OLAHRAGA
10
Selasa Pon, 10 Mei 2011
Piala Gubernur Jateng
Tim Bali Super Star Juara II Denpasar (Bali Post) -
Tim taekwondo yang tergabung dalam Bali Super Star merebut gelar juara umum II dalam kejurnas taekwondo memperebutkan Piala Gubernur Jateng III/2011, di GOR Jatidiri Semarang, 6-7 Mei lalu. Prestasi tim Bali Super Star menggondol 4 keping medali emas, 2 perak, dan 8 perunggu.
Ni Putu Era Larasati
Bali Post/ist
Badung Terjunkan 13 Perenang Mangupura (Bali Post) Pengkab PRSI Badung menerjunkan 13 perenanganya pada kejurnas KU di Surabaya, 14-16 Mei. Mereka adalah Putu Takahide Valentino, Samuel Preston White, dan Putu Krisna Perdana Putra yang masuk skuad Pengprov PRSI Bali. Sekum Pengkanb PRSI Badung Putu Sukertiya, Senin (9/5) kemarin menerangkan, selain ketiga atlet, pihaknya juga menurunkan 10 perenang yakni Nyoman Endi Anan Khrisna, Ricky Darmawan, Putu Oky Arista Sutika, Ni Putu Era Larasati, Ni Putu Rizkyta Putri Kesuma Sari, Ni Kadek Adinda Putri Kesuma Sari, IGA Istri Rai Damma Astuti Utami, Ni Nyoman Sintya Agniswari AP, AA Istri Kania Ratih Atmaja, dan IFA Istri Raka Dhamma Jayanthi Utami. Sukertiya menerangkan, ke-13 perenang merupakan skuad tim Porprov Badung yang dipersiapkan di Jembrana. ‘’Total skuad Porprov 24 perenang, namun yang kami terjunkan 13 atlet didamping pelatih Kadek Sudiyasa,’’ terangnya. Kendati demikian, pihaknya belum menjamin ke-12 pasti diturunkan pada Porprov. ‘’Kami akan terus pantau catatan waktu mereka, jika limit waktunya merosot, kami akan mencoretnya,’’ ungkap Manakjer Tim Badung ini. Yang jelas, ajang kejurnas KU sekaligus Pra PON ini, dipakai try out atlet Badung, setelah ditangani dalam TC desentralisasi sejak Maret lalu. ‘’Mereka saat ini, TC di klub masing-masing, sedangkan Juni mulai TC sentralisasi,’’ katanya. Kendati demikian, Sukertiya berharap, melalui kejurnas ini, dua atletnya yakni Takahide dan Samuel Preston bisa mengantongi tiket PON. (022)
PRSI Denpasar Ikuti Kejurnas KU Denpasar (Bali Post) Pengkot PRSI Kota Denpasar akan mengirimkan para perenang terbaiknya pada kejuaraan nasional Kelompok Umur (KU), di Komplek KONI Kertajaya, Surabaya, Jawa Timur, 14-16 Mei mendatang. Para perenang yang akan turun adalah Adhi Wiradarma, Gde Eka Prasetya, Joshua Pernaldy Sudarsono, Haris Hendra Ardinata, Intan Cahaya Pratiwi, Sri Widyadari, Aditya Wiswanathan, Nusha Sucipta, Gede Herry Iryandhi termasuk perenang yang belum masuk tim Porprov Dewa Gede Anom Arta Tenaya yang memborong 9 medali emas pada O2SN di Makassar. Demikian disampaikan Sekum Pengcab PRSI Kota Suparlan usai diterima Nyoman Mardika, Ketua Harian KONI Denpasar, di kantornya, Senin (9/5) kemarin. Kata Suparlan, tampil di event kejurnas diyakini sangat efektif, dalam kaitan sebagai uji kekuatan sejauh mana peningkatan pelatihan selama ini. ‘’Dari event ini kami bisa evaluasi peningkatan kemampuan anak-anak,’’ ujar Suparlan. Para perenang itu akan dipimpin manajer tim Drs. Wayan Wiartha, M.For. bersama Wayan Ardita. Di bagian lain, Nyoman Mardika menyambut antusias para perenang mendapat kesempatan emas tampil pada ajang kejurnas. Pihaknya berpesan, agar para perenang tampil dengan kekuatan sepenuhnya. ‘’Kejurnas ini adalah momen untuk menunjukkan prestasi terbaik. Karena itu, anak anak harus tampil dengan sungguh sungguh untuk meraup prestasi yang optimal,’’ ujar Nyoman Mardika didampingi anggota Litbang Made Suartana. Selain memberikan suntikan moril, KONI Kota juga memberi bantuan dana sekadarnya sebagai motivasi. (kmb11)
Juara umum direbut Dragon Solo, sedangkan juara III diraih tuan rumah Satria Semarang. Koordinator Bali Super Star Ngurah Eka Putra, Senin (9/5) kemarin mengungkapkan, kejurnas dibagi dalam kategori prajunior 7-9 tahun, dan 10-14 tahun, junior 14-17 tahun, serta senior 17 tahun ke atas. Ngurah Eka menjelaskan, tim Bali Super Star merupakan gabungan dari dojang Dewata Taekwondo Club (DTC), Remaja Bhayangkara Club (RBC), Bintang Muda Club (BMC), dan Bali Spin Kick (BSK). Selain itu, pihaknya juga melibatkan Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Badung dan Buleleng. ‘’Kami berkekuatan total 36 taekwondoin, dimanajeri Made Dwi Maswini,’’ jelas Ngurah Eka. Taekwondoin yang mendulang emas adalah K. Mira Adelia Putra (prajunior 28 kg putri), Gede Putra Wirantana (junior 55 kg), Imelda J. Kasman (jun-
ior 59 kg), dan Agung Ayu Anggraini (junior 42 kg). Bahkan, Imelda J. Kasman mendapat predikat atlet terbaik junior putri. Sedangkan dua perak dipersembahkan Raymonzon Antonio (senior 54 kg), dan Ervina Warapsari (junior 49 kg). Tambahan delapan medali perunggu diraih Galang Mahendra, Taruna Yalasena, Gede Winaya A, Dwi Evi Septiana, Fransiskus A, K. Prawira Nugraha, Yenny Christianti, dan Carlos Valderama. Ngurah Eka merasa bangga para taekwondoin binaan Sandiaz Antonio dan Putu Biduyasa ini mampu mengukir prestasi naional. ‘’Intinya, jika kami mau berusaha keras, walaupun mengandalkan atlet berikut pelatih lokal Bali, sudah mampu berkiprah di kancah nasional. Jadi, kami selaku orang Bali sudah bisa berbicara di tingkat nasional untuk cabor taekwondo,’’ tuturnya. (022)
Bali Post/ist
EMAS — Taekwondoin K Mira Adelia Putra (tengah) mendulang emas di kategori prajunior 28 kg pada kejurnas Piala Gubernur Jateng III/2011, di GOR Jatidiri Semarang, 6-7 Mei lalu.
Bali Devata
Buru Pemain Pascakongres Denpasar (Bali Post)Tim Bali Devata berniat memburu pemain untuk persiapan melakoni putaran kedua kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Namun, perburuan dilakukan sambil menunggu hasil Kongres PSSI. Asisten Manajer Ryan Ishak Tayeb, Senin (9/5) kemarin menjelaskan, sebenarnya dirinya sudah mengantongi sederet nama incaran pemain, yang masuk bidikannya untuk putaran kedua nanti. ‘’Saya sudah mengantongi sederet nama, namun belum berani membeberkananya,’’ kilah Ryan. Ia baru berani buka kartu nama pemain yang masuk dalam bidikannya, jika usai kongres. ‘’Kami masih men-
unggu bagaimana nasib LPI sebagaimana putusan hasil kongres. Apa pun keputusannya saya harus menghormati dan menjunjung tinggi, apakah merger dengan kompetisi lain atau harus dilanjutkan,’’ tukas Ryan. Sementara itu, Manajer Made Raymond menegaskan, lini belakang tergolong solid, sebab jumlah gol yang membobol gawang Ngurah Komang Arya Perdana tergolong minim. Materi lini pertahanan seperti Nengah Sulendra, Guillermo Imhoff, Ketut ‘Lebut’ Mahendra, cukup sigap dalam upaya mematahkan serangan lawan. Sebaliknya, tim Laskar Dewata memerlukan gelandang serang dan striker untuk me-
nambah daya dobrak lini depan. Selama ini, barisan penyerang Bali Devata mengandalkan Ilja Spasojevic, Nyoman ‘Rafik’ Armawan, dan Made Dwi Arya Dana. Bahkan, Dwi Arya Dana di usianya 18 tahun, sudah mampu menegoleksi dua gol saat menjamu PSM Makassar dan Cendrawasih Papua. ‘’Pelatih kepala Willy Scheepers optimis, ke depan Dwi Arya Dana akan jadi striker haus gol,’’ ucap Raymond. Tim Bali Devata mulai berlatih Senin (9/5) kemarin, di Lapangan Canggu Club, dan mereka libur Selasa (10/5) ini. Rombongan Bali Devata akan bertolak ke kandang Medan Bintang, Kamis (12/5) lusa, dan dijamu tuan rumah Sabtu (14/5) nanti. (022)
Bali Post/eka
SOLID—Defender Nengah Sulendra (kiri) dinilai solid dalam mengawal lini pertahanan, terbukti dengan minimnya gol yang diciptakan lawan.
12 Pemain Dikirim ke Singapura
Bali Post/kmb11
Denpasar (Bali Post)Taekwondoin masa depan Bali dari dojang Satria Muda Club (SMC) Bali, Riro Andrew Kriswibowo, menyabet emas pada turnamen nasional memperebutkan Piala Gubernur Jateng III/2011, di GOR Jatidiri Semarang, 6 - 7 Mei lalu. Riro meraih juara I setelah di final, pada kelas Under 38 kg, mengalahkan Gilang, taekwondoin tuan rumah Semarang. Dengan kepercayaan diri tinggi dan pengalamannya di event nasional, Riro menjuarai kelas tersebut yang diikuti 15 taekwondoin dari seluruh Indonesia. ‘’Saya sering mengikuti berbagai event nasional sebelumnya, meskipun belum sampai meraih prestasi tertinggi seperti ini di even nasional,’’ ujar taekwondoin prajunior Kelompok Umur 10 14 tahun itu, Senin (9/5) kemarin, setelah datang dari Semarang. Dengan hasil ini, Riro mengaku akan terus berupaya meningkatkan prestasi juaranya, ke level lebih tinggi lagi. Selain itu,
berupaya keras untuk selalu mengikuti kejuaraan - kejuaraan level nasional. Menurut dia, dengan seringnya mengikuti kejuaraan tersebut, maka diyakini dan otomatis maka akan meningkatkan pula skill dan teknik yang dimilikinya. Bagi dia, dengan mengikuti kejuaraan nasional, maka akan membuat mental dan pengalaman bertandingnya makin tebal. ‘’Saya mengakui, terkadang dalam bertanding, masih muncul perasaan cemas meskipun sedikit. Namun, dengan seringnya saya mengikuti kejuaraankejuaraan nasional, akan membuat saya terbiasa. Bila sudah demikian, saya hanya tinggal konsentrasi dalam setiap pertandingan yang saya hadapi,’’ paparnya. Riro berkeinginan menjadi taekwondoin Bali, yang nantinya mampu mengharumkan nama daerahnya. Ia berjanji akan terus mengasah kemampuannya, hingga menginjak kelompok junior. (kmb)
Tim Tenis Badung Kembali ke Jatim
Sepak Bola Mini Six’s a Six
Rodney J. Holt
Atlet Taekwondo Riro Sabet Emas
Denpasar (Bali Post) Yayasan Damai Olah Raga Bali bekerja sama dengan SCC akan menggelar turnamen dengan titel “Bali Charity Soccer Sixes” — kejuaraan sepak bola enam orang kategori umur di bawah 14 tahun (KU14), di Stadion Tri Sakti, Legian, Sabtu 28 Mei nanti. Dari turnamen ini panitia merekrut 12 pemain terbaik untuk dikirim ke kejuaraan yang sama di Singapura, 24 Juni mendatang. ‘’Pemain yang terpilih akan kami boyong ke Singapura. Semua biaya dari paspor, yang saku serta ongkos pesawat ditanggung. Pokoknya pemain yang terpilih tinggal duduk manis,’’ ujar Pimpinan Yayasan Damai Olah Raga Bali, Rodney J. Holt, bersama asistennya, Made Putra, di restoran miliknya, Stiff Chilli, Sanur, Senin (9/5) kemarin. Dalam perekrutan nanti, pihaknya akan mempercayakan kepada tim talent scouting — pemandu bakat — orang yang ahli di bidangnya, berasal dari unsur pelatih, pengurus yayasan, termasuk dari Singapura. ‘’Kami jamin tidak ada un-
sur subjektif dalam pemilihan pemain. Pemilihan berdasarkan beberapa item seperti teknik, kerja sama, fisik, mental, kreativitas, improvisasi seorang pemain di lapangan,‘’ terang Rodney J. Holt yang beristrikan wanita Bali asal Puri Karangasem ini. Menyinggung pertandingan akan digelar di stadion yang memiliki rumput yang bagus, langkah itu diupayakan agar anak-anak bisa tampil menunjukkan kualitas dirinya dengan seoptimal mungkin. Durasi dalam satu babak 15 menit kali dua. Dengan akan disiapkan empat lapangan dalam satu Stadion, seleksi diharapkan sudah selesai pada sore harinya. ‘’Pada sore hari sudah bisa kami langsung umumkan siapa pemain pemain yang direkrut dan dari klub asalnya,’’ tambah Rodney J. Holt. Bali sendiri sudah pernah berpartisipasi pada event di Singapura ini tahun lalu. Waktu itu pemain asal Kabupaten Klungkung yang mewakili berkompetisi dengan tim dari Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, Bangladesh. Namun tahun ini, pihaknya ingin merekrut pemain-pemain ter-
baik dari berbagai klub yang nantinya berpartisipasi yakni dari Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, pokoknya dari seluruh Bali. Untuk 12 pemain terbaik yang terpilih mendapat bonus ke Singapura, sedangkan tim juara juga disediakan hadiah berupa trofi dan hadiah lainnya. Pihaknya melakukan langkah ini semata mata ingin memberi wawasan kepada pemain berbakat untuk mendapatkan pengalaman seluas luasanya, lewat turnamen di Singapura. Bisa jadi banyak pemain pemain muda berbakat berasal dari desa, namun belum pernah naik pesawat, tidur di hotel, pergi ke luar negeri. Melalui kesempatan ini, mereka yang terpilih nantinya bisa mendapat pengalaman yang spesial dan bersejarah dalam hidupnya. ‘’Inilah visi dan misi kami untuk anak anak itu,’’ ujar Rodney J. Holt. Kepada tim yang hendak ambil bagian bisa menghubungi Yayasan Damai Olah Raga, telepon kantor 0361 -3699226. Atau kontak person Ayuk di HP : 087860269564. (kmb11/*)
Mangupura (Bali Post)Tim Porprov tenis lapangan Badung telah menjalani tryout ke Surabaya meladeni tim Pra PON Jatim, beberapa bulan lalu. Kini, bidikan latihtanding kembali diarahkan pada tim polesan pelatih pelatnas SEA Games Bonit Wiryawan, yang dijadwalkan Juni mendatang. Humas tim tenis Porprov Badung Roy Emerson Hidiya, Senin (8/5) kemarin, menjelaskan dipilihnya petenis binaan Bonit karena secara teknik dan kualitas rata-rata di atas petenis Porprov Badung. ‘’Justru kami ingin menjajal tim yang lebih tangguh, supaya anak-anak makin tertantang dan tekniknya makin matang,’’ sebut karyawan bagian SDM Dinas Perikanan dan Peternakan Badung ini. ‘’Seperti pada lawatan sebelumnya, meskipun kalah, namun petenis kami yakni Iben Zulkarnaen dan Bagas mampu memberikan perlawanan
sengit,’’ tambah Roy Emerson. Menurutnya, skuad Pra PON Jatim juga dihuni atlet pelatnas SEA Games misalnya David Agung, berikut petenis andalan Jatim lainnya Krismayanto dan David Tegar, akan memberikan pelajaran berharga buat tim tenis Porprov Badung. Rencana awal, tim tenis Porprov Badung akan meladeni tim tenis Porprov Denpasar dalam waktu dekat ini. Bahkan, pihak Pelti Denpasar sudah menyatakan siap untuk uji coba itu. Dikemukakan, bagi Badung meladeni tim tetangga Denpasar tak masalah. Alasannya, unggulan Badung di sektor putra, sedangkan Denpasar mengandalkan petenis putri. ‘’Soal taktik dan strategi di lapangan, tak perlu dikhawatirkan saling intip, sebab Denpasar dan Badung sudah saling mengenal karakter para pemainnya,’’ jelas Roy. (kmb)
Ikuti SEA Games
145 Atlet DKI Dipatok Emas Jakarta (Bali Post)Gubernur DKI Jakarta berharap seluruh 145 atlet SEA Games dari DKI Jakarta bisa meraih emas, dalam ajang olahraga SEA Games VXVI2011 di Palembang dan Jakarta, 11 - 25 November 2011. “Atlet DKI harus dapat memberikan prestasi terbaik untuk mendapatkan medali. Kalau bisa mereka semuanya meraih medali emas dalam SEA Games kali ini,” kata Fauzi Bowo di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/ 5) kemarin. Atlet-atlet DKI tersebut saat ini memasuki karantina dalam pelatihan nasional (pelatnas) dalam cabang olahraga dayung, bulu tangkis, sepak takraw dan olahraga lainnya.
Fauzi Bowo alias Foke mengharapkan mereka lolos seleksi pelatnas dan dapat mengharumkan nama Indonesia dan Jakarta. “Sebentar lagi, kami akan menghadapi SEA Games XXVI di Jakarta dan Palembang. Kami mempunyai keuntungan sebagai tuan rumah, itu harus dimanfaatkan. Karena itu, atlet DKI harus mempertahankan prestasi dan meningkatkan lebih tinggi lagi,” katanya. Dia mengakui bahwa mempertahankan prestasi bukan hal yang mudah dan butuh kerja sama tim yang kompak. Gubernur juga meminta atlet DKI tersebut mempersiapkan diri untuk bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XVIII di Riau. (ant)