Edisi 09 Volume II / 1 - 15 Mei 2022
ISSN 2809-2619
Konsisten Bangun Kualitas Pendidikan TANGERANG - Salat Idul Fitri tahun
Kamil.,Dip.,RSL.,M.Pd, Rektor
2022 bertepatan dengan Hari Pendidikan
Universitas Islam Syekh-Yusuf
Nasional. Islam menempatkan pendidikan
(Unis) Tangerang, dalam sambutannya
sangat penting untuk kehidupan manusia,
pada Salat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H yang
sebagai cara mengetahui dan belajar.
dibacakan Wakil Rektor II Dr. Bambang
"Betapa pentingnya ilmu pengetahuan
Mardisentosa, Drs., MM, di Masjid Al-
baik agama ataupun sosial yang lain,"
Mudzakirin, Kampus Unis Tangerang,
u n g k a p
Senin (2/5/22).
P r o f . D r . M u s t o f a
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman Rektor menyampaikan, usia merupakan tahun pembelajaran yang tidak mengenal kata letih. Unis Tangerang sebagai universitas tertua di Banten dengan 6 fakultas dan 3 program pascasarjana, 250 dosen, 90 tenaga administrasi, siap untuk menjadi mitra sebagai pemenuhan ilmu pengetahuan. "Untuk itu Unis berkonsisten membangun kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sehingga menghasilkan lulusan yang berakhlakul karimah," jelas Rektor. Menurut Rektor, seseorang tanpa ilmu pengetahuan tidak akan berjalan secara lancar dan terperosok pada ilmu yang sesat. "Sebagai umat Muslim, kita harus memiliki ilmu pengetahuan yang cukup untuk kita menjalankan semua perintah Allah," katanya. Dalam khutbahnya, KH. Abdul Halim mengatakan Bulan Ramadan telah usai. Tetapi sebagai umat Muslim yang beriman, harus tetap menyayangi sesama manusia, melindungi anak yatim, fakir miskin, dan kedua orangtua. "Maka Allah akan mengangkat derajat kita yang paling tinggi di dunia dan akhirat," ujarnya. Salat Ied di Kampus Unis Tangerang dihadiri oleh perwakilan rektorat, lembaga dakwah, dosen, pegawai serta masyarakat sekitar. Pelaksanaannya digelar secara sederhana dan
Berita Utama khidmat, serta tetap menjaga protokol kesehatan. Abdul menceritakan kisah Rasulullah yang melaksanakan Salat Idul fitri di Masjid Nabawi dan melihat sekumpulan anak kecil berlarian serta bermain. Dengan menggunakan pakaian yang rapi dan bersih. "Lalu Rasulullah melakukan perjalanan, dan melihat pemandangan yang sangat berbeda. Nampak seorang anak sendiri dengan baju lusuh. Sambil menangis dan merintih memegang perutnya yang kelaparan," kata Abdul. Lanjut Abdul, kemudian Rasulullah menghampiri anak tersebut dan bertanya. "Mengapa kamu tidak bergembira seperti anak anak lain? Kemudian dia menjawab, bagaimana saya bisa seperti mereka? Ayahku telah meninggal dunia dan ibuku telah menikah lagi dan meninggalkanku," tuturnya. Abdul menjelaskan, Rasulullah berlinang air mata melihat anak tersebut. "Kemudian Rasulullah mengajak dan mengangkat anak tersebut menjadi anaknya. Betapa senangnya anak itu," ucapnya. Abdul mengingatkan, sebagai umat Muslim harus meminta ampunan kepada orangtua. "Karena ridhonya Allah adalah ridhonya orangtua," tutupnya. (Vita)
Pembina : Prof. Dr. Mustofa Kamil, Dip.RSL., M.Pd., Dr. Asep Ferry Bastian, SE., MM, Penanggung Jawab : Rommy Pratama, SH., MH Pemimpin Redaksi : Faisal Tomi Saputra, S.I.Kom., M.Si Redaktur Pelaksana : Ukon Furkon Sukanda, S.Sos., M.I.Kom Editor : Ajeng Pradesti, M.I.Kom Sirkulasi dan Keuangan : Fitri, SH, MH Marketing : Mad Yoman, M.Ikom Reporter dan Fotografer : Nur Musvita Sari, Dena Prisila, Rita Meilinda, Layout dan Desain : Agfa Krisaputra, Ilham Rahmatulloh Alamat : Jalan Maulana Yusuf No.10, Babakan, Kota Tangerang Email : unisweekly@unis.ac.id Telp : 0811 144 - 1966 Penerbit : UPT Humas dan Marketing
2
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Kampus Merdeka
LPPM Unis Siap Jembatani
Networking PTS Tangerang Raya TANGERANG – Lembaga Penelitian dan
rekognisi dosen. Saat dosen menulis pada
Pengabdian Masyarkat (LPPM) Universitas
konteks hasil penelitian, kajian ataupun PKM,
Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang
dan memiliki kewajiban untuk mempublikasi
melakukan pertemuan guna persiapan kerja
dalam bentuk artikel. Semakin tinggi level nilai
sama penelitian, Pengabdian Kepada
dari rekognisi dosen tersebut semakin
Masyarakat (PKM) dan sharing jurnal dengan
mempengaruhi terhadap nilai akreditasi. “Kami
Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Tangerang
ingin ini sebagai upaya untuk memfasilitasi
Raya. “Ini sebuah gagasan saja, pertama
dosen dalam membangun rekognisinya.
bagaimana
S u p a y a
menyegarkan
pengakuann
kembali sebuah
ya di jurnal
kerja
lebih
sama.
luas
Karena memang
dan
salah
b a g u s , ”
satu
katanya.
r e p u t a s i
Menurut
perguruan tinggi a
d
a
l
a
lebih
Hudaya,
h
U
membangun
n
i
s
networking. Unis
Tangerang
sebagai fasilitasi
pada setiap
untuk perguruan
prodi harus
tinggi lain saling
memiliki minimal
berkoneksi,” ujar Drs. H. Hudaya Latuconsina, M.M, Ketua LPPM
3
jurnal, yaitu jurnal penelitian dosen, jurnal PKM,
Unis Tangerang. Sebanyak 49 perwakilan
dan jurnal kreativitas mahasiswa. “Kalau kita
perguruan tinggi hadir dalam pertemuan
memiliki 12 program studi S1 saat ini berarti
tersebut. Kegiatan dilakukan di Lantai 2,
sudah ada 36 jurnal, ditambah dengan
Gedung Muhammad Astary, Kampus Unis,
pascasarjana. Jadi semakin banyak dan bagus,
Rabu (20/4/22). “ Hudaya mengatakan, pembahasan pertemuan tersebut juga berhubungan dengan
tetapi jurnalnya juga harus berstatus minimal International Standard Serial Number atau ISSN,” ucapnya.
3
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman Kata Hudaya, pertemuan selanjutnya akan
Kampus Merdeka “Lebih fokus bagaimana setiap dosen
melibatkan perguruan tinggi swasta di Banten.
mempunyai mimpi pengembangan dirinya,
“Mengawali rencana pertemuan se-Banten,
sehingga kenaikan pangkatnya lebih cepat,”
kami mengundang dari mulai wilayah Tangerang
ucapnya.
terlebih dahulu,” katanya.
Hal senada dikatakan oleh Biro Kerjasama
Hudaya menjelaskan, target selanjutnya
Universitas Budhi Dharma Deki sulistia. Ia
pada pertemuan tersebut ialah menjadi sarana
menyampaikan apresiasi kegiatan tersebut
pada pengembangan kerja sama dalam bahan
sebagai pengembangan Tri Dharma perguruan
ajar, riset, dan pengabdian masyarakat. “Yang
tinggi, terkait dengan penelitian, pengabdian
terpenting adalah kesadaran kerja sama
masyarakat dan sharing jurnal. “Sangat bermanfaat
membangun r e p u t a s i
dan bertemu
lembaga melalui
d e n g a n
pengembangan
kampus lain
d o s e n n y a
y
a
n
g
Tri
mempunyai
D h a r m a , ”
beberapa
dalam
karakteristik
tuturnya. Era saat ini
m a s i n g -
kata Hudaya,
m a s i n g ,
merupakan era
apalagi saat ini
kompetisi dalam
menjadi tujuan
b e r b a g a i
utama bahwa
keunggulan,
p r o g r a m
dan menjadi era
pemerintah
kolaborasi serta komunikasi. “Itu menjadi kata
terkait Merdeka Belajar Kampus Merdeka
kunci pada setiap perubahan. Pastikan
sangat berkorelasi dengan kegiatan tersebut,”
bagaimana pertemuan ini menggugah unsur
jelas Deki.
penyelenggara perguruan tinggi untuk bisa
Deki berharap, Unis Tangerang dapat
saling melengkapi demi kemajuan bersama,”
menjembatani tindak lanjut terkait kerja sama
kata Hudaya.
dan implementasi yang telah didiskusikan. “Jadi
Hudaya berharap, kolaborasi dengan PTS
kita bisa berkolaborasi dosen, kemudian dengan
tersebut dapat terpelihara dengan baik dan
antar kampus dan mungkin dari sisi mahasiswa
dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan
juga bisa,” tutupnya. (Vita)
diri serta tidak berorientasi pada profit individu.
4
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Kampus Merdeka
SMK Lab Business School Sambut Kurikulum Merdeka TANGERANG - Sebagai upaya memulihkan proses pembelajaran siswa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) Indonesia menyiapkan Kurikulum Merdeka. Masa pandemi mendesak Kemendikburistek membuat Kurikulum 2013 disederhanakan menjadi Kurikulum Darurat. Yang memberikan kemudahan bagi satuan pendidikan dalam mengelola pembelajaran jadi lebih mudah dengan substansi materi yang esensial. Dalam penerapan kurikulum darurat tentu ada dampak positif dan negatif karena pembelajaran dilakukan melalui daring. Kepala Sekolah SMK Lab School Business Rahmi Pertiwi, S.Sos, MM menjelaskan, salah s a t u d a m p a k positifnya siswa jadi lebih mandiri. Kemudian siswa lebih bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas-tugasnya, juga jadi lebih disiplin waktu dan untuk dampak negatifnya tentu ada siswa kurang memahami materi. “Kendala dalam hal ketersediaan paket data pulsa dan HP, tidak mengenal lingkungan sekolah, guru dan teman-teman sekolahnya. Terbatasnya kehidupan sosial dan untuk SMK tidak ada praktik untuk mapel kejuruan. Padahal dalam KBM praktik lebih diutamakan dan mendapatkan jam pelajaran lebih banyak,” kata Rahmi.
dengan masih menerapkan kurikulum K13 Revisi untuk satuan pendidikan. Kurikulum Merdeka dinilai lebih berpengaruh besar terhadap siswa dalam menghadapi dunia kerja. Karena dalam kurikulum ini siswa lebih banyak praktik, maupun mengerjakan projek sesuai dengan kejuruannya dibanding teori di kelas. “Bedanya Praktek Kerja Industri di Dunia Usaha, Dunia Industri atau Instansi menjadi lebih lama yaitu selama 6 bulan, sehingga setelah lulus siswa diharapkan lebih siap memasuki dunia kerja,” ujar Rahmi. Rahmi juga mengatakan, sekolah mempersiapkan banyak hal dalam mendukung program ini. Seperti menyiapkan guru-guru yang siap dan kompeten dalam penerapan Kurikulum Merdeka, dengan banyak mengikuti sosialisasi dan Diklat mengenai kurikulum ini. Selain itu juga saat ini kita sedang melengkapi sarana prasarana yang mendukung untuk kegiatan praktik pada kurikulum ini. Juga mengadakan kerjasama dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DU/DI). “Dalam hal magang siswa dan guru dan juga mendatangkan guru tamu dari Dunia Usaha Dunia Industri dan menjalin komunikasi dengan orangtua siswa, lingkungan sekitar sekolah untuk mendukung terlaksananya Kurikulum Merdeka,” kata Rahmi. (Dena)
Rahmi menambahkan, saat ini SMK Lab School Business pada tahun ajaran 2021/2022
5
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Kampus Merdeka
Unis Tangerang Apresiasi Prestasi Mahasiswa di Lapas TANGERANG - Universitas Islam Syekh-
Bungaran mengatakan, perkuliahan kelas
Yusuf (Unis) Tangerang memberikan apresiasi
Lapas akan terus berjalan secara normal dan
kepada 3 warga binaan Lembaga
tidak akan terganggu. "Mungkin kegiatan ini
Pemasyarakata
bisa dibilang
n
ekstrakurikuler.
(Lapas)
Pemuda Klas 1A
Antara formal
Tangerang yang
k e g i a t a n
meraih juara 1
pendidikan di
IBA MMA Senior
Lapas Pemuda
P
u
t
r
tidak menutup
a
d a n
Turnament Jawa
mengganggu
Barat
dari kegiatan
Open IBA MMA 2022,
t i d a k
M M A
Rabu
i n i .
S e h i n g g a
(27/4/22). Mereka adalah Anjar Bima , Eko Sulistiyanto,
keduanya menghasilkan output yang sangat
dan Asep Cahyana yang merupakan
baik," jelas Bungaran.
mahasiswa Fakultas Hukum Unis Tangerang di
pencapaian yang telah diraihnya. Ia berharap,
Kampus Harapan Lapas. Kepala
Sub
Seksi
Anjar Bima menyampaikan rasa syukur atas
Bimbingan
dapat mengikuti kejuaraan tingkat internasional
Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi
mewakili Indonesia pada cabang MMA yang
Bimkemaswat) Lapas Pemuda Kelas 1A
dilaksanakan di Palembang bulan Juli 2022.
Tangerang Bungaran menyampaikan terima
"Semoga kami dapat izin dari Kementerian atau
kasih kepada Unis Tangerang telah
dari Dirjen untuk mengikuti pelaksanaan
memberikan apresiasi. Hal ini merupakan
tersebut," kata Bima.
bentuk dukungan terhadap prestasi yang diraih
Bima mengaku, persiapan pertandingan
oleh 3 warga binaan tersebut. "Tentunya
selanjutnya akan lebih maksimal. "Harus lebih
kegiatan tersebut akan kami tingkatkan pada
siap karena yang kami lawan itu dari negara lain
turnamen yang lain. Kami siap bertanding
dan pasti jago juga," ujarnya. (Vita)
kembali," ujarnya.
6
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Tri Dharma
Mahasiswa FEB Praktik SPSS dan Eviews TANGERANG – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang melakukan praktik statistik dengan pembelajaran Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) dan Econometric Views (Eviews). Kegiatan tersebut dilakukan di ruang Laboratorium FEB Lantai 2, Gedung Muhamad Astary, Kampus Unis Tangerang. SPSS dan E V i e w s merupakan software y a n g digunakan d a l a m pengelolah an data statistik. “SPSS dan E V i e w s digunakan u n t u k penelitian s k r i p s i mahasiswa tingkat akhir, tetapi saat ini yang sedang berlangsung praktikumnya dari semester 6 hingga 8,” ujar Ria Kurniawati, S.Pd.,M.Si Kepala Labolatorium Statistika FEB. Ria mengatakan, praktik pembelajaran
software tersebut penting dilakukan untuk pengolahan data pada penelitian yang akan dikerjakan. “Ibaratnya seperti prolog untuk mereka jadi tidak bingung lagi. Nanti ke depannya juga kita usahakan menambah Smartpls dan Wordpls juga,” katanya. Menurut Ria, SPSS dan EViews dapat digunakan pada metode penelitian kuantitatif, sedangkan p a d a m e t o d e kualitatif d a p a t menggunak an software N v i v o . “Pengguna an Nvivo k a m i lakukan bertahap, setelah p r a k t i k SPSS dan EViews. Kami menggunakan SPSS versi 23 dan EViews versi 10,” tutur Ria. Selama Ramadan, praktik dilakukan mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB dengan kapasitas 16 orang. “Kami mulai praktik dari semester 4, tetapi bergantian. Bulan April hingga akhir Bulan Mei digunakan oleh semester 6 dengan 22 kelompok. Setelah selesai langsung dilanjut oleh semester 4,” jelas Ria. Ria berharap, mahasiswa FEB dapat mengoperasikan aplikasi SPSS serta Eviews pada penelitian atau pembelajaran yang mengharuskan menggunakan software tersebut. “Nantinya di dunia kerja kalau tepat di bagian statistik ataupun manajemen pasti menggunkan software SPSS ataupun Eview. Jadi mereka tidak kaget lagi,” tutupnya. (Vita)
7
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Tri Dharma
KKK Unis Tangerang 2022 Bantu Atasi Kemiskinan dan Pengangguran Kerja
penyebaran Covid-19 masih meningkat.
Kemasyarakatan (KKK) rutin diselenggarakan
“Sementara tahun 2022 ini distribusi vaksinasi
oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian
sudah efektif dan tersebar hampir ke seluruh
TANGERANG
–
Kuliah
Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Syekh-
wilayah. Sehingga memungkinkan untuk
Yusuf (Unis) Tangerang setiap tahun. Pada
membuat Herd Immunity di masyarakat,
2022,
KKK
bertema
Penanggulangan
Kolaborasi
Kemiskinan
dan
Pengurangan Angka Pengangguran. Tema
terbukti dengan penurunan angka penyebaran Covid-19.
Sehingga
memungkinkan
pelaksanaan KKK offline,” jelasnya.
tersebut untuk
Menurut Rizal,
membangun
pelaksanaan KKK
kepekaan sivitas
tahun 2022
akademika, seiring
pada kolaborasi
fokus
perkembangan
penanggulangan
Ilmu Pengetahuan
kemiskinan dan
dan
upaya penurunan
Teknologi
a
(Iptek). “Kami
n
g
k
a
m e n y a d a r i
pengangguran.
beberapa fakta
P i h a k n y a
yang menunjukkan
mengatakan,
bahwa terdapat
kolaborasi diangkat
banyak masyarakat yang kurang beruntung
karena keinginan adanya pelibatan antara
untuk menjadi bagian penting dalam
beberapa pihak atau stakeholder, baik
kemajuan bangsa,” ujar Rizal Fahmi,
pemerintah, masyarakat maupun akademisi.
B.A.,M.Pd, Kepala Pusat Pengabdian Kepada
“Hal ini tentu sangat ditentukan oleh
Masyarakat (PKM) LPPM Unis Tangerang. Rizal menjelaskan, KKK 2022 digelar secara
terbangunnya kolaborasi. Kalau tidak ada kolaborasi atau misalnya penanganan ini hanya
langsung karena terjadi penurunan kasus
dilakukan oleh satu pihak saja, maka tidak akan
pandemi Covid-19. KKK 2021 diselenggarakan
mungkin
online atau Dari Rumah (DR) karena
penanggulangan,” kata Rizal.
terjadi
penurunan
atau
8
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Tri Dharma
Rizal memaparkan, penanggulangan
sudah melaksanakan 6 semester dan mengisi
kemiskinan dan pengurangan angka
Kartu Rencana Studi (KRS) termasuk
pengangguran akan menjadi potensi besar.
pendaftaran KKK. “Kemudian melakukan
“Hasil akhirnya diharapkan dapat memperoleh
registrasi pembayaran. Akan diinfokan oleh
data mutakhir atas jumlah kondisi serta masalah
panitia pelaksana KKK kapan harus mendaftar
k
ul
e
a
m
n
is
g
ki
k
n
e
a n. D e
mbali melalui sistem informasi KKK,” kata Taufik.
ngan parameter sebagaimana ditetapkan oleh
Lanjut Taufik, sebelum mendaftar KKK
tim nasional percepatan penanggulangan
panitia mendata jumlah peserta yang akan
kemiskinan di Indonesia,” tutur Rizal.
mengikuti KKK. “Setelah semua selesai, peserta
Rizal mengatakan, pelaksanaan KKK tahun
akan melengkapi data pada sistem seperti
2022 dimulai 8 Agustus sampai 8 September.
biodata diri, kelengkapan atribut jaket, baju,
Dengan titik lokasi 10 desa Kabupaten
topi. Kemudian akan dibuat kelompok oleh
Tangerang, dan 10 kelurahan di Kota
panitia, dan barulah sosialisasi,” Jelasnya. (Vita)
Tangerang. “Prediksi KKK tahun ini akan diikuti sebanyak 949 peserta, namun kami berharap akan lebih dari itu,” ucapnya. Rizal berharap, semua pihak dapat terlibat aktif dan berpartisipasi dalam mewujudkan penurunan dan penanggulangan angka kemiskinan dan pengangguran. Kepala
Unit
Pelaksana
Teknis
Pengembangan Sistem dan Teknik Informasi (UPT PSTI) Taufik Hidayat,S.Kom.,M.Kom mengatakan, syarat mahasiswa KKK adalah
9
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Tri Dharma
Fisip Kaji Tasawuf Underground TANGERANG – Fenomena hijrah sedang trend pada masyarakat Indonesia. Hijrah memiliki makna sedang berkembang atau keluar dari sesuatu yang sesat, maksiat dan lebih dekat dengan Islam. “Di Jakarta, tepatnya Tebet, ada komunitas Tasawuf Underground yang mewadahi hijrahnya anak punk dan jalanan,” ujar Ade Ifran Abdurahman, S.Kom.I.,M.Si, pemateri pada kegiatan Kajian Ramadan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang, Senin (25/4/22). Kegiatan tersebut bertema metode dakwah di komunitas marginal dengan pendekatan tasawuf, dan dilakukan secara Dalam Jaringan (Daring). Ade mengatakan, gagasan gerakan Tasawuf Underground dalam berdakwah kepada komunitas street punk di Jakarta sebenarnya antitesis dari fenomena hijrah yang sudah ada. “Metodenya berfokus pada reformasi hati dan jiwa, bukan lahiriah,” kata Ade.
kecil di setiap basecamp komunitas. Tasawuf Underground mengajak street punk untuk mengubah dan mengorganisir pikiran bukan penampilan. “Hijrah semacam itu yang diprakarsai oleh sufisme bawah tanah disebut
dengan peta jalan pulang,” ucap Ade. Menurut Ade, peta jalan pulang terbagi menjadi dua. Yang pertama, peta jalan pulang kepada Allah SWT dengan pendidikan keagamaan. “Contohnya, pengajian rutin, zikir khataman dan tausiyah dan lain-lain yang mencakup keagamaan,” imbuhnya. Yang kedua, adalah peta jalan pulang kepada keluarga melalui pelatihan dan pendidikan terkait sosial ekonomi. “Seperti pelatihan barista, desain grafis, babershop sampai pada pelatihan bisnis online,” kata Ade.
Dakwah merupakan proses komunikasi. Kata Ade, dakwah kepada komunitas marginal dapat dilakukan melalui dua hal yaitu, melalaui media sosial dan membuat sebuah pesantren
Ade juga menjelaskan, pendekatan personal merupakan faktor penting dalam dakwah di komunitas punk. “Ada tahap orientasi, efek eksploratif, efek pertukaran, efek pertukaran stabil. Jadi lebih pada proses pendekatan personalnya. Sehingga memiliki kedekatan emosional,” katanya. (Vita)
10
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Tri Dharma
Seminar Proposal Mahasiswa Lancar j
TANGERANG – Mahasiswa Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang melaksanakan Seminar Proposal (Sempro) mahasiswa tingkat akhir. Sebanyak 6 Fakultas melaksanakan Sempro secara online dan offline. Seperti Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) melaksanakan Sempro secara offline di Kampus Unis Tangerang. Kepala Program Studi Administrasi Negara
am operasional kampus berkurang selama
Fisip Irvan Arif Kurniawan,S.Sos.,M.AP
Ramadan. Jadi tidak sama seperti waktu
mengatakan, pelaksanaan Sempro secara
normal,” ucapnya. Sebanyak 121 mahasiswa
online menglami beberapa kendala seperti
Administrasi Negara mengikuti Sempro. Mahasiswa Administrasi Negara Dede Yusman mengungkapkan senang dapat mengikuti Sempro secara offline. “Alhamdulillah bisa sidang offline, jadi lebih terasa suasananya,” kata Dede. Kata Dede, terdapat beberapa kendala selama mengerjakan proposal. Seperti jarak waktu yang singkat saat melakukan observasi ke instansi terkait. “Terus rasa males udah pasti ada, tapi Alhamdulillah seiring berjalannya
jaringan. “Melihat kondisi di Tangerang sudah mulai pelonggaran mobilitas dan melihat
waktu semua bisa terlaksana,” ucapnya. Menurutnya, penting untuk memotivasi diri
masyarakat banyak yang sudah vaksin. Maka
saat mengerjakan skripsi, seperti memikirkan
mahasiswa yang mengikuti Sempro juga bisa
target selanjutnya. “Selama mengerjakan ada
memilih mau offline atau online,” kata Irvan.
rasa capek, tapi selalu berpikir planning.
Menurut Irvan, pelaksanaan Sempro
Misalnya tahun ini harus selesai kuliah dan lulus,
berjalan lancar dan tidak terdapat kendala yang
kemudian selanjutnya bekerja. Yang terpenting
signifikan. “Hanya waktu lebih sedikit karena
jangan menyerah,” kata Dede. (Vita)
11
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Almamater
Khosyah Ciri Orang Berilmu Tangerang – Tantangan umat Islam saat ini adalah adanya kecenderungan kemunduran yang mencemaskan dibanding bangsa lain secara faktual dalam bidang ilmu
terjemahkan dengan kesadaran akan kehadiran Tuhan dalam diri kita,” kata Ulil . Khosyah adalah salah satu ciri orang yang berilmu dan menerapkan ilmu untuk ridha Allah.
pengetahuan, sains dan riset. Usaha-usaha
Ulil menjelaskan, peradaban ilmu dalam
telah dilakukan untuk memperbaiki
Islam berkembang pesat pada abad ke dua
kemunduran itu sudah dilakukan. “Tidak
Hijriah. Muncul pengetahuan baru seperti ilmu
sedikit ilmuwan terdahulu yang merupakan
mengenai hadist dan tafsir Al-Qur’an. Padahal
Muslim seperti Ibnu Sina penemu teori
bangsa Arab sebelumnya sangat tidak tertarik
penularan TBC dan Al-Khawarizmi penemu Al
dengan kitab, buku dan ilmu. Namun setelah itu
Jabar yang tentunya penemuan mereka ini
mereka sangat mencintai kitab, buku dan ilmu.
sangat bermanfaat untuk
“Orang-orang
masa
terlibat
yang
dalam
sekarang,”
riwayatul hadist
ungkap
s
Ulil
a
n
g
a
t
Abshar Abdalla,
menganggumkan
K
seperti
e
t
u
a
Imam
Lakpesdam
Bukhori yang lahir di
PBNU, dalam
Uzbekistan yang
Obrolan Penting
letaknya jauh sekali
Tentang Iman dan
dari pusat Islam,
Islam (Optimis) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB)
datang dari kota pinggiran islam Uzbekistan
Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis)
berjalan ribuan kilometer untuk mencari
Tangerang, Selasa (9/04/2022). Diskusi
pengetahuan riwayatul hadist,” ujar Ulil.
tersebut mengusung tema Konsepsi Al-Qur’an dan Posisi Islam saat ini dan ke Depan. Menurut Ulil,
orang-orang yang memiliki
Ditambahkan Ulil,
tantangan besar Islam
sekarang ini adalah membangkitkan peradaban ilmu kita seperti di zaman dulu yang berpondasi
ilmu adalah mereka yang beriman dan begitu
pada iman. “Peradaban ilmu ini tidak bisa
pula sebaliknya karena dua hal tersebut tidak
kembali dibangun jika tidak dengan pondasi
dapat dipisahkan. “Dalam Al-Qur’an ada yang
Islam dan membangun tradisi ilmiah hasrat
disebut khosyah yang secara harfiah berarti
untuk mencari kebenaran,” tutupnya. (Dena)
takut kepada Allah. Namun lebih tepat saya
12
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Almamater
Bersyukur Menjadi Umat Nabi Muhammad SAW Tangerang – Umat Muslim saat ini
menjauhi kejahatan. Umat sebelum Nabi
merupakan yang paling beruntung karena
Muhammad SAW tidak memiliki keistimewaan
menjadi pengikut Rasulullah Muhammad
untuk melaksanakan kewajiban tersebut.
SAW. Bahkan saking istimewanya, dalam
Bahkan saat di Yaumul Hisab umat Nabi
hadist riwayat Imam Muslim disebutkan
Muhammad adalah yang pertama kali
Rasulullah bersabda bahwa kita adalah umat
mendapat hisab meskipun masuk dalam
yang terakhir, dan yang paling pertama pada
golongan umat akhir zaman. “Umat Nabi
hari kiamat. Namun orang yang pertama
Muhammad SAW meskipun hanya berniat
masuk surga. "Hal ini tentu patut kita syukuri
melakukan kebaikan padahal tidak melakukan
d e n g a n
kebaikan maka
meningkatkan
akan tetap
i m a n
d a p a t
d a n
takwa,” ungkap
pahala,” ujar
Rizki Ikhwan
Rizki.
Padilah, Kader Syiar
Menurut
UKM
Rizki, saat di
Syaamil saat
akhirat umat
kajian kitab
N
T a n b i h u l
Muhammad
G h a f i l i n
SAW
t e n t a n g
masuk surga
beruntu n g n y a
a
b
i
akan deng
an wajah
menjadi umat Nabi Muhammad SAW, Sabtu
yang bercahaya. “Rasulullah bersabda,
(23/4).
sesungguhnya umatku akan dihadirkan pada
Dalam kajian tersebut, Rizki mengatakan
hari Kiamat dengan wajah berseri-seri karena
sebelum terciptanya dunia ini, ruh Nabi
bekas air wudhu," kata Rizki mengutip Al-
Muhammad SAW lebih dulu diciptakan.
Bukhari. Kajian ini mengajak peserta menyadari
Pengikut Nabi Muhammad mendapat predikat
bahwa banyak sekali keistimewaan umat Nabi
umat terbaik karena mendapat kewajiban
Muhammad yang mendapat banyak jalan
untuk senantiasa menyebarkan kebaikan dan
untuk mendekat kepada Allah SWT. (Dena)
13
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Almamater
Hikmah Puasa Bernilai Makrifat TANGERANG – Allah SWT memberikan pemahaman kepada umat Muslim untuk
ridho Allah,” tuturnya. Serta nilai yang kelima, adalah akhlak.
berpuasa karena bernilai makrifat atau
Menurutnya, berpuasa sangat nampak jelas
memiliki pengalaman batin. “Nilai yang
akhlakulnya. “Karena puasa itu tidak terlihat
pertama dalam kehidupan manusia adalah
wujudnya. Beda dengan salat terlihat
kesehatan. Dengan puasa kita bisa sehat,
wujudnya. Puasa itu langsung dengan Allah
semua molekul yang tidak dibutuhkan tubuh
hubungannya,” kata Kamil.
akan dikeluarkan,” ucap Prof.Dr.Mustofa
Kamil menjelaskan, mencari ilmu bukan hal
Kamil.,Dip.,RSL.,M.Pd, Rektor Universitas
yang mengisi kehidupan duniawi saja, tetapi
Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang, saat
juga akhirat. “Dari mana kita bisa salat kan dari
Tausiyah Pengajian Bulan Ramadan di Masjid
tahu ilmunya. Kalau tanpa ilmu kan salah, orang
Al-Mudzakirin Kampus Unis, Selasa
tidak bisa melakukan sesuatu perbuatan dalam
(19/2/2022).
konteks nilai keimanan tanpa ilmu,” ucapnya.
Kamil mengatakan, nilai yang kedua adalah
Kamil menambahkan, umat Islam sebagai
keimanan. Saat seperempat malam, sebelum
nomor 2 di dunia, sebanyak 1,8 miliar. Tetapi
sahur hendaknya beristigfar. Menadahkan
yang
tangan dan meminta maaf kepada Allah.
mengimplementasi nilai keislaman hanya 20
hanya
memahami
Islam
dan
“Sangat luar biasa itu dan begitu hebatnya
persen. “Di dunia itu banyak orang Islam tapi
puasa. Kalau tidak ada nilai keimanan, kapan
perilakunya tidak muslim, dan di negara barat
kita bersyukur kepada Allah. Puasa itu sebagai
banyak
yang
fasilitas bagi umat Muslim untuk meningkatkan
perilakunya
keimanan,” ungkapnya.
Muslim
tapi
Menurut Kamil, nilai silaturahmi menjadi
bukan Islam. Itu
juga bermakna besar saat Ramadan. “Biasanya
kan sudah mulai
tidak pernah makan bareng, sekarang buka
a d a n y a
puasa bersama, sahur bersama, sembayang
pergeseraan
tarawih bersama. Silaturahmi bukan hanya
nilai,” kata
sekedar salaman, bermaaf-maafan, tetapi
K a m i l .
berdiskusi juga
(Vita)
termasuk silaturahmi,” jelas
Kamil. Nilai keempat, yaitu rasa bersyukur kepada Allah SWT. Kata Kamil, umat muslim diwajibkan perbanyak bersyukur. “Istigfar mengharap
14
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Almamater
Ormawa Unis Berbagi TANGERANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) dan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatemia) Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang melakukan kegiatan santunan anak yatim piatu dan berbagi takjil di Bulan Ramadan. BEM FH Unis Tangerang memberikan santunan kepada Yayasan Al Mabrurotul Munawwarah Al Amanah, Buaran Indah Kota Tangerang, Jumat (22/4/22). “Mengingat Bulan Ramadan merupakan bulan yang berkah, kami dari BEM FH saling berbagi satu sama lain untuk mempererat Ukhuwah Isalmiyah,” ujar Ahmad Saefullah, Ketua BEM FH Unis Tangerang. Ahmad menyampaikan, santunan tersebut diberikan kepada 21 anak yatim piatu. kegiatan tersebut juga meliputi hadroh, tausiyah dan materi. “Kami juga memberikan materi mengenai hukum, karena kami juga harus mengedukasi kepada adik-adik mengenai hukum,” katanya. Santunan yang diberikan berupa uang tunai, sembako, serta perlengkapan alat salat. “Kami juga buka bersama dengan adik-adik di yayasan dan para pengurusnya,” ucap Ahmad.
Bendahara Yayasan Al Mabrurotul Munawwarah Al Amanah Rusdi mengungkapkan rasa syukur atas santunan yang diberikan oleh BEM FH Unis Tangerang. “Mudah-mudahan berkah dan semakin sukses untuk Unis. Alhamdulillah anak-anak di sini semuanya senang,” ungkap Rusdi. Hal serupa dilakukan Himatemia Unis Tangerang untuk meraih indahnya keberkahan di Bulan Ramadan dengan membagikan takjil kepada masyarakat, Jumat (15/4/22). “Kegiatan ini juga termasuk pada program kerja Himatemia di Bulan Ramadan,” ucap Hilda Melani, Ketua Himatemia Unis Tangerang. Himatemia membagikan takjil berupa snack sebanyak 125 bungkus, dan dilanjutkan dengan Buka Bersama (Bukber) para anggota pengurus. “Kami memberikan takjil kepada masyarakat sekitar kampus dan di lampu merah. Karena mereka pulang kerja sore hari mepet dengan adzan magrib,” kata Hilda. Hilda berharap, kegiatan tersebut akan terus berlanjut setiap tahun. “Bulan berkah, bulan kebaikan jadi harus dimanfaatkan dengan kegiatan yang positif dan saling berbagi,” ujarnya.
15
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Kegiatan serupa dilakukan Himpunan Mahasiswa (Hima) Teknik Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang menggelar acara bagi-bagi takjildi sekitar lampu merah jalan layang di jalan Jendral Sudirman kota Tangerang, Jum’at (29/04/2022) . Sebanyak 200 kotak b e r i s i makanan b e r b u k a puasa habis dibagikan p a d a pengguna jalan dan orang sekitar. Dana yang d i d a p a t berasal dari selembaran online yang dibagikan ke seluruh Dekanat, Kaprodi, dosen fakultas teknik, alumni, demisioner teknik dan menyebarkanny a melalui sosial media. “Target yang dapat takjil ojek online, terus orang yang bekerja dan masih di jalan,” kata Reza Dani Ryanda, Ketua Pelaksana acara.
Almamater fakultas teknik seperti Bem FT, Himatesi Himauntika, HMTI, dan Himatemia. Acara ini sebagai salah satu wujud pengabdian mahasiswa Unis kepada masyarakat sekitar. Reza berharap acara ini dapat terus berkembang s e i r i n g berjalannya waktu dan Hima Teknik Unis dapat menciptakan b a n y a k kegiatan y a n g bermanfaat seperti ini. “Harapannya u n t u k kegiatan ini, bisa berlanjut t i a p tahunnya, bukan hanya fakultas teknik saja melainkan keseluruhan fakultas lain untuk bisa mengikutinya, Karena hal seperti adalah suatu kegiatan yang bagus untuk meningkatkan kekompakan, kekeluargaan dan solidaritas,” kata Reza. (Vita/Dena)
Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan organisasi h i m p u n a n
16
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Almamater
Unis Tangerang Bagikan Zakat Tangerang – Universitas Islam Syekh-
Sebelumnya Unis Tangerang melaksanakan
Yusuf (Unis) Tangerang melakukan
kegiatan Jum’at Berkah dan pembagian takjil
pembagian zakat untuk warga sekitar kampus,
yang setiap hari diadakan di Masjid.
Rabu (27/4). Memasuki tahun ketiga kegiatan
Dine juga menambahkan, kegiatan ini
ini berlangsung, zakat yang diberikan berupa
dilaporkan langsung ke Badan Zakat Amil
kebutuhan pokok sehari-hari meliputi beras,
Nasional (Baznas). Pembagian zakat yang
minyak, dan telur. Pembagian zakat
dilaksanakan di sekitar Unis diberikan ke 4
berlangsung secara khidmat dan tertib. Warga
golongan Asnaf yaitu fakir, miskin, mualaf, dan fi
penerima
zakat
sabililah. Sedangkan
sebelumnya sudah
golongan
amil
diberikan kupon
diberikan
pada
z a k a t
y a n g
pengelola UPT dan
didistribusikan oleh
riqab, gharimin, ibnu
ketua RW dan Ketua
sabil
RT setempat.
langsung ke Baznas.
Wakil
diserahkan
“Karena acara ini
Ketua
P e l a k s a n a a n
termasuk baru dan
pembagian zakat
k i t a
D r . H j .
menyesuaikan.
D i n e
m a s i h
Agustine,S.Si., M.Si mengatakan, target
Semoga jumlahnya semakin banyak dan acara
pemberian zakat diprioritaskan pada warga RW
yang diselenggarakan Unis semakin beragam,”
03 dari RT 01 sampai 04 Kelurahan Babakan.
kata Dine. Ketua
RW
03
H.
Asep
Saipudin
mengucapkan terima kasih kepada Unis yang sudah melaksanakan kegiatan. “Semoga Unis semakin jaya dan semakin banyak program yang bermanfaat untuk warga sekitar,” ujarnya. (Dena)
17
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Almamater
THR Pekerja Wajib Diberikan Tangerang – Sesuai Peraturan Menteri
tidak sesuai dengan perhitungan masa kerja.
Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6
Pemerintah membuka posko pengaduan
Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi
Tunjangan Hari Raya (THR) untuk menangani
pekerja atau buruh di perusahaan, THR keagamaan adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh menjelang hari raya keagamaan. “Bagi pekerja yang sudah
kendala yang terjadi pada pekerja atau buruh saat proses penerimaan THR dan untuk menjadi rujukan perusahaan untuk mencari informasi terkait THR berdasarkan undang-undang. Posko pengaduan THR Tangerang berada pada
melalui masa kerja
k a n t o r
minimal 1 bulan akan
Ketenagakerjaan (Disnaker)
mendapatkan hak
di kawasan pendidikan Cikokol.
THR dan besaran THR sendiri ada aturan perhitungannya yang proposional. Jadi satu dengan lain pekerja yang
D i n a s
Posko
pengaduan THR dibuka sebagai tindak lanjut dari surat edaran
resmi
Menteri
ketenagakerjaan tentang pembayaran
memiliki masa kerja berbeda akan mendapat
THR oleh perusahaan. Dari surat edaran
THR yang berbeda juga,” kata Sumardi S.H,
tersebut perusahaan wajib membayar THR
M.H Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan
penuh paling lambat 7 hari sebelum hari raya.
Hukum Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis)
Terdapat lebih dari 8.000 perusahaan yang
Tangerang.
berada di Tangerang. Sering terjadi perselisihan
Menurut Sumardi, hukum THR wajib
antarah buruh dan perusahaan terkait
diberikan perusahaan kepada pekerja. Maka
pembayaran THR terlebih dalam kondisi
akan ada sanksi tersendiri yang akan diberikan
pandemi banyak perusahaan dirugikan dan
pada perusahaan jika tidak membayar THR atau
mengalami penurunan pemasukan. (Dena)
18
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Dakwah
Makna Lebaran Lebih dari Silaturahmi TANGERANG – Secara spiritual Lebaran
perselisihan yang ada. Tetapi bagi yang sudah
dimaknai sebagai sebuah kebahagiaan dari
memiliki hubungan baik, maka Lebaran itu
perjuangan setelah menjalani ibadah puasa
menjadi sarana untuk saling memberi dan
Ramadan. Lebaran juga menjadi sebuah titik
menerima. Jadi secara kultural Lebaran itu
awal untuk memperbaiki diri dan menjaga
punya makna perkuat, saling kebersamaan,”
kebaikan dalam rangka beribadah kepada
jelasnya.
Allah SWT. Serta berbuat baik kepada sesama
Menurut Imaduddin, Lebaran juga tidak
manusia. “Lebaran juga sebagai ajang saling
terlepas pada budaya Mulih Dilik (Mudik), yang
memaafkan, yang melupakan kesalahan dan
sering diartikan sebagai tradisi pulang
menerima orang-orang yang mungkin pernah
kampung. Mudik terjadi sejak puluhan tahun
menyakiti kita. Jadi, kita mengenalnya
yang lalu bahkan sebelum zaman kemerdekaan.
kembali sebagai orang yang dekat dengan kita
Terutama terjadi pada masyarakat perantau,
tanpa pernah merasakan sakit hati,” ujar Dr.
sebagai sebuah bentuk ungkapan kembali
Imaduddin Hamzah, S.Psi,.M.Si, Sekretaris
merasakan kerinduan berkumpul dengan
Umum Yayasan Islam
keluarga
Syekh-Yusuf (YIS)
bernostalgia dengan orang
Tangerang.
yang pernah bersama di
I m a d u d d i n
masa lalu. “Seperti bertemu
secara
dengan teman sekolah saat
Lebaran
SD, teman bermain. Tetapi
mengatakan, kultural
ataupun
merupakan membangun
di samping itu juga menjadi
ikatan hubungan sosial
sebuah tuntutan budaya
kekeluargaan yang lebih
agar mereka menghormati
erat. Termasuk dengan
orang yang lebih tua, dan
orang terdekat pada
j u g a
kehidupan sehari-hari,
kebahagiaan. Terkadang
seperti keluarga, tetangga,
juga
dan teman kantor. “Maka di
menunjukkan ekstistensi,
situlah
terutama pada masyarakat
kita
bisa
m e m b a g i sebagai
ajang
membangun silaturahmi
perantauan,” imbuhnya.
dan
(Vita)
menggugurkan
19
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Opini
Membangkitkan Pendidikan Pribumi Oleh : Dian Wardana *) Mei merupakan bulan yang di dalamnya terdapat momentum-momentum bersejarah yang dapat dijadikan refleksi bagi kita semua. Terutama bagi para kaum terdidik yang selalu menjadi cerminan kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Seperti pada 1 Mei yang dikenal dengan May Day diperingati sebagai hari Buruh Internasional. Di mana kaum buruh mendapatkan kompensasi jam kerja dari 16 jam menjadi 8 jam kerja per hari. Hal tersebut bermula pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja mereka menjadi 8 jam sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 1 Mei. Hinggga lahirlah Kongres Sosialis Dunia pada bulan Juli 1889, yang diselenggarakan di Paris menetapkan peristiwa di AS tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan mengeluarkan resolusi berisi: Sebuah aksi internasional besar harus diorganisir pada satu hari tertentu dimana semua negara dan kota-kota pada waktu yang bersamaan, pada satu hari yang disepakati bersama, semua buruh menuntut agar pemerintah secara legal mengurangi jam kerja menjadi 8 jam per hari, dan melaksanakan semua hasil Kongres Buruh Internasional Perancis. Resolusi ini mendapat sambutan yang hangat dari berbagai negara dan sejak tahun 1890, tanggal 1 Mei, yang diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara, meskipun mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka. Di Indonesia pada tahun 1920 juga sudah mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini. Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis sejak kejadian G30S/PKI pada 1965 di
Indonesia. Namun Setelah era Orde Baru berakhir, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh kaum buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota. Namun apakah dengan banyaknya buruh di bangsa Indonesia kaum pribumi menjadi sejahtera? Buruh merupakan istilah lain yang disebut oleh Karl Marx dengan nama proletar yaitu kaum yang tidak memiliki alat dan faktor-faktor produksi, seperti tanah. Padahal rakyat Indonesia bukan merupakan kaum buruh. Karena pekerjaan mayoritas rakyat ialah nelayan dan petani. Mereka memiliki alat dan faktor-faktor produksi untuk memenuhi kebutuhan mereka. Namun, jauh kebelakang sejak 1615 ketika kaum imperialis dan kolonialis datang ke bumi pertiwi Nusantara. Dengan menerapkan Culture Stelsel yaitu sistem penguasaan aset-aset pribumi berupa tanah dengan cara sewa untuk ditanami tanaman keras seperti kopi, coklat, kina, tembakau, kelapa sawit dll. Sehingga pribumi tidak mampu mengolah tanahnya kembali. Pribumi yang merupakan sekumpulan manusia yang terikat akan tanah dan adat istiadat orang tuanya, mau tidak mau untuk memenuhi kebutuhan hidupnya harus bekerja di perusahaan kolonial dan asing sebagai buruh. Ditambah dengan adanya kebijakan Politik Etis yaitu politik balas budi Belanda yang secara implisit bertujuan untuk menguntungkan kolonial. Dengan cara memberi pendidikan untuk menjadi pegawai di perusahaan asing dengan upah yang murah. Kondisi ini semakin membuat pribumi terbodohkan, termiskinkan, terbelakang dan tertindas. Maknanya Harkat dan Martabat Hidup kaum Pribumi tidak terangkat. Politik etis ini jelas terlihat pada gambaran berikut: 1) Pengajaran sangat kurang, bahkan setelah menjajah selama 250 tahun tepatnya pada 1850 Belanda mulai memberikan anggaran untuk anak-anak Indonesia, itupun sangat kecil.
20
Edisi 09 08 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman 2) Pendidikan yang disediakan tidak banyak, bahkan pengajaran tersebut hanya ditujukan untuk menciptakan tenaga yang bisa baca tulis dan untuk keperluan perusahaan saja. Keadaan yang makin memburuk itu membuat Dr. Wahidin Soedirohoesodo mula-mula berjuang menyerukan pada golongan priyayi bumiputera untuk mengumpulkan dana pendidikan. Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil, sehingga ia harus turun ke tatanan rakyat dengan berceramah langsung. Bersama Dr. Soetomo sebagai motor, menimbulkan niat di kalangan pelajar STOVIA di Jakarta untuk mendirikan perhimpunan di kalangan para pelajar guna menambah pesatnya usaha mengejar ketertinggalan bangsa. Maka pada tanggal 20 Mei 1908 Dr. Soetomo dan kawan-kawannya: M. Soeradji, M. Saleh, M. Soewarno, M. Goenawan, R.M. Goembrek, berkumpul dalam ruang kuliah anatomi. Setelah s dibicarakan masak-masak, mereka sepakat memilih “Boedi Oetomo” menjadi nama perkumpulan yang baru saja resmi didirikan. Mereka telah memberi semangat untuk melepaskan diri dari penjajahan, mengejar ketertinggalan dan membebaskan diri dari keterbelakangan. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar perjuangan para pemuda yang kemudian pada tanggal 20 Mei 1908 terorganisasi dalam wadah pergerakan bernama Boedi Oetomo. Boedi Oetomo merupakan organisasi pribumi yang secara informal mengadakan perbaikan melalui pendidikan. Kebangkitan kaum pribumi untuk memperjuangkan Harkat dan Martabat Hidupnya agar terangkat. Sehingga tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan kaum Pribumi selalu dijadikan refleksi dalam membangkitkan mental dan jiwa Rakyat Indonesia. Nilai-nilai Kebangkitan tersebut yang diperjuangkan para pendahulu kita telah menjadi perekat jalinan persatuan dan kesatuan diantara kekuatan dan komponen bangsa. Kemudian perjuangan kaum pribumi dilakukan secara formal dan gratis dengan didirikannya Taman Siswa pada 3 juni 1922 oleh Ki Hajar Dewantara yang memiliki nama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat yang lahir pada 2 Mei
Opini 1859. Ia rela menghapus gelar keningratannya agar dapat dekat dengan rakyat. Karena tanggal tersebut merupakan tanggal kelahiran Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, yang sejak 1922 menggunakan nama Ki Hajar Dewantara, bapak pendidikan pribumi. Maka setiap 2 Mei selalu diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Mengapa beliau sampai bisa digelari pahlawan nasional? Itu karena beliau berjuang demi memberikan kesempatan bagi masyarakat bawah untuk ikut merasakan nikmatnya pendidikan yang pada zaman dahulu hanya diperuntukkan oleh anak-anak kaum priyayi atau bangsawan. Dari sinilah kemudian semangat pemuda-pemudi terdidik meningkatkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang semakin mengkristal dan menjadi kekuatan moral bangsa sebagaimana tertuang dalam ikrar Sumpah Pemuda, pada tanggal 28 Oktober 1928 sebagai hari Lahirnya Bangsa Indonesia. Perjuangan panjang yang ditempuh oleh bangsa Indonesia tersebut, akhirnya tercapai dengan dibacakannya teks Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 sebagai bangsa yang Merdeka dari penjajahan. Dan sehari setelahnya pada 18 Agustus 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk dengan disahkannya UUD 1945 oleh PPKI. Dan dipilihnya Pribumi pertama yaitu Ir. Soekarno dan Moh. Hatta menjadi Presiden dan wakil Presiden sebagai simbol terangkat Harkat dan Martabat Hidupnya sebagai Bangsa. Kondisi yang terjadi Saat ini telah banyak sekolah-sekolah dari dasar hingga perguruan tinggi yang didirikan baik negeri maupun swasta. Dan juga berkembang tempat-tempat bimbel dan kursus yang berpeluang tercapainya generasi bangsa yang cerdas. Namun,tidak semua mampu mengenyam pendidikan yang layak. Pendidikan yang berkualitas memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi, anggaran negara lebih banyak dialokasikan untuk membayar hutang, membangun Ibu Kota Negara (IKN) baru dan proyek-proyek strategis lainnya sehingga
21
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman pendidikan kurang menjadi prioritas program. Saat ini, lulusan SMA/SMK di Indonesia lebih didominasi menjadi buruh di pabrik-pabrik bahkan menjadi pengangguran. Hal ini merupakan fenomena memprihatinkan yang terjadi di Bangsa Indonesia. Memang bekerja adalah ibadah namun mengapa dahulu para pejuang ingin memerdekakan pribumi yang mayoritas telah menjadi buruh pabrik bangsabangsa lain? Berarti pendidikan yang diperjuangkan untuk pribumi bukan hanya untuk membuat pribumi menjadi buruh apalagi buruhburuh bangsa lain. Sudah banyak lulusan dari S1, S2, maupun S3 yang dimiliki oleh bangsa ini. Namun tingkat kesejahteraan Pribumi tetap pada level terbawah. Apalagi banyaknya buruh yang kepastian hidupnyapun belum terjamin sepenuhnya. Dan itu adalah tugas Negara dalam ”…melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia…”. Jika kita renungkan, mayoritas pribumi masih mengalami krisis dalam etika dan moralnya yang justru terjadi pada kalangan kaum terpelajar. Pemaknaan tersebut harus melibatkan pemahaman tentang sejarah bangsa yang benar untuk menanamkan objektifitas, anti-buruk sangka dan anti pelecehan agar menjadi bijaksana dalam memandang sesuatu. Seperti Bangsa Indonesia yang terlahir terlebih dahulu hingga membentuk Negara. Semua itu karena buah dari perjuangan yang telah diajarkan oleh para pejuang. Artinya pendidikan tidak hanya untuk mencari gelar tetapi menghasilkan satu masyarakat tanpa “the eksploitation the l’home
Opini par l’home,” satu masyarakat tanpa penni manusia oleh manusia. Pendidikan harus mencetak manusia kreatif yaitu manusia yang memiliki jiwa-jiwa kepemimpinan yang beretika dan bermoral. Sehingga mampu menciptakan satu teknologi dari kegotong-royongan dalam membangun bangsa. Gotong-royong akan menumbuhkan kesetiakawanan sosial yang akan membawa kaum terdidik untuk saling bekerjasama dalam pemikiran (musyawarah) bukan untuk saling berdebat kusir mempertahankan pendapat individu apalagi tanpa memperhatikan faktor alami (ketetapan yang sudah Sang Pencipta berikan) dan faktor keilmiahan. Sehingga dapat bekerjasama dalam memanfaatkan faktor-faktor produksi rakyat dalam menumbuhkan perekonomian akan secara arif (bijaksana). Hingga perkembangan lingkungan sebagai dampak pertumbuhan ekonomi tidak akan menghancurkan budaya yang telah ada. Terlebih akan mengembangkan budaya yang menjadi dasar peradaban suatu bangsa. Oleh karena itu, pendidikan telah membuktikan kebangkitan pribumi untuk terangkat Harkat dan Martabat Hidupnya dan sebagai motor dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan juga telah mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, lepas dari belenggu penjajahan. Dan masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama bagaimana pendidikan terus diperbaiki dan dikembangkan guna membangun peradaban bangsa. *) Pengajar dan Pegiat Pendidikan Kota Tangerang
Redaksi UNIS Weekly menerima tulisan dalam bentuk opini dan artikel populer. Panjang tulisan maksimal 800 kata atau 5000 karakter. Tulisan dikirim melalui email unisweekly@unis.ac.id atau ke redaksi UNIS Weekly, Jl. Maulana Yusuf No.10, Babakan, Kota Tangerang, 15118 dengan menuliskan identitas diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
22
Edisi 09 10 6 16 Halaman 20 24 Halaman
Sosok Ratna Eli Sutanti
Belajar Membagi Waktu Tangerang – Ratna Eli Sutanti merupakan mahasiswi tingkat 4 Prodi Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam SyekhYusuf (Unis) Tangerang. Selain membantu pada bagian costumer service UPT Humas dan Marketing Unis, Ratna membuka les private Bahasa Inggris. Ratna mengaku, memiliki ketertarikan dengan Bahasa Ingris dari kelas 1 Sekolah Dasar. “Dari mendengarkan musik barat dan nonton film barat. Saya ngerasa kok ini bahasanya beda ya sama Indonesia, kok semua orang di dunia bicara bahasa ini?” katanya. Akhirnya Ratna semakin penasaran dan tertarik. Kemudian orangtuanya mengikutsertakan Ratna ke tempat les Bahasa Inggris selama 6 tahun. “Sekarang makin paham ternyata Bahasa Inggris penting. Karena bahasa internasional,” ujarnya. Ratna mengawalai karir sebagai guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di sekitar rumah nya saat memasuki semester. Ka rena kesibukannya sebagai mahasiswi dan aktivitas di luar, Ratna menjalani profesi tersebut hanya satu tahun. “Aku mikir untuk cari cara nambah penghasilan sendiri, dan kepikiran ngajar, lalu memutuska n untuk membuka les private k e c i l kecilan di
sekitar rumah mulai pertengahan tahun 2019,” kata Ratna. Les private yang diajarkan Ratna adalah pelajaran Bahasa Inggris. Namun beberapa orang tua juga meminta Ratna untuk mengajar baca dan tulis. Ratna mengatakan bahwa metode pembelajaran untuk setiap tingkatan berbeda. Seperti pada tingkatan SD kelas 1 dan 2, Ratna menerapkan metode belajar Fun Learning dan Physical Respons. Untuk SD kelas 5 dan 6 Ratna menerapkan metode Direct Method agar mendalami materi lebih jauh. “Untuk SMP saya menerapkan metode discovery learning yang melatih rasa keingintahuan anak,” ungkapnya. Ratna menjadwalkan les private ini pada malam hari saat hari kerja selama 3 hari dalam seminggu dan menggunakan waktu siang saat akhir pekan. “Kadang susah juga ngatur waktu. Tapi sambil belajar,” sambungnya. Ratna mengatakan bekerja sebagai guru les menambah pengalaman mengajar dan meningkatkan keterampilan agar biar lebih baik lagi. Aktivitas ini juga bisa menambah relasi yang luas juga dan dapet penghasilan sendiri untuk ditabung. “Sebenernya aku suka banget sama anak-anak dan pengen banget berbagi ilmu yang aku punya buat mereka. Karena menurutku seru banget belajar bersama anak-anak, bisa berbagi canda tawa bareng, naikin mood banget, ngeliat tingkahnya yang lucu buat aku seneng banget,” kata Ratna. Setelah lulus kuliah, Ratna ingin menjadi Guru Bahasa Inggris dan meneruskan les private. Ratna memiliki mimpi membangun tempat les sendiri Bahasa Inggris sendiri pada suatu hari nanti. (Dena)
23