Page 1

SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

TIGA PRIA PERKOSA

GADIS IDIOT Petugas memeriksa pengunjung kafe.

Kafe Luxor dan Kafe Mystic Dirazia Satu Pengunjung PosiƟf Narkoba, Puluhan Remaja Diamankan Surabaya, Memorandum Dua tempat hiburan malam di Surabaya, dirazia petugas gabungan, Minggu (15/4), dini hari.

Kali ini, pengunjung Kafe Luxor di Jalan Pahlawan dan Kafe Mystic di Jalan Kapas K Krampung, dites urine dan didata kepem kepemilikan kartu identitasnya.

Hasilnya, seorang pengunjung positif mengonsumsi narkoba dan puluhan remaja  Bersambung ke halaman 11 

Akibatnya, Puspa mengandung 5 bulan. Kini kasusnya ditangani Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. “Pihak keluarga melaporkan setelah mengetahui korban hamdipe il, diduga diperkosa tiga pelaku.

AKP Tinton Yudha Riambodo

Pasutri Digerebek

). Idris seperangkat alat isap (bong). sek pun digelandang ke Mapolsek mDukuh Pakis guna pengembangan lebih lanjut. Sedangkan teman tersangka berhasil melarikan diri dan telah ditetapkan sebagai buronan polisi. Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Slamet Sugi-oses arto mengungkapkan, proses  Bersambung ke halaman  an 11

 Bersambung ke halaman 11 

Pesta Narkoba di Kamar Kos,

Arek Keputran Panjunan Bawa Bong Sabu Sura Surabaya, Memorandum G Gara-gara menyerempet portal di Jalan Dukuh Kupang Barat XVI, seorang peng pengguna sabu dicokok polisi. N Nasib apes itu dialami Muhammad Idris Syafi’i (21), warga Jalan Keputran Panj Panjunan III. Pria ini akhirnya diaman mankan anggota Polsek Dukuh Pakis yang sedang patroli. B Bahkan, saat digeledah di dalam tas rransel yang dibawanya, ditemukan bara barang bukti sebuah pipet kaca yang di d dalamnya masih ada sisa sabu dan

ukan Kami masih melakukan ng penyelidikan,” terang Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Gres Memorandum Gresik, P Pesta sabu, pasangan suami istri (pas (pasutri) digerebek polisi di kamar kosn kemarin (15/4). kosnya, Ke Keduanya, Abdurrazak Sany (25), warga D Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkap Sangkapura, dan Nur Mahila (29), warga Muhammad Idris Syafi’i dan BB.

 Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

GRAFIS: MEMORANDUM/ARIS

GRAFIS: MEMORANDUM/ARIS

Surabaya, Memorandum Miris yang dialami sebut saja Puspa (19), warga ga kawasan Jalan Semampir.Gadis yang dikenal menderita keterbelakangan mental (idiot) tersebut menjadi piala a bergilir tiga pria bejat.

Kedua tersangka diapit petugas dan barang bukti.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Ogah Pacaran

Usai Digendam Ditelantarkan di Gunung Anyar Kronologi kejadian

ANISA Rahma eks Cherrybelle mengaku tak ingin melalui masa pacaran untuk urusan pendamping hidup. Soal jodoh, ia ingin melalui

Citra janjian dengan pria yang baru dikenalnya. Mereka lalu menuju Surabaya, dan mampir ke warkop.

1

WARUNG GIRAS

Surabaya, Memorandum Warga Jalan Gunung Anyar Baru II-A, digegerkan wanita linglung yang mengaku menjadi korban gendam teman prianya, Minggu (15/4).

 Bersambung ke halaman 11 

Kebakaran terjadi di RT 02/RW 01, Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Minggu (15/4). Kandang berukuran 6 x 10 meter yang terbuat dari bambu ludes dilalap si jago merah. Dua puluh satu ekor kambing di kandang terpanggang.

+

Meng, sejumlah nama muncul untuk jadi cawapres pendamping Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

-

Rakyat tak butuh ketenaran dan nama besar.

(Jangan salah pilih)

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

SEJUTA KISAH RUMAH TANGGA

Korban Citra ditemukan warga di Jalan Gunung Anyar Baru.

Dua Kali Menjanda, Kini Dikuasai Lelaki Kasar (1)

Tak Tahan Hidup tanpa Sentuhan

BACA DI HALAMAN 16

Si Mameng

Sempat ditawari miras tapi Citra menolak hingga barang berharganya digasak.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Kandang Terbakar, 21 Kambing Terpanggang

Korban ditemukan warga di kawasan Gunung Anyar dengan kondisi linglung.

3

2

Menjadi janda bukanlah pilihan Yani (40, samaran). Apalagi sampai dua kali. Tapi, itulah kenyataan yang harus dia hadapi. Pada perkawinan dengan suami kedua, Yani bahkan terpaksa harus menerima bonus seorang anak tiri remaja putri yang kini berusia 18 tahun. Rahajeng Puspitasari, Surabaya Anak tiri tadi, sebut saja Khaky Merekah, sempat ikut neneknya pasca sang

ayah meninggal, sekitar tiga tahun lalu. Yani yang tipe ibu rumah tangga sejati tidak lama mampu bertahan menyendiri. Untuk kali ketiga, Yani menikah lagi sekitar setahun yang lalu. Dia dipersunting duren kanker (duda keren kantong kering) tanpa anak yang bekerja sebagai sekuriti klub malam. Sebulan-dua bulan, rumah tangga mereka berjalan adem ayem. Tubuh sang suami, sebut saja Rai Adede (33), yang mbodi sering mengun Bersambung ke halaman 11 

Tak ayal, penuturan dan keberadaan Citra (24), asal Desa Jumputrejo, Sukodono, Sidoarjo,  Bersambung ke halaman 11 

Dua Bos Sipoa Jadi Tersangka Surabaya, Memorandum Dua bos Sipoa Group akhirnya ditetapkan tersangka kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan. Penetapan itu setelah penyidik Ditreskrimum Polda Jatim melakukan pemeriksaan sedikitnya 35 saksi dan menggelar perkara beberapa pekan lalu.  Bersambung ke halaman 11 

Pengedar SS Tempel Sukorejo Dibekuk Surabaya, Memorandum Asyik main game, Moch Amat Monot (30), pengedar narkoba asal Tempel Sukorejo IV, digerebek anggota Reskrim Polsek Sukomanunggal, Sabtu (14/4). Pria ini dicokok di kos-kosannya Jalan Dukuh KupangTimurVI. Kedoknya terbongkar, setelah dpetugas menemukan 3 poket sabu di saku celananya.  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390, 8276072  REDAKSI: 031-8275391  FAX: 031-8275392  JAWA POS GROUP

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

*Anisa Rahma

Moch Amat Monot didampingi petugas


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 2 INFORMASI MATA UANG

PRAKIRAAN CUACA SURABAYA

GRESIK

SIDOARJO

CERAH BERAWAN Suhu 26 - 34°C

HUJAN SEDANG Suhu 26 - 34°C

HUJAN PETIR Suhu 25 - 33°C

BANGKALAN

MOJOKERTO

LAMONGAN

HUJAN PETIR Suhu 26 - 34°C

HUJAN SEDANG Suhu 25 - 33°C

HUJAN SEDANG Suhu 25 - 33°C

HUKUM & KRIMINAL

USD AUD CNY HKD SGD MYR

MATA UANG (Dolar Amerika) (Dolar Australia) (Yuan China) (Dolar Hongkong) (Dolar Singapura) (Ringgit Malaysia)

NILAI 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00

KURS JUAL 13,832.00 10,735.02 2,201.36 1,762.11 10,571.69 3,570.01

KURS BELI 13,694.00 10,625.17 2,179.39 1,744.50 10,463.82 3,531.66

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Usai Tenggak Obat Kuat, Tewas di Lokalisasi Lumajang, Memorandum Lokalisasi Bebekan, Dusun Besukrejo, Desa kabuaran, Kecamatan Kunir, Lumajang dihebohkan tewasnya Samiran (58), di depan warung Mbok Priyo (Mucikari-red), Sabtu (14/4), sore. Pria asal Jalan Merapi, Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Lumajang, ini meregang nyawa setelah minum obat kuat.Ketika datang ke lokalisasi, korban mengendarai motor

Suzuki Bravo warna hitam nopol N 3442 NZ, dan memarkirkan di depan warung. Selanjutnya, korban masuk ke warung untuk memesan minuman air gula, dan korban duduk di

bangku panjang yang terbuat dari bambu. Sekitar 30 puluh menit kemudian, korban ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dengan kondisi bagian muka membiru. Mengetahui hal itu, sontak Mbok Priyo langsung melaporkannya penemuan tersebut kepada Jumadi, petugas keamanan komplek, yang di-

lanjutkan ke perangkat desa. “Kami datang ke lokasi, dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” terang Kapolsek Kunir, AKP Kuzaeni. Selanjutnya petugas membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto, Lumajang, guna dilakukan visum. Sedangkan barang bukti yang diamankan dari lokasi yakni motor milik

korban, 1 bungkus obat kuat Afrika Black Semut Ireng yang sudah keadaan terbuka, dan satu buah cangkir bekas tempat minum korban. “Tapi kami belum yakin betul apakah korban meninggal akibat konsumsi obat kuat, atau memang karena faktor lain. Kita menunggu hasil visum untuk lebih pastinya,” pungkasnya. (tri/tyo/nov)

Petugas mengecek mamin.

Buang Air Enak ke Gadis KPU

U

ntuk buang air kecil, orang-orang kota besar harus rela membayar Rp 1.000-Rp 2.000 per cur. Berdeda dengan orang desa di pelosok kota kecil Ngawi, uang segitu bisa dipakai untuk buang air enak. Ya, air enak, bukan sekadar air kecil. Tak percaya? Tanyakan saja kepada seorang petani di Kecamatan Paron, sebut saja Ableh Anto (48). Bebekal uang recehan, Ableh berhasil membujuk dua gadis kes cil, sebut saja Vainatul Nikmah (6) dan Temp Vike (6), b bermain pompa air. Ceritanya: ketik gadis-gadis KPU ka (kecil, punel, dan unyu-unyu) itu bermain-main dengan anaknya, Ableh memanggil Nikmah ke k kamar. Lantas, setelah diiming-imingi jajan dan dikasih duit recehan Rp 2.000, Nikmah dipaksa memompa air enak miliknya. Tak hanya Nikmah, pada lain kesempatan Ableh juga meminta Vika turut perperan serta. Seperti dilansir detik. com, ulah Ableh terbongkar setelah salah satu orang tua korban dikeluhi anaknya yang sakit pada peralatan pipisnya, Ableh pun dilaporkan ke polisi. Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa tragedi pada KPU-KPU itu terjadi dalam kurun Maret-Awal April 2018. “Pelaku sedikitnya empat kali beraksi dan semua dilakukan di rumahnya,” kata Kasat Reskrim Polres NgawiAKP Martoyo, Selasa (10/4). (*/jos)

Komisaris Utama: Mangestuti Agil Komisaris: Juniarno D Purwanto Direktur: Choirul Shodiq Wakil Direktur: Ahmad Bajuri Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

Enam Jalur Mudik

Paulus Novianto diapit petugas.

pun, selama ini di kampung tersangka di Karangrejo memang sering didatangi pria yang mencurigakan. Diduga mereka selama ini mengantre untuk

mendapatkan kristal haram itu. “Ke depan kami lakukan pengawasan lebih ketat di kampungkampung wilayah Wonokromo,” tegasnya. (yok/tyo/nov)

Surabaya, Memorandum Polda Jatim memberikan perhatian khusus pada beberapa jalur rawan saat mudik mau pun balik lebaran tahun ini. Sedikitnya enam jalur kini menjadi fokus pengamanan. Ini diungkapkan Dir Lantas Polda Jatim Kombespol Heri Wahono, di sela rakor lalu lintas. Enam jalur itu diantaranya jalur Pantura wilayah tengah, selatan, tapal kuda, Madura, dan jalur tol. “Persiapan mudik balik lebaran ini selain enam jalur yang kami pantau, termasuk jalur wisata. Mulai Kota Batu sampai Pandaan. Itu jalur padat baik weekend atau libur panjang,” ujar Heri Wahono mendampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin. Ia menjelaskan, dalam mengurai kemacetan khususnya di jalur arteri tengah, pihaknya berharap untuk penmanfaatan jalur tol bisa digunakan. “Jalur tol yang sementara dikerjakan Waru sampai Ngawi ada tahapan yang belum selesai. Kertosono sampai Wilangan masih proses pembangunan,” jelasnya.

Namun ia mendapatkan kepastian jika jalan tol yang masih tahap pembangunan itu dapat dioperasionalkan walau hanya satu jalur saat musim mudik dan balik Lebaran.”Setidaknya jalur tol itu mengurangi kepadatan di jalur arteri,” lanjutnya. Di enam jalur yang menjadi atensi Dit Lantas Polda Jatim itu, ia juga tetap memerhatikan titik blank spot yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.”Banyak titik bank spot yang rawan laka (kecelakaan). Hampir tiap kabupaten kota ada titik blank spot yang dominan terjadinya laka lantas. Pantura (jalur Pantai Utara) paling banyak. Untuk jalur tengah mulai Ngawi sampai Jombang,” ungkapnya. Sedangkan di hari yang sama Kapolda juga meninjau ruangan Command Center didampingi deputi Kementerian PAN-RB dan Karo Rena Mabes Polri. Di sana kapolda memberi penjelasan bagaimana di ruangan itu bisa memantau secara langsung berbagai peristiwa di Jatim dengan kecanggihan teknologi. (yok/tyo/nov)

FOTO: MEMORANDUM/YOK

Jakarta, Memorandum Pilpres 2019 masih jauh. Namun, sejumlah nama mulai digadang-gadang menjadi cawapres pendamping Jokowi dalam pemilihan mendatang. Salah satunya adalah pengusaha kondang Chairul Tanjung berpeluang menjadi cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019, jika diusulkan oleh Partai Demokrat. Pengamat politik Ujang Komarudin memprediksi, Chairul Tanjung alias CT cenderung lebih dapat diterima koalisi pendukung Jokowi daripada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). “Mungkin kalau AHY sulit diterima oleh partai koalisi pendukung Jokowi. Kalau CT sepertinya lebih longgar partai koalisi menerimanya,” ujar Ujang kepada JPNN, Minggu (15/4). Pengajar di Universitas Al Azhar Indonesia ini kemudian mencontohkan PDI Perjuangan. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu tentu akan khawatir AHY menjadi calon kuat di Pilpres 2024 jika maju sebagai cawapres Jokowi. Artinya, terbuka kemungkinan Demokrat kembali menjadi partai penguasa setelah era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintah sejak 2004 hingga 2014. “Berbeda kalau CT yang diusulkan, karena bukan trah dari SBY meski keduanya memiliki hubungan yang cukup dekat. Jadi, CT saya kira lebih dapat diterima. Apalagi ia seorang ekonom dan pengusaha sukses,” katanya. (*/nov)

Surabaya, Memorandum Tim Antibandit Polsek Wonokromo meringkus pengedar narkoba jenis sabu yang biasa beroperasi di kawasan Karangrejo, Kecamatan Wonokromo. Paulus Novianto (46), warga Jalan Karangrejo I Buntu. Selain tersangka, juga disita alat isap, dan sabu 0,64 gram, yang kini dijadikan barang bukti. Menurut Kapolsek Wonokromo Kompol Gede Suartika, tersangka telah lama diendus anak buahnya kerap mengedarkan sabu tak jauh dari tempat tinggalnya. “Dari laporan warga tersangka sering menjajakan narkoba di sana,” jelasnya. Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, polisi bergerak melakukan penyelidikan di lokasi. Setelah memastikan tersangka menguasai barang, kemudian polisi menyergapnya. Selain menyita barang bukti, kini petugas sedang membuuru teman tersangka yang masih buron. Polisi kemarin juga langsung melakukan tes urine, karena disinyalir tersangka selain mengedarkan sabu juga mengonsumsinya. “Barang bukti alat hisap yang kami sita diduga baru saja dipakai pesta,” lanjutnya. Informasi yang dihim-

Duplik Bos Juwita Ditanggapi PT Trinisyah Surabaya, Memorandum Pembacaan duplik Cindro Pujiono Po, terdakwa penggelapan Semen Bosowa beberapa waktu lalu ditanggapi Ronald Talaway, penasehat hukum PT Trinisyah Gemilang Perkasa (TGP). Dikatakan advokat yang tergabung dalam Kantor Hukum Pieter Talaway & Associates, bahwa logika bisnis yang diangkat dalam dupliknya tersebut dinggap tidak tepat saat penasehat hukum Cindro menjawab replik dari jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jatim Hari Basuki. “Ada dua hal yang ingin saya tanggapi. Pertama soal logika bisnis yang diungkapkan tim penasehat hukum terda-

kwa Cindro Pujiono Po,” ujar Ronald, Minggu (15/4). Menurut Ronald, kurang fair apabila Sidabukke Clan & Associates, penasehat hukum terdakwa Cindro Pujiono Po mengaitkan suatu peristiwa hukum dengan logika bisnis. Jika itu benar-benar fair, logikanya sangat janggal apabila terdakwa Cindro merasa membayar melalui Edi Purnomo, sales PT TGP namun tetap ditagih. “Toko Juwita melalui terdakwa Cindro Pujiono Po, akan melapor ke polisi dan mengatakan bahwa pembayaran yang sudah dibayarkan ke Edi tidak dibayarkan ke PT TGP, tetapi dilarikan Edi,” ungkap Ronald. Kedua, sambung Ronald,

dalam perkara ini, sudah terlihat adanya mens rea  (niat jahat) yang ditemukan dalam pengakuan terdakwa. Dimana terdakwa berulang kali mengatakan sudah membayar ke PT TGP namun ditengah perjalanan berubah kesaksiannya dengan mengatakan bahwa barang yang dipesan belum diserahkan ke PT TGP. “Menurut saya, apa yang dilakukan terdakwa Cindro sudah memenuhi unsur rumusan delik pidana dan terlihat adanya mens rea dalam pengakuannya. Perubahan alibi yang saling bertentangan inilah yang merupakan niat jahat terdakwa Cindro Pujiono Po,” pungkas Ronald. (fer/tyo/nov)

Irjen Pol Machfud Arifin meninjau ruangan Command Center Polda Jatim.

Tiga ABG Kuras Toko

TNI Harus Netral Surabaya, Memorandum Pada tahun politik ini, sikap netralitas harus benar-benar dipahami, dihayati, dan diimplementasikan dalam kehidupan prajurit dan ASN (Aparatur Sipil Negara) TNI. Hal ini ditekankan Komandan Kodim Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto, kepada para prajuritnya di Makodim. Lebih lanjut dijelaskan Dandim Surabaya Utara, bahwa netralitas TNI adalah bersikap netral dalam kehidupan politik, dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Karena hal ini sesuai amanah reformasi internal TNI dalam Undang-Undang Nomor : 34 tahun 2004. “TNI harus netral tidak boleh memihak salah satu partai manapun. Implementasi netralitas TNI dalam pemilu,” lanjutnya. 

Para prajurit, ASN, dan persit yang mendapat arahan.

Pertama, netral dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kontestan pemilihan umum. Kedua, mengamankan penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kepada Polri.“Ketiga, prajurit TNI tidak gunakan hak pilih baik dalam pemilu,” imbuhnya. Sedangkan yang keempat, khusus bagi keluarga Prajurit TNI,

hak memilih merupakan hak individu selaku warga negara. Namun satuan dilarang memberi arahan dalam menentukan pelaksanaan hak pilih tersebut. “Setiap prajurit TNI baik selaku perorangan maupun atas nama institusi tidak memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada peserta pemilu, baik parpol atau perseorangan,” pungkasnya. (tyo/nov)

Sumenep, Memorandum Tiga anak baru gede (ABG) warga Dusun Julung laok, Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura, berurusan dengan polisi lantaran mencuri. Ketganya, M Rosendi (18), M Ridwan (14), dan M Mly (16), kini meringkuk di tahanan Polsek Giligenting. Mereka ditangkap karena membobol toko milik Mathar, warga setempat. Pengungkapan kasus ini setelah korban melapor bila toko miliknya kemalingan. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan, dan menangkap ketiga tersangka, di Desa Galis dekat Pasar Tangsi. Sedangkan barang bukti (BB) hasil kejahatan disita di rumah Rosendi. Dalam penyidikan diakui para tersangka dilakukan Selasa (10/4), sekitar pukul 21.00, dan otak pencurian ini yakni Rosedi. Dalam melakukan aksinya, Rosedi bertugas mencokel daun jendela menggunakan pengungkit ban dari besi. Berhasil membuka jendela, kedua tersangka masih harus menggergaji teralis besi, kemudian Rosedi masuk, disusul Ridwan masuk ke dalam toko. Selain menggasak barangbarang, keduanya menggondol uang dalam laci. “Barangbarang curian dimasukkan dalam karung, sedangkan mintak dimasukan tersangka dalam jeriken,” terang Kasubag Hu-

FOTO: MEMORANDUM/URI

Chairul Tanjung Berpeluang Cawapres

Kurir Sabu Karangrejo Diringkus Polda Fokus Pengamanan

FOTO: MEMORANDUM/YOK

Surabaya, Memorandum Maraknya perkembangan minimarket dan mengantisipasi penjualan makanan minuman (mamin) kedaluwarsa, Polsek Tandes menyambangi sejumlah toko waralaba yang ada di wilayahnya. Seperti yang dilakukan Kanit Lantas Polsek Tandes AKP Zainur Rofik, dalam patrolinya sambang minimarket yang ada di Jalan Darmo Indah, Minggu (15/4). Dalam sambangnya, ia mengimbau kepada karyawan untuk selalu cek dan kontrol makanan dan minuman yang sudah kedaluwarsa, agar tidak merugikan para konsumen. Keberadaan minimarket akhir-akhir ini dapat dirasakan masyarakat karena sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan masyrakat. Namun, sayang sekali keberadaan minimarket, acap kali sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. “Mereka menjual makanan dan minuman yang kedaluarsa,” kata Zainur Rofik. Selain itu, Rofik juga mengimbau kepada pengunjung agar lebih teliti dan bijak sebelum membeli produk untuk menghindari kemungkinan dimanfaatkan oleh oknumoknum yang tidak bertanggungjawab demi meraup keuntungan. (rio/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/TYO

Imbau Pengunjung Minimarket

BB pencurian diamankan di Mapolsek Giligenting, Polres Sumenep.

mas Polres Sumenep AKP Abd Mukit. Kedua tersangka dengan membawa hasil curian, keluar toko melalui jalan masuk. Di tengah perjalanan merek bertemu Mly, dan bersamasama membawa hasil curian ke rumah Rosedi. Merasa tidak puas dengan hasil yang didapat, ketiga tersangka kembali mendatangi toko korban dan mencuri barang di dalam toko. Selain barang bukti dua buah pencungkit ban terbuat dari besi, satu buah gergaji besi, besi patahan teralis. Petugas juga menyita rokok, sabun, makanan ringan, susu, oli, tali, dua jeriken minyak Pertamax, ban motor dan selang. (uri/tyo/nov)

Pemimpin Redaksi: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Sujatmiko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Muchlis Darmawan, Syaifuddin, Noor Arief, Triyoko, Aris Setyoadji, Rahmat Hidayat, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Maskur. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Noor Arief. Blora Raya: Ari Suyono. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Alamat Perusahaan: Jl. Karah Agung 45. Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom. Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Color: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. (Jawa Pos Group), Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


SENGGANG SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 3

ECERAN Rp 3.500,- l LANGGANAN: Rp 75.000,-

Kapola Jatim menandatangani prasasti.

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin bersama pejabat lainnya.

AKBP Leonardus Simarmata SSos, SIK, MH di ruang comand center Polres Mojokerto.

Kapolda Jatim Apresiasi Aplikasi Command Center Polres Mojokerto Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto, melaunching aplikasi berbasis IT, Jumat (13/4). Peresmian 11 aplikasi yang berbasis IT inovasi Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata SSos, SIK, MH, dihadiri oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin beserta ibu Lita Machfud Arifin, As Rena Kapolri Irjen Pol Drs Bambang Sunar Wibowo SH, MHum.

Kapolres memaparkan aplikasi berbasis IT.

Acara ini juga dihadiri Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Profesor DR Diah Natalisa MBA, Deputi Reformasi Birokrasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Bapak Muhammad Yusuf Ateh AK, MBA, Karo Reformasi dan Birokrasi Polri Brigjen Pol Drs Adi Prawoto SH serta Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasha dan Para Pejabat Utama Polda Jatim. Selain melaunching program inovasi tersebut, Polres Mojokerto juga membagikan bantuan kaki palsu kepada penyandang disabilitas dan tali asih kepada sejumlah anak yatim. Dalam pemaparannya, Kapolres Mojokerto AKBP Leinardus Simarmata

mengatakan, ke-11 program inovasi pembangunan Polres Mojokerto tersebut, antara lain pembangunan sarana dan prasarana pembangunan jalur penyelamat lalu lintas di jalan alternatif Pacet -Kota Batu; Prasasti renovasi gedung SPKT Polres Mojokerto; Prasasti pembangunan Mushola Agung Kyai Raden Maszakaria (Eyang Djugo) Polsek Trawas; Prasasti pembangunan Mako Polsek Mojo Anyar Polres Mojokerto; Dan prasasti pembangunan lapangan tembak Wirapratama Polres Mojokerto. “Prasasti pembangunan gedung Satpas Lantas Polres Mojokerto, renovasi Gedung Aula Polres Mojokerto serta ruang penyidik berbasis IT,” tutur Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata, saat peresmian, kemarin. Ditambahkannya, selain itu juga

Kapolda foto bersama anak yatim.

ada aplikasi berbasis IT pelayanan Publik di Polres Mojokerto antara lain Taman Lalu Lintas berbasis IT (We-Ka) (aplikasi) Aplikasi Android Semeru Majapahit.(isi SCKC Online isi di aplikasi), DDS SAT BINMAS Polres Mojokerto. (door to door system) dari rumah ke rumah. Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jatim pun sangat mengapresiasi inovasi yang merupakan gagasan Kapolres Mojokerto. “Polres Mojokerto harusnya dapat dijadikan contoh oleh polres lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Kapolda Jatim Irjen Pol Drs

Machfud Arifin dalam sambutannya. Sementara As Rena Kapolri Irjen Pol Bambang Sunarwibowo mengapresiasi berbagai terobosan yang dibuat Polres Mojokerto. Menurut dia, dengan kucuran dana dari APBN yang terbatas, polres bisa membuat berbagai inovasi. Hal itu tak lepas dari kreativitas yang dimiliki Polres Mojokerto. Kami harapkan tak hanya inovasi berbasis IT, tindakan pelayanan kita ke masyarakat yang lebih baik itu sangat penting, baik kepastian pelayanan, jenis pelayanan, bagaimana memberi pelayanan dan konsistensi memberi pelayanan ke masyarakat. “Semangat anggota menjadi mutlak, mind set kita bagaimana memberi pelayanan prima ke masyarakat,” ujarnya. Bambang berharap inovasi yang dibuat Polres Mojokerto menjadi contoh bagi polres lain, baik di Jatim maupun di provinsi lain di tanah air. “Dengan banyaknya inovasi di polres jajaran Polda Jatim, saya yakin yang lain akan mengikuti. Maka akan terbentuk organisasi yang mempunyai tata kelola yang baik,” terangnya. (*/war/pi)

Pertahankan Tradisi, Warga Banter Gelar Syukuran Gresik, Memorandum Banyak cara dapat dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan nikmat. Misalnya di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Gresik. Sambil mempertahankan tradisi tahunan sedekah bumi, warga kompak menggelar syukuran yang dipusatkan di Pendapa Balai Desa Banter, Sabtu (14/4). Langkah kaki warga beranjak dari rumah masing-masing. Berbalut pakaian sederhana berhiaskan songkok dan jilbab menambah suasana keagamaan semakin kuat. Datang sambil membawa tumpeng menjadi ciri khas warga di pedesaan. Ketua panitia Mohammad Kusairi menuturkan, sedekah bumi adalah kegiatan rutin desa setiap tahun. Dengan niat yang sama, mereka y g meluapkan rasa syukur atas nikmat dari Sang

Ketua panitia Mohammad Kusairi menyampaikan sambutan.

Pencipta. “Selain mempertahankan tradisi yang baik di desa, kegiatan ini juga merupakan bentuk rasa syukur kami semua. Yang terpenting lagi, kegiatan seperti ini bisa menambah kerukunan antarwarga,” tandasnya, sembari diamini Kepala Desa Banter Muhammad Ridwan, kemarin (15/4). Suasana kegembiraan di Desa Banter tidak hanya diikuti warga, namun Ketua Umum (Ketum) Club Motor Ogier yang sekaligus anggota DPRD Gresik dari Partai Golkar Markasim Halim Widyanto pun hadir di tengah-tengah mereka. Komunitas motor tersebut juga memberikan santunan kepada anak yatim. Selain doa bersama, rangkaian acara nantinya akan ada istighotsah dan pengajian umum oleh KH Anwar Zahid pada Rabu besok. (koi/har/yok)

Ketum Club Motor OGIER Markasim Halim Widyanto memberikan sambutan kepada warga.

Warga menghadiri doa bersama dalam kegiatan sedekah bumi.


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 4

TELEPON PENTING POLISI POSKO KEWASPADAAN POSKO KEWASPADAAN

110, 366-444 122 122

RUMAH SAKIT UMUM (SAIFUL ANWAR) AMBULANCE PEMADAM KEBAKARAN

362101 118 364617

T O TA L J AT I M

Informasi Radar Kediri menyebut, peristiwanya sekitar pukul 01.00. Sebelumnya aparat penegak perda itu telah menerima laporan masyarakat. Mereka resah lantaran masih ada bocah berkeliaran. Padahal telah larut malam. Selain itu, ada rasa iba karena anak-anak berusia sekitar 10 hingga 14 tahun tersebut tanpa pengawasan orang tua. “Mendapat laporan kita langsung datangi tempat anak-anak ini mangkal,” ungkap Kabid Tramtibum Satpol PP Kota Kediri Nurkhamid. Timnya berpencar untuk menjaring anak-anak jalanan di dua tempat yang dilaporkan warga itu. Tim satu mengarah ke simpang alun-alun. Di sana terjaring tiga anak yang sedang mengamen. Sedangkan tim dua

mendapati tiga anak yang juga mengamen di simpang Jalan Ahmad Yani. “Mereka langsung kami bawa ke kantor satpol PP untuk dilakukan pembinaan,” kata Nurkhamid. Dalam proses pembinaan di kantor, ternyata tiga anak asli dari Kota Kediri. Adapun tiga lainnya dari Kabupaten Kediri. Malah ada yang jauh-jauh nggandol kendaraan dari Kecamatan Kepung. Dari keenam anak itu, lima putus sekolah. Hanya satu yang masih melanjutkan sekolah. “Karena tampangnya kumal dan kotor kita suruh mereka mandi. Ini kita lakukan untuk dasar mereka belajar ketertiban, mulai dari penampilan yang rapi dan bersih,” terang Nurkhamid. Setelah berkoordinasi Dinas

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Kediri, Memorandum Kentang menjadi salah satu penyeimbang inflasi di Kota Kediri selama dua bulan terakhir. Persentasenya menunjukan penurunan harga serta memasuki lima peringkat pertama penghambat inflasi baik di Februari maupun Maret 2018. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jika kentang dalam penurunan inflasi di Kota Kediri mencapai 12,12 persen di Februari 2018 serta 11,44 persen di bulan Maret 2018. Pasalnya harga kentang memang mengalami penurunan sejak dua bulan terakhir. “Kalo kentang harga normalnya Rp 13 ribu/ kilogram. Itu untuk jenis Glondong,” ungkap Lahuri, salah satu pedagang kentang di Pasar Grosir Sayur dan Buah Ngronggo. Ia juga menjelaskan bila empat ukuran kentang semuanya mengalami penurunan harga. “Jenis Glondong, Al super, Al, TO turun semua walaupun ada yang selisih harganya tidak besar,” terang laki-laki usia 52 tahun ini sambil mengemas kentang yang siap dikirim ke luar daerah. Sugiarti yang juga pedagang kentang di Pasar Grosir Sayur dan Buah Ngronggo mengungkapkan bila kentang cenderung turun karena musim panen tiba. Ia juga mengungkap bila harga kentang penurunannya tidak signifikan melainkan karena terdapat empat jenis kentang yang berbeda. “Glondong sing gede Rp 8.500, Al Super Rp 11.500, Al Rp 8.500, sama TO sing cilik dewe mbak saiki Rp 4 ribu,” terangnya sambil menulis nota penjualan. Penurunan harga komoditi jenis bahan makanan kentang ini berkisar Rp 500 hingga Rp 4.500 berdasarkan ukurannya. Hal sama juga diungkapkan Muryanto, pedagang sayur dan rempah Pasar Setonobetek. “Kentang turun Mbak, dulu cuma Rp 300, sekarang iso sampe Rp 4.500 kari jenise wae mbak (sekarang bisa sampe Rp 4.500 tergantung jenisnya saja mbak),” terangnya kepada Radar Kediri. Ia juga menegaskan bila adanya musim panen beberapa bahan makanan seperti beras dan kentang menjadi penyebab harga bahan makanan tersebut mengalami penurunan. “Sebenernya mendadak kalau penurunannya sampai Rp 4.500, soalnya sebelumnya mung (hanya) Rp 300,” pungkasnya. (*/pi)

Para anjal yang terjaring Satpol PP Kota Kediri.

Sosial (Dinsos) Kota Kediri dan menghubungi orang tua anakanak jalanan itu, petugas mengantar mereka ke rumah masing-masing. Mengetahui anaknya pulang diantar personel satpol PP, respons beberapa orang tua beragam. Namun rata-rata malu. Mereka berjanji akan menjaga anaknya.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Ribuan Santri Ponpes Al Falah Ikuti Pawai Budaya Nusantara

Mbah Sikin Simpan Batu Yoni 50 Tahun Ponorogo, Memorandum Mbah Sikin (75), warga Dusun Tumpuk, Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan menyimpan sebuah batu yang tak bisa dihancurkan. Belakangan diketahui bahwa batu itu adalah batu Yoni. Bagaimana kisahnya ketika Mbah Sikin menemukan batu ini? Pria ini mengaku tak sengaja menemukannya saat hendak membangun rumah di tahun 1968. “Karena tanah yang akan dibangun berbentuk pegunungan, saat membangun rumah saya harus meratakan tanah, tidak sengaja menemukan batu ini,” tutur Mbah Sikin saat ditemui detikcom di rumahnya, Jumat (13/4) lalu. Ketika melihatnya, tanpa pikir panjang Mbah Sikin langsung membawanya pulang. Saat itu ia terpikir untuk menjadikan batu itu sebagai penyangga tempat penampungan air di rumahnya. Tetapi ia menemukan kejanggalan ketika kesulitan memecah batu itu. “Awalnya saya kira batu biasa, dihancurkan tidak bisa. Dilinggis pun tidak rusak, karena kuat saya simpan,” terang Mbah Sikin. Sejak saat itu Mbah Sikin menjadikannya penyangga tempat penampungan air. Hingga sekitar sepekan yang lalu, ada seorang pemerhati sejarah dari Madiun bernama Anto Purbo yang mendatangi rumahnya. Anto mengungkapkan jika batu yang disimpan Mbah Sikin selama bertahun-tahun sebenarnya adalah batu Yoni, salah satu simbol kesuburan pada era kerajaan Hindu kuno. Anto memaklumi jika Mbah Sikin tak tahu sama sekali jika itu adalah batu bersejarah. “Karena ketidaktahuan Mbah Sikin ini, makanya batunya hanya disimpan begitu saja. Padahal ini batu sejarah,” tandas Anto. Namun semenjak pertemuan itu, Anto meminta agar Mbah Sikin merawat dan membersihkan batu berbentuk kubus dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm tersebut. “Setelah didatangi mas Anto itu, saya akhirnya membersihkan batu yoni ini. Tidak saya pakai untuk menyangga tempat air lagi,” tutur Mbah Sikin. Salah satu petugas dari Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Mojokerto, Wicaksono Dwi Nugroho ketika dimintai pendapatnya juga meyakini bahwa benda tersebut adalah batu Yoni. Kendati belum melihat secara langsung, namun ia meyakini hal itu sebab sebelum ini timnya pernah menemukan sebuah prasasti di Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan. “Kalau nggak salah didirikan lagi (prasastinya,red) tahun lalu,” pungkasnya. (*/pi)

sebagai peringatan jika mereka kembali ke jalanan dan terjaring. Satpol PP tidak segan-segan menindak tegas. Yang melanggar bisa dikirim ke dinsos untuk dibina dan sementara waktu tidak bisa pulang sebelum program pembinaan selesai. “Kita peringatkan agar tidak kembali ke jalanan,” tegasnya. (*/pi)

Ansor Kabupaten Malang Bikin Program SPD

Salah satu peserta kirab unjuk kebolehan.

Mbah Sikin dan batu Yoni temuannya.

Terlebih dari pengakuan orang tua, mereka tidak tahu anaknya berkeliaran hingga meminta-minta di persimpangan jalan. “Kita beri pengertian juga pada orang tua mereka agar ikut memantau perilaku anaknya,” papar Nurkhamid. Tidak hanya itu, petugas juga telah mendata keenamnya. Ini

Kediri, Memorandum Perkenalkan kebudayaan Indonesia, Pondok Pesantren AlFalah, di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, menggelar Pawai Budaya Nusantara yang diikuti ribuan santrinya. Dalam pawai ini, para santri memakai pakaian adat dan menampilkan seni kebudayaan dari daerah asal mereka di hadapan para masayyikh dan masyarakat sekitar. Pawai Budaya Nusantara ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama. Setelah itu, tiap-tiap kontingen santri menampilkan kreasi kesenian dari daerah asalnya masing-masing. Mengingat, santri Ponpes AlFalah berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Mereka memperlihatkan pakaian adat dan keseniannya kepada para pengasuh. Di mana, hadir secara langsung, KH Zaenudin Djazuli, KH Nurul Huda Djazuli dan KH Fuad Mun’im , serta para Gus dan pengajar. Seperti adat kebudayaan masyarakat Betawi, Jakarta. Santri pertunjukkan pakaian khas mereka dan kesenian silat. Kemudian disusul Tari Piring dari Minangkabau, Sumatera Barat. Ada pula

jaranan khas Kediri dan Tari Remo Girah oleh kontingen dari Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia atau Lesbumi Nahdlatul Ulama (NU). Yaitu, sebuah kesenian Tari Penyambutan yang berasal dari Jawa Timur. Tari ini menceritakan tentang perjuangan seorang pangeran di medan laga. Gerakan Tari Remo Girah ini ditata kembali dan disesuaian dengan kebutuhan sajian oleh seorang koreografer dari Desa Girah/Gurah. Tari Remo Girah ini karya Lina Candra Sari, lulusan ISI Yogyakarta. Lalu juga ada kesenian kerapan sapi dari Madura. Replika dua patung sapi ini dikombinasikan dengan musik patrol. Selain itu, juga berbagai kesenian lainnya sesuai daerah asal para santri. KH Nurul Huda Djazuli, selaku pengasuh Ponpes Al-Falah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kebudayaan Nusantara kepada santri. “Sebab, selain dituntut untuk pandai mengaji, santri juga harus memiliki kreatifitas dalam berbagai bidang, termasuk kesenian,” katanya sebagaimana dikutip beritajatim.com, kemarin. Ditambahkan Gus Dah, sapaan akrab kakak kandung KH

Nurul Huda Djazuli, Ponpes Al Falah merupakan pondok salafiyah yang tua, tidak merasa tabu dengan kesenian. Namun, justru mendukung pelestarian budaya sebagai upaya untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang terdiri dari berbagai suku dan memiliki ada kebudayaan yang berbeda-beda. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Kepolisian. Menurut Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, Parade Seni ini adalah bentuk kepedulian santri dari berbagai daerah di Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan melalui pelestarian budaya. Selain mengapresiasi, pihaknya juga terbantu dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas dan menitipkan pesan anti berita hoax. Pawai Budaya Nusantara yang diikuti oleh ribuan santri ini rutin setiap tahun, pada akhir tahun ajaran di pondok. Ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya dengan jumlah peserta jauh lebih banyak, yaitu kurang lebih 3.000 santri. Adapun rute yang dilalui peserta sejauh 2 kilometer (km) mengelilingi kawasan pondok. (*/pi)

Malang, Memorandum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Malang, resmi melaunching program Sekolah Pemuda Desa (SPD). Program unggulan di bawah naungan Lembaga Ansor Institute ini, bertujuan memperbaiki proses pembangunan di tingkat desa dengan melibatkan pemuda secara riil sebagai generasi penerus bangsa. SPD nantinya akan digelar selama 6 bulan ke depan dimulai Sabtu (14/4) kemarin. Hadir dalam launching SPD kepala DPMD Kabupaten Malang Suwaji dan juga kepala desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, sebagai mitra dari Ansor Institute. Kegiatan ini merupakan program prioritas unggulan Ansor Kabupaten Malang, dengan mengambil pilot projek di Desa Jenggolo, Kepanjen. Menurut Suwaji, selaku Ketua DPMD Kabupaten Malang, menyambut baik program ini dan siap memberikan support atas pelaksanaan sekolah pemuda desa. Sementara itu, Ketua GP Ansor Kabupaten Malang

Husnul Hakim Syadad, Minggu (15/4) menjelaskan, bahwa SPD ini merupakan salah satu program prioritas Ansor Kabupaten Malang yang kemudian diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada proses perbaikan dan perencanaan pembangunan di desa. “ Tu j u a n S P D j u g a meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya pemuda, dalam pembangunan di desa. Komitmen kami adalah mengawal proses dan pelaksanaan pmbangunan di desa di mana telah diamanatkan oleh Undang-undang Desa,” tegas Husnul kepada beritajatim.com. Ia menambahkan, Ansor Institute selaku penggagas Sekolah Pemuda Desa, mendorong terus untuk bagaimana pelaksanaan dana desa dan alokasi dana desa, dapat dilaksanakan dengan baik dan transparan. “Sehingga dapat dana desa ataupun alokasi dana desa, bisa bermanfaat dan betul-betul dirasakan oleh masyarakat desa,” tegas Husnul mengakhiri. (*/pi)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Kentang Penyeimbang Inflasi Kota Kediri

Lounching dan workshop program SPD yang digagas Ansor.

Nasib TKW Malang Tak Jelas

Kerja di Taiwan, 18 Tahun Hilang Kontak Malang, Memorandum Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Malang, dikabarkan hilang kontak selama 18 tahun. Pekerja migrant, Juariyah (47), warga Dusun Sidomukti, Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang itu, terakhir bekerja di negara Taiwan melalui PT Bumen Jaya Jakarta. Juariyah berangkat ke luar negeri sebagai PMI sejak tahun 2000 lalu. Kepada keluarganya saat itu, Juariyah pamit bekerja diTaiwan melalui salah seorang petugas lapangan Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) sebelum disalurkan ke PT Bumen Jaya di Jakarta. Menurut Holili, kakak kandung Juariyah, adiknya berangkat ke Taiwan untuk

yang kedua kalinya. “Juariyah berangkat pertama kali tahun 1999. Lalu pada tahun 2000 adik saya pernah pulang, katanya cuti selama satu bulan. Setelah itu kembali lagi ke Taiwan. Terakhir adik saya masih se mpat kirim surat, tepatnya tanggal 25 April 2001 silam, tapi sampai hari ini tak pernah lagi bisa komunikasi dengan keluarga,” terang Holili, seperti dikutip beritajatim.com, Minggu (15/4). Kata dia, ketika berangkat ke Taiwan, usia Juariyah masih 27 tahun. Juariyah menikah dengan Juhari dengan satu anak bernama Soleh yang kala itu masih usia 10 tahun. Tetapi mereka bercerai. Selanjutnya menikah lagi dengan laki-laki lain yang masih bertetangga. Kini, anak kandung Juariyah bernama

Soleh sudah berusia 28 tahun. Kepulangan Juariyah sangat dirindukan Soleh yang kini sudah menikah dan dikaruniai satu anak. Sementara ibu kandung Juariyah yang bernama Satirah (68), dalam kondisi sakit. Sedang Kamaluddin (70), ayah kandung Juariyah, Jum’at 7 April 2018 juga baru meninggal dunia lantaran sakit. Dengan ketidakpulangan Juariyah selama 18 tahun, Holili berniat melaporkan hal ini ke dinas terkait. Akan tetapi terbentur kondisi ekonomi yang sulit. “Saya hanya berharap bantuan pemerintah untuk bisa melacak keberadaan adik saya. Selain surat dan foto, saya tidak punya bukti lain, sampul surat termasuk paspor juga sudah tidak ada,” kata Holili. (*/pi)

Juariyah

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Kentang di salah satu stan Pasar Grosir Sayur.

Kediri , Memorandum Satpol PP menjaring anak-anak jalanan (anjal) yang masih berkeliaran saat lewat tengah malam. Sebanyak enam anak yang tengah mengamen di simpang Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Banjaran, dan simpang alun-alun, Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Kota, digaruk.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Ngamen Tengah Malam, 6 Anak Jalanan Digaruk


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 5

B L I T A R

Keputusan Kementerian Hukum dan Ham RI Nomor: AHU-52770.AH.01.02. Tahun 2008

Kepala Biro: Prawoto Sadewo. Wartawan: Nur Rofiq, Ana Akina, Meidian DD. Keuangan : Binti Khoiriyah. Admin Iklan: Rosita. Admin Koran : Imam Rofiq. Pemasaran: Susilo Prabowo, Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com Tlp.081334603445 Kantor. Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Tiga Bulan, PNS Belum Terima TPP Blitar, Memorandum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Blitar harus bersabar menunggu pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Pasalnya, selama 3 bulan terakhir TPP mereka belum cair. Padahal seharusnya mereka sudah menerima sejak awal April lalu. Dikonfirmasi terkait hal itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Blitar Khusna Lindarti membenarkannya. Menurutnya, ada beberapa kendala yang membuat TPP pegawai belum cair. Salah satunya, belum ada satu pun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengajukan pencairan Khusna Lindarti TPP. Saat ini para PNS sedang menyelesaikan hasil kinerja dalam bentuk sistem, termasuk untuk penghitunganya yang membutuhkan proses yang cukup lama dan panjang.  “Seharusnya sudah cair pada awal April lalu, namun ada beberapa kendala yang membuat TPP pegawai belum cair,” tutur Khusna Lindarti, Minggu (15/04). Khusna menambahkan, TPP diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kinerja pegawai dalam melaksanakan tugas. Pencairannya dilakukan setiap 3 bulan sekali. Lebih lanjut Khusna menuturkan, jika proses ini sudah selesai maka setiap OPD bisa mengajukan pencairan TPP. Selain itu, besaran TPP yang diterima setiap PNS berbeda-beda tergantung dengan kinerjanya selama ini. Namun ia memastikan bahwa TPP bisa dicairkan bulan ini. “Kalau besarannya tiap PNS tentunya berbeda, tergantung kinerja mereka. Ya semoga proses yang dilakukam PNS segera selesai dan bulan ini bisa segera kita cairkan,” harapnya. (ana/fur)

Hasilnya dalam semalam, ratusan botol miras diamankan. Kasat Narkoba Polres Blitar Kota AKP Huwahila Wahyu mengatakan, 254 botol miras berbagai merk, 104 botol oplosan serta puluhan liter arak jowo dirampas. “Apa yang terjadi di Band-

ung, Jawa Barat, menjadi atensi Polres Blitar Kota. Sehingga dirasa perlu melakukan langkah antisipasi,” Huwahila, Minggu (15/04). Menurutnya kebanyakan gangguan kamtibmas seperti perkelahian juga sering diawali dengan mengkonsumsi miras.

“Kami mengimbau masyarakat menjauhi miras apalagi yang dioplos dengan berbagai macam zat. Karena itu sangat membahayakan nyawa,” ingatnya. Sebelumnya, Polres Blitar Kota berhasil mengamankan ribuan liter  arjo dari sebuah rumah di Dusun Pacuh, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Pemiliknya diketahui seorang janda bernama Retno Diah Sari (48). (ana/fur)

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

Blitar, Memorandum Jatuhnya banyak korban akibat miras oplosan di Jawa Barat, mendapat respon cepat Polres Blitar Kota. Petugas menggelar operasi di sejumlah lokasi.

Botol-botol miras yang diamankan di Mapolres Blitar Kota.

BANGUN DESA

Desa Boro

Sujiatmi Notomihardjo melihat-lihat berbagai koleksi Bung Karno di Istana Gebang.

Ibunda Jokowi Kunjungi Istana Gebang Blitar, Memorandum Dalam kunjungannya ke Blitar, Ibunda Presiden RI Joko Widodo Sujiatmi Notomihardjo sempat mengunjungi Istana Gebang, Minggu (15/4). Ibunda Jokowi tiba di Istana Gebang sekitar pukul 10.30 dan langsung masuk ke rumah peninggalan orang tua Bung Karno itu. Ibunda Jokowi tampak melihat barang-barang peninggalan Bung Karno dan keluarganya yang tersimpan rapi. Seperti tongkat Asia Afrika yang terbuat dari gading gajah. Di sini, Sujiatmi tertarik dengan kisah kehidupan masa muda Bung Karno yang penuh perjuangan demi bangsanya. Sujiatmi juga menyaksikan meja kerja Bung Karno yang terlihat sederhana namun bisa membuat karya-karya hebat. Saat melewati lorong sebelah ruang

tengah, Sujiatmi mengaku kagum pada foto-foto masa perjuangan Bung Karno yang ditempel berjajar di dinding Istana Gebang. Dan dengan serius ia mendengarkan pengantar bercerita kisah perjuangan Bung Karno. Tak lupa, Sujiatmi menyempatkan diri berfoto dengan lukisan Bung Karno serta mobil antar jemput presiden bersama rombongan keluarganya. Kedatangan Sujiatmi ke Istana Gebang didampingi Kapolres Blitar AKBP Adewira Negara Sinegar dan Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto. “Bung Karno memang seorang pemimpin yang harus menjadi teladan. Dari foto-foto yang tersimpan di Istana Gebang, beliau sangat sungguh-sungguh memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia,” kata Sujiatmi sebelum meninggalkan Istana Gebang. (don/fur)

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok Turun Blitar, Memorandum Menjelang bulan Ramadhan, beberapa bahan pokok di Blitar menunjukkan tren penurunan harga. Hal itu terlihat dari pantauan Memorandum di Pasar Legi, Minggu. Harga beras sekarang berkisar Rp 9.000 hingga 9.500 per kg. Sebelumnya, harga berkisar Rp 10.000 hingga 10.500 per kg. Dengan demikian ada penurunan sekitar Rp 1.000 per kg. “Harga beras memang cenderung turun,” ungkap Imam, salah seorang pedagang beras. Hal serupa diungkapkan Sugiyanti, pedagang di kios seberang Pasar Legi. Kalau harga beras sudah turun sejak satu bulan yang lalu akibat panen raya. “Ini saya ambil dari petani lokal lalu diselepkan. Kalau kualitas semuanya bagus. Yang membedakan selepan baru panen, berasnya terlihat lebih putih, harganya Rp 9.500. Kalau selepan gabah lama, Rp 9.000. Kalau dimasak sama saja, enak semua,” terangnya. Harga cabe rawit kini berada di kisaran Rp 24. 000 per kg. Bawang putih Rp 25.000 per kg dan bawang merah Rp 28.000 per kg. “Setiap hari harga cabe rawit sepertinya turun terus. Karena di Blitar kan lagi panen. Ditambah lagi musim masuk sekolah, jadi sepi pasar,” ujar Ali Mahmud, seorang pedagang rempah-rempah. (don/fur)

Potret Toleransi Tiga Agama, Hidup Rukun Berdampingan Blitar, Memorandum Sebuah potret toleransi antara umat beragama ditunjukkan di Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Di sini, berdiri 3 tempat ibadah yang rukun berdampingan. Komunikasi para pemuka agama menjadi kunci toleransi. Meski warga di desa ini memeluk 3 agama yaitu Islam, Budha dan Kristen, namun kerukunan tetap terpelihara selama bertahun-tahun. Desa Boro Minggu (15/4) pagi itu tampak cerah. Sejumlah warga terlihat menjalankan aktivitasnya sebagai petani. Sesekali, terlihat mereka mengangkut hasil ladangnya dengan sepeda motor. Di balai desa, sejumlah orang terlihat asyik bercengkrama. Di antara mereka ada Kepala Desa Boro Purwantoro, sejumlah warga serta para tokoh agama. Tidak ada sekat, mereka mengobrol tanpa memandang agama masing-masing. Mereka nampak akrab dalam canda dan tawa. “Di desa kami semua agama menonjolkan gotong royong. Meski hidup berdampingan, tak pernah terjadi gesekan antarumat beragama. Masyarakat kami hidup saling menghargai dan menghormati satu sama lain,” kata Purwantoro. Kunci keharmonisan antara umat Islam, Kristen, dan Budha ini adalah komunikasi antarpemuka agama. Bahkan pada Hari Raya Idul fitri, warga beragama Budha dan Kristen melakukan silaturahmi

FOTO: MEMORANDUM/PRAWOTO

Blitar, Memorandum Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi penyakit yang menakutkan saat musim hujan serta pergantian cuaca. Terbukti, di Kabupaten Blitar 4 anak  dilaporkan  meninggal akibat DBD. Data dinas kesehatan setempat menyebutkan, kasus kematian akibat DBD itu terhitung sejak Januari sampai Maret 2018. Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar Krisna Yekti  menjelaskan, rata-rata penderita DBD yang meninggal dunia berusia 5 hingga 10 tahun. “Itu selama Januari hingga Maret,” terangnya kepada Krisna Yekti Memorandum, Minggu (15/4). Menurutnya, penyebab banyaknya kasus kematian akibat DBD adalah penanganan yang kurang cepat dan tepat. Pasien baru dibawa ke rumah sakit saat kondisinya sudah parah.“Selain itu gejala DBD juga tidak terlalu dipahami oleh masyarakat. Saat awal menyerang dikira hanya panas biasa,” imbuhnya. Jika dilihat dari  jumlah kasus, kata Krisna, tahun ini sebenarnya tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Sampai akhir Maret tercatat ada 71 kasus DBD.  Namun kenaikan justru terjadi pada angka kematian yang cukup tinggi. Mengantisipasi semakin bertambahnya kasus kematian akibat DBD,  Dinkes Kabupaten Blitar  mengajak masyarakat gencar melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Karena PSN salah satu langkah paling efektif membunuh jentik nyamuk. “Salah satu yang paling efektif ya dengan PSN. Karena dengan PSN bisa membunuh nyamuk hingga jentiknya berbeda dengan foging yang hanya membunuh nyamuk dewasa saja,” ugkapnya. Kata Krisna, PSN untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti penyebab DBD harus dilakukan setiap saat. Bukan hanya saat intensitas  hujan sedang tinggi.  Karena  nyamuk Aedes Aegypti  mengalami peningkatan perkembangbiakan  justru saat memasuki pergantian cuaca. Dari musim kemarau ke musim hujan, maupun dari musim hujan ke musim kemarau. (ana/fur)

Semalam, Polisi Sita Ratusan Botol Miras

FOTO: MEMORANDUM/MEDIANA DD

Tiga Bulan, DBD Renggut Empat Nyawa

Purwantoro

dengan mengunjungi rumah tetangga mereka yang beragama islam. Begitupun sebaliknya, saat umat Budha dan Kristen merayakan hari raya, warga beragama Islam juga melakukan silaturahmi. “Tradisi saling bersilaturahmi atau biasa di sebut anjangsana itu sudah terjalin selama bertahun-tahun dan tetap terjaga hingga saat ini,” tukasnya. Desa Boro adalah desa paling timur di Kabupaten Blitar yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang. Selain masyarakatnya rukun, pembangunan di desa ini juga maju dimana Pemerintah Desa terus menerus melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan warga. Beberapa yang telah dibangun seperti jalan rabat jalan dan pembangunan plengsengan beton. (pra/fur)


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 6

TELEPON PENTING

PMI

(0343) 416615

RSUD DR R SOEDARSONO

0343) 428290

PROBOLINGGO: PASURUAN:

POLRES PROBOLINGGO

110

PEMADAM KEBAKARAN

(0343) 425113

PMI KOTA PROBOLINGGO

(0335) 422518

POLISI

(0343) 424256

IGD RSUD DR MOH SALEH

(0335) 433119

PASURUAN-PROBOLINGGO

KABIRO PASURUAN: Maskur. WARTAWAN: Sudiono, DK, Riyanti,M.Rois; HP: 0812-2219-5558. KABIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi, WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah, KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto.

Gelapkan Mobil, Residivis Dibekuk adalah seorang residivis. “Dia sudah lima kali masuk penjara. Tiga kali karena curanmor, dua kali karena narkoba,” terangnya.

Tersangka diduga melanggar pasal 378 jo pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (ois/fur)

Pilkasun Curang, Warga Jati Pentongan Mengadu ke Dewan Pasuruan, Memorandum Pemilihan Kepala Dusun (Kasun) yang terkesan curang di Dusun Jati Pentongan, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, membuat salah satu kandidat, didukung perwakilan warga setempat, melaporkannya ke DPRD Kabupaten Pasuruan, Jumat (13/4). Sebelumnya, beberapa warga Jati Pentongan sempat unjuk rasa di halaman Balai Desa Bulusari. Mereka protes pada panitia yang memenangkan salah satu kandidat kasun yang dianggap tidak sesuai aturan. “Kami melayangkan surat ke Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan untuk mengadu. Pemilihan kasun di Dusun Jati Pentongan patut diduga ada kecurangan,” ungkap Suwati (36), salah satu warga Dusun Jati Pentongan, yang menyerahakan surat ke petugas sekretariat DPRD. Sesuai aturan yang disosialisasikan oleh panitia pemilihan Kepala Dusun, penilaian dilakukan dengan tes secara individual yakni tes tulis. Menurutnya tidak ada penilaian dengan sistem menyetorkan dukungan warga.

Perwakilan warga Jati Pentongan menyerahkan surat ke sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan.

Adapun hasil tes dari ketiga kandidat kasun, calon nomor 1 M Yunus mendapat skor 388, calon nomor 2 Arif Teguh Riwayanto mendapat skor 35, dan calon nomor 3 Rizal abdullah, mendapat skor 275. “Tapi mengapa yang dilantik kok malah calon nomor 2, Arif Teguh Riwayanto. Ini kan tidak beres. Warga akhirnya unjuk rasa dan melaporkan hal ini ke DPRD,” ujarnya.

Suwati menambahkan, dirinya dan perwakilan warga, sekaligus M Yunus selaku calon Kasun, sudah mengkonfirmasi hal ini kepala desa dan camat. «Waktu kami tanya, Pak Kades mengatakan hal itu merupakan rekomendasi dari camat. Sedangkan Pak Camat bilang, memenangkan calon nomor dua didasari adanya dukungan dari banyak tokoh masayarakat, tokoh agama, dan pemuda. Ini kan aneh,» ungkapnya. Dikonfirmasi secara terpisah, Camat Gempol Mukhamad Ridwan tak mempersoalkan M Yunus mengadu ke DPRD. Menurutnya Diperda yang mengatur secara spesifik, bahwa tidak ada yang menyebutkan nilai tesnya tertinggi adalah pemenang. Kuncinya rekomendasi dari pemerintahan desa. Terkait polemik tentang pelampiran form dukungan, pihaknya tidak mengetahui hal itu. Sebab itu domain pemerintahan desa sebagai penyelenggara. «Rekom dari saya itu kan dasarnya permintaan dari pemerintahan desa,» tandas Mukhamad Ridwan, Minggu (15/4). (ois/fur)

Wali Kota Launching Layanan 3 In 1 Probolinggo, Memorandum Untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Probolinggo terus berinovasi menjemput bola. Yakni dengan mempermudah pengurusan administrasi kependudukan melalui sistem pelayanan Three in One (3 in 1).  Wali Kota Probolinggo Hj Rukmini mengatakan, 3 in 1 ini digagas selain untuk realisasi target penyaluran e-KTP,  juga memberikan pelayanan hingga

ke tingkat RT/RW dan keluarga. «Pelayanan jemput bola biasanya sebatas menggelar layanan di kecamatan atau kelurahan. Kami tak hanya ingin kejar target. Ini kan dokumen kependudukan yang menjadi hak masyarakat,» kata Wali Kota kepada Memorandum. Menurutnya, pelayanan jemput bola ini diberikan dari Senin hingga Sabtu, kecuali ada pelayanan di kelurahan.  «Kecuali para siswa yang seharusnya sudah memiliki eKTP, tidak mungkin melakukan FOTO : MEMORANDUM/ROIS

Abdul Kodir diamankan di Mapolsek Sukorejo.

Korbannya Abdul Rohman (33), warga Kelurahan Dukuhsutorejo, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya. Menurut Kanit Reskrim Polsek Sukorejo Aiptu Hariyanto menjelaskan, korban melaporkan kehilangan 1 unit Honda Mobilio karena tipu daya tersangka. “Sebenarnya pelaku kejahatan ini 3 orang, namun baru tersangka yang tertangkat. Dua rekannya ma-

sih buron,” terang Hariyanto kepada Memorandum, Minggu (15/4). Masih menurut Hariyanto, tersangka Abdul Kodir

FOTO : MEMORANDUM/ROIS

FOTO : MEMORANDUM/ROIS

Pasuruan, Memorandum Abdul Kodir (33), residivis berbagai kasus kejahatan diringkus Unit Reskrim Polsek Sukorejo. Warga Dusun Krajan, Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, itu ditangkap karena menggelapkan mobil.

Wali Kota Hj Rukmini mengenalkan layanan prima 3 In 1 Dispendukcapil Kota Probolinggo.

perekaman jika tidak dijemput ke sekolah-sekolah,» katanya. Terpisah, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil pada Disdukcapil Kota Probolinggo Imam Yuli mengungkapkan, pelayanan 3 in 1 untuk meningkatkan penyaluran e-KTP dan administrasi kependudukan lainnya. «Kami berkomitmen meluncurkan program-program pelayanan. Pasti ada lagi nanti program yang lebih inovatif, misalnya pelayan online. Semuanya masih kami kaji bersama tim Dispendukcapil Kota Probolinggo,» tuturnya. Tak hanya itu, dalam rangka percepatan dan pencapaian target kepemilikan akte kelahiran dan perekaman KTP elektronik pada 2018, pihaknya melakukan pelayanan di hari libur. Selain untuk meningkatkan pelayanan juga menyukseskan Pemilihan Umum serentak pada 2019 nanti. «Pelayanan kita buka Sabtu dan Minggu dengan jadwal layanan dimulai pukul 09.00 sampai pukul 15.00,» terang Imam. Imam mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota probolinggo yang belum memiliki dokumen kependudukan agar memanfaatkan layanan tersebut. Bahkan, ada beberapa terobosan yang dilakukan oleh Disdukcapil Kota Probolinggo untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada ma-

syarakat. Demikian juga, layanan «one day service» artinya layanan dokumen sehari siap dengan syarat lengkap dan di urus sendiri. Selain menghimpun beberapa dokumen dalam satu layanan «3 in one», diaplikasikan dalam bentuk pengurusan KK yang mengalami pemecahan, kematian maupun akte kelahiran. Kemudian pengurusan akta, KTP dan dokumen lain sekaligus dengan tujuan warga tidak bolak balik ke Dispendukcapil. Layanan akta satu untuk semua one for all. Warga yang mengurus akta kelahiran anggota keluarga lebih dari satu, diberikan kemudahan cukup satu untuk persyaratan yang sama. Tak ketinggalan pelayanan akta melalui sekolah. Layanan ini untuk murid TK, SD dan SMP yang diakomodir oleh guru atau Kepala Sekolah. Sehiingga guru tersebut yang mengantar berkas ke Disdukcapil atau sebaliknya Disdukcapil yg turun ke sekolah. «Pelayanan keliling.Artinya program Disdukcapil menjangkau daerah terpencil atau layanan kependudukan keliling hingga ke pelosok. Itulah beberapa inovasi yg kita lakukan dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat serta percepatan kepemilikan dokumen kependudukan,» ungkapnya. (adv/fur)


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 7

LUMAJANG KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. EMAIL: trimemorandum@gmail.com Tlp. 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang

identitas korban.

Hilang 3 Hari, Ditemukan Membusuk Lumajang, Memorandum Siti Khotijah (56) yang tiga hari dalam masa pencarian, akhirnya ditemukan Sabtu (14/4) siang, sekira pukul 14.00 di pinggir aliran sungai Dusun Sriti, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Namun, ditemukan salah satu warga setempat itu, sudah tidak bernyawa dengan kondisi membusuk. Penemuan Siti Khotijah bisa dipastikan dengan kartu identitas yang ditemukan di lokasi. Jasad korban kali pertama ditemukan oleh Dani (14), pelajar kelas VI SD yang rumahnya tak jauh dari lokasi ditemukannya jasad tersebut. Ketika itu, dani sedang memancing, tiba-tiba mencium aroma busuk. Penasaran, akhirnya anak lakilaki itu mencari asal muasal bau busuk tersebut. Tak lama kemudian, pandangannya tertuju pada sesosok mayat yang yang tersangkut ranting-ranting bambu yang ada di sungai itu.”Mengetahui ada mayat membusuk dipinggir sungai, Dani langsung pulang dan memberitahukan kepada saya, serta warga yang lain,” kata Surti Murti (50), yang juga warga setempat. Mendengar ditemukan mayat membusuk dipingir sungai, puluhan wargapun perdatangan untuk melihat dari dekat dan mencari tahu mayat tersebut. setelah lama diselidiki, warga akhirnya menemukan identitas korban (KTP) yang tak jauh dari jasad korban. “Kortban ternyata warga setempat yang tak pulang selama tiga hari,” terang Surti Murti kemudian. Jasad korban berhasil dievakuasi pada sore hari sekira pukul 17.00 Wib oleh petugas gabungan dari Polsek dan Koramil setempat serta atas bantuan dari warga. Pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan visum kemudian keluarga korban membuat surat pernyataan yang juga ditanda tangani oleh Kades setempat. (tri/sr)

Lumajang, Memorandum Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Lumajang berhasil menangkap seorang pria bernama Cahyo Desintiastoyo (41), asal Dusun Tulusrejo, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Lumajang. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan beberapa gram sabu lengkap dengan alat hisapnya. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (14/4) malam, sekira pukul 21.30 di rumah tersangka. Awalnya, polisi berpurapura menyamar sebagai calon pembeli barang haram tersebut. Setelah terjadi negosiasi harga melalui ponsel, akhirnya tersagka menyuruh petugas yang menyamar sebagai pembeli itu untuk mengambil barang haram itu di rumahnya. Dengan mudah, petugas berhasil membekuk tesangka berikut barang-bukti (BB) antara lain, satu buah tas kecil warna hitam yang berisi tujuh poket kecil berisi kristal warna putih yang diduga sabu, berat total berat sabu 4,12 Gram. Dua bendel plastik klip kecil satu buah HP merk Nokia

warna hitam beserta simcard. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan satu buah timbangan elektrik warna hitam merk CHQ, dua buah sendok takar yang terbuat dari potongan sedotan warna putih. Dua buah korek api gas warna hijau dan kuning, sebuah botol/kompor sabu, satu buah alat hisap sabu (bong) yang terbuat dari botol minuman suplemen. Malam itu juga, tersangka bersama barang-bukti dibawa ke Mapolres Lumajang guna dilakukan proses lanjut. Informasinya, tersangka merupakan residivis kasus yang sama yaitu peredaran serta penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Cahyo dan barang bukti.

FOTO: MEMORANDUM/MUNJARI TRIONO

FOTO: MEMORANDUM/MUNJARI TRIONO

Residivis Pengedar Sabu Tempeh Dicokok

Dan merupakan salah satu target operasi (TO) Ops Tumpas Narkoba Semeru 2018. Kasat Rekoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito SH ketika dikonfirmasi menjelaskan penangkapan terhadap tersangka malam itu atas pengembang-

an tersangka sebelumnya.”Untuk pasal yang kami jeratkan adalah Pasal 114 (1) Sub. 112 (1) Jo. 127 (1) UURI No.35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 14 tahun,” tegasnya. (tri/sr)

Tangkal Degradasi Moral dengan Porsadin Lumajang, Memorandum Dengan dilaksanakan. lomba keagamaan membantu ketahanan diri dari degradasi/ kemerosotan moral. Hal ini disampaikan Plt Bupati dr Buntaran Supriyanto MKes dalam sambutannya ketika membuka Musabaqoh Fahmil Kutub dan Pekan Olahraga Seni Santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (Porsadin) Se-Kabupaten Lumajang di alun-alun Kota Lumajang, Minggu (15/4) “Saat ini sedang terjadi degradasi moral seperti pengaruh

narkoba dan miras. Dampak positif dari kegiatan ini diharapkan akhlak santri mampu membentuk ketahanan diri dalam membendung pengaruh kemerosotan moral tersebut,” ujarnya. Acara ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan atas kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dengan FKDT.  Kegiatan ini bertujuan menyediakan wadah penyaluran sekaligus evaluasi perkembangan kemampuan santri dalam membaca dan memahami kitab kuning. Selain itu, sebagai

wahana silaturrahmi masyarakat ponpes dan madin. Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Cabang Lumajang Nawawi MPd dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Lumajang. “Terima kasih kepada Pemkab Lumajang karena berbagai kegiatan antarponpes dan madin dapat disinergikan bersama.  FKDT merupakan partner pemerintah untuk membantu mengembangkan kegiatan diniyah dan keagamaan,” paparnya.               

Selain itu, ia menyampaikan bahwa Perda Wajib Diniyah telah masuk dalam program legislasi daerah. Hal ini guna mewujudkan cita-cita menjadikan Lumajang kota santri nasionalis. Peserta Porsadin kali ini, sekitar 3000 orang yang datang dari 21 kecamatan di Kabupaten Lumajang. Para peserta ini mengikuti sejumlah cabang lomba dalam Fahmil Kutub yang dibagi menjadi tiga tingkatan, antara lain: Tingkat Ula dengan Cabang lomba Bidang Fiqih

(Hukum), Nahwu (Tata cara membaca Bahasa Arab), Tarikh (sejarah), Akhlaq (budi pekerti), dan Tauhid (ketuhanan). Untuk tingkat Wustha memiliki cabang lomba Bidang Fiqih, Nahwu, Tarikh, Akhlaq, Tauhid, Tafsir, Ushul Fiqih, dan Balaghah. Tingkatan ketiga, Ulya, memiliki cabang lomba bidang Fiqih, Hadits, Ilmu Hadits, Tarikh, Akhlaq, Tauhid, Tafsir, Ushul Fiqih, Balaghah, dan Lughah. Selain itu masih ada beberapa cabang lomba lain dalam Porsadin. (hum/tri/sr)

TULUNGAGUNG KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. WARTAWAN: Solikin. Firman Imansyah. IKLAN/ADV: Budi Mulyanto. SIRKULASI dan PEMASARAN: Khoirul Anwar. FHP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com.

Tersangka Pengeroyokan di Pantai Gemah Ditangkap AKBP Tofik Sukendar

Cyber Troops Polres Hanguskan 2.400 Akun Berbahaya Tulungagung, Memorandum Ancaman gangguan yang berpotensi merusak kondusifitas kehidupan bernegara bisa datang dari dunia maya. Terlebih di tahun politik seperti sekarang. Di Kabupaten Tulungagung, kondisi ini direspon cepat oleh pihak kepolisian. Polisi memaksimalkan fungsi cyber troops, yang telah dibentuk untuk mengawasi peredaran akun- akun penyebar berita hoax, dan memuat konten yang membahayakan. Hasilnya, sudah ada 240 akun ditutup atau didownkan. Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, ditemui Memorandum menyampaikan, 240 akun yang dihanguskan sudah familiar di masyarakat. Seperti dari facebook, instagram serta beberapa media sosial lainnya. “Untuk akun yang kita takedown sebanyak 240. Itu dari berbagi akun baik facebook, instagram dan media sosial lainnya,” ujarnya, Minggu (15/4). Selain menonaktifkan 240 akun, polisi juga mewaspadai 124 akun lainnya yang masih aktif. Tofik menjelaskan, akun-akun itu harus diawasi karena memuat kontenkonten yang bisa mengganggu kondusifitas masyarakat Tulungagung. “Kemudian hasil dari patroli cyber yang kita lakukan itu, ada 124 akun yang harus diwaspadai dan prioritas kita monitor terus,” lanjutnya. Tidak hanya dari dalam Tulungagung, Tofik mengungkapkan, akun-akun itu juga berasal dari kota/kabupaten lain. Mereka memuat konten-konten yang berpotensi menimbulkan perpecahan dan kegaduhan di Kabupaten Tulungagung. “Indikasi takedownya itu bermacammacam. Intinya mereka menggiring opini yang tidak kondusif, tidak aman dan itu langsung kita takedwon, ada juga himbauan dari polda,” tegasnya. Pihaknya berharap, semua pihak termasuk netizan bisa lebih bijak dalam memahami berita atau informasi yang disebarkan oleh akun-akun yang tidak jelas keberadaanya, dan melaporkannya kepada pihak kepolisian. (fir/mad/sr)

Akibat pengeroyokan ini, Zainal Mukhsin (25) dan Dimas Dwi Saputra (23), warga Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki, mengalami luka serius, dan harus dirawat di IGD RSUD dr Iskak Tulungagung. Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat Priambodo mengatakan, dua tersang-

ka sudah ditangkap. Mereka Hariyanto alias Lecon (42) dan Abdulrohman alias Berto (23), warga Desa Keboireng, Kecamatan Besuki. Sebelum ditetapkan menjadi tersangka, keduanya bagian dari 11 saksi yang usai pengeroyokan dimintai keterangan polisi. “Sudah diaman-

kan, selama ini keduanya cukup kooperatif dan memberikan keterangan yang tidak berbelitbelit,” ujarnya, Minggu (15/4). Mustijat menjelaskan, keduanya bukan pelaku utama. Sebab sesuai pengakuan dan berdasarkan hasil gelar perkara, pelaku utama pengeroyokan di Pantai Gemah masih buron. Dikuatkan beberapa saksi, kedua tersangka melakukan penganiayaan di lokasi lain. Yaitu ketika korban Zainal Mukhsin dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan, usai

Tulungagung Butuh SMK Kelautan Tulungagung, Memorandum Kabupaten Tulungagung memiliki panjang garis pantai puluhan kilometer. Ini membuktikan daerah ini kaya akan hasil sumber daya laut. Sayangnya, hingga sekarang mereka belum ada sekolah dengan jurusan ilmu kelautan. Pada pertengahan 2017 lalu, pernah ada usulan penambahan satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kelautan, oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Tulungagung Solikin. SMK Jurusan Kelautan ini, Solikin diusulkan dibangun di wilayah Kecamatan Besuki yang notabenenya dekat pantai di wilayah selatan Tulungagung. Namun setelah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI melakukan survei, ternyata lokasinya dianggap tidak layak. Seperti dikatakan Solikin, lokasi yang ditawarkan di wilayah Besuki dianggap kurang luas. “Kita sudah mengajukan, tapi setelah disurvei ternyata luasnya kurang. Pusat mintanya 1,5 hektare,” ujarnya kemarin. Penambahan luas lahan di Besuki menurut Solikin tidak bisa dilakukan. Sebab sekitar lokasi yang

diajukan bukanlah tanah kosong. Oleh sebab itu, Solikin meminta bantuan Pemkab Tulungagung, untuk menyediakan tanah dengan luas minimal sesuai permintaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. “Lha barusan ini sudah kami sampaikan ke Pak Pjs Bupati Jarianto dan hasilnya cukup positif,” lanjutnya. Solikin menjelaskan, secara umum Pemkab Tulungagung membuka pintu, dan mempersilahkan pihaknya berdiskusi dengan pihak Kecamatan Kalidawir, untuk menindaklanjuti usulan itu. “Ada usulan dari bapak Pjs Bupati di wilayah Kalidawir,” tambahnya. Menurut Solikin, Kalidawir merupakan pilihan lain yang cukup representativ. Apalagi jaraknya tidak jauh dari Pantai Sine. Kemudian, wilayah Kalidawir termasuk memiliki kemudahan akses bagi peserta didik dari berbagai daerah. Tidak hanya Tulungagung, namun juga dari Blitar Selatan. “Kalau jadi nanti di Kalidawir, maka tempat prakteknya kemungkinan di wilayah Pantai Sine,” imbuhnya. Masih menurut Solikin, kalaupun nantinya Kalidawir juga tidak memungkinkan, pihaknya akan mewujudkan dengan menambahkan Jurusan Kelautan di SMK Negeri 1 Tulungagung, yang saat ini sudah beroperasi di wilayah Boyolangu. (fir/mad/sr) FOTO: MEMORANDUM/FIRMAN

FOTO: MEMORANDUM/FIRMAN

Tulungagung, Memorandum Kasus pengeroyokan di Pantai Gemah, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, yang terjadi pada pekan lalu (8/4), memasuki tahap penyidikan menyusul penangkapan tersangka.

dikeroyok di Pantai Gemah. “Jadi korban ini dibantu beberapa orang akan diantarkan ke puskesmas. Tapi di sekitar jembatan ke arah Pantai Bayem, motor yang membawa korban dihentikan tersangka,” lanjutnya. Menurut pengakuan tersangka, keduanya menganiaya karena geram, sebab sering mendengar adanya pemalakan di Pantai Gemah. “Dihentikan, lalu korban dipukuli oleh tersangka Abdul Rahman. Dan disusul Hariyanto yang melaku-

kan tendangan ke arah korban,” tegasnya. Masih menurut Mustijat, kini pihaknya fokus untuk menemukan pelaku utama yang melarikan diri. “Identitasnya sudah kita kantongi. Ini kita masih dalami dulu terduga pelaku utama yang saat ini masih buron,” pungkasnya. Sementara itu untuk kedua tersangka, pihaknya menyiapkan pasal 170 ayat (1) ke 1e dan 2e Sub 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (fir/mad/sr)

Panther vs Vario, Satu Korban Patah Kaki Tulungagung, Memorandum Terjadi kecelakaan lalulintas (laka lantas) pada Minggu (15/4) sekira pukul 07.50 di Jalan Pahlawan Tulungagung. Tepatnya di selatan Lembaga Pemasyarakatan (lapas), masuk Desa/Kecamatan Kedungwaru. Laka lantas yang sempat menyita perhatian warga dan pengguna jalan ini melibatkan sepeda motor Honda Vario warna putih nopol AG 4308 DR yang dikendarai Sunarto (22), warga Dusun Dermo Banjarjo, Desa Pranggang, RT 02/RW 01, Kecamatan Plosoklaten. Kabupaten Kediri, dengan Isuzu Panther bernomor polisi AG 364 RC yang dikemudikan Zaenal Fanani (40), warga Desa Tegalrejo, RT 03/RW 05, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Kronologi kecelakaan bermula ketika Honda Vario melaju dari arah utara, dan mobil Panther melaju daru arah selatan. Kedua kendaraan sama-sama

melaju kencang. Ketika di tempat kejadian perkara (TKP), keduanya diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan. “Pengendara motor mengalami luka berat. Kaki kanannya patah. Sedangkan pengemudi Panther tidak mengalami luka sama sekali,” ujar Harminto, dari Paguyuban Sepeda Onthel Guyup Rukun, di lokasi kejadian. Kemudian, kejadian laka lantas itu dilaporkan ke polisi. Tidak berselang lama, petugas datang mengurai lalu lintas agar tidak macet, dan melakukan olah TKP. Selanjutnya, korban (Sunarto) dievakuasi ke RSUD dr Iskak guna mendapatkan perawatan medis. Sementara sopir Panther (Zaenal Fanani) dan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, dibawa ke Mapolres Tulungagung. (kin/mad/sr)


HALAMAN 8

SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

DEWI RENGGANIS MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Ibu Muda Puger Manfaatkan Facebook untuk Menipu

Terpeleset, Nenek Nari Tewas Mangapung Jember, Memorandum Warga Dusun Krajan, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Jember, Sabtu, (14/4) petang di kejutkan dengan tragedi penemuan mayat terkelungkup di irigasi sungai. Mayat berjenis perempuan berambut putih tersebut awal mula ditemukan saudari Agus warga sekitar yang sedang berada di kawasan tersebut. Karena melihat tubuh seseorang sedang tenggelam di irigasi ukuran 2 meter tersebut pihaknya ahirnya memanggil warga dan laporan kepada pihak kepolisian sektor kencong. Dari situlah pihak Kepolisian Sektor Kencong mendatangi lokasi kejadian dan mencari tahu siapa sebenarnya siapa sosok mayat perempuan tidak bernyawa itu. Alhasil ahirnya warga sekitar ada yang tahu jika korban meninggal itu adalah nenek Nari, (78), asal Dusun Krajan, RT 05/RW 09,Desa/Kecamatan Kencong, Jember. Pihak keluarga korban yang berada di lokasi penemuan mayat langsung membawa jenazah tersebut dan membuat pernyataan engan untuk di otopsi karena yang bersangkutan adalah benar tidak ada indikasi kekerasan atau pun hal lain dan riil beliau pikun. Dugaan sementara adalah terpeleset. Dan surat pernyataan tersebut juga di saksikan pihak terkait dan pihak bhabinkantibmas mapolsek kencong yaitu Brigpol Eko Budi M. Pihak Kapolsek Kencong Akp Saidi saat di klarifikasi via phone membenarkan penemuan mayat tersebut dan saat ini korban sudah dirumah duka untuk dimakamkan, ucapnya. Minggu (15/5). (edy/sr)

Arshy yang kesehariannya berprofesi sebagai pebisnis jual beli niaga online mengaku sangat dirugikan dan malu dengan ulah pemilik akun Tasya Imanuella itu. "Saya kaget karena banyak orang yang membuli foto saya yang terpampang di facebook itu. Sampai-sampai saya dibilang penipu bisnis online," keluhnya kepada Memorandum, Minggu (15/4). Bahkan, beberapa hari terakhir ini dia dihubungi oleh banyak korban yang merasa tertipu akun abal-abal milik Tasya

Imanuella. Seperti Iva As-Syifa yang mengaku diminta untuk mengirimkan kerudung dan busana lainnya senilai Rp 400 ribu ke Kasiyan, Kecamatan Puger oleh akun Tasya. Merasa curiga, akhirnya dia bertanya langsung ke Arshy Fila yang notabene pemilik bisnis aslinya. Akhirnya terungkap bahwa akun Tasya Imanuella ternyata akun palsu yang digunakan untuk aksi kejahatan dan berhasil menipu banyak orang. Karena penasaran, pihaknya

FOTO: MEMORANDUM/SYUKUR

Jember, Memorandum Beberapa waktu lalu masyarakat Jember dihebohkan oleh akun facebook bernama Tasya Imanuella. Bagaimana tidak, akun tersebut memposting foto-foto orang lain untuk keperluan yang tidak benar. Sehingga hal itu merugikan Arshy Fila, pemilik foto aslinya yang merupakan warga Kecamatan Gumukmas, Jember.

Sullah Aditya (kanan) minta maaf kepada Arshy Fila.

mencari tahu keberadaan Tasya Imanuella yang telah mencomot foto dir inya itu dibantu beberapa temannya. Usahanya membuahkan hasil. Pemilik akun

yang meresahkan itu ternyata bernama asli Sullah Aditya (18), ibu muda satu anak yang tinggal di Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger, Jember.

Kasus ini akhirnya terdengar oleh pemerintah desa setempat. Bahkan kedua belah pihak dipertemukan untuk dilakukan mediasi. "Setelah ketemu bersama, mereka akhirnya memilih saling memaafkan satu sama lain dan berdamai. Semoga saja ini tidak terjadi lagi," kata Kepala Dusun Mlokorejo, Jen saat ditemui di rumahnya. Sullah Aditya mengaku awalnya dirinya main-main saja. Selain juga karena merasa jengkel karena tingkah suaminya yang tidak perhatian. Sehingga dia merasa kurang dihargai sebagai pasangan suami istri. "Saya memohon maaf yang sebesarbesarnya mbak Arshy Fila. Saya mengaku bersalah dan menyesal atas perbuatan saya, mbak," terang Sullah dengan sambil menangis histeris.(suk/edy/sr)

FOTO: MEMORANDUM/IST

63 Siswa Ikuti Ujian Susulan

Kondisi bus yang terguling.

Tabrak Motor, Bus Pariwisata Masuk Jurang Bondowoso, Memorandum Bus Pariwisata Restu Agung yang mengangkut 60 penumpang peziarah ke Wali Lima, jatuh ke jurang sedalam 7 meter di Desa Bandelan, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso. Badan bus terbalik dengan roda bagian kanan berada di atas. Salim Umar, saksi mata yang melihat peristiwa kecelakaan lalu lintas ini menuturkan, kecelakaan berawal dari kendaraan bus pariwisata dari arah Bondowoso menuju arah Surabaya. Di tempat kejadian perkara (TKP), bus tersebut menyalip truk di depannya. Namun dari arah berlawanan melaju sebuah sepeda motor dengan kecepatan tinggi. “Karena terlalu mepet, bus menabrak pengendara motor, dan langsung jatuh ke jurang,� katanya. Dalam kecelakaan tersebut penumpang bus yang disopiri Heri (40), warga Jember ini selamat dari maut, dan hanya mengalami luka ringan. Walau selamat, Heri tampak shock. Pantauan media Momentum.com, kecelakaan lalu lintas ini terjadi di tanjakan pal 9 Desa Bandelan, Kecamatan Binakal. Di daerah ini memang seringkali terjadi laka lantas karena kondisi jalan yang sempit, menanjak dan berkelok. Kecelakaan ini menimbulkan kemacetan di jalur arakarak Bondowoso–Surabaya, namun berhasil diurai petugas kepolisian setempat. Mayoritas penumpang berasal dari tiga desa di Kecamatan TamanKrocok, Kabupaten Bondowoso, yaitu Desa Kretek, Paguan, Sumberkolak dan Kemuningan. Mereka hendak berziarah ke Wali Lima. (*/sr)

Jember, Memorandum Terbukti sakit atau komputer mengalami trouble atau eror, sebanyak 63 siswa mengikuti ujian nasional berbasis computer (UNBK) susulan pada Selasa (17/40 mendatang. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jember Lutfi Isa Anshori di Jember, pada Memorandum menerangkan, sejumlah siwa siswi mengikuti ujian susulan. "Peserta yang mengikuti ujian susulan untuk SMK sebanyak 36 siswa, sedangkan untuk siawa SMA sebanyak 27 siswa. Mereka harus ikut ujian susulan karena sakit dan sebagian lantaran komputer eror," jelas Lutvi, Minggu (15/4). Selain itu, ada ratusan siswa sekolah menengah atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Jember, mengundurkan diri tidak mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang digelar sejak 9 hingga12 April 2018 lalu. "Ratusan siswa tersebut mengundurkan diri sejak awal dengan berbagai alas an. Padahal mereka sudah masuk dalam daftar nominasi peserta ujian yang ditetapkan sejak Desember 2017," katanya. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jember tercatat jumlah siswa SMA

negeri maupun swasta yang mengundurkan diri sebagai peserta UNBK sebanyak 24 siswa dari 7.664 peserta. Sedangkan SMK 103 siswa. Berdasarkan data Kementerian Agama Jember tercatat jumlah siswa MA yang mengundurkan diri sebanyak 38 siswa dari

5.867 peserta yang tersebar 96 lembaga."Sebenarnya dilema bagi kami terkait dengan siswa yang mengundurkan diri sebagai peserta UNBK. Karena memang sejak awal siswa yang bersangkutan jarang masuk sekolah, namun tetap didaftarkan sebagai peserta

UNBK," tuturnya. Apabila siswa yang jarang masuk sekolah pada tahun ajaran baru tidak didaftarkan sebagai peserta UNBK, maka dikhawatirkan siswa tersebut sewaktu-waktu mengikuti ujian dan siswa yang tidak masuk dalam daftar nominasi peserta

ujian tidak bisa mengikuti UNBK. "Kami serba salah. Kalau didaftarkan sebagai peserta UNBK, maka akan terlihat banyak siswa yang tercatat mengundurkan diri. Namun kalau tidak didaftarkan, maka mereka tidak bisa ikut UNBK," kata Lutvi. (edy/sr)


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 9

Langganan dan Iklan: Bangkalan Sampang Pamekasan Sumenep

MADURA RAYA

: 082.257.301.810 081.938.456.052 : 087.859.754.300 : 085.235.844.944 : 083.852.745.466

(Yusron) (Syamsul) (Syaiful) (Sujak) (Syamsuri)

BIRO MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Noor Arief. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar, Achmad Syaiful Ramadhan. HP: 081332050607. Email: banditmemo@yahoo.co.id.

Ra Lilur, Ulama Jadab Mirip Nabi Khidlir (1)

Puskesmas Gapura, Sumenep.

Plt Puskesmas Gapura Dikeluhkan Mutasi Pegawai Tanpa Koordinasi Sumenep, Memorandum Pengangkatan pelaksana tugas (Plt) di Puskesmas Gapura, dikeluhkan pegawai sukwan, puskesmas setempat. Ini karena kebijakan plt dinilai bertindak sewenangwenang memberikan kebijakan, perolingan pegawai sukwan dengan alasan tidak jelas, maupun menyikapi permasalahan. Salah seeorang pegawai Sukwan yang enggan disebut namanya, mengeluhkan semenjak Upt Puskesmas Gapura dijabat  Plt  menggantikan Kepala Puskesmas sebelumnya, karena meninggal dunia. Setelah dijabat, banyak menimbulkan masalah, dan gegaduhan, sesama pewagai sukwan. Kebijakan yang membuat gaduh, perolingan dua tenaga sukwan, dan satu aparatur sipil negara (ASN) puskesmas setempat, ke puskesmas lain, tanpa koordinasi ke yang bersangkutan, dengan alasan tidak jelas. ”Kewenangannya melebihi kepala Puskesmas, padahal seorang Plt. Kok bisa melakukan perolingan tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada kami.”Katanya Minggu (4/15) Ditanya, permasalahannya, mengayatakan permasalahan yang sudah ada, namun kata dia, semua pegawai puskesmas mempunyai masalah sama. Selain itu, kepala Plt saat sekarang membesar-besarkan permasalahan kecil, yang harusnya diselesaikan intern Puskemas. Sepengetahuan dia, secara aturan, yang pantas menjabat Plt golongan 3B dan Sarjana Kesehatan, namun Plt saat sekarang lulusan D2 dan D3 gizi. ”Harapan kami SK-nya segera dicabut biar tidak menimbulkan permasalahan di Puskesmas Gapura, karena sudah tidak mampu menampung permasalahan yang ada,” harapnya.   Sementara Kepala Dinas Kesehatan  (Dinkes) Kabupaten Sumenep A Fatoni menjelaskan, waktu dekat ini, akan segera mengganti kepala Plt yang sekarang menjabat. Dikatakan pengangkatan Plt dilakukan dengan terpaksa, dalam rangka untuk akreditasi. “Waktu kami mencari orang yang mampu memimpin sementara tidak menemukan hingga mengangkat kepala Plt itu sementara,” jelasnya Fatoni mengaku, telah mempersiapkan pengganti yang layak, untuk memimpin Puskesmas Gapura kedepan. Ia menegaskan bukan nama Plt yang saat sekarang menjabat, dimungkinkan pergantian dilakukan akan dilakukan pada akhir bulan April tahun ini. (uri/rif)

Jalan Poros Desa Rusak Sampang, Memorandum Masyarakat mulai mengeluhkan masih adanya jalan yang rusak yang masih ditemukan. Warga minta jalan rusak tersebut segera diperbaiki mengingat musim penghujan yang akan berakhir. Terlebih pentingnya kondisi jalan yang akan digunakan oleh pengguna jalan. Termasuk jalan poros desa maupun jalan kabupaten yang dikatakan masih terlihat adanya kerusakan. Warga Jalan Pajudan, Kecamatan Kota, masih berharap pihak terkait segera memperbaiki jalan kampung tersebut. Pasalnya kondisi jalan rendah dan juga banyak penambalan yang dilakukan warga mulai dirasakan sangat tidak wajar. Warga kuatir dengan kondisi jalan seperti sekarang ini bisa mengakibatkan kecelakaan. Terlebih jalan tersebut merupakan jalan hilir mudik kendaraan dumptruck pengangkut batu dan pasir. Salah seorang warga setempat, Ahmad Affandi mengatakan, ruas jalan penghubung antara jalan raya dengan Desa Gunung Maddah ini kondisi kerusakannya sudah cukup parah bila dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua. Selain sebagai jalan poros desa, jalan tersebut diketahui digunakan sebagai jalur lalu lalang kendaraan truk besar pengangkut pasir dan batu galian. Sehingga semakin memperparah kerusakan yang ada. “Kalau hujan, disini dimanamana pasti ada genangan dan becek,” ungkapnya kembali. Jalan sepanjang setengah kilometer ini merupakan jalan yang masuk dalam pemukiman warga. Sehingga secara otomatis jalan tersebut setiap harinya digunakan sebagai jalur untuk melakukan aktifitas. Secara swadaya, warga setempat sering melakukan penambalan dengan bahan seadanya, namun hujan dan jenis kendaraan berat yang melewati jalan ini membuat perbaikan warga ini tidak berumur panjang. (sf/rif)

Naikkan Tarif, Bus AKAS Masuk Kota Pamekasan, Memorandum Aksi nakal sejumlah sopir Bus AKAS dengan menaikan tarif sepihak tanpa menunggu pengumunan resmi dari pemerintah, terjadi di terminal Pamekasan. Hal ini dikeluhkan oleh LSM BR, Agus, Minggu (15/4). Lebih lanjut diungkapkannya, rata-rata mereka menaikkan tariff antara 15 – 20 persen. Sebagai bukti adanya tindakan menaikan tarif kendaraan yang dilakukan, Agus menemukan selembaran karcis yang mencurigakan dan menyimpannya. “Memang BBM sudah naik lebih dulu. Tapi kami mengimbau agar angkutan bus sabar menaikkan tarif sehinga para penumpang tidak kecewa,” terangnya. Tidak itu saja, Bus AKAS melintas dan melewati jalur Kota walaupun sudah ada larangan bahwa bus tidak boleh masuk kota. Agus berharap pihak terkait bisa selektif lagi mengawasi hal ini. “Jelas apa yang dilakukan merugikan penumpang bus,” tutupnya. (sjk/rif)

S

uatu ketika, Ra Lilur memanggil ajudan kepercayaannya, H Husni Madani.

di Surabaya. Permintaan itu langsung diiyakan. Berikutnya, Ra Lilur minta agar ajudannya menyewa sebuah mobil berikut sopirnya. Setelah rampung, keduanya berangkat ke Surabaya. Anehnya, ketika sang sopir hendak mengisi bensin, Ra Lilur melarang. “Sudah tak usah isi bensin,” kata Ra Lilur. Karena tahu siapa Ra Lilur sebenarnya, sang sopir langsung tancap gas menyeberangi Selat Madura. Ia melesat ke Surabaya. Di kota pahlawan ini sehari penuh kendaraan yang ditumpangi

Saat itu, cicit Syaikhona Kholil Bangkalan itu minta Husni menemaninya jalan-jalan

Ra Lilur melaju. Tapi uniknya, tak sedikitpun jarum spido penunjuk bensin turun. “Sepanjang jalan saya terus mengawasi jarum penunjuk bensin. Tapi bensinnya tetap penuh. Saya jadi heran, lha wong bensin tidak diisi sama sekali, tapi tidak habis,” tutur Husni heran. Uniknya lagi, ketika kembali ke Desa Banjar Galis, Bangkalan, Madura, tangki bensin tetap tidak berubah alias full tang. “Kalau dipikir, bahan bakar kendaraan itu siapa yang ngisi ya,” kata ajudan kepercayaan kiai jadab ini.

Kejadian seperti itu sering disaksikan Husni. Pernah suatu ketika Ra Lilur mengajak Husni keliling Kabupaten Bangkalan. Saat itu, Ra Lilur menyewa sebuah mobil pick up. Sang sopir diminta untuk menuruti permintaannya. Seperti halnya kejadian yang lalu, ketika sang sopir hendak mengisi bahan bakar, Ra Lilur melarang. Lagi-lagi orang yang mengikuti perjalanan kiai kasaf ini terheran-heran. Karena sejak berangkat hingga pulang bensinnya tetap pada posisi awal. (dbs/ rif/bersambung)

HP Tukar Sabu, Pemuda Kamal Keok Bangkalan, Memorandum Guntur Priyono (24) harus menghabiskan masa mudanya di balik jeruji besi. Pemuda asal Dusun Sawo, Desa Tajungan, Kamal, ini diperbudak sabu. Atas perbuatannya, tersangka ini meringkuk di tahanan Polsek Kamal. Sudah kadung kecanduan, cara apapun Guntur lakukan. Termasuk menukar HP demi mendapatkan 0,44 gram sabu. Guntur ditangkap di rumahnya Perum Gili 2000   Desa Gili Anyar, Kamal. Selain sabu, polisi juga mengamankan motor Honda Vario M-4317-HR milik Guntur.  Berdasarkan Laporan Polisi LP/07/IV/2018/Jatim/Res.Bkln/ Sek. Kamal tertanggal 6 April 2018, tersangka mendapatkan sabu dari Irul dengan cara menukar Samsung J5. “Kemudian sabu tersebut dibawa pulang untuk dijual lagi kepada temannya,” terang Kasubag Humas Polres Bangkalan, AKP Bidarudin, Minggu (15/4). Tersangka akan dijerat pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukumannya paling singkat lima tahun penjara dan

Rutan Sampang Dirazia, Temukan Ratusan Seluler

Tersangka Guntur dan barang bukti yang diamankan.

paling lama 20 tahun penjara. (yus/rif)

Sampang, Memorandum Penemuan 111 handphone (HP) atau seluler dan alat bong di Rutan Kelas IIB Sampang oleh Tim gabungan dari TNI/Polri beserta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dalam sidak gabungan, banyak mendapatkan sorotan. Kepala Rutan Kelas IIB Sampang Gatot Tri Raharjo mengeluhkan keterbatasan jumlah personel untuk melakukan pengawasan. Pihaknya hanya mengandalkan empat porsonel pengawasan untuk sebanyak 242 warga binaan. Ratusan warga binaan itu menempati sebanyak 12 kamar narapidana dan 5 kamar untuk tahanan. “HP maupun barang lainnya yang ditemukan kemungkinan punya warga binaan yang sudah keluar ataupun pindah. Kami pun tidak mengetahui pasti keberadaan HP maupun barang-barang lainnya itu,” tuturnya kepada media kemarin. Menurutnya, Rutan Kelas II B Sampang sudah merencanakan penambahan personel pengamanan dan pengawasan bagi para warga binaan. Sebab meski mengalami kekurangan personel, pihaknya tetap memberlakukan aturan larangan membawa HP bagi para pengunjung yang hendak membesuk. “Kalau

pemberlakuan larangan membawa HP ke dalam lingkungan rutan sudah sejak lama diberlakukan, tapi kita berusaha untuk tetap steril dari HP bagi warga binaan,” ungkapnya. Rencananya, pihaknya pada tahun ini akan mendapatkan droping 10 pegawai dari pemerintah pusat. Para pegawai ini nantinya akan dimaksimalkan untuk memfilter adanya barangbarang dari luar masuk ke dalam rutan. “Aturannya pembesuk tidak boleh bawa HP, karena kami sudah menyediakan loker penitipan HP. Nah dengan tambahan pegawai ini, jangan sampai nantinya barang-barang dari luar sampai masuk atau lolos ke dalam rutan, sehingga setiap hari itu tetap steril. Karena SOP-nya tetap kami laksanakan,” jelasnya. Untuk diketahui, Jumat (13/4) lalu tim gabungan melakukan razia dan sidak ke rutan sampang. Razia tim gabungan langsung dipimpin oleh Kapolres, Dandim 0828, Kepala Rutan serta dari BNNK setempat ditemukan sebanyak 111 HP, sajam, charger, obeng, bahkan alat bong dan bekas klip pocket sabu yang dalam keadaan kosong. Barang-barang yang ditemukan tersebut dibawa kemapolres untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (sf/rif)

Beban Tugas Sama, UPT Disdik Berganti Nama Bangkalan, Memorandum Dalam beberapa bulan terakhir ini, wacana seputar rencana penghapusan Unit Pelaksana Tehnik (UPT) Dinas Pendidikan di 18 kecamatan, marak menjadi pergunjingan di lingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan. Ternyata kasak-kusuk itu memang benar adanya. Jelasnya, semua UPT disdik kecamatan itu kini resmi dibubarkan, alias dihapur dari peta struktur kelembagaan birokrasi di ranah Pemkab Bangkalan. Kepastian itu terungkap, Jumat (13/4) lalu, setelah Pj Bupati Bangkalan, Dr H I Gusti Ngurah Setiabudi Ranuh,SH,CN, MSi, menggelar acara sosialisasi Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 5, 6 dan Nomor 10, di pendopo agung kabupaten setempat. Sedikitnya 740 ASN di lingkungan disdik hadir dalam momentum itu. Mereka adalah para Kabid, Kasi, Kasubag, mantan Kepala UPT Disdik di 18 kecamatan, serta seluruh Kepala Sekolah (Kasek) SDN dan SMPN di Kabupaten Bangkalan. Usai acara sosialisasi dan pembinaan ASN di lingkungan Disdik, Plt Kepala Disdik Dr H Bambang Budi Mustika MPd, kepada awak pers menjelaskan, ketiga Perbup yang disosialisasikan Pj Bupati, adalah Perbup Nomor 5 tentang pencabutan atas peraturan Bupati Bangkalan tentang pembentukan Unit Pelaksana Tehnis Dinas Pendidikan Dinas (UPTD), Perbup Nomor 6 tentang pembentukan organisasi,tugas dan fungsi, serta tata kerja unit pelaksana tehnis daerah pendidikan. Terakhir adalah Perbup Nomor 10 tentang pembentukan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kabupaten Bangkalan. “Ketiga Perbup yang dospsialisasikan Bapak PJ Bupati itu, pada hakekatnya merupakan respon dari Pemkab bangkalan, sekaligus implementasi dari amanah

Peraturan Menteri Dalam Negeri penggantti UPT Disdik di 18 (Permendagri-Red) Nomor 12 Ta- kecamatan. ng pembenNah, peran, pe hun 2017,tentang “Nah, fungsi, besifikasi tu tukan dan klasifikasi ban tugas dan tanggun jawab atas pecabang dinas dan gung na lak unit pelaksana laksanaan tehnis s tehnis daerah,, semua lembaga p ” papar Bampendidikan SD bang. di 18 kecamatan y Lebih deyang sebelumg tail Bambang nya melekat pa UPT Disdik, menambahpada seka kan, aplikasi dari sekarang menjadi u, b Pemendagri itu, beban Koordinasambung Bam- Dr H Bambang Budi Mustika MPd tor Wilayah itu. bang, pada prinJadi penghapusipnya adalah untuk mengatur san UPT Disdik itu, pada hakekattentang struktur organisasi, ket- nya, tak lebih dari hanya sekedar atalaksanaan, analisa formasi berganti nama menjadi Koorjabatan dan kepegawaian di dinator Wilayah saja,” ungkap setiap OPD, rasionalisasi satuan Bambang. jumlah OPD, serta pengalihan Meski begitu, dalam konteks kewenangan kelembagaan dari kelembagaan, antara UPT disdik daerah (kabupaten dan kota) ke dan koordinator wilayah disdik, Provinsi. Diantaranya pengali- menurut Bambang, juga memihan soal tata kelola kehutanan, liki perbedaan yang mendasar. kelautan dan perikanan, per- Diantaranya, tidak seperti UPT tambangan dan energi, serta Disdik sebelumnya, keberadaan pengalihan lembaga pendidikan Koordinator Wilayah Disdik saat setingkat SMA dan SMK. ini, ditetapkan sebagai lembaga Dalam Permendagri itu, non struktural. Atau dengan juga tersisip kebijakan peng- kata lain, mantan kepala UPT hapusan Unit Pelaksana Tehnis Disdik di 18 Kecamatan yang kini Dinas Pendidikan (UPT Disdik) berstatus sebagai Koordinator secara menyeluruh di seluruh Wilayah, tidak lagi berhak atas daerah. Termasuk UPT Disdik jabatan struktural eselon IV yang di 18 kecamatan di Kabupaten disandang mereka sebelumnya. Bangkalan. Dengan demikian, Meski begitu, tanggalnya pasca kegiatan sosialisasi Per- jabatan eseloan IV itu, secara bup Nomor 5,6 dan Nomor 10 finansial tidak akan merugikan itu, secara otomatis, seluruh para mantan Kepala UPT DisUPT disdik di 18 kecataman, res- dik yang kini berubah status mi sudah dihapus. Atau secara menjadi Koorxdinator Wilayah struktural, tidak lagi termasuk Disdik di 18 Kecamatan. Pasdalam struktur kelembagaan alnya, struktur jabatan mereka birokrasi Pemkab Bangkalan. kini dialihkan menjadi jabatan Meski begitu, bukan berarti fungsional. “Artinya, mereka peran, fungsi, beban tugas serta tetap rutin mendapat tunjantanggung jawab yang melekat gan bulanan. Nominal tujangan pada UPT Disdik sebelumnya, fungsional ini, besarnya juga lalu serta-merta ikut menjadi tidak jauh berbeda dibanding tereleminir. Pasalnya, jika meru- tunjangan ketika mereka masih juk pada Perbup Nomor 10 menyandang status pejabat estentang pembentukan koordi- elon IV,” tegas Bambang. nator wilayah, secara otomatis Menurut Bambang, patra Pemkab juga sudah membentuk Koordinator Wilayah pengganti koordinator wilayah sebagai UPT Disdik di 18 kecamatan itu,

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSUL

Keanehan yang ditunjukkan kkan oleh KH Kholilurrahman atau au yang lebih dikenal dengan Ra a Lilur, Bangkalan, memang seolah tak pernah habis. Orangorang yang pernah menyaksikan langsung perilaku Ra Lilur selalu dibuat geleng-geleng g kepala. Maklum, banyak perisistiwa tak masuk akal, namun un terjadi secara nyata. KH Kholilurrahman

FOTO: MEMORANDUM/ YUSRON

FOTO: MEMVORANDUM/ SYAMSURI

Naik Kendaraan Keliling Surabaya Tanpa Bensin

Kantor UPT Disdik Kecamatan Bangkalan, berubah nama menjadi kantor koordinator wilayah pendidikan.

tetap ngantor di kantor mereka yang lama. Termasuk semua personal jajaran staf di dalamnya, masih tetap dipertahankan untuk ngantor di tempat yang sama. Hanya saja, sebagai lembaga non struktural, kewenangan beban tugas dan tanggung jawab para Koordinator Wilayah Disdik di masing-masing kecamatan, ruang geraknya kini jadi terbatas hanya di lingkungan internal Dinas Pendidikan. Atau dengan kata lain, tidak seperti ketika mereka menjabat sebagai Kepala UPT Disdik sebelumnya, ekskalasi kewenangan tugas mereka sebagai Koordinator wilayah saat ini, tidak boleh lagi mematok kebijakan koordinasi dengan lintas OPD lain di lini kecamatan. Makanya, dalam kontejkas kelembagaan, masing-masing Kantor Koordinator Wilayah Pendidikan, kini tidak dibenarkan lagi meliliki stempel kedinasan. Termasuk aktifitas surat menyurat para Koordinator Wilayah dengan seluruh lembaga SDN yang mereka bawahi, tidak lagi dibutuhkan adanya legalitas stok stempel kedinasan. Kesimpulanya, para Koordinator Wilayah, menurut Bambang, pada hakekatnya merupakan kepajangan dari Disdik Kabupaten Bangkalan, untuk meneruskan ragam kebijakan

pendidikan kepada seluruh lembaga SDN di masing-masing kecamatan. Jadi mereka tidak diperkanankan lagi untuk menggulirkan berbagai kebijakan secara mandiri di luar kebijakan Disdik Kabupaten. Dalam konteks ini, batasan wenang tugas dan tanggung jawab para Koordinator Wilayah di sini, menurut Bambang, hanya terfokus pada beberapa hal penting saja. Diantaranya melaksanakan langkah koordinasi atas pembinaan atas pengelolaan seluruh satuan pendidikan (lembaga setingkat SD) baik formal maupun non formal di masing-masing kecamatan. Juga mengkoordinasikan kegiatan pengumpulan dan pengelolaan data, berikut mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan kepegawaian dan perlengkapan satuan pendidikan, selaras dengan kebijakan disdik kabupaten. “Dengan demikian, sekali lagi, kami tegaskan di sini, bahwa dalam aplikasi tugasnya nanti, para Koordinator Wilayah itu, merupakan kepanjangan dari Disdik Kabupaten dalam mengkoordinasikan beberapa kegiatan penting di atas, sesuai dengan kebijakan yang digariskan oleh Disdik Kabupaten Bangkalan,” pungkas Dr H Bambang Budi Mustika MPd. (ras/rif)


PILKADA

JATIM

SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

Ribuan Hafiz Mengetuk Pintu Langit

FOTO: MEMORANDUM/YOK

Jember, Memorandum Istighosah Kubro “Mengetuk Pintu Langit” yang digelar pasangan calon gubernur/wakil gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno dimulai tepat usai salat subuh di Kampung Jakcloth Jalan Slamet Diyadi, Jember, Minggu (15/4). Ribuan hafiz atau penghafal Al Quran memulai Istighosah dengan melantunkan ayat-ayat suci Al Quran. Sebanyak 313 kali kataman Al Quran ditargetkan akan tercapai sebelum pukul 13.00 tepat dimana Istighosah Kubro akan dimulai. Para Hafiz ini terbagi dalam beberapa kelompok, mereka melantunkan ayat-ayat Al Quran dengan sangat merdu.”Ada 100 kelompok masing-masing mengatamkan tiga kali. InsyaAllah nanti sebelum duhur sudah bisa katam 313 kali,”ujar Muhlis Hasyim, salah satu tanfidz. Sementara itu, usai kataman, rangkaian Istighosah kali ini akan dilanjutkan dengan Sholawatan kemudian dzikir bersama dan ditutup dengan doa bersama dari 99 Kiai sepuh secara bergiliran. (*/be/day)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Hafidz melantunkan ayat-ayat Al Quran.

FOTO: MEMORANDUM/BAUD

FOTO: MEMORANDUM/IST

HALAMAN 10

Ki Suejatmiko bersama 36 DPC Hanura se-Jatim kubu Daryatmo .

Kelana Aprilianto (tengah kanan) bersama pengurus Hanura Jatim kubu OSO.

Hanura Pecah di Pilgub Jatim Surabaya, Memorandum Kisruh internal Partai Hanura berimbas di Pilgub Jatim 2018. Dukungan partai politik yang didirikan Jenderal TNI (Purn) Wiranto (mantan Panglima) kini terbelah dua. Hanura versi Oesman Sapta Odang (OSO) dengan Ketua DPD Hanura Jatim Kelana Aprilianto mendukung Khofifah-Emil Dardak. Sementara kubu Daryatmo dengan ketua DPD Hanura Jatim Ki Sudjatmiko menjatuhkan dukungan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Pecahnya dukungan di Pilgub Jatim ini, tentu tidak menguntungkan dua pasangan calon gubernur. Baik untuk paslon nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, maupun untuk paslon nomor 2, Saifullah Yusuf- Puti Guntur Soekarno. Ketua DPD Hanura Jatim Soedjatmiko memastikan mendukung pasangan cagub-cawagub nomor urut dua, Saifullah Yusuf

(Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno pada pilgub 2018. Kepastian ini merupakan salah satu hasil rapat konsultasi DPD Hanura Jatim dengan 38 DPC Hanura Kabupaten/ Kota se-Jatim di Kantor DPD Hanura Jatim, Jalan Raya Klampis Jaya 7, Jumat (13/4) sore. “DPC-DPC secara bulat menjatuhkan pilihan untuk memenangkan pasang Gus Ipul-Puti. Ini murni aspirasi dari kader-kader di bawah,” ujar Ketua DPD Hanura Jatim, Soedjatmiko, Minggu (15/3). Soedjatmiko menegaskan, deklarasi dukungan untuk pemenangan Gus Ipul-Puti akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini, bersamaan dengan pelantikan 38 DPC Hanura se-Jatim.”Insya Allah deklarasi nanti

akan dihadiri Gus Ipul dan Mbak Puti,” imbuhnya. Ki Sudjatmiko mengatakan, Khofifah memang mengikuti proses penjaringan bakal calon gubernur lewat DPP Partai Hanura. Kemudian mendapat dukungan dari OSO dan kawan-kawan, yang kemudian diteruskan oleh Ketua DPD Hanura Jatim, Kelana Aprilianto.”Kalau Khofifah prosesnya bukan di Jatim,” tegasnya. Karena itu, lanjut Soedajtmiko, Hanura versi Daryatmo mengalihkan dukungan ke Gus Ipul-Puti, dan menugaskan Bendahara Reny Widya Lestari sebagai ketua tim pemenangan pasangan yang diusung PKB, PDIP, PKS, dan Gerindra tersebut. “Yang mendaftar ke DPD Partai Hanura Jatim dan menyampaikan visi misinya hanya Gus Ipul. Karena itu, kami mendukung Gus Ipul,” ungkapnya. Terpisah, Ketua DPD Hanura Jatim, Kelana Aprilianto menjelaskan, dukungan partainya pada

Khofifah-Emil ini sudah seiring dengan keputusan DPP dibawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang (OSO). Apalagi, satu-satunya kepengurusan Hanura yang diakui oleh Kemenkumham hanya OSO. “Sebagai partai pengusung, Hanura akan all out memenangkan ibu Khoffah untuk menjadi Gubernur Jawa Timur. Artinya kalau ada orang yang mangatakan dukungan kepada Paslon lain itu abal-abal,” tegas Kelana. Kelana pun menyayangkan sikap Sujatmiko Cs. Sebab, setalah dilakukan penelusuran lebih jauh, Sujatmiko Cs tidak tercantum dalam surat keputusan (SK) kepengurusan yang sah. “Kami sudah cek. Dan ternyata tidak ada namanya. Bahkan saya sendiri tidak kenal dengan mereka,” terangnya. Sampai saat ini, dua kubu Partai Hanura bersengketa hukum. Pada 19 Maret 2018 PTUN telah mengabulkan gugatan kubu Ketua Umum Partai Hanura Dary-

atmo tentang penundaan SK Kemenkumham nomor: M.MH01.AH,11.01 Tahun 2018. Kemudian, muncul penetapan putusan sela terhadap perkara nomor 24/G/2018/PTUN.JKTTahun 2018 yang isinya menunda pelaksanaan SK Nomor 22 terkait kepengurusan Osman Sapta Odang (OSO). Dalam amar putusannya, PTUN memerintahkan Menkumham RI menunda pelaksanaan SK Kepengurusan Hanura di bawah kepemimpinan OSO. Putusan sela tersebut merupakan sebuah perintah hukum yang harus ditaati oleh para pihak, dengan demikian SK yang dimiliki OSO dan kubunya sudah tidak berlaku lagi.”Kita tinggal menunggu keputusan Incrah dari Mahkamah Konstitusi (MK). sekarang sudah memasuki sidang kelima, pemanggilan saksi-saksi. Kita optimistis Hanura kita (kubu Daryatmo) akan menang,” imbuh Soedajtmiko. (be/day)

Khofifah didampingi putranya Jalaluddin memberikan sambutan dalam kunjungannya di Pasar Atom.

Bangun Sentra Ekonomi Pasar Atom di Jatim Surabaya, Memorandum Calon gubernur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa memberi perhatian lebih terkait angka pengangguran di Jatim. Karena itu dalam kunjungannya ke Pasar Atom Mal, Minggu (15/4), ia mengacungi jempol kepada manajemen Pasar Atom yang hingga saat ini telah menampung belasan ribu pekerja. Menurut Khofifah, ini juga merupakan salah satu bentuk pemerataan ekonomi. Dalam kunjungannya kemarin Khofifah juga menyapa para pengusaha, diantaranya beberapa pemilik pertokoan legendaries di kawasan utara Surabaya itu. Dalam kunjungannya di Pasar yang didominasi pedagang keturunan Tionghoa ini, Khofifah berharap, sentra-sentra perekonomian seperti Pasar Atom ini ada dan dibangun di beberapa daerah di Jatim. “Siapa tahu, Pasar Atom Plaza lalu membuat replikasi di daerah Probolinggo, Jember, atau mungkin di daerah Ngawi, atau Ponorogo. Sehingga sentra-sentra pertumbuhan dan serapan tenaga kerja itu, tidak menjadi urban,” katanya. Berdasarkan informasi dari manajemen, Pasar Atom Plaza Surabaya, mempekerjakan sekitar 15 ribu orang karyawan. Mereka tidak hanya warga Surabaya, tetapi datang dari berbagai daerah. “Inikan banyak mereka dari berbagai daerah, jadi mereka harus ke kota, ada urbanisasi. Maka ada kepadatan penduduk di sentra sentra pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya. Untuk itulah, Khofifah berharap sentra perekonomian juga ada di daerah sebagai bentuk pemerataan. “Kalau ini kemudian ada opsi, kemungkinan menyiapkan format semacam Pasar Atom Plaza, ownernya kan disini, sehingga itu akan memberikan pemerataan pertumbuhan yang lebih signifikan dan lebih konkrit,” tambahnya. Dalam kesempatan itu Khofifah juga didampingi anak keduanya Jalaluddin. Pemuda tampan yang juga mahir berbahasa Mandarin itu sempat memberikan sambutan ucapan terima kasih dengan bahasa Mandarin yang fasih. Pengunjung pertokoan dan pengusaha di Pasar Atom pun sempat terkejut kemudian antusias memberi dukungan. (yok/day)

PAN Panasi Mesin Pilgub Surabaya, Memorandum Ketatnya persaingan menuju kursi Gubernur Jatim, PAN yang mendukung Khofifah-Emil Dardak kembali memanaskan mesin politiknya. Kali kedua, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di tahun 2018 ini, hadir ke Jawa Timur untuk melakukan safari politik. Sekretaris DPW PAN Jawa Timur, A Basuki Babussalam, menjelaskan, bahwa kunjungan Zulhasan,

sapaan akrab Zulkifli Hasan ke seluruh kabupaten/kota di JawaTimur sebagai upayanya memanasi mesin partai. Safari ini diharapkan akan menggerakkan kembali infrastruktur partai sampai tingkat ranting dan TPS (tempat pemungutan suara). “Perhelatan poltik makin dekat, maka butuh kembali mengingatkan bahwa kerja-kerja dalam rangka pemenangan tak boleh lagi tersendat-sendat atau bahkan putus. Oleh karenanya, Ketua Umum PAN akan

turun langsung,” papar Basuki. Disampaikan Basuki Babussalam yang juga anggota DPRD Jatim, pertemuan dengan Zulhasan dikemas lebih santai, namun tetap konstruktif. Dalam acara santai ini, Zulhasan akan memberikan support untuk kerja-kerja kadaer di setiap daerah. Ia akan memberi instruksi dan materi materi terkait pemenangan PAN. “Dari sini diharapkan muncul dialog, selain Ketum memberikan materi-materi

penguatan untuk kader,” ungkap Masdin. Konsolidasi ini juga diharapkan bisa menyerap aspirasi masyarakat di JawaTimur untuk kemudian dirumuskan sebagai kebijakan program pemenangan. Di beberapa daerah, pimpinan partai yang juga menjabat Ketua MPR RI ini direncanakan bertemu beberapa komunitas untuk sharing dan diskusi. Menurut Basuki Babussalam, safari Zulhasan ke JawaTimur, selain

dalam rangka konsolidasi nasional juga untuk mendengar dan mengetahui kondisi rakyat. Zulhasan ingin mengetahui masalah-masalah yang dialami petani, nelayan, pedagang, dan sektor masyarakat lainnya.“Juga untuk mengetahui dan memahami bagaimana kondisi umat. Karena itu Zulhasan juga akan melakukan silaturahmi kepada kyai dan tokoh masyarakat,” pungkas anggota Fraksi PAN DPRD Jawa Timur tersebut.(day)


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 11

Manajer MU Kecewa Gonzales

PSIS Taklukkan PSMS Medan

MANAJER Madura United (MU), Haruna Soemitro, menyampaikan kekecewaannya setelah Cristian Gonzales memastikan kariernya di klub asal Pulau Garam itu telah berakhir dan hijrah ke tim Liga 2, PSS Sleman. Haruna kecewa, lantaran penyerang senior tersebut pergi ke Sleman tanpa pamitan ke manajemen MU. Padahal, Gonzales masih terikat kontrak profesional. Hanya, atas permasalahan ini pihak MU tidak akan membawa ke level lebih serius. Menurut Haruna, kebijaksanaan tersebut diambil karena selama ini manajemen MU dengan PSS punya hubungan sangat baik. Sebenarnya, MU bisa saja mempermasalahkan hal ini karena ini pelanggaran etika kontrak. Namun, demi menjaga hubungan kedua tim, Ia pun merelakan Gonzales. Bahkan berharap bisa sukses mengangkat PSS Sleman. (*/be)

TUAN rumah PSIS Semarang menang secara meyakinkan ketika menjamu PSMS Medan pada lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (15/4). PSIS menang telak 4-1. Bruno Silva menjadi bintang lapangan dalam duel sesama klub promosi tersebut. Dia mencetak hattrick pada menit ke-41, 45 dan 65, ditambah gol Ibrahim Conteh (43). Gol balasan tim tamu dihasilkan Frets Listanto Butuan (50). Ini kemenangan perdana PSIS pada kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Tanah Air. Dari tiga laga sebelumnya, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini dua kali meraih hasil imbang dan sekali kalah sehingga mereka kini ada di urutan kelima dengan koleksi 5 poin. Sedangkan bagi PSMS, yang berstatus runner-up Liga 2 2017, kekalahan ini menjadi yang ketiga. (*/be)

Targetkan 5.000 Peserta Ikuti Fun Bike HUT Kodiklatal

FESTIVAL AKUATIK INDONESIA 2018

Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto SH MAP.

ir di Kodiklatal,” tambah Darwanto. Dia menambahkan, selain fun bike spektakuler, Kodiklatal bersama lembaga pendidikan lain di lingkungan TNI AL, seperti AAL, Seskoal, dan STTAL juga mengadakna kegiatan olahraga lainnya seperti pertandingan bulu tangkis (6-19 April 2018), lomba ketrampilan jasmani prajurit (17 April 2018), lomba dayung (24-25 April 2018 di Bozem AAL), lomba instruktur/ dosen dan bingsis teladan (25-26 April 2018), lomba menembak (2527 April 2018) dan lomba kebersihan (23-27 April 2018). Untuk kegiatan bhakti sosial diantaranya donor darah spektakuler (18-19 April 2018 target 2000 kantong darah), kegiatan bersihbersih bozem, Morokrembangan (20 April 2018), silaturahmi dengan warakawuri, anak yatim dan anak berkebutuhan khusus serta menjenguk personel yang sakit (25-26 April 2018) dan ziarah di TMP Mayjen Sungkono (3 Mei 2018). (sr/be)

Incar Juara Umum, Jatim Turunkan Kekuatan Penuh Surabaya, Memorandum Sebanyak 701 atlet dari 30 pengprov se-Indonesia memastikan diri tampil dalam Festival Akuatik Indonesia 2018 yang digelar di Surabaya dan Sidoarjo, 16-22 Maret. Ajang ini oleh Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) dijadikan kesempatan untuk menyeleksi atlet Indonesia yang akan diturunkan di Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Untuk itu, tuan rumah Jatim akan menurunkan kekuatan penuh dalam Festival Akuatik Indonesia 2018 ini. Pengprov PRSI Jatim optimistis, pasukannya dapat meraih hasil maksimal dalam ajang yang akan berjalan hingga 22 April mendatang.”Sebagai tuan rumah, target kita ya juara umum. Yang jelas, kami juga ingin sukses prestasi dan penyelengaraan,” tegas Wakil Ketua Pengprov PRSI Jatim, Herlambang Wijaya di Kolam Renang KONI Jatim, Minggu (15/4) siang. Guna mewujudkan target tersebut, Jatim akan menurunkan kekuatan penuh. Total 75 atlet. Perenang pelatnas asal Jatim, di antaranya Ressa Kania Dewi, Patricia Yosita, Adinda Larasati Dewi, Nurul Fajar Fitriani (putri), dan Indra Gunawan, Glen Victor Sutanto (putra), akan diterjunkan di ajang ini.

Seperti diketahui, Festival Akuatik Indonesia 2018 akan memperlombakan empat cabang olahraga yakni renang di Kolam Renang KONI Jatim (16-19 April), renang artistik di Kolam Renang Sendang Delta Sidoarjo (16-18 April), loncat indah di Kolam Renang Graha Resident Surabaya (18-21 April) dan polo air di Kolam Renang Sendang Delta Sidoarjo (19-22 April). Sekjen PB PRSI Ali A Patiwiri menegaskan, event ini merupakan seleksi terakhir untuk pembentukan tim Indonesia ke Asian Games 2018. Karena semua atlet terbaik terjun di event ini, maka tak menutup kemungkinan ada pemecahan ekor.”Atlet yang menonjol, langsung kita rekrut untuk ke pelatnas,”ungkapnya. Ditambahkan, meski tidak diperhitungkan mampu meraih medali, cabor renang rencananya juga akan memberangkatkan para atlet utama untuk berlatih dan uji coba di Amerika Serikat. Soal ditunjuknya Jatim sebagai tuan rumah Festival Akuatik Indone-

FOTO: MEMORANDUM/BAUD

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Komando Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) memperingati HUT-nya ke-72 tahun ini secara spektakuler. Berbagai kegiatan olahraga dan sosial baik untuk umum dan internal sudah disiapkan. Termasuk penyelenggaraan Fun Bike Spektakuler, 29 April mendatang, yang menargetkan 5.000 atau lebih peserta warga Surabaya dan kota-kota lain di sekitarnya. “Kami berharap kehadiran masyarakat umum baik mahasiswa, generasi muda maupun komunitas fun bike bisa ikut memeriahkan kegiatan ini. Apalagi, kami sudah menyiapkan doorprize mewah seperti mobil, motor, sepeda hingga barang elektronik lainnya,” ujar Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto SH MAP. Sesuai rencana, peserta akan mendapat kesempatan untuk mengunjungi berbagai lokasi di mana Kodiklatal dan Armatim di mana berbagai kapal tempur TNI AL berada. Start diawali di Kodiklatal Bumimoro menuju Armatim dan kembali finish di Kodiklatal. Di lokasi finish juga disiapkan bazar, pameran Alutsista TNI AL hingga penampilan GS Gita Jala Taruna AAL. “Untuk menjaring peserta fun bike, kami pun sudah menyebar tiket peserta dengan menempatkan petugas di lokasi di mana komunitas sepeda berkumpul. Baik di Taman Bungkul, Sidoarjo maupun Gresik. Dengan harapan penyelenggaraan ini benar-benar menarik minat masyakat sebanyak-banyaknya had-

OLAHRAGA

Pengurus PB PRSI Robert Francis Gumulya (Wasekjen PRSI), Ali A Patiwiri (Sekjen PRSI) bersama pengurus Pengprov PRSI Jatim.

sia 2018 ini, Ali A Patiwiri mengaku, karena Gelora Bung Karno sedang direnovasi. Lantas, pihaknya menjalin komunikasi dengan Pengprov PRSI Jatim. Hasilnya, Jatim paling siap untuk melaksanakan event ini dibanding daerah lain. “Makanya, kita cepat mengambil keputusan tersebut,” ungkapnya. Lebih dari itu, ditunjuknya Jatim sebagai tuan rumah adalah untuk mendorong Jatim membangun sarana lebih lengkap seperti kota-kota lain. “Kami mendambakan Jatim menjadi penyumbang atlet untuk tim nasional. Karena itu, harus memiliki sarana dan

prasarana yang memadai. Saya yakin, KONI Jatim bisa melobi pemerintah daerah,” tandasnya. Melihat potensi yang dimiliki Jatim, dia tidak mengharapkan Jatim menjadi tuan rumah PON, tapi minimal Sea Games. Sebab di Thailand, Malaysia, Philipina, Sea Games itu digelar bukan di ibu kota, tapi di kota-kota besar di daerah. “Palembang sudah. Surabaya (Jatim) sebagai kota terbesar kedua, sumber daya manusia, akomodasi, infrastruktur semua sudah siap.Tinggal membangun sarana olahraga yang memenuhi standar untuk Sea Games,” tandasnya. (be)

Usai Digendam Ditelantarkan di Gunung Anyar tersebut mengundang perhatian warga setempat. Bahkan, Citra mengaku perhiasan dan HP miliknya ikut digondol. Citra menambahkan, sebelum dikerjai dirinya sempat diajak keliling Surabaya selama dua hari. Belum jelas apa yang dialami Citra tersebut. Wanita ini lalu dikirim ke Liponsos oleh petugas Linmas. “Saya lihat di depan rumah, ia berdiri dan ngomong sendiri,” terang saksi Mustofa Kamal Pasa

(30), warga Jalan Gunung Anyar Sawah, kemarin. Dikatakan Mustofa, korban sempat menceritakan kalau dirinya diajak temannya ke warung kopi (warkop) di sekitaran Korem 084/BJ, setelah itu barang berharga miliknya dijarah dan dibawa kabur. Pengakuan Citra, ia sempat ditawari miras namun ditolaknya mentah-mentah. “Sempat diajak minum kopi lalu perhiasan dan HP-nya dijarah. Korban lalu ditelantarkan di

Pengedar SS Tempel Sukorejo Dibekuk Penemuan barang bukti tersebut usai dilakukan penggeledahan. Temuan itu membuat Monot semakin tidak berkutik dan pasrah ketika digelandang ke Mapolsek Sukomanungga dan dijebloskan ke penjara. Tak hanya itu, anggota juga menemukan BB tambahan, di antaranya 8 poket sabu seberat 6 poket 0,4 gram, 2 poket 0,3 gram, 17 plastik klip kosong, 1 pipet kaca, 6 sekrop dari sedotan warna putih, 2 karet dot, dan uang tunai Rp 200.000.

“Barang bukti sudah kami kirim ke laboratorium Polda Jatim dan hasil tes urine tersangka positif narkoba,” ungkap Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono, Minggu (15/4). Terbongkarnya kedok Monot ini, bermula anggota mendapatkan informasi, bahwa ia seorang pengedar sekaligus pengguna sabu. Berbekal laporan itu, anggota menindaklanjuti dengan menggerebek kos-kosannya di Jalan Dukuh Kupang Timur.

Tiga Pria Perkosa Gadis Idiot AKP Tinton Yudha Riambodo, Minggu (15/4). Lebih lanjut dijelaskan Tinton, meski Puspa diketahui menderita keterbelakangan mental, tapi tetap beraktifitas bekerja. Sedangkan korban menurut ketika ada yang mengajak tapi harus membentak lebih dulu. “Bila dibentak korban kaget dan menuruti kemauan orang yang membentaknya,” lanjut Tinton. Kondisi itulah yang digunakan para pelaku untuk me-

manfaatkan korban. Kejadian berawal sekitar akhir tahun 2017. Semula Puspa diajak berkenalan dengan seorang pria sepulang kerja. Selanjutnya, korban diajak dengan dalih akan diantar pulang. Ternyata Puspa malah diajak ke sebuah hotel di kawasan Surabaya Utara. Di tempat itu, korban dipaksa untuk melayani pria yang baru dikenalnya. Sepekan kemudian, korban dijemput pria lain yang tidak dikenal.

Arek Keputran Panjunan Bawa Bong Sabu penangkapan terhadap Idris dilakukan Sabtu (14/4). Bermula dua anak buahnya yang melakukan pengamanan wisuda di kampus Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, tepatnya di pos penugasan di sekitar Jalan Kupang Barat. Tak lama kemudian, melintas sepeda motor warna hitam

yang dikendarai Idris cs berboncengan melaju kencang, sehingga menyerempet portal pengaman jalan. Anggota yang curiga, kemudian mengamankan Idris yang posisinya di belakang motor. Sedangkan yang joki motor berhasil melarikan diri. Lantaran curiga, Idris lalu digeledah

Ogah Pacaran proses taaruf. Hal itu karena pandangannya kalau pacaran, dianggap tak sesuai syariat Islam dan taaruf justru mendatangkan berkah. Ia pun meminta dimudahkan dalam urusan jodoh. “Kalau pasangan do’ain aja. Insya Allah, semoga diberikan jodohnya oleh Allah. Aku serahin urusannya semua sama Allah. Segimana di kasihnya aja. Kalau dari caranya sih aku lebih milih, yang taaruf. Pokoknya

Sambungan dari halaman 1

Gunung Anyar. Katanya sudah dua hari di sini,” jelas Mustofa. Disinggung apakah Citra sebagai korban gendam, Mustofa tak berani memastikannya karena wanita itu sering bicara sendiri. “Kita juga tidak tahu, ceritanya cuma begitu. Apalagi orangnya kerap bicara sendiri. Kami belum memastikan apakah normal atau tidak,” imbuh Mustofa. Terpisah Kapolsek Rungkut Esti Setija Oetami saat dikonfirmasi terkait soal tersebut belum

Sambungan dari halaman 1 “Ketika digerebek, anggota melihat tersangka sedang main game dan saat digeledah ditemukan narkoba golongan satu, sehingga kami tangkap,” imbuh Muljono. Hingga kini, polisi masih mengembangkan kasus Monot guna memburu pemasoknya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Monot dijerat pasal 114 ayat (1) sub 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 Dengan dalih yang sama dengan pelaku pertama, pria ini juga memerkosa korban di hotel. Seminggu kemudian, korban kembali dijemput oleh pria berbeda yang juga tak dikenal. Tapi kali ini, korban disetubuhi di hotel yang berbeda, di kawasan Surabaya Timur. “Hasil visum dari dokter sudah kami kantongi, kami masih menelusuri siapa sebenarnya tiga orang yang menyetubuhi korban hingga hamil,” pungkas Tinton. (tyo/nov)

Sambungan dari halaman 1 dan ternyata ditemukan sejumlah barang bukti tersebut. Slamet menduga, Idris bersama temannya usai pesta sabu. Sebab, hasil tes urine Idris positif menggunakan barang haram. Kini, tersangka meringkuk di balik penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 no pacaran, bener-bener yang sesuai dengan syariat Islam,” ujar Anisa, seperti dilansir detik. com. “Taaruf itu pengenalan kepada lawan jenis, untuk lebih dekat lagi seusai dengan ketentuan Islam jadi nggak ada bersentuhan, nggak ada berduaan. Pokoknya harus ada perantaranya. Dari awal, sebelumnya kita melalui dengan cara yang berkah Insya Allah ke

depannya juga pernikahan itu berkah,” tambahnya. Saat ini, Anisa mengaku tengah dalam proses taaruf. Ia berharap bisa mendapatkan jodoh untuk berjalan ke tahap pernikahan. “Iya aku penginnya ngalir aja nggak terlalu matokin tahun kapan usia kapan, yang penting segimana dikasihnya dan dikasih yang terbaik,” pungkasnya. (*/lis)

menerima laporan. “Belum ada laporan ke mako. Dan anggota masih cek ke Liponsos,” jelas mantan Kapolsek Gayungan saat dikonfirmasi Memorandum, kemarin.

Esti menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan benar-benar korban gendam atau yang lain. “Kami belum bisa memastikan. Bisa saja ia pura-pura mengaku

jadi korban, sehingga dibawa ke Liponsos. Tapi tunggu perkembangannya saja,” jelas Esti. Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Rungkut AKP Abdul Karim menambahkan untuk korban

Dua Bos Sipoa Jadi Tersangka Selain itu, juga munculnya Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang ke-4 dengan nomor : B/425/SP2HP-3/III/ RES.1.11/2018/ Ditreskrimum pada 21 Maret lalu. Di sana juga diterangkan atas laporan Polisi Nomor : LPB/1576/XII/2017/UM/JATIM tanggal 15 Desember 2017 dapat ditingkatkan statusnya dari terlapor menjadi tersangka. Keputusan itu merupakan hasil dari gelar perkara yang dilakukan

pada 2 April 2018 lalu. Kemudian berkaitan dengan itu penyidik akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan atas nama tersangka Budi Santoso dan IR Klemens Sukarno Candra terkait dugaan tindak pidana yang dimaksud. Ketika dikonfirmasi terkait adanya penetapan dua tersangka yang juga bos Sipoa, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera membenarkannya. “Akan segera kita rilis Senin (hari ini, red),” ung-

Sambungan dari halaman 1 kapnya. Ditambahkan pula bila dengan penetapan dua tersangka tersebut sekaligus membuktikan apabila Polda Jatim melalui Ditreskrimum yang dikomandani Kombespol Agung Yudha Wibowo serius menangani kasus yang merugikan banyak korban dengan kerugian mencapai miliaran. Sebelumnya, ratusan pembeli proyek properti Sipoa di Surabaya dan Sidoarjo sempat bergolak. Mereka mendesak pengem-

Pesta Narkoba di Kamar Kos, Pasutri Digerebek Jl Rubi III, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik. Kini mereka masih terus berurusan dengan anggota Sat Reskoba Polres Gresik. Keduanya digerebek saat pesta sabu di kamar kosnya Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo Gang 28, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik. Abdurrazak mengaku memakai sabu supaya kuat melek

bersama istrinya. “Kerja saya serabutan dan makan masih minta ke orang tua,” ujar Abdurrazak dengan santai. Dia berdalih jika dirinya sudah biasa mengkonsumsi sabu dengan istrinya. Sedangkan pengakuan Mahila, dirinya terpaksa mengikuti ajakan suaminya karena terpaksa. “Saya menyesal pak,” ujar ibu empat anak tersebut. Barang bukti yang diamank-

an petugas di antaranya satu pipet kaca berisi sisa sabu dengan berat timbang 2,82 gram. Satu alat isap, satu sekrop, satu korek api, tisu, sedotan dan puluhan plastik klip. Kasatreskoba Polres Gresik AKP Redik Tribawanto menjelaskan kedua tersangka sudah lama diincar anggotanya karena sebagai pemakai. “Keduanya memang pengguna bukan pengedar. Namun, kami masih terus

Kafe Luxor dan Kafe Mystic Dirazia yang tak memiliki kartu identitas langsung diamankan. Operasi yang dipimpin Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya Kompol Yusuf Wahyudiono, menentukan titik sasaran awal di Kafe Luxor. Di sana, petugas dari Sat Pol PP dan TNI yang dilibatkan tak menemukan pengunjung yang positif memakai narkoba. Namun, petugas menyita

minuman beralkohol seperti bir 7 karton, whiskie 1 dus dan 2 jeriken metanol. “Minuman beralkohol itu kami sita karena tak dilengkapi izin edar,” terang Yusuf Wahyudiono. Selanjutnya petugas bergeser ke Kafe Mystic dan mengamankan 90 remaja yang tak membawa identitas. Dengan rincian, 76 laki-laki dan 14 per-

bergelimang harta. Tapi, dia meninggal karena terkena serangan jantung pada usia yang masih muda. Mereka tidak dikaruniai momongan, sehingga peninggalan harta sang suami jatuh ke tangan Yani. Hanya sebagian yang dibagi-bagikan ke sadara-saudara suami. Suami kedua tak jauh status sosialnya dibandingkan yang pertama. Dia seorang pengusaha. Bukan papan atas untuk kawasan Surabaya, tapi juga bukan pengusaha kelas eceran yang mudah disapu gelombang ekonomi. Sayang, nasibnya hampir sama dengan suami Yani yang pertama: direnggut satu pen-

bang Sipoa mengembalikan uang ratusan juta milik para pembeli karena bangunan yang dijanjikan ternyata hanya isapan jempol.Saat ini sedikitnya ada 300 pembeli yang tergabung dalam paguyuban. Diperkirakan saat ini ada lebih dari 700 warga yang membeli proyek properti Sipoa mulai ruko, perumahan, hingga apartemen. Mereka tergoda membeli karena Sipoa berani menjual dengan harga miring dan diduga membawa nama kepala daerah. (yok/nov)

Sambungan dari halaman 1 mengembangkannya kasusnya,” katanya. Ditambahkan Redik, barang haram tersebut dikirim dari Madura. Kemudian, diambil oleh Abdurrazak di Surabaya. Setelah itu, digunakan bersama istrinya. “Tersangka pria adalah suami kedua. Padahal, suami pertama yang perempuan juga pernah terlibat narkoba,” pungkas Redik. (an/nov)

Sambungan dari halaman 1 empuan. Di kafe tersebut petugas juga melakukan tes urine secara acak dan mendapati seorang pengunjung bernama Bambang (20), asal Sampang, Madura, positif narkoba. “Puluhan remaja tersebut kami serahkan ke Sat Pol PP Kota Surabaya, untuk didata. Untuk yang positif narkoba kami bawa ke mako untuk diperiksa dan

Tak Tahan Hidup tanpa Sentuhan dang jelalatan mata tetangga. Terutama tetangga perempuan, baik yang masih muda maupun yang sudah bau tanah. Entah mendengar dari siapa, Yani mengaku bahwa sejak menikah dengan Adede, banyak tetangga yang menuduhnya hanya mencari kepuasan jasmani. Sebab, Adede sangat jauh bila dibandingkan suami-suaminya terdahulu. Utamanya dalam status sosial dan budi pekerti. Suami pertama Yani adalah pejabat di lingkungan Pemprov Jatim. Namanya sering masuk koran dan televisi. Orangnya santun dan pandai menghargai orang lain. Posisinya yang basah membawa keluarga Yani hidup

sudah dimintai keterangan tetapi bicaranya masih seperti orang linglung. “Masih dicek. Bicaranya masih ngelantur, kita masih cari permasalahannya,” pungkas Karim. (fer/nov)

selanjutnya dilakukan proses rehabilitasi,” lanjut Yusuf. Masih kata Yusuf, kegiatan akan dilakukan berkala namun untuk sasarannya dilakukan secara acak dan mendadak. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir kebocoran razia. “Bakal rutin kami gelar razia dan dilakukan mendadak dan acak,” pungkasnya. (tyo/nov)

Sambungan dari halaman 1 yakit. Bedanya, ayah Khaky terkena stroke. Pembuluh darah di batang otaknya pecah. Dokter tak berani mengoperasi karena risikonya terlalu besar. Peluang selamatnya hanya 10 persen. Alternatif lain untuk meluruhkan darah yang menggenang di otak ayah Khakhy adalah meneteskan obat melalui lubang hidung. Namun belum sempat hal itu dilakukan, suami kedua Yani terlebih dulu diangkat nyawanya. Yani dan Khaky hanya sanggup meratapi kebergiannya. “Kedua suami saya nasibnya sama: meninggal karena penyakit yang diderita,” kata Yani kepada pengacaranya, yang lantas dikisahkan kepada Mem-

orandum, awal pekan lalu. Dengan kondisi ekonominya yang ada, sebenarnya Yani dapat melanjutkan hidup tanpa bergantung kepada lelaki. Tinggal meningkatkan ibadah untuk bekal sesudah mati. Namun, bukan itu pilihan Yani. Karena itu, ketika dia memutu skan menikah dengan Adede, para tetangganya di kawasan Wonokromo menuding wanita ini hanya mengejar kenikmatan biologis. Apalagi, perilaku Adede sangat berbeda dengan sifat-sifat suami Yani sebelumnya. Adede sangat cuek terhadap tetangga, angkuh, dan cenderung sombong. Lelaki ini juga sangat kasar. (jos/bersambung)


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 12

G R E S I K KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Koinul Mistono, Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959495- 085.311.868.686

Pemuda Campurejo Edarkan Pil Koplo

LAKONE

Jajaki Wedding Organizer

Pemuda 19 tahun tersebut diringkus ketika sedang menunggu pelanggannya. Pasalnya, dia kerap bertransaksi di lokasi cucian tersebut. Pil berlogo LL tersebut disembunyikan di dalam jok motornya. Gerak-geriknya selalu mencurigakan hingga mengundang perhatian warga dan lapor ke polisi. Setelah diselidiki, pemuda tinggi kurus tersebut ternyata kedapatan membawa 457 butir pil koplo yang siap diedarkan. “Yang beli teman sendiri,” ka-

Ajmalul Insani diapit petugas.

tanya. Dia mengaku sudah lama menjadi pengedar koplo dan barangnya selalu habis. Pembelinya dari kalangan pemuda dan harganya sangat terjangkau. Biasanya melayani eceran dan paketan. “Ada yang beli dua butir, ada juga satu tik,” ujarnya. Tidak hanya menjual, Ajmaul sapaan akrabnya juga memakai sendiri. Biasanya diminum ketika malam hari. “Kadang di tempat ngopi sama teman-teman,” dalihnya. Ka-

polsek Panceng AKP Sholeh Lukman Hadi menjelaskan, pemuda itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia kerap bertransaksi di lokasi tersebut, serta gerak-geriknya sudah lama diintai. “Setelah ada informasi, anggota langsung bergerak, kemudian tersangka diamankan,” kata Lukman. Dari hasil pemeriksaan, obat terlarang itu didapat dari wilayah Lamongan. Saat ini anak buahnya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mencari bandarnya. Tersangka dijerat pasal 196 Jo pasal 197 UU No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. “Ancaman hukumannya di atas tiga tahun penjara,” tandas mantan Kapolsek Bungah tersebut. (an/har/yok)

Gresik, Memorandum Warga Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD), tepatnya di Jalan Granit Nila, Kecamatan Driyorejo digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria tua di sebuah rumah kosong, Minggu (15/4) kemarin. Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 14.00 masyarakat setempat sedang cangkrukan di salah satu warung dan mencium bau tak sedap. Sejumlah warga kemudian langsung menuju rumah kosong yang diduga

sumber bau itu. Setelah mendekat ternyata benar,  ada kakek kondisinya tengkurap dan sudah tidak bernyawa. Selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Driyorejo. Tidak lama kemudian, anggota Polsek Driyorejo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)  dan mengidentifikasi korban yang diketahui bernama Noldi (55). Selama ini korban sering dipanggil sebagai Pak Tua oleh masyarakat setempat.  Setelah

olah TKP korban dievakuasi ke puskesmas terdekat. Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, bila korban sebelumnya punya riwayat sakit akut. Kapolsek Driyorejo AKP Adam Purbantoro membenarkan kejadian tersebut. “Memang benar ada kejadian itu.  Tetapi secara pasti belum mengetahui penyababnya,  karena itu kewenangan dokter,” terang mantan Kasat Reskrim Polres Gresik, kemarin. (an/har/yok)

FOTO: MEMORANDUM/M AMIN ALAMSYAH

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Kakek Driyorejo Mati di Rumah Kosong

Petugas mengolah TKP.

Warga Sekapuk Korban Tabrak Lari Gresik, Memorandum Nahas menimpa Syaiful Arif (20), warga Desa Sekapuk, RT/RW 04, Kecamatan Ujungpangkah. Dia jadi korban tabrak lari di Jalan Raya Deandels, Panceng, Sabtu (14/4) malam. Korban diketahui terluka parah dan kondisinya kritis. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.00. Malam itu korban dalam perjalanan menuju Lamongan. Dia mengendarai motor Honda CB bersama sejumlah temannya. Sampai di lokasi ada mobil melaju dari belakang dengan kecepatan tinggi. Tidak ada yang tahu mobil tersebut jenis apa

lantaran kondisi jalan minim penerangan. “Kayaknya mobil Xenia,” ujar Bayu, salah satu teman Arif. Bayu mengatakan, sebelum terjadi kecelakaan tersebut dirinya sempat mendengar bunyi klakson dari arah belakang. Dia dan rombongannya menepi. Namun, mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi tanpa kendali. Arif mengendarai motor nopol L 3172 FW di barisan paling belakang langsung tertabrak dan mobil kabur. Saat itu teman-temannya sempat berhenti dan menolong. Arif mengalami luka di bagian kepala. “Mungkin kena

benturan,” imbuhnya. Bayu bersama temannya menghubungi polisi. Tidak berselang lama, anggota Polsek Panceng tiba di lokasi dan mengevakuasi Arif ke Puskesmas Panceng. “Mobilnya sempat dikejar tapi sudah jauh,” paparnya. Sementara, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto menyatakan, anggotanya masih melakukan penyelidikan. Sementara belum ada petunjuk yang jelas keberadaan pelaku. “Kami masih mengumpulkan petunjuk. Di sekitar lokasi tidak ada CCTV. Butuh waktu untuk mengungkap,” tandas Wikha. (an/har/yok)

Bongkar Bangli Sungai Kutil Gresik, Memorandum Maraknya bangunan liar (bangli) yang berdiri di sepanjang sempadan sungai Dusun Kutil, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti masih menjadi persoalan. Pasalnya hingga kini, dinas terkait belum ada tindakan apapun. Padahal bangli tersebut jelasjelas melanggar aturan. Setidaknya ada sebanyak 20 lebih bangli yang berdiri di sempadan sungai. Terdiri dari rumah toko (ruko) dan warung kopi. Banyak juga ruko dan warkop tersebut dibangun dengan semi permanen. “Saya kurang tahu persis, kayaknya sudah lama puluhan bangunan itu berdiri,” ungkap Dedik Irawan (27), warga sekitar. Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUR) Gresik Moh Hilmi mengatakan, belum ada pembahasan secara spesifik terkait persoalan tersebut. Pihaknya masih harus berkoordinasi dengan bidang

FOTO: MEMORANDUM/M AMIN ALAMSYAH

Nur Fadila Khoirunisa

Gresik, Memorandum Berdalih ingin mendapat uang tambahan, Ajmalul Insani alias Ajmal, warga Desa Campurejo, RT 4/RW 3, Kecamatan Panceng nekat mengedarkan pil koplo. Transaksi dilakukan di tempat cucian mobil Desa Banyu Tengah.

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

NUR Fadila Khoirunisa mantan Yuk Gresik ini mulai menjajaki pekerjaan baru. Yakni mempelajari creative & design conceptor pada wedding organizer. Menurutnya, konseptor di pernikahan, membutuhkan pikiran yang kreatif. Hal itu membuat dirinya dituntut dengan ide segar. Juara Harapan I Yuk Gresik 2012 ini mendapatkan bekal pengalaman saat masih menjadi dancer di pesta pernikahan. “Selain itu, juga pernah menjadi konseptor kegiatan Pertemuan Sela Mahasiswa Hubungan Internasional se- Indonesia,” kata perempuan asal Desa Suci ini. Saat ini sebagai tim kreatif di Talita Inc WO miliknya, dia berusaha menawarkan ide yang selalu segar. Tipsnya, yaitu selalu update tren, memperbanyak bacaan, mengamati dan melihat varian video event, menonton film atau konser yang bisa ia gunakan sebagai inspirasi. Selain itu, juga kerap memposisikan diri sebagai penikmat event. Ditambahkan, dia merasa senang ketika event yang dikonsep membuat penyelenggara dan penikmatnya puas. Sebagai mahasiswi yang disibukkan dengan usaha WO, dia pun memilih membuat jadwal mingguan untuk mengingat deadline. Selain itu, dia tak pernah menunda pekerjaan dan memanfaatkan waktu kosong atau hari libur untuk mencari inspirasi sekalian refresh otak. “Untungnya orangtua selalu mendukung dan jadi penyemangat,” pungkasnya. (aam/ har/yok)

Bangunan liar berdiri di sempadan sungai Dusun Kutil, Desa Gempolkurung.

terkait. Sebab, untuk persoalan tersebut masuk dalam tata ruang. “Iya kalau peliharaan sungai memang masuk wilayah kita, tapi untuk bangunan liar ada bidang sendiri yang menangani. Kami sudah kirimkan surat,” tuturnya, Minggu (15/4) kemarin. Kendati demikian, pihaknya tetap tidak memperbolehkan ada bangunan apapun yang berdiri di sepanjang sempadan sungai. Hal itu merujuk

pada aturan Permen PUPR no 28 2018 tentang penetasan garis sempadan sungai dan danau. Bahwa sungai meliputi kanan kiri dilarang ada bangunan apapun. Lebih rinci lagi, pihaknya menjelaskan batasan sempadan yang tidak boleh dibangun sebagai berikut. Yakni kiri sempadan tiga meter, kanan dua meter. “Sebenarnya kalau mengikuti aturan itu sungai besar, karena di wilayah itu tidak ada sungai besar, maka perhitungannya dua kali pedalaman,” jelasnya. Hilmi berjanji bakal membawa persoalan ini di rapat terbuka dinas. Apalagi masalah tersebut melibatkan bidang lain dan dinas terkait. Seperti Dinas Satpol PP terkait penertiban dan Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPPKAD). “Tugas kami hanya memelihara dan membangun, tidak sampai membongkar, karena itu kami butuh koordinasi lebih lanjut,” katanya. (aam/har/yok)

Petani Glintung Terancam Gagal Panen Gresik, Memorandum Memasuki musim pancaroba, sejumlah petani di Dusun Glintung, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti mengeluh. Pasalnya, dalam musim tanam ke dua ini mereka terancam gagal panen. Penyebabnya, petani setempat kesusahan mengaliri padinya, karena air yang sulit didapatkan. Anam (40) salah satu petani setempat mengatakan, tidak terlalu banyak berharap dengan hasil panen kali ini. Sebab, di daerahnya kini air sangat sulit didapat. Akibatnya, dia dan petani lainnya kelimpungan mencari air untuk

penyuburan tanamannya. Menurutnya, air sulit didapatkan sudah dirasakan seminggu ini. Apalagi tanaman padi miliknya baru memasuki pembibitan. Tentu sangat membutuhkan air yang banyak untuk penyuburan tanaman. “Ini belum masuk musim kemarau tapi air sulit didapatkan, bagaimana kalau sudah masuk musim kering,” katanya, Minggu (15/4) kemarin. Dikatakan, salah satu cara agar mendapatkan air adalah dengan memakai mesin diesel. Namun hingga kini, pihaknya belum mendapatkan dari pemerintah. Padahal jauh hari

pihaknya sudah mengajukan bantuan mesin tersebut ke Dinas Pertanian. “Sudah minta bantuan, tapi belum ada respons sama sekali,” jelasnya. Sementara itu, Pengamat Organisme Pengamat Tumbuhan (POPT) Kecamatan Menganti Saiful Afandi mengatakan, sudah mendengar terkait krisis air yang dialami para petani. Dia mengimbau agar petani yang diwakili kelompok tani segera mengajukan ke Dinas Pertanian (Distan) Gresik. “Coba diajukan bantuan berupa mesin, kan memang keadaannya seperti itu,” pungkasnya. (aam/har/yok)


KOTA SURABAYA SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 13

PEMBANGUNAN FRONTAGE WONOKROMO BELUM MULAI

POLISI MENYAPA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Hukum, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/ Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

TUNGGU PEMBEBASAN LAHAN

Kultum Ba’da Dhuhur

Berdasarkan pantauan dari pertigaan Jalan SMEA hingga ke Terminal Joyoboyo, khususnya Jalan Raya Wonokromo, belum ada aktivitas pembangunan FR yang bertujuan untuk mengurai kemacetan. Kalau pun ada, itu pemasangan box culvert di atas lahan kosong milik PD Pasar Surya beberapa waktu, yang stannya sudah dibongkar se-

Yudi, warga Jalan Simo Hilir, Surabaya

Salah satu bonita menjalani tes IVA.

dengan tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat). Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, tujuan dilakukan bhakti kesehatan untuk para Bonita lantaran banyak diantara mereka tidak mengetahui macam-macam dari penyakit reproduksi. “Saya menginisiasi ada suatu kerja nyata, soalnya Bonek ini kan potensi Kota Surabaya, bahkan Jawa Timur. Harusnya kita kelola supaya Bonek produktif dari tata cara keseharian dan sebagainya.  Bersambung ke halaman 14 

Surabaya, Memorandum Pedagang pengasapan ikan di Tambak Wedi Lama, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, mengeluhkan tempat relokasi untuk mereka yang belum jelas. Sebab, pasca penggusuran bangunan liar (bangli) Jumat (13/4), tidak semua korban bisa mendapatkan tempat pengganti untuk berjualan. Sejumlah warga TambakWedi mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak adil. Karena, hanya bangunan liar berupa rumah saja yang di relokasi ke ruLokasi Tambak wedi, pasca pedagang asap masih berjualan dilokasi

FOTO: MEMORANDUM/RAHAJENG

Usai Digusur, Pedagang Ikan Asap Mengeluh

Rangkaian gerbong KA di Stasiun Gubeng Surabaya.

AnƟsipasi Lonjakan Penumpang Lebaran

KAI Tambah 8.175 Kursi Surabaya, Memorandum Mengantisipasi lonjakan calon penumpang pada libur lebaran 2018 mendatang, PT KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan

 Bersambung ke halaman 14 

 Bersambung ke halaman 14 

DPC Hanura Siapkan Struktur Kepengurusan

FOTO: MEMORANDUM/BAUD

Kombespol Rudi Setiawan SIK SH MH

Surabaya, Memorandum Ratusan Bonek Wanita (Bonita) mendatangi Polrestabes Surabaya. Mengenakan kaus serba hijau bertuliskan Persebaya, mereka untuk mengikuti sosialisasi kesehatan sistem reproduksi wanita dan tes IVA, Minggu (15/4). Dalam bhakti kesehatan yang bertema Bonita Wani Sehat, Polrestabes Surabaya menggandeng dr Lula Kamal, yakni dokter sekaligus artis papan atas yang pernah membawakan acara di Dr Oz bersama almarhum dr Ryan Thamrin. Kegiatan tersebut nantinya dilanjutkan

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

 Bersambung ke halaman 14 

Rumah dan toko di Jalan Wonokromo.

Cegah Kanker Serviks, Ratusan Bonita Tes IVA

FOTO: MEMORANDUM/RAHAJENG

Jawab: Pertanyaan Bapak/ Mas cukup bagus. Untuk melaksanakan pembinaan rohani dan mental anggota polri dan ASN (aparatur sipil negara) di Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes mengadakan kultum setelah pelaksanaan salat Dhuhur berjemaah. Tidak hanya kultum yang diadakan Senin, Selasa dan Rabu. Pembacaan surat yasin dan tahlil juga diadakan tiap Kamis setelah Dhuhur, sedangkan Jumat-nya dilakukan salat Dhuha setelah apel pagi.

tahun silam. Sedangkan rumah dan toko warga yang bercat hijau seragam di sana masih berdiri dengan kokohnya. Bahkan beberapa toko buka seperti biasa. Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati mengatakan untuk tahun ini memang pihaknya  Bersambung ke halaman 14 

FOTO: MEMORANDUM/UDIN

Surabaya, Memorandum Pembangunan frontage road (FR) sisi barat Jalan A Yani hingga kini belum menyambung ke Terminal Joyoboyo. Proyek tersebut berhenti di depan gedung milik Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Khadijah, Jalan Ahmad Yani.

Tanya: Mau tanya Pak Kapolrestabes, apakah kuliah tujuh menit (kultum) setelah salat Dhuhur juga dilakukan di masjid atau musala wilayah masing-masing kepolisian yang ada di Surabaya. Soalnya kapan hari waktu saya salat di dekat rumah, di sana kapolsek memberikan imbauan kepada masyarakat. Terima kasih sebelumnya.

Rohman Hakim (kanan) dan Muchenni (sekretaris).

Surabaya, Memorandum DPC Partai Hanura Kota Surabaya yang baru siap dengan struktur kepengurusan partai, mulai dari DPC, PAC, sampai Ranting. Hal ini ditegaskan Ketua DPC Hanura Kota Surabaya yang baru, Rohman Hakim. “Struktur kepengurusan sudah siap. Kami segera mengundang seluruh pengurus PAC dan Ranting se-Surabaya untuk menyamakan visi dan misi Partai Hanura,”ujarnya.

Seperti diketahui, pada 19 Maret 2018 PTUN telah mengabulkan gugatan kubu Ketua Umum Partai Hanura Daryatmo tentang penundaan SK Kemenkumham nomor : M.MH-01. AH,11.01 Tahun 2018. Kemudian, muncul penetapan putusan sela terhadap perkara nomor 24/G/2018/PTUN.JKT Tahun 2018 yang isinya menunda pelaksanaan SK Nomor 22 terkait kepengurusan Osman Sapta  Bersambung ke halaman 14 


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 14

PEMBACA SKH MEMORANDUM yang budiman. Jika kampung Anda punya hajat atau kegiatan seperti bersih-bersih kampung, pengajian, atau kegiatan sosial lainnya, silakan informasikan kepada Redaksi SKH Memorandum melalui SMS, WA ke nomor 081216517867 atau melalui email blusukansurabaya @gmail.com. Wartawan kami akan meliput kegiatan tersebut. Untuk mempermudah komunikasi, cantumkan nama, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Terima kasih.

KOTA SURABAYA

Jalan Dharmahusada Utara Rusak Lubang di jalan tersebut terhitung sekitar 30 tiitik. Posisi lubang bervariatif, ada yang dipinggir jalan hingga tengah jalan. Berbagai diameter menyebar di lokasi jalan yang rusak itu, terkecil sekitar 20 centimeter. Sedangkan terbesar sekitar 4 meter dengan kedalaman 15 centimeter. Nurhadi satgas kebersihan DKRTH menjelaskan, banyak pengendara yang hampir terperosok ke lubang yang tak terlihat kasap mata. Beberapa pengendara yang tidak mengetahui situasi Jalan Dharmahusada memacu dengan kecepataan tinggi dan terperosok kedalam lubang. “Jalan ini didomisili kendaraan roda dua. Tak sedikit pengendara melaju dengan kecepatan tinggi dan gugup dengan

Penutup saluran air di tepi jalan yang pecah bisa membahayakan.

Penutup Saluran Air Tempurejo Pecah Surabaya, Memorandum Para pengguna jalan, khususnya pengendara motor harus lebih berhati-hati ketika melintas di Jalan Tempurejo. Sebab, jalan aspal yang ramai lalu lintas ini ada penutup saluran air yang pecah dan ambles di beberapa titik. Hermansyah, warga Tempurejo IX, mengingatkan agar berhati-hati ketika melintas, tepatnya di depan toko meubel di tepi jalan karena ada penutup saluran air yang pecah. “Pekan lalu motor saya pernah terperosok ke lubang saluran air itu pas sore hari. Untungnya tidak jatuh,” katanya, Minggu (15/4). Masih kata Hermansyah, dikhawatirkan penutup saluran air yang pecah itu semakin ambles ke dalam hingga bisa membahayakan pengguna jalan yang melintas. “Berharap dinas terkait lebih merespon untuk segera melakukan perbaikan beberapa penutup saluran air di tepi Jalan Tempurejo,” imbuhnya. (x/lis)

Warga Rungkut Permai Peduli Lingkungan

Jalan Dharmahusada berlubang.

nya terdapat mobil melaju dan ahirnya pengendara diseruduk dari arah belakang. Nanum, pengendaraa tidak mengalami luka parah, hanya saja kendaraan yang ditumpanginya rusak,” terang Hambali dengan menunjukan lokasi kejadian.

Hambali menambahkan, ketika malam lubang itu tidak terlihat. “Bila malam hari lubang ini tidak jelas, harus exstra hatihati saat melintasinya,” cetusnya. Volume kendaraan di Jalan Dharmahusada dominasi oleh kendaraan bermotor. Tetapi

seorang warga Manyar Sabrangan, Taufik Rohman. “Tumpukan sampah tersebut kalau dibiarkan nantinya akan semakin banyak, sehingga mengganggu kenyamanan warga sekitar,” kata Taufik, Minggu (15/4) Masih kata Taufik, diharapkan Pemkot Surabaya lebih meningkatkan pengawasan terhadap aset tanah kosong yang dimilikinya. Hal ini agar

aset tersebut tidak dimanfaatkan atau difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah oleh orang yang tidak bertanggung jawab. “Padahal di atas lahan tersebut berdiri plang sebagai tanda lahan itu milik Pemkot Surabaya. Tertulis tanah milik Pemkot Surabaya, dilarang masuk atau memanfaatkan,” pungkas Taufik. (x/lis)

Lahan kosong Pemkot Surabaya di Jalan Manyar Sabrangan VI yang jadi tempat sampah.

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Surabaya, Memorandum Kesadaran warga Surabaya untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan ternyata masih rendah. Buktinya, lahan kosong di Jalan Manyar Sabrangan VI, Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo. jadi sasaran pembuangan sampah. Kondisi ini dikeluhkan salah

Plengsengan sungai di Jalan Kenjeran retak dan pecah.

Plengsengan Sungai Kenjeran Rawan Ambrol Surabaya, Memorandum Kondisi plengsengan sungai di Jalan Kenjeran sangat mengenaskan. Sebab, beberapa titik dinding plengsengan sebagian mulai ambrol. Sebagian lainnya banyak retak dan pecah-pecah. Suwarno warga Mulyosari II mengatakan, kondisi plengsengan yang ambrol di sungai Kenjeran ini sudah setahun lamanya. “Kalau plengsengan yang rawan longsor atau ambrol ini dibiarkan terlalu lama, bagian lain yang terlihat pecah-pecah pasti akan ambrol,” katanya Minggu (15/4). Masih kata Suwarno, diharapkan segera ada upaya perbaikan atau normalisasi sungai Kenjeran. Sebab, kondisi sungai tersebut semakin buruk kalau dibiarkan terlalu lama. Apalagi di lokasi sungai sekarang, plengsenganya sudah banyak yang pecah,” ujarnya. (x/lis)

Pembangunan Frontage Wonokromo Belum Mulai sedang fokus pembebasan lahan dan bangunan di Jalan Raya Wonokromo. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 12 miliar. “Sebagian bangunan dan lahan milik warga sudah dibebaskan dan pembayarannya

sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu,” katanya. Ia melanjutkan, sebagian lagi lahan dan bangunan milik warga lainnya belum dibayar. “Karena masih ada perbaikan peta bidang,” cetusnya.

Usai Digusur, Pedagang Ikan Asap Mengeluh sunawa (rumah susun sederhana sewa) Tambak Wedi. “Selebihnya seperti kami, untuk lahan berjualan ikan asap dan warung tidak digubris,” terang Samiatin, kemarin. Sebelum relokasi kemarin, sejumlah pedagang ini awalnya sudah diberi janji oleh pemkot untuk tempat menjajakan jualan mereka. “Tapi nyatanya, kami tidak disediakan tempat untuk berjualan. Mau gak mau ya kami tetap nekat berjualan meski dilarang,” paparnya.

Meski puluhan bangli saat ini sudah dirobohkan, namun beberapa pedagang ini masih nekat berjualan di tempat asal mereka (di pinggir jalan) dengan berbagai alasan. Senada disampaikan Surya, salah satu pedagang yang merasa kecewa dengan penggusuran yang dilakukan pemkot. “Harusnya mereka langsung memberikan tempat dagang pengapasan. Kita juga butuh berjualan dan mencari makan,” ujarnya. Menurutnya, pemerintah

DPC Hanura Siapkan Struktur Kepengurusan Odang (OSO). Atas putusan PTUN tersebut, pada 23 Maret 2018 terbit SK DPD Partai Hanura Provinsi Jawa Timur nomor SKEP/19/ DPD/-HANURA/JTM/II/2018 Tentang Pemberhentian Edi Rachmat SE MM sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kota Surabaya. SK DPD tersebut sekaligus menyatakan pengangkatan Rohman Hakim SH S Sos MM sebagai Ketua dengan Susunan Kepengurusan DPC Partai Hanura Kota Surabaya Masa Bakti 2015-2020. Menurut Rohman, putusan sela tersebut merupakan sebuah

perintah hukum yang harus ditaati oleh para pihak. Karena itu, dia berharap semua pihak yang kebijakannya dibatalkan keputusan hukum harus patuh dan legowo. “Sebagai warga masyarakat negara hukum ya harus taat pada hukum,” tandas Rohman yang juga andas Ketua Lembaga Mediasi Konflik Indonesia. Dia menegaskan, sebagai warga negara taat hukum yang mendapat amanah jadi Ketua DPC Partai Hanura Kota Surabaya, Rohman menyatakan akan kooperatif, termasuk menerima teman-teman Partai Hanura

Kultum Ba’da Dhuhur Hal tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan iman anggota Polrestabes Surabaya sehingga akan memperkuat

Sambungan Halaman 13 Lahan yang dibebaskan untuk pembangunan FR di sana, tidak hanya milik warga, PT KAI, namun juga milik PD Pasar Surya. Untuk lahan milik PD Pasar Surya sudah dilakukan sejak setahun lalu

Sambungan Halaman 13 kota ini hanya memikirkan korban yang rumahnya terkena penggusuran. Sedangkan para pedagang tidak dipedulikan. Tidak masalah kalau memang digusur. “Tapi, ya beri kami tempat pengganti. Kalau begini, ya jangan salahkan kami yang tetap berjualan di lokasi. Kami juga butuh uang untuk meneruskan hidup. Penghasilan kami satusatunya ya dari berjualan. Kalau berhenti jualan kami makan apa?,” tegasnya dengan nada kesal. (ajg/lis)

Sambungan Halaman 13 dari Edi Rahmat yang mau bergabung. “Kalau mau bergabung dengan kami silakan,” tandasnya. Sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kota Surabaya yang baru, lanjut dia, konsentrasinya saat ini mengoptimalkan organisasi. Agendanya saat ini menyiapkan verifikasi faktual, konsolidasi dengan KPU, bawaslu, bakesbangpol, pemkot dan Polrestabes Surabaya, serta ke para stakeholders. “Kami intens konsolidasi ke dalam guna menyiapkan persiapan keluar menghadapi pesta demokrasi,” tambahnya. (be/lis)

Sambungan Halaman 13 mental, dan pada akhirnya semakin baik kinerja untuk melayani masyarakat. Polrestabes Surabaya juga

tidak padat seperti jalan vital lainnya. Sepinya jalan itu membuat beberapa dari kendaraan roda dua memacu kendaraanya lantaran tidak mengetahui jalan yang akan dilaluinya terdapat puluhan lubang yang menyebar. (alf/lis)

Lahan Kosong Manyar Sabrangan Sasaran Buang Sampah

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Surabaya, Memorandum Warga Rungkut Permai RW 08 Kelurahan Rungkut Mapan, Kecamatan Gununganyar, antusias gotong-royong untuk penghijauan. Berbagai kegiatan mulai dari membersihkan sampah, penanaman, bank sampah, hingga membersihkan selokan serta kotoran di bantaran kali Kebon Agung. Menurut Wahyu P Kuswandi, Ketua RW 08, kegiatan yang dilakukan setiap minggu pagi ini sangat bermanfaat bagi warga. Selain untuk lingkungan, kebersihan juga untuk mencegah datangnya penyakit. “Jadi saya sangat mendukung kegiatan tersebut,” paparnya, Minggu (15/4). Apalagi, kegiatan ini sangat positif dan sedikit demi sedikit akan menjadi contoh untuk kampung lainnya. “Warga yang kerja bakti dari semua usia, dari yang muda hingga yang tua, bapak- bapak hingga ibu-ibu,”imbuhnya Senada disampaikan Luhur, Lurah Rungkut Tengah, selain untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan asri, peran dari warga juga penting untuk menjadikan lingkungannya menjadi jauh lebih nyaman dari sebelumnya. “Harapannya semua warga secara rutin membersihkan lingkungannya dan menjaga penghijauan yang ada dalam kapasitas warga peduli lingkungan dan tidak buang sampah sembarangan,” terang Luhur. Ia menjelaskan, jika dengan adanya kegiatan ini juga sebagian untuk membentuk karakter warganya untuk lebih aktif dan hidup sehat. “Saya tidak cukup menghimbau, tapi harus kasih contoh biar warga tergerak dan ikut semangat dalam melakukan di berbagai kegiatan yang bermanfaat,” kata Luhur. (ajg/lis)

lubang di depannya,” terangnya, Minggu (15/04). Lanjut Nurhadi, karena banyaknya aspal yang terkelupas itu mengeluarkan krikil berukuran kecil menambah bahaya bagi pengendara khususya roda dua. “Tak sedikit diantara pengendara roda dua tergelincir akibat batu kerikil yang tersebar di sekitaran lubang,” katanya. Tidak jauh dari lokasi jalan berlubag tersebut, Hambali salah seorang ojek online yang berhenti di pinggir Jalan Dharmahusada mengatakan, lubang ini jika tidak segera diperbaiki selalu menimbulkan kecelakaan. “Saat mengantar mahasiswa melintasi jalan ini terlihat pengendara roda dua metix menghindari lubang. Pengendara tidak mengetahui bila di belakang-

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Surabaya, Memorandum Jalan Dharmahusada Utara Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng diantaranya mengalami kerusakan, tak jarang para pengendara yang melintas terperosok ke dalam lubang. Lubang tersebut sudah ada sejak dua bulan lalu, tepatnya di jalur sebelah kanan arah menuju Kampus Universitras Airlangga C.

mengadakan doa bersama anak yatim setiap bulannya untuk keamanan kota surabaya. (*/fer)

dengan membongkar beberapa stan Pasar Wonokromo lama dan pedagang dipindahkan ke pasar tradisional lainnya.

Karena PD Pasar Surya milik Pemkot Surabaya, maka dalam pembebasan lahan di sana tidak ada pemberian ganti rugi.

Sementara itu jembatan Wonokromo akan dipercantik untuk mendukung beroperasina FR nanti. Jembatan itu akan

jadi ikon baru sebagai pintu masuk ke dalam kota Surabaya. Dan juga ada air mancur di sana. (udi/lis)

penambahan kursi, “ terangnya. Ke-enam kereta tambahan tersebut adalah Gajayana Lebaran relasi Gambir-Malang, Sembrani Lebaran relasi GambirSurabaya Pasar Turi, Sancaka Lebaran relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng, Pasundan Lebaran relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng, Matarmaja Lebaran relasi Pasarsenen-Malang, dan Kertajaya Lebaran relasi PasarsenebSurabaya Pasarturi.

“Enam KA tambahan tersebut akan beroperasi di jam yang berbeda, dan hal Ini merupakan kesempatan untuk kalian para calon penumpang yang belum kebagian seat reguler dari KAI,” kata Gatut, Minggu (15/4). Sebagian besar, lanjut Gatut, mulai beroperasi pada 8 Juni hingga 25 Juni 2018. Namun, ada KA yang beroperasi lebih awal, yakni Kertajaya Lebaran yang mulai dioperasikan mulai

5 Juni 2018 hingga 26 Juni 2018. Pada masa angkutan Lebaran 2018 ini, KAI memperbesar kapasitas bandwidth dari 150 MB menjadi 400 MB untuk kelancaran akses pemesanan tiket. Selain itu, KAI juga memperkuat sistem keamanan dengan meng-upgrade sistem firewall untuk meminimalisasi risiko adanya gangguan sistem IT serta mengoptimalkan serverserver penjualan tiket KA. (ajg/lis)

KAI Tambah 8.175 Kursi tambahan kursi (seat) hingga 8.175 untuk enam perjalanan. Penjualan tiket tersebut akan dibuka mulai Senin (16/4), pukul 00. 01 WIB. Manajer Humas PT KAI (Kereta Api Indonesia) Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko, menyampaikan, prediksi lonjakan penumpang tahun ini sebanyak 4 persen dibanding 2017. “Karena prediksi kenaikan ini, pihak kami melakukan

Sambungan Halaman 13

Cegah Kanker Serviks, Ratusan Bonita Tes IVA Hari ini kita fokus ke masalah kesehatan, berdasarkan data tingginya tingkat kematian dari reproduksi,” katanya. Lanjut Rudi sapaan akrabnya, dari permasalahan banyaknya kematian karena kurangnya pengetahuan reproduksi, pihaknya mempunyai ide menggandeng dr Lula Kamal untuk membina para Bonita agar mendapatkan ilmu atau informasi tentang reproduksi. “Setelah mendapatkan informasi tentang reproduksi oleh dr Lula dilanjut dengan pemeriksaan IVA,” terang Rudi. Dipilihnya dr Lula Kamal sebagai pemateri, lantaran peserta sosialisasi kesehatan reproduksi ialah Bonita. Dijelaskannya, perempun yang pernah melakukan hubungan seksual nikah atau pra nikah harus melakukan pap smear, di bawah dari pap smear ada namanya IVA yang bisa dilakukan oleh bidan, perawat, atau petugas kesehatan. “Perawatan IVA tidak sulit. Namun kesadaran seseorang

untuk datang memeriksakan IVA masih rendah. Kadangkadang mereka yang memeriksakan kankernya sudah dalam tahap stadium lanjut. Jadi kami tidak bisa membantu lebih jauh. Sedangkan bila ditangani dari awal bisa sembuh total,” bebernya. Lula juga menerangkan, penyebab penyakit kanker serviks ini dikarenakan virus HPV, lantaran semua orang hidupnya berbarengan dengan virus tersebut, dan biasanya berhubungan dengan hubungan seksual. Diwajibkan perempuan yang pernah melakukan hubungan seksual setahun kemudian untuk melakukan pemeriksaan IVA, baik yang sudah nikah atau belum. “Saya senang sekali dari Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya menitipkan kepada Bonita untuk melakukan pemeriksaan IVA. Kadang-kadang tidak berfikir sampai seperti ini. Banyak juga masyarakat menengah ke atas dan ke bawah tidak

Sambungan Halaman 13 melakukan pemeriksaan sepeti ini,” ucap Lula. Kegiatan kegiatan bhakti kesehatan ini dikhususkan untuk Bonita serta tidak dipungut biaya. Salah seorang Bonita asal Kremil yang antusis mengikuti kegiatan ini adalah Amel. Bah-

kan terlihat dari mereka berdatangan dengan usia remaja hingga ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam Bonek Liar Kremil. “Jadi pengen aja untuk mendapatkan informasi tentang reproduksi wanita,” cetusnya. (alf/lis)

SURAT PEMBACA

Pipa Air, Bahayakan Lalin PEREMPATAN Jalan Raya Darmo antara Jalan Dr Soetomo dan Jalan Polisi Istimewa terdapat pipa air PDAM yang menjulang ke atas aspal. Sering kali pengendara terpental saat melintasinya. Mohon pihak terkait melalukan pembenahan agar tidak mencelakakan pengguna jalan. Alfian - Pandegiling ANDA bisa mengirimkan Surat Pembaca atau komentar tentang kebijakan atau pelayanan publik, konten pemberitaan atau opini di SKH Memorandum. Surat Pembaca atau komentar dikirim ke SMS/WA 081216517867, E-mail: memorandumredaksi@gmail.com atau ke Redaksi Memorandum, Jl. Karah Agung 45, Surabaya 60232, dengan mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, disertai fotokopi atau scan identitas diri.


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 15

TELEPON PENTING POLRESTA SIDOARJO KEJAKSAAN NEGERI SIDOARJO SATPOL PP SIDOARJO PT PLN (PERSERO) APJ SIDOARJO PMK SIDOARJO PMI SIDOARJO

031-99010222 031-8921168 031-8942904 031-8955410-14 031-8962100 031 8961651

RSUD SIDOARJO 031- 667 031 - 8961649 RS DELTA SURYA 031-8962531-8962531 RSU SITI HAJAR 031-8961570 -5921233 RSU SITI KHADIJAH 031-7876064 -031-7882123 RS MITRA KELUARGA WARU 031-7345333 KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA 031-8941714 8941035 KPP PRATAMA SIDOARJO SELATAN 031-8941013, 8962890 8941035 KPP PRATAMA SIDOARJO BARAT 031- 8959700,8959992 AMBULANCE 031-5030018

TELEPON PENTING

S I D O A R J O

TAKSI BLUE BIRD 031-372124 TAKSI ORENZ 031-8799999 TAKSI GOLD PANGKALAN GIANT WARU 031-8545555, 8546666 TAKSI PRIMA JUANDA 031-8688409031, 8665998 TAKSI CITRA KENDEDES PANGKALAN SIDOARJO 031-8966711

TAKSI STAR PANGKALAN WARU 031-5632000031, 8546666 KANTOR DISHUB SIDOARJO 031) 8946950 KANTOR DINAS PENDIDIKAN SIDOARJO 031-8921219 KANTOR BADAN PELAYANAN DAN PERIJINAN TERPADU (BPPT) SIDOARJO 031-8052090 KANTOR DISPENDUKCAPIL SIDOARJO 031-8952939 KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL (BPN) SIDOARJO 031-8962230 KANTOR PENGADILAN AGAMA SIDOARJO 031-8921012 MARKAS KODIM 0816 SIDOARJO 08113220816

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso; WARTAWAN: Heru Sastrawan ; TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/JOKO SANTOSO

Ribuan Bonekmania Iringi Jenazah Micko Mbonek Terakhir, Korban Minta Doa Restu Ibu

Sidoarjo Forum :

Bongkar Tuntas Korupsi Dinas Pertanian Sidoarjo, Memorandum Sidoarjo Forum mempertanyakan transparansi kasus yang sedang ditangani Kejari Sidoarjo saat ini. Kasus besar itu bukan penyelidikan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat beberapa tahun lalu, tetapi kasus pemecahan proyek di Dinas Pertanian yang disidik Kejari Sidoarjo baru-baru ini. “Ada yang janggal dalam penyidikan kasus di Dinas Pertanian. Kenapa hanya segelintir pejabat dinas itu dan konsultannya saja yang dijadikan tersangka,” kata Ketua Sidoarjo Forum Heru Sastrawan, Minggu (15/4). Seharusnya, lanjut Heru Sastrawan, penyidik Kejari Sidoarjo profesional dan proporsional. Maksudnya, siapa saja yang terlibat kasus itu, tanpa kecuali, harus dijadikan tersangka. Termasuk kepala dinasnya. “Kalau ditemukan cukup bukti, seharusnya kepala dinas dan sejumlah pejabat di dinas itu juga dijadikan tersangka dong,” papar Heru Sastrawan. Heru Sastrawan meminta kasus ini ditelaah ulang oleh kejari yang kini dipimpin Budi Handaka. Pengusutan kasus ini harus dilanjutkan dan tidak berhenti dengan menetapkan dua tersangka saja. “Kalau ada tersangka lain, penyidik harus berani menjerat mereka sebagai tersangka pula,” urai Heru Sastrawan. Diberitakan harian ini edisi pekan kemarin, Sidoarjo Forum mendatangi kejari. Ia yang didampingi sejumlah wartawan diterima Kasi Intel Idham Kholid. Laporan Sidoarjo Forum diterima dengan baik oleh Kasi Intel dan ia berjanji akan koordinasi dengan Seksi Pidana Khusus (Pidsus) untuk menindaklanjuti.(jok/hap)

Sidoarjo, Memorandum Pertandingan persebaya melawan PS TNI di Bantul, Jumat (13/4), menyisakan duka yang mendalam bagi suporter Persebaya (Bonekmania). Micko Pratama (17), Bonekmania asal Jalan Brigjen Katamso 4 RT/RW 30/6 nomor 233, Balongpoh, Kedungrejo, Waru, Sidoarjo, meninggal dunia di tempat kejadian perkara, karena diserang sekelompok orang. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (14/4) dini hari, di Surakarta, Jawa Tengah atau tepatnya sekitar pukul 00.30. Penyerangan terjadi saat rombongan Bonekmania dalam perjalanan pulang ke Surabaya. Kematian Micko menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga, rekan-rekannya dan tentunya keluarga besar Bonekmania. Ibu kandung Micko, Ny Mariana mengatakan, saat penyerangan dialami anaknya, ia tidak mempunyai firasat apapun.“Sama sekali tak ada firasat, cuma ia mau berangkat itu bilang, ini mbonek yang terakhir. Sambil bilang begitu, ia minta doa restu dengan mencium tangan saya,” ujar ibu tiga anak itu. Micko, sampai ajalnya dijemput masih duduk di bangku kelas 2 SMK Dharma Siswa jurusanTeknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Brebek, Waru, Sidoarjo. Ia sosok yang pendiam dan tak banyak omong, serta jarang keluar rumah. Dikatakan ibu Micko, ia sempat melarang kepergian putra pertamanya itu, lantaran ia tak

punya uang untuk keberangkatan ke Bantul. Namun katanya, Micko menabung sendiri untuk mendukung tim kebanggaannya tersebut. Dari kecil dia sudah suka dengan Persebaya, jadi Persebaya main di mana pun, dia berangkat. Hanya Bandung saja yang tidak berangkat. “Sudah sempat saya larang, namun ya gitu, ayahnya dulu juga Bonek, jadi tidak bisa terlalu melarang.Tapi saat berangkat saya juga tak kasih uang saku, karena saya bilang tak ada uang, namun ternyata si Micko ini sudah nabung jauh-jauh hari,” sebutnya. Meninggalnya Micko Pratama akibat penganiayaan di Jawa Tengah mendapatkan perhatian Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan. Dia berjanji membantu mengusut tuntas kejadian penyerangan di kawasan Solo tersebut. Mariana mengatakan, Kapolrestabes Surabaya siap membantu menyelesaikan masalah tersebut hingga tuntas. “Saat berkunjung ke sini tadi sore, Pak Kapolrestabes ngomong

Sidoarjo, Memorandum Delegasi kota Jinan, China tertarik home industri kulit Tanggulangin, Sidoarjo. Ketertarikan delegasi China disampaikan saat berkujung ke Sidoarjo pekan kemarin. Delegasi China ini diterima Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifuddin SH atau akrab disapa Cak Nur di Ruang Transit Pendopo Delta Wibawa. Pimpinan rombongan Delegasi China, Zhou Jing, Wakil Sekretaris CPC Huaiyin District Committee mengatakan tujuan kunjungan ini adalah untuk promosi impor produk kulit dan pertanian. “Saat ini di Jinan ada 2 perusahaan kulit yang besar. Apa di Kabupaten Sidoarjo juga ada? Apa produk yang dihasilkan pengrajin kulit Tanggulangin juga telah diekspor hingga ke China, terutama di Kota Jinan?” tanya Zhou Jing. Cak Nur menjelaskan di Sidoarjo untuk perusahaan kulit yang besar hanya satu, yakni PT Ecco. Perusahaan tersebut milik pemodal asing dan produknya juga tidak dipasarkan di Indonesia. Sedang di Tanggulangin pengembangan kerajinan kulit dikembangkan masyarakat. “Kalau masih ada waktu di Kabupaten Sidoarjo, silakan untuk mengunjungi setra kerajinan kulit di Tanggulangi, bisa di Intako yang ada showroom sekaligus produksinya,” tawar Cak Nur. Perwakilan pengrajin kulit Tanggulangin menjelaskan bahwa selama ini kulit yang dipakai oleh pengrajin Tanggulangin adalah kulit hewan dan kulit sintetis. Kulit hewan diproduksi sendiri, sedangkan kulit sintetis diimpor. Kendala para pengrajin Tanggulangin baik itu untuk produksi tas, sepatu, dan lainnya adalah aksesoris, yang selama ini diimpor dari China. “Kalau ada kerjasama antara Sidoarjo dan China, maka itu akan baik,” katanya. Zhou Jing berharap kerjasama lebih ditingkatkan lagi agar ke depan kian baik. Terutama dengan kota Jinan yang merupakan ibukota Provinsi Shandong. Karena selama ini yang dikembangkan di Jinan baru kulit domba dan kulit sapi saja.(jok/hap)

FOTO: MEMORANDUM/JOKO SANTOSO

China Tertarik Kerajinan Tanggulangin

Cak Nur bersama delegasi China.

Sidoarjo, Memorandum Menjelang Pilgub Jawa Timur dan bulan suci Ramadan, aparat kepolisian gencar merazia penyakit masyarakat. Salah satu yang diincar polisi adalah minuman keras (miras). Di jantung kota Sidoarjo, misalnya, Aparat Polsekta Sidoarjo mendatangi sejumlah toko yang dicurigai menjual miras, pekan kemarin. “Razia ini digelar dalam rangka Operasi Tumpas Semeru 2018,” ujar Kapolsekta Sidoarjo Kompol Rochsul. Sejumlah toko yang dirazia polisi dalam operasi ini adalah Toko Kawah, sebuah toko yang menjual kebutuhan sehari-hari di Jalan Diponegoro, Lemah Putro, Sidoarjo Kota. Toko ini milik Ny Sumilah. Polisi juga bergerak ke toko lain, seperti sekitar GOR Delta Sidoarjo, sejumlah toko di Kelurahan Magersari, dan kawasan Sidokare. Dari operasi ini, polisi berhasil men-

FOTO: MEMORANDUM/JOKO SANTOSO

Toko Miras Jantung Kota Dirazia

Polisi menunjukkan barang bukti minuman keras.

gamankan 24 botol miras. Miras tersebut diamankan dari toko di Lemah Putro. Operasi digelar dini hari. Petugas yang dilibatkan adalah gabungan unsur Sabhara, Reskrim dan Intel. Razia ini akan terus digelar dengan

sasaran penyakit masyarakat, terutama miras yang dikenal sebagai biang kerok tindak kriminal. Miras adalah salah satu penyakit masyarakat yang sejak lama diperangi polisi untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. (jok/hap)

FOTO: MEMORANDUM/HERU

Heru Sastrawan

Suasana pemakaman Micko.

bahwa akan membantu kami mengusut penyebab kejadian ini serta akan menindak pelaku penyerangan itu,” jelas Mariana. Selain membantu mengusut pelaku penyerangan, Kapolres mengatakan kepada Mariana juga akan membantu biaya transportasi pemulangan korban ke rumah duka yang beralamat di Jalan Brigjen Katamso 4 RT/RW 30/6 nomor 233 Waru, Sidoarjo. Minggu dini hari (15/4) sekitar pukul 02.45 WIB ambulans yang membawa jenazah Micko Pratama (17), Bonek asal Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, disambut Shalawat dan kalimat Tauhid oleh ribuan Bonek

yang sudah menunggu sejak petang sebelum Maghrib. Kedatangan jenazah korban mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Waru Kompol H M Fathoni SH MH. Ribuan Bonek yang sudah menunggu di sepanjang gang, langsung mendekat ke ambulans dan kompak mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah Muhammadur Rasuulullah. Tak sedikit pula para Bonek saut-sautan mengucapkan Allahumma Sholli ‘Alaa Muhammad. Sesudah tiba di rumah duka, jenazah korban langsung disholati di Masjid Al Mubarak di desa setempat. Dalam mengiringi jenazah,

tak sedikit teman korban yang menyambut dengan tangisan.Termasuk keluarga korban menangis histeris. “Kami sangat kehilangan sosok Micko. Ia seorang teman yang baik dan suka menolong sesama. Saya merasa kehilangan sekali,” ujar Silvi, teman sekolah almarhum. Sesudah dishalati di masjid, jenazah korban langsung dibawa ke Taman Pemakaman Islam Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo. “Semoga almarhum tenang dan mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya,” kata Supii, tokoh masyarakat warga setempat yang memimpin prosesi pemakaman.(her/jok/hap)


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 16

TELEPON PENTING

TELEPON PENTING

CCTV Tuban

(0356) 325651

IRD RSUD Dr R Koesma

321010

PMI

321089

RS Medika Mulya

322744

Pemadam Kebakaran

321113/321016

Telkom

108

UGD RS NU

328299

Polres Tuban

321290

UGD RS Muhammadiyah

321334

Kodim 0811/Tuban

321200

TUBAN-BOJONEGORO

Polres Nganjuk

Polres Madiun

Polres Madiun Kota

Jl. Gatot Subroto No.116, Ringinanom, Nganjuk, Jawa Timur

Jl. Soekarno-Hatta No.66 Madiun Jawa Timur 63471.

Jl. Sumatera Kec. Madiun Kota Madiun, Jawa Timur 63112.

Telepon: (0358) 321660

Telepon: (0351) 454773.

Telepon: (0351) 454767.

Anggota Komisi B DPRD Tuban menggelar pertemuan dengan Dirjen Perdagangan.

Komisi B Konsultasikan Program Pasar ke Pusat Tuban, Memorandum DPRD Kabupaten Tuban memberikan perhatian serius terhadap pengembangan pasar di daerah setempat. Terbukti Rabu (11/4) lalu, rombongan wakil rakyat dari Komisi B DPRD Kabupaten Tuban berangkat ke Jakarta untuk konsultasi ke pemerintah pusat. Sasaran kunjungan kerja rombongan yang dipimpin Rudi Hariato S pd adalah Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri pada Kementerian Perdagangan. Mereka ditemui langsung oleh Kasubdit Pengawasan Sarana dan Prasarana Distributor Antarpulau, Agus Purwanto dan Staf Pengawasan Sarana dan Prasarana Dristributor Antarpulau, Gufron. Rudi Hariato menuturkan, tujuannya bertamu ke pemerintah pusat adalah konsultasi. Pihaknya ingin menanyakan langsung, terkait proses dalam pelaksanaan program pasar daerah serta pasar desa. “Kami ingin mengetahui bagaimana prosesnya. Mulai dari revitalisasi, luasan dan tipe-tipenya,” tutur Rudi, Minggu (15/4).

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansur menambahkan, pemerintah harus mengevaluasi program revitalisasi pasar tradisional yang dimulai sejak 2015. Sebab, program yang dicanangkan itu mampu membenahi 5 ribu pasar hingga 2019 nanti.”Revitalisasi sebaiknya dilakukan tidak hanya sebatas pembangunan dan pembenahan fisik saja, akan tetapi juga dari sisi manajemen,” paparnya. Saat ini pihaknya sedang melakukan identifikasi pasar yang sudah direvitalisasi pemerintah. Karena diperkirakan target 5 ribu pasar tidak bisa tercapai. Menurut dia, tujuan utama revitalisasi berkaitan dengan perekonomian dan kesejahteraan. Fisik maupun nonfisik. “Pemerintah pada 2017 lebih fokus merevitalisasi pasar skala kecil yakni untuk tipe C dan D,” imbuhnya. Seperti diketahui, pasar tradisional tipe C memiliki luasan sekitar 500 meter persegi. Jumlah pedagang minimal 50 dan beroperasi dua kali sepekan. Sedangkan tipe D memiliki jumlah pedagang

minimal 500 orang dan merupakan pasar mingguan. Adapun pasar tipe A, luasannya sekitar 5 ribu meter persegi dengan jumlah pedagang 750 dan merupakan pasar harian. IKAPPI menilai fokus revitalisasi pemerintah pada pasar tipe C dan D kurang tepat sasaran. Harusnya kedua tipe itu diserahkan kepada pemerintah daerah. Lalu, pemerintah pusat hanya fokus revitalisasi tipe A dan B. “Karena untuk pasar tipe A dan B itu harus mendapatkan penanganan ekstra hati-hati,” ujar Abdullah. Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Perdagangan, revitalisasi yang sudah dilakukan sampai akhir 2017 mencapai 2.883 pasar tradisional. Semuanya bersumber dari berbagai anggaran. Mulai Dana Tugas Perbantuan (DTP), Dana Alokasi Khusus (DAK) serta Kemendag, serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Kemudian pada 2018, capaian revitalisasi diperkirakan bisa melebihi 4 ribu pasar. Dengan begitu, pada 2019, target 5 ribu pasar tradisional akan tercapai. (cw-1/har/be)

Kandang Dilalap Si Jago Merah, 21 Kambing Terpanggang Bojonegoro, Memorandum Kebakaran terjadi di RT 02/RW 01, Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Minggu (15/4). Kandang berukuran 6 x 10 meter yang terbuat dari bambu itu ludes dilalap si jago merah. Sebanyak 21 ekor kambing yang ada di kandang terpanggang. Kapolsek Balen AKP Rasito mengatakan, kebakaran itu terjadi saat warga dan kedua pemilik kandang Mulyono (60) dan Juanto (63) terlelap tidur pada pukul 02.30. Sebelum kejadian, pemilik kandang membakar obat nyamuk untuk mengusir nyamuk di tengah kandang. Kemudian pemilik meninggalkan kandang. “Kebakaran yang terjadi, diduga api dari obat nyamuk bakar merembet dan membakar tumpukan tanaman batangan kedelai kering, serbuk gergaji dan kapuk. Api pun membesar dan meludeskan seisi kandang,” kata AKP Rasito Kemudian pukul 03.15, perangkat desa melaporkan ke

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro. Tujuh menit kemudian dua unit damkar tiba di lokasi, dan api baru dapat dipadamkan pukul 04.05. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 29 juta lebih. Mulyono, pemilik kandang mengaku, dirinya terbangun setelah mengetahui ada kobaran api di kandangnya. Dari rumahnya ia berlari ke kandang dan melihat kandangnya terbakar. Setelah itu dia berteriak minta tolong dan berdatangan warga mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api telah telanjur membesar, sehingga sulit untuk mengamankan dan mengambil 21 kambing yang berada di

FOTO: MEMORANDUM/REINNO PARENO

FOTO: MEMORANDUM/CW-1

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). BOJONEGORO: Reinno Pareno. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Kondisi kandang kambing yang berantakan usai terbakar.

dalam kandang. ”Ya nasib tidak mujur, semua kambing ternak terpanggang oleh kobaran api. Saya pasrah dengan kondisi ini,” kata Mulyono. Sukirno, Kabid Pemadam Dinas Damkar Bojonegoro saat di lokasi kejadian, mengimbau kepada warga yang terbiasa

membakar jerami maupun obat nyamuk, untuk lebih berhati hati.”Kebakaran ini dipicu dari obat nyamuk yang dibakar. Kami minta kepada warga untuk senantiasa mengecek saat membakar pengusir nyamuk di kandangnya,” ungkapnya.(ren/har/be)

Polisi Bekuk Maling Pompa Air Tuban, Memorandum unit Jatanras Polres Tuban meringkus AY (22), pencuri spesialis pompa air di tambak, di sebuah warung Desa Sumberjo, Sabtu (14/4) petang. Pelaku yang diketahui beraksi dengan tersangka lainnya, AN ini menggasak satu unit mesin diesel merek tongfeng

dengan ukuran 24 PK No seri 017082101 milik Sugianto. Sedangkan pelaku AN hingga kini masih buron. AN dan AY, keduanya menjalankan misi mencurinya di area tambak ikan bengkok (tanah milik desa). Saat itu kondisi lokasi tempat kejadian perkara dalam keadaan sepi dan ditinggal pe-

miliknya pulang. Melihat situasi seperti itu, akhirnya pelaku melancarkan aksinya. Barang hasil jarahannya kemudian dibawa ke sebuah pekarangan rumah Masduki di Dusun Segagak. Selanjutnya, tersangka membongkar habis mesin sparepart bersama tersangka AN, untuk dijual secara terpisah.

Akibat kejadian ini, korban menelan kerugian Rp 5 juta. Tersangka akan dijerat Pasal 363 Ayat 1 Ke 4 e KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. Sementara untuk tersangka AN, polisi hingga kini masih mengejar pelaku tersebut. (cw-1/har/be)

MADIUN RAYA BIRO MADIUN RAYA MELIPUTI: Madiun dan Nganjuk. KABIRO: Faindarnoko. HP: 081332356050. Email: derufainku@gmail.com

Petani Desa Tapelan Kesulitan Air Bojonegoro, Memorandum Petani di Desa Tapelan, Kecamatan Kapas,yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Tirta, kesulitan mengerjakan sawah seluas 50 hektare. Sebab, air yang disuplai dari saluran irigasi di selatan desa tidak dapat mengalir. Saat ini usia padi antara 30 hari hingga 36 hari. Karena kesulitan air, pemilik lahan terpaksa memasang selang sepanjang 1,5 hingga 2 km untuk memompa air dari sungai. Dari usaha itu terpaksa keluar uang tambahan. “Bisanya memompa air, tengah malam sampai subuh. Aneh, padahal sawah di sini seharusnya dapat aliran irigasi, tapi faktanya sulit air,” kata Matdarto (62), petani Desa Tapelan, Minggu (15/4). Kegiatan malam seperti itu sudah hampir lima tahun ini dilakukan, yakni setiap musim tanam padi. Bahkan, kesulitan air yang dialami sangat berpengaruh pada musim panen mendatang. Seperti dialami Gianto (60), petani lainnya. Selama musim panen padi dari lahannya seluas seperempat hektare, ia pernah hanya mendapatkan tiga sak gabah. ”Kalau airnya tidak sulit, ya semestinya dapat tiga puluh sak gabah kalau panen,” jelasnya. Keluhan petani itu membuktikan sulitnya air irigasi mencapai lahan mereka. Sebab ada pemompaan air secara besar dari saluran irigasi, untuk kebutuhan lokasi benih ikan seluas empat hektare. Lokasi itu berada di selatan dari lahan mereka, yakni di Desa Mojoranu, Kecamatan Dander. Selain itu, pompanisasi liar yang berada di sejumlah desa lainnya. Kepala Dusun Tapelan, Ali Muhtazam membenarkan, petani yang mengerjakan lahan padi di wilayahnya kesulitan air.”Sudah kami laporkan tentang permasalahan kesulitan air ini, tapi belum ada solusi dari pihak desa maupun pihak terkait. Petani di sini setiap malam berusaha sendiri untuk mendapatkan air sawahnya,” katanya. Terpisah, mengenai balai benih ikan yang membutuhkan air berskala besar, sehingga dampaknya lahan petani kesulitan air, Kepala Desa Mojoranu Lukman mengatakan, air saluran irigasi dimanfaatkan untuk semua yang membutuhkan.”Petani Desa Tapelan juga bergilir disuplai air, memang benar lokasi benih padi ada di desa kami. Tapi semua ada jadwalnya,” tuturnya. katanya. (ren/har/be)

Madiun, Memorandum Jelang Operasi Patuh Semeru 2018 yang akan digelar serentak secara nasional, Sat Lantas Polres Madiun Kota gencar melakukan sosialisasi. Di antara tahapan sosialisasi yang telah dilakukan adalah operasi keselamatan Maret lalu. Dalam operasi keselamatan polisi tidak melakukan tindakan dalam pelanggaran dan hanya berupa teguran. Tindakan baru akan dilakukan pada Operasi Patuh Semeru 2018 yang akan segera digelar jelang Ramadan 2018. Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Madiun Kota Iptu Karjianto mengatakan, Operasi Patuh Semeru 2018 merupakan bagian dari upaya penegakan hukum kedisiplinan berlalulintas di jalan raya demi terciptanya keselamatan. Untuk itu, diimbau kepada masyarakat agar memperhatikan

segala aspek dalam berlalu lintas. Baik aspek standar berkendara seperti menyalakan lampu di siang hari untuk roda dua, mengenakan helm SNI sampai berbunyi klik, menggunakan knalpot standar, dan kaca spion lengkap, tidak melakukan modifikasi berlebihan dan menggunakan sabuk pengaman bagi roda empat. Sekaligus memenuhi aspak administrasi dengan melengkapi surat-surat berkendara seperti SIM dan STNK. “Kalau operasi keselamatan kita hanya teguran, operasi patuh akan ada penindakan, salah satunya tilang. Kita ting-

Sat Lantas Polres Madiun Kota gencar menyosialisasikan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

gal nunggu arahan dari Pusat. Semua demi keselamatan berlalu lintas”, Terang Karjianto, seperti dilansir KBRN Madiun,

Sabtu (14/4). Disebutkan, sari data jumlah pelanggaran lalu lintas di seluruh Indonesia pada 2017 ada ke-

naikan 15,47 persen dibanding 2016, yakni dari 6.272.375 menjadi 8.420.481. Tetapi jumlah kecelakaan menurun 7 persen pada 2017 dibanding 2016 yaitu dari 105.374 kejadian menjadi 98.419 kejadian. Sementara jumlah korban meninggal dunia turun dari 25.850 orang pada 2016 menjadi 24.213 orang di 2017. Mereka yang menderita luka berat tercatat 22.939 orang pada 2016 dan 2017 menjadi 16.159 orang. Sedangkan korban luka ringan dari 129.913 (2016) menjadi 115.556 (2017). Diharapkan pada operasi Patuh Semeru 2018 yang akan digelar dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas, terutama di wilayah hukum Polres Madiun Kota.(*/be)

Turun Gunung, Pendekar PSHT Kerek Bersihkan Lingkungan Tuban, Memorandum Ratusan warga perguruan Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Ranting Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban turun gunung melakukan kerja bhakti di Desa Margorejo, kecamatan setempat, Minggu (15/4). Ketua Ranting PSHT Kecamatan Kerek, Sunarto menuturkan, kegiatan ini bagian dari giat bakti PSHT kepada masyarakat. Selain itu, berhubung Desa Margorejo akan punya gawe sehingga sudah sepatutnya membantu masyarakat. “Atas permintaan bantuan dari Kepala Desa dan kita sangat senang hati. Ini ibarat gayung bersambutlah,” ujar

Sunarto seperti dilansir BO.com, Minggu (15/4). Dalam kegiatan ini, sebagian siswa, warga, dan pembina seluruhnya tumplek blek ikut kerja bakti. Mereka secara bersamasama membersihkan lingkungan. “Inilah sumbangsih kami pada masyarakat,” paparnya. Sementara itu, Babinkamtibmas Desa Margorejo Aiptu Jantje, memberikan apresiasi besar terhadap kegiatan tersebut. Pihak kepolisian berharap kegiatan ini terus dilakukan agar menciptakan kerukunan dimasyarakat.”Ya ini luar biasa, saudara kami dari PSHT ada empati yang tinggi. Sinergitas yang

mantap dan semangat,” tuturnya. Terpisah, Kepala Desa Margorejo, Junaedi, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas suport yang diberikan warga PSHT. “Saya tidak bisa bicara banyak mas, terharu sekali, ternyata kami selama ini tidak sendiri. Terima kasih untuk semua dan sukses untuk PSHT,” tandas Junaedi. Sekadar diketahui, bulan ini rencananya Desa Margorejo akan dikunjungi Istri Wakil Presiden Mufidah Yusuf Kalla dan dari beberapa kementerian terkait. Karena Desa Margorejo merupakan sentra batik di Kabupaten Tuban. (*/be)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Petani Desa Tapelan kesulitan menggarap sawah karena tak ada pasokan air irigasi.

Polres Madiun Kota Sosialisasikan Keselamatan Berlalu Lintas

FOTO: MEMORANDUM/IST

FOTO: MEMORANDUM/REINNO PARENO

Jelang Operasi Patuh Semeru 2018

Ratusan pendekar PSHT kerja bakti membersihkan sampah.


H A L A M A N 17

SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

PENGOBATAN TRADISIONAL ALAT VITAL PRIA & WANITA

H. BUYAK

IKLAN PAS

031-8275390 SURABAYA

MOTOR

ANEKA KEBUTUHAN

BAHAN BANGUNAN

MOTOR DIJUAL

ARSITEKTUR

RUMAH DIJUAL

HONDA

Rumah di jual dgn alamat tanah merah utara gg 3 no 34 sby, uk 8*20, SHM, Siap Huni, Listrik, PDAM, Garasi. Hub, 081515339460 / Dijualrumahdantokouk8,2-12shm2ltlok 085745788730.D Rmh Djual 2Lt Dkt Msjd Al-Akbar Sby & Psr Pagesangan 3 Kmr Tdr, 2 Kmr Mndi, 1 Dpr, 2 Ruang Tamu Hub: 087851308876 *RMH ASET BANK COCOK U-INVEST* Harga 100 s/d 200 jt»an, Sidoarjo - Gresik Pasuruan, MURAH Sekali,H:085339312511. bulak banteng madya 5/2 hadap timur jl depan aspal 8m T: 08123498400 / 0878 5437 2732. J.Rmh uk:4x12 m2, Tenggumung Wetan Cerme 10 Sby, PLN 900 + PAM + Sumur H:087728839415 (WA) Jual Rmh Baru Tingkat minimalis Uk.3x8 fas Lkp full k?ramik Lebak Jaya 5A Utara 37B Hub.085105060522-081336586600 JUAL RMH KAPAS MADYA IC /68 A L:5X15 M, LIST, PAM, GRSI, TDN AIR PETOK D (P.YONO) 087853725656 Dijual Rumah Baru uk.4x6 tingkat Lebak Rejo Utara IV/44 Kmr tidur 2 Kmr mandi 1 fas Lkp daerah Jl.kenjeran Hub.085103542025

SUPRA X 125 TH.2011 A/n sendiri Gani Hub: Simo Gunung Barat Tol 3/35F T.08121659606

Jasa bangun baru/ renov rmh,ruko,toko dll. Murah sesuai permintaan. Design Gambar Rp.15 rb/ m2. Bayar setelah selesai gambarnya. Hub: 082220501964 SPESIALIS PASANG Rangka Atap GalValum Plafon, Partisi, Renov. Hub:0822.4446.8697.

URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensla koral Bata Merah/ Bata Pres MRH/ Bata Umpak / Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick Up/Borongan Wil Sby Timt. Hub:081.331. 583.815/0851.0288.0022.

PROPERTI

YANG SUDAH PENGALAMAN MENANGANI KELUHAN DISEPUTAR ALAT VITAL Memaksimalkan ukuran besar panjang secara alami aman tdak ada efek samping 30 menit langsung reaksi di tempat. Mengobati. Lemah syahwat ejakulasi dini mani encer cepat loyo sulit ereksi Impontensi, diabetes. DLL Menerima pasang susuk & pengasihaan. Cukup 1x dtg di jamin joss.

Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.19/03-18/04

MOBIL TOYOTA Dijual Toyota Kijang th»2000 Silver Metalik Bensin. Hub:081330366366.

CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 35 Freon 75,Bongkar/Pasang 125,Ahli Kipas, Msn Cuci,Central/Chiler,Casetta,While,Dispe nser.P.Air,TV,DVD dll.J/B.AC Bekas Kjrn:031 -5150.3333 Rkt.0851.0304.0303,Myjen 03151503332 PANGGILAN Non Stop H: 0852.3480.0270 Ahli Kulkas, AC, TV, Mesin Cuci, P.Air, Kipas Angin dll. Minggu Buka T:8281170.

TRUCK

SEDOT WC

Jual Truck Ragasa th»2002, 100jt, Hub: 085100156690 / 081226453561. (Bisa Nego)

Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet,Tanpa Bongkar Kimia,Terima Kuras ,Sumur,Tandon,Kolam,Sedot WC,Dorongan, Kenjeran 031-51503330 / Rungkut 0851.0877.7759 Mayjen 0851.0362.8003 CV.Sanjaya Sedot Tinja-WC Tlp:031-566519 / 5685682 / 085852393744 / 08224556619.

LETS GO BEOND

LIEK TOYOTA TOYOTA MARET

SPEKTAKULER DP : mulai dari 20 Jt-an ANGSURAN : mulail dari 2 Jt-an JAMINAN HARGA TERBAIK

Buka tiap hari Jam 09.00 s/d 22.00 WIB

Tlp/WA. 0878 8850 1949

Webset kami di. www.periaperkasa.com 00.20/03-20/04

PENGOBATAN

PIJAT KEBUGARAN38.11/04 10/05

PIJAT KEBUGARAN

38.13/04-13/05

38.4/04-3/05

Jl. Kebraon Gg II/182 Sby (Sebelah Makam)

SERVICE MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek

Alamat. Raya Dupak Masuk Dupak Rukun Gg 4 no.6A Sby (sebelum Jembatan Kali Genteng Sby)

LAVERANSIR BAHAN BANGUNAN - Pasir Pasang - Pasir Campur - Pasir Lumajang - Batu Kali

700 900 1.450 800

- Koral 925 - Sirtu Uruk 525 - Sirtu Ayak 700 - Batu Bata

031-7665468 / 081.333.744.800/0812.4992.7797

38.5/04-4/05

Chinese, Cantik, Sexy putih....... ramah

40.13/03-13/04

38.1/04-1/05

TOUR TRAVEL

38.29/03-28/04 38.11/04-11/05

DICARI KARYAWATI BARU

Melayani Paket Tour domestikLombok, Bali-Banyuwangi-Bromo Batu-Yoga-Bandung-Jakarta, Wali2. Sewa ELF, Bus 29-43-59, AC MURAH

00.6/02-24/03

DICARI KARYAWATI BARU

38./04-1/05

00.6/02-24/03

40.31/03-31/04

Call to Hotel wilayah surabaya dijamin cantik,tinggi menarik mempesona privaci dijaga

Beli Toyota Ingat Ray

0822-3236-7899 38. 3/03-13/04

Cantik-Putih-Sexy-Indo China

(031)5922404 - (031)3893066 (031)8782440 - (031)3893077 08123509409

38.22/03-21/04

Galaxi Bumi Permai N2/6 Surabaya

38.06/03-06/04

PENGOBATAN

00.06/03-06/04

AHLI GIGI

38.27/03-27/04

3 8 . 5 / 0 4 - 1 4 / 0 5 38.9/03-9/04

5920876 / 085100127996 / 081242974292 WA 083830341993 38.4/04-3/05

38.10/02-10/03

38.7/03-6/04

Rumah Baru UM: 15% Angs 1,5 jt-an Ready Stok Harga 190 jt-an Hub: Bpk. Bagus 081235189648 083830864083 38.14/02-13/03

38.07/04-06/05

XENIA DP 16 JT AYLA DP 14 JT-AN Angsuran SIGRA DP 17 JT-AN PU DP 11 JT-AN Bisa Nego TERIOSL DP 30 JT-AN HUB : NIA 0821.4383.3335 / 0851.0014.3035

79.31/03-31/04

38.15/03-15/04

PELUANG USAHA Peluang bisnis dan kesehatan tanpa modal dan modal kecil hasil harian bulanan dstnya hub wa 24 jam 081331882345 sby.

LOWONGAN

Dicari Sopir Pribadi Serabutan Sim A+C Max. ± 40 th bisa matic dan hafal jalan Surabaya Hub: 031-5320594 jam 11. keatas

40 27/03 27/04

Dikontrakkan Rmh di Perumahan SAPHIRE JUANDA T.36/90 Kamar Tidur 2 Kamar Mandi 1 Hub.089698965619-08885152598 RMH.Dikontrakkan-Brongg.Sawah.6A/18 3Kt, 1Km, PLN, PDAM, Bebas Banjir Hub: 085100111416-3814919. Dikontrakkan Rumah di Kutisari Selatan 2 No. 33A Surabaya 25jt/ 2 tahun hub: 085856 817859 / 081907010485

TANAH DIJUAL OBRAL TANAH KAV L.116M2=36 JT , L.145 M2=75JT Ds.PURWAJATI - NGORO MOJOSARI Dp.5 jt ( bs dccl)sisa di angs 1-2 Th Hub. 0812 3141 7020 (wa) / 0813 3634 8181. J TNH MRH SHM UK 5X15=25JT , 6X15=36 JT DI DS SEKARGADUNG - MOJOSARI DP. 5 jt SISA DI ANGS 1 - 2 TH HUB.081231417020 / 081336348181 Djl Tnh Pasanggrahan Mojosari Lt:15x70 Hrg 450jt, Sertifikat. Hub;085330430163.

W'CARE 0822.5746.8369

XENIA DP. 14 / angs. 2,9 jt-an Sigra DP 18 / Angs. 1,8 jt-an Ayla DP 15 / Angs. 2 jt-an Pick Up DP 9 / Angs. 3 jt-an Hub: 0821 4027 4008

KEHILANGAN TELAH HILANG:1 (Satu) Sertifikat Tanah Jl.Kembang Jepun 70-74 Surabaya. Sertifikat No.602 Kelurahan Nyamplungan Kecamatan Pabean Cantikan Nama Pemegang Hak Lim Hong Kiem Surabaya. 38.3/03-3/04

38.27/03-28/04

Mengatasi masalah perselingkuhan, Perjodohan, Karier, Percintaan,.... Sukses nasib /masa depan buka aura kecantikan, ruwatan/rituan buang sial dll.

SURABAYA TIMUR

SURABAYA TENGAH

Wisper Jl. Wisper Brt II Blok NN/45

5930135

8491289

Parly Jl. Kedung Baru No. 104

8792004

PARIYANTO Jl. Wonorejo I/63

5460513

Taufan AGC Jl. Jedong I/ 20

5039948

PANCA AGC

8289784

ISKADI Agc Jl. Pucangan VII/26

5023819

5685065

Wartel GSO Jl. Pucang Anom 41

5025002

Jl. Ngagel Dadi III/1

Jamaludin

081234895724

Jemur Wonosari Lbr 65

Jl. Jetis Kulon I/32 Jl. Simo Gunung Baru 24

Manyar Agency Jl.Manyar Sabrangan 9i/94

70241128

00.6/054-6/05

38.25/02-27/04

SARANA LINTAS Jl. Semampir Kelurahan 39 Winda Simogunung Kramat Tmr 33

DP 10 Jt DP 17 Jt DP 18 Jt DP 16 Jt DP 41 Jt

Stock TERBATAS

Terima Tukar Tambah, Proses Cepat

INDRI Call/ WA 0851.0310.1919

Dicari Cepat Penjahit Hem, Krah, Badan, Bj.Koko. Bisa dibawa pulang/bisa tidur dalam mesin bisa dipinjami

KENZI

Jl. Ploso Baru No.109 sby Hub: 081232666027 00.3/03-13/04

38.11/04-11/05

Suami istri, anak pacar perselingkuhan yg minggat/menjauh pasti kembali. Pelarisan masalah, sikep pagar badan dll. Datang segera ini ahlinya

MOJOKERTO RUMAH DIJUAL

40.9/02-9/03

Sudarmawan Jl. Manukan Tengah 19N/1

7405142

Biro MJ Jl. Adityawarman 46A

5663195

Dinda Jl. Prada Kali Kendal V/20G

7347415

Datang langsung ke : Pentados Rest"

Bagi anda yg terlilit hutang berapapun nilainya, Insya Allah kami siap membantu dgn kekuatan Supranatural dg proses cepat, Aman, tdk berisiko. Kami juga menangani masalah, pengasihan, penglarisan, Perselingkuhan, dll.

JL. EMBONG GAYAM 9 SBY Sampai tanggal 24 Maret 2018

Hub: ABAH SURYA Ds. Randegan Tanggulangin Sidoarjo

DICARI TENAGA KERJA - PASTRY BAKERY - WAITREES - CLEANING & STWARD

RUMAH DIJUAL

INVESTASI

79.10/04-10/05

BANK

00.31/01-7/02 38.11/04-11/05

PIJAT KEBUGARAN * * * * *

031-3894874

Belqi Jl. Kedinding Tgh Baru 10/7 3773148-70757785

Bu Mini Cantik Pijat Kebugaran tradisional P/W Pggl A/J hotel/ Losmen, Perum Apartem en H: 0812.1630.3125 / 0819-9972-8042 / 0831.1537.0426.

Rumah mau dilelang BANK Terjerat Rentenir Kredit Macet Kredit ditolak Bank BUTUH DANA TALANGAN

Jln. Tenggumung 8 Sidoarjo

081 9998 11115 / 081 2309 11115

BU NUNUNG Jawamanis Sexy Sintal Lembut Keibuan Hot Massage Sendiri Call Hotel 0812

Dengan hanya Rp. 250.000,- Anda mendapatkan Sulusinya 38.1/03-3/03

PELUANG USAHA

40.27/03-27/04

5558 9296. Pijat Panggilan untuk Capek2 Badan Loyo, Masuk Angin, Kecentit, Hub: Falhan. 0878 6093 7101 Pijat Lulur Scrub.. Panggilan Dlm/Luar Kota. Hub Faisal 0856 4627 7158.

38.4/04-3/05

New kekar, Gentleman, Pria, di jamin ok. Hub 0821.435.77499

ELLYANNA SALON

- Big Sale diskon 50% untuk gown penganten & gown pesta dan kursus buat gown penganten - Jual Perawatan rambut rontok botak, putih, ketombeh, 1x rawat langsung berhasil bisa beli prodak dan rawat sendiri - Juga Jual Shampoo botanical untuk pet. untuk bersihkan kutu & luka

JUAL WIG untuk pria tambahan, botak, wanita penebal atas rambut

Hub: Jln. Raya Kenjeran No.495 Surabaya Telp. 031-3820458-081252542929

8550709

Biro Bu Ketut Jl. Blimbing X/111 P.Candra

8674774

Abadi Jl.Karang Rejo VI/25

8280245

Biro Johan Rungkut Mapan Sel Blok CI-1

8721742

Biro Setia Abadi

Jl.Masangan Kulon 6S

Windu Jasa Kutisari Indah Utr 7/48

7877390 8481219

8552577- 085732706760

Biro Haris Buduran Sda

8969925

Delta Media Jl.Avia 192 Kwadengan Sda

8964135

3820570-70680749

Sumber Berkat Jl Jl. Rembang Sel 41B

3573859

79.06/03-06/04

SIDOARJO

Vitalin Jl. Taman Waru Permai A/67

Basori Jl. R.Rahmat 15

Sped Line Jl. Karang Asem IV/47

Jl. Simolawang

SURABAYA SELATAN

SIDOARJO

 SURABAYA UTARA

Biro Riri

Dijual Cpt Rumah lokasi Puri Indah BK-12 Sidoarjo Full Bangunan/ SHM/ LT 91/ LB 77. Hub: 082233391712.

082143784650

Jl. Petemon Barat 086207346999/ 03174423716

Anugrah Jl. Lebak Rejo 34 79. 23/03-23/04

0315920722

SURABAYA BARAT

79.23/03-22/04

RUMAH DIJUAL Lok. Perum Kedundung Indah Jl.Muria IV/14 Dpn masjid Muria 6x12 hub: 085101303629

40.10/04-10/05

LAYANAN AGEN IKLAN PAS BIRO AL-KHOIR

Hub: 0822.1759.7423

Hilang BPKB an. Sudarmini Nopol W5555-ZV hub: 085100694073

Hub: 0856.0645.2038 / 0838.3044.4579 3 / 0 4 - 3 / 0 5

Jalan Mrutu Kalianyar 3 Nomer 2 Surabaya Utara Kecamatan Semampir, Kelurahan Wonokusumo

Dicari Pria /Wanita Penjaga Toko, usia max. 28 th, Rapi, Jujur, giat kerja, domisili Sidoarjo dan Sekitarnya

Hilang STNK Spdmtr Honda th»2017 w.biru L-6110-WF An. Abdul Rohim d/a. Tambak Dalam Baru I-B No.29 Sby.

DIJAMIN TERATASI AMAN & LANCAR TANPA EFEK SAMPING KONSULTASI GRATIS

085 856 817859 / 081907010485

40.18/03-19/04

Hilang STNK Honda Spacy 2012 L-5447-CD a/n.Reza Pahlevi Sutorejo Prima Tengah PD 4/47 Sby.

/082336769777

38.11/04-10/05

Perum Griya Karya Sedati Permai RT 29 RW 12 Blok BA No.1 Sedati Gede

38.20/03-20/04

Pick Up Xenia Sigra Ayla Terios

40.07/04--06/05

00.5/04-04/05

Biro Husni

PROMO TAKJUB DAIHATSU

(Paket diterima baru pelunasan)

40.3/03-3/05

Menangani segala problem Percintaan yang membandel, Perjodohan, segala susuk buat anda, buka aura, binsis, penglaris, segala penyakit, menyediakan bedak Ratu Seperti Rembulan.

00.12/04-18/04

Ayla Xenia

COD, Termurah 399 rb & Hasil Terbaik, Bkn Kapsul Racikan, Garansi keluar & tdk Tertipu, Reaksi Cepat & Paling Aman

100% Chinese High Class, Cantik, Sexy Putih... Sabar Full Service Mantap

SPESIALIS KARTU TAROT/ LINTRIK SUPRANATURAL

79.06/03-06/04

RUMAH DIKONTRAKKAN

Cukup 1x datang, masalah merubah nasib, percintaan, perselingkuhan, sulit jodoh, rumah tangga, tempat usaha sepi terkena tumbal. Tuntas dlm 7 hari Hub:Ibu Ajeng 0819.4484.1366. (Mahar Semampunya) Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima00.3/04-2/05 SMS) -

(031) 5611001/8665686/70922999

PROMO DAIHATSU * Bisa Tukar Tambah

PARANORMAL

085100380511

LAMONGAN DIDIK NEW Kombes Pol M.Duriyat 42

PAKET PROMO IKLAN PAS MEMORANDUM

085100711819


HALAMAN 18

SENIN LEGI, 16 APRIL 2018 KEDATANGAN/KEBERANGKATAN DARI SURABAYA GUBENG KE BANYUWANGI Kereta Api Mutiara Timur (Eksekutif & Bisnis) Stasiun (Station) Sb. Gubeng Sidoarjo Bangil Pasuruan Probolinggo Tanggul Rambipuji

KA 85 Kedatangan Keberangkatan (Arrival) (Departure) 09.23 09.47 10.09 10.55 12.04 12.29

09.00 09.25 09.52 10.11 11.01 12.10 12.31

Stasiun (Station) Jember Kalisat Kalibaru Kalisetail Temuguruh Rogojampi Karangasem Banyuwangi

KA 85 Kedatangan (Arrival) 12.43 13.11 14.00 14.25 14.37 14.50 15.04 15.20

Keberangkatan (Departure) 12.51 13.13 14.03 14.27 14.39 14.52 15.08 -

MOJOKERTO-JOMBANG

KEPALA BIRO: Muhammad Anwar. MOJOKERTO: Suparno; JOMBANG: As’ad Choirudin, Ferdy Cahyo, Hermawan. Telp/SMS: 082257535345. EMAIL: anwarmojokerto@gmail.com

87 Pejabat Dimutasi Mojokerto, Memorandum Dalam memenuhi kebutuhan dan mengoptimalkan kinerja organisasi, sebanyak 87 jabatan strategis di lingkungan Pemkot Mojokerto dilakukan pergantian, Sabtu (14/4). Menariknya, jabatan kadis PUPR yang kosong akibat pejabatnya terkena OTT KPK, kini diisi oleh Mashudi yang sebelumnya menjabat sebagai kasat pol PP. Wali Kota, HM Mas’ud Yunus, menyampaikan mutasi jabatan ini adalah sebagai kebutuhan organisasi dalam upaya mengoptimalkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkot. Selain itu, banyaknya pejabat yang sudah masuk masa pensiun mendorong pihaknya untuk segera melakukan pengisian jabatan yang sudah kosong tersebut. Ditanya mengenai apa yang perlu ditekankan, Mas’ud menambahkan, semua jabatan adalah merupakan suatu kebutuhan dan saling berkaitan.  Ia mencontohkan jika pejabat di eselon II sedang kosong dan pejabat di bawahnya yakni eselon III dan IV tidak ada maka tentunya akan dapat mempengaruhi kinerja dan menjadi hambatan. “Kepada semua pejabat yang sudah dilantik, hari Senin harus sudah bekerja secara efektif. Kebetulan tahun anggaran sekarang ini sedang berjalan jadi tidak ada acara seremonial semua harus tancap gas empat,” terangnya sebagaimana dilansir bangsaonline.com. Ditanya khusus mengenai target di Dinas PUPR, Mas’ud menekankan mengenai serapan anggaran di Dinas tersebut kedepan harus dapat maksimal sesuai perjanjian kinerja. Selanjutnya bagaimana proyek-proyek seperti GMSC dan lainnya tidak ada keterlambatan dan berjalan sesuai jadwal. Mengenai proses mekanisme penempatan jabatan tersebut, Mas’ud menjelaskan bahwa proses ini sudah melalui dan sesuai mekanisme yang ada. Awalnya dari meminta masukan kepada masing-masing UPD mengenai siapa saja yang diusulkan hingga kemudian digodok oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).  “Dari baperjakat kemudian diusulkan ke Wali Kota. Kalau semuannya sudah layak maka akan disetujui dan dibuatkan SK dan dilantik. Proses ini juga harus diketahui pihak Kementrian Dalam Negeri dan AKSN,” pungkasnya. (*/udi)

Jombang, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Mojowarno menggerebek rumah di Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Jum’at (13/4) dini hari. Moch Syaifudin (32), tersangka pengedar sabu-sabu, kini harus mendekam di penjara. “Tersangka kita amankan berikut sejumlah barang bukti. Kini perkaranya sudah dalam tahap penyidikan lebih lanjut,” papar Kapolsek Mojowarno AKP M Willono, Minggu (15/4). Ia menjelaska petugas mengantongi keterangan dari saksi, yang barusan membeli kristal haram dari tersangka. Berbekal pengakuan itu, anggota Reskrim Polsek Mojowarno bergerak menuju lokasi. “Dari hasil penggrebekan yang dilakukan, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka berikut barang bukti,” jelasnya. Barang bukti tadi, lanjut Kapolsek, berupa dua pipet kaca, sebuah alat hisap sabu, skrop kecil dari sedotan, sedotan, serta korek api. “Termasuk pula diamankan sebagai barang bukti, 4 paket sabu siap edar. Masing-masing dengan berat 0,27 gram, 0,30 gram, 1,09 gram, serta sebuah paket lagi dengan berat 1,07 gram,” beber Willono.

Kini Syaifudin mendekam dibalik jeruji besi. “Tersangka kita jerat dengan pasal 112 ayat 1 jo Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. Sementara itu, anggota Reskrim Polsek Mojowarno meringkus dua budak sabu. Satu tersangka ditangkap ketika mengambil barang haram di rumah sang pengedar dan satu tersangka lagi di rumahnya sendiri. lain yang berkaitan dengan peredaran gelap narkotika. Mereka, Viki Efendi (23), tukang las yang juga warga Gambiran, Kecamatan Mojoagung, dan Wahyu Aritonang (29), pembuat sandal, asal Desa Bluto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Kapolsek Mojowarno, AKP M Willono, mengatakan awalnya polisi menangkap M. Syaifudin, pengedar sabu. Setelah mengembangkan kasus, pihaknya meringkus dua tersangka lain.

(MEMORANDUM-HERMAWAN)

Mojokerto, Memorandum Proyek normalisasi Kali Sadar di Kota Mojokerto yang dikerjakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas sejak dua pekan lalu memicu keresahan warga. Sejumlah warga di kawasan Lingkungan Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Magersari. Mereka mengeluhkan dampak pengerukan senilai Rp 350 miliar tersebut. Kekuatiran warga terhadap kemungkinan banjir akibat dijadikannya aset tanah pemkot setempat di Kedungsari sebagai tempat pembuangan lumpur atau spoil bank langsung direspon kalangan DPRD. DPRD sendiri kini juga tengah menengahi keluhan warga terhadap upaya antisipasi banjir yakni dengan pembuatan saluran buang pasca pengurukan tanah produktif tersebut. Juga, pembersihan jalan raya dari lumpur yang jatuh selama proses buang. “Jadi kita memediasi dan mencarikan solusi terkait kekuatiran banjir akibat pengurukan aset pemkot di Kedungsari. Dan kami kira sudah ada titik temu antara warga dengan pemkot selaku fasilitator,”ujar Ketua DPRD Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati, sebagaimana dilansir bangsaonline.com. Keluhan warga ini mendapat respon positif dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) normalisasi Kali Sadar, Ali Tri Hariyanto. Dalam kesempatan itu, BBWS berjanji akan memperhatikan dan mengambil sikap untuk menekan persoalan yang timbul. “Kami merespon dan memperhatikan keluhan warga. Dan kami akan mengambil sejumlah langkah,” kata dia. Sebagai fasilitator, Bappeko juga menelurkan sejumlah upaya. Diantaranya adalah bahwa pihaknya akan meminta pelaksana proyek membuatkan saluran air di kisaran rel KA. BBWS menyanggupi akan membuatkan saluran air sehingga tidak terjadi genangan. Namun demikian, rencana ini tidak direalisasi langsung karena spoil banknya pun baru diurug dan butuh alat berat. “Lantas pelaksana juga akan membersihkan saluran gorong-gorong dibawah by pass sehingga tidak terjadi penyumbatan, “ urai dia. Tidak hanya itu, BBWS juga akan melakukan pembersihan jalan menuju pembuangan agar tidak licin dan tidak berdebu. Harlis juga mengungkapkan pengurukan tersebut akan menguntungkan pemkot. Sebab ketiga spoil bank tersebut adalah rawa-rawa sehingga pemkot tidak mengeluarkan uang ketika menggunakannya. Sekedar diketahui, untuk normalisasi kali Sadar di Kota Mojokerto pemkot menyediakan lahan seluas 5.8 hektar untuk menampung sedimen tinggi 1.5 meter. (*/udi)

Polisi Ringkus Pengedar dan Budak Sabu

Syaifudin diapit petugas sambil menunjukkan barang bukti.

“Dari keterangan tersangka pertama, paket sabu yang dimilikinya bakal diambil oleh dua tersangka lain. Menindak lanjuti pengakuan itu, petugas mengembangkan,” ungkapnya, Minggu (15/4). Tidak lama setelah ditunggu, Viki pun datang ke rumah Syaifudin. Saat digeledah, ditemukan sebuah alat hisap yang masih terdapat sisa sabu, sebuah plastik yang terdapat sisa

sabu, serta sebuah korek api. “Setelah berhasil meringkus satu anggota jaringan, upaya pengembangan petugas mengarah kepada satu tersangka lain. Lokasinya, berada disebuah rumah kos yang ada di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung,” imbuh Kapolsek. Di rumah kos itu, lanjut Willono, polisi mengamankan Wahyu tanpa ada perlawanan. Dan ketika digeledah, ditemu-

Wahyu Aritonang

kan sebanyak 15 plastik klip yang masih terdapat sisa sabu, dua sedotan kecil dari sedotan, seperangkat alat hisap, satu pack sedotan, serta korek api. “Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tegasnya. (wan/udi)

Dewan Nilai Kebijakan Pjs Bupati Rugikan Masyarakat Jombang, Memorandum Berbagai kebijakan Pjs Bupati Jombang Setiajit dinilai kalangan DPRD kurang pas dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Mulai dari perubahan jalur satu arah jalan, Perbup 1/ 2018 terkait tanah bengkok perangkat desa. Kebijakan berikutnya yang dinilai membuat tidak kondusif di masyarakat adalah penataan tempat berjualan PKL di sepanjang GOR Merdeka di Jalan Gus Dur. Tidak hanya itu, ada rencana pemberhentian terhadap pendamping program keluarga harapan (PKH).  Hal itu disampaikan anggota DPRD Jombang Mustofa. Menurut politisi asal PKS, tahun ini merupakan tahun politik yang masyarakatnya rentan dengan berbagai kebijakan pemerintah. Setiap kali ada kebijakan, kata Mustofa, hal itu selalu dikaitkan dengan politis. Untuk itu, dia berharap agar membuat kajian mendalam sebelum mengeluarkan kebijakan. “Kajian komprehensif sangatkan diperlukan bila

membuat kebijakan baru. Kalau melihat kebijakankebijakan itu, sepertinya kajiannya kurang diperhatikan. Buktinya, setiap kebijakan yang dikeluarkan mendapat protes dari masyarakat,” ujar Mustofa, Kamis (12/04). Informasi yang ia terima, kebijakan terkait pemindahan PKL untuk tidak menempati jalan raya membuatnya tercengang. Betapa tidak, kebijakan tersebut mengharuskan merogoh kocek hingga Rp 60 juta. Anehnya, kata dia, uang sebesar itu akan dibebankan kepada PKL yang berjualan di sepanjang jalan. “Jadi uang tersebut direncanakan untuk biaya penutupan saluran air yang ada di pinggir jalan. Uang akan dibebankan kepada PKL,” jelasnya. Masih lanjutnya, sudah ada surat edarannya. Kalau bisa rencana ini dibatalkan. Jika memang tidak ada anggaran dari APBD jangan dipaksanakan. Apabila tetap dijalankan, kasihan PKL. “Pemasukan mereka dalam sehari sampai berapa? Lalu untuk biaya iuran seperti yang direncanakan

Pemkab Jombang, jelas minus, ” ujar dia. Ia melanjutkan, kebijakan Pjs Bupati Jombang yang dinilai kontroversi adalah rencana pemberhentian 78 pendamping PKH. Ia menjelaskan, rencana ini berkaitan dengan adanya peraturan pelarangan penerimaan dua honor yang bersumber dari APBN. “Di samping itu, setiap pendamping harus ngantor selama 8 jam per hari,” kata Mustofa. Ia menjelaskan, terkait dengan ini, pihaknya berupaya untuk meminta penjelasan dari dinas terkait. Mustofa mengaku, pihaknya beberapa kali sudah meminta pertemuan dengan dinas terkait. Namun sampai saat ini belum terlaksana.      Kebanyak mereka yang bakal diberhentikan berprofesi sebagai guru. Masih lanjutnya, ini harus dikaji ulang. Kalau guru yayasan yang gajinya tidak seberapa kan kasihan juga bila diberhentikan dari pendamping PKH. “Secepatnya akan kita agendakan untuk mengklarifikasi persoalan ini kepada dinas terkait,” pungkasnya. (as/fdy/udi)

MEMORANDUM-HMS

Warga Keluhkan Normalisasi Kali Sadar

Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus didampingi sekdakot dan Kepala Disperindag Ruby Hartoyot membuka expo.

Wali Kota Mas’ud Yunus melihat foto pameran expo.

Jelang Satu Abad, Pemkot Gelar Expo Pesta Rakyat Mojokerto, Memorndum Menyambut HUT Kota Mojokerto Ke-100 tahun, Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar kegiatan Mojokerto City Expo Pesta Rakyat di Lapangan Raden Wijaya Surodinawan, Jum’at (13/4). Dibuka secara resmi oleh Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus. Hadir pula dalam kegiatan ini Plt Sekda Kota Mojokerto, Ketua TP PKK Kota Mojokerto, dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto. Wali Kota Mojokerto, Mas’ud Yunus, dalam sambutannya berharap dengan adanya Mojokerto Expo City  yang akan diselenggarakan hingga 22 April 2018 ini, masyarakat lebih mengenal dan lebih mencintai produk Kota Mojokerto. Ha-

rapannya, sehingga apa yang dihasilkan dari warga kota Mojokerto mampu bersaing bukan hanya di tataran lokal tapi juga regional,   nasional maupun internasional. Dikatakan Mas’ud, tahun ini Pemerintah Kota Mojokerto akan memberikan bantuan sepatu dan tas untuk anak baru dari tingkat SD dan SMP. Untuk itu wali kota berharap sepatu yang digunakan adalah produk asli kota Mojokerto. Lebih lanjut dijelaskan wali kota, Pemkot Mojokerto telah mengikuti program visi dagang antar pulau yang dicanangkan Pemprov Jawa Timur. “Alhamdulillah hampir semua sepatu dan alas kaki yang ada di Indonesia bagian timur adalah produk dari Kota Mojokerto. Ini satu hal yang cukup membanggakan bagi kita karena sejak jaman Belanda kita

sudah   terkenal sebagai kota industri alas kaki,” ungkapnya. Sementara itu Kepala Disperindag, Ruby Hartoyo, mengatakan pameran ini diikuti peserta berjumlah 100 stan. Terdiri dari para pelaku industri kecil menengah binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, OPD Kota Mojokerto, organisasi wanita Kota Mojokerto, pengusaha, perbankan, dan perusahaan perusahaan swasta di kota Mojokerto serta industri kecil menengah  di Mojokerto. Mereka mempromosikan produk-produk unggulan, kuliner, fashion, property elektronik, dan kerajinan. Adapun tujuan kegiatan ini dalam rangka memperingati 1 abad    Kota Mojokerto. Masih lanjut Ruby, juga sekaligus memperlihatkan hasil karya berbagai upaya yang telah

dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto, BUMN, BUMD, perbankan, perusahaan-perusahaan besar dalam membina dan menjalin kemitraan dengan pelaku industri kecil menengah di Kota Mojokerto. Kegiatan ini juga sebagai ajang promosi untuk meningkatkan dan menciptakan jaringan pemasaran secara langsung. Selain itu meningkatkan kemitraan usaha pelaku industri kecil menengah. Dan juga, menyebarluaskan kebijakan pemerintah dalam mengembangkan indusri kecil menengah. “Yang utama meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi wirausaha baru yang dapat memperkokoh ketahanan ekonomi serta dapat menumbuhkan jiwa berkreasi, berinovasi dan berprestasi untuk Mojokerto Service City,” paparnya. (hms/udi/adv)


SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

HALAMAN 19

B L O R A R AYA KEPALA BIRO: Ari Suyono. ASISTEN REDAKTUR: Eko Arifianto. WARTAWAN: Ari Prayudhanto, Ahmad Sampurno, Hanafi. KEUANGAN/IKLAN/PEMASARAN: Aang Kartika, Telp. 08998816162. REDAKSI: Jl. Sumodarsono No.33 Blora Jawa Tengah, Telp. 081328775879. EMAIL: memorandum.blora@gmail.com

Ribuan Warga Kradenan Tak Miliki KTP-E

Blora, Memorandum Badara Ngloram di wilayah Kecamatan Cepu, saat ini resmi menjadi milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Setelah sebelumnya di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM). Diketahui, bandara tersebut sempat menjadi primadona bagi kalangan pelaku pertambangan minyak dan gas (migas) yang hendak menimba ilmu di Akamigas STEM Cepu, maupun mengembangkan usaha pertambangan migas di wilayah Blora dan sekitarnya pada era 1980-an. Namun bandara tersebut tidak berfungsi lagi selepas 1984. Sementara, sebagai bentuk dukungan percepatan pembangunan dan operasi, Kementerian ESDM melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM), menyerah terimakan dokumen pendukung aset tersebut kepada Kemenhub yang dilakukan di gedung PPSDM Migas, Jumat (13/4).  Menurut Kepala BPSDM ESDM IGN Wiratmadja Puja, penyerahan dokumen pendukung untuk mempercepat teransfer asset dari kementerian ESDM kepada Kementerian Oerhubungan. “Kita support terus, supaya Bandara Ngloram segera beroperasi,” ungkapnya.  Terkait luasan lahan dirinya mengaku lupa, namun lapter tersebut bisa digunakan untuk beroperasi. “Yang jelas, bisa digunakan untuk pesawat ATR-72,” terangnya. Untuk diketahui, serah terima dokumen diwakili oleh IGN Wiratmaja Puja dari KESDM kepada Direktur Bandar Udara, Kemenhub, Bintang Hidayat.  Kemudian dilakukan penandatanganan berita acara yang disaksikan Bupati Blora Djoko Nugroho serta pihak terkait lainnya.  Kepala PPSDM Migas Wakhid Hasyim, menambahkan,  bahwa aset berupa Bandara Ngloram serta lahan sekitar aset tersebut memiliki luas 20 hektare. “Iya, penyerahan aset itu sebagai bentuk dukungan percepatan aktivasi Bandara Ngloram,” ujarnya pada suatu kesempatan.  Serah terima itu, menurut dia, kesempatan yang baik untuk mempercepat aktivasi lapangan terbang (lapter) Ngloram. Progam aktivasi dari Kementrian Perhubungan tersebut, kata Wachid Hasyim, banyak ditunggu masyarakat Cepu khususnya Blora dan sekitarnya dengan aktivasi lapter Ngloram. “Dengan serah terima ini, diharapkan bisa mempercepat pembangunan-pembangunan yang akan dilakukan oleh Perhubungan,” terangnya.  Terpisah, Direktur Bandar Udara Kementerian Perhubungan Bintang Hidayat,  menyatakan, pada 2018  ini perlu dilakukan penetapan lapter tersebut sebagai bandara umum.  Namun perlu adanya rekomendasi dari Bupati dan Gubernur, setelah itu, dilakukan  penetapan lokasi. “Dan untuk dasar pembangunan perlu ada ketetapan dari menteri,” kata dia.  Sementara pada semester awal ini, pihaknya berencana melakukan pemagaran aset serta menyelesaiakan master plan yang akan diselesaiakan tahun ini. “Setelah ada master plan, baru kemudian tahu tahapan-tahapannya,” ujarnya. (sam/eko/fer)

FOTO: MEMORANDUM-HAN

Kementerian ESDM Serahkan Bandara Ngloram

matan melayangkan surat pemberitahuan ke 10 desa yang berada diwilayahnya. Penjadwalan masing-masing wilayah telah ditentukan. Sehingga warga bisa hadir sesuai dengan jadwal yang sudah ada. “Kami targetkan 75 persen dari total yang belum perekaman harus masuk,” ungkap mantan Sekcam Randublatung itu. Sutarso menjelaskan, banyaknya warga yang belum melakukan perekaman KTP-E dikarenakan faktor usia. Namun, mayoritas adalah mereka yang baru pertama memasuki usia 17 tahun. “Biasanya mereka yang sudah manula enggan untuk mengurus kembali data kependudukan yang sudah kedaluwarsa, “ terangnya. Meski perekaman ini belum

Warga antre di kantor Kecamatan Kradenan.

mendapatkan bukti fisik KTPE, namun warga yang sudah perekaman akan mendapatkan surat keterangan yang fungsinya sama dengan KTP-E. “Surat keterangan itu sama fungsinya,

hanya fisiknya yang berbeda,” tutur Sutarso. Gurih (18), warga Dukuh Singgung, Desa Medalem, mengaku, jika saat ini adalah kali pertama ia mengurus KTP-

E. Rencananya data digunakan melamar pekerjaan. “Mau buat persyaratan melamar pekerjaan,” kata dara manis ini disela-sela menunggu panggilan perekaman oleh petugas. (han/eko/fer)

Kemeriahan acara sedekah bumi di Kajengan.

Tradisi Sedekah Bumi di Desa Kajengan Blora, Memorandum Tradisi sedekah bumi atau bersih desa memang sudah berlangsung sejak turun temurun. Bahkan sudah sejak jaman nenek moyang dahulu, tradisi tersebut terus berjalan. Demikian juga di Desa Kajengan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, juga sampai saat ini masih memegang teguh tradisi tersebut. Para warga terlihat tumpah ruah menjadi satu dalam melaksanakan tradisi yang digelar di sendang desa, Minggu (15/4). Sepintas ada yang unik di acara sedekah bumi kali ini, yaitu cara membawa nasi bungkus dan buah-buahan hasil bumi yang di bawa dari rumah warga

sampai ke lokasi sendang, yaitu membawanya dengan cara dipanggul. Selain itu, juga ada ritual unik bagi warga yaitu setelah sampai di sendang desa, semua warga secara bersama-sama membasuh muka dengan air sendang. Menurut mitos, warga percaya dan berkeyakinan dengan cara membasuh muka tepat pada acara sedekah bumi itu, bisa membikin wajah tampak selalu awet muda. “Ritual seperti ini sudah dilaksanakan sejak dulu dan turun temurun. Bahkan semenjak saya masih kecil sudah ada,” ungkap Kades Sugiyanto. Sugiyanto kembali menambahkan, sampai saat ini, budaya serta tradisi tersebut oleh warganya masih dilak-

sanakan dengan baik. Lanjut kata dia, selain menjadi salah satu bagian dari melestarikan tradisi dan kebudayaan lokal, menurutnya acara tersebut juga menjadi salah satu daya tarik wisata tersendiri bagi warga yang tinggal di luar desa untuk melihat event tahunan tersebut berlangsung. “Seperti yang kita lihat saat ini, tidak hanya dari warga desa saja yang berbondong-bondong untuk melihat acara ini. Tapi banyak juga warga luar desa yang melihat acara ini,” ungkapnya. Camat Todanan Kiswoyo, dalam sambutannya mengungkapkan, berharap agar warga desa selalu menjaga tradisi yang sudah berlangsung bertahun tahun

FOTO: MEMORANDUM-YUD

Penandatanganan berita acara serah terima dokumen aset Bandara Ngloram.

Tidak butuh waktu lama, Pemerintah Kecamatan Kradenan mengambil langkah inisiatif untuk melakukan perekaman KTP-E di kantor kecamatan. Dijadwalkan, perekaman e-KTP dimulai selama seminggu sejak Selasa (10/4) lalu hingga Selasa (17/4) besok. Camat Kradenan Sutarso kepada Memorandum mengatakan, pihaknya mengambil langkah ini mengingat pentingnya data kependudukan yang harus dimiliki setiap warga. Selain sebagai data pribadi, semua pengurusan administrasi hampir disemua kegiatan membutuhkan data diri. “Kami tidak ingin warga kami nantinya mengalami kesulitan saat mengurus sesuatu,” ujar Sutarso, Minggu (15/4). Sebelumnya, pihak keca-

ini dengan baik. Lanjut Kiswoyo, selain bagian dari menjunjung tradisi dan kebudayaan lokal, acara tersebut diharapkan menjadi sebuah wujud menjalin tali silaturahmi antar warga yang selama ini sudah berjalan dengan baik. “Acara ini merupakan momentum yang tepat ya, bagi para warga untuk semakin mempererat tali silaturahmi. Tradisi warisan budaya ini, ke depan semoga harapannya semakin terjaga dengan baik,” pungkasnya. Acara sedekah bumi tersebut juga dimeriahkan hiburan tradisional lokal yaitu ketoprak semalam suntuk untuk menghibur para warga. (yud/eko/fer)

Migas Cepu Tanam 2.000 Pohon Blora, Memorandum Dalam rangka memperingati hari bumi yang jatuh 22 April mendatang, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manunusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu

Kabupaten Blora, melakukan gerakan mananam 2.000 pohon. Itu dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan wujud menjaga bumi. Kepala PPSDM Migas Wakh-

id Hasyim menjelaskan, gerakan tersebut sebagai bentuk dukungan terjaganya kelestarian lingkungan yang telah disediakan bumi sebagai penyangga kehidupan ekosistem didalamnya. Gerakan itu dilakukan pada Jumat (13/4) lalu, di areal seluas 11,5 hektare. “Ketersediaan air, tanah, udara dan energi yang diberikan oleh bumi tanpa ada imbalan dari kita sebagai manusia. Seharusnya ada tindakan-tindakan meskipun kecil yang bisa kita lakukan untuk tetap menjaga bumi,” kata Wakhid, Minggu (15/4). PPSDM Migas mengajak masyarakat menjaga alam sekitar supaya bisa mewariskan bumi yang lebih baik bagi anak dan cucu dengan melakukan gerakan tanam pohon. Sebab, menurut dia, setiap pohon yang ditanam bisa menghasilkan oksigen gratis sebagai penyokong kehidupan.  “Kesadaran akan hidup sehat dan lingkungan yang indah terawat saat ini telah mengalami perkembangan. Keterbatasan sarana dan prasarana untuk mewujudkan hidup sehat di wilayah Kecamatan

FOTO: MEMORANDUM-SAM

FOTO: MEMORANDUM-SAM

Blora, Memorandum Sebanyak 1.888 warga di Kecamatan Kradenan, belum melakukan perekaman KTP Elektronik (KTP-E). Data ini adalah sajian dari hasil pendataan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Blora yang diserahkan kepada kantor Kecamatan Kradenan, belum lama ini.

Penanaman ribuan pohon di lahan aset PPSDM Migas.

Cepu, memunculkan inisiatif PPSDM Migas untuk bersama membangun sarana dan prasarana tersebut,” ungkap pria asli Cepu ini. Wakhid menyampaikan, bahwa potensi aset PPSDM Migas yang tersebar di Kecamatan Cepu, diangap cukup untuk mewujudkan sebuah sarana dan prasarana pendukung untuk mewujudkan lingkungan yang indah dan terawat. “Dengan meningkatkan fungsi dan kualitas tanaman kota yang telah ada maupun akan dikembangkan melalui

model pengelolaan taman ramah lingkungan (eco-park),” ucapnya. Pihaknya berharap, persiapan rencana program pembanguinan taman ramah lingkungan (ecopark) mampu mengoptimalkan fungsi ekologis taman sebagai daerah resapan, penyedia udara bersih dan habitat bagi keanekaragaman hayati di lingkungan Kecamatan Cepu, khususnya disekitar lingkungan PPSDM Migas. “Serta penghijauan bumi agar terciptanya lingkungan yang sehat, indah dan asri,” terangnya. (sam/eko/fer)


HALAMAN 20

SENIN LEGI, 16 APRIL 2018

EKONOMI BISNIS

Bisnis Cetak Foto Jadi Peluang Industri Kreatif Achmad Zaky

Pebisnis Pemula Sebaiknya Mencari Mitra Sehati Jakarta, Memorandum Pendiri sekaligus pemilik perusahaan perdagangan dalam jaringan (e-commerce) Bukalapak, Achmad Zaky menyarankan pebisnis pemula untuk mencari mitra yang tepat dalam memulai dan mengembangkan bisnis. “Tips berbisnis itu, carilah partner yang sehati, yang tepat,” kata Achmad Zaky dalam acara Supermentor, Sabtu (14/4). Menurut dia, pengembangan usaha yang sukses membutuhkan rekan kerja, untuk itu mencari rekan kerja yang tepat adalah salah satu kunci sukses memulai usaha. Zaky salah satu tokoh ikonik yang menjadi pembicara dalam acara Supermentor yang dihadiri sekitar 3.000 generasi muda dari wilayah Bogor. Lulusan ITB itu membagikan resep sukses, serta pengalaman hidup, dan etos kerja untuk generasi mudah abad 21 dalam membangun bisnis. Pria asal Sragen itu menceritakan pengalamannya membangun bisnis e-commerce nasional yang membawa perubahan bagi banyak orang. Bisnis berbasis teknologi internet tersebut ia bangun bersama rekan indekosnya semasa kuliah di ITB tahun 2010. “Setelah ngetag domain Bukalapak, saya coba ajak teman kuliah gabung, tidak ada yang mau. Cuma teman kosan yang mau. Setelah satu tahun, bisnis ini terus tumbuh,” katanya sebagaimana dikutip antaranews. Dari banyak keberhasilannya memenangkan berbagai lomba berkaitan dengan IT, Zaky pernah mengalami kegagalan saat membangun bisnis pertamanya yakni jualan mi ayam di Kampus ITB. “Saya jualan mi ayam, semua uang hasil menang lomba tersedot ke sana, lalu bangkrut,” katanya. Ia mengatakan bisnis itu penuh kegagalan. Tanpa disadari budaya di Indonesia yang ditanamkan oleh orang tua dulu adalah seorang anak harus sukses membangun usaha, sehingga banyak yang takut gagal dan tidak berani menghadapi kegagalan. Bagi Zaky menjadi pebisnis tidak boleh hanya mengharap enaknya saja. Tetapi meresapi kegagalan sebagai pelajaran yang paling efektif untuk melatih jiwa bisnis lebih baik lagi. “Belajar di perkuliahan itu cuma teorinya saja, beda dengan belajar praktik. Sama kegagalan ini langsung terpatri di kepala kita, bahwa tidak boleh gagal lagi,” katanya. Untuk membangun bisnis dari nol sampai berpendapatan Rp13 triliun, lanjut Zaky, dirinya harus melewati kegagalan-kegagalan kecil untuk bisa menang seperti saat ini. Menurut dia, dengan kegagalan akan menjadi tahu, dan tidak akan mengulangi kegagalan yang sama. Seorang pebisnis juga harus mau belajar. Ia harus merasa bodoh agar mendapat ilmu dari orangorang lain yang jauh lebih pintar. “Kebanyakan kita merasa paling pintar, padahal yang dipekerjakan itu adalah orangorang yang jauh lebih pintar,” kata penerima Penghargaan Satyalencana Wira Karya dari Pemerintah Indonesia. Zaky merupakan pengusaha muda Indonesia bergerak di bidang internet, membuka perusahaan berbasis marketplace c2c berfokus pada pemberdayaan UKM.(*/hap)

Surabaya, Memorandum Berbeda dengan bisnis kamera yan mulai meredum, bisnis cetak masih memiliki peluang untuk tumbuh. Bahkan bisnis cetak foto berpotensi menjadi sebuah industri kreatif, melihat tingginya peminat segmen milenial terhadap bisnis tersebut. “Kami masih melihat peluang yang besar di kaum milenial ini dalam memanfaatkan produk cetak foto. Sehingga kami terus memperkuat bergai produk terkait cetak foto ini, mulai dari produk mesin, kertas, tinta hingga instamax,” kata Josef Kuntjoro, General Manager Photo Imaging Division PT Fujifilm Indonssia, disela Fuji Film Fair 2018 di Surabaya, akhir pekan. Josef mengatakan Fujifilm menargetkan pertumbuhan di Indonesia hingga 50 persen dalam 3 tahun melalui lini pencitraan digital (digital imaging), yang mencakup mesin pencetak foto, kertas foto, dan kamera Instax. Josef menambahkan, untuk bisnis cetak saat ini menurutnya sudah reborn. “Cetakan telah mencapai titik terendahnya dan saat ini cetakan sudah mulai naik kembali,” jelas Josef. Dilihat dari penjualan paper atau kertas dari tahun ke tahun yang naik, kenaikan yang signifikan mencapai 2 digit. Sementara itu Presiden Direktur PT Fujifilm Indonesia, Noriyuki Kawakubo menyatakan, bisnis pencitraan foto

atau photo imaging masih punya peluang yang besar meskipun tren digital terus naik. Dan ini merupakan target jangka menengah Fuji di Indonesia sejak 2016 dan diharapkan tercapai pada tahun depan. “Sampai saat ini, photo imaging masih merupakan salah satu lini bisnis yang memegang peranan penting di Fujifilm. Kami senantiasa melakukan riset dan pengembangan terhadap produk kami serta selalu beradaptasi dengan tren perkembangan teknologi yang ada,” kata Kawakubo saat presentasi. Salah satu strategi Fujifilm untuk mencapai target pertumbuhannya, menurut Kawakubo ialah dengan menggenjot penjualan kamera instan hybrid yakni seri Instax Square. Kamera ini dapat menghasilkan gambar digital sekaligus gambar cetak instan. Lebih lanjut Kawakubo menyebut untuk kamera Instax, Fujifilm masih satu-satunya pemain yang ada di pasar domestik. Adanya peningkatan penggunaan Instax juga berimbas pada kenaikan permintaan

Kaum Milenial banyak memanfaatkan kreasi cetak foto.

kertas foto yang signifikan. Dia mengklaim saat ini Fuji menguasai hingga 80% dari pasar

cetak foto termasuk mesin cetak dan kertas foto. “Fujifilm menguatkan dom-

inasinya dengan meluncurkan mesin cetak foto instan mini dari seri Instax,” lanjutnya. (hap)

Memorandum Edisi 16 April 2018  
Memorandum Edisi 16 April 2018  
Advertisement