Brand & Sign System
Introduction Gunung Pancar adalah sebuah gunung yang terletak di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia.Gunung Pancar terletak pada ketinggian 300–800 m dpl dengan topografi landai sampai bergelombang terjal dengan kemiringan sekitar 15-40%. Bagian tertinggi yaitu pada puncak Gunung Pancar 800 m dpl dan Pasir Astana 700 m dpl. Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Pancar termasuk kedalam tipe iklim B dengan curah hujan rata-rata 3.000-4.500 mm/th. Jumlah hari hujan per tahun berkisar antara 150-250 hari. Suhu udara rata-rata 24 °C pada malam hari dan suhu tertinggi 33 °C pada siang hari dengan kelembaban udara rata-rata 58-82%. Jenis tanah di kawasan adalah podsolik merah kuning dengan tekstur tanah yang sebagian besar berlempung dengan bahan induk dari batuan endapan dan bekuan. Gunung Pancar menyuguhkan Anda sebuah destinasi berbagai macam program wisata alam seperti Camping Package, Camping Rombongan Non Aula, Camping Individu Non Tenda, Camping Individu Plus Tenda, Glampling Gunung Pancar, Pemandian Air Panas. Selain itu, masih terdapat aktivitas menarik lainnya yang dapat Anda lakukan di sana. Gunung Pancar memiliki keunikan dan ciri khas pada ekosistem hutannya dimana pepohonannya terdiri dari banyak pepohonan pinus dan juga terdapat pemandian air panas.
Contents Branding Logo Idea Primary Color Pallet Logo and Logotype Minimum Size Typography Secondary Color Identity on Color Identity on Photographs
1 2 3 4 5 6 7 8 11
Supergraphic The Idea Cutting Option Background Example
12 13 14 15
Logo Application
16
Icon Process Tracking Area Office Reservasi Piknik Area Playground Loket Security Parkir Camping Ground Resort Food Court Pemandian Air Panas Downhill Mushola Toilet Kesehatan Positif & Diapositif
20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37
Color and Shape Study Color Study Shape Study Color and Shape
38 39 40 41
Sign System Main Gate Map Area Way Finding Sign System Identity Material
42 43 44 45 47 49
Application Main Gate Map Area Way Finding
50 51 52 53
Attachment
56
Branding
1
branding
Logo Idea
+ Referensi buah pinus
Referensi pemandian air panas
+
GUNUNG PANCAR
Referensi Gunung Pancar
+ 2
branding
Primary Color Pallet
Proses color C : 86% M : 20% Y : 91% K : 6%
RGB value R :4 G : 140 B : 78
Proses color C : 75% M : 20% Y : 2% K : 0%
RGB value R : 17 G : 159 B : 213
Proses color C : 0% M : 0% Y : 0% K : 0%
RGB value R : 225 G : 225 B : 225
Pemilihan warna berdasarkan warna dari logo PT pengelola tempat Taman Wisata Alam Gunung Pancar yaitu PT. Wana Wisata Indah. Warna-warna tersebut dapat digunakan sebagai background untuk satu warna, warna penuh, hitam dan negatif.
Deep Sea Approx Color
Cerulean Approx Color
White Solid color
3
branding
Logo and Logotype Versi 1 logo berada pada diatas logotype
Versi 2 logo berukuran kecil di atas ukuran
standar logotype.
Versi 3 logo berada di samping logotype
dengan ukuran yang standar.
4
branding
Minimum Size
Ukuran terkecil untuk penggunaan identitas logo tidak kurang dari 15 mm. Dimohon untuk meminta ijin jika menggunakan logo. Berikut adalah tabel ukuran terkecil logo berdasarkan area gambar.
Ukuran terkecil untuk A4 adalah 15 mm
Ukuran terkecil untuk A3 adalah 22.5 mm
Ukuran terkecil untuk banner adalah 84 mm Ukuran terkecil untuk A2 adalah 30 mm Ukuran terkecil untuk A1 adalah 45 mm
5
branding Untuk logotype font ‘Bauhaus 93’ dan ‘Geometr706 BlkCn BT’ dipilih sebagai identitas baru dari logo Taman Wisata Alam Gunung Pancar. Kata ‘Gunung’ menggunakan font ‘Bauhaus 93’ sedangkan kata ‘Pancar’ menggunakan ‘Goemetr706 BlkCn BT’. Kedua font ini hanya digunakan untuk logotype saja.
Logotype
GUNUNG PANCAR ABCDEFGHIJKLMN OPQRSTUVWXYZ ABCDEFGHIJKLMN OPQRSTUVWXYZ
Typography Primary Typeface Bauhaus 93 ABCDEFGHIJKLMN OPQRSTUVWXYZ
Secondary Typeface Casa A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Text Typeface ColumbiaSerial Xlight ABCDEFGHIJKLMN OPQRSTUVWXYZ
Sign System Typeface
ColumbiaSerial Xlightitalic ABCDEFGHIJKLMN OPQRSTUVWXYZ
Bulletto Killa ABCDEFGHIJKLMN OPQRSTUVWXYZ
ColumbiaSerial Xbold ABCDEFGHIJKLMN OPQRSTUVWXYZ
6
branding
Secondary Color
Shusi
Apple
Cerulean
C : 58% M : 9% Y : 100% K : 0%
C : 71% M : 2% Y : 100% K : 7%
C : 75% M : 20% Y : 2% K : 0%
R : 121 G : 178 B : 66
R :3 G : 140 B : 78
R : 17 G : 159 B : 213
#79b242
#569040
#119fd5
Spring Rain
Santa Fe
Whiskey
C : 38% M : 6% Y : 37% K : 0%
C : 29% M : 55% Y : 76% K : 11%
C : 15% M : 35% Y : 66% K : 0%
R : 162 G : 201 B : 173
R : 168 G : 116 B : 75
R : 217 G : 167 B : 106
#a2c9ad
#a8744b
#d9a76a
Approx Color
Approx Color
Approx Color
Approx Color
Approx Color
Terdapat 6 palet warna sebagai pilihan warna kedua. Logo dapat di produksi ulang menggunakan warna-warna tersebut. Logotype dan logo harus menggunakan warna yang sama.
Approx Color
7
branding
Full Color
Identity on Color
Background Color Deep Sea
Cerulian
Jika tagline muncul bersama dengan logo harus tetap menggunakan warna yang sama.
Cerulian
Ketika menggunakan warna background baru, warna yang dipilih untuk logo menjadi putih agar kontras maksimal.
Deep Sea
8
branding
Identity on Color Ketika menggunakan warna background baru, warna yang dipilih untuk logo menjadi putih agar kontras maksimal.
9
branding
Identity on Color Ketika menggunakan warna secondary color pada logo dengan full color, maka warna background harus putih. Pemilihan warna tersebut agar kontras maksimal.
10
branding
Identity on Photographs
Ketika menggunakan foto yang digunakan untuk majalah, logo harus ditaruh di sisi dimana mudah terbaca. Posisi logo berdasarkan gambar.
Jika foto memiliki background yang sangat cerah, logo harus di buat sedikit gelap agar sinkron dengan background foto.
11
Supergraphic
12
Supergraphic
The Idea Bentuk lingkaran pada supergraphic, kami dapat dari potongan pohon secara horizontal. Lingkaran ini kemudian dikombinasikan mengikuti alur dalam logo.
13
Supergraphic
Cutting Option Ada beberapa pilihan dalam pemotongan supergraphic untuk pengaplikasiannya dalam sebuah media.
B A
A
B
14
Supergraphic
Background Example
15
Logo Application
16
Logo Application
17
Logo Application
18
Logo Application
19
Icon Process
20
Icon Process Tracking Area
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Kompas dalam pembuatan icon tracking area memiliki arti sebagai penunjuk arah. Dalam menelusuri jalan, kompas menjadi alat utama yang digunakan untuk menunjukkan arah mata angin.
21
Icon Process Office
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Karyawan merupakan orang yang berperan dalam berjalannya sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan tidak akan berjalan tanpa ada yang menjalankannya. Karyawan lah yang menjalankannya. Kantor merupakan tempat menyelanggarakan kegiatan-kegiatan administrasi atau tata usaha.
22
Icon Process Reservasi
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Orang yang akan melakukan reservasi akan mencari tanggal atau hari yang tepat untuk menentukannya sebagai hari untuk melakukan kegiatan tertentu.
23
Icon Process Piknik Area
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Dikarenakan banyak wisatawan disana yang bersantai menikmati pemandangan menggunakan hammock, maka hammock dipilih sebagai gambaran dari piknik area. Pohon pinus dipilih karena pohon pinus merupakan key visual dari Taman Wisata Alam Gunung Pancar itu sendiri.
24
Icon Process Playground
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Taman bermain yang berada di Gunung Pancar bukanlah taman bermain yang besar, namun terdiri dari sekitar 5 wahana permainan anak. Karna taman bermain yang ada di sana merupakan taman bermain yang tidak besar, ayunan menjadi key visual yang merupakan wahana bermain anak yang paling sering digunakan.
25
Icon Process Loket
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Loket tempat pembelian tiket yang ada di Taman Wisata Alam Gunung Pancar.
Karyawan sebagai pekerja yang melayani proses ticketing.
26
Icon Process Security
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Lencana merupakan simbol atau lambang yang menjadi ciri khas aparat keamanan, seperti polisi atau security.
Pohon pinus dipilih karena pohon pinus merupakan key visual dari Taman Wisata Alam Gunung Pancar itu sendiri.
27
Icon Process Parkir
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Lambang ‘ P ’ merupakan parking signage yang disepakati dan digunakan secara internasional.
Pohon pinus dipilih karena pohon pinus merupakan key visual dari Taman Wisata Alam Gunung Pancar itu sendiri.
28
Icon Process Camping Ground
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Tenda yang digunakan di Gunung Pancar adalah tenda yang dapat menampung banyak orang sekaligus, dan bukanlah tenda biasa yang berbentuk segitiga yang biasa digunakan satu keluarga. Pohon pinus dipilih karena pohon pinus merupakan key visual dari Taman Wisata Alam Gunung Pancar itu sendiri.
29
Icon Process Resort
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Tersembunyi dalam belantara pinus, resort ini seperti perawan cantik yang belum ditemukan. Ibarat di penjara alam, dia dibekap oleh perbukitan disekelilingnya. Pohon pinus dipilih karena pohon pinus merupakan key visual dari Taman Wisata Alam Gunung Pancar itu sendiri.
30
Icon Process Food Court
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Minuman kelapa muda banyak kita jumpai di food court yang terdapat di Gunung Pancar.
Sendok dan garpu adalah key visual dari food court yang merupakan alat bantu untuk makan. Saat kita disuguhkan kelapa muda pun, alat yang digunakan adalah sendok dan garpu.
31
Icon Process Pemandian Air Panas
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Kita dapat merendamkan tubuh di pemandian air panas Gunung Pancar. Selain untuk bersantai, berendam juga dapat memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan kita. Selain merendamkan tubuh, terdapat juga pemandian air panas yang disediakan hanya untuk merendamkan kaki.
32
Icon Process Downhill
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Downhill merupakan salah satu olahraga ekstrim yang terkenal di Taman Wisata Alam Gunung Pancar.
Downhill identik dengan lintasan atau trek lerengnya yang landai.
33
Icon Process Mushola
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Tempat ibadah yang terdapat di Taman Wisata Alam Gunung Pancar adalah mushola.
Ikon atap mushola menjadi key visual tempat ibadah shalat.
34
Icon Process Toilet
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Signage toilet adalah pelambangan laki-laki dan wanita. Laki-laki digambarkan dengan anatomi bahu yang lebar. Sementara wanita digambarkan dengan menggunakan rok. Pohon pinus dipilih karena pohon pinus merupakan key visual dari Taman Wisata Alam Gunung Pancar itu sendiri.
35
Icon Process Kesehatan
Proses Sketsa
Proses Digitalisasi
Referensi Bentuk plus atau tambah dengan warna merah menjadi tanda utama yang melambangkan kesehatan.
Pohon pinus dipilih karena pohon pinus merupakan key visual dari Taman Wisata Alam Gunung Pancar itu sendiri.
36
Icon Process Positif
Diapositif
37
Color and Shape
38
Color and Shape Alternatif Color
Study Color
Salem
Approx Color C : 86% R : 3 M : 21% G : 140 Y : 91% B : 78 K : 6%
Warna dark green memiliki kesan kesegaran, kesuburan dan alami.
Highland
Warna hijau ini memiliki makna yang sama dengan dark green yaitu kesegaran, kesuburan dan alami namun lebih terkesan melambangkan damai.
Approx Color C : 62% R : 103 M : 32% G : 131 Y : 78% B : 85 K : 13%
Final Color
Santa Fe
Warna dark orange memiliki C : 29% R : 168 efek kuat dan hangat. Selain M : 55% G : 116 itu juga memberikan simbol petualangan. Y : 76% B : 75 Approx Color
Warna dark orange lebih kontras dengan lingkungan alam hutan gunung pancar yang seolah-olah menggambarkan kayu pepohonan. Sehingga warna ini memberikan kesan alami dan enak dipandang mata Warna soft orange memiliki kesan lembut dan santai sehingga tidak terlalu menyakitkan mata saat dipandang.
K : 11%
Whiskey
Approx Color C : 15% R : 217 M : 35% G : 167 Y : 66% B : 0 K : 0%
Cerulean
Approx Color C : 75% R : 17 M : 20% G : 159 Y : 2% B : 213 K : 0%
Warna soft orange memiliki makna yang sama dengan dark orange namun lebih memiliki kesan lembut dan
Warna strong blue dapat memberikan efek menenangkan dan dapat merangsang pemikiran jernih.
39
Color and Shape
Study Shape
Main Gate
+ Map Area
+
+
Way Finding
+ 40
Color and Shape
Study Shape & Color
41
Sign System
42
Sign System
Main Gate Final Main Gate
Alternatif Main Gate
225 cm
70 cm 200 cm
60 cm
245 cm
43
Sign System
Map Area Final Map Area
Alternatif Map Area
160 cm
178 cm
160 cm
30 cm
165 cm
12 44
Sign System
Way Finding
Alternatif Way Finding
45
Sign System
Way Finding
Final Way Finding
13.5 cm
15 cm
19 cm
200 cm 19 cm
35 cm
46
Sign System
Sign System Identity
47
Sign System
Sign System Identity
48
Sign System
Material Main Gate dan Map Area
Way Finding
Material yang digunakan untuk wayfinding yaitu balok kayu biasa dan kayu berbentuk lingkaran yang berasal dari potongan horizontal dari pohon pinus. Kulit pohon pinus dibiarkan dan tidak dipotong. Sehingga bentuk shape wayfinding benar-benar alami. Untuk tiang penopang menggunakan bahan stainless steel. Sedangkan untuk ikon dan tulisannya menggunakan bahan besi yang ditempel.
Material yang digunakan untuk main gate dan map area adalah kayu dan bebatuan sebagai fondasi. Untuk fondasi batunya dicampur dengan semen sehingga tekstur batu nampak sebagian saja. Untuk kayu dilapisi dengan cat atau pelapis khusus sehingga kayu tahan lama dan terlindungi dari cuaca panas, hujan, maupun dari serangga. Untuk kalimat pada kayu digunakan bahan besi yang ditempel. Pemilihan kayu dan bebatuan menampilkan kesan alam dan sederhana.
49
Application
50
Application
Main Gate Application
12 51
Application
Map Area Application
52
Application
Way Finding Application
53
Application
Way Finding Application
54
Application
Way Finding Application
55
Attachment
56
Attachment
Brainstorming
57
Attachment
Logo Sketch
58
Attachment
Sign system Sketch
59
Attachment
60
Attachment
61
Penyusun : Chandra Arifia Widyalarasati 42315210002 Frainsiska Manalu 42315210005 Nadya Hollivia Christy 42315210010 Rama Hendrianto 42315210013 Yoga Irfian 42315210017 Supriyadi Gunawan 42315210018