banjarmasin bungas
Banjarmasin Post KAMIS
27 NOVEMBER 2008 /29 ZULKAIDAH 1429 H
3
E-MAIL: BUNGAS@BANJARMASINPOST.CO.ID
Dari Kelumpang Khusus Membedah Dapur BPost RATUSAN kilometer menempuh jarak dari Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, tak membuat 35 pelajar SMK Negeri 1 Telagasari kelelahan. Wajah mereka tetap cerah ketika tiba di markas besar Banjarmasin Post Group di Gedung HJ Djok Mentaya, Jalan AS Musyaffa, Rabu (26/11) pukul 15.00 Wita. Mengenakan seragam dan jaket almamater sekolah berwarna biru tua, para
pelajar dan guru pendamping itu disambut Redaktur Pelaksana BPost, Harry Prihanto, Sekretaris Redaksi, Umi Sriwahyuni, Kepala Bagian PSDM, Tapridji, di ruang rapat si Palui di lantai IV. Saat itu mereka disuguhkan film dokumenter berdurasi 25 menit mengenai sejarah berdirinya Banjarmasin Post. Pertemuan dilanjutkan tanya-jawab. “Bagaimana mengetahui
keabsahan suatu berita yang didapat melalui telepon atau e-mail. Apa yang harus dilakukan terhadap informasi yang ditemukan tersebut?” tanya Susanti, siswi kelas II Jurusan Tanaman Hasil Pangan. Harry menjelaskan, dalam menemukan informasi dan mengetahui keabsahan suatu berita, setiap wartawan harus mencari data yang valid dan berdasarkan fakta. “Informasi yang didapat melalui telepon atau e-mail,
tidak boleh dipercaya begitu saja. Tetapi, setiap wartawan harus melakukan crosscheck di lapangan. Selain itu, wartawan tidak menulis berdasarkan opininya,” jelasnya. Salah seorang pendamping pelajar SMKN 1 Telagasari, Ahmad Syafri, mengungkapkan meskipun sekolah mereka berada di lokasi yang terpencil dan berjarak 30 kilometer dari Kotabaru, pihaknya merasa bersyukur karena masih bisa berke-
sempatan berkunjung ke BPost. Setelah mendapatkan penjelasan dari jajaran Bpost Group, rombongan SMKN 1 Telagasari mendapat kesempatan melihat proses kerja dapur redaksi BPost Group -BPost, Serambi Ummah, Metro Banjar, dan Spirit Kalsel. Usai pertemuan, perwakilan SMKN 1 Telagasari menerima suvenir berupa boneka bakantan dan Kamus Bahasa Banjar dari BPost Group. (ee)
BANJARMASIN POST / EDWARD PAH
KUNJUNGAN - Beberapa Siswa SMKN 1 Telagasari memperhatikan penjelasan mengenai proses pemberitaan di media Banjarmasin Post Group, Rabu (26/11) sore
Lima Tahun Tak Ada Mal Baru Pemko Benahi Pasar Tradisional BANJARMASIN, BPOST - Banyaknya pasar modern, seperti mal, memberi nilai positif bagi kenyamanan warga berbelanja di Kota Banjarmasin. Sayangnya, hal itu tidak diikuti oleh pasar-pasar tradisional, sehingga makin ditinggalkan konsumen. METRO BANJAR/AYA SUGIANTO
EVAKUASI KORBAN- Sukarelawan mengevakuasi korban yang terperangkap api di Gedung Olahraga Hasanuddin HM. Ini merupakan simulasi penanganan bencana terpadu kerja sama Japan Paramedical Rescue (JPR) dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (26/11).
Ponpes di Pesona Modern BANJARMASIN, BPOST Di perumahan Pesona Modern akan dibangun pondok pesantren yang secara khusus mempelajari Alquran. Pesantren akan diberi nama Al Walady itu dicetuskan oleh anggota DPD RI asal Kalsel, H Ahmad Makkie. Peletakan batu pertama menandai pembangunan pesantren tersebut dilakukan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Taufik Effendy, Sabtu (29/11). Total dana untuk pembangunannya mencapai Rp 6,5 miliar. Menurut Makkie, pembangunan pesantren merupa-
kan cita-citanya sejak lama. Dengan mempelajari Alquran bisa membuat seseorang memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Kesuksesannya selama ini mulai menjadi Bupati Tapin hingga DPD RI diyakininya juga tidak lepas dari maunah membaca dan mempelajari Alquran. Untuk periode pertama pesantren dibangun di lahan seluas 1,5 hektare (ha), dapat menampung 70 santri yang diasramakan. Mereka diambil dari tiap kabupaten yakni tiga hingga empay anak tidak mampu yang berprestasi dan sisanya dari
masyarakat umum. Masingmasing kabupaten diharapkan dapat memberikan beasiswa bagi para santri. Manajer Eksekutif Perumahan Pesona, Andy, mengaku dengan dibangunnya pesantren tersebut pihaknya telah memadukan konsep perumahan yang menggabungkan antara duniawi dan ukhrawi. Pada peletakan batu pertama nanti sekaligus dilakukan grand opening fasilitas water boom, lapangan futsal dan tenis yang dimiliki kompleks Pesona Modern. Hiburannya dimeriahkan grup band Radja dan tablik akbar. (nda/*)
Stok Hewan Kurban Cukup BANJARMASIN, BPOST Kepala Dinas Peternakan Kalimantan Selatan, Maskamian Andjam, mengatakan stok hewan kurban, khususnya sapi dan kambing, menghadapi Idul Adha cukup. Selain Pelaihari, kantongkantong daerah penyuplai ada di pasar hewan Banjarbaru dan Banjarmasin. Harga hewan kurban mendekati lebaran mulai merangkak naik. Namun hal itu sepertinya tidak diikuti naiknya permintaan. Maskamian menduga hal itu dampak dari krisis moneter yang sedang melanda dunia saat ini dan membuat daya beli menurun. “Biasa-
Saldo Akhir 26 November 2008
nya kenaikan permintaan hewan kurban 5-10 persen. Tahun lalu misalnya permintaan sapi 5.500 ekor, tahun ini seharusnya sekitar 8.000 ekor,” katanya. Untuk sapi potong harga semula Rp 24 ribu kini menjadi Rp27 ribu per kilo bobot hidup, atau naik Rp 3.000. Dengan demikian harga sapi minimal R p7 juta per ekor dengan perkiraan daging sekitar 60 kilogram. Tahun lalu cuma sekitar Rp 6 juta. Sementara kambing minimal Rp 1,5 jutaan. Dimana tahun lalu permintaan kambing 2.400 ekor jadi tahun ini paling banyak diperkirakan 3.000 ekor. Untuk memantau kualitas
519.256.085
hewan kurban di pasaran, kata Maskamina, pihaknya membentuk tim pengawas bekerja sama dengan Disnak kabupaten dan kota. (nda)
Untuk itulah, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berkomitmen untuk membenahi pasar tradional. Namun, selama pembenahan itu, pemko berencana tidak mengeluarkan izin baru untuk mal dan pasar modern. “Kita tidak memberi izin pasar modern atau mal. Sementara ini, Banjarmasin tertutup untuk mal baru,” kata Wakil Wali Kota Banjarmasin, H Alwi Sahlan. Pasalnya, kata dia, keberadaan mal dikhawatirkan menggeser pasar tradisional apabila tidak dibenahi.
“Saya rasa lima tahun ke depan pun, tidak kami beri izin,” ujarnya, ditemui usai sosialisasi ‘Pasar Berseri’ di Hotel Victoria, Rabu (26/11). Diakuinya, pasar tradisional yang ada sekarang belum tertata baik sehingga mulai ditinggalkan pembeli. “Pasar tradisonal kita memang terkesan kumuh, kotor dan tidak sehat,” akunya. Ke depan, kata dia, pemko akan menata kembali pasarpasar tradisional yang ada di Banjarmasin. Selain menyetop izin pasar modern atau mal baru, pem-
Berubah di Tengah Jalan ANGGOTA Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah, mengatakan, komitmen pemko untuk tidak memberi izin bagi mall baru itu harus didukung untuk melindungi keberadaan tardisional. Namun, ujarnya, pemko harus memegang kuat komitmen itu. Jangan sampai di tengah jalan komitmen itu berubah. “Kalau sudah berkomitmen demikian, maka komitmen itu harus dijaga,” katanya. Selain itu, komitmen tersebut harus didelegasikan ke bawah, dinas terkait. “Komitmen harus didelegasikan ke bawah. Jangan sampai, komitmen berubah lantaran anak buah sedikit demi sedikit memberi izin,” ujar politisi dari PKS ini. (dd)
Ucapan Terima Kasih Panitia Pelaksana Study Tour SMK Negeri 1 Telagasari Kec. Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru, Banjarmasin & Banjarbaru tgl. 24 - 27 November 2008, mengucapkan terima kasih kepada : 1. 2. 3. 4. 5.
DPD KNPI Kabupaten Kotabaru Kopbun Sawit Mandiri Kelumpang Hilir Kepala Desa Talagasari Bank BRI Unit Kelumpang Hilir Ibu Nurtaibah (Caleg Partai Karya Perjuangan Dapil Kotabaru 2) 6. Bapak H. Nor Imansyah (Caleg Partai Amanat Nasional Dapil Kotabaru 2) 7. Bapak H.M. Rusli Erpan (Caleg Partai Amanat Nasional Dapil Kotabaru 2) 8. Seluruh donatur. Ketua Pelaksana Studi Tour SMK Negeri 1 Telagasari ttd Abdullah, S.Ag NIP: 540 015 295
Nama Sentra Antasari Pasar Lama Sudimampir Duta Mall Metro City Posindo Mall Plaza Mitra Makro
ko membatasi jumlah toko dan warung di permukiman. “Saya meminta camat dan lurah agar mengawasi perkembangan warung dan toko di wilayah masing-masing,” katanya. Agar pasar tradisional bisa bersaing, kata Kepala Bapedalda Kota Banjarmasin, drh H Rusmin Ardhaliwa, Kementerian Lingkungan Hidup meluncurkan program ‘Pasar Berseri’ yang merupakan kependekan dari bersih, sehat dan asri. Sementara itu, menurut Deputi VI Kementerian Lingkungan Hidup RI, Sudariyono, yang menjadi narasumber
sosialisasi ‘Pasar Berseri’ mengatakan, agar pasar tradisional bertahan harus bisa menghilangkan kesan kumuh, kotor dan tidak sehat saat ini. Hal itu, harus melibatkan semua pihak, mulai pengelola, pedagang hingga pembeli. “Pasar tradisonal sebenarnya punya kelebihan yakni sisi budaya. Jika kebersihan dan keasriannya bisa dimunculkan, pasar tradisional bisa bertahan,” katanya. Selain itu, pasar tradisional juga harus bisa menghadirkan produk yang tidak terdapat di pasar modern. (dd)
BELASUNGKAWA Yayasan Sekolah Kristen Kanaan Turut Berduka Cita atas meninggalnya saudara :
JOSEPH LIMANTARA ( LIM TJANG MIAO ) Dalam usia 49 tahun pada tanggal 25 November 2008 pukul 06.55 WIB di Bogor dan akan dikebumikan pada tanggal 28 November 2008
AMSAL 19:21 "Banyaklah rancangan dihati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana". Seluruh Anggota Yayasan Sekolah Kristen Kanaan Kepala Sekolah SMA & SMP : Drs. YONATAN OEI Kepala Sekolah SD : Dra. MULIANTY HALIM Kepala Sekolah PG & TK : JULI, S.Pd Kepala Tata Usaha : YOHANA ANDREAS