Skip to main content

Selected Work From 2023/2024

Page 1

RIFQI ASSHIDIQIE SELECTED WORK


Working Experience Pt. Gemadeka Erfolga Junior Architect / June 2024 - now

Pt. Gemadeka Erfolga Internship / December 2023 - May 2024

Pt. Airmas Asri Internship / March 2023 - July 2023

RASArch Freelance / September 2022 - now

Relevant Experience Final Architectural Project Presenter Indonesia Design Week 2024 Event Staff at 052 TAPE Trisakti Architecture Project Expo 2023

Person in Charge for Open Project AAF Dew’s House by Semiotic Arsitek 2022

Skills

Awards and Honors

5/5 Autocad 5/5 Sketchup 2/5 Revit

2nd Place for Best Final Project

5/5 Lumion 4/5 Enscape 2/5 D5 4/5 Photoshop 3/5 Premiere 2/5 Illustrator 4/5 Microsoft Office 3/5 Google Office

Member in Charge of Event

052 Trisakti Architecture Project Award 2024

Top 10 From 50 Best Final Project 052 Trisakti Architecture Project Award 2024

Top 10 Best Design Sayembara Taman Kota Intan 2024

Nominator From 100+ Participant Sayembara Gagasan Desain Kawasan Kota Cilegon 2024

Selasar Arsitektur 2022

Language

Event Coordinator

Indonesian English

Speakers at LKMM-TD 2024

Interest

Speakers at Internship Fair

Elang Cup 2022

Member in Charge of Event Sayembara Desain Aksitektur 2022 : Along The Seaside

Architecture Sports Music

BEM FTSP Trisakti 2024

HMA Adhisthana Trisakti 2023

Public Review Best Architecture Studio 6 052 Trisakti Architecture Project Expo 2023

Member in Charge of Event Elang Cup 2021

Best Mix Used Building Design Pembangunan Jaya University 2022

Event Staff at Architecture Exhibition Bilik Karya 2021 : Format Masa Depan

Academic Scholarship Recipients Trisakti Architecture Department 2nd Semester Scholarship 2021

Organization Experience

2nd Place at Workshop Bilik Karya Competition

Head of Talent Interest Division

Trisakti University 2021

HMA Adhisthana Trisakti Period of 22/23

Staff of Event Division Selasar Arsitektur Period of 22/23

Staff of Event Division BPOH Adhisthana Networking Period of 22/23

Rifqi Asshidiqie Jakarta, 14 Januari 2002

Education

Vice Chairman of Talent Interest Division

Bachelor of Architecture (GPA 3.76)

HMA Adhisthana Trisakti Period of 21/22

Trisakti University 2020 - 2024

rifqiasshidiqie@gmail.com linkedin.com/rifqiasshidiqie instagram.com/rif_shidiqie issuu.com/rifqiasshidiqie (+62) 87882981858


T’Hub (Retail & Office) Architecture Final Project

CONTENT

Page 13 - 28

Rona Ruang Waktu Sayembara Penataan Area Taman Kota Intan

Page 37 - 42

Page 01 - 12

The Form’e (Retail & Residential) Architecture Design Studio 6

Page 29 - 36

Bentang Rona Vista Sayembara Penataan Kawasan Kota Cilegon

Professional Work Freelance - Internship - Junior

Page 43 - 46


T’Hub atau bisa disebut juga Transport Hub berada di Jalan Kendal, Dukuh Atas, Kecamatan Menteng, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Daerah Kota Jakarta. Transport Hub merupakan salah satu bagian penting dari dari Kawasan Dukuh Atas, karena posisinya berada pada titik Kawasan Berorientasi Transit dengan moda transportasi yang terbilang lengkap, mulai dari KRL, BRT, MRT,LRT, Railink, dan Ojol. Namun, kondisi Transport Hub saat ini belum efektif dalam melayani pengguna transportasi umum, selain itu banyaknya pedagang kaki lima yang berkeliaran cukup mengganggu akses perpindahan antar moda transportasi. Transport Hub memiliki potensi yang besar untuk menjadi pionir dalam perancangan bangunan berorientasi transit, dengan fokus utama kenyamanan pengguna.

01 Name Typology Status

1

: T’Hub : Commercial (Retail & Office) : Architecture Final Project 052 Trisakti Architecture Project 2024 2nd Best Final Project


Potential Kawasan Dukuh Atas berada pada Central Business District (CBD) dengan fungsi mayoritas yang ada di sekitar merupakan komersil. Selain Itu Kawasan Dukuh Atas merupakan Kawasan Berorientasi Transit dengan moda transportasi yang terbilang hampir lengkap dengan pencapaian antar moda transportasi yang tidak terlalu jauh. Problems Kawasan Dukuh Atas belum sepenuhnya efektif dalam menjawab kriteria pengembangan Kawasan Berorientasi Transit, seperti titik pemberhentian yang masih kurang jelas dan diorganisir dengan baik, hingga pencapaian pejalan kaki yang tidak singkat. Banyaknya pedagang kaki lima juga menjadi tantangan tersendiri agar tidak mengganggu aktivitas pengguna yang sedang melakukan transit antar moda. Selain itu masih banyaknya kendaraan bermotor yang naik ke trotoar, bahkan menyalahgunakan trotoar untuk digunakan sebagai lahan parkir kendaraan. Strategy Pengembangan Berorientasi Transit Dapat diartikan sebagai konsep pengembangan ataupun pembangunan kota dengan memaksimalkan penggunaan lahan yang bercampur dan terintegrasi serta mempromosikan penggunaan angkutan umum massal dan gaya hidup sehat, seperti berjalan kaki dan bersepeda. Pengembangan Ini sendiri memiliki beberapa kriteria yang dapat menjadi alat untuk mencapai level pengembangan yang berorientasi transit.

2


Simplicity Alur transit skala kawasan dibuat cukup simple dengan Stasiun Sudirman sebagai platform utama dalam terjadinya aktivitas transit skala kawasan. Keterhubungan nodes sekitar dihubungkan dengan stasiun sudirman sehingga dapat terciptanya sirkulasi yang efisien dan singkat

3


Radius 400m Connector Transportation Stop Point

Legend 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Transport Hub Site Location Sudirman Station Dukuh Atas BNI Station Entrance MRT Dukuh Atas Dukuh Atas LRT Station JPM Dukuh Atas Underpass Dukuh Atas

4


5

Rules

Zone

Massa awal bangunan terbentuk dari ketentuan tata guna lahan dan regulasi bangunan yang ada.

Massa dibagi menjadi 4 bagian untuk memberikan zonasi pada massa berdasarkan fungsi lantai nantinya.

Variation

Void

Massa Bangunan dikurangi di beberapa bagian di tiap zona nya untuk menciptakan bentuk yang lebih organik dan tidak monoton.

Massa direduksi di bagian tengah sebagai area terbuka vertikal nantinya yang menerus hingga keatas.

Transition

Green Open Space

Tiap perpindahan zona massa diberikan lantai transisi yang didesain menjorok kedalam agar terbentuk massa yang lebih dinamis.

Penyediaan ruang terbuka hijau sebagai area komunal yang dapat digunakan untuk bersantai dan bersosialisasi.


Walkable Pejalan kaki, pesepeda, dan penyandang disabilitas memiliki treatment khusus yang dapat memberikan kenyamanan lebih dalam berjalan kaki di kawasan tersebut, dengan tujuan menarik minat pengguna dalam berjalan kaki, bersepeda, dan menggunakan transportasi umum. Selain itu banyaknya ruang terbuka dengan teduhan juga menjadi salah satu fasilitas pengguna untuk istirahat sejenak dalam menjalani aktivitas sehari hari yang padat, dengan tujuan kawasan juga dapat sebagai tempat rekreasi.

Akses kendaraan bermotor diminimalisir dan dipersulit dengan tujuan menekan penggunaan kendaraan bermotor. Akses jalan yang bersinggungan dengan pejalan kaki dirancang sangat sedikit sehingga memberikan kenyamanan lebih untuk pejalan kaki, serta penempatan bollard yang ada di trotoar juga menjadi suatu proteksi lebih untuk pejalan kaki agar tidak terganggu.

6


Sebuah tantangan dari membuat bangunan salah satunya adalah peraturan yang berlaku di tiap daerahnya, setiap aturan harus dipenuhi namun dengan segala pertimbangan agar menciptakan bangunan yang baik. Sebuah bangunan tidak dapat di bangun dengan baik jika tidak mengikuti aturan yang telah ditentukan, oleh karena itu bangunan harus diolah sehingga tidak ada area yang terbuang atau area yang tidak memiliki nilai jual agar tidak ada yang sia sia.

77

Mengingat bangunan memiliki fungsi komersial, sehingga setiap luasan dari bangunan akan menjadi suatu pertimbangan, berapa persen luasan yang dapat terjual dan mana yang tidak dapat terjual, oleh karena itu area yang dapat dijual harus dimaksimalkan.

Jika merujuk pada dokumen TOD Standard yang disusun ITDP, total luasan terbangun yang dipergunakan untuk parkir kendaraan sebaiknya berada di antara 40% hingga 10% dari luasan persil. Semakin kecil persentase tentunya akan semakin baik. Jika diasumsikan seluruh persil/bangunan di 2 Jalan Sudirman-Thamrin menggunakan batas maksimum 25% maka akan tersedia 630.000 m ruang terbangun yang bisa beralih fungsi menjadi ruang kegiatan yang lebih bermanfaat daripada parkir kendaraan. Sumber : itdp-indonesia


8


Konsep Sirkulasi Pengguna HUB

Konsep Sirkulasi Pengguna HUB

Konsep Sirkulasi Pengguna HUB

MRT, LRT, KRL, Railink dan BRT

MRT, LRT, KRL, Railink dan Ojol

BRT dan Ojol

Sirkulasi Penumpang MRT, KRL, LRT, Railink menuju moda Transjakarta

Sirkulasi Penumpang MRT, KRL, LRT, Railink menuju moda Ojek Online

Sirkulasi Penumpang Bus Transjakarta Menuju Moda Ojek Online

Pengguna dari stasiun MRT & KRL yang melewati Pedestrian Jl. Kendal dan ingin berpindah moda Transportasi ke Transjakarta

Pengguna dari stasiun MRT & KRL yang melewati Pedestrian Jl. Kendal dan ingin berpindah moda Transportasi ke Ojol Motor dapat mengakses Ground Floor. dan Untuk pengguna yang ingin beralih ke Ojol Mobil dapat mengakses Lantai Lower Ground melalui ramp Pedestrian Alley, atau sebaliknya.

Tersedia akses eskalator, elevator, serta tangga apabila ingin berpindah moda transportasi dari Transjakarta ke Ojol, Maupun sebaliknya.

9


Konsep Sirkulasi Pengguna HUB

Konsep Sirkulasi Pengguna HUB

Konsep Sirkulasi Pengguna HUB

Penghuni ke MRT, LRT, KRL, Railink

Penghuni Ke Ojol

Penghuni Ke BRT

Sirkulasi Penghuni menuju KRL, MRT, LRT, dan KA.Bandara

Sirkulasi Penghuni Menuju Moda Ojek Online

Sirkulasi Penghuni Menuju Moda Transjakarta

Penghuni bangunan (Kantor) dapat mengakses skybridge pada Podium Lantai 1 ataupun langsung turun ke Ground Floor melalui lift menuju moda transportasi KRL, MRT, LRT, dan Ka. Bandara.

Penghuni bangunan (kantor) jika ingin menggunakan kendaraan online dapat menuju lantai Ground Floor untuk Ojol Motor dan Lantai Lower Ground untuk Ojol Mobil.

Untuk moda transportasi Bus Transjakarta dapat diakses melalui Ground Floor lalu dapat langsung mengakses TJ point.

10


Akses Kendaraan Bermotor Driveway kendaraan bermotor diminimalisir pada lantai dasar bangunan dan didominasi oleh akses pejalan kaki dari segala arah, sehingga akses pejalan kaki akan lebih aman, fleksibel dan memiliki pencapaian yang singkat.

11


12


The Form’e Merupakan bangunan komersial yang berada di Kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan The Form’e atau sekilas dapat dibaca sebagai Form dan For Me. Form atau bentuk, yang dimana bangunan memiliki konsep yang mengeksplorasi beberapa elemen bentuk yang ada. For Me dimaksudkan bahwa bangunan yang dirancang untuk siapapun yang menjadi pengguna nantinya. The Form’e berada di Kawasan MRT Setiabudi yang telah direncanakan sebagai kawasan Transit Oriented Development. Kawasan ini terbentang dari Jakarta Pusat - Jakarta Selatan. Titik-titik stasiun MRT berada pada area strategis dengan tingkat bisnis dan perekonomian yang tinggi. Pada konsep mix used retail - apartment ini. Bangunan menerapkan Sustainability dan TOD Support Dimana konsep tersebut mengutamakan pejalan kaki dan area publik, Serta konsep Open Corridor yang diterapkan dapat mengurangi penggunaan pendingin udara, Open Corridor disini dimaksudkan pada Green Active Balcony yang ada di tiap lantainya yang dapat menambah penghijauan. Dengan unsur green yang memiliki vegetasi yang cukup di bangunan dan sekitarnya ini, diharapkan dapat memberikan kesan sejuk ketika berada di dalam atau di luar bangunan

02 Name Typology Status

13

: The Form”e : Commercial (Retail & Residential) : Architecture Design Studio 6 052 Trisakti Architecture Project Expo 2023 Best Studio 6 Project


Background Kawasan Setiabudi berada pada Central Business District (CBD) dengan fungsi mayoritas yang ada di sekitar merupakan komersil. Selain Itu Seperti yang kita ketahui Setiabudi merupakan salah satu kawasan komersial yang ada di Jakarta, maka dari itu untuk menaikkan perekonomian yang ada pada kawasan tersebut, Mix-Used Retail Apartment menjadi salah satu pilihan dengan pertimbangan : Transportasi Lokasi tapak yang sangat strategis berada di tengah kota dengan aksesibilitas mudah yang didukung oleh fasilitas TOD setiabudi yang mencakup stasiun LRT dan Transjakarta serta dekatnya akses MRT dan KRL yang dapat memudahkan akses pengguna dalam menunjang setiap aktivitas yang ada. Aksesibilitas Lokasi tapak yang berada di salah satu jalan protokol yaitu sudirman, membuat tapak terhubung dengan kawasan komersial lainnya seperti Thamrin, Senayan, Kuningan dan lainnya, membuat pengguna tidak sulit dalam berpindah dari satu kawasan ke kawasan lain. Strategy Terbatasnya lahan yang tersedia menuntut kita untuk membuat bangunan yang menjulang tinggi tidak dapat dielakkan lagi. Bangunan dengan fungsi lebih dari satu menjadi salah satu solusi untuk efektifitas lahan yang digunakan, oleh karena itu bangunan mix used ini diharapkan menjadi salah satu solusi dari penggunaan lahan yang terbatas dengan fungsi yang cukup banyak. Transit Oriented Development merupakan sebuah konsep dalam pengembangan perkotaan yang mengharuskan pengembang untuk memaksimalkan seluruh ruang yang ada di dalam kota tersebut dan menyeimbangkan pembangunan perumahan, wilayah bisnis, rekreasi yang terintegrasi dengan baik oleh sarana transportasi umum sehingga jika dipadukan dengan kawasan superblok akan menghasilkan efisiensi terhadap sistem sarana, prasarana dan ekonomi.

14


15

Tapak tidak berada pada center core moda transportasi (Titik TOD utama), sehingga dapat disediakan fasilitas pendukung bagi pedestrian sehingga dapat mencapai tapak dengan lebih baik


Isometric View Function Areas

A. B. C. D. E. F. G. H. I. J.

MIXED-USE (MALL-OFFICE) MIXED-USE (MALL-APARTMENT) APARTMENT HOTEL MIXED-USE (RETAIL-OFFICE) PLAZA 1 PLAZA 2 PLAZA 3 PLAZA GREEN OPEN SPACE LRT DUKUH ATAS

Layout bangunan terhadap kawasan disesuaikan berdasarkan fungsi bangunan, fungsi kantor diletakkan lebih dekat ke jalan utama, sedangkan fungsi hunian diletakkan sedikit lebih belakang agar memiliki privasi lebih

16


Connecting Skybridge Menghubungkan setiap blok bangunan dengan menghadirkan jembatan penyeberangan yang dilengkapi beberapa titik transit yang berfungsi sebagai plaza,sehingga menciptakan kawasan pedestrian friendly. Skybridge berikut mendukung konsep Skywalk City Green Open Plaza Sebagai Buffer Zone Kawasan Design Feature: - Mounding sebagai pembatas area - Amphitheatre

C

Stop Area 3 Sebagai Transit Area 2 Terhubung ke: - Block 5 (Retail-Office) - Plaza 2

B

Stop Area 2 Sebagai Transit Area 2 Terhubung ke: - LRT Dukuh Atas - Plaza 3 (Blok 5) - Plaza 1

A

Stop Area 1 Sebagai Transit Area 1 Terhubung ke: - Plaza 2 - Block 1 (Mall-Office) - Block 2 (Mall-Apartment) - Block 3 (Apartment)

D BLOCK 3

BLOCK 2

A. B. C. D.

STOP AREA 1 STOP AREA 2 STOP AREA 3 Plaza Green Open space

BLOCK 1 Plaza difungsikan sebagai tempat pemberhentian bagi pengguna pejalan kaki, baik dari jembatan maupun dari arah LRT. Selain itu, adanya plaza diperuntukan untuk menjadi communal space bagi para penggunanya. LRT DUKUH ATAS

17


Site Division Jln Sudirman Pramuka, Dukuh Atas Kuningan, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta

K1

K5

K4

Luas Lahan : 97,563.68m² KDB : 55% x 97,563.68 m² = 53.660,02m² KLB = 6,84 X 97,563.68 m² = 667.335,5m² KTB = 60% x 97,563.68 m² = 58.538,2m² KDH = 20% x 97,563.68 m² = 19.512,7m²

K2

K3

Zona K.1 Sub zona perkantoran mall : Luas Lahan : 14.949 m²

Zona K.2 Sub zona hunian mall : Luas Lahan : 13.459 m²

Zona K.3 Sub zona hunian retail : Luas Lahan : 10.995 m²

Zona K.4 Sub zona hotel : Luas Lahan : 14.398 m²

Zona K.5 Sub zona perkantoran retail : Luas Lahan : 12.842 m²

18


Site Function

Desain Terbuka dan Ramah Pejalan Kaki: -

M

Bangunan direncanakan dengan desain terbuka yang mengutamakan ruang pejalan kaki yang luas. Area trotoar yang lebar dengan aksesibilitas yang baik untuk pejalan kaki dan pengguna kursi roda. Penggunaan material non-slip dan permukaan yang nyaman untuk berjalan. Pohon dan taman hijau yang disusun dengan baik di sekitar bangunan untuk memberikan lingkungan yang nyaman dan teduh.

E

E

Konsep Bangunan Retail dan Apartemen yang Mengutamakan Pejalan Kaki dan Area Publik dengan Integrasi Kawasan TOD -

-

B

Bangunan retail dan apartemen ditempatkan secara strategis di sekitar stasiun transportasi umum, seperti stasiun LRT, dan halte bus Akses mudah dari stasiun ke bangunan dengan adanya Sky bridge pejalan kaki yang jelas dan terhubung langsung. Penyediaan parkir sepeda yang aman dan nyaman untuk mendorong penggunaan transportasi berkelanjutan.

L G D

A. B. C. D. E. F. G. H. I. J. K. L. M. N. O. P.

19

MIXED-USE (MALL- APARTMENT) MIXED-USE (MALL-APARTMENT) PODIUM MALL AND FACILITY FRONT GARDEN SIDE AND BACK GARDEN SIDE GARDEN MAIN ENTRANCE TO LOBBY EXIT TO FRONT ROAD EXIT TO BACK ROAD ENTRANCE FROM BACKROAD SERVICE PARKING BIKE SERVICE PARKING BIKE SKY BRIDGE TRUCK SERVICE AREA ROUND RAMP GOING UP ROUND RAMP GOING DOWN

I

C H

J A 0

P F

N F

K


Offset for Setback

Massing for podium

Subtract in some part

Add Tower

Subtract for Final Massing

20


21


Floor Function ROOFTOP

TYPICAL APARTMENT ZONE 3 - LT.36 - LT.49

ROOFTOP

TYPICAL APARTMENT ZONE 2 - LT.25 - LT.40

REFUGEE / TRANSFER LVL LT.24

TYPICAL APARTMENT ZONE 1 - LT.8 - LT.23

REFUGEE / TRANSFER LVL LT.35

TYPICAL APARTMENT ZONE 2 - LT.22 - LT.34

REFUGEE / TRANSFER LVL LT.21

TYPICAL APARTMENT ZONE 1- LT.8 - LT.20

REFUGEE AND SPORT FACILITY LT.7

FACILITY AND POOL AREA LT.6

BUILDING PARKING LT.2 - LT.5

RETAIL LT 1

GROUND RETAIL AND LOBBY Fasilitas untuk Penghuni dan Pengunjung: Area terpisah yang dirancang dengan baik untuk apartment dan ruang retail. Fasilitas seperti kolam renang, area olahraga, dan fasilitas kesehatan yang memadai untuk penghuni dan pengunjung. Penyediaan ruang santai atau ruang hijau untuk memberikan tempat istirahat dan relaksasi.

BASEMENT

22


Building Allocation

Rincian Koefisien Lantai Bangunan (KLB) di kawasan TOD Jakarta Adapun KLB mencakup Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Dasar Hijau (KDH), dan Koefisien Tapak Basement (KTB) berdasarkan RDTR 2022 di area transit transportasi massal. -

-

Pada radius sampai dengan 800 meter dari titik transit diberikan KDB 55 persen, KLB 11, KDH 20, KTB 60 persen. Pada radius lebih dari 800 meter sampai dengan 1.200 meter dari titik transit diberikan KDB 55 persen, KLB 7, KDH 20, KTB 60 persen. Di luar radius 1.200 meter dari titik transit untuk rumah susun umum sewa, rumah susun khusus, dan rumah susun negara diberikan KDB 55 persen, KLB 6, KDH 20, KTB 60 persen. Di luar radius 1.200 meter dari titik transit untuk rumah susun komersial dan rumah susun umum milik diberikan KDB 55 persen, KLB 4,5, KDH 20, KTB 60 persen.

Source : RDTR Jakarta 2022

23


Parking Allocation

24


Green Active Balcony

Konsep Green Active Balcony Selain dapat mengurangi penggunaan pendingin ruangan, bangunan juga dapat memaksimalkan penghawaan yang masuk serta dengan adanya second skin yang berongga dapat mereduksi panas yang masuk , namun tetap dapat memberikan cahaya masuk.

25


Multiple Green Spot BOOK READING

ELEVATE PARK

PET FRIENDLY

HANGOUTS

LOUNGE SEATING

Multiple green communal space yang ditujukan untuk memenuhi aktivitas sosial dan psikologis pengguna

26


27


28


Taman Kota Intan berada di Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Kota Administrasi Jakarta Barat. Taman Kota Intan merupakan bagian penting dari Kawasan Cagar Budaya Kota Tua Jakarta, karena posisinya berada pada gerbang kota Batavia pada masa lalu menjadikan Taman Kota Intan jalur transportasi air utama pada masa itu untuk mengangkut dan mendistribusikan logistik baik lokal maupun internasional. Namun kondisi Taman Kota Intan saat ini dialihfungsikan menjadi area parkir Kota tua dan menjadi area umkm yang tidak terawat. Dengan lokasi dan sejarah yang ada, Taman Kota Intan memiliki potensi yang besar untuk menjadi sebuah destinasi baik untuk wisata dan hunian bagi masyarakat jakarta.

03 Name Typology Status

29

: Rona Ruang Waktu : Commercial (Retail, Residential & Heritage) : Professional IAI Jakarta Competition Sayembara Penataan Area Taman Kota Intan Top 10 Best Design


30


Rona merujuk pada suasana atau karakteristik yang khas dari suatu tempat atau periode waktu tertentu. Dalam konteks taman, ini bisa mencakup nuansa sejarah, budaya, alam, atau bahkan suasana emosional yang ingin diciptakan.

Ruang mengacu pada tempat fisik taman itu sendiri. Revitalisasi taman tidak hanya mengubah tampilan fisik, tetapi juga berusaha menghubungkan taman dengan sejarah dan identitas kawasan Kota Tua.

Waktu menyiratkan bahwa suasana ini bukanlah sesuatu yang statis, melainkan terus berubah dan berkembang seiring berjalannya waktu. Revitalisasi taman adalah upaya untuk mengubah "rona waktu" yang ada, menciptakan suasana baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan masa kini.

31


32


Siteplan

Plaza Harmoni

Viewing Deck

Viewing Deck

Kanopi Ranting


34


Ground Floor Plan

35


36


Kota Cilegon yang terletak pada ujung barat pulau jawa menjadikan cilegon sebagai gerbang utama Pulau Jawa. Lokasinya yang membuat kota cilegon memiliki berbagai macam kegiatan industri, hal ini ditunjang dengan adanya pelabuhan merak hal tersebut membuat banyak orang datang ke kota cilegon baik untuk bekerja atau sekedar melintas. Kota cilegon sebagai gerbang utama pulau jawa memiliki potensi untuk terus berkembang pesat, tidak hanya melalui kegiatan industri tetapi juga melalui pariwisata, terdapat berbagai wisata alam serta budaya lokal yang dapat dijadikan wisata. Namun saat ini kota cilegon belum memiliki karakter khusus yang dapat menjadi daya tarik bagi banyak orang untuk sekedar singgah.

04 Name Typology Status

37

: Bentang Rona Vista : Design Idea (9 Nodes Public Space) : Professional IAI Banten Competition Sayembara Penataan Kawasan Kota Cilegon Nominator Best Design From 100+ Participant


38


40


SIRKULASI PENGGUNA JALAN


LOKASI 1 NODES 3 LOKASI 1 NODES 1

LOKASI 2 NODES 2

LOKASI 2 NODES 4

LOKASI 1 NODES 2

LOKASI 2 NODES 5

LOKASI 2 NODES 5

LOKASI 2 NODES 1

LOKASI 2 NODES 3

LOKASI 1 NODES 4

42


PROFESSIONAL WORK 1. 2. 3.

43

PT. Gemadeka Erfolga - Junior Architect PT. Airmas Asri - Internship Architect RASArch - Freelance


PT. AIRMAS ASRI Location Job Title Duration Task

: Central Jakarta, Indonesia : Architectural Intern : March 2023 - July 2023 : Drawing & Image Production, Preliminary Preparation, Design Development

1

6

Project Name : Grand Mall Cakung Location : Cakung, Jakarta Timur Project Type : Renovation - Mall Participation At : Drawing & Image Production,3d Rendering, Design Development, Site Supervisor Assistant, Construction Drawing.

Project Name Location Project Type Participation At Development.

2

7

Project Name : Duta Merlin Location : Harmoni, Jakarta Pusat Project Type : Mix Use Building - Retail, Office, Hotel and Apartment Participation At : Preliminary Preparation, Analysis, Zoning and Massing Drawing & Image Production.

Project Name Location Project Type Participation At

3

8

Project Name Location Project Type Participation At

: Hotel Kuta : Kuta, Bali : Hotel and Retail : Design Development.

4 Project Name Location Project Type Participation At

Project Name Location Project Type Participation At

: Eka Hospital : BSD, Tangerang Selatan : Rumah Sakit : Drawing & Image Production, 3d Rendering, Design

: Rumah Sakit Hermina : Nusantara, Kalimantan : Rumah Sakit : Drawing & Image Production.

: Graha Indra : Kelapa Gading, Jakarta Timur : Office : Design Development.

9 : Moria Hills Dormitory : PIK, Jakarta Utara : Retail, Open Mall : Drawing & Image Production, 3d Rendering

Project Name Location Project Type Participation At Massing

: Thamrin FnB Mall : Thamrin, Jakarta Pusat : Retail Open Mall : Preliminary Preparation, Analysis, Zoning and

5 Project Name Location Project Type Participation At Massing

: Kerobokan Umalas Villa : Umalas, Bali : Villa : Preliminary Preparation, Analysis, Zoning and

Note : Project conditions at the time of involvement. Images are made in black and white for privacy.

44


PT. GEMADEKA ERFOLGA Location Job Title Duration Task

: South Jakarta, Indonesia : Junior Architect : December 2023 - November 2024 : Drawing & Image Production, Preliminary Preparation, Design Development, Team Coordinator, Construction Drawing, Site Supervisor Assistant

1

5

Project Name : Rumah Gabus Location : Rawamangun, Jakarta Timur Project Type : Renovation Participation At : Design Development, Drawing Production, Site Supervisor Assistant, Construction Drawing.

Project Name : Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Jakarta Utara Location : Jakarta Utara Project Type : Immigration Office Design Participation At : Drawing & Image Production, Design Development, Construction Drawing, Site Supervisor Assistant, 3d Rendering and 3d Animated.

and

Image

2

6

Project Name : Kantor DPD Bali Location : Bali Project Type : Facade Renovation Participation At : Facade Design, Landscape Design, Gate Design, Drawing and Image Production, Design Development, Construction Drawing.

Project Name : Gereja Pentakosta Indonesia Location : Pematang, Siantar Project Type : Continued Construction Participation At : Drawing & Image Production, 3d Rendering and 3d Animated, Conceptual, Landscape Design, Hotel Proposed Design.

3

7

Project Name Location Project Type Participation At Site Analysis.

: Standarisasi Rusun Imigrasi : Indonesia : Pembuatan Standarisasi : Making Proposal Standarisasi, Alternative Floor Plan,

Project Name : Taman Kota Intan Location : Kota Tua, Jakarta Barat Project Type : Sayembara / Top 10 - Finish Participation At : Designing Nodes, Concepting, Drawing and Image Production, 3d Rendering with lumion, Post Production, Panel Layouting, Team Coordinator.

4 Project Name : Gagasan Design Kawasan Kota Cilegon Location : Harmoni, Jakarta Pusat Project Type : Sayembara | Nominator / 100+ Participant - Finish Participation At : Designing Nodes, Concepting, Drawing and Image Production, 3d Rendering with lumion, Post Production, Panel Layouting, Team Coordinator.

Note : Project conditions at the time of involvement. Images are made in black and white for privacy.

45


RASArch Location Job Title Duration Task

: South Jakarta, Indonesia : Freelance : September 2022 - Now : Construction Drawing, Drawing & Image Production, Preliminary Preparation, Design Development.

5

1 Project Name Location Project Type Project Start

: D’Hove Jatiasih : Jatiasih, Bekasi : 3d Visualization : October 2024

: AB_House : Fatmawati, Jakarta Selatan : 55 m² : Design and Draft : June 2024

3 Project Name Location Site Dimension Project Type Project Start

: AA_House : Fatmawati, Jakarta Selatan : 77 m² : Design and Draft : May 2024

Project Name Location Site Dimension Project Type Project Start

: Rukost : Unknown : 120 m² : Drafting : June 2023

7 Project Name Location Site Dimension Project Type Project Start

: Trohouse : Kelapa Gading, Jakarta Timur : 200 m² : Design and Draft : June 2022

8

4 Project Name Location Project Type Project Start

: SiHouse : Cirebon, Jawa Barat : 108 m² : Design and Draft : September 2023

6

2 Project Name Location Site Dimension Project Type Project Start

Project Name Location Site Dimension Project Type Project Start

: Paradiso House : Cilandak, Jakarta Selatan : Design : February 2024

Project Name Location Site Dimension Project Type Date and Time

: Casa Dalima : Limo, Depok : 75 m² : Drafting : February 2022

46


rifqiasshidiqie@gmail.com linkedin.com/rifqiasshidiqie instagram.com/rif_shidiqie issuu.com/rifqiasshidiqie (+62) 87882981858


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook