Skip to main content

Banjarmasin Post Sabtu 3 Oktober 2015

Page 16

Sporta Banua

HALAMAN 16

Banjarmasin Post

Genggam Dua Tiket PON 2016 DUA tiket ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016 mendatang berhasil diraih atlet binaraga Kalsel pada ajang Pra-PON 2015 di Kota Kembang, Bandung. Tim binaraga Kalsel yang diturunkan memastikan meloloskan dua atletnya ke PON XIX 2016 atas nama Nico Wombaki dan Bambang Hariyanto. Nico Wombaki yang turun di kelas 55 kilogram sukses meraih medali perunggu. Sementara, satu tiket PON XIX Jawa Barat diraih binaragawan Banua, Bambang Hariyanto di kelas 65 kilogram. Bambang memang tidak berhasil meriah medali, namun sukses meraih posisi empat besar nasional di kelas 65 kilogram. Pelatih binaraga Kalsel Yudha mengatakan, hasil Pra-PON tahun ini boleh dibilang cukup maksimal bagi tim binaraga Banua. Meski keberhasilan Nico dan Bambang meraih tiket PON, binaragawan

andalan Kalsel lainnya seperti Agi Mulyono yang pada PON Riau 2012 meraih perunggu gagal meraih tiket ke PON XIX Jabar. Agi hanya menduduki posisi sembilan nasional. Nico dan Bambang mampu tampil secara maksimal meskipun persiapan mereka cukup mepet. Sementara, Agi kalah bersaing karena masa ototnya masih kurang padat di banding atlet lain. Persaingan PraPON 2015 ini terbilang cukup ketat dan kualitas atlet berbeda tiap tahunnya. Sebut saja Bambang, bisa meraih peringkat empat setelah mengalahkan binaragawan Jatim, Huntje yang pada PON Riau 2012 meraih medali perak. “Alhamdulillah dengan

Tak Berkutik Lawan Peringkat Tiga Dunia Q Masuk 16 Besar Asia

Agi Mulyono

BANJARMASIN POST GROUP/AYA SUGIANTO

ATLET OLAH Nama O Nico Wombaki O Bambang Hariyanto

OTOT KE PON XIX JABAR Raihan Kelas 55 kilogram Perunggu 65 kilogram Peringkat ke-4

persiapan yang ada kita masih bisa meloloskan dua

Dominasi DKI Jakarta SEBANYAK 137 atlet Binaraga tampil pada babak pra Kualifikasi PON XIX 2016 Jawa Barat di Hotel Sutan Raja Convetion Center, Kecamatan Soreang, Kab. Bandung, Senin (28/9/2015). Pra Kualifikasi PON XIX/2016 Jawa Barat ini diikuti 29 Provinsi di tanah air yang terbagi dalam delapan kelas yakni kelas terendah 55 Kg, 60 Kg, 65 Kg, 70 Kg, 75 Kg, 80 Kg, 85 Kg dan

terbesar 85+ Kg. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Binaraga Pra Kualifikasi PON XIX 2016 Jawa Barat, Dedi Wijaya mengatakan, dari 137 atlet yang terbagi dalam delapan kelas ini akan diseleksi menjadi lima atlet per kelasnya. Dengan begitu, kata dia, dari 137 atlet akan dikerucutkan menjadi 40 atlet Binaraga ini. “Dari jumlah 137 atlet ini

kemudian diseleksi oleh delapan juri. Nah, hasil seleksi atlet Binaraga ini mengerucut menjadi 40 atlet,” Kata Dedi yang juga pembina Binaraga Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Jawa Barat di Soreang. Dari hasil keseluruhan kualifikasi, DKI Jakarta meloloskan paling banyak atletnya ke PON XIX 2016 Jawa Barat nanti. (bln/dtc)

HASIL SELEKSI PRA KUALIFIKASI PON XIX 2016 BINARAGA Kelas 55 Kg 1. Sunar ya (Banten) 2. I Komang Karyasa (Bali) 3. Nico (Kalimantan Selatan) 4. Junaedi (DKI Jakarta), 5. Agus Setiawan (Kalimantan Timur)

Kelas 75 Kg 1. Iwan Samuray (Sumatra Barat) 2. Mheni (Jawa Tengah) 3. H Syafrizaldi (Jawa Timur) 4. James Octavianus (Kalimantan Barat) 5. Sahri (DKI Jakarta)

Kelas 60 Kg 1. Mualifi (Jawa Tengah), 2. Bambang (Yogyakar ta) 3. Jer y Wuaten (Sulawesi Tengah) 4. Cornelis Amo (Papua) 5. Arselawandi (Riau)

Kelas 80 Kg 1. Teuku Ian (Banten) 2. Sang sang (Jawa Tengah) 3. Komara (Jawa Timur) 4. Fabian Aristanto (Nusa Tenggara Timur) 5. Elvis Djery (DKI Jakarta)

Kelas 65 Kg 1. Iwan Setiawan (Banten) 2. Ahmad Alfian (Bali) 3. Bambang HR (Kalimantan Selatan) 4. Oto Gideon Wantik (Kalimantan Timur) 5. Kurniawansah (Bangka Belitung)

Kelas 85 Kg 1. Ikhsan (Yogyakar ta) 2. I Ketut Gede A (Bengkulu) 3. Putu (DKI Jakarta) 4. Sujar wanto (Kalimantan Timur) 5. Hendra Zein (Banten)

0310/B16

SABTU

3 OKTOBER 2015

atlet ke PON XIX Jabar 2016,” katanya.(ryn)

PENGALAMAN dulu bisa menang PETENIS MEJA BANUA atas atlet Myanmar. berharga didapat dua Z Gilang Ramadhan Gilang pun petenis meja Kalsel, Z Jack Donald Gilang Ramadhan berhak meraih tiket 16 besar Asia. “Untuk beregu kita rangdan Jack Donald pada king 16 besar dari total 55 negara,” kejuaraan Asian Table Tennis Championship ucapnya. Meski belum menyumbangkan medali, 2015. Kejuaraan tenis Gilang menuturkan kesempatan tanding meja tingkat Asia ini di kejuaraan international itu menjadi dirinya berkesempatan mendapatkan digelar sejak 26 pengalaman yang luar biasa. September hingga 3 Oktober di Bertemu dengan lawan tangguh dari Pattaya, Chonburi, berbagai negara dan melihat permainan mereka, tentunya banyak ilmu yang bisa Thailand. Meski belum diraih oleh atlet Indonesia khusus atlet dari Kalsel. menyumbangkan Ketua umum PTMSI Kalsel, H Amka hasil maksimal di kejuaraan internamengatakan, untuk kelas tunggal semua atlet Indonesia belum meraih hasil tional itu, bagi dua maksimal. atlet Kalsel itu menjadi pengalaman penting dalam “Atlet kita kalah semua. Kecuali untuk beregu masuk 16 Asia,” katanya. kariernya sekaligus terus Bagi PTMSI Kalsel sendiri, keikutsermeningkatkan skill dan kemampuannya. taan dan terpilihnya dua petenis meja Bumi Lambung Mangkurat mewakili Dua atlet tenis meja Kalsel ini memang tidak sendiri, ada total 10 atlet yang terdiri Indonesia di kejuaraan Asia itu menjadi atas lima atlet putra dan lima atlet putri sejarah baru bagi tenis meja Banua. Apalagi, hal ini akan menjadi modal menjadi wakil Pengurus Pusat Persatuan untuk semangat perkembangan tenis meja Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI) pusat di ajang Asia itu. Kalsel di massa-massa mendatang. (ryn) Gilang misalnya, tak berkutik di tangan pemain nomor tiga dunia asal Tiongkok. “Saya kalah dari atlet Tiongkok, pemain nomor tiga dunia,” kata Gilang Ramadhan melalui BBM-nya, Jumat (2/10). Gilang yang saat ini masih berada di Thailand ini menuturkan, untuk kategori tunggal sebelum kalah dari BPOST.DOK Tiongkok, Gilang lebih GILANG Ramadhan saat tampil di Semarang.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Banjarmasin Post Sabtu 3 Oktober 2015 by Banjarmasin Post - Issuu