Skip to main content

Edisi 18 Januari 2016 | Balipost.com

Page 4

info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Puncak HUT Ke-39 SMAN 3 Denpasar

Gebyar Budaya Diacungi Jempol Nyonya Bintang Puspayoga

HUT TRISMA - Nyonya Bintang Puspayoga bersama Kasek Ketut Suyastra, IB Putu Bintana dan pengurus komite di puncak HUT ke-39 Trisma. PUNCAK HUT ke-39 SMAN erahkan piala kepada Duta Trisma 3 Denpasar alias Trisma, Min- 2016 yang diraih Gede Maha Aditya ggu (17/1) kemarin, dilakukan Pramana dan Ni Putu Tasya Weda secara sederhana namun berkara- Cita. Sementara Anugerah Seni kter. Puncak HUT diawali dengan Trisma tahun ini diterima oleh persembahyangan bersama, pe- seniman Jero Puspawati dan IB mentasan tari kebesaran Trismaya Raka Pujana (Komang Apel). dan gelar budaya. Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. Yang istimewa, puncak HUT I Ketut Suyastra, M.Pd. menegasdihadiri Nyonya Bintang Pusay- kan, Trisma tetap dipertahankan oga, mantan kasek dan pengu- sebagai pusat peneliti muda di rus komite. Atraksi budaya ini Bali. Kini Trisma memberi ruang mendapat apresiasi luar biasa dari yang luas bagi tampilnya seniman istri Menteri Koperasi dan UKM muda. Ajang kreativitas lewat Nyonya Bintang Puspayoga karena gelar budaya ini juga sebagai fondigarap, ditata dan dilakoni oleh dasi utama penanaman pendidikan siswa. Makanya, dia menyebut karakter di Trisma. Trisma saat ini tampil luar biasa di Ketika semua tujuan dan akademik dan seni budaya. prestasi mampu diraih Trisma, Saat itu juga diserahkan peng- Ketut Suyastra terus memotivasi hargaan kepada siswa dan guru siswa dan guru untuk tak puas denberprestasi dan pemenang lomba gan prestasi yang diraih sekarang intern dan siswa SMP se-Bali. yakni go national dan go internaKepala SMAN 3 Denpasar Drs. tional. Inilah yang disebut sebagai Ketut Suyastra, M.Pd. bersama bagian dari pendidikan karakter Ketua Komite IB Putu Bintana yakni membangun budaya prestamengenakan selempang dan meny- si. Namun, dia mengingatkan agar

jangan justru mengejar prestasi kita lemah dalam pendidikan karakter sesuai yang diamanatkan Kurikulum 13. Suyastra menegaskan, pada HUT ke-39 Trisma kali ini dia ingin membangun dan memperkuat nilai-nilai seni budaya. Makanya tiap kelas diberi kesempatan menampilkan seni unggulannya. Sebab, dari sini lahir fondasi yang kuat untuk melestarika seni tradisi Bali. Termasuk membelajarkan siswa mengelola sebuah event secara mandiri untuk membangun SDM yang bertanggung jawab dan berkarakter. Selain itu, warga Trisma dipertajam rasa empatinya yang diwujudkan dengan melakukan bakti sosial berupa aksi bersih lingkungan, menanam mangrove dan memberi bantuan kepada tiga KK miskin di Denpasar. Ketua Komite Trisma IB Putu Bintana mengungkapkan rasa bangganya karena prestasi anakanak Trisma sudah banyak yang go international. Komite akan terus mendukung semua program sekolah yang telah mampu membentuk siswa yang cerdas dan berkarakter. Ia membuktikan digelar budaya, semua siswa terlibat. Yang tak bisa menari mengambil peran di belakang layar dan mengatur properti. Ketua Panitia I Kadek Agus Wiranata menambahkan, serangkaian HUT ke-39 Trisma digelar berbagai lomba melibatkan siswa SMP se-Bali dan lomba intern. Di antaranya makendang tunggal, Jauk Manis, mawirama, nyurat aksara Bali. Juga digelar basket, Gempita Sains dan Speech Contest, ITC dan Ekshibisi Praja Trisma (PMR). (ad1982)

BPR Lestari Mebanjar

Memaknai Yadnya Dalam Tumpek Uduh

perayaan - dharma wacana yang dibawakan oleh Ida Pedanda Gede Giri Dwija Guna serangkaian perayaan Tumpek Uduh. JUMAT (15/1) lalu, pelataran Desa Pakraman Banjar Glogor, Pemecutan, Denpasar tampak ramai dipadati para krama banjar. Para krama banjar berkumpul hendak menyimak dharma wacana yang dibawakan oleh Ida Pedanda Gede Giri Dwija Guna. Dharma wacana ini diadakan serangkaian perayaan Tumpek Uduh yang diperingati Sabtu (16/1). Dharma wacana ini digelar dengan mengusung tema ‘’Implementasi Yadnya dalam Memahami Ajaran Tri Hita Karana dalam Kaitannya dengan Tumpek Uduh’’. Dharma wacana ini merupa-

kan kegiatan rutin yang diselenggarakan BPR Lestari Mebanjar bekerja sama dengan banjar atau desa adat untuk meningkatkan pemahaman krama banjar terhadap ajaran agama Hindu. “Melestarikan lingkungan, khususnya memelihara tumbuhan yang ada di pekarangan rumah merupakan salah satu bentuk yadnya yang paling sederhana yang dapat dilakukan umat Hindu. Dalam ajaran Hindu telah terkonsep dengan baik Tri Hita Karana bagian palemahan, yaitu menjaga keharmonisan antara manusia dengan alam semesta,” kata Ida Pedanda Gede Giri Dwija Guna.

Warga sangat antusias menyimak materi yang dibawakan Ida Pedanda. Terlihat dari banyaknya pertanyaan dari masyarakat terkait makna Tumpek Uduh dan pelaksanaannya dalam kehidupan sehari-hari. “Warga Banjar Glogor merasa bersyukur dihadirkannya narasumber untuk membahas pentingnya Tri Hita Karana, khususnya dalam melaksanakan hari Tumpek Uduh ini agar pemahaman masyarakat tidak keliru. Kami sangat berterima kasih kepada BPR Lestari Mebanjar dan Ida Pedanda atas dharma wacana ini,” kata Ketut Bagus Kerta Negara, Prajuru Adat Banjar Gelogor. Di akhir acara, BPR Lestari Mebanjar dan Ida Pedanda Gede Giri Dwija Guna menyerahkan sumbangan buku tentang Dasardasar Yadnya dan Pebantenan karangan Ida Pedanda sendiri. “Dukungan kami berupa dharma wacana dalam kegiatan piodalan di Pura Banjar Gelogor, semoga bisa memberikan makna yang lebih mendalam terhadap acara piodalan ini. Matur suksma kami sampaikan kepada masyarakat pangempon pura yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk ikut berpartisipasi,” ujar Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari. (ad1979)

Komitmen Bantu Pemprov Bali Beserta SKPD-nya

STIKI Indonesia Siapkan Lab E-Government dan Enterprise System PENELITIAN dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya informatika tak luput dari perhatian manajemen STIKI Indonesia. Upaya pengembangan riset dan teknologi adalah unsur terpenting sebagai jiwa sebuah perguruan tinggi. Perguruan tinggi harus mampu mengedepankan ide-ide baru dalam bidang sistem dan jaringan. Oleh sebab itu, STIKI Indonesia yang notabene adalah sebuah kampus berbasis komputer membuka mata untuk menyediakan lab khusus yang dipergunakan sebagai tempat riset dan pengembangan ilmu pengetahuan. Sebagai salah satu sendi kerja sama dengan Pemprov Bali, STIKI Indonesia berkomitmen menjalankan setiap langkah kerja sama dengan inovasi yang berbasis pada teknologi informatika. Sistem dan pengembangan media informasi berbasis pada web mulai digalakkan dan dikembangkan oleh Pemprov Bali dalam menjamin langkah-langkah setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menginformasikan setiap kegiatan yang dilakukan untuk diketahui oleh masyarakat luas. Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen Pemprov Bali untuk melayani masyarakat di setiap sendi-sendi pemerintahan yang ada. Pemprov Bali telah memiliki Portal Web. www.baliprov.go.id, yang merupakan hasil dari bentuk kerja sama antara Pemprov Bali dengan STMIK Stikom Indonesia yang lebih dikenal dengan nama STIKI Indonesia. Portal ini dikembangkan berbasis C panel di mana setiap SKPD diberikan ruang untuk mengelola sistemnya dan melakukan update informasi

PELATIHAN - Kepala Bagian Pengolahan Data Elektronik I Komang Mustika, S.Sos., M.Si. bersama I Dewa Made Baskara Joni, M.Kom. (LPPM STIKI) dalam acara pelatihan SKPD tentang peningkatan kompetensi teknis di Bapeda Bali. yang ada. Dalam rangka meningkatkan kompetensi teknis, maka dilakukan share tentang sistem di pusat data. “Tujuan terpenting dari aplikasi yang dibuat adalah setiap SKPD yang saat ini berjumlah 42 instansi wajib memberikan informasi kepada masyarakat terkait program kerja yang dilaksanakan sehingga masyarakat mampu menilai serta mengevaluasi kinerja pemerintah. Selain itu, pelatihan dimaksudkan untuk meningkatkan sumber daya berkualitas di bidang Informasi dan Teknologi pada setiap SKPD,” ungkap Kepala Bagian Pengolahan Data Elektronik I Komang Mustika, S.Sos., M.Si. dalam acara pelatihan SKPD tentang peningkatan kompetensi teknis dalam meng-update informasi melalui sub domain SKPD pada portal web.baliprov.go.id. di Gedung Jempiring Bapeda Bali, 13 Januari 2016 lalu. STIKI sebagai komitmen bersama pemerintah, membantu secara swakelola dalam mengembangkan portal web baliprov.go.id milik

Pemprov Bali. STIKI telah menyiapkan lab khusus E-Government and Enterprise System yang dapat dipergunakan sebagai tempat melakukan riset teknologi dalam membantu Pemerintah Provinsi Bali. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) I Dewa Made Adi Baskara Joni, M.Kom. menyampaikan, lab tersebut diadakan untuk membantu dalam usaha riset berbasis teknologi yang untuk pertama kalinya dipergunakan untuk membantu Pemprov Bali. Pihaknya berkomitmen membantu pemerintah untuk merancang dan membangun portal milik Pemprov secara profesional sehingga ke depannya berdampak baik bagi pemerintah dan masyarakat Bali pada umumnya. “Bersamaan dengan lab E-Government, STIKI juga telah meimiliki lab terbaru khusus bidang visual art yang dilengkapi peralatan studio visual yang canggih yang dapat membantu mahasiswa dalam memvisualkan ide dan karyanya,” ujarnya. (ad1985)

Senin Paing, 18 Januari 2016

Semarak, Lomba Busana Endek dan Essay di FH Undwi SEMARAK dan sumringah. Itulah kesan yang kuat ditemui pada lomba busana casual endek dan lomba essay soal hukum yang digelar Fakutas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar di Gedung Sadhu Gocara, Minggu (17/1) kemarin. Lomba digelar serangkaian HUT ke-63 Yayasan Dwijendra Denpasar dibuka Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. didampingi Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya. Dekan FH Undwi Dr. Anak Agung Sagung Ngurah Indradewi, S.H., M.H. menjelaskan, lomba diikuti siswa SMA/SMK se-Bali, mahasiswa PTN dan PTS se-Bali dan masyarakat umum. Tujuanya untuk melestarikan busana endek di kalangan generasi muda. Apalagi Denpasar dikenal sangat concern melestarikan dan mengembangkan endek sebagai salah satu ciri khas kota pusaka dunia. Untuk lomba busana endek diikuti 38 peserta, 10 orang dari kalangan perguruan tinggi (PT), di antaranya dari Unud, Unwar, STIMIK, BATC dan lain-lain, empat peserta dari kalangan umum dan sisanya dari siswa SMA-SMK negeri dan swasta di Bali. Dewan juri melibatkan Dwi Ayu Purbaheny, I Made Ari Sandhi dan IB Cakra Manuaba. Di acara itu juga digelar grandfinal lomba menulis essay soal hukum bertemakan “Bela Negara”. Lomba, menurut A.A. Sagung Ngurah Indradewi, diikuti 29 peserta siswa SMA-SMK se-Bali. Di antaranya datang dari SMKN 5 Denpasar, SMAN 1 Blahbatuh, SMAN 1 Gianyar, SMA Bali Mandara, SMAN 4 Denpasar, SMA Dwijendra Denpasar dan lainlain. Tim juri terdiri dari Dr. Made Gede Subha Karma Resen, S.H., M.Kn., I Made Budi Arsika, S.H., L.LM. dan I Gede Pasek Pramana,

S.H., M.H. Lomba ini, dikatakan Indradewi, sebagai media untuk menguji pengetahuan generasi muda tentang bela negara demi lahirnya generasi yang berkompeten dan berwawasan akademik. Ini pas dengan visi dan misi Dwijendra sebagai pusat pelestarian dan pengembangan seni budaya Bali berlandaskan agama Hindu. Sagung Ngurah Indradewi menambahkan, kedua lomba ini sebagai bentuk peran serta PT khususnya FH Undwi untuk memberi penguatan pada kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai budaya sebagai ciri perwujudan bela negara. Apalagi persaingan global saat ini dalam bidang pendidikan, sosial budaya, hukum serta bidang lainnya sangat penting dipahami generasi muda Bali, sehingga mereka dituntut selalu berkarya. Ketua BEM FH Undwi Ketut Artana mengatakan, agenda ini juga untuk memperkenalkan keberadaan FH Undwi bagi siswa SMA-SMK dan masyarakat umum. Dengan men-

genal dan mencintai, mereka akan memilih FH Undwi sebagai pilihan studi lanjut. Rektor Undwi Putu Dyatmikawati menegaskan, agenda yang melibatkan BEM FH Undwi ini sangat penting untuk membudayakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar lewat lomba essay, melatih anak muda mengungkapkan gagasan dan opini dilengkapi data dan fakta disertai argumentasi yang tepat. Sementara itu, endek yang menjadi ikon Kota Denpasar dan busana wajib anak sekolah dan PNS, kata Dyatmikawati, harus terus digaungkan hingga mendunia. Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya memberi apresiasi luar biasa terhadap kedua agenda lomba Minggu kemarin yang menggabungkan unsur akademik dan seni budaya. Di samping itu, untuk ikut membantu seni kerajinan endek Bali agar terus diberdayakan dan berkembang memenangkan persaingan global. (ad1984)

LOMBA - Rektor Putu Dyatmikawati didampingi A.A. Sagung Ngurah Indradewi dan M.S. Chandra Jaya saat membuka lomba busana endek dan essay.

BPR Lestari Sumbang 4 Ton Beras

MENJADI donatur tetap di 20 panti asuhan merupakan komitmen yang terus dipenuhi BPR Lestari. Mengawali tahun 2016, BPR Lestari kembali merangkul 20 panti asuhan untuk berbagi kebahagiaan dalam tahun yang baru. Selama dua hari, mulai tanggal 14 dan 15 Januari 2016, segenap tim manajemen dan karyawan BPR Lestari turun langsung membagikan 4 ton beras kepada 20 panti asuhan binaan BPR Lestari. Panti Tat Twam Asi, Pantu Elisama, Panti Eben Haeser, Panti Guna Tuna Rungu Wicara, Panti Asuhan Widya Asih IV, Panti Laroyba Foundation PP Bali Insani, Panti Kemala Bhayangkari, Panti Senang Hati, Panti Semaraputra, Yayasan KupuKupu, Panti Asuhan Kesayang Ikang Papa Erlangga, Panti Kristen Baith, Panti Benih Harapan, Panti Asuhan Sidi Astu, Putra Wiliam Booth Bala Keselamatan, Panti Sunya Giri, Panti Guna Kertha Wiweka, Panti KH Mas Manshuri I dan Panti YPAC merupakan 20 panti binaan BPR Lestari yang turut merasakan manfaat pemberian 4 ton beras. Lestari for Kids ini difokuskan untuk membantu kebutuhan pangan anak-anak yang kurang beruntung yang berada di panti asuhan. “Program Lestari for Kids dari BPR Lestari merupakan salah satu kegiatan yang kami lakukan sebagai upaya kami Giving it Back kepada masyarakat

Bali sebagai salah satu stakeholder yang menunjang keberhasilan BPR Lestari selama ini,” kata Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari. Anak-anak dan pengurus panti merasa bersyukur dengan segala kepedulian yang telah diberikan BPR Lestari selama ini. Mulai dari kebutuhan pangan, pendidikan, bahkan bacaan turut didukung. ”Terima kasih kami ucapkan kepada pihak BPR Lestari selaku donatur tetap yang telah memberikan beras untuk memenuhi kebutuhan pangan anak-anak panti asuhan. Tanpa bantuan ini, mungkin kami

akan mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan anak-anak di tengah keterbatasan donatur yang membantu panti kami,” kata salah satu pengurus panti asuhan. Menurut Erry Yoga Sugama, program Lestari for Kids ini akan berlanjut setiap tahunnya. “Mulai tahun ini, bantuan kami tingkatkan dengan pemberian buku bacaan melalui program Lestari Mini Library. Mudah-mudahan, apa yang kami berikan bisa mencukupi kebutuhan anak-anak panti dan makin semangat menjalani hidup ini”, ujar Erry Yoga Sugama. (ad1980)

menyumbang - BPR Lestari saat menyumbang beras kepada salah satu panti asuhan.

”Door Prize” Sepeda Motor Tandai Puncak HUT Ke-13 Nirmala Group

PUNCAK peringatan HUT ke-13 Nirmala Group ditandai dengan memberikan sejumlah penghargaan kepada karyawan yang sudah mengabdi lebih dari 10 tahun. Selain itu juga diberikan beberapa door prize dengan hadiah utama sebuah sepeda motor. Puncak peringatan HUT ke-13 Nirmala Group dilakukan di Nirmala Convention Center Denpasar, Sabtu (16/1) malam. Presiden Direktur Nirmala Group Made Sujana di hadapan karyawan dan jajaran pimpinan semua divisi mengatakan, Nirmala Group sejak berdiri 13 tahun silam tumbuh secara perlahan. Banyak tantangan dihadapi dalam berbagai persoalan. Di tahun 2015, tantangan terberat perusahaan yakni persoalan ekonomi yang makin kompetitif. Berangkat dari proses inilah, Nirmala Group bersama jajarannya akan komit meningkatkan kinerja perusahaan menjadi tumbuh pesat lagi dalam menghadapi suku bunga bank yang tinggi. “Proses kemajuan perusahaan kita sudah laksanakan step by step. Untuk memajukan perusahaan, kita semua harus menjaga komunikasi yang baik, mulai dari manajer dan karyawan. Perspektif saya di tahun 2016, semester nanti di bulan Juni ekonomi kita makin tumbuh,” ujarnya. Selain menumbuhkan kondisi ekonomi perusahaan di tahun 2016, proses peningkatan kinerja karyawan juga diharapkan lebih ditingkatkan, terlebih menjelang pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sujana berharap ke depan untuk mempersiapkan tenaga yang lebih profesional di semua bidang, dibutuhkan kerja sama secara integral antarsemua divisi yang ada di bawah naungan Nirmala Group. Tidak hanya di bagian supermarket dan divisi bangunan, kesiapan ini penting juga dilakukan pada divisi Hotel dan Coffe Shop yang intens berhubungan dengan wisatawan. Untuk memberikan pelayanan yang maksimal, penting dibutuhkan sebuah manajemen yang baik dan memiliki tanggung jawab sosial yang tertanam pada diri karyawan. “Kerja dengan team work sangat kita butuhkan untuk meningkatkan produktivitas dalam memberikan pelayanan. Yang terpenting lagi bekerja sesuai dengan standar untuk mengantarkan sebuah pelayanan yang baik,” tegas Sujana. Sujana menambahkan, investasi terdepan adalah karyawan. Pihaknya juga telah mempersiapkan kesejahteraan karyawan sesuai dengan SOP untuk meningkatkan produktivitasnya. Untuk memaksimalkan ini semua, dibutuhkan sebuah sikap tegas pada seluruh jajarannya agar investasi ini betul-betul menjadi bagian dari karyawan yang berlandaskan kebersamaan. Dia membuka secara luas banyak peluang kerja yang mengacu pada rencana pengembangan ke depan. “Kita sudah menyiapkan kesejahteraan di karyawan, baik itu BPJS dan Koperasi, ini sudah banyak membantu teman kita.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Semua untuk membesarkan karyawan, membesarkan perusahaan. Saya menerapkan hak sama pada semua karyawan,” pungkasnya. Puncak perayaan HUT ke-13 Nirmala Group ini juga dimeriahkan oleh sejumlah artis Bali dan penampilan pelawak Ayu Maenah dan duet bintang pop Bali Widi Widiana dan Sri Dianawati. Pada malam perayaan HUT tersebut, juga dilakukan pengundian door prize dengan hadiah utama sepeda motor bagi semua karyawan. Penanggung Jawab HUT Made Astra Wibawa mengatakan, perayaan HUT ke-13 Nirmala Group ini mengambil tema “Black in Style Be Brave and Be You” yang mengandung arti, sarat akan pesan kepada semua karyawan agar ke depan tampil lebih berani menghadapi berbagai tantangan, baik itu secara global maupun intern. Menjadi diri sendiri juga hal penting dalam menghadapi semua risiko, sehingga siap menghadapi bentuk hambatan baik itu perekonomian yang sulit. “Kita harus berani dan bersedia introspeksi ke dalam menghadpi berbagai hambatan,” pungkasnya. Sebelum acara puncak, sebelumnya Nirmala Group juga telah menggelar acara bersih pantai dan pelepasan tukik di Pantai Jimbaran serta donor darah. (ad1983)

DOOR PRIZE - HUT ke-13 Nirmala Group ditandai dengan door prize sepeda motor kepada karyawan.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook