Banjarmasin Post
| Sabtu, 7 Maret 2009 | Halaman 5
5.820
6.200
37.150
1.740
29.520
10.410
11.340
23.520
9.390
360
8.510
1.860
3.770
4.380
40
6.070
12.080
60.880
380
80
930
310
11.540
8.190
2.150
97.770
9.250
5.390
3.440
490
28.580
40
760
6.090
1.060
2.050
50
390
Akhirnya Kalla Ambil Cuti ■ Erman Tolak Kampanye JAKARTA, BPOST - Tiga menteri resmi mengajukan cuti untuk kampanye. Tapi tidak bagi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Erman Suparno. Meski tercatat sebagai Bendahara DPP PKB, Erman menolak mengampanyekan partainya. “Saya nggak maju sebagai nyaleg, jadi nggak kampanye,” ujar Erman di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3). Selain karena tidak menjadi caleg, Erman memilih tidak kampanye juga karena takut nanti bingung sendiri soal PKB mana yang akan dibelanya. Maklum saat ini PKB terbelah dalam dua kubu, Gus Dur dan Muhaimin Iskandar. “Iya. Daripada bingung lebih baik tidak,” jawab pria yang dikenal dekat dengan Muhaimin ini, seraya tertawa. Selain tiga menteri, ternyata Ketua Umum Partai Golkar yang juga Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku sudah mengajukan cuti untuk berkampanye. Namun, dia tidak merinci kapan cutinya dan di mana akan melakukan kampanye. “Itu rahasia, masa cuti diberi tahu, nantilah,” jawab Kalla saat didesak kapan dan di mana kampanyenya saat dia cuti, Jumat (6/3) di Istana Wapres. Menurut Kalla, cuti kampanye bagi pejabat negara sudah ada aturannya, dia tinggal mengikuti saja aturan
yang ada. Sebagaimana diketahui, KPU menjadwalkan kampanye terbuka, kampanye yang melibatakan massa dimulai 16 Maret hingga 5 April ini. Ada tiga menteri mengajukan cuti untuk berkampanye. Mereka ini adalah Menteri Negera Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta (PKPI) Menkop dan UKM Suryadharma Ali (PPP) dan Menteri Pariwisata Jero Wacik (Demokrat). Di Kabinet Indonesia Bersatu ada beberapa menteri dari parpol. Mereka antara lain dari Golkar, Andi Mattalatta (Menteri Hukum dan HAM), Paskah Suzetta (Menneg Perencanaan Pembangunan Nasional), Fahmi Idris (Menteri Perindustrian), dan Aburizal
33
Bakrie (Menko Kesra). PKS juga ‘menitipkan’ Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault dan Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Asy’ári. Sedangkan PKB memasang Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno dan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Lukman Edy. Tak tertinggal dalam kabinet itu adalah perwakilan PBB, MS Kaban. Selain Jero Wacik, Partai Demokrat memasang Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi, dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Taufiq Effendi. PAN menempatkan Bambang Sudibyo sebagai Menteri Pendidikan Nasional, dan Hatta Radjasa sebagai Menteri Sekretaris Negara.(Persda Network/ade)
Cara Mengajukan Cuti Kampanye a. Menteri kepada presiden. Permintaan cuti diajukan paling lambat 12 hari sebelum pelaksanaan kampanye. Pemberian cuti diselesaikan selambat-lambatnya empat hari terhitung mulai tanggal diterimanya permintaan. b. Gubernur dan/atau wakil gubernur kepada presiden melalui menteri dalam negeri; c. Bupati dan/atau wakil bupati, wali kota dan/atau wakil wali kota kepada mendagri melalui gubernur. Sumber: PP 14 Tahun 2009.
POLITISI BUSUK Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berunjuk rasa di Pamekasan, Jawa Timur, menutup mulutnya dengan stiker, Jumat (6/3). Mereka mengajak masyarakat untuk tidak memilih politisi busuk pada Pemilu 2009.
ANTARA/SAIFUL BAHRI
Layak Jadi Presiden siden. MENTERI Kesehatan Siti Fadi“Nggak ada lah Supari dicomot niat mencalonkan,” kata Koordinator Siti dari profesional. Kiprah menteri Fadilan Supari Fans yang disebut-seClub, Wahyu A Maryono, Jumat (6/3). but sebagai Srikandi Indonesia itu mNamun, engundang decak Wahyu dan temantemannya di SFS kagum. Siti Fadilan Supari Bahkan sekaFans Club tak merang berdiri Siti Fadilah Supari nampik Menteri Kesehatan ini layak memimpin negara. “HaFans Club. Namun organisasi ini bukan untuk mencalonkan rapan kami, ya harus diduSiti dalam Pilpres 2009. Siti kunglah. Prestasi Ibu Siti jauh Fadilah sendiri tak ingin mensekali di atas menteri-menteri jadi presiden atau wakil prelainnya,” katanya.(vv)
Refiani, Pelajar SMA
Ferry & Anton, Pelajar SMP
Hijaukan Kota PERTUMBUHAN rumah toko di berbagai kota, tak terkecuali Banjarmasin kian pesat. Tidak hanya di pusat kota, namun hingga ke wilayah pinggiran. Didukung pembukaan jalan baru, daerah yang semula sepi, perlahan hidup. Sayangnya, itu tidak dibarengi dengan penataan yang baik. Jumlah pepohonan, sebagai produsen oksigen, kalah jauh dibanding bangunan. Kota pun tampak gersang dan panas. Semoga pemimpin dan wakil rakyat terpilih, lebih jeli memahami persoalan ini, sehingga ada aturan dan tindakan konkrit mengatasinya. (hay)
MASYARAKAT sangat memerlukan pembelajaran politik. Bukan hanya bagaimana menandai secara benar ketika pemilu, lebih utama suaranya tersalur melalui cara yang halal dan benar. Iming-iming yang ditawarkan caleg tertentu agar mendukung, tidak melemahkan prinsipnya. Biarkan caleg mengumbar janji-janji dan imbalan, pemilih yang telah mendapat pembelajaran politik, tidak akan terpengaruh. (hay)
BPOST/HAY
BPOST/HAY
Halal dan Benar
0703/05