Salsabilla Melinia Amanah
Cerita Rakyat Jember : Putri Jembersari
Hak Cipta 2022 pada Penerbit Cikal Aksara
Penulis : Salsabilla Melinia Amanah
Editor : -
Desain sampul dan isi : -
Setting : -
Hak cipta dilindungi Undang Undang.
Dilarang mengutip atau memperbanyak
sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa
izin tertulis dari penerbit
1
Putri Jembersari tinggal di sebuah desa kecil yang dikelilingi bukit dan berdekatan dengan sungai Bedadung. Masyarakat desa ini sebagian besar merupakan perempuan.
2
Tanah di daerah ini subur sehingga para warga desa banyak memanfaatkannya sebagai lahan bercocok tanam.
3
4
Ketika masa panen tiba, semua penduduk
bersuka cita. Mereka semua bergotong
royong memanen berbagai jenis buah
dan hasil panen tanaman lainnya.
5
6
Sejak kecil Putri Jembersari dikenal banyak membantu dalam kegiatan warga. Ia sering membantu orang yang
telah berusia senja untuk membantu memotong dan membawakan potongan kayu bakar.
7
8
9
Ketika ada warga pergi mencari ikan di sungai Putri Jembersari
juga sering ikut untuk membantu dan belajar menangkap ikan bersama mereka.
10
11
Ketika Putri Jembersari tumbuh dewasa, ia diberi kepercayaan oleh warga untuk memimpin desa tersebut. Sifatnya yang
suka menolong, peduli, ulet dan pekerja keras membuatnya dipercaya oleh banyak orang.
12
Sebaagi seorang pemimpin Putri Jembersari memiliki keinginan untuk banyak belajar mengenai bela diri dan berbagai jenis ilmu pengobatan.
13
Berkat kerja keras dan keuletannya Putri Jembersari dapat meguasai ilmu yang ia pelajari dengan cepat.
14
Di bawah kepimpinan Puri Jembersari, desa itu pun perlahan menjadi lebih besar dan warganya hidup dengan aman dan makmur.
15
Tak lama kemakmuran dan keramaian desa tersebut tersebar ke segala penjuru. Putri Jembersari dan desanya pun menjadi terkenal.
16
Suatu hari Putri Jembersari dan kedua sahabatnya sedang bersantai di atas bukit untuk menikmati matahari
yang akan tenggelam.
17
18
19
Dari kejauhan muncul sekelompok orang yang bergerak perlahan mendekat. Putri Jembersari dan sahabatnya masih belum menyadari keberadaan mereka.
20
Mereka ternyata adalah perampok yang mendengar mengenai kemakmuran desa Putri Jembersari dan berniat menguasainya.
21
Mereka telah lama mencari keberadaan
Putri Jembersari dan telah memantaunya sejak lama u ntuk melancarkan serangan.
22
Putri Jembersari dan kedua sahabatnya harus berhadangan dengan sekelompok perampok itu.
23
24
Pertempuran pun tak terelakkan.
Pada akhirnya Putri Jembersari dibantu oleh kedua sahabatnya berhasil
memukul mundur para perampok tersebut.
25
26
Putri Jembersari menerima banyak serangan dalam pertarungan.
Oleh karena itu salah seorang sahabat Putri Jembersari segera
pergi menuju rumah warga terdekat untuk meminta pertolongan.
27
28
29
Kondisi Putri Jembersari semakin lemah. Luka yang diterima
oleh Putri Jembersari terlalu parah sehingga sulit diobati.
Selama ia dirawat, banyak warga desa datang membawakan buah tangan dan berdoa untuk kesembuhan Putri Jembersari.
30
31
Pada akhirnya, ketika matahari telah
tenggelam sepenuhnya Putri Jembersari pun menghembuskan napas terakhirnya.
32
33
Kepergian Putri Jembersari tersebar dengan cepat
menyebar ke seluruh desa. Ia dimakamkan dekat dengan Sungai Bedadung.
Untuk mengenang jasanya, para warga desa sepakat untuk menamai daerah tersebut sebagai Jember.
34
Redaksi Cikal Aksara Jl. H. Montong No.57 Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630 Telp. 021 7888 3030 ext.153 Faks. 021 727 0996 Email. redaksi@cikalaksara.com Line @cikalaksara Kota Jember banyak dikenal orang sebagai Kota Seribu Bukit, Kota Karnaval dan Kota Tembakau. Tapi, apakah teman-teman mengetahui asal-usul nama kota ini? Menceritakan tentang kehidupan Putri Jembersari, sosok perempuan yang namanya diabadikan sebagai nama suatu kota. Bagaimana ceritanya, ya?