Edisi 11 Volume 2 / 1 - 15 Juni 2022
ISSN 2809-2619
Dosen UNIS Latih Warga Olah Lele Berbasis Zero Waste TANGERANG – Dosen Fakultas Teknik (FT) U n i ve r s i t a s I s l a m S y e k h - Y u s u f ( U n i s ) Tangerang melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui diversifikasi olahan lele berbasis zero waste. Program itu menjadi produk unggulan di Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang. Warga diajak dapat terampil dalam pengolahan ikan lele dan meningkatkan pengetahuan zero waste. “Biasanya lele hanya dimanfaatkan dagingnya. Kali ini kita olah semuanya hingga tidak tersisa. Tulang dan
kepala lele juga dapat dikonsumsi setelah diolah,” ungkap Febri Rismaningsih, S.Pd.Si., M.Sc, dosen Teknik Sipil Unis Tangerang. Febri menjelaskan, ada dua produk olahan lele yang disiapkan berupa drum stick lele dan cheese stick lele. Tulang dan kepala lele diolah menggunakan alat presto dengan tambahan tepung dan sagu. “Kami tambahkan penyedap rasa. Menjadi camilan yang bernilai ekonomis untuk dikonsumsi atau dipasarkan warga,” kata Febri.
Edisi 11 6 20 Halaman Dijelaskan Febri, PKM ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) yang diselenggarakan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). “Alhamdulillah, kali pertama saya ikut PKM nasional. Dari beberapa proposal fakultas yang diajukan, lolos pada skim PKM Stimulus,” ujarnya. Lanjut Febri, PKMS dilakukan pada awal Juni hingga 6 bulan mendatang. Pada kegiatan PKMS ini, warga juga diharapkan terampil dalam memasarkan melalui digital marketing. “Kami mengajak ibu-ibu dasawisma dan Bumdes. Kebetulan desa tersebut merupakan lokasi binaan FT Unis di bidang pertanian. Maka saya bersama tim datang ke lokasi tersebut dan mencari potensi lain yang bisa digali,” kata Febri. Menurut Febri, potensi budi daya lele di Desa Tegal Kunir Kidul cukup baik. Namun masih terkendala biaya perawatan, pengolahan, hingga penjualannya. “Ternyata terjadi ketidaksinambungan dalam pembudidayaan lele. Selama ini lele dijual kepada pengepul. Jadi modal perawatannya lebih besar daripada
Berita Utama keuntungan yang dihasilkan,” ucap Febri. Tim PKMS FT terdiri dari 6 orang dengan melibatkan 2 dosen Teknik Sipil, 1 dosen Fakultas Hukum, dan 3 mahasiswa Teknik Sipil. PKMS tersebut juga sebagai program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar (MBKM), yaitu pengalaman belajar di luar kelas. Dosen dapat mengembangkan keilmuannya dan mahasiswa dapat memiliki pengalaman. “Hasil PKMS dipublikasikan melalui prosiding nasional kemudian ada HAKI,” ujar Febri. Kepala Desa Tegal Kunir Kidul Wawan Surayu mengungkapkan antusiasnya pada PKM yang dilakukan tim Unis Tangerang. “Nantinya ada pelatihan atau transformasi ilmu terkait cara membuat olahan dari ikan lele. Bisa dikembangkan pemberdayaan kepada ibu PKK ataupun Dasawisma,” ungkap Wawan. Wawan berharap, program PKM tersebut dapat berjalan lancar dan berhasil pada ouput yang dihasilkan. “Budi daya ikan lele di desa kami lumayan banyak dan tentunya dapat mengangkat perekonomian warga,” tutupnya. (Vita)
Pembina : Prof. Dr. Mustofa Kamil, Dip.RSL., M.Pd. , Dr. Asep Ferry Bastian, SE., MM. Penanggung Jawab : Rommy Pratama, SH., MH Pemimpin Redaksi : Faisal Tomi Saputra, S.I.Kom., M.Si Redaktur Pelaksana : Ukon Furkon Sukanda, S.Sos., M.I.Kom Editor : Ajeng Pradesti, M.I.Kom Sirkulasi dan Keuangan : Fitri, SH, MH. Marketing : Mad Yoman, M.Ikom Reporter dan Fotografer : Dena Prisila, Nur Musvita Sari Layout dan Desain : Ilham Rahmatulloh Alamat : Jalan Maulana Yusuf No.10, Babakan, Kota Tangerang Email : unisweekly@unis.ac.id Telp : 0811 - 144 - 1966 Penerbit : UPT Humas dan Marketing
2
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Kampus Merdeka
Karir di Industi Digital Butuh Kompetensi Tangerang – Memulai karir di bidang industri digital membutuhkan kompetensi. Seperti kemampuan pengetahuan tentang dunia software design, kemampuan bereksperimen dengan ide-ide artistik, ilmu dasar dunia digital media, visualisasi proyek, dan keterampilan komputasi. “Dari kompetensi inti tersebut, harus memiliki kemampuan utama yaitu kemampuan untuk berkomunikasi menyampaikan ide dengan baik, kemampuan mengumpulkan data, kemampuan memecahkan masalah, berpikir kritis, mampu memimpin, dan tentu saja mampu berkerja dalam tim,” kata Vina Muliana, konten kreator yang bekerja di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), saat menjadi pembicara dalam Commfest 1.0 Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himikom) Unis Tangerang, Kamis (26/05).
merasa kitalah yang mereka cari,” ujarnya. Menurut Vina, kesalahan paling banyak dialami fresh graduate adalah tidak mencari tahu tentang perusahaan yang akan dilamar. Kebanyakan dari mereka hanya membuat satu Curriculum Vitae (CV) untuk banyak perusahaan yang jelas berbeda kebutuhan. Vina
mengingatkan agar tidak memperlakukan semua perusahaan dengan sama. Mempersonalisasik a n C V d a n membuat resume s e c a r a professional adalah hal penting dalam melamar pekerjaan agar dilirik oleh perusahaan. “Berkarir di dunia digital media sangat penting mempunyai personal branding. Tujuan personal branding kita yang harus jelas, bangga dengan keunikan diri sendiri. Harus ada pesan di balik personal branding kita dan kenal dengan media yang kita gunakan,” ungkap Vina. (Dena)
Vina mengatakan, kemauan belajar tentang dunia digital media dan penerapannya sangat diperlukan. Mengenal tentang cara kerja sosial media, serta apa saja yang sedang terjadi di sekitar kita. Mencari pengalaman dan belajar langsung di lapangan dengan magang juga dapat menjadi awal mengenal dunia digital media. Ditambah pengalaman magang akan sangat berguna dalam penulisan portofolio. “Mencari pekerjaan sama seperti mencari pasangan, bagaimana cara kita agar pasangan
3
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Kampus Merdeka
Unis Tangerang Siapkan Program PMM Tangerang – Universitas Islam Syekh-
sampai 7. “Hal ini bertujuan untuk meningkatkan
Yusuf (Unis) Tangerang menyiapkan program
kompetensi, kemampuan hard skill dan soft skill
Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) yang
mahasiswa. Untuk menetapkan hal tersebut
merupakan salah satu kegiatan Merdeka
setiap program studi harus memperhitungkan
Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Tim
capaian para lulusannya,” kata Fajar.
pengembang MBKM Unis sedang menyiapkan
Fajar menambahkan, ada kualifikasi
regulasi untuk melaksanakan program yang
mahasiswa yang akan melaksanakan program
menjadi dasar implementasi MBKM. “Akan
ini. Dengan pencapaian Indeks Prestasi
dibahas dalam waktu dekat bersama Senat.
Kumulatif (IPK) tertentu yang dianggap sudah
Kalau perarturan tersebut sudah tersedia
siap dan mampu untuk belajar di luar kampus.
maka
program
akan
legal
untuk
diimplementasikan,” ungkap Dr. Teuku Fajar Shadiq, Ketua program MBKM Unis Tangerang. Fajar mengatakan, dalam waktu dekat masing-masing program studi diminta untuk
Fajar juga mengatakan proses dari persiapan program ini sudah mencapai babak akhir. Secepatnya akan diimplementasikan dengan fokus pada pertukaran antar program studi. “Saya harap program ini secepatnya bisa diimplementasikan,” harap Fajar. (Dena)
mengukur kemampuan penempatan program dari 8 program MBKM. Pelaksanaan program PMM ini harus melewati beberapa tahap yang tidak sederhana. “Faktor yang harus diperhatikan adalah kerja sama dengan universitas lain dan kesesuaian akreditasi harus dilakukan sebelum pengimplementasian PMM. Faktor mekanisme pembiayaan juga menjadi salah satu hal penting untuk dibahas,” ujarnya. Dijelaskan Fajar, Program PMM memiliki fasilitas 20 Satuan Kredit Semester (SKS) yang diberikan kepada mahasiswa semester 5
4
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Tri Dharma
FT Hasilkan Produk Unggulan TANGERANG – Setiap tahun, Fakultas
mereka juga menganalisis kemacetan di jalan
Teknik (FT) Universitas Islam Syekh-Yusuf
raya, atau menganalisis kerusakan jalan. Ada
(Unis) Tangerang menciptakan produk
juga salah satu bentuk inovasi yang dilakukan
unggulan sebagai tugas akhir mahasiswa.
anak-anak sipil pada campuran beton,”
“Dari 4 prodi di FT, masing-masing punya
katanya.
fokus produk yang dihasilkan pada skripsi,”
Lanjut Dine, pada
ujar Dr. Hj. Dine Agustine, S.Si., M.Si, Dekan FT
Prodi Teknik Industri
Unis Tangerang, Kamis (19/5/2022).
tahun ini merancang
Program Studi (Prodi) Teknik Kimia kata
Keselamatan dan
Dine, masih memanfaatkan limbah rumah
Kesehatan Kerja (K3).
tangga yang menjadi program tugas akhir
“Lebih ke rancangan
mahasiswa. Seperti memanfaatkan kulit
postur
bawang putih sebagai bahan untuk spidol
bagaimana cara kerja
tubuh,
papan tulis. “Jadi ada inovasi yang dibuat
yang baik. Lebih ke
mereka dengan memanfaatkan limbah. Ada
sana arahnya atau ke
yang menggunakan cangkang kerang ijo. Ada
humannya. Kemudian
juga yang membuat limbah sayuran menjadi bio
juga menganalisis
gas. Itu contoh bahan yang digunakan sebagai
bahaya kecelakaan
program mereka,” ujar Dine.
kerja,” tutur Dine. Dine menambahkan, Prodi Teknik Informatika memanfaatkan alat ataupun robotik berbasis Internet of Things (IOT). Tambahan pada tahun ini adalah menggunakan aplikasi untuk android. “Tidak hanya alatnya saja yang akses ke internet, tapi bisa dimonitoring via sensor. Nantinya bisa diinstal melalui aplikasi mobile, dan banyak variasinya. Tahun ini lebih fokus pada penanggulangan dan pencegahan kebakaran serta monitoring kontrol asap,”
Dine menyampaikan, pada Prodi Teknil Sipil juga memanfaatkan bahan limbah sebagai konstruksi bahan bangunan. Seperti, filter busa pada puntung rokok sebagai tambahan bahan beton ringan. “Untuk yang sipil biasanya
katanya. Dine berharap, rancangan mahasiswa tingkat akhir FT Unis Tangerang dapat memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). “Selain itu, mereka juga harus bisa publikasi ke jurnal,” tutupnya. (Vita)
5
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Tri Dharma
KKK UNIS 2022 Fokus Atasi Kemiskinan dan Pengangguran
Kerja
Hudaya Latuconsina, Ketua Lembaga
Kemasyarakatan (KKK) Universitas Islam
Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat
Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang tahun 2022
(LPPM) Unis Tangerang, saat rapat koordinasi
TANGERANG
–
Kuliah
diharapkan menjadi bagian penting dalam
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKK
kehidupan masyarakat, berbangsa dan
2022, di Gedung Muhammad Astary, Senin
bernegara. KKK Unis tahun 2022 mengangkat
(23/5/22).
tema Kolaborasi Penanggulangan Penurunan
Hudaya menyampaikan, KKK Unis tahun
Angka Kemiskinan dan Pengangguran. “Tema
2022 disebut sebagai KKK Tematik karena
tersebut diharapkan dapat memberi spirit
memiliki indikator makro pembangunan sebuah
kepekaan atau kepedulian berbagai kalangan,
daerah. “Tentu saja dengan mengedepankan
untuk bersinergi. Karena efektivitas sebuah
prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan
aktivitas sangat ditentukan oleh kerja sama
karakteristik Co-creation, Co-financing atau Co-
yang solid dari berbagai stakeholder,” ujar
funding, Flexibility, dan Sustainability,” katanya.
6
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Tri Dharma
Terdapat 5 sasaran stakeholder yang
tahun 2022. “DPL harus dapat memastikan
menjadi bagian dari tema KKK tahun 2022 yaitu,
mahasiswa bisa mengimplementasikan program
pemerintah, media massa, akademisi,
dengan baik,” kata Rizal.
masyarakat, dan pelaku usaha. “Akademisi inilah
Terdapat 22 DPL dengan 10 titik lokasi di
yang akan menuntun hadirnya cara berpikir
Kota Tangerang dan 12 titik lokasi di Kabupaten
kritis, kreatif, dan inovatif. Dalam melihat kondisi
Tangerang. Rapat koordinasi DPL memaparkan
kemiskinan dan pengangguran saat ini,” ujar
ruang lingkup KKK Unis seperti, sosialisasi,
Hudaya.
Dikatakan Hudaya, hal yang
pendaftaran peserta, pendalaman koordinasi,
dibutuhkan para stakeholder adalah
pelaksanaan, analisis, hasil hingga laporan akhir.
tersedianya
“Kemudian
data
yang
penjelasan
terupdate.
pembagian
“
a
kelompok KKK
kegiatan KKK
berdasarkan
tahun
wilayah DPL
M
a
k
ini
berupaya
d
membangun
mahasiswanya
sistem data
, menjelaskan
pembangunan
tugas pokok
. Khususnya
dan
d
DPL, hingga
a
l
a
m
kerangka upaya penanggulangan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Nantinya kami akan menyediakan aplikasi,” jelas Hudaya.
a
n
fungsi
penilaian program,” jelas Rizal. KKK Unis dilaksanakan 8 Agustus hingga 26 Agustus 2022. “DPL juga harus mampu
Kepala Pusat Pengabdian Kepada
menuntun mahasiswa atau peserta KKK untuk
Masyarakat (PKM) LPPM Unis Tangerang Rizal
berpikir kritis, kreatif dan inovatif dalam melihat
Fahmi, B.A.,M.Pd mengatakan, rapat koordinasi
kondisi kemiskinan dan pengangguran,” harap
DPL dilakukan sebagai acuan pada tema KKK
Rizal. (Vita)
7
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Tri Dharma
UNIS Tangerang Siapkan
Semester Antara TANGERANG – Universitas Islam Syekh-
pertemuan kuliah dan 2 kali ujian. “Tapi kalau
Yusuf (Unis) Tangerang kembali membuka
Semester Antara itu dipersingkat, sekali
Semester Antara pada Agustus. Semester
pertemuan adalah 2 Season. Jadi 14 bagi 2, total
Antara merupakan kesempatan bagi
keseluruhan 8 pertemuan. Jadi satu kali
mahasiswa semester akhir melakukan
pertemuan langsung 2 bab,” kata Joko.
perbaikan dan mengejar ketertinggalan dalam
Joko mengatakan, pembiayaan Semester
menyelesaikan SKS yang ditempuh. “Tinggal
Antara ditanggung mahasiswa dengan
bagaimana setiap fakultas melaksanakannya.
membayar administrasi setiap SKS. Sama
Karena Surat Keterangan dan mekanismenya
dengan pembayaran SKS pada umumnya.
sudah
“Minimal 10 SKS
kami
bagikan kepada
yang diambil
setiap fakultas,”
agar
ujar Dr. Joko
memenuhi
Rianto, S.E.,M.M,
pembayaran
Wakil Rektor I
kepada dosen
Unis Tangerang.
y
J
o
k
dapat
a
n
mengajar,”
o
menyampaikan,
ucapnya.
Semester Antara
P
a
d
tanggal
dilaksanakan setelah mahasiswa semester 8 selesai
g
Agustus
a 31
2022
melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS).
diharapkan, mahasiswa semester 8 sudah
“Masih ada atau tidak mata kuliah yang nilainya
menyelesaikan sidang skripsi dan Semester
kecil. Maka mereka harus mengikuti Semester
Antara. “Pelaksanaan Semester Antara bisa
Antara untuk penyelesaian seluruh mata kuliah
dilaksanakan secara online dan offline
yaitu sebanyak 144 SKS,” jelas Joko.
tergantung kapasitas mahasiswa yang
Menurutnya, Semester Antara dilaksanakan seperti kuliah pada umumnya. Dengan 14 kali
mengikutinya dan tetap prokesnya harus dilihat juga,” tambah Joko. (Dena)
8
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Almamater
Dosen Ilmu Komunikasi Latih Branding Tangerang
–
Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) T a n g e r a n g m e l a k u k a n Pengabdian Kepada
kepada masyarakat. “Kami kaitkan dengan
Masyarakat (PKM) di SMKN 6 Kabupaten Tangerang. Mereka menggelar pelatihan Personal
Branding,
Karir
dan
Kewirausahaan. Siswa SMKN 6 antusias dalam kegiatan yang diisi Luna Safitri S.Ikom., M.IKom dan Muhammad Mirza S.Ikom., M.IKom, Senin (23/05). Mirza menjelaskan, kegiatan tersebut dibantu mahasiswa semester 6 Ilmu Komunikasi yang ikut turut serta menyiapkan kegiatan sebagai panitia pelaksanaan. Mahasiswa juga diharapkan mendapat pengalaman belajar sebagai wujud bakti
mata kuliah Manajemen Event. Karena selain pendidikan dan penelitian, warga kampus harus terbiasa dengan pengabdian kepada masyarakat,” katanya. Mirza mengatakan, mahasiswa diberi kebebasan mengembangkan konsep event selama mereka berkuliah. Namun dari program ini mahasiswa harus bisa berkontribusi langsung dalam pembuatan acara yang bermanfaat untuk masyarakat. “Dari program ini kita bisa mendapatkan 3 hal sekaligus yaitu mewujudkan tri dharma perguruan tinggi, memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa Manajemen Event, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Mirza. Mirza berharap mahasiswa mampu belajar selama kegiatan dan bisa menjadi modal pengalaman. “Kami berharap mahasiswa belajar dari kegiatan ini. Sekaligus membawa Unis Tangerang agar semakin dikenal oleh masyarakat,” kata Mirza. (Dena)
9
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Almamater
Fisip Siapkan U-Nice Channel TANGERANG – Universitas Islam Syekh-
Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Unis
Yusuf (Unis) Tangerang menyiapkan U-Nice
Tangerang Aulian Khairani, S.I.Kom.,M.Si
Channel yang dikelola Fakultas Ilmu Sosial dan
mengatakan, U-Nice Channel diharapkan
Ilmu Politik (Fisip) Program Studi (Prodi) Ilmu
menjadi wadah pengembangan potensi
untuk
mahasiswa. U-Nice Channel menyiapkan
mengembangkan potensi serta keahlian
beberapa konten menarik seperti Coffe
Komunikasi.
“Program
ini
mahasiswa dan dosen di Unis. Kami juga
Morning yang membahas terkait bidang
berharap dapat lebih memperkenalkan Unis
keahlian dari seluruh fakultas. “Kami buat
Tangerang kepada masyarakat,” ujar Lina
semacam talkshow ataupun podcast dan nanti
Wati, S.Sos.I.,M.IKom, Dekan Fisip Unis
ada beberapa konten ringan lainnya,” ungkap
Tangerang.
Aulian.
Lina menyampaikan, sebelumnya Unis
Program U-Nice Channel kata Aulian,
Tangerang memiliki program bernama Unis Tv.
tayang perdana pada Juni 2022 pada platform
Namun akibat pandemi Covid-19, program
Youtube. “Nama U-Nice Channel diambil dari
tersebut tidak berjalan baik. “Karena sekarang
nama Unis dan nice itu artinya bagus. Semoga
sudah fase endemi, maka kami mulai bangkit
program
kembali dan mengajak mahasiswa untuk
berkesinambungan,” harap Aulian. (Vita)
ini
berjalan
lancar
dan
kreatif,” katanya.
10
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Almamater
Himakas Lantik Pengurus Baru Tangerang – Himpunan Mahasiswa
Himakas memiliki 3 divisi yaitu Kaderisasi,
Akuntansi (Himakas) Universitas Islam Syekh-
Pendidikan dan Hubungan Masyarakat
Yusuf (Unis) menggelar pelantikan pengurus
(Humas).
periode 2022/2023 dan anggota baru, Sabtu
mengembangkan organisasi, serta menjaga
(21/05/2022). Ketua Himakas Fajriah Anwar
kekompakan anggota lama dan anggota baru,”
mengaku cukup sulit merekrut anggota baru
katanya.
di masa pandemi seperti saat ini. Namun tidak
Menurut Fajriah, Himakas menyiapkan program baru
mengurangi
s e p e r t i
s e m a n g a t
perlombaan
anggota lama
akuntansi dan
dan baru untuk tetap d
a
banyak kegiatan
aktif l
a
y
m
a
n
g
bermanfaat
berorganisasi. “Pada
“Kami ingin bersama-sama
u
masa
n
t
u
k
pengembangan
j a b a t a n
k e i l m u a n .
sebelumnya
P e n g u r u s
H i m a k a s
Himakas juga
berhasil sudah melaksanakan program kerja. Mulai Asistensi, hingga Pendidikan Dasar Himpunan Mahasiswa,” katanya.
didorong mampu menciptakan program baru yang lebih beragam dan bertujuan mengabdi
anggota Himakas
kepada masyarakat. Pengurus dan anggota
diharapkan fokus pada divisi masing-masing
Himakas saat ini berjumlah sekitar 50 orang.
dan mau membantu Himakas lebih baik lagi.
(Dena)
Fajriah menjelaskan,
11
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Almamater
BEM FAI Gelar Pelatihan Public Speaking Tangerang – Berbicara di depan banyak orang untuk menyampaikan informasi bukan hal yang mudah dilakukan. Karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang menggelar pelatihan public speaking, Jum’at (27/5/2022). Kegiatan ini melatih kemampuan mahasiswa untuk berbicara di depan umum. Dosen FAI Unis Tangerang Dra. Hj. Eny Suhaeni, M. Si yang menjadi narasumber mengatakan, public speaking sangat diperlukan. Karena banyak orang sukses, memiliki keahlian public speaking yang baik. Public speaking adalah modal dasar seseorang untuk melangkah lebih jauh dalam menata karir. “Di samping tuntutan profesi, tuntutan zaman juga menjadi alasan mengapa belajar public speaking itu p e n t i n g . P e r s a i n g a n semakin ketat untuk mendapatkan gelar good speaker,” ungkap Eny. Menurut Eny, memahami materi public speaking sangat penting untuk menghindari penyampaian yang terbata-bata. Menelusuri materi berdasarkan pikiran sendiri adalah salah satu kunci menghindari hal tersebut. Eny mengatakan, wajar bila terbata-bata
dalam melakukan public speaking. Namun di lain kesempatan harus mengeksplorasi diri untuk perubahan yang lebih baik. “Kalo memang kita gugup dalam berbicara di depan umum maka harus dicari penyebabnya dan mencari solusi terbaik dalam penanganan hal tersebut,” ujarnya. Seorang public speaker kata Eni, harus punya keahlian untuk mengkomunikasikan pikiran-pikirannya dengan audience. Memiliki interaksi yang baik antara audience dan public speaker untuk menciptakan suasana yang lebih santai. “Jadi public speaker akan berkurang sedikit rasa gugupnya,” katanya. E n y menambahkan, menciptakan harmonisasi dengan audience penting dalam komunikasi.Sepanj ang penyampaian materi, public speaker bisa sesekali bertanya atau melemparkan guyonan tipis untuk mencairkan suasana. Namun itu semua kembali lagi tergantung pada situasi yang ada. Menjadi public speaker yang mampu diterima banyak orang adalah salah satu hal yang sukses menurut Eny. “Sukses itu bukan hanya tentang kaya raya secara materi. Tapi sukses itu adalah bisa mengelola diri sendiri agar bisa diterima oleh banyak orang,” tutupnya. (Dena)
12
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Almamater
Fakultas Hukum Tambah Doktor TANGERANG – Dosen bergelar Doktor di Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang bertambah. Dua dosen dari Fakultas Hukum (FH), Dr. Putri Hafidati, S.H., M.H, dan Dr. Imam rahmaddani SH. MH menyelesaikan pendidikan S3 di Universitas Trisakti, Jakarta, Minggu (22/5/2022). Putri mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. “Alhamdulillah saya menyelesaikan pendidikan walaupun pasti ada lika-likunya. Tapi dengan perlahan-lahan akhirnya selesai juga,” ucap Putri. Disertasi Putri berjudul Perlindungan Hukum Terkait Administrasi Kependudukan dalam Pencatatan Akta Kelahiran Anak Jalanan di Indonesia. Ada beberapa hal yang menjadi alasan Putri meneliti topik tersebut sebagai tugas akhirnya. “Karena saya seorang ibu dan melihat anak jalanan. Mereka untuk administrasinya seperti akte kelahiran itu jelas atau tidak? Yang kita ketahui bersama bahwa anak jalanan ini diduga tidak jelas statusnya dan orangtuanya yang seperti apa,” jelas Putri. Putri mengatakan, banyak proses yang harus dihadapi selama menyelesaikan pendidikannya. “Awal saya menyusun pada saat pandemi Covid-19 tahun 2020, ketika deadline saat h a m i l j u g a . Alhamdulillah, pada saat itu pembimbing saya memberikan kemudahan untuk melakukan riset,” katanya. Hal senada diungkapkan Imam y a n g j u g a
merupakan adik dari Putri. Imam mengucapkan terima kasih kepada Unis Tangerang telah membantu menyelesaikan pendidikannya. “Alhamdulillah, tepat di umur 30 tahun target saya menyelesaikan S3 tercapai,” ucapnya. Imam melakukan penelitian dengan tema Optimalisasi Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan dalam Persepektif Pendekatan Kebijakan Kriminal. Imam mengatakan, terdapat beberapa kendala yang dihadapi saat proses penyusunan penelitian. “Pada saat pandemi Covid-19 kejahatan semakin menurun. Terus data yang diambil juga menurun. Tetapi akhirnya ada masukan dari profesor atau pembimbing. Alhmdulillah bisa diselesaikan,” ujar Imam. Imam mengaku saling mendukung satu sama lain dengan sang kakak dalam menempuh pendidikan. “Karena bu Putri kebetulan ketua kelas. Alhamdulillah sangat kebantu. Di kampus kami satu almamater dari S1 sampai S3. Intinya saling memotivasi,” jelasnya. Imam berharap, pencapaian gelar doktor yang diraihnya dapat memberi kontribusi y a n g lebih baik bagi Unis Tangerang. Serta dapat memotivasi mahasiswa y a n g s e d a n g menempuh pendidikan di Unis Tangerang. 13 “Ridho orang tua, giat belajar, dan pasang target, merupakan kunci bahwa segala sesuatu pasti bisa diraih,” tutupnya. (Vita)
13
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Dakwah
Dosen Unis Tangerang Siapkan Buku Tentang Syekh Yusuf Tangerang – Dosen Universitas Islam
sejumlah perpustakaan. Buku tersebut
Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang yang
diharapkan dapat membantu Unis Tangerang
tergabung dalam Komunitas Dosen Santri
dalam memperkenalkan ketokohan dan ajaran
Nusantara menyiapkan buku berisi kumpulan
Syekh Yusuf. “Kami mengajak dosen untuk aktif
tulisan tentang Syekh Yusuf Al-Makassari.
menulis dan bekomitmen pada pengembangan
Penulisan buku tersebut melibatkan sekitar 15
keilmuan untuk kemajuan Unis Tangerang,”
dosen Unis yang ahli di bidangnya masing-
kata Thorik.
masing. “Buku ini berisi tentang tasawuf Syekh Yusuf, filsafat, sosial budaya, hukum Islam, nasionalisme pendidikan, dan Bela Negara. Pengumpulan data sudah selesai, tinggal dicetak dan diluncurkan dalam waktu dekat,” ungkap Achmad Thorik S.H,.M.H Dosen Fakultas Hukum sebagai
h
o
r
i
k
pengenalan lebih jauh tentang Syekh Yusuf. “Selama ini kan gak banyak yang tahu sejarah Syekh Yusuf. Kami berharap dari buku ini mengenalkan lebih jauh siapa Syekh Yusuf AlMakassari. Semoga beliau dikenal dengan nilai-nilai
t
akan
diberikan
Islam
i
d
di
yang a
k
menggunakan
ke
kekerasan,” kata
kampus Unis dan didistirbusikan
penyebaran
Indonesia
menjelaskan, buku tersebut
bagi mahasiswa dan masyarakat sebagai
perjuangan, pendidikan, dan
koordinator. T
Thorik berharap buku ini menjadi pedoman
ke
Thorik. (Dena)
14
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Dakwah
Nilai Amalan Bergantung Niat
Rizki juga mengatakan, ibadah puasa juga merupakan amalan yang menjadi perisai bagi umat Muslim. “Karena ketika kita berpuasa, hawa nafsu akan turun drastis. Tadinya ingin melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat, melakukan kemaksiatan, karena inget sedang puasa maka diurungkan niatnya,” jelasnya.
TANGERANG – Pekerjaan yang diniatkan karena Allah SWT akan menjadi ibadah. Rasulullah SAW bersabda, jika manusia mengerjakan amalan yang baik tetapi niatnya buruk, maka bukan menjadi amalan akhirat. “Misalnya, dia salat tapi niatnya karena ingin dilihat sama pacarnya, mertuanya atau yang lain. Maka ini amalan akhirat tapi hakikatnya amalan dunia,” ujar Rizki Ikhwan Padilah, anggota Syi’ar Persaudaraan Mahasiswa Islam (Syaamil), saat kajian Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Syaamil, Jumat (20/5/22).
Lanjutnya, sedekah merupakan bekal akhirat yang menjadi dinding di antara api neraka. Kata Rizki, tersenyum di hadapan saudara termasuk dalam sedekah. “Setiap kebaikan itu adalah sedekah,” ucap Rizki.
Menurut Rizki, banyak manusia yang mengejar amalan dunia. Namun jika diniatkan untuk beribadah, maka amalan mereka menjadi amalan akhirat. “Kita pergi ke luar rumah untuk mencari nafkah, misalkan jadi ojek online. Kelihatannya amalan dunia tapi karena niatnya baik mencari nafkah untuk istri, anak, makan dan kebutuhan lainnya. Maka amalan dunia ini menjadi amalan akhirat,” katanya.
Rizki menambahkan, bangunnya seseorang saat malam hari adalah cara menghapus dosa. Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW bersabda, Salat Tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan, dan menghindarkan diri dari penyakit. “Keajaiban Salat Tahajud yang rutin dilakukan senantiasa dikabulkannya doa kita. Allah sangat baik sekali kepada umatnya,” tuturnya. (Vita)
15
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Opini
Insyaf di Hari Lahir Pancasila Oleh : Zindan Baynal Hubi, S. Pd,. M. Pd *) Momentum hari lahir Pancasila diperingati
terkorelasi dengan problematika sosial yang
setiap tanggal 1 Juni oleh masyarakat Indonesia.
rakyat rasakan. Pengorganisasian negara itu
Pancasila sebagai philosofischegrondslag atau
sendiri bermuara kepada dua hal yaitu
fundamen filsafat, menjadi kerangka acuan
kesejahteraan sosial dan keadilan sosial yang
berpikir dan acuan mendasar bangsa Indonesia.
memang belum bisa kita jamin sepenuhnya
Namun apakah dalam hal ini kita sebagai
terhadap rakyat. Sehingga masyarakat mulai
juga
terpengaruh akan pemahaman ideologi yang
mengimplementasikan kerangka acuan
tidak sesuai dengan jiwa bangsa kita karena
tersebut menjadi sebuah ideologi yang aplikatif
relevansi Pancasila tidak menjamin dalam dua
dalam segenap aspek? Apakah subtansi sudah
aspek tersebut.
sebuah
bangsa
telah
mampu
terpenuhi atau kita implementasikan? Pertanyaan itulah yang sejatinya harus kita
Sebuah pandangan hidup bernegara seharusnya memang harus mampu menjawab
pikirkan bersama. Jangan sampai setiap tahun
problematika sosial yang ada. Nampaknya kita
kita hanya merayakan sebatas serimonial saja
harus menata ulang kembali bagaimana
dan nihil dalam tindakan. Soekarno berkata warisi
menginternalisasikan Pancasila yang harus
apinya bukan hanya abunya. Itu yang mungkin
dilakukan terhadap segenap warga negara.
terkadang kita lupakan dalam membicarakan
Kedepan
Pancasila hari ini.
mengaplikatifkan Pancasila menjadi ideologi
Pancasila sejatinya telah kita sepakati
bagaimana
caranya
nanti
yang fungsional danprogresif. Kuncinya
menjadi titik temu, titik tumpu, dan titik tuju kita
kesadaran bersama inilah yang memang harus
sebagai sebuah bangsa. Pancasila sebagai
kita insyafkan sebagai sebuah bangsa. Pancasila
kalimatun sawa merupakan common platform
merupakan gentlemens agreement kesepatakan
yang memiliki muatan nilai historis, filosofis dan
luhur para pendiri bangsa dengan pelbagai
sosiologis yang sungguh sangat luar biasa.
macam elemen di dalamnya yang pada akhirnya
Diskursus Pancasila harus kita dorong bagaimana
bermuara pada negara Indonesia yang kita
menjadikan Pancasila menjadi sebuah ideologi
sepakati.
yang mampu menjawab problematika sosial.
Meradikalisasikan Pancasila,, dalam hal harus
Jangan sampai memperdebatkan kembali
kita galakkan kembali pada setiap lini kehidupan
Pancasila sebagai jiwa bangsa kita dan hal itu
bangsa Indonesia mulai hari ini. Meminjam istilah
merupakan sebuah kemunduran.
Kontowijoyo, kata radikal bukan definisi radikal
Tidak bisa dipungkiri realitas hari ini,
negatif yang sering kita dengar. Akan tetapi
pengaruh ideologi transnasional mulai
merujuk kepada revolusi gagasan. Mengutip
menginfiltrasi kalangan masyarakat bahkan
pernyataan Kuntowijoyo radikalisasi Pancasila
generasi muda. Hal itu tidak bisa dinapikan karena
dapat dilakukan dengan empat hal yaitu-
16
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman (1) mengembalikan Pancasila sebagai ideologi negara; (2) mengembangkan Pancasila sebagai ideologi menjadi Pancasila sebagai ilmu; (3) mengusahakan Pancasila mempunyai konsistensi dengan produk-produk perundangan; (4) koherensi antarsila, dan korespondensi dengan realitas sosial, juga Pancasila yang semula hanya melayani kepentingan vertikal (negara) menjadi Pancasila yang melayani kepentingan horizontal, serta menjadikan Pancasila sebagai haluan kebijakan negara. Dalam pandangan lainnya menurut Yudi Latif, proses dalam radikaliasi ini dimaksudkan untuk membuat Pancasila menjadi lebih operasional dalam kehidupan dan ketatanegaraan. Serta sanggup memenuhi kebutuhan praktis atau pragmatis dan bersifat fungsional yang aplikatif dan progresif. Aplikatifnya pancasila dan fungsionalnya di dalam segenap aspek kehidupan bangsa bermuara terhadap individu atau dalam hal ini warga negaranya sebagai sumber pendukung utama (material). Dengan demikian pendidikan menjadi penting agar membangun sistem dan subsistem apa yang telah dipaparkan oleh Kuntowijoyo. Push factor dan pull factor menjadi faktor penentu dalam proses revolusi gagasan dengan internalisasi nilai yang ditanamkan agar masyarakat memiliki pemahaman yang sama dan mampu mengimplemantasikan. Pendidikan di sini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja akan tetapi segenap elemen komponen bangsa, itulah yang dimaksud push factor dan pull factor. Pemerintah, masyarakat dan kalangan akademisi harus saling bahu membahu dalam merealiasikan revolusi gagasan agar menjadi habit serta operasional dalam tindakan. Karena negara ini merupakan kesepakatan bersama. Tidak baiknya pengelolaan negara saat ini harus disadari
Opini bersama juga dan bagaimana membenahi apa yang telah salah. Jangan sampai negara yang telah susah payah diperjuangkan dengan penuh pengorbanan hanya tinggal nama. Community civic harus memainkan peranan yang signifikan dalam membina pranata sosial yang ada di dalamnya dengan pendidikan baik formal atau non formal utamanya membentuk kecerdasan intelegensi warga negara tentang Pancasila sebagai way of life bangsa Indonesia yang perlu direalisasikan. Jika semua itu diinsyafkan dan diimplementasikan oleh setiap komponen elemen bangsa, Pancasila sebagai titik temu, titik tuju, dan titik tumpu bangsa Indonesia bahkan common platform sangatlah tepat. Karena akan melahirkan manusia baru yang menyadari akan pentingnya Pancasila sebagai jiwa bangsa dalam pelbagai aspek. Serta menjadi unsur pokok penunjang Pancasila agar terealiasi dalam segala aspek kehidupan bangsa. Menapaki akan hal itu memang merupakan sebuah jalan panjang tetapi apabila tidak kapan lagi, saya Indonesia dan saya Pancasila. Perlu tindakan nyata bahkan dalam kebijakan dan kebajikan. Dimulai dari kesadaran bersama segenap elemen bangsa (civic virtue)itulah pada akhirnya bermuara kepada sumber daya manusia yang berkualitas yang mampu mengoprasionalkan dan mengaplikatifkan Pancasila sepenuh hati. Karena telah tertanam dalam jiwa individu warga negara. Pancasila bukan hanya hafalan saja. Kunci pokoknya terdapat di dalam pengaktualisasiannya yang relevan dalam menjawab problematika hari ini. Andai kata pemerintah, masyarakat, dan kalangan akademis sadar akan hal tersebut, Insyallah apa yang kita citakan dalam pembukaan UUD NRI 1945 bisa dicapai sepenuhnya oleh bangsa Indonesia. (*) *) Dosen UNIS Tangerang
Redaksi UNIS Weekly menerima tulisan dalam bentuk opini dan artikel populer. Panjang tulisan maksimal 800 kata atau 5000 karakter. Tulisan dikirim melalui email unisweekly@unis.ac.id atau ke redaksi UNIS Weekly, Jl. Maulana Yusuf No.10, Babakan, Kota Tangerang, 15118 dengan menuliskan identitas diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
17
Edisi 11 10 6 16 Halaman 20 Halaman
Sosok Iman Maulana
Aktif di Dalam dan Luar Kampus Tangerang – Iman Maulana merupakan
tapi mau belajar,” ungkap Iman. Rumah muda
mahasiswa Program Studi Administrasi
juga aktif mendampingi korban kekerasan
Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip)
seksual, membantu para korban untuk sembuh
Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis)
dari trauma dan menjalani aktivitas sehari-hari.
Tangerang yang aktif dalam banyak kegiatan
Iman mengatakan, sudah lebih dari 60
dalam dan luar kampus. Anak pertama dari
orang korban kekerasan seksual yang
tujuh bersaudara ini aktif di berbagai kegiatan
didampingi Rumah Muda dan berhasil melewati
mulai menjadi Finalis Pemuda Inspiratif
masa trauma dengan baik. Iman juga memiliki
Kementerian Pemuda dan Olahraga
usaha catering makanan yang cukup ramai.
(Kemenpora), Duta Pendidikan Provinsi
Biasanya Iman mengajak teman-teman
Banten, hingga menjadi juara 2 Da’i Remaja
mahasiswa Unis untuk membantunya jika ada
dalam Festival Al-Azhom.
pesanan katering. “Ya sebulan itu bisa ada 8
Iman juga mengikuti lomba orasi
pesenan dan gak mungkin saya ngerjain sendiri.
kebangsaan yang diselenggarakan Kesatuan
Jadi ajak teman-teman di Unis, lumayan kan
Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota
bisa dapat uang jajan tambahan,” kata Iman.
Tangerang dan berhasil masuk babak final.
Iman berharap Unis dikenal banyak orang
Iman memotivasi diri sendiri untuk menjadi
melalui prestasi. “Harus lebih banyak belajar
mahasiswa yang aktif dan
langsung di lapangan, bukan hanya di kelas,”
mampu memanfaatkan status
ujar Iman. (Dena)
mahasiswa Unis dengan baik. Selain itu, Iman bersama teman-temannya m e n d i r i k a n k o m u n i t a s pemerhati anak dan remaja dengan nama Rumah muda.
“Rumah
muda
memiliki program pelayanan dan pengabdian. Seperti buka les private untuk anakanak yang kurang mampu
: Imam Maulana - Nama - Tanggal Lahir : 18 Maret 2000 : SDN Ahmad Yani - Riwayat MTs YAPMI Pendidikan MA 4. AlHusna YAPMI Ponpes Miftahul Ilmi : Pengurus Bem Univ Islam - Organisasi Syeikh Yusuf - Ketua Ikatan Duta Pendidikan Banten 2020 - Ketua Ikatan Duta Anti Narkoba Kota Tangerang - Founder Rumah Muda Indonesia : Juara 2 Dai Remaja - Prestasi Festival Al-Azhom Internasional
18