Skip to main content

Warta PTM Maret-April 2022

Page 1

TOPIK UTAMA

Polemik Pajak Pendidikan, Apa Respons PTMA?

DOSEN BERPRESTASI

Dr Hamdani MM, MPd, MAk Mengembangkan Koperasi Syariah Saat Pandemi

BEBAN PAJAK SEKTOR PENDIDIKAN Pengenaan pajak apa pun pada dunia pendidikan, akan menambah beban penyelenggara PTS. Karena PTS sangat tergantung pada mahasiswanya, mau tidak mau beban pajak akan digeser ke mahasiswa atau masyarakat. Ini akan kontradiktif dalam mewujudkan berbagai tujuan pendidikan nasional.

#36

MAR-APR 2022 www. diktilitbangmuhammadiyah.org


Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Segenap Pimpinan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1443 H.

Semoga ibadah puasa memperkuat semangat memajukan PTMA kita

@diktilitbang

diktilitbangmuhammadiyah.org


Asa

WARTA PTM

Pajak Pendidikan untuk Siapa?

D

alam Pasal 63 ayat C Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dikemukakan antara lain bahwa “Otonomi pengelolaan Perguruan Tinggi dilaksanakan berdasarkan prinsip nirlaba. Selanjutnya, secara tersurat pada Pasal 60 (2) ditegaskan juga “PTS didirikan oleh Masyarakat dengan membentuk badan penyelenggara berbadan hukum yang berprinsip nirlaba”. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dikemukakan arti kata nirlaba adalah “bersifat tidak mengutamakan pemerolehan keuntungan”. Jika dilihat pasal per pasal pada UU No 12/2012 diatas, Lembaga Pendidikan Tinggi memiliki tugas berat dan mulia. Pada Pasal 8, dikemukakan antara lain Perguruan Tinggi melaksanakan fungsi dan peran bukan saja sebagai wadah pembelajaran mahasiswa dan masyarakat, namun juga sebagai wadah pendidikan calon pemimpin bangsa, pusat pengembangan Iptek, pusat kajian kebajikan dan kekuatan moral untuk mencari dan menemukan kebenaran; serta pusat pengembangan peradaban bangsa. Kita mengetahui, Pemerintah mempunyai keterbatasan untuk menyelenggarakan Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. pendidikan. Ini utamanya pada beban anggaran atau fiskal yang sangat terbatas. Oleh Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat karena itu, masyarakat juga diberi kesempatan menyelenggarakan pendidikan, terMuhammadiyah masuk Pendidikan Tinggi. Jika dilihat secara kuantitas kelembagaan, dari lebih 4600 perguruan tinggi yang ada, sekitar 4.300 di antaranya adalah perguruan tinggi swasta. Demikian juga dilihat jumlah mahasiswanya, sebagian besar kuliah di PTS. PTS sudah meningkatkan secara signifikan akses masyarakat untuk kuliah dan meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional. PTS juga masuk ke daerah-daerah sehingga memudahkan orang untuk kuliah. Dengan data itu, maka seharusnya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ini dan lembaga pendidikan umum seharusnya mendapat dukungan dari pemerintah, seperti yang dilakukan oleh banyak negara maju dan negara tetangga. Nyatanya, lembaga lendidikan kita malah dibebani pajak yang dirasakan sangat memberatkan. Pengenaan pajak apapun pada dunia pendidikan, akan menambah beban penyelenggara PTS. Karena PTS sangat tergantung pada mahasiswanya, mau tidak mau beban pajak akan digeser ke mahasiswa atau masyarakat. Ini akan kontradiktif dalam mewujudkan berbagai tujuan Pendidikan nasional. Oleh karena itu, seyogyanya pemerintah perlu meninjau ulang praktik dan rencana untuk lebih membebani lembaga pendidikan dengan pajak-pajaknya. Terasa aneh suatu Lembaga yang bersifat nirlaba dan melaksanakan upaya membantu pemerintah dan masyarakat harus menanggung beban pajak, hanya karena pemerintah yang sedang mengalami kesulitan fiskalnya. Pemerintah kini berencana untuk mengenakan juga PPN atau Pajak Pertambahan Nilai pada Lembaga Pendidikan. PPN memang umum dikenakan pada barang dan jasa di mana pun. Namun di Malaysia PPN nya yang 6% dikenakan untuk barang dan jasa. Hanya saja sektor Pendidikan dikecualikan. Melansir berbagai sumber, dalam sistem perpajakan Malaysia, dikenal PPN atau goods and services tax (GST) sebesar 6 persen. Namun pajak dikecualikan untuk beberapa sektor, salah satunya pendidikan. Hal yang sama juga dilakukan oleh Thailand. Dengan melihat kondisi masyarakat kita yang dari sisi pendapatan dan juga pendidikan masih rendah, maka pola yang diterapkan di negara tetangga ini bisa juga menjadi acuan untuk ditiru. Konstitusi kita memberikan tanggung jawab pada pemerintah untuk mencerdaskan rakyat Indonesia. Kesempatan untuk mengenyam pendidikan harus dibuka seluas-luasnya. Sebagai upaya untuk memberi kesempatan bersekolah, termasuk kuliah, harus didorong dan dilakukan. Oleh karena itu, berbagai bentuk pajak yang dikenakan dan akan dikenakan pada lembaga pendidikan perlu dikaji secara mendalam, dan dipertimbangkan untuk mendapat pengecualian.

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM

1


WARTA PTM

Susunan Redaksi Rapat Redaksi

Rapat Redaksi Warta PTM bersama Prof Edy Suandi Hamid, Yordan Gunawan, Arif Wibowo, Evie Dwi Oktaviani, Rasya Swarnasta, Aprilia Sazila Sari, dan Velandani Prakoso

WARTA PTM

Warta PTM diterbitkan oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah

SUSUNAN REDAKSI PENANGGUNG JAWAB: Lincolin Arsyad PEMIMPIN UMUM/REDAKSI: Edy Suandi Hamid DEWAN REDAKSI: Muhammad Sayuti I Muhammad Samsudin I Ahmad Muttaqin | Yordan Gunawan REDAKTUR PELAKSANA: Edy Suandi Hamid ASISTEN REDAKSI/REPORTER: Aprilia Sazila Sari I Rasya Swarnasta KEUANGAN: Evie Dwi Oktaviani ALAMAT REDAKSI: Jln. KHA Dahlan 103 Yogyakarta 55262 Telp. +62-274-389485 Faks. +62-274-376336 Email: redaksiwartaptm@gmail.com Website: www.diktilitbangmuhammadiyah.org Rekening Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah: Nomor 09-0008-7003 BNI Cabang Yogyakarta a/n Lincolin Arsyad, Prof. Dr. M.Sc.

Warta PTM menerima tulisan yang berupa opini, berita panjang, berita singkat, glosarium dan foto seputar perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Redaksi berhak menyunting tulisan. Silakan kirim tulisan dan/atau foto ke email redaksi.

2

Warta PTM

Edisi Maret-April 2022


WARTA PTM

Daftar Isi ASA

TOPIK UTAMA

TOPIK UTAMA

Polemik Pajak Pendidikan, Apa Respons PTMA?

• Pajak Pendidikan untuk Siapa?__1 • Polemik Pajak Pendidikan, Apa Respons PTMA?__4 • Mitigasi PTMA Jawab Isu Pajak Jasa Pendidikan__6 • Hadapi Pajak dengan Kuatkan SDM Keuangan__8

KINERJA

• Tiga PTMA Masuk Daftar Kampus Swasta Terbaik se-Asia Tenggara__10 • Fosma PTMA Tunjuk UMMAT Jadi Tuan Rumah Rakornas 2022__10 • ASLAMA PTMA Periode 2022-2023 Resmi Dilantik__11 • PTMA Tidak Sekadar Lahirkan Sarjana__12 • ASKUI Siap Wujudkan Internasionalisasi PTMA__13 • BKKBN Gandeng Muhammadiyah Tekan Angka Stunting di Indonesia__13 • Beasiswa Palestina Terima Mahasiswa Angkatan Pertama__14 • Prof Edy S Hamid di UM Metro: Pimpinan PT Harus Bangun Jejaring__15 • Sekolah KUI-2 Dibuka di Rumah Dinas Walikota Metro__16 • Prof Lincolin Beri Sambutan pada Pembukaan Leadership Training ke-VII__16 • Amanat Prof Haedar Nashir Siap Lawan Ekstremitas__17

INAUGURASI

• SDM Berkualitas Solusi Hadapi Bonus Demografi__18 • Pemimpin Harus Siap Terima Kritik__18 • Wisuda Unismuh Makassar Luluskan 1.916 Mahasiswa__19 • UMMAD Gelar Wisuda Angkatan Kedua__20 • Wisuda Uhamka, Lulusan Harus Kreatif dan Inovatif__20

INOVASI

• Olahan Kedelai Tim UMM Berhasil Raih Medali Emas di AISEEF__21 • Atasi Pencemaran Lingkungan dengan ALBAPALAENSI__21 • Olahan Daun Nangka Jadi Masker Wajah__22 • UM Surabaya Ciptakan Alternatif Pembelajaran untuk Siswa Tunagrahita__23 • Festival Literasi Semeru UM Surabaya Kenalkan Ratusan Jenis Anggrek__23

KRONIK

• UMT Berikan Diskon Kuliah Meriahkan HUT Kota Tangerang__24 • Insentif Dosen untuk Karya Ilmiah Terpublikasi Scopus__24 • FISIP UMSU Gelar Konferensi Internasional INCCLUSI__25 • ITB Ahmad Dahlan Jakarta Dorong Kur Syariah__26 • Sudah Launching, ITSBM Selayar Siapkan Penerimaan Mahasiswa Baru__26 • Konsorsium Bidang Ekonomi Berbasis Teknologi__27 • UMM Sengkaling Park Suguhi Paket Lengkap Wisata__28 • NGOBI Gagasan IMM STKIP Muh Oku Timur Lahirkan Kader Militan__28

Visi Indonesia untuk menjadi negara maju Indonesia 2045 digambarkan sebagai sebuah negara di mana jumlah penduduknya sudah mencapai di 309 dengan 52 persen usia penduduk produktif hidupnya di perkotaan 75 persen dan 80 persen berpenghasilan menengah. Untuk mencapai visi tersebut, maka sumber daya manusia perlu dibangun melalui pendidikan dan kesehatan, infrastruktur, teknologi perlu dikuasai, dan pembangunan di daerah perlu dilakukan. “Kendati demikian, semua ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk itulah, tidak ada negara di dunia yang bisa membangun dan menjadi makmur tanpa perpajakan,” papar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ia menambahkan, kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11 persen bisa saja diberlakukan pada sektor vital seperti kesehatan dan pendidikan. Membaca fenomena tersebut, Warta PTM edisi ini akan membahas terkait “Pajak pada Sektor Pendidikan” dengan menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Drs Jazim Ahmad MPd selaku Rektor UM Metro, Drs H M Nasir S M selaku Rektor UM Parepare, Dr Hj Fatimah SE MSi selaku Wakil Rektor II UM Palembang, Dr Suryo Pratolo MSi Ak CA AAPA selaku Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Aset UM Yogyakarta dan Ari Sasmoko selaku Anggota LPPK PP Muhammadiyah.

• Peranan Penting HAKI bagi Dosen__29 • Kepemimpinan UNISA Transformatif Profetik Berkemajuan__30 • STKIP Muh Kuningan Launching Aplikasi Sistem Informasi Manajemen__31 • STIE Muh Cilacap Terjunkan Mahasiswa ke Lokasi KKN__31 • Workshop IAIM Sinjai Dorong Potensi Technopreneur__32 • UM Palopo Gelar Dialog Masalah Pendidikan__32 • Penyaluran Beasiswa UHAMKA pada 100 Mahasiswa__33 • Aksi Donor Darah UMKU Pantik Kepedulian Sosial__34 • Vaksinasi Booster UMG Undang Sivitas Akademika__34 • Mahasiswa UMJ Delegasi Istanbul Youth Summit 2022__35 • UMMI Berdayakan Desa Lewat Budidaya Ikan Koi__35 • UM Sumbar Resmikan Dua Bangunan Masjid__36 • UM Metro Harus Percaya Diri Bisa Menjadi PT Unggul__37 • UM Metro Launching Podcast Studio, Prof. Edy Jadi Narasumber Pertama__37 • Dr Mardiana MPd Resmi Jabat Rektor UM Lampung__38 • Pendampingan PTMA Desain PT Unggul dan Berkemajuan__38 • UM Tangerang Adakan Peresmian Topping Off Menara 1912__39 • Dorong Publikasi Berkualitas, LPPM UMKU Selenggarakan CoSHEET 2022__40

DOSEN BERPRESTASI

• UMPP jadi Barometer Perguruan Tinggi di Pantura Bagian Barat__44 • Kepemimpinan Berbasis Kecerdasan Emosional__46 • STIKes Muh Kendal Terus Hadapi Tantangan Capai Kemajuan__48

SEMESTA

• Api Dakwah PCIM Libya di Tengah Terbatasnya Ruang Gerak__50

PRESTASI MAHASISWA

• Tim Farmasi UMS Juara I Kompetisi Asia Pasifik__52 • Wisudawan Terbaik Unismuh, Penulis di Jurnal Bereputasi__52 • Prestasi Internasional Mahasiswa UAD di AISEF 2022__53 • Mahasiswi Farmasi Juara 2 di Ajang Internasional__54

RAMADHAN DI KAMPUS • Ramadhan di Kampus__55

IN DEPTH REPORT

• Kopsyah Rabani Dorong Sektor Riil saat Pandemi__56

SIGI

• Aktivitas Antibakteri Gel Peeling Scrub Daun Turi (Sesbania grandiflora (L.) Poir.) Sebagai Alternatif Kosmetik Pada Pandemi COVID-19__55

WARTA DARI PTM • Warta dari PTM__55

• Mengembangkan Koperasi Syariah saat Pandemi__42

PROFIL PTM Edisi Maret-April 2022

Warta PTM

3


WARTA PTM

Topik Utama

Polemik Pajak Pendidikan, Apa Respons PTMA?

Ilustrasi

“

Ada kualifikasi barang atau jasa di mana kita bisa menerapkan tarif PPN final, itu bisa pendidikan, kesehatan, atau bidang yang memberikan atau diberikan kekhususan oleh pemerintah”. Begitu papar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menyampaikan kebijakan pemerintah mengenai kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11 persen pada April 2022. Menurut Sri Mulyani, Pemerintah juga akan memberlakukan PPN final dengan tarif sebesar 1 persen, 2 persen, atau 3 persen dari peredaran usaha atau omzet. Sri Mulyani menmabhakan pula bahwa tarif PPN final tersebut bisa saja diberlakukan pada sektor vital seperti kesehatan dan pendidikan. Menanggapi hal tersebut, Dr Suryo Pratolo MSi Ak CA AAPA selaku Wakil Rektor Bidang

4

Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

Keuangan dan Aset UM Yogyakarta itu digambarkan sebagai sebuah negaberpendapat bahwa PPN tidak sesuai ra dimana jumlah penduduknya sudah jika dikenakan pada sektor pendidikan. mencapai di 309 dengan 52 persen usia Baginya, pendidikan adalah sektor vital penduduk produktif hidupnya di perkokualitas bangsa yang menjadi tanggung taan 75 persen dan 80 persen berpengjawab negara untuk menyediakannya hasilan menengah. Untuk mencapai visi sehingga semua rakyat harus bisa me- tersebut, maka sumber daya manusia perlu dibangun melalui pendidikan ngenyam pendidikan berkualitas dan kesehatan, infrastruktur sampai jenjang tertinggi. “Buperlu dibangun, teknologi kan justru memungut pajak perlu dikuasai, dan pembaatasnya yang pada akhirnya ngunan di daerah perlu diadalah rakyat juga yang terlakukan. “Semua ini membebani,” paparnya. Kendati butuhkan biaya yang tidak demikian pajak menurut Sri sedikit. Untuk itulah, tidak Mulyani adalah sebuah konada negara di dunia yang bisa sekuensi bernegara lantaran Dr Suryo Pratolo MSi Ak CA membangun dan menjadi tidak ada negara di dunia yang bisa membangun dan menjadi makmur makmur tanpa perpajakan,” paparnya. tanpa perpajakan. Visi Indonesia untuk Membaca fenomena tersebut, Warta menjadi negara maju Indonesia 2045 PTM edisi ini akan membahas terkait


“pajak pada sektor pendidikan” dengan menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Drs Jazim Ahmad MPd selaku Rektor UM Metro, Drs H M Nasir S M selaku Rektor UM Parepare, Dr Hj Fatimah SE MSi selaku Wakil Rektor II UM Palembang, Dr Suryo Pratolo MSi Ak CA AAPA selaku Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Aset UM Yogyakarta dan Ari Sasmoko selaku Anggota LPPK PP Muhammadiyah.

"Pendidikan adalah sektor vital kualitas bangsa yang menjadi tanggung jawab negara untuk menyediakannya sehingga semua rakyat harus bisa mengenyam pendidikan berkualitas sampai jenjang tertinggi"

Pajak Pendidikan dan Realitanya “Rencana pemerintah mengenakan PPN pada sektor Pendidikan adalah kontra produktif dan bertentangan dengan upaya memulihkan dampak rapan pajak yang utama tentu ada pada pandemi pada sektor Pendidikan,” pa- penambahan beban bagi pengguna jasa par Dr Hj Fatimah saat ditanya penda- pendidikan baik pada mahasiswa/sispatnya mengenai isu pajak pada sektor wa/peserta didik. “Hal ini karena biaya pendidikan. Ia menganggap, PPN justru atas jasa pendidikan akan ditambahkan akan mempersempit akses pendidik- dengan tarif PPn yang diberlakukan an ditengah persoalan akses maupun Undang-undang, yaitu sekitar 5-15 permutu pendidikan yang tidak merata, sen,” tambahnya. peningkatan drop out, dan penurunan kemampuan belajar siswa. Banyaknya Respons dan Solusi untuk PTMA sekolah terutama sekolah swasta berbiSeperti pepatah rencana penerapaya rendah mengalami kesulitan untuk an PPN yang diberlakukan bersamaan dapat bertahan ditengah pandemi. “Ka- dengan pandemic Covid-19 layaknya rena sekolah maupun guru sangat ber- jatuh tertimpa tangga pula. Terlebih gantung kepada pendapatan orang tua tantangan pada perguruan tinggi swasta murid yang kini banyak terganggu da- yang pemasukannya kebanyakan berlam kondisi sulit seperti sekarang ini,” tumpu pada biaya SPP atau Sumbangan tambahnya. Mirisnya, penerapan pajak Pembinaan Pendidikan dari mahasiswa. pada pendidikan justru akan berpoten- Hal menarik yang disampaikan Dr Susi terjadinya komersialisasi pendidikan. ryo, Ia menganggap kata “sumbangan” “Saya menilai upaya pemerintah yang ini berarti pemerintah memperoleh akan mengenakan PPN untuk donasi dari masyarakat untuk jasa pendidikan termasuk semendukung penerapan penkolah dan perguruan tinggi didikan. “Itu tandanya sumdidalamnya, hal ini sama bangan tidak sesuai jika saja mengarahkan pendidikenakan PPN,” tegasnya. dikan ke arah komersialisaTerlebih untuk pendidikan si,” papar Drs Jazim Ahmad swasta, perlu adanya subsidi MPd. Jazim menilai kebijakan yang diberikan karena teDrs Jazim Ahmad MPd tersebut akan membuat bialah membantu pemerintah. ya sekolah di Indonesia semakin naik. Dimana pemerintah sangat terbantu Dampaknya, biaya pendidikan akan se- dengan keberadaan PTS dalam memmakin mahal, orang tua keberatan, lalu berikan akses pendidikan kepada materjadilah peningkatan jumlah anak syarakat sampai di tempat terpencil. putus sekolah. Sementara Ari Sasmoko Drs H M Nasir S M menyampaikan, pemenimpali, bahwa dampak dari pene- nerapan PPN tentu berpengaruh pada

PTMA, khususnya pada perguruan tinggi yang yang berada di luar Pulau Jawa dan jumlah mahasiswanya masih dibawah 5000 an. Jika mahasiswa berkurang tentu dampak kepada penerimaan pendapatan dan tentunya mempengaruhi pengelolaan perguruan secara umum. Lantas, apa yang perlu dikuatkan oleh pendidikan swasta khususnya PTMA? menjawab hal tersebut Nasir menyebutkan ada beberapa hal yang dapat dilakukan jika penerapan pajak benar diberlakukan. Di antaranya yaitu (1) melakukan sinergi dengan PT lain yang lebih maju dengan berkolaborasi tentu akan ada membuat PT lebih belajar dalam mengelola anggaran yang lebih efektif dan efisien dengan luaran alumni yang lebih berdaya saing, khususnya dalam hal pertukaran dosen dan mahasiswa, (2) tentu harus menyesuaikan kembali komponen-komponen biaya pendidikan apa saja yang kena PPN, apa perlu dilakukan penyesuaian atau diberikan insentif khusus agar minat mahasiswa tetap tinggi untuk berkuliah, (3) mencari pendanaan lain di luar SPP agar PT memiliki pendapatan lain di luar core pendidikan. Ari Sasmoko menambahkan PTMA juga perlu menyiapkan tenaga di bagian keuangan yang betul-betul menguasai perpajakan. “Karena tidak lagi saat diterapkan nanti hanya PPh 21, Pph 23, Pph 4(2) dan PPh Badan, PPN KMS yang akan diadministrasikan dan dilaporkan, tetapi ditambah dengan administrasi Pajak masukan dan Pajak keluaran yang perlu dilaporkan,” paparnya. Berikutnya mengingat bahwa perpajakan sangat erat kaitannya dengan pelaporan akuntansi keuangan yang benar dan sesuai dengan standar akuntansi, maka penguatan dan pelatihan bidang keuangan juga menjadi sangat penting dan perlu diperhatikan, akurasi penyajian laporan keuangan akan menentukan pelaporan perpajakan yang dilakukan PTMA. Kesalahan penyajian laporan keuangan akan membawa dampak yang akan merepotkan dan merugikan di kemudian hari. []APR

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM

5


WARTA PTM

Topik Utama

Mitigasi PTMA Jawab Isu Pajak Jasa Pendidikan

Ilustrasi

A

danya isu mengenai kebijakan PPN yang dibebankan kepada pendidikan tinggi menuai berbagai respons dari banyak pihak, baik lembaga maupun institusi kampus itu sendiri. Pada dasarnya, institusi pendidikan telah memiliki rencana anggaran untuk diimplementasikan dalam kurun waktu tertentu, akan tetapi dengan adanya isu kebijakan PPN yang sempat berembus maka hal tersebut dapat menjadi tantangan baru, termasuk pada pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Beberapa pimpinan PTMA memberikan keterangan kepada Tim Redaksi Warta PTM mengenai strategi dan langkah keberlanjutan yang akan diambil oleh PTMA masing-masing sebagai upaya mitigasi isu kebijakan PPN Jasa Pendidikan. PTMA saat Pandemi Ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan dunia, pada sektor pendidikan sendiri, data UM Parepare menyebutkan terjadi penurunan jum-

6

Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

Drs Jazim Ahmad MPd selaku lah mahasiswa. Sekalipun tidak drastis, akan tetapi hal tersebut mempengaruhi Rektor UM Metro juga berpendapat likuiditas keuangan institusi, sebagai- hal yang sama. Pada konteks lingkungmana yang telah dinyatakan bahwa an kampus di UM Metro, adanya isu institusi pendidikan, tak terkecuali kebijakan PPN terhadap institusi penPTMA, telah membuat rencana anggar- didikan menjadi masalah baru yang akan membuat kondisi semakin suan bagi operasional kampus. Apalalit dibandingkan sebelumnya. gi, seperti dikatakan oleh Drs “Perubahan akibat adanya H M Nasir S M selaku Rektor, Covid-19 yang menuntut UM Parepare memberikan setiap PTMA perlu berainsentif kepada mahasiswa daptasi akan membutuhkan dalam bentuk keringanan biaya tersendiri,” tambah pembayaran SPP hingga peDrs Jazim. UM Metro sendingurangan pembiayaan pada ri mengalami kondisi yang komponen biaya tertentu. Drs H M Nasir S M sama dengan UM Parepare “Maka, tidak terbayang jika isu PPN ini betul diberlakukan, tentu perihal penurunan pemasukan karena akan lebih membawa kecemasan bagi pembayaran uang kuliah peserta didik institusi pendidikan,” ujarnya. Bukan terhambat, yang tentunya merambah tidak mungkin apabila PTMA yang ber- pada perkembangan lembaga. Bahkan, Dr Hj Fatimah SE MSi ada dalam kondisi yang sama dengan UM Parepare akan membutuhkan wak- selaku Wakil Rektor II UM Palembang tu yang relatif lebih lama untuk memu- menambahkan bahwa ketahanan ekolihkan dan mengembangkan kembali nomi masyarakat pun masih tetap reninstitusinya setelah terkena dampak dah di tengah pandemi Covid-19 yang relatif lebih membaik dibandingkan daCovid-19.


tangnya gelombang Covid-19 pada paruh awal 2020 lalu. “Banyak siswa dari berbagai daerah di Indonesia mengalami putus studi,” tambah Dr Fatimah.

menghadapi tantangan-tantangan yang seluruh institusi pendidikan. “Maka, muncul di masa depan. “UMY terus kami hendak melakukan kolaborasi, mengembangkan upaya financial sus- baik dengan PTMA, PTN, maupun unitainability dengan kekuatan non-SPP versitas di luar negeri untuk melakukan melalui Gerakan Bedukmutu dan ada- berbagai kegiatan yang dapat menguStrategi PTMA Mitigasi PPN Jasa nya bisnis dari UMY,” jelasnya. Gerakan rangi pembiayaan internal, misalnya Pendidikan Bedukmutu merupakan singkatan dari anggaran penelitian dan pemagangan,” Ari Sasmoko selaku Anggota Lem- Bela-Beli Produk Muhammadiyah Ber- ujar Drs Nasir. Selain itu, UM Parepare baga Pembina dan Pengawasan (LPPK) mutu. Sementara itu, bisnis dari UMY juga sedang dalam rencana untuk mePP Muhammadiyah menyebutkan yang disebutkan merupakan unit usaha rintis berbagai unit usaha, yang harapmasalah kurangnya pemasukan dari yang seratus persen menjadi pemasuk- an jangka panjangnya dapat memberikalangan mahasiswa aktif di setiap an alternatif sehingga UMY mampu kan kontribusi bagi UM Parepare. PTMA karena kurangnya mameringankan beban mahasiswa hasiswa atau pemberian inmelalui beasiswa dan subsidi Rekomendasi PTMA pada Majelis sentif keringanan SPP dapat tanpa mempengaruhi likui- Diktilitbang diatasi dengan strategi yang ditas keuangan. Isu pajak terhadap jasa pendidikan baik dari Muhammadiyah Kondisi tersebut sama yang sempat mencuat membuat institusendiri untuk mengorganidengan UM Metro yang juga si pendidikan perlu lebih memperketat sasikan PTMA di bawahnya. telah memiliki sistem keu- kembali pengelolaan keuangan dalam Sebab, banyak PTMA-PTMA angan yang baik. Apabila ke panduan yang komprehensif. Oleh kaAri Sasmoko di daerah yang memberikan depannya berembus kemba- renanya, sangat baik bagi Majelis Dikbeban biaya kuliah dengan harga ter- li isu kebijakan PPN Jasa Pendidikan, tilitbang PPM untuk memberikan panjangkau kepada para mahasiswanya. langkah terdepan yang akan dilakukan duan pengelolaan keuangan dengan Oleh karenanya, PTMA tersebut justru adalah melakukan sosialisasi kepada ditambahkan panduan pengelolaan memiliki potensi untuk mendapatkan seluruh warga UM Metro. “Kami yakin perpajakan. PTMA-PTMA dapat dibecalon mahasiswa yang mengurungkan bahwa setelah dilakukan kajian yang rikan pelatihan mengenai sistem inforniat untuk menjangkau PTMA besar mendalam dan ternyata isu ini tidak masi akuntansi keuangan agar pimpindengan biaya kuliah dengan harga ting- ada masalah, dalam realisasinya cukup an dapat menyusun laporan keuangan gi. “Sehingga, bisa jadi dampak Co- diperlukan sosialisasi yang baik kepada dan pelatihan perpajakan yang intensif. vid-19 ditambah beban PPN yang akan seluruh unsur dalam UM Metro. Tentu “Banyak PTMA, apabila di daerah-daeberdampak pada PTMA justru menjadi pada tindak lanjutnya tetap diperlurah tertentu, masih banyak yang bepemendek jarak ketimpangan antara kan pengambilan langkah kelum melaksanakan peraturan PTMA kecil dengan PTMA besar,” ujar- bijakan keuangan yang tepat,” perpajakan dengan baik,” nya. jelas Drs Jazim. ujar Ari Sasmoko. Adanya strategi seperti yang diPada kasus yang lain, Dr Fathimah menesebutkan oleh Ari Sasmoko diharap- UM Palembang memiliki gaskan bahwa isu pajak kan juga dimiliki oleh setiap pimpinan strategi untuk terus meningpendidikan tidak sebaiknya PTMA sebagai upaya mitigasi adanya katkan kualitas pelayanan dan muncul kembali. “PPN Jasa isu PPN Jasa Pendidikan di masa yang meningkatkan kualitas SDM Pendidikan akan membuat Dr Hj Fatimah SE MSi akan datang. Dr Suryo Pratolo MSi Ak untuk tetap menjaga minat biaya pendidikan semakin CA AAPA selaku Wakil Rektor III UM mahasiswa agar berkuliah di UM Pa- mahal, masyarakat kurang mampu daYogyakarta mengatakan bahwa UMY lembang. “Selain itu, penjagaan kuali- pat putus studi, dan dampaknya bisa telah lama menyiapkan infrastruktur tas juga berguna agar UM Palembang menurunkan angka partisipasi penditata kelola keuangan dengan dukungan dapat bersaing dengan universitas-uni- dikan di Indonesia. Ini bertentangan Sistem dan Teknologi Informasi yang versitas swasta yang lainnya,” tambah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun baik, serta adanya sumber daya dalam Dr Fathimah. 2003,” terangnya. Lebih lanjut, ia mengdivisi akuntansi perpajakan yang teSementara itu, di UM Parepare, harapkan Majelis Diktilitbang PPM darus-menerus mengasah pengetahuan, langkah strategis yang akan dilakukan pat berperan untuk memberikan usul pengalaman, dan meningkatkan kapa- adalah penggiatan kerja sama dengan kepada pemerintah agar membatalkan sitas mereka. berbagai institusi pendidikan lainnya, rencana pengenaan PPN Jasa PendidikUpaya tersebut dinilai menjadi mengingat PPN Jasa Pendidikan ini an di masa yang akan datang.[] RAS cara UMY mempersiapkan diri dalam dalam realisasinya akan berimbas pada

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM

7


Topik Utama Wawancara WARTA PTM

Hadapi Pajak dengan Kuatkan SDM Keuangan

P

ada Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), terutama Pasal 4a ayat (3) huruf g, menegaskan bahwa terkait jasa pendidikan telah dihapuskan dari jenis jasa yang tidak dikenai PPN. Namun sebaliknya, menurut Pasal 16B ayat (1a) huruf f UU No.7 Tahun 2021 tentang Jasa Pendidikan sendiri menyebutkan bahwa sektor jasa Pendidikan ini mendapatkan pembebasan pajak. Jasa pendidikan diluar jenis yang diatur oleh peraturan perundang-undangan di atas tetap akan dikenakan pajak PPN (termasuk ke dalam BKP/Barang dan Jasa Kena Pajak). Begitu ungkap Ari Sasmoko, Anggota Bagian Pengelolaan dan Konsultasi Perpajakan Persyarikatan dan AUM LPPK PP Muhammadiyah saat diwawancarai mengenai rencana pemerintah mengenai kebijakan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk jasa pendidikan. Ari menilai penerapan kebijakan pajak akan menjadi beban bagi subjek pajak (pengguna jasa) disamping juga akan menjadi beban secara administrasi bagi pemungut atau penyelenggara jasa pendidikan. “Dalam konteks bahwa jasa pendidikan apapun jenisnya merupakan bidang strategis, maka sebaiknya semua jenis jasa pendidikan seharusnya tidak dibebani dengan pajak,” begitu papar Ari saat diwawancarai Reporter Warta PTM, Selasa (15/03). Berikut adalah petikan wawancara lengkap Warta PTM Bersama Ari Sasmoko. Bagaimana pendapat Anda mengenai rencana penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada jasa pendidikan? Menurut saya, dalam kondisi saat ini Indonesia belum layak untuk menerapkan pajak pada jasa pendidikan. Sektor pendidikan memiliki potensi

8

Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

pajak sanga besar, sehingga memang tidak heran jika menjadi target pajak, jika suatu saat benar bahwa diterapkan pajak PPN atas pendidikan maka tentu Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) akan memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap pajak. Saat ini sebagian besar PTMA sudah tertib melaksanakan peraturan perpajakan, kita dapat melihat gambaran besar bahwa tanpa PPN dan PPh Badan (yang sudah dialokasikan sebagai dana pengembangan) saja PTM dan PTA sudah memiliki potensi pajak yang sangat besar. Dari sisi beban pajak yang akan dikeluarkan dan administrasi pelaporannya jelas pengenaan PPN atas jasa pendidikan akan sangat membebani penyedia jasa pendidikan. Apa dampak sektor pendidikan jika dikenakan pajak? Khususnya PTMA? Menurut saya dampak dari penerapan pajak terhadap jasa pendidikan paling utama adalah: (1) Menambah beban bagi pengguna jasa pendidikan (mahasiswa/siswa/peserta didik) karena biaya atas jasa pendidikan akan ditambahkan dengan tarif PPn yang diberlakukan (menurut UU 5-15%). (2) Me-

nambah beban administrasi perpajakan bagi PTMA, dimana saat ini sebagian PTMA belum memiliki tenaga yang benar-benar khusus menangani perpajakan. Hanya beberapa PTMA yang memiliki tenaga keuangan bidang perpajakan yang betul menguasai perpajakan. (3) Mengingat sistem perpajakan saat ini yang masih belum terintegrasi dengan baik, contoh, pelaporan PPN, PPH Pasal (2), PPh 21 dan PPh 23 masih menggunakan sistem yang terpisah-pisah dan belum menjadi sebuah sistem yang terpadu, maka administrasi perpajakan masih sangat mungkin terjadi kesalahan. Kesalahan dalam pelaporan perpajakan tentu dapat menjadi beban bagi PTMA karena pasti akan dilakukan konfirmasi oleh DJP baik dalam bentuk SP2DK maupun sampai dengan pemeriksaan yang menguras energi, waktu dan biaya. Kondisi tersebut maka potensi

"Penguatan dan pelatihan bidang keuangan menjadi sangat penting karena akurasi penyajian laporan keuangan akan menentukan pelaporan perpajakan yang dilakukan PTMA"


Ilustrasi

bahwa penerapan PPN atas jasa pendidikan tentu akan memberikan beban tambahan bagi PTMA dalam hal biaya maupun administrasi pelaporan.

di daerah justru memiliki potensi lebih besar untuk mendapatkan mahasiswa dari putra daerah yang tidak dapat lagi menjangkau PTMA Besar.

Apakah faktor lain, misalnya Covid-19 juga akan mempengaruhi sulitnya perkembangan sektor pendidikan jika kebijakan PPN akan diberlakukan? PTMA sudah berkembang sangat baik, di daerah-daerah saat ini sudah banyak penambahan dan perubahan status PTMA yang tentunya semakin menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa. Dampak adanya Covid-19 dan jika benar akan diterapkan PPN atas jasa pendidikan menurut pendapat saya akan terasa bagi PTMA Besar. Karena tentunya persentase PPN atas biaya pendidikan akan semakin besar dan akan terasa bagi calon mahasiswa. Tetapi secara keseluruhan bahwa Muhammadiyah memiliki PTMA di daerah dengan biaya kuliah yang masih terjangkau, maka dengan strategi yang baik, maka bukan tidak mungkin PTMA

Hal apa saja yang perlu dipersiapkan Perguruan Tinggi Swasta dalam menghadapi penerapan pajak pendidikan? Pertama menyiapkan tenaga di bagian keuangan yang betul-betul menguasai perpajakan, karena tidak lagi saat diterapkan nanti hanya PPh21, Pph23, Pph 4(2) dan PPh Badan, PPN KMS yang akan diadministrasikan dan dilaporkan, tetapi ditambah dengan administrasi Pajak Masukan dan Pajak keluaran yang perlu dilaporkan. Kedua Mengingat bahwa perpajakan sangat erat kaitannya dengan pelaporan akuntansi keuangan yang benar dan sesuai dengan standar akuntansi, maka penguatan dan pelatihan bidang keuangan juga menjadi sangat penting dan perlu diperhatikan, akurasi penyajian laporan keuangan akan menentukan pelapor-

an perpajakan yang dilakukan PTMA. Kesalahan penyajian laporan keuangan akan membawa dampak yang akan merepotkan dan merugikan di kemudian hari. Adakah masukan atau rekomendasi yang bisa diberikan kepada Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah atau lembaga terkait di Muhammadiyah? Sangat penting Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dapat memberikan panduan pengelolaan keuangan yang komprehensif, untuk menyempurnakan panduan pengelolaan keuangan sebelumnya, dilengkapi dengan panduan pengelolaan perpajakan. Memberikan pelatihan kepada PTMA tentang sistem informasi akuntansi keuangan agar bisa menyusun laporan keuangan dengan benar, dan memberikan pelatihan perpajakan secara intensif kepada PTMA mengingat bahwa PTMA terutama di daerah masih banyak yang belum melaksanakan peraturan perpajakan dengan baik. []APR

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM

9


WARTA PTM

Kinerja

Tiga PTMA Masuk Daftar Kampus Swasta Terbaik se-Asia Tenggara

Daftar 7 besar Universitas Swasta terbaik di Indonesia se-Asia Tenggara versi AppliedHE

P

restasi membanggakan kembali diraih Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Tiga PTMA di antaranya UM Malang, UM Surakarta, dan UM Purwokerto masuk pada urutan 7 besar Universitas Swasta terbaik di Indonesia se-Asia Tenggara versi AppliedHE. Salah satu lembaga pemeringkatan perguruan tinggi terbaik dunia ini resmi merilis daftar kampus terbaik se-ASEAN pada Maret 2022. AppliedHE berpusat di 20 Sin Ming Lane, Midview City, Singapore dan menyeleksi lebih dari 700 perguruan tinggi swasta di ASEAN yang dinilai dan masuk dalam proses pemeringkat-

F

orum Silaturahmi bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (Fosma PTMA) mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertemakan “Penguatan Model Pembinaan Bidang

10 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

an. Beberapa kriteria yang digunakan untuk penilaian ini meliputi teaching and learning, employability, serta research. Ada pula community engagement, internasionalisasi, dan reputasi institusi. Memperoleh posisi ke-6 se-ASEAN, Rektor UMM Dr Fauzan bersyukur dan bertekad agar terus melakukan evaluasi terhadap variabel yang perlu dikembangkan. “Tentu harus ada peningkatan peringkat UMM dihasil pemeringkatan tahun berikutnya, mengingat hal ini menjadi aspek penting dalam perjalanan sebuah perguruan tinggi. Begitupun dengan peningkatan kualitas di seluruh aspek layanan. Hasil ini juga

menjadi bagian dari rekognisi internasional yang sudah menjadi milestone UMM sejak lama,” ungkap Dr Fauzan, Jumat (11/3). Prestasi ini menandakan bahwa UMM telah berhasil melaksanakan milestone yang direncanakan yakni international competitiveness. “Predikat kampus peringkat enam se-Asia Tenggara ini menjadi raihan yang membanggakan. Namun jangan sampai kita terlena, malah sebaliknya harus meningkatkan berbagai aspek yang dirasa kurang. Sehingga mampu memberikan hasil maksimal, terutama peringkat UMM di mata dunia,” papar Suparto Asisten Rektor Bidang Akreditasi Internasional UMM. UMM meraih prestasi menempati urutan ke-6 se-Asia Tenggara dan posisi ke-4 di Indonesia dengan raihan skor 66,87 persen. Sementara itu, AppliedHE juga menempatkan kampus Muhammadiyah lainnya di peringkat ke-15 (se-ASEAN) dan urutan ke-6 (se-Indonesia) dengan raihan skor 57,34, yaitu UM Surakarta (UMS) dan urutan ke-27 (se-ASEAN) dan urutan ke-7 (se-Indonesia) diduduki UM Purwokerto (UMP) dengan skor 36,19. Adapun 7 universitas swasta terbaik di Indonesia dalam daftar versi AppliedHE di antaranya (1) Bina Nusantara University, (2) Universitas Islam Indonesia, (3) Universitas Telkom, (4) UM Malang, (5) Universitas Teknokrat Indonesia, (6) UM Surakarta, (7) UM Purwokerto. []APR

Fosma PTMA Tunjuk UMMAT Jadi Tuan Rumah Rakornas 2022


Kemahasiswaan Menuju PTMA yang Mencerahkan, Unggul, dan Berkarakter Islami”, bertempat di Hotel Jayakarta Senggigi, Lombok Barat, Kamis-Minggu (24-27/02). Turut hadir peserta rakornas yaitu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan yang berasal dari PTMA seluruh Indonesia sebanyak 65 peserta. Ketua Forum Silaturahmi bidang Kemahasiswaan PTMA, Dr Gatot Sugiharto SH MH dalam sambutannya menyebutkan rakornas diselenggarakan dalam rangka melakukan konsolidasi dan penguatan model pembinaan bidang kemahasiswaan khususnya PTMA seluruh Indonesia. “Sesuai dengan tema kita, Penguatan Model Pembinaan Bidang Kemahasiswaan Menuju PTMA yang Mencerahkan, Unggul, dan Berkarakter Islami. InsyaAllah dalam kesempatan rapat nanti kita dapat saling belajar, saling memberi karena bagian dari materi nanti adalah berbagai pola pembinaan bidang kemahasiswaan yang berkaitan dengan dinamika kemahasiswaan, pola pembinaan ormawa, dan beberapa hal yang lainnya,” ujarnya. Para peserta Rakornas Fosma PTMA adalah punggawa pembina mahasiswa, yang akan terus membina prestasi mahasiswa dan menjadi wadah berbagi inspirasi. “Saya berharap semoga dalam forum ini, pengembangan bidang kemahasiswaan khususnya PTMA semakin berprestasi, unggul, dan berkarakter islami,” pungkasnya. Dr H Arsyad Abd Gani MPd Rektor UM Mataram (Ummat) mengatakan, Forum Rakornas Fosma PTMA meru-

Penampilan Tapak Suci pada Rakornas Fosma di Hotel Jayakarta Senggigi, Lombok Barat, Kamis-Minggu (24-27/02).

pakan ajang untuk mengembangkan potensi dalam membina mahasiswa yang berkarakter Islami, karena karakter yang dibangun untuk mahasiswa PTMA berbeda dengan PTN/PTS lainnya. “Sering saya katakan kalau kehadiran mahasiswa atau alumni PTMA sama dengan yang lain, apa bedanya dengan perguruan tinggi yang berlatar belakang non-Islam. Di situlah karakter yang dibangun oleh PTMA. Oleh karena itu forum ini menjadi sangat strategis karena mengelola mahasiswa bukan hal yang mudah,” tuturnya. Disisi lain, ia juga berterima kasih dan memberikan penghargaan tinggi kepada FOSMA dan Majelis Diktilitbang PPM karena memberikan kepercayaan kepada Ummat sebagai tuan

ASLAMA PTMA Periode 2022-2023 Resmi Dilantik

A yah

sosiasi Pengelola Asrama Mahasiswa (ASLAMA) Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyi(PTMA) mengadakan kegiatan

Pelantikan, Forum Silaturahim Mudir Asrama PTMA dan Rapat Kerja Nasional melalui zoom, Jumat (04/03). Turut hadir Prof Dr HM Noor Rochman Had-

rumah Rakornas Fosma PTMA tahun 2022. “Walaupun sekarang di tengah pandemi covid sedang meningkat tetapi, Alhamdulillah Lombok khususnya Mataram masih berada di level 2 sehingga kami tidak terlalu khawatir dan para peserta tidak takut untuk datang ke Lombok,” ujarnya. Adam Jerusalem, Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang PPM juga mengapresiasi upaya yang dilakukan Fosma PTMA. “Ini luar biasa di tengah pandemi tetap bersemangat untuk memajukan institusinya sehingga harapannya akan menjadikan atau menghasilkan sesuatu hal yang lebih baik lagi, suatu hal yang positif. Semangat terus untuk Fosma PTMA dan sukses selalu untuk menjayakan mahasiswanya,” pungkasnya. []APR

jam SU selaku wakil ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sebagai pihak yang melantik pengurus ASLAMA PTMA periode 2022-2023. Dr Irwan Baadilla MPd selaku Ketua ASLAMA PTMA menyampaikan bahwa ASLAMA merupakan institusi di bawah Majelis Diktilitbang PPM yang membawahi semua asrama diseluruh PTMA se-Indonesia. Adapun asrama

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 11


WARTA PTM

Kinerja tersebut meliputi; asrama, pesantren mahasiswa, PUTM, dan Ma’had Ali. “ASLAMA memiliki peran dalam mencetak kader persyarikatan dan menjadi wadah untuk memperbaiki akhlak seluruh civitas akademika PTMA sebagaimana tema kegiatan ini adalah Peran Strategis Aslama dalam meningkatkan Indeks Perilaku Kampus Islami PTMA,” paparnya. Prof Dr Sofyan Anif MSi, Rektor UM Surakarta juga selaku tuan rumah diadakannya pelantikan memberikan selamat atas amanah baru yang diemban para pengurus ASLAMA. Beliau mengharapkan agar asrama tidak hanya menjadi tempat pengkaderan persyarikatan saja, namun asrama diharapkan juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan soft skill. “Sehingga ketika mahasiswa selesai dari asrama diharapkan mampu dan siap untuk berdakwah dan terjun ke masyarakat,” lanjutnya. Asrama juga perlu mewujudkan cita-cita sebagai jembatan prestasi Muhammadiyah, dalam hal akidah, ghirah, dan perjuangan Islam. “Diharapkan

Pelantikan ASLAMA PTMA secara daring

dalam ASLAMA juga muncul ide-ide yang dapat menumbuhkan generasi hebat yang mampu berkontribusi untuk persekutuan, Ummat bangsa dan negara,” tambah Prof Dr HM Noor Rochman Hadjam, SU. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi bersama Dr Muhammad Samsudin SAg MPd. selaku wakil sekretaris Majelis Diktilitbang PP

Muhammadiyah dengan tema “Peran strategis ASLAMA dalam meningkatkan Indeks Perilaku Kampus Islami PTMA”. Berlangsung pula Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) ASLAMA PTMA dan ditutup oleh Prof Dr dr Em Sutrisna MKes selaku Wakil Rektor IV Bidang Sumber Daya Manusia, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan, dan Sistem Informasi UM Surakarta. []APR

PTMA Tidak Sekadar Lahirkan Sarjana

Workshop Penjaminan Mutu PTMA dan Pembentukan Asosiasi Penjaminan Mutu PTMA

“

Jangan sekali-kali kita mengelola PTMA hanya sekadar untuk menambah sarjana namun harus menghasilkan outcome untuk berkontribusi melahirkan insan cerdas, per-

12 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

caya diri, dan berakhlak mulia,” begitu papar Prof Edy Suandi Hamid, selaku Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PPM pada workshop Penjaminan Mutu PTMA dan Pembentukan Asosiasi Penjaminan

Mutu Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Kegiatan yang diadakan secara luring tersebut bertempat di Hotel Sahid Yogyakarta, Selasa-Kamis (08-10/03). Kegiatan ini diadakan untuk membentuk perguruan tinggi yang bermutu, unggul, berdaya saing, dan berkemajuan. “Kita tidak akan bisa bersaing jika perguruan tingginya tidak memiliki mutu yang baik. Dengan begitu kita perlu sadar agar perguruan tinggi bertanggung jawab untuk meningkatkan


accountable pada stakeholders,” papar Prof Edy dihadapan 70 peserta. Adanya Asosiasi Penjaminan Mutu dibentuk untuk saling bekerja sama serta meningkatkan skill dan pengetahuannya.” Pertemuan ini dapat dija-

dikan ajang untuk bertukar informasi dan pengalaman untuk memajukan PTMA secara bersama-sama,” begitu papar Prof Lincolin Arsyad selaku Ketua Majelis Diktilitbang PPM sekaligus membuka acara. Prof Lincolin Arsyad

ASKUI Siap Wujudkan Internasionalisasi PTMA

Sambutan dari Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof Edy Suandi Hamid

A

sosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) PTMA bersama Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) sebagai tuan rumah mengadakan Workshop Penyusunan Proposal International Credit Transfer (ICT) yang dihadiri Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia di Hotel D’Prima Panakkukang Makassar, Kamis (10/03). Transfer Kredit Internasional atau International Credit Transfer (ICT) merupakan

bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Kegiatan ini menjadi wadah KUI PTMA untuk menyusun proposal ICT 2022, sebagai tindak lanjut kemitraan dengan institusi luar dalam transfer credit bagi mahasiswa Indonesia yang akan melakukan pertukaran pelajar,” jelas Ketua ASKUI PTMA, Yordan Gunawan. ICT bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa dalam upaya menguatkan dan menambah kompetensi pengetahu-

BKKBN Gandeng Muhammadiyah Tekan Angka Stunting di Indonesia

juga berpesan agar PTMA serius untuk saling bekerja sama meningkatkan penjaminan mutu sehingga tidak menjadi perguruan tinggi yang meramaikan saja namun juga dapat diperhitungkan pula. []APR

an lainnya melalui perkuliahan diprogram studi lain atau perguruan tinggi lain di luar negeri. Yordan juga melanjutkan bahwa saat ini ASKUI turut mengadakan kerja sama yaitu bersama Yayasan di Thailand dan rencana kerja sama dengan BUMN terkemuka di Singapura, Tamasek Foundation. “Kerja sama juga sedang kami jajaki dengan Atase Pendidikan di KBRI Amerika Serikat,” tambah Yordan. Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof Edy Suandi Hamid menjelaskan bahwa kehadiran ASKUI PTMA merupakan salah satu instrumen mendorong keunggulan PTMA. “Kerja sama internasional merupakan salah satu syarat perlu untuk menjadi perguruan tinggi unggul. Majelis Diktilitbang sengaja mendorong pembentukan asosiasi ini agar kerja sama internasional ini betul-betul dikawal oleh ahlinya,” ujar Mantan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut. Turut hadir Rektor Unismuh Prof Ambo Asse, Wakil Rektor I Dr Abd Rakhim Nanda, Wakil Rektor II Dr Andi Sukri Syamsuri dan Kepala Badan Perencanaan, Pengawasan dan Manajemen Teknologi Informasi (BAPEPAN-MTI) Unismuh Dr Khaeruddin. [] APR

M

ajelis Diktilitbang PPM merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki kesiapan dari segi sumber daya dan amal usaha di berbagai sektor termasuk pendidikan. Begitu papar Hasto Wardoyo, Kepala Badan Kependudukan dan

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 13


WARTA PTM

Kinerja

Penandatanganan kerja sama antara BKKBN dan Majelis Diktilitbang PPM

M

ajelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengadakan seremoni penyambutan penerima Beasiswa Palestina di Ruang Ruang Sidang BPH UM Surakarta (UMS), Selasa (29/03). Penerima beasiswa pertama yaitu Fathi Sulaiman A. Alrawagh mahasiswa asal Palestina akan menempuh pendidikan S-2 pada Jurusan Teknik Sipil UMS selama dua setengah tahun. Turut hadir, Andi Dwi Bayu Bawono, MSi PhD selaku Wakil Bendahara Majelis Diktilitbang PPM, Prof Dr Harun Joko Prayito selaku Wakil Rektor I UMS, Muamaroh, PhD selaku Direktur PESMA UMS, Prof Dr Anam Sutopo MHum. selaku Sekretaris Rektor UMS, Kaprodi Magister Teknik Sipil UMS, dan pihak terkait. Andi Dwi Bayu Bawono MSi PhD dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada lembaga Ust. Adi Hidayat, Badan Amil Zakat Nasional

14 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada penandatanganan MoU yang dilakukan BKKBN bersama Majelis Diktilitbang PPM, di UM Semarang, Jumat (18/3). Kerja sama dilakukan dalam rangka mempercepat upaya pengentasan masalah stunting yang masih tinggi di beberapa provinsi. Penandatanganan MoU secara simbolis juga menjalin kerja sama dengan tiga universitas yaitu UM Semarang, UM Solo, dan UM Yogyakarta. “Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengizinkan BKKBN bekerja sama dengan Perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dengan jumlah 174 di Indonesia. Kerja sama ini untuk meningkatkan kualitas SDM berbasis keluarga salah satunya pengentasan stunting,” ungkap Hasto Wardoyo. Kerja sama yang dilakukan meliputi program hulu agar kampus semakin banyak mencetak SDM yang unggul berbasis keluarga. Bentuk program berupa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berkolaborasi dengan program Merdeka Belajar melibatkan mahasiswa di seluruh PTMA. “Karena pembangunan keluarga sangat luas selain stunting ada mental emotional disorder yang menjadi fokus BKKBN dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah,” lanjutnya. Rektor Unimus, Mashrukhi menyebutkan banyak program BKKBN yang sejalan dengan misi Muhammadiyah. “Sebenarnya program BKKBN salah satunya ‘Bangga Kencana’ itu bagus untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. Program-program BKKBN juga matching dengan program-program di yang ada di Perguruan Tinggi Muhammadiyah,” paparnya. [] APR

Beasiswa Palestina Terima Mahasiswa Angkatan Pertama

seremoni penyambutan penerima Beasiswa Palestina di Ruang Ruang Sidang BPH UM Surakarta (UMS), Selasa (29/03).


(Baznas RI), dan Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazismu) sebagai funding institution yang telah memberikan kepercayaan kepada Muhammadiyah untuk mengelola dana beasiswa yang khusus diperuntukkan bagi warga Palestina. “Kami berharap dengan kedatangan penerima beasiswa pertama ini menjadi awal yang baik untuk penerima-penerima beasiswa lainnya yang akan datang,” paparnya. Prof. Harun, selaku Wakil Rektor I UMS dalam sambutannya menyambut baik kedatangan Fathi sebagai peneri-

ma beasiswa Palestine pertama di UMS. “Saya berpesan agar Saudara Fathi tidak hanya fokus belajar di bidang akademik, namun juga dapat menyelesaikan jenjang studinya ontime, juga mempelajari budaya Indonesia khususnya di Surakarta, sehingga dapat terjadi pertukaran budaya yang baik antara Palestina dengan Indonesia secara umum,” pungkasnya. Acara diakhiri dengan penyerahan secara simbolis dari Majelis Diktilitbang PPM, Andi Bawono kepada UMS, Prof Harun, sebagai simbol penyerahan mahasiswa Palestina kepada

UMS. Program Beasiswa Palestine merupakan program yang diluncurkan oleh Baznas RI, Lazismu, dan Majelis Diktilitbang PPM melalui donasi Ma’had Islam Rafiatul Akhyar (MIRA) pimpinan Ustadz Adi Hidayat (UAH). Program beasiswa Palestina akan terbagi atas dua program yaitu Program Magister (2 tahun) dan Program Short Course (1 bulan). Program ini juga akan melibatkan beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia yang terbagi atas dua batch. [] APR

Prof Edy S Hamid di UM Metro: Pimpinan PT Harus Bangun Jejaring

forum Leadership Training UM Metro, Selasa (8/02).

D

alam era Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) semakin menuntut pimpinan perguruan tinggi membangun banyak jejaring (networking) dengan industri, pemerintah, serta perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri. “Sejak dulu ini memang sudah harus dilakukan, namun di era MBKM hal ini menjadi semakin niscaya,” demikian disampaikan Wakil ketua Majelis Diktilitbang PPM Prof Edy Suandi Hamid. Hal itu disampaikan dalam forum Leadership Training yang dilaksanakan UM Metro di kampus-

nya Selasa (8/02). Acara dihadiri Ketua PWM Lampung Prof Marzuki, Ketua PWA Lampung Dra Nurjannah Baharudin, Rektor UM Metro Drs Jazim Ahmad MPd, serta pengurus UM Metro, dan pimpinan dari UM Lampung, dan STIH Kalianda. Dengan tuntutan seperti itu, Rektor misalnya, tidak bisa lagi hanya duduk di belakang meja, hanya menandatangani surat, memberi sambutan atau menghadiri undangan saja. “Rektor itu perlu berkeliling, menjalin komunikasi, promosi, serta mencari dukungan un-

tuk pengembangan kampusnya. Namun dengan jejaring itu harus jelas kontribusinya pada kampus,” ungkap Prof Edy. Ia menambahkan, seorang pemimpin bukan saja harus amanah, namun juga siap dikritik, dibully. “Jadi kalau saudara takut dicela, dikritik, tidak usah menjadi pemimpin. Karena kebijakan pimpinan pasti tidak bisa memuaskan semua orang, dan ada yang tidak suka lalu memberikan celaan. Pimpinan harus siap,” tutup Prof Edy Suandi Hamid dalam cara yang juga menghadirkan Ketua ASKUI PTMA Yordan Gunawan, dan Staf Ahli bidang administrasi Keuangan UMY Dr Rudi Suryanto. Dalam kesempatan itu Rektor UM Metro Drs Jazim Ahmad menyampaikan bahwa sebagai Rektor juga baru saja melakukan safari ke beberapa kota di Jawa, menjalin MOU, belajar pada PTMA besar seperti UM Malang dan UM Yogyakarta. “Kunjungan ke Jogja misalnya, kami mendapatkan wakaf lahan dari Mayjen (purn) Mulhim Asyrof seluas 3.600m2. Ini sangat membantu pengembangan UM Metro yang juga membutuhkan lahan di kota Metro,” ujar Rektor UM Metro. []RED

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 15


WARTA PTM

Kinerja

Sekolah KUI-2 Dibuka di Rumah Dinas Walikota Metro

B

ertempat di rumah dinas Walikota Metro, Sekolah KUI Angkatan ke-2 yang diadakan ASKUI PTMA resmi dibuka oleh Prof Edy Suandi Hamid, Selasa (8/2). Dalam acara yang dihadiri Walikota Metro dr Wahdi Sirajudin dan segenap pejabat Pemkot Metro seperti Wakil Walikota, Sekda, Ketua Bappeda dan Rektor UM Metro Drs Jazim Ahmad MPd serta Ketua ASKUI Yordan Gunawan SH MBA MH, diikuti juga 34 perwakilan KUI dari PTMA seluruh tanah air. “Peserta ada dari Aceh, Palembang, Makassar, dan daerah lain. Mereka semua berkumpul di kota ini, dan hadir dalam Gala Dinner saat ini,” ujar Ketua ASKUI Yordan Gunawan. Dr Wahdi Siradjuddin SpOG (K), selaku Walikota Metro mengungkapkan apresiasi atas kedatangan ASKUI di Kota Metro dengan harapan bersama PTMA akan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang semakin maju. “Kami juga ingin menjadikan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan. Metro adalah kota dengan tujuh pilar pembangunan, salah satunya dalam pendidikan. Di sini Muhammadiyah melalui PTMA, khususnya adanya KUI, saya rasa akan bersama-sama dengan kami

membangun SDM untuk turut membangun daerahnya dalam segi pendidikan” ujar Walikota yang alumnus SMA Muhi Yogyakarta ini. Prof Edy Suandi Hamid dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasihnya pada walikota yang banyak membantu dan melibatkan staf UM Metro dalam program pemerintah kota Metro. “Kita akan banyak nantinya mengadakan kegiatan-kegiatan PTMA di kota yang sangat nyaman ini,” ujar prof Edy. Ia mengharapkan sekolah KUI secara mendasar bisa memberikan kon-

Pembukaan Sekolah KUI Angkatan ke-2 di rumah dinas Walikota Metro

Prof Lincolin Beri Sambutan pada Pembukaan Leadership Training ke-VII

M

ajelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengadakan Leadership Training Angkatan ke-VII untuk para pimpinan PTMA secara luring di Hotel Grand Rohan Jogja, Bantul. Kegiatan ini akan terselenggara

16 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

tribusi untuk membangun spirit kerja sama global, dan mengimplementasikannya secara riel. “Untuk menjadi PT yang unggul, kerja sama internasional harus ada,” pungkasnya. Menurut Rektor UM Metro, Drs H Jazim Ahmad MPd Walikota Kota Metro beserta jajarannya sangat mendukung dan terlibat dalam beberapa kegiatan yang dilaksanakan UM Metro. “Sudah beberapa kali Pak Walikota dan jajarannya sangat membantu beberapa kegiatan yang diadakan UM Metro. Pada hari lalu saat wakil presiden ke UM Metro juga pak Wali sangat mendukung dan membantu kelancaran acara. Tidak ketinggalan pula untuk kegiatan Sekolah KUI ini pak Wali juga bersedia membersamai kami,” kata Jazim. []RED

selama enam hari, yang bermula Senin (21/3) hingga Sabtu (26/3). Direktur, Dr Muhammad Samsudin MPd, mengucapkan selamat datang kepada 47 peserta yang berasal dari 29 PTMA. “Leadership Training bertujuan untuk me-

nyiapkan pemimpin PTMA masa depan yang siap menghadapi tantangan dalam lingkup internal kampus, persyarikatan, nasional, maupun global,” ujarnya. Peserta menerima materi komplet sesuai tema dari Leadership Training kali ini yakni “Menuju PTMA Unggul dalam Era Industri 4.0”, mulai dari analisis diri pimpinan PTMA, masa depan PTMA, hingga kepemimpinan Muhammadiyah. Pemateri dalam Leadership Training kali ini di antaranya Prof Dr H Haedar Nashir MSi; Suwarsono Muhammad MA; Prof Lincolin Arsyad MSc PhD;


dr H Agus Taufiqurrahman MKes SpS; Prof Dr Bambang Setiaji; Amin Wibowo PhD; Prof Dr Abdul Mu’ti MEd; Prof Dr Gunawan Budianto MP; Dr Rustamadji MSi; Prof Fathul Wahid PhD; Prof Djamaluddin Ancok PhD; Hary Prasetyo MT PhD; Prof H Johni Najwan MH PhD; dan Prof Dr Widodo Muktiyo. Prof H Lincolin Arsyad MSc PhD, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, dalam sambutannya mengharapkan kepemimpinan PTMA mempunyai wawasan luas, tidak hanya di Muhammadiyah saja, tetapi juga di luar Muhammadiyah untuk memberikan pelajaran dan pengajaran kepada mahasiswa. Ia juga mengingatkan bahwa perubahan perilaku karena pandemi Covid-19 janganlah sampai hilang begitu saja. “Pengajaran daring di tengah

pandemi adalah bentuk kemajuan teknologi, jadi, janganlah lupakan sistem daring. Dari 14 kali pertemuan, bisa buat tiga di antaranya daring,” pesannya. Prof Lincolin menambahkan, masih ada hambatan Sambutan Prof Lincolin Arsyad dalam Leadership Training. di dunia pendidikan dengan adanya pandemi ini, salah oleh Prof Lincolin. Selanjutnya, kegiatsatunya sistem ujian yang terpaksa open an berlanjut dengan prosesi penyerahbook karena minim pengawasan. Hal ini an peserta secara simbolis dari Majelis menjadi kekurangan bagi mahasiswa, Diktilitbang PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti MPd MEd PhD, kepada terutama mahasiswa S-1. Puncak kegiatan adalah pembu- Direktur Leadership Training Angkatan kaan secara resmi Leadership Training ke-VII, Muhammad Samsudin.[] RAS

Amanat Prof Haedar Nashir Siap Lawan Ekstremitas

Prof Dr H Haedar Nashir MSi, Ketua Umum PP Muhammadiyah.

P

rof Dr H Haedar Nashir MSi melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang, Jumat (1/4) lalu. Pihak KBRI di Tokyo, Jepang, yakni Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang, Ir Heri Akhmadi, menghadiri kegiatan tersebut secara virtual. Area kerja sama yang disepakati meliputi pelatihan kependidikan dan

inisiatif kolaborasi bersama, riset, pendidikan, kolaborasi antara institusi Muhammadiyah dengan industri terkait di Jepang, dan kerja sama lainnya. Kegiatan penandatanganan MoU dilanjutkan dengan pemberian amanat Prof Haedar Nashir melalui pemaparan Kuliah Umum. Prof Haedar menyebutkan tiga landasan demi Indonesia yang kokoh dan berkemajuan, di antaranya berpancasila, beragama, dan berbudaya. “Pancasila menjadi dasar dan ideologi negara yang sesuai dengan Indonesia juga menjadi orientasi kita bersama untuk maju. Di sisi lain, agama hendaknya tetap menjadi inspirasi Ilahiah dan kekuatan ruhaniah bangsa yang di dalamnya memiliki kebudayaan luhur sebagai karakter dan kepribadian Indonesia,” jelasnya. Prof Haedar Nashir menyebutkan tiga pantangan ekstremitas yang hadir di tengah-tengah kita sebagai dampak dari globalisasi, postmodernisme, hing-

ga era disrupsi. Pertama, keekstreman yang anti dengan perubahan dengan segala konsekuensinya. “Jenis keekstreman ini membuat kita menjadi bangsa yang jumud dan berpandangan miopik. Akibatnya, akan ada kecenderungan untuk menarik diri di tengah perubahan dan menjadi kelompok yang reaktif juga separatis,” papar Prof Haedar Nashir. Kedua, jenis keekstreman yang larut dalam perubahan itu sendiri tanpa menyaring informasi yang diterima hingga menjadi radikal liberal. Ketiga, jenis keekstreman pragmatis yang membolehkan perubahan-perubahan radikal selama ada kegunaannya bagi kelompok. “Ekstremitas-ekstremitas demikian bisa-bisa menggerus kepribadian bangsa kita,” ujarnya. Pada akhir pemaparannya, Prof Haedar MSi menutup dengan menegaskan bahwa bangsa Indonesia tetap membutuhkan kemajuan untuk meningkatkan daya saing dan kualitas pendidikan, tetapi tetap perlu berbasis pada kepribadian bangsa agar tidak mencerabut akar sejarah Indonesia yang berpancasila, beragama, dan berbudaya.[] RAS

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 17


Inaugurasi WARTA PTM

SDM Berkualitas Solusi Hadapi Bonus Demografi

S

ebanyak 1025 wisudawan mengikuti prosesi wisuda periode III TA 2021/2022 secara hybrid di Sportorium UMY, Rabu (9/3). Disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube UMY, Prof Dr Ir Gunawan Budiyanto MP IPM mengingatkan bahwa tantangan wisudawan ke depan adalah melahirkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini karena Indonesia tengah memasuki bonus demografi sehingga membutuhkan peran generasi muda sebagai pemantik lahirnya SDM yang berkualitas. Pada tahun 2040 Indonesia dinobatkan menjadi salah satu negara yang mendapatkan bonus demografi. Yaitu, komposisi penduduk Indonesia 40%– 45% berada pada usia produktif antara 18–45 tahun. Jika bonus demografi tanpa diikuti kualitas SDM, maka fokus demografi tersebut justru akan menciptakan masalah sosial bagi negara. “Oleh karena itu, kalian merupakan orangorang pilihan untuk menjadi pemantik generasi muda yang siap meningkatkan kualitas SDM yang kita miliki,” terang

Rektor UMY tersebut. Ia berpesan agar wisudawan dapat terus menggali skill yang dimiliki salah satunya penguasaan berbahasa asing. Hal ini dapat memperkecil konsekuensi demografi dengan syarat generasi muda dapat mengambil peran dan peluang ke depannya. “Sebagaimana negara-negara tetangga kita terutama Jepang, Korea, Taiwan, Singapura, telah mengalami

defisit tenaga kerja muda. Banyak petugas yang berumur usia lanjut. Artinya, para pensiunan dipekerjakan kembali di beberapa instansi publik. Hal ini dikarenakan tidak adanya generasi muda yang mumpuni. Oleh karena itu, salah satu kunci dalam penguasaan bahasa Inggris dapat membantu anda untuk memasuki peluang kerja yang ada di negara tersebut,” tandas Gunawan. Rektor juga berharap agar lulusan kampus Muda Mendunia tersebut dapat menjadikan keikhlasan, ketekunan, dan kedisiplinan sebagai modal menuju gerbang kehidupan sesungguhnya. []APR

Prosesi Wisuda UMY secara hybrid

Pemimpin Harus Siap Terima Kritik

R Pelantikan Dekan dan Wakil Dekan UMMAT oleh Rektor UM Mataram, Dr H Arsyad Abd Gani MPd

18 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

ektor Universitas Muh Mataram (UMMAT), Dr H Arsyad Abd Gani MPd resmi melantik dekan dan wakil dekan UMMAT di Aula H Anwar Ikraman UMMAT, Selasa (1/3). Serah terima jabatan juga dihadiri wakil ketua PWM NTB Hj Sofia Rawiana ST MT Ketua BPH UMMAT, Drs H Gulam


Abbas MSi Wakil Rektor, Dekan, Direktur, dan undangan lainnya. Selain mengucapkan selamat kepada para dekan dan wakil dekan baru, Rektor juga berterima kasih kepada pejabat struktural lama akan kinerja dan tanggung jawab yang telah diselesaikan. “Estafet kepemimpinan tentu harus melihat keberhasilan pimpinan sebelumnya, apa yang baik harus dilanjutkan, yang kurang disempurnakan bukan dicari kekurangannya sehingga apa yang kurang bisa disempurnakan oleh pimpinan yang sekarang,” paparnya. Rektor juga mengajak para pejabat kampus

untuk selalu siap sedia menerima kritik yang disampaikan. “Masukan dan kritik yang disampaikan akan menjadi pembelajaran serta masukkan dalam rangka memperbaiki kinerja kita,” pungkasnya. Drs H Gulam Abbas MSi dalam sambutannya juga mengingatkan tugas pokok perguruan tinggi yaitu sebagai Agent of Intelligence, Agent of Development, Agent of Morality, dan Agent of Civilization. Beliau berharap ke empat fungsi ini tetap melekat baik di pikiran sebagai orang yang sudah memilih hidupnya di perguruan tinggi. “Perguruan tinggi adalah mimbar ilmiah tempat beradu-

nya semua argumentasi untuk kemajuan ke depan, dan empat hal yang telah beliau sebutkan tadi harus menjadi pegangan dan prinsip di dalam menjalankan tugas,” paparnya. Di akhir, Hj Sofia Rawiana ST MT juga berpesan agar para pejabat dapat terus memanfaatkan ilmu dan fasilitas yang ada untuk melahirkan sebuah karya. “Buatlah kreativitas-kreativitas yang baru dan ciptakanlah sejarah sendiri. Maka nanti Insya Allah yang kita pertanggungjawabkan selain secara administrasi pada rektor, tetapi secara individu kita akan bertanggung jawab kepada Allah,” pesannya. []APR

Wisuda Unismuh Makassar Luluskan 1.916 Mahasiswa

U

nismuh Makassar menggelar wisuda ke-75 di Balai Sidang Muktamar Muhammadiyah, Kampus Unismuh. Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr Ambo Asse, mengatakan dalam sambutannya Unismuh telah mendapat hibah dari Kemendikbud Ristek melalui LLDikti Wilayah IX Sultan Batara. “Hibah tersebut di antaranya Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Pertukaran Mahasiswa Nusantara, Pendampingan Sekolah, KIP kuliah untuk 305 mahasiswa selama delapan semester, juga bantuan UKT kepada 10.292 mahasiswa di semester genap,” ujarnya. Sebanyak 1.916 wisudawan hadir yang terdiri atas tujuh fakultas dan program pascasarjana. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu-Kamis (23-24/2). Unismuh mewisudakan 940 orang dari Fakultas Kedokteran dan

Salah satu wisudawan dalam wisuda ke-75 Unismuh.

Ilmu Kesehatan, Pertanian, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kamis (24/2) Unismuh mewisudakan 964 orang dari Fakultas Agama Islam, Teknik, Ekonomi dan Bisnis, dan Program Pascasarjana. Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah IX Sultan Batara Munawir Sadzali Razak SIP MA, memberi apresiasi atas pencapaian Unismuh Makassar. “Dalam beberapa tahun terakhir, Unismuh sela-

lu mendapat penghargaan sebagai kampus penyelenggara pembelajaran daring terbaik,” ujarnya. Perwakilan dari Majelis Diktilitbang PPM, Prof Dr H Sutrisno MAg, juga mengapresiasi pengalaman nilai Islam Kemuhammadiyah di lingkungan kampus Unismuh. “Ini menjadi proses pembentukan karakter dan sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbud Ristek,” tutupnya.[] RAS

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 19


Inaugurasi WARTA PTM

UMMAD Gelar Wisuda Angkatan Kedua

U

M Madiun (UMMAD) melaksanakan wisuda angkatan kedua secara daring di kanal YouTube UMMAD dan luring di Aula Kampus 1 UMMAD. Rektor UMMAD, Mujahidin SSos SPd MSi MKPd, membuka prosesi wisuda pada Rabu (3/3) lalu didampingi Suwardi MPdI selaku Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMMAD. Wisudawan yang hadir terbagi ke

dalam tiga program studi, di antaranya 15 wisudawan dari Program D-3 Kebidanan; 18 wisudawan dari Program Sarjana Kesejahteraan Sosial; dan 9 wisudawan dari Program Sarjana Komunikasi. “Totalnya ada Prosesi wisuda kedua UMMAD 43 wisudawan hadir dalam prosesi wisuda ini,” ujar Wakil Rektor UMMAD, Drs Suyono MPd, dalam laporan wisudanya. Selanjutnya, pada acara wisuda ini hadir Dr Muhammad Syamsuddin MAg, Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah; Prof Dr H

Saad Ibrahim MA, Ketua PWM Provinsi Jawa Timur; H Sutomo ST SH, Ketua PDM Kota Madiun; Hj Lestari SST SH MKes, Pimpinan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Jawa Timur; serta Drs. Khoirul Kamami, MHI, Rohaniawan Departemen Agama Kota Madiun. [] RAS

Wisuda Uhamka, Lulusan Harus Kreatif dan Inovatif Wisuda 1002 mahasiswa Uhamka di Jakarta Convention Center, Kamis (31/3)

S

ebanyak 1002 mahasiswa Uhamka diwisuda Kamis (31/3) secara luring di Jakarta Convention Center. Walau tidak didampingi keluarga secara langsung, wisuda berlangsung hikmat, megah, dan tetap sakral dengan protokol kesehatan yang ketat, yang dihadiri Ketua PP Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PPM Prof Edy Suandi Hamid, dan dipimpin langsung Rektor UHAMKA Prof Gunawan Suryoputro. “Secara resmi kalian telah menjadi lulusan Uhamka. Jadilah orang yang bermanfaat bagi semua khalayak

20 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

dengan mengamalkan ilmu yang telah didapatkan, selalu bisa diandalkan dan menjadi kebahagiaan bagi lingkungan sekitar. In ahsantum ahsantum li’ anfusikum yang artinya jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri dalam (QS. Al-Isra:7) ” ucap Prof Gunawan dalam sambutannya. Prof. Dadang dalam sambutan menyampaikan, Muhammadiyah mencanangkan program unggulan di segala bidang terutama di bidang pendidikan. Ia menambahkan, Muhammadiyah mendorong semua Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA)

memperoleh nilai A bahkan unggul dalam akreditasi institusi. “Kita ingin semua bidang garapan Muhammadiyah seperti pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi mewujudkan cita-cita Muhammadiyah,” ucap Prof. Dadang. Sementara Prof Edy Suandi Hamid berpesan pada wisudawan untuk tidak pernah berhenti belajar. “Saudara memang lulus dari perguruan tinggi terkemuka dengan Akreditasi A. Itu modal saudara untuk berkarir. Namun dinamika perubahan sangat cepat sehingga saudara harus mengikuti perubahan tersebut, di samping dengan kerja yang inovatif dan kreatif,” pungkas Prof Edy. []RED


Inovasi WARTA PTM

M

Olahan Kedelai Tim UMM Berhasil Raih Medali Emas di AISEEF

ahasiswa UM Malang kembali meraih prestasi membanggakan pada kancah internasional. Tim dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Diskusi Ilmiah (FDI) membawa pulang medali emas pada kategori Social Science di ajang Asean Innovative Science Enviromental and Entrepreneur Fair (AISEEF). Event yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) ini bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip) pada awal Februari lalu. Inovasi dengan judul ‘The Assistance of The PKK Group At Tanjungtani Village Through Utilizing Soybean Husk Waste Into Products’ ini memanfaatkan limbah kulit ari kedelai menjadi abon sapi yang siap dikonsumsi. Tidak hanya itu, Siti Mariyatul Qibliyah menyebutkan inovasi ini turut memberdayakan ibu PKK dalam mengembangkan dan meningkatkan ekonomi Desa Tanjungtani. Hal itu menjadi bagian dari upaya membentuk wirausaha baru dan menciptakan masyarakat mandiri. “Kami tidak hanya memasarkannya secara luring, tapi juga daring melalui marketplace dan beragam media sosial,” papar salah satu anggota tim tersebut. Kompetisi yang diadakan secara luring tersebut dikemas menggunakan konsep pameran. Para peserta menam-

Mahasiswa UM Malang saat mempresentasikan inovasi tim pada pameran AISEEF

pilkan hasil produk pada stand yang disediakan kemudian juri dan pengunjung dapat bertanya dan melihat-lihat produk. Beberapa point yang dijadikan penilaian di antaranya kreativitas stand, judul yang menarik hingga produk yang dijual. “Kami sempat kesusahan membawa produk dan perlengkapan. Apalagi ketika di Semarang, kami sangat kesulitan untuk mendapatkan toko yang menjual alat-alat untuk properti. Meski begitu, Alhamdulillah kami tidak putus asa dan menyelesaikan stand dengan sangat baik,” lanjut Siti.

Atasi Pencemaran Lingkungan dengan ALBAPALAENSI

D

r Yudha Febrianta MOr AIFO dan Pratik Hari Yuwono SSn MA dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Purwokerto berhasil menemukan inovasi pembakar sampah plastik rendah polu-

si. Inovasi yang diberi nama ‘ALBAPALAENSI’ ini juga mampu meminimalisi pencemaran lingkungan dengan menyisakan abu pembakaran yang dapat digunakan untuk media bercocok tanam. Dr Yudha selaku ketua tim menga-

Mahasiswi pendidikan Biologi tersebut menyebutkan dibutuhkan kekuatan mental juga pengalaman dan masukan dari kakak tingkat dalam membantu mengembangkan inovasi yang diangkat. Ia berharap produk inovasi mereka dapat dikembangkan lebih lanjut baik dari segi rasa, kemasan, dan strategi pemasarannya. “Saat ini kami juga sedang mengembangkan produk serupa tapi bisa dikonsumsi oleh mereka yang alergi daging dan vegan. Kami juga selalu bertekad untuk bisa kembali berprestasi di event-event lain,” pungkasnya. []APR

takan ALBAPALAENSI atau Alat Pembakar Sampah Plastik Rendah Polusi terdiri dari rangkaian tabung luar, tabung dalam, ruang sekat udara, blower, dan kabel. Cara kerja, tabung luar, merupakan tabung yang berbahan drum bekas dengan posisi di bagian terluar dari alat ALBAPALAENSI. Tabung ini merupakan penampung udara yang fungsinya membatasi dan menopang supaya udara dapat berkumpul dan mendorongnya

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 21


Inovasi WARTA PTM

ke dalam tabung penampung sampah,” jelasnya. ALBAPALAENSI dapat mengurangi polusi bahkan minim asap yang mengepul dan limbah dari hasil akhir pembakaran tidak berbahaya. Limbah plastik yang sudah menjadi abu dapat digunakan untuk media bercocok tanam di dalam pot. Dr Yudha memaparkan, produk ini juga dapat menambah income untuk masyarakat karena memiliki daya jual yang baik. Tim yang tergabung dalam program IbM RisetMu ini juga bekerja sama dengan AA Garage yang berada di Desa Tambaksogra untuk melakukan pengabdian masyarakat. “RisetMU memacu dosen untuk melakukan pengabdian masyarakat dan juga mendanai kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung di desa Tambaksogra. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah pemasukan dan dapat mengatasi masalah sampah di lingkungan tempat tinggal, terutama sampah plastik yang sulit terurai,” pungkasnya. []APR

Dr Yudha Febrianta MOr AIFO dan Pratik Hari Yuwono SSn MA dosen UM Purwokerto

Olahan Daun Nangka Jadi Masker Wajah

T

im KKN-P UM Sidoarjo mempraktikkan olahan daun nangka menjadi produk kecantikan masker wajah di Desa Wunut, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Salah satu latar belakang pemilihan daun nangka karena di wilayah Desa Wunut banyak terdapat buah nangka tetapi daunnya jarang dimanfaatkan secara maksimal. Putri Kartika Sari, Ketua Tim KKN-P Kelompok 23 mengatakan olahan daun nangka menjadi masker ini dapat berguna untuk perawatan kecantikan. “Manfaatnya banyak, terutama, untuk menghilangkan jerawat dan bekasnya, jika masker ini terpakai secara rutin,” jelasnya. Daun nangka juga punya kandungan lain, seperti antioksidan dan antiinflamasi yang dapat menangkal radikal bebas, memperbaiki jaringan yang rusak, dan meregenerasi dan mengangkat sel kulit mati pada wajah. Pada saat sosialisasi khasiat masker

22 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

daun nangka, masker ini juga diujicobakan kepada tiga mahasiswa KKN-P kelompok 23 yaitu Anissa Nurlaila, Rania, dan Faiqotus dengan berbagai kondisi wajah seperti berjerawat, sensitif, dan normal. Anissa mengungkapkan ia merasakan efek positif setelahnya. “Setelah pakai masker itu wajahku jadi lebih

Produk masker wajah UMSIDA siap pakai.

segar, tetapi untuk hasil yang maksimal pemakaian rutin,” ungkapnya. Untuk menarik minat masyarakat, tim KKN-P kelompok 23 mengemas produk sebanyak 10 gram untuk setiap bungkus dan memberikan label pada kemasan masker sehingga produk memiliki kualitas yang baik dari segi kemasan. Produk masker ini juga disosialisasikan kepada ibu-ibu kader Desa Wunut pada Senin (28/2) lalu, dan dipromosikan saat kegiatan Senam Kesehatan Jasmani (SKJ) di Desa Wunut, Jumat (4/3).[] RAS


UM Surabaya Ciptakan Alternatif Pembelajaran untuk Siswa Tunagrahita kan oleh Desy, adalah kurangnya minat siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam pembelajaran matematika yang masih menggunakan media konvensional dalam pembelajaran. Desy menjelaskan keunggulan Mahasiswa UM Surabaya pencipta inovasi alternatif pembelajaran siswa tunagrahita. dari media inovaim mahasiswa Prodi Matematika si mereka, yakni Pecahan Air (PAIR), UM Surabaya, Desi Patmawati, yang menggunakan media air dan sisAnggiya Damarani, dan R Amirul tem tertanam berbasis ESP32 sebagai Rajif, membuat inovasi media pembel- pemroses l/O dan terintegrasi dengan ajaran berbasis ESP32 dan smartphone smartphone sebagai media pembelajaruntuk siswa tunagrahita. Latar belakang an aplikasi smartphone PAIR. “Aplikasi dari inovasi ini, sebagaimana dipapar- ini terdiri dari berbagai macam pilihan

T P

bilangan pecahan. Saat ditekan, aplikasi akan mengirimkan perintah ke alat untuk mengeluarkan sejumlah air sesuai dengan bilangan pecahan yang dipilih oleh siswa,” katanya lagi. Ia berharap media PAIR yang digagas oleh timnya dapat membantu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pembelajaran matematika dan dapat dikembangkan mengikuti perkembangan zaman. Ratno Abidin, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, mengapresiasi inovasi tersebut. Inovasi tim UM Surabaya mengantarkan mereka pada raihan Juara I dalam Maption 2022. “Harapannya, yang sudah diraih oleh mahasiswa tidak menjadi akhir, melainkan pemantik untuk terus meningkatkan prestasi, dan diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa yang lain,” ujarnya.[] RAS

Festival Literasi Semeru UM Surabaya Kenalkan Ratusan Jenis Anggrek

uncak dari rangkaian kegiatan UM Surabaya untuk memperingati Milad ke-38 adalah Festival Literasi Semeru (FLS) pada Rabu (23/3) lalu. Kegiatan ini terlaksana di lereng Semeru, Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Ada beberapa kegiatan yang terlaksana, di antaranya Sekolah Alam Raya, Anggrek Virtual Tour, hingga Gerakan Semeru Sehat. Anggrek Virtual Tour merupakan agenda dari UM Surabaya untuk mengenalkan jenis-jenis anggrek yang ada. Selain pengenalan, akan berlanjut dengan sosialisasi cara teknis budi daya anggrek-anggrek yang ada. Radius Setiayawan, Manager Director FLS

2022, menjelaskan mengenai kegiatan tersebut. “Warga lokal yang sudah bertahun-tahun bergelut dengan anggrek akan memandu kegiatan ini. Para relawan Mahasiswa Tanggap Bencana (Matana) UM Surabaya juga akan membantu,” ujarnya dalam situs resmi UM Surabaya. Beberapa relawan dalam Matana UM Surabaya memang telah membantu warga lokal untuk menyusuri gunung untuk melihat satu per satu habitat anggrek. Hal ini mereka lakukan usai erupsi Semeru ketika telah memastikan kondisinya tidak mengganggu. Warga lokal, panggilan akrabnya Cak Saif, menjelaskan hal tersebut. “Berbagai anggrek yang unik dan menarik kita te-

mui di sana,” jelasnya. Di antara ratusan anggrek yang ada, ada tiga jenis anggrek yang menarik. Ketiganya adalah, pertama, anggrek terkecil di dunia, Corybas Pictus; kedua, anggrek permata, Macodes Petola; ketiga, anggrek hantu, Chilosita Javanica. []RAS

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 23


WARTA PTM

Kronik

UMT Berikan Diskon Kuliah Meriahkan HUT Kota Tangerang

D

alam rangka memeriahkan HUT Kota Tangerang ke 29 Tahun, Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) memberikan potongan uang kuliah bagi calon mahasiswa baru (Maba) yang mendaftar. Sebanyak 2229 kuota diskon tersebut akan diberikan pada pendaftar pertama dengan mendapat potongan sebesar 2.9 juta saat pendaftaran, yang mana merupakan dana sumbangan pendidikan. Rektor UMT Dr Ahmad Amarullah mengatakan pemberian potongan harga ini berlaku tidak hanya untuk calon mahasiswa yang berdomisili di Kota Tangerang saja namun juga untuk calon mahasiswa yang berasal dari luar Kota Tangerang. “Jadi ini komitmen kita

Brand Ambassador UM Tangerang suda kedua UMMAD

yang dibuka dan bisa dinikmati oleh seluruh pendaftar dari kota Tangerang maupun seluruh daerah,” ucap Amrullah, Rabu (01/03). Amarullah mengatakan, HUT Kota Tangerang yang jatuh pada 28 Februari lalu menunjukan semangat bahwa HUT kota Tangerang juga membawa berkah bagi lingkungan sekitar. “Dari sinilah Tangerang semakin banyak yang mendoakan untuk menjadi kota yang lebih maju dari kota kota lain yang ada di Pro-

vinsi Banten dan Indonesia,” paparnya. Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, KH Muhyiddin Junaidi mengapresiasi kebijakan UMT dalam memberikan pelayanan yang murah dan berkualitas untuk masyarakat. “Ini sebuah kontribusi real dari UMT, semoga lembaga pendidikan lain dapat mengikuti langkah dan sikap yang sudah dilakukan oleh UMT. Diharapkan upaya ini dapat melahirkan generasi yang cerdas dan unggul nantinya,” pungkasnya. []APR

Insentif Dosen untuk Karya Ilmiah Terpublikasi Scopus

R Rektor Unmuha, Dr. H. Aslam Nur MA bersama Dosen Unmuha

24 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

ektor Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) memberikan insentif sebesar 47.450.000,- kepada lima belas Dosen tetap UNMUHA. Intensif ini diberikan dalam rangka mengapresiasi dan mendorong publika-


si karya ilmiah pada jurnal Internasional terindeks Q1 - Q2, serta jurnal nasional terakreditasi sinta 2-6. Ketua LP4M, Meutia Zahara S Si MSc Ph D dalam kata sambutannya menyampaikan pada proses ini pihak LP4M menerima 23 permohonan dari dosen UNMUHA Aceh. Terdapat 15 orang dosen yang ditetapkan memenuhi persyaratan dan menerima insentif pada tahun 2022. “Kita berharap pada tahap kedua nanti akan lebih banyak lagi yang mengajukan permohonan karya ilmiahnya, hari ini dosen yang lolos

mungkin bisa sedikit memberikan motivasi bahwa benar UNMUHA memberikan apresiasi,” papar Meutia. Rektor Unmuha, Dr H Aslam Nur MA juga bersyukur atas pemberian insentif untuk dosen di lingkungan UNMUHA. “Alhamdulillah dengan izin Allah kita bisa merealisasikan pemberian insentif publikasi karya ilmiah bagi dosen tetap UNMUHA. Kita harus bersyukur karena banyak juga Universitas baik dia universitas negeri sekalipun tidak memberikan apresiasi kepada dosen,” paparnya.

UNMUHA pelan pelan akan mencoba meningkatkan, memberikan sesuatu yang terbaik pada seluruh tenaga pendidikan dosen, civitas akademika yang berprestasi tentu akan mendapat insentif, termasuk juga bagi mahasiswa berprestasi kita akan berikan juga. Dr H Aslam mengharapkan agar dosen dapat mengurus kepangkatannya. “Kita akan terus memberikan dorongan, membuat kiat agar jurnal di lingkungan kita bisa sinta terindeks Sinda 2 dan 3 dan harus kita akui banyak juga jurnal kita belum terindeks,” tutupnya. []APR

FISIP UMSU Gelar Konferensi Internasional INCCLUSI

Dekan FISIP UMSU Dr. Arifin Saleh, MSP

F

akultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FISIP UMSU) berhasil menggelar Konferensi Internasional bertajuk INCCLUSI (International Conference on Communication, Policy and Social Science) 2022 yang berlangsung secara online, Selasa (22/2). Selain untuk mendukung tridarma perguruan tinggi, konferensi internasional ini juga bagian dari kegiatan dalam rangkaian menyemarakkan Milad ke50 FISIP UMSU yang diperingati setiap bulan Februari. Dekan FISIP UMSU Dr Arifin Saleh, MSP dalam sambutannya

menyampaikan kegiatan ini bagian dari internasionalisasi FISIP UMSU yang mengelola tiga program studi yakni Kesejahteraan Sosial dengan Akreditasi A, Ilmu Administrasi Publik dengan Akreditasi A, dan Ilmu Komunikasi dengan Akreditasi Unggul. Bertemakan “Collaboration of Government, Civil Society and Digital Communication for Sustainable Development Goals” konferensi ini turut dihadiri narasumber nasional dan internasional di antaranya Dr Rudianto, SSos MSi, WR 3 UMSU, Prof Olle Törnquist dari University of Oslo, Norway,

Dr J Nicolaas Warouw dari University of New South Wales Canberra, Australia, Dr Noppawan Phuengpha, MPA dari Burapha University, Thailand, dan Dr Azhar Ibrahim Alwee dari National University of Singapore, Singapore. Sahran Saputra selaku ketua panitia menyampaikan peserta yang hadir di seminar mencapai 550 orang dan peserta yang mengirimkan papernya untuk kegiatan ini sebanyak 125 orang. Paper yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan akan dipublish di Atlantis Press, prosiding internasional, dan jurnal ilmiah yang ada di FISIP UMSU. Selanjutnya para peserta yang mengirimkan artikel akan dibagi ke dalam beberapa kelas untuk memaparkan makalahnya. Pemaparan pada setiap kelas dipandu para moderator yang berasal dari dosen FISIP. [] APR

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 25


WARTA PTM

Kronik

ITB Ahmad Dahlan Jakarta Dorong Kur Syariah

S

inarmas Bank, Kemenko Perekonomian RI beserta Kementerian Koperasi, dan UKM bersama tim Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB Ahmad Dahlan) menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) di Maya Hotel, Sanur, Bali. Mengupas Peluang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Tenaga Pendidik (Dosen & Guru) untuk melanjutkan studi S-2 dan S-3. Begitu juga peluang untuk tenaga kesehatan (nakes) terutama untuk peningkatan skill dan dokter spesialis. Tentu, dengan menggunakan studi kasus bahasan entitas Muhammadiyah yang memiliki AUM jumlah guru, dosen, dan nakes yang hampir 100 ribu lebih jumlahnya. “Sebagai narasumber, saya menyampaikan data jumlah guru, dosen dan Nakes Muhammadiyah yang berpeluang untuk dibiayai oleh KUR skema syariah. Tentu, forum ini tidak berpretensi membahas berapa banyak jumlah mereka yang diberi beasiswa oleh pemerintah untuk melanjutkan studi,” ujar Mukhaer Pakkanna selaku Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta.

J

Jajaran Pimpinan ITB Ahmad Dahlan

Menurut Mukhaer, sejak 2010 skema KUR untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) baik unskill dan skill sudah dibiayai. Maka, usulan FGD tentang skema untuk pembiayaan untuk guru, dosen dan Nakes amat penting. Memang, dalam FGD itu, tiga kelompok ini disebut sebagai tenaga profesional yang belum ada skemanya dalam peraturan KUR yang saat ini berlaku. “ITB Ahmad Dahlan diminta dalam FGD menyusun Naskah Akademik untuk memberi gambaran urgensi KUR bagi tiga profesi ini. Harapannya, Naskah ini melalui kantor Kemenko Perekonomian dan Kementerian Koperasi UKM bisa mengawal hingga menjadi Perpres,” tuturnya. Lebih lanjut, Sekretaris Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Mu-

hammadiyah ini menjelaskan bahwa pembiayaan KUR seperti itu, tentu penting dalam rangka meningkatkan mutu tiga jenis profesi itu plus peningkatkan kinerja institusi tempat mereka mengabdi. Jangan biarkan mereka mengakses pembiayaan lewat pembiayaan umum yang tingkat pricing/rate yang mahal dan berbelit-belit. KUR penting bagi mereka karena rate-nya di bawah 6 persen dan disubsidi oleh negara. “Semoga langkah ini menjadi entry point untuk merumuskan langkah selanjutnya. Perjuangan ini bukan semata untuk entitas Muhammadiyah tapi juga bagi warga bangsa yang ingin mengakses pembiayaan murah dan mudah via KUR. Semoga jihad ini diberi keberkahan dan kelancaran oleh Allah. Aamiin,” pungkasnya. []APR

Sudah Launching, ITSBM Selayar Siapkan Penerimaan Mahasiswa Baru

umat, (11/03)-Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah Kepulauan Selayar (ITSBM Selayar) resmi menjadi perguruan tinggi Muhammadiyah pertama di Tanadoang, julukan Kepulauan Selayar. ITSBM Selayar resmi launching setelah mem-

26 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

peroleh Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 108/E/0/2022, Februari lalu. Prosesi peluncuran kampus pertama di Selayar ini ditandai penyerahan SK penyelenggaraan ITSBM Muhammadiyah Selayar secara resmi diserah-

kan oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi diwakili Kepala LLDIKTI IX Sultan Batara, Drs Andi Lukman, M.Si, kepada Ketua BPH ITSBM Selayar, H.Saiful Arif, SH. Prof Drs Ahmad M Pd PhD anggota Majelis Diktilitbang PP Muhammadi-


yah saat menghadiri peresmian berpesan agar pengelolaan ITSBM harus sesuai dan taat pada aturan Kemendikbud Dikti dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Prof Ahmad juga menilai tekad dosen serta tata kelola dalam menyiapkan pendirian ITBM Selayar turut diapresiasi. “Kelak jika sudah ada rektor terpilih dalam waktu dekat maka harus fokus pada penerimaan mahasiswa baru. Pada PTS mahasiswa merupakan energi bagi perguruan tinggi,” paparnya. ITSB Muh Selayar akan mengelola empat prodi yakni Program Sarjana Teknologi Hasil Perikanan; Program Sarjana, Administrasi Kesehatan; Program Sarjana, Kewirausahaan, dan Program Sarjana Ilmu Komputer. “Pendaftaraan maba akan segera dibuka dan akan menerima mahasiswa tahun

Prof Drs Ahmad M Pd PhD saat menghadiri launching ITSBM Selayar

2022, kampus baru telah disiapkan seluas 3 hektar. Untuk sementara waktu kita menggunakan kompleks Perguruan

Konsorsium Bidang Ekonomi Berbasis Teknologi

Konsorsium Inovasi di Bidang Ekonomi berbasis Teknologi bertempat di Gedung E UMKT

U

M Kalimantan Timur berkolaborasi dengan UM Purwokerto dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dalam menyelenggarakan Konsorsium Inovasi di Bidang Ekonomi berbasis Teknologi bertempat di Gedung E UMKT, Minggu (06/02). Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Jebul Suroso dalam sambutannya mengatakan bah-

wa terselenggaranya kegiatan ini merupakan respons dari perkembangan teknologi dibidang ekonomi. “Kegiatan ini menuntut PTMA untuk terus menciptakan inovasi sesuai dengan peluang yang ada pada masing-masing PTMA,” paparnya. PTMA juga diharuskan untuk memiliki amal usaha yang berbasis teknologi informasi sebagai wadah untuk

Muhammadiyah Selayar,” papar Muhammad Arsyad Tim Pendiri ITBM Selayar, Kamis (24/02). [] APR

menggerakkan ekonomi kampus. “Sebetulnya kami buat acara konsorsium ini sebagai wadah untuk generasi muda terutama bagi mahasiswa di kampus PTMA untuk berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi,” ujar Prof Bambang Setiaji. Lebih lanjut Prof Bambang menjelaskan, kampus UMKT telah melakukan inovasi dibidang ekonomi berbasis teknologi, salah satunya meluncurkan aplikasi FoodieMu. Hal ini dilakukan agar UMKT tidak hanya menjadi penggerak pendidikan namun juga sebagai penggerak ekonomi berbasis teknologi dimasa mendatang. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Suyatman mengapresiasi kegiatan konsorsium yang dilakukan UMKT dan UMP dengan menghadirkan seluruh PTMA se-Indonesia. Menurutnya, di era milenial sangat diperlukan terobosan dalam bidang ekonomi berbasis teknologi. “Memang Muhammadiyah hadir untuk bermanfaat bagi negara dan bangsa, dengan kegiatan ini dapat menghasilkan karya besar,” ujarnya. []APR

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 27


WARTA PTM

Kronik

UMM Sengkaling Park Suguhi Paket Lengkap Wisata

T

aman Sengkaling Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi salah satu destinasi wisata ketika berkunjung ke Malang Jawa Timur. Setelah diakuisisi pada 2013 lalu, renovasi besar-besaran dilakukan oleh Kampus Putih tersebut, salah satunya adalah pendirian pusat makanan Sengkaling Food Festival (SFF). Taman wisata ini memiliki beragam jenis wahana yang dapat dinikmati anak-anak dan dewasa. Pengunjung akan disuguhi oleh deretan kuliner khas Malang yang tergabung dalam Sengkaling Food Festival. Selain itu, di sebelah kiri tempat loket terdapat penginapan dengan konsep kapal yaitu Kapal Garden Hotel. Pengunjung juga dapat mampir ke tempat olahraga yang terbuat dari kontainer yang bernama Workout Container Gym. “Untuk biaya masuk ke wahana Taman Rekreasi Sengkaling, kami mematok harga Rp 30.000 pada weekday dan Rp 35.000 pada weekend. Beberapa fasilitas yang didapatkan adalah free akses ke semua kolam renang, taman satwa, taman kelinci dan beberapa wahana

Taman Sengkaling UM Malang

gratis lainnya. Kami juga menyediakan tiket terusan yang dibanderol seharga Rp 60.000 yang berlaku untuk semua kolam renang, Bom-Bom Car, Perahu Naga, Kiddy Train, Bumper Boat, Theater 4 Dimensi, dan Joyland Game Zone,” ungkap General Manager Taman Sengkaling UMM Dr Achmad Mohyi MM. Secara keseluruhan, wahana di Taman Rekreasi Sengkaling ini terbagi menjadi tiga bagian utama yaitu wahana air, wahana permainan, dan tempat satwa. Untuk bagian wahana air, pengunjung akan dimanjakan dengan kolam renang bagi orang dewasa dan anak-anak. Ada Pula kolam kapal misteri, kolam pesona primitif, kolam pesona tirta sari, serta kolam cumi-cumi. “Sementara itu di area wahana permainan, kami me-

miliki kapal misteri, perahu motor, dan sepeda air yang bisa digunakan untuk mengelilingi kolam sengkaling. Selain itu ada juga permainan bom-bom car, bioskop 4 dimensi, playground, kiddy train, bumper boat, dan sederet lainnya,” imbuhnya. Saat ini Sengkaling telah memulai langkah baru untuk menggabungkan edukasi dan wisata dalam taman rekreasinya. Achmad menjelaskan bahwa Sengkaling telah bekerja sama dengan beberapa sekolah untuk melakukan pelatihan dan pembelajaran. Agenda tersebut meliputi pembelajaran mengenai cara kerja dan pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro, pesawat terbang, kapal cepat, hingga pelatihan lingkungan hidup. []APR

NGOBI Gagasan IMM STKIP Muh Oku Timur Lahirkan Kader Militan

D

alam rangka mempererat tali silaturahmi anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Komisariat IMM STKIP Muhammadiyah OKU Timur menggelar NGOBI

28 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

(Ngobrol Bareng Ikatan) di Resto dan Café RAJAKS, Tulus Ayu, Ahad (06/03). Bertemakan “Sebelum akad, ta’arufan dulu dengan IMM yuk!” ajang silaturahmi bersama calon kader IMM ini juga

bertujuan untuk mendorong adanya ide dan gagasan yang berguna untuk kemajuan Komisariat IMM STKIP Muhammadiyah OKU Timur nantinya. “Harapannya dengan adanya kader IMM yang


baru bisa membuat Komisariat IMM di STKIP Muhammadiyah OKU Timur semakin aktif dan bersinergi. InsyaAllah kami akan mengadakan acara NGOBI ini di lain hari,” jelas Vicky Bagas selaku Ketua Pelaksana. Didi Franzhardi, M.Pd selaku Ketua Kampus STKIP Muhammadiyah OKU Timur dan sebagai narasumber mengatakan dengan diadakan acara NGOBI ini diharapkan calon kader Ikatan yang hadir pada hari ini semakin yakin untuk berorganisasi. Siap untuk berorganisasi, bergabung dengan IMM. “IMM diharapkan bisa tumbuh dan berkembang di Kabupaten OKU Timur sebagai organisasi kader persyarikatan yang militan,” ucap Didi yang juga merupakan alumni IMM. NGOBI merupakan kegiatan yang bernuansa ngobrol santai, yang digagas oleh kader IMM OKU Timur. NGOBI ejawantah dari narasi Pra Perkaderan atau Pra DAD sebelum calon kader IMM mengikuti Darul Arqam Dasar. “Ngobrol Bareng Ikatan (NGOBI) sebagai suatu strategi atau salah satu cara terbaik dalam mengenalkan IMM kepada mahasiswa. IMM merupakan dak-

Ngobrol santai antar anggota dan kader IMM STKIP Muh Oku Timur

wah kalangan mahasiswa, yang sifatnya inklusif berkemajuan, mengajak dalam barisan Ikatan, berproses di dalamnya menjadi kader militan,” jelas Preli Yulianto sebagai penulis Buku Catatan Tinta Emas Dari Narasi Menuju Aksi IMMawan. IMM diharapkan dapat bertumbuh dan berkembang di Kabupaten OKU Timur. “IMM dapat berkiprah, senantiasa ber-fastabiqul khairat, dan memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat OKU Timur utamanya, serta berperan membangun peradab-

an agama, nusa, dan bangsa,” pungkas Preli. Turut hadir sebagai Keynote Speaker Narto Kurniawan, SH SSy selaku Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD IMM Sumsel. Kegiatan ini juga dihadiri Ari Ferdiansyah, SH Sy selaku Hakim Pengadilan Agama Martapura OKU Timur, Benny Tenagus, SKM, MM selaku Komisioner Bawaslu OKU Timur, dan Preli Yulianto SP Ketua Bidang Media dan Komunikasi DPD IMM Sumsel. [] APR

Peranan Penting HAKI bagi Dosen

D kegiatan pendampingan pengajuan permohonan kekayaan intelektual UMGO

i era saat ini, Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI mulai berkembang dan menjadi perhatian setiap perguruan tinggi salah satunya UM Gorontalo (UMGO). HAKI merupakan aset yang dapat memberikan perlindungan terhadap karya atau kekayaan intelektual seseorang. Begitu papar Dr. H. Salahudin Pakaya, MH. Wakil Rektor II UM Gorontalo saat membuka kegiatan pendampingan pengajuan permohonan kekayaan intelektual oleh

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 29


WARTA PTM

Kronik Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo di Gedung Prof Haryono Suyono LP2M, Selasa (15/03). Salahudin melanjutkan diperlukan adanya kesadaran dan perubahan mindset bagi dosen UMGO untuk dapat meningkatkan karya yang dihasilkan. “Saya berulang-ulang menyampaikan ditempat ini yaitu kita harus merubah mindset bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) itu adalah aset, dia bukan lagi beban biaya dari institusi”. ungkap dosen Ilmu Hukum tersebut. Meskipun didalam akuntansi laporan keuangan bahwa pegawai

adalah beban biaya. Tetapi menurutnya pegawai atau SDM itu adalah investasi atau yang disebut dengan aset. “Dalam bahasa neraca keuangan disebut modal, karena dia berproduksi. Salah satu produksi kalau kita di kampus ini adalah intelektual kita yang muaranya adalah artikel dan buku,” tambahnya. Data LPPM menyebutkan, UMGO berhasil memperoleh sembilan HAKI pada tahun 2021 sehingga total yang dimiliki yaitu 67 HAKI. Dr. Muh. Firyal Akbar, S.IP., M.Si. selaku Ketua LPPM yakin bahwa UMGO dapat menambah

jumlah HAKI ke depannya. “Seharusnya jumlah HAKI yang dimiliki UMGO sesuai dengan jumlah dosen setiap tahunnya. Namun sepertinya ada kendala sehingga banyak yang belum mengurus hak ciptanya. Padahal hak cipta itu penting bagi kita semua terhadap karya-karya kita, laporan-laporan kita maupun hal-hal lainnya,” tambahnya. Ia berharap agar ke depannya dosen UMGO dapat serius dalam menambah karya intelektual dan menambah jumlah HAKI yang dimiliki kampus tersebut. []APR

Kepemimpinan UNISA Transformatif Profetik Berkemajuan

Brand Ambassador UM Tangerang suda kedua UMMAD

U

niversitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengadakan Baitul Arqom bertemakan “Kepemimpinan di UNISA sebagai Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah yang Transformatif Profetik Berkemajuan” secara daring, Jumat-Sabtu (04-05/03). Sebanyak 57 peserta yang terdiri dari jajaran Rektorat, Dekanat, Ka Prodi, hingga Ka Biro, mengikuti Baitul Arqam Pimpinan yang

30 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

dibimbing oleh Master of Training dari Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Kegiatan ini diadakan untuk menyegarkan kembali dan menambah semangat pimpinan UNISA untuk bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. “Perankan diri kita sebagai peserta Baitul Arqam untuk belajar te-

ladan, berempati, dimana para mahasiswa-mahasiswi kita juga telah mengikuti Baitul Arqam,” pesannya. Warsiti juga menjelaskan bahwa status UNISA Yogyakarta saat ini “Sehat” di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA). Dimana salah satu faktornya dengan dapat terpenuhinya target capaian pendaftar mahasiswa baru. Dr Hj Siti Noordjannah Djohantini MM MSi selaku keynote speaker menggarisbawahi bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengokohkan dan bersama-sama dalam membesarkan UNISA Yogyakarta. Ia kembali mengingatkan bahwa UNISA Yogyakarta didirikan untuk memajukan dan mencerdaskan bangsa. “Diibaratkan hati dan nadi para pimpinan harus terkoneksi, tidak berjalan sendiri-sendiri dan harus ada yang mengkoordinir. Diskusikan secara sungguh-sungguh oleh seluruh pimpinan dengan pemikiran-pemikiran yang maju, jangan merasa sebagai pengikut terus menerus,” paparnya. Ia berharap agar baitul arqom yang diadakan dapat kembali menguatkan dan mengokohkan internal UNISA bagi kepentingan pencapaian visi-misi bersama. []APR


L

STKIP Muh Kuningan Launching Aplikasi Sistem Informasi Manajemen

embaga Penjaminan Mutu (LPM) dan Sistem Data Informasi (SDI) STKIP Muh Kuningan me-launching aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) secara virtual. SIM merupakan aplikasi yang di dalamnya mencakup fitur-fitur pendukung kegiatan mutu internal, seperti kontrak kinerja, program kerja, dan laporan kerja. Ketua LPM STKIP Muhammadiyah Kuningan, Nunu Firdaus berharap launching aplikasi SIM ini dapat meningkatkan kualitas praktik penjaminan mutu di STKIP Muh Kuningan agar dapat unggul secara SPMI dan SPME mengingat selain diperlukannya SDM yang unggul, perguruan tinggi juga wajib memiliki dukungan teknologi yang mutakhir. “Melalui aplikasi SIM ini, saya memiliki harapan besar STKIP Muhammadiyah Kuningan bisa menjalankan budaya mutu yang baik sesuai aturan yang telah ada. Kontrak kinerja program kerja dan laporan kinerja pada tahun 2022 dengan dukungan aplikasi SIM akan menghasilkan kualitas yang positif untuk kemajuan kampus STKIP menuju perubahan bentuk menjadi

Penyelenggaraan kegiatan launching SIM.

universitas,” harap Nunu Nurfirdaus saat ditemui, Jum’at (4/3). Para pejabat struktural STKIP Muh kuningan menghadiri launching SDI melalui Zoom Meeting pada Rabu (2/3) lalu Turut hadir pula para pejabat sturktural di lingkungan STKIP Muh Kuningan yang turut menyemarakkan launching SDI ini melalui platfrom zoom

meeting pada Rabu (02/03). Nantinya, dosen dan karyawan juga akan menerima sosialisasi tersebut. Kepala SDI, Sofyan Fajrin, menambahkan latar belakang launching aplikasi SIM. “Launching aplikasi SIM merupakan salah satu implementasi dari visi kampus yang unggul di bidang teknologi dan kami siap untuk mendukung hal tersebut,” tambah Sofyan Fajrin. [] RAS

STIE Muh Cilacap Terjunkan Mahasiswa ke Lokasi KKN Dokumentasi penyerahan mahasiswa KKN.

S

TIE Muh Cilacap melakukan penerjunan Tim KKN mahasiswa sebanyak 25 siswa yang berasal

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 31


WARTA PTM

Kronik dari Program Studi S-1 Akuntansi dan S-1 Manajemen. Tim KKN terbagi dalam sejumlah tim yang menyebar ke dalam lima desa di Kabupaten Cilacap, yakni Desa Brani Kecamatan Sampang yang menjadi lokasi acara penyerahan, Desa Bajing Kulon Kecamatan Kroya, Desa Sarwadadi Kecamatan Kawunganten, Desa Welahan Wetan Kecamatan Adipala dan Desa Bantarpanjang Kecamatan Cimanggu. Ketua STIE Muh Cilacap, Tri Nu-

rindahyanti dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari adanya kegiatan KKN STIE Muhammadiyah Cilacap ini. “Bahwasanya kegiatan KKN STIE Muh Cilacap merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian STIE Muh Cilacap kepada masyarakat,” ujarnya. KKN STIE Muhammadiyah Cilacap akan dilaksanakan selama satu bulan dimulai dari tanggal 1-31 Maret 2022, dengan penerjunan dilakukan pada Selasa (1/3) lalu.

Workshop IAIM Sinjai Dorong Potensi Technopreneur

Dokumentasi pasca-workshop IAIM Sinjai.

T

im mahasiswa KKN Profesi IAIM Sinjai menggelar workshop kewirausahaan bertema “Membangun Jiwa Kewirausahaan dan Technopreneurship” di Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan. Hardiyanti Ridwan SPd MPd,

dosen Fakultas Ekonomi dan Hukum Islam (FEHI) IAIM Sinjai hadir sebagai narasumber. Hardiyanti menyampaikan materi mengenai teknik dan sistem yang dilakukan dalam penjualan sistem online. Selain itu, ia juga mengajak para

UM Palopo Gelar Dialog Masalah Pendidikan 32 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

H

Acara yang merupakan bagian dari salah satu catur dharma perguruan tinggi ini, juga dihadiri oleh Kepala Bappeda dan Bupati Cilacap, yang diwakili oleh Camat Kecamatan Sampang. Serah terima Mahasiswa KKN kepada Pimpinan daerah ini terlaksana secara simbolis melalui penyerahan surat penerimaan kepada Mahasiswa Manajemen atas nama Agung dan Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi, atas nama Ani Rofingatun[] RAS

pemuda untuk berdiri sendiri dalam berwirausaha dan memiliki sifat-sifat teladan, seperti: disiplin, berkomitmen tinggi, jujur, kreatif, inovatif, mandiri dan realistis. Koordinator Desa (Kordes) KKNP Desa Puncak, Suriadi, berharap bahwa workshop ini dapat bermanfaat dan mampu membantu masyarakat desa, terutama pemuda, dalam membangun jiwa berwirausaha. “Kegiatan ini memang sesuai kebutuhan masyarakat di era digital, yaitu pemberian edukasi untuk bagaimana berwirausaha di era saat ini, dengan menghadirkan dosen yang berkompeten,” ujarnya. Plt Kepala Desa Puncak, dalam sambutannya juga mengapresiasi program mahasiswa KKN Profesi yang dapat membangkitkan semangat pemuda dalam berwirausaha dan mengembangkan usaha ini. Hadir dalam kegiatan pada Senin (7/3) lalu Babinsa Desa Puncak, Ketua BPD Desa Puncak dan anggota, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh wanita dan beberapa warga dari berbagai dusun yang ada di Desa Puncak.[] RAS

impunan Mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan UM Palopo gelar Bazar dan Dialog di Warkop Kampus, Palopo sebagai bagian dari proker bidang pendidikan. Kegiatan bazar dan dialog ini menghadirkan Harmita Sari SPd MPd, salah satu dosen berprestasi di UM Palopo sekaligus dosen Bahasa Indonesia. Bazar dan dialog yang diketuai Muhammad Rifki ini dihadiri oleh Suprianto Baen, Ketua Umum HMI MPO Cabang Palopo,


Ari Putra Daliman, Kabid PAO IPMAL; Anggi Novita, Wakasekbid, dan Ice Krisna. Harmita memaparkan, Covid-19 tergolong sebagai bencana non-alam. Artinya, pandemi ini membawa sebuah perubahan situasi dalam dunia pendidikan pada proses pembelajaran, namun ia melihat hanya pada segi sistematika saja. “Dalam situasi seperti ini solusi yang dapat kita lakukan adalah melakukan persiapan dari sekarang untuk masa yang akan datang. Sebab, produktivitas pendidikan dapat tercapai di tengah Covid-19, jika orang tua, guru, dan siswa melakukan perubahan itu secara bersama dan mulai dari diri sendiri,” jelasnya. Rifki mengatakan bahwa tema dialog kali ini adalah Masalah Pendidikan di Indonesia yang dilatarbelakangi oleh banyaknya tantangan di bidang pendidikan karena adanya pandemi Covid-19. “Pendidikan di Indonesia masih sangat jauh dari merdeka, terutama sejak mun-

Penyelenggaraan dialog UM Palopo.

culnya pandemi. Kita mengalami degradasi dalam hal kualitas pendidikan itu sendiri,” ujarnya. Rifki melanjutkan, UUD 1945 sendiri telah mencantumkan pendidikan sebagai proses untuk mencapai sebuah kemajuan bangsa. Oleh karena itu, sebagai kelompok terpelajar, penting un-

Penyaluran Beasiswa UHAMKA pada 100 Mahasiswa

Penyerahan Beasiswa Sang Surya LazisMu UHAMKA.

L

azisMu UHAMKA menyelenggarakan penyerahan Beasiswa Sang Surya LazisMu UHAMKA kepada 100 mahasiswa terbaiknya. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Lt 4 Kampus A UHAMKA namun para peserta meng-

hadiri secara daring. Beasiswa Sang Surya LazisMu UHAMKA memberi bantuan pada mahasiswa berprestasi yang terdampak pandemi Covid-19 sehingga terkendala masalah pembiayaan. Bunyamin, Wakil Rektor IV

tuk memperbincangkan persoalan pendidikan. “Kita tidak boleh duduk, diam, dan terkungkung dalam suatu pengetahuan. Makanya, dialog ini ada sehingga ada solusi yang bisa kita tawarkan,” lanjut Rifki. Kegiatan dipandu oleh Chairil, Kabid Organisasi HMPS EP, sebagai moderator pada Senin (28/2). [] RAS

UHAMKA, mengucapkan terima kasih kepada peningkatan mutu LazisMu UHAMKA atas penambahan jumlah beasiswa dibandingkan Agustus 2021 lalu. “Awalnya 50 mahasiswa, dan sekarang sudah 100 mahasiswa. Ini tentu bergantung kepada ikhtiar LazisMu dalam mencari donatur di luar UHAMKA. Yang terpenting, semoga selain bertambahnya kuantitas, kualitas juga bertambah,” harapnya. Ketua LazisMu UHAMKA, Nandi Rahman yang hadir secara langsung dalam kegiatan menyampaikan tentang penyaluran infaq dan sadaqah. Ia mengungkapkan bahwa penyaluran telah terlaksana ke berbagai bidang. Para donatur dalam LazisMu UHAMKA yang berkontribusi pada pemberian beasiswa ke seratus mahasiswa ialah dosen dan karyawan UHAMKA. “Terima kasih kepada para donatur yang senantiasa berpartisipasi dalam membantu sesama,” tutupnya pada Senin (21/2) lalu.[] RAS

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 33


WARTA PTM

Kronik

Aksi Donor Darah UMKU Pantik Kepedulian Sosial

U

niversitas Muh Kudus (UMKU) menggelar kegiatan Aksi Donor Darah yang bertema “Setetes dari Diri, untuk Sejuta Umat di Bumi” sebagai kolaborasi IMM AR Rabbani UMKU, KSR, dan BEM UMKU, serta menggandeng Unit Donor Darah PMI Kudus. Teknis kegiatan diawali dengan screening terlebih dahulu kepada calon pendonor untuk memastikan agar calon pendonor tidak memiliki riwayat penyakit khusus, seperti paru-paru, jantung, kanker, dan lain-lain. Perwakilan dari PMI Kudus, dr Sella Sabrina, mengatakan donor darah ini terlaksana untuk menambah ketersediaan stok kantong darah. “Nantinya, akan disalurkan pada pasien yang kekurangan trombosit, pemberian da-

Taman Sengkaling UM Malang

rah untuk penyembuhan penyakit, dan lain-lain. Ada juga pasien yang butuh darah untuk pemulihan kesehatan atau regenerasi sel,” ujarnya. Kegiatan ini juga menjadi bentuk aksi sosial untuk memberi keteladanan kepada khalayak bahwa donor darah itu bermanfaat bagi diri dan orang lain. Koordinator Ormawa UMKU, Rikha Kumala Sari, berterima kasih atas dukungan PMI Kudus dalam pelaksanaan aksi donor darah ini. Ia berharap agar sinergi antar-partner dapat terus

berjalan sehingga dapat bersama-sama membantu dalam berbagai hal. “Acara ini bertujuan untuk mewujudkan kepedulian sosial. Di masa transisi pandemi Covid-19 ini, banyak di antara kita yang berjuang membutuhkan darah,” tambahnya. Kegiatan yang berjalan lancar ini, berlangsung pada Rabu (16/2) lalu di Mini Bank UMKU dan sebanyak 40 orang sukarelawan berhasil lolos untuk diambil darahnya, sementara 13 calon lainnya dinyatakan tidak lolos screening test.[] RAS

Vaksinasi Booster UMG Undang Sivitas Akademika

M Pelaksanaan vaksinasi booster UMG.

34 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

uhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) UM Gresik menyelenggarakan vaksinasi booster AstraZeneca. Rektor UMG, Dr Eko Budi Leksono ST MT membuka kegiatan secara simbolis di lapangan UMG. “Pelaksanaan vaksinasi booster ini merupakan bentuk peran


UMG dalam mendukung pemerintahan. Harapannya, dengan ini dapat tercipta herd immunity secara penuh,” ujar Eko. Eko sendiri adalah peserta pertama yang melaksanakan vaksinasi. Ketua MCCC UMG, Dr Ernawati, mengatakan pelaksanaan vaksinasi booster ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik. “Latar belakang pelaksanaan ini juga karena tingginya minat masyarakat Gresik terhadap pelaksanaan vaksinasi booster,” jelasnya. Dalam rangka menghadapi

penyebaran Covid-19 varian Omicron, UMG juga melakukan pencegahan, seperti penyemprotan desinfektan secara periodik dan memonitor kondisi kesehatan sivitas akademika UMG. Tiga alasan penting di sisi kesehatan vaksinasi UMG gelar, pertama, kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak enam bulan pascavaksinasi; kedua, bentuk adaptasi masyarakat hidup di dunia pandemi; ketiga, memenuhi hak untuk mengakses vaksin demi perlindungan diri dan komunitas.

Mahasiswa UMJ Delegasi Istanbul Youth Summit 2022

Dokumentasi ketiga delegasi IYS 2022.

T

iga mahasiswa UMJ menjadi peserta Istanbul Youth Summit 2022, Konferensi Tingkat Internasional (KTI) kelima di Istanbul ini diselenggarakan oleh Yayasan Youth Break the Boundaries (YBB) dan bertujuan untuk mendorong para pemimpin

masa depan. Tema IYS tahun ini yakni “Respons Rancangan Pembangunan Pemuda dalam Pemulihan Krisis”. Tiga mahasiswi masing-masing bernama Julita Nurhaliza, Maulida Nurul Izzah dan Nurwulandari. Sebelum keberangkatan, mere-

UMMI Berdayakan Desa Lewat Budidaya Ikan Koi

Ruang vaksinasi sendiri dibuat terpisah antara laki-laki dan perempuan untuk alasan kenyamanan, dan disediakan pula ruang observasi untuk memantau keadaan peserta vaksinasi setelah lima belas menit pascavaksinasi. Peserta sendiri wajib membawa fotokopi KK dan KTP. Prioritas peserta vaksinasi booster adalah sivitas akademika UMG, keluarga besar karyawan dan dosen. Sebanyak 580 penerima vaksin hadir pada penyelenggaraan vaksinasi yang diselenggarakan pada Kamis (10/2) ini.[] RAS

ka bertemu dengan pimpinan UMJ antara lain Dr Mutmainah MM Wakil Rektor II; Dr Septa Chandra SH MH Wakil Rektor IV; dan Endang Zakaria MH, Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UMJ di ruang Wakil Rektor IV. “Ini suatu hal yang harus ditularkan ke teman-teman dan ke depan cari lagi bentuk kreativitas yang lain. Ini juga awal untuk go international,” demikian pesan Muthmainnah. Endang mengatakan keberangkatan ketiga mahasiswi ini merupakan suatu kebanggaan dan berpesan agar tidak hanya menjaga nama baik UMJ, tapi juga Muhammadiyah dan Indonesia. Warek IV juga menyampaikan rasa bangganya. “Kami secara institusi sangat bangga untuk melepas keberangkatan adik-adik semua mengikuti program tersebut. Atas nama pimpinan saya ucapkan selamat dan sedapat mungkin aktif dalam kegiatan, jaga etika dan setelah pulang bangun relasi internasional,” ujarnya sebelum menutup sesi pertemuan itu. Ketiganya berangkat pada Selasa (8/2) lalu. []RAS

M

ahasiswa Perikanan Fakultas Pertanian UM Sukabumi (UMMI) mengadakan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) bertema “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”. Kegiatan PHP2D mengusung tema dengan Mina Padi Ikan Koi di Desa Nyalindung, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 35


WARTA PTM

Kronik

Dokumentasi pasca-workshop IAIM Sinjai.

Fajar Firdaus, Ketua Pelaksana PHP2D UMMI, mengatakan bahwa opening ceremony telah terlaksana berupa penebaran bibit ikan koi. “Harapannya, ini dapat menjadi langkah awal dan dapat

meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya dan disepakati oleh Ketua Pemuda KP Pasir Gede yang akrab disapa Kang Epul. Salah satu tokoh masyarakat, Kang Dedi, mengatakan bah-

UM Sumbar Resmikan Dua Bangunan Masjid

Peresmian masjid UMSB.

U

M Sumatera Barat (UMSB) meresmikan dua bangunan masjid di wilayah kampus, yakni Masjid Kampus IV Payakumbuh dan Masjid Kampus III Bukittinggi, yang dinamakan Al-Hidayah, bernilai enam miliar melalui wakaf dari H Hendri dan Hj Asweti.

36 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

Kegiatan peresmian dihadiri Wakil Walikota Bukittinggi, Marfendi juga Rektor UM Sumbar, Dr Riki Saputra MA. Dr Riki menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pasangan yang telah mewakafkan harta tersebut dan mewakafkannya pada universitas. “Te-

wa kegiatan ini juga menjadi ajang terjalinnya kerja sama yang baik antara mahasiswa dengan masyarakat. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini dapat menjadi awal mula komunikasi demi kelancaran kegiatan mina padi nantinya. Kepala Desa Nyalindung, Bapak Ujang, mengatakan bahwa selama ini Desa Nyalindung telah menerima banyak program pemberdayaan masyarakat. Akan tetapi, menurutnya program-program yang sebelumnya belum dapat terlaksana dengan belum maksimal. Sementara itu, kegiatan para mahasiswa Prodi Perikanan UMMI ini memiliki tahapan-tahapan yang panjang berbeda dengan program sebelumnya. “Jadi, harapannya kegiatan ini dapat terlaksana secara maksimal, berkelanjutan, dan berhasil menjadi cikal-bakal percontohan dan dapat dikembangkan di seluruh desa,” ujarnya, Sabtu (29/1). [] RAS

rima kasih kepada Bapak Hendri dan Ibu Asweti. Semoga Bapak Ibu senantiasa mendapatkan kesehatan agar dapat terus menebar kebaikan di tengah masyarakat,” ucapnya. Ia juga berpesan bahwa penjagaan dan perawatan masjid menjadi tanggung jawab moril bagi seluruh sivitas akademika UM Sumbar. “Kita jadikan masjid ini tidak hanya tempat beribadah, tetapi juga menjadi laboratorium keagamaan menyelesaikan persoalan umat,” ujarnya. Peresmian masjid ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan Marfendi. Sebelumnya, ia mengatakan bahwa masjid ini menjadi masjid ketujuh di sekitar Aua Kuniang. “Harapannya, UM Sumbar dapat mendirikan unit pengelola zakat di Masjid Al-Hidayah ini. Nantinya, pihak masjid akan mengelola dana umat secara produktif untuk kemaslahatan umat itu sendiri,” ucapnya. Turut hadir dalam peresmian pada Rabu dan Kamis (2-3/2) lalu, Ketua PWM Sumbar, Prof Dr Shofwan Karim MA, dan tamu undangan lainnya.[] RAS


UM Metro Harus Percaya Diri Bisa Menjadi PT Unggul

A

danya penilaian publik yang positif pada UM Metro, serta indikator-indikator yang menunjukkan posisi UM Metro di atas rata-rata PTS dan PTMA secara nasional, agar dimanfaat sebagai modal untuk menjadi PT Unggul. “Dari sisi akreditasi prodi yang sudah A dan B, jumlah doktor, sudah di atas rata-rata nasional. Dan saya juga mendengar langsung dari stakeholders di Lampung yang memberikan apresiasi pada UM Metro,” demikian disampaikan Prof Edy Suandi Hamid pada pendampingan pimpinan di kam-

Pendampingan Majelis Diktilitbang PPM di di kampus UM Metro, Rabu (30/3).

pus UM Metro, Rabu (30/3). Dalam acara yang dipandu Rektor UM Metro Drs Jazim Ahmad MPd ini, Prof Edy menegaskan agar semua pimpinan dan staf UM Metro percaya diri upaya mewujudkan UM Metro menjadi PT Unggul akan mewujud. Tidak boleh

minder walau PT ini lokasinya berada di luar ibukota provinsi. “Namun harus dibuat betul roadmap dan rencana terukur untuk mewujudkannya. Bukan sekedar normatif saja,” tegas Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah ini. []RED

UM Metro Launching Podcast Studio, Prof. Edy Jadi Narasumber Pertama

S

Prof Edy Suandi Hamid meresmikan dan menjadi narasumber pertama di Podcast UM Metro

ebagai upaya untuk memberikan edukasi dan pencerahan publik atas isu-isu aktual dan kontemporer, UM Metro meluncurkan podcast yang didesain juga untuk lebih mengenalkan UM Metro ke masyarakat luas se-Indonesia, bahkan global. Launching podcast ini dilakukan Waka Majelis Diktilitbang PPM Prof Edy Suandi Hamid, Rabu (30/3) bersama Rektor UM Metro Drs Jazim Ahmad MPd dan Koordinator Podcast Fenny Theresia MPd. Usai launching Prof Edy langsung mengisi acara perdana bertema “Success with or without privilege” dengan pemandu Arbi dari mahasiswa FH UM Metro. Prof Edy mengapresiasi gagasan

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 37


WARTA PTM

Kronik pembuatan podcast yang didukung ruang dan peralatan sangat memadai. “Era sekarang, bukan lagi media mainstream yang dominan, melainkan media berbasis IT seperti podcast ini,” ujar Prof Edy yang mantan jurnalis ini. Pada kesempatan itu, Prof Edy menyarankan agar acara podcast diisi dengan tema-tema yang menjadi perhatian masyarakat, dengan mengundang pakar yang kom-

peten. Ini sebagai bagian tanggung jawab perguruan tinggi untuk mendidik mencerdaskan masyarakat dan memberikan informasi dan analisis yang benar. “Kampus harus peduli isu-isu sekelilingnya dan masalah bangsa. Membahasnya, memberikan solusi, supaya perguruan tinggi tidak terjebak di menara gading yang teralienasi dari sekelilingnya,” pungkas Prof Edy. Sementara Rek-

Dr Mardiana MPd Resmi Jabat Rektor UM Lampung

Pelantikan Dr Mardiana MPd sebagai Rektor UM lampung (UML) periode 2022-2026

M

ajelis Diktilitbang PPM Prof Edy Suandi Hamid melantik Dr Mardiana MPd sebagai Rektor UM lampung (UML) periode 2022-

2026 menggantikan Dr Dalman yang sudah habis masa jabatannya (2018-2022). Pelantikan yang diadakan Rabu (30/3) di Kampus UML Bandar Lampung ini

Pendampingan PTMA Desain PT Unggul dan Berkemajuan

B

ertempat di Kampus UM Palembang dan IKEST Muhammadiyah Palembang, selama dua hari (2122/3) Majelis Diktilitbang PPM meng-

38 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

adakan pendampingan untuk PTMA Sumatera 1. Hari pertama dilakukan di UMP dengan peserta UMP, STKIP OKU Timur, dan Institut Teknologi Muham-

tor UM Metro menjelaskan, kampusnya tidak ingin tertinggal dari perkembangan pesat teknologi informasi, dan memanfaatkan semaksimal mungkin. “Walau kita tidak memiliki prodi komunikasi, namun memanfaatkan semua media komunikasi untuk edukasi dan promosi tetap kita lakukan,” ujar Rektor Jazim Ahmad. []RED

dihadiri Pimpinan Wilayah dan Daerah Muhammadiyah ’Aisyiyah, Pejabat Pemda, dan pimpinan PT di Lampung. “Selamat mengemban amanah hingga empat tahun ke depan. Ibu rektor harus mulai memikirkan apa yang ingin ditinggalkan sebagai legacy dan ditorehkan di UML sebagai suatu catatan sejarah yang baik,” kata Prof Edy Ia mengatakan, kinerja yang baik harus ditopang dengan pengalaman dan jaringan komunikasi yang luas. “Rektor baru UML sebaiknya studi banding dan belajar ke Universitas Muhammadiyah lain dan PT lain agar mendapatkan hal baru dan dalam rangka membangun jaringan dan menyerap kisah sukses PT Lain,” jelasnya. Sementara itu, Rektor UML Mardiana mengatakan UML perlu model kepemimpinan kompeten dalam rangka menyambut era 4.0. “Kita harus mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik atau good university governance, dan menyiapkan inovasi dalam pendidikan di UML ini “ kata Rektor UML usai pelantikan. []RED

madiyah Sumatera Musi Rawas. Pendampingan dilanjuti dengan pembinaan di STKIP OKU Timur Blitang (23/3). Dalam pendampingan yang dipimpin Prof Edy Suandi Hamid tersebut, juga disertai Prof Sjafri Sairin, Drs Daniel Ferandez (Penjaminan Mutu), dan Sulaiman. M.Ag (AIK). Dalam kesempatan tesrsebut, Rek-


tor UMP Dr Abid Djazuli, Rektor IKESTM Palembang Heri Satriadi M Kes, Ketua STKIP Muhammadiyah Pagar Alam Jonni Dimyati, dan Ketua STKIP Muh Oku Timur Didi Franshardi. menyampaikan laporan tentang 13 aspek yang terkait dengan perkembangan PTMnya masing-masing. Sedangkan dari ITMS Musi Rawas baru menyampaikan rencana kerjanya karena belum operasional dan baru menerima SK perizinan. Menurut Prof Edy, pendampingan seperti ini dilalukan ke seluruh PTMA yang saat ini berjumlah 172. “Ini dimaksudkan agar PTM tidak hanya asal berjalan saja, tetapi didesain untuk bisa menjadi PT yg unggul, berdaya saing, dan berkemajuan,” paparnya. []RED

Pendampingan Majelis Diktilitbang PPM di Wilayah Sumatera Selatan

UM Tangerang Adakan Peresmian Topping Off Menara 1912

Acara peresmian topping off Menara UMT 1912

S

uatu progres pembangunan yang cepat dan cukup fenomenal dilakukan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UM Tangerang) yang baru berusia 13 tahun. Dalam usia relatif muda terus mengembangkan kinerja akademik dan nonakademik, termasuk pembangunan fisik. Menjelang Ramadhan, Kamis (31/03), Rektor UMT Drs

Amarullah MPd, bersama Sekum PPM Prof Abdul Mu’ti dan Waka Majelis Dikti PPM dan pendukung lainnya, melakukan topping off dari lantai 22 Menara UMT 2012 di komplek UMT. Prof Abdul Mu’ti menyatakan, pembangunan gedung 22 lantai dengan 99 ruangan ini bukan saja membanggakan, namun diharapkan betul-betul

dapat bermanfaat dan mendukung perkembangan UMT yang memang sangat cepat dan pesat. UM Tangerang memang telah menjadi salah satu PT yang mengalami perubahan signifikan dalam pengembangan peradaban dalam pendidikan di Kota Tangerang dan Banten. Acara peresmian topping off Menara UMT 1912 ditandai penyekopan semen yang dilakukan Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Prof. Edy Suandi Hamid, Direktur Utama Bukopin Syariah Hari Mulyanto serta Para Civitas Akademika UMT. Dalam kesempatan yang sama Wakil Gubernur Banten H. Andika Hazrumy, S.Sos., M.AP melalui daring mengucapkan selamat dan berharap

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 39


WARTA PTM

Kronik menara 1912 menjadi mercusuar pendidikan di provinsi Banten dan UMT dapat memberikan kontribusi dalam kemajuan Provinsi Banten melalui pengembangan SDM. Rektor UMT H. Ahmad Amarullah, M.Pd menegaskan, bahwa peresmian Menara UMT 1912 ini nanti akan menjadi salah satu obyek

wisata di Kota Tangerang yang menampilkan keindahan alam dengan pemandangan sungai cisadane yang membentang di wilayah Kota Tangerang, menara ini kedepannya bisa digunakan oleh MUI untuk melihat Hilal dalam penetapan Puasa Ramadhan. Kedepannya Menara UMT 1912

akan kami isi dengan laboratorium serta kelas dan ruang diskusi mahasiswa diatas Rooftop dengan menampilkan keindahan alam di Kota Tangerang. “Ini bisa sebagai observation deck untuk melihat kota Tangerang. Apalagi kalau dipuncaknya ada cafe untuk ngopi-ngopi,” ujar Ptof Edy. []RED

Dorong Publikasi Berkualitas, LPPM UMKU Selenggarakan CoSHEET 2022

Pelantikan Dr Mardiana MPd sebagai Rektor UM lampung (UML) periode 2022-2026

M

ahasiswa relawan Matana UM Surabaya, Syahril Ali Syabana, menjelaskan mengenai salah satu dari ketiga anggrek tersebut dalam Festival Literasi Semeru (FLS). “Anggrek permata punya ciri khas, daunnya menyemburkan kilauan seperti permata, terutama pada malam hari. Pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menyatakan status tanaman jenis tersebut dilindungi,” paparnya.

40 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

Kudus (28/3) Dalam rangka peningkatan sumber daya manusia LPPM Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menyelenggarakan CoSHEET 2022 (Conference on Science, Health, Economics, Education, and Technology) dengan tema Eksistensi Generasi Milenial untuk Membangun SDM Kreatif dalam Bingkai Publikasi Nasional Berkualitas. Seminar ini bertujuan mendorong kepenulisan publikasi nasi-

onal berkualitas dalam berbagai bidang. Rektor UMKU Rusnoto, SKM, M.Kes (epid) dalam open remark mengatakan “Generasi Milenial dan Bonus Demografi di Era New Normal merupakan tantangan sekaligus peluang bagi bangsa Indonesia baik di masa sekarang maupun di masa depan, sebab merekalah yang akan menentukan masa depan Indonesia,”. Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi, “Semua pihak, baik pemerintah, maupun juga para pemimpin bisnis harus mulai mempersiapkan diri menghadapi kalangan milenial sebagai tenaga kerja unggul dan bisa menjadi contributor dalam 2 nd Phase of Demographic Bonus Tahun 2045,” imbuhnya. Sebanyak 91 paper dari peserta seminar dipresentasikan dalam seminar yang bertajuk Science, Health, Economics, Education, and Technology. Lima presenter terbaik diundang menjadi Invited Speaker. Ketua LPPM UMKU Noor Cholifah SSiT MKes menyatakan “Seminar ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari UMKU tetapi juga dari Institut Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Palembang, Unisa Yogyakarta, STIKES Kesdam Semarang, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Poltekkes Kemenkes Semarang, Universitas Tasikmalaya, dan Poltekkes Kepmenkes Palembang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas mutu dan pengembangan riset yang bereputasi nasional.” []APR


Salindia

WARTA PTM

Mahasiswa Fakultas Kedokteran UM Semarang, Shina Samanda Alam Berhasil meraih Predikat Best Delegate, Presenter, dan 1st Outstanding Delegate di Ajang Internasional IDEAS Study Excursion Turkey.

Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) mengukuhkan dua Guru Besar yaitu Prof Dr Ammang Latifa dan Prof Rafi’ah Nur. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang sama-sama membidangi Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris.

UM Pontianak mengadakan kegiatan Grand Opening Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (GO AIK) secara online, Sabtu (12/03).

Sebanyak 438 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) mengikuti prosesi wisuda. Wisuda Sarjana Strata Stau (S1) Angakatan I Tahun 2022 ini berlangsung di Ballrom Hotel Maleo, Jl Yos Sudarso,Kelurahan Binanga, Mamuju,Kamis (17/3O).

STKIP Muhammadiyah Blora melaksanakan pelepasan mahasiswa semester 6 untuk mengikuti kegiatan magang di SDN 5 Jepon Blora.

Kegiatan Silaturahmi Dosen dan Karyawan STIKes Muhammadiyah Ciamis menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1443H/2022M. Kegiatan tersebut dihadiri oleh BPH, Wakil Ketua dan seluruh dosen, Karyawan di Gedung Auditorium KH Ahmad Dahlan, Rabu (30/03).

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 41


Dosen Berprestasi WARTA PTM

Dosen UM Tangerang Dr Hamdani MM, MPd, MAk

Mengembangkan Koperasi Syariah saat Pandemi

M

enjadi dosen, dan juga Ketua Program Studi, tidak menghalanginya untuk berbuat nyata bagi masyarakat. Hal yang penting, ujar sosok Dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang berusia 39 tahun ini, bisa mengelola waktu dengan baik. Apalagi kerja di luar kampus itu berkait erat dengan bagian catur dharma: pengabdian masyarakat dan dakwah Islamiyah. Dengan manajemen waktu yang tepat, catur dharma, dan jabatan struktural ditunaikan, kerja di luar kampus yang memberdayakan umat bisa dilakukan. “Dosen berkegiatan di luar kampus juga bagian dari Indikator Kinerja Utama suatu kampus. Aktivitas Dr Hamdani MM, MPd, MAk dosen tidak hanya di dalam kampus sendiri, tetapi juga di luar kam- lit untuk berkembang. Namun di situlah pus, termasuk seperti yang saya lakukan tantangannya, karena ekonomi masyamengembangkan koperasi syari’ah ini,” rakat sedang jatuh, dan itu memerluujar Dr Hamdani yang baru saja terpilih kan bantuan dari luar. Kopsyah Rabani dan diangkat sebagai Dekan FEB UMT hadir untuk membantu masyarakat, tersebut. Kerap aktif di luar kampus utamanya kaum ibu untuk mendukung juga tidak melunturkan semangatnya ekonomi rumah tangganya,” kata Dr untuk tetap rajin melakukan riset dan Hamdani yang menjabat sebagai Sekmempublikasikan artikelnya di jurnal retaris Kopsyah dan juga Majelis Pakar Dekopinda Tangerang ini. internasional. Sebagai cendekiawan, ia mencoAktivis Pemuda Muhammadiyah yang pada masanya juga pernah men- ba menerjemahkan pemikiran para jadi pengurus Majelis Ekonomi PDM pendiri Koperasi yang merupakan para Tangerang ini memang bukan pendiri praktisi yang sudah lebih dulu berkeKoperasi Syaria’ah Raya Banda Mada- cimpung di dunia koperasi dan bisnis. ni (Rabani). Ia baru bergabung dengan Pemikiran-pemikiran praktis itu ia naKopsyah yang berkedudukan di Serang rasikan, lalu dibuat berbagai SOP (StanBanten ini saat usia Koperasi ini baru dar, Operasional, Prosedur) yang secara Beberapa bulan pada tahun 2020. “Saya detail memuat ketentuan terkait tata bergabung saat awal Covid dan saat itu kelola Kopsyah ini. SOP, kata Hamdani semua sedang terpuruk, dan rasanya su- yang kelahiran Tangerang ini, menjadi

42 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

pijakan supaya semua bagian bisa bekerja terstruktur dan memiliki panduan jelas. Dengan menggunakan SOP dan kepemimpinan yang mengedepankan musyawarah, anggota koperasi berkembang pesat, dan kini mencapai 30.454 anggota, yang tersebar di 14 cabang. Tahun 2022 ini, jumlah cabang ditargetkan bertambah menjadi 20 cabang. Lebih 95% dari anggota Kopsyah ini Wanita, utamanya para ibu rumah tangga. Mengapa Wanita? Ini bukan saja karena di daerah pedesaan perempuan sangat berperan membantu ekonomi rumah. “Namun ibu-ibu ini komitmennya lebih tinggi. Lebih mudah mengajarinya hal-hal terkait usaha-usaha kecil. Kewajiban membayar pinjaman lebih baik. Pinjaman macet dapat dikatakan nol,” kata pengurus Masyarakat Ekonomi Syari’ah Banten ini. Para anggota ini membentuk kumpulan atau kelompok-kelompok yang anggotanya 20-25 orang. Mereka secara berkala, setiap minggu atau sesuai kebutuhan bertemu membahas persoalan di sekitar usaha mereka. Saat bertemu diberikan berbagai tausiyah dan bimbingan, baik dari sesama anggota maupun dari petugas Kopsyah Rabani. “Saat covid ini memang dilematis. Karena kumpulan harus sangat berhati-hati, prokes, agar tidak menjadi klaster penyebar Covid,” kata Hamdani yang juga Wakil Ketua ASOSIASI Pelaku Pariwisata Indonesia Cabang Tangerang ini. Dikatakan, pola Kopsyah memang banyak mengadopsi model Grameen Bank yang sangat terkenal dari peme-


Ilustrasi

nang nobel ekonomi Prof Mohammad Yunus yang banyak diadopsi dunia. “Dengan pola grameen bank, masyarakat menjadi lebih produktif,” ucap Hamdani yang aktif menyampaikan pemikirannya dalam berbagai forum seminar tentang ekonomi dan koperasi ini. Anggota yang banyak ini didukung pola kerja yang sesuai dengan kultur masyarakatnya yang Islami, di samping juga pola simpan-pinjam yang ditawarkan. “Bentuk koperasi itu sendiri, jika dijalankan dengan betul, sudah Syar’iah. Dari semua, oleh semua, untuk semua. Namun ini ditegaskan lagi sebagai koperasi syari’ah, yang artinya harus berpedoman betul pada Al-qur’an dan hadist. Misalnya dalam transaksi, sangat ditekankan harus ada akad di awal, berbasis bagi hasil, dan sebagainya” ujar Hamdani yang juga Direktur SDI Kopsyah Raya Banda ini. Berbagai bentuk pembiayaan dan pinjaman pun ditawarkan, seperti mikro produktif, multi guna, qordul hasan, dan sebagainya. Sedangkan untuk simpanan ada simpanan pokok, wajib, dan sukarela sesuai dengan kaidah kopera-

si, serta simpanan siberani, dan berencana. Ini memberikan banyak pilihan bagi anggota. “Semua kita kelola secara profesional. Kita juga diaudit oleh kantor Akuntan Publik. Hasilnya WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian,” tuturnya. Lantas apa yang membuat Dr Hamdani yang juga menjadi salah satu kandidat dekan di FE UMT ini berga-

"Aktivitas dosen tidak hanya di dalam kampus sendiri, tetapi juga di luar kampus, termasuk seperti yang saya lakukan mengembangkan koperasi syari’ah ini"

bung dengan dunia koperasi syariah ini? Walau tadinya seolah karena ketidaksengajaan karena ajakan kerabat, namun ternyata ini sejalan dengan panggilan hatinya. “Saya merasakan menemukan ladang pengabdian saya yang riel di sini. Saya merasa riel, melihat orang yang kesusahan, lalu dibantu dan lepas dari masalahnya. Ada spirit membantu sesama. Ada idealisme, dengan Kopsyah. Saya rasakan nikmat melihat masyarakat terbantu. Bisa memberi solusi pada masalah yang dihadapinya. Bahkan ada yang meminjam, dan tidak mampu lagi membayar, ya kita bebaskan, diputihkan utangnya” ujar Hamdani yang sedang menyusun buku “Model Bisnis Robani” ini. Perguruan Tinggi Muhammadiyah juga bisa mengadopsi Kopsyah ini. Misalnya melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat membantu desa miskin. Jika dikelola dengan baik, pola Kopsyah bisa mengentaskan masyarakat dan desa miskin. PTM bisa menjadikan sebagai ladang pengabdian,” kata dosen FE UM Tangerang yang rapi dan energik ini. []RED

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 43


WARTA PTM

Profil PTM

UMPP jadi Barometer Perguruan Tinggi di Pantura Bagian Barat

T

epat pada Juni 2019, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) resmi berubah bentuk menjadi universitas dari penggabungan tiga Perguruan Tinggi yakni STIKES Muh Pekajangan, STIE Muh Pekalongan, dan Politeknik Muh Pekalongan. Rencana penyatuan perguruan tinggi menjadi universitas muncul sejak tahun 2010. Meskipun sempat meredup, rencana perubahan bentuk dihidupkan kembali pada tahun 2017 dan resmi pada pertengahan 2019. “Awal mendirikan UMPP ini membutuhkan waktu yang tidak singkat. Perlu ada kesamaan visi dan pemikiran serta perencanaan yang matang,” begitu papar M Arifin salah satu anggota Tim Pembentukan UMPP. Penyatuan kualitas prodi men-

44 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

jadi tantangan pertama setelah ketiga kampus dileburkan, Alhamdulillah UMPP berhasil memperoleh akreditasi B dalam waktu tiga bulan pasca perubahan bentuk diresmikan. “Pencapaian Akreditasi B bagi UMPP hanya tiga bulan menunjukkan prasarana yang dimiliki UMPP sudah memadai dan mampu melecutkan semangat para sivitas akademisi lebih cepat meraih target akreditasi,” papar Dr Nur Izzah SKp MKes, Rektor UMPP. Alhasil, saat ini UMPP telah berhasil memiliki 2496 mahasiswa dengan jumlah 17 program studi dari tiga Fakultas yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM).

Gedung Mirip Markas Avangers Berdiri dengan visi “Menjadi Universitas yang unggul di tingkat Nasional berdasarkan nilai-nilai Islam pada tahun 2029” UMPP turut menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran berdasarkan standar keilmuan nasional dan internasional. Sadar akan hal itu, UMPP turut mendukung kelengkapan sarana dan prasarana kampus yakni dengan mendirikan Gedung Rektorat yang telah diresmikan pada Oktober tahun lalu. “Gedung ini menjadi ikon di Pekalongan, selain sebagai gedung tertinggi di sini, bentuknya juga unik. Sempat viral di media sosial, disebut sebagai markas Avenger,” begitu tutur Nur Izzah. Meskipun sempat mengalami kemunduran sekitar 500 hari, Nur Izzah me-


nyebutkan pembangunan gedung tertinggi di Pekalongan tersebut memakan waktu hanya 1 tahun 5 bulan dengan luas total 4777 m persegi dan total anggaran lebih dari 40 M. Dia berharap gedung ikonik 7 lantai tersebut bukan hanya kokoh secara fisik, namun juga kuat secara keilmuan yang bisa memberikan manfaat secara luas. Sisi artistik gedung selain dimaksudkan untuk mempercantik tampilan, juga sebagai ikhtiar menjadi tempat yang nyaman untuk belajar. “UMPP saat ini terus berbenah diri memperbaiki kuantitas, dengan 17 prodi yang ada dan akan terus bertambah. Serta melakukan perbaikan secara kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dengan memberikan pendidikan lanjut bagi para dosen UMPP,” paparnya. Fasilitas Terbaik untuk Mahasiswa “Awal mahasiswa baru mendaftar dan masuk menjadi bagian UMPP akan dikenalkan dengan kegiatan FORMABa dan Masta sebagai bentuk orientasi dan seleksi minat dan bakat untuk diarahkan ke UKM”. Begitu paparan Nur Izzah memberikan bayangan kegiatan yang akan diikuti mahasiswa baru di UMPP. Maba UMPP juga diwajibkan untuk mengikuti Baitul Arqom & Pelatihan Soft­ skill yang disediakan setiap tahunnya. Tercatat pada Februari lalu, sekitar 534 mahasiswa mengikuti kegiatan Baitul Arqom dengan tema “Penanaman Ideologi Menuju Kampus Islami”. UMPP juga turut memfasilitasi jaminan kesehatan untuk mahasiswa yang bekerja sama dengan RSI Muhammadiyah. Mahasiswa juga diberikan peluang untuk mendapatkan beasiswa di antaranya (Kartu Indonesia Pintar) KIP kuliah, beasiswa UKT, beasiswa untuk anak yatim dan kurang mampu, serta potongan dana pengembangan untuk calon mahasiswa aktivis ortom maupun berasal dari keluarga aktivis di lingkungan Muhammadiyah. “Kami juga memberikan reward bagi mahasiswa yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” paparnya. Tidak hanya itu, UMPP juga memberikan peluang bagi

mahasiswa yang berencana untuk melakukan student exchange ke luar negeri dengan bimbingan dari lembaga bahasa dan kerja sama UMPP. Sesuai dengan misi yang diemban, UMPP juga turut mendorong kualitas pembelajaran mahasiswa sesuai dengan bidang yang diminati. Salah satunya kegiatan yang dilakukan mahasiswa teknik elektronika saat mengunjungi pabrik gula di Sragi. Mahasiswa dapat belajar mengenai kelistrikan dan automasi industri, melihat langsung proses produksi, dan sistem kelistrikan di pabrik gula yang memiliki kapasitas produksi terbesar se-Jawa Tengah tersebut. Tantangan Penggabungan Budaya Organisasi Sama seperti perguruan tinggi lainnya, pembentukan UMPP juga tidak lepas dari tantangan dan hambatan. Nur Izzah menyadari tantangan yang dialami pasca peleburan menjadi UMPP adalah menyatukan budaya organisasi dari tiga institusi sebelumnya. Tentunya, keberadaan sarana dan prasarana ketiga institusi juga perlu diatasi. Meskipun permasalahan dana juga menjadi tolok ukur yang Nur Izzah dan tim pertimbangkan pula. Namun ia yakin, adanya penyatuan internal yang solid akan menjadi solusi awal dalam membangun dan memajukan UMPP ke depannya. Internal Tim UMPP pada semua lini mempunyai peran yang sangat penting dalam membangun UMPP. Untuk itu UMPP berupaya untuk memenuhi kebutuhan SDM yang ada sesuai standar dan meningkatkan kualitas SDM sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. “Khusus untuk SDM Dosen, kami selalu mendukung dan memotivasi agar semua dosen memiliki jabatan fungsional, selanjutnya wajib melaksanakan catur dharma, mengikuti sertifikasi dan meningkatkan diri untuk studi lanjut,” papar Nur Izzah. UMPP juga menyediakan dana untuk pengembangan SDM seperti mengikuti pelatihan, seminar sesuai dengan kompetensi dan platform anggaran untuk masing-masing dosen.

Menjadi Universitas yang unggul di tingkat Nasional berdasarkan nilainilai Islam pada tahun 2029 Dengan begitu, papar Nur Izzah, SDM juga dapat membantu dalam mempromosikan UMPP. “Masyarakat akan mengenal UMPP dari lini terdekat, seperti informasi yang diterima dari dosen dan mahasiswa kami,” lanjutnya. Target UMPP ke Depan Resmi berdiri tiga tahun lalu bukanlah waktu yang singkat bagi UMPP untuk terus berupaya menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berkualitas. Nur Izzah memaparkan, perjalanan kampus ini masih sangat panjang dan diperlukan rencana strategis yang dapat dikembangkan guna membangun perguruan tinggi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ke depannya, Nur Izzah menargetkan agar visi misi UMPP dapat tercapai dan sesuai dengan target yang ditentukan. Ia juga berharap, kampus ini dapat menjadi PTM yang unggul dan dicintai masyarakat serta mampu bersinergi dan maju bersama persyarikatan. Tak lupa ia targetkan agar semua prodi dapat terakreditasi minimal baik sekali sehingga dapat menambah jumlah mahasiswa nantinya. Dengan begitu, Izza juga berharap agar dosen UMPP dapat meningkatkan kualitas pengajaran minimal dengan melanjutkan pendidikan S-3. “Terakhir, saya menargetkan agar UMPP dapat memiliki beberapa unit usaha yang mampu menjadi penyuplai dana masukan selain dana dari mahasiswa sehingga anggaran UMPP tidak sepenuhnya bergantung dari mahasiswa,” pungkasnya. []APR

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 45


WARTA PTM

Profil PTM

(Wawancara Rektor)

Wawancara bersama Dr Nur Izzah SKp MKes Rektor Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP)

Kepemimpinan Berbasis Kecerdasan Emosional

“

Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) diharapkan dapat menjadi perguruan tinggi panutan dan sumber ilmu,” begitu papar Dr Nur Izzah SKp MKes setelah resmi dilantik menjadi Rektor UMPP Periode 20192023, pertengahan tahun 2019 lalu. Sosok Nur Izzah bukanlah pemain baru dikalangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Ia merupakan dosen di STIKES Muhammadiyah Pekajangan (sebelum berubah bentuk menjadi UMPP) dan telah mengabdi sekitar 25 tahun lamanya. Tidak hanya itu, Nur Izzah juga menjadi dosen pertama yang berhasil meraih gelar doktor di STIKES Muhammadiyah Pekajangan. Nur Izzah mengaku perannya sebagai seorang Rektor serta pemimpin wanita pertama di UMPP Drs Yunus Busa MSi memberikan pengalaman dan tantangan baru baginya. Namun, ia Strategi kepemimpinan seperti apa bertekad kuat untuk membawa UMPP yang Ibu terapkan dalam memimpin menjadi barometer perguruan tinggi di UMPP? Strategi saya dalam memimpin wilayah pantura bagian barat. Hal ini tentu dengan sinergi dari seluruh ele- lebih mengutamakan pendekatan bermen Muhammadiyah di Pekalongan. basis kecerdasan emosional seperti Termasuk dengan Amal Usaha Muham- penguatan ideologi dan peningkatan madiyah (AUM) dan Organisasi Oto- konsolidasi semua sivitas merupakan nom (Ortom). “Kami yakin UMPP akan prioritas kami, karena dengan pemacepat maju karena didampingi banyak haman yang sama dan satu visi maka pihak,” tegasnya. Bersama Warta PTM, akan mempermudah dalam pencapaiNur Izzah turut membagikan pengalam- an suatu tujuan. Beberapa strategi yang annya selama memimpin UMPP kurang dilakukan di antaranya (1) Melakukan lebih tiga tahun serta upaya dan strategi konsolidasi di semua tatanan dengan yang ia lakukan dalam mengembangkan penguatan AIK dan pertemuan rutin. (2) Mengupayakan adanya penyamaan UMPP. persepsi untuk seluruh sivitas akademi-

46 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

ka UMPP. (3) Penguatan ideologi dengan dan capacity building untuk dosen dan tenaga pendidik serta karyawan non tendik dengan kegiatan baitul arqom dan pembinaan karyawan yang sebelumnya hanya dilakukan di salah satu fakultas saja. (4) Mengadakan rapat kerja untuk seluruh unsur pejabat struktural dan membahas bersama rencana kerja satu tahun ke depan dan berbagai masalah yang dihadapi. (5) Prioritas utama penguatan kualitas kinerja dengan membuat aturan kinerja yang sama untuk seluruh sivitas dan disepakati bersama. (6) Penguatan peran lembaga penjaminan mutu dengan penyusunan berbagai standar dan diikuti dengan kegiatan audit mutu internal yang diberlakukan tiap akhir semester dan dilanjutkan dengan rapat tinjauan manajemen. (7) Adanya aturan yang sama terkait dengan kewajiban untuk tiap dosen UMPP terkait dengan kegiatan catur dharma perguruan tinggi utamanya di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. (8) Semua dosen tetap yang telah memenuhi syarat wajib memproses pengajuan jabatan fungsional dosen dan memberikan beberapa tenaga sebagai fasilitator dalam pengurusan proses tersebut. Menurut Ibu, nilai apa yang harus diterapkan guna menjadi pemimpin yang berhasil? Nilai yang harus kita terapkan agar menjadi pemimpin yang berhasil adalah pemimpin harus mampu men-


jadi contoh tauladan bagi bawahan dan lingkungannya, jujur, dan berani untuk mengatakan tidak bila ada hal yang tidak sesuai dengan prinsip dan pedoman yang ada. Selalu mengedepankan kewajiban dan tanggung jawab serta harus mampu untuk menjadi pendengar yang baik bagi bawahannya. Pemimpin yang baik juga lebih mengutamakan kepentingan orang lain sebelum kepentingan diri. Hal yang paling penting yaitu mendasari semua kegiatan dalam tahapan kepemimpinan karena ibadah untuk mencari Ridho Allah SWT.

Dr Nur Izzah SKp MKes menerima penyerahan SK Izin Pembukaan Prodi Sarjana Teknik Mesin

Hal apa yang menjadi kekuatan Ibu dalam mengemban amanah sebagai Rektor UMPP? Kekuatan utama adalah restu dan dukungan dari suami dan orangtua termasuk dukungan dari anak-anak. Juga dukungan yang luar biasa dari pemilik sebelumnya yaitu PCM pekajangan, PDM kab dan kota Pekalongan beserta ortomnya serta semangat dari sivitas UMPP dalam mewujudkan visi misi UMPP. Taklupa adanya bimbingan maupun arahan dari BPH, PWM, maupun Majelis Diktilitbang PP muhammadiyah. Selain dukungan dari external UMPP. Hal yang terbesar adalah kebersamaan dari dalam sivitas UMPP, kekompakan wakil rektor, kepala lembaga, dekan, dan hampir seluruh pejabat struktural memiliki semangat dan kekompakan untuk bersama memajukan UMPP. Melihat pentingnya SDM dalam sebuah lembaga, seberapa penting peran internal tim dalam membangun UMPP? Internal Tim UMPP pada semua lini mempunyai peran yang sangat pen-

ting dalam membangun UMPP. Untuk itu UMPP berupaya untuk memenuhi kebutuhan SDM yang ada sesuai standar dan meningkatkan kualitas SDM sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Khusus untuk SDM Dosen, kami selalu mendukung dan memotivasi agar semua dosen memiliki jabatan fungsional, selanjutnya wajib melaksanakan catur dharma perguruan tinggi, mengikuti sertifikasi dan meningkatkan diri untuk studi lanjut. UMPP juga menyediakan dana untuk pengembangan SDM seperti untuk mengikuti pelatihan, maupun seminar sesuai dengan kompetensi dan platform anggaran untuk masing-masing SDM. Bagaimana strategi Ibu dalam meningkatkan kebudayaan riset di UMPP? Strategi UMPP untuk meningkatkan budaya riset dengan mewajibkan seluruh dosen minimal satu tahun harus mengajukan proposal riset yang diupayakan untuk mendapatkan hibah. Namun bila tidak maka didanai dari dana internal UMPP sesuai dengan alokasi dana yang disediakan untuk tiap dosen. UMPP juga mendukung dosen

untuk presentasi dan menulis hasil penelitian dalam jurnal ilmiah yang didukung dengan pemberian reward bagi jurnal yang berhasil diterbitkan baik di tingkat nasional maupun internasional. Bagaimana strategi yang dilakukan UMPP untuk menambah jumlah mahasiswa baru? Strategi UMPP dikendalikan oleh biro PMB dan Promosi dengan melibatkan seluruh SDM yang ada utamanya dosen serta mahasiswa. UMPP juga bekerja sama dengan Muhammadiyah beserta Ortom yang ada. Juga kepala sekolah tingkat SLTA beserta guru BK. UMPP juga sering terlibat dalam memfasilitasi kegiatan yang ada di tingkat SLTA maupun dengan pemerintah setempat maupun organisasi kepemudaan. Selain promosi luring lewat pemasangan banner, promosi saat ini lebih diutamakan lewat media sosial Face­book, update status di WA sivitas maupun Ins­tagram serta meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat maupun terlibat dalam kegiatan sosial lainnya seperti bersama Lazismu, MDMC, maupun satgas COVID-19 agar keberadaan UMPP bisa dilihat oleh masyarakat. [] APR

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 47


WARTA PTM

Profil PTM

STIKes Muh Kendal Terus Hadapi Tantangan Capai Kemajuan

C

ikal-bakal Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Kendal terlihat lebih dari dua puluh lima tahun yang lalu, melalui hadirnya Akademi Keperawatan (AKPER) Muhammadiyah Kendal dengan program reguler yang mulai berjalan. Penambahan Program Studi S-1 Gizi pada 2018 menjadi pemicu berubahnya nama AKPER Muhammadiyah Kendal menjadi STIKes Muhammadiyah Kendal yang dikenal saat ini, dengan singkatan akrab STIMUDA. Setahun setelah perubahan nama dilakukan, program studi bertambah dengan S-1 Keperawatan dan Profesi Ners. “Jumlah mahasiswa aktif saat ini adalah 175 mahasiswa dengan 16 dosen tetap,” demikian sahut Dr Hj Sri Rejeki SKp MKep SpMat, Ketua STIKes Muh Kendal periode kepengurusan 2021– 2025 dalam wawancara tertulis dengan redaksi Warta PTM. Sejak awal berdirinya seluruh program studi yang ada saat ini, jumlah lulusan STIMUDA yang telah lulus mencapai lebih dari satu juta wisudawan/ti. Dr Sri Rejeki mengata-

48 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

kan bahwa animo masyarakat untuk memasuki jenjang pendidikan di Kendal dan sekitarnya relatif mengalami penurunan, terutama pada Program Studi D-III Keperawatan, sebab beralih kepada S-1 Keperawatan. Barangkali, hal ini menjadi bukti terus berkembangnya program-program sarjana di STIMUDA sekalipun program tersebut baru beberapa tahun berdiri. Jejak Prestasi Perguruan Tinggi Kesehatan Muhammadiyah Pertama Kendal Hingga saat ini, STIMUDA memang merupakan satu-satunya perguruan tinggi kesehatan milik Muhammadiyah yang berada di wilayah Kabupaten Kendal. Oleh karenanya, integrasi Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) ke dalam kurikulum dan proses belajar mengajar menjadi ciri khas bagi STIMUDA di antara perguruan tinggi di sekitarnya. Dr Sri Rejeki menuturkan bahwa realisasi AIK tersebut terselip dalam kegiatan sehari-hari para mahasiswa, seperti pembacaan salam, bas-

malah, dan hamdalah yang tercantum dalam SOP Praktik Mahasiswa STIMUDA. “Kami juga sebisa mungkin membiasakan berpuasa sunnah Senin-Kamis bagi sivitas akademika dan menghentikan aktivitas ketika waktunya shalat Dzuhur dan Asar,” jelasnya. Dituturkan oleh Dr Sri Rejeki, ia percaya bahwa langkah untuk memfasilitasi mahasiswa agar termotivasi untuk terus berprestasi dapat dimulai dengan mengoptimalkan sarana prasarana yang ada di STIMUDA. “Harapannya, dukungan STIMUDA terhadap pembelajaran dapat tersampaikan dengan peningkatan pelayanan di perpustakaan yang nyaman dengan buku-buku terbaru terus dimutakhirkan, jaringan internet yang bisa diakses seluruh sivitas akademika hingga di sekitar kampus, ruang kelas dan ruang laboratorium yang dapat menunjang pembelajaran, hingga sarana olahraga untuk menyalurkan bakat mahasiswa,” harapnya. Selanjutnya, ia bersyukur ketika mengabarkan bahwa peningkatan prestasi STIMUDA terlihat sejak November 2021.


Mahasiswa STIMUDA dapat menorehkan prestasi sebagai juara tingkat nasional dalam pembuatan poster, pembuatan video pembelajaran di era Covid-19, video cara untuk tetap eksis di masa pandemi, video sebagai sarana media pembelajaran, dan juara nasional dalam perlombaan TikTok Mahasiswa. Prestasi-prestasi membanggakan tersebut mendapatkan apresiasi dari STIMUDA yang senantiasa memberitakan kegiatan-kegiatan positif STIMUDA di media massa. Selain itu, STIMUDA juga sering kali menggali potensi-potensi terpendam para calon mahasiswa baru dengan pengadaan lomba-lomba dan pelatihan-pelatihan bagi siswa SMA, seperti lomba palang merah remaja, pembuatan video, dan lain-lain. “Semoga hal itu juga bisa menjadikan jumlah mahasiswa meningkat,” harap Dr Sri Rejeki. Tidak hanya dari mahasiswa, dosen-dosen STIMUDA pun juga meraih prestasi. Nyatanya, seluruh dosen Keperawatan dan Gizi berkontribusi dalam memperkuat eksistensi STIMUDA saat menjadi narasumber dalam program kedaerahan Kabupaten Kendal untuk mengatasi masalah stunting pada akhir tahun 2021. “Selain itu, sebanyak dua dosen STIMUDA mendapatkan tawaran sebagai Invite Speaker dalam seminar internasional yang terselenggara di Filipina,” tambah Dr Sri Rejeki. STIMUDA terus mengokohkan kehadirannya sebagai perguruan tinggi ilmu kesehatan dengan berbagai seminar-seminar nasional, hingga capaian terbarunya yakni dapat menyelenggarakan Cohort Seminar Internasional “International Conference on Nursing and Health Science” pada Maret 2022. STIMUDA juga memperlihatkan kontribusi terhadap masyarakat melalui penelitian-penelitiannya dengan menerbitkan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Abdi Surya Muda. Hal ini juga dibersamai dengan terakreditasinya Surya Muda, jurnal pertama STIMUDA yang menjadi wahana publikasi penelitian dosen dengan peringkat SINTA

4. “Alhamdulillah, dukungan STIMUDA di bidang penelitian menuai hasil ketika satu dosen Keperawatan berhasil mendapatkan dana hibah penelitian dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah,” ucap Dr Sri Rejeki mengungkapkan syukur. STIMUDA terus mendorong optimalisasi riset dosen dalam berbagai cara, di antaranya menganggarkan dana stimulan bagi dosen yang hendak melaksanakan penelitian. Setiap dosen di STIMUDA juga dimotivasi untuk menambah pengetahuan tentang metodologi riset dan publikasinya melalui mengikutsertakan sivitas akademika untuk mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah Majelis Diktilitbang PPM, Kemendikbud RI, Asosiasi Profesi Keperawatan dan Gizi, dan pihak eksternal lainnya. Saat ini, kualitas dosen masih menjadi tantangan tersendiri bagi STIMUDA, sebab belum adanya dosen tetap program studi dengan jenjang pendidikan S-3, jabatan fungsional dosen yang tergolong rendah. “Belum ada Guru Besar dan Lektor Kepala di STIMUDA, juga hanya satu dosen yang meraih sertifikasi pendidik,” tambah Dr Sri Rejeki. Akan tetapi, masalah ini coba untuk diatasi oleh STIMUDA dengan terus memberikan stimulan bagi dosen di lingkungan STIMUDA. Kunci Ikhlas dalam Kepemimpinan di Lingkungan STIMUDA Dukungan-dukungan STIMUDA sebagai cara untuk mengatasi permasalahan kurangnya mahasiswa, kebutuhan penelitian, dan peningkatan sarana prasarana tentu tidak terlepas dari faktor kepemimpinan yang strategis dari Ketua STIMUDA itu sendiri. “Bagi saya, kepemimpinan adalah seni yang melibatkan intuisi, keterampilan, pemahaman mengenai siapa yang dipimpin, dan kemampuan untuk memilih gaya kepemimpinan yang berbeda dalam waktu dan situasi tertentu,” papar Dr Sri Rejeki. Ia juga menuturkan bahwa STIMUDA merupakan institusi yang baru

berkembang dengan jumlah mahasiswa yang relatif sedikit. Akan tetapi, selain upaya-upaya yang telah dilakukan, poin yang dapat dikawal dengan serius olehnya adalah memastikan setiap pimpinan STIMUDA dapat bekerja dengan amanah, bertanggung jawab, bekerja keras, dan ikhlas mencapai tujuan bersama. Jalannya kepemimpinan di STIMUDA tidak dapat dilepaskan dari keberhasilan kerja sama yang dilakukan oleh STIMUDA dengan instansi-instansi swasta dan pemerintah, baik nasional maupun internasional sebagai langkah untuk menguatkan kinerja catur dharma STIMUDA. Setelah berupaya menjalin kerja sama melalui penandatanganan kesepakatan (MoU), saat ini, STIMUDA telah berkolaborasi dengan 21 lembaga, institusi regional, dan institusi nasional, juga bekerja sama dengan tujuh institusi pendidikan internasional. Baginya, faktor yang penting bagi seorang pemimpin adalah kejujuran, kedisiplinan, dan etos kerja yang tinggi. “Keikhlasan dalam bekerja perlu menjadi roh dalam mengemban amanah,” terangnya. Ia melanjutkan, nilai yang perlu diterapkan untuk menjadi kepemimpinan yang berhasil perlu dimulai dari diri sendiri. Dengan menjadi pribadi yang bertakwa kepada Allah Swt maka kinerja setiap pimpinan dapat turut diniatkan untuk menjadi cara meraih ridha-Nya, terutama sebagai institusi pendidikan di bawah persyarikatan Muhammadiyah yang sangat perlu untuk menanamkan dan mengaplikasikan ajaran KH Ahmad Dahlan. Dr Sri Rejeki berharap agar ke depannya, Majelis Diktilitbang dapat membantu dalam bersama-sama mendorong kemajuan di STIMUDA. Ia mengatakan bahwa STIMUDA memiliki potensi untuk dilakukan penggabungan menjadi Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA). “Tentu, ini menjadi harapan kami untuk menyongsong masa depan institusi yang lebih baik dan berkemajuan,” tutupnya. [] RAS

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 49


Semesta WARTA PTM

Api Dakwah PCIM Libya di Tengah Terbatasnya Ruang Gerak

Para personalia PCIM Libya

S

udah hampir lima belas tahun Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Libya telah berdiri. Tepatnya yakni pada 19 Mei 2007, setelah selama satu tahun organisasi tersebut menyandang nama Ikatan Keluarga Muhammadiyah (IKM) Libya. Eksistensi organisasi dengan napas Muhammadiyah di Libya ini menjadi bentuk terkawalnya agenda besar Muhammadiyah, khususnya pada pergantian kepengurusan Prof Dr Syafi’i Maarif kepada Prof Dr Din Syamsudin kala itu, “Yakni mengembalikan Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid, yang bersandar kepada Al-Qur’an dan as-Sunnah,” demikian tertuang dalam latar belakang profil jelang berdirinya PCIM Libya. Kala itu, para mahasiswa sebagai kader-kader Muhammadiyah di Libya merasakan kekhawatiran yang sama berada di tengah-tengah mahasiswa Indonesia yang mayoritas di antara mereka memiliki latar belakang organisasi Islam yang berbeda. Kelompok-kelompok tersebut di antaranya Nahdlatul Ulama, Al Jamiatul Washliyah, Persatuan Islam, dan lainnya, termasuk Muhammadiyah.

50 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

“Dari kesadaran itulah salah satu alasan terbentuknya IKM Libya. Nantinya seiring dengan peresmian PCIM Libya oleh PP Muhammadiyah, minat mahasiswa semakin meningkat dan anggota persyarikatan semakin bertambah,” papar Azka Al Yauma, Ketua PCIM Libya periode kepengurusan saat ini. Menghargai Hadirnya Sumber Daya Manusia Azka merupakan mahasiswa International Islamic Call College, Tripoli, Libya, kampus yang saat ini menjadi institusi di mana para anggota PCIM Libya menempuh pendidikan tinggi mereka. Kampus ini juga menjadi tempat lulus ustaz Indonesia yang namanya telah tidak asing, di antaranya Ustadz Adi Hidayat dan Ustadz Zulkifli Muhammad Ali Lc MA. Total anggota PCIM Libya untuk tahun ini memang tidak lebih dua puluh orang, tetapi jumlah ini merupakan angka yang perlu diapresiasi bagi PCIM Libya sebab mereka terus-menerus mengalami hambatan sumber daya manusia. “Untuk saat ini, selain para ma-

hasiswa S-1, belum kami temukan WNI atau pekerja Indonesia di Libya untuk menjadi penyemarak PCIM Libya,” ujar Azka. Dari kedua puluh anggota tersebut, selain menjabat sebagai badan pengurus harian, mereka terbesar ke dalam dua divisi besar di PCIM Libya, yakni Majelis Pendidikan dan Tarjih serta Majelis Tabligh. Majelis Tabligh sebagai majelis yang salah satu perannya adalah penyebaran dakwah PCIM Libya belum memanfaatkan media sosial PCIM Libya kepengurusan sebelumnya. “Sayangnya, kami belum bisa membuka akses ke salah satu medsos PCIM Libya, karena generasi sebelumnya tidak ingat dengan email dan password yang digunakan. Insya Allah, ke depannya, kami akan membangkitkan kembali dakwah lewat media sosial,” ujar Azka. Apabila usul tersebut ditindaklanjuti, maka media sosial di PCIM Libya bertambah satu lagi selain website resmi PCIM Libya. Kegiatan dakwah di PCIM Libya dilakukan dengan maksud untuk memperkokoh internal anggotanya, sebab penyelenggaraan kegiatan eksternal seperti program-program kemanusiaan atau penggalangan donasi di tepi jalan memiliki akses yang terbatas. Tetapi, salah satu kekhasan dalam PCIM Libya perihal dakwah adalah mereka mengedepankan gerakan dakwah bil hal, atau dakwah dengan perbuatan. “Ini salah satu dari sedikit cara yang bisa kami lakukan, yakni mewajibkan setiap anggota untuk melakukan hal-hal kebajikan,” terang Azka. Hal kebajikan yang dimaksud di antaranya tidak sering membolos atau masuk terlambat ketika kuliah, bertutur kata yang sopan dan santun, shalat berjamaah, dan lain-lain. Barangkali, contoh-contoh yang Azka sebutkan terkesan ringan dan tanpa makna un-


tuk dikerjakan. Hanya saja, para anggota PCIM Libya ditekankan untuk melakukan kegiatan-kegiatan tersebut dengan niat berdakwah. Selain itu, anggota-anggota PCIM Libya juga memiliki kegiatan dakwah rutin, baik mingguan maupun bulanan. Dalam kajian tersebut yang dibahas terbalut dalam diskusi santai, seperti isu keagamaan atau politik. Sulitnya Dakwah Tembus Dinding Kampus Apabila pertemuan atau keperluan yang hendak dilakukan hanya melibatkan anggota-anggota kader Muhammadiyah PCIM Libya, maka akses keterbukaan itu bukan hal yang menjadi masalah bagi mereka. Pasalnya, pertemuan yang melibatkan kontak fisik dengan mereka tidaklah dipandang bagi sebuah kekhawatiran sebesar hambatan pengoperasian program kerja secara eksternal. “Kami bisa kumpul-kumpul di lapangan basket, lapangan voli, saung, itu nggak masalah. Proker secara eksternal itulah yang kami belum siap,” sahut Azka. Melalui penuturan Azka, Libya merupakan negara yang masih membutuhkan pemimpin dan pemerintahan yang sistematis. Ketidakstabilan kepemimpinan di Libya membuat pergerakan setiap warga terbatas, pun termasuk anggota-anggota PCIM Libya. Apabila mereka hendak keluar dari wilayah kampus, mereka memerlukan izin dari pengurus asrama dan tidak dapat keluar begitu saja tanpa alasan. Akses keterbukaan ke luar wilayah kampus merupakan hambatan terbesar di PCIM Libya untuk merentangkan sayap dakwahnya, selain minimnya jumlah anggota. Selanjutnya, Azka mengenalkan satu per satu organisasi yang ada di wilayah kampus International Islamic Call College yang menjadi basis PCIM Libya, salah satunya Kesatuan Keluarga Mahasiswa Indonesia (KKMI) Libya. Pada proses pendirian KKMI Libya, semangat yang menyertainya adalah kesadaran setiap mahasiswa Indonesia

Eksistensi organisasi dengan napas Muhammadiyah di Libya ini menjadi bentuk terkawalnya agenda besar Muhammadiyah

untuk membutuhkan organisasi tertinggi yang secara struktural mencakup seluruh organisasi bentukan mahasiswa Indonesia di Libya. “KKMI Libya bisa juga disebut sebagai unsur ‘organisasi dalam organisasi’,” sebut Azka. Selama ini, program-program kerja PCIM Libya sendiri tetap melibatkan kerja sama dari organisasi di luar para personalia PCIM Libya dalam pelaksanaannya, termasuk KKMI Libya. Sebagai organisasi tertinggi secara struktural, terdapat pedoman dan proker tersendiri dalam tubuh KKMI Libya yang sebaiknya dipatuhi oleh organisasi-organisasi di bawahnya, contohnya adalah pengadaan pebahasan kajian dari suatu kitab yang menjadi program kerja KKMI Libya melalui PCIM Libya. Semangat Tanpa Putus di Tengah Pasang Surut Ketika pandemi Covid-19 melanda dunia, aktivitas-aktivitas yang melibatkan kontak fisik dan tatap muka perlu dibatasi, tak terkecuali dengan PCIM Libya. Pelaksanaan PCIM Libya sempat vakum di tengah pandemi, seperti kehilangan anggota yang pulang ke Indonesia, kegiatan belajar mengajar yang diliburkan, dan tempat-tempat publik yang ditutup. “Saat itu, mau tidak mau, kami bersiasat untuk tetap mengadakan

diskusi singkat dalam kajian. Kami juga mengikuti kabar-kabar dari PCIM lainnya,” jelas Azka. Terinformasikannya kabar-kabar mengenai PCIM luar membuat adanya program kerja sharing session ‘sesi berbagi’ dengan PCIM lainnya, seperti PCIM Mesir, PCIM Pakistan, PCIM Sudan, dan lain-lain. Para personalia dalam PCIM Libya terus mengimbau dan menawarkan alternatif kegiatan-kegiatan melalui acara virtual yang sering kali diadakan PP Muhammadiyah, seperti kajian. Tujuan yang hendak dicapai dalam ajakan bergabung dengan dakwah-dakwah PPM adalah untuk memunculkan kembali ghirah atau semangat dalam internal PCIM Libya untuk disalurkan pada program-program PCIM Libya yang vakum karena pandemi. Azka juga mengatakan tentang perlunya menaikkan eksistensi PCIM Libya. “Tujuan lainnya untuk menaikkan kesadaran terhadap hadirnya PCIM Libya itu sendiri. Bergabungnya kami di acara-acara virtual memang menjadi wujud bahwa PCIM Libya itu ada, tetapi secara eksis masih kurang,” komentarnya. Azka berharap agar ada perkembangan menuju arah yang lebih baik perihal kondisi “huru-hara” di Libya dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, masih terjadi ketegangan dan perselisihan di antara kelompok-kelompok yang terbagi tiap sukunya di Libya sehingga menyebabkan perjalanan Libya menuju demokrasi pemilu masih sedikit panjang. “Pembicaraan mengenai politik di Libya, terutama pada masa Perang Saudara Libya 2011, masih dipandang sebagai hal yang meningkatkan kewaspadaan di masyarakat,” sahut Azka. Ia juga berharap agar PCIM Libya dapat menjadi organisasi yang eksis dengan tiap personalianya membawa semangat penerus bangsa. Bagaimanapun juga, para anggota PCIM Libya merupakan agen dakwah internasionalisasi Muhammadiyah, yang nantinya perlu menyambung amanah untuk melanjutkan kiprah Muhammadiyah di Indonesia. [] RAS

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 51


Prestasi Mahasiswa

WARTA PTM

Tim Farmasi UMS Juara I Kompetisi Asia Pasifik

Tim 17 UMS yaitu Diva Ratna Shabrina, Naufal Faras, dan Dimas Satrio Utomo

U

niversitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih prestasi internasional. Tim 17 Farmasi UMS sukses menjadi tim terbaik dan meraih juara pertama pada kompetisi Industrial Skill Event (ISE) yang diselenggarakan International Pharmaceutical Student’s Federation (IPSF) Asia Pacific Regional Office. Capaian ini juga berhasil mengungguli UI dan UGM yang meraih juara runner up I dan II. Finalis lain yang dikalahkan ada-

N

ur Muliasari MS mahasiswa International Class of Government Studies (ICGS) Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unismuh Makassar dinyatakan lulus sebagai wisudawan terbaik dalam Wisuda ke-75 bertempat di Balai Sidang Muktamar Muhammadiyah. Mahasiswa angkatan 2018 ini berhasil menyelesaikan studi dalam tempo 3 tahun 6 bulan dan lulus dengan IPK 3,96.

52 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

lah tim dari ITB dan University of The Philippines. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Farmasi UMS terbukti unggul dan mampu berkiprah di level internasional,’’ papar Dekan Fakultas Farmasi Apt Erindyah Wikantyasning PhD, Sabtu (26/02). Ke depannya pihak kampus akan memberikan kesempatan lebih besar kepada mahasiswanya yang berprestasi untuk mengikuti kejuaraan pada level nasional maupun internasio-

nal. “Silakan bagi mahasiswa yang ingin merasakan atmosfer persaingan di luar negeri dengan mengikuti ajang lomba,” tambah Peni Indrayudha PhD selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama. Tim 17 Farmasi UMS mengusung proposal tentang inovasi penghantaran obat melalui sistem microneedles (MNs). Diva Ratna dan tim mempresentasikan inovasi sediaan baru Dietilkarbamazin Sitrat (DEC) yang dioptimasi melalui penghantaran Nanoemulsi loaded Dissolving Microneedle (NE loaded DMNs). “Tidak hanya inovasi formulasinya, namun juga dipaparkan tentang strategi marketing, tujuan pengobatan, health technology assessment, strategy clinical trials fase 3-4, legal regulation, pharmacovigilance, dan cost benefit analysis,’’ jelas Diva. Senyawa DEC sendiri, lanjutnya, merupakan obat untuk mengatasi lymphatic filariasis atau yang biasa dikenal dengan penyakit kaki gajah. Kaprodi S-1 Farmasi UMS, apt Dr Arifah Sri Wahyuni MSc menyampaikan prestasi membanggakan ini juga makin memantapkan reputasi prodi S-1 Farmasi UMS dengan visi keilmuannya. Dia berharap, prestasi ini bisa menjadi inspirasi buat mahasiswa farmasi secara khusus dan UMS pada umumnya, baik mahasiswa umum dan terutama aktivis, untuk terus menorehkan prestasi dan karya-karya. “Mudah-mudahan ke depan akan terus lahir tim tangguh yang melanjutkan tradisi juara ini di level internasional. Semoga menginspirasi bagi mahasiswa lainnya,’’ harapnya. [] APR

Wisudawan Terbaik Unismuh, Penulis di Jurnal Bereputasi Sebagai mahasiswa kelas internasional, Muliasari kerap mengikuti kegiatan ilmiah baik nasional maupun internasional. Ia juga pernah mengikuti program pertukaran mahasiswa Singapore

Polytechnic. Bahkan pernah menjadi Presenter Terbaik di Simposium Nasional di UM Malang dan UM Kendari. Beberapa Konferensi Internasional yang pernah Muliasari ikuti antara lain ICO-


NEG 2018 dan ICGS Virtual Series. Saat ini, Muliasari juga telah menulis artikel di jurnal Terakreditasi Sinta 2. Salah satu artikelnya berjudul ‘Accountability of Reporting Campaign Funds Through the Sidakam Application ini Realizing Democratic Maturity in Pilkada 2020’. Jurnal itu ditulisnya saat mengikuti Kuliah Kerja Profesi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat di Jakarta. Panduan Akademik Unismuh Makassar menyebutkan, mahasiswa dapat berstatus bebas skripsi dengan syarat dapat mempresentasikan hasil penelitian pada pertemuan ilmiah nasional maupun internasional, yang dibuktikan dengan prosiding atau jurnal ilmiah dan sertifikat sebagai pembicara. Namun, Muliasari tetap mengikuti ujian skripsi dan berhasil memperoleh nilai A dari penguji. “Selain fokus menyelesaikan kuliah, saya juga kerap aktif dalam berorganisasi sebagai pengurus IMM Ko-

T

Ngobrol santai antar anggota dan kader IMM STKIP Muh Oku Timur

misariat Fisip Unhas dan juga sebagai Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurus-

an Ilmu Pemerintahan (HIMJIP) FISIP Unismuh,” paparnya. []APR

Prestasi Internasional Mahasiswa UAD di AISEF 2022

im mahasiswa UAD meraih medali perak pada ajang ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEF) 2022, yakni Musthafizhah, Prodi Fisika; Azra Ayafiya, Prodi Matematika; dan Rofifah Zaki H, Prodi Matematika. Ketiganya mempresentasikan hasil karya mereka berupa kartu permainan berbasis edukasi dan aplikasi yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. Ada 48 kartu dari satu boks yang terdiri atas empat kategori, yakni matematika, biologi, fi-

Mahasiswa UAD peraih medali perak AISEF 2022.

Edisi Maret-April 2022

sika, dan ilmuwan yang lengkap dengan

Warta PTM 53

bagai tindak lanjut dari permainan kar-


dalam tahap pengembangan oleh tim. Nantinya gambar akan keluar dalam bentuk tiga dimensi beserta keterangan berupa audio sesuai dengan kategori gambarnya. Mustha selaku ketua tim menyam-

paikan penelitian ini dapat menjadi solusi untuk mengembangkan inovasi proses belajar mengajar anak. “Ide ini muncul karena melihat metode pembelajaran yang kurang menarik perhatian anak-anak, membosankan, dan lain

sebagainya,” ujarnya. Dari pengamatannya itu, akhirnya Mustha dan tim membuat media pembelajaran berbentuk permainan. Pengumuman pemenang lomba disampaikan secara virtual, Sabtu (5/2) lalu.[] RAS

Mahasiswi Farmasi Juara 2 di Ajang Internasional

Audita Eka Wardhani peraih Juara II IYS 2022.

M

ahasiswa Fakultas Farmasi UM Purwokerto (UMP), Audita Eka Wardhani, meraih juara dua Best Project Group pada ajang internasional The 5th Istanbul Youth Summit 2022. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Youth Break Boundaries dengan perkiraan 200 peserta yang terbagi menjadi 28 grup. Peserta berasal dari Indonesia, Malaysia, Palestina, Pakistan, Turki, dan Thailand. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun semangat kepemimpinan pemuda demi menyongsong masa depan yang lebih baik dengan menggunakan pendekatan secara moral, pendi-

54 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

dikan yang berfokus dalam menanamkan nilai-nilai karakter nasionalistik, dan membuka cakrawala baru tentang pendidikan serta budaya internasional untuk generasi muda. Audita mengaku bahwa pengalaman yang ia lalui begitu berkesan dan bermakna, sebab ia dapat bertemu dan berkolaborasi dengan teman-teman dari negara yang berbeda. Mereka mengembangkan proyek yang harapannya dapat terealisasi secara berkelanjutan dan mendukung Sustainable Development Goals (SDG) 2030. “Semoga proyek ini bisa menebar kebermanfaatan,” ujar-

nya. Audita mengaku banyak persiapan yang ia lakukan hingga dapat sampai di tahap ini, mulai dari berdiskusi dengan teman atau rekan satu tim, saling mendukung, dan melebarkan sikap toleransinya. Sehubungan dengan prestasinya, Audita berpesan kepada mahasiswa-mahasiswi UMP untuk terus semangat berkarya, mengukir prestasi, dan menggapai cita serta ridho Allah Swt. “Temukan passion dan teruslah berkarya. Yakin bahwa yang ditakdirkan untuk kita tidak akan pernah melewatkan kita,” pungkasnya.[] RAS


Ramadhan di Kampus WARTA PTM

OIF UMSU jadi Salah Satu Titik Pantau Hilal Ramadhan Pemerintah Kota Medan melakukan pemantauan rukyatul hilal penentuan awal Ramadhan 1443 H/2022 M dari Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Jalan Denai, Kecamatan Medan Denai, Jumat (1/4). OIF UMSU merupakan salah satu titik dari 101 pusat pemantauan hilal nasional. Untuk wilayah Sumatera Utara ada dua pusat pemantauan hilal yang ditetapkan yakni OIF UMSU dan di Kantor Gubernur Sumut.

Sambut Ramadhan, UMP hadirkan Pasar Ramadhan 2022 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar Pasar Ramadhan dengan menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak dalam bidang makanan serta minuman. Kegiatan yang digelar setiap menjelang waktu berbuka puasa selama bulan Ramadhan 1443 Hijriah di halaman Kampus Ahmad Dahlan UMP itu dibuka secara resmi oleh Rektor UMP Dr Jebul Suroso pada Sabtu (2/4) sore.

UM Surakarta adakan "Gema Kampus Ramadhan" Dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengadakan serangkaian acara yang di kemas dalam “Gema Kampus Ramadhan” (GKR ) yang di buka secara langsung oleh Rektor UMS, Jumat (1/4) berlokasi di Masjid HJ. Sudalmiah Rais.

Lagi! UMY Bagikan Takjil Gratis untuk Mahasiswa Sejak dua tahun lalu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan pembagian takjil kepada para mahasiswa dalam rangka memberikan kepedulian terhadap mahasiswa yang masih bertahan di perantauan saat masa pandemi. Di tahun ini, dengan kondisi yang sudah jauh lebih baik, UMY kembali menggelar agenda serupa dengan membagikan 3.500 paket berbuka puasa.

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 55


WARTA PTM

In Depth Report

Kopsyah Rabani Dorong Sektor Riil saat Pandemi

“

Besar, amanah, dan profesional” menjadi tiga kata kunci yang digadangkan oleh Koperasi Syariah Raya Banda Madani atau sering dikenal dengan Kopsyah Rabani. Disaat sektor perekonomian jatuh akibat adanya pandemi Covid-19, Kopsyah Rabani justru semakin merebak dan menjadi solusi dalam menawarkan bantuan pada pelaku usaha mikro (ibu rumah tangga produktif) yang mengalami kesulitan permodalan usaha. Bahkan turut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. Kopsyah Rabani dengan apik memperoleh posisi sebagai mitra bagi pemerintah dalam upaya memulihkan perekonomian juga mengurangi angka pengangguran dengan menyediakan lapangan pekerjaan. “Umumnya, koperasi itu dikelola oleh orang tua dan secara paruh waktu, sedangkan Kopsyah Madani didirikan oleh generasi muda atau milenial asli Banten yang memiliki tujuan sama dalam memajukan perekonomi-

56 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

an Banten,” begitu papar Dr Hamdani SE MM MPd MAk. Sekretaris Kopsyah Rabani itu menyebutkan struktur kepengurusan yang sebagian besar generasi muda justru dapat memudahkan dalam pembagian tugas dan fungsi, sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan cepat dan terukur. Dengan mengusung digitalisasi pada koperasi, Kopsyah Rabani menjadi koperasi yang memadukan tiga unsur yaitu praktisi koperasi, akademisi, dan IT menjadi sebuah model Bisnis Rabani. Saat ini, Kopsyah Rabani telah memiliki 13 cabang yang tersebar di wilayah Serang Raya dan Tangerang Raya dengan jumlah anggota sebanyak 30.310 orang. Tak heran, Kopsyah Radani turut disambut baik dan memperoleh dukungan positif baik dari masyarakat hingga Pemerintah Daerah. Lahir di Tengah Pandemi Tahun 2019–2020 menjadi babak baru lahirnya Kopsyah Rabani. Meng-

usung pola Grameen Bank di Banten, koperasi yang menjadi sokoguru perekonomian ini berdiri dengan Visi Menjadi Koperasi Besar yang Dikelola Secara Amanah dan Profesional untuk Kesejahteraan Anggota dan Masyarakat. Tidak lama setelah berdirinya Kopsyah Rabani, pandemi Covid-19 menerpa hampir di semua negara, termasuk Indonesia. “Semua sektor terdampak, termasuk sektor koperasi merasakan dampak yang cukup berat,” papar Dr Hamdani. Dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang ini mengakui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan semakin memperburuk keadaan, karena petugas lapang tidak dapat melaksanakan aktivitasnya dalam merumpun atau kumpulan anggota. Kondisi tersebut sempat menyulitkan dalam menjaga kolektibilitas koperasi. Bersyukurnya saat itu telah dibuka beberapa kantor pelayanan cabang, sehingga aktivitas rumpun tetap berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat. “Saat aktivitas bisnis dan perekonomian menurun akibat pandemi kami tetap menjalankan fungsi koperasi untuk senantiasa hadir serta mendukung proses pemulihan ekonomi anggota yang merupakan pelaku usaha mikro,” tambah Dr Hamdani. Secara proakti, ia dan tim memberikan dukungan kepada para anggota dengan memberikan berbagai produk pembiayaan dan simpanan yang dibutuhkan. Hal ini tecermin pada peningkatan signifikan mulai pertumbuhan anggota, aset, piutang, dan juga simpanan anggota. “Tantangan yang dihadapi kami jadikan sebagai momentum untuk bertransformasi dan memperkuat kapabilitas manajemen dalam mengelola Kopsyah Rabani,” paparnya. Dr Hamdani bersyukur, berkat dukungan, loyalitas dan militansi anggota, serta profesionalitas seluruh pengurus, peng-


anggota. “Sehingga budaya kerja RABANI dapat menjadi kekuatan untuk mengelola Kopsyah Rabani menjadi koperasi yang besar, amanah, dan profesional,” lanjutnya. Alhasil, hanya dalam waktu dua tahun, Kopsyah Rabani dipercaya oleh LPDB-KUMKM sebagai penerima pembiayaan untuk modal usaha sebesar 10 miliiar. Dr Hamdani mengaku, bagi koperasi yang saat itu baru genap dua tahun, tidaklah mudah untuk mengakses pembiayaan dari LPDB-KUMKM.

awas dan pengelola serta seluruh mitra kerja Kopsyah Rabani berhasil melewati masa-masa sulit ini dengan membukukan kinerja yang baik.

Berhasil Kembangkan Unit Bisnis Baru Digitalisasi menjadi salah satu upaya Kopsyah Rabani dalam mewujudkan good cooperative governance. Dengan digitalisasi, anggota dapat mengetahui jumlah simpanan dan pembiayaannya secara real time. Bahkan perkembangan dan kemajuan Kopsyah Rabani dapat diketahui setiap saat. Harapannya, segala informasi yang dibutuhkan anggota dan masyarakat dapat diperoleh dengan cepat, sehingga aspek

Internalisasi Budaya Kerja RABANI “Salah satu kunci yang kami terapkan yaitu dengan menanamkan internalisasi budaya kerja RABANI yakni Responsif, Amanah, Berinovasi, Andal, Normatif, dan Integritas.” Begitu papar Dr Hamdani saat ditanya apa upaya yang dilakukan oleh ia dan tim dalam mendorong Kopsyah Rabani menjadi pelopor ekonomi. Ia mengaku, agar dapat meluruskan arah bisnis koperasi yang berkemajuan, Kopsyah Rabani terus berbenah diri dan melaksanakan operasional koperasi dengan mengacu pada Undang-Undang Perkoperasian, Anggaran Dasar, dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi. Agar operasional koperasi berjalan terarah, maka Kopsyah Rabani menyiapkan panduan operasional berupa Standard Operating Procedure (SOP) atau Peraturan Khusus (Persus) tentang produk simpanan, pembiayaan, dan ketentuan khusus dalam operasional koperasi. Juga tak kalah penting, adanya budaya kerja yang harus dipatuhi secara bersama bagi seluruh transparansi Kopsyah Rabani memenuhi harapan kepada anggota dan masyarakat. Tidak hanya itu, Kopsyah Rabani juga terus mekukan inovasi, termasuk dalam pengembangan model bisnis baru yang tergabung dalam Rabani Gorup. Di bawah Rabani Group, Kopsyah Rabani telah melahirkan satu unit bisnis baru, yaitu PT Raya Banda Niaga (PT Rabani) yang bergerak dalam ritel dan perdagangan. Kopsyah Rabani juga telah melahirkan satu lembaga baru, yaitu Yayasan Bakti Insani (Yayasan Rabani) yang bergerak dalam bidang sosial, kesehatan dan pendidikan. Ke depannya, Kopsyah Rabani ditargetkan akan membuka sembilan cabang untuk wilayah pelayanan Tangerang Raya, sehingga target 20 Cabang pada tahun 2022 dapat tercapai. Dengan semangat dan optimisme SHU Kopsyah Rabani pada akhir Desember 2022 mencapai 5 miliar. Di tahun yang sama, Kopsyah Rabani juga ditargetkan dapat membangun kantor pusat yang berlokasi di wilayah Serang, Banten. []APR

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 57


Sigi

WARTA PTM

Aktivitas Antibakteri Gel Peeling Scrub Daun Turi (Sesbania grandiflora (L.) Poir.) Sebagai Alternatif Kosmetik Pada Pandemi COVID-19

F

ormulasi sediaan kosmetik sangat berkembang seiring waktu. Salah satu formulasi yang masih jarang digunakan adalah gel peeling scrub. Kombinasi sediaan gel dan scrub yang bertujuan untuk melembutkan kulit tetapi tetap dapat membersihkan pori-pori kulit dan mengangkat sel-sel kulit mati secara efektif. Formulasi ini juga baik digunakan sebagai alternatif kosmetik tradisional yang memiliki fungsi sebagai antibakteri. Saat ini kosmetik antibakteri banyak digunakan sebagai pencegah timbul infeksi dan acne pada wajah. Pandemi COVID-19 mengharuskan untuk meminimalisi kegiatan di luar rumah sebagai bentuk pencegahan kontaminasi paparan virus. Banyak klinik kecantikan dan salon yang mulai sepi akibat adanya pembatasan berskala besar di masa pandemi ini. Untuk menanggulangi ini, maka diperlukan kosmetik yang dapat digunakan rutin tetapi tetap aman digunakan sehari-hari. Formulasi gel peeling scrub ini dapat digunakan secara rutin tanpa melalui tindakan medis secara profesional sehingga aman dilakukan di rumah. Zat aktif yang digunakan dalam formulasi ini adalah bahan alam yang disari dan digunakan ekstrak kentalnya. Salah satu bahan alam yang memiliki kandungan antibakteri adalah Daun Turi (Sesbania grandiflora (L.) Poir.). Daun Turi memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang memiliki fungsi sebagai antibakteri, antara lain saponin, glikosida, tanin, dan steroid. Mekanisme kerja senyawa metabolis sekunder adalah dengan menghambat pertumbuhan bakteri sehingga mampu untuk mencegah infeksi dan timbulnya acne pada wajah. Pengujian fitokimia menghasilkan

58 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022

identifikasi beberapa senyawa metabolit sekunder antara lain tanin, glikosida, steroid, dan saponin. Aktivitas antibakteri formulasi gel peeling scrub konsentrasi 5% memiliki rata-rata diameter zona hambat sebesar 12,67 mm. Hal ini didapat dari total diameter zona hambat dan sumuran sebesar 22, 67 mm dikurangi diameter sumuran sebesar 10 mm. Pada konsentrasi 7,5% rata-rata diameter yang dihasilkan sebesar 13,67 mm dan untuk konsentrasi 10% rata-rata diameter zona hambat yang didapatkan sebesar 15,67 mm. Dilihat dari hasil uji aktivitas antibakteri, semakin tinggi konsentrasi maka semakin besar pula diameter zona hambar yang terbentuk. Hal ini dikarenakan kandungan senyawa yang berfungsi sebagai antibakteri jumlahnya semakin banyak. Senyawa yang terkandung dalam formulasi gel peeling scrub Daun Turi antara lain saponin, steroid, glikosida, dan tanin. Mekanisme kerja antibakteri senyawa tersebut dengan menghambat sintesa protein dikarenakan adanya perubahan komponen sel penyusun pada bakteri. Selain itu, pada senyawa saponin, dapat menurunkan tegangan permukaan bakteri, sehingga bakteri akan lisis. Hal ini dikarenakan sifat detergen pada saponin sehingga dapat mengganggu permeabilitas bakteri, saponin akan berdifusi melalui membrane luar dan dinding sel bakteri yang kemudian akan menyebabkan kebocoran membran sitoplasma serta mengakibatkan kematian sel. Sedangkan mekanisme kerja tanin adalah menghambat enzim reverse transkriptasi dan DNA topoisomerase dari bakteri, sehingga pembentukan sel bakteri dapat terhambat. Glikosida dan steroid yang terkandung dalam sampel memiliki me-

Tim Peneliti: apt. Anna Pradiningsih, M.Sc. apt. Nurul Qiyaam, M.Farm. Klin. apt. Alvi Kusuma Wardani, M.Farm. Klin.

kanisme dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Penggunaan antibakteri dapat dijadikan alternatif pada masa pandemic COVID-19. Uji anova satu arah dilakukan setelah memenuhi persyaratan pengujian parametrik dengan data terdistribusi normal dan homogen. Hasil dari uji anova satu arah menunjukkan bahwa pada konsentrasi 5%, 7,5% dan 10% tidak memiliki perbedaan aktivitas antibakteri yang bermakna sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil aktivitas antibakteri ketiga konsentrasi adalah sama. Formulasi gel peeling scrub dapat dijadikan alternatif perawatan wajah pada masa pandemi. Hal ini dibuktikan dengan adanya aktivitas antibakteri yang terkandung dalam formulasi tersebut. Antibakteri digunakan untuk mencegah paparan kontaminasi pada kulit wajah sehingga dapat meminimalisir timbulnya infeksi dan acne. Pada masa pandemi perlu selalu memelihara kesehatan khususnya kesehatan kulit dikarenakan sebagai tempat awal paparan dari virus dan bakteri.


WARTA PTM

Warta dari PTM

Universitas Muhammadiyah Makassar Masjid Subulussalam Al-Khoory Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memiliki sejumlah agenda istimewa selama Ramadhan 1443 H. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Pengurus Masjid Muhammad Rizal, di Kampus Unismuh Makassar, Ahad, (03/04). Beberapa agenda diantaranya ceramah tarawih, shalat tarawih, tadarus Al Quran, Qiyamu Ramadhan, hingga menggelar kajiah fikih.

Universitas Muhammadiyah Kudus Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah yang juga Pengurus Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Drs H Musman Tholib MAg menyampaikan materi pengajian dengan tema “Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah Aplikasi di Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM)”. Pengajian Ramadhan 1443 Hijriyah dibuka oleh Rusnoto, SKM, M. Kes (Epid) selaku Rektor, dan diikuti Pengurus Badan Pembina Harian, dosen, dan tenaga kependidikan secara daring (04/04).

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar Pasar Ramadhan dengan menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak dalam bidang makanan serta minuman. Kegiatan yang digelar setiap menjelang waktu berbuka puasa selama bulan Ramadhan 1443 Hijriah di halaman Kampus Ahmad Dahlan UMP itu dibuka secara resmi oleh Rektor UMP Dr Jebul Suroso pada Sabtu (2/4) sore.

Universitas Muhammadiyah Surabaya Arin Setyowati, Dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya berhasil kembangan penelitian menjadi prototype best practice dakwah Muhammadiyah untuk kalangan tuna susila atau pekerja seks komersial (PSK). Dosen UM Surabaya sekaligus aktivis Muhammadiyah Surabaya ini menuturkan, terkait riset yang dilakukan yakni terkait pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh Muhammadiyah dalam mendampingi PSK hingga menjadi mantan PSK di Krembangan Dupak Bangunsari dan Tambak Asri.

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Sebagai bentuk keberlanjutan hasil program pengabdian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) memamerkan produk-produk pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dengan skema Teknologi Tepat Guna (TTG). Pameran Pengabdian TTG ini menghadirkan 25 jenis pengabdian TTG yang diselenggarakan pada hari Rabu (30/3) di Plaza Bintang UMY

Edisi Maret-April 2022

Warta PTM 59


WARTA PTM

Warta dari PTM

Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong UNIMUDA Sorong menjadi tuan rumah dalam pembukaan pendampingan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Wilayah Maluku-Papua oleh Majelis Diktilibang PPM. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari tiap Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang ada di wilayah Maluku-Papua, yaitu STKIP Muhammadiyah Manokwari, UM Maluku Utara, UM Papua, UM Sorong, dan UNIMUDA Sorong.

Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung mengadakan seminar nasional Teknik Diplomasi dan Negosiasi bertema “Penguasaan Teknik Negosiasi dan Diplomasi dalam Upaya Menyukseskan Kerjasama Internasional,” pada, Selasa (29/3). Prof Edy Suandi Hamid selaku Waket Majelis Diktilitbang PPM dalam sambutannya berharap perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) dapat memiliki kemampuan komunikasi, negosiasi, dan berdiplomasi di kawasan internasional.

Universitas Muhammadiyah Sorong Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) turut serta dalam kegiatan Rapat Kerja Wilayah Perguruan Tinggi Swasta SePapua dan Papua Barat yang berlangsung di Jakarta, (17/04). Kolaborasi antara UNAMIN dengan LLDIKTI ditandai dengan Penandatanganan MoU dalam rangka Challenge Perguruan Tinggi Swasta dalam peningkatan kinerja di lingkungan LLDIKTI XIV Papua dan Papua Barat. UNAMIN menjadi 1 dari 16 Perguruan Tinggi Swasta yang terpilih untuk menerima challenge tersebut.

IKesT Muhammadiyah Palembang IKesT Muhammadiyah Palembang mengadakan Kuliah Pakar Perencanaan Manajemen Keperawatan Suatu Unit Ruang Rawat Berdasarkan Standar Akreditasi Pelayanan yang diselenggarakan Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan di Auditorium diikuti mahasiswa PSIK, Kamis (31/3). Turut hadir pembicara Deny Gunawan SKep Ns MKep, Unit Kerja Sekretariat Akreditasi RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang.

Universitas Muhammadiyah Mataram Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) mengadakan Gathering Family dalam rangka meningkatkan silaturahmi pimpinan pascasarjana UMMAT di Satnite Saribaye Lombok, (31/03). Dalam acara tersebut Direktur Pascasarjana Dr Lukman MPd memberikan sambutan sekaligus membuka acara dengan mengucapkan rasa syukur atas kehadiran para tamu undangan Family Gathering, acara ini menjadi acara pertama yang diselenggarakan oleh pihak pasca dengan tujuan menguatkan tali silaturahmi antara pimpinan serta menjadi momen menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H.

60 Warta PTM

Edisi Maret-April 2022


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Warta PTM Maret-April 2022 by wartaptm - Issuu