Page 1

WikiLeaks tidak Langgar Hukum Meski WikiLeaks tidak melanggar hukum di Australia, Gillard menuding WikiLeaks telah melakukan tindakan ilegal. Internasional, Hlm 8

Layanan Berlangganan & Customer Service SMS: 08121128899 T: (021) 5821303 No Bebas Pulsa: 08001990990 e-mail: cs@mediaindonesia.com

Rp2.900/eks (di luar P. Jawa Rp3.100/eks) Rp67.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim)

AP/GEERT VANDEN WIJNGAERT

MEDIAINDONESIA .COM

J U J U R B E R S UA R A

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | NO.10887 | TAHUN XLI | 24 HALAMAN

Euforia makin Menggila

EDITORIAL

Jangan Banggakan Naturalisasi

Kiprah timnas Indonesia juga membetot perhatian pemain Manchester United Rio Ferdinand dan pemain Liverpool Ryan Babel. Irvan Sihombing

D

I tengah hiruk pikuk politik dan berbagai kusut masai masalah bangsa yang belum terurai, sepak bola nasional tiba-tiba menjadi oasis. Hadirnya dua pemain naturalisasi ke tim nasional (timnas) PSSI, yakni Cristian Gerard Alvaro Gonzales dan Irfan Bachdim, serta permainan impresif pasukan ‘Garuda’ di ajang AFF Suzuki Cup 2010, mampu menghadirkan euforia publik yang kian menggila. Setelah kemenangan besar atas Malaysia (5-1) dan melumat Laos 6-0, jumlah penonton yang berduyun-duyun ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, terus bertambah. Saat laga melawan Malaysia, jumlah tiket yang terjual baru 28 ribu lembar. Pada laga melawan Laos, tiket yang terjual menjadi 29 ri bu lembar. Namun, begitu laga ketiga penyisihan Grup A kontra Thailand, sekitar 60 ribu orang datang ke Senayan atau naik lebih dari dua kali lipat (lihat grafik). Dalam pertandingan itu timnas Indonesia menang 2-1 atas Thailand. Maka, panitia pun menaikkan jumlah dan harga tiket laga semifinal melawan Filipina di Gelora Bung Karno. Kendati harga tiket dinaikkan hampir dua kali lipat, penonton tetap bertandang menyaksikan langsung aksi tim ‘Merah Putih’. Sebanyak 70 ribu tiket ludes terjual. Begitu juga tambahan tiket 4.000 lembar, tidak satu pun tersisa pada pertandingan leg pertama (16/12). Kemarin, antrean calon penonton yang berburu tiket ke

MI/RAMDANI

ANTRE BELI TIKET: Warga antre di tengah hujan untuk membeli tiket pertandingan semifinal AFF Suzuki Cup 2010 antara Indonesia dan Filipina pada Minggu (19/12) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin.

Senayan untuk semifinal leg kedua yang bakal digelar besok terus terjadi. Mereka rela mengantre sejak pukul 08.00 WIB kendati loket di pintu X sektor 19 dan 20 Gelora Bung Karno baru dibuka 4 jam kemudian. “Enggak apa-apa walau harus nunggu berjam-jam. Habis, saya pusing lihat masalah bangsa yang enggak habis-habis. Mending nonton Irfan Bachdim dan kawan-kawan,” tutur

Lessi, 23, warga Bekasi, Jawa Barat, di sela-sela antrean yang mengular 500 meter itu. “Saya sudah antre 5 jam, tapi belum dapat tiket juga,” keluh Tini, yang mengaku pengagum Christian Gonzales itu. Demam timnas Indonesia juga merambah dunia maya. Nama-nama pemain seperti Irfan Bachdim, Gonzales, Firman Utina, Arif Suyono, hingga punggawa lawas Bambang Pa-

mungkas menjadi trending topic di jejaring mikroblog Twitter. Bahkan, kiprah Indonesia mendapat perhatian bintang Manchester United Rio Ferdinand dan belakangan membetot perhatian Ryan Babel dari Liverpool. “Good Luck to Indonesia and Good luck to @IrfanBachdim10!!!” tulis Ryan seusai timnas menekuk Filipina 1-0. Di mata pengamat sepak bola Ronny Pangemanan, hasil yang

DPD Dukung Sikap DPRD Yogya MESKI RUU Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi domain DPR sejak pemerintah menyerahkan ke DPR pada Kamis (16/12), De wan Perwakilan Daerah (DPD) juga mempunyai kontribusi terhadap RUU itu. Karena itulah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY kemarin menyerahkan hasil keputusan rapat paripurna mereka kepada DPD. Sikap politik yang tertuang dalam Surat Keputusan DPRD DIY No.54/K/DP RD/2010 diserahkan Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana kepada Ketua DPD Irman Gusman

dalam Rapat Paripurna DPD. DPRD DIY dalam rapat paripurna Senin (13/12) memutuskan mempertahankan DIY sebagai daerah istimewa dalam bingkai NKRI. Juga, mengusulkan pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY melalui mekanisme penetapan Sri Sultan Hamengku Buwono dan Sri Pa duka Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY serta mendesak peme rin tah dan DPR segera me nye lesai kan pembahasan RUU Keistimewaan DIY berdasarkan aspek historis, filosofis, yuridis, dan sosiopolitis DIY. “Harapan kami, sikap politik

MI/M IRFAN

SAMPAIKAN ASPIRASI: Ketua DPRD DIY Yoeke Indra (kiri), kemarin, menyerahkan keputusan Rapat Paripurna DPRD DIY kepada Ketua DPD Irman Gusman yang didampingi Wakil Ketua Laode Ida dan GKR Hemas, ini bisa dijadikan dasar pembahasan RUU,” kata Yoeke. Anggota DPD mendukung

sikap DPRD DIY. Mereka menilai DPRD DIY telah menempuh jalur yang tepat, yakni

diraih Timnas kali ini baru sebatas tanda kemajuan. “Belum bisa disebut sebagai kebangkitan.” Komentar senada dilontarkan mantan pemain nasional Ricky Yakobi. “Saya lebih suka menyebut penampilan timnas sudah menggembirakan. Piala AFF belum termasuk event besar. Takutnya, ketika tampil di kompetisi yang lebih besar, timnas justru tidak berdaya.” Kehadiran pemain naturalisasi di timnas memang membawa angin segar bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Tapi, tukas Ricky, jangan terlalu bergantung kepada pemain naturalisasi. “Kunci kebangkitan sepak bola adalah keberhasilan pada pembinaan pemain muda.” (Rin/*/X-7) irvan@mediaindonesia.com Kirimkan tanggapan Anda atas berita ini melalui

mediaindonesia.com atau e-mail: interupsi@mediaindonesia.com

membawa keputusan tersebut ke DPD, institusi yang bersama DPR dan pemerintah akan membahas RUU DIY. Pada kesempatan terpisah, Men dagri Ga ma wan Fauzi menyatakan setelah RUU DIY berada di DPR, tergantung DPR apakah akan membicarakannya dengan masyarakat Yogyakarta ataupun dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam RUU DIY versi pemerintah itu, Sri Sultan Hamengku Buwono dan Paku Alam tidak otomatis menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Namun, keduanya dapat mengikuti pencalonan dengan sejumlah keistimewaan. Jika tidak menjadi Gubernur dan Wagub DIY, keduanya menjadi gubernur utama dan wakil gubernur utama. (Ide/Rin/X-4) Berita terkait hlm 2

UPAYA PSSI membesut tim nasional dengan program naturalisasi pemain asing guna memperkuat tim ‘Merah Putih’ mulai menunjukkan hasil. Dalam ajang Piala Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) 2010 yang masih berlangsung, hingga babak semifinal Indonesia menjadi tim paling menonjol. Dengan determinasi dan produktivitas gol yang berhasil dicapai saat menghadapi Malaysia dan Laos di babak penyisihan, tim ‘Merah Putih’ menunjukkan permainan yang selama ini tidak pernah berhasil ditampilkan. Setelah menundukkan Thailand, di babak semifinal pertama skuat ‘Merah Putih’ pun berhasil mengalahkan ‘tuan rumah’ Filipina sekalipun hanya dengan skor 1-0. Dengan semua kemenangan itu, tim nasional pun mulai meraih simpati penonton sekaligus menumbuhkan bibit kebanggaan atas tim nasional yang sudah lama pupus dan belum pernah berhasil dibangkitkan kembali. Ada dua kunci kemajuan. Pertama, peranan pelatih asal Austria, Alfred Riedl. Jalan pintas Ia tidak hanya keras mene- naturalisasi akan gakkan disiplin, tetapi juga mampu meramu permainan menghambat menyerang yang atraktif. kemampuan Kedua, kontribusi pemain bangsa untuk naturalisasi Cristian Gonzales, yang kemudian juga mengembangkan menjadi pijakan bagi Badan potensi sendiri. Suatu Tim Nasional (BTN) PSSI untuk melangkah lebih jauh hari, karena frustrasi lagi menerapkan konsep dengan kemampuan naturalisasi. Kewarganegaraan dua pemimpin nasional, pemain keturunan asal Be- jangan-jangan landa segera diproses untuk masuk tim nasional. Lima kita pun latah me pemain asing lainnya pun naturalisasi pemimpin sudah masuk daftar berikutnya demi memperkuat asing.’’ tim nasional menghadapi ajang SEA Games dan Pra-Piala Dunia 2011. Harus diakui, program naturalisasi pemain, sampai tingkat tertentu, telah menciptakan perbedaan dalam persepakbolaan nasional kita. Pertanyaannya, bukankah itu jalan pintas yang kelak justru menghancurkan kapabilitas anak bangsa? Sebaiknya kita belajar dari Singapura. Inilah negara ASEAN pertama yang menerapkan konsep naturalisasi pemain pada 2002 dengan hasil yang membanggakan. Tapi sekarang, di Piala Suzuki AFF 2010 ini, Singapura remuk. Setiap negara tentu memiliki alasan untuk menjalankan program pewarganegaraan itu. Singapura yang berpenduduk 5 juta jiwa masuk akal menggunakan naturalisasi sebagai jalan keluar. Dengan jumlah penduduk lebih dari 230 juta jiwa, tepatkah kita menerapkan konsep itu? Harus dicermati pula jangan sampai naturalisasi menjadi andalan untuk membenahi olahraga atau bidang-bidang lain yang karut-marut di negeri ini. Sekalipun naturalisasi merupakan metode yang sah, ia hanya efektif jangka pendek. Itulah sebabnya Malaysia tegas menolak naturalisasi dan memilih menempuh jalan panjang yang lebih membanggakan, yaitu membina atlet muda. Alih-alih mengatasi persoalan substansial, naturalisasi yang merupakan jalan pintas itu akan menghambat kemampuan bangsa untuk mengembangkan potensi sendiri. Suatu hari, karena frustrasi dengan kemampuan pemimpin nasional, jangan-jangan kita pun latah menggunakan naturalisasi pemimpin asing. Anda ingin menanggapi ”Editorial” ini, silakan kunjungi: mediaindonesia.com


2 | Politik & HAM

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Jangan Sibuk Cari Pembenaran

INTERUPSI Selengkapnya di mediaindonesia.com

PENGANTAR RAPAT Paripurna DPR yang beragendakan pengesahan RUU Partai Politik seolah berubah menjadi forum pengadilan terhadap Mendagri Gamawan Fauzi. Setelah Wakil Ketua DPR Pramono Anung (F-PDIP) membuka rapat dan membacakan surat yang masuk, di antaranya tentang RUU DIY, anggota DPR Aria Bima (F-PDIP) menginterupsi dan menilai Mendagri tidak bijak menghadapi persoalan Yogya. Berbagai tanggapan disampaikan pembaca melalui Mediaindonesia.com, interupsi@mediaindonesia.com, serta facebook Harian Umum Media Indonesia. Berikut petikannya.

Kok tidak Demokratis

MI/M IRFAN

SIKAP 6 fraksi DPRD justru dinilai oleh pemerintah tidak mewakili 5 juta warga DIY. Ditambah, 15 ribu massa di luar kantor DPRD DIY kok masih dianggap tidak demokratis? Mau demokrasi bagaimana lagi? Ariansh Anshar

Tidak Perlu Kecewa

Cari Dalih

SEYOGIANYA Mendagri tidak perlu kecewa dengan interupsi anggota dewan. Karena persoalan yang dibahas kan pengesahan RUU Parpol! Kok mau menanggapi soal RUU DIY yang baru mulai akan dibahas. Perisai Nusantara

INI adalah bukti pemerintah, yang diwakili oleh Mendagri tidak mau mendengar suara rakyat dan hanya berkutat sekitar dalih pembenaran diri sendiri. Sudah waktunya pemerintah sadar dan mengerti arti demokrasi, dan berbuat konsisten sesuai prinsip yang dianut dan disetujui bersama. Kahar Zakir

Dewan Cari Muka

Banyak Hujatan

SEBENARNYA yang merusak sistem pemerintahan ya dewan. Rakyat sudah enggak ada yang percaya dewan. Bisanya menghujat, tapi enggak bisa kasih solusi. Wakil rakyat itu hanya untuk kepentingan kelompok sama individu. Djoko Darmanto

AKHIRNYA Mendagri bungkam juga. Belajarlah sejarah, Pak. Jangan malah bikin sejarah yang dihujat orang banyak. Terlalu banyak hujatan dari rakyat untuk Mendagri Amilia Mastra

Pemerintah Benturkan DPRD DIY dan Rakyat Parpol yang bergabung dalam sekber mitra koalisi pendukung pemerintah belum sependapat terkait RUU DIY. Aryo Bhawono

P

A RTA I P e r s a t u a n Pembangunan (PPP) menegaskan sikapnya untuk berpihak pada penetapan Sri Sultan Hamengku Buwono sebagai Gubernur DIY. Apalagi pemerintah telah memasukkan draf RUUK DIY kepada DPR, dan tetap berkeras bahwa kepala daerah DIY ditentukan melalui pemilihan di DPRD. Sekretaris Fraksi PPP Romahurmuzy mengungkapkan rumusan itu bakal mengadu masyarakat DIY dengan DPRD. “Yang saya lihat, pemerintah justru melempar konflik ke DPRD. Karena masyarakat masih menolak konsep pemerintah,” tegasnya di Jakarta, kemarin. Menurut Romahurmuzy, gerakan untuk mendukung penetapan telah menjadi gerakan semesta. Ia mengaku mendapat laporan masyarakat DIY kini menggelar lomba spanduk dukungan

untuk penetapan Sri Sultan Hamengku Buwono sebagai gubernur DIY. “Kalau kewenangan pemilihan gubernur ke DPRD DIY seperti dalam draf RUUK DIY, penolakan masyarakat akan berhadapan dengan DPRD.” Ia membantah sekretariat bersama (sekber) parpol mitra koalisi pendukung pemerintah sudah memutuskan untuk mendukung konsep keistimewaan pemerintah melalui RUUK DIY. Partai Amanat Nasional (PAN) justru menyatakan belum bersikap soal polemik DIY meski Ketua Harian Sekber Partai Koalisi Aburizal Bakrie menyatakan sekber akan satu suara dengan pemerintah. PAN merupakan satu dari enam fraksi DPR yang bergabung dalam koalisi. “Kita tidak tahu di mana perubahannya, masih wait and see. Kami akan dalami lebih jauh yang penting agar RUU itu jangan sampai menabrak UUD,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR dari F-PAN Hakam Naja.

Yang saya lihat, pemerintah justru melempar konflik ke DPRD.’’ Romahurmuzy Sekretaris Fraksi PPP Ia menyatakan sekber perlu duduk bersama sebelum menentukan sikap soal DIY. “Setgab perlu duduk bersama satu putaran lagi setelah draf resmi dikirim,” cetusnya. Begitu juga dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang terus mencari formula tengah untuk DIY. “Sikap kami tentang masalah Yogya sudah dideklarasikan bahwa ini kan keputusan politik. Itu ada dua sisi, efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan dan aspirasi masyarakat. Dua-duanya harus diformulasikan. Harus ada formula tengah untuk keduanya. Tidak bisa hanya melihat dari satu sisi,” tegas Presiden PKS Luthfi Hassan Ishaaq. Salah satu formula yang ditawarkan PKS adalah merinci aturan penetapan Sultan seba-

gai gubernur dengan tetap memasukkan pemilihan sebagai alternatif jalan keluar untuk kondisi tertentu. Ia menilai pemilihan diperlukan jika sewaktu-waktu Sultan sudah tidak lagi menginginkan posisi gubernur. Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso membantah sekber akan mendukung pemilihan, sesuai dengan ide dari pemerintah. “Belum ke arah sana karena Pak Ical (Aburizal Bakrie) belum membicarakan. Kecuali kemudian rancangan sudah diproses di DPR,” tuturnya. Ia menjelaskan sesuatu yang wajar jika Aburizal menyatakan hal tersebut karena forum sekber digunakan untuk mendapatkan titik temu atas suatu masalah, termasuk Yogya. Pertemuan itu terdapat pada kesepahaman bahwa keistimewaan Yogyakarta harus dipertahankan dalam bingkai NKRI tetapi hal itu tidak boleh menentang UUD. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, pembahasan sekber mengenai RUUK DIY belum final. Demokrat berharap sekber satu suara mengenai RUU tersebut. (Din/*/R-2) bhawono@ mediaindonesia.com

MI/M IRFAN

BANYAK KURSI KOSONG: Penutupan masa Rapat Paripurna DPR 2010 diwarnai ketidakhadiran ratusan anggota dewan di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Dari 560 anggota dewan, hanya 307 yang hadir saat sidang dibuka, selebihnya 253 orang tidak hadir.

Target Tinggi Prolegnas cuma buat Cari Untung DPR diduga cuma ingin mendapatkan keuntungan pribadi secara halal sehingga memasang target tinggi Program Le gislasi Nasional (Prolegnas). Direktur Monitoring, Advokasi, dan Jaringan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Ronald Rofiandri di Jakarta, kemarin, mengatakan jika target Prolegnas tinggi, tentu berpengaruh pada penyesuaian anggaran. Bentuk keuntungan pribadi itu, imbuh dia, seperti tunjangan atau uang rapat dalam pembahasan legislasi. “Sehingga, makin banyak rancangan undang-undang (RUU) yang dibahas, makin banyak benefit-nya. Apalagi kalau pakai studi banding ke luar negeri. Jadi, anggota DPR bisa mendapat keuntungan tambah-

an secara halal,” katanya. Ketua DPR Marzuki Alie dalam Rapat Paripurna DPR di Jakarta, kemarin, mengakui penuntasan pembahasan legislasi di DPR selama 2010 masih jauh dari harapan. DPR baru mampu menuntaskan 16 rancangan undang-undang (RUU) dari target 70 RUU. “Dalam penyusunan prioritas Prolegnas tahun 2010, capaian masih jauh dari yang diharapkan.” kata Marzuki. Ia berkilah, penyusunan prioritas Prolegnas 2010 merupakan penyusunan Prolegnas perdana oleh anggota DPR periode 2009-2014. Sehingga, pada awal 2010, mereka masih disibukkan dengan penyusunan draf RUU ataupun naskah akademik. Anehnya, DPR tetap memasang target tinggi untuk

pembahasan legislasi pada 2011. Seperti pernah diungkapkan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Ignatius Mulyono, DPR memiliki target menuntaskan 91 RUU. Jumlah itu terdiri dari 16 RUU prioritas 2010 yang sudah masuk pembahasan tingkat I, 5 RUU prioritas 2010 yang sedang diharmonisasi, dan 70 RUU Prolegnas 2011. Rapat Paripurna DPR, kemarin, sekaligus menutup masa persidangan kedua DPR 2010-2011. Sehingga, DPR kembali memasuki masa reses yang berlangsung hingga 9 Januari. Dalam rapat paripurna itu, masih banyak anggota dewan yang membolos. Rapat dibuka setelah 307 dari 560 anggota dewan mengisi absensi. Artinya, sebanyak 253 anggota yang tidak hadir. (Ant/P-1)

Isu Politik di East Asia Summit ISU-ISU politik akan lebih relevan dalam dialog ketika Indonesia menjadi ketua ASEAN dan tuan rumah East Asia Summit 2011. Apalagi anggota East Asia Summit (EAS) bertambah menjadi 18 negara dengan masuknya Amerika Serikat (AS) dan Rusia. “Untuk East Asia Summit di Indonesia tahun depan itu juga menandai kehadiran atau bergabungnya dua negara lain, yaitu AS dan Rusia, di samping 16 anggota yang ada. Forum ini akan sekaligus lebih relevan untuk mendialogkan isu-isu politik dan keamanan di kawasan Asia,” ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembukaan sidang kabinet paripurna di kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Dalam sidang tersebut hadir juga Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan.

ABROR

Susilo B Yudhoyono Presiden RI Selaku tuan rumah, kata Presiden, Indonesia memiliki tradisi menjadi tuan rumah yang baik, sukses sebagai penyelenggara baik secara materi maupun hasil dari pertemuan. EAS direncanakan berlangsung pada tahun depan yang akan dihadiri Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa

menjelaskan mengenai pelaksanaan ASEAN Summit yang direncanakan berlangsung di Indonesia sebanyak dua kali, April dan Oktober atau November 2011. Dalam ASEAN Summit yang bertema ASEAN community in a global community of nations, lanjutnya, ada sejumlah tantangan yang dibahas, seperti ekonomi, sosial budaya, dan pentingnya peran ASEAN. “Sekjen ASEAN memaparkan peran yang bisa diberikan Indonesia, misalnya dalam mengatasi situasi di semenanjung Korea, di laut China Selatan, dan per kem bangan di Myanmar,’’ papar Marty. Surin Pitsuwan mengatakan, Indonesia harus proaktif untuk memimpin ASEAN ke panggung dunia. Sikap proaktif pun telah ditunjukkan Presiden Yudhoyono. (Rin/R-2)


Politik & HAM | 3

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Parpol Kecil Merasa Disudutkan Ketatnya pertarungan politik mengakibatkan terjadi barter pasal di paket UU Politik. dengan parpol lain, kepengurusan pada setiap provinsi dan paling sedikit 75% dari jumlah kabupaten/ kota pada provinsi yang bersangkutan, dan paling sedikit 50% dari jumlah kecamatan pada kabupaten/ kota yang bersangkutan, kantor tetap pada tiap tingkatan, serta rekening atas nama parpol. Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lili Romli menyarankan jadwal verifikasi sebaiknya ditunda. Apalagi, imbuhnya, ada kemungkinan UU Parpol hasil revisi bakal digugat ke MK. “Berarti ada maksud politik dengan bersikap cepat seperti ini. Apakah untuk menyingkirkan parpol kecil? Lebih baik tunggu sehingga tidak ada asumsi dan tidak memperumit langkah hukum oleh parpol kecil,” tuturnya.

Aryo Bhawono

P

EMERINTAH berniat membinasakan partai politik (parpol) kecil dengan mengagendakan tahapan verifikasi tanpa menunggu pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Parpol. “Tidak bisa dilakukan sebelum UU disahkan. Dari dulu, parpol di luar parlemen selalu dipojokkan. Ini sama dengan pemusnahan,” tegas Sekjen Front Persatuan Nasional (FPN) Didi Supriyanto di Jakarta, kemarin. Selama RUU itu belum disahkan, lanjutnya, UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Parpol masih berlaku. Ditambah lagi, sejumlah parpol dipastikan menggugat RUU itu setelah disahkan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Rapat Paripurna DPR pada Kamis, 16 Desember 2010, baru menerima RUU tentang Parpol untuk disahkan sebagai UU. RUU itu adalah revisi dari UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Parpol. Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar langsung menyatakan memulai tahapan verifikasi parpol pada 17 Januari 2011. Menurut Patrialis, proses verifikasi akan tuntas dalam kurun waktu enam bulan. “Verifikasi sangat bergantung pada inisiatif untuk mendirikan kantor yang diakui camat, bupati, wali kota, hingga gubernur,” paparnya. Proses verifikasi harus selesai paling lambat 2,5 tahun sebelum pemilu. Artinya, jika pemilu berlangsung pada 2014, verifikasi setidaknya selesai pada pertengahan 2012. Parpol yang telah memiliki status badan hukum berdasarkan UU No 2 Tahun 2008 juga harus menjalani verifikasi. Untuk memperoleh status badan hukum, setiap parpol harus memenuhi sejumlah persyaratan. Syarat itu adalah mempunyai akta notaris pendirian, memiliki nama, lambang, atau tanda gambar yang tidak mempunyai persamaan pada pokoknya

MI/SUSANTO

MENUJU PEMILU 2014: Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berbicara dalam konferensi pers seusai membuka workshop Partai Demokrat di Jakarta, kemarin. Workshop membahas penataan kembali Undang-Undang Politik serta kesiapan partai menuju Pemilu 2014.

Reformasi Birokrasi cuma Habiskan Anggaran SALAH satu cara mempercepat pelayanan publik adalah dengan memangkas jumlah lembaga pemerintahan. Opsi ini seharusnya dapat direalisasikan Tim Reformasi Birokrasi yang dipimpin Wakil Presiden (Wapres) Boediono, daripada terus menghabiskan anggaran. Demikian benang merah yang mengemuka dalam seminar nasional reformasi birokrasi, yang diadakan Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI), di Jakarta, kemarin. “Indonesia negara yang memiliki lembaga terbanyak dunia akhirat. Sedikitnya 550 lembaga mulai dari kementerian hingga tingkat kabupaten/ kota. China saja hanya memiliki 11 lembaga, Amerika Serikat 15

lembaga, bayangkan berapa banyak meja dan pintu yang harus dilalui di Indonesia?” ungkap Wakil Ketua MIPI, M Mas’ud Said. Pun, meski sudah dibentuk tim khusus, dosen ilmu politik FISIP Universitas Indonesia (UI) Chusnul Mar ’iyah menambahkan, proses reformasi birokrasi di Indonesia tetap saja lambat. Pelayanan publik masih lemah dan malah memperlambat proses pelayanan. “Meskipun sudah dicanangkan reformasi birokrasi, budaya memperlambat urusan menjadi hal yang biasa,” timpalnya. Dari sisi legislasi, Mas’ud menambahkan, reformasi birokrasi di Tanah Air bisa didorong dengan mempercepat

penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Administrasi Pemerintahan, RUU Kode Etik Penyelenggara Negara, RUU Kepegawaian Negara, serta RUU Tata Hubungan Kewenangan antara Pemerintahan Pusat dan Daerah. “Lembaga negara harus nirlaba alias tidak mencari keuntungan. Karena, pegawai negeri adalah pelayan rakyat.” Terkait reformasi birokrasi, pemerintah telah menganggarkan dana cadangan remunerasi Rp14 triliun untuk enam kementerian dan lembaga (K/L) dalam APBN Perubahan 2010. Enam K/L itu yakni Kemenko Kesra, Kejaksaan Agung, Kepolisian RI, Kemenko Polhukam, Kemenperin, dan BPPT. (*/P-4)

Barter pasal Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengakui tahun 2010 sangat diwarnai dinamika politik yang sarat dengan saling curiga dan untung rugi. Termasuk, lanjutnya, dalam pembahasan paket UU Politik yang sarat dengan logika kekuatan politik. “Kadang-kadang ada tukar-menukar pasal atau ayat,” katanya saat workshop yang diselenggarakan oleh Partai Demokrat bertema Menata kembali UU menuju Pemilu 2014. Sementara untuk pembahasan revisi UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu, lanjutnya, Partai Demokrat menawarkan parliamentary threshold (ambang batas parlemen) 4% hingga 5%. Dalam UU 10 Tahun 2008, ambang batas parlemen sebesar 2,5%. “Jadi idenya bukan pemasungan parpol, mendiskriminasi, atau membunuh peluang partai baru atau yang belum berhasil. Tapi ini memberikan kesempatan bagi semua partai membuktikan diri untuk mendapatkan suara,” papar Anas. (*/P-1) bhawono@mediaindonesia.com

DINAMIKA Nomor Induk Tunggal Selesai 2011 MENTERI Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan penerbitan nomor induk kependudukan (NIK) tunggal secara nasional akan selesai pada 2011. “Pada 2011 saya harapkan akan tuntas NIK tunggal, agar bisa berlanjut ke e-KTP (kartu tanda penduduk elektronik) dan 2012 selesai e-KTP,” kata Gamawan seusai pencanangan penerbitan NIK secara nasional di Kantor Kelurahan Menteng, Jakarta, kemarin. Pada 2010, pemerintah menargetkan penyelesaian pemutakhiran data penduduk di 497 kabupaten/kota dan penerbitan NIK di 329 kabupaten/kota. Penerbitan NIK akan dilanjutkan pada 2011 di 168 kabupaten/kota. Kemudian pada 2011 dimulai penerbitan e-KTP di 197 kabupaten/kota. Adapun sisanya di 300 kabupaten/ kota akan diselesaikan pada 2012. Anggaran untuk pengadaan e-KTP ini diusulkan sekitar Rp6,6 triliun. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menegaskan kesiapan melaksanakan pemutakhiran data penduduk, penerbitan NIK, dan KTP elektronik. (Ant/R-2)

KPK Tugaskan Jaksa Perwakilan KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menugaskan jaksa perwakilan di daerah setelah beroperasinya pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) di Surabaya, Semarang, dan Bandung. “Dalam waktu dekat kami akan menugaskan perwakilan di ketiga daerah itu,” kata juru bicara KPK Johan Budi SP, di Surabaya, Jawa Timur kemarin. Namun, sebelumnya dia akan berkoordinasi dengan ketiga kejaksaan tinggi (kejati), yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. “Tugas perwakilan seperti apa, nanti kami bicarakan dulu dengan kejati,” tutur Johan seusai menghadiri peresmian serentak Pengadilan Tipikor Surabaya, Semarang, dan Bandung oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin Tumpa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Harifin menyebutkan pendirian pengadilan tipikor di daerah masih terkendala keterbatasan dana dan SDM. (Ant/R-2)

Payung Hukum Industri Pertahanan TAHUN 2013 menjadi target konkret Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) dalam pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Itu sebabnya revitalisasi industri pertahanan dinilai sangat penting untuk memaksimalkan produksi dalam negeri. “Tugas wajib KKIP menyangkut tiga hal strategis, yakni penentuan kualitas, distribusi, dan harga alutsista yang digunakan TNI dan Polri,” ujar juru bicara KKIP Silmy Karim di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, kemarin. Berdasarkan Perpres Nomor 42 Tahun 2010 tentang KKIP, lembaga ini bertugas mengoordinasikan kerja sama luar negeri dalam rangka memajukan dan mengembangkan industri pertahanan. Selain itu, pelaksanaan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan juga diharapkan lahir dalam bentuk UU mengenai industri pertahanan. “DPR-lah yang mendorong pembentukan RUU revitalisasi ini, sehingga kami (KKIP) yakin akan lahirnya payung hukum untuk menggerakkan industri pertahanan,” papar Silmy. (*/R-2)


4 | Megapolitan

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

LINTAS BERITA Fajar Prihantoro Jabat Kabaharkam Baru

PENYELUNDUPAN SABU: Seorang warga Iran berinisial MDN, 50, yang berusaha menyelundupkan sabu cair dalam botol kosmetik, ditangkap aparat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin. MI/JHONI KRISTIAN

DPRD Ganjal Pelantikan Wali Kota Depok DPRD Kota Depok tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi pelantikan Nur Mahmudi sebagai Wali Kota Depok kepada Mendagri. Kisar Rajagukguk

P

ELANTIKAN Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok yang semula akan dilaksanakan pada 26 Januari 2011 terancam batal karena Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jawa Barat membatalkan proses pemilihan umum kepala daerah (pemilu kada) Kota Depok. Pengguguran proses pemilu kada Kota Depok berdampak terhadap pelantikan Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdul Somad yang memenangi pemilihan Wali Ko ta-Wakil Wali Kota Depok 16 Oktober 2010. DPRD Kota Depok memutuskan tidak jadi membentuk Badan Musyawarah tentang

pengesahan dan pelantikan Nur Mahmudi-Idris. Sebab DPRD Kota Depok menghormati putusan pengadilan PTUN Jawa Barat yang mengabulkan gugatan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

Hal itu dikatakan anggota DPRD yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Kota Depok Babai Suhaimi. “Kami tidak akan merekomendasikan Nur MahmudiIdris kepada Mendagri. Kami tidak ingin kasus hukum menimpa lembaga DPRD di be-

lakang hari. KPU Kota Depok sebagai penyelenggara pemilu kada harus bertanggung jawab atas kesalahan hukum yang telah diperbuatnya dalam pemilu kada yang lalu,” ujar Babai kepada Media Indonesia, kemarin. Sebagai informasi, PTUN Jawa Barat, Rabu (15/12) membatalkan Surat Keputusan (SK) KPU Kota Depok Nomor 18/KPPS/R/ KPU/Kota/011.329.181/2010, terkait dengan penetapan Yuyun Wira Saputra-Pardi Supriatna sebagai pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok. Pasangan Yuyun-Pardi seharusnya tidak boleh ikut pemilu kada karena terkendala dukungan suara partai politik (parpol). Untuk meloloskan Yuyun-Pardi, KPU Kota Depok menggunakan dukungan ganda DPC Partai Hanura Kota Depok. “Dalam aturan pemilu kada, seorang calon kepala daerah-wakil kepala daerah tidak diperbolehkan menggunakan dukungan ganda. Inilah yang digugurkan PTUN Jawa Barat,” jelas Babai. Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok Syamsu Marasabessy mengatakan pencalonan empat pasangan calon kepala daerahwakil kepala daerah harus diu-

lang dari mulai nol karena KPU Kota Depok telah melakukan kesalahan hukum. “DPC Partai Hanura akan melakukan perlawanan hukum jika Nur Mahmudi-Idris dilantik,” tandasnya. Sia-Sia Namun, menurut pakar hukum tata negara Refly Harun, keputusan yang dikeluarkan PTUN Jawa Barat tidak membuat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi batal. Jadi ia menilai keputusan PTUN itu sebagai keputusan yang sia-sia. “Di MK kan sudah putus. Dan putusan MK itu final dan mengikat,” jelas Refly. Refly menambahkan, praktik serupa, yakni menggugat keabsahan pemilu kada ke PTUN, kerap terjadi. Itu dilakukan pihak yang kalah dalam pemilu kada. Ia pun pernah menangani perkara serupa dalam pemilu kada di Belitung Timur. “Pertanyaannya sekarang, kapan kita harus bentuk pengadilan khusus pemilu untuk mencegah hal seperti ini terulang kembali,” tandasnya. (*/J-2) kisar@mediaindonesia.com

Berziarah di Makam Sampah

I

IKLAN 90 X 195

NI benar-benar kenyataan. Orang-orang yang berziarah ke Taman Permakaman Umum (TPU) Rawa Kopi, Jakarta Barat, harus pandai-pandai menutup hidung. Keharusan itu bukan karena peraturan yang berlaku di sana, melainkan bau busuk yang menyengat. Ratusan, bahkan ribuan lalat hijau beterbangan membentuk motif bintik-bintik hitam dan terus menari-nari di sekitar peziarah. Terlihat beberapa orang yang nyekar ke makam keluarga mengenakan masker. Muara kebusukan itu adalah tempat pembuangan akhir (TPA) sampah seluas lapangan sepak bola, membentang luas di sebelah kompleks permakaman. Kedua lahan hanya dibatasi pagar terbuka setinggi 1,5 meter. “Dulu TPA itu empang untuk nyari ikan. Tapi, kemudian pemilik lahan membuatnya menjadi TPA sampah,” ungkap Sarnudji, Staf TPU Rawa Kopi, kemarin. Gunung sampah di sana berdampak pada usaha yang ada di sekitar permakaman. Warung makan dan minuman gulung tikar. Ali, 58, pembersih kuburan yang telah bekerja di TPU selama 35 tahun, misalnya. Usaha jual es buahnya enggak laku karena bau dan lalat mengerubungi. Ali sangat berharap

mendapat tambahan pemasukan karena rata-rata per hari hanya mendapatkan satu atau dua peziarah. Setiap peziarah biasanya hanya memberikan Rp10 ribu untuk jasanya membersihkan makam. Onggokan sampah setinggi lebih dari 4 meter tersebut sudah berada di sana sejak 2007. Tidak hanya sampah, puluhan gubuk-gubuk kecil, tempat para pemulung tinggal, ikut menghiasi lahan yang dikelilingi rawa. Sore itu, sebuah keranda diusung ke permakaman. Pengusung keranda sibuk meludah memerangi bau. Pengiring jenazah buru-buru menutup hidung. Sekitar 4 meter dari kerumunan orangorang berpakaian hitam itu, tampak seorang pemulung

perempuan sedang membakar sampah. “Pemakaman dipercepat gara-gara keluarga tidak tahan bau sampah,” kata Udin, penjaga makam. Sampah di tempat itu, menurut Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat Amir Sagala, berasal dari sejumlah hotel berbintang, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit. Sejak April, TPA liar tersebut telah ditutup. Namun, sampah masih dibiarkan menggunung. Pihak sudin kebersihan belum mengangkutnya karena khawatir dengan keselamatan petugas dan kendaraan yang digunakan. Pasalnya, pengelolaan sampah melibatkan preman yang berpengaruh di Jakarta. (*/J-1)

METRO TV/RAFKI HIDAYAT

BERZIARAH: Warga berziarah di TPU Rawa Kopi yang berdekatan dengan tempat pembuangan sampah di Jakarta Barat, kemarin.

SETELAH kosong selama dua bulan, posisi Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri akhirnya diisi Irjen Fajar Prihantoro, kemarin (17/12). Ia sebelumnya menjabat Kapolda Nanggroe Aceh Darussalam. “Iya, Fajar Prihantoro jadi kabaharkam,” ujar Kadivhumas Mabes Polri Irjen Iskandar Hasan kepada wartawan, kemarin. Posisi Kabaharkam sebelumnya kosong setelah ditinggal Jenderal Timur Pradopo yang naik menjadi kapolri. Kabaharkam merupakan posisi strategis karena membawahkan sejumlah kesatuan di Polri, antara lain Polairud, Polisi Wisata, Polantas, Kesatuan Sabhara, dan jajaran Polda. Posisi Fajar sebagai Kapolda Aceh akan digantikan Iskandar Hasan. Sementara itu, posisi Kadiv Humas Mabes Polri akan dijabat Irjen Anton Bachrul Alam. Posisi Anton sebagai staf ahli Kapolri akan diisi Irjen Alex Bambang Riatmodjo. (*/J-2)

Jalan Gatot Subroto bakal Dilebarkan PEMPROV DKI Jakarta berencana melebarkan ruas Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Tepatnya, ruas jalan dekat Mal Plaza Semanggi arah ke Jl Gatot Subroto termasuk depan Hotel Crown, Yamaha, dan Gardu PLN. “Ruas jalan tersebut akan dilebarkan hingga 7 meter. Panjangnya 200-300 meter. Namun, pelebaran ini hanya dilakukan pada satu ruas jalan,” kata Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta Wiriyatmoko, di Jakarta, kemarin. Dia mengatakan pelebaran ini dianggap perlu karena kawasan tersebut sering kali menjadi titik kemacetan terutama saat jam sibuk. Wiriyatmoko menjelaskan, pelebaran ini memerlukan persetujuan dari pihak PLN karena letaknya tepat pada ruas jalan yang akan diperlebar. Selain itu, pelebaran ini juga akan mengubah struktur jembatan penyeberangan orang yang letaknya relatif dekat dari lokasi. (Ssr/J-2)

Tengkorak Usia Ratusan Tahun Ditemukan TENGKORAK yang ditemukan di Bank Mega, Jalan Pintu Besar Utara Nomor 31-33, Taman Sari, Jakarta Barat, telah berusia ratusan tahun. Kapolsek Taman Sari Supriyadi, pada Jumat (17/12) pagi, memastikan bahwa dua tengkorak yang ditemukan pada Minggu (12/12) telah berusia ratusan tahun. Dua tengkorak itu ditemukan Minggu sekitar pukul 13.00 WIB. Ketika itu, dua orang sedang menggali tanah membuat septic tank atau tangki kotoran baru. Mereka bernama Iso, 40, dan Jana, 32. Ketika menggali sekitar 130 sentimeter, cangkul Iso dan Jana mengenai sebuah benda keras. Setelah diangkat, ternyata dua tengkorak manusia. Iso dan Jana lalu melapor ke Polsek Taman Sari. Oleh Polsek Taman Sari, dua tengkorak itu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). (*/J-4)

MI/ROMMY PUJIANTO

SANTUNAN ANAK YATIM: Direktur Utama Metro TV Wisnu Hadi memeluk anak yatim saat acara pemberian santunan kepada anak yatim kerja sama Metro TV dengan Badan Amil Zakat Nasional di Masjid Al-Ihsan Kantor Media Group, Jakarta, kemarin. Sebanyak 500 bingkisan berisi Alquran, sajadah, handuk, dan uang Rp50 ribu diberikan kepada ratusan anak yatim dari berbagai yayasan di Jakarta dan Bogor.

Panti Terima Azis karena Kemanusiaan PANTI Sosial Bina Insan Bangun (PSBIB) I Kedoya, Jakarta Barat, bersedia menampung Abdul Azis, 25, dengan pertimbangan kemanusiaan. Azis ditangkap Satpol PP DKI di Menteng, Selasa (30/11). Pria dengan tinggi badan 160 cm itu disangka preman. Padahal, pemuda kelahiran Fakfak, Papua Barat, yang baru tiga bulan di Jakarta, itu mengaku sebagai pemain sepak bola. “Saat itu saya memang habis nonton bola, tapi tetap saja dibawa ke PSBIB Kedoya,” kata Azis dengan logat khas timurnya. Akhirnya Azis dibebaskan, Kamis (9/12). Namun, keesokan harinya, ia datang lagi dan memohon supaya diperkenankan tinggal di PSBIB. “Di sini enak, penuh kekeluargaan. Saya ingin bantu-bantu petugas.” Tentu saja ada yang keberatan dengan kehadiran Azis karena akan menggerogoti keuangan panti. Selain mendapat tempat tinggal, Azis makan gratis. Sementara di luar sana dia harus berjuang untuk mendapatkan makanan. Menu yang disediakan panti lumayan lezat. Setiap warga binaan mendapat jatah tiga kali dengan biaya Rp7 ribu per makan. Menunya bervariasi, nasi, tahu, tempe, daging, ikan asin, semur, ayam, dan sayur. “Ketimbang dia kembali ke jalan dan menimbulkan masalah sosial, lebih baik dia di sini membantu kami,” tutur Kasubag Tata Usaha PSBIB I Abdul Khoir,

menjawab kembalinya Abdul Azis dari jalanan dan memilih menetap di PSBIB Kedoya. Panti melihat kedatangan Azis lebih pada sisi kemanusiaan. Bahkan ia akan dikirimkan ke panti rehabilitasi untuk mendapatkan keterampilan dan mengasah bakat yang dimiliki.

METRO TV/RAFKI HIDAYAT

Abdul Aziz Warga binaan PSBIB Saat ini Azis bantu-bantu. Ketika Media Indonesia mendatangi panti, kemarin, petugas sedang membangun keakraban warga binaan. Warga binaan dikumpulkan di lapangan, duduk di rumput membentuk setengah lingkaran, dan saling memijit satu sama lain sambil memperkenalkan diri. Azis mengatur warga binaan keluar dari barak dan membantu mengoordinasi barisan di lapangan. Ia cukup supel bergaul dan mencoba bersikap sopan untuk mengambil hati 25 petugas panti. Warga binaan pun melihatnya sebagai teman. Tidak terasa sudah sembilan hari ia ikut bantu-bantu petugas untuk memberdayakan orangorang jalanan yang sudah kehilangan harapan. (*/J-1)


Ekonomi | 5

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

EKONOMIKA Kemenkeu Percepat Penyelesaian Piutang DITJEN Kekayaan Negara Kementerian Keuangan menyusun peta jalan untuk mempercepat pengurusan atau penyelesaian piutang negara melalui 14 program. “Kita sudah menyusun roadmap percepatan penyelesaian outstanding piutang negara,” kata Dirjen Kekayaan Negara, Hadiyanto, di Jakarta, kemarin. Ia menyebutkan, program itu antara lain penertiban berkas kasus piutang negara, penyelesaian pembentukan database piutang negara, penyederhanaan prosedur pengurusan piutang negara, dan penyusunan peraturan yang memungkinkan percepatan piutang negara. Terkait dengan penyusunan peraturan, kata Hadiyanto, pihaknya tengah menyusun RUU tentang Pengurusan Piutang Negara/Daerah. (Ant/E-4)

Pemerintah Incar 7% Saham Newmont PEMERINTAH menyampaikan minatnya untuk mengambil sisa hak atas saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebesar 7%. Saham tersebut merupakan sisa hasil divestasi 31% saham NNT yang dilakukan secara bertahap sejak 2006. Demikian disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Jakarta, kemarin. Dalam pengambilalihan saham NNT, pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, akan menggandeng Pusat Investasi Pemerintah (PIP) atau perusahaan milik negara. “Kita berkomitmen mengalihkan investasi 7% di Newmont. Harganya belum bisa disampaikan,” tutur Agus. (*/E-4)

ANTARA/ISKANDAR

KREDIT USAHA RAKYAT: Dirut Bank Mandiri Zulkifli Zaini (kedua dari kiri) menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Ketua Koperasi Kebun Makmur Bersama, Vadjarali, serta 5 koperasi kebun kelapa sawit lainnya senilai Rp251,02 miliar disaksikan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis (kanan) dan Menteri BUMN Mustafa Abubakar (kedua dari kanan) di Pontianak, Kalbar, Kamis (16/12). Fasilitas KUR itu untuk pembiayaan kebun kelapa sawit seluas lebih dari 12 ribu hektare. Total penyaluran KUR Bank Mandiri hingga 10 Desember 2010 mencapai Rp3,02 triliun.

Blok Migas East Natuna Berproduksi 2021 Gas dari blok dengan potensi produksi salah satu yang terbesar di Asia ini harus dialokasikan sebesar-besarnya untuk domestik. Amahl Sharif Azwar

P

EMERINTAH mengharapkan penandatanganan kontrak kerja sama pengelolaan Blok East Natuna di Kepulauan Riau bisa terlaksana pada Juni 2011. PT Pertamina selaku pengelola telah memilih tiga mitra, yaitu ExxonMobil, Total E&P, dan Petronas. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Evita Herawati Legowo mengemukakan itu seusai penandatanganan pokok-pokok perjanjian (head of agreement/HoA) pengelolaan East Natuna antara Pertamina dan dua mitranya yakni Total dan Petronas. Pekan lalu, Pertamina telah menandatangani HoA pengelolaan East Natuna dengan ExxonMobil. “Pertamina dan ketiga mitranya mesti menyepakati aspek komersialnya sebelum membahas terms and conditions dengan pemerintah. Kami harap enam bulan sudah selesai semua,” ujar Evita. Blok yang dahulu bernama Natuna D Alpha tersebut

RI Impikan Ekspor Beras PEMERINTAH masih memimpikan Indonesia sebagai pemasok beras dunia meski saat ini masih importir. Salah satunya dengan menggalakkan diversifikasi pangan untuk mengurangi ketergantungan pada beras. “Jika masyarakat bisa mengurangi ketergantungan terhadap nasi sebagai makanan pokok, bukan mustahil kita bisa mengekspor beras,” tandas Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Achmad Suryana di Bogor, kemarin. Untuk mewujudkan ambisi itu, Kementan akan melakukan beberapa langkah percepatan diversifikasi pangan. Sekarang ini pemerintah mengeluarkan

dua ukuran kuantitatif jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek mengurangi konsumsi beras hingga 1,5% per tahun dari total konsumsi 139,15 kilogram/kapita/tahun. “Kami menargetkan konsumsi beras mulai tahun depan bisa turun 1,5% per tahun. Sekarang 139 kg/kapita/tahun jadi kira-kira turun minimal 2 kg/kapita/tahun,” katanya. Untuk jangka panjang, Kementan akan menaikkan pola pangan harapan (PPH) dari 75,7 pada 2009 menjadi 95,0 pada 2015. Ukuran PPH merupakan penilaian untuk keragaman dan keseimbangan konsumsi pangan masyarakat. Semakin tinggi nilai semakin beragam makanan yang dikonsumsi.

Berdasarkan catatan Kementan, konsumsi beras nasional 2010 mencapai 139,15 kilogram/kapita/tahun. Jumlah itu lebih dari dua kali lipat rata-rata konsumsi dunia yang hanya 60 kg/kapita/tahun. Di Asia Tenggara, konsumsi beras Indonesia masih tertinggi. Malaysia mengonsumsi 80 kg/ kapita/tahun, sementara Thailand 70 kg/kapita/tahun. Kementan berharap angka konsumsi itu bisa turun hingga 130 kg/kapita/tahun pada 2011. Untuk konsumsi beras rumah tangga, angkanya sudah keluar dan menunjukkan penurunan tidak signifikan. “Kini, jumlah konsumsi beras rumah tangga sekitar 103 kg/kapita/ tahun.” (HA/E-5)

Pemerintah akan Perkuat Lembaga Perumahan LEMBAGA pembangunan perumahan dan kawasan akan diperkuat dengan memisahkan secara tegas antara regulator dan operator. Dengan penguatan lembaga itu, seluruh potensi di sektor ini bisa dioptimalkan untuk mengatasi kelangkaan (backlog) perumahan yang mencapai 8 juta unit. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi V DPR Yoseph Umar Hadi seusai pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menjadi UU pada Sidang Paripurna DPR, kemarin. Menurut Yoseph, peningkatan peran lembaga pembangunan perumahan menjadi salah satu solusi yang ditawarkan UU Perkim untuk memberi kepastian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapatkan rumah. Ia menambahkan, Pasal 40 secara tegas menyebutkan pemerintah akan menugasi badan yang sudah ada atau membentuk badan baru dalam pembangunan rumah umum maupun khusus. “Pasal ini sempat diprotes

MI/ROMMY P

LEMBAGA PERUMAHAN: Suasana kompleks perumahan di Sentul Selatan, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Lembaga pembangunan perumahan dan kawasan akan diperkuat dengan memisahkan secara tegas antara regulator dan operator. Perumnas, kenapa tidak langsung tunjuk mereka. Pembangunan perumahan luas sekali. Apa mereka mampu?” tukas Ketua Panja RUU Perkim ini. Di tempat sama, Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa menyatakan kehadiran UU Perkim akan memberikan ruang yang luas bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) dalam

Saputri menambahkan, Petronas mempunyai pengalaman mengelola ladang gas Cakrawala di Malaysia dengan kandungan CO2 yang cukup tinggi yakni mencapai 44%. P re s i d e n t D i re c t o r a n d General Manager Total E&P Indonesie Elisabeth Proust menambahkan, proyek East Natuna bukan sekadar memproduksi gas, melainkan juga turut menggairahkan industri lokal yang menyerap banyak tenaga kerja.

menentukan lembaga yang sudah ada maupun membentuk lembaga baru dalam pengadaan perumahan bagi MBR. Selain itu, UU memungkinkan adanya kerja sama antarlembaga yang sudah ditunjuk maupun dibentuk. “Bisa saja pemda tunjuk BUMD, pusat tunjuk Perumnas dan swasta. Lalu, tiga lembaga itu berkolaborasi,” paparnya. (CS/E-2)

ANTARA/YUDHI MAHATMA

KERJA SAMA PENGELOLAAN MIGAS: Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh (kanan) didampingi Dirjen Migas Evita H Legowo (kiri) menandatangani kontrak kerja sama minyak dan gas bumi di Jakarta, kemarin. Kontrak kerja sama wilayah kerja tersebut meliputi South Sokang di Laut Natuna oleh konsorsium Lundin South Sokang BV dan Salamander Energy Ltd, Sokang di Laut Natuna oleh Black Platinum Investment Limited, serta Wokam II di Laut Arafura oleh Murphy Overseas Ventures Inc. diperkirakan memiliki potensi gas mencapai 222 TCF. Namun, dari jumlah tersebut hanya sekitar 46 TCF gas yang bisa dihasilkan karena tingginya kandungan karbon dioksida (CO2), yakni 70%. Meski demikian, potensi produksi itu tetap merupakan salah satu yang terbesar di Asia dan diharapkan ikut menyokong pemenuhan kebutuhan gas domestik. Proyek

ini membutuhkan investasi setidaknya US$52 miliar (sekitar Rp468 triliun). Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan pihaknya berharap produksi gas East Natuna bisa dimulai 10 tahun setelah penandatanganan kontrak kerja sama dengan pemerintah atau pada 2021. Ia juga menegaskan Pertamina akan tetap menjadi operator dan pemilik mayoritas dalam

pengelolaan blok. Karen optimistis produksi gas Natuna bisa sesuai rencana meski proyek berisiko tinggi dan membutuhkan biaya besar. Juru bicara Petronas Non Saputri mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Indonesia menyangkut porsi saham buat Petronas. “Kami siap berapa pun,” katanya.

Utamakan domestik Menanggapi selesainya pemilihan mitra oleh Pertamina, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto mengingatkan bagi hasil antara pemerintah dan kontraktor ialah 70:30. “Dari bagian pemerintah pada konsorsium itu, sebanyak mungkin harus dialokasikan ke konsumsi domestik,” papar Pri Agung. Blok East Natuna semula dikelola ExxonMobil yang sampai akhir kontrak belum juga mengoperasikannya. Pemerintah pun memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak ExxonMobil dan menyerahkan pengelolaannya kepada Pertamina melalui Surat Menteri ESDM No 3588/11/MEM/2008 tertanggal 2 Juni 2008 tentang Status Gas Natuna D Alpha. Selanjutnya, Pertamina menyeleksi mitra pengembangan Natuna. Delapan perusahaan migas multinasional mengikuti proses seleksi hingga akhirnya terpilih tiga mitra. (Ant/E-1) amahl@mediaindonesia.com


6 | Nusantara

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Lagi, Antrean Truk di Merak dan Bakauheni Memasuki liburan akhir tahun, jumlah kendaraan yang melalui Pelabuhan Merak meningkat 20% hingga 30%. Wibowo Sangkala

B

ADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Serang, Banten, memperkirakan ketinggian gelombang di perairan Selat Sunda mencapai 1 hingga 2,5 m. ‘’Hari ini (kemarin) ketinggian gelombang di Selat Sunda 1 hingga 2,5 m,’’ ujar petugas BMKG Serang, Halim Perdanakusuma, kemarin.

Gelombang tinggi diduga menjadi penyebab jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal roll on-roll off (ro-ro) di Pelabuhan Merak terganggu. Perjalanan kapal dari Pelabuhan Merak, Banten, menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, yang biasanya dengan waktu tempuh 2 jam, akibat gelombang tinggi menjadi 3 jam. Gelombang tinggi juga men-

jadi penyebab kapal kesulitan bersandar di dermaga karena dihantam gelombang. Bahkan, satu kapal ro-ro, KMP Panorama Utama, kandas dan terseret gelombang hingga di dekat Terminal Terpadu Merak (TTM), Kamis (16/12). Kapal itu langsung ditarik ke tengah dengan menggunakan tug boat. ‘’Selain itu, terjadi peningkatan volume kendaraan,’’ ujar Manajer Operasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Pelabuhan Merak Ndin Juhendi di Pelabuhan Merak, kemarin. Ia menjelaskan di Pelabuhan Merak terjadi peningkatan volume kendaraan mencapai 20% hingga 30%. Semua itu berakibat terjadinya antrean truk. Antrean terja-

di hingga di depan pintu Tol Jakarta-Merak atau 2 km dari Pelabuhan Merak. Untuk mengurai antrean dan kemacetan, pihak ASDP Pelabuhan Merak mengoperasikan 21 kapal ro-ro untuk melayani penyeberangan ke Pulau Sumatra. ‘’Kami memaksimalkan pelayanan dengan mengoperasikan 21 kapal ro-ro,’’ ujar Endin.

Sementara itu, salah seorang sopir truk yang mengangkut barang-barang kelontong, Budi Siregar, 43, mengaku sudah menunggu antrean sejak Rabu (15/12) pukul 02.00 WIB. Namun, hingga kemarin sekitar pukul 12.00 WIB ia belum bisa naik kapal. ‘’Tolong bilangin Pak, kami dari tadi malam sudah mengantre,’’ ujar Budi kesal. Hal yang sama terjadi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Sekitar 200 truk yang mengangkut berbagai jenis muatan tertahan di pelabuhan itu. Manajer Operasional PT ASDP Indonesia cabang Bakauheni, Zailis Anas, mengatakan cuaca buruk itu mengakibatkan waktu berlayar kapal menjadi lebih lama. “Biasanya hanya butuh waktu 2 jam, semalam bahkan ada yang sampai 4 jam di lautan,” ujar Zailis. Zailis juga menambahkan bahwa perubahan kondisi cuaca itu terjadi sekitar Kamis (16/12) sekitar pukul 20.00 WIB. Buka-tutup Jalur penyeberangan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, dan Gilimanuk, Bali, juga terganggu gelombang tinggi yang berbahaya bagi pelayaran. Syahbandar Gilimanuk Dewa Nyoman Kari mengatakan pola buka-tutup terpaksa diberlakukan lantaran tiupan angin kencang membuat gelombang di tengah Selat Bali melebihi ketinggian 2 meter. ‘’Kami tidak mau ambil risiko karena kapal oleng dan bisa hanyut serta lebih fatal lagi kapal bisa tenggelam,’’ kata Kari. Ia mengaku, jeda waktu saat buka tutup tersebut tidak terlalu lama sehingga sekalipun terjadi penumpukan arus kendaraan dan penumpang masih bisa dikendalikan. Artinya, belum ada kendaraan yang menginap hingga 24 jam. Antrean masih dalam batas normal, yakni tidak lebih dari 1 km. (RM/OL/SL/UL/N-1) wibowo@mediaindonesia.com

Eksis Memenuhi Kebutuhan Berbusana Masyarakat Indonesia

DOK POJOK BUSANA

A

Akhirnya, pada 1985 nama PAKAH Anda ingat Pojok Busana resmi ditetapkan usaha ritel pakaian sebagai usaha ritel pakaian jadi jadi Pojok Busana milik Rusmin. Awal pemilihan yang tenar pada nama Pojok Busana dilatar1980-an? Kini setelah lebih dari belakangi kios Rusmin yang 30 tahun, toko Pojok Busana Dengan letaknya di sebelah pojok dan masih terus eksis dan tersebar komitmen dan merupakan satu-satunya toko di seluruh Pulau Jawa dan terus semangat yang menjual busana di antara mengembangkan usaha dengan pedagang-pedagang lainnya moto Tampil dengan Harga Ter- yang tinggi, yang berdekatan di Proyek jangkau dan Sangat Kompetitif akhirnya Pojok Senen. untuk Masyarakat. Busana tetap Hingga kini Pojok Busana Awalnya pada 1976, Pojok terus dirintis walaupun pada Busana hanya sebuah usaha eksis hingga 1998, saat Kerusuhan Mei terkonveksi pakaian jadi yang sekarang.’’ jadi, Rusmin mendapat codidirikan Rusmin Soepadhi. baan besar. Dari 26 gerai Pojok Rusmin kemudian menjual hasil Busana, sebanyak 12 toko habis terbakar konveksinya ke toko-toko pakaian jadi di karena kerusuhan. Belum lagi dampak krisis daerah Proyek Senen, Pasar Baru, Blok M, ekonomi yang melanda Indonesia. Tetapi dan Bandung. dengan komitmen dan semangat yang Tepat pada 1982 usaha Rusmin bergerak tinggi, akhirnya Pojok Busana tetap eksis lebih maju dan mulai mencoba menjual hingga sekarang. sendiri hasil konveksi tersebut dengan Pojok Busana saat ini telah memiliki 49 menyewa kios di Proyek Senen. Sejak itucabang toko yang tersebar di seluruh Pulau lah, Rusmin mulai menggeluti usaha ritel Jawa dan akan terus mengembangkan usaha pakaian jadi. ke depan untuk memenuhi kebutuhan berSelama lebih kurang tiga tahun, usaha busana masyarakat Indonesia. (*/S-25) ritel terus berjalan meski tanpa nama.

ANTARA/ASEP FATHULRAHMAN

GELOMBANG TINGGI: Ratusan truk menunggu giliran masuk ke kapal ro-ro di Pelabuhan Merak, Banten, kemarin. Akibat cuaca buruk di Selat Sunda, ketinggian gelombang mencapai 2,5 meter sehingga waktu tempuh kapal lebih lambat, dari 2 jam menjadi 3 jam.

Investigasi Kasus BBM Wartawan Ditemukan Tewas PEMIMPIN Redaksi Tabloid Pelangi Maluku Alfrets Mirulewan, kemarin sekitar pukul 03.00 Wita, ditemukan tewas di kawasan Pelabuhan Pantai Nama Wonreli, Kecamatan Pulau-Pulau Terselatan, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku. Korban ditemukan tewas di pantai dengan sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuh, yakni kedua kaki, pergelangan tangan, dan badan. Korban diduga dibunuh setelah melakukan liputan investigasi pembongkaran bahan bakar minyak (BBM) di Pelabuhan Pantai Nama Wonreli pa da Selasa (14/12) malam, yang diduga ilegal. Saat itu, korban meliput pembongkaran BBM milik seorang pengusaha agen penyaluran minyak dan solar (APMS) bersama

Di Maluku Barat Daya, sering terjadi kelangkaan, ada apa ini sebenarnya.’’ Leksi Kikilay Wartawan Lensa Maluku

rekannya, wartawan ta bloid Lensa Maluku, Leksi Kikilay. Ketika dihubungi Media Indonesia, Leksi menyatakan sebelum ditemukan tewas, Selasa malam mereka melakukan liputan pembongkaran BBM. ‘’Kami tertarik investigasi pem bongkaran BBM karena sejak sebulan terakhir BBM di Wonreli, ibu kota Kabupaten Maluku Barat Daya, sering

terjadi kelangkaan, ada apa ini sebenarnya,’’ kata Leksi. Saat itu, korban sempat membuntuti mobil yang membawa BBM untuk mengetahui ke mana BBM itu dibawa. ‘’Namun dalam perjalanan korban sempat bersitegang dengan orang yang berada di mobil (pem bawa BBM), termasuk seorang oknum aparat kepolisian, dan menyuruhnya tidak mengikuti mobil,’’ kata Leksi, seperti diceritakan korban. Selain dilarang mengikuti mobil itu, kedua wartawan juga diusir dari areal pelabuhan oleh petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pelabuhan Pantai Nama Wonreli. Setelah itu, korban mengantar pulang Leksi ke rumah kosnya. ‘’Sejak itu saya tidak ketemu dia lagi, dan Jumat pagi kaget karena korban ditemukan su-

dah tak bernyawa di pantai pelabuhan,’’ kata Leksi. Sebelum korban ditemukan, motor yang dipakai korban ditemukan di kawasan Pelabuhan Pantai Nama Wonreli. Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Wonreli untuk diautopsi. Kapolres Maluku Tenggara Barat AKB Haris Sudiarso menyatakan berdasarkan hasil autopsi tidak ditemukan tandatanda penganiayaan. ‘’Berdasarkan hasil autopsi yang kita lakukan tidak ditemukan luka dalam maupun luka luar, namun kita akan usut kasus ini hingga tuntas,’’ kata Haris ketika dihubungi Media Indonesia. Kapolres menyatakan pihaknya belum dapat memastikan motif di balik kematian Alfrets Mirulewan, apakah dianiaya atau tidak. (HJ/N-1)

Temuan Kapal di Mentawai belum Diurus SEBUAH kapal kuno yang diduga berisi harta karun ditemukan nelayan Tripang, di perairan Pulau Sandiang, Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. Namun, sampai kemarin, penanganan kapal itu tidak jelas. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatra Barat Yosmeri mengaku sudah mengetahui informasi penemuan kapal itu. Sesuai dengan aturan, temuan itu adalah aset dan milik negara. “Saya sudah meminta Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Mentawai mendatangi lokasi. Dinas harus

menjaga aset negara itu secepat mungkin,” tandasnya. Namun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Mentawai Edi Sukarno menyatakan belum bisa melaksanakan permintaan itu. Ia belum bisa menjaga kapal yang karam itu karena tidak ada biaya operasional untuk pergi ke lokasi. “Kami membutuhkan biaya operasional untuk bahan bakar minyak, ransum untuk petugas, dan sewa kapal,” kilahnya. Penanganan kapal yang belum dilaksanakan disesalkan sejarawan Universitas Andalas, Prof Gusti Asnan. “Benda-benda kuno yang

ada dalam bangkai kapal sepanjang 20 meter itu bisa dicuri warga atau mafia perdagangan benda kuno.” Ia memaklumi dinas kelautan dan perikanan tidak bisa melakukan tugas penjagaan dan penanganan sendirian. Tanggung jawab itu juga ada pada Direktorat Peninggalan Bawah Air Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. “Penjagaan hingga pengangkatan harus bersinergi oleh tiga kementerian, yakni Kementerian Pertahanan dan Keamanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata,”

terang penulis buku Dunia Maritim Pantai Barat Sumatra ini. Gusti Anan memperkirakan bangkai kapal yang ditemukan adalah kapal niaga yang digunakan pada abad 16-17. Saat itu, pantai barat Sumatra ramai dilayari kapal niaga, karena Selat Malaka yang berjaya pada abad sebelumnya dikuasai Portugis dan bajak laut. Sejarah juga mencatat abad 16-17 adalah masa kejayaan pantai barat Sumatra. Pada saat itu, Nusantara termasuk rute jalur perdagangan timur. Kapal dari Arab dan India selalu melewati jalur ini jika hendak ke Tiongkok. (YH/N-3)

Warga Blokade Landasan Bandara Sentani UNTUK kesekian kalinya, aksi blokade di areal landasan pacu Bandar Udara Sentani, Jayapura, Papua, terjadi lagi, kemarin. Puluhan warga suku Fele dan Mehue membuat pagar betis manusia di tengah landasan pacu. Aksi itu adalah protes warga yang meminta ganti rugi dari pengelola bandara. Mereka mengklaim puluhan hektare tanah di lokasi itu sebagai tanah adat. Tanah mereka terhampar mulai dari kantor perhubungan sampai areal apron. Selain beraksi di landasan pacu, warga juga menutup pintu kantor dengan kayu. Mereka juga memasang sejumlah spanduk yang bertuliskan tuntutan ganti rugi. Akibat aksi itu, ratusan penumpang yang hendak berangkat ke sejumlah daerah telantar. Aktivitas penerbangan sempat terhenti sekitar 4 jam. Massa bubar setelah Kapolres Jayapura Ajun Komisaris Besar Mathius Fachiri datang ke lokasi dan membujuk warga. Ia meminta warga menyingkir dari landasan pacu.

SENGKETA TANAH: Ratusan warga berdemonstrasi di landasan pacu Bandara Sentani, Jayapura, Senin (29/11). Warga dari suku Fele dan Mehue, kemarin, kembali melakukan protes dengan membuat pagar betis di landasan terkait sengketa tanah. MI/FOLMER

“Warga masuk ke areal landasan pacu sekitar pukul 05.00 WIT dan baru bisa bubar pukul 09.00. Aktivitas penerbangan di Sentani dimulai pukul 06.00,” papar Kapolres. Mathius menyatakan keinginan warga untuk mendapat ganti rugi tanah hak ulayat masih dirundingkan. Mereka sudah dijembatani untuk berunding dengan pimpinan Kantor Per-

hubungan Udara di Sentani. “Pemuda adat suku Fele dan Mehue mengklaim tanah hak ulayat mereka seluas puluhan hektare belum mendapat ganti rugi. Negosiasi berjalan baik sehingga warga mau membubarkan diri dan keluar dari areal bandara,” tandasnya. Aksi blokade di landasan pacu Bandara Sentani kerap terjadi. Sebelumnya, pada 29

November, warga juga berdemo dengan cara menduduki landasan pacu bandara. Saat itu, warga suku Ifak Besar kecewa karena banyak di antara mereka yang tidak lolos ujian penerimaan calon pegawai negeri sipil. Mereka menuntut manajemen Bandara Sentani seharusnya lebih banyak merekrut calon pegawai dari kalangan warga asli. (FO/N-3)


Nusantara | 7

SABTU, 18 DESEMBER 2010 I MEDIA INDONESIA

Berharap dari Kunjungan Menteri Para pengungsi eks Timor Timur di dua kamp di Kabupaten Kupang hidup dalam kemiskinan. Mereka butuh pekerjaan dan pendidikan. Kristantyo Wisnu Broto MI/KRISTANTYO WISNU BROTO

M

ENDUNG mengge la yut saat pu luhan kepala keluarga dari kamp Noelbaki dan Tuapukan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, berkumpul, Rabu (15/12) siang. Tempat pertemuan itu adalah teras sebuah rumah berdinding kayu, yang atapnya ditutupi dedaunan pohon beringin yang rindang dengan akar menjulur ke bawah. Hawa sejuk tidak menurunkan hangatnya suhu perbincangan yang mereka lakukan. Kudapan ubi rebus dan minuman nira menemani perbincangan. Ya, perbincangan berlangsung serius. Mereka membicarakan masa depan hidup sebagai warga pengungsi eks Timor Timur. Bersama ratusan ribu lain, puluhan kepala keluarga itu memilih proNKRI. Mereka tinggal di tempat itu karena menolak kembali ke Timor Leste, pascareferendum Timor Timur 1999. Jumlah warga yang eksodus ke Kupang mencapai ratusan ribu orang. Pada Juni 2009, PBB mengumumkan pengungsi Timor Timur yang menetap di Indonesia berjumlah 284.140 orang, terdiri dari 155.690 orang tinggal di kamp dan 128.458 tinggal di luar kamp.

MENUNGGU MENTERI: Koordinator kamp Noelbaki Marcelino Hornay (kanan) bersama warga pengungsi eks Timor Timur menunggu kunjungan Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Tuapukan, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (15/12).

MI/PALCE AMALO

BUTUH KEHIDUPAN LAYAK: Anak-anak pengungsi eks Timor Timur tetap ceria hidup di kamp pengungsi Tuapukan, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, beberapa waktu lalu. Mereka butuh sekolah dan kehidupan yang layak. Para kepala rumah tangga itu mengelilingi Ketua Uni Timor Aswain—organisasi wadah para pengungsi eks Timor Timur—Eurico Gutteres. Pria ini terpilih sebagai ketua untuk periode 2011-2015, dalam Kongres II yang digelar 28-30 November, di Gelanggang Olahraga Kupang. Eurico tidak sendiri. Ia datang bersama para tokoh prointegrasi seperti Boaventura (tokoh adat Viqueque), Alfonso Pinto La Faek (mantan pimpinan pejuang prointegrasi/mantan anggota DPRD Timtim), dan Edmundo da Conceicao (bekas

Semoga Pak Hatta sebagai menteri dapat melihat langsung bagaimana keadaan para pengungsi di sini yang masih memprihatinkan.’’ Eurico Gutteres Pemimpin PAN NTT

Bupati Los Palos). Bahasa Tetun campur Indonesia mewarnai perbincangan mereka. Eurico adalah mantan Wakil Panglima Pasukan Pejuang Integrasi. Sejak beberapa tahun terakhir, ia memimpin Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepada para penghuni kamp, Eurico memaparkan, dalam beberapa hari ke depan, PAN akan menggelar musyawarah wilayah. Ia sudah datang ke Jakarta dan bertemu dengan sejumlah pimpinan pusat partainya. Dari kunjungan itu, pria yang

pernah dihukum dalam kasus pelanggaran hak asasi manusia itu memastikan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa akan membuka acara di Kupang, Sabtu (18/12). Butuh pekerjaan Dalam kunjungan ke NTT, Menteri Koordinator Perekonomian itu juga akan mengunjungi kamp pengungsi eks Ti mor Timur. ‘’Semoga Pak Hatta sebagai menteri dapat melihat langsung bagaimana keadaan para pengungsi di sini yang masih memprihatinkan,’’ ujar Eurico.

Bagi warga pengungsi eks Timtim, kunjungan Hatta sebagai wakil pemerintah menjadi penting karena sejak 11 tahun terakhir nasib mereka tidak menentu. Terlebih lagi, Kongres Uni Timor Aswain memutuskan agar masalah status kewarganegaraan dan hak hidup me reka sebagai warga yang memilih bergabung ke NKRI diperhatikan. Pasalnya, meski mereka memiliki kartu tanda pen duduk Indonesia, dunia internasional tetap menganggap warga eks Timtim sebagai pelarian dari Timor Leste. “Saya akan memperjuangkan agar hak dasar mereka sebagai WNI terpenuhi. Kami juga berharap Indonesia mendukung agar sejumlah pengungsi eks Timtim bisa kembali ke kampung halaman sebagai WNI.” Dengan catatan, pemerintah memfasilitasi dan mereka meng i kuti peraturan perundang-undangan di Timor Leste. Sebagai warga dunia, tentu saja mereka berhak hidup di mana saja. “Seperti halnya orang Bugis atau Jawa yang tinggal di Timor Leste sebagai WNI,”

jelas Eurico. Opsi untuk tetap tinggal di RI atau kembali ke Timor Leste itu, jelas Eurico, akan ditawarkan ke ribuan warga pengungsi. Namun, tidak dilakukan secara paksa. Untuk itu, Uni Timor akan mengidentifikasi jumlah warga eks Timtim yang tersebar di NTT, Jawa, Sulawesi, hingga luar negeri, agar mendapatkan jumlah yang valid. Di samping itu, persoalan fasilitas dan program pemerintah yang tidak mampu melepaskan warga pengungsi dari kemiskinan, tetap bakal ditagih. “Kami sebagai wakil Uni Timor sudah meminta waktu bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, awal tahun de pan. Kami akan memperjuangkan alternatif solusi masalah ini, bukan meminta bantuan beras, uang, atau dibangunkan rumah. Percuma saja itu semua kalau tidak ada pekerjaan atau pendidikan buat kami,” tandas Eurico. (N-2) kristantyo @mediaindonesia.com


8 | Internasional

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Jepang Rombak Pertahanan Perkembangan militer China yang masif dan program nuklir Korut menjadi ancaman terbesar bagi Jepang dan dunia saat ini. Maya Puspita Sari

J

EPANG mereformasi kebijakan nasional di bidang pertahanan sebagai respons atas perkembangan militer China dan Korea Utara yang kian mengkhawatirkan. ‘Negeri Matahari Terbit’ kini mengarahkan moncong senjata ke China dan tidak lagi menganggap musuh bebuyutannya semasa Perang Dunia II, Rusia, sebagai ancaman. Pemerintah Jepang akan memindahkan armada perangnya dari Pulau Hokkaido yang berada di utara ke pulau-pulau yang berada di selatan, seperti Okinawa dan sejumlah wilayah perbatasan yang disengketakan oleh Tokyo dan Beijing. Dalam rangka mendukung kebijakan tersebut, Jepang bakal meningkatkan kemampuan misil dan menambah kekuatan armada kapal serta jet tempur mereka. Hubungan antara Tokyo dan Beijing memanas akibat sengketa kepulauan di Laut China Timur yang sudah berlangsung puluhan tahun kembali mengemuka. Kepulauan itu punya dua versi nama, di China disebut Diayou sedangkan Jepang menamakan pulau itu Senkaku. Pedoman Program Pertahanan Nasional yang disahkan dalam sidang kabinet, kemarin, juga menekankan pentingnya mempererat hubungan dengan AS untuk keamanan Jepang. Hal itu menjadi sinyal keberpihakan pemerintahan Perdana Menteri Naoto Kan terhadap pangkalan militer Futenma di Okinawa yang dihuni oleh lebih dari 47 ribu tentara AS. Padahal, warga Okinawa sudah lama mengeluhkan keberadaan Futenma karena menimbulkan kebisingan dan membuat angka kriminalitas di pulau

REUTERS/KIM KYUNG-HOON

LATIHAN PERANG: Tank Jepang menembak target saat latihan di area Higashifuji, Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu. Jepang mereformasi kebijakan nasional di bidang pertahanan sebagai respons atas perkembangan militer China dan Korea Utara yang kian mengkhawatirkan. tersebut meningkat tajam. Ke depan, Jepang juga didorong untuk lebih proaktif dalam menjalin hubungan diplomatik dan pertahanan. Selain itu, juga bertekad memperluas jaringan kemiliteran ke sejumlah negara sekawasan, seperti Korea Selatan dan Australia. Pemerintah Jepang melihat pengaruh dan kekuatan global mulai bergeser, tidak lagi dimonopoli Amerika tapi oleh beberapa negara berkembang seperti China dan India. Selain itu, Jepang bertekad meningkatkan kemampuan misil mereka untuk melindungi diri

dari ancaman China dan Korut. “Kita masih menyiagakan banyak tank dan pasukan Angkatan Darat di Hokkaido. Kita juga harus segera memindahkan mereka ke kepulauan selatan,” ujar seorang pejabat pemerintah. “Tujuannya adalah untuk memodernisasi postur pertahanan kita semasa perang dunia,” tambahnya. Ancaman terbesar Dokumen kebijakan pertahanan itu menyebut, perkembangan militer China yang masif dan tertutup menjadi

ancaman terbesar bagi Jepang dan dunia saat ini. Aktivitas militer Korut telah memicu tekanan dan instabilitas di Jepang serta menjadi batu penghalang upaya nonproliferasi dunia. “Krisis di Semenanjung Korea dan Korut adalah ancaman yang dekat dan nyata bagi keamanan Jepang serta sangat mungkin memengaruhi kerja sama militer Jepang dan AS di masa datang,” ujar Hideshi Takesada, Direktur Eksekutif Institut Nasional Studi Pertahanan.

Selain mereformasi kebijakan, Jepang juga membuat rencana pertahanan jangka pendek untuk lima tahun ke depan hingga Maret 2015. Jepang berencana menambah personel tentara hingga 150 ribu orang di kepulauan selatan. Para tentara itu akan dilengkapi berbagai peralatan canggih untuk mengawasi perairan sekitar. Lebih dari 100 tentara akan dikirim ke kepulauan dekat China dan Taiwan. (Mps/AP/I-2) mayapuspita@ mediaindonesia.com

Gillard Akui WikiLeaks tidak Langgar Hukum PERDANA Menteri Australia Julia Gillard menegaskan situs WikiLeaks tidak melanggar hukum di negara tersebut. Dia mengemukakan hal tersebut setelah menerima saran dari kepolisian federal (AFP). “Masukan dari mereka adalah tidak ada pelanggaran terhadap undang-undang Australia (yang dilakukan WikiLeaks),” ujar Gillard seperti dikutip kantor berita Australia AAP. Jaksa Agung Robert McClelland menyokong pernyataan Gillard. Menurutnya, semua jenis pelanggaran telah diperhitungkan kepolisian, namun hasilnya nihil. Konsekuensinya, penyelidikan dihentikan. “Sebagaimana telah diutarakan

REUTERS/YURIKO NAKAO

Julia Gillard Perdana Menteri Australia sebelumnya, mengingat dokumen-dokumen (yang dibocor-

kan WikiLeaks) dikategorikan rahasia oleh Amerika Serikat,

maka penyelidikan selanjutnya ada pada AS. Pemerintah (Australia) sangat prihatin akan penyebaran materi rahasia secara tidak bertanggung jawab,” papar McClelland. Meski WikiLeaks tidak melanggar hukum di Australia, Gillard berkeras menuding WikiLeaks telah melakukan tindakan ilegal dalam menyebarkan 200 ribu dokumen rahasia. Menurutnya, penyebaran itu bukan dilakukan oleh jurnalis, melainkan oleh seseorang yang memiliki akses kepada dokumen rahasia. “Itu akan ditangani oleh aparat AS. Saya meyakini tindakan tersebut tidak bertanggung jawab,” tegas Gillard.

Kecaman Gillard terhadap WikiLeaks memancing komentar Partai Hijau di Australia. Scott Ludlam selaku juru bicara partai itu mengatakan Gillard seharusnya menarik kembali ucapannya bahwa tindakan WikiLeaks ilegal. “Jika pekerjaan WikiLeaks ilegal, peran media pun akan dipertanyakan.” Sementara itu, pendiri WikiLeaks Julian Assange menyatakan akan terus berjuang demi transparansi dan kebebasan informasi. “Posisi saya tidak akan berubah. Justru menguatkan saya secara pribadi bahwa kami berada di jalan yang benar,” katanya setelah bebas dari penjara di London, Inggris. (Jer/I-4)

Pendukung Ouattara Terus Gelar Protes PANTAI Gading makin terseret ke ambang perang saudara. Kubu presiden terpilih Alassane Ouattara menegaskan akan terus menggelar protes sampai Presiden Laurent Gbagbo menyerahkan kekuasaan kepada Ouattara, meski korban jiwa mulai berjatuhan. “Kami akan terus menggelar protes,” tegas Patrick Achi, juru bicara Ouattara, kemarin, sehari setelah bentrokan berdarah yang menewaskan sedikitnya 20 orang di ibu kota negeri itu, Abidjan. Pemimpin oposisi Ouattara memenangi pemilihan umum di negeri Afrika Barat itu 28 November lalu dengan suara 54% berbanding 46%. Kemenangan Ouattara juga telah disahkan PBB. Namun, Gbagbo bersikeras telah terjadi kecurangan besarbesaran, terutama di wilayah utara yang masih dikuasai pemberontak setelah perang saudara 2002-2003. Dia membangkang terhadap seruan PBB, Amerika Serikat, dan negara-negara Afrika untuk meletakkan kekuasaan. Penolakan Gbagbo mendorong para pendukung Ouattara, Kamis (16/12), untuk menggelar protes di kantor pusat televisi pemerintah di Abidjan tengah dengan dipimpin mantan panglima pemberontak

Guillaume Soro. Namun, para pasukan yang setia pada Gbagbo menghadang mereka. Bentrokan pun tidak terelakkan. Juru bicara Gbagbo mengatakan bentrokan menewaskan 20 orang; 10 demonstran dan 10 pasukan keamanan. Namun, menurut kubu Ouattara korban tewas mencapai 30 orang. Bentrokan juga membuat Kedubes AS di Abidjan menjadi korban. Sebuah roket salah sasaran menghantam kedubes. Pemerintah AS sendiri telah memerintahkan warga mereka keluar dari negeri itu. “Pasukan keamanan pendukung Gbagbo dan mantan pemberontak Pasukan Baru (FN) yang mendukung Ouattara telah siap tempur. Hanya butuh sedikit pemantik untuk memicu konfrontasi besar-besaran,” ungkap Rolake Akinola, analis Afrika dari VoxFrontier Consulting. Harapan untuk mencegah meletusnya perang saudara kini ada di pundak 10 ribu pasukan perdamaian PBB. Di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri AS PJ Crowley mengatakan delegasi Uni Afrika dan Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat akan segera tiba di Abidjan untuk mendorong Presiden Gbagbo meletakkan jabatan. (Hde/Reuters/AP/I-5)


Olahraga | 9

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

SEKILAS GELANGGANG Indonesia Peringkat Dua SEASA INDONESIA menempati posisi runner-up pada Kejuaraan Menembak Asia Tenggara (SEASA) ke-34 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta. Itu dipastikan setelah petembak tuan rumah berhasil menambah satu medali emas dan dua perak pada hari terakhir, kemarin. Dengan demikian, Indonesia mengumpulkan total medali 6 emas, 10 perak, dan 9 perunggu. Medali emas terakhir disumbang petembak Anang Yulianto dengan skor 580 pada nomor 25 meter center fire pistol putra. Adapun medali perak diraih petembak Rachma Saraswati dengan skor 584 pada nomor 50 meter riffle prone individual putri. Selain itu, pada nomor 50 meter riffle prone beregu putri, tim Indonesia juga menyumbang perak. Dengan bermaterikan atlet muda, Vietnam mampu menjadi juara umum dengan 14 emas, 8 perak, dan 1 perunggu. (*/R-4)

Hakim Minta Mayweather Ditahan HAKIM Las Vegas mengeluarkan surat penahanan bagi petinju Flyod Mayweather Jr. Petinju pound for pound nomor dua dunia itu dituduh melanggar hukum karena memukul muka petugas keamanan beberapa kali. Pemukulan yang terjadi di dekat rumah itu diawali adu mulut. Petugas keamanan dan Mayweather bertengkar. Saat itu, petinju yang memegang gelar di lima kelas berbeda tersebut langsung melayangkan pukulan. Surat penahanan yang dikeluarkan 8 Desember lalu memerintahkan Mayweather menyerahkan diri atau ditahan. Pengadilan siap mendengar keluhan jaksa pada sidang yang digelar Selasa (21/12) depan. Mayweather, 33, terancam hukuman kurungan penjara enam bulan dan didenda US$1.000. Tentunya, jika itu semua terbukti di depan pengadilan. (Reuters/R-4)

TERSINGKIR: Striker asal Argentina Kun Aguero (kiri) gagal mengantarkan Atletico Madrid ke fase knockout Liga Europa setelah bermain 1-1 melawan Bayer Leverkusen dalam laga terakhir Grup B di Stadion Bay Arena, kemarin dini hari.

Boston Perpanjang Kemenangan

AP/FRANK AUGSTEIN

BOSTON Celtics memperpanjang rekor kemenangan menjadi 12. Bermain di kandang sendiri pada lanjutan kompetisi NBA, Boston sukses membungkam tamunya, Atlanta Hawks, dengan skor 102-90. Kendati tanpa dukungan starter Rajon Rondo dan Shaquille O’Neal yang masih cedera, Boston masih bermain solid. Ternyata enam pemain Boston mampu menjaringkan angka double digit. Ray Allen menyumbang 17 dari 18 poin pada pertengahan pertandingan. Tim tuan rumah juga mendapat dukungan dari Glen Davis dengan 18 poin dan 10 rebound. Sementara itu Paul Pierce menyumbang 15 poin dan 10 assist. (Reuters/R-4)

Xavi Pemain Terbaik Versi World Soccer BINTANG Barcelona dan sekaligus midfielder brilian di balik kesuksesan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010, Xavi Hernandez, dinobatkan sebagai world player of the year oleh majalah World Soccer. Xavi, 29, berhasil mengalahkan rekan satu tim di Barcelona, Lionel Messi dan Andres Iniesta, gelandang serang Belanda Wesley Sneijder dan striker Uruguay Diego Forlan. Keberhasilan Xavi menjadi pemain terbaik dunia ini adalah untuk kali pertama bagi pemain asal Spanyol. Terpilihnya Xavi sebagai pemain terbaik dunia pada 2010 ini juga yang terketat sepanjang sejarah penghargaan World Soccer. Baik Xavi, Messi, Sneijder, Forlan, maupun Iniesta, semuanya mendapat total perolehan suara yang signifikan. Xavi mendapat perolehan suara sebanyak 25,8% suara. Messi dengan 24,1% suara. Sementara itu, Sneijder meraup 17,3% suara dan Forlan sebesar 15,8%. Namun, pembaca World Soccer lebih memilih Xavi berdasarkan penampilannya di final Piala Dunia 2010 dan ketika Barcelona berhasil mempertahankan gelar juara La Liga. Enam dari 10 pemain yang masuk nominasi pemain terbaik dunia versi World Soccer bermain di La Liga, tiga pe-

main bermain di Italia bersama Inter Milan, dan satu di Jerman membela Bayern Muenchen, yakni Arjen Robben. Tidak ada satu pun pemain dari Inggris atau yang bermain di Liga Primer masuk 10 besar. Dominasi Spanyol tak hanya di kategori pemain terbaik dunia. La Furia Roja--julukan Spanyol--juga terpilih sebagai world team of the year. Spanyol meraih lebih dari setengah suara yang didapat Inter Milan di peringkat kedua, yaitu sebanyak 63,3% suara berbanding 16,5% suara. Kendati demikian, di kategori manager of the year, Spanyol gagal meneruskan dominasinya. Pelatih asal Portugal Jose Mourinho yang kini membesut Real Madrid kembali terpilih untuk ketiga kalinya setelah sukses mengantarkan Inter menjadi juara Liga Champion 2009-2010. Sementara itu, di kategori young player of the year, striker Jerman, Thomas Mueller, berhasil jadi yang terbaik dengan perolehan 45,8% suara. Mueller mengalahkan rekan kompatriotnya di tim nasional, Mesut Oezil. Proses pemilihan pemenang melalui voting dilakukan kepada pembaca World Soccer di lebih dari 40 negara, termasuk Australia, Estonia, dan Yunani. (*/R-1)

AP

Xavi Hernandez Pemain Barcelona

Ulangan Final Musim Lalu di Babak 16 Besar Arsenal harus bertemu Barcelona. Inilah ketiga kalinya kedua tim kembali bertemu dalam kurun waktu empat tahun. Anton Kustedja

B

ERTEMUNYA Inter Milan dengan Bayern Muenchen di babak 16 besar Liga Champion musim ini adalah ulangan dari final tahun lalu. Namun, situasi sudah jauh berbeda. Duel Inter versus Muenchen menjadi salah satu highlight seusai dilakukannya drawing 16 Besar di Jenewa, Swiss, kemarin malam. Saat itu, dalam final yang digelar di Santiago Bernabeu, Inter sukses menaklukkan Muenchen lewat dua gol striker Diego Milito. Keberhasilan I Nerazzurri merengkuh trofi Liga Champion melengkapi prestasi treble setelah merebut Scudetto, dan Coppa Italia. Musim lalu, Inter boleh jemawa menghadapi Muenchen

karena masih dilatih Jose Mourinho. Namun, kini kondisi sudah jauh berbeda. Performa Inter kurang meyakinkan sejak ditangani pelatih Rafael Benitez. Selain duel maut antara Inter dan Muenchen, laga seru babak 16 Besar lainnya juga mempertemukan AC Milan dengan Tottenham Hotspur dan Arsenal versus Barcelona. Meski AC Milan pernah tujuh kali menjuarai Liga Champion, skuat asuhan Massimiliano Allegri ini harus tetap mewaspadai Tottenham yang terbilang tampil apik sepanjang babak penyisihan grup. Spurs diyakini bakal kembali mengandalkan winger muda berbakat, Gareth Bale, di sisi kiri. Sementara itu, Arsenal lagilagi harus bertemu dengan Barcelona. Inilah ketiga kalinya kedua tim kembali bertemu dalam kurun waktu empat tahun. Laga Arsenal melawan Barcelona adalah ulangan final musim 2005-2006 dan babak perempat final musim lalu. Babak 16 Besar Liga Champion leg pertama akan digelar pada 15-16 Februari dan 22-23 Februari 2011. Sementara itu, untuk leg kedua digelar 8-9 Maret dan 15-16 Maret 2011.

Tanpa juara bertahan Sementara itu, turnamen kasta kedua Liga Europa dipastikan akan melahirkan juara baru. Itu setelah sang jawara bertahan Atletico Madrid gagal melanjutkan kiprahnya ke babak 32 besar. Klub Spanyol itu hanya mampu memetik tambahan satu poin dalam duel di markas Bayer Leverkusen (Jerman) yang diguyur hujan salju, kemarin dini hari. Atletico harus puas dengan hasil imbang 1-1. Los Colchoneros sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Patrick Helmes di menit 69. Satu-satunya gol balasan yang disarangkan Fran Merida, 3 menit berselang, tidak cukup meloloskan mereka. Seandainya pun menang, Atletico tetap tersingkir karena saingannya, Aris Thessaloniki (Yunani), sukses mengalahkan tamunya, Rosenborg (Norwegia) 2-0 di tempat lain. Dengan hasil itu, Atletico hanya menempati peringkat tiga Grup B dengan nilai 8. Adapun Leverkusen menjadi juara grup ini dengan perolehan 12 poin, sedangkan Aris melaju sebagai runner-up. (*/R-1) anton@mediaindonesia.com


10 | Suara Anda

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

BEDAH EDITORIAL

FORUM

JUMAT, 17 DESEMBER 2010 - MEDIA INDONESIA

Perbaiki Pelayanan Kereta Api Indonesia

L

AGI-LAGI terjadi gangguan persinyalan di Stasiun Manggarai pada Rabu, 15 Desember 2010 sehingga menyebabkan kereta terlambat. Ribuan karyawan pengguna KRL Jabotabek pun terlambat tiba di kantor. Kondisi itu melengkapi penuh sesaknya KRL Jakarta-Bogor karena banyaknya jadwal pem-

berangkatan yang dibatalkan. Akhir tahun 2010 ini, penumpang KRL Jabotabek mendapat kado tidak mengenakkan dari PT KA Commuter Indonesia, pasalnya banyak jadwal pemberangkatan KRL yang dibatalkan. Akibatnya gerbong KRL pun penuh sesak tak terkira sehingga tidak manusiawi bagi penumpang

wanita maupun orang tua. Pembatalan itu diduga disebabkan kejar target PT KA Commuter untuk menghabiskan dana anggaran perawatan gerbong kereta (Tahun Anggaran 2010) di akhir tahun ini juga. Peningkatan layanan perlu menjadi prioritas PT KA Commuter Indonesia pada 2011. Pergantian manajemen puncak

di PT Commuter Indonesia perlu dipertimbangkan, jangan hanya bisa menghabiskan anggaran negara, tapi tidak mampu memperbaiki pelayanan kepada pengguna kereta Jabotabek. Puji Rahmat Jl H Mustafa No 3 Kukusan, Depok

Pancasila sebagai Perekat Bangsa

W

PATA AREADI

Selamatkan BUMN Telekomunikasi SERING kali melalui forum ini kita mengingatkan pemerintah, juga elite politik dan ekonomi, untuk menghentikan kebiasaan mengobok-obok badan usaha milik negara (BUMN). Adalah omong kosong menjadikan BUMN profesional dan bermain di level global jika para pemangku kepentingan membiarkan tangan-tangan nakal menggerogoti BUMN demi kerakusan mereka. Namun, desakan itu sepertinya masih membentur tembok. Pemegang otoritas BUMN menganggap sepi kritik berbagai kalangan itu. Di sisi lain, pihak-pihak di luar BUMN kian ‘kreatif’ mencari cara agar intervensi mereka tidak terkesan ugal-ugalan. Untungnya, sikap waspada di internal BUMN masih tumbuh. Itulah setidaknya yang terbaca dari aksi ribuan karyawan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk kemarin. Pengamat pasar modal Edwin Sebayang dan Yanuar Rizky, anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono, dan Pelaksana Harian Kepala Biro Humas dan Hukum Kepala Bagian Advokasi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Zaki Zein Badroen adalah mereka yang meminta pemerintah membatalkan rencana tersebut. Pengamat pasar modal meminta Telkom mewaspadai laporan keuangan Bakrie Telecom yang sarat utang. Dalam laporan keuangan Bakrie Telecom pada kuartal I 2010 tampak nilai kewajiban lancar perusahaan itu membengkak 83,33% menjadi Rp2,4 triliun. Kewajiban itu termasuk pinjaman ke beberapa bank senilai Rp654,65 miliar yang harus dilunasi tahun ini. Kalau kekhawatiran seperti ini masuk akal dan beralasan kuat, tidak ada pilihan lain kecuali selamatkan PT Telkom sebagai BUMN yang sehat.

Merger cuma Akal Bulus SELAMA masih ada BUMN yang bisa dijual, kenapa tidak! Karena UUD ‘45 Pasal 33 tidak berlaku lagi! 6281250947xxx KALAU di masa Bung Karno Indonesia mau berdikari, kenapa dewasa ini tidak bisa? 6285256153xxx BIKIN danau-danau raksasa saja, pasti negara banyak duit tidak perlu merger. 6281251925xxx

Buat pemerintah, jangan jadikan rakyat sebagai bisnis. 6281543419xxx APA Aburizal Bakrie itu orang Belanda? Atau VOC? 6281340148xxx JANGAN tinggalkan konsep ekonomi Pancasila, akibatnya bisa semua aset negara dijual ke asing. Jika begitu halnya, tidak perlu orang pintar jadi presiden, orang gila saja bisa. 6281339857xxx

JIJIK dan malu bernegara Indonesia yang suka menjual segalanya. Saya ingin Bali ini bukan Indonesia. 6281337946xxx

ITULAH politik. Politik dan kapitalis ternyata kejam sekali kau. 6281521841xxx

MERGER cuma akal bulus orang dan kelompok kecil saja. Indosat dan Krakatau Steel menyakitkan rakyat, tanpa bisa protes. 6281339037xxx

KEMBALIKAN pembangunan pada prinsipprinsip Pancasila, jika melenceng dari sendisendi pancasila, elitis negara ini musuh rakyat. 623416220xxx

INI adalah sebuah pertarungan elite-elite politik yang mementingkan suatu kelompok tertentu.

TOLAK merger Fleksi-Esia.

Kirimkan tanggapan dan komentar anda melalui: SMS INTERAKTIF : Senin-Sabtu, 07.05 WIB di Metro TV | ONLINE: mediaindonesia.com

622170349xxx

A L A U P U N masyarakat dunia telah banyak yang mengabaikan kemanusiaan, sejauh ini Pancasila masih menegaskan kemanusiaan. Demikian juga agama mengukuhkannya. Kita tidak boleh berhenti dan lelah membela kemanusiaan. Kita bersyukur memiliki sebuah wadah bersama yang memungkinkan hidup bersama walaupun berbeda, menerima perbedaan berarti ikhlas dengan kehendak Allah. Dalam hal ini sangat tegas bahwa pengamalan Pancasila

merupakan perwujudan dari upaya bangsa untuk menjalankan kebhinekaannya, yang masih relevan hingga saat ini. Karena ini merupakan kunci bagi keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Hal ini juga merupakan pijakan kita dalam menjalankan kiprah di dunia internasional terutama dalam bidang perjuangan kemanusiaan. Bangsa Indonesia ditakdirkan sebagai bangsa yang beragam baik dari segi suku, agama, dan budaya. Perbedaan itu dahulu dipertentangkan secara tajam

oleh Belanda sebagai sarana adu domba, agar tidak ada kekuatan pemersatu yang bisa mengancam penjajah Belanda. Karena itu langkah awal gerakan kebangkitan nasional adalah menjalin komunikasi dengan berbagai golongan yang kemudian menyatu menjadi kekuatan nasional. Pengalaman kebangsaan itulah pada saat menjelang kemerdekaan kemudian dirumuskan menjadi Pancasila. Sebagai upaya untuk menyelesaikan dan mewadahi berbagai elemen bangsa yang berbeda dalam satu wadah

bersama, dengan prinsip ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan dan keadilan sosial. Semua elemen bangsa tentu juga menginginkan NKRI tetap kokoh, walau dalam perbedaan, kita juga beruntung memiliki TNI yang lebih menonjolkan pada persatuan dan kekompakan. TNI menjadi perekat bangsa dan Pancasila sebagai satu satunya asas negara. Syarifudin Jl Damai No 100 Kramat Jati, Jakarta Timur

Tahun Baru, Semangat Baru bagi Kaum Ibu

M

EMPERINGATI Hari Ibu 22 Desember tahun ini mempunyai catatan tersendiri bagi kaum hawa. Perempuan yang diklaim sebagai kisah kasur, dapur, sumur, seolah tidak memiliki daya kegemilangan menghasilkan karya. Hanya sebagai pusat kekerasan. Di era kontemporer saat ini, ide dan pemikiran bahwa perempuan merupakan makhluk yang lebih rendah daripada lelaki dan karenanya tidak pantas untuk memilih dan dipilih tampak aneh dan lucu. Di negeri ini, perempuan tidak perlu lagi berjuang untuk mendapatkan hak pilihnya. Persamaan hak politik dijamin Konstitusi UUD 1945. Kendati penghalang legal atas persamaan perempuan dan lelaki sudah tidak ada, rintan-

PATA AREADI

gan mental masih eksis. Jauh di dalam psikis kaum lelaki, perempuan masih dianggap sebagai agak inferior dalam banyak segi: dari perspektif gender, ketidakmampuan dalam menggunakan rasionalitas.

Tidak ada yang akan mengatakan secara terbuka. Namun, kalau kita tengok di bawah permukaan, pancinglah kaum lelaki dalam soal ini ketika mereka lagi kurang waspada, sikap asli akan tampak.

Perbuatan bukan perkataan adalah moto kaum perempuan yang memperjuangkan hak pilih mereka di Inggris. Emmeline Pankhurst, seorang perempuan yang mengesankan, hidup dan perjuangannya bergaung sampai detik ini. Dia menikah dengan Richard Pankhurst, seorang pengacara di Manchester yang memprakarsai RUU hak pilih perempuan pertama. Married Women’s Property Act tahun 1870 dan 1882 yang membolehkan perempuan memiliki harta hasil keringat sendiri dan juga benda-benda yang mereka beli sendiri sebelum atau sesudah perkawinan. Bagi para ibu selamat Tahun Baru semoga sehat selalu. Imam Khanafi Kudus

Sumbang Saran Pencabutan BBM Bersubsidi

K

OMISI VII DPR dan pemerintah akhirnya menyepakati pembatasan konsumsi (BBM) bersubsidi jenis premium untuk diberlakukan secara bertahap yang dimulai di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada akhir Maret 2011. Dengan tercapainya kesepakatan itu, berarti pembatasan BBM bersubsidi jenis premium mundur dari rencana semula yang dijadwalkan mulai 1 Januari 2011. Berbagai pertimbangan yang diajukan wakil rakyat agaknya bisa dipahami pemerintah untuk tidak memaksakan kebijakan tersebut secara sepihak. Pasalnya, sejauh ini pemerintah dinilai belum melakukan

kajian mendalam, termasuk dampak yang ditimbulkan jika kebijakan itu diberlakukan. Ini tentu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi semua pihak, bahwa suatu kebijakan harus melalui ujian sebelum diberlakukan. Jika memang kebijakan itu diragukan dan diduga akan menimbulkan kerugian dalam pelaksanaannya, mau tidak mau kebijakan itu harus ditunda untuk disempurnakan. Bahkan bila dipandang tidak pantas dan tidak perlu kebijakan itu harus dibuang. Kita sependapat bahwa kebijakan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi dilakukan dalam rangka menyelamatkan anggaran pendapatan dan be-

lanja negara (APBN). Apalagi hal itu merupakan amanat UU Nomor 10 Tahun 2010 tentang APBN 2011 yang meminta pemerintah mengatur pemakaian BBM bersubsidi secara bertahap agar lebih tepat sasaran. Sejauh ini kuota BBM bersubsidi ditetapkan 38,6 juta kiloliter, tetapi realisasinya diperkirakan melebihi angka tersebut. Wajar jika kemudian harus dilakukan pengaturan. Kesepakatan ini tentu tidak berhenti begitu saja karena pemerintah harus memenuhi segala syarat yang menyertai kebijakan itu. Hal itu antara lain dibangunnya gerai-gerai untuk menyediakan bahan bakar nonsubsidi bagi kendaraan pelat hitam yang terkena kebi-

jakan tersebut. Kemudian, menyiapkan infrastruktur dan langkah-langkah guna menghadapi berbagai kemungkinan seperti manipulasi kendaraan pelat kuning, upaya penimbunan BBM bersubsidi, dan lain-lain. Selain itu, pemerintah harus tetap komitmen dengan pengadaan angkutan massal yang lebih banyak, lebih baik, dan lebih aman. Bagaimanapun, salah satu penyebab membengkaknya penggunaan BBM bersubsidi selama ini adalah kegagalan pemerintah dalam mengadakan transportasi umum. Risyad Ahmad Surabaya

Kirimkan keluhan dan komentar anda tentang pelayanan publik ke email:

Kirimkan komentar Anda atas tema Banjir lagi, (periode 13 Desember - 18 Desember 2010) ke:

forum@mediaindonesia.com

opini publik di mediaindonesia.com

Banjir Lagi


Jadwal Film | 11

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

ACARA TV ACARA HARI INI

04.28 04.30 06.00 06.05 07.00 07.05 08.00 08.05 08.30 09.00 09.05 09.30 10.00 10.05 10.30 11.00 11.05 12.00 12.05 13.00 13.05 13.30 14.00 14.05 15.00 15.05 16.00 16.05 17.00 17.05 18.00 18.05 18.30 19.00 20.00 20.05 21.00 21.05 21.30 22.00 22.05 23.00 23.05 23.30 00.00 00.05 01.00 01.05 01.30 02.00 02.05 02.30 03.00 03.05 04.00 04.05

SABTU, 18 DESEMBER 2010

Opening New Day Metro Pagi Headline News Metro Pagi Headline News Bedah Editorial Media Indonesia Headline News Agung Sedayu Group Agung Sedayu Group Headline News Indonesia Now Fashion Gallery Headline News Dulux Inspire Metro Xin Wen Headline News Oprah Winfrey Show - Exclusive The 7 Year Old Schzo phrenic Headline News Metro Siang Headline News Spirit Football Expedition Headline News Seputar Aksi dan Kreasi Headline News Provocative proactive Headline News Super Nanny – The Moy Family Headline News Metro Hari Ini Headline News Metro Hari Ini Metro Highlights Headline News Headline News Biography Headline News Top Nine News World Cinema Headline News World Cinema Headline News World Cinema Metro Sport Headline News Metro Malam Headline News Indonesia Now Zero to Hero Headline News Spirit Football Metro Highlight Headline News Zona Memori Headline News Expedition

04.30 Indonesia Berdoa: Teledakwah 05.30 Warta Nusantara 06.30 Siaran Pendidikan

07.00 Dokumenter Pertanian 07.30 Kuis Pintar: Cerdas Ria 08.00 Sekolah Alam 08.30 Mukjizat 09.00 Pesona Budaya Nusantara 09.30 Daerah Membangun 10.00 Varia Olahraga 11.00 Warta Siang 12.00 Pigura 12.30 Sketsa 13.00 PGI 13.30 Pelangi Desa 14.00 Suara Perempuan: Untukmu Indonesia 15.00 Tangga Nada 16.00 Variety 16.30 Album Kenangan 17.00 English News Service 17.30 Panggung Gaul: ABG 18.30 Dokumenter 19.00 Warta Malam 20.00 Warung Cantik 21.00 Musik Candi 22.30 Ring TVRI 00.00 FTV 01.00 Warta Terakhir

04.30 05.00 06.00 07.00 07.30 08.00 08.30 09.00 09.30 11.00 11.30 12.00 13.30 15.00 15.30 16.00 16.30 17.00 18.00

Indahnya Sedekah Siraman Qalbu Lintas Pagi Koper, Perkat, KTP The Imusic Show Koper, Perkat, KTP Santapan Nusantara Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal Layar Pagi Jendela Sidik Kasus Layar Kemilau Layar Spesial Disney Club Kara Sakti Penjelajah Cilik Lintas Petang Zona Juara Animasi Spesial: Bernard Bear Adzan Magrib Animasi Spesial Upin & Ipin dan KawanKawan Animasi Spesial: Little Krisna Sima Utama Keluarga BPL : MANCHESTER UNITED VS TOTENHAM HOTS Kuis BPL Cerita Dini Hari Cerita Dinihari Indahnya Sedekah

06.00 Go Spot 07.00 Wonderful World of Disney Meet The Robinson 09.00 Dahsyat Weekend 11.00 Intens 12.00 Seputar Indonesia Siang 12.30 Maha Karya Magician RCTI 2010 (RR) 15.00 Panggung Aksi Anak Bangsa (Live) 17.30 Seputar Indonesia 18.00 Mega Sinetron Putri Yang Ditukar 20.30 Mega Sinetron Kemilau Cinta Kamila 22.30 Box Office Movie Taxi 00.30 AFF Championship 2010 semifinal Runners Up B vs Winner A (Delay) 02.30 UEFA Europe League Az Alkmaar vs Bate (Delay) 04.00 Assalamu’alaikum Ustadz

04.30 Liputan 6 Pagi 06.00 Was Was 07.15 SCTV Musik Inbox 09.20 Hotshot 10.00 SCTV FTV Pagi 12.00 Liputan 6 Siang 12.30 SCTV FTV 14.30 Status Selebritis 15.00 SCTV FTV Sore“Get Married Tthe Series” 17.00 Liputan 6 Petang 17.30 Uya Emang Kuya 18.00 SCTV Sinetron “Islam KTP” 19.00 SCTV Sinetron “Taxi” 20.30 SCTV Sinetron “Cinta Fitri Season 6” 22.00 Sinema 20 Wajah Indonesia 00.00 SCTV Sinema Malam“Storm Ttooper” 02.00 Sinema Dini Hari“King Of Beggars” 04.00 Truk Cinta

03.00 Musik: Klik! 04.00 Titian Iman 04.30 Topik Pagi 18.00 05.30 Lensa Olahraga 18.30 06.00 Kartun 19.00 06.30 Kartun 07.00 Kartun 19.30 07.30 Star Kids Ya Ia Iyalah 08.00 Anak Pemberani 20.00 08.30 Jelicious By Nutrijel 23.00 09.00 Hidup Sehat dengan Ekstrak Herbal Bersama Tengku Maulana Sanusi 01.27 09.30 Mati Gaya 02.30 10.00 Espresso Weekend 03.30 11.00 Pemulihan Bagi Anda 04.30 11.30 Topik Siang 12.00 Klik Weekend 13.00 Tawa Sutra 04.00 Assalamu’alaikum Ustadz 14.30 Kampiun Sepak Bola Nasional 04.30 Seputar Indonesia Pagi

15.00 Djarum Indonesia Super League 17.30 Kuis: Super Family 18.30 Djarum Indonesia Super League 21.00 Tawa Sutra 22.00 Sinema Aksi 00.00 Topik Malam 00.30 Makmur (makin Malam Makin Murah) 01.30 Tangkap2!! 02.00 Kungfu Komeng

05.00 Mamah dan Aa 06.00 Fokus Pagi 06.30 Migical Doremi 07.00 Kartun 07.30 The Chef Indonesia 08.30 Kartun 09.00 Bango Cita Rasa Nusantara 09.30 Kiss Plus 10.00 Happy Song 12.00 Fokus Siang 12.30 Take Him Out Indonesia 15.30 FTV Sore 17.30 Take Me Out Indonesia 2 21.00 Gebyar BCA 22.00 American’s Got Talent 00.00 Sinema India 02.30 Sinema Fajar 04.30 Aku Ingin Tahu

04.30 Reportase Pagi 06.00 Halal 06.30 Insert Pagi 07.30 Kuliner Pilihan 08.00 Gula Gula 08.30 Koper dan Ransel 09.00 Ceriwis 10.00 Ala Chef 10.30 Benu Buloe 11.00 Insert 12.00 Hidup ini Indah 12.30 Ngulik 13.00 Peppy The Xplorer 13.30 Belajar Indonesia 14.00 The Camp 14.30 Kenari 15.00 Hidup Kedua 15.30 Sahabat JP 16.00 Gaul Bareng Bule 16.30 Investigasi Selebriti 17.00 Reportase Investigasi 17.30 Jika Aku Menjadi 18.15 Termehek-mehek 19.00 Indonesia Mencari Bakat 2 bersama Supermi 20.30 Bioskop TRANS TV“Fool’s Gold“ 22.30 Bioskop TRANS TV“Blue Crush” 00.30 Sinema Dini Hari

02.00 Wara Wiri Ramadhan

02.30 Sahurnya OVJ 04.30 Musafir 05.00 New Tom & Jerry 05.30 Dongeng di Dunia BuahBuahan 06.00 Sport 7 Akhir Pekan 06.30 REDAKSI PAGI 07.30 Selamat Pagi 08.30 Rahasia Sunnah 09.00 Cooking in Paradise 09.30 Pop Twitt On Ramadhan 10.00 Home Sweet Home 10.30 U2 (Uje & Udin) 11.00 Kaca Mata 11.30 Redaksi Siang Akhir Pekan 12.00 Selebrita On The Weekend 12.30 Si Bolang Jalan-Jalan 13.00 Buku Harian Si Unyil 13.30 Galeri Sepak Bola Indonesia 14.00 One Stop Football 14.30 Trial Game 76 15.00 Basecamp 15.30 Mancing Mania 16.00 REDAKSI SORE 16.30 I Magz 17.00 Yusuf Mansyur & Unyil 17.30 Rahasia Sunnah 18.00 Wara Wiri 18.30 Music Box 19.00 Mata Air Surga 20.00 Opera Anak 21.00 Pas Mantab 22.00 Musik Special 23.30 Theater 7 Spesial

00.00 Kabar Malam 01.00 Tatap Muka 02.00 Documentary One 03.00 Jejak Islam 03.30 Titian Qalbu 04.30 Kabar Pagi 06.30 Apa Kabar Indonesia 08.30 Kamus Hidup Sehat 09.00 101 Catalogue 09.30 Backpacker 10.00 Documentary One 11.00 World Most Extreme Homes 11.30 Tepi Jaman 12.00 Kabar Siang 13.00 Tinju Legendaris 14.00 Soccer One 14.30 Preview Barclays Premier League 15.30 Tatap Muka 16.30 Tanpa Tanda Jasa 17.00 Titik Rawan 17.30 Kabar Petang 19.00 Local Documentary 20.00 Malam Minggu-One 21.30 Barclays Premier League 23.00 Barclays Premier League

04.30 Kartun: Tupi & Ping Ping 05.00 Kartun: Dora the Explorer 06.00 Kartun: SpongeBob

Squarepant 07.00 Kartun: SpongeBob Favoritku 07.30 Kartun: SpongeBob Squarepant 08.00 Penguin of The Madagascar 09.00 One Piece 09.30 One Piece 11.00 Kitchen Beib 11.30 Ngidam 12.00 Abdel & Temon Bukan Superstar 13.00 Global Siang 14.30 Movie Special 15.30 Berita Global 16.00 Dapur Aisyah 17.00 Buka Biasa 18.00 Ramadhan Matjo 19.00 Big Movies I Armegedeon 21.00 My Name Is Eko 22.00 Big Movies 00.00 Global Malam 00.30 MTV Dude Son’s Of America 01.00 MTV Praked 01.30 MTV Studio 02.30 Big Movies Sahur

04.30 Silaturahim 05.00 Medika Natura (LIVE) 07.00 Mahakarya Agung Sedayu 07.30 Lejel 08.00 Medika Natura 09.30 Lejel 17.00 Movie Freaks 17.30 Giliran Loe (RR) 18.00 ABL “SM Britama vs Singapore S.” 20.00 Kok Bisa 20.30 Fokus Pekan Ini (LIVE) 21.30 Jakarta Bersepeda 22.00 Roti Bakar 23.00 Jalan-Jalan Seru 23.30 This Is Your Time 00.00 Ketawa-Ketiwi (LIVE) 01.00 Selebrita-Selebriti (LIVE) 02.00 Off Air

04.30 Titian Iman 05.00 DKI - 15 05.30 O – Clip 06.00 Music Mix 06.30 O Shop 07.30 How To Make… 08.00 Property TV 08.30 Lejel Home Shopping 09.30 Jaco Home Shopping 10.00 DRTV 10.30 O - Klinik 11.00 EZ Shop 11.30 O-Shop 12.00 Rekomendasi 12.30 EZ Shop 13.30 The Box 14.00 Lejel Home Shopping 14.30 DRTV 15.00 Lejel Home Shopping

16.00 Rekomendasi 16.30 O Clip 17.00 Lejel Home Shopping 17.30 Jaco Home Shopping 18.30 Jakarta’s Event 19.00 Sparkling Asia Piano 20.00 Contact Nokia 20.30 Bazaar Style 21.00 Drive it 21.30 Martial Art 22.00 Paranoia 22.30 Militer 23.00 O-Channel Week End Movie 01.00 DKI - 15 01.30 Chatmate 02.30 O-Channel Late Night Movie

05.00 TV E 05.30 Max & Ruby 06.10 Magic School Bus 06.50 Kuci 07.30 Cam’s series 08.00 Lejel Home Shooping 08.35 Selamat Pagi Bunda 09.30 DR TV 10.00 DR TV 10.40 DR TV 11.20 Crocket 12.00 Ninja Hatory 12.40 Kungfu Boy 13.20 Iron Kids 14.00 The Baby and I 14.30 Sylvanian Families 15.00 Sinetron Mini 15.30 Care Bear 16.00 Ellen’s Acres 16.30 Pandalian 17.00 Maxman 17.40 Santri Zone 18.20 Absolut Boy 19.00 Informasi Mata Anak 19.30 Star Kids 20.00 Lejel Home Shooping 21.00 Musik Chic 21.35 Gegege No Kitaro 22.00 Lejel Home Shooping

* Acara TV sewaktu-waktu bisa berubah

J ADWAL SALAT DK I J a k a r ta & Se k i ta r nya Subuh ......... 04.09 Zuhur .......... 11.48 Asar ........... 15.14 Magrib ......... 18.04 Isya ............ 19.18


Selekta Jangan Paksakan Merger Flexi-Esia PEMERINTAH meminta merger dua operator code division multiple access (CDMA), yakni Telkom Flexi (Flexi) dan Esia jangan dipaksakan jika karyawan tidak setuju. Manajemen PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) diminta menampung aspirasi para karyawannya. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar mengatakan itu di Pekanbaru, Riau, kemarin. “Pihak manajemen harus mengondisikan hal ini sehingga apa pun keputusannya akan baik bagi manajemen dan karyawan.” Ia juga menegaskan, Kementerian BUMN tidak mengintervensi rencana merger divisi usaha Telkom itu dengan Esia yang dimiliki Bakrie Telecom. Seperti diberitakan (Media Indonesia, 17/12), sekitar 20 ribu karyawan Telkom mengancam akan melakukan mogok kerja bila rencana merger tetap dilanjutkan.

T: (021) 5821303 SMS: 08121128899 No Bebas Pulsa: 08001990990

Hanya dengan majelis kehormatan hakim kepercayaan masyarakat terhadap MK bisa dipulihkan.

A

RSYAD Sanusi mengajukan pengunduran diri dari posisinya sebagai hakim di Mahkamah Konstitusi (MK) karena merasa tidak nyaman pascalaporan tim investigasi pimpinan Refly Harun. “Surat pengunduran diri itu sudah saya ajukan ke personalia MK. Nanti diteruskan Ketua MK ke Presiden,” kata Arsyad di Gedung MK, Jakarta, kemarin. Pengunduran diri itu diajukan sehari setelah MK membentuk panel etik yang bertugas meneliti dugaan keterlibatan Arsyad dalam dugaan suap perkara Bengkulu Selatan. Panel etik itu beranggotakan Harjono, Achmad Sodiki, dan Ahmad Fadlil Sumadi. Arsyad, yang akan memasuki

masa pensiun pada 14 April 2011, menegaskan ia tetap akan mundur meskipun hasil pemeriksaan internal panel etik terhadap dirinya, misalnya, tidak menemukan adanya pelanggaran kode etik. “Untuk apa (bertahan)? Masyarakat sudah menilai saya. Saya jalan saja sekarang malu,” katanya. Arsyad diduga terkait dengan dugaan suap yang melibatkan calon Bupati Bengkulu Selatan Dirman Mahmud. Kasus itu juga diduga melibatkan Neshawaty (anak Arsyad), Zaimar (adik ipar Arsyad), dan Makhfud (panitera pengganti MK nonaktif). Untuk membulatkan langkahnya itu, mulai saat ini Arsyad tidak ingin lagi terlibat dalam segala urusan persidangan. Saat menanggapi pengunduran diri Arsyad itu, Ketua MK Mahfud MD mengatakan pihaknya belum

Kementerian BUMN tidak mengintervensi rencana merger Flexi-Esia.” Sebab, mereka melihat ada agenda tersembunyi di balik rencana tersebut. Karena itu, mereka juga meminta pemerintah mengganti direksi dan komisaris Telkom yang propenjualan aset negara. Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi meminta ancaman serikat karyawan Telkom ditanggapi serius. Karena jika para pekerja benar-benar melakukan mogok kerja, konsumen akan merasakan dampak kerugian secara tidak langsung. Sementara itu, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom kemarin memutuskan tidak mengubah jajaran direksinya. Posisi direktur utama tetap dijabat Rinaldi Firmansyah. Untuk susunan komisaris, pemegang saham sepakat mengangkat mantan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal sebagai Komisaris Utama Telkom. Ia menggantikan Tanri Abeng yang habis masa jabatannya. Selain Jusman, pemegang saham juga mengangkat dua nama baru sebagai komisaris independen, yakni mantan Wakil Direktur Utama PLN Rudiantara dan mantan Direktur Utama Indosat Johnny Swandi Sjam. Sementara itu Bobby AA Nazief dan Mahmuddin Yasin tetap dipertahankan sebagai komisaris. (AW/CS/X-10)

ONLINE HARI INI

SABTU, 18 DESEMBER 2010 MEDIA INDONESIA

Tim DPR Pulangkan TKI Kolong Kandara

Hakim Arsyad Mundur dari MK Nurulia Juwita Sari

HALAMAN 12

mengambil sikap apa pun. “Nanti akan kita bicarakan dengan Pak Arsyad dan semua hakim,” tukasnya. Majelis kehormatan Selain mundur, Arsyad juga mendesak agar segera dibentuk majelis kehormatan hakim (MKH). “Saya minta kepada Ketua MK supaya langsung saja MKH. Kalau perlu, tambah lagi sembilan mantan hakim MK untuk memeriksa saya,” tuturnya. Mengenai usulan itu, Mahfud mengatakan, “(Dibentuknya) panel etik adalah jembatan untuk membentuk MKH. Tetapi Pak Arsyad langsung minta MKH untuk menilai apakah dia melanggar kode etik atau tidak.” Menurut Mahfud, dalam kasus tersebut yang dipersoalkan bukan mengenai suap atau tindak pidana, melainkan adanya keluarga hakim yang menerima tamu di rumah hakim. Yang dimaksud Mahfud adalah pertemuan antara Neshawaty dan Dirwan Mahmud. “Sampai sekarang belum ada indikasi, apalagi skandal ada suap-menyuap terhadap hakim MK. Yang ditemukan baru permainan orang-orang di luar MK,” tuturnya. Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 2008, Arsyad tercatat mempunyai kekayaan Rp1,088 miliar. Kekayaannya itu naik Rp699,513 juta dari harta sebelumnya yang dilaporkan pada 2006. Sementara itu, mantan anggota tim investigasi MK Saldi Isra kembali menegaskan bahwa MK harus membentuk MKH. “Ini rekomendasi dari tim yang dilahirkan oleh lembaga yang diindikasikan bermasalah,” katanya. (CC/X-5) nurulia@mediaindonesia.com

MI/ IRFAN

RATUSAN tenaga kerja Indonesia yang menggelandang di kolong Jembatan Kandara, Jeddah, dan Jembatan Sareh Mansyur, Mekah, Arab Saudi, menjadi prioritas kerja Tim Pengawas TKI. Para TKI itu akan segera dipulangkan oleh tim yang baru saja dibentuk DPR ini. “Memulangkan TKI di Kandara hanya jangka pendek. Untuk jangka panjang, kita punya target lebih besar, kita ingin menyelesaikan permasalahan TKI di luar negeri,” kata anggota Tim Pengawas TKI Tantowi Yahya di Jakarta, kemarin. Tim Pengawas TKI akan memulai bekerja pada 10 Januari. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri mengaku kelimpungan menghadapi TKI yang berada di kolong jembatan di Arab Saudi karena jumlahnya terlalu banyak, sedangkan anggaran kementerian terbatas. Masih soal TKI, Ketua DPR RI Marzuki Alie mendorong pemerintah melobi lembaga

hak asasi manusia internasional untuk membantu menuntaskan soal TKI. “Hal ini untuk menekan pemerintah negara tujuan agar mau menghormati HAM demi melindungi TKI,” ujarnya. Terkait Program Kredit Usaha Rakyat untuk TKI, anggota Komisi IX DPR RI dari F-PDIP Rieke Diah Pitaloka menilai sebagai langkah disorientasi pemerintah. KUR semestinya ditujukan untuk mencegah pengiriman TKI yang masih mengkhawatirkan. “Memang dengan KUR itu, TKI tidak lagi disiksa?” tanyanya. Di tempat terpisah, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan bahwa bukan berarti program KUR TKI menggantikan perlindungan. “Perlindungan kan tetap harus, apa pun dia di luar negeri,” katanya. Selain untuk pembayaran utang, lanjutnya, KUR ini juga mempermudah aksesibilitas TKI terhadap perbankan. (MJ/Din/Tup/X-6)

Setiap SPBU Butuh Rp300 Juta KENDATI masih sarat pro dan kontra, pemerintah mulai memanfaatkan waktu yang terbatas untuk mempersiapkan infrastruktur pendukung kebijakan pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Implementasi kebijakan disepakati pada akhir kuartal I 2011. Persiapan antara lain menyangkut ketersediaan tangki dan dispenser BBM nonsubsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sosialisasi, serta pengawasan. Terkait infrastruktur, Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Evita Legowo memerinci, dari sekitar 4.600 SPBU yang tersebar di Tanah Air, 520 SPBU masih butuh bantuan investasi untuk penyediaan BBM nonsubsidi. Setiap SPBU diperkirakan perlu investasi Rp200 juta-Rp300 juta. Di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang menjadi sasaran pertama pembatasan konsumsi BBM bersubsidi jenis premium, dari 720 SPBU, sudah 530 yang menjual pertamax. Sisanya akan dikonversi agar siap menjual BBM nonsubsidi. “Pemerintah berupaya memfasilitasi pinjaman dana kepada para pengusaha SPBU. Untuk penugasannya diberikan ke-

pada bank-bank BUMN (badan usaha milik negara),” kata Evita, kemarin, di Jakarta. Evita melanjutkan, selain mempersiapkan ketersediaan infrastruktur BBM nonsubsidi, pihaknya juga mulai menyosialisasikan kebijakan pembatasan tersebut. Sosialisasi antara lain melalui dialog interaktif, iklan, dan panggung gembira. Pemerintah, menurut Evita, juga menyiapkan perangkat untuk mengendalikan volume konsumsi BBM bersubsidi berupa radio frequency identification (RFID). Berbasis gelombang radio, RFID dapat mendeteksi penggunaan BBM yang berlebihan. RFID akan diletakkan langsung pada bagian mobil melalui kerja sama dengan kepolisian. Seperti diberitakan (Media Indonesia, 17/12), ada kekhawatiran terjadi aksi oplos akibat disparitas harga BBM antara kendaraan umum dan mobil pribadi. Bukan tidak mungkin angkutan umum ataupun ojek sepeda motor bisa melihat peluang menjual BBM bersubsidi sebagai tambahan pendapatan. Sebagaimana pernah terjadi pascakonversi minyak tanah ke elpiji, perbedaan harga elpiji tabung 3 kilogram (kg) dan tabung 12 kg memicu pengoplosan gas. (*/X-10)

BACAAN FAVORIT

CAKRAWALA

1

MYSPACE DAN GOOGLE PERBARUI KERJA SAMA MYSPACE dan Google memperbarui perjanjian multitahun guna memperluas kerja sama dalam bidang pencarian dan periklanan. Google akan terus menyokong fitur pencarian dan iklan. (Media Gadget)

Peti Mati Pembunuh JFK Laku Rp340 Juta

2

BMW SERI 1 COUPE DAN CONVERTIBLE 2012 BMW akan merilis Seri-1 terbaru dalam format coupe dan convertible. Seri-1 model 2012 baru akan dijual pada musim semi 2011 mendatang. (Media Otomotif)

3

MENIKMATI HIDANGAN BERBEDA DI INGGRIS MUNGKIN Anda sudah terbiasa dengan menu-menu kafe di pinggir jalan Inggris. Tapi di Kota Nottingham, Anda bisa menemukan aneka makanan telur, ham, dan kacang polong yang diolah berbeda. (Media Travelista)

mediaindonesia.com

Aamir Khan Kampanye Lawan Gizi Buruk AAMIR Khan sering kali diasosiasikan dengan gerakan penanggulangan masalah sosial. Kali ini ia terlibat secara pribadi dengan gerakan melawan gizi buruk atau malnutrisi. Aktor yang bermain gemilang dalam 3 Idiots itu telah menjadi duta bagi Aliansi Masyarakat Melawan Malnutrisi. Beberapa waktu yang lalu ia bahkan terlihat bersama sejumlah politikus India untuk membahas isu itu. Aliansi yang ia wakili didirikan Sachin Pilot, Shahnawaz Hussain, and Supriya Sule bersama dengan 20-25 politikus dari berbagai partai. Mereka mengajak Aamir bergabung. Aamir Khan mengatakan, “Malnutrisi merupakan isu yang mengkhawatirkan di negeri ini. Satu dari dua anak-anak di India menderita malnutrisi. Agar negara kita sejahtera, anak-anak harus sehat. Malnutrisi dapat menyebabkan masalah fisik dan mental. Sering kali ketika berumur 20-21 tahun, Anda tidak menjadi lebih cerdas karena nutrisi yang tidak sempurna saat masih kecil.” (Bollywood.com/OL-5) REUTERS

SIMAK JUGA

LELANG peti mati pembunuh Presiden AS John F Kennedy, Lee Harvey Oswald, harus diperpanjang 2 jam karena penawaran tiba-tiba ramai menjelang berakhirnya lelang pukul 17.00, Kamis (16/12). Harga tawaran tertinggi untuk peti mati yang dilelang oleh balai lelang Nate D Sanders di Santa Monica, California, AP AS, itu akhirnya tercatat US$37.404 (sekitar Rp340 juta). Harga itu lebih tinggi US$15 ribu daripada penawaran tertinggi sehari sebelumnya. Peti mati itu ditawarkan untuk dilelang bulan lalu oleh pemilik sebuah rumah duka di Texas, Allen Baumgardner. Ia menukar peti mati Oswald dengan peti mati baru saat kuburan Oswald digali pada Oktober 1981. Penggalian itu dilakukan untuk mengidentifikasi kembali jasad Oswald. (AP/Yan/I-2)


Home & Living

Sastrawan Membaca Anak Lima penulis dan lima perupa berkolaborasi menciptakan cerita dan ilustrasi bagi buku anak. Jendela Buku, hlm 15

HALAMAN 13

SABTU, 18 DESEMBER 2010

MI/PANCA SYURKANI

FOTO-FOTO: DOK. LIGHT CRAFT

Rotan untuk Natal Buat beberapa orang, mendekorasi rumah menjelang Natal penting. Apalagi dengan beberapa pilihan dekorasi unik. Wendy Mehari

R

Kami mengumpulkan bahan langsung di hutan pinus di Malang, misalnya daerah Songgoriti.” Vellycia G Chandra Perajin Christmas wreath

UPANYA tak semua orang menghias rumah menyambut Natal. Anna, misalnya. Pekerja sebuah media daring yang tinggal di Bekasi ini mengaku tidak punya kebiasaan menghias rumah menjelang hari raya umat kristiani itu. “Biasa aja. Lagi pula tamu yang datang juga itu-itu aja ha... ha...ha...,” tutur ibu beranak dua ini, awal pekan lalu. Namun, Ninien Ardiani beda. Ibu satu anak yang mengelola toko batik secara daring ini mengaku hobi mendekorasi rumah, apalagi menjelang Natal. “Biasanya di rumah mama, di Solo, kita pasang pohon Natal, ada kado-kadoan di bawahnya, juga ada rangkaian bunga atau ranting kering di depan rumah, sampai menata meja makan,” katanya. Ada pula Margareth Panjaitan, yang berpendapat mendekorasi rumah menjelang Natal sangat penting. “Biar suasana Natalnya terasa, soalnya dalam keluarga gue, Natal itu momen untuk introspeksi diri sete-

lah setahun,” kata karyawati sebuah perusahaan asuransi yang berkantor di kawasan Kuningan, Jakarta, ini. Setelah memiliki anak, mendekorasi rumah menjelang Natal terasa semakin penting buat Gareth--begitu dia biasa dipanggil. “Sekeluarga bisa menghias barengbareng, seru deh. Gue jadi bisa menjelaskan makna Natal dengan lebih santai ke anak,” jelas ibu dari Deva, anak lakilaki berusia 4 tahun ini. Seperti Ninien, Gareth juga menghias rumah ibunya, di kawasan Meruya, Jakarta. Pohon Natal di ruang keluarga, christmas wreath di pintu depan, pita merah dan hijau, sampai taplak meja berwarna senada. Ditambah tumpukan kado di bawah pohon Natal sesuai tradisi bertukar kado yang dilakukan keluarganya. Selain itu, tema dekorasi juga masuk perhitungan Gareth. “Kita ganti tema 2-3 tahun sekali. Tahun ini masih pakai nuansa merah-hijau. Tahun depan sepertinya mau pakai tema gold, soalnya udah 3 tahun pakai warna merah-hijau,” jelasnya. Meski tema dekorasi masih

serupa tahun lalu, setiap tahun pasti ada ornamen Natal yang baru. “Ada aja saudara yang nambahin ornamen, misalnya boneka Sinterklas yang ditaruh di kursi di ruang keluarga,” kata Gareth. Menurut pengalamannya, ornamen Natal tidak perlu diganti setiap tahun. Baru setelah 3 tahun dipakai, warna ornamen mulai kusam. Daripada ganti seluruh ornamen, lebih baik menambah ornamen yang bertema sama. “Baru setelah 3 tahun, ganti tema atau warnanya, dan beli ornamen baru lagi,” tambah Gareth.

Pohon Natal rotan Jika memang ini saatnya berganti ornamen, atau bahkan pohon Natal, pilihan unik berikut bisa Anda lirik: pohon Natal dari rotan. Bentuknya seperti pohon Natal biasa, bersiluet segitiga. Pohon Natal ini dibuat handmade, berupa anyaman rotan yang dibentuk kerucut. Lebih unik lagi, pohon Natal ini diproduksi secara bongkar pasang. Jadi bentuk kerucutnya seakan dipotong horizontal setiap ketinggian 55 cm, se-

hingga dapat disimpan dalam kotak, mulai susunan potongan kerucut dari yang diameternya paling besar sampai paling kecil di tengah. Untuk memasangnya, setiap potongan tinggal disusun dan dikaitkan. Pohon Natal ini bisa dihias dengan ornamen gantung yang biasa digunakan untuk pohon Natal biasa. Awalnya, produsen pohon rotan ini, Light Craft, menghasilkan lampu-lampu berbentuk bola, binatang, sampai standing lamp yang dibuat dari anyaman rotan dipadu benang jahit. “Lalu kita mulai mengkreasikan bentuk-bentuk lain dari bahan yang sama. Nah, karena Natalan nih, kita bikin pohon Natal,” jelas Yenny Wibowo, yang bersama rekannya, Guntoro Rusli, mendirikan Light Craft pada 2009, berpusat di Surabaya. Ukuran tinggi pohon beragam, dari 50 cm untuk hiasan meja, sampai 7 meter. Harganya, diberitahukan Yenny, berkisar dari Rp60 ribu sampai Rp2 jutaan. Sebenarnya pohon Natal ini sudah diproduksi sejak tahun lalu, hanya saja belum bisa di-

bongkar pasang. “Mulai tahun ini kita kembangkan jadi bisa bongkar pasang seperti ini. Responsnya bagus, pesanan dari seluruh Indonesia. Paling banyak dari Jakarta,” tutur Yenny. Pesanan didominasi kebutuhan dekorasi Natal di rumah tinggal. “Ada juga yang buat dekorasi di public space, toko, atau mal,” tambah Yenny, yang lulusan desain interior Universitas Kristen Petra, Surabaya. Desainnya yang ringkas diakuinya melalui pertimbangan gaya rumah yang tengah banyak digemari. “Iya, memang ada pertimbangan itu. Model rumah sekarang yang modern, minimalis, bisa disesuaikan dengan pohon Natal yang ringkas juga,” tambah perempuan 29 tahun ini. Selain aktif mengikuti berbagai pameran dan membuka gerai di Supermal Pakuwon, Surabaya, Light Craft dapat dilihat di akun Facebook-nya. Boleh juga untuk mencipta nuansa perayaan yang berbeda dari sebelumnya. Tertarik? (M-1) miweekend@ mediaindonesia.com

Dekoratif dan Fungsional Buatan Tangan SELAIN pohon Natal, ada pula elemen dekorasi Christmas wreath. Elemen ini biasanya berbentuk lingkaran, dibuat dari rangkaian ranting atau daun, dipasang di pintu rumah bagian luar sebagai penanda bahwa penghuninya tengah merayakan Natal. Pilihan satu ini cukup unik. Christmas wreath dari bunga pinus asli. “Kami mengumpulkan bahan langsung di hutan pinus di Malang, misalnya daerah Songgoriti,” tutur Vellycia Genny Chandra, perajin Christmas wreath dari bunga pinus, saat dihubungi, Rabu (15/12). Ia mengaku terinspirasi kegiatan gereja 13 tahun silam, lalu membuat ornamen Natal dari bahan alami, yang hasilnya masih awet hingga sekarang. Menurut lulusan arsitektur Institut Teknologi Nasional Malang ini, Christmas wreath termasuk hiasan Natal yang efisien. Jika ruang terlalu terbatas untuk pohon Natal, Christmas wreath bisa dipasang, dan suasana Natal sudah terasa. DOK. CHRISTMAS WREATH

DOK. KREASIKU

Christmas wreath berbahan pinus ini, menurut Velly, paling cocok untuk rumah berinterior minimalis country, karena sama-sama bergaya natural. Untuk interior minimalis modern yang serbakaca dan besi atau interior klasik, ia menyarankan menentukan spot yang tepat untuk menempatkan wreath. Misalnya didekatkan dengan furnitur dari kayu yang berkesan lebih alami. Sebagai industri rumahan yang baru mulai tahun ini, Velly, dibantu beberapa teman mengumpulkan bahan sejak Oktober lalu, mulai memproduksi wreath awal November. Hingga sekarang, sebagian dari 60 christmas wreath pinusnya sudah terjual lewat pemasaran daring di akun Christmas Wreath di Facebook.

Kreasiku Dekorasi Natal di rumah bisa pula ditambahkan produk kreatif seperti kotak tisu atau kaus kaki hiasan yang ditawarkan dalam kreasiku.wordpress. com. Hiasan ini dibuat dari bahan flanel dengan bentukbentuk lucu yang sesuai nuansa Natal, termasuk bentuk Sinterklas, bintang, dengan warna-warni khas Natal: merah, putih, hijau. “Pesanan kaus kaki cukup banyak tahun ini, seperti juga tahun lalu. Mungkin karena praktis ya, bentuk dan warnanya lucu, serbaguna, bisa dijadikan kado juga,” tutur Lusi Kunjana, pembuatnya yang juga karyawati sebuah tabloid perempuan yang berkantor di Jakarta Barat. Kreasi kaus kaki Natal ini sebenarnya bermula dari buatan Lusi sendiri untuk anaknya saat berulang tahun. “Temanteman banyak yang lihat, malah banyak yang pesan deh,” tutur ibu dua anak ini, Senin

(13/12). Hiasan Natal memang hanya satu dari sekian banyak kreasi Lusi. Ia mulai menyalurkan hobinya berkreasi sejak 2007, dengan membuat beragam aksesori, termasuk gelang dan kalung, hingga tas sulaman. Sesuai suasana perayaan, Lusi tak ketinggalan membuat kreasi hiasan Natal yang sebenarnya tidak sekadar menghias

ruang, tapi juga memiliki fungsi. Sebut saja kotak tisu berhias Sinterklas yang sudah pasti digunakan sebagai tempat tisu, dapat diletakkan di meja makan atau di ruang keluarga. Atau kaus kaki flanel yang kantongnya bisa digunakan untuk menempatkan permenpermen, bisa juga dihadiahkan sebagai kado Natal. (Wey/ M-1)


14 | Technopolis

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Mengabarkan Bencana dari Ponsel Anda

GADGET UPDATE

Nokia E7 Communicator Generasi Baru

DOK NOKIA

NOKIA kembali mengeluarkan generasi terbaru communicator untuk kembali merebut pasar. Tampilan khasnya, berupa dua layar dan papan ketik tak lagi nampak. Tampilannya diganti dengan layar sentuh 4 inci dan keyboard QWERTY. Selain push e-mail dan pull e-mail, Nokia E7 memiliki fitur office communicator yang menarik. Misalnya layanan instant messaging, quick office untuk membuka dan mengedit dokumen atau bahan presentasi. Nokia E7 juga dilengkapi teknologi USB on the go untuk membaca isi flashdisk secara langsung di ponsel. Untuk keamanan, aplikasi F-Secure dihadirkan untuk mencegah pencurian data bila sewaktu-waktu ponsel terse-

MI/PANCA SYURKANI

but hilang atau dicuri. Sistem secara otomatis akan mengunci akses dan menghapus data hanya dengan mengirim SMS. Namun, sistem mengunci dan menghapus data ini tak didukung dengan data back up. Ponsel yang dikunci hanya bisa dibuka di Nokia Sercive Center. Sementara itu, data-data yang hilang tak bisa dikembalikan lagi. Nokia E7 dilengkapi spesifikasi mass memory 16 GB, internal memory 350 MB, dan RAM 256. Dengan OS Symbian 3 yang ditanam, tampilan antarmuka ponsel ini tak memiliki perbedaan berarti dengan Nokia N8. Seri Nokia E7 akan dipasarkan tahun depan dalam warna hitam, biru, dan oranye. (CE/M-4)

Ponsel Dual Core Pertama

AKURAT: Seorang warga mengambil gambar kondisi kampungnya yang hangus tersapu awan panas erupsi Gunung Merapi di Desa Petung, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (17/11). Dengan ponsel saja, seseorang bisa mengabarkan situasi terbaru lokasi bencana ke internet.

Kelak, kerumunan reporter berita yang beradu cepat tiba di lokasi bencana tidak signifikan lagi.

Aplikasi Mengatasi Bencana Alam TEMA gelaran Random Hack Of Kindness ke-2 terkait bencana relevan dengan kondisi bumi yang makin tua dan alam yang rusak. Akibatnya, makin kerap bencana alam menyambangi manusia. Berikut ini, beberapa Project RHOK 2.0:

Sica Harum

B

ENCANA alam tidak bisa terhindarkan. Ketika terjadi, kita perlu informasi seakurat mungkin agar mampu menangani bencana secara efektif. Caranya, biarkan orang-orang terdekat dengan lokasi bencana mengabarkan situasi di sana. Dengan begitu, warga dibuat berdaya. Pemenang Random Hack of Kindness (RHOK) 2010 Takdir dan Wa Ode Zuhayeni Madjida membuat mekanisme mudah. Punya ponsel saja, seseorang sudah bisa mengabarkan situasi terbaru lokasi bencana ke internet. Dengan laptop juga bisa. Intinya, aplikasi buatan Takdir dan rekannya yang akrab disapa Yeni memungkinkan lebih banyak orang mengirim informasi. “Kami membuat empat format. Berbasis teks, gambar, video, dan streaming langsung,” kata Takdir, Jumat (17/12). Semua informasi itu akan terlihat pada sebuah laman berisi peta besar. Misalnya, pesan pendek dari seorang warga di sebuah desa di Yogyakarta yang mengabarkan banjir lahar dingin di desanya, akan terlihat pada peta di laman tersebut. Jadi, lokasi pengirim informasi sudah diketahui secara otomatis tanpa si pengirim berita menyebutkan lokasinya. Begitu juga dengan kiriman foto dan video. “Paling menantang ya karena kita harus membuat aplikasi yang memungkinkan tayangan langsung dapat dilihat di website. Streaming itu kan fitur baru,” kata lelaki 23 tahun yang baru diwisuda di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, Jakarta, itu. Apalagi, aplikasi itu dibuat Takdir dan rekannya yang akrab disapa Yeni tersebut dalam waktu 48 jam. “Ketika waktunya habis, sebetulnya kami juga belum selesai-selesai banget, meski sudah ada bentuknya, terlihat prototipenya. Karena, selama membuat, ide kan bergulir terus tuh,” cerita Takdir yang berhasil mendemonstrasikan program buatannya bersama Yeni pada akhir acara. Waktu itu, laptop berkamera milik Takdir berhasil mengi-

DOK AUSAID

Yeni dan Takdir

• Aplikasi WhoIsOk dari RHOK Atlanta, berguna untuk menampilkan daftar orangorang di lokasi bencana yang tidak beraktivitas dengan akun Facebook, Twitter, ataupun Google Buzz mereka.

Pemenang Random Hack of Kindness (RHOK) 2010 • Aplikasi Bacon: Finding People dari RHOK Buenos Aires, berguna untuk mendeteksi dan menginformasikan korban bencana alam yang terkubur reruntuhan bangunan tinggi. Aplikasi pada ponsel ini akan aktif secara otomatis dalam keadaan tertentu. • Aplikasi MadPub (Mobile Assessment of Damage for the Public) dari RHOK Seattle, berguna untuk mempercepat laporan kerusakan akibat bencana alam.

MI/RAMDANI

DOK LG

LG Electronics menggebrak pasar ponsel pintar di dunia dengan meluncurkan LG Optimus 2X. Ponsel ini istimewa lantaran diklaim sebagai smartphone pertama di dunia yang menggunakan prosesor dual core. Efeknya, performa ponsel melonjak tinggi. Prosesor Tegra 2 yang dibesut N Vidia ini memungkinkan pengguna memanfaatkan fitur multimedia secara optimal, plus mulus menjelajah internet. Jadi, pengguna dapat menjalankan sejumlah aplikasi dengan cepat. “Teknologi dual core ialah lompatan berikutnya dalam

teknologi perangkat bergerak,” kata Dr Jong-seok Park, CEO dan President LG Electronics Mobile Communications Company, seperti dikutip dari Cellular News. LG Optimus 2X menawarkan mirroring HDMI (high definition multimedia interface), video playback 10b0p HD, serta kinerja grafis yang luar biasa. Ponsel yang dilengkapi kamera belakang 8 megapiksel dan kamera depan 1,3 megapiksel ini siap hadir di pasar Korea Selatan. Lalu direncanakan hadir di negara-negara Eropa dan Asia, Januari 2010. (*/M-4)

PORTAL

Dokumen Ramah Lingkungan

• Aplikasi ImNotOK dari RHOK Tel Aviv, berguna untuk melaporkan kecelakaan pribadi melalui ponsel berbasis android. Pesan itu nantinya akan tersebar ke sejumlah platform secara otomatis. (*/M-4)

Salah satu presentasi dalam ajang Random Hack of Kindness (RHOK) 2010 di Jakarta, beberapa waktu lalu. rim video melalui internet ke sebuah laman, sehingga video bisa dilihat secara real time di laman tersebut. Istilahnya, Disaster Streaming. Jadi pesan pendek (SMS), foto, serta video Youtube ataupun tayangan live streaming bisa muncul pada peta yang terdapat di web. Lantaran itu, Takdir dan Yeni mengumpulkan suara paling banyak di akhir acara dan menjadi pemenang. Takdir mengakui, ide aplikasi menjadi yang paling mahal karena paling rumit dirumuskan. Takdir menyebutkan timnya terinspirasi oleh laman di internet yang menampilkan tayangan langsung dari kamera CCTV pemantau jalan di Ottawa, Jepang. Apa yang terjadi di Ottawa kemudian disederhanakan. Sumber informasi berupa kam-

era CCTV yang tak bergerak diganti dengan ponsel dan laptop yang lebih luwes berpindah mengikuti pengguna. “Setelah itu baru bagi tugas. Saya urusan coding (pemrograman) dan Yeni bantu untuk web-nya,” kata Takdir yang kini tengah mengembangkan sistem absen sidik jari di kampusnya. RHOK Tahun ini, sudah kali kedua RHOK diselenggarakan. Ajang global ini berupa kompetisi 48 jam yang dilakukan serentak di sejumlah kota di dunia. Makin banyak, makin baik. Tujuan gelaran ini ialah mengajak para hacker membuat aplikasi-aplikasi yang bermanfaat bagi kemanusiaan. Saat pembukaan RHOK di New York City, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa

Ban Ki-moon menyempatkan hadir. Dia mengucapkan terima kasih atas upaya para hacker berkontribusi untuk menjadikan dunia lebih baik. Di Indonesia, RHOK 1.0 diselenggarakan di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, 5-6 Juni 2010. Untuk RHOK 2.0, Australia-Indonesia Facility For Disaster Reduction (AIFDR) mengambil peran sebagai tuan rumah gelaran RHOK di Indonesia. Tercatat 17 peserta, termasuk Takdir dan Yeni, berpartisipasi. Setelah ‘dikurung’ di sebuah ruang di Menara Thamrin, Jakarta Pusat, selama 48 jam, mereka menghasilkan enam aplikasi terkait bencana. Meski Takdir mengaku program buatan timnya belum 100% beres, aplikasi itu terbukti yang paling siap. Paling tidak, sudah jelas bentuk dan arah

pengembangannya, plus pemrograman yang selesai. Paling tidak, apa yang dicapai Takdir dan Yeni, sesuai dengan harapan Direktur Pengurangan Risiko Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho saat membuka RHOK. “Jika ada aplikasi komputer yang tepat, kejadian bencana di suatu daerah bisa diketahui dengan cepat. BNPB membutuhkan aplikasi yang bisa mengolah informasi bencana di mana pun. Kami juga memerlukan aplikasi pengolah data hasil perkiraan cepat sebagai dasar pengambilan kebijakan penanganan bencana,” kata Sutopo. (M-7) miweekend@ mediaindonesia.com

DOK WWFFOUND

LEMBAGA lingkungan internasional World Wildlife Fund for Nature (WWF) mengumumkan format dokumen ramah lingkungan mereka. File *.wwf itu dirancang untuk menggantikan *.pdf. Secara keseluruhan, format wwf tidak berbeda dengan pdf. Hanya saja, format wwf tidak bisa dicetak. Malah akan muncul keterangan seputar penghematan penggunaan kertas. Jadi WWF berharap, format dokumen ini dapat menurunkan kebutuhan untuk mencetak yang tidak perlu. Karena untuk kebutuhan 120 ribu lembar kertas, misalnya,

sebuah pohon pinus setinggi 25 meter dan diameter 30 sentimeter harus ditebang. WWF menilai, format pdf sebetulnya cukup fleksibel dan nyaman digunakan. Namun, karena format itu bisa dicetak, orang cenderung mencetak informasi yang mereka baca di layar monitor. Untuk sementara ini, format wwf baru tersedia untuk sistem operasi Macintosh. WWF merencanakan format wwf versi Windows akan segera hadir sehingga memungkinkan pengguna menyimpan dokumen apa pun ke dalam format wwf. (*/ WWF/M-4)


Jendela Buku | 15

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Sastrawan Membaca Anak Lima penulis dan lima perupa berkolaborasi menciptakan cerita dan ilustrasi bagi buku anak. Hasil karya kolaborasi mereka dipamerkan di Pusat Kebudayaan Prancis, Jakarta, 10-16 Desember 2010. Wara Anindya yang berkisah tentang petualangan Sisi dan Aang di waktu malam hari. Petualangan domestik Sisi dan Aang di malam hari berhasil menemukan Micak alias Cicak, Atok alias Kodok, Lula alias Ulat, dan Mumus alias Musang. Pasangan n Warih WisatWisat sana dan AS S Kurnia mengeksplorasi gagasan yang berbeda. Mereka menggunakan ce rita anak k dalam medium puisi yang berjudul udul Ambang Petang. etang. Adapun pasangan sangan Daniella Praptono raptono dan Ade Darmawan armawan mengambil tema seputar tangan gan kiri. Tema tersebut ut berangkat dari adanya stereotip negatif dalam kultur masyarakat Indonesia terhadap tangan kiri.

David Tobing

N

UKILA Amal, Daniella Praptono, Linda Christanty, Ayu Utami, dan Warih Wisatsana adalah lima penulis yang turut serta dalam proyek kolaboratif gagasan Dewan Kesenian Jakarta itu. Adapun para perupa yang terlibat ialah Hanafi, Ade Darmawan, Yayak Yatmaka, Wara Anindyah, dan AS Kurnia. Dalam proyek kolaboratif tersebut, Nukila Amal berpasangan dengan Hanafi, Daniella Praptono berkolaborasi dengan Ade Darmawan, Linda Christanty tandem dengan Yayak Yatmaka, Ayu Utami bermitra dengan Wara Anindyah, dan Warih Wisatsana ditemani AS Kurnia. “Gagasan mengadakan proyek kolaboratif perupa dan pengarang Indonesia berangkat dari keprihatinan kita atas buku-buku anak sekarang,” terang Ketua Program DKJ Dewi Noviani, di Jakarta, pekan lalu. Dia mengacu pada kondisi saat ini, ketika buku-buku anak di Indonesia lebih didominasi produk-produk bacaan Jepang. Ini belum bicara tentang permainan elektronik semisal Playstation atau game-online yang semakin digandrungi anak-anak. Berangkat dari situasi demikian, pada Februari 2010, DKJ mulai menggagas upaya membangkitkan gairah buku-buku anak di Indonesia. “Kalau kita pikir, kita punya perupa banyak, pengarang juga banyak, lantas mengapa buku anak kita tidak ada? Nah, kita ketemu ide, bagaimana kalau kita adakan proyek ilustrasi dan cerita anak dengan orang-

MI/PANCA SYURKANI

BUKU ANAK: Seorang pengunjung sedang memperhatikan buku Mirah Mini karya kolaborasi penulis Nukila Amal dengan perupa Hanafi, pada pameran bertajuk Dari Seni Untuk Anak di CCF Jakarta, Jumat (10/12). orang yang terlibat adalah perupa dan pengarang. Ide ini ternyata mendapat sambutan dari perupa dan pengarang,” jelas Novi bersemangat. Maka, mulailah DKJ menawarkan tantangan proyek kolaboratif ilustrasi dan cerita anak kepada perupa dan pengarang. Sayang hanya diikuti lima pasang penulis dan pengarang. Novi mengakui ke terbatasan waktu menjadi penyebabnya. “Namun, mudah-mudahan dari proyek ini kita dapat memproduksi bukubuku anak yang berkualitas,” serunya optimistis.

Sarat pesan Secara sepintas, pasangan yang paling siap menghadapi ajang pementasan cerita dan ilustrasi buku anak adalah pa sangan Nukila Amal dan Ha nafi. Keduanya berhasil menciptakan tokoh Mirah Mini. Kisah Mirah Mini menceritakan kepedulian seorang anak atas kehidupan tapir yang semakin tergusur karena penggundulan hutan. Berikut petikan cerita Mirah Mini: Namaku Mirah Mini.../...Aku punya teman tapir.../Kata mama, tapir adalah hewan langka. Jumlahnya tidak banyak, sebab pohon-

pohon di hutan semakin habis ditebang.../”Tapir boleh tinggal di rumah kita. Semua tapir boleh.” Begitu kataku pada Mama. Kisah yang ditawarkan Nukila memang berfungsi majemuk. Selain membangun imajinasi anak, kisah dengan tokoh utama Mirah Mini pun menjadi wahana menyelipkan pesan kepedulian terhadap lingkungan. Jika Nukila dan Hanafi menawarkan imajinasi petualangan, pasangan Linda Christanty dan Yayak Yatmaka menawarkan imajinasi perlawanan. Cerita anak karya Linda Christanty

KWEE Hing Sian atau Jane Guow, putri tunggal jurnalis gaek Kwee Thiam Tjing, angkat bicara tentang siapa ayahnya. “Ayah saya adalah seorang petualang yang suka membantu orang lain, penuh empati, dan mudah berteman dengan siapa saja,” begitu Tante Jane--demikian ia biasa dipanggil --mengenang sosok Kwee Thiam Tjing. Pekan lalu, di Galeri Cemara, Komunitas Bambu mengadakan diskusi buku Menjadi Tjamboek Berdoeri: Memoar Kwee Thiam Tjing dengan mengha-

dirkan pembicara Arief W Djati dan Om Ben alias Benedict Anderson. Tulisan yang dirangkum dan dipublikasikan kembali dalam buku tersebut bersumber dari tulisan-tulisan Kwee pada 1971 hingga 1973. Kwee akrab dipanggil Opa, karena memang dia lahir 9 Februari 1900. Tulisan-tulisan pada masa tersebut bercerita tentang kehidupan masa lalu Opa--masa penjajahan Belanda, Jepang, hingga awalawal kemerdekaan Indonesia. Aries W Djati menilai kekuat an naskah klasik Opa

berjudul Mencari Ayah berisikan narasi seorang bocah yang menunggu kedatangan ayahnya. Salah satu momen yang terekam di benak bocah perempuan itu adalah pengalaman dia bersama ayahnya melihat pertunjukkan gajah. Namun, ayah yang ditunggu tidak datang karena ayahnya sudah menjadi korban kekerasan tentara. Sepintas memang gagasan cerita Linda sangat asing dari cerita anak konvensional yang lebih banyak mengutamakan arus happy ending. Ada lagi Ayu Utami dan

Tantangan ide Bagi Hanafi, proyek kolaboratif perupa-pengarang demi ilustrasi dan cerita anak menawarkan petualangan tantangan kreativitas yang menarik. “Saya dan Nukila selalu bertukar gagasan, membangun konsep,” terang Hanafi. Proses kreatif demikian jarang ada dalam umumnya buku-buku anak. Biasanya, buku anak yang ada mendasarkan ilustrasi pada cerita yang sudah dibuat penulis tertentu. Hanafi mengaku bahwa kesulitan utama agar lulus dari tantangan proyek kolaboratif ini adalah bagaimana menemukan jalan masuk ke dunia imajinasi anak. “Kita mencoba

memasuki dunia anak melalui self-memory kita,” terang Hanafi. Hanafi lantas berpaling pada memori masa kecilnya. Dari refleksi demikian, Hanafi menemukan idiom khas dan imajinatif sekaligus personal untuk mewujudkan ilustrasi anak. Idiom rupa itu adalah telur asin. as waktu tampak Sekali wakt berdiri berHanafi berd geming di hadapan lukisannya yang lukisanny menggambarkan menggam rupa te lur idiom ru yang diberi asin yan ornamen semacam ‘wig’ maca berwarna oraberw nye. Pada lunye kisan yang kis lain, yang la menggamm barkan sosok barka gemuk dan tapir yang ge tampak hadir menggemaskan, tam telur asin di gambar-gambar telu sekitar tapir. “Dulu, telur asin adalah sesuatu yang berharga bagi saya. Kalau biasanya, makan tempe dan kerupuk. Namun, di hari piknik, kita mendapatkan telur asin. Sebetulnya, yang menarik adalah bukan pikniknya, melainkan telur asinnya,” ucap Hanafi serius sambil tersenyum. Dengan meneropong masa kecil, Hanafi berhasil menemukan dunia anak, dunia ‘insting prima’, dunia yang belum mendapat beban norma dan belum diganduli beban ketertiban-ketertiban. Dengan bekal itu, ia membekali karangan Nukila Amal. Jadilah Mirah Mini: Yang AjaibAjaib. (M-4) miweekend @mediaindonesia.com

PELUNCURAN BUKU

Memoar Tjamboek Berduri

adalah pada kemampuan Opa mengolah bahasa. Afirmasi Dja ti mendapat peneguhan dari Om Ben. Bahkan, Om Ben menambahkan, “Seharusnya karya-karya sastra Opa masuk ke dalam kurikulum sekolah,” ucapnya. Tante Jane mengakui bahwa ayahnya memang benar-benar gandrung menulis. Menulis apa saja, mulai dari artikel hingga cerita pendek. Inspirasi bagi setiap tulisan Opa adalah peristiwa aktual di sekitar tempat tinggal. Antara kebiasaan menulis dan ketegasan meng-

ambil keputusan tampaknya tak bisa dilepaskan dari sosok Opa. “Thee pernah masuk penjara dua kali. Tetapi, ia tidak takut menyuarakan pendapatnya. Ia jelas bukan orang yang mudah dibungkam,” tegas Tante Jane. Menusuk ke dalam isi memoar, Om Ben diam-diam kagum. Atas dasar itulah Om Ben mengusulkan buku Opa masuk kurikulum pendidikan di Indonesia. Selain gaya tu lisan yang menarik--Opa menulis dengan cara mencampurkan beragam bahasa, mulai

dari Melayu, Jawa, China, hingga Belanda--tulisan Opa menyediakan cermin untuk merefleksikan keindonesiaan. Salah satu contohnya adalah tulisan Opa yang bicara tentang perbedaan pemerintahan jajahan Belanda dan Indonesia. “Pemerintahan jajahan Belanda ada kelemahan. Sekalipun 90% birokrasi kolonial adalah pribumi, tetapi tidak ada cinta dan kesetiaan. Republik Indonesia jauh lebih kuat daripada pemerintahan Belanda karena ada cinta dan kesetiaan,” ulas Om Ben. (Dvd/M-4)

GALERI BUKU Mengidentifikasi Teroris

Mereka yang Di-PKI-kan

Perempuan Mengubah Dunia

Masa Lalu yang Melekat

Judul

Judul

Judul

Judul

Penulis Penerbit Halaman Harga

: Terorisme, Tinjauan Psiko-Politis, Peran Media, Kemiskinan dan Keamanan Nasional : Sukawarsini Djelantik PhD : Yayasan Obor Indonesia : 357 : Rp75.000

MENGAPA seseorang menjadi teroris? Apakah teroris umumnya memiliki sifat-sifat atau karakteristik khusus? Apakah teroris terkait dengan kemiskinan? Bagaimana kaitan terorisme dengan keamanan nasional? Buku ini menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dari segi psikologis dan politis. Buku ini mengeksplorasi dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terorisme sehingga dapat memberikan masukan mengenai upaya-upaya penanggulangan, khususnya di Indonesia. Pembahasan dalam buku ini mencakup berbagai profil kelompok teroris, termasuk yang ‘berbasis agama’, terutama yang berasal dari kawasan Timur Tengah: AlQaeda, Hizbollah, Harakat al-Muqawana al-Islamiyyah (Hamas), dan Al-Jihad. Kelompok-kelompok tersebut ditengarai memiliki hubungan baik langsung maupun tidak langsung dengan kelompok-kelompok teroris di Indonesia. (*/M-4)

Penulis Penerbit Halaman Harga

: Banjir Darah di Kamp Konsentrasi : NH Atmoko : Galang Press : 216 : Rp37.000

NERAKA dunia itu kurasakan ketika aku menginjakkan kaki di LP Batu, Nusakambangan. Pada penghujung 1965, aku terpaksa menyerahkan diri karena keluargaku mendapat teror. Aku tidak tahu mau dibawa ke mana. Sebelum dibuang di Nusakambangan, aku bersama kalangan wong cilik lainnya ditawan, diinterogasi, dan disiksa. Kami semua di-PKI-kan. Masih kuingat, teriakan komandan tentara yang mengawalku bersama rombongan ketika di penjara, “Hei kamu binatang! Kamu tahu kamu sekalian dibawa kemari? Kamu akan dibunuh secara perlahan-lahan!” Bangunan penjara yang kutempati terdiri dari petakpetak sel pengap. Sel sempit yang dihuni 150 tapol dan dibiarkan kelaparan. Tiap sel hanya memiliki satu WC yang penuh dengan kotoran manusia. Mereka meneror kami secara bergiliran dengan memanggil para tapol untuk diperiksa dan tak jarang pula langsung dieksekusi. Aku mendengar jerit dan isak tangis serta gedebag-gedebug tendangan kaki. Setelah disiksa, mereka dibawa ke tengah hutan. Terdengar serentetan bunyi senapan mesin dari kejauhan. Wabah kematian begitu kuat merebak di ladang pembantaian ini. (*/M-4)

Penulis Penerbit Halaman Harga

: Perempuan Menjunjung Separuh Langit : Nicholas D Kristof : Gramedia Pustaka Utama : 501 : Rp75.000

ANDA keliru jika mengira perbudakan sudah terhapuskan dari muka bumi dan perempuan sudah ditempatkan sejajar dengan pria, Anda keliru. Karena, buku ini menceritakan tentang pemerkosaan hak-hak manusia yang paling kejam dan paling mengenaskan, yakni penindasan terhadap wanita dan anak-anak perempuan di dunia berkembang. Penulis Nicholas D Kristof membawa kita ke dalam perjalanan melalui Afrika dan Asia untuk menemui perempuan-perempuan luar biasa di sana. Ada Rath-remaja putri Kamboja--yang dijual sebagai budak seks di Thailand. Ia berhasil melarikan diri dari tempat pelacuran dan kini mengelola toko untuk menghidupi keluarga. Ada Mamitu, yang dibesarkan di desa terpencil di Ethiopia, tanpa merasakan pendidikan formal sedikit pun, tapi kini melatih ahli bedah di Addis Ababa. Ada Saima di Pakistan yang kerap dipukuli suaminya tetapi kini berhasil menjadi wanita pengusaha yang menggerakkan roda perekonomian desanya. Masih banyak lagi perempuan-perempuan hebat yang berhasil mengatasi hambatan yang tak terbayangkan sulitnya. (*/M-4)

: Peta Dunia Tak Kasatmata Pengarang : Tash Aw Penerbit : Elex Media Komputindo Halaman : 564 Harga : Rp84.000 TASH Aw, penulis The Harmony Silk Factory ini telah banyak memenangi penghargaan dan diakui secara internasional. Map of The Invisible World (Pe ta Dunia Tak Kasatmata) adalah kisah yang luar biasa dan membekas dalam di jiwa, mengenai tiga manusia beserta masa lalu mereka yang tak terhapuskan. Adam, 16, sudah tiga kali menjadi yatim piatu. Ia dan kakaknya, Johan, ditelantarkan oleh ibu mereka sejak kecil. Adam juga menyaksikan Johan diadopsi dan dibawa pergi oleh pasangan kaya. Sekarang, Adam bersembunyi ketika Karl, lelaki yang membesarkannya, ditangkap oleh tentara sewaktu Soekarno berupaya membersihkan Indonesia dari masa lalu penjajahnya. Karl adalah warga Belanda yang bertahun-tahun meninggalkan negara leluhurnya. Bekal Adam untuk mencari Karl hanyalah beberapa foto dan surat lusuh, yang membawanya ke ibu kota penuh warna dan berbahaya, Jakarta. Adam pun bertemu Margaret, seorang warga Amerika yang masa lalunya juga terkait dengan Karl. Tak lama kemudian keduanya memulai perjalanan yang agaknya ditakdirkan untuk berakhir tragis. (*/M-4)


16 | Film

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Bahasa di Film semakin Kacau Banyak judul film Indonesia yang sekadar bombastis, tetapi tidak bermakna. Malah sering kali membingungkan. Eri Anugerah

S

EPANJANG 2-3 tahun terakhir, sebenarnya ada yang di bioskopbioskop kita. Cukup mengusik. Pernah mendengar judul film Maaf, Saya Mengha mili Istri Anda, Hantu Binal Jembatan Semanggi, Hantu Puncak Datang Bulan, Cin… Tetangga Gue Kuntilanak, Hantu Rumah Pocong, Susah Jaga Keperawanan di Jakarta, dan sederetan judul lainnya? Berbau bombastis dan tidak cerdas, tetapi kalau melihat isi filmnya sering kali tidak berhubungan dengan judulnya sama sekali. Ini yang sering terjadi merusak kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Ironis memang. Dunia perfilman yang katanya sebagai produk budaya dan hiburan harusnya mempunyai pe ran memberikan pencerahan dan menghibur penontonnya. Setidaknya, dari segi bahasa, mengajak penontonnya agar berbahasa Indonesia dengan baik. Dari sederetan judul tersebut, kita lihat beberapa memang tanpa disadari sering kali melahirkan kebingungan bagi para penontonnya, bahkan orang yang sekadar membaca judulnya. Seperti film bertajuk Susah Jaga Keperawanan di Jakarta. Pertanyaan kontradiktif bakal muncul, apa benar memang susah menjaga keperawanan di Jakarta? Lalu, di daerah lain lebih gampang? Apa sih yang ada di kepala sineasnya waktu menentukan judul itu? Atau simak judul Cin...Tetangga Gue Kuntilanak. Apa maksud kata ‘Cin’ di judul film yang dimainkan oleh Masayu Anastasia itu. “Bagi orang yang hidup di kota besar, sapaan ‘cin’ mungkin sudah akrab, karena sering dipakai sebagai baha-

MEMBINGUNGKAN: Beberapa tahun belakangan, banyak judul film Indonesia yang sekadar bombastis, meski seringkali tidak mempunyai makna. Produser beralasan hal itu dilakukan demi jualan.

DOK MVP

sa gaul untuk menunjukkan keakraban kepada seseorang. Tetapi, orang daerah boleh ja di bakal bingung dengan kata tersebut karena mereka memang tidak menggunakannya,” ungkap pemerhati film, Teguh Imam Suryadi, yang juga pemimpin redaksi tabloid Kabar Film itu. Kalau kita melihat banyak judul-judul film sekarang, sudah kelihatan seperti apa filmnya. Bahkan kita bisa melihat evolusi kualitas film kita ditilik dari judul-judulnya saja. Kesimpulannya, makin ke sini (modern) makin buruk. Judul film-film sekarang berbeda betul dengan judul-judul film kita di era 70-an atau 80-an.

Dari judul film-film Warkop DKI, misalnya, kita menemukan permainan kata-kata kocak seperti Maju Kena Mundur Kena, Kesempatan dalam Kesempitan, Atas Boleh Bawah Boleh, Depan Bisa Belakang Bisa, Bisa Naik Bisa Turun, dan Lupa Aturan Main. Dari film-film drama tahun ’80-an, kita menemukan juduljudul puitis seperti Seputih Ka sih Semerah Luka, Serpihan Mutiara Retak, Seputih Hatinya Semerah Bibirnya, Senyum di Pagi Bulan Desember, Terang Bulan di Tengah Hari, atau Tatkala Mimpi Berakhir. Tetapi sekarang, muncul judul yang tanpa dihiraukan lagi maknanya. Sebut, misalnya, Mas Suka Masukin Aja. Judul ini

pastilah melahirkan pemikiran yang negatif. Meski sebenarnya menurut produser film tersebut, ‘Mas Suka’ berasal dari nama seseorang yakni Mas Sukarno. Lalu ada Hantu Binal Jembatang Semanggi, apa benar ada hantu yang binal? Hantu Puncak Datang Bulan, hantu masih bisa ‘datang bulan’? Suster Keramas yang membuat orang bertanyatanya ini film apa? Atau Dendam Pocong Mupeng yang entah apa artinya...(ternyata setelah tanya sana sini, mupeng berarti ‘muka kepengen’ yang merupakan istilah orang yang dipenuhi nafsu syahwat). Sejumlah produser film dengan ringan mengatakan judul

WHAT’S NEW

Jalan Lurus sang Pencopet Sementara itu, merasa gajinya lebih dari cukup, Syamsul mengembalikan semua uang yang telah dicopetnya dan memperbaiki status dengan melanjutkan kuliah. Bakatnya dalam memberikan ceramah dan baik akhlaknya membuat hati Sylvie jatuh hati pada Syamsul.

maupun ketika kuliah di Mesir. Selain itu, selama beberapa bulan dia pun mendampingi saya dalam menyutradarai film KCB 1 dan KCB 2,” papar Chaerul Umam. “Cerita dan konflik dalam novel DMC juga sangat kuat dan menarik. Itu yang membuat saya yakin, film DMC

DOK SINEMART

■ Film Dalam Mihrab Cinta Kisah film Dalam Mihrab Cinta merupakan adaptasi dari novel keempat karya Habiburrahman El Shirazy yang diangkat ke layar lebar. Dalam film yang baru saja menyelesaikan masa syutingnya selama 31 hari itu Kang Abik—panggilan Habiburrahman--dipercaya menjadi sutradara, dengan supervisor Chaerul Umam. “Saya yakin Habib mampu menjadi sutradara. Saya melihat bakat tersebut ada pada dirinya. Apalagi dia sebelumnya sering menjadi sutradara teater, baik saat masih di pesantren

Bahasa percakapan Lalu bagaimana dengan penggunaan bahasa percakap-

an dalam film itu sendiri? Ada indikasi bahwa bahasa dalam film kita tidak mencerminkan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Seorang peneliti dari Pusat Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional, Yayah B Lumintang, pernah mengemukakan indikasi bahwa bahasa dalam film-film nasional banyak diwarnai bahasa gaul (slang dan prokem), serta kuatnya pengaruh bahasa asing. Padahal, menurutnya, agar menarik, bahasa film tidak harus demikian. Dia mencontohkan film Gie yang bahasa In donesianya sangat bagus namun tetap menarik. Namun, kalangan praktisi perfilman memandang bahwa

miweekend @mediaindonesia.com

Film Impor Picu Persaingan

Dalam Mihrab Cinta

SEORANG remaja bernama Syamsul Hadi (Dude Herlino) difitnah mencuri oleh temannya, Burhan (Boy Hamzah), di Pesantren Al Furqan, Kediri. Sayang, pembelaan diri yang dilakukan sia-sia karena tidak ada yang memercayai penjelasannya. Syamsul pun dikeluarkan dari pesantren dan berkelana menjadi seorang pencopet untuk menyambung hidup. Dalam aksi perdananya, Syamsul tertangkap basah dan dihajar massa serta masuk penjara. Di penjara Syamsul mendapat ilmu mencopet dari temannya. Setelah keluar dari penjara, dipraktikkanlah ilmu tersebut dan berhasil. Dalam aksi mencopetnya, Sylvie (Asmirandah), tunangan Burhan, menjadi salah satu korbannya. Mengetahui hal itu, tebersit niat di hati Syamsul untuk membalas perlakuan Burhan dulu saat memfitnahnya. Dia pun nekat datang ke rumah Sylvie. Syamsul ingin memberitahukan perilaku buruk Burhan. Sesampai di vila, rumah Sylvie, terjadi hal yang menggelikan. Syamsul malah mendapat kerjaan baru sebagai guru ngaji anak seorang pengusaha kaya. Kebetulan juga Sylvie merupakan guru les matematikanya. Pada pertemuan dengan ayah Sylvie, Syamsul membongkar keburukan Burhan yang sebenarnya sudah bertunangan dengan wanita lain. Mengetahui hal ini, keluarga Sylvie membatalkan pertunangan dan menolak lamaran Burhan.

DOK HPDB

memang sengaja dibuat bombastis agar cepat menarik perhatian orang, sehingga mereka penasaran untuk menontonnya. Sebuah pertanyaan, “Benarkah demikian?” Film-film dengan judul yang baik kan bisa mendatangkan penonton juga. Misalnya Ada Apa dengan Cinta?, Laskar Pelangi, Sang Pencerah, dan Ayat-Ayat Cinta. Penontonnya juga banyak. “Itu karena filmnya juga baik, jadi tidak mengandalkan judul yang bombastis,” ujar Imam yang juga Ketua Forum Penonton Film Indonesia itu.

bahasa Indonesia dalam film bersifat fleksibel, sesuai kebutuhan karakterisasi tokoh cerita, latar sosial-budaya, dan kepentingan pasar. Artis yang juga produser sekaligus sutradara Lola Amaria pernah mengungkapkan bahwa dia memandang pasar sebagai yang utama. Karena itu, baginya, untuk me rebut pasar, sah-sah saja dialog dalam film banyak memunculkan bahasa gaul dan memakai bahasa asing (Inggris) untuk judulnya. Di tengah perbedaan itu, pengusaha bioskop dan produser film, Chand Parves Servia, memilih bersikap moderat. Film, menurutnya, adalah cermin keseharian masyarakat, termasuk keseharian dalam berbahasa. “Bahasa dalam film bisa dianggap mencerminkan penggunaan bahasa Indonesia dalam pergaulan sehari-hari.” Karena itu, menurutnya, prinsip bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam film tidak dapat ditafsirkan secara kaku, tetapi harus fleksibel sesuai dengan kebutuhan karakterisasi dan realitas keseharian tokoh cerita serta latar sosial-budaya yang hendak digambarkannya. Selain sebagai media hiburan, menurut Parves, film juga menjadi ‘guru bahasa’. Kekurangan atau kesalahan bahasa dalam film sangat besar pengaruhnya terhadap anak-anak dan remaja yang banyak ‘berguru’ pada film bioskop dan sinetron. Bahasa mencerminkan bangsa. Pepatah itu barangkali perlu jadi acuan bagi para produser film Indonesia agar memperhatikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam perfilman nasional. Mampukan para pelaku film kita? (M-1)

akan sukses. Apalagi film ini disutradarai langsung oleh penulisnya yang pasti tahu betul isi novel tersebut,” ujar Chaerul Umam dalam preview film itu di Jakarta, beberapa hari lalu. “Pesan yang ingin disampaikan melalui film ini adalah janganlah kita berprasangka buruk kepada orang lain, terutama anak-anak muda. Sebab hal itu bisa menyebabkan orang yang sebetulnya baik, akhirnya malah menjadi tidak baik. Sebaliknya kalau masyarakat berprasangka baik kepada seseorang, walaupun dia sebetul-

nya kurang baik, insya Allah ia akan terpanggil hatinya untuk menjadi orang yang betul-betul baik,” papar Kang Abik. Film yang siap edar, 23 Desember mendatang, ini dibintangi oleh artis muda berbakat seperti Dude Harlino, Meyda Sefira, Asmirandah, Tsania Marwah, dan Boy. Banyak hal-hal baru yang disuguhkan Kang Abik di film ini. Selain ceritanya yang menampilkan sosok kelam sang tokoh utama, Syamsul Hadi, yang diperankan dengan apik oleh Dude Harlino. Film ini juga menampilkan sosok Dude Harlino yang harus merelakan kepalanya digunduli. “Ini bukti totalitas saya dalam berkarya di bidang seni peran,” tutur Dude menanggapi peran barunya yang berbeda dari peran-peran yang pernah ia lakukan sebelumnya. Hal lain yang Kang Abik sa jikan dalam film ini adalah dipilihnya Masjid Patok Negoro Pelosok Kuning, Minomantani, Sleman, Yogyakarta, dipilih sebagai salah satu lokasi dengan misi agar masyarakat internasional tahu mengenai masjid klasik khas Jawa ini. “Masjid yang dibangun Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1800-an ini masih khas Jawa asli, dengan adanya joglo dan gerbang yang berundak tiga yang melambangkan tiga pilar dalam Islam, yakni iman, Islam, dan ihsan. Apalagi Masjid Patok Negoro Pelosok Kuning ini termasuk salah satu cagar budaya”, ungkap Kang Abik. (Eri/M-6)

FILM bagus sering kali gagal di pasaran. Salah satu penyebab, dan yang sering terjadi, yaitu jadwal edar yang tidak tepat. Parkit Film, sebagai salah satu distributor film asing, mengalami hal tersebut. Pada 2010 perusahaan ini mengimpor sejumlah film berkualitas seperti District 9, Law Abiding Citizen, Bad Liutenant, Splice, Vicky Christina Barcelona, Jonesses, Bank Job, Home of the Brave, dan yang paling dikenal Three Idiots. Kecuali Three Idiots yang sukses di pasar Indonesia hingga tayang berbulan-bulan, film lainnya tidak terlalu dikenal di masyarakat lantaran rilis film yang tidak terjadwal dengan teratur dan tidak tersosialisasikannya film-film tersebut dengan baik. Karenanya, mulai 2011, Parkit Film menggandeng Bintang Advis Multimedia untuk menangani permasalahan tersebut. Setidaknya 20 judul film telah dipersiapkan. “Tahun ini sa ya memang menanam modal untuk impor film-film bermutu. Saya menawarkan BAM (Bintang Advis Multimedia) untuk mengatur strategi penyebaran film. Saya percaya, kalau ini dikerjakan dengan baik, hasilnya akan maksimal,” ungkap Raam Pundjabi, pemilik Parkit Film. Tidak hanya sekadar menghadirkan film terbaik, Raam mengatakan film impor miliknya dapat dijadikan sebagai pembanding bagi film nasional. “Memang Hollywood sudah bermain dengan teknologi, tapi ‘rasa’ film me-

DOK PARKIT FILM

■ Film District 9 reka masih menggunakan sentuhan perasaan, seperti kisah hubungan antara ayah dan anak, atau suami dengan istri. Dan itu bisa jadi pembanding buat film nasional,” terang Raam lagi. Terkait dengan sistem edar dan promosi, Ilham Bintang selaku pimpinan Bintang Advis Multimedia selalu berusaha menyamakan jadwal putar internasional dengan Indonesia. “Diusahakan bisa main bareng antara peredaran internasional dan jadwal tayang di Indonesia,” jelasnya. Parkit Film bersama Bintang Advis Multimedia (BAM) mencoba menghadirkan filmfilm berkualitas dengan rilis film lebih terjadwal sepanjang 2011. Setidaknya 20 film sudah terdaftar. Sebagian besar film tersebut merupakan produksi mutakhir. Bahkan di antaranya baru menyelesaikan produksi atau tengah menyelesaikan proses pascaproduksinya. Salah satunya adalah Singularity, yang merupakan karya Roland Joffe (Killing Fields, The Scarlet Letter). “Harapan kami sederhana, menawarkan film-film dengan

beragam cerita dan tema setidaknya mendorong penonton film mendapatkan film-film menghibur dan bermakna. Setidaknya juga, tawaran tema dan cerita be ragam bisa mengembalikan penonton film untuk kembali memenuhi gedunggedung bioskop yang terus bertumbuh dan bertambah,” ungkap Ilham. Raam menambahkan, dengan adanya jadwal edar yang tepat, pemutaran film di gedung bioskop, promosi, sosialisasi, hingga pemasaran para distributor film-film impor ini lebih terencana. Ilham menambahkan, setidaknya, ketimbang harus melakukan moratorium ter hadap produksi film na sio nal, lebih baik mendorongnya ke arah lebih kompetitif dan lebih sehat dalam melahirkan ceritacerita menarik dan beragam. “Dengan adanya persaingan dengan film impor yang berkualitas, sineas-sineas Indonesia juga akan terpacu untuk membuat film yang bagus dan bermanfaat buat penontonnya.” (Eri/M-6)


| 17

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Ketika Legenda Musik Bertemu

PENYANYI TERBAIK: Para peraih Rolling Stone The 50 Greatest Indonesian Singers.

Acara penghargaan Rolling Stone The 50 Greatest Indonesian Singers bertepatan dengan grand opening Rolling Stone Cafe.

LIVE REVIEW Adib Hidayat

T

EPAT 18.30 WIB, penyanyi jazz kawakan Margie Segers berjalan ke arah red carpet di acara Rolling Stone The 50 Greatest Indonesian Singers in Conjuction with Grand Opening Rolling Stone Cafe. “Wah, aku datang paling pagi ya,” katanya dengan senyum. Margie yang menempati peringkat 46 menjadi sosok pertama yang hadir dari 50 musisi dalam daftar Rolling Stone The 50 Greatest Indonesian Singers. Tak lama, terlihat Bob Tutupoly berjalan di atas red carpet, disusul Harvey Malaiholo. “Halo, apa kabar? Bakal seru dan bertemu banyak orang tampaknya malam ini,” kata Harvey ramah seperti biasa. Satu demi satu mereka yang ada dalam daftar Rolling Stone The 50 Greatest Indonesian Singers mulai memasuki ruang VIP di lantai dua area Rolling Stone Cafe.

Gerombolan rockstar datang hampir bersamaan. Dimulai dari Roy Boomerang yang datang bertepatan dengan Andy /rif, juga Ipang Lazuardi dari Bip yang hadir bersama istri. Tak lama kemudian muncul Fadly Padi yang datang bersama anak dan istrinya. Mereka kemudian menyusul yang lain menuju area VIP. Jumat 10 Desember 2010, bertempat di Jl Ampera Raya No 16, berlangsung sebuah acara penghargaan bagi 50 penyanyi terbaik negeri ini. Acara ini juga jadi momentum pembukaan secara resmi Rolling Stone Cafe di Jakarta, Indonesia. Ini menjadi Rolling Stone Cafe kedua di dunia, tercipta sebagai penuangan filosofi in-depth coverage dari majalah Rolling Stone Indonesia ke dalam sebuah lifestyle culinary industry di Indonesia. Acara dibuka duo MC Sarah Sechan dan Alvin Adam yang dilanjutkan penampilan memukau Sandhy Sondoro. Malam itu, ia membawakan sejumlah hit miliknya, termasuk sebuah lagu lama milik Benyamin S yang dibawakan dengan maksimal. EQ Puradiredja yang datang malam itu berkata, “Sandhy Sondoro sempat ragu mau menyanyikan lagu Benyamin S itu, tapi gue yakinkan. Just do it! Dan hasilnya memang gokil kan?” Malam itu cuaca sedikit gerimis, tapi Rolling Stone Cafe menjadi nyaman berkat tenda penutup kawasan tersebut

FOTO-FOTO: MUHAMMAD ASRANUR / ROLLING STONE INDONESIA

sehingga mereka yang hadir bisa menikmati jalannya acara. Di area belakang panggung, terjadi reuni dan ajang kangenkangenan antara musisi. Trison Roxx tampak sangat gembira melihat ada Roy Boomerang, Andy /rif, serta Ipang BIP. Merekalah generasi rocker Indonesia. Dewi Gita, yang mewakili Armand Maulana yang sedang show bersama Gigi di Semarang, tampak akrab datang bersama Melly Goeslaw. Reza Artamevia juga terlihat beberapa kali minta difoto bersama mereka yang ada di backstage. “Oppie, ayo kita foto bareng,” teriaknya kepada penyanyi Oppie Andaresta. “Harusnya gue ada di sana, sedih,” kata David Naif dalam akun Twitter-nya sambil minta maaf tidak bisa hadir karena ada show di Surabaya. Suasana tambah ramai di backstage begitu Once dan Fadly Padi bergabung. Malam itu, peringkat ke-50 sampai dengan 31 bersamasama menerima penghargaan Rolling Stone The 50 Greatest Indonesian Singers dari tangan editor Wening Gitomartoyo dan Soleh Solihun. Ariel Peterpan yang masih menjalani proses hukum malam itu diwakili David, personel terbaru mereka. Dua hari sebelumnya, Rolling Stone berhasil mewawancarai Ariel langsung di Lembaga Pemasyarakatan Waru, Bandung. Ariel sempat menitipkan

sebuah puisi. “Tolong puisi ini dimuat bersamaan dengan artikel wawancara saya,” kata Ariel kepada Rolling Stone. Malam itu harusnya Luna Maya, yang juga hadir, akan membacakan puisi yang ditulis Ariel. Namun, karena ada salah informasi dengan kru, puisi dibacakan MC Alvin Adam. Tampak para undangan termenung sejenak, dan bertepuk tangan setelah menyimak puisi Ariel. Berikut puisi tersebut: Jika aku bicara sekarang, dan sebagian lagi akan menyalahkan saya. Tetapi sebagian lagi akan memaklumi dunia. Dan mereka akan memetik hal yang baik dari kemakluman itu atau hanya Keburukannya. Maafkan saya lebih baik diam. Jika saya bersuara sekarang, maka itu hanya membuat saya sedikit terlihat lebih baik. Dan beberapa lainnya terlihat lebih buruk sebenarnya. Maka saya lebih baik diam. Jika saya berkata sekarang. Maka hanya ada caci maki memuakkan serta semua hina pada keadilan. Maka saya lebih baik diam. Saya hanya akan berkata pada Tuhan, bersuara pada yang berhak, berkata pada diri sendiri, lalu diam kepada yang lainnya. Lalu biarkan seleksi Tuhan bekerja pada hati setiap orang. Bareskrim 2010 Gugun Blues Shelter muncul

Halaman ini merupakan kerja sama antara majalah Rolling Stone Indonesia dan harian Media Indonesia.

berikutnya dengan penampilan enerjik mereka bertiga. Gitaris dan vokalis Gugun, pemain bas Jono, dan pemain drum Bowie bersahutan membentuk harmoni nada blues yang enerjik. Malam itu Fariz RM ingin sekali hadir untuk ikut menerima penghargaan Rolling Stone The 50 Greatest Indonesian Singers, “Namun, di jam yang sama aku ada show di Hotel Sultan,” kata Fariz. Kami membuat kejutan dengan mengirim kontributor Denny MR untuk memberikan penghargaan itu langsung ke Fariz RM di Hotel Sultan. “Aduh, aku enggak menyangka akan dikirim langsung ke sini,” ujarnya dengan mata berlinang sambil memeluk Denny MR. Penonton memberikan aplaus dan standing ovation kepada beliau. Penghargaan peringkat 30 sampai dengan 11 diberikan editor Hasief Ardiasyah dan Wendi Putranto. Kaka Slank diwakili Bunda Iffet karena Kaka malam itu harus melakukan soundcheck di Ancol berkaitan dengan ulang tahun Slank. Ruth Sahanaya diwakili anaknya, begitu juga Ernie Djohan dan Ebiet G Ade. Trie Utami dan Bob Tutupoly menerima penghargaan langsung dari tangan editor Wendi Putranto dan Hasief Ardiasyah. Malam makin meriah. God Bless hadir malam itu untuk memberi dukungan kepada vokalis Achmad Albar yang juga masuk daftar Rolling Stone The 50 Greatest Indonesian Singers sebagai peringkat ketujuh. “Kami juga ingin melihat Gugun Blues Shelter yang akan kolaborasi dengan Once, membawakan lagu God Bless Musisi,” kata Ian Antono. Terlihat Donny Fatah, Yaya Moektio, dan Ian Antono hadir bersama istri masing-masing. Hanya pemain keyboard Abadie Soesman yang absen malam itu. Dira Sugandi tampil sebelum penghargaan untuk peringkat 10 sampai dengan 2, yang diberikan editor Ricky Siahaan dan saya sendiri. Juga hadir Andy F Noya yang akan memberikan penghargaan kepada peringkat 1, Benyamin S. Sementara itu, penghargaan kepada almarhum Chrisye diberikan kepada perwakilan, yaitu istrinya. Iwan Fals akhirnya datang juga. Penghargaan untuk Iwan Fals akhirnya diberikan di area Rolling Stone Cafe. “Terima kasih untuk penghargaan ini, akan menjadi vitamin bagi saya,” kata Iwan Fals. Prosesi grand opening Rolling Stone Cafe berlangsung meriah. Mereka yang duduk sebagai board of directors, yaitu Eddie J Soebari, Andy F Noya, R Monika Soebari, Billy Boen, Harry Hanawi, dan Rudhy Buntaram secara simbolis membuka grand opening Rolling Stone Cafe. Acara ditutup aksi dahsyat Gugun Blues Shelter dengan bintang tamu Once. Seluruh personel God Bless tampak menikmati ketika Gugun dan Once membawakan Musisi, nomor klasik God Bless yang kerap menjadi lagu wajib festival di era ‘80-an dan ‘90-an. Iwan Fals yang malam itu untuk pertama kalinya mampir ke Rolling Stone Cafe langsung terpikat untuk tampil. “Ayo, kapan bikin sesuatu,” kata Andy F Noya yang malam itu duduk bersama saya dan Iwan Fals. “Bikin konser akustik plus baca puisi seru juga, ya?” kata Iwan Fals yang langsung melirik istrinya, Yos. Malam itu seperti menjadi ajang bertemu musisi legendaris Indonesia dalam satu malam yang istimewa. Malam ketika mereka masih merasa dihargai karena telah menjadi bagian dari musik Indonesia dengan periode masingmasing. (M-5)

CHART

Rolling Stone Top 10 Indonesia Album 1

Pee Wee Gaskins Ad Astra per Aspera (Alfa Records)

2

Alexa Edisi II (Soundsation/Warner)

3

Sandhy Sondoro Sandhy Sondoro (Sondoro/Sony Music)

4

Kelelawar Malam Kelelawar Malam (Jenggo/Demajors)

5

Discotion Pill Universound (Raining Heart Records)

6

Bangkutaman Ode Buat Kota (Jangan Marah Records)

7

Andien Kirana (Platinum)

8

White Shoes and the Couples Company Album Vakansi (Pura Pura Records/Demajors)

9

Yovie & Nuno Winning (Sony)

10

Maliq & D’essentials The Beginning of a Beautiful Life (Organic/Warner)

Prambors Hot 20 Rotation 1

Shooting Stars Bag Riders

2

Selalu Cinta Kotak

3

Rollerblades Eliza Doolittle

4

Tanpa Rasa Cokelat

5

Angel Akon

6

I’m in Love Alex Gaudino

7

Lollypop Love Nina Tamam

8

Check It Out William & Niki Minaj

9

Always Switchfoot

10

Untuk Sementara Soulvibe

11

Airplanes B.O.B Feat Hayley Williams Of Paramore

12

Bang Bang K’naan & Adam Levine

13

Youtopia Armin Van Buuren Ft Adam Young

14

Pyramid Charice feat Iyaz

15

Moving On Andien

16

Love Never Dies Caspa & Mr Hudson

17

Seandainya Vierra

18

Complications Eleanor And The Penguin Club

19

The Bike Song Mark Ronsoon & Business Intl

20

By My Side David Choi

REVIEWS

Karya Terbaik God Bless God Bless-The Greatest Slow Hits-Logiss Records

Kompilasi kumpulan lagu balada dari God Bless era Log Zhelebour. Adib Hidayat INI adalah kumpulan lagu terbaik God Bless yang ketiga yang diterbitkan Log Zhelebour. Kumpulan lagulagu balada dari setiap album God Bless. Yang menarik di album ini ialah lagu berjudul Aku Bersaksi yang belum pernah dirilis dalam album-album penuh God Bless. Lagu yang pernah dirilis sebagai single tahun 1999 dan video klipnya dibuatkan Dimas Djayadiningrat ini memang kurang begitu dikenal publik. Lagu ini ciptaan Yockie Suryoprayogo. Dalam kredit album ini tertulis nama Ian Antono dan Eet Syahranie yang mengisi instrumen gitar. Lagu Aku Bersaksi adalah karya God Bless dari era album Apa Kabar (1997). Karena, di formasi inilah God Bless disinggahi dua gitaris mereka, Ian Antono dan Eet Syahranie, selain tentunya Achmad Albar, Teddy Sujaya, Donny Fatah, serta Yockie Soeryoprayogo. Menurut Log Zhelebour, lagu Aku Bersaksi adalah lagu cadangan jika album Apa Kabar tidak laku di pasaran. “Waktu itu proyeksi album laku 150 ribu, tapi ternyata cuma laku 60 ribu. Ya, lagu Aku Bersaksi dikeluarkan sebagai single lanjutan,” kata Log. Lagu Aku Bersaksi menyiratkan progres dari alunan denting piano khas Yockie Suryoprayogo. Juga isian gitar akustik dari Ian Antono serta lead tajam dari Eet Syahranie. Ada 11 lagu lain di kompilasi ini seperti Balada Sejuta Wajah, Rumah Kita, Huma di Atas Bukit, yang diambil dari album Cermin (1980) Semut Hitam (1988), Raksasa (1989), The Story of God Bless (1990), serta Apa Kabar (1997). (M-5)

www.rollingstone.co.id


18 |

Fokus

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Merajut Asa demi Kembalinya Kejayaan Bangsa­ KETIDAKMAMPUAN Indonesia untuk merajai kembali cabang pencak silat di multi­ajang SEA Games seperti era-era se­­be­lumnya sepertinya masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI). Karena itu, aneka pembenahan pun mutlak harus dilakukan oleh para pengurus. Apalagi mengingat pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara itu bakal digelar di Tanah Air tahun depan. PB IPSI boleh saja mencanangkan sapu bersih di cabang tersebut seperti di masa lampau. Tetapi, bagaimana upaya mereka untuk merealisasikan cita-cita tersebut dan apa pula tantangan yang harus mereka hadapi. Berikut petikan wawancara dengan Ketua Umum PB IPSI yang baru ter­pilih sebagai Presiden Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa) Prabowo Subianto seperti disarikan wartawan Media Indonesia, Bunga Pratiwi, di Jakarta, kemarin. Pada kelas seni tunggal, ganda, dan regu, Indonesia berhasil sapu bersih di Ke­ juaraan Dunia Pencak Silat, bagaimana cara Anda un­ tuk terus mempertahankan prestasi se­­perti ini? Kami harus terus melakukan pembinaan, mencari bibit baru, memberikan dan mem­ perba­nyak latihan untuk para pelatih. Karena kuncinya adalah peran pelatih. Untuk memajukan pencak silat Indonesia,

pelatih adalah kuncinya. Karena itu, selain mencetak atlet berprestasi, program kami ke depan juga adalah mencetak pelatih-pelatih andal. Bagaimana caranya mereali­ sasikan program tersebut? Kami akan mencari atlet-atlet bakat sejak muda. Di beberapa daerah sudah masuk sebagai ekstrakurikuler wajib. Ini perlu ditingkatkan lagi. Sekolahsekolah pencak silat juga ada seperti di Ragunan, Jakarta Selatan.

Untuk memajukan pencak silat Indonesia, pelatih adalah kuncinya. Karena itu, selain mencetak atlet berprestasi, program kami ke depan juga adalah mencetak pelatih-pelatih andal.’’ Di tingkat internasional, Vietnam adalah lawan yang tangguh. Vietnam kerap me­ ngalahkan Indonesia. Padahal Vietnam dahulu belajar di Pa­d epokan Pencak Silat di Taman Mini Indonesia Indah. Bagaimana Anda melihat hal ini? Untuk Vietnam, kita memang harus introspeksi diri. Apalagi untuk kelas-kelas berat dan kelas bebas, tidak hanya Vietnam tapi negara lain masih mendominasi. Kita pun mengunggulkan kelas ringan dan menengah putra. Untuk putri ya lumayan. Berarti Anda cukup puas dengan kelas ringan dan menengah? Tidak. Kita tetap harus introspeksi diri dan terus melatih

pendekar-pendekar kita. Untuk SEA Games XXVI 2011 mendatang, apa target Anda? Sapu bersih (tertawa). Kejua­ raan dunia ini kan untuk me­ latih pendekar kita. Mereka dapat sapu bersih enam me­ dali emas di kelas seni. Di SEA Games juga harus sapu bersih. Bagaimana Anda mengu­ payakan hal itu? Seperti saya katakan tadi, kami akan melakukan pembinaan jangka panjang melalui pemusatan latihan nasional. Kita akan lakukan itu secara berjenjang sehingga di setiap nomor nantinya ada pelapis minimal dua atlet. Selain itu ada sistem promosi dan degradasi. Sehingga pada gilirannya nanti hanya atlet yang terbaik­ lah yang akan terpilih untuk tampil di SEA Games 2011. Apakah kendala utama­ nya? Kendala itu selalu ada. Apalagi boleh dibilang kini penyebaran pencak silat sudah merata di negara-negara Asia Tenggara. Karena itu, bukan cuma Vietnam yang harus kita waspadai di SEA Games, tetapi juga Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei, dan Filipina. Mengapa negara-negara se­ perti Vietnam bisa lebih maju silatnya ketimbang kita? Itulah. Biasanya orang yang memiliki sesuatu tanpa harus dicari biasanya lengah. Sebaliknya, mereka yang berusah payah mencarinya selalu akan bekerja keras menjaganya. Begitu pula di silat. Kita merasa sebagai pemilik tidak perlu bekerja keras pun bakal juara. Padahal itu anggapan yang salah. Karena negara-negara lain terus belajar. Apa upaya untuk menyia­ sati kesalahan ini? Mau tidak mau kita harus mulai berbenah diri lagi. Kita harus memulai dari awal. Kita harus introspeksi diri apa yang salah dalam pola pembinaan kita. Lalu kita adakan perbaikan. Mengenai terpilihnya Anda sebagai Presiden Persilat, apa rencana­nya? Saya akan melaksanakan amanah dari empat negara pendiri Persilat, yakni Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura, serta wakil anggota Persilat dari 40 negara untuk memajukan olahraga bela diri pencak silat mencapai pentas dunia. Saya akan berusaha menambah anggota hingga menjadi 70 negara.

Prabowo Subianto Ketua Umum PB IPSI

Ke mana muaranya? Ya, target saya adalah beker­ja keras untuk meloloskan olahraga ini ke Asian Games dan Olimpiade. Kami sudah merancang program untuk melobi pengambil-pengambil keputusan olympic committee dari Asia supaya pencak silat bisa masuk. Kalau untuk bisa masuk olimpiade, kan sekarang sudah ada 40 negara. Syaratnya adalah harus ada empat re g i o n . S e b e narnya Persilat sudah memenuhi syarat. Kami sudah ada di Eropa, Asia Pasi­fik, Amerika Selatan, MI/sumaryanto Afrika, Australia. (R-5)

HISTERIA: Para penonton tampak antusias menyaksikan pertandingan di Kejuaraan Dunia Pencak Silat XIV/2010 yang berlangsung di Padepokan Silat TMII, Ja

Metamor Persilatan In

Keberhasilan Indonesia menjadi juara umum di Kejuar menjadi oasis segar untuk mengobati daha

Achmad Maulana

S

EBAGAI negara yang membidani lahirnya olahraga pencak silat sangat ironis jika Indonesia tidak mampu lagi me­n guasai cabang bela diri ter­sebut. Tetapi kenyataannya, prestasi pencak silat Indonesia memang mulai digeser negara-negara tetangga dalam be­berapa tahun terakhir, utamanya Vietnam. Padahal, para pesilat mereka dahulu belajar di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta. Bahkan Indonesia juga pernah mengirim pelatih ke negara tersebut. Boleh dibilang, Indonesialah kiblat pencak silat di masa lalu. Tetapi seiring bergulirnya waktu, prestasi pencak silat In­ donesia seperti meredup, ka­lau tidak mau dikatakan berada di titik nadir. Faktanya, di SEA Games terakhir di Laos, tim silat ‘Merah Putih’ hanya mampu berada di posisi ke­e mpat di bawah, Vietnam, Thailand, dan Malaysia dengan hanya meraup 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Kondisi yang tentu saja sangat memprihatinkan jika mengingat olahraga ini merupakan salah satu olahraga tradisional Indonesia. Ditambah lagi, di SEA Games sebelumnya di Thailand, tim silat mampu menjadi juara umum dengan 5 emas dan 3 perak. Karena itu, kondisi mengenaskan ini mesti menjadi bahan pembelajaran bagi Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indo-

nesia (PB IPSI). Apalagi target kembali menjadi juara umum di SEA Games sudah sejak jauhjauh dicetuskan PB IPSI. Kesempatan menjadi tuan rumah multiajang negara-negara Asia Tenggara itu seharusnya bisa menjadi peluang PB IPSI untuk mengembalikan kejayaan. Kecuali mereka mau menanggung malu di hadapan publik sendiri. ‘’Kita akan berusaha untuk kembali menjadi juara umum (di SEA Games). Kalau perlu, kita akan menyapu bersih semua medali yang ada,’’ tegas Ketua Umum PB IPSI Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (16/12) lalu. Menurut Prabowo yang baru terpilih sebagai Presiden Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa) itu, jika di Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2010 saja para pesilat Indonesia bisa menyapu bersih medali emas di nomor seni, mestinya hal bisa dilakukan di SEA Games. ‘’Segala sesuatunya sangat terbuka dan serbamungkin. Yang penting kita harus berusaha. Caranya bagaimana, yakni berlatih dengan keras.’’ Kesuksesan menjadi juara umum di Kejuaraan Dunia Pen­cak Silat 2010 yang berlang­ sung di Padepokan Silat TMII, Jakarta, kemarin memang men­jadi modal untuk merajut impian tersebut. Setidaknya kekuatan sejumlah negara pesaing, seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand mulai tergambarkan. Lebih dari itu, keberhasilan ini sedikit banyak bisa mengobati kegagalan di SEA Games

AKSI PENDEKAR: Pesilat Indonesia Eko Wahyudi beraksi di final perlombaan nom Pencak Silat XIV/2010 yang berlangsung di Padepokan TMII, Jakarta, Rabu (15/12 nilai 464.


Olahraga

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

| 19

Labirin Panjang menuju Pentas Dunia

MI/RAMDANI

akarta, Rabu (15/12). Kejuaraan yang mempertandingkan 23 nomor itu berlangsung 12-17 Desember.

rfosis ndonesia

raan Dunia Pencak Silat 2010 cukup aga kegersangan prestasi.

Laos 2009 lalu. Terlepas dari keberhasilan itu didapat di kandang sendiri, tetapi kesuksesan ini bisa menumbuhkan ke­percayaan diri para pesilat. Apalagi Indonesia sudah lama tidak menjadi juara umum di kejuaraan dunia. Terakhir Indonesia menjadi juara umum pada sepuluh tahun silam atau tepatnya di Kejuaraan Dunia 2000. Itu pun ketika ajang tersebut digelar di Jakarta. ‘’Kalau melihat para pesilat kita di kejuaraan ini, saya kita bisa menjadi juara umum di SEA Games 2011 mendatang. Karena ajang ini untuk melihat performa atlet kita, optimal atau tidak. Dari kejuaraan ini kita bisa lihat bahwa Vietnam dan Malaysia masih menjadi lawan yang harus diwaspadai di SEA Games nanti,’’ kata manajer tim silat Indonesia Edhy Prabowo kepada Media Indonesia, kemarin.

MI/RAMDANI

mor seni putra pada Kejuaraan Dunia 2). Eko tampil sebagai juara setelah mencatat

Kekuatan merata Diakui Edhy, ambisi menjadi juara umum pada pesta olahraga negara-negara Asia Teng­ gara itu memang bukan sesuatu yang mudah meski juga bukan sesuatu yang mustahil. Apalagi mengingat multiajang tersebut akan digelar di Palembang dan Jakarta. Namun untuk menyapu bersih semua medali emas, seperti yang diinginkan sang ketua umum sepertinya sangat sulit. Pasalnya, peta kekuatan cabang pencak silat di Asia Tenggara kini sudah merata. Karena itu, yang diperlukan adalah bagaimana mengubah

paradigma lama dalam melatih atlet dan membuang pandang­ an sempit bahwa para pesilat Indonesia masih yang terbaik. Dukungan pemerintah Keterpurukan cabang pencak silat, seperti juga beberapa cabang olahraga lainnya di Indonesia sebenarnya sudah diperkirakan sejak lama. Pasalnya, selama ini pemerintah terkesan kurang memerhatikan perkembangan olahraga tersebut. Untuk penyelenggaraan Kejuaraan dunia ini misalnya, dana bantuan pemerintah sangat mi­nim. ‘’Terus terang alokasi anggaran untuk kejuaraan dunia dari pemerintah sangat kurang. Boleh dibilang PB IPSI hanya mengandalkan dana pribadi dari kantong Ketua Umum PB IPSI. Padahal untuk menggelar kejuaraan ini, dibutuhkan dana Rp4 miliar,’’ kata Sekjen PB IPSI Erizal Chaniago. Selain soal bantuan dana, Eri­ zal juga berharap pemerintah mau mengeluarkan kebijakan yang mendorong kemajuan cabang olahraga bela diri ini. Caranya, bisa memasukan pencak silat sebagai ekstrakulikuler wajib bagi semua sekolah. Dengan begitu, sejak kecil para siswa sudah mengenai olahraga ini. Karena jika tidak, bukan tidak mungkin generasi mendatang akan lebih mengenal karate, taekwondo, tinju, ataupun kungfu, ketimbang pencak silat. (*/R-1) maulana @mediaindonesia.com

KENDATI telah mempunyai 40 negara anggota, faktanya pencak silat masih kalah populer ketimbang cabang olahraga bela diri lainnya, semisal karate, taekwondo, ataupun judo. Tidak mengherankan jika keinginan Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa) untuk memasukan silat ke Olimpiade masih sebatas mimpi. Alih-alih memasukkan pencak silat sebagai cabang Olimpiade, bahkan untuk ditampilkan di Asian Games saja masih sulit. Banyak faktor memang yang menyebabkan itu semua. Salah satunya adalah karena kurangnya dukungan pemerintah dan masyarakat. Padahal sebagai bangsa yang membidani kelahiran olahraga bela diri ini, akan memunculkan kebanggaan jika olahraga silat bisa mendunia dan dihargai negara-negara lain. Namun, sekali lagi memang dibutuhkan perjuangan ekstra agar silat bisa mendunia. Kondisi yang tidak dimungkiri mantan Presiden Persilat Edy M Nalapraya. Dia menuturkan, betapa orang-orang Indonesia pada era 70-an masih malu-malu berlatih pencak silat. Mereka lebih bangga berlatih karate atau taekwondo. “Kenapa yang ikut pencak silat harus ganti baju di dalam gelanggang? Mereka malu. Malu pada budaya sendiri. Untuk itu saya kenalkan pencak silat ke luar negeri,” ujar Edy M Nalapraya, 79, yang juga mantan Wakil Gubernur Jakarta. Pria yang pernah menjabat Asisten Intelijen Kodam V berpangkat Kolonel itu mengaku mulai mengenalkan olahraga ini ke Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. “Ternyata di Singapura itu mereka memiliki ikatan pencak silat seperti PB IPSI. Di Malaysia dan Brunei pun ada beberapa perguruan,” terang

MI/RAMDANI

PENDEKAR PUTRI: Pesilat Indonesia Rosma Yani (kanan) berusaha menyerang lawannya, Thu Giang dari Vietnam, pada pertarungan di nomor tanding putri pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat XIV di Padepokan Silat TMII, Jakarta, Rabu (15/12). Rosma memenangi duel tersebut dengan skor 5-0. ayah 14 orang anak ini. Berangkat dari hal itu, Edy pun membentuk Persilat bersama pengurus pencak silat Singapura, Malaysia, dan Brunei pada 1980. “Kami membangun federasi internasional, Persilat itu dengan empat negara pendiri.” Ketika mendirikan Persilat tersebut, empat pendiri bersepakat bahwa pusat silat ada di Indonesia. Maka kemudian didirikanlah Padepokan Pencak Silat yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah. “Ibu Tien Soeharto menghi­ bah­k an tanah di samping Masjid At Tin sekarang itulah padepokan. Dan pembangunan itu patungan beberapa pengu­ saha yang peduli dengan budaya kita,” tutur Edy. Pada 1982, untuk mempererat hubungan negara-negara anggota Persilat, Kejuaraan Dunia Pencak Silat pertama pun digelar di Jakarta dengan jumlah peserta tujuh negara. “Kejuaraan dunia kedua juga

di Jakarta. Namun, kejuaraan ketiga itu dilakukan di Wina, Austria, pada 1986. Waktu itu, kami enggak punya uang untuk ke Wina, Pak Soeharto yang menjabat presiden kala itu membelikan tiket pesawat untuk kontingen ke Wina.” Karena keaktifannya tersebut, pada gilirannya kiblat pencak silat akhirnya mengarah ke Indonesia. Bahkan makin banyak negara, baik di benua Eropa, Afrika, dan Amerika, yang mengajukan permintaan untuk dilatih, termasuk Vietnam yang berkali-kali mengalahkan Indonesia. Promosikan silat Perjuangan Persilat tidak berhenti sampai di situ. Upaya selanjutnya adalah bagaimana mereka berupaya agar olahraga bisa dipertandingkan secara resmi. ‘’Setelah pencak silat berhasil masuk SEA Games, target kami selanjutnya memasukkan pencak silat ke Asian Games. Syu­kur Alhamdulillah, atas ha­sil lobi Bapak Wismoyo Aris­m unandar, pencak silat telah diakui dan diterima sebagai olahraga Asia. Untuk zona Asia Tenggara, kami hanya tinggal melakukan lobi di Kamboja.’’ ‘’Namun, perjuangan untuk memasukkan pencak silat ke Asian Games memang masih banyak dan panjang. Pada Asian Games 2002 di Korea Selatan sebenarnya sudah angin segar ketika panitia mengizinkan untuk dilaksanakannya ekshibisi pencak silat. Sayangnya batal. Pun di Asian Games Qatar 2006.’’ Sebagai olahraga yang baru berkembang, masalah demi masalah memang terus bermunculan. Misalnya, untuk mengirimkan pelatih diperlukan biaya, sedangkan Persilat tidak punya dana. ‘’Kami harus cari dana sendiri. Paling tidak untuk kebe­ rangkatan ke sana. Terkadang pelatih-pelatih Indonesia itu tidak diberikan honor hanya makan dan tempat tinggal. Kalau sudah begitu, kami yang cari dana untuk honor,” jelasnya. Tak hanya Vietnam yang pelatihnya berasal dari Indo-

nesia, Iran, Korea Selatan, dan Laos pun berlatih dari pelatih Indonesia. “Orang-orang dari negara asing datang ke Padepokan dan mempelajarinya, mereka pulang dan meminta pelatih ke kita.” Dalam mengenalkan olahraga ini ke luar negeri, peran pemerintah memang sangat diperlukan. Beruntung, pemerintah saat ini mulai memfasilitasi. “Uzbekistan meminta pelatih, biaya semua pemerintah yang tanggung.” Dengan jumlah anggota Persilat yang kini mencapai 40 negara, ia yakin silat akan makin terus disukai. Namun, dia juga mengingatkan masih perlu kerja lagi jika ingin silat bisa berkibar di dunia. “Jadi silat nanti sudah dipertandingkan di Asian Games ataupun Olimpiade, saya percaya, anak muda kita tidak akan malu-malu lagi memakai baju silat. Karena bule-bule itu juga pakai,” tandas Edy. Meski telah pensiun dari jabatannya, ambisi Edy untuk memopulerkan olahraga pencak silat tidak menjadi luntur. Kini upaya tersebut akan coba dirintis kembali oleh Presiden Persilat yang baru terpilih, Prabowo Subianto. Mantan Danjen Kopassus yang juga Ketua Umum Peng­ urus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI) itu bercita-cita memasukkan silat ke Asian Games dan Olimpiade pada masa kepengu­rusannya. Untuk itu, sebagai langkah awal, dia berupaya menambah anggota Persilat menjadi 70 negara. Dengan begitu, perjuang­ an melangkah ke pentas dunia menjadi lebih ringan. ‘’Target saya adalah bekerja keras untuk meloloskan olahraga ini ke Asian Games dan Olimpiade. Kami sudah me­ rancang program untuk melobi para pengambil keputusan Olympic Comittee dari Asia supaya pencak silat bisa masuk. Kalau untuk bisa masuk Olimpiade, kan sekarang sudah ada 40 negara. Syaratnya adalah harus ada empat region. Sebenarnya Persilat sudah memenuhi syarat. Kami sudah ada di Eropa, Asia Pasifik, Amerika Selatan, Afrika, Australia,’’ cetus Prabowo. (*/R-5)

BACA SENIN! Tema:

Nasib Sekber Koalisi yang kian Rapuh

FOKUS POLITIK dan HAM


20 | Local Wisdom

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Ibadah Haji bagi Orang Madura Musim haji tahun ini telah terlaksana. Gelar ataupun simbol bagi yang telah melaksanakannya punya makna ganda dan posisi terhormat di Pulau Garam ini. Syarif Hidayat Santoso Peminat studi Madura

O

RANG Madura, Jawa Timur, gemar naik haji. Bukan hanya karena urusan ibadah, haji juga mengandung perlambang-perlambang yang sinergis dengan kebudayaan. Dalam kultur Madura barat, para haji biasa disebut dengan towan. Karenanya, ada sebutan ‘Mas Towan’, ‘Buk Towan’, atau ‘Pak Towan’. Ada dua pemaknaan towan di Madura. Secara istilah towan sama artinya dengan ‘tuan’ dalam bahasa Indonesia. Namun, secara kultural, towan merupakan sebutan populer bagi komunitas Indo-Arab yang berdomisili di Madura. Di sana, kalau seseorang disebut towan, berarti dalam darahnya mengalir darah hibrida Madura dan Hadramaut. Tapi, istilah ini ternyata dipakai juga untuk menyebut orang yang baru toron ajji (turun haji). Maka, banyak haji tiba-tiba saja dipanggil towan, ketika tiba dari Tanah Suci. Di Pulau Garam ini, klanklan Arab biasa tersusun dari empat kelas. Tertinggi adalah habaib yang biasanya merupakan kombinasi dari para sayid yang menjadi ulama. Meskipun berkedudukan di kampong Arab, para habaib juga memiliki teritorial religiusitas sangat tinggi di kampung-kampung Madura. Para habaib menjadi simbol pemersatu orang Madura dan Arab melalui majelis yang dibinanya. Strata kedua diduduki tokohtokoh dari marga-marga Arab Madura seperti Bahabazi, Al Jufri, Al Hamid, Alaidrus, Al Segaf, dan Al Attas. Di strata kedua ini masuk pula orangorang Arab dari kelompok sayid yang tak sukses sebagai ulama tapi sukses di jalur lain, misal berdagang. Di strata ketiga terdapat barisan ustadz atau pengajar agama di masyarakat, biasanya adalah orang Arab jelata namun memiliki keahlian ilmu agama. Berbeda dengan strata pertama,

ngah. Jamak diketahui bahwa perayaan Idul Adha di Arab pun lebih meriah daripada perayaan Idul Fitri, karena berdempetan dengan haji, prosesi akbar setiap muslim. Di Madura pun juga begitu. Idul Adha dirayakan lebih meriah daripada Idul Fitri (Tellasan Agung).

strata kedua dan ketiga kurang memiliki pengaruh di tengah masyarakat Madura. K a re n a , o r a n g M a d u r a memiliki sendiri pemimpinpemimpin jenis ini seperti bindhara (orang alim yang masih di bawah kyai tapi sudah melewati fase santri) ataupun kalebun (kepala desa). Strata terbawah ditempati kaum towan, yaitu orang Madura campuran Arab. Dalam tradisi Arab, kaum towan ini biasa disebut muwallad. Penisbahan istilah towan terhadap para haji tidak menunjukkan intervensi terhadap kemapanan status orang Arab di Madura. Dengan menyebut dirinya towan, bukan berarti orang Madura ingin bergabung ke dalam komunitas Arab. Para haji itu hanya ingin mengikatkan diri secara psikologis dengan tanah Arab, dalam hal ini adalah Mekah, dan bukan dengan identitas Arab secara biologis. Pengikatan ini biasanya dikaitkan dengan konsep Mekah sebagai ‘Ummul Qura’ (ibu negeri-negeri). Haji bagi orang Madura seakan menunjukkan adanya persentuhan dengan ibu yang sebenarnya, sehingga boleh menyebut dirinya memiliki hubungan imajiner dengan ibu negeri, itu yaitu Mekah. Salah satu cara mengikatkan diri dengan konsep ibu negeri ini tak lain dengan menyebut diri sebagai towan. Dengan istilah towan, para haji Madura mengikatkan diri pada dua tanah sekaligus, yaitu tanah kelahirannya, Madura, dan tanah kiblat agamanya, Mekah. Hal ini mirip para towan yang bercampur dalam dirinya darah Arab dan Madura sekaligus. Dalam satu dua kasus, memang ada kemiripan antara Madura dan Arab. Contohnya dalam perayaan Idul Adha. Di daerah-daerah lain di Indonesia, Idul Adha tak dirayakan semeriah di Madura. Orang Madura biasa menyebut Idul Adha dengan Tellasan Rajha (hari raya besar). Penyebutan ini mirip dengan istilah Ied Al Kabir di Timur Te-

Sambutan meriah Ketika toron ajji, para towan disambut bak orang penting. Prosesi ini disebut ngamba’ ajjiyan (menunggu haji). Prosesi ini adalah kelanjutan dari ngater ajjiyan (mengantar haji) yang dilakukan sebelumnya. Baik pada ngater maupun ngamba’, orang-orang Madura terutama dari desa berbondong-bondong untuk mengiringi pergi dan kembalinya para haji. Ketika ngamba’, setiap haji biasanya akan disambut ratusan penjemput dalam konvoi meriah lengkap dengan nyanyian salawat plus tetabuhan hadrah di atas mobil terbuka. Ngamba’ sendiri menunjukkan proses interupsi reng dhisa (orang desa) atau reng ghunong (orang gunung) terhadap ruang kota. Selama hari-hari ngamba’, praktis jalanan di kota-kota Madura dikuasai orang desa, begitu juga hotel-hotel dan tempat strategis lain yang selama ini sulit diakses orang desa. Di sinilah interupsi reng dhisa terhadap ruang urban terjadi. Perlu diketahui, proses interupsi kaum rural ini hanya terjadi dua kali dalam setahun, yaitu pada musim haji dan musim panen tembakau. Terdapat ca’-oca’an (pitutur) di Madura, bahwa orang desa menguasai kota saat panen tembakau saja, ketika uang melimpah untuk le-melle (berbelanja). Namun, harga tembakau yang anjlok dalam tahun-tahun terakhir memudarkan mobilitas budaya ini. Dengan demikian, prosesi mengantar dan menjemput haji merupakan satu-satunya ruang bagi orang desa di Madura untuk unjuk gigi di kota. Ketika sampai ke kediaman masing-masing, para towan

yang telah toron ajji ini pun disambut dalam prosesi selamatan meriah yang kalau di desa waktunya bisa sampai 40 hari. Para kerabat dan tetangga datang untuk asajarah (berkunjung) terhadap para haji. Asajarah mutlak dilakukan para kerabat tetangga sebagai pencerminan nilai asepat sama’ bashar (bersifat Mahamelihat dan Mahamendengar). Menurut nilai ini, seorang Madura harus selalu mendayagunakan panca indranya untuk peka terhadap lingkungan, kalau tidak mau dibilang ejhin (individualis). Biasanya terjadi pertukaran komoditas, karena para tamu membawa bahan-bahan pokok untuk disumbangkan dalam selamatan. Ketika pulang, mereka pun membawa oleh-oleh dari para haji. Dalam prosesi asajarah, para haji mendapat simbol baru sebagai oreng sokkla (orang suci), sehingga pasti dimintai doa oleh para tamu. Prosesi toron ajji ini menunjukkan bahwa fungsi-fungsi agama ketika diikatkan pada kebudayaan memiliki daya guna untuk memelihara kerukunan, bukan hanya antarpartisipan, namun juga dengan nilai-nilai kearifan lokal yang luhur. Para haji tidak hanya mengabdi pada performanya sendiri, tapi juga memperkuat solidaritas sosial melalui pengabdiannya pada kultur. Inilah hikmah kalau para towan toron ajji. (M-1) miweekend@ mediaindonesia.com

PARTISIPASI ARTIKEL Bagi pemerhati budaya, pusatpusat kajian kebudayaan, bisa mengirimkan artikel bertema local wisdom (kearifan lokal); ke e-mail: miweekend@ mediaindonesia.com (Maksimal 7.500 karakter tanpa spasi. Sertakan nama, alamat lengkap, nomor telepon dan fotokopi KTP)

PATA AREADI

RAGAM BUDAYA

Keabadian Datuak Pimpin Kaum di Minangkabau DATUAK atau penghulu bukanlah sebuah gelar bangsawan, tapi sebuah sebutan pimpinan kaum dalam tatanan adat Minangkabau. Ia ada karena dipilih kaumnya, maka ia pun seharusnya tidak oleh berpisah dari kaumnya. Dalam tambo Minangkabau dikenal dua datuak yang menginisiasi adat dan membagi masyarakat secara komunal dalam bentuk kaum. Satu orang dikenal dengan nama Datuak Katumanggungan, pendiri Kelarasan (sistem kemasyarakatan) Koto Piliang. Satu lagi Datuak Parapatih Nan

Sabatang, pendiri Kelarasan Bodi Chaniago. Menurut kajian sosiologi, Koto Piliang berafiliasi kepada doktrin otokrasi, sedangkan Bodi Chaniago menganut paham demokrasi. Idiom Minang menerjemahkan kajian sosiologi ini dalam bentuk petatah petitih. Koto Piliang disebut dengan bajanjang naiak, batanggo turun (berjenjang naik, bertangga turun). Maka itu, Koto Piliang berpaham hierarki. Untuk Bodi Chaniago diibaratkan dengan duduak samo randah, tagak sama tinggi (duduk

Pendiri: Drs. H. Teuku Yousli Syah MSi (Alm) Direktur Utama: Rahni Lowhur-Schad Direktur Pemberitaan: Saur M. Hutabarat Direktur Pengembangan Bisnis: Alexander Stefanus Dewan Redaksi Media Group: Elman Saragih (Ketua), Ana Widjaya, Andy F.Noya, Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Djafar H. Assegaff, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Saur M. Hutabarat, Sugeng Suparwoto, Suryopratomo, Toeti Adhitama Redaktur Senior: Elman Saragih, Laurens Tato, Saur M. Hutabarat Deputi Direktur Pemberitaan: Usman Kansong Kepala Divisi Pemberitaan: Kleden Suban Kepala Divisi Artistik, Foto & Produksi: Syahmedi Dean Kepala Divisi Content Enrichment: Gaudensius Suhardi Deputi Kepala Divisi Pemberitaan: Abdul Kohar Sekretaris Redaksi: Teguh Nirwahyudi Asisten Kepala Divisi Pemberitaan: Ade Alawi, Fitriana Siregar, Haryo Prasetyo, Ono Sarwono, Rosmery C.Sihombing Asisten Kepala Divisi Foto: Hariyanto

sama rendah, tegak sama tinggi). Untuk itu, kelarasan ini berasaskan demokrasi. Budayawan Minangkabau Wisran Hadi mengatakan untuk selanjutnya dua kelarasan ini sama-sama punya pecahan. Tiap pecahannya itu disebut dengan suku (kaum). Satu kaum berarti punya hubungan keluarga atau disebut dengan dunsanak. Dalam sebuah dunsanak diharamkan terjadi perkawinan sesama. Untuk memimpin suku-suku itu diangkatlah pemimpin yang haruslah seorang laki-laki. Pemimpin inilah yang dise-

Redaktur: Agus Mulyawan, Anton Kustedja, Cri Qanon Ria Dewi, Eko Rahmawanto, Eko Suprihatno, Hapsoro Poetro, Henri Salomo Siagian, Ida Farida, Jaka Budisantosa, Mathias S. Brahmana, Mochamad Anwar Surahman, Sadyo Kristiarto, Santhy M. Sibarani, Soelistijono Staf Redaksi: Adam Dwi Putra, Agung Wibowo, Ahmad Maulana, Ahmad Punto, Akhmad Mustain, Amalia Susanti, Andreas Timothy, Aries Wijaksena, Asep Toha, Basuki Eka Purnama, Bintang Krisanti, Clara Rondonuwu, Cornelius Eko, David Tobing, Denny Parsaulian Sinaga, Deri Dahuri, Dian Palupi, Dinny Mutiah, Dwi Tupani Gunarwati, Edwin Tirani, Edy Asrina Putra, Emir Chairullah, Eni Kartinah, Eri Anugerah, Fardiansah Noor, Gino F. Hadi, Heru Prihmantoro, Heryadi, Iis Zatnika, Intan Juita, Irana Shalindra, Irvan Sihombing, Iwan Kurniawan, Jajang Sumantri, Jerome Eugene W, Jonggi Pangihutan M., K. Wisnubroto, Kennorton Hutasoit, M. Soleh, Maya Puspitasari, Mirza Andreas, Mohamad Irfan, Muhamad Fauzi, Nurulia Juwita, Raja Suhud V.H.M, Ramdani, Ratna Nuraini, Rommy Pujianto, Selamat Saragih, Sica Harum, Sidik Pramono, Siswantini Suryandari, Sitriah Hamid, Sugeng Sumariyadi, Sulaiman Basri, Sumaryanto, Susanto, Syarief Oebaidillah, Thalatie Yani, Tutus Subronto, Usman Iskandar, Wendy Mehari, Windy Dyah Indriantari, Zubaedah Hanum Biro Redaksi: Eriez M. Rizal (Bandung); Kisar Rajagukguk (Depok); Firman Saragih (Karawang); Yusuf Riaman (NTB); Baharman (Pa-

Satu kaum berarti punya hubungan keluarga atau disebut dengan dunsanak. Dalam sebuah dunsanak diharamkan terjadi perkawinan sesama.”

but dengan penghulu dengan panggilan datuak. Sistem pengangkatan datuak dalam kedua kelarasan itu juga sangat berbeda. Untuk Koto Piliang, pengangkatannya dengan cara diwariskan turun-temurun ke kemenakan (keponakan) langsung (kamanakan di bawah daguak). Adapun Bodi Chaniago berdasarkan asas demokrasi. semua kemenakan berhak untuk mendapat gelar datuak dan dipilih oleh seluruh kaum dengan cara musyawarah. Ada empat persyaratan untuk

lembang); Parulian Manulang (Padang); Haryanto (Semarang); Widjajadi (Solo); Faishol Taselan (Surabaya) MICOM Asisten Kepala Divisi: Tjahyo Utomo, Victor J.P. Nababan Redaktur: Agus Triwibowo, Asnawi Khaddaf, Patna Budi Utami, Widhoroso Staf Redaksi: Heni Rahayu, Hillarius U. Gani, Nurtjahyadi, Prita Daneswari, Retno Hemawati, Rina Garmina, Wisnu Arto Subari Staf: Abadi Surono, Abdul Salam, Alfani T. Witjaksono, Charles Silaban, M. Syaifullah, Panji Arimurti, Rani Nuraini, Ricky Julian, Vicky Gustiawan, Widjokongko DIVISI TABLOID, MAJALAH, DAN BUKU (PUBLISHING) Asisten Kepala Divisi: Gantyo Koespradono, Jessica Huwae Redaktur: Agus Wahyu Kristianto, Lintang Rowe Staf Redaksi: Adeste Adipriyanti, Arya Wardhana, Handi Andrian, Nia Novelia, Rahma Wulandari, Regina Panontongan CONTENT ENRICHMENT Asisten Kepala Divisi: Yohanes S. Widada Periset: Heru Prasetyo (Redaktur), Desi Yasmini S, Radi Negara Bahasa: Dony Tjiptonugroho (Redaktur), Adang Iskandar, Mahmudi, Ni Nyoman Dwi Astarini, Riko Alfonso, Suprianto

menjadi datuak, yakni mengerti adat, hidup tidak susah, punya karisma dalam memimpin, dan tidak cacat moral. Begitu berat beban dan tanggung jawab yang disandang datuak untuk kaumnya, maka kaumnya menyediakan ‘sawah beban’ sebagai penunjang ekonomi sang datuak. Seleksi yang tinggi dalam pemilihan datuak dahulunya menghasilkan pemimpin kaum yang mengerti adat dan tanggung jawab kepada anak dan kemenakan. Saat ini, ketika zaman diatur oleh uang dan jabatan, berdam-

ARTISTIK Redaktur: Diana Kusnati, Gatot Purnomo, Marjuki, Prayogi, Ruddy Pata Areadi Staf Redaksi: Ali Firdaus, Ananto Prabowo, Andi Nursandi, Annette Natalia, Bayu Wicaksono, Budi Haryanto, Budi Setyo Widodo, Dharma Soleh, Donatus Ola Pereda, Endang Mawardi, Gugun Permana, Hari Syahriar, Haryadi, Lisa Saputra, Marionsandez G, M. Rusli, Muhamad Nasir, Muhamad Yunus, Nana Sutisna, Novi Hernando, Nurkania Ismono, Permana, Putra Adji, Tutik Sunarsih, Warta Santosi, Winston King Manajer Produksi: Bambang Sumarsono Deputi Manajer Produksi: Asnan PENGEMBANGAN BISNIS Kepala Divisi Marketing Communication: Fitriana Saiful Bachri Asisten Kepala Divisi Iklan: Gustaf Bernhard R Asisten Kepala Divisi Marketing Support & Publishing: Andreas Sujiyono Asisten Kepala Divisi Sirkulasi-Distribusi: Tweki Triardianto Perwakilan Bandung: Arief Ibnu (022) 4210500; Medan: M. Isroy (061) 4514945; Surabaya: Tri Febrianto (031) 5667359; Bogor: Sohirin (0251) 8349985, Semarang: Desijhon (024) 7461524; Yogyakarta: Andi Yudhanto (0274) 523167; Palembang: Andi Hendriansyah, Ferry Mussanto (0711) 317526, Makassar: Bambang Irianto 081351738384.

pak juga dalam penunjukan seorang datuak. Fenomena yang terjadi di Minang hari ini adalah begitu menjamurnya datuak yang berasal dari kalangan pejabat dan perantau. Bukan dilarang karena mereka juga berhak, namun kepahaman mereka soal adat dan tanggung jawab terhadap kaumnya perlu disangsikan. Gejala ini hampir melanda kaum-kaum yang ada di Minangkabau dan ini bisa dilihat sebagai salah satu sebab mengapa adat Minangkabau semakin tergerus dan tidak dijalani. (YH/M-1)

Telepon/Fax Layanan Pembaca: (021) 5821303, Telepon/ Fax Iklan: (021) 5812107, 5812113, Telepon Sirkulasi: (021) 5812095, Telepon Distribusi: (021) 5812077, Telepon Percetakan: (021) 5812086, Harga Langganan: Rp67.000 per bulan (Jabodetabek), di luar P. Jawa + ongkos kirim, No. Rekening Bank: a.n. PT Citra Media Nusa Purnama Bank Mandiri - Cab. Taman Kebon Jeruk: 117-009-500-9098; BCA - Cab. Sudirman: 035-306-5014, Diterbitkan oleh: PT Citra Media Nusa Purnama, Jakarta, Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan/Sirkulasi: Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat - 11520, Telepon: (021) 5812088 (Hunting), Fax: (021) 5812102, 5812105 (Redaksi) e-mail: redaksi@mediaindonesia.com, Percetakan: Media Indonesia, Jakarta, ISSN: 0215-4935, Website: www.mediaindonesia.com, DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK, WARTAWAN MEDIA INDONESIA DILENGKAPI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA ATAU MEMINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN


Klasifa | 21

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

AGEN

KULIT ASLI

METERAI 6rb Hrg @ Rp. 4.000 Min 100Pc siapa cepat dapat.Stock terbatas Sms/ Telp. 0857.1933.7357.

Furniture,Car,Fashion,Promotion,Walet, Bag, Shoes,etc. Harco Elektronik Mangga Dua,Ruko Blok B No.2 Jakarta Tlp.612.8888 www.dhenigleather.com

BIRO JASA Jasa SPT Pajak Pribadi&Badan(NPWP,PPh 25/29,PPh 21,PPN,dll)&Accounting service.0818939190, 08159961946, 99627358.

JASA BANGUNAN A h l i PA G A R PA N E L B E TO N . Kokoh,rapi,cpt,knockdown.Hrg mulai dr 266 rb/m. Bs Nego sesuai Budget.

LES PRIVAT Pst Bhs PLC: Eng Conv,Mndr,Jpg,Kor,Jrm, Prc, Bld,Span,Itl,Arb,Toefl,Ielts,Toeic, privat/ kls,bs ke rmh/ktr. Ph.58900927,99093554, 98168658, plc@cbn.net.id

LOWONGAN Bth Sales untuk barang promosi.Pria,max 25 th,SMA/D1/D3,Punya motor & SIM C,komunikatif.Kirim CV lengkap ke PT.AR,Jl. Sinabung V/20,Keb,Baru,Jaksel/ salesgiftsrecrut@gmail.com

Perusahaan Forwarding/Jasa Import Cargo: Khusus Wanita; Acc&Fin/Spv min D3 Akuntansi & Staff min SMA diutamakan kuasai EDP Software Acc (Zahir DLL). Khusus Pria; staf admin & Ops. lap(Bersdia shift malm) kuasai ms.Office,IT/ Tek.Support,semua diutamakan pengalaman min 2 th,diutamakan tinggal di Jak-Ut, lokasi kantor dkt pelabuhan Tnjg Priok. CV : PO BOX 1147/JKU 14011. Prshan yg bgerak di bdg jasa lyanan crgo express sjak th 2003,mbrikan peluang m’buka kntr cbng di lokasi strgs di kota2 bsr sel.Ind, bisnis Frenchise atau unit milik perusahan sndr.Informasi&penwrn slkpny dpt hub,krm pnwrn ditujukn: 021-53668682/hrdvte@gmail. com /Jl. Palmerah Selatn 30A, Gd.Karindra Lt.Dsar A11 Jakarta 10270.

MUSIK Dijual*** Piano/Grand Piano***Merk Yamaha, Kawai, Petrof & merk2 lain***Hub: Petrof Piano Cideng,Jl.Cideng Timur No.52, Telp.38900602 / 3860200.

PELUANG BISNIS A nda ada modal 100 Jt &Mau Laba 4-20%/Bln, Gbg Dg Bakri Grup di Bisnis Emas Online Garansi Palma One Lt.8 Kuningan. 0878 8777 6899.

PERHIASAN STAR ARLOJI ,BELI JAM bks/berlian dgn hrgTgg ROLEX, BULGARI, OMEGA, BREITLING, dll, Hub:Bp.TONY 3929079, 08129455198 Apt Menteng Prada Lt. 1 No.2J dpn St.Cikini(dtg ke tmpt).


22 | Klasifa

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Petualangan Hutan Tropis di Bukit Bingkirai

blogcatalog.com

S

ALAH satu tempat yang tepat untuk merasakan sensasi berpetualang dalam pesona hutan hujan tropis yang alami ada di Hutan Bukit Bingkirai, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kelebihan lain yang ditawarkan Hutan Bukit Bingkirai adalah jembatan

tajuk (canopy bridge) yang diketahui sebagai yang pertama di Indonesia dan kedelapan di dunia. Jembatan gantung yang terbuat dari kabel baja, dasar papan dan dinding kiri-kanan jala atau net nilon itu memiliki ketinggian kurang-lebih 30 meter dari tanah. Total panjang jembatan itu 64 meter yang disangga oleh lima batang Pohon Bingkirai raksasa. Konstruksinya dibuat oleh ahli dari Amerika Serikat dalam waktu sebulan, pada Januari-Februari 1998. Diproyeksikan, jembatan itu mampu bertahan hingga 15-20 tahun. Perjalanan menuju puncak jembatan tersebut tidaklah begitu melelahkan. Hanya dengan melintasi 139 anak tangga, Anda telah siap berpetualang di 30 meter di atas pepohonan di Hutan Bukit Bingkirai. Walaupun begitu, himpunlah stamina dan konsentrasi serta nyali yang cukup sebelum naik. Bagi Anda yang fobia ketinggian sebaiknya tidak mencoba-coba. Sebab saat melintasinya, jembatan akan bergoyang sehingga menambah ketegangan.

Namun, bila tekad Anda sudah kuat, berpeganglah kokoh pada kabel besi penyangga jembatan. Dari atas jembatan pemandangan yang memesona akan terlihat di antara tingginya pohon saat Anda melintasi jembatan tajuk yang disediakan. Terkadang, para wisatawan akan disuguhkan dengan atraksi hewan-hewan liar khas hutan hujan tropis yang ada di Bukit Bingkirai. Harga tiket menaiki jembatan tajuk Rp15.000 untuk pelancong domestik. Sedangkan untuk pelancong mancanegara dipatok Rp30.000. Bila Anda datang berombongan, 300 meter sebelum lokasi jembatan tajuk tersedia penginapan berupa rumah panggung dari kayu yang disewakan bervariasi dengan harga mulai Rp400 ribu. Pihak pengelola juga menyediakan lapangan berumput atau camping ground yang datar dan telah difasilitasi berbagai fasilitas yang menunjang untuk memberikan suasana alam hutan hujan tropis yang begitu dekat. (Sus/S-1)


Klasifa | 23

SABTU, 18 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

521

P R C O T E K K S E I L T A N J U T K A N A T C R I A U L M U

O S A R R U P I S E R L E L A M B A B K G U K U A R A B A N A D A O N N O R T O R S I I A N G A I A

T P I K O M P A M S M A S S E E N C E K I K O T O S R

B B A K K A K A R M A K T M A U U A P E M E R A N E

K O P E L A N S T B H A T R E M S I S A S A L A K E L A T L I V I A R I D A T I A S A N B U R U S

E K G I O J A A N G M U P F A K A T B U N O K A I D S A I R

No.14 (Blk KTR Bappeda), 1. Happy Oktina Pancasari PEMENANG Sabang, NAD - 23522 Penarip Gg.1 No.01-E MEDIA UTAK-ATIK 521 RT.01/01, Kel. Kranggan Terbit tanggal 28 November 2010 Mojokerto - 61321 4. Ine Anggraeni

PAJAK HADIAH 25% DITANGGUNG PEMENANG. Hadiah dikirim via wesel pos. PEMBERITAHUAN Jawaban MKK 522 akan terbit tanggal 8 Januari 2011

Guru SMP Negeri No.7, Purwaharja, Banjar-46300

2. Handi Widjaya Jl. Cilegon Kav.143 Blok M, Cinere, Depok - 16514

5. Nurlius Ramli, SH Jl. Mr. Nasrun No.29 Padang Panjang - 27118

3. Zikri Perumahan Pengungsi Tsunami

ACEH: BANDAACEH: TO. Sari Jl.Khairil

Padang Jati CURUP: TO. Manjur Jl. M

Ap. Manjur Jl. Sudirman No. 137 BON-

Jl. Sudirman, Ap. Sumber Sehat Jl.

Anwar LHOK SEMAWE: Ap.Bintang

Hasan Ap. Anda Jl. M Hasan MANNA: Ap.

DOWOSO: Ap. Sahabat 1 Jl. Jend

Sudirman. TANJUNG REDEP: Ap. Berau

Timur TAKENGON: Ap. Amila Jl. Lebe

Karya Utama Jl. Jend Sudirman No. 99

Sudirman No. 119. MADIUN: Ap. Air

Farma Jl. P. Panjang. SAMARINDA: Ap.

Kader No. 3 SIGLI: Ap. Nilam Jl. Iskandar

Ap. Andika Farma Jl. Jend Sudirman 124

Langga Jl. Pahlawan No. 34, Ap. Taurus

Barokah Jl. H. Juanda, Ap. Mustang Jl. P.

Muda Sigli MEDAN: Ap. Sekawan Jl. Prof.

JAMBI: Ap. Sipin Jl. Abujani Ap. Nur Syfa

Jl. Pahlawan No. 89, Ap. Nur Abadi Jl. Bali

Kalimantan, BALIKPAPAN: Ap. Tidar Jl.

AmYamin No. 30 PADANG SIDEMPUAN:

Jl. Jend Sudirman Ap. The Hok Jl.

38. NGAWI: Ap. Cendrawasih Jl. P. B.

Iswahyudi Sepingan, Ap. Balik Papan

TO. Rahmat Tamrin Jl. Baru 11 No.1

Sudirman Ap. Kita Jl. Sudirman Ap. Asy

Sudirman27A MALANG: Ap. Medika 99

Ruko Bp. Ap. Sinjay Putra I II III IV Muara

BINJAY: Ap.Matahari Jl. Jend Sudirman

Syfa Jl. Jend Sudirman No. 51 MUARA

Jl. Ciliwung 10, Ap. Ciliwung Jl. Ciliwung

Rapak. BOTANG: Ap. Bintang Jl. Dipo-

413 SiBOLGA: Ap. Panggabean Jl. A. Yani

BULIAN: Ap. Bulian Jl. Jend Sudirman

No. 44, Ap. Srikandi Jl. WR Supratman,

negoro, TO. Dunia Sehat Dpn Plaza

No.13 KABAN JANE: Ap. Batesda Jl.Kapt

No. 22 Ap. Barokah Jl. Prof. Sri Sudewi

Ap. Dian Farma Jl. Gatot Subroto No. 42,

Bontang, TO. Angkasa Jl. Angkasa Bere-

Bangsi Sembiring 56 LUBUK PAKAM:

KUALA TUNGKAL: TO. Affiat Jl. Pahla-

Ap. Fujon Jl. S. Parman 55. KARANG

bas. TENGGARONG: Ap.Prima Jl. Imam

Ap. Keluarga Jl. KH Dahlan No. 65 TAN-

wan 131 Ap. Jelutung Jl. Hayam Wuruk

PLOSO: Ap. Sri Ratna Husada Jl. Perta-

Bonjol, Ap. Mega F Jl. KH. A. Muhsin, TO.

JUNG BALAI: Ap. Imelda Jl. Sudirman

No. 74 MUARA BUNGO: Ap. Sari Jl.

manan Kr Poso, BANJAR ARUM: Ap.

Sehat Jl. Danau Semayang. BERAU: Ap.

(Lampu Merah) KISARAN: Ap. Hari

Dahlia Ap. Sari Anda Jl. M Yamin Ap.

Rahma Jl. Raya Karang Lo. BATU: Ap.

Berau Farma Jl. P. Panjang Tanjung Re-

Paten Jl. Imam Bonjol 360 RANTAU

Bunggo Kerinci Jl. Moh Yamin LAM-

Sehat Jl. Sudirman KEPANJEN: Ap. Dian

dep. BANJARMASIN: Ap. Thalata Farma

PRAPAT: Ap. Sumatera Jl. Imam Bonjol

PUNG: TANJUNG KARANG: Ap. Indra

Jl. Sultan Hasanudin, Ap. Kepanjen Jl. A.

Jl. Kol. Sugino, BANJAR BARU: Ap. Tai-

118 PEMATANG SIANTAR: Ap. Sutomo

Jaya Jl. W. Monginsidi METRO: Ap.

Yani JOMBANG: Ap. Sido Waras Jl. KH

bah Jl. A. Yani KM 34, TO. Cahaya Baru Jl.

Jl. Sutomo No. 87 Ap. Simalungun Jl.

Ananda Jl.Sudirman KOTA BUMI: TO.

Wahid Hasyim 80. Ap. Gajah Mada Jl.

Lanan No. 7 Ps. Banjar Baru. MARTA-

Sutomo PADANG: Ap. Madya Jl. Perintis

Citra Jl.Ahmad Yani LAMPUNG BARAT-

Gajah Mada, Ap. Jodon Jl. A. Yani, MA-

PURA: Ap. Intan Farma Gd. NU Jl. A. Yani

DURA BANGKALAN: Ap. Indah Farma

Km 40. 5. KANDANGAN: TO. Negsal Jl. P.

Jl. P. Sudirman 64, Ap. Hidayah Jl. K.

Antasari No. 65, AMUNG TAI: TO. Sehat

Ap.Madya Jl. Proklamasi SOLOK: Ap.

Krui: Ap. Agung F Jl. Merdeka 442 Psr

Assabil Jl. KH. A Dahlan Ap. Annisa Jl.

Krui BANDUNG: Ap. Otista Jl. Otista 511

KH. A Dahlan BUKIT TINGGI: Ap.

Ap. Sumber Sehat Jl. Rajawali Barat Ruko

Lemah Duwur 30B. KAMAL: Ap. Arini

Jl. Abdul Azis No. 47, MARABAHAN: Ap.

Zamzam Jl. A. Rifai Ap. Yani Baru Jl. A.

No. 97 Ap. Ating 9 Jl. Raya Ujung Berung

Trunjoyo Jl. KH Wahid Hasyim. PAMEKA-

Sumber Waras Jl. A. Yani Samping Termi-

BACA ATURAN PAKAI

Yani PAYAKUMBUH: TO. Istana Jamu

No. 180 Ap. Restu Jl. Raya Padalarang no.

SAN: Ap. Sari Sehat Jl. Trunojoyo, Ap.

nal, KAPUAS: Ap. Sederhana Jl. Mawar

Simpang Kasda BATU SANGKAR: Ap.

518 Ap. Abadi Jl. Raya Cimahi Barat No.

Kurnia Jl. Joko Tole 34A. SUMENEP: Ap.

No. 144 Psr, Ap. Waras Jl. Mawar Psr.

Raihan Jl. A. Yani, Ap. Sri Utama Jl.Pan-

613 MAJALAYA: Ap. Pelangi Jl. Raya

Sumekar Baru Jl. Trunojoyo 39, Ap. Putra

MANADO: Ap. Setia Jl. Sudirman No. 18,

jaitan PEKAN BARU: Ap. Kencana No.

Laswi No. 56, Ap. Anisa Jl. Raya Laswi

Abadi Farma Jl. Trunojoyo 134, Ap. Mua

Ap. Bhakti Farma II Jl. Samratulangi 12,

121 D Jl. Jend Sudirman PANGKALAN

272 TASIKMALAYA: Ap. Anisa Jl. Marta-

Farma Jl. DR Cipto No. 40, Ap. Pancoran

JAILOLO: Ap. Satirah Farma Jl. Psr Ikan,

KERINCI: Ap. Prima Plus Jl.Maharaja

dinata 42 Ap. Ria Jl. RS Raya 12A Ap.

Ap. Wahana Jasilo Jl. Gufasa.GORON-

Indra BANGKINANG: Ap.Hikmah Jl.

Surya Farma Jl. Ps. Kidul 71 CIAMIS: Ap.

DAPATKAN DI APOTIK-APOTIK TERDEKAT DI KOTA ANDA

Mas Jl. Secudang no. 41, DENPASAR: Ap. Cahaya Jl. Patimura, Ap. Sehat Jl.

TALO: Ap. Salsa Medika Jl. A. Agus Salim,

Prof. M. Yamin Ap. Bangkinang Jl. Prof.

Aladin Jl. Jend Sudirman GARUT: TO. 55

Jl. Raya Ciwangi CIPANAS-CIANJUR: Ap.

Jl. Infeksi Kalimalang Ruko Kali Mas,

nal Banyu Air, Ap. Wijaya Kusuma Dpn

9A, Ap. Bima Jl. Ikan Tongkol 17, TO.

Gejayen No. 31, SOLO: Ap. Berkah Jl. DR

Sesetan, TABANAN: Ap. Tabanan Jl.

AMBON: Ap. Putri Farma Jl. Samratu-

M. Yamin UJUNG BATU: Ap. Intan Jl.

Jl. Ciledug Raya SUMEDANG: Ap. Rah-

Al Amin Jl. Raya Ciawi, Ap. Kasih Jl. Hos

CIBITUNG: Ap. Hikmah Manggaran Jl.

RSUD, KUTA: Ap. Kimia Farma Jl. Raya

Liutang Mas Jl. Raya Sumbawa Bima

Wahidin 34, Ap. Setio Putro Jl. DR

Pahlawan, TO. Menik Sari Jl. Kenyeri, Ap.

langi No. 1, Ap. Cahaya Jl. A. Y. Patty No.

Jend Sudirman PASIR PANGA RAYAN:

ayu Jl. Dewi Sartika No. 4 Ap. Andri Jl.

Cokroaminoto Cianjur. TANGGERANG:

Selang Basih 07/05 No. 16. CIKARANG:

Kuta, Ap. Kimia Farma Jl. Raya Tuban, Ap.

No.107, TALIWANG: Ap. Fito Farma Jl.

Supomo No. 72, TO. Obat Quik Jl. Gatot

Kimia Farma Jl. Anugrah Rai 73 Singa-

85, Ap. Narwastu Jl. Rijali No. 25, JAY-

Ap. Abi Farma Jl. P. Diponegoro DURI :

Mayor Abdurahman No. 233 CIREBON:

Ap. Rumah Jl. Sasmita Raya No. 21, Ap.

Ap. Jasmine Jl. Industri Jababeka I. DE-

Kawan Agung Jl. Raya Lebian. NUSA

DR Wahidin No. 50, KUPANG: Ap. K. 24

Subroto 77. BOYOLALI: Ap. Gudang

raja. NEGARA: Ap. Dewi Jl. Ungadaya.

APURA: Ap.Sinar Bahari Jl. A. Yani 44,

Ap. Abadi Jl. Jend Sudirman, Ap. Hasrat

Ap. Madu Jl. Raya Madu, Ap. Mitra

Pintu Air Jl. Pintu Air Raya, Ap. Cikokol

POK: Ap. Kasih Ibu Citayam Raya Perum.

DUA: Ap. Kimia Farma Dpn KPC Nusa 2.

Jl. A. Yani, Ap. A Yani Jl. A Yani, Ap. Bio

Sehat Jl. Jeruk No. 5, Ap. Rahmah Jl.

KETAPANG: Ap. Medika Jl. Merdeka, TO.

Ap. Anggrek Jl. A. Yani 60, Ap. Tiara 2 Jl.

Jl. Jend Sudirman BENGKALIS: Ap. Lira

Kencana Jl. P. Drajat 27, Ap. Mitra Sejati

JL. Perintis Kemerdekaan, Ap. Maju Raya

Permata Depok. CIMANGGIS: Ap. Puri

GIANYAR: TO Radix Psr Gianyar,Ap.

Farma Jl. Timur Raya, Ap. Sonbai Jl.

Perintis Kemerdekaan. SUKOHARJO:

Sumber Lestari. MEMPAWAH: Ap.

Setia Pura 11, Ap. Serasi Jl. Samratu-

Jl. Hasanudin No. 9 Ap. Kurnia Jl. Pahla-

Jl. Raya Klayan No. 8, Ap. Tangkil Sehat

Jl. Raya Vila Regency. SERANG: Ap. Ji-

Medika Jl. Akses UI Kelapa Dua. PAR-

Herbal Dpn Polres. UBUD: Ap. Peliatan

Sudirman, SOE: TO. Pemuda Jl. Dipone-

Ap. Makmur Jl. Tj. Anom No. 5 KUDUS:

Mempawah Jl. G. M. Taufik. PA-

langi 21, Ap. Tiara 3 Jl. A Yani 46, EN-

wan No.11 BATAM: Ap. Kimia Farma

Jl. Sunan Gunung Jati 165, Ap. Pulaseran

wataka Jl. Serang Ap. Happy Jl. Tirtayasa

UNG: Ap. Azzahra Jl. Bojong Gede Raya

Jl. Raya Peliatan, Ap. Kimia Farma Jl.

goro No. 67, TO. Hikmah Jl. Diponegoro,

Ap. Alfa Medika Jl. Pertokoan Agus Salim

LANGKARAYA: Ap. Pontianak Jl. Darmo

TROP: Ap. Pelita Jaya Farma Jl. Klapa

Kampung Utama Ap. Ananda Farma Dpn

Jl. Pulaseran No. 28. INDRAMAYU: Ap.

Raya Serang, Ap. Citra Jl. Cilegon Raya.

Stasiun Bojong Gede. CIBINONG: Ap.

Peliatan KLUNGKUNG: Ap. Jaya Makmur

Ap. Umamenekan Jl. Kartini No. 2, KEFA:

31A, Ap. Nirmala Jl. Jend Sudirman No.

Sugondo, Ap. Manjur Jl. Sugondo,

Dua 809, ABEPURA: Ap. harmonis

Robinson Jodoh TANJUNG PINANG: Ap.

Sumber Sehat Jl. Sudirman 21, Ap. Sin-

CILEGON: Ap. Farmata Jl. Raya Serang

Cibinong Jl. Raya Cibinong Km43. Ap.

Jl. Diponegoro, Ap. Odensia Jl. Gajah

Ap. Surya Farma Jl. Sukarno No. 9, Ap.

3 JEPARA: Ap. Sumber Waras Jl. MT

SAMPIT: Ap. Sejahtera F Jl. MT Haryono

Farma Jl. Gerilyawan No. 60, WAENA:

Surya Farma Jl. Brigjen Katamso TO.

dang Jl. Sudirman 32, Ap. Berkah Ps.

102, JAKARTA BARAT: Ap. Sari Husada

Mawar Jl. Raya Narogong No.135

Mada. BANGLI: Ap. Carina, Ap. Rizona,

kefa Farma Jl. Sukarno No. 22 ATAM-

Haryono 20, Ap. Dwi Farma Jl. Dr. Cipto

No 44B, Ap. Indah Farma Jl. HM. Arsyad

Ap.Waena Jaya Jl. Raya Sentani Samping

Bahagia Jl. Gambir TO. Vitamin Baru Jl.

Patrol KARANG AMPEL:Ap.Benda

Jl. Raya Perjuangan No. 20a Kebon Jeruk,

CISALAK: Ap. Alam F Jl. Gas Alam

AMLAPURA: Ap. Nugraha Jl. Nugraha

BUA: Ap. Sumber Sehat Jl. Sudirman 28,

16 SURABAYA: TO. Pangestu Jl. Wonok-

Dpn RSUD, Ap. Adi F Jl. DI Panjaitan No.

Toko Mega, SENTANI: Ap. Nisa Jl. Raya

Merdeka KARIMUN: Ap. Balai Farma Jl.

Jl.Karang Ampel KARAWANG: Ap.Bakti

Ap. Bahagia Jl. Kebon Jeruk Raya. JA-

TEGAL: Ap. Cilik Jl. Raya Utar, Ap. Aulia

Rai, TO. Cahaya Terang, NUSA TENGGA-

Ap. Central Farma Jl. Sukarno No. 9, Ap.

romo, Ap. Wijaya Kusuma Jl. Ahmad Yani

1, TO. Tempo Jl. Iskandar Psr Menta-nya.

Sentani, Ap. Budi Jl. Raya Kemiri, Ap.

Ampera Ap. Alya Farma Jl.Teuku Umar

Jaya Jl.Pangkalan Pejuang By Pas,Ap.

KARTA SELATAN: Ap. Prima Sehat Jl. IR

Farma Jl. Raya Talang No. 19 PEKALON-

RA BARAT MATARAM: Ap. Surya Jl. AA

Bella Farma Jl. Merdeka 21. PONTI-

No. 252, Ap. Duta Medika Jl. Mayjen

PANGKALAN BUN: Ap. PondokSehat Jl.

Sentani Farma Jl. Raya Kemiri BIAK: Ap.

PALEMBANG: Ap. Metro Jl. DI Panjaitan

Tanjung Pura Jl.Proklamasi Raya. SUB-

H. Juanda No.17, Ap. RH Farma Jl. Mage-

GAN: Ap. Graha Interna Jl. KH Mas

Gede Ngurah Cakranegara, LOMBOK

ANAK: Ap. Bintang Jl. Gajah Mada, TO.

Sungkoro BLORA: Ap.Jepon Jl. Jepon

P. Antasari No. 68, BUNTOK: Ap. Budi

Radio Perkasa Jl. Sorido Raya 68, MER-

Ap. Nadyia Jl. DI Panjaitan BATURAJA:Ap.

ANG: Ap. Assilmi Jl. MT Haryono No. 5,

lang Kav. 311 Perumahan Mega Cinere

Mansyur. BEREBES: Ap. Saras Jl.Jend

UTARA: Ap. Rania Jl. Bangke 1 Praya

Sinar Abadi Jl. Gajah Mada, Ap. Irna Jl.

KEDIRI: Ap.Hayam Wuruk Jl. Hayam

Farma Jl. Farma Komp. Psr Beringin No.

AUKE: Ap. Heflors Jl. Raya Mandala,

Rangga Jl.Pahlawan Kenarung 216 Ap.

Ap. Mitra Sehat Jl. Sutaatmaja No. 3B

JAKARTA TIMUR: Ap. Tunas Sehat Jl.

Sudirman 136, Ap.Putra Sari Jl. Sultan

Tanjung. LOMBOK TIMUR-SELONG: Ap.

Adi Sucipto 216, SINGKAWANG: Ap.

Wuruk 55, Ap. Sudarso No. 39 PROBO-

1 KAPUAS: Ap. Sederhana Jl. Mawar 144

WAMENA: Ap. Mitra Sehat 2 Jl. Irian,

Sumber Waras Jl. Jend Sudirman No. 61

PURWAKARTA: Ap. Mahkota Jl. Jend

Dewi Sartika, Ap. Guci Medika Jl. Lapan-

Agung No. 4. PEMALANG: Ap. Nusa Jl.

Magistra Jl. M Yamin 10 Pancor, Ap.

Singkawang Jl. Diponegoro, SAMBAS:

LINGGO: Ap. Suropati Jl. A. Yani, Ap.

psr. Ap. Waras Jl.Pasar Mawar BALIKPA-

SORONG: Ap. Kimia Farma Jl. Jend

PRABU MULIH : Ap. Akbar Jl. A Gani No.

Sudirman, Ap. Sentral Jl. Jend Sudirman,

gan Tembak Raya No. 17 JAKARTA

Urip Sumoharjo. PURWOKERTO: Ap.

Kruak Jl. Raya Pancor kruak Selubung II.

The Santos Jl. Kramat. SEMARANG: Ap.

Sarina Farma Jl. P. Sudirman PASURU-

PAN: Ap.BalikPapan Ruko Bp, Ap. Sinjay

Sudirman No. 1, FAXFAX: Ap. Selasi

2 Dpn RSUP Ap. Al Fath Jl. Sudirman 758

Ap. Kercana Jl. Veteran Raya BOGOR: Ap.

PUSAT: Ap. Cikini Jl. Cikini Raya No. 88,

Jitu Jl. Sudirman No. 568. Ap. Jayanti Jl.

SUMBAWA BESAR: Ap. Sehat Jl. Kem-

Sukun Jl. Sukun Raya No. 60, Ap. Jampi

AN: Ap. Pasuruan Jl. Balai Kota 33,

Putra 1 Kamp. Baru, Ap. Tidar Jl. Sepin-

Farma Jl. Izzak Leelusa. MANUKWARI:

MUARA ENIM: Ap.Enim Indah Jl.Let

Anda Jl. Surya Kencana, Ap. 99 Jl. Pahla-

Ap. Natan Jl. Angkasa Dalem I No. 5 JA-

Jend Sudirman No. 64 KEBUMEN: Ap.

boja No. 3, Ap. Lawang Galuh Jl. Kartini

Sae Jl. Telaga Sari 60, Ap. Bukit Sari Jl.

BANYUWANGI: Ap. Banyuwangi Jl.

gan, TO. Penawar Psr. Kelandasan,

Ap. Irian Farma Jl. Percetakan, Ap.

Yacub 472 Psr.II LAHAT: Ap. Sriwijaya Jl.

wan 160B, Ap. Kebon Kembang Jl. Dewi

KARTA UTARA: Ap. Tiara Jl. Muara

Sari Sehat Jl. Pahlawan Revolusi Karang

No. 5, Ap. Sabalong Jl. Garuda No. 6,

Bukit Raya Ruko Kintamanik. UNGA-

Panglima Sudirman 167, JEMBER: Ap.

TARAKAN: Ap.Tarakan Jl Sudirman, Ap.

Bathesda farma Jl. Trikora No. 86, Wossi,

Mayor Ruslan II 23 BENGKULU: Ap.

Sartika 42, Ap. Merdeka Jl. Merdeka No.

Karang Pluit, Ap. Paten Jl. Boulevard

Anyar. INDRAMAYU: Ap. Bandung Jl.

DOMPU: Ap. Pahala Farma Jl. Nusantara

RAN: Ap. Tiga Jaya Jl. Karang Jati YOG-

Assifa Jl. Sudirman No. 3, Ap. Mandiri

Sugih Waras Jl. Yos Sudarso. SANGATA:

TIMIKA: Ap.Mimika Farma Jl.Yos Su-

Angkasa Jl. Let. Suprapto No 14a Ap.

42A SUKABUMI: Ap. Sumber Waras Jl.

Klapa Gading. BEKASI: Ap. K. 24 Jl. Raya

Yos Sudarso No. 13. SINGARAJA: Ap.

No. 1, Ap. Fajar Jl. Spila No. 157 Psr Spila.

YAKARTA: Ap. Engal Waras Jl. Parang

Farma Jl. DR Subandi 251, Ap. Sehat Jl.

Ap. PMI, Ap. Medika TANJUNG SELOR:

darso No.38,Ap.Mulia Jl.A.Yani No.34,Ap.

Berkat Jl. S Parman Ap. Sakti Jl. S Parman

Kapt Harun Kabir No.1, Ap. Geulis Farma

Curug Kalimalang TAMBUN: Ap. Cahaya

Kita Depan RSUD, Ap. Nugraha Jl. Termi-

BIMA: Ap. Surabaya Jl. Ikan Bandeng No.

Teritis No. 113, Ap. Sumber Sehat Jl.

Untung Suropati No. 26. LUMAJANG:

Ap. Merdeka Jl. Sudirman, Ap. Mia Farma

Kamoro Jl.Belibis II

POM TR. 073 374 201 POM IKLAN PN 03.11.4.4.41.411.10.10/700


Where To Go

T: (021) 5821303 SMS: 08121128899 No Bebas Pulsa: 08001990990

HALAMAN 24

SABTU, 18 DESEMBER 2010 MEDIA INDONESIA

Drama Musikal Sarat Warna

FOTO-FOTO: DOK MUSIKAL LASKAR PELANGI

MENGULANG KESUKSESAN: Setelah sukses dalam format buku dan film, kisah Laskar Pelangi bakal dipentaskan dalam pertunjukan drama musikal. Selain melibatkan sekitar 100 pemain, musikus Erwin Gutawa dipercaya sebagai penata musiknya.

Perpaduan antara musik, tarian, dan seni peran membuat musikal Laskar Pelangi menghadirkan sebuah pementasan realis.

Pertunjukan musikal ini juga bekerja sama dengan Signature Musik Indonesia dan Task Record memproduksi album Musikal Laskar Pelangi. Album musikal itu berisikan lagu-lagu yang antara lain dinyanyikan Dira Sugandi, Eka Deli, Lea Simajuntak serta penyanyi cilik Hilmi Faturrahman, Teuku Rizki, Ivant Septiawarman, dan penyanyi-penyanyi muda berbakat lainnya, serta ensambel Theater Company Musikal Laskar Pelangi yang memukau. Seluruh lagu dalam album itu diciptakan Erwin Gutawa & Mira Lesmana dan diiringi musik orkestra Erwin Gutawa. Album Musikal Laskar Pelangi akan dirilis dan dapat dibeli selama pertunjukan musikal Laskar Pelangi 17 Desember 2010 sampai dengan 9 Januari 2011 di Teater Jakarta, dan Toko Buku Gramedia Taman Ismail Marzuki. Dengan demikian, selain menikmati pertunjukannya, para penonton dapat memiliki album Musikal Laskar Pelangi. (M-5)

ACIKAN musik ala komponis Erwin Gutawa akan menjadi pelepas dahaga para penikmat teater musikal di penghujung tahun ini. Balutan seni peran hingga dekorasi panggung pun telah dipersiapkan untuk menghadirkan adegan yang elegan. Musikal Laskar Pelangi memiliki corak dan latar belakang budaya Melayu yang kuat. Diadopsi dari novel pertama Laskar Pelangi karya Andrea Hirata (2005), alur ceritanya mengisahkan kehidupan anak-anak dari keluarga miskin yang berupaya menuntut ilmu di sebuah sekolah, yaitu di Belitung. Musikal tersebut akan dipentaskan di Taman Ismail

Marzuki, Jakarta, pada 17 Desember-19 Januari mendatang. “Ya, ini boleh dibilang sebagai musikal terakhir di penghujung tahun ini,” ujar Erwin. Pada 2008, Laskar Pelangi telah diangkat ke layar bioskop. Kini, untuk memberikan pembelajaran, buku ini dialihbentukkan ke pertunjukan musikal. Sederet orang-orang hebat berada di belakang layar untuk menyukseskannya. Mereka adalah sineas dan seniman nasional, di antaranya Mira Lesmana dan Toto Arto (produser), Riri Riza (sutradara), dan Jay Subyakto (artistik). Laga musikal Laskar Pelangi bakal menjadi pintu gerbang para aktor cilik. Christoffer Nelwan, misalnya, mendapatkan kepercayaan dari Erwin untuk membawakan single Jari-jari Cantik. Bagi bocah kelahiran 30 Januari 1997 itu, musikal Laskar Pelangi menjadi penting untuk bisa memulai kariernya. “Ini kali pertama saya tampil. Saya sedikit gugup, apalagi masih buta untuk terjun ke musikal ini,” ucap Christoffer, santai. “Pertunjukan musikal harus menyajikan musikalitas yang luar biasa. Di musikal Laskar Pelangi, akan ada 20 lagu yang bercerita tentang perjuangan guru Muslimah dan ke-10 muridnya di sebuah kampung di timur Belitung. Single pertama yang kami perkenalkan adalah Jari-

jari Cantik yang menceritakan kekaguman Ikal terhadap pujaan hatinya, Aling,” ungkap Erwin Gutawa, penata musik musikal Laskar Pelangi. Mira mengaku keberadaan penyanyi cilik menjadi fokus utama. Pasalnya, inti cerita mengacu pada pendidikan. “Semua lakon yang ada dalam film Laskar Pelangi akan ditampilkan kembali. Namun, tidak semua cerita kami masukkan,” ujarnya di Jakarta, beberapa hari lalu. Musikal Laskar Pelangi melibatkan 100 pemain. Apabila pementasan di Jakarta sukses, Mira memastikan akan mementaskannya di Singapura dan Malaysia. Andrea Hirata, penulis novel Laskar Pelangi, menyambut baik pementasan drama musikal ini. Penulis asal Belitung itu merasa yakin pementasan itu akan terlihat sangat luar biasa. “Buat saya ini sangat luar biasa, tak hanya kesan artistik, tapi musiknya seperti paham betul dengan teksnya yang berani ambil risiko, nakal, percaya diri, dan sangat representatif,” jelas Andrea Hirata. Andrea menambahkan, pertunjukan musikal seperti ini akan diminati banyak penonton. Optimisme Andrea bukan tanpa alasan. Jika ditilik dari prestasi yang diraih film Laskar Pelangi dengan menyabet 12 penghargaan internasional, wajar drama musikalnya juga diharapkan akan berhasil seperti filmnya.

Acara : Drama musikal Laskar Pelangi Waktu : 17 Desember 2010-19 Januari 2011 Tempat : Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki.

SENI RUPA

Video Instalasi

Instrumen Brass

FURNITURE

Dunia Boneka

WALAUPUN seni video dan media baru di Indonesia, masih jauh tertinggal dan terasa tertatih perjalanannya, dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia telah mengakrabi budaya media ini. Maka karya–karya Krisna Murti, yang kebanyakan menggunakan video instalasi dan interaktif sejak 1993 hingga 2010, menjadi penanda atau tonggak, dimana seni video dan media baru memasuki praktek seni rupa Indonesia. Krisna bukan hanya sebagai sosok perupa video terdepan yang menghasilkan karya-karya penting, tapi juga mencurahkan pikirannya lewat artikel di media massa, maupun makalah-makalah. Acara : Mediatopia, Krisna Murti’s Works 1993-2010 Waktu : 3-23 Desember 2010 Tempat : Semarang Contemporary Art Gallery, Jl Taman Srigunting No 5-6, Semarang

ORGANOLOGI merupakan rangkaian program yang dikonsep Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta. Salah satu tujuannya adalah memperkenalkan kepada khalayak beberapa alat musik tradisional yang relatif langka, tapi masih sering digunakan masyarakat tertentu. Tujuan lainnya untuk melestarikan kekayaan kultural yang kita miliki. Bagi generasi muda, pameran ini layak dikunjungi untuk lebih mengenal kekayaan musik tradisional Indonesia yang mempunyai ragam bentuk dan ragam bunyi. Acara : Pameran Organologi 3 (alat musik brass) Waktu : 28-30 Desember 2010 Tempat : Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki Info : www.dkj.or.id

Aneka Produk Furnitur

Iwan Kurniawan

R

TEMBY

WARNA-WARNA cerah dengan sosok imajinatif yang berada dalam dunia antah berantah merupakan bahasa rupa seorang Iwan Effendi. Dalam karyanya sering kali kita menjumpai elemen visual perang seperti pesawat, tank, yang kadang dideformasi dengan bentuk-bentuk binatang. Hal itu tidak lepas dari kesukaannya pada kisah-kisah peperangan seperti epik perang dunia kedua. Ke dalam dunia dongeng itulah Iwan meletakkan gagasannya. Perkenalan Iwan dengan Maria Tri Sulistyani, seorang penulis buku anak, yang kini menjadi teman hidupnya, telah membawanya pula pada bentuk-bentuk visual dongeng anak dari seluruh dunia. Tak berhenti di situ, ia pun mengembangkan teater boneka Papermoon yang telah dirintis Maria. Bersama sang istri, Iwan mulai menjelajahi medium boneka. Acara : Puppet Workshop dan Pesta Boneka #2 Waktu : 19-22 Desember 2010, pameran: sampai 9 Januari 2010 Tempat : Tembi Contemporary, Jalan Parangtritis Km 8,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

MUSIK

Festival Teater Jakarta

Bersatu Atasi Bencana

ACARA ini merupakan festival teater tertua di Indonesia. Usianya kini kini memasuki tahun ke-38. Festival ini bisa disebut sebagai semacam laboratorium yang memungkinkan para pekerja teater Jakarta menggagas dan mengamalkan berbagai kemungkinan penciptaan teater. Seraya membandingkan diri dengan pertumbuhan teater di luar Jakarta, festival ini menjadi tolok ukur naik turunnya prestasi kelompok-kelompok teater di Jakarta. Terutama dalam menanggapi berbagai perkembangan terbaru khazanah perteateran di Indonesia. Pementasan diikuti puluhan kelompok teater, ratusan aktor dan aktris serta ribuan kru yang akan berkompetisi memperebutkan berbagai gelar. Acara : Festival Teater Jakarta 2010 Waktu : 16–26 Desember 2010 Tempat : Teater Ketjil, Graha Bhakti Budaya, dan Teater Luwes di kompleks Taman Ismail Marzuki. Info : www.tamanismailmarzuki.com

ANTARA

REUTERS

PAMERAN ini adalah bagian terakhir dari serangkaian proyek pameran Harsono yang sebelumnya dipamerkan di dua tempat, yakni The Erased Time di Galeri Nasional, Jakarta, pada 1-14 November 2009 dan Testimonies di Singapore Art Museum pada 4 Maret-9 Mei 2010. Ketiga pameran Harsono itu tidak memajang karya-karya yang sama. Acara : Pameran Retrospektif Fx Harsono RE:PETISI/POSISI Waktu : 11 Desember 2010-11 Januari 2011 Tempat : Langgeng Art Foundation, Jalan Suryodiningratan No 37, Yogyakarta

MI/ROMMY PUJIANTO

TEATER

Pameran FX Harsono LEBIH dari 1.000 band akan menggalang dana yang disumbangkan untuk korban bencana alam. Kegiatan sosial itu dikemas dalam bentuk konser akbar tiga hari tiga malam nonstop di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, 17-19 Desember 2010. Di antara band dan penyanyi yang sudah memastikan tampil, yakni Slank, D’Masiv, Iwan Fals, Pinkan Mambo, Maia Estianty, Viera, Boomerang, Jamrud, Saint Loco, Ari Lasso, /rif, Gugun Blues Shelter, Naff, Power Slave, Blackout, The Changcuters, Wayang, Hello, The Fly, Rhoma Irama, Ridho Rhoma, dan Sone 2 band, Pasto, dan lainnya. Juga band asal Australia, Malaysia, dan beberapa negara lainnya. Juga band-band baru yang telah diseleksi, serta kesenian tradisional dari beberapa daerah. Acara bertema Bersatu atasi bencana yang diselenggarakan Falcon Cares dan Deteksi Indonesia itu akan memberikan kontribusi membantu para korban bencana alam di Wasior, Mentawai, dan Merapi. Juga diadakan sebagai peringatan Hari Ibu. Acara : Konser 1.000 Band United Bersatu atasi bencana Waktu : 17, 18, dan 19 Desember 2010 Tempat : Bumi Perkemahan Cibubur Info : www.deteksi.co.id

miweekend@mediaindonesia.com

TARI Unjuk Karya Koreografer ENAM nama yang tampil dalam forum ini merupakan gabungan antara yang baru dan yang sudah ada sebelumnya. Yang baru adalah mereka yang dipandang memiliki potensi dan keinginan yang kuat untuk memasuki dunia koreografi profesional. Sementara itu, yang lainnya adalah para koreografer yang memiliki potensi dan karakter yang kuat, tetapi jarang mendapat kesempatan berkarya dan menunjukkannya kepada publik. Pada FKJ kali ini enam koreografer yang diundang berasal dari dua latar belakang kesenian, yaitu balet dan tradisi Indonesia. Acara : Forum Koreografi Jakarta Waktu : 21-22 Desember 2010 Tempat : Gedung Kesenian Jakarta Info : www.gedungkesenianjakarta.co.id

SEBUAH pameran yang menampilkan produk-produk furnitur dan interior kembali digelar. Pameran yang diberi judul Celebration Sale 2010 itu dilaksanakan pada 11 hingga 19 Desember 2010. Dilaksanakan di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Celebration Sale 2010 ini menampilkan ratusan jenis produk furnitur dan interior dari berbagai merek baik merek dalam maupun luar negeri. Di penghujung tahun 2010, pameran ini bakal memberikan gambaran kepada para pengunjung mengenai trend furniture tahun mendatang. Acara : Celebration Sale 2010 Waktu : 11-19 Desember 2010 Tempat : Hall A dan B, Jakarta Convention Centre

LUKISAN Satu Bumi Beragam Budaya KITA, seluruh umat manusia, juga semua makhluk hidup, berada bersama dalam satu bumi. Karena itu tak ada alasan bagi siapa pun, dan di mana pun, untuk merasa paling memiliki bumi. Karena pada dasarnya bumi hanya milik Tuhan Yang Maha Kuasa, diperuntukkan bagi seluruh umat manusia, agar dirawat, dijaga, dipelihara, dan dimuliakan, demi kesejahteraan seluruh umat manusia. Di dalam satu bumi, tersimpan beragam ekspresi manusia, berupa macam-macam karya seni, adat istiadat, tradisi, benda-benda, bangunan, nilai-nilai kearifan lokal, baik yang teraba (tangible), maupun yang tak teraba (intangible). Karena itu, tak ada alasan bagi siapapun untuk saling menolak, saling meniadakan, saling menghujat, dan sebagainya, atas keragaman budaya itu. Dengan merawat dan memuliakan bumi, serta menerima dengan lapang keberagaman budaya, maka kita akan hidup lebih sejahtera, lebih bahagia, dan lebih bermartabat. Ini adalah pameran karya finalis kompetisi seni lukis remaja nasional yang diikuti pelajar dari berbagai sekolah. Acara : Pameran finalis kompetisi seni lukis remaja nasional YSRI Waktu : 17 Desember sampai 24 Desember 2010 Tempat : Galeri Nasional Indonesia. Info : yayasansenirupaindonesia.blogspot.com

Media Indonesia - 18 Desember 2010  

Edisi Sabtu, 18 Desember 2010. Editorial: Jangan Banggakan Naturalisasi. Euforia makin Menggila. DPD Dukung Sikap DPRD Yogya.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you