Skip to main content

Banjarmasin Post Edisi Kamis 18 Juni 2009

Page 9

Sporten 9

Banjarmasin Post KAMIS 18 JUNI 2009

Tunggu Rekan di Persehan MASUKNYA Syaifullah Nazar (20) memperkuat Persehan Marabahan Kabupaten Barito Putera di Kompetisi Divisi II Liga Indonesia 2009, diharapkan akan diikuti pemain Barito Putera lokal lainnya yang gagal seleksi Barito Putera di Sidoarjo Jawa Timur. “Kalau mereka gagal dan tidak terpilih seleksi Barito, kemungkinan besar tim yang mereka tuju pertama adalah Persehan Marabahan” NAZHIRNI Manajer Persehan

METRO BANJAR/AYA SUGIANTO

Manajer Persehan, Nazhirni mengatakan, kemukinan langkah Syaifullah ini diikuti mantan pemain Barito sangat besar, karena beberapa pemain Persehan sendiri mempunyai hubungan historis dengan pemain lokal yang kini ikut seleksi Barito di Sidoarjo, Jawa Timur. Dia menyebutkan nama Suprianto dan Sartibi Darwis yang merupakan dua anggota dari The Winning Team Barito 2008 yang kini masih bertahan dan berjuang merebut hati pelatih Barito, Salahuddin dan Nusyadera, agar menjadi bagian dari Barito Putera di Divisi I Liga Indonesia 2009. “Kalau mereka gagal dan tidak terpilih seleksi Barito, kemungkinan besar tim yang mereka tuju pertama adalah Persehan Marabahan,” kata Nazhirni, Rabu (17/6). Direktur PDAM Marabahan Kabupaten Barito Kuala yang terpilih

memimpin KONI Batola itu mengatakan, kedua pemain ini sebelum bergabung dengan Barito mereka juga sempat memperkuat Persehan. “Setelah memperkuat PS Kab Tapin pada 2005 lalu, Sartibi dan Suprianto sempat memperkuat Persehan 2007,” kata Nazhirni. Dikatakanya, di musim 2007 keduanya batal main di Persehan karena klub ini gagal bertanding di Zona Kalimantan karena bertepatan dengan Pilkada daerah setempat. “Jadi tidak menutup kemungkinan masuknya Syafullah Nazar ke Persehan ini merupakan awal bagi pemain Barito lainnya yang gagal seleksi tersebut,” katanya. Diakui Nazhirni, sebelumnya Persehan bertekad asal ikut dan bisa bertahan di Divisi II Liga Indonesia. Seiring berjalannya waktu dan mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, juga melihat kualitas pemain yang ada, dia berniat agar Persehan meraih bilai lebih. “Kini kami membutuhkan pemain berkualitas. Sehingga publik pecinta sepakbola daerah Bumi Selidah tidak kecewa dengan penampilan Persehan nantinya,” ujarnya. (buy)

Janji Hidupkan Lagi Porkab Batola Q Direktur PDAM Pimpin KONI Selidah DIREKTUR Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Nazhirni terpilih jadi nahkoda KONI setempat untuk periode 2009-2013. Manajer Persehan Marabahan tersebut terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Olahraga Kabupaten Barito Kuala, Rabu (17/6), menggantikan HM Aflus Gunawan yang berakhir masa baktinya periode 2005-2009. Musyawarah yang diikuti 21 Pengcab cabang olahraga se Batola ini, dibuka langsung Bupati Barito Kuala H Hasanuddin Murad dan dihadiri wakilnya H Sukardhi dan Ketua KONI Kalsel, H Sulaiman HB di Aula

Selidah di Marabahan. Nazhirni mengaku sangat bahagia dan mengucapkan terima kasih kepada 21 cabang olahraga yang mempercayai dirinya menjadi nahkoda KONI Batola untuk lima tahun ke depan. Ketua Pengcab Persatuan Renang Seluruh Indonesia Kabupaten Barito Kuala tersebut mengatakan, pekerjaan paling berat yang akan dilakukannya adalah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi VIII di Kotabaru pada 2010. “Saya juga akan memantapkan pembinaan kepada cabang olahraga daerah setempat yang memiliki pontensi mendulang medali seperti Pencak Silat, Dayung, Bulutangkis dan Catur. Tapi tidak menutup

kemungkinan cabang olahraga lainnya,” kata Nazhirni. Untuk mencapai tujuan ini, Narzhirni berjanji akan menghidupkan kembali Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Barito Kuala yang sejak 10 tahun terakhir tidak dilaksanakan. “Karena event ini merupakan jembatan atlet menuju porprov nanti,” katanya. Tujuan dilaksanakannya porkab tersebut, katanya, untuk menghilangkan kesan Kabupaten Barito Kuala sebagai daerah pembeli atlet. “Kita menginginkan di Porpov VIII Kotabaru nanti, Barito Kuala diperkuat atlet yang berasal dari daerah setempat. Tanpa melibatkan atlet luar daerah,” janjinya. (buy)

Target 10 Besar KETUA KONI Kalsel H Abdul Samad Sulaiman HB, menargetkan kontingen PON Banua bisa menembus jajaran 10 besar di PON XVIII Pekanbaru Riau 2012. Harapan tersebut disampaikan H Sulaiman HB, Rabu (17/6), saat mengikuti Musyawarah Olahraga KONI Kabupaten Barito Kuala di Aula Selidah. Pendiri Barito Putera Banjarmasin itu mengatakan, dia yakin target 10 besar tersebut bisa tercapai, asalkan KONI, Pengrov, dan Pengcab cabang olahraga kabupaten/ kota di Kalsel bisa tertib administrasi sesuai dengan pedoman AD/ART masing-masing. Tertib administrasi yang dimaksud H Leman, sapaan akrab H Sulaiman HB tersebut, yakni seluruh induk organisasi olahraga benar-benar menjalankan fungsi dan tugasnya dalam menjalankan pembinaan kepada atletnya. Dikatakannya, selain tertib administrasi, dukungan dari seluruh KONI, Pengprov dan Pengcab olahraga se Kalsel dari sekarang bersama-sama melakukan pembinaan kepada atlet potensial mereka. “Mumpung masih ada waktu, saya mengajak seluruh KONI, Pengprov dan Pengcab olahraga se Kalsel agar bersama melakukan pembinaan kepada atletnya mulai sekarang,” pintanya. (buy)

H Sulaiman HB DOK.BPOST

Pembibitan Pebiliar Ulung AMUNTAI, BPOST Kabupaten Hulu Sungai Utara diyakini memiliki banyak bibit olahragawan biliar. Bukan hanya orang dewasa, akan tetapi beberapa remaja bahkan pelajar terlihat sudah mahir memainkan stik biliarnya. Terbukti, dalam setahun ini daerah ini sudah

mencetak pebiliar handal, bahkan tiga di antaranya sudah sampai keperingkat nasional. Upaya memperbanyak bibit pebiliar lokal pun terus dilakoni, salah satunya membuka rumah biliar seperti dilakukan Arif Rahman Hakim, pemilik Biliar Metro Ex Pool.

BANJARMASIN, POST/AHMAD RIDUAN

BILIAR - Kehadiran rumah biliar di Kabupaten Hulu Sungai Utara diharapkan mampu menciptakan bibit pebiliar andal dari daerah ini.

“Kami berharap rumah biliar ini bisa menjadi ajang pembibitan pebiliar ulung, sehingga di Kabupaten HSU nantinya banyak tercipta atlit biliar,” ujarnya, Rabu (17/6). Diharapkannya, dengan bermunculannya arena biliar baru, HSU bisa menciptakan regenerasi baru pebiliar andal yang ke depannya nanti mengharumkan nama daerahnya. “Kita berupaya untuk memasyaraktkan biliar, menjadikan biliar menjadi olahraga yang diminati banyak orang. Apalagi saat ini biliar sudah di bawah naungan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), sehingga ada perhatian yang serius dari POBSI terhadap porkembangan olahraga biliar,” ungkapnya. Meskipun HSU termasuk kabupaten baru dalam perkembangan biliar, namun sudah tiga atlit yang bersinar mengharumkan banua, bahkan beberapa waktu lalu sampai pada PON di Samarinda, mereka adalah Masmuryadi, Supiyan dan Rusdiyansyah. (dua)

1806/09


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Banjarmasin Post Edisi Kamis 18 Juni 2009 by Banjarmasin Post - Issuu