Issuu on Google+

Format Teologi Indonesia: Dekonstruksi & Rekonstruksi Teologi Kristen di Indonesia (Kontekstual) Oleh Pdt. John A. Titaley Bina Darma, 17 Agustus 2005


Teologi Teologi adalah teologi kalau dia kontekstual (Bevans).


TEOLOGI KONTEKSTUAL (BEVANS): 1. MEMPERHATIKAN ROH DAN BERITA INJIL 2. TRADISI KEKERISTENAN 3. KEBUDAYAAN SETEMPAT 4. PERUBAHAN SOSIAL DALAM KEBUDAYAAN TERSEBUT AKIBAT TEKNOLOGI ATAU PUN PERJUANGAN KEADILAN AKAR RUMPUT.


Mengapa Teologi Kontekstual? 1. External: - ketidakpuasan dunia pertama dan dunia ketiga terhadap pendekatanpendekatan klasik dalam teologi (filsafat) yang tidak memadai lagi. - pendekatan teologi yang lama bersifat menindas. -sumbangan identitas lokal yang semakin kuat


Mengapa Teologi Kontekstual? - pemahaman terhadap kebudayaan yang semakin baik akibat pengaruh ilmuilmu sosial.


Mengapa Teologi Kontekstual? 2. Internal: - hakikat inkarnasi Kekristenan yang khusus - keadaan sakramental dari realitas kongkrit, dan bukan dalam bentuk gagasan-gagasan. - pemahaman tentang pewahyuan ilahi seperti Vatican II


Teologi Kontekstual : 1. Dekonstruksi terhadap teologi yang ada 2. Rekonstruksi suatu teologi yang baru


Dekonstruksi

1. DEKONSTRUKSI KONTEKS 2. DEKONSTRUKSI TEKS


Dekonstruksi Konteks: 1. KONTEKS TIDAK BISA DITERIMA BEGITU SAJA. 2. KONTEKS HARUS DIPAHAMI ULANG SECARA KRITIS. 3. KONTEKS HARUS DIPAHAMI DENGAN MENGHARGAI KEBUDAYAAN SETEMPAT SEBAGAI YANG SAKRAL PULA.


4. SAKRAL DALAM PENGERTIAN SEMUA KEBUDAYAAN SAMA BERNILAI. 5. TUHAN JUGA MEMAKAI KEBUDAYAN APA PUN UNTUK MENYATAKAN KEHENDAKNYA.


Dekonstruksi Teks: 1. TEKS TIDAK SELALU SAMA. 2. PEMAHAMAN TERHADAP INJIL TIDAK SELALU SAMA JUGA.


Yesus dan Roh Kudus • Penulis Perjanjian Baru tidak memiliki narasi yang sama. • Masing-masing punya interpretasi yang berbeda.


Paulus (tahun 40an ZB) • Roma 1: 4 • dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitanNya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita. • Kebangkitan


Markus (tahun 70an ZB) • Markus 1: 10 • Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atasNya. • Baptisan


Matius (tahun 80an ZB) • Matius 1: 20 • Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” • Kandungan


Lukas (tahun 90an ZB) • Lukas 1: 35 • Jawab malaikat itu kepadanya: Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau, sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. • Pemberitahuan Kehamilan


Yohanes (tahun 100 ZB) • Yohanes 1: 1 • Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah • Awal Jaman


Tahun Penulisan: 30 Y e s u s m a t i

50

70

80

90

P a u l u s

M a r k u s

M a ti u s

L u k a s

100 Y o h a n e s


Perbandingan Tahun dan Tahapan Kehidupan Pemberian Roh • • • • •

Pls (50) Kbgktn Mrk (70) Baptisan Mat(80) Kandungn Luk(90) Pemberitahuan Hamil Yoh(100) Awal Jaman


Siapa yang benar? • Semua benar! • Yesus melakukan pekerjaan Tuhan setelah ada Roh Kekudusan/Kudus/Tuhan


Para Murid dan Roh Kudus • Penulis PB juga tidak memiliki narasasi yang sama • Masing-masing memiliki interpretasi sendiri-sendiri


Lukas (tahun 90an ZB) • Kisah 2: 4 • Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. • Pentakosta (50 hari setelah Kebangkitan)


Yohanes (tahun 100 ZB) • Yohanes 20: 19, 22 • Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu…, • Dan sesudah berkata demikian, ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus….” • Hari Kebangkitan


Perbandingan Penulis dan Tahapan Kehidupan • Lukas (90)

50 hr ssdh Kbgktn

• Yohns(100) Hari Kebangkitan


Siapa yang benar? • Semua benar! • Para murid baru boleh terlibat dalam pekerjaan Tuhan setelah ada Roh Kekudusan/Kudus/Tuhan


Apa maknanya? • Gereja dan Kekristenan adalah buah dari pekerjaan Roh Kudus. • Dia bukan sekedar organisasi sosial atau politik. • Walaupun demikian, dia berada dalam tataran sosial yang riel. • Pada tataran sosial itulah dia terpanggil.


Interpretasi Injil juga berbeda: 1. KRISTUS INKARNASI (ATHYAL-KATO); 2. MENGAKU DAN PERCAYA ALLAH TRITUNGGAL; ALKITAB; KETETAPAN DAN AJARAN DALAM ALKITAB (MCGAVRAN);


STACKHOUSE: 1. KEMANUSIAAN TELAH JATUH KE DALAM DOSA DAN BUTUH PENYEMBUHAN DAN KESELAMATAN; 2. PENYATAAN ALLAH TERJADI DALAM SEJARAH; 3. TRITUNGGAL GAMBARAN TERBAIK ALLAH DAN MAKNA BERIMAN KEPADANNYA; 4. YESUS ADALAH KRISTUS: MEMBERI MAKNA HIDUP SEJATI.


Apa artinya? • Kalau teks saja bisa didekonstruksi, apalagi teologi? • Hal ini benar juga bagi doktrin dan dogma. • Termasuk yang dibawa oleh Barat ke Indonesia.


Arah yang kontekstual • Mau tidak mau, gereja-gereja di Indonesia harus memahami dirinya secara baru dalam konteks keIndonesiaan. • Pemahaman lama yang dibawa dari luar tidak memadai lagi. • Suatu kerangka berpikir baru perlu dirumuskan.


Kerangka Berpikir Baru

T E O L O G I

absract MISSIOLOGI

empirik EKKLESIOLOGI


Rekonstruksi Teologi • Dari mana harus dimulai? • Dari pengertian Injil Yesus Kristus.


INJIL MENURUT LUKAS (4: 18-21) 1. MELALUI PEKERJAAN ROH KUDUS MEMBEBASKAN MANUSIA DARI PERLAKUAN DISKRIMINATIF SESAMANYA. 2. HAKIKAT PEMBEBASAN ADALAH MEMULIHAKAN KEMANUSIAAN YANG DIRENDAHKAN DAN MENEGUR KEANGKUHAN MANUSIA “BENAR.”


Lukas 4: 18-21 Roh Tuhan ada padaku oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orangorang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.


Unsur dalam Lukas 1. Roh Tuhan ada padaku 2. untuk - orang-orang miskin - orang-orang tawanan - orang-orang buta - orang-orang yang tertindas 3. tahun rahmat Tuhan telah datang


1. Roh Tuhan ada padaku • Dalam pemahaman Lukas Yesus hanya dapat melakukan pekerjaan Tuhan itu karena diurapi Roh Tuhan. • Tuhan berintervensi dalam kehidupan Yesus. • Ini dasar teologis bagi Yesus (visi).


2. Untuk • Diatas dasar teologis tadi, Yesus terpanggil. • Dasar teologis (pengurapan) adalah bagi suatu panggilan (misi). • Tuhan menyapa seseorang untuk melakukan sesuatu, dan tidak hanya berhenti dalam dirinya sendiri.


3. Sasaran panggilan 1. orang-orang miskin, orang-orang tawanan, orang-orang buta, orang-orang yang tertindas 2. Mereka yang tersisih secara sosial oleh sesamanya.


4. Tahun Rahmat Tuhan • Kepada mereka yang tersisih oleh sesamanya itu, kuasa Tuhan menyapa. • Kabarsukacita bagi miskin; pembebasan bagi tawanan; penglihatan bagi yang buta; dan pembebasan bagi tawanan. • Tindakan nyata, bukan hanya sekedar solidaritas.


HAKIKAT INJIL YESUS KRISTUS: BERITA SUKACITA KESETARAAN KEMANUSIAAN YANG NYATA YANG BERASAL DARI TUHAN


PANGGILAN PENGIKUT KRISTUS MEMBERITAKAN INJIL YESUS KRISTUS SECARA NYATA DENGAN JALAN MENJAGA SUPAYA KEMANUSIAN TIDAK MENGALAMI DISKRIMINASI.


Persoalan Gereja-Gereja di Indonesia • Tidak Historik: - Hanya berada pada tataran primordial - Mengabaikan kehidupan nasional


Persoalan Gereja-Gereja di Indonesia • Akibatnya: - Introvert - Tidak partisipatif - Reaktif: Contoh UU Sisdiknas


Gambar Gereja-Gereja di Indonesia

Nasional

PrimordIal

GPM


Solusi • Lakukan dalam kerangka berpikir TEOLOGI-MISSIOLOGI-EKKLESIOLOGI


TEOLOGI • Bagaimana memahami makna Injil Yesus Kristus di atas dalam konteks Indonesia? • Apakah konteks Indonesia sesuatu yang injili? • Apakah realitas Indonesia tidak mengandung juga teks?


TEOLOGI INDONESIA • Nampak dalam penghapusan tujuh kata “Piagam Jakarta” tanggal 18 Agustus 1945 dan perubahan undang-undang dasar 1945


Perubahan Undang-Undang Dasar 1945 1. Kata Mukadimah menjadi Pembukaan 2. Anak kalimat Ketuhanan dengan kewadjiban mendjalankan sjari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknja diganti Ketuhanan Yang Maha Esa.


3. Pasal 6 ayat 1: Presiden ialah orang Indonesia asli. Yang beragama Islam dihapus. 4. Pasal 29 ayat 1: Negara berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa. 5. Alinea ketiga: Kata atas berkat rahmat Allah yang mahakuasa diganti menjadi atas berkat rahmat Tuhan yang Maha Kuasa.


Konsekuensi perubahan kata Allah dengan kata Tuhan 1. Semua orang Indonesia diperlakukan sama karena berhak menjadi presiden. 2. Ini keberagamaan Indonesia yang tidak eksklusif


INDONESIA DALAM PERSPEKTIF INJIL LUKAS

• SUDAH INJILI (TEOLOGIS).


MISSIOLOGI INDONESIA • Gereja terpanggil untuk menjaga agar kesetaraan yang sudah teologis dari Indonesia itu agar tidak hilang. • Gereja terpanggil untuk mendidik warga bangsa untuk tidak memperlakukan sesamanya secara diskriminatif (tidak injili).


• Gereja terpanggil secara riel terlibat secara politis, sosial dan budaya, dan berbagai segi sosial lainnya. • Mendidik warganya untuk melakukan panggilan ini dalam segi bidang. • Panggilan khusus dalam mengkritisi prilaku pemerintah dan undang-undang yang dibuatnya agar tidak menyimpang dari hakikat kemanusiaan Indonesia. • Tidak hanya menikmati keselamatan bagi dirinya sendiri.


EKKLESIOLOGI INDONESIA • Rumuskan ekklesiologi secara kontekstual. • Rumusan ini berdasarkan panggilan missiologis yang jelas tadi. • Organisasi bergereja haruslah secara efektif melaksanakan missiologi Indonesia itu.


Solusi Struktural Gereja-Gereja di Indonesia

Nasional

PGI

PrimordIal

GPM


Gereja Indonesia • Gereja yang hadir untuk persoalanpersoalan primordial maupun nasional. • Gereja terpanggil menghadirkan injil dalam persoalan-persoalan promordial dan nasional. • Organsiasi bergereja dirumuskan secara efektif melayani Indonesia dalam dua sisi itu.


• Hanya dengan demikian, Gereja-gereja di Indonesia menjadi kontekstual dan melayani Tuhannya dengan setia. • Kalau Gereja adalah kenyataan Roh Kudus, maka Gereja Indonesia itu dapat memenuhi panggilannya dan menjadi Gereja Tuhan.


Catatan Penutup: Demokrasi? • Saya ingin menutup dengan persoalan demokrasi karena dia berhubungan dengan hakikat Injil. • Demokrasi telah salah dipahami • Demokrasi telah dipersempit hanya sebatas pemerintahan berdasarkan suara mayoritas saja, sederhana atau absolut.


Catatan Penutup: Demokrasi? Rosseau: • Demokrasi muncul dari kehidupan negara sipil (civil society) • Demokrasi muncul untuk melawan Monarki • Monarki berasal dari kehidupan negara alami (state of the nature)


Catatan Penutup: Demokrasi? Rosseau: • Dalam state of the nature: berlaku hukum rimba - Raja adalah Penguasa Tunggal. • Individu tidak terlindungi, terutama yang lemah (minoritas) • Hak kepemilikan secara pribadi tidak terjamin


Catatan Penutup: Demokrasi? Rosseau: • Dalam civil society: masyarakat membuat kontrak sosial unutuk melindungi kehendak umum (general will). • Pemerintah dipilih melalui pemilihan demokratik untuk melaksanakan kehendak umum.


Catatan Penutup: Demokrasi? Rosseau: • Pemilihan secara demokratik berdasarkan suara terbanyak adalah merupakan kehendak semua (the will of all) • Kehendak semua tidak bisa menggantikan kehendak umum, karena kalu terjadi, kembali ke state of the nature (hukum rimba).


Catatan Penutup: Demokrasi? Pertanyaan besar bagi bangsa ini: Apakah itu pengertian demokrasi bangsa Indonesia?


Format Teologi Indonesia