Page 1

surya.co.id ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA TELEPON (031) 8419000 www.surya.co.id

EDISI PAGI NO. 26 TAHUN I

senin, 26 MARET 2012

TERBIT 2 HALAMAN

Alonso Raja Sirkuit Sepang ■

Diuntungkan Hujan

Akhiri Paceklik Ferrari

SEPANG, SURYA - Fernando Alonso berhasil memenangkan F1 Malaysia, Minggu (15/3) yang penuh drama menegangkan akibat lomba diganggu hujan. Pebalap Ferrari ini menguasai lomba sejak putaran ke-16 melalui strategi pistop yang dilakukan kru Ferrari dengan cepat. Alonso mengakhiri paceklik kemenangan Ferrari yang cukup lama di bawah dominasi Red Bull dan Mclaren tahun lalu. Kini, dengan mendapat 25 angka tambahan menjadi 35 angka membuat dirinya mengambil alih pimpinan klasemen sementara. Tempat kedua direbut Sergio Perez dari Meksiko. Ketika start, saat semua pebalap memakai ban intermediate, pebalap Sauber ini oleh timnya diputuskan pakai ban hujan. Keuntungan dipetik pada lap 5 ketika para pebalap mulai masuk pit ganti ban hujan, ia berada di belakang duo Mclaren. Sampai safety car masuk, ia tetap ketiga. Posisi kedua diraihnya Alonso dan Hamilton ganti ban di lap 15, di mana Hamilton tertahan sepersekian detik dan Perez berada di belakang Alonso. Perez sempat menekan Alonso mulai lap 45 dan lap 46 coba mendekat di tikunhgan, dirinya kebablasan. Untuk Hamilton masih jauh di belakangnya, sehingga ia dapat mempertahankan posisinya. Sementara Red Bull masih belum bisa mengimbangi persaingan di bawah cuaca yang tak bersahabat. Webber harus puas menduduki posisi keempat, sedang Vettel berada di urutan ke-11. Tampaknya, keluhan Vettel kepada kubu Red Bull soal performa mobil, harus mendapat perhatian serius. Penampilan cukup baik diperlihatkan Kimi Raikkonen. Bila di Australia finis keenam, kali ini lebih baik berada di urutan kelima dengan iklam persaingan yang berbeda. Ia dapat mengambingi Red Bull, meski gaya menikungnya masih suka melebar, sehingga memungkinkan lawan untuk menyalipnya. Hamilton Terganjal Balapan menempuh 56 lap berlangsung kurang mulus di bagian awal. Ketika start, rintik hujan menyertai keberangkatan pebalap dan bahkan turun dengan deras di sektor satu dan dua. Sebagian besar pebalap sudah mengantisipasi dengan menggunakan ban intermediate. kecuali ada tiga pebalap, salah di antaranya Sergio Perez (Sauber) yang sudah memakai ban hujan. Saat start, Romain Grosjean berhasil menyodok ketiga melewati Schumacher di tikungan pertama. Namun belum setengah putaran, keduanya bersenggolan dan Grosjean dapat melanjutkan lomba, sedang Schumi melorot ke-18. Namun lap 4 Grosjean terperangkap di gravel dan tak dapat melanjutkan lomba. Duo McLaren, Hamilton dan Button dapat

Membandingkan Indonesian Idol Vs American Idol

mempertahankan posisinya, sampai keduanya ganti ban hujan pada lap 5 (Button) dan 6 (Hamilton). Pada lap 8, safety car masuk lintasan bukan karena ada kecelakaan atau posisi mobilo yang berada di titik berbahaya. Melainkan, hujan lebat membuat pendangan pebalap terganggu. Dan pada lap ke-9 lomba pun dihentikan sementara selama 51 meniot sampai hujan reda. Hamilton yang dapat mempertahankan posisi terdepan, masuk pit lap 15 ganti ban diikuti Alonso. Sayang, saat keempat roda sudah diganmti dan akan jal;an McLaren MP427 sempat terhenti sekian detik, sementara Alonso sudah meninggalkan garasi. Sementara Perez tidak mengambil kesempatan ganti ban

hujan sehingga berada di urutan kedua. Pimpinan terdepan pun menjadi milik Alonso. Button yang diharapkan bisa mengulang prestasi di Australia, senggolan dengan Narain karthikeyan membuat posisi mnelorot ke-22. Sebetulnya hamilton bisa melibas Perez jika saat ganti ban di lap 41 berjalan mulus. Lagilagi kru tampak harus membetulkan ban depan kanan, sehingga posisinya dengan Perez saat masuk lintasan terpaut 12 detik lebih. Nasib apes dialami sebatian Vettel. Pada lap 46, roda belakangnya pecah dan betuntung berada di mulut masuk pit. Sehingga, ia bisa ganti ban namun posisinya terpental di urutan ke-12. (tribunnews.com)

JAKARTA, SURYA - Kalau dibanding-bandingkan, lebih asyik mana nonton “American Idol” atau “Indonesian Idol (RCTI)?” Pertanyaan ini sempat menjadi trending topic di akun Twitter. Sejumlah pemilik akun Twitter mengaku lebih asyik nonton “American Idol” karena juri-jurinya lebih fair dalam menilai penampilan para kontestan dibanding Indonesian Idol. “Perbedaan terbesar American dan Indonesian Idol ada pada jurinya. (Jurinya lebih) Music-wise, mereka bagus. Tapi juri American Idol respect sama kontestan,” kata pemilik akun bernama Levi J Hagen. Pemilik akun lain juga merasa kurang puas dengan cara juri Anang Hermansyah, Ahmad Dhani dan Agnes Monica dalam mengaudisi hingga mengeliminasi para kontestan yang menurutnya kurang bijak.“Malesnya nonton Indonesian Idol, jurinya itu loh, it’s not about three of you, it’s about them,” tulis Ferina Novia Lestari. Karena banyaknya ketidakpuasan pada juri-juri, pengamat politik Indra J Piliang sampai ikut-ikutan nimbrung berkomentar soal “Indonesian Idol 2012” yang ditayangkan RCTI tiap Jumat malam pukul 21.00 WIB itu. “Kenapa bukan Denny Sakrie (pengamat musik Indonesia) saja yang jadi juri Indonesian Idol? “ tanya Indra, yang sebenarnya lebih tenar sebagai seorang pengamat perpolitikan tanah air. Pengamatan Tribunnews, tayangan “Indonesian Idol 2012” di RCTI justru sangat menghibur ketika masih dalam tahap audisi di berbagai kota. Saat episode audisi, penampilan sejumlah kontestan yang bersuara hancurhancuran, bergaya nekat-nekatan dan sok ngartis justru mengundang tawa dan kegelian pemirsa. Sampai-sampai ada yang menyebut episode audisi adalah episode “Stand Up Comedy.” Namun begitu masuk tahap eliminasi, pemirsa RCTI disuguhi ketegangan wajah-wajah kontestan yang menangis dan marah-marah karena gagal masuk “Spectakuler.” Tontonan kelucuan kontestan-kontestan nekat itu berlalu begitu cepat. (tribunnews.com)

Michelle Yeoh Dideportasi karena Perankan Suu Kyi JAKARTA, SURYA - Michelle Yeoh, bintang film internasional yang membintangi beberapa film Hollywood seperti James Bond: Tomorrow Never Dies dan Memoirs of Geisha mengatakan bahwa Aung San Suu Kyi adalah pahlawan yang dia kagumi. “Saya mengagumi dia karena dia adalah wanita pertama di Asia yang meraih hadiah nobel, dia mengajari dunia bagaimana cara memperjuangkan demokrasi tanpa kekerasan,” kata Michelle Yeoh, dalam jumpa pers di Studio 21, Epicentrum,

Jakarta Selatan, Minggu (25/3) malam. Michelle yang memerankan Aung San Suu Kyi dalam film The Lady tersebut mengatakan ada beberapa kesulitan dalam memerankan tokoh demokrasi itu, salah satunya adalah dalam hal bahasa. “Saya harus belajar bahasa Myanmar, dan itu sangat sulit karena itu bahasa yang tidak mudah dipelajari,” kata Michelle yang mengaku telah beberapa kali dideportasi dari Myanmar guna bertemu dengan Suu Kyi selama pembuatan film. Selain itu, Michelle juga mengatakan

bahwa dia juga harus menurunkan berat badannya hingga 9 kilogram untuk memerankan Suu Kyi. “Saya tidak hanya harus terlihat mirip dalam foto, tapi juga harus mirip saat ditonton dalam film,” katanya sambil tertawa. Michelle berharap agar dengan menonton film The Lady tersebut, orangorang bisa terinspirasi oleh cinta Suu Kyi dan suaminya, Dr. Michael Aris. “Ini adalah film yang indah, bukan melulu soal politik, tapi lebih ke drama kemanusiaan,” kata dia. (antara)


2

Inter-nas

sanin, 26 MARET 2012

surya.co.id

Dilarang Belok Kiri Langsung ■

Banyak Pejalan Kaki Celaka

Dilakukan Bertahap Indonesia - Hong Kong Sepakat Usut Aset Korupsi HONG KONG, SURYA - Pre­ siden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pemerintah Indonesia dan otoritas administrasi Hong Kong sepakat untuk menjalin kerja sama dalam pengusutan aset hasil korupsi. “Misalnya, ada yang ingin menaruh aset di Hong Kong, negara ini bersedia bekerja sama untuk mengusut itu,” kata Yudhoyono ketika bertatap muka dengan para warga negara Indonesia di Hong Kong, Minggu (25/3). Presiden Yudhoyono bertemu dengan kepala Kepala Eksekutif Kawasan Administrasi Khusus Hong Kong, Donald Tsang. Dalam pertemuan itu, kata Yudhoyono, Tsang sepakat untuk menjalin kerja sama dalam bidang pengusutan aset yang berasal dari tindak pidana korupsi. Yudhoyono menegaskan kerja sama dalam bidang pemberantasan tindak pidana korupsi itu akan membuat Indonesia lebih bersih. Dengan

SEMARANG, SURYA - Dalam upaya melindungi pejalan kaki dari kecelakaan lalu lintas, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Jawa Tengah serta Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, secara bertahap akan melarang pengendara belok kiri langsung. Tanda belok kiri langsung akan diubah menjadi larangan belok kiri saat lampu pengatur lalu lintas menyala merah, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pengamat transportasi Fakultas Teknik Unika Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno

menjelaskan, melarang belok kiri boleh jalan terus sangat tepat ketika banyak kota mulai memanjakan pejalan kaki. Banyak trotoar sudah ditata dan dibangun lebar-lebar, guna menunjukkan kota itu sangat menghargai para pejalan kaki. “Di Jateng sudah ada komitmen secara bertahap akan melarang pengguna jalan belok kiri jalan terus atau langsung. Silahkan yang mau beok kiri, mengikuti pengaturan lampu lalu lintas yang berlaku untuk semua pengendara,” kata Djoko, Minggu (25/3) di Semarang. Data dari jumlah kecelakaan di Jawa Tengah pada 2011 sebanyak

19.380 kasus, telah menyebabkan 4.660 orang meninggal dunia. Sebanyak 21,42 persen atau sekitar 970 orang yang meninggal dunia itu adalah pejalan kaki dan sebagian besar lainnya adalah pengendara sepeda motor, yakni 2.173 orang (47,99 persen). Ironinya, pejalan kaki yang meninggal akibat kecelakaan itu banyak juga yang ditabrak pe­ ngendara sepeda motor. Mereka selalu terlanggar ketika hendak menyeberang jalan ketika lampu pengatur jalan menyala merah. Pejalan kaki berpikir semua kendaraan berhenti, terutama oleh pengendara sepeda motor atau mobil yang terus melaju saat belok kiri.

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Komisaris Besar Pol M Naufal Yahya menyatakan, hasil survei terhadap perilaku pengendara sepeda motor di Jateng masih rendah, terutama komitmen terhadap saling menghormati sesama pemakai jalan. Setiap kali melihat trotoar yang lebar, pengendara kendaraan bermotor masih merasa trotoar itu merupakan satu kesatuan dengan jalan, tak heran kerap dterobos atau menjadi jalan utama pula. Padahal, trotoar itu bukan untuk kendaraan sepeda motor atau mobil. Trotoar khusus untuk pejalan kaki, bukan bagian dari jalan yang juga bisa seenaknya dilalui kendaraan bermotor. (kompas.com)

begitu, Indonesia bisa memiliki sumber daya yang lebih untuk melakukan pembangunan dan perbaikan ekonomi. Selain sepakat dalam hal pengusutan aset hasil korupsi, Yudhoyono dan Tsang juga sepakat untuk mempererat hubungan dalam bidang pemberantasan berbagai jenis kejahatan transnasional. Kemudian, mereka juga sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang yang lain, seperti ketenagakerjaan, pariwisata, dan pendidikan. Khusus untuk kerja sama pendidikan, Yudhoyono berharap jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Hong Kong bisa bertambah. Menurut dia, hingga kini hanya sekitar 50 orang mahasiswa Indonesia yang belajar di Hong Kong.”Perlu juga kerja sama top universities dengan Hong Kong,” kata Yudhoyono menambahkan. (antara)

antara/rumgapres

PRESDIEN DI HONGKONG - Presiden Ssusilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono bertemu dengan perwakilan WNI yang berada di Hongkong, di Ballroom Hotel Island Shangri-La, Hongkong, Minggu (25/3).

Kristal dari Air Liur Berbahan Kaca MALANG, SURYA - Kristal yang dikabarkan keluar dari air liur Rafael (1), bayi asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, dinyatakan sebagai batu kaca. Hasil pengujian tim medis menunjukkan kristal tersebut kemungkinan tidak berasal dari organ di dalam tubuh, tapi berasal dari luar diri bayi yang bersangkutan. Demikian kesimpulan uji medis yang dilakukan oleh tim medis dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, yang ditangani dokter spesialis anak, Haryudi Aji Cahyono. Menurut dr. Haryudi Aji Cahyono, saat dihubungi Kompas.com, melalui ponselnya, Minggu (25/3), uji medis yang telah dilakukan melalui beberapa macam pengujian. Dari semua hasil pengujian jelasnya, disimpulkan bahwa kistal yang dikatakan berubah jadi kristal itu, ternyata murni kaca.

“Hasil uji medis, murni batu kaca. Bukan berasal dari organ manusia,” jelas dr. Haryudi. Pengujian pertama bebernya, dilakukan di Patologi Klinik RSSA Malang, yang hasilnya menunjukkan bahwa batu tersebut tidak ada kadar kalsiumnya. “Setelah itu dilakukan pengujian melalui mikroskop, yang analisisnya batu tersebut banyak gelembung-gelembung kacanya,” katanya. Selain di Patologi dan mikroskop, juga diuji dengan melakukan pembakaran kristal melalui lilin. “Hasilnya, ternyata, kristal itu tidak bisa meleleh,” katanya. Selanjutnya, kata dr Haryudi, pihaknya juga menanyakan kepada ahli permata di Malang. Ternyata, hasilnya, kristal itu adalah batu kaca. “Bahkan, saya juga memberikan asam sulfat pekat. Tapi kristal itu tidak juga

larut. Makanya, kesimpulan saya kristal itu adalah batu kaca,” tegasnya. Lebih lanjut, dr. Haryudi menjelaskan, bahwa fenomena batu liur itu memang ada dalam diri manusia. Tapi bisa dibuktikan secara medis. “Saya tidak bisa menyatakan itu palsu. Tapi hasil uji medis yang saya lakukan, adalah positif batu kaca,” tegasnya lagi. Diwartakan sebelumnya, Rafael, bayi yang lahir 4 Maret 2012 lalu itu, sudah menjalani pemeriksaan medis di RSSA Malang untuk mengetahui kandungan air liur yang mengkristal. Pertama kali perubahan air liur menjadi kristal itu terjadi pada 14 Febuari 2012 lalu. Baru, pada Jumat 17 Febuari 2012 lalu, sang ibu, baru sadar jika anaknya menyimpan keanehan yang baru diketahuinya. (kompas.com)

Surya Digital 26 Maret 2012 Pagi  

Alonso Raja Sirkuit Sepang, Membandingkan Indonesian Idol Vs American Idol, Michelle Yeoh Dideportasi karena Perankan Suu Kyi, Dilarang Bel...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you