PENDIDIKAN 2018-2021
SMPK Santa Maria Sawangan SMK Pangudi Luhur Muntilan
2021- Sekarang
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
2015-2018
Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan
Prodi Arsitektur
ORGANISASI 2015-2018
PROFILE & CONTACT
Ketua Putra-Putri Altar
Paroki Santo Kristoforus Banyutemumpang
2018-2023
Bendahara Orang Muda KAtolik (OMK) Paroki Santo Kristoforus Banyutemumpang
+62 1578804912
Agustus-September 2022
Pendamping Kelompok PPKMB & UMK FAIR 2021/2022
twulandari534@gmail.com
Agustus-September 2023
Pendamping Kelompok PPKMB & UMK FAIR 2022/2023
Agustus-Oktober 2022
Anggota Devisi Kesejahteraan
Desember-Februari 2022-2023
Wakil Koordinator Konsumsi
@agustinatriwulann Dusun Talaman , Desa Krogowanan, Kec. Sawangan, Kab Magelang, Jawa Tengah
2023
Universitas Atmajaya Yogyakarta
Universitas Atmajaya Yogyakarta
Wanaprasta 2022
Sepekan Arsitektur 2022
Koordinator Devisi Dedok
Komunitas PSSB Universitas Atmmajaya Yogyakarta
KOMETISI 2021
Sertikasi LPJK sebagai Juru Gambar Arsitektur kelas II 2021
2021
Desain Arsitektur Award Nominasi
2021
ABOUT ME
1st Winner Sayembara Desain Pojok -Hima Tricaka ( CORNER ) Dengan Karya “Pring Tumpuk”
2022
Sayembara Archinesia Student Design Competition ASDC 2022 Kolaborasi dengan Bonaventura Rio Wijaya
Perkenalkan, saya Agustina Tri Wulandari yang akrab dipanggil Wulan. Saya mahasiswa Program Studi Asitektur DI Universitas Atmajaya Yogyakarta. Saya adalah seorang yang sangat antusias dan tertarik dengan hal baru khususnya untuk menambah pengalaman serta ilmu, seperti mengikuti kegiatan berorganisasi,kegiatan kampus,kegiatan gereja serta event lainnya. Saya selalu melatih diri saya untuk dapat bekerja dengan tim. ramah, ceria, bertanggung jawab,penuh semangat,bekerja keras, disiplin dan tidak mudah menyerah.
2022
Lomba Desain Nasional Sepekan Arsitektur
Peserta Lomba Desain Sepekan Arsitektur Kolaborasi dengan Bonaventura RIo Wijaya
2023
Lomba Desain Rumah MInimalis QHomemart Top 5 Kolaborasi dengan Amanda GIta Sashmita
2023
AYDA Competition
Peserta Lomba Bangunan Apartmen
2023
PADC Competition
Nominasi Lomba Interior Ruang Pameran (Kolaborasi Dengan Ni Komang Ayu)
KEAHLIAN PERSONAL
SOFTWARE
JOB
Kreativitas
Sketchup
CorelDraw
Komunikasi
AutoCaD
Ms.Office
Kerjasama Tim
DiaLux Evo
Canva
Berpikir Kritis
Enscape
Cap Cut
Asisten Dosen Desain Struktur dan Utilitas Bangunan -2023 Freelance Drafter Freelance 2021-Now Asisten Arsitek 2021-Now
07 09
1St Winner Sayembara Pojok Hima 2021
PRING TUMPUK
04
KAMPUNG NELAYAN
Desain Arsitektur 3
TETANEN
03
Lomdes Sepekan Arsitektur 2022
06 Lomba desain rumah minimalis
Desain Arsitektur 2
GUBUG AMPIR
Desain Arsitektur 1
GRIYA SILIR
02
IDEA PERUMNAS
5 St- Lomdes Qhomeart
05 SWASAYANA
2022- Magelang-Interior Design
TOKO BAGLOVERS
01
Dst.
MINIMALIS & HEALHTY HOUSE
Proyek Mata Kuliah Desain Arsitektur 1
Griya Silir merupakan sebuah rancangan rumah 2 lantai yang diangkat dari penerapan konsep Biophilic. Rumah ini dirancang ramah untuk difabel yang mana keseharian nenek yang difabel hanya berada di lingkungan bangunan. Perancangan rumah ini merespon lingkungan yang memiliki tingkat kebisingan tinggi serta keadaan lingkungan yang gersang. sehingga konsep Biophilic cocok untuk diterapkan pada bangunan. Lokasi:
Jl. Sukun Raya 88-66, Jaranan, Banguntapan, Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah
Denah Lantai 1
BIOPHILIC Konsep biophilic dapat meningkatkan konektivitas penghuni ke lingkungan alam pendekatan pada alam langsung pada bangunan. Desain biophilic dapat BIOPHILIC melalui mengurangi stres, meningkatkan fungsi kognitif dan kreativitas, meningkatkan BIOPHILIC kesejahteraan dan mempercepat penyembuhan. konsep ini menanggapi BIOPHILIC lingkungan yang gersang dan padat
Penerapan prinsip Biophilic
Denah Lantai 2
Visual koneksi serta interaksi manusia terhadap alam melalui penerapan taman buatan pada bangunan Perubahan halus pada suhu udara, kelembapan udara relatif serta aliran udara bersih dan sejuk dari tanaman. Menciptakan bahan makanan yang dibuat dan dirawat sendiri sehingga memberikan dampak kesehatn yang lebih baik.
Siteplan
Tampak & Potongan Potongan A-A
Tampak Timur
Tampak Utara
Tampak Barat
Tampak Selatan
Potongan B-B
Co-Working & Library
Proyek Mata Kuliah Desain Arsitektur 2
Gubuk Ampir merupakan sebuah sarana prasana yang dirancang untuk memfasilitasi masyarakat Bumijo khususnya bagi anak-anak,pelajar,mahasiswa dan orang dewasa untuk mendapatkan sebuah ruang baca yang sekaligus merangkup sebagai ruang kerja dalam satu bangunan. Gubuk ampir merespon Daerah istimewa Yogyakarta yang memiliki banyak sekali instansi pendidikan dan perkantoran sehingga terciptanya bangunan multifungsi untuk area membaca,belajar serta bekerja. Lokasi:
Jl. Tentara Pelajar, Bumijo, Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55231
Dinamis
(Tindakan penuh semangat)
Statis (Diam,Monoton,tidak aktif)
Aktif Sosialisasi, Bisnis, Promosi
Ide dasar dari konsep ini adalah karakter anak yang cenderung bersifat dinamis dan karakter perpustakaan yang tenang dan monoton yang cenderung bersifat statis serta dipadukan kegiatan aktif dari co-working sebagai tempat bekerja dan sosialisasi. Dimana sebuah kedinamisan yang didalamnya dipadukan dengan keadaan statis dan aktif maka munculah kata kontras yang menuju perasaan guyub rembug ati lan pikir yang menjadi perpaduan perbedaan yang nyata. Dalam kasus ini perpustakaan anak-anak dan co-working yang berpadu antara dewasa dan anak-anak berkumpul pada linggkungan yang sama dengan tujuan mereka masing-masing untuk mempersiapkan masa depan dengan gairah penuh semangat
Denah Basement
Denah Lantai 1
Transformasi Desain
Denah Lantai 2
Denah Lantai 4
Denah Lantai 3
SCAN FOR VIDIO ANIMATION
Bangunan Apartemen
Proyek Mata Kuliah Desain Arsitektur 3
Tetane’n merupakan sebuah apartment yang mengangkat konsep interaksi sosial yng berlokasi di Yogyakarta. Keadaan yang semakin berkembang dan maju membuat beberapa kebudayaan hilang dan luntur. Terutama kegiatan interaksi sosial seperti gotong royong dan tetandur (menanam ). Dengan konsep tetane’n diharapkan penghuni apartment dapat melakukan kegiatan sosial dengan bekerja sama untuk mengolah urbang farming yang ditrapkan pada kontur site sebagai respon ruang yang berkontur. Penerapan sistem tanam tuai tidak hanya pada kontur tetapi ditarpkan di indoor dan outdoor untuk mendukung konsep interaksi ini. Lokasi:
Jl. Kusumanegara, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi DI Yogyakarta
Indonesia sedang mengalami krisis cuaca, suhu panas melonjak drastis pada tahun 2023 sehingga menimbulkan efek pada alam, lingkungan, dan masyarakat Yogyakarta sebagai kota budaya mulai kehilangan jati dirinya, masyarakat melupakan bagaimana cara menghormati kehidupan bermasyarakat serta lingkungannya. Lingkungan berlahan kosong dibiarkan bengitu saja sehingga dijadikan media tumpukan sampah oleh masyarakat
S Ite
La
nd
Ge
m ark
ogr
Pat
s
ahpy
Bagaimana menciptakan bangunan apartemen yang mendepankan Hubungan sosial kebudayaan dalam hidup bersama dengan mewadahi interaksi sosial penghuninya.
hs
“Tetanèn” Fi
gu
re/
IDE
Grou nd
Menanam-Menuai
BEHAVIORAL Ka
Fleksible-Dinamis
wa
san S
Secara artian jawa diartikan sebagai kegiatan untuk mempersiapkan dan pemanfaatan sumber daya yang berwujud lahan, yang diolah menjadi sebuah fungsi yang dapat berguna baik untuk sendiri serta untuk orang lain
Penerapan: “URBAN FARMING” 1. Penggunan lahan berkontur alami sebagai retaining wall media bertani 2. Bangunan dengan balkon yang dapat digunakan sebagai media tanam hidroponik 3. Dinding pembatas lahan sebagai media tanam vertikal 4. desain fasad dengan vertical garden
it e
Transformasi Desain
Target Penghuni Mahasiswa
1
2
3 5
LEGENDA 1
Area Pemukiman
2
Taman Gajah Wong
3
Sungai Gajah Wong Kebun Binatang Gembira Loka
4 5
Area Komersial
Karyawan
STRUKTUR
UTILITAS
GAMBAR KERJA
Detail Retaining wall WPC Panel
Paving Block
Batu Kerikil
Beton
Tanah asli
URBAN FARMING
2.5 M
Pot Beton Lantai Batu Alam
5M
ete
Saluran Drainase
r
Detail Vertical Garden Dinding Batu Bata 15 cm
Frame Hollow Alumunium
3.5 m
PVC Foam Board Density
Geotekstile/ Glasswool
Sistem pipa irigasi untuk penyiraman
0.3 m 0.4 m Pot Penampungan air/ Plastik
Tanaman Pipa drainase/Pembuangan air
Penerapan Urban Farming untuk mendukung konsep yaitu dengan menggunakan Retaining Wall dengan penanaman Buah-Buahan dan vertical garden pada interior bangunan. vertical garden dapat menjaga keseimbangan lingkungan dnegan lahan yang terbatas. dengan adanya vertical garden ini ruangan akan menjadi lebih asri, sejuk dan segar.
Lapisan Kayu Sebagai permukaan meja
1.5 m
Meja Beton
Vinyl Kayu
3m
SCAN FOR VIDIO ANIMATION
Hosta
Winner 1st Sayembara Pojok Hima Kolaborasi Dengan Bonaventura Rio Wijaya
Pring Tumpuk merupakan tempat berkumpul, berdiskusi, Yang mencerminkan ciri khas arsitektur. selain itu Instalasi ini juga bisa digunakan untuk tempat display karya-karya mahasiswa terkhusus mahasiswa Arsitektur. Pring Tumpuk hadir untuk merespon ruang kurang fungsional di kampus II Universitas Atma Jaya Yogyakarta Lokasi:
Kampus 2 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
TAMPAK DEPAN
TAMPAK BELAKANG
TAMPAK KANAN
TAMPAK KIRI
Sebuah desain instalasi fungsional sederhana, yang memanfaatkan bambu sebagai bahan utama instalasi. Bahan dasar bambu dipilih untuk mengajak mahasiswa arsitektur kembali ke alam, memanfaatkan apa yang ada disekitar.
Interior Toko Tas Proyek Interior
Proyek toko tas ini berlokasi di Jl. Soekarno Hatta, PANGONAN, Deyangan, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Dalam PRoyek ini diminta untuk membuta sebuah interior toko tas yang bernuansa berwarna pink sesuai konsep JIMS HONEY dari pusat . Proyek ini dikerjakan menggunakan SketchUp. Serta pembuatan Portofolio yang diminta oleh pemilik Toko.
Desain interior dengan luas lantai 12 x 4 meter dengan tone warna merah muda.
Top 5- Lomba DEsain Qhomemart
SWASAYANA merupakan gabungan dari dua kata bahasa sansekerta yaitu swa dan sayana. Swa memiliki artian mencukupi kebutuhan, dan sayana memiliki artian tempat tinggal. Dari Konsep Desain tersebut bertujuan menjadikan bangunan Rumah Tinggal yang dapat mencukupi kebutuhan penghuninya, walaupun dengan adanya keterbatasan lahan maupun lokasinya.
SCAN FOR VIDIO ANIMATION
Desain Tiny House
ARSITEKTUR TROPIS KONTEMPORER Di era yang semakin maju tidak dapat dipungkiri lagi bahwa kekurangan lahan menjadi masalah yang serius bagi masyarakat maupun untuk lingkungan hidup, banyak sekali jalur pintas dibuat untuk tetap mendapatkan rumah impian bagi banyak orang. Ide membuat rumah minimalis atau Tiny house menjadi trend masa kini digunakan sebagai respon lingkungan sempit, dengan penataan ruang serta interior yang lebih tertata dan meminumkan furnitur. Memaksimalkan ruang terbatas sebagai tempat tinggal, penggunaan sumber daya, bahan baku dan pengeluaran biaya menjadi berkurang, namun tetap memnuhi aspek kesehatan, kenyamanan, keamanan dan layak huni.
T. DEPAN
TS. KANAN
TS. KIRI
Desain interiornya berpadu dengan tata cahaya
Menggunakan material dari alam
SWA SAYANA
T. BELAKANG
Konsep fasad dan ruang dalam terkesan terbuka Bentuk geometris yang simple dan warnawarna netral Adanya sistem sirkulasi udara, ventilasi, bukaan, dan view Kombinasi bentuk yang unik dan aneh
T. ATAS
DENAH & POTONGAN
Desain Perumahan Minimimalis Tipe 36 Lomba Desain Idea Perumnas
Kolaborasi Dengan Bonaventura Rio Wijaya
Desain perumahan Tipe 36 dengan luas lahan yang dibangun 6 x12 meter. Rumah ini berisi Ruang tamu, Kitchen Bar, 1 Kamar tidur , 1 Kamar mandi dan taman belakang yang memiliki area bersantai. Proyek dikerjakan menggunakan AutoCAD dan SKetchUP.
Desain Perumahan Minimimalis Tipe 45 Lomba Desain Idea Perumnas
Bonaventura Rio Wijaya
Desain perumahan Tipe 45 dengan luas lahan yang dibangun 6 x10 meter. Rumah ini berisi Ruang tamu, Kitchen Bar, 1 Kamar tidur , 1 Kamar mandi, ruang laundry dan taman belakang yang memiliki area bersantai terbuka dari dapur. Proyek dikerjakan menggunakan AutoCAD dan SKetchUP.
Desain Bangunan Serbaguna Dengan Tema Maritim Lomba Desain Sepekan Arsitektur 2021
Kolaborasi Dengan Bonaventura Rio Wijaya
KONSEP Bangunan menggabungkan 2 tapak yaitu darat dan air yang berfungsi sebagai tempat konservasi/workshop,wisata,dan pengolahan rumput laut yang dilengkapi dengan resto untuk wisatwan untuk menikmati hasil laut dengan strategi desain dengan pemanfaatan umkm penduduk sekitar dengan menggunakan teknologi generator untuk megalirkan listrik alami.
Desain Resto dan Cafee
Asisten Arsitek Dalam Perancangan Bangunan
Kolaborasi Dengan Bonaventura Rio Wijaya
Lomba Desain WAW 2022
Kolaborasi Dengan Amanda GIta Sashmita dan Dionisius Yustio
SCAN FOR VIDIO ANIMATION
Desain Bangunan Serbaguna
LATAR BELAKANG Indonesia adalah negara yang masih rendah dalam minat membaca. akibat terbatasnya fasilitas baca disetiap tempatnya. Menciptakan sebuah perpustakaan yang dapat hadir ditengah lingkungan lapisan masyarakat sebagai ruang komunitas untuk meningkatkan budaya membaca dan literasi sebagai ruang berkumpul,ruang kreatif dan multifungsi dalam upaya meningkatkan “sense of community“ terhadap daerah yang minim akses lterasi dan meningkatkan pendidikan. membuat sebuah desain perpustakaan menggunakna bahan-bahan yang mudah didapatkan serta prinsip recycle dan Re-use
COMUNITY LIBRARY Bhavana Widya berasal dari bahasa sansekerta/bahasa jawa kuno. Bhavana berati memupuk, sedangkan Widya berarti Ilmu Pengetahuan. Sehingga Bhavana Widya berarti tempat yang dapat menjadi sarana bagi semua orang untuk mendapatkan ilmu dan saling berbagi ilmu Mengangkat konsep arsitektur tradisional bambu menjadi tujuan utama dalam menciptakan bangunan yang Sustainable atau berkelanjutan yang juga mempertimbangkan aspek recycle dan reuse.
DENAH LANTAI 1
POTONGAN A-A
TAMPAK
DENAH LANTAI 2
POTONGAN B-B
Desain Bangunan Serbaguna Lomba Desain WAW 2021
Kolaborasi Dengan Bonaventura Rio Wijaya dan Theresia Oktavia
KONSEP Sebuah desain yang diangkat sebagai bentuk respon kemajuan zaman dengan munculnya banyak ide bisnis dan industri kreatif dari individu-individu yang baru saja turun kedalam dunia kerja. Co-Work mewadahi individu dalam menyalurkan gagasan, berdinamika dengan orang baru, berdiskusi, dan akhirnya menghasilkan output yang akan memberikan motivasi dalam perkembangan usahanya
wc Dapur Cafeteria
Taman
event area
area parkir
Kantor Sewa
Area Isirahat
KM/WC
Area Komunal
Area kerja Individu
KM/WC
Area Dapur Staff
resepsionis
Cafeteria
Ruang Meeting
Lantai 1
Potongan A
Lantai 2
Potongan B
Lantai 3
Desain Interior Pameran Platinum Keramik Lomba PADC
Kolaborasi Dengan Ni Komang Ayu
Area Meeting
A
A
B
B
Area Resepsi onis
Area Pameran koleksi keramik
Area Pameran Linimasa keramik B
B
A
A
Bentuk sirkulasi pembagian ruang
ISOMETRI 4000
3500
4000
POTONGAN A-A SKALA 1:100
8000
3500
POTONGAN A-A SKALA 1:100
10350
6000
2500
POTONGAN B-B SKALA 1:100
10350
3500
5000
POTONGAN B-B SKALA 1:100
AKSONOMETRI
Desain Bangunan Teknologi Digital
Booklet Kolaborasi Bersama Dionisius Yustio