenis pakaian pengantin, koleksi di Nattaya kini beragam. Jenis pakaian nasional hingga internasional dengan trend terkini bisa anda dapatkan di Nattaya Salon

Sekar Rini, Andounohu Kendari. (adv)


Aneka

Kendari Pos |Jumat, 24 Mei 2013

11

Kader PAN Terpidana Terancam Dipecat Visum ........... dengan Sekretaris PAN Muna, Muhamad Ihlas, di halaman sekretariat PAN, Rabu (22/5) sekitar pukul 13.00 Wita. “Sebelum Amiluddin meninggal, sempat terlibat perkelahian dengan Muhamad Ihlas,” kata Sempana Sitepu, kemarin. Sementara Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Abdul Karim Samandi mengungkapkan, saat ini Sekretaris PAN Muna, Muhamad Ihlas telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun sejauh ini belum bisa dipastikan, jika Wakil Ketua PAN Muna, La Ode Amiluddin Kunsi itu meninggal penyebabnya karena di pukul. “Ihlas sudah ditetapkan jadi tersangka dalam kasus tindakan penganiayaan. Kalau dugaan membunuh, belum bisa dipastikan. Tapi, dari hasil visum pada korban ditemukan beberapa luka gores dibagian tubuh korban,” kata Abdul Karim Samandi kemarin (23/5).

Abdul Karim menjelaskan, untuk mengetahui penyebab kematian Amiluddin, polisi masih menunggu hasil otopsi organ. Hingga pukul 17.00 kemarin, tim dokter RS Bhayangkara Kendari, masih melakukan otopsi. “Dari hasil otopsi nanti, baru bisa disimpulkan penyebab meninggalnya korban, apakah karena dipukul atau mengalami serangan jatung. Tapi jika sakit jantung tentu penyebabnya dari pertengkaran karena diduga naik darah dan tidak bisa menahan emosi,” kata Kabid Humas. Nur Aida, salah satu saksi yang dimintai keterangan polisi menuturkan, saat kejadian ia berada di kios depan rumahnya, tepat berada di depan rumah PAN Muna. Ia melihat Sekretaris PAN Muhamad Ihlas dan alm Amiluddin Kunsi terlibat pertengkaran di halaman rumah PAN, tepatnya di depan warung makan. Selanjutnya, Muh Ihlas dan alm Amiluddin, terlibat perkelahian. Lalu beberapa orang kawan-kawannya melerai

perkelahian tersebut. Ia melihat Ihlas memegang kayu saat perkelahian terjadi. Setelah dilerai, almarhum lalu keluar ke jalan. Nah, saat berada di jalan depan warung Nur Aida, korban lalu terjatuh dan mulutnya mengeluarkan busa. Tidak lama kemudian, tiga orang kawannya datang menolong dan membawa korban ke rumah sakit. “Saat perkelahian itu, banyak pengurus PAN yang melihat,” terang Nur Aida. Ditempat terpisah, sejumlah pengurus DPW PAN Sultra membantah jika kedua pengurus PAN Muna ini terjadi perkelahian. Ketua Bidang Kaderisasi, Suwandi Andi didampingi Kepala Sekretariat DPW PAN Sultra, Muh Amin saat jumpa pers menjelaskan, dari informasi yang diterima, peristiwa itu berawal dari insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Versi Suwandi, sebelum kejadian, Sekretaris DPD PAN Sultra, Ihlas, berada di kantor DPD PAN Muna sejak pukul 10.00-12.00 Wita, dan berniat keluar ma-

cia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Untuk konsultasi kesehatan, hubungi dokter kami pada jam kerja di telepon bebas pulsa 08001401430 atau di e-mail purwati-s@centrin.net. id. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 08124135934. Atau bisa juga mendapatkannya langsung di apotek-apotik di kota Anda. Kendari : Apotik Wua-wua Farma Jl. MT Haryono, Apotik Saranani Jl. Saranani, Apotik Bumi Farma Bundaran Mandonga, Apotik Zafira samping Nusamart Sebelum PLN Wuawua, Apotik Surya Komp. Pasar Baru, Apotik Palopo Komp. Pasar Mandonga. Subdis Unaaha: Apotik Waraka 085241984014, Subdis Konsel: 082195198708, Apotek Salsabila Ranomeeto, Aptk Fahriza Punggaluku, Subdis Baubau: Apotik Trikusuma, 04022821207, Raha: Apotik Binter Farma Jl. Yos Sudarso No. 39 Raha (Dpn Bank BNI Raha), Subdis Kolut: 085231246853. Bombana Aptk. Gaskas Kasipute. Subdis Kolaka: 081341502888, Apotik Khaerul

Bariah psr baru Kolaka. Pomalaa: Apotik 19 November, Kolaka Utara: Apotik Salsabilah dpn pasar Lasusua, Subdis Konut: 085299340621, DICARI SUBDIS TIAP KABUPATEN. Konsultasi Bebas Pulsa Hubungi: Dr. Purwati Hp: 08001401430.Kendari : Apotik Wua-wua Farma Jl. MT Haryono, Apotik Saranani Jl. Saranani, Apotik Bumi Farma Bundaran Mandonga, Apotik Zafira samping Nusamart Sebelum PLN Wuawua, Apotik Surya Komp. Pasar Baru, Apotik Palopo Komp. Pasar Mandonga. Subdis Unaaha: Apotik Waraka 085241984014, Subdis Konsel: 082195198708, Apotek Salsabila Ranomeeto, Aptk Fahriza Punggaluku, Subdis Baubau: Apotik Trikusuma, 04022821207, Raha: Apotik Binter Farma Jl. Yos Sudarso No. 39 Raha (Dpn Bank BNI Raha), Subdis Kolut: 085231246853. Bombana Aptk. Gaskas Kasipute. Subdis Kolaka: 085231246853, Apotik Khaerul Bariah psr baru Kolaka. Pomalaa: Apotik 19 November, Kolaka Utara: Apotik Salsabilah dpn pasar Lasusua, Subdis Konut: 085299340621, DICARI SUBDIS TIAP KABUPATEN. Konsultasi Bebas Pulsa Hubungi: Dr. Purwati Hp: 08001401430.

Sehat ................ latan, ini mencari alternatif. Kebetulan, ia membaca artikel tentang khasiat kulit buah manggis di sebuah tabloid. Tertarik, ia beli buah itu, ia rebus kulitnya, lalu ia minum air rebusannya. Selama seminggu ia melakukan itu. Namun, karena ribet, asisten manajer di Bank Sumsel Babel KCP Kertapati, Palembang, ini mencari yang praktis. Beruntung, ia mengenal Garcia dari koran, lalu mengonsumsi kapsul food supplement itu dua kali sehari. Apa yang dirasakannya? “Kolesterol turun dari 267 ke 161 setelah mengonsumsi 1 botol. Tidur jadi nyenyak sehingga badan segar dan fit. Nyeri di perut bekas operasi pun menghilang,” beber wanita 52 tahun ini. Steinberg, seorang peneliti kesehatan, menyatakan, tingginya LDL (kolesterol jahat) bisa menyebabkan aterosklerosis. Semakin tinggi LDL, semakin banyak ia terinfiltrasi ke arteri sehingga menumpuk di sana. Bila ini dibiarkan terus, tak mustahil terjadi serangan jantung koroner, meski hal ini banyak terjadi pada pria lanjut usia dan berbadan gemuk. Di samping itu, kelebihan LDL bisa pula menimbulkan penyakit diabetes, asam urat, hipertensi, obesitas, dan beberapa penyakit lainnya. Lalu, apa solusinya? Mengubah pola makan dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik), hal ini akan menurunkan kadar LDL. Selain itu, banyak mengonsumsi antioksidan juga dapat menurunkan kadar LDL. Apa saja contoh antioksidan itu? Vitamin C, vitamin B, dan vitamin E adalah contohcontohnya. Namun, kini ada yang lebih efektif. Namanya xanthone, yang terdapat dalam kulit buah manggis. Zat ini merupakan antioksidan tingkat tinggi, yang berfungsi sebagai pelindung sel pada proses oksidasi dalam tubuh. Bahan aktifnya melindungi sel dari serangan radikal bebas, termasuk dari serangan kolesterol yang merugikan itu. Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Gar-

kan siang. Saat itu juga alm berada di kantor DPD PAN Muna. Setelah mencari makan, sekretaris dipanggil alm untuk ketemu, setelah itu alm mendekati Ihlas dan Ihlas jatuh dari motor. Seketika itu pula Ihlas bangun dari motor dan hampir terjadi kontak fisik antara keduanya, tetapi berhasil dilerai rekannya yang lain. “Informasi yang kami peroleh, Ihlas tidak sempat cari makan siang itu lalu dia masuk kantor PAN. Alm sempat berteriak-teriak di luar kantor dan hampir lagi terjadi kontak fisik. Setelah dilerai, alm jatuh di pinggir jalan depan kantor DPD PAN Muna dan ada saksi Zakaria. Nah, Zakaria kemudian memanggil sejumlah orang karena melihat alm terjatuh dan Zakaria sempat melihat jika mulut korban mengeluarkan busa. Melihat kondisi itu, segera alm dilarikan ke RS, tetapi nyawanya tidak sempat tertolong lagi,” jelas Suwandi Andi. Lantas bagaimana dengan hasil visum dokter kepolisan bahwa terdapat luka di sejumlah tubuh alm? Suwandi mengaku pihaknya juga mendengar hal itu, tetapi setelah dikonfirmasi ke PAN Muna tidak demikian. “Karena itu mohon kirannya diluruskan pemberitaan yang mengatakan adanya perkelahian, apalagi alm tetap Caleg No Urut 1 di Dapil III Muna dan merupakan keluarga dekat dengan Ihlas,” tandasnya. Ihlas dan Alm Amiluddin Tak Pernah Cekcok Perseteruan antara Muhamad Ihlas dan alm Amiluddin Kunsi, membuat kaget Ketua DPC PAN Muna dr Rajab Biku. Sepengetahuanya, kedua orang tersebut berteman akrab. Bahkan ke manapun selalu bersama. Selama ini, ia juga mendengar mereka berdua tidak pernah cekcok. “Masih memiliki ikatan keluarga,” sebutnya. Makanya Wakil Ketua DPRD Muna itu, kaget mendengar kabar Muh Ihlas dan alm Amiluddin terlibat pertengkaran. Kabar tersebut disampaikan oleh Kadaruddin, pengurus PAN lainnya, yang datang ke rumahnya. “Saat saya ke rumah PAN, alm Amiluddin sudah dibawa ke rumah sakit. Saya ke rumah sakit dan sempat drop, melihat Wakil Ketua DPC PAN Muna itu sudah meninggal,” terangnya. Saat kejadian, lanjut dia, di rumah PAN lagi berkumpul semua pengurus PAN yang terdaftar sebagai caleg. Untuk melengkapi kekurangan berkasnya yang akan disetor ke KPU. Alm Amiluddin Kunsi, berada di dapil III dengan nomor urut 1. Sementara Muhamad Ilhas dapil I, nomor urut 2. “Ihlas dibawa saya nomor urutnya,” sebutnya. Dimata Ketua DPC PAN Muna itu, almarhum selama ini sangat aktif di PAN. Terkait pertika-

ian kedua kader PAN itu, sehingga menimbulkan korban nyawa. Rajab Biku menyerahkan sepenuhnya ke proses hukum. Kader PAN Terpidana Terancam di Pecat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) berduka atas meninggalkan Wakil Ketua PAN Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Amiluddin Kunsi (35). PAN Pusat menyatakan, telah menerima kabar tersebut dari ketua DPD Muna dan saat ini pihaknya menunggu informasi terkini kasus tersebut karena sudah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Ketua DPP PAN Bima Arya menegaskan, jika terbukti terjadi perkelahian sesama kader itu merupakan peristiwa yang sangat memalukan. “Siapapun pelakunya dari kader PAN jika terbukti dihadapan penegak hukum akan dipecat secara tidak hormat,” tegasnya. Menurutnya, berdasarkan laporan langsung yang diterima, tidak ada kontak fisik namun telah terjadi perdebatan. Lalu, almarhum berjalan keluar dan terkena serangan jantung. Namun keterangan tersebut harus dikonfrontir dengan hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian. Artinya, DPP masih mengumpulkan bukti yang akurat. Jika terjadi aksi fisik yang mengarah ke pidana, pihaknya segera mendorong untuk dilakukan proses hukum juga kewenangan tindakan keras. Namun jika merupakan murni musibah akibat penyakit harus dilakukan klarifikasi terhadap media. “Kita masih kumpulkan semua fakta dari kejadian tersebut. Saya tegaskan, kalau memang terbukti akibat perbuatan fisik sesama kader, kita serahkan kepihak berwajib. Lalu pelakunya kita pecat, diberhentikan tidak hormat kalau terbukti. Tapi laporan yang masuk tewasnya akibat serangan jantung atau tidak ada perkelahian fisik ya harus diralat ulang,” terangnya di Jakarta Pusat, kemarin (23/5). Bima menjelaskan, Ketua Umum PAN Hatta Radjasa telah mengingatkan, kunci keberhasilan partainya dalam mengawal perubahan Indonesia terletak pada kebersamaan seluruh kader. Atas dasar itu, seluruh kader partai harus bisa menjaga kebersamaan. Sebab itu, membuat sebuah keyakinan tidak ada yg mampu menghalangi untuk mewujudkan cita-cita nasional. Misalnya, etika politik harus tetap dijaga oleh seluruh kader PAN. “Apalagi, kader kalau memang terbukti dengan keterangan dari saksi mata dan sebagainya telah melakukan pembunuhan. Kader itu kita pecat PAN menunggu investigasi dari pihak aparat agar semua tuntas. Kita juga minta semua pihak tenang, jangan ada ada tindakan diluar koridor hukum,” ujarnya. (cr1/m1/fas/awn)


12

Kendari Pos |Jumat, 24 Mei 2013

Nilai Rata-rata UN Turun Dibandingkan Tahun Lalu Hasil ............. pelajar dengan nilai ujian terbaik. Pada kategori ini, Provinsi Bali menggila dengan menempatkan lima pelajarnya di ranking 12 pelajar terbaik. Mereka adalah Ni Kadek Vani Apriyanti dari SMAN 4 Denpasar di posisi pertama dengan rata-rata nilai ujian murni 9,87. Kemudian ada Made Hyang Wikananda di urutan 4 (SMAN 4 Denpasar/9,76), Luh Putu Lindayani di urutan 5 (SMAN 4 Denpasar/9,76), Putu Siska Apriliyani di urutan 8 (SMAN 4 Denpasar/9,75), dan Putu Indri Widiani di posisi 12 (SMAN 4 Denpasar/9,73). Meskipun untuk kategori pelajar terbaik tadi kurang membanggakan, Jatim masih bisa tersenyum untuk kategori 10 besar sekolah dengan nilai unas murni terbaik. Pada deretan ini, Jatim menempatkan tiga sekolah dan keseluruhannya dari Kabupaten Lamongan. Ketiganya adalah SMAN 3 Lamongan di posisi 6 dengan nilai rerata unas murni 8,81, SMAN 1 Babat (urutan 7/8,81), dan SMAN 1 Kembangbahu (urutan 9/8,78). Posisi paling top untuk kategori ini disabet SMAN 4 Denpasar dengan nilai rerata 9,17. “Ini prestasi Jawa Timur. Yang terbaik bukan Surabaya lho, ini Lamongan,” tutur Mendikubud Mohammad Nuh di Jakarta kemarin. Nuh men-

gatakan secara nasional persentase kelulusan UNs menurun 0,02 persen dibandingkan tahun lalu. Pihak Kemendikbud masih menganalisis kenapa tingkat kelulusan UN tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun lalu, meskipun hanya 0,02 persen. Dugaan sementara, penurunan ini dampak dari komposisi butir soal kategori sukar dari 10 persen menjadi 20 persen saat ini di setiap mata pelajaran yang diujikan. Selain tingkat persentase kelulusan ujian yang turun, Nuh juga mengatakan bahwa nilai rata-rata UN murni untuk SMA dan MA tahun ini turun dibandingkan tahun lalu. Kemendikbud mencatat jika tahun ini nilai rata-rata UN murni adalah 6,35 sedangkan tahun lalu 7,57 (turun 1,22). Menteri asal Surabaya itu mengatakan jika tahun depan Kemendikbud akan tetap mengevaluasi UN. Ada dua skenario yang mereka siapkan. Yakni menaikkan passing grade atau nilai ambang batas kelulusan dan menaikkan persentase butir soal kategori sukar. Meskipun belum ada kepastian, namun tanda-tadanya passing grade UN tahun depat tetap sama. “Pasing grade 5,5 seperti yang sekarang ini lazim dipakai dimanapun. Nilai itu sama dengan C,” jelas Nuh. Nah ketika passing grade tadi tidak diubah, Kemendikbud berpotensi besar memperbanyak jum-

lah soal kategori sukar. Nuh juga memaparkan jomplangnya nilai rata-rata UN murni dengan nilai sekolah. Gejala ini menunjukkan jika mayoritas sekolah masih royal memberikan nilai kepada siswanya. Rerata nilai UN murni yang didapat siswa secara nasional adalah 6,35. Dengan nilai terendah 0,33 dan tertinggi 9,87. Sedangkan rerata nilai sekolah adalah 8,40. Dengan nilai terendah 4,00 dan tertinggi 9,99. “Data ini menarik,” papar Nuh. Menurut versi Kemendikbud, hasil unas bisa membuat penilian akhir siswa lebih objektif dibanding hanya bersumber dari nilai sekolah saja. Dengan kondisi ini, Nuh masih terlihat yakin tahun depan tetap ada UN lagi. “Jika PP 32/2013 (tentang Standar Nasional Pendidikan, red) tetap seperti sekarang, unas tahun depan ya tetap ada.” Terakhir Nuh merinci tingkat kelulusan siswa di setiap provinsi. Tahun lalu provinsi dengan tingkat kelulusan adalah Nusa Tenggara Timur (NTT). Tetapi tahun ini Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) menjadi paling buncit untuk urusan persentase kelulusan siswa. Di Provinsi NAD ada 1.754 siswa (3,11 persen) yang tidak lulus unas. Tingkat kelulusan terbaik direbut Provinsi Jawa Barat, dari 208.060 siswa peserta UN hanya ada satu orang (0,00..

persen) yang tidak lulus. Posisi selanjutnya adalah Provinsi Jawa Timur, dari 220.642 peserta ujian ada 56 siswa tidak lulus ujian (0,03 persen). “Di 33 provinsi pergeseran persentase yang tidak lulus wajar. Tidak ada yang melonjak atau menurun secara signifikan,” ujar Nuh. Dengan kondisi itu, Nuh yakin jika kisruh UN SMA pertengahan April lalu tidak berpengaruh terhadap hasil ujian. Terutama di 11 provinsi yang unasnya diundur beberapa hari karena keterlambatan pencetakan naskah ujian. Kepada siswa yang dinyatakan lulus, Nuh berpesan supaya tidak meluapkan rasa syukur secara belebihan. “Bahkan yang cenderung mubazir atau bahkan mencelakaan diri,” ujarnya. Untuk urusan corat-coret baju, Nuh menganjurkan lebih baik seragam yang layak pakai disumbangkan ke siswa tidak mampu. Lalu untuk kebiasaan konvoi, siswa harus hati-hati di jalan raya. Ketua KPAI Pusat Badriyah Fayumi Lc.MA menuturkan bahwa hasil UN selayaknya disikapi biasa-biasa saja. Menurutnya, hasil UN bukan merupakan vonis untuk para siswa. Tidak lulus bukan berarti masa depan akan hancur atau suram. “Hanya saja UN itu penentu jadi seolaholah segalanya”, tegas Badriyah di kantor KPAI kemarin (23/5).

Padahal, lanjutnya, keberhasilan anak sebagai manusia pembukatiannya masih panjang bukan tergantung dengan hasil UN. Dan, apa yang terjadi disekolah bukan merupakan tolak ukur keberhasilan anak sebagai manusia di kemudian hari. Bahkan dalam penelitian, pencapaian akademik hanya berpengaruh 30% dalam keberhasilan manusia. “ Sisanya itu adalah kecerdasan emosional”, ungkapnya. Dia menilai, jika seorang anak memiliki kecerdasan intelektual yang luar biasa namun tidak disertai kecerdasan emosional maka akan terjadi kegagalan. “Sangat pintar namun pemarah, atau tidak dapat bergaul dengan orang lain. Itu justru masalah”, ujarnya saat ditanya pentingnya kecerdasan emosional anak. Badriyah juga mengemukakan bahwa UN hanya mengukur kecerdasan intelektual, tidak lebih. Dan hasilnya pun diragukan karena banyak kecurangan dalam proses pelaksanaannya. Sehingga perlu dilakukan peringatan kepada anak-anak bahwa mereka memiliki banyak kecerdasan lainnya. Sejak awal KPAI memang kurang setuju terhadap pelaksanaan UN yang sekarang. KPAI merasa UN tidak adil. Sebab, tiga hari waktu UN dirasa kurang baik untuk mengukur kemampuan dalam proses belajar bertahun-tahun. (wan/mia)


Langganan Dalam Kota Rp. 97.500,-

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

METROKRIM

Petaka 14 Bungkus Rokok APES betul hidup Burhan. Di dalam tahanan Polsek Mandonga, lelaki 20 tahun itu merenungi nasibnya yang sial. Rencananya untuk punya rokok banyak tanpa perlu beli tak berjalan mulus. 14 bungkus rokok yang ia incar di kios seorang warga, gagal ia bawa pulang, karena kepergok sang pemilik. Walau sudah merengek minta maaf, rokok juga dikembalikan, Burhan tetap tak dapat maaf. Ia dibawa ke kantor polisi dan ditahan. Ceritanya, warga Lalombaku Kecamatan Puuwatu ini mengutil di kios tetangganya bermama Hastuti, Jum’at (17/5) malam lalu. Saat itu, sang empunya kios bersama anak-anaknya kebetulan baru pulang dari acara pesta kerabatnya. “Ibu ini kaget karena pas masuk rumah, Burhan sudah pegang kantong kresek, isinya rokok 14 bungkus,” kata Kapolsek Mandonga melalui Kanitreskrim Aiptu Zainuddin, kemarin. Burhan pun minta maaf. Ia benar-benar ketangkap basah dan berharap tidak dipolisikan. Tapi Hastuti bergeming. Polisi yang coba memediasi kasus ini juga

Baca PETAKA di Hal 14

UPAL

Tiga Pengedar Upal Segera Diadili

524 Siswa SMA Gagal UN Kelulusan SMA Tahun Ini Anjlok Hari Ini Diumumkan Kendari, KP Amburadulnya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA sederajat tahun ini berimbas besar terhadap hasil ujian itu sendiri. Terbukti, angka kelulusan para pelajar berseragam putih abu-abu itu tahun ini di Sultra anjlok. Bila tahun lalu angkanya mencapai 99,97 persen, tahun ini hanya 98,3 atau turun 1,67 persen. Meski penurunannya tidak terlalu signifikan, dari total 32.158 siswa yang tercatat sebagai peserta UN, sebanyak 524 orang yang dinyatakan gagal. Meski demikian, para siswa tersebut menurut Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Damsid, belum bisa diklaim tidak lulus karena Dinas Pendidikan akan melakukan konfirmasi dahulu ke sekolah, apakah siswa-siswa yang dinyatakan gagal ujian, tidak mengikuti UN atau LJUN yang diisi pada saat ujian mengalami

masalah pada proses scaning. “Belum bisa kami pastikan apakah 524 siswa yang gagal dalam UN ini betul-betul dinyatakan tidak lulus, sebab Kementrian Pendidikan memberikan kebijaksanaan untuk mengecek ulang dimana letak kesalahan para siswa sehingga nilainya tidak memenuhi standar kelulusan 5,5. Apakah memang siswa bersangkutan tidak ikut UN, ataukah lembar ujiannya yang bermasalah. Sebab kita tahu bersama, ada beberapa persoalan yang terjadi pada UN yang lalu,” ungkap Damsid kemarin, (23/5). Ia merinci, dari beberapa mata pelajaran yang diujikan rata-rata mengalami penurunan. Untuk jurusan IPA hanya Bahasa Indonesia yang mengalami sedikit peningkatan, dari rata-rata 7,43 pada tahun 2012, tahun ini naik menjadi 7,45, sedangkan Bahasa Inggris dari 7,8 turun menjadi 7,4, Matematika dari 8,14 turun drastis menjadi 6,44, Fisika 8,09 turun menjadi 6,84, Kimia dari 8,12 menjadi 6,66 dan Biologi dari 7,89 menjadi 6,67.

Baca SISWA di Hal 14

Kabupaten/Kota

Lulus

Tidak Lulus

Total

Kendari Bau-Bau Konawe Muna Buton Kolaka Konsel Wakatobi Bombana Kolut Konut Butur

3391 2257 2859 3816 2781 2418 2686 1434 1215 867 684 770

52 158 25 6 110 32 10 79 37 12 2 1

3443 2415 2284 3822 2891 2450 2696 1513 1252 879 686 771

JOHN Yosis, Wahyu dan Akbar kini bersiap diri menghadapi proses peradilan terhadap tindakan mereka membuat dan mengedarkan uang palsu (Upal) melakukan pemalsuan uang dan mengendarkan uang palsu. Polisi sudah merampungkan berkas perkara ketiganya, dan telah dilimpahkan ke Kejari Kendari, menunggu proses selanjutnya. Proses pelimpahan tiga pengedar Upal ini dilakukan Senin (21/5) lalu. Selain tiga tersangka, polisi juga sudah menyerahkan barang bukti berupa uang palsu yang di cetak. “Penuntut umum di kasus ini adalah jaksa Nining, SH dan selanjutnya sudah menjadi tanggungjawab Kejari untuk melanjutkan proses hukum di pengadilan,” kata Kapolsek Mandonga melalui Kanitreskrim Aiptu

Perda Tambang Diduga Bermotif Adu Wewenang

Baca UPAL di Hal 14

SUWARJONO/KP

Pemilik sebuah usaha di Jalan Khairil Anwar memilih meletakan di jalan, pagar seng yang dibangunnya tapi dibongkar paksa Pol PP karena dianggap melewati sempadan jalan

Satpol PP “Mengamuk” Lagi Usaha Gembol Warga Dirobohkan Kendari, KP Imej Satpol PP dimanapun berada ternyata sama saja, yakni sepasukan orang-orang berseragam, turun dari truk, bawa tongkat,

dan langsung mau geruduk dan bongkar. Nah, setelah “mengamuk” di sepanjang jalur Kendari Beach dengan sasaran kafe remangremang, empat hari lalu, polisi penegak itu kembali “mengamuk”. Kali ini sasarannya adalah bangunan usaha pembuatan gambol

Kendari,KP Entah siapa yang lebih paham, Pemprov, DPRD atau para pengiat lingkungan hidup, soal carut marut serta solusi permasalahan tambang di daerah ini. Yang jelas, Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sultra mencurigai ada motif tertentu, seperti adu kekuasaan dengan pemerintah kota/kabupaten, terkait keinginan Pemprov Sultra membuat Perda pengaturan pertambangan, yang kini sedang dibahas di DPRD Sultra. Walhi melihat bahwa Raperda pertambangan yang diajukan gubernur tidak tepat sasaran dan tidak menyentuh akar permasalahan perusahaan tambang. “Kami lihat ini hanya barter kepentingan saja, karena ini urusannya terkait dengan kewenangan,” kata Direktur WALHI Sultra, Susyanti Kamil, kemarin. Susyanti melihat, Raperda tersebut tidak mengakomodir kepentingan rakyat dan kerusakan lingkungan, namun wujud nyata dari konflik kepentingan antara Pemprov dengan kabupaten/kota di sektor tambang. Mestinya, harus memuat tatakelola pertambangan yang adil bagi rakyat dan menjawab persoalan kerusakan lingkungan. Selain itu, agar Perda Pertambangan tersebut tidak bias, baik dari segi konten maupun indikasi pelanggaran UU Minerba dan Perda Tata Ruang, maka seharusnya Perda tersebut dibahas setelah ditetapkannya Perda RTRW Propinsi. Karena bagaimanapun RTRW memiliki peran strategis dalam mengantisipasi kerusakan lingkungan. “Membahas perda pertambangan mestinya dibarengi dengan RTRW, karena keduanya saling berkaitan. Ini, perda RTRW belum tuntas, sudah urus lagi Perda tambang. Bagaimana bisa menyelesaikan masalah,” terangnya, sambil menyebut diajukannya Raperda pertambangan sementara Perda RTRW belum

Baca SATPOL PP di Hal 14

Baca PERDA TAMBANG di Hal 15

Kendari Beach Setelah Kawasan Remang-remangnya Ditutup

Orang Mabuk Berkurang, Keuntungan Juga Kurang Aksi tegas cenderung anarkis Satpol PP Kota Kendari dalam menegakan larangan berjualan Miras di sepanjang Kendari Beach sejauh ini efektif. Belum ada lagi aktivitas “terlarang” di jalur penuh kuliner aneka rasa dan ragam yang ada di wilayah Kendari Barat tersebut. MAUL GANI, Kendari

D

entuman musik bergenre dangdut yang biasanya terdengar jelas jika memasuki kawasan Kendari Beach sudah empat hari ini tidak lagi mengusik kuping setiap pengendara yang melintas di jalur itu. Para pedagang pisang epek dan makanan lain juga merasakan ada yang berbeda di daerah itu, beberapa hari terakhir ini. Pesona gadis-gadis yang siap men-

emani mereka yang berdana cekak tapi ingin mengkonsumsi Miras, juga sudah tak terlihat. Efek ini terjadi setelah Minggu (19/5) lalu, Satpol PP Kota Kendari datang mengacak-acak seluruh kafe reman-remang yang menjajakan Miras dan membunyikan musik bersuara keras. Pembongkaran yang dilakukan setelah tiga kali pemberitahuan lebih awal itu memang dianggap sangat keras, tapi atas nama aturan, para polisi penegak Perda itu bergembing. Syok dan marah, para pedagang kafe remang itu memilih membakar tenda bahkan barang dagangan mereka sendiri. Rabu (22/5) malam lalu, Kendari Pos menyambangi kembali kawasan itu. Suasana tampak sangat sepi dari aktifitas hangar bingar penjaja miras

MAUL/KP

Suasana sepi di kawasan Kendari Beach. Ini karena kafe remang-remang yang selalu jadi pusat kebisingan di kawasan itu, empat hari terakhir tak lagi beraktivitas setelah ditertibkan Pol PP

dan pramuria sepanjang kawasan Kendari Beach tersebut. Padahal biasanya, setelah pukul 20.00 WITA, di jalur ujung Kendari Beach, peman-

dangan perempuan dengan aurat setengah terbuka, sudah jadi suguhan mata mereka yang melintas atau anak muda yang konkow di Kendari Beach.

Baca ORANG MABUK di Hal 15


Metro

14 Upal... Zainuddin saat dikonfirmasi, kemarin (22/5). Tiga tersangka ditangkap pada Senin (1/4) lalu sekitar pukul 18.00 Wita di jalan Tebau Nunggu, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga. Mereka diduga kuat sebagai komplotan pembuat dan pengedara Upal, sehingga personil Polsek Mandonga langsung menangkap ketiganya. Zainuddin berharap agar masyarakat di Metro ini lebih waspada dan berhati-hati dengan maraknya peredaran uang palsu. Pasalnya, jika tidak maka akan mengakibatkan kerugian besar. Saat proses penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa alat pembuat Upal seperti printer, kertas HVS beserta uang palsu sudah dicetak sekitar Rp 2.120.000 dan Rp 1.240.000 siap edar. Selama masa pengembangan dan perampungan berkas pemeriksaan, ketiga tersangka tersebut dititipkan di rumah tahanan (Rutan) Punggolaka. “Ketiganya melanggar pasal 244 dan pasal 245 KUHP tentang peredaran uang kertas negara. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Tapi yang akan menentukan dan menetapkan beratnya hukuman adalah hakim di pengadilan,” aku Zainuddin. (m1/cr1)

Petaka... tak digubris. “Tapi Bu Hastuti tidak mau mencabut laporanya, jadi harus kita proses,” kata Zainuddin Burhan pun mengakui salah. Tapi pemuda yang tak tamat SD ini tidak tahu kalau niatnya itu bisa membuatnya berurusan dengan hukum, bahkan dipidana sampai 5 tahun. “Saya tidak mau ji kasian mencuri, tapi karena tidak ada uangku mau beli rokok, makanya sa masuk di warung itu. Tapi kasiaan, sa diliat sama yang punya baru dia laporkan mi saya sama polisi,” kata Burhan, saat di depan penyidik. Rokok itu kalau dihargai sekitar Rp. 195 ribu. Burhan diancaman pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman 5 tahun penjara. “Burhan kini dititip di Rumah Tahanan Punggolaka, berkasnya sudah rampung dan dalam waktu dekat akan diserahkan ke JPU,” tandas Zainuddin. (cr1)

Berkas PT. CDS Dikembalikan Kendari, KP Pihak Kejati Sultra belum berani menyimpulkan jika berkas tersangka Chandra, Dirut PT. Cipta Djaya Surya CDS) yang disangka melakukan penyerobotan lahan, sudah lengkap. Makanya, berkas tersebut dikembalikan ke penyidik kepolisian disertai dengan petunjuk atau P19. “Berkas kasus penyerobotan lahan yang tersangkanya atas nama Chandra berkasnya P19 untuk tahap pertama. Berkas tersebut dikembalikan ke Polda Sultra,” kata Humas Kejati Baharuddin M. yang dikonfirmasi

kemarin. Ia menambahkan, untuk kasus tersebut berkasnya dikembalikan dengan petunjuk kepada penyidik kepolisian Karena, tim peneliti beranggapan ada alat bukti yang masih kurang untuk membuktikan dugaan penyerobotan lahan yang melanggar Pasal 158 atau 161 UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. “Mudah-mudahan penyidik Polda bisa memenuhi petunjuk yang diminta pihak kejaksaan,” tandasnya. Untuk diketahui, Chandra

ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik polda beberapa pekan lalu, karena telah dianggap melakukan penyerobotan lahan milik PT. Stargate, seluas 21 hektare. Dari penyelidikan polisi yang memakan waktu delapan bulan lamanya, Dirut PT. CDS langsung ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti-bukti yang cukup kuat. Tapi sayangnya, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik Polda justru tak melalukan penahanan kepada tersangka, sehingga tersangka hingga saat ini masih menghirup udara segar.(cr1)

Jurusan IPA tahun ini kata mantan Dekan FISIP Unhalu itu didominasi Kota Kendari. Sebanyak enam orang siswa asal metro yang masuk dalam 10 besar, lainnya adalah siswa asal Baubau dua orang, Konawe dan Muna masing-masing satu orang. Untuk Jurusan IPS nilai tertinggi didominasi siswa dari kabupaten Buton Utara. Sedangkan SMK didominasi siswa yang berasal dari Kabupaten Konawe Selatan. Dari jumlah 524 siswa yang gagal UN terbanyak berasal dari Kota Baubau sebanyak 158, menyusul Kabupaten Buton 110 orang, Wakatobi 79 orang dan Kota Kendari 52 orang. “Memang secara persoalan yang terjadi pada UN lalu mempengaruhi psikologi siswa.

Makanya kemungkinan itulah yang menyebabkan sampai terjadi penurunan rata-rata dalam kelulusan. Untuk memastikan apakah 524 siswa itu lulus atau tidak, kami diberi waktu satu pekan untuk menelusuri kesekolah dan kemudian melaporkannya ke Kemendiknas,” harap Damsid.Mengenai mekanisme pengumuman, Damsid mengatakan akan menyerahkan langsung kepada Diknas kabupaten/kota. Apakah akan diumumkan melalui media, atau secara langsung melalui sekolah maisng-masing. “Metode pengumumannya tidak kami patok, tergantung keinginan kabupaten/ kota dan sekolah maisng-masing,” tandas Damsid. (p1/p3/fya)

Siswa... Untuk Jurusan IPS, nilai rata-rata untuk semua pelajaran anjlok. Bahasa Indonesia pada tahun 2012 rata-rata 6,96 turun menjadi 6,94. Bahasa Inggris dari 7,39 turun menjadi 7,06, Matematika dari 7,87 turun menjadi 6,39, Ekonomi dari 6,89 turun menjadi 6,21, Sosiologi dari 7,33 turun menjadi 6,52 dan Geografi dari 7,7 turun menjadi 6,8. Penurunan serupa juga terjadi di sekolah kejuruan. Nilai rata-rata SMK untuk pelajaran Bahasa Indonesia turun dari 6,75 pada UN tahun 2012 menjadi 6,77 pada tahun ini. Bahasa Inggris dari 6,97 turun menjadi 6,25, Matematika dari 7,13 turun menjadi 6,11 dan uji kompetensi turun dari 8,07 mnejadi 7,79. Untuk rangking tertinggi UN pada

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Satpol PP... yang didirikan seorang warga. Kali ini usaha pembuatan dan penjualan gembol Naga Geni yang terletak di jalan Pemuda (Samping PLN wuu-wua) tersebut jadi sasaran amuk Pol PP. Bangunan ini dianggap melanggar Perda sempadan serta tidak mengantongi IMB pada bagian depannya diratakan, setelah beberapa kali diberikan surat peringatan pembongkaran. Meski sempat mendapatkan perlawanan dari pemilik dan beberapa warga di loksi tersebut tersebut, tidak membuat aksi pembongkaran yang dilakukan 120 orang Yustisi dari gabungan 74 satpol PP dan 46 satgas Dinas tata Kota tersebut terhenti. Kalah jumlah, pemilik usaha, yang sempat menahan aksi bringas pol PP ini hanya bisa pasrah dan menangis, atas saran dari beberapa keluarga, kejadian tersebut akan dilanjukan ke ranah hukum. “Terlalu berlebihan apa yang dilakukan pemerintah ini, kitakan sudah ajukan surat tertulis, bahwa kita akan membongkar sendiri ketika ada perluasan jalan, tetapi kan belum dilakukan saat ini, lagipula kita sudah mengibahkan beberapa meter tanah bagian depan untuk pembuatan jalan. Kami sedih kenapa di beda-bedakan? Lihat saja di sana ada rumah yang justru pagarnya berada tepat di bibir jalan kok tidak ikut dibongkar,” kata Hj Suniari, pemilik usaha gembol Naga geni, sambil menunjuk salah satu rumah warga yang pagarnya mengenai sempadan jalan. Sementara itu penanggung jawab pembongkaran usaha yang melanggar perda tersebut, Yahya SE Msi mengatakan, jika pembongkaran ini terjadi setelah pemilik usaha mengabaikan beberapa surat teguran, hingga akhrinya Dinas Tata Kota bersama satpol PP melakukan tindakan keras. “Kita sudah layangkan teguran sebanyak tiga kali, surat pertama tidak diindahkan, surat kedua juga sama, nah surat ketiga kita layangkan dan meminta dibongkar sendiri, tetapi itu juga tidak diikuti, maka dengan sangat menyesal kami langsung bertindak,” kata Kepala bidang pengawasan tata Kota ini diamini Kasatpol PP Kota kendari, Drs Suhardin. Usai dilakukan pembongkaran, pemilik usaha dengan dibantu warga langsung melakukan penutupan badan jalan sebagi aksi protes, sontak kejadian tersebut sempat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas pengguna jalan yang memang sempit itu. (p2)


Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Orang Mabuk... Malam itu, hanya beberapa penjual makanan dan minuman ringan yang masih tetap berdagang, itupun nyaris tanpa pembeli. Sementara tenda bekas kafe remang-remang yang telah ditertibkan, terlihat kosong, bahkan lampu warna-warni kurang cahaya yang sering terpampang malam sudah tidak ada sama sekali. Hanya tenda kosong yang terisi meja dan kursi rusak yang masih setia menunggu pemiliknya berktifitas kembali. “Sejak malam itu (penertiban-red), hingga sekarang, tidak ada mi yang menjual di sini, mungkin mereka masih takut menjual?,” ungkap salah seorang penjual makanan ringan di kawasan teluk Kendari tersebut. Para pedagang ini ternyata juga merasakan dampak akibat kondisi Kendari Beach yang mulai kurang pengunjung. “Sebenarnya bagus juga ada razia seperti itu, karena memberikan juga rasa aman kepda kita yang hanya mejual makanan kecil ini, karena jujur saja kita juga kadang sering merasa takut kalau banyak orang mabuk setiap malam berkeliaran di sini, hanya keuntungannya tiap malam sangat ramai. Tetapi sekarang lihat saja sendiri keadaannya, dagangan juga mulai kurang laku,” timpal pedagang lainnya. Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kendari, Suhardin mengatakan, pada prinsipnya para pedagang yang ingin menjual di kawasan Kendari Beach tetap mendapatkan izin, selama sesui dengan aturan yang telah ditetapkan. “Tidak ada yang melarang orang berjualan, bahkan pada saat penertiban pun, kita tidak mengganggu pedagang yang tidak melanggar, yang kami sita hanya barang dagangan yang dianggap melanggar perda seperti penjualan minuman keras dan alat karaoke, selebihnya silahkan menjual. Sebab jelas kawasan Kendari beach ini diperuntukan bagi wisata kuliner yang non alkohol,” lengkap Suhardin. (***)

Metro Gubernur Ditantang Buktikan Janji Kendari, KP Niat Gubernur Sultra untuk melakukan evaluasi terhadap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD)-nya yang dianggap tidak bekerja dengan baik hingga tata kelola keuangan daerah yang meraih predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP), diapresiasi positif mantan Plh Gubernur Sultra, Yusran Silondae. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sultra ini menilai langkah itu sudah tepat guna mendukung pemerintahan berjalan optimal. Bahkan ia balik menantang gubernur segera membuktikan pernyataannya yang terlanjur dilontarkan didepan publik. “Kami sangat mendukung dan sangat sependapat dengan pernyataan gubernur Sultra di depan rapat paripurna. Dimana disebutkan gubernur akan mengadakan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja SKPD. Saya kira ini memang perlu agar supaya dengan evaluasi ini kita bisa mengukur, melihat sampai sejauhmana para SKPD ini melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagaimana mestinya,” tantang legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu. Evaluasi ini dimaksudkan agar semua pihak bisa melihat mana SKPD yang tidak bisa bekerja dan berkoordinasi dengan baik. Dengan demikian maka akan terlihat mana SKPD yang kerjanya asal-asalan atau hanya sekedar pelengkap saja.

“Dimana gubernur ada disitu juga ada (pimpinan SKPD), sementara tugas-tugasnya tidak dapat dilaksanakan dengan baik,”sindirnya. Tapi waktunya kata Yusran, jangan menunggu hingga empat tahun seperti yang beliau sampaikan sebab waktunya terlalu lama. Kalau bisa, sebaiknya dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama agar masing-masing SKPD saling berkompetisi melaksanakan kerja secara makismal sehingga tugas pokok dan fungsinya dapat dilaksanakan sebagimana mestinya. Ia melihat, saat ini banyak SKPD terkesan sangat monoton saja dan tidak ada inovasi-inovasi baru untuk mendongkrak kinerja mereka. Sementara disisi lain, Gubernur mempunyai kemauan, semangat dan tekadnya dalam melaksanakan ekselesrasi dan pertumbuhan sangat tinggi. Disini terlihat semangat gubernur tidak diimbangi dengan gerak langkah SKPD dibawahnya. Misalkan, Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sultra dalam kurun waktu tiga tahun terakhir tidak naik kelas. Pencapaian maksimalnya hanya meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari hasil audit BPK sama dengan tahun 2012. Anehnya, pokok masalahnya terletak pada masalah-masalah yang sama yakni pengelolaan aset. (m3)

15 Perda Tambang... ditetapkan merupakan wujud ketidakpahaman pemerintah soal itu. “Kalau hanya mengatur soal kewenangan pemerintah, sangat jelas motifnya hanya ingin menanamkan dominasi kekuasaannya dalam pemberian IUP. Yang orientasinya tentu sudah bisa ditebak,” sindirnya. Salah satu perusahaan tambang yang saat ini bermasalah dan berada dalam kewenangan Pemprov adalah PT. Anugerah Harisma Barakah (AHB) yang berada di dua wilayah, Kabaena-Bombana dan Talaga-Buton. Perusahaan itu disinyalir belum memiliki izin pinjam pakai dari Kemenhut karena diduga merambah hutan lindung. Kondisi ini tentu masih dianggap ilegal. Ketua Komisi III DPRD Sultra, La Nika, mengaku sejauh ini Perda pertambangan masih sebatas pembahasan. Masih akan dikomunikasikan dulu dengan tiga kementerian yang berkaitan langsung dengan tambang itu. “Masih akan dikoordinasikan dengan Kementerian ESDM, Lingkungan Hidup dan Kemenhut,” kata La Nika, kemarin. Legislator Golkar itu, mengakui hingga saat ini memang masih banyak perusahaan tambang bermasalah, utamanya yang berkaitan dengan kerusakan lingkungan, kerusakan lahan pertanian atau perikanan, hingga penyerobotan hutan lindung. Baik yang terjadi di kabupaten maupun provinsi. Sehingga sangat perlu ada payung hukum untuk memberi kewenangan pada gubernur, meskipun tentu tetap disesuaikan dengan UU Minerba sejauh mana kewenangan itu. “Soal bagaimana arahnya kedepan, kita masih mau bicarakan dengan semua pihak yang berkompeten. Pastinya, berbagai masukan masyarakat selama ini menjadi rujukan utama memutuskannya menjadi perda. Termasuk soal RTRW juga tentu tetap menjadi prioritas dibahas dan disinkronkan dengan perda ini,” tandasnya.(cr3)


18

Siap PSB Online SMA/SMK Se Kota Kendari Kendari, KP Pendaftaran secara online tidak hanya dilakukan beberapa perguruan tinggi yang ada di Sulawesi Tenggara. Kini giliran SMA/ SMK sekota Kendari yang akan melaksanakan penerimaan siswa baru (PSB) secara online. Model PSB secara online itu wajib dilaksanakan oleh seluruh SMA/SMK di Kota Kendari. “Saat ini tahap persiapan untuk malaksankan PSN online, sisa akses networking nya. Kami masih harus mengajukan izin penggunaan nama kepada Kemkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika). Sama halnya dengan nama google yang dapat diakses satu dunia. Termasuk PSB online ini juga nantinya. Jadi kami hanya mengajukan nama. Nanti Kemkominfo yang menyatakan sah dengan tidaknya nama website itu,” ungkap Muhidin, M.Hum Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen), kemarin. Dia mengungkapkan saat ini pihaknya masih menyiapkan beberapa berkas yang mesti mereka lengkapi terkait izin penggunaan nama. Sebelum berkas-berkas tesebut disampaikan pada Kemkominfo, dalam satu dua hari ini kami akan melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas tersebut. “Karena pelaksanaan PSB online ini merupakan agenda nasional. Jadi ini adalah kewajiban yang mesti kami laksanakan dan kami sukseskan,” tegasnya. Bisa saja terjadi perbedaan jadwal pelaksanaan antara pulau Jawa dan Sulawesi Tenggara. Seluruh SMA/SMK harus sudah melaksankan PSB online antara bulan bulan juni dan Juli mendatang. Dalam kalender pendidikan, kedua bulan itu siswa SMA/SMK tersebut sudah harus belajar. “PSB online ini berlaku untuk SMA/SMK yang ada di Kota Kendari. Untuk Madarasah Aliyah (MA), kami tidak tahu pasti meraka akan melaksanakan PSB online atau tidak. Mengingat MA sendiri berada dibawah wewenang Kemenag. Jadi kami tidak memastikan mereka untuk melaksanakan PSB online ini,” jelas Kabid Pendidikan Dikmen ini. (p3)

Edukasi Bahasa Indonesia Masih Dianaktirikan

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Terungkap Saat Rakor Kebahasaan Se Indonesia Kendari, KP Penyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) pemasyarakatan Bahasa Indonesia merupakan upaya pusat bahasa mengajak dan melibatkan pemerintah provinsi dari seluruh Indonesia untuk ikut memikirkan persoalan kebahasaan dalam rangka memartabatkan bahasa Indonesia sebagai sarana memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa. Ketua Panitia Rakor Kebahasaan Sultra, Prof. Dr. Hanna, M.Pd., mengatakan, landasan dari pelaksanaan kegiatan ini melihat fenomena yang ada dimana bahasa Indonesia seakan-akan menjadi anak tiri ibu pertiwi. Pada hal sudah ada perda, undang-undang, dan permendagri yang mengatur tata kebahasaan, tetapi kenyataanya masih terjadi kepincangan. Sultra menjadi tempat kegiatan rakor karena sudah mendapatkan pengharagaan, pin emas, penandatanganan MoU dengan kepala badan pengembangan dan pembinaan bahasa, serta perda mengenai penggunaan bahasa dan pelindungan bahasa daerah sudah akan sosialisasikan. “Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendiskusikan pelaksanaan penguatan implementasi peraturan dan perundangundangan dibidang kebahasaan yang telah ditetapkan oleh pusat. Didalam rakor itu menghadirkan pemateri dari badan pengembangan dan pembinaan bahasa,” Ungkapnya.

Kepala Badan Pengembangan Pembinaan Bahasa RI, Prof. Dr. Mahsun, M.S., didampingi Ketua Panitia Rakor, Prof. Dr. Hanna, M.Pd, saat pembukaan Rakor kebahasaan, Rabu (22/4)

Inong/KP

Rakor dinas pemasyarakatan Bahasa Indonesia dilaksanakan dari tanggal 22—24 Mei 2013, bertempat di salah satu hotel yang ada di Kendari. Kegiatan tersebut dihadiri oleh wakil gubernur Sultra, jajaran polres kendari, serta diikuti oleh 150 peserta yang terdiri atas unsur-unsur yang terkait dalam pelaksanaan program pemasyarakatan bahasa Indonesia seluruh Indonesia. Selama tiga hari, kegiatan ini akan mengkoordinasikan semua kegiatan kebahasaan dan kesastraan selama dua tahun kedepan. Pada bagian lain, Wakil Gubernur Sultra, Muh. Saleh Lasata, mengatakan, atas pemerintah Sultra mengucapkan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat kebahasaan yang telah mempercayakan Sultra sebagai tempat rakor kebahasaan. Ini hal yang sangat membanggakan bagi masyarakat dan pemerintah Sultra, untuk itu momentum yang indah ini agar terus membenahi diri dalam membina dan melindungi sastra indonesia serta

bahasa daerah yang menjadi kebanggan masyarakat Sultra. “Hasil rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi masukan yang berharga bagi pemerintah daerah dalam merumuskan strategi yang tepat untuk mengembangkan,membina,danmelindungibahasa sastra Indonesia dan bahasa Indonesia untuk kertabatan bangsa dalam menghadapi globalisasi,” ungkapnya. KeunggulanSultraadalahmemilikikeberagaman budaya yang terdiri atas berbagai etnis. Sultra memiliki kurang lebih 19 bahasa daerah yang menjadi alat komunikasi masing-masing etnis, dan 177 dialek yang dituturkanolehseluruhpendudukyangada. Keharmonisan dan kerukunan melalui bahasa yang menjadikan Sultra sebagai kategori aman yang ada di Indonesia. Mencermati kondisi tersebut, pemda mengupayakan menjaga, memelihara, dan melestarikan bahasa daerah agar tidak berada pada posisi yang terancam punah. Sementara itu, Kepala Badan Pengem-

bangan Pembinaan Bahasa RI, Prof. Dr. Mahsun, M.S., mengatakan, agenda rakor antara lain merumuskan langkah-langkah strategis dalam upaya memartabatkan bahasa Indonesia sebagai sarana memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, menyosialisasikan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, menyusun rencana kerja pemasyarakatan bahasa Indonesia , melaporkan pelaksanaan kegiatan tahun 2013, dan menambah wawasan peserta dalam bidang kebahasaan dan kesastraan. (p1)


Kampus

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Terbatas, Alokasi Beasiswa FISIP Kendari, KP. Berbeda dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) yang memiliki 15 sumber beasiswa untuk mahasiswanya. Di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhalu, alokasi beasiswa yang bisa dimanfaatkan mahasiswa miskin tapi berprestasi sangat terbatas. Menurut Dekan FISIP Unhalu, tahun ini, hanya dua alokasi beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa, yakni menerima BBM dan PPA. “Saya beharap beasiswa lainnya bisa ada seperti fakultas lainnya. Sementara mahasiswa bisa memanfaatkan bantuan pendidikan yang ada, tentu ini kita seleksi ketat sesuai kriterianya,” jelasnya, kemarin. Secara terpisah, Pembantu Dekan 1 FISIP, Justawan M.Si., mengatakan pihaknya memaksimalkan beasiswa yang bertujuan membantu biaya pendidikan mahasiswa yang be rprestasi. Diakuinya, bila tahun ini sumber beasiswa yang masuk di FISIP sangat terbatas. “Informasinya beasiswa dari salah satu bank yang akan masuk, namun sampai kini belum jelas realisasinya. Mudah-mudahan sumber beasisw alainnya bisa masuk seperti fakultas lain dalam rangka menunjang pendidikan mahasiswa,” tandasnya. Selain beasiswa, Justawan juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan untuk akreditasi a. Syarat-syaratnya sudah dipennhi mulai dari fasilitas pembelajaran, didukung tenaga dosen lebih 15 doktor dan satu profesor ini sudah mencapai standar untuk alih akreditasi. “Jurusan Komunikai, Administrasi, dan Antropologi semuanya sudah akreditasi B, tinggal Sosiologi yang masih akreditasi C. Kami tetap berupaya semoga kedepannya bisa akreditasi B, mengingat mahasiswanya sudah sangat banyak,” tutupnya. ( P6)

UMK Target 2 Ribu Maba

Buka SPMB Manual Kendari, KP UMK (Universitas Muhamadiyyah Kendari) tahun ini masih melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) secara manual. Meskipun model penerimaan Maba tidak dilaksanakan secara online, pihak UMK menargetkan 2 ribu mahasiswa baru tahun akadmeik 2013/2014. SPMB manual digelar dua gelombang pendaftaran, yakni melalui seleksi tulis dan

seleksi wawancara. “Sebenarnya kami sudah lama merencanakan pelaksanaan SPB secara online, seperti perguruan tinggi lainnya. Hanya saja, itu tidak dapat dilaksanakan tahun ini karena ada kendala eksternal, utamanya masalah listrik. Kalau masalah tenaga dan sumber daya yang kami miliki saat ini sebenarnya sudah dapat mendukung pelaksanaan SPMB secara online. Kami khawatir proses pelakasanan SPMB akan terganggu jika dilaksanakan secara online. Meski begitu, input data mahasiswa

STAIN Kendari Terima Maba Jalur Tertulis Khusus IPS Kendari, KP Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Qaimuddin Kendari kembali memberikan peluang studi bagi alumni SMA sederajat. Bila sebelumnya, Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dilakukan dalam bentuk jalur prestasi akademik. Kali ini, sekolah tinggi yang dipimpin Dr. H. Nur Alim, M.Pd., ini membuka jalur tertulis yang dibagi dalam dua kelompok, yakni kelompok IPS dan kelompok IPC Pembantu Ketua (Puket) I STAIN Kendari, Dr.Husain

Insawan menjelaskan sesuai ketetapan sebelumnya, kuota 30 persen dari seribu mahasiswa tetap berlaku. Bila dilihat dari sisi programs studinya STAIN Kendari ini tergolong kelompok IPS. Untuk kelompok IPC dimungkinkan manakala ada calon mahasiswa mendaftar kelompok IPA. Karena program studi yang ada semua tergolong IPS maka STAIN memberikan kesempatan kepada pendaftar kelompok IPA ke Perguruan tinggi lain dalam lingkup PTAIN/UIN. “Kalau pendaftar kelompok IPS sudah pasti akan ke STAIN Kendari. Tapi pendaftar kalau IPC masih ada kemungkinan untuk ke Perguruan Tinggi lain. “Pendaftar IPC berhak memilih

3 program studi yang dinginkannya. Entah dia memilih 2 program studi di STAIN dan memilih 1 program studi dipeguruan tinggi lain atu sebaliknya,” tandasnya. Verifikasi berkas kelengkapan para pendaftar akan dilaksanakan antara 27 juni-19 Juli. Sesudah ujian tulis dan sebelum pengumuman pendaftaran ulang. Langkah ini dilakukan untuk menghindari adanya pendaftar yang tidak lulus UN di sekolah tapi lulus ujian tulis di STAIN. (p3)

19 sudah terkomputerisasi,” terang Dr. Jamaluddin Hos, ketua panitia SPMB UMK. Ada dua tahap seleksi untuk SPMB yaitu seleksi tulis dan seleksi wawancara. Selain itu, SPMB juga dilaksanakan dalam dua gelombang pendaftaran. Untuk gelombang I panitia akan menerima 200 mahasiswa baru pendaftarannya dilaksanakan tanggal 29 April s.d 24 Mei. Adapun gelombang II, ditargetkan menerima 1800 mahasiswa baru yang pendaftarannya dibuka tanggal 3 Juni hingga 2 Agustus. “Kami cuma menerima

200 orang di gelombang I karena kami belum menerima siswa alumni tahun ini untuk mendaftar,” katanya. Sebagai informasi tambahan, panitia SPMB tidak membatasi tahun angkatan untuk menjadi mahasiswa UMK. Itu dilakukan untuk mewujudkan misi pemberdayaan, meningkatkan kualifikasi dan mutu masyarakat dalam bidang pendidikan. UMK hanya berupaya memberikan akses bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikannya. (p3)


20

Xpresi

Jomblo? Gak Masalah!

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

JOMBLO? Hffttt ini nich status yang paling gak enak banget didengar. Bayangin aja kalau ada yang nanya, sudah punya pacar? Hmm kamu yang faktanya emang lagi jomblo pasti malu banget khan guys. Sepertinya kurang pasaran banget jadi orang alias gak laku! Husssst, dunia belum kiamat guys, status jomblo justru menyenangkan. Loh ko bisa? Infact yang ngerasain kan kita. Bukan orang lain? Kayaknya pembelaan banget nich guys, hehehehe. Hmmm emang sich gak enak ya jadi jomblo. Dimana-mana pasti teman-teman bakal ngeledek kejombloanmu dan menyodorkan segala jenis bentuk manusia yang kira-kira bisa kamu pacari. Emang kita apaan, hehe. Inilah susahnya jadi jomblo. Kalau gak kuat iman bisa-bisa bakal hancur, xixixiiii. But, sekedar pencerahan saja nich guys jomblo itu bukan berarti

kamu gak laku lho. Tapi karena prinsip, misalnya gak mau membuang-buang waktu buat mikirin lawan jenis dulu. Lebih baik pikirkan guru aja dech, eh maksudnya pelajaran yang diberikan guru. Kalau tidak, mungkin karena masih menunggu yang lebih baik yang sudah disiapkan Tuhan, so sweet. Buat kamu yang jomblo juga gak usah malu dech. Karena jomblo itu banyak sisi baiknya. Mulai dari jauh dari stres. Tau sendiri khan, pacaran itu bukan hanya sayang-sayangan doank. Tapi juga banyak bertengkar dan gak enaknya. Banyak kok dari mereka yang punya pacar pekerjaanya bertengkar. Jadinya bukan bahagia tapi malah stres. Pengen tau ciri-ciri mereka yang stres? Lihat saja temanmu yang punya pacar tapi suka curhat soal masalah dengan pacarnya. Hmm gampang banget ditebak

ya? Pasti banyak temanmu yang kayak gini. Kalau begitu sudah jelas donk dengan jadi jomblo bakal jauh dari sakit hati. Yup, karena gak semua pasangan setia dan bisa saling memahami. Kalau salah satu pasangannya egois, bukan bahagia seperti di surga, tapi bagai di neraka. Tiap hari hatimu kebakaran, hehee. Gak hanya itu guys, dengan jadi jomblo, kamu bebas melakukan kesenangan dan hobi. Tau sendiri khan, kalau kamu punya apacar pasti kemana-mana harus ijin yayang dulu. Misalnya mau traveling pasti bakal banyak sarat yang diajukan kalau kamu pergi. Itu masih mending, bisa-bisa kamu dilarang dengan alasan doi nanti khawatir. Huuuu lebay ya, padahal aslinya doi gak mau kamu ketemu dengan cowok lain, takut kamu dilirik, heheee. Dengan status jomblo, sobat

expresi juga bisa lebih fokus sama sekolah atau kuliah. Hmm coba punya pacar, baru buka buku lima menit ada sms. Gak konsen deh. Padahal kalau dipikir lagi mana sih yang lebih penting, pacar atau sekolah? Dan ingat, ada satu yang paling gak enak banget saat kamu pacaran. Kalau ini sampai menimpa kamu, pasti kalian bakal bersukur banget jadi jomblo, tidak ada wajib lapor. Yup, gak sedikit pacar yang super protektif. Kamu pergi kemana, sama siapa, untuk apa, pokoknya 5W plus 1 H deh harus jadi laporan, kayak tahanan saja dech, hehee. Nah, sudah banyak hal yang kamu dapatkan dengan menjadi jomblo khan? Makanya selalu bersyukur kepada Tuhan atas apa saja yang kamu dapatkan. Karena gak harus pacar, keluarga juga bisa menjadi sumber kebahagiaan kamu kok. (Wulan)


22

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Fulham Dapatkan Boateng dan Amorebieta PEMAIN tengah asal Ghana, Derek Boateng dan pemain bek tengah asal Venezuela, Fernando Amorebieta, bergabung dengan Fulham dengan transfer bebas, demikian pernyataan klub tersebut. Boateng (30), sudah memainkan 46 pertandingan internasi-

onal bersama timnas negaranya dan bergabung dengan Fulham dari klub Ukraina FC Dnipro Dnipropetrovsk dengan kontrak setahun. Sementara Amorebieta, yang bermain bagi Spanyol di level junior tetapi sudah bermain

dalam delapan pertandingan internasional bagi timnas negara kelahirannya, Venezuela, telah menandatangani kontrak empat-tahun dan bergabung dari Athletic Bilbao tempat dia sudah melakukan lebih dari 250 penampilannya di delapan

musim. “Saya terkesan dengan para pemain berbakat yang sudah berada di klub ini dan saya menantikan bertemu dengan mereka pada pelatihan pra-musim mendatang pada Juli,” ujar Amrebieta dalam laman klub. (reu/lex)

Klopp Dortmund dan Bayern akan saling berhadapan di laga puncak Liga Champions akhir pekan ini. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Wembley tersebut merupakan pertemuan kelima di musim ini. Dalam empat laga sebelumnya, Bayern berhasil meraih dua kali kemenangan dan dua kali berakhir imbang. Mereka menang di Piala Super Jerman dengan skor 2-1 dan di perempat final Piala Jerman dengan skor 1-0. Catatan ini menjadi latar belakang yang kurang apik untuk Die Borussen menghadapi pertandingan final nanti. Banyak pihak menilai Klopp perlu melakukan beberapa perubahan demi menghindari rekor gagal menang tersebut berlanjut. Tapi Klopp menolak pe-

nilaian tersebut. Pelatih 45 tahun itu menyatakan tak perlu mengubah gaya, meskipun yang dihadapi kini adalah final. “ Ka m i t i d a k p e r n a h b e radaptasi pada lawan kami, begitu juga Bayern. Jadi kenapa kami harus melakukan-

nya sekarang? Hanya karena ini final?” ujar Klopp di situs resmi UEFA . “Triknya adalah untuk memperlakukan ini s eper ti pertandingan normal, tapi m e ngeksekusinya dengan cara spesial, dan kami akan melakukan-

nya. Dan itu akan menentukan.” Rekor Dortmund di empat pertandingan terakhir memang tak cukup bagus. Namun sebelumnya mereka justru mencatatkan rentetan hasil apik, lima kali menang berturut-turut atas Die Roten di berbagai ajang. (a2s/rin)

Wenger Persilahkan Vermaelen Hengkang KAPTEN Arsenal Thomas Vermaelen kabarnya dipersilahkan Arsene Wenger untuk mencari klub baru, dirinya sudah tak lagi dibutuhkan The Gunners. Bahkan tak hanya itu pemain belakang berkebangsaan Belgia itu diobral, jasanya hanyadihargai5jutapoundsolehArsenaldan siapa pun yang berminat boleh memilikinya. Sejatinya Vermaelen masih punya kontrak di Emirates Stadium hingga 2015, namun pria yang dulu dibeli seharga 10 juta pounds dari Ajax ini menukik permainannya di musim ini. Beberapa hari sebelumnya dikabarkan sudah ada dua klub yang berminat menampung servis Vermaelen, yakni Manchester United dan juara La Liga Barcelona.

Arsene Wenger

Selain nama Vermaelen sejumlah nama juga akan segera dimasukkan ke dalam daftar jual mereka-mereka ialah Marouane Chamakh, Andrey Arshavin, Nicklas Bendtner, Park Chu-Young dan Andre Santos.(int)


Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

21

Lepo-lepo vs kessilape.

Lepo-Lepo akan Berhadapan Alolama Kendari, KP Kemenangn Lepo-lepo atas Kessilampe pada babak semifinal sepak bola antarkelurahan di Kota Kendari, kemarin(23/5), membawanya masuk ke final. Tim tersebut sedang siap untuk bentrok melawan Alolama pada Senin (27/5) mendatang. Kemenangan 1-0 yang diciptakan lewat tendangan Adas, gelandang penyerang tim Lepo-lepo mampu

menaklukkan lawannya hingga babak permainan usai. Satu bola yang melesak ke gawang lawan menjadi tiket untuk berhadapan Alolama. Kemampuan tim Lepo-lepo yang dimanejeri Ridlan Nurung, rupanya mampumenahanseranganbalasanyang sering kali dibangun Kessilampe lewat gelandang penyerangnya. Untungnya Lepo-lepo terselamatkan melalui tendangan langsung akibat pelanggaran

yang tim Kessilampe dari luar kotak penalti. Kesempatan untuk mengeksekusi bola pun tak ingin dilewatkan begitu saja Adas. Pemain nomor punggung delapan itu berhasil memasukkan bola, hingga berhasil membawa harapan tim kuning tersebut menekan serangan lawan. Pertarungan imbang dan optimis antara kedua tim tersebut hampir tidak bisa diprediksi. Andaikan Lepo-lepo

Alolama Libas Kandai

Kendari,KP Sepak bola antarkelurahan se-Kota Kendari telah menyelesaikan babak semifinal kemarin, (23/5) di Stadion Lakidende. Empat keseblasan yang mewakili kelurahan masing-masing telah berhadapan. Pertandingan semifinal partai pertama, Kesebelasan Alolama yang sebagian pemainnya merupakan atlet sepakbola PON Sultra berhasil menggulung Kesebelasan Kandai dengan skor mencolok 4-0. Sejak kick off, Alolama langsung tancap gas dan mengurung pertahanan Kandai, babak

pertama skor 2-0 yang dihasilkan tendangan Fandi Ahmad di menit ke-10 dan dipertegas oleh Hengki pada menuit ke-11. Babak kedua tak banyak perubahan terjadi, justru para pemain Kandai terlihat kian kelelahan dan moment ini dimanfaatkan betul tim Alolama dengan memasukkan beberapa pemain cadangan yang diandalkan. Alolama kian di atas angin tuk menatap final, babak kedua kembali menghasilkan 2 gol melalui sepakan Febri dan Ahmad, Alolama mengunci skor 4-0.

Husaen, manejer kesebelasan tim Alolama mengungkapkan, bahwa permainan yang diterapkan merupakan strategi dari pengamatan terhadap pemain-pemain Kandai ketika bertanding di babak penyisihan. “Saya mengakui tim Kandai juga bermain bagus, kami hanya berusaha sebaik mungkin agar bisa memenangkan pertandingan. Kita optimis untuk mengejar kemenangan setiap bertanding dengan lawanlawan lain, bermain tertib dan optimis di lapangan,� ungkap Husaen. (p7)

Kandai Vs Kessilampe

Partai Derby Tersaji Hari ini KECAMATAN Kendari mengirim dua wakilnya ke babak Semifinal yakni Kelurahan Kandai dan Kelurahan Kessilampe, namun keberuntungan belum

berpihak tahun ini. Kedua Kelurahan tersebut harus rela memperebutkan juara 3 dan 4 hari ini (24/5) di Stadion Lakidende Kendari. Kelurahan Kandai yang dipapas

Alolama 4-0 dan Kessilampe yang dibabakbelur Lepolepo 1-0 akan bermain aman untuk mencoba mencari obat pelipur lara kepada para supporter setianya. (akb)

Pacar Ronaldo Tampil Seksi PACAR Cristiano Ronaldo kembali membikin berita, tampilannya yang seksi di festival film Cannes membuatnya disorot kamera berbagai media. Irina Shayk tampil seksi dengan gaun yang begitu terbuka di bagian dada, ia menonjolkan asetnya dengan balutan kain hitam menerawang tersebut. Perempuan kelahiran Rusia,

6 Maret 1986 datang didampingi Ronaldo untuk pemutaran perdana film berjudul All Is Lost di Festival Film Cannes. Di atas karpet merah Irina sengaja membiarkan bagian tubuh atasnya tersebut terbuka sehingga menampilkan bagian payudaranya. Ia tak canggung pamer keseksiannya sembari terus jadi sasaran empuk kamera para wartawan.(afp/lex) Irina Shayk

Suwarjono/KP

Juergen Klopp

Jupp Heynckes

Klopp Tak Ubah Gaya Main GAGAL menang di empat pertemuan terakhir membuat sebagian kalangan menilai Borussia Dortmund perlu mengubah pendekatan mereka terhadap Bayern Munich. Juergen Klopp menyanggahnya.

Baca KLOPP di Hal 22


23

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Fashion vs Health, Pilih yang Mana? D

unia fashion kini berkembang pesat untuk segala keinginan anda. Siapapun ingin terlihat fashionable. Namun, anda juga perlu tahu bahwa dunia fashion dan kesehatan kadang bertolak belakang. Madaleinee Vionnet seorang desainer ternama di tahun 70an menyatakan apapun yang anda pakai, itu harus membuat anda tersenyum. Jangan menyiksa di akhir. The dress must smile with her. Ada beberapa pakaian dan barang yang perlu anda hindari meski itu mendukung gaya anda dalam keseharian. Salah satunya adalah celana super ketat. Pria yang memakai celana terlalu ketat akan membuat alat vitalnya memanas dan mempengaruhi kualitas spermanya menjadi lebih buruk. Untuk wanita, celana yang terlalu ketat dapat mengakibatkan jamur, keputihan, ataupun gatal-gatal yang mengganggu. Hal itu terjadi karena keringat yang menumpuk. Jika sempat, anda dapat mengganti celana setiap empat jam sekali. Atau jika tidak memungkinkan pakailah celana berpotongan lebar yang lebih ringan. Oversized bag. Tas memang salah satu bagian penting untuk menunjang

fashion style. Bermerek, bermuatan besar dan terlihat keren dibawa kemana-mana. Tapi anda tak menyadari bahaya terhadap kesehatan jika tas yang selalu anda bawa bermuatan penuh. Ini akan mempengaruhi bentuk tubuh anda. Salah satunya, bisa menderita skoliosis yaitu tulang belakang tidak normal. Bentuknya tidak lurus, melainkan melengkung ke samping. Ini akan membuat anda berjalan dengan posisi miring permanen. Jika ingin membawa tas besar, jinjinglah. Tidak membawanya di pundak. Oversized earrings. Antinganting salah satu yang menjadi pilihan wanita untuk mempercantik diri. Tapi pernahkah anda memilih anting yang baik untuk kesehatan? dr. James McDiarmid, konsultan bedah plastik di Amerika menyebut anting berukuran besar dapat mempeng aruhi bentuk telinga. Ia menyatakan ban-

yak perempuan Amerika datang untuk melakukan bedah plastik pada telinga.

“Telinga juga menjadi titik pusat berbagai saraf penting. Jika terlalu sering memakai anting besar, sarafsaraf ini bisa tertarik dan mempengaruhi saraf lainnya,” kata dia. Oleh karena itu, anda tak perlu memaksakan mengikuti tren, cukup memakai yang serasi dengan pakaian. Jika ingin tetap dipakai, cukup dua jam saja. Terakhir, adalah high heels. Jika lebih dari dua jam memakai high heels, anda sama saja dengan menyiksa kaki. “Ketika memakai high heels pinggul Anda miring ke depan dan menambah kelengkungan pada tulang belakang. Hal ini me-

nyebabkan ketidakseimbangan pada tubuh dan kaki yang sibuk menopang tubuh anda,” kata Mike O”Neil dari Society of Chiropodists and Podiatrists. Jadi silahkan Anda memilih. Jika sempat, saat duduk bekerja bebaskan

kaki Anda dari high heels. Gunakan hanya saat Anda akan berjalan keluar kantor. Ganti dengan flat shoes saat berada dalam ruang kerja. Pilihlah fashion yang terbaik untuk menunjang kesehatan. (jpnn/fya)


24

Kendari Pos | Jumat, 24 Mei 2013

Minimalis, Modis tapi Manis W

Rachma Dewi

(Staf Keuangan SMK Pertambangan Kendari)

Style dengan Low Budget Siapa bilang, mau gaya itu harus mahal? Itu pendapat sebagian orang yang tidak tahu triknya. Tapi bagi yang sudah tahu, gampang kok. Untuk tampil keren, kita tak perlu rutin berburu pakaian atau pun aksesoris. 1. Cari Stok Lama Sudah coba mengobrak-abrik isi rumah? Coba bongkar semuanya, mulai dari pakaian lama hingga yang terbaru. Bisa juga dengan membongkar isi lemari saudara atau orang tua, siapa tahu menemukan pakaian yang masih oke. Tak masalah juga kalau ada pakaian jadul, kombinasi vintage modern juga kece kok. Bongkar dulu deh sebelum membeli. 2. Lakukan Perombakan Kalau udah mengobrak-ngabrik seisi rumah tapi pakaian yang ditemukan membosankan atau gayanya udah tidak asik lagi, maka lakukan perombakan. Ya, kamu bisa menambahkan berbagai aksesoris seperti manikmanik, lace, atau studs pada pakaian. Bahkan bisa memotong kaos agar jadi tanktop, celana panjang agar jadi celana pendek, dan sebagainya. 3. Garage Sale Sudah coba cara 1 dan 2 tapi masih gagal? Jangan lantas membeli pakaian dengan harga yang mahal, coba dulu datang ke garage sale. Emang barang-barang second sih, tapi mungkin saja bisa menemukan barang yang bagus, atau bahkan belum pernah digunakan sama sekali dengan harga yang jauh di bawah harga pasar. 4. Riasan wajah Kalau style pakaian dan aksesoris sudah oke, sekarang giliran kamu perhatikan dandanan. Jangan gunakan makeup dengan tebal, karena kamu malah akan terlihat seperti dakocan. Pakai riasan yang tipis dengan pelumas bibir warna terang, dijamin akan makin seksi. (*/net)

ajah manis dengan penampilan minimalis menjadi gambaran para siswa SMK Pertambangan Kendari terhadap sosok Rachma Dewi. Penampilan keseharian perempuan yang bertugas sebagai staf keuangan sekolah kejuruan itu memang sederhana, tetapi tetap terlihat menarik. Pakaian apa pun yang dikenakan seakan semakin menambah pesonanya. Sambil tersenyum, perempuan berambut sebahu ini mengaku termasuk tipe perempuan yang tidak neko-neko dalam memilih pakaian. Baginya pakaian yang membuatnya nyaman cukup memberi percaya diri dan

merasa cantik. “Bagi saya, pakaian yang dikenakan tidak perlu mahal dan mewah, cukup tampil simpel apa adanya. Selain itu pakaian yang dikenakan harus memberi kita comfort (kenyamanan) san conform (sesuai),” kata Dewi. Ia merinci pakaian yang dikenakan tentunya harus disesuaikan momen. Misalnya karena bekerja pada salah satu sekolah maka ia biasa mengenakan setelan baju kemeja dan celana kain. “Be-

gitu pula alas kaki tentunya disesuaikan dengan pakaian, misalnya saya mengenakan sepatu teplek (flat atau tanpa hak) karena merasa conform dengan kemeja motif batik dan celana kain. Untuk harga pakaian, bagi saya tidak masalah, cukup disesuaikan dengan rasa nyaman, biar murah atau mahal pasti saya beli,” ungkapnya. Perempuan kelahiran tahun 1982 ini juga mengakui penampilan sangat mempen-

garuhi kecantikan seseorang, apalagi kalau wajah biasabiasa saja. “Karena itu kita akan merasa tampil cantik

yang membuat percaya diri, jika mengenakan sesuatu yang membuat kita nyaman,” pungkasnya. (fas)


Kendari Pos Edisi 24 Mei 2013