Page 1

Selasa, 25 Oktober 2011 27 Dzulqaidah 1432 H/29 Kauw Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Eceran Rp 2.500,http://www.equator-news.com

Kalimantan Barat Sebenarnya

Kantor BI Diduduki Demonstran Belum ada kepastian hukum atas kasus yang membelit areal gedung Bank Indonesia. Kisruh kepemilikan berujung demonstrasi. Mampukah sejumlah massa tak beranjak hingga ada keputusan? PONTIANAK. Bangunan megah Kantor Bank Indonesia (BI) Cabang Pontianak di atas tanah hook simpang Jalan Abdurahman Saleh-Jalan Ahmad Yani Pontianak masih tersandung sengketa tanah. Ahli waris bersama sanak keluarga dan beberapa tokoh masyarakat menduduki gedung baru tersebut, Senin (24/10) sejak pukul 06.00. Mereka membuat tenda kecil di pintu masuk kantor BI tersebut sebagai simbol protes. Sejumlah spanduk, dan poster juga dipajang. Ini sebagai bentuk protes. Kami bermalam di sini sampai tuntutan kami dipenuhi pihak BI, kata Zahara binti Talibe, anak kandung dari Talibe bin Pimma bersama kakak kandungnya Hapsa A Thalib binti Talibe ditemui Equator di tenda kecil berwarna biru yang berada di depan kantor itu. Dia mengaku, tidak mengetahui tanah tersebut sudah dijual. Begitu juga sertiďŹ kat tanah yang dibuat BPN Kota Pontianak. Kami sebagai ahli waris meminta agar hakhak kami dikembalikan, pinta Zahara. Koordinator Lapangan Ahli Waris, Agustinus mengatakan, tanah yang dibangun gedung BI itu masih sengketa yang di

Halaman 7

Belasan massa dari kelompok yang mengklaim sebagai ahliwaris tanah di lokasi Bank Indonesia mendirikan tenda dan membentangkan poster tuntutan, Senin (24/10).SYAMSUL ARIFIN

Jelang Pilgub

Kalbar Perlu Pemimpin Berjiwa Pejuang MEMPAWAH. Tokoh Masyarakat Kota Mempawah, Sudianto Nursasi menyambut baik keberadaan Ali Anyang Centre (ACC) yang diprediksikan akan menjadi kekuatan besar menjelang Pilgub Kalbar 2012. Kalbar membutuhkan pemimpin yang berani dan berjiwa pejuang, kata Nursasi kepada Equator, Senin Sudianto Nursasi (24/10) di Mempawah. Menurutnya, Kalbar masuk daerah perbatasan antar Indonesia-Malaysia. Sebagai daerah perbatasan, tentu membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki ketegasan dan komitmen yang kuat untuk memerhatikan teritorial NKRI. Karenanya, sosok pemimpin yang berkarakter pejuang sangat tepat, ujar dia. Selama ini, kata dia, para pemimpin di Kalbar cenderung hanya bereuforia dengan kepentingan politis semata. Tanpa memikirkan bagaimana kondisi pertahanan daerah dan wilayah. Terbukti belum lama ini munculnya masalah perbatasan di Kabupaten Sambas.

Halaman 7

Politik

Biaya Honor Dominasi Usulan Dana Pilgub PONTIANAK. Komisi A DPRD Kalbar mulai menyisir besaran anggaran penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar 2012 yang diusulkan KPU Provinsi Kalbar sebesar Rp 223 miliar, untuk dua putaran. Sekitar 70 persen usulan anggaran penyelenggaraan Pilgub 2012 nanti digunakan untuk honor. Kita akan menyisir untuk mengkaji usulan tersebut, draft usulan sudah kami terima, kata H Retno Pramudya SH MH, Ketua Komisi A DPRD Kalbar kepada Equator usai rapat kerja dengan KPU Provinsi, Senin (24/10). Dijelaskan Retno, anggaran sebesar Rp 223 miliar itu masing-masing sebesar Rp 166 miliar untuk putaran pertama, dan Rp 56 miliar untuk putaran kedua. Dalam usul KPU tersebut, kata Retno, disampaikan pula tentang komponen-komponen anggaran yang meliputi biaya honor petugas, pengadaan peralatan kelengkapan pemilukada, sosialisasi dan lain-lain, termasuk untuk DPT Online. KPU mengusulkan agar dana dialokasikan dalam APBD murni 2012, dan ini masih dalam tahap rancangan.

Halaman 7

Injet-injet Semut Nama Jenderal Mabes Polri Dicatut -- Ngape ndak skalian name Presiden jak.

- Bang Meng

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

Sipir Malaysia Siksa Warga Kalbar SINGKAWANG. Gara-gara menuntut gaji, 27 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) harus mendekam di penjara Lambir, Miri, SarawakĚśMalaysia selama dua tahun enam bulan dan membayar RM12 ribu ditambah dua kali cambuk. Pukulan tangan dan kayu rotan sering diterima dari petugas tahanan. Pokoknya tidak ada yang benar bagi seorang tahanan di Malaysia, ngomong ini salah, itu salah, kata Aan Pratama, salah seorang TKI itu ditemui di kediamannya di Jalan Mahad Usman, Rt 12/Rw 06, Setapuk Besar, Singkawang, Senin (24/10).

Aan Pratama bersama kedua orangtuanya-MORDIADI

Aan Pratama juga melihat siksaan yang dialami warga Indonesia lainnya di Penjara Malaysia. Bahkan lebih parah. Aan berangkat ke Malaysia bersama beberapa teman lainnya dari Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Mereka akan ditempatkan di perusahaan kayu di daerah Miri, Sarawak, dengan gaji RM600 per bulannya. Setelah memenuhi segala persyaratan keberangkatan, Aan Pratama bersama rekannya pun berangkat melalui agennya di Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas sekitar September 2006.

Halaman 7

Nama Jenderal Mabes Polri Dicatut Wartawan Gadungan-LSM Diringkus MEMPAWAH. Polres Pontianak meringkus delapan oknum wartawan dan LSM yang mengaku utusan dari Mabes Polri. Mereka ditangkap saat hendak melakukan aksi pemerasan pengusaha Toko Bangunan Citra Jaya Mempawah, Senin (24/10) sekitar pukul 12.00. Delapan oknum pelaku pemerasan itu Jh, Mr dan Hl warga Mempawah. Kemudian, Ju warga Sungai Raya Kabupaten Bengkayang, Jn dan Al, warga Jakarta Pusat, serta Hr dan Ch, warga Bogor. Aksi pemerasan itu dilakukan dengan mencatut nama salah satu Jenderal Polisi di Mabes Polri. Mereka mengaku

Komandan Kompi Lintas Batas (Libas) bersama Danramil dan masyarakat melihat patok batas antara negara di wilayah Sajingan Besar. M RIDHO MAWARDI

Sarana Patroli Perbatasan Mengenaskan SAMBAS. Meskipun fasilitas dan mobilisasi patroli minim namun tidak menyurutkan semangat Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah perbatasan Kecamatan Sajingan Besar untuk patroli patok batas antara negara. Secara kontinyu pasukan Libas mengikuti titik koordinat patok batas. Dua atau tiga hari baru pulang. Setelah itu dilanjutkan mencari patok batas lainnya. Beberapa di antaranya melibatkan masyarakat setempat, kata Kapten Inf Suirwan, Danki Libas, Pamtas Sajingan Besar kepada Equator, Sabtu (22/10) di Patok perbatasan D 233. Dalam melaksanakan patroli perbatasan memang banyak ditemui patok batas yang hilang. Sebagai gantinya sementara menggunakan kayu sesuai titik koordinat seperti di patok D 333 dan D 334. Setiap melakukan patroli, hasilnya kita laporkan kepada pimpinan sehingga setiap perkembangan dapat diketahui, ujarnya. Sedangkan untuk mobilisasi perbatasan, menggunakan kendaraan lama dengan konsekuensi ketahanan kendaraan yang ada sangat sulit mencapai wilayah perbatasan.

Kapolres Pontianak, AKBP Andi Fairan mengintrogasi para pelaku pemerasan

Halaman 7

Halaman 7

Kondisi Memprihatinkan IPM Kalbar (4) Masalah pendidikan di Kalbar yang memprihatinkan menjadi salah satu pemicu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar yang merosot pada posisi 28 se Indonesia. Sarana dan prasarana tak diperhatikan, Penyebaran guru tak ditangani Pemprov maupun masing-masing Pemkab/Pemkot.

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Butuh Akselerasi Kerja Menyeluruh Kondisi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 Menantak Kecamatan Ambalau Kabupaten Sintang adalah salah satu potret buruknya pelayanan pendidikan. Beberapa lokasi lainnya masih banyak yang bernasib serupa. Kekurangan guru sehingga harus mengajar enam kelas sekaligus mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Banyak PNS yang tak tahan mengajar di sekolah

Sambas Rp 2.500,-

pedalaman karena sulitnya akses transportasi, listrik belum masuk dan kendala lainnya. Pemerataan penyebaran guru di daerah pedalaman pantas dikatakan masih jauh panggang dari bara api. Malah tak jarang, guru yang sejatinya memberikan ilmu kepada anak didik ini justru mangkir dari tugas dan kewajibannya. Kita akui, pemerataan penyebaran guru di SD 10

Landak Rp 3.000,-

Sanggau Rp 3.000,-

Menantak masih minim. Sebenarnya bukan karena minimnya guru, tapi lebih kepada disiplin guru itu, ungkap Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Sintang, Maria Magdalena KK, saat dikonďŹ rmasi Equator, Senin (24/10) kemarin. Menurut Magdalena, biasa wanita ini disapa, kekurangan guru tidak hanya terjadi di SD 10 Mentatak, melainkan

Sintang Rp 3.000,-

Halaman 7

Melawi Rp 3.000,-

Bangunan SDN 10 Menantak Ambalau Sintang.

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000,


2 W

ARGA

interaktif

Selasa, 25 Oktober 2011

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com

Bikin Rusak PLN Putussibau, lebih baik listrik padam daripada hidup-mati atau redup. Bikin barang elektronik rusak saja. 082153854028 10-10-2011

M

14.36

Petugas Tak Datang Pelayanan PDAM Pontianak buruk. Dua minggu yang lalu leding di rumah saya tidak mengalir, tetapi tetangga saya ngalir. Jadi telepon pada nomor pengaduan, tetapi berkali-kali tidak dijawab. Akhirnya saya datangi langsung ke kantor PDAM. Saya diterima di Pos Satpam, keluhan saya dicatat dan dijelaskan nanti kalau petugas teknisnya sudah datang akan kami beritahukan. Tetapi dari pagi sampai sore, petugas teknis tidak juga datang. Jadi kami datangi lagi, jawaban tetap sama dan bahkan sampai seminggu juga tidak datang. Akhirnya kami cari yang bisa untuk memperbaikinya. Kami sangat kecewa dengan pelayanan PDAM, kalau pelanggan telat bayar langsung didenda. 08125675142 10-10-2011

12.01

Cepat Diamankan Untuk Kapolres Ketapang, tolong Pak motor yang pakai knalpot racing secepatnya diamankan. Ini sangat mengganggu kami. Jangan sampai kami yang turun tangan. 085252180886 10-10-2011

23.30

Mau Duit Rehap jalan raya di Desa Aur Sampuk menuju Kecamatan Sebangki asal-asalan. Pemerintah terkait jangan tinggal diam, perlu turun di lapangan mengecek pekerjaan. Jangan hanya mau duit 085348139488 10-10-2011

12.45

Ibu, Sosok Pahlawan Sejati

ASALAH

Tapal batas Indonesia di Kalbar dengan Malaysia terus bermasalah. Patok batas A88 sampai A156 kawasan Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh menyebabkan Indonesia kehilangan 1.499 hektar lahan. Lokasi itu masuk wilayah Malaysia. Menyikapi hal ini, Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayjen TNI Geerhan Lantara lebih memilih bersifat normatif, mengamankan wilayah NKRI sesuai aturan. Sedangkan Gubernur Kalbar Cornelis menilai, munculnya kasus wilayah perbatasan dicaplok atau masuk ke wilayah negara tetangga Malaysia, karena selama ini pemerintah pusat kurang memperhatikan aspirasi masyarakat perbatasan, sehingga persoalan perbatasan selalu terjadi. Warga setempat melalui Mulyadi, Kepala Desa Temajuk, Kecamatan Paloh mendesak pemerintah pusat segera membangun Pos Keamanan Perbatasan (Pamtas) di dusunnya. Tujuannya agar masyarakat merasa tenang dan aman. Indonesia sering kehabisan energi ketika dihadapkan dengan persoalan tapal batas. Diplomasi gagal dan penguasaan wilayah Sipadan-Ligitian merupakan sejarah pahit yang tak boleh terulang. Menurut Anda?

T

ANGGAPAN

Tunjuk Hidung Solmadapar ditantang DPRD Provinsi Kalimantan Barat untuk tunjuk hidung mafia anggaran he.. Pasti bingung dan takut tuh, karena susah membuktikannya. Tapi jika disuruh menunjuk terpidana koruptor itu mudah. 089693380941 10-10-2011

HP : 0819-5267-5378

09.19

Satu lagi yang mau keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yaitu Papua yang akan mengikuti jejak Timor Leste. Mau jadi apa kalau satu demi satu akan hengkang dari NKRI. 085246098304 19-10-2011

17.54

Oleh : Ardiansyah Mungkin karena sosoknya yang lemah lembut, penuh kasih sayang dan amat perhatian, memberikan kesan bahwa seorang ibu adalah sosok yang lemah. Namun, di balik segala kelembutanya, sesungguhnya Ia sosok yang luar biasa. Tiada ada seorang hebat seperti pahlawan, presiden, ilmuan, bahkan seorang nabi yang lahir tanpa seorang ibu. Di balik kesuksesan mereka, ibu adalah sosok pahlawan sejati yang membentuk karakteristik mereka dengan segala kekuatan. Ibu, betapa kasihmu tak kan pernah pudar dan tergerus oleh zaman. Membentuk generasi rabbani, generasi penerus harapan umat dan Ilahi, tentunya butuh banyak komponen yang mendukung. Pendukung utama itu datangnya dari orangtua, merekalah pendidik utama anak-anak, yaitu generasi penerus mereka. Peranan orangtua baik ibu maupun ayah, sama-sama penting dalam membentuk karakter dasar anak-anak mereka. Tidaklah satu pihak lebih tinggi peranannya dari pada pihak yang lain. Meskipun demikian, ibu sebagai orang yang paling dekat dengan anak (mulai sejak sang anak terwujud janin yang belum bernyawa di dalam rahim sampai ia lahir) sudah barang tentu menjadikannya sosok yang istimewa bagi anakanaknya. Ibu adalah orang yang rela mempertaruhkan nyawa demi lahirnya sang buah hati. Ibu

adalah sosok paling penyayang ibu terhadap anak-anaknya. yang dengan penuh kesabaran Apakah dengan kata luar biasa? merawat sang bayi mungil, menakjubkan? dahsyat? sungyang setiap keinginannya hanya guh setiap peluh dan cintanya tidibahasakan dengan tangisan, dak sebanding dengan kata-kata bahasa yang terkadang menjen- tersebut. Darinya kita semua gkelkan bagi sang pendengar. lahir di dunia. Kita mengecap Ibulah sosok yang paling tegar indah dan pahitnya kehidupan menghadapi kenakalan-kenaka- manusia. Semua tentu mewarlan anak yang membuat orang nai cakrawala kita, menjadikan marah. Tidak sekali atau dua kali hidup ini penuh hikmah, sosok kenakalan itu dilakukan, bahkan lembut penuh kasih saying itu begitu luar biasa. berulang-ulang. Sebuah petuah bijak menggamNamun, ibu tetap sabar menghadapi dan terus menasihati barkan seorang anak yang baru buah hati untuk terus tidak lahir sebagai berikut: Wahai anak melakukannya lagi. Cinta ibu cucu Adam, ibumu melahirkan juga yang membuat sang anak engkau dalam keadaan menangis mampu menghadapi masa rema- terisak, sedangkan orang-orang ja yang penuh dengan emosi, di sekelilingmu gembira ria. Oleh gejolak pemuda yang sulit ter- karenanya, usahakanlah denkendali. Tapi semua itu terasa gan benar-benar sebuah kreasi. mudah dilalui dengan perhatian Yang dengan itu, engkau bisa ibu yang penuh kasih. Tidak menjadikan orang-orang terisak cukup sampai disitu, ibu tetap menangis sedih, sedang engkau setia mendampingi sampai saat bangga tersenyum simpul di seorang putri menjadi sosok kedua bibirmu. seorang perempuan yang paling bahagia. Penulis adalah Sekretaris Ketika sang putri masih kikuk Pengembangan Sumber Daya memandikan anaknya, ibulah Manusia Asrama Mahasiswa yang mengulurkan tangan untuk Kabupaten Sambas SM Tsjamelaksanakan tugas itu. Duhai fioeddin ibu, sungguh sering kami membuatmu menangis, sedih, terharu, bahkan sakit Rumah Sakit hati. Tidak RS. Soedarso 737701 ada kata-kata RS. St. Antonius 732101 yang sanggup RS. YARSI 739685 mendeskripsikan pengorPolisi banan, kasih sayang dan Poltabes Ptk 734900 cinta seorang Polsek Ptk Kota 7558880

TELEPON PENTING Kriiiing....!!!!

Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

774766 736184 742910 883126

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

PDAM PDAM

767999

RUMAH KOS BU NUR Menerima Kos Khusus Putri, Mahasiswi dan Umum Alamat : Jl.Sungai Raya Dalam Komplek Sejahtera I Nomor B 21-22 Yang Berminat Silahkan Hubungi :

RUMAH KOS BU NUR

085750001798

PINDAH ALAMAT Mulai 11 September 2011 Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR CABANG PONTIANAK

Jl. Pahlawan

HIMBAUAN PT PLN



ARIA TOUR







Hotel Garuda

Jl. Tanjungpura

Tol Kapuas I



CABANG PONTIANAK Dihimbau kepada masyarakat agar tidak bermain layang-layang, terutama di wilayah transmisi PLN. Jika ada kawat layang-layang yang menyangkut di jaringan PLN, Mohon informasikan segera ke Unit Pelayanan Teknik PLN terdekat. Kami ucapkan terima kasih kepada warga yang tidak bermain layang-layang di Wilayah Transmisi PLN Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi kenyamanan kita bersama.

HUMAS PT PLN CABANG PONTIANAK Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirimkan SMS ke :

577868 Harian

Jawa Pos Media Group

No.HP. 08115718811 Tekad PLN Memberikan pelayan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Kholil Yahya, Samsul Ari¿n. Umum dan Personalia: Djailani Kasno. Kota Pontianak: Kholil Yahya. Biro Mempawah: Al¿ Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu:Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).


3

Selasa, 25 Oktober 2011

DR. H. Oesman Sapta Odang Beserta Seluruh Keluarga Menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya

Bapak DR. H. M. Akil Mochtar, SH., MH


kalbar raya

4

Selasa, 25 Oktober 2011

Milton Crosby Ingin Jadi Gubernur Kalbar Matangkan Persiapan, Bangun Pencitraan

Drs Milton Crosby MSi. DOK

SINTANG. Pesta Demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar 2012 mulai ramai dibicarakan. Beberapa figur sudah mulai menyatakan diri siap maju, salah satunya Bupati Sintang, Drs Milton Crosby MSi. Dikatakan Milton, dirinya siap bertarung dalam kancah perebutan jabatan Gubernur Kalbar periode 2012-2017 mendatang. Selain akan melakukan konsolidasi dengan partai politik, Bupati Sintang yang telah menjabat dua periode tersebut masih menunggu hasil survei Partai Demokrat. Belum ada persiapan yang bagaimana. Baru sebatas pencitraan saja, ungkap Milton saat ditanya tentang persiapan maju di Pilgub Kalbar 2012 mendatang, sela-sela membuka acara mitra penyuluh dengan KTNA di Gedung Pancasila Sintang, Senin (24/10). Milton yang juga dipercayakan oleh masyarakat timur Kalbar menjadi koordinator pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR) ini, untuk merebut jabatan KB 1 masih mematangkan diri untuk mempersiapkan berbagai syarat mencalonkan diri. Milton tidak menjelaskan upaya pencitraan yang dimaksud. Namun figur dari timur Kalbar ini menegaskan bila dirinya tetap menggunakan Partai Demokrat sebagai pengusung. Meskipun pada Musda DPD Partai Demokrat Kalbar beberapa waktu lalu, saya gagal merebut posisi sebagai Ketua DPD Kalbar,

namun saya tidak akan menjadi kutu loncat. Saya akan menunjukkan kepada Partai Demokrat, kalau saya merupakan kader yang siap menjadi kepala daerah di Kalbar, tegas Milton seraya mengatakan dirinya tetap berada di Partai Demokrat, tak akan pindah ke partai lainnya. Dikatakan Milton, di Partai Demokrat ada mekanisme yang harus ditempuh. Mekanisme itu melalui survei. Tergantung hasil survei LSI, karena Demokrat menggunakan LSI. Tidak ada intervensi partai manapun. Keputusannya juga langsung dari Ketua Pembina, yakni Pak SBY, terang Milton. Disinggung soal pendamping? Milton belum memberikan gambaran siapa posisi wakil yang bakal mendampingi dirinya memperebutkan jabatan Gubernur Kalbar. Belum sampai sejauh itu. Tergantung arus bawahlah.

Semua tergantung arus bawah, bebernya seraya mengatakan dirinya sudah tidak ada beban mengurus pemerintahan Kalbar dan menunggu keputusan pensiun dini dari PNS. Berdasarkan jejaring sosial di Group Dukung Milton Crosby menjadi Gubernur Kalbar, banyak yang mendukung. Ketua Koalisi Gerbang Emas, Toni yang merupakan tim sukses pemenang pasangan Milton-

Juan pada Pemilukada Sintang 2010 mengaku belum mendapat informasi apakah partainya mengusung Milton di Pilgub Kalbar. Sampai saat ini kita belum tahu siapa yang diusung. Kita tergantung partai. Pada intinya, siapapun yang diusung partai, kita siap mendukung, tutur politisi PKP Indonesia ini. Salah seorang Kader Partai Demokrat, Andi yang juga tim sukses

Milton sangat berharap Milton bisa tampil pada Pilgub Kalbar 2012 mendatang. Beliau figur dari wilayah timur. Kita yakin beliau mampu membangun daerah timur ini, umumnya Kalbar. Kita sangat yakin masyarakat timur pro terhadap beliau. Apalagi komitmennya dengan Kapuas Raya sudah tidak perlu diragukan lagi, tegas Andi. (din)

INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJIUN MAJELIS PIMPINAN WILAYAH PEMUDA PANCASILA PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya atas Wafatnya:

H. MOCHTAR ANYOEK BIN AMAD RINGGIT

DIJUAL

WAKIL KETUA UMUM I MAJELIS PIMPINAN NASIONAL PEMUDA PANCASILA

Ruko Siap Pakai Fasilitas Lengkap Lokasi Strategis, Jl Komyos Sudarso (Sui Jawi Luar) Cocok Untuk Minimarket Tempat Parkir Luas,

Tertanda:

FIRDAUS SIREGAR Ketua

Hubungi : 0811 567 613

Ir. NUGROHO RIYADI Sekretaris

Promo Tepat Sasaran Hanya Rp15.000/hari

Pasang 6 x Terbit 7 Kali Pasang 25 x Terbit 30 Kali

* Syarat dan Ketentuan Berlaku Innovation for Tomorrow

Khusus menjual : Daihatsu Daihatsu Sebar Sebar Hadiah Hadiah Terbesar! Terbesar! Tenor

Bunga

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin) Telp. (0561) 743999

5,1

*

5

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

Tahun

%

Angsuran Cuma

Xenia DP Cuma 9jt an Hubungi :



THERAPY

Kardiansyah 081257282270 085654400673

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

D I J U A L

Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya Sama

2 Buah Rumah Jl. Tabrani Ahmad Gg. Serumpun 2 No. 8 di atas tanah 25 x 17 m Rumah I : 2 Tk LB : 191 M2 (5 Kmr, 2 WC, PLN 900 Watt, PDAM) Rumah II : 1 Lt LB : 50 M2

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

'3 SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

081256606125 0561 753897 7

SUZUKI MOBIL TERMURAH DARI YANG TERMURAH C A S H B AC K s / d 2 5 J T

D PH

750 Jt Nego

Hubungi langsung :

MURA

FORD FIESTA

Type PICK UP APV Estilo Splash GL Sx4 SWIFT Grand Vitara

Dp R Rp. p. 13.680.000.R Rp. p. 17.970.000.Rp. 15.040.000.Rp. 15.210.000.Rp. 27.460.000.Rp. 22.050.000.Rp. 35.540.000.-

Angsuran R Rp. p. 2.530.000.R Rp. p. 4.220.000.Rp. 4.640.000.Rp. 4.260.000.Rp. 5.810.000.Rp. 5.000.000.Rp. 8.190.000.-

DENNY 085252452381

280 jt Cashback s/d

25 jt

194 jt RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

Hubungi: YAYAT Hp: 08125721381 / 085252465555

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

Gran Max Pick up

085245595501 081256661163

744880

Fasilitas :  Selang baru tanpa bau  Pengalaman 25 th di bidang WC.  Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor)

DISCOUNT 60% GARANSI

Jl. Tabrani Ahmad No. 16-19 Sui Jawi Dalam Pontianak Barat Telp : (0561) 773672 HP : 0811563377

Xenia

DP 10% S/d 4 Th

Grand Max PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151

Xenia VVT-i

DP mulai 10%

DP mulai 10 %

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB 08125747270 Hub: 0561-7062289

SUI JIN

Kami lembaga resmi membutuhkan calon tenaga kerja wanita untuk dilatih menjadi Baby Sitter & PRT, yang akan disalurkan bekerja khusus kota Pontianak, dengan gaji awal Rp. 750.000/bulan.

LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA Full ac

Melayani : 1. Pelatihan mekanik motor reguler 2. Pelatihan mekanik mobil reguler 3. Pelatihan analisa engine dgn komputer/Scanner EFI 4. Penyediaan alat Scanner EFI 5. Service mesin EFI, Reset Oil, Mobil : Asia, Amerika dan Eropa

Dapatkan Cash Back s/d 15 jt

Rp. 950.000,-

LPKS Yayasan Bangun Harja

RANGER RAS CABIN

-XWDDQ

LUXIO

Buruan Beli Daihatsu Dapatkan Promo Undian “DAHSYAT “DAHSYAT” ” Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011

Proses Mudah dan Cepat

'3

Innovation for Tomorrow

Persyaratan pendafaftaran: • Usia 17-35 tahun • Pendidikan Min.bisa baca tulis(PRT),SMP/ SMA(baby sitter) • Fotocopy KTP/KK/Identitas lainnya Fasilitas selama pelatihan : • Tempat tinggal,mandi,makan & minum • Tidak dikenakan biaya pelatihan(gratis) • Ada Tunjangan Hari Raya(THR) • Dapat libur 2 hari/bulan • Cuti hari raya selama 6 hari Untuk informasi dan pendaftaran, dapat menghubungi kantor kami:

Jl. Pak Beceng No. 98 Kota Baru PONTIANAK

Telp.(0561)7082408/085245595501

Kontak Person : Deny 0811570832 Jaiz 085245411544 Office : 0561-721229

ARIS TAXI Pontianak - Sanggau - Sintang

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang Telp : (0561) 7161816 Telp : (0561) 3305303 Hp : 085245502235 (0561) 779655 081522675500 Hp : 081256271689 Sanggau 081257488935 Kantor Cabang : Pontianak Jl. Ahmad Yani Kantor Pusat : No. 24 Jl. Tabrani Ahmad (Samping Hotel Komp : Hasia Permai Merpati) No. B 8

Undangan & Souvenir tak

ce

Melayani : • Lebih 1000 Model Undangan Terbaru • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) • Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital Printing

Kunjungi Workshop Kami : PERCETAKAN ANUGRAH Jl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 Pontianak Telp. (0561) 7057240, 7537420 (Depan Supermarket Asoka Baru) PERCETAKAN ADI Jl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung Sahari No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

TYPE PICK UP APV SX Over Karimun Estillo Splash

DP 14.050.000.17.970.000.27.460.000.15.000.000.15.210.000.-

ANGSURAN 2.583.000.4.220.000.5.810.000.4.640.000.4.260.000.-

5000 3999 KAMARUDIN 0821 0813 4536 3777

Referensi Promosi Dunia Usaha Terpercaya Pemasaran & Iklan Graha Pena Equator Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229


5

Info

Selular

Cara Unreg Layanan Premium XL

jendela usaha

Selasa, 25 Oktober 2011

Bisnis Kambing Bergairah Jelang Iduladha Analisa Usaha Ternak Kambing Pengeluaran Bibit 1 ekor pejantan diasumsikan Rp 250.000 Bibit 6 ekor betina, perekor diasumsikan Rp 200.000 Total

Maraknya pencurian pulsa yang dikeluhkan warga, operator XL menjamin bahwa mereka terus berupaya melindungi pelanggan dari penipuan. Begitu penegasan Thomas Aquiness Jenie, General Manager MDS M-Commerce XL. Dalam menyediakan layanan konten seperti dikutip dari laman vivanews, XL telah menyesuaikan diri dengan aturan dan etika bisnis yang berlaku. Kami menerapkan aturan ketat yang harus ditaati penyedia konten yang bekerjasama demi melindungi pelanggan, kata Thomas. Kami juga telah menerapkan ketentuan teknis yang bertujuan menghindarkan pelanggan dari kemungkinan salah tafsir SMS promo yang mereka terima, ucapnya. SMS-SMS promo yang dikirimkan oleh XL pun kata Thomas, tidak dikenakan biaya. Demikian pula untuk respons. Pulsa baru dipotong oleh sistem setelah pengguna terdaftar layanan premium, tegas Thomas. Demikian pula untuk perpanjangan layanan premium. Tiga hari dan satu hari sebelum masa aktif layanan tersebut habis paparnya, pengguna akan mendapatkan notifikasi apakah akan melanjutkan berlangganan konten. Jika pengguna tidak melanjutkan berlangganan, maka pulsanya tidak akan dipotong, ucapnya. Terkait pencurian pulsa lewat layanan premium tersebut, XL juga mengklaim bahwa mereka tidak akan mengambil pulsa pengguna yang tidak pernah mendaftarkan diri untuk layanan premium. Pengguna juga bisa memeriksa layanan premium apa saja yang mereka ikuti dengan menekan kode UMB *123*572# dari ponselnya, kata Thomas. Nantinya lanjut Thomas, pengguna bisa melihat layanan-layanan apa saja yang mereka ikuti dan melakukan Unreg untuk layanan yang tidak mereka butuhkan. Bagi pengguna yang mendapatkan SMS penipuan, kata Thomas, pihaknya telah menyediakan saluran khusus pengaduan yakni lewat SMS 588. Dengan format misalnya: LAPOR#081806666XXX#Selamat Anda telah memenangkan Rp 15Juta Tunai. Mohon hubungi Bp. Ir. Ester Rohani 0818181XXX. Pengirim : 818. Laporan pengaduan dari pelanggan tersebut selanjutnya akan diteruskan ke pihak berwajib, ucap Thomas. (vv)

Icip-icip Kangkung Bumbu Pedas

Kandang Makanan Obat-obatan Total Pengeluaran

Bahan : 2 ikat kangkung yang sudah dicuci bersih dan dibelah 5 buah cabe merah (sesuai selera) 4 buah cabe rawit (sesuai selera) 20 gram terasi bakar 2 siung bawang putih uth goreng 2 buah jeruk limo 1 sendok makan minyak sayur hangat Garam dan gula secukupnya Cara Mengolah : Masak Kangkung: 1. Panaskan air, tambahkan garam 1 sendok teh, masukkan kangkung dan masak sebentar. 2. Angkat kangkung, tiriskan. 3. Dinginkan di dalam air es agar warnanya tetap hijau. Bumbu Pedas: 1. Masukkan cabe merah, cabe rawit, terasi yang sudah dibakar dan goreng bawang putih, aduk 2 putaran. 2. Kemudian tambahkan minyak sayur dan perasan jeruk limo, juga garam dan gula, diaduk lagi sebanyak 3 kali dan usahakan jangan terlalu halus. 3. Masukkan kangkung tadi, kemudian aduk rata hingga tercampur. Tambahkan sedikit bumbu bila rasanya kurang. 4. Masak Kangkung Bumbu Pedas siap disajikan dengan tahu goreng dan nasi hangat. (rspkta)

Rp 500.000 Rp 200.000 Rp 100.000 Rp 2.250.000

Pemasukan Dari anaknya Jika setelah 1 tahun, ke 6 produk menghasilkan 2 ekor, jumlah kambing yang bisa dijual setelah 1 tahun = 12 ekor. Jika harga tiap ekor Rp 150.000, maka dari 12 ekor tersebut akan dihasilkan: 12 x Rp 150.000 = Rp. 1.800.000 Dari induk Pertambahan berat induk 50 gram perekor perhari, maka setelah 2 tahun akan dihasilkan pertambahan berat : 7 x 50 gr x 365 = 127,75 kg. Total daging yang dapat dijual (7 x 15 kg) + 127,75 kg = 232,75 kg. Pendapatan dari penjualan daging = 232,75 kg x Rp 10.000 = Rp 2.327.500 Dari kotoran : Selama 2 tahun bisa menghasilkan ± 70 karung x Rp 1.000 = Rp 70.000 Keuntungan Masuk: Rp1.800.000+Rp 2.327.500+Rp 70.000 == Rp 4.197.500 Keluar: Rp1.450.000+Rp 500.000+Rp 200.000+Rp 100.000 == Rp 2.250.000 Keuntungan selama 2 th: Rp 4.197.500 dikurang Rp 2.250.000 == Rp 1.947.500, atau Rp 81.145 perbulan.

Analisis BEP

Penjualan kambing dan domba menjelang Iduladha bisa meningkat hingga 25 kali lipat dibanding hari biasa. Hal ini membuat prospek usaha penjualan hewan kurban sangat menjanjikan. Tapi apakah semua pedagang kambing bisa meraup keuntungan yang seperti itu? Setiap orang mempunyai strategi sendiri-sendiri untuk mengembangkan usaha penjualan kambingnya. Salah satu strategi yang bisa digunakan seperti dikutip dari laman wirausahasukses, adalah dengan cara pendekatan ke instansi-instansi pemerintah, organisasi serta menyebarkan brosur ke berbagai kompleks perumahan. Dengan jaminan kambing yang dijual telah memiliki sertifikat bebas penyakit dari Dinas Kesehatan Kota. Dengan adanya jaminan dari Dinas Kesehatan, maka masyarakat akan merasa aman untuk mengkonsumsinya. Karena banyak sekali kasus yang terjadi, bahwa hewan yang dijadikan kurban mempunyai penyakit antraks, bahkan juga pernah ditemukan, hewan kurban yang sudah disembelih, ternyata ditemukan cacing di hatinya. Kasus ini membuat masyarakat harus lebih berhati-hati untuk memilih hewan kurban. Bagi penyedia kambing kurban hendaknya juga menyediakan kambing yang bervariasi, mulai dari harga yang

rendah sampai yang tinggi, jenisnya ada yang domba dan ada yang kambing. Sehingga orang lebih leluasa untuk memilihnya. Sebenarnya kambing tak hanya dibutuhkan pada saat Iduladha saja. Dalam seharihari pun usaha penjualan kambing juga bisa diandalkan, seperti untuk acara akikah, pernikahan, tasyakuran dan lain-lain. Untuk lebih menarik konsumen, maka sebaiknya tidak hanya melayani penjualan kambing saja, tetapi juga disediakan service-service yang lainnya. Seperti proses pemotongan, pengolahan/ pemasakan (mulai dari sate, rendang, gulai dan lain-lain) dan juga proses pengantaran. Bahkan bisa juga memberikan souvenir/cendera mata untuk akikah dan pernikahan. Dengan demikian konsumen akan merasa senang dengan fasilitas-fasilitas yang diberikan dan tidak harus repot untuk mengolahnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalankan usaha ini seperti dikutip drai laman sensa-c. Yang pertama adalah tentang Produk yang akan dijual. Bagaimana mendapatkan sapi atau kambing untuk dijual kembali? Kita bisa survei di beberapa daerah. Bisnis ini tentu membutuhkan modal yang cukup lumayan. Kalau kita mau menjual

Tips usaha Buat Anda yang suka masakan pedas, coba resep masak kangkung bumbu pedas ini! Proses pembuatannya mudah dan praktis.

Rp 250.000 Rp 1.200.000 Rp 1.450.000

Ternak kambing sudah lama diusahakan oleh petani atau masyarakat sebagai usaha sampingan atau tabungan, karena pemeliharaan dan pemasaran hasil produksi (baik daging, susu, kotoran maupun kulitnya) relatif mudah. Meskipun secara tradisional telah memberikan hasil yang lumayan, jika pemeliharaannya ditingkatkan (menjadi semi intensif atau intensif ), maka pertambahan berat badannya dapat mencapai 50 - 150 gram perhari. Seperti ditulis laman pengaringan.blogspot.com, ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam usaha ternak kambing, yaitu bibit, makanan dan tata laksana. Bibit Pe m i l i h a n b i b i t h a r u s disesuaikan dengan tujuan dari usaha, apakah untuk pedaging, atau perah (misalnya kambing kacang untuk produksi daging, kambing etawah untuk produksi susu dan lain-lain). Secara umum ciri bibit yang baik adalah yang berbadan sehat, tidak cacat, bulu bersih dan mengkilat, daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan. Ciri untuk calon induk adalah, tubuh kompak, dada dalam

dan lebar, garis punggung dan pinggang lurus, tubuh besar, tapi tidak terlalu gemuk. Selain itu, jinak dan sorot matanya ramah. Kaki lurus dan tumit tinggi. Gigi lengkap, mampu merumput dengan baik (efisien), rahang atas dan bawah rata. Dari keturunan kembar atau dilahirkan tunggal, tapi dari induk yang muda. Ambing simetris, tidak menggantung dan berputing 2 buah. Ciri untuk calon pejantan, adalah tubuh besar dan panjang dengan bagian belakang lebih besar dan lebih tinggi, dada lebar, tidak terlalu gemuk, gagah, aktif dan memiliki libido (nafsu kawin) tinggi. Kaki lurus dan kuat. Dari keturunan kembar. Umur antara 1,5 sampai 3 tahun. Makanan Jenis dan cara pemberiannya disesuaikan dengan umur dan kondisi ternak. Pakan yang diberikan harus cukup protein, karbohidrat, vitamin dan mineral, mudah dicerna, tidak beracun dan disukai ternak, murah dan mudah diperoleh. Pada dasarnya ada dua macam makanan, yaitu hijauan (berbagai jenis rumput) dan makan tambahan (berasal dari kacang-kacangan, tepung ikan, bungkil kelapa, vitamin

200 kambing saja, minimal kita harus mempunyai modal Rp 80.000.000 dengan asumsi satu kambing seharga Rp 400.000. Dan kita bisa menjualnya dengan harga sekitar Rp 500.000 sampai Rp 700.000, tergantung kualitas kambingnya. Selain itu kita harus mencari

tempat untuk menampung hewan itu sampai Iduladha tiba, juga menyiapkan makanan untuk hewan-hewan tersebut. Kalau perlu kita harus membayar orang untuk memelihara

Investasi Awal Bibit domba 100 buah@ Rp 350.000 Makanan Total

Rp 35.000.000 Rp 5.000.000 Rp 40.000.000

Biaya Operasional Gaji pegawai Makanan dan obat Total

Rp 6.000.000 Rp 6.000.000 Rp 12.000.000

Omzet per bulan Laba perbulan Analisis BEP : 6-12 bulan

hewan tersebut agar tetap sehat dan layak dijadikan kurban. Tak kalah penting mendapatkan sertifikat dari dinas terkait untuk memastikan bahwa hewan yang dijual bebas dari penyakit dan memenuhi syarat kurban.

Rp 40.000.000 Rp 28.000.000

Setelah semua siap, lakukan promosi seluas-luasnya agar menarik calon pembeli untuk membeli hewan kurban tersebut, berikan bonus kepada mereka, seperti biaya antar gratis dan sebagainya. (yn)

Cara Beternak Kambing dan mineral). Cara pemberiannya, diberikan 2 kali sehari (pagi dan sore), berat rumput 10% dari berat badan kambing, berikan juga air minum 1,5 - 2,5 liter per ekor per hari, dan garam berjodium secukupnya. Untuk kambing bunting, in-

duk menyusui, kambi n g perah dan pejantan yang sering dikawinkan perlu ditambahkan makanan penguat dalam bentuk bubur sebanyak 0,5 - 1 kg/ekor/hari. Tata Laksana Kandangnya harus segar (ventilasi baik, cukup cahaya matahari, bersih, dan minimal berjarak 5 meter dari rumah). Ukuran kandang yang biasa

digunakan adalah, kandang beranak: 120 cm x 120 cm/ ekor. Kandang induk: 100 cm x 125 cm/ekor. Kandang anak: 100 cm x 125 cm / ekor. Kandang pejantan: 110 cm x 125 cm/ekor. Kandang dara/dewasa: 100 cm x 125 cm/ekor. Pengelolaan reproduksi Diusahakan agar kambing bisa b e r a n a k minimal 3 kali dalam dua tahun. Hal-hal yang harus diperhat ikan adalah, kambing mencapai dewasa kelamin pada umur 6 sampai 10 bulan, dan sebaiknya dikawinkan pada umur 10-12 bulan atau saat bobot badan mencapai 55 - 60 kg. Lama birahi 24 - 45 jam, siklus birahi berselang selama 17 - 21 hari. Tanda-tanda birahi adalah gelisah, nafsu makan dan minum menurun, ekor sering dikibaskan, sering kencing, kemaluan

bengkak dan mau/diam bila dinaiki. Ratio jantan dan betina adalah 1:10. Dimana saat yang tepat untuk mengaw inkan kambing adalah, saat masa bunting 144 - 156 hari (5 bulan). Saat masa melahirkan, penyapihan dan istirahat ± 2 bulan. Pengendalian Penyakit Hendaknya ditekankan pada pencegahan penyakit melalui sanitasi kandang yang baik, makanan yang cukup gizi dan vaksinasi. Penyakit yang sering menyerang kambing adalah: cacingan, kudis (scabies), kembung perut (bloat), paruparu (pneumonia), orf, dan koksidiosis. Pasca Panen Hendaknya diusahakan untuk selalu meningkatkan nilai tambah dari produksi ternak, baik daging, susu, kulit, tanduk, maupun kotorannya. Bila kambing hendak dijual pada saat berat badan tidak bertambah lagi (umur sekitar 1 - 1,5 tahun), dan diusahakan agar permintaan akan kambing cukup tinggi. Harga diperkirakan berdasarkan: berat hidup x (45 sampai 50%) karkas x harga daging eceran. (in)


sosialita

6

Doa bersama sebelum penancapan tiang pertama Rusunawa.

Selasa, 25 Oktober 2011

Ketua STAIN Pontianak, Dr H Hamka Siregar, M Ag foto bersama dengan beberapa pejabat STAIN Pontianak usai penancapan tiang pertama Rusunawa.

STAIN Pontianak Bangun Rusunawa

Lokasi Pesantren Perguruan Tinggi SEKOLAH Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak terus berbenah, salah satunya membangun Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa). Ketua STAIN Pontianak, DR H Hamka Siregar MAg, di daulat menancapkan tiang pertama p e m b a n g u n a n Ru s u n a w a . Senin (24/10). Kita bersyukur, akhirnya penancapan tiang pertama ini sudah terlaksana. Artinya dengan ini merupakan awal untuk pembangunan Rusunawa ini. Tentu kita juga berterima kasih kepada kementerian Pekerjaan Umum

karena, nampaknya satu-satunya STAIN yang dapat adalah STAIN Pontianak, ungkap Hamka kepada Equator. Lanjutnya, tentu ini juga tidak terlepas dari jasa mantan Ketua Dinas Pekerjaan Umum Kalbar, Almarhum, Ir H Said Ja far, yang sudah memfasilitasi untuk mendapatkan proyek pembangunan Rusunawa. Sehingga mimpi civitas akademika STAIN Pontianak selama ini dapat terwujud. Bangunan lima lantai yang memiliki 99 kamar ini sendiri, diperkirakan baru akan rampung bulan Juli 2012

mendatang. Pembangunan Rusunawa jelas akan memudahkan pada mahasiswa dari luar daerah yang menimba ilmu di kampus. Sehingga kualitas, dan kapasitas building bahasa, dan hafalan Quran (tahfi dz) setiap mahasiswa dapat lebih baik lagi. Semoga dengan ini, lulusan yang akan dikeluarkan benar-benar berkualitas, harap Hamka yang juga Ketua KAHMI Kalbar ini. Hamka juga mengungkapkan, sejumlah pembangunan di STAIN Pontianak memang sedang berlangsung, seperti

Gedung akademik yang sudah pengerjaan tahap akhir. Bahkan memasuki bulan Januari 2012 sudah dapat difungsikan. Begitu juga pembangunan Sport Centre yang juga masih dalam tahap pengerjaan. Semoga, STAIN Pontianak sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Islam di Kalbar benar-benar bisa memainka perannya. salah satunya sesuai dengan visi STAIN sebagai pusat kajian dan kebudayaan di Kalbar benar-benar tercapai, terangnya. Terpisah, Pembantu Ketua (Puket) III Bidang Kemaha-

Peralatan e-KTP Cuma Satu Unit

Layani Warga Hingga Malam D U A pekan berlangsung, program Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang dilakukan pemerintah pusat di penjuru tanah air mengalami berbagai persoalan. Kecamatan yang menjadi ujung tombak, berjibaku guna menyukseskan program tersebut. Minimnya peralatan menjadi persoalan utama yang dihadapi para aparatur di bawah, tidak terkecuali Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Berikut petikan wawancara Equator bersama Camat Sungai Raya, Bahtiar SSos, kemarin. Sejauhmana tahapan sosialisasi bapak terhadap masyarakat mengenai e-KTP? Jauh hari sebelum program ini diterapkan, kita sudah melangsungkan sosialisasi di penjuru Kecamatan Sungai Raya. Buktinya animo masyarakat membuat e-KTP sangat besar. Lihat saja di luar bagaimana

panjangnya barisan warga yang hendak membuat e-KTP. Namun kemampuan kami mendata warga untuk e-KTP sangat terbatas, dalam satu hari paling hanya 200 hingga 300 jiwa saja. Itu pun petugas harus bekerja sampai malam hari. Karena satu peralatan yang kita miliki, jelas tidak cukup untuk mendata seluruh warga Kecamatan Sungai Raya. Dalam pengajuan, Kecamatan Sungai Raya meminta berapa peralatan? Sesuai pengajuan kita meminta minimal 8 peralatan. Tapi di dalam media massa, disebutkan kita hanya kebagian 2 peralatan saja. Namun begitu peralatan tiba, ternyata kita hanya mendapatkan satu set saja. Kendati begitu, kita tetap menjalankan program nasional tersebut. Bahkan kita meminta, petugas melayani warga hingga

malam hari. Pengaturan kerja sendiri, kita bagi menjadi beberapa shit. Karena dalam jangka waktu selama beberapa bulan, minimal kita dapat melayani 80 persen masyarakat. Tapi bagaimana mungkin kami memenuhi target yang sudah ditetapkan, kalau peralatan yang diberikan hanya 1 unit. Sudah disampaikan pada instansi terkait? Persoalan ini selalu kami koordinasikan, bahkan Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Dukcapil) selalu berkoordinasi dengan pusat. Seperti biasa, pemerintah pusat berjanji akan segera merealisasikan keluhan yang sudah disampaikan. Tapi buktinya sampai detik ini, kami belum juga mendapatkan penggandaan alat tersebut. Ini yang kami sesalkan, jangan sampai pro-

gram pemerintah yang baik ini terganggu dengan masalah teknis yang tak mendukung. Bagaimana kita bisa kerja maksimal dengan satu alat saja. Padahal alat itulah yang sangat penting. Secara pribadi saya jelas sangat kecewa dengan kerja pemerintah pusat. Padahal jauh hari sebelum program ini diluncurkan, kita sudah mensosialisasikannya pada seluruh masyarakat. Bahkan respon mereka masyarakat sangat positif. Mereka rela mengantre berjam-jam untuk membuat E-KTP. Sejak kemarin hingga sekarang, sudah berapa banyak Desa yang membuat e-KTP? Karena peralatan minim, saya berinisiatif mengundang desa terdekat seperti Desa Arang Limbung, Desa Limbung dan Desa Teluk Kapuas. Untuk desa yang lain, masih

siswaan, DR H Hermansyah, M Ag mengatakan, Rusunawa nantinya dijadikan Ma had al Jami ah atau pesantren perguruan tinggi. Makanya mahasiswa yang menempati Rusunawa, merupakan mereka yang duduk di semester satu, dan dua. Bahkan kebijakan ini wajib bagi mereka. Karena kita akan memberikan pembinaan keagamaan, dan penggunaan bahasa asing, baik Bahasa Inggris maupun Arab, ungkapnya. Herman berharap, tahun ajaran baru ke depan Rusunawa sudah bisa digunakan.

Sehingga mahasiswa yang baru masuk langsung ditempatkan disana untuk membuat standar. Mahasiswa baru ini, nantinya akan dibina, dan dibimbing oleh orangorang yang berkompeten di bidangnya. Jadi, memang ada orang yang kita khususkan untuk membina, paling tidak ada Kiyai yang membimbing mereka. D i r e k t u r P T J a t i Ka r y a Megah Laksana Jakarta, Ir Hj Hidayati, MM yang juga hadir saat penancapan batu pertama Rusunawa berjanji, akan semaksimal mungkin melang-

sungkan pembangunan. Bahkan akan merampungkannya pada bulan Juli 2012. Saya juga mohon dukungan dan support dari pihak civitas akademika STAIN Pontianak supaya proses pembangunan Rusunawa ini bisa berjalan lancar, tuturnya. Tampak hadir beberapa pejabat di lingkungan STAIN Pontianak, diantaranya Direktur Pasca Sarjana, DR H Moh. Haitami Salim, MAg, Ketua P3M, Drs Yapandi Ramli, MPd dan beberapa dari pihak Jati Karya selaku pelaksana proyek. (kiki)

menunggu gilirannya. Bagaimana proses pembuatan E-KTP ini? Pembuatannya sangat sederhana sekali. paling hanya memakan waktu paling lama 5 menit, itu sudah komplit pengambilan sidik jari dan pemindahan iris mata. Setelah itu masyarakat bisa melanjutkan kembali aktivitasnya. Bagaimana untuk pengawasan pelaksanaan ini? Saya jamin tanpa pengawasan pun, kegiatan ini akan berjalan tertib. Karena operator sudah kita instruksi, dan kita tahu bersama tak ada celah untuk oknum nakal dalam mencari keuntungan dalam program tersebut. Seberapa penting e-KTP bagi masyarakat? Untuk dampak negatif memang belum kita lihatlah. Namun sudah dapat dipastikan, pemilik e-KTP akan mendapatkan dampak positif. Karena dengan e-KTP menutup peluang seseorang memiliki identitas ganda. Makanya saya selalu meminta, masyarakat untuk senantiasa bersabar menunggu antrean. (Taufiq)

Bahtiar S.Sos Camat Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.

Sebagai Tokoh, Saya tak Boleh Sembunyi SABTU (22/10), di teras rumah dinasnya, Kompleks Widya Candra V Nomor 26, kardus-kardus kepakan sudah tertata rapi. Saya akan segera pindah. Tetap semangat, ujar Fadel Muhammad, ketika sudah berada di dalam mobil pribadinya, Lexus B 205 FM, sembari mengepalkan tangannya ke arah wartawan. Siang itu, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu baru saja menggelar konferensi pers. Selain menanggapi pernyataan Mensesneg Sudi Silalahi yang menyebut, dirinya dicopot dari kabinet lantaran punya masalah .

Mantan Gubernur Gorontalo itu juga membeberkan, langkah-langkah yang akan dilakukan ke depan, setelah tak lagi jadi menteri. Berikut petikan pernyataan Fadel. Selama menjadi menteri, Anda pernah punya masalah dengan presiden? Saya merasa, dua tahun bekerja bersama presiden, tidak pernah ada hal-hal yang membuat saya salah. Kalau pun ada, saya mohon maaf. Anda akan mendesak Sudi Silalahi minta maaf? Tidak ada kata desakan minta maaf kepada Pak Sudi (dalam dua lembar kertas keterangan pers tertulis).

PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI : • • • • • • •

Deny Jaiz Hadi Solihin Uray Yuzo Kantor

: : : : : : :

0811570832 0561-7911322 081345645582 085345038038 0561-7092490 0561-7557007 0561-721229

Lantas, kok disebut Anda punya masalah? Surat itu ada dari AM Fatma kepada presiden tentang anak perusahaan saya, yang lama sekali. Lantas saya dipanggil Pak Sudi dan Pak Djoko dan saya jelaskan. Beliau juga mengatakan, tidak ada persoalan. Itu tiga hari sebelum Pak SBY ke Jogja. Bagaimana Anda menanggapi isu yang menyebut Anda dicopot sebagai menteri lantaran sebagai politisi tak punya bargaining? Kita lihat saja. Saya tak mau bicara seberapa besar bargaining politik saya. Soal dukungan masyarakat ke-

pada saya, biar orang lain yang menilai saya. Ada juga isu yang menyebut Anda dicopot lantaran sudah ancang-ancang maju sebagai Wapres di Pilpres 2014? Saya tak pernah dengar isu itu. Saya tak mau menanggapi jika sekadar isu. Kecuali ada data-datanya, ada yang menyampaikan, saya akan tanggapi. Apa kegiatan Anda setelah tak lagi jadi menteri? Setidaknya ada tiga, yakni tetap beraktivitas sebagai kader Golkar, saya akan meneruskan usaha-usaha saya, dan mendirikan Yayasan

Pemberdayaan Garam. Pekan depan akan di launching. Apakah ada tawaran tugas baru, misal sebagai Dubes? Sampai dengan hari ini, saya tidak ada komunikasi. Saya tetap akan mengabdi ke Golkar. Sebagai tokoh publik, saya tak boleh sembunyi di balik tembok. Kalau ada orang lain menilai lain, silakan. Anda menyatakan minta maaf ke masyarakat Gorontalo dan Sulawesi, lantaran merasa pengabdian belum tuntas, apa maksudnya? Lain kali lagi saya jelaskan. Waktu masih panjang ya. (sam/jpnn)

Fadel Muhammad

JUAL RUMAH

SINTANG

JUAL RUMAH

Perumnas II, Gg Goa 4 no 75, 2 lt (4 kmr + AC (1 di kmr). Telp, listrik (meteran), PDAM + Bak air besar di bwh tnh Harga nego (tanpa perantara) Hub : 08125726674/081345979784

Ingin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

BENGKAYANG

SANGGAU

SINGKAWANG

Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813

Ingin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

Ingin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

IKLAN BARIS

SAMBAS

PEMANGKAT

MELAWI

PAKET 25X TERBIT

Ingin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

Berlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

Ingin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

Komp Warga Sejahtera Jl. Komyos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

BANTUAN MODAL

JUAL TANAH

Hibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

Jl. Parit Wak Lijah (sdh aspal) Nipah Kuning, SHM No315. Luas 6400m2 (20mx320m). Harga Rp 650 jt (Nego). Hub: 081522646767

2 Baris Rp. 100.000 3 Baris Rp. 150.000


7

sambungan

Tangkal Ideologi Asing Di Perbatasan Bengkayang. Pembangunan daerah perbatasan menjadi poin penting dilaksanakannya operasi terpadu melalui bakti TNI di Kabupaten Bengkayang yang digelar Lanud Singkwang II Sanggau Ledo atas program Komando Operasi Udara Satu TNI AU. Operasi itu secara resmi dimulai dengan pelaksanaan upacara yang dihadiri Panglima Komando Operasi Udara Satu, Marsekal Muda TNI Sunaryo, Senin (24/10). Operasi terpadu TNI atau lebih dikenal dengan TMMD itu akan berjalan selama satu bulan dan akan berakhir 24 November mendatang. Operasi akan diikuti seluruh anggota TNI AU Lanud Supadio Singkawang II dengan melibatkan anggota TNI Angkatan Darat, Kepolisian serta masyarakat. Operasi terpadu itu sendiri diharapkan bisa membantu pemerintah daerah dalam pembangunan perbatasan. Pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta terciptanya keamanan serta untuk mencegah masuknya ideologi negara lain ke masyarakat perbatasan. Dengan operasi terpadu

ini, kita membantu masyarakat untuk membangun daerahnya, kita ingin menciptakan masyarakat yang aman dan sejahtera, kata Sunaryo saat ditemui di Lanud Singkawang II, kemarin. Komandan Lanud Singkawang II, Letnan Kolonel, Agus Riana, mengatakan pembangunan daerah perbatasan yang dirancang itu adalah fisik dan non fisik. Pembangunan fisik seperti rehab sarana pendidikan perbatasan, sarana ibadah perbatasan dan sarana olahraga. Pembangunan fisik ini terdapat di empat kecamatan, Rehab TK Angkasa Kecamatan Sanggau Ledo, perbaikan masjid Paket C di Kecamatan 17, perbaikan Pura di Paket C, perbaikan lapangan sepakbola dan voli di kampung Taum. Perehaban TK Dewi Sartika di Kecamatan Seluas dan perbaikan gereja Protestan Baitani di Risau Kecamatan Jagoi Babang. Sasaran non fisik mengadakan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bela negara, dikarenakan masyarakat berada di daerah perbatasan, jangan sampai ideologi asing mengubah ideologi Pancasila. Sasarannya agar warga perbatasan

tetap berpegang pada ideologi Pancasila. Sasaran kedua kerukunan antarumat beragama terus terjaga, meningkat dan stabilitas keamanan lebih baik lagi, tegas Agus. Program TNI untuk menjalin persatuan dan kesatuan TNI, Polri dan masyarakat, kemudian membantu pemerintah daerah setempat untuk menyejahterakan masyarakat terutama di daerah perbatasan yang jauh dari perhatian pemerintah pusat. Dalam pembukaan TMMD

tersebut, Sunaryo bersama staf menyempatkan diri untuk bercengkrama bersama siswasiswi TK Angkasa. Sunaryo juga memprihatikan kondisi TK yang juga menjadi sasaran TMMD AU. Sebagai kenang-kenangan, Sunaryo menyempatkan diri untuk berfoto bersama. Pembukaan TMMD juga dihadiri Wakil Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, Ketua DPRD Bengkayang, Sebastianus Darwis, Kapolres Bengkayang, AKBP Mosyan Nimicth serta beberapa pejabat lainnya. (cah)

Biaya Honor............................................................................................................................ dari halaman 1 Selain itu, politisi daerah pemilihan Sanggau-Sekadau ini mengatakan, dalam pertemuan itu pula pihaknya membahas usul penambahan daerah pemilihan (Dapil) DPR RI di Kalbar, yang selama ini hanya satu dapil. Menurutnya, luas wilayah dan jumlah penduduk di Kalbar sudah selayaknya Kalbar dipecah dua Dapil, sehingga ada rasa keadilan dengan daerah Kalimantan lainnya. Kita juga meminta kepada Untan melalui tenaga ahlinya untuk melakukan kajian atau studi kelayakan terhadap usul penambahan dapil tersebut, kata Retno. Setelah itu, kata dia, pihaknya bersama KPU Provinsi akan bertolak ke Jakarta untuk me-

nyampaikan usulan ke Komisi II DPR RI dan KPU Pusat. Ini moment yang tepat, apalagi saat ini Komisi II tengah membahas perubahan UU Pemilu, ungkap Retno yang juga Sekretaris DPW PPP Kalbar ini. Ketua KPU Provinsi Kalbar, Drs AR Muzammil MSi menerangkan, anggaran itu masih berupa usulan. Nantinya akan dibahas dan dikaji lagi oleh DPRD. Yang kita inginkan adalah pelaksanaan pesta demokrasi nanti berjalan aman, adil, jujur dan lancar, kata Muzammil. Mengenai usulan dua Dapil, Muzammil menjelaskan, penetapan Dapil pada Pemilu tahun 2009, mengacu pada UU No-

mor 10 tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Untuk Dapil Pemilu Anggota DPR sudah ditetapkan dalam UU tersebut sebagaimana tercantum dalam Lampiran UU Nomor 10/2008. Sedangkan, sambung dia, Dapil untuk Pemilu Anggota DPRD Provinsi pada Pemilu 2009 sama dengan Dapil pada Pemilu 2004, sesuai dengan ketentuan Pasal 24 ayat (2) bahwa Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPRD provinsi ditetapkan sama dengan Pemilu sebelumnya. Muzammil menjelaskan lagi, pada Pemilu 2009, Pemilu anggota DPRD Provinsi Kalbar

terbagi ke dalam 8 Dapil dengan alokasi kursi sebanyak 55 kursi sebagaimana tertuang dalam Keputusan KPU Nomor 172/SK/KPU/Tahun 2008 Tentang Penetapan Daerah Pemilihan, Jumlah Penduduk dan Jumlah Kursi Anggota DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dalam pemilihan umum tahun 2009 di wilayah Provinsi Kalbar. Sehubungan dengan usulan DPRD Provinsi Kalbar yang disampaikan dalam raker tersebut, Muzammil menyambut baik dan menyarankan agar disampaikan secara tertulis ke DPR yang sedang membahas revisi UU Pemilu serta disampaikan pula ke KPU. (jul)

Kalbar Perlu ........................................................................................................................... dari halaman 1 Permasalahan perbatasan itu menjadi skala prioritas yang harus di jaga dengan baik. Disinilah peran penting kepala daerah untuk melakukan langkah dan upaya yang strategis dalam memperjuangkan NKRI, tuturnya.

Karenanya, Ketua FPKR Kabupaten Pontianak ini berharap, gerakan AAC tersebut benar-benar nyata membela kepentingan daerah dan masyarakat Kalbar mendatang. Terutama dalam rangka meningkatkan pembangunan

Butuh Akselerasi hampir merata di semua sekolah yang berada di daerah pedalaman. Kekurangan itu dikarenakan formasi guru yang terbatas dan minimnya dana untuk mengangkat guru kontrak. Di samping itu pula, banyak guru yang mengajukan pindah ke kota dengan alasan ikut suami bertugas. Kalau alasan ini, sulit bagi kita untuk tidak mengabulkannya. Kita tidak tega memisahkan suami-istri. Makanya, guru lebih banyak menumpuk di kota, ucapnya. Namun demikian, lanjut Magdalena, pihaknya sudah memberikan alternatif kepada sekolah untuk mengangkat guru honor. Adapun mengenai pembayaran guru honor tersebut bisa menggunakan dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS). Kita kurang tahu juga apakah di SD Mentatak ini ada guru honornya atau tidak. Kalau tidak salah saya, ada, imbuhnya. Persoalan yang terjadi di SD Mentatak, sambung Magdalena, bukan karena minimnya guru, tapi lebih kepada kurangnya pengawasan dari pihak pengawas. Kita dapat informasi, gurunya jarang masuk. Tapi selama ini kita belum pernah dapat laporan resmi dari pihak pengawas. Harusnya, pihak pengawas itu lebih aktif. Laporkan ke kita secara resmi, kalau guru yang bersangkutan jarang masuk bebernya. Melalui laporan itu, kata

disegala sektor kehidupan masyarakat. Baik infrastruktur, ekonomi, sosial, budaya dan lainnya. Mudah-mudahan AAC ini tidak hanya menjadi senjata politik untuk mendapatkan keuntung an lainnya. Jika

memang AAC serius, saya yakin dan percaya masyarakat akan senantiasa memberikan dukungan penuh. Karena, masyarakat membutuhkan perubahan dan bukti nyata, bukan sekadar janji politis, tukasnya.(shn)

......................................................................................................... dari halaman 1

Magdalena, pihaknya dapat memberikan teguran maupun sangsi kepada guru yang dimaksud. Masalah ini akan kita tindaklanjuti. Kita akan panggil guru yang bersangkutan maupun pihak pengawas, timpalnya. Diutarakan Magdalena, guru negeri yang bertugas di SD 10 Mentatak berjumlah dua orang, yakni Juliana dan Supandi. Juliana merupakan warga setempat yang saat ini menjadi Kepala Sekolah di SD tersebut. Adapun Supandi, dia guru negeri, tapi tidak terdaftar di absen pada tahun 2010. Sementara 2011 tidak ada absen, terangnya. Disinggung soal kondisi fisik bangunan? Magdalena mengaku hingga saat ini dirinya belum pernah menerima proposal pengajuan dari sekolah yang dimaksud. Kalau soal itu sebenarnya langsung ke bagian sarana prasarana. Tapi biasanya juga melalui kita. Hanya memang, sampai saat ini saya belum pernah terima pengajuan itu, pungkasnya. Kondisi pendidikan, kesehatan dan usia harapan hidup memang menjadi indikator IPM. Kabupaten/kota juga turut bertanggungjawab. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sekadau tahun 2009, nilai IPM Sekadau berada di peringkat 12 dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar. Butuh kerja keras dari semua pihak untuk memperbaiki peringkat tersebut.

Harus ada upaya nyata dan peningkatan kerja di semua lini, kata H Isnaini SIp MSi, Wakil Ketua DPRD Sekadau kepada Equator, kemarin. Isnaini menegaskan, upaya perbaikan tingkat IPM di Kabupaten Sekadau menjadi tanggungjawab semua pihak. Meski pun barometer IPM hanya diukur dari factor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, tidak berarti hanya institusi yang terkait dengan masalah itu yang harus bekerja keras. Semuanya harus bekerja keras melakukan perbaikan. Semua SKPD dan instansi yang ada di Kabupaten Sekadau harus bahu membahu melakukan perbaikan, tegasnya. Politisi Partai Golkar itu menegaskan, SKPD yang ada di Kabupaten Sekadau harus mau bekerja sama. Jangan ada rasa iri antara satu dinas dengan dinas lainnya, sehingga hasil kerja bisa lebih maksimal. Semua lini harus bersinergi meningkatkan IPM ini. Jangan ada saling ego antara satu dinas dengan dinas lainnya, sehingga hasil pekerjaannya tidak maksimal. Jangan ada dinas yang hanya ingin cari nama sendiri dan menganggap diri bekerja sudah optimal, seru Isnaini. Persoalan IPM di Kabupaten Sekadau yang masih relative rendah diduga kuat akibat pertumbuhan ekonomi yang kurang sehat. BPS menyebutkan, perekonomian Kabupaten Sekadau

pada tahun 2009 masuk dalam kuadran II analisis Klassen Typology yang berarti memiliki pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata, namun pendapatan perkapitanya masih berada dibawah rata-rata kabupaten/ kota lainnya. Perekonomian Kabupaten Sekadau pada tahun 2009 mengalami pertumbuhan sebesar 5,35 persen. Nilai pertumbuhan ini relatif lambat dibandingkan deng an pertumbuhan tahun 2008 sebesar 5,76 persen. Berdasarkan PDRB menurut penggunaan, pengeluaran konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi yang sangat tinggi terhadap perekonomian Kabupaten Sekadau, yakni sebesar 56,14 persen. Perkembangan Hotel dan Pariwisata di Kabupaten Sekadau belum berjalan dengan semestinya, hal ini terlihat dari kontribusi subsektor hotel terhadap perekonomian Kabupaten Sekadau hanya 0,38 persen. Meski IPM Sekadau masih tergolong rendah, namun upaya pembangunan manusia di Kabupaten Sekadau mengalami kemajuan yang cukup berarti. Persentase penduduk miskin turun 4,19 persen di tahun 2008 dibandingkan tahun 2005, dan IPM naik 2,13 poin di tahun 2007 dibandingkan tahun 2005. (din-bdu/bersambung)

Sarana Patroli ..................................................................................................................... dari halaman 1 Tetapi ini bukan kendala, karena dalam patroli kita lakukan berjalan kaki dan membuka jalan, kata Suirwan. Hanya saja, kata dia, apabila ada permasalahan seperti penahanan alat berat perusahaan Malaysia oleh warga, kendaraan tersebut sulit mencapai sasaran dengan medan jalan yang naik turun. Apalagi musim hujan, jalan ini susah sekali dilewati, jelas Mantan Danramil Paloh ini. Hal senada diungkapkan Let-

da Inf Herry Wibowo, Danramil Sajingan Besar. Menurutnya, mobilisasi menjadi kendala utama untuk bergerak cepat ke lokasi. Masalah ini kami rasakan pada saat penangkapan alat berat Malaysia oleh warga. Itu dikarenakan medan jalan yang rusak serta jarak patok batas yang jauh, kata Herry. Uray Edi Mulia, Wakil Ketua Laskar Merap Putih (LMP) Kalbar yang turut serta meninjau patok batas mengakui medannya sangat sulit. Untuk

menjaga wilayah perbatasan bukanlah pekerjaan mudah. Seharusnya kendaraan untuk mobilisasi TNI yang bertugas di wilayah perbatasan dapat diperhatikan, ujar Edi. Dijelaskannya, berbeda dengan Malaysia. Di sepanjang perbatasan sudah dibuat jalan kendaraan serta parit batas yang dilindungi perkebunan sawit berusia lebih kurang 10 tahun. Sehingga pesisir perbatasan Malaysia menjadi rindang.

Demikian pula dikatakan Sidang, mantan Kepala Desa Aruk yang turut dalam pemantauan patok itu. Perbatasan Malaysia sudah dari dulu dibangun perkebunan sawit serta jalan perkebunan yang berjarak 2 meter dari patok batas. Dalam hal ini seolah-olah pihak perkebunan yang membuat jalan di sepanjang perbatasan, tapi anehnya jarang dilihat truk sawit Malaysia yang mengangkut hasil sawit di jalan tersebut, katanya. (edo)

Selasa, 25 Oktober 2011

Kantor BI

.............................................................................. dari halaman 1

dalamnya terdapat perbuatan melawan hukum. Tanah tersebut dijual oleh Asmad yang diganti namanya menjadi Djiden bin Pak Salam oleh istri dan anak-anaknya kepada orang lain. Padahal tanah tersebut adalah milik Talibe bin Pimma. Dia menerangkan, pada 9 Januari 1949 Talibe bin Pimma membeli tanah dari Wan Bakar bin Wan Abdullah dengan ukuran 200 depa tangan x 25 depa tangan atau 360 x 45 meter (berdasarkan surat asli di atas segel tahun 1948). Pada 1949, sambung Agustinus, Talibe membangun rumah tinggal di atas tanah yang dibelinya berdiri persis di tanah yang ada bangunan gereja sekarang ini. Perkawinan Talibe dengan Halidjah binti Laupe dikaruniai lima orang anak. Masing-masing Saleh binti Talibe, Mak Resak binti Talibe, Hapsa A Thalib binti Talibe dan Adbul Rasid binti Talibe. Dia menceritakan, Talibe pernah menumpangkan seorang bernama Asmad yang bukan saudaranya untuk membangun pondok tempat tinggalnya bersama istri serta anak-anaknya. Asmad kemudian diubah namanya menjadi Djiden bin Pak Salam oleh anak-anaknya. Ia meninggal pada Juni 1963, sehingga istri dan anak-anaknya meninggalkan tanah Talibe yang ditumpanginya. Sedangkan Talibe bin Pimma meninggal dunia pada tanggal 20 Desember 1963 dan dimakamkan di atas tanahnya yang sekarang menjadi wakaf keluarga, jelas Agustinus panjang lebar. Selanjutnya, kata dia, pada 1956 umur anak Talibe bernama Haspa A Thalib bin Talibe berumur 18 tahun, Zahara berumur 2 tahun, dan Abdul Rasid berumur 1 tahun. Pada tahun 1987 istri dan anak-anaknya masih berdiam di rumah yang ada di atas tanahnya. Istri Talibe bin Pimma meninggal dunia pada tahun 1987 dan dimakamkan pada wakaf yang ada di atas tanah

tersebut, begitu juga dengan anak-anaknya yaitu Saleh, Mak Resak dan Abdul Rasid. Kemudian, pada 1987 tepatnya bulan Juni rumah yang dibangun Talibe di atas tanahnya roboh. Semasa hidup Talibe, istri Talibe dan anak-anaknya sampai sekarang tidak pernah menjual, mengalihkan dan menjaminkan tanahnya kepada Asmad alias Djiden bin Pak Salam maupun kepada orang lain, tegas Agustinus. Tanah itu, dijelaskannya, telah berkurang luasnya dikarenakan terkena pembangunan jalan Ahmad Yani, Jalan Abdurahman Saleh dan Sepakat I. Dan tanah itupun terbagi menjadi 2 bidang karena dipotong Jalan Abdurahman Saleh yaitu bagian Utara kurang lebih seluas 11.200 Meter. Tanpa pengetahuan ahli waris, kata Agustinus, tanah tersebut telah dimohonkan haknya oleh ahli waris Djiden bin Pak Salam. Awalnya ahli waris tidak mengetahui siapa Djiden itu, namun setelah sidang di PTUN Pontianak, para pengugat mengetahui bahwa Djiden adalah Asmad yang namanya telah diubah oleh sang ahli warisnya. Berdasarkan surat jual beli No.006/L-56/K2.B.B Tanggal M2 Pebruari 1956 yang tidak sah dan tidak benar. Oleh istri Asmad diterbitkan hak tanggal 22 Maret 1978 yang telah meninggal tahun 1963 yaitu Djiden Bin Pak Salam yang memiliki nama aslinya Asmad. Tanah tersebut kemudian diterbitkan sertifikat hak milik No. 429/1978 tanggal 22 Maret 1978 dengan gambar situasi No. 48/ Bangka belitung tanggal 1 meter 1978 atas nama orang yang telah meninggal tahun 1963 yaitu Djiden Bin Pak salam. Aneh orang yang sudah mati kok bisa jual beli tanah, apalagi bisa mengajukan ke BPN, tanya Agustinus. Karena itu, dia mengatakan, sertifikat hak milik No.429/ Bangka Belitung yang tidak ada gambar ukurnya, dengan

surat ukur No.48/1978 atas nama Almarhum Djiden bin Pak Salam beserta pemecahannya cacat hukum. Penerbitan sertifikat hak milik No.10083/ Bangka Belitung dengan gambar situasi No.3893/1992 tanggal 3 September 1992 seluas 1600 meter per segi cacat hukum dan tidak sah, tuntas Agustinus. Hingga tadi malam, spanduk dan kertas karton bertuliskan kecaman terhadap BI Pontianak masih terpajang. Selain itu, macam-macam aksi juga dilakukan. Pagi hari sebelum berdemo, para demonstran mengadakan ritual adat Bugis Tepung Tawar dan upacara Pamabang dari suku Dayak. Ritual ini agar demostrasi berjalan lancar dan supaya tidak ada provokator yang masuk, ujar Agus, koordinator aksi. Untuk tujuan ini juga, setiap demonstran tangannya dicat berwarna merah. Para pengunjuk rasa juga sempat mampir menuju DPRD Kota Pontianak, Jalan Sultan Abdurahman buat menyampaikan aspirasi. Di sana mereka bertemu dengan Ketua DPRD Hartono Azas, Wakil Ketua Eka Kurniawan, dan pimpinan lainnya. Selepas bertemu para pimpinan DPRD Kota Pontianak para demonstran kembali ke BI. Mereka langsung memasang tenda berukuran sedang di depan pagar masuk pintu BI Pontianak. Di situ juga tersedia tikar dan kompor, serta alat dapur lainnya. Kami berniat menginap di sini sampai pimpinan BI Pontianak memberi penjelasan dan mengakui bahwa tanah ini milik keluarga kami, kata Agus.Perihal sengketa tanah tersebut, Agus menjelaskan sebenarnya bukan milik BI yang menyerobot, melainkan bagunan-bangunan di sekitarnya pula. Tapi kita yakin kalau BI mau mengakui, yang lain pasti mengikuti. Ini adalah permainan dari BPN, banyak pemalsuan dalam suratnya, ucapnya. (jul/sul)

Sipir Malaysia ............................................................... dari halaman 1 Setibanya di perusahaan yang dituju, lajang yang hanya lulus Sekolah Dasar (SD) ini pun bekerja seperti direncanakan. Tetapi, gaji yang diberikan hanya setengah, yakni RM300 ribu perbulan. Padahal yang dijanjikan RM600 perbulan. Karena gaji yang diterima hanya setengah, Aan bersama beberapa orang lainnya pun beberapa kali menanyakan ke toke (bos perusahaan) tempatnya bekerja di Malaysia itu. Tetapi, hal tersebut tidak diindahkan. Selama dua tahun bekerja tetap menerima setengah gaji. Melihat ulah perusahaan itu, para tenaga kerja mengadakan aksi turun ke jalan di suatu kantor di wilayah Miri itu pada 25 Mei 2009. Mereka menuntut hakhaknya berupa gaji RM600. Aksi kami murni, hanya meminta hak kami sebagai karyawan. Karena setiap bulan kami hanya menerima separuh gaji, kata Aan kepada dua Anggota DPRD Singkawang Muhammadin dan Rozanuddin yang datang ke rumahnya. Tetapi aksi tenaga kerja itu hanya dijawab dengan janji-janji kosong. Alhasil, 27 karyawan perusahaan itu mulai bertindak sedikit kasar. Karena janji-janji yang diberikan bohong belaka, sesal Aan. Ulah tenaga kerja itu pun mendapat halauan kasar dari Polisi Diraja Malaysia, di antaranya menggunakan gagang senapan laras panjang dan kayu. Lantak (gagang senjata-red), juga terkena

kepala saya, ada bekas lukanya di kepala, kata Aan seraya menunjukkan bekas luka tersebut. Selanjutnya, Polisi Diraja Malaysia menggelandang 27 karyawan perusahaan yang melakukan aksi protes itu ke kantor polisi untuk ditahan. Setelah beberapa minggu, barulah mereka diajukan ke pengadilan. Berdasarkan putusan pengadilan Malaysia, tanpa adanya perwakilan dari Indonesia untuk pendampingan, para TKI itu mendapatkan hukuman delapan tahun penjara dan 25 kali cambuk. Tetapi, setelah membayar RM12 ribu, hukumannya berkurang menjadi dua tahun enam bulan dan hukuman cambuknya menjadi dua kali. Mereka pun terpaksa menjalani hukumannya di Penjara Lambir, Miri, Sarawak. Di penjara tersebut, mereka mendapatkan perlakuan kasar dan dilarang menghubungi sanak familinya di Indonesia. Praktis sejak 2009 itu, Aan beserta rekan-rekannya tidak bisa menghubungi keluarganya. Apalagi handphone yang selama ini sebagai satu-satunya alat untuk berkomunikasi dengan keluarga dan orang luar disita pihak penjara. Setelah menjalani hukuman di penjara Malaysia itu, Aan dan teman-temannya dari Kecamatan Paloh seperti Yak, Hal, Nur, Tom, Muh, Nas, Ikh, Yan, Fir, El, Ad yang semuanya dibebaskan pada 16 Oktober 2011. Hanya berbekal baju di badan, Aan beserta rekannya diantar Poli-

si Diraja Malaysia ke perbatasan melalui jalur Entikong dan diantar ke Singkawang menggunakan bus. Saat turun dari bus Kamis (20/10) sekitar pukul 00.30 untuk sampai ke rumah, ternyata kelewatan, kata Aan. Ternyata Aan sampai lupa letak rumahnya, setelah mengingat-ingat sebentar, barulah Aan menemukan rumahnya. Saya langsung masuk, keluarga saya pun sudah lupa, setelah saya menyebutkan nama barulah mereka ingat, bahagia rasanya, katanya. Melihat kedatangan anaknya itu, Kartono dan Tamija serta anggota keluarga lainnya tampak sangat berbahagia. Pasalnya, mereka sudah sekitar lima tahun tidak bertemu dengan Aan dan tanpa kabar sedikit pun walaupun sudah bertanya ke sana kemari. Kartono dan Tamija sudah beranggapan kalau Aan tidak akan pulang lagi. Karena tidak pernah memberikan kabar. Sebelumnya, keluarga sudah pasrah karena Aan tidak pernah memberikan kabar mengenai keberadaannya di Malaysia. Makanya seperti mimpi saat Aan menginjakkan kaki di rumah ini, kata Kartono.Karena pengalaman pahit Aan dirantau orang itu, Kartono dan Tamija serta keluarga tidak menginginkan anaknya pergi lagi ke Malaysia. Aan pun tidak akan pergi lagi ke negeri Jiran itu. Karena perhatian pemerintah Indonesia sangat lemah terhadap warganya yang mendapatkan hukuman di Malaysia. (dik)

Nama Jenderal ........................................................... dari halaman 1 utusan dari jajaran kepolisian untuk menggertak korbannya supaya memberikan sejumlah uang yang diminta. Tak tanggung-tanggung, para pelaku dengan berbagai alasan meminta uang Rp 100 juta kepada Afung, 30, pemilik Toko Bangunan Citra Jaya yang terletak di depan Tugu Adipura Mempawah. Kontan saja, permintaan tersebut membuat Afung terbelalak. Pasalnya, Afung merasa tidak sanggup memenuhi permintaan para pelaku. Tidak hanya menggertak saja, dalam melancarkan aksinya itu para pelaku tak segan-segan mengeluarkan kata-kata kasar untuk menakut-nakuti korbannya. Salah satu pelaku dengan lantang mengatakan kalau Kapolres sekalipun akan diinjak-injak kepalanya jika berani menentang keinginan mereka. Tak mau cari ribut dan masalah yang berkepanjangan, Afung mencoba bernegosiasi. Afung menawarkan sejumlah uang kepada para pelaku yakni uang

sebesar Rp 10 juta. Namun, pelaku menolak dan tidak bergeming. Mereka bersikeras meminta uang Rp 100 juta. Jika permintaannya tidak dipenuhi, maka Afung akan mendapatkan masalah dan berurusan dengan hukum. Merasa takut dan khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Afung menghubungi Polres Pontianak. Mendapatkan informasi tersebut, jajaran Polres Pontianak langsung bergegas menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dipimpin langsung Kasat Reskrim, AKP Ida Bagus Sinung.Para utusan Mabes Polri gadungan itu tidak berkutik ketika berhadapan dengan polisi sungguhan. Setelah kedoknya terungkap, keempat pelaku yang sedang negosiasi dengan korbannya langsung diringkus petugas. Sementara empat pelaku lainnya digerebek di Penginapan Wisata Nusantara Penibung. Selanjutnya, para pelaku digiring ke Mapolres Pontianak untuk diminta keterangan dan menjalani proses penyelidikan

lebih lanjut. Di hadapan Kapolres Pontianak, AKBP Andi Fairan yang langsung melakukan interogasi mengungkapkan, para pelaku terdiri dari wartawan gadungan dan LSM gadungan. Pelaku juga mengakui perbuatan pemerasan yang dilakukannya. Mereka juga mengiyakan telah mencatut nama jenderal di Mabes Polri. Dua tersangka bahkan mengenakan lencana kepolisian agar terlihat meyakinkan. Hingga berita ini diturunkan, kedelapan pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif dan terpaksa menginap di jeruji besi Mapolres Pontianak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(shn)

KEHILANGAN

BPKB Mobil Type Mitsubishi L 300, KB 9698 QL, NK: MHML300DP2R294572, NS: 4D56C-273504, a.n MUL DALDIRI. STNK tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.


L GA

8

SELASA, 25 OKTOBER 2011

A-G-E-N-D-A JADWAL TELEVISI

INDOSIAR Juventus vs Fiorentina Rabu, 26 Okt.; Pkl. 01.45 WIB Milan vs Parma Kamis, 27 Okt.; Pkl. 01.45 WIB

TV ONE Granada vs Barcelona Rabu, 26 Okt.; Pkl. 01.00 WIB Sevilla vs Santander Rabu, 26 Okt.; Pkl. 03.00 WIB Zaragoza vs Valencia Kamis, 27 Okt.; Pkl. 01.00 WIB Real Madrid vs Villarreal Kamis, 27 Okt.; Pkl. 03.00 WIB Espanyol vs Real Betis Jumat, 28 Okt.; Pkl. 01.00 WIB Athletic Bilbao vs Atletico Jumat, 28 Okt.; Pkl. 03.00 WIB PREMIER LEAGUE ENGLAND

Josep Guardiola

Bangun Barca Josep Guardiola meminta kepada anak asuhnya untuk segera melupakan hasil buruk kontra Sevilla di hari Minggu kemarin, Barcelona harus segera bangun. Melawan pasukan Sevilla, Barcelona hanya bisa bermain imbang 0-0. Sialnya di penghujung laga penalti Lionel Messi mampu dimentahkan kiper Javi Varas dengan heroik. Tiga angka gagal diamankan, dan Pep mengaku kalem dengan hal ini, ia mengimbau untuk segera bangun mempersiapkan diri kontra Granada di laga, Rabu (27/19) dini hari nanti. Saya pikir kami bermain bagus, tetapi kita harus mengucapkan selamat kepada kinerja Sevilla, dan bangkit kembali dan menendang kembali pada hari berikutnya, ujarnya setelah pertandingan kepada AS. Kita harus mengucapkan selamat pada pertahanan Sevilla dan besarnya penampilan gemilang Javi Varas untuk pertandingan malam ini, Pelatih asli Spanyol itu juga menjelaskan kesulitan yang dihadapi di sektor belakang Sevilla, hal yang membuat dominasi penguasaan bola mereka menjadi tidak ada maknanya. Dia menambahkan: Tidak pernah mudah untuk bermain melawan tim yang bermain terlalu defensif, dengan sembilan pemain di belakang, karena tidak ada ruang. Sevilla hanya memiliki satu tembakan pada gawang kami, tetapi kita juga melihat bahwa kami harusnya bisa mencetak gol dari serangan balik. Kami memiliki 77 persen penguasaan bola tetapi kita gagal menemukan gol pembuka, bahkan jika kita memang memiliki banyak kesempatan untuk menyerang pertahanan mereka, lanjutnya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim dan para fans, untuk 80 ribuan orang yang hadir mendukung kami di laga ini, pungkas Pep. (as/lex)

Manchester United 1-6 Manchester City

Kekalahan Terbesar

Kekalahan 1-6 dari Manchester City tadi malam memang bukan yang terbesar dalam sejarah Manchester United. Tapi di era Sir Alex Ferguson, itulah yang terburuk, termasuk yang terjadi di kandang sendiri. Dikutip dari Wikipedia, kekalahan paling telak yang pernah dialami MU adalah di angka 0-7, dan itu terjadi tiga kali di zaman baheula , di kandang lawan. Dua yang pertama di level divisi pertama Liga Inggris, yakni atas Blackburn Rovers pada 10 April 1926 dan Aston Villa

pada 27 Desember 1930. Kali ketiga Setan Merah kalah 0-7 adalah saat mereka bermain di divisi dua, di markas Wolverhampton Wanderers pada 26 Desember 1931. Di era moderen, khususnya di Premier League, skor kekalahan terbesar MU adalah 0-5, saat bermain di kandang Newcastle United pada 20 Oktober 1996, dan di Stamford Bridge saat dijamu Chelsea pada 3 Oktober 1999. Itu berarti, hasil derby Manchester di Old Traord hari Minggu (23/10) malam

kemarin adalah kekalahan dengan jumlah gol kemasukan dan margin terbesar dalam sejarah MU di Premier League. Enam kali gawang David de Gea dikoyak Mario Balotelli dkk, dan hanya sekali membalas melalui Darren Fletcher. Itu juga sekaligus kekalahan terbesar MU di bawah Ferguson, yang mulai membesut klub tersebut pada November 1996 juga di kandang sendiri. Ini hasil terburuk dalam sejarahku. Efeknya akan muncul dari betapa memalukan-

Fransesco Guidolin

Belum Bicarakan Scudetto

Alessandro Matri

Segera Bangkit Sanggup membuat Juventus unggul dua kali berkat gol-golnya, namun Alessandro Matri tetap tidak bisa berbahagia, sebab skor akhir 2-2 di Juventus Arena. Brace yang disumbangkan oleh Matri ke gawang Genoa tidak banyak berarti, sebab gol menit Andrea Caracciolo harus memaksa sang tuan rumah berbagi angka, dan tak sanggup meraup poin penuh. Kami layak untuk menang dan kami telah membangun harapan kami, jelas sang striker di situs resmi Juventus.com. Sebaliknya, ini hasil imbang yang tak terduga terjadi. Dua gol berguna untuk keunggulan moral, tetapi memperoleh tiga poin akan lebih baik. Sekarang, kami ingin segera bangkit lagi dan melupakan kejadian malam ini. Saya tidak bermaksud pada permainan ini, saya pikir ini sudah positif, tetapi hasil akhirnya mengecewakan . Kesempatan akan segera datang, pada laga tengah pekan nanti mereka akan dihadang perlawanan Fiorentina. Pertandingan ini harus ditangani dengan sikap yang berbeda. Namun, kita tidak bisa mengeluh terus karena tembakan Genoa ke gawang hanya dua atau tiga kali, tidak lebih. Tentu saja, kami harus lebih fokus, namun saya berpikir bahwa kita telah menunjukkan kinerja yang positif. Kecepatan kami telah sangat tinggi lebih dari 90 menit, dan kami menderita dari dua episode di mana pertahanan lawan sangat terisolasi, pungkas si nomor 32. (juve/lex)

nya kekalahan ini, ungkap Sir Alex. Data lain, kekalahan terbesar MU di Piala FA adalah 1-7 dari Burnley di babak pertama Piala FA, pada 13 Februari 1901. Di kompetisi Eropa, MU pernah tumbang 0-5 dari Sporting Lisbon di perempatďŹ nal Piala Winners pada 18 Maret 1964. Adapun rekor kekalahan kandang terburuk dalam sejarah MU adalah 1-7, dari Newcastle United, di pertandingan divisi satu Liga Inggris, pada 10 September 1927. (dtc)

Villarreal 0-3 Levante

Lanjutkan Sensasi Coba tengok klasemen La Liga saat ini dan mungkin Anda akan terkejut siapa yang ada di puncak. Bukan Barcelona atau Real Madrid, tapi Levante yang masih terus melanjutkan sensasinya musim ini. Finis di posisi ke-14 musim lalu dan tak melakukan pembelian besarbesaran membuat Levante diprediksi hanya akan ďŹ nis di papan tengah atau setidaknya berusaha menghindar jeratan degradasi. Namun nyatanya itu hanya prediksi di atas kertas dan ketika musim baru dimulai, Levante menunjukkan jika jargon Impossible is Nothing dalam sepakbola benar-benar ada. Dari delapan laga yang sudah dihelat, pasukan arahan Juan Ignacio Martinez itu tampil trengginas dan mampu melewati hadangan lawanlawannya termasuk Madrid di pekan keempat yang dikalahkan dengan skor 1-0. Enam kemenangan termasuk dari Villarreal dengan skor 3-0 malam tadi, serta dua hasil seri dan belum pernah kalah, membuat Levante kini bertengger di puncak klasemen La Liga dengan 20 poin. Rekor ciamik lainnya adalah mereka jadi tim yang paling sedikit kebobolan. Baru tiga gol sejauh ini bersarang

di gawang Gustavo Munua. 14 gol yang sudah dihasilkan menjadikan mereka tim ketiga paling produktif, di bawah Madrid dan Barca. Jelas ini merupakan kejutan awal pada La Liga musim ini, di mana klub yang baru tujuh kali merasakan kompetisi kasta tertinggi di Spanyol itu, bisa berada di puncak. Kami sedang menjalani momen spesial. Saya senang namun saya tak mau sombong. Dari semua ini, senang rasanya melihat masyarakat Levante merasa bahagia karena mereka pantas mendapatkannya, tutur Ignacio seperti dilansir AFP. Apakah ini merupakan prestasi hebat bagi klub seperti Levante memimpin klasemen, kami tahu laga ini (kontra Villarreal) hanyalah satu langkah awal ke depannya dan kami masih harus terus bekerja keras, sambungnya. Saya tidak berpikir kami lebih baik dari Villarreal, kami sangat beruntung dengan gol pertama dan setelah itu segalanya berjalan mudah bagi kami, tuntasnya. Kini tinggal kita tunggu sampai mana klub berjulukan Granotes alias Si Kodok ini mampu meneruskan cerita yang bak cinderella ini. (dtc)

KEMENANGAN atas Novara sukses mengantar Udinese menduduki posisi capolista. Meski demikian, pelatih Il Zebratte, Fransesco Guidolin masih enggan bicara mengenai peluang merebut Scudetto. Tiga angka yang direbut dari Novara membuat membawa Udinese memimpin klasemen dengan perolehan 15 angka. Disusul Lazio dan Juventus yang memiliki selisih angka satu dan dua. Guidolin ini bukan pesimistis dengan potensi anak-anak asuhannya. Tapi kebangkitan timtim besar seperti AC Milan, Roma, dan Inter Milan belakangan ini dengan sendirinya akan membuat komposisi klasemen sementara tampak seperti musim-musim yang lalu. Dapatkah kami bertarung untuk scudetto? Marilah jangan membuat lelucon disini. Kami bermain bagus hari ini dan pantas memenangkan pertandingan yang sulit, sebut Guidolin dikutip Football Italia. Posisi kami tidak dapat membantu namun hanya bersifat sementara. Satu musim melibatkan satu putaran penuh, kemudian klub-klub besar akan segera menempati posisi yang benar di klasemen, tambahnya. Tak ingin berlama-lama memikirkan peluang merebut gelar scudetto, Guidolin lantas mengajak seluruh anggota tim di Udinese menikmati kesuksesan meraih posisi capolista. Kami akan menikmati momen ini, bahkan jika kamu hanya mampu menjamin itu hingga pertandingan tengah pekan di hari Rabu, jadi kami bahkan tidak dapat menikmatinya selama seminggu penuh, sebut Guidolin sambil tersenyum. Pantas saja jika Guidolin berucap seperti itu. Sebabnya, Rabu (26/10) besok Udinese akan menjalani partai yang cukup berat saat bertandang ke Napoli di laga tengah pekan. (dtc)

Hasil Minggu (23/10) Arsenal Fulham Manchester U. Blackburn R. Queens Park R.

3-1 1-3 1-6 1-2 1-0

Klasemen sementara 1. Manchester City 2. Manchester United 3. Chelsea 4. Newcastle United 5. Tottenham Hotspur 6. Liverpool 7. Arsenal 8. Norwich City 9. Stoke 10. Queens Park Rangers 11. Aston Villa 12. West Brom 13. Everton 14. Sunderland 15. Swansea City 16. Wolverhampton 17. Fulham 18. Bolton Wanderers 19. Wigan Athletic 20. Blackburn Rovers

9 9 9 9 8 9 9 9 9 9 9 9 8 9 9 9 9 9 9 9

8 6 6 5 5 4 4 3 3 3 2 3 3 2 2 2 1 2 1 1

Stoke C. Everton Manchester C. Tottenham H. Chelsea

1 2 1 4 1 3 1 3 3 3 5 2 1 3 3 2 4 0 2 2

0 1 2 0 2 2 4 3 3 3 2 4 4 4 4 5 4 7 6 6

33 - 7 26 - 12 20 - 10 12 - 6 15 - 13 12 - 10 15 - 18 11 - 12 7 - 11 7 - 14 11 - 11 9 - 11 10 - 12 12 - 10 9 - 14 8 - 14 11 - 12 12 - 24 6 - 15 10 - 20

25 20 19 19 16 15 13 12 12 12 11 11 10 9 9 8 7 6 5 5

Top Skore: 9 Sergio Aguero (Manchester City) 9 Wayne Rooney (Manchester United) 8 Edin Dzeko (Manchester City) 7 Robin van Persie (Arsenal) 5 Mario Balotelli (Manchester City) 5 Rafael van der Vaart (Tottenham Hotspur) 5 Demba Ba (Newcastle United) LA LIGA ESPANA Hasil Minggu (23/10) Real Betis Real Sociedad Atletico Madrid Osasuna Valencia Villarreal 1. Levante 2. Real Madrid 3. Barcelona 4. Sevilla 5. Valencia 6. Malaga 7. Real Betis 8. Espanyol 9. Atletico Madrid 10. Osasuna 11. Athletic Bilbao 12. Mallorca 13. Rayo Vallecano 14. Real Zaragoza 15. Real Sociedad 16. Villarreal 17. Getafe 18. Granada 19. Sporting Gijon 20. Racing Santander

0-2 0-0 1-1 3-0 1-1 0-3 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8

6 6 5 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 0

Rayo Vallecano Getafe Mallorca Zaragoza Athletic Bilbao Levant 2 1 3 4 3 1 0 0 4 4 3 3 3 3 2 4 3 2 1 4

0 14 - 3 1 28 - 6 0 26 - 4 0 8-4 1 11 - 8 3 10 - 11 4 10 - 13 4 7 - 11 2 9-7 2 9 - 15 3 11 - 11 3 7-9 3 8 - 11 3 9 - 16 4 7 - 10 3 7 - 14 4 6 - 10 5 2 - 10 6 5 - 12 4 4 - 13

20 19 18 16 15 13 12 12 10 10 9 9 9 9 8 7 6 5 4 4

SERI A ITALIA Hasil Minggu (23/10) Lecce AS Roma Cagliari Inter Milan Parma Siena Udinese Bologna 1. Udinese 2. Lazio 3. Juventus 4. Cagliari 5. Napoli 6. AS Roma 7. AC Milan 8. Catania 9. Palermo 10. Fiorentina 11. Siena 12. Genoa 13. Chievo 14. Parma 15. Atalanta 16. Inter 17. Novara 18. Lecce 19. Bologna 20. Cesena

3-4 1-0 0-0 1-0 1-2 2-0 3-0 0-2 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7

4 4 3 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 3 4 2 1 1 1 0

AC Milan Palermo Napoli Chievo Atalanta Cesena Novara Lazio 3 2 4 3 2 2 2 4 1 3 3 3 3 0 2 1 2 1 1 2

0 10 - 1 1 11 - 7 0 11 - 5 1 8-5 2 10 - 5 2 8-6 2 12 - 11 1 9 - 10 3 9 - 10 2 8-6 2 6-4 2 11 - 10 2 6-6 4 9 - 13 1 10 - 8 4 9 - 13 4 10 - 15 5 6 - 13 5 4 - 12 5 2-9

15 14 13 12 11 11 11 10 10 9 9 9 9 9 8 7 5 4 4 2

BUNDESLIGA GERMANY 1. Bayern Munich 2. Monchengladbach 3. Stuttgart 4. Werder Bremen 5. Schalke 04 6. Hannover 96 7. Bayer Leverkusen 8. Borussia Dortmund 9. Hoffenheim 10. Cologne 11. Hertha Berlin 12. Wolfsburg 13. Nurnberg 14. Kaiserslautern 15. Mainz 16. Augsburg 17. Freiburg 18. Hamburg SV

9 9 9 8 9 9 9 8 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9

7 5 5 5 5 4 4 4 4 4 3 4 3 2 2 1 2 2

1 2 1 1 0 3 2 1 1 1 3 0 2 2 2 4 1 1

1 2 3 2 4 2 3 3 4 4 3 5 4 5 5 4 6 6

25 - 1 11 - 6 14 - 6 16 - 10 18 - 15 11 - 12 12 - 13 13 - 7 12 - 9 15 - 18 12 - 13 11 - 16 10 - 12 7 - 13 12 - 19 7 - 16 14 - 24 11 - 21

22 17 16 16 15 15 14 13 13 13 12 12 11 8 8 7 7 7


CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran

Hubungi: Bagian Pemasaran Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

PATR LI

Selasa, 25 Oktober 2011

Cewek Karaoke Tes HIV/AIDS

Cewek-cewek karaoke diambil sampel darahnya. ARMAN HAIRIADI

Asusila

Cabuli Empat Bocah PONTIANAK. Ay, 40, mendekam di jeruji besi Polresta Pontianak setelah mencabuli empat bocah berusia 6-7 tahun, Kamis (20/10) lalu. Ay diringkus karena keempat korban mengadu dengan orangtuanya ke Mapolresta Pontianak. Ay mengakui telah mencabuli Dm, 7, Dl, 7, St, 6 dan Rt, 7 di kawasan Komplek Pemda, Pontianak Utara, Rabu (19/10) malam lalu. Saat itu keempat korban menunggu guru mengaji mereka yang belum datang. Kemudian datang Ay yang mengaku membantu mereka mengajar mengaji. Awalnya saya buka pakai anak laki-laki dan terus saya periksa seluruh tubuhnnya, bahkan juga dibagian kemaluannya, ungkap Ay saat menjalani pemeriksaan di Polresta Pontianak, Senin (24/10). Kemudian memeriksa tiga anak perempuan yang diawali dari tangan, hingga semua tubuhnnya. Kemudian melepaskan semua pakain yang dikenakannya. Pelaku berdalih memeriksa Ay saat menjalani pemeriksaan di tahi lalat yang beraPolresta Pontianak. SYAMSUL ARIFIN da di seluruh tubuh keempat anak tersebut hingga ke kemaluannya. Setelah hujan redah, karena gurunya tak ada, saya langsung meminta memakai pakaiannya dan menyuruhnya pulang. Saya tidak ada niat untuk melakukannya, tetapi tanpa sengaja saya punya keinginan untuk memeriksa badan murid-murid itu yang diawali dari tahi lalatnnya, kilah Ay, si penjual minyak.Ay juga mengaku, pebuatannya yang dilakukannya salah. Namun dia merasa heran dengan perbuatan yang dilakukannya, sehingga berurusan dengan pihak kepolisian. Saya pulang jualan minyak. Saya melihat keempat anak itu, lalu menghampirinya, ungkapnnya. Pria tersebut mengaku sangat menyesal atas perbuatannya. Ay meminta maaf dengan orangtua keempat anak tersebut. Saya malu dengan keluarga saya, begitu juga dengan keluarga anak-anak itu. Kalau bisa saya ingin ketemu dengan orangtua murid-murid itu, sesal Ay meneteskan air mata. Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Puji Prayirno mengatakan, pihaknya masih mengkaji tindakan yang dilakukan Ay. Kami akan gelar kasus ini, apakah tersangka kelainan seksual atau tidak. Jika tersangka tidak memiliki kelainan seksual atau normal, maka dikenai undang-undang cabul dengan ancaman 15 tahun penjara, tegas Puji. (sul)

Curi HP PSK

Dihadiahi Timah Panas KETAPANG. Seorang konsumen lokalisasi di daerah Kolam, berinisial AB, warga Sukaharja, Kecematan Delta Pawan, Ketapang terpaksa dihadiahi timah panas di kakinya lantaran mencoba merampas pistol polisi, Senin (24/10). Kasat Reskrim Mapolres Ketapang, AKP Temangnganro Machmud SIK, melalui Kaur Bin Ops, Ipda Nursaid mengatakan, sebelum ditembak polisi, AB sempat dihakimi massa lantaran kedapatan mencuri dua unit HP milik penjaja seks komersial (PSK) di lokalisasi Kolam. Ketika dihakimi massa, seorang petugas kepolisian datang untuk menghindari pelaku dari amukan massa. Petugas tersebut kemudian berniat membawanya ke kantor polisi menggunakan motor. Dibantu seorang warga, AB, kemudian naik ke motor, berboncengan dengan petugas tersebut. Baru beberapa meter dari lokasi, AB, tiba-tiba saja memberontak. Akibatnya petugas pun terjatuh, ujar Nursaid. AB kemudian berusaha kabur. Aksi kejar-kejaran antara petugas dan maling HP itupun terjadi. Tak beberapa jauh kabur, AB, sukses ditangkap kembali. Tapi AB, justru melawan dan hendak merampas pistol polisi. Melihat aksi nekat pria paruh baya itu, petugas tak mau ambil risiko. Polisi langsung melumpuhkan AB dengan menghadiahi timah panas di kakinya, kemudian menggelandang konsumen Kolam itu ke Mapolres Ketapang. (KiA)

PUTUSSIBAU. Mendeteksi secara dini penyakit HIV/AIDS, Dinas Kesehatan Kalbar mengambil sampel darah cewekcewek karaoke di Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (24/10). Seorang petugas Dinas Kesehatan Kalbar didampingi petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu dan Puskesmas, masing-masing berjumlah dua petugas. Mereka kemudian dibackup belasan petugas Satpol PP Kapuas Hulu. Setidaknya ada empat lokasi karaoke yang didatangi petugas yang berada di Kecamatan Putussibau Utara dan Putus-

sibau Selatan. Dari keempat lokasi karaoke tersebut petugas berhasil mengambil 67 sampel darah para pelayan karaoke. Satu-persatu cewek-cewek karaoke ini diambil darahnya untuk dites, apakah terjangkit virus HIV atau tidak. Rudi Ansari, petugas bagian program penanganan HIV dan AIDS dari Dinas Kesehatan Kalbar mengatakan, setelah darah diambil kemudian dites. Bila ditemukan dari para wanita ini yang terjangkit virus HIV, maka akan dikonfirmasikan lebih lanjut ke pusat. Kemudian yang terjangkit tersebut akan dipan-

tau perkembangannya dan dirujuk. Sebenarnya malam ini juga bisa tahu hasilnya. Tapi sebelumnya hasil tersebut akan kita konďŹ rmasikan dulu ke Pontianak, jelasnya. Dikatakan Rudi, kegiatan pemeriksaan HIV ini akan rutin dilakukan. Begitu juga di Kabupaten Kapuas Hulu, sudah beberapa didatanginya. Ini akan rutin kita lakukan. Minimal satu kali dalam setahun, katanya. Adapun tujuan dari kegiatan ini guna untuk menemukan kasus-kasus baru mengenai HIV. Sehingga virus HIV akan secara

dini terdeteksi di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Karena kalau sudah parah akan rugi diri sendiri, maupun masyarakt luas. Oleh karena kebijakan kita untuk menemukan sedini mungkin virus HIV tersebut, ungkap Rudi. Virus HIV, jelas Rudi, dapat menular melalui seks bebas yang tidak aman dan lainnya. Misalnya tidak menggunakan kondom dan berganti-gantian pasangan. Namun saat ini penyebaran HIV kebanyakan melalui penggunaan narkoba suntik secara bergiliran. Penyebaran melalui suntikan

putaw yang tinggi, yaitu sekitar 99 persen, jelas Rudi Ditambahkan dia, untuk mengetahui apakah kita terjangkit virus HIV atau tidak, sebaiknya rutin melakukan tes darah. Apalagi kepada mereka yang rentan atau berisiko tinggi tertular virus yang belum ditemukan obatnya ini. Minimal tiga bulan sekali, tegasnya. Kepada para cewek-cewek karaoke ini, Rudi berpesan, agar mengajak teman atau pun keluarga untuk melakukan tes HIV. Sehingga penyebaran virus yang mematikan ini dapat dideteksi sedini mungkin. (arm)

Dua Beranak Tewas Terlindas

Korban Marsius tewas mengenaskan. Bagian kepala korban pecah akibat dilindas kendaraan yang diduga mobil. ISTIMEWA A NJONGAN . Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa di wilayah Kabupaten Pontianak. Dua pengendara sepeda motor tewas mengenaskan di Jalan Raya Desa Pak Bulu, Kecamatan Anjongan, kilometer 70,5 Pontianak-Mandor, Minggu (23/10) sekitar pukul 16.30. Kuat dugaan, korban tewas akibat ditabrak kendaraan. Dari informasi yang berhasil dihimpun koran ini, kecelakaan maut itu terjadi ketika Marsius Martono, 35, dan ayahnya, Sahali, 65, warga Dusun Agak Hulu

Rt 02 Rw 04, Desa Bebatung, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak hendak pulang ke rumahnya. Dua beranak tersebut pulang menghadiri resepsi pernikahan keluarganya. Mengendarai sepeda motor Honda Revo KB 4773 BN, Marsius membonceng Sahali, ayahnya. Marsius mengendarai sepeda motornya dalam kondisi jalan basah dan licin usai diguyur hujan yang turun deras di Kecamatan Anjongan dan sekitarnya. Kecelakaan maut yang merenggut nyawa anak dan

ayahnya itupun terjadi ketika melintas di Jalan Raya Desa Pak Bulu. Marsius menarik kencang gas kendaraannya untuk melewati jalan tanjakan sedikit menikung. Nahas, Marsius gagal melewati jalan tanjakan tersebut. Lantaran kondisi aspal licin, sepeda motornya tergelincir dan terjungkal di tengah jalan. Marsius dan ayahnya terpental di tengah badan jalan raya. Disinyalir, pada saat bersamaan muncul kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan yakni Mandor menuju

Mobil Ditarik Debkolektor Konsumen Lapor Polisi SAMBAS. Ema Febriana dan Karnadi pasangan suami istri melaporkan Leasing AAC Fainen ke Polres Sambas, Kamis (13/10). Leasing AAC telah menarik mobil Avanza tipe G KB 1682 P yang berisikan Payung, Flasdisc data laporan keuangan, sepatu dan kunci set mobil, Senin (29/9) lalu. Dikatakan Ema, depkolektor AAC Fainen, Safruddin menarik mobilnya dengan alasan meminjam sebentar untuk menemui temannya di Polres Sambas. Padahal saat itu antara Ema dan depkolektor sedang negoisasi take over mobil yang dikreditnya selama 17 bulan. Memang saya akui ada menunggak tiga bulan. Tapi kami akan tanggungjawab akan melakukan take over apabila tidak mampu. Nego disetujui, lalu sopir depkolektor meminjam mobil tersebut untuk ketemu temannya di Polres Sambas. Satu jam kemudian, Safruddin juga ijin keluar untuk menjemput temannya, ungkap Ema. Rupayanya depkolektor dan sopirnya tidak kembali dan melarikan mobil tersebut

Ema didampingi suaminya Karnadi memperlihatkan bukti laporan kepolisian terhadap pihak Leasing AAC Fainen. M. RIDHO diam-diam. Ema berang dan melaporkan Leasing AAC ke Polres Sambas dengan nomor pengaduan LP/545/X/2011. Kami keberatan, karena Safruddin depkolektor ACC Fainen tidak jujur. Kami sebagai konsumen sangat dirugikan. Pada saat pengambilan mobil saya setor uang muka Rp20 juta dan

sudah 17 bulan berjalan. Dari 17 bulan tersebut saya membayar 14 bulan dan tiga bulan menunggak dengan biaya kredit dibayar sekitar Rp4,8 juta perbulan. Jika dikalikan 14 artinya, maka yang sudah dibayar Rp67 juta ditambah Rp20 juta yang sudah disetor, jelas Ema. (edo)

ke Anjongan. Kendaraan itu tak mampu menghindari Marsius dan Sahali yang jatuh di tengah jalan. Kendaraan tersebut lantas menabrak dan melindas tubuh mereka. Akibatnya, kepala Marsius koyak seperti terlindas ban mobil. Sampai saat ini polisi masih menyelidiki adanya kendaraan lain yang melindas Marsius tersebut. Upaya penyelidikan lebih sulit, lantaran tidak adanya saksi mata di lokasi kejadian. Kondisi Marsius dan ayahnya mengenaskan dengan ber-

simbah darah dan kepalanya pecah. Bahkan warga takut memberikan pertolongan. Mayat keduanya hanya ditutupi dengan daun pisang dan dijaga warga agar tidak dilindas oleh kendaraan lainnya yang melintas di jalan raya tempat kejadian perkara (TKP). Mayat Marsius dan Sahali berhasil di evakuasi dan dibersihkan di Puskesmas Sungai Pinyuh, setelah Anggota Polantas Sungai Pinyuh sampai di lokasi kejadian. Polisi meminta bantuan warga untuk mengangkat kedua jenazah korban. Ketika sampai di TKP, kedua korban masih tergeletak di tengah jalan. Kondisi korban yang mengenaskan membuat warga takut untuk mengangkatnya. Setelah kami meminta bantuan warga, barulah masyarakat berani mengangkatnya dan menepikan di pinggir jalan, lalu membawanya ke Puskesmas Sungai Pinyuh, kata salah satu anggota Polantas Sungai Pinyuh. Salah satu keluarga korban, Dominicus Edy Satius yang mendapatkan informasi kecelakaan maut itu langsung datang ke Puskesmas Sungai Pinyuh. Pria yang juga Kepala Dusun (Kadus) Dusun Agak Hulu itu memastikan kalau kedua korban adalah warganya. Kedua korban juga masih ada hubungan keluarga dengan saya, singkat Edy menjawab. (shn)

Bocah Diperkosa di WC KETAPANG. Im, warga Sungai Cina, Ketapang memperkosa bocah berusia 12 tahun, sebut saja Bunga yang tak lain adalah muridnya sendiri. Parahnya lagi perbuatannya itu dilakukan di WC. Diperkosanya sudah dua kali yang terakhir tadi malam, Senin (24/10) sekitar pukul 00.01. Sampai saat ini korban masih trauma, kata AKP Temangnganro Machmud SIK, Kasat Reskrim Polres Ketapang melalui Kaur Bin Ops, Ipda Nursaid, kemarin. Dikatakannya, berawal ketika sekitar dini hari itu, Bunga yang tengah tertidur pulas ditelepon Im. Mendengar dering HP, siswi salah satu tsanawiyah tersebut terbangun. Rupanya Im, memintanya untuk datang menemuinya di WC. Ketika itu Bunga mengira Im akan meminta maaf karena memperkosanya pertama kali. Kita (petugas, red) masih belum tahu kapan korban diperkosa pertama kali. Dia (korban, red) masih trauma dan belum mau cerita, ujar Nursaid. Diceritakannya Im, yang ketika itu menunggu Bunga sempat keluar dari WC. Pasalnya ia ingin memastikan kedatangan Bunga. Singkat cerita, begitu Bunga sampai, Im kembali meneleponnya dan meminta Bunga langsung masuk ke WC. Rupanya ketika di dalam WC, Im sudah membuka bajunya. Begitu Bunga masuk birahi Im seketika itu naik ke ubun-ubun. Tanpa basa-basi Im langsung memaksa bocah 12 tahun itu memuaskan nafsu bejatnya. Seolah dibungkam, Bunga tak teriak. Ia takut dengan Im. Pria yang telah kehilangan akal sehatnya itu pun kemudian menggarap bocah malang tersebut. Usai menggoyang Bunga, menyuruhnya pulang. Kemungkinan setelah diperkosa itu, Bunga menceritakan kepada orangtuanya, ujar Nursaid. Tak terima dengan perlakuan bejat Im, orangtua Bunga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Ketapang. Sementara jika terbukti melakukan pemerkosaan, Im akan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Im membantah telah memperkosa Bunga. Kepada petugas Im mengatakan, kejadian dini hari itu tanpa sebab yang jelas. Warga mengepungnya dan membawanya ke kantor polisi. Dia sudah ditahan. Tapi sampai sekarang masih belum mau mengaku. Dia (tersangka, red) bilang tiba-tiba massa datang dan mengepungnya, ungkap Nursaid. (KiA)


10 

musyawarah kite

Sayangkan Oknum Warga Pukul Petugas SUNGAI RAYA. General Manager (GM) PLN Wilayah Kalbar, Daniel S. Bangun sangat menyayangkan, tindakan warga yang menganiaya petugas PLN yang sedang melakukan tugas operasi penertiban pengguna listrik yang diduga mencuri aliran listrik (ilegal). Masyarakat kan sudah tahu, kalau petugas PLN sedang melakukan operasi untuk menertibkan pelanggan yang diduga mencuri Daniel S. Bangun listrik. Tapi kenapa dipukul, katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (24/10). Menurutnya, penganiayaan terhadap Hanafi Achmad, 47, petugas PLN yang dilakukan Ca, di kediaman Pak RT, Komplek Palestin, Saigon, Pontianak Timur, Kamis (20/10) pukul 11.00 seharusnya bisa saja tidak terjadi, asalkan oknum warga tersebut membuat pengakuan yang benar. Namanya pencurian listrik tetaplah pencurian, dan menyalahi aturan. Tidak ada alasan apa pun, bila seorang memasang langsung dari jaringan listrik ke rumah tanpa izin. Apalagi tanpa Kwh meter sebagaimana yang terjadi di rumah oknum warga, tegasnya. Selain itu, Daniel mengimbau agar pelanggan maupun calon pelanggan PT PLN tidak memanfaatkan jasa perantara mengurus soal listrik. Silakan mendatangi kantor PLN terdekat, agar mendapat penjelasan langsung guna menghindari kesalahan informasi yang akhirnya merugikan masyarakat. Sebagai contoh seperti konsumen yang listriknya sering jatuh. Mau tambah daya mungkin dia kenal sama B untuk tambah daya listrik. Jawab si B bisa, padahal dia (konsumen--red) mungkin tidak tahu diselesaikan atau tidak secara administrasi oleh si B ke kantor PLN. Kadang-kadang tidak diselesaikan karena memang bukan wewenang dan tanggung jawab dia terhadap pergantian batas pengukur PLN seperti MCB. Akhirnya, pada saat tim P2PL turun si konsumen itu kita tindak, ujarnya. Namun sebaliknya, apabila konsumen langsung datang ke pusat pelayanan PLN terdekat maka informasi akan semakin jelas. Makanya, Daniel berharap agar masyarakat tidak mudah percaya dengan oknum yang mengaku petugas PT PLN hanya karena oknum itu paham mengenai urusan kelistrikan. (oen)

kubu raya Menuju Perubahan

Selasa, 25 Oktober 2011

e-KTP Terancam Gagal Capai Target SUNGAI RAYA. Pelaksanaan e-KTP di Kecamatan Sungai Raya terancam meleset dari target yang sudah ditetapkan. Minimnya peralatan untuk membuat warga harus mengantre hingga berjam-jam. Kondisi inilah yang membuat warga kesal. Padahal berdasarkan data yang dimiliki, Kecamatan Sungai Raya harus melayani sedikitnya 124 ribu jiwa wajib KTP. Sudah tiga jam saya menunggu giliran. Saya mengira, ketika datang langsung dipanggil. Ternyata kita haru mengantre berjam-jam,

baru bisa mendapatkan KTP baru, kesal Ahmad warga Desa Teluk Kapuas. Kekesalan Ardi, juga dirasakan Masduki warga Desa Arang Limbung yang datang ingin membuat e-KTP. Urosan laen akhernya jadi tetunda. Cam mane kerje cam ini. Buat susah jak, katanya dengan logat melayu kental. Lain halnya dengan Lilis. Ibu rumah tangga ini mengaku, terpaksa tidak memasak di rumah lantaran hanya untuk membuat e-KTP yang berjam-jam. Padahal bukannya jauh saya tinggal. Apa-

lagi hanya cap jari dengan foto, tapi buatnya lama. Kalah-kalah buat SIM yang bisa langsung jadi, tegasnya. Bermacam keluhan terus disampaikan warga. Mereka pun berharap, pemerintah melalui Disdukcapil hendaknya segera mencari solusi. Dikonfirmasi, Camat Sungai Raya, Bachtiar, tidak juga bisa berbuat banyak dengan kondisi tersebut. Ini dikarenakan peralatannya hanya satu unit saja, sementara masyarakat yang dilayani lebih dari 124 ribu jiwa,

ungkap Bachtiar. Belum lagi e-KTP ditargetkan harus sukses minimal mesti mencapai 80 persen sampai akhir tahun. Perhari saja direncanakan mesti 1.000 orang. Mestinya harus ada minimal 5 alat, baru pelayanan bisa maksimal, ucap dia. Bachtiar pesimis pelaksanaan e-KTP di Sungai Raya dapat berlangsung sesuai dengan harapan. Belum lagi kondisi geografis Kecamatan Sungai Raya yang desanya relatif jauh. Sementara masyarakat sangat antusias un-

tuk membuat e-KTP. Baru warga desa terdekat saja yang dapat dilayani. Karena jika kita menyebarkan undang an ke desa yang letaknya jauh dari kecamatan, kasihan mereka harus menunggu lama. Malah kita khawatirkan ada miskomunikasi dari warga, ungkapnya. Belum lagi petugas yang melayani, kata dia, harus bekerja hingga malam hari. Ini sama juga pemaksaan terhadap alat yang digunakan. Dikhawatirkan bakal cepat terjadi kerusakan. (oen)

alam yang ada di sekitarnya dalam bentuk kerajinan tangan. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan keterampilannya tersebut untuk memenuhi kehidupan mereka, dan paling tidak untuk menambah penghasilan mereka, tuturnya. Dan dalam waktu dekat sentra kerajinan tangan tersebut akan segera direalisasikan. Pihaknya sendiri sudah merencanakan sistem pelatihan yang akan dilakukan dengan tenaga pelatih dari provinsi Kalbar. KPRI Jaya Bersama tidak hanya akan menjadi sentra pelatihan, namun

ke depan juga akan menjadi koperasi yang akan menampung dan memasarkan hasil kerajinan masyarakat tersebut. Makanya, Guntoro merasa optimis, kerajinan tangan dari masyarakat Kubu Raya bisa menjadi salah satu produk unggulan dari kabupaten tersebut yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peluang ini akan kita tangkap sebaik mungkin, agar tujuan Pemkab Kubu Raya dan bupati khususnya dalam memperbanyak lapangan pekerjaan baru bisa terwujud, pungkasnya. (oen)

KPRI Jadi Sentra Pelatihan SUNGAI RAYA. Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Jaya Bersama Kabupaten Kubu Raya, akan menjadi sentra pelatihan untuk pengelolaan kerajinan tangan bagi masyarakat. Kita telah membahas rencana ini dengan Dekranasda Provinsi, dan Kubu Raya, di mana Dekranasda provinsi nantinya akan menyiapkan tenaga pelatih. Dalam hal ini KPRI Jaya Bersama akan menjadi sentra latihan kerajinan tangan bagi masyarakat, kata Kepala KPRI Jaya Bersama, Guntoro kepada wartawan, Senin (24/10). Menurutnya, di Kubu Raya

sendiri sangat banyak kerajinan tangan yang memiliki kualitas dan nilai jual yang tinggi. Kerajinan tangan seperti hasil olahan dari batok kelapa, keladi air, kerang-kerangan dan sebagainya selama ini cukup dikenal oleh masyarakat Kalbar mau di tingkat Nasional. Dengan adanya sentra pelatihan ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas kerajinan tangan masyarakat, sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Selain itu dengan dibentuknya sentra kerajinan tangan ini, juga diharapkan bisa membantu masyarakat dalam menciptakan

lapangan kerjaan baru, kata Guntoro. Sesuai dengan tujuan dibentuknya KPRI Jaya Bersama yang diarahkan tidak hanya untuk menyejahterakan para pegawai, tetapi juga masyarakat yang ada di kabupaten tersebut. Menurutnya, masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan namun memiliki kemauan untuk belajar membuat kerajinan tangan, akan menjadi prioritas utama dari sentra pelatihan tersebut. Tujuan utama kita adalah untuk menciptakan masyarakat yang terampil dan bisa memanfaatkan sumber daya

Jamaah Haji Kubu Raya Sehat Walafiat SUNGAI RAYA. Rombongan asal Kabupaten Kubu Raya yang menunaikan ibadah haji tahun 2011 sudah tiba di tanah suci Mekah. Setiba disana para jemaah haji dalam keadaan sehat walafiat. Alhamdullilah, saat ini tidak ada kendala yang fatal. Hari ini (kemarin, red) tiba jamaah kuota tambahan asal Kubu Raya sebanyak 17 orang, yaitu mereka yang sangat lansia atau usia di atas 77 tahun, ungkap

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, pada sejumlah wartawan melalui pesan singkat (SMS), Senin (24/10). Dikatakan Muda, jamaah haji asal Kubu Raya tinggal di penginapan atau maktab 52 yang terletak di daerah Bahotmah, nomor 917. Jaraknya kira-kira 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, tuturnya. Dari seluruh jemaah, semuanya sudah melakukan tahapan tawaf keliling

Ka bah. Kemudian dirinya melanjutkan ke Marwah. Secara bertahap, langsung melanjutkan ke Arafah untuk Wukuf. Lalu dilanjutkan ke Mina untuk lempar Jumrah. Seterusnya, semua tahapan ibadah yang wajib dilaksanakan selama menjalankan rukun Islam yang kelima, katanya. Muda sendiri tergabung di kloter 29. Bersama sang istri, dirinya tidak menginap di hotel melainkan bergabung dengan jamaah, membaur di

maktab tersebut. Saya selalu pesan terhadap semua jamaah. Agar berhati-hati saat mereka berdesak-desakan, untuk masuk ke Masjidil Haram dan rawaf Ka bah, ucapnya. Dia menuturkan, berdasarkan berita lokal Arab Saudi, bahwa jamaah haji dari seluruh dunia tahun ini membengkak. Jumlahnya sangat luar biasa, bahkan masyarakat di sini menyebut tahun ini sebagai tahun haji akbar. (oen)

gema kabupaten pontianak 

derap bestari

SMKN 1 Mempawah Gelar Reuni MEMPERERAT silaturahmi, para alumni dan guru, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Mempawah menggelar reuni akbar. Reuni yang pertama kali dilaksanakan itu rencananya akan dilangsungkan di Gedung Kartini Mempawah pada 26 November mendatang. Kegiatan reuni ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan SMK Negeri 1 Mempawah. Karenanya, reuni akbar ini berlaku untuk seluruh angkatan. Mulai dari generasi pertama hingga angkatan tahun 2010 lalu, kata Ketua Panitia Reuni Akbar SMK 1 Mempawah, Syarif Zulkifli Alqadri, Senin (24/10) di Mempawah. Menurut Zulkifli, reuni tersebut merupakan momentum untuk mempererat jalinan silaturahmi antarsesama alumni, maupun antara alumni dengan para guru di SMK 1 Mempawah. Dia memprediksikan kegiatan itu akan berlangsung semarak dan meriah. Kita memperkirakan kegiatan ini akan dihadiri ratusan alumni. Karenanya, kami akan berupaya mempersiapkan kegiatan dengan baik dan maksimal, agar reuni berlangsung semarak dan meriah, tuturnya. Untuk itu, pihaknya membuka pendaftaran bagi peserta reuni akbar SMK Negeri 1 Mempawah tersebut. Pendaftaran telah dimulai dan akan berakhir hingga 16 November 2011 nanti. Untuk wilayah Kota Mempawah dan sekitarnya, panitia membuka tiga sekretariat pendaftaran. Yakni di PD Karunia Jaya dengan saudari Evi dan Ayu. Kemudian di PD Bina Ilmu dapat menghubungi saudara Boy serta Koperasi SMK N 1 Mempawah Hilir dengan saudari Maysarah, ungkapnya. Selain pendaftaran untuk alumni di Kota Mempawah, panitia juga membuka pendaftaran untuk alumni yang berada di luar daerah. Misalnya di Kota Pontianak, para alumni dapat menghubungi Novi Ardiansyah dengan nomor telepon, 081352193284 atau saudari Elva Febriana dengan nomor telepon, 085245825161. Kita berharap para alumni dari seluruh angkatan SMK Negeri 1 Mempawah dapat mendaftarkan dirinya dan mengikuti kegiatan reuni ini. Agar kegiatan reuni berlangsung semarak dan meriah, harapnya. Ditanya masalah persiapan kegiatan reuni, Zulkifli mengaku pihaknya sedang menyusun berbagai agenda acara termasuk persiapan lainnya. Supaya kegiatan reuni akbar perdana SMK Negeri 1 Mempawah ini berjalan sukses dan lancar. Setelah pembentukan panitia, kita langsung memulai persiapan reuni. Salah satunya menyebarluaskan informasi kegiatan melalui media cetak maupun elektronik. Yang pasti sebelum pelaksanaan kegiatan, seluruh persiapan sudah dilakukan, paparnya. (shn)

Penilaian Program P2WK-SS 2011

Wujudkan Wanita Kepala Keluarga SADANIANG. Pemerintah Kabupaten Pontianak menetapkan Desa Pentek, Kecamatan Sadaniang, sebagai desa binaan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WK-SS) 2011. Untuk pembinaan tersebut, pemerintah daerah telah membentuk tim yang terdiri dari 40 lembaga. Dengan semangat kebersamaan, tim P2WK-SS Kabupaten Pontianak dapat menggerakkan seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan terlibat langsung dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Pentek. Khususnya para wanita untuk dibina menjadi kepala keluarga, kata Bupati Pontianak, Ria Norsan dalam penilaian Program P2WK-SS di Desa Pentek, Senin (24/10). Norsan menjelaskan, tujuan utama pelaksanaan program P2WK-SS itu, meningkatkan ekonomi, pendidikan serta derajat kesehatan masyarakat binaan. Agar dapat menjadi masyarakat yang lebih mandiri. Tim yang dibentuk dikelom-

Pemotongan bambu oleh Ketua Penilai P2WKSS Drs Ismarwono, di Desa Pentek Kecamatan Sadaniang. Alfi Shandy/Equator pokkan menjadi sepuluh sektor. Yakni, pertanian terdiri dari tiga anggota dengan 23 kegiatan. Pendidikan sebanyak lima anggota dan sepuluh kegiatan, kesehatan dan KB terdiri dari tiga anggota dengan 15 kegiatan, serta ekonomi terdiri dari tujuh

kelompok dengan 18 kegiatan, tuturnya. Dikatakan Norsan, sektor gotong royong dan lingkungan hidup terdapat lima anggota dengan sepuluh kegiatan. Sektor hukum, enam anggota dan 11 kegiatan, sektor agama tiga ang-

gota dengan sembilan kegiatan. Selanjutnya, sektor budaya dan olahraga terdiri dari tiga anggota dan enam kegiatan. Serta, sektor informasi terdiri dari sembilan anggota dengan delapan kegiatan dan terakhir, sektor sepuluh program PKK terdiri dari empat anggota dan 21 kegiatan, ungkapnya. Dalam pembinaannya, beber bupati, tim membentuk tiga kelompok kegiatan. Antara lain, kelompok kegiatan dasar yang meliputi ekspose dan gambaran umum tentang Desa Pentek. Pencanangan, sosialisasi, pembagian sektor, pembinaan dan evaluasi yang telah dilaksanakan dengan baik. Kelompok kerja kedua yakni, kegiatan lanjutan. Kelompok ini terdiri dari pelayanan peningkatan pendapatan warga, pelayanan bidang kesehatan, pendidikan, pertanian serta pendampingan kader, ujarnya. Sedangkan kelompok kerja ketiga, sambung Norsan, yakni kegiatan pendukung. Kelompok itu terdiri dari kegiatan sepuluh program PKK, memberikan sosialisasi dan penyuluhan hu-

kum, menggali potensi budaya dan olahraga masyarakat, serta pengembangan rumah dan lingkungan sehat. Pada kelompok kegiatan pendukung itu, tim juga memberikan penyuluhan keagamaan, memberikan pelayanan pembuatan KK, KTP, Pajak dan kredit dari dunia usaha oleh BRI dan penyuluhan akta kelahiran bagi anak umur 0-12 bulan serta pembuatan KK gratis, bebernya. Norsan mempersilakan tim penilai program P2WK-SS dari Kalbar untuk melakukan penilaian. Dia berharap, berbagai kegiatan yang dilaksanakan tim kabupaten itu mendapatkan nilai terbaik sesuai realisasi di lapangan. Kami senantiasa mengharapkan kritik dan saran untuk perbaikan pelaksanaan program kerja di masa akan d a t a n g . D e m i t e r w u j u d ny a tujuan program P2WK-SS itu sendiri yakni, meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas, tegasnya. (shn)

Musim Hujan, Waspada Penyakit DBD MEMPAWAH. Tingginya curah hujan yang terjadi akhir-akhir ini dikhawatirkan dapat menimbulkan wabah penyakit di lingkungan masyarakat. Anggota DPRD, Dodi Azman meminta masyarakat senantiasa waspada terhadap kondisi basah itu. Karena musim penghujan kerap sekali menimbulkan berbagai penyakit. Saat ini memang sudah memasuki musim penghujan. Masyarakat mesti waspada terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Karena, curah hujan yang tinggi dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, ujar Dodi kepada koran ini, Senin (24/10) di Mempawah. Pria yang juga Ketua Fraksi Pemuda Patriot Keadilan Bangsa

(P2KB) DPRD Kabupaten Pontianak ini mengatakan, curah hujan yang turun setiap harinya membuat lingkungan menjadi basah dan lembab. Karenanya, penyakit yang kerap sekali muncul akibat hujan itu adalah demam beradarah. Masyarakat harus rajin membersihkan lingkungannya dari sampah. Terutama sampah yang dapat menampung air hujan. Karena, sampah tersebut sangat berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang dapat menyebarkan penyakit demam berdarah, tuturnya. Anggota Komisi B ini meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pontianak meningkatkan kontrol dan penga-

wasan di lingkungan masyarakat. Jika ditemukan adanya potensi perkembangan penyakit demam berdarah, secepatnya lakukan tindakan pencegahan. Dinkes memiliki jaringan dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa. Hendaknya pada musim penghujan seperti ini, tingkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang potensi penyakit yang dapat terjadi. Kemudian, berikan pengetahuan atau cara mengantisipasinya, sarannya. Upaya penanggulangan penyakit menular itu untuk mengantisipasi agar wabah tersebut tidak menular di masyarakat. Karena, bercermin dari pengalaman lalu, menunjukkan dinas terkesan lambat dalam melakukan

pencegahan. Kita tidak menginginkan setelah ada korban jiwa atau pasien demam berdarah penuh di rumah sakit, barulah dinas melakukan upaya pencegahan. Masalah demam berdarah ini hampir terjadi setiap tahunnya. Harusnya sejak awal, dinas sudah dapat melakukan upaya pencegahan, tegasnya. Tingginya curah hujan yang m e n g g u y u r a k h i r- a k h i r i n i tidak hanya menimbulkan keresahan masyarakat akan bahaya penyakit saja, melainkan juga berdampak terhadap menurunnya aktivitas perekonomian. Dampak t ingg inya curah hujan itu dirasakan para pedag ang di terminal Mempawah.

Sejak seringnya turun hujan akhir-akhir ini, pendapatan kami setiap harinya menurun. Penurunannya bisa mencapai kurang lebih 30 persen. Kalau biasanya dagangan habis, saat ini pasti masih ada sisanya, tutur Murjono salah satu pedagang makanan. Dia berharap, curah hujan yang turun lebih berkurang dari biasanya. Agar, aktivitas perdagangan kembali normal seperti biasanya. Hujan itu merupakan nikmat dari Allah dan perlu disyukuri. Namun, kami juga berharap curah hujannya bisa berkurang dan tidak terlalu sering sehingga tidak mengganggu aktivitas perdagangan makanan di terminal Mempawah ini, harapnya. (shn)


11 

suare kite

Singkawang Expo 2012 Lebih Wah Singkawang. Penyelenggaraan Singkawang Expo 2011 terbilang sukses. Salah satu indikatornya adalah tingkat kunjungan dan transaksi di beberapa stand. Makanya, pada 2012 pelaksanaannya akan ditingkatkan lagi guna menggali seluruh potensi yang ada di Kota Singkawang. Saya tidak mengira Singkawang Expo yang lalu dapat terselenggara Syech Bandar dengan meriah. Untuk itu, tahun 2012 nanti, Singkawang Expo benar-benar akan kita tingkatkan lagi, kata Syech Bandar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang kepada Equator, kemarin (24/10). Rencananya tahun depan, Singkawang Expo kembali akan digelar di Stadion Kridasana. Kalau perlu tempat penyelenggaraannya tetap di Komplek Kridasana karena cukup strategis, ujar Bandar. Untuk menyukseskan Singkawang Expo tahun depan, Bandar mengharapkan kerjasama dan dukungan semua pihak. Tanpa kerjasama dan dukungan semua pihak Singkawang Expo ini tentu akan sulit untuk meriah dan sukses seperti yang lalu, katanya. Pada Singkawang Expo 2011 lalu, masyarakat begitu antusias. Rata-rata 500 hingga 2.000 pengunjung perhari. Bahkan mencapai 5.000 orang pada 17 Oktober. Seperti pernah dikatakan Ketua Panitia Harian Singkawang Expo 2011 Hendryan, jumlah pengunjung stand-stand di Singkawang Expo itu paling ramai pada 17 Oktober atau pada acara puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) Kota Singkawang kei-10. Singkawang Expo 2011 yang digelar ini memang sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Pemerintah Kota Singkawang yang ke-10. Sehingga pada acara puncak para pengunjung semakin ramai, terang Hendryan. Tingginya antusias masyarakat terhadap Singkawang Expo itu membuat para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang membuka stand meminta waktunya diperpanjang. ] Sehubungan dengan permintaan para pelaku UMKM itu, panitia memberikan toleransi waktu sampai dengan Sabtu malam atau malam Minggu, kata Hendryan. (dik)



Jemaah Haji Laksanakan Arbain Sekarang ini jemaah masih melaksanakan Arbain dan Jumat sudah bertolak ke Mekkah,

Drs H Samingan MSi

Sambas. Saat ini jemaah haji Kabupaten Sambas sudah melaksanakan ibadah arbain di Madinah. Diperkirakan Jumat (28/10) jemaah haji akan

bertolak ke Mekkah. Begitu dikatakan Amirul Hajj Jemaah Haji Kabupaten Sambas, Drs Samingan Z MSi kepada Equator melalui Short Massage Service (SMS), Minggu (23/10) dari Madinah. Dijelaskan Samingan, sebelumnya pada hari Sabtu dan Minggu, Jemaah Haji Kabupaten Sambas melaksanakan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah dan tempat pembuatan Alquran di Madinah. Sekarang ini jemaah masih melaksanakan Arbain dan Jumat sudah bertolak ke Mekkah, ungkapnya. Hal senada diungkapkan Drs Karman MSi MH, salah seorang jemaah haji saat menghubungi Equator via selulernya menjelaskan, kondisi jemaah haji Kabupaten Sambas sekarang dalam kondisi baik. Kami mengharapkan doa dari masyarakat Kabupaten Sambas. Mudah-mudahan jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan menjadi haji yang mabrur, katanya. (edo) 

muare ulakan

KPK Gelar Festival Musik Tebas. Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-83, Jumat (28/10) mendatang Komunitas Pemuda Kuala (KPK) Tebas melaksanakan Jamrud Music Festival 2011. Even se-Kalbar ini bakal digelar di Gedung Halim Kusuma Jalan Veteran, Kecamatan Tebas. Ketua Panitia Pelaksana Hemi Susanto mengatakan, festival musik ini digelar sebagai wadah atau penyalur aspirasi dan pengembangan bakat di bidang musik bagi kawula muda. Diharapkan dapat menyalurkan bakat dan hobi pemuda dalam bermusik. Mudah-mudahan kegiatan ini ke depan mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun provinsi. Kepada donatur dan pihak keamanan yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini, kami ucapkan terimakasih, jelasnya kepada Equator, Sabtu (22/10) di Sambas. Sementara itu, Sekretaris Entertaimnet KPK Islami mengatakan, Festival Jamrud Musik 2011 diikuti 17 group band yang diseleksi oleh tiga orang juri, diantaranya Hery, NS Rizal dan Uud. Juara 1 diraih Group Band Pyxton dari Sungai Pinyuh, Kabupaten Pontianak. Juara II diraih AJP Monte dari Monterado Kabupaten Bengkayang, dan Juara III diraih Balckustadz Band dari Sekura Kabupaten Sambas. Sedangkan untuk The Best Vocal dan The Best Gitar diraih Pyxton Band. Sementara The best Rythiem dan The Best Keyboard diraih Group Band Gun & Rugas dari Kecamatan Tebas. The Best Bass diraih Tone N Teenager dari Sambas, dan The Best Drum diraih Blackustadz Band dari Sekura, pungkasnya. (edo)

Selasa, 25 Oktober 2011

Banjir di Kaki Gunung Sari Mulai Surut Diduga Akibat Pembalakan Hutan Singkawang. Banjir yang sempat menggenangi kawasan kaki Gunung Sari, Senin (24/10) telah surut. Warga pun terlihat sibuk membersihkan rumahnya yang sempat terendam banjir. Sekitar 10 rumah warga, Minggu (23/10) lalu memang sempat digenangi air. Padahal, hujan deras hanya berlangsung sekitar dua jam. Banjir ini sebagai akibat Gunung Sari yang rusak, kata Dayat, salah seorang warga RT 54/RW13 ditemui ketika bersama warga menyaksikan banjir yang melanda tempat tinggalnya. Selain meringsek ke pemukiman warga, air yang mengalir deras dari Gunung Sari itu juga menenggelamkan badan Jalan A Yani, dan pertigaan Hotel Mahkota Singkawang. Banjir seperti ini sudah lima kali terjadi sejak tahun 2005, kejadian terakhir Desember tahun lalu, memang banjirnya tidak lama, sejalan dengan redanya hujan air juga ikut surut, tapi sangat mengganggu dan

meresahkan ungkap Dayat. Masyarakat menjadi resah karena volume air setiap tahunnya semakin meningkat. Lantai rumah juga mulai tenggelam. Bila ini dibiarkan begitu saja, tidak menutup kemungkinan, nanti seluruh rumah kami akan tenggelam, kesal Dayat. Untuk menemukan penyebab banjir tersebut, tidaklah sulit, karena tampak beberapa kawasan Gunung Sari yang rusak. Karena hutan di gunung itu ditebang salah seorang pengusaha untuk membuat kawasan agrowisata. Kami sudah menyampaikan keberatan kepada lurah, oleh lurah kegiatan agar dihentikan, jelasnya. Kendati mendapat keberatan dari warga yang berdomisli di sekitar kawasan atau kaki Gunung Sari, pembalakan hutan itu terus berlangsung. Pemkot hendaknya segera bertindak menyelamatkan hutan di Gunung Sari itu, kata Dayat dan dibenarkan warga lainnya.Di tempat yang sama, salah seorang warga lainnya, Maman

Banjir yang sempat merendam kaki Gunung Sari, Minggu (23/10) Mordiadi mengharapkan Pemkot Singkawang melalui instansi terkait segera melakukan tindakan penyelamatan hutan. Tidak peduli statusnya hutan lindung atau bukan, kami secara tegas menolak segala bentuk kegiatan yang merusak hutan Gunung Sari, tegasnya. Maman tidak peduli dengan

buffer zone maupun tingkat kemiringan yang boleh diolah, karena warga tegas menolak eksploitasi hutan Gunung Sari untuk kegiatan apapun, apalagi untuk pengembangan kawasan wisata. Bukannya kami tidak mendukung pariwisata, cukuplah yang sudah ada sekarang ini. Kalau mau wisata gunung ke

Rindu Alam saja, kata Maman. Menurut Maman, penyelamatan kawasan hutan Gunung Sari lebih penting bila dibandingkan kegiatan penghijauan selama ini. Jangan hanya penghijauan di beberapa ruas jalan saja, penghijauan di hutan Gunung Sari yang lebih penting, tegasnya. (dik)

Eks Tanah PTPN XIII Segera Disertifikat Singkawang. Dua petani Seluang RT8/RWIV Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur mendatangi Komisi B DPRD Kota Singkawang. Mereka mengharapkan agar wakilnya memfasilitasi masalah sertifikat tanah eks lahan PTPN XIII. Alhasil, kini penyelesaiannya pun di ambang pintu. Mereka datang ke Komisi B, membawa masalah yang sebenarnya klasik. Karena sudah dijanjikan akan diselesaikan pemerintah kota, kata Rozanuddin, Ketua Komisi B DPRD Kota Singkawang ditemui di ruang kerjanya, kemarin (24/10). Petani Seluang itu mendatangi DPRD Kota Singkawang pada 18 Oktober lalu, karena Pemkot Singkawang tidak memenuhi janjinya untuk menyelesaikan masalah sertifikat tanah tersebut.

SAMBAS

tumpahansalok

singkawang Spektakuler

Bahkan beberapa petani dihadapkan dengan banyaknya birokrasi terkait hal itu. Rozanuddin menjelaskan, DPRD hanya bersifat memfasilitasi untuk menyelesaikan masalah ini. Makanya pada 21 Oktober lalu, dua petani itu dengan difasilitasi Komisi B pergi ke Kota Pontianak untuk menemui PTPN XIII, ucapnya. Kedatangan Komisi B DPRD Kota Singkawang dan dua petani itu diterima untuk berdialog dengan perwakilan PTPN XIII. PTPN pun sangat terbuka menerima apa yang menjadi masalah petani di Singkawang ini, kata Rozanuddin. Berdasarkan dialog tersebut ungkap Rozanuddin, sudah terdapat titik terang permasalahan sertifikat

lahan ini. Mengenai 2081 sertifikat persil, dikurangi 529 sertifikat di BRI. Dinyatakan masih ada dan aman berada di Kantor PTPN XIII. PTPN mengakui bahwa 1552 sertifikat persil, masih aman di PTPN XIII, katanya. Namun, masyarakat masih mempunyai utang kredit kepada PTPN XIII, yang harus diselesaikan. Kalau sudah, akan segera diurus adminidtrasinya. Kemudian sertifikat-sertifikat tersebut bisa dikeluarkan. Dari hasil pertemuan ini, baik PTPN XIII maupun petani mempunyai tugas masing-masing, yakni perwakilan masyarakat petani berkoordinasi dengan masyarakat lainnya, karena telah dibuatkan semacam kerjasama antara perwakilan petani dan PTPN XIII. Sementara pihak perusahaan yang menyiap-

kan sertifikatnya, jelas Rozanuddin. Sedangkan untuk 529 sertifikat di BRI jelas Rozanuddin, itu sudah ada. Jadi sekarang, tinggal bagaimana PTPN XIII dan perwakilan petani menyelesaikan tugasnya masing-masing. Kita hanya memfasilitasi, dan permasalahan ini memang menjadi salah satu konsen Komisi B untuk menyelesaikannya, katanya. Sebelumnya, Komisi B DPRD Kota Singkawang juga sudah melakukan penelusuran ke Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar, Dirjen Perkebunan hingga ke Kementerian Keuangan serta PTPN XIII. Rozanuddin Berdasarkan keterangan dari para petani, kata Rozanuddin, sebenarnya masalah ini, tetapi petani tidak bisa sudah berinisiatif menghadap Walikota bertemu dengan orang nomor satu di Singkawang untuk menyelesaikan Singkawang itu. (dik)

sambas terigas

SSB GK Sambas Buka Cabang di Sebadi Teluk Keramat. Sekolah Sepak Bola (SSB) GK Sambas membuka cabang di Desa Sebadi, Kecamatan Teluk Keramat. Langkah ini langsung direspon masyarakat, karena sudah lama menginginkan hadirnya lembaga yang mampu mengasah kemampuan bibit muda sepakbola. Animo masyarakat cukup tinggi dengan dibukanya cabang SSB ini, ungkap Kordinator SSB GK Sambas, Nurdin Zar in saat acara pembukaan SSB GK Sambas Cabang Sebadi, belum lama ini. Nurdin mengucapkan terimakasih kepada SSB GK Sambas yang merespons keinginan warga Sebadi dengan membuka SSB. Ini merupakan dukungan moril bagi kami. Apalagi berdirinya sekolah bola bertujuan untuk memajukan persepakbolaan di Desa Sebadi, meningkatkan semangat anak-anak kita yang ingin mengembangkan bakatnya di dunia sepakbola, harapnya. Sekarang lanjut Nurdin, sudah ada 63 anak yang terdaftar di SSB Sebadi. Ia berharap hadirnya SSB dapat membangkitkan kembali persepakbolaan di Desa Sebadi. Karena dulu Sebadi pernah jaya di Kabupaten Sambas, ungkapnya. Di tempat yang sama, Ketua SSB GK Sambas H Sigit Atmojo mengatakan, SSB di Sebadi dibentuk dengan tujuan agar olahraga sepakbola bisa menjadi alternatif ke depan. Sehingga sepakbola Sambas bisa menjadi yang terbaik di Kalbar. Selanjutnya, tahun 2012 SSB akan

Animo masyarakat cukup tinggi dengan dibukanya cabang SSB ini, membuka enam cabang lagi se-Kabupaten Sambas, jelas Sigit. Meski acara pembukaan SSB GK Sambas Cabang Sebadi ramai dihadiri masyarakat dan pencinta sepakbola, sayangnya tak seorang pun pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Sambas terlihat hadir. Padahal, peran PSSI dalam memotivasi semangat persepakbolaan di Kabupaten Sambas seharusnya sangat besar. Dalam membesarkan SSB GK Sambas, hanya berdasarkan kecintaan kita kepada sepakbola. SSB tidak memiliki sponsor. Sedangkan untuk operasional, kami lakukan secara swadaya, baik dengan cara gotong royong maupun mengumpulkan iuran, paparnya. Sementara itu, Asmadi yang hadir mewakili Camat Teluk Keramat Drs H Uray Heriansyah dan KONI Kabupaten Sambas mengharapkan, SSB tetap eksis dan mampu meningkatkan prestasi generasi muda hingga ke tingkat nasional. Kami dari pihak kecamatan mengucapkan terimakasih atas eksistensi SSB dalam memajukan dunia persepakbolaan, serta merespon keinginan masyarakat untuk mendirikan SSB di Desa Sebadi, ungkapnya. (edo/*)

H Sigit Atomojo M Ridho

Mewakili Camat Teluk Keramat dan pengurus KONI Kabupaten Sambas, Asmadi memukul gong tanda diresmikannya SSB Cabang Sebadi. M Ridho

Pengurus Ranting PDIP Pertanyakan Legalitas

Ketua Ranting PDIP Desa Dalam Kaum Erwanto dan Wakil Ketua PAC PDIP Kecamatan Subah Eli Nalin mempertanyakan SK dan legalitas pengurus. M Ridho Sambas. Lamanya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Sambas menerbitkan Surat Keputusan (SK) Ranting dan Kartu Tanda Anggota (KTA) menimbulkan keresahan. Padahal, para pengurus

ranting telah dilantik sebelum Pemilukada Kabupaten Sambas hingga menjelang Pemilukada Gubernur Kalbar. Kekesalan tersebut diungkapkan Wakil Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kecamatan Subah Eli

Nalin, dan Ketua Ranting PDIP Desa Dalam Kaum Kecamatan Sambas Erwanto. SK dan KTA sangat penting sebagai penunjuk jati diri kami, ucap Eli Nalin. Akibat belum terbitnya SK dan KTA paparnya, saat Pemilukada Kabupaten Sambas kandidat yang diusung PDIP kalah. Penyebabnya, pengurus partai tidak berani bergerak karena tidak memiliki SK dan KTA. Mereka (ranting, red) sangat khawatir bergerak mengatasnamakan partai, karena tidak memiliki legalitas dan kekuatan untuk bergerak mengatasnamakan partai. Andai saja ada SK dan KTA, tentu kami bebas bergerak, bebernya kepada wartawan, Senin (24/10) di Sambas. Eli Nalin mengaku kecewa kepada pengurus DPC PDIP Kabupaten Sambas yang masih belum menerbitkan SK dan KTA. Padahal mereka pernah mengusulkan penerbitan SK

Ranting, namun hingga sekarang tidak direalisasikan. Saya awalnya pengurus ranting, sekarang sudah menjadi Wakil Ketua PAC PDIP Subah. Tapi yang jadi maslaah, hingga sekarang KTA saya masih ranting, sedangkan SK PAC masih belum terbit, paparnya. Jika pada Pilgub 2012 mendatang SK Ranting dan KTA masih belum terbit, ia khawatir pengurus Ranting dan PAC tidak bisa bergerak lagi. Karena tidak memiliki legalitas untuk memenangkan Pilgub atas nama partai, tegasnya. Dibeberkan Eli Nalin, dari pantauan dan informasi sesama pengurus PDIP di lapangan mengungkapkan, dari 184 Ranting PDIP Periode 2010-2015, masih banyak pengurus yang tidak memiliki SK dan KTA, diantaranya ranting di Kecamatan Galing, Sajad, Sejangkung, Subah, Tebas dan Selakau Timur. Karena itu, saya mendesak Darso (Ketua

DPC PDIP Kabupaten Sambas, red) supaya tidak menyepelekan hal ini. Jangan sampai karena tidak memiliki legalitas, pengurus tidak bisa menyukseskan Pilgub atas nama partai, desaknya. Ketua Ranting PDIP Desa Dalam Kaum Kecamatan Sambas Erwanto menambahkan, DPC PDIP terlalu lambat merespon keinginan pengurus partai. Contohnya, sekarang sekretaris ranting saya sudah menjadi pengurus PAC, namun pada pembaruan SK hingga sekarang statusnya masih pengurus ranting, terangnya.Pengurus yang disebutnya mengaku bingung, apakah harus menjalankan tugas di PAC atau tetap di ranting. Sebab ungkap Erwanto, SK selaku pengurus ranting yang lama juga belum direvisi. Ini yang tidak disikapi dan direspon PAC. Padahal dampaknya sangat besar dalam menyukseskan kemenangan partai, sesalnya. (edo)


12  apai kato kito

Bangun Pabrik Mini Sawit Rakyat NANGA PINOH. Sawit bisa dimasyarakatkan seperti halnya dengan karet. Masyarakat bisa membangun kebun-kebun sawit dalam sesuai dengan kemampuan. Asalkan ada pabrik mini sepertinya di pulau Sumatra. Di Sumatra perkebunan sawit begitu merakyat. Memang di Sumatra ada perusahaan dan pola kemitraan berupa Inti-PIR. Namun begitu, secara mandiri, masyarakat juga membangun perkebunan pabrik pribadi. Kondisi ini membuat Sumatra sebagai daerah penghasil CPO terbesar di Indonesia. Maraknya perkebunan sawit rakyat ini ditopang oleh pabrik-pabrik mini. Pabrik-pabrik ini membuat rentang panen hingga menjadi CPO menjadi pendek. Pabrik-pabrik mini ini akan menjual hasil CPO ke pabrik besar. Akibatnya, harga sawit bisa lebih tinggi dari di tingkat masyarakat. Jika dibandingkan dengan masyarakat menjual pada penampung tanda tanpa ada proses. Ini yang membuat harga sawit betul-betul menopang ekonomi masyarakat, ulasnya warga Nanga Pinoh, Hefni. Pola ini bisa diterapkan di Melawi. Jika ada pabrik mini yang dekat dengan masyarakat, masyarakat akan bergairah menanam sawit sesuai dengan kemampuan masing-masing. Masyarakat pasti mau menanam sawit. Bahkan bisa jadi sawit menggantikan karet, Papar Hefni. Karet di Melawi sangat merakyat, sebab, penjualan karet sangat murah. Orang bisa saja menjual karet dalam jumlah sedikit. Jika orang butuh rokok, mereka bisa menjual karet satu atau 2 kilogram (Kg) saja. Karet sangat mudah dijual, banyak penampungpenampung di desa-desa. Itu yang membuat karet sebagai komoditi yang disenangi masyarakat. Beda halnya dengan sawit, masih belum dekat dengan masyarakat, jelas Hefni. Dalam konteks Melawi, pemerintah bisa mendorong terbentuknya pabrik-pabrik kecil, khususnya di sentra-sentra sawit di sekitar pemuar. Harapannya, ini menjadi model atau percontohan untuk masyarakat membuat hal sama. (aji)

melawi membangun

Sebaju Punya Potensi 164 Hektar Sawah

Kades Kebebu saat menunjukkan potensi sawah yang ada di Dusun Sebaju, Desa Kebebu. SUKARTAJI/EQUATOR

ARMINAREKA PERDANA

Melayani: - Umroh - Umroh Plus - Haji Plus - Tiket pesawat

NANGA PINOH. Keinginan Pemkab Melawi melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DP3) Melawi untuk menambah sawah sepertinya tidak sulit. Lantaran di Dusun Sebaju, Desa Nanga Kebebu, Kecamatan Nanga Pinoh sudah ada potensi sawah 164 hektar (Ha) Di salah satu dusun saya ada potensi sawah yang cukup besar. Tinggal potensi tersebut digarap. Tentunya memerlukan campur tangan pemerintah daerah, kata Kades Nanga Kebebu, M Yusli, saat menunjukkan potensi sawah Minggu (23/10) lalu. Potensi sawah yang cukup luas ini terbilang sangat dekat dengan ibukota kabupaten Melawi. Berjarak sekitar 20 Km lebih. Bisa ditempuh dengan semua jenis kendaraan darat hanya sekitar 45 menit dengan kondisi jalan kurang bagus.

Potensi sawah yang ada ini berada pada dataran rendah di antara perbukitan yang telah ada kebun karetnya. Di antara dataran rendah ini ada anak sungai Sebaju yang bisa mengairi sawah. Walau pun musim kemarau, anak sungai Sebaju tersebut tetap ada airnya. Hingga sawah yang akan dicetak nanti bisa ditanami padi walau pun musim kemarau. Kondisi ini jelas sangat menguntungkan bagi petani. Lantas, kata Yusli, sawah ini diperuntukkan bagi 60 kepala keluarga (KK) lebih warga dusun Sebaju. Selama ini ada di antara warga yang menanam padi. Namun, masih sistem padi gogo atau menanam padi dengan cara tadah hujan. Pun begitu, secara umum sejarah warga Dusun Sebaju sangat akrab dengan menanam padi. Banyak areal dataran rendah yang

menjadi bekas mereka menanam padi. Jika potensi sawah ini tergarap, maka dapat dipastikan akan memberi kontribusi ekonomi bagi warga. Selain mereka menorah karet, mereka juga bisa menanam padi di sawah tersebut. Warga akan bertambah produktif, ulasnya. Pada subuh, mereka menoreh karet yang selama ini menjadi mata pencaharian utama. Pada pagi dan sore hari mereka bisa menanam padi di sawah. Bila warga menjalankan kedua pekerjaan tersebut, dapat dipastikan mereka akan makmur. Uang hasil menorah getah sudah tidak untuk membeli beras. Jadi bisa digunakan untuk keperluan lain. Bahkan, beras hasil pertanian bisa disuplai ke kota Nanga Pinoh. Sebab, akses sangat dekat dengan kota, pungkasnya. (aji)

Pendidikan SDM Penentu Kesuksesan Pembangunan

NANGA PINOH. Pembangunan yang sedang marah di Melawi ini tidak bisa dilepaskan dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pembangunan akan berjalan lancar, bila kualitas SDM baik. Hingga itu, peningkatan pelayanan pendidikan menjadi salah sayu program utama Pemkab Melawi. Pendidikan memegang peranan penting bagi pembangunan. Sebab, pembangunan akan sukses bila SDM berkualitas dan unggul, kata Wakil Bupati Melawi, Panji Perwakilan Kalbar SSos. tersebut WUJUDKAN NIAT 3,5 Jt (Umroh) diaUngkapan DP: H sampaikan dalam A ANDA KE TANAH SUCI 5 Jt (Haji) MA seminar Membangun 8 JA TIS 1 Sisanya bisa diangsur Sikap Profesionalisme GRA Daftar segera Umroh dan Haji murah dan terjangkau guru dengan mengembangkan potensi Contact person dalam meningkatkan HENDI:: 08156873535 m u t u p e n d i d i k a n . HENDI VONNY:: 081257924050 Yang digelar STKIP VONNY Melawi, di Emaus, keTERBAIK, TERPERCAYA DAN UTAMAKAN PELAYANAN marin. Office: (H.A. Muchrin) Lantas dijelaskanJl Juang No 123 Nanga Pinoh, Kab. Melawi 78672, telp/fax (0568)21207 nya, SDM yang baik

Tour & Travel

Selasa, 25 Oktober 2011

akan muncul dari proses pendidikan yang berkualitas. Hal ini yang membuat Pemkab Melawi berkomitmen untuk meningkatkan kualitas guru. Kemudian meningkatkan saran dan prasarana pendidikan. Serta meningkatkan pelayanan pendidikan. Lebih jauh dia mengatakan globalisasi akan rambat ke seluruh pelosok dunia. Tidak ada satu pun daerah yang tidak akan terkena dampak globalisasi. Salah satu dampak globalisasi adalah semakin besarnya investasi di segala bidang. Inventasi ini jelas memerlukan tenag a kerja yang berkualitas. Hingga itu, pendidikan yang mestinya menyediakan tenaga kerja yang mampu berkompetisi di dunia kerja yang global ini. Jika pendidikan, tidak mampu menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, maka pendidikan tersebut dianggap gagal. Khusus pada guru dan calon guru dari STKIP Melawi yang merupakan peserta seminar,

Panji berperan agar selalu menganggap sesuatu adalah ilmu. Agar selalu berkeinginan untuk meningkatkan kualitas. Hari-hari adalah ilmu, napas adalah ilmu, langkah adalah ilmu. Jika langkah dianggap ilmu, dari rumah hingga ke sini (lokasi seminar, red) dianggap sebagai proses untuk mendapatkan ilmu. Maka akan banyak ilmu yang didapatkan, ulasnya. Selain itu, Panji beranggapan, bahwa profesionalisme muncul tidak semata-mata teori yang telah ada atau aturan-aturan. Namun, faktor lokal juga sangat berpengaruh. Dalam proses pendidikan, situasi dan kondisi lapangan juga menjadi factor penentu kesuksesan. Mengenali diri, mengenai daerah sangat penting bagi guru. Guru harus mampu mengkaji, sebab kondisi lapangan juga mesti disesuaikan. Termasuk mengkaji aturanaturan terkait dengan pendidikan, pungkasnya. (aji)

Wakil Bupati Melawi, Panji saat memberikan ide mengenai pendidikan dalam seminar yang digelar STKIP Melawi, di Emaus, kemarin. SUKARTAJI/EQUATOR

sintang raya  apai ji kitak

Kafe Remang-remang Terus Menjamur SINTANG. Keberadaan Kafe remang-remang di Kabupaten Sintang bak jamur di musim hujan. Tidak hanya berada di sekitar kawasan Makam Pahlawan, keberadaan kafe-kafe tersebut juga ada di dalam Kota Sintang. Action instansi terkait untuk menertibkan cafe remang-remang tersebut masih dinanti. Pasalnya, keresahan masyarakat akan kehadiran cafe-cafe tersebut sudah berlangsung sejak lama. Kita sudah sejak lama resah dengan keberadaan cafe-cafe itu. Semakin cepat ditertibkan akan semakin baik, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sintang, Wijiono, pada Equator. Wijiono mengatakan, aktivitas cafe-cafe tersebut sangat mengganggu kenyamanan di masyarakat. Bila dibiarkan terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan kedepan dapat meracuni pergaulan generasi muda. Pasalnya, café-café tersebut sudah menjurus ke arah tempat prostitusi karena menyediakan wanita penjaja cinta bagi para lelaki hidung belang. Bila dibiarkan jelas menimbulkan dampak negatif bagi warga, khususnya anak-anak remaja yang masih labil dan sangat mudah terpengaruh. Ini sangat merusak masa depan generasi penerus bangsa, ucapnya. Selain tempat prostitusi, keberadaan cafe-café tersebut mengusik ketenangan warga, karena suara musik yang keras hingga larut malam. Hal inilah yang membuat sebagian besar masyarakat mendesak aparat terkait, baik kepolisian maupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) secepat mungkin menertibkan. Kita berharap ada kerjasama dari Pemkab Sintang dan aparat kepolisian, pinta Wijiono. Muncul dan bertambahnya café-café tersebut dinilai kurangnya kontrol dari pemerintah. Upaya memberikan pengertian kepada para pemilik ataupun pengelola café harus tegas dilakukan. Tidak hanya tugas satu instansi, tapi ini tugas kita bersama. Tidak cukup hanya dengan peringatan. Harus ada tindakan tegas, desak Wijiono. Hal senada juga diungkapkan Faisal, mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII) Sintang, meminta agar keberadaan cafe remang-remang segera ditertibkan agar tidak terus meresahkan warga. Demi menjaga ketertiban dan ketenangan warga, Satpol PP dan pihak kepolisian harus segera mengambil tindakan tegas. Jangan terkesan setengah hati. Hal ini penting agar penyakit masyarakat tidak semakin menjamur, tegasnya. Menurut Faisal, penertiban sangat penting dilakukan untuk memberikan efek jera dan sekaligus diberikan pembinaan terhadap pengusaha dan pelayanan café, agar tidak mengulangi perbuatanperbuatan yang melanggar norma-norma agama dalam masyarakat. Pembinaan yang paling penting adalah perbuatan yang melanggar norma agama ini tidak terulang lagi. Jadi bukan hanya merazia dan menggusur, kita juga tidak mau dikatakan orang menghambat mata pencarian orang, tapi carilah rezeki yang halal, pungkasnya. (din)

Pasca Hengkang Jarot di PSSI Sintang

Desakan Musda Terus Mengalir SINTANG. Kegagalan dr H Jarot Winarno MPh, merebut kursi nomor satu di Kabupaten Sintang pada Pilkada 2010 lalu, ternyata berimbas pada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sintang. Persista yang pernah menembus divisi satu ini, seolah hilang ditelan bumi. Bahkan stadion Baning yang biasa digunakan untuk menggelar berbagai event bergengsi, memiliki nasib tragis, lantaran tak lagi pernah diurus. Vakumnya kepengurusan PSSI Sintang, membuat PSSI Kalbar mengeluarkan deadline pada organisasi ini, segera melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) paling lama pada Oktober 2011. Karena itu, pengurus pun membentuk panitia untuk pelaksanaan Muscab yang akan dilaksanakan, Sabtu, 29 Oktober 2011. Tidak kurang 32 hingga 40 club yang memiliki suara, dipastikan memilih ketua yang akan membawa PSSI Sintang menjadi lebih baik dan mengembalikan kejayaan Persista. Sejumlah nama pun bermunculan, akan maju menuju kursi kepemimpinan PSSI Sintang seperti Syamsul Hadi, Syahroni, Suyanto Tanjung, dan H Agus

Hendro. Berdasarkan tata tertib pemilihan, satu orang yang akan maju pada pemilihan menjadi ketua harus diusung minimal lima club sepak bola yang terdaftar di PSSI Sintang. H Agus Hendro, salah satu yang akan maju pada pemilihan mengatakan, dirinya belum pasti maju mencalonkan diri. kendati mendapatkan dorong dari beberapa club, namun dirinya masih menghitung kekuatan untuk kepastian dicalonkan. Ditambah dengan pengalaman menjadi Wakil Ketua PSSI Sintang di periode kepemimpinan H Jarot Winarno, sebetulnya tidak sulit untuk membawa PSSI Sintang kembali kemasa kejayaannya. Namun menurutnya nilai plus itu masih dihitung ulang. Siapapun yang akan maju menjadi calon ketua umum PSSI Sintang harus mempunyai visi dan misi untuk membesarkan kembali PSSI Sintang. Mari bergandeng tangan membuang sekat-sekat politik untuk kembali merebut kejayaan Persista sebagai club andalan Sintang, paparnya. Mantan anggota DPRD Sintang ini melanjutkan, bahwa dirinya tidak mesti sebagai ketua umum namun dirinya berharap kepada

siapa pun yang terpilih nantinya sebagai ketua umum harus profesional, dalam artian tidak cari makan dari PSSI Sintang. Sebagai ketua umum yang terpilih nantinya harus punya sikap dan sifat untuk tidak menjadikan PSSI sebagai lahan untuk hidup pribadi. Hal yang terpenting juga harus ditanyakan kepada semua club yang tergabung, apa yang diinginkan club. Agar kejayaan sepak bola di Sintang dapat direbut kembali. Club paling tahu apa yang butuhkan, sebagai ketua umum harus memenuhi kebutuhan club itu. Bagaimana dapat memberikan prestasi yang baik, jika tidak didukung oleh sarana dan prasarana yang mumpuni, ulasnya lagi. Menurut H Agus Hendro, perlu diingat aturan terbaru, adalah bahwa sepak bola professional tidak boleh lagi didanai dari APBD. Dengan demikian maka sebagai ketua umum, nantinya harus mempunyai program yang jelas agar sepakbola dapat dijadikan sebuah organisasi yang dapat menarik, sehingga dapat membiayai diri sendiri. Masyarakat pencinta bola juga harus didengar, karena organisasi

ini juga milik masyarakat. Atensi masyarakat juga tidak kalah peranannya dalam membesarkan persepakbolaan di tanah air tak terkecuali di Sintang, tukasnya. Ditempat terpisah, Suyanto Tanjung ketika ditanyakan kepastiannya untuk menjadi salah satu calon yang akan maju pada pemilihan ketua umum PSSI Sintang mengatakan bahwa dirinya juga masih menghitung untuk maju. Karena menurutnya untuk maju menjadi ketua umum tidak sulit, namun beban yang akan dipikul ketika menjadi ketua umum tidak ringan. Oleh karena itu, menurut pria yang akrab disapa Ajung ini, untuk menjadi ketua umum PSSI Sintang harus mempunyai beberapa kriteria antara lain loyalitas, dedikasi, siap berkorban serta dapat memaksimalkan potensi yang ada. Disinggung masalah dirinya yang sudah mendapatkan restu dari Bupati Sintang, Ajung tidak menjawab. Saya memang sudah ketemu Bupati kemarin, namun pertemuan itu hanya sekadar bersilaturahmi dengan orang nomor satu kita. Dari pertemuan itu tidak secara khusus membahas masalah Muscab PSSI Sintang, timpalnya.

Pengusaha muda penggila bola ini menuturkan bahwa jika ingin maju pada pemilihan sudah sepantasnya mendapat restu Bupati, karena meski bukan Bupati penentu kemenangan namun kedekatan dengan birokrasi perlu dibangun. Adanya kerjasama yang baik antara PSSI Sintang dengan Bupati merupakan syarat tak tertulis. Bagaimana pun Pak Milton (Bupati Sintang. red) adalah orang tua kita, yang perlu diajak berkomunikasi, tanpa adanya restu dari Bupati maka kejayaan Persista mustahil dapat direbut kembali, tukasnya. Syahroni anggota DPRD Sintang, juga menyatakan keinginannya untuk maju pada pemilihan ketua umum PSSI Sintang. Sebagai anak muda yang punya kecintaan terhadap bola katanya tidak salah jika dirinya ikut mencalonkan diri. Ditambah lagi dengan dorongan beberapa club yang mengenal dirinya. Saya pastikan maju pada pemilihan ketua umum PSSI Sintang. Keinginan ini karena saya juga ingin memberikan kontribusi kepada dunia persepakbolaan di Bumi Senentang ini menuju arah yang lebih baik, ucapnya. (din)

Perusahaan Wajib Berdayakan Masyarakat Sekitar SINTANG. Agar tercipta hubungan baik dengan masyarakat, serta saling menguntungkan, perusahaan diminta untuk bisa memerhatikan lingkungan khususnya di daerah tempat ia berinvestasi. Perusahaan jangan mengabaikan masyarakat lokal, tapi bagaimana mengakomidirnya. Bila ini berjalan, saya yakin tidak akan muncul konflik perusahaan dengan masyarakat, tutur Anggota DPRD Sintang, Mardiyansah. Dikatakan Ipit panggilan akrab pria ini, Kabupaten Sintang membutuhkan perkembangan pembangunan. Perkembangan itu bisa tercapai bila ada sinergisitas antara pemerintah, masyarakat dan perusahaan

dalam hal ini pihak swasta. Pemerintah punya tanggungjawab bagaimana setiap perusahaan mampu memberikan kontribusi pada masyarakat. Begitu pula dengan masyarakat dan pihak perusahaan, harus ada sinergisitas, ucapnya. Menurut Dewan Dapil Ketungau Hulu ini, dampak positif keberadaan perusahaan adalah turut membangun daerah maupun masyarakat di sekitar tempat perusahaan itu berada. Bisa dengan cara pembukaan lapangan kerja baru maupun melalui dana Corporate Social Reasonability (CSR). Positifnya kalau perusahaan dan masyarakat bersinergisitas. Tapi

kalau tidak, bukannya keuntungan, malah konflik, jelasnya. Sejauh ini, Ipit menilai keberadaan perusahaan di Kabupaten Sintang sudah cukup membantu membuka keterisolasian daerah, namun hal itu tidak sebanding dengan konflik yang terjadi antara masyarakat dan pihak perusahaan. Perusahaan banyak. Tapi kebanyakan bermasalah dengan masyarakat. Kita lihat banyak yang terjadi, apa yang menjadi hak dari masyarakat tidak dipenuhi, bebernya. Padahal, sambung Ipit, tujuan masuknya sebuah perusahaan ke suatu wilayah, selain berinvestasi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tempat

perusahaan tersebut berada. Tapi pada kenyataannya jauh dari harapan. Perusahaan semakin jaya, masyarakat tertindas, terangnya. Ipit berharap pemerintah dapat memfasilitasi maupun menyelesaikan permasalahan konflik yang terjadi antara perusahaan dan masyarakat. Bagaimanapun pemerintah itu yang mengatur dan membuat aturan. Aturan yang dibuat harus berpihak kepada masyarakat, tegasnya. Ipit juga meminta kepada seluruh perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Sintang agar turut memerhatikan kesejahteraan masyarakat yang berada wilayah kerjanya. Terutama

dalam rekrutmen tenaga kerja. Upah hendaknya menyesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah. Karena biasanya perusahaan memberikan upah kepada tenaga kerja sesuai dengan standar UMR yang dikeluarkan oleh pusat, tanpa memerhatikan situasi dan kondisi daerah. Wajar banyak masyarakat setempat tidak mau bekerja, bebernya. Disamping itu pula ditambahkan Ipit, perusahaan harus bisa memerhatikan kondisi lingkungan, terutama perusahaan kelapa sawit. Karena banyaknya kondisi badan jalan yang rusak akibat perusahaan mengoperasikan kendaraan melebihi tonase. (din)


13 pemakaman lama penuh  ningkau nuan

Dialog Publik Draf Renstra AMPL

uncak kapuas KAPUAS HULU

Selasa, 25 Oktober 2011

Membangun Bumi Kapuas Hulu

Bertekad Narkoba Tak Beredar di Kapuas Hulu Putussibau. Agus Mulyana SH, Wakil Bupati sekaligus Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK), bertekad agar peredaran narkoba tidak beredar di Bumi Uncak Kapuas. Agus mengharapkan, pemuda Kabupaten Kapuas Hulu tidak terjerat narkoba. Sebab pemuda memiliki masa depan yang cerah. Karena pemuda lah yang akan memimpin Kabupaten Kapuas

Hulu di masa akan datang. Dalam kesibukan berdinas, saya berupaya menyempatkan untuk olahraga, supaya tetap sehat dan ďŹ t. Maka saya ingin pemuda-pemudi Kapuas Hulu memanfaatkan waktu luang untuk hal-hal berguna, terutama olahraga. Ini untuk badan kita sendiri, katanya baru-baru ini. Dikatakan Agus, belum lama ini, Polres Kapuas Hulu berhasil

meringkus pengedar sabu-sabu di Putussibau. Ia pun menyambut baik kerja polisi dalam menangkap pengedar narkoba. Aparat keamanan seperti Polisi jangan lengah, bila ada gerak-gerik mencurigakan yang hendak mengedarkan narkoba di Kapuas Hulu ini harap diberantas, ujarnya. Untuk menumpas peredaran narkoba, Agus pun berharap

tidak hanya dilimpahkan pada Kepolisian dan pemerintah saja. Sebab ini harus dilakukan bersama-sama dengan segenap elemen masyarakat. Peran masyarakat sebenarnya lebih besar. Karena memberikan informasi paling penting dan melaporkan kepada pihak kepolisian, imbuhnya. Agus pun mengakui tidak mudah melakukan pemberantasan narkoba di Kabupaten Kapuas

Hulu. Hal ini karena Kabupaten Kapuas Hulu memiliki jalur perbatasan antarnegara yang memudahkan keluar-masuknya barangbarang ilegal, termasuk narkoba. Namun kerja sama dengan semua elemen, ia yakin pemberantasan narkoba dapat dilakukan. Kalau kita memiliki komitmen, saya yakin barang haram tersebut tidak akan beredar di daerah kita, tegasnya.(arm)

Bidan Dilatih Pasang IUD dan Implant Pembukaan Dialog Publik Draf Renstra AMPL-- Arman Hairiadi Putussibau. Untuk mensosialisasikan Draf rencana strategis (renstra) Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) di Kabupaten Kapuas Hulu, diadakan dialog publik, Senin (24/10) di Aula Kantor Bappeda. Dialog ini dibuka, Drs Timotius Ahie MSi, Asisten I Sekretariat Daerah Kapuas Hulu. Sedangkan yang menjadi peserta dalam dialog tersebut anggota Pokja AMPL Kapuas Hulu, Perwakilan SKPD, Perwakilan Tokoh Masyarakat, LSM dan para Camat se Kabupaten Kapuas Hulu. Sementara nara sumber Ketua Tim Koordinasi / Teknis Pokja AMPL Kabupaten Kapuas Hulu. Dalam laporannya, ketua panitia, H M Durus MSi, mengatakan, AMPL sebagai dokumen resmi sekaligus acuan atau dasar perencanaan pembangunan di masing-masing SKPD dan kantor terkait. Adapun tujuan dialog tersebut untuk mendapatkan masukan atau input dari semua kalangan untuk kesempurnaan Renstra AMPL. Selain itu, untuk mendapatkan dukungan dari semua stakeholder di mulai dari tingkat kabupaten sampai desa. Sementara output yang akan dihasilkan dalam kegiatan dialog publik ini adalah adanya pengayaan informasi untuk kesempurnaan Renstra AMPL serta adanya komitmen semua pihak untuk mengawal dan mendukung implementasi Program AMPL, terang Durus. Sementara, menurut Timotius Ahie, proses penyusunan kebijakan nasional AMPL ini telah dirintis mulai dari pusat hingga ke daerah. Kebijakan nasional AMPL ini disusun secara bertahap oleh pokja AMPL yang dikoordinasikan oleh Bappenas dengan anggota terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PU, Kementerian Kesehatan. Berbeda dengan penyusunan kebijakan yang lazim dilakukan, penyusunan kebijakan ini dilakukan melalui serangkaian diskusi, lokakarya dan seminar dengan menggunakan pendekatan partisipatif, katanya. (arm)

AM Nasir, Berpidato saat pembukaan Pelatihan pemasangan IUD dan Implant-- Arman Hairiadi Putussibau. Sebanyak 15 bidan angkatan I mendapatkan pelatihan pemasangan IUD dan Implant, Senin (24/10) pagi di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Achmad Diponegoro. Kegiatan yang selama lima hari ini dibuka langsung AM Nasir, Bupati Kabupaten Kapuas Hulu. Dalam sambutannya, Nasir mengatakan, kemajuan dan perkembangan pembangunan kependudukan serta keluarga berencana (KB) nasional, dalam pelaksanaannya perlu didukung dengan jumlah tenaga kerja yang memadai dan lebih profesional. Untuk itu, kebijakan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi lebih diarahkan pada upaya peningkatan akses dan kualitas pelayanan. Dengan demikian setiap bidan baik di rumah

sakit, Polkesdes dan Puskesmas dituntut untuk memiliki pengetahuan dan cakap di bidangnya masing-masing, terang Nasir. Adapun tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pelayanan teknis medis pemasangan IUD dan Implant. Selain itu agar bidan dapat menjelaskan kepada masyarakat tentang manfaat IUD dan Implant, serta dapat melaksanakan pelayanan IUD dan Implant yang benar dan aman. Karena ini merupakan pelatihan perdana, diharapkan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Mumpung ada tim dari provinsi dan nasional, gunakan untuk bertanya apabila belum paham, imbuhnya kepada para bidan peserta.

Dijelaskan bupati, selama ini di Kabupaten Kapuas Hulu program KB cukup berhasil. Angka KB masyarakat yang tergolong pasangan usia subur cukup baik. Walau pun, menurut Bupati masih terdapat angka Unmet Need yang cukup tinggi pula. Tetapi tingginya angka kesertaan ber-KB itu masih didominasi oleh kaum wanita dengan alat kontrasepsi suntikan dan pil. Kondisi ini kalau dibiarkan akan menimbulkan angka drof out yang cukup tinggi pula. Apabila tidak diimbangi dengan ketersediaan alat kontrasepsi harmonal ini. Selain itu, tingkat efektivitas dan kualitas dari alat kontrasepsi ini lebih rendah dibandingkan IUD dan Implant, terangnya. Memasuki era baru bidang kesehatan, program KB memerlukan reorientasi dan reposisi program secara menyeluruh dan terpadu. Di mana reorientasi yang dimaksud harus ditempuh dengan cara menjamin kualitas pelayanan KB yang dapat diakses, baik pria maupun wanita.(arm)

INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJIUN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KAPUAS HULU

Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya atas Wafatnya:

H MOCHTAR ANYOENK BIN AMAD RINGGIT Pada Usia 92 Tahun

Tertanda:

AM NASIR SH

AGUS MULYANA SH

Ir H MUHAMMAD SUKRI

ERLINA WATI NASIR

Bupati Kapuas Hulu Sekda Kapuas Hulu

Wakil Bupati Kapuas Hulu TP PKK Kapuas Hulu

Mandala Mandala 525 525 Bisa Di dapat di Toko Obat, Apotik (Uncak Kapuas) dan Mini Market (Tita) Putussibau Atau Hub : Agen Tunggal

An. Wandi :

0852155155719

Travel

Rifki Melayani Antar Jemput Setiap Hari (15.00-16.00)

Badau-Putussibau-Pontianak Pontianak : Jl. Tani Makmur No.1C Kotabaru Telp. 081345307285 Putussibau : Jl. KS. Tubun No. 112 Telp. 08127268829 / 085659829539 Badau : Telp. 085750221976 / 082155155719 Melayani Angkutan penumpang, Carter Titipan Barang dan Dokumen

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun Tingkatkan Produk Unggulan SANGGAU. Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi SIP MSi menegaskan, Pemkab Sanggau terus berupaya untuk menyejahterakan masyarakat di berbagai belahan Bumi Dara Nante (julukan Sanggau). Langkah diambil diantaranya meningkatkan penyuluhan terhadap masyarakat dalam segenap bidang usaha. Tujuannya, dengan begitu para petani diharapkan bisa membuat mengolah sawah, menanam kelapa sawit dan karet dengan benar. Kita akan maksimalkan upaya ini. Tujuannya, memberikan ilmu kepada para petani, sehingga terwujud kemandirian, tuturnya, belum lama ini. Harapannya kata Hadi, ke depanya dengan berbekal dan adanya keahlian di masing-masing bidang. Tentunya akan mampu mengembangkan berbagai produk unggulan bagi dirinya sendiri dan umumnya untuk Kabupaten Sanggau. Selain itu, pelatihan ini sendiri memberikan dampak positif bagi warga yang lain. Soalnya, dengan sendirinya bisa mengikuti jejak petani yang sudah mendapatkan pelatihan. Kepandaian teoritis dan rajin saja tidak cukup sebagai modal membangun ekonomi keluarga. Namun diperlukan keahlian dan bimbingan dari orang lain yang benar-benar berkompeten di bidangnya, akunya. Berkebun dan bertani pola tradisional lama memang membuat petani susah berkembang. Secara pelan mesti diubah ke pola yang modern dan tepat guna, timpalnya. Ke depan, masyarakat diharapkan petani dan masyarakat di Kabupaten Sanggau, bisa menjadi petani yang terampil dan punya keahlian, dengan taraf dan prinsip ekonomi yang tepat. Tentunya dengan menjadi petani modern dan tidak mengandalkan otot saja. Tetapi lebih cenderung memadukan kekuatan otot dan otak, pintanya. Ia mengimbau, agar masyarakat menanam berbagai produk unggulan, setidaknya satu hektar untuk satu kepala keluarga (KK). Ia beranggapan sebenarnya petani bisa lebih kaya dari pegawai negeri. Contohnya mempunyai kebun karet atau kebun sawit lebih menjanjikan, harganya terbilang dan sangat menjanjikan untuk kehidupan, asalkan dikelola dengan benar, tukasnya. Kendati demikian kata Hadi, sangat disayangkan di Kabupaten Sanggau, masih ada lahan tidur terlantar dan tidak dimanfaatkan. Hampir di setiap desa atau dusun ada lahan kosong subur. Baiknya lahan tersebut dikelola untuk perkebunan maupun pertanian. Kita punya lahan pertanian yang luas dan subur dengan menanam tanpa harus diberi pupuk. Itu terbukti selama turun-temurun yakni dengan kemandirian pangan masyarakat selama ini, pungkasnya. (SrY)

MABM Jangkang Dilantik SANGGAU. Mewujudkan eksistensi sebuah organisasi kemasyarakatan dan menjaga marwah Melayu. Pengurus Majelis Adat dan Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sanggau terus melaksanakan pembenahan jajaran kepengurusan. Bukan hanya tingkat kecamatan. Bahkan ditargetkan pertengahan tahun 2012 depan, jajaran kepengurusan hingga tingkat dusun dan rukun tetangga (RT) sudah terbentuk. Mencermati hal itu, tak heran jika dalam beberapa waktu belakangan ini, Ketua MABM Kabupaten Sanggau yang juga Raja Sanggau, Pangeran Ratu Surya Negara, Drs H Gusti Arman MSI dan sekretarisnya, Budi Darmawan S STP MM serta jajaran kepengurusan Dewan Pemangku Adat. Senantiasa lebih, banyak terjun ke kecamatan hingga desa, yang tersebar di Bumi Dara Nante (julukan Sanggau). Bahkan, ketua MABM Kabupaten Sanggau, Drs H Gusti Arman MSi, baru saja melaksanakan pengukuhan untuk kepengurusan

MABM Kecamatan Jangkang, Minggu (23/10). Masyarakat terlihat sangat antusias menyambut kedatangan Raja Sanggau, yang kala itu didampingi isteri tercintanya, Ratu Suri Hj Sri Rahmawati dan sekretaris MABM Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan S STP MM dan beberapa pengurus dewan pemangku adat lainnya. Iring-iringan kendaraan Raja Sanggau, sempat tertahan beberapa jam di kawasan SP 4, Jangkang. Pasalnya, jembatan yang bakal di lalui diterjang banjir. Namun, hal itu tak menyurut langkah Raja Sanggau untuk melaksanakan pengukuhan pengurus. Kendati pun, harus berganti menaiki kendaraan. Raja Sanggau, dalam sambutannya meminta, agar pengurus yang baru dikukuhkan, untuk menjaga nama baik organisasi. Selain itu, hendaknya selalu menjaga harmonisasi antar sesama. MABM ini, merupakan organisasi sosial.

Jadi, kita kerja pun, berdasarkan kepedulian dan niat sosial saja. Bagaimana mengurusi persoalan yang terjadi masyarakat, dengan jalan tidak menimbulkan dampak. Artinya menyelesaikan persoalan dengan jalan musyawarah untuk mufakat, tuturnya panjang lebar. Raja berpesan, agar pengurus yang baru dikukuhkan untuk memerhatikan, jika ada adapt istiadat Melayu, yang tidak sesuai dengan zaman. Hendaknya hal itu dilaksanakan revisi. Jadi, tidak boleh arogan. Selesaikan persoalan dengan mengedepankan musyawarah. Jangan terapkan adat, yang tak sesuai dengan tuntutan zaman, pintanya. Camat Jangkang, Raden Asmadi SIP MSi menyambut baik, kepengurusan MABM yang baru di wilayah tersebut. Untuk itu, pria asal Tayan ini meminta, agar pengurus yang baru selalu melaksanakan koordinasi dengan pemerintah. Jika menemui suatu persoalan di masyarakat. (SrY)

Dua Hari Lagi, Turnamen Takraw Digeber SANGGAU. Dua hari lagi, perhelatan akbar turnamen sepak takraw se Kalbar, akan digeber di kota Sanggau, pada 27-28 pekan ini. Turnamen cukup bergengsi ini, diusung Pengurus Kabup a t e n ( Pe n g k a b ) Pe r s a t u a n Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Sanggau. Ajang asah prestasi bagi petakraw ini, akan digelar pada dua lapangan, yakni di kawasan Projal, Bunut dan lapangan Perbasi, Beringin, Sanggau. Eloknya, turnamen ini, dibukan langsung pengurus PB PSTI pusat, Dr Ahmad Jamalong, SPd MPd. Dari 15 Kabupaten dan kota, 7 kabupaten diantaranya sudah menyatakan kesiapannya untuk ikut berlaga di ajang tahunan sepak takraw ini. Sudah ada 7 kabupaten yang siap. Masing-masing kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, L a n d a k , S i n t a n g , Ke t a p a n g , Bengkayang serta Sanggau sebagai tuan rumah, ketua pe-

Sudah siap. Tinggal menunggu pelaksanaannya saja lagi,

Dedy Ardiansyah (M Khusyairi) nyelenggara Dedi Ardiansyah salah seorang pengurus PSTI Kabupaten Sanggau, kemarin. Menjelang digelar turnamen itu, Dedy mengungkapkan, persiapan secara umum sudah hampir. Sudah siap. Tinggal menunggu pelaksanaannya saja lagi, kata Ajudan

Sekda Pemkab Sanggau ini. Selain itu, ia optimis Sanggau sebagai tuan rumah mampu menjadi juara terbaik. Di samping itu, turnamen tersebut akan menyiapkan uang pembinaan, juara I uang tunai Rp3 juta plus medali emas dan piala. Juara II uang tunai Rp2 juta plus medali perak, juara III uang tunai Rp1,5 juta plus medali perunggu dan juara IV uang tunai Rp500 ribu. Selain itu, juga akan ada door price bagi penonton yang beruntung, berupa sebuah televisi 21 inci, sepeda dan handphone. Tiket nonton gratis. Kita berharap, masyarakat mendukung dan datang untuk menyaksikan turnamen ini, pintanya. (SrY)

Raja dan Ratu Suri Keraton Surya Negara, Sanggau (M Khusyairi)

Pengemis Serbu Sanggau SANGGAU. Beberapa waktu belakangan ini, kota Sanggau diserbu para pengemis alias peminta-minta. Keberadaan para pengemis ini diduga, hanya modus untuk mencari uang, dengan cara tidak memeras keringat. Kendati tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi masyarakat secara langsung. Namun, patut diketahui kehadiran para pengemis ini, membuat risih warga di kota Sanggau. Pasalnya, para pengemis ini, bukan mangkal di lampu pengatur arus lalu lintas. Namun, mereka mendatangi rumahrumah warga. Pola inilah yang memantik kekesalan warga. Munawar SH salah seorang warga di jalan Gajah Mada, Gang Nangka, mengaku kesal dengan ulah para pengemis itu. Selain itu, dirinya mengaku sangat terganggu. Bayangkan saja, hari baru sekitar pukul 7.30 pagi. Namun para pengemis itu sudah menyambangi rumahnya. Kita saja baru turun kerja. Eh, para pengemis itu sudah datang. Lalu nyodorkan tangan minta uang. Kita saja belum dapat uang, langsung saja saya marah kan, kenangnya,

kemarin. Kendati demikian kata Munawar. Dirinya tak juga tidak keberatan, hanya untuk mengeluarkan uang recehan. Tapi, melihat tingkah para pengemis itu, membuat dirinya jengkel. Saya sempat tanya pengemis itu. Kamu dari mana? Dia bilang dari Pontianak. Saya tanya lagi Pontianak dimana? Sungai Jawi. Terus dimananya? Gang Nipah, dekat masjid kata pengemis itu. Saya pun bilang lagi ke dia, mana ada namanya Gang Nipah di Sungai Jawi? Kamu ngomong yang jujur, sergahnya kepada pengemis itu. Jengkel dengan ulah pengemis itu, Munawar kembali bertanya dengan laki-laki yang berpakaian kumal, berusia sekitar 50-an, memakai topi dan bersandal jepit lusuh. Saya tanya lagi. Akhirnya dia mengaku, katanya dari Sumenep, terangnya. Mencermati adanya pengemis itu, Munawar meminta Pemkab Sanggau melalui instansi terkait melaksanakan penertiban. Kita tak mau Sanggau, nantinya diopinikan menjadi kota pengemis atau kota penampung pengemis, pungkasnya. (SrY)


landak edo’

14 

injeh karaja

Pelajar Mesti Terampil Berbahasa LANDAK. Memperlancar serta menambah wawasan di kalangan pelajar, KNPI Kabupaten Landak akan menggelar lomba membaca. Karena dari membaca orang dapat memahami semua inforamsi serta tempat menimba ilmu. Dengan dihelatnya lomba berpidato bagi pelajar, maka dapat menguatkan Herculanus Heriadi, SE mental tampil di depan umum. Lomba juga dapat menambah talenta pelajar untuk menguasai materi yang dibaca, kemudain dipaparkan di depan umum, ungkap Herculanus Heriadi SE, Ketua KNPI Kabupaten Landak. Saya berharap pelajar di Landak mampu bersaing dengan pelajar di kota lainnya. Maka dari itu, pemerintah daerah selalu memacu pengetahuan pelajar dengan menghelat berbagai kegiatan yang melibatkan pelajar, ungkap Heriadi. Dikatakan Heriadi, semua guru Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Landak, dapat menyertakan anak didik mereka dalam acar lomba menbaca yang diadakan oleh KNPI Kabupaten Landak. Saya yakin kegiatan ini sangat positif untuk anak sekolah, ujarnya. (tar)



bantuan MERINGANKAN beban Nyemas Aisah, penderita tumor mata, Harian Equator Biro Landak bekerja sama dengan keluarga Nyemas Aisah membuka dompet simpati untuk membantu operasi tumor mata yang dideritanya. Bagi Anda yang ingin mem- Nyemas Aisah alias Ka’ Na’i. berikan bantuan, bisa langsung datang ke kediaman Nyemas Aisah, di alamat RT 10 / RW 05, Dusun Raja, Desa Raja, Kecamatan Ngabang. Bisa juga mentranfer uang ke rekening nomor: 552 54 02 225 atas nama Ahmad Yani, Bank Kalbar Cabang Landak. Bagi Anda yang sudah membantu, SMS ke nomor 082148315969, dengan alamat jelas, berikut jumlah yang disumbangkan. Terima kasih.

Membangun Negeri Intan

Selasa, 25 Oktober 2011

Dirjen Bangda Bahas RTRW Landak LANDAK. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW ) Kabupaten Landak sedang dibahas instansi terkait dan Direktur Jenderal Pembangunan Daerah (Dirjen Bangda) Kementerian Dalam Negeri. Dirjen Bangda beserta instansi yang ada di Kabupaten Landak sedang membahas sekaligus mengumpulkan data. Karena

tanpa data yang lengkap dari berbagai instansi, maka sulit untuk membuat perencanaan. Sesuai tugas dan fungsinya, maka segala hal yang berkaitan dengan tata ruang, masing-masing instansi ada kaitannya. Kita patut bersyukur bahwa pemerintah pusat telah menbantu Kabupaten Landak, dengan menerjunkan tenaga ahli bidang

perencanaan RTRW, kata Alpius SSos MM, kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kabupaten Landak. Instansi teknis yang dilibatkan membahas RTRW diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum (PU). Sedangkan Bappeda tetap sebagai badan koordinasi, sesuai amanat Permendagri nomor 50/2009 tentang tata ruang wilayah. Jika

tidak ada kendala, maka awal November sudah mulai dibahas di Jakarta. Kendala yang dihadapi saat ini, beberapa tenaga ahli untuk penelitian masih kurang personel. karena untuk menentukan sesuatu yang berkaitan dengan tata ruang, perlu pengkajian yang sangat mendalam, sebab akan berkaitan dengan anggaran

daerah. Saya berkeinginan, ke depan dapat mendatangkan beberapa instansi dari Depertemen Pekerjaan Umum untuk melihat Landak secara detail. Dengan begitu, bantuan dan kucuran dana yang sifatnya bantuan dari pusat ke Kabupaten Landak dapat lebih banyak lagi, harapnya. (tar)

Polisi Pasang Baliho Peringatan Berlalu Lintas MANDOR. Satlantas Polres Landak melakukan sosialisasi yang ditujukan kepada pengendara sepeda motor untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya. Masih banyak pengendara motor yang tidak sadar dan taat terhadap aturan lalu lintas. Padahal Sat Lantas Polres Landak di seluruh daerah sudah memasang baliho peringatan, agar berhatihati di jalan raya. Bahkan tak jarang ditemukan pamflet bertuliskan peringatan di lokasi jalan raya yang di anggap rawan kecelakaan. Tujuannya supaya pengendara berhati-hati dalam berlalu lintas, kata Kapolres Landak melalui Kasat Lantas Polsek Mandor Briptu M Zawawi kepada equator, Senin (24/10). Zawawi mengatakan, selama ini angka kecelakaan di wilayah Mandor cukup tinggi. Setiap hari kecelakaan kecil terjadi, bahkan dalam satu bulan selalu ada kecelakaan yang menelan korban jiwa. Dikatakan Zawawi, kecelakaan terjadi bukan karena jalan kurang lebar. Tetapi kesadaran pengendara kendaraan menjadi pemicu kecelakaan. Banyak pengguna motor tapi tidak tahu apa fungsi lampu sen dan rambu-rambu lalu lintas. Sehingga asal ngebut saja tidak tahu kalau mau belok harus menyalakan lampu

sen, tuturnya. Menghindari terjadinya kecelakaan, dalam waktu dekat jajaran Polsek Mandor bersama Kapolsek akan mensosialisasikan aturan lalu lintas di sekolah-sekolah. Sasarannya pelajar SMP. Karena umur mereka belum saatnya mengendarai sepeda motor. Di lapangan, banyak sekali ditemukan anak SMP mengendarai sepeda motor berangkat ke sekolah. Rudi salah satu warga Mandor mengatakan, saat ini kendaraan motor sudah sangat banyak. Namun pengendara banyak yang kurang sadar tentang rambu-rambu lalu lintas. Sebenarnya orang tua juga harus tanggap dengan keadaan anaknya yang belum layak diberikan kendaraan. Mestinya jangan disuruh menggunakan kendaraan. Aturan pakai sepeda motor harus pakai helm tapi kenyataannya anak muda tidak mau pakai helm, ungkap Rudi. Padahal sambung Rudi, helm berguna untuk menjaga keselmatan ketika terjadi benturan keras. Sebagai orangtua, saya sangat bersyukur, karena dimana-mana Satlantas memasang baleho mengunakan bahasa daerah. Karena dengan bahasa daerah warga mengerti apa yang dimaksud dengan kata peringatan lalu lintas, ucapnya. (tar)

Salah satu baliho bertuliskan peringatan berlalu lintas menggunakan bahasa daerah, agar dipahami oleh semua kalangan masyarakat. Antonius Sutarjo/Equator

bumi lawang kuari 

balai betomu

Pemadaman Aliran Listrik Harus Sektoral SEKADAU. Pemadaman aliran listrik yang dilakukan PT PLN Rayon Sekadau belum akan berhenti dalam waktu dekat. Sejumlah masyarakat mengelu-elukan sistem Petugas PLN Rayon Sekadau sedang pemadaman memasang kabel tegangan menengah di kawasan Jalan Raya Sanggau-Sekadau, yang dilakukan secara beberapa waktu lalu. ABDU SYUKRI/EQUATOR menyeluruh. Kita tidak melarang PLN melakukan pemadaman jika untuk perbaikan jaringan, tapi jangan dilakukan secara menyeluruh, imbuh Pahwaty, salah seorang ibu rumah tangga di Kompleks Terminal Lawang Kuari Sekadau, kemarin. Pahwaty menuturkan, pemadaman mestinya dilakukan pada daerah yang terkena perbaikan jaringan saja. Kalau daerah yang sudah diperbaiki, atau daerah yang belum diperbaiki, jangan dilakukan pemadaman aliran listriknya juga, tuturnya. Pemadaman yang dilakukan PLN secara menyeluruh, menurut Pahwaty, sangat menyulitkan masyarakat. Pasalnya, aktivitas masyarakat yang memerlukan aliran listrik praktis terhambat. Sekarang kalau kita mau foto copy surat menyurat susah karena padamnya semua. Coba kalau padamnya secara sektoral misalnya di daerah pasar atau terminal saja, tapi di daerah Mungguk hidup. Kan kita bisa foto copy ke toko foto copy yang ada di Desa Mungguk, tukas Pahwaty. Pemadaman aliran listrik sudah berlangsung lama. Pemadaman ini dilakukan karena PLN sedang melakukan perbaikan jaringan listrik di sejumlah tempat. Berdasarkan surat Nomor 086/Ryn Skd/2011 tentang Pemberitahuan Pemadaman Total, diketahui pemadaman dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 16.00. Pemadaman dilakukan sebanyak tiga hari dalam satu minggu. Dalam surat yang ditandatangani Manager PLN Rayon Sekadau, Yudi Yanto AMd itu, diketahui pemadaman dilakukan karena ada perbaikan jaringan induk dari PLTD di Suak Payung. Pemadaman juga dilakukan karena PLN mengganti sejumlah trafo yang kapasitasnya sudah tidak bisa menampung daya yang ada. Kita menambah jaringan induk kabel 20 KV dari Suak Payung hingga ke kantor rayon Sekadau, ujar Yudi kepada Equator, belum lama ini. Penambahan jaringan induk itu dilakukan demi menjaga keandalan jaringan listrik di Sekadau. Pasalnya, saat ini PLN baru memiliki satu jaringan induk yang menghubungkan PLTD di Suak Payung ke gardu utama di kantor PLN Rayon Sekadau. (bdu)

Berangus Mafia Proyek di Sekadau Kejari Diminta Lebih Gesit Mengawasi SEKADAU. Pemkab Sekadau sedang g iat-g iatnya melaksanakan pembangunan. Kondisi itu diharapkan tidak dirusak oleh oknum-oknum tertentu yang sengaja mempermainkan setiap kegiatan proyek yang ada di Sekadau. Saya yakin di Sekadau ini pasti ada mafia proyek yang bermain dalam sejumlah proyek pemerintah, tegas Rudi Hartono SH, mantan aktivis mahasiswa asal Kabupaten Sekadau kepada Equator, kemarin. Modus bermainnya mafia proyek itu, kata Rudi, dilakukan dengan berbagai cara. Tujuan akhirnya, tentu saja untuk mencari keuntungan yang berlipat ganda, demi untuk memuaskan kepentingan pribadi dan golongannya. Ada yang sengaja mark-up harga barang dengan nilai yang

sangat tidak wajar. Ada juga yang mengganti barang dengan barang yang tidak sesuai dengan kualitas sesungguhnya, paparnya. Dalam hal kegiatan proyek, lanjut Rudi, mencari untung merupakan hal yang harus dilakukan. Namun untung yang dimaksud tidak berarti bisa mengabaikan kualitas pekerjaan. Para mafia proyek itu sering mengabaikan kualitas pekerjaan proyek. Akibatnya, banyak proyek yang baru dibangun beberapa bulan, sudah mengalami kerusakan, tuturnya. Terhadap para mafia proyek ini, Rudi berharap Kejaksaan Negeri (Kejari) Sekadau tidak berdiam diri. Kejari Sekadau harus melakukan pengawasan secara ketat terhadap pekerjaan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Sekadau. Kejari harus lebih gesit lagi

Jembatan Sungai Kapar yang mengalami kerusakan. mengawasi. Kalau tidak, kasian pemerintah yang sudah menganggarkan uang begitu banyak, tapi diselewengkan orang tidak bertanggungjawab, ulasnya. Sejumlah proyek di Kabupaten Sekadau memang menjadi sorotan masyarakat. Salah satunya, proyek pembangunan jembatan Sungai

Abdu Syukri/Equator

Kapar yang berada di Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir yang mengalami kerusakan meski belum lama dibangun. Keruskaan memang bisa saja dipengaruhi oleh faktor alam seperti tanah yang longsor. Namun bukan berarti persoalan tersebut tidak bisa diatasi atau

ditanggulangi dari awal. Selain soal perencanaan, kerusakan jembatan tersebut juga bisa diakibatkan karena proses pekerjaan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal. Bisa juga diakibatkan karena bahan atau material yang digunakan memiliki kualitas yang rendah.(bdu)

Paskibraka Sekadau Jelajah Jawa (17)

Berebut Foto dengan Mendiknas M ESKI sudah satu hari satu malam menempuh perjalanan dari Surabaya ke Jakarta, stamina anggota rombongan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sekadau tetap kuat. Tak satu pun anggota rombongan yang jatuh sakit pasca perjalanan jauh itu. Sesaat setelah tiba di Jakarta, rombongan langsung menuju hotel. Setelah makan malam dan mandi, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju studio Trans 7 di jantung Kota Jakarta. Rombongan awalnya ingin menonton acara Opera van Java (OVJ) secara langsung. Namun karena kemacetan, rombongan akhirnya terlambat datang ke studi Trans 7. rombongan hanya bisa menonton Empat Mata yang dipandu pelawak kondang Tukul

Arwana. Acara Empat Mata yang mengangkat tema persoalan pendidikan itu juga ditayangkan secara live. Empat bintang tamu kondang dihadirkan, masingmasing Olga Saputra, Rapi Ahmad, Jessica Iskandar, dan tamu istimewa Menteri Pendidikan Dr Muhammad Nuh. Rombongan Paskibraka Kabupaten Sekadua tiba di studio Trans 7 sekitar pukul 20.00. Kamis (6/10) malam. Setelah melalui pemeriksaan security, rombongan kemudian santai sejenak di halaman depan kantor Trans 7. Dalam kesempatan bersantai ini, banyak kesempatan menarik yang bisa dinikmati rombongan Paskibraka Kabupaten Sekadau. Mereka berkesempatan menjumpai sejumlah artis kenamaan

yang sedang mengisi acara di Trans 7, antara lain, kelompok Wali Band, hingga sejumlah artis kenamaan lainnya. Kesempatan ini pun dimanfaatkan sejumlah anggota rombongan Paskibraka untuk berfoto dengan para artis. Raut kebahagiaan pun tak bisa disembunyikan dari para anggota rombongan. Sesaat kemudian, rombongan Paskibraka Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan kemunculan mobil sedan mewah. Ternyata yang keluar dari mobil itu adalah Menteri Pendidikan Nasional, Dr Muhammad Nuh, yang juga menjadi tamu dalam acara Empat Mata itu. Setelah acara usai, rombongan Paskibraka Kabupaten Sekadau berbegas keluar studio. Mereka menunggu menteri untuk me-

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dikpora Sekadau, Syafi’i Yanto berfoto bersalaman dengan Mendiknas, Muhammad Nuh di Studio Trans 7. ABDU SYUKRI/EQUATOR minta berfoto bersama. Ketua Rombongan yang juga Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sekadau, Syafi i Yanto SE mengaku senang berkesempatan bertemu langsung dengan Mendiknas. Kita senang anakanak Paskibraka bisa bertemu

langsung dengan Mendiknas, ujar Syafi i. Syafi i tampak begitu akrab dengan Mendiknas. Keduanya bahkan sempat mengobrol santai soal pendidikan. Tak terlihat ada kesan canggung antara keduanya. Ini pengalaman yang luar biasa, pungkasnya. (bdu/ bersambung)


geliat kayong utara

15 

padah bertuah

PPD Tempati Sekretariat Baru SUKADANA. Kantor baru DPC Partai Persatuan Daerah (PPD) yang berlokasi di Sukadana, Senin (24/10) pukul 09.00 WIB , diresmikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara, Namrun Leru SPd yang juga Ketua DPC PPD Kabupaten Ka y o n g U t a r a . Hadir dalam acara tersebut, Bendahara DPC PPD, Lim Mong Namrun Leru SPd Seng alias Handoyo serta jajaran pengurus lainnya. Kepada wartawan, Namrun mengucapkan rasa syukurnya. Alhamdulillah (Puji Tuhan, red), kita sekarang bisa menempati tempat baru, dan kita juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum DPP PPD, DR HJ Oesman Sapta Odang yang selalu memberikan perhatian terhadap kita terutama PPD di KKU ini. Kita sangat senang sekarang sudah bisa menempati ruang yang lebih representatif, ujarnya usai peresmian kantor baru PPD. Ungkapan rasa syukur Namrun sebagai Ketua DPC PPD KKU dikarenakan sebelumnya partai yang memiliki empat kursi di DPRD KKU ini belum punya kantor yang lebih representatif. Dengan demikian, PPD KKU sudah bisa bernafas lega karena sudah memiliki kantor yang letaknya cukup strategis. Dikatakan Namrun, keberadaan tempat kerja yang baik atau mendukung setiap program merupakan hal yang sangat vital. Kantor sangat penting bagi kita dalam rangka tempat kita mengendalikan organisasi tempat kita berkumpul, tempat kita membicarakan sesuatu tentang kepentingan organisasi, ujarnya. Rapat yang dilakukan dengan tempat yang memadai diharapkan melahirkan ide-ide cemerlang dan pro rakyat. Namun diakui Namrun, walau suasananya masih belum sebagaimana diharapkan, setidaknya cukup untuk rapat dewan pengurus harian. Namrun juga berharap, dengan adanya kantor baru agar mampu membesarkan partai dengan keadaan yang dihadapi untuk sementara ini. Sementara Bendahara DPC PPD KKU, Lim Mong Seng alias Handoyo menambahkan, sebelum secretariat baru secara resmi ditempati, beberapa hari sebelumnya pihaknya telah menggelar acara selamatan. Termasuk, digelar acara yasinan dengan mengundang pemuka agama setempat. Jumat sore lalu, kita mengundang Pak Imam untuk memimpin acara Yasinan. Dan kita sengaja pindah mulai senin ini (kemarin, Red) karena berdasarkan hitungan merupakan hari yang bagus, jelasnya. (lud)

Selasa, 25 Oktober 2011

PPTK Harus Tanggungjawab Perangkat Alat SIAK Bermasalah Terus Disorot SUKADANA. Sorotan terhadap pelaksanaan pembangunan perangkat alat System Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di tiga kecamatan di Kabupaten Kayong Utara terus mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Kali ini, giliran Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Kayong Utara, Abdul Rahman buka mulut. Kita sangat menyayangkan jika pembangunan yang telah dilaksanakan namun tidak bisa dimanfaatkan. Apalagi, perangkat alat SIAK sangat diperlukan dalam rangka mempermudah pelayanan kartu tanda penduduk (KTP)

masyarakat, jelas Abdul Rahman kepada Equator, Senin (24/10). Legislator Hanura ini menegaskan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kayong Utara, tidak bisa lepas tangan terkait pembangunan perangkat alat SIAK yang dilaksanakan di tiga kecamatan. Sampai sekarang belum bisa dioperasikan. Pasalnya, uang sudah dicairkan yang kabarnya sudah lebih dari 90 persen. Kalau pekerjaan belum beres, namun uangnya hampir seluruhnya sudah dicair-

kan maka ini sangat mencurigakan. Kita menduga ini ada kerjasama antara oknum di dinas dengan pelaksana pekerjaan, jelasnya. Terpisah, Camat Teluk Batang, Idrus SSos mengatakan, pembangunan perangkat alat SIAK di kantornya belum tuntas. Bahkan, diakui dia, yang terlihat sudah dikerjakan baru sebatas tiang serta kotak boks. Sedangkan, peralatan lainnya belum tampak terlihat. Idrus juga membenarkan apa yang telah dikemukakan warga Teluk Batang, Rudi Hartono sebelumnya. Misalnya, besi yang dipasang bukan

besi ulir melainkan besi biasa. Akibat pembangunannya tidak maksimal, dan sampai sekarangpun peralatan tersebut belum bisa dioperasikan karena belum bisa terhubung ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Sukadana, terangnya. Sekarang ini, diakui Idrus, masa kontrak pekerjaan sudah habis. Akan tetapi, masih ada waktu pemeliharaan. Sejak masa kontrak kerja berakhir, maka ada waktu tiga bulan sebagai masa pemeliharaan. Kita berharap, di masa pemeliharaan ini pembangunan ini dituntaskan sehingga bisa dimanfaatkan, harapnya. (lud)

Abdul Rahman

Transportasi Berperan Penting di Pembangunan Daerah SUKADANA. Sektor transportasi memiliki peran penting dan strategis dalam upaya mengembangkan pembangunan daerah. Selain transportasi juga berfungsi sebagai promoting sektor dan servicing sektor, memegang peranan yang sangat vital sebagai urat nadi perekonomian masyarakat. Demikian diungkapkan Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid. Menurutnya, sektor transportasi juga akan mampu menggerakkan berbagai potensi daerah. Di samping itu, pembangunan sarana dan prasarana transportasi pada gilirannya diharapkan mampu menjangkau daerah terpencil dan membuka keterisolasian. Tujuan dioperasikannya kapal perintis KM Karimata adalah upaya pemerintah daerah untuk memberikan kelancaran hubungan dan transportasi bagi desadesa yang ada di Kecamatan Kepulauan Karimata dan Kecamatan Pulau Maya, ungkapnya, belum lama ini. Dikatakannya, keberadaan angkutan keperintisan adalah dalam upaya memberikan pelay-

anan untuk mobilitas penduduk dan pemenuhan kebutuhan bahan-bahan pokok pada daerahdaerah terpencil. Sebagaimana diketahui, selama ini betapa sulitnya hubungan transportasi ke daerah Kecamatan Kepulauan Karimata. Baik bagi masyarakat Kecamatan Kepulauan Karimata yang ingin ke ibukota kabupaten atau sebaliknya bagi warga ibukota yang ingin ke Kecamatan Kepulauan Karimata. KM Karimata akan melayani Sukadana, Pintau, Pelapis hingga ke Desa Betok dan Desa Padang (PP) dengan jadwal yang disesuaikan. Dengan adanya angkutan keperintisan ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan masyarakat di Kecamatan Kepulauan. Mengingat potensi-potensi berupa produk-produk unggulan yang ada di daerah ini harganya dapat lebih meningkat. Sebaliknya, harga-harga barang kebutuhan pokok masyarakat yang didatangkan dari luar akan lebih murah karena barangnya sudah cukup tersedia. Tak kalah pentingnya menurut Hildi, dengan lancarnya transportasi ini diharapkan potensi

sumber daya alam di Kecamatan Kepulauan yang dipromosikan sebagai kawasan wisata bahari akan semakin mudah untuk dikenalkan kepada wisatawan mancanegara. Penyelenggaraan angkutan keperintisan ini kata Hildi, hendaknya secara sungguh-sungguh dapat melaksanakan misinya

yaitu menghubungkan daerah yang terisolir dan terpencil yang selama ini belum terlayani transportasinya. Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berharap dan mudahmudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama nantinya ada pihak swasta yang tertarik dan mau berperan melayani trans-

portasi di Kecamatan Kepulauan Karimata ini. perlu diketahui, KM Karimata ini adalah aset milik kita bersama yang dibeli melalui dana APBD Kabupaten Kayong Utara. Jadi jagalah dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya, semoga dapat bermanfaat semaksimal mungkin, pesannya. (lud)

Sekitar 20 tahun lalu, Orangutan cukup gampang dilihat di Gunung Palong, Kabupaten Kayong Utara, namun kini sudah susah untuk melihatnya. ISTIMEWA

kabupaten ketapang 

pempadahan

Harga Daging Sapi Dipatok Rp 80 Ribu Perkilo KETAPANG. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Ketapang, Syahrani menegaskan, harga daging sapi yang beredar di pasaran tak boleh melebihi Rp 80 ribu perkilogramnya. Hal tersebut sebagai antisipasi menjelang hari-hari besar seperti hari raya Idul Adha. Sampai hari ini, harga daging masih normal. Untuk daging sapi batasnya Rp 80 ribu perkilogram, untuk mengantisipasi lonjakan yang terlalu tinggi. Kasihan juga masyarakat. Seperti tahun sebelumnya biasanya harga daging naik pada H-1 Idul Adha, katanya kepada Equator, kemarin. Ia mengatakan, hingga saat ini kabupaten Ketapang masih cukup memenuhi kebutuhan daging masyarakat. Sehingga tak sampai mengimpor daging dari luar. Bahkan Sukadana sendiri kata dia, memasok daging dari Ketapang. Ia mengaku menjelang Idul Adha, pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memantau harga-harga kebutuhan pokok, termasuk daging. Kita akan koordinasikan dengan Pemda. Tapi untuk daging sapi akan kita koordinasikan dengan Dinas Peternakan. Artinya yang melihat kondisi sapi mereka (Dinas Peternakan, red). Untuk Ketapang rata-rata kebutuhan daging sapi, 16 ekor per hari, tuturnya. Sementara salah seorang pedagang daging sapi di pasar Rangga Sentap, Selaton, mengaku hingga kemarin masih harga daging sapi masih normal, Rp 70 ribu perkilogram. Masih seperti biasa. Kalaupun naik sampai Rp 80 ribu perkilogram, biasanya untuk konsumen umum. Tapi kalau yang sudah kenal atau langganan tetap Rp 75 ribu, ungkapnya. (KiA)

Kadis Kehutanan Anggap PT KAL Keliru Tak Kantongi Izin Konservasi KETAPANG. Kepala Dinas Kehutanan Ketapang, Setio Harnowo, menegaskan penetapan konservasi yang dilakukan PT KAL di kawasan Sungai Putri tak sesuai dengan izin yang dikantongi. Pasalnya izin PT KAL adalah perkebunan. Ada kekeliruan PT KAL, sebenarnya sungai putri seluas 50 ribu hektar sebenarnya sudah ada bekerjasama dengan Pemkab dan FFI. Itu tidak bisa dipecah-pecah lagi. PT KAL justru melakukan kerjasama dengan FFI. Kemudian izin PT KAL adalah izin perkebunan, bukan konservasi, kata Setio Harnowo, kepada wartawan kemarin. Dikatakannya, ketika mengadakan rapat terkait hal tersebut dengan pihak PT KAL, ia sempat meminta kepada direktur perusahaan sawit tersebut segera diajukan wilayah konservasi kepada pemerintah daerah. Setelah baru akan dikeluarkan SK Bupati. Tapi ketika itu lanjut dia, PT KAL menolak dengan alasannya sudah mengantongi HGU. Tapi setelah kami cek ternya-

ta PT KAL belum ada HGU nya. Jadi keliru kalau HGU dikeluarkan Menteri Kehutanan. HGU itu wilayahnya BPN. Ketika kami mengetahui bahwa belum ada HGU, PT KAL kemudian mencoba merangkul Pemkab. Tapi untuk sementara kami tunda dulu, ungkapnya. Ditemui usai acara wisuda Politap Ketapang kemarin, Kadis Kehutanan juga menyinggung soal perdagangan karbon. Dikatakannya perdagangan karbon Reducing Emissions from Deforestation and Degradation (REDD), harus dilakukan oleh government to government (G to G) atau pemerintah dengan pemerintah. Ia juga mengatakan karbon yang ada di daerah PT KAL itu sebenarnya bekerjasama dengan FFI. Sebenarnya itu harus G to G. Kalau PT KAL yang mendapatkannya dia mendapatkan persen. Tapi yang memelihara hutan itu sebenarnya masyarakat secara turun-temurun. Ini kita harus pertimbangan secara adil, tuturnya. Ia berharap pengelolaan perdagangan karbon adalah

G to G. Artinya tidak ada satu perusahaan yang nanti mengelolanya. Soalnya kawasan konservasi tersebut adalah milik pemerintah. Dikatakannya, harga untuk satu ton karbon berkisar antara 4-29 dollar. Kalau dikelola swasta nanti perusahaan yang mendapatkan untungnya. Sudah kami siapkan soal penghitungan karbon dengan yayasan palung, FFI dan K3. Kita persiapkan bagaimana masyarakat mengenali satwa kemudian menghitung karbon, terangnya. Terkait hal itu, Leader OfďŹ cer PT KAL, Dedi Hermawan mengatakan bahwa masalah perdagangan karbon belum ďŹ nal dan belum ada aturan yang jelas. Menurutnya perdagangan karbon belum menjadi sesuatu yang kongkrit. Lagi pula kalaupun terjadi perdagangan karbon nantinya, tetap ditandatangani pemerintah bukan perusahaan. Perdagangan karbon belum ďŹ nal dan ada aturan yang baku. Kalaupun itu menjadi perdagangan karbon itu tetap pemerintah

untuk menandatangai hal tersebut, terang Dedi ketika dihubungi Equator via HP, kemarin. Terkait penetapan kawasan konservasi, Dedi mengatakan pihaknya tetap berdasarkan pada SK Menteri Kehutanan nomor 643 tahun 2009 tertanggal 21 Oktober 2009. Ia membenarkan jika dalam SK tersebut tercantum pelepasan kawasan untuk perkebunan. Namun dalam diktum point nomor lima huruf (d) PT KAL diwajibkan untuk tetap menjaga konservasi tinggi dalam pembangunan perkebunan kelapa sawit. Di situlah PT KAL tetap menjaga kawasan dengan konservasi tinggi. Itu yang menjadi dasar dari Menteri Kehutanan untuk mengeluarkan aturan itu. Bagaimana PT KAL bekerjasama dengan FFI untuk mersuvei lahan-lahan di situ, terangnya. Ia juga menyayangkan, pihak Dinas Kehutanan belum pernah mengundang PT KAL untuk berdiskusi tentang hal tersebut. Selama ini pertemuan yang diajukan hanyalah terkait

soal gugatan masyarakat yang menolak keberadaan PT KAL. Itupun difasilitasi oleh Dinas Perkebunan. Ia mengatakan seharusnya penetapan kawasan konservasi tersebut harus didukung oleh elemen masyarakat. Soal HGU, Dedi mengaku pihaknya memang belum mengantonginya lantaran masih dalam proses. Untuk mendapatkannya harus mengantongi persyaratan-persyaratan lainnya. Diungkapkannya PT KAL baru mengadakan kegiatan pada April 2010. Sedangkan pelepasan kawasan hutan atas dasar SK Menteri Kehutanan tahun 2009. Meski belum mengantongi HGU, bukan berarti tak dapat melakukan aktivitas perkebunan. HGU berjalan seiring dengan proses pembangunan kelapa sawit. Persyaratannya banyak antara lain koperasi kemitraan. Itu ada kalau ada ganti rugi lahan yang diserahkan kepada masyarakat ke perusahaan. PT KAL sangat mengikuti aturan main, tegasnya. (KiA)

Tingkatkan Daya Saing Imbangi Perkembangan Iptek Politap Wisuda 150 Mahasiswa KETAPANG. Sebanyak 150 lulusan pertama Diploma III Politeknik Ketapang (Politap) di wisuda, Senin (24/10). Lulusan terdiri dari jurusan Teknologi Pertanian, Teknik Mesin, dan Teknik Pertambangan. Diharapkan para alumnus Politap dapat menjadi sumber daya manusia yang bekualitas. Pemerintah Kabupaten Ketapang sangat mendukung Politeknik Ketapang, karena Politeknik memberikan manfaat yang besar kepada pembangunan di Ketapang, di mana Polnep Ketapang memberikan manfaat bagi anak-

anak kita untuk mendapatkan pendidikan formal dengan kualitas yang baik, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si, Sekda Ketapang. Dikatakannya perguruan tinggi merupakan wadah untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, keberadaan Politeknik Ketapang perlu ditingkatkan. Ia berharap Politeknik Ketapang mampu meningkatkan daya saing dalam memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia menuturkan saat ini dikenal konsep pendidikan profesional. Konsep ini merupakan

penggabungan antara teori dan praktik secara seimbang. Ada pun kelebihan pendidikan profesional merupakan jembatan penghubung masyarakat dan dunia kerja. Sekali lagi saya ucapkan selamat atas wisuda pertama Politeknik Ketapang, semoga kualitas pendidikan kita ke depan lebih baik lagi, harapnya. Selain prosesi wisuda, diumumkan juga lulusan terbaik dari Yayasan Politeknik Ketapang, di antaranya lulusan terbaik Teknologi Pertanian adalah Tri Kumala. Lulusan terbaik Teknik Mesin adalah Muhamad Iwan Toro, dan lulusan

terbaik Teknik Pertambangan adalah Nisa Zahara. Sedangkan lulusan paling terbaik dari ketiga program studi tersebut adalah Tri Kumala dengan predikat cumlaude, IPK 3,77. Penghargaan kepada lulusan terbaik disampaikan Bupati Ketapang diwakili Sekda Ketapang, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si, Sekretaris Kopertais, dan Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Drs HM Mansyur MM. Penghargaan untuk lulusan terbaik disampaikan Ketua Yayasan pangeran Iranat Ketapang, H.Abdulbad H.A.Rani, S.Pd, S.Ap. (KiA)

Acara wisuda pertama Politap Ketapang. Kiram Akbar/Equator


Kom.Bisnis

Penjawat Awam Perlu Diberi Peluang Tunjuk Kebolehan

Perhimpunan Bulanan Penjawat Awam. ISTIMEWA

KUCHING, Isnin (24/10) Penjawat awam (pegawai negeri) hendaklah diberi peluang menunjukkan kebolehan supaya mereka dapat menghasilkan idea-idea dan cadangan membantu jabatan atau agensi mencapai misi dan visi masing-masing. Setiausaha Persekutuan Sarawak Datuk Md Yahaya Basimin berkata mereka perlu membudayakan pemikiran proaktif dan inovatif untuk menghasilkan perubahan lebih cemerlang dan menyeluruh bukan setakat (sejauh) menambah baik idea, proses kerja serta peraturan yang lama sahaja (saja). “Kita perlukan prestasi cemerlang terus kekal di samping memperbaiki pencapaian rakan-rakan (rekan-rekan) yang tertinggal di belakang selain membaharui sistem yang gagal,” katanya ketika berucap pada majlis perhimpunan bulanan agensi persekutuan dan badan berkanun di sini Isnin. Beliau berkata langkah dan usaha perlu dibuat membantu mengwujudkan perkhidmatan (pelayanan) awam (publik) dinamik, mempunyai ketua jabatan dan anggota yang kreatif serta berpandangan jauh agar terus berkesan dan sesuai pada masa hadapan. Munurut Md Yahaya, tugas dan fungsi penjawat awam serta persekitaran kerja kini sudah banyak berubah berbanding 30-40 tahun lalu, khasnya dalam menyampaikan perkhidmatan (pelayanan) kepada pelanggan. Beliau berkata ketika ini perkhidmatan cemerlang diukur berdasarkan pencapaian seperti memberikan perkhidmatan pantas dan memenuhi kehendak atau permintaan pelanggan yang pelbagai. Katanya, sebagai penjawat awam mereka harus bersedia menghadapi dan seterusnya mengatasi perubahan dengan melengkapkan diri dengan pelbagai ilmu dan kebolehan. Kira-kira 500 penjawat awam persekutuan daripada pelbagai agensi hadir pada perhimpunan itu yang diadakan di Bangunan Sultan Iskandar Simpang Tiga di sini. (BERNAMA)

Serahkan Perniagaan Sabah-Sarawak ke SKMM

Sidang akbar YTL Communications Sdn Bhd. IST

KUALA LUMPUR, Isnin (24/10) YTL Communications Sdn Bhd (YTL Comms) menyerahkan pelan perniagaannya kepada Suruhanjaya (Komisi) Komunikasi dan Multimedia Malaysia (SKMM) bagi memperoleh lesen (lisensi) spektrum untuk melaksanakan perkhidmatan (pelayanan) internet dengan suara mudah alih YES 4G di Sabah dan Sarawak. Ketua Pegawai Eksekutifnya, Wing K Lee berkata, syarikat (serikat) itu ketika ini sedang menunggu maklum balas daripada SKMM. “SKMM akan mengkaji pelan itu dan memberikan maklum balas kepada kami,” katanya pada taklimat (pengarahan) media di sini, Isnin. Beliau berkata syarikat itu melancarkan rangkaiannya di Terengganu baru-baru ini sebagai sebahagian (sebagian) daripada usahanya menyediakan akses kepada perkhidmatan (pelayanan) 4G di Pantai Timur Semenanjung Malaysia. Lee berkata syarikat itu merancang menambah lebih 2,500 stesen (stasiun) pangkalan telekomunikasi pada akhir tahun dan merangkumi 85 peratus (persen) daripada penduduk di Semenanjung Malaysia. “Ketika ini kami mempunyai 2,000 stesen pangkalan telekomunikasi di Semenanjung Malaysia dan rangkaian YES kami merangkumi 65 peratus daripada jumlah penduduk,” katanya. Beliau berkata dengan penggunaan lebih banyak stesen pangkalan telekomunikasi, bilangan pelanggan YES dijangka (diperkirakan) meningkat kepada lebih 400,000 pada akhir tahun daripada 300,000 ketika ini. Lee berkata sejak pelancaran Yes, YTL menghantar lebih tujuh juta minit (menit) panggilan suara, dua juta SMS dan 825 terabait trafik data. “Saya gembira kami menikmati kadar kepuasan pelanggan lebih 86 peratus ketika ini,” katanya. (BERNAMA)

Kes Bunuh Sungai Empawah: Gaduh kerana Gaji SIBU, Isnin (24/10) Tragedi berdarah di Sungai Empawah Khamis lepas yang menyaksikan tiga sekeluarga mati dibunuh, dipercayai oleh tiga warga Indonesia, adalah berpunca daripada satu pergaduhan yang bertukar menjadi ganas antara seorang majikan dengan pekerjanya, dan bukan rompakan bersenjata seperti dikatakan berlaku sebelum ini. Ketua Polis Sibu ACP Shafie Ismail berkata seorang daripada mangsa, Tiong Tang Ming, 69, mengupah tiga lelaki berusia lingkungan 20-an untuk menoreh di ladang getahnya. Beliau berkata demikian pada sesi dialog bersama pemimpin Parti Rakyat Bersatu Sarawak (SUPP) Sibu diketuai pengerusinya, Datuk Sri Wong Soon Koh yang ingin mengetahui dengan lebih lanjut kes itu. Dalam insiden 7.30 malam itu, ketiga-tiga penyerang, dipercayai pendatang asing tanpa izin yang berhasrat pulang ke negara asal, menyerang Tang selepas dia dikatakan enggan membayar gaji mereka. Mangsa terbunuh bersama anak lelakinya, Tiong King, 35, dan menantu Teu Lee Mee, 32, yang ingin membantunya. Bagaimanapun, isteri Tang, Peh Kim Eng yang berusia 50an, terselamat apabila dia pura-pura mati selepas ditikam, dan kini dirawat di hospital. Shafie berkata selepas membunuh mangsa, ketiga-tiga lelaki menggeledah rumah dan melarikan wang tunai serta barang kemas. Dua daripada mereka diberkas polis selepas dikesan menggunakan telefon bimbit mangsa manakala seorang lagi masih bebas. (BERNAMA)

16

Selasa, 25 Oktober 2011

Akhir Tahun, Gas Industri Naik 36 Persen

SURABAYA. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menaikkan harga jual gas ke pelanggan industri dan komersial di Jawa Timur mulai akhir tahun ini. Besarnya kenaikan rata-rata 36 persen dari harga jual sebelumnya sebesar USD 6,5 per mmbtu (one million british thermal unit/mmbtu). Keputusan ini akan berdampak pada tambahan biaya produksi, karena PGN menyuplai gas ke 322 industri dan 93 komersial (hotel, restoran). General Manager PT PGN (Persero) Tbk strategic business unit (SBU) II Cahyo Triyogo mengatakan, adanya penyesuaian harga jual ini dikarenakan adanya kenaikan harga jual oleh pemasok (operator migas) sebesar 108 persen sejak Juni 2011. Kenaikan harga beli dalam US dolar tersebut kami teruskan ke pelanggan, sedangkan biaya layanan jual dalam

rupiah tidak dinaikkan. Kami harap penyesuaian harga ini tak mempengaruhi kegiatan operasional pelanggan secara signifikan, ungkapnya saat temu pelanggan kemarin (24/10). Meski demikian, Cahyo menerangkan, pihaknya tidak menaikkan biaya layanan. Selama ini, kata dia, dalam kontrak beli gas untuk wilayah Jatim, harga gas PGN diklaim paling rendah yakni USD 5 per mmbtu dan yang tertinggi lebih dari USD 7 per mmbtu. Kami ada rencana untuk menambah pasokan gas lagi di Jatim pada pada awal tahun 2012. Dan kami akan berhati-hati dalam melakukan penyesuaian harga jual. Tambahan pasokan gas ini untuk menjamin security of supply bagi pelanggan kami, ujarnya. Sementara itu, terkait dengan suplai gas di wilayah distribusi Surabaya, Gresik, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, dan Probolinggo, Cahyo menuturkan saat ini di angka 132,5 mmscfd (juta standar kaki kubik). Sehingga, defisit gas sebesar 27,5 mmsfd dari suplai normal 160 mmscfd. Sektor terbesar yang menggunakan gas sebagai penunjang krusial produksi adalah industri makanan dan minuman sebesar 33 persen, selanjutnya pabrik baja sebesar 16 persen. Sedangkan

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) terima pasokan gas dari lapangan Maleo milik Santos (Madura Offshore) Pty Ltd. Repro: BLOOMBERG/DERICK E.HINGLE

dalam hal penjualan gas PGN SBU II, terbesar untuk industri makanan dan minuman yakni 30 persen, keramik 18 persen, dan industri kaca 15 persen. Kalau secara kumulatif suplai gas kami 98 persen untuk industri, komersial seperti restoran dan hotel 1 persen serta rumah tangga 1 persen, sebutnya. Saat ini, suplai gas PGN SBU II didominasi dari sumur gas Santos sebesar 80

persen, berikutnya Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore sebesar 12 persen, Lapindo 1 persen, dan BUMD Gresik Migas sebesar 7 persen. Penyebab kurangnya pasokan sekarang adalah penurunan kemampuan sumur produksi (reservoir) gas, serta adanya kegiatan maintenance di produsen gas dengan jangka waktu yang belum dapat ditentukan, ungkapnya. (gal/kim/jpnn)

November, Santos Berhenti Suplai Gas Industri kelimpungan, PGN Cuci Tangan SURABAYA. Belum rampung polemik defisit gas Jatim, November mendatang kalangan industri harus bersiap dengan kegiatan pemberhentian produksi gas (shutdown) oleh Santos, penyuplai gas mayoritas pada PT Perusahaan Gas Negara (PGN) SBU II. Shutdown tersebut bakal berlangsung selama 15 hari dengan intermittent (selang waktu) dan ditargetkan selesai pada minggu kedua Desember 2011. Kepala BP Migas area Jawa Papua Maluku (Japalu) Hadi Prasetyo mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Santos adanya shutdown tersebut. Segala perawatan terhadap kompresor migas baik yang terjadwal maupun tidak terjadwal sudah ada audit dari internasional. Untuk shutdown di Santos ini dikarenakan kaki pipa gas ada yang retak. Saat perbaikan, Santos tidak boleh berproduksi, ungkap Hadi saat press conference di kantor BP Migas Japalu kemarin (24/10). Proses shutdown yang dilakukan Santos di lapangan Maleo Sumenep tersebut berimbas pada pasokan gas ke PGN sebesar 100-110 juta standar kaki kubik (mmscfd) bakal mandeg. Padahal, selama ini PGN menyuplai gas ke 322 industri,

93 komersial, dan 11.892 rumah tangga. Namun, 98 persen volume terbesar gas disedot oleh industri. Penjualan gas tercatat, 30 persen ke industri food and beverages, 18 persen ke industri keramik, dan 15 persen ke industri kaca. Communication Relation Santos Amim Thohari mengatakan, pihak industri tak perlu khawatir dengan adanya proses shutdown ini. Kami tak akan melakukannya serta merta 15 hari, tapi ada intermittent atau selang waktunya. Kalau diselang-seling biasanya industri masih bisa memenuhi kapasitas produksinya, tutur Amim di tempat yang sama. Dia mengharapkan, kalangan industri menyiapkan engine double supaya bisa mengganti sementara energi gas yang selama ini dipakai. Mekanisme kompensasi tetap ada ya. Tapi teknis sekali. Kami ada rencana kompensasi dengan solar atau BBM. Kalau ada industri yang tidak punya engine double, ya salah mereka sendiri, ujarnya. Chamim menegaskan, adanya perbaikan dan perawatan terhadap kaki pipa gas Santos juga sudah diinfokan kepada PGN. Sedangkan PGN perlu mensosialisasikannya ke PGN. Untuk jadwal kapan shutdown-nya akan kami bikin se-

cepatnya, tegasnya. Secara terpisah, pemberhentian produksi Santos selama setengah bulan ini ditolak mentah-mentah oleh kalangan industri, khususnya industri keramik. Asosiasi Aneka Industri Keramik (AAIK) menuntut adanya penalti atas kontrak jika nantinya benar-benar dilakukan shutdown. Memangnya industri itu seperti pangkalan taksi, yang energinya bisa diswitch seenaknya sendiri. Kalau industri mandeg, mau dikemanakan tenaga kerja yang ribuan itu. Lagipula, PGN belum pernah menyampaikan shutdown ini. Industri jangan jadi korban isu seperti ini (shutdown) karena bakal ada multiplayer effect, ungkap Achmad Widjaja, ketua AAIK. Dia menerangkan, pihaknya tidak bisa menerima kompensasi dari Santos yang menyatakan ingin mengganti gas dengan BBM. Karena, menurut dia, sejak 2006 semua industri harus go green. Kalaupun mengganti dengan solar, meskipun energi ini pernah digunakan, akan tetapi alatalatnya sudah lama tidak dioperasikan. Kalau ingin mengganti, siapkan kiriman elpiji ke semua industri yang selama ini pakai gas, tegasnya.

Di tengah problematika operator yang sudah menawarkan solusi, namun industri enggan menggunakannya, PT PGN justru angkat tangan. PGN pun mengelak bahwa pihaknya hingga saat ini belum mengumumkan adanya proses shutdown tersebut. Kami sudah memberitahukan kepada pelanggan industri, dan menyampaikan bahwa tidak mungkin Santos berproduksi 365 hari, karena maintenance itu tetap diperlukan, ujar General Manager PT PGN SBU II Cahyo Triyogo. Sementara untuk kompensasi yang diberikan PGN ke pelanggan, Cahyo menyatakan pihaknya tidak bertanggungjawab. Industri sendiri yang harus cari alternatif. Intinya, selama ada gas kami akan salurkan. Tapi, kalau tidak ada gas, kami juga tak bisa menyalurkan. Kami belum bisa ambil dari blok migas lainnya, karena belum ada jaringannya, terang dia. Selama ini, gas di PGN disuplai oleh empat KKKS (Kontraktor Kontrak Kerjasama), yakni 1 persen dari Lapindo Brantas, 5 persen dari BUMD Gresik Migas, 12 persen dari PHE WMO, dan 82 persen dari Santos yang berada di lapangan Maleo Sumenep. (Gal/jpnn)

Daihatsu Lebih Konsen Tingkatkan Kualitas Jaringan

Para pencinta kendaraan Daihatsu sedang adakan acara sosial bersama. ISTIMEWA

SURABAYA. Jumlah outlet Daihatsu di tanah air pada tahun ini tidak banyak berubah. Mereka hanya menambah satu cabang baru yang baru diresmikan pada akhir tahun nanti. Meski demikian, mereka lebih fokus ke peningkatan kualitas jaringan. Tahun ini, total jaringan 180 outlet, 2010 berjumlah 179 unit. Satu cabang baru adalah di Bandung yang diresmikan akhri tahun nanti, kata Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Asrta Daihatsu Motor (AMD) selaku agen tunggal pemegang merek di peresmian outlet Karunia Motor-Daihatsu di Surabaya, kemarin. Karunia Motor termasuk salah satu dari 14 cabang yang meng-upgrade kualitas sesuai dengan global Daihatsu. Cabang ini mengusung konsep outlet terpadu yang melayani sales dan after sales service termasuk penjualan aksesoris dan suku cadang. Kami menyebutnya VSP (vehicle service part), tambah Amel. Sampai saat ini, 14 outlet yang meningkatkan kualitasnya. Bulan depan, bakal menambah dua lagi sehingga, total ada 105 outlet VSP. Salah satu up grade bulan depan be-

rada di kawasan Mastrip. Ini merupakan relokasi yang cabang di Mayjend Sungkono, tambah Kepala Kantor Wilayah PT AIDSO (Astra International-Daihatsu Sales Operation) Jatim-Bali Hariya Albertus. Dengan tambahan jaringan dengan kualitas layanan tinggi, ini membuat Daihatsu makin optimitis menatap pasar. Sampai September, secara nasional, Daihatsu telah terjual 100.384 atau naik 21,69 persen banding tahun lalu periode yang sama. Posisi penjualan pabrikan asal Jepang ini berada di posisi kedua, setelah Toyota. Kontribusi terbesar masih Xenia mencapai 50 persen. Kemudian disusul Grand Max 30 persen. Sampai akhir tahun, kami yakin bisa mencapai target 125 ribu unit, tutur Amel. Apalagi, tambahnya, AMD siap meluncurkan produk baru New Xenia pada pertengahan bulan depan. Sebelumnya, New Sirion telah di launching. Sekarang, kami tidak bisa menjelaskan New Xenia tunggu waktunya. Tapi, animo masyarakat tinggi. Terbukti, mereka telah inden membayar uang tanda jadi pemesanan Rp2,5 juta, pungkasnya. (dio/jpnn)

Kredit BCA Melejit JAKARTA. Kredit komersial dan konsumer masih menjadi pendongkrak utama kinerja PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sampai kuartal ketiga tahun ini. Bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) terendah dibandingkan bank lain, mendorong kredit BCA mencatat pertumbuhan di atas pasar. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, portofolio kredit perseroan sepanjang 9 bulan tahun 2011 ini tumbuh 27 persen menjadi Rp176,3 triliun. Kredit kami tumbuh 27 persen sedangkan pertumbuhan kredit industri (perbankan) nasional yang sampai Agustus sebesar 23 persen. kalau kita asumsikan sama pertumbuhannya sampai dengan September sebesar 23 persen itu maka kita tumbuh di atas pasar, ungkap Jahja saat memaparkan laporan kinerja di Jakarta kemarin. Pertumbuhan kredit BCA terutama didu-

kung tingginya permintaan kredit komersial dan konsumer. Kredit komersial dan usaha kecil dan menengah (UKM) tumbuh 33,7 persen menjadi Rp70,2 triliun dan kredit konsumer naik 28,2 persen menjadi Rp44,1 triliun terutama akibat melonjaknya Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 41,4 persen menjadi Rp23,8 trili-

un. Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) juga meningkat sebesar 23,2 persen menjadi Rp15,9 triliun. Bunga KPR kami memang terendah di angka 7,5 persen, kata Jahja. Jahja mengatakan pihaknya berkomitmen untuk konsisten mengembangkan usaha dalam menyalurkan kredit tanpa mengabaikan relationship banking pada

transaksi perbankan. Kalau lihat situasi ekonomi di Indonesia sekarang ini belum terasa ada masalah akibat problem di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Beda dengan 2008 yang sangat terasa, ungkapnya. Me ski begitu pihaknya mulai meningkatkan kewaspadaan karena baru saja mendapatkan kabar penurunan perkiraan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok dari semula 9,3 persen menjadi 9,1 persen. Artinya Asia ini mulai terkena dampaknya. Padahal ekspor kita ke China itu juga banyak terutama di beberapa sektor tertentu. Maka kita tetap waspada, terangnya. Meningkatnya portofolio kredit turut mendorong laba bersih BCA dengan kenaikan 25,3 persen menjadi Rp7,7 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp6,1 triliun. dana pihak ketiga naik 14,6 persen menjadi Rp301,3 triliun. (gen/kim/jpnn)

Harian Equator 25 Oktober 2011  

Harian Equator 25 Oktober 2011

Advertisement