Page 1

INSTAGRAM SANGKAL JUAL FOTO PENGGUNA

DIGITAL NE WS PA PER

hal

Spirit Baru Jawa Timur surabaya.tribunnews.com

surya.co.id

2 | KAMIS, 20

DESEMBER 2012 | Terbit 2 halaman

edisi pagi

ku saan a l e P rko e m pe dia di In

diancam

hukuman mati

K

epala Kepolisian di New Delhi menuntut hukuman mati bagi para pelaku pemerkosaan terhadap seorang siswa berusia 23 tahun yang dilakukan di dalam sebuah bis sekolah. Aktivis dari Federasi Nasional Perempuan India unjuk rasa menyusul pemerkosaan yang dialami seorang siswa (Credit: AFP) Menurut laporan pihak kepolisian, korban yang adalah seorang siswa dan teman prianya juga mengalami pemukulan secara brutal, sebelum akhirnya dilempar dari dalam bus. Diduga aksi ini dilakukan secara berkelompok dan telat menuai kemarahan dari warga di India soal perilaku terhadap wanita. Bahkan sejumlah aksi protes juga dilakukan di jalanan menanggapi insiden ini. “Kita akan memberikan hukuman paling parah, yakni hukuman seumur hidup bagi pelaku yang terlibat dan kita akan juga memberikan proposal

join facebook.com/suryaonline

bagi pelaku pemerkosa agar dijatuhi hukuman mati,� kata Sejumlah politisi, termasuk Sushma Swaraj, ketua partai oposisi BJP, juga meminta agar pemerkosa mendapatkan hukuman gantung. Korban wanita masih berada di unit perawatan intensif di sebuah rumah sakit, sementara korban pria juga mendapatkan perawatan akibat sejumlah luka-luka yang dideritanya. Kasus ini telah menajdi perdebatan yang hangat di parlemen India, juga muncul sebagai tajuk utama di sejumlah koran. Pelecehan perempuan merupakan masalah serius di banyak kota-kota di India. Para aktivis juga mengkritik dengan tuduhan “wanita yang menggoda�, karena istilah ini berbahaya yang justru menyembunyikan perilaku seksual yang kasar di India. Menurut data resmi pemerintah, kasus pemerkosaan di India telah meningkat dua kali lipat dalam kurun

waktu 1998 hingga 2008. Awal pekan ini, sejumlah pengunjuk rasa memblokir jalanan di sebelah selatan kota New Delhi dan sebagian melakukannya di depan kantor polisi. Gelombang Protes

Polisi India menggunakan meriam air untuk membubarkan demonstrasi di luar gedung parlemen menyusul pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang perempuan di bus pada Minggu malam. Polisi mengguyur para pemrotes ketika sebagian di antara mereka berusaha menerobos barikade. Dalam demonstrasi pada Rabu (19/12) itu, bentrokan antara pengunjuk rasa yang marah dengan aparat keamanan tidak bisa dicegah. Sejumlah kelompok turun ke jalan-jalan untuk mengecam keras pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang mahasiswi yang berada di bus bersama seorang teman pria. Dalam aksi hari ini, mereka juga

menyerukan kepada pihak berwenang agar menjatuhkan hukuman mati bagi para pelaku. Demonstrasi di gelar di depan gedung parlemen dan juga di sejumlah tempat lain termasuk di depan rumah dinas Menteri Besar New Delhi Sheila Dikshit. Kemarahan dan kecaman semakin meningkat di seluruh penjuru India menyusul peristiwa yang menyebabkan korban dalam kondisi kritis di rumah sakit saat ini. Empat orang, termasuk sopir bus, sejauh ini telah ditangkap dan dua orang lainnya masih diburu. Pihak berwenang telah mengumumkan langkah-langkah baru guna mencegah pemerkosaan di moda transportasi umum, antara lain penambahan personel polisi di rute-rute yang sering dilalui kaum perempuan pada malam hari. Sementara itu, Ketua Umum Partai Kongres yang sedang berkuasa, Sonia Gandhi, mengunjungi korban pemerkosaan di rumah sakit.(AFP/BBC)

follow @portalsurya


2

KAMIS, 20 DESEMBER 2012 | surya.co.id | surabaya.tribunnews.com

Instagram

Sangkal jual Foto

pengguna

SURABAYA, SURYA-Layanan berbagi foto Facebook, Instagram, menyangkal telah mengubah kebijakan privasi untuk memberi mereka hak menjual foto pengguna pada pengiklan tanpa pemberitahuan. Instagram justru kini mengatakan bahwa pengguna salah menginterpretasikan peraturan mereka dan menimpakan kesalahan pada pilihan bahasa yang “membingungkan.” Klarifikasi Instagram menyusul derasnya penolakan para pengguna pada perubahan tersebut. “Kami jelaskan bahwa kami tidak berniat menjual foto anda,” kata Instagram. Presiden direktur Instagram Kevin Systrom mengatakan dalam blog, “Kami mengaku bersalah karena menggunakan bahasa yang membingungkan. “Kami sedang memperbaiki bahasa yang kami gunakan dalam peraturan untuk memastikan semuanya jelas.” Perubahan wajib pada peraturan penggunaan Instagram akan berlaku pada 16 Januari. Pilihan kata yang menimbulkan kontroversi itu adalah, “Anda dengan ini memberikan Instagram izin yang terbayar penuh, bebas royalti dan bisa dialihkan serta berlaku di seluruh dunia untuk menggunakan konten yang anda unggah di atau melalui layanan ini.” Peraturan itu juga menyatakan bahwa “bisnis atau perusahaan lain dapat membayar kami untuk menunjukkan nama pengguna anda, yang anda sukai, foto atau tindakan yang anda lakukan terkait dengan konten atau promosi berbayar tanpa kompensasi apa pun pada anda.” Menyusul penyangkalan Instagram, Electronic Frontier Foundation, grup kampanye AS yang giat memperjuangkan hak-hak konsumen di website dan media sosial mengatakan pada BBC bahwa “tampaknya

join facebook.com/suryaonline

ada sedikit permainan kata di sini.” “Sulit untuk dievaluasi kerusakan yang ditimbulkan huru hara ini pada perusahaan di tahap awal, tapi jejaring sosial berisiko kehilangan kepercayaan penggunanya. Dan jejaring sosial bergantung pada kesediaan pengguna berbagi informasi dan pengguna merasa hal itu aman,” kata juru bicara Parker Higgins. Facebook membeli Instagram $1miliar April tahun ini. Instagram kini memiliki 100 juta pengguna. Mencari Uang

Meski demikian, Instagram mengatakan media sosial tersebut diciptakan untuk menjadi bisnis dan perusahaan akan bereksperimen dengan berbagai bentuk iklan untuk menghasilkan uang. Instagram saat ini tidak menayangkan iklan. Layanan gratis tersebut sampai saat ini tidak memiliki mekanisme untuk menghasilkan uang dan mendatangkan keuntungan bagi Facebook. “Tujuan utama kami adalah untuk menghindari hal-hal seperti spanduk iklan yang bisa dilihat di aplikasi lain yang akan mengurangi kenikmatan memakai Instagram,” ujar salah satu pendiri Instagram Kevin Systrom dalam blognya

pada Selasa. Yang membuat marah pengguna dan advokat privasi adalah ketentuan baru Instagram bahwa perusahaan tersebut mungkin akan menerima bayaran dari pihak lain untuk memakai foto para pengguna, nama dan data lain “yang berhubungan dengan konten atau promosi yang dibayar atau disponsori, tanpa kompensasi” para mereka. Instagram tidak memberikan banyak detail pada saat ini, hanya mengatakan bahwa perubahan tersebut akan membantu layanan mereka “berfungsi lebih mudah sebagai bagian dari Facebook dengan membagi informasi antara dua grup.” Facebook membeli Instagram pada September seharga US$715,3 juta, $300 juta diantaranya dalam uang tunai, dan sisanya saham. (BBC/VOA)

Asal-usul Instagram

INSTAGRAM adalah sebuah aplikasi gratis dari iTunes yang fungsi utamanya sebagai tempat untuk mengupload foto-foto. Aplikasi ini dapat digunakan melalui alat gadget seperti iPhone, ataupun iPod yang memiliki versi iOS 3.1.2. Instagram dikembangkan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger yang tergabung dalam perusahaan yang telah mereka kembangkan sendiri yaitu, Burbn, Inc. Kegunaan Instagram tidak hanya untuk berbagi foto saja, melainkan juga untuk menyunting foto-foto yang memiliki 16 efek yang dapat digunakan untuk menyunting foto. Dengan aplikasi Instagram, foto-foto Anda dapat diunggah melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter, foursquare, flickr, dan juga posterous. Pada tanggal 9 April 2012, diumumkan bahwa Instagram akan diambil alih oleh Facebook senilai hampir $1 miliar dalam bentuk tunai dan saham.(*)

follow @portalsurya


Surya Digitalpaper 20 Desember 2012Pagi  

Pelaku pemerkosaan di India diancam hukuman mati, Instagram Sangkal jual Foto Pengguna

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you