Skip to main content

Buku Program Pelatihan Kemenparekraf

Page 1

2 0 PROGRAM P

E

L

A

T

I

Pusat Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

H

A

N

2


INOVATIF

PROFESIONAL

P R O A K S I

ADAPTIF

KREATIF

SINERGI


KATA PENGANTAR Puji Syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga Buku Program Pelatihan Tahun 2021 ini dapat disusun dengan baik sesuai dengan kebutuhan saat ini. Pengembangan kompetensi sumber daya manusia merupakan kebutuhan utama bagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam rangka mewujudkan visi dan misinya. Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang merupakan salah satu unit kerja yang memiliki tugas melaksanakan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat memahami betapa pentingnya hal tersebut. Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menerapkan nilai-nilai Profesional, Adaptif, Kreatif, Sinergi dan Inovatif, melalui Pelatihan yang dilaksanakan secara swakelola dan kerja sama. Semoga Buku Program Pelatihan Tahun 2021 ini menjadi panduan pengembangan kompetensi dalam rangka menghasilkan sumber daya manusia Kementerian/Badan yang kompeten.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Pariwisata Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Dr. H. SANDIAGA SALAHUDDIN UNO, B.B.A., M.B.A

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

i


DAFTAR ISI KATA PENGANTAR......................................................................................... i DAFTAR ISI...................................................................................................... ii PELATIHAN TEKNIS SWAKELOLA............................................................... 1 PELATIHAN PARIWISATA DASAR.......................................................................... 2 PELATIHAN AUDIT MUTU INTERNAL ISO 9001:2015........................................... 4 PELATIHAN PENULISAN POLICY PAPER, POLICY BRIEF, POLICY MEMO, REGULATORY IMPACT OF ASSESSMENT, DAN ADVOKASI KEBIJAKAN........... 6 WORKSHOP PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH.............................................. 8 PELATIHAN LEGAL DRAFTING............................................................................. 10

PELATIHAN MANAJERIAL KERJA SAMA.................................................... 12 PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (LATSAR CPNS) GOLONGAN II......................................................................................................... 13 PELATIHAN KEPEMIMPINAN NASIONAL TINGKAT II .......................................... 15 PELATIHAN KEPEMIMPINAN NASIONAL TINGKAT I............................................ 17

ii

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN FUNGSIONAL KERJA SAMA.................................................... 19 DIKLAT FUNGSIONAL PENGANGKATAN PRANATA HUMAS TINGKAT AHLI...... 20 DIKLAT FUNGSIONAL ANALIS KEPEGAWAIAN KEAHLIAN................................. 22 DIKLAT FUNGSIONAL PENGANGKATAN ARSIPARIS TINGKAT AHLI................. 24 PELATIHAN KHUSUS JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN................. 26 PENDIDIKAN DAN PELATIHAN FUNGSIONAL CALON PEJABAT FUNGSIONAL PERANCANG PERATURAN PERUNDANG UNDANGAN....................................... 28 DIKLAT FUNGSIONAL STATISTISI TINGKAT AHLI PERTAMA.............................. 30

PELATIHAN TEKNIS KERJA SAMA.............................................................. 32 PELATIHAN PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS...................................................... 33 PELATIHAN DIGITALISASI ARSIP.......................................................................... 35 PELATIHAN PENGELOLAAN ARSIP ELEKTRONIK.............................................. 37 PELATIHAN LEAD AUDITOR ISO 9001/2015......................................................... 39 PELATIHAN PENGELOLAAN PENYUSUTAN ARSIP............................................. 41 PELATIHAN PUBLIC SPEAKING............................................................................ 43 PELATIHAN BEHAVIORAL EVENT INTERVIEW (BEI)/.......................................... 45 PRACTICAL BEHAVIOR BASED INTERVIEW........................................................ 45 PELATIHAN DAN SERTIFIKASI PENGADAAN BARANG/JASA............................ 47

TIM PENYUSUN.............................................................................................. 50

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

iii


PELATIHAN TEKNIS SWAKELOLA


PELATIHAN PARIWISATA DASAR Tanggal Pelatihan

: 8 - 22 Februari 2021 24 Mei - 7 Juni 2021 26 Juli - 7 Agustus 2021

Kuota Peserta

: 35 Peserta/Angkatan

Jumlah Jam Pelatihan

: 74 JP

Metode Pelatihan

: Blended Learning

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Sebagai Aparatur Pemerintahan yang tentunya memiliki peranan penting sebagai pemegang kebijakan (regulator), penggerak (dinamisator), dan fasilitator, sehingga sebagai ASN yang bekerja di bidang kepariwisataan, dituntut untuk mampu memahami dan memiliki dasar pengetahuan yang cukup tentang kepariwisataan. Pelatihan Pariwisata Dasar Angkatan II, III dan IV tahun anggaran 2021 dirasakan sangat strategis dalam rangka meningkatkan kemampuan ASN dalam hal kepariwisataan, dan bertujuan guna meningkatkan kemampuan para ASN dalam melaksanakan tugasnya yang meliputi memahami analisis kebutuhan pengembangan kompetensi, membangun lembaga penyelenggara pelatihan yang memiliki keunggulan dan mampu melakukan evaluasi yang berkelanjutan. Pelatihan ini juga diharapkan agar tersedianya ASN yang kompeten, profesional, mendorong peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara, dan juga dalam peningkatan kinerja organisasi dan akselerasi reformasi birokrasi.

TUJUAN Penyelenggaraan Pelatihan Pariwisata Dasar bertujuan agar Peserta dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi dalam memahami kepariwisataan dan menjadi ASN yang profesional di bidang kepariwisataan

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. b. Surat Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan.

2

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


INDIKATOR KEBERHASILAN a. Kemampuan dalam menguasai konsep pariwisata dasar; b. Kemampuan dalam menguasai sistem kepariwisataan; c. Kemampuan dalam menguasai pengetahuan dasar tentang produk wisata, pemasaran pariwisata, kelembagaan kepariwisataan dan teknologi informasi dalam kepariwisataan

MATERI PELATIHAN a. Substansi pilar konsep dasar kepariwisataan, dengan materi antara lain: 1. Kode Etik Kepariwisataan; 2. Pembangunan Kepariwisataan Nasional; dan 3. Dasar Konsep Kepariwisataan b. Substansi pilar konsep Pengetahuan Industri Pariwisata, yang terdiri dari materi antara lain: 1. Pengetahuan Dasar Industri Hospitalitas; 2. Pengetahuan Dasar Industri Perjalanan; 3. Pengetahuan Dasar Industri Konvensi dan Event; dan 4. Pengetahuan Dasar Daya Tarik Wisata. c. Substansi konsep pilar Pengetahuan Dasar Pemasaran Pariwisata dengan materi Dasar – dasar Pemasaran Pariwisata; d. Substansi konsep Pilar Pengetahuan Dasar Kelembagaan Pariwisata dengan materi Dasar – dasar Kelembagaan Pariwisata e. Substansi konsep Pilar Pengetahuan Teknologi Informasi dengan materi Penggunaan Teknologi Informasi dalam Kepariwisataan; f. Studi lapangan; dan g. Uji Kompetensi.

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

3


PELATIHAN AUDIT MUTU INTERNAL ISO 9001:2015 Tanggal Pelatihan Kuota Peserta

: 8 - 9 April 2021 : 30 Peserta

Jumlah Jam Pelatihan

: 16 JP

Metode Pelatihan

: Daring

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Organisasi yang berbasis pada sistem selalu mengacu kepada konsistensi pada sistem tersebut. Untuk itu diperlukan keterbukaan oleh seluruh komponen organisasi dalam menjalankan audit internal yang merupakan salah satu media check and balance yang diperlukan dalam organisasi modern

TUJUAN Memberikan pemahaman kepada peserta agar dapat mempersiapkan kemampuannya di dalam merencanakan, memprsiapkan, dan melaksanakan audit internal berbasis kepada prinsip plan, do, check, act (PDCA) dalam sistem manajemen mutu pada organisasi yang pada akhirnya dapat memberikan nilai tambah dalam memajukan organisasi melalui kegiatan internal audit.

KRITERIA PESERTA a. Pegawai di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. b. Surat Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Sudah mengabdi selama 1 (satu) tahun sebagai pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) d. Ditugaskan oleh kepala unit kerjanya e. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan.

4

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


INDIKATOR KEBERHASILAN a. Memahami persyaratan Sistem Manajemen Mutu versi ISO 9001:2015 b. Menjelaskan tahapan Audit Mutu Internal mulai dari persiapan audit, pelaksanaan audit dan evaluasi hasil audit internal Sistem Manajemen Mutu versi ISO 9001:2015 c. Melaksanakan Audit Mutu Internal Sistem Manajemen Mutu versi ISO 9001:2015 d. Mengidentifikasi peluang perbaikan sistem secara berkelanjutan

MATERI PELATIHAN a. b. c. d. e. f. g. h. i. j.

Pengantar audit mutu internal Perencanaan audit Pengembangan checklist Pelaksanaan audit Kesalahan utama dalam audit Pelaporan audit Tindak lanjut audit Efektifitas audit Simulasi audit Evaluasi dan diskusi

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

5


PELATIHAN PENULISAN POLICY PAPER, POLICY BRIEF, POLICY MEMO, REGULATORY IMPACT OF ASSESSMENT, DAN ADVOKASI KEBIJAKAN Tanggal Pelatihan

: 29 Maret - 1 April 2021

Kuota Peserta

: 30 Peserta

Jumlah Jam Pelatihan

: 24 JP

Metode Pelatihan

: Luring

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Dinamika organisasi terutama dimasa pemerintahan saat ini terjadi semakin cepat seiring dengan tuntutan yang tertuang dalam program-program percepatan pembangunan yang diusung oleh pemerintah. Kondisi tersebut menghendaki adanya respon cepat dari organisasi. Untuk itu komunikasi yang efektif dalam suatu organisasi menjadi salah satu dimensi penting bagi organisasi untuk mengikuti dinamika perkembangan yang ada.

TUJUAN Penyelenggaraan pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi teknis penunjang Analis Kebijakan dalam menyusun atau menulis Policy Paper, Policy Brief, Policy Memo, Regulatory Impact ofAssessment, dan Advokasi Kebijakan

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Kemenparekraf/Baparekraf yang menduduki Jabatan Analis Kebijakan dan/atau yang melaksanakan tugas terkait penyusunan policy brief, policy memo, dan policy paper, regulatory impact of assessment dan advokasi kebijakan b. Mendapatkan persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan.

6

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


INDIKATOR KEBERHASILAN a. Mampu menjelaskan proses kebijakan serta bentuk dokumentasi hasil analisis kebijakan. b. Mampu mengkategorikan bentuk-bentuk saran kebijakan. c. Mampu mengidentifikasi masalah kebijakan yang berimplikasi terhadap desain dan implementasi kebijakan. d. Mampu menyusun hasil analisis kebijakan dalam bentuk saran kebijakan. e. Memahami dan mampu mengimplementasikan metode Regulatory Impact Assessment (RIA) dalam memformulasikan peraturan per undang-undangan. f. Mampu melakukan komunikasi persuasif, yang bertujuan untuk mempengaruhi pemangku kepentingan dalam pengambilan kebijakan atau keputusan

MATERI PELATIHAN Materi Pelatihan untuk masing-masing agenda pembelajaran adalah sebagaimana berikut a. Prinsip - prinsip dasar kepariwisataan dan ekonomi kreatif b. Kebijakan - kebijakan pariwisata dan ekonomi kreatif c. Teknik menulis Policy Paper, Policy Brief, Policy Memo, RIA dan Advokasi Kebijakan d. Pendampingan praktik menulis Policy Paper, Policy Brief, Policy Memo, RIA dan Advokasi Kebijakan e. Diskusi praktik menulis Policy Paper, Policy Brief, Policy Memo, RIA dan Advokasi Kebijakan f. Ujian komprehensif hasil praktik menulis Policy Paper, Policy Brief, Policy Memo, RIA dan Advokasi Kebijakan

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

7


WORKSHOP PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH Tanggal Pelatihan

: 24 - 25 Juni 2021

Kuota Peserta

: 40 Peserta

Jumlah Jam Pelatihan

: 26 JP

Metode Pelatihan

: Daring/Luring

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Karya ilmiah merupakan sebuah tulisan yang berisi suatu permasalahan yang ditulis dan diungkapkan dengan metode-metode ilmiah yang sesuai dengan kaidah penulisan karya tulis ilmiah tertentu. Karya tulis ilmiah berisi data dan fakta maupun hasil penelitian seseorang yang ditulis secara runut dan sistematis. Karya tulis ilmiah disusun harus berdasarkan fakta, bersifat objektif, tidak bersifat emosional dan personal, dan tersusun secara sistematis dan logis. Bahasa yang digunakan di dalam suatu karya tulis ilmiah ialah bahasa Indonesia yang baku yang sesuai dengan kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)

TUJUAN Penyelenggaraan Workshop Penyusunan Karya Ilmiah bertujuan agar peserta dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi dalam menyusun sebuah karya tulis ilmiah yang memenuhi kaidah dan pedoman yang berlaku sebagai sarana pengembangan keahlian dan kompetensi dalam jabatan yang didudukinya

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. b. Surat Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan.

8

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


INDIKATOR KEBERHASILAN a. Dapat menjelaskan pengertian atau deskripsi masing-masing jenis karya ilmiah b. Dapat mengklasifikasikan berbagai jenis karya tulis ilmiah menurut bentuk dan fungsinya c. Dapat memberi contoh setiap jenis karya tulis ilmiah d. Dapat menjelaskan kaidah penyusunan karya tulis ilmiah e. Dapat menjelaskan etika dalam penyusunan karya tulis ilmiah

MATERI PELATIHAN Materi Pelatihan untuk masing-masing agenda pembelajaran adalah sebagaimana berikut a. Pengantar Karya Tulis Ilmiah, Kerangka dan Batang Tubuh KTI b. Teknik Analisis Data Statistik Deskriptif c. Penyusunan Laporan KTI d. Media Publikasi Karya Tulis Ilmiah e. Penyusunan Proposal KTI

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

9


PELATIHAN LEGAL DRAFTING Tanggal Pelatihan

: 8 - 10 September 2021

Kuota Peserta

: 40 Peserta

Jumlah Jam Pelatihan

: 21 JP

Metode Pelatihan

: Luring

Penaggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pelatihan ini merupakan sebuah kegiatan pengembangan kompetensi untuk para peserta sebagai bentuk pemenuhan penguasaan substantif di bidang penyusunan dan perumusan peraturan perundang-undangan sesuai dengan tuntutan kebutuhan. Perlunya adanya pemahaman dalam tata cara perancangan perundang-undangan yang harus memperhatikan teori, asa, dan kaidah yang diatur oleh peraturan perundang-undangan serta norma, standar, dan praktik hukum secara universal adalah hal yang melatarbelakangi kegiatan pelatihan Legal Drafting

TUJUAN Penyelenggaraan Pelatihan Legal Drafting bertujuan memberikan pemahaman dan kemampuan mengenai dasar akan teori, asas, dan kaidah legal drafting dalam penyusunan peraturan sesuai dengan kaidah legal drafting

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bertugas dan/atau akan ditugaskan untuk menyusun dan merumuskan peraturan perundang-undangan; b. Surat Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan.

10

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


INDIKATOR KEBERHASILAN a. b. c. d. e.

Memahami ragam norma hukum dan sifat norma hukum; Memahami jenis naskah dinas atau konsep naskah dinas arahan; Memahami konsep hirarki norma dan lembaga; Memahami format peraturan perundang-undangan; Memahami susunan bentuk kalimat dan pengaturan sesuai dengan kriteria kemudahan pemahaman; f. Memahami struktur batang tubuh sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang sesuai kaidah legal drafting; g. Memahami ketentuan uu no. 12 Tahun 2011 yang berkaitan dengan 4 (empat) bagian besar peraturan perundang-undangan; dan h. Memahami perbedaan poin menimbang, mengingat dan menetapkan dalam ketentuan pelimpahan kewenangan peraturan perundangundangan

MATERI PELATIHAN a. b. c. d.

Norma Hukum Pengaturan dan Norma Hukum Penetapan Pengertian, Jenis dan Hirarki Peraturan Perundang-undangan Naskah Dinas Arahan Ketentuan dalam Bagian Batang Tubuh Peraturan Perundangundangan e. Perumusan Kalimat Pengaturan dalam Ketentuan Materi f. Pemilihan Kata dalam Kalimat Pengaturan g. Perumusan Bagian-Bagian Lain dari Format Peraturan Perundangundangan

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

11


PELATIHAN MANAJERIAL KERJA SAMA


PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (LATSAR CPNS) GOLONGAN II Tanggal Pelatihan

: Angkatan I Angkatan II

19 Juli - 10 September 2021 13 September - 22 Oktober 2021

Penyelenggara Pelatihan : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Pusat Statistik Kuota Peserta

: 14 Peserta

Metode Pelatihan

: Blended Learning

Jumlah Jam Pelatihan

: 288 JP 853 JP

Penanggung Jawab

33 Hari

di instansi penyelenggara

80 JP

di instansi peserta

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan unsur utama sumber daya manusia aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sosok PNS diwujudkan dengan sikap dan perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk dapat membentuk sosok PNS seperti tersebut di atas, sebelum ditetapkan statusnya menjadi PNS maka perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur pendidikan dan pelatihan (Diklat) dalam bentuk latihan dasar calon pegawai negeri sipil (LATSAR CPNS). Latsar CPNS bertujuan untuk membentuk wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS serta memberikan pengetahuan dasar tentang system penyelenggaraan pemerintah negara dan bidang tugas serta organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat

TUJUAN Guna mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi. Kompetensi diukur berdasarkan kemampuan menunjukkan sikap perilaku bela negara; mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatannya; mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan menunjukkan penguasaan Kompetensi Teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

13


KRITERIA PESERTA a. b. c. d. e.

Calon Pegawai Negeri Sipil yang baru diangkat dan sudah dapat surat penetapan dari BKN Surat persetujuan mengikuti pelatihan dari Atasan Langsung Berkomitmen dengan jadwal pelatihan Surat Pernyataan Kesediaan Memenuhi kriteria yang di persyaratkan dari LAN sesuai dengan Per LAN Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.

INDIKATOR KEBERHASILAN a. Mampu membentuk karakter PNS dalam memenuhi Kompetensi Administratif kurikulum berupa keterampilan yang bersifat umum atau administratif dan diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas. b. Mampu membentuk karakter PNS dalam memenuhi Kompetensi Teknis Substantif Kurikulum berupa keterampilan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang bersifat spesifik (substantif dan/atau bidang) yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas atau pengetahuan dan keterampilan pada pembentukan jabatan fungsional tertentu sesuai dengan formasi jabatannya.

MATERI PELATIHAN a. Sikap Perilaku Bela Negara dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Wawasan Kebangsaan dan Nilai-nilai Bela Negara 2. Analisis Isu Kontemporer 3. Kesiapsiagaan Bela Negara b. Nilai Dasar PNS dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Akuntabilitas 2. Nasionalisme 3. Etika Publik 4. Komitmen Mutu 5. Anti Korupsi c. Kedudukan dan Peran PNS dalam NKRI dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Manajemen ASN 2. Pelayanan Publik 3. Whole of Government d. Habituasi dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Konsep Aktualisasi 2. Proyek perubahan. 3. Penjelasan Aktualisasi 4. Rancangan dan Pembimbingan Aktualisasi 5. Evaluasi Rancangan Aktualisasi 6. Pembekalan Habituasi 7. Aktualisasi di tempat Kerja 8. Persiapan Evaluasi Aktualisasi 9. Evaluasi Aktualisasi e. Orientasi mata pelatihan sebagai berikut: 1. Overview kebijakan penyelengaraan kebijakan 2. Dinamika Kelompok 3. Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Aparatur dan nilai-nilai ASN 4. Muatan Teknis Substansial Lembaga (MTSL) 5. Review Kebijakan penyelenggaraan Pelatihan 14

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN KEPEMIMPINAN NASIONAL TINGKAT II Tanggal & Penyelenggara Pelatihan : 18 Februari - 11 Juni 2021

PKN Tk II LAN I

23 Februari - 18 Juni 2021

PKN Tk II BPSDM Kemendagri

9 Maret - 9 Juli 2021

PKN Tk II LAN II

16 Maret - 2 Juli 2021

PKN Tk II PUPR

23 Maret - 13 Juli 2021

PKN Tk II Kemendikbud

27 Mei - 18 September 2021 PKN Tk II Kem. Perhubungan 9 Juni - 28 September 2021 PKN Tk II LAN I 15 Juni - 8 Oktober 2021

PKN Tk II LAN I

14 Juli - 5 November 2021

PKN Tk II LAN I

Kuota Peserta

: 4 Orang

Metode Pelatihan

: Blended Learning

Jumlah Jam

: 221 JP 27 Hari

bertempat di penyelenggaran PKN Tk.II

Metode Pelatihan

: 667 JP 74 Hari

bertempat di instansi peserta

Penaggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II diharapkan dapat membentuk sosok pejabat struktural eselon II yang mampu memainkan peranan yang sangat menentukan dalam menetapkan kebijakan strategis instansi dan mampu memimpin bawahan dan seluruh stakeholder strategis dalam melakasanakan kebijakan strategis yang ditetapkan. Dalam penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II juga tidak hanya sebatas membekali peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan menjadi pemimpin strategis namun juga diperlukan sebuah penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II yang inovatif, yaitu penyelenggaraan diklat yang memungkinkan peserta mampu menerapkan kompetensi yang telah dimilikinya. Sehingga dalam penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menunjukkan kinerjanya dalam memimpin perubahan

TUJUAN a. Meningkatkan Kompetensi Kepemimpianan yang strategis pada pejabat struktural eselon II atau Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan . b. Mengembangkan Kompetensi Kepemimpinan Strategis pada para pejabat dalam merumuskan kebijakan strategis dan kemampuan mempengaruhi pejabat struktural dan fungsional dibawahnya termasuk Pemangku Kepentingan lainnya untuk melaksanakan Kebijakan strategis yang telah ditetapkannya Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

15


KRITERIA PESERTA a. Pejabat Struktural Eselon II atau Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan b. Surat persetujuan mengikuti pelatihan dari Atasan Langsung c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan d. Surat Pernyataan Kesediaan e. Memuhi kriteria yang di persyaratkan dari LAN sesuai dengan Per LAN Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 2 tahun 2019 tentang Pelatihan Kepemimpinan Nasional

INDIKATOR KEBERHASILAN a. Mampu mengembangkan karakter dan sikap perilaku integritas, berwawasan kebangsaan, menjunjung tinggi standar etika publik sesuai dengan Peraturan Perundang- Undangan, kemampuan taat pada nilainilai, norma, moralitas dan bertanggung jawab dalam memimpin unit instansinya. b. Mampu merumuskan strategi kebijakan yang efektif untuk menwujudkan visi organisasi c. Mampu melakukan kolaborasi secara internal dan eksternal dalam mengelola tugas-tugas organisasi kearah efektifikats dan efisiensi penerapan strategi kebijakan di unit kerjanya. d. Mampu menwujudkan strategi kebijakan sesuai tugas yang lebih efektif dan efisien. e. Mampu mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya internal dan eksternal organisasi dalam implementasi stretegi dalam instansi.

MATERI PELATIHAN a. Mengelola diri dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Energi kepemimpinan; dan 2. Integritas kepemimpinan. b. Kepemimpinan strategis dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Kepemimpinan kewirausahaan; dan 2. Organisasi pembelajaran. c. Manajemen strategis dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Dialog strategis; 2. Isu strategis; dan 3. Marketing sektor publik d. Aktualisasi kepemimpinan dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Visitasi agenda pembelajaran; 2. Visitasi kepemimpinan nasional; dan 3. Proyek perubahan. e. Orientasi program mata pelatihan sebagai berikut: 1. Strategi kebijakan pengembangan kompetensi asn; 2. Overview kebijakan pelatihan; 3. Dinamika kelompok; dan 4. Kebijakan dan tindak lanjut hasil pelatihan 16

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN KEPEMIMPINAN NASIONAL TINGKAT I Tanggal Pelatihan

: Angkatan XLVIII 17 Februari - 31 Juni 2021 Angkatan XLIX

31 Maret - 13 Agustus 2021

Angkatan V

3 Juni - 22 Oktober 2021

Penyelenggara Pelatihan : Lembaga Administrasi Negara/ Instansi Penyelenggara yang bekerjasama dengan LAN Kuota Peserta

: 3 Peserta

Metode Pelatihan

: Blended Learning

Jumlah Jam Pelatihan

: 221 JP 27 Hari bertempat di penyelenggaran PKN Tk.I 667 JP 74 Hari bertempat di instansi peserta

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I diharapkan dapat membentuk sosok pejabat struktural eselon I yang mampu memainkan peranan yang sangat menentukan dalam menetapkan kebijakan strategis instansi dan mampu memimpin bawahan dan seluruh stakeholder strategis dalam melakasanakan kebijakan strategis yang ditetapkan. Dalam penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I juga tidak hanya sebatas membekali peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan menjadi pemimpin strategis namun juga diperlukan sebuah penyelenggaraan Diklatpim Tingkat II yang inovatif, yaitu penyelenggaraan Diklat yang memungkinkan peserta mampu menerapkan kompetensi yang telah dimilikinya. Sehingga dalam penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat Iini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menunjukkan kinerjanya dalam memimpin perubahan

TUJUAN Mengembangkan kompetensi kepemimpinan taktikal bagi pejabat struktural Eselon I yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan.

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

17


KRITERIA PESERTA a. Pejabat struktural eselon I atau Pejabat Pimpinan Tinggi Utama dan Madya yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan.Surat persetujuan mengikuti pelatihan dari atasan langsung b. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan c. Surat Pernyataan Kesediaan d. Memuhi kriteria yang di persyaratkan dari LAN sesuai dengan Per LAN Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 6 tahun 2018 tentang Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I

INDIKATOR KEBERHASILAN a. Mampu mengembangkan karakter dan sikap perilaku integritas yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kemampuan menjunjung dalam menjunjung tinggi etika publik, taat pada nilai-nilai, norma, moralitas dan bertanggungjawab dalam memimpin satuan kerjanya. b. Mampu menjabarkan visi dan misi instansi kedalam program-program instansi. c. Mampu melakukan kolaborasi baik secara internal dan eksternal dalam mengelola programprogram instansi ke arah efektifitas dan efisiensi pelaksanaan program d. Mampu melakukan inovasi sesuai dengan bidang tugasnya guna mewujudkan program-program instansi yang lebih efektif dan efisien e. Mampu mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya internal dan eksternal organisasi dalam mengimplementasikan program di satuan kerjanya.

MATERI PELATIHAN a. Mengelola diri dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Pengembangan Kepemimpinan Kolaboratif; dan 2. Etika dan Integritas b. Pengelolaan Kebijakan dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Kerangka Manajemen Kebijakan Publik; 2. Isu Strategis Kebijakan; 3. Komunikasi dan Advokasi Kebijakan; dan 4. Benchmarking Kebijakan c. Pengelolaan Perubahan Kolaboratif dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Berpikir Holistik 2. Membangun Kolaborasi; dan 3. Kepemimpinan digital. d. Aktualisasi kepemimpinan dengan mata pelatihan sebagai berikut: 1. Policy Paper;dan 2. Proyek Perubahan e. Orientasi program mata pelatihan sebagai berikut: 1. Strategi kebijakan pengembangan kompetensi ASN; 2. Overview kebijakan pelatihan; 3. Review Kebijakan dan Tindak Lanjut Hasil Pelatihan. 18

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN FUNGSIONAL KERJASAMA


DIKLAT FUNGSIONAL PENGANGKATAN PRANATA HUMAS TINGKAT AHLI Tanggal Pelatihan

: Angkatan II

8 Maret - 6 April 2021

Angkatan III 2 - 29 Juni 2021 Penyelenggara Pelatihan

Pusdiklat Kementerian Kominfo

Kuota Peserta

3 Peserta

Metode Pembelajaran

: Daring

Jumlah Jam Pelajaran

: 180 JP

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pelatihan ini merupakan sebuah kegiatan pengembangan kompetensi untuk para peserta sebagai bentuk pemenuhan penguasaan substantif di bidang pelayanan informasi dan kehumasan. Hal ini dilatarbelakangi perlunya ada pemahaman perencanaan hubungan kelembagaan, pelaksanaan hubungan personil serta pengembangan pelayanan informasi dan kehumasan

TUJUAN Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan merupakan diklat pembentukan bagi calon pejabat fungsional pranata humas setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan dapat terwujudnya pejabat fungsional pranata humas yang profesional sesuai jenjang jabatan fungsional dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab dan wewenangnya.

KRITERIA PESERTA a. PNS di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf yang menduduki Jabatan Calon Pranata Humas b. Berijazah paling rendah Sarjana Strata Satu (S1) atau Diploma IV (DIV) c. Berusia maksimal 50 (lima puluh) tahun d. Mendapatkan persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja e. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan

20

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


INDIKATOR KEBERHASILAN a. b. c. d. e. f. g.

Memahami muatan teknis substansi lembaga Memahami Jabatan Fungsional Pranata Humas Tingkat Keahlian Memahami dan menerapkan etika kehumasan Memahami konteks makro kehumasan Memahami dan menerapkan komunikasi efektif Memahami dan menerapkan manajemen kehumasan pemerintah Memahami dan menerapkan strategi pengelolaan isu kebijakan pemerintah h. Memahami dan menerapkan tata cara diplomasi public i. Memahami dan menerapkan tata cara manajemen komunikasi program pemerintah j. Memahami dan mengetahui audit komunikasi pemerintah k. Mengetahui tata cara penulisan ilmiah l. Mengetahui tata cara penulisan dan penyuntingan naskah kehumasan m. Memahami dan menerapkan tata cara manajemen media kehumasan pemerintah n. Mengetahui dan memahami Cyber Public Relations o. Mengetahui dan memahami Public Speaking p. Memahami dan menerapkan tata cara manajemen event q. Memahami dan menerapkan tata cara penghitungan angka kredit Pranata Humas tingkat keahlian

MATERI PELATIHAN a. Muatan Dasar 1. Muatan Teknis Substansi Lembaga 2. Jabatan Fungsional Pranata Humas Tingkat Keahlian 3. Etika Kehumasan b. Muatan Pokok: 1. Konteks makro kehumasan 2. Komunikasi efektif 3. Manajemen kehumasan pemerintah 4. Strategi pengelolaan isu kebijakan pemerintah 5. Diplomasi public 6. Manajemen komunikasi program pemerintah 7. Audit komunikasi pemerintah 8. Penulisan ilmiah 9. Penulisan dan penyuntingan naskah kehumasan 10. Manajemen media kehumasan pemerintah 11. Cyber Public Relations 12. Public Speaking 13. Manajemen event 14. Penghitungan angka kredit Pranata Humas tingkat keahlian c. Muatan Penunjang: 1. Dinamika kelompok 2. Pengembangan kepribadian 3. Observasi lapangan 4. Seminar kelompok 5. Ujian tertulis Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

21


DIKLAT FUNGSIONAL ANALIS KEPEGAWAIAN KEAHLIAN Tanggal Pelatihan

: 31 Mei - 24 Juni 2021

Penyelenggara Pelatihan : Pusat Pengembangan Kepegawaian ASN BKN Kuota Peserta

: 2 Peserta

Metode Pelatihan

: Daring

Jumlah Jam Pelajaran

: 170 JP

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Dalam penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional sangat bergantung kepada kemampuan dan profesionalitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Ketika suatu organisasi memiliki manajemen pengelolaan SDM yang baik, maka akan sangat menunjang organisasi tersebut dalam mencapai target atau sasarannya. Untuk mempersiapkan, membentuk dan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pengelola SDM khususnya Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian Keahlian dalam melaksanakan tugas dan fungsi jabatannya, dipandang perlu Pusat Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan pelatihan fungsional kepada Analis Kepegawaian Keahlian dengan bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai instansi pembina Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian. Tata cara penyelenggaran mengacu kepada Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Analis Kepegawaian sebagaimana diubah dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Analis Kepegawaian

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. b. Surat Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan. d. Persyaratan bagi pengangkatan dalam masa peralihan, yaitu 1. berijazah paling rendah Strata Satu (S1) sesuai kualifikasi yang ditentukan; 2. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a; 3. usia pada saat selesainya diklat paling tinggi 49 (empat puluh sembilan) tahun; e. Persyaratan bagi pengangkatan pertama kali dari CPNS, yaitu: 1. berijazah paling rendah Strata Satu (S1) sesuai kualifikasi yang ditentukan; 2. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a; 3. formasi Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian f. Persyaratan bagi pengangkatan pertama kali dari CPNS, yaitu: 1. berijazah paling rendah Strata Satu (S1) sesuai kualifikasi yang ditentukan; 2. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a; 3. usia pada saat selesainya Diklat paling tinggi 52 (lima puluh dua) tahun

22

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


TUJUAN Setelah mengikuti Pelatihan Fungsional Analis Kepegawaian peserta diharapkan dapat mengetahui, mengerti, dan memahami serta mampu melaksanakan tugas jabatannya sesuai dengan norma, standar, dan prosedur.

INDIKATOR KEBERHASILAN Setelah mengikuti pelatihan, para peserta mampu melakukan kegiatan manajemen PNS yang terdiri atas: a. Formasi dan Pengadaan; b. Mutasi; c. Diklat; d. Kesejahteraan; e. Disiplin dan Pengendalian Kepegawaian; dan f. Pemberhentian

MATERI PELATIHAN a. Muatan Dasar 1. Kebijakan Manajemen ASN 2. Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian 3. Budaya Kerja Kepegawaian 4. Pengembangan Jiwa Korsa dan Kode Etik PNS 5. Pelayanan Prima Kepegawaian b. Muatan Pokok: 1. Perencanaan Kepegawaian dan Penataan Pegawai 2. Penyusunan Analisis Jabatan 3. Kewenangan pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian PNS 4. Rekrutmen Pegawai 5. Mutasi dan Status Kepegawaian 6. Pengangkatan PNS dalam jabatan 7. Pengembangan Karier PNS 8. Perencanaan dan Pengembangan Diklat PNS 9. Kompensasi 10. Penilaian Kinerja 11. Sistem Informasi Kepegawaian 12. Kebijakan Penerapan Disiplin PNS dan Upaya Banding Administrasi 13. Pengendalian Kepegawaian 14. Pensiun Pejabat Negara dan PNS 15. Pembuatan Karya Tulis/Karya Ilmiah di Bidang Manajemen PNS 16. Penilaian dan Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian 17. Pengembangan Karier Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian 18. Petunjuk Teknis Analis Kepegawaian 19. Tim Penilai Angka Kredit Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian 20. Simulasi Penilaian dan Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian 21. Presentasi Penilaian dan Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian c. Muatan Penunjang: 1. Pengarahan Program 2. Dinamika Kelompok/ Artbond 3. Gratifikasi dan Pemberantasan Korupsi/Muatan Substansi Lembaga 4. Narkoba dan Pencegahannya 5. Ujian Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

23


DIKLAT FUNGSIONAL PENGANGKATAN ARSIPARIS TINGKAT AHLI Tanggal Pelatihan

: 2 Juni - 15 Juli 2021

Penyelenggara Pelatihan : Pusat Pendidikan Kearsipan ANRI Kuota Peserta

: 3 Peserta

Metode Pelatihan

: Blended Learning

Jumlah Jam Pelajaran

: 280 JP Distance Learning 360 JP Magang di instansi masing masing

Penaggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pusat Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ikut melaksanakan penyelenggaraan kearsipan berupa pengelolaan arsip baik arsip dinamis maupun arsip statis, mulai dari tahap penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan sampai kepada fase pengelolaan statisnya. Oleh karena itu, Diklat Fungsional Pengangkatan Arsiparis Tingkat Ahli dibutuhkan guna memberikan bekal bagi PNS di bidang kearsipan. Selain itu, peserta diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan, terampil dan sikap dalam memangku jabatannya selaku Pejabat Fungsional Arsiparis

TUJUAN Diklat ini bertujuan untuk memberikan bekal dan menjadi prasyarat pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi Pejabat Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli. Diklat diawali dengan pengetahuan tentang teori dan filsafat kearsipan, serta pemahaman tentang penyelenggaraan kearsipan, termasuk pengelolaan arsip baik arsip dinamis maupun arsip statis, mulai dari tahap penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan sampai pada fase pengelolaan statisnya. Selain itu, peserta diklat diberikan pengetahuan metode penelitian dan teknik penulisan ilmiah yang dapat membantu dalam pembuatan penulisan karya ilmiah, dan cara membuat manual kearsipan serta pemahaman tentang jabatan fungsional arsiparis dan angka kreditnya. Pada sesi akhir dari diklat ini para peserta diwajibkan membuat laporan hasil magang dan dikirimkan paling lambat 7 hari kalender setelah kegiatan magang berakhir. Setelah mengikuti diklat, peserta diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam memangku jabatannya sebagai Pejabat Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli

KRITERIA PESERTA a. b. c. d. e. f. g. 24

PNS di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf Mendapatkan persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja Berkomitmen dengan jadwal pelatihan berijazah Sarjana (S1)/Diploma (IV) non kearsipan pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a; memiliki pengalaman di bidang kearsipan minimal 2 (dua) tahun; Usia pada saat pembukaan diklat maksimal 53 atau 55 tahun bagi peserta yang sudah melalui proses inpassing Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


INDIKATOR KEBERHASILAN a. Memahami kebijakan kearsipan nasional b. Mengetahui sejarah kearsipan c. Memahami dan dapat mengimplementasikan system kearsipan d. Memahami dan mengetahui aspek hukum kearsipan e. Mengetahui jenjang jabatan fungsioanal arsiparis dan angka kreditnya f. Mengetahui organisasi kearsipan g. Memahami dan dapat mengimplementasikan terminologi kearsipan h. Mengetahui dan memahami teori dan filsafat kearsipan i. Memahami pengelolaan surat dan formulir j. Memahami program arsip vital k. Memahami pengelolaan arsip aktif dan arsip inakti l. Mengetahui dan memahami penilaian arsip m. Mengetahui penjadwalan retensi arsip n. Memahami penyusutan arsip o. Memahami pengelolaan arsip elektronik p. Memahami dan mengetahui bimbingan dan supervise kearsipan q. Memahami perancangan system kearsipan r. Memahami dan mengetahui manajemen dan pengelolaan arsip statis s. Memahami manajemen layanan informasi, pameran dan publikasi arsip t. Memahami dan mengetahui manajemen arsip audio visual u. Mengetahui pelestarian dan perawatan arsip konvensional v. Mengetahui dan memahami pengimplentasian metode penelitian dan teknik penulisan ilmiah

MATERI PELATIHAN a. Kelompok Dasar: 1. Kebijakan kearsipan nasional 2. Sejarah kearsipan 3. Sistem kearsipam 4. Aspek hukum kearsipan 5. Jabatan fungsioanal arsiparis dan angka kreditnya 6. Organisasi kearsipan 7. Terminology kearsipan 8. Teori dan filsafat kearsipan c. Kelompok Penunjang: 1. Metode penelitian dan teknik penulisan ilmiah 2. Muatan lokal 3. Arsip sebagai sumber penelititian 4. Observai lapangan dan orientasi kearsipan 5. Presentasi observasi lapangan 6. Pengarahan program 7. Evaluasi 8. Magang pkl

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

b. Kelompok inti: 1. Perencanaan Kepegawaian dan Penataan Pegawai 2. Pengantar kearsipan 3. Pengelolaan surat dan formulir 4. Program arsip vital 5. Pengelolaan arsip aktif 6. Pengelolaan arsip inaktif 7. Penilaian arsip 8. Jadwal retensi arsip 9. Penyusutan arsip 10. Pengelolaan arsip elektronik 11. Bimbingan dan supervise kearsipan 12. Perancangan sistem kearsipan 13. Manajemen arsip statis 14. Pengembangan khasanah kearsipan 15. Pengolahan arsip statis 16. Manajemen layanan informasi, pameran dan publikasi arsip 17. Manajemen arsip audio visual 18. Pelestarian dan perawatan arsip konvensional

25


PELATIHAN KHUSUS JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN Tanggal Pelatihan

: 3 Juni - 22 Oktober 2021

Penyelenggara Pelatihan : Lembaga Administrasi Negara Kuota Peserta

: 30 Peserta

Metode Pelatihan

: Blended Learning

Jumlah Jam Pelajaran

: 102 JP

Penaggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Dalam lingkungan negara, organisasi dan masyarakat global saat ini, tuntutan akan kebijakan publik yang baik dan tepat merupakan keharusan. Untuk mempersiapkan, membentuk dan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme analis kebijakan dalam melaksanakan kajian dan analisis kebijakan, dipandang perlu Pusat Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan pelatihan fungsional kepada analis kebijakan dengan bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara sebagai instansi pembinana jabatan fungsional analis kebijakan (JFAK), dengan berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 33 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Jabatan Fungsional Analis Kebijakan

TUJUAN Pelatihan Khusus Analis Kebijakan (Inpassing dan Pengangkatan dari Jabatan Lain) diselenggarakan untuk penguatan kompetensi Anails Kebijakan yang diangkat melalui proses inpassing dan pengangkatan dari jabatan lain sehingga mampu melaksanakan tugasnya sebagai Analis Kebijakan. Sasaran penyelenggaraan pelatihan ini adalah penyesuaian kompetensi analisis kebijakan bagi AK yang diangkat melalui proses inpassing dan pengangkatan dari jabatan lain, khususnya untuk kompetensi inti dan kompetensi keahlian (spesialis) sesuai dengan Perka LAN No. 31 Tahun 2014 yang terdiri atas: a. Kompetensi Inti: 1. Pengetahuan tentang substansi kebijakan publik; 2. Metode riset; 3. Teknik dan analisis kebijakan; dan 4. Kemampuan menulis dan publikasi b. Kompetensi keahlian (spesialis) yaitu penyusunan saran kebijakan:

26

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. b. Surat Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan. d. Persyaratan bagi peserta Pelatihan Khusus Analis Kebijakan, berdasarkan Perka LAN Nomor 33 Tahun 2015 yaitu SK Pengangkatan dalam JFAK

INDIKATOR KEBERHASILAN a. Mampu mengkonsep kebijakan publik b. Mampu menganalisis studi kasus (jenis kebijakan dan permasalahan publik) c. Mampu menganalisis studi kasus (analisis opsi kebijakan) d. Mampu mendokumentasikan saran kebijakan

MATERI PELATIHAN a. b. c. d. e. f.

Konsep dan Studi Kebijakan Publik Analisis Kebijakan Publik Dokumentasi Saran Kebijakan Pembukaan dan Pengarahan Pelatihan Penyusunan DUPAK JFAK Evaluasi Penyelenggaraan dan Penutupan

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

27


PENDIDIKAN DAN PELATIHAN FUNGSIONAL CALON PEJABAT FUNGSIONAL PERANCANG PERATURAN PERUNDANG UNDANGAN Tanggal Pelatihan

: 7 Juni - 2 September 2021

Penyelenggara Pelatihan : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan Hak Asasi Manusia Kuota Peserta

: 1 Peserta

Jumlah Jam Pelatihan

: 768 JP

Metode Pelatihan

: Blended

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pelatihan ini merupakan sebuah kegiatan pengembangan kompetensi untuk para peserta sebagai bentuk pemenuhan penguasaan substantif di bidang penyusunan dan perumusan peraturan perundang-undangan sesuai dengan tuntutan kebutuhan. Hal ini dilatarbelakangi perlunya ada pemahaman dalam tata cara perancangan perundang-undangan yang harus memperhatikan teori, asas, dan kaidah yang diatur oleh peraturan perundang-undangan serta norma, standar, dan praktik hukum secara universal

TUJUAN a. Memberikan pemahaman dan kemampuan dasar akan teori, asas, dan kaidah legal drafting dalam penyusunan peraturan sesuai dengan kaidah legal drafting; b. Memberikan pemahaman dan kemampuan dalam proses penyusunan perjanjian/kontrak yang dibuat menjadi sah, mengikat, dan dapat dilaksanakan; c. Meminimalkan risiko hukum baik yang akan berimplikasi secara finansial, sosial, dan ekonomi, dan memiliki keterampilan menyusun dalam strategi, metode; d. Meningkatkan kemampuan dalam bernegosiasi, menyusun perjanjian/ kontrak, dan mereview kontrak; e. Memiliki keterampilan menyusun strategi, metode, dan teknik dalam bernegosiasi, menyusun perjanjian/kontrak, mereview kontrak, dan penanganan perselisihan yang timbul akibat perjanjian/kontrak antara para pihak; f. Meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga fungsional (legal drafter) dalam melakukan perancangan peraturan perundang-undangan; g. Menunjang terciptanya tertib hukum nasional dalam pembentukan peraturan perundang-undangan 28

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil yang akan menduduki Jabatan Fungsional Perancang Peraturan Perundang - undangan atau Calon Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang undangan; b. Ditugaskan oleh pejabat yang berwenang pada instansi asal peserta; c. PNS di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf; d. Memiliki Surat persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja; e. Berpendidikan sarjana hukum atau sarjana lain di bidang hukum yang dibuktikan dengan ijazah yang telah dilegalisasi f. Prestasi kerja yang baik dalam melaksanakan tugas yang dibuktikan dengan penilaian prestasi kerja pegawai terakhir dengan nilai rata-rata paling sedikit baik g. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan. h. Berusia paling tinggi 8 (delapan) tahun sebelum batas usia pensiun

INDIKATOR KEBERHASILAN a. Mampu menyusun naskah akademis dan atau kajian teknis dalam rangka penyusunan Peraturan Perundang-Undangan; b. Memahami Teori dan Asas Hukum Perjanjian, Bentuk, Macam, Jenis, dan Syarat Sahnya Perjanjian Serta Akibat Hukum Bagi Para Pihak dan Pihak Terkait;

MATERI PELATIHAN a. Dinamika Kelompok b. Jenjang Karier Jabatan Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan c. Etika Perancang Peraturan Perundang-undangan d. Ilmu Perundang-undangan e. Dasar-Dasar Konstitusional f. Jenis, Hierarki, Fungsi, dan Materi Muatan Peraturan Perundang-undangan g. Metodologi Penyusunan Peraturan Perundang-undangan h. Naskah Akademik i. Proses Pembentukan Peraturan Perundang-undangan j. Proses Penyusunan Peraturan Daerah k. Teknik Penyusunan Peraturan Perundang-undangan I l. Bahasa Peraturan Perundang-undangan m. Peraturan Kebijakan (Legislasi Semu) dan Penetapan n. Pengujian Materi Peraturan Perundang-undangan o. Aspek hak asasi manusia dalam penyusunan peraturan perundang-undangan p. Magang: 1. DPR RI/DPD/DPRD DKI; 2. Mahkamah Konstitusi; 3. Mahkamah Agung; 4. Kementerian Dalam Negeri/Pemda; 5. BPHN; 6. Ditjen Peraturan Perundang-undangan; atau 7. unit kerja yang menangani bidang peraturan perundang-undangan q. Peranan Perjanjian Internasional dalam Sistem Hukum Nasional r. Masalah Aktual dalam Perkembangan Hukum s. Peran Serta Masyarakat dalam Proses Pembentukan Peraturan Perundang-undangan t. Komunikasi, Negosiasi, dan Aktualisasi Diri u. Pengarahan Kediklatan v. Penjelasan Program w. Jam Pimpinan x. Jam Mandiri Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

29


DIKLAT FUNGSIONAL STATISTISI TINGKAT AHLI PERTAMA Tanggal Pelatihan

: Tentatif mengikuti jadwal dari BPS

Penyelenggara Pelatihan : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Pusat Statistik Kuota Peserta

: 2 Peserta

Metode Pelatihan

: Blended Learning

Jumlah Jam Pelajaran

: 81 JP

Penaggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah menjadi keharusan agar bekerja secara profesional untuk melayani kepentingan publik. Profesionalisme seorang Pejabat Fungsional Statistisi dapat ditunjukkan dengan kepatuhannya terhadap kode etik profesinya dalam pelaksanaan tugas-tugas kedinasan sesuai dengan fungsinya sebagai statistisi. Oleh karena itu pengenalan terhadap kode etik statistisi dan prinsip-prinsip pelaksanaan kegiatan statistik sangat penting sebagai bekal pelaksanaan tugasnya. Selanjutnya perlu pembekalan bagi Pejabat Fungsional Statistisi untuk mampu mengumpulkan angka kredit tertentu agar memenuhi prasyarat kenaikan pangkatnya. Angka kredit dapat diperoleh dari kegiatan-kegiatan yang diakui sebagai proses kegiatan statistisi, termasuk di dalamnya adalah kegiatan pengembangan keilmuan profesi statistisi. Hal tersebut diselenggarakan berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Statistisi dan Angka Kreditnya, serta Peraturan Bersama Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 27 Tahun 2014 dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2014 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Statistisi dan Angka Kreditnya. Diharapkan seorang Pejabat Fungsional Statistisi dapat terus mengembangkan dirinya menjadi lebih profesional serta bermanfaat untuk masyarakat. Dengan demikian perlu diberikan pemahaman mengenai kegiatan pengembangan profesi dan pengetahuan bagi para Pejabat Fungsional Statistisi oleh Badan Pusat Statistik selaku instansi pembina Jabatan Fungsional tersebut.

TUJUAN Pelatihan diselenggarakan untuk penguatan kompetensi Jabatan Fungsional Statistisi sehingga memiliki kualifikasi yang profesional dalam melaksanakan tugas dan fungsinya terkait penguasaan ilmu pengetahuan, metodologi, dan teknik analisis di bidang statistik sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2013, serta Peraturan Bersama Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 27 Tahun 2014 dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2014

30

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dicalonkan menjadi pejabat Fungsional Statistisi Tingkat Ahli Pertama oleh pejabat setingkat Eselon II. b. Surat Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berijazah minimal D4/S1 jurusan Statistik maupun Non Statistik sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan oleh BPS. d. Pangkat/golongan minimal penata Muda/III.a. e. Nilai prestasi kerja paling kurang bernilai Baik dalam 1 (satu) tahun terakhir. f. Diklat ini dapat juga diikuti oleh pejabat Fungsional Statistisi Tingkat Terampil yang telah memiliki ijazah D4/S1 di Bidang Non Statistik dan akan beralih jenjang ke Tingkat Ahli Pertama. g. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan.

INDIKATOR KEBERHASILAN a. b. c. d. e.

Mampu melakukan penyediaan data dan informasi statistik Mampu melakukan analisis dan pengembangan statistik Mampu melakukan pengembangan profesi statistisi Mampu memahami kode etik statistik dalam kegiatan keprofesian Mampu menyusun DUPAK Jabatan Fungsional Statistisi

MATERI PELATIHAN a. b. c. d.

Pembukaan dan Pengarahan Pelatihan Penyediaan data dan informasi statistik Analisis dan pengembangan statistik Pengembangan profesi statistisi yang meliputi 1. Pembuatan karya tulis/karya ilmiah di bidang statisitik 2. Penerjemahan/penyaduran buku atau karya ilmiah di bidang statisitik 3. Penyusunan petunjuk teknis pelaksanaan pengelolaan kegiatan statistik e. Kode etik statistik yang meliputi: 1. Independen: statistik yang tidak terpengaruh dan dipengaruhi oleh pihak manapun; 2. Kerahasiaan: statistik yang didasari oleh prinsip kerahasiaan data individu responden; 3. Tidak memihak: statistik yang didasari pada prinsip ketidakberpihakan; 4. Standar profesional: statistik yang didasari prinsip-prinsip sains dan etika profesional, dalam hal metodologi dan prosedur untuk pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyajian, dan interpretasi data; 5. Pencegahan dari penyalahgunaan: statistik yang terhindar dari penyalahgunaan dan interpretasi yang salah; 6. Obyektif: statistik yang sesuai dengan fakta yang sebenarnya. 7. Relevan: statistik yang sesuai dengan kebutuhan pengguna data; 8. Akurat: statistik yang mampu secara tepat menggambarkan keadaan yang diukur; 9. Tepat waktu: statistik terkini, dan disajikan tidak terlambat; 10. Konsisten: statistik yang memiliki kesesuaian antar variabel yang saling terkait; 11. Terjangkau: statistik yang mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat f. Penyusunan DUPAK Jabatan Fungsional Statistisi g. Evaluasi Penyelenggaraan dan Penutupan Pelatihan

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

31


PELATIHAN TEKNIS KERJA SAMA


PELATIHAN PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS Tanggal & Penyelenggara Pelatihan : 23 - 26 Maret 2021 Penyelenggara Pelatihan

: Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kearsipan ANRI

Kuota Peserta

: 6 Peserta

Metode Pelatihan

: Luring

Jumlah Jam

: 35 JP

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pelatihan ini merupakan sebuah kegiatan pengembangan kompetensi untuk para peserta sebagai bentuk pemenuhan penguasaan substantif di bidang pengelolaan arsip dinamis sesuai dengan tuntutan kebutuhan. Hal ini dilatarbelakangi perlunya ada pemahaman dalam proses pengendalian arsip dinamis secara efisien, efektif, dan sistematis meliputi penciptaan, penggunaan dan pemeliharaan, serta penyusutan arsip

TUJUAN Diklat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta dalam mengelola arsip dinamis, yaitu arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu. Ruang lingkup materi diklat meliputi kegiatan penciptaan arsip, penggunaan, dan pemeliharaan. Setelah mengikuti diklat ini, peserta mampu memahami konsep dan ruang lingkup serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan arsip dinamis sesuai kaidah dan prinsip-prinsip kearsipan di masing-masing instansi.

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menduduki jabatan fungsional sebagai Arsiparis b. Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

33


INDIKATOR KEBERHASILAN a. Mengetahui manajemen pengelolaan arsip dinamis dari penciptaan hingga penyusutan b. Memahami menejeman penciptaan arsip dinamis c. Memahami penggunaan arsip dinamis dalam kegiatan organisasi d. Memahami pemeliharaan dan perawatan arsip dinamis e. Memahami proses, prosedur dan instrument penyusutan arsip dinamis f. Memahami ruang lingkup arsip dinamis (arsip vital, arsip aktif dan arsip inaktif)

MATERI PELATIHAN 1. 2. 3. 4. 5. 6.

34

Manajemen pengelolaan arsip dinamis Manajemen penciptaan arsip dinamis Arsip dinamis dalam kegiatan organisasi Pemeliharaan dan perawatan arsip dinamis Proses, Prosedur, dan instrument penyusutan arsip dinamis Ruang lingkup arsip dinamis

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN DIGITALISASI ARSIP Tanggal Pelatihan

: 5 - 9 April 2021

Penyelenggara Pelatihan : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kearsipan ANRI Kuota Peserta

: 1 Peserta

Metode Pelatihan

: Daring

Jumlah Jam Pelatihan

: 50 JP

Penanggung Jawab

Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pelatihan ini merupakan sebuah kegiatan pengembangan kompetensi untuk para peserta sebagai bentuk pemenuhan penguasaan substantif di bidang pengelolaan arsip sesuai dengan tuntutan kebutuhan. Hal ini dilatarbelakangi perlunya ada pemahaman dalam proses digitalisasi arsip dalam era digital ini

TUJUAN Diklat Digitalisasi Arsip bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam menjalankan tugas digitalisasi arsip sesuai standar kearsipan. Materi diklat meliputi pengertian, ruang lingkup, karakteristik, dan teknik digitalisasi arsip. Setelah mengikuti diklat ini, peserta mampu memahami konsep dan ruang lingkup serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan digitalisasi arsip sesuai kaidah dan prinsip-prinsip kearsipan di masing masing instansi

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menduduki jabatan fungsional sebagai Arsiparis b. Surat Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan.

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

35


INDIKATOR KEBERHASILAN a. b. c. d.

Mampu memamahami pengertian digitalisasi arsip Mengetahui ruang lingkup digitalisasi arsip Memahami karakteristik digitalisasi arsip Mengetahui dan dapat menerapkan pengelolaan digitalisasi arsip

MATERI PELATIHAN 1. 2. 3. 4.

36

Pengertian digitalisasi arsip Ruang lingkup digitalisasi arsip Karakteristik digitalisasi arsip Teknik digitalisasi arsip

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN PENGELOLAAN ARSIP ELEKTRONIK Tanggal & Penyelenggara Pelatihan : 5 - 9 April 2021 Penyelenggara Pelatihan

: Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kearsipan ANRI

Kuota Peserta

: 5 Peserta

Metode Pelatihan

: Luring

Jumlah Jam

: 35 JP

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pelatihan ini merupakan sebuah kegiatan pengembangan kompetensi untuk para peserta sebagai bentuk pemenuhan penguasaan substantif di bidang pengelolaan arsip sesuai dengan tuntutan kebutuhan. Hal ini dilatarbelakangi perlunya ada pemahaman dalam proses pengelolaan arsip elektronik

TUJUAN Diklat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta diklat dalam mengoperasikan sistem kearsipan elektronik. Materi diklat meliputi pengertian, ruang lingkup, karakteristik, dan teknik pengelolaan arsip elektronik. Setelah mengikuti diklat ini, peserta mampu memahami konsep dan ruang lingkup serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan arsip elektronik sesuai kaidah dan prinsip-prinsip kearsipan di masing-masing instansi.

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menduduki jabatan fungsional sebagai Arsiparis b. Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

37


INDIKATOR KEBERHASILAN a. Mampu memahami dan mengetahui prinsip, manfaat dan prosedur ketentuan Pengelolaan arsip elektronik b. Memahami strategi pengelolaan arsip elektronik dalam penciptaan dan penggunaan c. Mampu mengkomparasi penggunaan aplikasi pengelolaan berbasis TIK (SIKD, SIKS dan JIKN)

MATERI PELATIHAN 1. Prinsip, manfaat dan prosedur ketentuan Pengelolaan arsip elektronik 2. Strategi pengelolaan arsip elektronik dalam penciptaan dan penggunaan 3. Penggunaan aplikasi pengelolaan berbasis TIK (SIKD, SIKS dan JIKN)

38

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN LEAD AUDITOR ISO 9001/2015 Tanggal Pelatihan

: 15 - 19 Juni 2021

Kuota Peserta

: 3 Peserta

Metode Pelatihan

: Luring

Jumlah Jam Pelatihan

: 32 JP

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Program Pelatihan Lead Auditor ISO 9001/2015 adalah program pelatihan yang dibutuhkan bagi orang-orang yang ingin menguasai pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan audit pihak pertama/kedua/ketiga terhadap kualitas sistem manajemen/sistem manajamen mutu berdasarkan ISO 9001/2015. Dengan mengikuti pelatihan ini, maka pegawai yang telah mendapat sertifikat akan dapat memimpin sebuah tim ISO 9001 dan melakukan audit Sistem Manajemen Mutu yang ada di seluruh struktur Organisasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang ingin memiliki standar manajemen mutu sesuai dengan standar ISO 9001/2015 yaitu perubahan pola pikir, dari pola pikir konservatif menjadi berkonsep “sistem”, mempunyai visi dan misi bisnis, serta perbaikan berkesinambungan, dan adanya komitmen manajemen yang kuat dan berkelanjutan

TUJUAN Memberikan pemahaman kepada peserta mengenai standar ISO 9001/2015 yang digunakan dalam melakukan audit sistem manajemen mutu serta pemahaman mengenai segala hal dan proses dalam melakukan audit sistem manajemen mutu berdasarkan ISO 9001/2015 serta melatih keterampilan peserta dalam mengelola sebuah proses audit mulai dari persiapan dalam melakukan audit, mengimplementasikan prinsip, proses dan metoda dalam audit hingga ke dalam penulisan laporan

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. b. Surat Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan. Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

39


INDIKATOR KEBERHASILAN a. Memahami dan menjelaskan tujuan dari Sistem Manajemen Mutu b. Menjelaskan peran auditor dalam tahapan mulai dari persiapan audit, pelaksanaan audit, pelaporan hasil audit hingga follow up hasil audit berdasarkan standar Sistem Manajemen Mutu versi ISO 9001:2015 c. Menjelaskan manfaat dari sistem manajemen mutu d. Menjelaskan manfaat dari adanya sertifikasi akreditasi oleh pihak ketiga e. Memahami konsep dan terminologi dalam ISO 9001/2015 f. Memahami persyaratan yang dibutuhkan dalam melakukan penyusunan dokumentasi sistem manajemen mutu g. Melakukan penulisan laporan audit yang baik h. Menjelaskan tujuan dan perbedaan antara audit pihak pertama/pihak kedua/pihak ketiga terhadap sistem manajemen mutu organisasi

MATERI PELATIHAN 1. Tujuan Sistem Manajemen Mutu 2. Peran auditor dalam tahapan mulai dari persiapan audit, pelaksanaan audit, pelaporan hasil audit hingga follow up hasil audit berdasarkan standar Sistem Manajemen Mutu versi ISO 9001:2015 3. Manfaat dari sistem manajemen mutu 4. Manfaat dari adanya sertifikasi akreditasi oleh pihak ketiga 5. Konsep dan terminologi dalam ISO 9001/2015 6. Persyaratan yang dibutuhkan dalam melakukan penyusunan dokumentasi sistem manajemen mutu 7. Penulisan laporan audit 8. Tujuan dan perbedaan antara audit pihak pertama/pihak kedua/pihak ketiga terhadap sistem manajemen mutu organisasi

40

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN PENGELOLAAN PENYUSUTAN ARSIP Tanggal Pelatihan

: 19 - 23 April 2021

Penyelenggara Pelatihan : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kearsipan ANRI Kuota Peserta

: 6 Peserta

Metode Pelatihan

: Daring

Jumlah Jam Pelatihan

: 50 JP

Penanggung Jawab

Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Pelatihan ini merupakan sebuah kegiatan pengembangan kompetensi untuk para peserta sebagai bentuk pemenuhan penguasaan substantif di bidang pengelolaan arsip sesuai dengan tuntutan kebutuhan. Hal ini dilatarbelakangi perlunya ada pemahaman dalam proses pengelolaan penyusutan arsip

TUJUAN Diklat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta dalam melakukan penyusutan arsip di lingkungan kerja untuk menghindari penumpukan arsip, sehingga organisasi dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas secara efisien dan efektif. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu melakukan kegiatan penyusutan arsip sesuai kaidah dan prinsip-prinsip kearsipan

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menduduki jabatan fungsional sebagai Arsiparis b. Mendapatkan persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan.

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

41


INDIKATOR KEBERHASILAN a. b. c. d.

Memahami dan menerapkan tata cara pemindahan arsip dari unit pencipta ke unit kearsipan Memahami dan menerapkan tata cara Pemusnahan arsip yang tidak memiliki nilai guna Memahami dan menerapkan tata cara penyerahan arsip ke Lembaga Kearsipan Memahami dan mengetahui instrumen pengelolaan arsip dinamis

MATERI PELATIHAN a. b. c. d.

42

Pemindahan arsip dari unit pencipta ke unit kearsipan Pemusnahan arsip yang tidak memiliki nilai guna Penyerahan arsip ke Lembaga Kearsipan Instrumen pengelolaan arsip dinamis

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN PUBLIC SPEAKING Tanggal Pelatihan

: 25 - 27 Agustus 2021

Kuota Peserta

: 10 Peserta

Metode Pelatihan

: Daring

Jumlah Jam Pelatihan

: 16 JP

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Public speaking adalah kemampuan berbicara di depan umum atau banyak orang. Public speaking diperlukan karena pada dasarnya setiap orang akan selalu berinteraksi dengan orang lain. Dengan mengetahui kemampuan public speaking, kita dapat menjalin interaksi tersebut dengan lebih baik. Dalam konteks dunia kerja, arus komunikasi antara atasan, bawahan, dan sesama rekan sekerja (peer) bahkan dengan pihak lain yang terkait dalam kegiatan suatu pekerjaan akan sangat berdampak pada kinerja semua unsur yang ada di lingkungan dunia kerja tersebut. Oleh karena itu, siapa pun yang memasuki dunia kerja harus menyadari dan memahami pentingnya efektivitas komunikasi dalam menjalin hubungan yang sehat di lingkungan tempatnya bekerja termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menyadari pentingnya kemampuan public speaking bagi PNS di Lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf tersebut, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan melaksanakan pelatihan ini bekerja sama dengan pihak penyelenggara yang kompeten.

TUJUAN a. Mempelajari bagaimana teknik berbicara dengan penuh percaya diri b. Vokal dan bahasa tubuh yang berwibawa c. Memiliki kemampuan teknik presentasi yang memukau

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. b. Surat Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan. Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

43


INDIKATOR KEBERHASILAN a. b. c. d.

Menemukan potensi dan meningkatnya rasa percaya diri Menguasai teknik komunikasi nonverbal Menguasai teknik komunikasi verbal Mampu menciptakan dinamika presentasi yang hidup

MATERI PELATIHAN a. Ease Your Nerveousness: 1. Menemukan passion terpendam 2. Membangkitkan potensi dan percaya diri 3. Mengunci dan membagi motivasi 4. Mengendalikan rasa takut dan gugup b. Nonverbal Communication: 1. Teknik komunikasi nonverbal 2. Memahami dengan baik cara mengelola bahasa tubuh (posture, gesture, ekspresi wajah dan kontak mata) 3. Nada suara membentuk citra diri secara profesional, pernafasan diafragma, volume suara, intonasi dan tempo bicara c. Verbal Power: 1. Mengelola kata-kata dengan teratur, mudah dipahami dan sesuai konteks 2. Menghasilkan ide, mempersiapkan dan menyampaikan presentasi 3. Teknik story telling d. Deliver with Impact: 1. Melakukan pembukaan dan penutupan presentasi dengan memukau 2. Menciptakan dan membangun curiosity audience 3. Menciptakan dinamika presentasi yang hidup

44

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN BEHAVIORAL EVENT INTERVIEW (BEI)/ PRACTICAL BEHAVIOR BASED INTERVIEW Tanggal & Penyelenggara Pelatihan : 24 - 27 Agustus 2021 13 - 14 Oktober 2021 Kuota Peserta

: 2 Peserta

Metode Pelatihan

: Blended Learning

Jumlah Jam

: 12 JP Virtual Training 16 JP In - Class Training

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Kinerja organisasi yang unggul tentunya sangat didukung oleh kompetensi yang dimiliki oleh para pegawainya. Pegawai yang memiliki kompetensi yang baik serta berprestasi dalam pekerjaannya tentu memiliki dampak langsung terhadap keberhasilan organisasi. Oleh karena itu, proses seleksi maupun penilaian pegawai berbasis kompetensi sangat diperlukan untuk mendukung tujuan organisasi. Pegawai dapat optimal dalam pekerjaannya jika di tempat yang sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya dan dikembangkan dengan baik sesuai kompetensi yang dibutuhkan dalam jabatannya. Penilaian kompetensi pegawai membutuhkan metode yang tepat agar penilaian yang dihasilkan akurat. Salah satu proses penilaian yang dapat dilakukan adalah melalui metode Behavioral Event Interview (BEI) atau biasa disebut juga wawancara berbasis kompetensi (WBK). Teknik ini merupakan teknik wawancara yang terstruktur untuk mengukur kompetensi pegawai. Tindakan yang pernah dilakukan oleh pegawai merupakan bukti yang dapat mengukur kompetensi pegawai tersebut. Hasil dari wawancara kompetensi ini digunakan untuk memprediksi kinerja pegawai pada pekerjaan tertentu.

TUJUAN Diperlukan metode yang tepat dalam penilaian kompetensi pegawai. Oleh karena itu, alat ukur yang tepat perlu disusun agar hasil yang didapatkan sesuai kebutuhan pegawai maupun organisasi. Melalui pelatihan Behavioral Event Interview (BEI)/Practical Behavior Based Interview ini, para pegawai dilatih untuk menyusun pertanyaan dan melakukan wawancara dengan cara yang tepat, sehingga dapat menggambarkan kompetensi pegawai yang diwawancarai dan dinilai

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

45


KRITERIA PESERTA a. PNS yang membidangi pengembangan Sumber Daya Manusia di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf b. Persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan

INDIKATOR KEBERHASILAN a. b. c. d.

Memahami wawancara sebagai metode seleksi Menguasai konsep kompetensi Memahami kegunaan dan prinsip wawancara kompetensi Menguasai tahap-tahap wawancara kompetensi

MATERI PELATIHAN a. Pengantar wawancara: pengertian, wawancara tradisional dan wawancara perilaku b. Kompetensi: definisi, konsep dasar, dan pengukuran c. Wawancara kompetensi: pengertian dan prinsip dasar d. Tahap wawancara 1. Persiapan (formulasi pertanyaan) 2. Pelaksanaan (struktur interview) 3. Interpretasi (penentuan level kompetensi)

46

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


PELATIHAN DAN SERTIFIKASI PENGADAAN BARANG/JASA Tanggal Pelatihan

: 4 - 14 Oktober 2021

Kuota Peserta

: 50 Peserta

Metode Pelatihan

: Blended Learning

Jumlah Jam Pelatihan

: 50 JP

Penanggung Jawab

: Pusbang SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LATAR BELAKANG Semakin banyaknya permasalahan yang terjadi dalam setiap kegiatan pengadaan barang/jasa menuntut setiap instansi agar lebih waspada untuk melaksanakan pengadaan secara efektif, efisien, transparan, terbebas dari unsur-unsur Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sesuai amanat Pemerintah sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, bahwa dalam rangka pelaksanaan pengadaan Barang dan Jasa, sangat diperlukan sumber daya manusia aparatur yang memiliki kompetensi dalam bidang Pengadaan Barang/Jasa sehingga proses pengadaan barang/jasa tidak menyalahi aturan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu perlu dipersiapkan SDM Aparatur untuk menjadi ahli pengadaan Barang/Jasa melalui program pelatihan yang diselenggarakan secara berkesinambungan

TUJUAN Meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan perilaku untuk dapat melaksanakan tugas jabatan fungsional Pengelola Pengadaan Barang/ Jasa secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan kompetensi jabatannya serta sebagai syarat untuk pengangkatan jabatan fungsional Pengelola Pengadaan Barang/ Jasa.

KRITERIA PESERTA a. Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang mengelola pengadaan barang dan jasa b. Mendapatkan persetujuan mengikuti pelatihan dari kepala unit kerja. c. Berkomitmen dengan jadwal pelatihan.

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf

47


INDIKATOR KEBERHASILAN a. Peserta mampu memahami mengenai gambaran umum pengadaan, prinsip - prinsip dasar, kebijakan umum, kode etik dan dasar hukum/peraturan yang terkait, pihak pihak yang terkait, serta prinsip pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pengadaan barang/jasa b. Peserta mampu memahami persiapan pengadaan barang/jasa mulai dari tahap perencanaan umum, penentuan sistem pengadaan (metode pemilihan, metode penyampaian dokumen, metode evaluasi pengadaan, pemilihan jenis kontrak), pemilihan metode kualifikasi, penyusunan jadwal pemilihan, penyusunan HPS, dan penyusunan dokumen pengadaan. c. Peserta mampu memahami prosedur pelaksanaan Pengadaan Barang/Pekerjaan konstruksi/ Jasa Lainnya dan Konsultansi. d. Peserta mampu memahami pelaksanaan pengadaan barang/jasa dengan cara swakelola. e. Peserta mampu mengetahui peraturan pelaksanaan Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri dan Usaha Kecil dan peraturan pengadaan barang/jasa dengan dana Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PHLN). f. Peserta mampu memahami kegunaan dan kebutuhan E-Procurement yang akan digunakan sebagai acuan dalam setiap pengadaan barang dan jasa pemerintah di seluruh Indonesia. g. Memahami para pihak terkait pengadaan barang/jasa termasuk tugas ULP dalam pengelolaan dan koordinasi pengadaan barang/jasa h. Memahami prinsip pengendalian dan pengawasan pengadaan barang/jasa i. Memahami penyimpangan yang biasa terjadi dalam pengadaan barang/jasa

MATERI PELATIHAN a. Ketentuan Umum dan Latihan Materi Tujuan, Kebijakan, Etika Pengadaan Barang dan Jasa dan Latihan Materi b. Pelaku Pengadaan Barang dan Jasa dan Latihan Materi c. Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik, SDM dan Latihan Materi d. Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa dan Latihan Materi e. Persiapan Pengadaan Barang dan Jasa dan Latihan Materi f. Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Swakelola dan Latihan Materi g. Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Melalui Penyedia dan Latihan Materi h. Latihan Keseluruhan Materi dan Try Out

48

Program Pelatihan Pusbang SDM Parekraf


TIM PENYUSUN Penanggung Jawab:

Dr. Anggara Hayun Anujuprana, S.T., M.T.

Ketua:

R. Adi Mukhtar Rivai, S.E., M.Si

Wakil Ketua I:

Joko Abu Bakir, S.Sos

Wakil Ketua II:

Helmi Suhendry, S.T.

Anggota:

Amalia Diani, S.E Septi Mutiara Janing K, A.md.Kom M. Yudha Firaz, S.Psi Qorizky Muharani, S.Psi Francisca Devia S, S.Psi Imam Arif Wicaksono, S.Psi Dyah Nita Fitriani, S.Psi Grace Cornelia Marchtina Reysa Hastarimasuci Azlica Octaria Jajang Nurjaman Dimas Irawan Nining D Laraswati


Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwista dan Ekonomi Kreatif Jl. Letjen M.T. Haryono No.Kav. 47-48, RT.3/RW.3, Cikoko, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12770

2021


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Buku Program Pelatihan Kemenparekraf by septimutiara janingkushardyansari - Issuu