DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
KATA PENGANTAR Syukur alhamdulillah kami ucaokan kepada Allah AWT atas terselesaikannya tugas portofolio kami yang dilaksanakan di kelas XI Dsain komunikasi visual (DKV 2) SMKN 1 Boyolangu Tulungagung. Projek portofolio ini kami kerjakan sebagai tugas mata Pelajaran lanjutan dari mata Pelajaran kelas X dkv yang saat itu masih menggunakan cara manual, kemudian pada kelas XI DKV kami melanjutkan dengan merubah portofolio manual menjadi bentuk digital. Harapanya portofolio berbentuk digital ini akan lebih mudah di akses ketika kami membutuhkan nya lagi. Kami haturkan banyak terimakasih kepada para seluruh pengajar di program keahlian Desain Komunikasi Visual SMKN 1 Boyolangu yang telah memberikan bimbingan di dalam proses desain kami sehingga tugas kami dapat terselesaikan dengan baik hingga saat ini. Tentunya masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam project yang telah kami kerjakan karena kami masih dakam proses belajar. Kritik dan saran tentunya sangat kami harapkan kepada kami yang akan terus belajar hingga suatu saat nanti kami akan menghasilkan karya yang lebih baik lagi.
Kami senang dan bangga bisa belajar banyak hal melalui program keahlian desain komunikasi visual karna pada program ini kami dapat mempelajari banyak hal serta berbagai pengalaman yang menarik saat mengerjakan tugas atau project. melalui project ini juga kami bisa mempelajari berbagai aplikasi dalam bidang desain komunikasi visual dan bagaimana cara mengaplikasikan dan menggunakan aplikasi aplikasi yang diajarakan. saya sangat senang bisa mengerjakan project ini hingga saat in, dan saya harap saya akan bisa menjadi jauh lenih baik lagi untuk project project selanjutnya. Demikian kata pengantar yang dapat saya sampaikan dan saya susun. Semoga hasil karya saya berupa portofolio dapat menjadikan manfaat bagi kita semua, serta dapat menjadi pengalaman belajar bagi saya pribadi. Terimakasih kepada seluruh pengajar yang hingga saat ini membantu kami hingga project yang kami kerjakan ini selesai. Apabila terdapat kata kata yang kurang menyenangkan yang saya tulis dalam project ini, atas nama saya pribadi saya memohon maaf sebesar besar nya, Terimakasih.
DKV ( DESAIN KOMUNIKASI VISUAL ) Desain Komunikasi Visual (DKV) mempelajari ilmu tentang penyampaian pesan (komunikasi) dengan menggunakan elemen-elemen visual atau rupa. Disini akan belajar untuk mengolah pesan secara informatif, komunikatif, dan efektif, serta se-kreatif mungkin agar pesan dapat mencapai sasaran dengan memperhatikan Desain unsur bentuk, warna, tekstur, ruang, huruf, dan segala hal yang berkaitan dengan visual (pengelihatan). Di mata pelajaran ini akan banyak kegiatan praktek untuk menciptakan karya desain di berbagai media, seperti poster, logo, ilustrasi, desain web, foto, video, animasi, dan sebagainya Jurusan DKV adalah jurusan yang menawarkan peluang menarik bagi para calon desainer grafis, illustrator, fotografer, dan para kreator visual lainnya untuk menggali potensi kreativitas mereka. Selain itu DKV juga memiliki banyak manfaat DKV adalah jurusan yang tidak hanya mengajarkan teknik-teknik desain yang esensial, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang aspek strategis dalam komunikasi visual. DKV adalah tempat bagi jiwa kreatif untuk berkembang dan menyampaikan pesan melalui visual yang menarik dan berdampak.
ARTI DESAIN, KOMUNIKASI, DAN VISUAL Desain adalah membuat sketsa awal, untuk merencanakan dan melaksanakan percobaan, atau terbentuk dalam pikiran. “rencana atau gambar yang dibuat untuk memperlihatkan tampilan dan fungsi dari bangunan, pakaian, atau objek lainnya sebelum benar-benar dibuat”. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Dalam dkv komukasi adalah menyampaikan informasi melalui gambar atau sketsa kepada klien. Visual adalah apa yang dapat dilihat, sehingga semua hal yang dapat dilihat masuk kategori visual. Konsep visual ini dapat dijelaskan dengan rangsangan yang mengenai indera penglihatan
T
TIPOGRAFI
ipografi, seni cetak atau tata huruf adalah suatu kesenian dan teknik memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, guna kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Tipografi sering digunakan untuk menyusun atau menata huruf. Tujuannya supaya pembaca merasa nyaman ketika melihat atau membaca teks ataupun desain visual. Contoh tipografi yang mungkin sering ditemui adalah tipografi di desain poster dan kemasan. Ketika kalian menyaksikan tulisan di dalam suatu poster atau desain kemasan, maka itulah yang dinamakan dengan tipografi. ELEMEN TIPOGRAFI Tipografi memiliki dua elemen penting, yakni: 1.Huruf teks Pemilihan huruf teks menjadi elemen penting dalam tipografi yang harus diperhatikan. Usahakan untuk memilih huruf teks yang mudah dibaca dengan jenis font yang jelas. 2. Huruf judul Pemilihan huruf judul juga menjadi elemen penting dalam tipografi. Usahakan untuk memilih jenis font yang indah, tetapi tetap bisa dibaca dengan mudah. pada tipografi.
FUNGSI TIPOGRAFI: Ada beberapa fungsi yang dihasilkan dari pembuatan seni tipografi, fungsi-fungsi itu antara lain: 1. Mudah Dibaca Mudah dibaca adalah salah satu fungsi utama dari tipografi. Jadi, tipografi dibuat supaya pembaca dapat dengan mudah memahami teks yang dituliskan. Di sini, pemilihan font, ukuran, dan warna akan sangat menentukan. 2. Menarik Perhatian Selain untuk memberikan kemudahan, tipografi juga berfungsi untuk menarik perhatian para pembaca. Tipografi ini bahkan lebih penting ketimbang ilustrasi dari suatu desain publikasi. Pasalnya, tujuan dari desain publikasi itu tercantum 3. Memperkuat Tema Visual Tipografi juga menentukan kesan visual di dalam suatu desain grafis. Misalnya ketika ingin membuat poster yang bertemakan misteri. Pemilihan font dan warna pun juga harus menyesuaikan dengan desain yang ada, agar kesan horor semakin kuat.
PRINSIP TIPOGRAFI 1. Readability Readability maksudnya adalah tipografi harus dapat terbaca. Seperti diketahui, tujuan utama pembuatan tipografi adalah untuk memudahkan para calon pembacanya. 2. Legibility Legibility pada dasarnya nyaris sama dengan readability, yaitu kemudahan untuk dibaca. Prinsip ini juga harus diterapkan supaya para pembaca dapat dengan mudah memahami apa isi teks. 3. Visibility Visibility maksudnya adalah tipografi dapat terlihat dalam jarak tertentu. Artinya, tipografi disarankan untuk jangan terlalu kecil supaya dapat terlihat oleh para pembaca sejauh apapun jarak penglihatannya. 4. Estetika Tipografi juga harus memenuhi prinsip estetika. Meskipun mungkin selera dan karakter tiap desainer pasti berbeda, tetapi ada estetika-estetika tertentu yang menjadi pakem di dalam tipografi.