Issuu on Google+

Merebut Dunia di Dasawarsa Kedua Indonesia bisa meniru China, India, dan Brasil yang mampu menguasai panggung dunia di 10 tahun pertama abad ke-21. INDONESIA di Pentas Dunia, Hlm 29-40

Layanan Berlangganan & Customer Service SMS: 08121128899 T: (021) 5821303 No Bebas Pulsa: 08001990990 e-mail: cs@mediaindonesia.com

Rp2.900/eks (di luar P. Jawa Rp3.100/eks) Rp67.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim)

CAKSONO

MEDIAINDONESIA .COM

J U J U R B E R S UA R A

RABU, 15 DESEMBER 2010 | NO.10884 | TAHUN XLI | 40 HALAMAN

Pusat Abaikan Rakyat Yogyakarta

EDITORIAL

Busyro Kapan Dilantik?

Pemerintah menegaskan pembahasan RUU Keistimewaan Yogyakarta tidak berkaitan dengan sikap DPRD DIY. Aryo Bhawono

K

ETEGANGAN hubungan antara pemerintah pusat dan rakyat Yogyakar ta diperkirakan bakal terus memanas. Keputusan DPRD Provinsi DIY dan ‘sidang rakyat’ di Alun-Alun Utara Yogyakarta, Senin (13/12), yang memilih penetapan untuk pengisian jabatan gubernur dan wakil gubernur tidak membuat sikap pusat goyah. “Kita tetap pada konsep bahwa Gubernur Yogyakarta itu tetap dipilih secara demokratis. Namun, sultan tetap juga punya hak istimewa,” kata Mendagri Gamawan Fauzi di Padang, Sumatra Barat, kemarin. Menurut Gamawan, jika sul-

rintah mengajukan kepemimpinan DIY ditentukan dengan pemilihan melalui DPRD. Sri Sultan Hamengku Buwono dan Sri Paku Alam menjabat gubernur utama dan wakil gubernur utama (lihat tabel). Pernyataan kedua pembantu presiden itu berbeda dengan Menko Polhukam Djoko Suyanto yang mengatakan draf RUU DIY belum final (Media Indonesia, 14/12). Dengarkan aspirasi Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pusat memperhatikan aspirasi rakyat Yogyakarta menyusul aksi besar-besaran ‘sidang rakyat’ dan keputusan DPRD DIY. “Pemerintah harus menghargai aspirasi rakyat,” katanya seperti dikutip Metro TV, tadi malam. REUTERS/ANDRY PRASETYO

DIBAWA KE JAKARTA: Tersangka teroris Abu Tholut dijaga ketat oleh personel Densus 88 saat dibawa dari Polresta Surakarta, Jawa Tengah, menuju Jakarta, kemarin.

Abu Tholut Juru Strategi TERSANGKA teroris Abu Tholut alias Imron Byhaqi alias Mus tofa mengubah strategi te rorisme dari pengeboman menjadi serangan bersenjata. Hal itu ditunjukkan dengan ba nyaknya pelatihan militer baru. “Mereka menyiapkan pelatihan di Jawa Tengah dan Sulawesi Tengah. Di Aceh mereka sudah siapkan, kemudian di Poso, Filipina Selatan, dan Thailand Selatan,” kata Direktur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Petrus Golose di Surakarta, kemarin. Menurut Petrus, latihanla tihan tersebut kecil, tetapi tersebar di banyak titik. Salah satu kota yang paling banyak dijadikan tempat latihan militer mereka adalah Surakarta. tan ditetapkan sebagai gubernur, seluruh rakyat di daerah itu akan kehilangan kesempatan jadi gubernur. “Padahal rakyat Yogyakarta kan ada haknya juga jadi gubernur,” katanya. Saat ditanya tentang hasil pemantauan Tim Pokja Sistem Presidensial bentukan Dewan Pertimbangan Presiden bahwa rakyat Yogyakarta menghendaki penetapan, Gamawan eng gan berkomentar. “Saya tidak tahu,” ujarnya. Setali tiga uang, Menteri Hu kum dan HAM Patrialis Akbar mengungkapkan proses harmonisasi draf RUU Keistimewaan Provinsi DIY sudah selesai. Draf RUU itu sudah di serahkan kepada Menteri Sekretaris Negara untuk ditandatangani Presiden. “Tinggal menunggu surat Presiden. Setelah itu langsung dikirim ke DPR,” ungkapnya. Patrialis menegaskan pembahasan RUU DIY tidak berkaitan dengan sikap DPRD DIY yang menginginkan penetapan. “UU itu urusan pemerintah dengan DPR, bukan dengan DPRD DIY,” pungkasnya. Dalam draf RUU DIY, peme-

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. “Saya menyarankan Mendagri atau siapa pun jangan terkesan menyepelekan karena bisa menumbuhkan rasa tidak enak,” ujarnya. Priyo menyarankan pemerintah menghormati keputusan sidang paripurna terbuka DPRD Yogyakarta. Pemerintah juga diharapkan secepat mungkin mengirimkan draf RUU DIY kepada DPR. Priyo mengakui DPR memang tak bisa langsung membahas draf itu karena terbentur masa reses, mulai 17 Desember 2010. Tapi, tambah dia, setidaknya pembahasan bisa terjadi di internal fraksi. Terkait dengan pernyataan Mendagri bahwa unjuk rasa yang mendukung penetapan tidak mencerminkan aspirasi 3 juta rakyat Yogyakarta, Paguyuban Lurah Se-DIY mengecam hal itu. “Meski tidak semua rakyat datang (unjuk rasa), wakil rakyat di DPRD itu mayoritas mendukung penetapan,” kata Mulyadi, ketua paguyuban. (AU/*/X-6) bhawono@mediaindonesia.com

Kesimpulan perubahan pola serangan itu, ujarnya, didapatkan dari penyidikan panjang Densus 88. Dua hari setelah menangkap Abu Tholut, Minggu (12/12), Densus menangkap empat tersangka teroris lainnya. Keempat orang yang diduga teroris itu yakni Anwar Efendi, Wardi alias Edi alias Jabal, Sukirno alias Kirno, dan Sri Puji Mulyo Siswanto. Anwar diduga terlibat dalam menyembunyikan Abu Tholut dan menerima titipan amunisi serta senjata api. Wardi ditangkap kemarin dini hari di kontrakannya. Dari rumahnya, disita satu senjata api jenis AK47 beserta dua magasin, 78 butir peluru kaliber 5,56 mm, satu pucuk pistol jenis FN Baretta

beserta satu magasin, dan 142 butir peluru kaliber 22 mm. Dari Sukirno, Densus menyita satu pucuk senjata laras panjang AR 15 beserta 180 butir peluru kaliber 5,56 mm, dan 75 butir amunisi kaliber 9 mm. Sementara itu, dari Sri Puji Mulyo Siswanto disita satu mobil. Petrus mengaku masih ada tiga nama penting yang diburu, yakni Zulkarnaen yang terlibat bom Bali I, Umar Patek, dan Ridwan alias Iwan Cina yang terlibat perampokan CIMB Medan. Di sisi lain, hingga kemarin Densus 88 dan Polda Jawa Tengah belum membuka siapa dalang di balik sejumlah rangkaian bom molotov di pos polisi dan gereja di Jawa Tengah pada pekan lalu. (*/X-8)

BANYAK perkara besar terus menumpuk tidak keruan, salah satunya karena tabiat buruk para pemangku kekuasaan. Yaitu menggantung persoalan secara tidak perlu. Banyak perkara yang diselesaikan menunggu menit-menit terakhir. Busyro Muqoddas, Ketua terpilih Komisi Pemberantasan Korupsi, yang sudah disetujui dan disahkan Rapat Paripurna DPR akhir bulan lalu, adalah contoh. Sampai hari ini tidak jelas kapan hendak dilantik. Memang, undang-undang memberikan ruang hingga 30 hari bagi presiden untuk melantik Ketua terpilih KPK. Namun, persoalannya bukan pada rentang waktu yang disediakan undang-undang. Yang utama justru pada sense of priority yang tumpul. Pelantikan Busyro perlu disorot karena sejumlah urgensi. Pertama, masa jabatan yang cuma setahun menyebabkan setiap satu hari penundaan pelantikan mengurangi efektivitas kerjanya. Kedua, perkara besar yang mengundang perhatian luas publik menumpuk tidak jelas juntrungannya. Diakui atau tidak, negara seakan membiarkan KPK tidak bertenaga. Pimpinan KPK, yang berjumlah lima orang, satu per satu digoyang dan diten- Gugatan publik itu dang. Antasari Azhar, Ketua lama kian menyadarkan KPK, ditendang karena terli- bahwa sesungguhnya bat kasus pidana pembunuhpemerintah setengah an. Lalu, status terdakwa Wakil Ketua KPK Bibit Sa- hati memberantas mad Rianto dan Chandra M korupsi. Atau janganHamzah terombang-ambing berbulan-bulan. Bahkan jangan ini bagian dari Komisi III DPR menolak permainan politik pendeponiran yang dikeluarpenyanderaan?’’ kan Kejaksaan Agung. Sesungguhnya, dengan segala keterbatasan yang ada, KPK harus segera bekerja cepat. Banyak perkara kontroversial menunggu. Megaskandal Century, misalnya, walau telah divonis bersalah oleh DPR, belum juga bisa diungkap KPK. Kasus yang menghabiskan uang negara Rp6,7 triliun itu baru menyentuh pelaku-pelaku pinggiran. Lalu, ada kasus mafia hukum yang kian mencoreng muka lembaga-lembaga penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, dan kehakiman. Lembaga yang terkenal sudah lama korup kian terlihat kotor karena ternyata banyak pejabat suka main mata dengan terdakwa. Perkara lain tentu saja terkait dengan kasus mafia pajak yang melibatkan pegawai pajak Gayus Tambunan, aparat penegak hukum, dan sejumlah perusahaan. Boleh jadi, gempuran mematikan terhadap KPK belum juga berhenti. Tekad Busyro membawa kasus mafia pajak yang melibatkan Gayus Tambunan, seperti yang dilontarkannya saat fit and proper test, hanyalah mimpi. Toh, polisi bersikukuh tetap akan menangani kasus itu dan enggan melimpahkannya ke KPK. Publik kini bertanya-tanya ada apa gerangan Busyro Muqoddas tidak juga dilantik? Toh, Polri dan Kejaksaan Agung sudah memiliki pemimpin baru. Gugatan publik itu kian menyadarkan bahwa sesungguhnya pemerintah setengah hati memberantas korupsi. Atau janganjangan ini bagian dari permainan politik penyanderaan? Anda ingin menanggapi ”Editorial” ini, silakan kunjungi: mediaindonesia.com

Per 14 Desember 2010 Pukul 16.00 WIB Bank Mandiri: 117-000-888-5550 Bank BRI: 0398-01-0000-53-303

Lagi, TKI Menggelandang di Kota Mekah PULUHAN tenaga kerja Indonesia (TKI) kembali ditemukan menggelandang di Arab Saudi. Kali ini, kelompok TKI malang itu ditemukan di kolong Jembatan Sareh Mansyur, Kota Me kah, Arab Saudi. Mereka berbaur dengan tenaga kerja negara lain. Sebelumnya, ratusan TKI ditemukan hidup di ko long Jembatan Kandara, Jeddah, Arab Saudi. Para TKI di Mekah itu memilih tinggal di bawah jembatan dengan harapan ditangkap polisi setempat. Dengan penangkapan itu, mereka berharap akan diserahkan ke Kedubes Indonesia di Mekah dan dipulangkan ke Tanah Air. Nasib para TKI itu pun serupa dengan mereka yang telantar di Jembatan Kandara. Mereka lari dari majikan lantaran tak tahan menerima siksaan majikan dan perlakuan tak manusiawi.

ANTARA/ADI LAZUARDI

Tatang BU Razak Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI Yang lebih menyedihkan, sebagian besar TKI perempuan paruh baya ditemukan dalam kondisi sakit berat. Mereka tinggal berbulan-bulan di kolong Jembatan Sareh Mansyur. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat kunjungan kerja di Sidoarjo, Jatim, kemarin, mengatakan pemerintah akan terus melindungi WNI yang bekerja di luar negeri melalui

penyempurnaan aturan dan perjanjian bilateral dengan negara lain. Tetapi, kata Presiden, “WNI yang bekerja di luar negeri agar menghubungi perwakilan RI atau pihak-pihak terkait saat menerima perlakuan tidak adil dan kekerasan.” Namun, Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Tatang Budie Utama Razak di Jakarta, kemarin, mengatakan pemerintah kelimpungan menangani TKI yang menggelandang di Arab Saudi. Salah satu kendalanya adalah terbatasnya biaya pemulangan. Ketika menanggapi belum adanya jalan keluar atas kasus TKI yang menggelandang di Arab Saudi, Koordinator Gugusan Kerja Pekerja Migran Agustinus Supriyanto meminta pemerintah lebih kreatif. (Mps/ Ide/Atp/Ant/*/X-9)

Bank BCA: 288-33333-73 Bank BNI: 888-888-5552

Rp 22.994.249.103,Daftar Penyumbang dapat dilihat di www.mediaindonesia.com dan www.metrotvnews.com

PAUSE

Sayuran, Buah, dan Kanker SEKELOMPOK ilmuwan dari Oxford University mengatakan hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran bisa menghindarkan seseorang dari ancaman kanker. “Sayuran dan buah sangat penting bagi Anda yang ingin melakukan diet sehat karena kandungan nutrisi kedua jenis makanan itu diketahui bermanfaat bagi tubuh. Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan sayuran dan buah ampuh menangkal risiko kanker,” ungkap Profesor Tim Key dari Unit Kanker Epidemiologi Oxford University. Alih-alih menemukan hubungan antara konsumsi sayur serta buah dan perkembangan penyakit kanker, peneliti malah menemukan fakta kebiasaan mengonsumsi alkohol, merokok, dan obesitas sebagai pemicu kanker. Tubuh orang yang mengalami obesitas akan memproduksi hormon tertentu yang bisa meningkatkan risiko kanker payudara dan ginjal. Sementara itu, proses pencernaan alkohol bisa menghasilkan ekses berupa senyawa kimia yang memicu kanker mulut, tenggorokan, payudara, usus, dan hati. “Berhenti merokok juga menjadi cara terbaik untuk meminimalkan risiko kanker,” ujar Sara Hiom, Direktur Informasi Kesehatan Cancer Research, Inggris. (ScienceDaily/Mps/X-5)


2 | Politik & HAM

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

INTERUPSI Selengkapnya di mediaindonesia.com

Etalase Kemiskinan Gratis ala Indonesia PENGANTAR BANYAKNYA warga negara Indonesia (WNI) yang telantar di bawah Jembatan Kandara, Jeddah, Arab Saudi, mengindikasikan pemerintah melakukan pembiaran terkonstruksi. Pasalnya, hal itu telah terjadi puluhan tahun, kasus yang sama terus terulang dan tidak pernah bisa terselesaikan. Sebenarnya ke mana saja sih pemerintah? Sejumlah kritikan pembaca mengalir ke Mediaindonesia.com, Facebook Harian Umum Media Indonesia, dan Interupsi@mediaindonesia. com. Berikut petikannya.

Segera Carter Pesawat

Habis Manis Sepah Dilempar

SIMPEL saja kok, carter pesawat dan pulangkan mereka. Duit negara kita kan dikorupsi aja masih banyak jumlahnya kok. Daripada Menakertrans sibuk beriklan ya, biaya buat iklannya cukup mahal, lebih baik buat mulangin para TKI itu. Itu kalau SBY dan menterinya peduli karena mereka hanya pura-pura peduli pada saat akan pemilu saja. Setelah itu ya, sekadar citranya bagus. Namun, kenyataannya kita bisa lihat sendiri... Himly Rizza

PEMERINTAH harus bertanggung jawab atas nasib para TKI. Jangan habis manis sepah dilempar. Noer Akbar

Kebodohan Total TKI telantar tak kan teratasi bila sektor lain tidak dibenahi, yakni kemiskinan (karena membeludaknya manusia Indonesia), kurangnya lapangan kerja bagi rakyat jelata, pendidikan yang hanya mengejar intelektualitas (antara lain Diknas hanya menyoalkan UN), tidak memikirkan pendidikan praktis bagi (calon) TKI yang berasal dari daerah miskin, last but not the least, para penyelenggara TKI baik dari pemerintah apalagi swasta pengusaha TKI yang tidak bermoral. Sambodhosumani MI/ADAM DWI

Kedutaan ke Mana? MEMANGNYA direlokasi ke kedutaan Indonesia di Arab enggak nampung ya? Atau fungsi kedutaan itu hanya untuk orang-orang berduit dan yang nyeleneh saja? Jooe Teh Exa

H

ANTARA/NOVERADIKA

KEISTIMEWAAN YOGYAKARTA: Beberapa kepala desa mengikuti sidang rakyat di Alun-Alun Utara, DI Yogyakarta, Senin (13/12). Seluruh elemen masyarakat mendukung penetapan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Di sisi lain, Partai Demokrat merencanakan survei untuk melegitimasi sikap politik terkait dengan keistimewaan Yogyakarta.

Kelinci percobaan Sementara itu, peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanudin Muhtadi menyebutkan, memanasnya polemik RUU Keistimewaan Yogyakarta berawal dari langkah keliru Kementerian Dalam Negeri yang ingin menempatkan Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai kelinci percobaan guna mendapat respons dari masyarakat atas wacana pemilihan gubernur oleh DPRD.

KAYAKNYA pemerintah kita sudah tak berdaya mengurusinya! Mistery Misteriuz

Penolakan tidak Disertai Proses Formal

Dinny Mutiah

diadopsi dari suara yang disampaikan DPRD Aceh. Dengan adanya RUU tandingan, langkah selanjutnya adalah melihat sikap pemerintah atas RUU tersebut. “Apakah akan diterima, diadopsi ke dalam RUU pemerintah pusat, atau ditolak, nanti akan terlihat peran keberpihakan pemerintah,” ujarnya.

Enggak Berdaya

HARUS lebih fokus mengatasi persoalan yang mengenaskan! Persoalan yang dimaksud adalah: pendidikan praktis bagi rakyat daerah miskin, memberantas korupsi. Jangan energi rakyat dibikin abis untuk masalah sepele seperti masalah gubernur dan wakil gubernur Yogya. Sambodhosumani

DPRD Yogyakarta harus membuat langkah konkret dengan membuat RUU tandingan guna mengaktualisasi suara rakyat.

dan PAC,” sambungnya. Di tempat terpisah, Direktur Monitoring, Advokasi, dan Jaringan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Ronald Rofiandri mengatakan, DPRD Yogyakarta perlu membuat RUU tandingan untuk mengakomodasi kepentingan rakyat dalam bentuk yang lebih konkret dan formal. Menurutnya, dengan adanya RUU tandingan, pemerintah pusat tak dapat lagi menyangkal suara rakyat melalui DPRD. “Kalau hanya survei, pemerintah pusat dapat meragukan hasilnya. DPRD perlu membuat hasil yang konkret, bukan hanya keputusan politik, melainkan sebuah RUU tandingan,” tegasnya. Ia mencontohkan UU Pemerintah Aceh yang pada saat pengusulannya sebagian besar

JUSTRU kita berhasil buka etalase untuk pameran kemiskinan jauh di Arab Saudi secara gratis! Hebat Indonesia ha..ha..ha... Oka Wirawan

Terus Urusi Masalah Sepele

Demokrat Siapkan Survei Tandingan ASIL survei yang menyebut 90% warga Yogyakarta mendukung penetapan otomatis Sultan Ngayogyokarto Hadiningrat sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak sepenuhnya bisa dipercaya oleh Partai Demokrat. Untuk itu, partai tersebut memutuskan untuk menggelar survei tandingan guna melegitimasi sikap politik partai. Hal itu diutarakan Angelina Sondakh, pelaksana tugas Ketua DPD Partai Demokrat DIY di Jakarta, kemarin. “Kita mendapatkan hasil survei dengan mayoritas setuju dengan pemilihan. Tapi ada juga hasil survei yang mendukung penetapan. Kita harus membuat survei lagi untuk tahu bagaimana yang riil. Jadi, kita juga akan adakan survei yang lain,” kata perempuan yang akrab disapa Angie itu kepada wartawan. Untuk memantapkan langkah, ia menyatakan Partai Demokrat di daerah akan menyelenggarakan survei untuk menjadi dasar sikap DPD sebelum menyampaikan resmi kepada masyarakat. Survei tersebut akan diselenggarakan segera setelah DPD Partai Demokrat DIY mendapatkan ketua baru setelah mundurnya GBPH Prabukusumo beberapa waktu lalu. “Kita akan menyelenggarakan survei kita sendiri soal RUU Keistimewaan DIY di internal Partai Demokrat di tingkat Dewan Pimpinan Cabang, Pimpinan Anak Cabang, nanti setelah ada ketua baru. Musyawarah daerah akan digelar dengan melibatkan DPC

Etalase Kemiskinan Gratis

“Pemilihan Sultan melalui DPRD itu hanya pilot project, kelinci percobaan, sebelum akhirnya gubernur di seluruh Indonesia dipilih langsung oleh DPRD, melalui RUU Pilkada,” terang Burhanudin di Jakarta, kemarin. Ia mencermati dinamika dalam pembahasan RUU Keistimewaan DIY di tingkat pemerintah yang cukup cepat, terutama soal jabatan Sultan di lembaga Parardhya, Sultan sebagai Gubernur Utama, dan pemilihan Gubernur DIY melalui DPRD. Hal itu, menurutnya, justru menunjukkan Kemendagri tidak konsisten dan plinplan dalam bersikap. “Terlihat betul bahwa drafnya belum matang tapi sudah dilempar ke publik,” ucapnya. (MJ/*/P-2)

S

IKAP Partai Demokrat yang mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah membuat kecewa sejumlah elite partai itu. Termasuk adik kandung Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo sampai mengundurkan diri dari Partai Demokrat dan melepas jabatan Ketua DPD Partai Demokrat DIY. Akan tetapi, Partai Demokrat ternyata menganggap sikap Prabukusumo tidak akan berpengaruh signifikan, termasuk dalam perolehan suara dalam pemilu kelak. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai keberadaan Prabukusumo terhadap partai yang dibidani Susilo Bambang Yudhoyono itu, wartawan Media Indonesia mewawancarai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat DIY Angelina Sondakh di Jakarta, kemarin. Berikut petikannya.

Apa sikap DPP terhadap pengunduran diri Prabu? Kami menyayangkan hal itu. Tapi partai juga menghargai keputusan beliau. Sekarang ini menjadi pembelajaran bagi kader. Sebagai partai yang besar dan modern, hal ini harus dihadapi dengan bijak agar semua kader lebih dewasa. Apakah pengunduran diri Prabu akan memecah internal partai? Menurut saya, hal itu tidak terjadi. Karena, dukungan untuk Partai Demokrat berdasarkan kinerja kader, bukan dari polemik yang timbul. Apakah pengunduran diri Prabu akan memecah suara partai dan memunculkan penolakan untuk ketua DPD berikutnya? Enggak juga tuh. Buktinya banyak kader yang

mencalonkan diri kok. Siapa saja yang mencalonkan diri untuk menggantikan Prabukusumo? Yah jangan saya bilang sekaranglah. Enggak enak. Nanti saja, biar jadi surprise. Tapi yang jelas sudah ada beberapa nama yang mendaftar. Bagaimana DPP menyikapi hasil sejumlah survei yang menyatakan masyarakat DIY mendukung penetapan Sultan sebagai gubernur? Kami menginventarisasi semua hasil survei. Kami juga mendapatkan hasil survei yang hasilnya setuju dengan pemilihan. Kami akan menyelenggarakan survei sendiri di internal partai. (*/P-1)

Berapa lama Anda mendapat tugas sebagai plt Ketua DPD? Sampai ditetapkan ketua definitif yang baru. Setidaknya, saya menjabat hingga terlaksana musyawarah daerah (musda) pada 22 Desember. Musda ini akan dilaksanakan untuk memilih ketua DPD menggantikan Mas Prabu dan akan dipilih secara demokratis.

dinny@mediaindonesia.com

Bagaimana dengan penolakan penunjukan Anda sebagai plt? Ya, saya tahu mengenai hal itu. Wajar jika terjadi penolakan, tapi penolakan ini tidak disertai proses legal formal kepada DPP Partai Demokrat. Saya hanya menjalankan kewajiban sebagai Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat.

demokrasi sudah berjalan sebenarnya. Pergantian kesultanan tinggal mengikuti tradisi sejarah yang sudah berumur ratusan tahun. Dialog seperti itu tidak terjadi sehingga terjadi benturan di antara kedua belah pihak. Masalahnya tidak diselesaikan selama bertahun-tahun, tetapi diperparah dengan benturan monarki harus hilang dan demokrasi harus hadir tanpa menimbang sejarah. Yogya sebenarnya merupakan suatu contoh yang bukan suatu masalah, melainkan digiring menjadi suatu masalah krusial. Sebaliknya, banyak masalah yang ada dibiarkan telantar begitu saja. Inilah wajah politik 2010 yang terus muncul tanpa solusi.

Tidak hanya kisruh Yogya, sepanjang 2010 tidak ada hari tanpa kisruh politik dan hukum. Kisruh itu sambung menyambung dan mempertontonkan banyak masalah yang dibiarkan mengambang. Skandal Bank Century, masalah Bibit dan Chandra, kasus Gayus, dan kisruh kepolisian yang dipicu Susno Duadji merupakan rangkaian masalah yang berkesinambungan dan tidak selesai sampai saat ini. Tim pemantau yang dipimpin bergantian pimpinan DPR diperkirakan akan terus menagih pimpinan KPK dan Kejaksaan Agung mengenai tindak lanjut pemeriksaan skandal Bank Century ini. Masalah itu diperkirakan masih akan terus menggantung dan terus terbawa pada

MI/SUMARYANTO

Angelina Sondakh Plt Ketua DPD Partai Demokrat Yogyakarta

PODIUM

Evaluasi Politik Ekonomi 2010

S

MI/M SOLEH

Oleh

Didik J Rachbini Pakar ekonomi politik

EPANJANG 2010, masalah--lebih cocok disebut kisruh--sosial, politik, hukum, dan ekonomi muncul silih berganti. Masalah tersebut saling terkait, saling mempengaruhi, terbuka, dan hadir transparan di hadapan publik. Namun, tidak ada solusi yang baik sehingga publik hanya disuguhkan rentetan masalah dari waktu ke waktu. Kisruh Yogya. Kisruh Yogyakarta sebenarnya tidak perlu terjadi jika sejarah Kesultanan dipertimbangkan dalam menyusun RUU Keistimewaan provinsi itu. Kesultanan Mataram hidup lebih dahulu ketimbang lahirnya republik. Namun, dengan semangat nasionalisme ketika itu, kesultanan mengintegrasikan

diri dengan republik. Sejarah itu tidak bisa dihapus sehingga keistimewaan Yogyakarta tetap harus dipandang paling utama. Bukan sebaliknya, kehendak untuk menjiplak demokrasi mentah-mentah. Pemerintah tidak semestinya sembrono. Demokrasi yang layak ditawarkan pemerintah adalah kelanjutan dari sejarah integrasi kesultanan dan republik itu. Sebaliknya, Sultan patut lebih proaktif merancang daerah istimewanya menyesuaikan dengan demokrasi. Namun, tetap daerah istimewa ini berada di bawah kepemimpinan Sultan. Rancangan demokrasi dibuat di level bawahnya, termasuk demokrasi di DPRD, kabupaten, dan kota madya, yang sudah berlangsung sekarang. Jadi

2011. Pada sisi lain, kasus hukum Gayus dikaitkan dengan Partai Golkar. Masalah itu kemudian dipakai untuk saling mengunci. Politik yang berlangsung akhirnya berputar pada ‘permainan politik’ elite, yang menghilangkan kesempatan menyelesaikan banyak masalah sosial dan ekonomi. Inilah politik jalan buntu yang terjadi pada 2010, yakni politik saling menyandera. Politik kemudian menjadi beban rakyat. Tidak hanya politik dan hukum, birokrasi secara diam-diam tetap menjadi kendala ekonomi karena pelayanannya tetap ribet, jauh lebih tidak efisien jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Reformasi birokrasi yang dimulai dari Ke-

menterian Keuangan dengan anggaran besar juga mengalami stagnasi kembali setelah kena imbas skandal Bank Century. Bahkan sebagian dari rencana reformasi birokrasi tidak terlaksana sehingga anggaran harus dikembalikan menjadi sisa anggaran. Dengan masalah yang terus menggantung, permasalahan ketimpangan ekonomi, kemiskinan, pengangguran, sektor informal, dan setengah pengangguran tetap menjadi isu krusial yang tidak selesai. Itu merupakan sisi lain dari klaim pemerintah yang menyatakan bahwa perekonomian terus bertumbuh dengan baik. Padahal di balik pertumbuhan tersebut ada wajah bopeng yang tidak terselesaikan.


Politik & HAM | 3

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

DINAMIKA Jaksa Harus Cari Korupsi Bahasyim DOSEN Fakultas Hukum Universitas Trisakti Dian Adriawan yang dihadirkan sebagai ahli dalam persidangan perkara mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Bahasyim Assyifie menjelaskan, apabila jaksa ingin membuktikan dakwaan pencucian uang yang diduga dilakukan Bahasyim, jaksa harus membuktikan terlebih dahulu pidana asalnya. “Sebelum bisa dibuktikan ada predicate crime (pidana asalnya) sebagai hasil pidana korupsi, belum bisa dimasukkan sebagai money laundering (pencucian uang),” terangnya di muka persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin. Menurut Dian, perlu dibuktikan dulu perkara korupsinya. Apabila pidana korupsinya terbukti, baru kemudian perkara pencucian uang bisa diproses. Ia juga menyangsikan dakwaan terhadap Bahasyim karena dakwaan kumulatif yang ditujukan kepadanya. “Dakwaan kumulatif seperti ini, sehingga sulit untuk membuktikan. Seharusnya dakwaan dipisah,” terangnya. (*/P-2)

MAYORITAS KURSI KOSONG: Lebih banyak terlihat kursi kosong dalam Rapat Paripurna DPR di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Rapat kali ini membahas pembentukan tim penanganan TKI, laporan tim penanggulangan bencana alam, dan laporan pengawas pelaksanaan otonomi khusus Papua dan Aceh.

Rakyat belum Matang Berdemokrasi MENTERI Dalam Negeri Gamawan Fauzi menilai sebagian masyarakat Indonesia belum matang berdemokrasi, terbukti dengan banyaknya kasus pemilihan umum kepala daerah (pemilu kada) yang disidangkan di Mahkamah Konstitusi. “Tahun 2010 ini telah diselenggarakan 244 pilkada, 191 di antaranya kini sedang digugat dan disidangkan di MK,” katanya di Padang, Sumatra Barat, kemarin. Menurut dia, banyaknya kasus pemilu kada yang disidangkan tersebut adalah bukti belum matangnya rakyat Indonesia dalam berdemokrasi. Begitu juga dengan banyaknya demo yang berujung anarkistis. Dia mengatakan kementeriannya kini sedang menginventarisasi aset yang hancur dan rusak pascapemilu kada. “Kami sedang mendata berapa jumlah gedung yang dihancurkan, mobil yang dibakar pascapemilu kada di berbagai daerah itu,” ujar Gamawan. (Ant/P-2)

MI/M IRFAN

Parpol Kecil Tolak Dikorbankan Parpol hanya punya waktu kurang dari satu tahun untuk menghadapi verifikasi. Aryo Bhawono

Suhaimi-Anam Pimpin PKNU DUET KH Abdul Adhim Suhaimi dan Choirul Anam terpilih sebagai pemimpin Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) setelah keduanya secara aklamasi ditetapkan sebagai ketua dewan syura dan ketua umum dewan tanfidz dalam Muktamar I PKNU di atas kapal motor penumpang Lambelu yang berlayar di sepanjang Laut Jawa, kemarin. Muktamar I PKNU yang digelar dalam pelayaran dari Surabaya menuju Jakarta tersebut diikuti 27 dari 33 DPW dan 267 dari 400an DPC PKNU se-Indonesia. Saat penjaringan calon ketua dewan syura, selain Suhaimi, Alwi Shihab juga memenuhi syarat. Namun, ia menyatakan tidak bersedia dicalonkan. Sementara itu, dalam penjaringan calon ketua umum dewan tanfidz, hanya Choirul Anam yang memenuhi syarat. Adapun beberapa nama lain yang diusulkan, perolehan dukungannya kurang dari 20%. Sebelumnya, KH Abdullah Faqih telah terlebih dulu ditetapkan sebagai Ketua Dewan Penasihat PKNU. (Ant/P-2)

S

EJUMLAH partai politik (parpol) merasa keberatan dengan rencana verifikasi seperti tercantum dalam draf revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (RUU Parpol). Pasalnya, keberadaan parpol kecil terancam bubar karena diperberat dengan syarat pendirian parpol, kepengurusan, kantor, dan penyesuaian anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) dalam RUU tersebut. “Bagi kami, ini jelas untuk

membunuh partai kecil,” ucap Sekretaris Jenderal Partai Patriot Sulistyanto kepada Media Indonesia di Jakarta, kemarin. Saat ini, partai yang dipimpinnya telah memiliki 207 ka der partai yang duduk di DPRD. Jika RUU parpol ini diluncurkan, jelas akan mengancam keberadaan kadernya yang duduk di DPRD. RUU Parpol telah disetujui pemerintah dan DPR dan akan segera disahkan dalam Rapat Paripurna DPR. Dalam RUU itu, pendiri parpol harus mencapai 30 orang di tiap provinsi seluruh Indonesia. Kepengurusan parpol disyaratkan mencapai seluruh pro-

PKS Mulai Cari Sosok buat Pilpres MESKI pemilihan presiden masih empat tahun lagi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sejak jauh hari sudah mulai menjaring sosok yang akan diusung menjadi calon presiden dari partai tersebut. Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq kemarin menyebutkan, penjaringan akan dimulai pada 2011 dan akan berkonsentrasi pada kader-kader terbaik di internal partai. “Tahun 2010 adalah tahun ajang konsolidasi internal bagi PKS. Untuk tahun 2011, PKS akan melakukan konsolidasi kepada kader-kader PKS, termasuk mencari orang-orang atau kader yang akan diusung menjadi calon presiden,” kata Lutfi di Gedung DPR Jakarta. Ditambahkannya, konsolidasi untuk mencari kader terbaik yang akan diusung PKS sebagai calon presiden didasarkan pada hasil try out yang dilakukan selama 2010.

“Apa yang kita lakukan di tahun 2010 sudah bisa dijadikan sebagai pedoman untuk menjaring kader-kader terbaik PKS,” kata Lutfi. Diyakininya, sepanjang 2010

MI/M IRFAN

Lutfi Hasan Ishaaq Presiden PKS hampir semua partai politik sudah menyelesaikan konsolidasi internal dan berada di titik awal untuk memulai realisasi rencana partai. “Untuk itu, mereka perlu melakukan try out dengan konsep yang mereka miliki

kapita masyarakat perbatasan. Untuk penduduk Indonesia, jelas dia, pendapatan per kapita hanya US$700. Sementara itu, penduduk Malaysia mencapai US$4.000. Sementara itu, bila melihat perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak sepanjang 966 kilometer, sulit bila hanya mengandalkan pendekatan keamanan. “Luasnya wilayah menyulitkan pengawasan dan pengamanan, ditambah lagi dengan keterbatasan aksesibilitas khususnya prasarana jalan,” tutur Fathan. Akibatnya, lanjut dia, penduduk di perbatasan Indonesia cenderung membeli keperluan sehari-hari dari penduduk di Sarawak, Malaysia. “Di sana lebih murah. Kalau di kita jadi mahal karena harus diangkut melalui akses jalan yang sulit.

sehingga kalau ada gesekangesekan, itu akibat dari try out tersebut dan bagian dari strategi,” katanya. Ia menambahkan, try out yang dilakukan partai-partai sejauh ini masih dalam aturan main dan masih bisa dimengerti oleh partai lain yang dijadikan objek dari uji coba itu. “Siapa pun (parpol) yang dijadikan objek sebuah konsep, cepat atau lambat akan tahu,” katanya. Ia berharap, pada 2011, perpolitikan Indonesia bisa menjadi lebih baik dan tidak ada lagi politik sandera. “Saya berharap semua bisa berjalan dengan baik. Parpol pendukung pemerintah bisa mengonsolidasikan dan langkah-langkah Setgab sesuai dengan kesepakatankesepakatan dalam berkoalisi. Seluruh lontaran dan manuver di luar koalisi juga bisa ditampung bila sesuai,” ujarnya. (Ant/P-2)

Sementara itu, di Sarawak, akses ke titik perbatasan sudah jadi semua,” keluhnya. Secara terpisah, Wakil Presiden Boediono mengakui pengamanan wilayah Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan keamanan. “Strategi utama mengamankan NKRI adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga pembangunan infrastruktur,” kata Wapres. Dengan peningkatan kesejahteraan itu, kata Boediono, rakyat harus ikut mengamankan wilayah kedaulatan Indonesia. “Kita perlu mening katkan kewaspadaan dan kesiagaan dalam menjaga perbatasan. Untuk itu, perlu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Boediono. (Wta/AR/P-1)

semua parpol kecil memiliki infrastruktur seperti kantor tetap di tiap provinsi. “Ada kesengajaan untuk menutup peluang partai kecil dan baru agar tidak lolos verifikasi lalu bubar,” tegasnya. Padahal, seharusnya pemerintah dan DPR justru memudahkan syarat pendirian parpol sebagai salah satu hak berserikat dan berkumpul, sesuai dengan amanat konstitusi UUD 1945. “Selain itu, aturan verifikasi kemudian dinilai mubazir dan membuang-buang anggaran partai dan Kementerian Hukum dan HAM,” timpal Didi. Alih-alih menjalankan rencana verifikasi ulang itu bagi seluruh parpol, partai kecil di DPR menyarankan agar verifikasi lebih baik dilakukan pada parpol yang tidak lolos ambang batas parle-

men (parliamentary threshold/ PT) dalam Pemilu 2009. Saat ini ketentuan PT masih 5%. Tenggat verifikasi Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menolak dituding hendak mematikan parpol yang ada. “Tidak ada keinginan mencoret parpol yang ada. Kami akan bertindak objektif. Jadi, sebaiknya parpol bersiap saja,” jawabnya. Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkum dan HAM Aidir Amin Daud mengatakan, tenggat verifikasi parpol baru dan lama hingga Oktober 2011. “Kita beri waktu parpol menyiapkannyalah,” kata Aidir. (Tup/P-4) bhawono@ mediaindonesia.com

Terapkan GCG, Bank Mandiri Raih Penghargaan

Pembangunan Perbatasan belum Berlangsung Masif PEMERINTAH didesak untuk segera melakukan pembangunan secara masif di kawasan perbatasan Kalimantan Barat dengan Malaysia. “Dalam lima tahun mendatang, pemerintah harus melakukan pembangunan secara masif karena pembangunan di Malaysia sangat pesat,” kata Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal Geerhan Lantara kepada wartawan di Pontianak, Kalimantan Barat, kemarin. Saat ini, sambung dia, pembangunan berlangsung masih secara parsial. “Bila kita tidak melakukan pembangunan secara masif, kita akan terus tertinggal,” kata Geerhan. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Fathan Abdul Rasyid memaparkan, terjadi kesenjangan pendapatan per

vinsi, sebanyak 75% kabupaten/kota di setiap provinsi, dan sebanyak 50% kecamatan di setiap kabupaten/kota. Parpol juga harus memiliki kantor perwakilan di seluruh provinsi. Selanjutnya, pendaftaran parpol harus meliputi 50 orang, dan 33 di antaranya perwakilan provinsi se-Nusantara. Verifikasi parpol harus diselesaikan 2,5 tahun sebelum pemilu. Artinya, semua parpol hanya memiliki waktu kurang dari setahun, sebelum Pemilu 2014. Dengan aturan tersebut, Sulistyanto menganggap DPR paranoid dengan keberadaan parpol kecil, terutama yang memiliki kader yang signifikan di daerah. Sekjen Forum Persatuan Nasional (FPN) Didi Supriyanto menambahkan, tidak

DOK BANK MANDIRI

PENGHARGAAN: Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini (tengah) menerima penghargaan ”Indonesia Most Trusted Company Award 2010” dari Ketua The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) G Suprayitno (kanan), dan Pemimpin Redaksi Majalah SWA Kemal A Gani (kiri). Penghargaan diberikan pada 9 Desember 2010 di Hotel Shangri-La Jakarta.

K

omitmen Bank Mandiri menjadikan Good Corporate Governance sebagai budaya dalam mengelola organisasi perusahaan akhirnya kembali mendapat pengakuan. Sebuah pencapaian yang berhasil diraih melalui upaya keras dalam melakukan transformasi budaya, terutama pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG). Secara berturut-turut sejak 2007, The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) mendaulat Bank Mandiri sebagai perusahaan ”Sangat Terpercaya” dalam penerapan Good Corporate Governance. Pengakuan tersebut diperoleh melalui Survei Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2009 yang dilakukan The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) pada 2010 terhadap perusahaan publik, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan perusahaan lain di luar kategori tersebut. Dari seluruh perusahaan tersebut hasil survei menunjukkan, Bank

Mandiri meraih nilai tertinggi yaitu 91,67. Nilai tersebut lebih baik dari survei CGPI tahun 2008 yaitu 90,65 dan CGPI tahun 2007 yaitu 89,86. Dengan demikian penerapan GCG pada Bank Mandiri tidak hanya sekedar pemenuhan sisi kepatuhan (compliance), sisi keteraturan (sistem dan mekanisme), dan sisi pengendalian internal, namun telah diwujudkan dalam perilaku dan karakteristik perusahaan sebagai budaya (culture) yang menjadi salah satu aset dan faktor penentu keberlanjutan perusahaan. Penilaian dalam survei itu meliputi 13 (tiga belas) aspek yaitu komitmen, transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, keadilan, kompetensi, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, kejelasan visi - misi dan tata nilai perusahaan, moral, etika serta budaya. Nilai untuk predikat ‘Sangat Terpercaya’ berada pada level 85-100. Predikat ‘Terpercaya’ memiliki level nilai 70,00-84,99, dan yang terakhir ‘Cukup Terpercaya’ 55,00-69,99. ***


4 | Politik & HAM

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Audit Forensik Rawan Intervensi DPR diminta untuk mendukung audit forensik terhadap Bank Century. Bukannya justru mempermasalahkan lagi. Dwi Tupani

A

UDIT forensik terhadap skandal Bank Century sebaiknya dilakukan lembaga akuntan publik besar untuk menjaga independensi hasil audit. Sebab, audit forensik itu rawan intervensi. “Harus diperkecil kemungkinan proses audit dipengaruhi pihak yang berkepenting an, baik eksekutif maupun legislatif,” kata mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erry Riyana Hardjapamekas di Jakarta, kemarin. Ia menambahkan, semua auditor pada dasarnya memiliki independensi dan profesionalitas, termasuk auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Untuk meminimalisasi intervensi, menurutnya, sebaiknya auditor yang ditunjuk melaksanakan audit forensik berasal dari kantor akuntan besar. Menurut dia, audit forensik terhadap Bank Century adalah langkah yang tepat. Apalagi, Panitia Angket DPR dalam skandal Bank Century gagal menemukan fakta hukum yang sah dan meyakinkan. “Audit investigatif yang telah dilakukan BPK harus ditindaklanjuti dengan audit forensik. Khususnya berkenaan dengan aliran dana dari dan ke Bank

Century sebelum dan sesudah dilakukan bail out Rp6,7 triliun terhadap Bank Century.” Ia mengatakan, tujuan audit forensik adalah untuk menemukan apakah ada aliran dana dalam skandal kepada pihak tertentu yang erat kaitannya dengan partai politik. “Sekurang-kurangnya dapat menjadi bukti awal guna ditindaklanjuti para penyelidik dan penyidik,” katanya.

kemungkinan proses audit dipengaruhi oleh pihak yang berkepentingan.” Erry Riyana H

Mantan Wakil Ketua KPK Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengatakan, apa pun yang dihasilkan dari audit forensik Bank Century dapat dijadikan bukti bagi penegak hukum. Ia menjelaskan, pemerintah memutuskan melakukan audit forensik Bank Century atas permintaan DPR. Untuk penunjukan auditor, diserahkan kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). “Itu bagian dari rekomendasi DPR, tentu kita harus percaya

audit itu. Kalau tidak percaya audit forensik yang independen itu, mau percaya siapa lagi?” Dalam kesempatan berbeda, Wakil Ketua KPK M Jasin mengatakan, rencana audit forensik membuka peluang keterlibatan auditor asing. Namun, ia tidak mempermasalahkan siapa yang akan terpilih melakukan audit. Yang penting, hasil audit dapat dibagi ke KPK. Audit forensik terhadap Bank Century diperkirakan menelan biaya hingga US$10 juta (sekitar Rp9 miliar). Dana itu dibebankan kepada LPS. Audit forensik akan menelusuri permasalahan di Bank Century. Mulai saat masih bernama Bank CIC, menjadi Bank Century, hingga menjadi Bank Mutiara. Karena itu, audit forensik dimulai dari periode 2001 hingga 2008. Harus didukung Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho menilai gagasan audit forensik untuk mengungkap skandal Bank Century sebagai gagasan yang cukup baik. “Gagasan itu sah-sah saja. Tapi DPR harus mendukung itu. Jangan nanti dipermasalahkan di DPR sendiri,” kata Emerson. Pasalnya, kata dia, biasanya tekanan politik dan hiruk pikuk di DPR berpotensi mengganggu audit forensik tersebut. “Kalau lips service, enggak perlu. Banyak ide gagasan, tapi implementasinya sedikit. Masyarakat butuh bukti dan bukan janji,” katanya. (Ant/P-1) tupani@mediaindonesia. com

MI/RAMDANI

TUNTUT MASUK KE PROLEGNAS: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia berdemonstrasi di Bundaran HI, Jakarta, kemarin. Mereka menuntut pemerintah dan DPR untuk mengembalikan dan memprioritaskan RUU Keperawatan ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2011.

Pemerintah Gagalkan Target Prolegnas DPR menuding pemerintah sebagai penyebab gagalnya capaian target Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2010. Menurut anggota Komisi II DPR Agun Gunanjar Sudarsa, pemerintah sering terlambat menyerahkan naskah rancangan undang-undang ke DPR. Alhasil, DPR hanya bisa mengesahkan 14 RUU dari 70 RUU yang ditargetkan selesai sepanjang 2010 ini. “Salah satu faktor tidak terpenuhinya target tersebut karena kelalaian pemerintah, seperti terlambat menyerahkan naskah RUU ke DPR dan pembahasan yang belum selesai di tingkat pemerintah. Jadi, jangan disalahkan DPR karena lamban.

Faktornya juga dari pemerintah,” kata Agun di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Ia mencontohkan, RUU Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang belum diserahkan pemerintah kepada DPR. “Ini menandakan yang sebenarnya lamban itu siapa? RUU Keistimewaan DIY itu harus masuk tahun ini juga agar bisa segera dibahas,” kata Agun. Di tempat yang sama, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Ignatius Mulyono menyebutkan, rendahnya kinerja DPR juga berkontribusi atas tidak tercapainya target prolegnas itu. “Realisasinya belum berbanding lurus dengan yang dipro-

gramkan. Hal ini tidak terlepas dari kendala. Baleg mencatat di antaranya adalah komitmen yang masih rendah terhadap prolegnas sebagai satu-satunya instrumen perumusan UU sehingga masih sering terjadi masuknya RUU yang tidak jadi prioritas. Ketaatan terhadap jadwal juga rendah sehingga menghambat pembahasan RUU,” kata Ignatius dalam Rapat Paripurna DPR, kemarin. Rendahnya kinerja legislasi juga disumbang deadlock karena ketidaksepakatan antara DPR dan pemerintah, ataupun di setiap komisi DPR. Maka itu, Baleg mengharapkan agar fraksi benarbenar menunjuk kader yang

memahami substansi persoalan sehingga bisa memenuhi target pembahasan. Meski menilai komitmen anggota dewan perlu ditingkatkan dalam meningkatkan kinerja legislasi, ia menargetkan 91 RUU yang menjadi Prolegnas 2011. “Sebanyak 16 RUU prioritas tahun 2010 sudah masuk pembahasan tingkat I, sedangkan lima RUU prioritas tahun 2010 sedang diharmonisasi. Apabila dijumlahkan, ada 21 RUU. Lalu ditambah prolegnas 71, beban DPR dan pemerintah akan menyelesaikan 92 RUU,” jelasnya sebelum pembatalan RUU Ketenagakerjaan dari prioritas prolegnas. (Ant/Din/P-2)

Pemeriksaan Haposan Pakai Lie Detector KEJAKSAAN Agung (Kejagung) akan menggunakan lie detector (alat penguji kebohongan) untuk memeriksa mantan pengacara Gayus Tambunan, Haposan Hutagalung. Tujuannya memeriksa kebenaran dugaan aliran dana dari Gayus Tambunan ke sejumlah pejabat di Kejagung. “Kami ada pemikiran untuk itu, tapi butuh izin dari Pak Jaksa Agung dengan menggunakan lie detector,” kata Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (JAM-Was) Marwan Effendy di sela-sela acara Rapat Kerja Kejagung 2010 di Cianjur, Jawa Barat, kemarin. Sebelumnya, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Gayus Tambunan mengaku menyerahkan US$500 ribu ke Haposan Hutagalung. Menurut Gayus, uang itu diserahkan untuk mantan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum (JAM-Pidum) AH Ritonga. Setelah itu, Haposan kembali meminta US$50 ribu ke Gayus.

MI/SUMARYANTO

PENGUJI KEBOHONGAN: Terdakwa kasus mafia hukum Haposan Hutagalung masuk ke mobil tahanan seusai menjalani sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Senin (13/12). Kejaksaan Agung berencana menggunakan lie detector (alat penguji kebohongan) untuk memeriksa Haposan. Kepada Gayus, Haposan mengaku uang itu untuk JAM-Pidum baru saat itu, Kamal Sofyan. Marwan mengakui penggunaan alat pendeteksi itu karena penelusuran tim JAM-Was terkendala oleh bungkamnya Haposan Hutagalung dan jaksa Cirus Sinaga. “Haposan Hutagalung dan Cirus Sinaga tetap bisu seribu bahasa,” katanya. Sementara itu, Gayus Tambunan mengaku menyeret dua atasannya di Ditjen Pajak yakni Maruli Pandapotan Manurung dan Bambang Heru Ismiarso

karena sakit hati. “Saya sakit hati. Selama ini kami dekat, orang kantor kan tidak ada yang tahu saya jadi tersangka sejak Maret 2009. Lalu setelah tahu saya jadi tersangka di perkara Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, saya dimutasi ke Subdit Peninjauan Kembali,” ucap Gayus di PN Jakarta Selatan, kemarin. Karena itulah, Gayus mengakui banyak keterangan dalam berita acara pemeriksaan kasus PT Surya Alam Tunggal (SAT), yang tidak sesuai. (*/P-1)

Pemantau Otsus Kesulitan Data TIM pemantau pelaksana otonomi khusus (otsus) meminta perpanjangan waktu karena gagal menyelesaikan persoalan yang menyelimuti penggunaan dana otsus bagi Papua dan Papua Barat. Ternyata, tim tersebut tidak mampu mendapatkan akses terhadap hasil audit dan laporan penggunaan dana otsus. “Tim telah meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menyampaikan hasil audit penggunaan dana otsus Papua dan telah dua kali mengirimkan surat kepada Gubernur Papua dan Papua Barat untuk meminta laporan penggunaan dana otsus. Tapi, tim belum menerima hasil audit ataupun laporannya,” kata Wakil ketua

tim pemantau, Marzuki Daud, dalam Rapat Paripurna DPR di Jakarta, kemarin. Ia menjelaskan, tim menilai dana yang digelontorkan pemerintah pusat untuk daerah otsus cukup baik, dengan jumlah yang cukup besar. Namun, hasil pembangunan di Papua dan Aceh belum dapat dirasakan secara maksimal oleh rakyat. Tim menilai hal itu juga disebabkan peraturan daerah pendukung yang belum selesai. “Tugas tim pemantau belum selesai dan berdasarkan rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada 9 Desember diputuskan, tim pemantau akan melanjutkan tugasnya pada 2011, mengingat masih ada agenda kerja tim pemantau yang belum terlaksana,”

sambungnya. Permintaan itu disepakati dalam rapat paripurna. Dengan demikian, kerja tim masih akan berlanjut hingga tahun depan. Secara terpisah, Kepala Pusat Kajian Demokrasi Universitas Cenderawasih Muhammad Abud Musaad di Jayapura menilai pelaksanaan otsus di Papua tidak efektif. Pasalnya, sambung dia, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Papua belum terlaksana dengan baik. Ia mencontohkan, Pasal 4 UU tersebut yang mengamanatkan pemerintah provinsi memberikan kewenangan khusus kepada pemerintah kabupaten/kota. (Din/FO/P-1)


Megapolitan | 5

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Penipuan Internet Beromzet Miliaran Terungkap APARAT kepolisian membekuk pelaku penipuan menggunakan media internet atau dalam jaringan (daring). Di situsnya, pelaku memajang foto-foto perempuan penghibur yang dapat diajak kencan dengan tarif tertentu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Jafar, kemarin, memaparkan, situs yang digunakan untuk menipu itu beralamat di www.anakayam. us. Di sana dipajang foto-foto perempuan layaknya iklan dengan tarif yang dipatok mulai Rp1 juta hingga Rp35 juta serta cara melakukan kontrak dengan perempuan yang diinginkan. Korban penipuan yang tertarik dengan tawaran tersebut kemudian menghubungi nomor telepon tersangka dan diberi nomor rekening untuk mentrans-

fer uang sesuai dengan tarif perempuan yang dikehendaki. Kasat Jatanras AKB Nico Afinta mengatakan pelaku berinisial IR, 25, sudah menjalankan aksinya selama setahun dengan ratusan korban sehingga diperkirakan omzet yang diraup bisa mencapai miliaran rupiah. “Untuk sementara, yang kita ketahui Rp1,5 miliar, tapi bisa lebih daripada itu,” ujar Nico. Pelaku ditangkap di Taman Meruya Ilir Blok F 6 No 14, Kembangan, Jakarta Barat, pada 2 Desember lalu. Ia menggunakan uang hasil penipuannya untuk membeli berbagai sepeda motor, alat elektronik, rumah kontrakan, bahkan sempat berjalan-jalan ke Singapura dan Thailand. Kini IR ditahan di Rutan Ditreskrimum Polda Metro

Jaya. Ia dikenai Pasal 378 tentang Penipuan. Polisi masih mendalami apakah pelaku juga dapat dikenai UU Informasi dan Transaksi Elektronik dan UU Anti Pornografi dan Porno Aksi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Polisi juga menangkap AW, 26, dan dua orang wanita berinisial YF, 25, dan LL, 30, yang merupakan sindikat penipuan transaksi jual-beli melalui situs internet yang beralamat di www. duniacamera.blogspot.com. Pelaku berpura-pura menjual barang di internet, tapi setelah korban membayar dengan cara mentransfer, barang tersebut tidak pernah dikirimkan. Pelaku ditangkap di sebuah rumah sekitar Gunung Sahari dan Pasar Baru, Jakarta Pusat. (FD/J-3)

CCTV Intai Pelanggar Lalu Lintas Surat tilang akan langsung dikirimkan ke alamat pengendara yang bersangkutan. Fidel Ali Permana

P

ARA pengendara kendaraan bermotor yang sering melanggar aturan lalu lintas kini akan makin sulit untuk melenggang bebas. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menempatkan

kamera pengawas atau close circuit television (CCTV) di sejumlah titik untuk memantau pelanggaran yang dilakukan pengendara kendaraan bermotor. Pihak Polda Metro Jaya dengan PT Registrasi dan Identifikasi Nasional (RIN) telah menandatangani kesepakatan penempatan kamera CCTV yang pelaksanaannya dimulai pada pertengahan 2011. Untuk tahap awal, 4 CCTV ditempatkan di sepanjang jalur Blok M hingga Glodok. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Royke Lumowa mengatakan pemasang-

an CCTV di seluruh wilayah DKI Jakarta akan terealisasi pada pertengahan tahun depan. “Kamera akan ditempatkan di tiang tersendiri, bukan di tiang traffic light. Selain itu yang memantau CCTV adalah petugas Traffic Management Centre,” ujar Royke kepada Media Indonesia, kemarin. Dengan adanya kamera penga was itu, para pelanggar aturan lalu lintas akan terpantau. Apalagi saat ini pihak kepolisian sedang gencar mene rapkan sejumlah aturan untuk meningkatkan keamanan di jalan. Terutama

berkaitan dengan penggunaan telepon seluler saat mengemudi. Polisi akan menerapkan sanksi tilang Rp750 ribu bagi pengendara yang tertangkap sedang bertelepon tanpa menggunakan handsfree saat mengemudikan kendaraannya. Dari pantauan Media Indonesia, sejumlah titik telah ada kamera pengawas yaitu di perempatan Glodok, perempatan Mangga Dua Square, dan di perempatan Senen. Bahkan CCTV bisa mencapai dua atau tiga buah dalam satu titik. Dedi, petugas kepolisian yang sedang berpatroli di kawasan Blok M mengatakan

Sekolah Ketapang II Segera Dibongkar SEKOLAH Kristen Ketapang (SKK) II di Perumahan Green Garden Blok M, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, akan segera dibongkar. Hal ini ditegaskan kuasa hukum para ahli waris pemilik lahan, John Kenedy Azis. SKK II sebelumnya dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat (Jakbar) pada 18 Oktober 2010. Namun, pihak pengelola SKK II, yakni Yayasan Pendidikan Kristen Ketapang (YPKK), diberi waktu dua bulan hingga 18 Desember 2010 untuk membongkar sendiri. Jika sampai 18 Desember 2010 YPKK tidak membongkar sendiri, penggugat yaitu para ahli waris berhak membongkar. “Sebagai orang patuh hukum, kami akan bongkar SKK II,” ujarnya. Menurut rencana, pada Sabtu (18/12) pihak ahli waris akan datang ke SKK II guna mengunci pintu masuk SKK II. Setelah itu, mereka akan bermusyawarah mendiskusikan apa yang dilakukan dalam membongkar SKK II. “Pada Sabtu nanti, SKK II disterilkan. Jadi, Senin (20/12), kami mau tidak ada lagi kegiat-

MI/ROMMY PUJIANTO

EKSEKUSI SEKOLAH: Poster dengan tulisan ‘Eksekusi Salah Alamat’ ditaruh di depan pintu Sekolah Kristen Ketapang II di Kompleks Green Garden, Kedoya, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. an di SKK II,” jelas John. Dasar hukum yang dipakai pihak para ahli waris adalah Berita Acara Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan Nomor 152/PAN/IV/2010 yang merupakan surat perintah tugas 13

Oktober 2010. Itu adalah surat perintah Wakil Ketua PN Jakbar tentang Penetapan Eksekusi Nomor 18/2005 Eks.Jo.No 033/ PDT.G/1996/PN.JKT.BAR yang ditetapkan pada 27 Mei 2010.

Saat merespons hal itu, kuasa hukum YPKK Sheila Salomo memaparkan bahwa ada sidang yang sedang berlangsung di PN Jakbar. “Kalau mereka bersikeras kosongkan SKK II, silakan, tapi ada sidang di PN Jakbar,” ujarnya. Sidang itu adalah sidang gugatan perlawanan YPKK terhadap penetapan eksekusi. Dikatakan, YPKK masih bersikeras bahwa eksekusi salah alamat. “Kalau diukur lagi, eksekusi seharusnya enggak sampai SKK II. Kami masih bersikeras, eksekusi salah alamat,” ujar Sheila. Sidang berikutnya akan diselenggarakan pada Selasa (21/12). Direktur SKK II Suhandoyo mengaku belum menyiapkan strategi jika SKK benar dikunci pada Sabtu mendatang. Pihaknya masih berkonsentrasi untuk memenangi gugatan di persidangan agar SKK II tidak jadi dieksekusi. Suhandoyo bersikeras bahwa tidak jelas bagian mana dari SKK II yang harus dieksekusi. Luas tanah SKK II adalah 8.195 meter persegi, sedangkan tanah SKK II yang harus dieksekusi 6.490 meter persegi. (*/J-2)

bahwa selama ini kamera penga was digunakan untuk memantau kemacetan dan juga aktivitas demonstrasi. “Ya, soal kamera pengawas itu juga memang akan dipergunakan (untuk awasi pelanggaran). Jadi nanti surat tilangnya langsung dikirim ke alamat pengendara yang bersangkutan,” ujar Dedi. Perda ERP Sementara itu, terkait rencana penerapan layanan jalan berbayar atau electronic road pricing, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdar) Kementerian Perhubungan (Ke-

menhub) me minta Pemprov DKI agar segera menyiapkan peraturan daerah (perda)-nya. “Maksud kita untuk mengantisipasi bilamana Februari nanti peraturan pemerintah (PP) mengatur tentang ERP di Jakarta sudah terbit, Pemprov DKI sudah bisa langsung menjalankannya,” kata Kepala Seksi Lalu Lintas Perkotaan Ditjen Hubdar Kemenhub, Harno Trimadi. Sejak awal November 2010, Kemenhub sudah mengirim naskah Peraturan Pemerintah (PPT) tentang ERP itu ke beberapa instansi, antara lain, kepolisian, Kementerian Per-

industrian, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, dan Kementerian Keuangan. Hingga kini, Kemenhub masih menunggu masukan-masukan dari setiap instansi terkait untuk naskah itu. Bila PP itu keluar 2011, Pemprov DKI baru bisa menjalankan rencana itu dengan terlebih dahulu mengeluarkan perda. Diperkirakan, ruas jalan yang akan dikenai ERP adalah ruas jalan yang saat ini dikenai aturan three in one. (Ssr/*/J-2) fidel@mediaindonesia.com

Eggi Sudjana Laporkan Sandiaga ke Mabes Polri PANGLIMA Besar Laskar Empati Pembela Bangsa (Lepas) Eggi Sudjana melaporkan Direktur PT Pandanwangi Sekartaji Sandiaga S Uno ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Eggi tidak terima bahwa dirinya dituding Sandiaga sebagai penyebar fitnah. Ia menyerahkan dokumen buktibukti dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Sandiaga dalam pembangunan depo minyak senilai US$6,4 juta milik Pertamina di Balaraja, Tangerang, Banten. “Saya menantang Sandiaga Uno untuk membuktikan tudingannya kalau saya memfitnah. Saya serahkan dokumen ke Direktur III Bareskrim Polri bidang korupsi,” kata Eggi dalam siaran persnya, kemarin. Seperti diketahui, Sandiaga merasa difitnah Eggi yang menyebut dirinya melakukan tindak pidana korupsi saat menjadi rekanan PT Pertamina dalam pembangunan depo minyak di Balaraja. Pemfitnahan itu, menurut Sandiaga, terjadi saat Eggi mendesak Ke-

jaksaan Agung untuk menuntaskan kasus yang diduga menyeret dirinya. Atas tudingan Sandiaga itu, Eggi lalu melaporkan balik dia dengan tudingan fitnah. “Saya juga melaporkan dugaan pemfitnahan yang dilakukan oleh Sandiaga Uno dengan menyatakan informasi saya tidak benar,” kata Eggi.

Eggi tidak terima bahwa dirinya dituding Sandiaga sebagai penyebar fitnah.’’ Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim, Brigjen Ike Edwin, menurut Eggi, memastikan Bareskrim akan menindaklanjuti laporan soal pemfitnahan yang dilakukan Sandi Uno itu. Namun, lanjut Eggi, mengutip pernyataan Ike Edwin, laporan tersebut baru akan diproses

setelah perkara pokok tindak pidana korupsi yang ditudingkan Eggi dilakukan Sandiaga itu selesai disidik. Sebelumnya, Eggi, dalam konferensi pers Jumat (3/12) di kantornya di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, memberikan waktu satu minggu kepada Sandiaga untuk menunjukkan bukti-bukti dan dokumendokumen terkait. “Karena waktu satu minggu yang saya berikan kepada Sandiaga tidak ditanggapinya, saya datang ke Bareskrim Polri untuk melaporkan dia yang telah memfitnah saya. Itu artinya, dia tidak punya bukti atau tidak berani berhadapan dengan saya,” ujar Eggi. Hingga berita ini diturunkan, Media Indonesia yang mencoba mengontak Sandiaga melalui telepon selulernya tidak memperoleh tanggapan. Layanan pesan singkat yang dikirimkan tidak dijawab. Begitu juga saat dihubungi teleponnya sebanyak dua kali, tidak diangkat. Saat ketiga kali dihubungi seorang wanita menjawab singkat bahwa salah sambung. (*/J-2)


6 | Megapolitan

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Warga Kali Siantar Tuntut Ganti Rugi Pemerintah Provinsi DKI segera memperbaiki dinding tanggul utama Kali Siantar yang jebol. Selamat Saragih

K

ESABARAN warga akhirnya meluap. Melihat Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah datang ke Kali Siantar, Cideng, Jakarta Pusat, kemarin, puluhan warga seketika menumpahkan unek-unek mereka. Mereka menuntut wali kota memperbaiki rumah yang rusak akibat guncangan pemasangan dinding beton pancang (sheet pile) pembangunan tanggul utama Kali Siantar. Rapat pun langsung dibuka di lokasi proyek. Selama dua bulan pengerjaan proyek, warga masih bersabar. Namun, kesabaran mereka mencapai puncaknya saat salah satu sisi tanggul jebol, Senin (13/12). Lebar jebolan sekitar 20 meter. Akibatnya, sebagian Jalan Petojo VI-J1 tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. “Segala perbaikan akan diserahkan kepada warga. Kami akan mengawal proses perbaikan rumah seluruh warga di sini. Tanggul juga akan diperbaiki secepatnya agar jalan utama bisa kembali digunakan,” papar Saefullah sambil menjanjikan tim dari ITB datang Kamis (16/12) untuk mendata kerusakan. Semula, dalam diskusi itu, pihak wali kota dan konsultan proyek menawarkan pemberian bahan bangunan. Penawaran tersebut ditolak mentah-mentah. Pasalnya, warga merasa telah dibohongi oleh konsultan proyek PT Rudi Jaya Tbk. Pengajuan perbaikan telah dilayangkan pekan lalu, namun tak kunjung ditepati. “Sebelum tanggul jebol, kami sudah layangkan surat ke konsultan proyek, tapi tidak digubris. Makanya, kami minta

dalam bentuk uang dan langsung diberikan kepada warga. Kalau menunggu perbaikan dari konsultan atau pemda, pasti memakan waktu lama. Birokrasi terlalu berbelit-belit,” terang Angga Widodo, 45, warga RT 02 RW 06 yang rumahnya rusak berat. Pihak pelaksana proyek dinilai tidak mengikuti standar sehingga tanggul jebol. Selain itu, proyek tidak meminta persetujuan warga. Namun, hal tersebut langsung ditepis pihak proyek. “Kami mengikuti standar. Pengerjaan pun tak bermasalah. Penyebab jebol masih menunggu hasil pengamatan ITB. Kalau soal izin dengan warga, kami sudah koordinasikan dengan kelurahan,” ungkap manajer proyek Sriyatno. Pembangunan tanggul utama dekat dengan permukiman warga yang padat. Pemasangan sheet pile dengan guncangan tekanan mesin besar ke dalam tanah mengakibatkan sebagian besar rumah warga retak-retak. Warga semakin kesal karena pengerjaan proyek dilakukan hingga malam hari, membuat penghuni sulit istirahat. “Sudah dua bulan lebih proyek berjalan. Setiap hari dari pukul lima pagi sampai sembilan malam, kami diguncang bagai gempa, tidak bisa tidur nyenyak. Sejak saat itu, tembok rumah retak, lantai keramik pecah, tembok miring, bahkan pintu tidak bisa dibuka karena posisi dinding berubah,” keluh Rosmaria, 56, warga yang rumahnya berjarak 13 meter dari tempat proyek. Kondisi tanah Kali Siantar merupakan jenis lempung yang mempunyai kembang susut sangat besar. “Proyek ini cukup sulit karena jenis tanahnya lempung sehingga rawan retak. Jika air yang masuk tidak tersalurkan, berdampak jebol,” ungkap Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Pusat Agus Priyono. Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Ery Basworo berjanji segera memperbaiki tanggul utama yang jebol. (*/J-1) selamat@mediaindonesia.com

LINTAS BERITA Aksi Penembakan di Tangerang DUA laki-laki dengan mengendarai sepeda motor kemarin tiba-tiba mengumbar tembakan yang diarahkan kepada Ahmad Alik, 34, di Jalan Raya Serang, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Akibatnya korban yang sedang dibonceng Ipan, 35, mengalami luka tembak di punggung dan betisnya dan kini terbaring kritis di RSUD Tangerang.Peristiwa berawal ketika korban yang baru pulang dari tempat kerjanya di PT Jabarut Bitung dipepet dua pria tak dikenal yang mengenakan helm tertutup. Salah seorang di antaranya mengeluarkan senjata api dan langsung menembak ke arah Ahmad Alik. Kapolres Metro Tangerang Kabupaten Kombes Wahyu Widada mengatakan kini pihaknya tengah menyelidiki penembakan tersebut. “Setelah peluru berhasil dikeluarkan dari tubuh korban, mudah-mudahan kasus ini bisa terkuak,” kata Wahyu. (SM/J-3)

Narapidana Dipukuli karena Nekat Menggunakan Ponsel SUHARNO, seorang narapidana (napi) di Lembaga Permasyarakatan (LP) Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, mengalami luka memar cukup parah di kepala bagian kirinya setelah dipukuli sipir LP berinisial BD dan PN pada Sabtu (11/12). Kepala LP Pondok Rajeg Hery Wahyudiono mengakui kejadian tersebut. Ia menjelaskan tindakan kedua sipirnya disebabkan karena Suharno kedapatan membawa telepon seluler (ponsel) ke dalam selnya. “Napi tidak diperbolehkan membawa ponsel selama di dalam, kami juga sudah menyediakan wartel untuk memenuhi kebutuhan penghuni.” Selain itu, lanjut Hery, Suharno juga melawan saat petugas hendak mengambil ponselnya, sehingga terjadilah peristiwa baku hantam. Akibat luka-lukanya itu, hingga saat ini Suharno masih dirawat di Rumah Sakit Islam Bogor. (DD/J-3)

Tidak Ada Korban dalam Kebakaran RS Siaga Raya

MI/RAMDANI

AMBLES: Warga melintas di pinggir jalan yang ambles di kawasan Petojo, Jakarta, kemarin. Jalan ambles tersebut diduga akibat dari abrasi pemasangan turap Kali Cideng, dan menyebabkan rumah di sekitar mengalami retak-retak dan penurunan.

RUMAH Sakit Siaga Raya, Jakarta Selatan, memberikan keterangan resmi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kebakaran pada Sabtu (4/12). Direktur Utama RS Siaga Raya Sofyanuddin menjelaskan, seluruh 21 pasien yang menghuni ruang perawatan di rumah sakit tersebut berhasil diselamatkan para perawat dan karyawan. Ia mengatakan, seluruh pasien dirujuk ke tiga rumah sakit terdekat, yaitu RS Asri Duren Tiga, RS Duren Tiga, dan RS Fatmawati. Kebakaran yang diduga diakibatkan hubungan pendek arus listrik itu hanya menghanguskan bagian dalam ruang manajemen administrasi dan keuangan. Sejak Rabu (8/12), rumah sakit telah beraktivitas seperti sediakala dan seluruh pasien telah kembali ke rumah sakit tersebut. (*/J-3)

Pejabat Bekasi Berpesta di Diskotek BEBERAPA jam pascapenahanan Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sejumlah pejabat esselon II, III, dan pegawai negeri sipil (PNS) Kota Bekasi ketahuan berpesta di Diskotek Golden Crown di Jakarta Barat. Mereka terjaring dalam operasi yang digelar aparat Polres Metro Jakarta Barat dini hari kemarin. Meski ditemukan barang bukti berupa tiga kapsul sabu dan satu butir ekstasi, pejabat dan PNS Kota Bekasi itu tidak ditahan. Polisi berasumsi barang bukti ditemukan di dalam ruangan sehingga kurang

cukup bukti untuk melakukan penahanan. RS (Rayendra Sukarmadji) yang merupakan Kepala Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B) Kota Bekasi membantah. “Jam 11 malam (23.00 WIB) saya sudah di rumah hingga pagi. Tidak benar saya di lokasi diskotek,” kilah dia. Rayendra mengaku yang berada di dalam diskotek adalah BN. “Beni (BN) sedang merayakan ulang tahun di sana tapi saya tidak hadir,” tambahnya. Wakil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan pihaknya sedang mendalami kabar penggerebekan itu. “Saya

Mereka terjaring dalam operasi yang digelar aparat Polres Metro Jakarta Barat, kemarin dini hari.’’ sudah meminta BNK (Badan Narkotika Kota) Bekasi turun ke lapangan untuk mencari tahu kebenaran persoalan,” ujarnya. Jika benar terbukti, lanjutnya, pemerintah setempat segera

ambil kebijakan tegas yang diatur dalam undang-undang kepegawaian yang berisi sanksi tegas hingga pemecatan. Di tempat terpisah Humas Golden Crown, Darwin Panjaitan, membenarkan adanya penggerebekan itu. “Tidak ditemukan barang bukti narkoba di dalam ruangan. Belasan pria dan wanita digerebek di dalam ruangan 718,” ujarnya singkat. Aksi warga Sementara itu, sekelompok masyarakat Bekasi yang meng atasnamakan diri GMCMM (Gerakan Masyarakat Cinta Mochtar Mohamad)

berdemonstrasi di depan Gedung KPK. Mereka membawa spanduk bertuliskan ‘Ayo bersatu lawan kriminalisasi Adipura’ dan ‘KPK bukan alat konspirasi politik busuk’. Mereka juga meneriakkan orasi dan menyanyikan lagu sebagai bentuk dukungan terhadap Mochtar. Mereka mengancam akan menutup akses pembuangan sampah ke TPA Bantar Gebang sebagai bentuk protes atas penahanan Wali Kota Bekasi. Beberapa dari mereka bahkan membawa kantong-kantong sampah yang sengaja dibuang di depan halaman Gedung KPK. (KG/*/J-2)

Angkot pun Jadi Sarana Jualan Bensin Subsidi

P

Foto B 90 x 85

MI/DEDE SUSIANTI.

NGETEM: Sejumlah angkot menunggu penumpang di Kota Bogor, Jawa Barat, kemarin. Angkot bisa dijadikan alat untuk memanipulasi pembelian BBM bersubsidi.

EMERINTAH membatasi pemakaian BBM bersubsidi hanya bagi pelat kuning dan sepeda motor. Kebijakan tersebut berlaku per 1 April 2011 di Jabodetabek. Sopir angkot yang punya insting bisnis langsung menangkap ada peluang emas di balik penetapan pemerintah tersebut. “Jika saya jual bensin per liter Rp5.000, untungnya Rp500 per liter. Kalau satu tangki saya isi 40 liter, untungnya Rp20 ribu. Setoran angkot cuma Rp100 ribu per hari. Lima kali isi bensin ke SPBU sudah dapat setoran. Setelah itu, jual lagi buat ngasapin dapur,” ujar Abah, 41, kemarin. Pengemudi angkot C13

jurusan Pesing-Ciledug itu tergiur menggunakan pelat kuningnya sebagai tiket membeli bensin karena kehidupan sopir angkot sekarang ini sedang dirundung susah. Di dalam angkot warna putih dan kuning yang dikendarainya, pria bertato di lengan kanan dan kiri itu berkisah sudah mensyukuri jika mendapatkan penghasilan Rp20 ribu per hari. “Saya pernah dapat Rp5.000 selama 14 jam banting tulang narik angkot. Pinggang sampai ngilu. Bahkan pernah ngutang ke pemilik angkot karena tidak dapat setoran,” jelasnya. Abah yang telah 24 tahun mencari sesuap

nasi dengan menjadi sopir angkot berpikiran banyak sopir seperti dia yang akan banting setir menjual bensin. “Ini soal perut,” tegas lelaki bertubuh kurus itu ketika ditanya apakah tidak terketuk nasionalismenya karena mengakali kebijakan pemerintah. Berbeda dengan Abah, di dalam angkot M11 jurusan Meruya-Tanah Abang yang dikendarainya, Hardin, 49, mengaku takut dengan ide tersebut. “Namun, kemungkinan tetap ada,” aku bapak berkumis tipis itu. Dengan penghasilan Rp40 ribu per hari, ia sering cekcok dengan istri. Menjual bensin kepada kendaraan pelat hitam akan menambah penghasilan,

ia akan mencoba. Pengemudi angkot di Bogor juga sudah mulai membicarakan peluang tersebut. Solihin, sopir 01 (Ciawi-Baranangsiang), berterus terang ada pemikiran untuk mencari uang lebih. “Bisa saja saya mengisi full tank lalu dijual ke pemilik mobil pribadi. Namun, saya tidak cukup modal,” kata Solihin. Namun, berharap mendapat kelebihan dari menyopir angkot juga hanya angan-angan. Ketika ditemui pukul 13.00 WIB kemarin, Solihin baru mendapat Rp40 ribu. “Masih jauh dari setoran sebesar Rp100 ribu per hari. Alangkah baiknya kalau bisa narik angkot sambil nyambi,”

cetusnya. Namun, Adon, 45, sopir angkot trayek 09 Bogor (Sukasari-Ciaprigi), memilih tetap dengan profesinya. “Untungnya menjual bensin akan lumayan, cuma saya enggak akan ikut-ikutan,” paparnya. Karena hanya pelat kuning yang diperbolehkan membeli bensin bersubsidi (Rp4.500 per liter), Kementrian Perhubungan mulai mengkaji mekanisme kendaraan yang diperkenankan mendapat jatah subsidi tersebut. “Kita sedang kaji. Dalam pelaksanaannya nanti melibatkan kepolisian,” ujar Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono. (DD/*/ CS/J-1)


Nusantara | 7

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Rumah Ganti Rugi Lapindo Bermasalah KORBAN lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur, yang memperoleh penggantian rumah, ternyata belum bisa hidup tenang. Selain sertifikat belum diperoleh, fasilitas listrik di rumah pengganti juga tidak ada. Kemarin, warga penghuni perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV) itu mengadu ke DPRD Sidoarjo. Pengembang perumahan, PT Mutiara

Masyhur Sejahtera, dituding telah ingkar janji. Di perumahan ini ada 1.606 rumah yang sudah menjadi milik korban lumpur. Namun, baru 298 unit yang siap untuk dilakukan akta jual beli. Bahkan, belum satu pun yang dilengkapi izin mendirikan bangunan, sehingga warga belum bisa membayar pajak bumi dan bangunan.

Sebelumnya pengembang berjanji akan membuat akta jual beli paling lambat enam bulan setelah warga menerima kunci rumah. Rumah-rumah itu sudah diserahkan kepada warga pada 2008 lalu. “Kami juga dipusingkan karena masih banyak rumah belum mendapatkan aliran listrik,” kata Ketua RW perumahan KNV, Sobirin Sudrajat.

Masih banyak rumah belum mendapatkan aliran listrik.” Sobirin Sudrajat

Ketua RW perumahan KNV

Dari 1.606 rumah, jaringan listrik baru terpasang untuk 1.023 unit. Pengembang sebelumnya juga berjanji akan mem bereskan soal ini pada September lalu. Namun, sampai Desember, tidak ada realisasinya. Pada hari yang sama, sejumlah warga korban lumpur asal Desa Besuki, Kecamatan Jabon, berunjuk rasa di saluran pem-

buangan lumpur di Desa Pejarakan. Warga mengaku menjadi korban perlakuan diskriminasi dari Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS). Mereka memprotes BPLS yang memasukkan tanah mereka ke status tanah sawah. Padahal, sesuai bukti formal yang ada, berupa sertifikat dan letter C, tanah mereka adalah pekarangan atau tanah kering.

Akibatnya, lahan yang seharusnya dihargai Rp1 juta per meter persegi hanya diganti rugi Rp120 ribu. Luas total tanah bermasalah itu 17.000 meter persegi, milik lima warga. Seharusnya warga menerima Rp17 miliar, bukan Rp2 miliar, seperti perhitungan BPLS. “Kami bayar pajak sebagai tanah pekarangan,” kata Mudiharto, warga. (HS/N-3)

Gelombang Tinggi Harga Melonjak Cuaca buruk di perairan Nusantara berakibat kenaikan harga bahan pangan dan kecelakaan di laut. Henri Kremer

P Pembalak Beraksi di Hutan Alam Siak POLRES Pelalawan, Riau, menangkap delapan truk yang te ngah mengangkut 48 ton kayu gelondong yang diduga ilegal. Kayu jenis mahang itu diperkirakan ditebang dari hutan alam di Kabupaten Siak, Riau. “Barang bukti saat ini ditahan di Kantor Polsek Sei Kijang, Pelalawan,” kata Kapolres Pelalawan Ajun Komisaris Besar Ari Rahman Nafarin, kemarin. Dalam pemeriksaan, para sopir tidak bisa menunjukkan dokumen resmi kayu. Bahkan ada beberapa sopir yang mencoba melarikan ke kebun sawit

di sekitar jalan lintas timur. Pemilik kayu sudah dipanggil untuk diperiksa. Sang pemilik mengaku memiliki dokumen kayu dan akan memperlihatkannya pada saat pemeriksaan. Masih di Riau, tersangka gratifikasi kasus korupsi kehutanan, Burhanuddin Husin, yang juga Bupati Kampar, mencalonkan diri lagi berlaga dalam pemilu kada, Oktober 2011. WKPU Riau menyatakan keinginan mantan Kepala Dinas Kehutanan Riau 2004-2005 itu masih legal.

“Sekalipun statusnya tersangka, sah saja ia maju lagi, karena pengadilan belum menyatakan bersalah,” kata anggota KPU Riau Edi Sabli. Burhanuddin ditetapkan sebagai tersangka korupsi kehutanan pada 2007. Pelaku lain, seperti Bupati Pelalawan Azmun Jaafar, sudah divonis hukuman 11 tahun penjara. Dari Kalimantan Selatan, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan meminta gubernur, bupati, dan wali kota dari enam provinsi untuk mengklarifikasi kasus alih fungsi kawasan hutan. Alih fungsi menjadi perke-

bunan dan pertambangan itu mencapai jutaan hektare. “Seluruh kepala daerah di 33 provinsi telah disurati untuk memberikan data dan klarifikasi. Enam provinsi yang paling disorot adalah Riau, Jambi, Sumatra Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur,” tandas Menhut. Hutan lindung dan cagar alam yang berubah fungsi menjadi perkebunan dan pertambangan berdampak pada kerusakan lingkungan yang merugikan daerah dan negara. (RK/DY/N-3)

ARA pedagang dan pembeli kembali dipusingkan oleh harga pangan yang tidak menentu akhir-akhir ini. ‘’Kami tidak mengerti baru dua hari lalu turun, sekarang naik lagi. Nggak tahu besok apa turun atau naik. Bagaimana Pemerintah Provinsi dan Kota Batam mengatasi masalah naik turun harga sembako ini,’’ kata Mariam, pembeli di Pasar Nagoya, kemarin. Pantauan Media Indonesia di sejumlah pasar di Batam, seperti Pasar Tos 3000, Pasar Pagi Nagoya, Pasar Tiban Center, mendapati sejumlah harga bahan pangan naik. Antara lain, pada cabai keriting dari Rp25 ribu per kg menjadi Rp28 ribu, minyak goreng dari Rp8.500 per kg menjadi Rp10.500. Harga gula pun di Batam hampir setiap pekan terkoreksi mulai dari Rp9.000 per kg naik menjadi Rp12 ribu, dan kemarin turun menjadi Rp11 ribu. Adapun harga beras mengalami kenaikan yang rata-rata Rp500 per kg. Contohnya beras kualitas sedang dari Rp7 ribu per kg menjadi Rp7.500, harga tepung naik dari Rp7.300 per kg menjadi Rp8.500. Gelombang tinggi juga menjadi penyebab pasokan cabai

merah tersendat di Bandar Lampung, Lampung. Janah, 34, pedagang cabai merah di Pasar Tugu, Bandar Lampung, mengakui hal itu menjadikan harga cabai merah melonjak menjadi Rp32 ribu hingga Rp35 ribu per kg. Sebelumnya harga cabai merah Rp25 ribu per kg. Ia mengungkapkan stok cabai merah hanya untuk dua hari ke depan. Cuaca buruk juga mengakibatkan harga ikan melonjak. Di sejumlah pasar di Bontang, Kalimantan Timur, harga ikan naik hingga 50%. Kepala Dinas Perindustrian Kota Batam Ahmad Hijazy menyatakan kenaikan harga tersebut akibat suplai bahan pangan terhambat cuaca buruk dan gelombang tinggi. ‘’Jika daerah-daerah penghasil sembako bermasalah, otomatis harga sembako di daerah ini turut terkatrol, namun masih tetap terkendali,’’ katanya. Penjual ikan Pasar Rawa Indah Bontang, Rial mengaku harga ikan naik karena kurangnya pasokan dari para nelayan akibat cuaca buruk. Harga ikan layang, misalnya kini dijual Rp15 ribu per kg. Sebelumnya hanya Rp10 ribu. ‘’Rata-rata harganya naik hingga 50%,’’ kata Rial. Padahal, kata dia, menjelang Natal dan Tahun Baru permintaan ikan di Kota Bontang

mengalami kenaikan yang cukup signifikan jika dibandingkan pada bulan sebelumnya. Masih dicari Sementara itu, Tim Search and Rescue (SAR) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kemarin terpaksa menangguhkan pencarian korban terbawa arus Sungai Cimandiri, Kecamatan Palabuhanratu, karena cuaca buruk. Jasad korban bernama Sidin, 35, warga Kampung Tarisi Cikopeng, Desa Cibuntu, Kecamatan Palabuhanratu, yang diduga sudah berada di laut karena terbawa arus, sulit dicari karena tingginya gelombang, kata Ketua Badan SAR Daerah (Basarda) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri Assidiqie di Sukabumi. Sedangkan nasib anak buah kapal motor Serba Prima, Ismail, 22, yang hilang pada Selasa (30/11), belum diketahui. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Media Indonesia di tempat kejadian sementara, peristiwa itu berlangsung ketika kapal Serba Prima berada di perairan Arafura. Menurut keterangan petugas di Direktorat Pol Air Polda Bali, penyebab hilangnya korban dari kapal belum diketahui. (SY/RM/SS/OL/N-1) hk@mediaindonesia.com

DEWAN PENGURUS DAERAH & KOMISARIAT REALESTAT INDONESIA JAWA TIMUR

PENGEMBANG ANGGOTA REALESTAT INDONESIA JAWA TIMUR

DEWAN PENGURUS DAERAH REALESTAT INDONESIA SULAWESI UTARA KETUA.: LEOPOLD R NICOLAAS SEKRETARIS.: WILLIAM TANOS

DEWAN PENGURUS DAERAH REALESTAT INDONESIA DKI JAKARTA

Gedung Adhi Graha Lantai 15 Suite 1503 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 56, Jakarta 12950 Telp. (021) 5264545 Fax. (021) 5263535 www.adhirealty.co.id

B y : P T. M e n a r a Pra d a


8 | Tanah Air

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

DARI PULAU KE PULAU Tiga Desa di Bengkulu Terisolasi RIBUAN warga yang berada di tiga desa, yakni Sumber Harapan, Muara II, dan Air Pahlawan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, yang berjarak kurang lebih 220 kilometer dari arah selatan Kota Bengkulu terancam terisolasi. Pasalnya, jalan akses menuju daerah itu tertimbun longsor pada Minggu (12/12) malam. Jalan akses satu-satunya menuju tiga desa yang berada di pedalaman itu tidak dapat dilewati setelah tertimbun tanah longsor mencapai 1 meter. Jalan itu tidak dapat dilintasi kendaraan bermotor. “Kami tidak bisa keluar desa. Karena jalan lintas desa kondisinya berlumpur. Kalaupun mau keluar masuk desa, ya, harus rela jalan kaki. Kedalaman lumpurnya mencapai 1 meter. Jadi mana bisa dilewati kendaraan. Akibatnya, hasil pertanian tidak bisa dibawa keluar,” kata Syaiful, 45, warga Desa Sumber Harapan. (MY/N-4)

KUNJUNGAN MENINGKAT: Sejumlah wisatawan dengan menggunakan speedboat tiba di Pantai Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, NTB, kemarin. Turis lokal dan mancanegara yang berkunjung ke kawasan wisata Gili Trawangan menjelang Natal dan Tahun Baru terus meningkat. Hampir seluruh hotel di kawasan itu penuh.

Perkara Sabu Dominan di Banda Aceh KASUS sabu dan narkoba lainnya dominan di Kejari Banda Aceh. Kejari itu menangani rata-rata 150 kasus narkoba setiap tahun. Itu menunjukkan tingkat peredaran narkoba di Kota Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, cukup tinggi. “Kasus narkoba yang paling banyak kami tangani, yaitu kasus narkoba jenis sabu dan ganja. Setiap tahun rata-rata kami menangani 150 kasus,” kata Pelaksana Tugas Kepala Kejari Banda Aceh M Adnan seusai pemusnahan barang bukti tindak kejahatan di halaman Kantor Kejari Banda Aceh, kemarin. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain ratusan kilogram ganja, puluhan gram sabu, uang palsu, minuman keras, dan sejumlah peralatan yang digunakan para pelaku kejahatan. (HP/N-4)

Hunian Hotel di Malang Lesu

ANTARA/AHMAD SUBAIDI

09.30 WIT

Jayapura, Papua

Bupati Nabire Harus Tuntaskan Kasus Susi Air

G

MI/BAGUS SURYO

MENYAMBUT Natal dan Tahun Baru 2011 tingkat hunian hotel di Kota Malang, Jawa Timur, lesu, yakni menurun 30% jika dibandingkan dengan 2009. General Manajer Hotel Regent’s Park Rondan, kemarin, mengatakan mendekati akhir tahun, tingkat hunian hanya 40%-50%. Kondisi itu, ujarnya, jauh berbeda jika dibandingkan dengan 2009, yakni pada pertengahan Desember sudah penuh atau setidaknya mencapai 90%. Hal yang sama dikeluhkan General Manajer Hotel Kartika Graha Agus Priyanto di Malang. Tingkat hunian hotel, menurutnya, turun karena wisatawan masih takut berkunjung ke Malang akibat erupsi Gunung Merapi, Yogyakarta, dan meningkatnya aktivitas Gunung Bromo, Probolinggo. “Tingkat hunian di Hotel Kartika Graha turun 30% jika dibandingkan dengan tahun lalu,” ujarnya. (BN/N-4)

Relokasi Korban Konflik Aceh Terkendala SEBANYAK 456 kepala keluarga eks pengungsi korban konflik Aceh hingga kemarin belum berhasil direlokasi Balai Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dari kawasan TNGL, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut). Pasalnya, mereka berada dalam cengkeraman para pelaku pembalakan liar di kawasan itu. “Masih ada 456 keluarga yang bermukim di hutan TNGL,” kata Kepala Balai Besar TNGL Andi Basrul. Ia mengakui pihaknya kesulitan mengevakuasi para pengungsi itu. TNGL, ujar Andi, baru merelokasi 97 keluarga korban konflik Aceh dari kawasan itu ke daerah transmigrasi, Senin (13/12). Mereka direlokasi ke daerah transmigrasi di Desa Muara Kedak, Kecamatan Bayung Lencir, Sumatra Selatan (Sumsel). Ika mengaku bersama pengungsi lainnya sudah menderita sejak 1999 di hutan TNGL. (YN/N-4)

UBERNUR Papua Barnabas Suebu berencana memanggil Bupati Nabire Isaias Douw terkait larangan maskapai pe nerbangan Susi Air memiliki home base di Nabire. Akibat larangan itu, enam wilayah kabupaten yang berdekatan dengan Kabupaten Nabire, persisnya di kawasan pesisir dan pegunungan Papua bagian tengah, terancam terisolasi. Distribusi barang pokok dan transportasi bagi masyarakat akan terhenti total. ‘’Saya belum tahu kenapa 10.00 Wita

RATUSAN kepala urusan dari berbagai desa se-Bali, kemarin, mendatangi Kantor Gubernur Bali dan Kantor DPRD Bali di Kawasan Renon, Denpasar, Bali. Mereka yang bergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Provinsi Bali meminta agar diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Ketua PPDI Provinsi Bali Wayan Sinom mengatakan keluarnya Surat Edaran Menteri PAN Nomor 5 Tahun 2010 menjadi batu sandungan bagi kepala urusan untuk menjadi PNS. “Surat edaran tersebut menyebutkan kepala urusan bukan sebagai perangkat pemerintahan. Kami telah mengenakan seragam sebagaimana

DINAS Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, kemarin, menambal dan mengaspal Jembatan Kali Putih Gempol di jalur utama MagelangYogyakarta. Jembatan penghubung yang tepatnya berada di Dusun Gempol, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, itu sebelumnya retak diterjang banjir lahar dingin. “Setelah ditambal akan langsung dilakukan pengaspalan ulang,” ujar pengamat Teknis Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah untuk Wilayah Muntilan, Kabupaten Magelang, Bambang Sugiyono, kemarin. Penambalan jalan dilakukan dengan cara mempertebal lapisan aspal pada bagian oprit jembatan yang retak. Bagian yang ditambal selebar 2,5 meter dan panjang sekitar 10 meter. Pekerjaan itu bersamaan dengan perbaikan ruas jalan nasional dan provinsi di daerah itu. (TS/N-4)

Mesin Pesawat Express Air Rusak PESAWAT milik Express Air dengan nomor XN-818 dari Makassar tujuan Sorong, Papua, mengalami kerusakan pada satu mesin di sebelah kiri dan kerusakan data-data, kemarin. Akibatnya, 30 menit kemudian pesawat itu kembali ke landasan (return to base) di Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar. Pesawat jenis Boeing 737-200 dengan PK-TXD POB 126 itu memuat 126 penumpang. Termasuk di dalamnya empat orang anak kecil, pilot Apistrong, dan tiga awak kabin. Mereka kembali ke bandara dalam keadaan selamat. Menurut Humas PT Angkasa Pura I Kintoron, pesawat tersebut sudah sempat mengudara selama 30 menit. Pesawat itu terbang pukul 10.00 Wita. “Tapi kemudian ada informasi mesin mati pukul 10.25 Wita. Situasi itu membuat status menjadi siaga satu. Pukul 10.45 Wita dengan status siaga dua dan pesawat diminta kembali (ke bandara),” terangnya. (LN/N-4)

14.00 Wita

termasuk keenam anggota dewan yang menerima Rp40 juta per orang dari APBD. Sementara itu, mantan Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo telah ditetapkan sebagai buron karena tak memenuhi panggilan kejari setempat. Perkara ini disidangkan secara ter pisah. Sidang terdakwa Didik S, Fuad, dan Sugiyanto dipimpin hakim Dwi Dayanto, sedangkan sidang Edi P, Tri Winarsih, dan R Subagyo dipimpin hakim Agus Setiawan. Sebelumnya, PN telah menjatuhkan vonis terhadap wakil ketua DPRD yang terlibat melakukan korupsi. (TS/N-4)

bergerak menemui Komisi I DPRD Provinsi Bali. Para kepala urusan desa itu mengharapkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Komisi I DPRD Bali memperjuangkan nasib mereka ke pemerintah pusat. (OL/N-4)

12.30 WIB

RATUSAN karyawan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berunjuk rasa di kantor mereka di Kota Bandung, Jawa Barat, kemarin. Mereka menuntut manajemen perusahaan agar merealisasikan persamaan hak kesehatan bagi seluruh karyawan tanpa memandang status kepegawaian. “Kami datang dari berbagai daerah untuk menagih janji manajemen agar merealisasikan kesepakatan mengenai persamaan hak kesehatan bagi seluruh karyawan,” ujar Ketua Umum Serikat Pekerja PT KA (SPKA) Sri Nugraha di Bandung, kemarin. Persamaan hak kesehatan

merupakan salah satu poin dari kesepakatan SPKA dengan manajemen PT KAI pada 2009. Poin lainnya yakni penghapusan pekerja kontrak waktu tertentu di level jabatan struktural sampai wakil presiden, menutup sejumlah anak perusahaan tidak produktif, dan penyesuaian tunjangan transportasi. Sebanyak 9.000 karyawan PT KAI yang berstatus PNS mendapat pelayanan kesehatan di PT Askes. Sebaliknya, 28 ribu karyawan lainnya hanya diasuransikan di PT Jamsostek. “Jika melihat untung PT KAI Rp400 miliar pada 2009, tak sulit merealisasikan kesepakatan itu.” (AX/N-4)

Pulang, TKI Mengalami Depresi Berat SATU lagi tenaga kerja Indonesia (TKI) bernasib malang. Dewi Ratna Suminar, 23, warga Gang Babakan Baru RT 05/04, Desa Nagrak, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, yang bekerja di Kota Haper Batin, Arab Saudi, depresi berat. Diduga, akibat siksaan dan percobaan pemerkosaan oleh anak majikannya. ‘’Mungkin anak saya mengalami tekanan jiwa, karena selain mendapat perlakuan kasar, juga gaji tidak sepenuhnya diterima. Saat ini kondisi anak saya cukup memprihatinkan. Saat kepulangannya pada Ming gu (12/12), anak saya lebih banyak berdiam diri di kamar dan tak mau berbicara

MI/BUDI KANSIL

banyak,’’ kata Nandang Adiwinata, 57, ayah korban, kemarin. Saat pulang, menurut Nandang, Dewi hanya membawa gaji sebesar 7.000 riyal atau 14.55 WIB

Gubernur Sarundajang Lantik Christiany-Sonny lau dikembangkan membuat Minahasa Selatan tidak akan maju,” kata Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang seusai pelantikan. Menurut Sarundajang, pemerintah kabupaten (pemkab) dan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan memasuki babak baru dan menaruh harapan pada bupati dan wakil bupati yang baru dilantik ini. Bupati dan wakil bupati harus mampu melahirkan inovasi menjawab kebutuhan pembangunan. “Membangunlah dengan baik tanpa korupsi,” kata Sarundajang (VL/N-4)

Bandung, Jawa Barat

Cianjur, Jawa Barat

Minahasa Selatan, Sulawesi Utara

CHRISTIANY E Paruntu-Sonny Tandayu dilantik menjadi Bupati-Wakil Bupati Minahasa Selatan periode 2010-2015 di Gedung DPRD Sulawesi Utara (Sulut), kemarin. Pasangan yang diusung Partai Golkar itu menang dalam pertarungan pemilihan umum kepala daerah (pemilu kada) putaran kedua yang berlangsung 14 Oktober 2010. “Saat pelaksanaan pemilu kada, terjadi dinamika politik yang luar biasa. Kadang sangat keras dan diwarnai berbagai intrik. Bahkan fitnah dan hujatan bisa terjadi. Namun, ini harus ditinggalkan karena ka-

luarkan surat jaminan agar mengizinkan Susi Air untuk kembali melakukan aktivitas penerbangan dari dan menuju

Nabire. Surat jaminan itu dikeluarkan Wakil Bupati Nabire Mesak Magai. Peristiwa itu berawal pada 30 November lalu. Bupati Nabire memesan empat tiket Susi Air dengan tujuan Biak. Namun, maskapai itu hanya memberikan satu tiket lantaran pemesanannya terlambat. Susi Air pun menawarkan tiket gratis untuk penerbangan berikutnya, tapi ditolak Isaias. Sehari kemudian Isaias mengeluarkan instruksi yang melarang home base Susi Air di Bandara Nabire. (FO/CS/N-1)

Ratusan Karyawan PT KAI Tuntut Persamaan Hak Kesehatan

ANTARA

layaknya seorang PNS, padahal kami bukanlah PNS,” cetus Wayan Sinom, seusai bertemu dengan Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun di Kantor Gubernur Bali. Seusai pertemuan itu, mereka

Temanggung, Jawa Tengah

PENGADILAN Negeri (PN) Te manggung, Jawa Tengah, kemarin, menyidangkan enam anggota DPRD periode 19992004 yang tersangkut kasus korupsi dana bantuan pendidikan untuk putra-putri mereka. Mereka adalah Didik S, Fuad Riyadi, Sugiyanto, Edi P, Tri Winarsih, dan R Subagyo. Keenam mantan anggota DPRD itu tidak mengembalikan uang hasil korupsi yang merugikan negara senilai Rp1,8 miliar dari APBD 2004. Mereka didakwa bersalah karena menerima uang yang tidak sesuai dengan peraturan. Sebanyak 43 anggota dewan

Bupati Nabire jangan mengaitkan masalah pribadi dengan kepentingan masyarakat.”

10.25 WIB

Denpasar, Bali

Kasus Korupsi 6 Eks DPRD Kabupaten Disidangkan

ANTARA

menyelesaikan persoalan tersebut secara baik-baik. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta Bupati Nabire jangan mengaitkan masalah pribadi dengan kepentingan masyarakat di wilayah itu, dengan melarang home base maskapai Susi Air di Nabire. “Sudah dikomunikasikan dalam pembicaraan informal antara Menhub dan Bupati Nabire,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti S Gumay di Jakarta, kemarin. Kemenhub, ujarnya, juga meminta pemda untuk menge-

Kepala Urusan Desa Minta Jadi PNS

11.20 WIB

Jembatan Kali Putih Gempol Diperbaiki

Bupati Nabire mengambil tindakan mengeluarkan kebijakan larangan home base bagi Susi Air di Bandara Nabire. Saya akan cek langsung kepada bupati,’’ Barnabas Suebu, kemarin. Ia mengutarakan, Papua sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur dan transportasi. Sebagian besar kabupaten/kota Papua didominasi penggunaan jasa transportasi udara karena minimnya akses transportasi darat. Gubernur Papua berjanji segera mempertanyakan dan meminta Bupati Nabire untuk

setara dengan 1 tahun gaji. Padahal, anaknya sudah dua tahun lebih bekerja. Perusahaan yang memberangkatkan Dewi dulu sudah tidak aktif lagi. (BK/N-1)

Mesuji, Lampung

Kepala KLH Masuk Penjara

MI/VOUKE LONTAAN

KEPALA Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Irvira Bangsawan dan Kepala Kampung Talangbatu M Hatta ditahan Kejari Bandar Lampung, kemarin. Keduanya dinyatakan sebagai tersangka penipuan dengan menjual kawasan hutan Register 45. Mereka dijerat dengan Pasal 378 KUHP juncto 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 372 KUHP. Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Bandar Lampung Andi DJ Konggoasa mengatakan keduanya ditahan di Rutan Way Hui. Irvira dan Hatta ditahan ber-

dasarkan pengaduan Karunia Zamili yang merupakan korban penipuan mereka. Penipuan terjadi pada April 2010 lalu. Ketika itu Irvira menjual tanah seluas 140 hektare kepada Karunia. “Tanah itu dia tawarkan dengan nilai Rp700 juta,” jelas Andi. Karunia pun menyerahkan Rp350 juta untuk penyelesaian administrasi dan Rp20 juta untuk akta jual beli tanah tersebut. “Dia yakin karena saat menawarkan tanah itu, Irvira masih berstatus sebagai Camat Mesuji Timur,” ujar Andi. Ternyata surat tanah itu tak selesai. (RM/N-4)


Internasional | 9

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Korut Miliki Lokasi Pengayaan Uranium Baru

Pencarian Kapal Dihentikan Pemerintah Indonesia akan terus memantau perkembangan proses penyelamatan korban. Maya Puspita Sari

S

ETELAH lebih dari 30 jam menyusuri perairan Antartika tanpa hasil, tim penyelamat Selandia Baru akhirnya menghentikan upaya pencarian 17 anak buah kapal (ABK) yang hilang dalam tragedi tenggelamnya kapal nelayan milik Korea Selatan, Senin (13/12). Pusat Koordinasi Pencarian dan Keselamatan Selandia Baru memutuskan untuk menunda misi pencarian tanpa batas waktu yang jelas karena kecilnya peluang korban hilang mampu bertahan hidup dalam air laut bersuhu sekitar 2 derajat celsius selama lebih dari 2 jam. Kapal In Sung No 1 tenggelam di sekitar 2.200 kilometer di sebelah selatan Selandia Baru atau separuh jalan menuju Antartika. Dugaan sementara, kapal menabrak gunung es. Seluruh ABK yang berjumlah 42 orang tidak sempat memakai jaket pelampung karena insiden ini berlangsung sangat cepat. Kapal-kapal di sekitar lokasi kejadian berhasil menyelamatkan 20 ABK, yang terapungapung di laut lepas, serta mengangkut lima korban tewas.

Dari total 11 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal tersebut, 4 selamat dan 2 lainnya meninggal dunia. Sementara lima WNI masih dinyatakan hilang. Juru bicara koordinator tim penyelamat Dave Wilson mengatakan, sangat kecil kemungkinan 17 korban hilang bisa selamat dengan suhu air laut mendekati titik beku. “Samudra Selatan (Antartika) dikenal sebagai lautan yang mematikan. Siapa pun tanpa perlengkapan khusus seperti jaket pelampung akan meninggal hanya dalam waktu 10 menit.” Pusat Koordinasi Pencarian dan Keselamatan Selandia Baru meminta tiga kapal nelayan Korsel dan dua kapal nelayan Selandia Baru ikut membantu upaya pencarian. Namun, setelah lebih dari 30 jam, pencarian tersebut akhirnya dihentikan. “Sangat kecil kemungkinan seluruh korban yang hilang bisa ditemukan dalam kondisi masih bernyawa.” Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Michael Teene mengatakan, pemerintah terus memantau perkembangan pencarian dan penyelamatan korban. “Kita masih menunggu perkembang-

Sang Buldoser telah Tiada

REUTERS/POOL

FOTO KENANGAN: Richard Holbrooke (kiri) saat duduk bersama tentara pembebasan Kosovo di Junik, Kosovo, beberapa waktu lalu.

J

UMAT (10/12) pagi, di lantai tujuh Gedung Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Washington DC, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton sedang berdiskusi serius dengan Utusan Khusus AS untuk Afghanistan dan Pakistan Richard Holbrooke saat pria berusia 69 tahun itu tiba-tiba mengerang kesakitan. Dengan napas terengah, dia keluar dari ruangan dan bertemu staf medis Deplu AS. Tanpa menunggu terlalu lama, Holbrooke langsung dilarikan ke Rumah Sakit Universitas George Washington. Di sana, bapak dua putra itu menjalani operasi selama 20 jam untuk memperbaiki kebocoran aorta, pembuluh arteri terbesar pada tubuh yang membawa darah mengandung oksigen dari jantung. Setelah sukses dengan operasi pertama, tim dokter kembali membedah Holbrooke pada Senin (13/12). Operasi tersebut berjalan selama 7 jam. Alih-alih membaik, kondisi Holbrooke kritis. Kemarin, pria yang kerap dijuluki ‘sang Buldoser’ itu menghembuskan napas terakhir. Setelah menerima kabar

kematian Holbrooke, Presiden AS Barack Obama tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. “Michelle dan saya merasakan kesedihan mendalam atas kematian Richard Holbrooke, orang besar dalam kebijakan luar negeri Amerika yang membuat Amerika lebih kuat, lebih aman, dan lebih dihormati.” Hal senada diutarakan bos Holbrooke, Hillary Clinton. Mantan ibu negara itu menegaskan AS telah kehilangan salah seorang pelayan publik tertangguh dan paling berdedikasi. Holbrooke bergabung dengan staf diplomatik ‘Negeri Paman Sam’ pada masa pemerintahan Presiden John F Kennedy, 1962 silam. Dia fasih berbahasa Vietnam sehingga dikirim ke negara tersebut guna mewakili Badan Pembangunan Internasional di Delta Mekong. Sejak saat itu, dia selalu melayani bidang kebijakan luar negeri setiap pemerintahan presiden dari kubu Demokrat. Sejumlah pencapaian Holbrooke dan kegigihannya untuk menemukan solusi membuat alumnus Universitas Brown itu kerap dijuluki ‘Buldoser’. (Jer/AP/ BBC/Reuters/I-2)

REUTERS/MIN YOUNG-GYU/YONHAP

MENANGISI KELUARGA: Anggota keluarga anak buah kapal nelayan In Sung No 1 menangis saat mendengar kabar bahwa salah satu keluarganya tidak ditemukan, di Busan, Korea Selatan, Senin (13/12). an informasi dari pemerintah Korsel melalui kedutaan besar kita di Seoul,” ujarnya kepada Media Indonesia, kemarin. Pemerintah Indonesia, lanjutnya, menyerahkan keputusan untuk meneruskan atau menghentikan upaya pencarian korban kepada tim penyelamat dari Selandia Baru. Berdasarkan hukum kelautan internasional, Selandia Baru bertanggung jawab untuk mengoordinasi upaya pencarian

dan penyelamatan korban akibat kecelakaan kapal di sekitar wilayah perairan Antartika dan Samudra Pasifik Selatan. Hingga saat ini, penyebab pasti tenggelamnya kapal In Sung No 1 masih belum diketahui. Pasalnya, saat kecelakaan terjadi, kondisi cuaca cukup cerah, angin pun bertiup tidak terlalu kencang dan tidak ada pesan SOS yang dikirim dari kapal In Sung No 1. Kementerian Luar Negeri

Korsel mengatakan, ABK terdiri dari 8 warga Korsel, 8 warga China, 11 WNI, 11 warga Vietnam, 3 warga Filipina, dan 1 orang warga Rusia. Korban tewas di antaranya 2 WNI, 2 warga Korsel, dan 1 warga Vietnam. Wilson mengatakan, 20 ABK yang selamat sudah dievakuasi menggunakan kapal milik Korsel. (AP/I-1) mayapuspita@ mediaindonesia.com

PROGRAM nuklir Korea Utara kembali mendapat sorotan. Negeri komunis itu diam-diam tengah melakukan pengayaan uranium yang dapat digunakan untuk mengembangkan senjata nuklir di tiga atau empat lokasi. Seorang pejabat intelijen Korea Selatan kemarin mengungkapkan lokasi pengayaan uranium kali ini berbeda dari lokasi yang sudah diungkap pakar nuklir Amerika Serikat bulan lalu. “Fasilitas pengayaan uranium di Yongbyon yang diungkap pakar nuklir AS Siegfried Hecker bukan bagian dari tiga atau empat lokasi yang diduga keberadaannya oleh pakar Korsel dan AS,” kata seorang pejabat intelijen kepada surat kabar Chosun Ilbo. “Kami sudah memastikan tes pengayaan uranium yang sudah dilakukan Korut berada di lokasi terpisah,” lanjutnya. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korsel menolak mengomentari pernyataan pejabat tersebut. Terungkapnya lokasi baru pengayaan uranium ini menunjukkan negeri yang dipimpin Kim Jong-il itu terus mengembangkan program-program nuklirnya. Bulan lalu, Hecker yang mengunjungi fasilitas nuklir Yongbyon, mengungkapkan berbagai kemajuan dan modernisasi fasilitas nuklir negeri komunis itu. Hecker mengingatkan dunia agar benar-benar serius menanggapi program pengayaan uranium Korut. Ia juga mencurigai ada motif lain di balik pengayaan-pengayaan material

nuklir Korut tersebut. Selama ini, Korut telah memanfaatkan program nuklir itu sebagai alat tawar untuk mendapatkan bantuan. Para pakar mengatakan pengembangan nuklir menjadi cara paling efektif yang dapat dilakukan negeri terkucil itu dalam menghadapi tekanan negara-negara besar. Korut telah mengembangkan kembali program nuklirnya sejak perundingan enam negara terhenti dua tahun silam.

Situasi telah memanas dan kita menunggu situasi tersebut meledak.” Hajime Izumi Pengamat Selain mengayakan uranium, Korut telah melakukan sejumlah provokasi. Di antaranya dengan menenggelamkan sebuah kapal perang Korsel yang menewaskan 46 marinir dan menembakkan artileri ke sebuah pulau Korsel yang menewaskan empat orang November lalu. Para pakar menilai kekuatankekuatan regional telah gagal dalam menangani Korut. “Kebijakan kita telah gagal,” ujar Hajime Izumi dari Shizuoka Prefectural University di Jepang. “Situasi telah memanas dan kita menunggu situasi tersebut meledak.” (Hde/ Reuters/I-4)


10 | Jagat ON THIS DAY 1891 Naismith Ciptakan Basket JAMES Naismith adalah seorang penemu olahraga bola basket. Ia juga orang pertama yang memperkenalkan pemakaian helm dalam olahraga American football. Naismith bekerja sebagai guru pendidikan jasmani di YMCA International Training School di Springfield, Massachusetts, pada 1891. Ketika itu ia diajak mencari cara untuk menghilangkan kebosanan yang dialami murid-muridnya dalam pelajaran olahraga saat musim dingin. Kemudian, terinspirasi WIKIMEDIA.ORG sebuah permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario, Naismith menciptakan sebuah permainan. Ia menciptakan permainan yang kini dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891. Awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribel. Akibatnya, bola hanya dapat berpindah tangan melalui pass (lemparan). Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia disahkan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional.

1939 Gone with the Wind Diputar GONE with the Wind adalah sebuah novel Amerika karya Margaret Mitchell yang diterbitkan pada 1936. Novel ini memenangi Penghargaan Pulitzer pada 1937. Novel ini adalah salah satu novel terpopuler sepanjang masa. Karya Mitchell bercerita tentang kisah seorang wanita berjiwa pemberontak dari Georgia yang bernama Scarlett O’Hara. Dikisahkanlah hubungannya dengan sahabat, keluarga, serta kekasihnya di tengah Perang Saudara AS dan masa ‘Rekonstruksi’. WIKIMEDIA.ORG Pada 1938, kisah ini diangkat ke layar lebar. Film tersebut dibintangi Clark Gable sebagai Rhett Butler dan Vivien Leigh sebagai Scarlett O’Hara. Film ini mulai diputar di Atlanta, Georgia, pada 15 Desember 1939 dengan biaya produksi sekitar US$4 juta. Hingga kini, Gone with the Wind merupakan film dengan pemasukan terbesar sepanjang sejarah (sesuai perubahan inflasi). Film ini mendapatkan 13 nominasi Oscar dan memenangi delapan di antaranya. Gone with the Wind berhasil memecahkan rekor jumlah Oscar yang diterima.

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

02.33 WIB

Teheran, Iran

Menlu Dipecat tanpa Alasan yang Jelas

P

RESIDEN Iran Mahmoud Ahmadinejad memecat Menteri Luar Negeri Manouchehr Mottaki pada Senin (13/12). Posisi itu kemudian diisi ketua program nuklir Iran yang juga teman dekat Ahmadinejad, Ali Akbar Salehi. Pemecatan Manouchehr yang mengejutkan ini tidak disertai alasan yang jelas dari presiden. “Saya apresiasi kerja keras dan jasa Anda sebagai menteri luar negeri,” kata Ahmadinejad dalam surat tertulisnya kepada Manouchehr Mottaki, seperti yang dilansir kantor berita IRNA. Namun, beberapa kelompok melihat penggantian Manouchehr dengan Ali Akbar Salehi menunjukkan indikasi adanya ketidaksepemahaman antara presiden dan parlemen. Belakangan ini parlemen menuding Ahmadinejad lebih memusatkan kekuasaan di tangannya dan mengabaikan pendapat anggota parlemen. Selain itu, penggantian posisi tersebut juga mengindikasikan adanya kedekatan Mottaki de ngan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei dan sta tus Mottaki sebagai rival Ahmadinejad. Pengamat pun melihat adanya perubahan kebijakan luar negeri Iran yang berfokus pada program nuklir. “Langkah ini menunjukkan tidak hanya adanya tekanan, tetapi isu nuklir

juga sudah menjadi isu utama kebijakan luar negeri Iran,” kata pengamat hubungan luar negeri Iran dari Universitas Virginia di AS, Rasool Nafisi. Pengamat Iran asal Amerika Serikat, Trita Parsi, menulis bahwa penunjukan Salehi mengindikasi adanya ‘nuklirisasi’ dalam semua kebijakan

luar negeri Iran. Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan Iran mengambil langkah awal yang bagus dalam perundingan nuklir babak pertama dan berharap perundingan berikutnya tidak terpengaruh dengan digantinya Mottaki. Pencopotan Mottaki bisa

menyatakan kebijakan luar negeri Iran, termasuk soal perundingan nuklir, tidak akan terpengaruh oleh pergantian menlu. “Kami hanya menjalankan kebijakan yang sudah ditetapkan pemimpin tertinggi Iran,” kata juru bicara Kemenlu Ramin Mehmanparast. (*/AP/ Reuters/I-1)

saja mengindikasikan adanya sebuah upaya Iran untuk memperbaiki hubungannya dengan negara-negara Arab, yang juga sangat khawatir dengan kemungkinan dibuatnya senjata nuklir oleh Iran dan dukungan Iran terhadap kelompok militan di Timur Tengah. Sementara itu, Kemenlu Iran

REUTERS/RAHEB HOMAVANDI

DIBERHENTIKAN: Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki melambaikan tangan kepada wartawan di Bandara Mehrabad, Teheran, Iran, beberapa waktu lalu. Presiden Mahmoud Ahmadinejad memberhentikan Mottaki sebagai menlu Iran Senin (13/12) dengan alasan yang kurang jelas.

1961 Keputusan Mati Eichmann OTTO Adolf Eichmann adalah seorang obersturmbannfuhrer (setara dengan letnan kolonel) Schutzstaffel dan Nazi. Ia ditugaskan oleh Obergruppenfuhrer Reinhard Heydrich untuk memfasilitasi dan mengatur logistik deportasi massal ke ghetto-ghetto dan kamp konsentrasi di Eropa Timur. Setelah perang, ia pindah ke Argentina menggunakan laisser-passer (sejenis paspor) yang didapatkan secara curang. Paspor tersebut dikeluarkan Palang Merah Internasional. WIKIMEDIA.ORG Eichmann tinggal di sana dengan identitas palsu. Ia ditangkap oleh agen Mossad dari Israel di Argentina. Ia diadili di pengadilan Israel atas 15 dakwaan kriminal. Dakwaan tersebut termasuk kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang. Pengadilan Eichmann bermula pada 11 April 1961 dan selesai pada 15 Desember 1961. Pada hari terakhir diputuskan, Eichmann dijatuhi hukuman mati. Banding terhadap hukuman itu gagal. Ia digantung pada 31 Mei 1962, tengah malam.

1966 Walt Disney Meninggal Dunia WALTER Elias Disney atau populer sebagai Walt Disney adalah produser film, sutradara, animator, dan pengisi suara dari Amerika Serikat. Bersama saudara kandungnya, Roy Oliver Disney, Walt mendirikan The Walt Disney Company dan sekarang terkenal dengan berbagai film dan taman bermainnya, seperti Disneyland atau Disney Resort Paris. Walt lahir di Chicago, Illinois, dengan orang tua bernama Elias Disney dan Flora Call. Pada Perang Dunia I, Walt berpartisipasi WIKIMEDIA.ORG sebagai sopir ambulans di usia 16 tahun. Walt mengaku lahir pada 1900 (mestinya 1901) agar dapat diikutsertakan. Pada 1922, Walt mendirikan Laugh-O-Grams, Inc yang menyajikan kartun dari cerita-cerita dongeng. Serial tersebut populer tapi tidak menghasilkan laba. Barulah, ketika Walt pergi ke Hollywood membawa ‘Alice in Wonderland’, kisah kesuksesan Walt dimulai.

13.15 WIB

14.42 WIB

Stockholm, Swedia

Pengebom Cari Korban Besar PENGEBOM bunuh diri di Stockholm, Swedia, pada Sabtu (11/12), disebutkan ingin menjatuhkan korban jiwa sebanyakbanyaknya. Sementara itu Kepala Kejak saan Tomas Lindstrand menyatakan pihak berwajib yakin bahwa laki-laki yang meledakkan diri itu adalah kelahiran Irak bernama Taimour Abdulwahab al-Abdaly. Dia tewas dalam ledakan bom itu, yang menyebabkan dua warga luka-luka. Saat ini polisi Swedia sedang menyelidiki target utama AlAbdaly sebelum bom meledak 17.12 WIB

lebih awal di tubuhnya. “Dia memakai sabuk bom, membawa tas punggung berisi bom, dan sebuah benda mirip bom bertekanan tinggi. Jika bawaannya meledak bersamaan, pasti ledakannya sangat besar,” jelas Lindstrand. Bom yang dibawa Al-Abdaly tampaknya meledak sebelum waktunya. “Di mana sasaran sebenarnya, kami belum tahu,” tambah Lindstrand. “Di sekitar ledakan itu terdapat pusat perbelanjaan yang ramai bernama Aahlens. Selain itu di sekitar itu juga terdapat stasiun kereta.” (Yan/AP/BBC/I-1)

London, Inggris

Assange Ajukan Jaminan Pembebasan PENDIRI WikiLeaks Julian Assange dijadwalkan menghadiri persidangan di London pada Selasa (14/12) waktu setempat. Ini terkait keinginannya untuk menolak ekstradisi ke Swedia terkait proses investigasi tuduhan kasus pelecehan seksual. Selain itu, pihak Assange berusaha menawarkan jaminan untuk memperoleh kebebasannya setelah ditahan di penjara Inggris selama satu pekan. Assange harus menjawab tuduhan tindak pelecehan seksual kepada dua perempuan di tempat terpisah di Swedia pada musim panas lalu.

REUTERS/LUKE MACGREGOR/FILES

Persidangan akan dipimpin mantan hakim PBB untuk pengadilan khusus Sierra Le-

one yang memiliki spesialisasi ka sus kebebasan berbicara, Geoffrey Robertson. Di Swedia, seseorang yang melakukan tindak seksual dengan orang yang pingsan, mabuk, atau tidur dapat dijerat tindakan pemerkosaan dan diancam hukuman penjara 6 tahun. Para pendukung Julian Assange berencana berdemo di depan pengadilan. Selain itu beberapa pendukungnya juga termotivasi untuk memublikasikan sekitar 250 ribu surat kabel rahasia diplomatik AS yang dilarang pemerintah Swedia. (*/AP/I-1)

Roma, Italia

Berlusconi Lolos dari Mosi tidak Percaya PERDANA Menteri Italia Silvio Berlusconi lolos dari mosi tidak percaya di Senat Italia dengan 162 suara melawan 135 suara. Namun, dia masih harus menghadapi voting di majelis rendah parlemen yang bisa memaksanya mundur dari jabatan. Terdapat 630 deputi di majelis rendah dan secara teori Ber lusconi memerlukan 316 suara untuk menang. Namun,

15 Desember l bbc|history|*|Tim Riset MI AP/RICCARDO DE LUCA

jumlah sebenarnya mungkin lebih kecil karena ada beberapa anggota parlemen oposisi yang absen. Jika kalah di majelis itu, Berlusconi harus mundur dan Presiden Giorgio Napolitano harus menunjuk pemerintah baru atau meminta diselenggarakannya pemilu yang seharusnya baru terjadi pada 2013. Tetapi, kalaupun Berlusconi memenangi voting majelis rendah, prospek jangka panjang

pemerintahannya tetap tidak menentu. Posisi kubu Berlusconi jika menjadi minoritas di parlemen akan membuat beberapa langkah reformasi ekonomi sulit menjadi kenyataan. Sementara itu, polisi memblokade wilayah pusat Roma untuk menghentikan kedatangan ribuan pengunjuk rasa antipemerintah dari kalangan mahasiswa dan oposisi. (*/AP/ Reuters/I-1)


Humaniora | 11

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Pengaduan Meningkat Kredibilitas KPI Diuji

Kemenkes Dinilai Lamban Bentuk PP

MELONJAKNYA jumlah pengaduan dari masyarakat terhadap tayangan di televisi menjadi ujian ketegasan bagi Ko misi Penyiaran Indonesia (KPI). Mereka mesti mengubah pendekatan agar lebih dihargai lembaga penyiaran. Dua hari lalu, Ketua KPI Dadang Hidayat mengungkapkan pihaknya menerima 20 ribu peng aduan dari masyarakat tentang konten penyiaran di televisi sejak Januari hingga November 2010. Jumlah itu meningkat tajam ketimbang 2009 yang hanya 7.500 pengaduan. Kebanyakan pengaduan, jelasnya, mengenai konten infotainment yang mencapai 80%. Menurut pakar komunikasi Universitas Indonesia Alois A Nugroho, fakta tersebut selain mencerminkan bahwa ma syarakat semakin kritis, juga menguji keberadaan KPI. ‘’Hal ini bisa terjadi karena KPI kurang menyadari bahwa me reka adalah komisi yang dibiayai APBN sehingga tidak boleh semata-mata seperti LSM bekerjanya. KPI harus melakukan tindakan yang tegas bagi mereka yang melanggar,’’ tegasnya, kemarin. Alois menilai, KPI saat ini

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) terlalu lamban menyelesaikan peraturan pemerintah (PP) yang mendukung Undang-Undang No 36/2009 tentang Kesehatan. Kelambanan itu dapat mengganjal pelaksanaan jaminan atas hak kesehatan warga negara. Ketua Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP) Ninuk Widyantoro mengemukakan, seharusnya PP turunan UU Kesehatan tersebut sudah ada setahun setelah UU disahkan. ‘’Undang-undang ini disahkan pada 16 Oktober 2009, paling tidak saat ini sudah ada PP. Hal ini sendiri jelas tercantum dalam UU itu yaitu Pasal 202,’’ kata Ninuk di Sekretariat YKP, Jakarta, kemarin. Ninuk pun mengingatkan agar pemerintah tidak mengulangi kesalahan masa lalu, yakni ketika UU No 23/1992 ten tang Kesehatan itu tidak bisa dilaksanakan karena tidak dilengkapi PP. ‘’PP itu sangat diperlukan agar hak-hak kesehatan masyarakat tidak tertunda-tunda lagi,’’ seru Ninuk. Ninuk mencontohkan hakhak kesehatan masyarakat yang perlu diatur dalam PP seperti bagaimana cara untuk menangani

SEKILAS ANTARA/DEDHEZ ANGGARA

PENANDA MUSIM HUJAN: Bunga Raflesia tumbuh di kebun mangga Desa Pawidean, Indramayu, Jawa Barat, kemarin. Warga meyakini munculnya bunga Raflesia sebagai pertanda musim hujan masih terus terjadi pada beberapa bulan ke depan.

Undang-undang ini disahkan pada 16 Oktober 2009, paling tidak saat ini sudah ada PP.” Ketua Yayasan Kesehatan Perempuan

S

ETIAP kali hujan deras melanda, Kepala Sekolah Yayasan Pembinaan Orang Cacat (YPAC) Jakarta Riendarti harus bersiap memulangkan muridmuridnya lebih awal. “Sudah bisa dipastikan akan banjir,” tandasnya. Penegasan itu sekaligus penekanan Riendiarti atas nasib lembaga yang dia pimpin. Juga keprihatinan terhadap anak-anak didiknya yang sebenarnya sudah harus memikul beban hidup tak ringan. Murid-murid sekolah yang terletak di Jl Hang Lekiu III No 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu memang bukan anakanak normal. Mereka penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian khusus. Tak kurang dari 90 anak menuntut ilmu di sekolah ini di tengah

Bobot UN yang diperkirakan 60% masih dianggap tidak proporsional untuk siswa. Sidik Pramono

K

ESEPAKATAN digelarnya ujian nasional (UN) tahun depan dengan formula baru yang masih akan dirundingkan lagi antara Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Komisi X DPR dalam waktu dekat dianggap mencederai keinginan para guru dan tidak adil bagi siswa. ‘’Guru akan jadi korban karena harus dipacu untuk terus mempersiapkan siswa mereka menghadapi UN, mengingat bobot UN sekitar 60% dari penilaian kelulusan. Sistem ini tetap tidak memberikan rasa ke adilan pada peserta didik karena bobot UN yang nilainya besar,’’ ungkap Ketua Umum Forum Guru Independen Indonesia (FGII) Suparman di Jakarta, kemarin. Dengan formula itu, kata Suparman, UN bisa memveto penilaian kelulusan, terutama apabila menggunakan formula (rumus) yang direkomendasikan Kemendiknas dalam rapat

kerja Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh dengan Komisi X DPR pada Senin (13/12) lalu. Pada rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi X Mahyudin itu, Kemendiknas merekomendasikan penentuan nilai kelulusan akan ditentukan dua komponen, yakni nilai UN dan nilai ujian sekolah (US). Namun, Komisi X DPR ingin agar nilai rapor siswa selama tiga tahun diperhitungkan. Akhirnya, pada rapat kerja itu disepakati, nilai UN, nilai US, dan nilai rapor siswa akan jadi penilaian kelulusan dengan formula yang nantinya dibicarakan dalam rapat kerja mendatang. Untuk itu, Suparman meminta agar bobot UN tidak sebesar 60% karena itu dikhawatirkan akan memveto nilai US dan nilai rapor siswa selama tiga tahun. ‘’Ini yang kami dorong agar pada rapat kerja mendatang bisa dihasilkan formula adil bagi guru dan siswa.’’ Sama halnya dengan Suparman, pengamat pendidikan dari Perguruan Taman Siswa Ki Darmaningtyas menilai UN

DOK MI

Arissetyanto Nugroho Pengamat pendidikan

dengan ‘bungkus baru’, yakni dengan formula penilaian kelulusan yang belum ditetapkan itu, tetap rumit. ‘’Ini akal-akalan pemerintah dan Komisi X DPR saja. Mestinya penilaian kelulusan cukup dengan nilai rapor, nilai US, dan ulangan di semester akhir saja. Adapun nilai UN untuk pemetaan mutu dan parameter penerimaan siswa di sekolah berikutnya. Jadi, kembalikan saja seperti konsep EBTA dan ebtanas di masa lalu.’’ Persentase 50-50 Serupa dengan Darmaningtyas, pengamat pendidikan Universitas Mercu Buana (UMB) Arissetyanto Nugroho meng-

Kemenkominfo Abaikan IndoLeaks KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tidak mau buang energi mem fokuskan diri terhadap kehadiran situs IndoLeaks, situs versi Indonesia sejenis situs WikiLeaks yang mengungkap dokumen-dokumen rahasia miMI/M IRFAN lik AS dan 45 negara lain. ‘’Kehadiran situs IndoLeaks itu Tifatul Sembiring hanya memboncengi WikiLeaks Menkominfo yang sudah tenar dan hanya mencari popularitas,’’ ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring ketika dihubungi Media Indonesia, kemarin. Oleh karena itu, kata Tifatul, Kemenkominfo belum mau menyelidiki situs IndoLeaks tersebut. ‘’Apalagi keberadaan situs itu dari yang saya dengar berada di luar negeri, jadi sulit ditutup dan dijerat UU Informasi dan Transaksi Elektronik.’’ (*/H-2)

Formula Kelulusan Tetap tidak Adil

Ninuk Widyantoro

korban perkosaan, rumah sakit mana yang menjadi rujukan, lalu bagaimana untuk meningkatkan kesehatan reproduksi. ‘’Hal ini harus jelas. Oleh karena itu, PP ini dibutuhkan dan mestinya PP tersebut menjadi prioritas kerja dari Kemenkes,’’ kata Ninuk. Serupa halnya dengan Ninuk, Ketua Pengurus Mitra Perempuan Rita Serena Kolibonso juga meminta Kemenkes memberikan penjelasan kepada publik kapan PP itu akan diumumkan. Jika tidak, hak-hak kesehatan masyarakat semakin terabaikan, terutama bagi kaum ibu. Apalagi, ujar Rita, berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2010, tingkat kematian ibu mencapai 228 per 100 ribu. ‘’Semua itu jadi kematian yang sia-sia karena tidak adanya petunjuk pelaksanaan,’’ ujar Ninuk. Rita juga menekankan, dari 205 pasal yang ada dalam UU No 36/2009, ada 28 pasal yang perlu dilengkapi dengan PP. ‘’Kami berharap YKP bersama 23 perwakilan dari lembaga masyarakat ikut dilibatkan me nyusun draf PP dari UU Ke sehatan No 36/2009 ini.’’ (*/H-2)

cenderung melakukan rutinitas. ‘’Dibilang tidak bekerja ya tidak juga, tetapi KPI harus punya taji jangan mandul. Siaran harus bisa memberikan informasi dan wawasan bagi pemirsa, bukan yang menyesatkan dan membodohi masyarakat sehingga bangsa ini menjadi cerdas. Dan ini tugas dari KPI untuk mengawasinya.’’ Di tempat terpisah, akademikus Azyumardi Azra menyatakan tingginya pengaduan masyarakat terhadap tayangan televisi pertanda meningkatnya kesadaran ma sya rakat akan pemenuhan program yang berkualitas. “Kebanyakan tayangan televisi sekarang kan mengejar rating sehingga melanggar kepantasan,” tandasnya. Mantan Rektor UIN Jakarta itu mengingatkan, lembaga penyiaran wajib mengutamakan peran edukatif sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada publik. Karena itu, perlu ketegasan untuk menjawab penyimpangan yang mereka lakukan. ‘’Jika stasiun televisi masih membandel, ajukan saja ke ranah hukum. KPI juga mesti lebih tegas dengan memberikan sanksi sesuai ketentuan.’’ (Bay/*/H-1)

usulkan formula kelulusan siswa sebaiknya dikembalikan pada konsep EBTA/ebtanas. ‘’Jikapun ada rumusan baru, harusnya dibuat persentase 5050 antara UN dan US. Jadi, agar bisa adil,’’ jelas Arissetyanto yang juga Rektor UMB itu. Ia pun menyarankan penentu kelulusan siswa dikembalikan kepada guru. ‘’Sesuai UU Sistem Pendidikan Nasional, evaluasi peserta didik itu dilakukan guru, bukan pemerintah, dan di imbangi dengan peningkatan kualitas guru.’’ Meski banyak kalangan menilai tidak adil, Komisi X kini terlihat sudah bersimpuh pada pemerintah. Anggota Komisi X Fraksi PDIP Wayan Koster, misalnya, mengungkapkan formula kelulusan peserta didik yang disepakati yakni menggabungkan nilai UN, US, dan nilai rapor itu sudah cukup adil. “Itu sudah adil. US, nilai rapor, sudah mewakili guru. Nilai UN untuk mendorong mutu pendidikan nasional.’’ (*/H-1) sidikpr @mediaindonesia.com

61 Ilmuwan Hadiri Pertemuan I-4 SEDIKITNYA 61 ilmuwan Indonesia yang berada di luar negeri akan menghadiri pertemuan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4), di Jakarta, 16-18 Desember mendatang. ‘’Kegiatan ini merupakan pertemuan antara ilmuwan anggota I-4 di luar negeri, para ilmuwan Indonesia di dalam negeri, dan juga para pemangku kepentingan di Indonesia,’’ kata Ketua Panitia I-4 Willy Sakareza, di Kantor Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta, kemarin. Menurut rencana, ungkap Willy, dalam pertemuan itu, I-4 juga akan menggagas gerakan untuk mengumpulkan para ilmuwan Indonesia untuk mengabdi pada Tanah Air. ‘’Hingga kini, sudah 50 orang dari 2.500 ilmuwan (pendidikan S-3) yang pulang kampung dan mengabdi untuk menggalakkan riset bersama fisikawan Yohannes Surya.’’ (Dik/H-1)

Perairan Bangka Belitung Tercemar KERUSAKAN terumbu karang di perairan Bangka Belitung akan makin meluas jika penambangan pasir timah lepas pantai dibiarkan beraktivitas terus dan tidak segera dihentikan. ‘’Aktivitas kapal isap dan tambang inkonvensional (TI) apung di perairan Bangka Belitung itu membuat perairan jadi keruh karena limbah timah yang dibuang menyebabkan lumpur yang menutupi karang. Karang adalah makhluk hidup, ketika tertutupi, ia akan mati seperti di Pulau Pemuja yang dulu karangnya bagus kini luluh lantak,’’ ungkap peneliti terumbu karang Universitas Bangka Belitung Indra Ambalika di Bangka Belitung, kemarin. Untuk itu, ia berharap, pemerintah pusat dapat segera bertindak dengan melarang aktivitas kapal isap maupun TI apung di perairan Bangka Belitung untuk menyelamatkan terumbu karang dari limbah timah. (RF/H-2)

Upaya YPAC Jakarta untuk kembali Eksis keterbatasan. Tentu saja, banjir yang kerap melanda mengganggu kegiatan belajar mereka. Saluran di sekitar sekolah tidak mampu menampung air hujan, banjir pun sering menggenangi bangunan yang berdiri pada 1954 itu. “Setiap tahun pasti kebanjiran. Buku-buku dan perabotan banyak yang rusak akibat banjir,” papar Rien, sapaan Riendiarti, yang telah mengabdi di YPAC sejak 1975. Ia tak mengada-ada. Saat Media Indonesia menyambangi sekolah tersebut pekan lalu, tampak nyata bekas banjir di tembok. “Lihat sendiri tingginya sampai selutut kaki orang dewasa,” tunjuk Rien. Kondisi tersebut mencetuskan ide para

pengurus untuk merenovasi bangunan dengan menaikkan ketinggian lantai. Beruntung, sekitar dua tahun lalu, sekolah ini menerima bantuan dana dari masyarakat Jepang. Tapi dana yang ada tidak cukup untuk mengamankan seluruh bangunan dari banjir. ‘’YPAC Jakarta memiliki lima bangunan. Masih ada satu bangunan dan halaman yang belum dinaikkan.’’ Banjir hanyalah satu dari sekian masalah yang dihadapi YPAC. Berawal dari Solo, yayasan ini menyebar ke seluruh Nusantara, tetapi sangat tidak mudah untuk bisa eksis. Ketua Umum Dewan Pengurus YPAC Jakarta Purnamawati Muki Reksoprojo menuturkan, lembaganya butuh

DOK YPAC

BANJIR: Suasana Sekolah Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) di Jakarta yang selalu banjir apabila hujan datang, beberapa waktu lalu.

pengenalan di masyarakat luas. “Selama ini pengenalan kita hanya dilakukan dari mulut ke mulut,” tuturnya. Kiprah YPAC Jakarta pun mengalami pasang surut. Bahkan, sudah sekitar 20 tahun tak ada kegiatan berarti yang mereka lakukan, selain fokus pada pembinaan internal sekolah. Selama dua dasawarsa, YPAC Jakarta tidak menunjukkan keberadaan penyandang disabilitas. ‘’Selain masalah dana, publikasi kami memang kurang maksimal.’’ Kini, semangat kebangkitan menggelora dalam diri pengurus. Tuntutan mendesak untuk merenovasi bangunan sekolah memaksa Purnamawati dan kawankawan turun gunung. ‘’Kita

harus bangkit lagi,’’ tegasnya. Maka, YPAC Jakarta menginisiasi malam penggalangan dana di bilangan Kuningan, Jakarta, Rabu (8/12) lalu. “Meski dana kotor yang terkumpul malam itu (sekitar Rp500 juta) hanya separuh dari kebutuhan renovasi, kita akan jalankan renovasi secepatnya.’’ Purnamawati menegaskan, penyandang disabilitas punya hak yang sama baik di bidang pendidikan maupun kesehatan. “Sekian tahun di dalam kepengurusan, juga sebagai seorang ibu, saya bisa merasakan apa yang dirasakan para orang tua mengenai kondisi anak mereka.’’ “Salah satu tujuan kita adalah membina agar penyandang disabilitas ini bisa bersosialisasi, sehingga tidak terkucilkan,” timpal Riendarti. (*/H-1)


12 | Kesehatan

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Setelah Sendi lalu Jantung Sekitar 70% pasien artritis rematoid meninggal karena komplikasi penyakit jantung dan pembuluh darah. Eni Kartinah

A

Dalam pengobatan artritis rematoid, deteksi dan penanganan dini menjadi kunci keberhasilan.’’ Prof dr Harry Isbagio Guru Besar Divisi Reumatologi FKUI/RS Cipto Mangunkusumo

RTRITIS rematoid merupakan salah satu penyakit persendian. Penyakit autoimun ini menyebabkan sendi-sendi penderita bengkak, kaku, dan nyeri. Dampak lanjutannya adalah cacat permanen. Jari-jari tangan dan kaki tertekuk, sukar diluruskan. Dampak artritis rematoid ternyata tidak berhenti pada rusaknya sendi semata. Ternyata, penyakit ini juga memicu komplikasi pembuluh darah dan jantung (kardiovaskular). Data menunjukkan pasien artritis rematoid berisiko menderita penyakit kardiovaskular 1,6 kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang sehat. ‘’Sekitar 70% pasien artritis rematoid meninggal karena komplikasi kardiovaskular,’’ ujar rematolog dr Laniyati Hamijoyo, staf pengajar Subbagian Reumatologi Bagian Ilmu Penyakit Dalam FK Unpad/RS Hasan Sadikin Bandung, pada diskusi kesehatan di Jakarta, baru-baru ini. Bagaimana artritis bisa menimbulkan komplikasi penyakit jantung? Lani menjelaskan, semua berpangkal pada reaksi

peradangan. Artritis rematoid, lanjut Lani, terjadi karena kelainan pada sistem kekebalan tubuh. Kelainan itu menyebabkan membran sendi meradang. Akibat rangsang peradangan yang ada, muncullah zat-zat peradangan, seperti IL-6 dan CRP. Nah, zat-zat tersebut, bersamasama dengan kolesterol jahat dan tumpukan lemak, berperan membentuk lapisan plak pada pembuluh darah (proses aterosklerosis). Lapisan plak yang terus menebal seiring waktu menyebabkan diameter pembuluh darah kian sempit. Suatu saat, lapisan plak itu bisa pecah. Sistem pertahanan tubuh segera memerintahkan darah untuk membeku menutup luka pada lokasi pecahnya plak. Namun karena lokasinya sudah menyempit, bekuan darah itu justru menyumbat pembuluh darah. Jika penyumbatan itu terjadi pada pembuluh darah jantung (koroner), timbullah penyakit jantung koroner. Selain berupa jantung koroner, komplikasi kardiovaskular lainnya adalah infark miokard (kerusakan otot jantung), dan perikarditis (radang selaput jantung). ‘‘Kejadian kardiovaskular berhubungan langsung dengan

peningkatan peradangan sistemik yang terjadi di luar sendi,’’ ujar Lani. Lani menambahkan, peningkatan aterosklerosis dimulai sejak fase awal artritis rematoid. Hal ini terkait langsung dengan kadar CRP dalam darah penderita. Semakin banyak reaksi peradangan yang terjadi dalam tubuh penderita artritis rematoid, pembentukan plak juga semakin meningkat. Artinya, semakin parah kondisi artritis

rematoid seseorang, semakin tinggi risikonya mendapat penyakit jantung. Untuk mengantisipasi risiko komplikasi tersebut, penderita artritis rematoid disarankan menjalani pemeriksaan untuk menilai risiko penyakit jantung. Penderita juga harus menjalani gaya hidup sehat untuk menghindari faktor-faktor risiko penyakit jantung lain, misalnya menghindari rokok, menjaga berat badan tetap ide-

Cara Cerdas Taklukkan si Picky Eater PERILAKU anak yang suka pilih-pilih jenis makanan kerap menjadi masalah bagi orang tua. Terlebih bila anak menolak makan makanan sehat, seperti sayur atau buah. Anak yang berperilaku demikian dikenal sebagai picky eater. Menurut spesialis metabolisme dan nutrisi anak RS Cipto Mangunkusumo Jakarta Aryono Hendarto, jumlah picky eater cukup banyak. Terbukti ada lebih dari 50% orang tua yang melaporkan anak-anak mereka tergolong pemilih makanan. ’’Sebanyak 27,3% orang tua mengeluh anaknya hanya ingin mengonsumsi makanan lumat atau cair saja,’’ ujar Aryono. Perilaku picky eater biasanya terjadi pada usia 1-5 tahun. Penyebabnya beragam, antara lain karena penyakit organik atau sariawan, sangat aktif, pemilih, kolik, alergi, dan trauma. “Untuk mengatasinya, harus dilakukan tiga penanganan, yakni edukasi orang tua, pembentukan perilaku anak, dan memberikan suplementasi agar nutrisi seimbang,” ujar Aryono pada peluncuran situs www. pickyeating.co.id, di Jakarta,

ANTARA/PUSPA PERWITASARI

KENALKAN NUTRISI: Orang tua perlu memperkenalkan ragam nutrisi sejak dini kepada anak, mengembangkan pola makan yang benar, dan menjadi contoh dalam mengonsumsi makanan sehat. beberapa waktu lalu. Picky eater muncul karena faktor makanan, anak, dan pemberi makan. Untuk itu, perlu dipahami bahwa makan sebenarnya merupakan proses yang harus dipelajari dan bukan naluri. Perilaku makan yang baik dapat dibentuk dengan sejumlah upaya. Ketika memberikan

makanan, jangan ada distraksi (gangguan) seperti televisi dan mainan, berikan pujian ketika makanan habis, serta suasana makan harus menyenangkan untuk menghindari stres dan trauma anak. “Suplementasi makanan cair yang berkalori tinggi kerap diperlukan untuk mencegah kekurangan nutrisi. Namun

perlu diingat, makanan cair hanya digunakan untuk suplementasi, bukan pengganti menu sehari-hari,” jelas Aryono.

30 menit Pada kesempatan sama, psikiater anak RS Cipto Mangunkusumo Tjhin Wiguna mengingatkan orang tua agar jangan pernah memaksa anak

untuk makan dan menghabiskan makan karena akan berisiko mengganggu emosional dan mental anak. Makan bukan hanya merupakan sumber nutrisi, tetapi juga merupakan kesempatan untuk belajar dan berinteraksi. “Anak boleh saja menentukan kapan makan dan ingin apa saja selama makanan itu sehat,’’ ujar Tjhin. Ia menambahkan, waktu makan anak tidak boleh lebih dari 30 menit. Bila selama 30 menit makanan tidak dihabiskan, dapat dicoba pada waktu makan berikut. Karena bila lebih dari 30 menit, posisi tawar anak menjadi kuat untuk menambah waktu makan dan mulut anak juga capek. Tjhin mengatakan orang tua perlu terlibat aktif memperkenalkan asupan gizi atau nutrisi sejak dini dan mengembangkan pola makan dengan benar, serta menjadi contoh dalam mengonsumsi makanan sehat. “Makan adalah proses seumur hidup dan orang tua harus mampu menciptakan lingkungan yang menarik minat anak tanpa adanya tekanan,” tutup Tjhin. (Sus/S-3)

Pelihara Kesehatan dengan Nutrisi Baik MENCAPAI kesehatan optimal di zaman modern ini memang agak sulit. Pencemaran lingkungan, stres, makanan yang marak dengan bahan pengawet berbahaya, serta cara olah makanan yang tidak bisa menjaga kandungan gizi menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit kelainan metabolis maupun degeneratif, seperti jantung koroner, stroke, hipertensi, atau diabetes. Para pakar kesehatan menganjurkan agar masyarakat mengonsumsi makanan alami yang mengandung antioksidan sehingga tubuh mampu melawan radikal bebas yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Antioksidan alami banyak terdapat dalam beberapa jenis buah, tanaman herbal, dan sayuran. Misalnya, delima mengandung antioksidan tiga kali lipat lebih tinggi daripada anggur merah.

“Jus delima berpotensi mencegah metastasis sel kanker prostat ke tulang,” ujar Peneliti University of California, Manuela Martins-Green, pada laman Advancement of Science. Buah lain yang terkenal mengandung antioksidan adalah acai, blueberry, dan teh hijau. Cranberry terkenal dengan senyawa proanthocyanidins yang baik untuk saluran kencing, melawan virus pencernaan, daya tahan tubuh, dan menyeimbangkan kadar kolesterol. Lycium meningkatkan ketajaman penglihatan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menghilangkan kelelahan. Red raspberry membantu menghambat proses penuaan karena mengandung asam allagic. Aneka jenis anggur dengan kandungan anthocyanin, polifenol, dan flavonoid membantu meningkatkan kesehatan jantung dan fungsi otak, me-

ngurangi kadar kolesterol jahat, serta menjadi antivirus. “Semua jenis buah tersebut, bila disatukan jadi jus, bisa membantu tubuh melawan radikal bebas, meningkatkan stamina, konsentrasi, daya tahan tubuh, dan kesehatan jantung serta pembuluh darah,” ujar Lilyana Purnamasari, Marketing Exekutive of PT Synergy Worldwide Indonesia, beberapa waktu lalu di Jakarta. Dalam acara 2010 Jakarta Southeast Asia Regional Summit, Erwin M Dumalang, General Manager of Synergy WorldWide, mengatakan salah satu cara mencapai kesehatan optimal adalah dengan sistem nutrisi yang baik. Nutrisi tersebut bisa didapatkan lewat suplemen. “Namun, hingga kini masih sulit menyinergikan antara pencegahan penyakit secara alamiah dan modern melalui produk makanan tambahan

karena membutuhkan pengetahuan dan keahlian khusus,” ujar Erwin. Sebagai produsen makanan kesehatan, lanjutnya, Synergy memiliki sistem nutrisi dengan sebutan vital 3, yakni membangun fondasi kuat untuk kesehatan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan antioksidan, dan mendukung sistem peredaran d a r a h u n t u k kesehatan jantung jangka panjang. (Ros/S-3)

al, olahraga teratur ‘‘Dan tentunya, penderita harus menjalani pengobatan rematoid artritis secara tepat,’’ jelas Lani.

Penanganan dini Dalam pengobatan artritis rematoid, deteksi dan penanganan dini menjadi kunci keberhasilan. Sayangnya, di Indonesia keterlambatan penanganan masih banyak terjadi. Alhasil, banyak penderita menjadi cacat permanen.

‘‘Penyebab keterlambatan itu beragam. Antara lain, menganggap nyeri yang dialami adalah nyeri sendi biasa, salah diagnosis sehingga tidak dirujuk ke reumatolog, serta kesulitan mengakses reumatolog,’’ jelas Guru Besar Divisi Reumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RS Cipto Mangunkusumo, Prof dr Harry Isbagio, pada kesempatan sama. Harry menjelaskan, artritis rematoid merupakan penyakit yang sangat progresif dan paling sering menyebabkan kecacatan. Tanpa pengobatan, kerusakan sendi bahkan sudah mulai terjadi pada 6 bulan pertama terserang penyakit ini dan cacat akan terjadi setelah 2-3 tahun. ’’Sebanyak 40%-85% pasien akan tidak mampu bekerja setelah 8-10 tahun mengalami gejala,’’ imbuh Harry. Karena sifatnya yang progresif, artritis rematoid memerlukan terapi yang progresif pula. Terapi memang tidak dapat memperbaiki kerusakan sendi yang telah terjadi atau menyembuhkan penyakitnya. Namun, pengobatan agresif dapat memperbaiki fungsi sendi dan mencegah kecacatan. ‘‘Pengobatan dini terbukti menentukan keberhasilan terapi,’’ imbuh Harry. Obat artritis rematoid terus berkembang dari waktu ke waktu. Generasi terbaru adalah tocilizumab yang bekerja dengan cara menghambat penempelan IL-6 pada reseptornya. IL-6 adalah sejenis protein yang memicu peradangan, pangkal terjadinya artritis rematoid. Penyebab pasti artritis rematoid masih jadi misteri. Namun yang jelas, penyakit ini bisa menyerang siapa saja. Waspadai gejalanya! eni@mediaindonesia.com

INFO Bahaya Sakit Kepala Sekunder SAKIT kepala umum dialami hampir setiap orang. Namun, waspadai bila sakit kepala Anda tidak kunjung sembuh. Bisa jadi yang Anda alami lebih dari sekadar sakit kepala. ‘’Yang umum dialami masyarakat adalah sakit kepala sekunder, seperti tipe migrain, tegang, dan klaster. Yang perlu diwaspadai adalah sakit kepala sekunder,’’ ujar spesialis saraf RS Mitra Keluarga Cikarang Mohamad Imam Santoso, pada seminar kesehatan, beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan, sakit kepala sekunder adalah sakit kepala yang menjadi gejala penyakit berbahaya. Misalnya, gejala tumor otak, hidrosefalus, meningitis, atau perdarahan otak. Sakit kepala sekunder ini punya gejala khas. Antara lain berlangsung lebih dari enam bulan dan tidak membaik meski sudah diobati, intensitasnya makin tinggi, lokasi sakit menetap, disertai perubahan mental, demam, kejang, dan mual atau muntah. ‘’Jika menjumpai gejala-gejala itu, periksakan segera ke rumah sakit. Dokter akan melakukan pemeriksaan radiologi untuk memastikan kondisi dalam kepala,’’ imbuh Imam. (*/S-3)

Tahan Lapar dengan Menu Rendah IG MENU sarapan yang terdiri dari sumber karbohidrat dengan indeks glikemik (IG) rendah ternyata mampu mencegah makan siang dengan porsi berlebih. Baru-baru ini, pakar pangan dari Institut Pertanian Bogor Made Astawan mengadakan penelitian dengan responden 20 orang. Masing-masing diberi sarapan roti cokelat (100 gram) di minggu pertama, kemudian fruit soy bar Soyjoy (100 gr) di minggu kedua, dan di minggu ketiga tidak diberi sarapan. Setiap siang mereka diberi makan siang berupa nasi uduk 125 gram. Hasilnya, orang yang tidak sarapan cenderung menambah porsi makan siangnya untuk mengenyangkan perut. Sementara orang yang sarapan fruit soy bar saat makan siang sesuai porsi, dan orang yang sarapan roti cokelat cenderung menambah porsi makan meski jumlahnya tidak sebanyak orang yang tanpa sarapan. Disimpulkan, makanan jenis rendah IG, dalam hal ini diwakili fruit soy bar, memberi efek kenyang lebih lama. ‘’Ini karena makanan rendah IG dimetabolisme tubuh secara lambat, sedangkan terigu dalam roti cokelat termasuk golongan ber-IG tinggi sehingga cepat dicerna tubuh dan cepat menimbulkan lapar,’’ ujar Made dalam diskusi kesehatan di Jakarta, beberapa waktu lalu. Makanan rendah IG dijumpai pada makanan berkarbohidrat kompleks seperti beras merah dan gandum utuh. Selain baik untuk orang yang sedang diet, makanan rendah IG juga baik untuk diabetisi. (*/S-3)

Posyandu Tingkatkan Status Gizi POS pelayanan terpadu (posyandu) terbukti berperan dalam membentuk pola asuh orang tua yang baik dan peningkatan status gizi anak. Kesimpulan itu diperoleh dari hasil penelitian yang dilakukan Prof Ali Khomsan dari Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor. Penelitian dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan program “Ayo ke Posyandu–Tumbuh, Aktif, Tanggap yang didukung Nestle Dancow Batita dengan melibatkan 2.300 responden di 22 kota di Indonesia. “Sebanyak 80% anak telah mendapatkan kualitas pengasuhan yang baik dan 89% perkembangan anak dikategorikan dalam tahap sedang-baik, berdasarkan indikator umur,” ungkap Ali Khomsan dalam jumpa pers di Jakarta, pekan lalu. Ali menambahkan, umumnya anak yang sering dibawa ke posyandu lebih terpantau tumbuh kembangnya. Membawa anak ke posyandu dengan teratur tidak hanya membuat anak mendapatkan imunisasi lebih baik, namun status gizinya juga akan lebih baik. (Sus/S-3) REUTERS/MUHAMMAD HAMED


Sosok | 13

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

MUHAMMAD ADE IRAWAN

Bermusik tanpa Netra Melalui huruf braille, pianis muda Indonesia itu menerjemahkan kata-kata dengan jemarinya.

BIODATA Tempat, tanggal lahir: Colchester, Inggris, 15 Januari 1994 Pekerjaan: Musikus, pianis solis remaja Ayah: Irawan Subagyo

Iwan Kurniawan

Ibu: Endang Dewi Mardeyani

S

ENYUM kecil tersungging di wajah Muhammad Ade Irawan saat ia memasuki ruangan pertunjukan di Gedung Kesenian Jakarta, Senin (13/12) sore. Dengan tuntunan bunda, Endang Dewi Mardeyani, remaja tunanetra itu mulai meraih sebuah tempat duduk berwarna keabu-abuan. “Mama nemanin yah. Bentar lagi mau main,” ujar Ade terpatah-patah, seraya diiakan sang bunda. Fisik yang tidak sempurna tidak membuat ia minder atau merasa merendah. Sebaliknya, ia menunjukkan kepiawaian dalan memainkan piano secara spektakuler. Semua jenis musik mampu ia bawakan secara cermat. Mulai jenis jazz, fusion, blues, swing, smooth jazz, new orleans, bebop, latin, hingga dangdut. Pada acara bertajuk Shop in Chopin itu, ia meracik beberapa instrumen. Ia memadukan musik jazz dan klasik. Salah satu adalah karya milik Fryderyk Franciszek Chopin (1810-1849) berjudul Der Reitersmann von der Schlacht. Dengan panduan pianis kawakan Jaya Suprana, remaja kelahiran Colchester, Inggris, 15 Januari 1994 itu tampil gesit. Saat Jaya memintanya untuk memainkan sebuah instrumen blues, Ade pun langsung memainkan jemari-jemarinya secara sontak. Begitu pula saat diminta memainkan beberapa jenis instrumen lainnya. Ia menampakkan kepercayaan diri yang begitu tinggi. Sejenak, ia mengingatkan Media Indonesia pada sesosok penulis tunanetra, Helen Adams Keller (1880-1968). Tak ayal, saat instrumen tengah ia mainkan, beberapa penonton pun menikmati. Mereka terkagum-kagum sambil menutup mata sejenak. “Ini adalah kejeniusan Ade. Ia memainkan sebuah instrumen dengan jemari yang tidak teratur di atas tuts. Namun, sangat pas di telinga,” puji Jaya, seraya menepuk pundak Ade.

Adik: Halimah Dewi Irawan, 12 Tempat tinggal: Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur Pendidikan: • Farnsworth Elementary School (2005-tidak tamat) • SLB/A Pembina Tingkat Nasional, Lebak Bulus, Jakarta (Kini, kelas 2 setingkat SMA) Penghargaan: • Anugerah Certificate of Honor Recital Master Class dari Jaya Suprana • School of Performing Arts (2010) • Peraih Museum Rekor Dunia Indonesia (2010)

MI/SUMARYANTO

Terang Semua berawal saat Endang dan suaminya, Irawan Subagyo, menetap di ‘Negeri Ratu Elizabeth’. Sebuah ‘keajaiban’ pun datang. Endang yang pada saat itu tengah bekerja sebagai salah satu staf di Kedutaan Besar Indonesia di Inggris tidak menyangka. Anak pertamanya harus terlahir secara tidak

normal. Kebutaan yang dialami Ade sempat membuat mereka sedikit terguncang. Saat usia 0-9 bulan, Ade bayi mendapatkan perawatan secara khusus. Ia juga sempat mendapatkan perawatan dari ahli mata di Kota London. Sayangnya, kondisi fisiknya tidak sebagaimana bayi yang terlahir normal.

Pada 1995, kedua orang tuanya memutuskan untuk kembali ke Jakarta. Ade bayi pun dipertemukan dengan pihak keluarga. Beberapa keluarga sempat menanyakan kondisinya. Untunglah, Endang dan suaminya sangat kuat menerima realitas. Di penghujung 1995, mereka hijrah ke New York, Amerika Serikat. Kebetulan saat itu, En-

dang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan masternya di salah satu universitas ternama. Keberadaan di ‘Negara Paman Sam’ itu berlangsung hingga 1999. Saat itu, Ade kecil mulai aktif dalam meraba-raba alat musik, terutama alat pukul, seperti gendang. Setelah melihat anak mereka superaktif, Endang dan

Irawan mulai berkonsultasi ke beberapa psikolog dan dokter setempat. Mereka pun semakin dapat menerima kondisi Ade. Setelah memutuskan balik ke Tanah Air di pertengahan 1999, Ade mulai tertarik dengan semua alat musik. Namun, ia baru mengenal piano saat ayahnya membawa ia berjalan-jalan ke sebuah pusat perbelanjaan

Saya ingin terkenal. Cita-cita mau menjadi pianis dunia.” di Jakarta. “Saat itu, Ade menekan tuts piano dan berbunyi. Spontan, ia meminta saya untuk membeli,” ujar Irawan, menirukan gaya anaknya. Tanpa sayap Sebagai kota terkenal di AS, Chicago merupakan salah satu tempat berkumpul para musikus jazz dan blues dunia. Beberapa musikus pernah memulai karier di kota tersebut. Di antaranya, Robert Irving III, Coco Elysses-Hevia, Ramsey Lewis, Peter Saxe, Dick Hyman, Ryan Cohen, John Faddis, serta Ernie Adams. Tak mengherankan jika Ade memiliki cita-cita untuk bisa menembus kancah internasional seperti para pendahulu jazz ataupun blues tersebut. Tak dapat dimungkiri, bakat Ade kecil kian terasah saat Endang bertugas kembali selama empat tahun di Chicago, sejak 2004. Di kota itu, Endang sering membawa anaknya itu bermain di kafe-kafe. Tujuannya hanya mencari teman-teman musikus. Saat itu, usia Ade mulai menginjak 12. Namun, permainan pianonya sungguh luar biasa. Selama berada di Chicago, Ade kecil sempat mempelajari huruf braille di Farnsworth Elementary School. Hal itu semakin mendorong ia agar kelak dapat kembali ke tanah kelahirannya. “Saya ingin terkenal. Citacita mau menjadi pianis dunia,” ucap Ade tersendat-sendat seraya dituntun sang ayah untuk meluruskan kalimat yang ia maksudkan. Kerja keras dan ketekunan untuk merajut karier telah dimulai. Peraih anugerah Certificate of Honor Recital Master Class itu bertekad kembali ke tanah kelahirannya sebagai sesosok putra Indonesia. Melalui keterbatasan, Ade yang dijuluki Ade ‘Wonder ’ Irawan itu telah membuka tabir dunia. Kebutaan bukanlah penghalang untuk bisa menjadi pianis ternama. Ia mampu berbicara banyak dengan jemari tanpa sayap. (M-2) iwak@mediaindonesia.com


14 | Pop Riset Vini Mariyane Rosya

S

EBANYAK 30% lahan jagung di Afrika Selatan diperkirakan musnah hanya dalam waktu 20 tahun. Penyebab utamanya ialah perubahan iklim ekstrem secara global. Pun bukan hanya di Afrika. Jumlah lahan pangan yang menurun menghantui sebagian besar sumber-sumber pangan dunia, terutama negara berkembang. Dalam menghadapi ancaman tersebut, pekan lalu The Global Crop Diversity Trust mengumumkan proyek pencarian kerabat liar sejumlah bahan pangan. Proyek global itu bertujuan mencari, mengumpulkan, membuat katalog, dan menyimpan temuan itu. Kelak, kerabat liar gandum, padi, kacang, kentang, dan tanaman pangan penting lainnya bisa dimanfaatkan untuk melindungi pasokan pangan global melawan ancaman perubahan iklim. Sekaligus memperkuat ketahanan pangan di masa depan. Direktur eksekutif Global Crop Diversity Trust, Cary Fowler, menjelaskan, untuk mengantisipasi perubahan iklim yang ekstrem, para ilmuwan perlu mencari tanaman pangan baru yang dapat beradaptasi dengan segala efek yang ditimbulkannya. Tanaman pangan yang ada saat ini, imbuhnya, hanya bertahan dengan iklim masa lalu. “Dengan perubahan iklim (seperti ini) berarti kita harus kembali ke alam bebas untuk menemukan kerabat liar tanam an pangan yang dapat berkembang dalam iklim masa depan,” paparnya seperti yang dilansir sciencedaily.com, Kamis pekan lalu. Fowler juga menegaskan penelitian di bawah naungan International Treaty on Plant Genetic Resources for Food and Agriculture tersebut berfokus pada pengembangan si fat genetik berharga yang di kandung tanaman pangan liar. Tujuannya, agar dapat dikembangkan menjadi bahan pangan yang lebih kuat dan lebih serbaguna. “Kami perlu mengumpulkan sifat yang akan memungkinkan tanaman pangan modern untuk beradaptasi dengan (iklim) yang baru, yang keras, dan lebih me nuntut pengeluaran lebih banyak lagi. Dan kami perlu melakukannya selama tanaman (liar) tersebut masih bisa ditemukan,” sahutnya. Kerabat liar tanaman pangan, lanjut Fowler, cenderung jauh lebih beragam daripada tanaman domestik. Mereka tumbuh

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Menabung Gen Tanaman Pangan Liar Gen dari kerabat liar tanaman pangan dapat menyuntikkan kekuatan tanaman pangan melawan perubahan iklim yang ekstrem.

REUTERS/SHAUN BEST

AKIBAT PERUBAHAN IKLIM: Tampak ladang jagung di sebuah perkebunan di Embrun, Ontario, Kanada, beberapa waktu lalu. Akibat perubahan iklim yang memengaruhi sumber pangan, The Global Crop Diversity Trust mengumumkan proyek pencarian kerabat liar sejumlah bahan pangan. di berbagai iklim dan kondisi yang jauh lebih beragam. Bujet Untuk menunjukkan keserius an, lembaga pimpinan Fowler membangun kemitraan dengan Royal Botanic Gardens dan Consultative Group on International Agricultural Research (CGIAR). Tak tanggung-tanggung, Men teri Lingkungan Hidup dan Pembangunan Internasional Norwegia, Erik Solheim, pun menyediakan bujet hingga US$50 juta untuk mendanai penelitian kerabat liar dari 23

bahan pangan tersebut. “Kami sangat bersemangat untuk mendukung proyek yang akan membantu menjamin masa depan kita bersama. Kami berharap donor lainnya menambahkan dukungan mereka sehingga ada lebih banyak tanaman pangan yang dapat disertakan,” kata Solheim. Rencananya program ini berlangsung selama 10 tahun. Rentang waktu tersebut untuk memastikan bahwa benih kerabat liar tanaman pangan yang terkumpul dapat ditanam dan disilangkan dengan benih yang ada.

Targetnya, sebuah penemuan dan pengembangan ciri-ciri penting dalam kerabat liar tanaman pangan dapat ditemu kan, terutama di negara berkembang. “Proyek ini merepresentasikan salah satu langkah paling nyata saat ini untuk memastikan bahwa pertanian dan manusia dapat menyesuaikan diri dengan perubahan iklim,” ungkap Solheim. Dia menambahkan perubahan iklim dapat menyebabkan penurunan produksi antara 10% dan 30% atau lebih. “Meningkatkan ketahanan pangan

berarti membantu petani hari ini,” kata Solheim. Diburu waktu Solheim tahu, proyek mengum pulkan, meneliti, dan mengembangkan gen kerabat liar tanaman pangan menjadi sebuah perlombaan tersendiri. Pasalnya, dengan ekstremnya perubahan iklim, risiko punahnya tanaman pangan menjadi semakin besar. “Tujuan dari proyek ini ialah untuk mengumpulkan keanekaragaman tanaman pangan liar dan memasukkannya ke jalur pengembangan tanaman

pangan sebelum harta ini hilang dari alam selamanya. Ini adalah perlombaan dua kali lipat dengan waktu. Perlombaan tanaman pertanian untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim dan perlombaan untuk mengumpulkan keanekaragaman hayati sebelum hilang selamanya,” tegas Solheim. Dalam catatan Royal Botanic Gardens, satu dari lima tanaman pangan di dunia terancam punah akibat perubahan iklim dan hilangnya habitat tanaman secara cepat. Padahal, rata-rata berbagai tanaman baru membutuhkan

waktu 7-10 tahun untuk berkembang biak. Artinya, semakin lama penger jaan pengumpulan dan pengem bangan gen kerabat liar tanaman pangan dimulai, dampak perubahan iklim akan berujung pada malapetaka pada produksi pangan. Solheim menegaskan pengembangan gen kerabat liar tanaman pangan tak perlu menunggu pembuktian kemampuan mereka beradaptasi. Baginya, justru penelitian saat ini akan signifikan dalam mengantisipasi iklim di masa depan. “Jika kita menunggu sampai iklim telah berubah, akan terlambat. Penundaan adaptasi akan berujung pada harga yang mahal,” tandas Solheim. Komprehensif Sebenarnya teknik menyilangkan gen dari kerabat liar pernah dilakukan pada kasus wabah virus rumput kerdil (RGSV) yang telah menghancurkan panen padi di Asia pada 1970-an. Ternyata salah satu penyelamat yang membantu tanaman padi bertahan melawan virus itu adalah suntikan gen dari Oryza nivara, salah satu kerabat liar tanaman padi. Para ilmuwan dari International Rice Research Institute menemukan tanaman itu tumbuh di India setelah mereka memeriksa ribuan sampel tanaman padi liar dan lokal yang dibudidayakan. Sayangnya, meski penggabungan gen ini telah dilaksanakan selama bertahun-tahun, belum ada satu pun lembaga yang secara komprehensif mengumpulkan dan mengonservasi secara layak. Kepala Millennium Seed Bank di London’s Royal Botanic Gardens, Dr Paul Smith, menjelaskan sebagian material kerabat liar tanaman pangan tersebut akan digunakan dalam ‘percobaan prapengembangbiakan’. Tujuannya, lanjut Smith, menemukan varietas liar yang dapat digunakan untuk melawan penyakit yang selalu mengancam produksi pangan. Smith menegaskan penelitian kerabat liar tanaman pangan ini diharapkan mampu menemukan tanaman yang benar dalam menghadapi perubahan iklim dan kebal atas penyakit. “Urgensi penelitian ini semakin nyata. Untuk beberapa spesies tanaman pangan, kami hanya bisa mendapatkan satu gigitan ceri, karena begitu banyak dari mereka sudah terancam (punah) di habitat alami mereka,” papar Smith. (BBC/ Sciencedaily.com/M-4) vini@mediaindonesia.com


Opini | 15

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Menolak Pembatasan Subsidi Bahan Bakar Minyak Oleh Tulus Abadi Anggota Pengurus Harian YLKI dan anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta

T

AK ada warta yang merisaukan bagi sebagian masyarakat konsumen di Indonesia menjelang tutup 2010 ini selain soal rencana pembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah yang akan diberlakukan per 1 Januari 2011. Tampaknya masyarakat konsumen di area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan ‘ketiban sampur’, alias menjadi kelinci percobaan pertama kali. Jika pelaksanaan di area Jabodetabek memetik sukses, kebijakan itu akan digulirkan ke area Jawa-Bali, dan akhirnya menjadi kebijakan nasional. Opsi yang dipilih cukup mencengangkan: kendaraan pribadi roda empat dilarang menggunakan BBM bersubsidi! Itulah isu krusialnya. Hanya kendaraan bermotor roda dua plus angkutan umum yang boleh menggunakan BBM bersubsidi. Boleh jadi, kebijakan itu membuat kelompok kelas menengah di Jabodetabek kebat-kebit karena mesti merogoh kocek berlebih untuk menopang mobilitas mereka. Distorsi ekonomi Kendati belum konkret, ba-

gaimanapun rencana kebijakan pemerintah untuk membatasi konsumsi BBM bersubsidi layak diberikan apresiasi. Namun, rencana kebijakan itu banyak mengandung cacat bawaan dan oleh karena itu, layak ditolak. Alasannya? Pertama, kebijakan itu juga akan memicu distorsi di bidang ekonomi, sosial, bahkan di sektor transportasi. Misalnya, akan terjadi migrasi pengguna kendaraan pribadi roda empat menjadi pengguna sepeda motor. Tanpa tekanan penggunaan BBM pun, tren sepeda motor sebagai moda alternatif sangat tinggi. Apalagi, jika pengguna mobil dilarang menggunakan BBM bersubsidi, mereka rela ‘turun kelas’ menjadi bikers, alias pengguna sepeda motor. Fenomena migrasi ini sangat rasional, mengingat, selisih harga BBM bersubsidi dengan BBM nonsubsidi sangat signifikan. Kedua, dan ini yang agak konyol, pengusaha angkutan umum akan beralih profesi menjadi ‘pengusaha premium’. Mereka akan ‘menimbun’ premium di rumah mereka kemudian dijual kepada pemilik kendaraan pribadi roda empat. Modus itu jauh lebih

menguntungkan daripada mereka mencari sewa di jalan raya. Nyaris tidak ada instrumen peraturan yang bisa mengontrol dan bahkan melarang perilaku seperti itu. Pada prinsipnya, sepanjang masih ada disparitas harga, potensi untuk timbulnya distorsi sangat besar. Seharusnya pemerintah belajar dari pengalaman gas elpiji. Disparitas harga antara gas elpiji 3 kg dan 12 kg terbukti menimbulkan berbagai multidistorsi, yang klimaksnya adalah puluhan nyawa melayang. Kepentingan neolib Sebagian kalangan, termasuk konsumen, juga berasumsi bahwa pembatasan atau bahkan pencabutan subsidi BBM hanya akan menguntungkan SPBU asing (misalnya Shell dan Petronas). Asumsi itu tidak salah-salah amat karena, pertama, kualitas BBM dari SPBU milik Pertamina diduga lebih rendah jika dibandingkan dengan SPBU asing; kedua, kualitas pelayanan SPBU asing dalam beberapa hal terbukti lebih ciamik jika dibandingkan dengan SBPU yang dikelola Pertamina. Namun, asumsi semacam itu sepertinya tidak terlalu tepat. Pasalnya, jumlah SPBU asing masih sangat terbatas, hanya beberapa gelintir. Perlu waktu yang sangat lama untuk bisa

menandingi jumlah SPBU yang dimiliki Pertamina. Jika memang terbukti kualitas BBM dan pelayanan SPBU Pertamina diklaim kurang bagus (substan-

Bahkan, pembatasan dan atau pencabutan subsidi BBM dituding mengusung kepentingan neoliberalisme. Lo, tanpa tudingan semacam itu pun,

PATA AREADI

dar), seharusnya Pertamina tidak tinggal diam untuk memperbaiki kualitas BBM dan pelayanan mereka.

pada faktanya kebijakan nasional di bidang minyak dan gas (migas) memang sarat dengan misi asing (baca: neo-

liberalisme). Tetapi, ingat, secara normatif kebijakan semacam itu justru dilegalisasi UU tentang Migas itu sendiri. Sejak awal, UU Migas secara ideologis memang mengusung kepentingan neoliberalisme, baik pada konteks kebijakan hulu dan/atau kebijakan hilir. Jadi, kalau tidak ingin ada kepentingan asing yang ikut bermain, ya, ubah dahulu UU Migas. DPR mempunyai hak normatif untuk mengubahnya. Atau, ajukan permohonan judicial review ke Mahkamah Konstitusi. Instrumen harga Jurus yang digunakan pemerintah untuk membatasi subsidi BBM tersebut, selain tidak akan efektif, bahkan berisiko tinggi. Berbagai distorsi baik dari sisi ekonomi, sosial, dan bahkan politik sangat mungkin terjadi. Ini disebabkan kebijakan yang digagas pemerintah di luar kelaziman. Nyaris tidak ada negara yang menerapkan model yang demikian. Sejatinya, tidak ada instrumen kebijakan yang paling efektif untuk menekan tingginya konsumsi BBM bersubsidi, selain instrumen harga (pricing policy). Kalau niat pemerintah hanya ingin menekan subsidi BBM yang jumlahnya hanya sekitar Rp10 triliun-Rp12 triliun, menurut hasil kajian

Reforminer Institute, pemerintah cukup menaikkan harga BBM Rp300 per liter. Wahai Bapak Presiden Yudhoyono (dan DPR) yang terhormat, masih ciutkah nyali politik Anda hanya untuk menaikkan harga premium Rp300 per liter? Sandera politik Betapa pun populisnya, melanggengkan subsidi BBM hingga menyundul langit nyaris tidak ada ‘kamus’ yang membenarkan. Bahkan, sarat dengan masalah, baik dari sisi kebijakan energi makro, transportasi publik, ekonomi, sosial, dan bahkan, maaf, merupakan stupid policy. Kecuali jika rezim pemerintahan sekarang (berikut DPR) memang ingin menjadikan BBM sebagai ‘sandera politik’ untuk memperkukuh kekuasan mereka, sebagaimana rezim Presiden Soeharto dahulu. Seharusnya Presiden Yudhoyono (dengan dukungan DPR) berani bermanuver dengan kebijakan radikal, yang pro terhadap lingkungan glo bal, mengembangkan sarana transportasi publik massal, plus mewujudkan prinsip welfare state, yang sesungguhnya. Tanpa itu, selain melanggengkan kebodohan, rezim Presiden Yudhoyono terbukti mengembangbiakkan kesejahteran artifisial belaka.

Polemik Keistimewaan Yogyakarta Oleh Ruslani Direktur Pusat Kajian Agama dan Budaya (Puskab), Yogyakarta

P

OLEMIK tentang keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta memasuki babak baru. Draf RUU Keistimewaan DIY mengusulkan agar Sultan Hamengku Buwono X dan Sri Paku Alam IX diangkat sebagai gubernur utama dan wakil gubernur utama. Gubernur dan wakil gubernur yang menjadi kepala pemerintahan akan ditentukan melalui pemilihan kepala daerah sebagaimana daerah-daerah yang lain. Dalam pemilihan itu, Sri Sultan dan Sri Paku Alam boleh mencalonkan diri untuk bersaing dengan para kandidat yang lain. Dalam pencalonan itu, Sultan tidak harus diusung partai politik dan tidak harus memenuhi kuota 15% penduduk sebagaimana berlaku bagi calon independen di daerah lain. Draf itu disusun berdasarkan sebuah hasil survei yang menyatakan 71% rakyat Ngayogyakarta Hadiningrat menghendaki agar gubernur dan wakil gubernur dipilih secara langsung oleh rakyat. Namun, belakangan survei ini ditentang paguyuban lurah/ kepala desa dan perangkat desa se-DIY. Warga DIY mempertanyakan keabsahan survei tersebut lantaran banyak pertanyaan-pertanyaan menjebak yang membuat responden tidak memiliki banyak pilihan jawaban.

Survei lain bahkan menunjukkan lebih dari 51% rakyat Yogyakarta menghendaki agar Sri Sultan dan Sri Paku Alam ditetapkan langsung sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Reaksi menentang RUU tersebut juga datang dari adik kandung Sri Sultan, GBPH Prabukusumo yang kebetulan menjabat Ketua DPD Partai Demokrat. Kamis, 9 Desember 2010, Prabukusumo mengundurkan diri dari Ketua DPD sekaligus menyatakan diri keluar dari keanggotaan partai binaan Pak Beye tersebut. Menengok sejarah Penentangan warga DIY juga dilakukan lantaran pengangkatan Sultan dan Paku Alam sebagai gubernur utama dan wakil gubernur utama hanyalah akalakalan untuk menggembosi kekuatan dan wibawa Sultan. Sultan tidak lagi dijadikan kepala pemerintahan, tetapi hanya dijadikan simbol kultural masyarakat DIY. Beliau tidak lagi memiliki otoritas politik untuk menentukan kebijakankebijakan di tingkat lokal. Polemik itu mengingatkan saya kepada peristiwa sejarah yang terjadi pada awal abad ke-19. Dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 (2005), Ricklefs mengungkapkan pada 1808 Raja Louis Napoleon--penguasa Belanda waktu itu--mengirim

Marsekal Herman Willem Daendels ke Batavia untuk menjadi gubernur jenderal (1808-1811). Daendels juga diberi tugas untuk memperkuat pertahanan Jawa sebagai basis melawan Inggris di Samudra Hindia. Dengan gaya kepemimpinannya yang revolusioner, dipadukan dengan semangat pembaruan dan kediktatoran, Daendels mendapatkan banyak perlawanan di wilayah Jawa. Daendels memperlakukan para penguasa Jawa sebagai bawahan Batavia. Para raja Jawa tidak lagi dipandang sebagai wakil dari sekutu yang satu untuk sekutu yang lain, tetapi sebagai wakil-wakil lokal dari kekuasaan pemerintahan Eropa, yang diwakili gubernur jenderal di Batavia. Kebijakan itu sebenarnya merupakan pelanggaran langsung terhadap hubungan yang sudah lama terjalin sejak 1750an. Kebijakan itu ditentang keras oleh Hamengku Buwono II. Penolakan itulah yang merupakan salah satu titik tolak terjadi konflik panjang antara Yogyakarta dan Belanda. Konflik politik itu berawal pada 1810 dan baru berakhir setelah Perang Jawa 1830. Hamengku Buwono II menolak mentah-mentah kebijakan Daendels mengenai perubahan kedudukan minister atau wakil lokal bagi gubernur jenderal. Daendels segera bereaksi dengan memakzulkan Hamengku Buwono II secara paksa dengan kekuatan militer kemudian mengangkat putra mahkota

menjadi Hamengku Buwono III serta merampas kekayaan istana. Tentu saja gambaran sejarah itu berbeda dengan polemik yang berkembang saat ini. Akan tetapi, bangsa yang bijak tentu harus bisa belajar dari sejarah: mengambil yang baik untuk dilanjutkan dan ditingkatkan, meninggalkan yang buruk untuk diganti dengan yang baik. Namun, pemeo klasik mengatakan history repeats, sejarah itu berulang, meskipun dengan

ngan hasil survei yang diragukan dan ditolak masyarakat DIY sendiri. Yogyakarta tidak ingin memisahkan diri dari NKRI, tetapi ingin menjadi bagian dari NKRI yang memiliki keunikan budaya dan politik yang khas. Karena itulah, Yogyakarta pantas disebut sebagai daerah istimewa. Pemimpin Jawa Dalam falsafah Jawa, pemimpin yang baik dianggap sebagai titisan Tuhan di muka

Mendengar dan melaksanakan aspirasi rakyat adalah bagian dari demokrasi yang sesungguhnya karena dalam demokrasi dikenal prinsip vox populi vox Dei, suara rakyat adalah suara Tuhan.” wajah dan situasi yang berbeda. Namun, substansi dan persoalan yang dihadapi sama. Lebihlebih jika kita sadar bahwa sejarah sesungguhnya adalah politik masa lalu dan politik adalah sejarah masa kini. Keistimewaan DIY seharusnya tidak menjadi polemik berkepanjangan semacam ini. Sikap sebagian besar rakyat sudah jelas: menghendaki diadakannya referendum untuk menentukan apakah gubernur diangkat atau dipilih langsung. Sungguh sangat aneh jika pemerintah menanggapinya de-

bumi. Masalah kekuasaan dan kepemimpinan dalam falsafah Jawa selalu dikaitkan dengan nilai-nilai ideal yang berorientasi kepada dunia supranatural. Pemimpin yang terpilih adalah yang mendapat pulung/ndaru atau wahyu keprabon yang hinggap dalam dirinya sehingga ia sanggup menjadi perantara antara dunia manusia dan alam gaib, dunia Ilahi. Tu g a s m u l i a s e o r a n g pemimpin adalah menciptakan kehidupan yang harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan. Salah satu pilar utama

hidup harmonis itu adalah keadilan. Oleh karena itu, pemimpin yang baik adalah orang yang mampu menerjemahkan nilainilai keadilan dalam praksis kehidupan, bukan sekadar omong kosong di depan sidang atau saat di hadapan massa untuk berkampanye. Orang-orang yang dipimpin harus mendapatkan rasa adil dan kesejahteraan lahir dan batin. Maka, pemimpin yang menjadikan hidup rakyat makin menderita, tidak tenang dan tenteram, antre barang-barang kebutuhan pokok di sana-sini, menandakan bahwa kepemimpinan yang ada sekarang bukanlah kepemimpinan yang ideal, bukan merupakan pemimpin rakyat yang sesungguhnya, bukan ‘titisan dari dunia Ilahi’ yang mendapat pulung atau ndaru. Tanda-tanda bahwa mereka yang berkuasa sekarang ini bukan merupakan pilihan rakyat adalah mereka tidak memiliki watak pemimpin sejati yang disebut dalam falsafah Jawa sebagai astabratha. Konsep astabratha mengharuskan seorang pemimpin memiliki sifat ambek adil paramarta atau watak adil merata tanpa pilih kasih (Hadiprayitno, 2004). Secara rinci konsep itu terurai dalam delapan (asta) watak: bumi, api, air, angin, angkasa, matahari, bulan, dan bintang, atau dalam bahasa Jawa disebut bumi, geni, banyu, angin, langit, surya, candra, dan kartika. Kedelapan watak tersebut

merupakan perpaduan dari sikap kepemimpinan yang murah hati, kuat, mengalir dinamis dan memiliki watak andhap asor atau rendah hati, memberi hak hidup kepada rakyatnya, menjadi penerang dan pemberi energi kehidupan bagi rakyatnya, memiliki kelembutan yang menenteramkan, menjadi penunjuk jalan bagi yang kehilangan arah, memiliki keluasan wawasan, pikiran, dan hati untuk menghadapi berbagai persoalan rakyat dan bangsa. Selama ini masyarakat DIY merasa Sultan Hamengku Buwono X adalah pemimpin mereka yang sesungguhnya. Rasa hormat dan pengabdian mereka selama ini ditunjukkan dengan berbagai upaya untuk terus menjadikan DIY sebagai daerah yang memiliki kekuatan budaya dan integritas serta watak yang khas. Keragaman dan pluralitas tetap menjadi bagian dari DIY dan terbukti selama ini sanggup dikelola dengan baik tanpa menimbulkan konflik dan perpecahan. Karena itu, yang dibutuhkan masyarakat DIY bukanlah janji-janji politik kosong terkait dengan keistimewaan DIY, tetapi yang lebih penting adalah pemerintah pusat mendengarkan dan melaksanakan aspirasi rakyat DIY. Mendengar dan melaksanakan aspirasi rakyat adalah bagian dari demokrasi yang sesungguhnya karena dalam demokrasi dikenal prinsip vox populi vox Dei, suara rakyat adalah suara Tuhan. Wallahualam.

PARTISIPASI OPINI Kirimkan ke email: opini@mediaindonesia.com atau opinimi@yahoo.com atau fax: (021) 5812105, (Maksimal 7.100 karakter tanpa spasi. Sertakan nama. alamat lengkap, nomor telepon dan foto kopi KTP).

Pendiri: Drs. H. Teuku Yousli Syah MSi (Alm) Direktur Utama: Rahni Lowhur-Schad Direktur Pemberitaan: Saur M. Hutabarat Direktur Pengembangan Bisnis: Alexander Stefanus Dewan Redaksi Media Group: Elman Saragih (Ketua), Ana Widjaya, Andy F.Noya, Bambang Eka Wijaya, Djadjat Sudradjat, Djafar H. Assegaff, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Saur M. Hutabarat, Sugeng Suparwoto, Suryopratomo, Toeti Adhitama Redaktur Senior: Elman Saragih, Laurens Tato, Saur M. Hutabarat Deputi Direktur Pemberitaan: Usman Kansong Kepala Divisi Pemberitaan: Kleden Suban Kepala Divisi Artistik, Foto & Produksi: Syahmedi Dean Kepala Divisi Content Enrichment: Gaudensius Suhardi Deputi Kepala Divisi Pemberitaan: Abdul Kohar Sekretaris Redaksi: Teguh Nirwahyudi Asisten Kepala Divisi Pemberitaan: Ade Alawi, Fitriana Siregar, Haryo Prasetyo, Ono Sarwono, Rosmery C.Sihombing Asisten Kepala Divisi Foto: Hariyanto

Redaktur: Agus Mulyawan, Anton Kustedja, Cri Qanon Ria Dewi, Eko Rahmawanto, Eko Suprihatno, Hapsoro Poetro, Henri Salomo Siagian, Ida Farida, Jaka Budisantosa, Mathias S. Brahmana, Mochamad Anwar Surahman, Sadyo Kristiarto, Santhy M. Sibarani, Soelistijono Staf Redaksi: Adam Dwi Putra, Agung Wibowo, Ahmad Maulana, Ahmad Punto, Akhmad Mustain, Amalia Susanti, Andreas Timothy, Aries Wijaksena, Asep Toha, Basuki Eka Purnama, Bintang Krisanti, Clara Rondonuwu, Cornelius Eko, David Tobing, Denny Parsaulian Sinaga, Deri Dahuri, Dian Palupi, Dinny Mutiah, Dwi Tupani Gunarwati, Edwin Tirani, Edy Asrina Putra, Emir Chairullah, Eni Kartinah, Eri Anugerah, Fardiansah Noor, Gino F. Hadi, Heru Prihmantoro, Heryadi, Iis Zatnika, Intan Juita, Irana Shalindra, Irvan Sihombing, Iwan Kurniawan, Jajang Sumantri, Jerome Eugene W, Jonggi Pangihutan M., K. Wisnubroto, Kennorton Hutasoit, M. Soleh, Maya Puspitasari, Mirza Andreas, Mohamad Irfan, Muhamad Fauzi, Nurulia Juwita, Raja Suhud V.H.M, Ramdani, Ratna Nuraini, Rommy Pujianto, Selamat Saragih, Sica Harum, Sidik Pramono, Siswantini Suryandari, Sitria Hamid, Sugeng Sumariyadi, Sulaiman Basri, Sumaryanto, Susanto, Syarief Oebaidillah, Thalatie Yani, Tutus Subronto, Usman Iskandar, Wendy Mehari, Windy Dyah Indriantari, Zubaedah Hanum Biro Redaksi: Eriez M. Rizal (Bandung); Kisar Rajagukguk (Depok); Firman Saragih (Karawang); Yusuf Riaman (NTB); Baharman

(Palembang); Parulian Manulang (Padang); Haryanto (Semarang); Widjajadi (Solo); Faishol Taselan (Surabaya) MICOM Asisten Kepala Divisi: Tjahyo Utomo, Victor J.P. Nababan Redaktur: Agus Triwibowo, Asnawi Khaddaf, Patna Budi Utami, Widhoroso Staf Redaksi: Heni Rahayu, Hillarius U. Gani, Nurtjahyadi, Prita Daneswari, Retno Hemawati, Rina Garmina, Wisnu Arto Subari Staf: Abadi Surono, Abdul Salam, Alfani T. Witjaksono, Charles Silaban, M. Syaifullah, Panji Arimurti, Rani Nuraini, Ricky Julian, Vicky Gustiawan, Widjokongko DIVISI TABLOID, MAJALAH, DAN BUKU (PUBLISHING) Asisten Kepala Divisi: Gantyo Koespradono, Jessica Huwae Redaktur: Agus Wahyu Kristianto, Lintang Rowe Staf Redaksi: Adeste Adipriyanti, Arya Wardhana, Handi Andrian, Nia Novelia, Rahma Wulandari, Regina Panontongan CONTENT ENRICHMENT Asisten Kepala Divisi: Yohanes S. Widada Periset: Heru Prasetyo (Redaktur), Desi Yasmini S, Radi Negara Bahasa: Dony Tjiptonugroho (Redaktur), Adang Iskandar, Mahmudi, Ni Nyoman Dwi Astarini, Riko Alfonso, Suprianto

ARTISTIK Redaktur: Diana Kusnati, Gatot Purnomo, Marjuki, Prayogi, Ruddy Pata Areadi Staf Redaksi: Ali Firdaus, Ananto Prabowo, Andi Nursandi, Annette Natalia, Bayu Wicaksono, Budi Haryanto, Budi Setyo Widodo, Dharma Soleh, Donatus Ola Pereda, Endang Mawardi, Gugun Permana, Hari Syahriar, Haryadi, Lisa Putra, Marionsandez G, M. Rusli, Muhamad Nasir, Muhamad Yunus, Nana Sutisna, Novi Hernando, Nurkania Ismono, Permana, Putra Adji, Tutik Sunarsih, Warta Santosi, Winston King Manajer Produksi: Bambang Sumarsono Deputi Manajer Produksi: Asnan PENGEMBANGAN BISNIS Kepala Divisi Marketing Communication: Fitriana Saiful Bachri Asisten Kepala Divisi Iklan: Gustaf Bernhard R Asisten Kepala Divisi Marketing Support & Publishing: Andreas Sujiyono Asisten Kepala Divisi Sirkulasi-Distribusi: Tweki Triardianto Perwakilan Bandung: Arief Ibnu (022) 4210500; Medan: M. Isroy (061) 4514945; Surabaya: Tri Febrianto (031) 5667359; Bogor: Sohirin (0251) 8349985, Semarang: Desijhon (024) 7461524; Yogyakarta: Andi Yudhanto (0274) 523167; Palembang: Andi Hendriansyah, Ferry Mussanto (0711) 317526, Makassar: Bambang Irianto 081351738384.

Telepon/Fax Layanan Pembaca: (021) 5821303, Telepon/ Fax Iklan: (021) 5812107, 5812113, Telepon Sirkulasi: (021) 5812095, Telepon Distribusi: (021) 5812077, Telepon Percetakan: (021) 5812086, Harga Langganan: Rp67.000 per bulan (Jabodetabek), di luar P. Jawa + ongkos kirim, No. Rekening Bank: a.n. PT Citra Media Nusa Purnama Bank Mandiri - Cab. Taman Kebon Jeruk: 117-009-500-9098; BCA - Cab. Sudirman: 035-306-5014, Diterbitkan oleh: PT Citra Media Nusa Purnama, Jakarta, Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan/Sirkulasi: Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat - 11520, Telepon: (021) 5812088 (Hunting), Fax: (021) 5812102, 5812105 (Redaksi) e-mail: redaksi@mediaindonesia.com, Percetakan: Media Indonesia, Jakarta, ISSN: 0215-4935, Website: www.mediaindonesia.com, DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK, WARTAWAN MEDIA INDONESIA DILENGKAPI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA ATAU MEMINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN


Selekta

T: (021) 5821303 SMS: 08121128899 No Bebas Pulsa: 08001990990

HALAMAN 16

RABU, 15 DESEMBER 2010 MEDIA INDONESIA

Anggaran Berantas Korupsi Turun

DOA UNTUK KORBAN PERANG: Perdana Menteri Jepang Naoto Kan berdoa di depan tulang belulang tentara Jepang yang ditemukan dalam kuburan massal di Pulau Iwo Jima, kemarin. Sekitar 12.000 tentara Jepang yang gugur dalam pertempuran paling berdarah selama Perang Dunia II itu dimakamkan secara massal di lokasi tersebut.

Penggembosan pemberantasan korupsi dilakukan dengan mengecilkan anggaran penindakan di KPK, kejaksaan, dan kepolisian. Aryo Bhawono

K

RITIK berbagai kalangan bahwa gerakan pemberantasan korupsi yang digaungkan pemerintah sekadar lip service kian menemukan bukti. Fakta tersebut terlihat dari penurunan anggaran pemberantasan korupsi pada 2011. Data yang diperoleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menunjukkan anggaran penindakan yang diperoleh KPK untuk penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi pada 2011 sekitar Rp19 miliar. Anggaran tersebut lebih kecil Rp7 miliar jika dibandingkan dengan dana untuk penindakan di KPK pada 2010 yang mencapai sekitar Rp26 miliar. Nasib serupa menimpa kejaksaan. Tahun depan, anggaran pemberantasan korupsi di kejaksaan hanya Rp154 miliar. Padahal, pada 2010 mencapai Rp178 miliar. Itu berarti terjadi penyusutan anggaran penindakan sebesar Rp24 miliar. Dari anggaran kejaksaan sebesar Rp154 miliar tahun depan itu, Kejaksaan Agung mendapat jatah Rp12,9 miliar, kejaksaan tinggi Rp37,77 miliar, dan kejaksaan negeri Rp103,5 miliar. Penurunan anggaran pemberantasan korupsi tersebut berbanding terbalik dengan kenaikan anggaran secara total untuk KPK dan kejaksaan. Anggaran total untuk KPK pada 2011 mencapai Rp575 miliar, naik Rp183 miliar jika dibandingkan dengan anggaran pada 2010 sebesar Rp392 miliar. Anggaran total untuk kejaksaan pada 2011 juga naik menjadi Rp2,6 triliun, dari tahun sebelumnya yang Rp2,5 triliun. Itu berarti ada kenaikan Rp100 miliar. Anggaran untuk pemberantasan korupsi di kepolisian juga kecil, hanya Rp1,4 miliar. Itu tidak sebanding dengan alokasi anggaran untuk pembangunan kantor polda, polres, polsek, dan rumah dinas yang sebesar Rp143 miliar. Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra Uchok Sky Khadafi mengungkapkan penurunan anggaran itu membuktiKirimkan tanggapan Anda atas berita ini melalui

mediaindonesia.com atau e-mail: interupsi@mediaindonesia.com

kan rendahnya komitmen pemerintah dan DPR untuk melakukan pemberantasan korupsi. “Mereka ingin dicatat mendukung pemberantasan korupsi dengan menaikkan anggaran untuk institusi penegak hukum. Padahal, penggembosan pemberantasan tindak pidana korupsi dilakukan dengan mengecilkan anggaran penindakan,” kata Uchok, kemarin. Wakil Ketua Komisi III DPR (membidangi penegakan hukum dan HAM) dari F-PAN Tjatur Sapto Edi membantah tudingan bahwa dewan berniat menggembosi pemberantasan

MI/ SUSANTO

Mereka ingin dicatat mendukung pemberantasan korupsi dengan menaikkan anggaran untuk institusi penegak hukum.” Uchok Sky Khadafi Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra korupsi. “Komposisi anggaran diajukan oleh KPK melalui pemerintah. DPR tidak melakukan penurunan anggaran,” ia menyanggah. Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Haryono Umar mengaku belum mengetahui kepastian menurunnya alokasi anggaran untuk pos penindakan di lembaga yang dipimpinnya. Jaksa Agung Basrief Arief juga belum tahu adanya penurunan anggaran untuk penindakan di kejaksaan. “Kita berharap tidak seperti itu,” ujar Basrief, kemarin. Di sisi lain, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Ketut Untung Yoga Ana mengatakan, “Kalau ngomong kurang, ya, kurang. Tapi, anggaran itu bukan punya Polri. Bukan Polri yang menentukan, tapi negara. Kita maunya sebanyak-banyaknya, tapi kan tidak mungkin.” (Ide/*/*/X-7) bhawono@mediaindonesia.com

AP/DAVID GUTTENFELDER

Penjamin Emisi IPO KS Harus Bertanggung Jawab PENJAMIN pelaksana emisi (underwriter) pada penawaran saham umum perdana (initial public offering/IPO) PT Krakatau Steel Tbk (KS) harus bertanggung jawab atas adanya pemesanan berganda. Pasalnya, tanggung jawab dalam proses penjatahan sepenuhnya wewenang manajer penjatahan. Demikian diungkapkan Guru Besar ABFI Institute Perbanas Adler Haymans Manurung merespons pernyataan Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas

Marciano Herman yang menilai pemesan ganda dalam sebuah penawaran saham perdana merupakan hal lumrah. Menurut Marciano, penyebab adanya pemesan ganda dalam IPO bisa saja kesalahan pihak investor yang mengisi formulir. Dari situ, muncul kesalahan pen catatan yang tidak ditangkap Biro Administrasi Efek, dalam hal ini PT Bhakti Share Registrar. Mengenai lima sekuritas yang terafiliasi, imbuh Marciano, itu

memang tergolong langka dan jarang terjadi. Adler berpendapat, sebagai pihak yang telah dipercaya menyalurkan saham perdana perusahaan pelat merah itu, mereka seharusnya bisa bertindak adil dan transparan dalam memberikan alokasi penjatahan. Hal senada disampaikan ekonom dari Sustainable Development Indonesia Dradjad Wibowo. Ia mengatakan terjadinya pemesanan ganda dalam IPO KS merupakan kesalahan pen-

Temuan Tim Investigasi MK Diserahkan ke Bareskrim HASIL temuan Tim Investigasi Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai dugaan suap terhadap hakim konstitusi terus bergulir. Sejumlah pihak melaporkan ketua tim Refly Harun kepada penegak hukum. Setelah Ketua MK Mahfud MD dan hakim konstitusi Akil Mochtar melaporkan Refly ke KPK pada Jumat (10/12) dan Bupati Simalungun, Sumut, Jopinus Ramli Siregar, melaporkan Refly ke Bareskrim Polri pada Senin (13/12), MK menyerahkan laporan tim investigasi juga ke Bareskrim Polri, kemarin. Salah satu hasil tim investigasi adalah dugaan suap yang melibatkan panitera pengganti MK Makhfud dan calon Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud. Laporan tersebut diserahkan Kepala Biro Umum MK Syaiful Bachri. “Kami hanya menyerahkan berkas laporan tim investigasi ke polisi untuk bisa ditindaklanjuti,” kata Syaiful, kemarin. Sebelumnya Sekjen MK Janedjri M Gaffar mengatakan MK melaporkan Dirwan dan Makhfud atas dugaan tindak pidana penyuapan ke Bareskrim. Langkah itu merupakan tindak lanjut temuan tim investigasi. Tim mengendus ada permainan uang dalam perkara Bengkulu Selatan yang melibatkan Makh-

fud, Dirwan, serta beberapa kerabat dekat hakim konstitusi Arsyad Sanusi. Nesyawati, anak kandung Arsyad Sanusi, dan Zaimar, adik ipar Arsyad Sanusi, disebutsebut dalam hasil tim investigasi. Namun, MK hanya melaporkan Dirwan dan Makhfud. Langkah hukum MK itu meng undang pertanyaan Andi Mohammad Nasrun, kuasa hukum Makhfud. Andi menduga MK hanya menjadikan Makhfud sebagai kambing hitam dalam kasus Bengkulu Selatan. “Nesya yang memperkenal-

ONLINE HARI INI

BACAAN FAVORIT

mediaindonesia.com

1

Oprah Tampil Memukau di Sydney Opera House RIBUAN orang menjerit gembira ketika menonton acara bincang-bincang TV yang dipandu Oprah Winfrey di Sydney Opera House, Selasa (14/12). “Helllooo Australiaaa,” teriak Oprah kala membuka acara. “Sekarang saya mengerti kenapa Australia, dipanggil dengan kata ‘Oz’. Karena kita benar-benar berada di ujung jalan berbatu bata kuning!” Ia pun langsung disambut jeritan 6.000 AP/ JEREMY PIPER penggemar Oprah yang memadati pusat seni dan film di Sydney. Acara yang digelar di Opera House itu menandai akhir perjalanan seminggu Oprah bersama 302 penonton dari Amerika Serikat. Mereka ambil bagian dalam acara Oprah’s Ultimate Adventure Australia. Oprah Winfrey Show pada September lalu berusia 25 tahun dan memasuki musim terakhirnya. Ia mengejutkan penonton dengan memberikan tur gratis ke Australia selama delapan hari. Empat pertunjukan dari petualangan Oprah di Aussie dijadwalkan akan hadir di televisi pada Januari dan akan ditonton jutaan orang di 145 negara. (*/AP/OL-9)

kan Makhfud dengan Dirwan harusnya dilaporkan juga. Kenapa hanya Makhfud dan Dirwan? Ini tidak fair dan ada upaya melokalisasi persoalan,” tegas Asrun. Di tempat terpisah, Peneliti Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Donald Fariz menilai dua hakim konstitusi Akil Mochtar dan Arsyad Sanusi diduga telah melanggar kode etik. “Mereka membentengi diri dan melakukan pembungkaman terhadap laporan adanya dugaan korupsi di MK,” ujarnya. (MJ/Iwa/X-4)

HYUNDAI I40 SIAP PRODUKSI AKHIR 2011 MAU tahu seperti apa produk Hyundai Segmen-D yang akan diterjunkan di pasar Eropa? Inilah gambaran awal i40 yang akan bersaing di kelas yang setara dengan VW Passat, Ford Mondeo, Renault Laguna, dan Toyota Avensis. (Media Oto)

2

AKUPUNKTUR EFEKTIF SEMBUHKAN MATA MALAS AKUNPUNKTUR bisa sembuhkan ambliopia, atau yang lebih dikenal dengan penyakit mata malas. Ambliopia adalah gangguan mata berupa penurunan tajam penglihatan akibat adanya gangguan perkembangan penglihatan selama masa kanak-kanak. (Media Hidup Sehat)

3

SITUS SEJARAH RUMAH MASA KECIL CLINTON SEBUAH rumah di Hope, Arkansas, Amerika Serikat, tempat Bill Clinton menghabiskan empat tahun pertama hidupnya, akan diresmikan menjadi situs sejarah nasional AS pada 2 Januari 2011. Penyelenggara telah berusaha bertahun-tahun untuk meningkatkan status Clinton First Home Museum. (Media Travelista)

jamin emisi. Untuk itu, Bapepam-LK selaku regulator pasar modal perlu dengan segera menindak penjamin emisi. “Seperti polisi, Bapepam-LK wajib menindak underwriter. Kalau Dirut Danareksa bilang lumrah, hal itu tidak berarti benar,” jelasnya. Namun, Dradjad mengingatkan agar masyarakat tidak lengah dengan temuan hasil audit tersebut. Menurutnya, masih banyak hal-hal krusial yang perlu diungkap dari penjatahan

pasti dalam IPO ini. Sebelumnya, Bapepam-LK menemukan dua indikasi pelanggaran pada IPO KS, yaitu pemesanan ganda dan pembeli terafiliasi. Pemesanan ganda dilakukan 68 pihak yang sebagian besar perorangan sebanyak 31,7 juta saham (1,005%). Adapun lima perusahaan sekuritas terafiliasi, yakni MPI, SS, UKHS, BBS, dan MAS, dengan total pembelian sebanyak 980.000 saham atau 0,03%. (Atp/E-5)

DPR masih Gantung Waktu Pembatasan BBM MESKIPUN Komisi VII DPR menyepakati pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara bertahap mulai akhir Maret 2011, waktu pelaksanaannya masih mungkin mundur lagi. Pasalnya, dalam kesimpulan rapat kerja (raker) antara Komisi VII DPR RI dan pemerintah soal pembatasan, Ketua Komisi Teuku Riefky Harsya mensyaratkan pemerintah melengkapi terlebih dahulu kajian-kajian terkait pembatasan sebelum mengimplementasikannya. “Setelah kajian lengkap dan disetujui DPR, pemerintah dapat segera mengimplementasikan kebijakan pengaturan BBM bersubsidi bertahap mulai akhir kuartal pertama 2011.” Dalam raker tersebut, pemerintah diwakili Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Saleh serta Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Rapat berlangsung selama 14 jam, sejak Senin (13/12) pukul 10.00 hingga Selasa (14/12) dini hari. Raker mengalami tiga kali skors. Senada dengan itu, anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Satya W Yudha mengemukakan pihaknya masih akan memanggil seluruh pihak yang terkait dengan pem-

batasan. Mereka, di antaranya, Pertamina, dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi. Hal itu untuk mengetahui persiapan pelaksanaan. DPR, ungkap Satya, juga meminta pemerintah menggunakan tenaga akademis dari universitas untuk menjamin netralitas kajian. DPR berharap pemerintah bisa memberikan kajian komprehensif, akhir Februari 2011. “Tidak tertutup kemungkinan (pembatasan) akan mundur lagi apabila penjelasan belum komprehensif.” Terkait dengan pembatasan, dalam catatan Media Indonesia, penerapan sudah tertunda empat kali. Wacana pembatasan pertama kali digulirkan pada 2008, dengan konsep smart card. Wacana digulirkan kembali pada Juni 2010, kemudian mundur ke Oktober 2010, dan kembali tertunda ke Januari 2011. Terakhir, dalam raker Komisi VII, diputuskan pembatasan dilakukan Maret 2011. Saat menanggapi masih terkatung-katungnya pelaksanaan pembatasan konsumsi BBM, secara terpisah, ekonom Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih mengungkapkan ketidakpastian menjadi kesempatan bagi pedagang untuk melakukan aksi spekulasi dan penimbunan. (*/Mad/X-10)

Pesawat Bawa Menteri Malaysia Ditahan di Juanda PESAWAT carter dengan nomor penerbangan Bae 146-200 yang ditumpangi Menteri Pertanian Malaysia Noh Omar ditahan TNI di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, pukul 12.45 WIB, kemarin. Penahanan itu dilakukan karena Noh Omar bersama lima pejabat teras negara Malaysia lainnya mendarat tanpa security clearance sepulang lawatan dari Timor Leste. “Penahanan itu sudah melalui persyaratan karena pilot tidak memiliki izin masuk ke Indonesia,” ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub, Bambang S Ervan, di Jakarta, tadi malam. Menurutnya, penahanan itu juga

akan berlaku bagi pesawat Indonesia apabila mendarat tanpa izin di luar negeri. “Jadi, tidak masalah TNI menahan. Ini demi keamanan di negeri kita,” jelasnya. Kendati dilakukan penahanan, menteri berikut lima pejabat negara Malaysia pun pulang lebih awal menggunakan maskapai penerbangan komersial. Hingga berita ini diturunkan pukul 23.30 WIB, belum ada penjelasan alasan pendaratan di Bandara Juanda itu. Namun, Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Pertama Iskandar Sitompul mengatakan penahanan itu telah melalui prosedur untuk keamanan. (Iwa/X-6)


Ekonomi

Sadisme Berandal Pelaku Kriminal Di atas sadel sepeda motor, mereka menebar kengerian. Gerakan perlawanan tumbuh sendiri di masyarakat. Fokus Nusantara, hlm 22-23

HALAMAN 17

RABU, 15 DESEMBER 2010

MI/ROMMY PUJIANTO

Pengelolaan Buruk Penyerapan Utang Minim

EKONOMIKA

Pertamina Borong Penghargaan PT Pertamina (persero) memborong penghargaan di ajang Asia Pasific Entrepreneurship Awards (APEA) 2010. Untuk kategori Asia Responsible Entrepreunership Awards (AREA), Pertamina menyabet dua penghargaan yaitu di bidang green leadership dan community engagement. Pertamina memenanginya dengan program rehabilition of mangrove forest yang menanam 326.800 pohon di kawasan Kalimantan dan Sulawesi dan program pembagian 32 ribu kacamata untuk anak SD dan SMP yang tidak mampu. Manager Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Ganapati Sjastri, ketika mewakili Pertamina menerima penghargaan, di Jakarta, kemarin, mengatakan penghargaan itu membuktikan CSR Pertamina telah berada di jalur yang benar. (*/E-1)

Ekonomi RI Harus Terintegrasi EKONOMI Indonesia harus lebih terintegrasi agar jauh lebih kuat menghadapi krisis dan menatap ketidakpastian di pasar global yang terus bergejolak. Hal tersebut dikemukakan Wakil Presiden Boediono saat menghadiri Hari Nusantara XI di Balikpapan, Senin (13/12). Ia menyatakan, mengikat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) secara ekonomi tidak kalah pentingnya dengan mengikat NKRI secara politis. Jika secara ekonomi tidak terintegrasi dengan kukuh, NKRI bisa tergerogoti dan makin rapuh. Langkah yang harus dilakukan salah satunya adalah memperbaiki transportasi antarpulau melalui pembangunan jaringan angkutan laut yang andal.(SY/E-1)

BPD Diminta Pacu Penyaluran KUR

Rendahnya penyerapan anggaran berdampak pada peningkatan pinjaman yang tidak tercairkan (undisbursed loan). Akhmad Mustain

P

EMERINTAH Indonesia tidak pernah belajar dari pengalaman dalam hal pengelolaan utang. Dari tahun ke tahun jumlah pinjaman luar negeri yang tidak terserap dan tercairkan (undisbursed loan) terus bertambah hingga menimbulkan beban anggaran yang tidak ringan. “Pengelolaan utang semakin buruk, karena begitu besar utang yang tidak mampu diserap,” tegas pengamat keuangan negara dari Koalisi Anti Utang Dani Setiawan di Jakarta, kemarin. Berdasarkan data Koalisi Anti Utang, untuk tahun anggaran 2010, hingga akhir November lalu realisasi penarikan utang luar negeri baru separuh dari pagu. Dari total pinjaman luar negeri yang dianggarkan sebesar Rp54,07 triliun atau US$5,88

miliar, yang sudah ditarik baru Rp28,88 triliun (US$3,14 miliar) atau hanya 53,4%. Artinya, sampai sebulan sebelum pergantian tahun, masih ada utang sebesar Rp25,19 triliun (US$2,74 miliar) yang belum tercairkan. Situasi seperti ini, papar Dani, sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Tidak optimalnya penyerapan utang luar negeri terus terjadi yang mengakibatkan akumulasi besaran undisbursed loan kian melonjak. Pada 2006, undisbursed loan tercatat sebesar US$9,3 miliar, kemudian bertambah menjadi US$9,7 miliar pada 2007, menjadi US$11,6 miliar pada 2008, dan US$16,4 miliar pada 2009. Kegagalan pemerintah menyerap utang luar negeri sangat merugikan keuangan negara karena akan membuat jumlah utang terus membengkak. “Walaupun tidak ditarik, utang luar

negeri biasanya dikenakan commitment fee, sehingga tentunya m e rugikan,” ujarnya. Karena itu, lanjut Dani, ke depan pemerintah harus menerapkan kebijakan fiskal yang lebih

Utang yang ditarik saat ini akan diwariskan kepada pemerintahan selanjutnya.’’ Iman Sugema Pengamat ekonomi hati-hati. “Peningkatan anggaran harus disikapi hati-hati, jangan justru menambah beban karena tambahan utang.” Saat dihubungi terpisah, pengamat ekonomi dari InterCAFE IPB Iman Sugema mengingatkan pemerintah harus tahu

batas untuk berutang. “Setiap pemerintahan punya penyakit hanya memikirkan jangka pendek. Padahal, utang saat ini akan diwariskan ke pemerintahan selanjutnya.” Penyerapan anggaran Saat menanggapi minimnya realisasi penarikan utang saat ini, Iman mengungkapkan, hal itu sangat terkait dengan penyerapan anggaran yang tidak kunjung membaik. “Ada masalah penyerapan anggaran, sehingga ini berdampak pula kepada peningkatan undisbursed loan,” katanya di Jakarta, kemarin. Iman menambahkan, utang tidak mampu mendorong pertumbuhan ekonomi karena ada persoalan di sisi perencanaan proyek maupun program dari pemerintah. Bahkan yang terjadi saat ini, proyek yang dibiayai utang

terkadang disusun secara mendadak. Ini yang membuat pencairan tidak optimal. “Atau kalaupun terserap, akan mengorbankan kualitas,” papar Iman. Hingga 30 November 2010 penyerapan anggaran di kementerian dan lembaga (K/L) memang masih rendah, sekitar 72,6%. Sejumlah kementerian mengakui pencapaian sampai November 2010 meleset dari target. Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto menyatakan pihaknya baru menyerap 73% dari total pagu sebesar Rp4,023 triliun. Sebelumnya Kemenhut menargetkan penyerapan anggaran 96% di akhir tahun. Begitu juga realisasi anggaran Kementerian Perhubungan hingga 13 Desember 2010 baru 67,23% dari pagu Rp17,87 triliun. Menurut Menteri Perhubungan Freddy Numberi, rendahnya penyerapan salah satunya disebabkan lambatnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2010. (HA/CS/E-2) mustain @mediaindonesia.com

Revisi UU BI Solusi Kebuntuan Pembahasan OJK PEMBAHASAN Rancangan Undang-Undang (RUU) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dipastikan tidak akan bisa diselesaikan tahun ini sesuai dengan amanat UU Nomor 3/2004 tentang Bank Indonesia (BI). Untuk itulah, perlu dilakukan revisi terhadap UU tersebut. Hal itu diungkapkan Anggota Panitia Kerja (Panja) RUU OJK dari Fraksi Partai Golkar Harry Azhar Azis di Jakarta, kemarin. Menurutnya, revisi tersebut tidak perlu dilakukan terlalu cepat. Bahkan, kejadian semacam ini sama dengan saat pembahasan RUU OJK pada 2002 yang juga mengalami deadlock sehingga tidak jadi disahkan. “Saat itu, meskipun tidak

jadi disahkan, tidak langsung melakukan revisi UU BI. Dan baru direvisi pada 2004, termasuk mengubah Pasal 34 yang terkait dengan mandat untuk membentuk pengawasan perbankan,” tegasnya. Harry menjelaskan, pemerintah ngotot menginginkan kursi ex-officio di Dewan Komisioner OJK memiliki hak suara. Sementara itu, parlemen melihat OJK haruslah independen. “Kalau pemerintah ingin OJK tidak independen, ubah saja Pasal 34 ayat 1 Undang-Undang Bank Indonesia,” kata Harry. Di dalamnya disebutkan tentang tugas dan kedudukan otoritas jasa keuangan yang berada di luar pemerintah. Harry melanjutkan, berdasar pasal itu, seharusnya kursi pejabat

ex-officio memang tak berada di OJK. Bahkan, hingga Senin (13/12) pemerintah belum mau mengubah usulannya. “Kalau ada wakil pemerintah di OJK, apa bisa dikatakan independen,” tanyanya. Harry juga menyayangkan sikap BI yang terkesan menghalang-halangi pembentukan OJK. Padahal, pembentukan OJK merupakan bagian dari amanat UU BI yang merupakan dasar keberadaan BI. “Kami akan tanyakan kepada Gubernur BI, apakah memang ada kebijakan di BI akan menolak Pasal 34 di UU BI. Selama ini ada kesan menolak RUU OJK. Kalau memang mereka ada kebijakan menolak, artinya mereka melanggar UU mereka sendiri,” tegasnya. (Mad/E-5)

DOK BSM

PERTEMUAN TAHUNAN DPS: Ketua Kompartemen Perbankan Syariah (KPbS) Perbanas Yuslam Fauzi (kiri) berbincang dengan dosen senior Universitas Wollongong, Australia, Nadirsyah Hossen di sela pertemuan tahunan (ijtima’ sanawi) anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) di Jakarta, Senin (13/12) malam.

MENTERI Koperasi dan UKM Syarief Hasan meminta 13 bank pembangunan daerah (BPD) menggenjot kinerja mereka dalam menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). Permintaan itu dikemukakan ketika membuka acara peresmian Rapat Koordinasi Nasional Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, di Jakarta, kemarin. Sampai dengan 6 Desember 2010, ketiga belas BPD baru mampu menyalurkan Rp1,747 triliun, atau sekitar 80% dari target, dengan 21.107 debitur. Syarief mengharapkan ke depannya mereka dapat menyalurkan Rp1,8 triliun-Rp 2 triliun. Dalam kesempatan yang sama Menteri memuji kinerja KUR di Nusa Tenggara Barat, Jateng, dan Sumbar yang berhasil melebihi target yang telah ditentukan kementerian. (*/E-1)

Minyak Tembus US$90 Tertinggi dalam 2 Tahun

ANTARA /YUDHI MAHATMA

KENAIKAN HARGA MINYAK: Truk tangki di pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Depot Pertamina Tarakan, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu. Harga minyak di pasar internasional naik ke posisi tertinggi sejak dua tahun terakhir, di US$90 per barel. HARGA minyak di pasar internasional naik ke posisi tertinggi sejak dua tahun terakhir. Sebagaimana dilansir AFP, minyak mentah jenis brent north sea untuk pengiriman Januari, menguat US$0,77 menjadi US$91,25 per barel pada akhir perdagangan Senin (13/12) sore di London. Menurut catatan ReforMiner Institute, posisi tersebut tertinggi sejak Oktober 2008. Sementara itu, pada kontrak utama New York, minyak mentah jenis light sweet untuk penyerahan Januari, naik US$0,73 menjadi US$88,52 per barel. Analis memperkirakan, kenaikan tersebut dipicu keputusan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC), penurunan dolar, dan udara dingin di Eropa. OPEC pada Sabtu (11/12) memutuskan untuk mempertahankan kuota produksinya di 24,84 juta barel per hari. “OPEC yang mempertahankan produksi tidak berubah pada akhir pekan dan aksi jual dolar membantu mendorong harga minyak mentah lebih tinggi, di tengah-tengah udara dingin di barat laut

Eropa,” kata analis VTB Capital Andrey Kryuchenkov. Di sisi lain, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto mengemukakan, selain faktor tadi, permintaan minyak mentah oleh China yang naik 14% ke kisaran 9,3 juta barel per hari ikut memicu harga. Namun, harga minyak dunia yang me lampaui US$90 per barel tidak akan terlalu menjadi masalah pada 2010. “Karena tinggal dua minggu saja menuju akhir tahun,” ujarnya. Yang harus diantisipasi, justru harga minyak 2011 yang diperkirakan akan di atas asumsi harga minyak Indonesia (Indonesia crude price/ICP), yakni US$80 per barel. Menurutnya, apabila harga minyak dunia tidak berubah, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2011 terancam mengalami defisit hingga Rp5 triliun. Oleh karena itu, pemerintah harus mengkaji opsi lain di luar pembatasan BBM bersubsidi pada tahun depan. Opsi itu dinilai tidak akan banyak membantu APBN ketika harga minyak dunia melambung. (*/Jaz/Ant/X-10)


18 | Ekonomi Nasional

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Batu Bara Uji Konsistensi Pemerintah Kewajiban pasok pasar dalam negeri harus ditegakkan. Jangan hanya terpampang di atas kertas. Jajang Sumantri

A

TURAN kewajiban pasok pasar dalam negeri (domestic market obligation/DMO) batu bara di kisaran 24,17% yang baru dikeluarkan pemerintah dianggap cukup memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Namun, pemerintah harus konsisten menjaga agar produsen batu bara mematuhi aturan tersebut. DMO yang ditetapkan 24,17% dari hasil produksi batu bara itu tertuang dalam Keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) No 2360/2010 tentang Penetapan Kebutuhan dan Persentase Minimal Penjualan Batu Bara untuk Kepentingan Dalam Negeri Tahun 2011. Berdasarkan hitungan pemerintah, kebutuhan batu bara untuk kepentingan dalam negeri tahun depan diperkirakan 78,97 juta ton. Sebagian besar dipergunakan pembangkit listrik tenaga uap/PLTU (lihat tabel). Selama ini masalah inkonsistensi penegakan DMO selalu

Demi Lifting Minyak UU Pelayaran Direvisi PEMERINTAH memastikan akan merevisi Undang-Undang (UU) No 17/2008 tentang Pelayaran guna menyelamatkan produksi (lifting) minyak nasional. Kepastian itu diungkapkan Menteri Perhubungan Freddy Numberi di Jakarta, kemarin. Menurut Freddy, revisi UU perlu segera dilakukan untuk melonggarkan penerapan asas cabotage (kabotase) yang melarang penggunaan kapal berbendera asing dalam kegiatan lepas pantai (offshore) mulai 1 Januari 2011. “Jika dipaksakan, asas cabotage untuk offshore bisa mengancam lifting minyak nasional karena kapal lokal tidak ada yang melayani kegiatan offshore, khususnya kategori B dan C,” ujarnya. Dalam asas kabotase dikatakan, muatan domestik harus diangkut dengan kapal-kapal berbendera nasional. Aturan itu berlaku untuk kapal-kapal jenis cair dan lepas pantai pada 2010 dan 2011. Namun, hingga saat ini tinggal sektor offshore yang

MI/USMAN ISKANDAR

Freddy Numberi Menteri Perhubungan belum menjalankan kabotase. Kapal yang melayani offhore, jelas Freddy, terbagi atas tiga kategori yakni A, B, dan C. Kelompok A antara lain kapal berjenis tugboats, mooring boats, utility vessels, dan anchor boat. Asas cabotase untuk klasifikasi kapal ini harus mulai dilakukan mulai 1 Januari 2010. Sementara itu, kapal kelompok B antara lain jenis accommodation barges ukuran 250 ft class ke atas, anchor handling and tugs (AHT), ASD tugboats, dan platform supply vessel (PSV). Adapun kapal kategori C yaitu jack up rig, drill ship, submersible rig, dan cable laying ship.

Freddy menjelaskan, jenis kapal kategori B dan C terbilang mahal sehingga tidak banyak negara yang memilikinya, termasuk Indonesia. Karena itu, ia meminta para pemangku kepentingan industri pelayaran memahami adanya pengecualian penerapan kabotase untuk jenis kapal tersebut. “Kita harus realistis juga dengan kondisi di lapangan. Jika kapal jenis B dan C kita tidak punya, kita harus terbuka dengan kerja sama internasional. Ada kepentingan lebih besar harus diselamatkan,” tukasnya. Sebelumnya, rencana merevisi UU Pelayaran ini mendapat tentangan dari sejumlah kalangan. Ketua Bidang Organisasi Indonesian National Shipowners Association (INSA) Paulis Djohan menilai keputusan pemerintah tidak konsisten. “Itu juga menunjukkan pemerintah tidak serius mengoptimalkan potensi kapal offshore berbendera Merah Putih,” kata dia beberapa waktu lalu. (CS/E-2)

menjadi keluhan utama konsumen di dalam negeri. Selain itu, belum adanya ketentuan harga patokan batu bara DMO dianggap menjadi penyebab produsen cenderung memaksimalkan pasokan ekspor yang harganya lebih tinggi. “Kami menyambut gembira keluarnya aturan DMO ini karena bisa menjamin kelangsungan pasokan batu bara untuk untuk generator dan broiler (mesin pencelup warna tekstil). Tetapi yang harus dipastikan adalah konsistensi realisasinya, jangan hanya terpampang di atas kertas,” ujar Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat kepada Media Indonesia di Jakarta, kemarin. Harapan senada dikemukakan Direktur Energi Primer PLN Nur Pamudji. Bila terealisasi secara konsisten, alokasi DMO menjamin kebutuhan batu bara untuk PLTU PLN. Menurutnya, kebutuhan pasokan batu bara PLN mencapai 30 juta ton per tahun. Pamudji berharap setidaknya alokasi dari DMO tersebut bisa memenuhi 85% kebutuhan batu

bara pembangkit PLN. “Jika 25 juta ton batu bara itu bisa dipenuhi dari alokasi DMO, sudah aman. Sisanya bisa dari stok PLN,” ujarnya. Sementara itu, kalangan industri pupuk meminta pemerintah memperhatikan arah revitalisasi pabrik dalam jangka panjang. Bergesernya pola konsumsi energi pabrik pupuk, dari gas ke batu bara ke depan, harus dipersiapkan dengan mengantisipasi melonjaknya kebutuhan batu bara. Dirut PT Petrokimia Gresik (Petrogres) Hidayat Nyakman mengatakan, pada 2010 dan 2011, kebutuhan batu bara perusahaan masih mencukupi. “Selama ini kami tidak ada kesulitan. Batu bara terpenuhi oleh pasokan yang kami dapat melalui proses tender. Jumlahnya kan juga masih kecil karena sebatas untuk menghidupkan pembangkit listrik,” ujarnya. Konversi energi Namun, Hidayat memperkirakan kebutuhan pabrik-pabrik pupuk akan batu bara bakal melonjak signifikan dalam

jangka waktu 5-10 tahun ke depan. Pasalnya, industri pupuk akan mulai lebih banyak mengonversi bahan bakar produksi mereka dari selama ini gas menjadi batu bara. Di Petrogres, misalnya, perseroan merencanakan membangun pabrik pupuk berbahan bakar batu bara pada 2015. Pertimbangannya, tingkat ketersediaan gas dalam negeri dipastikan akan semakin terbatas sehingga harganya diprediksikan tidak lagi ekonomis. Walau diragukan banyak pihak, pemerintah menegaskan akan menindak produsen batu bara yang membangkang. Jika tidak mengindahkan peringatan, pemerintah akan memotong produksi mereka. “Pemotongan produksi mineral atau batu bara maksimal 50% dari produksi pada tahun berikutnya,” ujar Dirjen Mineral, Batu Bara, dan Panas Bumi Kementerian ESDM, Bambang Setiawan, belum lama ini. (AW/E-1) jajang@ mediaindonesia.com

Trafo Baru Hemat Biaya Listrik PT PLN (persero) menargetkan pengurangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) melalui pemasangan trafo interbus (interbus transformer/IBT) di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Gandul-Cinere. Penghematan bisa mencapai 15 ribu kiloliter atau senilai Rp50,4 miliar per bulan. “Beroperasinya trafo IBT itu akan meningkatkan keamanan pasokan listrik pada sistem Jawa-Bali, khususnya Jakarta, sekaligus meningkatkan fleksibilitas manuver beban dengan subsistem lain jika terjadi gangguan pada sistem Jawa-Bali,” ungkap Direktur Operasi Jawa-Bali PLN Ngurah Adnyana di Depok, Jawa Barat, kemarin. Menurutnya, dengan penghematan tersebut, hanya butuh empat bulan untuk mengembalikan modal pembelian dan pemasangan trafo dengan total nilai Rp195 miliar tersebut. Trafo raksasa ini merupakan bagian dari lima trafo induk yang dibeli PLN pada tahun ini dan dipasang di lima GITET yaitu Bekasi, Cibatu, Gandul,

MI/SUMARYANTO

PEMASANGAN TRAFO INTERBUS: Pekerja memeriksa suhu trafo interbus dengan menggunakan thermovisi di gardu induk tegangan ekstra tinggi Gandul-Cinere, Depok, kemarin. PLN menargetkan penghematan bahan bakar minyak melalui pemasangan trafo interbus. Kembangan, dan Cilegon. “Harga trafo itu sekitar Rp75 miliar per unit ditambah dengan biaya konstruksi totalnya sekitar Rp195 miliar. Bila penghematan terealisasi, bisa cepat kembali modal yang

berasal dana PLN sendiri itu,” ujarnya. Seiring bertambahnya pasokan dan kuatnya jaringan, PLN membuka layanan penyambungan baru dan tambah daya untuk kelompok pelang-

gan bisnis dan industri. Hingga kini PLN telah berhasil menjaring 2.250 pelanggan bisnis dan industri untuk penyambungan baru dan tambah daya. Total kapasitas yang bakal dipasang sebesar 1.025 megavolt ampere (MVA). “Dari jumlah pelanggan yang mendaftar tersebut, PLN akan mendapat biaya pemasangan pelanggan sekitar Rp700 juta. Namun, itu bukan targetnya karena kecukupan pasokan dan penambahan jumlah pelanggan menjadi orientasi kami,” ujar Direktur Bisnis Dan Manajemen Risiko PLN, Murtaqi Syamsuddin, di kesempatan yang sama. PLN menargetkan bila tidak ada kendala teknis yang berarti, semua permintaan sambungan listrik untuk kelompok bisnis dan industri akan dipenuhi pada 15 Desember 2010. Hingga akhir 2010, sistem Jawa-Bali mendapat tambahan pasokan daya 1.130 megawatt (Mw). Hal itu sejalan dengan masuknya PLTU Indramayu, PLTU Labuan II, dan repowering PLTU Muara Karang. (Jaz/E-5)


Corporate News | 19

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Multistrada Bangun Pabrik Ban Kedua Perseroan berencana memproduksi ban ukuran besar untuk truk pada 2012 mendatang. Andreas Timothy

P ANTARA/SUHENDAR

MALAM APRESIASI BUDAYA TELKOM: Direktur Human Capital & General Affair Telkom Faisal Syam (kiri) menyerahkan penghargaan kepada salah seorang pemenang dalam ajang Malam Apresiasi Budaya Telkom Creation 2010, di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Senin (13/12) malam. Acara program corporate social responsibility (CSR) Telkom ini meliputi Telkom Art Festival, Photography Contest, Seni Animasi dan Kreasi IT, Telkom Cyber Olympiade, dan Kidevo.

Ciputra Bidik Laba Bersih Rp171 M PT Ciputra Property Tbk menargetkan perolehan laba bersih tahun ini mencapai Rp171 miliar atau tumbuh 130% daripada 2009 yang sebesar Rp74 miliar. Demikian disampaikan Director dan Corporate Secretary Ciputra Property Arthadinata Djangkar di Jakarta, kemarin. Menurutnya, pendapatan perseroan tahun ini akan ditopang proyek-proyek mal Hotel Ciputra Jakarta, Hotel Ciputra Semarang, dan Apartemen MyHome. “Dengan demikian, pendapatan kami juga akan naik 3% menjadi

Rp348 miliar jika dibandingkan dengan Rp337 miliar pada 2009,” ujarnya. Lebih jauh, dia mengungkapkan, dari target laba bersih tersebut, penjualan apartemen atau business development hanya menyumbang sekitar Rp17 miliar atau sama dengan tahun lalu. Sisanya merupakan recurring income, yaitu dari penyewaan mal, apartemen, dan hotel. Arthadinata mengatakan laba kotor Ciputra Property diperkirakan akan naik 3% menjadi Rp217 miliar jika dibandingkan dengan Rp210

SEKILAS INFO Bank Permata Selenggarakan Wholesale Banking Golf Tournament

DOK PERMATA BANK

DIREKTUR Wholesale Banking Bank Permata Roy A Arfandy (kiri) berbincang dengan pegolf putri profesional Indonesia Lidya Ivana (kedua kiri), Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Ito Warsito (kedua dari kanan), dan Head Global Markets Bank Permata Francis Indarto di sela-sela Wholesale Banking Golf Tournament 2011 yang digelar Bank Permata di Tangerang, pekan lalu. Turnamen golf tersebut diikuti 144 peserta nasabah Bank Permata. Saat ini nasabah Wholesale Banking Bank Permata yang menggunakan fasilitas forex dan interest rate pada 2010 jumlahnya naik dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2009 dengan volume yang meningkat pula.

Trada Maritime Sambut Kapal FSO Lentera Bangsa

miliar pada 2009. Hotel Ciputra Jakarta kini memiliki tingkat hunian di atas 74%, dengan total kamar sebanyak 328 kamar. Sementara itu, tingkat sewa Mal Ciputra Jakarta mencapai 99%, dengan area seluas 20.957 m2 dan terdiri dari 163 toko. “Hotel Ciputra Semarang mencatat tingkat hunian 71%, dengan total kamar 200,” jelasnya. Dalam rangka pengembangan usaha, Ciputra Property kini tengah mengincar lahan di kawasan TB Simatupang Jakarta. Di lahan seluas 1 hektare ter-

sebut, akan dibangun gedung perkantoran. Di samping itu, perseroan tengah melakukan negosiasi final dengan mitra strategis untuk membangun gedung perkantoran di daerah Slipi, Jakarta. Sementara itu, untuk membiayai pengembangan usaha, perseroan pada 2011 telah menyediakan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1 triliun. Dari jumlah tersebut, mayoritas atau Rp900 miliar digunakan untuk pengembangan Ciputra World Jakarta. (Atp/E-5)

Jasa Raharja Terbaik di Industri Keuangan PT Asuransi Jasa Raharja merebut peringkat teratas penerima Infobank BUMN Awards 2010 untuk kategori BUMN terbaik di industri keuangan. Posisi kedua dan ketiga berturut-turut ditempati PT Asuransi Kesehatan Indonesia (Askes) dan PT Asuransi ABRI (Asabri). Penganugerahan Infobank BUMN Awards 2010 kepada BUMN tersebut dilakukan kemarin, di Jakarta. Adapun penilaian dilakukan Biro Riset Infobank terhadap 111 BUMN di berbagai sektor. Menurut Direktur Biro Riset Infobank Eko B Supriyanto, penilaian dilakukan dengan menggunakan laporan keuangan selama dua tahun berturut-turut, yakni 2008 dan 2009. Sumber data resmi didapat dari Kementerian BUMN dengan menggunakan indikator penilaian dari rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan efisiensi. “Karena diberlakukan sama terhadap laporan keuangan, penilaian dapat dikategorikan apple to apple,” kata Eko. Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN

Parikesit Suprapto mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan pertumbuhan BUMN dengan berlandaskan empat strategi utama. Keempat strategi tersebut adalah transparansi budaya kerja, restrukturisasi, privatisasi melalui pasar modal serta strategic development. “Dengan berkontribusi 30% laba terhadap GDP nasional dan menguasai 30% kapitalisasi di pasar modal, BUMN telah memiliki market endurance yang sangat kuat. Sebagai alat keuangan negara, BUMN harus tetap bergerak secara korporasi. Secara global, BUMN harus mengarah pada kinerja pengelolaan yang bertaraf internasional,” ujar Parikesit. Selain kategori keuangan, ada 31 BUMN lainnya yang mendapat penghargaan serupa untuk kategori BUMN industri nonkeuangan. Untuk subsektor logistik, energi, pariwisata, farmasi, dan kawasan industri diraih PT Bhanda Ghara Reksa. Sementara itu, di subsektor jasa konstruksi, perkebunan, dan pertahanan diduduki PT Jasa Marga. (AW/E-5)

RALAT: Terdapat kekeliruan dalam penyebutan urutan nama pada teks foto berjudul Fasilitas Kredit di Media Indonesia edisi 14 Desember 2010, halaman 19. Teks foto yang benar adalah yang berada di bawah ini.

DOK TRADA MARITIME

PT Trada Maritime Tbk menyambut kedatangan kapal FSO (floating storage offloading) Lentera Bangsa di PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pekan lalu. Menurut rencana, Lentera Bangsa yang baru saja menyelesaikan conversion project dan perawatan di dok kapal COSCO di Guang Zhou, RRC, akan digunakan sebagai storage bagi produk minyak mentah berkapasitas 700.000 barel. Kapal ini baru beroperasi pada Januari 2011 dan ditempatkan di ladang minyak Widuri, Kepulauan Seribu, atas kontrak CNOOC SES Ltd.

ANTARA/UJANG ZAELANI

FASILITAS KREDIT: Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Arwin Rasyid (kiri), CEO PT Plaza Indonesia Realty Tbk Rosano Barack (tengah), dan Director & Corporate Client Solution Head CIMB Group Mrs Kong Sooi Lin, saat penandatanganan fasilitas kredit di Jakarta, Minggu (12/12).

RODUSEN ban domestik PT Multistrada Arah Sarana Tbk akan membangun pabrik ban kedua di Cikarang, Jawa Barat, untuk meningkatkan kapasitas produksi. Pabrik tersebut dibangun dengan dana pinjaman dari Jerman dan Belanda. Deputy Managing Director Multistrada Masahiro Makita mengatakan pembangunan pabrik yang sedang berjalan itu diperkirakan mulai berproduksi pada pertengahan 2011 mendatang. “Kami akan meningkatkan kapasitas produksi ban pada 2011 menjadi 30 ribu per hari dari sebelumnya 22.500 ban, “ kata Masahiro, di Cikarang, kemarin. Peningkatan kapasitas produksi itu, lanjutnya, karena permintaan pasar baik domestik maupun internasional semakin besar. Dengan adanya kenaikan permintaan itu, perseroan berusaha menjadi produsen yang diakui di pasar domestik dan internasional. Ia menambahkan, perseroan juga berencana memproduksi ban ukuran besar untuk truk pada 2012 nanti. “Kami optimistis rencana perseroan melakukan ekspansi secara

besar-besaran akan mendapat respons pasar yang sangat besar,” ucapnya. Sementara itu, Manajer Pengembangan Bisnis dan Pemasaran Internasional, Edwar Mamahit menjelaskan ekspor ban perseroan yang terbesar terutama ditujukan ke Amerika Serikat (AS) dan Jepang. “AS membutuhkan 300 juta ban per tahun, kalau kita dapat memenuhi satu persen saja, perseroan sudah meraih keuntungan,” ujar Edwar. Demikian pula halnya dengan Jepang yang membutuhkan ban mencapai 500 ribu per tahun, hingga saat ini masih belum dapat dipenuhi perseroan. Pabrik tapioka Sementara itu, PT Citra Kebun Raya Agri Tbk akan memulai pengoperasian pabrik pengolahan tapioka berkapasitas 50 ribu ton per tahun pada April 2011 mendatang. Perseroan berharap dapat membukukan pendapatan usaha US$11,25 juta tahun depan. Direktur Citra Kebun Raya Angel Setiadi Kurnia dalam paparan publik di Jakarta, kemarin menjelaskan sepanjang tahun ini, perseroan tidak membukukan pendapatan sama sekali. Hal itu disebabkan adanya peralihan bidang usaha

Citra Kebun dari bidang usaha properti menjadi perusahaan perkebunan sejak 2008 lalu. “Pada 2008 dan 2009, seluruh pendapatan masih disumbangkan dari kegiatan usaha properti,” ujarnya. Pada 2008, perseroan membukukan pendapatan Rp32,56 miliar dan laba bersih Rp14,58 miliar. Sementara di 2009, pendapatannya hanya Rp8,46 miliar dan merugi sebanyak Rp1,42 miliar. “Untuk 2010 ini, pendapatan perseroan adalah nihil, karena operasional pabrik belum berjalan,” kata Angel. Financial Advisor Citra Kebun Raya Socrates Rudy Sirait menambahkan, pembangunan pabrik tapioka sebelumnya dijadwalkan akan selesai pada tahun ini juga. Namun, akibat kendala cuaca dan terlambatnya pengiriman mesin, jadwal pengoperasian pabrik mundur sampai April tahun depan. “Kalau saat ini, pembangunan pabrik ini sudah berjalan 90%,” akunya. Dari pabrik tersebut, perseroan akan memproduksi tapioka sebanyak 25 ribu ton atau hanya separuh dari kapasitas pabrik di tahun pertama pengoperasiannya. (Ant/E-4) timothy@ mediaindonesia.com


20 | Suara Anda

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

BEDAH EDITORIAL

FORUM

SELASA, 14 DESEMBER 2010 - MEDIA INDONESIA

Kondisi Kereta Rel Listrik tidak Manusiawi

S

ENIN (13/12) saya naik kereta rel listrik (KRL) AC ekonomi jurusan Bogor-Jakarta, berangkat dari Stasiun Bogor pukul 05.45 WIB. Hari Senin, biasanya KRL selalu penuh. Namun, sesampainya di Stasiun Citayam, kondisi KRL tidak hanya penuh, tapi sangat tidak manusiawi. Penumpang dalam jumlah besar menerobos masuk ke gerbong KRL AC ekonomi yang saya tumpangi. Kondisi di dalam KRL AC ekonomi pun penuh sesak. Saya sampai sesak napas menahan desakan

PATA AREADI

APA yang terjadi kemarin di Yogyakarta tidak bisa dikatakan lain kecuali satu kata: melawan. Rakyat Yogyakarta melawan total untuk menjaga eksistensi sistem pemerintahan yang selama ini mereka hormati. Hampir seluruh komponen kota itu tumpah ruah ke Gedung DPRD untuk menegaskan sikap mereka bahwa keistimewaan Yogyakarta harus dipertahankan apa adanya. Yogyakarta dipimpin sultan yang juga menjabat gubernur dan ditetapkan, bukan dipilih. Itulah keistimewaan Yogyakarta yang dibela rakyat mati-matian. Perlawanan rakyat Yogyakarta ternyata searah dengan kesepakatan fraksi-fraksi DPRD DIY. Semua fraksi, kecuali Fraksi Partai Demokrat, menyatakan setuju Gubernur DIY ditetapkan, bukan dipilih. Menangkah perlawanan rakyat Yogyakarta? Belum! Keputusan terakhir masih menunggu pembahasan RUU Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta antara pemerintah pusat dan DPR di Jakarta. Penghargaan atas keistimewaan adalah bagian yang indah dan kaya dari sistem demokrasi dan hukum di Indonesia. Adalah kekeliruan besar menuduh Yogyakarta menganut sistem monarki yang bertentangan dengan demokrasi. Rakyat Yogyakarta tidak menuntut yang aneh-aneh. Mereka hanya ingin mempertahankan sebuah sistem yang selama ini terbukti tidak bertentangan dengan demokrasi dan konstitusi. Jangan anggap remeh rakyat Yogyakarta. Mereka memiliki tradisi perlawanan yang gagah berani.

Bertentangan dengan Hati Nurani MENGHARGAI Sultan berarti menghargai budaya kita sendiri. 6281344711xxx AKAN terpilih menjadi pemimpin Yogya malah mungkin menjadi pemimpin negeri ini lewat demokrasi langsung. Dan kita doakan pula agar almarhum para pejuang kita mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT, jika Sultan Yogya dicintai dan didukung rakyat, Insya Allah jadi pemimpin negeri ini. 6285245724xxx

kerja, terlebih dahulu minta hikmat dari Allah agar Anda dituntun untuk bekerja karena setiap yang Anda lakukan diperhitungkan. 6281355202xxx PENGUASA negeri ini, kami kecewa sekaligus tidak percaya lagi pada pemerintah. Sekali junjungan kami adalah Sultan HB X dan Pakualam seterusnya adalah junjungan kami dan pimpinan kami. 6281282314xxx NKRI masih terikat. 6282166022xxx

NESTAPA rakyat Yogya. 6281338736xxx SEMUA bertentangan dengan hati nurani rakyat Indonesia, jangan buat negara ini bubar dan setiap daerah berkecamuk minta merdeka. Kalau SBY tidak mampu bekerja, lebih baik mundur. 6281355202xxx

ORANG yang memancing di air keruh bersorak dan tertawa. Rakyat Yogya tidak sadar bahwa virus perpecahan sedang ditaburkan. Mudahmudahan mereka sadar. 6285659160xxx

PAK menteri, tolong setiap membuat program

SULTAN dan Pakualam memang layak dicintai rakyat dan pantas menjadi pemimpin DIY, toh akan terpilih terus memimpin Yogya. 6285245724xxx

Bhinneka Tunggal Ika

Pemerintah Kurang Gawe

BAGI setiap orang yang merasa warga dan mencintai Indonesia, wajib hukumnya untuk memahami dan menerapkan falsafah Bhinneka Tunggal Ika. Berdasarkan itu, keistimewaan DIY adalah sah. Harus dijaga dan dibela oleh seluruh warga negara ini. Siapa pun, baik perseorangan ataupun kelompok yang tidak paham bahkan mengingkari falsafah Bhinneka Tunggal Ika harus mengganti negara dan kewarganegaraannya, bukan warga negara Indonesia! Kang Ghuru

PEMERINTAH kurang gawe. Berkacalah pada pemilihan langsung yang berakibat para gubernur, wali kota, bupati yang berkorupsi ria. Lihatlah Gubernur Yogya yang dari awal bergabung tidak pernah terlibat perkara korupsi. Itu karena banyak fasilitas keraton untuk keperluan NKRI. Lihatlah fakta itu Pak SBY. Alex Prasojo

Riwayat KALAU bukan karena diongkosi oleh Sultan Yogyakarta, Republik Indonesia sudah tamat riwayatnya. Kekuasaan memerintah yang diemban seumur hidup berdasarkan garis keturunan adalah demokratis dan sesuai dengan jiwa negara yang berbentuk republik. Hak konstitusional warga negara Republik Indonesia tidak berlaku di wilayah Yogyakarta untuk berkedudukan sama di dalam hukum dan pemerintahan; memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. Maldaro

Raja atau Presiden JIKA dilihat dari masyarakat, contoh di Yogja ada kemungkinan rakyat lebih condong senang dipimpin raja, bukan tidak mungkin daerahdaerah lain di Indonesia juga lebih senang dipimpin raja bukan oleh presiden. Barnasya

Lebih Penting ADA yang lebih penting menata negeri ini, laksanakan amanat UUD 1945 dan amalkan Pancasila. Bangun kesejahteraan rakyat, tegakkan hukum, beri rakyat pendidikan murah, cerdaskan rakyatnya. Sediakan lapangan kerja. Yogyakarta sudah aman, tenteram, damai antara Sultan dan rakyatnya, eh kok malah diusik-usik, kurang gawean ya.... Anton F Hidayat

Kirimkan tanggapan dan komentar anda melalui: SMS INTERAKTIF : Senin-Sabtu, 07.05 WIB di Metro TV | ONLINE: mediaindonesia.com

kejadian itu. Pihak PT KAI merasa sudah gugur kewajiban karena sudah mengumumkan pembatalan jadwal KRL. Harusnya kewajiban PT KAI tidak hanya mengumumkan penundaan KRL, namun juga menyediakan gerbong penggantinya. Mencarikan solusi agar masyarakat pengguna KA merasa diperlakukan manusiawi. Mobilitas menggunakan transportasi publik seperti KRL adalah hak warga negara. Pemerintah, dalam hal ini Menteri Perhubungan, harus menghormati, melindungi, dan memenuhi hak warga negara.

Tidak manusiawinya kondisi KRL jurusan Jakarta-BogorDepok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) bukan kali ini saja terjadi. Ini sebuah sinyal bahwa negara gagal menjamin hak warganya. Seharusnya, semua pihak terkait terutama Menteri Perhubungan mewujudkan tanggung jawab. Berupaya menciptakan angkutan yang manusiawi bagi masyarakat, termasuk KRL Jabodetabek. Firdaus Cahyadi Penumpang KRL Bogor-Jakarta

Keputusan Sepihak Fakultas Ilmu Budaya UGM

M

Yogyakarta Melawan

penumpang lainnya. Tidak terbayang bagaimana penumpang yang usia lanjut atau ibu-ibu hamil. Mereka tentu lebih menderita. Karena untuk berdiri pun sangat sesak. Setelah sampai di kantor, saya membaca berita bahwa kondisi KRL AC ekonomi yang tidak manusiawi itu akibat serbuan penumpang sesama pengguna KA. Karena, pada saat yang bersamaan, 55 rangkaian KRL jurusan BogorJakarta mengalami pemeriksaan berkala. Anehnya, Humas PT KAI Daop I Mateta Rizalulhaq merasa tidak bersalah dengan

ASALAH yang tidak beres ini berawal pada 16 Oktober 2010, ketika saya pertama kali mengurus surat pengantar sebagai salah satu persyaratan calon dosen CPNS di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM. Saya begitu yakin melamar lowongan CPNS dosen pariwisata ini setelah saya membaca informasi tentang penerimaan tenaga dosen CPNS dari situs resmi UGM (www. ugm.ac.id) dan Kemendiknas (www.kemdiknas.go.id). Dari tiga perguruan tinggi di Indonesia yang butuh tenaga dosen pariwisata, saya memilih UGM. Sejak awal saya menemui pihak kampus di FIB UGM, saya sudah dihadapkan kepada keanehan-keanehan seperti terlontar dengan bahasa, “Mas Faid, masih antre ya,” kata salah satu pegawai kantor di FIB UGM. Saya tidak diberi surat pengantar dari Dekan FIB. Ketika saya menyelesik lebih lanjut, ternyata sudah ada dua orang calon yang direkomendasikan internal FIB UGM. Karena melihat ada kongkalikong, saya putuskan menemui bagian SDM UGM di kantor

rektorat dan saya menceritakan apa yang saya alami di FIB UGM. Namun, pihak SDM tidak bisa menfasilitasi dan dia hanya menjalankan tugas. Meski dengan sangat sulit, akhirnya saya mendapatkan surat pengantar dari Dekan FIB setelah saya meminta surat rekomendasi dari salah satu profesor yang pernah membimbing saya selama menempuh S-2 Kajian Pariwisata Pascasarjana UGM. Setelah melakukan pendaftaran, kemudian saya menerima kartu dan nomor peserta ujian Dosen CPNS UGM. Bahkan pihak panitia menyarankan agar saya aktif membuka website SDM UGM untuk mengetahui informasi tempat pelaksanaan tes TPU dan TBS. Hari Rabu, 27 Oktober 2010, saya harus mengikuti tes TPU dan TBS dan saya dinyatakan lolos secara perlengkapan berkas dan tes TPU dan TBS tersebut. Saya selanjutnya harus melewati tes substansi sebagai syarat terakhir yang akan dilaksanakan pada 15-16 November 2010. Tepatnya pada hari Senin, 15 November 2010, sekitar pukul

08.00 WIB, saya pergi ke Fakultas Ilmu Budaya (FIB) untuk menemui Dekan FIB sekaligus bertanya tentang pelaksanaan tes substansi. Namun sayang, yang menemui saya bukan dekan, tapi Pembantu Dekan (PD) FIB

Kebijakan sepihak yang dibuat pihak FIB UGM telah mencederai semua proses yang saya ikuti sejak awal.” UGM. Oleh PD saya diminta mengikuti tes substansi keesokan harinya (16 November 2010), dengan syarat saya harus membawa skor TOEFL dan psikotes. Padahal, syarat ini sama sekali tidak ada di surat resmi seperti dirilis di situs www. ugm.ac.id. Anehnya, saya hanya diberi waktu 1 hari untuk mendapatkan skor TOEFL dan psikotes, apalagi pihak FIB

UGM tidak memfasilitasi sehingga saya sepenuhnya harus menanggung biaya kedua tes tersebut. Ini sangat aneh! Kebijakan sepihak yang dibuat pihak FIB UGM telah mencederai semua proses yang saya ikuti sejak awal. Kepada pihak Kemendiknas atau Dikti yang mempunyai tanggung jawab dalam seleksi penerimaan dosen CPNS, Lakukanlah pengawasan dalam setiap tahapan seleksi penerimaan dosen CPNS agar seleksi ini tidak menjadi ajang kepentingan golongan tertentu. Kepada pihak panitia calon seleksi penerimaan dosen CPNS, minta penjelasan tentang keputusan sepihak dari FIB UGM mengenai surat lamaran saya yang sudah tinggal selangkah ini. Kalau memang ada keputusan apa pun tentang urusan seperti ini, mohon dirilis di situs atau diinformasikan secara demokratis ke semua calon yang lolos. A Faidlal Rahman Pelamar CPNS dosen pariwisata di FIB UGM Jl Raya Brantas Ngaglik 65315 Kota Batu, Jawa Timur

Bisnis dan Jasa Sarang Koruptor

T

RANSPARENCY International merilis laporan indeks persepsi korupsi atau corruption perception index (CPI). Posisi Indonesia, yang pada peringkat 134 dari 163 negara, masih menempatkan negeri ini pada jajaran negara terkorup di dunia. Survei CPI menggunakan perspektif bisnis dan investor heavy, sehingga bisa diduga, persepsi yang ada di responden adalah pengetahuan dan pengalaman korupsi di sektor perizinan, pajak, bea cukai, dan imigrasi. Persepsi responden terbentuk oleh praktek korupsi dalam pelayanan publik, tempat ekspatriat banyak berurusan. Hal senada juga diungkap Transparency International Indonesia (TII), yang mencatat indeks persepsi korupsi di Indonesia pada 2010 tidak me ngalami perubahan dan stagnan jika dibandingkan dengan sebelumnya. Yakni mencapai 2,8. Itu artinya tidak ada terobosan baru dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia.

PATA AREADI

Sementara itu, program pemberantasan korupsi yang dilakukan di Indonesia baru sebatas penegakan hukum. Sehingga antara yang menjadi objek survei dan apa yang dikerjakan pemerintah dan KPK tidak saling bertaut secara langsung. Dengan korupsi yang sudah meluas dan sistemis di Indonesia, ada banyak koruptor yang dapat ditangkap. Mulai dari korupsi kecil oleh pegawai rendahan hingga korupsi kakap

yang melibatkan elite ekonomi dan politik. Tetapi jika seluruh koruptor hendak dipenjarakan, selain kapasitas penjara yang terbatas, dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan seluruh perkara. Dalam konteks ini, fokus dan skala prioritas dalam pemberantasan korupsi menjadi penting. KPK harus mulai mengarahkan penegakan hukum di sektor-sektor yang menimbulkan multiplier effect besar. Penegakan hukum di lem-

baga peradilan, misalnya, bila digarap secara serius oleh KPK, akan meningkatkan kepercayaan publik dan investor terhadap kepastian hukum di Indonesia. Prioritas penegakan hukum di perpajakan, bila KPK mau, tentu tidak sekadar meningkatkan pendapatan negara, tetapi juga berkontribusi pada iklim bisnis yang sehat. Semoga peringatan Hari Korupsi Sedunia pada 9 Desember menjadikan momentum untuk KPK agar lebih berani lagi mengurus keterpurukan negeri ini karena ulah para koruptor. Mereka yang telah merampas uang rakyat harus dipenjarakan sesuai dengan apa yang diambil. Bila perlu, KPK berani mengajukan kepada pemerintah dan DPR untuk mengadakan hukuman mati untuk para koruptor. Indah Pertiwi Jl SMA XIV rt 07/05 No 13 Cililitan Jakarta Timur indah_pr22@yahoo.com

Klarifikasi Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal

K

AMI ingin meralat penulisan berita pada harian Media Indonesia, pada Kamis 9 Desember 2010, hlm 2 (alinea 11), yang berjudul ‘DPR Ngotot Usut Saham KS’. Pada berita tersebut tertulis, ‘... Dalam kesempatan itu Persatuan Konsultan Hukum Pasar Modal menyatakan data penjatahan IPO KS dapat dibuka karena informasi itu terbuka bagi publik. “Penjatahan boleh dibuka lima hari setelah pencatatan menurut UU Pasar Modal”, kata Ketua

PKHPM Felix Soebagjo.’ Seharusnya, dalam rangka IPO suatu perusahaan, berdasarkan Peraturan II.A.1, dikenal adanya dokumen yang terbuka untuk umum. Dalam pengertian dokumen yang terbuka untuk umum, termasuk di antaranya Laporan Penjatahan dalam Peraturan IX.A.7, angka 3. Manajer penjatahan dari suatu penawaran umum harus mengisi dan mengirimkan formulir, yang merupakan

lampiran dari Peraturan IX.A.7 kepada Bapepam-LK dalam waktu 5 hari kerja. Berdasarkan hal tersebut, Bapepam-LK akan memasukkan data-data tersebut dalam Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM) dan dokumen ini tersedia umum. Demikian penjelasan ini dibuat untuk meluruskan pemberitaan yang ada, dan agar tidak menimbulkan salah pengertian dari berita wawancara singkat pada Rabu, 8

Desember 2010, di sela-sela rapat dengar pendapat Komisi IX DPR. Mohon dibetulkan juga ‘Persatuan Konsultan Hukum Pasar Modal’ menjadi ‘Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal’ dan ‘kata Ketua PKHPM Felix Soebagjo’ menjadi ‘kata Ketua Umum HKHPM Felix O Soebagjo’. Aywa Dewandaru Staf Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal

Kirimkan keluhan dan komentar anda tentang pelayanan publik ke email:

Kirimkan komentar Anda atas tema Banjir lagi, (periode 13 Desember - 18 Desember 2010) ke:

forum@mediaindonesia.com

opini publik di mediaindonesia.com

Banjir Lagi


Jadwal Film | 21

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

ACARA TV ACARA HARI INI

04.28 04.30 06.00 06.05 07.00 07.05 08.00 08.05 09.00 09.05 10.00 10.05 11.00 11.05 11.30 12.00 12.05 13.00 13.05 13.30 14.00 14.05 14.30 15.00 15.05 15.30 16.00 16.05 16.30 17.00 17.05 18.00 18.05 19.00 19.05 20.00 20.05 20.30 21.00 21.05 21.30 22.00 22.05 23.00 23.05 23.30 00.00 00.05 01.00 01.05 01.30 02.00 02.05 03.00 03.05 04.00 04.05

RABU, 15 DESEMBER 2010

Opening New Day Metro Pagi Headline News Metro Pagi Headline News Bedah Editorial Media Indonesia Headline News 8 Eleven Show Headline News 8 Eleven Show Headline News 8 Eleven Show Headline News MDGs Insight Metro Siang Headline News Metro Siang Headline News Inovator Jakarta Jakarta Headline News Metro Xin Wen Metro Sore Headline News Bisnis Hari Ini Public Corner Headline News Discover Indonesia Sentilan Sentilun Headline News Metro Hari Ini Headline News Metro Hari Ini Headline News Suara Anda Headline News Suara Anda Journalist on Duty Headline News Top Nine News Otoblitz Headline News Mata Najwa Headline News Metro Realitas Metro Sport Headline News Metro Malam Headline News Indonesia This Morning Expedition Headline News Bedah Editorial Media Indonesia (Replay) Headline News Mata Najwa Headline News Metro Realitas

04.30 Indonesia Berdoa: Dakwah Islam 05.30 Warta Nusantara

06.30 Kabaret Merah Putih 07.30 Budi dan Kerti 08.00 Sinetron Anak 08.30 Mimbar Agama Katolik 09.00 Pesona Budaya Nusantara 09.30 Monitor Olahraga 10.00 Forum Pemerintahan 11.00 Warta Siang 12.00 Pigura 12.30 Daerah Membangun 13.00 Salam dari Desa 13.30 Pelangi Desa 14.00 TV Pendidikan 16.00 Forum Huk Ham 17.00 English News Service 17.30 Cendela Dunia 18.00 Suara Perempuan: Buka Mata 19.00 Warta Malam 20.00 Sinetron 20.30 Lingkungan Hidup 21.00 Bincang Malam 22.30 Warta Dunia 23.00 Idonesia Bermusik 00.30 Pentas Tradisi 01.30 Warta Terakhir

04.30 Siraman Qalbu 04.45 Adzan Subuh Reguler 05.57 Filler KDi Star-1 06.00 Lintas Pagi 07.00 The Adventures of Superman 07.30 Cerita Pagi 08.30 Layar Pagi 10.00 Lintas Peristiwa-1 10.00 Cerita Siang 11.00 Sidik 11.30 Lintas Siang 12.00 Layar Kemilau 13.30 Cerita Sore 14.00 Lintas Peristiwa-3 14.30 Starlite 15.00 Disney Club 16.00 Viking 16.27 Filler KDI Star-2 16.30 Lintas Petang 17.00 Zona Juara 18.00 Animasi Spesial 19.00 Upin & Ipin Dkk: 19.00 Kuis 20.10.2010-3 19.30 Animasi Spesial: Little Krishna 20.00 Kontes KDI Star 23.30 Premier Highlights 23.57 Filler KDI Star-3 00.00 Lintas Malam 00.27 Kuis BPL 00.30 Layar Tengah Malam 01.30 Cerita Dini Hari 02.30 Cerita Dini Hari-2

04.30 Seputar Indonesia Pagi 06.00 Go Spot

07.30 Si Doel Anak Sekolah IV 09.00 Dahsyat 11.00 Intens 12.00 Seputar Indonesia Siang 12.30 Sergap 13.00 Sinema Siang TBA 15.00 Cek dan Ricek 16.00 Minta Tolong 17.00 Seputar Indonesia 17.30 Mega Sinetron Dia Jantung Hatiku 18.30 AFF Championship 2010 SemiFinal RunnerUp A VS Winner B (live) 21.00 Mega Sinetron Kemilau Cinta Kamila 23.00 Shocking Behavior Caught On Tape 2 Part 1 00.00 Seputar Indonesia Malam 00.30 UEFA Europa Leagueclub Brugge Vs Villareal (live) KO 02.30 UEFA Europa Leagueliverpool VS Ultrecht (live) KO

04.30 Liputan 6 Pagi 06.00 Was Was 07.15 SCTV Musik Inbox 09.20 Halo Selebriti 10.00 SCTV FTV Pagi 12.00 Liputan 6 Siang 12.30 SCTV FTV 14.30 Status Selebriti 15.00 Uya Emang Kuya 16.00 Cinta Juga Kuya 16.30 Sensasi Artis 17.00 Liputan 6 Petang 17.30 Cinta Juga Kuya 18.00 SCTV Sinetron “Islam KTP” 19.00 SCTV Sinetron “Taxi” 20.30 SCTV Sinetron “Cinta Fitri Season 6” 22.00 Barometer 23.00 Sigi Investigasi 23.30 Potret Menebus Batas 00.00 Liputan 6 Malam 00.30 Buser 01.00 SCTV Sinema Malam 03.00 Word Greates Magic 3

03.00 Musik: Klik! 04.00 Cahaya Hati 04.30 Topik Pagi 05.30 Lensa Olahraga 06.00 Kartun: Abu The Little Dinosaur 06.30 Kartun: The Adventure of Little Carp 07.00 Kartun: Pororo The Little Penguin 07.30 Kartun: Animal Mechanicals

08.30 Dokumenter 09.30 Sinema Pagi 11.30 Topik Siang 12.00 Klik 13.00 Espreso 14.00 Tawa Sutra XL 15.00 Djarum Indonesia Super League 17.30 Topik Petang 18.00 Dapet Deh 18.30 Kuis: Super Family 19.30 Segeeerrr Benerrr 20.30 Tawa sutra XL 22.00 Sinema Legenda 23.30 Lensa Olahraga 00.00 Topik Malam 00.30 Makmur (Makin Malam Makin Murah)

05.00 Mamah dan AA 06.00 Fokus Pagi 06.30 Kartun 08.00 Sinetron 09.30 FTV Drama 11.30 Patroli 12.00 Fokus Siang 12.00 Happy Song 14.00 Kiss Sore 15.00 Fokus 15.30 Film Seri 17.00 Sinetron 18.00 Sinetron 19.00 Sinetron 20.30 Take Celebrity Out 00.00 Fokus Malam 00.30 Film Seri 02.30 Sinetron 03.30 Sinetron 04.30 Aku Ingin Tahu

04.30 Reportase Pagi 06.00 Makna Kehidupan 06.30 Insert Pagi 07.30 Rangking 1 Spesial HUT 08.30 Derings Spesial HUT 09.30 Bioskop Indonesia Spesial HUT “Project Satu Hati” 11.00 Insert 12.00 Reportase Siang 12.30 Bioskop Spesial HUT “BeanThe Movie” 14.30 Extravaganza Pilihan 16.00 Kejar Tayang 16.30 86 17.00 Reportase Sore 17.30 Investigasi Selebriti 18.00 Jika Aku Menjadi Spesial HUT 18.40 Sketsa Spesial HUT 19.00 Trans Gemilang Indonesia Gemilang 23.15 Bioskop Trans TV “Valkyrie” 01.30 Reportase Malam

02.00 Wara Wiri 04.30 Scooby’s All Star Laff-a-lympic 05.00 New Tom & Jerry 05.30 Jalan Sesama III 06.00 Sport 7 06.30 Redaksi Pagi 07.30 Selebrita Pagi 08.00 Cawan 09.00 Inspirasi Dorce 10.00 Rahasia 10.30 Dongeng di Dunia Buah-Buahan 11.00 Tell Me Why 11.30 Redaksi Siang 12.00 Selebrita Siang 12.30 Bocah Petualang 13.00 Laptop Si Unyil 13.30 Cita - Citaku 14.00 Dunia Binatang 14.30 Koki Cilik 15.00 Asal Usul Fauna 15.30 Jejak Petualang 16.00 Redaksi Sore 16.30 Selebrita Sore 17.00 Yusuf Mansur & Unyil 17.30 Rahasia Sunnah 18.00 Wara Wiri 18.30 On The Spot 19.00 Mendadak Dangdut 20.00 Opera Van Java 21.45 Bukan Empat Mata 23.30 Jam Malam 00.00 Begadang 00.30 Sport 7 Malam 01.00 Redaksi Malam

00.00 Kabar Malam 01.00 Janji Wakil Rakyat 02.00 Documantary One 03.00 Kamus Kuliner 03.30 Titian Qobu 04.30 Kabar Pagi 06.30 Apa Kabar Indonesia 10.00 Nuansa 1000 Pulau 10.30 Pariwara: PUBER 12.00 Kabar Siang 13.00 Kabar Keadilan 13.30 Expose 14.00 Opini 15.00 Kabar 15 15.30 Kabar Pasar 16.00 Minyingkap Tabir 16.30 Fakta dan Data 17.00 Kabar Hari Ini 17.30 Kabar Petang 20.00 Debat 20.30 Telusur 21.00 Apa Kabar Indonesia Malam 23.00 Backpacker 23.30 Kabar Arena

04.30 Kiba

05.00 Kiba 05.30 Chalkzone 06.00 Kartun: Spongebob Squarepants 06.30 Kartun: Spongebob Squarepants 07.00 Spongebob Favoritku 07.30 Spongebob Favoritku 08.00 Backyardigans 08.30 Dora the Explorer 09.00 Obsesi 12.00 Global Siang 13.30 Fifa World Cup South Africa 14.30 Movie Special Bailley’s Billions 16.30 Berita Global 17.00 Kartun: Kapten Tsubasa 17.30 Fifa World Cup South Africa 20.00 Big Movies I 22.30 Big Movies II 00.30 Global Malam 02.00 MTV SPC 02.30 MTV Scarred 03.00 Movie Special Dini Hari

04.30 Silaturahim 05.00 Menabur Damai 05.30 Ustadz Haryono 06.00 Medika Natura (live) 07.00 Mahakarya Agung Sedayu 07.30 Lejel 08.00 Medika Natura (live) 09.00 Lejel 15.30 Medika Natura (live) 16.30 Lejel 17.00 Mahakarya Agung Sedayu 17.30 Sendok Garpu “Indonesian Food” (RR) 18.30 Jakarta Petang (live) 19.30 Mari Bicara (live) 20.30 Warga Bicara 21.00 B-Jak (live) 22.00 Jakarta Malam (live) 23.00 Rejeki Malam 23.30 Obrolan Malam (live) 00.00 Ketawa-Ketiwi (live) 01.00 Selebrita-Selebriti (live) 02.00 Off Air

04.30 Titian Iman 05.00 DKI - 15 05.30 O – Clip 06.00 Music Mix 06.30 O Shop 07.30 TV Mart 08.00 O Shop 08.30 Lejel Home Shopping 09.30 Jaco Home Shopping 10.00 DRTV 10.30 O Shop

11.00 EZ Shop 11.30 O-Shop 12.00 Rekomendasi 12.30 EZ Shop 13.30 O Shop 14.00 Jakarta Mix 14.30 DRTV 15.00 EZ Shop 16.00 Mak Comblang 17.00 Lejel Home Shopping 17.30 Jaco Home Shopping 19.00 Lejel Home Shopping 19.30 Sparkling Asia Piano 21.00 Loelebay 22.00 Funorama 23.00 Solusi Life 23.30 O-Clip 00.00 DKI – 15 00.30 O-Shop After Midninght Shopping

05.00 TV E 05.30 Max & Ruby 06.10 Magic School Bus 06.50 Blazing Teen 3 07.30 Babaloos 08.00 Lejel Home Shopping 08.35 Selamat Pagi Bunda 09.30 DR TV 10.00 DR TV 10.40 DR TV 11.20 Crocket 12.00 Ninja Hatori 12.40 Go For Speed 13.20 Zillion 14.00 Honey Bee Hutchi 14.30 Raindrop The Water Adventure 15.00 Eriko 15.30 Cinta Indonesia 16.30 Digi Charat Nyo 17.00 Blazing Teen 3 17.40 Transformer Cybertron 18.20 Origami Warrior 19.00 Asarichan 19.30 NG Knight Ramune 20.00 Lejel Home Shooping 21.00 Ngetem 22.00 Lejel Home Shooping * Acara TV sewaktu-waktu bisa berubah

J ADWAL SALAT DK I J a k a r ta & Se k i ta r nya Subuh ......... 04.10 Zuhur .......... 11.49 Asar ........... 15.16 Magrib ......... 18.04 Isya ............ 19.19


22 |

Fokus

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

SADISME BERANDAL PELAKU KRIMINAL Di atas sadel sepeda motor, mereka menebar kengerian. Gerakan perlawanan tumbuh sendiri di masyarakat. Eriez M Rizal

W

ARGA Kota Bandung, Jawa Barat, punya panggilan baru untuk anggota geng motor. Aksi mereka yang sadis, meresahkan, dan kriminal membuat kawanan itu dijuluki berandal bermotor. Dari tahun ke tahun, tindak kriminal yang dilakukan para remaja itu tidak pernah surut. Mereka tidak pernah segan merampas, merampok, mengania ya, bahkan membunuh korban mereka. Memang, upaya polisi untuk memberantas tidak pernah kendur. Namun, bukan habis hasilnya. Berandal bermotor justru merebak ke daerah lain, seperti Garut, Tasikmalaya, dan Cirebon. Di Bandung, yang menjadi cikal bakalnya, penyakit itu berjangkit ke Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi. Wajar saja jika polisi gerah. Genderang perang pun ditabuh. “Kalau memang sudah tidak terkendali, saya perintah-

kan anggota saya menembak di tempat,” tandas Kapolda Jawa Barat Irjen Suparni Parto, beberapa waktu lalu. Kapolda sepakat apa yang dilakukan para berandal dengan aksi kriminal mereka sudah meresahkan masyarakat. Mereka tidak lagi hanya saling serang dengan sesama geng motor, tapi sudah merusak kenyamanan dan membahayakan warga. Seluruh jajaran polres di Jawa Barat diminta bersikap tegas terhadap aksi geng motor. Dari identifikasi Polda Jawa Barat, kebanyakan anggota geng motor adalah pelajar, SMP, dan SMA. Beberapa mahasiswa masih terlibat, juga sejumlah pemuda pengangguran. Mereka umumnya beraksi di malam hari. Tapi, beberapa kejadian menunjukkan para berandal di atas kuda besi itu tidak keder untuk beraksi di siang hari. Ada empat kelompok besar geng motor di Bandung, yang juga sudah menulari remaja di daerah lain, yakni X’TC, Moonraker, GBR, dan Brigez.

Kapolda mengkhawatirkan jika pemberantasan terhadap kelompok ini tidak secepatnya dilakukan, akan terbentuk jaringan kriminal yang terorganisasi. “Karena itu, siapa pun yang jadi beking mereka pasti akan saya tindak,” tegas Suparni. Semua polres dan polsek tidak dibiarkan tinggal diam. Anggota mereka terus melakukan operasi rutin. Jangan heran jika nyaris setiap malam Minggu, polisi ditebar di seantero kota. Biasanya, malam itu, para berandal bermotor menebar teror. Ada ciri khusus para anggota geng motor ini. Masyarakat diminta hati-hati jika berpapasan dengan pengendara sepeda motor yang kendaraannya sudah dimodikasi. Apalagi, mereka tidak menggunakan pelat nomor polisi resmi. “Mereka tidak punya target tertentu. Selain pengendara motor, pemilik mobil, pejalan kaki juga bisa jadi sasaran aksi,” lanjut Kapolda. Terus meningkat Jumlah kasus yang tinggi

membuat polisi meningkatkan penindakan. Hasilnya jumlah perkara kekerasan oleh geng motor yang masuk ke Kejaksaan Negeri Bandung terus meningkat setiap tahun. Pada 2010 ini peningkatannya mencapai 65% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada 2009, jumlah perkara yang masuk ke Kejari Bandung masih 15 berkas. Namun, sampai awal Oktober lalu, kasus yang diajukan ke pengadilan

Garang di Balik Seragam Bank EMPAT geng motor besar di Bandung, Jawa Barat, adalah Moonraker, Grab on Road (GBR), X’TC, dan Brigade Seven (Brigez). Kelompok itu sangat eksis dan mengklaim memiliki anggota lebih dari 1.000 orang. Jaringan mereka juga menjalar ke luar Kota Bandung, seperti Tasikmalaya, Garut, Sukabumi, Ciamis, Cirebon, dan Subang. Moonraker adalah kelompok pertama dan menjadi roh geng motor. Setelah dilahirkan pada 1978, sel-sel komunitasnya dirajut tujuh pemuda yang sama-sama hobi balap. Kelompok itu konsisten dengan sistem keorganisasi an mereka. Setiap tahun ada pergantian kepengurusan dan membuat program kerja. Struktur organisasi terdiri atas divisi balap, panglima perang, dan

Tim SWAT, juga regu penyelamat. Panglima perang bertugas mengoordinasi anggota pada saat terjadi tawuran. Ia juga membuat keputusan saat terjadi bentrok dengan kelompok lain. Genderang perang dari panglima bisa menyebar ke seluruh anggota paling lama dalam waktu 24 jam. Pengikut Moonraker terus membengkak. Kini anggotanya mencapai 1.400 orang. Kelompok kedua adalah X’TC, musuh abadi Moonraker. Konflik kedua kelompok itu bermula dari ajang road race pada era 1990-an. Senggolan di arena balap membuat kedua kelompok saling incar. Puncaknya tawuran besar terjadi pada 1999. Seorang remaja tewas. Dendam dan saling balas terus mengendap da ri

BACA BESOK! Tema:

Napak Tilas Motor Baru 2010

FOKUS OTOMOTIF

GRAFIS: FREDY

generasi ke generasi, hingga kini. X’TC punya anggota sekitar 10.000 orang. Organisasi yang didirikan pada 1982 itu adalah yang terbesar. Tidak sedikit anggota kelompok itu adalah anak-anak anggota TNI atau polisi. “Kami ganas karena terpicu ulah petugas. Mereka sering main gebuk sembarangan,” kata Robby, pentolan X’TC di masa awal pendiriannya. Karena itu, anggota geng motor tega merampas motor milik geng lain saat bentrok. Motor itu adalah rampasan perang. “Tapi, kami tidak menjualnya. Motor langsung dibakar,” tambah Robby, yang kini menjadi ketua sebuah organisasi penyedia jasa pengamanan. Saat ini, Ketua X’TC adalah Avi Vabio, yang akrab dipanggil Pepi. Usianya tidak lebih dari 25 tahun. Pemuda yang terlihat kalem itu ternyata tercatat sebagai karyawan salah satu bank pelat merah di Jawa Barat. Pertengahan 2003, X’TC menyerbu Kantor Kepolisian Wilayah Kota Besar Bandung. Ribuan remaja itu kecewa kare na tidak diberi izin untuk menggelar bakti sosial. Jalan Merdeka di depan kantor polisi itu dipadati sepeda motor, yang mengular hingga 3 kilometer. Kelompok berikutnya adalah Brigez dan GBR yang juga berdiri pada era 1980-an. Brigez, GBR, dan Moonraker kompak memusuhi anggota X’TC. Di Brigez, struktur organisasi tidak jelas. Tidak ada pengurus. Yang ada hanya ketua yang bertugas mengoordinasi. Brigez identik dengan sikap antibirokrasi. Mereka menolak bersimbiosis dengan lembaga pelat merah atau ormas

Kami ganas karena terpicu ulah petugas. Mereka sering main gebuk sembarangan.” Robby Pentolan X’TC

ben tukan kelompok politik tertentu. Ilmanul, dedengkot Brigez, mengaku pernah dilamar ormas Pemuda Pancasila untuk bergabung. “Secara organisasi kami menolak. Kalaupun ada yang ikut, itu individu,” tandasnya. Kelompok terakhir adalah GBR yang dilahirkan di lingkungan SMP Negeri 2 Bandung. Mereka kebut-kebutan sekalipun banyak yang belum memiliki surat izin mengemudi. Bermacam ujian diterapkan keempat kelompok itu saat menerima anggota baru. Calon anggota Moonraker, misalnya, diwajibkan mengendarai motor tanpa rem di jalan menurun dan berkelok, dari Lembang hingga Jalan Setiabudhi, Bandung. Jaraknya sekitar 15 kilometer. Kelompok lain mengharuskan anak baru berkelahi dengan seniornya. Kekerasan adalah panggung yang mereka pilih. Pola itu membentuk berandalan remaja itu terbiasa dengan keganasan dan liar sebagai identitas kelompok. (AX/EM/N-2)


Nusantara

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

| 23

BALAPAN LIAR: Remaja di banyak kota besar sangat menggandrungi arena balapan liar. Di Kota Bandung, Jawa Barat, arena balapan liar menjadi embrio terbentuknya empat geng motor besar yang meresahkan. MI/ROMMY PUJIANTO

sudah mencapai 25 perkara. Seorang jaksa mengungkapkan di kalangan penuntut sudah ada semacam kesepakatan untuk menyeret anggota geng motor yang masih remaja dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, tapi tetap mempertimbangkan UndangUndang No 23/2002 tentang Per lindungan Anak. Karena itu, dalam penggunaan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan, yang mengancam pelaku-

nya dengan 12 tahun penjara, tuntutan jaksa diajukan setengahnya. “Jumlah pelakunya hampir 90% remaja. Sisanya lulusan SMA dan pemuda pengangguran,” tutur sang jaksa. Budi Radjab, sosiolog Universitas Padjadjaran, Bandung, menilai kelompok geng motor sulit diberantas karena dibekingi orang tua. Banyak orang tua dari kalangan atas membela dan melindungi anak mereka

sekalipun terindikasi menjadi berandalan bermotor. “Mereka diberi peluang untuk memiliki motor sendiri, sering melakukan konvoi, dan itu dibiarkan orang tua,” tandas Radjab. Organisasi terlarang Geng motor secara organisasi ditengarai memiliki aturan seperti AD/ART. Isinya mendorong mereka untuk berbuat a sosial. Sebuah buku putih

yang pernah disita Polsekta Bandung Wetan memperlihatkan aturan organisasi mengharuskan anggota geng motor berbuat kekerasan. Bahkan beberapa doktrin mereka adalah memusuhi polisi dan memeras orang tua demi memiliki sepeda motor. Tidak hanya polisi yang geram dengan ulah mereka. Di Kabupaten Bandung, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, akhir November lalu, juga

sepakat menindak tegas anggota geng motor. Forum itu terdiri dari Bupati Bandung Obar Sobarna, Kapolres Ajun Komisaris Besar Hendro Pendowo, Ketua DPRD Toto Suharto, Kepala Kejaksaan Negeri Bale Bandung Yuqaiyum Hasib, serta Komandan Distrik Militer 0609 Kabupaten Bandung-Kota Cimahi Letnan Kolonel Jauhari Agus. Para pemimpin itu sepakat empat geng motor besar adalah

organisasi terlarang di wilayah Kabupaten Bandung. Segala bentuk aktivitas dan pemakaian atribut atas nama kelompok itu dilarang. Di masyarakat, gayung terus bersambut. Di Kecamatan Ran caekek, 76 kepala desa, ke pala sekolah, dan badan per musyawaratan desa juga menyatakan menolak aktivitas para berandalan. Para ketua RT dan RW seKabupaten Bandung pun sepa-

kat, saat berkumpul di Kompleks Pemkab Bandung, awal Desember lalu. Di Pasar Jambu, ratusan warga langsung turun ke jalan. Mereka bergerak membersihkan semua atribut dan coretan yang dibuat geng motor. Masa kegelapan yang didatang kan berandal bermotor memang harus diakhiri. (AX/ N-2) eriez@mediaindonesia.com

Mereka Tumbuh di Tengah Masyarakat yang Sakit

S ANTARA/AGUS BEBENG

DITANGKAP POLISI: Enam anggota geng motor ditangkap aparat Polsekta Bandung Wetan, Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Selain menganiaya, mereka juga merampok korban.

ANTARA/REZZA ESTILY

DIADILI: Empat tersangka anggota geng motor Brigez diseret ke Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat. Mereka didakwa membunuh I Putu Ogik Suwarsana, pegawai kantor Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta.

ANTARA/ERIC IRENG

ANTIKEKERASAN: Beberapa anggota Komunitas Otomotif Surabaya (KOS) melakukan bakti sosial membersihkan dan mengecat pos polisi di kawasan Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur. Aksi simpatik itu adalah bentuk kecaman terhadap ulah anarkistis geng motor Bandung.

UDAH tiga tahun, Tantan, 16, aktif menjadi bagian dari kelompok X’TC di Kota Bandung, Jawa Barat. Tidak tampak kesan garang, bengis, dan urakan pada diri remaja yang biasa dipanggil Gudel itu. “X’TC tidak seperti yang dibayangkan orang. Kami cuma komunitas remaja biasa dan tidak suka berbuat onar maupun kriminal,” ucapnya. Bagi remaja yang masih duduk di kelas 1 SMA itu, kelompoknya adalah komunitas yang memberi banyak pelajaran hidup. Lewat X’TC, ia memperoleh banyak teman, mengenal situasi di masyarakat, dan mengerti rasa solidaritas. Namun, ia mengakui kegiatan geng motor tidak lepas dari konflik antarkomunitas. Itu terjadi karena setiap komunitas berebut wilayah kekuasaan dan pengaruh. “Kami hanya berkonflik dengan anggota geng motor lain. Kalau mengibarkan bendera di daerah tertentu, kan harus menyingkirkan kelompok yang sudah eksis duluan,” ujar Gudel, enteng. Wajahnya merona, bangga, ketika bercerita bahwa pada awal tahun lalu ia bersama teman-temannya pernah menaklukkan Grab on Road (GBR) di Cihampelas dan Setiabudhi. Ketika itu, ia dan teman-temannya berkelahi dengan penguasa GBR. Setelah jadi taklukan, sebagian anggota GBR bergabung ke X’TC. “Harus menang dulu kalau ingin menguasai daerah supaya kita bisa leluasa mengajak remaja lain masuk X’TC.

Daerah kita pun juga bisa dikuasai geng lain kalau kita lemah,” tandasnya. Berkelahi dan tawuran juga bisa terjadi bila di antara anggota geng motor berselisih di suatu tempat. Misalnya, adu mulut di jalan, berbenturan badan di sebuah pertunjukan, atau masalah sepele lainnya. Untuk meredam konflik, senior harus turun. Tapi, jika tidak bisa didamaikan, berantem adalah penyelesaiannya. Gudel menganggap tindakan semacam itu hanya sebatas kenakalan remaja. “Anggota geng motor tidak diajarkan untuk untuk berbuat kriminal seperti merampok, membunuh, mengedarkan narkoba, atau merusak fasilitas umum,” tegas Gudel. Seorang mantan anggota Brigez, sebut saja Gumilar, 27, sepakat bahwa geng motor tidak memperkenalkan doktrin kriminalitas pada anggota. “Anggota memang dilatih berkelahi, bertahan hidup, dan saling membantu dalam hal apa pun. Tapi, tidak untuk menyerang masyarakat atau berbuat kriminal,” tandas anggota Brigez pada 19942005 itu. Menjadi anggota berandal bermotor murni sebagai komunitas pergaulan remaja. Tidak ada misi khusus selain ajang eksistensi diri dan kelompoknya. “Biasalah kalau ada gesekan antargeng. Paling apesnya, saya masuk penjara sehari,” lanjut mantan Ketua Brigez cabang Buahbatu ini. Ia yakin aksi kejahatan di jalanan yang selama ini selalu

meresahkan masyarakat belum tentu dilakukan anggota geng. Ia menduga ada penjahat asli yang memanfaatkan geng motor untuk berbuat jahat. Kenapa ia keluar dari Brigez? “Geng motor tidak memiliki misi pembinaan yang jelas bagi anggota. Lama-lama saya jadi berpikir, hidup saya berantakan kalau di sana terus dan harus berkali-kali masuk penjara,” ungkap Gumilar. Kriminolog Universitas Padjadjaran Yesmil Anwar menyatakan fenomena geng motor di Kota Bandung merupakan ciri dari masyarakat yang sakit. Pasalnya, kontrol sosial dan penegakan hukum tidak berjalan sehingga kekerasan dianggap menjadi kebiasaan sehari-hari. “Orang dewasa, orang tua, dan aparat penegak hukum tidak mampu memberikan contoh yang baik kepada generasi muda. Akhirnya muncul penyimpangan perilaku oleh anggota geng motor sebagai akumulasi dari kekacauan tatanan sosial dan hukum,” paparnya. Nilai kekerasan di geng motor pada awalnya lebih sebagai kenakalan remaja. Namun, itu berkembang menjadi aksi kriminalitas ketika pelaku kejahatan masuk di dalam komunitas geng motor. Yesmil berpendapat, peran keluarga sangat penting. Orang tua harus mampu

mengarahkan kegiatan sekaligus mengontrol pergaulan anak. “Polisi hendaknya bisa memilah antara kegiatan geng motor dan aksi kriminal menggunakan motor.” (Eriez M Rizal/Alexander Priyasma/N-2)

DOK.MI/TERESIA MELIANA

MENANTANG BAHAYA: Pengendara motor memacu kendaraan mereka dengan kencang tanpa menghiraukan pengendara lain. Aksi balap ini sering kali menimbulkan korban jiwa, bagi pembalap, juga orang lain.


24 | Klasifa

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Ragam Objek Wisata Pulau Lombok

P

ULAU Lombok merupakan salah satu tujuan wisatawan baik dalam dan luar negeri selain Pulau Bali. Di Pulau Lombok terdapat beragam objek wisata yang sayang untuk dilewatkan. Bila Anda berkunjung ke Pulau Lombok, pastikan untuk mengunjung Suranadi yang juga menyediakan fasilitas pariwisata seperti hotel lengkap dengan kolam renang air hangat dan lapangan tenis, serta terdapat pura Hindu tertua di Lombok dengan jarak sekitar 17 km dari kota Mataram. Kunjungi pula Lingsar yang merupakan pura dengan ikan keramat di dalam kolam. Objek wisata itu terletak 9 km dari Kota Mataram. Lalu ada objek wisata Batu Bolong yang mempunyai pura di atas batu karang yang menjorok ke laut. Jika cuaca cerah, Anda bisa melihat Gunung Agung di Pulau Bali. Untuk memasuki area Batu Bolong, diwajibkan untuk memakai pita kuning dari kain yang disewakan di lokasi dan dipasang melingkari pinggang. Pemandangan alam di Batu Bolong sangat memesona. Air laut menerobos melalui sela-sela batu karang yang berlubang

KULIT ASLI

PELUANG BISNIS

Furniture,Car,Fashion,Promotion,Wal et, Bag, Shoes,etc. Harco Elektronik Mangga Dua,Ruko Blok B No.2 Jakarta Tlp.612.8888 www.dhenigleather.com

A nda ada modal 100 Jt &Mau Laba 4-20%/Bln, Gbg Dg Bakri Grup di Bisnis Emas Online Garansi Palma One Lt.8 Kuningan. 0878 8777 6899.

LES PRIVAT

PENGOBATAN

Pst Bhs PLC: Eng Conv,Mndr,Jpg,Kor,Jrm, Prc, Bld,Span,Itl,Arb,Toefl,Ielts,Toeic, privat/ kls,bs ke rmh/ktr. Ph.58900927,99093554, 98168658, plc@cbn.net.id

M a gic Slim 100% Herbal,Aman,tdk BAB Diet OR Turun BB Min2 Kg/mgu Garansi tdk berhasil Uang Kembali Hub. 021 8352344 70028802 Rp. 200Rb/paket Jkt Antar Gratis.

MOBIL DIJUAL

PERHIASAN

Nissan X-Trail ST 2.5 Automatic,2004,Hitam. Mulus- Ban Baru- Mesin prima,Harga 170 Juta (Nego).Hub.: 7000-2088.

STAR ARLOJI ,BELI JAM bks/berlian dgn hrgTgg ROLEX, BULGARI, OMEGA, BREITLING, dll, Hub:Bp.TONY 3929079, 08129455198 Apt Menteng Prada Lt. 1 No.2J dpn St.Cikini(dtg ke tmpt).

www.lombok-ecolodge.com

sehingga menimbulkan bunyi. Tak lupa juga terdapat Senggigi yang merupakan pantai alam berpasir putih yang bersih, dikelilingi hotel, losmen, dan bungalow yang berlokasi sekitar 10 km dari Kota Mataram. Objek wisata lainnya, Sire Beach yang menyediakan pemandangan taman laut terindah lengkap dengan batuan koral yang eksotik. Ada pula tiga gili yang terkenal, yakni Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Tiga gili itu dikenal dengan keindahan taman laut yang cocok untuk menyelam dan berselancar. Setelah puas ke objek wisata itu, Anda bisa melanjutkan perjalan keindahan Ampenan yang merupakan kota pelabuhan lama berciri khas arsitektur kuno, dan Cakranegara. Kota itu merupakan kota bisnis dan mempunyai pasar pertanian, pasar burung, dan mata air Mayura serta pura terbesar di Lombok Pura Meru. Cakranegara konon dulunya merupakan bekas kerajaan, namun bekas kerajaan atau situs sudah tak bisa dikenali. (Sus/S-1)


Klasifa | 25

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

ACEH: BANDAACEH: TO. Sari Jl.Khairil

Padang Jati CURUP: TO. Manjur Jl. M

Ap. Manjur Jl. Sudirman No. 137 BON-

Jl. Sudirman, Ap. Sumber Sehat Jl.

Anwar LHOK SEMAWE: Ap.Bintang

Hasan Ap. Anda Jl. M Hasan MANNA: Ap.

DOWOSO: Ap. Sahabat 1 Jl. Jend

Sudirman. TANJUNG REDEP: Ap. Berau

Timur TAKENGON: Ap. Amila Jl. Lebe

Karya Utama Jl. Jend Sudirman No. 99

Sudirman No. 119. MADIUN: Ap. Air

Farma Jl. P. Panjang. SAMARINDA: Ap.

Kader No. 3 SIGLI: Ap. Nilam Jl. Iskandar

Ap. Andika Farma Jl. Jend Sudirman 124

Langga Jl. Pahlawan No. 34, Ap. Taurus

Barokah Jl. H. Juanda, Ap. Mustang Jl. P.

Muda Sigli MEDAN: Ap. Sekawan Jl. Prof.

JAMBI: Ap. Sipin Jl. Abujani Ap. Nur Syfa

Jl. Pahlawan No. 89, Ap. Nur Abadi Jl.

Kalimantan, BALIKPAPAN: Ap. Tidar Jl.

AmYamin No. 30 PADANG SIDEMPUAN:

Jl. Jend Sudirman Ap. The Hok Jl.

Bali 38. NGAWI: Ap. Cendrawasih Jl. P.

Iswahyudi Sepingan, Ap. Balik Papan

TO. Rahmat Tamrin Jl. Baru 11 No.1

Sudirman Ap. Kita Jl. Sudirman Ap. Asy

B. Sudirman27A MALANG: Ap. Medika

Ruko Bp. Ap. Sinjay Putra I II III IV Muara

BINJAY: Ap.Matahari Jl. Jend Sudirman

Syfa Jl. Jend Sudirman No. 51 MUARA

99 Jl. Ciliwung 10, Ap. Ciliwung Jl. Cili-

Rapak. BOTANG: Ap. Bintang Jl. Dipo-

413 SiBOLGA: Ap. Panggabean Jl. A. Yani

BULIAN: Ap. Bulian Jl. Jend Sudirman

wung No. 44, Ap. Srikandi Jl. WR Suprat-

negoro, TO. Dunia Sehat Dpn Plaza

No.13 KABAN JANE: Ap. Batesda Jl.Kapt

No. 22 Ap. Barokah Jl. Prof. Sri Sudewi

man, Ap. Dian Farma Jl. Gatot Subroto

Bontang, TO. Angkasa Jl. Angkasa Bere-

Bangsi Sembiring 56 LUBUK PAKAM:

KUALA TUNGKAL: TO. Affiat Jl. Pahla-

No. 42, Ap. Fujon Jl. S. Parman 55.

bas. TENGGARONG: Ap.Prima Jl. Imam

Ap. Keluarga Jl. KH Dahlan No. 65 TAN-

wan 131 Ap. Jelutung Jl. Hayam Wuruk

KARANG PLOSO: Ap. Sri Ratna Husada

Bonjol, Ap. Mega F Jl. KH. A. Muhsin, TO.

JUNG BALAI: Ap. Imelda Jl. Sudirman

No. 74 MUARA BUNGO: Ap. Sari Jl.

Jl. Pertamanan Kr Poso, BANJAR ARUM:

Sehat Jl. Danau Semayang. BERAU: Ap.

(Lampu Merah) KISARAN: Ap. Hari

Dahlia Ap. Sari Anda Jl. M Yamin Ap.

Ap. Rahma Jl. Raya Karang Lo. BATU: Ap.

Berau Farma Jl. P. Panjang Tanjung Re-

Paten Jl. Imam Bonjol 360 RANTAU

Bunggo Kerinci Jl. Moh Yamin LAM-

Sehat Jl. Sudirman KEPANJEN: Ap. Dian

dep. BANJARMASIN: Ap. Thalata Farma

PRAPAT: Ap. Sumatera Jl. Imam Bonjol

PUNG: TANJUNG KARANG: Ap. Indra

Jl. Sultan Hasanudin, Ap. Kepanjen Jl. A.

Jl. Kol. Sugino, BANJAR BARU: Ap.

118 PEMATANG SIANTAR: Ap. Sutomo

Jaya Jl. W. Monginsidi METRO: Ap.

Yani JOMBANG: Ap. Sido Waras Jl. KH

Taibah Jl. A. Yani KM 34, TO. Cahaya Baru

Jl. Sutomo No. 87 Ap. Simalungun Jl.

Ananda Jl.Sudirman KOTA BUMI: TO.

Wahid Hasyim 80. Ap. Gajah Mada Jl.

Jl. Lanan No. 7 Ps. Banjar Baru. MARTA-

Sutomo PADANG: Ap. Madya Jl. Perintis

Citra Jl.Ahmad Yani LAMPUNG BARAT-

Gajah Mada, Ap. Jodon Jl. A. Yani, MA-

PURA: Ap. Intan Farma Gd. NU Jl. A. Yani

Ap.Madya Jl. Proklamasi SOLOK: Ap.

Krui: Ap. Agung F Jl. Merdeka 442 Psr

DURA BANGKALAN: Ap. Indah Farma

Km 40. 5. KANDANGAN: TO. Negsal Jl.

Assabil Jl. KH. A Dahlan Ap. Annisa Jl.

Krui BANDUNG: Ap. Otista Jl. Otista 511

Jl. P. Sudirman 64, Ap. Hidayah Jl. K.

P. Antasari No. 65, AMUNG TAI: TO. Se-

KH. A Dahlan BUKIT TINGGI: Ap.

Ap. Sumber Sehat Jl. Rajawali Barat Ruko

Lemah Duwur 30B. KAMAL: Ap. Arini

hat Jl. Abdul Azis No. 47, MARABAHAN:

Zamzam Jl. A. Rifai Ap. Yani Baru Jl. A.

No. 97 Ap. Ating 9 Jl. Raya Ujung Berung

Trunjoyo Jl. KH Wahid Hasyim. PAME-

Ap. Sumber Waras Jl. A. Yani Samping

Yani PAYAKUMBUH: TO. Istana Jamu

No. 180 Ap. Restu Jl. Raya Padalarang no.

KASAN: Ap. Sari Sehat Jl. Trunojoyo, Ap.

Terminal, KAPUAS: Ap. Sederhana Jl.

Simpang Kasda BATU SANGKAR: Ap.

518 Ap. Abadi Jl. Raya Cimahi Barat No.

BACA ATURAN PAKAI

Kurnia Jl. Joko Tole 34A. SUMENEP: Ap.

Mawar No. 144 Psr, Ap. Waras Jl. Mawar

Raihan Jl. A. Yani, Ap. Sri Utama Jl.Pan-

613 MAJALAYA: Ap. Pelangi Jl. Raya

Sumekar Baru Jl. Trunojoyo 39, Ap. Putra

Psr. MANADO: Ap. Setia Jl. Sudirman

jaitan PEKAN BARU: Ap. Kencana No.

Laswi No. 56, Ap. Anisa Jl. Raya Laswi

POM TR. 073 374 201 POM IKLAN PN 03.11.4.4.41.411.10.10/700

Abadi Farma Jl. Trunojoyo 134, Ap. Mua

No. 18, Ap. Bhakti Farma II Jl. Samratu-

121 D Jl. Jend Sudirman PANGKALAN

272 TASIKMALAYA: Ap. Anisa Jl. Marta-

Farma Jl. DR Cipto No. 40, Ap. Pancoran

langi 12, JAILOLO: Ap. Satirah Farma Jl.

KERINCI: Ap. Prima Plus Jl.Maharaja

dinata 42 Ap. Ria Jl. RS Raya 12A Ap.

Psr Ikan, Ap. Wahana Jasilo Jl. Gufasa.

Surya Farma Jl. Ps. Kidul 71 CIAMIS: Ap.

DAPATKAN DI APOTIK-APOTIK TERDEKAT DI KOTA ANDA

Mas Jl. Secudang no. 41, DENPASAR:

Indra BANGKINANG: Ap.Hikmah Jl.

Ap. Cahaya Jl. Patimura, Ap. Sehat Jl.

GORONTALO: Ap. Salsa Medika Jl. A.

Prof. M. Yamin Ap. Bangkinang Jl. Prof.

Aladin Jl. Jend Sudirman GARUT: TO. 55

Jl. Raya Ciwangi CIPANAS-CIANJUR: Ap.

Jl. Infeksi Kalimalang Ruko Kali Mas,

M. Yamin UJUNG BATU: Ap. Intan Jl.

Jl. Ciledug Raya SUMEDANG: Ap. Rah-

Al Amin Jl. Raya Ciawi, Ap. Kasih Jl. Hos

Jend Sudirman PASIR PANGA RAYAN:

ayu Jl. Dewi Sartika No. 4 Ap. Andri Jl.

Cokroaminoto Cianjur. TANGGERANG:

Ap. Abi Farma Jl. P. Diponegoro DURI :

Mayor Abdurahman No. 233 CIREBON:

Ap. Abadi Jl. Jend Sudirman, Ap. Hasrat

nal Banyu Air, Ap. Wijaya Kusuma Dpn

Bandeng No. 9A, Ap. Bima Jl. Ikan

Ap. Sumber Sehat Jl. Gejayen No. 31,

Sesetan, TABANAN: Ap. Tabanan Jl.

Agus Salim, AMBON: Ap. Putri Farma

CIBITUNG: Ap. Hikmah Manggaran Jl.

RSUD, KUTA: Ap. Kimia Farma Jl. Raya

Tongkol 17, TO. Liutang Mas Jl. Raya

SOLO: Ap. Berkah Jl. DR Wahidin 34, Ap.

Pahlawan, TO. Menik Sari Jl. Kenyeri, Ap.

Jl. Samratulangi No. 1, Ap. Cahaya Jl. A.

Selang Basih 07/05 No. 16. CIKARANG:

Kuta, Ap. Kimia Farma Jl. Raya Tuban,

Sumbawa Bima No.107, TALIWANG:

Setio Putro Jl. DR Supomo No. 72, TO.

Kimia Farma Jl. Anugrah Rai 73 Singa-

Y. Patty No. 85, Ap. Narwastu Jl. Rijali

Ap. Rumah Jl. Sasmita Raya No. 21, Ap.

Ap. Jasmine Jl. Industri Jababeka I. DE-

Ap. Kawan Agung Jl. Raya Lebian. NUSA

Ap. Fito Farma Jl. DR Wahidin No. 50,

Obat Quik Jl. Gatot Subroto 77. BOYO-

raja. NEGARA: Ap. Dewi Jl. Ungadaya.

No. 25, JAYAPURA: Ap.Sinar Bahari Jl.

Ap. Madu Jl. Raya Madu, Ap. Mitra

Pintu Air Jl. Pintu Air Raya, Ap. Cikokol

POK: Ap. Kasih Ibu Citayam Raya Perum.

DUA: Ap. Kimia Farma Dpn KPC Nusa 2.

KUPANG: Ap. K. 24 Jl. A. Yani, Ap. A Yani

LALI: Ap. Gudang Sehat Jl. Jeruk No. 5,

KETAPANG: Ap. Medika Jl. Merdeka, TO.

A. Yani 44, Ap. Anggrek Jl. A. Yani 60, Ap.

Jl. Jend Sudirman BENGKALIS: Ap. Lira

Kencana Jl. P. Drajat 27, Ap. Mitra Sejati

JL. Perintis Kemerdekaan, Ap. Maju Raya

Permata Depok. CIMANGGIS: Ap. Puri

GIANYAR: TO Radix Psr Gianyar,Ap.

Jl. A Yani, Ap. Bio Farma Jl. Timur Raya,

Ap. Rahmah Jl. Perintis Kemerdekaan.

Sumber Lestari. MEMPAWAH: Ap.

Tiara 2 Jl. Setia Pura 11, Ap. Serasi Jl.

Jl. Hasanudin No. 9 Ap. Kurnia Jl. Pahla-

Jl. Raya Klayan No. 8, Ap. Tangkil Sehat

Jl. Raya Vila Regency. SERANG: Ap. Ji-

Medika Jl. Akses UI Kelapa Dua. PAR-

Herbal Dpn Polres. UBUD: Ap. Peliatan

Ap. Sonbai Jl. Sudirman, SOE: TO. Pe-

SUKOHARJO: Ap. Makmur Jl. Tj. Anom

Mempawah Jl. G. M. Taufik. PA-

Samratulangi 21, Ap. Tiara 3 Jl. A Yani

wan No.11 BATAM: Ap. Kimia Farma

Jl. Sunan Gunung Jati 165, Ap. Pulaseran

wataka Jl. Serang Ap. Happy Jl. Tirtayasa

UNG: Ap. Azzahra Jl. Bojong Gede Raya

Jl. Raya Peliatan, Ap. Kimia Farma Jl.

muda Jl. Diponegoro No. 67, TO. Hikmah

No. 5 KUDUS: Ap. Alfa Medika Jl. Per-

LANGKARAYA: Ap. Pontianak Jl. Darmo

46, ENTROP: Ap. Pelita Jaya Farma Jl.

Kampung Utama Ap. Ananda Farma Dpn

Jl. Pulaseran No. 28. INDRAMAYU: Ap.

Raya Serang, Ap. Citra Jl. Cilegon Raya.

Stasiun Bojong Gede. CIBINONG: Ap.

Peliatan KLUNGKUNG: Ap. Jaya Mak-

Jl. Diponegoro, Ap. Umamenekan Jl.

tokoan Agus Salim 31A, Ap. Nirmala Jl.

Sugondo, Ap. Manjur Jl. Sugondo,

Klapa Dua 809, ABEPURA: Ap. harmo-

Robinson Jodoh TANJUNG PINANG: Ap.

Sumber Sehat Jl. Sudirman 21, Ap. Sin-

CILEGON: Ap. Farmata Jl. Raya Serang

Cibinong Jl. Raya Cibinong Km43. Ap.

mur Jl. Diponegoro, Ap. Odensia Jl. Gajah

Kartini No. 2, KEFA: Ap. Surya Farma Jl.

Jend Sudirman No. 3 JEPARA: Ap.

SAMPIT: Ap. Sejahtera F Jl. MT Haryono

nis Farma Jl. Gerilyawan No. 60, WAE-

Surya Farma Jl. Brigjen Katamso TO.

dang Jl. Sudirman 32, Ap. Berkah Ps.

102, JAKARTA BARAT: Ap. Sari Husada

Mawar Jl. Raya Narogong No.135

Mada. BANGLI: Ap. Carina, Ap. Rizona,

Sukarno No. 9, Ap. kefa Farma Jl. Su-

Sumber Waras Jl. MT Haryono 20, Ap.

No 44B, Ap. Indah Farma Jl. HM. Arsyad

NA: Ap.Waena Jaya Jl. Raya Sentani

Bahagia Jl. Gambir TO. Vitamin Baru Jl.

Patrol KARANG AMPEL:Ap.Benda

Jl. Raya Perjuangan No. 20a Kebon Jeruk,

CISALAK: Ap. Alam F Jl. Gas Alam

AMLAPURA: Ap. Nugraha Jl. Nugraha

karno No. 22 ATAMBUA: Ap. Sumber

Dwi Farma Jl. Dr. Cipto 16 SURABAYA:

Dpn RSUD, Ap. Adi F Jl. DI Panjaitan No.

Samping Toko Mega, SENTANI: Ap. Nisa

Merdeka KARIMUN: Ap. Balai Farma Jl.

Jl.Karang Ampel KARAWANG: Ap.Bakti

Ap. Bahagia Jl. Kebon Jeruk Raya. JA-

TEGAL: Ap. Cilik Jl. Raya Utar, Ap. Aulia

Rai, TO. Cahaya Terang, NUSA TENGGA-

Sehat Jl. Sudirman 28, Ap. Central Farma

TO. Pangestu Jl. Wonokromo, Ap. Wijaya

1, TO. Tempo Jl. Iskandar Psr Menta-nya.

Jl. Raya Sentani, Ap. Budi Jl. Raya

Ampera Ap. Alya Farma Jl.Teuku Umar

Jaya Jl.Pangkalan Pejuang By Pas,Ap.

KARTA SELATAN: Ap. Prima Sehat Jl. IR

Farma Jl. Raya Talang No. 19 PEKALON-

RA BARAT MATARAM: Ap. Surya Jl. AA

Jl. Sukarno No. 9, Ap. Bella Farma Jl.

Kusuma Jl. Ahmad Yani No. 252, Ap. Duta

PANGKALAN BUN: Ap. PondokSehat Jl.

Kemiri, Ap.Sentani Farma Jl. Raya

PALEMBANG: Ap. Metro Jl. DI Panjaitan

Tanjung Pura Jl.Proklamasi Raya. SUB-

H. Juanda No.17, Ap. RH Farma Jl. Ma-

GAN: Ap. Graha Interna Jl. KH Mas

Gede Ngurah Cakranegara, LOMBOK

Merdeka 21. PONTIANAK: Ap. Bintang

Medika Jl. Mayjen Sungkoro BLORA:

P. Antasari No. 68, BUNTOK: Ap. Budi

Kemiri BIAK: Ap. Radio Perkasa Jl.

Ap. Nadyia Jl. DI Panjaitan BATURAJA:Ap.

ANG: Ap. Assilmi Jl. MT Haryono No. 5,

gelang Kav. 311 Perumahan Mega Ci-

Mansyur. BEREBES: Ap. Saras Jl.Jend

UTARA: Ap. Rania Jl. Bangke 1 Praya

Jl. Gajah Mada, TO. Sinar Abadi Jl. Gajah

Ap.Jepon Jl. Jepon KEDIRI: Ap.Hayam

Farma Jl. Farma Komp. Psr Beringin No.

Sorido Raya 68, MERAUKE: Ap. Heflors

Rangga Jl.Pahlawan Kenarung 216 Ap.

Ap. Mitra Sehat Jl. Sutaatmaja No. 3B

nere JAKARTA TIMUR: Ap. Tunas Sehat

Sudirman 136, Ap.Putra Sari Jl. Sultan

Tanjung. LOMBOK TIMUR-SELONG: Ap.

Mada, Ap. Irna Jl. Adi Sucipto 216,

Wuruk Jl. Hayam Wuruk 55, Ap. Sudarso

1 KAPUAS: Ap. Sederhana Jl. Mawar

Jl. Raya Mandala, WAMENA: Ap. Mitra

Sumber Waras Jl. Jend Sudirman No. 61

PURWAKARTA: Ap. Mahkota Jl. Jend

Jl. Dewi Sartika, Ap. Guci Medika Jl.

Agung No. 4. PEMALANG: Ap. Nusa Jl.

Magistra Jl. M Yamin 10 Pancor, Ap.

SINGKAWANG: Ap. Singkawang Jl. Di-

No. 39 PROBOLINGGO: Ap. Suropati Jl.

144 psr. Ap. Waras Jl.Pasar Mawar BA-

Sehat 2 Jl. Irian, SORONG: Ap. Kimia

PRABU MULIH : Ap. Akbar Jl. A Gani No.

Sudirman, Ap. Sentral Jl. Jend Sudirman,

Lapangan Tembak Raya No. 17 JAKARTA

Urip Sumoharjo. PURWOKERTO: Ap.

Kruak Jl. Raya Pancor kruak Selubung II.

ponegoro, SAMBAS: The Santos Jl.

A. Yani, Ap. Sarina Farma Jl. P. Sudirman

LIKPAPAN: Ap.BalikPapan Ruko Bp, Ap.

Farma Jl. Jend Sudirman No. 1, FAXFAX:

2 Dpn RSUP Ap. Al Fath Jl. Sudirman 758

Ap. Kercana Jl. Veteran Raya BOGOR: Ap.

PUSAT: Ap. Cikini Jl. Cikini Raya No. 88,

Jitu Jl. Sudirman No. 568. Ap. Jayanti Jl.

SUMBAWA BESAR: Ap. Sehat Jl. Kem-

Kramat. SEMARANG: Ap. Sukun Jl. Su-

PASURUAN: Ap. Pasuruan Jl. Balai Kota

Sinjay Putra 1 Kamp. Baru, Ap. Tidar Jl.

Ap. Selasi Farma Jl. Izzak Leelusa.

MUARA ENIM: Ap.Enim Indah Jl.Let

Anda Jl. Surya Kencana, Ap. 99 Jl. Pahla-

Ap. Natan Jl. Angkasa Dalem I No. 5

Jend Sudirman No. 64 KEBUMEN: Ap.

boja No. 3, Ap. Lawang Galuh Jl. Kartini

kun Raya No. 60, Ap. Jampi Sae Jl. Tela-

33, BANYUWANGI: Ap. Banyuwangi Jl.

Sepingan, TO. Penawar Psr. Kelandasan,

MANUKWARI: Ap. Irian Farma Jl.

Yacub 472 Psr.II LAHAT: Ap. Sriwijaya Jl.

wan 160B, Ap. Kebon Kembang Jl. Dewi

JAKARTA UTARA: Ap. Tiara Jl. Muara

Sari Sehat Jl. Pahlawan Revolusi Karang

No. 5, Ap. Sabalong Jl. Garuda No. 6,

ga Sari 60, Ap. Bukit Sari Jl. Bukit Raya

Panglima Sudirman 167, JEMBER: Ap.

TARAKAN: Ap.Tarakan Jl Sudirman, Ap.

Percetakan, Ap. Bathesda farma Jl.

Mayor Ruslan II 23 BENGKULU: Ap.

Sartika 42, Ap. Merdeka Jl. Merdeka No.

Karang Pluit, Ap. Paten Jl. Boulevard

Anyar. INDRAMAYU: Ap. Bandung Jl.

DOMPU: Ap. Pahala Farma Jl. Nusantara

Ruko Kintamanik. UNGARAN: Ap. Tiga

Assifa Jl. Sudirman No. 3, Ap. Mandiri

Sugih Waras Jl. Yos Sudarso. SANGATA:

Trikora No. 86, Wossi, TIMIKA: Ap. Sinar

Angkasa Jl. Let. Suprapto No 14a Ap.

42A SUKABUMI: Ap. Sumber Waras Jl.

Klapa Gading. BEKASI: Ap. K. 24 Jl. Raya

Yos Sudarso No. 13. SINGARAJA: Ap.

No. 1, Ap. Fajar Jl. Spila No. 157 Psr

Jaya Jl. Karang Jati YOGYAKARTA: Ap.

Farma Jl. DR Subandi 251, Ap. Sehat Jl.

Ap. PMI, Ap. Medika TANJUNG SELOR:

Intan Jl. Yos Sudarso, Ap. Mulia Jl. A Yani

Berkat Jl. S Parman Ap. Sakti Jl. S Parman

Kapt Harun Kabir No.1, Ap. Geulis Farma

Curug Kalimalang TAMBUN: Ap. Cahaya

Kita Depan RSUD, Ap. Nugraha Jl. Termi-

Spila. BIMA: Ap. Surabaya Jl. Ikan

Engal Waras Jl. Parang Teritis No. 113,

Untung Suropati No. 26. LUMAJANG:

Ap. Merdeka Jl. Sudirman, Ap. Mia Farma

No. 34. Dpn Koramil


26 | Olahraga

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

11 Pesilat ke Semifinal

SEKILAS GELANGGANG Nadal Ikuti Jejak Beckham PETENIS nomor satu dunia Rafael Nadal mengikuti jejak bintang sepak bola David Beckham dan Christiano Ronaldo. Petenis dari Spanyol yang tahun ini menyempurnakan gelar grand slam itu dipilih menjadi model pakaian dalam karya desainer Italia Giorgio Armani. Pusat fesyen dari Italia itu mengumumkan Rafa, sapaan Rafael Nadal, menjadi model pada Jumat (10/12) lalu. Petenis berusia 24 tahun yang memegang sembilan gelar grand slam itu akan menampilkan pakaian dalam Emporio Armani Underwear dan Armani Jeans untuk musim semi dan panas koleksi 2011. Pengenalan produk Armani dengan model atlet yang pernah dijuluki King of Clay tersebut akan dilakukan pada Februari tahun depan. (Reuters/R-4)

Ambisi Indonesia untuk menjadi juara umum di Kejuaraan Dunia Pencak Silat mulai menemui titik terang. Bunga Pertiwi

K

EBERHASILAN 11 pesilat Indonesia menembus babak semifinal membuat manajer tim Edhy Prabowo kian optimistis bakal meraih juara umum di Kejuaraan Dunia Pencak Silat XIV yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Apalagi sebelumnya, dua pesilat nasional Agatha Tresnawaty dan Eko Wahyudi telah lebih dulu memastikan tiket ke final nomor seni atau kerapian teknik tunggal pada Senin (13/12) malam. “Sebelas pesilat kita di kelas tanding memasuki babak semifinal. Itu sudah sesuai rencana. Kami tetap optimistis akan meraih gelar juara umum yang sudah 10 tahun belum kami raih,” ujar anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra itu, kemarin. Menurut Edhy, sesuai dengan amanat Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Prabowo Subianto, target utama tim pencak silat Indonesia yakni menjadi juara umum di SEA Games XXVI/2011. “Setelah melihat penampilan pesilat kita hari ini (kemarin), saya yakin kita bisa juara umum di SEA Games mendatang. “ Sebanyak 11 pesilat Indonesia berhasil melaju ke babak delapan besar pada hari ketiga kejuaraan. Dari ke-11 pesilat tersebut, di antaranya di kelas C (55-60 kg) putra, pesilat Pujo Janoko memenangi pertandingan setelah wasit menghentikan pertandingan (WMP). WMP terjadi lantaran wasit menganggap pesilat asal Afrika Selatan M Ammar de la Roy tidak mampu lagi meneruskan pertandingan. Serupa dengan Pujo, pada partai ke-55, pesilat Herihono yang berada di kelas I (85-90 kg) putra juga memenangi pertandingan dengan WMP saat bertanding melawan pesilat India Heera Abdul Razak. Sebelumnya, pada partai ke-41, di kelas E (65-70 kg) putra, pesilat I Komang Wahyu Purbaya memenangi pertandingan setelah pesilat asal Prancis Alexander Schroder.

Prestasi Tenis Meja Diharapkan Naik PRESTASI tenis meja Indonesia memang tengah terpuruk. Dengan digelarnya berbagai kejuaraan tenis meja baik nasional maupun internasional, para petenis meja nasional diharapkan bangkit dan bisa menorehkan prestasi lebih baik. “Pada ajang SEA Games XXVI/2010, prestasi Indonesia diharapkan bisa lebih baik lagi,” kata Ketua STIE Kasih Bangsa saat membuka Kasih Bangsa International Table Tennis Invitation 2010 di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, kemarin. Invitasi tenis meja internasional yang berlangsung 14-16 Desember itu diikuti para petenis dari 12 negara. Beberapa petenis di antaranya dari Jerman, Slovakia, Swiss, Swedia, China, dan Singapura memiliki prestasi cukup baik. Terkait dengan invitasi itu, Eka mengatakan ajang tersebut bisa dijadikan uji coba petenis meja dalam negeri untuk meningkatkan skill dan mental bertanding. “Prestasi petenis kita bisa lebih baik lagi di masa mendatang,” ujarnya. (*/R-4)

Anggito Siap Angkat Kejayaan Basket

ANTARA/ANDIKA WAHYU

SERANG LAWAN: Pesilat Indonesia Sapto Purnomo (kanan) berusaha melakukan serangan ke arah lawannya, Bui Van Doan dari Vietnam, dalam pertarungan di kelas D pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Padepokan Silat TMII, Jakarta, kemarin. Sapto menang 5-0 dalam laga tersebut. Sementara itu, pada partai ke48, pesilat kelas G (75-80 kg) putra, Yudhi Purwadiono menang dengan skor 3-2 dari pesilat Rusia Okho Tnikov Denis. Adapun para pesilat Indonesia yang menang telak di kejuaraan kemarin berjumlah empat pesilat. Di kelas F (70-75 kg) putra, Mulyono menang telak 5-0 atas pesilat Filipina Marniel Dimla. Tak hanya Mulyono, Sapto Purnomo yang

Vietnam Teratas Indonesia Keempat INDONESIA menambah satu medali emas pada ajang South East Asia Shooting Championship (SEASA) 2010 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, kemarin. Emas kedua tim ‘Merah Putih’ disumbang Maxima Rizado, Yosheefin Shilla Prasasti, dan Trianingtyas untuk nomor 10 meter air riffle woman team.

ANTARA

Maxima Rizado Atlet Tembak Indonesia Maxima, Yosheefin, dan Trianingtyas meraih total nilai 1.172-71. Tiga petembak andalan Indonesia itu mengungguli tim Thailand dan Taiwan. Dengan nilai 1.166-67, tim ‘Negeri Gajah Putih’ meraih perak. Taiwan dengan nilai 1.161-71 merebut perunggu. Pada nomor 10 meter air riffle, Maxima nyaris menyumbangkan emas kedua bagi Indonesia. Sayangnya pada tembakan keenam, petembak asal Jawa Tengah itu melakukan bidikan yang kurang tepat. Akhirnya setelah menghimpun nilai 494,7, Maxima hanya bisa meraih perak. Medali emas direbut petembak asal Vietnam Nguyen Thi Xuan dengan total

nilai 494,9. Perunggu diraih Chen Shin Wei (Taiwan) dengan total nilai 493,5. Tambahan dua medali perak tuan rumah disumbang dari nomor 10 meter air riffle women junior dan team. Petembak Ika Kartika menempati posisi kedua dengan raihan nilai 485,8. Nilai yang dibukukan Ika masih di bawah petembak Khow Wei Shuen. Petembak Singapura itu meraih nilai 487,3 dan berhak atas medali emas. Medali perunggu diberikan kepada petembak Malaysia Norizahamalina Ramli dengan nilai 485. Dengan tambahan satu emas dan tiga perak pada hari ketiga di kejuaraan menembak se-Asia Tenggara, posisi tuan rumah belum berubah. Indonesia tetap berada di posisi keempat klasemen sementara dengan 2 emas, 7 perak, dan 6 perunggu. Sementara itu, petembak Vietnam masih merajai lomba. Hingga kemarin, kontingen Vietnam mengumpulkan delapan emas dan berada di posisi pertama klasemen sementara perolehan medali. Posisi kedua Malaysia (5 emas, 6 perak, 3 perunggu) dan ketiga Taiwan (3 emas, 2 perunggu). “Kita masih berpeluang merebut dua medali emas lagi. Semoga dua emas itu mampu mendongkrak posisi Indonesia,” kata Sita Laksmi, Ketua Bidang Luar Negeri PB Perbakin. (*/R-4)

berada di kelas D (60-65 kg) putra juga menang 5-0 atas pesilat Vietnam Bui Van Doan. Di kelas H (80-85 kg) putra Bagaskoro Sulistyo Wibowo yang berasal dari Perguruan Perisai Diri cabang Jawa Tengah menang telak saat berhadapan dengan pesilat Thailand Chanon Untakool. “Saya kira akan sulit menjatuhkan pesilat Thailand itu. Tapi tadi saat bertanding, lawan saya mudah untuk dika-

lahkan,” ujar Bagaskoro. Ke final Sehari sebelumnya, Eko Wahyudi yang turun di nomor seni tampil memukau dalam partai semifinal dengan membukukan nilai 464. Ia berada berada di urutan kedua, di bawah pesilat Vietnam, Nguyen Viet Anh (468). Pesilat Brunei Khairul Bahrin Hj menyusul di posisi ketiga dengan nilai 452.

Penampilan memukau juga ditunjukkan Agatha Tresnawaty di nomor seni tunggal putri. Ia lolos ke partai puncak setelah menduduki posisi kedua di semifinal dengan nilai 459. Posisi pertama di nomor itu ditempati Vu Thi Thao (Vietnam/461) dan ketiga Noor Marina Binti Kamarudin (Malaysia/447). (R-5) bunga@mediaindonesia.com

Pembinaan Atlet Perlu Ditata

Media Indonesia Juara Penulisan Turnamen Tenis Commonwealth

TERIMA HADIAH: Wartawan Media Indonesia Irvan Liberty Williams Sihombing (kiri) menerima hadiah secara simbolis Lomba Karya Jurnalistik Olahraga CBTC 2010 di Jakarta, kemarin. DOK PRBADI

HARIAN umum Media Indonesia berhasil menjuarai Lomba Karya Jurnalistik Olahraga Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010 untuk kategori penulisan feature. Dewan juri yang diketuai Ahmed K Soeriawidjaja menganggap karya jurnalistik berjudul ‘Terinspirasi Eat, Pray, Love’ milik reporter Irvan Liberty Williams Sihombing sebagai yang terbaik. Feature itu terbit di harian Media Indonesia edisi 6 November 2010. Irvan mengalahkan karya wartawan Jakarta Post Bruce Emond yang harus puas menempati posisi runner up. Penyerahan hadiah sebesar Rp8 juta dilakukan di Hotel Four Seasons, Jakarta, kemarin.

Selain menjadi juara untuk kategori penulisan feature, Irvan juga berhak atas hadiah sebesar Rp5 juta karena menjadi pemenang kedua untuk kategori hard news dengan judul berita ‘Eropa Timur Kuasai Bali’. Menurut Ahmed, lomba ini diikuti 55 media baik cetak, daring, maupun elektronik. Menurutnya, panitia harus menyeleksi sebanyak 227 karya jurnalistik. “Penjurian berlangsung cukup dinamis. Terjadi perdebatan di dalamnya. Selamat kepada seluruh pemenang semoga tetap bersemangat dalam memberitakan perkembangan tenis internasional,” ujar Ahmed. Sementara itu, anggota dewan juri Sumohadi Marsis menga-

KETUA Umum Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) yang baru terpilih, Anggito Abimanyu, bertekad mengembalikan kejayaan olahraga basket di Tanah Air. “Saya ingin basket menjadi olahraga yang kembali digemari. Kalau bisa, menjadi olahraga nomor tiga di Indonesia, setelah sepak bola dan badminton,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Menurut Anggito, saat ini antusiasme basket di Indonesia sudah cukup baik. Namun, basket belum mendorong para orang tua untuk memercayakan anak-anak mereka menjadi pemain basket. Basket belum menjadi tumpuan karier dan pijakan prestasi. Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan itu melontarkan rencana program induk organisasi basket yang dipimpinnya. “Saya ingin meningkatkan dan memperbaiki kompetisi melalui harmonisasi ANTARA kompetisi antarklub dan sekolah, serta perbaikan kualitas Anggito Abimanyu Ketua Umum PB Perbasi wasit,” jelasnya. (*/R-4)

takan panitia memperhatikan aspek judul dan angle berita. Menurutnya, judul yang baik adalah singkat tapi mengena. “Angle berita juga sangat kami perhatikan. Banyak sekali pemberitaan yang hampir seragam. Di sinilah dituntut kejelian wartawan dalam membuat berita,” ujar Sumohadi. CBTC 2010 digelar di Nusa Dua, Bali, 4-7 November lalu. Turnamen ini dijuarai petenis asal Serbia Ana Ivanovic. Ia mengalahkan petenis Rusia Alisa Kleybanova 6-2, 7-6 (5). Posisi ketiga ditempati petenis veteran asal Jepang Kimiko Date-Krumm. Ia mengalahkan Daniela Hantuchova pada perebutan posisi tiga dan empat. (Nav/R-5)

UNTUK meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di tingkat Asia Tenggara, Asia, dan dunia, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) diminta untuk melakukan transformasi kelembagaan olahraga. “Jika Indonesia ingin mencapai target peringkat 20 di Olimpiade, peringkat lima Asian Games, dan juara umum SEA Games, transformasi kelembagaan harus dilakukan,” kata Deputi Bidang Pengembangan Prestasi Kemenpora Djoko Pekik Irianto. Dalam seminar olahraga bertajuk Evaluasi Asian Games 2010 dan Outlook Olahraga Indonesia 2011 di Wisma Antara, Jakarta, kemarin, Djoko menjelaskan terdapat empat hal yang perlu diperhatikan dalam transformasi kelembagaan. “Empat hal itu adalah penataan sistem pembinaan, pembenahan pada proses pembibitan atlet, peningkatan kualitas pelatih serta penambahan sarana dan prasarana,” jelasnya. Namun, Djoko menegaskan hal terpenting dari transformasi kelembagaan olahraga adalah perubahan mindset dari atlet, pengurus, dan pembina olahraga. “Kembali lagi saya mengatakan transformasi kelembagaan tidak hanya pada peningkatan sarana dan prasarana. Para pelaku olahraga itu harus mempunyai mindset yang sama agar dapat mengembangkan olahraga di Tanah Air,” ujarnya. Deputi Pengembangan Prestasi dan Iptek KONI Hari Sutiono mengungkapkan hal senada. Menurutnya, fakta

pembinaan potensi atlet di daerah dengan pusat sekarang ini memang masih kurang. Daerah-daerah dinilainya belum mampu menangkap perubahan penataan sistem di pusat. “Permasalahannya, Indonesia masih mengacu pembinaan olahraga jangka pendek. Justru pembinaan olahraga seharusnya dilakukan dalam jangka panjang,” tutur Hari.

Para pelaku olahraga itu harus mempunyai mindset.” Djoko Pekik Irianto Deputi Bidang Pengembangan Prestasi Kemenpora Ia juga menyetujui bahwa transformasi olahraga nasional harus dilakukan. “Memang jika Indonesia ingin mencapai target menjadi juara umum di SEA Games 2011, jelas memang perlu dilakukan transformasi,” jelasnya. Sementara itu, pengamat olahraga Frifz E Simanjuntak mengatakan, jika atlet-atlet Indonesia ingin sukses dalam suatu multievent, jangan hanya menargetkan menjadi juara umum dan berapa banyak medali yang diraih. (*/R-4)


Olahraga | 27

RABU, 15 DESEMBER 2010 | MEDIA INDONESIA

Untung Ada Park Ji-sung Kemenangan atas the Gunners mengangkat posisi ’Setan Merah’ ke puncak klasemen.

KLASEMEN LIGA INGGRIS

Hasil Senin (13/12): MU 1 (Ji-sung 41’)Arsenal 0 Top scorer: 11 gol-Berbatov (MU)

Anton Kustedja

M

ANCHESTER United seharusnya sudah bisa tenang seandainya eksekusi penalti Wayne Rooney masuk ke gawang Arsenal pada menit 74 saat duel lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, kemarin. Namun, tembakannya melambung ke atas mistar. Beruntung, Park Ji-sung telah mengamankan kemenangan di babak pertama. “Itu sepakan penalti yang tak lazim dilakukan Rooney. Biasanya dia selalu menembak ke bawah. Kegagalan itu sempat membuat Arsenal termotivasi, tetapi kami berhasil bertahan dengan baik,” cetus manajer ‘Setan Merah’ Sir Alex Ferguson seperti dilansir ESPN. Itu merupakan penalti keempat yang gagal dieksekusi Rooney sepanjang kariernya di Liga Primer. Terakhir kali, pemain 25 tahun itu gagal menyarangkan gol lewat hadiah tendangan 12 pas ketika MU bertemu klub Skotlandia Glasgow Rangers di Liga Champion, 24 November lalu. Sebelum mengambil tendangan itu, wajah mantan ujung tombak Everton tersebut tampak pucat. Ia mengambil ancang-ancang jauh. Jika biasanya dia berlari pelan kemudian menyepak bola untuk memperdayai kiper, kali ini Rooney melakukan sprint dan menendang dengan kencang. Bola pun melambung jauh. Kegagalan pemain yang baru pulih dari cedera itu seolah menjadi penyemangat bagi tim tamu untuk menyamakan skor dalam 25 menit sisa pertandingan. Para pemain the Gunners meningkatkan serangan. Mereka berhasil menguasai bola lebih banyak, 54% banding 46%. Namun, upaya pasukan Arsene Wenger untuk mencetak gol selalu terganjal akibat kukuhnya barisan pertahanan ‘Setan Merah’ yang digalang

Itu sepakan penalti yang tak lazim dilakukan Rooney. Biasanya dia selalu menembak ke bawah.” Sir Alex Ferguson

Pelatih Manchester United Kualitas teknik yang dimiliki menjadi tidak berkembang,” ujar Wenger sembari mengeluh kondisi permukaan lapangan Old Trafford yang buruk karena cuaca dingin. Meski demikian, juru taktik berkebangsaan Prancis itu tetap optimistis timnya masih memiliki peluang besar untuk merebut titel juara musim ini. “Tentu saja kami akan bangkit,” tandasnya.

REUTERS/PHIL NOBLE

GOL PENENTU: Gelandang asal Korea Selatan Park Ji-sung (kiri) menyundul bola yang mengelabui kiper Arsenal Wojciech Szczesny dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Old Trafford, kemarin dini hari.

Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, dan Patrice Evra. Pendukung tuan rumah akhirnya bisa pulang dengan gembira berkat satu-satunya gol yang dipersembahkan Park pada menit 41. Tandukan gelandang asal Korea Selatan itu berhasil menjebol gawang Arsenal yang dikawal kiper ketiga Wojciech Szczesny. “Rekor Park melawan Arsenal memang sangat bagus. Dia

dalam performa terbaik. Sayangnya kami harus kehilangan dia pada tujuh pertandingan karena Piala Asia. Sesuatu yang mengecewakan,” imbuh Ferguson. Park memang akan memimpin negaranya pada pentas Piala Asia di Qatar pada 7-29 Januari 2011. Dalam dua pertemuan dengan the Gunners sebelumnya, ia selalu menyumbang satu gol. Wajar jika Fergu-

son merasa kehilangan sang pahlawan. Kemenangan itu sekaligus mengukuhkan posisi the Red Devils di puncak klasemen. Mereka mengemas 34 poin dengan keuntungan satu laga sisa lebih banyak. Arsenal berada di peringkat kedua, terpaut dua angka. “Sangat disayangkan kondisi lapangan seperti ini sehingga mengganggu penampilan.

Liga Spanyol Sementara itu, dari lanjutan Liga Spanyol, pelatih Osasuna Jose Antonio Camacho puas setelah Espanyol sukses menahan laju Valencia di Mestalla. Padahal, timnya sempat tertinggal dua gol lebih dulu lewat aksi Roberto Soldado menit 23 dan Markus Stankevicius (32’). “Ini sangat tidak masuk akal jika melihat permainan kami di babak pertama. Sebetulnya kami mendominasi pertarungan di babak kedua, tetapi hasil imbang sudah cukup adil,” tutur mantan arsitek timnas Spanyol ini kepada harian As. Francisco Juanfran memperkecil ketinggalan, tetapi Aritz Aduriz kembali melebarkan keunggulan El Che. Beruntung, tim tamu mampu menjaringkan dua gol di babak kedua melalui Miguel Flano dan Carlos Aranda. Hasil itu menggagalkan tuan rumah ke peringkat empat klasemen. (Rtr/AP/R-1) anton@mediaindonesia.com

MAN UNITED ARSENAL MAN CITY CHELSEA TOTTENHAM BOLTON SUNDERLAND NEWCASTLE LIVERPOOL BLACKPOOL WEST BROM STOKE BLACKBURN ASTON VILLA EVERTON BIRMINGHAM FULHAM WIGAN WOLVERHAMPTON WEST HAM

16 17 17 17 17 17 17 17 17 16 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17

9 10 9 9 7 6 5 6 6 6 6 6 6 5 3 3 2 3 4 2

7 2 5 4 6 8 9 4 4 4 4 3 3 5 9 9 10 7 3 6

0 5 3 4 4 3 3 7 7 6 7 8 8 7 5 5 5 7 10 9

36-16 34-19 24-13 31-12 25-22 30-24 20-18 27-26 21-22 24-29 24-29 21-22 22-27 19-28 18-20 17-20 16-20 13-28 18-30 15-30

34 32 32 31 27 26 24 22 22 22 22 21 21 20 18 18 16 16 15 12

KLASEMEN LIGA SPANYOL Hasil Senin (13/12): Valencia 3 (Soldado 24’, Stankevicius 32’, Aduriz 42’)-Osasuna 3 (Juanfran 40’, Flano 60’, Aranda 87’) Top scorer: 17 gol-Ronaldo (Madrid), Messi (Barcelona)

BARCELONA REAL MADRID VILLARREAL ESPANYOL VALENCIA ATLETICO GETAFE BILBAO SOCIEDAD MALLORCA SEVILLA HERCULES LA CORUNA SANTANDER OSASUNA LEVANTE ALMERIA MALAGA GIJON ZARAGOZA

15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15

13 12 9 9 7 7 7 7 7 6 6 5 4 5 4 4 2 4 2 1

1 2 3 1 4 2 2 1 1 3 2 3 5 2 4 3 7 1 5 6

1 1 3 5 4 6 6 7 7 6 7 7 6 8 7 8 6 10 8 8

46-8 38-12 27-13 17-17 22-18 24-19 23-20 23-26 21-24 15-17 21-26 18-22 12-18 13-23 15-20 17-24 13-22 20-32 12-23 14-27

40 38 30 28 25 23 23 22 22 21 20 18 17 17 16 15 13 13 11 9

Sumber: Reuters

Juku Eja Ancam Mundur dari Liga TERHITUNG sejak kemarin manajemen klub Liga Super Indonesia PSM Makassar membubarkan diri. Manajer tim Hendra Sirajuddin telah menyerahkan tanggung jawab kepada Ketua Umum Klub Ilham Arief Sirajuddin. Alasan utama pembubaran manajemen, menurut Hendra, karena tidak bisa menahan tekanan nonteknis terutama kepemimpinan wasit yang dianggapnya aneh dalam menangani laga PSM selama 11 pertandingan awal kompetisi Liga Super. Bukan cuma itu, manajemen ‘Juku Eja’ juga mengeluhkan partai usiran yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI saat menjamu Persipura Jayapura pada 7 Januari 2011 mendatang yang tidak bisa dilanjutkan ke proses banding. Ilham, yang juga Wali Kota

Makassar, langsung mengambil langkah cepat dengan menawarkan pihak lain yang bersedia mengurusi klub. “Jika dalam waktu sepekan tak ada yang bersedia menangani PSM, pengurus akan mundur dari Liga Super,” tegasnya. Meski demikian, lanjut Ilham, segala sesuatu berkaitan dengan hak dan kewajiban termasuk kontrak pemain, pelatih, maupun ofisial tim akan tetap berjalan normal sampai ada keputusan terbaru mengenai masa depan PSM. Pada bagian lain, Ilham juga belum mempertimbangkan tawaran dari pihak penyelenggara Liga Primer Indonesia yang disebut-sebut sebagai kompetisi tandingan yang tidak diakui PSSI. “Kami masih fokus untuk mencari manajemen baru.” (LN/R-3)


Olahraga

T: (021) 5821303 SMS: 08121128899 No Bebas Pulsa: 08001990990

RABU, 15 DESEMBER 2010 MEDIA INDONESIA

Garuda di Dadaku Digugat Pengacara

Skuat Muda Malaysia Siap Beri Kejutan

KONSENTRASI timnas Indonesia bisa jadi terpecah jelang menghadapi Filipina di laga semifinal besok. Pasalnya, seorang pengacara, David ML Tobing, menggugat penggunaan lambang Garuda yang ada di kostum timnas Indonesia. Melalui surat gugatan bernomor 551/2010/PN.JKT.PST tertanggal 14 Desember 2010, David mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan warga negara (citizen law suit) atas penggunaan lambang negara yang melanggar UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. “Saya mengajukan gugatan selaku warga negara. Penggunaan lambang Garuda pada kaus timnas jelas melanggar undangundang yang berlaku,” ungkap David seusai memasukkan surat gugatannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kemarin. Menurut David, dalam Pasal 52 UU Nomor 24/2009 disebutkan lambang negara dapat digunakan sebagai lencana atau atribut pejabat negara, pejabat pemerintah, atau WNI yang mengemban tugas negara di luar negeri. “Apakah bertanding termasuk ke kategori itu,” tanyanya. Di kostum skuat ‘Merah Putih’ lambang Garuda ada di dua tem-

Pelatih Vietnam Henrique Calisto dibuat pusing dengan beberapa pemain yang cedera. Namun, ia tetap optimistis menang. Eko Rahmawanto

K

EBIJAKAN menggunakan pemain muda membuat para pemain senior Malaysia terdepak dari skuat inti. Namun, Mohd Amri Yahya adalah pengecualian. Gelandang serang Selangor FC inilah yang diharapkan pelatih K Rajagopal untuk mendobrak pertahanan Vietnam saat kedua negara bentrok pada laga pertama babak semifinal di Kuala Lumpur, hari ini. Selama babak penyisihan Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Amri menunjukkan sebagai pemain serbabisa. Ia bisa diplot sebagai striker atau gelandang serang. Kepiawaiannya ditunjukkan saat mencetak dua gol saat Malaysia mengalahkan Laos 5-1. Bagi Rajagopal, Amri adalah solusi tepat di tengah banyaknya pemain yang cedera pascamengikuti Asian Games Guangzhou 2010. Tercatat ada delapan pemain utama Malaysia yang cedera dan terpaksa tak dibawa ke Jakarta. Akibatnya, Malaysia datang ke Jakarta dengan materi pemain U-21 dan U-23. ‘’Saya tetap optimistis dengan pemain muda kami. Kami tidak mau mencontoh negara lain dalam melakukan naturalisasi,’’ cetus Rajagopal saat skuatnya dibekuk Indonesia 1-5 di penyisihan Grup A, beberapa waktu lalu. Menghadapi Vietnam, Rajagopal mengaku akan mengubah strategi permainan. Tetapi, ia tidak mau membocorkan skema yang akan diterapkan untuk menghadang laju juara AFF 2008 itu. Yang ditekankan kepada pemainnya ialah mewaspadai gelandang Nguyen Minh Phuong, Phai Van Tai Em, dan striker Nguyen Anh Duc. ‘’Mereka adalah pemain berbahaya. Harus ada yang menjaga mereka untuk tidak bebas di kotak penalti kami,’’ cetusnya. Di kubu Vietnam, beberapa pemain juga dibekap cedera. Hal itu tentu membuat pusing pelatih Henrique Calisto. Seusai pertandingan ketat melawan Singapura di babak penyisihan terakhir Grup B, beberapa

HALAMAN 28

pat, yakni pada emblem Garuda di dada kiri dan watermark Garuda yang memanjang dari dada hingga perut bagian atas. Pihak yang digugat David adalah Presiden RI, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), dan PT Nike Indonesia Tbk. David sendiri mengaku siap menerima hujatan dari masyarakat terkait dengan gugatannya itu. Ia pun tahu masyarakat kini sedang dalam euforia karena penampilan gemilang timnas sepanjang babak penyisihan Grup A. “Saya siap terima cercaan. Yang penting pemerintah dan Presiden harus bertindak dalam hal ini,” ujarnya. Sementara itu, Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengakui pihaknya masih dalam pembicaraan dengan Menpora Andi Malarangeng. “Sulit untuk mengganti dalam dua hari ini karena sudah terlanjur cetak. Tapi jika hal ini memang melanggar UU. Kami bersedia untuk melepas lambang itu.’’ Dari pihak Menpora, Sekretaris Kemenpora Wafid Muharram akan mempelajari dulu gugatan itu. Setelah dipelajari, Kemenpora akan melakukan pembicaraan lebih lanjut. (*/R-1)

Tiket Leg Kedua sudah Dijual

REUTERS/BEAWIHARTA

JADI ANDALAN: Pemain Malaysia Safee bin Mohd Sali (depan) kembali diandalkan pelatih K Rajagopal saat meladeni Vietnam di laga pertama babak semifinal AFF Suzuki Cup 2010 di Kuala Lumpur, hari ini. pemain memang mengalami cedera, seperti bek kanan Hynh Quang Thanh dan bek kiri Doan Viet Cuong. Tetapi, Calisto tetap optimistis timnya akan kembali menjadi juara pada event dua tahunan itu. Dua tahun lalu Vietnam menjadi juara setelah di final menundukkan Thailand 3-2. Kemenangan atas juara tiga kali AFF, yakni pada 1996, 2000, dan 2002, itu dianggap sebagai awal kebangkitan persepakbolaan Vietnam. ‘’Momentum itu harus tetap dijaga. Sepak bola Vietnam mulai maju. Banyak talenta berbakat dari negeri ini,’’ imbuh pelatih berkewarganegaraan P o r tugal itu. Perang bonus Sementara itu, keempat nega-

ra yang telah memastikan lolos ke semifinal diiming-imingi bonus oleh negara masing-masing. Tim Indonesia menjadi yang terdepan bersama Vietnam dalam urusan bagi-bagi bonus itu. Ketua Umum PSSI Nurdin Halid telah menjanjikan akan menggelontorkan Rp2,5 miliar bagi Bambang Pamungkas dan kawan-kawan jika melaju ke final, plus tambahan Rp3 miliar andai jadi kampiun. Itu artinya total bonus yang akan didapat pemain adalah Rp5,5 miliar. Dari total itu, Rp500 juta sudah diberikan ketika skuat ‘Merah Putih’ lolos ke semifinal. Dari kubu Filipina, meskipun sepak bola bukan olahraga utama di negara itu, pemerintah menjanjikan tetap memberi bonus. Sejauh ini baru konglomerat Manny Pangilinan yang mengguyur 1 juta peso (setara Rp205 juta lebih). Sementara di Vietnam, Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) siap menggelontorkan US$350

ribu (Rp3,155 miliar) jika bisa mempertahankan gelar. Bonus itu ditanggung bersama VFF dan pihak sponsor. Rinciannya, US$250 ribu dari VFF, US$100 ribu dari pihak VP Bank. Jumlah bonus itu mungkin akan membengkak karena dijanjikan tambahan US$500 ribu (Rp4,5 miliar). Total, timnas Vietnam akan mendapat bonus US$850 ribu

atau setara dengan Rp7,6 miliar atau lebih tinggi daripada bonus yang diterima timnas Indonesia jika jadi juara. Sementara Malaysia hanya menjanjikan bonus 5.000 ringgit (US$1.600) atau Rp14,4 juta untuk setiap pemain jika menjadi juara Piala AFF 2010. (AP/Rtr/JDP/R-5) eko@mediaindonesia.com

BESARNYA animo masyarakat untuk menyaksikan kiprah timnas Indonesia di laga semifinal AFF Suzuki Cup 2010 membuat panitia lokal mempercepat penjualan tiket semifinal kedua yang berlangsung Minggu (19/12). Dua loket yang disediakan panitia pun langsung diserbu ratusan penonton. Pengumuman penjualan tiket itu disampaikan kemarin. Sebagian pembeli yang semula hanya antre untuk pertandingan besok langsung berhamburan menuju loket yang disediakan panitia. Ketua Panitia Bidang Tiket Edhi Prasetyo mengatakan pihaknya sengaja membuka loket untuk penjualan tiket leg kedua karena tingginya animo masyrakat. Loket tiket pertandingan pertemuan kedua semifinal terletak di Pintu I dan Kantor Anggar di kompleks stadion. “Animo masyarakat sangat tinggi. Karena itu, kami sudah membuka loket tiket untuk pertandingan leg kedua.” Untuk tiket di pertandingan pertama, panitia sudah tidak menjual tiket kategori VIP Barat (2.700 lembar) dan VIP Timur (3.500 lembar). Kemarin tiket itu sudah sold out. Tiket VVIP (400 lembar) sudah tidak dijual sejak hari pertama karena mengantisipasi kedatangan rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Eddy menambahkan, penjualan hari pertama tiket leg pertama di Pintu X mencapai 12.642. Tetapi, Edhi tidak mau

membeberkan hasil penjualan hari kedua karena alasannya belum merekapitulasi. Hanya, berdasarkan pantauan Media Indonesia panitia mengeluarkan kuota sebanyak 27 ribu lembar tiket. “Kami masih menghitung penjualan tiket hari ini. Namun, kami menjatahkan sebanyak 27 ribu,” ujarnya. Untuk partai semifinal ini, panitia menjual tiket sebanyak

Kami masih menghitung penjualan tiket hari ini. Namun, kami menjatahkan sebanyak 27 ribu.” Edhi Prasetyo Ketua Panitia Bidang Tiket 61.400 lembar. Panitia juga memberikan tiket cuma-cuma kepada rekanan dan sponsor 9.125 lembar tiket. Total tiket yang dilepas 70.525 lembar tiket per pertandingan. Selain VVIP, VIP Barat dan Timur, panitia menjual tiket untuk kategori 1 (17 ribu lembar), 2 (13 ribu lembar), dan 3 (25 ribu lembar). Tiket kelas VVIP dijual seharga Rp500 ribu. Kelas VIP Barat Rp350 ribu, VIP Timur Rp250 ribu, kelas I dijual seharga Rp150 ribu, kelas II seharga Rp100 ribu, dan kelas III seharga Rp50 ribu. (Nav/R-1)

Riedl Abaikan Rekor Fantastis

REUTERS

Alfred Riedl Pelatih timnas Indonesia

DARI 16 pertemuan terakhir, timnas Indonesia tidak pernah kalah dan hanya sekali seri melawan Filipina. Kemenangan terbesar skuat ‘Merah Putih’ terjadi saat Piala AFF 2002 (saat itu Piala Tiger). Kala itu, Indonesia menang telak 13-1. Namun, rekor fantastis itu sudah dilupakan pelatih timnas Alfred Riedl. Ia yakin Filipina yang kini diperkuat sembilan pemain naturalisasi semakin kuat dan tidak bisa dianggap enteng saat kedua tim bentrok di babak semifinal besok dan Minggu (19/12) di Stadion Utama Gelora Bung Karno. “Semua tim yang lolos ke

semifinal sudah teruji. Mereka tim kuat termasuk Filipina. Sebagai catatan, Filipina mengalahkan tuan rumah Vietnam saat babak penyisihan Grup B dan hanya kemasukan satu gol,” ungkap Riedl seusai memimpin latihan di lapangan C, Senayan, kemarin. Pelatih asal Austria itu menambahkan, para pemain akan mengantisipasi serangan balik Filipina. Di babak penyisihan Grup B, Vietnam takluk atas Filipina karena serangan balik. “Kami telah berlatih menghadapi serangan balik.” Sementara itu, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengatakan

pihaknya sulit memenuhi permohonan Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) terkait dengan bagi hasil penjualan tiket leg pertama babak semifinal. Seperti diberitakan, Filipina seharusnya menjadi tuan rumah 16 Desember ini. Namun, Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) tidak menyetujui stadion di Bacolod dipergunakan karena tidak sesuai dengan standar internasional. PFF kemudian menunjuk Indonesia untuk menjadi panitia penyelenggara dengan catatan mendapat bagian hasil penjualan tiket. Permintaan itu ditolak PSSI. Nurdin mengatakan PSSI akan memberikan uang saku bagi

Filipina. “Profit sharing sulit untuk direalisasikan. Sebab segala risiko ditanggung Indonesia. Lagi pula profit sharing itu bukan hal yang wajib untuk diberikan ke Filipina,” kata Nurdin. “Namun, kalau mereka tetap meminta, PSSI hanya bisa memberikan semacam uang saku. Jumlahnya akan kita bicarakan lebih lanjut dengan PFF. Kami akan menegosiasikan hal itu sore ini (kemarin),” imbuhnya. Hanya saja PSSI menanggung seluruh biaya akomodasi timnas Filipina, head of delegation, perangkat pertandingan, transportasi, dan konsumsi. (Nav/R-1)


IND

NESIA

di Pentas Dunia

HALAMAN 29

RABU, 15 DESEMBER 2010

Merebut Dunia di Dasawarsa Kedua

Indonesia bisa meniru China, India, dan Brasil yang mampu menguasai panggung dunia di 10 tahun pertama abad ke-21.

Abdul Kohar

T

AHUN 2011 sudah di depan mata. Itulah tahun yang mengawali dasawarsa kedua di abad ke-21. Karena itu, tahun ini menjadi amat krusial untuk sebuah perubahan besar. Sebab, saban pergantian dasawarsa, dunia sering dikejutkan lompatan-lompatan tak terduga. Itu pula yang mewarnai 10 tahun pertama abad 21, mulai pada 2000. Pada periode tersebut, Brasil, Rusia, India, dan China (BRIC) tampil sebagai raksasa baru ekonomi dunia. Tiga negara itu, khususnya China, mulai menggusur posisi Amerika Serikat, Jepang, dan Uni Eropa sebagai poros ekonomi dunia. Siapa yang tidak tahu China, raksasa Asia yang menjelma menjadi raksasa dunia dengan berbagai kemajuan. Dunia tercengang dengan perekonomian China yang melesat melebihi perkembangan perekonomian dunia. Presiden Hu Jintao dalam forum tahunan konferensi Boao di Hainan pada 2004 pernah mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi China digerakkan oleh investasi dalam jumlah yang luar biasa. Pada 1985 investasi China hanya mencapai US$1 miliar, dalam kurun 17 tahun (pada 2002) menjadi US$50 miliar lebih.

Industri film ini mempunyai peran sangat besar dalam menyerap tenaga kerja, karena 2,3 juta orang India bekerja di sektor ini. Bahkan India dikenal sebagai pemasok pekerja ahli di dunia. Pada awal dasawarsa pertama abad ke-21, dari 150 ribu pekerja asing yang bekerja di perusahaan teknologi informasi Amerika Serikat, sebanyak 60 ribu di antaranya para pakar software dari India. Sejumlah perusahaan India juga dikenal sebagai pemain kelas dunia, seperti Tata, Infosys, dan TVS Motor Company. Di bidang farmasi, India telah memasok 40% kebutuhan dunia untuk obat-obatan curah. Potensi Indonesia Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Tak dapat dimungkiri, Indonesia memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah. Pertumbuhan ekonomi kita juga relatif terjaga di kisaran 4%-6% kendati dihantam dua kali krisis. Neraca perdagangan kita juga selalu surplus, kendati terus menipis akibat tergerusnya daya saing industri. Di bidang pendidikan, kebudayaan, dan alam, potensi Indonesia cukup besar. Kita memiliki batik, angklung, aneka hewan dan tumbuhan, juga obat-obatan tradisional. Pada tahun 70-an, BUMN minyak Pertamina menjadi rujukan raksasa migas

TIYOK

Dengan investasi tersebut, China membangun sektor industri, infrastruktur, dan properti. Dari situ ekonomi China tumbuh pesat mencapai 9%-11% setiap tahun. Brasil juga mampu ‘merebut’ dasawarsa pertama abad ke-21 dengan revolusi ekonominya. Adalah Fernando Henrique Cardoso dan Luiz Inacio Lula da Silva (mantan Presiden Brasil) yang menjadi inspirasi ‘Negeri Samba’. Mereka memperkenalkan pendekatan yang disebut sebagai ekonomi pasar sosial. Sebuah pendekatan kerakyatan yang tidak membiarkan ekonomi pasar tanpa kontrol. Hasilnya, ekonomi Brasil melesat. Saat ini, pendapatan per kapita Brasil US$8.040, atau tiga kali lipat pendapatan per kapita Indonesia yang berada di kisaran US$2.700. Ekonomi negara berpenduduk 200 juta jiwa itu amat jauh jika dibandingkan dengan kondisi 30 tahun lalu. Ketika itu, pendapatan per kapita Brasil baru US$1.000. Hal serupa dilakukan India. Ekonomi India tumbuh fantastis dalam beberapa tahun terakhir, dan mencatat rekor pertumbuhan tercepat kedua setelah China. Kunci sukses kemajuan ekonomi India terletak pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Kota Bangalore telah menjadi pusat teknologi informasi dunia. Industri film di India merupakan industri layar lebar terbesar di dunia bahkan telah mengalahkan Hollywood dalam jumlah produksi film.

ILUSTRASI: CAKSONO

Giliran Promosi Belitong Setelah Sail Bunaken dan Sail Banda, pada 2011 akan diselenggarakan Sail Belitong. ANTARA/ PRASETYA UTOMO

Hal 32

Malaysia, Petronas. Banyak peneliti dari sejumlah negara Asia yang belajar tentang pertanian dari IPB Bogor. Di bidang ekonomi kreatif, seperti film, musik, fesyen, dan sejumlah kerajinan tangan, potensi bangsa ini juga tidak perlu diragukan. Di bidang industri pertahanan, kita memiliki PT Pindad, PT PAL, dan PT Dirgantara Indonesia yang berpotensi menjadi tulang punggung industri pertahanan. Saat ini, salah satu kerja sama yang sudah ada adalah pembelian payung statis produksi Tulungagung, Jawa Timur, kerja sama PT Pindad dengan Prancis, dan Korea Selatan untuk pengadaan panser Canon. Sayangnya, negeri ini tidak cukup tabah dan konsistensi untuk mengembangkan diri menuju pentas dunia. Karena itu, awal dasawarsa kedua abad ke-21 harus menjadi tonggak bagi bangsa ini untuk merebut perhatian dunia. Kita bangga karena PT Telkom berkali-kali memperoleh penghargaan baik di dalam maupun luar negeri. Negeri ini juga perlu menyokong penuh upaya Garuda Indonesia, Pertamina, Bank Mandiri, dan sejumlah institusi maupun sosok di segala lini untuk mengibarkan Merah Putih di panggung internasional. Kini saatnya bagi Indonesia berteriak, “Dunia, kami datang!” (X-8) kohar@mediaindonesia.com

Mendunia dengan Memacu Mutu Sejumlah PTN dan PTS di Indonesia mulai berkibar di level internasional. DOK KEMENDIKNAS

Hal 34

Menanti Peran Para Duta Belia Menjadi generasi muda yang unggul untuk memperkenalkan Indonesia dengan prestasi. ANTARA

Hal 38


RABU, 15 DESEMBER 2010 |

IND

NESIA

di Pentas Dunia

| MEDIA INDONESIA | HALAMAN 30

Membawa Cita Rasa Indonesia Mendunia Produk makanan dan minuman olahan Indonesia baru meraih 0,53% pasar dunia pada 2009 dan menduduki urutan 32 negara eksportir. Jajang Sumantri

M

AKANAN dan minuman tidak semata menjadi bagian kebutuhan pokok manusia, tapi juga menjadi ciri dan identitas dari suatu masyarakat. Komoditas ini juga jadi penyumbang devisa yang signifikan. Namun, bila melihat eksistensi cita rasanya, masyarakat Indonesia bisa berbangga. Tengok saja antrean pelanggan Rumah Makan Djembatan Merah yang menyajikan berbagai masakan khas Indonesia di distrik Akasaka, sebuah kawasan bisnis di Tokyo, ibu kota Jepang. Di ‘Negeri Sakura’ ini bisa dipastikan di hampir semua kota besarnya selalu terselip restoran yang menjual menu masakan Indonesia. Fenomena yang sama terjadi di beberapa kota-kota besar di dunia. Dari sudut kota London, Inggris, kota-kota di Belanda hingga kawasan Harleem, New York, Amerika Serikat. Ini merupakan bukti bahwa cita rasa Indonesia sudah bisa diterima di pasar global. Hal ini pun dirasakan di industri makanan dan minuman Indonesia. Dunia pasti mengenal

produk mi instan Indonesia se perti Indomie. Produk ini populer di kalangan tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri dan menular ke penduduk setempat. Tidak terbatas pada produk mi instan, puluhan produk makanan ringan serta minuman dalam kemasan dari produsen lain di dalam negeri sudah mampu menembus pasar China, Jepang, Malaysia, hingga negara kecil seperti Fiji. Menurut Wakil Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang, salah satu daya tarik yang mem buat produk Indonesia diminati konsumen di negara lain karena memiliki keunikan rasa. Keunikan ini mampu diterima masyarakat dunia. “Produk yang dihasilkan produsen Indonesia selalu berdasarkan pada selera umum masyarakat Indonesia serta dari masakan Indonesia yang kaya akan rasa. Ini keunggulan khas yang apabila dikemas dengan baik, dalam arti mampu memenuhi standar kualitas tertentu, peluang pasar ekspor itu terbuka,” ujarnya di sela acara Economic Challenges Metro TV beberapa waktu lalu. Menurutnya, bila produsen lokal mampu menggali semua

potensi tersebut, produk makanan olahan Indonesia tidak akan pernah habis untuk dikembangkan. Bahkan untuk menjadi produk massal yang bisa cocok untuk semua lidah masyarakat dunia. Rambah dunia Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, di pasar dunia, pangsa pasar produk makanan dan minuman olahan Indonesia hanya 0,53% pada 2009 dan menduduki urutan 32 negara eksportir. Selama periode 2005-2009 pertumbuhan nilai ekspor Indonesia rata-rata 15,80%, sedangkan pasar impor dunia rata-rata tumbuh 8,07% per tahun. Adapun tahun ini, Badan Pusat Statistik mencatat untuk periode Januari-Agustus 2010, nilai ekspor produk makanan dan minuman olahan mencapai US$1,33 miliar. Artinya, ekspor produk ini mengalami pertumbuhan 20,88% jika dibandingkan dengan periode sama pada 2009 senilai US$1,09 miliar. “Pemerintah tentu melihat potensi makanan dan minuman olahan Indonesia ini sangat bisa diandalkan untuk mendatangkan devisa dan memajukan industri nasional. Karena itu, sejak 2006 kami menggelar

Pameran Pangan Nusa untuk memberi kesempatan industri dalam negeri hingga usaha kecil dan menengah (UKM) di bidang pangan olahan dikenal oleh pembeli internasional,” ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Saat ini, Amerika Serikat, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Jepang, merupakan lima besar pasar utama yang menyerap 53,2% produk makanan dan minuman Indonesia. Produk andalan ekspor masih didominasi produk ikan olahan, kaviar, olahan tepung, sereal, makanan ringan, serta manisan dari buah dan kacang. Di AS, Indonesia masih menempati posisi 20 besar pemasok makanan dan minuman. Pang sa pasar yang dikuasai mencapai 1,12%. Sedangkan, di Jepang Indonesia hanya menempati posisi 12 dengan pangsa 1,11%. Di Singapura, Indonesia hanya menempati posisi ke-9 dengan pangsa pasar 5,134%. Di pasar negeri jiran ini, pesaing utama produk Indonesia berasal dari Prancis (20,11%), Malaysia (10,16%), dan Australia (7,44%). (E-5)

Sumber: Dokumentasi MI/ Kemendag

Jan - Agt

jajang@ mediaindonesia.com FREDY

Inefisiensi masih Bayangi Produk Lokal

MI/ AGUNG WIBOWO

JAGA KUALITAS: Sejumlah karyawan melakukan proses pengepakan di sebuah pabrik minuman olahan, di Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. Pemerintah mengaku tidak bisa memaksa produsen untuk memenuhi standar produk makanan dan minuman olahan di negara lain.

FREDY

INDONESIA negara yang kaya akan cita rasa karena kekayaan berbagai rempah dan juga bahan makanan yang beragam. Kekayaan ini ternyata masih belum bisa menjadikan industri makanan dan minuman Indonesia sebagai penguasa pasar makanan dan minuman dunia. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, di pasar dunia, pangsa pasar produk makanan dan minuman olahan Indonesia baru menguasai 0,53% pada 2009. Dengan penguasaan tersebut, Indonesia menduduki urutan 32 negara eksportir makanan dan minuman dunia. Bahkan belakangan, surplus perdagangannya semakin menipis dan menjadi defisit. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, untuk periode Januari-Agustus 2010, nilai ekspor produk ini secara kumulatif tercatat US$1,33 miliar atau tumbuh 20,88% dari periode yang sama 2009 senilai US$1,09 miliar. Sayangnya, perkembangan ekspor ini dibayangi pertumbuhan nilai impor untuk produk sama. Periode JanuariAgustus 2010 secara kumulatif impor makanan dan minuman mencapai US$1,84 miliar atau mengalami pertumbuhan 54,58% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, US$1,18 miliar. Artinya, meski ekspor meningkat, pasar domestik justru diserbu produk impor. Sehingga, di periode tersebut neraca perdagangan produk makanan dan minuman Indonesia ke pasar dunia mengalami defisit US$509,36 juta. Kondisi ini diyakini tidak akan berubah selama produk makanan minuman olahan dalam negeri masih berkutat dengan masalah klasik, yakni inefisiensi. “Defisit ini terjadi karena produk kita masih belum bisa sepenuhnya efisien untuk memiliki daya saing yang seimbang dengan produk sejenis dari negara lain,” ujar Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Franky Sibarani, kepada Media Indone-

sia, Minggu (12/12). Dia menilai, industri makanan dan minuman asing lebih bisa bersaing karena sudah berhasil memangkas biaya pokok produksi di negara asal. Hal ini ditopang oleh pasokan bahan baku, pasokan energi, hingga insentif perpajakan yang memicu industri untuk meningkatkan produk berorientasi ekspor. “Ditambah dengan infrastruktur yang sudah memadai, mereka mampu menekan biaya logistik hanya sekitar 3%, jauh di bawah produk Indonesia yang berada di kisaran 10% dari biaya produksi,” ujarnya.

Defisit ini terjadi karena produk kita masih belum bisa sepenuhnya efisien untuk memiliki daya saing yang seimbang dengan produk sejenis dari negara lain.” Franky Sibarani Sekjen Gapmmi Keberpihakan Franky juga mengeluhkan, keberpihakan regulator kepada produk impor masih terlalu besar. Padahal, produk lokal dihadapkan dengan berbagai persoalan, misalnya persaingan dan biaya ekonomi tinggi. “Pengurusan nomor ML (izin edar produk olahan impor) yang relatif lebih cepat. Sementara untuk mendapatkan nomor MD, nomor pendaftaran produk setelah dinyatakan sesuai dengan standar kualitas dan keamanan produk dari Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) dibutuhkan waktu lama, antara 6-12 bulan,” tutur Franky. Hal ini masih ditambah de-

ngan banyaknya pintu masuk pelabuhan untuk produk impor yang berjumlah 120 pintu. Pada saat sama produk ekspor harus berkutat dengan tingginya biaya produksi akibat mahalnya logistik. “Setelah berlakunya perdagangan bebas ASEAN-China, kini produk impor malah tidak terbebani biaya bea masuk,” ujar Franky. Kondisi ini berbanding terbalik dengan negara pesaing yang menjadi tujuan ekspor produk Indonesia. Masih segar kasus Indomie yang harus ditarik karena tuduhan penggunaan bahan makanan yang dianggap berbahaya. Otoritas perdagangan di negara lain lebih proaktif melindungi produknya. Salah satunya dengan menarik produk asal Indonesia dengan berbagai alasan. Padahal produk tersebut merupakan produk unggulan yang terbukti mampu menembus pasar negara-negara di Asia, Eropa, Amerika Serikat, Kanada, Timur Tengah, dan Australia. “Sesungguhnya, kasus seperti yang menimpa Indomie di Taiwan tidak mencerminkan seluruh produk makanan olahan Indonesia bermasalah. Sejauh ini produk makanan minuman kita banyak diminati konsumen di luar negeri. Kasus di Taiwan terjadi karena ada perbedaan standar internasional yang diterapkan Taiwan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Deddy Saleh, beberapa waktu lalu. Deddy mengakui pemerintah tidak bisa memaksa produsen untuk memenuhi standar produk di negara lain. Pasalnya, hal tersebut merupakan hak dari pelaku usaha yang tidak dapat dipaksakan. “Namun, pemerintah berkewajiban mengamankan akses pasar bagi produk Indonesia di luar negeri, sehingga tidak dilarang peredarannya. Jadi kami hanya bisa mendorong. Jika ingin masuk ke pasar suatu negara, paling tidak harus memenuhi standar yang berlaku di negara itu,” katanya. (Jaz/E-5)


RABU, 15 DESEMBER 2010 |

IND

NESIA

di Pentas Dunia

| MEDIA INDONESIA | HALAMAN 31

Tidak untuk Sekadar Bertahan Bukan basa-basi. Sektor pertahanan bisa menjadi lokomotif baru kekuatan perekonomian Indonesia. yang diikuti 484 peserta pameran dari 38 negara itu. Pameran itu juga menandai kebangkitan industri pertahanan lokal, seiring dengan dilakukannya penandatanganan 22 kesepakatan. Kesepakatan itu, antara lain, kerja sama PT Dahana dan TNI-AU untuk penelitian dan pengembangan serta sertifikasi blast effect bomb.

Nurulia Juwita Sari

I

NDONESIA diprediksi akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar keenam dunia di bawah Amerika Serikat, China, India, Jepang dan Brasil pada 2050. Kebangkitan Indonesia di pentas dunia itu sudah banyak diprediksi banyak pihak, seiring dengan melimpahnya potensi yang dimiliki Indonesia. Karena itulah, salah satu target yang dipasang pemerintah saat ini adalah menjadikan Indonesia sebagai negara industri baru di kawasan Asia Pasifik pada 2015. Ini bisa disebut sebagai pemanasan awal. Salah satu jenis industri yang mendapat banyak perhatian pemerintah adalah industri strategis di bidang pertahanan. Seperti diketahui, krisis ekonomi 1997 telah mengikis habis eksistensi industri strategis sehingga mati suri. Menggeliatnya industri pertahanan sebenarnya telah di mulai ketika era Presiden BJ Habibie. Dengan segala ke terbatasan, Habibie mulai menumbuhkan bibit-bibit industri pertahanan. Apa yang dirintis Habibie itu harus tetap dipertahankan, dengan menyesuaikan kondisi zaman. “Habibie sudah mulai merintis untuk membangun kesenjangan alat utama sistem persenjataan yang kita miliki dengan anggaran pertahanan kita yang minim,” ujar pengamat militer Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jaleswari Pramodhawardani, kepada Media Indonesia, di Jakarta, pekan lalu. Gayung bersambut. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memperkuat upaya pemulihan industri pertahanan tersebut dengan mencanangkan revitalisasi industri pertahanan dalam salah satu program 100 hari pemerintahannya pada 2009. Dalam rencananya, pemerintah akan merestrukturisasi tiga badan usaha milik negara (BUMN) industri strategis yang berperan dalam revitalisasi in dustri pertahanan. Ketiga BUMN itu adalah PT Pindad, PT PAL, dan PT Dirgantara Indonesia (DI). Ketiga BUMN tersebut memiliki masa depan yang bagus dan harus dikembangkan menjadi tulang punggung industri pertahanan. Untuk mengatur tercapainya target revitalisasi itu, saat ini sudah dibentuk Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) yang dikepalai Menteri Perta hanan. Anggota KKIP terdiri dari Menteri BUMN, Menteri Riset dan Teknologi, Menteri Perindustrian, Panglima TNI, dan Kapolri. Produsen persenjataan diminta untuk meningkatkan kualitas dan

ANTARA/FANNY OCTAVIANUS

INDO DEFENCE 2010: Anggota TNI-AD Batalyon Mekanis 201/JY menyiapkan panser Anoa 6x6 Pindad dalam Indo Defence 2010 Expo & Forum di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (10/11). kuan titas produksi mereka, sebagai bagian dari defense supporting economy. Jika industri pertahanan dalam negeri bisa bangkit dan mencapai kemandirian, akan banyak manfaat yang didapat. Secara ekonomi, Indonesia akan mampu menumbuhkan industri di dalam negeri, tetapi juga memperkuat daya saing negara dalam percaturan internasional. Jika industri pertahanan bisa hidup dan berkembang, tidak hanya akan menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan keahlian para ahli di dalam negeri. Itu juga meningkatkan kesejahteraan para anggota TNI dan masyarakat umum. Perlakuan khusus Akan tetapi, Jaleswari mengingatkan, hasil merevitalisasi industri pertahanan itu tidak dapat dilihat dalam jangka

pendek, katakanlah lima tahun ke depan. Harus ada perlakuan khusus, untuk menjaga agar keberlangsungan revitalisasi industri pertahanan itu tetap terjaga. Karena itulah, pemerintah perlu mengupayakan sumbersumber pembiayaan lain selain anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). “Ini jangka panjang harus sabar. Yang kita jual itu produk besar, produk istimewa yang memiliki pasar terbatas. Memang pemerintah harus memberikan semacam perlakuan khusus terhadap ini,” tegasnya. Jaleswari menyebutkan sumber pembiayaan itu bisa diperoleh dari konsorsium beberapa perbankan nasional. Tentu saja, atas nama nasionalisme, pemerintah bisa menggerakkan pendanaan itu dengan wewenang yang dimiliki.

Selain urusan pembiayaan, Jaleswari melanjutkan, pemerintah jangan lagi mengimpor persenjataan yang sebenarnya sudah bisa diproduksi dari dalam negeri. “Jelas mahal dan bunganya tinggi.” Saat membuka Indodefence, Indoaerospace, and Indomarine (IDAM) 2010 Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat, belum lama ini, Presiden Yudhoyono berharap besar pada industri pertahanan. Presiden meminta agar industri pertahanan menjadi lokomitif baru, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini masih ditopang industri berbasis sumber daya alam. “Saya berharap, semua pihak meningkatkan kerja sama di industri pertahanan dan strategis, bahkan saya berharap industri ini memberikan kontribusi terhadap perekonomian,” ujar Presiden, dalam pameran akbar

Di level menengah Lantas, bagaimana posisi industri pertahanan Indonesia saat ini? Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan Brigjen I Wayan Midhio, industri pertahanan nasional saat ini bisa diandalkan untuk beberapa jenis produk. Dari sisi teknologi, industri pertahanan di Tanah Air sudah berada pada level menengah atau madya. Di level ini saja, kata Wayan bersemangat, Indonesia sudah banyak mengekspor produk-produk pertahanan ke luar negeri. “Misalnya saja SS (senjata serbu)-1 dan SS-2, amunisi juga banyak dibutuhkan negara lain. Produk-produk tekstil seperti jaring samaran, parasut, dan pakaian-pakaian untuk militer banyak dipakai di negara Uni Emirat Arab, Jerman, dan lainlain. Diminati karena kualitasnya bagus, tidak terlihat oleh radar musuh,” paparnya. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro pernah menjelaskan produk-produk persenjataan di Indonesia memang diproduksi bukan hanya untuk memenuhi standar kebutuhan militer. Tetapi, juga dipasarkan ke negara-negara di kawasan Asia. “SS-1 dan SS-2 yang diproduksi PT Pindad. Senjata tersebut sengaja didesain dengan kondisi ergonomi orang Asia. Jadi, yang dipakai TNI dan Polri itu sudah disesuaikan dengan postur tubuh orang Asia. Dengan demikian, menjadi lebih mudah dipasarkan ke negaranegara Asia jika dibandingkan dengan senjata produksi dari Barat yang dibuat untuk postur orang Barat,” urainya. Untuk sistem pertahanan, Asia diprediksi menyimpan potensi pasar pesawat (komersial dan militer) dan sistem pertahanan yang menggiurkan dan menjadi arena persaingan industri kedirgantaran besar. Peluang Indonesia untuk menggarap industri pertahanan ini bukan isapan jempol belaka. Hingga saat ini Indonesia tercatat masih menjadi pemasok rutin pesawat jenis CN 235 untuk Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, Pakistan, Uni Emirat Arab, dan Burkina Faso, Afrika. Pesawat itu diproduksi PT DI. (Mad/*/P-4)

3 BUMN Strategis yang Jadi Target ● PT Pindad PT Pindad (persero) adalah perusahaan industri manufaktur Indonesia yang bergerak dalam bidang produk militer dan produk komersial. Kegiatan mereka mencakup desain dan pengembangan, rekayasa, perakitan dan pabrikasi serta perawatan. Setelah berdiri pada 1808 sebagai bengkel peralatan militer di Surabaya dengan nama Artillerie Constructie Winkel (ACW), bengkel itu berkembang menjadi sebuah pabrik dan sesudah mengalami perubahan nama pengelola kemudian dipindahkan ke Bandung pada 1923. Pemerintah Belanda pada 1950 menyerahkan pabrik tersebut kepada pemerintah Indonesia, kemudian pabrik tersebut diberi nama Pabrik Senjata dan Mesiu (PSM) yang berlokasi di PT Pindad sekarang ini. Sejak saat itu PT Pindad berubah menjadi sebuah industri alat peralatan militer yang dikelola Angkatan Darat. PT Pindad berubah status menjadi BUMN dengan nama PT Pindad (persero) pada 29 April 1983, kemudian pada 1989 perusahaan ini berada di bawah pembinaan Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS) yang kemudian pada 1999 berubah menjadi PT Pakarya Industri (persero) dan kemudian berubah lagi namanya menjadi PT Bahana Pakarya Industri Strategis (persero). Pada 2002 PT BPIS (persero) dibubarkan pemerintah dan sejak itu PT Pindad beralih status menjadi PT Pindad (persero) yang langsung berada di bawah pembinaan Kementerian BUMN.

● PT Dirgantara Indonesia PT Dirgantara Indonesia (Indonesian Aerospace Inc) adalah industri pesawat terbang yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan di wilayah Asia Tenggara. Perusahaan itu dimiliki Pemerintah Indonesia. DI didirikan pada 26 April 1976 dengan nama PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan BJ Habibie sebagai presiden direktur. Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985. Setelah direstrukturisasi, IPTN berubah nama menjadi Dirgantara Indonesia pada 24 Agustus 2000. Dirgantara Indonesia tidak hanya memproduksi berbagai pesawat, tetapi juga helikopter dan senjata, serta menyediakan pelatihan dan jasa pemeliharaan untuk mesin-mesin pesawat. Dirgantara Indonesia juga menjadi subkontraktor untuk industri-industri pesawat terbang besar di dunia seperti Boeing, General Dynamic, dan Fokker. Dirgantara Indonesia pernah mempunyai karyawan sampai 16 ribu orang. Karena krisis ekonomi, banyak karyawan dikeluarkan dan karyawan mereka menjadi berjumlah sekitar 4.000 orang.

● PT PAL Indonesia Perusahaan ini bermula dari sebuah galangan kapal yang bernama Marine Establishment (ME) dan diresmikan pemerintah Belanda pada 1939. Pada masa pendudukan Jepang, ME beralih nama menjadi Kaigun SE 2124. Setelah kemerdekaan, pemerintah Indonesia menasionalisasi perusahaan itu dan mengubah namanya menjadi Penataran Angkatan Laut (PAL). Pada 15 April 1980, pemerintah mengubah status perusahaan dari perusahaan umum menjadi perseroan terbatas. Lokasi PAL di Ujung, Surabaya, dengan kegiatan utama memproduksi kapal perang dan kapal niaga, memberikan jasa perbaikan dan pemeliharaan kapal, serta rekayasa umum dengan spesifikasi tertentu berdasarkan pesanan. Kemampuan rancang bangun yang menonjol dari PT PAL Indonesia (persero) telah memasuki pasaran internasional dan kualitasnya telah diakui dunia. Kapal-kapal produksi PT PAL Indonesia telah melayari perairan di seluruh dunia.

nurulia @mediaindonesia.com SUMBER: BERBAGAI SUMBER, DIOLAH

Legislator Berusaha Lebih Eksis PARLEMEN Indonesia mulai serius menapaki jalur internasional seiring dengan turut diperhitungkannya nama Indonesia di sejumlah forum antarbangsa. Saat ini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dipercaya menjadi Presiden Asian Parliamentary Assembly (APA) atau Majelis Parlemen Asia. DPR RI juga tercatat duduk sebagai Presiden Parliamentary Union of the OIC Member State (PUIC) 2012-2014. Organisasi itu beranggotakan parlemen dari negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI). Hingga 2012, DPR RI juga ditunjuk sebagai Presiden Forum Parlemen Asia Pasifik untuk Pendidikan (Faspped), hingga 2012. Ketua DPR RI Marzuki Alie mengungkapkan masuknya DPR ke pergaulan internasional

memiliki dampak diplomatis. Forum-forum parlemen internasional diharapkan menjadi corong untuk menyuarakan kepentingan Indonesia. Namun, ia mengakui tetap ada keterbatasan di sana-sini karena adanya kewenangan yang berbeda antara legislatif dan eksekutif. “Berkumpulnya politisi dari parlemen masing-masing dapat mengkritisi kebijakan pemerintahan mana pun. Inilah bedanya forum parlemen dengan eksekutif. Memang tidak bisa konkret. Tapi, setidaknya bisa bicara seperti pengkritisan,” ucap Marzuki, kepada Media Indonesia di Jakarta, Sabtu (11/12). Salah satu bukti eksisnya parlemen Garuda di forum in ternasional, kata Marzuki, adalah saat membicarakan

penyelesaian masalah buruh migran saat mewakili forum APA di Damaskus, Suriah, 2830 November 2010. Selain Marzuki, turut serta dalam acara itu adalah Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua BKSAP Si dharto Danusubroto dan Nurhayati Alie Assegaf, serta anggota BKSAP Effendi Choirie dan Syofwatillah Mohzaib. Marzuki dan kawan-kawan saat itu pergi di tengah-tengah hujatan masyarakat Indonesia terhadap DPR akibat terlalu seringnya melakukan perjalanan ke luar negeri. Akan tetapi, Marzuki berbesar hati karena pembicaraan soal buruh migran itu disambut baik oleh parlemen dari negaranegara penempatan TKI, seperti Arab Saudi, Malaysia, dan

RUMGAPRES

PARLEMEN ASIA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) berfoto bersama Presiden Asian Parliamentary Assembly (APA) 2009, Marzuki Alie, dan para kepala delegasi peserta saat pembukaan APA ke-4 di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/12). Hong Kong. “Mereka membantu sesuai dengan peran sebagai anggota parlemen. Ini komitmen yang baik karena ukurannya bisa kita lihat melalui kebijakan,” tegasnya. Menurutnya, parlemen nega-

ra-negara tujuan penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) telah mengambil kesepakatan untuk mengawal proses hukum dan proses perlindungan terhadap kasus-kasus penyiksaan terhadap TKI.

Sejatinya, diplomasi parlemen merupakan bagian dari upaya memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat, tanpa perlu diminta. Peran anggota DPR RI di forum internasional secara otomatis men-

jadi suatu bentuk kewajiban politik sekaligus moral sebagai pengejawantahan amanat UUD 1945. Tentunya, selain tugas legislasi, anggaran, dan pengawasan yang melekat pada DPR. (AO/P-4)


RABU, 15 DESEMBER 2010 |

IND

NESIA

di Pentas Dunia

| MEDIA INDONESIA | HALAMAN 32

KRI DEWA RUCI: KRI Dewa Ruci melintas di perairan teluk Manado, Sulawesi utara, dalam rangka memeriahkan parade kapal perang. Parade tersebut dalam rangka Sail Bunaken tahun lalu yang dimeriahkan oleh 26 kapal perang asing, 6 Kapal Republik Indonesia dan 800 pelaut. ANTARA/PRASETYO UTOMO

Giliran Promosi Belitong Sebagai negara yang memiliki 17 ribu pulau, layak jika pemerintah mengedepankan dunia maritim sebagai daya tarik wisata. Rendy Ferdiansyah

D

ATA Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan sedikitnya 6,4 juta wisatawan datang ke Indonesia pada 2009. Targetnya, tahun ini akan meningkat jadi 7 juta. Pada 2011, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menargetkan 7,6 juta kunjungan wisatawan. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Sebagai negara yang memiliki 17 ribu pulau, layak jika pemerintah mengedepankan dunia maritim sebagai daya tarik wisata. Indonesia memiliki kekayaan alam laut tropis yang mengandung keanekaragaman hayati yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan negara lain yang banyak dikunjungi wisatawan asing. Sudah layak pemerintah terus meluncurkan berbagai program yang terkait laut,

antara lain sejak 2001 menyelenggarakan Sail Indonesia, Sail Bunaken (2009), tahun ini Sail Banda 2010, dan yang akan diluncurkan tahun depan adalah Sail Belitong. Sail Bunaken 2009 dan Sail Banda 2010 dipercaya mampu menggemakan nama Indonesia di bidang pariwisata Dunia. Sail Bunaken 2009, yang diikuti 135 perahu/kapal itu berkontribusi besar bagi pengembangan wisata bahari. Acara ini dinilai sukses mampu menarik kunjungan sekitar 600 kapal pesiar ke kawasan wisata di Sulawesi Utara. Plus, sebelumnya diselenggarakan Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean C o n f e re n c e / W O C ) yang diikuti delegasi dari 72 negara dan 11 badan internasional. Gaung wisata Sulawesi Utara ketika itu menarik perhatian dunia. Event ini dipercaya mampu memperkenalkan dunia pariwisata Indonesia, khususnya keindahan laut dan yang terkandung di dalamnya. Penyelenggaraan Sail Banda yang bertajuk Small Island For Our Future, yang artinya pulau-pulau kecil untuk masa depan kita, juga berpengaruh pada kedatangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Acara yang menghadirkan sejumlah kapal pesiar mau-

pun kapal besar seperti USNS Mercy dan KRI Soeharso itu, diakui oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Florence Sahusilawane, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Maluku. “Target kunjungan wisman ke Maluku 2010 sudah terpenuhi jumlahnya. Di tahun ini kita hanya menargetkan kunjungan wisman 5.000 hingga 6.000 orang. Namun, sampai akhir

November lalu kunjungan wisman sudah mendekati sepuluh ribu orang,” kata Florence. Adapun Sail Indonesia yang rutin diselenggarakan sejak 2001, di Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun ini diikuti oleh 51 kapal. Selain mengunjungi tempattempat wisata di NTT, peserta Sail Indonesia melakukan pelayaran dari Darwin, Australia,

ke sejumlah daerah di Indonesia, hingga ke Jakarta. Pada 2009, Sail Indonesia menggelar acara puncak International Fleet Review yang dihadiri 31 kapal perang dari 24 negara. Datang pula kapal induk Amerika USS George Washington. Sail Belitong Sukses dengan penyeleng-

garaan pesta pelayaran tingkat internasional itu, Menko Kesra Agung Laksono beberapa waktu lalu mengutarakan pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penyelenggaraan pelayaran dan maritim bertaraf internasional seperti Sail Banda 2010. “Sail Banda (yang berlangsung) Agustus lalu berlangsung baik dilihat dari kacamata pariwisata, usaha-usaha bakti sosialnya, kemudian juga untuk menyatakan situasi keamanan yang sudah pulih di kawasan Indonesia timur, khususnya Ambon. Maka, Sail Banda untuk tahun-tahun akan datang dilanjutkan pada tempat-tempat lain,” ucap Agung. Di 2011, diputuskan menyelenggarakan Sail Belitong. Pada 2012, pemerintah menggelar Sail Lombok 2012, bersamaan dengan Visit Lombok 2012. Penyelenggaraan akan berlanjut dengan menggelar acara serupa di Ternate, Maluku Utara, yang diberi nama Sail Morotai 2013. Terkait penyelenggaraan Sail Belitong 2011, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung Yulistyo mengutarakan pihaknya berencana membuat acara ini lebih besar dan lebih luas cakupannya. “Sail Belitong 2011 ini digelar menyusul pelaksanaan Sail Bunaken tahun 2009 yang telah sukses dan Sail Banda pada tahun 2010,” ujar Yulistyo.

Ia mengutarakan Sail Belitong 2011 diusulkan berdasarkan pertimbangan bahwa Pulau Belitung telah dikenal luas sebagai Negeri Laskar Pelangi, yang juga menjadi destinasi pariwisata unggulan Indonesia. “Pelaksanaan dimulai Januari dan puncaknya Oktober 2011 dengan nama Sail Wakatobi Belitong (SWB). Di Wakatobinya bulan Juli 2010 sudah di laksanakan rangkaian Sail Indonesia,” ungkapnya. Ia mengutarakan pesta laut ini akan diikuti sekitar 60 kapal layar (yacht) dari 25 negara dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, pemecahan Guinness Book of Record permainan catur oleh 200 penyelam di bawah laut, reli kapal pesiar dan seminar internasional wi sata laut, kejuaraan jetsky dan berbagai kegiatan lainnya. “Pada Sail Belitong 2011 nanti, akan ada berbagai macam kegiatan seperti permainan catur bawah laut, reli kapal pesiar, kapal layar, dan seminar internasional,” terangnya. Ia menjelaskan harapan dari penyelenggaraan Sail Belitong adalah menjadikan Bangka Belitung sebagai daerah tujuan wisata wilayah barat Indonesia. “Mudah-mudahan dengan adanya acara ini pariwisata Babel (Bangka Belitung) semakin dikenal.’’ (HJ/N-1) rendy@mediaindonesia.com

Maluku Mulai Menuai Berkah Sail Banda KONFLIK sudah berlalu dari Maluku. Setelah tersungkur akibat perang saudara, provinsi di bagian timur Indonesia ini tengah menapaki masa keemasan wisata. Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Maluku pada 2010 ini dipancang sebanyak 5.000-6.000 wisatawan. Namun, realisasi jauh lebih besar dari target, bahkan di luar perkiraan, mencapai sekitar 10.000 turis asing. Kepala Dinas Pariwisata Maluku Florence Sahusilawane kepada Media Indonesia mengakui peningkatan kunjungan dari luar negeri ke Maluku terjadi setelah Sail Banda, sebuah event internasional yang digelar

pada Juli hingga Agustus lalu. “Target kunjungan wisman ke Maluku 2010 sudah terpenuhi jumlahnya. Di tahun ini kita hanya menargetkan kunjungan wisman 5.000-6.000 orang. Namun sampai akhir November lalu jumlah mereka sudah mendekati angka 10.000 orang,” kata Florence. Sail Banda membawa berkah. Saat gelaran itu berlangsung, sejumlah turis asing datang ke Maluku. Beberapa bulan kemudian mereka datang lagi. Kali ini tidak sendiri. Serombongan wisatawan muka baru ikut dibawa. “Ini yang ditargetkan dari pelaksanaan Sail Banda. Kunjungan wisatawan meningkat.

Kami yakin, ini awal kebangkitan dunia pariwisata Maluku, setelah terpuruk akibat konflik,” sambung Florence. Para wisatawan mancanegara yang datang ke daerah yang dijuluki Seribu Pulau ini kebanyakan berasal dari Belanda, sejumlah negara Eropa lain, Amerika Serikat, dan Australia. Tahun lalu, Bumi RempahRempah--julukan lain Maluku--dikunjungi sekitar 5.000 wisatawan mancanegara. Tahun ini, jumlah pengunjung adalah yang paling besar, setelah konflik. Dinas Pariwisata Maluku mencatat, sebelum pecah konflik pada 1999-2004, kunjungan

MI/ HAMDI JEMPOT

Florence Sahusilawane Kepala Dinas Pariwisata Maluku

wisatawan mancanegara ke Maluku setiap tahun ratarata mencapai 14.500 orang. Saat darah mengalir, turisme merosot hingga angka ratusan orang saja. Sail Banda menjadi tumpuan untuk mengembalikan kejayaan wisata Maluku. Promosi pun terus digelar dan digencarkan. Bali, Jakarta, dan hampir seluruh daerah di Indonesia menjadi sarana menggaungkan Maluku sudah aman dan Maluku nyaman dikunjungi. Promosi juga dilakukan ke Belanda dan Australia. Pameran wisata dan budaya Maluku digelar di kedua negara itu. “Berbagai cara kita tempuh untuk memulihkan citra, se-

hingga membuat orang luar berkunjung ke Maluku. Kita yakinkan semua orang, Maluku sudah aman dan layak untuk dikunjungi karena banyak potensi wisatanya,” kata Florence. Upaya itu memang menghabiskan dana yang tidak kecil. Untuk menggelar Sail Banda, misalnya, anggaran yang digunakan mencapai miliaran rupiah. Untungnya, Pemprov Maluku tidak sendiri. Ada bantuan dari pemerintah pusat yang disalurkan lewat Kementerian Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Perikanan dan Kelautan, juga Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Semua kementerian itu sepakat bahwa pariwisata Maluku

harus bangkit. Sail Banda adalah sarananya. Jualan Maluku tidak kalah dari daerah lain. Sang Seribu Pulau menyuguhkan wisata alam, dengan laut dan pantai yang indah, plus wisata budaya yang mengagumkan. Pemprov Maluku pun tidak berhenti hanya berpromosi. Mereka juga menyiapkan sarana dan prasarana perhotelan yang memadai, menata objek wisata di Maluku, juga menggelar rangkaian kegiatan pariwisata dan budaya. Dan yang paling penting adalah memelihara kondisi Maluku yang aman, sehingga memberi kenyamanan, ketika orang luar berkunjung ke Maluku. (Hamdi Jempot/N-2)


RABU, 15 DESEMBER 2010 |

IND

NESIA

di Pentas Dunia

| MEDIA INDONESIA | HALAMAN 33

Mengusung Kepercayaan Bangsa ke Ajang Global Targetnya jelas, menjadi pembalap Indonesia pertama yang berlaga di balapan F1. Eko Suprihatno

T

IDAK banyak anak Indonesia yang memiliki talenta untuk mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah dunia lewat torehan prestasi mereka. Salah satunya adalah pembalap muda dari tim Pertamina GP3 Rio Haryanto yang kini namanya mulai dikenal setelah melakukan tes menggeber mobil balap Formula One (F1). Ia menjadi orang Indonesia perta-

ma yang mendapatkan kesempatan berharga tersebut. Sirkuit Yas Marina di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), menjadi saksi betapa anak muda ini memiliki kemamp u a n yang bisa dibanggakan. Rio

merasakan sensasi luar biasa ketika berada dalam mobil balap Virgin VR-01 pada sesi tes para rookie di sirkuit tersebut. ‘’Saya melihat ada perbedaan yang cukup signifikan ketika berlomba di GP3 dengan Formula One (F1). Salah satunya adalah personel dalam sebuah tim. Di GP3 saya hanya terkait dengan tiga kru, tapi di F1 ini saya harus berhadapan dengan 30 mekanik,’’ ujar Rio dalam percakapan dengan Media Indonesia, beberapa waktu lalu. Semua ini merupakan apresiasi dari tim Manor Vir gin Mana gement terhadap pres tasi pembalap berusia 17 tahun itu sepanjang mengikuti GP3. Sebab, hanya pembalap terbaiklah yang mendapatkan peluang untuk menjajal kecepatan fantastis dari F1 ini. ‘’Selama saya menjalani

FOTO-FOTO: WWW.RIOHARYANTO.COM

BERAKSI: Rio Haryanto sedang beraksi dengan mobil balapnya dalam lomba GP3 di Barcelona, Spanyol, beberapa waktu lalu.

sesi tes itu, saya bisa memaksimalkan kecepatan mencapai 310 km per jam. Itu top speed yang bisa saya capai,’’ papar Rio yang melahap 21 dari 50 putaran yang direncanakan. Namun masalah gearbox menjadi kendala dirinya tidak bisa menyelesaikan total putaran. “F1 menjadi obsesi saya da lam tiga tahun ke depan. Walaupun masih jauh, saya bertekad mendapatkan seat di antara 24 seats yang tersedia di F1,” lanjutnya. ‘’Lewis Hamilton (pembalap McLaren) merupakan jebolan dari manajemen ini, dan mereka memiliki tim balap F1. Langkah yang saya ambil ini memang bermuara pada F1 dan itu menjadi cita-cita saya menjadi orang Indonesia pertama yang berlaga di F1,’’ tegas Rio yang tampil penuh delapan seri di GP3. Prinsipal tim Virgin Racing

RIO HARYANTO Lahir : Solo, 22 Januari 1993 Prestasi : 2009 Juara Formula BMW Pacific 2008 Juara beberapa seri Formula Asia 2006 Juara Rotax Max Asian Championship 2005 Juara Junior Asian Karting Open Championship 2002 Juara Cadet Asean Kart Festival 2001 Runner up Indonesian Cadet National Karting Championship

John Booth mengatakan apa yang diraih pembalap berusia 17 tahun ini dalam sesi tes tersebut terbilang luar biasa, mengingat anak muda itu baru pertama kali mencicipi mobil F1. “Rio melakukan sesuatu yang luar biasa. Dengan kondisi serbapertama ini, saya pikir apa yang telah dilakukan Rio selama sekitar 20 lap itu tergolong bagus,’’ ungkap Booth yang menjanjikan bakal ada tes lagi di Valencia, tahun depan. Butuh dana besar Tidak mudah memang untuk menjadi bagian dari komunitas balapan jet darat ini. Sebab, bukan cuma masalah kemampuan yang harus dipenuhi seorang pembalap. ‘’Pembiayaan untuk sampai mendapat kursi single seater dalam sebuah tim bisa mencapai miliaran rupiah. Jadi, memang tidak bisa tidak jika tanpa dukungan sponsor, semua tinggal angan-angan saja,’’ tambah Sinyo Haryanto, orang tua Rio. Yang pasti, kemenangan bukanlah sesuatu yang aneh buat pemuda asal Solo, Jawa Tengah, ini. Sebab, berlaga dalam ajang otomotif sudah menjadi keseharian anak muda yang menempuh pendidikan diploma di

Singapura ini. Putra pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Peniwati ini pernah menjadi juara termuda ketika menjuarai Formula Asia 2.0 di Shanghai, China, akhir 2008. Kesuksesan di GP3 membuka langkah untuk melanjutkan karier di GP2 sebelum akhirnya berlabuh dalam balapan jet darat paling bergengsi, F1. ‘’Kami ingin memastikan bahwa sejumlah seri GP3 ini bisa sesukses GP2 untuk memberikan kesempatan kepada para pembalap muda melangkah ke jenjang selanjutnya,’’ kata pengelola GP3 Bruno Michel. Menghadapi 2011, Rio menyampaikan harapan ingin bertahan dulu di GP3 karena dirinya sudah begitu familier dengan suasananya. ‘’Tapi, papi sepertinya ingin saya berlomba di GP2, Mas.... Ya kita lihat saja dulu deh peluangnya nanti,’’ ujar Rio dalam percakapan dengan Media Indonesia, akhir pekan lalu. Namun, ia tidak akan berdebat panjang lebar seandainya Sinyo memutuskan agar dirinya berlaga di GP2. Sebab, keduanya juga cukup menantang. Ajang tersebut untuk 2011 baru akan dimulai Februari mendatang. Adapun GP2 akan

dimulai dengan seri Asia dan berlanjut ke GP2 Europe. Setidaknya, kalau ingin tetap di GP3, Rio bakal kembali bertemu seteru-seteru lamanya yang kerap bersaing ketat seperti pembalap Meksiko Esteban Gutierrez, Robert Wickens (Kanada), Nico Muller (Swiss), dan Alexander Rossi (Amerika Serikat). ‘’Saat ini saya ingin konsentrasi sekolah dulu, Mas, karena sudah lama saya tinggal. Mungkin dalam waktu dekat baru ada keputusan soal rencana pasti untuk balapan, karena masih ada waktu cukup lama untuk melakukan perencanaan,’’ ujar Rio lagi. Kini, Rio bukan cuma sebagai pembalap. Sebab, dia merupakan Duta Antinarkoba dan juga wakil Indonesia untuk mengampanyekan komodo sebagai salah satu keajaiban dunia. ‘’Buat saya itu merupakan sebuah kehormatan karena berarti saya dipercaya bangsa ini untuk menjadi yang terbaik. Terima kasih sudah mempercayai saya untuk menjadi duta dan saya akan menjaga dengan baik kepercayaan itu,’’ papar Rio. (R-1) suprihatno@ mediaindonesia.com

Usia Muda bukan Halangan Berprestasi USIA muda tidak menjadikan halangan buat Sean Gelael berprestasi cemerlang. Kalau kemudian dia menjadi juara karting Asia 2010 setelah menyelesaikan dua race dengan mengumpulkan angka tertinggi 125 poin di Kartrodome de Coloane, Makau, akhir pekan lalu, itu karena memang ia pantas menjadi jawara. Dalam usia 14 tahun Sean memang tampil luar biasa. Kendati pada race 1 Asian Karting Open Championship (AKOC)

posisi pole pertama, dengan tetap memimpin hingga putaran ke-23 dari 24 yang harus diselesaikan. Namun, pada pertengahan putaran ke-24, Stefano Cucco dari Italia, yang membawa bendera Singapura dan berada di urutan keempat pada race 1, menyalipnya dengan cepat pada race 2 dan menorehkan waktu total 19 menit 58,885 detik, dan Tan di posisi berikutnya (19:59,216), Richard Bradley (20:01,366), Muhamad Nasri

hadir di sirkuit Kartrodomo de Coloane, Makau, seperti mantan Ketua Umum KONI Pusat Wismoyo Arismunandar serta tokoh otomotif Hutomo MP, Adiguna Soetowo, Faryd Sungkar, dan Chepot Hanniwiano. Ricardo Gelael mengatakan, putranya yang juara karting nasional 2010 itu sudah berusaha maksimal dan tidak mudah bagi pembalap muda dan pengalaman masih rendah itu memenangi kejuaraan setingkat Asia, yang diikuti para

Saya juga bangga pembalap Eropa sekarang banyak yang terfokus pada kejuaraan Asia. AKOC menunjukkan kemajuan signifikan,” tegas Johnny Tan. Langkah gemilang Perjalanan Sean ke puncak bukanlah perkara mudah. Pembalap yang tepat berusia 14 tahun pada 1 November lalu ini memang bukan nama baru dalam ranah otomotif Tanah Air. Dengan posisi sebagai putra dari dedengkot reli na-

ANTARA/ AR LOEBIS

KUASAI LOMBA: Pembalap Indonesia Sean Gelael memimpin dalam balapan karting Asia (AKOC) 2010 di Bangkok Racing Circuit, Minggu (7/11). Sean berada di urutan ketiga dan pada race 2 menempati posisi lima, ia tetap berada pada puncak klasemen musim ini sedangkan saingan utamanya, Weiron Tan dari Malaysia, berada di urutan kedua dengan mengumpulkan 120 poin. Seperti disitat laman Mediaindonesia.com, penentu kemenangan Sean terjadi pada race 2 yang berlangsung mendebarkan, ketika Weiron Tan yang berusia 15 tahun dari Tim Axle BHP Racing yang melejit dari

Naufan (20:05,763) dan Sean Gelael (20:11,971). “Saya sudah berusaha maksimal dan saya amat bangga dengan kemenangan Asia ini. Ini saya persembahkan kepada Merah Putih dan semua anggota tim saya dan terutama kedua orang tua saya,” kata Sean seusai lomba. Ia sempat meneteskan air mata dalam pelukan ayahnya, Ricardo Gelael, dan ibundanya, Rini S Bono, serta mendapat ucapan selamat dari para tokoh olahraga yang

pembalap Asia dan Eropa. “Saya nilai prestasinya sebagai juara Asia luar biasa, pada hal pengalamannya baru dua tahun. Hingga putaran keempat di Bangkok ia sudah memimpin dengan 105 poin,” tutur Ricardo yang juga pereli ini. Bahkan Managing Director AKOC Johnny G Tan merasa bangga dengan hasil yang dicapai Sean. “Saya bangga dengan pembalap Indonesia yang berbakat seperti Sean Gelael.

sional, Ricardo Gelael, bakat Sean tentunya mengalir dari ayahnya. Sebelum turun di Bangkok Racing Circuit, Sean sudah ber ada di puncak klasemen dengan 80 poin dan Weiron memiliki 69 poin. Sean menambah 20 poin setelah tampil sebagai juara pada race 1 dan mendapat tambahan lima poin setelah berada di urutan ketujuh pada race 2. Lebih dari 100 atlet karting dari 12 negara, di antaranya 35

peserta turun di nomor utama yang diikuti Sean (125 SR Terbuka), yang digabung dengan KF2, F 125 SR Terbuka, 125 Veteran, mulai berlatih sejak Rabu, kendati lomba utama baru diadakan Minggu (12/12). Bicara soal prestasi, nama Sean cukup moncer. Dia menempati urutan ke-20 pada final kedua kejuaraan dunia (CIK FIA World Karting 2010) di Sirkuit Zuera, sekitar 300 km tenggara Barcelona, Spanyol. Sean menjadi satu-satunya pembalap Asia dalam laga final yang diikuti 123 peserta dari 29 negara. Di tingkat nasional, ia merupakan juara karting 2010 dan juga juara untuk kategori navigator pada kejurnas reli 2008. Bahkan tanpa ragu ia menegaskan ingin menjajal kejuaraan reli junior dunia dan berlaga di kejuaraan Formula BMW Eropa. “Saya gembira dapat menimba pengalaman yang amat berharga. Perlombaan dunia itu amat kompetitif. Tingkat persaingan dan sulitnya amat jauh di atas tingkat Asia,” papar Sean. Sean memang sedang memandang jauh ke masa depannya. Ia harus memiliki mimpi dan impian. Ia pernah menyandang penghargaan dari Muri sebagai navigator termuda Indonesia, bahkan dunia, ketika berusia 10 tahun. Secara perlahan pengalaman demi pengalaman akan membantu mengasah mentalnya sebagai anak muda de ngan talenta luar biasa.

Dalam usianya yang masih belia itu, tidak ada alasan buat Sean untuk mengubur mimpinya ke pentas dunia. Sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian kepada anakanak muda dengan prestasi moncer seperti ini, dengan tidak hanya memberikan restu dalam sebuah seremonial belaka. Perlu dukungan konkret dari pemerintah, dunia usaha, dan juga masyarakat agar tercipta ‘Sean-Sean’ lain dalam satu dasawarsa mendatang. (Eko/ Ton/R-1)

SEAN GELAEL Lahir : 1 November 1996 Awal karting : Januari 2009 Prestasi : Musim 2009: AKOC (KF2) dan kejurnas kelas rotax Peringkat 3 prafinal AKOC R3 Sentul Juara Karting Asia 2010 Ambisi : Menjadi pembalap F1 termuda Pembalap favorit : Valentino Rossi Hobi : Menyelam, sepak bola, balapan

MI/ M IRFAN


RABU, 15 DESEMBER 2010 |

IND

NESIA

di Pentas Dunia

| MEDIA INDONESIA | HALAMAN 34

Mendunia dengan Memacu Mutu Sejumlah PTN dan PTS di Indonesia mulai berkibar di level internasional dan patut diperhitungkan di masa mendatang. Sidik Pramono

S

EBAGAI lembaga pembentuk generasi muda yang unggul demi memperkuat daya saing bangsa, saat ini, sebagian perguruan tinggi di Indonesia sudah mendunia dengan mutu pendidikan yang diusung. Amat mudah untuk melihat parameter perguruan tinggi itu sudah mendunia atau tidak. Parameter yang dipakai mahasiswa, akademisi, pemerintah, serta sejumlah pemangku kepentingan biasanya adalah posisi perguruan tinggi pada berbagai versi pemeringkatan internasional. Setidaknya, ada empat versi pemeringkatan internasional yang selama ini menjadi acuan dan selalu diandalkan sejumlah pihak bahwa PTN atau PTS itu sudah mendunia atau tidak. Yakni, versi lembaga Shanghai Jiao Tong University (SJTU) di China, Times Higher Education Supplement (THES) yang merupakan bagian dari koran papan atas Inggris The Times, Webometrics yang berafiliasi dengan Dewan Riset Nasional Spanyol, dan pemeringkatan yang dirilis lembaga 4 International Colleges and Universities (4ICU). SJTU dan THES memeringkatkan perguruan tinggi atas dasar mutu mahasiswa, mutu staf pengajar, mutu fasilitas beserta penelitian, dan terakhir, mutu lulusan. Untuk mutu staf pengajar antara lain mencakup profesor pemenang Hadiah Nobel, dosen yang sudah bergelar doktor, dan jumlah staf. Kriteria lainnya bisa berupa mahasiswa pascasarjana, mahasiswa inter-

MI/USMAN ISKANDAR

KULIAH UMUM: Sebanyak 18.000 mahasiswa BSI mengikuti MDG’s Motivation Succes di Istora Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Kegiatan kuliah umum berupa motivasi sukses yang diikuti seluruh mahasiswa BSI se-Jabodetabek itu adalah salah satu upaya perguruan tinggi untuk memacu mutu pendidikannya agar mendunia. nasional, rasio buku dengan mahasiswa, dan rasio personal computer (PC) dengan mahasiswa, dan lain-lain. Berbeda dengan SJTU dan THES, Webometrics memeringkat perguruan tinggi atas dasar keunggulan dalam publikasi elektronik (e-publication) yang terdapat dalam domain web setiap perguruan tinggi. Untuk mengukur keunggulan itu digunakan, empat indikator. Pertama, size (S), yakni jumlah halaman publikasi elektronik dalam domain web yang ada di perguruan tinggi. Kedua, visibility (V) atau jumlah halaman lain yang mencantumkan URL domain yang dinilai. Kemudian, yang ketiga, rich

files (RF) atau relevansi sumber elektronik dengan kegiatan akademik dan publikasi perguruan tinggi tersebut. Terakhir, scholar (Sc), yakni jumlah publikasi dan sitasi atau kutipan bermutu pada domain perguruan tinggi. Keempat data yang dikumpulkan itu lalu diolah dan digunakan untuk memeringkatkan lebih kurang 3.000 perguruan tinggi dari seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Terakhir, versi 4 International Colleges and Universities (4ICU) yakni pemeringkatan 10 ribu perguruan tinggi di 200 negara lewat dunia maya. Ukuran pemeringkatan ini memakai tiga parameter, yakni

Dengan mahasiswa yang banyak, upaya kami saat ini adalah mengejar publikasi yang banyak pula lewat internet, terutama dari sisi bahan ajar.” Naba Aji Notoseputro Direktur BSI

Jangan Abaikan Pelajar Berprestasi SABTU (11/12) lalu terdengar kabar gembira dari Abuja, Nigeria. Para pelajar SMP Indonesia membawa pulang 3 emas, 5 perak, dan 2 perunggu dalam 7th International Junior Science Olympiad (IJSO) atau Olimpiade Sains Junior Internasional Ke-7, 2-10 Desember 2010. Goresan prestasi tiga emas yang diraih itu kian menunjukkan prestasi anak-anak Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan anak-anak lain di negara-negara maju. Pasalnya, medali emas adalah salah satu simbol bahwa anak-anak Indonesia bisa menjadi yang terbaik pada bidang sains. Itu hanya contoh kecil bahwa para pelajar Indonesia sebenarnya tidak bisa dipandang remeh. Apalagi, dari data yang dikutip Media Indonesia menunjukkan para pelajar Indonesia memiliki tradisi emas amat baik, mulai 2005 meraih 14 medali emas, 2006 (15), 2007 (24), 2008 (44),

2009 (19), dan hingga Oktober 2010 (10). Sayangnya, apa yang didapat para pelajar Indonesia tersebut tidak sesuai dengan apa yang diharapkan mereka. Setelah mereka melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi, masih saja terjadi benturan yang dihadapi mereka, terutama memilih perguruan tinggi yang diinginkan. ‘’Kementerian Pendidikan Nasional mestinya mewadahi para pelajar serta mahasiswa berprestasi dengan memberikan fasilitas berupa beasiswa dan kebebasan memilih perguruan tinggi unggulan di dalam dan luar negeri,’’ kata pengamat pendidikan Kolese Kanisius Romo Baskoro, pekan lalu. Para pelajar dan mahasiswa berprestasi tersebut, ujar Baskoro, misalnya diberikan kebebasan memilih untuk menekuni matematika, kedokteran atau jurusan lainnya yang diminati, termasuk dibiayai hingga ke luar negeri. ‘’Ini

penting agar mereka kembali ke tanah air mereka.’’ Sebenarnya tidak hanya pendidikan. Menurut pengamat pendidikan lainnya dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Arief Rachman, pemerintah harus menghormati pelajar dan mahasiswa berprestasi dengan jaminan pekerjaan. ‘’Setelah lulus, berikan mereka lahan pekerjaan kompetitif dengan gaji yang baik serta jaminan masa depan yang baik. Karena dunia kini semakin mengglobal, mereka juga mempunyai hak untuk berkembang apakah di dalam negeri atau di luar negeri,’’ pungkas Arief Rachman. Jika tidak ada jaminan, tambah Arief, jangan heran apabila banyak pelajar Indonesia yang dibajak perguruan tinggi di luar negeri kemudian diberikan ikatan dinas pekerjaan dalam kurun waktu tertentu. ‘’Bila ini yang terjadi, tunggu saja kehancuran bangsa Indonesia karena sudah tidak ada

DOK. KEMENDIKNAS

UNJUK GIGI: Dua pelajar asal Indonesia menunjukkan medali perunggu yang mereka raih di ajang International Astronomy Olympiad di Ukraina, Oktober lalu .

lagi generasi yang cerdas dan unggul,’’ ujar Arief. Jangan dilupakan Meski perhatian terhadap pelajar yang berprestasi diperlukan, pakar pendidikan lainnya dari UNJ, HAR Tilaar, mengingatkan agar ajang ataupun olimpiade internasional jangan menjadi ajang kepentingan anak-anak pandai atau kepentingan kelompok semata. ‘’Jangan lupakan anak didik lainnya. Ingat, pendidikan itu untuk semua anak bangsa. Cari anak desa atau anak tidak mampu dan berprestasi untuk dibina,’’ kata Tilaar. Dalam menanggapi hal itu, Koordinator Olimpiade Sains Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendiknas Suharlan menandaskan tujuan mengikuti Olimpiade Sains Internasional bukan semata untuk medali emas ataupun berpihak pada kelompok tertentu. ‘’Sebaliknya, kita mau menciptakan atmosfer sains tumbuh dan berkembang di kalangan pelajar. Agar tidak ada diskriminasi, proses seleksinya pun berjenjang mulai sekolah, tingkat kabupaten/kota, lalu propinsi, nasional, hingga internasional sesuai Permendiknas No 39 Tahun 2008.’’ Adapun Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendiknas Djoko Santoso mengemukakan mulai dua tahun belakangan, pemerintah memberikan beasiswa bagi peraih medali emas hingga S-3, perak (S-2), dan perunggu (S-1) pada olimpiade internasional untuk bebas memilih perguruan tinggi. ‘’Akibatnya, kebanyakan dari mereka lebih memilih beasiswa pemerintah daripada beasiswa Nanyang Technological University (NTU) Singapura.’’ (*/ Bay/H-2)

Google Pagerank, inbound link Yahoo, dan web traffic Alexa. Bila melihat dari empat versi lembaga pemeringkatan itu, bisa dikatakan sejumlah PTN dan PTS mulai berkibar, setidaknya di level Asia. Mereka patut diperhitungkan di masa mendatang. Sebut saja, empat perguruan tinggi Indonesia yang masuk jajaran top 100 Asia versi Webometrics pada Juli 2010. Empat perguruan tinggi itu yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat 56 Asia, Universitas Gadjah Mada (UGM, 61), Universitas Indonesia (UI, 84), dan Universitas Gunadarma (UG, 88). Jika ditilik dari 18 ribu per-

guruan tinggi di 100 negara, ada enam PTN dan PTS yang masuk jajaran 1.200 perguruan tinggi mendunia yakni, ITB (569), UGM (611), UI (789), Universitas Gunadarma (813), Universitas Kristen Petra (1.117), dan IPB (1.127). Selain itu, dari pemeringkatan versi 4ICU yang juga dirilis Juli 2010, ada 148 perguruan tinggi dari Indonesia yang masuk kategori perguruan tinggi terbaik dunia. Posisi lima besar tingkat nasional ditempati ITB, UI, UGM, ITS, dan Universitas Gunadarma. Pertahankan mutu Melihat kenyataan itu, Dirjen Pendidikan Tinggi Kementeri-

an Pendidikan Nasional Djoko Santoso bangga atas torehan prestasi PTN dan PTS yang kini mendunia. Ia berharap hal itu tetap dipertahankan dengan terus meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi. ‘’Selain itu, sesuai arahan Mendiknas, khususnya PTNPTN yang mendunia, tetap harus mengalokasikan 20% bagi mahasiswa miskin pada seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri tahun depan,’’ ujar Djoko kepada Media Indonesia di sela pembukaan Wisdom 2010, di UGM, DI Yogyakarta, baru-baru ini. Adapun pengamat pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) Prof Suyatno mengingatkan agar PTN dan PTS yang kini mendunia jangan terbuai euforia dan tetap mempertahankan mutu. Pasalnya, ke depan bisa saja disusul perguruan tinggi yang sudah siap go international. Dalam hal ini, perguruan tinggi Bina Sarana Informatika (BSI) adalah salah satu perguruan tinggi yang mengejar target itu. Direktur BSI Naba Aji Notoseputro menargetkan 2-3 tahun ke depan pihaknya bisa mendunia lewat versi Webometrics. ‘’Target ini realistis, karena mahasiswa kami ada 50 ribu di 15 kota dari 6 provinsi. Karena itu, dengan mahasiswa yang banyak, upaya kami saat ini mengejar publikasi yang banyak pula lewat internet, terutama dari sisi bahan ajar,’’ kata Naba Aji, Jumat (10/12) lalu. Bila langkah BSI ini diikuti perguruan tinggi lainnya, tentunya benar apa yang disampaikan Dirjen Pendidikan Tinggi Djoko Santoso, yakni semakin banyak yang terpacu dengan mutu pendidikan, semakin banyak pula perguruan tinggi yang melesat di jajaran perguruan tinggi dunia. (H-1) sidikpr@mediaindonesia.com


RABU, 15 DESEMBER 2010 |

IND

NESIA

di Pentas Dunia

| MEDIA INDONESIA | HALAMAN 35

Sukses Bekerja, Gemilang Berwirausaha

LAMARAN: Para pengunjung Career Fair sibuk mengisi form lamaran kerja ke sejumlah stan.

U

NTUK kelima belas kalinya Bina Sarana Informatika (BSI), menggelar BSI Career Fair di halaman dan aula kampus BSI Jatiwaringin, Jakarta (4/12). Acara ini digelar sebagai salah satu agenda rutin yang dilakukan oleh BSI guna memberikan kemudahan bagi para lulusannya. Roadshow BSI Career Fair merupakan salah satu kegiatan terbesar dari serangkaian program kerja yang digelar BSI Career Center (BCC). Roadshow ini dilaksanakan di kota-kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Purwokerto, Yogyakarta, Pontianak, dan Sukabumi yang

diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, baik umum maupun mahasiswa, serta alumni BSI dan Nusa Mandiri. BSI Career Fair yang mengusung tema Solusi Cerdas Menyongsong Karier Gemilang merupakan media tepat sebagai pusat pasar kerja bagi pemberi kerja (dunia kerja) dan pencari kerja (mahasiswa/alumni BSI dan Nusa Mandiri). Peserta pameran bebas berinteraksi secara langsung dengan seluruh perusahaan yang hadir. Mereka bisa memanfaatkan berbagai peluang yang ditawarkan. BSI Career Fair ini diikuti

DOK. BSI

sedikitnya 58 perusahaan dengan peserta mencapai 2.700 orang yang sebagian besar adalah mahasiswa dan para alumni BSI. Dengan media transaksi kerja ini, diharapkan minimal 30% peserta yang hadir diterima di berbagai bidang pekerjaan yang ditawarkan. Posisi yang ditawarkan berbagai perusahaan yang hadir dalam BSU Career Fair ini pun beragam, seperti staf IT, programmer, data entry, teknisi komputer, staf administrasi, jurnalis, sekretaris, supervisor, accounting, marketing, dan lain sebagainya. Adanya kepercayaan lebih dari perusahaan-perusahaan yang be-

TESTIMONI

S

V. Ambarwati Komisaris/Direktur SDM PT. Prima Duta Antero (Preedexss) Jakarta

EBAGAI perusahaan yang sedang berkembang, kami, PT. Prima Duta Antero (Preedexss) yang bergerak di bidang jasa Transportasi/Ekspedisi, tentunya sangat membutuhkan tenaga SDM yang siap bekerja dan memiliki motivasi tinggi untuk maju tidak hanya untuk dirinya sendiri tapi juga untuk perusahaan. Dan dari beberapa karyawan kami yang mayoritas adalah lulusan D3 Akademi BSI (dari berbagai jurusan), kami sudah membuktikan bahwa apa yang kami butuhkan dapat dipenuhi. Salah satu hal yang paling menonjol dari para lulusan BSI yang bekerja di tempat kami adalah etos kerja yang tinggi ditunjukkan melalui kedisiplinan yang luar biasa. Hampir rata-rata karyawan tersebut memiliki tingkat kehadiran yang sangat tinggi sehingga perusahaan sangat bisa mengandalkan mereka secara maksimal dan hal ini juga memberi dampak positif bagi perusahaan untuk tidak segan-segan memberikan penghargaan/nilai tambah bagi karyawan. Selain, modal sikap mental yang baik, kemampuan/skill yang dimiliki juga sangat bisa diandalkan terutama menyangkut penerapan ilmu yang mereka peroleh selama kuliah. Harapan ke depan tentunya kami ingin meningkatkan kebutuhan SDM kami baik secara kemampuan sikap/perilaku maupun teknis/pengetahuan sesuai perkembangan organisasi kami dan kami yakin dengan adanya BCC (BSI Career Center) hal-hal tersebut dapat lebih dimotivasi dan digerakkan lebih intensif sehingga BCC akan terus menjadi divisi yang diandalkan untuk mendukung lahirnya lulusan-lulusan BSI dengan kualitas terbaiknya yang dapat selalu menjadi pilihan bagi perusahaan-perusahaan yang berkualitas.

B

SI Adalah merupakan tempat yang tepat untuk para pencari kerja atau siapapun yg ingin meningkatkan kwalitas, pengetahuan,wawasan menjadi lebih baik lagi sebelum memasuki dunia kerja,Sehingga dapat berkompetisi dengan siapapun. Di samping itu Kampus BSI juga sudah dilengkapi dengan fasilitas yang serba IT, dan dengan demikian memudahkan mahasiswa dalam mengetahui informasi dari berbagai media dan berbagai sumber. Bsi career Center Merupakan lembaga yang tepat dalam merespon mahasiswa disana didalam menapaki dunia kerja, dan selain menjalin hubungan dengan beberapa perusahaan ajang ini juga merupakan suatu cara yg dapat membantu para perusahaan dalam mencari SDM yang berkualitas. Dan semoga kegiatan yang positif ini dapat berlangsung terus secara constant dan tidak hanya di Jakarta tetapi didaerah2 lainnya di seluruh Indonesia. Ada banyak alumni BSI yang bekerja disini dan mereka bekerja dengan penuh tanggungjawab dan profesional dan mereka ditempatkan sesuai dengan posisi dan background mereka dari program studi yang telah mereka ambil di BSI.

Noerman Hadi Manager Operational PT. Terra Komputer System

P

ROFESIONAL dan Mandiri! Itulah yang selalu kami rasakan dan sampaikan kepada Adik-adik mahasiswa/i peserta program Kerja Praktek Terpadu Indosat dari BSI. Kampus atau Perguruan Tinggi BSI yang telah memberikan nuansa hidup, wacana akademis dan peningkatan soft skill, sehingga mampu berkarya untuk bangsa dan negara Indonesia tercinta. Tidak kalah pentingnya, jika motivasi dan pendidikan dari para dosen di BSI sehingga peserta didiknya mampu membuat Pribadi yang disiplin, mandiri, dan pantang menyerah dalam menghadapi semua tantangan zaman. “Sukses selalu untuk BSI . . . “ Yoan Hardi Division Head Business Operation Support Jabotabek Region, PT Indosat Tbk

B

SI menurut saya adalah lembaga pendidikan yang melahirkan tenaga muda siap kerja di berbagai bidang profesi. Saya adalah salah satu yang memanfaatkan tenaga-tenaga lulusan BSI, khususnya di bidang produksi program televisi. Walau demikian, BSI tidak boleh berbangga, karena masih banyak yang harus ditingkatkan lagi. BSI Career Center menurut saya sangat baik. Saya melihat lembaga ini sangat aktif menjembatani kepentingan dunia kerja dengan alumni BSI. Melalui lembaga ini, saya bisa mendapat informasi tentang tenaga kerja yang tersedia di BSI sesuai spesifikasi yang saya perlukan. Sukses selalu BSI dan BSI Career Center. Teruslah berbenah agar semakin menjadi pilihan dunia kerja.

B

Joko Intarto Direktur PT Jawa Pos Multimedia Pengelola 39 stasiun tv lokal Jawa Pos Group.

SI merupakan Akademi pendidikan yang berbasis IT dgn jumlah mahasiswa terbesar kedua di indonesia Oleh karena itu, Telkom dengan semangat turut berperan serta dalam kegiatan kerjasama pengembangan IT di BSI. Dengan pendidikan berbasiskan IT di BSI , yang nantinya akan menciptakan lulusan-lulusan siap kerja yang handal, dan yang paling terpenting adalah BSI merupakan Akademi pendidikan yang terjangkau dan berkualitas !!

Ahmad Khaeruraji Account Manager Telkom

kerja sama dengan BSI disebabkan kualitas lulusan BSI dan Nusa Mandiri mampu bersaing dengan lulusan-lulusan lainnya. “Diharapkan setiap perusahaan yang hadir dalam BSI Career Fair tidak hanya sekadar lips service, tetapi juga mem-follow up setiap lamaran yang masuk,” tegas Kepala BSI Career Center Heri Kuswara dalam sambutan pembukaan BSI Career Fair. Heri menambahkan, BSI Career Center sangat siap memfasilitasi dan memediatori proses seleksi kerja yang akan dilaksanakan perusahaan atas lamaran yang masuk tanpa dipungut biaya dan beban dalam bentuk apa pun. Manajer Human Resources Development (HRD) PT Sun Life Financial Indonesia Hendra Reza mengatakan pihaknya tertarik dengan BSI karena adanya BSI Career Center. Media itu dinilainya berperan aktif memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran. Hendra menambahkan, selama menjalin kerja sama, BSI Career Center sangat responsif dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) berbagai perusahaan, termasuk PT Sun Life Financial Indonesia. Acara lainnya yang digelar BSI Career Fair yakni talkshow career bertema Tips dan Trik Menyiasati Lolos Seleksi Kerja. Talkshow itu menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Kepala HRD PT Frudential Yohanes Agung SKom. Mereka memberikan kunci sukses lolos

seleksi kerja kepada peserta yang hadir. Siap berwirausaha Fokus BSI tidak hanya mencetak para lulusan yang siap bekerja, tetapi juga siap untuk berwirausaha dan menghasilkan lapangan kerja. “Kita tidak memaksakan lulusan untuk jadi pekerja. BSI memberikan kebebasan kepada para lulusan untuk memilih menjadi pekerja atau berwirausaha. BSI dan Nusa Mandiri menekankan kepada mahasiswanya untuk mempunyai jiwa entrepreneurship,” ujar Direktur BSI Ir Naba Aji Notoseputro, beberapa waktu lalu. Komitmen itulah yang terus dipertahankan oleh BSI dan Nusa Mandiri, agar lulusan mereka benar-benar siap bersaing baik dalam kondisi sebagai pekerja maupun wirausaha. Dalam kaitan itu, BSI Career Center juga menggelar diskusi panel mengenai entrepreneurship bertajuk, Strategi Menjadi Pengusaha Muda Sukses. Mereka yang menjadi narasumber itu adalah mereka yang sukses merintis usaha hingga menjadi besar. Di antaranya adalah bos sandal Imucu Fathurrozi dan pemilik Jasuke Hafizzuddin serta mahasiswa BSI, Muhammad Arif Prakoso, yang sukses berwirausaha, pemilik Elfata Digital. Mereka dengan lugas dan sistematis menjelaskan dan memotivasi peserta untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Untuk menjadi pengusaha bisa dimulai dari usia yang sangat muda. (*/S-25)

Beberapa Alumni BSI yang Telah Meraih Sukses Nama Lengkap

Pekerjaan

Nama Perusahaan

Jubaedah

Instruktur / Pengajar

LPIA

Achmad Sofyan

Administrator

RS.Mitra Keluarga Bekasi

Mansyuri Mansusita

Trainer

Equator Training Center

Widi Gustomi

Teller

Bank OCBC NISP

Tian Kristian

Staff IT

Masterindo Jaya Abadi

Way Estuti Sugistikawati

Administrator

PT.Federal International Finance

Anugraha Meido Tistara

Web Programmer

PT.Barstow Indosukses

Abdul Kodir Jaelani

Staff IT

PT.Samudra Indonesia

Andriyana

IT Help Dest

PT.Bank BTPN .Tbk

Endar Fibriyani

Office Suport

Bank Danamon

Rico Frans.L

Staff IT

PT.Swara Gangsing

Darmawan

Ass.Manager

PT.Konsep Baru Cendikia

Juwanda Surya Ahmadi

Staff IT

Telkomsel

Shelvy Herera

Teller

Bank Jabar

Irma Yusikusmiati

Administrator

RS.Global Medika

Sigit Hadi Firmansyah

Technical Staff

PT.Akafa

Angga Pratama

IT Support

Internet Dan Private

Nurfilaila

Administrator

Java Autocare

Widodo

Karyawan BUMN

Bank BTN

Reny Purwanty

Karyawan BUMN

PT.Pos Indonesia

Adi Ardihanti

Administrator

PT.Merpati Nusantara Airlines

Siti Romlah

Administrator

PT.Paulin Abadi Sentosa Indonesia

Erdiansyah Slamet

Manager Operasional

PT.Schenker Petrolog Utama

Hakki Haromain

IT Support

Master System Infotama

Herman Permana

General Support

PT.JD Venture Capital

Widya Sari

Teller

PT.Bank Danamon

Hartanto

Instruktur Komputer

LPK Binus

Sulaiman Hakim

Busines Development Officer

PT.Giri Karang Manunggal

Agus Supriyanto

Staff IT

PT.IP LAN

Deni setiawan

supervisor

Bank RBS

Tri Cahyo Purnomo

Programmer

Aifasoft

Nendhi Setyawan

Staff IT

PT.Moratelindo

Erlan

Trainer

PT.Aqua Goldenmissisipi

Indra Kurnianto

IT Support

Antivirus Norman

Sumardi

General Affair

PT.Surya Energi Raya

Sarwono

Staff IT

PT.Jakarta International Higher Education College

Ibnuh Hairul

Programmer

PT.Niga Hutama Haraya


RABU, 15 DESEMBER 2010 |

IND

NESIA

di Pentas Dunia

DOK GUNADARMA

PERANGKAT TEKNOLOGI: Sejumlah mahasiswi Universitas Gunadarma berdiskusi dengan menggunakan laptop, beberapa waktu lalu.

Melesat lewat Teknologi Informasi

| MEDIA INDONESIA | HALAMAN 36

catatkan sebagai perguruan tinggi swasta terbaik tingkat nasional melalui pemeringkatan versi Webometrics. Bersama dengan tiga PTN lainnya, mereka mencatatkan diri sebagai 100 perguruan tinggi terbaik tingkat Asia. Jika dilihat dari 18 ribu perguruan tinggi di 100 negara versi Webometrics, ada 6 PTN dan PTS yang masuk jajaran 1.200 perguruan tinggi mendunia. Mereka yakni ITB (569), UGM (611), UI (789), Universitas Gunadarma (813), Universitas Kristen Petra (1.117), dan IPB (1.127). Pemeringkatan versi Webometrics sendiri memeringkatkan perguruan tinggi atas dasar keunggulan dalam publikasi elektronik (e-publication) yang terdapat dalam domain web setiap perguruan tinggi. Rektor UG Prof Dr E S Margianti SE, MM, mengemukakan, prestasi uni versitas yang ia pimpin merupakan konsekuensi logis dari komitmen dan tindakan nyata untuk mengintegrasikan teknologi internet dalam proses pendidikan di UG. ‘’Bahkan, berbagai inovasi

te lah dilakukan UG sebagai komitmen itu, di antaranya lokasi kampus yang terhubung dengan jaringan fiber optics dengan koneksi internet sebesar 32 MB,’’ ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu. Dukungan infrastruktur yang modern tersebut memungkinkan UG menerapkan sistem one-stop services, mulai dari penerimaan mahasiswa baru hingga pada pengelolaan alumni, dengan koneksi router dan teknologi wifi (Gunadarma Hot Zone) di seluruh kampus. Seminar berkala Tidak hanya itu, UG juga mendukung kemajuan teknologi melalui seminar berkala. Sebut saja Seminar Ilmiah Nasional Komputer dan Sistem Intelijen untuk menyebarluaskan hasil penelitian peneliti pada bidang teknologi informasi dan Seminar Ilmiah Nasional Bi-

GRAFIS: FREDY

Dukungan infrastruktur yang modern memungkinkan Universitas Gunadarma menerapkan sistem one-stop services. Sidik Pramono

S

ALAH satu perguruan tinggi swasta (PTS) yang saat ini menatap jajaran perguruan elite dunia adalah Universitas Gunadarma (UG). Kampus yang mengedepankan basis kema-

G

juan teknologi informasi itu melesat bersama empat perguruan tinggi negeri (PTN) lainnya. Tengok saja, prestasi pada awal Juli 2010 diukir UG dalam pemeringkatan versi lembaga 4 International Colleges and Universities (4ICU). UG bisa menembus posisi lima terbaik tingkat nasional dari 148 pergu-

ukur tingkat popularitasnya di dunia maya, 4ICU memakai tiga parameter, yakni Google Pagerank, inbound link Yahoo, dan web traffic Alexa. Peringkat itu dirilis 4ICU untuk menggambarkan popularitas sebuah situs perguruan tinggi di dunia maya yang ditentukan tingkat kekayaan produk akademik dan kontribusinya dari perguruan tinggi terkait. Prestasi UG tidak hanya pada versi 4ICU. Pada akhir Juli 2010, UG lagi-lagi men-

sidikpr@ mediaindonesia.com

Universitas Gunadarma, Gudangnya Pecatur Berprestasi

RAND Master termuda Indonesia Susanto Megaranto dan Grand Master Internasional Wanita Irene Kharisma Sukandar merupakan sosok pecatur andalan nasional. Mereka masih kuliah di Universitas Gunadarma. Tidak hanya mereka, Master Nasional Wanita Gerhana Kartika dan pecatur Yemi Jelsen juga kuliah di universitas yang kini bertengger di peringkat empat universitas terbaik di Indonesia. Prestasi di bidang catur membawa mereka mendapatkan beasiswa dari universitas ini. “Pemberian beasiswa dimulai sejak tahun 1989 kepada 10 atlet catur berprestasi, salah satunya adalah GM Herman Suradiradja, yang merupakan Grand Master pertama Indonesia,” ujar Ketua Harian Klub Catur Gunadarma Bunawan saat ditemui di Turnamen Catur Beregu yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Rabu (8/12). Ia menuturkan, setiap tahun Universitas Gunadarma memang memberikan beasiswa kepada atlet-atlet catur berprestasi. “Hingga saat ini sudah 94 atlet catur yang sudah mendapatkan beasiswa dari Universitas Gunadarma.” Sejak tahun 2004, Bunawan mengatakan, klub yang juga dikenal dengan Pecinta Catur Gunadarma ini mulai sering merekrut para pecatur dari berbagai daerah. “Kami kunjungi turnamen-turnamen di berbagai daerah.

G

ruan tinggi di Indonesia. Di atas UG berturut-turut pada posisi pertama ialah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS). Prestasi itu juga mencatatkan UG sebagai perguruan tinggi swasta terbaik nasional. Lembaga 4ICU melakukan pemeringkatan terhadap 10 ribu perguruan tinggi yang ada di 200 negara. Untuk meng-

dang Sosial untuk mengimplementasikan hasil penelitian peneliti dan pemerhati ilmu sosial. Kemudian, dari sisi penerapan iptek yang berbasis teknologi informasi komunikasi, UG juga menerjemahkan secara teknis dan operasional dalam pemanfaatan management information system (MIS) Gunadarma. ‘’Kemajuan teknologi ini tentunya memudahkan mahasiswa UG yang kini jumlahnya 22.069 mahasiswa aktif program diploma, strata satu, magister, dan doktor,’’ ungkap Margianti. Meski kini sudah menjadi PTS yang mendunia, bagi Margianti, tidak lantas UG mengabaikan pemeliharaan mutu. Baginya, apa yang dicapai saat ini memang sebagai bentuk kerja keras UG yang sudah dirintis sejak 3 April 1996 ketika STMIK dan STIE Gunadarma melebur menjadi Universitas Gunadarma. Untuk itu, UG mempertahankan mu tu tersebut dengan melengkapi fasilitas kampus seperti perpustakaan, laboratorium, serta komputerisasi sistem akademik. Kemudian, ada pula kegiatan kemahasiswaan, kerja sama dengan perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, pemberian beasiswa, serta pengembangan sumber daya tenaga pengajar yang konsisten. Dengan mempertahankan mutu, tentunya target UG tidak hanya menjadi perguruan tinggi yang mendunia. Lebih dari itu, UG dapat mempersiapkan lulusannya bersaing di dunia kerja, serta mengimplementasikan visi UG pada 2012 guna menuju perguruan tinggi berbasis teknologi informasi dan komunikasi terkemuka. (H-1)

Kami perhatikan dan melihat ada yang berpotensi itu kami tawarkan untuk ikut klub kami dan ketika atlet itu kuliah kami tawarkan beasiswa jika prestasinya makin gemilang,” terang Bunawan. Dalam kurun waktu 20 tahun, Klub Catur Gunadarma ini memang telah menorehkan banyak prestasi. Pada Kejuaraan Catur Antar Kota Asia tahun 1990 di Kuala Lumpur, Malaysia, Klub Catur Gunadarma yang ketika itu mewakili kota Depok berhasil ke luar sebagai Juara Kedua. Untuk tingkat mahasiswa, Universitas Gunadarma berhasil menjuarai Kejuaraan Catur Mahasiswa se-Asia pada tahun 1997 dan prestasi ini diulangi pada tahun 2000. Pada ajang Kejuaraan Nasional Catur Mahasiswa ketiga yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan bekerja sama dengan PB Percasi pada 21-25 Juni 2010 lalu, Tim Catur Universitas Gunadarma berhasil menjadi Juara umum dengan mengumpulkan 3 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. “Ketika itu tim kami tidak diperkuat oleh GM Susanto Megaranto dan Woman GM Irene Kharisma yang sedang menjalani pelatihan untuk Asian Games Guangzhou di Ukraina,” jelas Bunawan. Menggelar turnamen Selain sukses di bidang pembinaan catur, Universitas Gunadarma juga sukses menye-

lenggarakan turnamen. Turnamen Catur Internasional yang pertama digelar Universitas Gunadarma pada Februari 1993 di Jakarta. Turnamen ini diikuti oleh 10 pecatur dari Indonesia, Filipina dan China. Turnamen kedua ini juga diselenggarakan di Jakarta pada bulan April 1994 yang diikuti oleh pecatur dari Indonesia, China, Filipina, Uzbekistan, Kazakstan, dan Ceko. Pada turnamen ini juga lahir gelar Grand Master untuk Indonesia atas nama Edhi Handoko. Pada Oktober 1994, turnamen ketiga diselenggarakan di Depok yang diikuti oleh pecatur dari Indonesia, China, Australia, Singapura, dan Filipina. Turnamen ini pun melahirkan tiga gelar Master Internasional untuk Indonesia atas nama Dede Liu, Salor Sitanggang, dan Ivan Jonathan. Tidak puas dengan tiga turnamen, pada Juni 1995 digelar kembali turnamen keempat. Turnamen kelima digelar dengan menghadirkan Kejuaraan Catur Komputer Dunia yang pertama kali diselenggarakan di Asia. “Kejuaraan ini diselenggarakan pada Oktober 1996 dan diikuti oleh 26 program catur dari negara-negara Indonesia, Jerman, Spanyol, Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Kanada, Denmark, Austria, Hungaria, Belanda, Swedia, dan Perancis.” Hingga kini, sembilan turnamen telah digelar oleh Universitas Gunadarma guna mengembangkan prestasi olah raga catur Indonesia. “Selain itu untuk memperbanyak

perolehan gelar catur internasional yakni Master Internasional dan Grand Master bagi pecatur Indonesia,” kata Bunawan. Bunawan pun menerangkan, kondisi dunia catur saat ini adalah makin sedikitnya pecatur putri usia muda. “Prestasi pecatur putri kita sudah tertinggal jauh dengan Vietnam. Kemajuan pecatur putri Filipina, Singapura, bahkan Malaysia semakin pesat. Maka salah satu usaha yang harus dilakukan adalah pembinaan berkesinambungan agar kita tidak dipermalukan oleh pecatur putri negara-negara tersebut,” tandasnya. (*/S-25)

DOK. UNIVERSITAS GUNADARMA

Menjaring Potensi Grand Master Catur Sejak Dini

ADIS berambut panjang itu melihat ke arah papan catur. Ia berpikir, menentukan langkah mana yang harus ia jalankan. “Bermain catur untuk kejuaraan itu tidak asal melangkah. Saya memperdalam bagaimana pembukaan, posisional, dan taktik,” ujar Grand Master Wanita Internasional Irene Kharisma Sukandar ketika ditemui Media Indonesia, Rabu (8/12) di Turnamen Catur Beregu yang digelar oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta. Untuk memperdalam taktik, ia masuk ke Klub Catur Gunadarma. Menurut gadis kelahiran Jakarta, 7 April 1992 ini, Klub Catur Gunadarma adalah klub catur nasional terbesar

saat ini. Karena prestasinya sebagai Grand Master Wanita Internasional, gadis yang memperoleh dua medali perak SEA Games 2003 di Vietnam ini mendapatkan beasiswa dari Universitas Gunadarma. Kini, Irene menempuh studi di semester tiga Fakultas Sastra Jurusan Sastra Inggris Universitas Gunadarma. “Saya masuk klub ini sejak usia 11 tahun. Biaya pendidikan saya sejak SMP pun ditanggung oleh Gunadarma. Kuliah pun saya mendapatkan beasiswa,” tuturnya. Tidak hanya Irene yang mendapat beasiswa karena prestasinya di bidang catur, 23 mahasiswa lainnya juga mendapat beasiswa seperti Irene. Salah satunya Yemi Jelsen yang

berasal dari Jambi. Yemi yang berusia 17 tahun ini baru duduk di semester satu Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma. Ia mengaku bangga atas prestasinya yang membuatnya mendapat beasiswa dari Universitas Gunadarma dan latihan gratis di Klub Catur Gunadarma. “Walaupun dapat beasiswa, Yemi nggak malas untuk latihan. Tetap harus latihan terus supaya prestasi Yemi makin bagus,” ujar gadis yang juga mengikuti Turnamen Catur Beregu di Kemenpora, Jakarta, kemarin. Prestasi Yemi tidak perlu diragukan lagi. Ia pernah mendapatkan perunggu pada Kejurnas Batam 2006. Sebelumnya, Yemi menjuarai junior putri Kejurnas Tarakan 2005. Sedang-

kan prestasi spetakulernya adalah juara nasional KU-14 putri Japfa Chess Festival 2005 di Jakarta. Sukses tersebut bahkan mengantarkan pecatur asal Kabupaten Sarolangun, Jambi, itu menyandang gelar master Percasi Wanita. “Yemi juga pernah masuk di peringkat 9 Asia Pasifik,” terangnya. Di samping Irene dan Yemi, Universitas Gunadarma juga memberikan beasiswa kepada Grand Master catur termuda Indonesia Susanto Megaranto. Susanto yang berasal dari Indramayu itu merupakan mahasiswa Fakultas Sastra jurusan Sastra Inggris Universita Gunadarma. Master Nasional Wanita Gerhana Kartika juga mendapatkan beasiswa dari Universitas Gunadarma. (*/S-25)


RABU, 15 DESEMBER 2010 |

IND

NESIA

di Pentas Dunia

| MEDIA INDONESIA | HALAMAN 37

Jemaah Haji Indonesia Anutan Negara Lain Jemaah Indonesia tidak berlaku ghulluw. Tidak seorang pun yang memiliki tata krama yang lebih baik daripada jemaah asal Indonesia. Syarief Oebaidillah

M

ENGELOLA lebih dari 200 ribu orang di antara lebih dari 3 juta jemaah yang menunaikan ibadah haji, termasuk tahun ini, tentu tidak mudah. Tetapi, penyelenggaraan haji Indonesia boleh berbangga karena kerap menjadi contoh bagi negara lain. Mereka pada umumnya tertarik untuk belajar tentang bagaimana menata dan memberangkatkan begitu banyak jemaah. “Penyelenggaraan haji kita banyak dilirik negara lain, seperti Rusia sudah pernah belajar dari kita,” kata Menteri Agama Suryadharma Ali, beberapa waktu lalu. Ia meyakinkan tidak asal ucap. Saat itu Suryadharma baru saja kembali dari Brunei Darussalam seusai menghadiri pertemuan informal ke-14 menteri agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Pada pertemuan itu, ujarnya, negara-negara Asia Tenggara juga ingin belajar dari pengalaman penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. “Kami sanggupi dan masing-masing berbagi tugas.’’ Mengapa mereka ingin belajar? Menurut Menag, karena Indonesia setiap tahun mampu

memberangkatkan sekitar 200 ribu jemaah ke Tanah Suci dan kembali dengan selamat. “Mereka terkejut Indonesia berangkatkan 225 ribu orang. Kata Menteri Agama Brunei, kalau Brunei berangkatkan segitu, kosong negara itu,” ungkapnya. Sebagai negara dengan jemaah haji terbesar ketimbang negara mana pun, Indonesia wajar mendapat sorotan. Untungnya, sorotan itu lebih sering bernada positif. Salah satunya datang dari jemaah asal Maroko, Abdul Ghoni bin Muhammad. Menurut Abdul Ghoni di sela ritual haji tahun ini, beberapa saat lalu, jemaah asal Indonesia merupakan yang terbaik, terutama dalam hal taaddub (tata krama). “Jemaah asal Indonesia, misalnya, selalu meminta izin atau memberi sinyal sebelum melewati pundak jemaah lain. Selain orang-orang Indonesia, hampir tidak mengenal hal ini,” terang lelaki yang mengaku bekerja sebagai pegawai negeri di Departemen Dalam Negeri Maroko itu. Dari sisi ibadah, jemaah asal Indonesia juga relatif bersikap wajar. Tidak berlebihan. “Kami tidak melihat orang-orang Indonesia berlaku berlebihan (ghulluw) di Masjid Nabawi. Kita tidak melihat orang-orang Indonesia yang mengusap-

ANTARA/SAPTONO

DIKENAL TERTIB: Beberapa jamaah haji Indonesia yang tua dan sakit melaksanakan tawaf perdana dengan menggunakan kursi roda di Masjidil Haram, Mekkah, Rabu (20/10). Jemaah Indonesia dikenal tertib dan menjadi anutan jemaah haji dari negara lain. usapkan peci atau sapu tangan ke tiang-tiang dan tembok makam Rasulullah SAW kemudian mengusap-usapkannya ke wajah dan tubuhnya sendiri.’’ Perlu pengawasan Penghargaan dari orang lain

tersebut jelas patut dibanggakan. Namun, bukan berarti penyelenggaraan ibadah haji Indonesia sudah sempurna. Masih banyak kelemahan dan kekurangan. Untuk itulah, terbentuknya Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI)

diharapkan mampu membantu pemerintah meningkatkan kinerja penyelenggaraan haji. Undang-Undang No 13/2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji pada Pasal 12 menyebutkan KPHI dibentuk untuk mengawasi dalam rang-

ka meningkatkan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Artinya, mereka tidak asal ada, apalagi bertanggung jawab langsung kepada presiden. Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan

Umrah Kementerian Agama Abdul Ghafur Djawahir mengungkapkan struktur KPHI terdiri atas enam orang dari unsur masyarakat, dan tiga dari pemerintah. “Anggota KPHI bersifat mandiri yang diangkat Presiden setelah disetujui DPR. Mereka harus kerja penuh waktu karena anggarannya dari APBN. Sekarang masih berlangsung tahap seleksi administrasi dan kompetensi. Kami berharap awal 2011, KPHI sudah terbentuk,” terangnya, kemarin. Anggota Komisi VIII DPR Hasrul Azwar punya asa yang sama. Ia berharap anggota KPHI terpilih memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain kredibel dan memahami persoalan penyelenggaraan haji. Pemahaman tidak sebatas sisi ibadah haji. Namun, Hasrul mengingatkan KPIH harus tetap konsisten bertumpu pada pengawasan. Tidak mencampuri urusan teknis seperti pengadaan pemondokan, katering, dan sejenisnya. Dengan demikian, penyelenggaraan haji bisa lebih berkualitas tanpa ada tumpangtindih kewenangan. Sementara itu, Sekjen MUI Pusat Ichwan Sam berharap anggota KPHI tetap vokal menyuarakan aspirasi dalam peningkatan kualitas pelayanan haji. “Siapa pun dia, ungkapkan yang sebenarnya untuk masukan bagi pelaksanaan haji kita yang lebih baik,” cetusnya. (H-1) oebay@mediaindonesia.com

Optimalkan Peran Forum Kerukunan Umat Beragama KENDATI sedikit terjadi gejolak dalam kerukunan hidup beragama di Tanah Air beberapa waktu lalu, Kementerian Agama (Kemenag) secara umum menilai kerukunan beragama di Indonesia relatif membaik. Dalam catatan Kemenag, ada permasalahan muncul di tingkat umat beragama yang masih menjadi gesekan di masyarakat seperti adanya aliran-aliran yang oleh masyarakat diberi label aliran menyimpang ataupun aliran menyesatkan. Kondisi tersebut dianggap mengganggu kerukunan intern umat beragama, khususnya di kalangan muslim. ‘’Namun, untuk menepis gesekan agar tidak berujung pada konflik, Kemenag terus mengintensifkan kebijakan yang menyangkut masalah prinsip,’’ ujar Sekretaris Jenderal Kemenag Bahrul Hayat kepada Media Indonesia, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Untuk menghindari gesekan dan membangun kerukunan

tersebut, pemerintah melakukannya dengan memberdayakan umat, tokoh, pemuka agama, pimpinan kelompok etnik agama, organisasi kemasyarakatan keagamaan, serta ormas keagamaan. ‘’Jadi, kebijakan pemerintah tentang kerukunan diarahkan agar ke depan masyarakat bisa tertib,’’ tandas Bahrul. Hal konkret yang terus dilakukan adalah Kemenag berupaya mengoptimalkan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang ada di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Pasalnya, FKUB itu memiliki empat fungsi vital, yakni sebagai penyalur aspirasi, penyerap aspirasi, fungsi dialog antarumat, dan sosialisasi terhadap kebijakan terutama dalam pendirian rumah ibadah. ‘’Di sisi lain, pemerintah pun berinisiatif untuk mendorong rancangan undang-undang kerukunan umat beragama, mengingat kondisi kerukunan tiap tahun selalu berbedabeda,’’ kata Bahrul.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kehidupan Keagamaan Kemenag, Abdurahman Mas’ud, menambahkan FKUB yang telah dibangun saat ini ada di 33 provinsi, dan jumlahnya sekitar 200 FKUB di tingkat kabupaten dan kota. Dari fungsi dialog dan sosialisasi FKUB itu, ia menyatakan secara umum berjalan baik. ‘’Yang mencuat di media massa memang ada permasalahan, tetapi sebenarnya lebih banyak yang tidak bermasalah,’’ kata Abdurahman yang juga Guru Besar IAIN Wali Songo Semarang itu. Bahkan, Abdurahman optimistis, keberadaan FKUB sangat membantu terjalinnya toleransi dalam umat beragama dan antarumat beragama. Meski begitu, ia menekankan agar masyarakat sendiri mengoptimalkan FKUB itu dengan baik. ‘’Ini yang harus digaungkan. Toleransi harus menjadi kesadaran kolektif masyarakat dalam semua tingkatan,’’ kata Abdurahman. (Bay/H-2)

ANTARA/M RISYAL HIDAYAT

JALIN KERUKUNAN: Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Masaaki Takano (tiga kanan) berbincang dengan pimpinan pondok pesantren se-Surabaya di sela buka puasa bersama, di Surabaya, Jatim, beberapa waktu lalu, untuk menjalin kerukunan antar umat beragama.


RABU, 15 DESEMBER 2010 |

IND

NESIA

di Pentas Dunia

| MEDIA INDONESIA | HALAMAN 38

Menanti Peran para Duta Belia Menjadi generasi muda yang unggul bukan menjadi pilihan, melainkan keharusan. Maya Puspita Sari

Y

UNI Annisa mengaku tak menyangka saat didaulat menjadi salah satu delegasi Duta Belia 2010. Remaja berusia 16 tahun yang aktif dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) itu dipilih Kementerian Luar Negeri RI untuk mempromosikan citra Indonesia di kalangan generasi muda lintas negara. Hari itu, tepatnya 17 Agustus, seusai mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara, Yuni beserta 65 anggota Paskibraka dari 33 provinsi diberi tahu bahwa mereka akan mengikuti kegiatan pembekalan sebagai Duta Belia. “Saya pernah dengar tentang Duta Belia, tapi saya tidak pernah menyangka saat ini saya adalah salah satu anggotanya,” ungkap siswi kelas 2 SMAN 52 Jakarta Utara itu. Selama tiga hari sejak 23 Agustus, 66 anggota Paskibraka bersama dengan empat siswa berprestasi yang diseleksi Kementerian Pendidikan Nasional mendapat pembekalan di Jakarta soal kebijakan luar negeri Indonesia, berbagai permasalahan luar negeri serta tata cara kerja diplomat Indonesia. Menurut Yuni, kegiatan Duta Belia telah membuka matanya mengenai dunia diplomasi dan politik luar negeri Indonesia. Generasi muda Program Duta Belia telah diadakan sejak 2003, dengan total peserta lebih dari 450 orang. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menuturkan, pemerintah menyadari pentingnya peran generasi muda dalam memperkenalkan bangsa Indonesia ke pentas dunia melalui sikap dan prestasi. “Masa de-

Nasionalisme Sementara itu, Direktur

mayapuspita@ mediaindonesia.com

ANTARA

BERDISKUSI: Para remaja yang telah terpilih menjadi Duta Belia melakukan diskusi dengan para pejabat Kementerian Luar Negeri. pan Indonesia terletak di bahu para pemuda. Atribut duta yang dimiliki seorang Duta Belia merupakan kepercayaan untuk merepresentasikan Indonesia kepada masyarakat Internasional,” kata Marty saat mengukuhkan 70 anggota Duta Belia angkatan kedelapan di Jakarta, beberapa waktu lalu. Marty menegaskan, di era globalisasi saat ini daya saing bangsa ditentukan para generasi muda selaku penerus bangsa. “Menjadi generasi muda yang unggul bukan menjadi pilihan, melainkan keharusan,” cetusnya. Dia berharap program Duta Belia ini bisa mendorong kepedulian dan kepekaan sosial generasi muda sebagai bagian

Memperkenalkan Indonesia ke Dunia Internasional PROGRAM Duta Belia dini- negaraan sebelum menjalankan lai efektif tidak hanya dalam program Duta Belia. “Selama ini sudah berjalan memperkenalkan Indonesia ke dunia internasional, tetapi cukup baik. Kendala yang juga efektif dalam memahami ada berkaitan dengan waktu permasalahan Indonesia di luar karena mereka (peserta Duta negeri. Hal tersebut dinyatakan Belia) adalah lulusan Paskibra. Menteri Luar Negeri Republik Waktu yang ada sudah banyak dipakai untuk latihan paskib, Indonesia Marty Natalegawa. “Sangat efektif untuk mem- jadi sedikit waktu yang tersisa proyeksikan apa Indonesia ke untuk melaksanakan program dunia internasional, terutama duta belia,” urainya. Dalam melaksanakan tugasdari perspektif pemuda,” ujar Marty dalam perbincangan nya sebagai duta belia, para singkat dengan Media Indonesia, peserta diberikan pembekalan. Program pembekalan kedisJumat (10/12). Kelompok pemuda membawa perspektif serta menghasilkan penilaian yang berbeda tentang Indonesia di mata dunia. Kelompok pemuda juga diyakini memiliki kemampuan komunikasi yang luas. Promosi Indonesia pun tidak terbatas di kalangan tertentu. “Pemuda itu komunikatif di masyarakat luas dan juga sesama pemuda. Kelompok pemuda itu punya perspektif dan pembawaan sendiri dalam memproyeksikan Indonesia. Beda halnya penilaian dunia jika pejabat negara yang mempromosikan suatu negara,” jelas Marty. Program Duta Belia telah berlangsung sebanyak tujuh kali. Untuk 2011, program itu akan membawa tema Indonesia dan Association of Southeast Asian Nations. Dalam perjalanannya, program itu menghadapi kendala, yaitu minimnya waktu dalam menjalankan program. Keminiman waktu disebabkan keharusan peserta program membagi waktunya untuk pelatihan Marty Natalegawa kepemudaan dan ke- Menlu RI

tersebut melindungi WNI. “Saya senang sekali bisa bertukar pikiran dan ide dengan sesama delegasi. Saya mendapat pengalaman yang seru apalagi ini pertama kalinya saya keluar negeri,” imbuh Yuni yang kebagian mengunjungi Singapura. “Saya melihat perlindungan tenaga kerja kita di luar negeri masih sangat kurang. Hampir setiap tahun kita mendengar ada TKI yang disiksa di luar negeri, kondisinya benar-benar memprihatinkan,” ujar Yuni saat ditanya mengenai selukbeluk perlindungan TKI.

Diplomasi Publik Kemenlu Kusuma Habir mengatakan program Duta Belia yang diikuti pelajar SMA berusia 16-18 tahun ini bertujuan menciptakan konstituen diplomasi di kalangan generasi muda, meningkatkan rasa nasionalisme dan kebanggaan di kalangan pemuda, dan mengikutsertakan pemuda dalam kegiatan promosi dan peningkatan citra Indonesia di luar negeri. Jika dibandingkan dengan organisasi kepemudaan seperti Peace Corps di Amerika Serikat, peran Duta Belia memang belum senyata organisasi yang dibentuk almarhum Presiden AS John F Kennedy pada 1960 itu. Saat ini, ada lebih dari 200 ribu relawan Peace Corps yang tersebar di 139 negara berkembang di dunia. Mereka gencar memberikan penyuluhan dari soal AIDS, teknologi informasi, hingga pemeliharaan lingkungan demi terwujudnya perdamaian dan kondisi dunia yang lebih baik. Kusuma mengakui pentingnya evaluasi terkait dengan efektivitas peran Duta Belia memperkenalkan Indonesia di kancah internasional. Selama dua tahun masa tugas, Duta Belia diharapkan bisa membangun persahabatan dengan pemuda di berbagai negara dan mempertahankan hubungan itu sebagai langkah nyata mewujudkan perdamaian dunia. “Evaluasi terus kami lakukan, tapi perlu diketahui bahwa program ini adalah investasi bangsa jangka panjang,” ujarnya. (Mps/I-5)

plinan yang didapat dari latihan Paskibra ditambah dengan pembekalan ilmu dan informasi yang disediakan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Pembekalan itu disesuaikan dengan tema yang diusung tiap tahunnya. “Untuk 2010 kan tentang perlindungan WNI di luar negeri, peserta diajak berkunjung ke perwakilan-perwakilan Indonesia seperti ke Malaysia dan Singapura. Di sana mereka belajar mengenai permasalahan yang ada. Dengan gambaran yang dilihatnya, mereka dapat memberitahukan pengalaman dan ilmu yang mereka dapat kepada WNI yang mereka temui di negara-negara lain. Selain itu, saat mereka pulang ke daerah masing-masing mereka diharapkan dapat membagi pengalaman dan ilmu mereka ke lingkungan sekitar,” jelasnya. Namun untuk peserta Duta Belia 2011, Kemenlu belum membahasnya dalam rapat internal, bahkan belum ada gambaran kandidat yang akan dipilihnya untuk menjalankan program itu pada 2011. “Untuk 2 0 11 b e l u m dipilih, masih dirancang,” pungkasnya. (*/I-4)

ANTARA

Masa depan Indonesia terletak di bahu para pemuda. Atribut duta yang dimiliki seorang Duta Belia merupakan kepercayaan untuk merepresentasikan Indonesia.” Marty Natalegawa Menlu RI

dari jati diri bangsa. Tahun ini Kemenlu mengambil tema Young envoys experience to care and support yang menitikberatkan pada upaya pemerintah Indonesia untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri sebagaimana amanat konstitusi. Tema itu menjadi relevan karena maraknya kasus penganiayaan tenaga kerja Indonesia (TKI) di beberapa negara seperti Malaysia dan Arab Saudi. Setelah menjalani pembekalan, para Duta Belia dibagi ke tiga kelompok yang mengunjungi Malaysia, Johor Bahru, dan Singapura selama dua hari untuk melihat bagaimana perwakilan RI di negara-negara


RABU, 15 DESEMBER 2010 |

IND

NESIA

di Pentas Dunia

| MEDIA INDONESIA | HALAMAN 39

Meramu Kearifan Lokal hingga Mendunia

Tradisi perawatan kesehatan dan kecantikan sesungguhnya sudah ada ratusan tahun lalu oleh nenek moyang kita. Dunia pun akhirnya mengakui tradisi luhur itu. MI/RAMDANI

MERAMBAH DUNIA: CEO PT. Mustika Ratu,Tbk Putri Kuswisnuwardani dengan beberapa produknya yang telah masuk ke berbagai mancanegara.

M

ENGGABUNGKAN unsur tradisionalitas dan modernitas dalam industri kesehatan dan kecantikan tidaklah mudah. Di situ memerlukan filosofi komitmen, keuletan, kerja keras, dan fleksibilitas untuk memadukan berbagai keunggulan. Bermula dari industri rumahan (home industry) yang sangat sederhana PT Mustika Ratu Tbk berkembang secara alamiah menjadi perusahaan yang semakin besar hingga go public. Sebuah bukti bahwa produk-produk yang dikembangkan oleh perusahaan yang didirikan BRAy Mooryati Soedibyo dengan berpegang pada pusaka Keraton Surakarta Hadiningrat, yang diwariskan turun-menurun ini diterima oleh pasar secara luas. Sebagai pemain yang sudah berpengalaman di industri

Ratu Putri Kuswisnuwardhani mengatakan, saat ini perusahaannya telah berhasil menembus tujuan ekspor, antara lain ke Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Vietnam, Kamboja, Hong Kong. Selain itu ke Jepang, Rusia, Taiwan, China, India, Nigeria, Uni Emirat Arab, Oman, Turki, Kanada, Jerman, Bulgaria, serta Republik Ceko. Selain itu, lima negara yang merupakan tujuan pengembangan pasar ekspor berikutnya adalah Qatar, Amerika Serikat, Mesir, Meksiko, dan Filipina. Dijelaskan pula pada 2011 dan era globalisasi akan membawa tantangan sekaligus peluang. Untuk itu PT Mustika Ratu terus memperkuat sektor produksi, produk, strategi pemasaran, promosi. “Perusahaan seperti PT Mustika Ratu yang sudah biasa bersaing di luar negeri tidak akan meng-

an energi yang belum stabil dan terjamin, serta harganya yang masih cukup tinggi. Juga infrastruktur yang belum memadai dan harga transportasi yang masih tinggi. Hal tersebut dapat mengurangi daya saing produk nasional. Tren dan strategi Untuk mengantisipasi serta menjawab tantangan tren kecantikan dan perawatan kesehatan dunia yang terus berkembang PT Mustika Ratu menganut dua pendekatan. “Kami akan terus menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman dan kebutuhan konsumen. Di sisi lain akan menggunakan kekayaan budaya dan kearifan lokal (local wisdom) menjadi dasar pegangan kami. Indonesia adalah negara kedua terbesar dalam hal kekayaan biodiversitas di dunia, setelah Brasil,” jelas Putri.

DOK PT MUSTIKA RATU, Tbk

ADIKARYA WISATA: PT.Mustika Ratu, Tbk menerima penghargaan ADIKARYA WISATA “ Jakarta Tourism Award 2010” kategori SPA untuk Taman Sari Royal Heritage Spa oleh Gubernur DKI Jakarta. kesehatan dan kecantikan, Mustika Ratu memahami betul peran mereka untuk tetap menjadi leader di industri ini. Inovasi dari pengembangan produk yang lebih komplit dan berkhasiat, ekspansi pasar, serta kesiapan menghadapi iklim persaingan kompetitif di pasar dunia yang terus berkembang sudah menjadi mindset dari perusahaan ini. Kini, setelah 40 tahun mengembangkan produk kesehatan (jamu) dan produk kecantikan bagi berbagai segmen dan memasarkannya di puluhan negara, Mustika Ratu terus bertumbuh sebagai perusahaan besar berbasis industri. Komitmen dan kerja keras dari perusahaan yang mempekerjakan puluhan ribu tenaga kerja ini tak terlepas dari wawasan visioner pihak manajemen. CEO Mustika

alami masalah,” ujar Putri optimistis. Namun, yang juga perlu dipikirkan pemerintah, lanjutnya, mayoritas pelaku industri di Tanah Air masih banyak yang belum sepenuhnya siap dengan kondisi tersebut. Karena itu, apabila harmonisasi ASEAN jadi diberlakukan, Putri menyarankan pemerintah bersama asosiasi dan pelaku industri bersinergi mengurangi ketertinggalannya. Pemerintah juga harus lebih fokus pada peningkatan kesiapan pelaku usaha. Unsur daya saing nasional yang ada pada pemerintah juga masih harus dibenahi. Beberapa persoalan yang masih menjadi kendala pengusaha agar lebih siap menghadapi pasar ASEAN disebutkan antara lain bunga bank yang masih tinggi, ketersedia-

Indonesia tercatat memiliki lebih dari 40.000 tanaman, 7.500 di antaranya merupakan tanaman berkhasiat. Sebanyak 1.845 tanaman sudah dikenal kegunaannya dan diinventarisasi serta baru 283 spesies yang sudah terdaftar di BPOM dan digunakan oleh para pengusaha sebagai bahan ramuan. “Jadi, potensi yang masih dapat dikembangkan tidak terbatas dan luar biasa besar.” Di bidang usaha, selain membina pasar dalam negeri, Mustika Ratu memperlakukan pasar ekspor sebagai potensi perluasan perdagangan dan penjualan. Meski pada kenyataannya, semakin dekat dengan finalisasi pasar global terasa bahwa setiap negara semakin mengetatkan diri dari produk-produk impor. Kondisi ini, diakui Putri, berbeda dengan tujuh atau de-

lapan tahun silam, yakni ekspor lebih mudah dilakukan. “Saya pikir ini wajar saja, semua ingin melindungi wilayahnya, pasarnya, industrinya. Seyogianya begitu juga Indonesia dengan pasarnya yang sangat besar ini.” Hal itu beralasan, sebab untuk berharap pasar dalam negeri bisa sepenuhnya steril dari serbuan produk-produk luar juga sangat naif dan mustahil. Karena itu, Mustika Ratu terus berusaha keras mengembangkan pasarnya ke luar negeri. Tuntutan itu harus terjawab guna merespons masyarakat (dunia) yang semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan penampilan dengan cara yang tidak merugikan badan dalam jangka panjang. Ini merupakan kesempatan yang luar biasa bagi Mustika Ratu. Saat ini perseroan sedang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dalam rangka saintifikasi jamu. Tujuannya adalah agar ke depannya ada bagian dari kosmetika dan jamu tradisional yang juga mampu masuk ke pengobatan medis yang didukung oleh referensi uji klinis serta diterima oleh dunia kedokteran. Putri menambahkan Mustika Ratu akan terus melakukan promosi untuk lebih memperkenalkan produk barunya dengan mengikuti selera pasar. Selain itu membangun brand image di kalangan masyarakat luas dalam rangka meningkatkan penjualan seperti mengadakan beauty class, seminar kecantikan dan kesehatan bersama pakar, in-store branding, dan lain-lain. Rejuvenasi baik dari sisi materi iklan, packaging, dan peningkatan formulasi produk juga berperan penting di sini. Yang juga terus dikembangkan ialah perluasan distribusi dan pemasaran produk ke pasar negara-negara tujuan ekspor potensial. Semua itu memerlukan dukungan sumber daya manusia yang andal. Sumber daya manusia (human capital) akan menjadi penggerak utama dalam mengupayakan pertumbuhan. “Ini memang tantangan terberat yang dihadapi oleh perseroan, yakni bagaimana membangun human capital secara produktif dan kreatif sehingga modal tersebut benar-benar dapat menjadi keunggulan kompetitif yang semakin besar dan kuat,” jelas Putri di Jakarta. Membangun human capital secara cakap dan produktif juga dilakukan dalam bentuk riset kecantikan. Perseroan juga berkesinambungan terus mengadakan pelatihan, baik

in house training maupun public training yang diselenggarakan oleh pihak luar untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM. Adapun training dan seminar yang pernah dilaksanakan antara lain; Training Competency Strength Based Performance Appraisal, seminar Nanotechnologi bagi Industri Pangan, Minuman, Farmasi dan Kosmetik. Pada 2010, Mustika Ratu sudah melakukan terobosan baru dalam dunia kecantikan dengan teknologi nano (Nano Tech) dengan meluncurkan produk BIOLIFT Nano Tech Advance Lifting Serum. Dengan partikelnya yang seperseribu lebih kecil dari diameter rambut perempuan menyebabkan partikel ini bisa masuk ke lapisan kulit paling dalam. Kemudian diadakan Pelatihan Cara Pembuatan Kosmetika yang baik (CPKB), dan CPOTB (Cara Produksi Obat Tradisional yang Baik) agar hasil produksinya bisa diterima pasar lokal maupun mancanegara. Pelatihan Supply Chain & Exim Management, Up Grading Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 versi 2008, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Training V Spa, dan lainnya jadi perhatian manajemen Mustika Ratu. Nama Indonesia Sebagai perusahaan nasional yang memproduksi produkproduk jamu dan kecantikan yang berasal dari warisan budaya Indonesia (royal heritage) Mustika Ratu tentu membawa nama Indonesia dalam kancah internasional. Selain meningkatkan profit, PT Mustika Ratu juga membantu pemerintah dalam memberikan devisa kepada negara, membuka lapangan kerja dan menambah penghasilan ribuan petani yang menggantungkan hidupnya dengan membudidayakan bahan baku jamu. Melalui Yayasan Puteri Indonesia (YPI), kecintaan dan kepedulian terhadap negara diwujudkan melalui kegiatan ajang tahunan Pemilihan Puteri Indonesia (PPI). “Kami berharap turut berkontribusi menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap karya anak bangsa, melalui peran positif remaja putri yang dapat dijadikan panutan bagi generasi muda,” jelas Putri. Yang terpilih pada Puteri Indonesia berkesempatan membawa nama harum bangsa Indonesia ke ajang Miss Universe, Miss International Pageant setiap tahunnya, sebuah ajang kecantikan berskala in-

Penghargan ASEAN BUSINESS AWARD (ABA) dalam rangka 2010 Asean Business and Investment Summit untuk kategori Innovation di Vietnam.

Beberapa Penghargaan yang Diraih PT Mustika Ratu 1. ADIKARYA WISATA “Jakarta Tourism Award 2010” kategori SPA untuk Taman Sari Royal Heritage Spa oleh Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. 2. ASEAN BUSINESS AWARD (ABA) dalam rangka 2010 Asean Business and Investment Summit untuk kategori Innovation di Vietnam. 3. Health & Beauty dari Watsons Malaysia untuk produk Slimming Tea category best slimming produk. 4. Indonesia Best Brand Award (ABBA) category “Best Brand Platinum 2010” untuk produk Slimming Tea Mustika Ratu, yang telah menjadi Indonesia Best Brand berturut-turut selama 5 tahun sejak 2006. 5. Indonesia Best Brand Award (ABBA) kategori “Best Brand Golden 2010” untuk produk Masker Bangkoang Mustika Ratu, yang telah menjadi Indonesia Best Brand berturut-turut selama 3 tahun sejak 2008. 6. Superbrand Award 2010, berturut-turut sejak tahun 2004 sebagai produk favorit dan diterima oleh masyarakat luas karena kualitas dan pelayanan yang baik. 7. Putri Kuswisnuwardhani terpilih sebagai CEO Idaman 2009 versi majalah warta ekonomi. 8. Mustika ratu memperoleh Indonesian Best Herbal Medicine Awards 2008 utk produk Slimming tea. 9. Mustika Puteri memperoleh indonesia best packaging award 2008 untuk kategory Body Splash. 10. Mooryati Soedibyo memperoleh penghargaan sebagai Empu Jamu dari Muri 2008. 11. Mustika ratu memperoleh APEA Award 2008. 12. Mustika ratu memperoleh penghargaan sebagai Indonesia’s Most Admires Companies (IMAC) 2007 13. Mustika ratu memperoleh Penghargaan Upakarti dalam usaha pelestarian obat tradisional -oleh Presiden RI. 14. Mooryati Soedibyo memperoleh Indonesian Entrepreneur of the year award. 15. Mooryati Soedibyo memperoleh Best of the best entrepreneur of the year - dari Ernst Young.

ternasional di urutan pertama terbaik dalam event sejenis. Dan pada 2010 Puteri Indonesia Lingkungan (Runner Up 1 PI) ke ajang pemilihan Miss International Pageant berhasil memperoleh atribut sebagai Miss Friendship International 2010 di China. Pada ajang Miss Universe, Puteri Indonesia selalu berkesempatan untuk memperkenalkan budaya Indonesia seperti kecantikan Puteri Kera-

ton dengan mengonsumsi jamu dan menggunakan kosmetika produksi Mustika Ratu. Yayasan Puteri Indonesia juga bekerja sama dengan ASITA (Association of The Indonesia Tour and Travel Agencies) untuk meningkatkan peran Puteri Indonesia Pariwisata 2010 sebagai duta yang akan secara terus-menerus melakukan promosi pariwisata di lingkungan nasional maupun internasional. (M-25)


IND

NESIA

T: (021) 5821303 SMS: 08121128899 No Bebas Pulsa: 08001990990

di Pentas Dunia

HALAMAN 40

RABU,15 DESEMBER 2010 MEDIA INDONESIA

Perjalanan Nyata Industri Kecantikan Perawatan tubuh yang paripurna sepertinya sudah menjadi kewajiban untuk sebagian kalangan agar cantik. Adinda Asa

D

I INDONESIA, sejak berabad-abad lalu, misalnya, di balik tembok keraton para penghuninya sudah menerapkan ramuan-ramuan tradisional kaya rempah lokal untuk menjaga agar paras putrinya tetap cantik. Sekarang, perkembangan industri kecantikan sangat terasa perubahannya dari tahun ke tahun. Seiring perkembangan zaman, industri kecantikan masih menjadi sektor yang menjanji-

kan untuk digeluti. Bisa dipastikan nilai bisnisnya mencapai triliunan rupiah, mengingat ada ribuan pemain yang berkecimpung di bidang ini. Membaiknya kondisi ekonomi seseorang menjadi alasan lain yang cukup kuat akan peningkatan industri ini. Kebutuhan terhadap penampilan mutlak, apalagi dunia kerja sering membuka peluang lebih lebar bagi mereka yang punya tampilan fisik lebih. Industri kecantikan bisa meluas yang meliputi bisnis kosmetik, obat-obatan, sarana kebugaran, salon kecantikan, perawatan tubuh, konsultasi

kesehatan, industri fesyen, sampai bisnis gaya hidup. Tentu ada sejarah dan proses perkembangan yang panjang, sebagaimana dengan konsep ‘kecantikan’ yang juga turut berubah sesuai dinamika perkembangan masyarakat. Pada akhirnya, tren kecantikan sekarang memberikan manfaat mengoreksi kekurangan tubuh wanita mu lai dari ujung kaki hingga rambut. Dengan berbagai pilihan pelayanan yang bisa disesuaikan dengan kantong bulanan. Yang lebih menggembirakan saat dunia bisnis mengalami krisis pada 2009 ternyata sek-

ANTARA/ ROSA PANGGABEAN

WARISAN BUDAYA: Miss Universe Ximena Navarrete (kanan) diharapkan dapat memperkenalkan produk kosmetik sebagai warisan budaya Indonesia ke mancanegara.

AP/ IRWIN FEDRIANSYAH

PERAWATAN TUBUH: Industri kecantikan kini secara menyeluruh memperhatikan kebutuhan konsumennya dari kepala hingga ujung kaki. tor industri kecantikan tidak terguncang, bahkan mam pu menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan kesimpulan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) beberapa waktu lalu, didapati bahwa sektor industri kecantikan dapat digolongkan dalam industri evergreen. Artinya tidak lekang dimakan waktu dan tidak akan secara signifikan terkena dampak krisis ekonomi. Hal itu juga dibuktikan dengan meningkatnya omzet penjualan dan laba bersih perusahaan kosmetik dan kecantikan. Karenanya, tren industri kecantikan selalu berkembang pesat di berbagai belahan dunia, sampai di penghujung tahun ini. Ketahanan Peralatan kecantikan kosmetik lokal, termasuk yang banyak melakukan pengembangan dan

inovasi dari tahun ke tahun. Karena produk yang satu ini mempunyai lahan yang besar. Semua kegiatan tata rias diisi produk kecantikan, kosmetik. Tata rias bertujuan untuk meng ubah penampilan fisik yang dinilai kurang sempurna. Untuk mendukung proses kecantikan tersebut diperlukan produk berkualitas agar mendapatkan hasil yang sempurna. “Kosmetik dalam negeri sekarang sudah lebih modern dan tekno, soal pilihan warna, jenis produk, packaging, sekarang sudah semakin oke,” ujar pakar kecantikan QQ Frakiy ketika ditanya tentang kabar kosmetik lokal zaman sekarang. Kehadiran kosmetik produk lokal memang sudah ada sejak lama. Kali ini, perubahan-perubahan yang semakin menyesuaikan diri dengan kebutuhan tata rias, membuat udara segar

tersendiri bagi para profesional make up. Produk dalam negeri tidak kalah saing dengan kosmetik luar yang beredar di mal-mal Jakarta. Meskipun tak bisa dipungkiri produk kosmetik masih didominasi dari luar. Pengalaman itu juga dirasakan QQ ketika melakukan proses make up. Ia mencoba menggabungkan kekuatan kosmetika luar dan lokal. Karena masing-masing punya kelemahan dan kelebihan. Kini semakin terbukti kerja keras para pelaku bisnis kecantikan menuai peningkatan, kekurangan yang masih dikeluhkan diharapkan menjadi tantangan untuk diselesaikan di tahun depan dan menjadikan produk lokal sebagai kebutuhan. (M-1) miweekend@ mediaindonesia.com

Kosmetik dalam negeri sekarang sudah lebih modern dan tekno, soal pilihan warna, jenis produk, packaging, sekarang sudah semakin oke.” QQ Frakiy Pakar Kecantikan

Dikenal dan Maju lewat Ajang Fesyen INI sebuah kabar gembira. Masih ingat ajang Jakarta Fashion Week (JFW) yang digelar 12 November lalu? Ternyata ajang tersebut mulai dilirik komunitas fesyen dunia. Perhelatan fasyen yang menampilkan 7.000 potong busana indah karya 150 desainer itu berhasil menyedot 25 ribu pengunjung dan membukukan transaksi dari 43 buyer dalam dan luar negeri. Prestasi itu akhirnya menyejajarkan JFW dalam daftar event fesyen dunia. Angin segar bagi dunia fesyen nasional itu disampaikan Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Tinia Budiati di Jakarta. Dengan memasuki agenda fesyen dunia, itu berarti JFW berhasil menuju jajaran elite festival fesyen seperti Paris Fashion Week, New York Fashion Week, dan ajang lainnya seperti Milan dan Australia. “Ini suatu hal yang membanggakan.” Event yang dihelat sejak 2008 tersebut mampu berperan besar dalam mendorong perkembangan industri fesyen, utamanya kreativitas para desainer-desainer Indonesia. Dalam setiap event fesyen menunjukkan bahwa desainerdesainer nasional tidak kalah bersaing dengan desainer kelas dunia lainnya. Dari sisi orisinal desain dan bahan-bahan

yang digunakan, desainer Indonesia tidak selalu meniru. Justru mampu menciptakan berbagai kreasi-kreasi fesyen termutakhir. Kesuksesan JWF memang tidak terlepas dari peran pelaku mode dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang meski pada 2010 absen mendanai ajang tersebut. Dukungan nonfinansial itu ternyata bisa juga mendorong kesuksesan berbagai event atau expo lainnya yang bertaraf internasional. Dalam tiga kali pelaksanaan JFW, gaungnya sudah membahana ke berbagai pelosok dunia. Tak tanggung-tanggung berbagai media luar negeri berlomba-lomba memberitakannya. Selain itu, mode fesyen Indonesia mulai mencuri perhatian masyarakat dunia. Beberapa nama desainer yang menanjak berkat JFW, misalnya Oscar Lawalata yang berhasil mengolaborasikan desain tenun dengan desainer tenun asal Inggris Laura Miles. Sebelumnya pada bulan Februari 2010, Oscar menerima penghargaan dari British Council atas upayanya dalam melestarikan dan menghidupkan jiwa wiraswasta berbasis komunitas penenun di Nusa Tenggara Timur, Sumatra Selatan, serta Jawa. Selain itu ada Kleting Titis Wigati, desainer yang sekarang sudah mempunyai brand sendiri, Kie Divisione Donna. Rancangannya merambah ke berbagai negara termasuk Hong Kong. Memang kota-kota besar di dunia seperti Paris dan New York telah sukses menjadi kota mode. Jadi kenapa Jakarta tidak, lewat ajang-ajang festival kelas dunia.

Perlu fokus Peran pekan mode untuk industri fesyen Indonesia memang makin dianggap penting. Jika semula para penyelenggara pekan mode yang harus aktif mengundang desainer tampil, kini pekan mode seperti JFW mulai banyak menerima permohonan tampil dari desainer. Sekarang ini event sejenis pekan mode di Indonesia ada tiga, yakni JFW, Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF), dan Jogja Fashion Week. Beberapa tahun lalu kita juga punya Bali Fashion Week yang sayangnya sudah dua tahun ini vakum akibat masalah pendanaan.

Di luar ajang tersebut, banyak pula peragaan gabungan yang diselenggarakan asosiasi perancang maupun oleh swasta. Banyaknya event fesyen, khususnya yang berbentuk pekan mode, memang mestinya bisa menjadi jembatan pasar dan daya dorong untuk industri. Ini yang telah dibuktikan kota-kota mode dunia. Namun perlu juga diingatkan di sini, menjamurnya pekan mode selain akan mendorong potensi pasar dan industri, ternyata juga bisa kontraproduktif bagi desainer sendiri. Seperti dikemukakan Ketua

Ikatan Perancang, Pengusaha Mode Indonesia (IPPMI) Des Sjamsidar Isa bahwa para desainer bisa tidak fokus karena keterbatasan sumber daya. Hal ini tentunya bisa jadi bumerang bagi tekad untuk memajukan industri fesyen itu sendiri. Kualitas dan kreativitas yang tidak terjaga bisa malah membuat para pembeli lari. Memang meski pekan mode bisa membawa efek positif industri, masih banyak perbaikan yang harus dilakukan penyelenggara di Indonesia. Hanya dengan fokus dan kualitas yang terjaga, pekan mode yang semakin banyak ini bisa membawa efek yang diharapkan. (*/M-1)

FOTO-FOTO: MI/ PANCA SYURKANI

PERAGAAN BUSANA: Berbagai rancangan desainer dalam negeri ditampilkan dalam Jakarta Fashion Week di Pacific Place.


Media Indonesia - 15 Desember 2010