KABUPATEN BONE KECAMATAN TANETE RIATTANG KELURAHAN WATAMPONE
MAJALAH PROFIL KELURAHAN WATAMPONE JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAKASSAAR
Anggota Kelompok 1
ILMAWATI AYU LESTARI 60800123010
NURUL FITRAH 60800123041
MASRINA NINGSIH 60800123022
BASO ALIF MUHARRAM 60800123056
MUH SA’AD AL-GHAMIDI 60800123033
LILIS RAMADHANI 60800123072
SUCI DAMAYANTI 60800123057
2
1
REDAKSI Ilmawati Ayu Lestari Masrina Ningsih Suci Damayanti
FOTO Muh. Saad Al-ghamidi Baso Alif Muharram
DESAIN Nurul Fitrah Lilis Ramadhani
2
Kata Pengantar Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt. yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Profil Majalah Kelurahan watampone dengan baik. Adapun tujuan dari penulisan dari majalah ini adalah untuk memenuhi tugas pada mata kuliah Studio Penyajian dn Presentasi. Selain itu, majalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang Kelurahan Watampone bagi para pembaca dan juga bagi penulis. Terlebih dahulu, kami mengucapkan terima kasih kepada Senior Aqila, selaku Asprak Studio Penyajian dan Presentasi yang telah membimbing kami dalam penulisan dan penyusunan Profil Majalah Kelurahan Watampone. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan semua, terima kasih atas bantuannya sehingga sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini. Kemudian, kamk menyadari bahwa tugas yang kami tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun kami butuhkan demi kesempurnaan laporan ini.
Goowa, 2 Desember 2023
Kelompok 1
3
DAFTAR ISI 5
6
7
Administrasi
Sejarah
Kondisi Fisik
8
9
11
Pemerintahan
Kependudukan
Lembaga kemasyarakatan
12
13
14
Sarana
Prasarana
Ekonomi
4
Administrasi Secara administratif Kelurahan Watampone berada di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan dengan koordinat 4°32'17.8"S 120°19'32"E. Kelurahan Watampone adalah ibukota dari Kabupaten Bone. Kelurahan Watampone memiliki luas wilayah 1,10 km². Terbagi ke dalam 4 wilayah Lingkungan, yaitu Lingkungan Laccokkong, Lingkungan Coppomeru, Lingkungan Saliweng Benteng dan Lingkungan Tanah Bangkalae.
Sumber: Peta RBI Bumi Tahun 2022 dan Survei Lapangan, Tahun 2023
5
Sejarah
W
Awal mula nama Watampone berasal dari bahasa Bugis, di mana "Wata" dapat diartikan sebagai air atau sungai, dan "Mpona" mengacu pada tempat atau wilayah. Jadi, Watampone dapat diterjemahkan sebagai "tempat air" atau "wilayah sungai." Nama ini mencerminkan ciri geografis atau lingkungan sekitar Watampone yang melibatkan air atau sungai.
Sumber: Survey Lapangan Tahun 2023
Watampone adalah nama ibukota kabupaten Bone sekarang ini, namun sebelumnya, pada awal masa kerajaan Bone hingga menjadi sebuah kabupaten telah tiga kali mengalami pergantian nama ibukota. Bermula dengan nama Kawerang, kemudian Lelebbata, dan Watampone hingga saat ini.
a t a m
Pergeseran peran Watampone dari sekadar permukiman menjadi ibukota mencerminkan evolusi sejarah dan perubahan kebijakan pemerintah di tingkat lokal. Proses ini melibatkan berbagai faktor, termasuk pertumbuhan populasi, perkembangan ekonomi, dan keputusan pemerintah untuk menjadikan Watampone sebagai pusat administrasi dan pemerintahan Kabupaten Bone.
p o n e 6
Kondisi Fisik
FI GRA
TOP O
Topografi kelurahan Watampone terdapat pada ketinggian ± 23 mdpl dengan kemiringan 0-4% yang terdapat dataran rendah yang berdomisi dimana kawasan tersebut banyak di manfaatkan para petani untuk bercocok tanam.
JENIS
AH N A T
Jenis Tanah yang ada di kelurahan Watampone terdiri dari tanah Aluvial Gleyhumus, dan Litosol.
KLIM
PENGG
OGI L O T A
Penggunaan Lahan di Kelurahan Watampone digunakan sebagai pemukiman, pendidikan, kesehatan, perkantoran, pemerintahan, peribadatan, perdagangan dan jasa, perkebunan, hutan, dan lahan kosong.
N
AAN LAHA N U
GEOLOGI Geologi batuan yang terdapat di Kelurahan Watampone yaitu jenis batuan sedimen atau endapan seperti batu breksi dan pasir.
H
OLOGI IDR
Kelurahan Watampone memiliki dua musim atau iklim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Kondisi iklim di Kelurahan Watampone dikategorikan sebagai daerah yang beriklim sedang. Pada umumnya Kelurahan Watampone mengalami musim hujan sekitar pada bulan Agustus sampai Desember, sedangkan pada bulan Januari sampai Juli Kelurahan Watampone biasanya mengalami musim kemarau.
Adapun kondisi hidrologi di Kelurahan Watampone ditemukan bahwa terdapat tiga jenis genangan diantaranya genangan periodik yang bersifat sementara atau tidak tetap berupa sawah, genangan permanen yang sifatnya tetap berupa sungai, dan air tanah yaitu sumur dan PDAM yang dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat. 7
Pemerintahan
A. HIDAYATULLAH,S.STP NIP. 1989105 201406 1 Kepala Lurah
ANDI ERMAWATI
HUSNI, SE
Kepala Seksi Pemerintahan
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial.
SURIANTI, A.MD Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum
8
Kependudukan Pertumbuhan Penduduk
Kepadatan Penduduk
Pertumbuhan penduduk yang ada di Kelurahan Watampone menurut data 5 tahun terakhir yang tersebar di 4 lingkungan mengalami peningkatan dari 2019-2021, namun mengalami penurunan pada tahun 2022 dan pengalami peningkatan yang sangat pesat pada tahun 2023 hal ini terjadi karena kelahiran, pernikahan dini, migrasi, pertumbuhan non alami, dan pertumbuhan total.
Kepadatan penduduk di Kelurahan Watampone terbesar terjadi pada tahun 2023 yaitu mencapai 8.414 jiwa/km². Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan penduduk yang meningkat di tahun 2022. Namun pada tahun 2022 Kelurahan watampone mengalami penurunan kepadatan penduduk menjadi 6.142 jiwa/km².
Tahun
Jumlah Penduduk
Pertumbuhan
Tahun
Kepadatan (Jiwa/Km)
2019
6,336
0
2019
5,760
2020
6,435
99
2020
5,830
2021
6,963
528
2021
6,330
2022
6,757
-206
2022
6,142
2023
9,256
3,449
2023
8.414
Penduduk Menurut Pendidikan
Penduduk Menurut Jenis Kelamin
Berdasarkan hasil survei, tingkat pendidikan penduduk di Kelurahan Watampone mulai dari yang tidak pernah sekolah sampai dengan S3/sederajat. Penduduk di Kelurahan Watampone didominasi oleh penduduk yang SMA/sederajat.
Dapat dikatakan bahwa jumlah penduduk menurut jenis kelamin di Kelurahan Watampone tahun 2023 lebih banyak jumlah penduduk jenis kelamin perempuan daripada jenis kelamin laki-laki.
1,000 800
Laki-laki 49%
600
Perempuan 51%
400 200
S2 Tid ak S3 Te rv er ifi ka si
S1
D3
SM P
SD
SM D1 A at au D2
Tid ak /B el um
Se ko la h
0
9
Jumlah Penduduk Berdasarkan Umur Berdasarkan hasil survei penduduk Kelurahan Watampone lebih banyak mengalami usia produktif. Hal ini disebabkan oleh banyaknya jumlah penduduk yang berada pada usia produktif dibandingkan nonproduktif. Berikut uraian jumlah penduduk menurut kelompok umur di Kelurahan Watampone pada tahun 2023
Kelompok Umur 0-4 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65+ Total 0
Perempuan
400
600
800
1,000
Laki-laki
12
Penduduk Menurut KelahiranKematian dan ImigrasiEmigrasi
10 8 6 4 2 0
200
Kelahiran
Kematian
Imigrasi
Emigrasi
Ditinjau dari data penduduk kelahirankematian dan imigrasi-emigrasi, jumlah penduduk di kelurahan Watampone berdasarkan kelahiran berjumlah 13 jiwa, kematian 8 jiwa, imigrasi 2 jiwa, dan emigrasi 10 jiwa.
Jumlah
Penduduk Menurut Pekerjaan
Petani Belum Bekerja
Penduduk menurut pekerjaan kelurahan Watampone jumlah yang belum belum bekerja lebih banyak yaitu 1.891 jiwa, kemudian di ikuti Wiraswasta dengan jumlah 1.596 jiwa, dan dimana jumlah pekerjaan paling terkecil terdapat di pengacara dengan jumlah 1 jiwa.
Pensiun IRT Wiraswasta PNS Guru Perawat Pengacara Tidak Teridentifikasi 0
100
200
300
400
10
Lembaga Kemasyarakatan PKK Pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.
MAJELIS TA’LIM
Sumber: Kantor Kelurahan Watampone 2023
Lembaga Kemasyarakatan majelis ta'lim yaitu lembaga yang dibuat oleh masyarakat yang disesuaikan dengan keperluan dalam pemberdayaan masyarakat.
Sumber: Kantor Kelurahan Watampone 2023
11
Sarana SARANA PERKANTORAN Sarana perkantoran di kelurahan watampone menurut data kelurahan hanya terdapat 1 sarana perkantoran yaitu kantor kelurahan
No
Sarana
Jumlah
1
Kantor Lurah
1
SARANA PENDIDIKAN Sarana perkantoran di kelurahan watampone menurut data kelurahan hanya terdapat 1 sarana perkantoran yaitu kantor kelurahan No
Sarana
Jumlah
1
TK
3
2
SD/MI
4
3
SMP
3
SARANA PERIBADATAN Sarana peribadatan di kelurahan Watampone berjumlah 18 (delapan belas) dengan jumlah Masjid 15 unit dan Gareja 3 unit. No
Sarana
Jumlah
1
Masjid
15
2
Gereja
3
SARANA PERDAGANGAN DAN JASA Sarana perdagangan dan jasa di Kelurahan Watampone di dominasi oleh Toko Kelontong dan warung makan dan paling sedikit oleh Bank dan Minimarket
SARANA KESEHATAN Sarana kesehatan adalah tempat dilakukannya kegiatan pengobatan bagi masyarakat setempat. Sarana yang ada di kelurahan Watampone berjumlah 2 Apotek.
No
Sarana
Jumlah
1
Warung Makan
25
2
Minimarket
2
No
Sarana
Jumlah
3
Cafe
15
1
Apotek
2
4
Toko Kelontong
38
2
Posyandu
1
5
Toko baju
5
6
Bank
1
12
1
Jaringan jalan di Kelurahan Watampone memiliki kondisi yang sangat baik hampir semua jalan sudah teraspal. Dan adapun jalan yang belum teraspal dapat di temukan di lorong lorong pada jl. Bayangkara dan Bayangkara Dalam.
3
2
Pada Kelurahan Watampone terdapat kendaraan pengangkut sampah yaitu viar dan truk dengan pengangkutan 1 minggu 2 kali pengangkutan yang akan di bawah ke tempat pembuangan akhir yang berada di desa Bulu Tempe, kecamatan Tanete Riattang Barat, kabupaten Bone .
4 5
Kelurahan Watampone memiliki kondisi wilayah dengan jaringan Telekomunikasi yang baik, hampir seluruh wilayah pemukiman kelurahan Watampone tersedia jaringan internet maupun telepon dengan jaringan yang baik yaitu Telkomsel dan XL.
Sumber listrik di Kelurahan Watampone berasal dari PLN, di kelurahan Watampone kebanyakan menggunakan ketinggian listrik dengan 900 watt/rumah dan paling rendah menggunakan 400 watt/rumah .
Drainase pada kelurahan Watampone sudah cukup memadai dimana seluruh drenase sudah mencakup hampir seluruh wilayah pemukiman yang ada di kelurahan Watampone. Terdapat beberapa jaringan drainase yang buatan dan alami dengan kondisi berair dan kotor, dan ada pula yang kering.
6
prasarana 4
1
5 2 6 3
Masyarakat di Kelurahan Watampone kebanyakan menggunakan sumur bor dan hanya sebagian yang mengunakan PDAM sebagai sumber kebutuhan air. Sumber: Survey Lapangan, Tahun 2023
13
Ekonomi Kegiatan perekonomian masyarakat kelurahan Watampone beragam mulai dari dari perdagangan, pertanian, wiraswasta serta PNS. Kebanyakan dari masyarakatnya berprofesi sebagai Wiraswasta dan PNS, banyak yang bekerja di instansi pemerintahan sebagai pegawai negeri sipil dikarenakan banyaknya kantor pemerintahan di sekitar dan di luar wilayah Kelurahan Watampone. Adapun lahan di sekitar wilayah Kelurahan Watampone yang bervariasi membuat masyarakatnya juga bersikap kreatif dalam mengelola sumber daya di daerah tersebut. Sungai dimanfaatkan untuk pengairan sawah, dataran rendah yang luas dimanfaatkan menjadi area perdagangan dan perkebunan. Banyaknya aktivitas pengelolaan sumber daya alam yang dapat dilakukan inilah yang dapat menjadi modal masyarakat sekitar untuk mengembangkan potensi wilayah mereka. Dengan aktivitas tersebut juga masyarakat setempat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka sehingga dapat hidup sejahtera dan terhindar dari kemiskinan
14
Penutup Berdasarkan penjelasan yang telah diuraikan pada bab-bab di atas mengenai profil Kelurahan Watampone dari 5 tahun terakhir. Kelurahan Watampone merupakan salah satu kelurahan dari delapan kelurahan yang terdapat di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Boe, Provinsi Sulawesi Selatan. Kelurahan ini terbagi menjadi empat lingkungan, dengan rata-rata usia produktif di lengkapi dengan sarana dan prasarana yang lengkap
SURVEI LAPANGAN KELURAHAN WATAMPONE
KELOMPOK 1 15