Page 1

REPUBLIKA www.republika.co.id

DAʼAN YAHYA/REPUBLIKA

Mubalig Pahlawan Nasional Teguh Firmansyah

RABU, 9 NOVEMBER 2011 13 DZULHIJJAH 1432 H

Generasi muda belum paham perjuangan pahlawan.

NOMOR 294/TAHUN KE-19

Rp 2.900 / 28 Halaman LUAR P JAWA Rp 4.000 DITAMBAH ONGKOS KIRIM

MAHAKA MEDIA IKLAN: Telp: 021 791 84744, Faks: 021 798 1169, e-mail: iklan@republika co.id SIRKULASI: Telp 021 791 84746 Faks: 021 791 98442 e-mail: sirkulasi@republika co.id

Kasus Hepatitis Dipantau Ketat Prima Restri, Palupi Annisa Auliani JAKARTA — Merebaknya penyakit hepatitis A yang menimpa beberapa sekolah di Jawa Barat secara massal mendapat perhatian khusus dari Kementerian Kesehatan. Para pasien yang terkena infeksi penyakit yang menyerang hati ini akan dipantau secara ketat sebagai rencana tindak lanjut pascaperawatan. ‘’Selain pemantauan ketat juga akan dilakukan pencarian kasus baru dan juga konfirmasi laboratorium untuk memastikan sumber penularan,’’ kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Tjandra Yoga Aditama, Selasa (8/11). Tindakan yang telah diambil adalah penyelidikan epidemiologi oleh tim terpadu; penyuluhan kesehatan bagi warga sekitar, pemilik warung, atau kantin; dan pemeriksaan terhadap warung atau kantin di sekitar lokasi kasus. Akhir Oktober lalu, kampus Universitas Bersambung ke hlm 11 kol 1-3

:: pro kontra ::

JAKARTA — Pemerintah Indonesia akhirnya menganugerahkan gelar pahlawan kepada tiga mubalig, Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka), KH Idham Chalid, dan Sjafruddin Prawiranegara. Empat tokoh lain yang juga mendapat gelar pahlawan adalah Ki Sarmidi Mangunsarkoro (Yogyakarta), I Gusti Ketut Pudja (Bali), Sri Susuhunan Pakubuwono X (Jawa Tengah), dan Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono (Yogyakarta). Pemberian tanda gelar diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada ahli waris di Istana Negara, Selasa (8/11). Buya Hamka merupakan mubalig yang terjun ke dunia politik bersama Sarekat Islam dan Partai Masyumi, sekaligus penulis yang produktif. Selain menulis buku agama, termasuk tafsir Al-Azhar, dia juga menulis novel seperti Di banggaan. Kami terima banyak Bawah Lindungan Ka’bah dan ucapan berbahagia karena tokoh Tenggelamnya Kapal Van Der yang dicintai jadi Pahlawan Nasional,’’ kata Afif. Wijck. Idham Chalid lebih dikenal Menurut anak kesepuluh Hamka, Afif Hamka, Buya Hamka te- sebagai Ketua Umum Pengurus lah menjadi pahlawan bagi kelu- Besar Nahdlatul Ulama yang arga. Dia mengakui usulan agar menjabat paling lama, dari 19561984, serta pernah menayahnya menjadi Pahjabat ketua MPR/DPR. lawan Nasional sudah Cukup Sejarawan LIPI Taufik banyak dan diajukan Sjafruddin Saja Abdullah mengatakan, sejak lama. ‘’Bagai–– Hlm 11 Idham berjasa besar manapun, bagi kami bagi bangsa dan negara. ini merupakan ke-

Anda bisa memberi komentar pro kontra ini di www.republika.co.id

WABAH HEPATITIS A ALI GHUFRON MUKTI WAMENKES

Lahir: Surakarta, 29 November 1866

Lahir: Bali, 19 Mei 1908

Wafat: Surakarta, 1 Februari 1939

Wafat: 4 Mei 1977

Penderita Bisa Muntah

PRIYO SIDIPRATOMO KETUA IDI

Idham Chalid

Sri Susuhunan Pakubuwono X

I Gusti Ketut Pudja

Raja Surakarta

Anggota BPUPKI Gubernur Sunda Kecil

Lahir: Anyer Kidul, Serang, Banten, 28 Februari 1911 Wafat: Jakarta, 15 Februari 1989

1945 Masuk Partai Masyumi. 1946 Menteri Keuangan 1947 Menteri Kemakmuran Desember 1948 - 14 Juli 1949 Ketua/Presiden Pemerintah Darurat Republika Indonesia merangkap Menteri Pertahanan dan Menteri Penerangan 1949 Wakil Perdana Menteri 1949-1950 Menteri Keuangan 1950-1951 Direktur De Javasche Bank 1951-1958 Gubernur Bank Indonesia 1958 Presiden Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) 1980an Menghabiskan masa tua menjadi Ketua Korps Mubalig Indonesia.

Apalagi, keanggotaan NU dari sisi jumlah dan sebaran geografis sangat besar di Indonesia. Saat Idham memimpin NU, gejolak politik Indonesia sedang hangat. Ada pergerakan masyarakat di berbagai provinsi menuntut kesetaraan status dan pemerataan pembangunan sehingga banyak yang dianggap makar kepada Jakarta dan dihadapi secara militer. ‘’Sebagai ketua NU yang menjabat cukup lama, beliau bisa menenteramkan kegelisahan warga NU,’’ kata Taufik. Sedangkan, Sjafruddin dikenal sebagai presiden Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatra Barat kala Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta ditawan Belanda dalam Agresi Militer Belanda II Desember 1948. Sebenarnya Sjafruddin pernah

Merah Putih di Pentas SEA Games (Bagian 1)

Target Utama Medali Emas Sepak Bola

Sangat Mudah Dicegah

ISMAR PATRIZKI/ANTARA

Bagaimana mengatasi hepatitis A? Sebetulnya, penyakit ini bisa dicegah dengan sangat mudah, yakni berperilaku bersih dan sehat. Sederhana saja. Perlu pula menjaga kebersihan perseorangan, seperti mencuci tangan dengan teliti. Kalau sudah tertular, penderita harus benar-benar istirahat. Sebab, hepatitis A bisa sembuh dengan sendirinya. Tidak ada obatnya selain istirahat. ■

rehat Menkeu khawatirkan belanja negara Belanja rakyat kan lebih mengkhawatirkan? Pajak parkir DKI tahun ini tak capai target Pajaknya banyak parkir di tempat lain sih

roblematika besar bangsa ini sejatinya bermula dari sebuah kerusakan kecil. Seperti peristiwa kebakaran hebat, ia bermula dari percikan api yang kecil. Karena itu, kita harus senantiasa mengantisipasi terjadinya kerusakan kecil agar tidak telanjur makin besar. Kerusakan kecil itu ialah ketidakmurnian niat dalam berbuat atau melakukan sesuatu. Islam sangat memperhatikan masalah niat. Niat yang salah (tidak karena Allah) akan menghilangkan pahala dari kebaikan yang dilakukan meskipun amal tersebut tergolong amal saleh yang dicintai Allah dan rasul-Nya. “Sesungguhnya amalan-amalan itu ter-

P

Abdullah Sammy

“M

enjadi juara umum SEA Games belum lengkap rasanya tanpa meraih emas sepak bola.” Mungkin itulah prinsip yang dipegang seluruh negara yang bersaing memperebutkan supremasi tertinggi di ajang multievent dua tahunan se-Asia Tenggara ini. Puluhan emas terasa hambar apabila tidak dilengkapi sumbangan gelar juara dari cabang olahraga yang paling digemari di muka bumi ini. Sebagai contoh bisa dilihat pada pencapaian Indonesia di ajang Bersambung ke hlm 11 kol 1-7

gantung niatnya. Sesungguhnya bagi setiap orang adalah apa yang ia niatkan.” (HR Bukhari Muslim). Jadi, sekalipun seseorang mampu merangkai kata-kata indah nan memukau atau mampu bekerja keras dengan penuh semangat, tapi tidak diniati karena Allah, sia-sialah semuanya. Niat yang buruk atau niat yang ditumpangi oleh kepentingan nafsu akan menimbulkan perselisihan serius sehingga menyebabkan terjadinya perdebatan, pertengkaran, perkelahian, bahkan permusuhan dan dendam. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam mengambil sebuah keputusan sebelum bertindak. Kita harus memastikan secara

Pemain timnas U-23 berlatih di Senayan, Jakarta, pekan lalu.

hikmah Oleh Dr Abdul Mannan

Berbuatlah karena Allah jernih bahwa yang kita lakukan benar-benar semata-mata karena Allah agar mendapat keridaan-Nya. Jika sudah memastikan bahwa yang kita lakukan adalah murni karena Allah, lalu direspons keliru oleh orang lain, janganlah terprovokasi untuk marah. Tetaplah tenang dan bersegeralah mengingat Allah. Bahkan jika perlu, mohonkanlah ampun buat orang

Lahir: Maninjau, Sumatra Barat, 17 Februari 1908 Wafat: Jakarta, 24 Juli 1981 Karier: 1925 Bergabung dengan Partai Sarekat Islam 1928 Ketua Cabang Muhammadiyah Padang Panjang 1931 Konsul Muhammadiyah di Makassar 1946 Ketua Muhammadiyah Sumatra Barat 1953 Penasihat PP Muhammadiyah 1955 Anggota Konstituante lewat Partai Masyumi 1977 Ketua Majelis Ulama Indonesia 1981 Mengundurkan diri dari jabatan Ketua MUI

Lahir: Satui, Kalimantan Selatan, 27 Agustus 1921. Wafat: Jakarta, 11 juli 2010.

Sjafruddin Prawiranegara Karier: 1945 Anggota Badan Pekerja KNIP

Baca selengkapnya di hlm 10

Penyebab hepatitis A? Hepatitis A disebabkan virus yang menyebar lewat makanan dan minuman yang tercemar. Dibandingkan jenis hepatitis yang lain, hepatitis A paling ringan. Tetapi, bukan berarti tidak diwaspadai. Biasanya, penderita demam, letih, lemah, dan lesu. Pada beberapa kasus sering kali penderita muntah terus sehingga lemas. ■

Buya Hamka

tersebut dan bermusyawarahlah bersamanya dalam mengambil keputusan. “Maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.” (QS [3]: 159). Demikianlah yang dicontohkan oleh Khalid bin Walid. Tatkala ia dinonaktifkan sebagai panglima jenderal kaum Muslimin oleh Khalifah

Karier: 1950 Ketua Partai Masyumi Kalimantan Selatan 1949-1950 Anggota DPR RIS 1956-1984 Ketua NU 1966 Ketua Presidium Kabinet Ampera 1971-1977 Ketua MPR/DPR

Lahir: Yogyakarta, 1900

Lahir: Surakarta, 23 Mei 1904

Wafat: Jakarta, 1 Agustus 1986

Wafat: Yogyakarta, 8 Juni 1957

IJ Kasimo Hendrowahyono

Ki Sarmidi Mangunsarkoro

Ketua Partai Politik Katolik Indonesia

Tokoh Pendidikan

dua kali masuk dalam nominasi pahlawan nasional di tingkat pusat, namun gagal. Mungkin karena perannya memimpin Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) pada 1958, gerakan bersenjata di Sumatra dan Sulawesi yang memberontak terhadap Soekarno yang dinilai dekat dengan komunis. Dukungan terhadap PRRI merupakan sikap resmi Masyumi, tempat Sjafruddin menjatuhkan pilihan politiknya. Setelah perlawanan PRRI berakhir, karier politik Sjafruddin tamat dan dia

menghabiskan hari tuanya sebagai mubalig, bahkan memimpin Korps Mubalig Indonesia. Putra keempatnya, Farid Prawiranegara, mengatakan, penetapan ini adalah bukti pengakuan pemerintah terhadap langkah perjuangan ayahnya. Selama ini, kata Farid, generasi muda tidak mengerti apa yang dilakukan dan diperjuangkan Sjafruddin. ‘’Itu belum menjiwai mereka. Ini warisan pada anak-cucu yang mudah-mudahan bisa dilaksanakan asal mereka mengerti.’’ ■ antara ed: rahmad budi harto

Hatta Rajasa Terima Penghargaan Asia Society Nasihin Masha dari San Francisco, AS SAN FRANCISCO — Duta Besar Indonesia untuk Washington, Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, mengatakan Menko Perekonomian Hatta Rajasa akan menerima Public Society Award dari Asia Society. “Beliau orang Indonesia pertama yang menerima award ini,” katanya kepada wartawan di San Francisco, Amerika Serikat, Senin (7/11) malam atau Selasa (8/11) WIB. Penghargaan akan diberikan pada acara Indonesian Celebration Dinner di San Francisco, di negara bagian Kalifornia, AS. Kota ini dikenal sebagai kota yang banyak dihuni komunitas keturunan Asia. Dino mengakui acara semacam ini tak setiap

Umar bin Khattab, Khalid sama sekali tidak bereaksi negatif, justru ia bersyukur karena Allah telah membebaskan dirinya dari besarnya amanah yang sangat berat. Ketika ditanya oleh sahabatnya perihal penonaktifan dirinya, Khalid menjawab singkat, “Saya berjihad ini karena Allah, bukan karena Umar.” Khalid tetap dalam pasukan meskipun berubah posisi hanya sebagai prajurit biasa. Sebagai seorang Muslim, sikap seperti itulah yang harus kita pelihara dalam diri kita, yaitu menjaga kemurnian niat dalam berbuat. Jangan sampai hanya karena tidak lagi diberi kesempatan memimpin,

saat dilakukan. Namun, sejumlah tokoh penting pernah diundang untuk memberikan pidato. Misalnya, Dino menyebutkan nama mantan presiden AS Bill Clinton, Sekjen PBB Ban Kimoon, pengusaha baja keturunan India Laksmi Mittal, mantan menteri luar negeri AS Henry Kissinger, dan mantan menteri luar negeri AS Colin Powell. Sedangkan, Hatta tak hanya akan memberikan pidato, tapi juga bakal menerima penghargaan. Dino mengatakan, Asia Society didirikan John D Rockefeller III pada 1956. Saat itu Rockefeller, pengusaha minyak dari AS, menilai bahwa masa depan Asia akan tumbuh pesat. Karena itu, ia berinisiatif mendirikan Bersambung ke hlm 11 kol 4-7

lalu langsung meradang dan mencemooh semua orang. Begitupun bila kita sebagai pemegang kebijakan, hendaknya mengambil keputusan atas dasar niat suci karena Allah yang disertai dengan musyawarah. Jangan sampai membuat keputusan atas dasar kepentingan diri (otoriter), apalagi hanya karena pengaruh pihak lain. Saat ini dan ke depan, marilah kita tata kembali niat dalam berbuat dan semata-mata hanya mengharap rida Allah SWT. Sekiranya semua umat Islam memahami hal ini dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari, akan terbinalah ukhuwah Islamiyah. Wallahu a’lam. ■


nasional

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

2

:: dinamika :: Ba’asyir Daftarkan Kasasi JAKARTA — Dalam putusan di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, hukuman terhadap Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Ustaz Abu Bakar Ba’asyir berkurang menjadi sembilan tahun penjara. Namun, tim kuasa hukum Abu Bakar Ba’asyir tetap mengajukan kasasi secara resmi kemarin, (8/11). “Iya, kami mengajukan kasasi secara resmi hari ini (kemarin—Red),” kata salah satu kuasa hukum Ba’asyir, Achmad

Michdan, Selasa (8/11). Surat pengajuan kasasi tersebut dengan Nomor 88/Akta.Pid/2011/PN Jaksel tertanggal 8 November 2011. Michdan menerangkan, pengajuan kasasi ini merupakan penegasan jika Ba’asyir sama sekali tidak terlibat dalam pelatihan militer di Bukit Jalin Jantho, Aceh. Karena itu, pihaknya akan terus mengupayakan agar Ba’asyir dibebaskan dari hukuman pidana. Pelatihan di Aceh, tambahnya, bukanlah suatu bentuk kegiatan terorisme. Namun, Michdan mengakui adanya penggunaan senjata api tanpa izin. Menurut Michdan, seharus-

nya pasal yang dikenakan untuk kasus tersebut, yaitu UU Darurat. Dalam putusan di PT DKI Jakarta, lanjutnya, majelis hakim menganggap Ba’asyir terbukti dalam dakwaan ketujuh dengan Pasal 13 (a) UU Nomor 15/2003 tentang Terorisme, yaitu memberikan fasilitas atau bantuan dana dalam kegiatan terorisme sehingga mengurangi hukuman pidana Ba’asyir menjadi sembilan tahun. Sebelumnya, dalam putusan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Ba’asyir divonis 15 tahun penjara. ■ bilal ramadhan ed: andri saubani

Jaksa Kasasikan Kasus Ipad JAKARTA — Jaksa Penuntut Umum (JPU) perkara Ipad mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Pengajuan berkasnya disampaikan JPU ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Penasihat hukum dari Randy Lester Samu Samu dan Dian Yudha, Virza Roy Hizzal, mengatakan, kasus tersebut dikhawatirkan memicu ketidakadilan karena sejak awal, penangkapan kedua kliennya tidak ada dasar

hukumnya. “Saya mendapat informasi dari paniteranya, Pak Matius, kemarin,” ungkap Virza, Selasa (8/11). Menurutnya, di persidangan sudah terungkap kalau Ipad tidak termasuk dalam barang yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan yang harus diberi buku petunjuk berbahasa Indonesia. Dian dan Randy divonis bebas pada 25 Oktober 2011. Virza pun mempertanyakan sikap Jaksa Agung Basrief Arief. Pasalnya, orang nomor satu di Kejaksaan Agung tersebut sempat mengeluarkan pernyataan akan mengevaluasi

perkara-perkara yang bertentangan dengan keadilan masyarakat. “Faktanya cuma imbauan, tapi secara institusional tidak dilaksanakan,” keluh Virza. Sebelumnya, Jaksa Agung Basrief Arief pernah mengimbau kepada para JPU agar perkara Ipad yang menyebabkan dua terdakwa sempat ditahan tidak terulang pada kemudian hari. “Cobalah mengedepankan hati nurani. Memang tidak ada sekolahnya, tapi masing-masing kita hanya bisa berikan motivasi supaya ke depan tidak terulang lagi,” tegas Basrief pada Juli 2011 lalu. ■ a syalaby ichsan, ed: dewi mardiani

Demokrat Cueki Ancaman Koalisi

Mansyur faqih, Erdy Nasrul

Partai menengah dan kecil disarankan memboikot pembahasan revisi UU Pemilu. JAKARTA — Partai Demokrat menanggapi dingin ancaman sejumlah partai koalisi, yang akan keluar dari Sekretariat Gabungan (Setgab) koalisi karena menolak besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar empat persen serta memperkecil jumlah kursi per daerah pemilihan (dapil). Ancaman itu mereka anggap sebatas dinamika yang biasa-biasa saja. “Wajarlah cetusan-cetusan ide dan pikiran. Tidak perlu dikhawatirkan, apalagi sejatinya memang tak perlu jadi isu yang terlalu serius. Ini (persoalan PT—Red) bisa dipikirkan dan dibahas tenang,” kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan dalam pesan singkat kepada Republika, Selasa (8/11). Ancaman PPP yang akan keluar dari Setgab, menurut Ramadhan, adalah riak-riak ide yang tidak perlu dimasalahkan. Dia bahkan menganggap, hingga kini kondisi Setgab masih aman. Dikatakannya, PT merupakan isu jangka panjang sehingga tidak relevan kalau masalah ini dilarikan pembahasannya ke Setgab. Apalagi, pansus pemilu belum melakukan pembahasan mengenai PT dan proses pembahasannya masih panjang. “Soal PT ini kita tempatkan terakhir, di ujung banget. Jadi, gimana Setgab dan koalisi mau bicara PT, wong di Pansus aja itu baru dibahas Februari kira-

kira,” paparnya. Kalau Setgab mau membahas dan memutuskan besaran PT, kata dia, sebaiknya dilakukan usai pembahasan di pansus. Jadi, Setgab mengikuti dinamika dan hasil pansus sehingga bisa menjadi paten. Anggota Fraksi Demokrat I Gede Pasek Suardika mengatakan, pembahasan RUU Pemilu masih terbuka untuk didiskusikan. Menurutnya, tidak benar kalau Setgab hanya untuk kepentingan sepihak. Semua aspirasi untuk kepentingan bersama. Suardika menyatakan, semua parpol koalisi dalam Setgab perlu mengedepankan kepentingan bersama. Mereka harus mengetahui bahwa pembahasan RUU Pemilu ini masih panjang dan belum menyentuh masalah-masalah dapil dan PT. Kekecewaan terhadap koalisi juga disampaikan PAN. Ketua DPP PAN Bima Arya mengatakan, partainya memiliki kekecewaan yang sangat besar terhadap Setgab. PAN akan membahas langkah politik mereka atas Setgab di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN pada awal Desember. Secara psikologis, kata Bima, PAN melihat Setgab dihadang pada persoalan serius. PAN melihat Setgab hanya menjadi alat kepentingan partai besar, Demokrat dan Golkar. Melenceng dari spirit awal terbentuknya Setgab. Pada nota kesepahaman dan pakta integritas partai koalisi, katanya, disebutkan kalau koalisi berjalan di tingkat eksekutif dan legislatif. “Artinya, kita harapkan agar isu strategis kita bicarakan bersama-sama. Ini isu yang strategis tiba-tiba kita tidak diberi tahu. Dua partai besar itu langsung saja, PT empat dan dapil 3–6. Tidak ada pembicaraan,” papar dia.

IMAM BUDI UTOMO/REPUBLIKA

Boikot pembahasan

Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TEPI) Jeirry Sumampow mengatakan, jalan terbaik bagi partai menengah dan kecil adalah boikot pembahasan RUU Pemilu yang tengah berlangsung saat ini. “Tinggal bergantung sikap fraksi di DPR. Kalau mereka lihat ada gejala pemaksaan yang tak bisa dihentikan, memang jalan terbaik adalah boikot dari pembahasan yang berlangsung sehingga akan kembali pada undang-undang yang lama. Itu mungkin akan lebih baik,” kata Jeirry. Pembahasan RUU Pemilu, kata Jeirry, bukan lagi dalam konteks revisi, melainkan sudah seperti membuat undangundang baru. Ini terlihat dari terlalu banyak pembahasan yang dilakukan. Bahkan, seharusnya masalah besaran PT dan alokasi kursi tidak perlu dibahas lagi. Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengaku heran dengan tidak bersikapnya para ketua umum partai menengah dan kecil di Setgab. “Padahal, anggotanya sudah teriak-teriak karena terancam. Apa yang mereka tunggu?” kata Ray. Menurutnya, sudah waktunya ketua umum partai berbicara. “Kalau tidak ada lagi dialog, mereka harus segera keluar dari koalisi. Jangan teriak di luar, tapi ikut menikmati kekuasaan.” Ia khawatir para pimpinan partai menggunakan partainya untuk kepentingan mereka sendiri. Jika memang menolak usulan PT, seharusnya ketua umum partai mundur dari jabatan mereka di kabinet. Kemudian, melakukan penggalangan kekuatan untuk mendesak agar PT bisa mengakomodasi keinginan partai kecil dan menengah. ■ ed: joko sadewo

BUKU BUSYRO MUQODDAS: Ketua KPK Busyro Muqoddas memberi sambutan dalam peluncuran buku tentang dirinya yang berjudul “Busyro Muqoddas; Penyuara Nurani Keadilan” di auditorium Komisi Yudisial, Jakarta, Selasa (8/11). Bersamaan dengan acara peluncuran buku itu juga digelar dialog publik yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat.

Lily dan Gus Choi Tetap Tolak di-PAW Mansyur Faqih JAKARTA — Sekali pun Mahkamah Agung telah menolak kasasinya, dua anggota Fraksi PKB DPR: Lily Wahid dan Effendy Choirie, masih menolak dicopot. Mereka malah kembali melakukan gugatan terhadap partainya ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Dalam rilis yang diterima Republika, Selasa (8/11), pengacara Lily-Gus Coi, yang terdiri atas Saleh SH, Dedi Cahyadi SH, dan Sulaiman SH, menyebut bahwa keputusan PN Jakpus dan MA masih belum menyentuh pemeriksaan pokok perkara (prematur). Menurut mereka, putusannya sama sekali tidak diperintahkan untuk dilanjutkannya PAW. Sehingga, setelah

ketentuan dalam hukum acara, apabila belum dilakukan pemeriksaan pokok perkara, penggugat berhak untuk mengajukan kembali gugatan. Gugatan baru yang diajukan Lily terdaftar dengan Nomor 449/PDT.G/2011/PN.JKT.PST tertanggal 03 November 2011. Sedangkan, gugatan Gus Choi teregister dengan Nomor 448/PDT.G/2011/PN.JKT.PST tertanggal 03 November 2011. Lily beserta kuasa hukumnya pun telah bertemu dengan Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, akhir pekan lalu. Mereka meminta agar pimpinan dewan mau menunda proses PAW keduanya hingga ada kekuatan hukum tetap. Menanggapi langkah Lily dan Gus Choi, Sekjen DPP PKB Imam Nahrowi meminta

pimpinan DPR segera memproses pergantian antarwaktu (PAW) Lily dan Gus Choi. Dikatakannya, proses internal partai terkait pemecatan mereka sudah selesai. “Apalagi, gugatan mereka sudah ditolak oleh MA. Di internal pun sudah dibahas sejak awal. Surat yang kami ajukan ke pimpinan DPR sudah dibahas di rapat partai,” katanya ketika dihubungi Republika, Selasa (8/11). Imam mengaku tidak menggubris gugatan baru yang diajukan keduanya ke PN Jakarta Pusat. Menurutnya, gugatan tersebut tidak akan memiliki dampak apa pun karena partai telah mengeluarkan keputusan dan telah disampaikan kepada pimpinan partai. Alasan yang dikemukakan Lily dan Gus Choi, yaitu be-

lum adanya pembahasan di tingkat partai berlambang bola dunia itu. “Itu alasan orang yang kalah, selalu mencari celah. Tapi, partai sudah membahas secara detail. Mestinya mereka memberi contoh, secara politik sudah dicabut partai, secara hukum sudah ditolak MA,” katanya. Imam meminta agar pimpinan tidak terlalu mengulurulur masalah ini. “Tolong pimpinan DPR menghormati surat dari pimpinan partai. Karena, fakta hukum dan politiknya sudah selesai sehingga pimpinan DPR wajib meneruskan. Jadi saya minta kepada pimpinan DPR, jangan bermain-main dalam kondisi seperti ini. Pimpinan punya partai kita juga punya partai. Saling hormati saja,” paparnya. ■ ed: joko sadewo MARIL GAFUR/ANTARA

Pentas Calon Presiden di Ajang Survei Oleh Erdy Nasrul, Mansyur Faqih erbagai survei merilis hasil penelitian atas jajak pendapat terkait dengan pencalonan presiden untuk Pemilu 2014. Ada beberapa nama yang mencuat dan dijagokan dalam ajang survei itu. Sebutlah nama Aburizal Bakrie (Ical) dan Prabowo Subianto, yang dijagokan untuk maju di pemilihan presiden (pilpres). Selain itu, ada beberapa nama lagi yang muncul, yaitu dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI), yang merilis nama istri Presiden SBY Ani Yudhoyono, lalu Pramono Edhie Wibowo, Wiranto, Edhie Baskoro Yudhoyono, Puan Maharani, dan Anas Urbaningrum. Dalam survei tersebut, keenam nama itu meraup sedikit dukungan responden. Rupanya, menurut Peneliti LSI Adjie Alfaraby saat dihubungi, Selasa (8/11), hanya beberapa responden saja yang mengenal mereka. “Dari 1.200 responden, hanya segelintir orang yang mengetahui mereka.” Dari survei LSI, Ani Yudhoyono, Pramono, dan Wiranto mendapatkan dukungan tiga sampai lima persen. Dukungan sebanyak tiga persen jatuh pada Anas Urbaningrum, Edhie Baskoro (Ibas), dan Puan Maharani. Adjie menilai, sedikitnya dukungan itu karena masyarakat merasa kecewa dengan ulah politikus muda yang terjerat kasus korupsi. Menanggapi survei tersebut, Wakil Ketua Umum Demokrat Max Sopacua menyatakan bahwa namanama yang muncul ke publik hanyalah letupan publik semata. Hasil survei juga dinilainya baru sampai tahap popularitas dan belum menyentuh tahapan layak atau tidak,

B

bahkan suka atau tidaknya rakyat dipimpin oleh capres tersebut. Tak hanya itu, sambungnya, hasil survei belum tentu menandakan daya elektabilitas seseorang selalu meningkat. “Capres A mungkin saja saat ini daya elektabilitasnya tinggi, tapi belum tentu nanti pada saat Pilpres 2014. Semua bisa berubah,” kata Max. Terlepas dari survei tersebut, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas urbaningrum membantah bahwa partainya telah menyiapkan capres. Siapa pun nama yang muncul, seperti Ani Yudhoyono, Djoko Suyanto, Pramono Edhie Wibowo, dan dia, itu tak benar. Dia beralasan bahwa belum waktunya Demokrat mengeluarkan capresnya. Lagi pula, kata dia, yang berwenang untuk menetapkan capres–cawapres Demokrat adalah majelis tinggi partai. “Sampai saat ini, majelis tinggi belum pernah sekali pun membicarakan dan membahas capres-cawapres,” kata Wakil Ketua Majelis Tinggi ini melalui pesan singkatnya. Ada hal yang menjadi konsentrasi Demokrat saat ini, katanya, yaitu menyukseskan program pemerintahan SBY dan melanjutkan konsolidasi internal partai sampai tingkatan terbawah. Untuk pencapresan, lanjut Anas, waktunya belum tepat, dan menurutnya, partai akan menetapkannya pada 2014. “Tahun 2010-2103 bagi PD adalah tahun kerja, bukan tahun politik. PD tidak kemaruk jabatan.” Berkaitan dengan pengumuman capres dari beberapa partai, Anas mengucapkan selamat dan menghormati kebijakan partai-partai itu. Untuk PDIP, nama Megawati Soekarnoputri masih mendapatkan

PD tidak kemaruk jabatan. Anas Urbaningrum Ketua Umum DPP Partai Demokrat dukungan dari jajaran partainya. Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait menyatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum DPP PDIP itu bila menyalonkan diri menjadi presiden. “Saya pribadi berpendapat seperti itu.” Mega dinilainya masih layak menjadi presiden. Pakar Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Ari Wipayana, menyatakan, survei hanya berkutat pada petinggi Parpol, tidak menyentuh tokoh-tokoh di daerah. Padahal, menurutnya, banyak pemimpin di daerah dinilai sukses dalam mengelola dan membangun wilayahnya. “Ini kelihatan bias sekali.” Survei dinilainya sebagai bagian dari strategi suksesi pemilu. Hasil survei nantinya memunculkan nama-nama yang akan membekas di pemikiran publik dan menjadi bahan perbincangan. Hal ini adalah bagian untuk mendapatkan pemilih untuk pemilu nanti. Meski begitu, lanjutnya, survei belum tentu benar. Nama-nama yang muncul dalam survei belum tentu dicalonkan dalam ajang pilpres. Dia menyarankan agar masyarakat lebih baik tidak memercayai hasil survei, karena bisa jadi yang muncul adalah nama lain. “Ini akibat dari sistem nominasi yang amburadul dalam perpolitikan kita. Semuanya tidak jelas.” ■ ed: dewi mardiani

BANJIR BANDANG: Kondisi pascabanjir bandang Kabupaten Pesisir Selatan dilihat dari udara. Sungai Batang Lengayang terbelah menjadi dua yang menghanyutkan jalan lintas barat dan sejumlah rumah warga ke laut di Pantai Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Selasa (8/11). Banjir itu menyebabkan empat orang tewas, sedikitnya 129 rumah hanyut, 112 rumah rusak berat, dan ribuan lainnya rusak ringan.

Dua Ilmuwan Terima Habibie Award JAKARTA — Dua orang ilmuwan akan menerima Habibie Award yang akan diserahkan pada Kamis (10/11). Mereka dinilai telah berprestasi dan berjasa dalam memberikan kontribusi besar bagi ilmu pengetahuan di Indonesia. Dua orang peneliti itu adalah Prof Dr Soekarja Somadikarta di bidang ilmu dasar atas prestasinya sebagai peletak ilmu perburungan di Indonesia, dan Prof Dr Ir Sajogyo di bidang ilmu sosial atas prestasinya dalam meletakkan dasar-dasar studi sosial-ekonomi pedesaan di Indonesia. Pemberian Habibie Award untuk ilmuwan Indonesia itu merupakan puncak dari peringatan hari ulang tahun yang ke-12 The Habibie Center, yang jatuh pada Kamis (10/11) mendatang. “Pemberian penghargaan itu ditujukan untuk menghargai para ilmuwan yang berhasil

membuat terobosan dan konsisten di bidangnya,” kata Ketua Dewan Pengurus Yayasan Sumber Daya Manusia dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Wardiman Djojonegoro dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (8/11). Wardiman mengatakan seharusnya ada lima penghargaan yang disiapkan oleh The Habibie Center, namun hanya dua orang yang terpilih untuk menerima penghargaan bergengsi tersebut. Pada rangkaian acara itu, juga akan diadakan seminar nasional dengan judul “Constitutional Reform and Civic Education: Comparative Perspectives and Shared Experiences of Germany and Indonesia,” yang merupakan hasil kerja sama antara The Habibie Center dan Hanns Seidel Foundation. Pada kesempatan itu, hadir pula salah satu penerima Habibie Award,

Soekarja Somadikarta. Ia mengakui terkejut saat mendengar kabar dirinya menerima anugerah yang merupakan idaman bagi ilmuwan Indonesia. “Saya sangat terkejut dan juga gembira, namun saya juga bertanya-tanya, apakah benar penghargaan ini ditujukan buat saya.” Soekarja mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bukti bahwa orang Indonesia juga pintar dan hebat dan mampu bersaing dengan orang-orang asing di luar negeri. Habibie Award tersebut merupakan agenda tahunan dari The Habibie Center, dan penghargaan itu diberikan pada ilmuwan di bidang ilmu pengetahuan dasar, ilmu kedokteran dan bioteknologi, ilmu rekayasa, ilmu ekonomi, sosial, politik dan hukum, serta ilmu filsafat, agama dan kebudayaan. ■ antara ed: joko sadewo


komunitas

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

Tarik Kasus Korupsi Daerah ke Jakarta M RISYAL HIDAYAT/ANTARA

Rekrutmen hakim ad hoc Pengadilan Tipikor daerah sejak awal bermasalah. JAKARTA –– Maraknya vonis bebas terhadap terdakwa korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di daerah, membuat KPK mendesak adanya penarikan penanganan kasus korupsi daerah ke Jakarta. KPK juga meminta Mahkamah Agung (MA) melakukan evaluasi menyeluruh. “Kasus sensitif di daerah bisa ditarik ke Jakarta,” kata Ketua KPK, Busyro Muqoddas, di gedung Komisi Yudisial (KY), Selasa (8/11). Menurut Busyro, kekecewaan publik terhadap Pengadilan Tipikor merupakan hal wajar. Pasalnya, rekrutmen hakim ad hoc Tipikor sejak awal menimbulkan masalah. Selain proses rekrutmen dilakukan secara terburu-buru, proses seleksi juga dilakukan tanpa konsep yang jelas. Hal itu, kata Busyro, akibat dari pembentukan Pengadilan Tipikor di daerah yang terburu-buru karena tuntutan undang-undang. Untuk menghentikan kontroversi Pengadilan Tipikor, Busyro menyarankan otoritas tertinggi di bidang peradilan, yakni MA segera melakukan evaluasi. Tujuannya, agar tidak semakin banyak putusan bebas dalam kasus korupsi yang menyulut kontroversi. Busyro menyarankan MA duduk bersama dengan KY, KPK, dan lembaga swadaya masyarakat, melakukan kajian komprehensif terhadap Pengadilan Tipikor. “Semuanya harus duduk bersama merumuskan konsep evaluasi sebab momentumnya tepat dengan revisi UU Tipikor,” tambah Busyro. Wakil Ketua KY, Imam Anshori Saleh, menyarankan MA memperbaiki rekrutmen ha-

3

Mahfud MD, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK)

Pengadilan Tipikor Daerah Harus Dibubarkan AGUNG

biasa menangani kasus korupsi dan dapat berjalan dengan baik. Banyak kasus korupsi kepala daerah yang dihukum, seperti di Banyuwangi, Jember, Pamekasan, Sleman, ataupun Blitar. Untuk hakimnya, bisa dikembalikan ke instansi terkait. Adapun, untuk hakim ad hoc ditunggu sampai kontraknya berakhir. Jadi, tidak ada yang dirugikan.

Mengapa Pengadilan Tipikor daerah harus dibubarkan? Banyaknya vonis bebas terdakwa korupsi itu menandakan tidak ada pengawasan. Lagi pula, sulit mengontrol Pengadilan Tipikor di daerah. Sangat masuk akal harus dibubarkan. Beberapa kalangan menilai pembubaran Pengadilan Tipikor sulit? Kata siapa sulit? Mudah! Cukup revisi Undang-Undang (UU) tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atau melalui legislative review. Jika direvisi, UU menyatakan, semua kasus korupsi di daerah ditangani oleh KPK dan pengadilan umum. Tinggal berbagi kasus, bergantung seberapa besar jadi perhatian masyarakat. Selama ini pengadilan umum juga sudah

Apakah tidak blunder membubarkan Pengadilan Tipikor? Pembentukan Pengadilan Tipikor itu tujuannya agar pengadilan semakin responsif dan tegas terhadap kasus korupsi di daerah. Kalau lebih permisif daripada pengadilan umum, dengan banyaknya vonis bebas, untuk apa ada Pengadilan Tipikor? ■ c13 ed: andri saubani

Jimly Asshiddiqie, Pakar Hukum Tata Negara, mantan Ketua MK ● Mantan Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Maret 2011 lalu. kim ad hoc Pengadilan Tipikor di daerah. Menurut Imam, kualitas hakim hasil rekrutmen MA terlihat jelas sangat tidak berkompeten dalam memimpin persidangan. “Rekrutmen dan pembinaan hakim ini harus diperbaiki,” kata Imam. Menurut Imam, jika MA merasa belum perlu mengevaluasi hakim Pengadilan Tipikor dengan alasan belum ada laporan dari masyarakat, pola pikir itu harus diubah. MA, kata Imam, harus proaktif mencari tahu keluhan masyarakat dan menelusurinya. Jika MA masih pasif dan bersifat menunggu, persoalan Pengadilan Tipikor daerah makin menumpuk. Imam mengharapkan selanjutnya MA menggandeng KY dalam rekrutmen hakim Pengadilan Tipikor. Tujuannya, agar proses seleksi bisa lebih ketat dan dilakukan secara transparan serta penuh tanggung jawab. Pihaknya melihat, rata-rata hakim Pengadilan Tipikor di daerah

jumlahnya belum ideal. “Mari duduk bareng untuk membicarakan masalah ini. MA jangan seperti sekarang, berjalan sendiri.” Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, menilai banyaknya hakim Pengadilan Tipikor di daerah membebaskan terdakwa korupsi karena tidak memiliki kompetensi. Berdasarkan hal itu, Mahfud mempertanyakan kualitas hakim ad hoc yang memimpin persidangan kasus korupsi. “Rekrutmen hakim ad hoc-nya kurang selektif karena tak banyak sumber rekrutmen,” tambah Mahfud. Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsyi, menilai Pengadilan Tipikor yang ada sekarang jumlahnya sudah cukup memadai. Yang perlu dilakukan adalah pembenahan Pengadilan Tipikor yang sudah ada. “Jangan lagi menambah jumlah Pengadilan Tipikor di daerah. Saya tidak sepakat bila pengadilan ini dibentuk di setiap daerah, cukup sudah,” kata Aboebakar.

Evaluasi Kejakgung Kejaksaan Agung (Kejakgung) sejak Senin (7/11), menggelar rapat kerja (raker) di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Dalam raker itu, Jaksa Agung Basrief Arief berjanji akan mengevaluasi jaksa-jaksa yang menangani perkara korupsi di daerah. “Kita tentu akan mengevaluasi jaksa-jaksa yang khusus menangani perkara korupsi. Apakah tugas yang dilaksanakan sudah benar,” ujar Basrief, Selasa (8/11). Basrief menerangkan, akan melihat apakah tugas jaksa yang dilakukan selama masa penuntutan sudah sesuai koridor hukum. Tidak hanya itu, Basrief mengaku akan melakukan upaya perlawanan hukum terhadap putusan bebas pengadilan tingkat pertama di beberapa Pengadilan Tipikor di daerah. “Tentu akan ada upaya hukum berupa kasasi,” tegas Basrief. ■ c13/esthi maharani/a syalaby ichsan ed: andri saubani

Evaluasi Dulu, Jangan Dibubarkan ADITYA

Apakah perlu Pengadilan Tipikor daerah dibubarkan? Jangan emosional menyikapi suatu masalah. Kalau Pengadilan Tipikor bermasalah, harusnya lebih dulu dievaluasi. Jangan sedikit-sedikit langsung dibubarkan. Itu pendapat emosional. Saya tidak habis pikir, mengapa Pak Mahfud (Ketua MK Mahfud MD) ikut-ikutan berkomentar dalam kasus ini. Dia seperti pengamat saja sekarang. Kalau kecewa dan tidak sesuai harapan, jangan buru-buru melontarkan pendapat yang kurang tepat. Kalau dievaluasi, bagaimana caranya? Kita harus objektif. Pengadilan Tipikor memang bermasalah, tapi jangan langsung dibubarkan. Hakim itu jangan dihujat, kalau ingin dibubarkan, seperti tak menghormati hakim. Banyaknya putusan bebas dalam persidangan kasus korupsi, menunjukkan memang ada masalah di Pengadilan Tipikor. Kalau ada vonis bebas, ditinjau dulu apakah putusannya

sesuai, fakta hukumnya memang terdakwa harus bebas, atau terjadi penyelewengan hakim, bahkan ditemukan unsur suap. Jangan sampai karena rumor, nama baik hakim dan pengadilan jadi jelek. Semuanya harus dipastikan kebenarannya. Kalau hakimnya bermasalah, harus dididik dan dibina oleh Mahkamah Agung (MA). Semuanya harus terukur dan kelembagaan. Derajat kesalahan hakim harus dilihat secara tepat. Mengapa MA terkesan diam? Saya lihat masalahnya memang MA tidak bertanggung jawab. Banyaknya kasus terdakwa korupsi bebas tidak membuat MA responsif untuk menjelaskan kepada masyarakat. Harusnya MA proaktif, bukan diam saja. Kalau hakim Pengadilan Tipikor dievaluasi menyeluruh, hasilnya nanti bisa disampaikan ke masyarakat. Intinya mekanisme kerja hakim harus dievaluasi, agar kasus itu tidak terulang lagi. ■ c13 ed: andri saubani

YOGI ARDHI/REPUBLIKA

Muhaimin Lobi Arab Bebaskan Tuti Prima Restri

SIDANG MALINDA: Inong Malinda Dee (48), mendengarkan dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum di PN Jakarta Selatan, Selasa (8/11). Dalam sidang perdana kemarin, terdakwa kasus pembobol rekening nasabah Citibank ini terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polri Tuding Kelompok Felix Bilal Ramadhan JAKARTA — Kondisi keamanan di Papua kembali memanas menyusul maraknya aksi penembakan yang dilakukan kelompok separatis atau kelompok sipil bersenjata terhadap polisi. Polri menuding dalang aksi penembakan berasal dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) kelompok Felix Walik. “Kita masih dalami terus apakah kelompok ini masih berkorelasi dengan kelompok Felix Walik,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Selasa (8/11). Boy menduga, anggota OPM kelompok Felix Walik melakukan aksi balas dendam dengan cara menyerang polisi yang sedang bertugas, khususnya yang tengah berjaga dalam jumlah kelompok yang minim. Felix Walik pernah ditangkap pada Desember 2009 lalu. Kali ini, kata Boy, Polri membutuhkan waktu untuk menyelidiki kembali dugaan keterlibatan Felix dalam berbagai aksi kekerasan yang belakangan marak terjadi. “Sa-

ma seperti kita berjuang untuk menangkap tokoh mereka pada 2009. Itu kan salah satu proses panjang yang dilakukan polisi di sana. Bukan berarti kita defensif.”

Kondisi Marselinus membaik Kondisi Briptu Marselinus yang menjadi korban penembakan dikabarkan membaik. Marselinus tertembak di bagian wajah sebelah kiri saat berada dalam mobil patroli keamanan yang menjaga areal pertambangan Freeport. “Kondisi dari Marselinus masih dirawat dan membaik. Kita bersyukur bahwa tidak sampai merenggut jiwa yang bersangkutan,” kata Boy. Boy menambahkan, setelah peristiwa penembakan terjadi di Mil 45, Mimika, Papua, pada Senin (7/11) lalu, Marselinus langsung dilarikan ke RS di Tipra. Menurutnya, Mil 45 merupakan daerah yang kerap terjadi penyerangan secara sporadis dari kelompok separatis atau kelompok sipil bersenjata di Papua. Namun, Polri belum merencanakan untuk meningkatkan jumlah pasukan polisi yang bertugas

di Papua menyusul penembakan terhadap Marselinus. Sekretaris Jenderal Presidium Papua Thaha Muhammad Alhamid menilai segala masalah yang terjadi di Papua belakangan ini adalah akumulasi sejak 1960-an. Pemerintah pusat sampai saat ini dinilai belum berhasil mengIndonesia-kan Papua. “Jakarta (Pemerintah—Red) berhasil meng-Indonesia-kan emas Papua, hutan Papua, laut Papua, tapi belum meng-Indonesia-kan orang Papua,” ujar Thaha, dalam sebuah diskusi di Jakarta, kemarin. Menurutnya, persoalan mendasar bukan hanya masalah kesejahteraan atau uang. Ia menilai, pemerintah pusat selalu memandang orang Papua bukan bagian dari Indonesia. Masyarakat Papua, kata Thaha, hidup dalam ketakutan lantaran stigma separatisme. Aparat selalu menaruh rasa curiga terhadap rakyat Papua. Untuk meng-Indonesiakan Papua, Thaha mengusulkan, pemerintah pusat menarik semua aparat dari Bumi Papua. ■ c23 ed: andri saubani

JAKARTA — Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, kemarin (8/11), mengadakan pertemuan dengan Menteri Perburuhan Arab Saudi Adel Muhammad Fakieh. Pertemuan itu dimanfaatkan Muhaimin untuk melobi Pemerintah Arab Saudi untuk membatalkan hukuman pancung terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) Tuti Tursilawati. “Kami juga sampaikan, apakah bisa penundaan atau pengampunan bagi Tuti,” kata Muhaimin, Selasa (8/11). Muhaimin menerangkan, permintaan pengampunan bagi Tuti direspons Menteri Perburuhan Arab Saudi de-

ngan jawaban, semua bergantung keluarga korban yang dibunuh Tuti. Asalkan, baik Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Arab Saudi, bisa mendekati dan meyakinkan keluarga korban maka kesempatan pengampunan bagi Tuti sangat terbuka. Tuti Tursilawati adalah TKI asal Desa Cikeusik, Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat. Tuti berangkat ke Arab Saudi sebagai penata laksana rumah tangga pada September 2009. Tuti dituduh membunuh majikannya, Suud Malhaq Al Utibi, pada 11 Mei 2010. Pembunuhan itu diduga terjadi karena tindak pelecehan seksual yang dilakukan majikannya terhadap Tuti. Pengadilan memvonis Tuti bersalah de-

ngan hukuman pancung. Sebelumnya, juru bicara Tim Satuan Tugas TKI Humphrey Djemat menyatakan, proses pemaafan terhadap Tuti masih berjalan. Humphrey membantah informasi yang menyebutkan Tuti dieksekusi mati usai Idul Adha 1432 H. “Ada kabar yang menggembirakan bagi keluarga Tuti. Saat ini, sedang berjalan upaya diplomatik dan juga pemaafan dari keluarga,” kata Humphrey, pekan lalu. Menurut Humphrey, jaminan belum dilakukannya hukuman pancung terhadap Tuti diperkuat oleh surat dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi yang menyatakan adanya proses pemaafan bagi Tuti. Dan, yang lebih meringankan

bagi Tuti adalah tidak adanya surat dari Raja Arab Saudi yang memerintahkan pemancungan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada 6 Oktober 2011 lalu, telah melayangkan surat resmi kepada Raja Arab Saudi agar kasus Tuti bisa diselesaikan melalui proses pemaafan. Upaya pendekatan terhadap keluarga korban kabarnya tidak akan berlangsung mudah. Alasannya, korban berasal dari suku yang keras dan berpengaruh, yaitu suku Al Utaibi, golongan yang memiliki kelebihan sebagai aparat keamanan raja. Pihak keluarga korban tidak bisa menerima kenyataan bahwa Tuti membunuh majikannya yang sudah lanjut usia. ■ ed: andri saubani

Malinda Terancam 15 Tahun Penjara Bilal Ramadhan JAKARTA — Mantan relationship manager Citibank Inong Malinda Dee, Selasa (8/11), menjalani sidang pembacaan dakwan kasus penggelapan dan pencucian uang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Malinda didakwa dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. “(Perbuatan terdakwa) harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan,” kata koordinator Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tatang Sutarna saat membacakan dakwaan, Selasa (8/11). Tatang menerangkan, Malinda dengan sengaja membuat atau menyebabkan adanya pencatatan palsu dalam pembukuan atau dalam proses laporan kegiatan usaha, laporan transaksi, atau rekening suatu bank. JPU mendakwa Malinda dengan dakwaan primer, yaitu Pasal 49 Ayat (1) huruf a UU Perbankan juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP. Untuk dakwaan subsider, Malinda didakwa dengan Pasal 49 Ayat (2) huruf b UU Perbankan juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 Ayat

‘’

Total jumlah dana nasabah Citigold yang diduga digelapkan Malinda mencapai Rp 45 miliar.

(1) KUHP. JPU juga mendakwa Malinda dengan UU Tindak Pidana Pencucian Uang lewat dakwaan lebih subsider, yakni Pasal 3 Ayat (1) huruf b UU Nomor 25 Tahun 2003 juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP. Sedangkan, dakwaan lebih subsider atau dakwaan terakhir, yaitu Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP. Sidang Malinda dipimpin Ketua Majelis Hakim Gusrizal dengan anggotanya Kusno dan Yonisman. Sebagai mantan Citigold executive atau relationship manager di Citibank cabang Landmark, Malinda dinilai telah melakukan tindak pidana penggelapan dan pencucian uang nasabah yang dibantu oleh teller bank Dwi Herawati, petugas kas Novianty Iriane, dan pengawas kas Betharia

‘’

Panjaitan. Dalam melakukan praktik pencucian uang, Malinda juga melibatkan suami sirinya, Andhika Gumilang, dan kerabat lainnya. Dalam dakwaan JPU disebutkan, total jumlah dana nasabah ‘Citigold’ yang digelapkan Malinda mencapai Rp 45 miliar. JPU menjelaskan, total transaksi yang dilakukan Malinda dalam menggelapkan dana-dana nasabahnya sebanyak 117 transaksi. Jumlah nasabah di Citibank Landmark yang dananya digelapkan Malinda sebanyak 34 nasabah ‘Citigold’. “Dengan nilai keseluruhan transaksi sekitar Rp 27.369.056.650 ditambah dengan transaksi dolar AS dengan nilai keseluruhan sekitar 2.082.427 dolar AS (dalam satuan per dolar Rp 9.000 menjadi sekitar Rp 18 miliar,” Tatang memerinci. Kuasa hukum Malinda menyatakan tidak akan meng-

ajukan eksepsi atau tanggapan atas dakwaan JPU. Sidang pun akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi pada Senin (14/11) mendatang. “Setelah kami mencermati, kami tidak akan melakukan eksepsi, tapi akan tetap menuangkan pembelaan. Kami meminta agar langsung dilakukan pemeriksaan saksi-saksi di persidangan berikutnya,” kata salah satu kuasa hukum Malinda, Batara Simbolon. Batara menegaskan, pihaknya menolak isi dakwaan JPU terhadap kliennya. Namun, penolakan itu tidak akan dituangkan dalam eksepsi, tetapi akan langsung masuk dalam materi persidangan. “Bagi kami, eksepsi hanya mengulur-ulur waktu, lebih baik selesai sekarang, lebih cepat akan semakin jelas. Intinya kami menolak isi dakwaan JPU, tapi akan langsung masuk materi pokok persidangan. Malinda Dee tetap tidak bersalah.” Malinda merasa tidak diperlakukan adil karena tidak ada atasannya di Citibank yang ditetapkan sebagai tersangka. “Iya, (mereka) tahu. Tidak tahulah (mengapa tidak jadi tersangka),” kata Malinda, kemarin. ■ ed: andri saubani


opini mahasiswa

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

Prahara dari Wall Street Ahan Syahrul Arifin Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Ekonomi UI

P

erekonomian dunia dalam masa persimpangan. Krisis demi krisis seolah tak henti mendera. Sebagai sebuah sistem ekonomi, kapitalisme yang diadopsi negara-negara maju tengah digugat. Bahkan, ketidakpercayaan tersebut lahir dari episentrum utama penganut sistem kapitalisme, yakni Amerika Serikat. Demonstrasi Occupy Wall Street (OWS) yang bermula dari 17 september 2011 adalah gong penandanya. Ketidakpercayaan dengan cepat mengalir ke Inggris, Jerman, Spanyol, Prancis, dan Yunani yang juga dilanda krisis. Arus ketidakpercayaan terhadap kapitalisme yang makin merebak, menular ke belahan bumi lain, seperti Australia, Jepang, Korsel, Hong Kong, Taiwan, hingga Filipina. Pertanyaan yang paling mengemuka, akankah kapitalisme dapat kembali menemukan cara keluar krisis seperti yang dinubuatkan oleh Hayek ataupun Friedman. Yakni, letak keunggulan kapitalisme yang memberikan kebebasan sepenuhnya selalu memberikan ruang ekspresi untuk menuai pengalaman baru dan jalan keluar. Dengan demikian, kapitalisme akan lahir kembali dalam bentuk yang sesuai dengan zamannya. Bermutasi setelah kontradiksikontradiksi dalam sistemnya mengalami perbaikan. Dawam Rahardjo (2011) mengatakan kapitalisme tidak kunjung runtuh karena mengalami perkembangan dan perbaikan melalui proses humanisasi. Tetapi, yang membedakannya dengan sosialisme, proses humanisasi kapitalisme terjadi pada tingkat realitas sedangkan sosialisme hanya terjadi dalam tingkat wacana. Sehingga, kapitalisme yang bermutasi dapat menyelamatkan diri dari keruntuhan dan pulih kembali. Dalam sejarahnya, evolusi terbesar kapitalisme terjadi setelah Depresi Besar 1930-an. Koreksi tersebut dilakukan oleh John

Maynard Keynes yang mengusulkan adanya intervensi negara untuk mengurangi pengangguran, berupa stimulus fiskal guna membuka lapangan kerja baru. Fakta ini merupakan fase saat kapitalisme menyadari peranan penting negara dalam mengontrol kepentingan umum.

Sebuah penyimpangan Nah, sampai pada titik ini, kita sebenarnya bisa menganalisis apa yang menjadi latar belakang kritik terhadap kapitalisme yang disebabkan krisis keuangan pada zona Euro dan AS. Sehingga, kita bisa menarik benang merah masa depan kapitalisme. Menurut penulis, pertama; akar krisis sebenarnya bermula dari gagalnya pasar mengoreksi dirinya sendiri. Karena mekanisme the

berbagai instrumen derivatif (turunan) dari produk-produk tradisional, dengan basis pinjaman yang menciptakan likuiditas yang besar. Rekayasa dalam pasar keuangan tersebut ketika diaplikasikan tentu akan memberikan imbal keuntungan (return) yang besar, sekaligus tingkat risiko yang tinggi pula. Masalahnya, instrumen-instrumen ini tidak lagi berhubungan langsung dengan sektor riil. Sektor keuangan tumbuh dengan agresif, uang tercipta dengan berlipat ganda. Uang menciptakan uang, namun tidak disertai dengan meningkatnya produksi barang dan jasa dalam pasar riil. Akibatnya, terjadi bubble (gelembung) ekonomi. Ekonomi seakan tumbuh dengan pesat, tetapi senyatanya hanyalah akumulasi dari angka-

Parahnya, likuiditas hanya berputarputar di sektor keuangan. Akibatnya, ketika utang tidak terbayar, gejolak pun terjadi, semua pada akhirnya terkena imbasnya.

invisible hand (tangan tak terlihat) yang menjadi roh dari kapitalisme berubah menjadi tamak, rakus, serakah, tidak peduli pada etika, moral, dan parahnya bertindak atas nama kebebasan mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Perilaku ini muncul karena semangat free fight competition ketika kondisi persaingan sempurna tidak pernah berlaku. Kedua; dalam praktiknya, proses terjadinya krisis keuangan sebenarnya bermula ketika para ahli matematika dan statistika yang bekerja membuat senjata sebagai kebutuhan perang beralih menjadi arsitektur keuangan di perusahaan-perusahaan keuangan raksasa di AS. Dari kreasi yang mereka bangun, lalu lahirlah berbagai jenis produk keuangan yang ditunjukkan dengan munculnya

angka yang tidak menggambarkan fakta dalam tingkat sebenarnya. Ketiga; yang harus diingat dari proses diakuinya produk-produk derivatif dari pasar keuangan secara hukum sebagai alat investasi yang sah, merupakan hasil ‘kongkalikong’ antara para pemodal besar pemilik perusahaan-perusahaan raksasa dan pemerintah. Unsur ‘lobi’ lebih mengemuka dan tentu di balik layarnya, unsur-unsur kerakusan dan ketamakan lebih kuat dan mendominasi. Keinginan untuk mendapatkan profit yang besar dan berputar di otak para pengambil kebijakan dan pengusaha adalah skandal besar, yang menghancurkan tata perekonomian.

Dampak kapitalisme Kondisi yang menjurus pada

ketidakadilan ekonomi semakin parah ketika pasar derivatif yang semu itulah yang menentukan sistem perekonomian. Aksi ambil untung atas dasar rasionalitas ekonomi mengemuka tanpa perlu memperhatikan kepentingan umum dan orang lain. Parahnya, likuiditas hanya berputar-putar di sektor keuangan. Akibatnya, ketika utang tidak terbayar, gejolak pun terjadi, semua pada akhirnya terkena imbasnya. Apa yang terjadi dengan pasar keuangan merupakan cerminan perilaku keserakahan dari para pelaku dan penyimpangan kekuasaan, yang memperdayai kebijakan untuk kepentingan diri dan kelompoknya. Ketimpangan hidup pun tak terelakkan. Gejala ketimpangan seperti ini pada abad keempat sebelum Masehi pernah diungkapkan Aristoteles dengan ditandai, (1) perolehan dijadikan tujuan dan bukan semata-mata sebagai alat kehidupan untuk menggapai ketenteraman; (2) proses akumulasi modal dan kekayaan cenderung tidak mengenal batas, padahal orang tahu bahwa kehidupan tenteram hanya memerlukan materi yang terbatas; (3) bahwa ada tanda yang menunjukkan sebagian masyarakat memperoleh untung atas kerugian orang lain. Kondisi tersebut juga berlaku pada sistem persaingan bebas yang dicetuskan kapitalisme. Saat tidak ada lagi rambu-rambu etika dan moralitas yang mengingatkan orang untuk meraih keuntungan. Akibatnya, ‘hukum rimba’ kesewenang-wenangan terjadi. Dalam konteks inilah, ramalan Marx benar bahwa kapitalisme sedang menggali kuburnya sendiri. Oleh karena itu, kritik terhadap kapitalisme yang sedang dilanda krisis akibat keserakahan yang terjadi dalam pasar keuangan, semestinya bisa kita jadikan momentum berkaca untuk mengevaluasi penerapan sistem ekonomi pasar. Sebab, ternyata penerapannya menimbulkan gap kemakmuran yang semakin lebar antara si kaya dan si miskin. Karena kedaulatan pasar yang beringas tanpa etika dan moralitas telah menghancurkan sendi-sendi kehidupan. I

Korupsi dalam Perspektif Sejarah Dian Kurnia Mahasiswa Sejarah Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bandung

K

orupsi telah menjadi budaya di negeri ini. Hampir setiap lini kehidupan tak luput dari pemberitaan korupsi. Dari tingkat atas (pemerintah) hingga tingkat bawah (rakyat), skandal korupsi selalu menjadi headline surat kabar lokal maupun nasional. Korupsi adalah kejahatan besar dan luar biasa yang membahayakan kelangsungan pembangunan negara. Keterikatan kita oleh ‘tradisi-budaya’ korupsi merupakan bentuk penjajahan baru yang lebih ‘sadis’ ketimbang penjajahan Belanda dan Jepang. Korupsi tak berwujud dan tak memiliki senjata fisik sebagaimana Belanda dan Jepang miliki. Korupsi bagai bom waktu yang suatu saat bisa meledak dan menghancurkan negara ini. Hingga detik ini, skandal korupsi para koruptor selalu menjadi menu utama dalam pemberitaan surat kabar. “Kalau nggak ada korupsi, bukan Indonesia namanya.” Begitulah kira-kira adagium yang pantas untuk menggambarkan wajah Indonesia saat ini. Beberapa kasus yang sempat mencuat, seperti kasus Nazaruddin yang menjadi top isu di beberapa media, kasus persengketaan Banggar dengan KPK dalam hal pembahasan RAPBN 2012, mencuatnya kembali kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnain, hingga kisruhnya beberapa lembaga negara atas dugaan korupsi yang melibatkan anggota fraksinya telah menyulutkan optimisme publik tentang penangan masalah tindak pidana korupsi. Duduk permasalahan penyelesaian persoalan korupsi adalah

bahwa masyarakat belum bisa melihat dengan jelas kesungguhan pemerintah dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi. Mungkin menjadi tidak berlebihan kiranya jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengubah jargon politis “Lanjutkan!” menjadi “STOP, Hentikan!” Terlebih ketika muncul polemik baru seputar pro-kontra pemberian remisi bagi terpidana kasus korupsi dan kejahatan luar biasa lainnya yang semakin membingungkan publik atas sikap pemerintah selama ini. Dalam buku yang bertajuk Panduan Untuk Memahami Tindak Pidana Korupsi, terbitan KPK, disebutkan bahwa pemberian hadiah (gratifikasi) kepada penyelenggara negara dan berhubungan dengan jabatannya, jika tidak dilaporkan ke KPK menjadi salah satu bentuk tindak pidana korupsi. Menurut catatan Pacific Economic and Risk Concultacy (PERC), pada 2005 silam Indonesia menempati dudukan pertama sebagai negara terkorup di wilayah Asia. Korupsi sudah menjadi adat kebiasaan yang tidak kita sadari hingga terasa sangat sulit persoalan korupsi untuk diselesaikan secara tuntas. Ketimpangan hukum yang berlaku, berlama-lamanya penyelesaian skandal ‘hitam’ para pejabat korup, serta perilaku kekanak-kanakan anggota DPR dalam mengemban tugas serta fungsinya, menunjukkan evidensi merdekanya para elite politik korup yang menjunjung tinggi simbol-simbol keambiguan dengan mengatasnamakan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia. Janji semu pembangunan yang sering digembargemborkan pemerintah kian menjauhkan bangsa dari cita-cita kemerdekaan yang sesungguhnya. Cita-cita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyejahterakan kepentingan umum seakan

H A R I A N HH AA RR II AA NN

REPUBLIKA REPUBLIKA MAHAKA MEDIA MAHAKA MAHAKAMEDIA MEDIA

Semua naskah yang dikirim ke Redaksi dan diterbitkan menjadi Semua naskah yang ke Redaksi diterbitkan menjadi milik Harian Republika. Semua Harian Republika dibekali Semua naskah yangdikirim dikirim kewartawan Redaksidan dan diterbitkan menjadi milik Harian Republika. Semua wartawan Harian Republika dibekali tanda pengenal dan tidak menerima maupun meminta imbalan dari milik Harian Republika. Semua wartawan Harian Republika dibekali tanda pengenal maupun meminta imbalan dari siapa pun. Semuadan isi tidak artikel/tulisan berasal dari luar, sepenuhnya tanda pengenal dan tidakmenerima menerimayang maupun meminta imbalan dari siapa pun. yang dari sepenuhnya tanggung jawab isi penulis yang bersangkutan. Semua isi artikel/tulisan siapa pun.Semua Semua isiartikel/tulisan artikel/tulisan yangberasal berasal dariluar, luar, sepenuhnya tanggung jawab yang isi yang terdapat di suplemen daerah, menjadiSemua tanggung jawab Kepala tanggung jawabpenulis penulis yangbersangkutan. bersangkutan. Semua isiartikel/tulisan artikel/tulisan yang terdapat di suplemen daerah, menjadi tanggung jawab Perwakilan Daerah bersangkutan. yang terdapat di suplemen daerah, menjadi tanggung jawabKepala Kepala Perwakilan PerwakilanDaerah Daerahbersangkutan. bersangkutan.

menjadi idealisme utopis para bandit negara. Potret korupsi yang menyebar hampir di setiap sektor kehidupan, tak cukup layak disebut sebagai keberhasilan ekonomi negara, apalagi bukti kesejahteraan rakyat, walaupun (SBY) dengan pendekatan kharismatisnya terusmenerus memburu optimisme publik atas kinerjanya. Bukan tanpa alasan rupanya ketika negara semakin tak jelas arah perjalanannya. Manajerial sistem pemerintah yang terkesan jauh dari ketegasan telah melucuti pengorbanan para ‘pekerja’ kemerdekaan. Nilai juang yang semestinya terpatri dalam jiwa penerus bangsa, kini sudah di(ter)jual murah oleh mafia anggaran. Inilah dasar ketidakbecusan pemerintah dalam mengupayakan kemerdekaan yang sesungguhnya. Mekanisme juang yang ditawarkan hanya sebatas tatanan politik praktis. Berbekal modal kharismatik di hadapan publik, pemimpin bangsa semakin meroket menumpahkan kelembekan sikap di era globalisasi yang kian mendera. Publik semakin terbingungkan. Simaklah pernyataan khalifah keempat, Ali bin Abi Thalib RA, “Apabila sikap lemah lembut menyebabkan terjadinya kerusakan dan pembangkangan, maka sikap tegas adalah bentuk lain dari ‘kelemahlembutan’ itu sendiri.”

Perspektif historis Budaya korupsi yang kini ‘menggerayangi’ bangsa kita, sesungguhnya terjadi bukan tanpa sebab dan permulaan. Jauh sebelum Indonesia merdeka, para pendahulu bangsa sudah melegalkan praktik korupsi dalam lembaga konvensional pemerintahan mereka sendiri. Kehancuran kerajaankerajaan besar seperti Sriwijaya, Majapahit, dan Mataram adalah karena perilaku korup sebagian

besar para bangsawannya. Sriwijaya diketahui berakhir karena tidak adanya penerus kerajaan sepeninggal Bala Putra Dewa. Majapahit diketahui hancur karena adanya perang saudara (Perang Paregreg) sepeninggal Maha Patih Gajah Mada. Sedangkan Mataram lemah karena dipecah belah dan dipreteli gigi taringnya oleh Belanda. Semua kehancuran itu terjadi karena praktik korupsi yang berjalan dalam sistem kehidupan sosial. Lebih luas lagi, bangsa Portugis, Spanyol, dan Belanda pun gemar berkorupsi ria di institusinya. Kita tahu penyebab hancur dan runtuhnya VOC (berdiri pada Maret 1602) juga karena praktik korupsi. Lebih dari 200 orang pengumpul Liverantie dan Contingenten di Batavia kedapatan korupsi dan langsung dipulangkan ke Belanda. Kongsi dagang Belanda ini dibubarkan pada tanggal 31 Desember 1799 dengan utang sebanyak ±136,7 juta gulden. Pada 1899, C Th van Deventer, seorang ahli hukum yang pernah tinggal di Indonesia antara 18801897 menerbitkan artikel yang berjudul Een eereschuld (Suatu Utang Kehormatan) di dalam majalah berkala Belanda de Gids. Dalam artikelnya, ia menyatakan bahwa Belanda berutang kepada Indonesia atas semua kekayaan yang telah mereka ‘korupsi’ (Ricklefs, 2007). Atas dasar kenyataan inilah kita wajib belajar dari sejarah. Memahami setiap geraknya secara proporsional serta mampu mengimplementasikan nilainya secara realistis dalam kehidupan nyata. Keberanian untuk berkata ‘tidak’ pada tradisi-budaya korupsi akan menentukan masa depan kita kelak, serta berpengaruh pada nasib anak cucu kita tentunya di masa depan yang penuh misteri. Semoga. I

Pemimpin Redaksi: Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Arys Hilman Nugraha. Pemimpin Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Hilman Nugraha. RedakturRedaksi: Pelaksana: Elba Damhuri. Kepala Newsroom: MArys Irwan Ariefyanto. Kepala Republika Online: Agung Pragitya Vazza. Pemimpin Redaksi: Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Arys Hilman Nugraha. Redaktur Damhuri. Newsroom: MM Irwan Kepala Republika Online: Agung Pragitya RedakturPelaksana: Senior: AnifElba Punto Utomo.Kepala Wakil Redaktur Pelaksana: Irfan Junaidi, Syahruddin El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten Redaktur Pelaksana: Elba Damhuri. Kepala Newsroom: Irwan Ariefyanto. Ariefyanto. Kepala Republika Online: Agung Pragitya Vazza. Vazza. Redaktur Anif Redaktur Irfan Junaidi, El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten RedakturSenior: Pelaksana: Bidramnanta, Joko NurPelaksana: Hasan Murtiaji, Reporter Senior: Andi Nur Aminah, Harun Husein, Redaktur Senior: Anif Punto Punto Utomo. Utomo. Wakil WakilSadewo, Redaktur Pelaksana: IrfanSubroto. Junaidi, Syahruddin Syahruddin El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten Redaktur Pelaksana: Joko Sadewo, Nur Murtiaji, Subroto. Reporter Senior: Andi Aminah, Harun Muhammad Subarkah,Bidramnanta, Nurul S Hamami, Teguh Setiawan. Staf Redaksi: Abdullah Agus Yulianto, AlwiHusein, Shahab, Redaktur Pelaksana: Bidramnanta, JokoSelamat Sadewo,Ginting, Nur Hasan Hasan Murtiaji, Subroto. Reporter Senior:Sammy, Andi Nur Nur Aminah, Harun Husein, Muhammad Subarkah, Nurul SSHamami, Selamat Ginting, Teguh Staf Redaksi: Sammy, Agus Alwi Shahab, Asep K. Nurzaman, Andri Saubani, Anjar Fahmiarto, A Syalaby Ichsan, Bilal Ramadhan, Budi Raharjo, Burhanuddin Bella, Citra Listya Muhammad Subarkah, Nurul Hamami, Selamat Ginting, TeguhSetiawan. Setiawan. Staf Redaksi:Abdullah Abdullah Sammy, AgusYulianto, Yulianto, Alwi Shahab, Asep Nurzaman, Andri Saubani, Fahmiarto, AASyalaby Ichsan, Bilal Budi Burhanuddin Bella, Rini,K. Sepriyossa, Darmawan, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, Didi Purwadi, Djoko Suceno, DyahListya Ratna Asep K.Damanhuri Nurzaman,Zuhri, AndriDarmawan Saubani,Anjar Anjar Fahmiarto, Syalaby Ichsan, BilalRamadhan, Ramadhan, BudiRaharjo, Raharjo, Burhanuddin Bella,Citra Citra Listya Rini, Sepriyossa, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, Didi Djoko Suceno, Dyah Ratna MetaDamanhuri Novia, Edi Zuhri, Setyoko, Edwin Dwi Putranto, Darmawan, Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, EH Ismail, Fernan Rini, Damanhuri Zuhri,Darmawan Darmawan Sepriyossa, Darmawan, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, DidiPurwadi, Purwadi, Djoko Suceno, DyahRahadi, Ratna Meta Edi Edwin Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, Rahadi, FerryNovia, Kisihandi, Firkah Fansuri, Fitria Andayani, Fitriyan Zamzami, Heri Purwata, Heri Ruslan, Ichsan Emrald EH Alamsyah, Indah Wulandari, Meta Novia, EdiSetyoko, Setyoko, EdwinDwi DwiPutranto, Putranto, Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, EHIsmail, Ismail,Fernan Fernan Rahadi, Ferry Kisihandi, Firkah Fitriyan Zamzami, Heri Purwata, Heri Alamsyah, Indah Wulandari, Indira Rezkisari, IrwanFansuri, Kelana,Fitria Israr,Andayani, Johar Arief, Khoirul Azwar, Lilis Handayani, Mansyur Faqih,Emrald Mohammad Akbar, Mohamad Amin Ferry Kisihandi, Firkah Fansuri, Fitria Andayani, Fitriyan Zamzami, HeriSri Purwata, HeriRuslan, Ruslan,Ichsan Ichsan Emrald Alamsyah, Indah Wulandari, Indira Rezkisari, Irwan Johar Arief, Sri Faqih, Akbar, Mohamad Madani, Muhammad Fakhruddin, As’adi, M Khoirul Hafil, MAzwar, IkhsanLilis Shiddieqy, NataliaMansyur Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya,Amin Nina Indira Rezkisari, IrwanKelana, Kelana,Israr, Israr,M Johar Arief, Khoirul Azwar, Lilis SriHandayani, Handayani, Mansyur Faqih,Mohammad Mohammad Akbar, Mohamad Amin Madani, Muhammad Fakhruddin, M As’adi, M Hafil, M Ikhsan Shiddieqy, Natalia Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya, Nina Chairani Ibrahim, Palupi Annisa Auliani, Prima Restri Ludfiani, Priyantono Oemar, Rachmat Santosa Basarah, Rahmat Budi Harto, Ratna Madani, Muhammad Fakhruddin, M As’adi, M Hafil, M Ikhsan Shiddieqy, Natalia Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya, Nina Chairani Palupi Auliani, Prima Priyantono Oemar, Santosa Harto, Ratna Puspita,Ibrahim, Reiny Dwinanda, Rusdy Nurdiansyah, R HiruLudfiani, Sefti Oktarianisa, Setyanavidita Livikacansera, SiwiBudi Tri Puji Budiwiyati, Chairani Ibrahim, PalupiAnnisa Annisa Auliani, PrimaRestri Restri Ludfiani, PriyantonoMuhammad, Oemar,Rachmat Rachmat SantosaBasarah, Basarah,Rahmat Rahmat Budi Harto, Ratna Puspita, Reiny RRHiru Setyanavidita Livikacansera, Tri Budiwiyati, Stevy Maradona, Susie Rusdy Evidia Yuvidianti, Taufiqurrahman Bachdari, Muhammad, Teguh Firmansyah, Wachidah Handasah,Siwi Wulan Tunjung Palupi, Puspita, ReinyDwinanda, Dwinanda, RusdyNurdiansyah, Nurdiansyah, HiruSefti SeftiOktarianisa, Oktarianisa, Muhammad, Setyanavidita Livikacansera, Siwi TriPuji Puji Budiwiyati, Stevy Maradona, Susie Evidia Taufiqurrahman Bachdari, Teguh Handasah, Yasmina Hasni, Yeyen Yoebal Ganesha Rasyid, Yogi Ardhi Cahyadi, Yulianingsih,Wachidah Yusuf Assidiq, Zaky Al Wulan Hamzah. Stevy Maradona, SusieRostiyani, Evidia Yuvidianti, Yuvidianti, Taufiqurrahman Bachdari, Teguh Firmansyah, Firmansyah, Wachidah Handasah, Wulan Tunjung Tunjung Palupi, Palupi, Yasmina Yeyen Rostiyani, Rasyid, Ardhi Cahyadi, Yulianingsih, Yusuf Assidiq, Zaky KepalaHasni, Quality Control dan Yoebal Bahasa: Rakhmat HadiYogi Sucipto. Sarjono. Kepala Perwakilan Jawa Barat: Maman Yasmina Hasni, Yeyen Rostiyani, YoebalGanesha Ganesha Rasyid, Yogi ArdhiKepala Cahyadi,Desain: Yulianingsih, Yusuf Assidiq, ZakyAlAlHamzah. Hamzah. Kepala Quality Control dan Hadi Sucipto. Kepala Desain: Sarjono. Perwakilan Jawa Barat: Sudiaman. Pjs.Kepala DIYRakhmat - Jateng & Jatim : Haryadi B.Susanto. Nian PoloanKepala (Medan), Maspril Aries (Palembang), Ahmad Kepala Quality ControlPerwakilan dan Bahasa: Bahasa: Rakhmat Hadi Sucipto. Kepala Desain: Sarjono. Kepala Perwakilan Jawa Barat: Maman Maman Sudiaman. Pjs.Kepala Perwakilan - -Jateng &&Jatim Baraas (Bali). Sekretaris Redaksi:DIY Fachrul Ratzi. Sudiaman. Pjs.Kepala Perwakilan DIY Jateng Jatim: :Haryadi HaryadiB.Susanto. B.Susanto.Nian NianPoloan Poloan(Medan), (Medan),Maspril MasprilAries Aries(Palembang), (Palembang),Ahmad Ahmad Baraas Baraas(Bali). (Bali).Sekretaris SekretarisRedaksi: Redaksi:Fachrul FachrulRatzi. Ratzi.

4

Tajuk

Dominasi Jawa Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja meliris kinerja ekonomi nasional kuartal III 2011, yang menyebut pertumbuhan ekonomi year on year mencapai 6,5 persen. APBN Perubahan 2011 mematok angka 6,5 persen itu sebagai target pertumbuhan, yang artinya untuk sementara ini angka itu sudah tercapai. Tetapi, kita masih punya dua bulan ke depan untuk memastikan angka kenaikan PDB tersebut. Yang masih mencengangkan, aktivitas ekonomi di Pulau Jawa masih mendominasi pertumbuhan tersebut. Dari banyak pulau dan wilayah yang kita miliki, Jawa berkontribusi hingga 57,7 persen dari total PDB tersebut yang ditargetkan mencapai Rp 7.226 triliun. Sumatra berada di posisi kedua 23,6 persen, disusul Kalimantan 9,5 persen, Sulawesi 4,6 persen, dan pulau lainnya 4,6 persen. Ini menandakan kualitas pertumbuhan kita masih mengkhawatirkan. Ketimpangan pembangunan ekonomi masih terjadi. Jawa masih menjadi sentral kegiatan ekonomi di sebuah negara besar yang memiliki kekayaan alam tersebar. Dan Jakarta menjadi provinsi penyumbang PDB terbesar di antara provinsi lain. Tidak heran jika Ibu Kota menjadi seperti surga yang melenakan para pendatang setiap tahunnya. Ada sejumlah persoalan yang menyebabkan ketimpangan ekonomi antarpulau tersebut. Pertama, masalah infrastruktur. Meski belum memiliki infrastruktur yang mumpuni seperti di Malaysia atau Cina, namun dibandingkan pulau-pulau lain, infrastruktur di jawa jauh lebih baik. Pengusaha, investor, warga, dan pemerintah lebih suka membelanjakan modalnya di Jawa karena kemudahan akses tersebut. Ini tentu meliputi jalan, pelabuhan, bandar udara, listrik, air, dan kereta. Ketimpangan kedua, terkait pasar. Di Jawa, dengan jumlah penduduk yang besar, pasar bisa membentuk dirinya sendiri tanpa intervensi langsung atau kuat dari pemerintah. Kegiatan perdagangan sampai jasa, bisa tumbuh dan berkembang. Di pulau lain, kegiatan seperti ini relatif terbatas karena memang ekonomi tidak bergerak cepat dan maju seperti di Jawa. Ketiga, ada ketimpangan dari sisi munculnya kelompok menengah yang saat ini mendominasi konsumsi nasional. Kebanyakan kelompok menengah ini tinggal dan bekerja di Jawa. Jumlah mereka yang tinggal di luar Jawa masih kalah banyak dengan mereka yang betah hidup di Jawa. Tumbuhnya kelompok menengah ini yang harus kita akui ikut mendorong bergeraknya ekonomi ke arah yang lebih baik. Pemerintah bukannya tidak menyadari adanya ketimpangan ini. Sejumlah langkah sudah dikerjakan, seperti membangun pusat-pusat industri baru di luar Jawa, membangun infrastruktur yang lebih baik, dan menyiapkan SDM yang andal untuk fokus dan mendedikasikan dirinya bagi kemajuan daerah. Pemerintah mencoba memotong jalur birokrasi investasi dan peraturan-peraturan daerah yang tidak kondusif bagi iklim investasi. Kita berharap, kesenjangan dan ketimpangan yang terjadi tersebut bisa kita minimalisasi sehingga perolehan pendapatan per kapita tidak didominasi segelintir orang. Kita ingin menciptakan pertumbuhan yang berkualitas, yang mampu mengurangi kemiskinan, membuka lapangan kerja baru, dan memeratakan pendapatan warga. I

:: suarapublika :: Bank Mandiri

Tanggapan untuk Bapak Feri Kuntoro

Menanggapi pengaduan dari Bapak Muhammad Feri Kuntoro di Suarapublika Harian Republika Tanggal 2 November 2011 mengenai “Tidak Profesional Tanggapi Konsumen”, dengan ini kami sampaikan terima kasih atas masukan yang Bapak Muhammad Feri Kuntoro berikan dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Kami telah menghubungi Bapak Muhammad Feri Kuntoro untuk menyampaikan penjelasan atas permasalahan dimaksud secara lisan maupun tertulis. Bapak Muhammad Feri Kuntoro telah menerima penjelasan kami. Pada kesempatan yang sama, kami sampaikan bahwa proses investigasi memerlukan waktu 45 sampai dengan 180 hari kalender sejak diterimanya lengkap surat sanggahan transaksi dari Bapak Muhammad Feri Kuntoro. Kami telah mengirimkan ulang kartu pengganti Bapak Muhammad Feri Kuntoro ke alamat rumah. Bank Mandiri telah dan akan terus melakukan perbaikan agar dapat memberikan layanan prima kepada seluruh nasabah Bank Mandiri. Apabila masih terdapat pertanyaan ataupun saran yang ingin disampaikan, selain dapat menghubungi customer service kami yang akan membantu melalui Mandiri Call layanan 24 jam di nomor 14000, Bapak juga dapat menghubungi kami melalui website www.bankmandiri.co.id dengan memilih menu “contact us” atau langsung melalui e-mail customer.care@bankmandiri.co.id. Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerja sama yang baik dengan redaksi Harian Republika. Sukoriyanto Saputro Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Transjakarta

Kalau Bisa Dipersulit, untuk Apa Dipermudah?

Saya tinggal dekat sekali dengan Halte busway Cawang Sutoyo. Karena itu, setiap hari kerja, saya sangat dipermudah menuju kantor di Jalan Gatot Subroto, saat Bus Transjakarta jurusan Pinang Ranti-Pluit memutar di Nalte Cawang Sutoyo langsung ke arah Pluit. Saya sudah pasti dapat tempat duduk dan tak perlu ke halte Cawang UKI yang sangat padat. Namun belakangan ini, para penumpang dilarang naik dari Halte Cawang Sutoyo jika tujuannya ke arah Pluit, dengan alasan petugas di halte, “ini bukan koridornya”. Itu sama saja moto Transjakarta, “Kalau bisa dipersulit, untuk apa dipermudah?” Saya sangat kecewa dengan layanan modern ini, tapi mental petugasnya tidak dipermodern. Sebab, di dunia mana pun, konsep layanan jasa modern adalah memberi kemudahan bagi para pengguna jasanya. Semakin mudah, semakin majulah usaha jasa itu. Sebagai warga Jakarta pengguna jasa Transjakarta, saya berharap pengelola Transjakarta membina mental para petugas di lapangan agar mereka memahami konsep-konsep layanan modern. Dengan demikian, busway dengan armada Transjakarta tetap menjadi yang terdepan untuk memenuhi kebutuhan angkutan massal modern di kota metropolitan Jakarta, yang akan menjelma menjadi kota megapolitan. Warga Cawang Nama dan alamat ada pada redaksi

Penerbit: PT Republika Media Mandiri. Alamat Redaksi: Jl. Warung Buncit Raya No. 37, Jakarta 12510, Alamat Surat: PO Penerbit: PT Mandiri. Alamat Jl. Raya Jakarta 12510, Alamat Surat: PO Box 1006/JKS-Jakarta 12010. Tel: 021-780.3747 (Hunting), Fax:Buncit 021-780.0649 (Seluruh Bagian). Redaksi: Penerbit: PTRepublika RepublikaMedia Media Mandiri. AlamatRedaksi: Redaksi: Jl.Warung Warung Buncit RayaNo. No.37, 37, Jakarta 12510,Fax Alamat Surat:021PO Box 1006/JKS-Jakarta 12010. (Hunting), Fax: 021-780.0649 (Seluruh Fax Redaksi: 798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Jl. Warung Buncit Raya No. Bagian). 37, Jakarta Tel:021021Box 1006/JKS-Jakarta 12010. Tel: Tel: 021-780.3747 021-780.3747 (Hunting), Fax: 021-780.0649 (Seluruh Bagian). Fax12510. Redaksi: 021798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Buncit 37, 021794.4693, Fax: 021-798.1169. Sirkulasi dan Langganan: Tel: 021-791.98441, 021-791.98442. Online: 798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Jl. Jl. Warung Warung Buncit Raya Raya No. No.Fax: 37, Jakarta Jakarta 12510. 12510. Tel: Tel: 021794.4693, Fax: dan Langganan: 021-791.98441, Fax: Online: http://www.republika.co.id. AlamatSirkulasi Perwakilan: Jl. LLTel: RE Martadinata No. 126 Tel:021-791.98442. 022-420.7671, 420.7672, 794.4693, Fax: 021-798.1169. 021-798.1169. Sirkulasi danBandung: Langganan: Tel: 021-791.98441, Fax: 021-791.98442. Online: http://www.republika.co.id. Alamat Perwakilan: LL RE Martadinata No. 126 420.7675, Fax: 022-426.2898, Jl. PerahuJl. No. Baru, Tel: 566028, 420.7672, Fax: 0274http://www.republika.co.id. AlamatYogyakarta: Perwakilan:Bandung: Bandung: Jl. LL4, REKota Martadinata No.0274-544.972, 126Tel: Tel:022-420.7671, 022-420.7671, 420.7672, 420.7675, Fax: 022-426.2898, Yogyakarta: Jl. Perahu No. 4, Kota Baru, Tel: 0274-544.972, 566028, Fax: 541.582, Surabaya: Jl. Barata Jaya No. 51, Tel: 031-501.7409, Fax: 031-504.5072. 420.7675, Fax: 022-426.2898, Yogyakarta: Jl. Perahu No. 4, Kota Baru, Tel: 0274-544.972, 566028, Fax: 02740274541.582, 541.582,Surabaya: Surabaya:Jl. Jl.Barata BarataJaya JayaNo. No.51, 51,Tel: Tel:031-501.7409, 031-501.7409,Fax: Fax:031-504.5072. 031-504.5072. Direktur Utama: Erick Thohir. Direktur Utama: Thohir. Wakil Direktur Utama: Daniel Wewengkang. Direktur Pemberitaan: Ikhwanul Kiram Mashuri, Direktur Operasional: Direktur Utama:Erick Erick Thohir. Wakil Direktur Utama: Direktur Pemberitaan: Kiram Operasional: Tommy Tamtomo. GM Daniel Keuangan: Didik Irianto. GM Marketing danIkhwanul Sales: Yulianingsih.Manajer Iklan:Indra Wisnu Wakil Direktur Utama: Daniel Wewengkang. Wewengkang. Direktur Pemberitaan: Ikhwanul Kiram Mashuri, Mashuri, Direktur Direktur Operasional: Tommy Tamtomo. GM Keuangan: Didik GM Marketing dan Yulianingsih.Manajer Wisnu Wardhana. Manajer Produksi: Nurrokhim. Manajer Sirkulasi: Darkiman Ruminta. Manajer Keuangan:Iklan:Indra Hery Setiawan. Didik Irianto. Irianto. GM Marketing dan Sales: Sales: Yulianingsih.Manajer Iklan:Indra Wisnu Tommy Tamtomo. GM Keuangan: Wardhana. Wardhana.Manajer ManajerProduksi: Produksi:Nurrokhim. Nurrokhim.Manajer ManajerSirkulasi: Sirkulasi:Darkiman DarkimanRuminta. Ruminta.Manajer ManajerKeuangan: Keuangan:Hery HerySetiawan. Setiawan. Harga Langganan: Rp. 69.000 per bulan, harga eceran Pulau Jawa Rp 2.900. Harga Eceran Luar Jawa: Rp. 4.000 per Harga Langganan: 69.000 per bulan, eceran Pulau Jawa 2.900. Harga Eceran Luar Jawa: Rp. eksemplar (tambahRp. ongkos kirim). Bank a.n PT Republika Media Mandiri: BSM, Cab. Warung Buncit, Harga Langganan: Rp. 69.000 perRekening bulan,harga harga eceran Pulau JawaRp Rp 2.900. Harga Bank Eceran Luar Jawa: Rp.4.000 4.000per per eksemplar (tambah kirim). Rekening a.n PT Mandiri: BSM, Cab. Buncit, No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Cab.Bank Warung No. Rek.Media 1270004240642 ( Bank Cab. Warung Buncit, eksemplar (tambahongkos ongkos kirim). Rekening Bank a.nBuncit, PTRepublika Republika Media Mandiri:Bank Bank BSM,Lippo, Cab.Warung Warung Buncit, No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Warung Buncit, No. Rek. 1270004240642 ( Bank Lippo, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 727.30.028988 ( Bank BCA, Cab. Graha Inti Fauzi, No. Rek. 375.305.666.8. No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 1270004240642 ( Bank Lippo, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 727.30.028988 ( (Bank BCA, Cab. Graha Surat Izin Usaha Penerbitan Menpen No. 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992, No. Rek. 727.30.028988 BankPers: BCA,SK Cab. GrahaInti IntiFauzi, Fauzi,No. No.Rek. Rek.375.305.666.8. 375.305.666.8. Surat Izin Pers: SK No. 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992, Anggota Serikat Penerbit Surat Anggota No. 163/1993/11/A/2002. Surat IzinUsaha UsahaPenerbitan Penerbitan Pers:Kabar: SKMenpen Menpen No.SPS 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992, Anggota AnggotaSerikat SerikatPenerbit PenerbitSurat SuratKabar: Kabar:Anggota AnggotaSPS SPSNo. No.163/1993/11/A/2002. 163/1993/11/A/2002.


REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

Jamaah Kembali ke Makkah Muhammad Subarkah dari Makkah

Sebagian besar jamaah Indonesia memilih nafar awal. MAKKAH — Setelah usai menginap tiga malam di Mina untuk melempar jumrah, kini semua jamaah kembali ke pemondokan. Sebagian jamaah yang mengambil nafar awal, Selasa sore (8/11), sudah lebih dulu pulang. Malahan, rombongan jamaah nafar awal ini sudah harus keluar dari Mina sebelum Maghrib. “Alhamdulillah saya sudah selesai lempar jumrah. Saya pilih nafar awal, jadi saya harus ke luar dari Mina sore ini,” kata Muh Jawal (71 tahun), jamaah haji asal Magelang, Jawa Tengah, di Mina, Selasa (8/11). Dari data yang ada, sebagian besar jamaah Indonesia (75 persen) memilih melakukan melempar jumrah nafar awal. Sisanya, sekitar 25 persen, memilih melempar jumrah dengan nafal tsani sehingga baru bisa pulang Rabu (9/11). Lazimnya yang melakukan nafar awal adalah jamaah haji yang berasal dari rombongan awal. Ini menjadi pilihan karena harus segera pulang ke Tanah Air dan masa tinggalnya di Makkah segera habis. Muh Jawal, jamaah haji sudah bisa keluar dari Mina semenjak kemarin. “Ya sekarang sudah jadi haji. Mudah-mudahan menjadi haji mabrur,” kata Jawal yang mengaku

berhaji bersama istri. Tak beda dengan malammalam sebelumnya, suasana hari kedua mabit di Mina juga sangat ramai. Sepanjang malam banyak jamaah yang tidur di jalanan. Setelah terjadi pergantian hari, seusai tengah malam, jamaah mulai bergerak ke Jamarat (tempat melempar jumrah). Meski jutaan orang bergerak bersama-sama, tidak ada insiden yang menonjol terjadi. Jamaah bersedia antre dengan tertib. Suasana melempar jumrah berlangsung aman dan terkendali. “Sampai menjelang pagi, suasana melempar jumrah terasa lengang. Tak ada jamaah yang berdesakan,” kata Soleh, petugas pelayanan jamaah Daker Makkah. Menurut Soleh, dalam beberapa tahun terakhir ini, suasana melempar jumrah sudah berbeda. Jamarat sudah sangat tertata. Gedung raksasa empat lantai mirip stadion sepak bola sudah didirikan untuk melayani pelemparan jumrah. Jalur jamaah antara yang datang dan pergi juga sudah terpisah. Kini, sangat kecil kemungkinan adanya tubrukan antarjamaah seperti yang terjadi pada peristiwa terowongan Mina tahun 1995. “Jamarat sudah sangat luas. Tak lagi dua lantai dengan satu arah jamaah. Pelemparnya pun tidak lagi dibuat seperti tiang, tapi dibuat lebih besar dan memanjang. Kini, tak ada lagi terjadi insiden saling lempar batu karena sasaran lemparan sudah seperti bangunan tembok yang agak memanjang,” lanjut Soleh.

Meninggal Terkait pelaksanaan Armina, sampai Selasa (8/11), pukul 09.30 Waktu Arab Saudi (WAS), jamaah haji yang meninggal sudah mencapai 150 orang. Terjadi peningkatan signifikan jumlah haji yang meninggal dibandingkan sebelum Armina. Saat itu, hanya dua jamaah per hari yang meninggal, namun dalam tiga hari terakhir ada peningkatan jamaah meninggal sampai 50 orang atau rata-rata 16 orang per hari. “Sampai hari keempat semenjak wukuf Arafah, memang sekitar 50 jamaah yang meninggal. Jumlah yang cukup banyak memang,” kata Abdul Hafidz, petugas penghubung kesehatan Daker Makkah. Jamaah yang sakit dan kini dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Jeddah ada 17 orang, Madinah 20 orang, dan Makkah 173 orang. Jamaah yang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) ada lima orang di Jeddah, di RSAS Madinah ada 17 orang, dan di RSAS Makkah ada 38 orang. “Data ini masih tentatif dan akan terus berubah-ubah setiap waktu,” kata Hafidz. ■ ed: burhanuddin bella

Oleh Muhammad Subarkah

Terkenang Bung Tomo

A

HASSAN AMMAR/AP

Menurut jadwal, setelah pulang dari melempar jumrah dan beberapa hari beristirahat, jamaah yang tiba di Makkah pada gelombang pertama akan segera beralih ke Jeddah untuk pulang ke Tanah Air. Rencananya, Kamis pagi (10/11), jadwal pertama jamaah bergerak ke Jeddah, bersiap-siap kembali ke Tanah Air.

:: kabar dari tanah suci ::

Saat itu kabar tentang kencangnya tarik ulur usaha pemulangan jenazah Bung Tomo sangat seru di media massa. Majalah Panji Masyarakat dan Harian Pelita selalu memberitakan setiap kali terbit. Proses pemulangan menjadi menarik karena saat itu Bung Tomo juga sangat kritis terhadap kebijakan rezim Orde Baru. Beberapa tahun sebelum wafat, pada 11 April 1978, ia sempat ditangkap dan dipenjara karena menyatakan kebijakan Presiden Soeharto melenceng. Garis politik Bung Tomo saat itu searah dengan sikap para tokoh senior pendiri Republik Indonesia, yang beberapa tahun setelah dia meninggal kemudian mendirikan Kelompok Petisi 50. “Bapak wafat ketika tengah berhaji. Sebelum wafat dia mengeluh sesak napas,” lanjut Bambang. Dia kemudian menuturkan setelah media massa memberitakannya, peran Presiden Soeharto menjadi cukup besar sehingga jenazah bisa pulang. Dia memerintahkan para petinggi negara untuk mengusahakan pemulangan jenazah. “Seingat saya, Pak Moerdiono dan pejabat Sekretaris Militer Pesiden, Syaukat Banjaransari, sangat banyak membantu. Tentu saja ada peran yang sangat besar dari Pak Natsir selaku ketua Rabithah Al-Islami,” kata Bambang. Benar saja, setelah melalui proses berliku, jenazah Bung Tomo baru bisa dipulangkan delapan bulan kemudian. Saat itu makam pun dibongkar. Otopsi jenazah untuk memastikan bahwa itu jenazah Bung Tomo dipimpin oleh ahli forensik, Muin Idris. “Saya yakin itu jenazah ayah karena di bagian muka dekat hidungnya saat itu masih bisa dilihat adanya tahi lalat. Nah, proses otopsi usai, jenazah dibawa pulang. Semula akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, tapi kami menolak karena ayah sudah berwasiat agar bila meninggal dimakamkan di pekuburan biasa saja,” tutur Bambang. Terkait soal pemulangan MUSIRON/REPUBLIKA jenazah ini, seorang keponakan pegawai Bea Cukai yang saat itu turut mengawal kepulangan jenazah Bung Tomo, menceritakan bila sang paman selama mengawal jenazah dalam perjalan Jeddah–Jakarta tak berani menyentuh makanan dan minuman yang diberikan awak pesawat. Alasannya, takut diracun karena Bung Tomo waktu itu disebut sebagai tokoh utama oposisi melawan Pak Harto. Ketika dikonfirmasi cerita ini, Mas Tom hanya mengangMA’LA: Pemakaman Ma’la Saudi Arabia, salah satu tempat guk dan tersenyum. “Ya itulah memakamkan jamaah haji yang meninggal di Tanah Suci. Bapak,” ujarnya pendek. ■ pakah ada perlakuan khusus bagi jamaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi? Jawabnya, tidak ada sama sekali. Semua pasti langsung dimakamkan di sana. Tapi dari semua itu, tentu saja ada pengecualian. Ternyata hanya ada satu orang warga negara Indonesia yang jenazahnya bisa dibawa pulang ke Tanah Air. Orang itu adalah penggerak perlawanan rakyat Surabaya ketika melawan penjajah Belanda yang saat itu membonceng bala tentara Inggris pada masa perang kemerdekaan yakni Bung Tomo! Nama tokoh satu ini selalu disebut ketika peringatan hari pahlawan. Pidatonya yang menggelegar dengan berulang kali memekikkan takbir, kini sudah diunggah ratusan ribu kali melalui Youtube. Di akhir pidato yang lantang bergelora, Bung Tomo melalui corong RRI Surabaya menjelang 10 November 1945 menegaskan: “Dengarlah ini jawaban kita rakyat Surabaya .... Selama banteng-banteng Indonesia masih memiliki darah merah yang dapat membahasi kain putih: merah dan putih, maka selama itu tidak kita tidak akan menyerah kepada siapa pun. Merdeka atau mati. Allahu Akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar..! Nah, ketika lagi mengenangkan sosok Bung Tomo, tiba-tiba melintas di dekat kami sesosok pria mungil berkulit kuning langsat, Bambang Sulistomo. Dia mantan aktivis gerakan mahasiswa. Sewaktu zaman Malari tahun 1974, dia dimasukkan ke dalam bui oleh rezim Soeharto bersama para mahasiswa yang saat itu menentang masuknya modal asing asal Jepang. Yang cukup istimewa, Mas Tom (panggilan akrab Bambang Sulistomo) adalah putra Bung Tomo yang legendaris itu. “Bapak mungkin satu-satunya jamaah haji yang wafat, jasadnya bisa pulang ke Tanah Air. Makam aslinya ada di belakang rumah sakit di dekat Arafah. Setelah pulang, Bapak dimakamkan kembali di sebuah pemakaman umum di Surabaya. Bapak meninggal pada 7 Oktober 1981 di usia 61 tahun,” kata Bambang.

5

JUMRAH: Melempar jumrah salah satu ritual pelaksanaan jamaah haji. Ritual melempar jumrah dilakukan setelah wukuf di Padang Arafah dan mampir di Muzdalifah. Lempar jumrah dilakukan dengan batu-batu kecil.

Muassasah Asia Tenggara Diprotes Muhammad Subarkah dari Makkah MAKKAH — Misi haji Indonesia mengirim nota protes pada Muassasah Asia Tenggara sebagai pengelola jamaah haji asal wilayah ini. Protes disampaikan berkaitan dengan jatah area tenda haji reguler Indonesia di Mina diserobot jamaah haji Malaysia. Akibatnya, ruang bagi jamaah Indonesia yang sudah sempit makin bertambah sempit. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Bahrul Hayat mengatakan, salah satu tenda Malaysia di perkampungan Indonesia berada di maktab 52. “Kita sudah protes maktab yang ditempati Malaysia kepada Muasasah Asia Tenggara,” ujarnya di Makkah, Selasa

(8/11). Menuru Bahrul, pihak Direktur Muassasah Asia Tenggara membenarkan adanya tenda Malaysia di area jamaah Indonesia. Namun, muassasah berkilah itu dilakukan karena tidak bisa menelantarkan jamaah yang memegang paspor Asia Tenggara. Bahrul menyatakan, alasan itu tidak bisa diterima. “Bagi kami, alasan itu mengingkari kesepakatan tentang penempatan jamaah haji Indonesia dalam satuan-satuan maktab tanpa dicampur jamaah negara lain,” tuturnya. Selain itu, ungkap Bahrul, Pemerintah Indonesia juga menyatakan keberatan terhadap tindakan muassasah menempatkan sejumlah jamaah haji nonkuota di maktab jama-

ah haji kuota. Tindakan itu juga mengingkari kesepakatan. Nota protes kepada muassasah lainnya soal katering prasmanan. Sejumlah jamaah haji Indonesia tidak kebagian jatah makanan karena kehabisan. “Kompor juga telat dihidupkan untuk memasak sehingga katering telat datang,” ujarnya. Untuk menghindari kasus serupa terulang, pemerintah meminta muassasah menyediakan katering cadangan sebanyak 3.000 porsi untuk setiap maktab. Sebelumnya, penyelenggara haji Indonesia juga melakukan protes kepada muassasah. Protes ini terkait munculnya masalah transportasi ArafahMuzdalifah-Mina (Armina). Kondisi bus yang buruk membuat bus mogok sehingga ber-

dampak pada lalu lintas pengangkutan jamaah. “Soal transportasi kami sikapi dengan sangat serius. Kami protes atas banyaknya bus yang mogok sehingga perjalanan jamaah menjadi terganggu.” tegas Bahrul. Terkait sorotan katering sistem prasmanan yang harus diganti dengan nasi boks, Bahrul Hayat menuturkan, pemerintah harus menimbang risiko yang paling kecil antara nasi boks dan prasmanan. Nasi boks memang lebih mudah, tapi, menurutnya, tidak bisa dihindari dari masalah basi. “Di Madinah saja yang pengawasannya ketat, masih ada kasus nasi basi. Kalau prasmanan, masakan lebih fresh,” katanya. ■ ed: burhanuddin bella


REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

Jamaah Haji Terserang Diare Muhammad Subarkah MINA — Sekitar 50 jamaah haji dari kelompok terbang (kloter) 13 Embarkasi Aceh mengalami diare ketika menginap di tenda yang berada di kawasan Mina. Lima orang dibawa ke rumah sakit. Selebihnya segera dapat pulih setelah mendapat perawatan medis di tempat kejadian. “Setelah makan sehabis Maghrib, perut kami sakit, kemudian buang-buang air. Payah sekali, selama semalam terus buang-buang air. Melempar jumrah sambil menceretmenceret dan buang air,” kata M Daud Apalamba (80 tahun), jamaah kloter 13 Banda Aceh di Mina, Senin (8/11) siang. Daud tinggal di Mina di Maktab 13. Menurut dia, ada sekitar 84 orang yang diangkut karena terindikasi diare. Mereka diangkut dengan dua bus berkapasitas 45 orang. “Sebagian ada yang dibawa ke rumah sakit, sebagian diberi tablet pencegah diare. Saya sih lumayan sakitnya bisa sedikit hilang, tapi yang jelas, saya buang air berkali-kali. Payah sekali rasanya,” katanya. Daud mengatakan, dia tak tahu persis apa yang membuatnya terkena diare. Yang pasti, Senin (7/11) malam, menjelang shalat Isya, para jamaah menyantap makanan dengan lauk-pauk daging dan sayur buncis. “Saat makan tidak ada rasa apa-apa, tapi sesudahnya, perut tiba-tiba terasa melilit,” tuturnya. Dia menyatakan, rekan jamaah satu maktab pun banyak yang mengeluhkan sakit yang sama. Empat orang temannya yang tidur dekat pun terkena. “Saya melihat rekan jamaah dari Jawa di maktab lain juga banyak yang terkena.” Ketua Kloter 13 Embarkasi Aceh H Abror membenarkan pernyataan M Dawud Apalamba. Di rombongannya, ada sekitar 50 orang jamaah yang terkena diare. Mereka sakit setelah menyantap makan malam yang diberikan secara prasmanan oleh pengelola katering di Mina. Abror menyebutkan, di tempatnya ada 50 orang terkena diare. Lima orang sampai dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia di Mina. “Syukur, sebagian besar sakit diarenya sudah tertangani. Mereka kini bisa melanjutkan proses ibadah melempar jumrah yang sempat tertunda,”

PRASETYO UTOMO/ANTARA

kata Abror. Dia memperkirakan, biang dari timbulnya diare di kalangan anggota jamaah berasal dari sayur buncis yang diberikan kepada jamaah. Ada indikasi, buncis itu sudah terlalu lama disimpan sebelum dimasak. Akibatnya, sayuran rusak dan mengandung racun. “Menjelang tengah malam, perut akhirnya pun sakit ketika memakannya. Banyak rekan kami yang lambungnya sensitif menjadi bermasalah,” ujarnya.

Wafat

Setidaknya 12 jamaah haji wafat dalam dua hari belakangan ini selama prosesi mabit di Mina. Sebelumnya, selama di Arafah lima jamaah haji wafat jelang dan usai wukuf. “Selama di Mina, 12 orang jamaah haji wafat,” tutur Kasi Kesehatan Madinah yang kini memimpin BPHI Satgas Mina, dr Subagyo, Senin (7/11). Jumlah ini dilaporkan terjadi sejak tenda BPHI Mina dibuka, Sabtu 5 November sore hingga Ahad 6 November pukul 17:00 Waktu Arab Saudi. Kebanyakan jamaah haji meninggal disebabkan sakit paru-paru dan jantung. Menurut Subagyo, cuaca di Mina saat ini sangatlah terik dan tidak bersahabat dengan kebiasaan jamaah haji Indonesia. Pada pagi dan malam hari suhu udara berubah dingin karena sedang terjadi pergantian musim. Karenanya, dia mengimbau kepada jamaah haji agar tidak sering keluar tenda di siang hari. “Kita saja yang muda tidak kuat, apalagi yang sudah usia lanjut,” katanya. Selain itu, angin yang cukup kencang mengangkat debu ke permukaan dan terhirup hidung. Ini bisa mengakibatkan ISPA (infeksi saluran pernafasan akut). Data terakhir jamaah meninggal dunia hingga Arafah sebanyak 119 orang, ditambah 12 jamaah haji wafat di Mina, total jamaah haji meninggal dunia sebanyak 131 orang. Seorang petugas haji wafat di Masjidil Haram hingga semuanya menjadi 132 orang. Salah seorang jamaah yang meninggal di Mina adalah Kudding Sunusi Lokka. Pria 75 tahun jamaah haji asal Desa Katumbangan Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat ini, meninggal dunia seusai melaksanakan wukuf. ■ ed: burhanuddin bella

PROGRAM PASCASARJANA ISLAMIC ECONOMICS and FINANCE UNIVERSITAS TRISAKTI, JAKARTA Penerimaan Mahasiswa Baru dan Ujian Saringan Masuk

Program Magister (ME) dan Program Doktor (Ph.D) 1. Pembelian & Pengembalian Formulir : Oktober 2011 - Januari 2012 2. Ujian Saringan Masuk

Periode

Ujian Tertulis

Pengumuman Hasil USM & Wawancara

Gelombang I

14 November 2011

19 November 2011

Gelombang II

10 Desember 2011

15 Desember 2011

Gelombang III

11 Januari 2012

14 Januari 2012

3. Perkuliahan Martikulasi 4. Awal Perkuliahan

6

: Januari - Februari 2012 : Maret 2012

PENDAFTARAN : Gedung “I” Lt. 4 Ruang 4.07 Kampus A, Universitas Trisakti Jln. Kyai Tapa No. 1 Grogol, Jakarta Barat Telp. (021) 566 3232 Ext. 8347 Fax, (021) 566 9178 Mobile : +62 813 98 566 577 / +62-857 1609 4577 /+62-21 4577 1997 Website : www.ief-trisakti.ac.id Email : ief.academic@gmail.com / ief_acad_matter@yahoo.com

TEROWONGAN MINA: Sejumlah jamaah haji asal Indonesia melintasi Terowongan Moasem menuju tempat pelemparan jumroh di Mina, Arab Saudi, Senin (7/11) dini hari. Terowongan Moasem atau lebih dikenal Terowongan Mina merupakan saksi tragedi tewasnya ribuan haji tahun 1990 saat berdesakan ingin melempar jumrah.

Pelayanan Haji Mengecewakan Ismail Lazarde, Muhammad Subarkah

Penyediaan makanan paling banyak dikeluhkan. JAKARTA — Kekurangan masih saja terjadi di berbagai aspek dalam pelayanan haji. Ketua DPR yang juga Ketua Tim Pengawas Haji DPR Marzuki Alie mengatakan, masalah penyediaan makanan merupakan hal yang paling banyak dikeluhkan jamaah haji. Keluhan tersebut dia peroleh saat melakukan inspeksi mendadak kepada jamaah haji di Mina. Menurut Marzuki, pemberian makan dengan cara berbaris membawa piring kemudian petugas katering yang mengisi piring tersebut dengan nasi, sayur, dan lauk dianggap seperti pembagian makan kepada narapidana di penjara. “Mereka protes. Ini bukan sistem prasmanan, tapi seperti makan di penjara, para napi berbaris membawa piring berbaris panjang kemudian diisi oleh petugas sambil berjalan melewati meja katering,” kata Marzuki melalui pesan elektronik dari Mina, Senin (7/11).

Dia melanjutkan, setiap kloter hanya tersedia satu meja pelayanan sehingga jumlah barisan jamaah antara 350 sampai dengan 450 orang. Marzuki menyayangkan teknis pembagian makan dengan cara mengantre seperti itu. Padahal, kata dia, DPR dengan Kementerian Agama sudah berkomitmen makanan diberikan dalam bentuk nasi kotak. “Ini Menteri Agama sudah melakukan perubahan tanpa ada pembicaraan dengan DPR,” tuturnya. Apalagi, Marzuki melanjutkan, berdasarkan kunjungan ke beberapa maktab, mulai maktab Sumatra, Jawa, dan Papua, mayoritas jamaah menginginkan katering dengan sistem nasi kotak. Alasannya, dengan sistem prasmanan ada penyedia (muassasah) yang tidak bertanggung jawab. “Begitu makanan habis, mereka sudah tidak peduli. Itu semua terjadi di Arafah.” Hal senada diutarakan Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Kadir Karding. Dia menyatakan, paling tidak ada dua persoalan yang masih dirasa kurang oleh para jamaah haji selama mengikuti pelaksanaan haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). DPR berharap segera dilakukan evaluasi agar tidak terulang lagi pada musim haji

mendatang. Persoalan pertama, kata dia, ada pembagian makanan yang dilakukan dengan cara katering. “Saya masih mendapati adanya jamaah yang tidak dapat makan karena antrean terlalu panjang. Ini kami sudah terima laporannya dan dicatat,” katanya di Mina, Senin (7/11). Dia mengaku belum mendapat laporan dari jamaah bahwa kejadian itu terjadi berulang kali. Untuk itu, ia percaya kasus ini masih menimpa sebagian kecil jamaah saja. “Pembagian makanan memang kini sudah membaik. Cuma masalahnya harus ada perbaikan mekanisme pembagian secara lebih baik,” ujarnya. Persoalan kedua, masih terjadinya tenda yang berdesakan selama di Mina. Ini jelas tidak menguntungan bagi jamaah sebab mereka tinggal di tempat cukup lama, selama tiga malam. “Bergerak pun susah karena tenda lebih kecil dari yang dulu. Akibatnya, mereka pun mengeluh susah untuk istirahat ataupun tidur.” Sarana kamar kecil, terutama untuk jamaah perempuan dan usia lanjut, juga masih terbatas. Ini membuat jamaah harus antre hingga hingga satu jam. “Layanan ini pun harus diper-

baiki,” tandas Karding. Hal yang lebih menyakitkan, lanjut Marzuki Alie, beredar isu di kalangan jamaah jika pembagian makanan diberikan secara prasmanan keuntungan katering akan lebih besar. Selisih keuntungan tersebut akan diberikan kepada partai penguasa. “Ini artinya kan kepada partai kami. Ini tidak benar,” kata Marzuki. Kecuali masalah makanan, Marzuki juga mendengar kecurigaan adanya tenda jamaah Indonesia yang dijual kepada warga asing. Kabar tersebut sudah dilaporkan ke sektor dan sudah dibahas dengan maktabnya. “Tapi, sayangnya laporan itu tidak didengarkan.” Dia mengatakan, dalam wilayah Indonesia ada satu tenda jamaah Malaysia dan ada juga dalam satu tenda beberapa warga asing Afrika. Marzuki juga mendapatkan kondisi tenda-tenda yang sangat kotor. Muassasahnya tidak mau membersihkan dan menambah suasana maktab sangat kumuh. “Sektor sudah protes tapi tidak didengarkan, karena memang sektor kurang diberi kewenangan untuk memberi sanksi kalau maktab melanggar kontrak,” ujarnya. ■ ed: burhanuddin bella


didaktika

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

Rehabilitasi Sekolah akan Diawasi

Ada beberapa sekolah yang belum melakukan MoU rehabilitasi.

JAKARTA — Sekolah yang rusak berat di Indonesia mencapai lebih dari 100 ribu unit dan memerlukan rehabilitasi sesegera mungkin untuk memperlancar proses belajar mengajar. Beberapa instansi terlibat dalam pendampingan dan pengawasan proses rehabilitasi sekolah ini. “Pengawasan dilakukan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), TNI, dan perguruan tinggi,” ujar Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Bidang Komunikasi dan Media Sukemi, beberapa waktu lalu. Dalam proses itu, kata dia, pendampingan dari BPKP terkait dalam penggunaan anggaran. Untuk TNI, perannya adalah sebagai tenaga kerja dan pengawas, sedangkan pendampingan dari perguruan tinggi berupa pemberian desain bangunan, tenaga, dan cara penggunaan anggaran. “Anggaran perbaikan yang ditransfer ke daerah sudah mencapai 70 persen,” ujar dia. Penyaluran dananya dilakukan dari kas negara ke rekening sekolah. Namun, untuk transfer tersebut, pihaknya mengalami kendala, terutama dari pihak sekolah yang menyerahkan nomor rekening tidak aktif. Akibatnya, pada saat proses transfer, kata dia, dana tidak bisa masuk. Penolakan aliran dana itu, lanjut Sukemi, dilaporkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sukemi meminta agar pihak sekolah memberikan nomor rekening baru yang aktif sehingga penyaluran dana dapat dilakukan dengan mudah dan rehabilitasi bisa segera dila-

kukan. Sampai saat ini, proses penyaluran dana untuk rehabilitasi sekolah tingkat SMP mencapai 94 persen dari total dana Rp 128,97 miliar. Perehabilitasian fisiknya telah mencapai 60 persen, sedangkan penyaluran dana untuk tingkat SD mencapai 65 persen dari dana total Rp 617,845 miliar. Perehabilitasian fisik bangunan SD kini mencapai 20 persen. “Perehabilitasian SD cenderung lebih lamban karena jumlahnya lebih banyak,” katanya. Letak bangunan SD yang rusak pun berada di daerah yang lebih pelosok sehingga medannya lebih sulit dibandingkan bangunan SMP. Selain itu, untuk melakukan rehabilitasi, harus ada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemendikbud dan sekolah. Masalahnya, kata Sukemi, ada beberapa sekolah yang belum melakukan MoU. Dalam rehabilitasi ini, Kemendikbud membagi kerusakan dalam tiga kategori, yakni rusak berat, rusak sedang, dan baik. Rehabilitasi sekolah ini diprioritaskan pada kategori rusak berat, kata Sukemi, yakni bangunan yang rawan untuk kegiatan belajar-mengajar. Target penyelesaiannya adalah pada 2012. Di Indonesia, jumlah bangunan rusak berat mencapai 110.598 sekolah yang sebagian besar terdapat di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat. “Di sana sekolahnya lebih banyak.” Untuk sekolah yang rusak berat, lanjut Sukemi, proses pembangunannya dimulai dari awal. Sekolah lama dirobohkan, seperti di SDN Asem Tiga (Kupang) dan SMP Kragilan (Serang). Selama proses pembangunan itu, tambahnya, dilakukan pemindahan atau relokasi kegiatan belajar-mengajar.

Terganggu karena banjir

Di Semarang, Jawa Tengah, kegiatan belajar-mengajar terganggu karena banjir. Kejadian ini menimpa SDN Trimulyo 2 Semarang. Pada Senin (7/11), puluhan siswanya belajar tanpa mengenakan sepatu. Banjir menggenangi beberapa ruang kelas di sana. Diakui pihak sekolah, ketinggian air akibat hujan deras yang mengguyur sejak Ahad (6/11) siang sampai dengan malam menyurut. Kepala SD Negeri Trimulyo 2 Semarang Endang Yulianati menjelaskan, air memasuki ruang kelas sejak Ahad, namun setelah itu, ketinggian air turun sedikit demi sedikit. Dia mengakui, sekolahnya setiap tahun terkena banjir karena letaknya yang lebih rendah daripada sekitarnya, termasuk jalan di depan sekolah. “Ya mau bagaimana lagi, siswa tetap harus belajar.” Sementara itu, SDN Ceger, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, tak memiliki toilet yang cukup. Dari tiga toilet siswa, hanya satu yang berfungsi. Dita Eka Wibowo, salah seorang guru, mengatakan, kondisi ini sudah terjadi sejak sekitar 1996. “Awalnya cuma satu yang rusak, tapi sekarang bertambah,” katanya, Selasa (8/11). Kepala Sekolah Dasar Negeri Ceger 2 Yudi Djunardi mengatakan, “Disdik berjanji akan segera memperbaiki pada 2012. Lihat saja nanti.” Rusaknya toilet sekolah, menurut Yudi, turut mengganggu kegiatan belajar-mengajar. Sebanyak 148 siswa terpaksa harus pergi ke sungai dekat sekolah. Yang menjadi kekhawatiran Yudi adalah sungai itu berada di dasar tebing kedalamannya 10-15 meter. “Saya takut siswa saya terpeleset atau terkena banjir bandang.” ■ c27/c24/antara ed: dewi mardiani

7

ADITYA PRADANA PUTRA

KERJA SAMA SMART PARAMADINA-ETF: Ketua Umum Eka Tjipta Foundation (ETF) G Sulistiyanto (kiri), Rektor Universitas Paramadina Anies Bawesdan (tengah), dan Wakil Direktur Utama PT SMART Tbk Budi Wijana dalam penandatanganan nota kesepahaman kerja sama di Jakarta, Selasa (8/11). Nota kesepahaman itu untuk pembangunan gedung baru Universitas Paramadina di Jalan TB Simatupang, Jakarta.

Sebanyak 8,3 Juta Penduduk Buta Aksara Burhanuddin Bella JAKARTA –– Saat ini diperkirakan ada 8,3 juta masyarakat Indonesia yang masih mengalami buta huruf. Dari jumlah itu, 5,1 juta (70 persen) di antaranya perempuan. Pemerintah berupaya terus menekan jumlah buta aksara hingga minimal lima persen. Ini sejalan dengan Deklarasi Dakkar yang menyepakati angka buta aksara di dunia harus hilang dari muka bumi minimal lima persen. Berbagai pendekatan dan upaya dilakukan untuk mengurangi penduduk buta aksara. Salah satunya adalah dengan cara kuliah kerja nyata (KKN) tematik yang melibatkan perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) di seluruh Indonesia. “Selain itu, dijalin kerja sama dengan organisasi mitra, seperti Muslimat NU, Aisyiah, Kowani, dan lainnya,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Mohammad Nuh yang disampaikan melalui siaran pers, Senin (7/11). Berbagai upaya itu telah menunjukkan penurunan yang signifikan dari angka sebelumnya. Sejumlah daerah ada yang melakukan inovasi penuntasan buta aksara pembelajaran. Nuh mencontohkan di Kabupaten Karawang dengan metode Inova Kreatif 32 Hari dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan metode Absano. Dengan cara itu, angka buta aksaranya nol. Cara lain penuntasan buta aksara, kata dia, dilakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Ada beberapa pola dilakukan di PKBM yang merupakan ujung tombak dan penggerak pembelajaran di lapangan. “Umumnya, warga buta aksara merasa malu kalau dirinya ketahuan buta aksara,” tuturnya. Deputi Menko Kesra bidang Pendidikan dan Agama Agus Sartono selaku ketua

Harian Pendidikan Untuk Semua (PUS) Nasional mengatakan, kemelekaksaraan menjadi salah satu kontribusi dalam penilaian Human Development Index (HDI). “Karena itu, pemerintah menyepakati Konvensi Dakkar yang salah satu isinya menurunkan angka buta aksara minimal lima persen dari jumlah penduduk Indonesia.” Dampak dari kemelekan ini, kata dia, akan semakin banyak program pemerintah yang tercapai. Contohnya, penurunan angka kematian ibu saat melahirkan, pencapaian PAUD sesuai target, dan banyak lagi. Karena itu, pendidikan untuk semua merupakan target pencapaian pendidikan nasional pada program tahun 2010–2014 yang meliputi enam bidang, yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, Keaksaraan, Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH), Pengarusutamaan Gender

(PUG), dan Mutu Pendidikan. Contoh provinsi yang paling tinggi buta aksaranya di Indonesia adalah Jawa Timur, seperti di Kediri. Kenyataan inilah yang mendorong PKBM Hidayatul Mubtadiin, Kediri, menerapkan pembelajaran aksara kewirausahaan. Di PKBM ini, warga buta aksara selain mendapat pembelajaran mengenai baca tulis, juga belajar kewirausahaan sebagai bekal mereka. Peserta didiknya adalah perempuan berusia rata-rata di atas 60 tahun. Proses belajar mengajar dilaksanakan dua kali seminggu, selama dua jam pelajaran dan dilakukan pada malam hari. Dengan adanya program keaksaraan fungsional, dia berharap, akan mampu meningkatkan taraf pendidikan yang rendah di sana. Langkah ini diarahkan untuk membuka pengetahuan dan wawasan hidup yang dimiliki masyarakat. ■ ed: dewi mardiani PRAYOGI

Komunikasi Jadi Kunci Cegah Bullying ekerasan atau tindakan yang membuat orang lain tertekan (bullying) marak terjadi di kalangan anakanak. Hal itu terjadi karena di dalam hati mereka sudah ada rekaman mengenai kekerasan. Untuk pencegahan bullying ini terus terjadi, tentunya orang tua dan guru berperan penting dalam pembentukan perilaku anak. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak adalah kunci yang tepat untuk mencegah bullying. “Mereka harus berkomunikasi dengan anak-anak, bukan dengan cara dimarahi,” ujar aktivis perlindungan anak dari Sejiwa (Semai Jiwa Amini), Diena Haryana, beberapa waktu lalu. Hubungan anak dan orang tua di rumah, menurutnya, erat kaitannya dengan pendidikan anak. Dalam pendidikan ini, komunikasi digunakan agar keinginan orang tua bisa tersampaikan dengan baik. Contohnya adalah bagaimana mengajarkan disiplin tanpa ke-

K

kerasan kepada anak-anak. Diena menjelaskan, anak-anak yang menjadi pelaku bullying adalah korban dari lingkungan yang tak positif. Perilaku mengkritik dan menghardik yang dilakukan orang tua terhadap anak lamalama direkam dan dianggap sebagai hal biasa. Di samping komunikasi, media massa, televisi, dan perkembangan teknologi, dinilainya juga turut memancing munculnya tindakan kekerasan yang dilakukan anak. Anak-anak adalah copy cat, kata Diena, yang kerap mengimitasi apa yang mereka lihat. Ketika kekerasan yang ditiru, bullying-lah yang muncul. Karena itu, Diena mengatakan, berkomunikasi harus dengan kasih sayang. Guru pun harus bertindak sama. Anak didik yang digertak, kata dia, justru menjauhkan anak dari perasaan aman. Ketika anak dipukul, ada kemarahan yang memperkuat mereka melakukan tindakan kekerasan.

Bullying mengkhawatirkan dan meresahkan karena kejam. Menurutnya, bullying belum sampai pada tindakan kriminal, namun kerap tindakan itu berlebihan, sehingga berakhir di persoalan hukum dan penjara. Dalam hal ini, Diena mengingatkan bahwa kepolisian harus sadar bahwa pelaku adalah anak-anak. Cara penghukumannya berbeda dengan orang dewasa. Komisi Nasional Perlindungan Anak mencatat ada 322 kasus kekerasan yang melibatkan anak hingga Oktober 2011. Jumlah ini meliputi kekerasan yang terjadi di luar dan di dalam sekolah. Pelakunya beragam, mulai dari sesama anak, pendidik, hingga orang tua. Untuk itu, Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menegaskan agar kekerasan harus menjadi isu nasional. “Perilaku kekerasan kini bisa dipelajari dengan mudah. Bullying sudah dianggap sebagai style dan tradisi.”

Dia berpendapat, selama ini kasus kekerasan kurang disikapi secara objektif, terlebih jika pelakunya sesama anak-anak, seperti kasus senioritas di sekolah. Padahal, menurutnya, seorang anak pelaku bullying hampir selalu sebelumnya adalah korban. Jadi, dia hanya meneruskan perilaku yang telah ditanamkan pendahulunya. Seharusnya, kata dia, orang tua, anak, juga pendidik memutuskan rantai bullying ini. “Tak ada hal positif dalam bullying. Yang ada hanya kerusakan psikis dan mental.” Hukuman bagi pelaku bullying selama ini pun belum tepat. Tindakan pidana dan pengucilan, dikatakan Arist, berpotensi menciptakan bullying baru kepada si pelaku, khususnya anak-anak. Jika perilaku bullying dibiarkan, Arist khawatir penerus bangsa ini akan menjadi calon kuat pelanggar hak asasi manusia (HAM) di masa depan. ■ c27/c28 ed: dewi mardiani

Di Usia 70 Tahun, Suroso Tetap Aktif Berwiraswasta

“M

ungkin karena faktor usia yang sudah lanjut, sejak tahun 1985 saya menderita pengapuran. Kalau berjalan, kaki sering terasa sakit,” ujar Suroso. Ia menceritakan, sudah berulang kali mencoba mengatasi keluhannya itu, tapi sakitnya masih tetap datang. Secara medis, penuaan (osteoartritis) atau biasa dikenal dengan pengapuran dapat disebabkan oleh stress mekanik yang berlebihan dan dalam waktu yang lama misalnya pada orang gemuk, olah ragawan yang high impact (bulutangkis, tennis lapangan, basket), usia lanjut, proses biokimia yang imbalance sehingga terjadi pengerusakan tulang rawan sendi. Gejala awalnya adalah nyeri pada sendi baik itu pada sendi tulang belakang, panggul, ataupun lutut cenderung disertai bunyi-bunyi krepitasi. Secara kebetulan, dari sebuah surat kabar ia mengetahui manfaat Gentong Mas. Karena terbuat dari bahan alami yang bebas bahan kimia, kakek 1 orang cucu itu pun tertarik mencoba. Hasilnya... “Setelah minum Gentong Mas secara rutin selama 4 bulan, kini berjalan tidak sakit lagi, ibadah pun jadi lancar.” Ungkap warga Kel. Menteng Atas, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan tersebut. Dengan tubuh yang sehat, kini pria yang masih berwiraswasta di usia 70 tahun tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun tak segan-segan membagi pengalamannya dengan orang lain. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vi-

tamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. Dibandingkan dengan Gula Tebu, Gula Aren mempunyai lebih banyak kandungan makro dan mikronutrien. Selain rasanya manis dan lezat, Gula Aren pun mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, diantaranya adalah Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi dan energi, memperbaiki kerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan. Kandungan Thiamin dalam Gula Aren dapat memperkuat sistem syaraf dan otot, termasuk gejala-gejala pegal-pegal. Sementara Habbatussauda, biji hitam yang telah dikenal ribuan tahun yang lalu dan digunakan secara luas oleh masyarakat India dan Timur Tengah, dipercaya dapat meningkatkan jumlah selsel T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektifitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan demikian, mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Habbatussauda pun dapat menetralkan racun dalam tubuh yang dapat dikeluarkan dikeluarkan melalui kotoran, urine dan keringat, serta bermanfaat untuk mengatasi pengapuran. Meski demikian, pola hidup sehat seperti olah-raga dan mengurangi merokok juga perlu dilakukan. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat mem-

buat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Jakarta Pusat (021) 7150-3671 Jakarta Selatan (021) 71201834, Jakarta Barat (021) 71537244, Jakarta Timur (021) 71503618, Jakarta Utara (021) 37460843 Bekasi (021) 70495100, Depok (021) 37713090, Kota Tangerang (081219269571), Tangerang Selatan (082123371810), Kab. Tangerang (081389651580), Bogor (0852210 19518), Cirebon (0812 216 9618), Banten (0818474322), Jawa Barat (08134689449), Yogyakarta (0813200 01013), Jawa Tengah (081313322669), Jawa Timur (081316821146), Bali (08133 7571457) Lampung (0812 108-83349) Sumatra Selatan (0813 230-17741) Bengkulu (085273023491) Jambi (081366971641) Sumatera Utara (081384777717) Riau (0813 87650717) Aceh (081362900792) Kalimantan Timur (08522 398 2705) Sulawesi Selatan (081322262366) Sulawesi Tenggara (0813 1495 2303) Kalimantan Selatan (0812 5098 0570) Kalimantan Barat (0813 76179880) Kalimantan Tengah (0813 4638 2718), Sumatra Barat (0812 833 07337) NTB (081338 3556 61), Bangka Belitung (0813 2236 4969). G Depkes:PIRT812.3205.01.114 www.gentongmas.com

TERIMA ANUGERAH: Kepala Perwakilan Republika Jawa Barat, Maman Sudiaman (kedua dari kanan), menerima Anugerah Nugra Jasadarma Pustaloka 2011 yang diserahkan oleh Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional Dedi Junaedi (kiri), di Jakarta, Senin (7/11). Anugerah bagi Republika Jawa Barat itu diberikan untuk kategori media massa atas dedikasi dan sumbangsihnya terhadap pengembangan perpustakaan dan minat baca di Indonesia.


internasional

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

AS Lucuti Pangkalan Militer di Irak KHALID MOHAMMED/AP

8

Murray ‘Bunuh’ Michael Jackson

Ditto Pappilanda

Ditto Pappilanda

Dari 505 pangkalan militer AS, kini tersisa 20 unit.

LOS ANGELES — Conrad Murray, dokter pribadi Michael Jackson, dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan tidak terencana, Senin (7/11). Murray dinilai oleh 12 juri telah memberikan Michael obat penenang, propofol, dalam dosis mematikan untuk membantu keluhan insomnianya jelang serangkaian konser kembalinya sang bintang ke jagat hiburan. Seluruh anggota keluarga Michael hadir dalam ruang sidang untuk mendengarkan pembacaan putusan atas Murray. Penggemar setia Michael yang terus mengikuti jalannya persidangan bersorak-sorai saat keputusan juri dibacakan di Pengadilan Los Angeles, Amerika Serikat (AS). “Saya merasa lebih baik sekarang,” ujar ibunda Michael, Katherine Jacson. Murray yang duduk dengan wajah datar mendengarkan pembacaan vonis yang akan mengirimnya ke balik jeruji untuk mendekam selama empat tahun dan kemungkinan membuat izin praktik dokternya dicabut. Dia digiring keluar ruang sidang dengan tangan terborgol menuju penjara sambil menunggu pelaksanaan hukuman pada 29 November nanti. Putusan ini menandai bab terakhir dari tragedi mengejutkan pada 2009, yaitu kematian sang Raja Pop pada usia 50 tahun akibat overdosis menjelang rangkaian 50 konser yang telah dipromosikan besar-besaran di seluruh Amerika Serikat dan Inggris. Michael kadang dipanggil sebagai MJ atau Jacko meski ia sendiri tak menyukai panggilan ini. Dalam laman TMZ, dikatakan bahwa jaksa penuntut umum telah menghadirkan sejumlah saksi yang memberatkan Murray. Mereka yang bersaksi, di antaranya pengawal Jackson, mengatakan bahwa Murray tidak bertindak wajar saat mencoba menyadarkan tubuh Michael yang sudah terbujur kaku di kamarnya pada 25 Juni 2009, kemudian Murray yang gagal memanggil bantuan paramedis tepat waktu, serta upayanya menyembunyikan barang bukti beberapa jam setelah Michael dinyatakan meninggal dunia. Saksi dari paramedis semakin menguatkan keterangan itu, termasuk tim koroner Los Angeles dan ahli medis yang memiliki spesialisasi di bidang obat penenang, yang mengatakan bahwa propofol menjadi penyebab Micheal mengalami serangan jantung. Tiga teman dekat Murray juga dalam kesaksian di persidangan memperlihatkan bahwa Murray tidak memperhatikan kesehatan pasiennya. Tim pembela Murray sempat berusaha memunculkan kemungkinan Michael yang membunuh dirinya sendiri, yang mengonsumsi propofol dalam dosis fatal. Tetapi tidak adanya sidik jari Michael di botol obat penenang menampik upaya ini. Mereka juga mencoba menyiratkan bukti sabotase dan keterlibatan dokter lain untuk menyalahkan kecanduan obat Michael.

BAGHDAD — Pasukan militer Amerika Serikat (AS) meninggalkan kediaman bekas tempat tinggal Saddam Hussein yang dijadikan pangkalan militer terbesarnya di Irak. Dari 505 pangkalan militer AS, kini hanya tersisa 20 unit saja. AS telah mengosongkan Istana Al-Faw milik Saddam yang selama ini disulap menjadi pusat pangkalan militer terbesar AS di Irak dan disebut Kamp Victory. AS juga melucuti toilet yang digunakan di kamar tahanan mantan pemimpin Irak itu. Toilet dari bahan baja antikarat itu dipindahkan dari sel tahanan yang menjadi tempat Saddam menghabiskan dua tahun sebelum dihukum gantung pada 2006. Toilet itu akan dijadikan benda bersejarah bagi AS dan dipamerkan di sebuah museum polisi militer di AS. “Kami tidak mengambil yang menjadi hak rakyat Irak. Kami hanya membawa yang kami taruh saat memerlukannya. Tetapi, saat tidak lagi dibutuhkan, kami membawanya pulang,” kata Letkol Jerry Brooks, sejarawan militer AS dalam tur ke lokasi tersebut, Senin (7/11) lalu. Istana al-Faw dibuat menjadi penjara dengan tingkat keamanan tertinggi bagi Saddam dan keponakannya, Ali Hassan al-Majid alias Chemical Ali. Istana di dekat Bandara Baghdad ini rencananya akan dikembalikan kepada Pemerintah Irak saat pasukan AS mundur dari Irak pada 31 Desember. Kamp Victory yang ditinggalkan AS ini merupakan yang terbesar dari 505 pangkalan milik militer AS. Sekelilingnya dipasangi dinding berpeledak serta kawat berduri sepanjang 42 kilometer. Kamp ini pernah ditinggali oleh 4.000 tentara dan 25 ribu pekerja. Kini, hanya 4.000 tentara tersisa. Setelah sempat mencapai

SAAD SHALASH/REUTERS

jumlah terbanyak dengan memiliki 170 ribu personel pasukan, Washington saat ini hanya meninggalkan 31 ribu personel pasukan di Irak yang tersebar di 20 pangkalan lainnya.

Istana Saddam Istana Al-Faw dibangun dengan gaya bangunan Versailles Prancis. Istana ini dibangun di tengah danau buatan, lengkap dengan jalan penghubung dari tepi danau. Saat masih aktif digunakan pasukan AS, berbagai restoran ala Amerika, seperti Burger King dihadirkan untuk melayani ratusan ribu tentara AS di dalam komplek berdebu tersebut. Kini, semua restoran itu telah ditutup. Kini, istana ini tak lebih dari bangunan yang hancur akibat terjangan bom. Terdapat bagian atap yang sudah terbuka, din-

ding yang memiliki bekas ledakan, dan kolam renang yang kosong dan dipenuhi puingpuing reruntuhan. Pasukan AS sengaja membiarkan bagian depan bangunan dipenuhi reruntuhan untuk mengalihkan keberadaan konstruksi bunker baja di bagian dalam. Aliran listrik di bangunan itu telah lama diputus. Di sebelah sel Saddam terdapat ruang interogasi. Tempat ini dipakai untuk mengurung Saddam sejak 2004-2006 dan Chemical Ali pada 2004-2008. Sebagai penunjuk jalan ke ruangan tanpa jendela Saddam yang berukuran 8x20 kaki, tertulis “Sel Hukuman Saddam Hussein” yang ditempel di dinding. Penjaga Saddam juga membuat tanda “Pintu Nomor 13” di atas pintu masuk sel. ■ reuters/ap ed: yeyen rostiyani

DISULAP JADI PANGKALAN MILITER: Inilah istana al-Faw yang didiami mantan pemimpin Irak, Saddam Hussein, di dekat Baghdad, Irak, beberapa waktu lalu. Amerika Serikat (AS) menyulap istana ini menjadi Kamp Victoria yaitu pangkalan militer AS terbesar di Irak (foto atas). Seorang tentara AS menunjukkan ruang yang dipakai untuk menahan Saddam, terletak di dalam Kamp Victory. Di belakangnya terdapat keran serta bekas toilet Saddam yang sudah dilucuti.

■ ap ed: yeyen rostiyani


internasional

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

Kongres Buka Blokir Dana Palestina Keputusan ini untuk menjaga keamanan nasional AS. WASHINGTON – Bantuan dana sekitar 200 juta dolar AS kelak diterima kembali oleh Palestina. Pada 18 Agustus lalu, Kongres memutuskan untuk menahan kucuran dana tersebut. Ileana Ros-Lehtinen, ketua Komite Hubungan Luar Negeri, mengatakan, keputusan meloloskan dana itu demi menjaga keamanan nasional AS di Palestina. Ia menginformasikan kepada pemerintah bahwa pihaknya tak lagi menahan 50 juta AS sebagai bantuan ekonomi dan 148 guna membiayai bantuan lainnya. Dalam surat terpisah yang dilayangkan ke Kementerian Luar Negeri dan USAID, ia mengutip penjelasan Presiden Barack Obama, bahwa dana itu demi keamanan AS. Tak hanya itu, Pemerintah Israel tak keberatan dengan pemberian dana bantuan ke Palestina. Surat dia kirimkan pada September dan Oktober. Brad Goehner, juru bicara komite, Senin (7/11) mengatakan, pemerintah memberikan penjelasan kepada komite melalui dokumen setebal 1.000 halaman. Meski demikian, Ros-Lehtinen masih memblokir sekitar 192 juta dolar AS lainnya untuk bantuan proyek infrastruktur. Palestina menerima sebanyak 500 juta dolar AS per tahun dari Pemeritah AS, termasuk puluhan juta dolar lainnya untuk melatih pasukan keamanan mereka. Ditahannya sebagian dana oleh Kongres berdampak pada pembangunan infrastruktur yang diawasi USAID. Bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton membicarakan pemblokiran dana bantuan Palestina oleh Kongres dan meminta mereka membantu mendesak Kongres mengubah keputusannya. Di sisi lain, Ros-Lehtinen menyam-

VAHID SALEMI/AP

PROGRAM NUKLIR IRAN ●

Seorang wanita melintas di bekas kantor Kedubes AS di Teheran, Iran, beberapa waktu lalu.

PROSES BAHAN BAKAR NUKLIR 1 Tambang Perlu1.000 ton ore untuk menghasilkan 1kg uranium untuk senjata

Prancis Tolak Serang Iran

2 Penggilingan Ore diolah menjadi "yellowcake" 3 Pengayaan Yellowcake diperkaya dalam difusi gas di fasilitas khusus 4 Konversi Uranium yang sudah diperkaya diubah menjadi logam

Yeyen Rostiyani PARIS – Prancis mengaku “amat cemas” akan potensi militerisasi isu program nuklir Iran. Namun, Prancis menegaskan sikapnya menentang serangan militer terhadap Iran karena akan menyebabkan kerusakan yang tidak bisa diperbaiki. Sikap tegas itu diungkap Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe, Selasa (8/11). “Kami amat cemas jika Iran sampai melampaui batas, karena akan merusak stabilitasi kawasan,” kata Juppe kepada radio RTL. Jika laporan IAEA pekan ini menyebutkan bahwa Iran sedang membangun fasilitas senjata atom, kata Juppe, maka Prancis tak akan ragu-ragu mendukung sanksi PBB. “Posisi Pracis amat tegas: jika kita perlu memperkuat sanksi, kami siap.” Namun, Juppe mengatakan, akan berupaya semaksimal mungkin menghentikan aksi militer. Kekhawatiran Prancis ini terkait memanasnya spekulasi bahwa Israel sedang menyiapkan

5 Plat bahan bakar Perlu uranium dengan pengayaan 20 persen untuk reaktor riset seperti di Teheran

A

tang haji tak membantunya memahami apa yang sebenarnya terjadi. “Tapi, saat kita benar-benar menjalaninya, ini sangat berat, mesti bekerja keras. Tapi, ini juga merupakan aktivitas yang paling berkesan dalam hidup saya,” ujarnya. David Codolidge (32), seorang chaplain Muslim di Brown University, AS, mengatakan, seseorang membutuhkan uang, kekuatan fisik, dan karakter untuk menghadap Tuhannya. Jika orang itu mampu sepenuhnya membaktikan diri pada keyakinannya, akan memudahkannya menjalankan keyakinan kala kembali ke rumah dan menempuh kehidupan sehari-harinya. Yousef Awaida (22) memandang ritual haji menyajikan ketenangan dan kesatuan yang sangat besar di planet ini. Jutaan orang datang

Joint Operating Body

PERTAMINA – PETROCHINA SALAWATI Dengan ini kami mengundang para rekanan yang mampu untuk mengikuti pra-kualifikasi dalam rangka pelelangan tersebut di bawah ini: Lelang Ulang No. PPS-370-S

Perihal LCT Charter Services

Persyaratan, Klasifikasi, dan Kualifikasi Memiliki Sertifikat yang dikeluarkan oleh Asosiasi/Panitia Sertifikasi yang berwenang dengan klasifikasi sbb: Klasifikasi : Jasa Lainnya; Bidang Usaha : Penyewaan alat angkutan darat/ Laut/udara; Kualifikasi : Usaha Menengah Rekanan yang berminat harus telah memiliki pengalaman dalam bidang pekerjaan ini selama tujuh (7) tahun.

Rekanan yang berminat harap mengajukan pendaftaran secara tertulis, dengan melampirkan Dokumen Pra-Kualifikasi, yang dapat diambil pada Sekretariat Panitia Lelang, lengkap dengan lampirannya. Hanya rekanan yang menyerahkan dokumen secara lengkap akan dipertimbangkan dalam pra-kualifikasi. Pendaftaran terakhir pada tanggal 14 November 2011, pukul 14:00 WIB, dan dilakukan di kantor kami: Sekretariat Panitia Lelang JOB Pertamina-PetroChina Salawati Menara Kuningan 17th Floor Jl. HR. Rasuna Said Block X/7 Kav.5, Jakarta 12940, Indonesia Panitia Lelang JOB Pertamina-PetroChina Salawati

membekal keinginan yang sama, mencari keagungan dan ampunan Tuhan. Mungkin dalam realitas, ada dari mereka saat tak berada di Makkah saling bertempur menumpahkan darah satu sama lain. “Tapi, pada momen ini, di kota ini, saya tidak melihat satu pun konfrontasi yang mencuat,” ujarnya. Di Tanah Suci, Muslim dapat memperkuat dasar keimanannya. Menjadi satu tubuh dan menghamba pada satu Tuhan. Amaan Haq juga merasakan hal yang sama seperti diungkapkan oleh saudara Muslimnya itu, Awaida. Menurut Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Relations (CAIR) Nihad Awad, antusiasme pemuda Muslim sangat tampak. Mereka berkeinginan untuk membangkitkan kesadaran

Khondab Arak Lashkar-Abad IRAK

TEHERAN Gorgan Jabr Iban Hagan Qom Ramandeh Natanz

Saghand Narigan

Darkhouin

Zarigan

ARAB SAUDI

Pemrosesan/ pengayaan uranium Penambangan uranium Fasilitas air berat

I R A N

Bushehr

Reaktor air ringan

Gachin

Fasilitas/ reaktor riset

200 km

Fasilitas di Isfahan adalah sebuah fasilitas berbahan bakar atom pertama Iran

serangan ke situs-situs nuklir Iran, menjelang laporan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengenai aktivitas nuklir Iran. Terkait program nuklirnya, Iran telah dijatuhi sanksi empat putaran. Iran selama ini diminta menghentikan program pengayaan uranium. Barat mencurigai, program tersebut ditujukan untuk membuat senjata nuklir. Iran sendiri berulang kali menyatakan program nuklirnya adalah untuk membangun pusat listrik tenaga nuklir (PLTN). Namun, Rusia dan Cina sebagai pemegang hak veto di Dewan Keamanan PBB, mengingatkan bahwa sanksi baru terhadap Iran akan sulit mendapat dukungan. Senin lalu, Ru-

AMMAR AWAD/REUTERS

maan Haq (27) berbagi kisah. Perjalanan ke Tanah Suci yang ditempuh bersama istri yang baru saja dinikahinya membuat dia banyak menarik pelajaran. Ia melihat banyak orang dari berbagai kalangan berkumpul menunaikan ritual yang sama. Orang dari Brasil, Spanyol, Cina, dan Jepang berbicara dengan bahasa yang berbeda, namun berkumpul karena ikatan satu keyakinan, Islam. Bagi dia, haji adalah sebuah kekuatan yang memperbarui keimanannya. Kekaguman ia rasakan saat melihat banyak jamaah dari berbagai negara berada di Makkah dan tentu saja, ia melihat Ka’bah langsung dengan mata kepalanya sendiri. Ia menuturkan, selama satu dekade terakhir, Islam tak dipandang secara positif. Namun, peristiwa haji benarbenar memperlihatkan bagaimana setiap orang hadir dari seantero dunia dengan alasan sama. “Ini mengagumkan. Tak ada diskriminasi sebab semua individu ada di Tanah Suci bagaikan satu tubuh. Ada persaudaraan dan kebersamaan yang sangat kuat,” kata Haq, warga AS, seperti dikutip CNN, Senin (7/11). Ia melanjutkan kisahnya. Tumbuh di keluarga Muslim dan membaca buku serta melihat video ten-

Ramsar Mo-Allem Kalayeh*

TURKMENISTAN

Sumber: Global Security.org, U.S. Department of Energy, Office of Strategic Planning

Menemukan Jati Diri di Tanah Suci Oleh Ferry Kisihandi

Laut Kaspia

Bonab

AFGHANISTAN

but baik sikap AS menghentikan sumbangan dana ke UNESCO sebesar 60 juta dolar seusai Palestina diterima sebagai anggota penuh badan PBB tersebut. “Itu adalah kebijakan yang benar dan harus diteruskan untuk mengingatkan badan PBB lainnya agar tak mengikuti langkah UNESCO.” Jubir Kementerian Luar Negeri AS Victoria Nuland mengaku dia tidak mendengar keputusan yang dibuat Ros-Lehtinen. “Tetapi, jika faktanya pemblokiran telah diangkat, hal itu sesuatu yang patut kita syukuri.” Dia menambahkan bahwa pemerintah telah bekerja keras menjelaskan kepada Kongres betapa pentingnya uang bantuan itu. Pejabat Israel, jelas dia, berkepentingan pula dalam memastikan bahwa AS mendukung stabilitas di Palestina. Sementara itu, Presiden Palestina Mahmud Abbas mengusulkan kepada Hamas untuk menyelenggarakan pemilu pada Mei 2012. Ia telah menjelaskan hal ini kepada pimpinan Fatah. Abbas mengatakan, akan mempersiapkan pemilu agar berjalan dengan baik namun ia menegaskan tak akan bersaing dengan kandiat lainnya menjadi presiden. Ia tak ingin lagi memangku jabatan itu. Rencananya, ia menyampaikan usulan ini saat betemu dengan Kepala Biro Politik Hamas Khaled Meshal, pekan ini atau pekan depan. Abbas dan Meshal diharapkan bertemu di Kairo, Mesir, setelah libur Idul Adha yang berakhir Rabu ini. Penetapan waktu pemilu menjadi salah satu perdebatan antara Fatah dan Hamas. Abbas menginginkan pemilu dihelat sesegera mungkin tetapi Hamas ingin menundanya. Sejumlah informasi mengungkapkan, Abbas meminta Fatah menyiapkan diri menghadapi pemilu dan tidak menutup kemungkinan pemilu dilakukan sebelum Mei, yaitu Februari. “Anda harus mempersiapkan pemilihan dari sekarang, jangan bilang saya tak pernah memberi tahu,” kata Abbas, yang menolak dicalonkan lagi dalam pemilu. ■ ap ed: ferry kisihandi

Ditto Pappilanda

9

akan nilai-nilai agamanya. Mereka dituntun kembali kepada apa yang telah ditanamkan Nabi Ibrahim, yaitu mengusung persatuan, perdamaian, dan keadilan. “Ini prinsip utama yang diajarkan Ibrahim.” Ia meyakini pula bahwa di tengah carut-marut dunia dan ketidakpastian ekonomi, banyak anak muda Muslim yang pergi berhaji untuk merasakan indahnya persatuan dan persahabatan. Bukan karena keturunan atau status sosial, melainkan keyakinan agama. Apalagi, jamaah haji mesti mengenakan pakaian yang sama dan membuang semua penanda sosial. “Saya pikir, mereka menemukan kembali rasa bangga atas warisan Islam. Kini, kian banyak orang yang berhaji sebab ingin meraih nilai-nilai luhur untuk mereka terapkan dalam kehidupan keseharian,” kata Awad. Dengan demikian, haji membantu mereka kembali pada akar dan identitasnya sebagai seorang Muslim yang patuh pada nilai-nilai Islam. Semoga, ujar Awad, pengalaman mengesankan yang dirasakan anak-anak muda itu menginspirasi mereka sebagai sosok yang konstruktif. Lebih jauh, mereka mewujud sebagai teladan moral. Jika jutaan manusia haji, menurut istilah cendekiawan Muslim Ali Syariati, mampu menghayati ibadah hajinya, tentu mereka akan menjadi penyebar kebaikan. ■

sia dan Iran pun mengingatkan bahwa intervensi militer pada Iran akan mengakibatkan korban sipil dan menciptakan ancaman baru pada keamanan global. Sementara dari Israel diberitakan, Menteri Pertahanan Ehud Barak masih belum menyingkirkan kemungkinan serangan militer ke Iran. Ia mengkritik sanksi kepada Iran yang dinilainya tidak efektif. Kepada Israel Radio, Barak mengatakan, “Selama tidak ada sanksi (yang efektif –Red), dan sanksi seperti itu memang terbukti tidak efektif, Israel akan terus merekomendasikan bahwa tidak ada pilihan yang mustahil.” ■ reuters/ap

Sarkozy: Netanyahu ‘Pembohong’ LIONEL BONAVENTURE/REUTERS

Yeyen Rostiyani PARIS –– Presiden Prancis Nicolas Sarkozy tertangkap telinga wartawan mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pembohong. Kata-kata ini diucapkan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama saat konferensi pers dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Cannes, Prancis, pekan lalu. Pembicaraan dimulai ketika Obama mengeluh karena Prancis tidak memberi informasi sebelum menyetujui keanggotaan Palestina di UNESCO, 31 Oktober lalu. “Saya tidak tahan dengan Netanyahu. Ia pembohong,” kata Sarcozy dalam bahasa Prancis dan tertangkap telinga sejumlah wartawan. Obama tak menangkis ucapan Sarkozy ini. Ia malah mengatakan, “Anda mungkin muak terhadapnya, namun saya harus berurusan dengan dia setiap hari.” Petikan ucapan Sarkozy ini tertangkap lewat headphone penerjemah yang dipasang sejumlah wartawan. Biasanya headphone baru dinyalakan dan penerjemah mulai bertugas saat konferensi dimulai. Awalnya, para wartawan sepakat tidak menyebarluaskan percakapan ini dengan alasan menghormati Sarkozy. Namun, petikan pembicaraan itu akhirnya dimuat laman Arret sur Images, Selasa (8/11), dan dikonfir-

Nicolas Sarkozy

masi sejumlah wartawan media lainnya yang juga mendengar. Menurut laman the Telegraph, bocoran percakapan itu menjadi bukti bahwa sikap antipati Barat yang kian tumbuh terhadap Netanyahu. Obama sendiri sempat berulang kali bersitegang dengan Netanyahu. Maret 2010, misalnya, Obama meminta izin untuk makan malam bersama keluarga dan meninggalkan ruangan di tengah percakapan sengit bersama Netanyahu. Netanyahu pun dibiarkan berada di Gedung Putih selama lebih dari satu jam. ■ reuters


pro kontra

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

10

PRIYO SIDIPRATOMO KETUA IKATAN DOKTER INDONESIA

Kembalinya Hepatitis A

Pemerintah Lalai Kampanye Hidup Sehat

B

erperilaku hidup bersih dan sehat. Tampaknya itu menjadi kata kunci mencegah penyebaran penyakit hepatitis A yang kini mulai menyebar di sejumlah daerah. Penyakit yang ditularkan melalui virus ini menyebar melalui kotoran. Makanan dan minuman yang tercemar bisa menjadi perantaranya. Penderita yang terserang hepatitis A biasanya mengalami gejala demam, letih, lemah, dan lesu. Pada beberapa kasus seringkali penderita muntah terus-menerus sehingga menyebabkan seluruh badannya terasa lemas. Sejatinya, penyakit hepatitis A ini yang paling ringan dibandingkan jenis hepatitis yang lain. Selama makanan dan minuman itu sudah dimasak matang, mestinya tidak akan tertular. Kalau memang sudah tertular, penderita harus benar-benar istirahat. Sebab, virus hepatitis A ini bisa sembuh dengan sendirinya. Tidak ada obatnya selain istirahat. Penyakit ini perlu diwaspadai karena secara sporadis muncul di sejumlah daerah dan langsung menyerang korban dalam jumlah besar. Di Sawangan, Depok, Jawa Barat, misalnya, sebanyak 68 siswa telah didiagnosis terkena hepatitis A. Ketua Ikatan Dokter Indonesia Priyo Sidipratomo menduga sumber penyakit ini memang ada di Depok. Meski cara penyebarannya perlu dikaji lagi untuk memastikannya. Bisa saja, ada hubungannya dengan masalah sanitasi di sekolah. Namun, apa pun ceritanya, orang tua disarankan untuk memberikan bekal makanan pada anak-anaknya untuk meminimalisasi kemungkinan terjangkit penyakit ini. Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti memandang pihak sekolah harus memastikan kesehatan di tempat masing-masing. Bila ada seorang siswa yang positif terjangkit penyakit ini maka disarankan untuk istirahat di rumah, tak perlu ke sekolah dulu untuk menghindari penularan. Penyakit ini memang tidak berbahaya, namun Ali Ghufron menegaskan penyebarannya harus tetap dikendalikan agar tidak menulari banyak orang. Karena bisa jadi, ini merupakan fenomena gunung es. ■

Oleh Esthi Maharani Apa penyebab merebaknya hepatitis A? Mekanisme penularan penyakit ini lewat oral. Kemungkinannya banyak, mulai dari sumber makanan dan sumber air yang tercemar lalu dikonsumsi, hingga peralatan makan yang dicuci dengan sumber air tercemar itu dan belum sepenuhnya kering. Tetapi, di luar itu, hal yang sering terlewat untuk dipikirkan adalah sanitasi lingkungan. Sanitasi lingkungan sering kali menjadi masalah. Seharusnya, sanitasi menjadi hal dasar yang diperbaiki jika ingin memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Pemerintah minimal bisa melakukan penyuluhan mengenai sanitasi lingkungan yang baik kepada masyarakat, termasuk sekolah. Harus lebih intensif. Penyuluhan sanitasi lingkungan oleh pemerintah lewat pengendali penyakit dan penyehatan lingkungan (P2PL) yang saya lihat agak kendur. Sering kali masyarakat lupa dan pemerintah alpa untuk mengampanyekan hal ini. Padahal, sanitasi lingkungan bisa diperbaiki dan dirancang dengan sederhana. Hal ini diperlukan agar saluran pembuangan sesuai standar kesehatan dan tidak berpotensi menimbulkan penyakit. Apakah juga ada hubungannya dengan perilaku seseorang? Ya. Sangat berhubungan. Hepatitis A itu muncul dari virus yang disebarkan oleh kotoran yang mencemari makanan atau minuman yang telah terkontaminasi virus tersebut. Maka,

kalau sanitasi tidak baik, potensi untuk mencemari akan lebih besar. Misalnya, letak antara jamban dan sumber air harus benar-benar diperhitungkan. Jangan asal ditempatkan, ada standarnya. Jika tidak, rembesan air dari jamban bisa masuk ke sumber air dan menyebabkan virus berkembang. Inilah yang sering kali diabaikan. Ada kasus merebaknya hepatitis A di sekolah, misalnya di Depok, Jawa Barat? Pertama, harus dilihat sumber masalahnya ada di mana. Harus dilakukan pengecekan. Tetapi, jika melihat kasus di Sawangan, Depok, di mana ada 68 siswa terkena hepatitis A, kemungkinan memang sumbernya ada di sana. Tetapi, cara penyebarannya pun harus dikaji ulang. Misalnya, apakah benar berasal dari makanan yang dikonsumsi di sekitar sekolah. Jangan-jangan kantin sekolahnya bermasalah atau jajanan di sekitar sekolah yang tidak bersih dan sehat. Tetapi, perlu juga ditelusuri apakah ada hubungannya dengan masalah sanitasi di sekolah. Saya pikir perlu juga dicek apakah jamban di sekolahnya memenuhi persyaratan jarak dengan sumber air atau tidak. Dikhawatirkan, air dari situ sudah terkontaminasi yang kemudian dipakai untuk kegiatan konsumsi, seperti minum, masak, atau mencuci peralatan makan.

berikan bekal makanan pada anakanaknya. Jadi, mereka tidak usah jajan di sekolah sehingga kesehatan dan kebersihannya pun lebih terukur dan terjaga. Sekolah pun sebaiknya berbenah untuk penataan konsumsi dan sanitasi di lingkungannya. Harus ada standardisasi makanan dan minuman yang dikonsumsi para siswa. ■ ed: rahmad budi harto

Apa saran untuk kasus ini? Akan lebih baik jika para orang tua ikut berperan dengan memANTARA

ALI GHUFRON MUKTI WAKIL MENTERI KESEHATAN

Mungkin Fenomena Gunung Es ANTARA

Oleh Esthi Maharani Hepatitis A sudah merebak di beberapa sekolah di Jawa Barat? Untuk di sekolah, sebagai lingkungan terdekat kedua setelah keluarga, harus ada mekanisme yang memastikan kesehatan untuk para siswanya. Misalnya, dengan mengaktifkan unit kesehatan sekolah (UKS). UKS ini harus bergerak untuk memberitahukan kepada siswa minuman dan makanan yang sehat. Tak hanya itu, sosialisasi perilaku yang sehat dan bersih juga akan sangat membantu. Seperti mencuci tangan sebelum makan. Kantin di sekolah pun harus diperhatikan seperti standardisasinya. Sering kali makanan di kantin tidak memperhatikan tingkat kebersihannya. Jangan sampai makanan yang tersedia dihinggapi lalat, sehingga harus ditutup rapat. Sekolah harus tegas untuk menerapkan higienitas di kantin dan lingkungan sekolah. Kalau sampai gara-gara

:: sudut pandang :: Oleh Israr Itah

ua bulan belakangan ini mungkin menjadi masa yang melelahkan bagi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alifian Mallarangeng. Boleh jadi, pikiran dan tenaganya habis dicurahkan untuk memastikan SEA Games XXVI berjalan sesuai rencana. Tidur Pak Manteri mungkin tak lagi nyenyak menjelang pembukaan pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara pada Jumat (11/11) ini di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel). Ia pasti berharap semuanya lancar, padahal kita semua tahu, persiapan kita sebagai tuan rumah yang baik agak memprihatinkan—kalau tidak boleh dibilang memalukan. Pada momen menghitung hari sekarang ini, idealnya tuan rumah tinggal berkonsentrasi memikirkan opening dan closing ceremony serta beberapa remeh temeh di seputar penyelenggaraan.

D

penyakit ini pihak sekolah meliburkan diri, rasanya harus dilihat contoh kasusnya. Apalagi jika diindikasikan sumber penyakitnya berasal dari lingkungan sekolah. Kalau ada satu orang yang terserang penyakit itu di sekolah, memang sebaiknya yang bersangkutan tidak masuk sekolah dulu untuk menghindari penularan pada orang lain. Tetapi, saya ingatkan lagi, kalau penyakit ini bisa diatasi asal higienitas benarbenar terjaga.

penyelidikan epistemologis untuk memastikan sumber penyakitnya. Misalnya, kasus awal munculnya hepatitis A dari mana, penderita sedang apa dan melakukan apa saja, termasuk makanan dan minuman yang dikonsumsinya sebelum terkena virus tersebut. Setelah itu, baru bisa diambil sampel untuk menyimpulkan sumber virus hepatitis dan bagaimana tindak lanjutnya. Kalau ada sumber air yang sudah tercemar, maka diberikan kaporit. Penting pula untuk dilakukan surveillance atau pengecekan kesesuaian data dan kondisi di lapangan. Pengecekan itu memang sebaiknya dilakukan secara

Apakah hepatitis A bisa menyerang bersamaan? Ya bisa saja. Contohnya, karena kontaminasi air yang diminum secara bersamasama. Maka dari itu, perlu dilakukan

terus-menerus. Apalagi untuk kawasan yang kondisi lingkungannya sudah tidak memadai, dalam artian kondisi airnya ataupun lingkungan yang membutuhkan perhatian ekstra untuk tingkat kebersihannya. Apakah hepatitis A berbahaya dan bagaimana cara penanggulangannya? Sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Tetapi, yang namanya penyakit tetap harus kita kendalikan agar tidak menular ke orang lain. Caranya, masyarakat harus benar-benar paham bahwa penyakit ini bisa dicegah dengan pola hidup yang bersih dan sehat. Apa yang dikonsumsi akan sangat berpengaruh terutama jika dilihat dari tingkat higienisnya. Contohnya air minum. Masyarakat harus memastikan air sudah dimasak dan tidak terkontaminasi. Termasuk makanan pun harus higienis. Biasanya, yang berat ketika ada satu penyakit, termasuk hepatitis A dilihat berdasar case fatality rate (CFR). CFR

sendiri adalah persentase orang yang meninggal di antara orang yang mengalami suatu penyakit. Angka pengukuran ini umum digunakan pada penyakit menular. Artinya, dengan melihat CFR-nya dapat dilihat berapa banyak orang yang terkena penyakit tersebut dan berapa banyak korban yang meninggal karenanya. Nah, sejauh ini untuk hepatitis A, CFR-nya belum ada yang menunjukkan korban meninggal. Apakah ada kemungkinan hepatitis A ini seperti fenomena gunung es? Mungkin saja. Apalagi ada kasus yang ketahuan menjangkiti puluhan siswa di Sawangan, Depok, Jawa Barat, yang mencapai 68 orang. Kalau kenyataannya sebanyak itu, bisa saja lingkungan sekitar juga mengalami hal yang sama. Artinya, hepatitis A mungkin juga seperti fenomena gunung es. Hanya saja saya yakin tidak sebanyak HIV/AIDS. ■ ed: rahmad budi harto

Pak Menteri dan Tri Sukses SEA Games Malangnya itu tidak terjadi di sini. Kita masih berkutat pada soal venue, akomodasi para peserta, serta sarana dan prasarana pendukung yang belum sepenuhnya beres. Di tengah kondisi tidak ideal ini, saya menaruh respek tinggi terhadap Pak Menteri. Pria kelahiran Makassar 14 Maret 1963 ini tetap menunjukkan optimisme tinggi bahwa SEA Games akan berlangsung lancar. Dalam berbagai kesempatan, ia tak pernah lupa menyampaikan target tri sukses SEA Games, Yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses dalam aspek ekonomi. Semua disampaikan dengan penuh semangat. Tak lupa—tentu saja—senyum lebar yang menjadi ciri khasnya selama ini. Saya salut karena Pak Menteri begitu tenang menghadapi semuanya. Dia santai saja mengatakan venue dayung di Cipule,

Karawang, tinggal membereskan hal-hal kecil. Padahal, menara harus dimundurkan dan ruangan atlet belum rampung saat dia mengutarakan itu. Senyumnya juga tak hilang ketika awak media menanyakan tentang tidak terdengarnya lagu kebangsaan Filipina dan Vietnam pada pertandingan cabang sepak bola. “Ini kesalahan kecil saja di CD dan player-nya. Tidak akan terjadi lagi,” katanya santai. Itulah sebabnya saya tidak mau tahu dan tidak akan mau mencari tahu, apakah Pak Menteri dapat tidur nyenyak belakangan ini. Saya percaya segala persoalan yang menumpuk di seputar penyelenggaraan SEA Games ini bukan perkara besar baginya. Tidak, saya tidak akan pernah memikirkan Pak Andi dengan segala beban berat di pundaknya saat ini. Yang ada di benak saya saat ini adalah nasib rekan-rekan wartawan dalam meliput event

Ini kesalahan kecil saja di CD dan playernya. Tidak akan terjadi lagi.

Andi Alifian Mallarangeng Menpora

akbar dua tahunan ini serta para atlet yang akan berjuang demi Merah Putih. Saat tulisan ini dibuat seorang rekan mengirimkan foto Media Press Center (MPC) dan International Broadcast Center (IBC) di seberang Kompleks Olahraga Jakabaring. Ruangan yang seharusnya sudah berisi sejumlah perangkat elektronik untuk

menopang tugas kewartawanan masih kosong melompong. Hanya ada sebaris kursi panjang mengisi ruangan luas itu. Wartawan sekarang telah dilengkapi peralatan canggih untuk melaksanakan tugasnya mencari dan mengirimkan berita. Akan tetapi, MPC dan IBC adalah sebuah keniscayaan untuk event sebesar SEA Games. Entah bagaimana para awak media bisa bekerja maksimal dengan kondisi seperti ini. Ini belum seberapa. Ibarat lakon, kondisi lebih memprihatinkan dialami pemeran utama, yaitu para atlet. Mulai dari uang saku tersendat, uji coba tertunda, penginapan yang tak jelas, hingga peralatan pertandingan yang masih juga belum tersedia, padahal mereka harus bertempur dalam hitungan hari. Sebanyak 120 atlet dayung belum mendapatkan kejelasan penginapan di Karawang, tempat

perlombaan dilangsungkan. Mereka, hingga hari ini, mesti bolak-balik dari mes pelatnas di Jatiluhur ke Cipule, Karawang. Padahal, beberapa di antara mereka akan turun di banyak nomor. Atlet panahan membeli anak panah sendiri menggunakan kocek mereka langsung ke Kuala Lumpur Malaysia. Atlet balap sepeda trek, panjat dinding, dan menembak tidak akan diakui catatannya jika seandainya memecahkan rekor dunia. Penggunaan material venue yang tidak memenuhi standar federasi internasional menjadi alasannya. Kalau sudah begini, saya hanya bisa bertafakur untuk kemudian memanjatkan doa. Semoga para atlet kita bisa berjaya menjadi yang terbaik dan merebut predikat sebagai juara umum. Saya kira, 240 juta penduduk Indonesia mendoakan hal yang sama, termasuk Pak Menteri. Ya kan, Pak? ■


publik

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

Asteroid Raksasa Lintasi Bumi

Apophis mungkin berasal dari planet di dekat Bumi.

JAKARTA — Sebuah asteroid raksasa dengan diameter sekitar 400 meter melintasi Bumi dengan jarak lintasan terdekat pagi ini sekitar pukul 06.00 WIB. Asteroid bernama 2005 YU55 ini melintas di antara orbit Bumi dan Bulan dengan jarak terdekat 325 ribu kilometer. Lintasan asteroid ini adalah yang terdekat dari Bumi selama 200 tahun terakhir. Asteroid ini juga merupakan batu angkasa terbesar yang melintasi Bumi sejak 1976. Namun, ilmuwan Laboratorium Propulsi NASA Lance Benner mengatakan, Bumi masih aman dari kemungkinan hantaman asteroid ini. “Berdasarkan simulasi di komputer kami, Asteroid 2005 YU55 tidak akan menghantam Bumi setidaknya dalam kurun waktu beberapa ratus tahun ke depan,” ujar Benner seperti ditulis BBC, Selasa (8/11). Asteroid sebesar kapal induk dan berwarna gelap ini berputar pada porosnya sekali setiap 20 jam saat melintas di luar angkasa. Kedatangan asteroid ini memberi kesempatan bagi para ilmuwan untuk lebih detail menelitinya. Bahkan, NASA mengumumkan para astronom amatir bisa melihat asteroid ini dengan teleskop berukuran 15 cm. Para ilmuwan profesional akan meneliti asteroid dengan bantuan Observatorium Goldstone di Kalifornia dan Observatorium Arecibo di Puerto Riko. Bumi beberapa kali dikunjungi 2005 YU55. Asteroid ini bahkan diramalkan sangat mungkin menghantam Bumi saat melintas kembali pada 2029 atau 2036. Pada 13 April 2029, diperkirakan asteroid tipe C ini akan melintas dengan jarak hanya 29.500 kilometer dari Bumi. Dosen Program Studi Astronomi Institut Teknologi

lama sepekan untuk proses sterilisasi sekolah dengan kerja bakti bersih lingkungan. Data Puskesmas Sawangan menyebut, jumlah siswa yang mengalami gejala hepatitis mencapai 70 orang dan 11 siswa masih dirawat inap di rumah sakit. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Kota Depok Siti Khairiyah menduga penyakit itu berasal dari jajanan yang kurang steril ditambah siswa terbiasa jajan bersama-sama. SMKN 2 tidak memiliki kantin sehingga siswa jajan di warung sekitar sekolah. Menurut Siti, kantin sehat akan didirikan di setiap sekolah dengan proyek percontohan baru ada di SMPN 9 dan SMK Prisma. Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Alma Lucyati menyatakan tidak ada endemi hepatitis A di wilayahnya, hanya kebetulan ada kejadian khusus di Bandung. Kasus itu, kata Alma, hanya terjadi di Universitas Parahyangan dan sudah dilokalisasi. Saat ini, Dinas Kesehatan sedang melakukan investigasi dan pemetaan kasus dengan mewawancarai para mahasiswa yang terjangkit dan pi-

TARGET UTAMA ................................................................ dari Hlm 1 SEA Games 1997 di Jakarta. Kala itu kontingen Indonesia mutlak menjadi juara umum dengan perolehan 194 emas, 101 perak, dan 115 perunggu. Namun, torehan rekor itu tidak lantas memberi kepuasan pada ratusan ribu penonton yang memadati Stadion Gelora Senayan (sekarang Stadion Utama Gelora Bung Karno). Sebaliknya, kerusuhan justru pecah di Senayan dan nyaris mengganggu akhir pelaksanaan SEA Games 1997. Semuanya akibat satu emas sepak bola yang raib dari genggaman seusai timnas Indonesia takluk dari tim Gajah Putih Thailand lewat drama adu penalti. Peristiwa ini bahkan menjadi awal keterpurukan prestasi kontingen Indonesia di SEA Games berikutnya, terutama di ca-

Mohammad Akbar, Mansyur Faqih

AP

Peneliti Jet Propulsion Laboratory NASA Lance Benner berdiri di dekat radio teleskop di observatorium Goldstone Deep Space, Fort Irwin, Kalifornia, Amerika Serikat, sambil memperlihatkan foto radar asteroid 2005 YU55, Senin (7/11). Radio teleskop itu telah memantau pergerakan asteroid 2005 YU55 yang melintas dekat bumi pagi ini WIB.

KASUS HEPATITIS ............................................................. dari Hlm 1 Parahyangan Bandung dihebohkan dengan kasus hepatitis A secara massal yang menyerang lebih dari 40 mahasiswanya. Kasus hepatitis kemudian muncul di Kecamatan Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (7/11). Sebanyak 68 siswa dan guru SMKN 2 Depok positif mengidap hepatitis A dengan gejala mata kuning, tubuh terasa lemas, dan kulit juga kuning. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Depok Ani Rubiani menyatakan, wabah hepatitis di wilayahnya sudah dianggap sebagai kejadian luar biasa (KLB). Dinas Kesehatan akan mengambil sampel makanan dari warung sekitar sekolah dan juga kualitas air tanahnya. ‘’Kami sedang melakukan investigasi untuk mencari sumber penyakit tersebut, yang berasal dari kadar air sekolah, barang jualan di warungwarung dekat sekolah,’’ kata Ani, kemarin. Siswa SMKN 2 yang terkena hepatitis, Nanda Febrianti, mengatakan dirinya mengalami gejala mual, demam, dan muntah-muntah pada akhir Oktober lalu. Akibat banyaknya siswa dan guru yang sakit, sekolah itu pun terpaksa meliburkan aktivitas belajar se-

Cukup Sjafruddin Saja

PENGAMATAN

Bandung (ITB) Budi Darmawan menjelaskan, 2005 YU55 tak terlihat dari Indonesia karena melintas pada pagi hari. Observatorium Bosscha di Lembang, Jawa Barat, pun, katanya, tak bisa melihat benda langit pecahan dari planet ini karena peneropongan harus dilakukan pada malam hari. Tempat di dunia yang bisa melihat asteroid ini, ujar Budi, kemungkinan di Amerika Utara. Asteroid 2005 YU55 juga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. “Jika ingin melihat, harus menggunakan teleskop optik ukuran 15–20 cm,” ujar dia. Menurut Budi, gerakan asteroid akan sangat cepat ketika melintasi Bumi. Dia sependapat dengan penjelasan NASA bahwa asteroid ini tak akan membahayakan Bumi atau menyerempet Bumi sekalipun. Asteroid dapat dilacak dengan menggunakan radar seperti di bandara. “Tapi radarnya lebih besar.” Dari radar tersebut pantulan asteroid akan diterima. Peneliti kemudian dapat mengetahui ukuran, rotasi, dan permukaan asteroid. Sayangnya, di Indonesia belum ada penelitian menge-

bang sepak bola. Setelah 1997 hingga SEA Games Laos 2009, Indonesia seakan bermetamorfosis menjadi kekuatan kedua olahraga di Asia Tenggara, jauh di belakang Thailand. Celakanya, prestasi yang paling parah terjadi di lapangan hijau. Seusai laga final di Senayan, timnas sepak bola Indonesia justru jadi tim “bulan-bulanan” kesebelasan lain. Di SEA Games 1999, Indonesia terhenti langkahnya di semifinal, setelah takluk 01 dari Vietnam. Setali tiga uang dengan pencapaian timnas di SEA Games 2001, tatkala Bambang Pamungkas dan rekan-rekan harus terhenti di babak semifinal oleh Thailand. Prestasi cabang sepak bola makin menukik di SEA Games 2003 Vietnam karena

BUMI DISAPA ASTEROID Melintasnya asteroid 2005 YU 55 sangat dekat dengan bumi terjadi pada Rabu (9/11) pagi WIB, ketika batuan angkasa itu hanya berjarak 300 ribu km saja.

400m 300 200

DATA 2005 YU 55 Ditemukan: 28 Desember 2005 Jenis: asteroid tipe C Diameter: 400 m Kandungan: Karbon and batuan silikat Rotasi: 18 jam Revolusi: 14 tahun bumi

100 Asteroid 2005 YU 55

Empire State New York 2005 YU 55

Simulasi komputer menunjukkan asteroid ini tak akan pernah menumbuk bumi sampai 100 tahun mendatang.

Bulan Bumi

Rabu, 06.28 WIB Asteroid berada paling dekat dengan bumi pada jarak 323.469 km 150.000 km Sumber: NASA

Lintasan 2005 YU 55 berada 150 ribu km di atas orbit bulan.

0

11

Ilmuwan telah melacak objek angkasa ini sejak pertama kali ditemukan pada 2005. Angkasawan memperkirakan, 2005 YU55 merupakan asteroid tipe C yang mengandung bahan karbon dan air yang mengawali pembentukan Bumi dan benih kehidupan. Manajer Near Earth Object Program NASA Don Yeomans mengatakan, penemuan bantalan air mineral atau es yang mungkin dibawa asteroid ini akan mendukung teori tersebut. Karena itu, radar pemantauan di Kalifornia dan Puerto Riko akan meneropong asteroid ini untuk memastikan apakah dia memiliki bopeng berupa kawah dengan kandungan air atau bantalan air beku. Serangan asteroid ke Bumi dengan ukuran sebesar 2005 YU55 sebenarnya diperkirakan akan terjadi setiap 100 ribu tahun sekali. Profesor Ilmu Bumi dan Atmosfer dari Universitas Purdue, Jay Melosh memperkirakan, jika asteroid itu menghantam Bumi akan mengakibatkan ledakan hebat menghasilkan kawah selebar 1.700 meter dan guncangan gempa berkekuatan tujuh skala Richter.

nai hal itu karena peralatan belum memadai. Budi menerangkan, asteroid ini kemungkinan berasal dari sekitar Bumi. Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan asteroid berasal dari tempat di antara planet Mars dan Jupiter. Di tempat tersebut tersebar banyak asteroid.

Asteroid ini, ujar Budi, sangat spesial karena ukurannya yang besar dan melintas di dekat Bumi. Sesuatu yang dinilainya jarang terjadi. Asteroid yang sama diprediksikan bakal berada dekat planet Venus pada 2029. “Kemungkinan jaraknya sama dengan jarak terdekat asteroid dengan Bumi.”

hak kampus untuk mencari rantai penyebaran hepatitis A di kampus itu. Menurut Alma, penyakit ini memiliki tipe penyebaran melalui mulut dan kotoran. ‘’Bisa melalui makanan, atau kondisi tempat buang air besar yang tidak higienis.’’ Kalau penyakit muncul dari makanan, kata Alma, bisa jadi karena pembuat makanan sudah terjangkit lebih dahulu. Jika penyebaran dari lokasi buang air besar, ada kemungkinan septic tank bocor dan merembes ke air yang digunakan para mahasiswa. ‘’Bisa juga karena pola perilaku para penderita yang tak cuci tangan setelah buang air besar, kemudian menyentuh makanan.’’ Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara, juga menilai kasus hepatitis A di Universitas Parahyangan merupakan kasus yang umum, belum kejadian luar biasa. ‘’Hanya jumlahnya saja meningkat,’’ ujar Ahyani. Virus hepatitis A memasuki orang yang kekebalan tubuhnya rendah. Oleh karena itu, ada yang langsung terjangkit virus tersebut ada pula yang baik-baik saja ketika mengonsumsi makanan yang tidak bersih. ■ c02/c10/antara/c21

HATTA RAJASA TERIMA .................................................. dari Hlm 1

■ ap/reuters/c27 ed: budi raharjo

JAKARTA — Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sjafruddin Prawiranegara telah memenuhi keinginan banyak pihak yang sejak lama berharap tokoh nasional itu segera mendapat pengakuan atas jasa-jasanya. Sejarawan Asvi Warman Adam menilai jasa Sjafruddin luar biasa besar dengan menyelamatkan kedaulatan Indonesia dari penjajah Belanda. Saat ibu kota Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda dalam Agresi Militer Belanda II Desember 1948, Sjafruddin membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi, Sumatra Barat. Dengan langkah itu, Sjafruddin menyelamatkan Indonesia dari kekosongan pemerintahan sebab Soekarno-Hatta ditahan Belanda. ‘’Harusnya sejak dulu gelar Pahlawan Nasional diberikan negara kepada Sjafruddin,’’ kata Asvi, Selasa (8/11). Dia menduga, Sjafruddin tidak juga diangkat sebagai Pahlawan Nasional pada masa Orde Baru karena dianggap subversif, yaitu terlibat dalam gerakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Karena dosa masa lalu itulah, Asvi menduga TNI telah menganggap Sjafruddin sebagai pemberontak sehingga tidak layak diberi gelar Pahlawan Nasional. Kasus yang menimpa Sjafruddin mirip dengan tokoh Masyumi lainnya, Mohammad Natsir, yang juga mendukung PRRI secara politis. Karena Natsir sudah mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 2008, seharusnya tidak ada keraguan bagi pemerintah untuk menganugerahkannya kepada Syafruddin. ‘’Pemberian gelar ini sangat tepat,’’ kata Asvi. Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nasir berharap kisah pengabaian sumbangsih tokoh negeri ini cukup menimpa Sjafruddin untuk terakhir kalinya. Menurut Haedar, tudingan makar kepada Sjafruddin adalah mengada-ada, hanya bentuk kepicikan penguasa dengan menempelkan status negatif. Padahal, jasanya kala me-

ed: rahmad budi harto

lembaga nirlaba yang mengeratkan hubungan AS dengan negara-negara Asia. Namun pada perkembangannya, perkumpulan ini lebih banyak diisi oleh warga AS yang berasal dari Asia. Saat ini Asia Society dipimpin bersama oleh Henrietta H Fore dan Ronnie C Chan. Fore adalah pejabat di USAID dan Departemen Luar Negeri AS. Adapun, Chan merupakan pengusaha properti dari Hong Kong. Selain memiliki beberapa kantor di sejumlah negara bagian AS, Asia Society juga memiliki cabang di Hong Kong, Manila, Melbourne, Mumbai, Seoul, dan Shanghai. Mantan juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu mengatakan, Asia Society merupakan lembaga prestisius dan berpengaruh di AS. Menurutnya, keturunan Asia makin banyak menduduki jabatan politik dan menjadi pengusaha besar. Kepala staf pemerintahan Barack Obama juga keturunan Cina. Sebelumnya, menteri perdagangan dan kepala staf Angkatan Darat AS juga merupakan keturunan Cina dan Jepang. Karena itu, kata Dino, Asia Society makin memiliki pengaruh di Kongres AS. Dia

juga mengatakan, di kalangan diplomat dan komunitas bisnis internasional, Hatta dikenal sebagai trouble shooter dan problem solver. “Misalnya, jika mereka menghadapi persoalan, maka sesama mereka akan bicara, ‘Coba hubungi Pak Hatta’,” katanya. Menurut Dino, Hatta tak hanya dikenal berkepala dingin tapi juga bertangan dingin. “Beliau juga dikenal sebagai solution oriented dan memiliki sikap yang fair,” pujinya. Di AS, kata Dino, sikap fair itu sangat dihormati. Karena, mereka sadar bahwa mereka tak harus selalu bisa memperoleh apa yang mereka inginkan. Namun, jika diperlakukan secara fair, maka mereka akan menerima apa pun hasilnya. “Sikap fair ini sangat penting buat Indonesia.” Saat ini, kata Dino, Hatta makin sering dibicarakan di komunitas internasional. Karena itu, penghargaan ini bukan hanya buat Hatta, tapi juga berarti bagi Indonesia. Menurutnya, Presiden SBY ingin agar mindset masyarakat internasional tak hanya Cina dan Jepang jika melihat Asia, tapi juga Indonesia. Dengan adanya award ini maka orang juga makin meli-

hat Indonesia. Ia mengakui saat ini Indonesia sedang naik daun. Pekerjaannya sebagai duta besar pun makin mudah karena semua membuka tangan. “Dan di balik itu, Pak Hatta merupakan arsitek penting ekonomi Indonesia.” Asia Society mencatat rekam jejak Hatta sejak lama. “Bukan untuk satu dua hal,” katanya. Dalam suratnya pada 19 Juli 2011, Asia Society mencatat prestasi Hatta selaku Menko Perekonomian dalam memperkuat demokrasi, mengembangkan kesejahteraan rakyat, dan kemakmuran rakyat Indonesia. Hatta juga dinilai berperan dalam memperkuat posisi Indonesia menjadi salah satu pemimpin dunia di sektor ekonomi sebagaimana mempromosikan nilai-nilai demokrasi. Mereka juga mencatat kebijakan Hatta saat menjadi Menristek (2001-2004) dan Menteri Perhubungan (2004-2009). Asia Society memperkirakan acara penganugerahan pada Selasa (8/11) malam waktu AS atau Rabu (9/11) WIB akan dihadiri 300 tamu. Mereka adalah para duta besar negara-negara Asia dan sejumlah negara sahabat, pejabat pemerintah AS, utusan dari perusahaan-perusahaan penting di AS, para akademisi, tokoh

Garuda Muda tersingkir di putaran grup. Prestasi tidak sepenuhnya membaik dua tahun berselang di Filipina. Indonesia kembali hanya mampu menjadi semifinalis karena lagi-lagi dikalahkan Thailand 1-3. Dua SEA Games terakhir, 2007 dan 2009, jadi puncak keterpurukan cabang sepak bola. Bagaimana tidak, timnas justru dipecundangi oleh dua tim yang dianggap sebagai lapis kedua ASEAN, Myanmar dan Laos. Langkah timnas pun terhenti di putaran grup, senasib dengan Kamboja dan Timor Leste. Segala prestasi ini mempertegas keterpurukan olahraga Indonesia yang hanya berkutat di peringkat ketiga. Prestasi yang telah mencapai titik nadir itu kini siap diperbaiki di rumah sendiri. Otoritas tertinggi sepak bola Indonesia, PSSI, menegaskan tekadnya

bahwa SEA Games 2011 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 11-22 November akan menjadi titik balik prestasi di lapangan hijau. “Emas SEA Games bukan lagi jadi target, tapi sudah jadi permintaan 240 juta rakyat yang sudah lama menunggu. Ini target utama kepengurusan kami,” kata Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin. Usaha Djohar dan PSSI untuk membangun kekuatan Garuda Muda di SEA Games 2011 mulai dilakukan pada Juli 2009. Langkah pertama yang diambil PSSI cukup mengejutkan yakni memecat pelatih kepala Alfred Riedl dan menggantinya dengan Rahmad Darmawan (RD). PSSI beralasan pencoretan Riedl sejalan dengan program Satlak Prima yang lebih memilih eks pelatih Persija,

Rahmad Darmawan, sebagai pelatih kepala. Penunjukan RD yang mulai efektif melatih timnas pada September 2011 ternyata langsung menimbulkan sinyal positif di tubuh tim. Sikap indisipliner pemain yang kerap menghiasi timnas di era Riedl, tidak tampak lagi di era RD. Oktovianus Maniani dkk justru tampil tepat waktu ketika menjalani pemusatan latihan. Sebuah contoh nyata lain adalah kala tiga orang pemain Persipura —Titus Bonai, Stevie Bonsapia, dan Lukas Mandowen— langsung hadir ke Bandung untuk mengikuti pemusatan latihan tim U-23, padahal baru saja melakoni perjalanan melelahkan dari Arbil, Irak ke Jayapura! Hanya Irfan Bachdim yang mangkir berlatih yang kemudian langsung dijatuhi sanksi pencoretan dari skuat SEA Games.

“Saya sangat senang seluruh pemain memperlihatkan komitmennya kepada tim ini,” ujar Rahmad. Komitmen di luar lapangan berimbas di tiga bulan masa persiapan tim. Walau hanya melakoni laga uji coba dengan sejumlah klub lokal dan klub asal Hong Kong, timnas sukses mengemas rekor positif dengan 15 kali menang, 3 kali seri, dan sekali kalah. RD mengaku puas karena para pemainnya sudah mulai mempertontonkan gaya permainan modern yang mengandalkan empat pemain belakang sejajar. “Kami mulai menemukan ritme bermain. Pemain mulai mengerti kapan waktunya untuk men-delay bola dan kapan melakukan serangan,” ungkap pria yang tercatat sebagai perwira aktif Angkatan Laut itu. Tangan dingin RD pun mu-

mimpin PDRI sangat luar biasa, menjaga eksistensi negara yang baru saja merdeka di saat kritis. ‘’Jika bangsa ini ingin menjadi bangsa yang besar, jangan lagi berpolitik kerdil. Cukup cerita Sjafruddin ini saja yang terakhir,’’ kata Haedar. Sekjen PPP M Romahurmuziy mengaku bangga dan menyambut gembira ditetapkannya pendiri PPP, KH Idham Chalid, sebagai Pahlawan Nasional. Penetapan tersebut juga sesuai dengan usulan DPP dan DPW Kalimantan Selatan PPP. ‘’Ini bukti bahwa ketokohan dan perjuangan Pak Idham diakui oleh negara. Diakuinya perjuangan Pak Idham juga merupakan bentuk pengakuan atas peran lintas zaman dan lintas rezim dari ketua umum terlama PBNU sekaligus pendiri PPP,’’ kata Romy, sapaan Romahurmuziy. Ketua Komisi IV DPR itu juga menambahkan, penetapan gelar pahlawan bagi Idham Chalid yang merupakan ulama sekaligus politikus merupakan pelajaran bagi politikus. Para politikus harus menoleh kembali agar meneladani para pendahulu dan mengembalikan politik kepada jati diri keluhurannya. Pencalonan nama-nama pahlawan diusulkan oleh provinsi. Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Hartono Laras mengatakan, ada 22 nomine Pahlawan Nasional yang diusulkan daerah. Kemudian, mengerucut menjadi 12 nama yang diusulkan ke Presiden melalui Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Akhirnya, ditetapkan tujuh tokoh sebagai Pahlawan Nasional. ‘’Gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada seseorang atas jasa yang luar biasa pada masa hidupnya,’’ ujar Hartono. Selain gelar Pahlawan Nasional, pemerintah juga menganugerahkan bintang Mahaputera Adi Pradana kepada Sultan Sulaiman Syaiful Alamsyah dari Sumatra Utara.Untuk memperingati Hari Pahlawan 2011, pemerintah juga menganugerahkan penghargaan bagi para budayawan dan seniman. ■ c13 ed: rahmad budi harto

budaya, dan pengusaha. Pengamat ekonomi Aviliani menilai Hatta layak mendapatkan penghargaan tersebut lantaran mampu membuat kebijakan terobosan berupa program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). MP3EI memungkinkan Indonesia tetap bisa melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi dengan memberikan peluang para investor menanamkan investasinya di seluruh kawasan Indonesia. Terlebih, dalam kondisi krisis global saat ini, MP3EI ibarat jawaban atas penyakit ketidakseimbangan global yang membuat dunia dalam kondisi kritis. ‘’Ini kan tidak pernah terpikir sebelumnya, keinginan akan percepatan ekonomi namun dengan kelambanan penyediaan infrastruktur tentu berat. Nah, MP3EI ini jawabannya,’’ kata Aviliani. Aviliani menyatakan, program MP3EI membuka peluang investasi mencapai Rp 5.000 triliun untuk pembangunan infrastruktur. Di tengah situasi krisis, investor seakan tak punya tempat untuk menyalurkan dananya. Apalagi, konsep dasar MP3EI adalah menyebar lokasi investasi di seluruh wilayah Indonesia.■ eh ismail ed: budi raharjo lai memunculkan bakat-bakat baru di tim U-23. Sebut saja nama Patrich Wanggai, Abdul Rahman, dan Syamsir Alam. Nama-nama ini diprediksi akan meramaikan ajang SEA Games bersama bintang-bintang lain seperti Nguyen Van Quyet dari Vietnam, Syahrul Azwari Ibrahim (Malaysia), dan bintang Thailand, Ronnachai Rangsiyo. Genderang menuju laga di Jakarta pun segera ditabuh. Indonesia harus berjuang di grup maut bersama Thailand, Malaysia, Singapura, dan Kamboja. Di grup lain Vietnam tergabung dalam grup yang relatif lebih mudah bersama Laos, Myanmar, Filipina, Timor Leste, dan Brunei Darussalam. “Tidak ada yang berat bila kita melakukan persiapan yang sangat baik,” kata Rahmad optimistis ■ ed: budi raharjo


jadwal shalat Bandung -3 Mnt, Yogyakarta -14 Mnt, Semarang -14 Mnt, Surabaya -24 Mnt, Jambi + 13 Mnt, Padang +26 Mnt, Medan +33 Mnt, Makassar -24 Mnt.

Subuh Zhuhur Ashar Maghrib Isya

REPUBLIKA

04.07 11.40 14.58 17.51 19.04

konsultasi agama Pengasuh Ustaz Bachtiar Nasir

Apakah Hari Tasyrik?

MAHAKA MEDIA

Hadi P – Yogyakarta Waalaikumussalam wr wb Hari tasyrik adalah tiga hari setelah hari Idul Adha yaitu hari-hari pada 11, 12, dan 13 bulan Dzulhijjah dalam tahun Hijriah. Ada tiga pendapat ulama mengenai sebab mengapa hari-hari tersebut dinamakan tasyrik. Pertama, karena pada hari-hari itulah umat Islam yusyriqun (menjemur) daging kurban mereka. Kedua, karena hewan-hewan kurban tidak disembelih kecuali setelah matahari yusyriq (terbit). Ketiga, karena shalat Id dilaksanakan setelah syuruq (terbit)-nya matahari dan hari-hari tasyrik itu mengikuti hari Id tersebut. Hari-hari tasyrik inilah yang dimaksudkan dengan hari saat kita diperintahkan benyak berzikir kepada Allah SWT. “Dan berzikirlah kepada Allah dalam beberapa hari yang ditentukan (ma’dudat/tasyrik). Maka, barang siapa yang ingin cepat (berangkat dari Mina) sesudah dua hari, maka tiada dosa atasnya. Dan, barang siapa yang ingin menangguhkan, maka tiada dosa pula atasnya bagi orang yang bertakwa.” (QS al-Baqarah [2]: 203). Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas menjelaskan, ayyamun ma’lumat adalah 10 hari awal bulan Dzulhijjah sedangkan ayyamun ma’dudat adalah hari-hari tasyrik yang disebut juga hari Mina karena pada hari-hari itulah jamaah haji menetap di Mina. Ia juga hari-hari raya bagi umat Islam yang sangat diagungkan dan kita diharamkan berpuasa. Sebab, hari itu merupakan hari makan dan minum serta berzikir kepada Allah SWT. Pada hari itu, diharamkan bagi umat Islam berpuasa kecuali jamaah haji yang melaksanakan haji tamattu’ dan qiran serta ia tidak mampu menyembelih hadyun yang diwajibkan atasnya (dam), ia juga belum berpuasa pada hari-hari sebelumnya. Wallahu a’lam bish shawab. ■

12

Zakat Produktif Bantu Mustahik Nashih Nashrullah

Assalamualaikum wr wb Ustaz, katanya tanggal 11-13 Dzulhijjah itu adalah hari-hari tasyrik, sebenarnya apa maknanya? Mengapa dinamakan dengan hari tasyrik dan apa kelebihan-kelebihannya dibandingkan hari lainnya? Mengapa pada hari itu kita diharamkan berpuasa? Mohon penjelasannya, Ustaz.

RABU, 9 NOVEMBER 2011

Taraf hidup mustahik jadi lebih baik. JAKARTA –– Pemberdayaan zakat diharapkan lebih banyak lagi diarahkan pada zakat produktif. Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengatakan zakat jenis ini mampu meningkatkan taraf hidup mustahik. Bagi dia, ini salah satu tantangan lembaga pengelola zakat setelah ditetapkannya Undang-Undang Zakat. Apalagi, filosofi zakat pada intinya ialah upaya menjembatani antara golongan miskin dan kaya. “Zakat produktif merupakan sebuah instrumen penting mengurangi kesenjangan itu,” katanya dalam workshop pengembangan zakat produktif di Jakarta, Selasa (8/11). Sayangnya, kata Direktur Pemberdayaan Zakat Kementerian Agama, Rohadi Abdul Fattah, masih ada pemahaman konvensional pada sebagian pengelola zakat yang mendayagunakan zakat masih sebatas pemberian langsung. Untuk itu, perlu sosialisasi berkesinambungan agar masyarakat memahami zakat produktif. Pengelolaan zakat oleh lembaga besar dinilai mampu memberi contoh manfaat zakat produktif ini. Mereka telah mengalokasikan dana zakat ke berbagai program, seperti pendidikan, kesehatan, dan pem-

berdayaan ekonomi. Dengan sinergi antarlembaga, ia meyakini zakat produktif berjalan lebih baik. Direktur Utama Rumah Zakat, Nur Efendi, menjelaskan tujuan utama zakat produktif mengarah pada pemberdayaan para penerima zakat. Ukuran yang digunakan sangat sederhana, mustahik itu beralih menjadi muzaki. “Pada prinsipnya, zakat itu memberdayakan,” ujarnya. Ia mengatakan, sebanyak 80 persen dari total pendayagunaan zakat lembaga yang dipimpinnya, dalam bentuk produktif. Di antaranya program pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan ekonomi. Ini ditempuh guna menumbuhkan kemandirian para mustahik yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada 2011, terdapat 1.500 mustahik berdaya. Angka ini naik dibandingkan pada 2010 yang hanya 1.000 mustahik. “Pada 2012, kami menargetkan 2.500 mustahik berdaya,” kata Nur. Di sisi lain, alokasi zakat ke sektor produktif diperkuat dengan kehadiran fatwa Majelis Ulama Indonesia. Ketua Komisi Fatwa, Hasanuddin AF, mengatakan melalui himpunan fatwa zakat yang dikeluarkan MUI, publik bisa mengetahui varian bentuk pendayagunaan zakat. Fatwa ini menjawab pertanyaan yang sering bermunculan di tengah-tengah masyarakat terkait pemanfaatan zakat. Salah satunya ialah pengunaan dana zakat di sektor produktif. Sesuai dengan

fatwa MUI, dana zakat yang diberikan kepada fakir miskin dapat bersifat produktif. Di bagian fatwa lainnya, salah satu bentuk zakat produktif itu ialah yang diinvestasikan. Hukum menginvestasikan dana zakat diperbolehkan dengan beberapa catatan. Syaratnya, investasi dana zakat disalurkan pada usaha yang dihalalkan syariat

dan peraturan yang berlaku, usaha itu diyakini memberi keuntungan berdasarkan studi kelaikan, pembinaan dan pengawasan oleh pihak berkompeten termasuk lembaga yang mengelola dana investasi itu. Juga tidak terdapat fakir miskin yang kelaparan dan memerlukan biaya serta tak bisa ditunda saat zakat diinvestasikan. ■ ed: ferry kisihandi

Muhammadiyah Perkuat Lembaga Pendidikan Ferry Kisihandi JAKARTA –– Banyak rencana yang bakal dijalankan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah agar lembaga pendidikan yang mereka miliki mampu bertahan. Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas, mengatakan secara umum peningkatan kualitas pendidikan dan kemampuan merespons kebutuhan masyarakat tentu akan ditempuh. Yunahar mengatakan, berdasarkan laporan PP Muhammadiyah dalam Muktamar Satu Abad 2010 lalu, ormas Islam ini mengelola banyak lembaga pendidikan.

Ada TK/TPQ yang berjumlah 4.623 unit, SD/MI 2.449, MTS/SMP 1.685, SMK/ SMA/MA 1.143, perguruan tinggi Muhammadiyah 172 unit, serta 82 pondok pesantren. Menurut dia, salah satu kebijakan yang ditempuh khususnya pada perguruan tinggi Muhammadiyah, pengurus akan mengerem jumlahnya yang telah mencapai 172 unit itu. “Diharapkan tak ada lagi pendirian perguruan tinggi baru karena sudah cukup banyak,” katanya, Selasa (8/11). Sebaliknya, fokusnya adalah memperbaiki mutu. Misalnya, dengan mengubah beberapa akademi menjadi universitas. Penambahan

program studi yang diminati masyarakat adalah alternatif lainnya. Ia menyebut program studi kedokteran, kesehatan, dan farmasi. Selain itu, kehutanan dan pertambangan serta seni. Filosofinya bukan kedaikedai, melainkan toko besar. Sekolah dasar kelak diarahkan menjadi sekolah yang kreatif dan inovatif. Ia menunjuk sekolah yang ada di Surabaya, dapat dijadikan rujukan. Ada standar yang ditetapkan, seperti satu kelas hanya diisi oleh 20 siswa dan ditangani empat guru. Tak sebatas itu, kelas tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas multimedia. Secara terpisah, Ketua PP Muhamma-

diyah, Haedar Nashir, mengatakan pihaknya bertekad menerapkan pendidikan holististik. Ada iman kepribadian dan kemajuan. Menurut dia, nilai-nilai agama yang diajarkan nantinya mampu diterjemahkan ke dalam kehidupan dan memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, pendidikan menjadi solusi. Ia kemudian mengaitkan dengan Barat, saat terjadi kemerosotan moral dan masalah ekonomi, mereka segera merespons dengan bertanya apa yang salah dengan pendidikan yang selama ini diterapkan dan secepatnya berusaha mencari pemecahan masalahnya. ■


ekonomi :: bursa ::

:: kurs :: Selasa (8/11)

:: indikator :: Selasa (8/11)

FTSE 100

5.580,14

69,32

Dax

6.029,98

101,30

Cac 40

3.152,90

49,30

AUD

8.818

9.878

12.068,39

85,15

EUR

11.600

12.978

2.695,25

9,10

GBP

13.536

15.144

HKD

1.085

1.214

JPY

108

121

SGD

6.635

7.428

USD

8.433

9.433

Dow Jones Nasdaq Shanghai Hang Seng Nikkei

13

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

2.503,84

0,24

19.678,47

0,00

8.655,51

1,27

Straits Times

2.866,52

0,64

BEI

3.805,65

0,72

BELI

Sumber: BBC dan Limas sampai 17.30 WIB

JUAL

:: kurs tengah dolar AS :: Selasa (8/11)

Produksi Kaca Mobil Terganggu

9.000 8.983

8.980

enurunan produksi mobil di Thailand berimbas pada anjloknya produksi kaca mobil. Salah satu perusahaan kaca otomotif atau kaca lembaran di Indonesia, PT Asahimas Flat Glass (AFG), mengaku pesimistis dapat melampui target pendapatan di 2011. Perusahaan ini memasok kaca mobil untuk Toyota, Honda, dan Nissan. ■

P

8.975 8.962

8.960 8.940

8.940 8.933

8.920 2/11

3/11

4/11

7/11

Sumber: eTrading Securities sampai 17.30 WIB

8/11 Sumber: BI

WIDODO S. JUSUF/ANTARA

Sri Mulyani Ingatkan Indonesia Teguh Firmansyah, M Ikhsan Shiddieqy

Indonesia disarankan memperbaiki kualitas investasi.

TERIMA SRI MULYANI: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menerima kunjungan kehormatan Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/11). Sri Mulyani datang ke Indonesia untuk menghadiri ASEAN Finance Ministers’ Investor Seminar (AFMIS) ke-8 di Jakarta.

BI Catat Surplus Transaksi Berjalan Sefti Oktarianisa JAKARTA — Bank Indonesia (BI) mencatat surplus pada transaksi berjalan pada triwulan ketiga 2011. Bank sentral membukukan kinerja positif komponen ini dengan membukukan surplus 0,2 miliar dolar AS di kuartal ketiga tahun ini. “Kinerja transaksi berjalan masih positif karena surplus pada neraca barang dan neraca transfer berjalan melampaui defisit pada neraca jasa dan neraca pendapatan,” kata Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Dyah Makhijani, di Jakarta, Selasa (8/11). Surplus neraca barang tetap

tinggi berkat kinerja neraca perdagangan migas yang membaik. Setelah sempat mengalami defisit pada triwulan sebelumnya, neraca perdagangan minyak dan gas (migas) kembali mengalami surplus. Hal itu ditopang produksi minyak dan volume ekspor gas yang meningkat serta volume impor minyak yang menurun. Kontribusi positif juga berasal dari berkurangnya defisit neraca jasa seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Meski surplus, angka ini tidak bisa menutupi defisit sebesar 3,4 miliar AS yang terjadi pada transaksi modal dan finansial. Neraca pembayaran Indonesia

(NPI) juga mengalami defisit empat miliar dolar AS, sedangkan jumlah cadangan devisa turun menjadi 114,5 miliar dolar AS pada akhir September 2011. Menurutnya, transaksi modal dan finansial mengalami defisit akibat keluarnya sebagian investor asing dari pasar surat utang negara dan pasar saham domestik serta besarnya jumlah Sertifikat Bank Indonesia (SBI) milik investor asing yang jatuh tempo. Sementara itu, arus keluar investasi portofolio tersebut dipicu terjadinya gejolak di pasar finansial global menyusul proses penyelesaian krisis utang di Eropa yang berlarut-larut. Namun di sisi lain, kata dia,

Jalan Berliku Transformasi Bagi BUMN yang Rugi Oleh Fitria Andayani encana Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menuntaskan proses transformasi BUMN merugi menjadi anak usaha BUMN besar dalam dua bulan dinilai tak semudah membalik telapak tangan. Apalagi kementerian itu berniat mengakuisisi sejumlah BUMN merugi ke BUMN mapan. Pemerintah disarankan merevisi PP 41/2003 tentang Pelimpahan Kedudukan, Tugas dan Kewenangan Menteri Keuangan (Menkeu). Regulasi itu dinilai kerap jadi ganjalan bagi BUMN untuk melakukan aksi korporasi. Pengamat BUMN Said Didu mengingatkan, rencana akuisisi BUMN yang merugi sudah masuk agenda menteri-menteri BUMN sebelumnya. Meski sudah gonta-ganti enam menteri, namun Kementerian BUMN tak kunjung bisa merealisasikan akuisisi BUMN yang merugi. “Sudah enam menteri, namun rencana akuisisi BUMN merugi tidak jalan,” katanya. Pasalnya, dalam regulasi itu, ada empat aksi korporasi yang wewenangnya di tangan Menteri Keuangan (Menkeu) yaitu akuisisi, merger, likuidasi, dan privatisasi. Sehingga, Said yang juga mantan Sekretaris Menteri BUMN ini membantah kalau mandeknya akuisisi atau aksi korporasi BUMN lain menjadi tanggung jawab penuh Menteri BUMN. Maka itu, selain merevisi aturan di atas, Kementerian

R

Keuangan bisa bergerak cepat untuk membantu Menteri BUMN menyelesaikan proses akuisisi tersebut. Meski, Said menilai solusi pertama atau revisi adalah jalan yang tepat. “Sehingga tanggung jawab (penuh) soal BUMN dipegang satu kementerian saja,” paparnya. Dia optimistis Dahlan Iskan bisa menyelesaikan masalah ini. Keyakinan itu didasarkan pada kemampuan komunikasi Dahlan dengan menteri lain. Sehingga, koordinasi dengan Menkeu bisa lebih cepat. Kendala berikut rencana akuisisi adalah jika menyangkut perusahaan terbuka. Contohnya PT Bukit Asam Tbk yang sempat gagal mengakuisisi PT Bahtera Adi Guna karena, “Sebagian besar pemegang saham minoritas tidak setuju.” Bahtera akhirnya diakuisisi PT PLN (Persero). Namun, akuisisi akan lancar jika negara adalah pemegang saham utuh di BUMN yang rugi. Sedangkan soal besarnya dana yang dibutuhkan untuk akuisisi, Said menilai, tidak akan menjadi masalah. Penyebab banyaknya BUMN yang rugi adalah beban utang masa lalu. Neraca keuangannya jelek. Dahulu, lanjutnya, BUMN dibentuk sebagai perusahaan perintis bisnis. Said sepakat akuisisi adalah jalan pintas tercepat untuk membantu BUMN yang rugi untuk terus hidup. “Syaratnya, bisnis BUMN merugi tersebut harus direorientasi kembali agar mengikuti induknya,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian BUMN akan mengakuisisi BUMN yang rugi ke BUMN yang mapan. Total BUMN merugi yang akan ditransformasi ada 15 perusahaan. Tahap awal, baru tujuh BUMN yang akan direstrukturisasi. Delapan BUMN lain akan digodok tahun depan. BUMN yang ditransformasi harus mengubah nama, tujuan, bahkan bidang usahanya. “Namun, status badan hukumnya yaitu perusahaan terbatas (PT) tidak berubah,” kata Dahlan. PT Balai Pustaka akan diambil alih PT Telkom. Itu pun setelah Balai Pustaka melakukan merger dengan PT Pradnya Paramita melalui RUPSLB. PT Sarana Karya akan diambil alih PT Wijaya Karya. Pengambilalihan itu akan dilakukan setelah Sarana Karya menyelesaikan urusan dengan PT Timah. Selain itu, Perum Produksi Film Negara akan diambil alih PT Adhi Karya. PT Energy Management Indonesia akan diambil alih PT Surveyor Indonesia. PT Survey Udara Penas akan menjadi anak perusahaan PT Angkasa Pura I. Sedangkan PT Pembangunan dan Perumahan (PP) akan mengambil alih PT Industri Sandang. Kementerian BUMN belum memutuskan bentuk restrukturisasi pada PT Kertas Kraft Aceh, PT Iglas, dan PT Industri Kapal Indonesia (IKI). PT Istaka Karya yang sudah dipailitkan akibat utang tidak akan diselamatkan. ■ ed: zaky al hamzah

minat investor asing untuk menanamkan modalnya dalam bentuk investasi langsung dan pemberian kredit kepada sektor swasta masih tetap tinggi. “Ini didukung iklim investasi yang kondusif dan terjaganya stabilitas perekonomian di dalam negeri,” ujarnya. ■ ed: zaky al hamzah

FAKTA ANGKA

0,2 Miliar Dolar AS Surplus transaksi berjalan Bank Indonesia di kuartal ketiga 2011.

JAKARTA — Menjabat Direktur Pelaksana Bank Dunia tidak membuat Sri Mulyani Indrawati melepaskan perhatian pada kawasan ASEAN, khususnya Indonesia. Seusai menghadiri ASEAN Finance Minister Investor Seminar (AFMIS) ke-8 di Jakarta, Selasa (8/11), Sri menyampaikan pesan penting untuk menghadapi dampak krisis keuangan global. Indonesia disarankan harus hatihati terhadap gejolak krisis yang terjadi di Eropa. Tidak hanya pada sisi moneter, tetapi juga pengaruhnya terhadap sektor perdagangan. “Kita harus tetap berhati-hati terhadap semua kemungkinan gejolak maupun pengaruhnya, baik itu melalui jalur perdagangan ataupun jalur moneter, barangkali yang paling penting itu,” ujar Sri seusai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Kantor Presiden, Selasa (8/11). Ketahanan Indonesia terhadap krisis, jelas mantan menteri keuangan (menkeu) ini, tentu akan sangat dipengaruhi kewaspadaan terhadap kemungkinan gejolak ini akan ditransmisikan. Apakah jalur perdagangan atau jalur capital flow. Dari sisi perdagangan bisa terpengaruh, sebab Indonesia memiliki keberagaman dari sisi tujuan ekspor. Dampaknya tidak bersifat langsung, namun second round effect. Karena

ekspor terbesar Indonesia yakni di Cina, Jepang, dan India. Selain itu, persoalan sentimen pasar juga patut diwaspadai. Sentimen itu berhubungan dengan persepsi risiko yang berpengaruh terhadap gejolak arus modal masuk dan keluar. “Menjadi sangat penting untuk tidak terlalu bergejolak,” jelasnya. Kemudian, untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, Sri memberikan kiat sukses menaikkan jumlah dan kualitas investasi. Termasuk di Indonesia, bagaimana menaikkan tingkat investasi, tapi juga kualitas investasi. “Karena tidak hanya tingkatnya lebih tinggi, tapi kualitas investasi akan menentukan sustainability growth itu sendiri,” ujar dia. Dalam meningkatkan kualitas investasi, ada tiga hal yang harus dilakukan. Pertama, yakni pembangunan infrastruktur. Pembangunan harus dijalankan secara tepat waktu, berkualitas, dan harga. Kedua, institusi yang kredibel. Ketiga, saran Sri, memperhatikan sumber daya manusia (SDM). SDM berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi. Dalam pertemuannya dengan SBY, Sri Mulyani berdiskusi seputar kondisi ekonomi dunia saat ini. Situasi yang terjadi di Eropa, khususnya Yunani, akan menciptakan ketidakpastian. Selain Sri, turut hadir dari perwakilan Bank Dunia adalah Robert Shaun, Stefan Koeberle, Shubaum Chaudhuri, Franz Drees, dan Mark Hagerstom. Sedangkan Presiden SBY didampingi Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar, dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. ■ ed: zaky al hamzah

Nasabah Harus Siap Tutup Kartu Kredit Bila Abaikan PBI Sefti Oktarianisa JAKARTA — Nasabah kartu kredit di Tanah Air harus bersiap menutup kartu kreditnya jika tidak memiliki persyaratan yang memadai sesuai aturan Bank Indonesia (BI). Bank sentral menegaskan, nasabah dengan pendapatan di bawah Rp 10 juta per bulan hanya boleh memiliki kartu kredit maksimal dari dua penerbit saja. Aturan itu akan tercantum dalam poin Peraturan BI (PBI) tentang Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) yang akan terbit akhir November ini. Namun, pembatasan kepemilikan kartu kredit berlaku mulai 2013. Menurut Direktur Direktorat Sistem Pembayaran BI Ronald Waas di Jakarta, Selasa (8/11), pihaknya sudah menghitung dan menggodok dengan benar aturan ini. Dengan berlakunya aturan ini, kata dia, nasabah hanya boleh memiliki maksimal empat kartu dengan plafon maksimal tiga kali besaran pendapatannya. Regulasi ini justru untuk melindungi konsumen serta mempertimbangkan sejumlah isu yang terjadi selama setahun belakangan, seperti kejahatan dan penyalahgunaan yang terjadi dalam transaksi kartu kredit. Selain pembatasan kartu, aturan ini juga bakal membatasi tarik tunai per hari bagi nasabah. Mereka hanya diperbolehkan mengambil uang di anjungan tunai mesin (ATM) maksimal Rp 10 juta per hari. “Khusus untuk kartu kredit syariah, jika terkait fungsi se-

bagai kartu pembayaran, maka mengikuti aturan ini.’’ Namun, jika penggunaannya untuk kartu kredit, maka mengikuti aturan sendiri yang sesuai dengan syariah. Mengenai sanksinya, selain sanksi bagi larangan menjaring nasabah baru hingga penutupan layanan kartu kredit, BI juga berhak menentukan sanksi lain bila penerbit tidak melakukan PBI ini. Pengetatan terhadap kartu kredit sebelumnya sudah dilakukan di beberapa negara. Di Malaysia misalnya, selain pemilik kartu kredit harus berusia minimal 21 tahun, pemegang kartu kredit harus memiliki pendapatan minimal 24 ribu ringgit per tahun atau setara Rp 67 juta (sekitar Rp

5 juta per bulan). Pemegang kartu kredit yang memiliki pendapatan kurang dari 36 ribu ringgit per tahun, hanya boleh memiliki maksmial dua penerbitan kartu. Plafon kartu kredit pun dibatasi dua kali pendapatan per bulan. Di Singapura, pemegang kartu kredit yang berumur 55 tahun ke bawah harus memiliki pendapatan minimum paling rendah 30 ribu dolar Singapura per tahun atau setara dengan Rp 17 juta. Sementara, untuk 55 tahun ke atas harus memiliki pendapatan minimum 15 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp 8 juta. Untuk 55 tahun ke bawah maksimum limit kredit sebesar penghasilan selama empat bu-

lan. Sedangkam 55 tahun ke atas, maksimum limit kredit sebesar penghasilan di bawah dua bulan bekerja. Sebelumnya, General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta menuturkan pembatasan jumlah kartu kredit yang dipegang nasabah diprediksi bisa menekan laju pertumbuhan kartu kredit. “Apakah benar yang justru menimbulkan kredit macet itu, nasabah yang memiliki penghasilan di bawah Rp 10 juta sehingga harus dibatasi,” tanyanya. Meski belum melakukan perhitungan berapa penurunan bisnis terjadi, ia menuturkan adjustment dari perbankan sangat perlu dilakukan. ■ ed: zaky al hamzah


finansial

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

14

WIHDAN HIDAYAT/REPUBLIKA

Industri Mebel Jamin Serap Rotan Mentah

Ichsan Emrald Alamsyah

AMKRI mengklaim harga jual di pasar lokal lebih mahal.

FORUM MENTERI KEUANGAN ASEAN: Sekretaris Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan (kiri), berbincang dengan Menteri Keuangan RI Agus Martowardojo seusai memberikan paparan saat The 8th ASEAN Finance Minister’s Investor Seminar di Jakarta, Selasa (8/11). Dalam pertemuan menteri keuangan seASEAN ini, Agus Martowardojo menyampaikan kontribusi ASEAN dalam ekonomi global akan meningkat dengan cepat, karena disokong keadaan demografis yang mendukung dan level investasi yang tinggi di kawasan ASEAN.

BII Terbitkan Obligasi Rp 2,5 Triliun Sefti Oktarianisa JAKARTA — Bank Internasional Indonesia (BII) menerbitkan obligasi hingga Rp 2,5 triliun. Bank yang sahamnya dimiliki Malayan Banking (Maybank) Malaysia ini menerbitkan obligasi berkelanjutan pertama Rp 2 triliun dan obligasi subordinasi berkelanjutan pertama sebesar Rp 500 miliar. Menurut pejabat sementara (Pjs) Presiden Direktur BII Rahardja Alimhamzah, pihaknya perlu meningkatkan modal untuk mendukung pertumbuhan kredit berkelanjutan. “Penerbitan ini kami harapkan mampu meningkatkan kredit kami di sektor usaha kecil menengah (UKM), komersial, konsumer, serta korporasi,” katanya di Jakarta, Selasa (8/11). Untuk obligasi berkelanjutan pertama, BII menerbitkan dua obligasi yakni seri A dan B. Obliga-

si seri A memiliki jangka waktu (tenor) hingga tiga tahun dengan indikasi kisaran bunga 7,75 hingga 8,50 persen per tahun dibayar tiap triwulan. Sedangkan seri B, obligasi ini memiliki tenor lima tahun. Bunga yang pada kisaran 8,75 hingga 9,50 persen pert tahun dan dibayarkan tiap triwulan. Khusus obligasi subordinasi, BII mematok tenor hingga tujuh tahun dengan kisaran bunga 10 hingga 10,75 persen per tahun dan dibayarkan per triwulan. Harga penawaran obligasi berkelanjutan pertama ini 100 persen dari nilai nominal obligasi. Beberapa bulan ke depan, BII bakal menerbitkan obligasi hingga Rp 4 triliun. Untuk obligasi subordinasi, nilainya hingga Rp 2 triliun. “Sehingga, total obligasi yang kita keluarkan Rp 6 triliun.” Per September 2011, BII membukukan laba bersih konsolidasi

Rp 555 miliar atau meningkat 34 persen dari posisi yang sama pada tahun sebelumnya Rp 415 miliar. Pertumbuhan kredit konsolidasi hingga 22 persen dari Rp 50,8 triliun menjadi Rp 61,9 triliun mendukung pertumbuhan profit. Kredit usaha kecil dan menengah (UKM) serta komersial memberi kontribusi terbesar hingga 26 persen. Sedangkan kredit korporasi dan konsumer, masing-masing tumbuh 23 persen dan 19 persen. Untuk total aset, BII mencatat kenaikan hingga 26 persen menjadi Rp 90,9 triliun dari sebelumnya Rp 72,2 triliun. Meski demikian, rasio kecukupan modal (CAR) tertekan di 12,33 persen. Direktur Bahana Sekuritas Sunu Widyatmoko, salah satu penjamin emisi, mengaku optimistis kedua surat utang ini akan mendapat tanggapan baik dari pasar. “Kita sudah lihat potensi likuiditas WIHDAN HIDAYAT/REPUBLIKA

FESTIVAL TEKSTIL: Pengrajin melakukan demo cara menenun kain selendang sumba saat Festival Tekstil Indonesia 2011 di Museum Tekstil Indonesia, Selasa (8/11). Acara yang digelar hingga Selasa (15/11) ini menampilkan kain-kain tradisional unggulan Indonesia seperti kain ulos, kain ikat flores, kain ikat sumba, kain batik, dan kain tradisional lainnya dengan harga bervariasi.

ASEAN Butuh Investasi Swasta M Ikhsan Shiddieqy JAKARTA — Negara-negara ASEAN memiliki potensi ekonomi yang unik karena memiliki keberagaman di dalamnya. Kondisi tersebut menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal. ASEAN sangat membutuhkan keterlibatan sektor swasta guna menumbuhkan ekonomi. Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan menyatakan itu ketika memberikan sambutan dalam ASEAN Finance Ministers Investor Seminar (AFMIS) ke-8 di Hotel Shangri-La, Selasa (8/11). “Tanpa kedatangan sektor swasta, kita tidak bisa mencapai ASEAN yang kompetitif,” kata Surin. Untuk menarik kedatangan investasi swasta, Surin mengingatkan perlunya integrasi yang efektif di antara negaranegara ASEAN. Integrasi itu, katanya, tidak hanya dalam

barang dan jasa, tapi juga keuangan, standar kualitas, dan perlindungan kekayaan intelektual. “Tanpa ada standar, kualitas, 600 juta konsumen tidak akan menjadi 600 juta konsumen, sepuluh persen basis produksi tidak akan menjadi area investasi,” kata Surin. Dia melihat adanya komitmen dari pemimpin negara-negara ASEAN untuk lebih baik lagi ke depan. Hal itu, ujar Surin, merupakan kabar baik bagi sektor swasta. ASEAN terbuka dengan pikiran dan masukan dari berbagai pihak untuk menjadi bahan kebijakan. Surin mengingatkan, ASEAN tetap tumbuh di tengah-tengah pusat pertumbuhan baru dunia. “Kita semua harus mengelola ini. Sektor swasta ini perannya sangat penting, elemen krusial yang bisa memanfaatkan potensi,” kata Surin.

ASEAN bukan meminta donasi, melainkan mengundang para investor untuk memanfaatkan potensi ASEAN. “Datanglah ke sini, Anda cari keuntungan, kami memiliki banyak potensi,” ujar Surin dalam seminar yang dihadiri para investor dan para Menkeu ASEAN ini. Dulu, kata dia, ASEAN berharap mendapat sumbangan dan donasi, kini ASEAN berbicara dalam bahasa pasar, yakni mengundang investasi. Surin mengatakan, foreign direct investment (FDI) ke ASEAN pada tahun lalu meningkat 100 persen, dari 35 miliar dolar AS ke 78 miliar dolar AS. Dari jumlah itu, sebanyak 67 persen datang ke sektor jasa di ASEAN. Artinya, di ASEAN ada kelas menengah yang membutuhkan kehidupan layak, khususnya kesehatan, pendidikan, dan logistik. ■ ed: nur hasan murtiaji

di market jadi instrumen ini pilihan obligasi dan obligasi subordinasi yang menarik di pasar.” Target penyerap obligasi adalah investor domestik institusional. Meski, investor asing juga tertarik menyerap surat utang ini. Mengacu data Fitch Rating Indonesia, obligasi BII memperoleh rating AAA, sedangkan obligasi subordinasi memperoleh rating AA. BII dan penjamin pelaksana merencanakan masa penawaran 6 hingga 8 Desember 2011. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal dilakukan 14 Desember 2011 nanti. Sementara itu, CEO dan Presiden Direktur Maybank Malaysia Dato Sri Wahid Oemar menuturkan, kemungkinan Maybank Syariah Indonesia dilebur ke dalam unit usaha syariah (UUS) BII. “Kemungkinan semester kedua 2012,” katanya. ■ ed: zaky al hamzah

JAKARTA — Kekhawatiran serapan rendah stok rotan karena tak bisa diekspor lagi sudah terjawab. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meyakini industri mebel rotan mampu menyerap seluruh rotan di dalam negeri. “Berapa pun terserap oleh industri,” ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Benny Wahyudi di sela pembukaan Pameran Furniture di ruang Plaza Kemenperin, Jakarta, Selasa (8/11). Mengutip data Kementerian Kehutanan (Kemenhut) pada 2010, disebutkan potensi Annual Allowable Cut (AAC) atau rotan yang bisa dipungut di hutan, mencapai 210 ribu ton rotan mentah per tahun. Jika diolah menjadi rotan asalan, bisa menjadi 105 ribu ton. Kemudian bila diolah lagi menjadi rotan setengah jadi menjadi 73.500 ton per tahun. Sehingga, perputaran kebutuhan bahan baku sebenarnya 73.500 ton. “Jadi, kalau ada yang bilang produksi rotan mentah di tahun 2009 sebanyak 600 ribu ton sama saja menzalimi hutan,” tutur Benny. Isu lingkungan ini memang menjadi salah satu alasan utama penghentian ekspor rotan. Dengan isu ini, Benny yakin Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) tidak menganggap Indonesia menyalahi aturan perdagangan internasional jika melakukan penutupan ekspor rotan. Apalagi, jika rotan alam terus ditebangi, Indonesia tak lagi menjadi penghasil rotan alam terbesar di dunia. Khususnya setelah hutan Kalimantan menjadi areal pertambangan dan perkebunan kelapa sawit. “Ya, jadi penutupan tak perlu ditentukan waktunya,” ujar dia. Sebelumnya, rencana penutupan penghentian ekspor rotan menjadi

polemik karena ketakutan eksportir akan rendahnya penyerapan rotan dalam negeri. Menurutnya, kebutuhan dalam negeri sendiri sebesar 63 ribu ton per tahun. Kebutuhan itu terbagi untuk produksi mebel rotan alam dan mebel rotan kombinasi, alam campur sintetis. Atas dasar ini masih ada selisih jumlah rotan yang belum diambil industri rotan mebel. Benny juga menepis keluhan eksportir yang menyebutkan harga rotan dalam negeri tak sebesar harga ekspor. Menurutnya, harga jual ekspor tak jauh dari harga dalam negeri. Data Kementerian Perdagangan, harga ratarata ekspor bahan baku rotan pada 2010 ialah sebesar 0,88 dolar AS untuk rotan WS (washed and sulfurized), sedangkan rotan poles senilai 1,16 dolar AS, rotan hati sebesar 1,37 dolar AS, dan rotan kulit 1,84 dolar AS. Ketua Umum Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI) Hatta Sinatra menambahkan, harga jual rotan dari dalam negeri lebih tinggi daripada harga jual untuk ekspor. Rotan WS di Cirebon dibeli seharga Rp 12 ribu per kilogram (kg), sedangkan rotan poles antara Rp 10-13 ribu per kg, dan rotan hati hingga Rp 20 ribu per kg. “Kita justru kekurangan bahan baku,” tuturnya. Namun, pengakuan pelaku industri rotan asal Thailand dan Filipina, harga rotan Indonesia sangat mahal. Karena harga rotan Indonesia mahal, industri rotan Thailand dan anggota ASEAN Furniture Industry Council, Dhanakorn Kasetrsuwan, meminta eksportir rotan untuk menurunkan harga. Saran lain, industri rotan Indonesia cukup memproduksi semi produk rotan, kemudian diekspor ke Thailand. Vice President of Market Development Chamber of Furniture Industries of the Philippines, Emmanuel P Padiermos juga mengakui harga mahal rotan di sini. Ia berharap bisa berkolaborasi dengan industri mebel rotan di Indonesia. ■ ed: zaky al hamzah


syariah

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

:: bursa syariah :: Selasa (8/11)

DJIM

2146,62

5,00

DJIGRC

1502,03

9,05

DJIMTR

3350,43

0,00

DJI100X

2167,92

10,84

DJMY25D

886,73

0,44

:: kurs dinar ::

:: jakarta islamic index :: Selasa (8/11)

2.300.000 2.289.000

530.00

2.280.000

528,38

525,45

527,04

526,53

520.00

2.260.000

2237,64

3,50

14886,31

1,29

510.00

2.255.000

2.240.000 2.239.000

DJICHKU

DJIM: Dow Jones Islamic Market World Index DJIGRC: Dow Jones Islamic Market Greater China Index DJIMTR: Dow Jones Islamic Market Turkey Index DJI100X: Dow Jones Islamic Market International Titans 100 Index DJMY25D: Dow Jones Islamic Market Malaysia Titans 25 Index (USD) IMXL: Dow Jones Islamic Market Titans 100 Index DJICHKU: Dow Jones Islamic Market China/Hong Kong Titans 30 Index

500.00

2.220.000 2/11

3/11

4/11

7/11

2/11

8/11

3/11

Sumber: Limas

WIHDAN HIDAYAT

Niaga Syariah, Jakarta, Selasa (8/11). Laba sebelum pajak unit usaha syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk ini meningkat 87 persen menjadi Rp 48,74 miliar per September 2011 dari Rp 26,05 miliar per September 2010.

8/11

Sumber: Wakala Induk Nusantara

ejumlah indikator kinerja Bank Syariah Bukopin terus menunjukkan kenaikan. Ini terlihat dari data laba Bank Syariah Bukopin yang naik signifikan. Tak hanya dari sisi laba, dana pihak ketiga (DPK) pun demikian yang naik 30,46 persen. Peningkatan DPK ini didukung beragamnya produk yang ditawarkan Bukopin dari Tabungan iB Siaga hingga Tabungan iB Haji. ■

Bank Syariah Terpolarisasi

Sejumlah bank mulai menunjukkan spesifikasi bisnis yang disasar sebagai pasar.

LABA CIMB NIAGA SYARIAH: Petugas melayani transaksi nasabah di Bank CIMB

7/11

0

2,93

Sumber: Dow Jones Indexes Dipantau 17.00 WIB

4/11

Prestasi Bukopin Syariah

S

2.255.000

515,91

2.243.000

IMXL

:: nisbah ::

Selasa (8/11)

540.00

JAKARTA — Pertumbuhan perbankan syariah pada tahun depan diprediksi semakin pesat. Selain mengalami lonjakan pertumbuhan, polarisasi perbankan syariah akan semakin jelas terlihat pada 2012. Arah polarisasi perbankan syariah mulai terlihat pada kinerja menjelang akhir 2011. Sejumlah bank menunjukkan spesifikasi bisnis yang disasar sebagai pasar. Bisnis ritel akan semakin digemari perbankan syariah pada 2012. Pengamat ekonomi syariah, Adiwarman Azwar Karim, mencontohkan BNI Syariah memiliki rasio current account saving account (casa) menyentuh 48,8 persen pada Desember 2010. Dengan angka casa itu, BNI Syariah mengarah ke bank ritel konsumer. Lantaran penyaluran pembiayaan ke konsumer memiliki risiko tinggi, bank akan cenderung mematok rate yang tinggi. Sementara itu, Bank BCA Syariah dinilai Adiwarman mulai mengarah ke ritel bisnis. Hal itu terlihat dari pembiayaan segmen mikro yang relatif besar, yakni hampir 40 persen. “Saya mulai melihat perbankan syariah ke arah

polarisasi, mereka mulai garap pasar sendiri-sendiri dengan kapasitas masing-masing,” ujarnya kepada Republika, akhir pekan lalu. Meski demikian, polarisasi belum terlihat di bank syariah yang tergolong besar seperti Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Bank Muamalat Indonesia (BMI). Polarisasi tersebut belum terlihat lantaran semua pasar yang digarap kedua bank umum syariah (BUS) ini relatif bagus. Adiwarman mengibaratkan BSM dan BMI seperti supermarket yang menawarkan berbagai macam produk. Secara keseluruhan, perbankan syariah akan semakin mengkukuhkan diri masuk ke segmen mikro. Bisnis ini akan dilirik melalui pasar ritel komersil dan konsumer. Namun, Adiwarman memprediksi segmen mikro akan semakin banyak dimasuki lewat bisnis konsumer. “Dari sisi bisnis ritel komersil tidak akan tumbuh secepat konsumer karena melihat dari kapasitas, hanya beberapa bank yang memiliki ekspansi dalam bidang bisnis ritel komersil,” ungkap dia. Bisnis konsumer yang semakin marak terlihat dari kinerja bisnis gadai emas dan kerja sama multifinance syariah. Bisnis gadai emas naik signifikan pada sejumlah bank. Adiwarman membandingkan produk gadai emas yang mulai diluncurkan Bank Jabar Banten Syariah (BJBS) pada 2004. Pada Desember 2010, pembiayaan gadai emas BJBS bisa mencapai Rp 134

miliar atau delapan persen dari portofolio dengan jumlah pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) sebesar 0,03 persen. Sementara itu, bank lain yang baru meluncurkan gadai emas mulai Maret 2009, nilai pembiayaannya sudah mencapai Rp 647 miliar atau 12 persen dari portofolio. Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) mencapai 0,22 persen. “Ramainya rahn (gadai), karena bank lain juga memakai fatwa DSN No 77 tentang murahabah emas,” tuturnya. Selain polarisasi, kinerja perbankan syariah pada 2012 akan diramaikan dengan munculnya multifinance dan spin off atau pemisahan sejumlah unit usaha syariah (UUS) menjadi BUS. Kondisi ini, menurut Adiwarman, tidak terlepas dari kebijakan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) untuk mendorong perbankan syariah menyalurkan pembiayaan melalui multifinance. Dampaknya, kata dia, akan ada banyak lembaga multifinance yang membuka unit syariah. Kemunculan lembaga multifinance tersebut dinilai President Director Karim Business Consulting ini akan mendorong pertumbuhan perbankan syariah melebihi angka tahun ini, yakni 38 persen. Pertumbuhan itu juga akan didorong dengan adanya rencana penerbitan sukuk dari sejumlah bank syariah.

pembiayaan ke sektor mikro yang selama ini belum digarap. Sementara itu, penambahan modal dari luar belum akan dilakukan pada 2012. Jumlah DPK BNI Syariah hingga September 2011 mencapai Rp 6,4 triliun. Diharapkan, jumlah itu akan bertambah Rp 800 miliar lagi di akhir tahun. Dari jumlah DPK tersebut, sekitar Rp 4 triliun berasal dari dana murah. Dana murah pada 2012 akan dipertahankan di porsi 53 persen dari DPK. Pendanaan ini akan digunakan untuk menyalurkan pembiayaan. “Pembiayaan total dari funding, tidak ada sumber

lain. Tahun depan belum ada penambahan modal induk ataupun sukuk,” kata Imam. Pembiayaan segmen ritel dan kosumer masih mendominasi di BNI Syariah yang mencapai 80 persen. Sedangkan pembiayaan menengah dan korporasi mencapai 19 persen. Adapun total pembiayaan hingga September 2011 mencapai Rp 5 triliun yang ditarget naik menjadi Rp 6 triliun di akhir tahun. Nilai pembiayaan ditargetkan bisa tumbuh 30-35 persen pada 2012. Menurut Imam, pihaknya masih akan mempertahankan porsi pembiayaan ritel dan konsumer. Namun, pembiayaan mikro

yang mulai disasar tahun depan diharapkan sudah mampu tumbuh lima-enam persen dari portofolio pembiayaan. Pertumbuhan pembiayaan ritel dan konsumer masih disokong dari pembiayaan perumahan. Pada 2012, pelayanan pembiayaan perumahan akan ditingkatkan untuk mempertahankan pembiayaan ritel dan konsumer di level 80 persen. “Kita sudah adopsi system electronic financing origination dari bank induk untuk mempercepat pelayanan. Kalau semua dokumen lengkap, paling lambat tiga hari sampai satu minggu pengurusan rumah selesai.” ■ c01 ed: nur hasan murtiaji

Petugas melayani nasabah di AXA Mandiri, di Jakarta, Selasa (8/11). Premi produk syariah AXA Mandiri hingga September 2011 mencapai Rp 283 miliar. Capaian ini naik tipis yakni 1,3 persen dibandingkan September 2010 yang mencapai Rp 250 miliar.

WIHDAN HIDAYAT

D

Mereka akan membuat perhiasan dengan desain modern untuk menarik minat generasi muda. “Sayangnya, sebagian besar pedagang di Saudi tetap mempertahankan tradisi tanpa menyesuaikan tren modern,” katanya. Peningkatan industri emas juga terganjal saudisasi, yakni pekerja harus berasal dari Saudi. Dia mengatakan, kebanyakan pedagang sibuk mempekerjakan warga Saudi yang masih segar di lapangan. Akibatnya, pengembangan pasar mengalami stagnasi selama 10 tahun terakhir yang mengarah pada produk tanpa kreasi. Azzouz mengatakan, pameran

emas yang setiap tahun digelar di Arab juga berdampak negatif terhadap pasar lokal. Sekitar 50 persen pasar emas saat ini telah dipasok perusahaan asing yang ikut dalam pameran emas dan perhiasan. Dia menyatakan, pameran tersebut ditawarkan berharga murah bagi penjual asing. Insentif ini membuat perusahaan asing berkompetisi dengan pedagang lokal. Bahkan, dia mengatakan, permintaan emas turun selama musim haji ini. Hal ini dianggap sebagai akibat dari perubahan politik yang membuat keuangan di kawasan Arab melemah. CEO Al-Sharif Company yang

Terpisah, Direktur Kepatuhan BSM Zainal Fanani menuturkan, perbankan syariah sebagai industri membutuhkan tata kelola usaha yang baik (good governance). Tidak hanya untuk menghindari kegagalan, good governance tersebut pun mengemban misi mempertahankan usaha dalam koridor syariah. Kegagalan dalam perbankan syariah ternyata tidak hanya dipandang biasa. Karena sebagai industri, menurutnya, perbankan syariah menghadapi risiko kegagalan layaknya bisnis konvensional. Zainal menyatakan, kegagalan dalam perbankan syariah akan dipandang dari dua sisi. Pertama, kegagalan bisnis perbankan. Sementara di sisi lain, hal itu akan dipandang sebagai kegagalan sistem syariah dalam perbankan. Pandangan kedua tersebut dinilai membahayakan bagi kelangsungan perbankan syariah. Kepercayaan publik terhadap implementasi sistem syariah terancam menurun. “Karena itu, tata kelola usaha yang baik dengan tetap mempertahankan prinsip syariah harus diimplementasikan dalam perbankan syariah,” kata Zainal, dalam seminar peran pedoman Good Governance Bank Syariah (GGBS) dalam Peningkatan Daya Saing Bisnis Syariah di Indonesia, pekan lalu. ■ c01 ed: nidia zuraya

PERTUMBUHAN PREMI SYARIAH:

Melemahnya Pasar Emas Arab Saudi ewan Emas Dunia (World Gold Council/WGC) dilaporkan telah menghentikan kegiatannya di Arab Saudi lantaran pasar di negara tersebut terlalu lemah. Pasar Cina dan India dinilai lebih menarik untuk menjual emas. Keputusan itu diambil setelah CEO WGC Aram Shishmanian membahas pasar emas dengan pejabat pemerintah dan pelaku industri. “Mereka membahas inisiatif dan kemitraan untuk meningkatkan sektor emas di Arab Saudi,” kata General Manager Azzouz House for Gold and Jewelry Mohammad Azzouz, seperti dikutip Arabnews, pekan lalu. Namun, dalam kesempatan itu, WGC memutuskan untuk menangguhkan kegiatannya lantaran kerugian besar di pasar emas Arab. Azzouz mengatakan, daya beli masyarakat Arab terhadap emas telah melemah. “Kita tidak dapat menyangkal sebagian besar warga Saudi sudah tidak bisa membeli emas, berbeda dengan 10 tahun lalu,” ujarnya. Kenaikan harga emas yang cukup tinggi, kata Azzouz, membuat warga Arab kesulitan membeli barang berharga tersebut. Perubahan politik di Timur Tengah juga turut berkontribusi dalam melemahnya daya beli masyarakat. Azzouz menambahkan, sekitar 60 persen populasi terdiri atas kalangan muda dan mereka memilih produk selain perhiasan. Lantaran hal itu, pasar emas Saudi akan bekerja sama dengan WGC untuk meningkatkan sektor industri tersebut.

Butuh good governance

WIHDAN HIDAYAT

BNI Syariah Sasar Komunitas JAKARTA — Komunitas mulai dilirik perbankan syariah sebagai segmen pasar. Salah satunya, BNI Syariah yang mulai menggarap segmen komunitas untuk meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) pada tahun depan. “Mulai akhir tahun ini, kita sasar komunitas seperti fotografi dan jilbabers untuk mendapatkan DPK dari dana murah,” ujar Direktur Kepatuhan BNI Syariah Imam Teguh Saptono, Selasa (8/11). Menurut Imam, BNI Syariah harus meningkatkan pendanaan dari dana murah (tabungan dan giro) pada tahun depan. Hal ini lantaran BNI Syariah akan ekspansi

15

memproduksi emas dan perhiasan, Ahmad Al-Sharif, mengakui pasar Saudi telah melemah meski dia mengakui itu bagian dari tren global. Krisis harga emas juga berpengaruh di banyak negara, termasuk Cina dan India. Al-Sharif mengatakan, meski daya beli masyarakat rendah, emas tetap dijadikan investasi. Pemerintah juga masih butuh emas dalam jumlah banyak untuk skema investasi. “WGC seharusnya tidak membandingkan Arab Saudi dengan negara lain, seperti Cina dan India yang memiliki populasi berbeda,“ ujarnya. ■ c01 ed: nur hasan murtiaji

Transisi Spin Off Asuransi Diusulkan Tiga Tahun JAKARTA — Perusahaan asuransi hanya memiliki waktu relatif singkat untuk mempersiapkan pemisahan (spin off) unit syariahnya. Biro Peransuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mengusulkan, masa transisi spin off hanya tiga tahun setelah aturan diberlakukan. Desakan agar perusahaan asuransi melakukan spin off terhadap unit syariah datang dari BapepamLK. Menurut Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK Isa Rachmatarwata, aturan spin off akan ditetapkan dalam Undang-Undang (UU) Usaha Peransuransian yang baru. “Kami berniat mengusulkan dua atau tiga tahun sejak berlakunya UU yang baru (spin off dilakukan),” ujar dia, Senin (7/11). Waktu transisi pemisahan unit syariah perusahaan asuransi tersebut lebih singkat dibandingkan perbankan syariah. Dalam UU Perbankan Syariah No 21 Pasal 68 Tahun 2008, perbankan syariah wajib memisah unit usaha syariah (UUS) menjadi bank umum syariah (BUS) dalam jangka waktu 15 tahun. Bank syariah juga disyaratkan harus melakukan spin off jika aset UUS telah mencapai 50 persen dari aset bank induk. Hingga saat ini, spin off perusahaan asuransi masih menunggu aturan. Namun, rencana kebijakan spin off tersebut disambut positif sejumlah pihak. Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia Yudha Pratama mengatakan, spin off akan memacu

pertumbuhan perusahaan asuransi baru. Pertumbuhan tersebut dinilai tidak akan memicu persaingan antarperusahaan asuransi. Hal ini karena kemampuan perusahaan asuransi masih dalam kapasitas yang sama. “Karena kemampuan terukur semua, mending kerja sama untuk sama-sama meningkatkan kinerja,” ujar Yudha seusai acara seminar spin off perusahaan asuransi di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia. Perusahaan asuransi juga menyatakan siap jika pemerintah mewajibkan spin off. Sebelumnya, menurut Head Syariah Unit Great Eastern Life Sukawati Lubis, pihaknya tinggal menunggu regulasi dari pemerintah untuk melakukan spin off. “Internal sudah support untuk spin off, tinggal menunggu regulasi,” jelas Sukawati. Untuk masa transisi spin off yang hanya tiga tahun, Sukawati mengaku, pihaknya sudah siap. Pemegang saham telah menyatakan komitmennya untuk memenuhi aturan spin off dari pemerintah. “Sekarang kita siapkan infrastrukturnya. Kita ready untuk spin off.” Allianz Life Indonesia juga mempersiapkan hal serupa. Direktur Syariah Unit Allianz Life Indonesia Kiswati Soeryoko mengatakan, pihaknya akan mengikuti ketentuan dari regulator terkait spin off. “Allianz siap jika sewaktu-waktu regulator mewajibkan spin off asuransi syariah,” ujar Kiswati. ■ c01 ed: nur hasan murtiaji


Class_Ad

Iklan baris & Kolom

17

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011 ARSITEK & KONTRAKTOR,Terima

OTOMOTIF

H OT E L

Jasa Desain, Bgn baru /Renov Rmh Tggl, ruko, dll. Amanah & Tgg jwb.

3(1*8080$1/(/$1* .RQGXU 3HWUROHXP 6$ EHUWLQGDN VHEDJDL .RQWUDNWRU .RQWUDN .HUMD 6DPD GHQJDQ %30LJDV DNDQ PHQJDGDNDQ ³3(/(/$1*$1  3(/(/$1*$1 8/$1*´ XQWXN -$6$ VHEDJDLEHULNXW 7(1'(5 %86,1(66 6&23(2) 12 68%-(&7 48$/,),&$7,21 &/$66,),&$7,21  81,7 :25.  -RLQW  .RQGXU 8VDKD & -RLQW &RQWUDFWIRU &21 3HWUROHXP 0HQHQJDK &RQWUDFWIRU 5HQWDOOHDVH :DUHKRXVH 06,19 8VDKD%HVDU WUDQVSRUW :DUHKRXVH 6$ 27; 808%

HTXLSPHQW &DUJR &DUJR +DQGOLQJ 5(%,' +DQGOLQJ DQG'HOLYHU\ DQG'HOLYHU\ 6HUYLFH 6HUYLFH 0DWHULDO 0DWHULDOIRU  WZR \HDUV SHULRG  3URYLVLRQRI  .RQGXU 8VDKD%HVDU % 7RSURYLGH 'ULOOLQJ)OXLG &21 3HWUROHXP 8%

0XGORJJLQJPXG GULOOLQJÀXLG 6HUYLFHV 06':' 6$ HQJLQHHULQJDQG VHUYLFHVIRU RQH  \HDU 27;, PXGVHUYLFHV SHULRGH  3URYLVLRQ  .RQGXU 8VDKD % 7RSURYLGH RI:DVWH  3HWUROHXP 0HQHQJDK :DWHUDQG:DVWH ZDVWHZDWHU WUHDWPHQWIRU :DWHU &2106 6$ 80

7UHDWPHQW 7UHDWPHQW ':227 RQH  \HDU ;, SHULRGH  3URYLVLRQRI  .RQGXU 8VDKD%HVDU % 7R3URYLGH  8%

'LUHFWLRQDO  3HWUROHXP 'LUHFWLRQDO'ULOOLQJ 'LUHFWLRQDO 'ULOOLQJ &2106 6$ 6HUYLFHV 'ULOOLQJ 6HUYLFHV ':227 6HUYLFHV ;, IRU.36$ 3URMHFW  3URYLVLRQRI  .RQGXU 8VDKD & 7R3URYLGH 'ULOOLQJ-DUV  3HWUROHXP 0HQHQJDK 80

5HQWDO'ULOOLQJ 'ULOOLQJ-DUV DQG'ULOOLQJ &2106 DQG'ULOOLQJ 6$ 7RROV (TXLSPHQW ':227 (TXLSPHQW 6HUYLFHV ;, 6HUYLFHV IRU.36$ 3URMHFW

,  7HPSDW3HQGDIWDUDQ/RNHW6&0±(03%DNULH7RZHUODQWDL -O+55DVXQD     6DLG.RPSOHN5DVXQD(SLFHQWUXP-DNDUWD ,,  :DNWX3HQGDIWDUDQ  1RYHPEHU1RYHPEHUGDULMDP VG:,%     3HQGDIWDUDQVHVXGDKWDQJJDOGDQMDPWHUVHEXWGLDWDVWLGDNGLWHULPD

,,,  3HQJHPEDOLDQ  3DOLQJODPEDWWDQJJDO1RYHPEHUMDP:,%  )RUP3UD.XDOL¿NDVL $ 3HUV\DUDWDQ$GPLQLVWUDVL \  8QWXNPHQGDSDWNDQ)RUPXOLU3UD.XDOL¿NDVL&DORQ3HVHUWD/HODQJKDUXVPHQ\HUDKNDQ 6XUDW SHUPRKRQDQ 0HQJLNXWL /HODQJ GDQ PHODPSLUNDQ EXNWL SHQJDODPDQ NHUMD GL ELGDQJ\DQJVHMHQLVGHQJDQOHODQJWHUVHEXWEHUXSDFRS\62&2175$&7  6HWHODK )RUPXOLU 3UD.XDOL¿NDVL GLLVL DJDU GLNHPEDOLNDQ NHSDGD 3DQLWLD /HODQJ GDQ GLODPSLUNDQGHQJDQELRGDWDSHUXVDKDDQ\DQJGLOHQJNDSLGHQJDQGRNXPHQGRNXPHQ VHVXDLGHQJDQSHUV\DUDWDQ\DQJGLEXWXKNDQVHUWDSDGDZDNWX\DQJWHODKGLWHQWXNDQ GLDWDV ³$3$%,/$'2.80(17(56(%877,'$.',/(1*.$3,3(6(57$/(/$1* <$1*%(56$1*.87$17,'$.'$3$7%(53$57,6,3$6,'$/$07(1'(5,1,³ -DNDUWD1RYHPEHU 3DQLWLD/HODQJ

MOBIL DISEWAKAN ABADIKAN PRJALANAN ANDA VMM RENT CAR, Alphard, Ford, Everst, Innova,Avn,Pick Up,Kj

Kap-

sul,Panther.Hub:70111137,081210111 137

P'haji 0218214584/ 081298141425 1110/B0044 - 3

PT.HDN JAKARTA Bikin Kantong Teh diBawa Pulang 1Box Isi 250lb,1B0x Upah 70Rb Bs Ambil Byk.Ibu Sundari

HOTEL MULAI RP.99RB, AC, TV, Hot

087888794625-99862820

Water, Paket Meeting Mulai 199Rb

1110/B0012 - 3

/orang Tlp. 0251 - 8378658, 0251- 831ARSITEK MUSLIM INSYA ALLAH

5769 www.hotelpapaho.com

Mendesign, Melkskn Bgn Baru, Renov

PENERJEMAH

1110/B0050 - 3

Rmh, Ruko, Masjid, Sklh , dll. Biaya Mrh 02195268799, 085219221772

1110/B0034 - 3

INDEKOST

1110/B0066 - 3

KARSA PNERJEMAH TERSUMPAH 7 Bhs. Leg:Dep.Keh /Lu /Not /Kdtaan.

JASMINDO RENT CAR. AVANZA, Inova, APV, Grand Livina, Elf. Hrg Murah,Sopir Berpglmn. Hub: 021-70 807300,08128738700,087770047099

CV.BATUWOKA DISAIN ARS (CAD) 5rb/m2, RAB, Rmh, Ruko, Msjd, sklh, dll.Pkt Gbr Krj+3D Free, Urs IMB 200rb : 021-5325110/021-95493381

1110/B0062 - 3 KOPRASI BAITUL MAAL M.RC 53678458, 5494061- 08128001438

1110/B0045 - 3

1111/B0016 - 3 KOPRASI BAITUL MAAL M. RC 53678458, 5494061 - 08128001438 Swkn Apv,Inv,Sdan,Elf15sit avz+spr.25

Jl. Petojo Binatu Raya 29A Jak Pus

Ex.Fan. Lmr S Bed, Rak TV, 600Rb /bl.

Ph. 6322273/ 6320826/ 63869501/

Jelambar Jaya 3 No.30 RT.7/2. 333-

Fax. 63855830, 08179135827 1111/B0001 - 4

77705 - 33377706 - 33377728 1111/B0013 - 3

RUMAH DIJUAL

PENGOBATAN

KARTU KREDIT

Swkn Apv,Inv,Sdan,Elf15sit avz+spr. 25rb- 50rb/Jm min8&10jm.Trm Krjsm

KOST 1 KMR BISA 2 ORG, AC, Split,

HOT SALE..!DP MLAI20JT-AN, Rmh

SPESIALIS KULIT BELANG /Vitiligo

2LT, R.Stock, dkt Busway Ragunan+

ANDA B'MSLH DG CC/KTA? Bantu

with herbal theraphy. Jl.Kertajaya 7f

K. Rnang, mulai 470 jt-an, Diamond

Ttp dg cara Pemutihan /Tdk byr Gm

No.28 Surabya (031) 503734 SMS

Skl. CEPAT, TUNTAS, LEGAL, STC

081553199220

Andara Residenence Jl. Kirai 17, Andara P. Jati, sisa 5 unit, T : 02123733838, 98276757

rb-50 rb /Jm min8&10jm.Trm Krjsm

1110/B0084 - 3

1111/B0016 - 3

SENAYAN ASRIE 087880523323, 97231605

1111/B0003 - 3

1110/B0039 - 3

PERHIASAN

ADA MASALAH DG CC/KTA? Kami Bantu untuk PEMUTIHAN Legal, STC

RAGAM

ZERO PUSAT SEWA MBL:92004738,

SENAYAN

DEWI

7812159,081 22711665 Avz,Xni,Inov,

1111/B0015 - 3

Apv Lgx dll.Lps mulai 3,8jt/bl: 12jm+spr mulai 250rb. Murah

021.51257515-

082111044728 - 085692100530

AGEN

1111/B0014 - 3

STAR ARLOJI,BL JAM BKS/ Berlian dg Hrg Tgg

FRESH RUTHOB SAUDI hadir di

8458, 5494061 - 08128001438 Swkn

Butik Thamra. Untuk Booking peme-

APV,Inva,Sdan, lf15sit, Avz+Spr.25rb-

sanan segera hub kami di 021-

50rb/Jm min. 8&10jam.Trm Krjsm

1110/B0027 - 3

PEMBERITAHUAN FRANCHISE PENGUMUMAN

Cpt Tnts LEGAL ,STC SENAYAN TIWI 1111/B0019 - 3

PKT USH ES KRIM RESEP & Alt2 KK/KTA ANDA B'MSLH? Tutup

Ush Hny 3,5 jt Hub: Gustaaf Ice Cream

Tnp Bayar / Pemutihan Legal STC

Training Center Call/ SMS : Henry

SENAYAN, DYAH 021980072776

Gustaaf 081225757522

1110/B0040 - 3

FRANCHISE SPA& SALON Muslimah Lebih Lanjut

SEKOLAH/KURSUS BEASISWA SANTRI QURAN Tngkt

1111/B0011 - 3

HEWAN KURBAN

09-FEB-2012,Pkl.09.00 WIB 1111/B0021 - 5

KERJASAMA

Hubungi: 08157617586

86/RW.38,Kel.Wates,Kec.Wates, Kab.

di Pengadilan Agama Wates, Kamis,

1110/B0082 - 3

/02135983789,0812878711917,08571 9941917

Almt terakhir di Dsn Sebokarang, RT.

Kln Progo,Utk hdr dlm sidang Mafqud

RUPA - RUPA

93711011/ 087775002982

Seluruh Indonesia, Untuk Informasi KPD ZAHRIYAH BINTI ZAINUDIN,

1110/B0041 - 3

ttp dg Cr Pemutihan /Tdk Byr sm sekali

86903789 pesediaan terbatas

1110/B0013 - 3

,08129455

198 Apt Menteng Prada LtDsr No.2J ANDA BMSLH DGN CC/KTA? Bntu

KOPRASI BAITULMAAL M.RC 5367

Rolex, Blgari, Omga,

Breitling.TONY3929079

www.danatunaijaminanbpkb.com,

SMP, cck utk Yatim /dhuafa /putus sklh

Lsg Cair 3d 100M, Bng 0,3% /3,9%

dll, sljtny hub: Rumah Tahfidz Darut

undur 45hr, ins awl bng hlng Platinum

Tarbiyah T.50283020/

Blvd Brt Ry G.65.45851301-3

92983506 www.daaruttarbiyah .com

AL AMIEN AQIQAH Sedia Kambing

70732196/

1110/B0043 - 3

1110/B0061 - 3

Mlai 600Rb msk aneka menu, grts ptg

PROPERTI

krm & 50bk Risalah

Aqiqah. 021-

7509991-68434577-97734850

BIMBEL NURUL ILMI

LOWONGAN

Percakapan B.Arab dibimbing Ustadz/

1110/B0035 - 3

ARSITEKTUR

DM & GUDANG P/W maks. 55th Pglmn/ Non 2jt/bl+ 40Rb /hr. SMS AR RAHMAN AQIQAH 32049426/

(nama & alamat) ke 085716303779 dg

(Baru ,Renov, Perbaikan) Rmh. Tggl,

89589393 /7535062 Sedia Kambing-

BU GADIS (tnp tes,lsg krj)

Masjid, Pesantren, Ruko, dll. 021-

Masak aneka Menu, Gratis Krm Ptng,

58900258/ HP.08161302166.

50Buku Aqiqah & Sovnr.

*ARS ISLAM* PERNC.& PLKSANA

1110/B0016 - 3

METODE

Arrohman Baca Alquran dlm 4jam & Ustadzah Jabotabek llsn Arab saudi 16x pertemuan. 08174983366 /33562083

TOUR & TRAVEL

1111/B0006 - 3

1110/B0036 - 3 DIBUTUHKAN ANALIS PINJAMAN Internal audit remedial pgmln min 2th BANK/ Multi Fina nce D3/S1 Lmrn via Pos/ bawa lsg: SB Finance, Jl.Warung

1111/B0017 - 4

AISYAH TOUR PROGRAM UMROH SPESIAL Feb'12 9Hr 14jt, VIP 17,5jt. jual Tkt Dmstk & Int. 021-56985757 /83 332238 /081389837070 1110/B0077 - 3

Jati Barat No.11A Kel. Kalibata Kec. Pancoran

Jaksel,

.adhi@yahoo.co.id

email: rahdhian 1111/B0018 - 6

GEMA SHAFA MARWAH Program Terbaru Umroh 9 hr hny 14,5jt & haji Plus 44jt, Alhamd 178

MLM

jamaah haji

2011 brgkt semua tnp masalah Hub: Ust.Taqwa 082114061170/021-93328 725

1111/B0020 - 4

PART TIME NGELEM KANTONG TEH Krj drmh 1 Box 250 Lmbr Komisi 70Rb, 50Box 3,5jt.Hub: PT.HDN Alex

TELEKOMUNIKASI

Ponsel 087875270077, 94772150 1110/B0088 - 3

ANTENA

PT.HDN BTH FREELANCE. Ngelem

ANTENA SOLUTION 46753000 -

Kantong Teh Krj drmh (1box 250lbr)

56181977 - 8601188 Antena 100rb,

1box komisi 70rb, 50 box 3,5jt. Bp.

Prbola+300ch 1,5jt /Tlkm /Indvsion TV

DIMAS 085647924444-97367778

Skyindo, Bs prll 2-10TV Jbdtbk

1110/B0042 - 3

1111/B0002 - 3


REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011 EDWIN DWI PUTRANTO/REPUBLIKA

Tim Panahan Gunakan Alat Sendiri

:: modo-modi ::

Atlet Dayung Belum Kebagian Hotel

Ratna Puspita JAKARTA — Dua hari menjelang SEA Games XXVI digelar, berbagai masalah masih mengganggu persiapan atlet-atlet Indonesia. Tim nasional panahan Indonesia belum menerima alat pertandingan. Padahal, panahan akan mulai diperlombakan pada Ahad (13/11) atau dua hari setelah pesta pembukaan. Pelatih panahan, Endah Sulistiyorini, mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan masalah ini kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga maupun Satuan Pelaksana (Satlak) Program Indonesia Emas (Prima). “Tapi, sampai saat ini kami belum mendapatkan alat pertandingan yang dijanjikan,” kata dia, di Jakarta, Selasa (8/11). Peralatan panahan yang dijanjikan, di antaranya busur, anak panah, dan lensa tele. Untuk busur dan lensa tele, atletatlet Indonesia masih dapat menggunakan milik pribadi ataupun meminjam dari pengurus daerah, tapi anak panah tidak bisa. Karena tidak kunjung mendapat kepastian, Endah mengatakan, pihaknya berinisiatif membeli lima lusin atau 60 buah anak panah. Anak panah dijemput langsung ke Kuala Lumpur, Malaysia, pekan lalu. “Kami putuskan untuk jemput bola karena memang sudah tidak mungkin untuk menunggu. Konsekuensinya, kalau alat pertandingan datang setelah SEA Games, itu akan sepenuhnya menjadi milik atlet dan bukan inventaris,” ujar Endah. Pelatih panahan lainnya, Denny Tresyanto, menyesalkan kondisi ini mengingat Indonesia berambisi mengembalikan kejayaan olahraga dengan menjadi juara umum. “Kalau ingin menyiapkan tim yang baik, alatnya juga harus disiapkan,” kata dia. Tim panahan Indonesia ditargetkan meraih empat medali emas dari sepuluh nomor yang diperlombakan pada SEA Games XXVI tahun ini. Medali diharapkan disumbangkan melalui compound putra, recurve perorangan putri, dan recurve beregu putri serta beregu campuran. Target ini melebihi pencapaian SEA Games XXV dua tahun silam di Laos. Kala itu, tim panahan Indonesia meraih gelar juara umum dengan perolehan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu. Emas disumbangkan I Gusti Nyoman Puruhito pada nomor compound 70 meter, Novia Nuraini pada recurve perorangan putri, dan recurve beregu putri. Panahan akan diperlombakan pada 1318 November mendatang. Endah berharap fokus anak-anak asuhannya tidak terganggu dengan persoalan alat pertandingan ini. Saat ini, tim pelatih sudah mulai melonggarkan beban latihan. Sebelumnya, atlet-atlet panahan Indonesia harus berlatih dengan 250 sampai 300 anak panah setiap harinya. Saat ini, mereka diberi kebebasan untuk mengasah teknik yang masih menjadi titik lemah. “Jumlah anak panahnya tidak melebihi 150 buah. Sebab, ketika pertandingan, anak panahnya hanya mencapai 144 buah,” kata dia. ■ ed: israr itah

TIGA POIN: Pemain Malaysia Ahmad Muhamad Muslim (kanan) beraksi saat timnya menghadapi Singapura pada babak kualifikasi Grup A cabang sepak bola SEA Games XXVI, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (7/11). Malaysia bertekad mengamankan tiga angka saat berhadapan dengan Thailand di tempat yang sama pada Rabu (9/11).

MALAYSIA

THAILAND

VS

Harimau Muda dalam Tekanan

Abdullah Sammy

Thailand tidak diperkuat striker Teerasil Dangda. JAKARTA—Kesebelasan Malaysia dalam tekanan menjelang laga kedua Grup A cabang sepak bola SEA Games XXVI kontra Thailand yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu (9/11). Sebagai juara bertahan, permainan Harimau Muda masih belum maksimal saat ditahan imbang tanpa gol oleh Singapura, Senin (7/11) lalu. Tak ayal kritik bermunculan dari sejumlah media lokal negeri jiran. Sebagai juara bertahan, Khairul Fahmi Che Mat dan kawan-kawan dinilai belum menunjukkan cakarnya. Pelatih timnas Malaysia Ong Kim Swee menyadari ini. Sebagai juara bertahan, kata dia, Malaysia tidak bisa menghindari tekanan. “Semua tim ingin mengalahkan kami, sedangkan kami dituntut untuk bermain lebih baik dibanding sebelum-

nya. Ini merupakan tantangan,” kata Ong kepada wartawan, Selasa (8/11). Tekanan makin meningkat karena lawan yang menanti adalah Thailand. Walau cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir, Thailand masih dipandang sebagai tim kuat di Asia Tenggara. Terlebih dalam sebuah laga persahabatan Januari lalu, Thailand menundukkan Malaysia 2-1. Tekanan makin berat bagi Harimau Muda karena mayoritas pendukung di Stadion Gelora Bung Karno sangat antipati terhadap Malaysia. Pada laga kontra Singapura, suporter Indonesia terang-terangan mengintimidasi para pemain Malaysia. Ini tidak membuat Ong gentar. Ia bahkan menargetkan timnya meraup tiga poin pertama dari tim Negeri Gajah Putih. “Kami bermain baik lawan Singapura dan harusnya menang lewat penalti. Tapi, wasit tidak menghiraukannya,” kata Ong. Di pihak lain, Thailand berambisi membalaskan dendamnya terhadap Malaysia atas

hasil di SEA Games XXV 2009 di Laos. Saat itu tim Gajah Putih tersingkir secara memalukan di putaran grup setelah kalah dramatis 1-2 dari Malaysia. Gol penentu kemenangan Malaysia saat itu dicetak pada menit ke-92 oleh pemain yang juga merumput Rabu ini, Ahmad Fakri Saarani. Walau mengusung dendam akibat pretasi memalukan di Laos, Thailand sejatinya bermain dengan kekuatan lapis kedua. Sejumlah pemain inti tim Gajah Putih harus absen PERKIRAAN PEMAIN

MALAYSIA (4-4-2) Kiper : Fahmi Che Mat Belakang : Asrarudin, Saidin, Zubir, Jasuli Tengah : Nizam, Yong, Faiz, Bakhtiar Depan : Azwari, Fakri

THAILAND (4-4-2) Kiper : Panupong Belakang : Sujrit, Chalermsuk, Komkrit, Seeket Tengah : Attapong, Pokkhao, Naruphot, Phonlawit Depan : Issarapong, Ronnachai

JAKARTA — Status sebagai tuan rumah tidak menjamin atlet Indonesia yang tampil di SEA Games XXVI mendapatkan perlakuan istimewa. Sebaliknya, sebagian dari mereka justru kerap dianaktirikan. Para atlet dayung contohnya. Hingga Selasa (8/11), mereka belum kebagian hotel dan masih tinggal di mes pelatnas dayung di Jatiluhur. Padahal, perlombaan dayung akan dimulai pada Kamis (10/11). “Mereka belum kebagian hotel dan hingga hari ini (Selasa) belum ada kejelasan,” ujar Sekjen PB PODSI Edi Suyono, di Cipule, Karawang, Selasa. Dia mengatakan, Inasoc sebelumnya telah menjanjikan bahwa hotel untuk penginapan atlet dayung Indonesia tersedia lebih awal, yakni pada 6 November. Tapi, kenyataan di lapangan berbeda. Alhasil para pengurus dayung pun kebingungan. Menurutnya, hotel yang telah disiapkan pihak Inasoc hanya muat untuk 20 atlet. Padahal, ada 140 atlet yang akan bertanding di cabang dayung. Akibatnya, 120 orang lagi masih menanti dalam ketidakpastian. Mereka yang masih tinggal di mes pelatnas Jatiluhur itu adalah atlet rowing dan perahu naga. Selama ini para atlet rowing dan perahu naga itu harus balok-balik Jatiluhur-Cipule untuk berlatih menjelang perlombaan digelar. Pertandingan rowing akan berlangsung setelah pertandingan canoeing dan perahu di hari terakhir. ■ antara ed: israr itah

●●●

Kontingen Mulai Padati Palembang

karena memperkuat tim senior di partai Kualifikasi Piala Dunia 2014. Sebut saja striker tajam Teerasil Dangda dan kiper utama Kawin Thamsatchanan. “Ada empat pemain inti kami yang tidak bisa main karena harus memperkuat tim senior lawan Australia pada 11 November mendatang,” kata Asisten Manajer tim Thailand Vorawit Sampachanya. Dari keempat pemain yang absen, hanya bek Theerathon Bunmathan yang bisa tampil. Itu pun jika Thailand lolos ke semifinal. Kondisi ini tidak melunturkan motivasi Thailand. Untuk menggedor pertahanan lawan,Thailand akan mengandalkan ketajaman penyerang asal klub BEC Tero Sasana, Ronnachai Rangsiyo. “Tim ini mayoritas dihuni oleh pemain muda terbaik di Liga Thailand. Walau sejumlah pemain batal hadir, kami akan melakukan yang terbaik,” tegas Sampachanya. Ia mengakui, persiapan timnya kurang maksimal. Pada lima uji coba, Thailand tiga kali bermain imbang dua kalah. ■ ed: israr itah

PALEMBANG — Para atlet dan ofisial SEA Games XXVI mulai ramai berdatangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Selasa (8/11). Mereka langsung diarahkan menuju tempat penginapan yang sudah tersedia. Kepala Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Yon Sugiono Kahfie, mengatakan, kontingen negara peserta sudah mulai berdatangan sejak 3 November lalu. Namun, saat itu masih dalam rombongan kecil. “Sekarang jumlahnya terus meningkat. Tapi, semua masih lancar,” kata dia. Data di tempat penyambutan menunjukkan sekitar 200 peserta dan ofisial dari berbagai negara dijadwalkan hadir pada Selasa, di antaranya, atlet dari Filipina, Malaysia, Singapura, dan Brunei. Selain para atlet dan ofisial, sebagian wasit dan juri juga dijadwalkan mulai datang ke Palembang. Para Liasion Officer (LO) menunggu kedatangan mereka di pintu kedatangan dan lalu mengarahkan mereka ke tenda panitia penyelenggara untuk pendataan. Proses kedatangan para tamu asing ini berlangsung dengan lancar, meski Sugiono mengakui, mengalami beberapa kendala. Seperti, ia katakan, adanya perbedaan data awal jadwal kedatangan para peserta atau ofisial dengan realisasinya. Selain itu, menurutnya, masih ada para atlet yang tidak melengkapi diri dengan tanda pengenal. Puncak kedatangan para peserta diperkirakan terjadi pada Rabu (9/11). Sekitar 4000 orang dijadwalkan akan tiba di Palembang. ■ c08 ed: israr itah

ADITYA PRADANA PUTRA

Gengsi Emas Larasati Gading Ratna Puspita

● Larasati

JAKARTA — Kegagalan meraih medali pada beberapa penyelenggaraan SEA Games membuat Larasati Gading termotivasi. Mantan model era 1990-an ini mempertaruhkan gengsinya untuk meraih medali emas pada nomor tunggang serasi (dressage) pada SEA Games XXVI di Jakarta, 11–22 November mendatang. “Saya sudah bekerja keras berbulan-bulan, jauh dari keluarga dan teman. Semua untuk satu tujuan agar prestasi Indonesia tidak jalan di tempat. Ini gengsi untuk saya,” kata dia di Jakarta, Selasa (8/11). Larasati bersama tim tunggang serasi Indonesia hanya

mampu menyumbangkan medali perak pada SEA Games XXIV 2007 di Thailand. Kala itu, tim dressage Indonesia hanya terpaut nilai 0,002 dari Malaysia yang meraih emas. Pada SEA Games XXV 2009 di Laos, berkuda tidak diperlombakan. Demi sekeping emas ini, Larasati berlatih keras di Jerman sejak setahun silam. Pada Agustus lalu, Larasati mendapatkan kuda baru, Wallenstein. Kuda berusia 13 tahun ini disebut Larasati lebih baik dibandingkan kuda sebelumnya, Desperado. Seperti namanya, Desperado cenderung tidak stabil. Bersama Wallenstein, Larasati memenangi empat kejuara-

an selama satu bulan. Terakhir, ia menggondol gelar juara lomba berkuda di nomor dressage S-Level di Aachen, Jerman, September lalu. Larasati mengungguli 22 peserta lainnya pada nomor yang juga dikenal dengan istilah balet kuda itu. “Rasanya mungkin seperti petenis Indonesia memenangi Wimbledon. Saya mengalahkan lawan-lawan tangguh, seperti mantan juara dunia dan profesional,” kata dia. Larasati mengatakan, ini merupakan persiapan terbaiknya sejak memperkuat skuat Merah Putih pada SEA Games 2001 di Kuala Lumpur, Malaysia. Ia juga mengatakan, tidak ada masalah dengan Wallenstein yang baru didatangkan

dari Jerman. “Dia cepat beradaptasi dengan cuaca meski telah melewati perjalanan jauh,” kata dia. Federasi Equastrian Indonesia (EFI) menurunkan 14 atlet terbaik Indonesia untuk berlaga di tiga disiplin berkuda, yaitu show jumping (lompat rintang), dressage (tunggang serasi), dan eventing (tri lomba). EFI menargetkan dua medali emas pada SEA Games tahun ini. Selain Larasati pada nomor individual dressage, Anto Budiarto juga berpeluang pada nomor perorangan trilomba. Putri Hamidjojo yang berlatih di Belanda juga diharapkan meraih medali emas pada lompat rintang. ■ ed: israr itah

Reni Ingin Hajikan Orang Tua ungguh mulia hati Reni Anggraini, atlet anggar Indonesia pada SEA Games XXVI. Saat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng mengumumkan atlet Indonesia peraih medali akan diganjar bonus besar, Reni langsung mengingat orang tuanya. “Saya ingin sekali memberangkatkan kedua orang tua ke Tanah Suci untuk berhaji. Semoga saja, saya berhasil pada SEA Games nanti,” kata Reni seperti dikutip Antara, Selasa (8/11). Menpora menyebut angka Rp 200 juta untuk perebut emas dan Rp 100 juta bagi atlet yang meraih medali perak. Satu tekad langsung terpatri di dada remaja berusia 18 tahun ini, menjadi yang terbaik.

S

18

Reni pun berharap keinginannya itu dapat terwujud, mengingat kedua orang tuanya hanya memiliki usaha kecil sebagai penjual pakaian di pasar tradisional. “Semoga saja rezeki kedua orang tua dapat melalui saya,” kata dia. Reni terpilih memperkuat tim anggar Indonesia setelah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Nasional yang layak dilabeli ‘rising star’, karena sukses menyabet medali emas kategori cadet junior, serta perunggu kelas senior untuk senjata sabre. Walaupun berstatus atlet junior, ia bisa mengimbangi para seniornya. Reni tidak menyangka bisa begitu cepat membela Merah Putih. Sebab, ia baru serius menekuni anggar pada 2009 silam. Ia mengaku bangga karena bisa

tampil membela Indonesia. “Padahal pada 2008, saya tidak ikut PON, tapi pada tahun 2011 sudah bisa masuk tim SEA Games,” katanya.

Kiprah Reni tidak terlepas dari peran kedua kakak kandungnya, Chandra Wijaya dan Novi Susanti. Novi pernah memperkuat Indonesia pada SEA Games XXIV 2007 IMAM BUDI UTOMO/REPUBLIKA

Tim anggar dalam pertandingan ekshibisi

di Thailand. Reni terpacu untuk menapaktilasi jejak kakaknya itu. Ada kisah yang mengiringi keberhasilan Reni masuk tim anggar Indonesia. Reni sempat kehilangan semangat karena Novi justru dinyatakan tidak lolos seleksi masuk ke tim inti. Padahal ia sangat dekat dengan sang kakak yang juga rekannya pemusatan latihan nasional (pelatnas). Walaupun tercoret, Novi menunjukkan dirinya sebagai juara sejati. Bukannya berkeluh kesah, Novi justru memberikan semangat kepada adiknya untuk terus berjuang. Setelah menjalani pelatnas sejak Februari lalu, Reni sudah siap unjuk kemampuan dalam kategori senjata sabre putri. Semoga berhasil Reni! ■ antara ed: israr itah

●●●

Stadion Akuatik Jadi Tempat Wisata PALEMBANG—Setelah sempat mengalami masalah dalam penyelesaian, stadion akuatik di Kompleks Olahraga Jakabaring kini banyak dikunjungi warga lokal. Kemegahan venue akuatik membuat tempat ini menjadi tempat wisata dadakan. Banyak warga datang untuk menyaksikan keindahan venue. Ada yang sekadar berfoto. Ada pula yang bermain-main dengan air. “Mungkin karena bentuknya yang lain daripada yang lain, sehingga membuat penasaran masyarakat,” kata Ketua Komite Pembangunan SEA Games (SEAG) XXVI, Rizal Abdullah, Selasa (8/11). Dari kejauhan stadion akuatik terlihat seperti kepompong raksasa. Sejumlah fasilitas di dalamnya makin mengundang antusiasme masyarakat. Rizal mengaku pembangunan stadion akuatik paling menyita perhatian. Selain proyeknya rumit dan besar, penyelesaian pembangunan sangat mepet. “Tapi, akhirnya bisa selesai, sehingga saya merasa lega sekali. Apalagi kini sudah bisa dikunjungi masyarakat seperti layaknya suatu kegiatan wisata,” ujar dia. Setelah stadion skuatik, wisma atlet Jakabaring menempati tempat kedua bangunan yang paling banyak dikunjungi masyarakat. Kebanyakan pengunjung berasal dari kalangan mahasiswa dan lembaga sosial masyarakat, menyusul terkuaknya kasus korupsi dalam pembangunannya. ■ antara ed: israr itah JADWAL PERTANDINGAN

Rabu 9 November 2011 SEPAK BOLA Stadion Utama Gelora Bung Karno Malaysia vs Thailand (live RCTI pukul 16.00 WIB) Kamboja vs Singapura (Live Global TV pukul 19.00 WIB) Stadion Lebak Bulus Vietnam vs Timor Leste Myanmar vs Brunei Darussalam


arena

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

19

JEFF CHRISTENSEN/AP

Frazier, Ali, dan Maaf Itu

Oleh Darmawan Sepriyossa

Posisi Frazier dalam karier bertinju Muhammad Ali memang istimewa. alangan yang saat ini beranjak menua akan mengingat momen penting pada 1975 itu. Di awal ronde 15, sambil menggandeng petinjunya yang babak belur dirajam pukulan, Eddie Futch melemparkan handuk putih tanda menyerah. Lalu dalam jarak detik, Muhammad Ali, petinju besar yang memenangi pertandingan itu, melorotkan diri ke kanvas. Kelelahan. Kini, petinju yang diminta pelatihnya menyerah itu telah berpulang. Selasa (8/11) pagi WIB, Joe Frazier meninggal. Kanker hati mengalahkan Joe yang karena gemar merokok membuat namanya ditempeli sebutan lain, ‘Smokin’. Bersama Frazier, barangkali terkubur sudah harapan publik tinju dunia yang masih berharap keduanya—Ali dan Frazier, bisa bertemu, bersalaman, dan bertukar pemaafan. Posisi Frazier dalam karier bertinju Muhammad Ali memang istimewa. Membicarakan Frazier tanpa Ali ibarat berdiskusi tentang Neil Armstrong, tetapi alpa bicara tentang bulan. Setelah bertemu Frazier, Ali baru mengerti pahitnya kekalahan. Frazierlah petinju pertama yang membuatnya jadi pecundang. Namun, meski terdengar pahit, hubungan keduanya seolah simbiosis mutualistis. Ali jadi paham rasanya kalah, dan itu membuatnya menjadi petinju besar yang—di atas ring, tak lagi meremehkan kekuatan lawan. Sementara Frazier harus mengakui, tiga pertarungannya dengan Ali itu membuatnya menjadi petarung besar dalam sejarah tinju. Dunia tahu, bukan lebam dan memar yang membuat Frazier tak pernah melupakan pertarungan di Manila itu. Juga bukan gelar. Aneka penghinaan Ali, pada proses prapertarungan, membuat Frazier seolah menyimpan dendam. Kesumat yang selalu berkilat, tak pernah berkarat. Kita tahu, tak hanya memberi panggilan buruk seperti ‘gorila’,’jelek’, dan Paman Tom (tokoh kulit hitam buruk rupa dalam buku HB Stowe Pon-

K FRAZIER VS MUHAMMAD ALI: Joe Frazier (kanan) saat meladeni Muhammad Ali dalam pertarungan bersejarah perebutan sabuk juara dunia tinju kelas berat di Manila, Filipina, 1 Oktober 1975. Frazier yang saat itu menjadi juara bertahan, menyerah di ronde ke-14. Senin (7/11) malam, Frazier mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kanker hati. Ia meninggal di usia 67 tahun.

Chris John Pelajari Gaya Tarung Merdov Ratna Puspita JAKARTA—Juara dunia super kelas bulu versi WBA, Chris John, dijadwalkan kembali naik ring menghadapi Stanyslav ‘Stas’ Merdov di Stadion Challenge, Perth, Australia, 30 November. Chris berambisi untuk memperpanjang rekor mempertahankan sabuk juara dunia hingga 15 kali dengan menaklukkan petinju asal Ukraina tersebut. Chris mengatakan, sudah melakukan persiapan selama dua bulan untuk melakoni pertarungan itu. Bahkan, petinju asal Jawa Tengah ini sudah melakukan latihan di Australia sejak September lalu. “Latihan teknik dan fisik tak berbeda. Saat ini, persiapan lebih banyak difokuskan

pada strategi. Dengan lawan yang berbeda, kami harus mengubah strategi,” ujar Chris melalui percakapan jarak jauh dari Jakarta, Selasa (8/11). Untuk menyiapkan strategi yang jitu, Chris pun akan mulai mempelajari gaya bertarung calon lawannya yang menghuni peringkat 11 WBA melalui rekaman pertandingan. “Saya belum tahu seperti apa pertarungannya,” ucapnya. Chris mencatat kemenangan angka mutlak dari petinju Indonesia lainnya, Daud Jordan, pada April lalu. Sejak kemenangan itu, Mahkota Promotion sempat kesulitan mencari lawan untuk Chris. Duel paling ditunggu menghadapi petinju Kuba yang juga mantan juara dunia kelas bulu versi WBA, Yuriorkis Gamboa,

gagal digelar. Penata tanding Chris, Martinez Dos Santos, mengatakan pilihan dijatuhkan pada Merdov yang menyandang sabuk juara kelas bulu Eropa. Dia menilai pemegang rekor 327-0 (24 KO) berpeluang mengancam dominasi Chris sejak 2003 silam. “Ia cukup berbahaya dan memiliki gaya yang unik. Apalagi, selama ini Chris lebih sering menghadapi petinju dari Amerika Latin,” kata Martinez. Ini merupakan pertama kalinya Chris berlaga di luar negeri sejak mengalahkan Rocky Juarez di Las Vegas, Amerika Serikat, September 2009. Tapi, pemegang rekor 45 kemenangan dari 47 duel ini bukan pertama kalinya melakukan pertarungan di

Australia. Chris mencatat kemenangan dengan TKO atas Tommy Browne juga di Australia. Kala itu, pertandingan digelar di Penrith, New South Wales, Agustus 2005. Selain itu, Chris juga sudah akrab dengan Negeri Kanguru. Sejak meraih titel juara dunia dari Oscar Leon pada 2003, dia sudah berlatih di sasana milik pelatih dan manajernya, Craig Christian, di Perth. Promotor dari Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari, mengatakan pihaknya ingin membuat Chris lebih terkenal di dunia. “Ini juga supaya Chris tidak bosan. Kami akan mendatangi negara lainnya untuk pertarungan berikutnya,” katanya menjelaskan. ■ ed: endro yuwanto

dok Paman Tom), pada setiap konferensi pers sebelum pertandingan Ali selalu membawa boneka gorila yang dipukul-pukulnya sambil menyerapah. Ali bahkan mendatangi lokasi latihan Frazier, juga dengan pertunjukan bonekanya itu. Aksi yang sempat mendapatkan kritik karena dianggap melenceng jauh dari kata ‘sport’. Jika hendak menakar dalamnya dendam itu, ukurlah dari pernyataan Frazier. Saat wartawan memintanya berkomentar soal Ali yang gemetar karena Parkinson ketika menyalakan obor Olimpiade Atlanta, 1996, Frazier bilang, “Saya ingin mendorongnya.” Waktu berjalan berdekade, dendam malah turun ke hati. Jadi batu. Tetapi, barangkali tidak adil jika Frazier sepenuhnya dianggap bersalah karena tak hendak memaafkan. Mungkin Frazier, sebagaimana filsuf Hannah Arendt, memandang memaafkan, sebagaimana menghukum, adalah membatasi sesuatu. Mungkin pula sebuah kompromi yang pragmatis. Sementara, kalaupun itu terjadi, bisakah pemaafan meniadakan sisa rahasia di lubuk hati dia sebagai korban? Ali sendiri bukan tak pernah meminta maaf. Pada peringatan 30 tahun pertemuan awal keduanya di ring, Ali memberikan pernyataan kepada The New York Times. “Ada banyak hal yang tak patut saya lakukan. Saya minta maaf untuk itu. Dulu, itu saya maksudkan untuk promosi pertarungan,” kata Ali. Frazier sempat menyatakan memahami itu. Belakangan, ia menolaknya. “Dia tidak meminta maaf kepada saya. Dia meminta maaf kepada media. Saya menunggunya bicara langsung,” kata Frazier kepada TV Guide . Sayang sekali, Ali meresponsnya dengan sembrono. “Jika kalian bertemu Frazier, katakan, dia masih seekor gorila.” Di tahun-tahun terakhir, Frazier melunak. “Kami harus bertemu satu sama lain. Saatnya bicara. Hidup ini terlalu singkat,” kata dia kepada media. Sayang sekali, pertemuan itu tak sempat terjadi. Ali, saat diberi tahu kondisi terakhir Frazier sebelum berpulang, hanya bisa berkata, “Joe punya banyak sahabat. Saya salah satunya. Saya selalu mendoakannya di shalat-shalat saya.” Semoga Joe Frazier, dari tempatnya berehat, mendengar semua itu. ■

●/IKLAN

●/IKLAN


REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

SAJA

Beckham pernah melakukannya sebelum meninggalkan Madrid.

David Beckham

residen Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) sekaligus legenda Prancis, Michael Platini, pekan lalu menyebut bahwa David Beckham hanya bagus untuk belanja karena kualitas Beckham tak seperti saat membela Manchester United (MU) dan Real Madrid. Ia pun mengimbau agar klub kaya Prancis Paris Saint-Germain (PSG) tak mengontrak Beckham. Kontrak Beckham bersama LA Galaxy akan habis pada bulan depan. LA Galaxy yang mengontrak Beckham pada 2007, berusaha mempertahankan pemain asal Inggris tersebut. PSG, Queens Park Rangers (QPR), dan juga Tottenham Hotspur dikabarkan tertarik mendapatkan tanda tangannya. Beckham mengatakan bakal mengedepankan klub yang memberikan peluang kepadanya untuk tampil bersama timnas Inggris Raya di Olimpiade London 2012 mendatang. Meski tak lagi muda untuk ukuran pemain sepak bola, namun sosok mantan kapten timnas Inggris ini tetap menjadi magnet ter-

P

sendiri bagi industri sepak bola di manapun ia berada. Pernyataan Platini pun bisa jadi salah. Ini lantaran Beckham masih mampu menunjukkan kelasnya sebagai pemain berbahaya di wilayah pertahanan lawan. Gelandang berusia 36 tahun ini membuktikannya ketika bersama rekannya, Robbie Keane, berhasil memastikan kemenangan bagi LA Galaxy, 3-1, atas Real Salt Lake City, di final wilayah barat, Ahad (6/11). Kontribusi kedua bintang itu sekaligus mengantar Galaxy ke laga final Liga Sepak Bola Utama Amerika Serikat (MLS) Cup 2011 pada 20 November nanti. Di final, LA Galaxy akan menjajal Houston Dynamo yang beberapa jam sebelumnya meraih kemenangan 2-0 atas Kansas City. Jika menang, ini akan menjadi gelar MLS Cup ketiga bagi Galaxy. Sebelumnya, klub yang dilatih Bruce Arena itu pernah meraih trofi yang sama pada 2002 dan 2005. Adapun Houston juga dua kali merasakan gelar juara pada 2006 dan 2007. Di laga final, Galaxy dan Beckham mendapat keuntungan. Pasalnya, sesuai dengan jadwal, laga menghadapi Houston akan digelar di kandang Galaxy, The Home Depot Center, Ahad (20/11). Artinya, laga tersebut merupakan kesempatan terakhir bagi Beckham untuk menggondol gelar MLS Cup menyusul

kontrak kerjanya yang bakal usai bersama LA Galaxy di akhir November. Selama lima tahun merumput di Amerika Serikat, suami Victoria ini telah menuai banyak keuntungan termasuk penghasilan besar sebagai bintang sepak bola. Namun, Beckham mengaku, saat ini ia hanya ingin fokus merebut gelar dan enggan membahas masa depannya di klub. “Saya masih menikmati bermain bola dan ingin fokus merebut trofi,” ujarnya seperti dikutip Guardian, Selasa (8/11). Beckham bersama Galaxy akan datang dan bertanding di Indonesia pada 30 November nanti. Rencananya, setelah habis-habisan tampil di laga final MLS Cup, Beckham dan rekanrekannya akan langsung bertolak menjalani tur. Selain Indonesia, Galaxy juga akan mengunjungi Singapura dan Australia. Kedatangan Beckham ke Indonesia dipromotori oleh Mahaka Sport dan Brown Sport Management. Di sisi lain, jika mampu memberikan trofi untuk Galaxy, maka Beckham secara tak langsung bisa menyangkal pernyataan Platini. Dan, itu tentu bukan kali pertama. Sebelum meninggalkan Real Madrid pada 2007 lalu untuk hijrah ke Galaxy, gelandang flamboyan ini juga mempersembahkan gelar juara La Liga Spanyol 2006/2007 bagi Madrid. ■ ed: endro yuwanto

MATT BARON/REUTERS

PESONA BECKS esepak bola ganteng, populer, dan kaya raya. Ini adalah komentar banyak orang jika menyebut sosok David Beckham. Tapi Becks, sapaan akrab Beckham, tak hanya ganteng, populer, dan kaya. Ia juga menghadirkan segudang prestasi. Yang paling fenomenal tentu pada 1999 saat Becks mengantar Manchester United (MU) meraih gelar treble winners dengan menjuarai Liga Primer Inggris, Piala FA, dan Liga Champions. Ia pun pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Primer pada 1996. Selama membela MU, ia telah mencetak 61 gol dalan 266 laga. Trofinya bersama Iblis Merah juga tak sedikit, enam kali juara Liga Primer, dua kali juara Piala FA, dan satu kali juara Liga Champions. Di awal 2000-an ia juga tercatat sebagai kapten timnas Inggris. Di luar lapangan hijau, pada 1997 Beckham memulai hubungannya dengan Victoria Adams,

P

HOSPITALET

HOSPITALET — Babak 32 besar Copa del Rey (Piala Raja Spanyol) akan menjadi panggung unjuk diri bagi para pemain muda Barcelona jebolan akademi La Mesia. Di setiap perhelatan Piala Raja, arsitek Barcelona Pep Guardiola memang selalu memberi kesempatan promosi kepada pemain muda untuk berebut peluang mencuri perhatian dunia. Lionel Messi, Pedro Rodriguez, Sergio Busquets, dan Thiago Alcantara adalah sederet bintang La Mesia yang lahir dari ajang Copa del Rey. Kini, sederet nama jebolan La Mesia baru telah dipersiapkan Guardiola untuk berlaga pada derby Katalan kontra klub Segunda B, Hospitalet, Rabu (9/11) malam. Mereka adalah gelandang muda Meksiko, Jonathan Dos Santos (17 tahun), Gerard Deulofeu (17), dan juga adik kandung Thiago Alcantara, Rafinha Alcantara (18). Guardiola juga akan memberi kesempatan kepada Christian Tello Herrera (21), Ruben Mino (22), serta gelandang muda La Mesia yang sempat men-

AP

DELIO ROSSI

Arsitek Baru La Viola iorentina akhirnya menemukan pengganti pelatih, Sinisa Mihajlovic, yang dilengserkan pada Senin (7/11) malam. La Viola secara resmi menunjuk Delio Rossi sebagai allenatore anyar menggantikan Mihajlovic. Mantan arsitek Palermo itu meneken kontrak yang berdurasi hingga Juni 2013. Di pekan-pekan awal Seri A Liga Italia musim ini, si Ungu tampil kurang trengginas dengan hanya menduduki posisi ke-13 atau selisih hanya empat poin dari area degradasi. Lantaran keterpurukan itu, seperti dikutip Goal, Selasa (8/11) manajemen I Gigliati pun tak punya pilihan kecuali memecat Mihajlovic. Pelatih asal Serbia itu menukangi klub sejak awal musim 2010/2011. Adapun Rossi bakal melakoni debutnya dalam partai sulit. Pelatih berusia 51 tahun itu harus memimpin Fiorentina menjamu juara bertahan AC Milan pada Sabtu (19/11), atau seusai jeda internasional.

F

eal Madrid dipastikan tak akan diperkuat pemain sayap asal Argentina, Angel Di Maria, selama empat pekan ke depan. Di Maria dilaporkan mengalami cedera hamstring usai tampil membela Madrid melawan Osasuna, akhir pekan lalu. Seperti dilansir AS, Selasa (8/11), mantan bintang Benfica itu tampil impresif di babak pertama dan menjadi otak terjadinya tiga gol, tetapi dia harus meninggalkan lapangan pada menit 49. Dalam laga lanjutan La Liga Spanyol itu, Los Blancos unggul, 7-1. Di Maria akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui seberapa parah cedera yang dideritanya. Kondisi ini tak urung membuat arsitek Madrid Jose Mourinnho cemas. “Kami harus menunggu pemeriksaan lanjutan, tetapi dari pengalaman, dengan cedera seperti itu dia harus beristirahat dalam waktu yang tidak sebentar,” ujar Mourinho. Di Maria juga terpaksa menarik diri dari skuat Argentina yang dipersiapkan tampil di kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Bolivia dan Kolombia, akhir pekan nanti. ■ ed: endro yuwanto

R

BARCELONA

Jonathan dos Santos (kiri). Barca musim lalu. Karena Copa del Rey gelar yang urung diraih Barca pada musim 2010/2011 setelah di final takluk atas Real Madrid. Padahal, Barca adalah pengoleksi gelar terbanyak di Copa del Rey dengan raihan 25 trofi. Di sebuah kesempatan, mantan pelatih AC Milan, Carlo Ancelotti, juga menyebut peran La Mesia yang menjadi pembeda antara Barcelona dan klub lain di dunia. Dengan La

■ ratna puspita ed: endro yuwanto

Absen Empat Pekan

MATT STRASEN/AP

jadi incaran Chelsea, Sergi Roberto (19). Keenam pemain jebolan La Mesia itu kini sudah menjalani pemusatan latihan jelang laga kontra Hospitalet bersama sejumlah pemain senior, seperi Eric Abidal dan Seydou Keita. Jelang generasi baru La Mesia unjuk gigi, Lionel Messi punya pandangan tentang almamaternya itu. Messi yang dipastikan absen di laga kontra Hospitalet mengatakan, La Mesia adalah kunci sukses yang mengantarkan Barca meraih tampuk tertinggi di kompetisi sepak bola dunia. “Sebetulnya, hasil yang kami raih saat ini tidaklah mudah. Butuh pengertian yang besar antarsesama pemain. Untunglah kami satu sama lain sudah saling mengenal sejak kecil dan bermain bersama di La Mesia,” ujar pemain yang dijuluki La Messiah itu seperti dikutip situs resmi klub. Jika Messi telah sukses membuktikan pada dunia kualitas kebersamaan ala La Mesia, kini giliran Dos Santos dan rekan-rekan untuk membuktikan gengsi angkatan mereka pada laga 32 besar Copa del Rey. Kemenangan tentu harga mati untuk menuntaskan misi balas dendam

“S

ANGEL DI MARIA

Panggung Bagi Generasi Baru La Mesia Abdullah Sammy

aya bukan teroris.” Kalimat itu dilontarkan kiper Real Madrid, Iker Casillas, bukan untuk meniru bintang film India, Shah Rukh Khan, dalam film “My Name is Khan”. Ia mengucapkan pernyataan itu sebagai bentuk kekesalan dengan para paparazzi yang terus membuntutinya. Penjaga gawang timnas Spanyol ini melakukan konfrontasi dengan beberapa fotografer yang menunggu di depan rumahnya, baru-baru ini. Casillas dan kekasihnya, Sara Carbonero, baru saja keluar rumah ketika melihat beberapa orang paparazzi mulai mengambil gambar. Lantaran kesal, ia pun berlagak seperti para paparazzi dan mengarahkan telepon genggam berkameranya ke arah para pemburu foto itu. “Saya bukan teroris,” ujar Cassillas kepada para paparazzi seperti dilansir ABC.es, Selasa (8/11). “Saya tidak bekerja untuk Anda dan Anda tak punya hak atas saya”. Para paparazzi menyatakan hanya melakukan pekerjaan dan Casillas adalah obyek yang menarik. “Kamu adalah penjaga gawang terbaik di dunia dan kamu memiliki pacar yang cantik,” kata seorang paparazzi berusaha menenangkan suasana.

■ ed: endro yuwanto

yang dikenal sebagai anggota band Spice Girls. Ia menikah dengan Victoria di Irlandia pada empat Juli 1999. Dari hasil pernikahannya, ia mendapat tiga orang anak lakilaki yang diberi nama Brokklyn Joseph (lahir 4 Maret 1999), Romeo James (lahir 1 September 2002), dan Cruz David (lahir 20 Februari 2005), serta Harper Seven (10 Juli 2011). Pria kelahiran Leytonstone, London, 2 Mei 1975, ini juga membeli rumah yang karena ukuran dan kemegahannya dikenal dengan nama Beckingham Palace. Ini sebagai anekdot dari Buckingham Palace, istana kediaman Ratu Inggris, Elizabeth, di London. Di dalam ‘istananya’, Becks memperkerjakan lebih dari 400 orang. Pada Januari 2005, Beckham menjadi ikon organisasi anak dunia di bawah naungan PBB, UNICEF. Ia juga berteman dengan beberapa artis terkenal, seperti Robbie Williams, Snoop Dogg, dan Tom Cruise. ■ ed: endro yuwanto

VS

‘Saya Bukan Teroris’

Mesia, Barcelona menjelma sebagai tim tidak terkalahkan, baik dari segi teknik maupun manajemen klub. Menurut Ancelotti, Barca tidak perlu repot-repot menggelontorkan uang untuk membeli prestasi. Sebaliknya, dengan kualitas bibit unggul di La Mesia, Barca bisa terus memproduksi prestasi. “Barcelona punya filosofi yang sangat baik dalam sepak bola, apalagi pemain Barca memang

terlahir untuk mencintai kostum yang dia kenakan,” ujar Ancelotti seperti dikutip UEFA.com. Filosofi itu pula yang menjadi senjata untuk menekuk Hospitalet. Semangat yang diusung La Mesia muda akan membawa daya juang baru bagi Barca. Mereka akan bermain bak tim yang belum sekalipun memenangi piala. “Ini filosofi terbaik bagi sebuah tim di dunia. Belum ada yang bisa mengalahkan Barcelona saat ini,” puji Anceloti. Di lain pihak, Hospitalet tak akan begitu saja memberikan tiket ke babak 16 besar bagi tim satu kotanya. Sebagai tim yang bermain di divisi tiga Liga Spanyol, kesuksesan mengalahkan Barcelona ibarat raihan trofi juara bagi Hospitalet. Stadion La Feixa Llarga yang menjadi kandang Hospitalet pun bermimpi menggelar pesta itu pada Rabu malam ini. Arsitek Hospitalet, Jordi Vinyals, mengatakan, berada di satu lapangan yang sama dengan pemain terbaik dunia yang dimiliki Barca adalah kehormatan besar bagi timnya. ‘’Dan, akan jadi sebuah sejarah besar jika kami mampu mengalahkan mereka,” tegasnya. ■ ed: endro yuwanto

AP

MEL EVANS/AP

Oleh Hiru Muhammad

:: offside :: IKER CASILLAS

AP

NIKMATI

20

:: salto :: Harus Cetak 25 Gol ntonio Di Natale adalah top skorer Seri A Liga Italia dalam dua musim terakhir. Pada musim ini pun ketajaman striker Udinese ini tak berkurang. Ia masih memimpin daftar top skorer sementara dengan delapan gol. Tapi sayang, sejak timnas Italia ditangani Cesare Prandelli musim panas tahun lalu, Prandelli lebih gemar memanggil ujung tombak muda, seperti Alessandro Matri, Giampaolo Pazzini, Giuseppe Rossi, Mario Balotelli, Sebastian Giovinco, dan Riccardo Montolivo. Skuat Gli Azzurri yang gagal total di Piala Dunia 2010 lalu terbukti mampu berbenah dengan lolos ke putaran final Piala Eropa 2012 sebagai juara grup. Walaupun tetap memegang prinsip memainkan striker muda demi peremajaan tim, Prandelli masih memberi lampu hijau pada Toto, sapaan akrab Di Natale. Meski telah berusia 34 tahun, lanjut dia, Di Natale tampil sangat baik. ‘’Jika di bulan Maret tahun depan Di Natale sudah mencetak 25 gol, saya akan memanggilnya. Mudah untuk menyatukan pemain seperti Di Natale,” ujar Prandelli seperti dilansir Football Italia, Selasa (8/11). ■ ed: endro yuwanto

A

Mari Bicara Bola di Dunia Maya

www.facebook.com/ republikabola

www.twitter.com/ republikabola


kabar jabodetabek

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

:: sorot ::

21 C28

Mencecap Harumnya Kopi di Warung Tinggi nda pencinta kopi? Pastikan Anda tahu benar cara menikmati minuman satu ini. Minumlah kopi lambat-lambat. Rasakan detik-detik ketika rasa kopi itu tercecap di lidah, masuk ke tenggorokan, dan naik terus hingga ke kepala. “Ini adalah bentuk penyegaran,” kata Rudy Widjaya. Bila Rudy tahu benar cara menikmati secangkir kopi, bukan lantaran dia termasuk dalam golongan peminum kopi mania—itu juga istilahnya. Rudy sudah ‘bergelimang’ kopi sejak 1978, tepatnya sejak dia memegang kendali atas usaha warung milik orang tuanya. “Sejak saat itu, kita hanya menjual kopi, baik itu bubuk maupun cair. Tapi kalau kopi, sebenarnya kita sudah jual dari dulu,” kata Rudy. Nama warung Rudy adalah Warung Ting-

A

gi. Inilah kedai kopi di kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Kata Rudy, kedainya adalah toko pertama yang menjual kopi di Indonesia. Jauh sebelum ‘kedai gaul’ milik Amerika marak menjadi tempat nongkrong di Jakarta. Sebagai seorang pedagang yang juga kolektor kopi, produk ini diracik sendiri oleh Rudy. Dia berkeliling Indonesia bahkan dunia untuk mengumpulkan biji kopi pilihan. Rudy menyebutkan ada beberapa wilayah di Indonesia yang memiliki kualitas kopi yang dinilainya terbaik. Lampung, Aceh, Medan, Toraja, dan Siantar termasuk di dalamnya. “Bahkan, para turis rela masuk ke kampung-kampung demi mendapatkan kopi terbaik di Indonesia,” kata Rudy. Dari hasil berburu kopi selama puluhan

tahun, Rudy membagi aneka kopi ini berdasarkan lima kategori: rajabika, arabika super, arabika spesial, arabika ekstra, dan robusta. Maka, Rudy pun menghadirkan rasa itu lewat Warung Tinggi. Di sini tersedia tiga macam produk kopi andalan, yaitu kopi jantan, kopi betina, dan kopi excellent. “Kopi jantan adalah kopi yang berasal dari buah kopi yang jumlah bijinya hanya satu. Sedangkan kopi betina, buah kopinya berbiji dua,” jelas Rudy. Sekilas bentuk semua biji kopi sama, agak lonjong dengan bentuk lipatan di tengah. Tapi, kalau diperhatikan dengan saksama, terdapat perbedaan yang signifikan. Bentuk biji kopi betina agak pipih karena telah dipisahkan satu dengan yang lain. Biji kopi jantan bentuknya lebih bulat.

Biji kopi jantan, menurut Rudy, memiliki khasiat tertentu. Bagi pria, biji kopi jantan dapat menambah stamina. Tidak heran, banyak pelanggannya setia dengan kopi ini. Menurut Rudy, khasiat ini pun ditemukan setelah dia bertanya dengan beberapa peminum produknya. Lain halnya dengan biji kopi betina. Keistimewaan biji kopi betina terletak hanya pada keharuman biji kopinya sendiri. Indonesia, menurut Rudy, sudah bisa berbangga dengan produk kopinya. Di luar negeri, produk kopi Tanah Air merajai dalam soal cita rasa tinggi. Contohnya, kopi luwak yang saat ini sudah diakui menjadi kopi nomor satu di seluruh dunia. Di pasar Amerika, harga kopi luwak bisa mencapai Rp 750 ribu rupiah per cangkir. ■ c28; ed: endah hapsari

ADITYA PRADANA PUTRA

Tarif Parkir tidak Naik Kenaikan tarif parkir perlu persetujuan DPRD DKI Jakarta.

CEGAH EROSI SUNGAI: Pengerjaan tiang pancang turap setinggi 1,5 meter berlangsung di sisi Sungai Mookervart, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (8/11). Selain untuk antisipasi banjir, pembangunan turap dimaksudkan untuk mencegah erosi sungai sehingga lebar sungai tetap stabil.

Tol Cijago Segera Beroperasi CIMANGGIS — Jalan Tol Cijago (Cinere–Jagorawi) seksi 1 sepanjang 3.55 kilometer akan beroperasi pada pertengahan Desember 2011. “Pertengahan Desember ini, jalan Tol Cijago mulai dioperasikan,” ujar Kepala Pelaksana Seksi 1 Jalan Tol Cijago, Eko Suyono, Selasa (8/11). Hingga November ini, pembangunan konstruksi sudah mencapai 97 persen. Pembangunan jalan tol seksi 1 itu diharapkan selesai dikerjakan pada pertengahan Desember. Kendati begitu, Eko tidak dapat menjamin pengoperasian jalan Tol Cijago seksi 1 pasti dilaksanakan pada pertengahan Desember 2011. Hal ini dikarenakan dalam penger-

jaan jalan Tol Cijago seksi 1 masih ada kendala terkait dengan masalah pembebasan lahan. “Jalan kompleks Pertamina seluas 1.100 meter persegi belum bebas,” ujarnya. Adanya tuntutan dari warga Kompleks Pertamina kepada Tim Pembebasan Tanah (TPT) untuk membuatkan jalan baru menjadi kendala. Alhasil, hingga Selasa (8/11), jalan tol seksi 1 belum tergarap. Meski begitu, Eko memperkirakan, pada 15 November mendatang Jalan Kompleks Pertamina akan bebas. Jika Jalan Kompleks Pertamina berhasil dibebaskan pada pertengahan November, kontraktor proyek segera mengerjakan sambungan be-

ton jalan yang diperkirakan memakan waktu selama dua pekan. Sebaliknya, jika pembebasan lahan di Jalan Kompleks Pertamina tak kunjung tuntas, dampaknya pengoperasian jalan Tol Cijago seksi 1 akan tertunda kembali. Jalan Tol Cijago sepanjang 3,55 kilometer yang terletak di Kelurahan Cimanggis, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, ini mulai dikerjakan pada Mei 2010. Seharusnya, pada Mei 2011 jalan Tol Cijago selesai pembangunannya dan bisa segera dioperasikan. Namun, kendala pembebasan lahan menyebabkan pengoperasian jalan Tol Cijago seksi 1 harus mundur hingga setengah tahun lamanya.

Di lokasi pembangunan jalan Tol Cijago pada Selasa (8/11), sebanyak empat bangunan yang pada pertengahan Oktober lalu masih berdiri sudah diratakan dengan tanah. Sedangkan pada Senin lalu, hanya tertinggal satu bangunan masjid yang masih berdiri tegak di tengah lahan pembangunan jalan Tol Cijago. Eko mengungkapkan, pada 15 November mendatang masjid ini akan diratakan, sedangkan penggantian masjid yang baru telah selesai dibangun. Menurut seorang warga, bangunan rumah telah diratakan pada 15 Oktober. Tidak terjadi permasalahan karena biaya pembayarannya telah diselesaikan. ■ c21; ed: endah hapsari

KEBON SIRIH — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo memastikan, usulan kenaikan tarif parkir 400 persen dari tarif biasa di venue SEA Games tidak akan diberlakukan. “Usulan ini prosesnya sedang dibahas sama Pak Sekda. Kalau bisa, tentu hal ini bagus sekali. Namun, sepertinya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI akan keberatan,” kata Fauzi Bowo, Selasa (8/11). Menurut pria yang akrab disapa Foke ini, harus ada persetujuan terlebih dahulu dari DPRD untuk dapat merealisasikan usulan kenaikan tarif parkir di sejumlah venue SEA Games di Ibu Kota. Sebelumnya, Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan untuk menjadikan ajang SEA Games sebagai momen menaikkan tarif parkir. Usulan yang diajukan oleh Kepala DTKJ Azas Tigor Nainggolan ini terinspirasi dari Negeri Tirai Bambu, yang menaikkan tarif parkir hingga 400 persen saat ajang olahraga Asian Games berlangsung. “Saat itu, Cina berhasil menekan jumlah pengguna kendaraan pribadi yang ingin menonton SEA Games. Sebagai gantinya, mereka banyak yang menggunakan angkutan

umum,” kata Tigor. Dengan beralihnya pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum, kata Tigor, akan sangat efektif menurunkan tingkat kemacetan di Jakarta. Berdasarkan kajian dari beberapa pengamat pada 2010 lalu, kata Tigor, kerugian yang dicapai karena kemacetan bisa mencapai Rp 28 triliun. Tigor juga mengatakan, jika uji coba penerapan kenaikan tarif parkir saat SEA Games berhasil, tak ada salahnya untuk meneruskan kebijakan tersebut pada hari-hari biasa. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Udar Pristono mengatakan, realisasi peningkatan tarif parkir saat SEA Games tak dapat dilakukan. Ia berpendapat, kebijakan menaikkan tarif parkir hingga 400 persen ini tak dapat diputuskan dalam waktu singkat karena harus ada kajian mendalam terlebih dahulu. “Untuk mengurangi kemacetan, kami sudah sepakat memberlakukan sistem buka tutup. Cara ini dinilai akan cukup efektif memperlancar perjalanan kontingen SEA Games yang ingin menuju ke venue,” ujar dia. Meski tak akan diberlakukan, tak ayal usulan kenaikan tarif parkir sempat mengundang reaksi warga. “Penonton datang untuk mendukung atlet kita, kok malah dihalangi dengan kenaikan tarif parkir,” ujar Merlyn, seorang mahasiswa universitas swasta, kepada Republika, Selasa (8/11).

Hal senada dilontarkan oleh Efvan, warga Cideng, Jakarta Pusat, yang juga menilai kenaikan tarif parkir hanya akan menghalangi rakyat untuk mendukung atlet Indonesia kesayangannya. “Kasihan kan yang rakyat biasa jadi tidak bisa ikut menonton untuk memberi dukungan penuh kepada Indonesia,” kata dia.

Tak capai target Pada saat yang sama, Fauzi Bowo juga mengungkapkan, pajak parkir yang diterima Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tahun 2011 tidak akan mencapai target. Menurut pria yang akrab disapa Foke tersebut, hal itu disebabkan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir DKI yang kurang tajam dalam menghitung jumlah bangunan dan fasilitas parkir yang terkena pajak. “Setelah dihitung, ternyata jumlah bangunan dengan fasilitas parkir yang terkena pajak agak sedikit berbeda dengan estimasi yang ada,” kata Fauzi. Menurut dia, ini merupakan kecerobohan yang dilakukan oleh UPT Parkir yang dulu. Foke berharap, dengan adanya pergantian kepemimpinan UPT parkir yang baru, hasil perhitungan yang dilakukan akan lebih baik. ‘’Saya menekankan bahwa hasil perhitungan jumlah bangunan yang terkena pajak, dipakai untuk pegangan,” ujarnya. ■ c04/mg01; ed: endah hapsari

EDWIN DWI PUTRANTO/REPUBLIKA

Pengelola Shy Rooftop Diduga Lalai

PEMBEBASAN LAHAN KBT: Pekerja proyek Kanal Banjir Timur melintas di belakang papan yang bertuliskan tanah warga yang masih bersengketa di kawasan Malaka Jaya, Jakarta Timur, Selasa (8/11). Untuk menyelesaikan pembangunan trase kering di bantaran KBT di wilayah Jakarta Timur, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan anggaran sebesar Rp 37,123 miliar untuk membayarkan ganti rugi.

:: cuaca :: LOKASI

PAGI

Kepulauan Seribu Jakarta Utara Jakarta Pusat Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Barat Depok Tangerang Bekasi Bogor

Berawan Berawan Berawan Gerimis Berawan Berawan Gerimis Berawan Berawan Gerimis

Sentra Informasi Keracunan 021-4250767 SIANG

Gerimis Gerimis Gerimis Hujan Hujan Hujan Hujan Hujan Hujan Hujan sumber: BMKG

:: hotline :: NOMOR TELEPON DARURAT Darurat = 1122 Ambulan = 1183 Polisi = 1104 Pemadam Kebakaran = 113 / 344 / 109 / 75075 SAR / Search and Rescue = 1156 Gangguan telepon = 1177 Gangguan listrik = 1238 PMI = 021-4207051

NOMOR TELEPON PENTING Komnas HAM = 392–5230 YLKI = 797–1378, 798–1858 LBH Jakarta = 314–5518 Informasi tol = 841–3630, 841–3526 ext 351 Dinas Kebersihan DKI = 809–2744, 809–1056 PDAM DKI = 5798–6555, 577–2010 Penerangan narkoba = 566–5660 Penerangan HIV/AIDS = 163 Stasiun Gambir = 121 Stasiun Jatinegara = 819–2318 Stasiun Pasar Senen = 421–0164

:: info rumah sakit ::

SEMANGGI—Pengelola tempat hiburan Shy Rooftop dituding lalai dalam menjalankan sistem pengamanan internalnya. Bila dugaan tersebut benar, pihak pemilik tempat hiburan pun dapat terkena sanksi pidana. “Kalau terbukti masuknya senjata tajam ini karena kelalaian keamanan internal mereka, ada sanksi pidananya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Baharudin Djafar, Selasa (8/11). Menurut Baharudin, pengelola tempat hiburan di kawasan Kemang ini bisa dianggap lalai. Buktinya, Raafi Aga Winasya Benjamin (17 tahun), siswa kelas III SMA Pangudi Luhur (PL), terbunuh dengan senjata tajam.

Seharusnya kata dia, pihak keamanan internal melakukan pemeriksaan melekat kepada setiap pengunjung. Dengan sistem keamanan internal, pengunjung yang membawa senjata akan dilarang masuk. “Polisi masih mendalami kasus pembunuhan ini. Namun, kalau terbukti lalai, pengelola juga bisa disalahkan,” tambahnya. Saat ini, jelas Baharudin, kasus pembunuhan itu masih diselidiki oleh aparat Polres Metro (Polrestro) Jakarta Selatan. Polisi sejauh ini sudah memeriksa 24 orang saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian. Mereka adalah teman- teman korban, pengunjung lain, sekuriti, dan pengelola tempat hiburan setempat, termasuk

7. Pt Pantai Healthcare Consulting Jl HR Rasuna Said Kav C-3 Mega Plaza JAKARTA 8. Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Kantor: Jl Letjen S Parman Kav 87 JAKARTA 9. Rumah Sakit Bhakti Mulia Kantor: Jl Aipda KS Tubun Raya 79 JAKARTA 10. Rumah Sakit Jiwa Islam Klender Jl Bunga Rampai X Perumnas Klender JAKARTA 11. Rumah Sakit Kanker Dharmais Kantor: Jl Letjen S Parman Kav 84-86 JAKARTA

Markas Daerah PMI DKI Jakarta 390 8422, 390 8459 PMI Cabang Jakarta Pusat 390 8459, 384 1474 PMI Cabang Jakarta Selatan 798 1870, 7981871 PMI Cabang Jakarta Timur 861 1823 PMI Cabang Jakarta Utara 495 630, 492 296 PMI Cabang Kota Depok 875 0772 PMI Cabang Kota Tangerang 553 1310 PMI Cabang Kabupaten Tangerang 552 3582 PMI Cabang Kota Bekasi 881 7243 Pmi Cabang Kabupaten Bekasi 884 1712 PMI Unit Transfusi Darah 390 6666, 3909259

Ambulans 24 Jam 1. Astakona Kantor: Jl Letjen Suprapto ITC Mega Grosir Cempaka Mas Bl L/994 Lt 4 JAKARTA 2. Brawijaya Women And Children Hospital Kantor: Jl Tmn Brawijaya 1 JAKARTA 3. Pt Khidmat Perawatan Jasa Medika Kantor: Jl Kebayoran Lama 64 JAKARTA 4. Klinik Bedah Yayasan Sumber Stera Kantor: Jl Ki S Mangunsarkoro 56 JAKARTA

12. Rumah Sakit Ketergantungan Obat Kantor: Jl RS Fatmawati JAKARTA 13. Rumah Sakit Medika Permata Hijau Kantor: Jl Raya Kebayoran Lama 64 JAKARTA 14. RSPAD Gatot Soebroto Kantor: Jl Abdul Rahman Saleh 24 JAKARTA 15. Rumah Sakit Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo Kantor: Jl P Diponegoro 71 JAKARTA

keamanan setempat yang menghilangkan bercak darah di lokasi. Seperti diketahui, Raafi ditusuk dengan senjata tajam dan akhirnya tewas oleh sesama pengunjung di tempat hiburan Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan, akhir pekan kemarin. Peristiwa ini terjadi menjelang pukul 02.00 WIB. Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, insiden bermula saat korban dan pelaku berjoget ramai-ramai di tempat hiburan itu. Diduga terjadi senggolan yang memicu korban dan pelaku terlibat adu mulut. Korban lalu ditusuk di bagian perut sebelah kanan. Meski sempat dilarikan ke RS Siaga, nyawa korban tak tertolong. ■ c19; ed: endah hapsari

:: palang merah indonesia ::

5. Laboratorium Klinik Prodia Kantor: Jl Kramat VI 5 JAKARTA 6. Laboratorium Klinik Utama Johar Kantor: Jl Johar 1-A JAKARTA

pemeriksaan terhadap rekaman CCTV yang ada di lokasi. Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), sudah dilakukan pula pengambilan bekas bercak darah dari karpet. Bukti dari TKP ini diambil sebagai sampel untuk diteliti. Laboratorium forensik ini dilibatkan agar bukti di TKP ini dapat dijadikan dasar kuat untuk mengungkap kasus. “Semua masih dalam tahap pemeriksaan saksi- saksi. Senjata tajam yang digunakan pelaku untuk sementara belum ditemukan,” katanya. Terkait adanya upaya penghilangan barang bukti, Baharudin juga mengaku, pihaknya masih terus mendalami ini. Polisi akan melihat apakah motivasi pihak pengelola dan

Bantuan Ambulance 118 AIR Regional 8305848, 8307448 Jakarta Raditya Ambulance Service 87712636, 70987586 Yayasan Bunga Kamboja 7790646 Yayasan Melati Suci 3909133 Yayasan Al Fudhoia 490924

Gangguan Listrik Daerah Gambir Daerah Menteng

3849301 331442, 334663

Daerah Kota Daerah Kebayoran Daerah Grogol Darrah Jatinegara Daerah Tanjung Priok Daerah Pasar Minggu Daerah Jl Raya Bogor Daerah Tangerang

6600192 7395856 5672763 504426 -28 6510117-9 7989430 8093636, 8096787 5526719, 7560887

Dinas Pemadam Kebakaran Markas Dinas Wilayah Jakarta Pusat Wilayah Jakarta Utara Wilayah Jakarta Selatan Wilayah Jakarta Barat Wilayah Jakarta Timur Wilayah Tangerang

3441309, 374766 3844216 - 15 491063, 493045 7694519 5682284 8582150 5523676

Kepolisian POLDA Metro Jaya POLRES 701 (Jakarta Pusat) POLRES 702 (Jakarta Utara) POLRES 703 (Jakarta Barat) POLRES 704 (Jakarta Selatan) POLRES 705 (Jakarta Timur) POLRES 706 (Tangerang) POLRES 707 (Bekasi) POLRES708 (Depok)

5234001 3909922 491017 5482371 7206011 819478 5523160 8841110 7520014


kabar jabodetabek

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

22

:: metropol :: Pemkot Bekasi Tegur Pemilik Bangunan Liar MEDANSATRIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah memberikan surat teguran terhadap sejumlah pemilik bangunan liar yang berada di bantaran Kali Sekunder, Jalan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi. Surat teguran itu terkait penertiban bangunan liar mereka karena berada di kawasan Perumahan Hasana Damai Putra (HDP). Surat teguran pertama itu diberikan ke sejumlah warga pemilik

bangunan liar tersebut atas persetujuan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Namun, sepertinya warga tidak menanggapi teguran pertama tersebut karena dinilai tak mendasar. Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Bekasi, Kandar Iskandar, mengatakan, surat teguran pertama itu tidak ditanggapi warga karena Perumahan HDP bukan pemilik lahan di sepanjang Kali Sekunder, Jalan Pejuang. “Surat teguran itu dinilai tak mendasar karena pemilik lahannya Perum Jasa Tirta II,” kata dia, Senin (7/11).

Untuk menindaklanjuti pener tiban bangunan liar di bantaran Kali Sekunder tersebut, Pemkot Bekasi kembali memproses surat teguran kedua sesuai dengan permintaan pemilik lahan. Dalam hal ini Perum Jasa Tirta (PJT) II telah mengajukan permohonan proses penertiban bangunan liar yang berada di kawasannya. “Sebelumnya, PJT II sudah berkali-kali memberikan teguran lisan dan tertulis. Namun dilakukan sepihak, tidak meminta bantuan Pemkot Bekasi,” ujar Kandar. Untuk menertibkan sejumlah titik bangunan liar itu, Satpol PP akan bersosialiasi dahulu. ■ c25

Depok Fokuskan Enam Wilayah Pertumbuhan DEPOK — Menjelang 2012, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menentukan enam wilayah yang menjadi titik pusat pertumbuhan kota ini. Dalam pengumuman Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok untuk periode 2011-2016, Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) menyatakan akan memusatkan perhatian untuk membangun keenam wilayah itu.

Menurut Ketua Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Kota Depok, Khamid Wijaya, enam titik itu adalah wilayah Cinere, Bojongsari, Tapos, Cilodong, Margonda, dan Cimanggis. Khamid menyatakan, Margonda termasuk menjadi wilayah yang diperhatikan karena Margonda merupakan wajah Kota Depok. “Pembangunan Margonda mendapat dukungan dari Provinsi Jawa Barat,” ujar dia. Selain itu pada 2012, Pemkot akan mendorong pertumbuhan wilayah Tapos dengan adanya pembangunan Terminal Jatijajar yang

akan terintegrasi dengan wilayah Cimanggis dengan adanya pembangunan jalan bebas hambatan. Pemkot Depok juga memprioritaskan sembilan program seperti pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) tipe B, pembangunan terminal terpadu dan penataan Jalan Margonda Raya, pembangunan Terminal Jatijajar, pembangunan perpustakaan daerah, pembentukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Depok, pembangunan taman kota, pembangunan pasar tradisional, dan pembangunan gedung atau kantor pemerintah. ■ c21; ed: endah hapsari

Situ Parigi Segera Dikonservasi Lahan sekitar situ akan ditanami pepohonan dan sampah dibersihkan. PAMULANG — Sempat menjadi tempat pangkalan taksi, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) berencana melakukan konservasi Situ Parigi dalam waktu dekat. “Kami sudah menjalin kerja sama dengan pihak Blue Bird untuk menjadikan situ sebagai area konservasi,” ujar Kepala Bidang Kabid Konservasi dan Sumber Daya Air, Badan Lingkungan Hidup (BLH), Kota Tangsel, Muhamad Isa, Selasa (8/11). Konsep konservasi Situ Parigi ini, lanjut Isa, adalah dengan melakukan penghijauan. Di sekitar area situ akan ditanami pepohonan, pagar pembatas lahan parkir juga dipasangi bambubambu. Tak ketinggalan, kawasan situ juga akan dibersihkan dari segala macam sampah yang mengganggu lingkungan. Menurut Isa, kawasan konservasi ini nantinya diharapkan menjadi area percontohan situ yang lain dan juga dapat dicontoh oleh masyarakat. “Kan ada gedung sekolah Jepang di sana, kalau mereka mencontoh konservasi ini, itu lebih bagus,” ujarnya. Humas Blue Bird Grup, Teguh Wijayanto, menyambut baik kerja sama wilayah konservasi Situ Parigi ini. “Secara hukum memang sudah tidak ada masalah. Sebenarnya, kami juga sudah melakukan penghijauan di sekitar area parkir seluas sepertiga lahan,” ujar Teguh saat dihubungi Republika. Lahan parkir Blue Bird ini menurut hukum, kata dia, memang milik Blue Bird. “Tapi, kalau memang ada inisiatif penghijauan di luar lahan, kami akan sambut baik jika Pemkot Tangsel menawarkan kerja sama tersebut,” ujar Teguh. Sebelumnya, lahan Situ Parigi diduga diserobot perusahaan taksi Blue Bird untuk menjadi pangkalan. Ratusan meter lahan sekitar situ yang terletak di Kecamatan Pondok Aren itu diduga dipakai untuk perluasan pangkalan taksi Blue Bird. Camat Pondok Aren, Apendi, mengatakan, di sebagian lahan situ telah berdiri pagar permanen

untuk perluasan lahan parkir taksi. Masalahnya, penggunaan lahan parkir itu hanya berjarak beberapa meter dari bibir situ. Seharusnya, menurut Permen PU No 63, garis lahan sepadan situ sepanjang 50-100 meter dari bibir situ tidak boleh dibangun apa pun. Namun, sebagian besar kondisi lahan sepadan sudah banyak didirikan bangunan dan memiliki surat tanah. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemkot Tangsel sempat menurunkan tim khusus untuk melakukan kajian terhadap lahan situ. Berdasarkan SK Wali Kota Tangsel, tim khusus tersebut terdiri atas Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA), Dinas Tata Kota, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD), Kecamatan, Kelurahan, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.

Sampah

Tak hanya menjadi pangkalan taksi, situ kebanggaan masyarakat Pondok Aren ini juga kini berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah. Alhasil, situ mulai mendangkal dan tercemar sampah. Berdasarkan pantauan Republika, debit air Situ Parigi terus menyusut dan tidak terawat. Sampah menumpuk di sekitar situ. Kedalaman air situ sekitar satu sampai 1,5 meter. Dedi, warga sekitar Situ Parigi, berujar, dulunya luas situ mencapai puluhan hektare. Sekarang banyak bangunan mewah berdiri di sekitar situ, akibatnya luas situ berkurang. “Dulu, situ masih luas sebelum ada bangunan-bangunan itu,” katanya. Menurut pemerhati budaya Pondok Aren, Cholid, pemerintah setempat kurang berupaya untuk mengomunikasikan kondisi Situ Parigi yang semakin memprihatinkan. “Pemerintah dan dinas terkait harusnya ada perhatian ekstra, jika pun sampah berasal dari perumahan, tolong dicari solusinya untuk tempat pembuangan sampahnya,” ujar Cholid. Menurut Anggota Komisi III DPRD Provinsi Banten, Mahyar Musa, belum adanya anggaran pemeliharaan Situ disinyalir memicu tidak terawatnya situ. “Padahal, di Banten ada sekitar 200-an situ, pemerintah provinsi harus benar-benar serius dalam menjaga kelestarian aset ini,” ujarnya. ■ c22; ed: endah hapsari

ADITYA PRADANA PUTRA

WARGA MISKIN JAKARTA: Hernawati (38) usai memandikan anaknya di depan gubuknya yang berada di pinggir Sungai Kanal Banjir Barat, Karet, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). Hampir 15 tahun, Hernawati bersama keluarganya hanya bisa tinggal di gubuk di pinggir sungai tersebut.

Harga Cabai Terus Melambung Perekam E-KTP DKI Belum Diserahkan

BOGOR — Meski peringatan Idul Adha telah berlalu, harga cabai tak kunjung turun di sejumlah pasar tradisional Kota Bogor. “Harga cabai merah keriting masih tinggi, bahkan cenderung naik, ujar Toni, seorang pedagang cabai di Pasar Anyar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (8/11). Dari pantauan Republika di dua pasar besar Kota Bogor, yaitu Pasar Anyar dan Pasar Bogor, harga komoditas cabai masih tinggi. Bahkan, harga cabai merah sempat naik menjadi Rp 38 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram saat dua hari sebelum Idul Adha. Toni mengatakan, harga cabai normal kali terakhir terjadi beberapa hari sesudah Idul Fitri. Saat itu harga cabai berkisar antara Rp 12 ribu sampai Rp 15 ribu per kilogram. Setelah itu, harga cabai terus melonjak, mulai dari Rp 20 ribu menuju ke Rp 35 ribu, hingga saat ini menjadi Rp 38 ribu per kilogramnya. Toni mengaku, kenaikan ini banyak menuai protes dari para konsumen. “Banyak yang kaget dan nggak percaya,” ujarnya. Dia menyatakan, kenaikan harga cabai turut menurunkan omzet penjualannya. Biasanya, Toni dapat menjual antara 70 kilogram sampai 90 kilogram cabai merah keriting dalam sehari. Namun sekarang, dia hanya bisa menjual cabai merah keriting sebanyak 60 kilogram dalam se-

hari. Senada dengan Toni, Imron, pedagang cabai merah keriting di bilangan Pasar Bogor, juga mengeluhkan kenaikan harga ini. Menurut dia, pedagang di tingkat pasar sama sekali tidak mendapatkan keuntungan berlipat dengan kenaikan harga cabai merah keriting. Sebaliknya, Imron justru mengaku omzet penjualannya menurun. Hal ini karena banyak pembeli yang sengaja mengurangi jumlah belanjaannya. “Kalau bisa pemerintah segera menurunkan harga cabai,” harapnya. Selain cabai, daging sapi juga mulai kehilangan peminat. Setelah Idul Adha, penjualan daging sapi terpantau lesu. Andi, pedagang daging sapi di Pasar Anyar, juga menyatakan omzet penjualannya menurun sekitar 30 persen. Andi mengaku biasanya dia mampu menjual sekitar tiga kuintal daging sapi dalam sehari. Namun setelah Idul Adha, penjualannya langsung turun menjadi dua kuintal dalam sehari. Dia memperkirakan, kenaikan harga ini karena banyak konsumen rumah tangga yang masih memiliki stok daging pasca-Hari Raya Kurban. Saat ini, menurut dia, konsumen yang masih membeli daging kebanyakan adalah para pengusaha bakso dan warung makan. “Biasanya penurunan ini sampai sebulan setelah Idul Adha,” ujarnya. ■ c24; ed: endah hapsari

Antara Satgas, Biopori, dan Sumur Resapan EDI YUSUF/REPUBLIKA

ungkin saja Anda bakal bertanya-tanya, ada apakah antara ketiganya itu? Mereka—satgas, biopori, dan sumur resapan—menyatu berkat satu hal: banjir. Memasuki musim penghujan, kecemasan akan ancaman banjir membuat banyak orang berpikir keras. Tentu saja, mereka berpikir bagaimana caranya menghindari bencana satu ini. Maka, ketika DKI Jakarta mulai ber urusan dengan banjir kendati musim ini belum sepenuhnya hadir, kota-kota penyangga di sekitarnya mulai berancang-ancang. Kolaborasi ketiganya itulah yang menjadi andalan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menghadapi ancaman banjir. Langkahnya pun dimulai dengan menyiagakan 88 anggota satuan tugas (satgas) banjir untuk meminimalisasi banjir di Kota Depok. Selain satgas banjir, Pemkot Depok juga telah menerapkan sistem lubang resapan biopori untuk menyerap air hujan, dan yang terbaru Pemkot Depok sedang mengusahakan pembuatan sumur resapan. Menurut Kepala Seksi Pemeliharaan sekaligus Komandan Satuan Tugas Banjir Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Dibimasda) Kota Depok, Sadar, sumur resapan lebih efektif dibandingkan dengan lubang resapan biopori. “Sumur resapan merupakan salah satu program Pemkot untuk mengurangi banjir karena tidak ada lahan resapan air,” kata dia. Sadar pun memerinci soal sumur resapan itu. Kata dia, sumur itu berdiameter satu meter dengan kedalaman tiga meter. Sumur resapan akan dibangun di sekolah, sarana ibadah, dan kantor.

M

Rencananya, Pemkot akan membangun satu sumur resapan di tiap kecamatan. Sumur resapan lebih berguna dalam menampung air hujan yang tinggi. Sumur resapan menggunakan air hujan sebagai sumber untuk menyimpan ketersediaan air dalam jangka panjang. Air hujan yang biasanya terbuang percuma, dengan adanya sumur resapan yang menggunakan bantuan pipa paralon, akan dialirkan ke dalam sumur resapan yang telah diisi dengan batu apung, batu putih, dan ijuk. Sumur resapan lebih berpotensi untuk menyimpan ketersediaan air dalam jangka panjang. Namun, ada masalah soal pembuatan sumur resapan. Menurut Sadar, agar penggunaan sumur resapan menguntungkan, satu hal yang harus diperhatikan adalah jarak antara pembuatan sumur resapan dan septic tank di tiap bangunan, “Jarak minimalnya harus 10 meter,” ujar Sadar. Dibimasda sendiri masih terus melakukan sosialisasi tentang pembuatan sumur resapan. Sementara yang sudah bisa dibangun sumur resapan adalah bangunan (sekolah atau tempat ibadah) yang telah memenuhi standar jarak aman 10 meter antara sumur resapan dan septic tank. Sedangkan, satgas banjir disiagakan untuk melakukan pencegahan terhadap banjir dan genangan yang ditimbulkan oleh air hujan. Satgas banjir diharuskan rutin membersihkan sampah di aliran sungai. Mereka akan fokus pada pembersihan sampah di sejumlah sungai, seperti penumpukan sampah di Kali Krukut. “Sampah masih menjadi sumber masalah banjir di Depok,” ujar Sadar.

● Pembuatan

lubang biopori

Tak ketinggalan, Dibimasda juga melakukan kerja sama dengan Kabupaten Bogor berkaitan dengan pintu pengatur air seperti pengaturan pintu air Ciliwung, Katulampa, dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

Syarat IMB Tangerang Selatan (Tangsel) tak mau kalah. Pemkot Tangsel punya cara jitu agar warga mau membuat biopori sendiri. Caranya, setiap warga diwajibkan menanam biopori jika ingin mendirikan bangunan. Anggota Komisi D DPRD Tangsel yang juga Ketua Pansus Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Edward Hasibuan, mengatakan, kewajiban ini sudah ada di Perda Tangsel dan akan ditindaklanjuti di Perwal (Peraturan Wali Kota) Tangsel. Perwal ini, ujar Edward, sebagai langkah untuk mengantisipasi banjir.

“Misalnya saja, diwajibkan setiap 3.000 rumah memiliki sumur atau lubang resapan (biopori), maka ini seperti Tangsel membangun 3.000 meter waduk,” ujar Edward. Menurut anggota Komisi D lainnya, Hadidin, langkah membuat perda mengenai biopori ini juga sebagai salah satu bentuk penanganan terhadap masalah lingkungan. “Pemkot Tangsel baru bisa mengatasi banjir di satu titik, yakni Pamulang, sementara 31 titik lainnya belum tertangani,” ujar pria berperawakan besar ini. Menurut dia, Pemkot Tangsel masih kurang tanggap menyelesaikan masalah lingkungan, terutama banjir yang kerap melanda. “Kalau sudah jatuh korban baru bertindak. Maka, sebagai upaya pencegahan, kita rancang perwal biopori ini,” ujarnya saat ditemui usai reses anggota dewan. Membuat biopori di rumah terbilang mudah. Warga yang memiliki pekarangan diminta melubangi tanah sedalam 10 meter untuk ditanami lubang biopori. Idealnya, biopori dipasang dengan jarak lima sampai sepuluh meter agar fungsi utamanya sebagai pencegah banjir dan percepatan penyerapan air tanah dapat digunakan dengan baik. Selain berguna saat musim hujan, biopori juga bisa digunakan untuk menampung air agar bisa digunakan saat musim kemarau. Dengan adanya lubang biopori di setiap pekarangan, diharapkan air hujan yang jatuh di atas tanah tersebut akan terserap masuk ke lubang biopori. Selain itu, lubang biopori ini juga diharapkan akan menjadi penyelamat air tanah. ■ c21/c22; ed: endah hapsari

KEBON SIRIH — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku tidak kunjung menerima perangkat tambahan untuk merekam data KTP elektronik atau e-KTP dari pemerintah pusat. Tak ayal, keterlambatan ini bakal berpengaruh pada pemenuhan target pembuatan e-KTP pada masyarakat. “Hingga hari ini, alat e-KTP tambahan yang dijanjikan memang belum datang. Kami hanya bisa berharap perangkat ini segera tiba agar bisa memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Purba Hutapea. Padahal sebelumnya, pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah berjanji menyerahkan 80 peralatan tambahan yang akan digunakan melayani kepentingan masyarakat Jakarta untuk mendaftar sebagai penerima e-KTP ini pada akhir pekan lalu. Perangkat yang dijanjikan oleh Kemendagri ini, ungkap Purba, terdiri atas komputer, pemindai sidik jari, pemindai retina mata, dan kamera digital. Alatalat ini, menurut dia, akan diberikan untuk 40 kelurahan di Jakarta yang memiliki penduduk dengan jumlah yang besar. Wilayah yang padat penduduk, seperti Kelurahan Cakung Timur. “Ada sekitar 500600 orang per harinya yang melakukan proses pendataan e-KTP di kelurahan ini,” kata Purba.

Berdasarkan data dari Dinas Dukcapil DKI, hingga Sabtu (5/11) sudah ada sekitar 2,2 juta warga di DKI yang telah terlayani e-KTP. Jumlah tersebut mencakup 593.018 warga di Jakarta Barat, 545.191 warga di Jakarta Selatan, 539.688 warga di Jakarta Timur, 321.819 warga di Jakarta Pusat, 254.965 warga di Jakarta Utara, dan 9.395 warga di Kepulauan Seribu. Untuk dapat melayani sejumlah warga yang berada di 267 kelurahan tersebut, Purba mengatakan, baru ada 534 alat yang tersedia saat ini. Padahal, seharusnya wilayah DKI Jakarta, dituturkan Purba, memiliki 707 perangkat perekam data e-KTP. “Diperkirakan hingga akhir tahun ada sekitar 3,4 juta hingga empat juta warga DKI yang diambil datanya. Meski tak bisa mencapai target sebelumnya, yaitu 7,3 juta jiwa wajib KTP di Jakarta, kami akan terus berupaya melakukan yang terbaik,” kata Purba. Masalah perangkat eKTP tak hanya dialami wilayah Ibu Kota. Di Depok, misalnya, ada sejumlah kelurahan yang belum dapat melaksanakan perekaman e-KTP karena terkendala ketersediaan alat perekaman. Pihak terkait pun hanya bisa pasrah menunggu kedatangan alat yang dijanjikan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri. ■ c04; ed: endah hapsari


j Teraju REPUBLIKA

U BAGIM I NEGER

RABU, 9 NOVEMBER 2011

OH PAHLAWANKU... WORDPRESS.COM

● Upacara

pemakaman almarhum Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, 22 Juni 1970, berlangsung sederhana.

Oleh Selamat Ginting

Cukup sudah kesalahan pemimpin di masa lalu, tidak kita ulang dengan kesalahan yang sama. Kuncinya: jiwa besar!

H

artini tak kuasa membendung tangis saat suaminya dinyatakan wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta. Suami tercinta wafat dalam pelukannya. Penyakit gagal ginjal tak bisa diselamatkan. Tak ada upaya keras untuk mela-

D

23

kukan cuci darah. Negara menyerah! Itulah peristiwa memilukan bagi bangsa ini pada 21 Juni 1970. Sang proklamator Bung Karno wafat. Walaupun bukan first lady, Hartini mendampingi Bung Karno selama 16 tahun, termasuk mendampingi perjalanan dinas sang presiden ke sejumlah negara. Suka dan duka dialami Hartini hingga akhir hayat ‘Putra Sang Fajar’. Masih dengan tangis yang terisak-isak, Hartini teringat akan wasiat suaminya. Soekarno telah menulis wasiat dua kali kepadanya, pada 16 September 1964 dan 24 Mei 1965. Di dalam salah satu wasiat itu dicantumkan, jika wafat Bung Karno ingin dimakamkan di bawah kebun nan rindang di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Sejak menikah dengan Bung Karno pada 7 Juli 1953, Hartini menempati salah satu paviliun Istana Bogor. Di tempat ini, Hartini belajar menyanyi keroncong kesukaan Bung Karno, menari lenso, dan

membaca. Bung Karno datang ke Istana Bogor setiap Jumat sore dan balik lagi ke Jakarta pada Senin pagi. Itulah masamasa indah kedua pasangan, menonton film, makan sate, atau keliling Kota Bogor tanpa pengawalan pasukan pengamanan presiden. Dari perkawinannya dengan Soekarno, Hartini dikaruniai dua anak, Taufan dan Bayu. Kebahagiaan Hartini mulai terampas ketika kekuasaan Soekarno memudar seiring terbitnya Surat Perintah 11 Maret. Setelah pidato Nawaksara ditolak MPRS, pada 1967, Bung Karno menjadi tahanan rumah di Istana Batutulis, Bogor. Selang beberapa lama kemudian, ia diasingkan ke Wisma Yaso dan mengembuskan napas terakhir di RS Gatot Subroto, Jakarta. Sejak dirawat di RSPAD, setiap hari Hartini membesuk dengan membawa makanan kesukaan Bung Karno. Hartini memijat, memberi obat, sambil membesarkan hati Bung Karno. “Selama tiga tahun, setiap hari saya tempuh perjalanan

Bogor-Jakarta menjenguk Bapak di Wisma Yaso. Berangkat pagi, pulang sore,” ungkap Hartini semasa masih hidup. Bukan cuma Hartini yang menerima surat wasiat perihal pemakaman. Istri Bung Karno yang lain, Ratna Sari Dewi juga menerima surat serupa. Bahkan, surat itu sudah lebih dulu diterima pada 20 Maret 1961 dan 6 Juni 1962. Isinya sama: “Jika aku wafat, aku ingin dimakamkan di bawah pohon nan rindang di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat,” tulis Bung Karno. Tetapi, apa yang terjadi kemudian? Pemakaman presiden pertama Republik Indonesia dilakukan di Blitar, Jawa Timur. Hal itu berdasarkan Keputusan Presiden RI No 44/1970, tertanggal 21 Juni 1970. Keputusan tersebut diambil setelah Presiden Soeharto berkonsultasi dengan berbagai tokoh masyarakat. Dalam otobiografinya, Soeharto mengatakan bahwa sebelum memutuskan tempat pemaka-

Mahakarya Hamka Dipenjara

ari balik jeruji penjara, seorang ulama menyelesaikan sebuah karya besar. Tafsir Al-Azhar. Itulah salah satu mahakarya dari Buya Hamka, yang ia kerjakan di dalam penjara. Karya tersebut dihargai dengan gelar profesor dari Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir. Tafsir 30 juz isi Alquran dengan bahasa yang ringan sehingga mudah dipahami. Menakjubkan, karena ia menyelesaikannya di dalam penjara. Tanpa melalui pengadilan, ia dipenjara oleh sahabatnya, Bung Karno. Seorang presiden dan juga panglima besar revolusi Indonesia. Buya dipenjara karena tidak setuju dengan pemikiran Soekarno soal Nasakom, atau kepanjangan dari nasionalisme, agama (Islam), dan komunisme. “Bagi saya, agama Islam tak dapat dicampur dengan komunis. Tidak mungkin,” kata Buya Hamka. Ia pun menentang keras pemikiran Soekarno melalui kampanye terbuka, baik saat berdakwah maupun dalam pertemuan-pertemuan terbuka. Buya Hamka juga terus-menerus mengkritik kedekatan pemerintah dengan PKI (Partai Komunis Indonesia) waktu itu. Majalah yang dibentuknya, Panji Masyarat, pun pernah dibredel Soekarno karena menerbitkan tulisan Bung Hatta yang berjudul “Demokrasi Kita” yang terkenal itu. Tulisan itu berisi kritikan tajam terhadap konsep Demokrasi Terpimpin yang dijalankan Bung Karno. Sampailah pada suatu ketika, saat sedang memberikan pengajian kepada ratusan ibu-ibu pada bulan Ramadhan, ia ditangkap aparat keamanan atas perintah Presiden Soekarno. Pengalaman itu menerbitkan rasa pahit pada Hamka. Namun, ia mudah memaafkan dan menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Ia tetap menjalin

silaturahim dengan keluarga Bung Karno. Ketika Bung Karno wafat, Buya Hamka memberanikan diri untuk menjadi imam shalat jenazah bagi masyarakat yang telah berduyun-duyun memadati Wisma Yoso (Kini Museum Satria Mandala, Jakarta). Ia tak dendam pada Bung Karno yang pernah memenjarakannya tanpa pengadilan. Ia juga tak takut pada pemerintahan baru pimpinan Jenderal Soeharto. Saat ada yang bertanya, mengapa dia mau memimpin shalat jenazah bagi orang yang pernah menzaliminya? Buya Hamka menjawab, “Karena Bung Karno sahabat saya.” Hamka memang bukan sekadar ulama besar, ia juga sastrawan dan wartawan. Karyanya, antara lain, Di Bawah Lindungan Ka’bah, Tenggelamnya Kapal Van Der Wickj, dan Merantau ke Deli. Banyak karya Hamka tidak hanya dipublikasikan oleh penerbit nasional seperti Balai Pustaka dan Pustaka Bulan Bintang, tetapi juga diterbitkan di beberapa negara asing. Bahkan, dirilis juga di berbagai situs, blog, dan media informasi lainnya. Siapa pun tak bakal menyangka jika seorang yang pada awalnya belajar secara otodidak, belakangan justru banyak mendapatkan gelar profesor dan doktor honoris causa dari beberapa perguruan tinggi terkemuka. Karya-karyanya terutama di bidang sastra telah melambungkan nama bangsa dan mengharumkan nusantara hingga ke mancanegara. Hamka merupakan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama pada 19751981. Dia berhasil membangun citra MUI sebagai lembaga independen dan berwibawa untuk mewakili suara umat Islam. Hamka menolak mendapat gaji sebagai ketua umum MUI. Mantan menteri agama Mukti Ali mengatakan, “Berdirinya MUI

adalah jasa Hamka terhadap bangsa dan negara. Tanpa Buya, lembaga itu tak akan mampu berdiri.” Ia turut mengisi tempat yang penting di dalam perjuangan kemerdekaan nasional di Sumatra Barat. Pada 1950-an, dia aktif dalam Dewan Pimpinan Masyumi. Salah satu statemen yang melukiskan muruah (martabat) sebagai pemimpin umat antara lain tatkala politik menjadi panglima sekitar 1950-an, dia mengatakan, “Kursi-kursi banyak dan orang yang ingin pun banyak. Tetapi, kursiku adalah buatanku sendiri.” Sebagai pengawal akidah umat, Hamka sebagai ketua umum MUI menyampaikan masukan kepada Presiden Soeharto soal toleransi antarumat beragama. Menurutnya, kalau hendak menciptakan kerukunan antarumat beragama, orang yang sudah beragama jangan dijadikan sasaran untuk propaganda agama yang lain. Sampailah suatu masa, ketika Hamka menulis surat kepada Menteri Agama Letjen Alamsyah Ratuperwiranegara, tertanggal 21 Mei 1981. Isinya pemberitahuan bahwa sesuai dengan ucapan yang disampaikannya pada pertemuan Menteri Agama dengan pimpinan MUI pada 23 April, Hamka meletakkan jabatan sebagai ketua umum MUI. Apa alasan Hamka? Ia mengungkapkan pada pers, pengunduran dirinya disebabkan oleh fatwa MUI 7 Maret 1981. Fatwa yang dibuat Komisi Fatwa MUI tersebut pokok isinya mengharamkan umat Islam mengikuti upacara Natal, meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa. Menghadiri perayaan antaragama adalah wajar, terkecuali yang bersifat peribadatan, antara lain, misa, kebaktian, dan sejenisnya. Fatwa itu sempat menyudutkan Menteri Agama Alamsyah. Hingga, Alamsyah sempat menyatakan bersedia berhenti sebagai

man Soekarno, ia mengundang pemimpin partai. Di sini jelas bahwa pemakaman Bung Karno tidak ditentukan keluarga, tetapi melalui pertimbangan politik. Menurut peneliti utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Asvi Warman Adam, Soeharto melakukan hal itu dengan pertimbangan keamanan. Jika dikuburkan di Kebun Raya Bogor, pendukung Bung Karno akan berdatangan ke sana dalam rombongan yang sangat banyak. Padahal, jarak Bogor dengan Jakarta tidak begitu jauh. Hal tersebut dianggap berbahaya, apalagi menjelang Pemilu 1971. Jenazah Bung Karno akhirnya dibaringkan di Wisma Yaso (sekarang Museum Satria Mandala, Jakarta). Ya, berbeda dengan ketika berkuasa, hari-hari terakhir panglima besar revolusi ini sangat pahit. Ia tersingkir dari kehidupan ramai sehari-hari. Ia terasing dengan kondisi sakit yang akut di rumahnya. Soekarno menjadi tahanan kota. Ia tidak diperbolehkan menerima tamu dan bepergian. Mendengar Soekarno wafat, ulama terkemuka Buya Hamka pun pergi untuk bertakziah. Ia tak peduli lagi dengan aturan kenegaraan. Apalagi, beberapa hari sebelumnya, Pangkopkamtib mengeluarkan larangan peringatan hari lahirnya Pancasila setiap 1 Juni. Alasannya, antara lain, Soekarno sedang diperiksa atas tuduhan terlibat dalam percobaan kudeta (G 30S 1965) untuk menggulingkan dirinya sendiri. Pemeriksaan kemudian dihentikan setelah sakit Bung Karno semakin parah. Tidak cukup hanya dengan bertakziah, Hamka kemudian mengajukan diri sebagai imam shalat jenazah mantan presiden pertama itu. Padahal, banyak yang takut untuk menshalatkan Bung Karno. Permintaan itu akhirnya dikabulkan Presiden Soeharto. Banyak yang terkejut dan bingung ketika Hamka bersedia hadir dalam acara tersebut. Mereka tahu Soekarno dahulu yang memutuskan untuk memasukkannya dalam penjara tanpa pengadilan. ”Saya sudah memaafkannya. Di balik segala kesalahannya sebagai manusia, Soekarno itu banyak jasanya,” kata Hamka. Seusai shalat jenazah, Presiden Soeharto melepas almarhum proklamator itu. Pada 22 Juni 1970, jenazah sang proklamator dibawa ke Bandara Halim Perdanakusumah menuju Malang. Di Malang, disediakan mobil jenazah yang sudah tua milik Angkatan Darat, kemudian jenazah dibawa ke Blitar. Sepanjang jalan Malang-Blitar, rakyat melepas kepergian sang proklamator di pinggir jalan. Menangis, seolah tak percaya, bapak bangsa pergi untuk selamanya. Sama tak percayanya, orang yang berjasa sangat besar untuk bangsa ini hanya dikubur di pemakaman umum, di samping makam ibunya. Bukan di taman makam pahlawan maupun pemakaman sesuai wasiatnya kepada Hartini dan Ratna Sari Dewi. Sang pahlawan mendapatkan perlakuan mengenaskan. ■

RIPIU.COM

● Museum

Buya Hamka dibangun Angkatan Belia Islam Malaysia di Sumatra Barat.

menteri. Fatwa itu sebenarnya wajar saja, namun keburu bocor dan heboh. Melihat kehebohan itu karena ada desakan pencabutan fatwa, Hamka bersikap. “Tidak tepat kalau Saudara Menteri Agama yang harus berhenti. Itu berarti gunung yang harus runtuh. Sayalah yang ber tanggung jawab atas beredarnya fatwa tersebut. Jadi, sayalah yang mesti berhenti,” kata Hamka. Dua bulan setelah itu, ulama besar Hamka wafat di Jakarta pada Jumat, 24 Juli 1981 (22 Ramadhan 1401 H) dalam usia 73 tahun. Buya Hamka, seorang ulama, pemimpin, pujangga, pengarang, sejarawan, dan pendidik dalam arti yang luas, sudah lama meninggalkan kita. Namun, pengabdian, karya, dan sumbangannya dalam membangun kesadaran umat Islam dan cita-cita bangsa tetap dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi masa kini.

Kemarin, akhirnya pemerintah menobatkan tujuh pahlawan nasional. Tiga di antaranya tokoh Islam ternama, yakni Buya Hamka, Sjafruddin Prawiranegara dan Idham Chalid. Buya Hamka bukan cuma dikagumi di dalam negeri, di Malaysia, misalnya, ia menjadi anutan bagi pemuka-pemuka agama. Bahkan, Museum Hamka di tanah kelahirannya, justru dibangun oleh Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM), bukan oleh pemerintah negeri ini. Ironis. Begitulah sosok seorang Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau HAMKA, ulama besar kelahiran Negeri Sungai Batang, di pinggir Danau Maninjau yang molek di tanah Minangkabau, Sumatra Barat. Seorang ulama yang hingga kini menjadi ikon pendakwah besar yang tak mau digaji oleh pemerintah dan berani menentang dua presiden, Soekarno dan Soeharto. ■ selamat ginting.


Teraju

● Jenazah

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

24

almarhum Pak Harto dibawa menuju pesawat di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta, pada 28 Januari 2008.

SMILING GENERAL Oleh Selamat Ginting

Di tengah pro dan kontra, pemerintah belum berani menetapkan Soeharto sebagai pahlawan nasional. abu Kliwon, 13 Dulkangidah Jemakir 1905. Kalender Jawa yang bertepatan dengan 27 November 1974, seorang ibu beranak enam mencangkul gundukan tanah yang berada di kawasan perbukitan di Gunung Bangun. Gunung itu berada 666 meter di atas permukaan laut. Lokasinya berada di sebelah timur Kota Surakarta, Jawa Tengah. Tepatnya di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, sekitar 35 km dari Surakarta. Tempat itu kemudian dinamakan Astana Giribangun. Tepat di atasnya terdapat Astana Mangadeg, sebuah kompleks pemakaman para penguasa Mangkunegaran, salah satu pecahan Kesultanan Mataram. Astana Mangadeg berada di ketinggian 750 meter di atas permukaan laut (dpl). Sedangkan Giribangun pada 666 meter dpl. Di Astana Mangadeg dimakamkan Mangkunegara (MN) I alias Pangeran Sambernyawa, MN II, dan MN III. Ibu yang mencangkul tanah di kawasan Giribangun itu bukan sembarang orang. Ia adalah Ibu Negara, Suhartinah, atau yang dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. Dia juga keturunan Mangkunegara III. Di situlah awal mulanya pembangunan sebuah pemakaman khusus keluarga Presiden Soeharto. Pembangunan pemakaman itu selesai pada 23 Juli 1976. Lengkap dengan sembilan bangunan pendukung lainnya. Di antaranya masjid, rumah tempat peristirahatan keluarga jika berziarah, kamar mandi bagi peziarah utama, tandon air, gapura utama, dua tempat tunggu atau tempat istirahat bagi para wisatawan, rumah jaga, dan tempat parkir khusus bagi mobil keluarga. Unik sebuah keluarga mempersiapkan pemakaman cukup mewah. Dan yang paling dinantikan, tentu saja sang raja keluarga tersebut. Siapa lagi kalau bukan Jenderal Besar Soeharto, penguasa 32 tahun republik ini. Soeharto praktis berkuasa sejak menjadi bagian dari triumvirat yang menjalankan roda pemerintahan negeri ini, kendati masih ada Presiden Soekarno yang perlahan-lahan mulai kehilangan kekuasaannya. Saat itu Jenderal Soeharto sebagai panglima ABRI/menteri perta-

hanan keamanan, Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai menteri dalam negeri, dan Adam Malik Batubara sebagai menteri luar negeri. Tak ada yang tahu akhir hidup seseorang. Sampai akhirnya pada Ahad, 27 Januari 2008 pukul 13.10 WIB, Indonesia kehilangan seorang tokoh besar, Jenderal Besar Haji Muhammad Soeharto. Setelah lebih 30 tahun mempersiapkan kompleks pemakaman, Pak Harto wafat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Jenazahnya presiden yang lengser pada 21 Mei 1998 itu disemayamkan di kediamannya, Jalan Cendana, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Semua petinggi negara mulai dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua DPR Agung Laksono, para petinggi negara lainnya hadir. Tak ada yang takut bertakziah di kediaman Pak Harto kendati bukan lagi sebagai presiden. Senin pagi, 28 Januari 2008, jenazah mantan orang nomor satu RI itu diterbangkan ke pemakaman keluarga di Astana Giribangun. Ketua DPR Agung Laksono melepas jenazah dari kediaman almarhum. Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin pelepasan di Bandara Halim Perdanakusumah. Dan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi inspektur upacara di Astana Giribangun. Sebuah perlakuan yang layak kepada mantan kepala negara. Namun, hingga kini namanya terus menjadi kontroversi setiap menjelang peringatan Hari Pahlawan, 10 November. Adalah Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri yang mengembuskan bahwa mantan presiden itu berpeluang mendapat penghargaan sebagai pahlawan nasional. Hal ini terkait usulan dari berbagai

pihak yang menyodorkan nama Soeharto. Silang pendapat seperti itulah yang terus mengemuka. Para aktivis hak asasi manusia (HAM) menilai pemberian gelar pahlawan nasional untuk Pak Harto, sangat menyakiti hati para korban pelanggaran HAM. Ya, memang selama Soeharto berkuasa 32 tahun, telah banyak kemajuan yang dialami negeri ini. Namun, tidak bisa begitu saja mengesampingkan berbagai macam pelanggaran HAM yang dilakukannya.

Jasa masa lalu

Menteri Salim Segaf mengakui wacana untuk menjadikan Soeharto sebagai pahlawan nasional telah digulirkan oleh beberapa lembaga dan personal, mengingat jasa-jasa dari Soeharto pada masa lalunya. Namun, pihaknya masih mengkaji dan melihat perkembangan seberapa banyak yang akan mengusulkan nama Soeharto masuk dalam daftar pahlawan nasional. “Wacana ini sempat bergulir, namun pro dan kontra. Tapi, kita tunggu usulan kembali dan undang-undang memberikan ruang untuk itu,” kata Salim. Salim menjelaskan pemberian gelar pahlawan nasional bagi seseorang melewati penelitian dan pertimbangan yang matang. Siapa pun boleh mengusulkan nama-nama yang dianggap kredibel dan akan diseleksi oleh Dewan Tanda Kehormatan. Gelar pahlawan bukanlah hal yang mudah dan tidak bisa dicabut lagi. “Siapa pun berhak mendapatkan gelar pahlawan selama semasa hidupnya benarbenar bela bangsa dan mengabdi untuk rakyat,” ujar Salim. Tahun lalu, nama Soeharto nyaris mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional. Namanya pertama kali diusulkan oleh

masyarakat Karanganyar, Jawa Tengah. Nama penguasa Orde Baru selama 32 tahun itu, masuk seleksi dari 30 tokoh yang diajukan masyarakat untuk mendapat gelar pahlawan nasional. Namun, Soeharto dan mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), belum lolos juga. Tahun ini pemerintah menetapkan tujuh pahlawan nasional. Mereka adalah Buya Hamka, Sjafroeddin Prawiranegara, Idham Chalid, Ki Sarmidi Mangunsarkoro, I Gusti Ketut Pudja, Sri Susuhunan Pakubuwono X, dan IJ Kasimo Hendrowahyono.

Nama-nama tersebut merupakan hasil kajian tim yang beranggotakan 13 orang yang tergabung dalam Dewan Gelar Tanda Jasa dan Kehormatan Kepresidenan. Dewan ini dipimpin Menko Polhukam Marsekal (Purn) Djoko Suyanto. Menurut Djoko, pemberian gelar pahlawan nasional kepada seseorang tidak sembarangan. Tidak hanya syarat administratif, tetapi juga ada faktor publik, sosiologis, dan psikologis. Selain itu, ada masukan dari masyarakat. Menurutnya, gelar pahlawan merupakan gelar yang sangat mulia, dan sangat membanggakan, baik bagi almarhum maupun keluarganya. Sehingga gelar yang mulia itu, kata dia, seyogianya diberikan dan tidak menjadikan beban keluarga yang ditinggalkan dan tanpa ada kendala apa pun,” papar Djoko. Djoko mengaku, tahun ini tidak ada yang mengusulkan Pak Harto dan Gus Dur. Walau pun tahun lalu, nama keduanya sudah masuk dalam daftar calon pahlawan nasional. Apakah keduanya tersandera oleh persyaratan umum dan persyaratan khusus sesuai definisi pahlawan menurut UU No.20/2009? Atau karena pertimbangan politis, sosiologis dan psikologis? Kita tunggu saja nasib kedua mantan presiden tersebut. ■

DEMI NEGARA

Predikat pahlawan umumnya diberikan pada figur yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Kata pahlawan berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu pahla dan wan. Pahla mengandung makna buah, sedangkan wan sebutan bagi orang yang bersangkutan. Pengertian secara luas, pahlawan adalah orang yang menghasilkan karya atau pejuang yang berani mengorbankan jiwa raga untuk kepentingan bangsa dan negara.

DEFINISI PAHLAWAN MENURUT UU NO 20/2009:

“Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada WNI atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah NKRI yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia”. Pahlawan nasional berarti orang yang berjasa kepada bangsa. Oleh karena itu, penilaian yang sama bahwa orang tersebut benar-benar berjasa harus diberikan oleh seluruh komponen masyarakat. Akan tetapi, tidak selamanya pengajuan seseorang menjadi pahlawan nasional berjalan mulus. Hal ini terjadi karena sifat penilaian yang diberikan lebih bersifat subjektif dan normatif. Subjektif, karena bergantung pada pribadi seseorang dalam memberikan penilaian, kedekatan emosional, ataupun berdasarkan pengalaman masa lalu ketika tokoh tersebut berkuasa. Normatif, karena arti kata berjasa sangat beragam interpretasinya. Sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, dalam pasal 25 dan 26, untuk memperoleh gelar pahlawan terdapat syarat khusus dan umum.

ENAM SYARAT KHUSUS:

Pertama, pernah memimpin; melakukan perjuangan bersenjata atau politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan; serta mewujudkan persatuan dan kesatuan. Kedua, tidak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan. Ketiga, melakukan pengabdian dan perjuangan yang berlangsung hampir sepanjang hidupnya dan melebihi tugas yang diembannya. Keempat, pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang menunjang pembangunan. Kelima, menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas. Keenam, memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi. Ketujuh, melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.

ENAM SYARAT UMUM:

Pertama. warga negara Indonesia yang berjuang di wilayah NKRI. Kedua, memiliki integritas moral dan keteladanan. Ketiga, berjasa terhadap bangsa dan negara. Keempat, berkelakuan baik. Kelima, setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara. Keenam, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum paling singkat lima tahun penjara.

● Pak

Harto dalam kondisi sakit di RSPP, Jakarta pada 2007.


Teraju

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011 WORDPREESS.COM

Tokoh Petisi 50 Ali Sadikin (kiri), AH Nasution (tengah), dan HR Dharsono (foto atas). M Natsir tokoh yang dituakan di Petisi 50 (foto bawah).

PETISI PERLAWANAN Oleh Selamat Ginting

Nama-nama besar yang pernah mengharumkan nama bangsa dikerangkeng akibat kertas 50 tanda tangan.

R

apat Pimpinan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia di Pekanbaru, Riau, 27 Maret 1980. Presiden Soeharto selaku panglima tertinggi ABRI di depan para jenderal tampak begitu percaya diri. Apalagi, para jenderal itu umumnya masih junior di matanya. Kecuali beberapa jenderal saja, seperti Menhankam/Panglima ABRI Jenderal M Jusuf dan Panglima Kopkamtib Laksamana Sudomo. Dengan suara beratnya, Soeharto berpidato dan didengarkan secara saksama oleh peserta rapim. Ia menyinggung soal asas tunggal Pancasila. Menurutnya, di masa lalu Pancasila dirongrong oleh ideologi-ideologi lain dan partai politik. “Saya meminta ABRI mendukung Golkar dalam pemilihan umum,” kata Soeharto dalam pidato tanpa teksnya. Pada 1980, menjadi salah satu puncak perseteruan dua faksi di tubuh ABRI. Satu kelompok yang menikmati kekuasaan dengan memangku pelbagai jabatan publik mendukung Soeharto. Kelompok lain menentang gagasan ini dan menginginkan ABRI netral, artinya tidak mendukung partai politik, dalam hal ini Golkar. Tiga pekan kemudian, di Markas Kopashanda, Cijantung, 16 April 1980, Soeharto menegaskan kembali seruannya. Bahkan, kali ini lebih mengejutkan lagi. “Lebih baik kami culik satu dari dua pertiga anggota MPR yang akan melakukan perubahan Undang-Undang Dasar 1945 agar tidak terjadi kuorum.”

Tidak cukup hanya itu, ia pun bereaksi terhadap sejumlah pengkritiknya. “Yang mengkritik saya berarti mengkritik Pancasila.” Sebuah kalimat otokrat, mempersonifikasikan dirinya dengan Pancasila. Dua pernyataan Jenderal Soeharto itu sontak membuat sekelompok jenderal purnawirawan gundah. Bekas pemimpin ABRI yang tergabung dalam Forum Studi dan Komunikasi Angkatan Darat (Fosko TNI-AD) segera berkumpul di gedung Grahadi di kawasan Semanggi. Fosko berada di bawah Yayasan Angkatan Darat, Kartika Eka Paksi. Tugasnya menyiapkan konsep-konsep intern untuk pengembangan Angkatan Darat. Mereka memberikan masukan kepada KSAD Jenderal Widodo. Anggota Fosko, antara lain, beberapa pensiunan perwira tinggi senior, seperti bekas KSAD pertama Jenderal (Purn)

GPH Djatikusumo, juga ada Letjen (Purn) HR Dharsono, Letjen (Purn) Sudirman, dan Letjen (Purn) M Jasin. Fosko kemudian mengundang tokoh dan aktivis sipil untuk membahas pidato Soeharto. Dalam pertemuan 5 Mei 1980 itu, kemudian menyimpulkan bahwa Presiden Soeharto perlu menjelaskan apa maksud dari pernyataan tersebut. Kemudian, mereka sepakat mengumpulkan tanda tangan sejumlah tokoh untuk mendukung enam butir pernyataan keprihatinan. Adalah AM Fatwa, salah seorang penanda tangan yang rajin mencari pendukung pernyataan yang teksnya dibuat oleh Slamet Bratanata, bekas menteri pertambangan pada kabinet pertama Orde Baru. Hasilnya, pernyataan keprihatinan itu ditandatangani 50 orang tokoh militer, polisi, anggota parlemen, dosen, birokrat,

bekas pejabat, pengusaha, dan aktivis. Mereka membuat pernyataan atas nama Lembaga Kesadaran Berkonstitusi, sebuah forum yang didirikan pada 1978 oleh mantan wakil presiden Muhammad Hatta dan mantan kepala staf ABRI Jenderal (Purn) AH Nasution. Disepakati, pernyataan itu akan disampaikan melalui Dewan Perwakilan Rakyat dan meminta lembaga itu meminta penjelasan dari sang presiden. Semuanya serbacepat. Pada 13 Mei 1980, 30 dari 50 orang penanda tangan itu mendatangi gedung DPR/MPR di Senayan, Jakarta. Tokoh senior, bekas perdana menteri M Natsir, ditunjuk kelompok tersebut untuk menemui Ketua DPR Jenderal Daryatmo. “Bagi seorang presiden, pidato lisan atau tertulis sama nilainya di mata masyarakat. Kami ingin bertanya apa maksud pidato itu,” ujar Natsir. Bagai petir di siang bolong, pemerintah pun bereaksi keras. Apalagi di belakang penanda tangan pernyataan keprihatinan terdapat nama-nama tokoh nasional, termasuk tokoh militer dan kepolisian. Misalnya, ada bekas gubernur DKI Jakarta Letjen Marinir (Purn) Ali Sadikin, bekas panglima Angkatan Kepolisian RI Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng, bekas deputi KSAD Letjen (Purn) M Jasin, dan Letjen (Purn) AY Mokoginta. Juga ada tokoh senior bangsa, Sjafroeddin Prawiranegara dan Burhanuddin Harahap. Mereka bukan tokoh sembarangan. Soeharto menjawabnya lewat surat ke DPR tertanggal 1 Juni. Menteri Penerangan Letjen (Purn) Ali Moertopo menganggap pernyataan itu menyinggung pemerintah karena menyiratkan usul pergan-

D

i sebuah pondok bambu berbentuk panggung di tengah persawahan Rengasdengklok, kota kecil dekat Karawang, Jawa Barat, terjadi perdebatan panas. Rabu siang itu, kawanan penculik memerintahkan Bung Karno dan Bung Hatta menuruti kemauan mereka. “Revolusi berada di tangan kami sekarang dan kami memerintahkan Bung. Kalau Bung tidak memulai revolusi malam ini, lalu ….” “Lalu apa?” teriak Bung Karno sambil beranjak dari kursinya, dengan kemarahan yang menyala-nyala. Semua terkejut, tidak seorang pun yang bergerak atau berbicara. Bung Karno akhirnya duduk. Dengan suara rendah ia mulai berbicara; “Yang paling penting di dalam peperangan dan revolusi adalah saatnya yang tepat. Di Saigon, saya sudah merencanakan seluruh peker-

jaan ini untuk dijalankan tanggal 17.” Soekarno mengaku tidak dapat menerangkan dengan pertimbangan akal, mengapa tanggal 17 lebih memberi harapan. Namun, ia merasakan dalam kalbunya bahwa itu adalah saat yang baik. Angka 17 adalah angka suci. Pertama-tama, umat Islam sedang berada dalam bulan suci Ramadhan saat Muslim menjalankan puasa. “Artinya, itulah saat yang paling suci, apalagi tanggal 17 bersamaan dengan hari akbar, hari Jumat. Jumat legi, Jumat yang berbahagia, Jumat suci. Alquran diturunkan pada tanggal 17, umat Islam sembahyang 17 rakaat, oleh karena itu kesucian angka 17 bukanlah buatan manusia,” kata Bung Karno kepada para penculiknya, seperti ditulis Lasmidjah Hardi (1984:61). Bung Karno menjelaskan hal tersebut kepada sekelompok pemuda yang tidak

sabar dan mendesak segera memproklamasikan kemerdekaan. Terutama, setelah mengetahui tentara Jepang menyerah kepada sekutu pada 15 Agustus 1945. Diawali pertemuan di kediaman Bung Karno, Jalan Pegangsaan Timur No 56, Jakarta, pada 15 Agustus 1945, sekitar pukul 22.00. Sekelompok pemuda terlibat pembicaraan serius dengan Bung Karno mengenai proklamasi kemerdekaan. “Sekarang Bung, sekarang! malam ini juga kita kobarkan revolusi!” kata Chaerul Saleh dengan meyakinkan Bung Karno bahwa ribuan pasukan bersenjata sudah siap mengepung kota dengan maksud mengusir tentara Jepang. “Kita harus segera merebut kekuasaan!” tukas Sukarni berapi-api.” Kami sudah siap mempertaruhkan jiwa kami!” seru mereka bersahutan. Wikana

Tokoh Menteng 31

YANG TERLUPAKAN Barat, 23 Maret 1896 dan meninggal 15 Desember 1978 pada umur 82 tahun) adalah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat, dan seorang pahlawan nasional Indonesia. Ia adalah Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama. Mr Achmad Soebardjo merupakan salah seorang tokoh dari golongan tua yang berperan dalam mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Mr Achmad Soebardjo menyusun konsep teks proklamasi di rumah Laksamana Tadashi Maeda bersama Bung Karno dan Bung Hatta. menjadi tempat pemuda ‘menyandera’ Bung Karno dan Bung Hatta.

Sukarni (lahir di Blitar, Jawa Timur, 14 Juli 1916 dan meninggal di Jakarta, 7 Mei 1971 pada umur 54 tahun), yang nama lengkapnya adalah Sukarni Kartodiwirjo, dalam peristiwa Rengasdengklok berperan untuk mendesak Soekarno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan RI. Chaerul Saleh Datuk Paduko Rajo, atau lebih dikenal dengan nama Chaerul Saleh (lahir di Sawah Lunto, Sumatra Barat, 13 September 1916 dan meninggal di Jakarta, 8 Februari 1967 pada umur 50 tahun), adalah seorang pejuang dan tokoh politik Indonesia yang pernah menjabat sebagai menteri, wakil perdana menteri, dan ketua MPRS antara 1957 sampai 1966. Ia bersama Wikana, Sukarni, dan pemuda lainnya dari Menteng 31, menculik Soekarno dan Hatta dalam Peristiwa Rengasdengklok

tian pemimpin nasional. Ia pun menyebut surat keprihatinan para tokoh tersebut sebagai Petisi 50. Alasannya sederhana, lebih singkat dan gampang diingat. Nama Petisi 50 lebih dikenal publik sampai sekarang. Petisi 50 kemudian dianggap sebagai ‘penyakit’ bagi pemerintah Soeharto. Rezim Orde Baru pun memberi ganjaran menyakitkan kepada tokohtokoh yang layak menjadi pahlawan bangsa itu. Mereka dilarang bepergian ke luar negeri. Para tokohnya menjalani hidup yang sulit, bisnis keluarga mereka kocarkacir karena tak bisa mendapatkan kredit bank. Bahkan, sempat ada rumor Soeharto ingin membuang mereka ke Pulau Buru, tempat bekas pembuangan tahanan politik pengikut Partai Komunis Indonesia. Rencana keji itu batal setelah Panglima ABRI Jenderal M Jusuf menentang rencana tersebut. Ia memang dikenal sebagai kelompok militer yang menolak tentara terlibat dalam kegiatan politik. Ia berseberangan dengan Ali Murtopo. Akibat pencekalan itu, misalnya, Natsir batal bertemu dengan para pemimpin sejumlah organisasi Muslim dunia, juga batal menghadiri pelbagai konferensi di negara-negara lain. Ia sudah biasa dengan perlakuan buruk pemerintah. Ia pernah bentrok dengan Soekarno soal gagasan Nasakom. Sewaktu pengumuman cekal pemerintah Soeharto diumumkan, Natsir hanya berujar, “Mungkin karena sudah tua, mereka takut saya nyasar,” kata Natsir dalam buku Di Persimpangan Jalan (1984). Tindakan itu, tulisnya, suatu kebiasaan dalam sistem diktator atau feodal abad pertengahan. Petisi, menurut salah seorang penanda tangan, Chris Siner Keytimu, menjadi tempat pertemuan kembali para tokoh pendiri bangsa. Misalnya, Ali Sadikin pernah marah besar kepada Natsir karena menentang kebijakannya melegalkan judi dan melokalisasi pelacur di Kramat Tunggak. “Kalau Pak Natsir ke luar rumah harus pakai helicopter karena jalan Jakarta saya bangun dari uang judi,” ujar Ali Sadikin. Petisi 50 menjadi salah satu tempat berkumpulnya para tokoh pendiri bangsa, tokoh nasional, tokoh militer dan kepolisian, tokoh partai politik, akademisi, serta aktivis. Yang sangat disayangkan adalah perlakuan negara, dalam hal ini Orde Baru, terhadap tokoh-tokoh senior bangsa. Kritik melalui pernyataan keprihatinan dibalas dengan perlakuan tak layak bagi sejumlah pahlawan bangsa. Sebuah pelajaran yang tak boleh ditiru oleh anak bangsa ini terhadap kusuma bangsa. ■

“Sekarang Bung, Sekarang!”

PRAYOGI

● Rengasdengklok

25

agar kedua tokoh ini segera menyiarkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia setelah kekalahan Jepang dari Sekutu pada 1945. Wikana (lahir di Sumedang, Jawa barat, 18 Oktober 1914–1966?) adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Bersama Chaerul Saleh, Sukarni, dan pemuda-pemuda lainnya dari Menteng 31, dia ikut menculik Soekarno dan Hatta dalam Peristiwa Rengasdengklok. Setelah kemerdekaan Wikana ditunjuk menjadi ketua Angkatan Pemuda Indonesia (API), yang mempunyai tujuan memperteguh negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperjuangkan kemakmuran yang merata pada masyarakat. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (lahir di Karawang, Jawa

Burhanuddin Mohammad Diah (lahir di Kutaraja, yang kini dikenal sebagai Banda Aceh, 7 April 1917 dan meninggal di Jakarta, 10 Juni 1996 pada umur 79 tahun) adalah seorang tokoh pers, pejuang kemerdekaan, diplomat, dan pengusaha Indonesia. Berperan menyebarkan berita tentang Proklamasi Kemerdekaan RI. Adam Malik Batubara (lahir di Pematangsiantar, Sumatra Utara, 22 Juli 1917dan meninggal di Bandung, Jawa Barat, 5 September 1984 pada umur 67 tahun) adalah mantan menteri Indonesia pada beberapa departemen. Antara lain, beliau pernah menjabat menjadi Menteri Luar Negeri. Ia juga pernah menjadi wakil presiden Indonesia yang ketiga. Menjelang 17 Agustus 1945, bersama Sukarni, Chaerul Saleh, dan Wikana, beliau pernah membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Demi mendukung kepemimpinan Soekarno-

Hatta, ia menggerakkan rakyat berkumpul di Lapangan Ikada, Jakarta. Chairil Anwar (lahir di Medan, Sumatra Utara, 26 Juli 1962 dan meninggal di Jakarta, 28 April 1949 pada umur 26 tahun) atau dikenal sebagai Si Binatang Jalang (dari karyanya yang berjudul Aku adalah penyair terkemuka Indonesia). Bersama Asrul Sani dan Rivai Apin, ia dinobatkan oleh HB Jassin sebagai pelopor Angkatan 45 dan puisi modern Indonesia. Soerastri Karma Trimurti (lahir 11 Mei 1912 dan meninggal di Jakarta, 20 Mei 2008 pada umur 96 tahun) atau lebih dikenal dengan SK Trimurti adalah seorang wartawati, penulis, pengajar, dan istri dari Sayuti Melik, pengetik naskah proklamasi. Ia juga pernah menjabat sebagai menteri dalam Kabinet Amir Sjarifuddin I dan Amir Sjarifuddin II. Sayuti Melik yang nama aslinya Mohamad Ibnu Sayuti adalah tokoh pemuda yang juga sangat berperan dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Peran Sayuti Melik mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan setelah ia sempurnakan dari tulisan tangan Bung Karno. Latif Hendraningrat, S Suhud, dan Trimurti. Mereka berperan penting dalam pengibaran bendera merah putih pada acara Proklamasi 17 Agustus 1945. Trimurti sebagai pengibar baki bendera merah putih. ■

malah berani mengancam Soekarno dengan pernyataan; “Jika Bung Karno tidak mengeluarkan pengumuman pada malam ini juga, akan berakibat terjadinya suatu pertumpahan darah dan pembunuhan besar-besaran esok hari.” Mendengar kata-kata ancaman seperti itu, Soekarno naik darah dan berdiri menuju Wikana sambil berkata: “Ini batang leherku, seretlah saya ke pojok itu dan potonglah leherku malam ini juga! Kamu tidak usah menunggu esok hari!” Hatta kemudian memperingatkan Wikana; “… Perdebatan dengan argumen masingmasing, buntu. Tidak ada kesepakatan antara Bung Karno dan Bung Hatta serta di satu sisi dengan para pemuda di sisi yang lain. Para pemuda tetap menuntut agar Soekarno-Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan. Kedua tokoh itu pun berunding dengan sejumlah tokoh tua. Hatta menyampaikan keputusan bahwa usul pa ra pemuda tidak dapat diterima dengan alasan kurang perhitungan serta kemungkinan timbulnya banyak korban jiwa dan harta. Mendengar penjelasan Hatta, para pemuda tampak tidak puas. Mereka mengambil kesimpulan yang menyimpang; menculik Bung Karno dan Bung Hatta dengan maksud menyingkirkan kedua tokoh itu dari pengaruh Jepang. Pukul 04.00 dini hari, tanggal 16 Agustus 1945, Soekarno dan Hatta oleh sekelompok pemuda dibawa ke Rengasdengklok. Aksi “penculikan” itu sangat mengecewakan Bung Karno. Ia marah dan kecewa, terutama karena para pemuda tidak mau mendengarkan pertimbangannya yang sehat. Mereka menganggap perbuatannya itu sebagai tindakan patriotik. Namun, melihat keadaan dan situasi yang panas, Bung Karno tidak mempunyai pilihan lain, kecuali mengikuti kehendak para pemuda untuk dibawa ke tempat yang mereka tentukan. Fatmawati istrinya, dan Guntur yang pada waktu itu belum berumur satu tahun, akhirnya dibawa serta ke Rengasdengklok. Sementara itu, di Jakarta, antara Ahmad Soebardjo dari golongan tua dan Wikana dari golongan muda terus berdebat membicarakan kemerdekaan yang harus dilaksanakan di Jakarta. Setelah Ahmad Soebardjo memberikan jaminan bahwa Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan pada 17 Agustus 1945, selambat-lambatnya pukul 12.00, akhirnya komandan kompi PETA setempat, Cudanco Soebeno, bersedia melepaskan Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Rombongan Soekarno-Hatta tiba di Jakarta pada 16 Agustus 1945, sekitar pukul 23.00. Mereka langsung menuju rumah Laksamana Tadashi Maeda di Jalan Imam Bonjol No 1. Rumah Laksamana Maeda dipilih sebagai tempat penyusunan teks proklamasi karena Maeda memberikan jaminan keselamatan pada Bung Karno dan Bung Hatta. ■ selamat ginting


suara kampus

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

Kontrol Yes, Obral No? akil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana melontarkan pernyataan kalau pemerintah akan memperketat pemberian remisi bagi para koruptor yang sudah dijatuhi hukuman. “Kontrol yes, obral no,’’ katanya tentang remisi. Lalu, apakah publik sudah bisa bernapas lega? Pemerintah telah berjanji akan memperketat pemberian keringanan hukuman bagi para koruptor. Atau, apakah publik masih tetap akan mengelus dada, melihat masih akan adanya koruptor yang melenggang keluar dari penjara akibat pemberian keringanan hukuman? Ratusan komentar masuk terkait topik kali ini. Karena keterbatasan tempat, Republika tidak bisa memuat seluruh komentar terkait pro dan kontra pemberian remisi tersebut. Pembaca dapat melihat sebagian tanggapan tersebut di Facebook Republika Online. ■

26

EDWIN DWI PUTRANTO/REPUBLIKA

W

MELENGGANG: Agus Condro, terpidana kasus suap cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior BI, melenggang keluar dari tahanan setelah mendapatkan pembebasan bersyarat pada Selasa (25/10) lalu. Terpidana korupsi ini mendapat keringanan karena menjadi justice collaborator.

PRO Hudan Dardiri IAIN Walisongo Semarang Pada Bribe Payer Index (BPI) atau indeks pembayaran suap pada 2011 yang dilakukan Transparency International, tercatat Indonesia menempati ranking keempat dari 28 negara yang melakukan tindak suap terbanyak di dunia. Sebuah prestasi baru sekaligus rapor merah bagi Indonesia. Kenyataan ini semakin mempertegas betapa maraknya praktik mafia hukum di negeri ini. Kebijakan moratorium remisi dan pembebasan bersyarat bagi koruptor merupakan langkah yang sangat tepat karena tindak pidana korupsi yang telah memiskinkan jutaan rakyat adalah kejahatan yang di dalamnya sarat dengan praktik mafia hukum. Di samping itu, moratorium bukan berarti peniadaan terhadap UU yang memberikan hak remisi dan pembebasan bersyarat bagi narapidana, melainkan hanya merupakan pengetatan dan penghentian sementara remisi bagi terpidana korupsi. Jadi, mengapa tidak? Abdul Mujib STAIN Purwokerto Saya sangat mendukung keputusan moratorium yang diambil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atas remisi hukuman terhadap koruptor. Koruptor adalah musuh bersama. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebijakan moratorium ini melanggar UU Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

KONTRA

Tapi, koruptor telah jauh lebih melanggar hukum dan hak rakyat seluruh Indonesia. Koruptor telah memakan uang rakyat, membuat rakyat menderita, dan merugikan negara sehingga mereka tidak layak mendapat remisi. Kebijakan ini merupakan indikasi keseriusan pemerintah dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi. Adapun pendapat sebagian kalangan yang menganggap bahwa ini hanya merupakan pencitraan pemerintah di mata rakyat, itu sah-sah saja. Karena, pendapat yang dikeluarkan oleh seseorang tidak lepas dari kepentingan atau tujuan yang melatarbelakanginya. Kebijakan yang merupakan langkah konkret pemerintah ini ke depannya harus diperkuat dengan dasar hukum yang kuat. Selain tidak menimbulkan pro kontra dan tanggapan negatif, langkah ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah benar-benar serius memberantas korup(tor)si di negeri tercinta ini. Andi Takdir Universitas Muslim Indonesia Makassar Selayaknya undangundangnya direvisi terlebih dahulu agar penerapannya tidak menimbulkan permasalahan baru. Apalagi, hal ini menyangkut nama baik dan kebebasan orang-orang besar yang terjerat hukum. Dan apabila ini terjadi, akan memupus kepastian dalam law enforcement atau penegakan hukum. ■

Zuhron Arofi Universitas Muhammadiyah Magelang

Khairun Najib IAIN STS Jambi

Meringankan hukuman bagi koruptor adalah tindakan yang kurang bijak. Sebab, hukuman yang selama ini telah diberikan bagi koruptor belum memberikan efek jera. Tidak sepantasnya bangsa ini memberikan keringanan bagi mafia-mafia berdasi yang menyengsarakan rakyat. Jika remisi dan pembebasan bersyarat itu tetap diterapkan, berarti bangsa ini tengah mengidap penyakit rabun kebenaran.

Bagi saya, tidak ada yang namanya pembebasan bersyarat bagi para koruptor. Kebanyakan koruptor divonis hanya satu sampai lima tahun, ditambah lagi dengan pembebasan bersyarat. Akhirnya, para koruptor Indonesia tidak dijamah oleh hukum.

Imam Fauzi STAIN Purwokerto Moratorium atau penghentian sementara remisi dan pembebasan bersyarat bagi para koruptor adalah langkah yang tidak menguntungkan. Moratorium akan melanggar HAM seperti dalam UUD 1945. Moratorium dilaksanakan tanpa dilandasi aturan yang jelas. Seharusnya, penerapan moratorium diawali dengan merevisi undang-undang tentang remisi. Kebijakan moratorium remisi dan bebas bersyarat bagi para koruptor juga dapat menimbulkan kekacauan dalam penjara. Karena, kebijakan tersebut sangat diskriminatif bagi para penghuni lapas yang lain.

Siti Nur Elah Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon Koruptor itu ibarat dikasih ati minta ampela. Hartanya, dibagiin aja ke semua ke rakyat yang tinggal di kolong jembatan, kasih makan tuh anak yatim. Bersihin brankasnya. Jangan ada sisa. Buset. enak banget jadi koruptor di Indonesia. Penjaranya sebentar, dendanya kecil. Dapat remisi pula. Nggak heran korupsi bisa jadi warisan moral buat muda-mudi. Mahardhika C Raharja Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Saya melihat ini sebagai upaya pencitraan pasca-reshuffle kabinet. Jika dilihat dari sisi hukum pun, memang jelas bahwa upaya tersebut tidak semestinya dilakukan karena belum ada landasan secara yuridis yang dapat dipertanggungjawabkan sebelum adanya revisi UU. Saya meli-

hat ada upaya menarik yang dilakukan menteri yang baru diangkat. Hal menarik itu terpikirkan ketika ada pendapat bahwa keputusan moratorium bersifat diskriminatif bagi narapidana. Saya melihat itu sebagai gambaran bagi para koruptor jika diperlakukan secara tidak adil di hadapan hukum, seperti ketika mereka melakukan upaya diskriminasi terhadap hak-hak rakyat dalam bentuk korupsi. Ini sebuah gertakan menarik untuk koruptor agar tidak main-main dengan hukum. Erfian STEI Yogyakarta Hukum yang berlaku di Indonesia seolaholah dipermainkan oleh para koruptor. Apabila remisi bahkan pembebasan bersyarat terus dikembangbiakkan, penjahat berdasi mana yang tidak bersyukur. Mungkin idiom ‘semakin banyak hasil korupsi, maka semakin sedikit hukumannya’ akan benar-benar menjadi sumber hukum. Ter utama bila di masa yang datang tidak dibentengi dengan hasil revisi UU yang benar-benar mengikat koruptor. Jangan sampai suara Tuhan yang diwakilkan pada suara rakyat Indonesia mampu dicederai dengan telak oleh para koruptor. Sahlani Al-Ayubi STIE Banten Seharusnya para koruptor diberi

Rubrik Debat Mahasiswa pada Rabu (16/11) akan mengambil tema Efektivitas Pengadilan Tipikor Daerah, Apa Sebaiknya Pengadilan Tipikor Daerah Dibubarkan? Kirimkan pendapat Anda ke: sekretariat@republika.co.id atau infoanda_republika@yahoo.com. Juga bisa dikirim via Facebook (republika kampus dan republika online) serta Twitter @republikakoran

hukuman yang sama dengan teroris. Akibat dari korupsi lebih parah dari terorisme. Tingkat kejahatan korupsi harus sama dengan terorisme. Biar ada efek jera. Kalau tidak bangsa ini hanya mimpi terbebas dari korupsi. M Ali Murtadlo IAIN Sunan Ampel Surabaya Koruptor tidak pantas mendapat remisi. Pemerintah harus mempertimbangkan keadaan masyarakat saat memberikan remisi, khususnya bagi tikus berdasi. Jangan hanya berpegang pada kartu mati aturan berlaku. Koruptor adalah sampah yang mencemari negara. Mereka tidak pantas dikasihani. Kalau remisi tetap diberlakukan, berarti sama saja pemerintah menyuburkan tindak korupsi. Surya Uya IAIN Syekh Nurjati Cirebon Boleh remisi, tapi tinggalnya di pulau kosong. Andi Muhamad Awalludin Universitas Trisakti Tidak perlu ada remisi koruptor karena di sini terjadi diskriminasi hak asasi manusia yang tidak mendapatkan remisi dalam kasus tempe. Indonesia adalah negara hukum yang menjamin HAM. Koruptor memang harus dihukum! ■

infoanda_republika@yahoo.com

republika online

@republikakoran

WAHYU PUTRO A/ANTARA

:: geliat kampus :: UI dan UPH Kedatangan Sa’Unine String Orchestra

Mahasiswa Universitas Bengkulu Gelar Festival Musik

DEPOK –– Kampus Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Pelita Harapan kedatangan Sa’Unine String Orchestra. Di kampus UI, orkestra ini tampil di halaman perpustakaan. Konduktor Sa’Unine String Orchestra, Oni Krisnerwinto, Senin (7/11), mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian upaya mendekatkan mahasiswa dengan musik yang memiliki konsep santai dan dekat dengan penonton. Jika di UI Sa’Unine tampil di halaman perpustakaan, di Pelita Harapan mereka naik panggung di pusat jajanan mahasiswa. Rektor UI, Gumilar Rusliwa Somantri, yang menyaksikan langsung penampilan Sa’Unine String Orchestra mengutarakan rasa kagumnya dengan alunan musik yang dibawakan. Ia menambahkan, UI berniat merangkul seniman untuk menggelar konser di kampus. Agenda musik itu masuk dalam program ’Social Eco Tourism’. Karena itu, Gumilar mendorong para seniman memanfaatkan perpustakaan UI untuk menggelar kegiatan. “Kami mengundang seluruh seniman untuk memanfaatkan perpustakaan terbesar UI. Perpustakaan juga dapat dimanfaatkan sebagai peradaban budaya,” katanya. Konsep santai dan dekat dengan penonton merupakan ciri utama yang diusung Sa’Unine String Orchestra. Kesederhanaan dan kesahajaan dalam setiap penampilan orkestra yang mengusung musik tradisional ini menjadikan konser semakin hidup, bahkan tak jarang mereka tampil dengan guyonan yang menggelitik penonton. ■ antara ed: indira rezkisari

BENGKULU –– Komunitas seni mahasiswa ilmu politik Universitas Bengkulu menggelar festival musik guna menggalang dana. Festival yang dibuat dengan berkeliling kampus itu ditujukan untuk mengumpulkan uang bagi biaya pengobatan seorang anak penderita kanker tulang. Koordinator kegiatan tersebut Dwi Sutisno, Selasa (8/11), mengatakan penyelenggaraan festival musik berjalan tanpa perencanaan panjang. “Ngamen keliling kampus ini merupakan aksi spontan,” ujarnya. Anak yang menderita kanker bernama Ikram (13 tahun). Ia adalah siswa SMP di kelurahan Padang Kemiling, Kota Bengkulu. Ikram menderita kanker tulang akut sejak kecil. Dwi mengatakan dana yang terkumpul mencapai Rp 1,483 juta. Dana sebanyak itu diperoleh bukan hanya dari mahasiswa tapi juga dari para dosen. Selain bermusik di sekitar kampus, komunitas ini melakukan pula aksinya di jalanan sekitar kampus Universitas Bengkulu. “Kami mencoba untuk melatih kesetiakawanan saja agar lebih peka kepada nilai-nilai kemanusiaan. Dengan pagelaran ini, kita berharap agar ada orang atau lembaga yang mampu secara finansial untuk membantu penyembuhan Ikram,” tambahnya. Selain membuat festival musik, komunitas mahasiswa tersebut menggelar diskusi publik. Tema yang diangkat seputar permasalahan kehidupan kampus, yakni mahasiswa idealis versus mahasiswa pragmatis. ■ antara ed: indira rezkisari

AKSI DUKUNG KOMODO: Seorang mahasiswi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Manggarai Flores NTT menggelar aksi dukung Komodo menjadi tujuh keajaiban dunia di depan Gedung Agung Yogyakarta, Sabtu (5/11).

Mahasiswa IPB Teliti Lumut Sebagai Antimikroba BOGOR — Tim mahasiswa Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IPB melakukan penelitian tentang potensi lumut. Selama ini lumut dipandang belum optimal dimanfaatkan, terutama di bidang pengobatan. Penelitian tersebut dilakukan dalam ajang program kreativitas mahasiswa. Ketua tim, I Made Pradipta Krisnayana, Sabtu (5/11), mengatakan penelitian didasari pada belum optimalnya pemanfaatan lumut, khususnya

dalam bidang pengobatan. Serta melimpah dan beragamnya lumut di Indonesia. Tim peneliti bekerja di bawah bimbingan dosen Dr Triadiati. Sedangkan anggota tim peneliti adalah Ivan Permana Putra, Anggianing Tyas Rahayu, Marinda Sari Sofiyana, dan Fitria Dewi. Krisnayana mengatakan tim mengambil sampel lumut di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Jabar, untuk kemudian dikoleksi. Dalam penelitian

diketahui lumut mengandung senyawa penting, antara lain, oligosakarida, polisakarida, gula alkohol, asam amino, asam lemak, hingga zat aromatik. Masih ada sederet lagi kandungan senyawa lumut yang bisa dikaitkan dengan bidang pengobatan medis. Penelitian menunjukkan sebagian besar jenis lumut yang berhasil diambil memiliki kandungan yang dapat mengganggu pertumbuhan atau mematikan bakteri. Diketahui pula jika eks-

trak lumut dengan pelarut air memberikan hasil aktivitas antimikroba terbaik. Beberapa jenis lumut juga ditemukan menunjukkan aktivitas antitumor, antifungal, antimikroba, penghambatan aktivitas trombin, dan relaksasi otot. Untuk menambah kekayaan dunia medis diperlukan penelitian lanjutan. “Bila berhasil diidentifikasi jenis senyawa aktif ekstrak lumut, berpeluang untuk diajukan hak patennya.’’ ■ antara ed: indira rezkisari


gen:i

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011 KOJI SASAHARA/AP

LADY GAGA

Dua Penghargaan asuk ke dalam enam nominasi MTV Europe Music Awards, Lady Gaga berhasil menggondol dua penghargaan, Ahad (6/11) lalu. Dia menyabet award kategori lagu terbaik dan video terbaik. Laman bbc.com menjelaskan kedua piala itu berasal dari lagu ‘Born This Way’. Dalam kategori lagu terbaik, Lady Gaga yang memiliki dandanan unik saat manggung itu mengalahkan lawan-lawan tangguhnya. Di ‘kelas’ yang sama, ada Bruno Mars dengan lagu ‘Grenade’, Jenifer Lopez (‘On the Floor’), Katy Perry (‘Firework’), dan Adele’s (‘Rolling in the Deep’). Sementara itu, untuk video terbaik, ia berhasil mengungguli video milik Beastie Boys.

M

27

ROBERT PATTINSON

Tertarik Bollywood eken memerankan vampir keren di film Twilight, Robert Pattinson memendam hasrat main film India. Dia ingin sekali bisa menjadi bagian dari industri film Bollywood. “Menyanyi dan berakting dalam satu kesempatan akan menjadi kesempatan luar biasa,” ujarnya. Seperti dikutip dari Daily News and Analysis, Senin (7/11), Pattinson mengaku sudah lama menjadi pengagum artis India, Shah Rukh Khan dan Kajol. “Saya terpesona dengan kemampuan akting kedua bintang Bollywood yang terkenal lewat film Kuch Kuch Hota Hai itu,” kata aktor kelahiran London, 13 Mei 1986, ini. ■ setyanavidita ed: reiny

B

■ c16 ed: reiny MATT SAYLES/AP

THE PERFECT HOUSE

WAJAH BARU FILM INDONESIA

FOTO-FOTO: DOK VL-PRODUCTION

Apakah yang sebenarnya terjadi di rumah besar itu?

E

nam bulan terakhir, genre mistis mulai tersaingi oleh film anak, perjuangan, dan tema klasik seperti percintaan. Pada saat bersamaan, Alim Sudio, Affandi Abdul Rachman, dan Vera Lasut memilih genre lain. Mereka menggarap The Perfect House dengan balutan psychological thriller. Di film tersebut, Alim, Affandi, dan Vera mengajak penonton berpikir. Banyak teka teki yang saling berhubungan. Mengingat psychological thriller merupakan subgenre thriller, elemen horor juga akan terasa di The Perfect House. Selain itu, film yang disutradarai Affandi Abdul Rachman ini juga menggabungkan unsur misteri dan drama yang melambatkan tempo cerita. Seperti film psychological thriller lainnya, ketegangan yang diciptakan oleh The Perfect House berasal dari dua karakter yang terlibat konflik.

Sebagai sutradara, Affandi terbilang apik dalam menetapkan setting dan mengolah karakter tokoh-tokoh ceritanya. Anda akan kesulitan menerka misteri yang menjadi inti kisah film yang diproduseri oleh Syaiful Wathan dan Vera Lasut ini jika tidak menonton sampai tuntas. Bagi sineas luar, film bergenre psychological thriller cukup sering diangkat ke layar lebar. Fatal Attraction (1987), Silence of the Lambs (1991), The Game (1997), American Psycho (2000), dan Memento (2000) adalah sederet yang tercatat dalam daftar film populer. Bagaimana dengan The

Perfect House? Mari ikuti pengalaman Julie (Cathy Sharon). Dia adalah seorang guru privat untuk anakanak berkebutuhan khusus. Pada saat hendak pergi liburan, ia mendapat permintaan dari Madam Rita (Bella Esperance) untuk mengajar cucunya. Guru terdahulu menghilang. Kini, Januar (Endy Arfian) jadi tak punya guru privat. Semula, Julie menolak. Namun, begitu mendengar Januar yang yatim piatu, ia berubah pikiran. Julie bersedia meng-

undur rencana liburannya bagi bocah yang tak pernah keluar rumah tersebut. Julie merasa memiliki kesamaan dengan Januar. Keduanya kehilangan orang tuanya dalam kecelakaan mobil. Berhari-hari mengajar Januar, Julie seolah terperangkap oleh kegilaan yang ada di dalam rumah besar Madam Rita. Dia melihat Madam Rita sebagai orang yang sangat disiplin. Segalanya harus sesuai aturan. Segala yang ada di rumahnya harus selalu sempurna.

Sering kali Julie menjadi saksi hidup bagaimana Madam Rita keras mendidik Januar. Bocah itu tak boleh keluar rumah. Madam Rita bahkan selalu mengunci rapat rumahnya agar Januar tidak bisa lari. Setiap hari, keanehan demi keanehan terjadi. Julie sempat tercengang melihat luka pukulan di punggung bawah Januar. Keganjilan berikutnya ia temui ketika berjumpa dengan ibu dari rekannya yang menghilang. SMS terakhir guru privat Januar membuatnya gusar. Ada sebuah rahasia yang sangat besar tersembunyi dalam rumah itu. Sambil tetap mengajari Januar, Julie mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dia bersikeras untuk tidak pergi. Dia ingin membawa serta Januar untuk pergi. Anda mesti menonton akhir cerita untuk mengetahui tepat tidaknya keputusan Julie. ■ c16 ed: reiny dwinanda

:: acara tv :: TV ONE 05.00 Kabar Pagi 06.30 Apa Kabar Indonesia 10.00 Cofee Break 11.30 Mutumanikam 12.00 Kabar Siang 13.30 Ketemu Pepeng 14.30 Kabar Pasar 15.00 Mutumanikam 15.30 Manusia Indonesia 19.30 Apa Kabar Indonesia Malam 21.00 Kabar Malam 22.00 Kabar Arena 23.00 Zona Merah TVRI 05.00 Hikmah Pagi 08.00 Budi dan Kerti 09.00 Monitor Olahraga 10.00 Rumah Publik 11.00 Salam dari Desa 13.30 Pelangi Desa 14.00 Siaran Pendidikan 16.00 Kabar dari Senayan 17.00 Percik Perenungan 18.30 Sinetron Anak 20.30 Musik Perang Bintang 22.00 APC Ambassador Press Club 23.30 English News Service RCTI 05.00 Seputar Indonesia Pagi 06.00 Go Spot 07.45 Dahsyat 12.00 Seputar Indonesia Siang 12.30 Sinema Siang 14.30 Cek & Ricek 15.30 Film Keluarga 17.00 Seputar Indonesia 17.30 Silet 18.00 Sinetron: Dewa 21.00 Sinetron: Anugerah 23.00 Mega Sinema SCTV 04.00 Liputan 6 Pagi 05.30 Kata Ustadz Solmed 06.00 Was Was 07.00 Musik: Inbox 09.00 Halo Selebriti 10.00 FTV Pagi 12.00 Liputan 6 Siang 12.30 FTV: Jesi Bawa Lari Hatiku 17.00 Liputan 6 Petang 17.30 FTV: Pergi Karena Kerja Pulang Karena Cinta 21.00 Sinetron: Pesantren & Rock n Roll 22.33 FTV Utama MNC TV 04.30 Siraman Qalbu 05.30 Sport Pagi 06.00 Upin & Ipin Met Pagi 07.00 Disney Club 09.00 Cerita Pagi 10.30 Di antara Kita 12.00 Layar Kemilau 13.30 Cerita Siang 16.00 Aksi Juara 16.30 Zona Juara 18.00 Animasi Spesal 19.00 Sampeyan Muslim? 20.00 Aishiteru INDOSIAR 05.00 Program Religi Pagi 06.00 Fokus Pagi 07.30 FTV Pagi 09.30 Hitzteria 12.00 The Fugitive: Plan B 15.00 KISS Sore 16.00 Queen of The Reveral

Sebuah Kematian

di Tengah Dunia Ramai

71

“Mengapa kau melukis ibu dan almarhum?” “Karena aku mengira Ibu mengimpikan hal itu.” “Ya, bagaimana kau tahu?” “Karena aku juga ingin pada hal yang sama, tapi belum kesampaian.” “Jangan berkecil hati Putri, kau masih mempunyai waktu yang panjang untuk membuat impian itu terbukti, nyata, dan tidak hanya angan-angan.” “Semoga ….” Air mataku menetes tanpa bisa aku sembunyikan dari Putri, tapi ia bergeming melirik padaku dan mulai melukis lagi. Memang dia berhati tidak saja dari besi, tapi hati itu berbingkai baja. Kalau orang menyebutnya dia perempuan yang tak berperasaan, tak tersentuh oleh kesedihan, kematian, dan kehilangan harta benda. Aku masuk kamar dan tak bermaksud menghiburnya lagi. Buat apa menyentuh baja? Hanya rasa dingin saja yang bakal aku

rasa. Mungkin banyak juga orang zaman ini berkelakuan seperti Putri, mati rasa. Betul juga kalau kita menanti rayuan dan belas kasihan orang hanya rasa kering yang akan tertinggal di hati. Kematian satu orang pasti tak akan dihiraukan orang banyak karena kematian massal karena banjir ataupun kena musibah lain, sudah terlindas oleh keramaian dunia esok harinya. Yang masih kurasai ada keberuntungan pada saat seperti itu masih ada orang yang berhasrat mengubur dan menshalatkannya. Itulah salah satu yang penting untuk orang yang mati walau esok orang akan melupakannya dengan kepentingannya sendiri lagi. Tapi, alhamdulillah masih sempat ada yang berpikir untuk memandikan, mengafani, dan menshalatkannya. Orang pasti tak berpikir sampai ke situ. Yang bersedih hanya merasa iri karena banyak orang, tapi tak merasakan kepedihannya, juga

yang kehilangan keluarga hanya bisa menangis sampai air matanya kering dan sadar semua yang melayat akan pulang tanpa rasa pedih seperti yang dia rasakan. Dia lupa dunia tak pernah menunggu seseorang yang berhenti karena banyak orang selalu memperhatikannya, ya waktu, sejenak orang akan melihat jam dan melihat lagi dan menengok lagi. Seakan yang bersedih itu hanya satu peristiwa yang harus disegerakan tangis atau doa tahlilnya. Aku tertidur dalam ketidakadilan pada keramaian dunia, tak menerima aku pada kepurapuraan sedih mereka. Bertahuntahun hal itu menisik hati kerdilku.Tapi, walau aku sangat sakit hati pada keramaian dunia ini, aku tetap bersyukur karena dalam mimpiku aku diusung di sebuah keranda yang berisi buah dan makanan enak dari toko roti termahal, Vineth. Dan, yang mengiringi keranda itu sebuah band terkenal kesukaan anak muda

18.00 Journey To The West 19.00 Sinetron: Khadijah dan Khalifah 22.00 Mega Asia 00.00 No Limit METRO TV 04.30 Metro Pagi 08.05 8 Eleven Show 13.05 Inovator 13.30 Jakarta - Jakarta 14.30 Metro Sore 15.05 Bisnis Hari Ini 16.05 Discover Indonesia 16.30 Sentilan Sentilun 21.05 Top Nine News 21.30 Mata Najwa 22.30 Journalist On Duty 23.05 Metro Realitas GLOBAL TV 05.00 Dora The Explorer 06.00 Spongebob Squarepants 09.30 Obsesi 10.30 Abdel dan Temon 12.00 Awas Ada Sule 14.00 Petualangan Panji 15.30 Berita Global 16.00 Top Banget 18.30 Sea Game 2011 21.00 Shark Attaack 2 23.00 In Hell ANTV 05.00 Wisata Hati 05.30 Lensa Olahraga 06.30 Mamah Dedeh 07.30 Woow...! 11.00 TBA 12.00 Musik: KLIK! 13.00 Sinema Siang 15.00 Mantap 16.00 Topik Petang 16.30 Fenomania 19.00 Super Deal 2 Milyar 20.30 Sinema Spesial 23.30 Topik Malam TRANS TV 05.30 Islam Itu Indah 07.30 Ranking 1 08.30 Musik: Derings 10.30 Ibu 12.00 Reportase Siang 13.00 Bingkai Berita 15.00 Keluarga Minus 17.00 Reportase Sore 17.30 Insert 18.15 Jika Aku Menjadi 20.00 The Hits 21.00 Bioskop TRANS 7 08.00 Wara Wiri 08.45 Karaoke Keliling 09.15 Ups Salah 10.45 Warna 13.00 Laptop Si Unyil 14.00 Dunia Air 15.00 Brownies 16.30 Redaksi Sore 17.00 Indonesiaku 18.05 Hitam Putih 20.00 Opera Van Java 23.45 Dua Dunia JAK TV 04.30 Silaturahim 05.00 Kalam 08.00 Medika Natura 16.00 Medika Natura 18.30 Tausiah On The Street 19.00 Jakarta Petang (live) 20.00 Talk Show (live) 21.00 B-Jak 22.00 Jakarta Malam (live) 23.00 Bukan Sekadar Obrolan Malam

zaman ini, kerandaku tidak juga menuju pemakaman yang sunyi. Tapi, ke gedung indah mirip balairung yang penuh orang tertawa, tak ada seorang pun yang menangis. Dan, tidurku lelap sampai Shubuh, lupa shalat Tahajud. Pagi itu aku tak bertemu Putri. Rupanya dia telah pergi sebelum aku bangun. Sehelai surat terselip di pintu kamarku: Ibu, aku harus mengejar kereta siang ini ada pameran dan pelelangan di Yogya. Aku akan melelang gambar ibu semalam. Doakan ada yang berminat. Amin.

Bersambung


csr

REPUBLIKA RABU, 9 NOVEMBER 2011

28

FOTO-FOTO: APP

:: sosialita :: DARMAWAN/REPUBLIKA

Membangun Masyarakat

Adaro Siapkan Beasiswa Dokter Spesialis

Sekitar Hutan Oleh Desy Susilawati

Perusahaan kertas harus melakukan inovasi baru dalam program CSR. elama ini perusahaan pulp and paper (bubur kertas dan kertas) dituding sebagai salah satu perusahaan penyebab rusaknya hutan di Indonesia. Sebab, mereka mengambil bahan baku dari hutan dan enggan untuk melakukan reboisasi. Namun, benarkah memang begitu keadaan yang sebenarnya? Lalu apakah mereka memiliki kegiatan corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan yang pro terhadap lingkungan dan sesuai dengan inti bisnis perusahaan? Head of Corporate Public Affairs and Government Relations APP, Wilson TP Siahaan menjelaskan bahwa tudingan masyarakat tersebut tidaklah benar, karena APP bukanlah perusahaan pengelola hutan. “Jadi tidak mungkin merusak hutan,” katanya kepada Republika, pekan lalu Apalagi, lanjutnya, perusahaan yang bernaung di bawah Sinar Mas Group tersebut sangat bergantung pada hutan untuk bahan bakunya. Lagi pula, APP juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat sekitar dan kegiatan CSR baik yang pro terhadap lingkungan, pendidikan, kesehatan atau sesuai dengan inti bisnis. Menurut aktivis Lingkar Studi CSR, Jalal, perusahaan kertas di Indonesia masih mengartikan CSR secara sempit, yaitu sebagai pengembangan masyarakat atau bahkan donasi belaka. Namun demikian, bukan berarti tidak ada perusahaan kertas yang melampaui peer group-nya. “Sama dengan di industri lain, ada berberapa perusahaan dalam industri ini yang sudah melakukan CSR sesuai bisnis intinya. Mereka adalah perusahaan-perusahaan yang relatif progresif dalam wacana dan implementasi CSR,” jelasnya. Bisnis inti dari perusahaan kertas adalah mendapatkan masukan untuk produksi yang utamanya adalah kayu. Dengan demikian, dampak bisnis intinya sangatlah tergantung pada sumber bahan bakunya. “Kalau kayu yang

S

dipergunakan seluruhnya adalah kayu yang berasal dari hutan yang dikelola secara lestari, maka perusahaan itu bisa dinyatakan bertanggung jawab atas bisnis intinya,” tambahnya.

Sesuai inti bisnis Wilson menjelaskan kegiatan CSR APP, pada intinya mengadopsi program capaian Millennium Development Goals (MDGs) pemerintah. Misalnya komit mengurangi penduduk miskin, meningkatkan pendidikan, kesetaraan gender, mengurangi tingkat kematian ibu dan anak, penyakit menular, dan kelestarian lingkungan hidup. Dari poin-poin tersebut APP membagi menjadi empat sub kelompok, yakni pendidikan, ekonomi/masyarakat miskin, kesehatan dan lingkungan. Untuk segi ekonomi, ada sebagian kegiatan yang relevan dengan inti bisnis. Seperti yang dilakukan PT Indah Kiat PP Serang (unit bisnis APP) yang

memanfaatkan rejected paper. Kertas reject diproduksi menjadi kerajinan tangan, misalnya kotak tisu dan lainnya. Pihaknya juga memanfaatkan limbah produksi dari tali bekas pengikat kertas. “Di sini kami melibatkan kaum ibu. Hasilnya mereka ekspor ke kota lain,” ujar Wilson. Ada sekitar 30 kelompok mitra Tjiwi Kimia (unit bisnis APP) yang melibatkan 100 hingga 200 tenaga kerja. Perusahaan ini juga melakukan wakaf Alquran. Kertas yang diproduksi oleh APP digunakan untuk bahan kertas Alquran kemudian di wakafkan ke 65 negara, termasuk Arab Saudi. Kegiatan membagikan Alquran dilakukan sepanjang tahun, khususnya pada bulan Ramadhan. “Sudah ada 20 ribu Alquran yang kita wakafkan,” tambahnya.

Tiga pilar Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) juga mengaku menjalankan usahanya

dengan pola bisnis yang berkelanjutan, serta menyeimbangkan aspek pembangunan sosial dan ekonomi dengan nilai konservasi keanekaragaman hayati dan ekologi. Perusahaan ini menjalankan usahanya berdasarkan tiga pilar bisnis yaitu people, planet dan profit. “Kami patuh terhadap kebijakan pemerintah melalui penerapan pondasi bisnis yang prolingkungan, pro-pertumbuhan, pro-tenaga kerja, dan pro pengentasan kemiskinan,” kata Direktur Utama RAPP Kusnan Rahmin. Pro lingkungan, diterapkan melalui pengelolalaan hutan tanaman mosaic (Mosaic plantation concept atau MPC) dengan melakukan perencanaan spesial, penghutanan kembali, pengelolaan lingkungan, dan pemetaan yang mengutamakan hutan dengan nilai konservasi tinggi. ”Untuk memenuhi komitmen ini, kami menanam sekitar 500 ribu bibit pohon per hari,” paparnya. Menurut Kusnan, melalui program pemberdayaan masyarakat, mereka menekankan bahwa masyarakat harus menjadi bagian dari pertumbuhan dan keberhasilan perusahaan dengan cara menciptakan kesempatan kerja dan peluang bisnis yang menghasilkan multiplier effect, seperti sistem pertanian terpadu atau integrated farming system (IFS). “IFS adalah komponen kunci dalam pembangunan strategi perusahaan untuk meningkatkan keahlian dan menambah pendapatan petani,” ujar Kusnan. Dia menjelaskan selama tiga tahun terakhir, RAPP telah berinvestasi lebih dari Rp 50 milar dalam bentuk berbagai kegiatan sosial, seperti IFS, infrastruktur sosial,edukasi dan program lainnya. Menurut Jalal, perusahaan kertas perlu memikirkan dan menerapkan inovasi dalam ber-CSR. Inovasi berarti pembaruan dengan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan cara-cara sebelumnya. Inovasi dalam ber-CSR menjadi sangat penting lantaran tiga hal. Pertama, agar hasil yang diperoleh penerima manfaat bisa menjadi lebih baik dan menguntungkan mereka. Kedua, agar sumberdaya yang dipergunakan perusahaan menjadi lebih efisien, sehingga return on social investment-nya meningkat. Ketiga, untuk membedakan CSR antara perusahaan yang satu dengan yang lain. n ed: khoirul azwar

Perusahaan pertambangan batu bara nasional, PT Adaro Indonesia akan memberikan beasiswa khusus untuk dokter spesialis. Corporate Social Responsibility (CSR) Manager PT Adaro Indonesia, Abdurrahman di Balangan, Kalimantan Selatan, pekan lalu, mengatakan program beasiswa diberikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di RSUD Balangan. “Kita telah melakukan pembicaraan dengan pemerintah daerah setempat mengenai prosedur dan pelaksanaan pemberian beasiswa khusus untuk pendidikan dokter spesialis,” katanya. Hingga saat ini, RSUD Balangan baru memiliki satu tenaga dokter spesialis, yakni spesialis anak. Sedangkan berdasarkan standardisasi rumah sakit, setidaknya harus ada empat orang dokter spesialis yang bekerja dan aktif melayani kebutuhan kesehatan masyarakat di RSUD Balangan. Karena itulah, lanjut Abdurrahman, seperti diberitakan Antara, melalui program CSR, Adaro Indonesia ikut berperan aktif dalam upaya pengadaan dokter spesialis dengan cara pemberian beasiswa. “Namun, hingga saat ini kita belum menerima kepastian siapa calon penerima beasiswa hasil seleksi dari Dinas Kesehatan setempat," katanya. Beasiswa khusus untuk pendidikan dokter spesialis tersebut rencananya diberikan secara bertahap kepada satu orang yang lolos seleksi setiap tahunnya. Untuk tahun pertama perkuliahan, penerima akan diberikan beasiswa Rp 200 juta dan selanjutkan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga besarannya berbeda dari tahun ke tahun. n ed: khoirul azwar

Lippo Cikarang Gelar Pengobatan Gratis PT Lippo Cikarang Tbk menggelar pengobatan gratis untuk masyarakat di Desa Cicau, Cikarang Selatan, Bekasi, Jabar, beberapa waktu lalu. Pemeriksaan meliputi saluran pernapasan (ISPA), mulut, gigi, telinga dan pengobatan umum, seperti demam atau panas. Sejumlah tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat diterjunkan langsung ke lapangan. Presiden Direktur Lippo Cikarang, Meow Chong Loh mengatakan, pengobatan gratis ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Antusiasme masyarakat dan kerja sama yang diberikan oleh aparat desa serta jajarannya berperan besar dalam menyukseskan program sosial ini. Pogram tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR Lippo Cikarang meliputi bantuan air, perbaikan sekolah, program penghijauan yang dikenal dengan mini nursery program atau program kebun bibit bersama sekolah di kawasan Lippo Cikarang. Juga donor darah yang melibatkan seluruh unit bisnis yang ada di Kawasan Lippo Cikarang. ”Pengobatan gratis ini merupakan salah satu kegiatan CSR yang kami lakukan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di sekitar kami,” katanya. Lippo Cikarang, lanjut Meow Chong Loh, dikenal sebagai basis ekonomi, ysng dikenal dengan light industry yang non-polluted, yaitu industri ringan yang bebas polusi. Kawasan industri Lippo Cikarang memiliki potensi besar untuk pengembangan ke depan. ”Namun kami menyadari sepenuhnya bahwa kesuksesan yang diraih tidak lepas dari dukungan dan kerja sama dengan masyarakat serta aparat setempat. Karena itu sudah seharusnya kami memberikan perhatian dan kepedulian kepada mereka,” paparnya. Kepala Desa Cicau, Dayat Hidayat, menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap program CSR Lippo Cikarang. ”Ke depan kami berharap program ini dapat terus berlanjut dengan jangkauan yang lebih luas,” tuturnya. n anjar fahmiarto

:: kinerja ::

Panitia Kurban Telkom Sebar Hewan Kurban DOKUMENTASI TELKOM

Khoirul azwar anitia Kurban Masjid Darul Ihsan Kantor Pusat Telkom Bandung melakukan pendekatan berbeda dalam menyelenggarakan kurban. Tahun ini mereka menyebar hewanhewan kurban untuk dipotong dan didistribusikan di berbagai wilayah kota Bandung melalui kerja sama dengan panitia kurban setempat. Langkah ini diambil dengan harapan agar kegiatan kurban menjadi lebih optimal, merata, dan benar-benar tepat sasaran. Head of Corporate Communication and Affair PT Telkom Eddy Kurnia menilai langkah menyebar kurban ke berbagai wilayah sangat positif. “Memang baiknya proaktif seperti itu,” ujarnya. Menurut Ketua Panitia Kurban Kantor Telkom Pusat Muhammad, pendekatan kurban secara tersebar memiliki banyak kelebihan. Namun yang paling utama langkah ini akan lebih mendekatkan pelaku kurban

P

dengan masyarakat yang menjadi mustahiknya. Sebaliknya, para mustahik pun akan lebih mudah mendapatkan daging kurban. Disebutkan, dalam konteks ibadah hal itu justru lebih baik, apalagi Idul Adha tahun ini jatuh pada hari Ahad (6/11), ketika area sekitar Gasibu dan Gedung Kantor Pusat Telkom biasanya menjadi pasar rakyat yang selalu disesaki pedagang dan pengunjung.

Lima area Tahun ini panitia kurban Kantor Pusat Telkom mendistribusikan 31 ekor sapi potong ke berbagai tempat yang dibagi dalam lima area. Yaitu area utara (3 lokasi), area selatan (5 lokasi), timur (4 lokasi), barat (3 lokasi), area tengah (3 lokasi). Menurut Muhammad, panitia bukan hanya mengirim sapi potong ke area tersebut, tapi lengkap dengan bantuan biaya operasional pemotongan dan pengelolaan guna mendukung seluruh kegiatan kurban.

“Prinsipnya, kami tidak akan mengambil risiko distribusi terhambat oleh hal-hal yang sebenarnya sederhana,” ujarnya. Potensi kurban di Kantor Pusat Telkom yang dihuni sekitar 500 karyawan itu, lanjut Muhammad, sebenarnya cukup besar. Hanya, tentu saja tidak semua karyawan menitipkan pengelolaan hewan kurbannya ke panitia Darul Ihsan Telkom. Sebagian besar dari mereka melakukan ibadah kurban di tempat lain, seperti di sekitar tempat tinggalnya maupun kampung halamannya. Telkom sendiri, kata dia, akan terus berusaha memperbaiki metode penyelenggaraan kurban dari tahun ke tahun. “Kurban yang dilakukan di lingkungan kantor perusahaan bagaimanapun merupakan bagian dari syiar Idul Adha yang sangat positif dalam memacu antusiasme berkurban di lingkungan karyawan,” papar Muhammad. n

Republika  

Rabu, 9 November 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you