Page 1

senin, 17 oktober 2011

ECERAN RP. 3.500,-

Gubernur-SKPD Harus Kuat Lobi Tanpa Anggaran, Mega Proyek Sulit Terlaksana JAMBI- Sejumlah mega proyek yang di­ rancang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dinilai kalangan pengamat dan akademisi akan memiliki dampak ekonomi signifikan. Namun, rencana proyek besar tanpa didukung anggaran dan pengkajian mendalam bakal sulit terlaksana. n Baca Gubernur hal 2

Beberapa Mega Proyek yang Dirancang Pemerintahan HBA-Fachrori 1. Pengerukan Sungai Batanghari (Belum ada kepastian dari PT Synco Global/masih dikaji) 2. Pembangunan jaringan Rel Kereta Api ( Baru sebatas MOU dengan Investor India) 3. Jembatan Gantung dan Menara Jam ( Dana dari APBD. Jembatan Rp 75 M dan Menara jam Rp 15 M) 4. Pasar Angso Duo (Menunggu kepastian penyertaan modal Rp 90 M dari PT JII)

5. Jalan Jangkat (Multiyear Rp 214 tiga tahun dan sudah mulai dilaksanakan) 6. Bandara Sultan Thaha (Tambahan anggaran diajukan ke Presdien) 7. Jalan Layang (flyovers) (Anggaran diajukan ke pusat) 8. Pelabuhan Ujung Jabung (anggaran diajukan ke pusat)

reshuffle

Baca SBY hal 4

Baca Pesimis hal 2

Total 3,7 Kg, Ditangkap di Bali foto-foto: eddy djunaedi/JAMBI INDEPENDENT

Heri Amol

Menang

Pesona Ritual Tibet (42)

Sebagai mitra pemprov, kalangan anggota legislatif di DPRD Provinsi Jambi diharapkan memberikan dukungan penuh dan mengontrol pelaksanaan mega proyek yang dirancang pemerintahan HBA-Fachrori. Menurut penilaian kalangan dewan, tidak semua mega proyek yang dirancang tersebut bisa terlaksana. Sebagian lagi, dinilai perlu dan penting dilaksanakan karena menyangkut kepentingan rakyat Provinsi Jambi. n

Butuh Uang untuk S-2, Guru Selundupkan SS

SBY Koleksi 19 Wakil Menteri JAKARTA - Gelombang penunjukan wakil menteri (Wamen) bersamaan dengan proses reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid dua masih terus berlanjut. Kemarin (16/10), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali memanggil tiga orang yang diproyeksikan menjadi wamen ke Istana Kepresidenan. Tiga pos wamen tersebut merupakan pos baru. Yakni, Wamen ESDM yang akan diisi Widjajono Partowidagdo, Wamenag Nazaruddin Umar, dan Wamenkum HAM Denny Indrayana. n

Pesimis Terlaksana Semua

TKO

JAMBI- Heri Amol, juara dunia WBO Aspac Gema Trisakti asal Indonesia ber­ hasil mempertahankan gelarnya di gedung olahraga (GOR) Kota Baru, Kota Jambi, tadi malam (16/10). Heri Amol menghempaskan sang penantang Charlie Kabela dari Filipina dengan menang TKO di ronde ke-8. n

MENANG TKO: Heri Amol dengan sabuk juaranya. Foto bawah, saat ber tarung dengan Charlie Kabela tadi malam.

TUBAN - Bea Cukai Bandara Ngurah Rai kemarin (16/10) kembali melimpahkan tiga penyelundup narkoba jenis sabu-sabu (SS) kepada Polda Bali. Tiga pelaku tersebut merupakan warga negara Indonesia yang ditangkapi satu

per satu selama sepekan terakhir. Mereka adalah Theresia Avilla Yanti Siwi, 39, asal Malang, Jawa Timur (Jatim); Erika asal Banyuwangi, Jatim; serta Nurhadi Imron asal Tangerang. n Baca Butuh hal 2

Baca Heri Amol hal 4

Surga Para Fotografer di Kuil Jokhang Ketika berada di Kota Lhasa, Tibet, ada

pemandangan menarik yang belum diceritakan oleh wartawan Jawa Pos (induk Jambi Independent) Bahari yang berhaji jalur darat. Yakni, ketika dia berada di Kuil Jokhang. n

ANO/JPNN

JADI DUA LANTAI: Salah satu rumah TKI di Desa Tanggul Turus Kecamatan Besuki, Tulungagung yang baru saja direnovasi.

Lika-liku Rentan Menjadi TKI Perempuan di Luar Negeri

Dapat Uang Saku Rp 2 Juta, Hanya Terima Rp 500 Ribu

Baca Surga hal 4

HBA Siap Hadapi Kepri Kumpulkan Tim, Segera Kunjungi Pulau Berhala JAMBI - Meski Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah menetapkan Pulau Berhala masuk wilayah Jambi, posisi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi sepertinya belum benar-benar aman. Ke depan, pemprov harus siap-siap

kembali beradu argumen dan data dengan pihak Pemprov Ke­pulauan Riau (Kepri) yang be­r encana menggugat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang menyatakan Pulau Berhala masuk Jambi tersebut. Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) sudah memperkirakan bakal ada gugatan setelah Permendagri keluar. n Baca HBA hal 4

Di satu sisi, menjadi TKI perempuan di luar negeri memang menjanjikan kesuksesan materi. Tetapi, pada sisi lain, TKI perempuan juga sangat rentan menjadi korban dari orang-orang di sekelilingnya. Urutannya seperti ini: Yang menjadi ujung tombak perekrutan para calon TKI perempuan itu adalah PL (pekerja lapangan). Merekalah yang bertugas mencari perempuan di pelosok-pelosok untuk direkrut menjadi TKI. n Baca Dapat hal 4

UTAMA dok/jambi independent

Hasan Basri Agus

Menelusuri Modus Nekat Para Calon TKI Perempuan Baca halaman 4

ANO/JPNN

YANG SUKSES: Sumarmi menggendong anaknya.

Plangkahan, Awali Prosesi Pernikahan Putri Sultan Hamengku Buwono X

Penasaran Mempelai Pria, Warga Menunggu di Regol Magangan

Gubernur-SKPD harus kuat lobi

Rangkaian prosesi pernikahan putri bungsu Sri Sultan Hamengku Buwono X GKR Bendara dimulai kemarin (16/10). Prosesi pertama adalah plangkahan dan ngabekten.

Data penerima tabung gas bermasalah

OLEG WIDOYOKO, Jogjakarta Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja/jpnn

Upacara plangkahan dimulai sekitar pukul 09.30 di Keraton Kilen. Lima putri Sultan HB X, GKR Pembayun, GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GRAj Nurabra Juwita, dan GKR Bendoro, hadir

MINTA IZIN: Putri bungsu Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Bendoro (dua kiri) menyerahkan plangkah kepada kakak keempatnya GRAj Nurabra Juwita.

terlebih dahulu. Dengan kebaya warna sama, mereka tiba di Keraton Kilen bersama istri-istri pe­

ngageng keraton. Beberapa saat kemudian Sri Sultan HB X dan permaisuri GKR He-

mas tiba dan memerintah calon pengantin putri me­n yerahkan uba rampe plangkahan kepada GRAj Nurabra Juwita. Plang­ kahan merupakan simbol ke­ relaan kakak yang akan dilewati adiknya yang bakal menikah terlebih dahulu. Di antara lima putri Sri Sultan, Nurabra Juwita dan Nurastuti Wijareni atau Jeng Reni (kini bergelar GKR Bendara) yang belum menikah. Nurabra adalah putri keempat, sedangkan Reni kelima. Putri sulung GKR Pembayun menikah dengan KPH Wironegoro, GKR Condrokirono menikahi KRT Suryokusumo, dan GKR Maduretno menikah dengan KRT Purboningrat. n Baca Penasaran hal 2

Harus kuat uang pelicinnya juga...

Sepertinya SDM yang mendata juga bermasalah...


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Gubernur-SKPD Harus Kuat Lobi ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------- dari hal 1 Apalagi jika hanya mengandalkan anggaran daerah (APBD). Karena itu, menurut mereka, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) dan para ‘pembantunya’ (kepala SKPD) harus pintar-pintar melakukan lobi untuk mendapatkan kucuran anggaran dari pemerintah pusat maupun pihak ketiga. Selain itu, skala prioritas juga harus diperhitungkan. Pengamat Ekonomi dari Unja Prof DR Syamsu Rijal Tan mengatakan, secara ekonomi keberadaan infrastruktur dibutuhkan untuk mendukung perekonomian. Tapi, dengan anggaran yang ada (APBD), pemerintah Provinsi harus bisa memilih skala prioritas dan kebutuhan. Data yang dikumpulkan Jambi Independent dari Bappeda Provinsi Jambi,

setidaknya ada tujuh mega proyek yang dirancang pemerintahan Hasan Basri Agus (HBA)-Fachrori. Yakni, pengerukan Sungai Batanghari sebagai jalur transportasi angkutan batu bara, Pembunganan jaringan Rel Kereta Api, Jembatan Gantung dan Menara Jam yang menghubungkan Seberang Kota- Pasar Jambi. Mega proyek lainnya, pembangunan Pasar Angso Duo, Jalan Jangkat, perluasan Bandara Sultan Thaha, pembangunan Jalan Layang (flyovers), dan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung. Diantara mega proyek ini, ada yang sudah disetujui anggarannya, dan ada pula yang baru sebatas MoU atau nota kesepahaman dengan pihak investor. Perluasan bandara Sultan Thaha misalnya, Syamsu Rijal

Tan menilai memang sudah saatnya ada peningkatan status menjadi bandara internasional. Karena ini akan menggerakkan perekonomian yang ditandai dengan mobilitas barang dan jasa tidak hanya skala domestik saja. “Apalagi, ini sudah dapat respon dari pemerintah pusat. Ini memang harus jadi bandara internasional,”kata Dosen FE Unja ini saat dihubungi Jambi Independent, kemarin (16/10). Diakuinya, sejumlah proyek besar memang mebutuhkan anggaran besar. Makanya dibutuhkan keuletan dan kerja keras dari pemerintah provinsi menarik dana dari pusat maupun investor dari luar negeri. “Adu kekuatan di pusat memang penting untuk menarik anggaran. Proyek besar memang harus dibuat se-

bagai proposal untuk mendapatkan anggaran,”katanya. Tinggal bagaimana usaha pemprov untuk meyakinkan pemerintah pusat maupun pihak ketiga. Yang tidak kalah penting adalah letak mega proyek yang dibuat, apakah bisa memberikan multiplier effect atau tidak. “Kalau bandara jelas, ini masalah nama Jambi. Event internasional bisa digelar. Termasuk membuat embarkasi sendiri untuk pemberangkatan haji,” ujarnya. Dia juga mencontohkan, rencana pembangunan jalan layang (flyovers). Dengan peningkatan volume kendaraan, lalulintas semakin padat. Pemerintah harus bisa memilih wilayah yang tepat. Kemudian, pembangunan rel kereta api, menurut dia, butuh pengkajian mendalam. Karena ini harus terintegrasi

Butuh Uang untuk S-2, Guru Selundupkan SS --------------------------dari hal 1 Mirisnya, salah seorang dari mereka, Theresia, diketahui berprofesi sebagai guru privat bahasa Inggris di tempat asalnya. Seperti terungkap dalam gelar kasus yang dilakukan pihak bea cukai kemarin, aksi penyelundupan itu terbongkar dari tertangkapnya Theresia pada Senin lalu (10/10). Eks penumpang Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR 0638 rute Kenya-DohaSingapura-Denpasar ini ditangkap sekitar pukul 19.45 saat melalui pemeriksaan di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai. Dari hasil pemeriksaan saat itu, Theresia diketahui membawa barang mencurigakan di kopernya. Tepatnya di tas hitam yang diletakkan pada sekat koper tersebut. Saat dibongkar diketahui barang itu adalah sabu-sabu yang berat kotornya mencapai 3,7 kilogram. “Kalau dibagi menjadi paket-paket kecil dengan ukuran satu gram, jumlah itu bisa mencapai 15 sampai 16 ribu paket. Nilainya mencapai Rp 9,3 miliar,” jelas Kepala Bea Cukai Bandara Ngurah Rai Made Wijaya kemarin. Pascatertangkapnya There-

sia, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Bali untuk mengembangkan pengusutan kasus penyelundupan ini. Keesokan harinya, Selasa (11/10), petugas gabungan menangkap tersangka kedua yang bernama Erika. Dia ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Dewata, Sidakarya, Denpasar Selatan (Densel). “Erika ini pengendali tersangka pertama (Theresia) dan orang yang akan menerima barang di Bali. Erika dan Theresia ini sepupuan,” jelas Made Wijaya. Tertangkapnya dua orang bersaudara tersebut tidak membuat petugas gabungan puas. Pengembangan terus dilakukan hingga pada Jumat (14/10), petugas menangkap Nurhadi Imron. Nurhadi yang diduga akan membeli SS dari Erika ditangkap di sebuah hotel di kawasan Kuta. “Saat ditangkap, Nh (Nurhadi) ini dalam posisi siap menyerahkan uang Rp 61 juta kepada Erika,” imbuhnya. Menurut Wijaya, jaringan tiga orang penyelundup itu sejatinya cukup luas. Bahkan

terkoneksi sampai luar negeri dan lembaga pemasyarakatan. Mulai dari Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, sampai Lapas Kerobokan, Badung. Skema tersebut terungkap dari penuturan EDW, salah seorang yang dicurigai terlibat dalam jaringan itu. Hanya, Wijaya enggan menerangkan lebih detail peran EDW dalam gelar kasus kemarin. Dia hanya mengatakan bahwa EDW masih diperiksa intensif Ditreskoba Polda Bali. Lalu, dari mana sumber barang yang dibawa Theresia? Wijaya menuturkan, barang itu sejatinya milik seorang warga negara Nigeria bernama Mike. Oleh Mike, barang itu kemudian diserahkan kepada seorang warga negara Mozambique bernama Mark. Nah, oleh Mark barang itu kemudian diserahkan kepada Theresia di sebuah kota kecil bernama Maputo. “Kebetulan, Mike ini berstatus sebagai pacar Erika. Nah, oleh Erika, Theresia dijanjikan uang USD 200 selama menjalankan tugasnya itu. Nanti, bila barang itu sudah sampai di Bali dan sudah diterima pelaku

lain, Theresia akan diberi imbalan tambahan sebesar Rp 7 juta,” kata Wijaya. Sementara itu, diduga Theresia terperangkap jaringan bisnis narkoba kelas internasional untuk menutupi kebutuhan biaya mengikuti program S2. Dugaan tersebut didasarkan pada cerita yang diperoleh petugas dari Theresia selama kasusnya dikembangkan. “Awalnya, tersangka satu (Theresia) ini lurus-lurus saja. Mungkin karena butuh biaya untuk mengikuti S2 itu, tersangka utama ini (Theresia) bersedia direkrut sebagai kurir,” jelas Wijaya sesaat setelah mengetes sabu-sabu yang dibawa Theresia dengan menggunakan test kit di hadapan awak media. Kekurangan biaya itu mungkin sempat diutarakan kepada Erika yang masih berstatus sebagai sepupunya. Sejak saat itu, Theresia diduga terlibat dalam pasar gelap narkoba lintas negara dan benua. “Untuk lengkapnya belum sempat kita korek sepenuhnya. Karena selama mengamankan dia, kita lebih banyak fokus untuk mengejar pelaku lain,” imbuh Wijaya. (jpnn)

Penasaran Mempelai Pria, Warga Menunggu di Regol Magangan- ---dari hal 1 Selasa besok, GKR Bendara akan menikah dengan KPH Yudanegara yang memiliki nama asli Achmad Ubaidillah. Dalam uba rampe yang dibawa dengan menggunakan dua nampan dan satu bokor kuningan itu, terdapat pakaian sak pengadeg (bawahan hingga atasan), sepatu, tas, dan dompet. Selain itu, diserahkan satu paket pisang sanggan yang terdiri atas pisang raja dua tangkeb, suruh ayu, gambir, kembang telon, dan benang lawe. Setelah penyerahan yang disaksikan langsung oleh Sri Sultan HB X, GKR Pembayun selaku cepeng damel keputren (koordinator Keputren) memberikan aba-aba agar GKR Bendara melakukan prosesi ngabekten (menyembah dan meminta restu) kepada Sri Sultan HB X dan Ratu Hemas. Dalam prosesi itu, GKR Bendara atau yang akrab disapa Jeng Reni melakukan laku ndhodhok (jalan jongkok) di atas karpet bertabur bunga melati untuk mencium lutut Sri Sultan, ayahnya. Hingga prosesi berakhir, Sri Sultan yang mengenakan surjan oranye-kuning tidak melontarkan sepatah kata pun. Setelah upacara ngabekten, GKR Pembayun meminta pendamping calon pengantin putri BRAy Suryadiningrat dan BRAy Suryamentaram membawa putri dari Keraton

Kilen ke Keputren. Setelah memasuki kompleks Keputren, GKR Bendara bersama GKR Hemas dan sesepuh keraton lain melakukan transit di Bangsal Sekarkedhaton. Sedangkan calon pengantin pria menjalani prosesi nyantri setelah dijemput dari Dalem Mangkubumen menuju Bangsal Ksatriyan. Penjemputan dilakukan KRT Jatiningrat dan KRT Yudahadiningrat. Perjalanan dari Mangkubumen menuju regol Magangan menggunakan tiga kereta. Yaitu, Kyai Kuthakaraharja yang dinaiki Jatiningrat dan Yudahadiningrat, Puspaka Manik yang digunakan pengantin pria, dan Kyai Kus Gading dinaiki keluarga pengantin laki-laki. Di Regol Magangan, ratusan warga Jogjakarta sudah menunggu. Warga yang ratarata bermukim di sekitar keraton mengetahui pengantin pria akan tiba di situ sekitar pukul 11.00 dari pemberitaan media massa. “Mumpung liburan, sekalian melihat ke sini. Kepengin lihat Mas Ubai (panggilan KPH Yudanegara, Red) langsung,” ujar Lutfhi Hasan, warga Pugeran yang datang bersama istri dan anaknya. Setelah tiba di Magangan, Yudanegara yang juga Kasubid Komunikasi Politik Bidang Media Cetak Setwapres diantar menghadap KGPH Hadiwinoto selaku cepeng damel Ksatriyan

di Bangsal Ksatriyan. Ubai dan keluarga beristirahat di Gedhong Srikaton dan kembali ke Ksatriyan untuk meneruskan prosesi nyantri. Menurut GBPH Prabukusumo, tradisi nyantri dilakukan untuk semua calon mantu keraton, baik perempuan maupun laki-laki, sebagai sarana pengenalan kepada anggota keluarga keraton. Dahulu prosesi tersebut dilakukan selama 40 hari menjelang menikah, berbarengan dengan prosesi pingitan. Namun, karena perkembangan zaman, sekarang dilakukan secukupnya, menjelang hari H pernikahan sebagai simbol adaptasi di lingkungan keraton. “Tujuannya, pengenalan kepada anggota keluarga keraton untuk mengakrabkan supaya keraton bisa mengenali calon mantu,” ujar Prabukusumo di Bangsal Ksatriyan. Sebelumnya, Nurabra Juwita mengatakan tidak meminta barang istimewa. Sebagian barang merupakan pilihan Jeng Reni dan Ubai serta orang tuanya. Meski begitu, ada juga yang dia pilih sendiri. “Tapi, gak ditentuin kok harus merek apa atau gimana,” ujar Jeng Abra -panggilan Nurabra Juwita--. Dia tidak mempermasalahkan adiknya menikah terlebih dahulu. Putri keempat Sri Sultan yang lahir 24 Desember 1983 itu juga menyatakan

merestui pernikahan adiknya dan tidak meminta permohonan khusus. Meski demikian, Jeng Abra tetap harus menjalani upacara plangkahan sebagai ritual di keraton. “Jodoh orang kan masing-masing, bukan kita yang ngatur. Kerena itu, bagi saya, tidak masalah adik saya duluan menikah. Saya ingin berkarir dulu,” tutur Jeng Abra yang berkarir di Jakarta bidang IT. Jeng Abra menuturkan, sebelum dilamar, adiknya melakukan pembicaraan pribadi dengan dirinya. Jeng Reni sempat menyatakan rasa sungkan karena harus menikah terlebih dahulu. Namun, sebagai kakak, dia justru tidak mempermasalahkan itu. “Sebelumnya memang sempat ada pembicaraan tentang persoalan ini. Sebab, jika Reni menikah, berarti tinggal saya yang belum. Sebenarnya dia agak berat, tetapi saya mendorong. Ya memang melangkahi. Tapi, saya tidak masalah karena jodoh orang sendiri-sendiri,” tuturnya. Dia berpesan agar setelah menikah, Jeng Reni maupun Ubai tidak melupakan keluarga. “Saya tidak bisa memberikan pesan khusus. Kurang lebih sama dengan semua orang, yakni agar semua berjalan baik. Saya hanya mendoakan agar mereka bahagia dan paling penting adalah tidak melupakan keluarga,” tandas Jeng Abra. (*)

dengan infrastruktur lain, seperti pelabuhan laut, jika tujuannya untuk lalu lintas barang. “Pada dasarnya semua program bagus. Tinggal perencanaannya dan darimana anggarannya,”katanya. Terpisah, Pengamat Ekonomi dari Unja lainnya Emilia Hamzah mengatakan, investasi pemerintah untuk menciptakan modal tetap sosial, yang tujuannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat harus dilakukan. Hanya saja, sumber dana jangan sampai menguras APBD. Artinya, jangan mengorbankan anggaran yang semestinya dialokasikan untuk kepentingan masyarakat, seperti progrem kesehatan, pendidikan dan pengurangan angka kemiskinan. “Artinya Pemprov harus bersama-sama dengan pemkab mencari sumber dana dari luar, baik dari APBN maupun konsorsium,”katanya saat dihubungi, kemarin. Ia mencontohkan, Pasar Angsoduo yang baru, harus bisa membuatpendapatanpedagang lebih baik dari sekarang, karena transaksi meningkat. “Jangan sampai pasar baru menggerus pendapatan pedagang, karena sewanya mahal,”kata wanita berjilbab itu. Lalu, jembatan gantung, menurut dia, bisa menjadi tujuan wisata dan memperlancar arus ekonomi dari Seberang Kota. “Tapi harus diingat, jangan sampai satu proyek pemerintah menggerus pendapatan masyarakat. Harus ada garansi untuk masyarakat yang usahanya dari perahu menjadi lebih baik, dengan adanya rencana aktivitas ekonomi untuk mereka,”katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi Fauzi Anshori, mengaku optimis mega proyek yang menggunakan dana APBD dan bantuan dari APBN bisa terlaksana. Seperti perluasan bandara, pembanguan pelabuhan Ujung Jabung dan pembangunan flyovers. “ Untuk flyovers, saat ini sedang kita siapkan Detail Engeneering Design (DED) nya untuk diajukan besar anggarannya. Pelabuhan Ujung Jabung juga demikian, Fisibility Study (FS) dan master plan nya sudah selesai. Mega proyek ini sudah termasuk dalam daftar permintaan pak gubernur kepada pak presiden saat berkunjung ke Jambi,” terangnya. Sementara itu, pengerukan Sungai Batanghari dan pembuatan rel kereta api, diaku Fauzi, berkaitan dengan investor. Sehingga tidak bisa dipastikan terlaksana atau tidak. Apalagi untuk pembangunan rel kereta api, baru sebatas Mou dengan perusahaan asal India yang hingga kini belum ada tindak lanjutnya. “Informasi terbaru akan ada pertemuan bersama Dirjen Bina Marga terkait rencana rel kerat api di seluruh Sumatera. Tapi belum bisa dipastikan,” katanya. Menurut dia, pengerukan Sungai Batanghari hingga saat ini masih dikaji. Ini terkait Fisibility Study (FS) dari pihak PT Synco Global yang menyatakan fisebeal namun memakan biaya Rp 6 triliun dan waktu yang lama. “Ini sedang dikaji. Kata mereka fisibeal, tapi kita masih kaji dulu dan menunggu hasil Amdal,” tambah pejabat yang diisukan akan maju ke Pilbub Merangin itu.

Terkait mahalnya biaya pengerukan Sungai Batangari, HBA beberapa waktu lalu mengatakan akan mengarahkan ke pembauatan jalan alternatif batu bara. Bila jadi, diperkirakan menelan biaya Rp 4 triliun. Kemudian, proyek jalan Jangkat yang dikerjakan multiyears (tiga tahun anggaran) sudah berjalan dengan anggaran Rp Rp 214 miliar. Pembangunan Jembatan Gantung dan Menara Jam di Jambi Seberang juga sudah dianggarkan. Jembatan gantung diperkirakan menghabiskan dana Rp 75 miliar. Pada APBD 2012 sudah dianggarakan untuk Detail Engenering Design (DED) dan dilajutkan pada tahun angaran berikutnya. Sedangkan pembangunan menara jam dengan perpustakaan sudah disetujui Rp 15 miliar pada APBD 2012. Mega proyek lainnya, pasar tradisional Angsoduo masih tahap pembahasan penyertaan modal ke BUMD milik pemprov Jambi, yakni PT Jambi Indoguna Internasional (PT JII). Bila jadi dilaksanakan diperkirakan mega proyek ini menelan dana sekitar Rp 90 miliar. Sedangkan untuk perluasan Bandara Sultan Thaha diperkirakan menghabiskan dana hingga Rp 430 miliar yang berasal dari dana APBN, APBD dan dari PT Angkasa Pura II. Dana dari APBD hanya Rp 300 juta untuk desain dan Rp15 miliar untuk pembangunan ruang VIP yang sudah dianggarakan. Kemudian, untuk perluasan terminal penumpang sekitar Rp 107 miliar berasal dari PT Angkasa Pura. Sisasnya pemprov mengajukan bantuan ke pemerintah pusat saat kedatangan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lalu sebesar Rp 200 miliar. (nid/pia)

Pesimis Terlaksana Semua ----------------------- dari hal 1 “Yang menyangkut kepentingan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat dan berdampak kepada peningkatan ekonomi akan kita dukung. Namun beberapa diantaranya saya rasa sulit terwujud,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi Madian Saswadi kepada Jambi Independent, kemarin (16/10). Mega proyek yang penting dan harus segera direalisaisikan adalah pembangunan jalan Simpang Pulau RengasJangkat di Kabupten Merangin dan perluasan Bandara Sultan Thaha. Sementara itu, pengerukan Sungai Batanghari dan pembuatan rel kereta api dia nilai sulit terwujud. Bahkan dia berani mengatakan, pembuatan rel kereta api tidak mungkin terwujud dalam waktu dekat, karena direncanakan untuk jangka panjang. Apalagi rencana tersebut baru sebatas MoU dengan pihak investor. “Demikian juga pengerukan Sungai Batanghari. Dengan biaya demikian besar (Rp 6 triliun) dan memakan waktu lama saya rasa sulit. Lebih baik membuat jalan alternatif saja. Pengerukan tersebut jangan dipaksakan,” sarannya. Politisi Partai Amanat Na-

sional (PAN) ini juga menyarankan kepada gubernur mencari sumber dana dari luar untuk melaksanakan beberapa mega proyek tersebut, karena APBD sangat terbatas. Minta bantuan pusat (APBN) atau bisa juga mencari investor dari luar negeri. “Seperti pengembangan

pelabuhan Ujung Jabung, pembangunan flyovers, harus mencari sumber lain dari APBD. Karena mega proyek itu butuh dana besar, sementara APBD kita terbatas. Kan tidak mungkin sebagian besar APBD dialihkan untuk membangun kedua proyek itu,” katanya. (pia)

UNTUK MENGATASI ALERGI, ARPAN, S.Pd PERCAYA PADA HERBAL

“Jika alergi saya kambuh, saya seringkali merasa gatal-gatal,” keluh Arpan, S.Pd, yang telah 1 tahun menderita alergi. Ia menduga, mengkonsumsiikanlautsebagaipenyebab dirinya menderita keluhan tersebut. Tak mau terus mengalami alergi, pria yang berprofesi sebagai guru SMA itu pun tertarik mencoba pengobatan yang alami, dan Gentong Mas menjadi pilihannya, “Karena Gentong Mas itu terbuat dari bahanbahan alami, saya tertarik untuk mencoba.Ternyatabaruhabis1kotak, manfaatnya sudah saya rasakan. Sekarangkeluhankarenaalergisudah berkurang, badan pun jadi terasa segar, sudah jarang capek.” Ungkap pria berusia 39 tahun tersebut. Mahalnya pengobatan konvensional serta ketakutan terhadap

efeksampingyangditimbulkanoleh obat ini, menjadikan masyarakat banyak beralih ke pengobatan herbal. Alhasil, obat herbal pun menjadi tumpuan harapan bagi pasien dengan berbagai keluhan penyakit. Di berbagai negara, hal ini dikenal sebagai “gelombang hijau baru” atau new green wave. Gerakan ini berupaya menggunakan kembali bahan-bahan yang didapat dari alam. Setelah merasakan manfaatnya, kini pria yang berdomisili di Desa Sumur Gedang, Kec. Pesisir Bukit, Jambi tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan lancar. Ayah 2 orang anak itu pun tak seganseganmembagipengalamansehat yang dialaminya dengan orang lain, “Semoga pengalaman saya ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harapnya. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. DibandingkandenganGulaTebu, Gula Aren mempunyai lebih banyak kandunganmakrodanmikronutrien. Selain rasanya manis dan lezat, Gula Aren pun mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, diantaranya adalah Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi danenergi,memperbaikikerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem

pencernaan. Sementara Habbatussauda, biji hitam yang telah dikenal ribuan tahun yang lalu dan digunakan secara luas olehmasyarakatIndiadanTimurTengah, dipercaya dapat meningkatkan jumlah sel-sel T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektifitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan demikian, mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Habbatussauda pun dapat menetralkan racun dalam tubuh yang dapatdikeluarkandikeluarkanmelalui kotoran, urine dan keringat serta berperan sebagai anti alergi. Meski demikian, pola hidup sehat seperti olah-raga dan mengurangi merokok juga perlu dilakukan. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakinbanyakmasyarakatmengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas. com.BagiAndayangmembutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Jambi : 081366971641 0741-7102944 Batanghari : 08127469614 Bangko : 085273917401 Muarojambi : 082176501222 Bungo : 085378933881 Tanjabbar : 085266064889 Kerinci : 081366375643 Sarolangun : 085378334800


EKONOMI & KEUANGAN Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Investor Cina Lirik Jambi JAMBI- Provinsi Jambi saat ini men­ jadi tempat yang pas bagi investor untuk menanamkan modalnya. Ini terbukti dengan peningkatan pe­ nanamanmodalbaikdariPenanaman ModalDalamNegeri(PMDN)maupun Penanaman Modal Asing (PMA). Pada semester I realisasi Pe­ nanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Jambi sudah mencapai Rp 11.418.468,5 Triliun sedang­kan Pe­ nanaman Modal Asing (PMA) men­ capai US $ 84.917,5 ribu. Demiki­ anlah yang disampaikan Kepala Bi­ dang Pembinaan dan Pengendalian

Penanaman Modal Badan Penana­ man Modal Daerah dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMD dan PPT) Provinsi Jambi, Ismei Kurnia kepada Jambi Independent. Dijelaskannya, jika dibandingkan pada akhir 2010 lalu, data tersebut sudah meningkat cukup signifikan. “Dimana pada 2010 PMD Jambi berada di posisi Rp 11.196.139,12 Triliun dan PMA pada US $ 84.780,30 ribu. Adapun target pada akhir 2011 nanti, nilai ini bisa meningkat se­ banyak 10-15 persen,” urainya. Adapun nilai investasi tersebut

didapat dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang masuk ke BPMD PPT Jambi. Dari 240 perusahaan yang memiliki izin hanya 43 perusahaan yang sudah menyerahkan LKPM-nya. “Ini sudah meningkat dari beberapa tahun yang lalu, dulu malah sempat hanya 20an perusahaan yang mem­ berikan LKPM. Peningkatan ini ber­ kat surat himbauan Gubernur Jambi. Rencananya jika sampai akhir 2011 masih banyak yang belum menyer­ ahkan LKPM, maka akan diberikan surat teguran dari Gubernur Jambi,” beber Ismei. Sementara itu Kepala BPMD dan PPR Provinsi Jambi, Dr H Sayid Syekh

SE MSi mengatakan, saat ini Peme­ rintah Provinsi Jambi sudah bertekad untuk membangun infrastruktur. Infrastruktur tersebut adalah penun­ jang utama bagi investasi. “Tanpa adanya jalan, listrik dan pelabuhan yang baik tidak mungkin kita bisa membangun daerah dan meningkatkan investasi. Selain itu kita juga harus membangun Sum­ ber saya manusia yang handal,” katanya. SDM tersebut dapat terlihat dari keterampilan dalam bekerja, pem­ berian izin juga kepastian hukum. Ditambahkan Syekh saat ini pem­ berian izin sudah lebih cepat dari tahun-tahun lalu. “Tanpa adanya

kepastian hukum investor tentu tidak akan mau menanamkan modalnya didaerah kita, Jambi ini,” imbuh Syekh. Ditambahkan Syekh, saat ini su­ dah ada investor mulai menjajaki industri hilir di Jambi. Seperti untuk industri hilir kelapa sawit. Walau­ pun belum ada kepastian, namun sudah ada penjajakan ke sana. Bahkan dalam waktu dekat akan ada investor cina yang akan mem­ bangun industri hilir di Jambi. “Mudah-mudahan saja jadi dari Cina investment cooperation (CIC). Ini bergerak dibidang industri dan investasi. Dimana industrinya dimulai dari industri hulu sampai

ke hilir,” katanya. Dengan meningkatnya investasi di Jambi ini maka peluang kerja akan meningkat pula. Dikatakan Syekh, tenaga kerja akan bisa terbantu, para sarjana yang menganggur pun bisa bekerja. “Pendapatan masyarakatpun juga bisa menin­ gkat. Makanya kita doakan samasama,” pintanya. Syekh berharap kedepannya inves­ tor-investoryangakandatangkeJam­ bi bisa melirik industri yang dimulai dari industri hulu sampai ke hilir atau dalam satu paket. “Kalau Cuma hulu saja, lebih baik tidak usah. Karena saat ini industri hilir yang lebih kita butuhkan,” tegasnya. (rey)


Senin, 17 Oktober 2011

berita utama

Jambi Independent

Menelusuri Modus Nekat Para Calon TKI Perempuan

Cari “Suami Beli” untuk Status Janda Di sejumlah daerah minus di Jatim, menjadi TKI ke luar negeri adalah pilihan “instan” untuk mengubah nasib. Tak jarang, berbagai cara dilakukan. Ada modus pura-pura menikah bagi calon TKI perempuan. Berikut hasil penelusuran Jawa Pos (induk Jambi Independent).

Sepanjang tahun lalu, perempuan di Jatim yang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri tercatat 53.815 orang (berdasar data Pemprov Jatim). Dari jumlah itu, mereka mengirimkan devisa luar negeri ke Jatim (remittance) Rp 2,64 triliun. Angka itu jauh lebih besar daripada rerata APBD 38 kota/kabupaten se-Jatim yang “hanya” Rp 2 triliun. Terlepas dari segala kesulitan, bahaya, dan jeratan tipu daya banyak pihak, menjadi TKI di luar negeri memang jauh lebih menggiurkan ketimbang menjadi pembantu rumah tangga. Simak saja penuturan Sumarmi, warga Desa Tanggul

Turus, Besuki, Tulungagung. Perempuan muda itu bekerja dua tahun di Hongkong dan baru pulang tahun lalu. Mau tahu, berapa uang yang dia bawa pulang? Selain berhasil merenovasi rumahnya, dia saat itu membawa uang hingga Rp 150 juta. Sumarmi mengaku akan berangkat lagi. “Nunggu si kecil ini agak besar. Mungkin setahun lagi,” katanya, menunjukkan momongannya yang baru berusia sebelas bulan. Sumarmi pulang ke kampungnya hanya untuk menikah. Desa Tanggul Turus, kampung halaman Sumarmi, adalah potret desa yang wajahnya berubah berkat warganya yang

banyak menjadi TKI di luar negeri. Pada awal 1990-an, Desa Tanggul Turus adalah sebuah desa yang sangat ter­ tinggal. Kondisinya di bawah semua parameter penghitu­ ngan klasifikasi desa. Dengan 95 persen rumah penduduk masih berupa gedek dan ma­ yo­ritas warganya bekerja menjadi buruh tani, Desa Tanggul Turus masuk desa tertinggal. Namun, begitu gelombang pengiriman TKI perempuan terjadi (dan mula-mula ke Arab Saudi), wajah desa itu berubah 180 derajat. “Sangat drastis meningkat,” kata Budi Santoso, bayan (perangkat desa) Tanggul Turus kepada Jawa Pos. Kini 95 persen rumah di desa itu adalah rumah megah. Kini Desa Tanggul Turus bisa jadi adalah salah satu desa pertama yang rata-rata rumah warganya mempunyai pemanas air untuk mandi. Jalan desa juga diaspal. Mobil-mobil seperti Kijang Innova, Honda

CR-V, dan Mercedes-Benz tak sulit dijumpai diparkir di depan rumah-rumah warga desa tersebut. Kalau dulu banyak yang menjadi buruh tani, sekarang rata-rata mereka malah menjadi tuan tanah. “Penduduk kami memang rata-rata tengah memburu lahan. Bahkan, banyak tanah di desa-desa sebelah yang dibeli warga kami,” kata Budi, pria 48 tahun ini. Padahal, harga tanah di kawasan tersebut sudah tinggi. Dalam 15 tahun ini, harga tanah di sana melonjak hingga 700 persen. “Kalau dulu, satu ru (satuan ukuran tanah desa yang setara dengan 1 x 14 meter) hanya sekitar Rp 700 ribu, sekarang harganya di atas Rp 5 juta,” tambah pria yang juga bekerja untuk sebuah PJPTKI (perusahaan jasa pengerah tenaga kerja Indonesia) seba-

Heri Amol Menang TKO - --------------------------------------------------dari hal 1 Wasit G Borlan, terpaksa menghentikan pertarungan saat ronde ke 9 hendak dimulai. Charlie, peringkat 6 WBO ini menyatakan menyerah dan tidak melanjutkan pertarungan yang menyisakan 4 ronde. Di ronde-ronde awal kedua petinju terlihat masih menjajaki kekuatan lawannya. Pertarungan menjadi terbuka, beberapa kali straigt Amol mengenai wajah Charlie. Charlie bukan tanpa perlawanan hook kanan maupun hook kirinya beberapa kali berhasil mengenai Amol. “Perasaan saya, sangat senang bisa menang, dia (Charlie) petinju yang bagus, rata-rata petinju Fiilipina memang bagus, se­

suai instruksi pelatih saya bisa menang,” kata Amol. Ia juga berterima kasih kepada ribuan penonton yang memberi dukungan kepadanya. “Masyarakat Jambi sangat luar biasa, saya berterima kasih atas dukungannya,” kata Amol. Pelatih Amol, Feras Taborat mengaku di ronde-ronde awal masih meraba-raba kekuatan lawannya, “Kita sama sekali buta kekuatannya, di awal memang masih belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” ujar Feras. Amol sendiri langsung mengucapkan syukur dengan berdoa di ruang ganti usai mengalahkan Charlie. Selain mampu mempertahankan gelar, Heri Amol

juga sukses memboyong sabuk emas Gubernur Provinsi Jambi. Di laga sebelumnya, partai tambahan perbaikan peringkat nasional KTPI kelas Bantam (53,5 kg) 8 ronde memperebutkan sabuk emas Kapolda Jambi. Paulus Baransano peringkat 4 KTPI KNPI BC Papua Barat bertanding draw melawan Celcius Rumlus peringkat 6 nasional KTPI Aquase BC Tangerang Banten. Hasil draw juga terjadi partai Kejuaraan Nasional KTPI kelas Bantam (53,5 kg) 12 ronde perebutan sabuk emas Komandan Korem 042 Garuda Putih antara Gun Tinular juara Nasional Aquase BC Tangerang Ban-

ten melawan Alexander Buckey Juara Ad Interim Gema Trisakti BC Jakarta. Di partai perebutan peringkat Nasional KTPI Klas Bulu (57,1 kg) 8 ronde memperebutkan sabuk emas Ketua DPRD Provinsi Jambi, Carlos Lopez peringkat 4 Nasional KTPI Hartono Tanuwidjaja BC Jakarta menang mutlak atas lawannya, Sampoadi Peringkat 6 Nasional KTPI Wambarek BC Papua. Sedangkan di partai amatir 3 ronde yang mempertandingkan dua petinju putri di kelas 57 kg antara Hawaris dan Heni, dan dua petinju putra yakni Ricky Darraw dan Franklin Silaban juga berakhir draw. (can)

SBY Koleksi 19 Wakil Menteri ---------------------------------------------dari hal 1 “Presiden memandang perlu posisi-posisi ini diisi oleh orang yang punya kapabilitas dan profesionalitas dalam menjalankan kementerian bersama dengan menteri,” tutur Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di kompleks Istana Kepresidenan, kemarin. Dengan penambahan tiga wamen itu, berarti total sudah ada 13 orang yang dipanggil Presiden SBY dan Wapres Boediono untuk ditunjuk dan diberi arahan menjadi wamen. Sebelumnya, 10 orang sudah lebih dulu dipanggil di kediaman pribadi SBY, Puri Cikeas, Bogor, dalam rentang waktu tiga hari, 13-15 Oktober. Jumlah itu semakin banyak jika ditambah dengan kementerian yang sudah lebih dulu memiliki pos wamen. Total ada 19 wamen di 17 kementerian. Sebagai catatan, Kemendiknas (yang akan berganti menjadi Kemendikbud) dan Kemenkeu, masing-masing akan memiliki dua wamen. Menko Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan, undangundang mengatur mengenai posisi wamen jika presiden memang memerlukan. “Undang-undang memerbolehkan,” katanya usai mengikuti pemberian tanda kehormatan untuk Raja Malaysia di Istana Merdeka kemarin. Dia menampik jika keberadaan wamen itu akan menyebabkan postur kabinet menjadi gemuk. Sebab, wa-

men bukan merupakan anggota kabinet. Begitu juga jika disebut terjadi pembengkakan anggaran. “Kalau dikatakan pembengkakan anggaran, itu juga tidak betul karena mereka itu PNS, ada gajinya, pejabat eselon satu,” ujarnya. “Sama saja, hanya job-nya saja yang nanti diatur bersama para menteri.” Hatta mencontohkan di kementerian ESDM. Di kementerian yang saat ini dipimpin Darwin Zahedy Saleh itu memiliki ruang lingkup tugas yang luas. Misalnya yang terkait dengan pertambangan dan minyak. “Belum policy di bidang kelistrikan. Jadi memang skopnya luas,” kata ketua umum PAN itu. Berbeda pandangan dengan kalangan istana, Wakil Ketua DPD Laode Ida tetap menilai aneh keputusan presiden menambah posisi wakil menteri di kabinetnya. Seharusnya, menurut dia, presiden berkonsentrasi mengevaluasi menteri-menteri yang sebenarnya sudah teridentifikasi masyarakat luas terkait dengan kasus korupsi atau mafia anggaran. Atau, lanjut dia, presiden seharusnya berkonsentrasi saja mengganti menteri yang sikapnya tak simpati. Termasuk, mengganti menteri yang latarbelakang pendidikannya tak relevan dengan posisi yang diemban. “Eh, ini kok jabatan wakil menteri yang mau ditambah, lucu dan ironis sekali,”

sesal Laode Ida. Menurut dia, penambahan jabatan wakil menteri tidak perlu karena seluruh pekerjaan dan bidang di setiap kementerian sebenarnya sudah terbagi habis. “Bahkan kelebihan aparat, belum lagi setiap menteri kan ada sejumlah staf ahli dan staf khusus, lalu buat apa lagi?” tanyanya. Muncul kesan kuat, lanjut dia, presiden tidak bisa keluar dari dikte parpol. Hal tersebut seharusnya tidak sampai terjadi. Mengingat, sistem yang diterapkan di Indonesia adalah sistem presidential dimana presiden memiliki hak prerogatif yang luas. “Lalu mengapa dia (SBY, red) harus ragu? Apalagi, dia kan dipilih oleh lebih dari 60 persen pemilih di negeri ini? Seharusnya semuanya bisa segera diselesaikan,” tandas Laode. Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo menilai, penambahan wakil menteri hanya membuat struktur kabinet menjadi gemuk. Bisa jadi, hal itu justru tidak menambah soliditas. Apalagi, ada kementerian yang memiliki wakil menteri lebih dari satu. “Menurut saya yang penting adalah ketegasan pemerintah dalam mengambil kebijakan. Jangan ada dualisme atau malah tigalisme,” sindir Firman. Anggota Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid menilai penetapan sejumlah wakil menteri harus disertai tugas

dan fungsi yang jelas. Menurut dia, selama ini belum ada pembagian atas kewenangan menteri dan sistem kerja wakil menteri. Hal ini harus dibagi jelas supaya tidak terjadi konflik kepentingan. “Jangan karena sama-sama merasa dilantik presiden, lalu nanti merasa punya otoritas, akhirnya tidak ada koordinasi dan menjadi masalah,” kata Hidayat. Wakil Ketua Umum DPP PAN Drajad Wibowo tidak sependapat kalau banyaknya penambahan pos wakil menteri merupakan akibat dari tersanderanya SBY oleh parpol mitra koalisi. “Saya kira para pengamat itu berspekualsi terlalu jauh,” kata Drajad. Menurut dia, penambahan pos wakil menteri merupakan langkah wajar. “Menteri keuangan itu professional. Menteri Perdagangan juga dari profesional. Tapi, mereka sama-sama punya wakil menteri. Apakah itu dikarenakan tersandera partai politik? Partai politik dari mana? Tidak ada hubungannya,” tegas Drajad. Namun, saat ditanya soal keputusan SBY menambahkan pos wakil menteri hukum dan HAM dengan mempercayakannya kepada Denny Indrayana, Drajad enggan berkomentar banyak. Sebagaimana diketahui, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar adalah kader PAN. “Saya nggak tahu. PAN tidak mau berspekulasi, silakan saja itu,” katanya.(jpnn)

HBA Siap Hadapi Kepri ----------------------------------------------------dari hal 1 Karena itu, HBA mengaku siap melayani gugatan Kepri. “Kita sudah persiapkan dan perkirakan adanya gugatan ini. Saya juga sudah berpikir pasti ada gugatan selanjutnya,” ujar HBA kepada sejumlah wartawan di Hotel Abadi Suite, kemarin (16/10). Seperti diberitakan, penetapan status Pulau Berhala tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2011 tentang Wilayah Administrasi Pulau Berhala, tertanggal 29 September 2011 dan telah diundangkan pada tanggal 7 Oktober 2011 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia Patrialis Akbar dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 625. Dalam pasal 2 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2011 tersebut dinyatakan, “Pulau Berhala terletak di bagian utara Kabu-

paten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi pada posisi 0º 51’ 34” Lintang Selatan (LS) dan 104º 24’ 18” Bujur Timur (BT).” Dalam pasal 3 dinyatakan, Pulau Berhala masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Lalu, dalam pasal 4 dicantumkan, peraturan menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Menurut HBA, inilah yang menjadi alasan dari awal dirinya tidak mau mengumumkan perkembangan penetapan tentang Pulau Berhala masuk wilayah Jambi. “Mulai kapan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tanda tangan, saya tahu dan punya sumber informasinya, hingga terakhir di Menteri Hukum & HAM dan lain sebagainya,” aku HBA. Untu menghadapi itu, setelah keluar SK atau Permendagri dan diumumkan Sekda Provinsi Jambi, dia minta agar

tim yang memperjuangkan Pulau Berhala dikumpulkan kembali. Ini dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan gugatan tersebet. Di antaranya menyangkut materi yang disiapkan dalam uji materi yang diajukan Pemprov Kepri. Sebenarnya, lanjut HBA, atas nama Jambi, dia berharap Pemprov Kepri bisa mengerti. Apalagi Pemprov Jambi juga tidak akan mengusir masyarakat Kepri yang ada di sana. “Itu masyarakat kita semua dan kita ini masih satu rumpun Melayu. Kita juga punya beberapa kerja sama, seperti pengelolaan Selat Karimata, ada Forum Belanjasumba, dan forum gubernur se-Sumatera. Kerja sama-kerja sama itu juga berjalan dengan baik dan masalah Pulau Berhala ini kita harapkan juga bisa selesai,” katanya. Terkait rencana Gubernur Kepri ke Pulau Berhala, HBA

menegaskan, Provinsi Kepri harus melapor dulu ke Provinsi Jambi. Karena sekarang ini Pulau Berhala sudah resmi jadi wilayah Provinsi Jambi. HBA mengakui, mendapatkan kabar jika Kabupaten Lingga mau mengadakan acara memancing dan lomba voli pantai di Pulau Berhala. Karena Pulau Berhala sudah jadi milik Jambi, mereka harus meminta izin ke Pemprov Jambi. “Silahkan saja mereka mancing ke Pulau Berhala. Anggap saja mereka wisatawan yang mau berkunjung, asalkan diinformasikan ke kita,” ujarnya. HBA mengatakan, dia akan mendorong investor untuk membangun infrastruktur wisata di Pulau Berhala. Dalam waktu dekat, dia juga akan melakukan kunjungan ke pulau tersebut. “Saya memang ada rencana dalam waktu dekat berkunjung ke Pulau Berhala. Karena kurang tahu persis lokasinya,” tandas HBA.(pia)

gai koordinator PL (pekerja lapangan) itu. Dilihat dari sisi demografi, Desa Tanggul Turus layak dijuluki desanya TKI. Bagaimana tidak, di antara 2.700 penduduk desa itu, 1.500 orang (semua perempuan) menjadi TKI di luar negeri. Karena itu, ketika berada di desa tersebut, akan sangat sulit menemukan perempuan usia produktif (18 tahun? 45 tahun). “ Ya, begini ini. Le­ bih banyak laki-laki daripada perempuan,” kata Budi, kemudian tertawa. Belum lagi pengiriman TKI ke luar negeri adalah bisnis yang menggiurkan bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya. Menjadi PL (pekerja lapangan), misalnya. Tugasnya berkeliling untuk mencari calon TKI (diprio­ ritaskan perempuan) yang akan dikirim ke luar negeri. Jika berhasil mengirim TKI perempuan ke luar negeri, seorang PL akan mendapat fee Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta. Karena menggiurkan, kini jumlah PL juga kian ba­ nyak. Sementara perempuan yang menjadi objek buruan si PL kian jarang. “Sekarang

ini mencari tiga calon TKI dalam sebulan saja susahnya sete­ngah mati,” kata Murtir Riyadi, seorang PL yang beralamat di Dusun Purworejo, Sanan Kulon, Blitar. Inilah yang kemudian melahirkan modus menghalalkan berbagai cara. Yang paling banyak terjadi adalah pemalsuan umur untuk mengakali standar batasan usia yang ditetapkan oleh negara tujuan. Modusnya adalah PL “menembak” surat di kantor desa atau kelurahan. Mulai surat keterangan/izin suami dan kepala desa/lurah setempat. Itu diakui pihak PJPTKI. “Memang, banyak yang melakukan itu. Tapi, perusahaan kami sangat tegas terhadap masalah tersebut,” kata Wahyu Giatno, seorang koordinator PL di PT Gunawan Sukses Abadi (GSA), salah satu PJPTKI. Bila calon TKI ketahuan melakukan penipuan tersebut, pihaknya tak segan-segan memulangkan mereka dan kemudian menghitung semua kerugian yang ada. Terhadap PL juga tak kalah tegasnya. “Bisa jadi kami tak akan memakai jasanya lagi,” tambahnya. Modus kedua adalah mencari “suami beli”. Modus itu biasanya dilakukan calon TKI

perempuan di bawah umur. Oleh si PL, dia dicarikan pria yang mau mengawininya. Pernikahan pun dilangsungkan di KUA secara sederhana. Setelah dokumen diperoleh, dalam hitungan beberapa bulan ke depan, si suami harus menceraikan istri­ nya. Dengan status janda, si calon TKI perempuan itu bisa mulus pergi ke luar negeri meski belum cukup umur. Pria yang mau menjadi suami beli itu mendapat imbalan cukup menggiurkan. “Saya dulu diberi sepeda motor,” kata Yadi (bukan nama sebenarnya), salah seorang pria yang pernah menjadi “suami beli” yang berasal dari Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Praktik suami beli itu bisa ditemui di hampir semua desa di sentra TKI tersebut. Tak hanya di Tulungagung, tetapi juga Blitar, Trenggalek, dan Kabupaten Malang. Bahkan, suami beli bukan hanya menjadi jaminan meraih tiket ke luar negeri, tapi juga untul menutupi aib. Tak sedikit para TKI perempuan yang “salah bergaul”, hamil di luar negeri, dan kemudian mencari suami beli untuk pulang dinikahi. Kemudian, mereka cerai lagi untuk mendapat status anak. (ano/c4/kum)

Dapat Uang Saku Rp 2 Juta----------------------- dari hal 1 Para PL tersebut sungguh sangat agresif karena bayaran mereka lumayan. Yakni, Rp 2 juta per TKI. PL nanti juga menjadi penghubung antara keluarga dan pihak PJTKI. Setelah direkrut PL, calon TKI perempuan diserahkan kepada sponsor, yakni orang yang menjadi “pengepul” sekaligus merupakan atasan sejumlah PL. Sponsorlah yang kemudian mengirim para calon TKI perempuan ke PJTKI. Di “PT” -demikian para PL dan sponsor menyebut PJTKI-- itulah ratusan TKI perempuan kemudian di-training. “Yang utama soal penguasaan bahasa dan pengenalan alat elektronik, seperti vacuum cleaner. Banyak di antara TKI yang bahkan baru kali pertama melihat vacuum cleaner,” ucap Wahyu Giarto, sponsor sebuah PJTKI di Surabaya asal Tulungagung. Pelatihan tersebut dilaksanakan di penampungan PJTKI. Lama penampungan dua hingga tiga bulan. Sekalian juga menunggu pengurusan paspor dan visa serta penyiapan kontrak kerja yang lamanya dua hingga tiga bulan. Setelah visa keluar, para calon TKI perempuan itu diberangkatkan ke luar negeri (dan diberi uang saku). Lantas, mereka dijemput pihak

agency (lembaga penyalur tenaga kerja di negara tujuan) serta diantarkan kepada majikan. Di negara tujuan, rata-rata langsung sudah ada kontrak kerja yang biasanya berdurasi dua tahun. Lantas, di mana rentannya? Kerentanan pertama terjadi di tingkat PL. Rata-rata calon TKI perempuan yang akan berangkat menerima uang saku sekitar Rp 2 juta. Uang itu biasanya diserahkan kepada calon TKI melalui PL. Kerap PL menyunat uang tersebut hingga tinggal Rp 500 ribu. Belum lagi, banyak kasus calon TKI ditipu dengan cara dimintai uang beberapa kali. Alasannya, uang itu digunakan untuk biaya admi­ nistrasi dan sebagainya. Juga tak jarang para TKI telanjur mengeluarkan duit, tetapi ternyata PJTKI-nya awu-awu. Bukan berangkat, mereka malah harus tekor. Ketika TKI perempuan berada di luar negeri, banyak juga faktor yang bisa mengakibatkannya gagal. Yang pertama adalah faktor ke­luarga. Mi­ salnya, yang dialami Nga­ dijah asal Tulungagung. Pada 2008, dia berangkat ke Hongkong. Suaminya kemudian minta uang dengan dalih membangun rumah. Tiap bulan setelah Ngadijah

mengirim uang, sang suami mengirim foto sebuah rumah yang dibangun. Tepat dua tahun kemudian, Ngadijah pulang. Begitu pulang, Ngadijah nyaris mati kena sera­n gan jantung. Betapa tidak, suaminya sudah kabur, sementara rumahnya masih reyot. “Foto-foto griyane tanggi (foto-foto yang dikirim itu, rupanya, foto rumah te­ tangga yang sedang diba­ ngun, red),” kata Murni, adik Ngadijah, dengan nada ge­ ram ketika ditemui Jawa Pos (induk Jambi Independent) sehari setelah Lebaran lalu. Ngadijah langsung menggugat cerai suaminya dan awal 2011 kembali berangkat ke Hongkong. Sementara itu, faktor kedua adalah kondisi di luar negeri. Kalau itu, sangat banyak. Mulai terseret gaya hidup mewah (beli ponsel mewah-mewah), berpacaran dengan penipu, hingga bertemu dengan majikan yang buruk. “Apalagi, perlindungan pemerintah sangat buruk di sana,” kata Koordinator Gerakan Hati Indonesia Yulyani. Tak jauhjauh, dia kemudian mencontohkan kasus pemenggalan kepala Ruyati di Arab Saudi. “Pemerintah baru tahu se­ telah dieksekusi,” tambahnya. (ano/c11/kum)

Surga Para Fotografer di Kuil Jokhang -----------dari hal 1 Saat itu Minggu pagi, suhu udara di Kota Lhasa, ibu kota Tibet, mencapai 3 derajat Celsius. Angin berembus cukup kencang. Tapi, sepagi itu, ratusan umat Buddha warga Tibet sudah melakukan ritual berjalan kaki memutari tempat suci Jokhang Temple atau Kuil Jokhang, yang berada di Jalan Bar­ khor, Lhasa. Kuil tersebut berada di ketinggian 4.000 meter di atas permukaan laut. Mereka memutar searah jarum jam. Peserta ritual umumnya mengenakan pa­ kaian tebal. Mulai jaket, baju khas Tibet yang tebal dan penuh rumbai, hingga ada juga yang mengenakan jas. Tak sedikit dari mereka melakukan ritual sembayang seperti sujud, sambil terus berjalan keliling. Beberapa langkah berjalan, sujud, berdiri, lalu sujud lagi. Begitu seterusnya. “Ritual seperti itu ada yang melakukannya sejak dari rumah hingga ke kuil. Jauhnya bisa mencapai 400 kilometer. Makanya, ada yang butuh waktu sekitar enam bulan untuk menyelesaikan ritual itu,” kata Jack Kalsang, warga Tibet, kepada Jawa Pos. Semakin siang jumlah peserta ritual kian banyak. Tak hanya ratusan, tapi ribuan orang. Bahkan, kalau tidak cermat, sulit membedakan mana peserta yang melakukan ritual dan mana pengunjung yang hanya ingin mem-

beli suvenir di seputar Kuil Jokhang. Sebab, di kawasan seputar Kuil Jokhang berdiri ribuan kios dan toko yang menjual aneka suvenir. Mulai gelang, perhiasan emas, perak, kalung, manik-manik, jaket, pakaian, kaus, dan sepatu. Bahkan, alat rumah tangga dan pertukangan juga dijual di sana. Pokoknya, semua kebutuhan turis dan suvenir dijual lengkap. Makin sore peserta ritual makin membeludak. Mereka memenuhi hampir semua sisi halaman Kuil Jokhang. Mereka berjejer sambil melakukan ritual. Ada yang tangannya memutar-mutar biji tasbih. Ada juga bhi­ ksu yang berjam-jam hanya melakukan semedi. Ada juga yang membaca-baca mantra sambil tangannya memain­ kan sejenis gasing yang ba­ ndulnya terus diayunkan. Ritual warga Tibet yang tidak ada duanya di dunia ini menjadi surga bagi para fotografer. Tak heran, setiap hari ratusan hingga ribuan fotografer dari mancanegara mengabadikan momen itu. Yang juga tak kalah menarik, setiap jengkal tanah di seputar Kuil Jokhang dijaga ketat polisi dan tentara Tiong­k ok bersenjata. Penjagaan ketat mulai di pintu masuk taman. Juga di beberapa sudut kuil. Setiap berjarak sekitar 10 meter pasti ada tentara yang berjaga. Dengan senjata laras panjang, empat sampai enam

tentara berdiri dalam posisi siap, saling membelakangi, mengawasi pengunjung dan peserta ritual. Bukan hanya itu. Ada kelompok pasukan bersenjata berpratoli, berjalan, dan menyatu dengan peserta riual dan para turis. Mereka mengawasi setiap orang yang lalu lalang di situ. Mengujungi Kota Lhasa memang diatur khusus. Para turis harus mengantongi izin masuk dari kepolisian setempat atau polisi yang menangani perbatasan. Warga Tiongkok sendiri harus mengisi form khusus saat masuk Lhasa. Saat tiba di Lhasa pun biasanya guide atau warga setempat memberi tahu apa yang tidak boleh dilakukan selama di Lhasa. Pengunjung tidak boleh ngomong politik, tidak boleh ngomong dengan bhiksu berlama-lama. Sebab, nanti bikin repot bhiksu karena biasanya dia dipanggil petugas. Juga tidak boleh memotret tentara dan polisi. “Banyak kamera dipecah gara-gara memotret tentara. Ini negara intel. Mereka tersebar ke mana-mana,” kata warga Tibet begitu saya tiba di stasiun. Ketatnya pemerintah Tiongkok memberlakukan keamanan di Lhasa, ibu kota Provinsi Tibet, tidak terlepas dari sejarah dan pergolakan masa lalu di permukiman tertinggi di dunia itu.(*)


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Jangan Lewatkan Promo Terbaik “Serta” JAMBI - Serta, produsen kasur berkualitas dunia masih membuka seluas-luasnya bagi konsumen untuk menikmati promo terbaik hingga 16 Oktober mendatang di Wiltop Trade Center (WTC) Batanghari. Area Sales Manager Serta Palembang Indra mengatakan, promo yang diperkenalkan selama pameran adalah diskon 50 persen plus

dwi setyowati/jambi independent

GELAR PAMERAN: Pameran yang menampilkan produk terbaik Serta.

Diskon 50 Persen dan Cash Back hingga Rp 2,5 Juta

cash back hingga Rp 3,5 juta. Selain itu, bonus dua bantal, dua guling, satu matress protector, satu boneka, dan satu long pillow. Pameran Serta ini, kata Indra, merupakan kelanjutan kesuksesan pameran Serta sebelumnya di Palembang, 23 September-2 Oktober lalu. Produk terbaik Serta yang dipamerkan, meliputi berbagai produk spring bed unggulan dengan desain-desain mewah dan cantik. Namun, tetap fokus memberikan jaminan keseha-

Donor Darah PT Sinar Sentosa Wujud Peduli terhadap Sesama Jambi - PT Sinar Sentosa Primatama kembali me­ ngadakan kegiatan sosial donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Jambi. Ke­ giatan ini dilatarbelakangi adanya informasi ataupun pemberitaan yang menyatakan bahwa saat ini PMI kekurangan banyak darah seiring dengan meningkatnya

kebutuhan darah di Indonesia. “Kegiatan ini juga merupakan salah satu program corporate social responsibility (CSR) perusahaan kami,” ujar Tony Attan, General Manager PT Sinar Sentosa Primatama, kemarin (16/10), usai mendonorkan darahnya. Bertempat di PT Sinar Sentosa Primatama, donor darah diikuti karyawan/ti PT Sinar Sentosa Primatama, Finance Company PT. Federal International Finance dan Mega

Central Finance, serta Ikatan Motor Honda Jambi dan Lion Club. Kegiatan yang dimulai dari pagi ini mengumpulkan lebih dari 42 kantong darah dari total 49 peserta. “Kami sa­ ngat berterima kasih sekali, karena PT Sinar Sentosa Primatama sudah membantu kami dengan mengadakan kegiatan donor darah. Saat ini kami memang mengalami kekurangan stok darah, seiring dengan makin ting-

ginya kebutuhan darah di masyarakat,” ujar salah seorang staf PMI di lokasi acara. Untuk beberapa peserta donor darah, ada yang memang sudah menjadi pendonor rutin. “Donor darah bukan hanya sekadar memberikan darah bagi yang membutuhkan tetapi lebih dari itu ke­ giatan ini akan memupuk rasa kemanusiaan yang tinggi bagi setiap pendonor,” ujar salah seorang pendonor.(*/rtn)

tan. Terutama, untuk keseimbangan tulang belakang. Salah satu contoh produk Serta yakni tipe life ballance, dengan tampilan modern mi­ nimalis. Cocok bagi pasangan muda yang dinamis. “Produk terbaru Serta yakni produk Junior 2 in 1 (sorong), spring bed khusus bagi kalangan anakanak,” ujar Indra berpromosi. Dengan tampilan lucu dan cantik, namun tetap mewah, yang menjadi ciri khas produk spring bed Serta. Produk terbaru dari Serta ini merupa-

kan komitmen Serta untuk terus berinovasi menampilkan produk terbaiknya dengan brand yang telah dipercaya konsumen. Termasuk dari beberapa hotel berkelas internasional di dunia yang telah menggunakan spring bed Serta. Produk Serta dipasarkan di Jambi oleh Arindah Furniture dan Venezuela Furniture. “Bagi konsumen, masih ada kesempatan untuk dapat menikmati promo terbaik dari Serta tersebut. Jadi, jangan lewatkan,” ujarnya.(dwy)


OPINI

Senin, 17 Oktober 2011

Jambi Independent

­

Kemuakan pada Moneycrat GREED is good. Keserakahan itu bagus. Pada 1987, ketika keyakinan itu disuarakan Gordon Gekko, karakter utama dalam film Wall Street karya Oliver Stone yang diperankan dengan sangat apik oleh Michael Douglas, Amerika Serikat langsung mengangguk setuju. Maklum, pemerintahan Presiden Ronald Reagan yang berkuasa ketika itu juga tengah sangat berpihak kepada pemilik modal. Lewat model ekonomi yang disebut Reaganomics, rezim Reagan memotong pajak untuk orang-orang kaya dengan alasan merekalah penggerak ekonomi yang utama. Korporasi berkuasa, perusahaan multinasional menentukan hidup banyak negara. Perselingkuhan antara pemegang kekuasaan dan pemilik uang pun tak terhindarkan. Dengan kata lain, terbentuklah apa yang oleh Thomas Jefferson disebut moneycrat. Birokrat, yang sejatinya pelayan rakyat, hanya mengabdi kepada uang. Kepentingan publik secara luas dikorbankan demi segelintir kelompok berpunya. Itulah yang menjadi kegusaran ribuan orang yang berkumpul di Liberty Plaza, kompleks Wall Street, New York, sejak 17 September hingga kini. Occupy Wall Street (OSW), demikian mereka menamakan diri, marah atas begitu berkuasanya kaum berduit yang mengakibatkan perekonomian Negeri Paman Sam itu melorot. Sejak krisis 2008 menerpa, perekonomian negeri yang dipimpin Barack Obama tersebut memang belum sepenuhnya pulih. Bunga kredit untuk pengusaha kelas menengah ke bawah semakin mencekik, pengangguran meningkat, warga kelas menengah kehilangan tempat tinggal, dan kebutuhan dasar hidup semakin sulit dipenuhi. Di sisi lain, pemerintah federal yang begitu tanggap mengeluarkan stimulus untuk menolong korporasi-korporasi besar yang sekarat pada awal krisis tak segera mengulurkan tangan. Giliran akan menolong, kalangan Republikan yang tergabung dalam Tea Party –sempalan Partai Republik yang berhaluan ultrakonservatif– justru menghadang. Republik yang mayoritas di DPR memang bertekad mereduksi pengeluaran federal. Banyak memang yang mencibir perjuangan OSW. Mereka dianggap hanya sekumpulan anak muda sok sosialis yang tak punya agenda jelas. Tapi, sebaiknya jangan gampang meremehkan dulu. Lihat saja, tiap hari, simpati kepada mereka dari berbagai kelompok terus menguat. Mulai aktris Susan Sarandon, sutradara Michael Moore, musisi Kanye West, politikus Partai Demokrat Bernie San­ders, hingga investor kenamaan George Soros. Itu memperlihatkan bahwa kegelisahan terhadap sistem yang diterapkan di negeri adidaya tersebut tak hanya dirasakan mereka yang tak punya rumah. Tapi, juga oleh mereka yang memiliki rumah di mana-mana. Lagi pula, bukankah dulu Tea Party juga disepelekan ketika baru mulai bergerak pada 2009? Tapi, lihatlah kekuatan mereka kini. Tea Party itulah yang mengakibatkan Republik bisa mengambil alih kendali di DPR dari tangan Demokrat pada pemilu sela November tahun lalu. Sejarawan Steve Fraser dalam kolomnya di LA Times juga mengingatkan, pergerakan sipil seperti OSW itu juga tidak kali ini saja terjadi, namun merupakan bagian dari tradisi panjang berdemokrasi di AS. Bahkan, bisa jadi mereka bakal turut menjadi penentu dalam pemilihan presiden. Tapi, seperti juga pergerakan anak-anak muda di mana-mana, termasuk yang belakangan marak di kawasan Arab, bukan kekuatan politik itu yang terpenting. Melainkan, pesan yang mereka sampaikan: bahwa ada yang salah dalam kehidupan berbangsa dan koreksi harus segera dilakukan.(*)

Harian Pagi Jambi Independent SIUPP: No.169/SK/Menpen/SIUPP/A, tanggal 26 April 1986 Alamat Redaksi/Sirkulasi/Iklan: Graha Pena Jambi Jl. Jenderal Sudirman No 100 Thehok Kota Jambi Telp Redaksi 0741 35272, Faks 0741 35267; Iklan/Pemasaran 0741 23330, 35265, Fax 0741 23740 Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta.

grafis/Jpnn

Ribut-ribut Izin Stockpile Batubara Otonomi daerah yang didasar­ kan UU No. 32 tahun 2004 tentang Peme­rintahan Daerah telah mem­ berikan kewenangan yang luas ke­ pada pemerintah daerah dalam rangka me­ningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Otonomi daerah memberikan kewenangan kepada kepala daerah untuk membuat ke­ bijakan sesuai dengan kearifan lokal sepanjang tidak bertentangan de­ ngan kepentingan umum dan pera­ turan perundang–undangan yang lebih tinggi. Semua kebijakan pemerintah dae­ rah dalam melaksanakan otonomi daerah harus ditetapkan dengan peraturan daerah sebagai penjabaran peraturan perundang–undangan yang lebih tinggi sesuai pasal 136 UU No. 32 tahun 2004. Menurut pengamatan penulis di lapangan, saat ini masih banyak SKPD baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam pelaksa­ naan tupoksinya ngabal, sehingga kinerja tidak maksimal. Artinya UU yang dijadikan dasar hukumnya untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya belum dituangkan/ dijabarkan dalam bentuk peraturan daerah dan peraturan kepala daerah sebagai petunjuk pelaksanaannya. Persoalan inilah yang menjadi rancu dalam pelaksanaan tugas dan pe­ negakan hukumnya. Salah satu contoh, Badan Lingku­ ngan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Jambi dan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Muarojambi dalam pelak­ sanaan tugas operasional, menelan

Oleh dailami yusuf*

mentah–mentah UU No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pe­n gelolaan Lingkungan Hidup yang seharusnya dijabarkan dan ditetapkan dalam peraturan dae­ rah, se­h ingga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat se­ cara implisit tidak jelas. Misalnya persyaratan untuk mendapatkan dokumen amdal, UKL–UPL serta izin usaha stockpile batu bara dan penegakan hukum atas pelang­ garan lingkungan. Akibatnya terjadi pemberian izin usaha stockpile batu bara tidak dilampirkan dokumen UKL–UPL. Siapa yang salah? Mari kita telaah pasal 93 UU No. 32 Th. 2009. Ribut–ribut masalah keberadaan usaha stockpile batu bara di Muaro Jambi, isu lokasi berada di wilayah cagar budaya/Candi Muaro Jambi dan pelanggaran izin lingkungan yang tidak didukung dengan do­ kumen amdal dan UKL–UPL, jika dikaitkan dengan UU No 5 tahun 1960 dan UU No 32 tahun 2009 penulis kira tidak ada masalah isu lokasi berada di dalam wilayah cagar budaya. Lokasi tersebut sudah lama dikuasai oleh masyarakat secara turun temurun. Bahkan sudah ada yang mempunyai sertifikat hak milik dari BPN. Hingga kini belum ada su­ rat keputusan pemerintah menetap­ kan lokasi stockpile tersebut temasuk wilayah kawasan cagar budaya. Jika nantinya lokasi itu sudah ditetapkan

oleh pemerintah sebagai kawasan cagar budaya, penulis kira tidak ada masalah dengan masyarakat dan para investor di lokasi tersebut. Tinggal bagaimana cara prosedur pembebasannya. Yang terpenting masing–masing pihak tidak ada yang dirugikan. Kemudian ribut–ribut isu izin stockpile yang tidak didukung dokumen amdal atau UKL–UPL, kiranya da­ pat dipahami untuk dokumen amdal diwajibkan kepada usaha yang be­ rakibat dampak besar dan penting. Sedangkan usaha stockpile tidak demikian, hanya diperlukan doku­ men UPL–UKL. Izin usaha stockpile batu bara yang diterbitkan sebelum ditetapkannya UU No. 32 tahun 2009 yang tidak didu­ kung dengan dokumen UKL–UPL tidak berarti melanggar UU lingku­ ngan. Sebab, dalam UU. No 23 tahun 1997 tidak begitu ditegaskan dengan undang–undang yang baru. Doku­ men UKL–UPL diwajibkan harus sudah diterbitkan paling lambat dua tahun sejak diberlakukannya UU No. 32 tahun 2009. UU berlaku sejak tanggal diundang­ kan dalam lembaran negara. UU No. 32 tahun 2009 diundangkan pada 3 Oktober 2009. Berdasarkan fiksi hu­ kum, untuk Pulau Jawa dan Madura, UU efektif berlaku tiga minggu setelah diundangkan. Sedangkan untuk luar Jawa dan Madura efektif berlaku tiga bulan setelah diundangkan. Artinya masih ada kesempatan pembuatan UKL–UPL bagi pemilik usaha stockpile batu bara sampai dengan tanggal

3 Januari 2012. Siapa bilang usaha stockpile batu bara di Muaro Jambi yang sudah mempunyai izin usaha telah me­ langgar UU No. 32 tahun 2009? Jika ada pelanggaran di pidana kejahatan lingkungan oleh pemilik stockpile batu bara, mari kita sama– sama meluruskan amanah yang dimaksudkan pasal 94 UU No. 32 tahun 2009 agar pelanggaran pidana kejahatan lingkungan dari proses penyelidikan dan penyidikan serta penyampaian berkas ke penuntut umum, dilakukan oleh pejabat PPNS SKPD yang bersangkutan dan berkoordinasi dengan penyidik ke­ polisian serta berpedoman kepada UU No. 8 tahun 1981. Kepada semua pihak yang ingin berpartisipasi dalam pengawasan di bidang pengelolaan lingkungan, disarankan untuk mempelajari UU No. 32 tahun 2009 dan peraturan turunannya secara mendetil, agar di dalam membuat pernyataan di tengah masyarakat tidak me­ nyesatkan dan merugikan pihak investor.(adv) * H. Dailami Yusuf, SH adalah mantan kepala bagian bantuan hukum Pemprov Jambi tahun 2000–2008, secara ex officio sebagai pengacara Gubernur Jambi di Peradilan Perdata dan Tata Usaha Negara. Terakhir bertugas sebagai salah satu kepala bidang di BLHD Provinsi Jambi. Saat ini bertugas di perusahaan swasta.

Perintis: H Syamsul Watir (alm), General Manager: Manager: Munawir, Munawir,Dewan Pemimpin Perusahaan: Prawoto,Paisal Dewan Redaksi: Ali Fauzi, Paisal Kumar, M Surtan, Rizal, Pemimpin Redaksi:M. Paisal Kumar, Redaktur PelakRedaksi: Ali Fauzi,L.Munawir, Kumar, M Surtan, JoniMunawir, Rizal, Pemimpin Redaksi: PaisalJoni Kumar, Redaktur Pelaksana: Surtan,Koordinator Liputan: Fachrul Rozi,SB, Finarman Putra, Fitrili­dia, Risza Surya Elviza,Markus, Siti Masnidar, Copy Fachrul Rozi,M. Finarman WiraRedaksi: Putra, Fitrili­ dia, Risza Surya Wira Elviza, Siti Masnidar, CopySB, Edi­ tor: Hendri Fotografer: sana: M.Khairul, Surtan,Koordinator Liputan:Zebua, JumeidiAlpadli Khairul, Redaktur: Darmanto Zebua, Monas, Jumeidi, Surtan, Staf Jumeidi Redaktur: Darmanto Monas, Jumeidi, M. Surtan, StafAlpadli Redaksi: Edi­ tor: Hendri Markus, Fotografer: Rolanda Hasibuan, Eddy Junaedy, EventSekretaris Organizer:Redaksi: SafarudinEniwati, Aris, Setiadi. Sekretaris Redaksi: Grafis/Ilustrator: Djatmiko, Wartawan di Daerah: Lukman Hakim (TanjabTimur), Barat), Rolanda Hasibuan, Eddy Junaedy, Event Organizer: Safarudin Aris, Setiadi, Grafis/Ilustrator: Djatmiko,Eniwati, Wartawan di Daerah: Lukman Hakim (Tanjab Barat), Hengki Firmansyah(Tanjab Hengki Firmansyah(Tanjab Timur),Arvan Franciscus Usman Arfan Nova (Tebo), Marihot Frandus (Bungo), Diansyah Johan (Sarola­nBagian gun), Herma YulisAdam (Batanghari). Pracetak: Adam Bagian Surata, Franciscus (Muarojambi), Usman (Tebo),(Muarojambi), Marihot Frandus (Bungo), Diansyah (Merangin), JohanNova Iswadi (Sarola­n(Merangin), gun), Herma YulisIswadi (Batanghari). Pracetak: Surata ,Bagian Ishak, Asep Syaefudin. Ishak, Syaefudin. Iklan: Yusnaini M Naris (Koordinator), Etika Utama, N Permana A Ridwan, Elenda. Bagian Pemasaran: Prawoto (Kabag), Hamsir, Erlisha, Novita Neti K. KS Bagian Keuangan: Novita Iklan: Asep Yusnaini M NarisBagian (Koordinator), Etika Utama, N Permana (Desain), A Ridwan, Elenda,(Desain), Bagian Pemasaran: Prawoto (Kabag), Sarjono, L. Hamsir, Erlisha, NetiSarjono, K. Bagian Keuangan: (Accoun­ ting), Megawati KS (Accoun­ ting),Umum Megawati (Kasir), Bagian Personalia: Soleh Rofiki (Kasir), Bagian & Personalia: SolehUmum Rofiki & (Kabag), Rusanna Watir, Edi(Kabag), Erlani. Rusanna Watir, Edi Erlani. Harga Langganan: Rp 90.000,- per bulan (dalam kota), Harga Eceran: Rp 3.500,- (Luar kota tambah ongkos kirim). Tarif Iklan Umum/Display Hitam Putih: Rp 33.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour: Rp 43.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour Halaman 1: Rp 92.000,- per mm kolom, Iklan Baris: Rp. 9.000 per baris. Nomor Rekening PT Jambi Independent Press; BNI Cabang Jambi No: 0069879445, BCA Cabang Jambi: 119.1537781, 119.1327000, Danamon Cabang Jambi: 008251019, Bank Mandiri Cabang Jambi : 1100000092236. BII Cabang Jambi : 3564. Penerbit: PT Jambi Independent Press, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris : Ny Hj Miarni S Watir, Ny Hj Sri Nurbani Retno Watir, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: H Suparno Wonokromo, Direktur: Ali Fauzi, Pembina: Dulpiah. Perce­takan: PT Jambi Press Intermedia. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

jambi_inde@yahoo.com n ECERAN: Rp. 3.500,-

p Wartawan Jambi Independent dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita p Wartawan Jambi Independent dibekali ID card/surat tugas yang selalu dikenakan saat bertugas

www.jambi-independent.co.id


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Lagi, Muscab Kerinci Ditunda Di-Deadline 4x24 Jam, Tunggu Laporan Pertanggungjawaban Irmanto FACHRUL ROZI, Jambi Musyawarah Cabang (Muscab) Lanjutan DPC

Partai Demokrat Kabupaten Kerinci yang direncanakan digelar di DPD Demokrat Provinsi Jambi, Sabtu (15/10) lalu kembali ditunda. Ketua I DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi Cornelis Buston mengatakan, penundaan muscab itu karena kuorum peserta muscab tidak memenuhi. “Memang rencananya akan kita gelar, pesertanya lengkap dan sudah kuorum, baik itu un-

parpol

Berdayakan Kader Tingkat Desa MUARATEBO - Sebanyak 200 kader Partai Golkar penggerak teritorial desa (Karakterdes) di Kabupaten Tebo, mengikuti pelatihan. Kegiatan yang dimotori DPD Partai Golkar Tebo bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo, KM 1, kemarin (16/10), bertujuan untuk menyongsong Pemilu 2014. Peserta diklat tersebut di antaranya, ketua pengurus desa (PD) se-Kabupaten Tebo, lima orang dari pengurus kecamatan dan DPD Kabupaten Tebo. Hadir juga, Gusrizal, H Mardinal, DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Golkar, pengurus harian DPD Golkar Provinsi, anggota fraksi Partai Golkar Kabupaten Tebo serta Bupati Tebo yang diwakili oleh Wakil Bupati Hamdi. Supardi Nurzain, mewakili Ketua DPD I Partai Golkar yang membuka diklat tersebut mengatakan, pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal pada kader tingkat desa guna memahami hakekat kebenaran Partai Golkar. Di sisi lain, langkah ini dilakukan untuk menyiapkan kaderisasi Golkar di tingkat desa, menjelang Pemilu 2014 mendatang. ”Semua pengurus desa kita libatkan untuk memberikan pembekalan untuk menghadapi pemilu 2014 mendatang,” katanya. Ia juga mengatakan, di tahun 2011 ini merupakan tahun pembinaan kader, sehingga mulai tahun 2012 mendatang para kader ini sudah siap untuk terjun di masyarakat khususnya Kabupaten Tebo. Sementara itu, Ketua Panitia Diklat Karakterdes Idef mengatakan, selain pelatihan, dalam kesempatan ini seluruh kader juga akan diberikan asuransi jiwa seraya. Tentunya harus disertakan dengan kartu tanda anggota (KTA). “Untuk pamateri, kita juga mendatangkan pihak asuransi Jiwa Seraya, kemudian pihak KPUD Kabupaten Tebo dan langsung juga dari pengurus DPD Partai Golkar Provinsi,” jelasnya. (usa)

sur dari DPP, DPD dan DPAC. Hanya ada persoalan dan petunjuk dari DPP, ini harus ditunda sampai hari Rabu (19/10) mendatang,” ujarnya. Menurutnya, DPP meminta penundaan tersebut selama satu pekan, namun setelah dirembuk diputuskan selama empat hari. “Jadi ditunda selama empat kali 24 jam atau sampai hari Rabu. Jadi pada hari itu, hadir atau tidak pe-

Cornelis Buston

sertanya, kuorum atau tidak sidang akan tetap dilanjutkan. Insya Allah hari itu sudah ada putusan,” tegasnya. Dikatakannya, DPD juga menunggu kehadiran Ketua DPC Demokrat Kerinci Irmanto untuk menyampaikan laporan pertanggungjawabannya. “Hari Rabu tersebut hari terakhir, kita memberikan kesempatan kepada pengurus yang lama untuk

hadir. Kita berharap Irmanto bisa menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama kepengurusannya,” katanya. Penundaan berkali-kali disebut-sebut karena ada intervensi dari DPD Partai Demokrat, benarkah? “Yang kita laksanakan ini justru demokrasi sekali, karena dia tidak hadir, kita menunggu sampai dia hadir. Ini sangat demokrasi sekali,

kalau kita tidak demokrasi langsung main ketok palu saja. Kita punya mekanisme dan AD/ART yang harus diikuti,” pungkasnya. Untuk diketahui, dalam muscab tersebut, tercatat dua nama yang bakal bersaing, masing-masing Andi Putra Wijaya dan Irmanto. Andi Putra Wijaya berpeluang kuat menjadi ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kerinci. (*)

PDIP Siapkan Tiga Kader Peluang Kandidat Eksternal Terbuka JAMBI - Jelang Pilwako 2013, PDI Perjuangan sudah menyiapkan tiga kadernya untuk bersaing dalam suksesi lima tahunan ini. Meski demikian, partai berlambang banteng dengan moncong putih ini tetap membuka peluang kandidat dari luar PDIP (eksternal). “Dari dulu PDI Perjuangan pastinya mengutamakan kader untuk diusung. Sejauh ini ada tiga kader yang disiapkan menjadi kandidat calon Wali Kota Jambi,” ungkap Irsal Yunus, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi kepada wartawan usai membuka Rakerda PDIP Jambi di kantor DPD PDIP Jambi, Sabtu

(15/10) lalu. Hanya saja, anggota DPR RI Dapil Jambi ini masih enggan membeberkan tiga kader yang dimaksud. “Masih kita rahasiakan. Nanti akan ditanyakan dulu kepada ketiga kader itu, apakah siap maju di Pilwako Jambi apa tidak,” ujarnya. Namun dari sejumlah ada beberapa nama yang beredar, di antaranya Sekjen PDIP Edii Purwanto, putra Mendiang Turimin Suparnoto dan Ketua DPC PDIP A Fauzi. PDIP sendiri, lanjut suami Agneta ini, tetap membuka komunikasi dengan seluruh kandidat yang ingin maju di Pilwako Jambi tahun 2013. Mengingat hingga kini belum ada komitmen PDIP dengan salah satu kandidat yang sudah dibuat. “Beberapa

dok/jambi independent

PERKUAT INTERN : Irsyal Yunus (kanan) dalam suatu acara. PDI Perjuangan terus menggalang kekuatan intern menyongsong Pilwako Jambi.

kandidat sudah ada yang berkomunikasi dengan PDIP. Tapi baru sebatas komunikasi biasa. Belum ada kesepakatan apapun,” terangnya. Siapa saja kandidat yang sudah melakukan komunikasi dengan PDIP tersebut? Irsal juga masih enggan untuk mengungkapkannya.

“Yang jelas kandidat yang sudah bermunculan saat ini,” jelasnya. Selain kader, PDIP, diakui Irsal, juga akan memprioritaskan tokoh yang maju tapi belum mempunyai partai. Sehingga, PDIP akan mengajak kandidat yang tidak punya partai itu untuk menjadi kader PDIP. “Yang

belum bergabung dengan partai juga akan diprioritaskan untuk diusung,” tegasnya. Lalu, kapan menentukan dukungan? Irsyal mengatakan, sekitar pertengahan 2012, PDIP akan memutuskan siapa kandidat yang akan diusung dalam pilwako mendatang. (nid)


Senin, 17 Oktober 2011

internasional

Bentrok Maut di Penjara Meksiko, 20 Napi Tewas MEXICO CITY - Perkelahian antartahanan atau narapidana di sebuah penjara di Meksiko berujung maut. Bentrok berdarah pada Sabtu malam (15/10) waktu setempat atau kemarin pagi WIB (16/10) itu pun menelan korban jiwa. Sedikitnya 20 napi tewas dan belasan terluka saat dua kelompok saling serang di penjara Matamoros, Negara Bagian Tamaulipas, utara Meksiko. Pejabat yang berwenang di Meksiko menuturkan kemarin bahwa kekerasan secara masal itu berawal dari perkelahian yang melibatkan dua tahanan pada Sabtu malam. Lalu, bentrok berlanjut hingga dini hari kemarin dan meluas dengan melibatkan tahanan lain. Polisi negara bagian dan pusat diturunkan untuk membantu sipir penjara mengontrol situasi di penjara yang berada di perbatasan dekat Kota Brownsville, Texas, Amerika Serikat (AS), tersebut. Penjara Matamoros berlokasi di Negara Bagian Tamaulipas. Di wilayah itu dua geng obat bius saling bersaing dan berperang untuk memperebutkan jalur penyelundupan menuju AS. Persaingan kedua geng itu sebelumnya telah memakan ratusan korban jiwa. Pemerintah negara bagian tidak menginformasikan secara detail tentang senjata yang digunakan dalam bentrok maut itu. Mereka juga enggan menjelaskan bagaimana bisa jatuh korban tewas cukup banyak. Menurut seorang pejabat

setempat, 12 tahanan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat karena luka parah yang mereka derita. Bentrok itu berlangsung hampir tiga jam sebelum akhirnya polisi dan marinir mengambil alih kontrol keamanan di dalam penjara. Banyak penjara di Meksiko melebihi kapasitas. Kondisi itu diperparah dengan berbagai kekerasan terkait dengan persaingan kartel obat bius. Perang antargeng dan tawuran masal menjadi hal biasa, terutama di utara Meksiko. Lebih dari 44 ribu orang tewas dalam kekerasan antargeng obat bius di Meksiko sejak Desember 2006. Ketika itu Presiden Felipe Calderon mengerahkan lebih banyak tentara untuk memerangi kartel obat bius. Calderon menegaskan bahwa pihaknya tetap akan mempertahankan kebijakan pemerintah memerangi kartel obat bius. Hal itu disampaikannya saat bertemu seniman Javier Sicilia. Penyair ternama Meksiko itu tergabung dalam aktivis perdamaian setelah putranya tewas pada Maret lalu akibat kekerasan antarkartel. Menurut Calderon, tentara akan terus berada di jalan selama polisi masih terlalu lemah menjamin keamanan publik. “Negeri ini bukan negara yang penuh dengan penindasan dan pembunuhan,� tegas Calderon kemarin sambil mengarahkan kesalahan pada kartel narkoba. Sicilia bersama sejumlah

aktivis lain menyerukan peng­ hentian pengerahan kekuatan militer di Meksiko untuk memerangi geng narkoba. Mereka beralasan, kebijakan seperti itu hanya memperburuk situasi. Bentrok antaranggota kartel obat bius di penjara Meksiko kali ini merupakan yang terburuk sepanjang 2011. Kekerasan itu juga bukan yang pertama terjadi dalam sepekan terakhir. Pada Kamis lalu (13/10) kekerasan antargeng juga terjadi di penjara di luar Kota Monterrey. Akibatnya, tujuh tahanan tewas. Pada Juli lalu, kekerasan di dalam penjara terjadi di Kota Juarez, perbatasan dengan AS. Sebanyak 17 orang tewas saat itu. Seperempat di antara 44 ribu korban yang jatuh akibat perang antarkartel obat bius di Meksiko selama ini berada di kota di perbatasan dengan AS tersebut. Geng dan kartel obat bius juga seringkali terlibat perseteruan untuk memperebutkan kekuasaan dalam penjara Meksiko. Sejumlah laporan media menyebut bahwa penjara di Meksiko termasuk paling banyak dikeluhkan karena tingginya tingkat korupsi di sana. Menyusul insiden bentrok antarnapi di penjara Matamo­ros tersebut, otoritas setempat menyatakan bahwa penyelidikan terkait kekerasan dalam penjara segera dilakukan. Tidak hanya kekerasan di penjara, otoritas setempat juga telah disibukkan oleh lolosnya sejumlah tahanan obat bius dalam beberapa bulan terakhir.(jpnn)

Jambi Independent


ANEKA IKLAN

Senin, 17 Oktober 2011

Oct, 17 2011

pembangunan, umur max. 25 th, lamaran diantarkan ke Hotel Putri Pinang Masak Telp. 6674120 Sipin.

Hilux 4x4. Harian, Mingguan, Bulanan. (0741) 0852 66749975/081366680440.

JI1016 | 08-22/10

Perusahaan distributor membutuhkan karyawati wanita berpengalaman kerja, posisi: Kepala cabang, ADM, sekretaris, manager pemasaran & promosi, personalia, supervisor, accounting, lmrn kirim ke PO BOX 5858 Jambi. JI1016 | 16-29/10

Dibutuhkan Sopir yang bersedia untuk luar kota (JMB-JKT, JKT-JMB) Telp. 572228 & 0852 6667 7271. JI1016 | 20-20/10

Dicari Sopir Truck untuk angkut tanah & pasir, diutamakan yang tinggl di smpng rimbo & Sipin Ujung Hub. Rumah Makan Marola dpn Hotel Putri Pinang Masak Sipin Ujung Jambi. JI1016 | 12-00/10

Urgently Required dibthkn Waiter’s, Reception, Cleaning Service, Penampilan Menarik, Min SMU, lmrn kirim ke Inul Vista KTV Family Ruko Mall WTC Jambi. JI1016 | 14-20/10

Dibutuhkan Baby Siter, mengasuh anak umur 5 tahun, hub. 0812 7475 5875.

Dibutuhkan pria/wanita utk Roomboy & Laundry, pendidikan tdk diutamakan, Hotel Safera Ph. 32153.

FAJAR RENTAL. Kijang Kapsul, Innova. Harian/Bulanan. Ph. 0741570519/085266075725.

Dijual RUMAH di Villa Gading Mayang Blok D No. 2 tipe 85, hrg 400 Jt nego, hub. 0812 740 6078. JI1016 | 04-09/10

JI1016 | 24-30/09

AMEL RENTAL. Sewakan Avanza, Kijang, LGX, Innova. Harian/Bulanan. (0741) 570502/25455/085380010012/ 082180757994. JI1016 | 24-30/09

Feraeri Rental. Avanza, Innova, Kuda, Xenia hub. 085367401234 / 08192401234.

PANJI RENT CAR. Avanza, Innova, LGX. Harian, bulanan. Hp. 081366 383337/7142213. JI1016 | 19-03/09

JI1016 | 04-09/10

JI1016 | 05-30/10

JI1016 | 00-00/00

Djl cpt RMH di Puri Myng Cl. Casablanca type 62 hook, sdh renovasi jd type 100, 3KT, 2KM, hub. 0852 6686 0272. JI1016 | 21-11/10

Dijual cpt RMH Tipe 70 sdh Renovasi jadi 110, pnggr jln bsr, Perum Villa Kenali Block K4/3 SHM, Hrg nego, Hub. 08526533689. JI1016 | 14-19/10

JI1016 | 22-15/10

JI1016 | 14-20/10

Bergabunglah bersama kami utk posisi: A. Staf Marketing Promosi syrt: Laki2/ Prmpuan, Penddkn. min. SMA/sdrjt, menyukai dunia marketing. B. MT Analis syrt:Laki2,penddkn.min.D3,mempunyai sepeda motor dan SIM C, tegas, jujur, komunikatif & independent, menguasai wlyh Jambi & sktrnya. Krm lmrn ke PT. Kabarina Up. HRD, di kmplk pertokoan WTC Jambi, plg lmbt 25 Okt 2011.

cor hrg 150 jt. Hp. 081532231308.

JI1016 |24-30/09

KARYA RENTAL. Avanza, Kijang Kapsul, Harian, Mingguan, Bulanan, Catera, 082181215454 JI1016 | 19-03/09

Menyediakan resepsi pernikahan lengkap, di gedung/rumah biaya 50 jt. Hub: 081367639149,085266149507 JI1016 | 22-22/10

Dicari 5-10 org serius turun berat badan income 3-10 jt/bln, Hub. Lino 0818 0991 2006.

CITRA RENTAL. Xenia, Avanza, Hubungi 085384153396.

Dijual Murah RUMAH+TANAH LB 175 M2, LT750M2, Tingkat Smpng, Jl. Sunan Kalijaga (Arizona) Sipinn Ujung Hub. 08127419340.

Tukang kursi: Terima servis kursi biasa & elite hub. 0857 8900 4235.

JI1016 | 14-14/12

TANAH Djl cpt TNH 1.6 Hektar, Lok. Km 43 Bukit Baling Muaro Jambi (dkt jln bsr), Hrg 150 jt ngo,Hub. 081366246451.

JI1016 | 00-00/00

TANAH dijual cpt, Jl. Rdn Saleh arah Palmerah lama, dkt GdgABC, SHM, 167m, dan 700m (2 srtfkt) serius hub. 0813 6626 7564, 0741-443836. JI1016 | 29-12/00

JI1016 | 12-17/10

Dibutuhkan segera Surveyor & audit lapangan, syarat min. SMU/sdrjt, lmrn antar ke Interyasa Jl. Sultan Agung No. 20 samp. Leppindo Sp. Pulai.

JI1016 | 29-11/10

Dicari 5-10 org serius turun berat badan + extra income 3-10 jt/bln, Hub. Lino JI1016 | 13-22/10

Dicari Mitra, Bisnis, 5 orng serius untuk buka rumah nutrisi Income 10-30 Jt/bln Hub. Lisa 0812 7411 4746. JI1016 | 13-22/10

Sklh yang sedang berkembang di Kota Jambi membutuhkan guru SD, driver & guru bdg study SMP-SMA, fisika, kimia, biolog, bahasa inggris, olah raga, seni budaya. Lmrn lengkap dikirim ke PO BOX 6666 Jbi, mhn cantumkan no. telp/hp. JI1016 | 06-12/10

Dibutuhkan 2 orang pria, tamatan STM

JI1016 | 10-10/10

JI1016 | 12-00/10

JI1016 | 06-11/10

Dibutuhkan segera karyawan/ti pendidikan min SMP, surat lamaran diantar lsg ke MM. Tunas HArapan Jaya di Jl. Raden Wijaya depan Perum. Guru Kebun Kopi, 0741-445621.

Dijual TNH Kapling ukuran 2 tumbuk, ma­ sing-masing lokasi Kenali Asam Bawah, sebelah Prumahan Hp. 0812 7401 7780.

Anda butuh Nira Kelapa Ada 400 btng Dpn SPN(Sekolah Polisi Negara) Pondok Meja Hp. 081274950758 (Yatmo).

Daihatsu TERIOS TX Adventure Th 08 akhir, mulus, BH Kota, silver, TV, DVD, Hp. 081274088005.

JI1016 | 08-17/10

HONDA

Dijual Honda Jazz 2008 warna putih, plat F. Kontan dan balik DP. Hub. 0853 6643 6666.

JI1016 | 14-19/10

MITSUBISHI tahun 2003

RUKO

rental AGUS RENTAL. Harian, Mingguan, Blnan.KjgKrista,KjgInnova,Strada,Hnda New CRV, Ph. 34014/0812 7481527.

rumah

JAVA Rental. LGX, Xenia, Innova, Triton,

Dijual RUMAH di Perum Pesona Jambi, Lok sebelum Grand Kenali Mayang Blok H No. 5 type 36 jadi 90 utk ke lt 2 sdh di

JI1016 | 25-18/10

Dijual Toyota Innova Type G diesel & Ford Ranger DC XLTD Th 2008, Hub. 085382367700/081274208678.

JI1016 | 10-15/10

Dijual L300 thn 03 plat BH asli Kotamadya, wrn cokelat tembakau, hub. 08127838775. JI1016 | 10-18/10

tahun 2004 Dijual Mits PS 120Th 2004, Bak Tinggi, Rangka Besi, Hp. 081366549697.

JI1016 | 16-22/10

NISSAN

Nissan TERANO Spirit S2, th 04, BH, hitam, ban serep blkng, footsteep, CD, pajak panjang, Hp. 081274088005. JI1016 | 02-17/10

tahun 2005

Proton Exora B-Line OTR 169 Jt, Dp. 66 Jt, angs 3 Jt, Tenor bisa 5 th, hub. 0853 8233 7978.

Daihatsu Xenia baru DP 17 jtan, gratis 1 th servis, Gran Max Pick Up DP 12 jtan, Rina 0852 6600 2923.

Mbil suzuki baru. Dp splash 20 jt, Apv 20 jt, SX4 33 jt, swift 28 jt, PU 17 Jt. Berminat hub. Erna 0813 7284 9999.

SUZUKI JI1016 | 06-11/10

Dijual Toyota FORTUNER Diesel 2008 wrn hitam, mls, full variasi, seperti baru, hub. 0852 6661 7666.

JI1016 | 02-16/10

DjlINNOVAG08Diesel,Slvr,Mls,TV,Sound, Velg Stainless, Hub. 08163123330.

JI1016 | 28-12/10

JI1016 | 10-18/10

Dijual AVANZA G Th. 04, 09, 011, Hitam, Mls, Cash/Kredit, Hp. 7078899.

Dijual New INNOVA G Solar, Th . 08, Hitam, Mulus, Cas/Kredit, Rp. 210 Jt. Hp. 085378622899.

JI1016 | 16-20/10

LOWONGAN KERJA PT. DJAMBI WARAS ( Pabrik Crumb Rubber) membutuhkan 15 orang staff yang akan ditempatkan pada bagian kantor, produksi I lapangan. Syarat: 1. Laki-laki, usia max. 30 tahun 2. Pendidikan S1 semua jurusan, kecuali FKIP 3. IP Komulatif min 2.85 4. Mampu berbahasa Inggris secara aktif (lisan dan tulisan) 5. Dapat mengoperasikan komputer (min. Office) 6. Belum berkeluarga 7. Berbadan sehat 8. Bersedia ditempatkan diseluruh Group Area PT Djambi Waras Kirim surat lamaran dengan lengkap ke PT. Djambi Waras JI. Sultan Thaha No.04 Jambi

tahun 2004

JI1016 | 05-05/11

tahun 2004

JI1016 | 02-13/10

tahun 2004

I N N O VA G / 0 8 , h i t a m , p l a t B , p j k

Dijual Mits PS 135 HD/03, Ragasa K Lebar, Bak Tinggi, R. Besi, Hp. 081366549697.

JI1016 | 12-17/10

DAIHATSU

JI1016 | 00-00/10

bln 2, KM 50 ribuan, Insya Allah mls, trwt, Jl. Kapt. Joko/Lrg. Amal No.20, S IV S depan Jamtos.

tahun 2001

JI1016 | 16-20/10

PROTON

JI1016 | 11-18/10

INNOVA E 08 E Htm, 05, G Hitam, Avanza 09 S Htm, Xenia 09 XI Grey, Taft PU 97 Upgrad, Taft GT 91, Panther LV 01, Panther Royal 97, Lgx 02, Evo IV 00, H. Jazz 08 M/T IDSI. Wins AutoMobil, 08127411601, 081321161971.

tahun 2008

JI1016 | 02-15/10

Dikontrakan RMH Bsrta isinya Villa Kenali H4 No. 12 Min 2 Th, Hub. 081366348966.

Toyota

Dijual mobil kijang LGX 1.8 th 01 warna Silver, tgn 1, hub. 0812 7838 7775.

tahun 2008

Nissan Xtrail XT A/T, th 05, Black, BH, full aksesoris, jual cepat, cash/credit, Hp. 0812 7408 8005.

DISEWAKAN

Jual RUKO 2 pintu, siap huni, hub. 0813 6609 4243.

JI1016 | 15-15/08

JI1016 | 16-20/10

tahun 2008

JI1016 | 12-17/10

JI1016 | 16-16/11

Servis KURSI

Dijual XENIA LI Th 2005, Mulus Luar dala, Pelk Racing, Spion Sein., Hp. 085383403561.

JI1016 | 29-29/10

Setiap hari kerja dari jam 08.00 - 16.00 WIB Paling lambat, tanggal: 17 Oktober 2011


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Jadi Trensetterku Guru yang fashionable?? Mungkin tak banyak mempunyai guru yang begitu..nah, aku mau cerita nih,, disekolah ku ada tuh guru yang gitu,, orangnya cantik, putih badannya berisi fashionable dan semuanya itu didukung dengan keahliannya berbahasa inggris,, karena memang beliau mengajar sebagai guru bahasa inggris (conversation) . Penampilannya yang ang-

gun itu terkadang membuat kami para siswa merasa kagum,, padahal kan sudah lumayan berumur walaupun baru berkepala 3 umurnya, namun tak ketinggalan gaya dengan anak muda zaman sekarang.. Mulai dari pakaian, sepatu, tas semua diselarakan dengan warna-warna yang manis bila dipadukan.. namun, tak

Think It

Agar Siswa Bersemangat Memiliki guru yang fashionable tentu sangat menyenangkan. Tapi fashionable disini bukan berarti si guru mengenakan pakaian “non seragam”. Melainkan kemampuannya yang mampu me-mix and match- kan penampilannya agar terlihat segar dan penuh semangat. Tentunya jika melihat sang guru penuh segar dan semangat ketika disekolah, siswa menjadi bersemangat pula. Sesungguhnya, rasa malas, rasa kantuk dan perasaan yang lainnya yang ada pada guru, termasuk rasa semangat itu sejenis penyakit menular. Ya, menularkan kepada siswa-siswanya. Siswa akan kelihatan segar jika gurunya juga tampil dengan segar. Begitupun, siswa akan semangat jika gurunya semangat. Siswa akan enangan dan tidak menjadikannya sebagai hal yang buruk. (rey)

Fun tak tik

Share Tentang Fashion Punya guru yang fashionable ? Pasti memberikan kesan tersendiri, khususnya bagi kita para murid. Mungkin kita senang, kagum, iri fan ingin lebih bergaya. Nggak mau ketinggalan gitu. Hehehe. Ini dia tips dan trik tentang guru yang modis. 1. Anggap ini keberuntungan. Alhamdulillah ya, sesuatu banget ! Beruntunglah kita, jadi bisa niru atau minta pendapat beliau deh tentang fashion. 2. Motivasi ! Liat guru dengan dandanan dan pakaian serta aksesoris yang modis banget, pasti buat mata jadi melek lagi. Jadikan ini hal yang bias buat kamu semangat belajar ya ! 3. Hiburan. Ya, guru yang modis bisa jadi hiburan lebih seperti temen buat objek berfoto ria. Ngeksis dengan guru. Hehehe..(melva)

jarang juga si beliau menggunakan semuanya dengan warna yang nabrak, namun kami yang melihat tetap memeberinya nilai yang “ plus “ . Mengapa ? mungkin memang dikarenakan wajahnya yang cantik dan ditambah dengan kulitnya yang putih, yang menyebabkan apa saja yang dikenakannya tampak serasi..

Huhf,, terkadang kami terutama aku sebagai siswinya merasa kalah,, masak ma’am sebutan yang kerap kami panggil untuknya, kalah sihh dengan aku yang baru berusia mau menginjak 17 tahun,, pengen kayak gitu :-).. Tapikan semua butuh dana.. hahaha ya nggak ??? dan ternyata eh ternyata semua penampilan mam yang nyambung dan fashionable itu karena beliau memiliki butik..

hmm.. wajarlah yang punya butik atau toko baju kan emang harus punya link, buat tau gaya-gaya apa sih yang lagi trend saat ini.. Namun, tak jarang juga aku mengopy gaya darinya.. hihi (jangan bilang-bilang ya). Namun memang ku akui 2 jempol ku beri untuk guru ku yang satu ini, bukan saja gayany yang membuat mata jadi tertarik, namun kecerdasaanya pun tak kalah ngetrend,,

kalau curhat dengan beliau rasanya kayak curhat dengan teman aja ngerti bagaimana kondisi dan keadaan kita.. mungkin juga dikarena kan umurnya yang nggak tua-tua banget atau mungkin karena hobby merawat tubuh.. Pengen dehh jadi mam yang bisa menyelaraskan antara gaya dan kepintaran pokoknya ma’am T.O.P DEH ! (vinna) Nur okta fan y. Sma adhyaksa Jambi

Modis dan

GurukuFashionable Trend fashion makin berkembang dari waktu ke waktu. Pria-wanita, tua-muda, berlomba-lomba memancarkan gemerlap pesona fashion masing-masing. Tidak ketinggalan prosefi yang 1 ini, yaitu guru ! Guru ? Ya, benar sekali. Mereka juga punya selera fashion. Bukan hanya murid saja yang bisa bergaya, para guru pun bisa! Hehehe. Punya guru yang bias dikatakan fashionable? Sebanyak 62,82% responden mengaku mereka punya guru yang stylish. Kenapa bisa dibilang stylish ya? Alasannya, sebanyak 38,45% responden mengatakan bahwa guru mereka tersebut adalah guru yang bisa dikatakan gaul. “Guruku itu, fashionable banget. Beliau update banget dengan mode pakaian dan aksesoris yang lagi in sekarang. Kadang di sekolah suka liat beliau bawa-bawa majalah fashion gitu. Hehehe,” ungkap Tina Mardiana, siswi SMKN 1 Kota Jambi, yang mengaku memiliki kegemaran dalam membaca komik Detektif Conan ini.

Sebanyak 34,55% sobat X yang lain mengatakan guru mereka sangat fashionable karena guru mereka tersebut adalah ciri pribadi yang menganggap penampilan itu sangat penting. “Iya, guruku bilang, penampilan itu mencerminkan pribadi seseorang. Nah, mungkin gara-gara itulah guruku yang 1 itu terkesan sangat fashionable sekali dengan pakaian dan aksesoris yang selalu matching tiap datang ke sekolah,” tutur Legayana Sihombing , siswi kelas XII jurusan IPA di SMAN 2 Kota Jambi. Senang? Sedih? Biasa saja? Gimana sih rasanya punya guru yang terkesan modis atau fashionable ini? Sebanyak 44,65% responden mengaku senang. “Aku senang punya guru yang modis. Bening aja istilahnya liat beliau tiap hari di sekolah. Hehehe,” ujar Dino Prasasti, siswi SMAN 4 Kota Jambi yang berkulit sawo matang ini. Sementara itu, sebanyak 36,56% responden mengaku mereka merasa tertarik untuk jadi pribadi yang lebih stylish juga. Wah, kok bias ya? Meri Larasati mengatakan,”Aku suka liat cara berpakaian guruku yang fashionable itu. Kadang, suka iri sendiri. Terdorong juga rasanya jadi ingin lebih gaya. Hehehe.” Nah, pendapat sobat sendiri mengenai guru yang modis ini, gimana sih? 45,56% berpendapat bahwa guru yang modis memberikan dampak positif dalam proses belajar murid secara tidak langsung. “Aku jadi

lebih semangat ikut kelas pak guru dan bu guruku yang stylish kaya gitu. Gimana nggak? Mataku suka aja liat yang keren-keren dan modis gitu. Enak aja liatnya pas menerangkan pelajaran. Hehehe,” hal itu diungkapkan dengan semangat oleh Via Mardiana, siswi SMKN 2 Kota Jambi itu. Ada benarnya juga sih apa yang dibilang Via. Kalau kita sudah suka dengan guru dan cara penampilannya, kita akan semakin mudah mengikuti pelajaran yang diajarkannya. Fashionable, ya mungkin itu yang kita nilai dari cara berpakaian yang anggun, cantik, rapi, dan mempesona dari pribadi seorang guru. Tetap hargai mereka, dan pacu semangat belajar kalian ya, Sob ! (melva)


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

11


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Foto bersama Direksi BPD Seluruh Indonesia.

Semarak, Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda

Hardani Rusli

Tamu undangan dan nasabah yang hadir.

Hasan Basri Agus

Penampilan Iyet Bustami.

Agus, pejabat daerah Jambi, direksi BPD Seluruh Indonesia, komisaris Bank Jambi serta nasabah Bank Jambi. Guber­ nur Jambi Hasan Basri Agus menyambut baik terseleng­ garanya kegiatan nasional ini. “Saya berharap bank memiliki peranan penting dalam mema­ jukan perekonomian rakyat. Diharapkan bank memberikan pelayanan prima kepada na­ sabahnya,” ujarnya gubernur dalam sambutannya. Ketua Asbanda Winny Er­ windia mengatakan, Tabu­ ngan Simpeda merupakan tabungan milik BPD yang

dirancang secara khusus sebagai alat pemersatu BPD seluruh Indonesia. Melalui semangat kebersamaan antar BPD yang berada dalam satu wadah Asbanda ini, Tabungan Simpeda diharapkan lebih dari sekadar pemersatu, me­ lainkan mampu menyokong kenaikan kinerja tabungan di BPD dengan menghadirkan ragam manfaat bagi masyr­ akat. Nasabah yang mengikuti undian ini cukup membuka rekening minimal saldo Rp 50 ribu dan telah menyimpan pada periode sejak Januari Juni 2011.

Pada penarikan undian periode I Tahun XXII 2011 hadiah utama Rp 500 juta diraih nasbah Bank Jatim, sedangkan hadiah kedua Rp

100 juta diraih nasabah Bank Sulselbar, Bank NTT, Bank Kalbar dan Bank Jambi. (ard/ikl)

s

Winny Erwindia

Bertempat di Abadi Con­ vention Center, Jumat malam (14/10) lalu, Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (As­ banda) melalui Komite Pelak­ sanaan Undian (KPU) me­ ngadakan penarikan Undian Nasional Tabungan Simpanan Pembangunan Daerah (Sim­ peda) Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indo­ nesia dengan tajuk “Panen Rejeki BPD”. Bank Jambi untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Panen Rejeki BPD periode I Tahun XXII 2011. Sebelum aca­ra penarikan undian, siang­ nya dilaksanakan peluncuran perdana KPE (Kartu Pegawai Elektronik) di Provinsi Jambi, seminar nasional yang diikuti direksi BPD seluruh Indonesia dan rapat koordinasi Direksi BPD seluruh Indonesia. Sebagai puncak acara “Panen Rejeki BPD” ada­ lah malam Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda BPD Seluruh Indonesia. Total hadiah undian “Panen Rejeki BPD” sebesar Rp 6 miliar per tahun atau Rp 3 miliar per periode (enam bulan sekali) yang dimenangkan 584 orang seluruh Indonesia. Penarikan undian dihadiri Gubernur Jambi Hasan Basri

Foto:ardi wijaya/jambi independent

Pengundian hadiah utama oleh gubernur didampingi ketua Asbanda dan Dirut Bank Jambi.

Gubernur membuka keris tanda dimulainya pengundian.

Para jemaah calon haji dari Jambi.

Foto bersama para pemenang.

Fachrori Umar memberikan sambutan dan arahan kepada para jemaah calon haji Jambi.

Wagub Lepas Jamaah Haji Jambi Embarkasi Padang

Fachrori Umar memberikan bendera Merah Putih kepada ketua rombongan.

pada para jemaah untuk melakukan beberapa hal penting. Di antaranya, memperbaiki niat dalam melaksanakan ibadah haji, kemudian menjaga kesehatan dan kekompakan. “Jadi kita pergi memang karena untuk Allah, bukan karena alasan lain, dan di Makkah nanti ikuti dan tingkatkan ibadah dengan khusuk. Di sana bukan tempat untuk mengobrol,” ujarnya. Wagub juga mengingatkan para jamaah haji untuk menjaga kesehatan dengan me­ ngatur pola makan dan minum dengan benar. Apalagi cuaca di Arab itu sangat berbeda

dengan di Indonesia. Untuk pemberangkatan jamaah haji Em­ barkasi Padang, dikatakannya telah cukup baik dalam memberikan pelayanan kepada jamaah haji. Namun yang perlu diperbaiki adalah sistem pembagian paspor agar lebih ditingkatkan dari sisi keteraturan, sehingga dapat dilaksanakan dalam waktu yang tidak begitu lama. Jamaah calon Embarkasi Padang diter­ bangkan dalam 22 kloter. Sebanyak 21 kloter penuh (355 jamaah dan lima orang petugas) dan ditambah­satu kloter sebanyak 305 orang

Fachrori Umar memberikan ucapan selamat kepada para jemaah calon haji Jambi.

jamaah plus lima petugas pada kloter 22. Jumlah jamaah Embarkasi Padang tahun 2011 seba­ nyak 7.863 orang dengan rincian Sumatera Barat 4.715 orang, Jambi 1.362 orang, Bengkulu 1.669 orang dan mutasi masuk dari embarkasi lain tujuh orang, serta petugas 110 orang. Pada kloter XII ini terdapat calon haji termuda, yakni Donny Septia Yanzona Bin Adrias (25) asal Pondok Tinggi, Sungaipenuh, dan Muham­ mad Taher Bagindo Sultan (86), warga Gunung Raya, Kabupaten Kerinci.(pia)

s

Fachrori Umar

Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar melepas 358 jamaah calon haji asal Jambi di Asrama Haji Tabing Padang. Calhaj ini di­ berangkatkan menuju Jeddah pada pukul 12.30 dengan menggunakan pesawat Garuda Indone­ sia Airbus 330 seri 300, Sabtu (15/10) lalu. Para jamaah calon haji kloter XII terdiri dari 353 orang calon haji didampingi lima orang petugas yang terdiri dari tim pendamping dan tim medis. Calhaj ini dari Kabupaten Kerinci 304 orang dan Bungo 51 orang. Dalam pengarahannya, wagub berpesan ke­

Foto-foto:ist/jambi independent

Fachrori Umar memberikan keterangan pers.


TOTAL SPORT

Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

2

AFP PHOTO / Marcello PATERNOSTRO

Sergio Almiron

CATANIA - Pergantian pelatih dari Gian Piero Gasperini ke Claudio Ranieri sempat memberikan harapan baru bagi Inter Milan. Debut Ranieri diwarnai dengan kemenangan, tapi setelah itu performa Inter kembali jeblok di Serie A Liga Italia. Bahkan, mereka merasakan dua kekalahan beruntun. Itu menyusul kekalahan tim berjuluk Nerazzurri itu 1-2 (1-0) dari Catania saat bertandang ke Angelo Massimino, kemarin dini hari (16/10). Sebelum, mereka kalah dari Napoli 0-3 (1/10). Kekalahan yang membuat Inter tetap terpuruk di papan bawah klasemen sementara dengan empat poin dari enam laga. Bukan rapor bagus di tangan Ranieri. Sejak memb-

CATANIA

esut Inter pada 21 September lalu, dia mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan di Serie A. Capaian yang hanya sedikit lebih baik daripada Gasperini yang digantikannya. Ketika masih ditangani Gasperini, Inter meraih satu seri dan dua kekalahan. ?Tidak ada di antara kami yang senang, tapi yang terpenting harus bangkit,? kata Ranieri, seperti dikutip AFP. Sejatinya, Inter yang datang dengan target membawa pulang tiga angka memulai laga dengan bagus. Bahkan, baru menit keenam, mereka sudah unggul melalui sepakan voli Esteban Cambiasso yang menerikan umpan silang

INTER MILAN

Maicon. “Kami memang menginginkan poin dan itu memaksa kami terus menekan mereka pada babak pertama. Sayang, pada babak kedua, permainan kami menurun dan kesulitan menghentikan dua serangan balik mereka,” jelas Ranieri. Ya, baru satu menit babak kedua berlangsung, Inter langsung dikagetkan dengan serangan balik Gonzalo Bergessio yang gagal dihalau pertahanan Inter. Umpannya mampu dimanfaatkan menjadi gol oleh Sergio Almiron. Bergessio kembali menjadi mimpi buruk pertahanan Inter ketika dalam sebuah serangan balik, dia bertabrakan

1

dengan kiper Luca Castelazzi di area penalti. Hukuman penalti dijatuhkan dan Francesco Lodi yang menjadi menjadi eksekutor menjalankan tugas dengan baik di menit ke-50. “Kami tidak bisa hanya menyalahkan insiden penalti itu, meski sangat tidak menguntungkan karena itu menjadi penyebab kekalahan kami. Bermain bagus pada babak pertama, tapi di babak kedua, kami mengalami kekacauan,” bilang Javier Zanetti, kapten Inter. Kekalahan yang sangat mengecawakan pendukung Inter. Ini adalah salah satu start terburuk Inter di Serie A. Yang terburuk adalah pada 1921-1922 dan 1924-1925. Ketika itu, dari enam laga mereka hanya menang sekali dan lima kali kalah. (jpnn)

Claudio Ranieri AFP PHOTO/ MARCELLO PATERNOSTRO

Fasha Buka Open Turnamen Antarpelajar dan Futsal Wanita Se-Kota Jambi Foto bersama dengan tim futsal wanita. SY Fasha saat berbincang dengan tim futsal wanita.

Untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, Sabtu (15/10) lalu, tokoh muda Jambi SY Fasha membuka Open Turnamen Antar Pelajar dan Futsal Wanita SeKota Jambi. Turnamen ini diikuti 54 tim pelajar dan 20 tim wanita, yang dilakukan di Planet Futsal Square, Kebun Handil. Fasha membuka turnamen ditandai de­ ngan menendang bola pertama.

Fasha berharap sportivitas antarpemain tetap dijaga. Turnamen ini juga diharapkan bisa menelurkan bibit pemain yang handal. “Turnamen futsal wanita mungkin baru kali ini diadakan di Jambi dengan klub yang ba­ nyak,” ujarnya. Fasha meminta, nantinya juara futsal wanita dan pria diadu. Pemenangnya akan mendapatkan tambahan uang Rp 3 juta. (edz)

SY Fasha (empat kiri) beserta panitia dan undangan lainnya.

SY Fasha memberikan sambutan.

FOTO-FOTO: EDDY JUNAEDY/JAMBI INDEPENDENT

Tendangan pembukaan oleh SY Fasha.


Total Sport

Senin, 17 Oktober 2011

Jambi Independent

Tuntaskan Pertandingan Putri JAMBI- Setelah sukses menggelar 14 pertandi­ ngan pada hari pertama, Jumat (14/10) lalu, pada hari kedua Sabtu (15/10) turnamen futsal planet futsal square (PFS) com­ petition 2011 menggelar 12 pertandingan. Pada hari kedua pertandingan ini lebih banyak diisi de­ ngan pertan­d ingan putri dibandingkan pelajar. Menurut Andre, Ketua Panitia PSF, pada hari ke­ dua ini lebih dikhususkan untuk pertandingan pu­ tri. Dari 12 pertandi­n gan tersebut pertandingan pu­ tri dilakukan sebanyak 6 pertandingan dan pelajar 6 pertandingan.

“Kita ingin menyelesaikan pertandingan putri ini dulu, nanti biar tinggal pertandi­ ngan pelajar lagi,” ujar An­ dre kepada Jambi Indepedent. Sebab untuk pelajar terdapat 55 tim futsal dari berbagai sekolah. Semen­ tara untuk putri hanya ada 20 tim saja. Karena kemarin tidak diadakan pertandingan, maka hari ini (17/10) tur­ namen akan dilanjutkan kembali. Pertandingan akan dimulai pukul 13.00, baik untuk pertandingan antar pelajar dan juga pu­ tri. Dijadwalkan hari ini pertandingan akan diper­ banyak lagi agar pelaksan­ aan turnamen benar-benar

berjalan tepat waktu. Sehingga nanti dihari tera­ khir pelaksanaa turnamen futsal ini akan di khususkan untuk laga final mempere­ butkan juara 1,2 dan 3. se­ lain itu juga akan diadakan pertandingan khusus untuk mendapatkan bonus dari SY Fasha, selaku sponsor turna­ men. Diharapkan kepada pe­ main nantinya untuk datang ke arena pertan­ dingan 15 menit sebelum pertandingan dimulai. Se­ bab nantinya setiap pe­ main yang akan bertand­ ing harus mempersiapkan diri terlebih dahulu selain harus melapor kepanitia acara. (iis)

Eddy Junaidi/jambi indpendent

REBUT SEMIFINAL : Dua tim futsal putri saat pertandingan. Hari ini, pertandingan putri akan dilanjutkan.

Jumlah Kupon Guru Idola per 16 oktober 2011 No Nama

Jumlah Kupon

Sekolah

Jumlah SMS

KOTA JAMBI 1 2 3 4 5 6

Ansori, S.Pd.MPd Gustiwarni Rosita Tiurlina Sriyani Nuritan Hendriansyah Sahrial, S.Pd

SD Islam Alfalah SMA N 4 Jambi SMK IX Lurah 2 Kota Jambi SD I Kota Jambi SDN 77 SMA DB 2 Jambi

7

Asmiati

SMP Adhyaksa 1

8 9 10

Utomo Widiyanto, SPd Pitri Wati, S.Pd Ros

Islami Alfalah SDN 1 Kota Jambi SDN 217

Sekolah

Kab. TANJAB BARAT

1490 21 2107 0 331 0 245 0 243 6 159 0

100 0

Jumlah Kupon

Jumlah SMS

SMAN 2 Kualatungkal SMAN 4 Merlung 21 Kualatungkal SDN 157 Tanjung Jabung Barat

5

Zainal

SMPN 2 Tanjung Jabung Barat

6

Chusnul Chatimah

MAN 1 Tanjab Barat

53

0

7 8 9

Efendi S.Pd Rudi H Effendi, SPd

SMP 5 Merlung Tanjabbar SMPN 1 Tanjung Jabung Barat SMPN Merlung

30 2 1 20

0 0 7

10

Sumiati

SDN 24/V Kualatungkal

20

0

Sekolah

1428 512 111 7 1

180 166 1 0

5 1

0

Siti Rahmah, S.Pdi

SMA 3 Tanjung Jabung Timur

2 3

Mayasari Siti Hasanah

SMPN 23 Tanjabtim SMPN 1 Atap 2

1070

0

289 993

34 322

4 5 6 7 8 9

Aswan Lidya Anggraini Annury, S.Pd Maulana H. ZulFahmi. S.Ag Putra Irawan, SPd Sumiati S.Pd

SMA 1 Tanjung Jabung Timur SMAN 7 Tanjabtim SMA 17 Tanjung Jabung Timur SMA N 9 Tanjung Jabung Timur SMA 2 Tanjung Jabung Timur SDN 24 Tanjung Jabung Timur

11 1 98 9 1 70 89 60

0 0 0 0 29 0

10 Musyarrafah, S.Pd.i

SMPN 29 Tanjab Timur

52

0

11

SMA 2 Tanjung Jabung Timur

50

0

Zulkifli S.Pdi

No Nama

Sekolah

Jumlah Kupon

Jumlah SMS

Kab. BATANGHARI 1

Novi Yenti. M.Pdi

SMA 7 Batanghari

2

Aprizal

MTS Maro Sebo Ulu Batanghari

3

Apriyani

SDN 42 Muaratembesi

Kab. KERINCI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Jumlah Kupon Jumlah SMS

1

No Nama

Berhubung banyaknya hari libur sekolah pada Agustus 2011 yang bertepatan libur puasa Ramadan dan Idul Fitri 1432 H, maka pengumpulan kupon tahap III pemilihan guru idola (PGI) Jambi Independent akan diperpanjang hingga 20 Oktober 2011. Terimakasih. Panitia PGI 2011

94 0 64 0 78 0

1 Rusperry, S.Pd 2 Noviandri, S.Pd Rus Ferry 4 Zarni

Kab. TANJAB TIMUR

PENGUMUMAN :

Firdawalis, S.Pd Walizar, S.Pd Asmardi Jon Kaswanto, S.Pd. Ms.I Eliyati, S.Pd Jon Afri, S.Pd Nizam S.Pd Izalwadi, S.Pd Afrial Azamin, S.Pd Udayakir, S.Pd

Kab. MUARABUNGO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Nila Wati Susanty Suparmi Asnah SUTRIANETI Sulaiman VIVI OKTARINA ROSMIANA Indria Novrita Fazarniatin A.MA.PD

Sekolah

1319 0

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Zulhitmi Meli Suryani Siti Rahmah Karaludin SPd Taufik Hidayat Mustopo, SPd Sukirno, MPd Hj. Rasita HR Syofiah Hendrik, SPd

Jumlah Poling Kupon Jumlah SMS Jumlah Kupon Jumlah SMS

Sekolah

SMAN 7 Sarolangun SMP 1 Sarolangun SMAN 4 Sarolangun SMA N 2 Sarolangun SMPN 1 Sarolangun SMK N 6 Sarolangun SMK N 2 Sarolangun SDN 78/VII Lubuk Resam SDN 3 Sarolangun SMA N 9 Sarolangun

403 64 31 27 26 23 20 18 17 15

16 2 61 0 35 0 0 2 44 0

248 0 3

1 0

Kab. MUAROJAMBI

Jumlah Kupon Jumlah SMS

SMAN 2 Air Hangat Kerinci SMP 15 Kerinci SMPN 14 Kerinci SMKN 3 Kerinci SD No. 30 / III Lempur Tengah SD Nomor 68/III Siulak Deras Mudik SD .19/III Desa Baru Pulau Sangkar SMP N 1 Kerinci SMP N 17 Kerinci SD Nomor 225/III Talang Kemulun

Sekolah

Kab. SAROLANGUN

Sekolah

184 23 21 20 16 15 14 11 10 8

9 0 4 0 0 0 0 0 0 0

Suryati. S.Pd Drs. Teguh M Faisal, SPdi

Kab. TEBO

Jumlah Kupon Jumlah SMS

SMPN 1 Rantau Pandan, Bungo 176 SMA MUHAMMDIYAN MUARA BUNGO 51 SMA N 2 MUARA BUNGO 23 SDN 064/II PERUMNAS I 19 SD N 130/II PASIR PUTIH 13 SDN 004/II JAYA SETIA 12 SMA N 4 MUARA BUNGO 11 SD N 131/II SKB 10 SMA N 1 MUARA BUNGO 8 SDN 025/II MUARA BUNGO 7

1 2 3

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Sekolah

SDN 192/IX Simp. Setiti Ma. Jambi SMAN TT MAS Berembang Ma. Jambi

Sekolah

1 2

Suyono,S.Pd Resi Noviana

SD 11/VIII Tebo SMA 12 Tebo

3 4

Andriyani,S.Pd Reka Daniati

5 6

Jumlah SMS

Jumlah Kupon 179 8 20

Jumlah Kupon

0 144 0

Jumlah SMS

7512 3889

14 31

SMPN 28 Tebo SMP 28 Tebo

74 2 64 3

0 0

Rosmina A. Rahman

SD 141/VIII Tugu Rejo SDN 39 Tebo

297 9 0

0 0

7

Ramayulis. S.Pd

SMPN 22 Tebo

7

8

Sulaiman Sandra

SDN 18 Tebo

5

0

9

Murni S.Pd

SMPN 24 Tebo

4

0

0


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Nyeri Lutut Waspada Artritis fitrilidia, Jambi BERJALAN dengan dua kaki, memberi tekanan besar pada anggota tubuh bagian

bawah manusia. Laki-laki rata-rata melangkah lebih dari 7.000 langkah sehari,

foto-foto: istimewa/jambi independent

Kondisi lutut sebelum dan sesudah penggantian lutut total

sedangkan perempuan sekitar 5.000 langkah. Dengan setiap langkah, sendi kaki menyerap hingga tujuh kali lipat berat tubuh kita. Melalui perjala­nan hari-hari biasanya, bagian bawah tubuh kita secara komulatif menanggung berat beberapa ton. Menurut dr Lim Kay Kiat, nyeri persendian mempe­ ngaruhi sekitar 15% manusia. Penyebab yang paling umum nyeri persendian, kata ahli bedah ortopedi itu, dengan subspesialisasi di dalam bedah kaki dan pergelangan kaki adalah osteoartritis (penyakit persendian degeneratif). “Satu di antara 10 orang akan me­ ngalami osteoartritis,” jelasnya. Dari semua persendian, lutut adalah salah satu yang paling sering terpengaruhi. Mengingat beban yang ditahan oleh lutut, tidak mengejutkan lagi bahwa lutut sering mengalami keausan dan perubahan serta osteoartritis. Disebutkannya, lutut yang terkena osteoartritis akan memiliki tulang rawan yang aus atau bahkan sepenuhnya aus. Akan ada taji tulang pada tepian sendi serta kista di dalam tulang yang mela-

dr Lim Kay Kiat tarbelakangi ausnya tulang rawan. Gejala artritis termasuk rasa sakit, pembengkakan, kekakuan, kelainan bentuk dan mengakibatkan kehila­ ngan fungsi. Lalu, bagaimana pengobatannya? Kata dr Lim Kay Kiat, pengobatan untuk artritis (radang sendi) tahap awal dapat diberikan obat-obatan anti pe­ ra­dangan yang dipadukan de­ ngan program latihan fisik yang ditujukan untuk meningkatkan jangkauan gerak, menguatkan dan mengurangi berat badan. Penggunaan glukosamin dan kondroitin dapat memberikan manfaat bagi sebagian pasien dalam mengendalikan

rasa sakit namun tidak mempenga­ ruhi perkembangan artritis. Jika pengobatan tersebut gagal, suntikan steroid atau suplemen visko pada persendian dapat diberikan bagi pasien tertentu. Pada pasien Bagian dalam lutut normal dengan Lutut dengan artritis yang menunjukkan d e n g a n a r t r i t i s tulang rawan yang halus tulang rawan yang rusak dan kasar. tingkat lanjut atau pasien yang telah gagal dalam tersebut, telah memungDikatakannya prosedur pengobatan lainnya, maka kinkan untuk melakukan penggantian lutut total yang diperlukan penggantian lutut. penggantian lutut dengan dapat dilakukan di Singapura Menurutnya, penggantian teknik invasif minimal (saya- tersebut tidak akan memalutut merupakan prosedur tan yang lebih kecil). “Ini kan waktu lama. Pasien yang pembedahan yang dilaku- memungkinkan pemulihan masuk pada hari operasi, kan untuk menggantikan lebih cepat dan bekas luka selanjutnya akan dioperasi, bagian penahan berat pada yang lebih kecil,” jelasnya. dimana prosedurnya hanya Pembedahan dibantu kom- berlangsung sekitar dua jam. sendi lutut. Selama prosedur ini dilakukan, kelainan puter telah menguntungkan Sehari setelah operasi pasien bentuk diperbaiki dan jang- pasien dengan memungkinkan akan berjalan sendiri dengan kauan gerak ditingkatkan. penggantian lutut dilakukan tongkat/bingkai. Sementara “Dalam kombinasi, tindakan secara lebih akurat. Hal ini itu, pemulangan dari rumah ini menghilangkan rasa sakit memperpanjang masa hidup sakit antara empat hari samdan memperbaiki fungsi lu- implan lutut. Terakhir, alat pai satu minggu setelah ope­ tut,” kata dokter yang banyak yang digunakan untuk me- rasi. “Dan akan bisa berjalan menangani para atlet tingkat mandu para ahli bedah dalam mandiri antara dua sampai membuat potongan tulang empat minggu setelah operasi internasional tersebut. Kemajuan teknologi, kata yang diperlukan untuk me- tanpa alat bantu jalan. Se­ dokter yang juga anggota masang lutut pengganti pada dang­kan pemulihan penuh ahli bedah Royal College Ed- lutut pasien sekarang bisa dise- akan berlangsung dalam waktu enam minggu,” jelasnya.(*) inburgh (Bedah Ortopedi) suaikan bagi setiap pasien.


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Keseriusan Pemkab Dipertanyakan Dinilai Lamban Kejar Pemekaran MARIHOT Fs, Muarabungo Lambatnya realisasi pemekaran Kabupaten Bungo yang telah diusulkan sejak sembilan tahun lalu, membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bungo gerah. Alhasil, keseriusan pemerintah kembali dipertanyakan dalam merealisasikan usulan pemekaran tersebut. Dewan menilai, tim yang telah dibentuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo untuk urusan pemekaran bergerak lamban. Sehingga saat ini prosesnya masih mandek meski tinggal menunggu persetujuan Gubernur Jambi, untuk selanjutnya diteruskan ke presiden melalui Kementerian Dalam Negri. Padahal menurut Ketua DPRD Bungo Mahilli, peluang pemekaran di pusat masih sangat besar, dari segi persyaratan tidak masalah, tinggal bagaimana keseriusan tim dalam menindaklanjuti ini. “Tim dari eksekutif lamban dalam urusan ini, peluang dari pusat sangat besar, sekarang bagaimana keseriusan kita bekerja,” ucap Mahilli. Kalau memang terdapat persoalan di tingkat provinsi terkait dana, katanya, itu se-

mua dapat diselesaikan dengan melakukan perundingan. Dan terkait dana untuk pemekaran, DPRD yakin akan berusaha selalu menganggarkan, asalkan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki daerah untuk itu. “Ada persoalan di gubernur saya rasa tidak masalah, semua bisa dibicarakan, kita juga siap mendukung, kita anggarkan nantinya,” ungkap Mahilli. Katanya lagi, tim hanya tinggal mengtur strategi untuk mendesak pihak provinsi, dan jangan hanya menunggu, Sehingga persoalan pemekaran ini sangat tergantung kepada kerja tim yang telah dibentuk, kalau tim serius dikatakannya semuanya akan cepat selesai. Di sisi lain, dengan lambannya proses seperti ini Mahilli mengakui, daerah akan dirugikan, sebab setiap tahunnya anggaran untuk rencana tersebut selalu disediakan. Namun, Yang terjadi selama ini, dikatakan Mahilli, anggaran yang disediakan terkesan kurang memberikan hasil, kalau setiap tahun seperti itu menurutnya, lebih baik dibatalkan saja. “Sekarang tinggal kemauan dari tim, ini yang belum nampak selama ini, kalau tidak batalkan saja, dari pada dianggarkan terus, tapi selesai tidak juga, lebih baik tidak sama sekali,” tandas Mahilli. Maka dirinya meminta

SAROLANGUN

Pekerjaan PNPM Empat Desa Terhambat Dari keseluruhan desa penerima progam Rural Infrastructure Support - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (RIS – PNPM) di Kabupaten Sarolangun tahun 2011, ternyata empat desa sampai saat ini dana belum turun. Dengan demikian, ini menyebabkan pengelolaan dan realisasi RIS-PNPM di Kabupaten Sarolangun tidak maksimal. Ke empat desa tersebut, yakni Desa Sungai Gedang di Kecamatan Singkut, Desa Pulau Buayo di Kecamatan Bathin VIII, serta dua desa di Kecamatan Sarolangun yakni Desa Tinting dan Desa Ladang Panjang. Sementara desa-desa lain yang juga mendapat alokasi dana tersebut, saat ini telah berjalan secara teknis. Bahkan ada diantara pekerjaan yang nyaris rampung. Kepala Desa Sungai Gedang, Sutejo, yang kemarin (16/10), membenarkan adanya kondisi tersebut. “Memang, seharusnya kami sudah bisa melaksanakan RISPNPM, namun sampai sekarang, ternyata dananya belum juga turun. Ini membuat kami harus menunggu lebih lama lagi” katanya.(amu) PEMERINTAH KABUPATEN KERINCI SEKRETARIAT DAERAH JALAN JENDRAL BASUKI RACHMAT NO.01 TELP: (0748) 21095 SUNGAI PENUH

SURAT EDARAN Mempedomani Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2008 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 14 Tahun 2003 tentang Petunjuk Teknis tentang Pemberhentian dan Pemberian Pensiun PNS serta pension Janda/Dudanya Sebagai Pelaksana Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian PNS, maka untuk tertipnya administrasi belanja Pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci, dengan ini disampaikan kepada saudara sebagai berikut : 1. Batas usia pensiun sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah tersebut a. Mencapai batas usia 56 (lima puluh enam) tahun bagi Pegawai Negeri Sipil yang tidak dapat diperpanjang batas usia pensiunnya b. Berusia lebih dari 56 (lima puluh enam) tahun bagi Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan struktural atau fungsional yang dapat diperpanjang batas usia pensiunnya dan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian 2. Surat Keterangan Penghentian Pembayaran yang selanjutnya disebutkan SKPP adalah surat keterangan tentang terhitung mulai bulan dihentikan pembayaran gaji yang dibuat / dikeluarkan oleh pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran berdasarkan surat keputusan mutasi/pensiun dan diketahui oleh Kepala DPPKA selaku PPKD ; 3. Dalam hal ketentuan poin 2 (dua) diatas tidak terpenuhi, bagi PNSD lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci yang telah memasuki batas usia pensiun sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku secara otomatis akan pembayaran gajinya dengan atau tanpa adanya menerbitan SKPP 4. Apabila terjadi keterlanjuran pembayaran gaji, akan dihitung sebesar penerimaan gaji kotor dan bukti setoran rekening kas umum daerah Kabupaten Kerinci menjadi persyaratan penerbitan SKPP yang bersangkutan 5. Kepada saudara diminta untuk menginformasikan kepada PNSD dilingkup Satuan Kerja masing-masing berkenaan dengan ketentuan pemberhentian pembayaran gaji PNSD tersebut. Demikian disampaikan kepada Saudara untuk dapat dilaksanakan, terimakasih.

kedepannya, agar tim yang telah dibentuk melakukan jemput bola terkait hal ini. Terutama selalu pro aktif terhadap semua kendala yang ada. Sementara melalui juru bicara fraksi-fraksi di DPRD Bungo Hendri Novriza, juga mempertanyakan persoalan keseriusan pihak eksekutif dalam merealisasikan rencana tersebut. Karena dewan menilai, program pemekaran belum dimasukkan dalam RPJMD lima tahun mendatang. “Dalam RPJMD Kabupaten Bungo tahun 2012-2016, kami belum melihat adanya perencanaan tentang pemekaran Kabupaten Bungo dan pemekaran dusun dalam lima tahun kedepan, sedangkan sekarang ada 14 dusun yang sudah mengajukan pemekaran, mohon dicantumkan dalam RPJMD Kabupaten Bungo tahun 2012-2016,” ucap Hendri. Tim Bantah Lamban Urus Pemekaran Pemkab Bungo membantah dinyatakan lamban dalam mengurus pemekaran kabupaten. Menurut Kabag Pemerintahan Bungo Usman Hasibuan, pemkab telah bekerja maksimal sejak pertama hingga saat ini. Bahan pemekaran Kabupaten Bungo sekarang ini sudah berada di

SUDAH MENAHUN: Warga Bungo saat mengangon sapi di tengah kota. Hingga tahun ini, usulan pemekaran Kabupaten Bungo belum juga ditindaklanjuti. Dewan pun mulai gerah. marihot fs/jambi independent

Pemerintah Provinsi Jambi untuk mendapatkan persetujuan gubernur. “Sebagaimana yang kita pahami bersama termasuk anggota DPRD Kabupaten Bungo yang terhormat, bahwa sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam PP 78 tahun 2007 tentang tata cara pembentukan, penghapusan dan penggabungan daerah. Dari awal Pemerintah Kabupaten Bungo pro aktif dan sudah menyampaikan bahan usul pemekaran Kabupaten Bungo dengan lengkap,” terang Usman. Keterangan Usman ini sekaligus menjawab tudingan de-

Bayi tanpa Anus Akhirnya Meninggal MUARATEBO - Masih ingat dengan Nyimas, bayi berusia sembilan bulan, anak ketiga dari pasangan Rahmatun dan Junaidi, warga Rimbo Ulu yang lahir tanpa anus, kedua tangan dan satu kaki cacat. Bayi malang tersebut pada Selasa (3/10) lalu dirujuk ke RSUD Kota Padang Untuk dioperasi. Namun upaya pihak keluarga dan Pemda Tebo untuk menyembuhkan Nyimas kandas. Bayi mungil tersebut akhirnya menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan selama lima hari di rumah sakit umum Kota Padang. Bahkan Nyimas meninggal ketika rencana operasi belum dilakukan, karena kondisinya yang drop ketika sampai di rumah sakit. Kepastian meninggalnya bayi malang (Nyimas, red) tersebut dibenarkan oleh Dirut RSUD STS Kabupaten Tebo Dr.Hendra. Ia mengatakan, Nyimas menghembuskan nafas terakhirnya setelah lima hari di Rumah Sakit Umum Kota Padang dan belum sempat dioperasi sesuai dengan rencana rujuk sebelumnnya. “Selasa (3/10) berangkat rujuk dari RSUD Tebo, be-

gitu sampai kondisi fisiknya menurun dan langsung dilakukan transflusi, itu dilakukan agar kondisinya kembali normal,” katanya. Dijelaskan, kondisi Nyimas semakin hari semakin menurun meskipun sudah mendapatkan penanganan dari pihak rumah sakit setempat. Tepatnya hari kelima berada di rumah sakit, pada malam Minggunya (8/10), Nyimas kemudian meninggal. “Kita sudah melakukan segala upaya, bahkan dari pihak kita juga mengirimkan pendamping saat rujuk, sesampai disana langsung mendapatkan perawatan di UGD, tapi memang semuanya kembali kepada Yang Maha Kuasa,” ungkapnya kepada Jambi Independent. Lebih lanjut, Dr.Hendra mengatakan, drop-nya kondisi Nyimas berkemungkinan dikarenakan daya tahan tubuhnya tidak seperti kebanyakan bayi yang seumuran dengannya. Normalnya untuk bayi yang berumur 9-10 bulan tersebut beratnya sekitar 8-9 kg, sedangkan berat badan Nyimas saat itu hanya 4,4 kg. Akibatnya kondisi fisiknya gampang menurun.(usa)

wan terkait tim yang ditunjuk untuk mengurus pemekaran kabupaten lamban dalam bekerja. “Usulan yang sudah disetujui DPRD Provinsi Jambi tersebut saat ini berada di kantor Gubernur Jambi. Proses selanjutnya merupakan kewenangan provinsi dalam hal ini Gubernur Jambi, namun demikian pemerintah Kabupaten Bungo tidak tinggal diam tetap berkoordinasi dan menanyakan usul pemekaran tersebut kepada Gubernur Jambi Cq. Biro Pemerintahan Setda Jambi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Usman menambahkan bahwa tahapan dan bahan-bahan yang diperlukan untuk susul pemekaran banayak jenis dan ragamnya serta memerlukan waktu yang cukup panjang untuk prosesnya. “Jadi tidak benar kalau Pemerintah Kabupaten Bungo lamban mengurus pemekaran tersebut kewenangan dan tugas Pemerintah Kabupaten Bungo sudah kita laksanakan sekarang tinggal menunggu persetujuan Gubernur Jambi,” ulangnya. Bukan hanya itu, Usman juga membeberkan sejarah proses pemekaran Bungo sejak diberlakukannya PP

78 tahun 2007. Berupa diawali surat bupati Bungo kepada Gubernur Jambi nomor 130/051/Pem tanggal 9 Januari 2008 perihal mohon penerbitan keputusan Gubernur Jambi. Hingga saat ini, sejak usulan pertama berdasarkan PP 78 tersebut, dikatakan Usman, terdapat 17 proses. Selama ini, menurutnya, tim telah pro aktif. Seperti diketahui sebelumnya, dewan menuding tim yang telah dibentuk Pemkab Bungo untuk urusan pemekaran ini lamban, sehingga saat ini prosesnya masih mandek di Gubernur Jambi.(*)

Nalim Lepas 367 CJH Merangin BANGKO – Bertempat di halaman utama KONI Bangko, Sabtu (15/10) lalu, sekitar pukul 11.00, Bupati Merangin Nalim didampingi Ketua TP PKK Merangin Ny Hj Sukmajaya Nalim secara resmi memberangkatkan 367 calon jamaah haji (CJH), pada musim haji 2011. Tak hanya Bupati Merangin, dalam momen religius itu, hadir Kamenag Merangin Drs H Umar Yusuf, Kapolres Merangin AKBP V Bagas Uji Nugroho SIK, Kasdim 0420 Sarko, dan tak ketinggalan puluhan pejabat instansi terkait Pemkab Merangin, hadir guna melepas CJH Merangin. Sedikit lebih banyak dari tahun sebelumnya, pada musim haji tahun ini, dari total 367 CJH Merangin, 163 di antaranya tercatat CJH pria, sisanya sebanyak 204 CJH perempuan. Sementara CJH tertua pria tercatat nama Ngatman bin Sarkawi (88), dan jamaah haji perempuan tertua atas nama Minah binti Abubakar (79). Sebaliknya, CJH termuda tercatat nama Wahyu (20), dan CJH termuda perempuan tercatat nama Kartina Sidik (21). Kepada Jambi Independent, Kemenag Merangin Drs H Umar Yusuf dalam sambutan resminya mengatakan, para calon haji agar selalu menjaga kebugaran fisik dan kesehatan, supaya

nova diansyah/ Jambi Independent

LEPAS HAJI: Bupati Merangin Nalim, didampingi Ketua TP PKK Merangin NY HJ Sukmajaya Nalim, melepas ratusan CJH asal Merangin, menuju Embarkasi Padang. dapat menjalankan ibadah haji dengan baik. Buya Umar Yusuf juga mengatakan, calon haji hendaknya dapat menjaga kesabaran dan ketabahan selama menunaikan ibadah haji dan semua persoalan di luar ibadah haji yang akan mengganggu kekhusukan pelaksanaan ibadah haji hendaknya ditinggalkan. “Ibadah haji itu ibadah fisik. Untuk itu, para calon jamaah haji hendaknya dapat menjaga kesehatan selama menunaikan ibadah haji di tanah suci. Semua persoalan di luar ibadah haji yang akan mengganggu pelaksanaan ibadah haji, hendaknya ditinggalkan, karena haji yang mabrur balasannya adalah surga,” kata Umar

Yusuf mengatakan CJH Merangin masuk kloter 12 dan 13. Tak jauh berbeda, Bupati Merangin Nalim mengatakan, agar para jamaah dapat menjaga kesehatan dan kesabaran dalam menjalankan ibadah haji. Di sisi lain, Bupati Nalim juga mengatakan, saat ini banyak orang yang memiliki harta benda namun karena belum mendapatkan panggilan Ilahi, mereka pun belum mendapatkan kesempatan untuk bertolak ke tanah suci Makkah guna menunaikan ibadah haji. “Banyak orang yang berharta, namun karena belum ada panggilan Ilahi, mereka pun belum bisa melaksanakan ibadah haji,” katanya. (ctr)


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Siswa Belajar Himpit-himpitan SDN 119 Butuh Perhatian Pemerintah fransciscus, Muarojambi Kondisi SD 119 Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan benar-benar memprihatinkan. Kondisi lantai ruang belajar

telah berubah menjadi lantai tanah, sementara dinding bangunan telah keropos dan bolong. Parahnya lagi, kondisi bangku maupun meja yang dipakai para siswa hampir seluruhnya rusak dan berlobang. Elli, guru kelas I SD 119 mengatakan, kondisi bangunan sekolah yang tidak tersentuh perbaikan cukup mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD

MUAROJAMBI

Enam Rumah Dinas Guru Rusak Berat Sebanyak enam unit rumah dinas (Rumdis) guru yang terbuat dari kayu di SD 119 Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan dalam kondisi rusak parah. Tidak menutup kemungkinan rumah yang dihuni para guru tersebut akan roboh jika tidak segera diperbaiki. Elli, salah satu penghuni Rumdis rusak tersebut, mengatakan, bahwa kerusakan Rumdis yang menjadi kediamannya itu telah berlangsung lama. 15 tahun Elli menempati rumah dinas, dan sampai saat ini belum pernah disentuh rehab. “Saya sudah 15 tahun tinggal disini. Sampai sekarang, belum pernah direhab,” tutur Elli. Dalam kompleks Rumah Dinas SD tersebut, ada enam rumah dinas guru. seluruh rumah dinas dihuni guru dan salah seorang bidan desa. Menurut Elli dan rekan-rekan, gaji seorang guru tidaklah akan mencukupi jika digunakan untuk pengrehaban rumah tersebut. “Dengan kondisinya yang rusak parah seperti ini, manalah cukup gaji seorang guru untuk memperbaikinya,” tuturnya sembari menunjuk dinding rumahnya yang tampak lapuk dimakan usia. Para guru-guru tersebut juga mengungkapkan, beberapa kali anggota DPRD Muarojambi telah turun meninjau perumahan mereka. Bahkan, para anggota dewan pernah menjanjikan akan menganggarkan perbaikan rumah dinas guru yang mereka tempati. “Kenyataannya hanya omong kosong. Sejarahnya, belum pernah ada perbaikan,” beber Elli. Bahkan, karena pentingnya rumah dinas tersebut, Elli pernah menemui kepala dinas pendidikan untuk memberikan perhatian serius terhadap rumah tinggal guru SD 119. Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil. (fes)

MUARABULIAN

Pemkab Ciptakan Wirausahawan Baru Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari menaruh kepedulian besar terhadap perekonomian masyarakat di daerah tersebut. Dalam rangka meningkatkan taraf perekonomian warga agar lebih baik, pemkab berupaya menciptakan para wirausahawan baru melalui pemberian keterampilan khusus dan suntikan modal usaha. Program tersebut dilakukan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Kabupaten Batanghari. Untuk tahun 2012 yang akan datang, pihak Sosnakertans akan merekrut sebanyak 32 orang wirausahawan baru. Mereka akan dilatih dan dibekali dengan berbagai keterampilan berwirausaha. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan program penciptaan wirausahawan baru tahun 2011, yang cuma berjumlah 16 orang. Kabid Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Kabupaten Batanghari Saman mengatakan, penciptaan wirausahawan baru tersebut dilakukan dengan cara memberikan pelatihan di bidang wirausaha. Tak hanya memberikan bekal keterampilan saja, namun para peserta juga akan mendapatkan bantuan modal berupa sejumlah peralatan kerja. ”Untuk program tahun ini hanya diberikan pelatihan di bidang bengkel las kepada 16 orang. Untuk tahun depan, kami rencanakan memberikan pelatihan bidang otomotif dan pembuatan konblok. Masing-masing bidang sebanyak 16 orang,” ungkapnya. Menurut dia, kebijakan tersebut dalam rangka mengatasi persoalan sempitnya peluang kerja, sementara tenaga kerja terus bertambah setiap tahun. Melalui kegiatan seperti itu diharapkan mampu memberikan motivasi dan skill kepada para pencari kerja untuk menciptakan peluang usaha sendiri. (lis)

119. Murid sekolah terpaksa harus menggunakan bangku dan meja yang sudah tidak layak. Bahkan, siswa kelas satu harus rela berhimpitan pada bangku panjang saat menjalani proses KBM. “Murid kelas I ada 40 orang. Satu kursi mereka harus duduk berempat,” terang Elli. Kepala Sekolah SD 119, Syahdan mengatakan, tidak hanya persoalan bangku, meja serta

gedung sekolah yang menjadi masalah di sekolah yang dipimpinnya itu. Kekurangan tenaga pengajar juga masih menjadi permasalah klasik di sekolah tersebut. “Guru di SD ini cuma lima. Sementara, lokal ada enam. Jelas kurang,” kata Syahdan. Disampaikan Syahdan, awalnya tenaga pengajar di SD 119 ada sebanyak tujuh guru. Seorang guru meninggal dan

seorang guru lagi pindah tugas. “Sekarang tinggal lima. Masalah ini sudah kami lapor ke dinas agar ada penambahan guru,” katanya. Krisis tenaga pengajar tidak hanya dialami SD Negeri 119 Desa Kedotan. SD Negeri 39 yang berlokasi di RT 07 serta SMP 21 Muarojambi di Rt 04 turut mengalami krisis guru. Menurut keterangan Sekdes Kedotan, M Aman Soderi, jum-

lah guru di SD 39 hanya ada lima guru. Kekurangan guru itu memaksa seorang guru honor dijadikan wali kelas. Sementara, pada SMP 21 Muarojambi tidak terdapat guru biologi. dua guru biologi, Icha dan Salabi tiba-tiba pindah tugas. “Persoalan seperti ini tentu harus menjadi perhatian dinas pendidikan. Jangan sampai hanya demi kepentingan pribadi, anak-anak desa kami

dikesampingkan,” tutur M Aman Soderi. Terkait buruknya infrastruktur pendidikan di desanya, M Aman Soderi mengatakan telah menjadi perhatian serius aparatur pemerintah desa. Hampir setiap kali musrenbang desa, warga Desa Kedotan rutin mengajukan permohonan. Hanya saja, tandatanda pembangunan belum tampak sama sekali. (*)

Jalan Sudirman Nyaris Lumpuh Warga Sesalkan Keberadaan Truk Batu Bara MUARABULIAN – Kondisi ruas Jalan Jenderal Sudirman Muarabulian kian parah. Kemarin pagi (16/10), ruas jalan itu nyaris lumpuh. Penyebabnya, karena ada dua truk pengangkut batu bara masing-masing bernopol BH 8602 HU dan BG 9062 NYT, sedang terperosok di lajur kanan pada jalan dua jalur tersebut. Pantauan Jambi Independent, akibat dua unit pengangkut batu bara yang terperosok itu sangat fatal. Sejumlah kendaraan lain kesulitan melintas di sana menjelang salah satu truk terperosok berhasil dievakuasi dari dalam kubangan jalan. Truk warna hijau nopol BH 8602 HU berhasil ditarik sekitar pukul 9.00 oleh truk batu bara lainnya. Sementara truk dengan nopol BG 9062 NYT hingga kemarin siang masih terjebak di tengah jalan. Kerusakan jalan dan kemacetan yang belakangan

herma yulis/jambi independent

RUSAK PARAH : Sejumlah kendaraan yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Muarabulian, kemarin (16/10).

sudah menjadi langganan di kawasan itu disesalkan warga. Mereka mengaku sudah sangat muak dengan keberadaan tambang batu bara yang ditengarai sebagai penyumbang kerusakan jalan. Sebab sebelum truk batu bara melewati jalur tersebut, kondisi jalan tidak mengalami kerusakan parah seperti yang terjadi saat ini.

“Masyarakat sekarang sudah muak dan merasa resah dengan keberadaan batu bara. Jalan semakin rusak sejak batu bara lewat sini,” kata Amat, salah seorang warga, saat ditemui di lokasi kerusakan jalan, kemarin. Saat ini, kondisi ruas Jalan Sudirman sudah semakin parah. Jika sebelumnya hanya lajur kiri

saja yang rusak, namun kemarin truk batu bara sudah terpuruk di lajur sebelah kanan. Dengan kata lain, saat ini kedua lajur pada jalan dua jalur itu sudah samasama mengalami kerusakan parah. Untuk itu, ia minta kepada pemerintah agar secepatnya memperbaiki ruas jalan tersebut dari

kerusakan parah tersebut. Selaku warga ia menagih janji Gubernur Jambi yang dulu pernah mengatakan ingin mensejahterakan masyarakat dan memperbaiki ruas jalan yang rusak. Sementara kerusakan jalan yang terjadi di sana hingga kini ternyata tak kunjung rampung diperbaiki. “Katanya dulu mau mensejahterakan masyarakat, tapi kalau jalan dibiarkan rusak seperti ini bagaimana masyarakat akan bisa sejahtera,” ungkapnya. Namun, kerusakan jalan di kawasan itu ternyata tidak hanya dikeluhkan warga sekitar. Para supir truk batubara juga mengaku kecewa dengan kondisi ruas jalan yang seringkali membuat truk mereka terbalik. Pasalnya, jika sedang mendapat musibah kendaraan terbalik mereka juga mengalami kerugian karena harus menunggu di sana dalam waktu lama. Dengan kata lain, uang makan yang mereka peroleh juga akan ludes selama mereka terpuruk di jalanan. “Kami ini cuma mencari makan. (lis)

Mengunjungi Pelabuhan Roro di Kota Kualatungkal

Fasilitas Minim, Rekreasi bagi Penggemar Memancing Jika kejenuhan sedang menghinggapi Anda yang sedang berada di Kota Kuala Tungkal. Maka tak salah jika menyempatkan diri untuk sekadar memancing ataupun menikmati pemandangan dan tiupan angin di Pelabuhan Roro. Apa saja yang ada di sana? hengki firmansyah, Kualatungkal Di tengah Kota Kualatungkal yang padat penduduk, ada suatu tempat alternatif hiburan yang cukup menghibur, apalagi jika Anda penggemar memancing. Pelabuhan Roro yang berada di Parit Tujuh, Kelu-

rahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir, beberapa tahun belakangan ini menjadi alternatif warga setempat dan pendatang dari luar kota untuk menikmati hiburan yang tak begitu membutuhkan kocek yang tebal. Saban sorenya, di pelabuhan ini selalu tampak warga yang datang untuk sekadar melihat-lihat pemandangan di pelabuhan itu. Mereka datang bersama teman karib, keluarga, dan juga pasangan muda-mudi yang sedang menikmati tiupan lembut angin pantai. Jika Anda tak puas hanya mengobrol, Anda yang hobi memancing, bisa bebas memancing ikan bersama warga yang juga memiliki hobi yang sama. Tampak belasan orang rela berjemur untuk mengail ikan, menyalurkan hobinya. Seperti yang dituturkan oleh Bambang (35) setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu menyempatkan diri untuk memancing di pelabuhan yang dibangun dengan menggunakan dana APBN tersebut. “Mancing di sini lumayan nyaman, tempat-

HENGKI FIRMANSYAH/jambi independent

BUTUH PERHATIAN : Suasana Pelabuhan Roro di Kualatungkal, kemarin (16/10).

nya luas, dan bisa kapan saja dilakukan. Kadang saya ngajak teman-teman juga,” terang lelaki berkulit gelap ini sembari menghisap rokok kreteknya. Menurut Bambang, memancing merupakan salah satu hobi nya, untuk menghilangkan kejenuhan, dan penat selama bekerja. Hal senada diungkapkan Jamil (30) memancing di Pelabu-

han Roro disamping hobi, dari memancing ia juga menambah pergaulan. Sebabnya, ketika memancing banyak pengunjung yang lainnya ikut mancing bersebelahan duduk kala mancing. Namun tentu saja, karena Pelabuhan Roro tidak di-setting untuk tempat rekreasi pemancingan. Keterbatasan fasilitas memadai di mata kalangan penggemar me-

mancing ikan, seperti sarana jalan yang belum memadai menuju pelabuhan, dan sarana lain seperti WC yang belum begitu bagus. “Daripada tidak ada tempat santai melihat pemandangan yang bagus, sekaligus bisa mancing. Jadi tidak apa-apalah,” sebut Anto pengunjung lainnya sembari melepas senyum. Anto lelaki bertubuh gempal ini berharap, Pemkab Tanjab Barat nantinya, serius membuka dan membangun infrastruktur tempat rekreasi, sehingga mereka yang datang dari luar kota bisa menikmati suasana alam dengan nyaman, dan jadi rindu untuk berkunjung lagi. Ia berharap di masa mendatang pemerintah bisa lebih serius membuka tempat wisata yang bisa mendatangkan PAD bagi daerah. “Kalau digarap dengan serius. Saya yakin pemerintah Tanjung Jabung Barat bisa mewujudkan apa yang menjadi keinginan bersama masyarakat dan pemerintah untuk memajukan Tanjab Barat,” katanya dengan mimik muka serius. (*)


Senin, 17 Oktober 2011


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Pencuri Nyaris Tewas Dihajar Massa Kepergok dalam Rumah Korban BANGKO - Ulah nekat Alam (20), warga Pematang Kandis, Bangko, berbuntut panjang. Pasalnya, pria pengangguran yang nekat membobol rumah korban Taat Budi Santoso (30), warga BTN Griya Bangko, Sei Ulak, Nalo Tantan, Merangin, nyaris tewas dihakimi massa. Peristiwa yang cukup menggemparkan warga Sei Ulak, Nalo Tantan tersebut, terjadi Sabtu (15/10) lalu, sekitar pukul 17.30. Beruntung, di tengah amuk massa, warga setempat sepakat membawa korban ke Mapolres Merangin, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari pengakuan korban, Taat, saat melaporkan kasus

tersebut ke Mapolres Merangin terungkap, sebelum kejadian kediaman korban memang dalam keadaan kosong, lantaran korban bersama istrinya tengah melakukan aktivitas di luar rumah. Kuat dugaan karena sepinya rumah korban, membuat tersangka Alam nekat masuk ke dalam rumah korban, dengan membobol pintu bagian belakang rumah korban. Naas, saat tersangka tengah mengobrak-abrik ruang tamu rumah korban, tiba-tiba istri korban pulang. “Karena istri saya tidak tahu, jika petang itu ada tamu tak diundang sudah berada di rumah. Istri saya menjerit saat melihat pelaku kepergok berada di dalam rumah, tepatnya ruang tamu,” kata Taat. Jeritan korban ada maling, terdengar oleh tetangga. Para

tetangga langsung berdatangan menuju sumber suara, lalu mengejar pencuri itu. “Tersangka saat itu panik, dan lari ke danau buatan yang tak jauh dari TKP, hingga akhirnya pelaku terkepung massa. Massa sempat bringas dan menghajar korban hingga babak belur sebelum tersangka digiring ke Mapolres Merangin,” tandasnya. Kapolres Merangin AKBP V Bagas Uji Nugroho SIK, melalui Kasubag Humas Polres Merangin AKP Perial membenarkan adanya tersangka pencurian, hasil serahan massa tersebut. “Saat ini tersangka sudah kita amankan di Mapolres Merangin. Sedangkan korban pencurian sudah kita minta untuk melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Merangin,” tuntasnya.(ctr)

Gelapkan Setoran, Karyawan Dipolisikan BANGKO – Jika benar, tentu saja Ulah NM (25), salah seorang karyawan PT Mandala Multi Finance, Bangko, Merangin, rasanya tak pantas ditiru. Pasalnya, pria yang keseharianya bekerja di perusahaan keuangan tersebut, dituding telah menggelapkan uang perusahaan yang didapat dari setoran konsumen. Tak tanggung-tanggung, NM dituding pihak perusahaan te-

lah mengelapkan tiga setoran konsumen sekaligus. Tak tahan dengan perilaku pelaku, yang telah merugikan keuangan perusahaan membuat pimpinan PT MMF Bangko M Irawan, melaporkan ulah anak buahnya sendiri ke Mapolres Merangin guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari laporan M Irawan, awal mula kejadian bermula saat hasil laporan keuangan peru-

sahaan terdapat kejanggalan. Uang tunai Rp 7,5 juta hasil setoran beberapa konsumen, tidak masuk dalam catatan keuangan perusahaan. Padahal tiga konsumen PT MMF tersebut, sudah memberikan setoran angsuran kredit motornya terhadap korban. Ketiga konsumen yang uangnya diduga digelapkan pelaku tersebut, antara lain Salma, Atika dan konsumen atas nama Harianto. (ctr)

Polisi Masih Lakukan Pengintaian---------------- dari hal 20 “Kondisinya sudah tidak dikenal lagi wajahnya. Mukanya sudah habis, pahanya sudah habis. Dari pakaian saja yang dikenal,” kata Ketua RT 01 Sugianto kepada Jambi Independent, kemarin (16/10). Ia mengatakan, ditemukannya jasad Rabani itu diketahuinya sekitar pukul 08.00. Mendapat informa-

si terebut, puluhan warga RT 01, bersama personel Polres dan Pol Airud Tanjung Jabung Barat langsung menuju lokasi. “Ditemukan di pinggir pantai, Pangkal Babu terdampar di pohon. Rabani sudah tidak menggunakan celana lagi waktu ditemukan,” bebernya. Pihaknya langsung mem-

bawa korban ke rumah sakit umum daerah Kuala Tungkal untuk dilakukan visum. Belum diketahui pasti, apakah korban meninggal akibat terjangan ombak, maupun sambaran petir. “Sampai di rumah duka sekitar pukul 17.00, dan kita bersama keluarga langsung melakukan pemakaman,” ujarnya. (hen)

SAKIT ASMA & LEVER SEMBUH DENGAN SARANG SEMUT+GAMI Bp. Madsuni, 44th (Pandeglang-Banten)

Saya seorang pedagang berusia 44th dan sudah 10tahun mengidap penyakit asma. Sudah berbagai jenis obat dari dokter yang saya konsumsi, tetapi tidak mendapat perubahan juga. Berbagai orang pintar juga sudah saya kunjungi tetapi hasilnya juga sama. Saya sempat putus asa dengan penyakit yang saya derita ini dan hanya bisa pasrah pada Tuhan. Lima bulan terakhir ini saya merasakan sakit saya semakin berat dan akhirnya saya periksa lagi ke dokter lalu dikasih obat. Setelah minum obat dari dokter ternyata perut saya semakin membesar/ buncit seperti orang hamil, selain itu juga kaki kiri dan wajah saya bengkak akibat penimbunan cairan dari zat kimia. Kemudian saya periksa lagi ke dokter dan dianjurkan untuk di operasi. Tetapi pihak keluarga tidak setuju untuk di operasi dan keluarga saya pun mencari pengobatan alternative, dan sempat saya dirawat selama 2 bulan di pengobatan alternative tersebut, namun belum ada perubahan juga. Dari hari ke hari rasanya penyakit yang saya derita semakin parah, sampai saya putus asa dan tidak mau berobat kemanapun. Sampai akhirnya anak saya mencari info untuk pengobatan lever, dan dia menemukan info mengenai Sarang Semut & Gami dari PT. Prima Solusi Medika, tanpa fikir panjang anak saya langsung membelinya dan diberikan pada saya. Awalnya, saya sama sekali tidak mau konsumsi, karena saya sudah capai dan tidak punya semangat hidup lagi. Tapi anak saya bersih keras memaksa saya untuk konsumsi. Akhirnya saya coba

konsumsi. Pada awal saya konsumsi Sarang Semut & Gami, saya merasa sakit yang berlebihan di perut, jantung dan paru-paru, tapi itu saya rasakan sekitar 1 minggu. Sungguh di luar dugaan dan bahagia sekali karena setelah saya rutin konsumsi Sarang Semut & Gami selama 1 bulan,ternyata saya mendapat perubahan yang luar biasa. Perut, kaki kiri dan wajah yg bengkak berangsur memudar lalu hilang sama sekali dan asma yang saya derita selama ini juga jauh berkurang. Sampai sekarang saya masih konsumsi Sarang Semut & Gami. Terima kasih PT. Prima Solusi Medika. SARANG SEMUT secara empiris dan tradisional dapat digunakan untuk membantu mencegah dan mengatasi : Berbagai jenis kanker dan Tumor, Jantung koroner dan berbagai gangguan jantung, Stroke, Menghilangkan benjolan pada payudara, Gangguan ginjal dan prostate, TBC / Paru-paru, Ambeien (wasir) baru maupun lama, Melancarkan dan meningkatkan Air Susu Ibu (ASI) Tidak disarankan mengkonsumsi Sarang Semut dalam bentuk lempengan, karena : - Tidak terjamin kehigienisannya karena hanya diproses melalui penjemuran berkali-kali menggunakan sinar matahari, sehingga dapat menimbulkan bakteri/jamur yang berbahaya bagi tubuh. - Dosis yang tidak tepat, karena setiap lempengan tidak memiliki kadar yang sama. - Tidak disarankan menggodok Sarang Semut berulang kali karena khasiatnya sudah jauh menurun atau hilang khasiatnya. - Tidak jelas jenis Sarang Semut yang dipergunakan, kar-

ena tidak semua jenis Sarang Semut berkhasiat sebagai obat. - Tidak dapat dipertanggung jawabkan siapa produsennya bila terjadi keracunan, karena produk lempengan tidak memiliki registrasi Badan POM. - Pastikan Sarang Semut yang anda beli adalah hasil produksi PT. PRIMA SOLUSI MEDIKA yang memberikan jaminan keaslian dan kualitas produk terbaik Keunggulan Sarang Semut PT. PRIMA SOLUSI MEDIKA : o Merupakan pioneer dan pemegang hak paten Sarang Semut di Indonesia o Terdaftar di balai POM dan memiliki sertifikasi halal. o Diproduksi dengan standar CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) Info Produk : 0821 1154 8616, Distributor Ap. KDA 1 : 0741-33060 (Jln Halim Perdana Kusuma No. 71 Jambi ) Ap. KDA 2 (Jl. Kol Abunjani No. 53-55 0741-669210 : Kuala Tungkal : Ap. Sehat, Apotik Manjur, Muara Bulian : Ap. Murah, Muara Bungo : Ap. Cahaya Sehat, Apotik Sari Anda, Apotik Mandiri Jaya, Toko Obat Panjang, Kerinci : Ibu Eri (081363618960, 081366010100)

19

Dihantam Fuso, 3 Pelajar Tewas --------------------------------------- dari hal 20 Kejadian bermula ketika mobil truk yang melaju dari arah Tebo menuju Jambi, menabrak sepeda motor Mio yang dikendarai Ayu Wulandari (13) berboncengan dengan Fitriani (13). Entah kenapa, sepeda motor yang dikendarai korban melaju ke tengah jalan. Sopir truk berusaha mengerem, bahkan membanting setir ke kiri jalan. Tapi tabrakan tak terelakkan. Benturan keras terjadi. Sepeda motor mental, sedang truk terguling beberapa kali ke tepi jalan sebelah kiri. Malangnya, truk itu terus begulingan hingga ke tepi

jalan. Kebetulan saat itu ada dua orang sedang duduk di bawah pohon sawit dekat tepi jalan, Andriadi (16) dan Taufik Hidayat (18). Kedua tertimpa truk. Kapolres Tebo AKBP Moh Arifin melalui Kasat Lantas AKP Doni, membenarkan adanya kejadian maut yang menimpa pelajar tersebut. Dijelaskan, sopir truk sempat berusaha mengurangi laju kendaraannya dan membanting setir ke kiri hingga keluar jalan, namun tetap saja menabrak sepeda motor. Tak hanya itu, truk naas tersebut langsung terguling dan menimpa dua orang

yang sedang duduk di balik pohon sawit yang berada di sisi kiri jalan. “Setelah tabrakan, truk naas tersebut langsung terguling dan menimpa Andriadi, salah seorang warga yang duduk di belakang pohon sawit, korban langsung tewas di tempat setelah ditimpa ban kanan depan truk tersebut,” terang kasat kepada Jambi Independent, kemarin (16/10). Dijelaskan, ketiga korban yang meninggal di TKP ialah; Ayu Wulandari (13), pelajar SMP warga Jalan Lintas TeboJambi KM 16, RT 06, Desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah; Fitriani (13), pela-

jar SMP, warga Jalan Lintas Tebo-Jambi, KM 16, RT 06, Desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengahl; dan Andriadi (16), pelajar warga Jalan Lintas Tebo-Jambi, KM 22, RT 05, Desa Sungai Keruh, Kecamatan Tebo Tengah. “Sementara Taufik Hidayat (18), warga Jalan Lintas TeboJambi, KM 22, RT 05, Desa Sungai Keruh, Kecamatan Tebo Tengah, hanya mengalami luka ringan, sekarang ini sopir dan kernet truk sedang dalam pengejaran kita, sedang korban yang meninggal sudah dimakamkan oleh keluarga masing-masing,” tandasnya.(*)

Dihantam Fuso, 3 Pelajar Tewas --------------------------------------- dari hal 20 Heri sendiri, lebih lanjut menuturkan, dirinya merupakan buruh di kebun warga Tambir, Desa Tanjung. “Saya baru 25 hari di Tanjung bekerja motong karet. Sebelum kejadian, saya kenal dia (Ulan, red) di Pasar Sarolangun. Kejadian itu sendiri terjadi saat kami dalam perjalanan dari pasar ke Tanjung,” ungkapnya, sambil menahan sakit. Sebab di dada Heri terlihat luka, dan di pelipis kanan terlihat robek serta darah mengering. Kembali ke awal, dari keterangan Dokter Adam, dokter jaga Puskesmas Sarolangun, korban sempat diantar oleh masyarakat yang menemukan korban sekitar pukul 02.30, ke puskesmas,

namun karena korban dalam keadaan kritis, maka langsung dirujuk ke RSUD Sarolangun. “Memang korban sempat masuk ke UGD, namun demi menyelamatkan korban saya langsung sarankan korban dirujuk ke RSUD, saat itu masih bernyawa, namun dalam kondisi kritis,” sebutnya. “Oh ya korban berjenis kelamin perempuan, namun identitasnya tidak kita ketahui, karena selain di tubuh korban tidak ada tanda pengenal, yang mengantar juga bukan keluarga korban, kebetulan masyarakat yang melintas,” tambahnya. Pihak RSUDD HM Khotib Wuzwen, Sarolangun, melalui direkturnya dr Irwan Miswar,

dikonfirmasi kemarin sore, membenarkan, adanya jasad tanpa identitas yang saat ini masih disimpan di kamar jenazah. “Perkiraan kita itu korban laka lantas, korban masuk ke RSUD sekitar pukul 03.30, korban sudah meninggal saat tiba di RSUD,” ujarnya. Sementara itu, Kapolres Sarolangun AKBP Mochammad Rosaidi, melalui Kasat Lantas AKP Abilio Dos Santos, juga membenarkan kejadian ini. “Memang ada jasad wanita yang diduga korban kecelakaan lalu lintas, saat ini masih di kamar jenazah RSUD, sampai saat ini belum ada yang mengaku sebagai keluarganya,” sebut Abilio. Kejadian, menurut dia ber-

langsung di ruas Lintas Sumatera Desa Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun. “Menurut informasi, kejadian berlangsung di Desa Sungai Baung, malam minggu tadi (malam kemarin, red). Namun kami tidak tahu pasti kapan jam kejadian, sebab informasi memang belum jelas, anggota kita masih berupaya menyelidiki kasus ini,” terangnya. Dia menambahkan, kejadian masih kabur, sebab pihak kepolisian masih belum menemukan saksi-saksi yang mengetahu persis kejadian. “Kita juga masih terus menyelusuri informasi di lapangan, termasuk keberadaan barang bukti berupa sepeda motor korban,” ujarnya.(amu)

Pabrik Busa Terbakar- -------------------------------------------------- dari hal 20 Menurut Bajuri, Ketua LPM Desa Kasang Pudak, pemilik gudang tersebut adalah Asiong. Dari merek busa yang ditemukan koran ini di lapangan diketahui pabrik tersebut milik PT MEI. Sementara itu, Kabag Ops Polresta Muaro Jambi Kompol Muhammad Ali yang berada di lokasi mengatakan, pihaknya baru diinformasikan bahwa terjadi kebakaran

sekitar pukul 06.30. Dari penyelidikan pihaknya di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah karena arus pendek. Sedangkan kerugian akibat kebakaran tersebut belum diketahui. “Kerugian kita belum tahu persis. Pemilik juga belum tahu berapa kerugian,” ujarnya. Kepala Dinas Tata Kota Kabupaten Muarojambi

yang juga berada di lapangan menyebutkan bahwa api dijinakkan oleh Damkar Muaro Jambi dan Kota Jambi. “Karena kita (Muaro Jambi, red) kekurangan armada dan terkendala jarak, maka kita koordinasi dengan Damkar Kota Jambi,” ucapnya. Dikatakannya, dirinya belum mengetahui secara pasti apakah bangunan yang terbakar tersebut pabrik atau

gudang. “Belum tahu pabrik atau gudang. Yang jelas izinnya ada,” cetusnya. Salah seorang petugas Damkar Kota Jambi mengatakan, pihaknya menurunkan dua unit mobil Damkar untuk memadamkan api, sedangkan Damkar Kabupaten Muaro Jambi menurunkan satu unit. “Kita dikabari jam 09.00,” ucapnya.(dip)

Hindari Lubang, Truk Masuk Jurang---------------------------------- dari hal 20 Masri akan menuju Desa Desa Jebak, Kabupaten Batanghari dan melewati daerah Sijenjang. Saat melaju dari arah Sijenjang menuju arah Kasang Masri melewati lubang,

namun tiba-tiba saja dari arah Kasang melaju mobil lainnya. Karena berusaha menghindari mobil dan lubang, Masri membanting stir ke kiri dan masuk ke dalam jurang di

areal persawahan. Pantauan di lokasi, mobil pengangkut batu bara tersebut belum dievakuasi. Sopir kendaraan tersebut pun tidak berada di tempat. Tampak

kaca depan mobil pecah dan bak mobil kosong. Kondisi mobil yang terbalik di dalam areal persawahan ini sempat menjadi tontonan warga.(dip)


tahap iiI

Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

PERIODE: 17 OKTOber 2011

lintas

Nelayan yang Hilang Ditemukan Hilangnya Muhammad Rabani (48), nelayan warga RT 01, Lorong Obat Nyamuk, Kelurahan Tungkal Harapan, selama beberapa hari, kini sudah ditemukan. Rabani hilang sejak Rabu (13/10) lalu, saat menja­ ring ikan. Rabani ditemukan di pinggir pantai oleh warga dan ketua RT 11, Pangkal Babu, Kecamatan Kuala Betara pada Sabtu (15/10) lalu. Saat ditemukan, wajah Rabani tidak dikenal lagi, pasalnya sekitar tiga hari berada di air. Warga hanya mengenali korban melalui pakaian yang digunakan dan ciri fisik lainnya.n Baca Nelayan hal 19

sementara itu

Pabrik Busa Terbakar JAMBI - Sebuah pabrik pembuatan busa di RT 4, Desa Kasang Pudak, Kabupaten Muarojambi sekitar pukul 06.00, Minggu (16/10) lalu, terbakar. Pabrik yang berisi beberapa mesin pembuat busa dan busa habis dilalap api. Hanya tinggal puing bangunan saja yang tersisa. Salah seorang warga sekitar mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00. Saat kebakaran terlihat drumdrum terlempar ke atas. “Drum itu berisi solar,” katanya. Pantauan di lapangan sekitar pukul 10.30, Minggu (16/10) lalu, petugas pemadam kebakaran (Damkar) masih berupaya memadamkan sisa-sisa api di dalam pabrik sekaligus gudang tersebut. Sementara pemilik gudang mengevakuasi barang-barang berharga. n Baca Pabrik hal 19

dipar kusmi/jambi independent

Tinggal Puing: Sisa bangunan pabrik busa pasca kebakaran. Api diduga berasal dari arus pendek.

Dihantam Fuso, 3 Pelajar Tewas dipar kusmi/jambi independent

Lalai: Truk batubara yang terbalik. Diduga, kejadian itu akibat kelalaian sopir.

Hindari Lubang, Truk Masuk Jurang Sebuah mobil truk pengangkut batu bara bernomor polisi BK 9022 CJ sekitar pukul 03.00, kemarin (16/10), masuk jurang di daerah Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur. Diduga mobil tersebut masuk jurang, karena menghindari mobil dan jalan berlobang. Salah seorang warga Sijenjang yang menjaga mobl tersebut mengatakan, kejadian terbaliknya mobil pengangkut batu bara itu sekitar pukul 03.00. Saat itu mobil yang dibawa Masri, warga Sijenjang itu baru selesai membongkar batu bara di Desa Kunangan, Kabupaten Muarojambi. “Saya dihubungi Masri untuk menjaga mobil dan saya langsung ke sini tadi pagi,” ucapnya. n Baca Hindari hal 19

Gadis Mandiangin Tewas

Truk Timpa Dua Warga usman arfan, Muaratebo Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan lintas Tebo – Jambi. Kali ini kecelakaan terjadi pada sepeda motor jenis Yama Mio vs mobil truk Fuso, Sabtu (15/10) lalu, sekitar pukul 14.15 di KM 22, Jalan Lintas Tebo-Jambi, tepatnya di Dusun Gajah Mati, Desa Sungai Keruh, Kecamatan Tebo Tengah. Tiga pelajar tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Menurut informasi, setelah laka maut tersebut terjadi, sopir mobil dan kernet truk bernomor polisi BM 8536 IF langsung melarikan diri begitu mengetahui tiga orang yang di­ tabraknya meninggal dengan kondisi yang mengenaskan. n Baca Dihantam hal 19

usman arfan/jambi independent

naas: Korban tergeletak di TKP. Kecelakaan maut di Tebo mengakibatkan tiga pelajar tewas di tempat.

Sarolangun - Jasad Wulan (27), terbujur kaku di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Sarolangun. Diduga jenazah ini merupakan korban kecelakaan lalu lintas di ruas jalan raya Sarolangun-Bangko, sekitar pukul 02.00, di wilayah Desa Sungai Baung, Sarolangun. Dari keterangan teman korban bernama Heri Suryanto (25), yang membonceng korban, warga Desa Tanjung, Kecamatan Bhatin VIII, kronologis kejadian tersebut bermula, saat dirinya bersama korban hendak menuju Desa Tanjung, namun saat melintas di jalan raya sekitar Desa Sungai Baung, Sarolangun, mereka berpapasan truk yang melintas dengan kencang dan menyenggol sepeda motor Suzuki Shogun yang mereka kendarai. “Selajutnya, saya tidak sadar apa-apa, tahunya sudah di rumah sakit,” katanya. n Baca Gadis hal 19


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Data Penerima Bermasalah Sekda: Kita Telusuri Lagi JENNIFER A, Jambi Timur

foto-foto eddy djunaedi/jambi independent

Perempuan Juga Bisa Futsal

ANGSO DUO

Bahas Penyertaan Modal Rancangan Peraturan Daerah (Ran­ perda) Penyertaan Modal Pengelolaan Pasar Angso Duo akan segera dibahas. Ranperda tersebut diagendakan akan dibahas dalam sidang paripurna hari ini (17/10). Pemba­ hasan ranperda tersebut terkait penyertaan modal pengeloaan Pasar Angso Duo pada BUMD yaitu PT Jambi Indoguna Interna­ sional (PT JII). Terkait rencana tersebut, Fraksi Partai Amanah Nasional DPRD Provinsi Jambi, bakal menolak usulan Ranperda itu. Apalagi terkait pelepasan aset Angso Duo untuk PT JII yang akan  dijadikan jaminan di bank,  untuk membangun Pasar Angso Duo modern. Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno yang juga fungsion­ aris PAN mengatakan, sebelum menyetujui ranperda tersebut  pihaknya akan mepela­ jari dulu secara konprehensif. Ini terkait tentang segala sesuatunya. Sebagai contoh, dalam klausul ranperda itu akan membahas masalah finansial dan penyertaan modal. “Jika kita nilai hal tersebut  belum atau  tidak sesuai dengan amanah undang-un­ dang,  kita tidak akan menyetujui pengesa­ han perda tersebut,” katanya. n Baca Bahas hal 22

ASRAMA MAHASISWA

HARUS MENANG: Dua tim futsal wanita beradu kemampuan dalam kompetisi yang dihelat di Planet Futsal.

Futsal kini menjadi salah satu olahraga populer. Permainan ini mirip dengan sepakbola. Tapi tiap tim beranggotakan lima orang. Selain itu, ukuran lapangan yang lebih kecil, dan waktu permainan tidak selama sepa­ kbola. Saking populernya olahraga ini, kaum hawa pun ikut berpartisipasi. Seperti di Planet Futsal Square, Kebun Handil. Ada kompetisi Futsal Wanita se-Kota Jambi. Kegiatan yang telah berlangsung sejak 14 Oktober lalu ini, ternyata banyak diminati. Mereka terbagi menjadi 24 tim, yang terdiri dari dua kategori, pela­ jar dan umum. Andri W, ketua panitia mengatakan, kegiatan itu baru pertama kali diadakan. “Sebelumnya pernah dengar ada yang mengadakan futsal wanita, tapi itu masih dalam skala kecil, seperti antar fakultas atau saat 17-an. Kalau yang seKota Jambi baru kali ini Planet Futsal Square yang adakan,” katanya. Dia mengatakan, sistem yang dipakai untuk kategori futsal wanita pelajar adalah sistem gugur. Sedangkan kategori umum menggunakan sistem liga. “Sudah 14 tim yang bertanding, ting­ gal 10 tim lagi yang akan bertanding besok (hari ini, red),” katanya. Sementara itu, salah satu peserta, April saat ditemui kemarin (16/10), mengaku tertarik bermain futsal karena melihat lapangannya tidak terlalu luas. Wanita yang hobi nonton pertandingan sepa­ kbola ini mengaku, mulanya ingin bermain sepakbola. n Baca Perempuan hal 22

Pemkot Jambi akan meneliti jumlah warga yang belum menerima tabung gas 3 kg, sebagai konversi minyak tanah ke gas. Ini terkait masih ada 1.200 kepala keluarga yang belum menerima tabung gas tersebut. Temuan ini berdasarkan hasil temuan DPRD Kota Jambi di lapangan. Sementara pihak Pertamina mengaku sudah menyalurkan 88 ribu paket konversi, sesuai den­ gan data yang diberikan konsultan pendataan. Plt Sekda Kota Jambi Zulkifli Yus mengatakan, kalau memang masyarakat yang membutuhkan tabung gas itu lebih dari 88 ribu, kemungkinan besar pemkot akan mengajukan penambahan. “Namun kalau datanya memang benar yang berhak mendapat paket konversi itu 88 ribu, maka kita akan telusuri lagi, kemana perginya paket-paket itu. Kenapa tidak sampai ke tangan masyarakat?” kata Zulkifli. Mengenai usulan DPRD Kota Jambi agar pemkot mendata ulang warga yang belum mendapatkan paket konversi, Zulkifli menyerahkan teknisnya ke Bagian Ekonomi. “Data masyarakat penerima paket konversi itu kan berada di bagian ekonomi,” katanya. Sekda sendiri mengaku sudah mempersiapkan tim untuk terjun ke lapangan. Diperkirakan, ada dua kemungkinan munculnya masalah ini. Per­ tama, data yang tidak akurat, dan kedua pendis­ tribusian paket bermasalah. n Baca Data hal 22

Jatah Agen 2 Bulan Sementara itu, Pengawas Penerimaan, Penim­ bunan, dan Penyimpanan Pertamina Jambi Darso Abdullah, membantah bahwa minyak tanah non subsidi tidak sampai ke warga. Menurutnya, sejak dihentikan 10 Oktober lalu, minyak tanah non subsidi langsung didistribusikan. “Tanggal 10 itu sudah ada yang ngambil kok,” katanya. Menurutnya, mekanisme pembelian minyak tanah oleh agen, tidak berubah. “Seperti biasa. Bayar, ambil dan bisa langsung dibawa,” katanya. Bedanya, ada target yang diberikan Pertamina bagi para agen. Sebanyak lima KL minyak tanah non subsidi haru habis dalam dua bulan. Jika dalam dua bulan, lima KL minyak tanah tidak habis, maka tidak akan disalurkan lagi. n Baca Jatah hal 22

Survei Ke Mesir Rencana pembelian asrama mahasiswa di Mesir dalam waktu dekat akan terealisasi. Pemprov Jambi bersama DPRD Provinsi Jambi akan mensurvei untuk pembelian asrama mahasiswa ini. Kepastian survei ke Mesir masih menunggu surat dari kedutaan Indonesia. Sekda Provinsi Jambi Syahrasaddin men­ gatakan, pihaknya akan melibatkan DPRD Provinsi Jambi dalam melakukan survey. “Ini kaitannya dengan penggelontoran dana untuk pembelian asrama tersebut,” katanya kemarin (16/10). Syahrasaddin mengakui di asrama itu nantinya tidak hanya mahasiswa Jambi. Akan dipadukan juga mahasiswa dari provinsi Indoensia lainnya dan mahasiswa dari negara lain. Oleh karena itu diperlukan survey lapangan. Sedangkan untuk pengeleloan asrama ini nanti, mantan Kepala Dispenda ini memas­ tikan akan dihibahkan ke Kementrian Luar Negeri (Kemenlu). “Ini dilakukan dengan melihat contoh provinsi lain yang sudah lebih dulu membeli asrama di tempat terse­ but dan atas rekomendasi dari Kemenlu,” katanya. n Baca Survei hal 22

Alvin (2) Penderita Katarak dan Penyakit Jantung

Tak Ada Dana, Terpaksa Pulang Meski Masih Sakit Usia 2 tahun merupakan saat yang indah bagi anak. Mereka hanya bermain bersama teman sebayanya. Hal itu tak berlaku bagi Alvin (2). Di usianya dia harus menanggung dua penya­ kit berat, katarak dan jantung. Tingkat ekonomi keluarga yang pas-pasan, membuat keluarganya sulit untuk mengobatinya. ROLIS MS, Kota Jambi Sayuti (23), sang ayah, terpaksa memulangkan Alvin dari Rumah Sakit Umum Raden Mataher, Sabtu (15/10) lalu. Ini karena kondisi itu belum mem­

rolis ms/jambi independent

BUTUH BANTUAN: Sayuti menenangkan Alvin yang terus menangis, karena penyakit yang dideritanya. Belum ada perhatian dari dermawan terhadap keluarga ini.

baik, setelah 20 hari dalam perawatan. Kondisi keuangan yang kian menipis menjadi faktor utama Alvin terpaksa dipulangkan. Jamkesmasda ternyata tak sepenuhnya menanggung biaya pengobatannya. Alhasil, Alvin hanya mendapat pena­ nganan ala kadarnya dari orang tua di rumahnya, RT 21 Desa Tanjungilir, Kecama­ tan Kumpehilir, Kabupaten Muarojambi. Saat Jambi Independent melihat kon­ disinya kemarin (15/10), Alvin terbaring lemah di pembaringannya. Demam tinggi yang dialaminya, membuat bocah ini gelisah dan terus menangis. Usaha kedua orang tuanya agar Alvin sedikit tenang tak membuahkan hasil. Menurut Sayuti, saat meninggalkan rumah sakit kondisi Alvin masih de­ mam. Keadaan ini membuat Alvin susah makan. n Baca Tak hal 22


Senin, 17 Oktober 2011

Jambi Independent

SAMBUNGAN

Tak Ada Dana, Terpaksa ------------------------------------ dari hal 21

nadvertorial

eddy djunaedi/jambi independent

PEDULI SESAMA: Berbagai kegiatan sosial yang dilakukan personel brimob. Gotong royong yang dilakukan di Pasar Angso Duo. Kemudian sunatan massal dan donor darah (kanan).

Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan

JAMBI - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Brimob ke-66 yang jatuh pada 14 November, Satbrimob Polda Jambi melakukan berbagai kegiatan sosial. Kegiatan itu dilakukan Jumat (14/10) dan Sabtu (15/10) lalu. Pada Jumat, puluhan personel Brimob melakukan gotong royong di Pasar Angsoduo, sekitar pukul 07.00. Kemudian Sabtu, dilakukan

donor darah dan sunatan massal. Sebanyak 30 anak ikut dalam sunatan massal, sementara 70 orang mendonorkan darah dalam kegiatan yang dilaksanakan di Mako Brimob Polda Jambi, pukul 09.00. Kasat Brimob Kombes Pol Drs Rudi Kristantyo MM, melalui Wakasat Brimob AKPB Iskandar KS Sik, mengatakan, pihaknya juga menyelenggarakan pen-

gobatan massal. “Semua ini merupakan wujud kepedulian Satbrimob Polda Jambi terhadap kondisi sosial kemanusiaan,” katanya. Selain itu, kata Iskandar, kegiatan itu juga untuk mempererat tali silaturahmi seluruh komponen masyarakat. “Ini sesuai dengan motto pengabdian Brimob, yaitu Jiwa Ragaku untuk Kemanusiaan,” katanya. Pen-

gobatan massal ini, menurut Iskandar, dilakukan serentak di seluruh jajaran Satuan Brimob di Indonesia, pada 15 Oktober 2011. Sebelumnya, berbagai kegiatan telah dilaksanakan dalam rangkaian HUT Brimob ini. Seperti cross country, lomba menembak, renang, dan halang rintang, yang diikuti personel Satbrimob Polda Jambi. (edz)

Data Penerima Bermasalah ------------------------------------------------ dari hal 21 “Kalau datanya akurat, kita perlu pertanyakan, di mana nyangkutnya paket-paket itu,” ujarnya. Data yang tidak akurat juga bisa saja terjadi. “Seperti yang terdata adalah 88 ribu, padahal yang butuh sebenarnya 90 ribu,” katanya. Sebelumnya, anggota Komisi

B DPRD Kota Jambi, Junedi Singarimbun mengatakan, seorang ketua RT mengaku, bahwa konsultan pendataan tidak terjun langsung ke tiap RT. Mereka hanya menyuruh RT mengumpulkan data warga secara kolektif. “Setelah terkumpul, dia (kon-

sultan) datang mengambil,” katanya. Dengan metode seperti ini, ada kemungkinan sebagian RT tidak tahu sehingga tidak mengumpulkan data. Terkait surat yang diajukan Pemkot Jambi untuk menunda penghentian minyak tanah bersubsidi, Zulki-

fli Yus mengaku belum ada respon dari Kementerian ESDM. “Apakah permohonan kita disetujuai atau tidak,” katanya. Sementara, saat ini di beberapa pengecer harga minyak tanah non subsidi per liter sudah mencapai Rp 15 ribu. (*)

Bahas Penyertaan Modal ------------------------------------------------------------- dari hal 21 Dia mengaku masih belum mengetahui pandangan dan pendapat dari masing-masing fraksi. Bila demikian bisa saja rancangan yang diajukan pemerintah itu diwujudkan. Terkait ini, Ketua DPRD Provinsi Jambi Effendi Hatta  mengakui optimis jika usulan Ranperda untuk pelepasan Angso Duo pada PT JII bisa disetujui dewan. Alasannya Pasar Angso Duo sudah terlalu lama dibiarkan memprihatinkan. “Kalau kita ingin Angso Duo bisa bagus ya harus setuju. Kalau ditunda terus kapan kita bisa maju,” katanya. Effendi mengatakan, pola kerjasama dengan JII seperti saat ini adalah moment terbaik untuk memajukan Jambi. Sebelumnya pihak

pemkot sudah ditawarkan untuk bekerja sama tapi tidak berhasil. Selain itu kalau soal Built Operate Transfer (BOT), ia mengaku kasihan dengan para pedagang yang akan mendapatkan hight cost. Ketika ditanya kekhawatiran dalam pengelolaan Pas a r Angso Duo, Effendi Hatta yakin tidak akan ber masalah. Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) memastikan pengelolaan pasar Angso Duo akan diserahkan ke PT JII. Ini terkait belum jelasnya rencana pembangunan dan pengelolaan pasar itu. Kesiapan untuk penyerahan ke PT JII, diakuinya harus diaudit terlebih duhulu oleh Badan Pengawasan Keuan-

Jatah Agen 2 Bulan --------- dari hal 21 Ini karena tidak mungkin dilayani, lantaran masyarakat dianggap sudah menggunakan gas. Jika agen menghabiskan lebih dari lima KL per dua bulan, maka tetap akan dilayani. Harga sementara yang ditetapkan Pertamina adalah Rp 8.300 per liter. Pihaknya tidak bertanggung jawab dengan harga yang beredar di pasaran. “Mungkin kalau

pemerintah daerah bisa menetapkan batas harga penjualan mitan non subsidi ini,” katanya. Menurutnya, Pertamina tidak bisa mengontrol harga yang beredar di masyarakat. “Harga di pasaran kita serahkan kepada yang bersangkutan langsung, kita tidak ada wewenang untuk mengontrol harga lagi,” tandas Darso. (enn)

gan dan Pembangunan (BPKP) Jambi. Alasan hasil audit dari BPKP, ternyata PT JII sudah clean and clear atau bisa mendapatkan opini wajar dengan pengecualian (WDP). Apalagi kekhawatiran terhadap PT JII selama ini ada pada masalah modal. Selain itu, untuk mempercepat penyerah ke PT JII

dikatakan HBA draft rancangan peraturan daerah (Ranperda) penyertaan aset ke PT JII itu sudah disampaikan ke Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Provinsi Jambi. Ini untuk dibahas di dewan guna persetujuan penyerahan aset sebagai penyertaan modal dari Pemprov Jambi.(pia)

“Untuk makan kalau demam susah,” keluh Sayuti. Sementara, untuk kembali ke rumah sakit mereka belum ada biaya. Sakit yang dideritanya sejak usia 5 bulan, membuat pertumbuhannya tidak maksimal. Tubuh Alvin bisa dikatakan seperti anak berusia 3 bulan. Kedua mata anak kelahiran Jambi 19 Juni 2009 juga tidak bisa melihat. Menurut Sayuti, selama ini mereka berobat di Puskemas desanya. Kondisi Alvin yang kian memprihatinkan, membuatnya harus dibawa ke rumah sakit. Berangkatlah Alvin dibawa Sayuti dan istrinya, Rafita (20), dengan modal Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Di rumah sakit, Alvin mendapatkan penanganan dua dokter. Sejak 26 September di rumah sakit, tak ada perkembangan yang diperoleh Alvin. Sementara keuangan mereka kian menipis setiap harinya. Maklum, Sayuti hanya bekerja sebagai buruh tani. Menurutnya, tak semua biaya ditanggung oleh Jamkesmasda. “Seperti untuk biaya pemeriksaan labor, kito tanggung sendiri,” katanya. Biaya yang dia keluarkan saat itu Rp 400 ribu lebih. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan penyakit yang diderita Alvin, untuk membuat keputusan tentang penanganan selanjutnya dari rumah sakit. Ternyata Alvin menderita

katarak dan jantung. Rumah Sakit Raden Mattaher pun menyarankan Alvin dirujuk ke rumah sakit di Jakarta, untuk penanganan secepatnya. Dengan biaya terbatas, ditambah belum ada surat rujukan dari rumah sakit, Alvin terpaksa dipulangkan. Saat ini Sayuti berusaha mendapatkan bantuan dari pemerintah agar anaknya bisa berobat. Selain itu dia juga terus berupaya mencari rezeki dengan bekerja bersama istrinya untuk mendapatkan modal tambahan. “Kami ingin Alvin bisa sembuh, jadi kami berusaha terus,” katanya. Dia berharap pemerintah juga dapat memberikan pengobatan gratis untuk mereka. (*)

Survei Ke Mesir -------------------------------------- dari hal 21 Sedangkan sebelumnya, DPRD Provinsi Jambi meminta pembelian asrama mesir ini dikoordinasikan. Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS) mengatakan jika berkaca dengan asrama yang ada saat ini pembelian asrama tersebut harus benar-benar dikaji secara mendetail. “Jangan sampai terjadi masalah seperti asrama-asrama yang ada seperti saat ini,” sebutnya. Menurutnya yang perlu menjadi catatan Biro Aset Setda Provinsi Jambi yakni ketika melakukan survey harus diperhatikan hal-hal

yang menjadi prinsip sebuah asrama. Seperti kondisi bangunan, jarak dengan kampus serta faktor-faktor lain. Pihaknya juga meminta Biro Aset Setda Provinsi Jambi melaporkan bagaimana teknis pembelian asrama itu sebelum melakukan survey lapangan. Selain itu, pihaknya juga meminta laporan sejauh mana tindak lanjut pembelian asrama ini. “Selama ini sudah dikoordinasikan dengan Kementrian Luar Negeri, nah sejauh mana hasilnya, bagaimana teknisnya, kita belum mendapat laporan itu,” sebutnya lagi. Sedangkan Karo Aset Setda

Provinsi Jambi, Masherudin Wahab mengatakan, rencana ini tinggal menunggu survey lapangan. Pihaknya tinggal menunggu intruksi gubernur untuk menunjuk siapa yang akan diberangkatkan ke Mesir untuk mensurvei asrama tersebut. “Surat petunjuk dari kementrian untuk pembelian asrama itu sudah turun. Kini sedang diproses untuk membuat nota dinas ke gubernur, setelah itu gubernur akan menunjuk siapa yang akan diberangkatkan ke mesir untuk meninjau pembelian asrama tersebut,” katanya.(pia)

Perempuan Juga Bisa Futsal ----------------------- dari hal 21 Melihat lapangan yang terlalu luas, dia pun mengurungkan niatnya. “Kalau futsal kan lebih kecil lapangannya. Sama-sama capek sih, tapi setidaknya, waktunya tidak terlalu lama,” katanya. April mengaku tidak merasa malu ber-

main futsal. Baginya, yang penting menyehatkan dan bisa membuatnya merasa senang. “Mungkin banyak wanita yang tidak mau mencoba karena malu, tapi bagi saya tidak. Memang susah mencari kawan wanita yang

mau gabung main futsal. Tapi sekarang sudah tidak lagi, saya sudah ada tim. Kalau orangnya tidak cukup, yah sesekali gabung juga sama cowok,” katanya. Bagaimana dengan perempuan lainnya, berani mencoba? (rey)


Jambi Independent

PRAMUKA

Harus Melek Teknologi Seiring dengan perkembangan zaman, Pramuka sekarang tidak hanya dilatih mengenai tali temali, sandi, dan hal-hal biasa yang sering menjadi agenda rutin. Saat ini, Pramuka juga harus dilatih agar peka terhadap perkembangan teknologi. Seperti yang dilaksanakan pada kegiatan Raimuna Cabang Kwartir Cabang Kota Jambi. Dalam bidang teknologi, anggota Pramuka yang berkemah di Bumi Perkemahan Pematang Sulur dilatih mengedit video yang juga mereka buat sendiri. Kemarin (15/10), Jambi Independent berkesempatan mengunjungi serta melihat beberapa kegiatan peserta Pramuka ini. Dalam sebuah ruangan, masing-masing perwakilan Kwaran berhadapan dengan sebuah laptop untuk mengedit video. Herie JS, selaku camat dalam kegiatan Pramuka ini mengatakan, selain editing video, para peserta juga diberikan materi mengenai cara menjinakkan bom. “Kita bekerja sama dengan pihak kepolisian, dan TNI sebagai pematerinya,” ujarnya. Lismayanti selaku ibu camat kegiatan juga menambahkan, hal ini juga disebabkan banyaknya kasus bom di Indonesia saat ini. “Pramuka juga harus tahu cara menghadapi hal tersebut,” katanya. Selain itu, juga ada kegiatan outbound yang diikuti semua peserta. Panitia, menurut Herie, hanya memfasilitasi peralatan, sedangkan para peserta bebas memanfaatkannya. “Ini digunakan dalam kegiatan olahraga kebersamaan,” katanya. Kreativitas para peserta juga bisa disalurkan dalam kegiatan Hasta Karya. “Para peserta membuat kerajinan tangan,” tambah Lismayanti. Kegiatan ini dilakukan lima tahun sekali. Para peserta terpilih akan dikirim ke Raimuna Nasional pada Juli 2012 mendatang. Sebelumnya harus mengikuti seleksi di tingkat kota untuk dikirim ke provinsi, baru setelah itu diseleksi ke tingkat nasional. Yang dilaksanakan di Pematang Sulur ini adalah Raimuna Tingkat Kota Jambi yang diikuti oleh pramuka penegak dan pandega perwakilan kecamatan. Masing-masing kecamatan mengirimkan 16 Pramuka putra dan 16 Pramuka putri. “Jadi total peserta semua sekitar 224 orang, karena hanya tujuh kecamatan yang ngirim. Kecamatan Pasar tidak ngirim utusan,” kata Lismayanti. Kegiatan ini berlangsung mulai dari tanggal 14 hingga 17 Oktober. Panitia akan menyeleksi peserta yang akan dikirim ke tingkat Provinsi pada Desember 2011 nanti. Tapi Lismayanti belum mengetahui berapa orang yang akan dikirim ke Raimuna Provinsi, karena belum mendapat putusan dari pihak provinsi. “Tapi biasanya sepuluh putra dan sepuluh putri,” katanya. Begitu juga untuk tingkat nasional yang akan diadakan di Papua, dirinya juga belum mendapat informasi jumlah utusan. (enn)

Senin, 17 Oktober 2011

Mantapkan Langkah Dakwah

nadvertorial

Salimah Gelar Dauroh Mubalighoh JAMBI - Guna memantapkan langkah dakwah, Pengurus Wilayah (PW) Persaudaraan Muslimah (Salimah) Provinsi Jambi menghelat Dauroh Mubalighoh. Kegiatan pembinaan yang dilaksanakan selama dua hari hingga kemarin (16/10) di Hotel Matahari Jalan Sultan Agung Simpang Pulai itu, berlangsung sukses diberi tajuk “Da'iyah Cerdas, Terampil, dan Berkualitas”. “Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas kader Salimah,” ucap Ketua PW Salimah Provinsi Jambi Deis Surya Etika, didampingi Seksi Sumber Daya Manusia,

Emma Eryurina, dan Meilin. Dia menambahkan, sasaran ke depan adalah tak hanya meningkatkan kuantitas (jumlah) kader da'iyah. Peningkatan juga pada kualitas da'iyah Salimah, selaku organisasi masyarakat (ormas) yang berkomitmen terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat. Selama dua hari tersebut, peserta yang merupakan para da'iyah (da'i wanita, red) maupun calon da'iyah dari perwakilan sembilan pengurus daerah (PD) Salimah masing-masing kabupaten menampilkan kemampuan dakwah yang dimiliki. Tim peninjau dan penilai dari PW Salimah Pusat Hj Rita Indah Yati, dan dari PW Salimah Provinsi Jambi Raudhah LC, yang tak hanya memberikan pe-

dwy setyowati/jambi independent

SEMANGAT: Foto bersama PW Salimah Provinsi Jambi. nilaian kepada peserta. Namun, juga memberikan masukan dan sharing pengalaman berdakwah di depan forum. Dari penampilan peserta, di antaranya telah mumpuni untuk menyampaikan retorika dakwah dengan berbagai gaya bicara dan ciri khas masing-masing.

Baik dari peserta yang masih dalam tahap pembelajaran dan pembinaan, maupun dari peserta yang benar-benar telah terbiasa berhadapan di tengah forum. Penilaian peserta terbaik berdasarkan kemampuan retorika, penguasaan materi, maupun

penguasaan terhadap audiens (peserta forum). Bagi peserta terbaik berhak mendapatkan rewards sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan sekaligus dapat memotivasi. Keseluruhan peserta yang tampil, menunjukkan keberanian dan performa terbaiknya berhadapan di hadapan forum dan menguasai materi, serta memantapkan diri memiliki niat untuk menebarkan kebaikan melalui dakwah yang disampaikan. Pada kegiatan pembinaan (dauroh) tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi maupun praktek langsung berhadapan dengan audiens. Intermezzo kegiatan dan untuk menyegarkan (refresh) rohani seperti zikir bersama, dan taushiyah (ceramah) kian memotivasi peserta untuk memantapkan diri dalam dakwah menebarkan kebaikan. Pasca kegiatan dauroh (pembinaan), peserta juga akan terus dievaluasi berdasarkan lembar laporan dari daerah. (dwy)

Batubara Buat Jalur Alternatif Tak Lagi Lewat Jalinsel SHOPIAN HADI, Pasar Truk batubara ke depan tak lagi diperbolehkan lewat Jalan Lingkar Selatan. Mereka akan melewati jalur alternatif sendiri. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Ivan Wairata, usai pelantikan pengurus Komite Tinju Profesional Indonesia (KTPI), di Abadi Suite kemarin (16/10). “Sudah ada beberapa rencana jalan khusus untuk batubara,” katanya. Jalan khusus ini menurut Ivan ada

dua. Pertama untuk batubara yang berasal dari Kabupaten Bungo dan Tebo, akan melewati jalan Simpang Lubuk Kambing-Simpang NiamPelabuhan Dagang di Kualatungkal (Tanjab Barat). Hal ini terkait komitmen PT Nusantara Thermal Coal (NTC) yang beroperasi di Kabupaten Bungo, untuk membangun jalan alternatif ini dengan biaya sendiri. “Nanti di pelabuhan dagang batubara akan dibawa menggunakan kapal,” katanya. Untuk rencana investasi PT NTC ini, menurut Ivan sedang dimatangkan. Selanjutnya akan dilakukan penandatangan nota kesepakatan bersama perusahaan batubara. Sedangkan rencana kedua untuk

jalan alternatif batubara yang berasal dari Kabupaten Sarolangun, akan dibawa melewati Mandiangin-Tempino-Sungai Bahar. Sehingga juga tidak melewati Jalan Lingar Selatan. “Ini merupakan rencana jalan alternatif lain, selain jalan alternatif yang dilakukan kajiannya oleh BPPT, yang menuju Ujung Jabung,” tandasnya. Sedangkan untuk Jalan Lingkar Selatan, tetap akan dibangun menggunakan dana Bank Dunia. Sayangnya belum ada kepastian kapan akan terlaksana. “Kemarin bersama Dirjen Binamarga Kementerian PU sudah dibicarakan. Mereka memastikan tetap Jambi, saat ini mereka mengakui proses tahapan

tendernya dilakukan secepatnya,” katanya. Untuk diketahui, guna perbaikan Jalan Lingkar Selatan dari APBN dialokasikan Rp 25 miliar bagi perbaikan ruas jalan sepanjang 22,50 kilometer. Sedangkan yang dibiayai Bank Dunia dengan alokasi anggaran sebesar Rp 94 miliar. Dana dari Bank Dunia ini sebelumnya sempat bermasalah akibat ada masalah proses tender. Dana ini akhirnya kembali dikucurkan setelah Kementerian PU meminta proses tender Jalan Lingkar Selatan diulang. Sekarang ini Jalan Lingkar Selatan baru ditangani menggunakan dana dari Pemprov Jambi bersama pihak Asosiasi Pertambangan Batubara. (*)


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

Sekolah Berwawasan Lingkungan JAMBI - Untuk menjadikan sekolah berwawasan lingkungan (SBL), maka sangat diperlukan kerja sama dari semua elemen masyarakat. Salah satunya yang dilakukan oleh SMAN 11 Kota Jambi, yakni dengan mengikutsertakan siswanya, dalam kegiatan Road to School, yang bekerja sama dengan Green Peace, Warsi dan Walhi Jambi. Kepala SMAN 11 Kota Jambi Drs Zul Asri MPd mengatakan, kini SMAN 11 Kota Jambi adalah sekolah yang berwawasan lingkungan. Program-program yang ada di dalam SBL tersebut, diperlukan penataan lingkungan dan penyelamatan lingkungan sekolah. “Sekolah kita adalah salah satu sekolah berwawasan lingkungan. Dan dengan sekolah berwawasan lingkungan, maka kegiatan yang kita yakni memperkenalkan lebih dekat kepada siswa tentang arti dari menjaga lingkungan. Tentunya dengan menjaga kesehatan, kebersihan dan kerapian sekolah,” ungkapnya, Sabtu (15/10) lalu. Saat ini, kata Zul Asri, upaya

yang dilakukan sekolah agar siswa peduli terhadap lingkungan, maka setiap pagi, siswa diberikan tugas ma­ sing-masing dengan membersihkan wilayah kelas mereka. Siswa, diwajibkan untuk memungut sampah yang ada di depan kelas mereka. “Ternyata, setelah cara ini kita terapkan, siswa saat ini sudah terbiasa dengan ke­ sehariannya sebelum masuk kelas, memungut sampah terlebih dahulu. Nah, ini akan lebih efektif, dengan luasnya lingkungan sekolah, yang akan sangat terbantu kebersihannya dengan siswa membersihkan lingkungan,” sebut Zul Asri. Dari cara ini, lanjut Zul Asri, siswa terpacu proses belajar mengajar di kelas, dengan sehat dan aman. Dikarenakan, lingkungan belajar mereka sudah bersih. Tentunya, sekolah terus berupaya bagaimana sekolah ini dapat ditata de­ ngan baik. Dan jika peme­ rintah akan memberikan penilaian, maka SMAN 11 siap mendapatkan penilaian.

Rmhtngkt2,Jl.DarmawangsaKomp. Teguh Permai Duo Blok B No. 2 RT 38/08, Kel. Thehok Kec. Jbi Sltn. LS. 182 m2 LB. 150 m2. Trdri dr 4 kmr tdr, 2 kmr mnd, 1 grs mbl, smr bor, pgr, full krmk, lstrk 1300 watt, djl + perabot (AC, sofa, tmpt tdr, buffet). 0741-446218/ 081366472234.

DIJUAL NISSAN X-TRAIL 2.5 S.T A/TTH.2003 KUNING MET; H.DSR RP.150 JT HUB 085266577965 , 02196133212 , 085311481994

Dijual Daihatsu Terios TX Manual 2010 Pajak Panjang, Kondisi Mulus Harga : 175 Jt NEGO Hub Star Auto Gallery 08194006666

Dijual Honda New City 2005 VTech Manual, TV, Velk 16 Plat BH Pajak Panjang, Harga NEGO Hub: 082181211727

00-00/00

00-00/00

00-00/00

Dijual 1 Unit RUMAH mewah. di Perum Tanjung Permata Block U RT 20 No. 33 Kel. Eka Jaya Tanjung Lumut Jambi, 4 Kmr Tdr, 3 Kmr Mnd, Pgr Kllng, Stailes, Muat 2 mbl, luas Tanah 2 Tmbk, Hrg nego, Hub. 08192572375.

Dijual Kijang INNOVA Type G, Th 2006, Warna Light Green, Plat BH, 081994615925/670255

03-13/09

08-15/05

Innova G Diesel Matic 05, Hitam, Nopil 2 Angka, Pjk baru, V Kool Jok kulit, Full Spoiler, Hub. 081274549468, 082180319122. 00-00/00

22-31/05

Dijual RUMAH Lok Perum Grand Kenali, Kopel, Type 45/120, sudah dikembangkan, full keramik, Hrg 240 jt (nego) Hp. 0852 6666 7272.

Di JL Rmh, Kntr & Gudang L.T 8 tumbuk, Jl. RD.SK.Syahbudin No 9 B Mayang ( 3 rmh dari RS Kota) Berminat Langsung Ke Lokasi.

JAMBI - Untuk mempererat tali silaturahmi antarsesama alumni, direncanakan alumni MAN Model Jambi, angkatan 2001 akan menggelar reuni. Koordinator reuni MAN Model Jambi 2001 Rohana mengatakan, saat ini, dirinya bersama-sama rekan-rekan alumni sedang membicarakan soal hari yang baik untuk menggelar reuni. “Memang, kita sudah bicara­ kan antara sesama alumni, khususnya alumni 2001, untuk menggelar reuni. Hanya saja, saat ini, kita masih mencari waktu dan tempat yang baik untuk gelar reunian tersebut,” sebut Rohana, kemarin (16/10).

DjlCpt,RMHdkwsnPuriMayangCluster Casablanca Block A, 67, Luas Tnh 432 M, Luas Bangunan + 150 m, Hrg 700 Jt ng, Hub. 085267635554.

Djl Cpt Rmh Type Hook 250 LB, Tnh 410, 5 KT + 5 KM, 1 Kmr Pmbntu, 1 Grsi, Hlmn Luas Tmn dlm rmh, Hub : Pak Andris : 08127034959 Coky : 081365550111 Lks Telanai Indah Garden Blok L 1.

00/00

Dijual cpt Rumah lokasi strategis, LantaiFullkeramik,PagarBesi.lokasi Villa Kenali, Hub. 081532231308.

00-00/00

Dijual Rumah Tipe 186 Fasilitas Lengkap Lokasi Perum Alamanda 2 Lingkar Selatan Hub. 082178596339.

Dijual Mobil ESCUDO 20I Th. 01, Warna Silver, BH, TV, DVD, Radial, Harga 105 Jt, Nego, bisa TT, Hp. 085288234599.

25-00/00

00-00/00

Dijual Honda CRV 2010 Coklat Metal Metalik, Full Original, Kondisi Body & Mesin Oke, Hrg : 325 juta (NEGO) Hub: 085381211991

Dijual Land Cruiser 1996, Manual 4x4, Solar, Full Original, Kondisi Body & Mesin Oke, Hrg : 280 juta (NEGO) Hub: 082123518659

07-16/00 00-00/00

Alumni MAN Model Akan Gelar Reuni

00-00/00

03-23/08

Djl Rmh lok RT. 15 No 12 Kel. Kenali Besar kec. Kota Baru, uk. 9 x 14 m. Tnh 4 tmbk (15x25 m) Fas: 3 Kmr tdr, 2 kmr mndi, R. Tamu, R. Klrg R. Dpr. R.sholat, hlmn depan samping luas, PLN, Air, Hub: 081274962464 (TANPA PERANTARA).

“Kita sangat berharap, siswa dapat mengikuti kegiatan road to school ini dengan serius. Karena, banyak materi yang disampaikan oleh narasumber. Sehingga, diharapkan mampu membawa SMAN 11 menjadi sekolah yang bersih lingkungan,” harap Zul Asri. Sementara itu, Pembina Sispala Petala Argawana SMAN 11 Kota Jambi Gita Utama, menjelaskan kegiatan ini melibatkan siswa Sispala dan OSIS. Sehingga, kegiatan ini mampu memberikan penularan budaya cinta lingkungan. Apalagi, saat ini banyak sudah yang diperbuat oleh siswa SMAN 11 Jambi, dalam menjaga kebersihan lingkungan. Di antaranya, siswa membuat pupuk kompos, kerajinan dari limbah sampah botol plastik. Dengan begitu, sekolah akan terjaga kebersihannya. “Nanti, dari penyampaian materi yang diterima siswa hari ini, akan digelarnya pameran yakni ajang kreativitas siswa tentang lingkungan sehat, yang akan dilaksanakan pada 19 Oktober mendatang,” tuturnya. (tya)

11-21/00

Rumah Dijual, Lok. Prmhn Pesona Jambi, Mayang Blck H No. 5 Hrg ng, smr didlm LT 118M2, Type 36 jd Type 90, Garasi, Hub 081532231308. 00-00/00

00-00/00

Diakui Rohana, sejak selesai di bangku sekolah pada tahun 2001 lalu, sudah lama sekali dirinya dan alumni lainnya tidak bertemu. “Mudah-mudahan dengan pertemuan reunian nanti, kita dapat melepas rindu sesama alumni,” ungkap Rohana. Agar acara reunian nanti, akan berjalan dengan lancar, dan seluruh alumni MAN Model angkatan 2001 dapat hadir, maka tambah Rohana, alumni dapat meng­ hubungi ke nomor telepon 085367693642/081366734177 atau dapat membuka facebook.com grup Alumni MAN Model 2001. (tya)

Honda ODDESSY Absolutet 2 pg, wrn silver, 04, full audio int, lux, bdy asli, jok kulit, full orisinil, sngt istimewah, jrng ada, BU. 085378533333/083899647889. 19-28/03

Dijual 1 Unit RUMAH mewah. di Perum Tanjung Permata Block U RT 20 No. 33 Kel. Eka Jaya Tanjung Lumut Jambi, 4 Kmr Tdr, 3 Kmr Mnd, Pgr Kllng, Stailes, Muat 2 mbl, luas Tanah 2 Tmbk, Hrg nego, Hub. 08192572375. 25-01/07

Dijual Cpt RUMAH di Villa Kenali Permai M8 No.11 Mayang Mangurai Tipe 70 sudah dikembngkn, R. Tamu 2, K. Mandi 2, K. Tidur 2, Listrik 1300 watt, Pam, Pagar minimalis (baru) luas 270 m2, (Hoek) Harga 395 Jt nego, bisa tukar tambah mobil CRV/JAZZ Hub. Zepri 081367672372. 11-21/00


Senin, 17 Oktober 2011

Jambi Independent PUSAT PENGOBATAN TRADISIONAL

Hindustan

Spesialis syawat dan mata tanpa operasi Untuk Umum Ramuan kami diracik oleh pakar Tabib langsung dari Gunung Himalaya Hidustan Menyembuhkan: Syawat - Lemah Syawat -Cepat Keluar - Impoten -Tidah Punya Keturunan - Perbesar Zakar - Ambieyen -Asma -Asam Urat - Kencing Manis Mata - Memerah - Katarak - Rabun Jauh - Rabun Dekat - Slinder - Min Plus - Berlemak - Berair Mudah Perih Ramuan kami tiada duanya, pertama dan paling mujarap di Indonesia. Sudah ribuan pasien berhasil disembuhkan. Bagi anda yang mempunyai keluhan soal syawat dan mata segera konsultasikan kepada kami. Percayalah tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan jika Anda mau berobat. Keharmonisan rumah tangga yang paling penting dalam hidup. Ramuan kami alami tanpa efek samping, cukup satu kali berobat dijamin sembuh untuk selamanya, kami bisa berikan garansi untuk itu. Bapak Tabib Jimmy G S Punjabi Hp: 0812 7858 099 Praktek setiap hari hari pukul 08.00 Wib sampai 21.00 Wib Hari Libur Tetap Buka JL. Hos Cokroaminoto No 32 Psr Keluarga + 100 meter dari Tugu Juang Siping ke arah Simpang Kawat Jambi. Izin Depkes 735/1993


Jambi Independent

PERDA NO 3 PROVINSI JAMBI TAHUN 2011 Senin, 17 Oktober 2011

Bersambung ke hal 7


Jambi Independent

Senin, 17 Oktober 2011

H Salam foto bersama warga Limbur.

H Salam silaturahmi dengan Kiai Muchlasin.

H Salam saat bersilaturahmi dengan Kiai Tunggal.

H Salam Silaturahmi dengan Para Kiai H Salam yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat Calon Bupati (Cabup) Merangin 2013, terus mendekatkan diri kepada masyarakat, baik itu memenuhi undangan ataupun untuk menjalin tali silaturahmi. Seperti yang dilakukannya pada Jumat (15/10) lalu.

Politisi yang kini duduk di DPRD Merangin itu mengunjungi beberapa kiai di wilayah Pamenang Selatan. Kiai pertama yang dikunjungi pengusaha sukses itu adalah Kiai Tunggal di Desa Lantak Seribu. Kedata­ ngan Salam disambut ha­ngat Kiai Tunggal yang tak asing lagi bagi

masyarakat Merangin. Kepada Kiai Tunggal, H Salam menyampaikan niatnya maju pada Pilkada 2013 mendatang. “Saya bertekad ingin membangun Merangin menuju arah yang lebih maju. Untuk itu saya minta restu dan arahan kiai,” ujar Salam penuh semangat.

dan nantinya disebut pembohong. Apalagi terhadap seorang kiai. Sebab saya dulu pernah di pesan­ tren, jadi saya paling takut apabila berbohong pada kiai. Jadi saya tidak mau banyak berjanji, tapi akan menepati setiap janji yang saya ucapkan,” ujarnya. Usai dari kediaman Kiai Tunggal, Salam langsung menuju kediaman Ustad Sutrisno yang juga masih di Desa Lantak Seribu. Di rumah Ustad Sutrino, setelah menyampaikan niatnya, Salam juga langsung memberikan bantuan 20 sak semen. Berikutnya, Salam mengunju­ ngi kediaman pengasuh Pondok Pesantren Sulthon Fattah Kiai Muchlasin di Desa Tambang Mas Pamenang Selatan. Di hadapan Kiai Muchlasin, Salam langsung menyampaikan niatnya maju pada Pilkada 2013. Niat H Salam di­

H Salam memberikan bantuan yang secara simbolis diterima ­pengurus langgar. respon Kiai Muchlasin. “Insya Allah jika niat kita baik akan dikabulkan Allah,” kata Kiai Muchlasin. Sebelum pamit, Salam sempat memberikan bantuan 50 sak semen untuk pembangunan Pesantren Sulthon Fattah. Sementara be-

berapa hari sebelumnya, Salam datang ke Desa Limbur Merangin guna memenuhi undangan warga. Di desa itu, Salam memberikan bantuan semen dan uang tunai untuk pembangunan langgar.(ctr)

s

Mendengar pernyataan Salam tersebut, Kiai Tunggal tersenyum sembari menyampaikan duku­ ngan secara moril serta restu. Di sela-sela pembicaraan, Salam sempat melihat sebuah madrasah yang belum selesai dibangun yang berdiri di samping rumah Kiai Tunggal. “Saya lihat madrasah ini masih memerlukan semen. Saya sangat senang apabila dapat membantu sarana pendidikan agama. Untuk itu, saya ingin menyumbangkan 50 sak semen untuk madrasah ini. Besok pagi (Sabtu, Red) semen sudah diantar ke sini,” ujar Salam disambut haru Kiai Tunggal. Kepada Kiai Tunggal, Salam memastikan, dirinya tidak akan mengobral janji, namun setiap berjanji dirinya pasti akan selalu menepati. “Saya tidak mau ba­ nyak berjanji, karena takut ingkar

Foto-foto:ist/jambi independent

Jambi Independent | 17 Oktober 2011  

epaper Jambi Independent

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you