Skip to main content

Banjarmasin Post Edisi Minggu, 25 November 2012

Page 19

19 Dunia Figur Anak 19

Banjarmasin Post Post Banjarmasin

talenta

Bukan untuk Menjadi Jagoan “CIAAT...!” Teriak seorang anak perempuan berusia 6 tahun sambil mengayunkan kakinya ke arah kicking pad atau target tendangan. Sementara beberapa anak lainnya, memperhatikan sambil menunggu giliran menendang.

BANJARMASIN POST GROUP/SALMAH

LATIHAN KARATE - Memiliki keahlian ilmu beladiri macam karate, perlu juga bagi anak untuk membuatnya makin percaya diri.

Sesuaikan Fisik Anak BANYAK jenis seni beladiri yang bisa dipilih, baik kategori impor maupun asli Indonesia. Pada prinsipnya, semua beladiri bagus, tinggal bagaimana orangtua memilah yang sesuai dengan karakter dan fisik anak. Menurut Khairi, pelatih beladiri di Banjarmasin, jika fisik anak gendut maka yang cocok adalah seni beladiri yang tidak menyulitkan anak bergerak dengan bobot tubuhnya yang berat. Beladiri yang sesuai misalnya aikido, shorinji kempo, tinju, gulat, judo atau jujutsu. “Kalau tubuh anak ramping atau sedang, bebas memilih beladiri yang disuka, misal pencak silat, karate, kungfu, tinju, taekwondo dan lainnya. Soal tinggi badan, tidak terlalu masalah, anak yang gendut atau ramping bisa menyesuaikan,” terang Khairi. (dea)

bookstore

Suasana latihan beladiri di halaman Polresta Banjarmasin tersebut memang diramaikan teriakan para murid yang sebagian besar anak-anak. Ratarata usia mereka usia sekolah dasar dan adapula masih duduk di taman kanak-kanak, sisanya usia SMP dan SMA. Berseragam putih-putih khas karate dengan sabuk terikat di pinggang, anak-anak terlihat bersemangat latihan meski peluh sudah membasahi wajah dan badan. Sebagian ada yang ditunggui orangtua sampai selesai, lainnya dijemput orangtua usai latihan. Belajar beladiri bagi anak memang perlu. Membekali mereka dengan kemampuan diri tentunya sangat berguna bagi mereka dalam keseharian. Tentunya bukan untuk menjadi jagoan tapi dipergunakan jika dalam kondisi terancam, misalnya ancaman tindak kriminalitas. Diakui Umi, warga Kebun Bunga, Banjarmasin, ia memasukkan anaknya ke perguruan karate dengan alasan anak perempuan tidak boleh lemah. Lemah dalam artian secara mental. Jadi melalui latihan beladiri anak akan terlatih keberanian sehingga mampu mengatasi masalah. “Zaman sekarang banyak tindak kriminal yang dapat mengancam anak-anak. Misalnya saja penculikan, pelecehan seksual atau gangguan lainnya. Kalau anak perempuan tidak bisa apa-apa, maka akan menjadi korban. Sebab itu saya ingin anak saya mampu membeladiri saat harga dirinya atau keselamatan jiwanya terancam,” jelas Umi. Hal senada juga diungkapkan Haryanto, warga Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, yang anaknya sudah dua tahun berlatih beladiri secara privat. Ia memanggil pelatih beladiri ke rumah karena sang anak cukup padat jadwal les, sehingga tidak bisa mengikuti latihan secara rutin di tempat latihan. “Mengenai jenis beladirinya, kata si pelatih beladiri yang diajarkan merupakan teknikteknik praktis untuk anak-anak, jadi tidak ada aliran tertentu. Ya,

Ingin seperti Agnes MELIHAT atraksi Agnes Monica di layar kaca, Angie langsung memelototi. Tak ragu-ragu pemilik nama lengkap Angelica Chrisyanti Lingga Wibowo ini melakukan gerakan serupa. Keinginan Angie untuk bisa menjadi seorang penari modern terkenal memang sangat besar. Bukan tanpa alasan memang. Mengingat aku juga menyukai dancer dan sudah mempunyai prestasi di dunia dancer. Di ajang kompetisi Dancer Susu Zee, siwa kelas 3C Kanaan Banjarmasin ini berhasil menyabet gelar Juara I. SebelumISTIMEWA nya Angir juga menggondol Juara III lomba dance diselenggarakan Bank Kalsel. Tidak hanya menguasai modern dance, Angie juga kerap kali membawakan tarian-tarian daerah untuk mengisi acara di sekolah. “Ingin seperti Agnes bisa dance dan juga pandai menyanyi. Angie juga suka menyanyi lho,” beber Angie. Multi talenta tampaknya pas disandang bocah berkulit putih ini. Dia juga pernah juara lomba membaca impresif kategori TK tingkat Banjarmsin pada 2010. Sementara di dunia fashion show, Angie juga berhasil menyabet gelar Juara I Lomba Busana Batik 2009 dan The Best Talented Putri Pantai 2011. (ris)

DUNIAHIBURAN.COM

semacam kombinasi teknik untuk pembelaan diri di jalanan,” terang Haryanto. Motivasinya, ia kasihan melihat sang anak yang sering diganggu oleh teman-temannya di sekolah maupun teman sepermainan di sekitar rumah. Sifat anaknya yang pendiam dan cenderung penakut menjadikannya sering dijahili. “Saya tidak menginginkan dia menyakiti teman yang mengganggu, hanya ingin dia bisa mengatasi gangguan tersebut. Misal saat temannya menjitak atau memukul kepala anak saya, maka ia bisa menangkis. Demikian pula ketika bajunya hendak dikotori teman, ia mampu menghindar,” papar Haryanto. Menurut Khairi, pelatih beladiri warga Jaln A Yani Km3 Banjarmasin, berlatih beladiri memang perlu sejak kecil. Teknik beladiri untuk anak-anak disesuaikan dengan usia dan kondisi fisik. Idealnya anak-anak dilatih beladiri mulai usia 5 tahun ke atas. “Usia 5 tahun memang masih suka bermain, namun dasar-dasar beladiri sudah bisa diajarkan. Teknik melatihnya juga tidak bisa disamakan dengan anak kelas 4 atau 6 SD, tetapi harus menyesuaikan dengan jiwa mereka, pelan-pelan tapi dapat diserap dengan metode berlatih sambil bermain,” papar karateka sabuk hitam yang juga menggeluti mix martial arts ini. Manfaat berlatih beladiri, menurut Khairi, ada tiga. Pertama, sudah pasti anak akan memiliki kemampuan mem-

beladiri. Kedua, secara otomatis fisik anak sehat dan mentalnya kuat karena beladiri merupakan olahraga. Ketiga, jika anak berbakat maka ia dapat berprestasi melalui jalur sebagai atlet. Secara psikologis, berlatih beladiri juga mengajarkan anak untuk berpikir kritis, bagaimana mengatasi masalah dengan baik, membangun jiwa sosial, melatih kemandirian, kerjasama, toleransi dan sikap sportivitas. “Mengenai latihan, yang umum adalah seminggu dua kali, tapi kalau memang ada waktu boleh tiga kali seminggu. Sebenarnya paling bagus pagi hari, tapi anak-anak kan sekolah, jadi pagi hari bisa berlatih di hari libur, sedangkan hari sekolah latihannya sore atau malam,” terang Khairi. Teknik beladiri yang diajarkan adalah stand up fight dan ground fight. Dimaksud stand up fight adalah membeladiri dalam posisi berdiri, sedangkan ground fight adalah dalam posisi di bawah (duduk, berbaring) seperti halnya teknik bergulat. “Dalam posisi stand up dan ground, anak-anak juga diajarkan bagaimana menghadapi pola serangan statis dan dinamis. Statis umumnya jarak dekat, sedangkan dinamis sifatnya jarak renggang. Dari kedua pola itu diajarkan pula teknik tangan kosong, teknik menghadapi senjata dan bagaimana memanfaatkan berbagai benda sebagai senjata,” papar Khairi yang selain melatih di dojo, juga melatih privat untuk anakanak dan dewasa. (dea)

Nama Lengkap Panggilan TTL Sekolah Ayah Ibu Cita-Cita Idola HObi Alamat

Dalam detik-detik yang penting itulah, arah hidup kita ditentukan baik menyangkut pekerjaan maupun kehidupan pribadi. Bukan oleh orang lain, tetapi oleh diri kita sendiri. Ritual harian pun tercipta untuk mengatur hari kita, sehingga tak lagi merasa diuberuber waktu. Jika Anda tertarik memilikinya, buku terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, ini dapat Anda peroleh dengan diskon harga 10 persen. Caranya, bawa potongan kupon diskon di harian Banjarmasin Post ke Toko Buku (TB) Gramedia Jalan Veteran, Banjarmasin. Di TB Gramedia Jalan Veteran, Anda juga bisa mendapatkan buku-buku khusus lainnya dengan harga spesial dalam program End Year Sale 505. Program berlaku dari 1 November dan berakhir minggu ini, tepatnya 30 November 2012. (hay/bkc)

Angelica Chrisyanti Lingga Wibowo Angie Banjarmasin, 23 Oktober 2004 SD Kanaan Kelas 3C Arthur Cristianto SE Mer y Rosianty SH Dokter anak Agnes Monica Dance dan Fashion Show Jl Pramuka Komplek Rahayu Pembina 3 NO 31B Bjm

Senang Difoto TAK bisa lihat kamera, langsung gaya. Itulah aku, Janeeta Najla Paramitha. Padahal umurku baru 2 tahun 3 bulan. Tapi urusan pasang aksi jangan diragukan lagi. Wajar orang-orang suka memoto aku. Banyak koleksi foto tersimpan di komputer dan dan kamera. Gaya chibi chibi menjadi salah satu banyak disuka orang. Walaupun aku masih kecil, tapi masalah cita-cita tetap tinggi. Ingin jadi dokter. Itu yang dinginkan, ISTIMEWA walaupun kedua orangtua bukan dokter. Selain ingin jadi dokter, hobi menyanyi juga menjadi kesukaanku. Banyak lagu kuhapal karena ayahku suka memutarkan lagu-lagu kesukaanku hingga jadi pandai menyanyi. Akrab dipanggil Janeet dan bagi yang kenal ingin lebih jauh datang saja ke rumahku di Jalan Sultan Adam Komplek Junjung Buih Jalur 2 RT 25 No. 57 Banjarmasin. Selain bisa menyanyi bersama, teman-teman bisa pula bermain dengan banyaknya mainan kupunya. Tapi usai bermain harus rapikan lagi. (ris) Nama Lengkap Panggilan TTL Alamat

: : : :

Ayah Ibu Hobby

: : :

Janeeta Najla Paramitha Janeet Banjarmasin, 29 agustus 2010 Jln. Sultan Adam Komplek Junjung Buih Jalur 2 RT 25 No. 57 Banjarmasin Karya Budiman SH Fahrina Yulianti SH (alm) Menyanyi dan difoto

Jalinan Pertemanan BANJARMASIN POST GROUP/HAMSIAH

nantang Anda untuk mengambil alih hidup Anda. Memerangi rangkaian interupsi yang terus-menerus, dan mengganggu dengan menciptakan aktivitas produktif sendiri. Buku berjudul 18 Menit ini ditulis dalam topik-topik singkat yang memberi kita wawasan bagaimana menghadapi gangguan tiada henti yang disebabkan oleh email yang terus berdatangan. Belum lagi SMS, panggilan telepon, dan rapat-rapat yang menghalangi kita untuk berfokus mengerjakan hal-hal yang benar-benar penting dan bermakna bagi kita. Menggabungkan wawasan dan kajian-kajian kasus unik, buku ini memberi panduan bagi Anda bagaimana tetap berfokus dan berada pada jalur yang tepat dalam waktu hanya 18 menit atau kurang setiap harinya.

: : : : : : : : : :

kawan baru

Detik-detik yang Menentukan SEMUA orang memiliki waktu sama dalam sehari semalam, yakni 24 jam. Namun, sebagian merasakan masih kurang waktu untuk menuntaskan segala aktivitas hariannya. Hidup serasa dikejarkejar waktu. Baru membuka mata, tiba-tiba kok senja sudah menjelang. Akibatnya, banyak di antara kita yang kewalahan dengan pekerjaan yang menumpuk, belum lagi tuntutan tugas-tugas rumah tangga yang sudah menunggu sepulang kerja. Dan seperti yang ditunjukkan oleh Peter Bregman, terlalu banyak tuntutan yang kita hadapi sehari-hari menyebabkan kita kehilangan fokus pada hal-hal yang justru seharusnya menjadi prioritas utama dalam hidup kita. Dalam buku yang berdasarkan kolomnya di Harvard Business Review, Bregman me-

MINGGU 25 6NOVEMBER 2012 MINGGU SEPTEMBER 2009

Judul Penulis Penerbit Terbit Halaman Kategori

: 18 Menit: Tetap Fokus di Waktu yang Sempit untuk Menjaga Prioritas Kerja dan Kehidupan Pribadi : Peter Bregman : Gramedia Pustaka Utama : Mei 2012 : 352 halaman : Pengembangan Diri

IWAN, 20 thn, Banjarmasin, kerja, hobi baca buku. Ingin mencari teman wanita yang smart, jujur dan dewasa. Terbuka bagi semua kalangan, diutamakan yang berdomisili di Banjarmasin. Bagi Anda yang serius dapat menghubungi nomor ini. 089692029142 MEYSI INDAH, sklah, Pelaihari, hobi nyanyi, fb:indah twinangel. 085348323561 IFAN, 27 thn, Bjm, kerja, hobi mancing, pengen cari teman sebanyak2nya. Mksh bt JP. 081953208300 KASRAN, 18 thn, Bbjm, single, karyawan swasta, mau cari cwe yg setia, baik, jujur dan mau nerima q apa adax. 085754420036 ADI, 27 thn, Bjm, hobi baca, dngrn musik, nnton & olhrga, krj swsta. Ingn puny tman/pcr dan bisa di ajak bwt smzn dan telpnan yg asik. BPost mksh. 087816385432

resep minggu ini

Mi Ayam Bangka KALAU biasanya Anda jajan mi ayam, sekali-sekali buatlah mi ayam sendiri. Mi ayam ala Bangka ini memakai campuran jamur merang dan topping tauge. Kaldu, pangsit atau bakso bisa menjadi pelengkap yang cocok. Membuatnya juga tidak sulit. Bahan: ❍ 1 Kilogram mi telur basah/segar, siap beli Topping: ❍ 150 Gram sawi hijau, potong 3 sentimeter, rebus sebentar ❍ 150 Gram tauge besar, bersihkan

Ayam Tumis: ❍ 2 Sendok makan minyak sayur ❍ 1/2 Sendok teh minyak wijen ❍ 2 Siung bawang putih, cincang halus ❍ 250 Gram daging ayam, potong kecil ❍ 100 Gram jamur merang, potong kecil ❍ 2 Sendok makan saus tiram ❍ 2 Sendok makanm kecap asin ❍ 1 Sendok makan kecap manis ❍ 1/2 Sendok teh merica bubuk ❍ 1 Sendok teh garam ❍ 150 Mililiter air Pelengkap: ❍ Kaldu ayam ❍ Bawang merah goreng ❍ Daun bawang iris halus

LOSSO, 32 thn, swasta, hbby maen bola/futsal, nyri tman xg pya hobby sma baek cwo/cwe. 089691342567 JOKO WAHYUDI di Lasvegas, mau cri tman klo ccok bs djdikn pcr. 089691416730

Cara membuat: ❍ Didihkan air secukupnya, rebus mi hingga mengapung. Angkat dan tiriskan. ❍ Taruh sedikit minyak sayur atau minyak ayam dan kecap asin dalam mangkuk. ❍ Masukkan mi panas, aduk-aduk hingga rata. Ayam Tumis: Tumis bawang putih hingga wangi. Masukkan ayam, aduk hingga kaku. Masukkan jamur, aduk hingga layu.Tambahkan bumbu dan air. Masak hingga mendidih dan agak kering. Angkat.

HADI, 32 thn, Lasvegas, mau cr tman Cz kental, Bjb. 082153553831 SHELLA, 32 thn, Anjir, mau cri pcr Shella. 082156192518 AHMAD LUTVI, 19 thn, Martapura, mau cri tman sbnyk2 na. 089691576933 WAWAN, 29 thn, Banjarbaru, mau cr tman. 085651251130

SAUNGJIWA2012.BLOGSPOT.COM

Penyajian: Bagi mi menjadi 5 bagian. Beri masing-masing tauge, sawi, ayam tumis dan taburi bawang merah goreng dan daun bawang iris. Sajikan panas dengan kaldu ayam. (net)

NURUL, 25 tahun, Gambut, Kabupaten Banjar, cri tman. 05117490044 LALA, 17 thn, Martapura, mau cr pcr yg bs di ajk serius. 089613020830 HJ PUTRI SARI, lahir Mekkah 7 April 1997, jomblo, Danau panggang, hobi dengar musik, ingin cr tmn. 085821955803


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Banjarmasin Post Edisi Minggu, 25 November 2012 by Banjarmasin Post - Issuu