Page 1

REPUBLIKA

S L I P SU

O PARET

BONUS 12 HALAMAN

www.republika.co.id

2 Hal 25-3

SINGAPURA

INDONESIA

ANDALKAN SAYAP

(4-4-2)

(4-4-2)

Manajer: Slobodan Pavkovic

Manajer: Rahmad Darmawan FERDINAND

MICHIELES

EGI

SAFUWAN

HARISS

PATRICH

KHAIRUL AFIQ

SAFIRUL

GUNAWAN

Abdullah Sammy IZWAN

KURNIA TITUS A RAHMAN

FAZIL

SHAHDAN

MAHADIGA

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 15 DZULHIJJAH 1432 H

HAFIZ

NAVIN HENDRO

JAKARTA — Tim Garuda bertekad mengalahkan Singapura di laga kedua Grup A SEA Games cabang sepak bola di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (11/11) ini. Kemenangan akan melapangkan jalan Indonesia menuju babak semifinal. Pelatih tim nasional U-23 Indonesia Rahmad Darmawan (RD) mengatakan kondisi fisik para pemain sangat baik. Hanya Stevie Bonsapia yang bermasalah dan dipastikan absen dalam laga nanti. ‘’Selain Stevie yang sampai saat ini masih di rumah sakit, semua dalam kondisi baik,’’ ujarnya, Kamis (10/11). Namun, RD tak terlalu memusingkan absennya Stevie karena mempunyai pemain lain yang siap mengisi pos bek kanan. Dia masih memiliki Hasim Kipuw dan Hendro Siswanto yang punya kemampuan relatif sama dan bisa dimainkan di beberapa posisi. Timnas juga mendapatkan darah segar dengan pulihnya Mahadirga Lasut dari cedera pinggul.

IRWAN

OKTO

NOMOR 296/TAHUN KE-19

Rp 2.900 / 32 Halaman LUAR P JAWA Rp 4.000 DITAMBAH ONGKOS KIRIM

MAHAKA MEDIA IKLAN: Telp: 021 791 84744, Faks: 021 798 1169, e-mail: iklan@republika co.id SIRKULASI: Telp 021 791 84746 Faks: 021 791 98442 e-mail: sirkulasi@republika co.id

Hemat Anggaran Ala Obama

Patrich Wanggai

WASHINGTON — Kelesuan ekonomi yang melanda Amerika Serikat sejak akhir 2008 lalu telah memaksa Presiden Barack Obama mengetatkan ikat pinggang di lembaga birokrasinya. Obama mengeluarkan perintah kepada kantor pemerintah federal untuk memotong anggaran sebesar empat miliar dolar AS dari biaya untuk hal-hal kecil seperti perjalanan dinas dan bahkan pembuatan mug. Pemangkasan biaya remeh-temeh ini merupakan rangkaian dari kebijakan pengetatan anggaran yang dijalankan Obama yang tak perlu izin Kongres. April lalu Obama dan Kongres sepakat memangkas anggaran 38,5 miliar dolar AS dari total belanja 3,8 triliun dolar AS untuk tahun anggaran April 2011 sampai Maret 2012. Obama juga mendesak penggunaan teknologi untuk menghemat biaya seperti telekonferensi dan video konferensi untuk mengganti perjalanan dinas dan menempatkan dokumen ke jaringan komputer daripada mencetaknya di kertas. Kantor pemerintah juga harus membatasi laptop, telepon seluler, dan telepon pintar yang dibagikan

Bersambung ke hlm 11 kol 1-4

SIARAN LANGSUNG Jumat (11/11) Pukul 14.00 WIB

LIMA LAGA TERAKHIR

5 Des 2009 6 Agt 1999 14 Agt 1999 16 Okt 1997 2 Des 1991

Okto Maniani

DA’AN YAHYA/REPUBLIKA

:: pro kontra :: Baca selengkapnya di hlm 10 Anda bisa memberi komentar pro kontra ini di www.republika.co.id

M Ikhsan Shiddieqy, Sefti Oktarianisa

Menara Pandang Batalkan Penyisihan Kano

ANDI MALLARANGENG MENPORA

Persiapan 100 Persen

SIGID KURNIAWAN/ANTARA

Bagaimana persiapan SEA Games? Persiapan semua sudah berjalan dengan baik. Sudah 100 persen. Venue yang ada semuanya sudah beres. Atlet pun sudah siap. Kalaupun ada yang belum beres, itu pun hanya tinggal hal-hal kecil yang bisa diselesaikan pada Kamis (10/11) ini. ■

FRITZ SIMANJUNTAK PENGAMAT

Banyak Kekurangan

Tiga guru besar bingung hadapi RUU Pangan Jutaan rakyat bingung hadapi harga pangan BI: Konsumen berhemat berdampak positif Lebih positif kalau yang berhemat birokrat

asulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang penguasa diserahi urusan kaum Muslim, kemudian ia mati, sedangkan ia menelantarkan urusan tersebut, kecuali Allah mengharamkan surga untuknya.” (HR Bukhari dan Muslim). Imam Fudhail bin Iyadh menuturkan, hadis ini merupakan ancaman bagi siapa saja yang diserahi Allah SWT untuk mengelola urusan kaum Muslim (publik), baik urusan agama maupun dunia, kemudian ia berkhianat. Maka, ia telah terjatuh pada dosa besar dan akan dijauhkan dari surga. Penelantaran itu bisa berbentuk tidak menjelaskan urusan-urusan agama kepada umat, tidak menjaga syariah Allah dari un-

R

Singapura Indonesia Singapura Indonesia Singapura

2-2 1-1 2-4 2-1 2-4

Indonesia Singapura Indonesia Singapura Indonesia

Merah Putih di Pentas SEA Games (Habis)

SEA GAMES DIMULAI

rehat

SEA Games Laos SEA Games Brunei SEA Games Brunei SEA Games Indonesia SEA Games Filipina

Kredit Tahan Penghematan

Bersambung ke hlm 11 kol 1-7

Bagaimana Anda melihat persiapan SEA Games? SEA Games harus dilihat dari dua segi. Pertama, dari penyelenggaraannya. Produk penyelenggaraan SEA Games adalah produk gagal. Sudah terlalu banyak kekurangan dalam proses penyelenggaraannya. Lihat saja H-1 yang pengerjaannya belum semua selesai. Kedua, dari segi persiapan atlet. ■

Titus Bonai

Tim dayung Indonesia membersihkan perahu di Situ Cipule.

Agung Sasongko

B

ila tak ada aral melintang, SEA Games XXVI akan dibuka malam nanti oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakabaring Sport Center (JSC), Palembang, Sumatra Selatan. Langit Bumi Sriwijaya bakal menyala dihias ribuan kembang api yang telah disiapkan panitia pada pembukaan pesta olahraga dua tahunan negaranegara di kawasan Asia Teng-

sur-unsur yang bisa merusak kesuciannya, mengubah makna ayat-ayat Allah, dan mengabaikan hudud (hukum-hukum Allah). Kekuasaan adalah amanah. Amanah adalah taklif hukum dari Allah SWT. Ibnu Katsir menjelaskan, pada dasarnya amanah adalah taklif (syariah Islam) yang harus dijalankan dengan sepenuh hati, dengan cara melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Jika melaksanakan taklif tersebut, ia akan mendapatkan pahala di sisi Allah. Sebaliknya, jika melanggar, ia akan memperoleh siksa. Sikap amanah seorang penguasa terlihat dari tata caranya dalam mengurusi masyarakat berdasarkan

gara ini. Namun, di tengah persiapan pembukaan SEA Games yang bakal gemerlap karena menelan biaya hingga Rp 80 miliar ini muncul kabar tak sedap. Babak penyisihan cabang olahraga (cabor) dayung untuk kategori kano kayak yang mestinya berlangsung pada Kamis (10/11) kemarin terpaksa ditiadakan karena venue yang terletak di Danau Cipule, Karawang, Jawa Barat, Bersambung ke hlm 11 kol 5-7

Konsumsi rumah tangga masih tumbuh kuat. JAKARTA — Tren penghematan oleh masyarakat menghadapi dampak resesi global seperti hasil survei lembaga analisis informasi Nielsen, harus disikapi dengan bijak oleh pengusaha dan perbankan. Penghematan diperkirakan membuat dana masyarakat di perbankan meningkat yang harus disalurkan kembali ke roda ekonomi dalam bentuk kredit. Ekonom UGM Sri Adiningsih mengakui penghematan oleh masyarakat bakal menyebabkan konsumsi berkurang. Padahal, konsumsi masih memiliki kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi. Pada 2012 pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 6,7 persen dan sampai triwulan III 2011 ini angka pertumbuhan ekonomi sudah mencapai 6,5 persen. Menurut Sri, sikap masyarakat yang memilih menyimpan dana di bank ini perlu mendapat perhatian dari perbankan. Jangan sampai dana masyarakat di bank mengendap begitu saja karena akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi melambat. ‘’Bank harus memanfaatkan dana masyarakat, jadi harus diputar,’’ kata Sri, Kamis (10/11). Bank Indonesia (BI) memandang tren penghematan masya-

hikmah Oleh Prof Dr Rokhmin Dahuri MS

Merindukan Penguasa Amanah aturan-aturan Allah. Ia juga berusaha keras untuk menghiasi dirinya dengan akhlak mulia dan sifat-sifat kepemimpinan yang luhur. Penguasa amanah tidak akan membohongi dan membiarkan rakyatnya menderita kelaparan serta tertimpa kemiskinan. Ia juga tidak akan mengeluarkan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat dan agama.

Sejak diutusnya Rasulullah SAW, tidak ada sistem kehidupan manusia yang mampu melahirkan para penguasa yang amanah dan agung, kecuali dalam masyarakat Islam. Kita mengenal Khulafaur Rasyidin, Umar bin Abdul Aziz, Harun al-Rasyid, dan pemimpin Muslim lainnya yang terkenal sangat arif, berani, dan tegas dalam membela hak rakyat, menye-

rakat sebagai sesuatu yang po- belum dirasakan di Indonesia. Ia sitif. Menurut Deputi Gubernur mengutip data Badan Pusat StaBI Hartadi A Sarwono, selain un- tistik tentang belanja rumah tangtuk mengurangi pengeluaran yang ga masyarakat yang bahkan tumberlebihan, penghematan juga buh 4,8 persen pada kuartal ketiga bisa meningkatkan tabungan ma- 2011. Data ini menunjukkan adanya syarakat di perbankan. Dampaknya, kenaikan harga akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang kuat. dalam batas yang wajar. ‘’Ini akan ‘’Tren belanja rumah tangga juga menjaga inflasi pada tingkat ren- masih naik. Jadi, belum ada rumah tangga yang mulai mengudah,’’ ujarnya. Hartadi pun membantah peng- rangi belanja,’’ kata Purbaya. Ia juga yakin indeks kepercahematan bakal menurunkan daya beli karena banyak indikator yang yaan konsumen nasional masih harus dilihat dulu. Apalagi, de- tinggi. Sesuai survei Nielsen, 500 konsumen kelas mengan peningkatan tanengah Indonesia pubungan, pertumbuhan BI Rate Dipatok nya indeks kepercayaan ekonomi dapat semaEnam Persen kin terpacu lewat peyang sangat tinggi, no–– Hlm 13 mor tiga dari 56 negara nyaluran kredit perbankan. BI juga terus yang disurvei. menerapkan kebijakan suku buKetua Umum Asosiasi Pengnga yang rendah untuk menarik usaha Indonesia Sofjan Wanandi minat masyarakat mengambil percaya adanya tren penghematan kredit bank. masyarakat akibat dampak krisis Hartadi yakin peningkatan global. ‘’Saya bisa katakan makredit akan terus tumbuh khusus- syarakat akan melakukan pengnya kredit di sektor produktif. hematan walau saya tak boleh Hingga September 2011 penyalur- mendahului Tuhan,’’ kata Sofjan. an kredit mencapai 25,3 persen Meskipun masyarakat masih dibanding tahun lalu. Kredit in- optimistis terhadap pertumbuhan vestasi tumbuh 31,1 persen (year ekonomi, Sofjan menilai pengheon year), sementara kredit modal matan pasti berdampak langsung kerja meningkat 24 persen, dan kepada industri. Karena itu, dia kredit konsumsi naik 23,8 persen. meminta pemerintah untuk me‘’Penyaluran kredit akan terus nekan pasar dalam negeri agar tumbuh dan tak terganggu.’’ produk Indonesia mampu mendoKepala ekonom Danareksa Re- minasi pasar di tengah gempuran search Institute Purbaya Yudhi produk impor, khususnya dari Sadewa menilai survei Nielsen Cina. Apalagi perusahaan asing yang menunjukkan adanya tren telah melakukan ekspansi besarberhemat di masyarakat sedikit besaran dan memperkuat penettendensius. Alasannya, sampai rasi produknya di Indonesia. saat ini dampak krisis Eropa ■ ichsan emrald alamsyah ed: rahmad budi harto

jahterakan, dan melindungi mereka dari gempuran kemaksiatan. Contohnya Khalifah Umar bin Khattab, seorang kepala negara yang tegas dan sangat disiplin. Beliau tidak segan-segan merampas harta para pejabatnya yang diduga berasal dari jalan haram. Beliau juga dikenal sebagai sosok pemimpin yang sangat mencintai rakyatnya. Dikala musim paceklik, beliau berkeliling negeri untuk mengecek langsung apakah ada rakyat yang kelaparan. Bila ada keluarga yang tidak makan, Amirul Mukminin inipun membawa sendiri sekarung gandum untuk diserahkan kepada keluarga tersebut. Inilah secuil keteladanan yang bisa kita ambil dari Khulafaur

Rasyidin dalam memimpin umat. Di tengah banyaknya saudarasaudara kita yang menganggur dan miskin, serta korupsi yang kian merajalela, sementara sistem kehidupan kapitalisme di ambang kematian; sungguh, kehadiran seorang penguasa amanah yang selalu berjalan sesuai dengan aturan Allah merupakan dambaan dan impian umat manusia saat ini. Sayangnya, impian ini masih sebatas impian. Kini saatnya penguasa meneladani Rasulullah SAW dan para sahabat untuk memiliki sifat amanah dalam mengurusi rakyat sehingga kerinduan akan hadirnya penguasa amanah dalam menyejahterakan rakyat dapat segera terwujud. Amin. ■


nasional

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

DPR Tolak Intervensi Pansel Capim KPK Erdy Nasrul JAKARTA — Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan KPK dinilai tidak berhak mengintervensi proses pemilihan capim KPK yang dilakukan Komisi III DPR. Tugas pansel sebatas mengajukan nama-nama calon untuk selanjutnya diseleksi DPR. “Itu ranah kita. Siapapun tak berhak ikut campur,” kata anggota Komisi III DPR, Ahmad Yani, saat dihubungi, Kamis (10/11). Menurut Yani, pansel saat ini telah melampaui kewenangannya dengan meminta DPR memilih calon Pimpinan KPK berdasarkan peringkat yang telah ditetapkan pansel. Yani menyatakan, penilaian layak atau tidaknya seseorang menjadi pimpinan KPK dilakukan dengan standar tertentu. Masing-masing partai atau fraksi di DPR memiliki metode tersendiri dalam menguji kedelapan capim KPK yang telah diserahkan pemerintah. PPP, kata Yani, menggunakan cara investigasi. Profil masing-masing capim KPK digali untuk diketahui pernahkah terlibat dalam tindak pidana dan bagaimana kariernya selama ini. Selain itu, capim KPK juga diminta membuat makalah untuk diketahui bagaimana strategi pemberantasan korupsi yang akan capim KPK lakukan jika mereka terpilih. Pencegahan tindak pidana korupsi, lanjut Yani, adalah faktor penting dalam pemberantasan korupsi yang tidak boleh diabaikan. “Penindakan saja tidak cukup, harus ada pencegahan, dan ini jadi pertimbangan kami.” Wakil Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin menyatakan, proses pemilihan capim KPK saat ini sudah melalui mekanisme pembuatan makalah. Rapat dengar pendapat umum (RDPU) untuk menghimpun masukan dari masyarakat luas juga sudah dilakukan. “Ini penting untuk memberikan informasi seputar figur dari calon komisioner KPK,” tambah Aziz. Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy menambahkan, peringkat capim KPK akan ditentukan setelah musyawarah dengan anggota Komisi III. Pembahasan mengenai uji kelayakan dan kepatutan capim KPK akan dilakukan usai DPR menyelesaikan masa reses yang akan berakhir pekan ini. “Kalau buntu, kita akan melakukan pemungutan suara untuk menentukan siapa capim KPK yang terbaik.” Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Fakultas Hukum UGM meminta uji kelayakan dan kepatutan capim KPK di DPR dilaksanakan secara terbuka. Pukat UGM juga meminta DPR mempertimbangkan peringkat yang telah dibuat oleh pansel terhadap delapan capim KPK. “Pukat mendorong agar fit and proper test dilakukan terbuka dan diketahui publik. DPR harus inisiatif untuk meminta masukan dari kalangan kampus, media, dan NGO dalam menentukan calon pimpinan KPK,” kata peneliti Pukat UGM, Oce Madril, Kamis (10/11). Delapan capim KPK berdasarkan peringkat pansel adalah Bambang Widjojanto, Yunus Husein, Abdullah Hehamahua, Handoyo Sudrajat, Abraham Samad, Zulkarnain, Adnan Pandu Praja, dan Aryanto Sutadi.

3

Nazar Janji Bongkar Jaringan Suap Muhammad Hafil, Erdy Nasrul

NAZARUDDIN MENUJU SIDANG 21 April 2011

KPK tidak akan mendakwa Nazaruddin dengan pasal Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang JAKARTA — Tersangka kasus suap terkait proyek Wisma Atlet SEA Games 2011, M Nazaruddin, segera menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta. Di persidangan nanti, Nazaruddin berjanji mengungkapkan jaringan atau hubungan kasus suap itu dengan pihak-pihak penting terkait. “Di persidangan nanti, Nazaruddin akan menjelaskan link-link pihak-pihak yang terlibat dalam kasus suap itu,” kata pengacara Nazaruddin, Elza Syarief, di kantor KPK Jakarta, Kamis (10/11). Menurut Elza, dalam kasus kliennya, pembuktian tidak sebatas pada masalah tertangkap tangannya tiga tersangka: Wafid Muharram, Mindo Rosalina Manulang, dan M El Idris, tetapi juga melibatkan mata rantai atau jaringan pihak lain dalam kasus suap dalam proyek Wisma Atlet. Elza mencontohkan di PT Duta Graha Indah (DGI), M El Idris hanya menjabat sebagai manajer. Artinya, masih ada yang harus bertanggung jawab, yakni atasan Idris. Elza menambahkan, Nazaruddin kemungkinan besar akan menjelaskan soal keterlibatan sejumlah politikus yang selama ini disebut-sebut terlibat. Menurutnya, nama-nama politikus yang sering disebut Nazaruddin harus memberikan kesaksian pada persidangan nanti. “Semuanya harus hadir di persidangan, baik PT DGI maupun politikus itu,” imbuh Elza. Saat tiba di kantor KPK untuk menandatangani kelengkapan berkas perkaranya kemarin, Nazaruddin mendesak KPK untuk segera menetapkan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebagai tersangka. Nazaruddin menuding Anas sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus suap tersebut. “Anas Urbaningrum, karena dia otak dari semua ini (kasus suap proyek Wisma Atlet).” Saat masih dalam pelarian-

Penyidik KPK menangkap tangan Sesmenpora Wafid Muharram, bos PT Duta Graha Indah M El Idris, dan perantara Mindo Rosalina Manulang atas dugaan suap dalam proyek Wisma Atlet SEA Games 2011. Pengacara Rosalina saat itu, Kamarudin Simanjuntak, menyatakan kliennya sebagai bawahan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin. Pernyataan ini terus bergulir di media massa hingga memunculkan dugaan keterlibatan petinggi Partai Demokrat dalam kasus suap Wisma Atlet SEA Games.

24 Mei 2011 KPK menerbitkan surat pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap Nazaruddin. Namun ternyata, Nazaruddin telah terbang ke Singapura.

30 Juni 2011

5 Juli 2011

KPK menetapkan Nazaruddin sebagai tersangka dalam kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games.

23 Mei 2011 Dewan Kehormatan Partai Demokrat memecat Nazaruddin dari jabatan bendahara umum. ILUSTRASI: DA’AN YAHYA/REPUBLIKA

Anas Urbaningrum melaporkan Nazaruddin ke Mabes Polri atas tuduhan pencemaran nama baik.

16, 17, 21 Juni 2011 Anas Urbaningrum

Nazaruddin menyebar tudingan melalui pesan Blackberry Messenger (BBM), menyebut petinggi Badan Anggaran DPR ‘bermain’ dalam proyek Wisma Atlet. Tudingan juga dialamatkan kepada Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng.

Akhir Juni –Juli 2011

7 Agustus 2011

Nazaruddin dalam pelariannya berpindah-pindah negara, mulai dari Singapura, Vietnam, lalu ke Kamboja, Spanyol, Republik Dominika, hingga akhirnya berada Kolombia.

Nazaruddin ditangkap Interpol di Cartagena, Kolombia.

14 Agustus 2011 Nazaruddin tiba di Tanah Air dan langsung dibawa ke KPK untuk selanjutnya menjalani proses penyidikan kasus Wisma Atlet.

10 November 2011 KPK menyatakan berkas perkara Nazaruddin telah lengkap (P21) dan siap dilimpahkan ke penuntutan untuk disidangkan di pengadilan tipikor.

Saat ditangkap interpol.

DIPINDAH KE CIPINANG: Tersangka kasus suap dalam proyek Wisma Atlet SEA Games M Nazaruddin, Kamis (10/11), menandatangani berkas perkaranya untuk dilimpahkan ke penuntutan. Tempat penahanan Nazaruddin dipindah dari Rutan Mako Brimob ke Rutan Cipinang. BUDI UTOMO/REPUBLIKA

nya di luar negeri, Nazaruddin pernah membeberkan tudingan aliran dana proyek Wisma Atlet SEA Games juga mengalir kepada petinggi Demokrat. Lewat anggota Badan Anggaran DPR I Wayan Koster, sebut Nazaruddin, Anas menerima aliran dana sebesar dua miliar rupiah. Anas berulang kali membantah tuduhan Nazaruddin ini dan juga melaporkan Nazaruddin ke Mabes Polri atas sangkaan pencemaran nama baik. KPK kemarin menyatakan berkas pemeriksaan Nazaruddin telah lengkap (P21) dan dilimpahkan ke penuntutan. Tempat penahanan Nazaruddin juga dipindahkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob

ke Rutan Cipinang. Pascapelimpahan berkas ke tahap penuntutan, KPK memiliki waktu selama dua pekan untuk melimpahkan Nazaruddin ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Selanjutnya, Pengadilan Tipikor Jakarta akan menentukan jadwal persidangan terhadap mantan bendahara umum Partai Demokrat itu. “Mungkin, maksimal kita punya 14 hari kerja,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Kamis (10/11). Johan menambahkan, KPK tidak menggunakan pasal dalam Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam dakwaan terhadap Nazaruddin. Sebelumnya, sejumlah pihak mendesak KPK menggunakan UU TPPU dalam dakwaan. Ala-

sannya, dengan menggunakan UU TPPU, sejumlah pihak yang ikut menerima aliran dana suap bisa dijerat. “Saya kira pasalnya sama, untuk kasus suap terhadap Sesmenpora yang berkaitan dengan pembangunan Wisma Atlet kita tidak menggunakan TPPU,” tambah Johan. Partai Demokrat menegaskan, Nazaruddin harus segera menjalani persidangan untuk membuktikan apa yang pernah dituduhkannya. Nazaruddin tidak boleh asal menuduh orangorang dari Demokrat yang dianggapnya terlibat dalam sejumlah kasus korupsi. “Komitmen kita dari awal seperti itu,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua, saat dihubungi, kemarin.

Max mengaku tidak khawatir jika nanti Nazaruddin kembali menyebut nama-nama petinggi Demokrat di persidangan. Jika tudingan Nazaruddin nantinya tidak terbukti, tambahnya, Nazaruddin harus bertanggung jawab. Penyidik KPK menyangkakan Nazaruddin menerima suap berupa cek senilai Rp 4,3 miliar terkait pemenangan PT DGI sebagai pelaksana proyek Wisma Atlet SEA Games 2011. Sebelumnya, Pengadilan Tipikor Jakarta telah memvonis bersalah dua terdakwa, yakni Rosalina dengan hukuman 2,5 tahun penjara dan M El Idris dua tahun penjara. Sementara, Wafid Muharram masih menjalani persidangan. ■ ed: andri saubani

■ c20 ed: andri saubani DHONI SETIAWAN/ANTARA

Tak Ajak KY, MA Dituding Ego Sektoral

Bilal Ramadhan, Teguh Firmansyah

Muhammad Hafil JAKARTA — Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari mengkritik Mahkamah Agung (MA) yang tidak mau melibatkan Komisi Yudisial (KY) dalam perekrutan hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). MA dianggap terlalu mengedepankan ego sektoralnya sebagai lembaga penegak hukum ketimbang memikirkan urusan keadilan hukum. “MA mengidap masalah ego kelembagaan,” katanya di Jakarta, Kamis (10/11). Menurutnya, jika MA memiliki sifat kenegarawanan, seharusnya lembaga ini berterima kasih kepada KY yang berniat membantu. Karena dengan mengikutsertakan KY, MA telah mendukung keterbukaan kepada publik terkait dengan perekrutan hakim. Selain itu, kata dia, tidak ada larangan yang menyebutkan bahwa MA tidak bisa mengajak KY untuk ikut dalam proses perekrutan hakim. Selama undang-undang tidak melarang KY, hal tersebut diperbolehkan. “Ya boleh saja, kan di undang-undang tidak dilarang,” ujarnya. Di tempat terpisah, Peneliti ICW Donal Fariz mengatakan, kualitas perekrutan hakim yang dilakukan oleh MA tidak mudah sehingga tidak jarang hakim-hakim yang direkrut bermasalah ketika sudah ditempatkan di Pengadilan Tipikor daerah. “MA tidak mempersiapkan desain pengawasan bagi Pengadilan Tipikor di daerah,” ujarnya dalam diskusi di kantor LBH Jakarta, kemarin. Meski desakan melibatkan pihak lain dalam rekrutmen hakim ad hoc Pengadilan Tipikor bermunculan, MA tetap menolaknya. “Tidak akan melibatkan lembaga lain, termasuk KY,” tegas Ketua MA Harifin Andi Tumpa, Rabu (9/11). Dia beralasan, dalam aturan perundangan yang ada, hanya MA yang diberi amanah untuk merekrut hakim ad hoc Pengadilan Tipikor. Sementara itu, juru bicara Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar berpendapat, MA tergesa-gesa dalam merekru hakim ad hoc. Hal itu, kata dia, berakibat pada hakim Pengadilan Tipikor daerah diisi orang yang tidak memiliki kompetensi mumpuni di bidang hukum juga dalam persidangan. Menurut Akil, akan berbahaya jika keadaan itu terus berlangsung. Karenanya, hal tersebut perlu dievaluasi. “Jika dibiarkan terus tanpa evaluasi, rasa trust masyarakat bisa hilang. Kalau begitu, untuk apa ada Pengadilan Tipikor?” ■ c13 ed: dewi mardiani

Polri Bantah Sweeping Pascakongres Papua III

DUDUKI PATUNG SUDIRMAN: Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat untuk Perubahan menggelar aksi dengan menduduki patung Jenderal Besar Sudirman, di Jakarta, Kamis (10/11). Aksi yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan ini mendesak pemerintah SBY-Boediono mundur dan menuntut pemerintah memperhatikan jasa pahlawan di segala bidang.

DPD: Amendemen Kelima UUD 1945 Mendesak JAKARTA — Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terus menggulirkan wacana amendemen kelima UUD 1945. Ketua Kelompok DPD di MPR Bambang Soeroso menilai, amendemen kelima merupakan kebutuhan mendesak sebagai solusi permasalahan bangsa. Berdasarkan hasil penyerapan aspirasi yang dilakukan DPD bekerja sama dengan 75 universitas di Indonesia, menurut Bambang, masyarakat menginginkan perubahan UUD 1945 yang menyoroti kesinambungan arah tujuan pembangunan nasional melalui Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). “Konsekuensi atas hal ini adalah pengaturan di tubuh parlemen menyangkut eksistensi MPR, DPR, dan DPD,” kata Bambang dalam seminar yang digelar di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (9/11).

Bambang menjelaskan, saat ini terdapat 10 pokok usul perubahan kelima dari konstitusi, yakni penguatan sistem presidensial, lembaga perwakilan dan otonomi daerah, calon presiden perseorangan, pemilahan pemilu nasional dan lokal, forum previlegiatum, optimalisasi peran Mahkamah Konstitusi, penambahan pasal hak asasi manusia dan bab komisi negara, serta penajaman bab tentang pendidikan dan perekonomian. Dari 10 usul tersebut, Bambang menekankan tiga isu utama, yakni penguatan sistem presidensial, lembaga perwakilan, dan penguatan otonomi daerah. Penguatan lembaga perwakilan ini khususnya berkaitan dengan DPD. Bambang menjelaskan, DPD sebagai kamar kedua di lembaga perwakilan harus lebih mampu mengartikulasikan kepentingan daerah pada se-

tiap proses pembuatan keputusan di tingkat nasional, terutama dalam pembuatan undang-undang yang berkaitan langsung dengan kepentingan daerah. “Artinya, setiap RUU yang dibahas harus mendapatkan persetujuan bersama antara DPR dan DPD,” katanya. Sejumlah usul perubahan lain dalam UUD 1945 terkait penguatan lembaga perwakilan ini, yakni MPR yang terdiri atas DPR dan DPD sebagai lembaga tidak lagi mewadahi anggota DPR dan DPD. DPR dan/atau DPD dapat mengajukan usul pemakzulan dan perubahan UUD 1945. “Harapannya, DPD menjadi jembatan yang menghubungkan antara daerah dan pusat. Masalahnya, DPD sekarang itu ada, tapi tiada karena kewenangan yang diatur di UUD 1945 hampir tidak ada sama sekali,” ujarnya menambahkan. ■ antara ed: joko sadewo

JAKARTA — Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mengungkapkan, polisi melakukan penyisiran (sweeping) di rumah-rumah penduduk di Kampung Padang Bulan, Abepura, Papua, dan asrama mahasiswa usai membubarkan Kongres Papua III pada 19 Oktober 2011. Namun, Polri membantah soal laporan Kontras tentang penyisiran tersebut. “Tidak ada penyisiran di rumah-rumah penduduk sampai malam hari,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (10/11). Menurut Saud, selama penyelenggaraan Kongres Papua III pada 17–19 Oktober 2011, polisi melakukan pengamanan di luar acara. Pasalnya, kongres itu juga diamankan pihak keamanan internal sehingga polisi tidak dapat masuk ke dalam acara. Di hari terakhir pelaksanaan kongres, polisi terpaksa harus membubarkannya karena ada deklarasi kemerdekaan Papua serta pengibaran bendera Bintang Kejora. Polisi juga melakukan penangkapan terhadap para peserta kongres. Dia mengakui, saat pembubaran itu polisi melepaskan tembakan peringatan. Para peserta pun sempat melarikan diri dari tempat acara saat dibubarkan. Aparat pun menangkap ratusan peserta yang kemudian diamankan di Mapolda Papua. “Tapi, (peserta) dapat langsung ditangkap, jadi tidak perlu sampai dilakukan penyisiran karena sudah malam.” Polri pun mengatakan, banyak LSM yang ikut memanasi kondisi di daerah itu beberapa bulan terakhir. “LSM punya banyak kepentingan di sana (Papua),” kata Saud. LSM itu langsung beropini dan memojokkan Polri melakukan tindak kekerasan dan pelanggaran HAM dalam peristiwa pengamanan di Papua. Dia menyontohkan, soal mayat tiga orang yang ditemukan sehari pascakongres pada 20 Oktober 2011, di lokasi yang jaraknya sekitar 400 meter dari tempat Kongres Papua III. Banyak pihak yang beropini bahwa ketiga orang itu tewas karena penembakan saat pembubaran kongres. Soalnya,

polisi melepaskan peluru saat itu. Namun, Polri menyatakan bahwa ketiga korban itu tidak terkait dengan peristiwa pembubaran kongres. “Setelah divisum, jenazah korban itu tewas delapan jam sebelum ditemukan atau sekitar pukul 02.00 WIT. Sedangkan pembubaran kongres dilakukan pada sore hari, jadi tidak terkait. Kami masih cari pelaku (pembunuhan ketiga orang itu),” tegas mantan kepala Densus 88 ini. Saat ditanya apakah kepentingan LSM di Papua yang dimaksudkan, dia enggan menyebutkannya. “Ya, banyak kepentingan di sana. Lagi pula kalau kongres itu tidak dibubarkan, nanti ada yang menghujat Polri adanya pembiaran. Sebelumnya, Kontras menyurati panglima TNI mengenai pembubaran Kongres Papua III. Dalam suratnya, Kontras memaparkan adanya peristiwa penembakan, penyiksaan, dan dugaan penggunaan kekuatan yang berlebihan, termasuk melakukan penyisiran di rumah-rumah warga dan asrama mahasiswa di Kampung Padang Bulan, Abepura, Jayapura. Sementara itu, upaya untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Papua dilakukan dengan dialog. Kepala Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) Bambang Darmono mengatakan, dialog tidak hanya dilakukan kepada pihak yang pro kepada pemerintah, tetapi juga dengan gerakan Organisasi Papua Merdeka (OPM). “Kita lakukan dialog konstruktif kepada siapa saja, kepada kelompok OPM pun mengapa tidak?” katanya, Rabu (9/11). Menko Polhukam Djoko Suyanto juga mengatakan, dialog dengan masyarakat Papua sebenarnya sudah dilakukan hingga saat ini. Namun, diskusi harus sesuai dengan kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Yang jelas, bagaimana membangun Papua itu sebaik-baiknya.” Terkait penyelesaian gangguan keamanan, Djoko menegaskan bahwa kebijakannya sudah jelas. Pemerintah tidak menoleransi jika aparat melanggar prosedur. Di sisi lain, jika aparat menangkap gerakan pengacau keamanan, jangan dikatakan itu melanggar HAM. ■ ed: dewi mardiani


opini

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

101 Tahun Muhammadiyah

Tajuk

Jihad Mendidik Bangsa

Selamat Bertanding

Endang Mintarja Dosen STIE Ahmad Dahlan

J

umat 8 Dzulhijjah 1432 H, bertepatan 4 November 2011, Muhammadiyah telah mencapai usia 101 tahun sejak didirikan oleh KH Ahmad Dahlan, 8 Dzulhijjah 1331 H, di Kauman, Yogyakarta. Ormas Islam yang cenderung memberi porsi cukup besar pada akal dalam beragama ini berperan besar dalam membentuk wajah Indonesia modern. Lebih dari 100 tahun lalu, di saat masyarakat masih percaya klenik untuk mencari kesembuhan, Muhammadiyah membangun klinik pengobatan. Tatkala umat mencari keberkahan pada para ustaz, Muhammadiyah mencarinya dengan menyantuni kaum melarat. Di zaman bangku dan meja sekolah diharamkan karena meniru Barat, Muhammadiyah menggunakannya demi maslahat. Di masa rakyat dicekoki doktrin agar rela menerima takdir sebagai kaum tertindas, Muhammadiyah mengajari mereka untuk memperbaiki nasib dengan berpikir cerdas. Di mana umat shalat menghadap ke arah barat pas, Muhammadiyah meluruskan kiblat umat dengan peta dan kompas. Di saat orang kafir dan Belanda dianggap najis seperti anjing kudisan, Muhammadiyah mengundang mereka untuk membantu dan menolong umat melalui amal kesehatan dan pendidikan.

Uswah Sang Pencerah Visi Muhammadiyah yang progresif tersebut tidak dapat dipisahkan dari watak pendirinya. Ketika Kiai Ahmad Dahlan pulang belajar dari Makkah, yang dibawa beliau bukan tumpukan kitab atau oleh-oleh khas Arab, melainkan biola: satu jenis alat musik yang biasa dimainkan bangsa penjajah Belanda, kompas, dan peta dunia. Kiai Dahlan tidak membawa barang atau informasi/pengetahuan yang sudah banyak dikenal orang terutama di dalam negeri, tetapi beliau mem-

bawa barang baru bahkan dianggap tabu oleh banyak orang pada waktu itu, alat musik Barat, produk teknologi dan ilmu pengetahuan serta perkembangan peradaban dunia Islam yang saat itu tidak banyak dikenal. Begitu juga dengan keberaniannya mengenakan busana yang sama dengan model meneer Belanda pada saat itu dan sekaligus mengajar di sekolah punya penjajah tersebut. Dari situ saja kita dapat menangkap wajah dan pola pikir cemerlang Sang Pencerah. Watak progresif dalam ide dan tindakan Ajengan Dahlan disebabkan selama beliau melakukan rihlah ilmiyyah, bukan hanya sekadar membaca atau menghapal teks/nash, tetapi menyelami dan menelusuri peradaban yang membentuk teks. Beliau bisa menelusuri asal-usul peradaban dan realitas ketika munculnya teks hingga saat beliau membacanya. Pernyataan ini dapat didukung dengan keluasan pergaulan beliau, wawasan, dan bacaannya yang mencakup ilmu turats (karya klasik Islam) dan khazanah hadharah (kebudayaan dan peradaban Islam mutakhir). Alur pembelajarannya bukan hanya bermuara pada Ibnu Taimiyah (dalam hal akidah), akan tetapi menelusuri ide baru dari Rasyid Ridha hingga ke Muhammad Abduh, bahkan merambah samudra ilmu al-Ghazali (dalam bidang kalam, fikih, dan tasawuf). Adapun pengelompokan dalam ranah filsafat, Kiai Dahlan lebih tepat diasosiasikan dengan Averoisme atau penganut filsafat Ibnu Rusyd yang tidak mempertentangkan antara filsafat (hikmah) dan syariat. Bahkan sebaliknya, kebenaran syariat dan filsafat saling mendukung dan mengukuhkan posisinya masing-masing. Hal ini dapat dipahami dari pernyataan Kiai bahwa kebenaran Alquran suci hanya dapat dijangkau oleh akal suci dengan hati suci. Jika pernyataan tersebut diurai melalui istinbath silogisme rasional Alquran itu suci, kebenarannya hanya dapat dijangkau oleh akal yang suci, sedangkan akal yang suci lahir dari hati yang suci, dan hati yang suci hanya

dapat diperoleh dengan mujahadah. Dengan demikian, kita hanya dapat memercayai pemahaman atas Alquran dari orang yang bermujahadah seperti Kiai Dahlan yang serius menjalani riyadhah (suluk) ritual dan spiritual konkret/amal sosial sekaligus. Buah pikirannya merupakan cerminan dari seorang Ulul Albab yang murni dan bersih dari kabut ide dan nafsu duniawi. Mungkin tidak berlebihan jika Kiai Dahlan dengan konsep hati suci dan akal suci dianggap sebagai juru damai ‘perseteruan’ intelektual antara al-Ghazali (Tahafut al-Falasifah) dan Ibn Rusyd (Tahafut al-Tahafut). Itulah Muhammad Darwis (nama kecil Ahmad Dahlan) yang paripurna karena pikiran dan aktivitas sosialnya.

Visi kebangsaan Selain dari naskah pidatonya, pikiran-pikiran Dahlan dapat ditelusuri dari surat-suratnya dan tutur tinular murid-muridnya yang kemudian didokumentasikan lewat berbagai buku dan majalah. Di antara isi pikiran dalam pidatonya tersebut, Dahlan menekankan pentingnya persatuan umat terutama para pemimpinya agar fokus pada kondisi objektif bangsa yang sedang dalam cengkeram penjajahan dan mengalami krisis kemanusiaan. Dahlan menghendaki agar para pemimpin menghentikan perdebatan-perdebatan lisan/teoretis yang tidak berguna dan lebih fokus pada amal nyata untuk menjawab kondisi umat dan bangsa. Oleh karena itu, di tengah perdebatan boleh tidaknya pengajaran agama dalam aspek ritual menggunakan bahasa selain Arab, Kiai Dahlan menggerakkan penerjemahan Alquran dan khotbah Jumat atau hari raya dengan bahasa Melayu atau Jawa. Tentu saja hal itu dilakuan sebelum para pemuda mengucap sumpah pada 1928 (Dahlan wafat 1923). Cita rasa nasionalisme dan kemanusiaan yang begitu menggelora dalam jiwa dan pikiran Ahmad Dahlan, mendorong seorang priayi abangan, Dr Soetomo, tokoh Kebangkitan Nasional dan salah

satu pendiri Budi Utomo, untuk bergabung dengan Muhamadiyah dan kemudian menjadi penasihat bidang kesehatan Pimpinan Pusat (Hoof Bestuur) Muhammadiyah. Sebelumnya Kiai Dahlan telah terlebih dahulu bergabung dengan perkumpulan Budi Utomo pada 1906 yang membuatnya lebih leluasa dan mudah mendakwahkan Islam di kalangan kaum priayi. Dalam pergerakannya, Kiai Dahlan juga melibatkan kaum perempuan terutama istri tercinta Nyai Walidah Ahmad Dahlan. Beliau tidak mengurung para perempuan di rumah dengan urusan dapur, sumur, dan kasur, tetapi memberdayakannya. Oleh karena itu, segera setelah Muhammadiyah berdiri, dua tahun kemudian tepatnya 1914, organisasi perempuan yang bernama Sopotresno didirikan. Namun, setelah lewat satu abad ormas Islam modern ini bergerak melintasi zaman dan peradaban, kader-kadernya mulai banyak yang tidak mengenal watak dasar organisasi dan ide-ide besar pendirinya. Malah di antaranya ada yang tercelup oleh ideologi konservatif yang anti terhadap kemajuan dan perubahan. Organisasi ini mengalami kendala internal, di mana sebagian anggotanya terjebak pada kesibukan rutinitas dan bangga dengan karya masa lalu. Kemalasan berkreasi dan pro-status qou menjadi penyakit menular yang berbahaya, dan bisa jadi ‘berdampak sistemik’ pada misi besar persyarikatan yang mengusung jargon pembaruan. Kini Muhammadiyah mempunyai banyak anggota yang tidak memiliki basis kesadaran sebagai kader persyarikatan. Di antara mereka ada yang pikirannya meloncat-loncat tapi kurang mempunyai basis pijakan khazanah turats yang kuat, sehingga mereka diberi label liberal. Di lain pihak, ada di antara mereka yang otaknya kurang berkembang akibat kekurangan ‘gizi’ bacaan dan kemiskinan wawasan, sehingga membuat sikap mereka kaku dan pikirannya jumud serta antiperubahan. I

Mengurai Diskursus Ambang Batas Faisal Nurdin Idris Dosen FISIP UIN Jakarta, Alumnus Studi Ilmu Politik Université Lille 2, Prancis

P

emilu Legislatif 2014 semakin dekat, tetapi pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu belum juga disahkan. Salah satu persoalan yang menjadi batu sandungan dari alotnya pembahasan RUU tersebut adalah penentuan ambang batas perolehan suara nasional untuk dikonversikan menjadi perolehan kursi di DPR (parliamentary threshold/PT). Terdapat dua opsi dalam draf yang diajukan DPR ke pemerintah pada Juli lalu mengenai ambang batas PT. Pertama, parpol harus memenuhi ambang batas perolehan suara nasional, yaitu 3 persen. Kedua, ambang batas peroleh suara nasional tersebut sekurangkurangnya 2,5-5 persen. Dalam pembahasan perubahan atas UU No 10/2008 tentang Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD, khususnya pada Pasal 202 Ayat 1, polarisasi partai-partai politik melalui fraksinya masingmasing di DPR secara umum membentuk dua kubu. Partai menengah dan kecil mengajukan ambang batas suara 2,5 persen (kemudian mengerucut menjadi 3 persen), sedangkan partai-partai besar memilih menaikkan PT lebih besar, yaitu Demokrat (4 persen), Golkar (5 persen), PDIP (5 persen). Posisi Partai Demokrat sendiri sebagai lokomotif Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi Partai Pendukung SBY terlihat mengalami dilema. Terlepas dari tarik ulur tersebut, dari segi praktis, RUU tersebut perlu segera disahkan menjadi UU agar tersedia cukup waktu bagi persiapan Pemilu Legislatif

2014. Hal ini berkaca dari banyaknya kekurangan pada Pemilu 2009 lalu di mana UU Pemilu lahirnya mendekati waktu pemilu. Adapun dari sisi harapan untuk memperbaiki defisit demokrasi yang tengah diderita Indonesia pascareformasi dan untuk mengevaluasi sistem pemilu, dibutuhkan berbagai masukan yang konstruktif, seperti perbandingan sistem pemilu, termasuk yang terkait dengan ambang batas PT dan juga implikasinya.

Aspek ‘mekanis’ PT merupakan salah satu dimensi penting dalam sistem pemilu. Fokus di sini adalah pada pemilihan DPR (lower house). Para ahli dan spesialis dalam studi perbandingan demokrasi dan politik, seperti Arend Lijphart (1991), melihat adanya hubungan yang erat antara sistem pemilu pada suatu negara dan sistem kepartaiannya (seperti sistem multipartai dan sistem dua-partai), tipologi sistem pemerintahannya (seperti sistem parlementarian dan presidensial) dan hubungan antara legislatif dan eksekutif. Sebagai salah satu tipe dari sistem pemilu, sistem representasi proporsional (PR system) yang dipakai di Indonesia memungkinkan diterapkannya legal/formal threshold sebesar 2,5 persen sebagaimana diatur dalam UU Nomor 10/2008 tentang Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD. Menjadi hal yang menarik untuk mencermati perbandingan sistem pemilu dengan negara lain, khususnya terkait adanya korelasi dan implikasi seperti yang digambarkan oleh Arend Lijphart di atas. Selain itu, konsep ‘efek mekanis’ dari sistem pemilu berdasarkan studi klasik politologue Perancis Maurice Duverger (1954) perlu juga diperhatikan. Jika mengacu pada label ne-

H A R I A N HH AA RR II AA NN

REPUBLIKA REPUBLIKA MAHAKA MEDIA MAHAKA MAHAKAMEDIA MEDIA

Semua naskah yang dikirim ke Redaksi dan diterbitkan menjadi Semua naskah yang ke Redaksi diterbitkan menjadi milik Harian Republika. Semua Harian Republika dibekali Semua naskah yangdikirim dikirim kewartawan Redaksidan dan diterbitkan menjadi milik Harian Republika. Semua wartawan Harian Republika dibekali tanda pengenal dan tidak menerima maupun meminta imbalan dari milik Harian Republika. Semua wartawan Harian Republika dibekali tanda pengenal maupun meminta imbalan dari siapa pun. Semuadan isi tidak artikel/tulisan berasal dari luar, sepenuhnya tanda pengenal dan tidakmenerima menerimayang maupun meminta imbalan dari siapa pun. yang dari sepenuhnya tanggung jawab isi penulis yang bersangkutan. Semua isi artikel/tulisan siapa pun.Semua Semua isiartikel/tulisan artikel/tulisan yangberasal berasal dariluar, luar, sepenuhnya tanggung jawab yang isi yang terdapat di suplemen daerah, menjadiSemua tanggung jawab Kepala tanggung jawabpenulis penulis yangbersangkutan. bersangkutan. Semua isiartikel/tulisan artikel/tulisan yang terdapat di suplemen daerah, menjadi tanggung jawab Perwakilan Daerah bersangkutan. yang terdapat di suplemen daerah, menjadi tanggung jawabKepala Kepala Perwakilan PerwakilanDaerah Daerahbersangkutan. bersangkutan.

gara-negara demokratis yang telah mapan, di mana menurut Samuel Huntington (1991) negara-negara dalam kategori tersebut adalah Inggris, Prancis dan Amerika Serikat, terdapat tiga bentuk pemerintahan yang berbeda dari ketiganya, yaitu: parlementarian (Inggris), semipresidensial (Prancis, di mana ada kombinasi antara presiden dan perdana menteri), dan presidensial (Amerika). Ketiga negara demokrasi stabil tersebut mengadopsi tipe sistem pemilu yang sama, yaitu plurality–majority, walaupun berbeda formula/variannya: Inggris dan Amerika menerapkan first-pastthe-post atau FPTP, yaitu sistem pemilu winner-take-all. Sedangkan, Prancis menggunakan tworound system (2RS). Sistem FPTP terlihat sejalan dengan hukum Duverger (Duverger’s laws) di mana sistem plurality cenderung menciptakan dua sistem kepartaian, sedangkan PR (seperti di Indonesia) condong membentuk sistem multipartai. Sistem FPTP sudah secara otomatis menciptakan effective atau natural thresholds (yang diklaim disproporsionalitasnya jauh lebih besar dari legal threshold di sistem PR) yang ini diduga menyulitkan partai-partai kecil atau partai ekstrem masuk parlemen tanpa perlu menerapakan legal threshold (PT seperti di Indonesia). Sedangkan, efek dari 2RS di Prancis saat itu diprediksi oleh Duverger berimplikasi pada terbentuknya sistem multipartai.

Demokrasi ‘minimalis’ Penjelasan potensial di balik runyamnya demokrasi di Indonesia pascareformasi, antara lain, adalah kurang efektifnya pemerintahan, lemahnya sistem kepartaian, dan rumitnya hubungan antara eksekutif dan legislatif. Seharusnya, kita dapat mengambil

pelajaran dari hasil Pemilu 2004 di mana presiden berasal dari partai menengah (Partai Demokrat) yang saat itu hanya memiliki sekitar 10 persen kursi di DPR. Selain itu, fenomena aktual koalisi pelangi yang ‘gendut’ ala SBY pasca-Pemilu 2009, juga turut andil terhadap lambannya akselerasi pemerintahan. Dalih-dalih ingin merangkul banyak, tapi strategi tersebut justru malah terjebak dalam politik saling sandera. Situasi ini dapat berpengaruh pada pemerintahan yang berjalan kurang efektif dan relatif lamban. Implikasi atau efek mekanis yang utama dari dinaikkannya ambang batas PT adalah penyederhanaan partai politik. Terlepas dari motif dan silang pendapat dari dua kubu tersebut, termasuk juga antara parpol dan pemerintah, evaluasi dan pembahasan sistem pemilu seharusnya juga diarahkan pada usaha yang serius untuk menambal defisit demokrasi. Selain dari hanya sekadar menyelenggarakan pemilu secara rutin (demokrasi prosedural) dan merasionalisasi parpol, membangun performa dan kualitas demokrasi Indonesia membutuhkan political will dengan aksi yang nyata. Hasil riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 29 Mei 2011 memperlihatkan masih rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai politik selama lima tahun terakhir, yaitu 41,9 persen (2006) dan 43 persen (2011). Angka tersebut bahkan berada di bawah persentase institusi TNI, presiden, polisi, pengadilan, dan DPR. Sikap skeptis masyarakat dan sentimen negatif terhadap parpol perlu perhatian serius dari partai politik di tengah maraknya kasus korupsi yang mendera para politikus serta masih minimnya pasokan politikus yang profesional dan berintegritas. I

Pemimpin Redaksi: Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Arys Hilman Nugraha. Pemimpin Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Hilman Nugraha. RedakturRedaksi: Pelaksana: Elba Damhuri. Kepala Newsroom: MArys Irwan Ariefyanto. Kepala Republika Online: Agung Pragitya Vazza. Pemimpin Redaksi: Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Arys Hilman Nugraha. Redaktur Damhuri. Newsroom: MM Irwan Kepala Republika Online: Agung Pragitya RedakturPelaksana: Senior: AnifElba Punto Utomo.Kepala Wakil Redaktur Pelaksana: Irfan Junaidi, Syahruddin El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten Redaktur Pelaksana: Elba Damhuri. Kepala Newsroom: Irwan Ariefyanto. Ariefyanto. Kepala Republika Online: Agung Pragitya Vazza. Vazza. Redaktur Anif Redaktur Irfan Junaidi, El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten RedakturSenior: Pelaksana: Bidramnanta, Joko NurPelaksana: Hasan Murtiaji, Reporter Senior: Andi Nur Aminah, Harun Husein, Redaktur Senior: Anif Punto Punto Utomo. Utomo. Wakil WakilSadewo, Redaktur Pelaksana: IrfanSubroto. Junaidi, Syahruddin Syahruddin El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten Redaktur Pelaksana: Joko Sadewo, Nur Murtiaji, Subroto. Reporter Senior: Andi Aminah, Harun Muhammad Subarkah,Bidramnanta, Nurul S Hamami, Teguh Setiawan. Staf Redaksi: Abdullah Agus Yulianto, AlwiHusein, Shahab, Redaktur Pelaksana: Bidramnanta, JokoSelamat Sadewo,Ginting, Nur Hasan Hasan Murtiaji, Subroto. Reporter Senior:Sammy, Andi Nur Nur Aminah, Harun Husein, Muhammad Subarkah, Nurul SSHamami, Selamat Ginting, Teguh Staf Redaksi: Sammy, Agus Alwi Shahab, Asep K. Nurzaman, Andri Saubani, Anjar Fahmiarto, A Syalaby Ichsan, Bilal Ramadhan, Budi Raharjo, Burhanuddin Bella, Citra Listya Muhammad Subarkah, Nurul Hamami, Selamat Ginting, TeguhSetiawan. Setiawan. Staf Redaksi:Abdullah Abdullah Sammy, AgusYulianto, Yulianto, Alwi Shahab, Asep Nurzaman, Andri Saubani, Fahmiarto, AASyalaby Ichsan, Bilal Budi Burhanuddin Bella, Rini,K. Sepriyossa, Darmawan, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, Didi Purwadi, Djoko Suceno, DyahListya Ratna Asep K.Damanhuri Nurzaman,Zuhri, AndriDarmawan Saubani,Anjar Anjar Fahmiarto, Syalaby Ichsan, BilalRamadhan, Ramadhan, BudiRaharjo, Raharjo, Burhanuddin Bella,Citra Citra Listya Rini, Sepriyossa, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, Didi Djoko Suceno, Dyah Ratna MetaDamanhuri Novia, Edi Zuhri, Setyoko, Edwin Dwi Putranto, Darmawan, Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, EH Ismail, Fernan Rini, Damanhuri Zuhri,Darmawan Darmawan Sepriyossa, Darmawan, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, DidiPurwadi, Purwadi, Djoko Suceno, DyahRahadi, Ratna Meta Edi Edwin Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, Rahadi, FerryNovia, Kisihandi, Firkah Fansuri, Fitria Andayani, Fitriyan Zamzami, Heri Purwata, Heri Ruslan, Ichsan Emrald EH Alamsyah, Indah Wulandari, Meta Novia, EdiSetyoko, Setyoko, EdwinDwi DwiPutranto, Putranto, Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, EHIsmail, Ismail,Fernan Fernan Rahadi, Ferry Kisihandi, Firkah Fitriyan Zamzami, Heri Purwata, Heri Alamsyah, Indah Wulandari, Indira Rezkisari, IrwanFansuri, Kelana,Fitria Israr,Andayani, Johar Arief, Khoirul Azwar, Lilis Handayani, Mansyur Faqih,Emrald Mohammad Akbar, Mohamad Amin Ferry Kisihandi, Firkah Fansuri, Fitria Andayani, Fitriyan Zamzami, HeriSri Purwata, HeriRuslan, Ruslan,Ichsan Ichsan Emrald Alamsyah, Indah Wulandari, Indira Rezkisari, Irwan Johar Arief, Sri Faqih, Akbar, Mohamad Madani, Muhammad Fakhruddin, As’adi, M Khoirul Hafil, MAzwar, IkhsanLilis Shiddieqy, NataliaMansyur Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya,Amin Nina Indira Rezkisari, IrwanKelana, Kelana,Israr, Israr,M Johar Arief, Khoirul Azwar, Lilis SriHandayani, Handayani, Mansyur Faqih,Mohammad Mohammad Akbar, Mohamad Amin Madani, Muhammad Fakhruddin, M As’adi, M Hafil, M Ikhsan Shiddieqy, Natalia Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya, Nina Chairani Ibrahim, Palupi Annisa Auliani, Prima Restri Ludfiani, Priyantono Oemar, Rachmat Santosa Basarah, Rahmat Budi Harto, Ratna Madani, Muhammad Fakhruddin, M As’adi, M Hafil, M Ikhsan Shiddieqy, Natalia Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya, Nina Chairani Palupi Auliani, Prima Priyantono Oemar, Santosa Harto, Ratna Puspita,Ibrahim, Reiny Dwinanda, Rusdy Nurdiansyah, R HiruLudfiani, Sefti Oktarianisa, Setyanavidita Livikacansera, SiwiBudi Tri Puji Budiwiyati, Chairani Ibrahim, PalupiAnnisa Annisa Auliani, PrimaRestri Restri Ludfiani, PriyantonoMuhammad, Oemar,Rachmat Rachmat SantosaBasarah, Basarah,Rahmat Rahmat Budi Harto, Ratna Puspita, Reiny RRHiru Setyanavidita Livikacansera, Tri Budiwiyati, Stevy Maradona, Susie Rusdy Evidia Yuvidianti, Taufiqurrahman Bachdari, Muhammad, Teguh Firmansyah, Wachidah Handasah,Siwi Wulan Tunjung Palupi, Puspita, ReinyDwinanda, Dwinanda, RusdyNurdiansyah, Nurdiansyah, HiruSefti SeftiOktarianisa, Oktarianisa, Muhammad, Setyanavidita Livikacansera, Siwi TriPuji Puji Budiwiyati, Stevy Maradona, Susie Evidia Taufiqurrahman Bachdari, Teguh Handasah, Yasmina Hasni, Yeyen Yoebal Ganesha Rasyid, Yogi Ardhi Cahyadi, Yulianingsih,Wachidah Yusuf Assidiq, Zaky Al Wulan Hamzah. Stevy Maradona, SusieRostiyani, Evidia Yuvidianti, Yuvidianti, Taufiqurrahman Bachdari, Teguh Firmansyah, Firmansyah, Wachidah Handasah, Wulan Tunjung Tunjung Palupi, Palupi, Yasmina Yeyen Rostiyani, Rasyid, Ardhi Cahyadi, Yulianingsih, Yusuf Assidiq, Zaky KepalaHasni, Quality Control dan Yoebal Bahasa: Rakhmat HadiYogi Sucipto. Sarjono. Kepala Perwakilan Jawa Barat: Maman Yasmina Hasni, Yeyen Rostiyani, YoebalGanesha Ganesha Rasyid, Yogi ArdhiKepala Cahyadi,Desain: Yulianingsih, Yusuf Assidiq, ZakyAlAlHamzah. Hamzah. Kepala Quality Control dan Hadi Sucipto. Kepala Desain: Sarjono. Perwakilan Jawa Barat: Sudiaman. Pjs.Kepala DIYRakhmat - Jateng & Jatim : Haryadi B.Susanto. Nian PoloanKepala (Medan), Maspril Aries (Palembang), Ahmad Kepala Quality ControlPerwakilan dan Bahasa: Bahasa: Rakhmat Hadi Sucipto. Kepala Desain: Sarjono. Kepala Perwakilan Jawa Barat: Maman Maman Sudiaman. Pjs.Kepala Perwakilan - -Jateng &&Jatim Baraas (Bali). Sekretaris Redaksi:DIY Fachrul Ratzi. Sudiaman. Pjs.Kepala Perwakilan DIY Jateng Jatim: :Haryadi HaryadiB.Susanto. B.Susanto.Nian NianPoloan Poloan(Medan), (Medan),Maspril MasprilAries Aries(Palembang), (Palembang),Ahmad Ahmad Baraas Baraas(Bali). (Bali).Sekretaris SekretarisRedaksi: Redaksi:Fachrul FachrulRatzi. Ratzi.

4

Hari ini, ajang olahraga se-Asia Tenggara SEA Games XXVI/2011 dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Stadion Jakabaring Palembang. ini adalah ajang kompetisi yang paling bergengsi dari 11 negara di Asia Tenggara. Perhatian masyarakat sebagian akan tertumpah di berbagai event pertandingan. Indonesia sudah sekian kali menjadi tuan rumah pesta olahraga ini, tapi baru kali ini menyelenggarakan di dua wilayah utama yang berbeda, yakni di Sumatra Selatan dan di Jakarta, sebagian di wilayah Jawa Barat. Dan, baru kali ini pula kita semua dibuat waswas dengan persiapan sarana dan prasarana dari pemerintah. Persiapan perhelatan ini memang membuat masyarakat khawatir. Karena sampai kemarin, belum semua arena pertandaingan dan fasilitas bagi atlet terbangun dengan sempurna, termasuk buat wartawan. Apalagi, dalam pembangunan berbagai fasilitas olahraga diwarnai dengan korupsi pembangunan Wisma Atlet yang melibatkan Nazaruddin, mantan bendahara umum Partai Demokrat. Pemerintah tampaknya tidak merencanakan perhelatan ini secara matang. Semua terkesan dadakan. Pembangunan berbagai venue baru dikebut dua-tiga bulan sebelum SEA Games berlangsung. Berbagai kendala, mulai dari ketidakprofesionalan panitia sampai lambatnya pencairan dana untuk pembangunan fasilitas, terjadi saling bersautan. Belum lagi masalah peralatan wartawan TV yang ditahan Bea dan Cukai. Kita berharap saatnya nanti semua pertandingan berlangsung tanpa hambatan serta semua sarana dan prasarana untuk pertandingan diharapkan sudah siap seratus persen. Jika tidak, bisa jadi kita dituduh bermain curang dengan tidak memberikan rasa nyaman kepada atlet yang bertanding, terutama dari negara lain. Selain pertandingan berjalan dengan lancar, kita juga berharap Indonesia bisa kembali menjadi juara umum dengan target 155 medali emas. Sejarah mencatat Indonesia menjadi juara umum SEA Games terakhir kali pada 1997 ketika kita menjadi tuan rumah. Saat itu, Indonesia mampu mengoleksi 197 medali emas, sebuah rekor medali emas terbanyak dalam SEA Games. Setelah itu, predikat juara umum tidak pernah lagi kita capai, bahkan posisi Indonesia semakin lama semakin terpuruk. Berada pada urutan ketiga atau keempat sudah menjadi langganan. Surutnya prestasi dalam SEA Games senapas dengan surutnya prestasi olahraga Indonesia di semua lini dan di semua kejuaraan. Inilah saatnya Indonesia kembali berjaya dan kembali mentradisikan bahwa kita selalu terkuat dalam event olahraga se-Asia Tenggara. Posisi sebagai tuan rumah sangat memungkinkan bagi kita untuk meraih kembali predikat sebagai juara umum. Dalam satu setengah dekade terakhir ini, pihak tuan rumah selalu menjadi juara umum, kecuali saat Laos menjadi penyelenggara. Kita ingin agar pesta olahraga ini benar-benar menjadi pesta buat masyarakat Asia Tenggara. Kita juga ingin kita mejadi tuan rumah yang baik, tuan rumah yang dapat memberikan layanan terbaik buat para tamu, dan sebagai tuan rumah yang fair dalam setiap pertandingan. Kita juga ingin tim Indonesia meneruskan tradisi bahwa tuan rumah selalu menjadi juara umum. Selamat bertanding. I

:: suarapublika :: Produk Haram Mengapa Jadi Halal? Semakin meningkatnya permintaan produk halal di seluruh dunia, dimanfaatkan para produsen untuk mengubah produk yang haram menjadi halal. Misalnya, sampanye halal yang dibuat oleh Paris, Bak Kut The (sup babi) versi halal di Malaysia, dan Whisky halal di Skotlandia. Bahkan, ada produk yang sudah mendapat sertifikat halal, sampanye halal dengan merek Night Orient memperoleh sertifikat halal dari Brussels Chamber Of Commerce pada Maret 2010 silam. Satu lagi Whisky Arkay meskipun tidak memiliki kandungan alkohol tetapi dengan cita rasa whisky pada umumnya. Hal ini membuka peluang bagi produk-produk tersebut untuk dapat dijual di negeri bermayoritas penduduk Muslim. Di sinilah peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk melindungi masyarakat. Jangan sampai masyarakat dirugikan oleh hal-hal tersebut. Apalagi ini antara halal dan haram yang seharusnya jelas, mana yang halal dan mana yang haram agar masyarakat tidak terjebak dengan dosa. Di satu sisi, negeri ini mayoritas berpenduduk Muslim. Hal ini memungkinkan produk-produk tersebut bisa masuk dan beredar di masyarakat luas. Kalau kita mau kembali ke aturan Sang Pencipta Manusia (Allah SWT) maka hidup kita akan aman dan sejahtera karena pemerintah nantinya akan benar-benar selektif dalam mengeluarkan izin produk yang diedarkan kepada masyarakat. Yulia Dwi P Plemahan, Kediri, Jawa Timur

Survei Politikus Muda Penggeneralisasian yang Salah Kaprah Munculnya hasil survei yang menyebutkan bahwa politikus muda dinilai buruk oleh publik, tentu sangatlah menyedihkan. Pasalnya, hasil survei tersebut bisa menjadi bumerang yang sangat membahayakan bagi politikus muda yang berkinerja baik. Penilaian buruk yang diberikan publik itu, sebetulnya hanyalah penilaian sepihak yang mengenyampingkan asas-asas lainnya. Dalam hal ini, penilaian buruk kepada politikus muda adalah bentuk penggeneralisasian dari sesuatu yang salah kaprah. Sehingga, muncul stereotip bahwa politikus muda tidak ada bedanya dengan politikus senior. Padahal, hal itu hanyalah penilaian sebelah mata. Banyak sisi positif dari politikus muda yang tidak terekspose oleh publik. Publik, selama ini hanya dipertontonkan dengan politikus muda yang buruk, yang kini santer diberitakan media. Yang lebih membahayakan, adanya spekulasi bahwa hasil survei ini dimanfaatkan untuk tujuan politis. Yakni, menjadi alat bagi mereka yang berkepentingan untuk mengganjal pihak-pihak tertentu. Sungguh, terlalu! Agus Hidayat Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat

Bina Nusantara Square Fasilitas Mengecewakan Saya adalah seorang mahasiswa Bina Nusantara yang tinggal di Binus Square. Dengan membayar Rp 1,5 juta per bulan, saya mendapatkan berbagai fasilitas dari Binus Square ini. Namun, ada satu fasilitas yang sampai sekarang belum sempurna, yaitu koneksi internet yang buruk. Hampir setiap hari internet di kamar saya sangat lambat dan kadang terputus. Ini tentu saja sangat mengganggu proses pembelajaran saya sebagai mahasiswa. Ditambah lagi kondisi air yang sangat buruk. Air sering kali berwarna kecokelatan, tidak jernih, padahal setiap hari saya mandi menggunakan air tersebut. Hal ini tentu meresahkan banyak pihak, terutama bagi penghuni di asrama ini. Saya berharap, manajemen bisa merespons secepatnya untuk memperbaiki situasi yang ada agar setiap penghuni nyaman tinggal di sini. Vaneza Artahsasta RT 004/013, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok Penerbit: PT Republika Media Mandiri. Alamat Redaksi: Jl. Warung Buncit Raya No. 37, Jakarta 12510, Alamat Surat: PO Penerbit: PT Mandiri. Alamat Jl. Raya Jakarta 12510, Alamat Surat: PO Box 1006/JKS-Jakarta 12010. Tel: 021-780.3747 (Hunting), Fax:Buncit 021-780.0649 (Seluruh Bagian). Redaksi: Penerbit: PTRepublika RepublikaMedia Media Mandiri. AlamatRedaksi: Redaksi: Jl.Warung Warung Buncit RayaNo. No.37, 37, Jakarta 12510,Fax Alamat Surat:021PO Box 1006/JKS-Jakarta 12010. (Hunting), Fax: 021-780.0649 (Seluruh Fax Redaksi: 798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Jl. Warung Buncit Raya No. Bagian). 37, Jakarta Tel:021021Box 1006/JKS-Jakarta 12010. Tel: Tel: 021-780.3747 021-780.3747 (Hunting), Fax: 021-780.0649 (Seluruh Bagian). Fax12510. Redaksi: 021798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Buncit 37, 021794.4693, Fax: 021-798.1169. Sirkulasi dan Langganan: Tel: 021-791.98441, 021-791.98442. Online: 798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Jl. Jl. Warung Warung Buncit Raya Raya No. No.Fax: 37, Jakarta Jakarta 12510. 12510. Tel: Tel: 021794.4693, Fax: dan Langganan: 021-791.98441, Fax: Online: http://www.republika.co.id. AlamatSirkulasi Perwakilan: Jl. LLTel: RE Martadinata No. 126 Tel:021-791.98442. 022-420.7671, 420.7672, 794.4693, Fax: 021-798.1169. 021-798.1169. Sirkulasi danBandung: Langganan: Tel: 021-791.98441, Fax: 021-791.98442. Online: http://www.republika.co.id. Alamat Perwakilan: LL RE Martadinata No. 126 420.7675, Fax: 022-426.2898, Jl. PerahuJl. No. Baru, Tel: 566028, 420.7672, Fax: 0274http://www.republika.co.id. AlamatYogyakarta: Perwakilan:Bandung: Bandung: Jl. LL4, REKota Martadinata No.0274-544.972, 126Tel: Tel:022-420.7671, 022-420.7671, 420.7672, 420.7675, Fax: 022-426.2898, Yogyakarta: Jl. Perahu No. 4, Kota Baru, Tel: 0274-544.972, 566028, Fax: 541.582, Surabaya: Jl. Barata Jaya No. 51, Tel: 031-501.7409, Fax: 031-504.5072. 420.7675, Fax: 022-426.2898, Yogyakarta: Jl. Perahu No. 4, Kota Baru, Tel: 0274-544.972, 566028, Fax: 02740274541.582, 541.582,Surabaya: Surabaya:Jl. Jl.Barata BarataJaya JayaNo. No.51, 51,Tel: Tel:031-501.7409, 031-501.7409,Fax: Fax:031-504.5072. 031-504.5072. Direktur Utama: Erick Thohir. Direktur Utama: Thohir. Wakil Direktur Utama: Daniel Wewengkang. Direktur Pemberitaan: Ikhwanul Kiram Mashuri, Direktur Operasional: Direktur Utama:Erick Erick Thohir. Wakil Direktur Utama: Direktur Pemberitaan: Kiram Operasional: Tommy Tamtomo. GM Daniel Keuangan: Didik Irianto. GM Marketing danIkhwanul Sales: Yulianingsih.Manajer Iklan:Indra Wisnu Wakil Direktur Utama: Daniel Wewengkang. Wewengkang. Direktur Pemberitaan: Ikhwanul Kiram Mashuri, Mashuri, Direktur Direktur Operasional: Tommy Tamtomo. GM Keuangan: Didik GM Marketing dan Yulianingsih.Manajer Wisnu Wardhana. Manajer Produksi: Nurrokhim. Manajer Sirkulasi: Darkiman Ruminta. Manajer Keuangan:Iklan:Indra Hery Setiawan. Didik Irianto. Irianto. GM Marketing dan Sales: Sales: Yulianingsih.Manajer Iklan:Indra Wisnu Tommy Tamtomo. GM Keuangan: Wardhana. Wardhana.Manajer ManajerProduksi: Produksi:Nurrokhim. Nurrokhim.Manajer ManajerSirkulasi: Sirkulasi:Darkiman DarkimanRuminta. Ruminta.Manajer ManajerKeuangan: Keuangan:Hery HerySetiawan. Setiawan. Harga Langganan: Rp. 69.000 per bulan, harga eceran Pulau Jawa Rp 2.900. Harga Eceran Luar Jawa: Rp. 4.000 per Harga Langganan: 69.000 per bulan, eceran Pulau Jawa 2.900. Harga Eceran Luar Jawa: Rp. eksemplar (tambahRp. ongkos kirim). Bank a.n PT Republika Media Mandiri: BSM, Cab. Warung Buncit, Harga Langganan: Rp. 69.000 perRekening bulan,harga harga eceran Pulau JawaRp Rp 2.900. Harga Bank Eceran Luar Jawa: Rp.4.000 4.000per per eksemplar (tambah kirim). Rekening a.n PT Mandiri: BSM, Cab. Buncit, No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Cab.Bank Warung No. Rek.Media 1270004240642 ( Bank Cab. Warung Buncit, eksemplar (tambahongkos ongkos kirim). Rekening Bank a.nBuncit, PTRepublika Republika Media Mandiri:Bank Bank BSM,Lippo, Cab.Warung Warung Buncit, No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Warung Buncit, No. Rek. 1270004240642 ( Bank Lippo, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 727.30.028988 ( Bank BCA, Cab. Graha Inti Fauzi, No. Rek. 375.305.666.8. No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 1270004240642 ( Bank Lippo, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 727.30.028988 ( (Bank BCA, Cab. Graha Surat Izin Usaha Penerbitan Menpen No. 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992, No. Rek. 727.30.028988 BankPers: BCA,SK Cab. GrahaInti IntiFauzi, Fauzi,No. No.Rek. Rek.375.305.666.8. 375.305.666.8. Surat Izin Pers: SK No. 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992, Anggota Serikat Penerbit Surat Anggota No. 163/1993/11/A/2002. Surat IzinUsaha UsahaPenerbitan Penerbitan Pers:Kabar: SKMenpen Menpen No.SPS 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992, Anggota AnggotaSerikat SerikatPenerbit PenerbitSurat SuratKabar: Kabar:Anggota AnggotaSPS SPSNo. No.163/1993/11/A/2002. 163/1993/11/A/2002.


REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

Selama Armina, 27 Jamaah Wafat Muhammad Subarkah

Di Arafah tujuh jamaah meninggal, 20 di Mina. MAKKAH — Kekhawatiran banyaknya jamaah yang mempunyai masalah kesehatan selama proses ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina), terbukti. Data sampai pukul 09.30 Waktu Arab Saudi (WAS) mencatat 27 jamaah yang wafat selama berada di tiga wilayah ini. Menurut petugas Penghubung Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Makkah, Abdul Hafidz, tidak ada jamaah yang meninggal di Muzdalifah. Di Arafah tujuh meninggal, sisanya di Mina. “Jadi kalau dibandingkan dengan hari sebelum jamaah ke Armina, jumlah jamaah yang wafat rata-rata melonjak sampai tiga kali lipat per hari,” katanya di Makkah, Kamis (10/11). Menurut dia, jamaah yang meninggal rata-rata usia lanjut dan punya risiko tinggi. Semuanya di atas 50 tahun. Kebanyakan mengidap penyakit jantung dan paru-paru. Tempat wafatnya kebanyakan berada di perkemahan atau tenda. Dia menuturkan, banyaknya jamaah yang meninggal di Mina selalu terjadi setiap tahun. Ini tampaknya terjadi karena tenaga para jamaah haji memang terkuras di sana. Cuaca panas dan jauhnya jarak ketika hendak melontar bisa menjadi salah satu penyebab. “Bila dibandingkan data tahun lalu, polanya sama,” katanya. Hafidz mengatakan, puncak jamaah yang meninggal berada pada kisaran hari keempat puluh. Ini biasanya langsung melonjak sepekan setelah Armina. Saat itu petugas kesehatan pasti sangat sibuk. “Mereka pasti akan pontang-panting melayani jamaah.” Mengenai jumlah jamaah yang sakit selama Armina, Hafidz mengatakan, hingga saat ini datanya belum ada.

mbil apinya, jangan abunya!” Pesan ini kerap kali ditegaskan mendiang Bung Karno, baik ketika menulis mengenai Islam maupun berdebat dengan intelektual Muslim, seperti A Hassan atau Moh Natsir. Bung Karno menyebut kemunduran peradaban Islam karena umat gagal mengambil api ajaran agama ini dan lebih fokus pada ‘abu ritual’ yang acap kali tak jelas juntrungannya. Tokoh pejuang kemerdekaan lainnya, Haji Agus Salim, juga pernah risau akan situasi yang ‘ditudingkan’ Soekarno itu. Dia kerap berujar agar umat Islam selain harus setia pada ajaran akidahnya, mereka juga dituntut untuk memfokuskan perhatian pada perkembangan ilmu pengetahuan. Menjadi orang Islam berarti harus berani menjadi manusia yang tidak tercela. Nah, dengan perkembangan jamaah haji Indonesia yang kini mencapai 220 ribu orang per tahun, belum lagi yang menunggu giliran pergi ke Tanah Suci hingga menca-

PRASETYO UTOMO/ANTARA

“Mungkin dalam beberapa hari ke depan data itu akan bisa dilihat,” ujarnya. “Tapi untuk jamaah yang dirawat di BPHI dan Rumah Sakit Arab Saudi di Makkah selama proses Armina ada 186 orang.” Jamaah haji yang wafat di Tanah Suci sampai Kamis kemarin pukul 09.36 WAS mencapai 173 orang. Ini juga relatif sama pada musim haji setahun silam. Saat itu jamaah yang wafat tercatat 174 orang. Mereka kebanyakan meninggal dunia selama dan beberapa hari setelah proses di Armina. Jamaah haji gelombang pertama mulai terbang ke Tanah Air lewat Jeddah, Jumat (11/11) dini hari/ Jamaah gelombang II memasuki Madinah pada 13 November 2011 untuk shalat arbain 8-9 hari. Ibadah di Madinah tidak terkait dengan haji. Pemulangan jamaah berakhir pada 10 Desember. Media Masa di Arab Saudi, seperti Arab News, edisi hari ini melaporkan kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji. Ada pernyataan dari Putra Mahkota Pangeran Naif yang juga wakil menteri utama dan menteri dalam negeri, yang menyebut kesuksesan haji tahun ini sebagai suskes besar. Bahkan, kata dia, tak pernah terjadi sebelumnya. “Kita harus berterima kasih kepada semua jamaah karena mereka telah membuktikan bahwa mereka adalah Muslim yang menghormati ibadah wajib mereka. Mereka semua kooperatif,” katanya. Pangeran Naif juga mengatakan pemerintah peduli membuat haji lebih mudah dan bebas kerumitan untuk semua Muslim. Khusus haji Indonesia, Wakil Amirul Haj Hasyim Muzadi menilai, secara manajemen dan administratif lebih baik dari tahun lalu, tapi tidak berarti sempurna. “Di sana-sini masih ada kekurangan bersifat kasuistis yang harus diperbaiki tahun depan,” katanya di Makkah. ■ ed: burhanuddin bella

“A

TINGGALKAN MINA: Ribuan jamaah haji berjalan meninggalkan jamarat (tempat melempar jumrah) di Mina, Selasa (8/11). Melempar jumrah merupakan wajib haji yang dilaksanakan pada 10, 11, 12 Dzulhijah bagi yang nafar awal dan sampai 13 Dzulhijah bagi yang nafar akhir.

Menag: 329 Jamaah Terkena Diare Muhammad Subarkah MAKKAH — Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengakui ada 329 jamaah terkena diare di Mina, delapan di antaranya sempat mendapat perawatan lanjutan di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI). Mereka jamaah yang tinggal di Maktab Mina. Penyebabnya diduga akibat konsumsi makanan saat makan malam pada pukul 20.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Selasa (8/11), pukul 01.00 WAS, maktab sempat dinyatakan darurat. Pukul 07.00 WAS, status itu dicabut. “Semuanya masalah sudah tertangani, jamaah sehat kembali,’’ kata Suryadharma di Makkah, Kamis (10/11). Menag menjawab khusus kasus

ini dalam pertemuan dengan wartawan yang bertugas selama musim haji tahun ini. Itu karena sampai petang kemarin, jumlah jamaah yang terkena diare simpang siur. Ada yang mengatakan lebih dari 1.000 orang, ada yang menyebut 601 orang, ada juga yang menyebut ratusan. Bahkan, ada yang menyebut hanya sekitar 50 orang. Dia menyatakan, masih menunggu hasil tes laboratorium makanan terkait kasus itu. Namun, kata Menag, secara kasat mata dan rasa, tidak ada keluhan dari jamaah bahwa makanan yang disajikan basi. Menurut dia, Pemerintah Indonesia sebenarnya telah menetapkan standar pelayanan katering yang meliputi standar bahan baku, sumber daya manusia, peralatan, proses

:: kabar dari tanah suci ::

kerja, dan pengendalian mutu. Pemerintah juga telah menempatkan pengawas untuk menjamin kualitas dan kuantitas pelayanan bagi jamaah haji. Dia mengatakan, pelayanan katering selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina memang menggunakan prasmanan, bukan lagi nasi boks. Ini untuk menghindari terjadinya makanan basi yang tidak layak konsumsi. Dengan prasmanan, kata dia, makanan jadi lebih fresh. Untuk mempercepat proses antrean makan, setiap kloter disediakan sebuah bufflet prasmanan dengan dua jalur sistem antrean. “Antrean dilakukan berombongan,’’ ujarnya. Di Jakarta, Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI), H Kurdi Mustofa, menyayangkan kasus ini.

Oleh Muhammad Subarkah

Api Islam pai 1,4 juta, potensi ini jelas bisa menjadi sarana untuk mengubah sejarah manusia Indonesia ke arah yang lebih baik. Pada awal abad 20, melimpahnya jamaah haji telah memberikan indikasi munculnya gairah kebangkitan Islam di nusantara. Gairah ini bersamaan dengan munculnya semangat untuk mendirikan sekolahsekolah Islam. Pada masa itu, koran-koran Belanda yang terbit di Indonesia, Java Bode, Java Courant, dan Locomotief, memberitakan naiknya gairah semangat umat Islam itu di berbagai tempat, seperti di Solo, Pacitan, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Orang-orang Belanda yang beker-

5

ja dalam masa pemerintahan kolonial atau bekerja dalam Zending dan Missi mencatat, adanya usaha propaganda Islam (dakwah Islamiah) yang semakin bertambah. Ini membuat mereka merasa cemas. Surat kabar Java Bode melaporkan, penyebaran Islam di Jawa dan Sumatra, serta ‘propaganda’ agama yang dilakukan dalam surat kabar Indonesia dan jumlah jamaah haji yang berangkat ke Makkah—saat itu mencapai 15 ribu orang. Dalam kaitan ini, ada data statistik yang menarik, dimuat dalam Indisch Verslag tahun 1931. Data ini mengenai rincian jumlah jamaah haji Indonesia yang didaftar oleh Pemerintah Hindia Belanda di Jeddah.

Pada 1914, misalnya, dari 56.866 jamaah haji yang datang ke Tanah Suci, jamaah Indonesia mencapai 23.427 orang. Ini berarti hampir 50 persen dari total jamaah haji. Melihat fenomena itu, menjadi masuk akal bila pemerintah kolonial Belanda merasa khawatir. Apalagi, saat yang sama, sesuai padamnya perang Diponegoro, perlawanan rakyat kepada pemerintahan penjajahan dipicu oleh para haji. Beberapa contoh di antaranya adalah pemberontakan petani di Banten dan perlawanan rakyat yang tinggal sekitar Jakarta. Untuk perlawanan terhadap rezim kolonial dunia, para haji ini juga memicu aksi penentangan terhadap penjajahan

bangsa Eropa yang ada di belahan Afrika Utara, Mediterania, dan wilayah selatan Asia. Pada awal abad ke-20, peranan haji sebagai pembawa perubahan sosial tak terbantahkan ketika mereka mulai memperkenalkan organisasi modern sebagai cara untuk meraih kemerdekaan. Ide gerakannya memang banyak diilhami oleh semangat ‘Pan Islam’ yang saat itu digelorakan para tokoh intelektual Islam, seperti Jamaluddin Al Afghani. Kemudian, muncullah bentuk perlawanan baru terhadap pihak kolonial Belanda di Indonesia. Para haji pada 1905 mendirikan Sarekat Dagang Islam (SDI) di Jakarta. Dari sini, kemudian menye-

Dia mengatakan, keracunan makanan yang menimpa jamaah tidak perlu terjadi bila mekansime pengecekan makanan berjalan baik. Apalagi untuk melakukan pengecekan, tidak terlalu sulit. “Dalam soal ini menjadi penting adanya ketersediaan alat pengecekan makanan. Ini yang saya lihat belum tersedia di tempat makan jamaah. Padahal, alat untuk memeriksa makanan itu tak mahal, pengoperasiannya mudah, serta pengecekan tidak terlalu memakan waktu.’’ Menurut Kurdi, pengecekan makanan sangat vital bila itu ditujukan untuk melayani kebutuhan orang yang berjumlah banyak, sepert rombongan ibadah haji. Sebab, banyak kejadian makanan sudah bermasalah semenjak masih diolah. ■ ed: burhanuddin bella

maikan sebuah gerakan raksasa yang pada 1912 dideklarasikan sebagai Sarekat Islam (SI). Dengan jumlah massa yang sangat besar, mencapai dua juta orang, organisasi ini membuat risau pemerintah kolonial. Alhasil, pergi haji jelas bukan ajang piknik atau jalan-jalan. Pergi haji selain sebuah perjalanan rohani, juga ajang pertemuan untuk menyemai gagasan baru peradaban. Memang hari ini padang Arafah, kawasan Muzdalifah, dan Mina sudah senyap. Sekitar lima juta orang yang beberapa hari lalu memadatinya telah meninggalkannya. Yang tersisa hanyalah timbunan sampah dan deretan tenda kosong. Tapi, wahai para haji yang baru, janganlah kalian juga menjadi sampah dan pulang dengan jiwa yang kosong. Kalian kini telah menjadi manusia baru. Pulanglah dengan pengampunan dan jangan pulang dengan keberatan dosa, apalagi barang belanjaan. Ambil api Islamnya, jangan abunya! ■


internasional

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

8

EVRIM AYDIN/REUTERS

Giliran Gedung Putih Kewalahan Oleh Ditto Pappilanda isah bocornya obrolan Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy, dan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, masih berlanjut. Setelah obrolan keduanya dibocorkan media Prancis, giliran Gedung Putih yang kelabakan. “Catatan kami menunjukkan dengan jelas tentang komitmen Presiden (Obama) kepada Israel dan ia telah menjalin kerja sama yang sangat erat dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu,” kata deputi penasihat keamanan nasional AS, Ben Rhodes, Rabu (9/11). Tanpa menyebut-nyebut komentar “pembohong” yang ditujukan kepada Netanyahu, Gedung Putih pun menekankan bahwa Obama berjuang demi kepentingan Israel selama KTT G20 lalu. “Sejauh ini isu Timur Tengah dibahas di G20. Presidenlah yang menentang keanggotaan Palestina di badan-badan PBB,” tambah Rhodes. Insiden ini terjadi 3 November dalam pertemuan G20 di Cannes, Prancis. Percakapan dimulai ketika Obama mengeluh karena Prancis tidak memberi informasi sebelum menyetujui keanggotaan Palestina di UNESCO, 31 Oktober lalu. “Saya tidak tahan Netanyahu. Ia pembohong,” kata Sarcozy dalam bahasa Prancis dan tertangkap telinga wartawan. Obama tak menangkis ucapan Sarkozy ini. Ia malah mengatakan, “Anda mungkin muak terhadapnya, namun saya harus berurusan dengan dia setiap hari.”

K

GEMPA LAGI: Turki kembali diguncang gempa, Rabu (9/11). Gempa berkekuatan 5,7 skala richter ini terjadi di Van, Turki timur. Hingga Kamis malam diketahui tiga orang tewas dan masih banyak lagi warga lain yang terperangkap di balik reruntuhan bangunan. Kurang dari tiga pekan sebelumnya, gempa mengguncang kawasan yang sama dan menewaskan lebih dari 500 orang.

Barat ’Bingung’ Hadapi Iran Ditto Pappilanda

Barat harus memilih antara sanksi terhadap Iran atau minyak. PARIS –– Negara-negara Barat dan sekutunya menghadapi dilema soal Iran, Rabu (9/11). Mereka harus memutuskan untuk memperkuat tekanan kepada Iran namun tanpa mengguncang perekonomian dunia yang sedang goyah. Jalan menuju pemberlakuan sanksi baru kepada Iran pun langsung dihadang sejumlah negara. Rusia, misalnya, mengatakan akan menentang resolusi baru di Dewan Keamanan (DK) PBB. Rusia juga menentang langkah militer karena memiliki “risiko besar” terhadap keamanan global. Rusia memiliki hubungan perdagangan yang signifikan dengan Iran dan sudah membangun sebuah stasiun tenaga nuklir pertamanya. Rusia menyerukan agar

Iran ditangani secara bertahap. Salah satunya adalah menawarkan keringanan sanksi jika Iran bersedia menangguhkan program nuklirnya. Nada serupa juga datang dari Cina. “Tidak ada saksi maupun bukti fisik yang bisa membuktikan bahwa Iran sedang membuat senjata nuklir. Saat berurusan dengan isu nuklir Iran, sangat berbahaya jika hanya bergantung pada kecurigaan semata, dan konsekuensi yang destruktif dari setiap tindakan bersenjata akan bertahan untuk waktu yang lama,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Hong Lei. Sejarah memang membuktikan bahwa empat putaran sanksi terhadap Iran tak mampu menghentikan program nuklir Iran. Laporan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) pada Selasa menyebutkan, Iran nyaris menguasai teknologi pembuatan senjata nuklir. Laporan ini ditentang keras oleh Iran yang mengatakan, program nuklirnya untuk kepentingan damai. Dua keterangan berbeda ini saling beradu di ha-

dapan publik. “Jika Iran menolak untuk memenuhi tuntutan masyarakat internasional dan menolak semua kerja sama yang serius, kami siap untuk mengadopsi sanksi pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, bersama negara-negara lain yang bersedia,” kata Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe. Kegagalan dunia internasional untuk bertindak dikhawatirkan mendorong Israel menyerang Iran. Pernyataan ini langsung ditanggapi Rusia. “Setiap sanksi tambahan kepada Iran akan terlihat di masyarakat internasional sebagai upaya mengubah rezim di Iran. Pendekatan semacam ini tidak bisa kita terima, dan Rusia tidak berniat mempertimbangkan usulan-usulan semacam itu,” urai Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov.

Laporan basi

Mantan deputi direktur jenderal IAEA, Olli Heinonen, merasa terkejut dengan laporan terbaru IAEA. “Tidak

banyak informasi baru,” kata Heinonen melalui e-mail seperti yang dikutip dari laman Haaretz. Pria yang berkarier selama 27 tahun di IAEA itu mengatakan, laporan IAEA kali ini hanya menyampaikan bukti yang sudah dimilikinya sejak bertahun-tahun lalu. Saat IAEA dipimpin Mohamed ElBaradei, laporan semacam itu memang tidak dipublikasikan. Ia mungkin menilai, penemuan soal nuklir Iran bersifat belum final. Meski karena itu ia dituding melindungi Iran. Sementara itu, kenaikan ketegangan atas Iran dipastikan akan mendongkrak harga minyak. “Sekarang, dengan laporan yang lebih lengkap bahwa Iran mengerjakan hulu ledak nuklir dan meningkatkan risiko serangan terhadap fasilitas yang bisa mengganggu ekspor minyak Iran. Ini akan menumbuhkan kekhawatiran terjadinya lonjakan harga minyak seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” kata kepala penelitian di EFT Securities, Nicholas Brooks. ■ ap/reuters ed: yeyen rostiyani

Palestina Lirik Rencana Cadangan Ditto Pappilanda RAMALLAH –– Kurangnya dukungan di Dewan Keamanan (DK) PBB membuat Palestina harus bersikap realistis. Kecilnya dukungan menjadi “negara anggota penuh” membuat Palestina melirik pilihan menjadi “negara pengamat” di PBB. Menurut sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya, pilihan cadangan itu memungkinkan Palestina memiliki akses ke berbagai organisasi internasional penting. Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki menyayangkan, AS yang disebutnya menekan negara-negara anggota DK PBB untuk menghalangi mereka memberikan suara untuk pencarian kedaulatan Palestina. Seperti dikutip dari Haaretz, Palestina diinformasikan tidak akan buru-buru meminta dilakukan pemungutan suara di DK PBB untuk menen-

tukan keanggotaannya. “Kami berharap bisa mendapatkan sembilan suara di Dewan Keamanan. Namun, sekarang jelas, dengan upaya perlawanan dan intervensi besar dari Amerika, kami tidak akan memiliki sembilan suara itu,” ujar Malki. “Kami tidak akan meminta digelar pemungutan suara pada 11 November (hari ini – Red). Kami ingin mengetahui posisi dulu. Kami menghadapi pertempuran sengit saat Amerika menggunakan semua kemampuannya untuk menggagalkan kami,” tambahnya. Palestina mengajukan petisi kepada PBB dalam upaya mendapatkan pengakuan kedaulatan negara pada September lalu. Sejak itu, Palestina tampaknya gagal mengumpulkan sembilan suara yang dibutuhkan dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB untuk menyetujui keanggotaan mereka sebagai anggota

penuh. Terlebih, Amerika Serikat (AS) sebagai anggota tetap DK PBB mengancam akan memveto langkah Palestina ini. Sebelumnya Menteri Luar Negeri Inggris Willian Hague mengatakan, negaranya akan abstain saat pemungutan suara di DK PBB. Sikap ini untuk mendorong Palestina dan Israel kembali ke meja perundingan. “Kami tidak akan memberi suara menentang karena kemajuan yang dibuat pemimpin Palestina mengarah pada perundingan. Tapi, juga tidak akan mendukung sementara tujuan utama kami tetap kembali ke negosiasi melalui proses Quartet dan menyukseskan negosiasi itu,“ ungkap Hague. Inggris mengatakan kepada majelis rendah parlemen atau House of Common bahwa keputusan untuk abstain dibuat setelah berkonsultasi dengan sesama anggota DK

seperti Prancis dan negara Eropa lainnya. Hague mengakui bahwa Otorita Palestina telah memenuhi sebagian besar kriteria untuk menjadi anggota PBB. Tetapi, status keanggotaan dilihat akan menghambat kemampuan Palestina untuk secara efektif berjalan sebagai sebuah negara. Sementara Palestina pun tegas mengatakan bahwa mereka tidak akan kembali berunding kecuali Israel menghentikan pembangunan permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menolak permintaan ini. Israel tetap melanjutkan rencana membangun 2.000 permukiman baru, dari jumlah yang kini sudah dihuni oleh 500 ribu warga Israel. Isreal pun menyerukan pembicaraan kembali dilakukan tanpa syarat apa pun dari Palestina. ■ ap ed: yeyen rostiyani

Petikan ucapan Sarkozy ini tertangkap lewat headphone penerjemah yang dipasang sejumlah wartawan. Biasanya headphone baru dinyalakan dan penerjemah mulai bertugas saat konferensi dimulai. Awalnya, para wartawan sepakat tidak menyebarluaskan percakapan ini dengan alasan menghormati Sarkozy. Namun, petikan pembicaraan itu akhirnya dimuat laman Arret sur Images, Selasa lalu. Direktur Anti-Defamation League (ADL) Abraham Foxman mengutuk keras komentar dari perbincangan Obama dan Sarkozy. Menurut Foxman, insiden itu tidak dapat diterima bagi pejabat AS dan Prancis yang membuat “penyataan meremehkan” tentang Netanyahu. Kritik keras juga datang dari kandidat presiden dari Partai Republik, Mitt Romney. “Kejadian ini membuktikan Obama tidak menghormati hubungan khusus AS dengan Israel,“ katanya. Komentar Romney ini dengan cepat dibalas kandidat presiden dari Demokrat, Rick Perry. Menurutnya, Pernyataan Obama mungkin saja ada hubungannya dengan program senjata nuklir Iran dan Obama butuh merespons dengan gerak menentang Suriah dan Iran. Pada era pemerintahan George W Bush, Pemerintahan Israel menikmati hubungan yang sangat dekat. Namun, Obama sejak awal melihat Israel secara lebih kritis. Sikap ini diperkirakan bisa menurunkan dukungan suara warga Yahudi AS dalam pemilihan umum 2012. Saat ini, komunitas Yahudi terbesar di luar Israel berada di AS. ■ reuters ed: yeyen rostiyani


The Habibie Center REPUBLIKA

Jumat, 11 November 2011

9

Membangun Sumber Daya Manusia, Merawat Demokrasi dan HAM DARMAWAN/REPUBLIKA

Setiap perayaan ulang tahun, The Habibie Center selalu dirangkai dengan acara penganugerahan Habibie Award yang merupakan program utama Yayasan SDM IPTEK. ada 10 November 1999, Mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie mendirikan sebuah organisasi independen dan nonprofit bernama The Habibie Center. Wadah ini didirikan karena Habibie menyadari adanya kebutuhan untuk mendirikan sebuah institusi yang berdedikasi mempromosikan dan mengembangkan konsep demokrasi di Indonesia. The Habibie Center memiliki visi memajukan usaha modernisasi dan demokratisasi di Indonesia yang didasarkan pada moralitas dan integritas budaya dan nilai-nilai agama. Misi yang diemban adalah menciptakan masyarakat demokratis secara kultural dan struktural yang mengakui, menghormati dan menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta mengkaji dan mengangkat isu-isu perkembangan demokrasi dan HAM. Misi lain The Habibie Center adalah memajukan dan meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia dan usaha sosialisasi teknologi. Selama 12 tahun berdiri, The Habibie Center senantiasa berusaha mewujudkan masyarakat yang menjunjung tinggi demokrasi dan hak asasi manusia. The Habibie Center telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan yang memiliki kaitan dengan misi tersebut. Beberapa program dan kegiatan itu antara lain penelitian, seminar nasional, diskusi bulanan, lokakarya, pelatihan, forum eksekutif internasional, dan penghargaan Habibie Award. Sepanjang tahun 2011 ini The Habibie Center telah melakukan berbagai acara penting dan penelitian terkait isu-isu demokratisasi dan hak asasi manusia, antara lain: Di awal tahun 2011 The Habibie Center menyampaikan catatan kritis sejumlah isu yang mengemuka selama tahun 2010 dan mengemukakan beberapa harapan dan rekomendasi bagi penyelenggara negara dalam mempercepat konsolidasi demokrasi di Indonesia. Acara bertajuk "Refleksi dan Pandangan THC Terhadap Berbagai Persoalan Bangsa," ini diselenggarakan pada tanggal 25 Januari 2011 dengan menghadirkan

P

dewan pakar The Habibie Center sebagai pembicara. - Program utama lain The Habibie Center pada tahun 2011 adalah kegiatan “Pendidikan Damai: Mengurai Stereotip, Membangun Rasa Percaya” bekerjasama dengan USAID-SERASI. Kegiatan ini dilaksanakan di empat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta pada 13-26 Oktober 2011 dan di Jayapura pada 7-11 November 2011. Empat SMA di Jakarta adalah SMAN 99, SMAN 2, SMAN 68, dan SMA Sumbangsih. Sedangkan empat SMA di Jayapura adalah SMAN 2, SMAN 4, SMA Islam Yapis, dan SMA PGRI. Dalam acara tersebut para siswa dibekali dengan materi pendidikan mengenai kemajemukan bangsa Indonesia, masyarakat dan sejarah Papua, stereotip, dan media massa sebagai sarana komunikasi antarkelompok. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesepahaman yang lebih baik antara generasi muda di Jakarta dan di Papua. - The Habibie Center mengadakan diskusi bertema “Kepemimpinan Indonesia di ASEAN 2011: Perspektif Ekonomi, Politik, dan HAM,” pada tanggal 2 Februari 2011. Tujuan dari diskusi ini adalah: 1) Menggali lebih dalam langkah-langkah yang akan

dilakukan Indonesia selama memegang kepemimpinan ASEAN 2011; 2) Memberikan sarana bagi masyarakat umum untuk memberikan masukan-masukan yang berharga bagi pengambil kebijakan, 3) Untuk mendiskusikan secara lebih khusus tentang upaya penguatan AICHR oleh Indonesia selama memimpin ASEAN. - International Scholars' Series tentang “Radical Islam and the New Caliphate,” pada tanggal 18 Maret 2011. Acara ini menghadirkan Abdul Razak Abdullah, DPhil (Director Islamic Peace Foundation and Senior Associate Member St. Anthony's College Oxford) dan Prof. Dr. Bahtiar Effendy (Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) sebagai pembicara. - Seminar tentang “Prospects of Cooperation and Convergence of the Issues and Dynamics in South China Sea,” pada tanggal 31 Mei 2011. Acara ini dibuka dengan inaugural address dari Prof. Dr. Dewi Fortuna Anwar dan keynote speech dari Prof. Amitav Acharya (American University, Washington). Seminar ini turut menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain Prof. Arabinda Acharya (S. Rajaratnam

School of International Studies, Singapura), Dr. Kusnanto Anggoro (Universitas Indonesia), Connie Rahakundini Bakrie (Universitas Indonesia), Mohd Nizam Basiron (Maritime Institute of Malaysia), Dr. Baladas Ghoshal (Jamia Millia Islamia, India), Dr. Li Mingjiang (S. Rajaratnam School of International Studies, Singapura), Prof. G V C Naidu (Jawaharlal Nehru University, India), dan Dr. Tran Truong Thuy (Diplomatic Academy of Vietnam) sebagai narasumber. - Public lecturer tentang “How Indonesia Can Flourish Into a Leading World Economy: New Opportunities & Strategies for Structural Transformation,” pada tanggal 28 Juni 2011. Acara ini menghadirkan Justin Yifu Lin (World Bank Chief Economist and Senior Vice President) sebagai pembicara tunggal. - Dialog Demokrasi THC yang dilakukan setiap hari Kamis minggu ketiga juga menjadi salah satu acara rutin yang dilaksanakan oleh The Habibie Center sepanjang tahun 2011. Pada peringatan HUT ke-12 ini, The Habibie Center juga menggelar seminar nasional, bekerjasama dengan Hanns Seidel Foundation. Seminar bertajuk “Constitutional Reform and Civic Education: Comparative Perspectives and Shared

Experiences of Germany and Indonesia” menghadirkan pembicara Dr. Harjono, SH, MCL (Mahkamah Konstitusi RI), Prof. Dr.h.c Siegfried Bross (Mantan Hakim Konstitusi Jerman), Prof. Dr. Maruarar Siahaan (Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi RI), dan Prof. Dr. Sofian Effendi (Mantan Rektor UGM, Dewan Pakar THC) dengan moderator, Dr. Zamroni Salim, peneliti senior The Habibie Center.

Habibie Award Setiap perayaan ulang tahun, The Habibie Center selalu dirangkai dengan acara penganugerahan Habibie Award yang merupakan program utama Yayasan SDM IPTEK. Penghargaan ini diberikan kepada perorangan atau badan yang dinilai sangat aktif dan berjasa besar dalam menemukan, mengembangkan, dan menyebarluaskan berbagai kegiatan ilmu pengetahuan teknologi baru dan bermanfaat secara berar ti bagi peningkatan kesejahteraan, keadilan, dan perdamaian. Pengusulan atau nominasi bisa dilakukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Dewan Riset Nasional (DRN), perguruan tinggi negeri atau swasta, lembaga ilmu pengetahuan atau badan riset, organisasi profesi dan cendekiawan, Kamar Dagang dan Industri dan perwakilan/Kedutaan Besar RI di luar ataupun Perwakilan/Kedutaan Besar negara sahabat di Indonesia dan perseorangan. Proses seleksi dan pemberian Habibie Award dilakukan oleh Yayasan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Yayasan SDM-IPTEK). Yayasan ini didirikan sebagai perwujudan rasa syukur atas segala karunia yang diberikan oleh Allah SWT kepada keluarga Prof. Dr. -Ing. Dr. Sc.hc. B.J. Habibie, Dr. Hj. Hasri Ainun Habibie, Dr. -Ing. Ilham Akbar Habibie dan Dipl. -Ing. Thareq Kemal Habibie, MBA. Yayasan ini berdiri pada tanggal 12 Mei 1997. Yayasan ini ber tujuan membangun sumberdaya manusia Indonesia yang unggul dan memiliki kualitas iman dan taqwa yang tinggi sekaligus mampu menguasai, mengembangkan dan mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara mandiri untuk kejayaan bangsa dan rakyat Indonesia secara keseluruhan. Pada peringatan HUT ke-12 ini, panitia seleksi Habibie Award telah memilih dua orang yang dinilai berprestasi dan berjasa dalam memberikan kontribusi besar bagi kemajuan ilmu pengetahuan Indonesia di bidang masingmasing sebagai peraih Habibie Award. Mereka adalah Prof. Dr. Soekarja Somadikarta (Bidang ilmu Dasar) dan Prof. Dr. Ir, Sajogyo (Bidang Ilmu Sosial). Prof. Dr. Soekarja Somadikarta dipilih sebagai penerima Habibie Award atas prestasinya sebagai peletak dasar ilmu perburungan di Indonesia. Sementara itu, Prof. Dr. Ir, Sajogyo berjasa meletakkan dasar-dasar studi sosial ekonomi pedesaan di Indonesia. Para penerima Habibie Award akan menerima piagam, medali, dan masing-masing bidang ilmu mendapatkan uang tunai sebesar US$ 25.000. l adv

Penerima Habibie Award 2011 Prof. Sajogyo

Prof. Dr. Soekarja Somadikarta

Ber-Indonesia dengan Cerdas dan Merdeka

Tak Mengenal Usia Senja

rof. Dr. Ir, Sajogyo lahir dengan nama Sri Kusumo Kampto Utomo. Pria kelahiran Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah pada 21 Mei 1929 ini dikenal sebagai Bapak Sosiologi Pedesaan atau Bapak Ekonomi-Sosiologi Indonesia. Sajogyo turut meletakkan dasardasar studi sosial-ekonomi pedesaan di Indonesia. Ia tumbuh, meniti, dan menjadi pemimpin studi agraria Indonesia dimulai dari kampus IPB, hingga menjadi Rektor IPB pada 1964. Dibesarkan dalam tradisi ilmu sosial yang dikembangkan dari pertanian, Sajogyo menyoal ekologi, pangan, gizi, tanah, agraria, yang kesemuanya berada dalam konteks agri-culture (pembudidayaan), serta relasi antara natura dan humana. Ia menghabiskan masa kanakkanak hingga remajanya di beberapa kota: Karanganyar, Bandung, Cepu, Barabai, Kediri, Banjarnegara, Purwakarta, Solo, dan Yogyakarta, mengikuti ayahnya bertugas sebagai guru. Sajogyo mengenal dan bekerja untuk pedesaan sejak 1949, ketika belajar di Fakultas Pertanian UI di Bogor, kini dikenal dengan Institut Pertanian Bogor (IPB). Selepas kuliah, ia memulai kariernya menjadi asisten dosen Sosial Ekonomi Pertanian di IPB, membantu penelitian Ir. Ten Dam dari Belanda, di sebuah desa teruka di Cibodas pada 1953-1955. Di desa inilah, ia mengenali struktur sosial pedesaan, antara mereka kelompok ‘yang memerintah’ dengan ‘yang diperintah’. Dari desa Cibodas, penelitiannya berkembang ke desa lain, tatkala mendampingi Guru Besar Prof. W.F. Wertheim dari Belanda, melakukan penelitian pada 1955-1957. Sebelumnya, ia aktif berkontribusi dalam pertemuan ilmiah membahas rancangan Undang-Undang Pokok Agraria yang kemudian diluncurkan pada 1960.

P

Perhatiannya pada masalah pangan, dicurahkannya lewat mengajar di Akademi Gizi, Bogor tahun 19591961. Sajogyo kemudian diangkat menjadi Guru Besar Fakultas Pertanian, Universitas Indonesia di Bogor (IPB), pada 1963. Ia memimpin IPB hingga 1965. Pada masa kepemimpinannya inilah, selain merapikan manajemen keuangan kampus, ia memimpin program BIMAS SSBM (Bimbingan Massal SwaSembada Bahan Makanan) IPB pada 1963-1965. Ketika menjabat rektor, sejak 1964, ia diberi amanat oleh pemerintah untuk menjadi Ketua Badan Kerja Survey Agro Ekonomi (SAE) hingga 1972. Prof. Sajogyo turut menjadi penanggung jawab riset Intensifikasi Padi Sawah, satu evaluasi atas Revolusi Hijau. Riset ini merupakan kerja sama antara SAE, Ford Foundation dan Agriculture Development Council/ADC pada 1968. Setahun kemudian, ia turut memprakarsai lahirnya Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI). Organisasi profesi inilah yang kemudian melahirkan Yayasan Agro Ekonomika (YAE). Pada 1972, Departemen Kesehatan memintanya memimpin

Survei Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK). Dari riset UPGK ini pulalah, pada 1977, ia merumuskan pengukuran garis kemiskinan, atau yang kemudian dikenal dengan ‘Garis Kemiskinan Sajogyo’. Sumbangsih ini mengatasi kemacetan metodologis dalam menilai dan mengukur kemiskinan, satu konsep penting dalam kajian ekonomi dan sosial. Sajogyo sangat dekat dengan dunia LSM. Pada 1973, ia turut menjadi pendiri LSM Bina Desa yang eksis hingga kini. Keterlibatannya mendalam serta gagasan-gagasannya tentang pemerdayaan masyarakat di kemudian hari memengaruhi kebijakan Inpres Desa Tertinggal. Di kampus IPB, ia juga dipercaya menjadi pendiri dan direktur Lembaga Penelitian Sosiologi Pedesaan IPB (1972-1982) atau yang dikenal dengan Pusat Studi Pembangunan-IPB. Dalam lembaga inilah dirintis lembaga riset perencana tingkat kabupaten terintegrasi (BAPEMKA, 1974-1978) yang kemudian direplikasi menjadi BAPPEDA di semua kabupaten di Indonesia. Untuk mengukuhkan fokus kajiannya, ia kemudian mendirikan dan mengetuai Program Pascasarjana Sosiologi Pedesaan di IPB (1971991). Di sini ia mengembangakan Sosiologi Terapan, satu mazhab sosiologi yang bervisi emansipatoris, memiliki daya pengubah terutama bagi cita-cita sosial petani dan masyarakatnya. Kepakarannya dalam menggeluti hak-hak sosial ekonomi masyarakat, membawanya pada posisi ketua Kelompok Kebutuhan Dasar Manusia (1980-1983), salah satu bidang dalam Panitia Nasional Iptek di bawah Menteri Ristek, Prof. Dr. B.J. Habibie. Panitia seleksi Habibie Award memilih Prof. Sajogyo sebagai penerima Habibie Award di bidang Ilmu Sosial atas kepakarannya dalam bidang Sosiologi Pedesaan. l

ejak sekolah di Taman Kanak-kanak (Frobel School) hingga kelas 3 Chu Gakko (Sekolah Menengah Pertama), Soekarja Somadikarta tinggal di Bandung, Jawa Barat. Selama itu, tidak ada yang istimewa dalam kehidupan pria kelahiran 21 April 1930 ini, kecuali sebagai anak kelahiran orang Sunda. Usai menamatkan pendidikan SMP di Ker tasari pada 1946, ia kemudian melanjutkan ke Sekolah Menengah Tinggi (SMT) Bag B di Tasikmalaya. Tamat SMA tahun 1949 di Bandung, Somadikarta meneruskan studi ke Jurusan Biologi di Sekolah Lanjutan Tinggi (SLT) di Jakarta. SLT adalah jikal bakal Universitas Nasional yang didirikan oleh Prof. Bahder Djohan, sebagai perguruan tinggi tandingan Universiteit van Indonesie yang kala itu dikuasai Belanda. Pada tahun 1953, Somadikarta memperoleh gelar Bachelor of Science dari Akademi Nasional (nama baru untuk SLT). Pada Februari 1955, Somadikarta pun mengakhiri masa lajangnya. Seminggu sebelum anak pertamanya (perempuan) lahir (Desember 1955), ia mendapat tugas negara untuk menyelesaikan studi di Bidang Zoologi di Freie Universitat Berlin-Barat, dengan harapan dapat mengganti guru besar Belanda yang selama ini mengajar di UI Bogor. Empat tahun kemudian, tepatnya 29 Mei 1959, Somadikarta memperoleh gelar Doktor rerum naturalium dari Freie Universitat BerlinBarat. Sekembali di Indonesia, ia mendapat tugas sebagai dosen Zoologi untuk mahasiswa tingkat pertama Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan di UI Bogor.

S

Ia memulai kariernya di Universitas Indonesia sebagai Asisten di Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Indonesia di Bogor pada tahun 1952 dan pensiun sebagai Guru Besar bidang Biologi di Fakultas MIPA Universitas Indonesia pada tahun 2000, dengan masa dinas 49 tahun 6 bulan. Ia aktif dalam organisasi profesional, di antaranya sebagai anggota Dewan Penasehat Perhimpunan Burung Indonesia, founding member International Academy of Sciences, dan Anggota Dewan Pembina Asosiasi Perwaletan Indonesia. Somadikarta menekuni penelitian di bidang keahlian Ornitologi (Taksonomi). Karyanya telah banyak dimuat di dalam jurnal-jurnal sains biologi di Paris Zoosystem dan jurnal bulletin British. Bersama dengan peneliti lainnya, ia juga membuat buku masalah Budidaya Burung Walet dalam 3 seri. Ia menamakan anak jenis walet baru yang berasal dari Ubud, Bali Collocalia linchi dedii Somadikarta, yang diterbitkan di Bulletin British Ornithological Club. Ia aktif sebagai Visiting Research Scientist di berbagai lembaga penelitian dalam dan luar negeri, di antaranya di Harvard University, Amerika Serikat, The British Natural History Museum di Inggris, Humboldt Universitat di Jerman, Nationaal Natuurhistorisch Museum di Leiden, Belanda, dan Museum National d’Histoire Naturelle di Paris, Perancis. Somadikarta telah memperoleh penghargaan yang prestisius, di antaranya dari National Academy of Sciences-National Research Council (USA) sebagai Visiting Research Associate di Departement of Ornithology, Smithsonian Institution, Washington D,C,. Selain itu, empat perhimpunan burung international yang ber wibawa telah mengakui Prof. S. Somadikarta sebagai salah seorang ornitolog yang eminent di dunia. Ia diberi penghargaan menyandang sebagai anggota kehormatan Honorary Member oleh The British Ornithologist’s Union, dan terpilih sebagai Honorary President dari International Ornithological Congress yang ke XXV oleh The International Ornithologists’s Union. Panitia Seleksi Habibie Award memilih Somadikarja sebagai Penerima Habibie Award di bidang Ilmu Dasar, atas prestasiprestasinya sebagai peletak dasar ilmu perburungan di Indonesia. l


pro kontra PESTA DIMULAI

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

10

ANDI MALLARANGENG MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA

Semua Dipersiapkan dengan Baik

esta olahraga terakbar negara-negara di kawasan Asia Tenggara secara resmi dibuka malam nanti oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyonno di Jakabaring Sport Center (JSC), Palembang, Sumatra Selatan. Para atlet akan ber tanding untuk meraih medali emas. Bukan sekadar prestasi, gengsi antarnegara juga dipertaruhkan di ajang dua tahunan ini. Semua pihak sepakat bahwa Indonesia mesti kembali menjadi juara umum di pentas SEA Games yang terakhir kali dirasakan pada 1997. Apalagi, para atlet bertanding di kandang sendiri. Tentu, prestasi itu diraih dengan tetap menjunjung sportivitas. Hanya juaralah yang bisa meredam berbagai isu minor seputar persiapan SEA Games yang dianggap karut-marut. Hanya dengan raihan emaslah, fakta molornya pembangunan beberapa venue cabang olahraga akan tertutupi. Semoga kemenangan di ajang SEA Games ini bisa menjadi penghapus dahaga masyarakat terhadap prestasi olahraga anak negeri. Sama halnya dengan yang diinginkan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan pengamat olahraga Fritz Simanjuntak mengenai target juara itu. Meski, kedua tokoh ini tetap berbeda pendapat mengenai isu persiapan SEA Games. n

P

Oleh Esthi Maharani Persiapan SEA Games seperti apa? Kesiapan arena ini berkaitan juga dengan kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat kunjungan Presiden, seluruh kawasan di Jakabaring Sport Cen-

tre (JSC) harus sudah steril dari berbagai jenis pekerjaan. Saya sudah melakukan pengecekan dan semuanya sudah siap. Sekarang ini persiapan lebih terfokus pada persiapan atlet dan persiapan pembukaannya. Gaung SEA Games tidak terlalu terdengar, tanggapan Anda? Tidak juga, gaungnya ada. Semua orang sekarang ini sudah membicarakan SEA Games, baik yang positif maupun yang negatifnya. Di Palembang, Sumatra Selatan, penyambutan untuk pesta olahraga ini sudah sangat meriah dan sangat dipersiapkan. Semua orang antusias. Beberapa waktu lalu mungkin di Jakarta masih belum terlalu terasa gaungnya karena terlalu sibuk dengan urusan keseharian. Tetapi, saya kira sekarang ini warga Jakarta juga sudah terlihat antusiasmenya. Masyarakat Indonesia juga begitu, semangat menyambut SEA Games. Sejauh apa keyakinan dan optimisme menghadapi

SEA Games? Semuanya sudah dipersiapkan dengan baik. Para atlet sudah siap bahkan sudah ada program di dalam dan di luar negeri yang bisa menunjang penampilan mereka. Yang terjadi sekarang, para atlet kita tidak sabar untuk menunggu lawannya datang. Kita sendiri menargetkan menjadi juara umum. Kalau mau jadi juara umum, maka setiap cabang olahraga harus bisa menyumbangkan emas. Tidak ada yang diunggulkan karena setiap cabang olahraga juga sudah menetapkan targetnya sendiri. Kalau kita lihat, Indonesia bisa kok menjadi juara umum SEA Games. Saya juga mengharapkan masyarakat ikut mendukung perhelatan ini, tak hanya orang yang berada di Jakarta atau Palembang. Kalau bisa datang menonton, sebaiknya datang agar para atlet merasakan dukungan dari publik Indonesia dan lebih bersemangat. Kalaupun tidak bisa datang langsung, tunjukkan bahwa kita mendukung para atlet.

lebih adil, yakni per emas, per kepala, per posisi. Jadi, misalnya, bulu tangkis ganda putra mendapatkan emas, maka bonus yang diberikan untuk kedua atletnya sama besar, tidak lagi satu hadiah dibagi dua. Hal ini berlaku untuk cabang olahraga yang lainnya meski jumlah atletnya banyak dalam satu pertandingan seperti sepak bola ataupun voli. Dengan begitu, setiap atlet mendapatkan penghargaan yang sama.

Apakah akan ada bonus bagi para atlet yang menyumbang medali? Ya. Sejak dulu bonus atau penghargaan itu selalu ada. Hanya saja untuk kali ini sistemnya agak berbeda. Sekarang pembagian bonus itu dengan sistem yang

Apa yang paling dikhawatirkan dalam pelaksanaan SEA Games? Pada awalnya, kita mengkhawatirkan adanya asap dari wilayah-wilayah yang sering kali terjadi kebakaran hutan, seperti di Riau. Tetapi, karena sudah memasuki musim penghujan, kekhawatiran itu mereda dan berganti. Sekarang, kita mengkhawatirkan cuaca yang bisa mengganggu pelaksanaan SEA Games. Kita sangat berharap cuaca bisa bersahabat, terutama hujan. Tetapi, dengan adanya teknologi, hal tersebut bisa diantisipasi. Kita sudah bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Ada tiga pesawat yang dikerahkan untuk mengalihkan hujan di atas Palembang. Apa harapan setelah SEA Games

usai? Kita mengharapkan bahwa SEA Games ini menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi olahraga kita dan bisa menjadi yang terbaik. Kalaupun SEA Games ini usai, bukan berarti semangat setelahnya juga hilang. Yang paling penting, peninggalan SEA Games yang bisa terlihat yakni berupa infrastruktur di Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, bisa menjadi kompleks olahraga yang modern dan bertaraf internasional. Sehingga, kompleks olahraga ini bisa dipakai dan disiapkan kembali untuk event-event olahraga ataupun event lainnya. Tak hanya itu, kompleks olahraga inipun bisa menjadi salah satu cara untuk membangun Indonesia yang disumbangkan dari aspek olahraga. Selama ini, pusat olahraga ataupun pusat sektor lainnya berada di Jakarta. Sehingga, daerah-daerah lain tidak merasakan pembangunan. Dengan kompleks olahraga di Palembang, saya mengharapkan bisa memicu pertumbuhan dan pembangunan di kota setempat, kota-kota lain di sekitarnya, dan juga Sumatra secara keseluruhan. Misalnya, Riau yang akan dijadikan tempat melatih para atlet agar Indonesia memiliki pusat pengembangan olahraga di daerah-daerah. n ed: budi raharjo

TAHTA AIDILLA

Oleh Esthi Maharani Apa penyebab molornya persiapan venue? Manajerial itu adalah hal yang paling dasar. Celakanya, hal itu tidak bisa dilakukan dengan baik. Padahal, event seperti ini bukan kali pertama dan Indonesia juga bukan pertama kali menjadi tuan rumah untuk acara bertaraf internasional seperti ini. Contohnya saat berlangsungnya Asian Beach Games pada 2010. Kesalahan serupa kembali diulang untuk SEA Games ini, yakni manajemen yang buruk. Surat keputusan sebagai pelaksana sudah diberikan bertahun-tahun sebelumnya, tetapi pengerjaan baru mendekati perhelatan. Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah SEA Games sudah sejak 2007, tetapi persiapan hingga detik terakhir malah sangat terburu-buru. Bagaimana Anda melihat SEA Games ini secara keseluruhan? SEA Games ini tampaknya bukan benar-benar pesta olahraga murni karena saya melihat lebih banyak dilatarbelakangi

FRITZ SIMANJUNTAK PENGAMAT OLAHRAGA

Manajemen Buruk oleh solidaritas para negara tetangga dibandingkan mengedepankan kompetisi itu sendiri. Banyak cabang yang tidak pasti justru dipertandingkan hanya agar ada negara yang bisa berpeluang mendapatkan medali. Mungkin negara-negara tetangga itu sudah memaklumi kondisi Indonesia yang hanya bisa menyelenggarakan perhelatan olahraga ini seadanya. Ya, pada akhirnya mereka hanya bisa memaklumi itu. Contoh kasus, Malaysia yang tidak mengirimkan atlet terbaiknya untuk cabang olahraga bulu tangkis. Artinya, mereka hanya ingin berpartisipasi dan meramaikan saja, bukan benarbenar bertanding. Seharusnya, Indonesia introspeksi dengan segala keterlambatan perhelat-

an SEA Games ini. Apa kita ini tidak malu menjadi bangsa yang bisa melakukan segala sesuatunya secara paspasan? Celakanya, kita sering kali bangga dan menjual diri bahwa kita berhasil. Kita tidak mau mengakui kalau kita gagal. Apa yang paling dikhawatirkan dari pelaksanaan SEA games ini? Jangan sampai ketika semua penyelenggaraan SEA Games yang serbaterlambat ini memberikan risiko lain pada para atlet, terutama terkait dengan safety comfort. Kita kan tidak tahu kualitas venue yang dibangun dengan buru-buru itu. Jangan sampai karena hal itu, atlet kita cedera fatal. Selain itu, semoga saja tidak terjadi hal-hal yang mengakibatkan

pertandingan tidak bisa dilangsungkan, misalnya, cuaca. Apa target realistis bagi Indonesia dalam pesta olahraga ini? Indonesia masih sangat berpotensi menjadi juara umum. Ada banyak faktor pendukung. Apalagi, Indonesia menjadi tuan rumah yang mampu memberikan faktor X kepada para atlet. Saya yakin atlet akan berjuang mati-matian saat pertandingan. Saat itu pula, faktor X itu akan berpengaruh. Bisa dari semangat atlet, keberuntungan, suporter, hingga status Indonesia sebagai tuan rumah. Cabang yang bisa kita andalkan adalah cabang permainan yang ditentukan oleh wasit atau penilaian juri. Tetapi, akan sangat sulit untuk

mencuri poin di cabang-cabang yang terukur dan dipertandingkan di olimpiade. Padahal, di cabang-cabang itulah, kita bisa melihat secara objektif level para atlet kita. Untuk cabang-cabang yang terukur, seperti renang, menembak, hingga atletik, saya yakin Indonesia masih kalah. n ed: budi raharjo

DOK PRI


publik

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 TAHTA AIDILLA

KLB Hepatitis A Dibantu Pusat tanggungan pemerintah kota. Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Hardiono mengatakan, pembiayaan atau anggarannya sudah disiapkan sebagai anggaran darurat. Dia menjelaskan, parameter pemerintah kota menetapkan status KLB didasarkan kenaikan dua kali lipat kasus di lapangan. Masa inkubasinya terjadi dari dua hingga enam pekan. “Kenaikannya 100 persen dari tahun sebelumnya, wabah memang besar karena jumlah penyakit yang cukup banyak, sudah berkembang banyak, dan penyebaran secara massal.” Dinas Kesehatan Depok akan mengajukan rekomendasi untuk pembuatan Surat Keputusan Wali Kota yang akan diajukan ke Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset (DPPKA). Kemudian, akan dibuatkan tagihan masuk ke Dinas Kesehatan untuk verifikasi jumlah. Untuk sementara, pasien menggunakan uang pribadi dulu karena anggaran untuk wabah sudah dianggarkan.” Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan. Wali kota juga menganjurkan warga selalu mencuci tangan sebelum makan dan khusus para siswa sekolah sebaiknya tidak jajan sembarangan. SMKN 2 Sawangan diketahui belum punya kantin sendiri sehingga diusulkan masuk program kantin sehat. Kemarin, di sekolah itu di-

lakukan penyemprotan disinfektan untuk mematikan segala jenis virus dan bakteri.

MENARA PANDANG ..................................................... dari Hlm 1

keras,’’ kata Gubernur Sumatra Selatan, Alex Noerdin. Alex membantah tudingan bahwa panitia penyelenggara tidak optimal menyelesaikan pembangunan venue agar tepat waktu. Ia mengungkapkan panitia telah bekerja keras membangun kompleks olahraga seluas 325 hektare ini dari semula hanya berupa rawa. Hanya dalam tempo setahun atau sejak Presiden memutuskan Palembang sebagai lokasi SEA Games pada Oktober tahun lalu kawasan rawa ini seperti disulap menjadi kompleks olahraga. Ribuan pekerja, kata Alex, dikerahkan untuk mewujudkan JSC. Saat musim hujan air rawa meninggi sehingga panitia mendatangkan sekitar 1,1 juta meter kubik tanah dari tiga lokasi di luar Palembang untuk menguruk rawa ini. Panitia juga kekurangan stok tiang pancang sehingga harus mendatangkan dari Surabaya. Dibutuhkan ribuan tiang pancang untuk membangun berbagai venue olahraga ini. Mendapatkan stok bahan bangunan tak membuat persoalan selesai. Karena, Alex mengatakan, truk pengangkut sempat tertahan antrean panjang di Pelabuhan Merak akibat tingginya ombak. ‘’Meski kita minta diprioritaskan kepada Kemenhub, truk masih tertahan,’’ ungkap mantan bupati Musi Banyuasin itu. Tak hanya itu, kata Alex, hambatan juga muncul saat kemarau panjang. Ia pun meminta bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk membuat hujan buatan untuk membantu upaya penghijauan lahan di area JSC.

Prima Restri

Pengobatan penderita hepatitis A ditanggung pemerintah daerah.

SUNDULAN: Pemain Tim Nasional U-23 Yericho Christianto menyundul bola saat sesi latihan di Lapangan PSSI Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (10/11). Tim ‘Garuda Muda’ ini akan menghadapi kesebelasan Singapura dalam laga SEA Games Jumat (11/11) siang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.

Abdullah Sammy

Timnas Senior tanpa Beban

DOHA — Tim nasional Indonesia akan bermain tanpa beban di laga kualifikasi Piala Dunia kontra Qatar di Doha malam nanti. Sadar peluang lolos terbilang tipis, skuat Garuda akan bermain terbuka untuk mengincar tiga angka perdana. Pelatih timnas Wim Rijsbergen mengatakan, niat untuk menang sudah menjadi satu-satunya alasan baginya untuk berlaga di Doha. “Tim indonesia datang dengan niat untuk menang walaupun tidak gampang, karena secara fisik kami kalah,” ujar Rijsbergen dalam konferensi pers jelang pertandingan, Kamis (10/11). Jelang pertandingan ini, Rijsbergen mengatakan, anakanak asuhannya dalam sua-

sana kondusif. Menjawab pertanyaan wartawan Qatar perihal isu keretakannya dengan pemain, dia mengatakan, masalah itu sudah berlalu. Timnas Indonesia, ujarnya, telah menemukan harmoni yang baik untuk menghadapi Qatar. “Kami dalam kondisi yang sangat baik. Tidak ada sedikit pun masalah. Kami hanya berpikir soal pertandingan.” Di laga ini, timnas akan kedatangan sejumlah amunisi baru, terutama tenaga dua pemain naturalisasi, Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo. Rijsbergen mengharapkan kedua pemain tersebut bisa memberi perbedaan bagi tim. Namun, kepastian turunnya Greg dan Igbonefo masih merupakan tanda tanya. Ini menyusul belum rampungnya surat administrasi dari fede-

ANDALKAN SAYAP ..................................................... dari Hlm 1 Dalam latihan terakhir timnas kemarin RD menginstruksikan para pemain untuk lebih banyak melepas passing. Pola variasi serangan pun coba dibangun dengan mengandalkan dua sayap. Di laga melawan Singapura, RD tetap akan menumpukan serangan pada Ferdinand Sinaga di sektor kiri dan Oktovianus Maniani di sayap kanan. Keduanya akan mendukung pergerakan Titus Bonai dan bintang baru timnas, Patrich Wanggai. Meski demikian, RD belum mau menyebutkan ujung tombak yang akan diturunkan untuk mendobrak pertahanan Singapura. Alasannya, dia perlu melihat kebugaran para anak asuhnya hingga pagi ini. Tiga penyerang ‘Garuda Muda’ yang dimilikinya dianggap mempunyai peluang sama untuk diturunkan. Yongki, Titus, dan Patrich mempunyai kans yang sama. Hadangan bagi Indonesia di partai ini adalah soal waktu pertandingan yang berlangsung pada pukul 14.00 WIB. Waktu bermain di siang hari nyaris tidak pernah dirasakan oleh 20 penggawa timnas. Ini pun menimbulkan kekhawatiran karena bisa membuat kondisi fisik para pemain terkuras. RD membaca kondisi ini sebagai suatu potensi yang menghambat permainan Egi

Melgiansyah dkk. Karena itu, dia menginstruksikan dua sesi latihan jelang laga lawan Singapura digelar pada siang hari. RD mewaspadai kapasitas teknik skuat The Young Lions yang mampu memancing lawan masuk ke daerah pertahanan mereka. Singapura memiliki pertahanan yang kuat dan mampu melakukan serangan balik cepat. Karena itu, timnas akan mengubah gaya bermainnya dibanding laga melawan Kamboja. Keseimbangan dalam menyerang dan bertahan akan diutamakan. Salah satu penggawa timnas, Oktovianus Maniani, mengaku sangat termotivasi mengantarkan kemenangan kedua bagi timnas. Kemenangan dinilainya sangat vital untuk mengamankan peluang Garuda lolos ke semifinal. ‘’Kita semua sudah siap. Kita akan berjuang untuk meraih kemenangan,’’ kata Okto yang masuk 20 besar pemain muda terbaik Asia versi ESPN itu. Di pihak lain, kubu Singapura juga mewaspadai ancaman yang dihadirkan tuan rumah. Bermain di hadapan penonton sendiri dinilai akan meningkatkan kekuatan Garuda. Hal ini diakui penyerang Singapura, Muhammad Hafiz Bin Abu Sujad. Menurut Hafiz, Indonesia

HEMAT ANGGARAN ..................................................... dari Hlm 1 kepada staf dan pejabat. Anggaran mobil dinas yang biasa dipakai mengantar pejabat juga dipangkas sampai sembilan juta dolar AS. ‘’Di saat banyak keluarga Amerika telah dipaksa mengurangi anggaran belanja, dipaksa mengambil keputusan sulit untuk menyingkirkan apa saja yang tak dibutuhkan untuk bisa berhemat, kami pikir sangat pantas bagi lembaga pemerintah untuk mulai menghilangkan pemborosan apa pun, baik besar maupun kecil,’’ kata Obama, di Washington. Dia yakin perintah penghematan ini bisa memotong anggaran tak penting dan boros sampai 20 persen di lembaga-lembaga federal. Dengan pengetatan anggaran ini, para tamu lembaga Pemerintahan AS mungkin

tak bisa lagi mendapat berbagai suvenir, seperti mug, baju, dan pernak-pernik lain yang dibiayai dari pajak rakyat. Padahal, berbagai suvenir yang dihiasi lambang kepresidenan yang banyak ditemui di Gedung Putih dan pesawat kepresidenan Air Force One sangat diminati para pejabat asing yang berkunjung. Seorang pejabat Pemerintah AS menjamin langkah penghematan kecil itu akan disalurkan ke program yang lebih bermanfaat, seperti infrastruktur untuk menambah lapangan kerja. Namun, langkah-langkah penghematan kelas teri ini dikritik sebagai aksi simbolis saja dibanding manfaatnya untuk menolong ekonomi AS yang masih digelayuti angka pengangguran sembilan persen.

rasi sepak bola Nigeria, negara asal Igbonefo dan Greg. “Hingga saat ini belum ada respons dari Nigeria. Kita tunggu hingga jelang kick off,” ujar penanggung jawab timnas, Bernhard Limbong. Jika Igbonefo absen, Rijsbergen masih memiliki pilihan pada Muhammad Roby. Roby akan mendampingi Hamka Hamzah untuk mengawal lini pertahanan Garuda. Sedangkan, Supardi dan Zulkifli Syukur akan mengawal kedua sisi pertahanan. Di posisi penjaga gawang, Rijsbergen dalam posisi dilematis, apakah akan memilih Fery Rotinsulu. Di lini tengah, Ahmad Bustomi, Tony Sucipto, dan Firman Utina akan menjadi andalan untuk mengimbangi lini tengah Qatar yang dihuni gelandang terbaik Asia saat ini,

Khaflan Ibrahim. “Kami juga sudah bekerja keras untuk memperbaiki sisi pertahanan yang selama ini menjadi titik lemah,” kata Rijsbergen. Pelatih Qatar Sebastiao Lazzaroni menganggap bahwa laga lawan Indonesia sebagai partai wajib menang bagi timnya. Tiga poin akan mengantarkan Qatar menghuni peringkat dua. “Kami berhasil meraih tiga angka di Jakarta. Dan, di kandang sendiri kami harus menyempurnakan kemenangan. Ini sangat penting bagi langkah kami di babak selanjutnya,” ujarnya. Dari tiga laga sebelumnya, timnas Indonesia selalu kalah. Begitu pula ketika menjamu Qatar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, sebulan lalu. Indonesia takluk dari Qatar 2-3. ■ ed: budi raharjo

pasti akan bersemangat meraih kemenangan. “Dan kami juga pasti akan mendapat tekanan penonton. Tapi itu bukan masalah, kami sudah terbiasa menghadapi tekanan penonton tuan rumah,’’ ujarnya. Hafiz yakin timnya memiliki potensi membuat kejutan dengan menaklukkan Indonesia. Dia merujuk pada penampilan Singapura yang nyaris mempermalukan juara bertahan Malaysia di laga pembuka. Penampilan the Young Lions dinilainya terus membaik pada tiap pertandingan dan diharapkannya berlanjut ketika melawan Indonesia. Berbeda dengan sang pemain, pelatih Singapura Slobodan Pavkovic justru memilih merendah menyikapi peluangnya pada laga melawan Indonesia. Menurut pelatih asal Serbia itu, Indonesia adalah tim terkuat di pentas SEA Games. ‘’Mereka mengejutkan saya dengan banyaknya pemain berkualitas yang dipunyai. Saya kira semua setuju jika sejauh ini Indonesia adalah yang terbaik,’’ ungkap Pavkovic. Namun, Pavkovic mengaku telah mengamati saksama video pertandingan Indonesia dan telah mengantongi titik lemah permainan anak-anak Garuda. ‘’Kami sudah menganalisis bagaimana seharusnya kami menghadapi Indonesia, tapi tidak bisa saya katakan di sini,’’ tuturnya. Menurut Pavkovic, anak-

anak asuhnya tak akan menyerah melawan tuan rumah. Singapura tetap mengincar poin untuk mengamankan jatah ke semifinal. Seperti Indonesia, negara jiran ini pun mematok medali emas dalam SEA Games XXVI ini karena belum pernah sekalipun menjadi kampiun. Pada pertandingan pertama Indonesia berhasil mencukur Kamboja dengan skor 6-0. Dari segi fisik, timnas lebih diuntungkan karena Singapura telah melakoni dua kali pertandingan. Setelah imbang 0-0 dengan Malaysia, the Young Lions berhasil menundukkan Kamboja 2-1.

Langkah ini dinilai hanya memberi tekanan kepada kubu Republik yang telah mengganjal proposal Obama senilai 447 miliar dolar AS untuk penciptaan lapangan kerja akhir Oktober lalu. Kepada New York Times, juru bicara Ketua DPR AS John A Boehner, Brendan Buck, mengakui rencana Obama itu bagus. ‘’Tapi itu tak akan banyak manfaatnya. Penghematan itu juga akan dibelanjakan untuk hal lain.’’ Meski demikian, pemborosan pada segala tetekbengek itu ternyata nilainya sangat mengejutkan, seperti temuan di Departemen Kehakiman AS akhir September lalu. Selama tahun 2008 dan 2009 Departemen Kehakiman membelanjakan 121 juta dolar AS hanya untuk biaya rapat. Salah satu penyebabnya adalah kue muffin dalam setiap rapat yang harga per bijinya

JAKARTA — Kejadian luar biasa (KLB) hepatitis A di Sawangan, Depok, Jawa Barat, mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Dinas Kesehatan Deok sudah dikerahkan untuk melakukan investigasi awal, dibantu oleh tim dari pusat. “Kasus kali ini tetap kondisi luar biasa agar bisa mendapat bantuan dari pusat. Beberapa tahun yang lalu juga ada KLB seperti itu. Sampai saat ini, belum ada penambahan pasien hepatitis A di Depok,’’ kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Kamis (10/11). Penyebaran hepatitis A bergantung pada higienitas atau sanitasi makanan dan minuman, termasuk cara memasak makanan dan airnya. Namun, hepatitis A ini bisa sembuh dengan istirahat yang cukup. Karena itu, Endang meminta para penderita harus istirahat dan jangan masuk sekolah dulu. Dia juga meyakinkan publik bahwa kasus kematian akibat penyakit ini tergolong rendah. Penetapan KLB oleh Pemerintah Kota Depok, Rabu (9/11), menjadikan seluruh pengobatan pasien hepatitis A di wilayah itu masuk dalam

■ ed: budi raharjo

belum selesai 100 persen. Para atlet yang telah berdatangan batal mengayuhkan kanonya gara-gara menara garis finis di lintasan dayung ini masih dalam tahap penyelesaian. ‘’Manajer seluruh negara peserta sepakat untuk meniadakan penyisihan dikarenakan ketidaksiapan lokasi kompetisi,‘’ ungkap Manajer Kompetisi Cabang Kano Kayak, Muhammad Assyidiq, kepada Republika kemarin. Memang, Assyidiq juga melontarkan alasan lain terkait pembatalan babak penyisihan ini, yaitu karena hanya ada tujuh negara yang mengikuti cabang olahraga tersebut sehingga dianggap terlalu sedikit. Para manajer lalu bersepakat untuk langsung menggelar partai final hari ini untuk memperebutkan medali. Sekretaris Pemprov DKI Jakarta yang juga Chairman Inasoc Fadjar Panjaitan mengakui belum siapnya menara garis finis cabang dayung. Hanya, ia menjanjikan pembangunannya tetap dikejar tuntas kemarin sehingga hari ini lintasan dayung bisa digunakan. Dia mengakui pula sejumlah fasilitas untuk atlet dan wartawan peliput cabor ini hanya akan memakai tenda karena kurangnya infrastruktur di sana. Batalnya babak penyisihan kano kayak ini seakan membenarkan kekhawatiran banyak kalangan mengenai karutmarutnya persiapan pergelaran SEA Games karena pembangunan sejumlah venue olahraga yang molor. Venue dayung di Danau Cipule ini menjadi salah satu yang kerap

disorot, selain venue lain di JSC. Tentu, kejadian ini patut disesalkan meski semua manajer dari negara peserta bisa menerima kondisi tersebut. Mestinya, pembangunan venue telah selesai jauh sebelum waktu pertandingan dimulai. Bahkan, idealnya seperti negara lain yang menggelar ajang multi-event tingkat dunia atau Asia, venue yang digunakan telah selesai dipoles sebulan atau beberapa bulan sebelum pembukaan. Bukannya serbamepet atau bahkan telat seperti yang terjadi di venue dayung itu. Sampai H-1 pembukaan SEA Games, pengerjaan akhir sejumlah venue di JSC juga masih berlangsung. Panitia berusaha menuntaskan perlengkapan pertandingan seperti terlihat di venue atletik. Para pekerja masih melengkapi lampu penerang stadion dan merapikan jalan masuk. Di sana-sini pekerja terlihat masih sibuk melengkapi sarana dan prasarana di area JSC. Di kiri-kanan jalan di area JSC memang telah terpasang beraneka poster bertemakan SEA Games. Jakabaring terlihat warna-warni dengan hiasan itu. Namun di balik poster itu masih banyak terhampar tanah tandus atau rawa yang terlihat tak terawat. Sedangkan jalan menuju lokasi-lokasi pertandingan sudah mulai terlihat mulus meski debu terempas begitu kendaraan melintas. Semua pihak yang terlibat, seperti Pemerintah Provinsi Sumsel dan Inasoc Sumsel terus berupaya memperbaiki kekurangan yang ada. ‘’Akan kami tunjukkan dengan kerja

16 dolar AS (Rp 143 ribu). Padahal, dalam setiap rapat minimal ada 250 muffin yang disajikan. Contoh lain pemborosan uang rakyat adalah camilan rapat seharga 32 dolar AS per orang, kue brownies seharga 10 dolar AS, dan kopi seharga delapan dolar AS. Ada pula pengeluaran hampir 600 ribu dolar AS hanya untuk konsumsi lima kali rapat perencanaan kegiatan. Akibatnya, Obama memerintahkan semua lembaga federal mengkaji kembali semua biaya rapat mereka. Jaksa Agung Janet Reno juga mengeluarkan perintah penghematan, termasuk pembatalan semua rapat tak penting. Langkah penghematan juga sudah melanda berbagai negara bagian AS dengan porsi yang lebih besar, tak sekadar untuk mug dan biaya konsumsi rapat. Awal September

lalu Gubernur Connecticut Dannel P Malloy menjalankan program penghematan guna memangkas 700 juta dolar AS selama dua tahun. Korban pertama adalah para pegawai negeri yang selama dua tahun mendatang tidak akan menikmati kenaikan gaji. Puluhan polisi lebih memilih mengundurkan diri daripada gajinya stagnan. Pemerintah Connecticut juga mengurangi frekuensi pembersihan ruang kantor yang dapat menghemat 280 ribu dolar AS. Jam operasional beberapa kantor pemerintah juga dikurangi sehingga bisa hemat listrik dan gas pemanas sampai 410 ribu dolar AS, juga mengurangi kontrak pengadaan komputer untuk menghemat 517 ribu dolar AS. Ketel pemanas ruangan pun dimodifikasi agar lebih hemat gas sampai 260 ribu dolar AS. Sekretaris Kantor Kebi-

jakan dan Manajemen Connecticut Ben Barnes sempat mengusulkan penutupan lembaga pemasyarakatan Bergin untuk menghemat 5,8 juta dolar AS. Namun, rencana itu masih ditolak anggota dewan setempat. Seperti dikutip dari situs Pemerintah Connecticut, pemangkasan anggaran terbesar ada di Departemen Kesehatan Jiwa dan Kecanduan yang mencapai 13,8 juta dolar AS. Itu baru contoh penghematan yang berdampak pada pegawai pemerintah. Ada pula penghematan yang berdampak langsung pada pelayanan masyarakat luas, seperti pemotongan anggaran program jaminan kesehatan (Medicaid) bagi warga miskin oleh puluhan negara bagian. Pemicunya adalah berakhirnya stimulus federal dari Gedung Putih yang akan memotong dana Medicaid dan Medicare (jaminan kesehatan

Isu keracunan Menjelang laga, beredar kabar sejumlah pemain Singapura keracunan makanan di Hotel Sultan, Jakarta. Asisten Direktur Marketing Hotel Sultan Ribhka Anastasia menjelaskan, sangat aneh apabila ada atlet yang keracunan garagara menyantap makanan hotel. Hotel itu memiliki banyak tamu yang menyantap makanan dari dapur yang sama, namun tak ada keluhan. Ribhka menduga atlet Singapura tidak keracunan, melainkan terserang diare. Apalagi tim medis kontingen Singapura pernah mendatangi Sekretariat Inasoc di Hotel Sultan dan menanyakan rumah sakit yang bisa dijadikan rujukan untuk pasien diare.

11

Penelitian IPB Untuk mengetahui sumber penularan KLB hepatitis A di Depok, dilakukan uji sampel di Laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB). Sampel yang diuji meliputi sampel air, makanan, ditambah rectal swab (sampel dari anus) si pembuat makanan. “Sampel sudah diambil dan saat ini sedang diperiksa di laboratorium IPB,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama. Upaya lain yang sudah dilakukan terkait KLB ini, di antaranya adalah perawatan kasus, penyuluhan hidup bersih dan sehat, serta pengamatan intensif. Data penularan hepatitis A di SMKN 2 Sawangan sampai Kamis petang, kata dia, menunjukkan penurunan. Dalam dua hari terakhir (8-9 November 2011), hanya ditemukan satu tambahan kasus baru. Dengan demikian, jumlah kasusnya sampai saat ini sebanyak 90 orang, terdiri atas 89 siswa ditambah satu guru. Pasien hepatitis A yang masih dirawat ada empat orang dengan keadaan terkontrol, sedangkan yang lainnya sudah membaik dan dalam masa pemulihan dengan tetap berada di bawah pengawasan petugas puskesmas dan petugas kesehatan setempat. ■ c21 ed: dewi mardiani

■ c08 ed: budi raharjo

lanjut usia) hingga 320 miliar dolar AS untuk mengurangi defisit anggaran. Banyak negara bagian tak akan mampu memenuhi klaim Medicaid yang diperkirakan bakal naik lebih dari 28 persen tahun depan. Padahal, Medicaid dan Medicare jadi andalan kampanye Obama 2008 lalu. Dalam survei yang dilakukan Yayasan Keluarga Kaiser akhir Oktober lalu, pada 2012 nanti 50 negara bagian akan memperketat program Medicaid, 40 negara bagian membatasi pembayaran klaim rumah sakit, bahkan 25 negara bagian membekukan pembayaran klaim rumah sakit. Tahun ini 28 negara bagian memotong atau membekukan pembayaran Medicaid ke rumah sakit dan 30 lainnya memotong pembayaran biaya perawatan warga yang sakit di rumah. ■ reuters ed: rahmad budi harto


jadwal shalat Bandung -3 Mnt, Yogyakarta -14 Mnt, Semarang -14 Mnt, Surabaya -24 Mnt, Jambi + 13 Mnt, Padang +26 Mnt, Medan +33 Mnt, Makassar -24 Mnt.

Subuh Zhuhur Ashar Maghrib Isya

REPUBLIKA

04.07 11.40 14.59 17.52 19.05

MAHAKA MEDIA

Jusuf Kalla akan Buka IBF ke-11

konsultasi agama Pengasuh Ustaz Bachtiar Nasir

Memanjangkan Sujud Terakhir Assalamualaikum wr wb Ustaz, ada sebagian ulama yang membolehkan membaca doa sewaktu sujud pada rakaat terakhir dengan pertimbangan pada saat sujud manusia dekat dengan Allah SWT. Namun, sebagian ulama melarang hal tersebut. Alasannya, hal itu akan menambah ritual baru dalam shalat. Bagaimana menyikapi masalah ini sesuai syariat, Ustaz? La Ode, Tangerang Waalaikumussalam wr wb Benar bahwa ketika sujud merupakan saat terbaik untuk berdoa. Seperti disebutkan dalam hadis Rasulullah, “Saat yang paling dekat antara seorang hamba dan Rabb-nya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah doa ketika itu.” (HR Muslim dari Abu Hurairah). Jadi, membaca doa saat sujud dibolehkan, bahkan dianjurkan sebab waktu itulah seorang hamba berada pada momen terdekat dengan Allah. Riwayat lain juga menjelaskan hal ini. Ibnu Abbas menyatakan, Nabi bersabda, “Ketahuilah, aku dilarang untuk membaca Alquran dalam keadaan rukuk atau sujud. Adapun saat rukuk, agungkanlah Rabb Azza wa Jalla, sedangkan kala sujud berusahalah bersungguh-sungguh dalam doa sehingga layak dikabulkan untukmu.’’ (HR Muslim). Bahkan, para ulama berpendapat, doa yang berasal dari Alquran boleh dibaca waktu sujud selama diniatkan berdoa, bukan membaca Alquran. Ulama Syafi’iyah, al-Zarkasyi, berkata dalam kitabnya, Tuhfatul Muhtaj, “Yang terlarang jika dimaksudkan membaca Alquran, namun jika yang dimaksudkan adalah doa tidak apa-apa, seperti seseorang boleh membaca qunut dengan beberapa ayat Alquran.” Sebagian imam sering kali hanya memperpanjang sujud terakhir ketika shalat karena memperbanyak doa. Para ulama berpendapat, memanjangkan sujud itu pada umumnya diperbolehkan, khususnya bagi yang shalat sendirian, tetapi mengkhususkannya pada sujud terakhir itu tidak ada dalilnya. Diriwayatkan, dalam amalan shalat Nabi Muhammad, semua gerakan shalatnya lamanya hampir sama. Al-Barra` bin ‘Azib berkata mengenai shalat Rasulullah, “Rukuk, bangkit dari rukuk, sujud, dan duduk di antara dua sujud, semuanya hampir sama (lama dan tumaninahnya).’’ (HR Bukhari dan Muslim). Untuk imam, sebaiknya tidak terlalu memanjangkan pelaksanaan rukun-rukun shalat mengingat kondisi makmum yang berbagai macam. Hal ini sesuai anjuran Nabi. Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, “Apabila salah seorang dari kamu mengimami orang banyak, maka hendaklan ia meringankannya karena di antara makmum itu ada yang lemah, sakit, dan sudah tua. Dan apabila ia shalat sendiri, maka hendaklah ia memanjangkan semaunya.’’ (HR Malik, Bukhari, dan Muslim). Wallahu a’lam bish shawab. ■

JAKARTA — Momen tahunan berupa Islamic Book Fair (IBF) kembali hadir pada 9–18 Maret 2012 mendatang. Sebanyak 85 penerbit siap menyemarakkan IBF ke-11 ini yang rencananya dibuka oleh mantan wakil presiden Jusuf Kalla. Ketua Panitia IBF ke-11 Khaerudin mengatakan, tujuan IBF tetap sama, yaitu untuk kepentingan dan syiar Islam. Selain itu, IBF dianggap sebuah kesempatan bagi penerbit mengenalkan buku-buku baru mereka, mediasi antara penulis dan penerbit, serta cuci gudang yang biasanya diserbu oleh pengunjung yang memperoleh buku murah juga bermutu. Menurut Khaerudin, arena pameran yang berisi 372 stan terbagi menjadi dua lantai. Lantai pertama khusus untuk buku, sedangkan lantai kedua berisi stan multiproduk. Selain pameran, panitia menjadwalkan 70 acara lainnya. “Setiap acara kami harapkan mampu menarik minat masyarakat,” kata Khaerudin di Jakarta, Kamis (10/11). Seperti tahun-tahun sebelumnya, IBF ke-11 juga mengundang tokoh nasional dan internasional. Tokoh nasional yang hampir dipastikan datang adalah Ustaz Arifin Ilham, penulis Habiburahman el-Shirazy, Hidayat Nur Wahid, serta Oki Asokawati. Sementara itu, pemilihan tokoh internasional masih digodok oleh panitia. Khaerudin menjelaskan, selain promosi di berbagai media, panitia memanfaatkan jejaring sosial untuk meningkatkan pengunjung pada pameran buku ini. Menurut dia, tradisi lainnya yang dipertahankan dalam IBF adalah pemberian award, penghargaan kepada tokoh perbukuan. Ketua IKAPI DKI Jakarta Afrizal Sinaro mengatakan, IBF menjadi ajang mendekatkan penulis buku Islam dengan masyarakat. Penerbit akan menghadirkan para penulis di stan mereka. Salah satu yang bakal muncul adalah Dr Briliantono M Sunarwo, dokter ortopedi yang juga penulis. Selain tokoh nasional, panitia mengundang tokoh internasional yang bukunya beredar di Indonesia. Pada IBF sebelumnya, panitia berhasil menghadirkan penulis buku La Tahzan, Aidh al-Qarni. Pada IBF 2012, jelas dia, jumlah stan diperbanyak karena peminat yang ingin ikut pameran membeludak. IBF ini dirancang khusus memamerkan bukubuku Islam, baik dari dalam maupun luar negeri. Buku impor umumnya berasal dari negara-negara Arab. Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, IBF selalu sukses. Dalam satu hari, jumlah pengunjung dapat mencapai 40 ribu. Panitia pun berusaha menarik pengunjung dari luar negeri, seperti dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. “Kami menginformasikan IBF kepada mereka jauh hari sebelumnya,” kata Afrizal. ■ c27 ed: ferry kisihandi

Masjid Perkantoran Kembangkan Filantropi urus masjid melibatkan pemegang kebijakan, tidak hanya kalangan internal perusahaan JAKARTA — Masjid perkantoran mempu- tetapi juga instansi pemerintah, termasuk nyai potensi besar untuk menyelenggarakan lembaga legislatif. Ia juga berharap kebijakan kegiatan filantropi dari dana yang terkumpul Pemerintah Daerah DKI Jakarta sejalan dedari jamaah. Ketua Umum Forum Silaturahim ngan misi masjid perkantoran. Masjid Perkantoran se-Jakarta (Forsimpta), Ketua Pelaksana Harian Forsimpta, Abuzar Hanawijaya, mengakui, ada yang telah merea- Alghifari, mengatakan, bentuk pemberdayaan lisasikannya dengan beragam aktivitas so- dan kegiatan sosial 300 masjid di bawah Forsial dan lainnya masih harus didorong agar simpta beragam. Bantuan dari masjid perkanpotensi itu terus digali. toran, di antaranya disalurkan kepada Yayasan “Sejumlah masjid menggandeng lembaga- Himata, sebuah lembaga sosial di daerah Jalembaga pengelola zakat untuk menyalurkan karta Utara yang bergerak dalam pembinaan dana jamaah melalui beragam program pem- anak-anak jalanan. berdayaan dan sepanjang tahun ragamnya Pembangunan WC umum dan santunan unbertambah,” katanya di Jakarta, Kamis tuk taman pendidikan Alquran merupakan (10/11). Dari mulai bantuan untuk korban aksi sosial lainnya. Di bidang kesehatan, masbencana, pemasyarakatan pengobatan herbal, jid-masjid yang menjadi anggota Forsimpta hingga berbagai pelatihan. secara berkala menggelar pengobatan gratis. Keberhasilan pemberdayaan masjid per- “Biasanya bertepatan dengan Ramadhan.” Pekantoran bergantung pada kemampuan peng- ningkatan kualitas sumber daya manusia tak diabaikan. Fosimpta melaksanakan pelatihan manajemen masjid serta peningkatan FORUM SILATURAHIM MASJID kualitas dai dan khatib perkantoran PERKANTORAN SE-JAKARTA yang jumlahnya mencapai 180 orang. Di sisi lain, ia menuturkan masih ada (FORSIMPTA) kendala yang mesti diatasi oleh foLahir melalui rapat kerja 10 perwakilan masjid, mushala, rum ini, yaitu mengenai kemampuan dan majelis taklim yang berlangsung di Ciawi pada 18-20 manajerial. Dari total masjid perkanMei 2001. Pada 9 Juni 2001, di Masjid Plaza Mandiri, toran yang bergabung dalam ForsimpJakarta, Forsimpta dideklarasikan oleh 14 deklarator. ta, baru lima persen yang manajemennya dianggap bagus. Ini perlu penanganan dengan baik. Kualitas masjid 300 Secara umum, kata Ketua Dewan Jumlah Masjid dari sisi manajerial unit Masjid Indonesia, Natsir Zubaidi, sejak Bagus 1970, masjid di perkantoran berkem5% bang signifikan. Tetapi, masih ada Kurang 180 masjid yang belum memenuhi kuali75 % Jumlah khatib orang fikasi manajerial yang bagus. Kategori ini banyak didominasi masjid-masjid di perkantoran pemerintah. Potensi filantropi Ia mengatakan, dibutuhkan kebeRp 20 miliar per tahun (ZIS) ranian mengubah pola pikir dan waCukup wasan tentang pengelolaan masjid.

Nashih Nashrullah

Sumber: Forsimpta

20 %

■ ed: ferry kisihandi

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

12

Din: Dukungan untuk Palestina Harus Berlanjut TAHTA AIDILLA/REPUBLIKA

Nashih Nashrullah

Bukan hanya moral, melainkan juga material. JAKARTA — Pemerintah Indonesia diminta untuk konsisten mendukung terwujudnya kemerdekaan Palestina. Menurut Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia Palestina (PPIP) Din Syamsuddin, dukungan itu sesuai dengan amanat yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945, yang menegaskan kemerdekaan ialah hak segala bangsa. Din mengatakan, ada gelagat bahwa negara anggota PBB menolak keanggotaan Palestina di organisasi internasional tersebut. “Bila itu terjadi, menunjukkan adanya standar ganda,” katanya dalam dialog bertajuk “A Long Way to Real Peace” di Jakarta, Kamis (10/11). Padahal, selama ini terjadi ketidakadilan terhadap Palestina. Di satu sisi, Israel telah diakui oleh banyak negara. Tetapi, pada saat yang sama, hal itu tidak berlaku bagi Palestina. Semestinya tidak ada alasan untuk memungkiri Palestina. Din yang juga ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan, posisi PPIP tetap mendukung negara Palestina merdeka. Dukungan terhadap mereka tak hanya bersifat moral, tetapi juga material. Misalnya, PPIP menggalang dana ketika Israel menyerang jalur Gaza pada 2010. Terkumpul donasi sebesar dua miliar rupiah. Selain itu pula, jelas Din, pihaknya akan mendukung perjuangan Palestina dalam bentuk advokasi dan opini. Ia menambahkan, krisis Palestina bukan menyangkut Islam semata atau bahkan direduksi sebatas masalah dunia Arab. Lebih dari itu, isu Palestina merupakan permasalahan kemanusiaan. Oleh karena itu, umat Nasrani pun berkepentingan, karena di negara itu juga terdapat tempat kelahiran Yesus. Di sinilah, tambah dia, mendesaknya solidaritas akar rumput atau people

SOLIDARITAS PALESTINA: Mahasiswa yang tergabung Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK), melakukan aksi solidaritas di Bundaran HI, Jakarta, Kamis (10/11). Mereka mendukung kemerdekaan negara Palestina dan mendesak PBB agar mengakui Palestina sebagai anggota penuh. to people guna mendorong terciptanya perdamaian di Palestina dan kawasan Timur Tengah. Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz Mehdawi mengatakan, dukungan masyarakat Indonesia memiliki arti penting bagi perjuangan rakyat Palestina. Terutama untuk menggiring opini komunitas internasional tentang mendesaknya upaya perdamaian dan menghapus ketidakadilan seperti yang dialami Palestina hingga saat ini. Faktor terakhir inilah, yaitu ketidakadilan, yang ia sinyalir menjadi penyebab krisis Palestina. “Kami berharap, Indonesia sebagai negara yang berpenduduk mayoritas Muslim tidak berubah pikiran dan tetap mendukung kemerdekaan Palestina.” Ia menyadari, pada prinsipnya banyak negara yang memberikan dukungan agar Palestina merdeka dan diakui sebagai anggota penuh PBB. Ia mengungkapkan, kini pihaknya masih berupaya memperoleh dukung-

an minimal sembilan dari 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB. Sementara itu, baru delapan suara yang mendukung Palestina menjadi anggota penuh PBB. Pada September lalu, Presiden Palestina Mahmud Abbas mengajukan Palestina sebagian bagian integral PBB. Ia menjelaskan, Palestina telah memutuskan akan bernegosiasi dengan Israel kalau mereka memenuhi persyaratan yang diajukan. Pembahasan batas wilayah, kata Mehdawi, harus mengacu pada referensi internasional dan Israel mesti menghentikan blokade atas Al-Quds. Dengan memblokade Al-Quds, Israel hendak mensterilkan pemeluk Islam dan Nasrani dari wilayah itu. Palestina bertekad mempertahankan Al-Quds dan tidak ingin kiblat pertama umat dimusnahkan oleh Israel. “Jika diusik, tentu akan menimbulkan kemarahan Muslim di seluruh dunia,” katanya. ■ ed: ferry kisihandi


ekonomi&syariah

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

13

www.sunlife.co.id

Sun Life Syariah Solusi masa depan yang lebih baik dan penuh berkah untuk keluarga Indonesia Hubungi telepon bebas pulsa: 0800 140 1262

:: bursa ::

:: jakarta islamic index :: Kamis (10/11)

Kamis (10/11)

FTSE 100

5.444,78

0,29

Dax

5.888,94

1,02

Cac 40

3.092,77

0,57

11.780,94

3,20

Nasdaq

2.621,65

3,88

Shanghai

2.479,54

1,80

18.963,89

5,25

Nikkei

8.500,80

2,91

Straits Times

2.786,90

2,51

BEI

3.783,88

1,91

Dow Jones

Hang Seng

540,00 538,08

535,00 530,00 528,38

525,00

526,53

525,78 525,45

520,00 4/11

7/11

8/11

9/11

10/11

12,3

Sumber: BBC dan Limas sampai 17.30 WIB

Sumber: Limas

BI Rate Dipatok Enam Persen PERGERAKAN BI RATE

5 Jan

12 Mei

BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) pada level 6,5 persen.

RDG BI lagi-lagi memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 6,75 persen. Keputusan ini diambil karena kinerja ekonomi domestik semakin kuat. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan I2011 tercatat sebesar 6,5 persen (yoy).

12 Jul

7 Mar

Meskipun angka inflasi sempat meningkat pada Juni, BI tetap mempertahankan BI Rate di 6,75 persen.

RDG-BI memutuskan untuk menahan BI Rate di level 6,75 persen. Keputusan ini memberikan dampak yang cukup positif terhadap pasar modal.

2011

12 Apr 4 Feb Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG), BI menaikkan BI Rate hingga 25 basis poin menjadi 6,75 persen.

Sefti Oktarianisa

Penurunan BI Rate tidak serta-merta akan mendorong penurunan bunga kredit bank. JAKARTA — Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 basis poin (bps) hingga menjadi enam persen. Ini merupakan kedua kalinya bank sentral melakukan tindakan yang sama, setelah penurunan BI Rate pada Oktober lalu sebesar 25 bps. Menurut Kepala Biro Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Difi A Johansyah, inflasi yang diperkirakan rendah membuat Dewan Gubernur BI memutuskan hal ini. “Kami memperkirakan, inflasi bakal mampu mencapai level terendah empat persen,” katanya, Kamis (10/11).

BI kembali mempertahankan BI Rate di angka 6,75 persen.

8 Sep

10 Nov

RDG BI memutuskan untuk mempertaha nkan BI Rate di level 6,75 persen.

RDG Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan kembali BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 6,00 persen. Penurunan ini sejalan dengan tekanan inflasi ke depan yang semakin rendah.

9 Jun BI kembali mempertahankan BI Rate di angka 6,75 persen. BI masih memandang Indonesia tidak sedang dalam tekanan inflasi.

Perbaikan terhadap struktur suku bunga (term structure) jangka pendek, menengah, dan panjang juga mendorong keputusan ini diambil. Langkah penurunan ini juga merupakan antisipasi BI terhadap krisis global yang kemungkinan besar memengaruhi neraca perdagangan Indonesia. “BI memandang, indikator produksi dan konsumsi negara-negara maju masih terus melambat,” ujar Difi. Karena itu, selain menempuh respons suku bunga, BI juga bakal menempuh cara lainnya, seperti kebijakan moneter dan makroprudensial. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan memitigasi potensi penurunan kinerja perekonomian dengan tetap mengutamakan pencapaian sasaran inflasi sekitar empat sampai enam persen pada 2011 dan 3,5-5,5 persen pada 2012. Meski demikian, BI menuturkan, akan terjadi pertum-

9 Agt

11 Okt

Kisruh keuangan AS hingga bergejolaknya pasar finansial dunia, tidak menyurutkan BI untuk menahan BI Rate pada posisi 6,75 persen.

BI untuk pertama kalinya sejak bulan Februari 2011 mengumumkan penurunan BI Rate 25 basis poin menjadi 6,5 persen.

buhan ekonomi yang cukup kuat. Pada triwulan ketiga 2011, BI mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,5 persen. Kinerja ekspor dan kuatnya konsumsi menjadi faktor pendukung. Pada triwulan IV 2011, BI memperkirakan, pertumbuhan ekonomi berpotensi lebih tinggi dari triwulan sebelumnya. Hal ini ditopang oleh masih kuatnya konsumsi rumah tangga dan ekspor serta perkiraan peningkatan belanja pemerintah pada bulan terakhir di pengujung 2011. Perkiraan kuatnya konsumsi rumah tangga didukung oleh terjaganya daya beli dan optimisme konsumen. Sementara itu, pertumbuhan ekspor diperkirakan masih tinggi. Neraca pembayaran pun diperkirakan akan mengalami surplus pada akhir 2011 nanti setelah mengalami defisit pada triwulan sebelumnya. Tetapi, khusus untuk nilai tukar rupiah, BI mencatat adanya tekanan dan perge-

rakan yang lebih rendah. Pada Oktober 2011 ini, nilai tukar rupiah secara rata-rata melemah 1,36 persen menjadi Rp 8.865 per dolar AS. “Prospek ekonomi AS dan Eropa telah mendorong investor melakukan penyesuaian instrumen investasi sehingga menimbulkan tekanan pada nilai tukar,” jelas Difi. Selain itu, permintaan valuta asing (valas) untuk memenuhi pembayaran impor turut pula menekan nilai tukar rupiah. Ketua Perhimpunan BankBank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono mengakui, penurunan BI Rate tidak serta-merta akan mendorong penurunan suku bunga dasar kredit (SBDK) di perbankan. “Ini hanya ekspektasi regulator mengenai tren bunga,” katanya kepada Republika. Menurutnya, setelah BI Rate turun, terdapat mekanisme penurunan suku bunga simpanan, seperti giro dan tabungan. Ia berujar, penurunan

dari komponen tersebut baru bisa menstimulus suku bunga kredit untuk turun lagi. “Kalau sisi ini, kita sebut faktor cost of fund turun, baru kemudian suku bunga kredit akan mengikuti,” katanya. Selain itu, terdapat faktor lain, seperti overhead (biaya operasional) bank, margin, dan premi risiko. “Hal itu kan ibaratnya kulakan kami. Kalau hal itu belum turun, bagaimana suku bunga kredit bisa langsung diturunkan?” ujar Sigit. Persaingan yang wajar dan kemampuan perbankan melakukan efisiensi sebaik mungkin juga menjadi faktor penurunan SBDK. Namun, ditegaskannya, secara jangka panjang penurunan BI Rate pasti sejalan dengan SBDK. Hanya, dikatakannya, hal ini tidak bisa serta-merta terjadi dan melewati rentang waktu yang tak bisa dipastikan. SBDK merupakan nilai bunga kredit yang diberikan perbankan kepada nasabah. Tetapi, terkadang ketika sampai kepada nasabah, SBDK akan ditambah dengan premi risiko masing-masing nasabah yang mengajukan pembiayaan. Sehingga, meski SBDK sama, suku bunga masing-masing nasabah berbeda. Sebelumnya, penurunan BI Rate sudah diperkirakan sejumlah ekonom. Menurut mereka, ini merupakan optimisme BI yang cukup tinggi dalam menghadapi situasi perekonomian dunia saat ini yang tak menentu. Menurut ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti, BI Rate kemungkinan akan mengalami penurunan seiring dengan tingkat inflasi yang makin rendah. Namun, sayangnya para pengamat hanya memperkirakan BI Rate memiliki potensi penurunan 25 bps. I antara ed: nidia zuraya

BI Kaji Insentif Pajak Bank Syariah JAKARTA — Bank Indonesia (BI) tengah mengkaji pemberian insentif pajak kepada perbankan syariah. Insentif pajak ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan perbankan syariah. Menurut Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI, Mulya Effendi Siregar, penghapusan pajak (tax neutrality) dan insentif pajak merupakan komponen yang dapat mendorong pertumbuhan perbankan syariah. Untuk perbankan syariah, penghapusan pajak ganda (double tax) murabah sebelumnya telah dilakukan. “Bagi negara yang sudah terapkan tax neutrality dan insentif pajak, seperti Malaysia dan Inggris, ternyata itu memberikan kemajuan yang cukup pesat terhadap perbankan syariahnya,” kata Mulya, Kamis (10/11). Mulya mengatakan, kajian untuk insentif pajak di perbankan syariah telah diselesaikan. Kajian itu, terang dia, telah memetakan bagian bisnis mana saja yang akan diberikan insentif pajak. Pemberian insentif pajak bagi perbankan syariah, lanjut Mulya, tidak akan memicu persaingan dengan perbankan konvensional. Dengan pemberian insentif, pertumbuhan perbankan syariah justru akan lebih cepat memberi kontribusi bagi ekonomi negara. “Negara lain memberi insentif, kalau dimungkinkan mengapa kita tidak berikan insentif serupa. Kita melihatnya apa manfaat bagi bangsa ini.” Penghapusan pajak berganda pada bank syariah sebelumnya telah dilakukan melalui Undang-Undang (UU) No 42/2009. Menurut Mulya, penghapusan pajak tersebut untuk memberi keadilan pada pajak antara perbankan sya-

riah dan konvensional. “Kalau tidak dinetralkan akan rugikan bank syariah, sementara konvensional tidak dirugikan. Jadi, sama netral,” ujar dia. Sementara itu, kalangan perbankan syariah masih mempermasalahkan penghapusan pajak pada transaksi murabahah. Pasalnya, pajak murabahah yang dihapus hanya berlaku untuk transaksi setelah 1 April 2010. Artinya, aturan itu tidak berlaku surut. Dalam Surat Keputusan Pemerintah (SKP) selanjutnya, pajak yang ditanggung pemerintah hanya diberikan kepada empat bank, yakni Bank Muamalat Indonesia, BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Syariah Bukopin. Pemerintah menganggarkan hingga Rp 328,4 miliar untuk menanggung pajak pada transaksi murabahah yang dilakukan sebelum 1 April 2010. Pagu anggaran tersebut dinilai tidak adil karena hanya diberikan kepada empat bank. Sementara hingga saat ini, anggaran juga tidak bisa dicairkan lantaran belum ada peraturan pelaksananya. Padahal, potensi pajak pertambahan nilai (PPN) murabahah untuk 187 bank serendah-rendahnya sebesar Rp 5,6 triliun. Direktur Kepatuhan Bank BNI Syariah, Imam Teguh Saptono, mengatakan pihak perbankan syariah sudah sepakat untuk tidak akan membayar pajak murabahah sebelum 1 April 2010. Namun, dia menekankan pihaknya akan tetap patuh terhadap aturan pemerintah selanjutnya. “Kita sudah sepakat tidak bayar pajak untuk transaksi sebelum 1 April. Untuk pembayaran pajak setelahnya, kita patuhi aturan pemerintah,” tegasnya. I c01 ed: nidia zuraya

ANGSURAN FLEKSIBEL SATU ALTERNATIF PEMBIAYAAN RUMAH DARI BNI SYARIAH

P

ada dasarnya kebutuhan tempat tinggal merupakan kebutuhan yang mendasar bagi manusia. Namun menjadi masalah karena pertumbuhan penduduk terutama di perkotaan cukup tinggi, sementara lahan yang tersedia semakin terbatas dan semakin tinggi harganya. Kredit Perumahan Rakyat (KPR) adalah program atau fasilitas pinjaman dari bank untuk membeli rumah secara kredit. KPR dianggap sebagai salah satu solusi membantu masyarakat untuk memiliki rumah idaman jika tidak tersedia uang tunai. Saat ini banyak pelaku bisnis dalam hal ini perbankan memberikan fasilitas KPR atau pembiayaan perumahan, baik bank konvensional maupun syariah. Paket yang ditawarkan pun cukup menarik. Pada dasarnya persyaratan pengajuan KPR atau pembiayaan rumah baik di bank konvensional maupun swasta sama namun ada beberapa hal yang membedakan diantaranya adalah akad pembiayaan yang berbeda selain skim angsuran dengan sistem tetap selama masa angsuran pada Bank Syariah dengan akad murabahah.

Bila sudah mempunyai uang yang cukup buat uang muka, maka anda tinggal mengajukan KPR. Bilamana dana anda tidak mencukupi buat uang muka maka anda harus menabungnya terlebih dahulu. Jangan memaksakan diri untuk mengajukan KPR bila dana untuk uang muka tidak mencukupi. Karena pada dasarnya, bank hanya akan memberikan KPR bila anda telah membayar uang muka. Selain itu, hal penting yang perlu diketahui sebelum pengajuan pembiayaan adalah biasanya bank hanya akan menyetujuinya bilamana cicilan bulanan tidak melebihi 40 persen dari pendapatan atau gaji anda. Misal gaji bulanan adalah 12 juta, jadi cicilan kredit bulanan maksimum yang akan disetujui oleh bank adalah 4,8 juta. Bilamana gaji anda tidak mencukupi, maka ada 3 cara untuk mensiasatinya, yakni dengan meningkatkan uang muka (DP) sehingga pembiayaan menjadi lebih kecil, cara kedua yakni dengan memperpanjang masa cicilan, dan yang ketiga adalah kombinasi kedua langkah tersebut dengan memperbesar uang muka dan memperpanjang jangka cicilan.

Anda mulai dengan melihat-lihat rumah mana yang sekiranya cocok, lingkungan dan harga sesuai keinginan, dan anda sudah menghitung bahwa tabungan untuk uang muka telah mencukupi dan juga untuk cicilan bulanan. Untuk pembelian rumah dari pihak developer, biasanya pihak developer akan membantu untuk proses ini bilamana semua persyaratan telah terpenuhi. Namun dapat pula menghubungi bank tempat anda menabung, biasanya pihak bank pun dapat merekomendasikan developer-developer yang telah bekerja sama. Apakah semua KPR bank akan diterima? Jawabannya adalah belum tentu, tergantung apakah anda memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh bank. 3 hal berikut ini sangat menentukan apakah permohonan anda akan disetujui atau tidak, yakni, usia, pekerjaan dan tidak memiliki black list kredit/pembiayaan di Bank lain. Strategi yang perlu dipersiapkan untuk mengajukan pembiayaan rumah atau KPR adalah sebagai berikut:

Dokumen keuangan & dokumen pribadi yang diperlukan, dokumen yang diminta adalah: G Surat Keterangan Bekerja di Perusahaan (minimal Anda harus sudah bekerja di perusahaan tersebut selama 2 tahun, atau bisa kurang tergantung dari pengalaman kerja anda) G Slip Gaji bulanan Asli. G NPWP (Nomer Pokok Wajib Pajak) G Kopi buku tabungan anda untuk mengetahui rekening koran Bank anda (minimal selama 3 bulan terakhir). G Foto kopi KTP, Foto Kartu Keluarga, Foto Kopi Surat Nikah, atau mungkin perlu disiapkan surat domisili dari RT / RW. G Surat keterangan WNI (bagi WNI keturunan).

Bagi wiraswastawan, maka dokumen yang diminta oleh bank sebagai berikut: G Daftar Pelanggan Anda (bila mempunyai pelanggan dominan) G Daftar Pemasok Anda (bila usaha Anda bersifat usaha dagang) G Bukti Transaksi Keuangan Anda dengan Pelanggan

(seperti bon atau faktur) G Catatan Rekening Bank (minimal selama 3 bulan terakhir) G NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) G SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), bila usaha Anda bersifat usaha dagang. G Tanda daftar Perusahaan (TDP)

Siapkan kelengkapan dokumen dari jaminan yang akan diajukan. G Sertifikat Tanah G IMB+ Blueprint atau gambar rumah tersebut. G SPPT PBB Tahun terakhir Bilamana anda membeli rumah baru dari developer, maka pihak developer yang akan menyiapkan.

Performance Keuangan Anda. Performance keuangan di rekening Koran tabungan harus bagus dan menunjukan transaksi yang terjadi pada tabungan anda baik untuk gaji maupun pendapatan usaha. G


industri&finansial

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

14

:: portofolio :: Inden All New Xenia Capai 1.500 Unit JAKARTA — Fenomena Xenia sebagai mobil ‘sejuta umat’ semakin tak terbantahkan. Ini terlihat dari angka pemesanan (inden) All New Xenia yang mencapai 1.500 unit sejak Oktober lalu. Padahal, peluncuran generasi kedua Xenia itu baru dilakukan Rabu (9/11) kemarin. “Sejak Oktober lalu sudah ada pengajuan permintaan konsumen mencapai 1500 unit,” kata Amelia Tjandra, direktur marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Jakarta,

Rabu (9/11). Mobil kendaraan keluarga itu, lanjut Amelia, baru akan dikirim kepada konsumen pemesan per tama pada Desember mendatang. Daihatsu akan memproduksi All New Xenia dalam beberapa varian tipe, mulai dari D, M, X, dan R untuk tipe tertinggi. Menurutnya, generasi terbaru Xenia ini dibanderol dengan harga Rp 126,6 juta hingga Rp 170 juta. ADM memastikan akan menggenjot produksi pabriknya di Sunter, Jakarta Utara, untuk memenuhi tingginya permintaan pelanggan dengan meluncurkan produk terbaru Xenia. Diperkirakan, kapasitas

pabrik yang hanya 330 ribu unit hingga akhir tahun ini akan tembus hingga 360 ribu unit. “Permintaan sangat tinggi, sejak tiga pekan lalu sebelum All New Xenia kami luncurkan, ternyata permintaan pelanggan sudah mencapai sekitar 4.000 kendaraan,” ujar CEO PT Astra International-Daihatsu Sales Operation, Suparno Djasmin. Menurutnya, kapasitas pabrik akan meningkat pada November tahun depan setelah adanya pabrik baru Daihatsu di Karawang, Jawa Barat. Dengan pabrik baru itu, total kapasitas produksi menjadi 430 ribu unit. ■ selamat ginting ed: nidia zuraya

Antam Bakal Terbitkan Obligasi Rp 4 Triliun JAKARTA — PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berencana menerbitkan obligasi berdenominasi rupiah hingga Rp 4 triliun. Untuk tahap pertama, BUMN ini bakal menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp 1,5 triliun dengan dua seri, yakni A dan B yang bertenor tujuh dan 10 tahun. Menurut Direktur Antam, Alwinsyah Lubis, penerbitan obligasi ini merupakan opsi pendanaan yang optimal bagi perusahaan itu. “Rating AA dari Pefindo atas obligasi Antam

juga merefleksikan kekuatan keuangan perseroan,” katanya, Kamis (10/11). Sekitar 20 persen atau Rp 800 miliar hasil obligasi akan digunakan Antam untuk investasi rutin di bisnis perseroan. Sementara 80 persennya atau Rp 3,2 triliun untuk pengembangan usaha. Antara lain, opsi membuka tambang baru dan implementasi proyek pengembangan bisnis inti. Obligasi ini diperkirakan memperoleh pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 2 Desember 2011. Masa

penawaran awal (bookbuilding) bakal dilaksanakan 10 hingga 24 November ini. Masa penawaran umum dijadwalkan mulai 6 hingga Desember nanti. Sedangkan, pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan 15 Desember 2011. Indikasi tingkat bunga untuk seri A sebesar 8,375 hingga 9,125 persen per tahun. Indikasi bunga obligasi seri B sebesar sembilan persen hingga 9,75 persen per tahun. Pembayaran bunga bakal dilakukan tiap triwulan dengan harga penawaran at par atau 100 persen. ■ sefti oktarianisa ed: nidia zuraya

YOGI ARDHI/REPUBLIKA

IPO Viva Peroleh Pernyataan Efektif

Kinerja Logistik Indonesia Anjlok Ichsan Emrald Alamsyah

Pemerintah berjanji segera melakukan aksi nyata untuk membenahi persoalan logistik. JAKARTA — Persoalan logistik dalam konektivitas perdagangan memengaruhi daya saing nasional. Apalagi, berdasarkan Logistic Performance Index (LPI), Indonesia semakin terpuruk dari tahun ke tahun sehingga setiap pihak mendesak pemerintah segera mengambil tindakan nyata. Peringkat LPI Indonesia saat ini turun dari urutan 43 ke 75 dari 183 negara. Posisi Indonesia hanya di atas Laos, Kamboja, dan Myanmar, sedangkan Malaysia, Thailand, dan Singapura jauh meninggalkan Indonesia. Ahli Senior Perdagangan Unit Multi Donor Facility for Invesment and Trade Climate (MDFITC) Bank Dunia, Henry Sandee, menyatakan, pihaknya saat ini melihat kesungguhan Pemerintah Indonesia dalam upaya membenahi logistik dengan cetak biru Sislognas serta Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Henry menyatakan, ada satu hal yang bisa dipetik dari upaya pembenahan di berbagai negara. Selama ini, menurutnya, banyak negara lebih dipusingkan dengan rencana strategi daripada tindakan nyata. “Proses pembuatan strategi ini makan waktu lama, tapi tidak ada tindakan nyata,” tuturnya dalam diskusi Indonesia Logistic Summit, 10–11 November 2011, di Jakarta Convention Centre, Kamis (10/11). Berdasarkan studi Bank Dunia terhadap eksportir Indonesia, menunjukkan bahwa biaya pengiriman eksportir Indonesia ke Eropa jauh lebih mahal daripada eksportir Malaysia. Menurut Henry, biaya antarkontainer dari Cikarang, Jawa Barat, ke Tanjung Priok memakan biaya 775 dolar AS, sedangkan dari Kuala Lumpur ke pelabuhannya, Port Klang, hanya 400 dolar AS.

Persoalan lainnya ialah kapasitas Pelabuhan Tanjung Priok yang termasuk ke dalam pelabuhan berukuran kecil sehingga kapal yang bisa masuk hanya yang mampu mengangkut empat ribu kontainer dan jika ke Eropa, butuh biaya yang besar. Hal ini membuat Indonesia harus mengirim ke Malaysia dan Singapura terlebih dahulu dengan biaya mencapai 200 dolar AS. Jumlah tersebut belum termasuk biaya pengiriman dari Malaysia atau Singapura ke Eropa yang nilainya bisa mencapai 600 miliar dolar AS. Selain itu, proses mengeluarkan kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok membutuhkan waktu yang lama. Jika pada 2010 membutuhkan waktu 4,9 hari, pada 2011 waktunya mencapai enam hari. “Kita harus ingat saat ini, ada kenaikan satu juta kontainer tanpa ada penambahan areal,” tutur dia. Kondisi serupa juga terjadi di dry port Cikarang. Selama ini, 60 persen kontainer yang ke dan dari Tanjung Priok serta berasal dari Cikarang, baru digunakan satu persen dari kapasitas yang ada. Artinya, dry port ini belum maksimal. Pejabat MDFITC Bank Dunia Wahyu Trenggono menambahkan, salah satu aturan yang bisa dibenahi ialah penentuan kurs untuk pajak. Dia mencontohkan, penentuan kurs hanya bisa dilakukan pada hari Senin, padahal kontainer dan kapal yang masuk bisa tiap hari. Sehingga kontainer yang masuk pada hari libur baru bisa diproses pada Senin. “Jadi, weekendnya tidak digunakan sama sekali.” Dalam sambutannya ketika membuka Indonesian Logistic Summit 2011, Wapres Boediono menyatakan, pemerintah akan segera melakukan aksi untuk membenahi logistik yang biayanya amat tinggi karena pengaruhnya berdampak luas. Ini disebabkan oleh mahalnya biaya logistik yang berdampak secara nasional, yaitu jarak perbedaan antarwilayah yang begitu besar. “Terkait logistik, tak banyak yang harus dibicarakan, yang penting action,” ujarnya. ■ ed: nidia zuraya

PROGRAM PASCASARJANA ISLAMIC ECONOMICS and FINANCE UNIVERSITAS TRISAKTI, JAKARTA Penerimaan Mahasiswa Baru dan Ujian Saringan Masuk

Program Magister (ME) dan Program Doktor (Ph.D) 1. Pembelian & Pengembalian Formulir : Oktober 2011 - Januari 2012 2. Ujian Saringan Masuk

Periode

Ujian Tertulis

Pengumuman Hasil USM & Wawancara

Gelombang I

14 November 2011

19 November 2011

Gelombang II

10 Desember 2011

15 Desember 2011

Gelombang III

11 Januari 2012

14 Januari 2012

3. Perkuliahan Martikulasi 4. Awal Perkuliahan

: Januari - Februari 2012 : Maret 2012

PENDAFTARAN : Gedung “I” Lt. 4 Ruang 4.07 Kampus A, Universitas Trisakti Jln. Kyai Tapa No. 1 Grogol, Jakarta Barat Telp. (021) 566 3232 Ext. 8347 Fax, (021) 566 9178 Mobile : +62 813 98 566 577 / +62-857 1609 4577 /+62-21 4577 1997 Website : www.ief-trisakti.ac.id Email : ief.academic@gmail.com / ief_acad_matter@yahoo.com

Sefti Oktarianisa

PRODUKSI MOBIL: Seorang pekerja merakit sebuah mobil di fasilitas perakitan PT Astra Daihatsu Motor di Sunter Jakarta, Kamis (10/11). PT ADM menargetkan total produksi pada tahun 2011 akan mencapai 360 ribu unit mobil. Jumlah ini meningkat dibanding produksi pada 2010 sebanyak 330 ribu unit.

Proyek KA Bandara Dikaji Ulang Fitria Andayani JAKARTA — Pembangunan jalur kereta api (KA) Bandara Soekarno Hatta kembali ke titik nol. Proyek yang telah dicanangkan pada 2005 lalu tersebut dikaji ulang dan akan dilaksanakan melalui mekanisme skema kerja sama pemerintah dan swasta (KPS). Diperkirakan, proyek ini baru akan memasuki masa konstruksi pada 2014. Pengkajian ulang proyek ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Tundjung Inderawan menyatakan, SMI bertugas untuk menggarap skema baru dalam realisasi proyek ini berdasarkan skema KPS. “Dengan demikian, pemerintah mengundang partisipasi pihak swasta untuk berinvestasi di bidang infrastruktur,” ujarnya, Kamis (10/11). SMI akan bertanggung

jawab untuk penyusun prastudi kelayakan, penyiapan dokumen pelelangan, pelaksanaan pengadaan badan usaha, dan dukungan tercapainya perolehan pembiayaan (financial close). Perjanjian fasilitasi ini, ujar Tundjung, diharapkan dapat menjadi awal dan semangat baru dalam pembuatan proyek. Padahal, sebelumnya kajian pembangunan proyek ini bahkan telah sampai ke tahap tender. Dengan masuknya SMI dalam proyek ini, maka semua studi kelayakan yang pernah dilakukan sebelumnya akan dikaji ulang. “Tentu nanti ada yang terpakai dan ada yang tidak,” kata Tundjung. Salah satunya kajian soal besarnya dana yang perlu disiapkan untuk merealisasikan proyek tersebut. Sebelumnya, pemerintah mengestimasi biaya pembangunan jalur ini mencapai Rp 2,2 triliun. Namun, dengan kajian yang baru, angka ter-

sebut bisa saja meningkat. “Yang jelas, rasio pendanaannya 30 persen dari pemerintah dan 70 persen swasta,” ujarnya. Secara umum, target investasi di sektor perkeretaapian hingga 2030 mencapai Rp 605 triliun. Hasil kajian baru ini juga akan merekomendasikan soal desain jalur dan tras. “Jalur yang akan dibangun kemungkinan dedicated (khusus), namun sebagian tetap menggunakan jalur yang sudah ada (existing),” papar Tundjung. Panjang jalur yang akan dibuat sekitar 33 km, yang dibuat dalam dua tahap. Jalur kereta api dari Manggarai ke Muara Angke sepanjang 11 km. Selanjutnya, jalur kereta dari Muara Angke ke Bandara Soekarno Hatta sepanjang 22 km. Namun, ada pula jalur kereta api bandara yang dikerjakan oleh PT KA berupa commuter line sepanjang lima km yang berhulu di Stasiun Tanah Tinggi. ■ ed: nidia zuraya

JAKARTA — PT Visi Media Asia Tbk (Viva), perusahaan media terpadu yang bergerak di bidang media, memperoleh pernyataan efektif untuk pelaksanaan penawaran umum saham perdana (IPO). Hal ini resmi dikeluarkan oleh Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Rabu (9/11). Menurut Presiden Direktur Viva Erick Thohir, Viva merupakan perusahaan media baru yang menunjukkan pertumbuhan positif seiring dengan momentum perekonomian nasional sejak beberapa tahun terakhir. “Dengan ini, ke depan, kami melihat konvergensi yang lebih luas dari konten melalui tiga platform inti, yaitu televisi, komputer, dan seluler sehingga melalui hasil IPO ini, kami akan mengakselerasi pengembangan bisnis kami untuk dapat lebih cepat mewujudkan konvergensi konten dan platform,” papar Erick dalam keterangan tertulisnya kepada Republika, Rabu (9/11). Setelah memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK yang merupakan persyaratan utama pelaksanaan IPO, Viva akan menggelar masa penawaran umum dari 11 hingga 15 November 2011. Rencananya, hal ini bakal dilakukan di South Gate Epicentrum Walk, Kawasan Rasuna Epicentrum, Jakarta. Diharapkan, pencatatan saham Viva di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dapat dilakukan pada 21 November 2011 nanti. Harga penawaran IPO Viva ditetapkan sebesar Rp 300 untuk setiap lembar saham. Harga penawaran ini hampir mencapai kisaran harga tertinggi dari rentang harga yang ditawarkan. Dalam proses bookbuilding yang telah berlangsung sejak 18 Oktober hingga 28 Oktober 2011 lalu, pada harga penawaran tersebut tercatat kelebihan jumlah minat pemesanan saham (oversubcribe) dari kalangan calon investor hingga mencapai 5,34 kali dari jumlah saham akhir yang ditawarkan. Viva menargetkan dapat memperoleh dana hingga Rp 805 miliar dari hasil IPO. Di mana sebesar Rp 500 miliar diperoleh saat penjualan saham perdana, sedangkan sisanya berasal dari hasil pelaksanaan waran yang akan dimulai periode pelaksanaannya enam bulan dari pencatatan saham Viva. Total jumlah saham akhir ditawarkan dalam IPO Viva ini menjadi sebanyak 1,67 miliar lembar saham baru yang disertai sekitar 1,02 miliar waran. Waran tersebut akan didistribusikan kepada seluruh investor IPO Viva sebagai insentif dengan rasio perolehan 5:3 (setiap 5 saham akan dapat memperoleh 3 waran). ■ ed: nidia zuraya


properti

15

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

Daya Pikat Apartemen di Sekitar Kampus DOKUMENTASI LIPPO KARAWACI

sementara menggantikan kos. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi pertimbangan utama, terutama bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan ekonomi lebih. Soal harga, pihaknya menawarkan yang relatif terjangkau bagi sebagian mahasiswa. Misalnya tipe studio seluas 20 hingga 24 meter persegi ditawarkan kurang dari Rp 200 juta. Dengan DP 30 persen, kredit 10 tahun, dan bunga 7,5 persen, cicilannya kurang dari dua juta per bulan. “Cicilan sebesar ini sama dengan biaya kos dengan kondisi dan fasilitas bagus di sekitar kampus yang rata-rata Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per bulan,” kata Teddy.

Depok menempati urutan pertama pilihan tempat tinggal dan investasi apartemen di area kampus. ara pengembang kini terus melebarkan pasar dengan menyasar segmen tertentu. Salah satunya adalah mahasiswa. Untuk segmen ini, mereka memilih membangun apartemen dengan harga terjangkau. Yang bisa kita saksikan, berbagai proyek apartemen dibangun di sekitar kampus. Di Depok misalnya, ada apartemen Margonda Residence yang dibangun Cempaka Group. Setelah sukses membangun Margonda Residence I dan II, kini sedang dibangun Margonda Residence III yang menyatu dengan D’Mall (dulu bernama Depok Mall). Lippo Group lewat PT Lippo Karawaci Tbk juga menyasar segmen mahasiswa di Depok dengan membangun Park View Condominium. Apartemen ini dibangun di atas Depok Town Square (Detos). Total lahan yang tersedia seluas 2,4 hektare. Setelah sukses memasarkan tower pertama, Lippo kini memasarkan tower kedua. Di Jakarta, Bekasi, dan wilayah lainnya juga didapati banyak pengembang yang membangun apartemen di sekitar kampus. Antara lain Salemba Residence di Jakarta Pusat, Mediterania Garden Residence 2 di Jakarta Barat dan Metro Park Condominium di Jababeka,Bekasi. CEO Housing & Land PT Lippo Karawaci Tbk, Ivan Budiono, mengatakan pasar apar temen untuk mahasiswa di Depok cukup besar. Sebab di daerah ini terdapat tiga perguruan tinggi ternama, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN). Ini membuat capital appreciation unit apartemen dapat mencapai 12 persen per tahun dan rental dapat mencapai 10 hingga 15 persen per tahun. Untuk wilayah Jabodetabek, Depok menempati urutan pertama sebagai pilihan

P

Strategi tepat

l

PARK VIEW CONDOMINIUM

tempat tinggal dan investasi apartemen di area kampus. Ini terbukti dari demografi pembeli Park View Condominium. “Untuk tower 1 Park View Condominium sebanyak 45 persen pembeli berasal dari Jakarta terutama Jakar ta Selatan. Warga Depok sendiri sebesar 25 persen, sementara dari Tangerang serta daerah lain mencapai 30 persen. Hal ini membuktikan bahwa ke depan Depok akan menjadi kota yang pembangunan serta pertumbuhan ekonominya maju pesat,” kata Ivan di Jakarta, Selasa (8/11). Karena respon masyarakat cukup bagus, lanjutnya, maka pihaknya meluncurkan tower 2 yang terdiri dari 389 unit dengan harga mulai Rp 238 juta. Saat ini sebesar 80 persen atau sekitar 300-an unit telah dipesan pembeli. Padahal Park View Tower 2 baru akan diluncurkan pada 19 November 2011 mendatang. Lokasinya cukup strategis yaitu bersebelahan dengan kampus Universitas Indonesia (UI) dan stasiun kereta api Pondok Cina. Saat ini UI sedang membangun rumah sakit pendidikan kelas dunia yang akan ber-

operasi pada Desember 2013, bertepatan dengan serah terima unit Park View. Apartemen ini, tutur Ivan, menggunakan fasilitas transfer lift menuju lobby serta akses langsung ke lobby atau area parkir yang memberikan privasi sekaligus rasa aman dan kenyamanan bagi para penghuninya. “Perpaduan lokasi, akses, fasilitas serta nama besar pengembang, membuat nilai investasi Park View Condominium terus tumbuh. Hanya dalam waktu tiga bulan, telah mengalami kenaikan harga sebesar 8 persen. Sementara kenaikan harga sewa apartemen di daerah Margonda Raya mencapai 30 persen per tahun,” papar Ivan. Sementara itu, CEO Cempaka Group, Teddy Budianto, mengatakan pasar apartemen mahasiswa memiliki prospek pasar yang besar. Contohnya, di kampus UI dan Gunadarma paling tidak ada puluhan ribu mahasiswa setiap tahun. Sebagian mahasiswa di kampus tersebut sudah memilih apartemen sebagai hunian

Pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghada, mengatakan perluasan pasar apartemen ke segmen mahasiswa adalah strategi yang tepat. Ini karena mahasiswa adalah basis ekonomi dalam pertumbuhan pasar apartemen, sama seperti kelas konsumen lain. Apalagi jumlah mahasiswa tidak akan pernah habis, khususnya di kampus besar dan ternama. “Bahkan kecenderungannya setiap tahun jumlah mahasiswa terus mengalami kenaikan,” katanya. Menurut Ali, ada beberapa pertimbangan yang harus menjadi catatan bagi para pengembang yang ingin membangun apartemen dan menyasar segmen mahasiswa. Antara lain pemilihan lokasi harus tepat yaitu dekat dengan kampus. Lingkungan yang mendukung untuk akses pendidikan, seperti toko buku dan fasilitas olahraga. Keamanan serta kenyamanan dengan fasilitas interaksi juga tersedia. Dan tentunya harga yang lebih terjangkau, sesuai dengan karakter sebagian besar mahasiswa. Namun, para pengembang sering membangun apartemen atau properti tidak sesuai kriteria pasar. Mereka sering tidak konsisten dengan konsumennya, dengan menurunkan atau menaikkan kriteria. “Akibatnya alih-alih mendapatkan konsumen, malah membuat sebagian apartemen menjadi kurang diminati karena tidak tepat sasaran,” tutur Ali. n c03 ed: anjar fahmiarto

:: berita properti ::

Starwood dan Tiara Kembangkan Le Meridien Bali Starwood Hotels and Resorts Worldwide Inc menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Tiara Raya Bali International di Jakarta, pekan lalu. Kerja sama ini terkait pengembangan Le Meridien Jimbaran, Bali. Sebelumnya proyek ini dikenal sebagai Ristia Resort dan telah dibangun sejak Februari 2011. Proyek dengan investasi sekitar 30 juta dolar AS ini akan mulai beroperasi pada pertengahan 2012. "Sebagian dana untuk pembangunan proyek ini berasal dari kas perusahaan. Sedangkan sebagian lainnya berasal dari perbankan” ujar Komisaris Grup Ristia, Richard Wiriahardja, dalam siaran persnya. Le Meridien Jimbaran, lanjutnya, dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare. Desain resort ini memadukan antara usur tradisional dengan kontemporer yang dikelilingi air. Resort ini juga akan menghadirkan bamboo chic yaitu sebuah gedung restoran berlantai tiga yang menghidangkan makanan asian modern, dengan menu utama makanan lokal dan rooftop bar. Richard optimistis proyek yang memiliki desain unik ini akan mendulang kesuksesan besar. Apalagi, letaknya strategis di Jimbaran yang dikenal sebagai kawasan bintang lima.”Para pengunjung dapat menikmati indahnya sunset melalui rooftop bar. Selain itu terdapat juga kolam renang yang menyerupai lagoon yang dapat diakses dari kamar-kamar di lantai dasar, serta terdapat fitness center dan ruang pertemuan yang besar,” jelasnya. n darmawan ed: anjar fahmiarto DARMAWAN/REPUBLIKA

Bangun Rumah Layak Huni Kemenpera Memfasilitasi Penyediaan PSU ebutuhan akan rumah terus mengalami peningkatan. Setiap tahun diperkirakan dibutuhkan 700 ribu hingga 800 ribu unit rumah baru. Di sisi lain pasokan yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan yang ada. Akibatnya backlog perumahan terus meningkat. Adalah menjadi salah satu tugas Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk menyelesaikan backlog perumahan tersebut. Berbagai kebijakan pun dikeluarkan. Dalam kurun waktu 2009 – 2011, Kemenpera mencatat berbagai capain kinerja di bidang perumahan dan permukiman. Kemenpera mengawali langkah penataan dengan mendorong penciptaan iklim yang kondusif dalam pembangunan perumahan dan kawasan permukiman melalui penyelesaian UU nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Sedangkan untuk mendorong penyediaan rumah layak huni melalui penyediaan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) yang memadai dicapai melalui beberapa kinerja. Antara lain pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) sebanyak 49 twin block (TB), penerbitan subsidi perumahan sebanyak 109.523 unit, pembangunan PSU kawasan perumahan dan permukiman untuk 12.470 unit. Selain itu fasilitasi perumahan swadaya berupa pembangunan 2.000 unit rumah baru dan peningkatan kualitas 20 ribu unit rumah, pembangunan 1.006 unit rumah khusus serta penataan perumahan dan permukiman kumuh berbasis kawasan seluas 30 hektare. Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), Djan Faridz, mengungkapkan beberapa catatan penting kinerja Kemenpera di 2011 antara lain melanjutkan pencapain sasaran prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010 – 2014, termasuk kontrak kerja dengan presiden. Yaitu pembangunan Rusunawa sebanyak 143 TB, penyaluran Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 184.100 unit rumah, pembangunan PSU kawasan perumahan dan permukiman untuk 117.400 unit rumah, dan fasilitasi pembangunan perumahan swadaya untuk 12.500 unit rumah baru serta peningkatan kualitas 12.500 unit rumah yang didukung PSU. Juga pembangunan 750 unit rumah khusus, fasilitasi prasertifikasi dan

K

DJAN FARIDZ Menteri Perumahan Rakyat (Menpera)

pendampingan pasca sertifikasi untuk 7.500 bidang tanah rumah swadaya.”Dari sisi kinerja penyerapan anggaran Kemenpera di 2011, hingga minggu ketiga September mencapai 38,69 persen dari total pagu anggaran. Penyerapan anggaran yang sebelumnya terkendala persiapan lokasi akan segera mengalami percepatan. Penyerapan anggaran pada akhir Desember tahun ini diperkirakan mencapai 92 persen,” ungkapnya. Sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong pemenuhan kebutuhan rumah secara vertikal, kata Menpera, pihaknya telah memfinalkan revisi Undangundang nomor 16 tahun 1985 tentang rumah susun. Pihaknya juga melakukan penyiapan naskah akademis dan draf rancangan undang-undang (RUU) tabungan perumahan untuk diajukan dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2012 – 2013. Juga penyusunan rancangan peraturan pemerintah (RPP) sebagai pelaksanaan amamat UU Nomor 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman. Salah satu terobosan yang dilakukan untuk mendorong pemerintah daerah (Pemda) menyediakan lahan guna pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) adalah dengan melakukan sinergitas pusat dan daerah. Salah satunya dengan pemberikan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perumahan dan kawasan permukiman dengan lingkup kegiatan berupa penyediaan PSU yang terdiri dari jaringan air minum, limbah (septic tank komunal), jaringan listrik, dan penerangan jalan umum. “Kendala utama penyaluran DAK terletak

pada kemampuan daerah memastikan ketersediaan lahan untuk pembangunan rumah bagi MBR,” jelas Menpera. Pada 2011, Kemenpera mengemban amanat dua direktif Presiden. Yaitu pembangunan rumah sangat murah sebanyak 350 ribu dan rumah murah sebanyak 650 ribu unit sampai dengan 2014 serta program penanganan rumah bagi MBR di daerah perbatasan NTT – Timor Leste sebanyak 29.992 unit. Untuk melaksanakan program tersebut, tengah disiapkan regulasi sebagai payung hukum, koordinasi lintas sektoral, pembangunan rumah sangat murah sebanyak 50 ribu unit dan penyusunan rencana rinci dan detail engineering design (DED) pembangunan rumah di perbatasan NTT – Timor Leste serta penanganan rumah di kawasan tersebut sebanyak 11.600 unit. Menpera menuturkan, program rumah murah sangat membutuhkan kontribusi Pemda dalam penyediaan lahan. Proses hibah yang panjang dan melibatkan legislatif membuat banyak Pemda belum bisa mendukung program ini secara efektif dan efisien. “Berkenaan dengan itu kami mengembangkan kebijakan insentif dan disinsentif kepada pengembang yang dapat menyediakan lahan hibah untuk program rumah murah,” terang Menpera Terkait dengan bidang pembiayaan khususnya penyaluran FLPP, Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera, Sri Hartoyo, menjelaskan dana FLPP yang telah

dialokasikan sejak 2010 hingga 2011 mencapai Rp 6,254 triliun dengan sasaran sebanyak 166.231 unit rumah sejahtera. Sebarannya mencakup Jawa (65,4 persen), Sumatera (18,7 persen), Kalimantan (8,3 persen), Sulawesi 96 persen), Bali dan Nusa tenggara (1,2 persen), serta Maluku dan Papua (0,4 persen). Kinerja penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) FLPP dari 2010 hingga 24 Oktober 2011 adalah sebanyak 78.951 unit rumah sejahtera dengan total nilai dana yang disalurkan sebesar Rp 2,650 triliun. “Dana perbankan yang termobilisasi untuk pembiayaan perumahan pada periode tersebut sebesar Rp 1,706 triliun. Sehingga total pembiayaan KPR sejahtera yang telah direalisasikan sebesar Rp 4,267 triliun,” kata Sri Hartoyo.

Menjawab tantangan Dalam waktu tiga tahun ke depan, tantangan yang dihadapi bidang perumahan rakyat cukup berat. Menpera menyatakan, tantangan tersebut harus disiasati dan dijawab dengan cermat sehingga upaya penanggulangan backlog dan pemenuhan kebutuhan rumah untuk MBR dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Tantangan itu mencakup sisi pasokan dan permintaan. Pada sisi pasokan, tantangannya antara lain memastikan berjalannya kembali program pembangunan rumah susun sederhana milik (Rusunami), meningkatkan

intensitas pemenuhan kebutuhan rumah untuk MBR melalui pembangunan dan perbaikan rumah swadaya yang dikerjasamakan dengan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) mitra perumahan rakyat. Selain itu memastikan pembangunan rumah murah dan sangat murah dapat berjalan baik dan tepat waktu melalui ketersediaan tanah matang yang sudah dilengkapi PSU, mempercepat penghunian dan penyerahan aset rusunawa kepada para penerima bantuan, dan memanfaatkan peluang pemenuhan kebutuhan rumah untuk MBR melalui penerapan lingkungan hunian berimbang, baik untuk rumah tapak maupun Rusun. Sedangkan dari sisi permintaan, tantangannya antara lain memperluas cakupan pelayanan FLPP untuk mencakup pembiayaan atas kredit konstruksi disamping pembiayaan KPR yang lebih terjangkau, mempercepat realisasi pembahasan RUU tabungan perumahan, serta memobilisasi sumber-sumber alternatif dana murah komplemen dengan FLPP dengan memanfaatkan peluang yang diberikan oleh UU PKP dan UURusun. “Untuk menjawab tantangan itu maka diperlukan penguatan kelembagaan perumahan rakyat di daerah melalui peningkatan program dekonsentrasi dan pembentukan kelompok kerja (Pokja) perumahan di daerah,” papar Menpera. l adv


dompet dhuafa

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

Menanti Pahlawan Kemiskinan

:: asah ::

Oleh M Arifin Purwakananta Direktur Komunikasi dan Sumber Daya Dompet Dhuafa

Tabayun Konstitusi ndang Undang Pengelolaan Zakat yang baru saja disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sedang hangat dibicarakan. Sudah sejak lama masyarakat yang bergelut dalam pengelolaan dan pemanfaatan zakat Indonesia (saya istilahkan menjadi Masyarakat Zakat) mengusung gagasan tentang amandemen UU No. 38 tentang Pengelolan Zakat sebagai upaya untuk terus memperbaiki arsitektur pengelolaan zakat di Indonesia. Sebanyak tiga kali penyelenggaraan Munas Forum Zakat, mulai dari Kalmantan Timur, Jakarta dan Surabaya selalu memfokuskan diri pada gagasan peningkatkan pengelolaan zakat di negeri ini. Walau diwarnai hujan interupsi dari Fraksi PKS dan sikap abstain Fraksi Hanura akhirnya DPR tetap memutuskan UU Pengeloaan Zakat ini. Pengesahan UU Pengelolaan Zakat ini direspon beragam. Media mencatat pernyataan Kementerian Agama dan banyak narasumber lainnya yang mendukung UU ini. Namun ternyata banyak juga narasumber lainnya yang ternyata memberi pernyataan berbeda seperti pernyataan kritis dari Ustaz Syuhada Bahri dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) dan Ustaz Mardani dari PKS. Bahkan Yusuf Wibisono dari Pusat Ekonomi & Bisnis Syariah (PEBS) Universitas Indonesia dalam opini di Republika beberapa waktu lalu memberikan gagasan untuk melakukan uji materi terhadap UU yang baru diketuk ini. Gagasan uji materi ini ternyata sejalan dengan sikap sejumlah LAZ Daerah. Saya memaknai, jika ini dianggap sebuah pertarungan gagasan arsitektur zakat Indonesia yang memang belum selesai wacananya. Hal pelik seputar kelembagaan, hubungan zakat dengan pajak dan peran serta masyarakat dalam mengelola zakat menjadi hal yang krusial untuk didiskusikan. Diketuknya UU Pengelolaan Zakat ketika belum terselesaikannya kesepakatan Masyarakat Zakat tentang mozaik bangunan gerakan zakat di Indonesia ini menjadi pemicu kristalisasi pihak yang mendukung dan menolak UU ini. Dalam kacamata saya, perbedaan pandangan ini adalah akibat pergumulan ijtihadi para tokoh gerakan zakat Indonesia. Sebagai sebuah perjuangan gagasan, para mujtahidin memang dituntut memberikan pandangan yang mendasar secara tenang tentang hal yang tengah dipertentangkan. Hal ini harus dijaga agar setiap perbedaan tidak menjadikan kita berada dalam arena yang keruh, namun dalam sebuah ruang diskusi dan forum tabayun yang sehat. Ketika UU sebagai konstitusi yang sah ini sudah diketuk, maka salah satu ruang tabayun-nya adalah pelaksanaan uji materi (judicial review) di Mahkamah Konstitusi. Gagasan uji materi atas UndangUndang Pengelolaan Zakat ini dapat menjadi tabayun konstitusi yang akan melegakan kita bersama apapun hasilnya. Sambil menikmati kedua gagasan ini di-tabayun-kan, saat ini Masyarakat Zakat sudah diajak untuk mendiskusikan draft Peraturan Pemerintah (PP) melalui sejumlah pertemuan oleh Kementerian Agama yang mengundang LAZ. Saya menyambut baik inisiatif ini. Saya berharap Masyarakat Zakat dapat juga memberi masukan kritis kepada setiap peraturan yang menyangkut perzakatan demi untuk kemajuan gerakan zakat di Indonesia. Wallahu a’lam. ●

U

M

asih ingatkah Anda dengan Muhammad Yunus? Seorang guru besar di bidang ekonomi dari Universitas Chitagong, Bangladesh. Yunus memperoleh nobel perdamaian karena kerja kerasnya memperjuangkan kesejahteraan orang-orang miskin di negaranya. Gagasannya tentang Grameen Bank telah berhasil mengantarkan sebagian orang miskin di negaranya untuk produktif dan terbebas dari jerat-jerat tengkulak. Gagasannya telah menginspirasi banyak gerakan kemanusiaan serupa di berbagai negara. Tidak hanya masyarakat Bangladesh, bahkan dunia menyebutnya sebagai Pahlawan Kemiskinan. Masih ingatkah Anda dengan Mohamed Bouazizi? Iya, dia seorang penduduk miskin di Tunisia. Seorang warga papa yang bunuh diri dengan membakar dirinya ketika polisi Tunisia menyita dagangannya berupa buahbuahan dan sayur-sayuran yang menjadi satu-satunya gantungan hidupnya. Aksi ‘heroik’ Bouazizi telah memicu kemarahan sosial ratusan ribu masyarakat Tunisia terhadap pemerintahnya pada awal tahun 2011 lalu dan berakhir dengan jatuhnya pemerintahan Tunisia. Aksi ‘kontroversial’ ini tidak saja telah memancing perhatian dunia, tapi juga menciptakan gelombang reformasi di kawasan Arab. Gelombang kemarahan yang berakar pada ketidakadilan ekonomi dan kesenjangan kemakmuran. Bouazizi pun sertamerta menjelma menjadi simbol perjuangan kaum miskin di Tunisia. Masyarakat negeri pesisir Laut Tengah tersebut menggelari Bouazizi sebagai Pahlawan Kemiskinan. Merujuk sejarah Islam, masih ingatkah Anda dengan khalifah Islam yang kedua, Umar bin Khattab? Dalam 10 tahun masa pemerintahannya, khalifah Umar tidak saja sukses memperluas pengaruh dan wilayah kekuasaan Islam, tapi juga menciptakan kemakmuran rakyatnya. Umar dikenal sebagai khalifah yang papa, dekat dengan kaum duafa. Setiap malam khalifah Umar selalu berjalan mengontrol sendiri keadaan rakyatnya. Bahkan dia pernah menggotong sendiri sekarung beras yang diambilnya dari baitul mal negara dan diberikan kepada seorang ibu miskin yang dijumpainya di tengah perjalanan. Keberpihakannya terhadap masyarakat miskin sangat jelas dilakukan khalifah Umar. Bahkan salah seorang keturunannya setelah satu abad kemudian, Umar bin Abdul Aziz, juga dikenal sebagai khalifah bersahaja. Meski hanya memerintah selama dua tahun, khalifah bergelar Umar II ini mampu mewujudkan kemakmuran rakyatnya. Sampai-sampai sangat sulit ditemukan mustahik zakat ketika itu. Sehingga sangat tepat jika banyak referensi sejarah menyebut kedua khalifah ini sebagai pahlawan-nya kaum duafa. Cerita di atas hanyalah sedikit dari kisah kepahlawanan orang-orang yang peduli dengan masalah-masalah kemanusiaan dan kemiskinan. Masih banyak lagi cerita-cerita kepahlawan dalam kemanusiaan di dunia ini, bahkan dalam masyarakat kita sendiri. Dalam referensi Islam, Rasulullah saw memberi penekanan dan perhatian besar terhadap persoalan kemiskinan. Bahkan Rasulullah saw sendiri digelari sebagai abul yatama (bapaknya anak-anak yatim), karena kedekatan dan perhatian besar yang diberikan beliau terhadap kondisi anak-anak yatim dan kaum fakir miskin.

Pahlawan Kemiskinan Indonesia Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) 2011 menyebutkan angka kemiskinan di Indonesia mencapai lebih dari 31 juta orang. Jumlah ini diprediksi meningkat pada tahun 2012 menyusul krisis keuangan dunia yang masih berlangsung. Malah, Bank Dunia menyebutkan jumlah orang miskin di Indonesia mencapai 100 juta jiwa. Terlepas data mana yang benar, faktanya potret kemiskinan sangat banyak dan vulgar terlihat dalam diorama kehidupan kita sehari-hari. Keberadaannya bahkan sangat dekat dengan

Pengungsi Somalia di Kamp Ifo, Dadaab yang berada di perbatasan KenyaSomalia bahumembahu memotong hewan kurban yang disalurkan Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa, Minggu (6/11).

:: tegar ::

Ade ; “Dokter” Hewan Lulusan SD

ecintaan Ade Suryana terhadap hewan ternak sejak kecil tidak sia-sia. Kini, pria berusia 42 tahun tersebut menjadi “dokter” hewan dadakan di kampungnya, Sumedang, Jawa Barat. Kebolehannya merawat hewan ternak yang sakit ia peroleh setelah bergabung dan mengikuti pelatihan tehnik beternak yang diselenggarakan oleh Kampoeng Ternak Dompet Dhuafa April lalu. Kini, Ade kerap mendapat panggilan dari warga sekitar rumahnya yang ingin mengobati hewan ternak-

K

16

nya. “Saat ternak penduduk ada yang sakit, saya sering dikontak warga. Tergantung siapa yang dekat dan ada di rumah,“ ungkap Ade. Kendati tidak pernah kuliah pada jurusan peternakan, pria yang hanya mengenyam pendidikan sekolah dasar ini merasa bersyukur, lantaran hewan ternak warga yang sakit bisa ia sembuhkan. ”Alhamdulillah, banyak hewan ternak warga yang sakit bisa sembuh. Dari situ warga banyak yang percaya akan kemampuan saya yang mengobati,” tuturnya. Setelah bergabung dengan kelompok pendamping Kampoeng Ternak Dompet Dhuafa, Ade mendapatkan segalanya.  Mulai dari cara beternak, memilih bibit, memilih pakan sehat untuk ternak, perawatan, hingga tindakan penanganan kesehatan saat ternak sakit. Keberanian dan keuletan menjadikannya mampu memberikan pengobatan dengan baik. Selain Ade, kader peternak yang menjadi ‘dokter’ lainnya adalah Ujang Rukmana. Pria berumur 51 tahun itu juga hanya tamatan Sekolah Dasar. Sejak 2008 lalu Kampoeng Ternak Dompet Dhuafa telah melakukan program sertifikasi kader teknis ternak. Program ini terdiri dari bidang veteriner (kesehatan teproduksi) dan kader teknis dalam pembibitan. Sampai saat ini 21 orang kader telah disertifikasi dan telah mencetak lebih dari 150 kader seperti pak Ade.  Pendidikan rendah tidak menjadi halangan untuk membawa manfaat yang besar bagi masyarakat ! []

Dompet Dhuafa Kirimkan Bantuan Kemanusiaan ke Turki JAKARTA – Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp100 juta kepada masyarakat Turki yang tertimpa musibah gempa bumi. “Setelah dari Kenya, kami langsung ke Turki untuk menyalurkan bantuan titipan masyarakat Indonesia,” ungkap General Manager Relief Dompet Dhuafa, Bambang Suherman, Kamis (3/11). Menurut Bambang, selama ini Turki selalu aktif membantu Indonesia ketika negara ini tertimpa musibah atau bencana alam. Oleh karena itu, sudah selayaknya masyarakat Indonesia juga membalas budi atas apa yang telah dilakukan oleh Turki. “Bantuan yang kita salurkan memang tidak seberapa, tapi ini adalah bukti cinta kita,” tuturnya. Dikatakan Bambang, Dompet Dhuafa selama ini sudah menjalin komunikasi yang baik dengan organisasi kemanusiaan Turki, HH nsani Yardım Vakfı untuk kerjasama kemanusiaan. “Insya Allah kita tidak menemukan kesulitan yang berarti,” harapnya. Sebagaimana diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,2 SR mengguncang Turki akhir Oktober lalu. Gempa bumi yang berpusat di Provinsi Van ini menyebabkan 601 orang meninggal dunia, luka-luka 1.352 orang, dan bangunan hancur 2.262 unit. ● mir

lingkungan kita. Tidak perlu pergi ke desa, pemandangan itu sangat banyak kita jumpai di kota. Sayangnya, kemiskinan di negeri ini selalu diasosiasikan dengan angkaangka yang tidak jarang dijadikan komoditas politik dalam berkampanye untuk menunjukkan ‘keberpihakan’. Para pengambil kebijakan bahkan sering berdebat di antara mereka sendiri tentang angka kemiskinan sebenarnya. Sedangkan kemiskinan itu sendiri terabaikan, tidak tersentuh oleh program-program mereka. Para pengambil keputusan lebih banyak mengatasi persoalan kemiskinan hanya dari balik meja-meja mereka, berargumentasi dengan segudang teori ekonomi, tapi sangat jarang terjun langsung bersentuhan dengan realitas. Sementara masyarakat memberdayakan dirinya sendiri. Solusi pengentasan kemiskinan di negeri ini mungkin lebih banyak dilakukan oleh elemen-elemen masyarakat sipil tanpa bergantung sepenuhnya terhadap pemerintah. Lembaga-lembaga kemanusiaan menyentuh realitas kemiskinan di masyarakat dengan tangan-tangan pemberdayaan. Nutrisi program mereka bersumber dari donasi masyarakat. Dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Dalam konteks kepahlawanan, boleh jadi lembaga-lembaga kemanusiaan inilah yang disebut sebagai ‘pahlawan kemiskinan’. Namun, berapa pun besarnya energi yang dikeluarkan lembaga kemanusiaan sebagai elemen civil society untuk mengatasi persoalan yang dihadapi, tidak akan dapat menyelesaikan problem kemiskinan. Harus ada kebijakan pemerintah yang betul-betul berpihak kepada masyarakat miskin. Di negeri ini mungkin sudah banyak elemen masyarakat, baik individu maupun lembaga kemanusiaan, yang mengambil inisiatif berperan sebagai ‘pahlawan’ bagi orang-orang miskin. Tapi orang miskin tetap miskin dan jumlah mereka semakin meningkat. Karena kemiskian adalah fenomena sosial yang muncul dari faktor sistemik, bukan alamiah. Kehadiran pahlawan-pahlawan baru untuk orang miskin dari kalangan pengambil kebijakan sebetulnya yang sangat dinantikan di negeri ini. Tidak cukup hanya dengan kehadiran elemen-elemen masyarakat sipil untuk memberdayakan dirinya sendiri. Pahlawan sebagaimana khalifah Umar I dan Umar II ketika mereka memegang kekuasaan. Karena sehebat-hebatnya Muhammad Yunus dengan gagasan pengentasan kemiskinannya, kemiskinan di Bangladesh tetap tidak lenyap. Begitupun dengan Indonesia. Sudah lama negeri ini merindukan kehadiran pemimpin yang menjadi pahlawan untuk mewujudkan kemakmuran bagi masyarakat. ●

Dompet Dhuafa Bantu Korban Banjir Pesisir Selatan PADANG – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa turut memberikan bantuan bagi korban banjir di Pesisir Selatan, Sumatera Barat yang terkena banjir. “Hari ini tim relawan Dompet Dhuafa Singgalang-Mer-C dan DMC Dompet Dhuafa sudah memasuki wilayah Air Haji dan Sungai Liku, Pesisir Selatan,” ungkap Branch Manager Dompet Dhuafa Singgalang, Musfi Yendra, Sabtu (5/11). Musfi menambahkan, saat ini korban banjir sangat membutuhkan makanan, air bersih dan pakaian layak. Sementara itu, Kepala Divisi Respon Disaster Management Center (DMC) Iskandar Darussalam mengatakan tim yang dikirim menemui banyak kendala karena banyaknya infrastuktur yang rusak. “Pemberian bantuan terhalang oleh putusnya akses transportasi menuju lokasi. Dari target enam kecamatan, saat ini baru Ranah Pesisir saja yang mendapat bantuan,” jelasnya. Iskandar menambahkan, DMC Dompet Dhuafa berjanji akan segera memberikan bantuan kepada yang membutuhkan jika jalan sudah memungkinkan. “Kami berharap bantuan bisa secepatnya diberikan begitu akses transportasi terbuka.” pungkas Iskandar. Banjir yang merendam 10 Kecamatan ini tercatat sebagai banjir terbesar di Sumatera Barat. Hingga kini korban meninggal mencapai 6 orang dan 4 hilang. Berdasarkan data terakhir yang diterima juga menyebutkan, sedikitnya 52.315 jiwa terpaksa mengungsi, 17.000 rumah terendam, 700 meter jalananan rusak dan ratusan fasilitas umum lainnya mengalami kerusakan diterjang banjir. ● mir

THK Potong 101 Ekor Kambing di Blora BLORA – Dompet Dhuafa memotong kambing sebanyak 101 ekor di Kabupaten Blora, Jawa Tengah sebagai rangkaian dari program Tebar Hewan Kurban (THK) Idul Adha 1432 Hijriah. Daging kurban ini didistribusikan ke 20 desa di empat kecamatan yang berada di Kabupaten Blora. Menurut Ketua Dewan Pembina Dompet Dhuafa, Parni Hadi, yang turut menyaksikan prosesi penyembelihan, Idul Adha harus dijadikan momentum untuk perubahan bagi Indonesia. “Jadikan Idul Kurban sebagai simbol un-tuk memotong sifat kebinatangan yang ada pada diri kita. Bangsa kita rusak karena pe-jabatnya belum bisa memotong sifat kebina-tangannya,“ ujar Parni Hadi dalam sambutannya di Blora, Senin (7/11). Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Bambang Sulistio merasa senang dan berterima kasih dengan adanya program THK tersebut. “Kami sangat menghargai program Dompet Dhuafa ini. Rakyat Blora perlu ditolong, semoga acara ini diadakan lagi tahun depan,” harap Bambang. Blora merupakan salah satu daerah yang menjadi sasaran program Klaster Mandiri Dompet Dhuafa sejak Februari 2011 lalu. Di dalamnya terdapat beberapa program, antara lain, pemberdayaan UKM, pemberdayaan petani dan pemberdayaan peternak. Selain Parni Hadi, acara ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Blora, Gunadi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blora, Sutikno Slamet, dan beberapa pejabat pemerintah daerah setempat. Acara tersebut secara langsung disiarkan Radio Republik Indonesi (RRI) Jawa Tengah. ● cip/nes

Kantor Layanan dan Nomor Rekening Dompet Dhuafa Kantor Pusat Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok C 28 – 29 Jl. Ir. H. Juanda No.50, Ciputat 15419 Ph : +62 21 7416050 // Fax: +62 21 7416070

Kantor Sudirman Wisma Nugra Santana Lantai 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 7 – 8 Jakarta – 10220 Ph: +62 21 2510722 // Fax: +62 21 2510613 Kantor Warung Buncit Gedung Harian Umum REPUBLIKA Jl. Warung Buncit Raya No. 37, Jakarta Selatan 12510 Ph: +62 21 7803747 Kantor Radio Dalam Komp. Margaguna Jl. Radio Dalam No.11, Jakarta Selatan Ph: +62 21 7211035 // Fax : +62 21 7211005 Kantor Rawamangun Jl. Balai Pustaka V No.3, Rawamangun Jakarta Timur Ph/Fax : +62 21 4704704 Kantor Karawaci Gedung Wardah Jl. Zaitun Raya Islamic Village Karawaci Tangerang Ph: +62 21 546 03118

ZAKAT BCA : BNI : BRI Syariah : BSM : Danamon Syariah : Mandiri Pd. Indah : BII Syariah : BNI Fatmawati : Bank Muamalat Ind.:

237.301888.1 000.530.2261 701-31-16-3333.1 004.001234.1 9811000911 101.0098300997 2-700-000003 000.530.2291 301.00155.15

WAKAF BSM : BNI Syariah : BII Syariah Platinum: Danamon Syariah : Syariah Mega Ind. :

004.002330.0 009.153.8995 2-702-00005-0 981101543 001-0002-0000-9806

INFAK/SEDEKAH BCA : BRI Syariah : BSM : Danamon Syariah : Bank Muamalat Ind.: BNI Syariah : Bank Mandiri :

237.301999.2 701.31.16.4444.9 004.0010004 9811000511 304.000.8010 009.153.9002 101.0081050633

WAKAF RUMAH SEHAT TERPADU (RST) BNI Syariah : 111.5555.64 Bank Muamalat Ind.: 303.0017315 Bank Mandiri : 101.00.05555.469 BCA : 237.304.5454

CALL CENTER 021 741 6050 EMAIL: layandonatur@dompetdhuafa.org | w w w. d o m p e t d h u a f a . o r g


REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

17

DARMAWAN/REPUBLIKA

Oleh Desy Susilawati

Momentum krisis keuangan global membawa hikmah bagi perkembangan industri syariah di Indonesia.

I

ndustri keuangan syariah, khususnya bank dan asuransi syariah, terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun market share bank dan asuransi syariah masih berada di bawah lima persen, prospek lembaga keuangan syariah ini pada masamasa mendatang tetap menjanjikan. Apalagi industri keuangan syariah internasional juga semakin semarak, sehingga secara langsung maupun tidak langsung turut mendorong perkembangan industri keuangan syariah nasional. Menurut Ketua I Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Agustianto prospek industri keuangan syariah nasional, khususnya bank dan asuransi, sangat baik. Aset industri keuangan syariah terus meningkat secara signifikan. Untuk beberapa tahun ke depan diprediksi masih berpeluang besar untuk terus meningkat. “Saat ini market share perbankan syariah hampir empat persen, dan di tahun depan diperkirakan mencapai lima persen,” ujarnya. Prediksi ini didasarkan pada tren pertumbuhan industri keuangan syariah

TAK ADA ALASAN TAK OPTIMISTIS selama ini. Yang paling penting dicatat, pasar Indonesia, masih terbuka luas. Masih luasnya pasar syariah yang belum digarap, dapat dilihat dari fakta bahwa ada lebih dari 180 juta Muslim di Indonesia dan kesadaran akan keislamannya terus meningkat.”Hal ini merupakan peluang pasar yang lebar bagi industri keuangan syariah,” papar Agustianto. Direktur Iqtishad Consulting ini menambahkan, permintaan terhadap ADITYA PRADANA PUTRA

kehadiran lembaga keuangan syariah di berbagai tempat terus meningkat. Sejalan dengan itu, momentum krisis keuangan global membawa hikmah bagi perkembangan industri syariah di Indonesia. Krisis ekonomi akhir-akhir ini memperlihatkan bahwa dunia dan Indonesia memerlukan konsep lain dalam menata perekonomiannya. “Lembaga ekonomi syariah adalah pilihan yang paling tepat. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan pasar, di samping juga mendidik masyarakat, diperlukan lebih banyak bank dan asuransi syariah, dan alhamdulillah kini telah banyak bermunculan asuransi syariah sebagai counterpart-nya yang jumlahnya malah melebihi jumlah lembaga perbankan syariah,” jelas Agustianto. Presiden Direktur Karim Business Consulting, Adiwarman Karim mengatakan dengan potensi pasar yang sangat besar (sebagai negara dengan populasi muslim mencapai lebih dari 80 persen) serta prospek ekonomi Indonesia yang positif rasanya tidak ada alasan untuk tidak optimis dengan industri keuangan syariah di Indonesia. “Seluruh area keuangan syariah akan bertumbuh tidak hanya bank dan asuransi namun lembaga lainnya seperti lembaga pembiayaan (multifinance), mikro, dan pasar modal syariah,” ujarnya. Adiwarman mengemukakan, Indone-

sia ini unik. Potensi besar, namun bicara market share memang masih kecil, yakni kurang dari lima persen. Tapi ambil contoh pasar perbankan syariah dari sisi jumlah nasabah. Total nasabah perbankan nasional adalah 60 juta, sementara nasabah perbankan syariah mencapai 10 juta yang artinya hampir 16 persen. “Dari data ini bisa diambil kesimpulan bahwa industri keuangan syariah di Indonesia telah diterima oleh masyarakat luas. Kami memprediksikan pada akhir 2012 market share perbankan syariah bisa mencapai 3,85 persen dengan jumlah nasabah 15,75 juta. Penetrasi pasar perbankan syariah diharapkan dapat menjadi lokomotif penetrasi industri lainnya seperti asuransi,” paparnya. Menurut Adiwarman, ada lima hal penting yang harus dilakukan oleh para pelaku ekonomi syariah. Yakni, terus melakukan inovasi produk, peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia, sosialisasi kepada masyarakat, penguasaan sistem teknologi informasi yang setidaknya setara dengan konvensional dan tingkat pelayanan yang memuaskan. “Jika hal ini dilakukan dalam jangka waktu yang teragendakan dengan baik dan tujuan yang terdefinisi dengan jelas, syariah akan terus berkembang dan mampu bersaing secara nasional dan global,” papar Adiwarman. Pakar ekonomi syariah, Didin Hafid-

Pentingnya Inovasi Produk dan Layanan W alaupun lembaga keuangan syariah prospeknya, tapi perlu disadari, masih banyak hal yang perlu dilakukan oleh pemerintah maupun pelaku lembaga keuangan syariah. Salah satunya adalah inovasi. Pengajar Program Magister Akuntansi (Maksi) FEUI, Muslimin Anwar mengatakan inovasi dan kreativitas dalam produk dan layanan sangat diperlukan bagi lembaga keuangan syariah, terutama bank syariah. “Mereka harus selalu menemukan cara baru untuk menjaring nasabah lebih beragam,” jelas Anggota Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah ini kepada Republika, Rabu (9/11). Ia menambahkan inovasi diperlukan karena tidak semua masyarakat mengenal produk-produk bank syariah. Karena itu, harus dilakukan berbagai inovasi produk yang didahului dengan survai yang akurat. Salah satu caranya dengan pengenalan nama produk. Misalnya saja nama produk syariah jangan menggunakan bahasa yang sulit dipahami oleh nasabah seperti mudharabah dan musyarakah, tapi gunakan nama yang mudah seperti singkatan atau nama-nama yang menarik. “Contohnya tamu, singkatan dari tabungan mudharabah,” jelasnya. Nama yang mudah diingat dan dikenali masyarakat ini, tidak akan menggugurkan nilai syariahnya, yang

penting akadnya memenuhi kaidah syariah. “Perlahanlahan, masyarakat juga akan jadi aware,” ujarnya. Selain itu, bisa juga inovasi produk yang akadnya bisa multiguna seperti di bank konvensional. Yang bisa digunakan untuk pembiayaan mobil, rumah atau kebutuhan lainnya. Inovasi juga penting dilakukan dalam hal layanan. Menurutnya, sebaiknya bank syariah menjangkau ke daerah-daerah yang minim perbankan, tidak harus pasar yang gemuk. Bank syariah tidak perlu membuka kantor baru, tapi cukup dengan pelayanan bank dengan mobil keliling. “Sehingga bisa menjangkau masyarakat lebih luas,” tutur Muslimin Anwar. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Ekonomi Islam UIN Syarief Hidayatullah, Nadratuzzaman Hosen, mengatakan lembaga keuangan syariah titik persoalannya adalah sosialisasi dan edukasi. Padahal pasar lembaga keuangan syariah sangat besar, namun sebagian besar di-handle oleh lembaga keuangan konvensional. “Saat ini, keberadaan perbankan syariah sudah banyak yang mengetahui dan sudah semakin berkembang. Bank syariah ingin terus tumbuh, namun kendalanya pelayanannya belum sehebat bank konvensional,” jelas Bendahara Dewan Syariah Nasional (DSN) ini. Untuk sisi produk, sebenarnya bank syariah memiliki variasi produk yang lebih beragam. Ada banyak komodi-

tas yang bisa di-handle, misalnya saja pertanian. Dengan masuknya bank syariah di sektor ini, penjualan komoditi akan lebih besar lagi. Namun, untuk membuat suatu inovasi produk tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Ia menyarankan agar bank syariah bergabung dalam membuat inovasi produk baru. Menyatukan dana mereka untuk melakukan riset dan hal lainnya. “Perlu dukungan berbagai pihak, jangan jalan sendiri-sendiri,” tambahnya. Inovasi dan kreativitas produk dan layanan juga perlu dilakukan oleh lembaga keuangan syariah yang lain seperti multifinance dan asuransi syariah. “Lembaga keuangan syariah perlu berfikir kreatif,” tegas Nadratuzzaman Hosen. Ketua I Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Agustianto menambahkan para pemain di industri keuangan syariah harus terus melakukan inovasi dan kreativitas, baik produk maupun layanan, untuk meningkatkan market share dan manfaat bank syariah bagi masyarakat. Ia menegaskan, inovasi produk, baik funding maupun financing mutlak diperlukan. Perwujudan less cash society harus terus-menerus dilakukan melalui teknologi. Bank-bank syariah bisa menciptakan kartu debet untuk pembayaran tol, SPBU, dan sebagainya. Untuk pelayanan ini bank syariah harus terus bergerak membangun kerja sama dengan berbagai pihak

huddin mengatakan, perkembangan bisnis perbankan syariah tahun 2011 ini ada kenaikan walaupun tidak cepat seperti tahun sebelumnya. Tahun 2010 lalu, bankbank besar baru membuka bank umum syariah (BUS). Meningkatnya jumlah lembaga dan aset itulah yang memicu perkembangan pesat. Sementara tahun 2011 ini, jika perkembangannya ingin sama dengan tahun 2010, perbankan syariah harus membuat terobosan baru, dalam segi produk, skim pembiayaan, maupun SDM. “Kalau dilakukan dengan baik, maka aset akan naik, namun tidak terlalu besar hanya sekitar lima persen dari tahun 2010,” katanya. Untuk segi market, sektor UKM-lah yang kuat. Kalau ditekuni akan besar pengaruhnya. Mengapa? Sebab, sebagian besar umat berada di ektor tersebut. “Sayangnya UKM sering terabaikan, masih banyak yang belum bankable, karena persyaratan yang sulit,” katanya. Oleh karena itu, perlu adanya formulasi lain. “Misalnya kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Baznas,” ujar Didin yang juga Ketua Umum Baznas. Untuk perbankan syariah, tantangan yang harus dihadapi, menurut Didin, tidak terlalu besar. Misalnya segi SDM yang harus diperbanyak. Masyarakat juga harus melakukan transaksi dan pembiayaan melalui perbankan syariah. Sementara, untuk asuransi syariah, Kiai Didin mengakui adanya peningkatan. Namun, peningkatan tersebut tidak sebesar perbankan syariah. “Hanya sekitar 8-9 persen,” ujarnya. Optimisme juga disuarakan oleh Direktur Utama Bank BNI Syariah, Rizqullah. Mengutip pernyataan Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah baru-baru ini, Rizqullah mengatakan saat ini market share bank syariah sudah mencapai 3,7 persen (dari sebelumnya tiga persen)., dan total aset perbankan syariah menembus Rp 100 triliun. “Kalau kita menengok lima tahun lalu, rasanya sulit membayangkan aset bank syariah bisa menembus Rp 100 triliun,” ujarnya. Ia menambahkan, kini berbagai industri sudah mulai mendukung industri keuangan syariah. Demikian pula, para pejabat pemerintah mulai menaruh perhatian terhadap ekonomi syariah. “Semua itu merupakan suasana yang kondusif untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah , khususnya perbankan syariah di Tanah Air,” papar Rizqullah. ■ ed: irwan kelana

dalam rangka payment. Misalnya pembayaran biaya handphone, tiket pesawat, telephon, speedy, listrik, air, dan sebagainya. Presiden Direktur Karim Business Consulting (KBC), Adiwarman Karim menambahkan, produk yang inovatif dan kreatif tentunya menjadi tantangan di industri syariah. Kemudian produk tersebut harus dipasarkan dan dilengkapi dengan tingkat layanan yang excellent. Namun, kata Adiwarman, untuk dapat meningkatkan market share dan memberikan manfaat kunci keberhasilannya terletak di distribution channel (pemasaran). Syariah harus mampu di akses oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Untuk perbankan beberapa langkah yang telah diambil adalah diberlakukannya sistem office channeling sehingga masyarakat dapat bertransaksi syariah di cabang konvensional. “Untuk asuransi, hal ini pun dilakukan bahkan dengan variasi channel distribusi yang sangat bervariasi,” papar Adiwarman. Ia juga menegaskan, kemampuan SDM dalam menjual produk syariah, membaca kebutuhan pasar merupakan kunci peningkatan penetrasi produk syariah di masyarakat. Adiwarman mengemukakan, hal penting dalam membuat produk syariah adalah produk yang mampu menjawab kebutuhan pasar, memberikan manfaat yang sama kompetitifnya bahkan lebih baik dari konvensional serta pelayanan yang juga baik. “Ciptakan produk sesuai dengan pasar yang dituju dengan memperhatikan produk kompetitor konvensional,” ujarnya. ■ desy susilawati, ed: irwan kelana


REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

Adiwarman Karim

AWARD PENTING UNTUK MENYEMANGATI KEBERHASILAN

M

ungkin tidak berlebihan kalau dikatakan, dinamika dan gairah perkembangan lembaga keuangan syariah (LKS) di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari keberadaan lembaga konsultan Karim Business Consulting (KBC). Lembaga yang didirikan oleh Adiwarman Karim itu mempunyai andil yang besar dalam memajukan industri keuangan syariah di Indonesia, khususnya bank dan asuransi syariah. Salah satu yang dilakukan adalah memberikan award bagi para pelaku ekonomi syariah terbaik melalui kegiatan yang dinamakan Islamic Finance Award and Cup. Sejauh mana dampak pemberian berbagai award dalam memajukan industri keuangan syariah di Tanah Air? Berikut wawancara dengan Adiwarman Karim.

Apa saja langkah untuk mendorong kreativitas dan gairah lembaga keuangan syariah di Tanah Air? Seringkali kita terlibat pada rutinitas pekerjaan sebagai pegiat lembaga keuangan syariah, bahkan begitu semangatnya, sehingga menumpulkan kreativitas. Itu sebabnya kami menggagas kegiatan yang melibatkan personil-personil lembaga keuangan syariah dalam kegiatan olahraga untuk menjalin silaturahim. Dalam ajang itu diharapkan kita dapat saling mengenal lebih baik terutama sisi kemanusiaan yang lebih dari sekedar hubungan kerja formal. Apakah salah satu langkah mendorong kreativitas lembaga keuangan syariah dengan penghargaan atau award syariah? Saling menyemangati, merayakan setiap keberhasilan dan pencapaian, dan memberikan penghargaan atas kerja keras semua pihak untuk mengembangkan industri keuangan syariah, merupakan latar belakang diadakannya Islamic Finance Award and Cup. Selain memberikan masukan atas capaian masing-masing lembaga, acara ini juga SIT ID AR OJ AH

Syariah Award, Islamic Finance & Cup Award, award dan pemeringkatan dari berbagai media nasional, award dan pemeringkatan dari berbagai lembaga/media internasional? Kegiatan award yang dilakukan oleh berbagai lembaga sangat baik bagi industri. Selain masing-masing lembaga mengetahui posisi mereka di dalam industri, award ini juga memberikan pengakuan atas pencapaian mereka. Award ini juga menandai show case atau etalase yang dapat menarik industri sejenis di luar negeri. Menurut Anda, penghargaan-penghargaan seperti itu bagus atau tidak? Apa

dimaksudkan menjadi show case industri keuangan syariah Indonesia. Sudah berapa banyak kegiatan pendorong kemajuan industri keuangan syariah (syariah award) yang ada saat ini? Apa saja? Berbagai kegiatan telah diawali. Mulai dari diskusi bulanan, berbagai seminar, berbagai kegiatan olahraga bersama, dan berbagai award telah digagas. Bagi Karim Business Consulting, kegiatan Islamic Finance Award ini adalah yang delapan kali, sedangkan kegiatan Islamic Finance Cup adalah yang ketiga. Seberapa besar pengaruh syariah award bagi kemajuan kreativitas dan gairah lembaga keuangan syariah, khususnya bank dan asuransi? Award ini menjelaskan peta persaingan dalam industri sehingga mereka tahu persis pada aspek apa yang mereka telah baik dan aspek apa yang masih harus dibenahi. Misal dalam bidang service quality. Dalam penilaian service quality terdapat beberapa aspek yang dinilai baik aspek manusia maupun aspek fisik seperti kenyamanan dan kelengkapan peralatan banking hall. Terdapat banyak penemuan menarik selama kami melakukan mystery shopping contoh di sebuah bank yang terkenal oleh kualitas service yang baik. Mystery shopping dilakukan di salah satu kota besar di Sumatera. Di bank ini pelayanan petugas satpam sangat baik dan ramah, namun ketika berhadapan dengan customer service (CS) cara melayaninya sangat kurang menyenangkan. Misalnya tidak menatap ketika berbicara dengan nasabah, ketika menginput data tidak menanggapi pertanyaan nasabah atau setidaknya meminta waktu untuk melakukan aktivitasnya, membiarkan telpon berdering beberapa kali dan yang sangat mengagetkan adalah bahwa petugas CS tersebut tidak mengenakan atribut seragam melainkan hanya menggunakan kemeja dengan lengan digulung. Hal ini menunjukkan bahawa masih terdapat ketidakseragaman tingkat pelayanan antara kantor pusat dan cabang-cabang di daerah. Berdasarkan survei ini tentunya bank-bank syariah semakin giat meningkatkan kualitas layanan di setiap aspeknya, bahkan terdapat bank yang akhirnya berinvestasi dalam hal ini dengan membuat program peningkatan kualitas layanan misalnya melalui workshop survei internal dan juga secara periodik melakukan internal mystery shopping. Apa manfaat berbagai kegiatan pendorong kemajuan industri keuangan syariah, seperti

alasannya? Bagaimana dengan kategorikategorinya? Seperti jawaban sebelumnya, tentunya penghargaan-penghargaan seperti ini akan berdampak baik bagi industri. Para pelaku akan mengetahui area mana yang telah baik sehingga harus terus dipertahankan dan area mana yang harus ditingkatkan. Kategori tentu akan beragam dari setiap lembaga penilai, namun tentunya tidak akan lepas/keluar dari indikator-indikator kinerja industri yang ada. Sehingga tujuan untuk meningkatkan dan berdampak positif bagi industri dapat tercapai. Apakah penghargaan seperti ini penilaiannya bersifat obyektif? Tentunya obyektivitas menjadi landasan utama dalam penilaian penghargaan. Misalnya untuk penilaian kinerja keuangan, karena menggunakan indikator-indikator penilaian yang diterima secara umum maka siapapun pihak yang melakukan penilaian maka hasilnya akan sama, sehingga untuk penilaian kinerja keuangan data dan fakta yang akan berbicara. Sementara untuk penilaian service quality, metodologi yang digunakan antarlembaga penilai bisa berbeda sehingga hasilnya belum tentu sama. Metodologi yang berbeda ini contohnya adalah metode mystery shopping. Dalam melakukan penilaian para mystery shopper otomatis melakukan studi

18

komparasi kualitas pelayanan pada bank-bank yang dinilai. Hasil mystery shopping sangat bergantung kepada hasil observasi dan komparasi para mystery shopper. Ada lagi penilaian yang menggunakan survei nasabah dengan kuesioner. Keunggulan dari metode ini adalah kita benar-benar mendapatkan real ekspektasi dan pengalaman nasabah yang mempresentasikan customer voice. Kelemahan metode ini adalah apabila nasabah pernah mengalami pengalaman yang kurang baik maka hal inilah yang akan terus diingatnya. Ibarat peribahasa, karena nila setitik rusak susu sebelanga. Dengan keunggulan dan kelemahan masing-masing metode, KBC mengaplikasikan kedua metode dengan harapan didapat hasil yang terbaik dalam menilai service quality bank syariah. Apakah harus ada inovasi lain dalam penyelenggaraan penghargaan? Kalau ya, seperti apa konsepnya? Dalam segala bidang, inovasi tentunya harus dilakukan. Begitu juga dalam melakukan penilaian. Pada masa yang akan datang bisa terdapat kemungkinan pengembangan parameter-parameter penilaian seiring dengan pergerakan dan kemajuan industri. Kami sangat terbuka dengan masukan-masukan mengenai parameter penilaian. Semuanya akan berkembang. â– desy susilawati ed: irwan kelana

Bersyukur dan Berkaca EDWIN/REPUBLIKA

A Riawan Amin Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (LPK) MUI, serta Pakar Perbankan dan Manajemen Islam

rospek lembaga keuangan syariah ke depan akan semakin cerah. Industri ini akan semakin berkembang walaupun tidak berjalan dengan cepat seperti lembaga keuangan konvensional. Namun, saya sangat yakin dunia akan beralih kepada sistem ekonomi dan keuangan yang total islami. Prospek Ekonomi Islam secara global sangat cerah terutama dari kacamata investor, terbukti dengan pertumbuhan yang cepat di banyak negara tempat berdirinya lembaga keuangan Islam. Krisis demi krisis akibat sistem yang bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam terus terjadi bahkan di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat yang merupakan pusatnya kapitalisme. Aksi masa menduduki Wall Street, misalnya, adalah ekspresi ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem ekonomi yang berlaku. Dari kenyataan-kenyataan tersebut saya berkeyakinan bahwa dunia akan beralih kepada sistem ekonomi dan keuangan yang total Islami. Bahwa dunia global akan menamainya sebagai sistem Islami, sistem ekonomi beretika atau nama apapun bagi saya tidak penting. Selama seekor kucing masih rajin dan berhasil menangkap tikus, bagi saya tidak masalah disebut apa namanya. Total Islami dalam perbankan menurut buku saya, The Satanic Finance setidaknya mencakup tiga hal. Pertama, sistem uang riel (atau berbasis komoditas riel). Kedua, sistem perbankan dengan 100 persen Giro Wajib Minimum (GWM). Ketiga, bebas bunga. Untuk yang nomor pertama, tidak kurang dari tokoh-tokoh dunia seperti Zarkosy (presiden Perancis), Tun Mahathir (mantan PM Malaysia) dan Zoellick (presiden Bank Dunia) telah pernah mengajukan hal tersebut. Negara-negara BRIC) (Brasil, Rusia, India, C juga telah menyatakan keberatannya dengan sistem tersebut. Untuk yang nomor dua, juga sudah banyak ekonom ahli yang berkeberatan dengan sistem Fractional Reserve (GWM) yang berlaku

P

sekarang ini, yaitu memberikan hak kepada bank-bank (yang di Indonesia ini sudah majoritas dimiliki asing) untuk menggelembungkan money supply melalui penciptaan kredit yang tidak di-back up apa-apa selain rasio keuangan dan regulasi Bank Sentral. Nomor tiga atau bebas bunga adalah apa yang sekarang diperjuangkan melalui sistem perbankan syariah. Sayangnya, tren dunia yang mengarah kepada total Islami tersebut tidak cukup direspons oleh pemerintah dan regulator. Ini terbukti dengan tidak adanya terobosan signifikan dalam pengembangan perbankan syariah sebagai pintu gerbang menuju ekonomi total Islami. Mengapa pintu gerbang? Karena menjadi total Islami tidak cukup hanya dengan bebas bunga. Tidak seperti di negara jiran, di mana kita dapat dengan jelas melihat benang merah antara policy pemerintah, regulasi Bank Sentral dan perkembangan market share. Di Indonesia walaupun presiden telah menyatakan ekonomi syariah sebagai agenda nasional tetapi kurang terlihat respons riel dari kabinet di bawahnya. Produk-produk yang dihasilkan regulator pun banyak yang tidak terlihat benang merahnya dengan pertumbuhan market share. Seolah-olah regulasi ya regulasi, bisnis ya bisnis. Logika-logika dasar dalam business seperti 4P Kotler (Place (jaringan), Product dan P.R yang solid dan berdiferensiasi dimana ketiga P tersebut akan mendorong turunnya P terakhir (Price yang bersaing), tampaknya kurang disentuh dengan serius. Kami di LPK MUI dengan serius memperhatikan Place (jaringan) misalnya. Bagaimana mungkin mau bersaing kalau Product-produk keuangan syariah hanya tersedia di 1.600 titik layanan? Sementara produk konvensional tersedia di hampir 20 ribu outlet perbankan? Singkat kata apa gunanya produk yang inovatif kalau masyarakat tidak mudah menjangkauya karena keterbatasan jaringan? Apakah susahnya bagi Gubernur BI untuk memastikan berjalannya total Dual Banking bagi seluruh titik layanan bank diseluruh Indonesia? (Jika memang aspek strategis perbankan syariah difahami, diyakini dan kemudian diikuti keberanian untuk membuat terobosan). Sayangnya pelaksanaan Dual Banking System yang merupakan amanah undang-undang hanya bertumpu pada sebuah direktorat kecil di BI bernama Direktorat Perbankan Syariah (DPBS) yang terombang-ambing di antara aturan-aturan yang sifatnya nice to have dan sangat beraroma dapur (tidak berdampak langsung pada pengembangan bisnis).

Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) telah menggelindingkan Undang-Undang Perbankan Syariah. Sayangnya dalam perjalanannya bentuk akhir dari UU tersebut cenderung bersifat normatif bahkan terlalu teknis. Tepatnya kehilangan nilai-nilai strategis. UU Perbankan Syariah tersebut, bukan saja terkebiri bahkan setelah resmi pun cenderung diingkari dalam pelaksanaannya. Yang lebih mengagetkan lagi, inisiatif pengingkaran tersebut ditengarai datang dari regulator/oknum regulator yang tak lelah-lelahnya mempertanyakan rencana spin-off Unit-unit Usaha Syariah. (Bertentangan dengan spirit UU yang mengamanahkan spin-off jika telah mencapai market share 50 persen induknya atau 15 tahun.) Oleh karenanya di samping bersyukur, sebaiknya kita lebih sering berkaca dan berkontemplasi ketimbang berbangga tentang prestasi-prestasi yang tidak signifikan kontribusinya kepada ekonomi bangsa secara keseluruhan. Kontribusi tercermin dalam market share bukan dalam hal-hal nisbi seperti Governance Syariah, Risk Management Syariah, Accrual ketimbang cash basis atau bank syariah lebih murni dari unit usaha syariah (UUS), mudharabah (bagi hasil) lebih murni dari murabahah (jual beli) dan lain-lain mitos dan nice to have activities yang sudah terlalu banyak menyibukkan dan menghabiskan energi bank-bank syariah. Bicara tentang inovasi produk tidak dapat terlepas dari larisnya produk di pasar. Contoh riel ada lah produk sharE Bank Muamalat yang dalam waktu singkat meningkatkan jutaan customer base. Padahal selama 14 tahun berdirinya BMI hanya punya 400 ribu customer base. Ketimbang mengurus hal-hal nice to have, alangkah baiknya DPBS melakukan riset kelebihan dan kekurangan produk yang terbukti inovatif dan laris tadi serta menjadikannya standar layanan bagi industri perbankan syariah. (Waktu saya tinggalkan Bank Muamalat Indonesia, standar layanan pembukaan SharE adalah tujuh menit aktif. Berdasarkan survei lapangan, hal ini terbilang s angat cepat, bahkan dibanding bank-bank asing yang lebih punya nama). Akhir kata kalau kita memang yakin dengan kebenaran sistem keuangan Islam mari semua komponen bangsa fokus pada menjadikan perbankan Islami sebagai main stream perbankan yang ada. Itu artinya market share, dan tentunya tidak dapat dicapai dengan semangat business as usual. â– desy susilawati ed: irwan kelana


Class_Ad

Iklan baris & Kolom

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 BANDUNG

PROPERTI

20

PRGURUAN TGG SWASTA yg sdg

RAGAM

berkmbang & terkrdtasi BAN PT Bth Dosen Syrt:1. Sarjana Kmptr, Tek.-

RAGAM

Elktro, Tek.Inds 2.Magister diutmkan

ARSITEKTUR

AGEN

*ARS ISLAM* PERNC.& PLKSANA

FRESH RUTHOB SAUDI hadir di

(Baru, Renov, Perbaikan) Rmh. Tggl,

Butik Thamra. Untuk Booking peme-

Jl.Arteri Tol Cibitung No.01 Bekasi

Masjid, Pesantren, Ruko, dll. 021-589

sanan segera hubungi kami di : 021-

17520

00258 /HP.08161302166.

86903789 pesediaan terbatas

S2 Kmptr,S2 Teknik. Krm Lmr via Pos dilngkpi: CV, Ijasah S1/S2 Lmrn plg

HOTEL LEMBANG ASRI RESORT, Jl.Kol. Masturi km.4 Lembang bandung,(022)

lmbt 1 mngg krm ke: Graha Sucofindo

1110/B0027 - 3

1110/B0016 - 3

1111/B0027 - 8

MLM

2787690/2787691,F:(022)2787891 E:marketing@lembangasri.hotel.co.id

ARSITEK MUSLIM INSYA ALLAH

1104/D0004 - 3

Mendesign, Melkskn Bgn Baru, Renov Rmh, Ruko, Masjid, Sklh, dll.Biaya Mrh

JAKARTA

02195268799,085219221772

FRANCHISE

SPA

&

TEH Krj drmh 1 Box 250 Lmbr Komisi SALON

Muslimah Seluruh Indonesia, Untuk

1110/B0066 - 3

OTOMOTIF

PART TIME NGELEM KANTONG

FRANCHISE

ABADIKAN PERJALANAN ANDA VMM RENT CAR, Alphard, Ford,

08157617586

1111/B0011 - 3

H OT E L

DIMAS 085647924444-97367778

AL AMIEN AQIQAH Sedia Kambing

/orang Tlp.0251-8378658, 0251-8315-

Mlai 600Rb msk aneka menu, grts ptg

769 www.hotelpapaho.com

krm & 50bk Risalah

1110/B0050 - 3

0217509991-68434577-97734850 1110/B0035 - 3

INDEKOST

Inova, APV, Grand Livina, Elf. Hrg Murah, Sopir Berpglmn. Hub: 021-708-

AL-AMIN AQIQAH Sedia Kambing

KOST 1 KMR BISA 2 ORG, AC, Split,

ptng & 50 buku Risalah Aqiqah. 021-

Ex.Fan. Lmr S Bed, Rak TV, 600Rb/bl.

7509991, 68434577, 97734850

Jelambar Jaya 3 No. 30 RT.7/2. 3331111/B0013 - 3

1110/B0062 - 3

25rb- 50rb/Jm min8&10jm.Trm Krjsm

KARSA PENERJEMAH Tersumpah 7 Bhs.Leg: Dep.Keh /Lu /Not /Kdtaan. Jl.Petojo Binatu Raya 29A JakPus Ph. 6322273/ 6320826/ 63869501/ Fax. 63855830, 08179135827 1111/B0001 - 4

1111/B0029 - 3 AR RAHMAN AQIQAH 32049426/ 89589393 / 7535062 Sedia KambingMsk aneka Menu, Gratis Krm Ptng,

RUMAH DIJUAL

50Buku Aqiqah & Sovnr. 1110/B0036 - 3

53678458, 5494061 - 08128001438 Swkn Apv, Inv, Sdan, Elf15sit avz+spr.

PENERJEMAH

PENGOBATAN

77705 - 33377706 - 33377728

07300, 08128738700, 08777004 7099

KOPRASI BAITUL MAAL M.RC

1110/B0042 - 3

Aqiqah.

Mlai 600Rb msk aneka menu, grts krm JASMINDO RENT CAR. AVANZA,

PT.HDN BTH FREELANCE.Ngelem 1box komisi 70rb, 50 box 3,5jt. Bp.

Water, Paket Meeting Mulai 199Rb

,Panther.Hub:70111137,081210111137 1110/B0034 - 3

1110/B0088 - 3

Kantong Teh Krj drmh (1box 250lbr)

HOTEL MULAI RP.99RB, AC, TV, Hot

Everst, Innova, Avn,Pick Up,Kj Kapsul

Ponsel 087875270077 , 94772150

Informasi Lebih Lanjut Hubungi :

HEWAN KURBAN MOBIL DISEWAKAN

70Rb, 50Box 3,5jt. Hub: PT.HDN Alex

SPESIALIS KULIT BELANG / Vitiligo with herbal theraphy. Jl.Kertajaya 7f No.28 Surabya (031) 503734 SMS 081553199220 1111/B0003 - 3

DIJUAL RMH LT/LB.384/160,SHM. Jl.Bawal IV No.8 Rawamangun Jaktim Hrg 2,65M/Nego. Hub: 0811878980

1111/B0016 - 3

KARTU KREDIT

RUPA - RUPA

1111/B0025 - 3 ANDA B'MSLH DG CC/KTA? Bantu

PKT USH ES KRIM RESEP & Alt2

ZERO PUSAT SEWA MBL:92004738,

HOT SALE..!DP MLAI20JT-AN, Rmh

Ttp dg cr Pemutihan / Tdk byr Gm Skl.

Ush Hny 3,5 jt Hub: Gustaaf Ice

7812159, 08122711665 Avz, Xni, Inov,

2LT, R.Stock, dkt Busway Ragunan+

CEPAT, TUNTAS, LEGAL

Cream Training Center Call / SMS:

Apv Lgx dll. Lps mulai 3,8jt /bl: 12jm

K.Rnang, mulai 470 jt-an, Diamond

SENAYAN ASRIE 087880523323,

Andara Residenence Jl. Kirai

97231605

+spr mulai 250rb.Murah 1111/B0014 - 3

17,

Henry Gustaaf 081225757522 1110/B0082 - 3

1110/B0039 - 3

Andara P.Jati, sisa 5 unit, T:021-23733 838, 98276757

,STC

SEKOLAH/KURSUS

1110/B0084 - 3 ADA MASALAH DG CC/KTA? Kami

KOPRASI BAITULMAAL M. RC

RUMAH DIJUAL 180/285JT, 310/

53678458, 5494061 - 08128001438

305JT, 210/950jt, 110/175jt, 500/255jt,

Swkn APV,Inva,Sdan,lf15sit, Avz+Spr.

250/265jt, SHM, IMB. Candra08787-

25rb-50rb /Jam min8 &10jm.Trm Krjsm 1110/B0013 - 3

Bantu untuk PEMUTIHAN Legal, STC

BIMBEL NURUL ILMI

SENAYAN DEWI 021. 51257515-

Arrohman Baca Alquran dlm 4jam &

082111044728-085692100530

Percakapan B.Arab dibimbing Ustadz

1111/B0015 - 3

3336434/ 08129639802 1111/B0024 - 3

Metode

/Ustadzah Jabotabek llsn Arab saudi 16x pertemuan.08174983366 / 3358-

ANDA BMSLH DGN CC/KTA? Bntu

2083

1111/B0017 - 4

ttp dg Cr Pemutihan/Tdk Byr sm sekali

TOUR & TRAVEL

Cpt Tnts LEGAL,STC SENAYAN TIWI 93711011 / 087775002982 1111/B0019 - 3

AISYAH TOUR PROGRAM UMROH SPESIAL Feb'12 9Hr 14jt, VIP 17,5jt.

KK/KTA ANDA B'MSLH? Tutup Tnp

jual Tkt Dmstk & Int. 021-56985757/

Bayar / Pemutihan Legal STC

83332238/ 081389837070 1110/B0077 - 3

SENAYAN, DYAH 021980072776 /02135983789,0812878711917,08571 9941917

1110/B0040 - 3

TERJERAT HUTANG KK/KTA? Km bntu dlm sekejap (PEMUTIHAN) Dg jalur HUKUM, HUTANG Lunas 100%

GEMA SHAFA MARWAH Program Terbaru Umroh 9 hr hny 14,5jt & aji Plus 44jt , Alhamd 178 jamaah haji 2011 brgkt semua tnp masalah Hub: Ust.Taqwa 082114061170 / 021 - 93328725

1111/B0020 - 4

Legal.AGUS 085693946602, 98307477

1111/B0028 - 3

HNY MODAL LAPTOP/BB +3JTAN, bs jual tkt pswt, voucher Htl, tur& umroh. Info: 021-5228525/26 / 0852-

KERJASAMA

10109170, YM: mmbc_pusat_cabang Pin: 21DA5FEB.www.klikmbc.co.id

www.danatunaijaminanbpkb.com,

1111/B0022 - 3

Lsg Cair 3d 100M, Bng 0,3% / 3,9% undur 45hr, ins awl bng hlng Platinum

TELEKOMUNIKASI

Blvd Brt Ry G.65.45851301-3 1110/B0061 - 3

ANTENA

LOWONGAN ADA PT. HDN NGELEM KANTONG Teh Dirumah 1 Box 250 Lbr, 1Box Upah 70rb Ibu SUNDARI

087888-

1111/B0030 - 3

“T

ubuh saya sering terasa pegal-pegal, tangan sebelah kanan pun sering baal-baal seperti mati rasa, beraktifitas jadi lebih banyak memakai tangan kiri.” Terang Hj. Cece Suparti. Warga Kp. Bulak, Desa Karang Asih, Kec. Cikarang Utara, Bekasi itu mengatakan, sudah 20 tahun lamanya ia menderita keluhan yang diakibatkan oleh diabetes. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Untunglah, sekarang wanita berusia 58 tahun ini dapat bernafas lega karena telah menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi keluhannya, yakni dengan minum Gentong Mas, minuman herbal yang sangat bermanfaat dan aman tanpa efek samping karena terbuat dari bahan alami seperti Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Gentong Mas baik dikonsumsi oleh penderita berbagai gangguan kesehatan. “Setelah minum Gentong Mas selama 10 bulan, sekarang kadar gula darah saya sudah stabil, badan terasa fit dan stamina jadi meningkat.” Ungkap ibu 4 orang anak ini. Setelah merasakan manfaat mengkonsumsi Gentong Mas, wanita yang berprofesi sebagai wirausaha ini tergerak untuk membagi pengalaman sehatnya

dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harap Hj. Cece. Indonesia saat ini menduduki peringkat keempat dengan jumlah penderita diabetes terbesar di dunia setelah Shina, India, dan Amerika. Diperkirakan, jumlah penderitanya akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Maka, mulai saat ini, hiduplah pola hidup kita menjadi lebih sehat agar terhindar dari penyakit berbahaya ini. Salah satu caranya adalah dengan terapi Gentong Mas. Habbatussauda dalam Gentong Mas dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan

yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan silahkan hubungi: Jakarta Pusat (021) 7150-3671 Jakarta Selatan (021) 71201834, Jakarta Barat (021) 71537244, Jakarta Timur (021) 71503618, Jakarta Utara (021) 37460843 Bekasi (021) 70495100, Depok (021) 37713090, Kota Tangerang (081219269571), Tangerang Selatan ( 082123371810), Kab. Tangerang (081389651580), Bogor (0852210 19518), Cirebon (0812 216 9618), Banten (0818474322), Jawa Barat (08134689449), Yogyakarta (0813200 01013), Jawa Tengah (081313322669), Jawa Timur (081316821146), Bali (08133 7571457) Lampung (0812 108-83349) Sumatra Selatan (0813 230-17741) Bengkulu (085273023491) Jambi (081366971641) Sumatera Utara (081384777717) Riau (0813 87650717) Aceh (081362900792) Kalimantan Timur (08522 398 2705) Sulawesi Selatan (081322262366) Sulawesi Tenggara (0813 1495 2303) Kalimantan Selatan (0812 5098 0570) Kalimantan Barat (0813 76179880) Kalimantan Tengah (0813 4638 2718), Sumatra Barat (0812 833 07337) NTB (081338 3556 61), Bangka Belitung (0813 2236 4969). G Depkes:PIRT812.3205.01.114 www.gentongmas.com

56181977 - 8601188 antena 100rb, Prbola ± 300ch 1,5jt /Tlkm /Indvsion TV Skyindo, Bs prll 2-10TV Jbdtbk

794625, 02199862820

Diabetes Membuat Tangan Hj. Cece Sering Mati Rasa

ANTENA SOLUTION 46753000 -

1111/B0002 - 3


kabar jabodetabek

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

21

:: metropol :: Tangsel Bentuk Sekolah Siaga Bencana SERPONG — Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membentuk Sekolah Siaga Bencana (SSB) di tingkat TK, SD, SMP dan SMA. Pasalnya, Kota Tangsel merupakan zona merah rawan bencana, terutama banjir. Menurut Kepala BPBD Kota Tangsel Zulfuad, setiap kali terjadi bencana, anak-anak dan kaum perempuan kerap menjadi kelompok

yang paling dirugikan. “Kami berikan pemahaman tentang langkahlangkah bagaimana harus bertindak dan pertolongan awal jika terjadi bencana,” ujar Zulfuad. Zulfuad berharap, dengan pendirian SSB, masyarakat dapat lebih waspada dan melakukan langkah pencegahan terhadap bencana yang kapan saja bisa datang di Kota Tangsel. Target utama Sekolah Siaga Bencana ini adalah sekolahsekolah yang masuk daerah rawan bencana banjir, misalnya, gedung SMPN 5 Tangsel dan SDN Serua, Ciputat, yang setiap tahun terkena banjir karena berdekatan dengan

Kali Pesanggarahan dan Kali Angke. “Bentuknya nanti berupa ekstrakurikuler. Kita akan masukkan kurikulum itu secara bertahap,” ujar Zulfuad. BPBD, ujar Zulfuad, sudah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangsel agar kurikulum siaga bencana dapat dimasukkan dalam kurikulum pendidikan. Kepala Seksi Bina SD Dinas Pendidikan Kota Tangsel Yahya Sutaemi mengatakan, pihaknya akan memberikan sosialisasi kepada para guru sebelum memberikan pelatihan penanggulangan bencana kepada pelajar. ■ c22

Arus Lalu Lintas Jembatan Pluit Dialihkan KEBON SIRIH — Akibat adanya perbaikan di Jembatan Pluit, arus lalu lintas bagi kendaraan yang biasanya melewati tempat tersebut dialihkan. Pengerjaan perbaikan jembatan yang dimulai pada Rabu (9/11) membuat arus lalu lintas pun mulai dialihkan. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI menerapkan sistem buka-tutup untuk mengurangi kepadatan lalu lin-

tas saat pengerjaan perbaikan jembatan berlangsung. “Kita imbau kepada pengguna jalan agar bisa melakukan penyesuaian terkait pengaturan lalu lintas yang kita terapkan sementara ini,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono. Beberapa jalan yang dialihkan di antaranya adalah dari arah Jalan Gedong Panjang (Selatan) yang akan menuju ke Jalan Jembatan Tiga (Barat) dialihkan melalui Jalan BaktiJalan Pluit Raya dan seterusnya. Sedangkan, kendaraan pribadi dan kendaraan berat dari arah Jalan Jembatan Tiga yang akan menuju Jalan Pluit Raya, Jalan Muara Baru,

dan Jalan Gedong Panjang bisa melalui Jalan Pluit Selatan dan seterusnya. Untuk kendaraan berat dari arah Jalan Gedong Panjang yang akan menuju ke Jalan Jembatan Tiga atau Jalan Pluit Raya dianjurkan melalui Jalan Pluit Selatan-Jalan Pluit 1 dan seterusnya, atau dapat melalui Jalan Pluit Selatan-Jalan Jembatan Tiga dan seterusnya. Sedangkan, kendaraan pribadi dan kendaraan berat dari arah Jalan Jembatan Tiga yang akan menuju ke Jalan Muara Baru dan Jalan Gedong Panjang dianjurkan melalui Jalan Pluit Selatan dan seterusnya. ■ c04; ed: endah hapsari

AGUNG SUPRIYANTO

Buang Sampah Sembarangan, Denda Rp 2 Juta Isi raperda sampah akan lebih fokus pada masyarakat. KEBON SIRIH — Mulai 2012, masyarakat Jakarta yang membuang sampah sembarangan siap-siap kena sanksi. Tak tanggung-tanggung, sanksinya terbilang berat, seperti hukuman penjara maksimal 60 hari atau denda paling tinggi sebesar Rp 2 juta. “Kita sudah selesai menyusun draf raperda tentang persampahan. Rencananya, draf tersebut akan diajukan ke Badan Legislasi Daerah (Balegda) tahun 2012 mendatang,” ujar Kepala Dinas Kebersihan DKI, Eko Bharuna, Kamis (10/11). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengajukan draf rancangan peraturan daerah (raperda) persampahan yang salah satunya mengatur mengenai pemberian sanksi ini. Berdasarkan draf raperda itu, warga yang membuang sampah ke jalan, sungai, jalur hijau, atau sarana umum lainnya akan dikenakan sanksi pidana maksimal 60 hari hukuman penjara atau denda paling banyak Rp 2 juta. Selain itu, dalam raperda ini juga diatur penggunaan kantong dan kemasan plastik ramah lingkungan bagi masyarakat Jakarta. Hal ini dilakukan agar mempermudah pengolahan sampah dalam kota. Tak hanya itu, raperda yang akan diajukan ini juga mengatur mengenai penggunaan plastik daur ulang bagi para pengusaha ritel kelas menengah ke atas. “Tapi, kita belum bisa menerapkan hal serupa bagi pasar tradisional karena biaya produksi plastik yang memang mahal,’’ kata Eko. Dengan adanya perda ini, lanjut dia, jika berhasil disahkan tahun depan, pihak yang tidak menggunakan sarana dan prasarana ramah lingkung-

an akan dikenakan sanksi denda dan pidana. Eko juga menuturkan, isi raperda persampahan ini akan lebih difokuskan kepada masyarakat. Ia berpendapat, selama ini Pemprov DKI belum memiliki peraturan daerah (perda) yang mengatur mengenai pengelolaan sampah secara khusus. “Selama ini, perda yang sudah ada hanya mengatur soal ketertiban umum. Namun, tidak diatur pengolahan sampah yang harus dilakukan warga dan pembangunan tempat pengolahan sampah dalam kota,” katanya. Dengan adanya perda persampahan yang baru, Eko berharap, masyarakat akan lebih meningkatkan kesadaran untuk tak membuang sampah sembarangan dan dapat mengelola sampah yang ada. ■ c04; ed: endah hapsari

PELEBARAN TOL: Sejumlah kendaraan melintas di dekat proyek pelebaran tol di ruas jalan gerbang Tol Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (10/11). Pelebaran jalan tol tersebut diharapkan mampu mengurangi tingkat kemacetan akibat tingginya volume kendaraan yang bergerak ke Ibu Kota terutama pada jam masuk dan pulang kerja.

Mahal Sih, tapi Biar Semua Kapok... encana pemberlakuan denda untuk mereka yang membuang sampah sembarangan menuai reaksi beragam dari masyarakat. Ada yang setuju, ada yang tidak. Bahkan, ada yang menganggap peraturan itu tidak masuk akal.

R ●

Denda sebesar itu rasanya kurang pantas, terutama bila diterapkan kepada seluruh masyarakat. Bagaimana dengan masyarakat menengah ke bawah? Nandya, mahasiswa Kalau tidak mampu bayar, bagaimana? Mega Dhany, warga Kalibata, Jakarta Selatan.

Peraturan itu tidak masuk akal. Pemerintah niat bikin peraturan apa cari duit sih? Hanjar, warga Jakarta Utara

Saya setuju sekali dengan peraturan ini. Apalagi, untuk sampah puntung rokok yang biasanya memang dibuang sembarangan. Udinsyah, karyawan swasta

Kasih denda harus yang berat, biar pada mikir dua kali sebelum melanggar. Tapi, saya enggak yakin peraturan itu bakal terlaksana. Seperti biasanya, cuma di mulut saja kan? Fitri, warga Kedoya, Jakarta Barat.

Kalau saya, setuju-setuju saya dengan aturan seperti ini. Soalnya, masyarakat kadang-kadang perlu shock therapy supaya patuh pada peraturan. Kalau tidak begini, kapan kita bisa punya negara yang bersih dari sampah seperti Singapura? Sari Pudjianto, ibu rumah tangga

Mahal yah dendanya, tapi bagus deh biar pada kapok. Tapi, biasanya sih cuma berjalan beberapa minggu, setelah itu sudah hilang lagi. Martha, warga Matraman, Jakarta Pusat. ■ mg01; ed: endah hapsari

Menengok Pusat Dokumentasi HB Jassin FOTO-FOTO REPRO CHAIRIL ANWAR

nda gemar sastra? Kalau jawabannya iya, Anda dijamin merasa senang berkunjung ke Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin. Tempat ini bukan perpustakaan, lho. Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin adalah tempat tersimpannya ribuan naskah, majalah, buku, fotografi, dan karya sastra. Koleksinya mulai dari kesusastraan Melayu di tahun 1800 hingga terbitan terkini. Pusat Dokumentasi HB Jassin terletak di kompleks Taman Ismail Marzuki di Jalan Cikini Raya 73, Jakpus. Satu kompleks dengan Planetarium, Teater Jakarta, dan Bioskop XXI. Untuk sampai ke sana, ada banyak transportasi yang bisa dipilih. Dari Stasiun Cikini, Anda bisa naik ojek atau bajaj dengan tarif Rp 8.000 hingga Rp 10.000. Setiap hari tempat ini rajin dikunjungi peneliti, pencinta buku, atau wisatawan mancanegara. Biasanya, mereka berbekal keingintahuan tentang karya asli penulis ternama, seperti Chairil Anwar, NH Dini, Remy Silado, atau yang paling popular, Pramoedya Ananta Toer. Wisatawan asing umumnya datang dari Prancis, Belanda, dan Malaysia. Di negara itu, sastra Indonesia dipelajari di beberapa universitas setempat. Ariany Isamurti, kepala pelaksana Pusat Dokumentasi HB Jassin, Kamis (10/11), mengatakan, mungkin pusat dokumentasi itu adalah satu-satunya tempat yang menyimpan lebih dari 50 ribu karya sastra. Beberapa karya yang unik, seperti surat, naskah buku, dan kliping koran zaman dulu, tersimpan pula dalam koleksi tempat ini. “Sastra itu adalah buah pikir yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Bentuk otentiknya bisa esai, novel, bahkan surat,” kata Ariany. Pusat dokumentasi ini terdiri atas beberapa ruangan, seperti ruang baca, ruang pengolahan, ruang koleksi, dan ruangan yang digunakan untuk aktivitas yayasan. Hanya ruang baca yang boleh diakses untuk umum. Jika ingin meminjam buku atau naskah apa pun, pengunjung bisa meminta bantuan kepada petugas. Ini untuk menghindari hilang

A

atau rusaknya naskah. “Ada buku-buku yang disobek halamannya, dulu pernah juga hilang. Makanya, mekanisme kita buat seketat ini,” jelasnya. Beberapa penulis juga sering mengadakan peluncuran dan diskusi sastra. Oktober lalu, Rosmiaty Shari, penyair dari Malaka, Malaysia, mengadakan diskusi mengenai bukunya yang berjudul Dari Hitam Putih Menjadi Zirah. Penulis lain yang pernah meluncurkan bukunya, antara lain, Datuk Kemala juga dari Malaysia, Pipit Senja, dan Martin Aleida. Pada bulan bahasa, di tiap April, tempat ini penuh dengan pencinta sastra. Pengunjung pun membeludak hingga keluar ruangan. Koleksi pusat dokumentasi bermula dari milik pribadi HB Jassin. Ia mengumpulkan satu per satu koleksinya sejak masih menjadi pegawai di Badan Penertiban Balai Pustaka tahun 1940. Tak hanya mengoleksi buku, Jassin pun rajin berkorespodensi dengan banyak penulis. Selanjutnya, surat-surat ini didokumentasikan juga

sebagai naskah sastra. Chairil Anwar adalah satu dari kumpulan penyair yang berkorespodensi dengan Jassin. Penggemar penyair yang satu ini tentu senang bisa melihat tulisan tangan idolanya yang masih

berupa huruf tebal tipis. Ejaannya pun masih ejaan lama, dengan banyak huruf ‘o’ dan ‘e’ dalam setiap kata. Kita juga bisa melihat naskah asli puisi “AKU” dalam bentuk kliping Madjalah Daya, terbit 15 Mei 1949. ■ c28 ed: indira rezkisari

Kereta Bandara Harus Segera Berjalan GAMBIR — Pekerjaan proyek kereta jalur Manggarai ke Bandara Soekarno-Hatta diharapkan bisa segera dimulai, setidaknya dalam 1,5 tahun ke depan. Pengguna jasa pesawat terbang yang mencapai 44 juta hingga 45 juta orang per tahunnya membuat kebutuhan transportasi tambahan menuju bandara harus segera dipenuhi. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berharap pengerjaan proyek kereta itu dapat segera dilaksanakan. Ditemui usai penandatanganan perjanjian fasilitasi penyiapan proyek tersebut di Kementerian Perhubungan, Kamis (10/11), Fauzi menuturkan langkah pasti pengerjaan proyek setidaknya harus sudah berjalan. “Semua rakyat sudah menunggu. Kapan tanggal mainnya, ini. Mudah-mudahan 1,5 tahun sudah ada action,” ujarnya. Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengatakan, kebutuhan untuk jalur kereta yang menghubungkan Manggarai dan bandara adalah untuk mengalihkan pengguna kendaraan pribadi dari jalan raya ke kereta. Senada dengan Fauzi, Mangindaan menginginkan proyek ini secepatnya dikerjakan. Menurutnya, pertambahan jumlah penumpang yang menggunakan pesawat terbang dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta mengalami peningkatan tajam. Bila beberapa tahun lalu ada 600 sampai 900 penerbangan dalam sehari, saat ini ada sekitar 2.500 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta setiap harinya. Jumlah penumpang pun mencapai

44 juta sampai 45 juta orang per tahunnya. “Siapa yang akan mengangkut penumpang sebanyak itu? Kalau lewat jalan raya saja semuanya, pasti akan macet sekali,” kata Mangindaan. Meski ingin cepat dikerjakan, Mangindaan tidak berani mengganggu PT Sarana Multi Infrastruktur sebagai mitra kerja dan konsultan pengerjaan proyek. Perusahaan itu dikatakannya sudah menyusun jadwal kerja dan berusaha secepatnya merealisasikan proyek. Proyek pembangunan jalur baru ini terkait dengan konsep loop line (jalur melingkar) yang merupakan kesatuan utuh sehingga perlu dikerjakan secara terpadu. Disinggung mengenai pembangunan jalur monorel yang tak jadi dilakukan, Mangindaan berujar tak ingin gagalnya satu proyek mengganggu proyek yang lain. “Jangan monorel tidak jalan, yang lain ikut tidak jalan juga. Kita bicara konseptual, di mana ada keterkaitan antara semua proyek,” ujarnya. Fauzi menambahkan, penetapan jalur untuk proyek perkeretaapian Manggarai–Bandara SoekarnoHatta sudah selesai dilakukan. Ada dua jalur yang nantinya akan dilewati. “Satu lewat Tangerang dan yang satunya lagi akan parallel—lewat kawasan Duri dan jalan tol menuju Bandara,” papar dia. Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur, Emma Sri Martini, mengatakan, persiapan dokumen lelang akan dilakukan tahun depan. ■ c04 ed: indira rezkisari


kabar jabodetabek

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

22 PRAYOGI

:: sorot ::

Jam Rongsokan, Usaha tanpa Ribet emula, Hasan bekerja sebagai sopir angkutan umum. Namun, keinginan untuk bekerja dengan bebas dan tidak diatur-atur membuatnya tak betah mengukur jalanan saban hari. Akhirnya, Hasan memutar otak. Dia harus memilih profesi lain yang sesuai dengan jiwanya yang merdeka. Suatu ketika, iseng-iseng, dia memperbaiki jam tangan miliknya yang rusak dan terlihat usang. Ternyata, berhasil. Jam tuanya itu berfungsi kembali. Akhirnya, saat itu juga, pria berusia 57 tahun itu memutuskan untuk banting setir dan menekuni profesi barunya: penjaja jam rongsokan. Berlokasi di bawah jalan layang kawasan Cawang, Jakarta Timur, Hasan meraih rezeki demi keluarga kecilnya. Untuk membuka lapak sederhana kaki limanya, ia hanya

S

mengeluarkan kocek Rp 10 ribu. Dengan modal nekat, ia langsung mencoba peruntungan membuka usaha di pinggir jalan. “Dengan modal itu, saya membeli berbagai perlengkapan servis jam,” ujar pria asli Jakarta ini. Tak terasa, hingga kini, sudah 27 tahun Hasan menekuni profesinya sebagai penjaja jam rongsokan. Saat ditemui, Hasan terlihat sedang asyik berbincang dengan kerabatnya di lapak miliknya yang penuh dengan jam rongsokan. Terkadang, ia memegang jam dagangannya untuk dibersihkan dari debu jalanan dan mengecek beberapa jam yang dititipi tetangganya untuk diservis. Suara bising kendaraan yang turut meramaikan perbincangan Hasan dan kerabatnya seakan tak dihiraukan, karena aktivitas itulah yang membantunya melepas penat

sambil menunggu pembeli datang. Pria berkulit hitam ini mengatakan, jam rongsokan yang ia punya berasal dari para pemulung. Kalau sedang beruntung, terkadang ia mendapatkan jam bermerek yang berharga mahal. Tak jarang pula, jam tersebut berasal dari pelanggan yang butuh uang dan sengaja menjual jam tangannya dengan harga murah. Namun, tak semua jam yang Hasan dapatkan dalam kondisi bagus. Ia mengatakan, jika ada komponen yang masih mungkin diperbaiki dengan seribu akal, ia akan mencoba untuk memperbaiki. “Jika rusak parah, saya jual apa adanya,” ujarnya dengan logat Betawi. Sepanjang melakoni profesinya ini, Hasan mengalami beragam hal. Misalnya, dia merasakan duka ketika lapak seder-

hananya ikut digaruk petugas. Maklum saja, dia berjualan di jalur hijau yang seharusnya bebas dari pedagang kaki lima. Ia tak bisa berbuat banyak. Pasalnya, ia mengakui lapak jualannya berada di lokasi tanpa izin. “Saya juga pernah kehilangan barang dagangan saat saya shalat di masjid. Tak lama kemudian, sepeda beserta isinya ikut raib,” keluh pria berkumis tipis ini. Setiap hari, ayah dari satu orang anak ini mengaku, memulai rutinitasnya dari pukul 07.00 WIB hingga petang. Bersepeda, Hasan berangkat dari rumahnya di Depok menuju ‘tempat kerja’. Sepeda memang menjadi andalannya untuk berangkat kerja ketimbang memilih untuk naik angkot. “Sambil berolahraga sekaligus nggak kena macet,” seloroh pria yang terlihat masih energik ini. Hasan juga tak pernah mengeluhkan

penghasilanya. Menurutnya, apa yang sudah didapatkan sudah lebih dari cukup. Jam rongsokan dibanderol dengan harga bervariasi, berkisar antara Rp 10 ribu sampai Rp 70 ribu. Namun, lain ceritanya bila hujan. Dia terpaksa gigit jari karena pembeli sepi. Dia pun memaknai betul rasa cinta pada profesi. “Enakan usaha kayak gini. Bebas. Ibarat burung saya tuh nggak suka hidup yang terlalu ribet.’’ ■ c25; ed: endah hapsari

C24

Polisi Identifikasi Pelaku Penusukan Raafi

Bilal Ramadhan

Kelompok Helmi disebut-sebut sebagai pelaku penusukan. JAKARTA — Penyidik Polres Jakarta Selatan masih melakukan penyelidikan terkait penusukan yang dialami salah seorang siswa SMA Pangudi Luhur, Raafi Aga Winasya Benjamin (17 tahun). Semua pengunjung yang berada di tempat hiburan Shy Rooftop saat penusukan terjadi, termasuk kelompok Helmi, sedang diperiksa polisi untuk mengidentifikasi pelakunya. “Kita memeriksa seluruh pengunjung yang ada di Shy Rooftop saat ini, termasuk Helmi, masih sebagai saksi,” kata Kepala Polres Jakarta Selatan, Kombes Imam Sugianto, yang dihubungi wartawan, Kamis

Kamis (10/11). Meski tak ada korban jiwa, kebakaran itu menyebabkan sopir angkot kehilangan uang setoran dan sejumlah surat kendaraan. Kebakaran itu juga menyebabkan kemacetan.

BEKASI TIMUR — Akibat melebihi daya tampung, narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Bulak Kapal, Kota Bekasi, rentan tertular penyakit. Kepala Lapas Bulak Kapal, Basmanizar, mengatakan, saat ini tercatat warga binaan yang berada di Lapas Bulak Kapal sekitar 1.700 orang. Bandingkan dengan daya tampung lapas tersebut yang hanya untuk 450 orang. “Untuk mencukupinya, kami menampung sekitar 59 orang dalam sebuah kamar berukuran 8x6 meter dan 6x6 meter,” kata dia, Kamis (10/11). Lantaran melebihi daya tampung itu, sejumlah tahanan di dalam lapas tersebut mengalami gangguan kesehatan, seperti sering sesak napas, terkena TBC, dan diare. Dengan kondisi lapas seperti yang ada saat ini, kata dia, mau tidak mau mereka me-

nempatkan para tahanan di ruangan yang sempit tersebut. Masing-masing ruang tahanan tersebut di dalamnya hanya berisi satu septic tank. “Tidak aneh kalau penyakit cepat menular,” ujarnya. Meski begitu, pihak lapas memfasilitasi kebutuhan medis untuk penanganan awal para tahanan yang terjangkit penyakit tersebut. Untuk penanganan lebih lanjut, lapas juga memberikan perawatan intensif di rumah sakit bila para tahanan menderita penyakit serius. “Fasilitas pengobatan pun diberikan kepada 40 warga binaan yang mengidap HIV,” kata dia. Para tahanan yang mengidap penyakit tersebut juga diberikan asupan peningkat daya tahan tubuh secara rutin. Basmanizar mengatakan, kondisi tersebut diharapkan tak perlu lagi terjadi pada

2013. Hal itu seiring rampungnya pembangunan lapas di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Saat ini, kata dia, lapas tersebut diproyeksikan dapat menampung sekitar 1.000 warga binaan. “Namun saat ini baru sampai pada tahap pemagaran area. Sedangkan pendirian bangunan dua lantai baru dimulai tahun depan,’’ ujar dia. Ia menambahkan, kalau lapas itu sudah rampung dibangun, para tahanan yang ditangani Kejaksaan Negeri Cikarang tak lagi ditampung di Bulak Kapal. Pengurangan volume tahanan di lapas itu pun bisa mencapai 60 persen. “Itu karena mayoritas warga binaan di lapas tersebut kasusnya ditangani Kejaksaan Negeri Cikarang,” kata Basmanizar. ■ c25; ed: endah hapsari

makin kuat dengan adanya bercak darah di karpet. “Ya, bukan kelompoklah, dia (Raafi) pengunjung juga, sama seperti yang lain. Raafi juga ditusuk di tempat joget, itu berdasarkan bercak darah di karpet,” jelasnya. Jumlah saksi yang diperiksa hingga Kamis (10/11) sebanyak 38 orang. Selain pengunjung, polisi juga memeriksa petugas keamanan Shy Rooftop. Barang bukti utama yang digunakan untuk menusuk Raafi belum ditemukan sehingga polisi belum juga menetapkan tersangka penusukan siswa Pangudi Luhur ini. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Jaksel, AKBP Budi Irawan, mengatakan, seluruh pengunjung, termasuk saksi yang berada di dekat meja Raafi, diperiksa. Hal ini untuk mengidentifikasi pelaku penusukan Raafi. Pelaku juga diduga

membawa dan menghilangkan senjata tajam yang digunakan untuk menusuk Raafi. “Yang ada kaitannya sama malam kejadian itu kita periksa. Pengunjung saat itu ada beberapa meja, kita panggil semuanya,” ujar Budi Irawan. Budi mengatakan, total ada 38 saksi yang diperiksa, di antaranya Helmi dkk yang duduk dekat dengan meja siswa SMA Pangudi Luhur itu. “Semuanya masih saksi, pelaku atau tersangka masih dicari,” tegasnya. Di tempat terpisah, Dinas Pariwisata DKI Jakarta mengaku siap memberikan sanksi pada Shy Rooftop. ‘’Sanksinya sedang proses,” kata Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Arie Budiman, seperti dikutip Antara. Sanksinya bisa berupa teguran hingga pencabutan izin. Namun, semuanya masih menunggu hasil penyelidikan polisi. ■ ed: endah hapsari

Mendesak Amandemen Kelima

ANGKOT TERBAKAR: Sebuah angkot jurusan Cicurug-Sukasari terbakar di Jalan Siliwangi, Bogor,

Melebihi Kapasitas, Napi Lapas Rentan Penyakit

(10/11). Ia menjelaskan, Raafi dan teman-temannya menghadiri pesta ulang tahun salah seorang teman di tempat hiburan Shy Rooftop, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (4/11) malam. Raafi dan teman-temannya memang meminum minuman keras, tetapi diakui tidak sampai mabuk. Saat di tengah-tengah acara, tepatnya memasuki hari Sabtu (5/11) dini hari, mereka mendengarkan dentuman musik, kemudian terjadilah senggolan. Kericuhan pun terjadi dan tiba-tiba Raafi tersungkur, dari tubuhnya keluar darah akibat tusukan benda tajam. Menurut Imam, kelompok Helmi dan kawan-kawan merupakan orang yang paling dekat yang berada di sekitar meja Raafi. Helmi juga adalah pengunjung lain yang berada di Shy Rooftop. Dugaan Raafi ditusuk di tempat berjoget se-

UUD 1945

ewan Per wakilan Daerah (DPD) RI merupakan sebuah lembaga yang berdiri sejak 1 Oktober 2004. Kala itu dimulailah periode per tama DPD RI tahun 2004 hingga 2009 dan kini sudah memasuki periode kedua yang ber tugas dari 2009 hingga 2014. DPD RI yang merupakan per wakilan daerah memiliki tugas menyampaikan aspirasi masyarakat dan daerah dalam berbagai hal, misalnya saja, masalah kesehatan, kesejahteraan, fasilitas umum dan lainnya. Mereka merupakan corong daerah karena melihat langsung apa keluhan ser ta kebutuhan masyarakat dan daerah. Namun, menurut Anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakar ta yang saat ini berada di Komite III, Pardi, fungsi dan kewenangan DPD RI saat ini masih terbatas. DPD RI yang mempunyai visi sebagai lembaga yang kuat dan efektif untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, memperjuangkan aspirasi kemudian menuangkan dalam suatu RUU dan menyampaikannya ke DPR RI. Tapi, pihaknya hanya bisa membahas RUU pada tahap per tama. Tahap berikutnya DPD tidak dilibatkan, hanya DPR saja, kemudian disahkan oleh DPR dan presiden. Oleh karenanya upaya penguatan konsti­ tusi agar fungsi dan kewenangan DPD seba­ gai lembaga perwakilan yang setara DPR menjadi penting serta juga mengusulkan pe­ rubahan konstitusi dalam rangka menyem­ purnakan aturan dan dasar mengenai tatanan Negara dan Jaminan pelaksanaan kedaulatan rakyat sesuai paham demokrasi. “Walaupun itu hasil DPD, nanti kalau sudah di DPR ganti baju, hasil dari DPR. Jangankan itu, didalam konsideran juga tidak disebutkan,” ungkapnya kepada Republika, pekan lalu. Padahal, lanjutnya, jika dibandingkan produk RUU dari DPD dan DPR, lebih bagus produk DPD. “Karena kita langsung menyerap aspirasi masyarakat dan kita tahu persis persoalan dimasyarakat,” tambahnya. Apa saja kewenangan DPD RI seharusnya? Membuat RUU dan UU, membahasnya RUU sampai menjadi UU, dan mensahkan UU bersama presiden pemerintah dan DPR RI. “Kita ini kan sama-sama anggota MPR dan dipilih langsung oleh rakyat. Dan per wakilan dari masyarakat itu sendiri. Kalau DPR itukan kepentingan dari par tai politik,” tambahnya. Ia menegaskan harus ada kewenangan yang setara antara DPD dan DPR, idealnya seper ti itu, adanya check and balance. Jangan sampai ada jual beli pasal, yang bukan rahasia lagi. Kehadiran DPD itu

D

H. PARDI, SH Anggota DPD RI tidak ada unsur politik, tidak ada unsur kepentingan pribadi, kelompok, tapi untuk kepentingan bangsa, khususnya masyarakat dan daerah. “Setidak-tidaknya kita bisa dilibatkan dalam proses pembuatan UU sampai tingkat akhir. Karena DPD itu tidak ada unsur kepetingan politik dan kepentingan pribadi, tapi untuk kepentingan daerah,” tegasnya.

Pentingnya Amandemen Kelima UUD 1945 Pardi mengaku sangat prihatin ketika melihat banyak UU yang dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Padahal untuk membuat UU ini anggarannya cukup besar. Maka dari itu, dengan keterba- tasan kewenangan ini, pihaknya tidak pernah kecil hati, dan tetap akan berjuang demi kepentingan masyarakat dan daerah. “Karena ber fikirnya daerahnya kuat dan maju, pasti bangsanya kuat dan maju, tapi kalau bangsanya kuat dan maju, belum tentu daerahnya kuat dan maju,” ujarnya. Misalnya saja dalam hal memperjuangkan aspirasi masyarakat dan daerah dalam hal pembuatan UU Keperawatan. Seluruh perawat seluruh Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), mengharapkan adanya payung hukum dalam hal keperawatan. Tujuan nya untuk meningkatkan kesejahteraan para perawat dan meningkatkan profesionalisme para pera wat dan endingnya bisa memberikan

pelayanan kesehatan pada masyarakat lebih baik. RUU Keperawatan ini, awalnya tahun 2010, sudah masuk dalam urutan ke 16 dalam prolegnas, dan sekarang disalip pada UU tenaga kesehatan. Padahal dua UU ini adalah UU yang berbeda, tidak bisa dijadikan satu. “Dan kami DPD melihat urgensinya UU keperawatan ini. Saat ini hanya Indonesia, Laos dan Kamboja yang tidak punya UU keperawatan. Maka dari itu kita sebagai anggota DPD, wakil dari DKI Jakar ta Komisi 3, khususnya bidang kesehatan, melihat dan mendorong agar UU keperawatan ini ada,” paparnya. Namun, karena keterbatasan kewenangan DPD, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Karena itulah, pentingnya amandemen kelima UUD 1945 agar kewenangan DPD RI bisa lebih besar. Rakyat sebenarnya mengharapkan ada amandemen kelima UUD 1945, supaya kewenangan DPD bisa ditingkatkan dalam rangka pembuatan RUU atau UU. “Kalau membuat RUU kita bisa, tapi pembahasan dan pengesahannya setelah jadi UU masih di DPR dan Presiden. Harusnya DPD, karena DPD presentasi dari masyarakat dan daerah bukan dari par tai politik,” jelasnya. Ia menambahkan amandemen kelima UUD 1945 ini untuk perbaikan bangsa dan Negara serta sebagai solusi permasalahan bangsa, bukan untuk kepentingan pribadi dan politik, “Karena kita bukan dari parpol, suara kita murni dari masyarakat dan daerah,” tegasnya.

Minim Dukungan Sayangnya, dukungan untuk amandemen kelima UUD 1945 ini masih kurang. Walaupun tokoh masyarakat, tokoh nasional, tokoh agama dan masyarakat sendiri sudah mendukung bahkan mengharapkan adanya amandemen kelima UUD 1945 ini, namun akan berat jika DPR RI belum menyetujuinya. Kendalanya, masih ada par tai politik yang belum setuju amandemen ini. “Tokoh agama dan nasional mendukung adanya amandemen kelima, malah mereka mengharapkan. Namun mereka gak bisa berbuat apa-apa karena untuk amandemen harus 2/3 anggota MPR, sedangkan kita sebagai anggota DPD cuma 132 orang, jadi berat lawan DPR, gak bisa, kecuali rakyat mendorong, mendesak, semua rakyat datangi DPR supaya amandemen,” pungkasnya. G adv


REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

Selangkah Lagi, Polo Air Putri! Laga melawan Singapura menjadi penentuan untuk meraih emas. PALEMBANG — Tim polo air putri Indonesia berhasil meraih kemenangan telak 193 di laga pertama SEA Games XXVI atas Malaysia di Stadion Renang Lumban Tirta, Palembang, Kamis (10/11). Kemenangan ini membuka peluang bagi tim Merah Putih untuk menyabet emas pertama di cabang polo. “Kami belum bisa tampil agresif di babak pertama. Tapi di babak berikutnya, kami bisa tampil lebih baik dan menekan lawan,” ujar Pelatih Kepala Polo Air Putri Indonesia, Natalya Rustamova, setelah pertandingan, Kamis. Pertandingan baru berlangsung 36 detik, Malaysia membuka serangan melalui Chan Su Jie. Tetapi, serangan pemain bernomor 12 itu belum bisa membuat tim negeri jiran unggul. Indonesia kemudian balik menyerang dan berhasil membuat angka pertama melalui lemparan Hudaidah Kadir. Serangan Indonesia di babak pertama membuahkan keunggulan empat angka atas lawan. Di delapan menit pertama itu, Hudaidah tampil baik dengan mencetak dua angka. Pemain lainnya, Nova Rusneri, juga mencetak dua angka untuk menggenapkan keunggulan tim

Merah Putih 4-0. Kebobolan empat angka membuat pelatih Malaysia mengganti penjaga gawang Yap Yee Chuin dengan Hay Yan Xiang. Tetapi, pergantian itu tak membuat perubahan berarti. Di setengah babak kedua, tim Garuda berhasil menambah keunggulan menjadi 8-0. Tim lawan hanya bisa mencetak angka pertama melalui Low Jia Yee. Indonesia kembali membalas dan mengakhiri babak kedua dengan skor 9-1. Setelah jeda istirahat babak kedua, Indonesia mengganti penjaga gawang Ernawati Imron oleh Ayudya Suidarwaty. Pada babak ini, tim Malaysia di bawah arahan pelatih Wee Chee Giap bisa menunjukkan permainan lebih baik. Meski tertinggal, tim putri negara tetangga itu berhasil mencetak dua angka tambahan. Keunggulan Indonesia semakin terlihat di dua babak akhir setelah berhasil membobol gawang Malaysia delapan kali tanpa balas. Pemain Indonesia Melviani Rayina Eka tampil cemerlang dengan mencetak empat angka. Raihan pemain berusia 19 tahun itu masih dilengkapi dua tambahan angka dari Inez Febrianti, Kezzie, dan Ariel Dyah. Angka yang mereka lesakkan membuat Indonesia unggul telak 19-3. Kapten Tim Polo Air Indonesia Kezzie Ali mengata-

kan, pelatih meminta mereka untuk bisa menekan lawan dari awal pertandingan. Sehingga, para pemain berusaha untuk terus menyerang. “Kami berharap bisa mempertahankannya di pertandingan berikutnya,” kata pemain yang mencetak tiga angka itu. Pada laga berikutnya, Jumat (11/11), Malaysia akan bertanding menghadapi Singapura. Adapun Indonesia akan kembali bertanding melawan Singapura dalam laga terakhir, Sabtu (12/11). Pada SEA Games kali ini, hanya tiga negara yang mengikuti kejuaraan. Sebelumnya, Thailand batal untuk menurunkan tim polo air putrinya. Pertandingan melawan Singapura menjadi kesempatan tim Merah Putih untuk bisa meraih medali emas pertama di cabang polo. Menurut Kezzie, peluang Indonesia terbuka meski Singapura dapat memberikan perlawanan yang kuat. . “Kecepatan dan akurasi mereka bagus serta posturnya tinggi,” ucapnya. Namun, Kezzie tetap optimistis timnya bisa menampilkan permainan terbaik. Apalagi, lanjut dia, tim pelatih lebih banyak memberikan strategi baru pada permainan serta penguatan kaki. Ia juga mengatakan, timnya dihuni skuat muda berusia 17 hingga 20 tahun. “Kami bisa unggul dari stamina,” jelasnya. ■ c08 ed: endro yuwanto

23

EDWIN DWI PUTRANTO/REPUBLIKA

PERSIAPAN PEMBUKAAN: Sejumlah pengisi acara melakukan persiapan pembukaan SEA Games XXVI 2011 di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (10/11). Upacara pembukaan direncanakan akan digelar Jumat (11/11) ini, pukul 16.00 WIB.

Kano Potensi Rebut Emas Pertama

Agung Sasongko

KARAWANG — Kesempatan perdana Indonesia untuk meraih medali emas SEA Games XXVI hadir dari cabang olahraga kano. Ini lantaran final cabang kano dan kayak akan dipertandingkan pada Jumat (11/11), mulai pukul 09.00 WIB di Danau Cipule, Karawang Timur, Jawa Barat. Jika berhasil merebut emas, kano akan menjadi cabang pertama yang mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Manajer tim kano Hari Sidharta optimistis timnya bisa meraih hasil terbaik dalam pertandingan besok. Perebutan medali pada cabang kano yang berlangsung

di Danau Cipule, kata Hari, memang meniadakan babak penyisihan. Putusan itu dilatarbelakangi lokasi lomba yang belum 100 persen siap. Pelatih kano Indonesia asal Jerman Lothar Schaefer mengatakan, tidak masalah atas putusan panitia penyelenggara untuk meniadakan babak penyisihan. Dengan kondisi itu, tim kano dan kayak Indonesia berpeluang besar mencapai target empat medali emas. “Bisa jadi enam medali emas, semoga saja,” kata dia saat ditemui di lokasi lomba, Kamis (10/11). Lothar menambahkan, ketiadaan babak penyisihan akan dimanfaatkan betul untuk persiapan memasuki babak final. Ia lantas meminta

anak asuhnya untuk menjaga konsentrasi dan fokus jelang pertandingan. “Persiapan sudah matang. Anak-anak begitu bersemangat,” jelas dia. Menurut Lothar, persaingan dalam cabang kano kian ketat meski hanya ada tujuh negara yang ambil bagian. Ia menunjuk Singapura menjadi lawan berat Indonesia. “Untuk SEA Games kali ini, peta persaingan mulai merata. Boleh dikatakan, kekuatan masing-masing negara berkembang pesat,” kata dia. Untuk itu, Lothar meminta anak asuhnya agar tidak terbebani lantaran menjadi tuan rumah. Sebaliknya, anak asuhnya harus manfaatkan momentum sebagai tuan rumah untuk mencapai target

yang telah ditetapkan. Menurut jadwal, Kamis (10/11), dipertandingkan babak penyisihan kano. Namun, lantaran ketidaksiapan lokasi lomba dan hanya tujuh negara yang ambil bagian, atas kesepakatan bersama manajer seluruh negara peserta, babak penyisihan ditiadakan. Selanjutnya, pertandingan langsung memasuki babak final. Untuk cabang ini, panitia menyiapkan 15 medali emas. Keterlambatan penyelesaian pembangunan lokasi lomba cabang kano dinilai Lothar Schaefer bukan hal yang perlu dipermasalahkan sebab secara keseluruhan, arena sudah siap, hanya bagian kecil saja yang perlu disempurnakan. ■ c19 ed: endro yuwanto

●/IKLAN

●/IKLAN


sepak bola

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

24

FOTO-FOTO: AP

:: offside :: CESARE PRANDELLI

Main Film AP

i tengah kesibukan sebagai pelatih timnas Italia, Cesare Prandelli masih sempat melakukan pengambilan gambar untuk sebuah adegan film. Mantan arsitek Fiorentina ini akan muncul sebagai cameo di film Vacanze di Natale yang diluncurkan akhir tahun ini. Vacanze di Natale merupakan proyek film sutradara Italia, Neri Parenti. Sutradara berusia 61 tahun ini meluncurkan film mengenai liburan Natal setiap tahunnya sejak 2002. Tahun ini, Vacanze di Natale berlatar di Cortina d’Ampezzo. Keterlibatan Prandelli dikabarkan berkat Aurelio De Laurentiis, presiden Napoli yang juga bertindak sebagai produser film. “Produser kami yang juga pemilik sebuah klub sepak bola menghubunginya dan dia setuju,” kata Parenti seperti dilansir Bresicia Corriere, Kamis (10/11). Parenti mengatakan, Prandelli akan berperan sebagai dirinya sendiri yang terjebak dalam mobil yang rusak dan ditolong oleh para pemain lain. “Dia sangat antusias terlibat dalam film ini,” ujar sutradara yang juga tifosi Fiorentina ini. n ratna puspita ed: endro yuwanto

D

PORTUGAL VS BOSNIA

FA B I O C A P E L LO

Lewatkan Resepsi AP

etiap anak pasti berharap orang tua hadir saat pernikahannya digelar. Tapi, Pierfilippo Capello terpaksa merelakan ayahnya, Fabio Capello, absen. Alih-alih memberikan dukungan pada anaknya di altar, Capello harus mendampingi Inggris menghadapi juara Eropa dan dunia, Spanyol, di Stadion Wembley, Sabtu (12/11). Pierfilippo akan mengucapkan sumpah dengan pasangannya, Tiziana, di Milan, Italia. Pierfilippo yang juga bertindak sebagai agen ayahnya pun berbesar hati menerima kondisi ini. “Di hatinya, kami tahu dia bersama kami,” ujar anak termuda Capello kepada BBC Radio 5 Live, Kamis (10/11). Pria berusia 36 tahun ini mengatakan, tugas ayahnya sebagai pelatih tim sepak bola memang kerap membuatnya tidak dapat menghadiri momen-momen penting bersama keluarga. Duel Inggris kontra Spanyol sebenarnya dijadwalkan pada Jumat (11/11) dan Capello dapat menghadiri upacara sakral itu. Tapi, pertandingan terpaksa dimundurkan satu hari karena Barcelona yang memasok delapan pemain Spanyol harus melakoni duel Copa del Rey. n ratna puspita ed: endro yuwanto

S l

Cristiano Ronaldo

Ratna Puspita

Pertahanan Bosnia sedang dalam masalah. ZENICA — Upaya Portugal untuk memuluskan langkah ke putaran final Piala Eropa 2012 di Polandia dan Ukraina diprediksikan tak akan mudah. Seleccao das Quinas, julukan Portugal, harus mewaspadai Bosnia Herzegovina saat bertandang ke Stadion Bilino Polje, Zenica, Sabtu (12/11) dini hari WIB. Arsitek Portugal Paulo Bento mengatakan, timnya tidak akan mudah mengulang hasil ketika menekuk Bosnia dengan agregat 2-0 pada play off Piala Dunia 2010, dua tahun lalu. Sebab, Bosnia sudah menunjukkan peningkatan yang dramatis sejak November 2009. “Saya memprediksikan laga play off yang ketat dan setiap tim memiliki peluang lolos 50 persen,” ujar Bento, seperti dilansir Reuters, Kamis (10/11). Bosnia tampil cukup menjanjikan dengan mengoleksi enam kemenangan selama fase kualifikasi Grup D Piala Eropa. Tim pecahan Yugoslavia ini sempat unggul melalui Edin Dzeko pada duel penentuan perebutan tiket ke putaran final. Tapi, gol Samir

Pintu Merumput di Eropa JAKARTA — Kehadiran dua klub tangguh dunia, LA Galaxy dan PSV Eindhoven, membuka kesempatan bagi para pemain Indonesia untuk mencuri perhatian dari pemandu bakat sepak bola Eropa. Kesempatan bermain di sejumlah Liga Eropa pun terbuka andai pemain timnas Indonesia mampu tampil baik di dua laga uji coba tersebut. Timnas dijadwalkan akan melakoni laga melawan LA Galaxy pada 30 November 2011. Sedangkan, partai uji coba melawan klub papan atas Belanda, PSV, akan digelar antara 9 hingga 12 Januari 2012. “Kami sangat senang dengan kenyataan hadirnya sejumlah klub papan atas ke Indonesia. Ini akan menjadi promosi yang baik, khususnya bagi persepakbolaan Indonesia di mata dunia,” ujar Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, Kamis (10/11). Djohar menambahkan, PSSI tidak akan begitu saja membuang kesempatan dari kunjungan dua tim papan atas dunia itu. Dia mengaku akan mencoba mempromosikan bakat sepak bola Indonesia dengan mengajukan tawaran latihan bersama. Ia pun berharap, dari uji coba tersebut muncul minat klub asing terhadap tenaga pemain asal Indonesia. Selain PSV, laga kontra LA Galaxy juga akan memberikan promosi besar bagi sepak bola Indonesia. Sebab, laga ini akan melibatkan salah satu ikon sepak bola terbesar di dunia, David Beckham. Laga Indonesia vs Galaxy akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. “Kami juga akan turunkan tim terbaik sebagai bagian dari persiapan Piala AFF 2012,” tegas Djohar. n abdullah sammy ed: endro yuwanto

l

Nasri membuat Bosnia terpaut satu angka dari Prancis pada klasemen akhir. Bento menyebutkan, Dzeko menjadi pemain paling vital bagi Bosnia. Bomber Manchester City ini membuat permainan Bosnia lebih matang dibanding sebelumnya. Selain Dzeko, Bento juga mewaspadai gelandang AS Roma berusia 21 tahun, Miralem Pjanic. Selain performa Bosnia, Bento juga mengkhawatirkan kondisi lapangan akan berpeluang menyulitkan timnya. Bento mengatakan, timnya harus memperagakan permainan yang berbeda untuk menyiasati kondisi lapangan ini. “Kami harus beradaptasi dengan stadion di Zenica dan kondisi lapangan. Itu akan membuat kami bermain dengan cara yang berbeda dibandingkan biasanya,” keluh dia. Tapi, Seleccao das Quinas termotivasi dengan penampilan Cristiano Ronaldo. Kapten Portugal itu mencetak hattrick keempatnya musim ini ketika Real Madrid mengalahkan Osasuna 7-1 pada lanjutan La Liga Spanyol, akhir pekan lalu. Apalagi, pertahanan Bosnia sedang berada dalam masalah setelah kehilangan tiga pemain belakangnya. Mensur Mujdza harus istirahat panjang karena cedera patah tulang

Edin Dzeko

Bosnia ini yakin timnya akan mampu memetik kemenangan di depan publiknya sendiri. Apalagi, ini merupakan peluang terbesar Bosnia tampil pada turnamen besar sebagai sebuah negara berdaulat. Dzeko mengatakan, Portugal memang tim yang tangguh dan memiliki tradisi melaju ke turnamen besar. Tapi, skuatnya juga tidak akan takut dengan finalis Piala Eropa 2004 tersebut. “Hasil imbang tanpa gol sudah bagus untuk kami. Tapi, kami akan mampu menjebol gawang siapa pun, termasuk Portugal,” tegasnya.

metatarsal pada kakinya. Sedangkan, Boris Pandza dan Sasa Papac terkena akumulasi kartu dan harus absen pada leg pertama. Kondisi ini membuat pusing arsitek Bosnia, Safet Susic. Sebab, Bosnia tidak memiliki pemain cadangan yang sepadan. “Kami punya masalah. Saya masih belum memutuskan bagaimana menyelesaikan masalah ini,” kata dia. Tapi, kelemahan di lini belakang tidak membuat Dzeko dan Pjanic khawatir. Kedua pemain andalan

n ratna puspita ed: endro yuwanto

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN

RIO FERDINAND

BOSNIA (4-4-2) Kiper : Asmir Begovic Belakang : Adnan Zahirovic, Emir Spahic, Muhamed Besic, Senad Lulic Tengah : Miralem Pjanic, Elvir Rahimic, Zvjezdan Misimovic, Haris Medunjanin Depan : Vedad Ibisevic, Edin Dzeko

Jaminan Tampil

PERTEMUAN TERAKHIR 18 Nov 2009 Bosnia 0-1 Portugal 14 Nov 2009 Portugal 1-0 Bosnia

(Kualifikasi Piala Dunia) (Kualifikasi Piala Dunia)

Tanpa Lima Pilar, Cile Butuh Sanchez Hiru Muhammad SANTIAGO — Cile dipastikan tak akan diperkuat lima pemain pilar saat bertandang ke Uruguay dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Amerika Selatan di Estadio Centenario, Montevideo, Jumat (11/11). Skuat La Roja terpaksa tak memainkan lima pemain itu lantaran alasan indisipliner. Arsitek Cile Claudio Borghi menghukum mereka yang tepergok berpesta pora pada malam hari. Lima orang yang dihukum itu adalah pemain Gonzalo Jara (West Brom), Jean Beausejour (Birmingham City), Arturo Vidal (Juventus), serta dua pemain yang merumput di Liga Brasil, Carlos Carmona dan Jorge Valdivia. Kelima orang itu digantikan para pemain dari liga domestik. Setelah mengikuti pesta itu, mereka datang terlambat 45 menit ke tempat latihan. Borghi mengatakan, datang terlambat sangat tidak bagus bagi timnas Cile maupun sebagai pemain profesional. “Akibatnya, saya harus menghukum mereka, tidak boleh bergabung dengan tim nasional,” katanya. Borghi menambahkan, ia bereaksi seperti itu bukan karena para pemain melanggar aturan yang tertulis, tetapi karena mereka tidak memenuhi katakata mereka sendiri. “Ini serius.” Untunglah, Borghi masih mendapat angin segar dari Alexis Sanchez. Gelandang serang Barcelona itu menyatakan, sudah kembali pulih dari cedera hamstring. Ia juga menegaskan, sudah siap bermain selama 90 menit penuh untuk membela Cile.

Sanchez telah tampil lagi untuk kali pertama sejak dua bulan absen ketika membela Barcelona di ajang Liga Champions pekan lalu. Ia diAP

l

mainkan sebagai pemain cadangan ketika laga melawan Viktoria Plzen tersisa 17 menit. Sementara itu, bersama dengan timnas Cile, Sanchez telah dua kali absen dalam dua laga pertama kualifikasi Piala Dunia 2014, Oktober lalu. “Saya berada di sini untuk bermain selama 90 menit. Saya merasa sudah siap untuk bermain lagi,” kata Sanchez setibanya di Santiago, Cile, Selasa waktu setempat. Di lain pihak, Uruguay lebih diunggulkan karena permainan apik La Celeste saat menjuarai Copa America 2011. Sayang, pada laga nanti, tuan rumah tak bisa menurunkan pemain andalannya, Diego Forlan, yang masih bergelut dengan cedera. Begitu pula dengan pemain muda Palermo, Abel Hernandez, gelandang Alvaro Fernandez, Walter Gargano, serta bek Jorge Fucile. Namun, arsitek Uruguay Oscar Tabarez tampaknya tak mau pusing. Pasalnya, ia cukup beruntung masih bisa menampilkan dua mesin gol, Luis Suarez dan Edinson Cavani. Sejauh ini, Suarez yang bermain di Liverpool dan Cavani yang membela Napoli telah mengoleksi masing-masing satu gol selama tampil di kualifikasi Piala Dunia 2014. n ed: endro yuwanto

Alexis Sanchez

LIMA PERTEMUAN TERAKHIR 09 Jul 2011 18 Nov 2010 02 Apr 2009 18 Nov 2007 27 Mar 2005

Uruguay Cile Cile Uruguay Cile

1-1 2-0 0-0 2-2 1-1

Cile Uruguay Uruguay Cile Uruguay

io Ferdinand agaknya tak perlu khawatir posisinya di timnas Inggris tergeser. Menurut Mirrorfootball, Rabu (9/11), arsitek Inggris Fabio Capello melalui sambungan telepon memastikan bek veteran Manchester United itu akan berlaga di Piala Eropa 2012. Dalam pembicaraan tersebut, Capello menyebut Ferdinand masih menjadi bagian dari skuat yang dibentuknya. Dalam laga uji coba saat menjamu Spanyol, Sabtu (12/11), nama Ferdinand memang tak tercantum, tapi bukan berarti ia akan ditinggalkan. Tenaga Ferdinand dibutuhkan di laga sesungguhnya. Karena itu, pelatih asal Italia tersebut meminta Ferdinand yang kini berusia 33 tahun itu agar tetap tenang. Penampilan Ferdinand akhir-akhir ini sempat dipertanyakan menyusul cedera yang kerap menimpanya. Ia juga jarang tampil sebagai starter di klubnya. Manchester United lebih mengandalkan para pemain muda. n hiru muhammad ed: endro yuwanto

R

PORTUGAL (4-3-3) Kiper : Rui Patricio Belakang : Joao Pereira, Bruno Alves, Fabio Coentrao, Rolando Tengah : Raul Meireles, Pepe, Joao Moutinho Depan : Cristiano Ronaldo, Helder Postiga, Nani

(Copa America) (Persahabatan) (Kualifikasi Piala Dunia) (Kualifikasi Piala Dunia) (Kualifikasi Piala Dunia)

JADWAL PLAY-OFF PIALA EROPA 2012 Jumat (11/11) Bosnia-Herzegovina Turki Republik Ceska Estonia

vs vs vs vs

Portugal Kroasia Montenegro Rep Irlandia

JADWAL KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2014 Zona Amerika Selatan, Jumat (11/11) Argentina Paraguay Uruguay Kolombia

vs vs vs vs

Bolivia Ekuador Cile Venezuela

HASIL 32 BESAR COPA DEL REY Kamis (10/11) WIB Hospitalet 0-1 Barcelona Andres Iniesta, (menit ke-42)

Mari Bicara Bola di Dunia Maya

www.facebook.com/ republikabola

www.twitter.com/ republikabola


pareto

RENEGOSIASI KONTRAK KARYA

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

25

DOKREP

Oleh Anif Punto Utomo

RENEGOSIASI DEMI KEADILAN

R

J

ika ada tiga orang Papua, maka dipastikan satu di antaranya miskin. Itu berlaku untuk orang Papua yang berada di dua provinsi, yaitu provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Di dua provinsi itu, persentase kemiskinan mancapai 31,92 persen dan 31,98 persen. Tak heran jika dua provinsi itu menempati urutan terbawah dalam persentase kemiskinan, yakni urutan 32 dan 33 dari 33 provinsi di Indonesia. Apakah Papua wilayah miskin? Kita semua tahu, justru Papua merupakan provinsi terkaya di Indonesia. Bumi mereka menyimpang harta karun berupa tambang mineral dan minyak yang nilainya ribuan triliun rupiah. Sayang kekayaan melimpah itu menguap dari bumi mereka. Rakyat Papua tidak menikmati setetes pun kekayaan alam yang mereka miliki. Kalaupun ada masyarakat Papua yang menikmati, itu hanya para pejabat. Dan, jika kita bicara soal kesejahteraan Papua, secara otomatis pikiran kita terbawa ke sebuah tambang bernama PT Freeport Indonesia. Mereka memiliki dua wilayah pertambangan yakni Easberg yang dieskplorasi 1967 dan Grasberg (1988). Tambang tersebut merupakan tambang emas terbesar di seluruh muka bumi ini. Berapa harta karun yang diperoleh dari bumi Papua? Dari tahun 2005-September 2010 total penjualan Freeport Rp 260 triliun, dengan laba kotor Rp 150 triliun. Dari keuntungan itu, setelah dipotong pajak 35 persen, sebanyak 90,64 persen masuk ke kantor Freeport McMoran, pemegang saham terbesar Freeport yang berkantor pusat di Amerika Serikat. Pada 2009 saja, dividen untuk McMoran mencapai Rp 20 triliun! Ironis. Rakyat Papua diberi anugerah oleh Sang Penguasa Jagad ini berupa tambang emas yang melimpah, tetapi yang menikmati justru orang Amerika yang jaraknya 14 ribu kilometer dari Papua. Ini sebuah ketidakadilan yang akut. Bahkan, bukan saja ketidakadilan, tetapi penganiayaan secara terselubung oleh orang asing dengan para kompradornya di Indonesia terhadap rakyat Papua. Pantas kalau kemudian muncul kembali tuntutan agar dilakukan renegosiasi terhadap kontrak karya (KK) Freeport dan seluruh pemegang konsesi pertambangan yang merugikan Indonesia. “Saya berpendapat jika kontrak itu tidak adil dan keterlaluan, kita mesti bicara baik-baik,’’ kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pelantikan kabinet reshuffle akhir Oktober silam. Selama ini, berdasarkan UU No

Bukan untuk Kesejahteraan Pejabat

enegosiasi sebetulnya juga bukan hanya terhadap Freeport. Dengan berlakunya UU No 4/2009 tentang Minerba, sedaknya 42 perusahaan KK dan 76 perusahaan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) harus disesuaikan atau dilakukan amandemen kontrak. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik sudah menunjukkan tajinya dengan menegaskan bahwa kontrak tambang yang tidak adil harus direnegosiasi. “Kalau kontrak yang jomplang seharusnya maulah direnegosiasi,” kata Jero pekan lalu. Kita tinggal menunggu keberanian Jero Wacik dengan melihat seberapa menguntungkan hasil renegosiasi nantinya. Ini memang masalah antara benturan kepentingan dan nyali. Amerika selalu punya kekuatan untuk menekan agar perusahaan mereka yang beroperasi di Indonesia memperoleh privilege. Kita masih ingat ketika dilakukan negosiasi pengelolaan ladang minyak Cepu, ternyata Indonesia harus tunduk pada tekanan Amerika denAG US gan memberikan BE BE pengelolaan ke NG /A NT Exxon, perusaAR A

Mempertanggungjawabkan Kontrak kepada Publik WIHDAN HIDAYAT

Justru orang-orang pemerintah kita itu pintar-pintar, hanya saja tidak memanfaatkan kepintaran secara benar.

11/1967 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertambangan, Freeport hanya memberi royalti satu persen untuk emas dan 1-3,5 persen untuk perak (tergantung harga) dari seluruh penjualan. Karena itu, dari tahun 2005-September 2010, royalti yang diperoleh hanya Rp 6,6 triliun. Semestinya, dengan berlakunya UU No 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), UU yang lama gugur, bersamaan dengan itulah kemudian dilakukan renegosiasi. Menurut pengamat pertambangan Pri Agung, KK yang nanti direnegosiasi terutama adalah tentang royalti. Jika mau adil, yang dijadikan benchmark jangan negara di Afrika yang kondisinya sama tertindas dengan Indonesia, tapi harus mengacu ke negara maju seperti Amerika atau Eropa (Inggris, Belanda, dan Norwegia) di mana royaltinya mencapai 20-30 persen dari penerimaan kotor. Freeport sendiri memang istimewa. Perusahaan ini beroperasi berdasarkan KK yang ditandatangani 1967. Masa berlaku KK ini adalah 30 tahun yang berarti sampai 1997. Tapi belum genap tiga dekade, pada 1991 Freeport dan pemerintah melakukan perpanjangan kontrak sampai 30 tahun yang berakhir 2021. Itu pun masih ditambah opsi perpanjangan dua kali 10 tahun. Celakanya, dalam KK Freeport itu bersifat nail down atau kontrak yang tidak mengikuti aturan atau perundangundangan yang berkembang atau bersifat tetap. Jadi, sekalipun pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2000 dan PP 45 Tahun 2003 untuk tarif royalti dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tidak berefek terhadap perjanjian KK Freeport yang sudah disepakti pada 1991 itu. Entah apa pikiran yang terlintas pada pejabat yang menandatangani KK tersebut. Ada yang mempertanyakan: apakah pejabat kita sebodoh itu mau menandatangani kontrak yang merugikan rakyat Papua, dan rakyat Indonesia pada umumnya? Ini bukan masalah bodoh atau tidak. Justru orang-orang pemerintah kita itu pintar-pintar, hanya saja tidak memanfaatkan kepintaran secara benar. Mungkin saja memang karena ada tekanan dari Amerika Serikat, maklum sumbangan Freeport Indonesia terhadap Amerika khususnya McMoran sangat besar, sehingga Pemerintah Amerika pun bersedia menjadi centeng mereka. Atau, bisa juga pejabat kita, para komprador itu bermain mata dengan kekuatan asing untuk kepentingan sendiri dan kelompoknya. KK dengan Freeport tersebut jelas merugikan bangsa ini. Apa pun yang terjadi harus dilakukan koreksi. Tinggal bagaimana cara melakukan renegosiasi agar ditemukan solusi yang win-win solution. Semua bisa untung. Negara dapat bagian besar, sementara perusahaan penambang tidak mengalami kerugian. Dan rasanya, Freeport pun tidak akan rugi jika royalti dinaikkan sesuai dengan UU yang baru yakni 3,75 persen, bahkan kalau mungkin seperti usulan Pri tadi, sampai 20-30 persen. ■

haan minyak raksasa dari Amerika. Papua boleh jadi merupakan miniatur dari permasalahan ketimpangan secara menyeluruh yang terjadi din Indonesia. Rakyat Papua hidup miskin di tengah kekayaan sumber daya alam mereka, begitu pula dalam skala yang lebih besar, rakyat Indonesia juga hidup miskin di tengah sumber daya alam melimpah yang ada di negeri ini. Apakah ini salah Freeport, Exxon, atau perusahaan lain yang mengeskploitasi Indonesia? Mungkin iya, keserakahan membuat mereka berusaha sekuat tenaga dengan jalan apa pun untuk mengekspoitasi kita. Tapi yang paling pantas disalahkan adalah pemerinntah kita yang takluk terhadap kepentingan asing. Mengapa pemerintah tidak punya harga diri untuk melakukan perundingan secara lebih adil. Posisi tawar kita yang lebih kuat, tetapi kita justru merendahkan diri terhadap asing. Kini saatnya membuktikan bahwa Pemerintah memilliki keberanian untuk melakukan renegosiasi terhadap KK yang tidak menguntungkan rakyat. Saatnya pemerintah membuktikan bahwa tidak ada komprador asing dalam tubuh pemerintah yang hanya menguntungkan asing. Renegosiasi haruslah tetap dilandasi rasa saling menghormati, harus dengan cara ele-

Menanti Wajah Baru Pertambangan Indonesia PRASETYO UTOMO/ANTARA

S

ejumlah pihak ramai-ramai mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk membuka salinan kontrak karya pertambangan antara pemerintah dan sejumlah perusahaan tambang maupun minyak dan gas (migas) ke masyarakat.

gan, karena yang terpenting di ujungnya adalah keadilan. “Kalau semangatnya win-win, keadilan akan tercapai,” kata Menko Ekonomi Hatta Rajasa. Keadilan itu akan lebih lengkap manakala kelak dana dari hasil pertambangan itu diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat, bukan buat kesejahteraan pejabat. Hatta mengakui saat ini memang ada beberapa kondisi yang mendorong perlunya dilakukan perubahan kontrak-kontrak karya. “Kita lakukan renegosiasi, tapi tidak perlu ribut-ribut, tidak perlu memaksakan, semua pasti akan duduk sama-sama nanti,” tutur dia. Hatta menambahkan bahwa memang banyak kontrak yang sudah dibuat sejak 2030 tahun lalu. Padahal, saat ini kondisinya sudah jauh berubah sehingga pemerintah dan pemegang kontrak memang harus duduk bersama. Selain itu, dia menambahkan, royalti dalam kontrak karya juga masih ada yang tidak berdasar sistem pembagian yang benar. Namun, Hatta menegaskan, negosiasi ulang bukan hanya menyangkut royalti. Selain royalti, kata dia, masalah lain yang juga penting dibahas dalam negosiasi ulang kontrak karya adalah luas areal, divestasi, perluasan-perluasan, perpanjangan, dan beberapa hal lain.■

S

ejak 1967 hingga sekarang, keberadaan perusahaan tambang raksasa Amerika Serikat, PT Freeport Indonesia, kerap dipersoalkan. Empat bulan terakhir, isu mengenai Freeport kembali berembus kencang. Kali ini, isu diembuskan Serikat Pekerja Freeport. Mereka menuntut adanya kenaikan upah.

Halaman

Halaman

27

28-29


pareto

RENEGOSIASI KONTRAK KARYA

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

26

JAFKHAARI/ANTARA

Kontrak Karya dari Generasi ke Generasi Oleh Wulan Tunjung Palupi stilah kontrak karya pertambangan yang ada di Indonesia mengacu pada perjanjian dengan pihak pemodal dalam bidang pertambangan di luar minyak dan gas bumi. Isu mengenai renegosiasi kontrak karya memang akan selalu ramai karena menyangkut dua hal yakni nasionalisme dan keadilan. Besaran royalti yang dinilai pemerintah masih terlalu kecil. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2000, tarif royalti untuk tembaga adalah empat persen, emas 3,75 persen, dan perak 3,25 persen. Bagian royalti untuk pemerintah yang masih relatif kecil inilah yang membuat masyarakat merasa geram dan merasa kontrak ini tak adil. Sejak 1967 hingga saat ini, kontrak karya terbagi atas delapan generasi. Pada kontrak karya yang pertama, poin pokoknya, antara lain, pembagian hasil dalam bentuk uang dalam jumlah bebas (tidak ditentukan besarnya). Manajemen maupun operasional dalam melakukan eksplorasi itu berada di tangan kontraktor. Sementara jangka waktu kontrak selama 30 tahun dan dapat diperpanjang. Pada kontrak karya generasi II (1968-1983) terdapat sedikit perubahan, yakni kontraktor pertambangan dapat bekerja sama dengan pihak lain yang telah memegang kuasa pertambangan. Sementara pembagian hasil ditentukan berdasarkan tarif yang ditetapkan pada setiap kontrak karya. Untuk kontrak karya pada generasi III (1983-1986) terdapat kesamaan dengan generasi sebelumnya, yakni manajemen dan operasional kontrak karya ditanggung oleh kontraktor. Sedangkan untuk bagi hasil mengacu pada Peraturan Menteri Nomor 352 Tahun 1971. Jangka waktu pengusahaan tambang pun sama seperti generasi I yakni 30 tahun. Kontrak karya pada generasi IV (tahun 1986-1994), pemegang kuasa pertambangan sama dengan generasi II. Begitu pula soal operasional dan manajemen, semuanya berada di tangan kontraktor. Untuk bagi hasil pada generasi ini yaitu emas: satu persen dari harga jika harga emas sebesar 300 dolar AS per troy ons. Namun, menjadi dua persen dari harga jika harga emas mencapai 400 dolar AS per troy ons. Untuk perak senilai satu persen jika harga 10 dolar AS per troy ons, dan dua persen per troy ons jika harga 15 dolar AS. Kontrak karya pada generasi V (1994-1996) tidak ada perubahan perizinan, begitu pula soal manajemen dan operasional. Meskipun demikian, terdapat aturan tambahan soal rasio kewajaran utang yang dimiliki kontraktor. Pembagian hasil mengacu pada Peraturan Menteri Nomor 1166.K/844/MPE/1992 tanggal 12 September 1992 dan jangka waktu kontrak masih 30 tahun. Generasi VI (1996-1998) tidak ada perubahan perizinan, manajemen, maupun operasional perusahaan yang mendapat kontrak karya. Pembagian hasil masih sama dengan generasi V dengan jangka waktu kontrak 30 tahun. Kontrak karya pada generasi VII (1998-2004) nyaris tidak ada perubahan dari kontrak karya sebelumnya. Baru pada kontrak karya generasi VIII terdapat perubahan jangka waktu kontrak yakni hanya 20 tahun untuk daerah kontrak lama. Sementara untuk daerah baru jangka waktu kontrak tetap selama 30 tahun. Bagi hasil antara pemerintah dan kontraktor pun ditentukan 60:40. Dengan catatan penghasilan pemerintah tiap tahun tidak boleh kurang dari 20 persen hasil kotor. â–

I

PERJALANAN BERKELOK

Kelola Migas dan Tambang Oleh Wulan Tunjung Palupi

Sebagai bagian dari wilayah jajahan kolonial, Indonesia mengadopsi undang-undang tambang Belanda yang muncul pada awal abad ke-20.

P

erwajahan pengelolaan sumber daya pertambangan dan migas di Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Penjajahan kolonial Belanda ikut memengaruhi bentuk pengelolaan anugerah yang tertanam di perut bumi Indonesia. Sejak zaman penjajahan Belanda, sistem konsesi menjadi bentuk pengelolaan migas di Indonesia untuk pertama kalinya. Adalah Jan Reerink, seorang pengusaha Belanda, yang pada 1871 mulai mengebor minyak di wilayah Cibodas, Jawa Barat. Dengan dana Nederlandsche Handels Maatschappij, pencarian itu tak membuahkan hasil karena berbagai hal. Baru pada 1885, untuk pertama kalinya, minyak bumi berhasil diproduksi secara komersial di sumur Telaga Tunggal-1, Pangkalan Brandan, Sumatra Utara. Daerah konsesi ini kemudian secara resmi dinamakan Telaga Said. Karena berada di bawah kekuasaan Belanda inilah, undang-undang produk kolonial, yakni Indische Mijn Wet (IMW), beserta amendemennya berisi perlindungan kepentingan bagi usaha pertambangan warga dan perusahaan Belanda serta Hindia Belanda. Sebagai bagian dari wilayah jajahan kolonial, Indonesia mengadopsi Indische Mijn Wet atau yang dikenal sebagai undang-undang tambang dari negeri Belanda pada awal abad ke-20. Undang-undang ini diterapkan hingga pertengahan 1960-an dan menjadi acuan bagi pelaksanaan aktivitas pertambangan saat itu. Awalnya menjadi kebijaksanaan Pemerintah Belanda untuk mengusahakan sendiri tambang-tambang besar, seperti timah dan batu bara. Namun kemudian, untuk beberapa proyek besar, eksplorasi tambang dilakukan oleh pihak swasta berdasarkan kontrak khusus dari pemerintah. Pada kenyataannya, sampai jatuhnya Pemerintah Hindia Belanda pada 1942, selain minyak bumi, bahan tambang yang digali dari Indonesia yang masuk dalam peringkat dunia hanyalah timah. Potensi tambang lainnya tak sempat tergarap. Selama pendudukan Jepang di Indonesia, semua kebijakan pertambangan berada di bawah komando militer Jepang yang sedang menghadapi situasi perang. Lagi-lagi potensi pertambangan tak banyak tersentuh. Namun demikian, selama tiga tahun menjajah, Jepang membuka pertambangan batu bara kokas, di antaranya di Kalimantan Selatan.

Jatuhnya Jepang dan berkuasanya NICA di sebagian Pulau Jawa membuat eksplorasi pertambangan ini semakin jauh dari optimal. Pada akhir 1949, dilakukan penyerahan kedaulatan dari pihak Belanda kepada pihak Indonesia meski kegiatan pertambangan masih belum juga bisa berjalan normal. Periode 1950–1966 berbagai ketegangan politik membuat kegiatan pertambangan masih tersendat. Saat penyerahan kekuasaan dari Belanda, usaha pertambangan yang melibatkan pemodal Belanda dan asing lainnya menjadi isu politik yang sensitif. Baru pada masa Orde Baru, dimulai dari 1967, pemerintah memiliki ruang dan energi untuk mengurusi masalah pertambangan.

Indische Mijn Wet Merujuk pada undang-undang produk kolonial tersebut, pengelolaan migas di Indonesia untuk pertama kali merupakan sistem konsesi. Pada waktu itu, kontrak pengelolaan migas belum dipisahkan dari pertambangan lainnya. Melalui sistem ini, kontraktor diberi kewenangan penuh untuk bertindak sebagai operator yang bertanggung jawab penuh terhadap operasi pertambangan, memiliki minyak dan gas bumi, serta sebagian besar aset terkait, termasuk hak atas tanah di permukaan. Sedang, negara hanya mendapatkan sejumlah royalti, sekitar empat persen dari produksi kotor, pajak penghasilan, pajak tanah, dan bonus. Kontrak ini merupakan model tertua di dunia. Amerika, Australia, Norwegia, Inggris, dan beberapa negara Timur Tengah juga menggunakan kontrak semacam ini. Sekilas, kontrak itu memang sangat merugikan negara. Negara tidak tahu-menahu soal operasi pertambangan. Minyak dan gas bumi yang dihasilkannya pun menjadi milik kontraktor. Sampai Indonesia merdeka, bahkan hampir 15 tahun setelahnya, undang-undang ini masih berlaku. Saat itu memang pemerintah dan parlemen masih berkutat dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Sementara itu, dari dalam negeri, lawan-lawan politik yang berseberangan ideologi dengan pemerintah saat itu pun membuat kondisi semakin tidak kondusif. Baru pada 1959, terbit UU No 10 Tahun 1959 tentang Pertambangan sebagai pengganti Indische Mijn Wet, serta beberapa Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang yang terbit sesudahnya untuk

memerinci aturan eksplorasi pertambangan. Dengan landasan undang-undang tersebut, lahirlah model kontrak yang kedua, yakni kontrak karya atau contract of work. Melalui skema ini, kontraktor hanya diberi kuasa untuk menambang. Minyak dan gas bumi yang dihasilkan bukan milik kontraktor. Mereka pun tidak punya hak atas tanah permukaan. Kontraktor menjalankan manajemen operasi dengan sistem bagi hasil dengan pemerintah. Pada masa itu, perusahaan-perusahaan minyak milik Pemerintah Belanda sudah diusir keluar oleh Bung Karno. Kontraktorkontraktor swasta yang ingin mengusahakan minyak dan gas bumi harus menjadi kontraktor dari salah satu perusahaan minyak negara yang saat itu adalah Pertamin, Permina, dan Permigan. Ketiga perusahaan inilah yang nantinya akan melebur menjadi Pertamina. Berbeda dengan sistem konsesi yang bertahan cukup lama, model kontrak karya ini hanya bertahan sekitar empat tahun. Hal itu karena pada 1964, Indonesia memakai konsep baru, yaitu production sharing contract (PSC). Seorang Jenderal TNI Ibnu Sutowo saat jadi komando atas diterapkannya model baru ini. Sistem PSC inilah yang dipakai hingga sekarang meskipun dalam tiga dasawarsa terjadi beberapa perubahan. Substansi sistem PSC memiliki poin yang amat berbeda dari dua kontrak sebelumnya. Pada sistem PSC, minyak dan gas adalah milik negara. Negara juga bertindak selaku kuasa pertambangan. Kontraktor hanya berhak menikmati nilai secara ekonomis lewat bagi hasil produksi. Jika pada kontrak karya yang dibagi keuntungan (profit sharing), pada PSC ini yang dibagi minyak atau gasnya (production sharing). Untuk pertambangan mineral dan batu bara aturannya tercakup dalam UU Nomor 4 Tahun 2009. Dalam UU ini dinyatakan bahwa Kontrak Karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) masih berlaku sampai berakhirnya kontrak . Hal itu karena KK dan PKP2B merupakan suatu kontrak yang sah dan harus dihormati para pihak. Dalam kaitan dengan kontrakkontrak termaksud biasa diterapkan prinsip sanctity of contract atau kesucian kontrak sebelumnya harus dihormati tetap sah dan berlaku meskipun hukum yang menjadi dasarnya sudah berubah. â–

REJANGLEBONG.BLOGSPOT.COM

REJANGLEBONG.BLOGSPOT.COM


pareto

RENEGOSIASI KONTRAK KARYA

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

27 WIHDAN HIDAYAT

PERUSAHAAN PRO DAN KONTRA RENEGOSIASI

P

emerintah Indonesia berniat melakukan renegosiasi kontrak karya pertambangan. Terdapat tiga sikap perusahaan tambang atas rencana renegosiasi tersebut, yakni setuju, setuju sebagian, dan menolak.

(+) Perusahaan yang Menolak Renegosiasi: Freeport Indonesia Co PT Irja Eastern Minerals Co PT Nabire Bakti Mining PT Pasik Masao. (+) Perusahaan yang Setuju Renegosiasi: PT Karimun Granite PT Koba Tin PT Gorontalo Sejahtera PT Agincourt Resources PT Iriana Mutiara Mining PT Tambang Mas Sable PT Avocet Bolaan Mongondow PT Tambang Mas Sangihe PT Ensbury Kalteng Mining PT Kumamba Mining PT Gorontalo Minerals. (+) Perusahaan yang Setuju Sebagian: PT International Nickel Indonesia PT Indo Muro Kencana PT Newmont Nusa Tenggara PT Kasongan Bumi Kencana PT Natarang Mining PT Mearest Soputan Mining PT Paragon Perdana Mining PT Nusa Halmahera Minerals PT Kalimantan Surya Kencana PT Citra Palu Minerlas PT Tambang Tondano-Nusaja PT Woyla Aceh Mineral PT Iriana Mutiara Indeburg PT Dairi Prima Mineral PT Gag Nikel PT Galuh Cempaka PT Pelsart Tambang Kencana PT Mindoro Tiris Emas PT Sumbawa Timur Mining PT Weda Bay Nickel. Sumber: Pusat Data Republika.

● Manajemen PT Freeport Indonesia sedang melakukan telewicara dengan perwakilan karyawan di Papua.

MEMPERTANGGUNGJAWABKAN

KONTRAK KEPADA PUBLIK

Fitria Andayani

Terdapat 129 perusahaan tambang yang wajib untuk transparan.

S

ejumlah pihak ramai-ramai mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) untuk membuka salinan kontrak karya pertambangan antara pemerintah dan sejumlah perusahaan tambang maupun minyak dan gas (migas) ke masyarakat. Salinan tersebut dianggap perlu diungkap ke publik agar dapat dievaluasi bersama sehingga tidak ada kecurangan dalam proses eksplorasi kekayaan mineral dan migas di Indonesia. Ketua Badan Pengurus Pusat Pengembangan Informasi Publik (P2IP) Suryawijaya menyatakan, kontrak kerja merupakan perjanjian antara badan publik dan pihak ketiga. “Oleh karena itu, informasi yang terdapat di dalamnya berstatus ‘wajib disediakan’ badan publik sesuai dengan mandat undangundang informasi publik,” katanya, di Jakarta, belum lama ini. Menurutnya, dengan dibukanya informasi tersebut, kontrak kerja yang ada saat ini dan kerap bermasalah dapat dievaluasi bersama. “Dengan demikian, bisa diketahui berapa besar kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan (profit sharing),” katanya. Selain itu, aturan tentang pekerja. P2IP memiliki data kontrak karya di beberapa negara dan biasanya mencantumkan perjanjian tersebut, meskipun ada aturan teknis yang lebih detail tentang besaran penggajian.

P2IP diakui telah mengajukan permintaan agar Kementerian ESDM membuka salinan kontrak dengan PT Freeport Indonesia, PT Kalimantan Timur Prima Coal, PT Newmont Corporation, dan PT Chevron Pacific Indonesia. Keempat perusahaan itu dipilih karena cadangan mineral dan migas yang dieksplorasi cukup besar. Namun, hingga akhir Oktober lalu, Kementerian ESDM menolak untuk memberikannya dengan alasan kalau dokumen tersebut merupakan informasi publik yang dikecualikan. “Padahal, di sejumlah negara salinan kontrak kerja dapat dibuka ke publik,” katanya. Atas penolakan pemerintah tersebut, P2IP mengajukan sengketa informasi ini ke Komisi Informasi Pusat (KIP) dalam sidang ajudikasi. Dalam sidang tersebut, akan diputuskan apakah dokumen tersebut layak atau tidak dapat diungkap ke publik. Bila langkah ini tidak berhasil, P2IP akan melanjutkan perkara tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). P2IP juga akan melaporkan Kementerian ESDM ke Bareskrim Polri karena hingga akhir Oktober lalu tidak juga memberikan daftar kontrak karya pertambangan dan migas yang beroperasi pada 10 tahun terakhir. Daftar itu berisi sekurang-kurangnya informasi tentang nama pihak kontraktor jenis komoditas, lokasi, dan luas wilayah. Padahal, kementerian tersebut sempat berjanji menyerahkan daftar tersebut pada 7 Oktober. “Namun, sampai sekarang tidak diberikan,” katanya. Dengan pelaporan tersebut, Kementerian ESDM dapat dijerat tindak pidana informasi dan dihukum paling lama satu tahun. “Menteri ESDM yang akan menjalani hukuman tersebut,” katanya. Desakan transparansi juga disam-

paikan tim formatur Extractive Industries Transparency Initiative (EITI) atau Inisiatif Transparansi Industri Ekstraktif di Indonesia. EITI menilai, sebanyak 129 perusahaan tambang di Indonesia sangat rendah memberikan transparansi data tambangnya ke publik. Perusahaan-perusahaan itu didesak mengungkapkan besaran keuntungan dari aktivitas eksplorasi tambang di negeri ini. Hal ini sebagai wujud implementasi EITI, yang juga akan ditularkan ke negara-negara lain di ASEAN. Ketua tim formatur EITI Indonesia, Erry Riyana Hardjapamekas, menyatakan, EITI merupakan inisiatif yang diberlakukan agar pemerintah mendapatkan laporan yang sebenar-benarnya terkait perolehan keuntungan perusahaan tambang. “Perusahaan juga harus melaporkan pula seberapa banyak kewajiban yang diberikannya kepada pemerintah,” katanya di Jakarta, Senin (7/11). Di lain pihak, pemerintah pun harus mengungkapkan secara transparan berapa banyak dana yang telah diterimanya dari perusahaan tambang tersebut. Bila ada perbedaan antara dana yang disalurkan perusahaan dan dana yang diterima pemerintah, dilakukan tahapan rekonsiliasi. Rekonsiliasi dilakukan auditor independen. Hasil dari verifikasi tersebut kemudian disampaikan kepada Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian. Terdapat 129 perusahaan tambang yang diwajibkan untuk mengimplementasikan EITI ini. Mereka adalah perusahaan minyak dan gas (migas) yang memiliki total nilai migas yang diserahkan kepada negara lebih dari 10 juta dolar AS pada 2009. Berdasarkan kriteria ini, terdapat 49 pembayar penerimaan kontrak bagi hasil yang SPEDY PAERENG/ANTARA

dikendalikan 20 perusahaan produsen migas terbesar yang wajib lapor. Selain itu, perusahaan yang wajib lapor adalah perusahaan mineral dan batu bara yang jumlah royalti yang diserahkan kepada negara pada 2009 lebih dari satu juta dolar AS. Yang masuk dalam kriteria ini adalah lima perusahaan tembaga atau emas, empat perusahaan timah, dua perusahaan bauksit, dan tiga perusahaan nikel. Tak hanya itu, terdapat 28 perusahaan batu bara terbesar di Indonesia dan 40 unit produksi di bawah kendali mereka. Semua perusahaan tersebut

harus sudah melaporkan pendapatannya dalam formulasi laporan (template) yang telah disiapkan tim formatur EITI pada 2012. Selanjutnya, tim tersebut akan melakukan verifikasi dan selanjutnya menyelesaikan validasi pada April 2013. “Data yang dihasilkan dari pelaporan tersebut akan dapat digunakan oleh pemerintah,” katanya. Entah itu untuk menetapkan besaran APBN ataupun sebagai bukti administratif saat melakukan renegosiasi kontrak karya pertambangan dengan sejumlah perusahaan. ■ ed: zaky al hamzah

Tak Ada Alasan untuk tak Berani Fitria Andayani

P

emerintah diminta tidak takut melakukan renegosiasi kontrak pertambangan. Tak ada pengecualian termasuk PT Freeport Indonesia (PT FI) dan PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT). Anggota Komisi XI DPR Kemal Azis Stamboel menilai, royalti emas hanya satu persen dalam kontrak karya dengan PT FI adalah tidak adil dan sangat kecil. Pemerintah didesak meminta lagi kekurangan royalti emas dari PT FI menjadi 3,75 persen dari harga jual kali tonase, yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45/2003 tentang Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dengan kenaikan menjadi 3,75 persen, PT FI dinilai tetap tidak rugi. DPR, katanya, meminta semua perusahaan tambang yang beroperasi di Indonesia termasuk PT FI dan PT NNT harus kooperatif untuk renegosiasi kontrak. Karena ini amanat undang-undang. Pemerintah dalam dua bulan terakhir terus berupaya merenegosiasi seluruh kontrak karya pertambangan yang mencakup prinsip luas wilayah, divestasi, pengelolaan lingkungan, royalti, dan kewajiban menggunakan jasa dalam negeri sebagaimana diamanatkan UU No 4 Tahun 2009 tentang Minerba. Pemerintah juga mengarahkan soal kewajiban alokasi distribusi produk tambang ke dalam negeri atau domestic market obligation (DMO). Kontrak karya pertambangan sebelumnya diatur dalam UU No 1 Tahun 1967 dan UU No 11 Tahun 1967 mengenai Pertambangan. Namun, dengan dicabutnya UU tersebut maka seluruh kontrak karya yang ada harus mengikuti UU yang baru tersebut. Saat ini proses renegosiasi kontrak karya antara Pemerintah dan PT FI berjalan sangat alot. Menurut Kemal, renegosiasi ini sangat logis mengingat dalam laporan keuangan pada 2010, PT FI menjual 1,2 miliar pounds tembaga dengan harga rata-rata 3,69 dolar AS per pound, atau dengan kurs Rp 9.000 berarti setara Rp 39,42 triliun. PT FI juga menjual 1,8 juta ons emas dengan harga rata-rata 1.271 dolar AS per ons pada 2010, atau dengan kurs Rp 9.000 berarti setara Rp 20,59 triliun. Jadi, total penjualannya mencapai Rp 60,01 triliun. Pada 2010, PNBP sektor pertambangan hanya Rp 9,7 triliun, sedangkan PNBP sektor migas Rp 151,7 triliun. Tahun 2011, target PNBP sektor pertambangan menjadi Rp 15,4 triliun, sedangkan PNBP sektor migas Rp 173,2 triliun. Hal ini terjadi karena besaran royalti yang kita terima sangat rendah. “Fakta ini menunjukkan ada yang salah dengan sistem kontrak karya pertambangan kita sebelumnya. Dan ini harus segera diperbaiki,” jelas politikus PKS ini. Namun, Kemal mengingatkan pemerintah untuk tetap berupaya mencapai win-win agreement antara kedua belah pihak dalam renegosiasi. Negara dan rakyat juga harus diuntungkan, tetapi kepentingan pelaku usaha juga tidak dirugikan. Anggota tim formatur Extractive Industries Transparency Initiative (EITI) Indonesia Chandra Kirana menyatakan, dalam melakukan renegosiasi kontrak, pemerintah diharapkan dapat memformulasi kontrak karya pertambangan yang tidak hanya melihat kewajaran bagi hasil untuk beberapa tahun. Namun, juga mempertimbangkan saat-saat di mana pemerintah mungkin mendapatkan keuntungan mendadak (windfall). Konsep kontrak karya semacam itu bahkan sudah diterapkan di Afrika. “Mereka pandai sekali menegosiasi kontrak pertambangannya. Sehingga bila terjadi windfall, maka semua keuntungan bisa masuk ke kas negara,” katanya, Selasa (8/11). Windfall bisa terjadi salah satunya akibat naiknya harga komoditas pertambangan. “Harga tiba-tiba naik dan keuntungan jadi berlipat ganda,” katanya. Menurutnya, tidak banyak negara yang berani dan tegas mensyaratkan hal tersebut. “Untuk mensyaratkan hal tersebut, pemerintah Indonesia perlu benar-benar percaya diri,” katanya. ■ ed: zaky al hamzah


pareto

RENEGOSIASI KONTRAK KARYA

Menanti Wajah Baru

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

PRASETYO UTOMO/ANTARA

Dari Lobi Personal Hingga Jalur Diplomatik

PERTAMBANGAN INDONESIA Nidia Zuraya

Langkah renegosiasi diharapkan akan menghasilkan kontrak baru yang berkeadilan.

S

ejak 1967 hingga sekarang, keberadaan perusahaan tambang raksasa Amerika Serikat, PT Freeport Indonesia (Freeport), kerap dipersoalkan. Empat bulan terakhir, isu mengenai Freeport kembali berembus kencang. Kali ini, isu tersebut diembuskan oleh kalangan internal perusahaan tambang mineral tersebut, yakni Serikat Pekerja Freeport. Mereka menuntut adanya kenaikan upah. Aksi mogok para pekerja Freeport pun tak bisa dihindarkan lagi. Dalam aksinya, mereka memblokir jalan yang menuju ke area tambang Freeport.

Bahkan, aksi mogok yang sudah berjalan sejak 4 Juli 2011 lalu itu hingga saat ini juga diwarnai dengan sejumlah insiden penembakan yang tidak hanya memakan korban jiwa dari kalangan pekerja Freeport, tetapi juga dari aparat kepolisian. Mogok kerja yang dilakukan karyawan Freeport ini pun kembali mengingatkan publik pada persoalan renegosiasi kontrak karya (KK) perusahaan tambang Amerika tersebut. Meski bukan merupakan isu baru, proses dan kelanjutan renegosiasi kontrak seakan jalan di tempat. Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Thamrin Sihite, langkah renegosiasi kontrak pertambangan telah dimulai sejak 2010. Menyusul diberlakukannya Undang-Undang (UU) No 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara (Minerba) yang menggantikan UU No 11 Tahun 1967. Diakui Thamrin, proses renegosiasi

Posisi Indonesia Kuat di Hadapan Hukum EDWIN DWI PUTRANTO/REPUBLIKA

Fitria Andayani

M

emperjuangkan renegosiasi kontrak karya pertambangan, entah mengapa menjadi sangat sulit bagi Pemerintah Indonesia. Seakan mementalkan klaim bahwa air, tanah, dan udara ini adalah milik negara, bukannya hak patok seutuhnya bagi sejumlah perusahaan tambang asing maupun lokal. “Padahal, sudah terlalu banyak yang mereka ambil dari perut Indonesia,” ujar pengamat hukum internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, kepada Republika, pekan lalu. Menurutnya, renegosiasi merupakan sesuatu yang penting untuk dilakukan saat ini. Kontrak yang dibuat 30 hingga 50 tahun lalu tak lagi wajar diterapkan saat ini dan tak lagi relevan karena berkembangnya keadaan Indonesia. ‘’Dulu kontrak dibuat akibat kita memiliki sejumlah keterbatasan,” katanya. Dia menuturkan, Indonesia dulu hanya punya sumber daya alam untuk dikeruk, tetapi tidak punya cukup dana, teknologi, ataupun sumber daya manusia yang ahli dalam urusan tambang. Jadi, tidak aneh bila porsi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) berupa royalti yang ditetapkan dalam kontrak karya lama lebih kecil. Sekarang, kata Hikmahanto, keadaannya berbeda. Indonesia kini sudah punya ahli dan teknologi. Tanpa perusahaan tersebut pun, Indonesia punya kemampuan untuk menambang sehingga posisi tawar pemerintah saat ini meningkat. “Jadi, mengapa negara masih mendapatkan porsi keuntungan yang sedikit,” ujarnya. Lagi pula, lanjutnya, Indonesia tidak melakukan nasionalisasi terhadap perusahaan-perusahaan tersebut. Renegosiasi adalah jalan agar negara ini mendapatkan apa yang harusnya menjadi hak mereka secara wajar. Pemerintah, ungkap dia, jelas menghormati keber-

adaan mereka melalui renegosiasi kontrak karya tersebut. Atas dasar itu, sebenarnya tak ada celah bagi perusahaan asing untuk memperkarakan renegosiasi yang tengah diperjuangkan oleh pemerintah ke ranah hukum. “Posisi Indonesia kuat. Pemerintah tidak menzalimi perusahaan-perusahaan tersebut karena tetap menghargai bisnis mereka di sini,” paparnya. Saat ini, Kementerian ESDM masih terus melakukan renegosiasi kontrak dengan 35 perusahaan tambang di Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik berharap perusahaan tambang tersebut mau membuka pintu dan ruang untuk negosiasi bila ingin terus berbisnis di Indonesia. “Jadi, cara berpikirnya harus logis, jangan perjanjian yang lama masih harus dipakai sampai sekarang,” katanya. Lagi pula, lanjutnya, adalah sebuah hal wajar bila pemerintah meminta imbalan atau royalti yang lebih tinggi. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Thamrin Sihite, menambahkan, renegosiasi kontrak pertambangan merupakan kesepakatan dua pihak. Pemerintah tidak bisa asal melakukan terminasi (memutus) kontrak jika perusahaan tambang tersebut tidak melakukan kesalahan. Sementara itu, untuk perusahaan tambang yang telah menyetujui perubahan kontrak, menurutnya, pemerintah saat ini sedang menyelesaikan prinsipprinsip perjanjian secara bertahap. “Kami selesaikan dulu prinsip-prinsip perjanjian yang sudah setuju. Kami harap akhir tahun semua renegosiasi ini bisa diselesaikan,” tuturnya. Dari 35 kontrak karya yang direnegosiasi, baru 19 perusahaan yang setuju. PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) dan PT Freeport Indonesia termasuk dalam daftar perusahaan yang belum menyetujui perubahan kontrak baru tersebut. ■ ed: nidia zuraya

cukup alot karena harus menyesuaikan ketentuan dalam kontrak lama berdasarkan UU No 11 Tahun 1967 menjadi ketentuan baru sesuai dengan UU Minerba yang baru. Beberapa kontrak perusahaan yang tengah direnegosiasikan tersebut, lanjutnya, termasuk KK PT Freeport Indonesia, PT Newmont Nusa Tenggara, dan PT Inco. Sebelum disahkannya UU No 4 Tahun 2009, pemerintah telah menandatangani sebanyak 376 kontrak pertambangan mineral dan batu bara. Di antaranya 235 KK mulai dari Generasi I hingga VII dan 141 Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dari Generasi I hingga III. Dari seluruh KK yang dikeluarkan pemerintah ini, 12 di antaranya sudah masuk tahap produksi, 27 KK dalam tahap eksplorasi, 132 KK berstatus dibekukan, dan 64 KK berstatus terminasi. Sementara dari 141 PKP2B yang sudah ditandatangani pemerintah, 38 di antaranya sudah masuk tahapan produksi, 40 masih dalam tahap eksplorasi, 16 berstatus dibekukan, dan 47 lainnya berstatus terminasi. Jumlah tersebut belum termasuk ribuan Kuasa Pertambangan (KP) yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah (pemda). Saat ini jumlah KP yang dikeluarkan pemda semakin menjamur seiring dengan desentralisasi kekuasaan. Bahkan, jumlah KP ini disinyalir sudah mencapai 10 ribu izin. Dan, sebagian besar KP tersebut banyak yang tidak dilaporkan keberadaannya ke pemerintah pusat. Langkah pemerintah untuk melakukan renegosiasi kontrak pertambangan itu, menurut Thamrin, diambil setelah terlebih dahulu dilakukan kajian oleh berbagai pihak, termasuk Balitbang Kementerian ESDM, Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian Keuangan sehingga diharapkan akan menghasilkan kontrak baru yang berkeadilan. Di satu sisi, kita membutuhkan investor untuk berinvestasi, di sisi lain investasi tersebut juga harus memberikan manfaat yang optimal bagi negara. “Jadi, sikap pemerintah bukan hanya dari Kementerian ESDM. Kita kan harus mempunyai posisi untuk perbandingan sehingga harus ada argumentasi yang kuat,” ujar Thamrin, beberapa waktu lalu. Dalam sebuah kesempatan barubaru ini, Menteri ESDM Jero Wacik pun menegaskan bahwa renegosiasi kontrak tidak akan membuat investor rugi. Terlebih lagi, menurutnya, klausul yang ada dalam perjanjian sebelumnya sudah tidak relevan lagi dengan keadaan saat ini. “Tidak mungkin mereka rugi, udah ambil lahan tambang di sini kok. Tapi, kontrak yang terlalu jomplang harus direvisi,” kata Jero. Dari 35 kontrak pertambangan yang akan direnegosiasi, ujar dia, baru 19 perusahaan yang sudah menyetujui. Dua perusahaan tambang asing, Newmont dan Freeport, termasuk dalam daftar perusahaan yang belum menyetujui kontrak baru. Pemerintah, dalam hal ini, tidak menetapkan batas waktu kapan perubahan keseluruhan kontrak pertambangan ini harus selesai. Namun, yang pasti publik berharap proses renegosiasi ini akan menghasilkan sebuah kontrak baru yang berkeadilan, tidak hanya bagi para pemangku kebijakan, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi tambang yang selama ini tidak banyak memperoleh manfaat dari kegiatan pertambangan. ■

28-29

Nidia Zuraya

U

UU LAMA VERSUS UU BARU ●

UU NO 11 TAHUN 1967

UU NO 4 TAHUN 2009

Bentuk kontrak/perizinan: ● Pertambangan Batubara: Kuasa Pertambangan (KP) dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) ● Pertambangan Mineral: Kontrak Karya (KK)

Bentuk kontrak/perizinan: 1. Izin Usaha Pertambangan (IUP), terdiri dari: ● IUP Eksplorasi ● IUP Operasi Produksi 2. Izin Pertambangan Rakyat (IPR) 3. Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), terdiri dari: ● IUPK Eksplorasi ● IUPK Operasi Produksi

Konsesi wilayah pertambangan: Tidak diatur spesifik. Hanya disyaratkan tidak meliputi area pemakaman, fasilitas umum (jalan, rel kereta, saluran listrik, gas), bangunan, rumah tempat tinggal, pabrik, dan area usaha pertambangan lain. Cara memperoleh kontrak/izin pertambangan: Mengajukan surat permohonan kepada menteri. Jangka waktu pemberian kontrak/perizinan: Tidak diatur secara spesifik. Lamanya masa kontrak ditetapkan berdasarkan pengajuan surat permohonan kepada menteri.

Konsesi lahan pertambangan, terdiri atas: 1. Wilayah Usaha Pertambangan (WUP) A. Luas konsesi lahan pertambangan mineral logam: ● Pemegang IUP Eksplorasi: 5 ribu hingga 100 ribu hektare (ha) ● Pemegang IUP Operasi Produksi: paling banyak 25 ribu ha ● ●

Pungutan Negara, terdiri dari: ● Iuran tetap ● Iuran eksplorasi dan/atau eksploitasi dan/atau pembayaranpembayaran lain yang berhubungan dengan kuasa pertambangan yang bersangkutan. Hak dan Kewajiban: Hanya mengatur mengenai hubungan KP dengan hak-hak tanah.

Pemegang IUPK Eksplorasi: paling banyak 100 ribu ha Pemegang IUPK Operasi Produksi: paling banyak 25 ribu (ha)

B. Luas konsesi lahan pertambangan mineral bukan logam: ● Pemegang IUP Eksplorasi: 500 hingga 25 ribu ha ● Pemegang IUP Operasi Produksi: paling banyak 5.000 ha C. Luas konsesi lahan pertambangan

AGUNG SUPRIYONO

batuan: Pemegang IUP Eksplorasi: 5 hingga 5.000 ha Pemegang IUP Operasi Produksi: paling banyak 1.000 ha

D. Luas konsesi lahan pertambangan batubara: ● Pemegang IUP Eksplorasi: 5.000 hingga 50 ribu ha ● Pemegang IUP Operasi Produksi: paling banyak 15 ribu ha ● Pemegang IUPK Eksplorasi: paling banyak 50 ribu ha ● Pemegang IUPK Operasi Produksi: paling banyak 15 ribu ha 2. Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) ● Pemegang IPR perseorangan: paling banyak 1 ha ● Pemegang IPR kelompok masyarakat: paling banyak 5 ha ● Pemegang IPR koperasi: paling banyak 10 ha

lama 20 tahun dan dapat diperpanjang dua kali masing-masing 10 tahun) 2. Pertambangan mineral bukan logam: ● IUP Eksplorasi (paling lama 3 tahun) ● IUP Operasi Produksi (paling lama 10 tahun dan dapat diperpanjang dua kali masing-masing 5 tahun) 3. Pertambangan mineral bukan logam jenis tertentu: ● IUP Eksplorasi (paling lama 7 tahun) ● IUP Operasi Produksi (paling lama 20 tahun dan dapat diperpanjang dua kali masing-masing 10 tahun) 4. Pertambangan batuan: ● IUP Eksplorasi (paling lama 3 tahun) ● IUP Operasi Produksi (paling lama 5 tahun dan dapat diperpanjang dua kali masing-masing 5 tahun)

3. Wilayah Pencadangan Negara (WPN) Cara memperoleh kontrak/izin pertambangan: ● IUP (izin diberikan oleh bupati/wa likota, gubernur hingga menteri) ● IPR (bupati/walikota) ● IUPK (menteri dengan mempertim bangkan kepentingan daerah) Jangka waktu pemberian kontrak/perizinan: 1. Pertambangan mineral logam: ● IUP Eksplorasi (paling lama 8 tahun) ● IUP Operasi Produksi (paling

5. Pertambangan batubara: ● IUP Eksplorasi (paling lama 7 tahun) ● UP Operasi Produksi (paling lama 20 tahun dan dapat diperpanjang dua kali masing-masing 10 tahun) 6. IPR (paling lama 5 tahun dan dapat diperpanjang) 7. IUPK ● IUPK Eksplorasi pertambangan mineral logam (paling lama 8 tahun) ● IUPK Eksplorasi pertambangan

batubara (paling lama 7 tahun) IUPK Operasi Produksi pertambangan mineral logam atau batubara (paling lama 20 tahun dan dapat diperpanjang dua kali masing-masing 10 tahun)

Pendapatan Negara, terdiri dari: 1. Penerimaan pemerintah pusat: ● Penerimaan pajak ● Penerimaan Negara Bukan Pajak (iuran tetap, iuran eksplorasi, dan kompensasi data informasi) 2. Penerimaan pemerintah daerah: ● Pajak daerah ● Retribusi daerah ● Pendapatan lain Hak dan Kewajiban: ● Pemegang IUP dan IUPK berhak memiliki mineral, mineral ikutan, atau batubara yang telah diproduksi apabila telah memenuhi iuran eksplorasi atau iuran produksi, kecuali mineral ikutan radiokatif. ● Pemegang IUP dan IUPK tidak boleh memindahkan IUP dan IUPK kepada pihak lain. ● Untuk pengalihan kepemilikan dan/atau saham di bursa Indone sia dapat dilakukan usai eksplorasi tahapan tertentu. ● Pemegang IUP dan IUPK wajib menyediakan dana jaminan reklamasi dan pascatambang. ● Kewajiban memasok kebutuhan dalam negeri (DMO) bagi pemegang IUP/IUPK Operasi Produksi. Sumber: UU Pokok Pertambangan (UU No. 11/1967) dan UU Mineral Batubara (UU No.4/2009)

Tak Hanya Sebatas Penerimaan Negara Nidia Zuraya

Renegosiasi mencakup masa berlaku, luas wilayah, divestasi, pengelolaan lingkungan, dan kewajiban penggunaan jasa dalam negeri.

K

ementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta perusahaan tambang untuk membuka pintu renegosiasi kontrak seluas-luasnya bila ingin berbisnis dalam jangka panjang di Indonesia. Hal ini perlu dilakukan karena mayoritas pe-

rusahaan tambang saat ini masih menggunakan kontrak yang disepakati 30-50 tahun lalu. Menurut Menteri ESDM Jero Wacik, klausul yang ada dalam perjanjian sebelumnya sudah tidak lagi relevan dengan keadaan saat ini. “Apalagi saat ini Indonesia telah menerapkan demokrasi, yang tentunya akan beda kebijakannya dengan pemerintahan sebelumnya. Jadi, jangan perjanjian yang lama masih terus dipakai sampai sekarang,” katanya dalam sebuah kesempatan awal November ini. Jero juga meminta para perusahaan tambang berpikir logis terkait renegosiasi kontrak ini. Lagi pula, lanjutnya, adalah sebuah hal wajar bila pemerintah meminta imbalan atau royalti yang lebih tinggi.

Masalah besaran royalti yang diterima negara memang menjadi salah satu klausul dalam kontrak pertambangan yang akan ditinjau ulang. Dalam undang-undang pertambangan yang lama, Undang-Undang (UU) No 11 Tahun 1967, ketentuan royalti dari sektor pertambangan tidak diatur secara spesifik, tetapi berdasarkan ketentuan masing-masing kontrak. Di sektor pertambangan batu bara, bagi pemegang kuasa pertambangan (KP) saat ini pemerintah mengenakan besaran royalti 7 persen untuk batu bara kalori tinggi, 5 persen untuk kalori sedang, dan 3 persen untuk kalori rendah. Sedangkan untuk pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), pemerintah

mengenakan pungutan Dana Hasil Penjualan Batubara (DHPB) sebesar 13,5 persen. DHPB ini terdiri dari royalti, dana pengembangan batu bara, serta biaya pengawasan pengelolaan lingkungan dan keselamatan kerja pertambangan. Sementara itu, pada pertambangan mineral logam, besaran royalti yang dikenakan tergantung negosiasi perusahaan dengan pemerintah yang dituangkan dalam aturan kontrak karya (KK). Selain itu, aturan royalti yang dikenakan bersifat nail down. Artinya, royalti sudah dipatok dalam KK sesuai lamanya kontrak. Karena itu, besaran royalti mineral logam yang dikenakan kepada setiap perusahaan pertambangan mineral logam yang beroperasi di Indonesia berbeda-beda. Contohnya, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dikenakan royalti untuk produksi emas 3,7 persen dan nikel 4-5 persen. Sementara PT Freeport Indonesia hanya dikenakan royalti berkisar 1-3 persen dari produksi mereka. Sesuai dengan UU pertambangan yang baru, yakni UU No 4 Tahun 2009, Pasal 169 a ditetapkan bahwa KK dan PKP2B yang telah ada sebelum berlakunya UU ini tetap diberlakukan sampai jangka waktu berakhirnya kontak/perjanjian. Selanjutnya, Pasal 169 b menyebutkan ketentuan yang tercantum dalam pasal KK dan PKP2B, sebagaimana dimaksud pada huruf a, disesuaikan selambat-lambatnya 1 tahun sejak UU ini diundangkan, kecuali mengenai penerimaan negara. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Thamrin Sihite, mengatakan dalam renegosiasi kontrak tidak hanya besaran royalti yang dibicarakan. Menurut Thamrin, setidaknya ada enam hal lainnya di luar royalti yang akan menjadi pertimbangan utama dalam renegosiasi kontrak. Antara lain, mengenai masa berlaku atau lamanya kontrak, luas wilayah, divestasi, pengelolaan lingkungan, pembangunan fasilitas smelter (pengolahan barang tambang), dan kewajiban menggunakan jasa dalam negeri. Direktur Utama PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), Martiono Hadianto, menyatakan, sejumlah kesepakatan dalam kontrak karya yang baru telah disetujui. Dia menyatakan, ada 11 poin yang perlu didiskusikan dalam kontrak karya tersebut, salah satunya soal royalti. ‘’Namun, setengahnya lagi masih dibicarakan dan kami tidak menutup diri untuk bermusyawarah dengan pemerintah sampai menemukan kesepakatan terbaik,” ujarnya kepada Republika, baru-baru ini. Presiden Direktur dan CEO Freeport Indonesia, Armando Mahler, menyatakan, Freeport sudah duduk bersama dengan Kementerian ESDM untuk membicarakan renegosiasi tersebut. ■

paya renegosiasi terhadap sejumlah kontrak-kontrak pertambangan telah dirintis pemerintah sejak 2010 lalu. Meski tahun sudah berganti, upaya peninjauan ulang terhadap klausul-klausul kontrak yang dinilai tidak lagi sesuai dengan kondisi terkini belum juga membuahkan hasil. Dalam hal ini, pemerintah memang bersikap hati-hati. Pasalnya, menurut mantan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro, kontrak yang sudah berjalan saat ini tetap harus dihormati. ‘’Kita ingin menghormati kontrak yang sudah ada untuk menjaga iklim usaha,’’ demikian alasan yang kerap disampaikan Purnomo saat masih menjabat sebagai menteri ESDM. Kala itu, Purnomo juga mengatakan, pihaknya mendukung semangat untuk mengoptimalkan penerimaan negara guna menyejahterakan rakyat. Namun, hal tersebut bukan berarti harus dilakukan dengan mengubah kontrak. Yang bisa kita lakukan, menurutnya, adalah dengan menaikkan royalti atau tambahan pendapatan dari pajak sektor pertambangan. Ketua Presidium Masyarakat Pertambangan Indonesia Herman Afif Kusumo mengatakan, proses renegosiasi kontrak pertambangan saat ini jalan di tempat. Oleh karena itu, butuh lobi yang baik agar pengusaha tambang mau melakukan renegosiasi. “Kuncinya itu lobi. Renegosiasi itu saya kira adalah proses lobi untuk memperbaiki isi kontrak. Tapi, saya yakin Pak Jero Wacik mampu melibatkan potensi nasional dan integritasnya. Saya minta dia tegas, bukan radikal (dalam menyelesaikan renegosiasi ini),” papar Herman. Kendati demikian, pemerintah tak patah arang. Berbagai lobi hingga tingkat pemerintahan pun telah dicoba. Terkait renegosiasi kontrak, Kementerian ESDM telah melakukan audiensi secara personal dengan perusahaan tambang. Pembicaraan renegosiasi kontrak dengan manajemen PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), misalnya, terdapat 11 poin yang perlu didiskusikan kembali dalam kontrak karya (KK) perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut. Dan, dari 11 poin ini, baru setengahnya yang sudah menemui kata sepakat. Tak hanya melakukan pembicaraan dan diskusi langsung dengan para pemegang kontrak, yakni perusahaanperusahaan pertambangan yang beroperasi di Indonesia, pemerintah pun menempuh jalur lobi diplomatik. Menurut Menteri ESDM Jero Wacik, pihaknya telah melakukan diskusi dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Menteri Ekonomi Inggris untuk membicarakan proses renegosiasi pada perusahaan asing asal kedua negara itu. “Kami juga sudah bertemu dengan hampir seluruh perusahaan tambang,” kata dia. Sejauh ini, ungkap Jero, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia dan Menteri Ekonomi Inggris cukup memahami keinginan Indonesia untuk merenegosiasi seluruh kontrak pertambangan, khususnya di sektor energi. Lagi pula, imbuhnya, renegosiasi kontrak tersebut tidak akan membuat investor merugi. Dia menuturkan, dari 35 kontrak pertambangan yang akan direnegosiasi, baru 19 perusahaan yang sudah menyetujui. Herman pun menyarankan Jero membentuk tim renegosiasi dalam 6 bulan ini dan merekrut ahli-ahli hukum negosiasi yang baik dan kompeten agar proses lobi bisa lebih lancar. Dia menegaskan, pihaknya akan mendukung Jero Wacik dalam penyelesaian renegosiasi kontrak tambang ini. Dia juga optimistis renegosiasi ini akan berhasil di bawah pimpinan Menteri ESDM yang baru ini. Di sisi lain, Herman juga meminta Jero Wacik bisa menertibkan izin-izin usaha tambang yang tidak jelas. “Tertibkan izin-izin usaha tambang. Izin yang tidak benar itu diterminasi saja,” ujarnya. ■ TAHTA AIDILA


pareto

RENEGOSIASI KONTRAK KARYA

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

30

MUHAMMAD YAMIN/REUTERS

ROYALTI EMAS FREEPORT JIKA 1 PERSEN ROYALTI EMAS (PER KILOGRAM/KG, 1 % DARI HARGA JUAL) 2010 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 1% = (35.2739619 x 50 036 x 1 271 x 1% = $ 22 432 742.7 (dua puluh dua juta empat ratus tiga puluh dua ribu tujuh ratus empat puluh dua koma tujuh dolar Amerika) 2009 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 1% = (35.2739619 x 72 092 x 994 x 1% = $ 25 277 126.4 (dua puluh lima juta duaratus tujuh puluh tujuh ribu seratus duapuluh enam koma empat US dolar Amerika) 2008 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 1% = (35.2739619 x 33 509 x 861 x 1% = $ 10 176 978.6 (sepuluh juta seratus tujuh puluh enam ribu sembilan ratus tujuh puluh delapan koma enam US dolar Amerika) 2007 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 1% = (35.2739619 x 61 943 x 681 x 1% = $ 14 879 679.9 (empat belas juta delapan ratus tujuh puluh sembilan ribu enam ratus tujuh puluh sembilan koma sembilan dolar Amerika) 2006 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 1% = (35.2739619 x 49 214 x 566.51 x 1er% = $ 9 834 459.29 (sembilan juta delapan ratus tiga puluh empat ribu empat ratus lima puluh sembilan koma dua puluh Sembilan dolar Amerika) 2005 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 1% = (35.2739619 x 79 100 x 456.27 x 1% = $ 12 730 710.4 (dua belas juta tujuh ratus tiga puluh ribu tujuh ratus sepuluh koma empat dolar) ● Lokasi Freeport

DAERAH

HARUS NIKMATI KILAU EMAS DAN TEMBAGA Zaky Al Hamzah, M Ikhsan Shiddieqy

Masyarakat sekitar tambang harus diperhatikan.

K

eberadaan perusahaan tambang mineral ataupun minyak dan gas (migas) di sejumlah daerah tak menjamin ikut memakmurkan warga setempat. Bahkan, perusahaan tersebut sudah bercokol sejak puluhan tahun silam. Setelah penguasaan sejak 1967 hingga sekarang, PT Freeport Indonesia (FI) dinilai memiliki keuntungan yang sangat luar biasa besar. Luas konsensinya yang dieksplorasi sebesar 2,6 juta hektare (ha), termasuk 119.435 ha hutan lindung dan 1,7 juta ha kawasan konservasi. Pendapatan yang diraih perusahaan itu diperkirakan sekitar Rp 70 triliun per tahun. Namun, Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS) menilai hal itu berkebalikan dengan kesejahteraan ribuan pekerja dan kondisi masyarakat setempat. IHCS mencatat sekitar 83,3 persen rumah tangga di Papua masih diselimuti kemiskinan. Laporan hasil keuntungan yang dirilis PT FI, yang dipublikasikan BBC News, mendorong aksi mogok karyawan PT FI pada hari pertama 15 September 2011. Perusahaan mengalami kerugian sekitar 19 juta dolar AS atau sekira Rp 114 miliar per hari. Pendek kata, keuntungan PT FI per hari selama ini sebesar Rp 114 miliar. Jika pendapatan itu dikalikan 30 hari, keuntungan FI mencapai 589 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,534 triliun per bulan. Nah, tinggal dikalikan dalam 12 bulan, keuntungan PT FI mencapai angka Rp 70 triliun per tahun. Bagaimana dengan kontribusinya? Mengutip laporan Kontrak Karya kedua antara pemerintah Indonesia dan PT FI yang berlaku sejak Desember 1991 sampai sekarang, kontribusi PT FI kepada Pemerintah Republik Indonesia sekitar 12 miliar dolar AS per tahun. Dalam jumpa pers awal November lalu, Direktur PT FI, Sinta Sirait, mengatakan sebelum pemogokan karyawan terjadi dari 1 Januari hingga 30 September 2011, PT FI sudah menyetorkan royalti, dividen, hingga pajak senilai Rp 19 triliun. Jumlah itu lebih baik dari setoran sejak 1 Januari hingga 31 Desem-

P

JATAH DAERAH PENGHASIL TAMBANG Sangat Kecil

ber 2010 sebesar Rp 18 triliun. Sementara dalam laporan keuangan PT FI tahun 2010, FI menjual 1,2 miliar pound tembaga dengan harga rata-rata 3,69 per pound dolar AS (dengan kurs Rp 9.000, berarti setara Rp 39,42 triliun). Freeport juga menjual 1,8 juta ons emas dengan harga rata-rata pada 2010 sebesar 1.271 dolar AS per ons (dengan kurs Rp 9.000, setara Rp 20,59 triliun). Jadi, total penjualannya mencapai Rp 60,01 triliun. Maka tak heran sejumlah pihak menilai produktivitas dan kontribusi PT FI jauh di atas rata-rata dibandingkan dengan perusahaan lain yang tergabung dalam grup FCX (Freeport-McMoran Cooper Gold Inc). Grup FCX sendiri terdiri atas 14 perusahaan, sedangkan PT FI memberikan kontribusi sebanyak 50,75 persen kepada FCX pada 2010. Ini bukti bahwa porsi setoran PT FI ke grup FCX sangat berpengaruh. Namun, bagaimana dengan masyarakat sekitar? Masyarakat suku Amungme, yang berada di tiga desa, yakni, Waa/Banti, Arwanop, Tsinga dan Kwamki di Kabupaten Mimika, Papua, tetap saja miskin. Selain masalah perburuan, PT FI juga tersandung soal penguasaan lahan desa untuk eksplorasi tembaga dan emas. Namun, warga di empat desa itu tetap miskin. IHCS menilai PT FI telah membohongi masyarakat adat tersebut di Papua terkait dengan janji perusahaan tambang milik AS yang akan memberikan kompensasi atas pemakaian tanah adat milik suku Amungme dan Komoro di Papua. Sebagaimana yang termaktub dalam memorandum of understanding (MoU) pada 2008. Pada 2008, warga suku Amungme didampingi IHCS mempertanyakan realisasi kewajiban PT FI membayarkan dana perwalian sebagai biaya tambahan kepada masyarakat pemegang hak ulayat yang tanahnya dipakai pertambangan Freeport, yaitu suku Amungme dan suku Komoro, sebagaimana tertuang dalam MoU Tahun 2000 antara PT FI dan Lemasa (Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme) dan Lemasko (Lembaga Masyarakat Suku Komoro). Sekjen IHCS, Gunawan, di Jakarta, Senin (31/10), mengatakan, mulai 2009 hingga 2010 Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan pemantauan dan memediasi kasus ini. Namun, hingga kini kasusnya belum selesai dan mayoritas kedua suku tersebut masih jauh dari kesejahteraan. Pada 20 Juli 2011, Gunawan menambahkan, IHCS sudah mendaftarkan gugatan

engamat masalah migas Kurtubi mengatakan, penetapan jatah daerah penghasil sebesar 15,5 persen untuk minyak dan 30,5 persen untuk gas tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Kurtubi mendorong adanya koreksi Pasal 14 huruf e dan huruf f Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. “Dikoreksi atau dicabut, karena tidak mencerminkan asas keadilan dan kepatutan, terutama bagi daerah penghasil migas seperti Kalimantan Timur,” katanya, seperti dikutip Antara, beberapa waktu lalu. Angka bagi hasil bagi daerah penghasil sebesar 15,5 persen untuk minyak dan 30,5 persen untuk gas tersebut tercantum dalam Pasal 14 UU tersebut. Pasal itulah yang diminta ditinjau kembali oleh rakyat Kalimantan

ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yang ditujukan kepada Menteri ESDM, Freeport, Presiden, dan DPR karena melakukan perbuatan melawan hukum sebab dianggap tidak menjalankan PP No 45 Tahun 2003 yang mengatur pembayaran royalti emas sebesar 3,75 persen. Gugatan IHCS itu dinilai sangat beralasan. Itu karena pemerintah hanya memberi kewajiban Freeport untuk membayar royalti emas sebesar satu persen. “Padahal dalam PP, sangat jelas disebutkan royalti yang harus dibayarkan adalah 3,75 persen,” imbuhnya. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, juga masih bersikeras membeli sendiri tujuh persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) jatah divestasi 2010, meski tidak dikehendaki pemerintah provinsi dan pusat. “Saya akan terus berjuang untuk mendapat prioritas pembelian saham divestasi yang tujuh persen itu. Bila perlu menangis darah untuk dapat saham itu, karena kami yang punya sumber daya tambang,” kata Bupati Sumbawa Barat, Zulkifli Muhadli, Senin (31/10). Pembelian tujuh persen saham PT NNT itu senilai 246,8 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,2 triliun lebih. Zulkifli mengatakan, semestinya saham divestasi terakhir itu diberikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat selaku pemilik area tambang emas dan tembaga yang dikelola PT NNT. Alasannya, pemerintah dan rakyat di Kabupaten Sumbawa Barat yang paling merasakan dampaknya kalau PT NNT tidak lagi beroperasi di lokasi tambang Batu Hijau, Kecamatan Sekongkang, Sumbawa Barat. “Kami yang selalu menangisi kekayaan alam diambil. Kami juga yang menerima dampaknya, bukan orang di daerah lain dalam wilayah NTB. Jadi, saya mohon tolonglah tujuh persen itu berikan kepada kami,” ujarnya. Sumbawa merupakan daerah penghasil yang menjadi lokasi NNT sehingga tidak mewakili pemda secara keseluruhan. Kabupaten Sumbawa Barat sajalah yang menerima semua dampak dari pertambangan. Zulkifli meminta Menkeu, Menteri ESDM, dan DPD agar mengomunikasikan kepada pemda lainnya agar 25 persen dari tujuh persen saham bisa dimiliki Kabupaten Sumbawa Barat, karena pemda lainnya sudah memiliki 24 persen. Anggota DPD Farouk Muhammad mendukung sikap Kabupaten Sumbawa Barat. Rektor Universitas Sahid Jakarta, Prof Dr Sutyastie Soemitro Remi, meminta PT FI agar lebih memperhatikan kesejahteraan rakyat Papua, terutama karena aktivitas pertambangannya banyak bersinggungan dengan persoalan tanah adat dan budaya Papua. Selama ini PT FI sudah mendapatkan miliaran dolar AS per tahun dari bumi Papua, namun apa yang diberikan Freeport kepada Papua belum sepadan. “Freeport harus sungguh-sungguh memperhatikan kesejahteraan masyarakat Papua,” katanya pada pembukaan diskusi panel bertema “Kado Ulang Tahun ke-61 Undang-Undang Pokok Agraria dan Tantangan untuk Tanah Adat Papua” di Jakarta. Sutyastie berharap adanya peninjauan ulang kontrak antara Pemerintah Indonesia dan PT FI—perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar ketiga di dunia itu—demi terciptanya keadilan di Papua. ■ antara

Timur dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada Oktober 2011. Menurut Kurtubi, penetapan angka 15,5 persen untuk minyak itu seharusnya memosisikan daerah penghasil sama dengan kontraktor, perusahaan yang menjalankan usaha mengeluarkan minyak dan gas tersebut dari “perut” bumi. Padahal, sambung Kurtubi, kontraktor migas juga menerima cost recovery atau pergantian biaya dari aktivitas eksplorasi dan eksploitasi atau pengangkatan minyak dan gas yang dilakukannya di luar jatah 15 persen yang jadi haknya. Sementara daerah yang menerima risiko dari pertambangan migas tersebut harus puas dengan jatah 15,5 persen untuk minyak dan 30,5 persen untuk gas itu. “Angka yang terlalu kecil dan tidak adil,” ujar dosen Pascasarjana

2004 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 1% = (35.2739619 x 40 908 x 412.32 x 1% = $ 5 949 724.96 (lima juta sembilan ratus empat puluh sembilan ribu tujuh ratus dua puluh empat koma sembilan puluh enam dolar) 2003 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 1% = (35.2739619 x 70 017 x 366.60 x 1% = $ 9 054 202.45 (sembilan juta lima puluh empat ribu dua ratus dua koma empat puluh lima dolar) TOTAL ________________________________________________ + $ 110 335 625 (seratus sepuluh juta tiga ratus tiga puluh lima ribu enam ratus dua puluh lima dollar Amerika)

ROYALTI EMAS JIKA 3,75 PERSEN ROYALTI EMAS (PER KILOGRAM/KG 3,75% DARI HARGA JUAL) DENGAN MENGGUNAKAN RUMUS; (35.2739619 x jumlah dlm kg) x (harga jual/ounce) x 3.75% 2010 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 3.75% = 35.2739619 x 50036 x 1271 x 3.75% = $ 84, 122, 785.3 (delapan puluh empat juta seratus dua puluh dua ribu tujuh ratus delapan puluh lima koma tiga dolar Amerika) 2009 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 3.75% = 35.2739619 x 72092 x 994 x 3.75% = $ 94, 789, 223.9 (sembilan puluh empat juta tujuh ratus delapan puluh sembilan ribu dua ratus dua puluh tiga koma sembilan dolar Amerika) 2008 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 3.75% = 35.2739619 x 33509 x 861 x 3.75% = $ 38, 163, 669.7 (tiga puluh delapan juta seratus enam puluh tiga ribu enam ratus enam puluh sembilan koma tujuh dolar Amerika) 2007 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 3.75% = 35.2739619 x 61943 x 681 x 3.75% = $ 55, 798, 799.6 (lima puuh lima juta tujuh ratus sembilan puluh delapan ribu tujuh ratus tujuh puluh sembilan koma enam dolar Amerika) 2006 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 3.75% = 35.2739619 x 49 214 x 566.51 x (3.75%) = $ 36, 879, 222.3 (tiga puluh enam juta delapan ratus tujuh puluh sembilan ribu dua ratus dua puluh dua koma tiga dolar Amerika) 2005 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 3.75% = 35.2739619 x 79 100 x 456.27 x (3.75%) = $ 47, 740, 164.1 (empat puluh tujuh juta tujuh ratus empat puluh ribu seratus enam puluh empat koma satu dolar Amerika) 2004 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 3.75% = 35.2739619 x 40 908 x 412.32 x (3.75%) = $ 22, 311, 468.6 (dua puluh dua juta tiga ratus sebelas ribu empat ratus enam puluh delapan koma enam dolar Amerika) 2003 = (35.2739619 x kg) x (harga jual/ounce) x 3.75% = 35.2739619 x 70 017 x 366.60 x (3.75%) = $ 33, 953, 259.2 (tiga puluh tiga juta sembilan ratus lima puluh tiga ribu dua ratus lima puluh sembilan koma dua dolar Amerika) TOTAL : ______________________________________________$ 366 515 030 (tiga ratus tiga puluh enam juta lima ratus lima belas ribu tiga puluh dollar) KERUGIAN NEGARA $ 366.515.030,00 - $ 110.335.625,00 = $ 256.179.405,00 (dua ratus lima puluh enam juta seratus tujuh puluh sembilan ribu empat ratus lima dolar)

Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini. Diingatkan, jatah 15,5 persen daerah berbeda dengan 15 persen jatah kontraktor. Jatah 15 persen milik kontraktor adalah bagian langsung dari hasil migas dan yang 85 persen lainnya untuk pemerintah. Jatah 15 persen milik daerah berasal dari pembagian 85 persen bagian pemerintah. Di daerah, selanjutnya, angka 15,5 persen untuk minyak dan 30,5 persen untuk gas itu masih harus dibagi-bagi. Angka 0,5 persen dijatah untuk anggaran pendidikan dasar, lalu tiga persen untuk provinsi, enam persen untuk kabupaten/kota penghasil, dan enam persen lainnya untuk kabupaten/kota lain di provinsi tersebut. Jatah yang 0,5 persen itu pun masih ada rinciannya, yaitu 0,1 persen untuk provinsi, dan 0,2 persen untuk kabupaten/kota peng-

hasil, dan 0,2 persen lagi untuk kabupaten/kota lain di provinsi penghasil tersebut. Karena ini pula Kurtubi bersedia menjadi saksi ahli untuk judicial review atau peninjauan kembali UU No 33/2004 tersebut. “Daerah seperti Kaltim bisa menuntut hingga 50:50,” ujarnya. Dengan bagian sampai 50 persen itu, katanya, dari produk domestik bruto Kaltim dari migas yang mencapai Rp 320 triliun sekarang yang 85 persennya disetor ke pusat, maka Rp 160 triliun bisa masuk dalam APBD Kaltim. “Itu memberi harapan akan pembangunan yang lebih maju dan kesejahteraan yang lebih merata,” kata Luther Kombong, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Kaltim yang turut menjadi pemohon judicial review tersebut. ■ ed: zaky al hamzah


pareto

RENEGOSIASI KONTRAK KARYA

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

31

PRASETYO UTOMO/ANTARA

Kontrak Karya

ADIL UNTUK SEMUA Oleh Nur Hasan Murtiaji

“Kalau kami minta negosiasi, bukalah pintunya.”

B

ermula dari pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, gerakan menggugat format kontrak karya dengan perusahaan tambang asing terus mengalir. Berpidato di Istana Negara di hadapan para menteri baru Kabinet Indonesia Bersatu jilid II hasil reshuffle, Presiden meminta setiap kontrak karya harus mengedepankan prinsip keadilan. “Jika kontrak itu tidak adil, kita harus bicara baik-baik agar dibikin adil dan tepat,” begitu bahasa Presiden. SBY mengaku sudah mendapatkan laporan sejumlah perusahaan asing yang sebenarnya berniat untuk meneruskan renegosiasi kontrak yang sejatinya telah dibuat puluhan tahun silam. Bahkan, kata SBY, dari laporan yang diperolehnya, beberapa perusahaan asing itu berbicara baik-baik. “Sekarang tinggal menteri terkait, tindak lanjuti itu,” kata SBY. Mendapat perintah langsung dari Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menjanjikan untuk melakukan perubahan sisten kontrak karya dengan perusahaan tambang asing yang dirasa tidak adil. Jero Wacik mengutip Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara yang mengamanatkan untuk melakukan renegosiasi kontrak. UU ini menggantikan UU No 11 Tahun 1967. “Mereka untung, dan bangsa Indonesia juga (harus) dengan keuntungan yang wajar (pula),” kata Jero, Rabu (19/10) lalu. Dan kini, sudah hampir sebulan berjalan sejak dilantik, bagaimana re-

Venezuela, Bolivia, atau ..?

● Hugo

Chavez FERNANDO LLANO/AP

alisasi janji-janji menggugat kontrak karya yang dianggap tak adil itu? Upaya merenegosiasi kontrak karya pertambangan sebenarnya sudah diupayakan oleh pendahulu Jero Wacik, Darwin Zahedy Saleh, menyusul beresnya UU Nomor 4 Tahun 2009 itu. Hingga masa kepemimpinannya, klaim Darwin, sebanyak 65 persen perusahaan tambang sudah berprinsip setuju membahas ulang kontrak yang sudah diteken tersebut. Berdasarkan data Kementerian ESDM, saat ini terdapat 42 perusahaan yang terikat kontrak karya dan 76 perusahaan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). Sebanyak 35 persen dari total perusahaan tersebut masih dalam tahap renegosiasi. “Selain Freeport, Newmont termasuk di dalamnya,” kata Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Thamrin Sihite. Awal November ini, Jero menceritakan bagaimana dia berupaya merealisasikan janji renegosiasi kontrak karya itu. Sejumlah kedutaan besar, seperti Amerika Serikat dan Inggris, katanya, sudah dilobi agar ‘melunak’ dan kembali membahas nasib kontrak tersebut. Pertemuan dengan pihak Inggris dilakukan untuk menambah investasi Inggris pada sektor pertambangan Indonesia. “Mereka punya persepsi yang baik atas Indonesia, ekonomi stabil, demokrasi tumbuh,” kata Jero Wacik. Premier Oil Plc, BP Indonesia, Salamander Energy, dan Rio Tinto merupakan di antara perusahaan milik Inggris yang beroperasi di Indonesia. Banyak perusahaan tambang terkait kontrak karya juga sudah ditemui. Jero Wacik menegaskan, supaya perusahaan-perusahaan tambang yang telah meraup keuntungan besar di bumi Indonesia bersedia berunding kembali. “Negosiasi adalah hal yang wajar. Kami tidak akan membuat

Oleh Nur Hasan Murtiaji

V

enezuela akhirnya mengikuti jejak Bolivia yang menasionalisasi pertambangan emas di negaranya. Nasionalisasi perusahaan itu dikukuhkan dengan meluncurkan undang-undang khusus yang memungkinkan Presiden Venezuela Hugo Chavez mengeluarkan undang-undang baru tanpa harus melewati prosedur di tingkat parlemen. UU itu resmi berlaku sejak 19 September lalu. Dalam UU yang baru itu, perusahaan asing yang berbisnis di Venezuela diwajibkan bermitra dengan pemerintah. Perusahaan asing itu wajib menyetorkan royalti ke negara yang nilainya mencapai 13 persen dari hasil tambang.

mereka (perusahaan-perusahaan tambang) merugi dengan merenegosiasi kontraknya,” kata Jero Wacik. Berdasarkan data status renegosiasi kontrak karya per 29 September 2010, terdapat sejumlah perusahaan yang menolak renegosiasi. Di antaranya PT Freeport Indonesia dan PT Nabire Bakti Mining. Data tersebut juga menyebutkan perusahaan tambang yang telah menyetujui sebagian pasal renegosiasi adalah PT Newmont Nusa Tenggara dan PT Vale Indonesia Tbk yang sebelumnya bernama PT International Nickel Indonesia Tbk (Inco). Sedangkan, sejumlah perusahaan menyetujui seluruh pasal renegosiasi, seperti PT Koba Tin dan PT Agincourt Indonesia.

R

Adalah wajar bahwa kontrak tambang yang sudah berumur 30-50 tahun ditinjau ulang. Apalagi, dalam kontrak itu disebutkan bagian negara terlalu kecil. Bahasa Jero Wacik, “Kalau kami minta negosiasi, bukalah pintunya.” Bagaimana tanggapan perusahaan tambang soal merenegosiasi kontrak karya? Dua perusahaan tambang besar yang termasuk kontrak karyanya digugat, PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara, bersuara menanggapi hal ini. Presiden Direktur dan CEO Freeport Indonesia, Armando Mahler, menyatakan pihaknya sudah duduk bersama dengan Kementerian ESDM membicarakan renegosiasi tersebut. Namun, Armando sampai saat ini

belum bisa menyampaikan hasil pembicaraan tersebut. Sejauh ini, menurutnya, kontrak pertambangan yang dimiliki perusahaan sudah cukup adil bagi semua pihak. Meski, Armando memastikan, “Freeport terus membuka celah perundingan dengan pemerintah.” Direktur Utama Newmont, Martiono Hadianto, menyatakan, sejumlah kesepakatan dalam kontrak karya yang baru sebenarnya telah disetujui. Namun, setengahnya lagi masih dibicarakan. Membuka separuh rahasia pembicaraan itu, Martiono mengungkap ada 11 poin yang perlu didiskusikan dalam kontrak karya, salah satunya soal royalti. “Kami tak menutup diri untuk bermusyawarah dengan pemerintah,” kata Martiono. ■

Tak Melulu Soal Royalti

enegosiasi kontrak karya perusahaan tambang menemukan momentumnya saat ini. Sejumlah pihak mendukung pemerintah untuk mendorong peninjauan ulang atas kontrak yang telah diteken 30-50 tahun lalu itu. Lalu, apa sebenarnya yang dipersoalkan dalam kontrak karya tersebut? Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Thamrin Sihite menyatakan, pembahasan dalam renegosiasi kontrak karya tak hanya melulu soal royalti. Thamrin juga menyebut perlunya diskusi ulang mengenai luas wilayah pertambangan, divestasi, pengelolaan lingkungan, maupun kewajiban menggunakan jasa dalam negeri. Lebih detail, Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Danang Widoyoko menjelaskan poin-poin apa

Semua produk emas yang dihasilkan pun mesti dijual ke negara, bukan pasar bebas. Dengan kondisi seperti ini, negara memantapkan diri sebagai pemegang monopoli perdagangan emas. Mengantisipasi UU baru itu, Rusoro, perusahaan tambang emas asal Rusia, dan Geominsal (Kuba) telah menggelar pembicaraan dengan Minerven, perusahaan tambang emas Venezuela. Sebagai eksportir minyak terbesar di Amerika Latin, Venezuela juga adalah pemilik cadangan emas terbesar ke-15 dunia, dengan deposit mencapai 365,8 ton berdasarkan data World Gold Council. Upaya memonopoli pertambangan emas, juga tampak dari isi UU itu yang melarang sengketa bidang tambang emas

yang semestinya dibahas kembali, terutama dalam kasus kontrak karya PT Freeport Indonesia. Mengutip UU No 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara sebagai revisi atas UU No 11 Tahun 1967, Danang menyebut adanya klausul tentang promosi kepentingan nasional. Ini berarti, menurut Danang, 51 persen saham perusahaan tambang harus dimiliki oleh institusi, instansi, lembaga, korporasi milik orang Indonesia atau Pemerintah Indonesia. Adapun dalam kontrak karya itu, salah satu klausulnya mengatur tentang batas maksimum skala operasi, yaitu 300 ribu ton bijih per hari di Blok A dan skala minimum sebesar 200 ribu ton per hari. ICW mendesak pemerintah untuk menurunkan skala minimum operasi di bawah 200 ribu ton bijih per hari. Peneliti ICW Firdaus Ilyas menambahkan, sesuai UU No 4 Tahun 2009

dibawa ke pengadilan internasional. Persengketaan hanya bisa diselesaikan di Venezuela. Tamparan bagi Crystallex International Corp (perusahaan tambang emas asal Kanada) yang Februari lalu mencoba menggugat Pemerintah Venezuela lewat arbitrase internasional. Gugatan diupayakan karena Venezuela mengubah kontrak secara sepihak. Langkah serupa sebelumnya dilakukan Bolivia. Namun, Presiden Evo Morales tetap pada pendiriannya, yakni menasionalisasi perusahaan pertambangan asing di dalam negeri. Seolah terinspirasi oleh keduanya, Zimbabwe pun kini sedang menggodok untuk membuat aturan yang memungkinkan perusahaan pertambangan dinasional-

itu, Freeport Indonesia juga diwajibkan mengadakan pengolahan barang tambang di dalam negeri (smelting). Besaran tarif royalti juga didasarkan pada penggunaan harga rata-rata transaksi sesuai tanggal penjualan, bukan harga rata-rata triwulanan. Menurut Firdaus, selain tembaga, emas, dan perak, hasil tambang lain, seperti belerang, besi, dan mineral ikut juga harus dikenai kewajiban royalti. Lainnya, kata Firdaus, Freeport juga mesti mengevaluasi dampak pembuangan limbah (tailing) terhadap lingkungan. “Hal itu harus dikuantifikasi. Janganjangan biaya dampak kerusakan lingkungannya jauh lebih besar dibandingkan royalti Freeport,” kata Firdaus. Yang tak kalah penting adalah harus ada klausul kegiatan dan dana pascatambang atau kewajiban reklamasi dalam kontrak karya. ■ ed: nur hasan murtiaji

isasi. Perdana Menteri Morgan Tsvangirai mengatakan, UU yang baru memberi waktu lima tahun bagi perusahaan asing untuk bermitra dengan perusahaan lokal melalui pemindahan kepemilikan saham. Impala Platinum (Implats), Aquarius Platinum, selaku produsen platinum terbesar kedua dunia, dan pejabat Murowa perusahaan berlian milik Rio Tinto yang berbasis di Kanada berusaha melobi pemerintahan Robert Mugabe. Bagaimana dengan Indonesia? Apakah langkah Venezuela dan Bolivia bisa ditiru? Bukan perkara mudah memang untuk mewujudkannya. Renegosiasi kontrak karya yang memungkinkan kenaikan pembayaran royalti dari satu persen ke 3,75 persen saja butuh pembicaraan yang alot. ■


pareto

RENEGOSIASI KONTRAK KARYA

REPUBLIKA JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

32

YOGI ARDHI/REPUBLIKA

Pokoknya kita sedang menata ke arah situ ya. Sebesar-besarnya untuk bangsa dan negara. Jadi, dengan catatan bahwa proses menuju kepada dua-duanya harus menguntungkan, win-win harus ada. Kalau tidak, bukan bisnis itu namanya.

MEREKA BICARA CHANDRA KIRANA ANGGOTA TIM FORMATUR EITI INDONESIA

Umumnya Ditunggangi Kepentingan Nasionalisasi

D

REZA FITRIYANTO/ANTARA

alam melakukan renegosiasi kontrak, pemerintah diharapkan dapat menformulasi kontrak karya pertambangan yang tidak hanya melihat kewajaran bagi hasil untuk beberapa tahun, namun juga mempertimbangkan saat-saat di mana pemerintah mungkin mendapatkan keuntungan mendadak (windfall). Konsep kontrak karya semacam itu bahkan sudah diterapkan di Afrika. Mereka pandai sekali menegosiasi kontrak pertambangannya. Sehingga, bila terjadi windfall, semua keuntungan bisa masuk ke kas negara. Windfall bisa terjadi salah satunya akibat naiknya harga komoditas pertambangan. Harga tiba-tiba naik dan keuntungan menjadi berlipat ganda. Tidak banyak negara yang berani dan tegas mensyaratkan hal tersebut. Untuk menyaratkan hal tersebut, pemerintah Indonesia perlu benar-benar percaya diri. Meskipun demikian, pemerintah perlu menerapkan perlakuan khusus bagi kontrak yang sudah berjalan. Perlu dilihat dulu kontrak itu benar-benar merugikan atau tidak. Hal ini perlu dilakukan karena semua wacana renegosiasi tersebut umumnya ditunggangi keinginan nasionalisasi. Padahal, bukan perusahaan asing saja yang sering berbuat buruk. Banyak juga perusahaan domestik yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, tidak hanya kontrak yang perlu direnegosiasi, namun juga melakukan pembenahan tata kelola perusahaan tambang. â– fitria andayani

THAMRIN SIHITE DIREKTUR JENDERAL MINERAL DAN BATU BARA

Yang Dibicarakan tak Hanya Royalti PRASETYO UTOMO/ANTARA

L

angkah renegosiasi kontrak karya pertambangan telah dimulai sejak 2010. Menyusul diberlakukannya UU No 4/2009 tentang Mineral dan Batu Bara yang menggantikan UU No 11/1967. Dalam renegosiasi tersebut, tidak hanya royalti yang dibicarakan, namun juga soal luas wilayah, divestasi, pengelolaan lingkungan, jangka waktu, pembangunan smelter, dan kewajiban menggunakan jasa dalam negeri. Dari seluruh poin renegosiasi kontrak karya, renegosiasi terkait royalti memang yang paling sulit dilakukan. Namun, soal luas wilayah pertambangan juga sering tidak menghasilkan titik temu. Saat ini, banyak perusahaan tambang yang memiliki luas wilayah pertambangan yang besar, namun tidak dikerjakan oleh perusahaan tambang tersebut. Saat ini, Kementerian ESDM tengah mengevaluasi luas wilayah pertambangan. Menurut dia, renegosiasi kontrak karya merupakan kesepakatan dua pihak. Pemerintah tidak bisa asal melakukan terminasi kontrak jika perusahaan tambang tersebut tidak melakukan kesalahan. Sementara itu, untuk perusahaan tambang yang telah menyetujui, pemerintah saat ini sedang menyelesaikan prinsipprinsip perjanjian secara bertahap. Kami selesaikan dulu prinsipprinsip perjanjian yang sudah disetujui. Kami harap, akhir tahun semua renegosiasi ini bisa diselesaikan. â– fitria andayani

SUTAN BHATOEGANA ANGGOTA KOMISI VII DPR

Kontribusinya Masih Terlalu Sedikit YOGI ARDHI/REPUBLIKA

S

aat ini, pemerintah melalui Kementerian ESDM tengah mencari celah dalam proses negosiasi ulang untuk kontrak kerja dengan perusahaan tambang asal Amerika Serikat, Freeport. Dari awal, kita hanya dapat minim dari Freeport dengan dampak negatif yang banyak. Kita mau renegosiasi untuk mencari celah agar dapat bermanfaat untuk kita, tapi tidak menyalahi aturan yang dibuat. Ini penting karena kalau dibawa ke arbitrase internasional kita selalu kalah. Peraturan kontrak kerja dengan semua perusahaan tambang, khususnya Freeport, harus mengacu pada pasal 33 UUD 1945. Yaitu, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk rakyat. Kontrak ada bukan bersifat B to B (business to business), melainkan G to B (government to business). Maka, pemerintah sampai saat ini sedang mencoba mengundang pihak Freeport. Tapi, tidak segampang itu. Karena, di sana juga sedang ribut. Maka itu, setelah reses DPR akan memanggil dirjen terkait untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Pemerintah sedang mencari celah agar bisa win-win solution. Jangan mencederai orang juga. Karena, akan repot kalau disalahi di arbitrase internasional. Kontribusi yang saat ini diberikan atas dasar kontrak karya yang lama terlalu sedikit. Padahal, di negara maju royalti yang diberikan perusahaan tambang kepada negara minimal 2,5 persen. Maka itu, DPR dan pemerintah menginginkan agar ada penambahan secara progresif setiap tahunnya. â– mansyur faqih ed: irfan junaidi

HATTA RAJASA MENKO PEREKONOMIAN

Tak Ada Pengecualian dalam Renegosiasi Oleh M Ikhsan Shiddieqy Bagaimana upaya pemerintah untuk melakukan renegosiasi kontrak karya, khususnya dengan Freeport dan Newmont? Kita memiliki undang-undang yang harus saya jalankan, dan undang-undang ini harus kita implementasikan. Jadi, ada beberapa yang terkait dengan perlunya dilakukan perubahan pada kontrak-kontrak kita lakukan renegosiasi, tapi tidak perlu ribut-ribut, tidak perlu memaksakan. Semua pasti akan duduk sama-sama nanti, karena kondisi berubah, banyak kontrak yang dibuat 20-30 tahun yang lalu. Royaltinya juga tidak berdasarkan yang benar. Sekarang kondisi berubah, kita duduk sama-sama nanti kita bicarakan. Bagaimana proses renegosiasi tambang secara umum yang sekarang sedang dilakukan pemerintah? Berjalan. Sekarang ini kita sedang menyusun, 65 persen sudah ke arah situ. Dan, saya yakin semua akan ikut ke situ karena undang-undangnya mengamanatkan seperti itu. Ada empat, berulang kali saya sampaikan kepada kawan-kawan mengenai ini, mulai dari royalti, kewajiban memprosesnya di dalam negeri, bagaimana soal perluasan-perluasan, perpanjangan, bagaimana peraturannya, luas arealnya, kemudian juga divestasinya, dan sebagainya. Pokoknya kita sedang menata ke arah situ ya. Untuk sebesar-besarnya untuk bangsa dan negara. Jadi, dengan catatan bahwa proses menuju kepada dua-duanya harus menguntungkan, win-win harus ada. Kalau tidak, bukan bisnis itu namanya. Saya katakan bahwa tidak ada yang terkecuali di dalam pembahasan kontrak kita. Titik. Siapa pun yang kontrak di Indonesia patuh pada undang-undang yang ada, Minerba yang baru. Dan, kita ingin melakukan renegosiasi. Bagaimana pendapat tentang ekspor gas ke Singapura, apakah perlu ada tambahan ekspor lagi? Singapura saya katakan tidak boleh ada tambahan baru. Kalau dia ada kontrak yang lama, kalau ada kontrak yang baru karena tidak bisa ditarik ke Sumatra harus ke sana, ya harus dikurangi, di-swap dari Sumatra, dinegosiasikan. Kita tidak bisa memotong sepihak karena itu kontrak lama, tapi saya rasa Singapura juga paham bahwa kita juga perlu gas. Secara umum, bagaimana strategi pemerintah untuk menjamin ketersediaan energi di dalam negeri? Seperti yang saya sampaikan, untuk menjamin oil and gas, suplly dan demand agar tidak semakin banyak impor, maka kita harus tingkatkan investasi, eksplorasi, temuan baru, semua investasi. Investasi akan datang kalau iklim kita bangun. Jangan business as usual. Cost recovery kita benahi, tumpang tindih kita benahi. Dalam MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia), apa yang menghambat kita ubah. Saya harap konferensi ini menghasilkan rekomendasi yang berguna. Hambatan bisa dieliminasi. Pemda bagian dari KP3EI, komite percepatan dan perluasan ekonomi Indonesia, sehingga ikut terlibat melihat masalah yang menghambat. Ada keselarasan antara pusat dan daerah. Bagaimana kebijakan pemerintah dalam mengelola energi terbarukan? Walaupun dalam energy mix nuklir ada, tapi itu paling bawah, kalau sudah tidak ada energi lain yang memadai. Kita masih banyak energi yang bisa dikembangkan. Berapa besar kebutuhan investasi migas? Tentu tergantung. Saya hanya mengatakan, oil and gas barrel ekuivalen per day sudah di atas delapan juta saat 2025. Sekarang produksi kita 2-2,5 oil and gas barrel ekuivalen per day. Kalau minyak 950 ribu. Mengisi ini tantangan ke depan, ada energi terbarukan, ada juga energi tidak terbarukan. Mempercepat mengisi kebutuhan domestik. Intinya iklim investasi, butuh teknologi. Investor perlu return on investment, kepastian hukum, iklim investasi yang baik. Ini tantangan kita. â– ed: irfan junaidi WIHDAN HIDAYAT


REPUBLIKA

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 / 15 DZULHIJJAH 1432 H n 1 LUCKY R/ANTARA

laporan utama

M

ulai hari ini, secara berangsur para tamu Allah akan kembali ke Tanah Air dari Tanah Suci. Bagaimana sebaiknya kita menyambut mereka? Bagaimana pula mereka seharusnya memperlakukan tetangga dan kerabat yang datang ke rumah? Terlepas dari hal itu, ada satu ‘tugas’ penting yang menanti para haji, yakni menjaga kemabruran ibadah haji mereka. 2

Para Tamu Allah Telah Kembali YOGI ARDHI/REPUBLIKA

Mutiara Hadis Bukhari Muslim Satu lagi kitab perlu Anda miliki, yakni Shahih Al-Lu’lu wal Marjan. Kitab ini merupakan himpunan hadis yang paling tinggi derajat kesahihannya. Sebab, isinya merupakan hadishadis yang telah disepakati oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Kitab ini merupakan suluh yang menerangi setiap Muslim dalam beribadah kepada Allah.

Mengabarkan Pernikahan

8

4

Islam mengajarkan banyak hal seputar pernikahan. Salah satunya, pernikahan tak boleh dirahasiakan, tetapi harus dikabarkan kepada khalayak ramai. Bagaimana cara mengabarkan pernikahan yang sesuai dengan ajaran Islam?

DOK PRIBADI

MEGHANTELPNER.COM

Temukan Solusi Sanitasi Bagi Korban Bencana Di balik sosoknya yang mungil dan bersahaja, Yani Mulyani memiliki ‘segudang’ ide besar. Di antara ideide itu, salah satunya telah terwujud, yakni membuat biotoilet ramah lingkungan yang menjadi solusi sanitasi bagi korban bencana. Selain ingin menjadi ilmuwan, ia pun berharap dapat bersyiar lewat karya sastra.

12

Yani Mulyani

Madu dan Bunyi ‘Blub’

5

Madu merupakan makanan sekaligus obat yang disebutkan oleh Allah SWT dalam Alquran. Walau begitu, Anda tetap harus berhati-hati dengannya. Terlebih, jika terdengar bunyi ‘blub’ ketika Anda membuka tutup botol madu. Mengapa?


REPUBLIKA

laporan utama

2

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

Sambut Mereka dengan Doa SEPTIANDA PERDANA/ANTARA

Hal ini lebih bermakna karena ada rasa saling peduli untuk mendoakan.

Oleh Indah Wulandari

P

elukan penuh kerinduan dan air mata bahagia senantiasa mewarnai kedatangan kembali para jamaah haji Indonesia dari Tanah Suci. Sabtu (12/11) ini, insya Allah, peluk rindu dan air mata bahagia itu akan kembali tumpah ketika sanak kerabat menyambut kedatangan para tamu Allah yang tiba kembali di Tanah Air. Sutrisno, karyawan sebuah perusahaan otomotif di Jakarta, pun merasa tak sabar menanti hari itu. Dia berencana menjemput sang paman yang dijadwalkan tiba dari Tanah Suci, akhir pekan ini. Terus terang, ia dibuat sedikit sibuk dengan persiapan menyambut kedatangan sang paman. Ia dan kerabat lain, misalnya, jauh-jauh hari telah menyiapkan oleh-oleh khas haji untuk menjamu tamu yang datang berkunjung. Ada kurma, air zamzam, sajadah, dan tasbih. Semua itu dibeli di Pasar Tanah Abang. “Tak apalah dari Tanah Abang, yang penting semua tamu kebagian oleh-oleh haji,” katanya. “Bukan bermaksud mengakali, tapi agar semua senang. Yang penting berdoa bersama dan silaturahim,” sambung Sutrisno, Se lasa (8/11). Sejak awal, ia dan kerabatnya memang tak membebani paman untuk membeli banyak oleh-oleh haji dari Tanah Suci. Biar tidak repot, juga agar paman bisa lebih khusyuk beribadah. Selain menyiapkan oleh-oleh haji, Sutrisno dan kerabatnya juga selalu mengaji bersama hingga khatam Alquran. Ini dilakukan sejak paman berangkat ke Tanah Suci hingga tiba kembali di Tanah Air. Selain anggota keluarga, dia juga mengundang beberapa anggota takmir masjid setempat. Dia berharap, bacaan kalam Ilahi akan menenangkan batin sang paman di Tanah Suci. Makbulnya doa juga dipercaya oleh keluarga Abdul Rozaq, yang merupakan anggota rombongan haji dari Surabaya, Jawa Timur. Pihak keluarga telah mempersiapkan penjemputan di Asrama Haji Sukolilo dan ritual tabuh rebana. “Biasanya ada puluhan anggota keluarga yang menjemput dan diarak

dengan tabuhan rebana seperti pesta nikah,” kata keponakan Rozaq, Mohammad Saifulloh. Jumlah penjemput yang banyak, menurut Saiful, lantaran masih ada kepercayaan jika para malaikat masih berada pada diri seorang haji beberapa saat setelah kepulangannya. Sambutan luar biasa juga ditunjukkan para tetangga Rozaq di Mojokerto. Biasanya, para tetangga dan kolega bakal berkunjung tanpa kenal waktu, dari pagi hingga larut malam, ke rumah sang haji. Terkait oleh-oleh, Rozaq yang sudah berusia 65 tahun, tak perlu repot. Keluarganya sudah membelikan kurma, kerudung, sajadah, tasbih, dan berbagai oleh-oleh haji lainnya di Pasar Turi, Surabaya. Ratusan tamu pun biasanya berkunjung hingga sebulan sejak kedatangan sang haji. “Mereka biasanya minta doa karena dipercaya doa dari orang yang baru pulang haji itu makbul. Sekaligus update pengalaman selama di Tanah Suci,” lanjut Saiful.

Jangan berlebihan Kesibukan menyambut haji ternyata tak dialami Reza Rahardian. Meski kedua orang tuanya berangkat haji dengan kloter terakhir Jakarta, tak tampak persiapan penyambutan istimewa. “Kita hanya mengadakan syukuran dengan keluarga dan tetangga, sama seperti saat berangkat,” ucap Reza. Ia setuju, kedatangan orang tuanya kelak patut disyukuri lantaran pulang dalam kondisi sehat. Kurang semaraknya sambutan karena mereka tinggal di kawasan elite di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menjaga ketenangan lingkungan. Persiapan menyambut kedua orang tuanya dari Tanah Suci, lanjut Reza, hanya mengondisikan rumah dalam keadaan rapi. Dia pun tak banyak berharap kedua orang tuanya pulang membawa setumpuk oleh-oleh. “Yang terpenting beliau berdua bisa meraih haji mabrur.” Dwi Pudji Astuti juga tak tampak heboh dalam menyambut kedatangan sang mertua dari Tanah Suci. Karyawati bank swasta ini hanya akan menggelar doa bersama keluarga saat mertuanya datang nanti. “Sederhana saja yang penting berkah,” terangnya. Begitulah, menyambut haji, dalam pandangan Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Prof Dr KH Maman Abdurrahman, sebaiknya tidak berlebihan. Dia pun menyarankan agar pihak keluarga lebih mengutamakan untuk menggelar doa bersama. Hal ini dinilai lebih bermakna karena ada rasa saling peduli untuk mendoakan. Lantas, bagaimana dengan oleholeh? “Itu juga dihalalkan,” ujar Kiai Maman. Yang penting, oleh-oleh itu tak sampai memberatkan dan menimbulkan ketidaknyamanan sang haji saat membelinya di Tanah Suci. Bukankah mereka ke Tanah Suci untuk beribadah, bukan berbelanja? “Kembali ke niat awal ibadahnya.” n ed: wachidah handasah

IQTISHAD (EKONOMI ISLAM)

Ketua STMIK AMIKOM Yogyakarta www.amikom.ac.id

Oleh Damanhuri Zuhri ara tamu Allah kembali tiba di Tanah Air. Para karib kerabat pun siap menyambut mereka. Pertanyaan pun muncul, seperti apakah sebenarnya etika menyambut jamaah haji? Adakah tuntunannya dalam Islam? KH Saifuddin Amsir MA, salah seorang rais syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengatakan, tradisi menyambut kepulangan jamaah haji memiliki landasan yang kuat, yakni dari Sunah Rasulullah SAW. “Penyambutan jamaah haji itu sesungguhnya sangat berbaur dengan tradisi-tradisi masyarakat, yang memang kalau dilihat dari basic-nya dari sunah Rasulullah SAW, dari hadis-hadis yang datang dari Rasulullah,” katanya kepada Republika, Rabu (9/11). Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Ma’had Ali Al-Asyirah Al Qur’aniah, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, ini kemudian mengutip sabda Rasulullah kepada sahabat yang baru saja menunaikan ibadah haji, “Allahummaghfir lilhaj walimanistaghfara lilhaj (Ya Allah ampuni orang-orang yang berhaji dan juga bagi orang-orang yang dimintakan ampunannya oleh orang yang berhaji).” Mengingat dalil yang begitu kuat dan jelas itu, menurut Dewan Pakar Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat ini, penyambutan jamaah haji mestinya lebih ramai dan lebih semangat dibanding saat mengantarkan mereka berangkat ke Tanah Suci. “Apalagi seperti dijelaskan dalam banyak hadis, mereka yang baru pulang dari Tanah Suci masih dalam kawalan malaikat

P

yang menyebabkan doa-doa mereka masih diharapkan kemakbulannya.” Keterangan-keterangan mengenai pentingnya doa bagi orang yang menjemput jamaah haji, seperti yang dinyatakan Rasulullah dalam hadis di atas, kata Kiai Saifuddin, tak pernah dijumpainya bagi orang yang mengantarkan jamaah haji. “Sehingga ketika masyarakat begitu menggebu-gebu mengawal dan mengantar mereka yang berangkat haji, seperti yang ramai kita saksikan setiap musim haji, maka ketika menyambut jamaah haji kembali ke Tanah Air sepatutnya lebih kuat lagi, karena memang ada bimbingan seperti doa Rasulullah itu,” tegas ulama yang telah 25 tahun menjadi dosen pada Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini. Selain itu, lanjut Kiai Saifudddin, menyambut orang yang baru pulang haji merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mendapatkan doa. “Inilah kesempatan berharga bagi orang yang ingin mendapatkan ampunan dosanya, juga kesempatan mendapatkan doa dari orang yang baru pulang dari Tanah Suci.” Ia juga menginformasikan, pembahasan mengenai keutamaan-keutamaan orang yang baru pulang haji dapat dibaca di kitab AlQiraa Liqhasidi Ummil Quraa.

Saling mendoakan Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Yunahar Ilyas MA, mengungkapkan, tak ada tuntunan khusus dalam Islam bagaimana menyambut para tamu Allah yang baru pulang dari Tanah

Suci. Tuntunan yang digunakan adalah yang bersifat umum, yakni tentang syukur, saling mengucapkan selamat, dan saling mendoakan. Saat berkunjung ke rumah seorang ‘haji baru’, lanjut Prof Yunahar, kita doakan semoga mendapat haji mabrur. Bagi sang haji sendiri, sambung Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini, hendaklah berusaha sungguh-sungguh menjaga kemabruran hajinya, yaitu dengan menjaga dan meningkatkan ketakwaan. Menyinggung adanya tradisi di kalangan jamaah haji di Indonesia yang berdiam diri selama 40 hari di dalam rumah dan baru beraktivitas setelah itu, menurut Prof Yunahar, sesungguhnya tidak ada tuntunan secara khusus berapa hari seseorang istirahat dan menyambut tamu-tamu yang datang untuk mengucapkan selamat kepada dia setelah beribadah haji. “Bersifat ta’aqquli, bukan ta’abbudi. Artinya, yang menjadi acuan adalah masalah dan manfaat. Jika tugas sudah menanti, barangkali orang hanya perlu istirahat tiga sampai tujuh hari. Masa itu dirasa sudah cukup untuk melepas lelah dan bersilaturahim dengan tamu-tamu dan karib kerabat.” Ia sendiri mengaku tidak tahu dari mana munculnya angka 40 hari tersebut dan siapa yang memulai tradisi tersebut serta apa filosofinya. “Sungguh saya tidak tahu. Sekali lagi, setahu saya, tidak ada tuntunan agama secara khusus dalam masalah ini. Melalui Republika, saya juga ingin mengucapkan selamat kembali ke Tanah Air dan semoga mendapatkan haji yang mabrur.” n ed: wachidah handasah

KEBIJAKAN MONETER PADA MASA KULAFAUR RASYIDIN (2)

K

Oleh: Prof. Dr. M. Suyanto

Mestinya Lebih Semangat

halifah Abu Bakar Assidiq, mengembalikan harta baitulmal yang dipakainya. Ketika beliau diangkat menjadi Khalifah, segala urusan dagang ditinggalkannya, supaya dapat mengkhususkan diri dalam mengurus kepentingan kaum Muslimin. Untuk menunjang keperluan dan kepentingan keluarganya, oleh sahabat - sahabatnya disediakan belanja seperlunya dari baitulmal itu. Beliau berkata, ”Segala yang ada padaku dari harta Muslimin (baitulmal) kembalikanlah. Aku samasekali tak mau menggunakan harta ini. Tanahku di tempat anu dan anu berikan untuk

kepentingan kaum Muslimin sebagai ganti harta mereka yang kugunakan.” Umar menyisihkan harta tanah itu yang kemudian dikembalikannya ke baitulmal sesuai dengan permintaan Khalifah Abu Bakar, sambil berkata: ”Semoga Allah memberi rahmat kepada Abu Bakar! Beliau tidak ingin membiarkan ada orang mengatakan sesuatu sesudah beliau tidak ada.” (Haekal, 2004:371). Sumber lain menyebutkan Umar memakai kata-kata itu kepada keluarganya ketika ia menyampaikan kehendaknya dalam soal ini, kemudian dilanjutkan dengan katanya: ”Aku sebagai pemegang kekuasaan sesudahnya dan sudah kusampaikan kepada kalian.” Sumber ketiga menyebutkan bahwa Khalifah Abu Bakar wafat tanpa meninggalkan harta barang satu dinar atau satu dirhampun, selain seorang budak yang mengurus anak-anaknya dan seekor hewan yang mengairi kebunnya, di samping selembar permadani seharga lima dirham, yang sudah dimintanya supaya dibawa kepada Umar bila sudah selesai mengurusnya. Setelah permadani itu dibawa kepada Umar, ia menangis. ”Abu Bakar telah membuat beban kepada orang yang ditinggalkannya, beban yang berat sekali. ” Meskipun sumber ini disangsikan kebenarannya, tetapi beberapa keterangan menyebutkan bahwa kalaupun ada harta yang ditinggalkan oleh Abu Bakar jumlahnya tak seberapa. Beliau berwasiat mengenai seperlima hartanya dengan mengatakan : ”Aku mengambil hartaku dari yang diambilkan Allah dari harta rampasan perang milik Muslimin atau harta yang ada padaku yang diridhoi Allah dari harta rampasan perang.” Beliau juga mewasiatkan hartanya tidak lebih dari seperlima, beliau berkata : ”Bagiku lebih baik mewasiatkan

seperlima daripada seperempat, mewasiatkan sepertiga dan yang mewasiatkan sepertiga tidak ada lagi yang ditinggalkannya.” Beliau mewasiatkan ini karena masih ada harta yang dimilikinya, meskipun hanya sedikit. (Haekal, 2004:372). Abu Bakar pernah menghibahkan kepada Aisyah sebidang tanah di Aliyah, yang dulu diberikan Nabi kepadanya. Sesudah tanah itu diolah dan ditanami diberikan kepada putrinya Ummulmukminin. Tatkala sudah mendekati kematian sementara Aisyah merawatnya itu, beliau duduk membaca syahadat, kemudian katanya :”Anakku, orang kaya yang paling kucintai sesudahku adalah engkau, dan orang miskin yang paling kumuliakan sesudahku adalah engkau. Seperti kau ketahui, dulu aku pernah memberikan tanahku kepadamu. Aku ingin tanah itu dapat kau kembalikan kepadaku, supaya dapat kubagikan juga kepada anakku yang laki-laki sesuai dengan ketentuan Kitabullah. Itu adalah harta waris, dan mereka adalah dua saudaramu laki-laki dan dua saudaramu perempuan.” Aisyah hanya punya satu saudara perempuan. Hal ini ditanyakannya kepada ayahandanya. Abu Bakar menjawab :”Dia masih dalam perut Binti Kharijah. Dan kukira dia bayi perempuan.” Selama dalam sakitnya, beliau memikirkan siapa yang akan menggantikannya dan hendak mengembalikan harta yang diterimanya selama bertugas sebagai Khalifah. Semua itu dipikirkan karena beliau ingin sekali meninggalkan dunia ini dalam keadaan benarbenar bersih. Beliau akan kembali kepada Allah setelah bersih dari segala yang dikhawatirkan akan tercela dalam pandangan Allah. Setelah itu, barulah beliau memikirkan tentang kematian dan bersiap-siap untuk menyongsongnya. (Haekal, 2004:373). G Adv.


REPUBLIKA

laporan utama

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

3 HASSAN AMMAR/AP

Para haji diharapkan membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa ini.

Saatnya Menjaga Kemabruran

Oleh Damanhuri Zuhri, Indah Wulandari

S

epulang dari Tanah Suci, ‘tugas’ berat menanti para haji. Jika di Tanah Suci mereka berjuang menggapai haji mabrur, kini saatnya memelihara kemabruran itu. Bagaimana caranya? Ustaz Bobby Herwibowo, sarjana Fakultas Syariah dari Universitas Al-Azhar, Mesir, mengungkapkan, seseorang yang berhasil menggapai haji mabrur akan menjadi lebih baik dari sebelumnya dalam segala hal. Seperti dijelaskan Imam Hasan Basri, ciriciri haji mabrur adalah an-yakuna ahsana min qoblu (hendaknya lebih baik dari sebelumnya). “Ketaatannya kepada Allah harus lebih baik. Muamalah kepada manusia harus lebih baik. Tadinya shalat tidak tepat waktu, jadi tepat waktu. Yang tadinya nggak jamaah, jadi jamaah. Tadinya orang biasa, akhirnya jadi Muslim dan Mukmin yang taat. Itulah ciri-ciri haji yang mabrur,” jelas Ustaz Bobby kepada Republika, Rabu (9/11). Menurut dia, haji yang mabrur adalah duta umat yang menghadiri ‘konferensi internasional’

tahunan di padang Arafah pada setiap tanggal 9 Dzulhijjah. Karena itu, dia menjadi delegasi umat kehormatan sehingga ketika pulang ke Tanah Air pun, dia membawa pesan tersebut untuk menyampaikan kepada umat Islam di sekitarnya. “Pesan penting itu antara lain ketauhidan kepada Allah SWT. Jadi, Allah itu adalah segalanya. Dunia ini hanya nomor belasan,” ujar pendiri dan pelatih Kauny Quantum Memory (KQM) ini. “Begitu pula target pencapaian hidupnya, sangat jelas, sebagaimana digambarkan dalam Alquran surah al-Baqarah ayat 201, yaitu kebahagiaan di dunia dan di akhirat,” sambungnya.

wawancara abtu, akhir pekan lalu, tiga juta umat Islam dari seluruh dunia termasuk dari Indonesia melaksanakan wukuf di Arafah, dilanjutkan dengan mabit di Muzdalifah dan melempar jumrah di Mina. Dan Jumat (11/11) ini, para tamu Allah dari Indonesia secara berangsur akan kembali ke Tanah Air. Pada saat yang sama, sanak kerabat telah siap dengan beragam tradisi penyambutan. Dalam pandangan Ustaz Yusuf Mansur, pimpinan Pesantren Daarul Qur’an Internasional, Tangerang, tujuan dari penyambutan itu adalah untuk memotivasi. “Supaya saudaranya, tetangganya yang belum berangkat ke Tanah Suci, tertarik menunaikan haji. Jadi, dari jamaah hajinya memberi motivasi, dari kitanya mencari motivasi,” kata Ustaz Yusuf Mansur dalam perbincangan dengan wartawan Republika, Damanhuri Zuhri, di Jakarta, Selasa (8/11). Berikut petikan perbincangan itu selengkapnya.

S

Lantas, apa yang harus dilakukan jamaah haji untuk menjaga kemabruran haji? Menurut Ustaz Bobby, langkah penting dalam menjaga kemabruran haji adalah melaksanakan apa yang Allah SWT fardhukan. Semua yang Allah fardhukan, hendaknya dijaga. Apa yang Allah senang, dilaksanakan. “Kemudian, kita lakukan nafilah yang banyak. Konsep hidup seperti ini sudah cukup bagi haji mabrur. Jadi, yang fardhu ia lakukan sebaik-baiknya, yang sunah ia lakukan sebanyakbanyaknya.” Lebih berat mana, meraih haji mabrur atau menjaganya? Tentang hal itu, Ustaz Bobby menjelaskan, keduanya sama-sama

sulit. “Rasulullah SAW bersabda: Al Hajjul mabrur laisa lahu jazaa illal jannah (Haji mabrur tak ada balasannya kecuali surga). Artinya, Rasul sampai susah menyebutkan surga kayak apa buat haji mabrur.” Maksudnya, kata Ustaz Bobby, haji mabrur itu adalah orang paripurna. Sebagai gambaran, umat Islam puasa Ramadhan tiap tahun, tapi tidak ada gelar yang Allah berikan. Shalat lima waktu sehari, tapi tidak ada orang dipanggil Pak Shalat. Orang yang zakat juga tidak dipanggil Pak Zakat. “Tapi, ketika dia sudah melakukan ibadah haji, subhanallah dia dapat titel dari Allah SWT. Umat pun memanggil dia

sebagai haji. Panggilan ini tidak cuma berlaku di Indonesia. Saat saya belajar di Mesir pun, biasa orang yang sudah haji dipanggil “Ya Haj”.” Hal itu berarti, orangorang yang sudah pergi ke Tanah Suci sesungguhnya mereka telah mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT. Artinya, ketika dia melakukan ibadah haji, dia mendapatkan ampunan dari Allah.

Berimplikasi luas Sementara itu, dalam pandangan Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam Prof KH Maman Abdurrahman, haji yang mabrur membawa implikasi yang demikian luas. Tak hanya membangun kualitas keimanan indi-

vidu dan keluarga, tapi juga masyarakat sekitarnya pun merasakan sebuah perubahan menuju kebaikan sebab seperti ibadah lain yang dilakukan umat Islam, haji merupakan simbol yang bermakna. “Haji bukan hanya menyimbolkan kesalehan ritual, melainkan juga kesalehan sosial,” kata Kiai Maman. Ia bersyukur, banyak pemimpin negeri ini yang bergelar haji. Harapannya, predikat haji itu bisa membawa perubahan positif bagi masyarakat Indonesia, utamanya sikap menahan diri terhadap halhal yang bersifat koruptif sebab di sinilah diuji kemabruran seorang haji.” n ed: wachidah handasah

Ustaz Yusuf Mansur

Lebih untuk Memotivasi Adakah etika yang diajarkan Islam dalam hal menyambut para tamu Allah begitu tiba di Tanah Air? Sebenarnya standarnya itu adalah doa. Pertama, buat mereka yang pergi ke Tanah Suci. Kita mendoakan yang mau pergi. Seperti ucapan zawwadakallahuttaqwa (semoga Allah memberi bekal takwa kepada Anda), wa ghafara zanbaka (semoga Allah mengampuni dosa Anda), dan wa yassara lakal khaira haitsu maa kunta (Dan Allah memberi kemudahan bagi Anda, di mana pun Anda berada). Secara akhlak, yang seperti itu menjadi standar. Tinggal tambahkan sedikit, mudah-mudahan hajinya mabrur. Kemudian ketika pulang, standar juga doanya. Doa standar orang mau pulang kan cuma ditambahkan dengan ucapan: wa hajjan mabruran wa sa’yan masykuran wa tijaratan lan tabura (Menjadi haji yang mabrur, usahanya penuh syukur, dan perniagaan yang tidak pernah rugi). Terus di Tanah Air suka ada joke, malaikatnya 40 hari masih nempel. Nah, sebenarnya itu kalimat bagus-bagus saja. Artinya, kita disuruh minta doa dari yang baru pulang dari Tanah Suci. Ini bukan etika, tapi ini lebih strategi. Jangan sampai kita seperti orang tidak mengerti. Ada orang baru pulang dari Tanah Suci, kok kita tidak minta doa. Misalnya, cuma bilang: “Oh ya, baru pulang?” Tentu ucapan seperti ini tidak boleh. Tapi, mari kita datangi mereka yang baru pulang dari Tanah Suci dan minta doa.

Tujuan penyambutan itu? Tujuan dari penyambutan itu adalah memotivasi supaya saudaranya, tetangganya yang belum berangkat ke Tanah Suci, tertarik menunaikan haji. Kita pun juga mencari motivasi. Jadi, dari jamaah hajinya memberi motivasi, dari kitanya mencari motivasi. Misalnya dia cerita, hajar aswad itu seperti ini, sai begitu. Ketika dia cerita: “Ya Allah, Neng, pergi haji itu, masya Allah, nikmatnya luar biasa.” Saudara ataupun tetangga yang mendengarnya termotivasi untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Bisa jadi, ada orang yang secara materi dia mampu, tapi mungkin dari mental belum. Nah, setelah mendengar cerita dari saudaranya tentang nikmatnya berhaji, bisa jadi orang itu kemudian termotivasi untuk berangkat. Kalau begitu bisa dikatakan tradisi penyambutan jamaah haji di Tanah Air bisa sesuai syariah asalkan niat jangan salah? Betul. Yang disebut dengan mengadakan syariah baru itu adalah kalau misalnya tidak disambut, lalu merasa hajinya tidak sempurna. Jatuhnya memang ke dalil umum lagi, yakni sombong. Banyak juga jamaah yang sebelum tiba di rumah, dilepas oleh rombongannya di masjid. Sujud syukur sekaligus pelepasan oleh pimpinan rombongan. Ini maksudnya baik. Keluarga bisa menjemput di tempat yang luas. Yang begini, menurut saya, tidak ada salahnya. Tapi, yang penting tadi, minta doa dari orang yang baru kembali dari Tanah Suci. Sekaligus juga mengucapkan selamat kepada mereka yang telah selamat dan lulus dari ujian selama di Tanah Suci. Tentu banyak ujian di sana: sabar, ikhlas dan sebagainya. Kedua, minta dimotivasi dan diberi motivasi. Artinya, kita yang berkunjung kepada yang baru pulang dari Tanah Suci supaya mengucapkan selamat dan meminta doa karena dia baru saja dari tempat yang suci? Memang, efeknya segala kegiatan tradisi adalah hukuman sosial. Di sini suka timbul kejelekan yang sudah dihantam orang-orang yang sering membid’ahkan. Contohnya, harus bawa oleh-oleh. Sebab, kalau orang baru pulang dari Tanah Suci terus nggak bawa oleh-oleh kan nggak enak. Padahal tidak wajib oleholeh tersebut. Akhirnya, dia memaksakan. Bisa dijelaskan ciri-ciri haji mabrur? Dan apa pentingnya untuk menjaga haji mabrur? Pentingnya, masak selama 40 hari atau 25 hari ibadah di Tanah Suci jadi sia-sia. Itu

AGUNG SUPRIYANTO

kan sesungguhnya training. Haji adalah kesabaran. Kalau dia pulang tetap nggak sabaran, tentu masalah. Haji adalah keikhlasan. Kalau dia tidak ikhlas, tentu masalah. Haji adalah kerja sama dan peduli kepada orang di sana. Ternyata setelah pulang haji malah tambah nggak peduli sama orang lain, jadi masalah. Haji adalah jamaah. Kalau dia tidak jamaah setelah dari haji, tentu masalah. Selama di Makkah dan Madinah, belum azan aja dia sudah mencari tempat. Aneh bila kemudian di Tanah Air ia tidak suka shalat berjamaah. Begitu tiba di Tanah Air, masya Allah, selalu saja ada alasan tidak shalat berjamaah, yang capek lah, lelah lah, mengantuk lah, dan lainnya. Ciri-ciri kemabrurun haji itu bisa dilihat di Tanah Air? Ya bisa juga di sini, walaupun di sana juga kelihatan. Kan orang ikhlas sama yang tidak, bisa kelihatan bedanya. Dan di sini lebih kelihatan lagi. Sama dengan kita berbicara Ramadhan. Selama 11 bulan setelah Ramadhan, itu sebenarnya yang menentukan diterima atau tidaknya puasa seseorang. Apa kontribusi yang bisa dilakukan jamaah haji bagi umat dan bangsa ini? Sebenarnya, kalau mau kontribusi yang menarik adalah pemerintah menggunakan dana haji untuk kepentingan roda ekonomi bangsa dan mengatur dengan sebaik-baiknya dengan asas usaha. Baru dampak haji di Indonesia punya nilai ekonomi. Bayangkan, misalkan dana yang sekian triliun itu digunakan untuk menggerakkan roda usaha dan ekonomi masyarakat, pasti banyak yang akan mendapat manfaat dari kegiatan tersebut. Kalau sekarang dampak ekonomi, ya baru dirasakan tukang tenda, sound system, makanan ketika walimahan, alat transportasi, dan sebagainya. Bagaimana kontribusi jamaah dalam bidang moral? Seperti pemberantasan korupsi atau gerakan sadar zakat, infak, dan sedekah? Umumnya jamaah haji di Indonesia punya perkumpulan dan kadang ikatan jamaah haji itu kuat sekali. Saya imbau jamaah haji bikin pasar yang menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Seperti di Klaten, jamaah haji bikin rumah sakit, di Bogor bikin sekolah, di Malang ada yang bikin usaha. Karena itu, sangat mungkin misalnya perkumpulan jamaah haji bikin rumah tahfiz, bikin pondok pesantren, dan sebagainya. Sehingga, kontribusi jamaah haji nyata dan dirasakan oleh masyarakat. n ed: wachidah handasah


REPUBLIKA

tuntunan

4

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

Mengabarkan Pernikahan YOGI ARDHI/REPUBLIKA

Sesuai anjuran Rasulullah, akad nikah sebaiknya dilakukan di masjid.

MUSIRON/REPUBLIKA

P

ernikahan adalah ibadah yang tak boleh dirahasiakan, tapi harus dikabarkan ke khalayak ramai. Pertanyaannya, bagaimana cara mengabarkan pernikahan yang sesuai dengan ajaran Islam? Dr Abd al-Qadir Manshur, guru besar ilmu Alquran Universitas Sayf al-Dawlah, dalam Buku Pintar Fikih Wanita mengatakan, Rasulullah SAW telah memberi tuntunan mengenai hal itu. Yakni, mengundang sanak kerabat dan teman dekat untuk menghadiri akad nikah, mengadakan akad nikah di dalam masjid, serta menggelar hiburan berupa rebana, nyanyian, tarian, juga pesta pernikahan pada malam harinya. Diriwayatkan dari ‘Abd Allah Ibnu Zubair, Rasulullah SAW bersabda: “Siarkanlah pernikahan.” (HR Ahmad, al-Bazzar, dan al-Thabrani). Menurut al-Suyuthi, hadis ini termasuk hadis shahih. Dalam kitab Faydh al-Qadir disebutkan, hadis ini secara tidak langsung menunjukkan dilarangnya nikah siri. Kalangan fukaha berselisih pendapat tentang maksud dari nikah siri.

Menurut al-Syafii, nikah siri adalah setiap pernikahan yang hanya dihadiri atau disaksikan oleh dua orang laki-laki yang adil dan bisa dipercaya. Menurut Abu Hanifah, nikah siri adalah setiap pernikahan yang disaksikan oleh dua orang laki-laki atau seorang laki-laki dan dua orang perempuan, meskipun setelah itu mereka saling berpesan untuk merahasiakannya. Adapun menurut pengikut Imam Malik, nikah siri adalah ketika pihak dua keluarga dan para saksi sepakat untuk merahasiakan pernikahan yang mereka adakan. Hal ini, menurut Abd al-Qadir, tidak boleh dilakukan. Mereka harus mengabarkan pernikahan tersebut kepada orang banyak dan tidak cukup hanya dengan bersaksi atasnya. Pendapat yang paling mendekati kebenaran terkait kandungan makna dari hadis Nabi di atas dikemukakan oleh Ibnu Qutaibah. Menurutnya, perintah Nabi untuk mengabarkan pernikahan bukan dalam arti kewajiban, melainkan sunah. Adapun mengadakan hiburan pada saat hari-hari bahagia adalah sesuatu yang diperbolehkan. Dalilnya adalah riwayat

yang menyebutkan bahwa ketika Nabi SAW mengkhitankan putranya, Beliau memerintahkan Ikrimah agar memanggil para penghibur dan memberi mereka beberapa dirham. Diriwayatkan dari al-Qasim Ibnu Muhammad dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda: “Siarkanlah pernikahan ini, langsungkanlah akad nikahnya di masjid, dan mainkanlah untuknya rebana.” Menurut Abu Isa, hadis ini termasuk hadis hasan gharib. Hadis serupa diriwayatkan oleh Ahmad dari Abd Allah Ibnu Zubair, hanya saja kalimatnya: “ Siarkanlah pernikahan ini”, tanpa disertai kalimat: “Dan mainkanlah untuknya rebana.” Diriwayatkan juga dari Aisyah, Rasulullah bersabda: “Siarkanlah pernikahan ini, langsungkanlah akadnya di masjid, mainkanlah untuknya rebana, dan hendaklah salah seorang dari kalian mengadakan walimah, meskipun dengan menyembelih seekor kambing.” (HR al-Baihaqi). Diriwayatkan dari Ummu Salamah, Rasulullah SAW bersabda: “Siarkanlah pernikahan dan rahasiakanlah lamaran.” Menurut al-Suyuthi, hadis ini termasuk hadis shahih. n wachidah handasah

ABRARONLINE

ensiklopedi

Islam di Cina slam di Cina didakwahkan pada 13 abad terakhir, terutama di kalangan orang-orang yang kini dikenal sebagai etnis Hui. Menurut Sensus Nasional Cina tahun 1990, total penduduk Muslim Cina berjumlah 17,6 juta, yang terdiri atas orang Hui (8.602.978), Uighur (7.214.431), Kazakh (1.111.718), Dongxiang (373.872), Kirgiz (141.549), Salar (87.697), Tajik (33.538), Uzbek (14.502), Bonan (12.212), dan Tatar (4.873). Namun, penting dicatat bahwa sensus di Cina mendata penduduk berdasarkan kebangsaan dan bukan berdasarkan agama, sehingga jumlah sesungguhnya kaum Muslim di Negeri Tirai Bambu ini tetap belum diketahui. Di antara 55 etnis minoritas yang teridentifikasi di Cina, orang Hui adalah unik, karena mereka merupakan satusatunya etnis yang memandang agama sebagai satu-satunya kategori pemersatu identitas sekali pun banyak orang

I

Hui yang tidak mempraktikkan Islam. Akibat gerakan pembaruan Islam yang melanda Cina pada enam abad terakhir, di kalangan kaum Muslim di Cina sekarang ini dapat dijumpai spektrum yang luas dari kepercayaan Islam. Temuan-temuan arkeologis berupa artefak dan epigrafi Islam di pesisir tenggara Cina menunjukkan bahwa komunitaskomunitas Muslim paling awal di Cina merupakan keturunan dari pedagang, milisi, dan pejabat Muslim asal Arab, Persia, Asia Tengah, dan Mongolia, yang pada umumnya bermukim di sepanjang pantai tenggara Cina pada abad ketujuh hingga ke-10. Kemudian, terjadi migrasi lebih besar ke utara dari Asia Tengah pada masa Dinasti Yuan Mongol pada abad ke-13 dan ke-14 yang berangsurangsur menikah dengan penduduk lokal Cina dan membesarkan anak-anak mereka sebagai Muslim. Dengan menjalankan mazhab Hanafi yang Sunni dan tinggal dalam komunitas-komunitas kecil

yang mengelompok di sekitar masjid utama, komunitas-komunitas Muslim pedesaan dan perkotaan yang relatif terkucil ini berinteraksi melalui jaringan perdagangan dan pengakuan sebagai bagian dari umat Islam yang lebih luas.

Sufisme Sufisme mulai berdampak besar di Cina pada akhir abad ke-17. Sufisme tiba terutama di sepanjang jalur perdagangan Asia Tengah bersama syekhsyekh wali, baik berkebangsaan asing maupun Cina, yang membawa ajaranajaran baru. Para pedagang dan guru karismatis ini membangun jaringan luas dan tarekat-tarekat. Yang paling menonjol adalah tarekat Naqsyabandiyah, Qadiriyah, dan Kubrawiyah. Organisasi hierarkis jaringan-jaringan sufi ini membantu memobilisasi banyak orang Hui selama krisis ekonomi dan politik pada abad ke-17 hingga ke-19, serta membantu gerakan perlawanan dan pem-

berontakan pimpinan Muslim terhadap kekuasaan Kekaisaran Ming dan Qing di Yunnan, Shanxi, Gansu, dan Xinjiang. Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, gerakan-gerakan pembaruan bersemangat Wahabiyah, yang dikenal sebagai Yihewani (ikhwan), menjadi populer berkat dukungan kaum nasionalis dan para penglima perang. Selama Revolusi Kebudayaan (19661976), kaum Muslim menjadi sasaran kritik nasionalis antiagama dan antietnis, yang berakibat terjadinya penganiayaan, penutupan masjid-masjid, dan pembunuhan massal terhadap 1.000

orang Hui setelah pemberontakan 1975 di Provinsi Yunnan. Sejak reformasi Deng Xiaoping pasca 1978, kaum Muslim mencoba menarik keuntungan dari kebijakan ekonomi liberal dan kebijakan agama seraya tetap membuka mata terhadap arah politik radikal Cina. Kini, jumlah masjid di Cina relatif lebih banyak dibanding sebelum tahun 1949. Kaum Muslim pun bebas pergi ke Makkah untuk beribadah haji atau umrah. Mereka bebas pula melakukan perdagangan lintas batas dengan Muslim di Asia tengah, Timur Tengah, dan Asia Tenggara. n wachidah handasah


REPUBLIKA

fatwa

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

Terlarang, jika jamuan makan berkaitan dengan ritual keagamaan.

P

5

Menghadiri Jamuan Makan Pemeluk Agama Lain

ernah mendapat undangan jamuan makan dari kalangan non-Muslim? Sepintas, ini tampak sebagai hal biasa saja. Meski demikian, tak sedikit orang yang mempertanyakan hukum menghadiri perjamuan seperti ini. Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr KH Maulana Hasanuddin MA, menjelaskan, pada prinsipnya dalam Islam bermuamalah dalam hubungan sosial, bergaul, dan berinteraksi dengan masyarakat tidaklah dibatasi

oleh agama yang dianut teman bergaul kita. Artinya, kita boleh bergaul dengan siapa saja, apa pun agama yang dianutnya. Syaratnya, tidak ada pembauran akidah atau perbuatan yang mencampuradukkan aspek akidah dan keimanan. “Dengan demikian, memenuhi dan mengikuti undangan jamuan makan dari teman yang memeluk agama lain, hukum dasarnya adalah boleh,” ujar Maulana dalam Jurnal Halal yang diterbitkan Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI. Dalam hal ini, lanjut dia, yang harus diperhatikan dan dicermati

adalah jenis makanan yang disuguhkan. Tentu makanan yang dikonsumsi harus diyakini kehalalannya. Jika diduga bercampur dengan yang haram, sebaiknya dihindari. “Apalagi jika misalnya, restoran tempat perjamuan makan itu digelar biasa menyajikan makanan olahan dari babi. Maka yang demikian itu tentu terlarang,” ujar Maulana. Begitu pula jika jamuan makan itu berkaitan dengan ritual keagamaan yang khas atau bersifat khusus, hal itu juga terlarang. Ditegaskan Maulana, umat Islam tidak boleh mencampuradukkan akidah dan peribadatan agamanya (Islam)

dengan akidah dan peribadatan agama lain. Seperti Natal bersama, yang di dalamnya biasanya ada acara makan minum bersama. Misalnya, makan roti misa, yang dinisbatkan dengan suguhan dari Yesus. Ada pula ritual minum anggur atau jus berwarna merah, yang dinisbatkan sebagai meminum darah pengorbanan dari Yesus. Dalam Natal bersama, biasanya juga disajikan makanan minuman yang telah didoakan atau diberkati oleh pemimpin upacara keagamaan itu. Terkait hal ini, pada 7 Maret 1981, Komisi Fatwa MUI telah mengeluarkan fatwa haram bagi umat Islam meng-

ikuti upacara Natal bersama. “Dan ini juga bisa dianalogikan dengan ritual keagamaan lain.” Selain itu, lazimnya dalam acara keagamaan, sebelum atau ketika memulai acara makan-makan, ada doa bersama yang dipimpin oleh pemuka agama dari shohibul hajat (penyelenggara acara). Dalam hal ini, kata Maulana, seorang Muslim tidak boleh mengikuti dan mengamini doa yang dipimpin oleh nonMuslim. “Dalam Munas MUI ke-7 pada 28 Juli 2005, Komisi Fatwa MUI telah mengeluarkan fatwa haram tentang doa bersama ini.” n wachidah handasah

AMIN MADANI/REPUBLIKA

halalan thayyiban

Madu dan Bunyi ‘Blub’ M adu. Siapa tak kenal cairan kental berwarna cokelat terang ini. Tak hanya lezat, madu juga berkhasiat. Madu merupakan makanan sekaligus obat yang disebutkan oleh Allah SWT dalam Alquran. “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacammacam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang dapat menyembuhkan bagi manusia.” (QS an-Nahl [16]: 69). Karena itu, Rasulullah SAW pun menyukai madu sebagai makanan dan penyembuh penyakit. Salah satu riwayat menyebutkan, Beliau suka meminum madu di pagi hari dengan dicampur air dingin untuk menjaga kesehatan saluran cerna. Anda juga suka mengonsumsi madu? Bersyukurlah, sebab hal itu merupakan kebiasaan baik. Walau begitu, Anda tetap harus berhatihati dengannya. Terlebih, madu yang dijual di pasaran beraneka ragam kualitasnya, meski semua penjual selalu menyebut madunya sebagai madu asli, tanpa campuran, dan berbagai klaim lainnya. Selain itu, seperti dikatakan pakar pangan halal, Dr Ir Anton

Apriyantono, madu bila dipanen bukan pada waktu yang tepat atau setelah diperas dari sarang madu kemudian tidak diperlakukan dengan baik untuk mengurangi kadar airnya, madu itu akan ditumbuhi khamir (ragi/yeast). “Selanjutnya, khamir akan mengubah gula menjadi alkohol, gas karbondioksida (CO2), dan senyawa-senyawa lain,” kata mantan menteri pertanian ini. Karena itu, lanjut Anton, bila khamir berkembang biak pada madu akan terciM EE.CO SUEB

um bau alkohol, dan ketika botolnya dibuka akan terdengar bunyi ‘blub’ sebagai pertanda adanya gas karbondioksida. Dijelaskan Anton, madu yang baik adalah yang memiliki kadar air cukup rendah, di bawah 21 persen. Jika kadar airnya cukup rendah tidak akan terjadi fermentasi yang menghasilkan alkohol dan gas. “Celakanya, di pasaran kadang-kadang si penjual dengan bangga malah mempromosikan bahwa madu yang baik adalah yang jika botolnya dibuka berbunyi ‘blub’,” tutur Anton yang pernah berkiprah sebagai auditor Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI. Klaim penjual bahwa madu yang baik adalah yang mengeluarkan bunyi ‘blub’ ketika botolnya dibuka, lanjut Anton, tentu saja menyesatkan. Sebab, bunyi ‘blub’ merupakan pertanda bahwa sudah terjadi fermentasi (pembentukan alkohol) pada madu tersebut. “Tentu saja kita harus menghindari madu yang sudah mengalami fermentasi karena dikhawatirkan sudah berubah menjadi khamar atau berpotensi menjadi khamar.

PRIVATEDETECTIVENIGERIA.INFO

Kandungan gizi Madu mengandung beberapa zat gizi penting, yakni aneka senyawa karbohidrat seperti gula fruktosa sejumlah 41 persen, glukosa (35 persen), sukrosa (1,9 persen), dan dekstrin (1,5 persen). Pada anak-anak balita, karbohidrat madu dapat menambah pasokan energi. Kadar protein dalam madu relatif kecil, sekitar 2,6 persen. Namun, kandungan asam aminonya cukup beragam, baik asam amino esensial maupun nonesensial. Madu juga mengandung sejumlah vitamin, antara lain, vitamin B1, B2, B3, dan B6, serta vitamin C. Sementara itu, mineral yang terkandung dalam madu, antara lain, kalium, natrium, kalsium,

magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur. Mineral dalam madu, meski jumlahnya relatif sedikit, sangat baik bagi tubuh manusia karena komposisinya mendekati mineral yang terdapat dalam darah manusia. Madu juga mengandung faktor pertumbuhan. Riset menunjukkan, stek batang pohon yang dicelupkan dalam madu akan lebih cepat berakar dan tumbuh ketimbang stek yang ditanam tanpa madu. Sementara itu, riset Peter C Molan, peneliti dari Jurusan Ilmu Biologi Universitas Waikoto, Selandia Baru, memperlihatkan bahwa madu juga mengandung zat antibiotik. n wachidah handasah


REPUBLIKA

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

6


REPUBLIKA

komunitas

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

7

KQM Latih Guru dan Imam Masjid

FOTO-FOTO: DAMANHURI ZUHRI/REPUBLIKA

Oleh Damanhuri Zuhri

ertempat di Kaunee Center, Jakarta Timur, Kauny Quantum Memory (KQM) pada pertengahan Oktober lalu menggelar pelatihan Menghafal Alquran Semudah Tersenyum bagi para guru sekolah dan madrasah, serta para imam dan pengurus masjid. Pelatihan gratis ini diikuti puluhan guru dan imam masjid dari berbagai wilayah di Jabodetabek serta Sukabumi, bahkan

B

ada yang datang dari Majalengka, Jawa Barat. Ustaz Momon Abdurrahman, guru di Sekolah Dasar Terpadu Bina Ilmu Bogor, yang juga pembina dan pelatih kaligrafi untuk wilayah DKI Jakarta dan Papua, merasa beruntung dapat mengikuti pelatihan ini. “Sebagai orang yang berusaha mengajarkan menghafal Alquran kepada para siswa di tempat saya mengajar, sungguh metode KQM ini sangat menarik,” tutur Ustaz Momon kepada Republika, Rabu

(2/11). Dalam pandangan alumni Pondok Modern Gontor, Ponorogo, ini KQM merupakan metode untuk mempermudah menghafal Alquran. “KQM adalah semacam metode asosiasi yang membuat kita lebih mudah menghafal karena kita tahu kata kunci dari setiap kata atau ayat yang sedang dihafalkan setelah mengasosiasikan kata atau ayat tersebut dengan sesuatu, baik visual maupun nonvisual,” jelas pengajar dan pengelola Pesantren Lemka (Lembaga Kaligrafi Alquran) Sukabumi ini. Alasan kedua, sambung pria yang pernah bekerja di Maskapai Saudi Airlines ini, metode KQM membuat umat Islam terbiasa berpikir kreatif dan cerdas untuk mencari kata-kata kunci, gambar atau cerita agar lebih mudah menghafal dan tidak mudah lupa. Sebagai pengajar tahfiz untuk anak-anak, dia merasa lebih mudah mengajar dengan metode ini. “Dengan metode ini, suasana kelas lebih meriah dan rekreatif sehingga anak-anak tidak cepat merasa jenuh. Dan, saya merasa optimistis untuk dapat menerapkan dan mengembangkan metode KQM ini di sekolah saya,” tambah Ustaz Momon. Pandangan serupa dilontarkan Rahmat Hermawan, salah seorang pengurus Dewan Keluarga Masjid Riyadlush Shalihin, Parung, Bogor, yang juga mengikuti pelatihan gratis ini. Rahmat yang sehari-hari mengajar di sebuah SMP Islam ini menilai, metode

KQM sangat membantu para guru dan imam masjid untuk cepat membaca, memahami, serta menghafal Alquran. “Metode ini sangat membantu kami.”

Tebar ilmu dan kebajikan Ustaz Bobby Herwibowo, pendiri dan salah seorang trainer KQM, menjelaskan, misi utama KQM adalah menebar ilmu dan kebajikan. “Maka, melalui training KQM ini, kami berharap semakin banyak orang yang tercerahkan dan termotivasi untuk menghafal Alquran.” Ustaz Bobby berpendapat, imam dan guru-guru memiliki peran penting dalam mendidik dan membina masyarakat luas. “Nah, kami berharap, melalui

para imam dan guru-guru ini, metode KQM dapat lebih cepat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat luas sehingga jumlah penghafal Alquran pun semakin bertebaran di mana-mana,” ujar dia. Selain itu, melalui training KQM ini pula, pihaknya ingin membantu para imam masjid dan mushala dalam menghafal ayatayat Allah SWT. Melalui metode KQM ini, diharapkan mereka dapat menambah hafalannya setiap hari. Dengan demikian, ayatayat yang dibaca saat mengimami orang banyak pun semakin bervariasi, bukan surat-surat andalan itu saja. “Selain menambah hafalan, mereka juga akan memiliki bekal

baru, yaitu kemampuan membaca Alquran dengan baik dan benar, serta memahami maknamaknanya. Bahkan, ayat-ayat yang dihafalnya pun dapat dituliskan kembali sehingga hafalan itu semakin lengket di otak kanan dan otak kiri.” Hingga saat ini, sambung Ustaz Bobby, tak kurang dari 200 imam dan guru telah menikmati metode KQM. Ada yang mengikuti training KQM reguler, training massal, dan yang paling banyak diikuti adalah training KQM special for imam and teacher. Anda berminat? Simak informasi seputar metode menghafal Alquran ini pada laman KQM, yakni www.kaunyquantummemory.com. n ed: wachidah handasah

DOK PDM JAKSEL

Senyum Bahagia Tukang Sapu Oleh Irwan Kelana da pemandangan menarik di Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK), Menteng, Jakarta Pusat, setiap kali selesai acara besar seperti shalat Idul Fitri dan Idul Adha. Banyak petugas kebersihan (tukang sapu) yang spontan membersihkan sampah yang berserakan di halaman masjid. Mereka juga tak segan-segan menjaga kebersihan masjid tersebut setiap hari. Bahkan, pada malam-malam Ramadhan dan malam Ahad awal bulan, saat berlangsungnya acara iktikaf, ada tukang sapu yang bekerja membersihkan halaman masjid tersebut pada sekitar pukul tiga dini hari. Aksi spontan para tukang sapu itu juga ditunjukkan setelah shalat Idul Adha 1432 H yang digelar di halaman MASK, Ahad (6/11). Melihat hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus MASK, HM Aksa Mahmud, langsung memerintahkan stafnya agar menyiapkan dana untuk hadiah. Ia lalu mengumpulkan para tukang sapu itu di halaman masjid. Mereka berfoto bersama Aksa Mahmud. Setelah itu, satu per satu tukang sapu mendapatkan hadiah. Tentu saja, mereka menerimanya dengan wajah semringah. “Alhamdulillah, terima kasih, Pak Haji,” ucap para tukang sapu itu begitu menerima hadiah.

A

Aksa Mahmud menegaskan, Dewan Pengurus MASK memberikan perhatian besar kepada masyarakat tidak mampu, termasuk para petugas kebersihan di lingkungan Menteng. “Masjid ini menjadi makmur antara lain berkat doa dan peran mereka. Hanya dengan sentuhan atau perhatian kecil, mereka sangat menjaga kebersihan MASK,” ujarnya. Pentingnya kesalehan sosial seperti di atas sangat ditekankan oleh khatib shalat Idul Adha 1432 H di MASK, Prof Dr KH Ali Mustafa Yaqub MA. Anggota Dewan Pakar MASK itu membawakan topik “Kurban dan Urgensi Ibadah Sosial”. “Alquran banyak sekali menyebutkan ayat-ayat berkenaan dengan perintah untuk beribadah individual dengan diiringi perintah untuk beribadah sosial,” kata Ali Mustafa Yaqub dalam khotbahnya. n ed: wachidah handasah FOTO-FOTO: IRWAN KELANA/REPUBLIKA

Pengurus Muhammadiyah Jaksel Dilantik Oleh Damanhuri Zuhri ertempat di Balai Prajurit Korps Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (29/10), Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Sekretaris PDM Jakarta Selatan (Jaksel) bersama puluhan pengurus lainnya dilantik oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Agus Tri Sundani. Turut pula dilantik para pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Jaksel periode 2010-2015. Dalam pesannya, Ketua PWM Jakarta, Prof Dr H Agus Suradika MPd, yang juga wakil kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengatakan, pendidikan memegang peran penting dalam mewujudkan Jakarta yang religius. Melalui pendidikan, hal-hal menyangkut akhlak yang baik, budi pekerti yang mulia, dan keimanan bisa ditanamkan kepada siswa. “Mari kita sama-sama wujudkan Jakarta yang religius,” ujar Agus Suradika. Agus juga mengimbau seluruh warga Muhammadiyah Jakarta untuk mendukung Gerakan Seribu Rupiah Sehari guna membantu pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta. Rencananya, gedung ini akan dibangun di Rawamangun, Jakarta Timur, dan peletakan batu pertamanya dilakukan akhir tahun ini. Dalam pelantikan tersebut sekaligus digelar milad Muhammadiyah ke-102. Acara yang menyedot perhatian ribuan warga Muhammadiyah Jaksel tersebut dihadiri Wali Kota Jaksel Syahrul Efendi, Ketua PDM Jaksel Daliman Sofyan, dan Ketua PP

B

Muhamadiyah Abdul Fatah Wibisono. Syahrul Effendi mengatakan, Jakarta memiliki karakteristik yang unik. Sebagai kota besar, Jakarta tidak hanya menjadi pusat berkumpulnya berbagai masyarakat dengan latar belakang budaya yang beragam, tapi juga menjadi barometer berkembangnya pengaruh globalisasi dunia. “Tantangan masyarakat Jakarta menghadapi pengaruh globalisasi lebih besar dibanding kota lain,” tegas dia. Karena itu, agar pengaruh negatif dari globalisasi bisa diminimalisasi, Wali Kota mengajak warga Muhammadiyah bahu-membahu meningkatkan akhlak terutama pada generasi muda. Salah satu media yang paling tepat untuk menanamkan akhlak adalah pendidikan. “Jakarta akan sangat indah jika anak-anak memiliki budi pekerti yang baik dan masyarakatnya berakhlak.” Sementara itu, Ketua PDM Jaksel Daliman Sofyan berjanji Muhammadiyah akan memperbanyak kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam berbagai hal. PDM Jaksel juga akan memfokuskan pada beberapa program unggulan, pengembangan amal usaha Muhammadiyah, optimalisasi kader ulama tarjih, peningkatan mutu Korps Mubaligh Muhammadiyah, dan merintis pendirian lembaga keuangan mikro seperti koperasi dan BMT (Baitul Maal wat Tamwil). Acara pelantikan dan milad Muhammadiyah ke-102 itu dimeriahkan penampilan kreasi seni warga Muhammadiyah, antara lain, musik angklung oleh SD Muhammadiyah 5 Kebayoran Baru, tari saman dan marching band, marawis oleh SMK Muhammadiyah 9, hizbul wathan, dan tapak suci. n ed: wachidah handasah


REPUBLIKA

tasawuf

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

Hermeneutika dalam Studi Tasawuf

DADO RUVIC/REUTERS

Prof Dr Nasaruddin Umar Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Wakil Menteri Agama RI

S

tudi tasawuf dan filsafat sangat akrab dengan metode hermeneutika. Studi ilmu tasawuf sangat menekankan makna esoteris atau batin sebuah teks suci, dan filsafat sangat menekankan aspek filosofi dan tujuan kemanusiaan pada teks. Untuk sampai kepada tujuannya, kedua disiplin ilmu ini merasa tidak cukup terwadahi dengan warisan metodologi konvensional studi Islam. Akhirnya, sadar atau tidak sadar kedua disiplin kajian keilmuan ini berada dalam alur metodologi yang sama, yaitu hermeneutika. Hermeneutika sebenarnya bukan sesuatu yang serba baru sama sekali. Hermeneutika adalah nama baru untuk sebuah masalah lama, yakni penafsiran teks suci. Kalangan sufi menganggap seluruh alam termasuk diri manusia adalah sebuah teks suci yang harus dibaca dan dimaknai. Kalangan filsuf menyebut teks itu adalah pemikiran atau jenis filosofi apa saja. Dalam ilmu-ilmu sosial dan humaniora, teksnya adalah kenyataan sosial itu sendiri. Hakikat kenyataan ini (kauniah) adalah penafsiran itu sendiri. Manusia ada dan disebut manusia karena ia berpikir (bukan berakal saja). Apa saja yang dipikirkan selalu berarti memikirkan untuk mengetahui, memahami, dan mengerti teks, artinya menafsirkannya. Itu karena tidak seorang pun mengklaim sampai pada hakikat kenyataan. Kita hanya bisa menemukan suatu pengetahuan yang relatif bertahan (valid-

ity) dan kuat bertahan (reliability) dari kelemahan-kelemahan pemahaman. Hermeneutika dan penafsiran mempunyai wilayah persentuhan tetapi keduanya tidak identik. Penafsiran teks adalah kegiatan berpikir, praktik penafsiran, dan usaha memahami. Untuk berpikir orang bisa tidak bermetode, tapi berpikir yang baik adalah berpikir dengan metode. Jika diputuskan untuk menggunakan metode dalam menafsirkan atau memikirkan teks, di situlah hermeneutika berperan. Jadi, hermeneutika adalah metode atau teori penafsiran. Hermeneutika tidak melulu berarti metode. Istilah teori di sini merujuk pada istilah Kunstlehre menurut Schleiermacher. Menurutnya, teori (Kunstlehre) berarti metode dan filsafat. Sebab, metode adalah teknik-teknik menafsirkan secara benar. Sebagai filsafat, hermeneutika berarti segala macam usaha manusia memahami apa yang terjadi ketika manusia menafsirkan teks dan apa yang terjadi ketika metode-metode interpretasi tertentu dirumuskan atau digunakan dalam penafsiran. Oleh karena itu, dalam berbagai literatur hermeneutika modern, proses pengungkapan pikiran dengan kata-kata, penjelasan yang rasional, dan penerjemahan bahasa sebagaimana dijelaskan di atas, pada dasarnya lebih dekat dengan pengertian eksegesis daripada hermeneutika. Hal ini karena eksegesis berkaitan dengan kegiatan memberi pemahaman tentang sesuatu ketimbang perbincangan tentang teori penafsiran yang lazim dalam hermeneutika. Jika eksegesis merupakan komentar aktual terhadap teks, hermeneutika lebih banyak berurusan dengan pelbagai aturan, metode, dan teori yang berfungsi membimbing penafsir dalam kegiatan bereksegesis. Hermeneutika itu ada sejak agama lahir, bahkan sejak manusia muncul sebagai makhluk ber-

kebudayaan. Setiap agama lahir dengan teksnya masing-masing, Islam dengan Risalah Muhammad berupa Alquran dan Sunah. Teks Alquran dan Sunah itu ditafsirkan oleh Nabi dan sahabat dari bahasa Tuhan, sekali pun tidak dengan metode yang sangat rigid. Itu karena masa Nabi dan sahabat, kata Muhammad Ata As-Sid, adalah masa penerimaan teologis terhadap teks Alquran. Iman adalah segala-galanya dan pemahaman terhadap Alquran adalah hal yang gampang. Jika ada kerancuan pemahaman para sahabat bertanya ke Nabi, sementara Nabi bisa bertanya ke Tuhan. Lagi pula, sahabat sangat memahami situasi Makkah dan Arab masa itu plus persahabatan dengan Nabi (shuhbah) dan kemahiran mereka dalam bahasa Arab. Hermeneutika sebagai metode dalam Islam muncul ketika wilayah politik Islam meluas dan dibutuhkan penafsiran, terutama hukum terhadap teks-teks agama. Di sinilah mereka mulai berpikir metode. Awalnya sekadar metode

sastra, kemudian meluas menjadi metode hukum melalui perumusan jenis-jenis ungkapan dalam Alquran dan pembagian-pembagian pengambilan hukum (istinbath) oleh Imam asy-Syafii. Itu fase awal ketakutan kehilangan cara menafsirkan teks sehingga pemikir awal merumuskan hermeneutika sederhana untuk mencegah berhentinya orang menafsirkan Alquran. Tapi, sejarah berulang. Lama setelah itu, disiplin-disiplin keislaman, terutama usul fikih, fikih, tafsir, dan ulum Alquran, mandek setelah semakin canggih, di satu sisi dan banyaknya pertentangan politik, di sisi lain. Epistemologi tradisional pemikiran Islam di kemudian hari lebih banyak beralih pada tradisi skolastik Abad Pertengahan hingga munculnya kembali gerakan pembaruan pemikiran Islam yang dimulai oleh perjumpaan kaum Muslim dengan kolonialisme. Selama berabadabad lamanya tidak pernah muncul pemikiran Islam yang sama sekali baru, kecuali sekadar pen-

rehal

D

mengusahakan agar Alquran berbicara tentang realitas. Hanya saja, apa yang mereka lakukan tidak lebih dari jawaban instan terhadap kebutuhan-kebutuhan aktual masyarakat Muslim dalam rangka memelihara (solidaritas) mereka, atau pada saat mereka menganggap Islam membutuhkan pertahanan dari serangan (luar). Konsekuensinya, pemikiran yang mereka ajukan lebih cenderung bersifat apologetis karena tidak berangkat dari dasar-dasar metodologis yang sesuai untuk disebut sebagai sebuah hermeneutika. Masuknya beberapa gagasan dan metode ilmiah ke dalam wacana penafsiran Alquran bukan tanpa masalah, terutama jika dikaitkan dengan beberapa keberatan menyangkut dipaksakannya berbagai unsur asing ke dalam Alquran, seperti yang sering dicurigai oleh Fazlur Rahman. Tidak aneh jika muncul tuduhan bahwa mayoritas modernis Muslim menafsirkan Alquran bukan demi memahami dan menyingkap makna sejati, tapi untuk mengejar tujuan-tujuan ekstra-Qurani, yang antara lain demi menghilangkan kesenjangan intelektual antara komunitas Muslim dan penemuan-penemuan Barat. Persoalan semacam ini bagaimanapun merupakan dilema intelektual tersendiri yang harus dipecahkan oleh para pemikir Muslim. Di satu sisi, mereka berkewajiban menafsirkan Alquran sesuai dengan tuntutan ilmiah dan objektif, sementara pada sisi lain terdapat kepentingan moral untuk menjelaskan Alquran sejalan dengan kebutuhan umat Islam saat ini. Dua sisi tersebut memang tidak serta-merta kontradiktif dan saling menafikan, tetapi bagaikan dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Ada kecenderungan, generasi mencari aspek-aspek spiritual dari ajaran agama dan menafikan aspek-aspek selainnya. Tentu saja hal ini menarik untuk dicermati, karena dalam Islam tasawuf adalah kelanjutan dari anak tangga yang ada di bawahnya berupa ajaran fikih, syariah, dan akhlak. Antara satu dengan lainnya tidak bisa dipisahkan. Man tashawwaf wa lam yatafaqqaha faqad tafassak, wa man tafaqqaha wa lam yatashawwafa faqad tazandaq, wa man jama’a baina huma faqad tahaqqaqah (Barang siapa yang bertasawuf tanpa berfikih maka ia fasik. Barang siapa yang berfikih tanpa bertasawuf maka ia zindik, dan barang siapa yang menggabungkan keduanya maka ia mencapai puncak kebenaran). n

Hadis Dalil Hukum

Mutiara Hadis Bukhari Muslim alam keseharian, kita sering mendengar istilah dalam periwayatan hadis, muttafaq ‘alaihi. Istilah tersebut merujuk pada hadis sahih yang disepakati dua imam terkemuka ahli hadis, yakni Imam Bukhari (194–265 H) dan Imam Muslim (204–261 H). Hadis muttafaq ‘alaihi atau riwayat Bukhari Muslim merupakan hadis yang paling tinggi derajat kesahihannya. Merujuk pada pengertian muttafaq ‘alaihi di atas, buku Shahih Al-Lu’lu (Bukhari) wal Marjan (Muslim) adalah kitab referensi himpunan hadis yang paling tinggi tingkat kesahihannya. Sebab, buku ini berisi hadis-hadis yang telah disepakati oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Kelebihan kitab ini yang tidak ditemukan pada kitab lainnya adalah digabungkannya hadis sahih Bukhari, yang teksnya paling sesuai dengan teks hadis yang ada dalam sahih Muslim, menjadi satu kitab. Menurut pendapat Al-Hafizh Ibnu Hajar, ulama ahli hadis bertaraf internasional, yang dimaksud dengan kesepakatan antara Imam Bukhari dan Imam Muslim adalah kesepakatan atas takhrij induk hadis dari segi nama sahabatnya meskipun ada perbedaan dari segi redaksinya. Setelah kita mengetahui bahwa kitab ini merupakan himpunan hadis yang paling tinggi derajat kesahihannya, sudah selayaknya kalau setiap Muslim menjadikan kitab ini sebagai rujukan utama yang kedua dalam kehidupan setelah Alquran. Kitab Al-Lu’lu wal Marjan meru-

gulangan yang bersifat tautologis, di mana umat Islam—dan tradisi hermeneutika Alqurannya—tinggal mewarisi trilogi ortodoksi: paradigma asy-Syafii, otoritas asy-Asy‘ari, dan ekletisisme al-Gazali. Fase kedua hermeneutika Alquran terjadi pada masa modern ini. Menurut Andrew Rippin, kesadaran tersebut berkaitan dengan kepentingan menciptakan model-model penafsiran yang memadai terhadap Alquran dengan bantuan kesadaran dan beragam metodologi ilmiah yang tersedia. Dengan instrumen metodologis tersebut, penafsiran Alquran diharapkan mampu merasionalkan doktrin yang ditemukan dalam atau dirujukkan kepada Alquran, dan pada saat yang sama mendemitologisasi berbagai pemahaman mistis dan metafisiks di sekitar penafsiran Alquran. Wahidur Rahman antara lain menyebut pemikir-pemikir modernis, seperti Sayyid Ahmad Khan dan Muhammad Abduh, telah

8

Judul Penulis Penerbit Cetakan Tebal

: : : : :

Shahih Al-Lu’lu wal Warjan Dr Muhammad Fuad Abdul Baqi Akbar Media I, Juli 2011 xxii+844 halaman

pakan panduan bagi setiap Muslim dalam menapaki jalan hidupnya di dunia ini, baik sebagai manusia pada umumnya maupun sebagai orang beriman pada khususnya. Hadis-hadis dalam kitab ini mengajarkan kepada kita bagaimana menghargai kehidupan dan kematian. Kehidupan dan kematian adalah lingkaran siklus keabadian yang sengaja diciptakan Allah kepada kita semua untuk menguji siapakah di antara kita yang terbaik amalnya (QS al-

Mulk [67]: 2). Kehidupan tak akan bermakna apaapa bila kita menjalaninya tanpa amal ibadah yang dituntunkan oleh Allah dan Rasul SAW melalui Alquran dan hadis yang sahih. Kematian kita pun seolah tak bermakna apa-apa bila ia mendatangi kita sementara kita tak memiliki bekal amal ibadah kepada-Nya sedikit pun. Bahkan, hal yang juga sangat perlu dicamkan oleh setiap Muslim adalah jangan sampai amal yang kita lakukan sia-sia karena tidak sesuai dengan Alquran dan hadis sahih. Al-Lu’lu wal Marjan—yang memuat 2.006 hadis dan dikelompokkan menjadi 54 kitab atau pembahasan— merupakan suluh yang menerangi setiap Muslim dalam beribadah kepada Allah. Di dalamnya termaktub semua hal yang perlu diketahui oleh kaum Muslim. Misalnya, iman, taharah (bersuci), haid, shalat, masjid dan tempat shalat, jumat, shalat Idul Fitri dan Idul Adha, jenazah, zakat, puasa, iktikaf, dan haji. Selain itu, pembahasan tentang pernikahan, persusuan, talak, jual beli, pembagian pusaka, hibah, wasiat, nazar, sumpah, hingga hudud. Dibahas pula soal jihad, kepemimpinan, minuman, pakaian dan perhiasan, adab, salam, keutamaankeutamaan sahabat, takdir, ilmu, tobat, surga, dan tanda-tanda kiamat. Dengan kandungannya yang sangat lengkap dan tingkat kesahihannya yang paling tinggi, sudah selayaknya kalau AlLu’lu wal Marjan ini dijadikan kitab rujukan atau pegangan hidup sehari-hari kaum Muslim. n irwan kelana, ed: wachidah handasah

da dua pegangan hidup yang dipusakakan oleh Rasulullah SAW untuk umatnya, yakni Alquran dan Sunah. Dalam segala urusan apa pun, kaum Muslim dianjurkan untuk merujuk kepada tuntunan yang telah tersedia di dalam Alquran dan Sunah. Sebab, ajaran Islam yang tercantum dalam Alquran dan Sunah tersebut sudah lengkap mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Tak terkecuali masalah hukum. Bicara soal hukum, banyak sekali hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang hal tersebut. Hadis-hadis tersebut diriwayatkan oleh para imam hadis terkemuka. Di antara hadis-hadis tersebut, ada sejumlah hadis sahih mengenai hukum yang disepakati oleh dua imam hadis paling terkemuka, yakni Imam Bukhari dan Imam Muslim. Hadis-hadis semacam itu sering disebut muttafaq ‘alaihi. Hadis-hadis hukum yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim merupakan hadis hukum yang paling tinggi derajat kesahihannya, karena itu sangat layak dijadikan rujukan utama dalam pengambilan keputusan mengenai masalah hukum. Bila ada dalil yang menyatakan boleh, bahkan harus, kaum Muslim harus mengerjakannya. Sebaliknya, bila ada dalil yang menyatakan terlarang, sampai kapanpun kaum Muslim tidak diperkenankan mendekatinya, apalagi melakukannya. Buku yang ditulis oleh Taqiyuddin Abdul Ghaniy ini mengumpulkan hadishadis sahih seputar hukum yang disepakati oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Penulis membagi bukunya men-

A

Judul : Penulis : Penerbit : Cetakan : Tebal :

Hadis-Hadis Shahih Seputar Hukum Taqiyuddin Abdul Ghaniy Republika Penerbit I, Agustus 2011 viii+401 halaman

jadi 20 kitab atau pembahasan, dimulai dari taharah, shalat, zakat, puasa, dan haji. Kemudian, perdagangan, wasiat, pembagian harta warisan, pernikahan, perceraian, li’an (saling melaknat), saudara sesusuan, qishash, dan tindak pidana. Selain itu, sumpah dan nazar, makanan, minuman, pakaian, jihad, dan memerdekakan budak. Buku ini sangat perlu dibaca oleh kaum Muslimin, baik pejabat pemerintah, politikus, anggota dewan, guru, pengusaha, ulama, santri, para pemuda, ibu rumah tangga, maupun siapa pun. Dengan mengetahui dalil-dalil hukum yang paling sahih, insya Allah, kaum Muslim dapat senantiasa menjaga dirinya agar melakukan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang. n irwan kelana, ed: wachidah handasah


REPUBLIKA

zakat & wakaf Semangat berkurban, mengandung nilai-nilai kemanusiaan yang universal.

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

9

Bait Al-Kamil Gelar “Jelajah Qurban Nusantara” DOK BAIT AL-KAMIL

Oleh Damanhuri Zuhri

M

enyambut Hari Raya Idul Adha 1432 H, Bait Al-Kamil P u t e r a Sampoerna Foundation bersinergi dengan PT Buana Sakti, pengelola Gedung Sampoerna Strategic Square, menggulirkan program “Jelajah Qurban Nusantara”. “Program ini berupa penyaluran hewan kurban ke kantongkantong kemiskinan di seluruh pelosok Indonesia,” kata Ketua Bait Al-Kamil Putera Sampoerna Foundation, Indra Pradana Sungawinata. Dalam program ini, jelas Indra, pekurban individu ataupun pekurban korporasi dapat memilih titik penyebaran sesuai daftar jaringan mitra yang dimiliki Bait Al-Kamil dan PT Buana Sakti. Selanjutnya, Bait Al-Kamil akan mendistribusikan hewan kurban ke titik yang telah ditentukan, baik di Jabodetabek maupun wilayah-wilayah lainnya di 31 provinsi. Untuk merealisasikan program ini, lanjut Indra, Bait Al-Kamil dan PT Buana Sakti telah melakukan kampanye dan menghimpun hewan kurban dengan melibatkan seluruh karyawan, pimpinan perusahaan, ekspatriat, dan perusahaan yang berkantor di Sampoerna Strategic Square. Kampanye semangat berkurban juga melibatkan perusahaan jaringan mitra, ekspatriat, dan karyawan di luar gedung Sampoerna

Strategic Square. Hingga Kamis (3/11), hewan kurban yang diterima Bait AlKamil dan PT Buana Sakti berjumlah 10 ekor sapi dan 66 ekor kambing. “Hewan kurban yang diterima akan disebarkan ke berbagai wilayah di pelosok nusantara, seperti Jabodetabek, Sukabumi, Grobogan, Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, Solo, Sumatra Barat, Maluku, dan DI Yogyakarta, sesuai permintaan para donatur yang memilih titik penyebaran.” Terkait hal ini, Bait Al-Kamil dan PT Buana Sakti menggelar serah terima hewan kurban di The Atrium, Sampoerna Strategic Square, Kamis lalu Kegiatan seremonial itu dihadiri pengurus Masjid Hidayatullah, yang berada di samping Sampoerna Strategic Square, Lurah Karet Semanggi, karyawan, pimpinan perusahaan, serta ekspatriat. Dalam acara ini juga dilakukan pemberian santunan kepada 100 anak yatim berupa peralatan sekolah dan uang tunai. Santunan anak yatim melibatkan Panti Asuhan Tebar Kasih. Menurut Indra, acara serah terima hewan kurban yang dihadiri berbagai kalangan tersebut dimaksudkan untuk menularkan semangat berkurban kepada masyarakat. Semangat berkurban, menurutnya, mengandung nilai-nilai kemanusiaan yang universal. “Terkandung pula semangat peduli terhadap sesama. Dan yang paling utama dari hakikat berkurban adalah semangat untuk mengorbankan jiwa yang kotor, jiwa rendah, dan hawa nafsu manusia.” n ed: wachidah handasah

Sedekah Bumi di Bulan Haji Oleh Rakhmad Zailani Kiki Koordinator Pengkajian JIC

D

i bulan haji (Dzulhijah) ini, di beberapa tempat di wilayah kebudayaan Betawi, upacara sedekah bumi masih diadakan oleh sebagaian kecil orang Betawi walau Islam telah menjadi agama yang mereka anut. Sedekah bumi di Betawi merupakan tradisi warisan pra-Islam. Menurut Ridwan Saidi, sebelum Islam datang, orang Betawi mengadakan upacara sedekah bumi ditujukan kepada Dewi Sri yang dianggap memberikan kesuburan bagi sawah mereka dan merupakan salah satu dari tiga alus unggulan, dua lainnya adalah Ratu Kidul untuk di laut dan Raksasa untuk di hutan. Hanya dua alus saja yang mendapatkan sesajen atau diupacarakan, yaitu Dewi Sri berupa sedekah bumi dan Ratu Kidul berupa nyadran (menghanyutkan sesajen dan kepala kerbau ke laut). Pada awal keyakinan ini, orang Betawi belum mengenal konsep ketuhanan. Konsep ketuhanan muncul ketika manusia Betawi menyadari bahwa kehidupan itu bukan di sawah, di hutan, dan di laut saja. Kehidupan ada pada pengharapan tentang hidup dan mati. Di sinilah muncul kesadaran orang Betawi tentang Tuhan yang disebut dengan Yang Kuasa. Namun, orang Betawi pra-Islam ini tetap menghormati ketiga alus unggulan sebagai local god, “Tuhan” dengan kekuasaan terbatas. Mereka tidak menyembah local god, melainkan menghormati. Kepercayaan ini belum disebut sebagai monoteisme, tetapi monolotry, yaitu mempercayai satu Tuhan yang disembah, tetapi menoleransi adanya local god yang dihormati. Setelah Islam datang dan menjadi agama yang dianut oleh orang Betawi sampai hari ini, tradisi sedekah bumi masih dipertahankan dan diselenggarakan walau hanya di beberapa tempat, begitu pula dengan nyadran. Juga karena proses akulturasi Islam, upacara sedekah bumi dan nyadran bukan lagi ditujukan kepada Dewi Sri atau Ratu Kidul, tetapi ditujukan kepada Allah SWT, Yang Kuasa, dengan mantramantra bahasa Kawi yang dicampur dengan bacaan dua kalimat syahadat. Khusus mengenai sedekah bumi, menurut Yahya Andi Saputra, tata caranya adalah dengan menempatkan empat kepala kerbau di empat penjuru mata angin di perbatasan wilayah dan satu di tengah atau pusat (pancer) yang disebut dengan ajaran Papat Kalima Pancer. Sekarang ini karena harga kerbau mahal, maka kepala kerbau diganti

dengan kepala kambing. Sedekah bumi diadakan pada bulan Haji dan bulan Maulid. Orang Betawi yang masih mengadakan sedekah bumi di bulan Haji sampai sekarang ini, yang disebut mereka Hari Raya Agung ada di Kampung Setu, Kampung Kranggan, Kampung Pondok Rangon, Kampung Pasar Jumat, Kampung Jagakarsa, Kampung Cipedak, Kampung Kupu, dan Kampung Kuripan. Sedangkan tempat dan waktu diadakannya upacara sedekah bumi pada bulan Haji ini adalah di Kramat Ganceng dan Kramat Bambu Ampel pada hari Jumat ini, 11 November 2011. Tradisi sedekah bumi dan tradisi lainnya memang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang ingin melestarikanya sebagai warisan asli (heritage) dari Jakarta di tengah gencarnya dunia pariwisata dalam menampilkan tradisi asli. Namun, untuk melestarikan tradisi seperti sedekah bumi ini di Betawi, perlu banyak mendengar masukan dari para ulama yang merupakan pemimpin, tokoh informal masyarakat Betawi. Jangan sampai pelestarian tradisi tersebut bertentangan dengan ajaran Islam. Untuk mencapai titik temu antara pelestarian tradisi dan ajaran Islam yang dianut oleh masyarakat Betawi, maka Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta berencana mengadakan Kongres Kebudayaan Betawi dari 57 Desember 2011 yang telah diawali dengan serangkaian FGD terkait 11 aspek kebudayaan, yaitu film, kesenian, bahasa, sastra, kepurbakalaan, permuseuman, sejarah, tradisi, kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (agama), naskah, dan kepustakaan. Salah satu materi tema yang akan diangkat pada kongres tersebut adalah “Islam di Betawi dan Dukungannya terhadap Pelestarian Kebudayaan” yang diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang merupakan titik temu antara ajaran Islam dan pelestarian kebudayaan, termasuk di dalamnya tradisi seperti sedekah bumi. Guna mendapatkan masukan-masukan yang berharga untuk titik temu Islam di Betawi dan pelestarian kebudayaan pada kongres tersebut, masyarakat dapat berpartisipasi dengan menyampaikan gagasannya melalui Jakarta Islamic Centre (terakhir tanggal 3 Desember 2011) lengkap dengan data pribadi dan nomor telepon yang bisa dihubungi di e-mail : info@islamic-center.or.id, faksimili: 0214483 5349 atau melalui SMS ke 081314165949. Bagi pengirim gagasan akan diberikan hadiah yang menarik. n

Bismillahirrahmanirrahim Keluarga Besar Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa-ta'ala atas penganugerahan gelar PAHLAWAN NASIONAL kepada:

BUYA PROF. DR. HAMKA (Haji Abdul Malik Karim Amrullah) Imam Besar Masjid Agung Al-Azhar dan Ketua Umum YPI Al-Azhar Th. 1976 - 1981

MR. SJAFRUDDIN PRAWIRANEGARA Ketua I YPI Al-Azhar Th. 1980 - 1983 Semoga Allah menerima semua amal ibadahnya, diampuni segala kesalahan dan dosanya, dan ditempatkan di dalam surga-Nya. Semoga generasi yang akan datang dapat melanjutkan cita-cita perjuangannya.

Jakarta, 10 November 2011 Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar


REPUBLIKA

mujahidah

10

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

THENATIONAL.AE

Bagi dia, Muslimah harus menggali segala potensinya untuk mengembangkan diri.

MUXLIM.COM

Aisha Al-Adawiya

Mewakili Muslimah AS di PBB Oleh Indah Wulandari

M

enjadi bagian dari ko munitas minoritas telah menjadi takdirnya. Tak sedikit pun ia menyesal atau meratap. Berada di tengah kaum minoritas justru melecut semangat Aisha Al-Adawiya, seorang Muslimah asal Amerika Serikat (AS), untuk menegakkan prinsip. Maka, didirikanlah lembaga sosial masyarakat, Women in Islam Inc. Di bawah kepemimpinannya, organisasi ini melaju sebagai pembela hak azasi manusia (HAM), hukum, dan masalah sosial perempuan. Kiprah Al-Adawiya sudah ter-

sohor di negara adidaya itu. Dia dikenal aktif mengikuti pertemuan di forum internasional, utamanya yang diselenggarakan negara Islam. Berbagai organisasi internasional komunitas Muslim diikutinya, antara lain, Interfaith Center (New York); Muslim Women Lawyers for Human Rights; New York Jobs With Justice; Greater New York Labor-Religion Coalition; Muslim Consultative Network; dan The Malcolm X & Dr Betty Shabazz Memorial Educational and Cultural Center (The Shabazz Center). Jejaknya juga bisa ditemukan di The Malcolm X Museum; Collections and Stories of American Muslims (CSAM); Council on American Islamic Relations, New York (CAIR-NY); dan Turning Point for Women and Families. Wanita

berusia 67 tahun ini pun dipercaya mewakili kaum Muslimah AS di Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Lantaran telah lama berkecimpung di jagat aktivis Muslim, dia acap kali diminta menjadi konsultan berbagai proyek dokumenter Muslim Amerika. Tak hanya menjadi konsultan, dia pun tak segan melakukan penelitian. Penelitiannya cukup bervariasi, namun hampir pasti berkaitan dengan komunitas Muslim, khususnya di AS. Topik penelitiannya juga sangat beragam, mulai dari HAM, perlindungan hukum, hingga seni budaya. Hasil penelitiannya membuat beberapa pihak yang sebelumnya memandang sebelah mata pada komunitas Muslim Amerika sedikit demi sedikit mulai mem-

berikan perhatian. Ini tentu sangat menggembirakan. Lewat penelitian-penelitian yang dilakukannya, Al-Adawiya seolah ingin mengirim pesan bahwa kelompok minoritas—seperti halnya komunitas Muslim di AS— tak perlu menempuh jalur anarki untuk mendapatkan pengakuan. Sebaliknya, prestasi dan tampil dengan gagasan cemerlang di forum-forum internasional dilihatnya sebagai cara elegan untuk menumbuhkan kepercayaan dan simpati bagi kelompok minoritas.

Pembawa acara Tak hanya piawai berbicara di forum-forum internasional, AlAdawiya juga populer sebagai presenter dan produser sebuah acara bertajuk “Tahrir”, yang

disiarkan WBAI Pacifica Radio, New York. Di acara ini, ia mendiskusikan tema-tema serius seperti HAM dan hukum, toleransi antarumat beragama, serta perdamaian di tengah masyarakat multibudaya. Lantas, apa pendapatnya mengenai peran yang seharusnya dilakukan seorang Muslimah dalam keluarga dan masyarakat? Bagi dia, Muslimah bukan sekadar pendamping hidup pria Muslim. Muslimah seharusnya juga memiliki pemikiran-pemikiran untuk maju dengan mengeksplorasi segala kemampuannya. “Saya selalu berdoa dan meminta kepada Allah agar menunjukkan pada saya kedudukan seorang Muslimah yang terbaik di tengah komunitas serta lingkungannya.” n ed: wachidah handasah

YOGI ARDHI/REPUBLIKA

fikih muslimah

Akikah untuk Anak Perempuan agi masyarakat Arab di zaman Nabi, akikah untuk anak perempuan merupakan hal yang sangat baru dan tentu saja mengundang kontroversi. Sebelumnya, jangankan untuk dihormati, keberadaan bayi perempuan merupakan aib keluarga sehingga praktik pembunuhan bayi perempuan menjadi lazim, seperti diisyaratkan dalam Alquran: “Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya dan dia sangat marah.” (QS al-Nahl [16]: 58). Dalam buku sejarah klasik bangsa Arab jahiliah yang ditulis oleh Ibnu ‘Atsir berjudul Al-Kamil fi alTarikh disebutkan, pembunuhan bayi merupakan strategi mengontrol keseimbangan populasi penduduk dalam masyarakat tribal (kesukuan). Pembunuhan bayi-bayi perempuan secara selektif dan proporsional menstabilkan penduduk dan mencegah kemerosotan standar hidup mereka. Tak terkecuali dalam masyarakat Arab, terutama pada masyarakat tribal yang hidup di pedalaman, dan daerah di padang pasir gersang jazirah Arab sering ditemukan pembunuhan bayi dengan motif ekonomi. Anak perempuan menjadi alternatif utama untuk

B

dikorbankan mengingat posisinya dalam masyarakat kabilah tidak dianggap makhluk produktif sebagaimana halnya laki-laki. Menurut Reuben Levy dalam buku The Social Structure of Islam, pembunuhan anak perempuan ketika itu antara lain juga disebabkan karena mereka khawatir nantinya anak perempuan mendatangkan aib, misalnya dengan dikawini orang asing atau orang yang berkedudukan sosial rendah, misalnya budak. Di samping itu, khawatir jika anggota sukunya kalah dalam peperangan yang akan berakibat anggota keluarga perempuan akan menjadi haremharem atau gundik para musuh. Ada prinsip di kalangan bangsa Arab yang dituangkan dalam sebuah syair sebagaimana dikutip Reuben Levy: “Kuburan adalah mempelai laki-laki paling baik dan penguburan bayi perempuan adalah tuntutan kehormatan.” “Namun, ketika Islam datang, kelahiran anak perempuan mulai mendapatkan perhatian,” kata Prof Dr Nasaruddin Umar MA dalam bukunya Fikih Wanita untuk Semua. Bahkan, lanjut Nasaruddin, Rasulullah mendemonstrasikan suatu contoh di dalam masyarakatnya

bahwa anak laki-laki atau anak perempuan sama saja. Kalau sebelumnya anak perempuan tidak pernah dirayakan akikahnya, Rasulullah merintis akikah untuk anak perempuan meskipun satu ekor kambing dan dua ekor kambing untuk anak laki-laki. Sebelumnya, kelahiran anak laki-laki selalu disambut dengan berbagai acara dan upacara (akikah). Sebaliknya, anak perempuan tidak pernah mendapatkan perayaan khusus. Maka setelah Islam datang, status dan martabat perempuan terangkat. Anak perempuan mendapatkan perlakuan yang sama dengan anak laki-laki, yaitu sama-sama dipestakan. “Jadi, akikah dalam Islam memberikan peng-

hargaan kepada perempuan meskipun pelaksanaannya ketika itu baru sebatas seekor kambing,” kata Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) ini. Namun untuk konteks sekarang, kambing yang digunakan untuk akikah bisa saja lebih dari dua ekor, baik untuk bayi laki-laki maupun perempuan, sesuai dengan jumlah tamu undangan. “Tidak ada larangan untuk menyembelih kambing lebih dari yang ditetapkan, yakni seekor untuk anak perempuan dan dua ekor untuk anak laki-laki. Batasan itu hanya standar minimal,” tandas Nasaruddin yang belum lama ini dilantik sebagai wakil Menteri Agama. n wachidah handasah


REPUBLIKA

silaturahim

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011

11

Majelis Taklim Roudhatu Syifa

Berharap Jadi Taman Penyejuk Hati

FOTO-FOTO: INDAH WULANDARI/REPUBLIKA

DEWI SARSITO, ETTY, YUSA

HAJRA, MADI, NININ, TUTI

SARI & KETUA MT ROUDHATU SYIFA, RATNA ANDARUWATI Oleh Indah Wulandari

MUSA, ANNA, RATNA, TUTI, NY BAGYO

NY RISTOMO, RATNA, ENI, NY BAMBANG

eramal tak harus selalu berwujud materi. Prinsip inilah yang melandasi tekad Ratna Andaruwati untuk mendirikan Majelis Taklim (MT) Roudhatu Syifa pada 2005 silam. Bagi dia, majelis taklim bukan sekadar ladang untuk beramal, tapi juga menebarkan hidayah. “Sejak dulu saya ingin mengkaji ilmu Alquran sekaligus menyebarkannya melalui kajian bersama orang-orang sekitar,” kata Ratna yang kini menjabat ketua MT Roudhatu Syifa. Cukup lama memendamnya, istri purnawirawan Angkatan Udara ini akhirnya tak kuasa membendung keinginannya.

B

Beruntung, suami dan ibudanya mendukung. Berbekal keinginan dan dukungan itu, mantaplah hati Ratna untuk mendirikan MT ini sekitar enam tahun lalu. Awalnya, kajian tafsir Alquran digelar di rumah dinas sang suami di kawasan Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Saat itu, anggotanya masih sekitar 2530 orang jamaah. Sebagian besar adalah para istri tentara dari kesatuan tugas yang sama. Makin lama, kajian Alquran di MT ini makin berbobot. Jumlah peminat kajian bulanan ini pun terus bertambah dan kini mencapai ratusan. “Ilmu harus dibagikan sebagai upaya dakwah,” ujar Ratna. Setelah suaminya purnatugas, Ratna tetap konsisten menggelar kajian tafsir

Alquran. Tak lagi di rumah dinas, kali ini kajian mengambil tempat di kediamannya di Jalan Leuwinanggung Raya, Cimanggis, Depok. Bahkan tak hanya kajian Alquran seperti biasa, atas usulan sang suami kemudian digelar pula pengajian untuk khusus untuk pasangan suami istri. Setiap kali menggelar kajian, Ratna mengundang pula beberapa ustazah di sekitar tempat tinggalnya untuk ikut menyimak kajian tersebut. Harapannya, ilmu yang didapat akan disebarluaskan lagi oleh para ustazah itu. Besarnya loyalitas dan semangat Ratna untuk mengembangkan MT Roudhatu Syifa ternyata berimbang dengan respons jamaah. Mereka pun

tetap semangat dan setia mengikuti pengajian. Bahkan, anggota-anggota baru terus berdatangan. “Semoga MT ini bisa menjadi taman penyejuk hati, sesuai namanya,” harap Ratna. Harapan menyambung tali silaturahim lewat jalan dakwah juga dirasakan Ustaz Najmuddin Shiddiq kala mengisi pengajian di MT ini. Menurut dia, salah satu bentuk nyata niat sang tuan rumah terlihat dari caranya menjaga silaturahim. “Salah satu ciri orang yang selalu melakukan ibadah habluminallah dan habluminannas dengan berimbang adalah saat hatinya dibuka dengan kemudahan mempelajari Alquran,” terang Ustaz Najmuddin. n ed: wachidah handasah


REPUBLIKA

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 / 15 DZULHIJJAH 1432 H n 12 DOK PRI

Yani Mulyani

Temukan Solusi Sanitasi Bagi Korban Bencana Peneliti muda ini juga ingin bersyiar lewat karya sastra. Oleh Indah Wulandari

S

osoknya mungil. Pembawaannya kalem dan bersahaja. Dialah Yani Mulyani, mahasiswi semester lima Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB), yang memiliki segudang ide besar. Salah satunya adalah membuat biotoilet ramah lingkungan yang menjadi solusi sanitasi bagi para korban bencana alam. Alhamdulillah, biotoilet berbasis sekam padi dan alkohol dari limbah agar-agar (Gracillaria sp) ini bukan lagi sekadar ide, karena sudah terwujud. “Perlu inovasi untuk mengatasi kesulit-

an air di daerah bencana. Maka, lahirlah toilet ramah lingkungan dengan bahan yang mudah didapat,” jelas Yani. Bersama kedua rekannya, mojang Cianjur ini mengikutsertakan proyek penelitiannya ke ajang kompetisi nasional. Ia tak menampik, sebelumnya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pernah mengembangkan biotoilet, kemudian diterapkan di lingkungan Pesantren Daarut Tauhid, Bandung. Tapi, menurut Yani, biotoilet karya dia dan dua rekannya berbeda. Untuk mengatasi krisis air di daerah pengungsian, lanjut Yani, dia dan rekannya mengembangkan jamban kering berbasis alkohol hasil fermentasi limbah agar-agar yang ramah lingkungan. Karya ini dinilai sebagai alternatif baru karena toilet ini tidak membutuhkan banyak air seperti toilet pada umumnya. Lagi pula, inovasi ini menggunakan bahan baku lokal berwujud limbah, yakni limbah agar-agar dan sekam padi. “Biotoilet ini sangat cocok digunakan pada keadaan darurat, tidak mencemari lingkungan, dan mencegah timbulnya penyakit akibat sanitasi buruk,” kata Muslimah kelahiran 9 November 1990 ini. Mengapa Yani memilih sekam padi sebagai bahan baku biotoilet? Dalam hal ini, ia memanfaatkan kandungan

selulosa sebesar 34–43 di dalam sekam padi. Selulosa inilah yang nantinya berfungsi menyerap cairan dan bau kotoran. Ketiga sekawan ini juga memanfaatkan limbah produksi agar-agar yang tersedia melimpah. Sebuah pabrik besar agar-agar, kata Yani, menghasilkan limbah sebanyak 56 ton per bulan. “Sekam padi juga mudah didapat.” Ciri khas alat ini adalah tidak menggunakan air untuk menggelontor kotoran sehingga cocok digunakan di lokasi bencana yang krisis air. Setelah jangka waktu tertentu, sekam padi lama dapat diganti dengan sekam padi baru. Nah, sekam padi yang lama tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media kompos tanaman. “Dengan rancangan alat ramah lingkungan ini, pemakaian air dapat dihemat.” Inovasi Yani dan timnya diganjar berbagai dana penelitian dan penghargaan. April lalu, mereka menyabet juara pertama dalam lomba inovasi teknologi lingkungan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Berbagai tawaran pengembangan produk biotoilet juga mulai menghampiri. “Harapannya, ada pengembangan lanjutan untuk memproduksi biotoilet ini secara masif. Begitu juga ada sistem pengembangan dari pemerintah serta

akademisi yang menguji produk,” tutur Yani penuh harap. Harapan Yani tak berlebihan. Terlebih, temuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di nusantara yang rentan dilanda bencana. Bagi Yani, sebuah karya ilmiah yang sempurna mestinya tak sekadar wacana dan prototipe, tapi harus pula memberi manfaat bagi lingkungan.

Cinta menulis Tak hanya tekun meneliti untuk menelurkan karya-karya ilmiah, dara berjilbab ini juga mencintai dunia tulismenulis. “Saya memang ingin syiar melalui tulisan akademis dan karya sastra,” ungkap calon ilmuwan ini. Dalam pandangannya, syiar melalui tulisan lebih bisa dipahami khalayak. Ia mengaku tertarik dengan aktivitas menulis sejak duduk di bangku SMA. Bahkan, dia pernah menjadi ketua sanggar bahasa dan sastra di sekolahnya. Saat itu, karya-karyanya berupa novelet, puisi, cerpen, dan naskah drama. Yani sendiri tak bisa menjelaskan dari mana bakat menulisnya berasal. Mungkinkah dari ibunda? Ya, bisa jadi sebab sang ibu memang senang menulis meski tak pernah mengarahkannya secara khusus. Menurut Yani, ia belajar menulis secara ototidak. Dalam hal

BIODATA Nama : Yani Mulyani Lahir : Cianjur, 9 November 1990 Pendidikan: l SMA Negeri 1 Sukaresmi, Cianjur Jurusan Biologi FMIPA IPB (Semester 5) Prestasi: Lolos Program Kreativitas MahasiswaKewirausahaan Dikti 2011 l Lolos Program Kreativitas MahasiswaPenelitian Dikti 2011 l Juara 1 Lomba Inovasi Teknologi Lingkungan ITS 2011 l Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Festival Tanaman IPB 2011 l Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Alquran MTQ IPB 2011 l Juara 3 Narration Competition UI 2011 l Juara 3 Lomba Menulis Esai Neo Eksmus 2011 l Finalis Konferensi Ilmuwan Muda Indonesia UI 2011 l Juara 2 Konferensi Imuwan Muda Indonesia Bidang Lingkungan 2011 l Penerima Beasiswa Tanoto Foundation 2011 l Delegasi Olimpiade Sains Nasional Pertamina 2011 l

menulis, Yani juga punya cita-cita tinggi seperti juga impiannya di ranah penelitian. “Saya tak ingin sekadar menjadi pembaca, tapi juga ingin menjadi penulis sekaligus menggeluti dunia ilmuwan.” Penerima beasiswa Tanoto Foundation 2011 ini pun berharap sayap prestasinya terus berkibar. Di usianya yang masih belia, dia ingin menjadi salah satu peserta pertukaran mahasiswa Asia. Harapannya, ia bisa menggali ilmu dari sejumlah negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik. “Mudah-mudahan bisa. Ini sekaligus menjadi kesempatan baik untuk menginspirasi teman-teman lain untuk lebih berprestasi.” n ed: wachidah handasah

Republika  

Jumat, 11 November 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you