Page 1

Keniscayaan Diplomatik, Negara Gundala si Petir dan Zero Point

opini Utama

Diskreditkan Pancasila, Hubungan IndonesiaAustralia Retak

POP THRILL ON POP CULTURE

Edisi 49 | IRNews | 1


REDAKSI PENASEHAT DR. NUR AZIZAH, M.SI PENANGGUNG JAWAB UMUM WITA AGIL ANANDA K. M. PIMPINAN UMUM AMMARUDIN RASYID PIMPINAN REDAKSI HERIAWAN

BERANDA REDAKSI Alhamdulillah, itulah yang pertama kali kami ucapkan ketika buletin digital IRNews edisi 49 ini terbit. Segala puji bagi Allah SWT yang tak henti-henti kami panjatkan atas kesehatan jiwa dan raga sehingga kami berhasil menyelesaikan buletin ini. Tak lupa shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman yang terang benderang. Buletin edisi 49 kali ini membahas mengenai Pemutusan Hubungan Militer Indonesia dan Australia. Kami memilih tema ini setelah melihat perkembangan terbaru dari hubungan Indonesia - Australia yang pasang surut, padahal sebe lumnya Indonesia dan Australia memiliki hubu ngan yang sangat baik di bidang militer meskipun secara bilateral keduanya sering kali bersitegang. Tugas kami Divisi Pers Mahasiswa untuk mengupas tuntas apa yang sebenarnya terjadi diantara kedua negara ini. Kami berharap buletin ini bisa menjadi referensi dan informasi yang bermanfaat bagi pembaca untuk lebih mengetahui secara lebih mendalam mengenai apa yang sedang terjadi pada hubungan Indonesia dan Australia. Terima kasih atas seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Buletin edisi 48 ini bisa tersaji. Semoga bermanfaat.

REPORTER DINI ARDIANTI FAISAL NABIL INAYAH SASI KIRANA KURNIAWAN DWI SASONGKO MELATI N. M. NADA NAFISAH MEUTHIA MAHARANI MUHAMMAD ROSYIHAN JAUHARI LAYLI MAGHFIRAH RIFKHA AULIA F. SITI NURAISYAH AMINI TRY SANJAYA EDITOR ALIFIA NADA C. REZA PAHLEVI AMBA LAYOUTER M. MAULANA IBERAHIM ALAMAT REDAKSI SEKRETARIAT KOMAHI UMY GEDUNG KI BAGUS HADIKUSUMO LT. 2 UMY RINGROAD BARAT, TAMANTIRTO, KASIHAN, BANTUL,YOGYAKARTA, 55183

Edisi 49 | IRNews | 1


DAFTAR ISI

3

5

FOKUS 1

FOKUS 2

KENISCAYAAN DIPLOMATIK, GUNDALA NEGARA SI PETIR DAN ZERO POINT

DISKREDITKAN PANCASILA, HUBUNGAN INDONESIAAUSTRALIA RETAK

9 KOLOM MAHASISWA

15

K-GALLERY

2 | IRNews | Edisi 49

OPINI UTAMA

11

INFO JURUSAN

POP THRILL ON POP CULTURE

20

LIFESTYLE

7

12

RESENSI FILM

11

12

KABAR FKMHII

22

ASK.ME

25

POJOK SYIAR


Fokus 1

Keniscayaan Diplomatik, Negara Gundala si Petir dan Zero Point

H

ubungan Indonesia dan Australia memang membingungkan. Kadang terlihat adem ayem, namun tak jarang penuh kontroversi. Banyak intrik, dan juga ketegangan terjadi di antara kedua negara selama 71 tahun belakangan ini, termasuk pemutusan dan atau pembekuan hubungan militer secara tiba-tiba dari kedua belah pihak. Keretakan hubungan Indonesia-Australia mulai terjadi ketika persoalan TimorTimur, dan berlanjut dengan Indonesia yang merasa tersinggung dengan doktrin Australia kepada Papua Barat. Australia mengatakan Papua Barat harus merdeka dan lepas dari Indonesia karena Papua Barat bukanlah bagian dari Indonesia melainkan bagian dari Melanesia. Jika ditelaah, Indonesia sebenarnya terkesan lebih sering dicederai daripada mencederai. Kasus Timor Timur, Papua Barat, hingga penyadapan oleh pemerintah Australia kepada pemerintah Indonesia adalah bukti cedera yang ditimbulkan Australia kepada Indonesia. Dalam kasus penyadapan itu, Indonesia menuntut permintaan maaf dari pihak Australia, yang kemudian dibalas dengan korespondensi walaupun dalam korespondensi tersebut tidak tersirat permintaan maaf sebagaimana yang dituntutkan.

Edisi 49 | IRNews | 3


Dalam artikel ini kami kembali mengingatkan dengan beberapa kasus yang tidak habis dibicarakan dan menjadi cukup mencederai hubungan bilateral kedua negara. Australia juga menganggap bahwa kebijakan Jokowi dinilai melanggar Hak Asasi Manusia karena menerapkan hukuman mati terhadap para pengedar narkoba asing. Kemudian ada kasus pelanggaran wilayah perairan Indonesia oleh Angkatan Laut Australia, serta kebencian Australia terhadap perlakuan kejam “tukang daging� Indonesia pada sapi-sapi yang diimpor dari Australia.

dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cepat serta memiliki populasi penduduk yang besar menjadikan Indonesia cukup strategis sebagai mitra ekonomi Australia.

Hubungan bilateral kedua pihak ini tidak serta merta menjadi panas selamanya. Terlepas dari kasus-kasus dan intrik yang terjadi dengan hubungan Australia-Indonesia, hubungan lovehate ini tegang namun pragmatis. Indonesia dan Australia pada dasarnya berdekatan wilayah dan memiliki flora dan fauna yang kurang lebih sama. Fakta bahwa kedua negara membutuhkan satu Adapun di bidang pariwisata, pulau Bali di sama lain dapat terlihat jelas, begitu juga dengan Indonesia merupakan tujuan wisata utama bagi kerja sama antara Indonesia dan Australia. Kedua warga Australia. Berdasarkan data dari Bali TourNegara bekerja sama dalam berbagai bidang, seism Board sebanyak satu juta warga dari Australia lain dari perdagangan, juga terdapat kerjasama di mengunjungi Bali pada setiap tahunnya. Tak sebidang pariwisata, pendidikan dan kebudayaan. dikit pula wisatawan Indonesia yang mengunjun- Diyakini bahwa pergantian perdana menteri dari gi Australia. Tingginya harga visa untuk datang ke Tony Abolt ke Malcolm Turnbull dapat menyegarAustralia, sekitar A$135 (atau sekitar Rp1,3 juta) kan love-hate relationship Indonesia-Australia. tidak menyurutkan minat warga Indonesia untuk Walaupun pada isu terbaru, kedua Negara mengunjungi negara itu. memutuskan hubungan di sektor militer, namun Kerja sama antara Indonesia dengan Australia melihat hubungan yang telah dibangun lama, terjadi di bidang perdagangan dua arah. Perbeserta banyaknya kerja sama yang dibangun dagangan dan perniagaan antara Australia dan oleh kedua Negara di berbagai macam bidang, Indonesia semakin tumbuh. Lebih dari 400 peru- hubungan diplomatik kedua Negara dipercaya sahaan Australia sedang melakukan perniagaan masih akan terus berlanjut. (fn/da/eja) di Indonesia, mulai dari usaha pertambangan sampai pada telekomunikasi. Perusahaan-perusahaan ini bekerja sebagai mitra dagang dengan perusahaan dan pemerintah Indonesia. Duta Besar Australia untuk Indonesia periode 1997-2000, John McCarthy seusai sesi pembahasan ekonomi dalam Dialog Indonesia-Australia III di Yogyakarta, mengatakan Indonesia sebagai negara

4 | IRNews | Edisi 49


Fokus 2

Diskreditkan Pancasila, Hubungan IndonesiaAustralia Retak

Edisi 49 | IRNews | 5


H

ubungan kerjasama militer antara Indonesia dan Australia resmi diberhentikan. Kerjasama antara TNI (Tentara Negara Indonesia) dan Australian Defence Force (ADF) diakhiri dengan permintaan oleh TNI kepada ADF melalui surat tertanda 9 Desember 2016. Hal ini dipicu karena ditemukannya aktivitas yang dianggap menodai simbol negara Indonesia Pancasila yang dilakukan oleh pihak militer Australia. Seperti yang dilansir oleh salah satu Media Nasional, Kompas, kronologi kasus ini dimulai saat salah seorang pelatih KOPASSUS (Komando Pasukan Khusus) yang sedang me ngajar di akademi pasukan khusus Australia menemukan bahan ajaran yang terdapat dalam kurikulum militer Australia memuat kon ten penghinaan terhadap Pancasila. Mende ngar informasi ini tentu membuat Panglima TNI beserta Presiden geram, sehingga secara resmi Presiden Joko Widodo, atas permintaan dari Panglima TNI Gatot Nurmantyo melakukan pemutusan hubungan. Presiden Joko Widodo menegaskan pemberhentian hubungan militer ini tidak akan berdampak penuh kepada hubungan diplomatik antar dua negara. Jokowi juga mengimbau kepada pemerintah Australia untuk tidak saling mengintervensi urusan dalam negara masing-masing. Menteri pertahanan Australia menyatakan bahwa seluruh material yang menyangkut penodaan Pancasila telah dihapus, dan berharap agar hubungan antar dua negara dapat membaik. Meskipun pemberhentian kerjasama militer antara Indonesia dengan Australia hanya bersifat sementara, kedua belah pihak akan melanjutkan penyidikan lebih lanjut. Kedua Negara tidak ingin kemudian memicu keretakan hubungan yang lebih besar dikemudian hari. Dikarenakan selain kerjasama dibidang militer, kedua Negara memiliki berbagai macam kerjasama lain diberbagai sektor, tak terkecuali kerjasama ekonomi dan pendidikan. Permasalahan ini kemudian diharapkan dapat segera diselesaikan pasca pendiskreditan lambang Indonesia oleh pihak militer Australia. (ibrm/eja)

6 | IRNews | Edisi 49


i n i op a m a t U

Sugeng Riyanto, S.IP., M.Si

PELATUK DITARIK, HUBUNGAN INDONESIAAUSTRALIA BERHENTI

D

ua bangsa yang bertetangga memiliki kecenderungan menjalin kerjasama bilateral. Entah itu dalam bidang pendidikan, ekonomi, kerjasama untuk menjaga wilayah teritorial, ataupun kerjasama dalam bidang militer. Indonesia dan Australia memiliki sejarah hubungan yang sangat panjang. Sebagai negara bertetangga, Indonesia-Australia tak lepas dari kerjasama dan konflik. Dengan intensitas yang sedemikian rupa, akhir-akhir ini ada berita mengenai pemutusan hubungan militer Indonesia Australia.

insulting (penghinaan terhadap lambang negara Indonesia di tempat latihan bersama Indonesia-Australia di Australia). Berawal dari situlah Indonesia berniat untuk suspend karena merasa tersinggung bahwa ini pelecehan terhadap simbol negara.

Ini agak berbeda dengan hubungan politik Indonesia-Australia selepas kemerdekaan Indonesia, dimana hubungan keduanya sangat dinamis. Hubungan keduanya juga sangat fluktuatif tergantung perdana menteri yang menjabat di Australia. Misalnya ketika Indonesia berada dibawah kepemimpinan SBY, IndoAda dua diksi yang dipakai, pejabat pemerintah men- nesia dan Australia memiliki hubungan yang sangat gatakan penundaan (suspend) yang diartikan oleh pi- mesra. Begitu SBY ada di Australia, di Indonesia ada hak tertentu sebagai pemutusan. Intinya hampir sama penangkapan terhadap kelompok teroris. Pemerintah bahwa untuk sementara kerjasama Indonesia-Aus- Australia sangat terluka karena persoalan teroris di tralia dibekukan atau dihentikan lebih dahulu. Peng- Indonesia (bom bali) mayoritas korbannya berasal dari gunaan kata suspend sangat diplomatis dan umum, Australia. Hubungan yang sangat dinamis ini juga ada dengan kata lain sewaktu-waktu apabila keadaannya hubungannya dengan kasus Papua yang dinilai bahsudah membaik hubungan kedua bangsa ini dapat wa pemerintah Australia memiliki kedekatan tertentu dilanjutkan. Pernyataan mengenai suspend ini me- dengan pihak-pihak dari Papua yang ingin melepasmang tidak dapat terbantahkan karena dikatakan kan Papua dari bumi NKRI. Dari kasus itu munculah langsung oleh pejabat militer di Indonesia. Menurut banyak tanda tanya mengapa Australia tidak memkasus yang diungkap, adanya penundaan hubu- bantu Indonesia untuk menyelesaikan kasus Papua. ngan militer Indonesia-Australia dikarenakan adanya Edisi 49 | IRNews | 7


Sebenarnya untuk masalah militer, hanya satu kasus yang muncul yaitu mengenai penghinaan lambang ne gara dan kita tidak tahu apakah masalah militer itu ada unsur politiknya atau tidak. Ketika ada kasus penghinaan lambang negara, itu dianggap sebagai sebuah pelatuk yang menjadi alasan kuat penghentian sementara hubungan militer Indonesia-Australia. Apakah benar pemutusan ini dilakukan karena masalah penghinaan simbol negara? Jangan-jangan itu karena ketidaktahuan mengenai simbol negara tersebut. Tetapi bagaimanapun juga bendera merupakan simbol negara yang menjadi harkat dan martabat suatu negara yang harus dibela. Barangkali ini sebuah ujian yang dilakukan Indonesia untuk mengukur reaksi Australia. Selama ini Australia melakukan berbagai move yang menyulitkan Indonesia, dan sekarang Indonesia mencoba melakukan suatu move kecil dengan berani mengatakan “Tidak�. Apakah ini akan menjadi blunder atau tidak nantinya, para analis militer atau penggagas strategi militer di Indonesia pastinya sudah membuat perhitungan terkait Plan A, Plan B atau Plan C. Kalau melihat keuntungan dan kerugian pastinya setiap pemutusan hubungan itu mengalami kerugian. Karena pelatihan militer itu tidak sekedar bagaimana memperkuat, memberdayakan dan meningkatkan kekuatan masing-masing pihak, tetapi juga memunculkan understanding untuk saling mengerti dan membantu. Tidak semata-mata pada persoalan peningkatan kemampuan kapabilitas tentara masing-masing. Lebih dari itu kerjasama ini juga mampu memunculkan understanding untuk saling mengerti satu sama lain, mengingat kedua negara ini adalah tetangga tetapi juga mempunyai segudang masalah. (aul/hrwn/eja)

8 | IRNews | Edisi 49


Kolom Mahasiswa Masih segar diingatan tentu saja, ketika Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mendeklarasikan penghentian kerjasama militer dengan Australia yang tak lain merupakan Negara sahabat Indonesia. Hal ini dipicu oleh ditemukannya bukti bahwa pemerintah Australia mendiskresikan TNI dan bangsa Indonesia, dan lebih khususnya lagi ideologi bangsa Indonesia Pancasila yang disebut sebagai Pancagila di pendidikan militer Australia. Apa tanggapan dari mahasiswa HI UMY, terkait dengan kasus ini? Mari kita simak! (isk/nada/eja)

Kafi Hasibuan HI UMY 2014

Barry Sandria HI UMY 2015

Ragil Panggih P. HI UMY 2016

Kafi Hasibuan Keputusan TNI Indonesia untuk memutuskan kerja sama militer dengan Australia adalah langkah yang tepat. Indonesia sendiri dapat dikatakan sebagai negara yang hebat dimata mereka. Karena sudah jelas terlihat merekalah yang meminta bantuan ke kita. Namun, bantuan yang kita berikan sepertinya diremehkan bahkan sampai kepada penghinaan dasar negara Indonesia yaitu “Pancasila� menjadi “Pancagila� yang mana Pancasila sendiri merupakan hasil perumusan yang dilakukan oleh para founding fathers negara Indonesia. Hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat disepelakan dan secara tidak langsung penghinaan itu ditujukan untuk negara Indonesia. TNI harus tetap menjaga kehormatan negara dan sekaligus menegakan nasionalisme yang sudah disandang oleh TNI itu sendiri. Bahkan, bila perlu kerja sama militer antara Indonesia dan Australia harus dihentikan dan jangan dilanjutkan. Ini bukan lagi berbicara mengenai simbiosis mutualisme antar kedua negara, namun, ini menunjukkan sikap tegas negara Indonesia agar tidak terjadi lagi pancagila-pancagila lainnya. Menurut saya, ketika sudah ada pemutusan kerjasama dengan Australia, seharusnya hal tersebut juga dilakukan di dalam berbagai sektor karena ketika sektor kerja sama lain masih dilanjutkan akan terlihat bahwa negara Indonesia adalah negara yang kurang konsisten. Oleh karena itu demi mengembalikan derajat Indonesia yang sudah diinjak-injak harga diri bangsanya. Indonesia harus benar benar tegas dan sama sekali tidak melakukan kerjasama dalam bentuk apapun. Edisi 49 | IRNews | 9


Barry Sandria Pada dasarnya hubungan Indonesia dan Australia secara diplomatik memang seringkali mengalami pasang surut karena kasus-kasus sengketa yang kerap terjadi. Dimulai dari isu manusia kapal, kasus penyadapan, eksekusi mati narapidana narkoba Australia, dan yang terbaru permasalahan TNI yang membekukan kerja samanya dengan militer Australia yang diduga karena adanya pelecehan institusi TNI dan pancasila oleh Australia. Saya pribadi melihat bahwa TNI terlalu reaktif atas tindakannya, bagaimanapun juga pemutusan hubungan diplomatik bukanlah hal yang dapat diputuskan secara tergesa-gesa tanpa pertimbangan yang matang, terutama di bidang militer.

hal tersebut dianggap sebagai suatu kesalahan. Faktanya, kita (bangsa Indonesia) toh masih melakukan kerja sama dengan Amerika, Rusia, RRC, walaupun banyak dari kita yang cenderung protes dengan atribut-atribut kebangsaan mereka seperti misalnya ideologi. Bagi saya pemutusan hubungan diplomatik lebih dari sekedar pertimbangan suka atau tidak sukanya suatu negara terhadap atribut-atribut kebangsaan kita. Indonesia mestinya mengajukan alasan-alasan lebih jelas, misal pertimbangan mengenai cost dan benefit dari suatu kerjasama, intervensi, atau hingga pelanggaran batas-batas kedaulatan dari suatu negara. Di mana hal-hal tersebut dianggap sebagai sesuatu yang Urgent mengenai hubungan bilateral.

Di sini, Indonesia menggambarkan bagaimana mereka menjaga kehormatan atribut-atribut kebangsaannya seperti bendera merah putih, lagu Indonesia Raya, serta Ideologi pancasila sebagai sesuatu yang mutlak sempurna. Ketika ada negara lain yang tidak menyukainya atau mengkritiknya,

Ragil Panggih Pangestu Jika Australia sudah menyinggung tentang harga diri bangsa, Indonesia melalui TNI sudah melakukan langkah yang tepat dengan memutuskan kerja sama antar kedua negara tersebut. Hal tersebut memiliki tujuan agar Australia tidak semena-mena menghina ideologi bangsa Indonesia yang mana hal tersebut terkait dengan cita-cita dan dasar dari penegakkan hukum di Indonesia. Toh, militer Indonesia sekarang ini saya rasa semakin kuat seiring berjalannya waktu. Jika suatu saat Australia mengembargo Indonesia, saya yakin kita siap. Kita punya nyaris segalanya di Negara ini. Jangan sekali-kali meremehkan Indonesia. Tapi, tentu menurut saya hal ini bukan tanpa dampak. Selain di bidang militer dan ekonomi, hal ini akan berdampak pada bidang sosial dan budaya. Kita ketahui, banyak dari pemuda-pemudi bangsa yang bersekolah di Australia. Australia dikenal sebagai salah satu penyumbang scholarship terbanyak untuk Indonesia, dikhawatirkan jika hubungan antar kedua negara memanas, Australia akan dengan mudah memulangkan WNI yang sedang bersekolah di Negeri Kanguru tersebut.

10 | IRNews | Edisi 49


INFO JURUSAN

1. Prodi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerjasama dengan KEMENLU RI (Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia) mengadakan forum kajian kebijakan luar negeri dengan tema “Pemerintahan Baru Amerika Serikat : Trump Dan Proyeksi Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat”, pada hari Senin 27 Februari 2017, pukul 09.00-13.00 bertempat di Ruang Sidang Amphi Teathre lantai 4 Gedung Pasca Sarjana. Pendaftaran peserta paling lambat tanggal 23 Februari 2017. 2. Prodi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerjasama dengan AIFIS (The American Institute for Indonesian Studies) US Embassy for Republic of Indonesia mengadakan kegiatan kuliah umum dengan tema “US-ASEAN Cooperation: Challenges and Opportunities on Security Issue”, pada hari Selasa 14 Maret 2017, pukul 13.00-15.00 bertempat di Ruang Sidang Amphi Teathre lantai 4 Gedung Pasca Sarjana. Pendaftaran peserta akan dibuka tanggal 7 Maret 2017. 3. Prodi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerjasama dengan Murdoch University, Australia, mengadakan kegiatan seminar dengan tema “Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP); Opportunities and Risks Towards ASEAN Ecnomic Integration and Australia-Indonesia Relations”, pada hari Rabu 22 Maret 2017, pukul 10.00-12.00 bertempat di Ruang Sidang Utama AR. Fachruddin A. Pendaftaran peserta akan dibuka tanggal 15 Maret 2017.

Source: Humas Prodi HI UMY Further Info: Ms. Diah Sulung Syafitri (+62 85731482817)

Edisi 49 | IRNews | 11


resensi film

Film mengenai kepribadian ganda acap kali berhasil menjadi pilihan yang baik bagi para sutradara ternama, karena kemampuannya menarik penonton. Masih segar diingatan, bagaimana Fight Club, yang diperankan oleh Edward Norton dan Brad Pitt yang sempat menghebohkan dunia perfilman. Film ini mengisahkan seorang penderita insomnia yang akhirnya memiliki kondisi dimana kepribadiannya terpecah menjadi dua. Tapi itu hanya kasus dimana seseorang memiliki dua kepribadian, lalu bagaimana jika dalam satu tubuh memiliki banyak kepribadian, bahkan hingga lebih dari dua puluh kepribadian? Itu yang ada di film terbaru karya M Night Shyamalan berjudul Split!

Film ini dimulai dengan penculikan tiga gadis remaja oleh seorang pria tak dikenal. Mereka kemudian disekap disebuah ruang bawah tanah, tapi yang membingungkan pria yang menculiknya tadi sering berganti pakaian yang aneh. Setiap kali berganti pakaian, tingkah lakunya pun berubah, seolah ia bukan orang yang sama. Rupanya pria tersebut memang menderita kelainan jiwa, yang memaksanya berubah-ubah lantaran di dalam dirinya ada 23 macam kepribadian. Entah apakah pria ini baik atau tidak, dan apa motivasinya untuk menculik gadis-gadis remaja, itu yang menjadi pertanyaan yang disuguhkan di film Split. Pria ini sudah mengaku kepada psikiater bahwa ia memiliki 23 kepribadian, namun muncul lagi satu kepribadian yang benar-benar buas. Apakah semua kepribadian tersebut benar-benar ada, atau hanya rekaan dari pria tersebut? James McAvoy makin kemari tampaknya punya skill peran yang kian terasah. Aktingnya kini tidak sekedar menjadi aktor pria keren seperti yang ditampilkan di franchise film X-Men ataupun Wanted, beberapa film yang ia perankan akhir-akhir ini terlihat semakin menantang. Seperti film bergenre thriller berjudul Trance di tahun 2013, atau juga saat ia jadi ilmuan gila di film Victor Frankenstein di tahun 2015. McAvoy benar-benar sudah berubah menjadi aktor pemain karakter yang patut diperhitungkan. Dan peran ia di film Split kali ini benar-benar sangat memukau. 12 | IRNews | Edisi 49


Walau tidak ke-23 kepribadian dari Kevin yang ia mainkan secara jelas, tapi setidaknya ada 4 karakter yang paling menonjol yang ia perankan dan benar-benar mencapai totalitas. Peran sebagai Dennis dengan obsessive-compulsive disorder, Patricia adalah seorang wanita dengan tatapan dingin, Hedwig seorang anak berusia 9 tahun, hingga Barry yang agak kemayu dan gemar dengan desain fashion, diperankan sangat baik oleh McAvoy. Bahkan saking totalnya ia memainkan setiap karakter, penonton bisa merasakan bahwa setiap karakter kepribadian tersebut memang benar-benar berbeda antara satu dan yang lain. Terutama karakter untuk Hedwig, adalah seorang bocah berusia 9 tahun yang rada usil dan tinggi tapi punya rasa penasaran tinggi. Lawan main McAvoy disini adalah aktris muda berusia remaja, Anya Taylor-Joy yang berperan sebagai Casey. Casey memiliki karakter yang anti-sosial dengan masa lalu yang kelam, namun cerdik dan pandai memanfaatkan keadaan untuk bisa menyelamatkan diri.

Setting lokasi yang lebih banyak berkutat di ruang bawah tanah, mengingatkan kita akan film 10 Cloverfield. Tapi setidaknya sesekali ada scene diluar ruangan, dimana Kevin mengunjungi konsultan psikiaternya yaitu Dr Fletcher (Betty Buckley). Atau ketika Casey flashback ke masa kecilnya saat ia berburu rusa bersama ayahnya. Ini lumayan tidak membuat penonton jengah, apalagi buat penonton yang punya phobia ruang sempit dan gelap. Yang unik di film ini juga tentunya karena sudut pandang cerita tidak hanya diambil dari pemeran protagonist, yang notabene disini adalah Casey. Karena pengembangan cerita justru lebih mengutamakan si Antagonis yaitu Kevin. Apa yang menyebabkan Kevin menjadi psikopat dengan bermacam kepribadian, dan apa motivasinya menculik Casey dan rekan-rekannya, membuat penonton penasaran sekaligus merasakan kengerian sepanjang film. Secara keseluruhan, film ini memang benar-benar menegangkan dan bikin penasaran. Tak cuma itu

acting dari para aktor dan aktrisnya juga berhasil membawa penonton merasakan ketegangan yang cukup mendebarkan. Dan ini juga menjadi sedikit menjadi ciri khas dari M Night Shyamalan, yaitu memasukan unsur ‘fiktif’ yang lebih kuat dibagian akhir, adegan ‘tak masuk akal’ yang entah ini membuat film semakin menarik atau sebaliknya, itu tergantung penilaian dari penonton. Apakah penonton lebih senang yang lebih realistis atau sedikit hiperbolik. Yang jelas hingga bagian akhir film, cerita yang dihadirkan tetap sulit untuk ditebak dan cukup diluar dugaan.

Edisi 49 | IRNews | 13


Minim fun, dominasi thriller,dan tambahan drama, menjadi paket menarik yang ditawarkan di film Split. Thriller yang dihadirkan pun tak sekedar psychological thriller, tapi benar-benar suspense thriller dengan adegan kejar mengejar yang cukup memacu adrenaline penonton. Secara keseluruhan, film ini benarbenar menguras psikologis penonton dan pastinya bakal menyisakan kesan puas setelah pulang dari bioskop.

14 | IRNews | Edisi 49

Tapi, lagi yang mungkin akan menjadi pertimbangan, yaitu akhir cerita film yang agak ‘gantung’. Walaupun ada pula sedikit mix di bagian akhir dengan karakter di film Shyamalan lain, karena ada kemunculan Mr Glass dan David Dunn dari film Unbreakable. Film Split ini sendiri sepertinya sengaja digarap sebagai spin off dari film Unbreakable, yang nampaknya nanti akan digarap dalam sekuel yang mempertemukan karakter Kevin dengan Mr. Glass dan David Dunn. Split tayang di bioskop tanah air mulai tanggal 15 Februari 2016. (anc/eja)


K-Gallery RESEARCH SCHOOL

Edisi 49 | IRNews | 15


POP THRILL ON POP CULTURE Hello, HI-ers! Selamat bertemu lagi di Kajian Kebudayaan Dunia a.k.a Kakanda di buletin edisi februari. Kali ini Kakanda akan membahas tentang budaya pop. Wah, budaya pop? Budaya Amerika maksudnya? Well, budaya pop bukanlah budaya yang datang atau tumbuh dalam satu kawasan tertentu sih, fellas. Jadi budaya pop atau pop culture adalah a set of generally available artefacts: films, records, clothes, TV programmes, modes of transport, etc.1

So, drama korea yang ada oppa oppa gantengnya itu juga termasuk bagian dari budaya, lho! Ternyata apa yang didefinisikan sebagai budaya itu luas banget ya. Mulai sekarang kalau kita menemukan kata budaya, buang jauh-jauh deh kesan primitif, kuno, dan ketinggalan jaman karena sebenarnya segala aspek dari kehidupan manusia adalah bagian dari kebudayaan, termasuk meme-meme tentang debat calon gubernur DKI itu juga bagian dari budaya pop, lho! Menurut Prof John Torey dalam bukunya “Cultural Theory and Popular Culture: An Introduction�, budaya pop dapat juga dilihat sebagai sebuah kebangkitan pasar ekonomi2. Mengapa? Tak lain dan tak bukan dikarenakan seluruh aspek dalam budaya pop ini merupakan bagian dari pasar. Contohnya yaitu film, musik, pakaian, bahkan kendaraan. HI-ers bisa membayangkan sendiri betapa besarnya industri film Hollywood, atau betapa ampuhnya strategi diplomasi Korea Selatan dengan media film dan dramanya yang merjalela. Fenomena ini menunjukkan kebangkitan dari budaya pop yang menguasai nyaris segala aspek dalam kehidupan manusia modern. Dengan hadirnya budaya pop, banyak kritik-kritik yang ditujukan kepada pemerintah melalui hasil-hasil dari kebudayaan pop seperti lagu, meme, dan gambar mural.

HI-ers kenal dengan The Beatles? Yup, grup band legendaris dari Inggris ini adalah salah satu contoh pemanfaatan

budaya pop untuk keuntungan politis. Saat itu, The Beatles rajin sekali mengkritisi kebijakan-kebijakan di era presiden Nixon. The Beatles menggiring opini publik melalui lagulagu mereka. Selain lewat lagu, hasil kebudayaan pop yang paling berpengaruh lainnya yaitu Film dan TV Series. Sebagai contoh, Amerika Serikat menggunakan film sebagai alat untuk membangun opini dunia internasional tentang ‘kejayaan’ mereka di perang Vietnam melalui film Rambo. Efektifnya hasil kebudayaan pop untuk membangun opini publik ini telah membuat film, musik, dan sejenisnya menjadi salah satu alat politik paling ampuh yang pernah ada. Berbicara tentang budaya pop dan kegunaannya sebagai alat politik, budaya pop juga merupakan media paling menyenangkan untuk melakukan pembelajaran dalam studi ilmu politik. Untuk yang satu ini banyak sekali filmfilm yang dapat kita gunakan untuk belajar. Nah, sebagai anak HI terakreditasi A tiga kali berturut-turut tanpa visitasi nih ya, kita wajib banget belajar HI dengan cara yang kreatif, salah satunya yaitu menggunakan hasil dari budaya pop sebagai media pembelajaran, misalkan film. Salah satu film paling keren yang bisa dikaji dengan teori HI adalah Game of Thrones. Ngga percaya? Okay, Tim Kakanda akan memaparkan satu teori HI yang bisa kita pelajari dari film kece ini, Teori Pilihan Rasional. Teori ini merupakan tindakan rasional dari individu atau aktor untuk melakukan suatu tindakan berdasarkan tujuan tertentu. Negara sebagai aktor rasional berusaha untuk memilih tiap pilihan alternatif untuk memaksimalkan benefit dan meminimalkan cost yang diterima3. Salah satu contoh untuk memahami teori ini dalam Game of Thrones yaitu ketika Tyrion Lannister menghadapi pemberontakan the Sons of the Harpy di Meereen. Dalam menghadapi pemberontakan yang didanai oleh para masters di Yunkai dan Astapor tersebut ada tiga pilihan bagi pemerintah yaitu tetap membasmi pemberontakan yang datang tanpa henti dan menimbulkan banyak korban sipil, menyerang masters di Yunkai dan Astapor yang mendanai pemberotak, atau melakukan negosiasi kepentingan dengan para masters. Pilihan yang pertama segera dicoret oleh Tyrion Lannister karena tidak mungkin untuk tetap memerangi pemberontak, akan ada terlalu banyak korban sipil serta tentara kerajaan. Sementara untuk melakukan penyerangan kepada para masters yang mendanai pemberontak juga dicoret

Strinati, Dominic. An Introduction to Theories of Popular Culture. 2000 Storey, John.| Edisi Cultural 16 | IRNews 49 Theory and Popular Cultre: An Introduction. 2001 3 Stephen M. Waltz. Rigor or Rigor Mortiz? Rational Choice and Security Studies. 2009 1 2


dikarenakan adanya kemungkinan serangan balasan yang akhirnya akan merugikan kerajaan sendiri. Akhirnya dipilihlah pilihan yang ketiga yaitu menegosiasikan posisi masing-masing aktor. Para masters di Yunkai dan Astapor akan menghentikan suplai kepada pemberontak. Sebagai gantinya, alih-alih menghapuskan perbudakan dalam waktu singkat, kerajaan akan memberikan waktu 7 tahun bagi para masters untuk memerdekakan budak-budaknya. Pilihan ini diambil sebagai pilihan yang paling rasional karena sedikit menelan korban dan memberikan kedamaian yang berkelanjutan. Nah, keren banget kan bagaimana sebuah budaya pop yang terlihat biasa aja ternyata bisa menjadi media pembelajaran yang mengasyikkan. Bukan hanya itu saja, film sebagai bagian dari budaya pop juga telah membuktikan dirinya sebagai alat penggiring opini publik yang cukup ampuh. (BB/eja)

Edisi 49 | IRNews | 17


KABAR FKMHII

al. Maka dari itu dibutuhkan pertukaran informasi keilmuan mahasiswa HI untuk mengatasi kendala dan permasalahan mengenai perkembangan studi HI. Dari alasan dan tujuan yang dipaparkan sebelumnya maka mahasiswa HI sepakat untuk membentuk Forum Komunikasi Mahasiswa HI se-Indonesia sebagai wadah untuk bekerjasama yang mengacu untuk pengembangan aktivitas keilmuan studi hi yang akan diaplikasikan ke masyarakat. Awal terbentuk FKMHII

Ayo mengenal Forum Komunikasi Mahasiswa HI Se-Indonesia

Tahukah kamu HI-ers, terdapat tiga universitas yang menjadi deklarator dari pembentukan FKMHII. Universitas Muhammadiya Yogyakarta (UMY) yang diwakili oleh Suhanto menjadi salah satu dari tiga universitas yang menjadi deklarator, dua universitas lainnya adalah Universitas Padjajaran (UNPAD) yang diwakilkan oleh Irman G. Lanti dan juga Riza Nur Arfani dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Didirikan pada tahun 1988 di UNPAD Jatinangor, dengan deklarasi dari FKMHII yakni “Deklarasi Jatinangor�. Beberapa universitas lain yang ikut serta dalam deklarasi adalah UI, UNPAR, UNTAG, UNHAS, UNAS, UNAIR, UNEJ, USU dan Universitas Riau. Fokus dari FKMHII sendiri lebih kepada organization yang mengutamakan student movement atau student governance.

Halo HI-ers, kali ini kita akan mengajak kalian untuk mengenal apa itu sebuah forum yang dinamakan FKMHII. Tentu kalian sering mendengar atau membaca tentang acara khusus yang pesertanya adalah Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia dong. Acara ini dilaksanakan setiap tahun atau dikenal dengan nama PNMHII dan PSNMHII. Untuk menge- Perkembangan FKMHII hingga sekarang tahui lebih dalam tentang FKMHII ini, mari kita simak Jika diulas kembali kebelakang perkembangan FKMHII ulasan singkatnya berikut ini. (lym/anc) sampai dengan tahun 2017 sekarang memiliki berbApa Itu FKMHII? agai perubahan. Karena disetiap tahunnya diadakan pertemuan antar mahasiswa HI. Pertemuan ini memFKMHII adalah singkatan dari Forum Komunikasi bahas banyak hal. Salah satunya yaitu pembagian KorMahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia. dinator wilayah (KORWIL). Korwil I (Sumatera), Korwil Satu-satunya forum yang mempertemukan MahaII ( Jadetabek), Korwil III (Jawa Barat), Korwil IV (Jateng siswa HI se-Indonesia. Di mana himpunan Mahasiswa & DI Yogyakarta), Korwil V (Kalimanatan, Sulawesi dan HI di seluruh Indonesia sebagai anggotanya. Dalam Papua), dan Korwil VI (Jawa Timur). Dalam 6 Korwil ini studi hubungan internasional fokus dari pembelatercatat ada 50 Himpunan Mahasiswa Hubungan Injarnnya merupakan tentang aspek internasional dari ternasional diseluruh universitas di Indonesia yang telkehidupan manusia. Hal tersebut selalu berkembang ah bergabung sebagai anggota. Pembagian Korwil ini dan berubah-ubah berdasarkan metodologi yang dipimpin oleh ketua yang disebut dengan Presidium. digunakan sejalan dengan fenomena internasion18 | IRNews | Edisi 49


Presidium tiap wilayah ditentukan melalui pertemuan dan berubah setiap tahunnya. Dengan sistem korwil ini, akan jauh mempermudah koordinasi antar Himpunan Mahasiswa yang memiliki letak geografis yang berbeda-beda. Rangkaian agenda FKMHII

Buat anak HI, tentu tidak asing dengan yang namanya PNMHII atau PSNMHII. FKMHII melakukan pertemuan di setiap tahunnya minimal 2 kali. Salah satu pertemuan itu dinamakan PNMHII singkatan dari Pertemuan Nasional Mahasiswa HI se-Indonesia yang biasa diadakan pada bulan november. Pertemuan ini diadakan di universitas yang berbeda-beda setiap penyelenggaraannya. Di dalam pertemuan tersebut terdapat beberapa rangkaian acara, seperti sidang forum yang berfungsi sebagai wadah evaluasi terhadap kinerja pengurus dan struktur organisasi yang akan dilakukan pergantian pengurus nantinya. Tambahan lainnya juga untuk saling berbagi tentang program kerja dari tiap Himpunan Mahasiswa HI tiap universitas. Selain itu ada kompetisi Diskusi Ilmiah (DISIL), Joint Statement Forum (JSF) dan Diplomatic Course (DC). Kompetisi ini juga bertujuan sebagai sarana latihan untuk bagaimana mempertangungjawabkan pikiran dan pendapat Mahasiswa HI, yang seterusnya akan dijadikan sebagai butir-butir rekomendasi badan terkait. Selain memiliki PNMHII, ada juga PSNMHII, yang merupakan singkatan dari Pertemuan Sela Nasional yang biasanya diadakan sekitar bulan April hingga Mei. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas persiapan menuju pertemuan yang berskala nasional. Di dalam PSNMHII juga hampir sama dengan PNMHII yaitu adanya rangkaian acara seperti sidang forum. Sedikit yang membedakan dalam PSNMHII adalah jenis perlombaanya yang berupa Paper Competition dan Social Project. Sekedar informasi bagi para HI-ers, tahun ini Universitas Jendral Achmad Yani (UNJANI) didaulat sebagai tuan rumah dalam acara besar tahunan mahasiswa HI se-Indonesia pada bulan mei mendatang. Sekian ulasan mengenai FKMHII, untuk ulasan lebih lengkapnya kalian bisa mengunjungi website FKMHII di fkmhii.com. Kalian juga dapat berpartisipasi dalam rangkaian acara FKMHII. Untuk bisa berpartisipasi, biasanya akan diadakan seleksi sebelum acara diselenggarakan. Sampai bertemu di rubrik Kabar FKMHII selanjutnya.

Edisi 49 | IRNews | 19


matahari

LIFESTYLE

MENGEJAR

Keindahan dan pesona alam yang ada di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mungkin memang kalah pamor jika harus dibandingan dengan daerah lain di pulau Jawa seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun, bukan berarti pesona alam di DIY dapat diremehkan, terutama untuk anda para pengejar sunrise. Dalam artikel ini kami coba berbagi, beberapa spot sunrise keren yang ada di DIY! So, Markisa! (mari kita simak). (amr/eja)

Tempat ini sudah lama terkenal sebagai tempat untuk berburu sunrise. Diperlukan waktu sekitar 1,5 jam dari kota Yogyakarta untuk sampai ke tempat ini, tepatnya ada di ujung dari Kabupaten Kulon Progo yaitu di deretan pegunungan Manoreh. Tempat ini menawarkan pemandangan dari sisi yang berbeda, dimana kita bisa melihat pesona dari

Bukit Suroloyo

via solehudin91.blogspot.com

20 | IRNews | Edisi 49

Gunung Merapi dan Merbabu dari sisi barat laut. Selain itu apabila kita beruntung, maka keindahan Candi Borobudur yang masih diselimuti oleh kabut tipis pun dapat terlihat dari tempat ini.


Pantai Pok Tunggal

via heryfosil.blogspot.com

Tidak selamanya gunung berapi menjadi tempat favorit untuk berburu sunrise, tetapi di Gunung Kidul terdapat spot menarik yaitu Gunug Api Purba Nglanggeran. Gunung ini mempunyai bentuk yang cukup unik dengan bukit–bukit batunya dan untuk sampai ke puncaknya kita memerlukan waktu sekitar 30 menit, apabila jalan dengan kecepatan normal. Tempat ini bisa menjadi tempat liburan alternatif untuk menikmati keindahan Gunung Kidul dari ketinggian selain menikmatinya melalui keindahan pantai–pantainya. Harga tiket masuk Gunung Api Purba adalah Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 30.000 untuk wisatawan mancanegara.

Kabupaten Gunung Kidul memang terkenal dengan wisata pantainya, terlebih lagi karena kebanyakan dari pantainya mengandalkan pasir putih yang tak kalah eksotik dengan pantai–pantai terkenal di Indonesia. Selain bisa menikmati keindahan pasir putihnya, kita juga bisa menikmati keindahan sunrise. Tetapi kita harus bersiap bangun pagi atau bahkan menginap di pantai (camp beach) agar tidak ketinggalan momen terbitnya matahari, mengingat jarak tempuh yang lumayan jauh apabila kita berangkat dari kota Yogyakarta yang hampir menghabisakan 2 jam perjalanan.

Gunung Api Purba Nglanggeran wisata.gunungkidulkab.go.id

Edisi 49 | IRNews | 21


Bincang Bersama Mapres Nasional UMY

Asep Suryana S.IP

Menjadi seorang mahasiswa berprestasi tentu merupakan impian dan keinginan dari setiap orang dong ya. Prosesnya pun tidak bisa dikatakan mudah, karena harus melalui proses yang panjang dan melelahkan. Edisi kali ini, kita hadirkan tanya-jawab bersama Finalis Mawapres Nasional pertama asal UMY, Asep Suryana! (eja) 1. Halo Asep, kabarnya gimana? Setelah lulus tahun kemarin, sibuk ngapain aja sekarang? Alhamdulillah baik, sekarang sibuk kerja. Kebetulan sekarang kerja di News In Palm, di divisi Product Development. 2. Keren ya! By the way, banyak yang ingin mengetahui cerita dari seorang Asep Suryana hingga terpilih menjadi finalis Mawapres Nasional, gimana ceritanya? Awal mulanya saya mulai tertarik dengan Mawapres setelah teman-teman di salah satu komunitas yang saya ikuti kebanyakan menjadi Mawapres dari universitasnya masing-masing. Kemudian setelah itu saya mulai mencari info dan menanyakan tips kepada mereka beserta manfaat yang mereka rasakan. Pun, saya semakin yakin setelah mendalami pemilihan yang dilaksanakan di sebuah kampus kuning ternama di Indonesia. Hal inilah yang memantapkan niatan saya untuk ikut dalam pemilihan Mahasiswa Berprestasi.saya ada pada komponen KTI sehingga bersama dengan dosen pembimbing sekaligus pendamping yakni pak Sugito, M.Si, saya melakukan revisi dan latihan presentasi supaya dapat menyampaikan dengan singkat, padat, jelas, namun dengan Bahasa Indonesia yang baku dan lugas. Singkat kata saya, Ivan (USD), Iqwan (UAD), dan Luciana (UII) menjadi pemenang di tingkat kopertis dan dikirim untuk seleksi tingkat nasional.

22 | IRNews | Edisi 49


Komponen yang harus dipenuhi ada 4 (empat), yakni Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang inovatif dan dapat diimplementasikan pada konteks Indonesia saat ini, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Prestasi Unggulan, dan Kemampuan Bahasa Asing, dan setiap komponen memiliki prosentase penilaian masing-masing. Untuk IPK saya yakin setiap mahasiswa tanpa diminta akan berusaha memiliki IPK yang baik sebagai kewajiban dasar seorang mahasiswa. Untuk prestasi unggulan saya cukup beruntung karena prestasi saya seperti disebutkan sebelumnya, cukup linear dengan bidang studi sehingga menjadi salah satu komponen kuat yang saya miliki selain kemampuan Bahasa Inggris. Pada tingkat Universitas, saya menjadi Mawapres Utama UMY pertama dari jurusan Hubungan Internasional (terakhir pada tahun 2009), setelah sebelumnya hampir selalu didominasi oleh Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ekonomi, dengan perolehan nilai tertinggi pada 2 komponen yakni prestasi unggulan dan Bahasa Inggris. Catatan untuk PTS (Perguruan Tinggi Swasta), sebelum melaju ke tahap nasional, kami harus bertanding kembali di tingkat Kopertis masing-masing, berbeda dengan PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang berkasnya langsung dikirim untuk seleksi tahap nasional. Berdasarkan evaluasi sebelumnya, nilai terendah. Untuk seleksi tahap nasional tahap pertama kami juga membuat video presentasi dalam Bahasa Inggris serta profil finalis. Saya sengaja menggunakan Bahasa Inggris yang pelan dan dan intonasi yang jelas, karena saya sadar penyampaian yang baik itu bukan karena yang sangat cepat untuk membuat impresi "jago"

terpilih menjadi grandfinalists, kami menjadi 3 dari sayangnya hanya 4 finalis berasal dari PTS dari total 16 finalis jenjang sarjana dan 31 finalis keseluruhan. Saya dan Ivan pun juga merupakan finalis pertama dari kampus kami masing-masing di tingkat nasional. Harapan saya kedepannya akan lebih banyak finalis yang berasal dari PTS sehingga mampu menghlangkan stigma gap kualitas antara PTN dan PTS, semuanya sama-sama baik! 3. Kalau boleh tau, pengalaman tak terlupakan apa yang pernah Asep alami selama proses seleksi, dan topik apa yang diangkat untuk Karya Tulis? Banyak sekali pengalaman tak terlupakan ketika proses seleksi. Terutama saya selalu terlambat mengumpulkan berkas-berkas di semua tingkat proses seleksi, mulai dari tingkat fakultas sampai tingkat nasional, xixi. Bahkan lebih parahnya lagi, saya terlambat datang ke venue karantina grandfinal, ketika Yogya karta menjadi tuan rumah. Itu adalah beberapa pengalaman selama proses seleksi mawapres. Kalau mengenai KTI saya, waktu itu mengambil judul “Prospek Penerapan Sistem Electronic Voting (E-Voting) pada Pemilihan Umum di Indonesia�. Topik ini saya ambil karena perhatian saya terhadap sistem pemungutan suara konvensional saat ini yang memiliki banyak masalah. Mulai dari rawan rusak, rawan manipulasi, proses yang lambat (mulai dari distribusi, pencoblosan, maupun perhitungan), serta fakta bahwa cara ini tidak ramah akan lingkungan. Oleh karena itu, saya mengangkat metode pemungutan suara secara elektronik, yang menurut saya mampu menyelesaikan permasalahan ini.

berbahasa Inggris. SIngkat kata 3 dari kami Edisi 49 | IRNews | 23


4. Oh ya, banyak yang penasaran bagaimana sih kehidupan perkuliahan seorang mahasiswa berprestasi? Mungkin tidak seperti bayangan, saya bukan tipe mahasiswa yang sering belajar secara formal, saya juga bukan tipe mahasiswa yang gembar membaca buku, tetapi saya berusaha menyeimbangkan kehidupan perkuliahan saya supaya tidak bosan maupun stres. Saya seringkali izin kuliah untuk mengikuti beragam kegiatan maupun perlombaan di luar kampus, jadi saya memastikan tetap dapat mengikuti materi perkuliahan dan memastikan saya menangkap dengan maksimal materi yang diberikan ketika berada di dalam kelas maupun dengan diskusi interaktif bersama teman-teman belajar. Selain untuk pengembangan diri, kegiatan di luar perkuliahan, khususnya di luar area kampus juga menjadi sarana refreshing dan travelling untuk saya, sehingga kebutuhan akan hiburan juga dapat terpenuhi. Beruntung bagi saya, karena kurang lebih kegiatan yang saya dalami masih linear dengan bidang study saya, jadi secara tidak langsung materi perkuliahan dipraktekkan dan sebaliknya, ilmu yang didapat dari luar juga melengkapi materi yang didapatkan dalam perkuliahan. Saya sendiri bukan tipe yang berorientasi IPK, tetapi saya selalu berusaha menjaga IPK saya supaya tetap baik. Jadi saya selalu berusaha menyeimbangkan semuanya, tidak berkutat pada IPK saja dan lupa mengembangkan diri diluar, walaupun saya tetap tau dan mengerti betul bahwa kuliah tetap tujuan utama. 5. Setelah menjadi mawapres gimana nih perasaan yang dirasakan sama Asep? 24 | IRNews | Edisi 49

Makin hits dan passive aggressive hahah bercanda! Sebagai mawapres membuat saya semakin tergerak untuk mendorong (dengan semampu saya dan seadanya) para mahasiswa dan pemuda untuk berjuang mengukir prestasi, terlepas dari keadaan yang ada. Kurang lebih juga menjadi beban tanggungjawab yang tidak bisa diremehkan karena manjadi kepercayaan Negara adalah kehormatan yang amat besar bagi saya. 6. Kita selalu hanya melihat hasil seorang Asep Suryana yang sekarang, tapi pernah ngga sih, Asep Suryana merasa jatuh dan kesusahan? Atau mulus-mulus aja? Dengan pengalaman itu, saran apa yang bisa Asep bagi untuk teman-teman yang lain? Bukan hanya pernah, tapi bahkan sering, berulang kali. Jangan sampai dikira mulus - mulus saja, tidak. Berbagai macam kegagalan pernah saya dapatkan, terutama masalah biaya yang paling utama. Namun, saya tidak pernah menyerah. Saya harap teman-teman jangan pernah menyerah, apalagi tidak mau mencoba sama sekali. Gagal itu wajar, CV saya mungkin akan lebih panjang untuk menuliskan kegagalan saya dibanding keberhasilan saya.

Be the very best version of yourself!


POJOK SYIAR

Perdamaian dalam Perspektif Islam

Manusia yang telah dianugrahi aqal dan nafsu dipercaya oleh Allah SWT, untuk menjadi khalifah-Nya dengan misi menjaga bumi dari kerusakan. Tentu, untuk menjadi balance antara kedua kekuatan yang dimiliki manusia tersebut, agama adalah jawabannya. Oleh karennya Allah SWT mengutus rasul-rasul-Nya guna menyebarkan ajaran-ajaran yang dapat menjadi pelita manusia dalam mengarungi bahtera kehidupan ini. Islam merupakan penyempurna dari ajaran-ajaran sebelumnya. Dan ia adalah agama samawi terakhir yang dibawa oleh rasul terakhir dan untuk umat terakhir yang hidup di zaman akhir. Dengan berpedoman pada Al- Qur’an dan Assunnah maka Islam mempu menjawab tantangan zaman semenjak kemunculannya, zaman ini hingga yang akan datang.[1] Islam muncul untuk menjadi penyelamat dunia sebagai Rahmatan Lil Alamien, oleh karenanya setiap ajaran Islam memiliki nilai kebenaran yang tidak diragukan lagi. Ia berusaha menciptakan perdamaian di bumi sehingga umat manusia dan seluruh makhluk Allah SWT dapat hidup sejahtera. Islam dengan pengertian epistimologi memiliki makna penyerahan diri, pasrah, patuh dan tunduk kepada kehendak Allah SWT, ia adalah agama yang membawa kemaslahatan bagi pemeluknya baik di dunia maupun di akhirat. Merupakan suatu kenikmatan besar dapat menjadi Muslim yang kafah. Firmannya : Barang siapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.[2] Dalam ajaran Islam bahwa perdamaian merupakan kunci pokok menjalin hubungan antar umat manusia, sedangkan perang dan pertikaian adalah sumber malapetaka yang berdampak pada kerusakan sosial. Agama mulia ini sangat memperhatikan keselamatan dan perdamaian, juga menyeru kepada umat manusia agar selalu hidup rukun dan damai dengan tidak mengikuti hawa nafsu dan godaan Syaitan, firman Allah : Hai orangorang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagimu. [3] Paling tidak ada beberapa ajaran Islam yang berorientasi kepada pembentukan perdamaian di tengah umat manusia, sehingga mereka dapat hidup sejahtera dan harmonis, diantaranya:

Edisi 49 | IRNews | 25


1. Larangan Melakukan Kedzaliman Islam sebagai agama yang membawa misi perdamaian dengan tegas mengharamkan kepada umat manusia melakukan kedzaliman, kapan dan di mana saja. Firman Allah : Dan barangsiapa di antara kamu yang berbuat zalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar.[4] (QS. 25:19) Di samping itu rasulullah bersabda : “Wahai umatku sesungguhnya telah aku haramkan bagi diriku perbuatan dzalim dan aku juga mengharamkannya diantara kalian maka janganlah berbuat dzalim�[5] Kedzaliman adalah sumber petaka yang dapat merusak stabilitas perdamaian dunia. Penindasan, penyiksaan, pengerusakan, pengusiran, imperialism modern yang kerap terjadi pada negara-negara Muslim saat ini membuahkan reaksi global melawan tindakan bejat itu dengan berbagai macam cara, hingga perdamaian semakin sulit terwujud. Maka selayaknya setiap insan sadar bahwa kedzaliman adalah biang kemunduran. Dengan demikian jika menghendaki kehidupan yang damai maka tindakan kedzaliman harus dijauhi. 2. Adanya Persamaan Derajat Persamaan derajat di antara manusia merupakan salah satu hal yang ditekankan dalam Islam. Tidak ada perbedaan antara satu gologan dengan golongan lain, semua memiliki hak dan kewajiban yang sama. Kaya, miskin, pejabat, pegawai, perbedaan kulit, etnis dan bahasa bukanlah alasan untuk mengistimewakan kelompok atas kelompok lainnya. Allah berfirman: Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Me-ngenal[6] Raulullah bersabda : Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk kalian ataupun kepada harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan perbuatan kalian[7] Jadi yang membedakan derajat seseorang atas yang lainnya hanyalah ketakwaan. Yang paling bertakwa dialah yang paling mulia. Dengan adanya persamaan derajat itu, maka semakin meminimalisir timbulnya benih-benih kebencian dan permusuhan di antara manusia, sehingga semuanya dapat hidup rukun dan damai. 3. Menjunjung Tinggi Keadilan Islam sangat menekankan perdamaian dalam kehidupan sosial di tengah masyarakat, keadilan harus diterapkan bagi siapa saja walau dengan musuh sekalipun. Karena dengan ditegakkannya keadilan, maka tidak ada seorang pun yang merasa dikecewakan dan didiskriminasikan sehingga dapat meredam rasa permusuhan, dengan demikian konflik tidak akan terjadi. Allah berfirman dalam Al- Qur’an : Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. [8] Ayat ini adalah indikasi kuat bahwa risalah nabi Muhammad Saw sangat mulia karena ajarannya itu dapat menyelamatkan manusia dari kebinasaan yang disebabkan oleh hawa nafsu dan bisikan syetan.

26 | IRNews | Edisi 49


4. Memberikan Kebebasan Islam menjunjung tinggi kebebasan, terbukti dengan tidak adanya paksaan bagi siapa saja dalam beragama, setiap orang bebas menentukan pilihannya. Firman-Nya : Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari pada jalan yang salah.[9] Dalam ayat lain Allah berfirman : Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruh- nya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya [10] Dengan adanya kebebasaan itu maka setiap orang puas untuk menentukan pilihannya, tidak ada yang merasa terkekang hingga berujung pada munculnya kebencian. Dengan kebebasan ini, jalan menuju kehidupan damai semakin terbuka lebar. 5. Menyeru Hidup Rukun dan Saling Tolong Menolong Islam juga menyeru kepada umat manusia untuk hidup rukun saling tolong menolong dalam melakukan perbuatan mulia dan mengajak mereka untuk saling bahu membahu menumpas kedzaliman di muka bumi ini, dengan harapan kehidupan yang damai dan sejahtera dapat terwujud. Allah berfirman : Dan tolongmenolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. [11]

6. Menganjurkan Toleransi Islam menganjurkan kepada umatnya saling toleransi atas segala perbedaan yang ada, dalam rangka mencegah terjadinya pertikaian yang dapat merugikan semua pihak. Dalam firman-Nya : Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. [12] 7. Meningkatkan Solidaritas Sosial Solidaritas sosial juga ditekankan oleh agama mulia ini untuk ditanamkan kepada setiap individu dalam masyarakat, agar dapat memposisikan manusia pada tempatnya serta dapat mengentaskan kefakiran, kebodohan dan kehidupan yang tidak menentu. Maka Islam mewajibkan kepada orang yang mampu untuk menyisihkan hartanya guna diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Allah berfirman : Dan orangorang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta)[13] Dalam surat lain Allah berfirman : Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketemtraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.[14]

Edisi 49 | IRNews | 27


Maha Suci Allah SWT yang telah mewajibkan zakat bagi hambanya yang mampu guna meringankan beban orang-orang miskin. Firman-Nya : Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para Mu’allaf yang dibujuk hatinya untuk (memerdekaan) budak, orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah; Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Biajaksana.[15] Dengan adanya kewajiban membayar zakat tersebut, maka menunjukkan bahwa ajaran Islam membentuk kehidupan sejahtera bagi masyarakat. Dengan adanya kehidupan sejahtera itu mencerminkan bahwa perdamaian sudah terwujud. Aksi terorisme yang kerap terjadi di belahan dunia telah menciptakan ketakutan yang menghantui setiap orang, semuanya hidup dalam kecemasan, saling mencurigai bahkan menuduh dan menuding atas aksi tersebut. Islam sebagai agama cinta kasih yang menjunjung tinggi perdamaian sangat mengutuk aksi terorisme itu. Oleh karenanya sangat naïf sekali jika Islam didakwa sebagai sumber tindakan tidak baik tersebut yang telah banyak menelan korban jiwa. Perlu diingat bahwa perdamaian adalah suatu anugerah yang harus dipertahan kan oleh setiap muslim, Rasulullah SAW bersabda: Sesengguhnya Allah menjadikan perdamaian sebagai tanda penghormatan bagi umat kami dan keamanan bagi ahli Dzimmah kami.[16] (try/naf/eja) ___________ lihat Muhammad Abdulbasir Khadiri, Muqaddimah fi An Nudzum Al Islamiyah, 2003, hlm. 91 QS âli-‘Imrân [3]: 85 [3] Al-Baqarah [2]: 208 [4] Al-Furqân [25]: 19 [5] Diriwayatkan oleh Ahmad Fî Al Musnad: Jilid 5 hal 190 [6] Al-Hujurât [49]: 13 [7] Musnad Imâm Ahmad Jilid 2 hal 285 dan 539 [8] Al-Mâidah [5]: 8 [9] QS Al-Baqarah [2]: 256 [10] QS Yûnus [10]: 99 [11] Al-Mâidah [5]: 2 [12] QS Fushshilat [41]: 34-35 [13] QS Al-Ma’ârij [70]: 24-25 [14] QS Al-Taubah [9]: 103 [15] QS Al-Taubah [9]: 60 [16] Lihat Fiqih Sunnah Jilid 3 hal 340 [1] [2]

28 | IRNews | Edisi 49


Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Sekretariat KOMAHI UMY Gedung Ki Bagus Hadikusumo lt. 2 UMY, Ringroad Barat, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55183 Email: komahi@umy.ac.id Website: komahi.umy.ac.id

Find us on Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, and Line

Facebook: KOMAHI UMY Twitter: @komahiumy Instagram: komahiumy YouTube: Komahi UMY Line: @nvs3302b

Diterbitkan oleh Divisi Pers Mahasiswa Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

IR NEWS Edition 49  

Published by Student Press International Relations Students Association Universitas Muhammadiyah Yogyakarta --- DIterbitkan oleh Pers Mahasi...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you