Page 1

CMYK

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Jumat, 22 November 2013 18 Muharram 1435 H TERBIT 24 HALAMAN, NO22/11 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.500,-

Hukuman Angie Ditambah, KPK Girang JAKARTA (HK) — Mahkamah Agung dalam putusan kasasinya, menambah hukuman untuk Angelina Sondakh dari 4 tahun 6 bulan penjara menjadi 12 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 8 bulan kurungan. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi langsung girang menAngelina Sondakh dengar putusan tersebut.

Majelis kasasi yang dipimpin Artidjo Alkostar juga menghukum Angie--begitu mantan politikus Demokrat ini sering disapa--untuk membayar uang pengganti senilai Rp 12,58 miliar dan US$ 2,35 juta atas kasus korupsi penggiringan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga serta di Kementerian

Pendidikan dengan terdakwa Angelina Sondakh. "Baguslah, kami mengapresiasi putusan MA yang mencerminkan keadilan di masyarakat," kata Ketua KPK, Abraham Samad Abraham, Kamis (21/11). Hukuman yang lebih berat ini diharapkan Abraham membuat pihak lain berpikir ulang

jika ingin coba-coba melakukan korupsi. "Kami ingin setiap terdakwa korupsi itu putusannya memberi efek jera, supaya orang berpikir," tuturnya. Ungkapan kegembiraan juga dilontarkan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto. "Putusan itu menegaskan bahwa harapan Hukuman Angie Hal 7

Final, UMK Batam Rp2.422.092 Gubernur Teken UMK 7 Kota/Kabupaten TANJUNGPINANG (HK) — Setelah melalui perdebatan alot di tingkat Dewan Pengupahan Provinsi Kepulauan Riau, Gubernur H Muhammad Sani akhirnya meHM Sani nandatangani besaran tujuh Upah Minimum Kota/Kabupaten, Kamis (21/11). UMK Kota Batam yang paling menyita perhatian, diputuskan sebesar Rp2.422.092.

Sutana

Selain Kota Batam, besaran UMK yang telah disepakatati dan dinyatakan telah final yakni, Kota Tanjungpinang Rp1.665.500, Kabupaten Kepulauan Anambas Rp1.765.000, Kabupaten Natuna Rp1.700.000 Kabupaten Bintan Rp2.283.000, Kabupaten

Liputan Tanjungpinang

Final, UMK Hal 7

Upah Minimum Kota/Kabupaten Tahun 2014 di Provinsi Kepri

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

TEMUI PENDEMO — Walikota Batam, Ahmad Dahlan menemui ratusan buruh yang berunjuk rasa di depan Kantor Pemko Batam di Batam Centre, Kamis (21/11) terkait penetapan UMK Batam tahun 2014. Setelah melalui proses panjang, akhirnya Gubernur Kepri HM Sani menandatangani UMK Batam sebesar Rp2.422.092.

Batam

Rp2.422.092

Tanjungpinang

Rp1.665.500,

Bintan

Rp2.283.000

Karimun

Rp1.889.796

Lingga

Rp1.720.000.

Kepulauan Anambas

Rp1.765.000,

Natuna

Rp1.700.000

Buruh Ancam Mogok Massal BATAM (HK) — Sementara itu, buruh yang tergabung dalam sejumlah serikat, kembali menggelar unjuk rasa di depan Kantor Walikota Batam di Jalan Engku Putri, Batam Centre, Kamis (21/11) siang. Mereka tetap menuntut Gubernur Kepri HM Sani menetapkan UMK Batam tahun 2014 sebesar Rp2,7 juta. Jika tidak, buruh mengancam akan menggelar aksi mogok massal pada tanggal 2526 November 2013. "Kita sudah sepakat, Buruh Ancam Hal 7

Polri Ajukan 62 Model Jilbab Polwan Pandangan Kita BETAPA sering kealphaan, kelalaian, kekhilafan, dan segala kekurangan yang melekat pada diri orang lain, terlihat begitu jelas dimata kita, dan kitapun menilainya melalui persepsi kesempurnaan; sehingga manusia itu Pandangan Kita Hal 7

JAKARTA (HK) — Kepala Polri Jenderal Sutarman sudah merestui penggunaan jilbab kepada seluruh angota polisi wanita (polwan). Kebijakan itu tinggal menunggu Peraturan Kapolri

(Perkap) terkait seragam agar putusannya ini semakin kuat. Di sisi lain, Komisi III DPR pun telah menerima usulan langsung dari Mabes Polri terkait jilbab yang dibutuhkan ang-

garannya untuk pengadaan. Diketahui, setidaknya sudah ada 62 model dengan beragam warna, model, dan desain yang kepolisian ajukan. Anggota dewan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Tjatur Sapto mengatakan, Komisi III telah menerima ragam model yang tengah ditelaah untuk kemudian dipilih sebagai seragam jilbab polwan. Menurutnya, ragam model, desain, dan warna yang disodorkan oleh Mabes Polri meliputi seluruh jilbab yang disesuaikan dengan satuan kerja masing-masing. “Ada banyak contoh yang diberikan oleh Polri, itu kan

Indah Dewi Pertiwi

Suka Gaya Gotik JAKARTA (HK) — Pada acara temu media di Hotel Gran Mahakam, penyanyi Indah Dewi Pertiwi atau IDP memakai busana karya desainer Imelda Ahyar, biasa disapa Mel Ahyar. Baju ini terbuat dari bahan sejenis tulle dengan warna merah marun dan hitam. Rok panjang di bawahnya berwarna hitam transparan. “Saya suka gaya fashion dramatik. Ini dari pagi saya sudah pakai baju ini. Gaya gotik yang paling saya suka,” kata Indah, yang juga mengenakan sarung tangan hitam di tangan kanannya. Gaya berbusana ini

NET

SERAGAM polwan lengkap dengan jilbabnya di Aceh.

Polri Ajukan Hal 7

Suka Gaya Hal 7

Parlemen Australia Desak Abbott Minta Maaf CANBERRA (HK) — Parlemen Australia mendesak Pemerintahan Canberra segera meminta maaf guna menetralkan krisis diplomatik dengan Indonesia. Ketua Oposisi di Parlemen, Bill Shorten, menanggapi pertikaian antara Canberra dan Jakarta akan memperparah hubungan kedua negara. Shorten mengatakan, Abbot tidak perlu berleha-leha membiarkan bara diplomasi terus membakar Australia di

Jakarta. Desakan Shorten menjadi keputusan dari hak interpelasi Parlemen Australia menanggapi skandal

penyadapan yang dilakukan Australia terhadap Jakarta. "Kami menegaskan keseriusan masalah ini. Perdana Menteri (Abbot) harus menyelesaikan persoalan ini dengan Indonesia tepat waktu,'' kata dia, seperti dilansir the Australian, Kamis (21/11). Shorten menambahkan, peringatan Indonesia adalah keseriusan yang harus dipenuhi. Indonesia berang setelah tersingkapnya skandal peParlemen Australia Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI CMYK

Editor: Yuri, Layouter: Ricoh Polda, Grafis: Dimas


Ekonomi BATAM Bandar Dunia “Madani” adalah kota pantai (coastal city), kota berpulau (archipelagic city), pulau yang berkota (municipal islands) dan meskipun bukan menjadi ibu kota (non-capital city) Provinsi Kepri. Ia bagaikan “Sydney-nya” Australia dibandingkan ACT (Australian Capital Territory)-Canberra, identik dengan New York-nya” Amerika bukan Washington DC (District of Colombia), tidak ubahnya “Vancouver-nya” Canada dibandingkan megapolitan Montreal. Apalagi Batam FTZ (Free Trade Zone) juga didalamnya ada Batam FPZ (Free Port Zone). Sebagai kota dengan visi dunia (World-Class Coastal City), maka berbagai infrastruktur stratejik FTZ-FPZ harus terus dibenahi. Status Batam sebagai pusat alih kapal (transshipment center) harus

Jumat, 22 November 2013

Revitalisasi Insfrastruktur Kepelabuhanan Batam sukses. “Grand design” dan “blue print” Batam sebagai “container depo warehouse city” harus melayani pelayaran dalam negeri (inland liner logistic point) sampai ke manca negara (internastional cargo services). Kata kunci sukses berproduksinya FTZ harus dijawab oleh manajemen ekonomi komprehensif di FPZ. Proses Exim (export-import) baik dokumen maupun fisik harus cepat dan dipercepat, hal ini bisa dicapai jika infrastruktur FPZ semakin memadai. Tiga pelabuhan utama FTZ-FPZ (Sekupang, Batu Ampar, dan Kabil) masing-masing membutuhkan minimal 14 hektar “container yard”, dan 10 non-stop “container crane” jika akan menga-

DR H Syamsul Bahrum (PhD) syamsulbahrum007@gmail.com dopsi seperti di Jakarta menyediakan terminal International Cargo kargo untuk melayani Terminal (JICT) dimana kontainer, tetapi juga jasa “container and freight carkargo lainnya. Masuknya go handling” oleh TPK produk kering (dry bulk Koja. FPZ Batam memcom- modity) seperti butuhkan ketiga model semen, gandum, kacang “container crains” sekasoya beras, gula dan pupuk ligus seperti “Panamax, (urea) termasuk kargo Post-Panamax dan Suyang memuat komoditas Bahrum per-Post Panamax types”. berbahaya (dangerous and Batam FTZ dan minimal “container hazardous cargos) juga memiliki yard” 10 ha diharapkan bisa me- tipologi penanganan berbeda nangani 7.500 TEUs untuk ekspor baik dari sisi fisik infrastruktur dan impor (ex-im containers). maupun komoditas yang dilayaManajemen FPZ (Port ni. Komoditas diatas sangat Authority) tidak hanya harus sensitif dengan cuaca misalnya

hujan dan proses pemindahan harus melalui krain khusus (Panamax and Handymax types) dan moda transportasi tertentu. Kota Batam meskipun tipe industri dan model produk industri yang dihasilkan 75 % membutuhkan pelayanan jasa kontainer untuk export-impor (tiga FPZ), namun dengan status FTZ Batam membutuhkan juga terminal khusus “multi-purposes” yang melayani komoditas umum (general cargos) dan kebutuhkan khusus industri, non-industri dan konsumsi publik. Jika menghandalkan tiga pelabuhan saja, dengan peningkatan volume export-import maka akan terjadi kemandekaan pelayanan (bottle neck).

2

Saat ini saja diperkirakan pelabuhan resmi FTZ belum mampu secara efisien menangani cargo. FPZ Batam harus bersertifikat IMO (International Maritime Organization) atau mendapat rekognisi internasional SOLAS-(Safety of Life at Sea)-1974, memenuhi persyaratan CSI (Container Security Initiative), dan keterjaminan kese-lamatan bagi kapal niaga internasional (International Ship and Port Facility and Security Code). Berbagai persyaratan diatas harus tersedia jika Batam FTZ akan diperkuat dengan Batam FPZ. Salah satu institusi yang dibutuhkan untuk mengintegrasikan “one institution with multi-functions” ini adalah ISCG (Indonesia Sea and Coast Guard). Insya Allah kita memahaminya.

TDA Gelar Seminar Teknopreneur BATAM (HK) — Dalam rangka merangsang minat berwirausaha, komunitas Tangan Di Atas (TDA) Batam bekerjasama dengan Bank BNI dan Politeknik Batam menggelar Pesta Wirausaha (PW) Batam 2013 dengan tema 'Cara Cerdas Memulai Usaha di Bidang Teknopreneur'. Acara tersebut diperuntukan bagi masyarakat umum maupun mahasiswa yang menguasai teknologi informasi (IT). Nana Marlina Liputan Batam Ketua TDA Batam Irfantoni kepada wartawan di gedung Bank BNI Kampung Utama Nagoya, Kamis (21/11) menyebutkan, komunitas TDA hadir sejak tahun 2006 di Indonesia yang dimulai dari Jakarta. Di Batam, komunitas ini memiliki anggota tidak kurang dari 100 orang yang memiliki usaha di berbagai bidang. Pesta Wirausaha (PW) yang rencananya akan digelar di gedung Politeknik Negeri Batam pada Sabtu, 7 Desember 2013 mendatang merupakan rangkaian agenda PW di 10 kota di Indonesia yang merupakan agenda besar komunitas TDA pusat tahun ini. Tujuannya sebagai ajang ber-

bagi pengalaman dan pengetahuan serta mempersiapkan entrepreneur Indonesia melalui galeri kreatifitas bisnis dari entrepreneur untuk siap menghadapi persaingan global seperti MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) di tahun 2015 mendatang. Adapun bidang Teknopreneur yang diusung merupakan satu-satunya tema berbeda dari 9 kota besar lainnya. Hal itu menurut Irfantoni mengingat Batam merupakan salah satu kota yang memiliki potensi SDM (sumber daya manusia) yang cukup besar dalam teknologi. Di mana banyak pekerja di Batam yang telah bekerja selama puluhan tahun di bidang teknologi, dan ingin memulai usaha, namun tidak tau untuk memulai dari ma-

na. Di samping itu, banyak terdapat lulusan atau mahasiswa yang menggeluti IT, namun belum tersalurkan kelebihan yang dimiliki untuk menjadi entrepreneur. "Teknoprenuer sedang booming, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga dunia. Banyak perusahaan asing masuk ke Indonesia, tetapi kita tidak siap untuk bersaing. Padahal, berbisnis di bidang ini tidak membutuhkan banyak karyawan, tetapi penghasilannya sangat besar. Contohnya saja bila bisa membuat sebuah aplikasi, dan aplikasi tersebut digunakan untuk smartphone. Bisa dibayangkan berapa banyak yang akan memakainya. Di Indonesia saja, 10 tahun terakhir tingkat penggunaan smartphone sangat besar, ini potensi pasar yang sangat besar, belum lagi bila sampai ke luar negeri," pungkas Irfantoni yang didampingi Ketua Panitia PW Bimo Prasetyo dan CEO BNI Kantor Wilayah Padang Anang Basuki. Acara tersebut nantinya menghadirkan pemateri yang merupakan pengusaha sukses dibidang teknopreneur, yaitu M Tibiyani (Dirut PT Solusindo Disamting Pratama), Gani (Dirut PT Inforsys Indonesia), Marlin Sugama (Co-Founder Main Studio), Arry Rahmawan

(Direktur Cerdas Mulia Training) dan DR Priyono Eko Sanyoto sebagai moderator. Untuk mengikuti seminar ini, Anda harus mengeluarkan biaya Rp30.000 untuk mahasiswa dan Rp75 ribu untuk umum. Tiket bisa didapatkan di Gramedia, Politeknik Batam, outlet Nayadam, DSNI dan Kedai Digital. BNI Dukung UKM Sebagai bank pelat merah, BNI mendukung lahirnya entrepreneur di segala bidang, salah satunya di bidang teknopreneur. Dalam acara tersebut nantinya, BNI mengajak komunitas TDA untuk bergabung dalam program branding BNI, di mana komunitas ini nantinya akan mendapatkan kartu

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

PESTA WIRAUSAHA — CEO BNI Kantor Wilayah Padang Anang Basuki dan Ketua TDA Batam Irfantoni memberi pemaparan tentang Pesta Wirausaha (PW) di Kantor BNI Kampung Utama, Kamis (21/11). PW akan digelar di Politeknik Batam, Sabtu 7 Desember 2013. ATM khusus tanpa biaya, serta kemudahan-kemudahan yang akan didapatkan. BNI di Kepri telah menyalurkan Rp171 mi-

liar, di mana 3,96 persen di antaranya di Kepri, 38,75 persen di Riau dan 58,28 persen di Sumbar. "Kepri sedikit pen-

yalurannya karena jumlah dan luas wilayahnya juga sedikit dibandingkan Sumbar dan Riau," ujar Anang. ***

Asset BPR di Kepri Capai Rp3,9 T KARIMUN (HK) — Hingga September 2013, asset Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPR-BPRS) di Provinsi Kepulauan Riau mencapai Rp3,9 triliun. Angka ini meningkat Rp.489 miliar atau 14,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2012, yaitu Rp3,419 triliun. Sebagaimana disampaikan Kepala Kantor Perwa-

kilan Bank Indonesia Kepri Gusti Raizal Eka Putra di Karimun, Kamis (21/11). Gusti mengatakan, pertumbuhan aset tersebut berkat dukungan dan kepercayaan masyarakat serta pengusaha di Kepri. Dengan pertumbuhan yang sangat bagus tersebut, Gusti berharap ekonomi Kepri terus berkembang, khususnya usaha kecil dan menengah (UKM). Selain pertumbuhan aset

yang cukup bagus, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) juga cukup besar, yaitu Rp3,071 triliun, naik Rp334 miliar atau 12,22 persen dibandingkan September 2012, yaitu Rp2,737 triliun. Dilihat dari sisi penetrasi atau penyaluran dana ke masyarakat, Gusti juga mengatakan cukup bagus, di mana penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp2,854 triliun atau meningkat se-

besar Rp355 miliar (14,21 persen) dibanding September 2012, yaitu Rp2,499 triliun. "Penyaluran kredit BPR dan BPRS di Kepri sebagian besar masih untuk konsumtif, yaitu 60,83 persen atau Rp1,736 triliun dari portofolio kredit. Sisanya, Rp860 miliar atau 30,14 persen untuk kredit modal kerja dan kredit investasi 9,04 persen atau Rp258 miliar," pungkas Gusti. (abk)

Editor: Nana Marlina, Layouter: Zikri Karisma


CMYK

CMYK

Jumat, 22 November 2013

"Satunya Kata dan Perbuatan", Dr, H.M. Soerya Respationo, S.H., M.H.

Khalifah Dalam Masyarakat

Bagian 32 Sama halnya dengan pemahaman soal khalifah dan kekhalifahan. Kalau hanya sekedar pengertiannya penguasa dan kekuasaan, maka kebanyakan umat ini akan terjebak pada pemahaman yang sempit. Ketika penguasa dan kekuasaan dijadikan tujuan, bukan dijadikan alat untuk kemaslahatan umat, maka habislah sudah. Karena apa yang kita ikhtiarkan pada akhirnya hanya sekedar bagaimana berkuasa dan menguasai, bukan lagi berpikir agar kekuasaan yang kita miliki memberi manfata sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat banyak. Oleh karena itu, saya sangat tertarik dengan surat Al Baqarah ayat 30

yang mana Allah SWT berfirman: ...Innii ja 'ilun fil ardi khalifah...Sungguh Aku akan menjadikan khalifah pengganti KU di bumi.... disebabkan karena kita penggantiNya, khalifahNya di muka bumi, maka sifat Rahman Rahim yang dimiliki Allah SWT juga harus kita miliki..kasih sayang kita kepada wong cilik, masyarakat yang tidak berdaya, berarti suatu cerminan sifat Rahman dan RahimNya. Oleh karena itu, janganlah ragu wahai umat Islam untuk dapat berbuat, beramal kebajikan sebanyak-banyaknya, karena kita semua adalah khalifah di bumi ini. Kita semua diberi peran yang sama memakmuran bumi ini. Karena kita diberi peran khalifah/ penggantiNya di muka bumi, maka jika kita ingin sejahtera, kitalah yang berperan menggapai kesejahteraan itu melalui kerja keras dan juga cerdas. Jika yang dibutuhkan beras, maka bercocok tanamlah, jika yang kita butuhkan ikan, maka jaringlah atau ternaklah. Apa saja yang kita butuhkan, maka wajib hukumnya bagi kita untuk berikhtiar mengusahakannya. Karena kita khalifah, maka kita harus melakukan kerja sebaikbaiknya untuk memakmurkan dunia dan memanfaatkannya bagi kemaslahatan kita bersama. Ibarat dalam kehidupan, ketika seorang pemilik kapal ikan memerintahkan kita yang berprofesi nelayan mencari ikan di laut, maka yang harus kita kerjakan tentu saja mencari ikan sebanyak-banyaknya, lalu jika dalam mencari ikan itu kita temukan mutiara, maka mutiara itulah bonusnya. Tugas mencari ikan dari sang pemilik kapal untuk ikan sementara

kita sibuk mencari mutiara, maka pada akhirnya tak satupun kita dapatkan..dan tentu saja si pemilik kapal akan kecewa, tugas utama kita gagal total karena kita sibuk mencari bonus, mutiara sementara tugas utama mencari ikan terabaikan. Demikian halnya ketika Allah SWT perintahkan kita menjadi khalifah/ penggantiNya, maka kewajiban kitalah mengurus dunia dan alam yang kita miliki ini. Lalu kalau dalam mengurus dunia itu kita diberi amanah berkuasa, maka itu bonus. Ketika kita rawat dan kita bela masyarakat kemudian yang kite peroleh kehormatan atau hujatan sekalipun, itu tetap bonus. Kuncinya tugas utama jangan kita tinggalkan, menjaga dan menjalankan amanah, memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat karena kita semua dijadikan Allah SWT sebagai khalifah/penggantiNya dalam mengurus, menjaga, dan memelihara kehidupan. Maka, jadilah khalifah dalam kehidupan masyarakat kita, tumbuhkan niat dan tekad dalam lahir dan bathin untuk menyatukan kata dan perbuatan agar peran kita dalam kehidupan di muka bumi ini sejalan dengan perintahNya. Muharram Awal Tahun Hijriah// Bulan yang Baik dan Utama//Kalaulah Paham Peran Khalifah//Tentukan Sayang Pada Dhuafa. Di Pulau Penyengat Awal Bermula//Tempat Bersemayam Para Syuhada//Mari Kokohkan Ajaran Agama//Melalui Pemahaman yang Sempurna. Menyelam Nelayan Kedalam Samudera//Untuk Dapatkan Mutiara dan Juga Intan//Jikalau Agama Sudah Paham Sempurna//Pastinya akan Satunya Kata dan Perbuatan.**

3

Ragam Menu Di Asli Mart Boston Chicken KARIMUN (HK) — Restoran Asli Mart Boston Chicken Karimun menyediakan aneka makanan dengan harga terjangkau. Restoran ini melengkapi minimarker Asli Mart yang ada di kawasan jalan Ahmad Yani Sungai Lakam No 5-9, Karimun. Abdul Kodir Liputan Karimun "Beragam menu yang kami tawarkan, harganya sangat terjangkau untuk semua kalangan," ujar Supervisor Restoran Asli Mart Boston Chicken, Teguh Hasmar Kurniawan, kemarin. Pria yang akrab disapa Teguh ini mengatakan, kehadiran restoran tersebut melengkapi kebutuhan masyarakat yang berbelanja kebutuhan harian di sana. Restoran berada di lantai dua Asli Mart, menyediakan paketpaket khusus dengan menumenu yang lezat. Di lokasi tersebut juga ada play ground untuk tempat bermain putera-puteri Anda dengan biaya hanya Rp18 ribu per jam. "Selaian ada swalayan, kami menghadirkan restoran yang menyediakan makanan cepat saji dengan harga sangat terjangkau. Terdapat paket-paket ekonomis mart mulai dari paket Rp22 ribu

hingga, paket boston mini Rp18 ribu hingga Rp29 ribu, paket sepecial Rp30 ribu hingga Rp32 ribu, paket pelajar Rp22 ribuan, paket ceria Rp22 ribu dan berbagai minuman dengan harga mulai dari Rp6 ribu hingga Rp15 ribu," papar Teguh. Ada juga paket boston dengan harga sampai Rp175 ribu. Sambil makan, atau menunggui putera-puteri yang sedang bermain di play ground, ada fasilitas Wi-Fi yang bisa dimanfaatkan. Di samping itu, ada paket ulang tahun untuk 10 orang dengan harga Rp1,250 juta, sudah mendapat fasilitas 10 potong ayam goreng, 10 piring nasi putih, 10 pcs sosis ayam, 20 pcs nugget ayam, 20 pcs kentang goreng, 10 gelas juice dispenser, 10 gelas ice cream, 10 pcs topeng, 10 pcs topi ultah, 10 pcs souvenir dan 10 ticket indoor playground satu jam. Paket ulang tahun untuk 20 orang dengan biaya Rp2,25 juta, meliputi 20 potong ayam

CMYK

goreng, 20 piring nasi putih, 20 pcs sosis ayam, 40 pcs nugget ayam, 40 pcs kentang goreng, 20 gelas juice dispenser, 20 gelas ice cream, 20 pcs topeng, 20 pcs topi ultah, 20 pcs souvenir dan 20 ticket indoor playground satu jam. Paket ulang tahun 30 orang dengan biaya Rp3,2 juta, sudah mendapatkan fasilitas 30 potong ayam goreng, 30 piring nasi putih, 30 pcs sosis ayam, 60 pcs nugget ayam, 60 pcs kentang goreng, 30 gelas juice dispenser, 30 gelas ice cream, 30 pcs topeng, 30 pcs topi ultah, 30 pcs souvenir dan 30 ticket indoor playground satu jam. Sedangkan untuk paket ulang tahun personal tanpa ruangan hanya Rp65 ribu per orang sudah mendapatkan fasilitas yang menggiurkan seperti 1 pcs ayam goreng, 1 pcs nasi putih, 1 pcs kentang goreng mini, 2 pcs nugget ayam, 1 pcs juice dispenser, 1 pcs soft ice cream, 1 pcs souvenir dan 1 ticket indoor play ground 1 jam. "Bagi konsumen yang ingin menikmati hiburan badut modren, sulap dan layanan photografer, kami juga menyediakan, namun tidak termasuk dalam biaya paket," ujar Teguh sembari mengatakan, selain menyediakan tempat untuk ulang tahun, ia juga menyediakan fasilitas untuk meeting perusahaan, dan kunjungan anak-anak TK dengan kapasitas 40-50 orang.***

Editor: Nana Marlina, Layouter:Novrizal


Dunia

Jumat, 22 November 2013

4

COFFEE MORNING H MUHAMMAD NABIL :

Kepri Menghadapi AFTA 2015

MELANJUTKAN bahasan kreativitas dan Inoveatif anakanak bangsa. Persoalannya pemerintah tidak mendukung secara serius. NET

IKUT SIDANG — Vittoria yang masih berusia enam minggu tertidur di gendongan ibunya. Ibu Victoria, Licia Ronzulli adalah anggota komisi dewan yang membidangi lingkungan, kesehatan dan keamanan makanan di Strasbourg, Prancis. Sekarang Vittoria sudah berumur enam tahun dan selalu ikut dalam sidang di dewan.

Bom Hantam Bagdad, 28 Tewas BAGDAD (HK) — Sedikitnya 28 orang tewas dan 65 lainnya cedera setelah serangkaian serangan sembilan bom di kawasan warga Syiah di Bagdad, Rabu, 20 November 2013. Ledakan bom mematikan pada Rabu, 20 November 2013, sekitar pukul 07.30 waktu setempat (04.30 GMT) terjadi di sekitar Sadria tengah, tepatnya di lapangan parkir mobil di luar pasar menyebabkan lima penjaga

toko tewas dan 15 lainnya mengalami luka-luka. Menurut keterangan kepolisian dan petugas medis, serangan bom lainnya berlangsung di Shaab, Tobchi, Karrada, Azamiyah, dan di sekitar Amil.

Koresponden Al-Jazeera, Imran Khan, melaporkan dari Bagdad, jumlah korban ada kemungkinan bisa bertambah lantaran saat itu masyarakat sedang libur dua hari sesuai dengan keputusan pemerintah akibat hujan deras. Irak terus-menerus didera kekerasan mematikan sejak April 2013, menyusul serangan mematikan oleh aparat keamanan terhadap warga Sunni yang melakukan unjuk rasa di utara negara. Sejak

saat itu, PBB menyatakan, kekerasan meningkat di Irak mengakibatkan lebih dari 5.500 orang tewas. Belum ada kelompok mana pun yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom pada Rabu, 20 November 2013, itu. Tapi para pejuang Sunni yang memiliki hubungan dengan kelompok front Al-Qaeda kerap melakukan serangan bom di luar Bagdad dengan gaya seperti dilakukan terhadap kaum Syiah. (tmp)

Kreativitas dan daya inovasi yang tinggi itu justru dibunuh dengan suatu kebijakan. Meski begitu, kreativitas dan inovasi baru selalu muncul dari tangantangan terampil anak-anak bangsa. Kreativitas anak-anak bangsa di Texmaco dibunuh dengan menutup perusahaan tersebut karena permasalahan kredit macet. Bukan hanya di bidang otomotisnya tapi juga di bidang tekstil. Ribuan tenaga terampil itu kehilangan kesempatan berkarya, bahkan harus rela menjadi pengangguran. Sebagian memanfaatkan keterampilannya untuk berwiraswasta. Yang lebih mencengangkan ternyata sekitar 300 sampai 400 eks karyawan Texmaco itu ditampung bekerja di industry Proton Malaysia. Perusahaan nasional negeri Jiran yang bekerja sama dengan lotus itu akhirnya berhasil membuat produk-produk fusturistik dan berteknologi canggih. Dan ternyata ada peran anak-anak bangsa ini yang terbuang dari negerinya sendiri.

Hal yang sama terjadi di PT. Dirgantara Indonesia (sebelumnya Industri Pesawat Terbang Nasional). Perusahaan yang dirintis Prof. B.J. Habibie itu seakan sengaja dimatikan kreativitasnya. Namun puluhan bahkan ratusan eks-IPTN, bekerja di perusahaan penerbangan Boeng di Amerika atau Airbus Jerman. Beberapa di antara berhasil menduduki jabatan strategis di perusahaan tersebut. Anak-anak muda yang kreatif dan inovatif tidak mendapatkan dukungan penuh pemerintah, apalagi permodalan untuk pengembangannya. Mestinya pemerintah memberdayakan semua potensi tersebut menjadi daya terobosa bangsa mengejar pasar global. Jadi soal kreativitas dan daya inovasi anak-anak bangsa ini tidak perlu diragukan. Yang diperlukan adalah dukungan dan iklim yang sehat untuk mengembangkan potensi tersebut. Sifat tenaga kerja kita yang telaten dan pekerja keras, tidak mengenal lela juga disukai di beberapa negara orang. Malaysia, Singapura, Timur Tengah sampai ke Amerika dan Eropa – pekerja Indonesia mendapatkan prioritas karena kegigihannya dan keterampilannya. Mereka jauh lebih unggul dibanding dengan tenaga kerja lainnya. Kita juga memiliki kekayaan alam yang melimpah hampior di setiap sudut wilayah negeri ini. Persoalannya semua itu dikuasai kekuatan asing dengan dalih globalisasi selama ini. Semua aspek dimatikan dan dibuat tidak mampu bersaing dengan produk dari luar. Secara tidak sadar, pola hidup dipengaruhi dengan gaya kapital-

is, masyarakat kita menjadi konsumtif dan prestise. Bagaimana peran Provinsi Kepri sebagai pintu gerbang hubungan internasional tersebut? Kepri bisa menempatkan diri sebagai etalasi yang menghubungan daerah Indonesia lainnya dengan negara luar. Kepri, terutama Kota Batam, harus mampu dibangun sebagai suatu kawasan yang orientasi terbesarnya dalam bidang jasa. Kuncinya satu, perlu konsep pembangunan yang lebih matang, terukur dan berwawasan jauh ke depan. Membangun Kota Batam diperlukan pemimpin yang visioner, prinsipel dan punya nyali. Potensi pengembangan Kota Batam masih terbuka. Penyimpangan dan pelanggaran yang terjadi masih dapat ditolerir dan diperbaiki jika semua pihak menghendaki kemajuan Kota Batam. Kota Batam dan Provinsi Kepri perlu membuat blue print rencana pembangunan jangka panjang yang berorientasi darat dan laut secara komprehensif. Penataan tersebut sangat penting karena terkesan tidak dikelola dan disiapkan secara baik dan serius. Persiapan SDM juga tidak terlalu rumit karena untuk mendapatkan SDM berkualitas di kepri sudah menjadi tujuan perantau dengan segala tingkat pendidikan dan skill. Seiring itu, pemerintah daerah mendorong SDM tempatkan meningkatkan kualitas diri dengan pendidikan yang tepat sesuai dengan kebutuhan daerah ini ke depan. Mestinya status FTZ bagi Batam, Bintan dan Karimun memberikan manfaat yang besar demi kemajuan kawasan ini karena potensinya terbentang di depan mata. ***

Editor: R Ghafur, Layouter: Syahrial Anwar


Opini & Layanan Umum 10 Tahun Kabupaten Lingga KABUPATEN Lingga yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2003, pada Rabu ( 19/11) lalu, genap berusia sepuluh tahun. Pada usia tersebut, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan oleh duet kepemimpinan bupati, Daria dan wakil bupati, Abu Hasim. Persoalan tersebut, mulai dari minimnya sejumlah sarana atau infrastruktur, seperti sarana jalan, sarana kesehatan, sarana ibadah, sarana pendidikan, sarana air bersih, sarana pelabuhan dan transportasi serta berbagai sarana lainnya. Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Lingga, juga

dituntut secepatnya mencarikan solusi terhadap masih tingginya tingkat kemiskinan di kabupaten tersebut. Tidak dapat dipungkiri, jika dibandingkan dengan sejumlah kabupaten atau kota yang ada di Kepri saat ini, Lingga termasuk salah satu kabupaten yang persentase masyarakat miskinnya cukup dominan. Kenyataan tersebut, harus menjadi perhatian serius bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Lingga. Pemerintah Kabupaten Lingga, harus senantiasa mencari berbagai strategi dan terobosan, sehingga pada gilirannya dapat memberikan kontribusi serta solusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Dalam pidatonya saat

upacara peringatan hari ulang tahun kabupaten Lingga ke-10, di lapangan Sultan Mahmud Riayat Syah, Bupati Lingga Daria menyatakan, dirinya beserta seluruh jajaran Pemkab Lingga, selalu berupaya melakukan upaya demi terealisasinya percepatan pembangunan Lingga serta peningkatan pendapatan masyarakat Lingga. Menurut Daria, dari kurun waktu 10 tahun terakhir, atau sejak Lingga di tetapkan sebagai kabupaten, pihaknya telah berhasil menekan kemiskinan mencapai angka 18,02 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Lingga. Salah satu upaya yang dilakukan pihaknya, dengan melakukan rehabi-

litasi rumah tidak layak huni. Dimana sejak tahun 2011, telah direhab dan dibangun rumah tak layak huni sebanyak 1.739 rumah, dengan total anggaran Rp26,1 miliar. Tahun 2013, pihaknya juga merehab 798 rumah dengan dana Rp13,1 miliar. Sedangkan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) telah dibangun 592 unit rumah selama dua tahun terakhir. Tahun 2013 dibangun 501 rumah di Kecamatan Singkep. Program rehabilitasi rumah tidak layak huni, tentunya hanya satu dari sekian banyak terobosan untuk menekan angka kemiskinan. Masih banyak terobosan lain yang harus dilakukan. Tero-

bosan tersebut diantaranya, bagaimana menciptakan pendidikan murah atau gratis, sarana kesehatan gratis dan memadai, penyediaan lapangan kerja dan kemudahan mendapatkan modal usaha serta lainnya. Pemerintah Kabupaten Lingga harus memahami, penanggulangan kemiskinan yang komprehensif, tidak hanya dapat dilakukan sendiri, tapi juga harus melibatkan segenap pemangku kepentingan, baik itu pemerintah pusat, provinsi, pihak swasta serta pihak terkait lainnya. Pengentasan kemiskinan harus teritegrasi. Dilakukan melalui berbagai program berupa perlindungan sosial, peningkatkan akses terhadap pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat,

Jumat, 22 November 2013 pemberdayaan kelompok masyarakat miskin serta menciptakan pembangunan yang inklusif, yaitu pembangunan yang mengikutsertakan dan sekaligus memberi manfaat kepada seluruh masyarakat. Kita berharap, dengan hari ulangtahun Kabupaten Lingga yang ke-10, dapat dijadikan sebagai momentum oleh seluruh pihak di Kabu-

5

paten Lingga, untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai langkah yang telah dilakukan selama ini. Tentunya dengan evaluasi yang dilakukan seluruh pihak, diharapkan mampu memberikan solusi dan arah yang positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dan kemajuan pembangunan Kabupaten Lingga kearah yang lebih baik. ***

C akap B ijak "MENGETAHUI apa yang kita ketahui serta tidak mengetahui apa yang tidak kita ketahui adalah sejatinya ilmu pengetahuan" Henry David Thoreau

GM3 dan Shubuh Berjamaah di Kepri Dekadensi moral bangsa terjadi hampir di semua lapisan masyarakat. Mulai dari kalangan bawah sampai elit pemerintah negara. Bisa dilihat dari berbagai kasus korupsi, narkoba, pemerkosaan, pembunuhan, pornografi dan pergaulan bebas yang menjerat kaum generasi muda (remaja dan siswa) membuat negara makin terpuruk. Rendahnya kesadaran masyarakat melakukan filterisasi terhadap budaya asing dan informasi, membawa pengaruh besar bagi masyarakat Indonesia. Teknologi canggih dan kuatnya pengaruh media massa, mengarahkan pola pikir masyarakat kepada pola hidup yang serba instan. Perkembangan zaman, selain membawa peningkatan kualitas hidup, pengetahuan dan kesejahteraan, namun disisi lain, menimbulkan melemahnya kearifan budaya lokal, gaya hidup masyarakat yang hedonis, materialis dan konsumtif. Dengan kata lain, kehidupan masyarakat dari segi materi terus berkembang namun dari segi moralitas dan religiusitas makin menurun. Atas dasar kekhawatiran itu, Menteri Agama RI, Suryadharma Ali meluncurkan sebuah gerakan yang disebut Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji (GM3). GM3 diluncurkan Menteri Agama (Menag) di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (30/3/ 2011) dengan harapan untuk mencegah rusaknya akhlak generasi muda dan mencegah masuknya aliran sesat. GM3 yang digulirkan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah kembali membumikan Al-Qur'an di tengah-tengah masyarakat serta menyiapkan generasi bangsa yang tidak hanya pintar secara akademis dan intelektual, tetapi mereka memiliki kecerdasan emosional dan moral. Waktu maghrib yang dipilih Menag tidak lepas dari tradisi keagamaan masyarakat Islam Indonesia tempo dulu. Dulu, waktu Magrib menjelang shalat Isya selalu dijadikan untuk mengaji Al-Qur'an, mengkaji berbagai ilmu agama. Ayat-ayat Al-Quran selalu terdengar di setiap masjid, surau dan rumah-rumah.

K olom Publik

INDONESIA dulu dikenal sebagai bangsa yang mempunyai rakyat berbudi pekerti luhur, santun dan agamis. Namun seiring perkembangan zaman, citra itu makin luntur. Moralitas yang ada kini jauh dari nilai-nilai normatif yang selama ini dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia.

Oleh: Drs, H, Handarlin H Umar Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kepri Hal tersebut bertolak belakang dengan gaya dan pola hidup masyarakat di kampung-kampung saat ini. Masjidmasjid dan majelis taklim lengang jamaah, setiap usai Maghrib jarang pula kita dengar lantunan bacaan ayatayat suci Al Qur`an dari rumah-rumah kaum Muslimin. Sementara, kita merindukan lantunan ayat-ayat Al-Quran di setiap masjid dan rumahrumah penduduk muslim dan merindukan pemahaman dan pengamalan ajaran agama oleh masyarakat. GM3 juga berfungsi guna memotivasi setiap keluarga muslim selalu berinteraksi dengan Al-Qur'an, membangun nilai-nilai AlQur’an serta meningkatkan pemahaman ajaran agama di lingkungan keluarga muslim GM3 di Kepri Meskipun Kepri tidak termasuk pada daerah percontohan program GM3 pada saat peluncuran pertamanya, namun Kemenag di seluruh Indonesia harus mensukseskan program itu. Hal ini dilandasi oleh tugas Kemenag sebagai instansi pemerintah yang mempunyai peran melakukan pembangunan di bidang agama dan keagamaan. Kanwil Kemenag Kepri yang mempunyai visi “Terwujudnya Masyarakat Kepri Taat Beragama, Rukun, Cerdas, Mandiri, Sejahtera Lahir Batin dan Berakhlak Mulia”, langsung merespon dengan meluncurkan Gerakan Masyarakat Mengaji (GM3) dan Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah di wilayah Kepri pada November 2011 oleh penulis sendiri selaku Kepala Kanwil Kemenag Kepri. Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah dan GM3 selain mendukung dan mensukseskan program Menag, juga da-

an dari awalnya hanya 2 kali dalam satu bulan menjadi 4 kali dalam satu bulan (4 kali maghrib dan 4 kali shubuh). Magrib mengaji dilaksanakan pada Kamis malam Jum’at, sedangkan Shubuh berjamaah dilakukan pada Ahad. Perkembangan pelaksanaan GM3 dan safari Shubuh juga sampai pada istilah nama kegiatan. Sebagaian masyarakat ada yang menyebut GM3 dengan istilah 'maling' (maghrib keliling), sedangkan untuk Gerakan Subuh Berjamaah disebut dengan istilah "suling" (shubuh keliling). Istilah ini bagi sebagian masyarakat yang belum mengetahui latar belakang kegiatan tersebut mungkin terdengar kurang pas. Karena istilah kata "maling" dan "suling" tidak cocok untuk kegiatan keagamaan. Perlu diketahui, penyebutan "maling" dan "suling" untuk kegiatan GM3 dan Gerakan Shubuh Berjamaah bukan dari Kanwil Kemenag Kepri, itu hanya penyebutan dari sebagian masyarakat saja. Namun apabila masyarakat sudah mengetahui latar belakang kegiatan tersebut dan mengartikan "maling" dengan Magrib Keliling dan "suling"dengan Subuh Keliling serta tidak mengartikannya pada hal yang negatif, istilah tersebut tidak menjadi masalah. Khusus di Tanjungpinang, GM3 dan safari Shubuh berjamaah dilaksanakan oleh kanwil kemenag Kepri bergabung dengan kantor kemenag Tanjungpinang dan Pemko Tanjungpinang. Sebagai bentuk dukungan serta motivasi kepada jamaah untuk membaca Al-Qur’an, setiap kunjungan safari, kemenag menyerahkan mushaf Al-Qur'an yang merupakan kiriman dari ke-

Oleh: Kholidin, Program DSNI Amanah

Berkomunikasi

(Bagian Kedua) JANGAN biarkan lisan ini mencari-cari kejelekan orang lain. Hindari kata-kata yang hanya bisa mengkritik atau mencari kesalahan orang lain, memfitnah, menghasut. Sebagaimana firman Allah Allah dalam surah Al Hujarat ayat 12, perbuatan yang sangat hina seumpama orang yang memakan bangkai temannya sendiri. Ketiga, berkata dengan jujur dan benar, Qaulan Syadidan. Seorang muslim berkata harus benar, jujur jangan berdusta. Karena sekali kita berkata dusta, selanjutnya kita akan berdusta untuk menutupi dusta kita yang pertama, begitu seterusnya, sehingga

lam rangka meningkatkan kualitas ibadah dan sebagai upaya memberikan contoh teladan kepada masyarakat. Guna mensukseskan program itu di seluruh kab/kota di Kepri, kakanwil menerbitkan Surat Edaran nomor Kw.32.2/ BA.00/3968/2011 tanggal 23 November 2011 tentang Shalat Shubuh Berjamaah dan Maghrib Mengaji. Dalam surat edaran itu, Kakanwil mengimbau seluruh Kepala Kantor Kemenag kota/kabupaten di Kepri agar mengaktifkan Gerakan Shalat Shubuh berjamaah dan GM3 yang melibatkan seluruh pejabat, kepala KUA dan seluruh pegawai di lingkungan masing-masing bersama dengan masyarakat setempat. Untuk teknis pelaksanaannya, pada surat edaran itu, kakanwil mengimbau agar kakankemenag kab/kota merencanakan dan menyusun jadwal kegiatan tersebut, empat kali dalam sebulan (2 kali shalat Shubuh dan 2 kali Maghrib) sesuai dengan situasi dan kondisi masjid serta jamaah didaerah masing-masing. Selain dengan penyampaian surat edaran, Kanwil Kemenag Kepri Kepri mulai Tahun Anggaran 2012 s.d 2013 melakukan kegiatan sosialisasi GM3 dan Gerakan Shubuh Berjamaah di seluruh kab/kota se-Kepri dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari DIPA Kanwil Kemenag Kepri. Seiring waktu, program GM3 dan Shalat Shubuh Berjamaah di Kepri telah mengalami banyak perkembangan. Dari awalnya hanya diikuti oleh jajaran kemenag saja, akhirnya ikut bergabung dari pemerintah provinsi dan pemerintah daerah kab/kota seKepri. Waktu pelaksanaannya pun mengalami perkembang-

menag Pusat kepada pengurus Masjid/Mushalla. Begitu juga dengan Pemko Tanjungpinang menyerahkan bantuan mushaf Al-Qur'an dan terjemahnya kepada setiap masjid/surau yang dikunjungi. Kegiatan magrib mengaji setiap malam Jum’at diisi dengan berbagai acara, mulai dari shalat maghrib berjamaah, pembacaan Al-Qur'an surat Yasin, laporan dari pengurus masjid yang menyampaikan berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan masjid/surau masing-masing, dan dilanjutkan tausyiah agama serta dialog dengan jamaah. Sedangkan safari shubuh berjamaah diisi dengan shalat shubuh berjamaah, laporan pengurus masjid/surau dilanjutkan dengan tausyiah agama. Setelah selesai melaksanakan rangkaian safari shubuh terkadang di beberapa masjid/surau para pengurus masjid menyediakan menu sarapan pagi untuk dinikmati oleh seluruh jamaah. Sejak dilaksanakan November 2011 hingga sekarang, lebih 200 masjid dan surau khususnya di Tanjungpinang telah dikunjungi. Mulai dari yang terletak di kota, desa sampai di pulau yang susah terjangkau. Kegiatan GM3 dan safari shubuh memberi banyak manfaat bagi kemenag dan pemkab/ pemko. Selain membe-rikan motivasi kepada masyarakat untuk menghidupkan bacaan Al-Qur'an dan shalat berjamaah di masjid, dari kegiatan tersebut dapat diketahui kegiatan keagamaan dan kendala yang dihadapi oleh para pengurus masjid serta permasalahan keagamaan dan pembangunan yang ada di masyarakat. Kegiatan tersebut juga diman-faatkan untuk silaturahmi, sosialisasi program dan kegiatan yang ada di kemenag dan pemkab/pemko untuk pemba-ngunan bidang keagamaan dan kesejahteraan masyarakat. Mari sukseskan GM3 dan Gerakan Shubuh Berjamaah guna mewujudkan masyarakat Kepri taat beragama, rukun, cerdas, mandiri sejahtera lahir bathin dan berakhlak mulia. Amin. ***

bibir kita pun selalu berbohong tanpa merasa berdosa. Siapapun tak ingin dibohongi, seorang istri akan sangat sakit hatinya bila ketahuan suaminya berbohong, begitu juga sebaliknya. Rakyat pun akan murka bila dibohongi pemimpinnya. Juga tidak kalah penting dalam menyampaikan kebenaran, adalah keberanian untuk bicara tegas, jangan ragu dan takut, apalagi jelas dasar hukumnya Al Quran dan hadits. “Katakanlah kebenaran itu, meskipun sangat menyakitkan,” pesan Rasullulah ini, sejatinya

menguatkan kita dalam menghadapi resiko yang apa pun yang akan kita hadapi dalam berdakwah. Keempat, berkata dengan tepat dan bijaksana, Qaulan Balighan . orang yang bijak bila berkata harus melihat stuasi dan kondisi yang tepat dan menyampaikan dengan kata-kata yang benar. Bila bi-cara dengan anak-anak kita harus berkata sesuai dengan pikiran mereka, bila dengan remaja kita harus mengerti dunia mereka. Jangan kita berdakwah tentang teknologi nuklir dihada-

pan jamaah yang berusia lanjut tentu sangat tidak tepat sasaran, malah membuat mereka semakin bingung. Kelima, berkata dengan lemah lembut, Qaulan Layyinan. maksudnya tidak mengeraskan suara, seperti membentak, meninggikan suara. Siapapun tidak suka bila berbicara dengan orang-orang yang kasar. Rasullulah selalu bertuturkata dengan lemah lembut, hingga setiap kata yang beliau ucapkan sangat menyentuh hati siapapun yang mendengarnya. Dalam berdoa pun Allah memerintahkan agar kita memohon dengan lemahlembut, “Berdoalah

kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lemah lembut, sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas,” (Al A’raaf ayat 55) Dengan menggunakan komunikasi yang baik maka yakinlah apabila dipraktekkan dalam kehidupan baik di dalam rumah tangga, maupun di masyarakat akan menjadi tenang dan damai. Dimana pun kita berada semuanya akan terasa indah. Karena muslim yang beriman keberadaannya akan selalu disenangi, kata-katanya menyejukkan hati siapapun yang mendengarnya. Mampukah kita? Yuk, mulai sekarang. ***

"PENGALAMAN bukan apa yang terjadi pada anda, melainkan apa yang anda lakukan atas apa yang terjadi pada anda" Aldous Huxley

M enyanyah Ada Apakah?

Eddy Supriatna Wartawan Haluan Kepri SESUAI dalam Undang-undang NOmor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI yang tertuang di Pasal 2 menyatakan bahwa fungsi kepolisian adalah salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakkan hukum, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan Kapolri Jendral Sutarman ketika menjalani uji kelayakan (fit and proper test) sebagai Kapolri menyatakan salah satu program unggulan yang akan diusung oleh dirinya jika menjadi Kapolri, adalah mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri yang selama ini mendapatkan penilaian miring dari masyarakat. Selain itu juga, Sutarman dalam fit and proper test sebagai calon Kapolri dihadapan Komisi III DPR pernah berjanji memberantas jual beli kasus yang tengah ditangani polisi. Atas sikap itu, DPR meminta Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman untuk segera memenuhi janjinya membersihkan permainan dalam penanganan perkara di kepolisian. Keseriusan Jendral Sutarman ini, masih dipertanyakan untuk di Polda Kepri. Memang tidak secara utuh, tetapi ada dua kasus

yang sedang hangat bergulir membuat masyarakat bingung. Kasus yang pertama, tindak kejahatan perjudian yang diungkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri di Pesona New Pub. Kasus lainnya, pengungkapan kasus perjudian yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri di Coin Centre. Secara umum, masyarakat menilai kasus ini sama yakni tentang tindak kejahatan perjudian. Namun, dalam kasus tindak pidana yang sama ditangani oleh Direktorat berbeda. Bahkan, dari informasi melalui media cetak dan elektronik, kedua Direktorat ini terkesan kurang kordinasi dan minim bertukar informasi. Jika kembali kepada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) antara kedua direktorat tersebut, tentunya kedua kasus itu sendiri ditangani oleh Ditreskrimum. Namun ketika ada pengembangan penyidikan, sehingga menyentuh ranah kerja Ditreskrimsus, maka tinggal dikordinasikan. Namun ketika kedua Direktorat ini terus bertahan dengan kekuatan masing-masing, maka masyarakat bertanya-tanya, ada apakah dibalik kasus ini?. ***

√ Hukuman Angie Ditambah, KPK Girang - Ini beneran, bukan sinetron khan ? √ Polri Ajukan 62 Model Jilbab Polwan - Peluang bagi para pebisnis jilbab ! REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: Zikri Karisma


CMYK

Meranti

Jumat, 22 November 2013

6

BUMD Siap Suplai Material Atasi Kelangkaan Material SELATPANJANG (HK) — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bumi Meranti siap menyuplai kebutuhan material bangunan berupa pasir, batu kerikil, semen, besi maupun besi warmis. Ruslan Nahrowi Liputan Meranti Hal ini dilakukan BUMD Bumi Meranti dalam upaya mengatasi kelangkaan akan kebutuhan material di Kabupaten Meranti. Demikian dikatakan Direktur Umum BUMD Bumi Meranti, Idris SKM, di Selatpanjang, Kamis (21/11). ”Kegiatan penyediaan material bangunan ini sudah kita lakukan mulai tahun 2013 ini. Namun jumlahnya masih sangat terbatas, untuk membantu kebutuhan penyediaan material proyek pembangunan dilingkungan Pemkab Meranti. Namun untuk tahun 2014 mendatang, kita sudah siap secara permanen. Tidak hanya untuk mendukung kebutuhan material proyek, tapi juga untuk masyarakat luas” ujar Idris. Menurutnya, kebijakan pihak mangemen BUMD Bumi Meranti dalam menyediakan kebutuhan material ini bermuara pada persoalan sulitnya untuk mendapatkan material. Terutama untuk mendukung proyek-proyek Pemkab Kepulauan Meranti, sepeti pasir dan batu kerikil. Selain suplai yang tidak stabil, pada saat tertentu harga material ini sempat melam-

bung naik. Akibatnya, para kontraktor merasa kesulitan sehingga bisa mengancam pelaksanana pengerjaan proyek. Untuk itu, pada tahun 2013 ini BUMD Bumi Meranti berupaya untuk membantu menyediakan material bangunan berupa, pasir, batu krikil, semen, besi dalam segala ukuran dan besi warmes. Meski dalam jumlah dan kapasitas terbatas, upaya ini mampu memberikan kemudahan bagi semua pihak. Untuk itu, BUMD Bumi Meranti komit untuk terus melanjutkan usaha ini pada tahun 2014. Hanya saja, tidak terfokus untuk penyediaan material proyek hanya yang dibutuhkan masyarakat luas. “Sebagai komitmen kita sudah membangun kerjasama dengan beberapa pihak untuk langsung mensuplai material. Insya Allah,kita jamin untuk tahun 2014 tidak akan ada lagi kelangkaan material seperti yang terjadi kemaren. Dan kita konsisten memberikan harga yang lebih sehat, meskipun dalam kondisi yang tidak berpihak” beber Dirut Umum BUMD Bumi Meranti tersebut. Cari Lokasi Penimbunan Terkait rencana penye-

diana material tersebut lanjut Idris, saat ini BUMD Bumi Meranti sedang mencari sejumlah titik lokasi untuk dijadikan tempat penimbunan material, seperti pasir dan batu kerikil. BUMD Bumi Meranti juga berupaya mencari lokasi untuk dijadikan tempat lokasi gudang penyimpanan material seperti semen, besi dan besi warmes. Progam ini dilakukan BUMD Bumi Meranti mengingat komitmen untuk menyiapkan stock material yang bisa menstabilkan kebutuhan. “Rencana kita, untuk tahun 2014 para rekanan kontraktor ataupun masyarakta tidak lagi harus ke Tg Balai Karimun untuk membeli material. Cukup dengan BUMD Bumi Meranti, kita siap mensuplai berapapun kebutuhannya. Namun dengan tetap konsep bussines. Artinya, kita siapka material dan harus bayar dengan chas” tambah Idris. Menyinggung soal harga, Idris mengatakan pihak BUMD Bumi Meranti tetap mengedepankan konsep bisnis yang sehat. Artinya, kalaupun ada perhitungan harga tidak sampai terlalu tinggi. Harga material yang ditawarkan BUMD Bumi Meranti, tidak jauh beda dengan di Tg. Balai Karimun. Dengan kebijakan seperti ini, diharapkan mampu membantu semua pihak untuk mendapatkan harga material yang lebih layak dan mudah. ”Untung tetap kita cari, tapi tidak sampai memberlakukan harga tinggilah” tandas Idris lagi.***

Warga Semarakkan Pembukaan MTQ Dibuka Bupati Meranti TELUK BELITUNG (HK) — Bupati Meranti Irwan Nasir secara resmi membuka pelaksanaan MTQ Ke V Tingkat Kabupaten Meranti. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan MTQ ini dimulai tepat pukul 21.00 WIB. Usai memukul bedud, Bupati menerima piala bergilir dari Camat Tebing Tinggi Barat Mulyadi sebagai juara umum MTQ ke-IV, yang kemudian diserahkan oleh Bupati Irwan kepada Ketua Penitia Penyelenggaran MTQ ke-5 tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. Suhendri. Pembukaa MTQ Ke-5 ini turut dihadiri Wakil Bupati Masrul Kasmy, Ketua DPRD Hafizoh bersama sejumlah anggota DRPD Meranti, Kapolres Meranti AKBP Zawani Pandra, unsur muspida, pimpinan SKPD, Camat dan kepala desa se-kabupaten Kepulauan Meranti dan ribuan masyarakat. Irwan dalam sambutannya, penyelenggaraan MTQ ini bukanlah sebatas memperlombakan seni baca Al Quran. Namun makna terpenting dari penyelenggaraan ini adalah untuk merepleksikan syiar Islam, dengan menjadikan Al Quran sebagai sumber inspi-

PIALA BERGILIR — Bupati Meranti Irwan Nasir menyerahkan piala bergilir kepada ketua Panitia MTQ Ke-V, Drs Suhendri untuk kembali diperebutkan, Rabu (21/11). Pada saat itu Irwan, didampingi Istrinya duet dengan Opick menyanyikan lagulagu nasyid yang pernah hit dibawakan Opick bersama Sulis. RUSLAN/HALUAN KEPRI

rasi dan pedoman hidup. Al Quran, tidak hanya mengajarkan umat Islam dalam beribadah. Namun Al Quran juga mengandung nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kebersamaan yang terkandung dalam Al Quran ini sangat kompleks, mencakup semua dimensi kehidupan social, baik dalam bernegara, bermasyarakat maupun dalam menjalankan aturan beribadah. Sementara nilai-nilai kebersaman dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat, kata Irwan bahwa Al Quran mengharuskna manusia untuk membangun kekompakan,

saling menghargai dalam membangun interaksi sosial. Hal ini tentunya memiliki filosofis yang sangat tinggi dan luas. Terlebih bagi Meranti yang sedang giat-giatnya membangun. Untuk menggesa percepatan pembangunan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat, tentunya tidak mutlak menjadi beban dan tanggung jawab aparatur pemerintah. Masyarakat sebagai subjek utama dalam pembangunan, turut memengang andil yang sangat besar dalam menentukan keberhasilan program pembangunan. Untuk itu, harus di bangunn sinergi yang kuat dan permanen

antara ualam, umaro dan ummat. “Tanpa adanya rasa kebersamaan Meranti tidak akan bisa mencapai tujuan pembangunan yang dicitacitakan. Untuk itu, dengan semangat MTQ ke-5 ini, mari kita bangun terus rasa kebersamaan demi kepentingan pembangunan daerah ini kearah yang lebih baik dan di Ridhoi Allah” ungkap Irwan. Dibagian lain dalam sambutannya, Irwan juga mengajak seluruh masyarakat terutama umat Islam untuk kembali menjadikan gerakan maghrib mengaji sebagai satu kegiatan yang rutin di setiap rumah.(rus)

Workshop Penyegaran Kader Desa Siaga Se-Kabupaten Bintan UNTUK mencapai Indonesia sehat, dimana penduduknya hidup dalam lingkungan yang sehat, berperilaku hidup bersih serta mampu menjangkau pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan melalui Bidang Promosi dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat (PKM) menggelar kegiatan peningkatan dan pengembangan desa siaga se-kabupaten Bintan. Workshop ini dilaksanakan dari tanggal 1 April sampai dengan 25 Juni 2013 di Kecamatan Bintan

Pesisir, Tambelan, Mantang, Teluk Sebong dan Kecamatan Seri Kuala Lobam dengan diikuti peserta dari kader desa siaga. Workshop bertujuan untuk menumbuhkembangkan, menggerakkan prakarsa dan partisipasi serta swadaya masyarakat dalam proses peningkatan dan pengembangan desa siaga aktif. Diharapkan dengan workshop ini upaya pemecahan masalah kesehatan yang terjadi disetiap Desa/ Kelurahan dapat dilaksana-

kan secara terpadu dan berkesinambungan dengan bimbingan petugas kesehatan (bidan desa siaga) di Polindes atau Poskesdes terdekat. Sehingga diakhir tahun 2015 mendatang, 80 persen sudah menjadi desa siaga mandiri. Narasumber workshop penyegaran desa siaga berasal dari Dinkes Kabupaten Bintan dan puskesmas dimasing-masing Kecamatan. Narasi : Reza Fahlepi Foto : Istimewa KEPALA Seksi UKBM Titi Sulastri M.Ph sedang memberikan materi kepada kader.

PESERTA Workshop desa siaga di Kecamatan Seri Kuala Lobam.

PERAGAAN P3K oleh Kepala PKM Kelong Dr Kurniawan PANITIA workshop desa siaga.

FOTO bersama

PERAGAAN oleh Dr Leo Andreas Kepala PKM Mantang.

WORKSHOP desa siaga di Kecamatan Mantang.

MATERI P3K oleh Dr Rico Fitrah Kepala PKM Berakit yang diikuti oleh kafer desa siaga binaan PKM Teluk Sebong dan Berakit.

CMYK

Editor: Arment, Layouter: Syahril


Sambungan Dari Halaman 1

Buruh Ancam akan mogok kerja kalau tidak sesuai keinginan," kata Koordinator Lapangan Serikat Pekerja Logam (SPL) Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPL SPMI) Batam, Sabri kepada wartawan di selasela aksi demo buruh kemarin. Jika angka yang ditetapkan di bawah Rp2,7 juta, kata Sabri, berarti pemerintah tidak mendukung pemberian kesejahteraan pada buruh. Selain itu, buruh juga mempertanyakan sudah sejauh mana tindak lanjut penerapan Badan Penjamin Jasa Kesehatan (BPJS) yang akan mulai diberlakukan oleh pemerintah pada 1 Januari 2014 mendatang. Seperti aksi-aksi sebelumnya, ribuan buruh di Batam tumpah di Batam Centre. Aksi kali ini didominasi dari buruh galangan kapal yang berlokasi di Tanjunguncang, Batuaji dan Sagulung. Mereka sudah bergerak sejak pagi dengan menggunakan sepeda motor. Ratusan aparat keamanan da-

ri TNI-Polri tampak siaga di pintupintu masuk kawasan industri seperti Batamindo dan Panbil merupakan dua kawasan industri besar di Batam. "Sebenarnya ada perwakilan buruh di Tanjungpinang untuk mengawal penetapan UMK ini. Tapi kita tetap turun ke jalan untuk mendukung mereka yang di sana," ujar Riko, salah seorang buruh. Meski udara terik, ratusan buruh masih bertahan di halaman Kantor Wali Kota Batam menunggu perwakilan yang tengah melakukan perundingan dengan pihak pemerintah kota. Pertemuan dengan Walikota Batam diikuti oleh 20 perwakilan buruh. Dari Pemko Batam, selain Walikota, juga hadir Wakil Walikota Batam Rudi, Kepala Disnaker zarefriadi dan Kapolresta Kombes Karyoto. Tertibkan Outsorcing Dalam jumpa pers di Lantai V Gedung Pemko Batam, Walikota Ahmad Dahlan berharap semua

pihak dapat menerima besaran UMK Batam 2014 yang ditetapkan oleh Gubernur Kepri, HM Sani. Dahlan berjanji pemerintah akan menertibkan praktik outsourcing di Batam yang selama ini dikeluhkan oleh serikat buruh. "Kami akan segera turun ke lapangan untuk menertibkan praktek outsourcing yang menyalahi aturan," katanya. Dahlan juga berjanji akan melakukan kajian atas usulan buruh tentang pentingnya dibuat Peraturan Walikota (Perwako) khusus outsourcing. Meski demikian, lanjut dia, dalam Undang Undang Ketenagakerjaan sudah sangat jelas jenis dan sifat pekerjaan yang bisa dilakukan outsourcing. "Sebagai contoh, industri pembuatan handphone tak bisa mengoutsorcingkan pembuatan handphonenya. Tapi kalau untuk pekerjaan di luar komponen utama, seperti aksesorisnya, itu bisa outsourcing," katanya. (cw71/cw81/ays)

mum. Hal itu diperkuat dengan pasal 11 Permennaker no 7 tahun 2011," kata Tagor. Tagor menuturkan, poin utamanya ada pada pasal 11 dan 21, yakni meknisme upah sektoral harus dirundingkan di tingkat bawah yakni pengusaha dan serikat pekerja (bipartit). "Nantinya upah sektoral bila sudah disepakati oleh bipatrit ini, maka diajukan oleh kabupaten/ kota dan bila telah siap maka walikota dan bupati merekomendasikan kepada gubernur dan gubernur bisa menetapkan dan menandatanganinya," jelasnya lagi. Ia juga menambahkan, Kota Batam sebenarnya telah mengajukan upah sektoral itu dari hasil rapat tadi siang belum ada kesepakatan. "Namun masih ada waktu hingga akhir Desember 2013. Yang terpenting nantinya ada kesepakatan terlebih dahulu dari bipartit dan diusulkan kemudian ke gubernur," katanya lagi. Paling Realistis Terpisah, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Nur Syafriadi saat dimintai tanggapannya terkait UMK di Kepri mengatakan, besaran UMK merupakan hasil kesepakatan bersama antara pekerja dengan pengusaha. "Angka itu (UMK) tidak semaumaunya dari salah satu pihak, harus ada kata sepakat dari keduanya. Apabila pekerja menuntut upah tinggi tetapi pihak pengusaha tidak mampu membanyar atau sebaliknya pihak pengusaha mengajukan angka namun tidak menguntungkan pekerja, itu tidak akan pernah ketemu. Di sini peran pemerintah untuk memfasilitasi kepentingan kedua pihak," katanya. Nur berharap, setelah UMK ditetapkan, harus ada yang mengalah

baik pengusaha maupun pekerja. "Menurut hemat kita di provinsi memang harus ada kenaikan dari (UMK) sebelumnya, namun tidak terlalu tinggi. Sehingga angka yang paling realistis adalah Rp2,4 itu. Sehingga bisa diikuti oleh pengusaha dan juga diterima oleh pekerja," ungkapnya. Kata Nur, bila pengusaha tidak bisa memenuhi angka itu, maka bisa mengajukan keberatannya. "Tetapi kita akan melakukan audit terlebih dahulu apakah memang tidak sanggup atau pailit kan seperti itu," jelasnya. "Harapan kami selaku Muspida DPRD Kepri, apa yang dianjurkan oleh Pak Gubernur dapat diikuti oleh semunya. Terkait buruh yang melakukan demo, itu sah-sah saja namun harus berjalan dengan tertib, aman serta tetap kondusif, sehingga tidak timbul anarkis," jelasnya. Sebelumnya, Gubernur berharap semua pihak menyetujui besaran UMK tahun 2014 yang akan ditetapkannya. Bagaimanapun, kata dia, nilai UMK merupakan usulan dari pihak-pihak terkait yakni pengusaha, pekerja dan pemerintah. Kata Gubernur, dirinya telah mempertimbangkan keluhan dan penolakan para pengusaha di Batam terkait besaran UMK Batam sebesar Rp2,4 juta yang telah ditetapkan Walikota Batam, Ahmad Dahlan. Menurutnya, masalah penolakan terhadap UMK yang telah ditandatangani, merupakan hal yang wajar. Sama halnya dengan mengawinkan anak dimana ada yang setuju ada pula yang tidak setuju. "Kita cara jalan yang terbaik, win win solution bagi semuanya, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. Jadi semua akan berjalan lancar dan aman. Itu intinya," harap Gubernur. ***

Komite Keamanan Nasional Kabinet Koalisi malam ini juga menggelar pertemuan di ibu kota Canberra setelah parlemen federal berakhir dengan isu penyadapan mendominasi forum tersebut. Perdana Menteri Tony Abbott memastikan dirinya telah menerima surat dari Presiden Yudhoyono yang meminta penjelasan dari pemerintah terkait isu penyadapan dirinya dan sejumlah anggota kabinetnya termasuk isterinya. Dan lagi-lagi, belum ada permohonan maaf yang disampaikan Abbott. Dia hanya mengulangi pernyataan bahwa dirinya akan melakukan apapun untuk memperkuat hubungan dengan Jakarta. "Saya hendak memastikan parlemen kalau pemerintah koalisi akan merespon surat ini sesegera mungkin, sepenuh hati dan dengan sopan surat presiden,” katanya di parlemen. Pejabat Kemlu dikritik Meski demikian, di dalam senat terlihat yang berbeda. Contohnya Penny Wong dari Partai Buruh mendesak pejabat Kementerian Luar Negeri berkomentar mengenai kebijakan pemerintah koalisi. "Yang saya tanyakan pada pejabat kementerian untuk jelaskan di dalam forum senat ini dan sekaligus untuk disampaikan kepada publik adalah, bagaimana pemahaman mereka mengenai posisi Pemerintah Indonesia dalam kaitannya dengan kebijakan pencari suaka dari pemerintah koalisi?" Namun langkahnya tidak bergerak terlalu jauh karena keburu dihentikan Jaksa Agung, George Brandis, yang berpendapat dia tidak boleh meminta penjelasan mengenai diskusi pribadi antara pejabat Indonesia dan Australia. "Senator Wong, kecuali Anda berada di planet lain beberapa hari terakhir, anda seharusnya sudah paham kalau saat ini merupakan waktu yang sangat peka dalam hubungan Indonesia dan Australia,” katanya. Tapi tampaknya salah satu penasehat pejabat senior di peme-

rintahan koalisi tidak memikirkan hal itu ketika mengunggah kicauannya kemarin. Konsultan polling, Partai Liberal, Mark Textor berkicau menyebut Menteri Luar Negeri Indonesia mirip dengan bintang film porno Filipina tahun 1970-an. Textor bersikap meremehkan kicauannya ketika diwawancarai oleh ABC, tapi hari ini dia mengunggah kicauan lain meminta maaf “kepada teman mereka di Indonesia”. Marty: Mereka Putus Asa Dari Jakarta, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan penghinaan yang ditujukan kepada dirinya oleh pejabat Australia dari Partai Liberal, Mark Textor, merupakan bentuk keputusasaan. "Yang kaya gitu-gituan tidak perlu berikan bobot dengan memberikan tanggapan, itu kan sudah mencerminkan betapa putus asanya mereka," ujar Marty di kantornya, kemarin. Sebelumnya, Mark Textor lewat akun Twitter-nya, @markatextor, menyebut Marty Natalegawa mirip dengan bintang film syur asal Filipina yang sempat ngetop tahun 1970-an. "Australia dituntut meminta maaf oleh seseorang yang wajahnya mirip bintang porno Filipina tahun 1970-an," kicau Textor. Kicauan tersebut jelas menuai berbagai reaksi dari pengikutnya. Beberapa orang menganggap ucapan Textor itu tidak pantas dilontarkan. Terlebih, dengan pemberitaaan media, kicauan berupa sindiran itu pun sampai ke telinga warga Indonesia. Sejumlah akun pun menyerang balik Textor. Setelah dihujani cacian, Textor mungkin akhirnya menyadari kesalahannya. Tweet ejekan tentang Marty pun dihapus. Lalu, ia meminta maaf lewat jejaring sosial itu."Saya minta maaf kepada teman-teman saya di Indonesia. Saya frustasi karena sedang di bawah tekanan media. Twitter memang bukan tempat untuk diplomasi," kicaunya kemudian. (kcm/tmp/rol/dtc)

Dari Halaman 1

Final, UMK Karimun Rp1.889.796, Kabupaten Lingga Rp1.720.000 Penetapan dan penandatananan UMK itu dikuatkan dengan Surat Keputusan Gubernur dengan nomor masing-masing daerah adalah, UMK Batam nomor 984, Kota Tanjungpinang 978, Kabupaten Natuna 963, Kabupaten Karimun 982, Kabupaten Kepulauan Anambas 981, Kabupaten Bintan 980 dan Kabupaten Lingga 979. Kesemua Sk itu tertanggal 21 November 2013. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri, Tagor Napitupulu yang ditemui usai menyerahkan hasil rapat Dewan Pengupahan Provinsi kepada Gubernur HM Sani di rumah dinas Gubernur Kepri di Tanjungpinang, pukul 20.30 WIB tadi malam mengatakan, tanggal 21 November 2013 adalah batas akhir penetapan UMK untuk tahun 2014 mendatang. Tagor terlihat membawa setumpuk bundelan kertas yang diduga hasil risalah rapat bipartit (pengusaha-pekerja) yang difasilitasi oleh Disnaker. Sekitar pukul 22.15 WIB, Tagor Napitupulu keluar dari rumah dinas Gubernur dan menjelaskan bahwa semua UMK kabupaten/ kota se-Kepri telah ditandatangani Gubernur HM Sani. Namun khusus untuk Kota Batam, Gubernur hanya menandatangani UMK, sementara untuk Upah Minimum Sektoral (UMS) , masih belum ditetapkan. "Itu karena, Gubernur memang tidak boleh menandatangani upah minimum sektoral karena ada Permenaker no 1 tahun 1999 tentang upah minimum sebagaimana diubah dengan Keputusan Menteri no 226 tahun 2000 tentang perubahan tidak berlaku lagi seiring dengan adanya, Permennaker no 7 tahun 2013 tentang upah mini-

Dari Halaman 1

Parlemen Australia nyadapan yang dilakukan intelijen negara itu di Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Penyadapan itu dilakukan terhadap sambungan komunikasi pribadi Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2009 lalu. Terungkapnya skandal tersebut setelah mantan kontraktor informasi Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS), Edward Snowden, membocorkan aktivitas mata-mata AS dan sekutu. Penyadapan itu juga menyasar sembilan pejabat tinggi negara lainnya, termasuk Ibu Negara Kristiani Herawati Yudhoyono. Dalam pernyataan, Rabu (20/ 11), SBY menegaskan aksi memata-matai itu adalah tindakan amoral. Pernyataan Presiden adalah kecaman politik luar negeri terkeras selama dia menjabat sejak 2004. SBY bahkan berani meninggikan kemarahannya dengan mengirimkan nota diplomatik untuk menghentikan sejumlah kerja sama dua negara. SBY meminta agar kerja sama bidang pertahanan dan kontraterorisme, serta penegakan hukum disetop. Kata dia, penghentian kerja sama itu menunggu Abbot menjelaskan dan mengklarifikasi secara resmi perihal penyadapan tersebut. Keputusan SBY melengkapi langkah sebelumnya dengan menarik Duta Besar Indonesia di Canberra, Selasa (19/11). Menurut Shorten, kecaman SBY adalah ancaman serius. Meskipun Shorten tidak meminta Abbot untuk meminta maaf, seperti yang diharapkan Pemerintah Indonesia, namun pemutusan kerja sama beberapa bidang dengan Jakarta akan membawa 'petaka' bagi Canberra. Jawab Surat SBY Sementara itu, Pemerintah Federal Australia, Kamis (21/11) malam, tengah mempertimbangkan cara merespon surat Presiden Indonesia terkait terungkapnya penyadapan yang dilakukan Australia terhadap telepon selularnya tiga tahun lalu.

Jumat, 22 November 2013

7

Istri Anas Urbaningrum Dicekal JAKARTA (HK) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat cegah bagi Athiyyah Laila, istri mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Dia dilarang mengadakan perjalanan ke luar negeri hingga enam bulan ke depan demi kepentingan penyidikan kasus proyek pembangunan sport center Hambalang, Jawa Barat dengan tersangka Machfud Suroso. "Menginfokan cegah baru dari KPK, nama Athiyyah Laila terkait proses penyidikan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan tersangka Machfud Suroso," kata Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayna, Kamis (21/11). Perempuan kelahiran Yogyakarta 6 Agustus 1976 itu dicegah berdasarkan surat SKEP KPK No. KEP-828/01/11/2013 per 20 Nov 2013. Mantan Komisaris PT Dutasari Ciptalaras ini berstatus sebagai saksi yang diduga mengeta-

hui dugaan korupsi Machfud Suroso di kasus Hambalang. Lalu apa status Athiyyah setelah dicegah? "Saksi," tegas juru bicara KPK Johan Budi kepada wartawan. Menurut Johan pencegahan dilakukan selama 6 bulan sejak Rabu (20/11), dengan SKEP KPK No KEP-828/01/11/2013. "Surat sudah dikirimkan ke Imigrasi, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan sarana prasarana olahraga di Hambalang," urainya. Athiyyah sudah pernah diperiksa, namun pada pemeriksaan keduakalinya pada Senin (18/11) dia tidak hadir karena mengaku tengah sakit. Selain Athiyyah, KPK juga mengeluarkan surat cegah bagi Agus Marwan terkait kasus proyek pengadaan Alat Kesehatan Kota Tangerang Selatan 2012. "Agus Marwan, lahir Palem-

bang 24 Agustus 1966, pekerjaan swasta, SKEP KPK No. KEP-829/ 01/11/2013 tanggal 20 Nov 2013," ujar Denny. Kasus peoyek alat kesehatan di Tangerang Selatan menyeret suami Airin, Chaeri Wardana, pejabat PT Mikkindo Adiguna Pratama, Dadang Prijatna, dan pejabat pembuat komitmen, Mamak Jamaksari sebagai tersangka. Chaeri diduga berperan dalam mengatur pemenang berbagai tender di Tangerang Selatan. Chaeri telah mendekam di tahanan KPK karena terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyuapan terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar dalam sengketa Pemilihan Kepala Daerah Lebak, Banten. Dia ditangkap tangan dalam upaya memberi uang Rp1 miliar kepada Akil melalui pengacaranya, Susi Tur Andayani. (kcm/rol)

daran itu pula yang kemudian membuat Dwi Hartati mantap mantap mengenakan jilbab dalam kesehariannya, termasuk saat bertugas di Polres Indramayu, sejak tahun 2011 silam. "Sebagai seorang muslimah, apalagi mualaf, saya harus banyak belajar tentang hidup yang benar sesuai agama Islam yang saya peluk," tegas Dwi, Kamis (21/11). Dwi mengatakan, saat memutuskan untuk mengenakan jilbab, dia meminta izin terlebih dulu kepada pimpinannya. Ketika itu, Wakapolres Indramayu, Kompol Andre Gamma, mendukungnya untuk terus mengenakan jilbab. Dwi mengaku, mengenakan jilbab memberikan dampak yang sangat baik dalam aktivitasnya sebagai anggota polisi. Menurutnya, dengan jilbab yang dikenakannya, masyarakat menjadi lebih dekat dengannya dibandingkan ketika dia belum mengenakan jilbab. Namun, Dwi mengaku sedikit merasa aneh ketika memasuki tempat hiburan dan warung remang-remang untuk melakukan razia. Dengan jilbab yang dikenakannya, dia disangka anggota sebuah ormas yang akan merazia. Sementara itu, ketika ditanyakan mengenai tidak adanya anggaran untuk seragam berjilbab, Dwi mengaku tidak mempermasalahkannya. Baginya, dia bisa tetap diizinkan untuk mengenakan jilbab. "Yang penting diizinkan (berjilbab), sudah bahagia banget," katanya. Kesetaraan Karier Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari mendukung pernyataan Kepala Polri Jenderal Sutarman

tentang diperbolehkannya pemakaian jilbab bagi polwan. Dengan demikian, kata dia, polisi dianggap telah menjunjung tinggi pelaksanaan Hak Asasi Manusia (HAM). Bahkan, lebih jauh Eva juga mendesak Kapolri membuka pintu seluas-luasnya bagi wanita untuk berekspresi dan berkarier. "Bukan hanya jilbab, kesetaraan kesempatan polwan wajib dipenuhi pula oleh Kapolri," ujar Eva. Walaupun PDIP menyambut baik pernyataan Kapolri, namun polwan tetap harus dijaga agar tidak menjadikan polwan bersikap eksklusif dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. "Terkait pelaksanaannya, Polri hanya perlu memperluas pilihan kepada para polwan di daerah lain dari skema yang selama ini disediakan untuk polwan di Aceh," jelas Eva. Kata Eva, PDIP berharap jilbab menjadi awal pemenuhan HAM bagi polwan di bidang-bidang yang lebih strategis. Misalnya terkait kesetaraan kesempatan dalam berkarier di kepolisian terutama untuk menduduki posisi-posisi kepemimpinan. Diskriminasi ini, sambung Eva, terlihat dari fakta tidak ada satu Kapolda pun yang perempuan selama 10 tahun ini. Dari perjalanan reformasi Polri selama 15 tahun, komposisi Polwan vs Polki masih sangat rendah, sekitar 3 persen. "Ini ironis karena Polri masih mempertahankan karakter militeristiknya yang diskriminatif dan mensubordinasi perempuan. Janji 4 Kapolri untuk meningkatkan persentase perempuan hingga 30 persen hanya kebohongan belaka, karena tidak disertai strategi afirmasi untuk mewujudkannya," ujarnya. (rol/mdk/tmp)

Dari Halaman 1

Polri Ajukan seragamnya meliputi untuk satuan Brimob, Sabhara, belum juga ada untuk jilbab Polwan Polantas, dan banyak lagi, semua masing-masing berbeda,” ujarnya, Kamis (21/11). Tjatur mengatakan, contoh jilbab yang diberikan oleh Mabes Polri memang hampir menyerupai hijab bagi polwan di Polda Aceh. Di komisi III pun rancangan yang disodorkan ini paling lambat tahun depan akan segera disisihkan anggarannya. "Ya jilbab ini kan masuknya ke alokasi seragam Polri, jadi akan ada (anggarannya),” ujar dia. Sebelumnya polemik jilbab sempat meruncing, mana kala Polri terkesan menutup diri pada permintaan polwannya untuk berjilbab. Namun, belakangan Polri meluruskan situasi dan menjelaskan pada dasarnya polwan berhijab tidaklah dilarang. Puncaknya, pekan ini Kapolri memberikan kepastian jika polwan di seluruh satuan Indonesia dapat menggunakan jilbab. Asalkan model, warna, dan desain sesuai dengan yang mengacu pada polwan di Polda Aceh yang terlebih dahulu sudah berhijab. Lebih Dekat ke Masyarakat Sementara itu, jauh sebelum Kapolri memperbolehkan Polwan mengenakan jilbab, di Polres Indramayu sudah ada polwan yang terlebih dahulu menutup auratnya. Polwan itu adalah Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Indramayu, Ajun Inspektur Satu Hj S Dwi Hartati. Menurut dia, berjilbab merupakan kewajiban bagi semua muslimah, tanpa terkecuali, termasuk polwan. Dengan menutup aurat, maka kehormatan seorang muslimah akan selalu terjaga. Kesa-

Dari Halaman 1

Suka Gaya didominasi warna hitam pekat, rias wajah minimalis, bahkan aksesori pendukungnya tidak lazim. "Ini tata rias saya sengaja diminimalkan supaya penampilannya tidak berbenturan dengan busana," kata Indah. Indah yang dikenal suka mengenakan busana karya desainer terkenal, seperti Ghea Sukarya, ini

akan memakai tiga busana rancangan Mel dalam penampilannya di stasiun televisi swasta, 29 November 2013, yang mempromosikan pesona tiga kerajaan Indonesia. “Saya suka banget baju Mel Ahyar,” kata Indah. Mel Ahyar, desainer kelahiran Palembang, pernah meraih penghargaan Coup de Couer dari

Dari Halaman 1

Hukuman Angie masih ada," ujarnya. Menurut dia, vonis tersebut membawa harapan atas pemberantasan korupsi yang tegas dan menimbulkan efek jera bagi koruptor. Putusan itu dianggapnya memberi pesan yang jelas bagi publik, khususnya para koruptor, agar tak bermain-main dengan tindakan korupsinya. Mengamini pendapat Bambang, Wakil Ketua KPK lainnya, Busyro Muqoddas juga mengapresiasi vonis itu. "Putusan tersebut mencerminkan ketajaman rasa kepekaan dan keadilan sosial," katanya. Vonis itu berbeda dengan putusan lain yang disebutnya tandus dari roh keadilan dan kemanusiaan karena lazimnya mempidana koruptor dengan hukuman yang enteng. Padahal, korupsi di mata Busyro adalah pembunuhan pelanpelan atas rakyat, yang merupakan korban terparah korupsi. Ia berharap vonis majelis kasasi tersbut menjadi yurisprudensi permanen yang diikuti hakim lainnya di masa mendatang. Pengacara Sayangkan Sementara itu, kubu Angie menyayangkan vonis 12 tahun penjara yang ditetapkan Mahkamah Agung. "Secara umum, saya mengatakan pengadilan bukan algojo

tapi tempat mencari keadilan," kata pengacara Angie, Teuku Nasrullah, usai mengikuti rapat Komisi Hukum DPR dengan pemerintah di Senayan, kemarin. Menurut Nasrullah, putusan Mahkamah harusnya diberikan secara adil dan penuh dengan kebenaran. Termasuk untuk kliennya yang tersandung kasus korupsi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta di Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Jangan hanya mencari tepuk tangan atau mendapat pujianpujian," kata dia. Nasrullah menilai duit yang harus diganti Angie, menurut fakta persidangan senilai total Rp32 miliar, bukan untuk kliennya. Duit yang dibawa sejumlah kurir itu, kata Nasrullah, diberikan kepada anggota DPR lainnya. "Kok sekarang dibebankan ke Angie," ujar dia. Menyikapi kabar ini, Nasrullah akan menemui Angie yang ditahan di Rumah Tahanan Pondok Bambu. Tujuannya, untuk membahas kemungkinan dilakukan peninjauan kembali terhadap putusan tersebut. "Sebagai lawyer, secara umum, kalau ada putusan penuh nuansa ketidakbenaran, seharusnya diajukan upaya hukum," ujar dia.

Harta yang Janggal Angelina Sondakh melaporkan kekayaannya mencapai Rp618,263 juta dan US$ 7.500 pada Desember 2003. Dalam waktu tujuh tahun, hartanya sudah meningkat sekitar sepuluh kali lipat menjadi sekitar Rp6,115 miliar dan US$ 9.628. Namun, Jaksa Penuntut Umum Kresno Anton Wibowo pernah mengungkapkan adanya kejanggalan dari harta Angelina pada sidang penuntutannya. Kejanggalan itu adalah setoran tunai sebesar Rp2,520 miliar selama 2010. Uang itu sebagian dikirim melalui rekening asisten Angie, Lina Wulandari, melalui Bank Mandiri. Menurut jaksa, setoran itu janggal karena dalam setahun pendapatan dari gaji Angie hanya sebesar Rp792 juta. Masalah gaji ini pun dinilai janggal. Angelina mengaku bergaji Rp50 juta. Padahal temuan jaksa, gaji Angie hanya Rp40 juta per bulan. Dalam hal honor, Angie mengaku mendapat Rp53 juta selama empat kali dalam setahun, lalu uang aspirasi Rp105 juta selama empat kali. Kenyataannya, menurut jaksa, Angie hanya mendapat honor reses Rp31,5 juta beberapa kali dan uang aspirasi hanya Rp9 juta sekali dalam setahun. (tmp/kcm/rol)

saat kita melakukan kekeliruan, kelalaian, atau apapun namanya, kita

sudah siapkan 1001 alasan pembenaran, dan pengecualian. (fbc)

Dari Halaman 1

Pandangan Kita terlihat begitu banyak cela dan dosa. Sementara pada saat yang sama,

perancang ternama dunia, Emanuel Ungaro, di sekolah mode ESMOD, Paris. Perempuan yang memiliki butik di Gandaria, Jakarta Selatan, ini telah diakui di dunia fashion Tanah Air. Karya pengajar di Raffles Design Institute Jakarta ini juga dipakai para sosialita dan artis kenamaan. (tmp)


CMYK

Perspektif

Jumat, 22 November 2013

8

"Bersama Menjadikan Batam Lebih Baik" Mhd. Jeffry Simanjuntak, S.E., Ketua DPC PKB Batam MEMBANGUN Batam tidak bisa dilakukan oleh satu elemen saja. Harus semua elemen bersatu guna membawa Batam ini menjadi lebih baik lagi. Untuk mencapai pembangunan yang lebih baik itu tentunya ada program-program yang benar-benar tepat sasaran. Jangan ada program yang hanya dikerjakan tapi tidak ada fungsi dan gunanya. Karena itu, Mhd. Jeffry Simanjuntak, Ketua DPC PKB Batam mengungkapkan, sebagai salah seorang masyarakat yang mencintai Batam, dirinya akan berusaha memberikan sumbangsih besar untuk kemajuan Batam. Bagaimana pemikirannya itu hal itu, simak wawancaranya dengan Ali Mahmud, wartawan Haluan Kepri. Anda diperkirakan akan kembali duduk sebagai wakil rakyat pada pemilu legislatif 2014. Tanggapannya? Jika masyarakat Batam masih mempercayai dan mengamanahkan saya untuk duduk kembali sebagai wakil rakyat pada Pemilu Legislatif 2014, ini menjadi sebuah kebanggaan, kebahagian sekaligus ujian berat. Menjadi anggota dewan merupakan salah satu pintu bagi saya untuk beramal dan berbuat lebih banyak bagi masyarakat luas khususnya masyarakat dimana tempat domisili saya yaitu sagulung. Bagaimana Anda melihat munculnya politikus-politikus muda sekarang ini? Sangat positif. Sebab, bangsa kita membutuhkan orang-orang muda bersemangat dan berkompeten untuk membawa negeri ini merubah kearah yang lebih baik. Harapannya, akan terjadi percepatan pembangunan, sehingga cita-cita untuk menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera, negara madani baldatun, thoyibatun warobul ghofur cepat tercapai. Apakah ini pertanda jika dunia politik saat ini telah menjadi magnet bagi banyak orang? Politik menjadi magnet menarik karena oleh sebagian orang, politik bisa mewujudkan keinginannya. Keinginan untuk berkuasa dan tentu berbuat banyak untuk kesejahteraan masyarakat. Selama ada kesamaan kepentingan, maka politik itu akan menjadi magnet yang ampuh untuk menyatukan kepentingan tersebut. Banyak anggapan saat ini di tengah masyarakat, jika po-

litik yang diterapkan sekarang benar-benar telah menghilangkan etika dan moral? Hal ini tidak lepas dari demokrasi yang dibangun pasca reformasi hingga kini adalah demokrasi yang bebas. Dimana kebebasan dalam memaknai demokrasi inilah yang menyebabkan prilaku sejumlah politisi dan pejabat negara dinilai jauh dari etika politik. Makna demokrasi direduksi sebagai merebut kekuasaan. Kedaulatan tidak lagi di tangan rakyat tetapi di tangan penguasa dan lembaga politik. Sejumlah lembaga politik seperti partai politik banyak dinilai orang bukan lagi merepresentasikan kepentingan rakyat tetapi merepresentasikan kepentingan partai dan elite partai. Yang terjadi, elite partai melanggengkan kekuasaan dengan menggunakan segala cara.Kemudian, etika dan moral cenderung diabaikan sehingga melahirkan berbagai sindiran politik seperti ; politik sengkuni, politik dagang sapi, politik sapi perah, dan politik jalanan, politik dinasti. Sehingga politik dimaknai sebagai adu kekuatan dan kepentingan. Sudah seharusnya etika dan moral dalam berpolitik dijadikan sarana merefleksikan kualitas moral yang harus dimiliki oleh para pelaku politik dan para penyelenggara negara. Indikasinya dapat terlihat sampai sejauh mana para pelaku politik dapat memaknai dan melaksanakan etika politik dan demokrasi dalam kerangka Pancasila. Budaya politik yang berkembang pada saat ini adalah budaya politik yang lebih berorientasi pada kekuasaan. Kondisi itu dinilai berdampak besar terhadap sosial masyara-

kat. Pendapat Anda? Secara garis besarnya, politik itu hanyalah sebuah sarana untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama dalam hal ini yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan. Dan negara adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik. (kekuasaan) Menurut saya seharusnya politik berada dibawah hukum (dalam arti luas) yang merupakan kaedah/ nilai yang disepakati bersama dan menjadi pedoman dalam rangka menjalankan peran dan fungsi ketatanegaraan di Indonesia. Hukum seharusnya menjadi "Panglima" bagi semua sendi kehidupan di masyarakat. Hal ini berarti semua kebijakan atau keputusan politik seharusnya pula dapat berpedoman dan mengacu pada hukum yang berlaku. Menurut Anda apakah jalannya politik saat ini telah seiring dengan pembangunan di Batam? Menurut saya, untuk saat ini belum dapat dikatakan sejajar dan beriringan. Ini dapat dilihat dan diukur dari kebijakan-kebijakan politik yang dikeluarkan oleh penyelenggara pemerintahan di Batam saat ini, mulai dari kebijakan itu apakah tepat sasaran atau tidak, terus prioritas objek kebijakan itu sendiri apakah benar-benar sebuah kebijakan yang memang harus dikeluarkan saat ini dan bisa menjawab permasalahan dimasyarakat saat ini atau tidak, kecenderungan yang saya perhatikan adalah kebijakan penyelenggara pemerintah saat ini masih bersifat responsif dan kuratif saja bahkan belum menyentuh esensi kebutuhan masyarakat lokal dan berpikir kedepan tentang potensi pembangunan yang ada. Sehingga dampak dari munculnya kebijakan tersebut terkadang kurang begitu bisa dirasakan oleh masyarakat. Bagaimana Anda melihat ekonomi, kesehatan, dan pendidikan di Batam? Pembangunan ekonomi di Ba-

tam masih perlu ditingkatkan, mengingat Batam adalah kawasan industri. Mengingat masih adanya kesenjangan sosial di masyarakat batam yang mayoritas adalah pekerja maka sebaiknya pembangunan ekonomi di Batam ini seharusnya berorientasi terhadap penyediaan lapangan kerja dan kesejahteraan bagi pekerja dan keluarganya. Di bidang kesehatan saat ini kita sudah memiliki Rumah Sakit Umum Daerah yang baru dan beberapa rumah sakit swasta yang cukup memadai sarana dan prasarananya, tinggal kita melengkapi tenaga medisnya. Dibidang pendidikan, Batan kini sedang tumbuh dan berkembang. Secara demografi kependudukan kedepan akan banyak sekali usia anak-anak sekolah, otomatis hal ini harus dimbangi dengan ketersediaan sarana dan prasarana kependidikan dan tenaga pengajar yang memadai. Apa langkah-langkah yang harus dilakukan untuk sektorsektor tersebut? Beberapa hal yang menjadi catatan untuk perbaikan sektorsektor tersebut diatas, antara lain adalah, di bidang ekonomi, yakni, pemberian insentif yang produktif bagi para pengusaha/investor untuk menarik minat investasi; perbaikan infrastruktur penunjang roda perekonomian; efektifitas pelayanan One Stop Service dan lainnya. Bidang kesehatan perlu dilakukan peningkatan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan; kemudahan pengurusan kartu jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan kurang mampu; dan lainya. Bidang pendidikan, perlu dilakukan penambahan sarana dan prasarana pendidikan; peningkatan mutu, kualitas dan kuantitas tenaga pengajar (guru);dan lainnya Sejak terjun dalam dunia politik, bagaimana dengan bisnis Anda? Apakah tidak lebih baik mengurus bisnis daripada politik? Alhamdulillah usaha yang saya geluti selama ini lancar dan Insy Allah makin maju. Justru dengan terjun ke dunia politik relasi dan kenalan saya pun bertambah. Kini, karena saat anggota dewan, saya pun harus fokus pada pekerjaan sebagai anggota dewan, mengabdi-

kan diri saya kepada masyarakat dan negara. Bagaimana kans partai Islam pada 2014 nanti? Untuk partai Anda sendiri bagaimana peluangnya? Berdasarkan survey dari sejumlah lembaga survey independen, saya melihat bahwa partai Islam masih berpeluang besar dan eksis pada pemilu 2014 nanti. Untuk PKB, saya melihat bahwa saat ini PKB justru berpeluang besar untuk lebih berkembang dari sebelumnya, terlebih lagi dengan menurunnya jumlah partai peserta Pemilu 2014. Selain itu, saya yakin dengan adanya salah satu kader PKB yang duduk dan menjabat sebagai komisi IV yang membidangi masalah perburuhan dan sudah berhasil membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan perburuhan di Batam, maka saya pun merasa perlu untuk merangkul masyarakat buruh dalam pemenangan pemilu ini, untuk itu PKB pun memiliki kader dari perwakilan buruh yang diharapkan kedepan dapat menjadi penampung aspirasi buruh dalam rangka kebijakan politik yang pro buruh. Oleh karena itulah saya optimis akan mendapat dukungan suara dari masyarakat buruh. Apakah Anda tidak tertarik melebarkan sayap, maju ke DPRD Kepri, misalnya? Atau ke DPR RI? Memperoleh kepercayaan dan amanat menjadi anggota dewan adalah salah satu cara bagi saya untuk memberi manfaat bagi orang banyak sekaligus menjadi ladang amal bagi saya pribadi. Namun, semua itu terpulang lagi kepada masyarakat Batam khususnya dan Kepulauan Riau pada umumnya, apakah masih memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya untuk mengemban amanat tersebut atau tidak. Sebagai manusia kita wajib berikhtiar dan berusaha perkara hasil kita serahkan kepada Allah SWT.

Apakah partisipasi masyarakat pada pemilu 9 April 2014 nanti akan besar? Partisipasi masyarakat pada Pemilu 9 April 2014 akan meningkat dari Pemilu sebelumnya, karena saya yakin pemilih sekarang sudah cerdas dalam memilih siapa calegnya dan dari mana partainya. Apa harapan Anda dengan seluruh kader PKB Batam? Saya berharap dengan komposisi kader-kader PKB yang ada di jajaran pengurus di Batam ini, saya yakin mereka telah berusaha dengan maksimal bahu membahu untuk membesarkan partai dan menyebarkan paham ahlus sunah waljamaah. Hal ini dibuktikan dengan berhasilnya kader-kader tersebut menyelenggarakan beberapa event-event besar bekerjasama dengan para pengurus Nahdlatul Ulama yang ada di Batam. Dengan adanya semangat pergerakan itulah, saya berkeyakinan bahwa PKB Batam akan menjadi besar dikemudian harinya. ***

Dinas Kesehatan Kota Tpi Gelar Lomba Balita Sehat TANJUNGPINANG (HK) — Untuk memotivasi peran serta orang tua dan masyarakat dalam upaya pencapaian tumbuh kembang balita yang optimal, sehingga menghasilkan SDM yang berkualitas, Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang menyelenggarakan kegiatan Lomba Balita Sehat (LBS) Tingkat Kota Tanjungpinang. Kegiatan tersebut diikuti 18 peserta yang mewakili Juara I dan 2 pada LBS Tingkat Kecamatan, yang dibagi dalam 2 kriteria yaitu Ke-

lompok umur 6-24 bulan (Kriteria A) sebanyak 9 peserta dan Kelompok umur 25-60 bulan (Kriteria B) 9 peserta, Kamis (14/11) di Hotel Melia Tanjungpinang. Kegiatan LBS dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang Weni Lis Darmansyah, Juariah Syahrul, Rustam SKM.,M.Si, Ahmad Yani S.Sos,.MM,.M.Kes, Camat Se-Kota Tanjungpinang, Kepala Puskesmas Se-Kota Tanjungpinang, Direktur RSUD Kota Tanjungpinang, Para Dewan Juri,

Orang Tua dan peserta LBS. Pada lomba tersebut yang menjadi kriteria penilaian antara lain penilaian status balita, penilaian riwayat imunisasi dan antropometri, pemeriksaan fisik, gigi dan mulut, serta penilaian tumbuh kembang balita. Lomba

tersebut menghadirkan Dewan Juri berasal dari Dokter Spesialis Anak RSUD Kepri, Dokter Umum dan Dokter Gigi RSUD Kota Tanjungpinang, Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang dan dari PKK Kota Tanjungpinang. Yang berhasil sebagai peme-

nang pada lomba itu adalah untuk katagori/kriteria A Juara I Rasya Azwia F (Kecamatan Bukit Bestari), Juara II Said Defino Agustian (Kecamatan Tanjungpinang Timur) dan Juara III Calista Aqilah Husnata (Kecamatan Tanjungpinang Kota). Sedangkan untuk katagori

B, Juara I Nasya Dilanov (Kecamatan Tanjungpinang Barat), Juara II M Aqil Rahmadan (Kecamatan Tanjungpinang Kota) dan Juara III Nazwa Almira Ghazali (Kecamatan Bukit Bestari).

WENI Lis Darmansyah, Juariah Syahrul, Rustam, Ahmad Yani, Mardiliana, Dumasari Rambe, Dewan Juri, Panitia dan Pemenang LBS Tingkat Kota Tanjungpinang.

KABID Kesehatan Keluarga Mardiliana.

PENYERAHAN Piala dan Hadiah kepada Juara I Lomba Balita Sehat Kota Tanjungpinang oleh Weni Lis Darmansyah.

KETUA PKK Kota Tanjungpinang Weni Lis Darmansyah.

KADIS Kesehatan Tanjungpinang Rustam.

KASI Kesehatan Ibu dan Anak Dumasari Rambe dan Para Dewan Juri Lomba Balita Sehat Tingkat Kota Tanjungpinang.

PENYERAHAN Piala dan Hadiah kepada Juara II Lomba Balita Sehat Kota Tanjungpinang oleh Juariah Syahrul.

Foto dan Narasi : Rusmadi

PENYERAHAN Piala dan Hadiah kepada Juara III Lomba Balita Sehat Kota Tanjungpinang oleh Rustam.

CMYK

Editor: Eddy, Layouter: Mulia Aditya


Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

Polisi Amankan Wanita Korban Trafikin

GSA(HK) — Direktorat Kriminal Umum imum) Polda Kepri mengamankan dua a masing-masing berinisial M (16) dan P di lokalisasi Sintai, Tanjunguncang, (20/11) malam. Keduanya diamankan na telah menjadi korban trafiking (perngan anak dan perempuan).

Irfan W

Ketua Bifza Futs

Pentin Sporti

PRIA satu ini memang tu tersohor, tapi set kalangan dunia olahrag futsal, pemilik nama le Widyasa sudah tidak Apalagi setelah diperc Ketua Harian Badan Fut atau yang lebih dike sebutan Bifza Futsal BP Pentingnya Spor

riadi

Batam

belumnya, kedua wai dibawa dari kampung annya di Subang, Jawa oleh seorang lelaki sial Pi. Namun saat tersebut mencuat leersebut menghilang rgaulan. M dan P mebaru tiga minggu dipen di lokalisasi itu. subdit IV Ditreskri-

mum Polda Kepri AKBP Muji Supriadi,mengatakan kedua wanita di bawah umur itu dipekerjakan secara paksa, untuk melayani lelaki hidung belang di kafe 1001 Malam sejak 18 September lalu. " Selama tiga minggu, sebagai kasir di club Flower Polisi Amankan Hal 10

PARIADI/HALUAN KEPRI

KORBAN TRAFIKING — Polda Kepri mengamankan dua wanita yang menjadi korban trafiking di lokalisasi Sintai Tanjunguncang, Rabu (20/11) malam. Selain mengamankan kedua wanita itu, polisi juga memeriksa seorang wanita yang biasa dipanggil mami oleh para PSK setempat.

Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

nda PAUD Batam Ikuti Rakornas 2013

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

BATAM CENTRE (HK) — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam yang juga sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Batam, Mariana Ahmad Dahlan menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bunda PAUD 2013 yang digelar mulai tanggal 18 hingga 20 November di Hotel Grand Sahid, Jakarta. Wujudkan Generasi Hal 10

SENAM Bugar Haluan Kepri dan BPR Banda Raya, Minggu (24/ akan bertabur banyak hadiah dan hiburan. Tampak peserta senam Minggu diikuti sekitar 400 peserta.

Senam Sehat Bersa BPR Banda Ray Bertabur Hadiah dan Hiburan

BATAM CENTR Senam bugar yan garakan Haluan K rina, pada Ming akan berbeda dar Untuk penyelengg Haluan Kepri ak jasama dengan B Raya. "Tepat pada ha (24/11) BPR Ba akan merayakan yang ke-8. Kami in kebahagiaan deng rakat Batam teru nasabah BPR Ba Kebahagiaan itu judkan dengan m garakan senam Haluan Kepri dan kan lebih dari 100 kepada para pese dengan hadiah ut batangan," ucap H min, Direktur U

Senam S


man mereka. Ini terkait pem"Setiap bangunan yang merugidrainasenya tidak sesuai," ungkap Please purchase VeryDOC to PDF kan Converter on http://www.verydoc.com to removePolitisi this watermark. an ruko PT Kezia GrahaPS Leslingkungan dan juga masyarakat, PKB itu. g dikeluhkan warga setempat. bisa ditinjau ulang keberadaanya. Selaku lembaga pengawasan, ta minta anggota dewan tidak Masyarakat dapat menyampaikan kata Jefry, ia juga bisa turun langsung cuma ngomong saja, tentang keberatannya kepada DPRD dan Dismelakukan sidak ke lokasi, bila ada n yang kami rasakan. Kalau tako," ujarnya. laporan tertulis dari masyarakat run dong ke lapangan melihat Pembangunan ruko oleh PT Kezia yang ditujukan ke komisi III. dan kondisi yang sebenarnya," Graha Lestari di depan Perumahan Saat ini, warga sengaja membiarndang, warga setempat, kekan pembangunan lima blok ruko oleh Artha Guna Lestari banyak dikeluhPT Kezia Graha Mas. Setelah bakan warga. Karena, sejak pembamengatakan, yang paling dingunan tersebut selesai, pihak pengunan tersebut dilakukan, peruan warga terkait pembangunngembang tidak juga membangun mahan mereka menjadi rawan banjir. milik PT Kezia Graha Lestari akses dan memperbaiki drainase Begitu juga dengan keberadaan drainase yang sempit. Sebab, maka ruko tersebut akan dirobohkan. ruko PT Kezia Graha Lestari, lanjut se yang sempit telah memicu "Kita lihat dulu sampai dimana Jefry, jika masyarakat merasa dietiap hujan turun. Sementara pembangunan itu. Kalau nanti merugikan, maka Pemko Batam melalui ab sempitnya drainase akibat mang tak ada pembangunan akses Dinas Tata Kota (Distako) dan juga ngunan ruko di kawasan itu. jalan, terpaksa ruko tersebut kita Badan Pengusahaan (BP) Batam, da prisipnya, kami tak memhancurkan, biar rugi sekalian, karena bisa meninjau ulang keberadaan ruko kita sudah terlalu sabar," ujar Alfis, kan bagaimana mereka memtersebut. ketika itu. n ruko. Tapi jangan sampai Menurutnya, jika keberadaan baDia menyebutkan, pembangunan ngunan itu merugikan mangunan baru menyebabkan kondisi ruko di kawasan itu sarat masalah. at sekitar. Kami juga mau lama terganggu, maka patut diambil Konflik pihak pengembang dengan enang berdampingan, bukan satu kesimpulan telah terjadi kewarga sekitar mengenai akses jalan encari-cari musuh," katanya. salahan dokumen. Sehingga hukumnya erti berita sebelumnya, izin yang tertutup akibat pembangunan wajib ditinjau ulang keberadaannya. ikan Bangunan (IMB) yang ruko hingga kini belum ada penyeDalam hal ini terhadap PT Kezia, lesaian. Padahal, pihak pengembang terlanjur dikeluarkan akan Jefry mengingatkan agar dokumen melalui kuasa hukumnya Hartono u ulang. lingkungannya ditinjau ulang, karena telah berjanji akan membangun akses itu disampaikan Sekretaris ada protes dari warga yang sering jalan sebelum ruko dibangun. (cw71) III DPRD Batam, Jefry Siterjadi banjir setelah bangunan ruko

PH Minta Herizon Dibebaskan

buktian Lemah

CENTRE (HK) — Hukum (PH) terizon, Abdul Kadir majelis hakim unebaskan kliennya a tuntutan. Sebab, bukti kuat menyaau kliennya meerbuatan sebagaididakwakan. minta klien saya an, karena nilai n yang dihadirkan angan sangat lekap Abdul Kadir ditemui usai perdi PN Batam, Ka). Kadir menyebutmahan nilai pem-

zon

buktian yang dimaksudkan antara lain, rentan waktu antara pemeriksaan korban saat penyidikan dengan dakwaan kurang lebih 6 bulan. Sehingga sangat mungkin terjadi sesuatu selama rentan waktu itu. Kedua, lanjut dia, buktibukti yang ditemukan di lapangan, seperti halnya baju dan visum tidak pernah diperlihatkan di persidangan, hanya dibawa saat sidang. " Bukti visum dan pakaian korban tak pernah diperlihatkan, hanya dibawa dalam ruangan," kata Abdul Kadir. Mulyadi SH, anggota tim penasehat hukum lainnya menyebutkan, tuntutan 8 tahun terhadap kliennya sangat dipaksakan, dan terkesan tidak punya hati nurani, terlalu membabi buta dan sangat emosional. " Isi pembuktian lemah, dan tidak mengacu pada fakta persidangan," tegasnya. Atas dasar itulah, ia meminta majelis hakim dapat mempertimbangkan pembelaan kliennya, begitu juga Pledoi yang dibacakan langsung terdakwa. Sangat Ringan Di tempat yang sama, salah seorang orang tua korban, JK kepada wartawan mengatakan tuntutan 8 tahun terhadap mantan Kepsek SMPN 28 Batam, Herizon

sangat ringan sekali. " 8 tahun itu terlalu rendah, seharusnya hukuman maksimal 15 tahun," katanya. Pasalnya, pelaku adalah pendidik yang seharusnya memberikan contoh yang baik, bukan malah menjadi perusak yang membuat siswinya jadi trauma. "Ini akan jadi preseden buruk dunia pendidikan," ungkap JK.Selain itu, ia mengungkapkan apa yang dilakukan oleh terdakwa, bisa berbekas kepada anak. Pasalnya, memory anak jauh lebih tinggi dibanding memory orang dewasa. Selain itu, JK juga menyesalkan pernyataan PH terdakwa yang menyebutkan bahwa prilaku korban sering keluar malam. "Kami juga protes kenapa mereka mengungkap materi persidangan kepada media," pungkasnya. Dukungan Moral Sementara itu, PGRI Batam memberikan dukungan moral kepada Herizon. Namun sebelum dukungan moral diberikan para pengurus PGRI tersebut sudah mendapat restu dari Kepala Dinas Pendidikan, Muslim Bidin. " PGRI sebelumnya sudah minta izin ke saya. Maka, selaku Kepala Dinas Pendidikan saya sangat mendukung gerakan pengurus dan anggota PGRI yang memberikan dukung moral terhadap terdakwa Herizon," kata Muslim Bidin, kemarin.

Dikatakan Muslim, beberapa orang pengurus PGRI Batam mendatangi kantor Pengadilan Negeri Batam untuk memberi dukungan moral kepada Herizon itu tidak masalah, asalkan tidak mengganggu proses jalannya persidangan. "Dukung moral boleh, tapi jangan ganggu proses persidangan," ujar dia.Pantauan di lapangan, beberapa orang pengurus PGRI Batam sekitar pukul 10.00 WIB mendatangi kantor PN Batam untuk memberi dukungan moral terhadap Herizon. Perihal dukungan tersebut, para kepala sekolah ada yang mengirimkan sms dukungan kepada guru-guru. " Kami datang ke sini hanya memberikan dukungan moril saja. Selain itu, kami ingin melihat teman kami yang menjalani proses sidang putusan pada hari ini," kata Sahir, Spd, ketua I PGRI Kota Batam. Selain itu, lanjut Sahir yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala SMPN 3 Seiharapan itu, selama Herizon menjalani proses persidangan di Pengadilan ini, pihak PGRI belum pernah sekalipun membesuk rekan sejawat kami itu. "Sebab, selama ini sidang digelarkan secara tertutup dan kita-kita tidak bisa melihat. Informasinya sidang kali ini terbuka untuk umum, makanya kami datang ke sini untuk menyaksikan proses persidangan rekan sejawat kami," pungkas Sahir. (vnr/ays)

Dari Halaman 9

mankan

ujar Muji. menambahkan M an anak kempat ersaudara, sedank bungsu dari lima a. Keduanya meruri keluarga yang mpu. Pendidikan eduanya Sekolah ). masih di kamjanjikan bekerja di cafe dengan gaji p fantastik. Tapi

sesampainya di Batam, ia dipaksa melayani nafsu lelaki hidung belang. " Di Batam, keduanya tidak bekerja di restoran seperti yang dijanjikan. Akan tetapi dipekerjakan di salah satu bar melayani lelaki hidung belang," ujar Muji. Terkait kasus ini, polisi telah memeriksa R alias Mahot yang tak lain merupakan mami para PSK. Saat ini statusnya masih sebatas saksi

PENGADILAN NEGERI KLAS IA BATAM Jalan Engku Putri Batam Centre Telp.(0778) 468828 Fax, (0778) 468828 KOTA BATAM PROP.KEPRI

dan tidak tertutup ditingkatkan statusnya menjadi tersangka. Gultom, anggota Gerakan Anti Trafiking (GAT) mengatakan, sebenarnya kedua korban yakni M dan P tidak melarikan diri dari bar Mawar tempat mereka bekerja. Saat itu, keduanya terlihat duduk didepan bar Sintai. "Ketika saya hampiri dan ajak bicara teenyata usia

mereka baru melihat saya melihat dibar itu,sekitar jam 5.20 Wib.keluar dari bar dan duduk berdua cewek, didepan bar sintai,saya hampiri dan berbicara,dari pembicaraan tersebut,teryata usia mereka baru 16 tahun. "Lalu kami konteklah Ditkrimum Polda Kepri, setelah berkoordinasi kedua korban baru diamankan bersama maminya."ujar Gultom. Ketua Gerakan Anti Traffeking Kepri,Syamsul Rumangang mengatakan GAT bekerjasama dengan Polda Kepri dalam memberantas dan memerangi aksi trafiking. Kasus ini sangat meresahkan karena melibatkan anak-anak dibawah umur. Kedepan pihaknya akan lebih aktif memantau kegiatan

nyidik Polda Kepri, di tempat hiburan malam Pesona Baru Karaoke, beberapa waktu menolak menandatangani surat penetapan perpanjangan masa tahanan atas dirinya bersama dua rekannya. Pengacara tersangka, Sandy SH mengatakan bahwa perpanjangan penahanan kedua atas kliennya, yakni dari masa 60 hari ke 90 hari, terlalu dipaksakan dan sangat tidak wajar.

depankan asas praduga tak bersalah," ungkap Sandy ke Haluan Kepri, Kamis (21/11). Sebagaimana aturan Pasal 29 KUHAP, lanjut Sandy, perpanjangan hanya bisa dilakukan untuk kasus tertentu yang ancaman hukumannya berat, sementara kasus yang mendera kliennya tidaklah seserius itu. Kita sebenarnya menyangkan, kenapa mesti ada perpanjangan yang kedua, pa-

Dari Halama

Pentingnya Sportivitas Terlebih lagi, pria kelahiran 16 Desember 1976 Bandung ini, kurang lebih empat bulan terakhir sukses menjadi panitia Liga Futsal BifzaFuns Club 2013 di Ikan Daun. Apa yang membuatnya tertarik pada dunia ini, jawabnya singkat, yakni dengan olahraga kita bisa senantiasa menjunjung tinggi

yang namanya sportivitas. '' Yang terpenting menjunjung tinggi sportivitas," ungkap ayah satu putri ini. Pasalnya, lanjut alumnus S1 Tekhnik ITB 1996 ini, sikap sportivitas dalam kehidupan sehari-hari harus selalu ditonjolkan. Karena, dengan sikap sportivitas ini, hidup menjadi dinamis dan

KETUA Tim Penggerak PKK Kota Batam yang juga sebagai Bunda Pe Anak Usia Dini (PAUD) Kota Batam, Mariana Ahmad Dahlan (dua dari kir bersama dengan Bunda PAUD Nasional, Ani Yudhoyono usai Rapat K Nasional (Rakornas) Bunda PAUD 2013, Rabu (20/11). Sementara itu, Bunda PAUD Kota Batam, Mariana Ahmad Dahlan menyampaikan dirinya akan terus mengembangkan dan mengevaluasi tingkat pencapaian dan efektivitas penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sejak dinobatkan sebagai Bunda PAUD pada Januari 2012 lalu sebagai bahan pertimbangan dan usulan pada pemegang kebijakan terutama dalam hal dukungan anggaran (APBD). Kata Mariana, melalui CSR dan kerja sama dengan instansi terkait yang mendukung kemajuan pendidikan dan kesejahteraan pendidik serta anak didik menjadi sasaran utama di tahun 2014. “Dengan demikian diharapkan mutu pendidikan di Kota Batam akan lebih baik serta menjadikan generasi yang cerdas dan berakhlak sebagai wujud menjadikan Batam Bandar Madani,” kata Mariana. Untuk Kota Batam, saat ini terdapat 575 lembaga PAUD yang terdapat di 11 Kecamatan, terdiri dari 32 Taman Penitipan Anak (TPA), 161 Kelompok Bermain (KB), 360 TK (Taman Kanak-kanak), dan 22 SPS (Satuan PAUD Sejenis) dengan jumlah tenaga pendidik berjumlah 652 orang.

Pada hari pertama rnas Bunda PAUD 20 digelar diskusi panel t kebijakan perluasan la PAUD dan penuntasa desa satu PAUD oleh PAUDNI Kemendikb sosialisasi Perpres no tahun 2013 tentang pe bangan anak usia dini tic dan integratif yang paikan oleh Deputi b koordinasi pemberd perempuan dan kese aan anak, KemenkoKe Sedangkan pada ha ua digelar diskusi pan tang Kebijakan Kemen dalam Negeri dalam m kung program PAUD di provinsi dan kabupate oleh dr Eman Syams Direktur Pembinaan Pa menterian Pendidika Kebudayaan Dirjen Pen Anak Usia Dini, non dan informal. Materi selanjutnya jakan Kementerian K tan dalam pemberian an kesehatan dan gi anak usia dini yang di kan dr Jane Soepardi, tur Kesehatan Anak K erian Kesehatan ser ngembangan pendidi orangtuaan dalam pe tukan Generasi Emas I sia dengan nara sumb pala BKKBN, Prof Fas PhD. (ybt/r)

Dari Halama

Senam Sehat Banda Raya. Dikatakan Hasnul, Minggu (24/11) merupakan hari bahagia bagi seluruh managemen BPR Banda Raya. "Tak terasa, BPR Banda Raya telah berkiprah selama 8 tahun di Kota Batam. Alhamdulillah, kehadiran kami di Batam cukup memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ini dibuktikan dengan banyak nasabah yang berasal dari berbagai kalangan di Batam,” terangnya. Hasnul Kamin mengungkapkan, untuk memeriahkan

penuh rasa toleransi. " Sportivitas melat hidup saling mengh satu sama lain," uj sambil tersenyum. Selain aktif di F Bifza Batam, pria as dung ini juga aktif d Batam, organisasi te yang menaungi dunia bola. (ays)

Dari Halama

Wujudkan Generasi Rakornas dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Nasional, Ani Yudhoyono.Bunda PAUD Nasional menggaris bawahi pentingnya PAUD mengingat tahun tahun pertama kehidupan seorang anak akan sangat menentukan keberhasilan anak di masa depan. "PAUD adalah basic education yang tidak bisa diabaikan. Ini juga tanggung jawab orang tua untuk menyukseskan PAUD sesuai dengan perannya masing-masing," jelas Ani Yudhoyono dalam sambutannya saat membuka Rakornas di Istana Negara, Selasa (19/11). Sampai saat ini, jumlah anak usia dini 0-6 tahun mencapai 32,7juta. Dari jumlah tersebut, yang telah terlayani sebanyak 12,6 juta atau sebanyak 38,57 persen. Untuk meningkatkan target Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD pada usia 0-6 tahun, kata Ani, ada tiga hal yang harus ditingkatkan. Pertama, dengan memasukkan PAUD sebagai pendidikan pradasar, sebelum anak memasuki pendidikan dasar. Kedua, memperluas peran masyarakat dan swasta dalam penyelenggaraan PAUD dan ketiga, meningkatkan peran Bunda PAUD di kabupaten dan kota. “Bunda PAUD adalah profesi sukarela yang dilandasi rasa kasih sayang sehingga harus dapat menjadi lokomotif untuk dapat mendorong segenap elemen,” ujar Ani Yudhoyono. Sebelumnya, Menteri Pendidikan M Nuh mengajak seluruh masyarakat ikut terlibat dalam mobilisasi pergerakan pelayanan pendidikan dan kesehatan kepada anak usia dini. Nuh mengatakan, pemerintah sangat berkeinginan dan berusaha melakukan sinergi antara Posyandu dan fasilitas PAUD yang ada di desa-desa untuk mendorong terciptanya suatu gerakan yang besar.

tidak cukup. "Kalau m tak bisa menemukan lahannya, jangan di kan," ungkap Sandy. Selain menolak m datangani perpanjang nahanan tersebut, A Rosano bersama Mugo dan Jhon Hendri aka lakukan mogok makan "Ini bentuk kesewen makanya kami klien akan melakukan mog kan," tegas Sandy. (ay

hadir di Ocarina. "Selain senam, kami juga berencana menyediakan makanan gratis untuk para peserta. Usai senam, para peserta akan kita manjakan dengan berbagai doorprise menarik dan juga hiburan. Kami undang masyarakat Batam untuk bisa hadir pada acara kami di Ocarina. Selain mendapatkan kebugaran, para peserta juga mempunyai kesempatan yang sama guna mendapatkan salah satu doorprise yang kami sediakan. Ini juga

memberikan dukungan atas kemajuan BPR Raya Batam, " ucapny Untuk bisa menda doorprise yang dised panitia, para peserta mendaptkan kupon u di sela-sela senam. akan bagikan kupon u di sela-sela senam. Usai senam, pot kupon itu bisa dimasu kotak undian. Dan n sela-sela hiburan, k kupon tersebut aka undi, biasa yang beru mendapatkan doorp


CMYK

Hukum dan Kriminal

Jumat, 22 November 2013

11

Jaksa Abaikan Putusan MA

Sejak April hingga November Belum Dieksekusi BATAM (HK) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam dinilai sengaja mengabaikan pelaksanaan eksekusi putusan Mahkamah Agung (MA), atas terdakwa Acim Maulana. Pasalnya, sejak 9 April 2013 permohonan Kasasi Kejari Batam dikabulkan, namun hingga November 2013 belum dilakukan eksekusi. Amir Liputan Batam

Sebagaimana diketahui terdakwa penggelapan dalam perkara nomor register 1556 K/PID/ 2012 ini telah diputus bebas oleh Pengadilan Negeri (PN) Batam dengan putusan bebas. Dan atas putusan tersebut, Kejari Batam mengajukan Kasasi ke MA dan permohonan Kasasinya dikabulkan. "Kita mempertanyakan, kenapa hingga kini belum ada eksekusi, padahal sudah 7

bulan gugatannya dikabulkan," ungkap Praktisi Hukum Nico Nixon Situmorang ke Haluan Kepri, Kamis (20/11). Secara tegas, Nixon yang dijumpai di bilangan Batam Centre mengatakan, bahwa dengan rentan waktu sekian lama tersebut, tidak ada alasan kenapa eksekusinya belum dilakukan. Padahal, pihak korban dalam perkara tersebut menunggu adanya eksekusi. "Lalu kenapa dalam perkara pidana biasa, biasanya

PARIADI/HALUAN KEPRI

KORBAN TRAFIKING — Dua orang wanita dibawah umur yang diamankan Polda Kepri dari Bar Mawar, Sintai, Tanjunguncang, Batam, beberapa waktu lalu. Kedua wanita ini diduga sebagai korban trafficking.

jaksa lebih gesit," ungkap Nixon heran. Pertanyaan ini muncul, lanjut Nixon, karena dikhawatirkan dengan rentan waktu eksekusi yang begitu lama, terpidana bisa melarikan diri ke luar negeri. Sehingga sangat merepotkan ketika akan dilakukan eksekusi. Selaku eksekutor dan juga pihak pemohon Kasasi, seharusnya pihak Kejari mengejar kasus ini. Karena bisa memunculkan preseden buruk dalam penegakan hukum di negeri ini. "Apalagi informasi putusannya sudah dipublis di website MA di bagian perkara, harusnya sudah jadi perhatian," terangnya. Menanggapi hal tersebut, Kasi Pidum Kejari Batam, Armen Wijaya mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima petikan putusan perkara MA, sehingga pihaknya belum bisa melakukan eksekusi. "Kami tau sudah diputus sejak April lalu, tapi hingga sekarang kami belum terima petikan putusannya," ungkap Armen. Sesuai prosedur pelaksanaan eksekusi, lanjut Armen, eksekusi bisa dilakukan setelah petikan putusan diterima. Karena dalam petikan tersebut, secara rinci dijelaskan apa amar putusan yang harus dilakukan oleh eksekutor. Ditanya kenapa tidak dikejar petikan putusannya, Armen secara lugas mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu, kecuali kalau kasusnya sudah berlarutlarut. ***

Badan Kesbangpol Penmas Tpi Gelar Koordinasi Forum Diskusi Politik TANJUNGPINANG (HK)—Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Pemberdayaan Masyarakat (Kesbangpol Penmas) Kota Tanjungpinang menyelenggarakan kegiatan Koordinasi Forum Diskusi Politik Selasa (12/11) di Hotel Sunrise Tanjungpinang. Kegiatan yang dibuka oleh Walikota Tanjungpinang yang diwakilkan dengan Asisten III Pemko Tanjungpinang Suyatno, Amp ini diikuti 150 peserta terdiri dari Perwakilan Partai Politik dan Pengurus Organisasi Kemasyarakatan se-Kota Tanjungpinang. Dalam sambutannya Suyatno Amp

WALIKOTA Tanjungpinang H. Lis Darmansyah dan Wakil Walikota Tanjungpinang H Syahrul.

KABID Hubungan Antar Lembaga M Lukman, Eka Fachri M Yamin, Firsandy dan Panitia Foto Bersama.

mengatakan, kegiatan forum diskusi politik memiliki makna penting untuk memberikan pemahaman dan menyatukan persepsi tentang pentingnya pembangunan demokrasi yang sehat, adil dan realistis serta mewujudkan budaya politik yang beretika. Forum diskusi politik diharapkan dapat memaksimalkan fungsi LSM, Ormas, OKP dan Partai Politik sebagai sarana komunikasi politik, mampu menyalurkan aspirasi masyarakat, sebagai pembuat kebijakan, serta sebagai sarana pengatur/ penyeimbangan permasalahan yang terjadi sehingga mampu menciptakan suasana aman dan terkendali di Kota Tanjungpinang.

KASUBBID Hubungan LSM dan Parpol Eka Fachri M ASISTEN III Pemko Tanjungpinang Suyatno. Yamin.

DARI Kiri : Agustiawarman, Hasanuddin, Nara Sumber Zamzami A Karim dan peserta kegiatan.

Selain itu, Kepala Sub Bidang Hubungan LSM dan Parpol Eka Fachri M Yamin SH, selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan, bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran berpolitik warga negara dan membangun wacana nasionalisme kebangsaan secara berkesinambungan dan membangunan pilar-pilar demokrasi melalui parlemen yang aspiratif dan pro terhadap kepentingan masyarakat. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber berasal dari Direktorat Kesatuan Bangsa dan Politik dan dari akademisi kota Tanjungpinang. Foto dan Narasi : Rusmadi

KEPALA Badan Kesbangpol Penmas Tanjungpinang Adnan dan Suyatno, serta nara sumber menyanyikan lagu Indonesia Raya.

PEMBUKAAN Kegiatan Koordinasi Forum Diskusi Politik Badan Kesbangpol Penmas Tanjungpinang Tahun 2013.

CMYK

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Novrizal


Lingga

Jumat, 22 November 2013

12

Angka Kemiskinan Menurun 18,02 % LINGGA (HK) — Dalam kurun waktu delapan tahun (2005-2013), angka kemiskinan di Lingga tercatat menurun hingga 18,02 persen dari jumlah penduduk. Nofriadi Putra Liputan Lingga Hal ini disampaikan Bupati Lingga, H Daria pada acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Lingga yang ke10, Rabu (19/11). Dengan demikian, Daria mengajak seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Lingga patut mensyukuri atas upaya-upaya yang telah dilakukan bersama. Dikatakan Daria, keberhasilan ini tentu menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kinerja aparatur pemerintah ke depan yang lebih baik lagi. Dalam hal ini, Pemkab Lingga akan terus mengevaluasi dan mempertajam program-program dan kegiatan penanggu-

langan kemiskinan. Tujuannya agar program semakin terpadu dan tepat sasaran, dalam penanggulangan kemiskinan. "Selama delapan tahun angka kemiskinan turun 18,02 persen," ungkapnya dalam pidato memperingati Hari Jadi Kabupaten Lingga yang ke-10 di lapangan Sultan Mahmud Riayat Syah. Daria mengatakan, sejak tahun 2011 telah direhab dan dibangun rumah tak layak huni sebanyak 1.739 rumah dengan total anggaran Rp26,1 miliar. Tahun 2013 juga merehab 798 rumah dengan dana Rp13,1 miliar. Sedangkan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) telah dibangun 592 unit rumah selama dua tahun terakhir.

Tahun 2013 dibangun 501 rumah di Kecamatan Singkep. Untuk pelaksanaannya, Pemkab Lingga menggandeng Pemprov Kepri dan pemerintah pusat melalui Kementrian Perumahan Rakyat. "Program rumah layak huni ini diharapkan dapat menurunkan kemiskinan hampir 50 persen,"ujarnya. sementara itu, pantauan di lapangan, upacara Hari Jadi Kabupaten Lingga, juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan undangan dari perantau Lingga. Serta sejumla kepala SKPD dan FKPD sekabupaten Lingga. Serta menghadirkan sejumlah atarksi drumbanddari SMP n 2 Lingga. Turut hadir Wakil Pimpinan Umum Haluan Kepri Sofialdi pada serangkaian acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Lingga yang ke 10, yakni Upacara,ziarah makam, serta pelantikan sembilan ketua LAM dari seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga. ***

NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI

GELAR BIMTEK — Kepala Dishubkominfo Lingga Muzamil Ismail, menyampaikan sambutannya dalam kegiatan bimbingan teknis keterbukaan informasi publik yang diikuti oleh masing-masing perwakilan SKPD Kabupaten Lingga, Selasa(19/11).

Singkep Barat Dicanangkan Perlunya Keterbukaan Informasi Publik Sebagai Kecamatan Sayang Ibu

JEPRIADI/HALUAN KEPRI

KECAMATAN Singkep Barat dicanangkan sebagai daerah gerakan sayang ibu oleh pemerintah Provinsi Kepri pada saat melakukan sosialisasi Program Sayang Ibu. LINGGA (HK) — Badan Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Provinsi Kepri, mencanangkan Kecamatan Singkep Barat menjadi kecamatan sayang ibu. Karena kecamatan tersebut terpilih

untuk melakukan sosialisasi program gerakan sayang ibu. "Sebelumnya memang kita sudah ada desa sayang ibu yakni Desa Sungai Buluh yang mewakili Provinsi dalam lomba desa tingkat na-

sional.jadi sekarang lebih diperbesar lagi menjadi gerakan kecamatan sayang ibu,"Kata Camat Singkep Barat, Siswadi Aks kepada Haluan Kepri, beberapa waktu lalu. Dikatakan, untuk Lingga hanya Kecamatan Singkep Barat yang dipilih untuk program gerakan sayang ibu. Saat ini masih dalam tahapan sosialisasi kepada seluruh desa melalui kepala desa dan tim penggerak PKK. Kegiatan yang berlangsung di Balai Runding Kemala Mastika Kantor Camat Singkep Barat ini selama dua hari penuh. "Hari ini sosialisasi dan besok pelatihan kader gerakan sayang ibu untuk seluruh desa yang ada di Singkep Barat, Jumlah seluruhnya sepuluh desa,"katanya lagi.(jfr)

LINGGA (HK) — Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Lingga menggelar pelatihan bimbingan teknis keterbukaan informasi publik di ruang pertemuan Hotel Lingga Pesona Baru, Selasa (19/11). Dalam kegiataan tersebut, ditekankan perlu adanya keterbukaan informasi publik. Dilaksanakannya bimbingan teknis ini untuk meningkatkan layanan dan tata kelola pemerintahan yang baik. Serta, seiring bergulirnya reformasi dalam negara ditutut untuk tata kelola pemerintahan yang baik, yang mensyaratkan perlunya akuntabilitas,

transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses terjadinya keterbukaan informasi. "Sebahagian dana yang bersumber dari dana publik, bekewajiban menyampaikan informassi secara terbuka," ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Lingga Muzamil Ismail, dalam sambutannya. Selain itu juga lanjut Muzamil, didalam UU KIP No 14 2008 telah mengamanatkan peraturan pemerintah untuk mengatur lebih lanjut jangka waktu pengecualian terhadap informasiinformasi yang dikecualikan dan tata cara pembaya-

ran ganti rugi oleh badan publik negara. Meningat amanat UU tersebut, oleh badan publik negara, telah ditetapkan pemerintah PP No 61 Tahun 2010 tentang pelaksanaan UU pelaksanaan No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dan permendagri no 35 tahun 2010 yang menegaskan pengelolaan pelayanan informasi di lingkungan kementrian dan pemerintahan daerah sebagai pejabat pengelolah informasi dan dokumentasi. "Masih terdapat kesenjangan antara tuntutan dan sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi pen-

gelolaan informasi. dan dokumentasi kebijakan publik. Maka informasi sudah merupakan hak pokok bagi setiap orang dalam rangka pengembangan diri dan lingkungan, dan sudah merupakan hak azazi manusia," ungkapnya. Diharapkanya seluruh peserta yang ikut dapat secara seksama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memudahkan kita dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat, dan memudahkan kita dalam penyampaian pelayanan informasi tersebut akan membawa tata kelola pemerintahan semakin baik, jelasnya.(put)

Editor: Ali Mahmud, Layouter: Syahrial Anwar


Natuna

Jumat, 22 November 2013

13

APBD-P Natuna Rp1, 53 Triliun RANAI (HK) — Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Natuna Tahun 2013 yang sempat ditunda, akhirnya disahkan melalui sidang Paripurna DPRD Natuna, Kamis (21/11). Buyung Liputan Natuna Pengesahan APBD-P 2013 sebesar Rp1, 53 triliun tersebut diselenggarakan di ruang rapat Gedung DPRD dipimpin Ketua DPRD Natuna, Hadi Candra didampingi dua wakilnya, Daeng Amhar dan Dwitra Gunawan serta dihadiri langsung Bupati Natuna, Ilyas Sabli dan beberapa kepala SKPD. Semua fraksi secara prinsip menyetujui APBD-P tersebut ditetapkan dan sejumlah fraksi menyampaikan catatan penting kepada pihak eksekutif. Pandangan akhir Fraksi Golkar Plus yang disampaikan oleh Hj Ngesti Yuni Suprapti sedikit menyorot sejumlah kegiatan pembangunan yang mesti dilanjutkan. Pemda diminta untuk dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari sektor pendidikan sebanyak 20% untuk

digunakan sebaik-baiknya, juga meminta pemerintah (dispenda) untuk betul-betul bekerja secara profesional dalam menghitung estimasi pendapatan sehingga tidak terjadi perhitungan defisit. Karen hal itu sangat mengganggu kelancaran berjalannya roda pemerintahan yang berdampak terhambatnya kegiatan pembangunan dan ketidak lancaran kegiatan perekonomian rakyat. “Besar harapan kami kepada pemerintah serta jajarannya untuk meningkatkan kualitas kinerja, mampu melaksanakan kegiatan yang sudah diprogramkan di masing-masing sektor, sehingga nilai keberhasilan sebagai out-put dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Natuna,”Harap Ngesti Sementara itu, Bupati Natuna Drs Ilyas Sabli dalam pemaparannya mengatakan, penetapan perubahan APBD Kabupaten Natuna TA 2013

menjadi Perda, merupakan hasil kesepakatan antara pihak legislatif dan eksekutif yang didalamnya mencakup tentang penyesuaian, pergeseran dan penambahan anggaran yang diperuntukkan bagi kepentingan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan. Termasuk yang berkaitan dengan kepentingan ekonomi masyarakat dan pengembangan pembangunan di berbagai sektor. Adapun rincian RAPBD Perubahan Kabupaten Natuna TA 2013 sebagai berikut, perubahan anggaran pendapatan pada Tahun anggaran 2013 sebesar Rp1,39 triliun yang semula dianggarakan pada APBD murni sebesar Rp1,47 triliun, yang perubahannya terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah pada APBD murni TA 2013 dianggarkan Rp28,03 miliar atau mengalami kenaikan sebesar Rp9,69 miliar yang bersumber dari lain-lain pendapatan daerah yang sah. Selanjutnya dana perimbangan yang semula dianggarkan sebesar Rp1,39 triliun menjadi Rp1,28 triliun atau berkurang sebesar Rp103,81 miliar yang disebabkan perubahan PMK dari bagi hasil pajak seperti PBB migas, biaya upah pungut dan bagi hasil minyak

BUYUNG/HALUAN KEPRI

TEKEN APBD-P — Bupati Kabupaten Natuna, Drs Ilyas sabli menandatangani rancangan APBD-P 2013 disaksikan Ketua DPRD, Hadi Candra, Wakil Ketua DPRD, Daeng Amhar dan Dwitra Gunawan di ruang sidang paripurna, Rabu (21/11). bumi dan gas bumi. Lain-lain pendapatan yang sah semula dianggarkan sebesar Rp53,76 miliiar menjadi Rp63,70 miliiar atau mengalami kenaikan sebesar Rp9,93 miliar yang bersumber dari dana penyesuaian otonomi khusus.

KPU Sosialisasi ke Pemilih Pemula RANAI (HK) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna mensosialisasikan peran serta masyarakat kalangan pelajar (pemilih pemula) dalam Pemilu dan Pemilukada di Perguruan Tinggi STAI dan SMA Negeri 1 Ranai, Kamis (21/11). Tujuannya sosialisasi ini untuk mendorong masyarakat memiliki kesadaran me-

nggunakan hak dalam penyelenggaraan pemilu secara baik dan cerdas. Komisioner KPU Natuna Affuandris menilai hal ini penting dilakukan guna meningkatkan partisipasi dan kualitas berdemokrasi dalam pemilu dan pemilukada. “Ini supaya pemilih mengetahui tentang tahapan dan berbagai aspek teknis

pemilu. Kemudian masyarakat tahu apa dan bagaimana tugas KPU sebagai penyelenggara pemilu. Kemudian harapannya melalui kegiatan ini masyarakat dapat berpartisipasi dengan aktif dan menggunakan hak pilihnya secara rasional,” kata dia Kesempatan yang sama, Sekretaris KPU Kabupaten

RIO/HALUAN KEPRI

KETUA KPU Natuna, Affuandris menyampaikan masukan kepada mahasiswa STAI dalam acara sosialisasi pendidikan pemilihan pemilu 2014, Kamis (21/11).

Natuna, Irlizar menjelaskan, sosialisasi kepada kalangan pelajar ini penting dilakukan untuk memberikan pemahaman penyelenggaraan pemilu dari dini. “Tujuannya agar para pemilih pemula mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang penyelenggaraan pemilu terutama pileg 2014. Kedua agar mereka bisa ikut berpatisipasi, kalau misalnya nanti ditingkat KPPS mereka bisa terlibat, maka mereka hari ini diberikan simulasi pemungutan suara. Di samping itu harapannya peserta sosialisasi dapat menjadi agen demokrasi di kampus maupun di sekolahnya masing-masing. “Jadi ketika ada simulasi pemilu di kampus atau di sekolah maka mereka bisa mengajarkan kawan-kawannya. Karena KPU pusat berharap Pemilu legislatif 2014 itu, semua pemilih menggunakan hak suaranya,” tandasnya.(Cw85)

Kasus Perceraian Meningkat 30 Persen RANAI (HK) — Kasus perceraian di Kabupaten Natuna pada Tahun 2013 meningkat 30 persen dibanding tahun lalu. Demikian dikatakan Ketua Pengadilan Agama Natuna (PA) Drs HM Zakaria, MH melalui wakil Panitera Pengadilan Agama Natuna, Drs Ishak di ruang kerjanya, Rabu (20/11) Dikatakan Ishak, banyak hal yang membuat penyebab perceraian itu menjadi meningkat, diantaranya faktor ekonomi, melalaikan tanggung jawab, perselingkuhan. Pada tahun 2012 lalu perkara perceraian yang telah diproses Pengadilan Agama mencapai 191 kasus perceraian, dan pada tahun 2013 ini mengalami peningkatan sekitar 30 persen yaitu sebanyak 221 perkara yang telah kami proses sampai saat ini. “Ya tahun ini ada peningkatan 30 persen angka perceraian dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu terbukti dari jumlah kasus perceraian yang kami tangani tahun 2012 lalu 191 kasus, dan tahun 2013 ini ada kenaikan yaitu 221 perkara perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Natuna,”terang Ishak. Ishak menambahkan, pada tahun 2013 ini sudah 335 perkara yang telah masuk ke Pengadilan Agama, diantaranya perkara isbad nikah, permohonan pernikahan, pengesahan nikah dan dispensasi nikah di bawah umur yang dilarang undang-undang sebanyak 5 perkara. Terkait hal ini menurut dia perlu adanya komitmen

bersama antar satu sama lain. Baik antara suami dan istri maupun warga sekitar. Ia menyayangkan tingginya angka perceraian disaat gerakan pemerintah untuk membina keluarga yang sakinah mawaddah, warrahmah. pemerintah sudah berkomitmen untuk menciptakan ke-

luarga yang bahagia. “Suami dan Istri harus ada komunikasi yang baik, jangan terlalu disibukkan dengan pekerjaan. keharmonisan rumah tangga harus dijaga, Bagi warga sekitar, Jika mendengar ada keributan tidak ada salahnya bertanya dan mendamaikan,

Dengan demikian total APBD-P Kabupaten Natuna

Anggaran 2013 adalah sebesar RP1,53 triliiun dan esti-

masi perubahan adalah sebesar Rp101,62 miliar.(Cw84)

Pemerintah Akan Beli Mesin Listrik RANAI (HK) — Bupati Natuna, Ilyas Sabli mengatakan, akan menganggarkan pembelian mesin listrik yang nantinya akan dioperasikan pihak PLN. Mesin tersebut akan menjadi aset daerah, yang digunakan untuk cadangan apabila mesin PLN mengalami gangguan. Hal tersebut disampaikan Ilyas usai sidak ke gardu tempat beroperasinya 3 mesin yang rusak. Ditempat yang sama Ketua DPRD Natuna Hadi Candra mengatakan, bahwa dari awal pihaknya sangat getol terhadap permasalahan krisis listrik yang ada dikota Ranai. Ia mencontohkan, saat melakukan lobi dengan Pihak PLN wilayah Sumatera bagian utara (Sumbagut) terkait terbebaninya pemerintah daerah dalam menanggung beban subsidi listrik Rp25 miliar setiap tahun. “Dari awal DPRD sudah bergerak bersama Distamben untuk melakukan berbagai solusi terkait listrik ini. beberapa waktu lalu kita melakukan komunikasi dengan wilayah Sumbagut termasuk apa yang menjadi beban daerah terhadap subsidi Rp25 miliar itu menjadi beban yang

kita sayangkan. Solusinya kita siapkan mesinnya, mereka siapkan operasionalnya dan mereka tidak ada masalah asalkan bukan berbentuk hibah, bantuan tersebut nantinya menjadi aset daerah dan mereka memiliki hak pakai,”papar Hadi candra “Pada prinsipnya DPRD dari awal sudah melakukan lebih dulu baik komunikasi maupun MoU (memorandum of understanding), tinggal penganggarannya saja. Mumpung masih pembahasan KUAPPS kan ruangnya sangat luas sekali, masih ada banyak waktu untuk menganggarkan pembelian mesin, berapa yang diperlukan bupati kita ketuk saja,”tandasnya Hadi Candra berharap baik kepada pihak swasta maupun PLN untuk bisa juga menambah cadangan mesin guna mengantipasi terjadinya gangguan pada mesin yang rusak. “Ya saya berharap ke depan tidak terjadi seperti ini lagi, PLN dan pihal ke-3 harus punya cadangan mesin. Kalau seperti sekarang tak punya cadangan, tidak bisa berbuat banyak,”pungkasny. Seperti diberitakan sebe-

lumnya sudah hampir seminggu Kota Ranai mengalami pemadaman bergilir dikarenakan 3 mesin rusak diantaranya, unti 6 gangguan tegangan tidak stabil, mesin unit 5 gangguan pada mesin keluar oli dan mesin unit 3 gangguan generator terbakar. Akibatnya saat ini kondisi sistem listrik di Kota Ranai sebesar 1,2 MW pada siang hari dan defisit 2,6 MW pada malam hari dengan beban puncak 5 MW dan daya mampu 2,8 MW dan berdampak pada pemadaman. Diperlukan 3 minggu untuk melakukan perbaikan hingga listrik normal kembali. Ilyas menilai saat ini mesin yang ada untuk mencukupi kebutuhan listrik di Ranai tidak mampu dikarenakan seringnya terjadi kerusakan. “Kita akan anggarkan untuk pembelian mesin pada APBD 2014 mesin akan kita serahkan pengoperasiannya kepada PLN, Untuk kepentingan masyarakat saya rasa tidak ma salah apalagi tahun 2015 mendatang kita menjadi tuan rumah STQ tingkat Provinsi Kepri,” Ujar Ilyas.(tur)

Perceraian memang tidak dilarang, tapi tidak disukai Alllah SWT,”jelasnya Dikatakannya, dampak pereceraian adalah timbulnya berbagai permasalahan baru, salah satunya adalah gizi buruk, kehancuran ekonomi, dan rusaknya sosial masyarakat.(Cw85)

Editor: Niko, Layouter: Syahril


CMYK

CMYK

Jumat, 22 November 2013

14

Tiga Gubernur Kandidat Capres PKS JAKARTA (HK) — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mau ketinggalan dengan partai politik lain yang tengah menyiapkan calon presiden. Partai yang pernah dipimpin Luthfi Hasan Ishaaq ini segera menyeleksi 22 nama kandidat calon presiden lewat pemilu raya. Kesepakatan 22 nama yang masuk bursa kandidat capres PKS berdasarkan pertemuan DPW PKS Se-Indonesia dalam acara Election Update III di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta. Dari Ke-22 nama kandidat capres itu tiga gubernur. Yakni Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat, Irwan Prayitno, Sumatera Barat dan Gatot Pujo Nugroho, Gubernur Sumatera Utara "Muncul 22 nama yang menjadi representasi dari daerah-daerah, semua adalah kader dari internal PKS. Karena jumlahnya yang cukup banyak makanya kami tidak berniat untuk mencari kader eksternal," ujar Ketua LPPK PKS, Taufik Ridlo saat Jumpa Pers di Cendrawasih Room JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/11). Nama-nama yang dimunculkan tersebut pun belum final karena beberapa di antaranya akan mengundurkan diri. Para kader yang namanya disebut pun dilarang melakukan kampanye. "Ini bukan konvensi ya, jadi para kader dilarang untuk berkampanye,mereka benar-benar ditunjuk dari bawah. Mereka sifatnya pasif dan baru aktif kalau menyatakan mengundurkan diri," imbuhnya. Dari nama-nama tersebut kemudian akan dikerucutkan menjadi 5 orang yang akan

dipilih dalam Pemilihan Raya (Pemira) PKS. Rencananya Pemira akan dilaksanakan pada 29-30 November 2013 di seluruh DPW PKS. "Kelima nama ini kemudian akan diajukan ke Majelis Syuro untuk dipilih menjadi Capres PKS," katanya. Tidak beberapa lama dirilis 22 nama yang masuk bursa kandidat calon presiden PKS, Anggota Komisi III DPR RI F-PKS, Fahri Hamzah dan Sekjen DPP PKS Taufik Ridlo mengundurkan diri dalam kompetisi tersebut. "Nama saya juga disebut oleh DPW, tapi saya menolak karena saya punya preferensi lain," kata Fahri Hamzah saat jumpa pers di Cendrawasih

Room JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/11). Mekanisme yang dilakukan dalam Pemira PKS adalah tiap-tiap DPW mengajukan nama. Dari nama-nama tersebut kemudian akan dikerucutkan menjadi 5 nama. "Lima nama ini nantinya diajukan ke Majelis Syuro untuk dipilih siapa capresnya. Setelah itu baru deh kita sama-sama 'bertarung' di luar, jangan di dalam, biar nggak terbentuk faksi-faksi," imbuhnya. Selain Fahri, Sekjen DPP PKS Taufik Ridlo juga mengundurkan diri. Ia yang juga menjabat sebagai ketua Lembaga Pengkaderan PKS ini merasa tidak layak dicalonkan. "Karena diajukan, maka nama-nama tersebut berhak untuk mengundurkan diri. Seperti saya dan Pak Fahri yang mengundurkan diri. Di sisi lain, kader pun tidak boleh mengajukan dirinya sendiri," ujar Taufik pada kesempatan yang sama. (dtc)

22 Nama Bakal Capres PKS 1. Abdul Ghani Kasuba, Wagub Maluku Utara 2. Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat 3. Anton Apriyantono, Mantan Mentan KIB I 4. Fahri Hamzah, Anggota Komisi III DPR RI 5. Gatot Pujo Nugroho, Gubernur Sumatera Utara 6. Irwan Prayitno, Gubernur Sumatera Barat 7. Anis Matta, Presiden PKS 8. Hidayat Nur Wahid, Ketua F-PKS 9. Nasir Jamil, Anggota Komisi III DPR RI 10. Sohibul Iman, wakil ketua DPR RI 11. Taufik Ridlo, Sekjen PKS 12. Yusuf Asyhari, Mantan Menpera KIB I 13. Mahfudz Siddik, Ketua Komisi I DPR RI 14. Mahfudz Abdurrahman, Bendahara Umum DPP PKS 15. Mustafa Kamal, Anggota DPR RI 16. Nur Mahmudi Isma'il, Walikota Depok 17. Salim Segaf Al Jufri, Menteri Sosial 18. Suharna Surapranata, Mantan Menristek KIB II 19. Surahman Hidayat, Anggota DPR RI 20. Suswono, Menteri Pertanian KIB II 21. Tifatul Sembiring, Menkominfo KIB II 22. Untung Wahono, Ketua MPP PKS

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

HADIRI RAKERDA — Gubernur Kepulauan Riau, H Muhammad Sani menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PDIP Kepri dan Pembakalan Caleg DPR RI, DPRD Kepri, DPRD Kabupaten/kota beberapa waktu lalu, di Batam Centre.

Waspadai Peredaran Uang Palsu Jelang Pemilu JAKARTA (HK) — Bank Indonesia meminta masyarakat untuk tetap mewaspadai peredaran uang palsu, terutama menjelang tahun politik, yakni pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah. "Hingga Oktober 2013, peredaran uang palsu turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni tujuh uang pecahan dari satu juta lembar yang beredar di Indonesia," kata Asisten Direktur/Kepala Tim Grup Kebijakan Pengedaran Uang Departemen Pengedaran Uang Bank Indonesia Sithowati Sandrarini di Jakarta, Kamis (21/11). Meski tidak ada kaitan jumlah peredaran uang palsu dengan adanya agenda politik,

kata dia, masyarakat diminta untuk tetap mewaspadainya. Uang palsu yang beredar di tengah masyarakat, lanjut dia, dalam tiga tahun terakhir trennya terus menurun. Pada tahun 2010, uang palsu yang beredar sebanyak 20 uang pecahan dari satu juta lembar yang beredar. Pada tahun 2011, yakni 11 uang pecahan dari satu juta lembar uang beredar. Pada tahun 2012, uang palsu yang beredar sebesar delapan uang pecahan dari satu juta lembar yang beredar. Sithowati mengatakan lebih lanjut, kendati peredaran uang palsu turun, bukan berarti kewaspadaan terhadap tindak pidana tersebut rendah. Oleh karena itu, perlu upaya semua pihak untuk meminimalkan peredaran

uang palsu tersebut. "Aparat hukum harus dapat menangkap dan mengungkap peredaran uang palsu dengan hukuman berat baik pidana maupun denda sehingga tidak merugikan masyarakat," kata dia pula. Upaya lainnya, menurut dia, berupa sosialisasi 3D (dilihat, diraba, diterawang) sehingga masyarakat mengetahui uang itu palsu atau tidak. "BI akan terus menerus untuk melakukan sosialisasi 3D kepada masyarakat, termasuk juga kepada pelajar," katanya. Asisten Direktur/Kepala Tim Grup Kebijakan Pengedaran Uang Departemen Pengedaran Uang Bank Indonesia itu menjelaskan, untuk melakukan pencegahan beredarnya uang palsu, pihak BI

CMYK

juga akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal uang dengan pancaindra. Ia mengatakan bahwa laporan peredaran uang palsu relatif cukup besar dibandingkan pada masa orde baru kendati slogan 3D terus digelorakan. Artinya, menurut dia, masyarakat sekarang lebih mengenal uang itu palsu atau tidak sehingga saat ditemukan uang palsu langsung melaporkannya.Provinsi Lampung saat ini berada pada urutan kelima peredaran uang palsunya. Terkait dengan pencucian uang hasil tindak pidana jelang tahun politik, menurut dia, hal itu merupakan kewenangan PPATK untuk mendeteksinya. (rol)

Editor : R Ghafur Layouter: Syahrial Anwar


Pendidikan

Jumat, 22 November 2013

Alat Pernapasan pada Hewan HEWAN juga bernapas seperti halnya manusia. Hewan tertentu memiliki alat pernapasan khusus sesuai tempat hidupnya. Hewan-hewan yang memiliki alat pernapasan khusus yaitu ikan dan cacing tanah. 1. Pernapasan pada Ikan. Ikan memiliki alat pernapasan berupa insang. Insang terletak di sebelah kanan dan kiri kepala. Insang ini berjumlah

empat pasang. Bagian-bagian insang berbentuk lembaran yang disebut lembaran insang. Pada lembaran insang terjadi pertukaran udara. Ikan juga mempunyai gelembung renang untuk menyimpan oksigen dan mengatur gerak. Ikan memperoleh oksigen dari dalam air. Mekanisme pernapasan ikan melalui beberapa tahap. Mulamula ikan membuka mulutnya

untuk mengambil air. Air kemudian mengalir masuk ke rongga mulut menuju lembaran insang. Setelah itu, air keluar melewati tutup insang. Ketika air melewati lembaran insang, oksigen diikat oleh Hb (hemoglobin) darah. Pada saat yang sama, Hb juga melepaskan karbon dioksida ke air. 2. Pernapasan pada Cacing Tanah. Cacing tanah bernapas melalui permukaan tubuhnya.

Cacing tanah memiliki kulit yang tipis. Pada permukaan kulit cacing tanah terdapat banyak pembuluh darah. Kulit cacing tanah juga menghasilkan lendir. Oleh karena itu, kulit terlihat basah dan lembap. Kondisi ini menyebabkan cacing dapat menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida secara langsung melalui permukaan kulit. Itulah sebabnya cacing membutuh-

15

kan tempat lembap atau basah. Tempat lembap membantu proses pernapasan agar dapat berlangsung dengan baik. Pada umumnya, hewan air bernapas menggunakan insang. Sementara itu, burungburung yang dapat terbang bernapas menggunakan paruparu dan pundi-pundi udara. Hewan yang hidup di air dan di darat bernapas menggunakan paru-paru dan kulit. Contoh hewan yang bernapas dengan paru-paru dan kulit adalah katak. (education)

Raih Juara Olimpiade Nasional Dua Pelajar SMAN 3 Batam Harumkan Kepri BATAM (HK) — Dua orang siswa dari SMAN 3 Batam, Haitsam Shiddiq Siregar dan Rendi Rahmadi mengharumkan nama Provinsi Kepri diajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA 2013 yang baru saja di gelar. Arment Aditya Liputan Batam

Haitsam Shiddiq Siregar berhasil memboyong Medali Perunggu untuk bidang Fisika, sedangkan Rendi Rahmadi masuk dalam katagori 20 besar perolehan nilai terbaik untuk olimpiade Biologi. Disela-sela kesibukannya belajar di sekolah, Haluan Kepri sempat berbincangbincang dengan dua remaja ini. Menurut Haitsam Shiddiq Siregar, meski hanya memperoleh Medali Perunggu namun dirinya merasa puas atas usaha yang telah dilakukannya membuahkan hasil yang dapat dibanggakan. Apalagi peserta yang ikut pada OSN ini rata-rata merupakan langganan juara OSN tingkat nasional sebelumnya. “Saya akui peserta dari daerah lain cukup hebathebat. Meski demikian saya berusaha yang terbaik dan bangga bisa mempersembahkan Medali Perunggu,” ucap cowok yang sering dipangging Shiddiq ini.

Diakuinya, persiapan untuk ikut OSN ini terlalu singkat hanya 2 Minggu ia lalui. Sementara peserta lain persiapannya hingga tahunan. “Ini saya tahu setelah sharing dengan peserta dari daerah lain. Meski persiapan saya hanya dua Minggu, namun sekolah telah maksimal memberikan bekal terhadap saya, termasuk di trainingkan ke Jakarta itu,” kata Shiddiq yang sekarang duduk diangku kelas XII-IPA ini. Untuk lebih berhasil dalam OSN selanjutnya, Shiddiq juga selalu berpesan kepada guru dan adik-adik kelasnya bila nanti dipercaya jadi peserta OSN agar mempersiapkan diri sebaik mungkin. Karena melihat peserta dari daerah lain telah memiliki jam terbang bertanding di OSN malah sering juara nasional. “Selain jam terbang, pembinaannya juga peserta lain itu cukup bagus oleh orang yang benar-benar ahlinya. Makanya tak heran bila setiap ajang OSN daerah lain selalu meraih Medali Emas atau Perak,” kata cowok yang bercita-cita ingin jadi wirausahan ini. Shiddiq sendiri termasuk siswa yang cukup banyak mendulang prestasi, diantaranya juara II OSN Fisika

tingkat Provinsi, Pelatnas Calon Peserta Olimpiade Internasional 2014, juara II OSN Matematika tingkat Kabupaten, juara I lomba Blog Batam Blogger Comunnity, dan juara II lomba Blog Goesmart Nasional 2012. Sementara Rendi Rahmadi siswa kelas XII-IPA masih dari SMAN 3 Batam, mengaku bangga bisa mewakili Provinsi Kepri pada OSN bidang Biologi. Meski tidak memperoleh medali, namun telah bisa menempatkan prestasi bersaing dengan peserta lainnya yang rata-rata cukup hebat. “Mungkin kelemahan saya saat OSN ini kurang pendalaman dari inti praktik yang diberikan. Lagi pula soalnya juga yang dipola cukup rumit sekelas soal anak kuliahan gitu,” jelasnya. Rendi sendiri persiapan untuk OSN ini hampir 1 bulan termasuk dengan pelatihan di Jakarta. Ia mengaku sebelum panitia mengumumkan hasil OSN itu, sudah menduga kalau dirinya itu tidak akan berhasil meraih medali. “Karena pesertanya hebat-hebat seperti dari Bali dan Jakarta, kita kalah bersaing dan saya sendiri sudah menduga tidak akan jadi juara. Lagi pula soal yang diajukan panitia OSN juga jauh berbeda dengan yang kita pelajari dalam latihan.

JURNALIS SMAN 3 BATAM

KEGIATAN PRAKTIK — Pelajar SMAN 3 Batam tengah melakukan kegiatan praktik bedah untuk pelajaran biologi, beberapa waktu lalu. Pelajar di sekolah ini banyak meraih prestasi hingga tingkat nasional. Akhirnya mengerjakan soal sebaisa mungkin,” kata Rendi sedikit menyesal tidak

berhasil memboyong medali. Ikut jadi peserta pada ajang OSN ini merupakan

yang pertama kali bagi Rendi, kendati demikian ia merasa bangga telah banyak penga-

laman didapat mulai dari seleksi tingkat kota, provinsi hingga nasional. ***

Persiapan UN Dilakukan Bimbingan Khusus SDIT Asy-Syuraa Sagulung BATAM (HK) — Pemantan mempersiapkan ujian nasional (UN) dilakukan SDIT Asy-Syuraa Sagulung dilakukan dengan bimbingan khusus. Bimbingan khusus ini diberlakukan bagi siswa yang sulit menyerap pelajaran dengan mendatangi guru bidang studi yang dilakukan setiap hari diluar jam pemantapan. "Di bimbingan khusus ini bagi siswa yang niat untuk belajar lebih mendalam, terutama bagi siswa yang susah menyerap pelajaran yang biasanya dilakukan sebelum magrib," ujar Kepala sekolah SDIT Asy-Syuraa Nuridawati, Kamis (21/11). Setiap proses pemantapan, siswa diharuskan mampu menyelesaikan soal dalam satu hari sebanyak 50 soal, dan untuk keesokan harinya soal yang akan diberikan kepada anak didik berbeda dari soal sebelumnya. Pemantan di sekolah ini telah dilakukan sejak awal bulan Oktober lalu. "Jadi belajar efektif sekolah kami dari hari Senin sampai dengan hari Kamis, dan kegiatan pemantapan dilakukan setiap hari Jumat dan Sabtu. Jadi setiap minggu dilakukan 2 kali," katanya.

Profil Guru

Sementara lamanya pemantapan berlangsung selama 2 jam setengah, khusus untuk anak didik kelas VI dimulai dari pukul 9.00 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB. "Bagi anak didik yang lainnya seperti kelas I sampai kelas V pada hari Jumat melakukan ekskul, kalau kelas VI mengikuti kegiatan pemantapan untuk menghadapi UN," jelasnya. Seperti pemantapan mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, dan Bahasa Inggris, bisa diselesaikan dalam sehari 50 soal. Berbeda dengan pelajaran Matematika dalam sehari hanya bisa menyelesaikan soal 40, karena waktunya tidak," bebernya. Sebelum menghadapi UN, sekolah juga akan melakukan refresing bagi anak didik yang akan mengikuti UN dengan tujuan supaya menghilangkan rasa stress dan deg-degkan dan kecemasan. "Tiap tahun sekolah kami sebelum menghadapi UN, selalu refresing kesuatu tempat yang bisa membuat pikiran anak didik jadi tenang," katanya. Sebelumnya sekolah ini pada tahun ajaran 2011-2012 mendapatkan peringkat ke 1 se-kecamatan dalam pero-

lehan nilai UN. Sedangkan tahun ajaran 20012 - 2013, mendapatkan peringkat ke 1 juga se Kecamatan Sagulung, dan peringkat ke III untuk tingkat Kota Batam. Namun untuk tingkat Kepri hanya menduduki peringkat ke IV saja. "Namun dari seluruh sekolah negeri dan sekolah swasta di Kepri, sekolah kami mendapatkan peringkat VI. Walaupun dulu kami hanya mentargetkan mendapatkan peringkat 10 besar," ucapannya. Sedangkan nilai paling tertinggi diperoleh untuk bi-

dang mata pelajaran Matematika. Terdapat 1 orang siswanya memperoleh nilai 100. Namun untuk nilai terendah pelajaran Bahasa Indonesia mendapatkan nilai 7,1. "Jadi tahun ajaran 2012 -2013, nilai rata-rata paling tertinggi 9.4 dan nilai terendah 6.60," katanya. Untuk tahun ini pihak sekolah mau meningkatkan prestasi yang sudah di raihnya, namun tidak ingin membebankan pikiran anak didiknya. Setidaknya prestasi diraih dapat mempertahankan prestasi tahun sebelumnya. (cw75)

GEDUNG SDIT Asy-Syuraa Sagulung. Sekolah ini menargetkan UN terbaik di Kepri.

Dijalani dengan Senang dan Gembira

B A T A M (HK) — Wanita yang satu ini merupakan guru dari SDIT AsySyuraa Sagulung. Ia bernama Anjar lengkap Anjar Puji Astuti, mengaku cukup enjoy menjadi guru dijalaninya dengan senang dan gembira. Ia sendiri telah 11 tahun mengabdi jadi guru ini. Ibu guru yang kerap di-

panggil Anjar ini, menjalani profesinya itu penuh dengan ikhlas dan menanamkan kasih sayang terhadap anak didik. Karena ia merasa menjadi seorang guru itu merupakan panggilan jiwa. "Dalam menghadapi anak murid selagi saya mampu menangani masalah akan memecahkan masalah tersebut sendiri. Lagi pula kalau kita mendidik dengan hati dan perasaan tidak akan berat kita jalani," katanya. Guru yang lahir di Belitar pada 1 April 1970 ini, dulu

mempunyai cita-cita menjadi Komandan Wanita (Kowat). Namun karena memikirkan kondisi fisik dan akhirnya mencari pilihan yang lain yaitu menjadi guru. "Kowat itu menurut saya adalah cewek yang perkasa, dan bisa melindungi diri, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan, akhirnya saya mundur," ucapnya. Anjar memilih kuliah pada jurusan FKIP karena ia suka akan mendidik. Dengan bekal gelar SPd AUD, ia bertekad akan tetap

mengabdikan diri untuk mendidik. "Saya memilih jurusan itu, karena suka dengan anak kecil dan juga bisa mempelajari spikologis secara menyeluruh bukan cuma untuk anak-anak saja," paparannya. Maka dari itu ia berniat dari profesinya itu, tidak hanya sebagai guru mengajar disekolah saja, melainkan bisa mengajar di luar sekolah. Karena dinilainya guru merupakan pahlawan tanpa jasa yang harus selalu dikenang. (cw75)

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Arment , Layout: Mulia Aditya


CMYK

16

Jumat, 22 November 2013

Anggota DPR RI Herlini Amran

Reses ke Kundur Jaring Aspirasi Masyarakat KARIMUN (HK) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Komisi X (Sepuluh), Dra Hj Herlini Amran MA melakukan reses ke Kundur dan sekitarnya. Rangkaian kegiatan tersebut

sengaja dilakukan ke wilayah hinterland guna meninjau langsung segala permasalahan yang tengah dihadapin masyarakat di kepulauan. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

daerah pemilihan Kepulauan Riau ini pun menyempatkan diri meninjau beberapa sekolah terkait infrastruktur pendidikan yang dinilainya cukup memprihatinkan. Dalam kesempatan itu dia juga menyinggung masalah Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang diadvokasinya agar

Kemendikbud menyalurkan bantuan kepada siswa tak mampu. Ibu lima anak yang juga dikenal sebagai seorang ustadzah ini juga nekat menyeberangi pulau, hanya untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat hinterland dalam menyerap aspirasi masyarakat. Narasi: Gani Foto: Humas Tim Reses Herlini Amran

FOTO bersama di SDN 20 Tanjungbatu.

FOTO bersama para panitia usai menghadiri acara Kajian Fiqih Wanita yang digelar oleh Salimah Kundur di Masjid Darul Hikmah Kecamatan Kundur.

DIDALAM boat pancung menuju Pulau Ungar Kecamatan Ungar dalam rangka reses.

MENUJU lokasi reses di Desa Ngal Kecamatan Ungar dalam rangka reses.

INTERAKTIF bersama salah seorang peserta saat menjadi narasumber pada acara road show pemasyarakatan kegiatan membaca oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) di Gedung Nasional.

MENYAMPAIKAN materi dalam Kajian Fiqih Wanita yang digelar oleh Salimah Kundur di Masjid Darul Hikmah Kecamatan Kundur.

MENIKMATI buah ciri khas dari Kundur, yakni buah durian.

MENYAMPAIKAN sambutan dalam acara jalan santai dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI di Kecamatan Kundur Utara.

DIATAS kapal bersama rombongan menuju Pulau Ngal Kecamatan Ungar.

TAKZIAH ke rumah warga yang tertimpa musibah di Kelurahan Gading Sari Kecamatan Kundur.

DIBONCENG sang anak saat menuju loasi reses di Pulau Ngal Kecamatan Ungar.

BERDIALOG dengan beberapa wali murid di SDN 005 Tanjungbatu usai tatap muka dengan pihak sekolah setempat terkait BSM.

TIBA di Pelabuhan Ungar.

TIBA di Kundur usai reses di Pulau Ungar.

ANGGOTA DPR RI Komisi X Dra.Hj. Herlini Amran MA

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Jumat, 22 November 2013

17

Rapat Paripurna KUA-PPAS Deadlock Saat Penandatanganan MoU Anggaran Jembatan I dan RSUP

Fiven Sumanti SSos Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Bintan

Senang Merawat Lansia SEBELUM terjun ke dunia politik, Fiven Sumanti dikenal sebagai aktivis sosial. Ia lama malangmelintang dalam berbagai aksi sosial diantaranya tercatat sebagai pendiri sekaligus ketua pertama rumah jompo Rumah Bahagia Bintan. "Saya hanya berfikir, kita sebagai generasi muda harus bisa memikirkan para lansia. Saya terketuk ketika seorang nenek di Rumah Bahagia berkata, di manakah kini anak-anak yang dulu pernah aku timang, aku rawat, dan aku didik," ujarnya mengenang seorang nenek. Bagi wanita kelahiran Pulau Tambelan 5 November 1972 ini, merawat lansia di Rumah Bahagia seperti merawat orangtua sendiri. Karena kedua orangtuanya kini telah meninggal dunia. "Kalau melihat mereka tersenyum, itu sudah cukup membuat saya berbunga-bunga hati," ujarnya dengan mata berbinar. Menurut istri Camat Teluksebong Suwarsono ini, Rumah Bahagia bukan sekedar tempat berteduh dan tempat ngobrol para lansia, tetapi juga ruang bagi mereka untuk mendapatkan kesempatan berkonsultasi, berkeluh kesah, curhat, dan mendapatkan menu makanan yang baik. Senang Merawat Hal 18

TANJUNGPINANG (HK) — Rapat paripurna penandatanganan nota kesepahaman (MoU) mengenai Kebijakan Umum Anggaran dan Perhitungan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 tentang kelanjutan pembangunan Jembatan I Dompak dan Rumah Sakit Umum Provinsi mengalami kebuntuan. Sutana Liputan Tanjungpinang

Pasalnya, sebelum paripurna tidak ada pembahasan yang dilakukan Tim Pengelola Anggaran Daerah (TPAD) ber-

sama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri. Banyak di antara anggota dewan mengajukan interupsi dan mempertanyakan MoU tersebut. Rapat Paripurna Hal 18

Seorang TKI Meninggal

di Penampungan Sakit Sejak di Penjara Malaysia TANJUNGPINANG (HK) — Seorang Tenaga Kerja Indonesia bermasalah, Syahrudin

(31), asal Banda Aceh meninggal dunia di Penampungan TKI Transito KM 8, Tanjungpinang akibat penyakit darah tinggi yang dideritanya, Kamis (21/11). Seorang TKI Hal 18

ARMAT JUANG/HALUAN KEPRI

SIDANG PUTUSAN — Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang menghukum 4,6 tahun penjara terhadap 14 pelaku perompakan kapal Malaysia MT Zafirah di perairan Natuna, Kepulauan Riau pada November 2012 lalu, Kamis (21/11).

14 Perompak Kapal Malaysia Divonis 4,6 Tahun Penjara TANJUNGPINANG (HK) — 14 orang pelaku perompakan kapal berbendera Malaysia MT Zafirah di perairan Natuna, Kepulauan Riau, November 2012, divo-

nis 4,6 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Kamis (21/11). Putusan tersebut lebih ringan 4 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yai-

tu 5 tahun penjara. Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim Jarihat Simarmata men14 Perompak Hal 18

Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk Diresmikan TANJUNGPINANG (HK) — Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah membuka secara resmi Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD (Gertak PSN) di Lapangan Voli Perumahan Hang Tuah Permai, Ganet, KM 12, Tanjungpinang, Kamis (21/11). Gerakan Pemberantasan Hal 18

ZULFIKAR/HALUAN KEPRI

WALIKOTA Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni memeriksa jentik di rumah warga di Perumahan Hang Tuah Permai, Tanjungpinang, Kamis (21/11).

CMYK

Editor: Lily, Layouter: Mulia Aditya


Tanjungpinang

Jumat, 22 November 2013

Satpol PP Tertibkan Atribut Parpol TANJUNGPINANG (HK) — Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang menertibkan baliho dan bendera partai politik (parpol) disaksikan Panitia Pengawas Kecamatan (panwascam) Tanjungpinang Barat di Jalan Taman Bahagia, Tanjungpinang, Kamis (21/11). Dalam keterangannya, Kepala Bidang (Kabid) Ketenteraman dan Ketertiban Masyarakat Kota Tanjungpinang Syafrizal menyampai-

kan, atribut kampanye seperti baliho dan bendera tersebut akan dikumpulkan di Kantor Satpol PP di Tepi Laut Tanjungpinang. “Kita akan memberikan toleransi waktu kurang lebih satu minggu. Kalau baliho dan bendera parpol tidak diambil yang bersangkutan, akan kami musnahkan,” ujarnya. Syafrizal juga mengatakan, penertiban yang dilakukan Satpol PP bersama Panwaslu Kota Tanjungpinang di

empat kecamatan akan berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat (21-22/11). “Penertiban yang dilakukan saat ini (kemarin,red) hanya di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Barat dan Bukit Bestari. Sedangkan besok (hari ini,red), akan dilakukan di Kecamatan Tanjungpinang Timur dan Tanjungpinang Kota,” katanya. Dalam kesempatan itu, Ketua Panwascam Tanjungpinang Barat Ratna Juwita menjelaskan, penertiban

Dua Pelaku Curat Ditangkap Beraksi di Bintan dan Tanjungpinang TANJUNGPINANG (HK) — Dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang beraksi di Bintan dan Tanjungpinang, ER (31) dan AP (28), berhasil ditangkap petugas Polres Tanjungpinang, 14 November lalu pukul 23.00 WIB. Sebelum tertangkap, keduanya berhasil membobol 10 rumah dan kantor di tempat berbeda. Hal itu disampaikan Kasubag Humas Polres Tanjungpinang AKP Imawan Rantau, Kamis (21/11). “Pelaku Curat (Pencurian dan Pemberatan), ER (31) dan AP (28), warga Kampung Kolam Kijang, Kabupaten Bintan kita amankan di Sei Jang saat berkunjung ke rumah temannya. Tidak ada perlawanan pada saat penangkapan,” katanya, Kamis (21/11). Sementara satu orang tersangka lainnya, HR (31), warga Sei Jang, saat ini masih menjadi DPO (daftar pencarian orang) pihak kepolisian. Imawan mengatakan, kedua tersangka mengaku

pernah melakukan pencurian di beberapa tempat yaitu di Perumahan Bumi Air Raja Tanjungpinang, tiga tempat di wilayah Polsek Bukit Bestari, satu tempat di wilayah Polsek Gunung Kijang, dua tempat di wilayah Polsek Barat, dan tiga tempat di wilayah Polsek Kijang. Tiga lokasi pencurian tersebut, kata Imawan, diantaranya dilakukan pada November ini dan salah satunya di Perumahan Bumi Air Raja Blok B Nomor 14, Tanjungpinang, Imawan menjelaskan, sasaran para pencuri ini adalah rumah dan kantor kosong. “Pelaku memasuki rumah atau kantor dengan cara merusak menggunakan linggis,” terangnya. Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 1 unit TV 21 inci merek LG, 1 unit laptop merek Samsung warna biru, 5 unit CPU merek LG, 1 unit CPU merek HP, 1 unit CPU merek Samsung, 5 unit monitor merek Acer, 1 unit monitor merek

Dari Halaman 17

Seorang TKI Menurut Satuan Tugas TKI di Penampungan Transito Sony, Syahrudin sudah menderita sakit sejak lima bulan terakhir dan telah menggunakan kursi roda saat tiba di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Tanjungpinang pada Rabu (20/11) lalu. "Semasa masih di penampungan yang bersangkutan telah menderita sakit tersebut (darah tinggi,red)," ujarnya. Menurut Sony, Syahruddin dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang, Rabu (20/11). Sekitar pukul 20.00 WIB, dokter yang menangani Syahruddin membolehkan pulang. Namun, esok paginya sekitar pukul 09.00 WIB, kondisinya semakin buruk. Setelah diperiksa perawat puskesmas, ia tidak dapat ditolong lagi. Rencananya, jenazah Syahruddin dipulangkan ke kampung halamannya, hari ini. "Jenazah akan diberangkatkan dari Pelabuhan Sri Bintan Pura menuju Batam, kemudian diberangkatkan ke Medan selanjutnya baru dibawa ke

Aceh," urainya. Sementara Amirudin, kerabat dekat almarhum, menyampaikan kepada Haluan Kepri bahwa Syahruddin sudah menderita sakit sejak lama. Namun selama berada di penjara Pekan Nenas, kondisi kesehatan Syahruddin semakin parah karena Pemerintah Malaysia tak pernah memberikan pengobatan atau perawatan lainnya.

ZULFIKAR/HALUAN KEPRI

Dari Halaman 17 paikan, hari Kamis menjadi Hari Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk seKota Tanjungpinang. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada masyarakat untuk memerangi DBD. "Kita berharap masyarakat dapat menjalankan program 3 M, Menguras, Menutup, dan Menimbun," imbaunya. Sebelumnya diberitakan bahwa tahun ini kasus DBD di Kota Tanjungpinang mencapai 138 kasus. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2012 yang mencapai 300 kasus. "Penurunan tersebut

tidak terlepas dari program Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang untuk membasmi jentik-jentik. Angka bebas jentik di Tanjungpinang saat ini sudah mencapai 85 persen. Data itu diperoleh dari juru pantau jentik yang ditugaskan di tiap kelurahan," ujar Rustam. Saat ini Dinkes Kota Tanjungpinang menempatkan dua petugas pemantau jentik-jentik untuk memantau jentik-jentik dan memberikan pembinaan terhadap masyarakat. Rustam menargetkan angka bebas jentik di Tanjungpinang di atas 95 persen. (cw77)

terhadap korban trafiking dan wanita tuna susila. Ibu dari Tino Septiadi dan Muhammad Rizky ini selalu menggelorakan semangat juang meraih cita-cita kepada generasi muda dan anak-

anaknya. Ia mencontohkan dirinya yang berjualan es keliling sejak duduk di bangku Sekolah Dasar di Pulau Tambelan, juga berjualan kue dan roti sewaktu melanjutkan sekolah di Tanjungpinang.(rof)

Dari Halaman 17

Senang Merawat Fiven juga pernah menjadi Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Bintan. Salah satu kegiatan unggulannya disamping menyantuni lansia, juga melakukan pendampingan

Diketahui, Pemerintah Malaysia mendeportasi 282 orang diantaranya 92 TKI laki-laki, 181 TKI perempuan, dan 9 anak-anak, Rabu (20/ 11) lalu. Para TKI diberangkatkan dari Pelabuhan Stulang Malaysia menggunakan kapal MV Telaga Ekspres dan tiba di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Tanjungpinang sekitar pukul 14.00 WIB. (cw77)

Jenazah Syahrudin saat divisum di kamar jenazah RSUD Tanjungpinang, Kamis (21/11).

Gerakan Pemberantasan Dalam sambutannya Lis berharap seluruh warga Kota Tanjungpinang selalu menjaga kebersihan lingkungan dan bersama-sama membasmi jentik-jentik nyamuk penyebab penyakit deman berdarah dengue (DBD). "Saya tidak mau acara pencanangan dan pemberantasan penyakit demam berdarah hanya sekedar seremoni. Harus juga diikuti dengan tindakan konkret agar ada bukti berkurangnya penderita penyakit demam berdarah di Kota Tanjungpinang," ujar Lis. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam menyam-

Prolink, 1 unit monitor merek Dell, 2 unit kipas angin merek Cosmos dan Miyako. Selain itu barang bukti lainnya, 1 unit AC merek Jet Cool, 1 unit TV 31 inci merek LG, 1 unit TV 42 inci merek LG, 1 unit VCD merek LG, 7 unit keyboard komputer, 6 unit ponsel, 1 buah kursi warna hitam dan 1 unit mobil merek Honda City dengan nomor polisi BP1012 WY. “Barang bukti tersebut merupakan dari 3 LP yang ada. Kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” katanya. Saat ditanyakan apakah kasus pencurian tersebut terkait dengan sindikat penjualan barang-barang bekas yang ada di Tanjungpinang, Kasubag Humas Polres AKP Imawan Polresta Tanjungpinang mengatakan masih melakukan pengembangan. Beberapa barang barang bukti seperti CPU komputer dan kursi merupakan hasil pencurian yang dilakukan di Kantor Camat Topaya, Kabupaten Bintan. (jua)

dalam rangka melaksanakan PKPU Nomor 15 tahun 2013 tentang pedoman pelaksanaan kampanye pemilu DPR, DPD dan DPRD dan keputusan KPU Kota Tanjungpinang Nomor 24/Kpts/ S/KPU-Kota-031.436741/ 2013 tentang penetapan lokasi pemasangan alat peraga kampanye partai politik dan calon anggota DPR, DPD dan DPRD Pemilu 2014. “Sesuai dengan PKPU Nomor 15 tahun 2013 pasal

17 ayat 4, maka Panwaslu Kota Tanjungpinang merekomendasikan untuk melakukan penertiban seperti membuka atau mencabut seluruh alat kampanye,” ujarnya. Namun, Ratna mengatakan Panwaslu hanya bisa melayangkan surat peringatan kepada caleg atau parpol yang bersangkutan apabila masih ditemukan calon legislatif (caleg) yang melanggar PKPU Nomor 15 tahun 2013. “Kami cuma bisa menyurati dan tidak bisa memberikan sanksi kepada mereka yang melanggar,” ujarnya. (cw77)

ZULFIKAR/HALUAN KEPRI

PETUGAS Satpol PP Tanjungpinang melepas baliho dan bendera parpol di Jalan Taman Bahagia, Tanjungpinang, Kamis (21/11).

Dari Halaman 17

Rapat Paripurna Anggota Komisi II Yudi Carsana mengatakan, draf KUA-PPAS yang diserahkan TPAD Pemprov Kepri sebelumnya telah diserahkan kepada legislatif dan dikembalikan lagi ke eksekutif. Namun sampai saat ini, kata Yudi, dewan belum menerima draf revisi. "Tentu dalam penganggaran perlu penjelasan yang mendetil. Sampai sekarang saja kita belum menerima draf KUA-PPAS yang diperbaiki. Namun tiba-tiba diadakan sidang paripurna Penandatanganan MoU KUA-PPAS untuk kelanjutan Jembatan I Dompak dan RSUP Tanjungpinang," kata Yudi. Menurut Yudi, sebaiknya TPAD dengan Banggar terlebih dulu melakukan pembahasan sehingga anggaran yang akan digunakan untuk kedua proyek itu menjadi jelas. "Kita ini wakil rakyat, jangan sampai apa yang kita sahkan itu ada kesalahan dan dipermasalahkan di masa datang oleh masyarakat. Ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan," tegasnya. Sementara salah seorang anggota Banggar Suryani, saat interupsi mengatakan, dirinya merasa belum pernah membahas masalah kelanjutan proyek tersebut. Menurutnya, penandatanganan MoU KUA-PPAS telah melangkahi posisi Banggar. "Saya ini bicara atas nama banggar, bukan terkait Komisi II. Sebaiknya hal ini dibahas terlebih dahulu sehingga semua anggota banggar dapat mengetahuinya," jelasnya. Anggota dewan lainnya,

Ahars Sulaiman dan Syarafuddin Aluan, ikut menolak penandatanganan MoU tersebut dan meminta agar rapat paripurna diskors untuk berdiskusi dengan anggota dewan lainnya. "Kita setuju akan dilanjutkan pengerjaan dua proyek ini, namun dengan keadaan seperti ini saya sarankan untuk dilakukan skorsing dulu," kata Ahars. Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi menjelaskan kelanjutan Jembatan I Dompak telah disetujui melalui nota kesepahaman atau Mou pada 12 September 2013 lalu dan dimasukkan dalam APBD-P 2013 namun ditolak oleh Menteri Dalam Negeri. Kemudian disepakati anggaran dilanjutkan pada APBD murni 2014. "Penyelesaian proyek ini sangat penting demi meningkatkan percepatan pembangunan ekonomi daerah. Adapun tahapan penyelesaiannya, Pemprov dan DPRD Kepri sepakat dengan kegiatan tahun jamak, dengan jangka waktu dua tahun anggaran yang tidak dapat dibebankan setelah berakhir masa jabatan Gubernur saat ini," jelas Nur. Nur menambahkan, kelanjutan pengerjaan Jembatan I Dompak akan dianggarkan selama dua tahun sebesar Rp409,8 miliar Dengan dengan rinciannya penyelesaian fisik sebesar Rp362,5 miliar, pengerjaan cross way menuju jembatan sebesar Rp31,2 miliar, biaya layanan jasa manajemen konstruksi sebesar Rp8,5 miliar, dan operasional proyek sebesar Rp7,5 miliar.

"Anggaran yang akan ditetapkan dalam APBD 2014 nanti adalah sebesar Rp200 miliar. Sedangkan pada ABPD-P 2014 mendatang sebesar Rp45,2 miliar, pada APBD 2015 sebesar Rp161,5 miliar," tambah Nur. Sedangkan anggaran yang akan dialokasikan untuk kelanjutan pembangunan RSUP Tanjungpinang dalam APBD 2014 sebesar Rp103,4 miliar dengan rincian, penyelesaian fisik bangunan lantai 5 hingga lantai 8 sebesar Rp100,2 miliar, manajemen jasa kontruksi Rp 2,6 miliar, dan operasional proyek Rp600 juta. "Sedangkan pada APBD 2014 akan dialokasikan sebesar Rp40 miliar, APBD-P Rp10 miliar dan APBD 2015 Rp53,4 miliar. Pengerjaan fisik meliputi penyelesaian ruang perawatan pasien, lantai, penyelesain ruang operasi, dan sarana dan prasarana seperti masjid, batu miring, pagar, dan landscape," beber Nur. Banyaknya anggota dew-

an yang melakukan interupsi, membuat Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi men-skors rapat selama 30 menit. Ia meminta masing-masing ketua fraksi dan banggar untuk duduk bersama sebelum rapat dilanjutkan. Saat rapat dilanjutkan, Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi menyatakan kembali men-skors rapat paripurna penandatangan MoU KUAPPAS terkait kelanjutan pembangunan Jembatan I Dompak dan RSUP hingga Senin (25/11) mendatang, "Kita memberikan waktu kepada TPAD untuk memberika penjelasan kepada Banggar mengenai lanjutan pengerjaan Jembatan Dompak dan RSUP Tanjungpinang," kata Nur menutup sidang. Rapat paripurna kemarin dihadiri Gubernur Kepri Muhammad Sani dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Kepri. Sementara raat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi. ***

SUTANA/HALUAN KEPRI

SEORANG anggota DPRD Kepri maju ke meja Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi dan melakukan interupsi terkait penandatanganan MoU anggaran Jembatan 1 Dompak dan RSUP, Kamis (21/11).

Dari Halaman 17

14 Perompak yatakan, “Menimbang berdasarkan bukti-bukti, saksisaksi, dan barang bukti yang ada, bahwa berdasarkan pasal 439 KUHP jo pasal 55 ayat 1 KHUP telah terbukti sebagaimana dakwaan pasal tersebut. Dan terbukti bersalah melakukan tindak pidana, memakai kapal melakukan kekerasan di atasnya di perairan Indonesia. Diputuskan hukuman 4,6 tahun penjara.” Keempat belas terdakwa yakni Rachmad Kurniawan, Wahid Sutrisno, Udin Ali, Uskat Alzami, Herman, Hasbullah, Safiri, Zul Azman, Tamat, Marzuki, Arman, La Ode Saharu, La Iri, La Hongga dan Mustafa Ali, kata Jarihat saat membacakan putusan Majelis Hakim, selama persidangan

18

tidak didampingi oleh pengacara dan selama persidangan telah didengarkan berbagai saksi-saksi yang memberatkan terdakwa. Hal-hal yang memberatkan terdakwa, kata Ketua Majelis Hakim, telah menarik perhatian masyarakat banyak dan juga mencoreng nama Indonesia. Sementara yang meringankan adalah selama menjalani persidangan, terdakwa berkelakukan baik. Sementara Jaksa Pe nuntut Umum (JPU) yang menangani kasus tersebut, Eckart Palapia mengatakan bahwa putusan Majelis Hakim lebih ringan dari tuntutan yang didakwakan. “Kita menuntut 5 tahun penjara kepada terdakwa. Yang memberatkan, karena menarik perhatian masyara-

kat dan atas tindakannya mencoreng nama Indonesia,” katanya saat ditemui usai persidangan. Seperti dilansir laman detik.com, perompakan terjadi di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau, pada 18 November 2012 dan menarik perhatian seluruh masyarakat Indonesia dan negara tetangga. Kapal MT Zafirah berangkat dari Pasir Gudang, Malaysia, 16 November 2012, tujuan Miri, Malaysia dengan membawa MGO (Marine Gas Oil) atau solar sebanyak 300 ton. Saat berada di perairan Natuna, mereka dibajak kawanan perompak. Dalam beraksi, para tersangka dinilai sangat terlatih dan profesional. Hal itu terlihat dalam proses penggantian nama kapal hasil

perompakan menjadi MV Sea Horse yang dilakukan di tengah laut saat kapal sedang berlayar. Saat memasuki perairan Vietnam, kapal hasil bajakan ditangkap oleh polisi setempat. Sebab saat diperiksa, 11 anak buah kapal dan kapal tersebut tidak memiliki dokumen resmi. Polisi Vietnam akhirnya menduga kuat sebelas WNI tersebut merupakan pelaku pembajakan. Setelah beberapa bulan ditahan di Vietnam, sebelas tersangka yang ditangkap kemudian dideportasi ke Indonesia dan kasusnya ditangani oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri). Dari hasil pengembangan oleh Polda Kepri, tiga pelaku lainnya berhasil ditangkap. (jua)


CMYK

Bintan

Jumat, 22 November 2013

19

Dokter Tolak Kriminalisasi di lengan baju, atauAksi Solidaritas untuk dr Ayu SP dipunhitam lengan jas praktek dok-

BINTAN (HK) — Seluruh dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Kepri di Tanjunguban menggelar aksi solidaritas untuk menolak kriminalisasi dokter, Kamis (21/11). menyebabkan pasiennya, JuRofik lia Fransiska Makatey menLiputan Bintan

Aksi dengan membentangan spanduk bertuliskan Tolak Kriminalisasi Dokter sebagai bentuk solidaritas atas nasib yang menimpa rekan sejawat, yaitu dr Dewa Ayu Sasiary Prawan (38), dokter spesialis kandungan RS Kandau Manado, yang divonis bersalah oleh Mahkamah Agung (MA) RI tanggal 18 November tahun 2012 atas tuduhan malapraktik karena

inggal dunia pada bulan April tahun 2010 lalu. Ketua Komite Medik RSUD Tanjunguban dr Kurniakin, Sp.Pd mengatakan aksi solidaritas ini digelar selama satu minggu tanpa mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena disamping aksi yang digelar adalah aksi damai, juga tanpa meninggalkan aktivitas pelayanan. Yaitu dalam wujud pembentangan spanduk dan memasang pita

ter, yang dipakai sambil tetap melayani pasien. “Aksi solidaritas ini sebagai bentuk keprihatinan kepada teman sejawat, semoga tidak terulang kejadian yang sama. Tidak tertutup kemungkinan kita sebagai dokter dapat mengalaminya. Apa yang terjadi kedepan tidak bisa diprediksi, bisa menimpa dokter yang lain, termasuk kita sendiri,” kata Kurniakin, di Tanjunguban, Kamis (21/11). Dokter menurut Kurniakin, hanyalah manusia biasa, hanya saja dianggap memiliki keahlian dan kemampuan lebih untuk melakukan tindakan untuk mengobati manusia, dokter bukanlah tuhan yang bisa menentukan hidup matinya seseorang, yang dilakukan oleh seorang dokter

hanyalah sebagai sebuah ikhtiar untuk menyelamatkan manusia dari penyakit, namun pada akhirnya tuhanlah yang menentukan, jika dokter dikriminalisasi seperti ini, hal ini jelas akan menggangu ketenangan seorang dokter untuk menangani seorang pasien, sehingga bisa jadi menimbulkan hasil yang kurang baik. Berawal dari peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya seorang pasien bernama Julia Fransiska Makatey (26) ini berujung pada penangkapan dokter spesialis kebidanan, dr Dewa Ayu Sasiary Prawan (38). April 2010, pasien yang sedang hamil anak keduanya masuk ke RS Dr Kandau Manado atas rujukan puskesmas. Pada waktu masuk RS, ia didiagnosis akan melahirkan dan sudah dalam tahap persalinan kala satu. Saat itu, tim dokter merencanakan proses persalinan akan dilakukan secara normal. Pada waktu sayatan pertama dimulai, keluar darah yang berwarna kehitaman. Menurut dr Nurdadi, itu merupakan tanda bahwa pasien dalam keadaan kurang oksigen. Bayi pun berhasil dikeluarkan, namun pasca operasi kondisi pasien memburuk. Sekitar 20 menit kemudian, pasien dinyatakan meninggal dunia.***

ROFIK/HALUAN KEPRI

AKSI SOLIDARITAS — Sejumlah dokter di RSUD Tanjunguban menggelar aksi solidaritas untuk dr Ayu, Kamis (21/11). Mereka menolak kriminalisasi terhadap dokter.

Truk Sampah Terbalik TANJUNGPINANG (HK) — Karena tak kuat menaiki tanjakan, truk pengangkut sampah milik Dinas Tata Kota, Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinang terguling di simpang tiga Jalan Sunario, Kamis (20/11) sekitar pukul 08.05 WIB. Truk sampah bernomor polisi BP 8004 W merek Toyota Dyna berwarna merah yang dikemudikan Hariyanto itu

terguling dan menutupi setengah badan jalan di depan Kantor Koperasi CU Jembatan Kasih. Sampah yang tengah diangkut pun tumpah dan berhamburan di jalan. Kejadian itu menimbulkan kemacetan lantaran petugas Satlantas Polres Tanjungpinang menutup sementara lokasi sampai truk tersebut dievakuasi. Warga yang melewati jalan tersebut juga

CMYK

memperlambat laju kendaraannya untuk melihat truk yang terguling. Menurut Kanit Dikyasa Polresta Tanjungpinang Aipda Ridwan, kejadian berawal dari truk sampah yang datang dari arah Jalan Kamboja menuju Jalan Sunario. Saat henak menaiki jalan tanjakan, truk tersebut tidak kuat. "Awalnya supir menggunakan gigi tiga, karena tidak naik akhirnya diturunkan ke gigi dua, tidak naik lagi akhirnya diturunkan lagi ke gigi satu. Namun tetap saja mobil tidak sanggup menanjak. Karena tak sanggup menanjak, akhirnya truk mundur sendiri dan langsung oleng, akhirnya terguling di tengah jalan," katanya. Kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa baik pengendara maupun warga. Empat awak truk sampah tersebut selamat. Beberapa diantaranya mengalami luka lecet pada lengan dan bagian tubuh lainnya. Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang oleh petugas Satlantas. "Supirnya hanya luka-luka lencet saja. Tadi langsung kita suruh langsung kerumah sakit semuanya," katanya. Sementara Kanit laka Polresta Tanjungpinang Ipda Saiful Amri menyampaikan, penyebab pasti tergulingnya truk pengangkut sampah masih dilakukan pengembangan. "Kita masih melakukan pengembangan, mencari apa penyebab dari kecelakaannya," katanya singkat. Salah satu warga di lokasi kejadian, Andi mengatakan, truk kemungkinan tidak sanggup menaiki tanjakan karena tua dan kurang perawatan sehingga kondisi mesin tidak bagus lagi. (jua)

Editor:Eddy, Layouter: Syahrial Anwar


Anambas

Jumat, 22 November 2013

20

Bupati Sidak Waterfront City Tanggapi Keluhan Warga TAREMPA (HK) — Bupati Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtaruddin melakukan sidak terkait pengerjaan pemancangan tiang proyek Waterfront City, Kamis (21/11). Tim Haluan Kepri Liputan Anambas Hal itu dilakukan karena adanya keluhan warga sekitar yang merasa terganggu akibat pembangunan mega proyek tersebut. Dalam sidak yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Anambas, Eko Sutarso, bupati mengungkapkan, jika ia tidak merasa khawatir sama sekali mengenai efek getaran yang ditimbulkan oleh pemancangan tiang tersebut. "Tidak hanya suara, tapi getarannya juga sampai ke kantor saya tapi saya tidak merasa khawatir sama sekali kantor Bupati akan roboh karena hal tersebut," ucapnya kepada sejumlah media. Bupati mengatakan, jika memang ada yang merasa dirugikan akibat pembangunan waterfront city, terutama karena getaran yang cukup mengkhawatirkan tersebut, dianggap hal yang biasa. Namun dirinya tetap optimis proyek yang menelan anggaran APBD Anambas tahun 2013 sebesar Rp21,6 miliar untuk tahap pertama ini bisa rampung tepat waktu. "Kalau ada yang pro dan kontra dan merasa dirugikan, itu biasalah. Tapi apapun alasannya itu hanya kekhawatiran saja. yang jelas saya yakin proyek ini bisa selesai tepat waktu," ujarnya optimis. Mengenai keluhan pemilik hotel yang berada di dekat lokasi proyek tersebut, Tengku mengatakan akan segera melakukan kajian ulang teknis pelaksanaan proyek. Se-

lain itu, dirinya juga mempertimbangkan usul sang pemilik hotel yang menharapkan pemancangan tiang segera dialihkan ke arah laut. “Kita akan kaji ulang lagi secara teknis bagaimana baiknya. Kita akan akomodir keluhan warga, termasuk usul mengalihkan pemancangan tiang kea rah laut. Saya sudah minta kontraktor untuk segera mengalihkan pemancangan tiang kearah laut. Untuk yang sisi sebelah kanan cukup sampai disitu saja,” paparnya. Diketahui sudah ada 16 tiang yang terpancang pada sisi kanan Waterfront city. Resiko getaran tersebut memang wajar saja terjadi, mengingat pemancangan tiang tidak seperti yang telah dijanjikan Tengku. Awalnya Tengku berjanji akan memancang tiang dengan metode khusus, seperti bor. Namun belakangan metode tersebut tidak bisa direalisasikan karena alasan kontur tanah yang cukup keras. “Memang mau tidak mau harus menggunakan penumbuk. Karena tidak bisa dibor akibat dari kontur tanahnya sangat keras,” jelasnya. Namun penjelasan bupati tersebut, justru memunculkan paradigma bahwa perencanaan pembangunan proyek Waterfront city tidak matang. Pasalnya kontraktor tidak tahu bagaimana kontur tanah di lokasi proyek, sehingga dalam beberapa kesempatan Tengku berani menjanjikan bahwa pemancangan tiang bisa menggunakan metode lain selain penumbuk. Sama halnya dengan

Tengku, Supervisi PT. Adhy Karya, TBK, Projo juga tampaknya sangat optimis mengenai pembangunan mega proyek yang digadang-gadang akan menjadi salah satu kebanggan masyarakat tersebut. Dirinya menegaskan, sudah tidak ada masalah lain dalam pemancangan tiang, selain masalah cuaca. Bahkan dirinya berani menjamin, pemancangan 248 tiang dengan panjang dari 12 meter hingga 16 meter ini bisa diselesaikan dalam tempo waktu 10 hari. “Kita hanya terkendala masalah cuaca sekarang. Karena kita akan kesulitan menyetel tiang jika gelombang sedang kuat. Tapi kita yakin proyek ini bisa diselesaikan tepat waktu. Mengenai getaran akibat pemancangan, itu wajar saja, inio kan pekerjaan besar,” ujar Projo. Seperti yang diberitakan sebelumnya, getaran yang disebabkan pemancangan tiang proyek pembangunan waterfront city ini cukup mengganggu sejumlah pihak, terutama tamu yang menginap di salah satu hotel yang berlokasi tepat didepan lokasi proyek. Ketika pemancangan tiang sedang berlangsung, para tamu mengaku khawatir jika berada di dalam kamar hotel dengan 4 lantai tersebut. Pasalnya getaran-getaran yang ditimbulkan membuat penghuni kamar hotel resah, karena khawatir bangunan hotel tersebut rubuh. “Jelas tidak nyaman sekali. Karena getaran-getaran tersebut kencang sekali. Seperti mau rubuh mas,” jelas salah satu tamu hotel bernama Wijaya. Hal senada juga diungkapkan salah satu petugas hotel yang tidak ingin disebutkan namanya. Ia mengaku, sangat khawatir dengan aktivitas pembangunan megaproyek yang dikerjakan oleh PT.Adhi Karya Tbk ini. ***

DOK

BELUM DIPERBAIKI — Jembatan penghubung Desa Batu Tambun, Rintis dengan Desa Temburun hingga kini belum diperbaiki. Tampak sejumlah pengendara roda dua dan empat harus berhati-hati saat melewati jembatan yang telah lama rusak tersebut. Gambar diambil beberapa waktu lalu.

Sat Linmas Minim Peminat TAREMPA (HK) — Pembentukan Satuan Perlindungan Masyarakat (Sat Linmas) di seluruh desa dan kelurahan yang berada di Kabupaten Kepulauan Anambas menemui sejumlah kendala, terutama sulitnya mencari orang yang bersedia mendaftar. “Kita sudah buka pendaftaran untuk menjadi personel Sat Linmas. Namun masih sedikit yang berminat untuk mendaftar menjadi Sat Linmas,” ujar Koordinator Kasi Linmas, Satuan Polisi Pamong Praja Anambas, Raja Alfarid Shabana, kemarin. Padahal menurut Alfarid, persyaratan menjadi personel Sat Linmas telah dipermudah, mengingat terbatasnya sumberdaya manusia yang ada di Anambas. “Kita sudah permudah bagi yang ingin mendaftar, minimal tamatan SD bisa mengikuti tes Sat Linmas. Namun memang tidak banyak yang tertarik,” ungkap Alfarid. Alfarid menjelaskan alasan utamanya adalah masalah materi. Menurut penduduk, lebih baik menjadi nelayan dengan penghasilan yang lumayan, daripada men-

jadi Sat Linmas yang penghasilannya belum pasti. Padahal menurut Alfarid, sedang ada penggodokan mengenai masalah upah Sat Linmas. “Mereka bilang lebih bagus pergi melaut daripada ikut Sat Linmas, gajinya belum pasti. Tapi kita sedang godok supaya mereka bisa mendapat penghasilan yang layak,” paparnya. Padahal 25 November mendatang Sat Linmas asudah harus dibentuk di setiap desa dan kelurahan. Disinggung masalah jumlah anggota yang akan dibentuk, Raja Alfarid.S, mengatakan tidak sama setiap desa. “Karena kita fokus utamanya untuk pengamanan Pemilu dulu, jadi kita akan hitung jumlah personel menurut TPS di desa yang bersangkutan. Setiap TPS akan dikawal oleh dua orang personel Sat Linmas. Untuk jumlah yang paling banyak ada di Tarempa, mengingat disini ada delapan TPS,” ucap Alfarid. Namun Alfarid menegaskan, Sat Linmas tidak hanya akan bertugas ketika ada

Pemilu atau Pilkada saja, namun akan tetap diberdayakan untuk menjaga keamanan lingkungan di desa walaupun tidak ada event akbar seperti pesta demokrasi. “Sat Linmas ini tidak dibentuk hanya untuk agenda tahunan seperti Pilkada dan Pemilu saja. Kedepan, mereka akan berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan di Desa dan Kelurahan tempatnya ditugaskan. Kita akan berdayakan mereka,” imbuhnya. Namun Alfraid berharap, desa dan kelurahan mampu membentuk Sat Linmas tepat waktu, kendati minat warga untuk mendaftar sangat minim. Dirinya mengimbau agar Desa dan Kelurahan bisa lebih proaktif. “Kita berharap pembentukannya bisa tepat waktu. Mungkin desa dan Kelurahan yang harus lebih proaktif dan jemput bola untuk menawarkan kepada warga, agar minat masyarakat lebih tinggi. Yang jelas, pembentukan Sat Linmas ini harus berjalan, karena menyangkut pengamanan Pemili nantinya,” tukas Alfarid. (nel)

Editor: Didik, Layouter: Ricoh Polda


Karimun

Jumat, 22 November 2013

21

Mantan Bendahara KPU Ditahan KARIMUN (HK) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai Karimun menahan mantan Bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU), Mariani alias Yeyen, Rabu (21/11). Ilham Liputan Karimun Penahahan terhadap Mariani setelah ia menjalani pemeriksaan oleh penyidik sejak pukul 10.00 WIB. Usai diperiksa, Mariani langsung digiring rumah tahanan (Rutan) Klas II Tanjungbalai Karimun. Jefry Simanjuntak, Kuasa Hukum Maryani menilai, penahanan yang dilakukan pihak Kejari Tanjungbalai Karimun terhadap kliennya itu seolah dipaksakan. Pasalnya, penyidikan yang dilakukan terhadap Mariani oleh pihak Kejari satu paket dengan Tiamah tersangka lainnya.

“Lalu, kenapa hanya Mariani saja yang ditahan sementara Tiamah tidak,” kata Jefry, Kamis (21/11). Dijelaskan Jefry, selama ini penyidik di Kejari Tanjungbalai Karimun selalu melakukan penahanan tersangka kasus dugaan korupsi penggunaan dana hibah pemilukada Karimun 2010-2011 dalam satu paket. Misalnya, pada kasus jilid I dengan tersangka mantan Ketua KPU Zulfikri ditahan bersama Darman Munir, begitu juga pada jilid II dengan tersangka Risdiyansyah, Hemawan Saputra dan Evi Herita juga dilakukan penahanan secara bersamaan.

“Saya menilai, penahanan terhadap klien saya karena unsur sakit hati akibat tudingan dugaan konspirasi yang pernah saya lontarkan di media antara penyidik di Kejari pihak dengan pihak yang berkepentingan, dalam hal ini TAPD Karimun terkait tidak dicantumkannya anggaran sebesar Rp705 juta yang digunakan KPU Karimun,” kata Jefry. Dijelaskan Jefry, berdasarkan keterangan Bustami selaku Verifikasi Pembukuan Keuangan Pemkab Karimun dalam sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Selasa (19/11) lalu terdapat anggaran sebesar Rp705 juta diluar naskah dana hibah yang sudah disepakati serta tidak terdapat dalam Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) KPU Karimun tapi dicairkan atas nama KPU.

“Pencairan item-item tersebut telah melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tentang dana hibah. Pasalnya, selain tidak tercantum dalam RKA KPU Karimun, item dana Rp705 juta itu digunakan untuk keperluan 9 kantor kecamatan, 9 kantor Polsek, padahal kantor Polsek di Karimun cuma hanya ada 7 Polsek, kemudian Linmas di tiap kecamatan, kelurahan/desa,” jelasnya. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tanjungbalai Karimun Sigit Santoso ketika dikonfirmasi terkait tudingan yang disampaikan kuasa hukum Mariani tersebut belum bisa dimintai keterangan. Haluan Kepri telah menghubungi nomor ponselnya, meski aktif namun tidak diangkat, begitu juga ketika didatangi ke kantornya yang bersangkutan sudah tak ada.***

Pemda Harus Tingkatkan Jumlah Investor KARIMUN (HK) — Guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka kesempatan lapangan pekerjaan, Pemerintah Daerah diminta agar meningkatkan dunia investasi dan usaha swasta. Hal tersebut tentu akans ejalan secara otomatis yang juga beriringan dengan pengurangan angka pengangguran dan angka kemiskinan. Demikian dikatakan Anggota DPR RI dari Komisi X, Hj Herlini Amran. Tidak hanya itu, Herlini juga menyinggung infrastruktur seperti jalan, jembatan, waduk dan sebagainya yang tidak ditangani dengan serius dan tentunya menjadi masalah cukup besar di Kabupaten Karimun. “Saya menilai perlu adanya upaya bersama-sama dalam mendorong percepatan pembangunan yang dimulai dari Pemerintah Daerah baik dari Kabupaten dan Provinsi

serta pemerintah pusat, yang harus seiring sejalan melakukan pembangunan di bumi berazam. Tentunya keterlibatan pihak swasta juga mesti di dorong,” ucap politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dapil Kepri ini, kemarin. Menurutnya pula, banyaknya perusahaan besar seperti bauksit, sawit dan lainnya perlu juga didorong untuk melakukan pembangunan di daerah ini. Namun demikian, masalah pengangguran tidaklah berdiri sendiri. Karena juga berkaitan dengan masalah pendidikan. Hal ini pun juga akan bersinergi dengan kesiapan pendidikan di Kundur. Oleh Karena itu kata dia lagi, sebaiknya memang Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) harus diperbanyak terutama untuk wilayah Kundur. Sehingga apabila investasi berkembang, maka paso-

kan tenaga kerja telah tersedia. Masalah ini harus dipikirkan bersama-sama, terutama mengenai sekolah yang akan menyuplai tenaga kerja sektor industri atau usaha. Jangan sampai karena tidak ada tenaga kerja setempat maka kesempatan kerja di isi oleh daerah lain. Lebih lanjut dikatakan Herlini, meski ini adalah wajar, tapi kalau memang bisa disediakan oleh daerah setempat, mengapa tidak. Oleh karenanya, kita akan mengupayakan agar ketersediaan infrastruktur pendidikan di Pulau Kundur tumbuh pesat. Apalagi, dengan sudah diterimanya RUU Pembentukan Kabupaten Kundur dan RUU Percepatan Pembangunan Daerah Kepulauan (PPDK) oleh DPR RI untuk dibahas, jelas akan memberikan payung hukum agar perkembangan Kundur sebagai daerah baru akan lebih maju.

“Dan saya sebagai anggota pansus RUU PPDK berharap dalam pembahasan mendatang akan mampu mendorong perkembangan di Provinsi Kepri dan Kabupaten Karimun pada umumnya serta Pulau Kundur pada khususnya. Karena dalam RUU tersebut berbagai permasalahan daerah kepulauan akan jauh lebih diperhatikan. Sehingga diharapkan mampu mendorong Pulau Kundur menjadi daerah yang maju, kokoh dan mandiri,” katanya. Apa yang disampaikan tersebut menurut Herlini, merupakan berbagai pokok permasalahan yang dapat dilihatnya selama masa reses ke Kabupaten Karimun tepatnya di Pulau Kundur dan sekitarnya. Sehingga dia pun berinisiatif mencarikan solusi aneka permasalahan yang ada di kawasan hinterland kepada pemerintah pusat.(gan)

Irwaskab Diminta Awasi Perekrutan Honorer KARIMUN (HK) — Inspektorat dan Pengawaan Kabupaten (Irwaskab) Kabupaten Karimun diminta mengawasi penerimaan tenaga honorer yang banyak terjadi di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) hingga di institusi fungsional seperti kesehatan dan sekolah. Karena sudah ada surat edaran Bupati Karimun. “Penerimaan tenaga honorer di sejumlah SKPD terus saja meningkat. Untuk itulah, kami meminta kepada Irwaskab untuk menginspeksi setiap SKPD yang melakukan penerimaan tenaga honorer dan kontrak tersebut, karena akan terjadinya pembengkakan terhadap anggaran daerah,” ujar mantan anggota DPRD Karimun, Raja Zuriantiaz di

Tanjungbalai Karimun, Kamis (21/11). Dikatakannya, dalam surat edaran Bupati Karimun yang diterbitkan pada 28 Juli 2011 dengan tegas mengatakan, pelarangan pengangkatan tenaga honor/kontrak pada setiap unit kerja di lingkungan pemerintah daerah setempat. Namun, kenyataan yang terjadi banyak ditemukan penerimaan honorer di sejumlah SKPD. “Berdasarkan temuan di lapangan, perekrutan tenaga honor banyak dilakukan pada beberapa unit kerja, salah satu contoh adalah di Kecamatan Kundur Barat yang baru-baru ini merekrut enam orang tenaga honor. Saya meminta kepada Irwaskab untuk melakukan inspeksi penerimaan honorer itu me-

langgar surat edaran bupati,” kata Zuriantiaz. Menurut informasi yang diperoleh, kata Zuriantiaz, penerimaan tenaga honorer di Kecamatan Kundur Barat tersebut melibatkan oknum anggota DPRD yang ingin mendapatkan simpati dari masyarakat. Namun, caracara yang dilakukan tersebut tidak tepat karena melanggar surat edaran bupati. Dirinya juga menduga, penerimaan tenaga honorer tersebut juga terkait dengan usulan pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur yang saat ini sedang dalam pembahasan di DPR. Namun, karena itu masih indikasi, maka pihaknya meminta kepada Irwaskab Karimun untuk segera mengecek informasi tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Karimun Kamarulazi ketika dikonfirmasi terkait penerimaan honorer di Kecamatan Kundur Barat tersebut mengaku tidak mengetah. Hingga saat ini pihaknya tidak pernah mendapat laporan soal adanya perekrutan tenaga honorer ataupun kontrak di Kecamatan Kundur Barat. “Saya tidak pernah mendapat laporan soal honorer itu. Saya tahunya baru dari wartawan. Yang jelas, berdasarkan Surat Edaran Bupati Karimun tidak ada lagi penerimaan tenaga honorer maupun kontrak, maka dari itu saya meminta agar kepada semua pihak untuk tidak melanggar ketentuan tersebut,” jelasnya.(ham)

GANI/HALUAN KEPRI

LIFE JACKET — Kapolda Kepri, Pol.Drs. Endjang Sudrajat memakaikan life jacket kepada salah seorang nelayan yang melintas di depan perairan Ponton Pelabuhan Syahbandar Tanjung Batu, Kamis (21/11). Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi cuaca ekstrim yang dapat mengancam keselamatan.

Kapolda Bagikan Life Jacket Bagi 150 Nelayan KUNDUR (HK) — Memasuki cuaca eksterim saat ini yang perlu diwaspadai adalah masyarakat yang sehari-hari berada dilaut, yakni nelayan yang keselamatannya terancam. Menyiasati hal tersebut, Kapolda Kepri, Pol Drs Endjang Sudrajat pun langsiung turun tangan ke Pulau Kundur dalam rangka Polmas perairan dan pembagian life jacket untuk 150 Nelayan Kundur, Kamis (21/11). Dalam kesempatan itu pula orang nomor satu di Polda Kepri langsung membagikan life jacket kepada nelayan dan penambang bot yang melintas didepan ponton Pelabuhan Syahbandar Tanjung Batu. “Jaket pelampungnya dipakai ya pak, ini untuk mengantisipasi keselamatan karena cuaca sedang ekstrim,” ucap Endjang kepada salah seorang nelayan usai memakaikan life jacket, kemarin. Menurut Enjdang, sebagian masyarakat kita hidup di perairan dan sebagian besar transportasi kita adalah di laut. Apa lagi sekarang ombak mulai besar. Dan ini tidak lepas dari tugas pokok Polri. “Karena kami tidak hanya mengani orang dipenjara, tapi Polri juga sebagai penolon dan sahabat. Sehingga ini adalah bagian dari kami untuk mewujudkan polisi sebagai penolong. Jadi kita memberikan pertolongan kepada masyarakat dengan cara memberikan life jacket. Agar ada ketenangan masyarakat di laut,” ucapnya. Sementara itu, Camat Kundur Barat, Baginda Achmadsyah Lubis mewakili seluruh camat di Pulau Kundur mengatakan, wilayah Pulau Kundur memang dibatasi oleh lautan dan

sebagian kecil masyarakat setempat berprofesi sebagai nelayan. “Kondisi nelayan saat ini memang kurang memperhatikan keselamatan, terutama saat melaut. Dengan kehadiran Kapolda Kepri ke Kundur dalam rangka memberikan life jacket, ini merupakan suatu kebahagiaan bagi kami dan salah satu upaya membantu atau mengantisipasi bahaya yang mengancam,” kata Baginda. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Mantan Kapolres Karimun, Benyamin Sapta yang saat ini menjabat sebagai Wadir Polair Polda Kepri, Humas Polda Kepri, Hartono dan beberapa petinggi di Polda Kepri. Sekolah Polisi Negara Sementara itu kesiapan Polda Kepri untuk menjadikan bekas Polairud Riau yang berada di Kilometer 2 Kecamatan Kundur sebagai Sekolah Polisi Negara (SPN), sampai saat ini masih menunggu hasil survey dari Mabes Polri. Demikian dikatakan Kapolda Kepri, Pol.Drs. Endjang Sudrajat. “Dari Mabes Polri kan sudah melakukan survey untuk membuka SPN disitu (bekas Polairud Riau yang telah diserahkan ke Polda Kepri). Sementara dari tim survey itu mereka mengaku sangat bagus dan menyetujui. Namun demikian kan itu harus dikaji lagi,” kata Enjdang. Pada prinsipnya menurut Endjang, dirinya memang menyetujui dan masih menunggu seperti apa realisasinya. Jika hasil dalam persiapannya sudah selesai, maka Polda Kepri tinggal menunggu kabar dari Mabes Polri yang rencananya memang akan dijadikan SPN Polda Kepri. “Jadi hasil sementara

survey dari Mabes polri memang mengatakan sangat bagus, tapi hal ini akan disampaikan terlebih dahulu kepada pusat. Untuk fasilitasnya kita kan mau meninjau kesana (lokasi yang bakal dijadikan SPN). Untuk akademiknya sudah ada kurikulum yang disiapkan disana, kita tinggal standby saja disini,” tambahnya. Kapan hal tersebut segera terealisasi? Endjang mengaku hal tersebut tergantung dari Mabse Polri dan masih menunggu. Sedangkan anggaran tentu hal itu sudah dipikirkan dan akan disiapkan. Sebelumnya, pada awal Januari lalu pun mantan Kapolda Kepri, Brigjen Pol Yotje Mende pernah mendatangi bekas Mapolairud Polda Riau yang berada di Batu 2, Kecamatan Kundur dan saat ini telah menjadi milik Polda Kepri. Dimana menurutnya rencananya lokasi tersebut (Mapolairud-red) bakal dijadikan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kepri. Menurut Yotje Mende, memang bekas Mapolairud Riau tersebut sangat cocok dijadikan SPN karena sarana dan prasarananya sudah siap. Hanya beberapa hal yang perlu dibenahi, seperti sarana belajar- mengajar dan gedung belajar. Sedangkan tempat untuk siswa dan staf sudah memenuhi syarat secara keseluruhan, hanya perlu rehabilitasi saja. Seperti bangunan yang perlu tahap perluasan. “Setelah dilakukan orientasi dan peninjauan lokasi, ternyata di Kundur sangat cocok. Karena sarana dan prasarananya sudah siap. Insya Allah kalau memang ini lancar, dalam tahun ini juga sudah bisa beroperasi,” ujar Yotje.(gan)

Editor: Niko, Layouter: Syahril


CMYK

Jumat, 22 November 2013

22

Ribery Absen di Der Klassiker BAYERN Munich harus melakoni laga lawan seteru beratnya, Borussia Dortmund, tanpa Franck Ribery. Salah satu pemain andalannya itu masih dibekap cedera. Ribery dibekap cedera tulang rusuk saat membela timnas Prancis pada playoff Piala Dunia 2014 Brasil. Ia belum bisa pulih tepat pada waktunya untuk Der Klassiker di akhir pekan. “Ini tentu saja sangat mengecewakan. Tapi saya yakin tim akan tetap oke tanpa saya di waktu ini,” kata Ribery di situs resmi Bundesliga.(blc)

Ribery

Batuampar Melejit dengan 32 Emas BATAM (HK) — Hingga memasuki hari keenam pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Batam IV tahun 2013, kontingen Batumpar terus melejit meninggalkan jauh kecamatan lain dalam perolehan medali. tuampar berhasil mendulang 32 emas 28 perak, dan 15 medali perunggu. Hasil itu makin mengokohkan Batuampar di pun-

Amir dan Dedy Liputan Batam Dari catatan yang dikumpulkan Haluan Kepri, Ba-

Perolehan Medali Hingga Kamis 21 November 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12.

Kontingen

Emas

Perak

Perunggu

Batuampar Lubuk Baja Batam Kota Nongsa Sekupang Sagulung Batuaji Bengkong Sei Beduk Belakangpadang Galang Bulang Total Medali

32 20 16 14 8 7 9 7 4 3 1 121

28 8 19 12 5 7 4 16 7 2 3 2 113

15 17 16 15 17 16 6 14 11 2 3 132

Batam Kota Kuasai Catur BATAM (HK) — Kontingen Kecamatan Batam Kota berhasil memborong semua mendali emas di cabang olahraga (cabor) catur yang berakhir Kamis (21/11). Dalam lomba yang digelar di Hotel GGI Batuampar tersebut, Batam Kota meraih 5 medali emas dan satu medali perak. Sementara kontingen Kecamatan Batuampar meraih perak di nomor beregu dan pe-

srunggu di nomor perorangan. Sedangkan Sekupang meraih 4 perunggu di nomor beregu. Kakanpora Batam, Raja Azmansyah yang didaulat mengalungkan medali kepada para pemenang mengatakan, para atlet yang jadi juara ini akan kita gembleng lagi guna menghadapi pekan olahraga provinsi (Porprov) Kepri di Karimun pada 2014 mendatang.(kid)

cak klasemen peraihan medali hingga Kamis (21/11) malam tadi. Di posisi kedua ditempati kontingen Lubuk Baja yang untuk sementara meraih 20 emas, 8 perak, dan 17 perunggu. Sementara, juara umum Porkot Batam III, Kecamatan Batam Kota terlihat masih lambat dalam perolehan medali emas. Hingga malam tadi, kontingen Batam Kota baru meraih 16 emas, 19 perak dan 16 perunggu. Kondisi itu membuat Batam Kota berada di posisi tiga klasemen sementara, dan sepertinya berat untuk mempertahankan gelar juara umum. Namun demikian, Ketua Panitia Porkot Batam IV, Febrialin mengatakan, salip menyalip posisi puncak perolehan medali, dipastikan akan berlangsung hingga hari terakhir pertandingan Sabtu (23/11) mendatang. Sehingga diharapkan masyarakat dapat memberikan suport kepada kontingennya. Pasalnya, dari 205 nomor yang dipertandingkan, baru 125 nomor yang sudah diselesaikan, sementara masih ada sekitar 80 medali emas

yang masih dipertaruhkan oleh peserta. Begitu juga terkait Cabor, hingga hari kelima ini baru 14 Cabor yang sudah selesai dipertandingkan, dari total 27 Cabor yang dipertandingkan pada Porkot kali ini. “Yang pasti, posisi puncak masih terjadi perebutan hingga akhir,” kata Febrialin. Final Sepakbola Tutup Porkot Jika melihat kondisi tersebut, sambung Febrialin, dia optimis pelaksanaan Porkot berjalan sesuai jadwal yang sudah ditentukan, yakni ditutup pada Sabtu (23/11). Dan untuk panutupan, sesuai jadwal akan mempertandingkan partai final sepak bola antara keseblasan Batuampar menghadapi pemenang antara keseblasan Batuaji vs Sei Beduk yang sedang berlangsung sore ini. “Di malam penutupan nanti, kita menyuguhkan partai final sepakbola. Kami harap seluruh warga Batam bisa menyaksikan penutupan ajang empat tahunan ini, yang kita rancang bakal meriah dan spektakuler,” promo Fe-

DEDY MANURUNG/HALUAN KEPRI

SERAHKAN MASKOT — Ketua Panitia Porkot Batam IV, Febrialin (kiri) menyerahkan maskot kepada peraih medali emas salat satu nomor karate di Mall Top100 Tembesi, Kamis (21/11) siang. brialin. Bengkong Rajai Karate Kontingen Kecamatan Bengkong berhasil menjadi juara umum cabor karate dengan meraih 3 emas dan 4 medali perak.Cabor karate yang memperebutkan 15 medali emas telah usai digelar di Mall Top 100 Tembesi, kemarin siang (Kamis, red). Sementara kontingen Lubuk Baja dan Batuaji

menempati posisi kedua perolehan medali di cabor karate dengan sama-sama meraih 3 emas dan 2 perunggu. Disusul Sagulung yang meraih 2 emas dan 2 perunggu, kemudian Kecamatan Sekupang 2 emas dan 1 perunggu. Kecamatan Sei Beduk meraih 1 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Selanjutnya Nongsa mendapatkan 1 emas dan

2 perunggu. Di cabor karate ini, Kecamatan Batuampar gagal mearih emas, karena hanya mendapatkan 5 perak dan 2 perunggu. Hal yang sama juga diraih Batam Kota yang mendapatkan 3 medali perak dan 2 perunggu. Sedangkan untuk kontingen Belakangpadang, Galang dan Bulang tidak mendapatkan satu medali pun di cabor ini.***

KAKANPORA Batam, Raja Azmansyah (dua kanan) foto bersama juara catur di Hotel GGI, Kamis (21/11). DIDIK YULIANTO/HALUAN KEPRI

CMYK

Editor: Didik, Layouter: Syahril


Iklan

Jumat, 22 November 2013

23


CMYK

Jumat, 22 November 2013

BUPATI Karimun Nurdin Basirun menyalami beberapa peserta seminar saat tiba di lokasi acara

24

BUPATI Karimun Nurdin Basirun menyalami salah seorang pemateri seminar, Wakil Kepala BKN RI, Bima Wibisana.

Disdik Karimun Gelar Seminar Pendidikan Persiapan SDM Pendidikan Dalam Memasuki Asean Community 2015

BUPATI Karimun Nurdin Basirun bersama salah seorang panelis seminar yakni Wakil Kepala BKN RI, Bima Wibisana menerima sekapur sirih dari penari persembahan.

KARIMUN (HK)—Sebanyak 250 peserta mengiuti seminar pendidikan mengenai persiapan SDM pendidikan dalam memasuki Asean Community 2015, yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun di Gedung Nasional, Senin (18/ 11). Bupati Karimun Nurdin Basirun dalam membuka acara tersebut secara resmi mengatakan, bicara pendidikan tak terlepas dari perangkat termsuk para guru. Diharapkan nanti ada solusi yang bisa diselesaikan sehingga mereka menjadi guru yang profesional. Kehadiran para narasumber lanjut Nurdin, diharapkan agar dapat kiranya memberikan

sumbang saran dan pikiran sempena seminar pendidikan yang digelar tersebut. Disamping itu pula tentunya merupakan persiapan kita menghadapi asean komunity yang tidak lama lagi akan dihadapi. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun, M.S Sudarmadi mengaakan, alasan mengambil tema Asean Community 2015 atau komunitas Asean adalah karena harus ada target yang dicanangkan pada tahun 2015. "Komunitas ini memiliki semangat menyatukan. Sedangkan beberapa dasar dan pilar dari terbntuknya komunitas ini adalah dari politik, Komunitas Asean itu sendiri dan

lainnya. Sedangkan bentuk interaksinya adalah berupa perdagangan, teknologi dan banyak lagi. Intinya adalah sebagai sebuah proyek bsar untuk dua tahun kedwpan, tentu memilki konsep yang tidak hanya wacana," jelas Sudarmadi. Kita semua lanjut Sudarmadi lagi, merupakan aktor dalam Komunitas Asean. Jika diumpamakan dalam sebuah perlombaan lari, khusus bagi siapa yang tidak pernah latihan maka dipastikan akan ketinggalan. Maka dari itu Indonesia dan khususnya Kabupaten Karimun yang berbatasan langsung dengan dua negara tetangga dan termasuk kedalam Asean Community tentunya

jangan sampai terlambat. Seminar tersebut menghadirkan lima panelis dinataranya adalahWakil Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI, Dr.Ir.Bima Wibisana, Kepala Pusat Data dan Statistik Pendidikan, Dr. Ing. Ir. Yul Yunazwin, Bupati Karimun Nurdin Basirun, Ketua Program Studi Administrasi Keuangan dan Perbankan - Program Vokasi Universitas Indonesia (UI), Drs.Kusnar Budi Handaka, M.Bus, Direktur Lembaga Kajian Otonomi Daerah dan Demokrasi Makassar, H.Darwis Beddu, MA, Ph.D dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Drs. Yatim Mustafa. Narasi dan Foto: Gani

KEPALA Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Sudarmadi berbincang dengan Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Raja Bahtiar.

SAMBUTAN Bupati Karimun Nurdin Basirun

PEMAPARAN panelis dari Wakil Ketua BKN RI, Bima Wibisana

SEMINAR pendidikan dengan tema Persiapan SDM Pendidikan Dalam Memasuki Asean Community 2015 dimulai

PARA peserta seminar dari seluruh Kepala Sekolah se Kabupaten Karimun

SAMBUTAN Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, M.S. Sudarmadi

PEMAPARAN Bupati Karimun Nurdin Basirun

MENYANYIKAN lagu Indonesia Raya

BUPATI Karimun Nurdin Basirun dan Wakil Ketua BKN RI Bima Wibisana

PEMAPARAN panelis dari Kepala Pusat Data dan Statistik Pendidikan, Dr. Ing. Ir. Yul Yunazwin

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: Novrizal

Haluankepri 22nov13  

Haluankepri 22nov13

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you