Skip to main content

Global News Edisi 36

Page 1

LANGGANAN RP 18.000,-/BULAN ECERAN RP 4.500,-

PENGADUAN

0813 3194 8446

HOTLINE REDAKSI

MINGGU KE-36

031 - 8281712

4 - 11 MEI 2016

gnewsredaksi@gmail.com

www.global-news.co.id

Redaksi Gnews

TBN/DTF

BUANG SIAL: Bayu Oktavianto, salah satu sandera Abu Sayyaf, melakukan ritual cebur sungai untuk membuang sial saat tiba di rumahnya Dukuh Miliran, Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jateng, Selasa (3/5/2016). Sedang Alfian Elvis Repi cukur gundul setiba di rumahnya (foto bawah).

LOKASI 4 WNI MASIH GELAP, 10 BEKAS SANDERA ABU SAYYAF TAK KAPOK

Yayasan NasDem Dituduh ‘Curi Panggung’ MAYOR Jenderal Purnawirawan Kivlan Zen, salah satu anggota tim negosiator pembebasan 10 anak buah kapal Brahma 12, akhirnya bicara soal isu adanya pihak yang “curi panggung” di aksi pembebasan 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf. Kivlan mengaku tak tahu-menahu terkait Yayasan Sukma yang menjemput para anak buah kapal (ABK) untuk pulang ke Tanah Air. Menurut Kivlan, Yayasan Sukma tak ikut berpartisipasi dalam upaya pembebasan yang dilakukan pihaknya. “Yayasan (Sukma) datang tanggal 27 April hingga 1 Mei, tiba-tiba menjemput, tidak ikut operasi,” kata Kivlan saat dihubungi, Selasa (3/5/2016). Yayasan Sukma merupakan lembaga yang berafiliasi dengan Partai NasDem. Sepuluh ABK tersebut juga dibawa menggunakan pesawat pribadi milik Ketua Umum Partai Nasz BACA: Yayasan..., di Hal 3

Akhirnya 10 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf selama 37 hari di Filipina Selatan dibebaskan. Kini masih ada 4 WNI lain dalam sekapan Abu Sayyaf menunggu giliran untuk dibebaskan. Hanya saja lokasi mereka belum diketahui. Yang menarik pembebasan mereka bukan hanya dicurigai dilakukan dengan cara membayar uang tebusan 50 juta peso (sekitar Rp 15 miliar), tapi diduga dimanfaatkan pula oleh sejumlah pihak untuk “mencuri panggung”.

TRAGEDI 14 REMAJA PERKOSA BERKALI-KALI GADIS SMP

Sadis, Korban Diperkosa hingga Sekarat, Pelaku Tertawa ARA

KUNJUNGI TAMAN: Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri didampingi Walikota Surabaya Tri Rismaharini berkunjung ke Taman Harmoni, Surabaya, Minggu (1/5/2016). Keduanya terlihat akrab, bahkan Mega diisukan merayu Risma agar maju di Pilgub DKI 2017.

Kejutan Mega, Calonkan Risma Lawan Ahok di ‘Last Minute’ KETUA Umum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut-sebut akan bikin kejutan terkait Pilkada DKI Jakarta. Sejumlah kalangan pun melempar spekulasi kejutan itu adalah kemungkinan Megawati akan mencalonkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai calon gubernur DKI dari PDIP pada pilkada 2017 mendatang. Hanya saja kejutan ini sulit diwujudkan sebab Ahok sudah gembar-gembor akan mencalonkan diri lewat jalur independen alias perseorangan. Sebagai partai yang bisa mengusung calon sendiri, PDIP sangat kecil kemungkinannya mencalonkan Ahok yang sebelumnya juga dinilai sudah mengerdilkan peran parpol. Karena itu, kuat dugaan, Megawati akan membuat z BACA: Kejutan:..., di Hal 2 kejutan dengan

BACA JUGA HLM 16:

Lagi-lagi Demonstran Desak Ahok Turun

Tragedi ini terjadi karena runtuhnya moral dan agama remaja. Agama mengharamkan minuman keras (miras) bukan tanpa alasan. Sebab, salah satu dampak buruk miras, para peminumnya bisa berubah sangat biadab. Hal itu terbukti dari 14 pemuda di Bengkulu yang dengan sangat brutal melakukan pemerkosaan terhadap gadis berusia 14 tahun. Korban diperkosa berkali-kali, bahkan dilakukan saat si gadis belia sudah sekarat, dan akhirnya dibunuh dengan kejam. Yang lebih tragis lagi, pelaku tidak menyesal.

@RedaksiGnews

Iuran BPJS Naik, Ribuan Peserta Pilih ‘Turun Kelas’ RIBUAN masyarakat Jawa Timur (Jatim) memilih “turun kelas” layanan gara -gara kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Hal itu karena mereka merasa tidak sanggup membayar iuran yang mengalami kenaikan sejak April 2016 lalu. Tapi banyak pula warga yang mampu secara ekonomi juga menurunkan kelas keanggotaannya dengan alasan perbedaan layanan hanya pada kamar rawat inap yang bisa dinaikkan lagi kelasnya saat melakukan perawatan di rumah sakit. “Ada teman yang kaya tapi BPJS-nya kelas III. Nanti kalau rawat inap, kamarnya pakai yang kelas I. Bedanya hanya di kamar, soal z BACA: Iuran BPJS Naik..., di Hal 3

Na Rona Gara-gara Make Up Minta Cerai KONON wanita dan make up dua hal yang tak bisa dipisahkan. Ibarat jarum jam dengan batrenya. Sedetik saja wanita tidak ber-make up laksana tumbuhan yang tak terkena sinar matahari. Bagaimana? Lah karena make up juga Nur Halimah minta cerai kepada suaminya, Dul Mannan. Kok...bisa? Nasib sial menimpa Dul Mannan, warga Wiyung-Surabaya yang digugat cerai istrinya gara-gara tidak mampu membelikan istrinya make up. Maklum, si Dul Manan, hanya seorang ustadz yang hanya berdagang minyak wangi. Pengasilannya kadang tidak cukup untuk biaya hidup. Belum lagi ia harus bayar kredit sepeda motor setiap bulannya. Sedanz BACA: Gara-gara.., di Hal 3

INDEKS 09

KANTOR RADIO BUNG TOMO DIRATAKAN SURABAYA

12

INDONESIA BELUM PUNYA BLUEPRINT PENDIDIKAN

14

LEICESTER BAKAL KANTONGI RP 2,8 TRILIUN GLOBALSPORT

DTF

SADIS: Polisi menunjukkan 12 pelaku pemerkosaan terhadap gadis SMP di Bengkulu.

REMAJA putri berusia 14 tahun-sebut saja namanya Yuyun-- itu sungguh sangat malang. Saat pulang sekolah, seperti biasa, dia berjalan lewat jalan menuju rumahnya. Namun Senin 2 April 2016 lalu gadis ini pulang melewati segerombolan

pemuda yang sedang mabuk minuman tuak. Dan nahas itu pun terjadi. Para pemuda itu awalnya hanya menggoda. Korban menolak. Nah, salah satu pelaku yang palz BACA: Sadis,..., di Hal 2

Makam Syeikh Abal-abal Dibongkar SEBUAH kuburan yang dianggap sebagian warga sebagai makam ulama besar di Dusun Krajan, Desa Sukobendo, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, akhirnya dibongkar dan diratakan dengan tanah. Pasalnya, makam tersebut ternyata milik warga biasa namun dibangun kembali dengan menyebutnya sebagai makam ulama besar sehingga jadi tempat tujuan ziarah warga, khususnya jamaah Assinuwun. Tapi karena makam ulama abal-abal, bangunan kuburan itu pun dibongkar. Untuk IST

DIBONGKAR: Petugas membongkar bangunan dan keramik yang menutup makam, Selasa (3/5/2016).

z BACA: Makam Syeikh..., Hal 2

Suka yang Panjang AKTRIS Luna Maya (32) selama ini sering menjadi pijakan dalam menentukan tren rambut. Gaya tata rambut Luna Maya, baik pendek maupun panjang, selalu digemari pecinta mode. Namun demikian Luna Maya sendiri mengaku lebih suka berambut panjang daripada rambut pendek. Artis peran, pembawa acara, dan model ini mengaku tidak cocok dengan model rambut pendek. “Dulu pernah rambut pendek, tapi enggak cocok. Saya lebih suka yang panjang,” kata Luna Maya saat hadir dalam sebuah acara peluncuran z BACA: Suka...,

di Hal 3

LUNA MAYA


POLITIK

2

MINGGU KE-36

4 - 11 Mei 2016

Petinggi PKS Tak Hadir, Fahri Kecewa PENGADILAN Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang mediasi antara Fahri Hamzah dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Selasa (3/5/2016). Mediasi penyelesaian perkara perdata direkomendasikan majelis hakim sebelum pemeriksaan pokok perkara. Sidang mediasi berlangsung dua jam secara tertutup. Hakim Baktar Jubri Nasution ditunjuk Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebagai mediator. Fahri Hamzah, sebagai pihak penggugat, hadir dalam sidang mediasi bersama tim kuasa hukumnya. Sementara, dari pihak tergugat hanya dihadiri oleh kuasa hukum PKS Zainudin Paru dan Abdi Sumaithi, salah satu anggota Majelis Tahkim PKS. Menurut Zainuddin, dewan

Fahri Hamzah

pengurus PKS lainnya yang masuk dalam daftar tergugat tak bisa hadir lantaran sedang reses. Termasuk, Presiden PKS Sohibul Iman. Selain Sohibul Iman, nama lain yang masuk dalam gugatan adalah Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat dan Ketua Badan Penegak Disiplin Organisasi Abdul Muiz Saadih. “Pak Sohibul sedang reses

Sohibul Iman

dan tugas ke Jambi. Hidayat Nur Wahid juga ada sosialisasi empat pilar ke Jambi. Pak Surahman tugas ke Kalteng dalam rangka reses. Abdul Muis ke Jerman sampai pertengahan Juni,” terang Zainudin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (3/5/2016). Fahri Hamzah menyayangkan ketidakhadiran Presiden PKS Sohibul Iman dan nama lain

yang masuk daftar tergugat. Meski tak lugas, Fahri Hamzah nampak tidak puas dengan hasil sidang mediasi perdana itu. “Bukan cuma saya (yang tidak puas), tapi hakim mediator pun mengatakan harusnya ada itikad baik untuk datang semuanya,” ungkap Fahri. Menurut Fahri, mestinya pengurus PKS yang masuk daftar gugatannya itu bisa hadir di pengadilan. Alasan reses, menurut dia, kurang kuat untuk menolak panggilan hakim. “Saya juga anggota DPR dan saya juga ditunggu masyarakat khususnya di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, bupatinya sudah kontak saya. Tapi saya minta maaf karena ada panggilan. Dan menurut saya itu bisa dijadwalkan kembali dan saya datang hari ini,” ujar Fahri. Tidak hadirnya para pihak

terguat membuat sidang mediasi tak membuahkan hasil. Isi sidang mediasi hanya berujung pada mendengarkan keterangan Fahri Hamzah. “Kuasa hukum tergugat mendengar dan menyampaikan kepada pemberi kuasa tentang bagaimana seharusnya ke depan, apakah mediasi terus berjalan atau masuk ke pokok perkara dengan dilanjutkan di persidangan,” kata Zainudin Paru. Fahri resmi melayangkan gugatan terhadap PKS ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan teregister dengan Nomor: 214/ pdt.15/2016/PN.Jkt.Sel. Dalam pokok gugatan ini, Fahri berharap Surat Keputusan (SK) DPP PKS tentang pemecatan dirinya dari seluruh jenjang keanggotaan batal demi hukum. Fahri menilai PKS melakukan pelanggaran serius dengan memecat dirinya.z mtv/ara

Kejutan Mega, Calonkan Risma Lawan Ahok di ‘Last Minute’ Sambungan hal 1

men-

calonkan Tri Rismaharini--- yang sekarang menjabat Walikota Surabaya-sebagai penantang Ahok. Untuk itu Risma dinilai akan manut titah Megawati dan warga Surabaya akan memaklumi penugasan khusus untuk kader terbaik PDIP itu. Saat dikonfirmasi, Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira menilai, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, memang punya potensi besar untuk diusung partainya secara khusus maju di Pilgub DKI. Sebagai kader PDIP, Risma dinilai berhasil memimpin Surabaya dengan banyak prestasi. “Saya kira penilaian objektif sebagai kader partai yang berhasil memimpin Surabaya. Risma membuktikan prestasinya sehingga punya eksebilitas tinggi. Kalau Beliau ditugaskan ke DKI ya itu sangat mungkin,” ujar Andreas saat dihubungi, Selasa (3/5/2016). Diakui Andreas, bila aspirasi di mata rakyat serta internal PDIP, Risma bisa

ditugaskan oleh partai meski tak ikut penjaringan di DPD DKI. Bahkan, ada isu yang berkembang dan menjadi aspirasi masyarakat agar potensi majunya Risma ini dilakukan di last minute. “Ada aspirasi yang berkembang di masyarakat serta internal partai soal kehendak Risma diusung di DKI. Ada prediksi yang berkembang kans Risma maju di last minute,” tutur Andreas kepada wartawan di Jakarta. Andreas menilai momentum Pilgub DKI harus dihitung secara cermat. Sisa waktu yang masih panjang harus dimanfaatkan untuk melihat momentum selama belum ada keputusan final. Peluang Risma diusung di waktu terakhir oleh PDIP bisa dilakukan seperti Pilkada 2012 saat PDIP mengajukan Joko Widodo. “Itu bisa saja. Politik ini kita harus lihat timingnya, momentumnya. Karena terlalu cepat memutuskan tak terlalu menguntungkan. Ini masih banyak waktu untuk melihat dinamika yang terjadi nanti,” sebutnya. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Pur-

nama atau Ahok sudah tahu kabar Risma akan maju ke Jakarta. Termasuk soal sikap Megawati nanti. Namun dia meminta jangan ada yang mengaitkan hubungan dia dengan Megawati dan pilihan PDIP di Pilgub DKI. Secara pribadi hubungan dia dengan Megawati baik. “Saya sama Bu Mega hubungannya baik secara pribadi,” jelas Ahok di Jakarta, Selasa (3/5/2016). Ahok juga tak menyoal apabila PDIP menentukan calon lain dalam Pilgub DKI. Sah-sah saja, tak mempengaruhi hubungan dia dengan Mega. “Jangan mencampuradukkan kepentingan partai, politik, Pilkada dengan hubungan pribadi dengan Bu Mega dan Pak Taufik. Bagus. Warga Jakarta jadi banyak pilihan,” tutup dia. Harus Head to Head Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (SIGMA) M. Imam Nasef mengatakan, hanya ada satu skema politik yang dapat menandingi Ahok dalam Pilkada DKI 2017

mendatang. “Skemanya yaitu dengan menciptakan Pilkada DKI hanya dengan dua pasangan calon, artinya harus dibuat head to head,” ungkap Nasef Selasa (3/5/2016). Menurutnya, calon sekelas Risma memang punya magnet tersendiri di kalangan pemilih. Namun, apabila Pilkada DKI diikuti lebih dari dua pasangan calon, kemungkinan Risma pun masih cukup berat untuk bersaing dengan Ahok. “Apabila nanti Ahok benar-benar maju dan dinyatakan sah sebagai calon perseorangan, maka sebaiknya parpol-parpol yang memiliki kursi di DKI bersatu untuk mengusung calon tunggal melawan Ahok,” tegasnya. Skema ini perlu diciptakan agar suara pemilih tidak terpecah, sehingga peluang calon yang diusung parpol untuk memenangkan Pilkada DKI semakin besar. Apalagi dua Parpol, lanjut Nasef, sudah menyatakan dukungannya ke Ahok, maka pilihan yang rasional bagi parpol-parpol lainnya adalah dengan bergabung dan mengusung calon tunggal. z det/okz

SECANGKIR KOPI

Buruh Kita dan MEA SEPERTI tahun-tahun sebelumnya, May Day 2016, Minggu (1/5/2016), masih diwarnai dengan aksi demo. Hal serupa juga terjadi di Surabaya, dimana sejumlah buruh dari berbagai daerah di Jatim melakukan demo. Lebih dari 4.000 buruh gabungan dari seluruh aliansi buruh se-Jawa Timur menggelar peringatan hari buruh sedunia di kantor Gubernur Jawa Timur. Lalu bagaimana dengan tengara masuknya sejumlah pekerja dari luar negeri dalam kaitannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)? Sementara para buruh di dalam negeri, khususnya di Jatim terus melakukan tuntutan? Atau sebaliknya, tuntutan yang dilakukan pekerja memang seharusnya menjadi hak mereka? Itulah yang terjadi selama ini. Demo-demo pada saat May Day selalu ditandai dengan berbagai tuntutan para pekerja. Di Jatim, kali ini buruh menuntut mengajukan beberapa tuntutan, di antaranya pengesahan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perlindungan tenaga kerja di Jawa Timur. Ini sudah menjadi janji Gubernur pada May Day pada tahun lalu dan hingga kini belum ditepati, jadi para buruh ingin menuntut DPRD Provinsi dan Gubernur agar berkomitmen. Selain itu, tuntutan buruh yang lain adalah menghapus sistem kerja kontrak dan outsourcing di swasta dan BUMN. Para buruh juga menuntut terkait dengan upah layak, meminta agar upah minimum di Jawa Timur tahun 2017 nanti naik 30 persen. Selain itu buruh juga meminta pemerintah waspada terhadap dampak MEA, menurut para buruh banyak tenaga asing yang datang dan menyerbu wilayah Jawa Timur. Nah di sini yang menjadi persoalan. Mengapa? MEA sudah “menjebol tembok” berbagai sektor yang selama ini diproteksi, selanjutnya sudah tidak ada lagi. Bebas... Itu mungkin kata-kata yang tepat untuk memberikan jawaban dengan masuknya pekerja asing yang konon mulai masuk di berbagai sektor industri. Sejumlah pengusaha mengatakan, ongkos pekerja dari Vietnam misalnya dinyatakan lebih murah dibandingkan pekerja Indonesia. Dengan kenyataan ini, sangat terbuka sekali bagi pengusaha untuk mendatangkan pekerja dari luar negeri yang dinilai lebih murah. Salahkan mereka? Tidak. Mengapa? Karena MEA sudah diundangkan. Lalu bagaimana dengan pekerja kita? Mungkinkah mereka pelan tapi pasti akan “tersingkir”. Bisa jadi. Karena harga buruh dari luar negeri lebih murah. Lha... semakin banyak yang menganggur nanti. Itu persoalan yang harus dihadapi. Hanya saja, informasi yang redaksi terima, kebanyakan tenaga asing yang masuk itu, yakni “kelas bawah”. Bertolak pada kenyataan inilah, perlunya pemerintah memikirkan kenyataan ini. Bagaimana seharusnya buruh kita menjadi tuan ruamh di negeri sendiri. Hal yang paling penting yang cukup mendesak bagaimana menaikkan skill buruh kita, sehingga kedudukan lebih meningkat. Jawabnya ada di pemerintah dan asosiasi buruh bagaimana sebaiknya mereka duduk bersama memikirkan buruh kita ke depannya.(*)

Sadis, Korban Diperkosa hingga Sekarat, Pelaku Tertawa Sambungan hal 1 ing tua di antara mereka berinisial Ze (23) tiba-tiba menarik tangan korban. Maka korban pun melawan, lantas pelaku memukul kepala korban, hingga gadis itu limbung. Tapi para pelaku bukannya kasihan, pelaku lain malah memukul bagian tengkuknya. Korban kemudian diseret masuk ke semak-semak. “Dari sana 14 pelaku memperkosa korbannya secara bergiliran,” kata Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUK), Iptu Eka Chandra, saat dihubungi melalui Kanit Reskrim, Ipda Sutriono, Selasa (3/5/2016). Pemerkosaan itu dilakukan dengan sangat sadis. Betapa tidak, para pelaku seperti tidak puas melampiaskan nafsu bejatnya sebab mereka kembali menggilir korbannya untuk kedua kalinya. Padahal kondisi korban sendiri saat itu sudah tak berdaya. Bahkan, ada 4 pelaku lainnya yang kembali memperkosa untuk ketiga kalinya. Ketika 4 pelaku memperkosa untuk ketiga kalinya itu, kondisi korban sudah sekarat. “Mereka memperkosa gadis berusia 14 tahun yang masih duduk di bangku SMP. Yang sungguh keji, saat korban sudah tewas masih diperkosa,” katanya. Triono, begitu sapaan akrab reserse berpengalaman ini, mengatakan, dari 14 pelaku, 12 orang berhasil diringkus. Dua pelaku lainnya masih buron. “Dari 4 pelaku terakhir, 3 di antaranya memperkosa korban sudah dalam keadaan sekarat. Dan ketika itu mereka lihat korban masih bernapas, lantas dicekik hingga tewas. Setelah tewas satu pelaku masih tega memperkosanya kembali,” kata Triono. Setelah memperkosa dan membunuh, mereka sengaja menutup korban dengan ranting-ranting pohon. Mereka meninggalkan korbannya begitu saja setelah pesta minum tuak. Selanjutnya, orang tua kor-

ban merasa kehilangan anaknya. Masyarakat lantas melakukan pencarian hingga korban akhirnya ditemukan dalam keadaan tanpa busana dan kondisinya mulai membusuk pada 2 Mei 2016. Dan yang tragis, para pelaku ada yang ikut berpura-pura mencari korban. “Padahal dia menonton saja,” katanya. Yang lebih biadab lagi, sikap para pelaku tidak menunjukkan rasa penyesalan sekalipun mereka telah membunuh korban. “Mulut saja mengatakan menyesal. Tapi kita lihat dari perangai mereka sama sekali tidak menunjukkan rasa penyesalan,” kata Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT) Kab. Rejanglebong, Bengkulu, Iptu Eka Chandra, Selasa (3/5/2016). Eka menceritakan, selama dalam proses pemeriksaan, para pelaku malah menunjukkan sikap cuek. Padahal para pelaku sudah memperkosa korban siswi SMP kelas I dan sekaligus membunuhnya. “Mereka ditahanan malah tertawa. Diperiksa juga kelihatan santai. Sama sekali sikapnya tidak menunjukkan penyesalan. Saya saja geram melihat perangai mereka,” kata Eka. Bagaimana tidak geram, sambungnya, di antara mereka juga kalau ditanya berbelit-belit. Ada yang mengaku tak ikut memperkosa. “Mereka menganggap seperti tak ada masalah. Ya kalau ditanya, jawabannya katanya menyesal. Tapi perangainya selama di tahanan tidak menunjukkan penyesalan,” tegas Eka kembali.

“(Pelaku) Yang 7 yang anak anak sudah sidang,” kata Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno saat dihubungi Selasa (3/5/2015). Sudarno menjelaskan, 7 pelaku anak itu masih berusia 17 tahun dan 15 tahun. “(Sidangnya di Pengadilan) Rejang Lebong karena kasus itu kan di Polres Rejang Lebong,” ujarnya. Sementara itu, lanjutnya, lima pelaku lainnya yang sudah ditahan masih dalam proses penyidikan polisi. Sementara dua pelaku lainnya masih buron. Kasus kebiadaban mereka pun langsung menjadi keprihatinan nasional sebab para remaja pemerkosa itu sudah melakukan tindakan yang sangat tidak manusiawi, brutal dan sangat kejam. Karena itu polisi pun memburu pelaku yang buron melibatkan semua personel di seluruh Indonesia. Foto dua pelaku yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) disebar ke seluruh jaringan Polres di Indonesia. “Kita kan punya jaringan, kita sebarkan DPO, DPO itu kan menyebarkan ke seluruh Indonesia,” kata AKBP Sudarno. Selain itu, Sudarno menuturkan, pihaknya juga mencari informasi tentang keberadaan pelaku dari keluarga, kerabat, dan kenalan pelaku untuk mendeteksi kemungkinan ke mana para pelaku kabur. “Kalau nanti dapat info misal ke mana, kita kejar. Polri kan punya jaringan, jaringan antar Polres, antar Polda juga,” tutupnya.

Diburu Semua Polisi Eka menjelaskan, kasus perkosaan ini melibatkan 14 orang pelaku. Mereka rata-rata remaja warga Kecamatan PUT. Yang menyedihkan, 7 dari 14 pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Y masih berstatus anak. Tujuh pelaku itu dijadwalkan menjalani sidang penuntutan Selasa (3/5/2016).

Masyarakat Marah Masyarakat pun geram. Aliansi Masyarakat Peduli Korban Kekerasan Seksual langsung menggelar jumpa pers untuk memberikan pernyataan sikap atas kasus ini. Mereka menuntut pemerintah segera mensahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Organisasi yang

PIMPINAN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/ PENANGGUNG JAWAB: Erfandi Putra REDAKTUR PELAKSANA: Gatot Susanto REDAKTUR: Fathurrochman Al Aziz Biro JAKARTA: Djauhari Effendy, Bambang Sudarto Biro Solo: Totok Suwarto

terdiri atas Perempuan Mahardika, SIMPONI, ARI (Aliansi Remaja Independen), Sikandi Masyarakat, Solidaritas Perempuan dan organisasi lain mengutuk kekerasan seksual yang dialami Yuyun tersebut. “Terkait kasus YY gadis 14 tahun yang diperkosa 14 laki-laki dan dibunuh dengan tangan terikat, Kami mengutuk segala bentuk tindakan kekerasan seksual terhadap siapa pun tanpa terkecuali,” ujar Triyani Agustini koordinator Aliansi Remaja Independen dalam pernyataan sikapnya di Jakarta, Selasa (3/4/2016). Pihaknya juga mendorong negara harus bertanggung jawab untuk tindakan pencegahan dan penanganan segala bentuk kekerasan. Oleh karena itu pemerintah harus mengimplementasikan kurikulum pendidikan seksual

di sekolah. “Kami mendukung pemerintah segera mengesahkan RUU PKS dan mendorong RUU ini agar menjadi prioritas dalam pembahasan di tahun 2017. Undang-undang itu diharapkan agar dapat menjadi payung hukum kepada semua WNI sehingga tidak ada lagi korban kekerasan seksual,” bebernya. Mutiara Ika Pratiwi, Seknas perempuan Mahardhika, pun menuntut pemerintah cepat tanggap khususnya polisi. Hal ini agar para pelaku yang masih dalam pencarian dapat ditangkap. “Pemerintah juga harus memberikan perlindungan hak korban, khususnya kepada keluarga yang trauma atas kasus ini,” kata Mutiara. Kasus ini menjadi tamparan untuk pemerintah, kata Mutiara, khususnya Presiden Jokowi. Lantaran sekelompok orang dengan

tega membunuh dan memperkosa anak remaja di bawah umur. “Kasus ledakan bom kita melihat bagaimana pemerintah berikan respons cepat. Sekarang ada anak remaja yang diseret diperkosa lalu dibunuh, mana respons cepat Pak Jokowi. Presiden harus memberikan statement instruksi kepada jajaran di bawahnya. Sehingga pemerintah dapat membangun gerakan masif perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan seksual,” pungkasnya. Wakil Presiden Jusuf Kalla pun langsung merespon kasus ini. JK meminta pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Y dihukum berat sesuai perbuatannya. Terkait hal ini Polisi sendiri tak menjerat pelaku dengan hukuman mati tapi seumur hidup.z det/bam

Makam Syeikh Abal-abal Dibongkar Sambungan hal 1 menghindari kericuhan, aparat polisi dan TNI ikut berjaga selama proses pembongkaran makam. Sebelum pembongkaran, dibacakan fatwa MUI Lamongan didampingi Bakesbangpol Linmas, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan tim dari Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) Lamongan. Ketua Komisi Fatwa MUI Lamongan, KH Ali Mansur Arif, mengatakan, pembongkaran makam ini dilakukan untuk menghindari pro-kontra di masyarakat. Sebab sebenarnya makam ini makam warga setempat dan bukan makam ulama besar atau syeikh seperti isu yang berkembang di masyarakat. Namun makam ini memang sempat diubah dan dibangun kembali oleh seorang warga Desa Sukobendu dan diberi nama makam Syekh Ahmad Hambali.

“Oleh yang memberi nama disebut makam wali, padahal kebenaran wali atau tidak seseorang kan tidak ada yang bisa memutuskan,” kata KH Ali Mansur Arif di lokasi pembongkaran makam, Selasa (3/5/2016). Ali Mansur mengungkapkan, makam yang dibongkar itu bangunannya berdiri di atas makam warga dikelilingi tembok dan gapura. Akibat pembangunan makam yang dianggap makam keramat ini, 20 lebih makam lain harus ditutup dan diganti dengan satu kuburan yang besar itu. “Dengan pembongkaran ini, kita kembalikan status tanah seperti semula,” terangnya. Tampak 20 pekerja membongkar bangunan permanen itu tanpa membongkar makamnya. Pembongkaran dimulai dari sejumlah makam yang ditutup keramik. Setelah membongkar keramik yang menutup semua permukaan makam umum, para pekerja baru melanjutkan untuk membongkar

makam abal-abal atas nama syeikh Ahmad Maulana Hambali dan sejumlah syeikh lainnya. Menjelang pembongkaran sejumlah makam syeikh abal-abal di Sukobendu itu, jamaah Assinuwun sengaja menggelar istighotsah di lokasi makam yang hendak dibongkar. Mereka tidak melakukan perlawanan, hanya menggelar doa bersama. Petugas gabungan dari Polsek, Kodim dan Satpol PP serta para pekerja yang hendak membongkar makam terpaksa harus menunggu. Kajari Akhmad Patoni, Kasdim Mayor Wiyono dan sejumlah perwira polres yang turut menyaksikan harus stand by di depan lokasi makam sembari menanti usainya jemaah melaksanakan kegiatan. Akhmad Patoni, Kajari Lamongan yang juga Ketua Pakem, saat ditemui di lokasi mengungkapkan, pembongkaran makam tetap dilaksanakan. “Kita laksanakan putusan MUI,” kata Akhmad. z ros

WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Budi Prasetyo, Heru Nobon Darmanto, Fathurrochman Al Aziz, FOTOGRAFER: Iwan Heriyanto, M. Zacky BIRO DAERAH: PROBOLINGGO KAB/KOTA: Ikhsan Mahmudi BANGKALAN/SAMPANG: Mahardika Surya Adrianto PAMEKASAN: Masdawi Dahlan SUMENEP: Moh Hayat. SIDOARJO: Saiful Bahri GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA DAN KOTA BATU: Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA & NGANJUK: Bambang Sujarwanto JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur BLITAR: Hendik Budi Y. JEMBER: Ahmad Hasan Halim. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Muhammad Imran IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Rahajeng Putri IKLAN: Elys Hidayati SIRKULASI & PEMASARAN: Faisal Prapanca PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers


NASIONAL

MINGGU KE-36 4 - 11 Mei 2016

3

Kejagung Bantah 10 WNI Dibarter Mary Jane JELANG EKSEKUSI TERPIDANA NARKOBA, POLISI TIAP HARI LATIHAN KEJAKSAAN Agung (Kejagung) menepis rumor pembebasan 10 warga negara Indonesia (WNI) dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf bakal dibarter dengan terpidana mati kasus narkoba asal Filipina, Mary Jane. Menjelang eksekusi mati di Pulau Nusakambangan, petugas eksekutor setiap hari latihan. “Enggak ada (kesepakatan pertukaran Mary Jane dengan eks sandera Abu Sayyaf). Isu dari mana?” kata Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejagung Noor Rachmad, di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Jawa

Timur, Selasa, 3 Mei 2016. Hal itu dikemukakan Noor menanggapi isu yang berkembang bahwa pembebasan 10 WNI eks sandera Abu Sayyaf itu bukan tanpa kompensasi. Isunya pemerintah Filipina meminta balas jasa kepada Indonesia, yakni membebaskan terpidana mati kasus narkoba asal Filipina, Mary Jane. Ketika ditanya soal rencana pelaksanaan eksekusi mati perkara narkotika jilid ketiga, Noor Rachmad enggan berkomentar banyak. Menurut dia, pelaksanaan eksekusi

mati sudah disiapkan dan tinggal menunggu waktu tepat. “Saya tidak ada komentar. Kan Pak Jaksa Agung sudah jelaskan ke media,” ujarnya. Untuk diketahui, Mary Jane, WNA asal Filipina adalah satu di antara beberapa terpidana mati perkara narkotika. Ia sempat masuk dalam daftar nama-nama tereksekusi pada pelaksanaan eksekusi mati jilid kedua tahun lalu. Kejaksaan menunda eksekusinya dengan alasan masih ada upaya hukum. Sementara Jaksa Agung M. Prasetyo memberi sinyal akan melakukan

eksekusi mati jilid III dalam waktu dekat ini. Prasetyo mengatakan, pihak Polri sebagai eksekutor hukuman mati sudah melakukan latihan setiap hari. Prasetyo mengatakan, persiapan dan koordinasi untuk eksekusi mati jilid III sudah dilakukan. Yang tersisa hanya penentuan waktu eksekusinya saja. “Persiapan dan koordinasi sudah kita lakukan, tinggal penentuannya hari H nya kapan. Itu yang belum bisa putuskan,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/5/2016). Prasetyo mengatakan, pihaknya tak pernah mengatakan eksekusi mati jilid III batal dilakukan. Pasalnya, ini

MARY JANE terkait dengan sikap melawan peredaran narkotika di Indonesia. “Untuk pelaksanaannya eksekusi itu, kita tidak pernah menyatakan

akan menghentikan. Dan perang terhadap narkoba tidak akan pupus dari kita. Eksekusi nanti akan kita lakukan, tapi banyak yang harus kita persiapkan. Karena ini lintas sektoral. Bukan hanya kejaksaan aja, harus disenergikan lagi,” katanya. “Kita tidak menghendaki kehebohan. Eksekusi mati ini bukanlah yang menyenangkan. Tapi harus kita lakukan karena ini menyangkut masalah keberlangsungan bangsa kita. Mabes Polri sudah latihan setiap hari, karena itu biasa memang kerja mereka itu, latihan. Kalau sudah inkrach itu nantinya akan kita lakukan bersama mereka,” tambahnya. z det/vvn

Yayasan NasDem Dituduh ‘Curi Panggung’ Sambungan hal 1 Dem Surya Paloh. Kivlan menekankan, tidak ada yayasan atau partai mana pun yang terlibat dalam upaya penyelamatan 10 WNI ini. Karena itu, Kivlan pun menyayangkan jika ada pihak yang mengklaim telah melakukan penyelamatan, tetapi tak terlibat dalam operasi. Untuk itu Komisi I DPR pun meminta keterangan 10 warga negara Indonesia yang berhasil dibebaskan dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR, Hanafi Rais, keterangan 10 warga negara Indonesia (WNI) itu perlu didengar untuk mengetahui kronologi pembebasan menurut versi mereka. “Kita ingin dengar, bukan hanya elite, melainkan dari sandera itu, mendengar mereka. Kalau elite semua bicara, tentu sesuai kepentingan. Sandera itu sendiri harus kita dengar,” kata Hanafi saat dihubungi kemarin. Hanafi menilai, saat ini ada elite tertentu yang mengklaim pembebasan 10 WNI tersebut sebagai keberhasilan pihaknya. Padahal, menurut dia, ini adalah keberhasilan banyak pihak. Selain jalur pemerintah, termasuk TNI di dalamnya, banyak peran strategis dari jalur kelompok-kelompok sipil lainnya, yakni aktivis perdamaian, kelompok agama, lembaga sosial, perusahaan tempat ABK bekerja, dan pihak lain. “Kita juga tidak ingin hasil kerja multijalur seolah-olah diklaim secara politik oleh salah satu pihak. Sebaiknya, ini kita apresiasi bersama, semua punya peran, jangan ada yang ingin cari panggung,” ucapnya. Hanafi berharap, pemerintah dan semua pihak yang terlibat dalam pembebasan 10 sandera ini bisa kembali fokus bekerja untuk membebaskan empat sandera lainnya yang masih ditahan oleh kelompok Abu Sayyaf. Proses negosiasi sendiri, kata Kivlan lagi, telah dimulai sejak 27 Maret 2016. Misi penyelamatan tak lepas dari ban-

tuan Pemerintah Filipina, salah satunya Gubernur Sulu Abdusakut Toto Tan II yang merupakan keponakan pemimpin Moro National Liberation Front (MNLF), Nur Misuari. Misuari merupakan rekan Kivlan saat bertugas dalam Pasukan Perdamaian Filipina Selatan pada 1995-1996. Kivlan mengaku, pengalaman itu menjadi salah satu alasan dirinya diajak menjadi bagian dalam tim negosiator. Lalu mengapa menyeret nama Nur Misuari? Hal itu karena sang penculik, Al Habsyi Misa, adalah mantan supir dan pengawal saat Nur Misuari menjadi Gubernur Otonomi Muslim di Mindanao atau ARMM pada 1996-2001. “Saya sebagai wakil perusahaan meminta bantuannya membujuk sang penculik, dan berhasil membujuknya,” kata Kivlan. Menurut Kivlan, kelompok Abu Sayyaf merupakan sempalan dari kelompok MNLF yang memilih berdamai dengan pemerintah Filipina. “Jadi ini murni negosiasi yang melibatkan perwakilan dari kedua negara, dan satu tokoh yang cukup disegani oleh kelompok Abu Sayyaf,” ucap Kivlan Zein. Para sandera itu lalu diserahterimakan di sebuah pantai di selatan Mindanao. Serah terima dilakukan pada pukul 12.00 waktu setempat. Kivlan sendiri mengaku sebagai pihak yang mewakili perusahaan PT Patria Maritime Lines, dan turun untuk bernegosiasi sejak 27 Maret 2016. Saat itu Nur Misuari segera menghubungi Toto agar bernegosiasi dengan kelompok militan Abu Sayyaf. Negosiasi pertama dilakukan pada akhir Maret tak lama setelah sepuluh sandera itu disekap. Negosiasi itu juga melibatkan petinggi Patria Maritime dan intelijen Filipina. “Kemudian direspons badan intelijen strategis TNI dan terjadi komunikasi,” kata Kivlan. Seringnya negosiasi yang dibantu pemerintah Filipina, bekas militan MNLF dan beberapa organisasi lainnya, akhirnya pada 1 Mei, 10 san-

dera itu dibebaskan. “Sekarang kami mencoba negosiasi membebaskan empat sandera yang masih ditahan,” kata Kivlan. Empat sandera yang masih ditahan itu awak kapal lain. Kivlan juga bicara soal uang tebusan. Menurut dia, uang itu sudah disiapkan tapi tak diberikan ke penculik. Hal ini menjawab pro-kontra soal uang tebusan yang dikhawatirkan bisa mengganggu proses pembebasan 4 WNI lain yang juga disandera kelompok Abu Sayyaf tapi dari faksi lain. Empat WNI yang masih disandera itu yakni M. Ariyanto Misnan (22), Lorens Marinus Petrus Rumawi, Dede Irfan Hilmi, dan Samsir. Menurut Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan, saat ini Pemerintah fokus membebaskan 4 WNI itu. “Kemarin kami sudah rapatkan lagi di Jakarta, kita evaluasi. Kita berharap penanganannya bisa baik, walaupun masalahnya juga tidak sederhana. Karena kita belum tahu posisi terakhir mereka sampai tadi malam,” kata Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan, usai acara seminar Halaqah Fikih Antiterorisme di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Jl. Kedungmundu Raya, Semarang, Selasa (3/5/2016). Menurut Luhut, pemerintah tak bicara soal tebusan sebab Pemerintah tak mengurusi tebusan. Baginya, yang utama sandera bisa lepas. “Kita tidak berbicara di situ, pemerintah tidak dalam posisi berbicara tebusan-tebusan, dari pemerintah tidak ada. Saya ndak tahu,” imbuh dia. Menurut dia, terkait pembebasan 10 WNI yang disandera, upaya pembebasan melibatkan banyak pihak. “Banyak pihak yang terlibat dalam proses pembebasan,” katanya. Kepala BIN, Sutiyoso, menyebut, berbeda dengan 10 WNI yang baru saja bebas, penyandera keempat WNI lain tidak pernah meminta tebusan. “Ya masih general location kita sudah tahu. Nanti exactnya kita cari. Suatu saat pasti dia menghubungi kita nanti, mungkin dia ngukur dulu yang 10 gimana gitu kan,” kata Sutiyoso di kompleks Istana

Iuran BPJS Naik, Ribuan Peserta Pilih ‘Turun Kelas’ Sambungan hal 1 pelayanan dokter dan lain-lain kata dia sama,” kata Syahroni, warga Gayungsari Timur Surabaya, Selasa (3/5/2016). Saat dikonfirmasi Kepala BPJS Divisi Regional Jawa Timur Mulyo Wibowo kepada wartawan usai rapat dengan Sekdaprov Jatim Ahmad Sukardi di kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Selasa (3/5/2016), membenarkan adanya aksi turun kelas peserta BPJS tersebut. “Memang ada yang turun kelas layanan. Tapi secara total di Jawa Timur sangat kecil-lah. Daerah yang mengalami penurunan kelas terbanyak di Kota

Surabaya,” katanya. Jumlah peserta BPJS Kesehatan di Jawa Timur tahun lalu mencapai 22,8 juta orang. Kemudian terus mengalami peningkatan hingga 1,8 juta orang hingga akhir April 2016. Pasca penetapan kenaikan iuran BPJS Kesehatan, ada 2.967 orang yang memilih turun kelas dan memilih kelas III. Namun, kata Wibowo, penurunan tersebut tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepesertaan BPJS Kesehatan. “Pengaruhnya tidak signifikan. Buktinya jumlah peserta BPJS bulan lalu mengalami peningkatan 200 ribu orang dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” tuturnya.

Dia menyadari, peserta memilih penurunan kelas, karena penghasilan setiap individu berbeda-beda. “Ada yang pendapatannya fluktuatif. Wajar saja kalau ada yang memilih turun kelas,” jelasnya. Sementara Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim Siti Nurrahmi mengatakan, peserta yang memilih turun kelas adalah bukan tanggungan pemerintah alias peserta mandiri. “Itu kan peserta mandiri bukan tanggungjawab pemerintah. Menurut saya, sebaiknya memilih kelas disesuaikan dengan penghasilan. Ya mudah-mudahan warga Jawa Timur semuanya sehat,” tandas Nurrahmi. z dts/ros

Kepresidenan, Jl Veteran, Jakpus, Selasa (3/5/2016). Sutiyoso menjelaskan, pemerintah mau tidak mau menerapkan strategi berbeda untuk membebaskan 4 WNI. Pasalnya, kelompok penyandera tidak meminta tebusan, berbeda dengan kelompok yang menyandera 10 WNI lain. “Belum, belum ada itu (permintaan tebusan).Ya lihat situasinya kan berbeda-beda ya. Nanti berkembang bagaimana baru kita menentukan sikap. Bagaimana yang kita pakai,” jelasnya. “Sekarang kita fokus bagaimana menyelamatkan orang kita. Dan itu dikerjakan di Crisis Center artinya Crisis Center itu semua terwakili di situ,” imbuh Sutiyoso. Mengaku Mualaf Sebelumnya, kelompok penculik menuntut uang setara Rp15 miliar sebagai tebusan untuk melepas sepuluh pelaut Indonesia itu. Para korban penyanderaan saat ini sudah di rumah masing-masing. Salah satunya Bayu Oktavianto, yang kembali sudah berkumpul bersama keluarganya di Klaten, Jateng, Selasa (3/5/2016). Perusahaan tempatnya bekerja mengizinkannya untuk istirahat sementara waktu. Namun Bayu bertekad akan kembali menekuni pekerjaan di dunia pelayaran yang memang telah diimpikannya semenjak kanak-kanak. “Cita-cita semenjak SD ya memang bekerja di pelayaran. Saya akan tetap berlayar. Kalau tentang rasa takut (akibat disandera) ya wajar, tapi ini pekerjaan saya. Harus tetap saya lakukan,” kata Bayu kepada wartawan di rumah orangtuanya di Dukuh Miliran, Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Klaten, Selasa (3/5/2016).

Namun untuk sementara waktu ini, dia dan semua kru ABK yang baru saja dibebaskan dari penyanderaan oleh Abu Sayyaf, diistirahatkan oleh pihak perusahaan. Mungkin, kata dia, hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi kejiwaan para ABK, termasuk dirinya. “Syukur alhamdulillah sudah bisa pulang dan bertemu lagi dengan keluarga,” sambung dia. Bayu tiba di rumah dengan pesawat Lion Air JT 536 yang mendarat di Bandara Adi Sumarmo, Solo. Bayu tiba didampingi ayahnya, Sutomo, yang menjemputnya ke Jakarta sejak kemarin. Di Bandara dia dijemput oleh keluarga, termasuk ibundanya. Korban lain Alfian Elvis Repi juga sudah berkumpul dengan keluarganya. Dia secara khusus mengundang wartawan untuk berbagi cerita saat disandera kelompok Abu Sayyaf. Saat itu demi keamanan dia mengaku masuk Islam sebab dia tahu Abu Sayyaf kelompok Islam garis keras. Sudah banyak dia ketahui kalau kelompok Abu Sayyaf kejam dan tak segan memenggal sandera. Tapi ternyata gambaran kejam itu tidak menimpa warga Indonesia. “Ya mungkin di sana itu yang tangkap kami dari kelompok Abu Sayyaf, semua tahu muslim. Jadi kita untuk menyelamatkan diri kita bilang kita mualaf. Tapi mereka terima,” jelas Alfian dalam jumpa pers di rumahnya di Jakarta Utara, Selasa (3/5/2016). Alfian melakukan jumpa pers ditemani istrinya, Youla Lasut, yang mengenakan baju merah dan sepupunya Nova Repi. “Ya mereka tanya agamanya apa? Saya bilang mualaf,” tambah dia. Namun Alfian menepis kalau ada pemaksaan dari Abu Sayyaf

agar masuk Islam. Semua diperlakukan baik. Alfian saat itu mengaku mualaf untuk berjagajaga saja demi keselamatan. “Tidak ada paksaan tidak ada tekanan apapun dalam ibadah. Kita mau salat silahkan, nggak salat juga silahkan. Tapi karena demi keselamatan kita bersama, nah itulah kita ikutin. Kalau waktu salat kita ikutin (salat) juga,” sambungnya. “Di sana itu sebenernya agak santai tapi kepikiran. Jadi buat ketemu keluarga itu sudah puji tuhan banget. Kita nggak ada penyiksaan fisik, agak santai masih bisa ngobrol sama kawan kawan (sandera) yang lain,” katanya. Alfian Elvis mengaku selama satu bulan lebih mereka dibawa berpindah-pindah menjelajahi hutan di Filipina Selatan. “Nasi, ikan, mie instan, makan dalam sehari bisa sekali atau dua kali,” katanya. “Apa yang mereka makan, kita makan. Apa yang mereka minum kita minum. Mereka tidur di mana, kita pun tidur di situ. Kita jalan mereka jalan,” katanya. Selama disandera, tak pernah diberitahu soal sandera yang lain. Hanya saja, pernah ada informasi soal sandera Warga Negara Kanada. “Kita 3 hari sebelumnya sudah dikasih tahu bahwa akan ada eksekusi orang Kanada, tapi itulah mungkin karena kasih karunia Tuhan makanya kita dikuatkan sajalah. Makanya kita bersepuluh bisa selamat sampai sekarang. Mereka komunikasikan (eksekusi orang Kanada) ke kita dengan baik,” jelasnya. Sandera pernah dipisah dibagi dua kelompok. Pemisahan bukan soal agama, tetapi menghindari razia militer Filipina dan kemudahan bergerak. Hingga akhirnya akhir April lalu, pembebasan itu datang. Mereka

dibangunkan dan diminta untuk membereskan semua barang. “Pas dilepasin masih kaya mimpi saja, jadi kita masih tidur dibangunin. Suruh beres-beres, kita pindah dari hutan itu jalan ke pantai, jalan lagi pindah pulau. Lalu mereka (penyandera) bilang, mungkin hari ini kalian kembali ke Indonesia. Ternyata doa kita selama ini didengar Tuhan. Puji Tuhan,” urai dia. Lalu apakah Alfian kapok atau trauma berlayar ke Filipina? “Tidak. Masih akan berlayar jika kondisi sudah memungkinkan,” katanya. Peter Barahama, salah seorang ABK WNI korban sandera kelompok Abu Sayyaf, juga mengatakan harus mengaku sebagai mualaf saat ditangkap dan disandera. Hal ini dilakukan Peter bersama dua orang temannya yang beragama Kristen untuk menyelamatkan nyawa mereka. “Kami bertiga ditanya apa agamanya, karena mereka selalu mengatakan sedang perang agama. Mereka juga bertanya ada berapa orang Kristen. Kami bertiga terpaksa mengatakan Mualaf demi menyelamatkan nyawa,” kata Peter, kala ditemui di Gedung Kemlu RI kemarin. Pria yang berprofesi sebagai nakhoda kapal ini menjelaskan, ia bersama sembilan temannya dibebaskan dengan diantar ke lokasi penyerahan menggunakan perahu bersama dengan empat anggota Abu Sayyaf. Ke-10 ABK WNI itu kemudian lompat dari kapal, langsung menaiki truk pengangkut menuju kediaman Gubernur Provinsi Sulu, Abdusakur Tan II, di Pulau Jolo. “Dari situ kami dibawa ke Markas Besar Angkatan Bersenjata Filipina di Manila untuk diterbangkan ke Jakarta,” kata dia.z det/kcm/jef

Suka yang Panjang Sambungan hal 1 produk shampo di Jakarta, Selasa (3/5/2016). Luna juga memiliki alasan mengapa dia tak mau memotong pendek lagi rambutnya. Padahal dulu rambut pendek model artis yang sekarang menerjuni dunia penyutradaraan ini banyak disuka

kaum hawa. Menurut ia, rambut pendek sulit berganti penataan. Padahal dia suka mencoba bikin dandanan rambut yang beda-beda. “Tapi, kalau rambut pendek agak susah, kalau panjang bisa digaya-gayain, dimacem-macemin,” ujarnya. Selain soal menata rambut, Luna Maya sebelumnya mengaku

hobi berbelanja melalui situs online ataupun aplikasi media sosial Instagram. “Kalau lagi bosan, ya saya suka lihat barang-barang di Instagram. Lihat-lihat akun yang jualan barang,” ujarnya. Luna mengaku ketagihan berbelanja online sejak 2011. Saat itu, kekasih Wakil Presiden Senior Pengembangan

Usaha Global Mediacom, Reino Barack, tersebut lebih sering membeli barang incarannya melalui situs asing. “Sebelum e-commerce merebak, di Indonesia belum sebanyak sekarang. Kalau dulu ada beberapa brand dari UK dan US yang suka aku beli,” katanya. z kcm

Gara-gara Make Up Minta Cerai Sambungan hal 1 gkan Nur Halimah, merupakan salah satu Sales Promotion Girls (SPG) di salah satu Mall di Surabaya. “Yeh beremmah poleh mas (ya gimana lagi mas, Red), saya serahkan saja kepada Yang Kuasa,” kata Dul Mannan, usai menghadiri sidang pertama di Pengadilan Agama Kelas 1A Surabaya, kemarin. Kecantikan Ma’rifah, kata Dul Mannan, ibarat sosok Luna Maya yang mampu menyejukkan hati. Bagaimana tidak? Nur, begitu istri Dul Mannan dipanggil, tidak pernah terlihat

kusut, kumus, atau bau. Maklum, dia merupakan SPG yang dituntut untuk terlihat di mata orang lain. Pernikahan mereka memang didasari atas suka sama suka, bukan paksaan dari orang lain. Dul Mannan merupakan duda sedangkan Ma’rifah merupakan janda dengan satu anak. “Pernikahan saya baru tiga bulan mas. Tapi istri saya sudah mengajukan gugat cerai,” kata Dul Mannan memelas. Lautan ku seberangi, gunung pun ku daki. Begitulah kesungguhan cinta Dul Mannan kepada istrinya. Kendati terus merengek

untuk dibelikan make up dan terkadang mengeluarkan katakata tak pantas, Dul Mannan tetap cinta mati. “Sakek tang ateh mas, mun ekocak perek negguk tasbih terros (sakit hati saya mas, kalau sering dibilang wiridan terus, Red),” ujar Dul Mannan. Dul Mannan, memang tidak mempunyai skill lebih selain membaca kitab kuning dan menjual minyak wangi ke pelosok desa. Maklum ia lulusan pondok salaf di Madura. Lalu bagaimana jika dituntut untuk membelikan make up sang istri disetiap bulannya?

Jelas ia tidak mampu. “Saya sudah bilang mas, jalani hidup dengan biasa-biasa saja. Tapi ia tetap membiasakan gaya hidupnya yang penuh sulapan itu,” kata Dul Mannan, sambil mengusap air matanya. Dul Mannan berharap, semoga pernikahan yang barus dijalaninya tersebut bisa menorehkan kebahagiaan bukan penderitaan yang mendalam. “Iyah mas saya masih sayang. Namanya juga istri mas. Walau hanya tiga bulan berkumpul, tapi saya sudah merasakan indahnya surga Tuhan,” jelas Dul Mannan. z roz


MINGGU KE-36 4 - 11 MEI 2016

GRESIK-SIDOARJO

Kejari Bidik Tersangka Baru Pasca Ditahannya Sugeng Mudjiadi Bupati Siapkan Plt Dirut PDAM SIDOARJO–Kasus dugaan korupsi yang menjerat Direktur Umum (Dirut) PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Sugeng Mudjiadi memasuki babak baru. Meski telah menahan Sugeng, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, diam-diam ternyata juga membidik tersangka lain, atas kasus dugaan korupsi pengadaan pipanisasi sambungan rumah baru senilai Rp 8,9 miliar. Dirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo Sugeng Mudjiadi dijebloskan ke Lapas Sidoarjo oleh Kejari Sidoarjo, usai menjalani pemeriksan selama lima jam, Jumat (29/4/2016) lalu. Sugeng sengaja ditahan untuk memudahkan proses pemeriksaan, meski Sugeng sendiri selama cukup kooperatif, saat menjalani proses pemeriksaan. Kepala Kejari Sidoarjo Sunarto menyebutkan, pihaknya sampai saat ini terus melakukan penyidikan terhadap kasus korupsi pengadaan pipanisasi senilai Rp 8,9 miliar itu. Bahkan tidak menutup kemungkinan aka nada tersangka lain dalam kasus ini. “Selain Direktur Utama PDAM Delta Tirta, saat ini kami terus melakukan penyidikan secara mendalam, serta terus melakukan audit data-data yang ada di PDAM Delta Tirta Sidoarjo. Dan kemungkinan akan ada pihak lain yang juga harus bertanggung jawab di mata hukum atas masalah ini,” ujar Sunarto. Selain kasus korupsi pengadaan pipanisasi senilai Rp 8,9 miliar, pihak kejaksaan mencium kembali adanya dugaan kasus korupsi lain di PDAM Delta Tirta Sidoarjo, yakni pengadaan belanja rutin. Di tempat terpisah, Bupati Sidoarjo,

IST

DIRUT PDAM DITAHAN: Dirut PDAM Delta Tirta Sugeng Mudjiadi didampingi para pengacara saat menjalani pemeriksaan penyidik Kejati Sidoarjo, Jumat (29/4/2016) lalu, sebelum akhirnya ditahan.

H Saiful Ilah mengisyaratkan bakal segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PDAM sebagai pengganti Sugeng Mujiadi, yang saat ini ditahan di Lapas Kelas II A Sidoarjo. Bupati yang juga akrab disapa Abah Ipul itu mengatakan, dirinya segera akan mengumpulkan Dewan Pengawas PDAM Delta Tirta, dan Sekda Kabupaten Sidoarjo, guna membahas penunjukan Plt untuk menggantikan Sugeng Mujadi. “Plt nantinya bisa diisi dari jajaran direksi PDAM sendiri, bisa juga ditunjuk dari SKPD-SKPD yang ada di Pemkab Sidoarjo. Masih akan kita bahas dulu untuk menunjuk Plt,” ujar Bupati.

Diberitakan sebelumnya, tersangka Sugeng Mujiadi akhirnya ditahan sejak Jumat (29/4/2016) malam. Dia menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terkait kasus dugaan korupsi pipanisasi sebanyak 10.000 unit yang diperuntukkan pemasangan sambungan rumah (SR) senilai Rp 8,9 miliar pada tahun 2015. Lebih lanjut diungkapkan Bupati Saiful Ilah, Pemkab juga berencana memberikan bantuan hukum kepada tersangka Sugeng Mujiadi, jika nantinya yang bersangkutan memang membutuhkan. “Kami dari Pemkab juga siap membantu. Bagian hukum juga sudah ancang-ancang untuk memberikan bantuan hukum,” jelasnya.

Semantara itu, Ketua DPRD Sidoarjo Sulamul Hadi Nurmawan mengaku, prihatin dengan penahanan Sugeng Mujiadi. Meski demikian, dia berharap kondisi PDAM Delta Tirta tetap kondusif terutama menyangkut pelayanan terhadap pelanggan air PDAM. “Kami berharap, pemkab segera mengambil sikap terkait penunjukan Plt sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya. Politisi PKB ini menyambut positif langkah Pemkab yang siap memberikan bantuan hukum terhadap Sugeng. Menurutnya, asas praduga tak bersalah harus tetap dikedepankan sebelum vonis dalam persidangan menentukan Sugeng Mujiadi bersalah. z bmt, kbs, sbu

Sidoarjo Rancang Bangun Bendungan Raksasa

KBS

SUSURI SUNGAI KEPITING: Rombongan Komisi C DPRD Sidoarjo bersama pejabat Dinas PU Pengairan Pemkab Sidoarjo, saat menyusuri Afvour Sungai Kepiting, Buduran, Sidoarjo, Senin (2/5/2016).

SIDOARJO-Banjir yang sering terjadi di Sidoarjo setiap kali musim hujan, terus menjadi pembahasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Bersama rombongan anggota DPRD Sidoarjo, Pemkab menyusuri afvour di kawasan Buduran, sebelum merancang pembangunan bendungan raksasa. Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan PU Pengairan, Ir Agus Hidayat, mengatakan Pemkab saat ini tengah merancang pembangunan bendungan raksasa di tiga titik afvour di Sidoarjo. Salah satunya, di kawasan Afvour Sungai Kepiting Buduran. Ide pembangunan bendun-

gan itu menjadi solusi untuk mengatasi banjir di Sidoarjo. “Pembangunan bendungan ini akan kita usulkan ke pemerintah pusat untuk dipelajari. Nantinya bendungan ini diusulkan dengan sistem buka tutup secara otomatis agar tidak sampai mengganggu aktivitas nelayan,” kata Agus. Menurut Agus, selain akan memfokuskan pada muara sungai, pihaknya juga akan melakulan normalisasi lebar sungai afvour yang menyempit akibat banyaknya sampah dan pohon mangrove. “Kita akan normalisasi lebar sungai yang menyempit dengan satu alat berat berupa bego ponton

amphibi,” jelas Agus. Di tempat terpisah, Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Achmad Amir Aslichin mengaku, pihak masih mempelajari rencana pembangunan afvour tersebut. Termasuk bagaimana kondisi pertigaan afvour yang nantinya akan dibangun bendungan. “Kita ingin melihat dari dekat kondisi muara Sungai Afvour Kepetingan, karena masuk rencana kerja normalisasi,” jelas Aslichin yang saat memimpin rombongan Komisi C DPRD Sidoarjo bersama pejabat dari Dinas PU Pengairan menyusuri muara Sungai Kepetingan Buduran, Senin (2/5/2016). z bmt, kbs

KULIT SAPI ILEGAL ASAL ITALIA JADI KERUMPUK RAMBAK

Sisa Kulit Pembuatan Sepatu Direbus Berkali-kali Para penikmat kerupuk rambak atau cecek di Jawa Timur tampaknya harus lebih teliti kembali sebelum menyantapnya. Jika tidak, mungkin rambak yang anda makan, bisa jadi olahan kerupuk rambak dari bahan kulit ilegal asal Italia, yang tentunya berbahaya. SIAPA sangka jika kulit sapi ilegal asal Italia yang biasanya digunakan untuk bahan dasar sandal dan sepatu, justru dipakai untuk bahan kerupuk rambak, ataupun cecek. Produksi makanan dari bahan kulit ilegal ini, akhirnya berhasil dibongkar aparat dari Polda Jatim. Pengusutan produksi cecek dan kerupuk rambak ini, ditemukan ketika aparat Polda Jatim melakukan penggerebekan di Kompleks Pergudangan dan Industri Kencana Trosobo (PIKT), Sidoarjo, Senin (2/5/2016). Kulit sapi yang disita tersebut untuk keperluan industri, bukan untuk bahan makanan. Tak ada yang mencurigakan dari kegiatan industri di Komplek PIKT. Beberapa truk trailer tampak hilir-mudik memuat dan atau menurunkan barang. Namun, di salah satu blok, tepatnya Blok B9, ada hal yang berbeda. Bau prengus sapi merebak ketika mendekati gudang seluas 100 meter persegi ini. Ternyata, gudang tersebut menjadi tempat penyimpanan kulit sapi impor dari Italia milik CV SM Mojokerto.

IST

KULIT ILEGAL: Polda Jatim mengamankan belasan ton kulit sapi Italia illegal di Kompleks Pergudangan dan Industri Kencana Trosobo (PIKT), Sidoarjo, Senin (2/5/2016).

Kabidhumas Polda Jatim, Kombespol Argo Yuwono, mengatakan kulit sapi ini merupakan sisa-sisa industri kerajinan, khususnya sepatu. “Kemudian pimpinan CV SM yang berinisial FAP mengimpornya dan menjualnya lagi ke sebuah sentra industri kerajinan di Magetan. Tapi, ada sebagian yang justru diolah dan dijadikan panganan cecek dan rambak. Ini yang salah,” kata Argo. Bagi masyarakat Jatim, cecek dan rambak merupakan panganan tradisional yang sudah diakui kelezatannya. Bahan makanan tersebut memang dibuat dari kulit sapi yang dikeringkan terlebih

dahulu. Namun, Argo menegaskan, kulit sapi yang diamankan itu bukan untuk makanan. Di negara asalnya, lanjut Argo, kulit tersebut khusus untuk kebutuhan bahan baku industri. Saat diimpor, kulit tersebut ditaburi banyak garam. Argo mengaku belum mengetahui pasti maksud menggarami kulit itu. Namun, ia memprediksi proses penggaraman itu dilakukan untuk mengawetkan kulit tersebut, untuk bisa sampai ke Indonesia dalam keadaan masih segar. “Yang bisa kami deteksi sementara hanya garam. Tapi bisa jadi ada zat lain yang berbahaya

untuk pengawetannya. Kami akan teliti lebih lanjut,” sambungnya. Kepada polisi, tersangka FAP menerangkan, proses pembuatan kulit sapi untuk sepatu menjadi cecek. Katanya, kulit sapi tersebut direbus berkali-kali agar teksturnya bisa seperti kulit sapi baru potong. “Setelah mirip, baru diolah menjadi cecek dan rambak,” ungkapnya. FAP mengaku sudah enam bulan ini melakukan usaha ilegal itu. Sekali impor bisa mencapai 150 ton. Selain FAP, Polda Jatim juga mengamankan empat pegawai CV SM yang saat penangkapan 20 April lalu akan mengirimkan kulit-kulit itu. Kepala Dinas Peternakan Jatim, Ir Maskur, menyatakan kulit sapi ini bukan untuk konsumsi sehingga berbahaya jika dikonsumsi. Selain kandungan yang ada pada kulit itu tak bisa dipertanggungjawabkan, kehalalannya juga dipertanyakan. “Kulit ini untuk kerajinan. Kami pun tidak tahu bagaimana peternak sapi di Italia memotong dan mengolahnya,” imbuh Maskur. Dijelaskan, untuk bahan panganan, ada sejumlah prosedur tersendiri agar bisa masuk ke suatu negara. Bahkan, khusus untuk impor kulit sapi ke Indonesia harus dalam bentuk satu tubuh sapi utuh, bukan per potong. “Ini jelas sudah melanggar ketentuan. Gudangnya saja bukan gudang Instalasi Karantina Produk Hewan (IKPH),” ucapnya. z suc

4 PEMBOBOLAN TOKO EMAS

Polisi Sulit Identifikasi Pelaku GRESIK-Aksi pelaku pembobolan toko emas sederhana di Pasar Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, tiga pekan lalu hingga kini masih misterius. Pasalnya, hingga kini polisi masih kesulitan mengidentifikasi pelaku. Komplotan pembobol toko emas ini diperkirakan dilakukan empat orang. Akibat peristiwa tersebut, korban menelakn kerugian sekitar Rp 1,65 miliar. Rinciannya, perhiasan emas seberat 3 kilogram dan uang tunai yang disimpan di dalam brankas Rp 80 juta. “Sampai saat ini masih terus kami kembangkan. Jajaran juga terus saya sebar di lapangan untuk terus mencari buktibukti baru yang mendukung dalam mengungkap pelaku pembobolan,” kata Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Heru Dwi Purnomo, Selasa (3/5/2016). Heru mengaku pihaknya sedikit kesulitan dalam mengungkap pelaku lantaran di tempat kejadian perkara (TKP) tidak terdapat closed-circuit television (CCTV). Meskipun di beberapa toko di sekitar TKP terpasang CCTV. “Namun saat hasil rekaman CCTV itu kami perlihatkan kepada saksisaksi, justru tidak ada yang mengarah kepada orang yang dicurigai versi mereka. Jadi, kami akan terus kembangkan dan coba mencari bukti baru untuk mendukung misi pengungkapan,” katanya. Dari pengakuan Heru, sampai saat ini sudah ada lima saksi kunci yang telah dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Gresik. Karena rata-rata dari penuturan para saksi tersebut mengarah jika pelaku berjumlah empat orang. Dengan rincian tiga pelaku laki-laki dan satu perempuan. “Di luar lima saksi kunci yang sudah kami mintai keterangan, kami juga terus menggali data di lapangan dengan menyebar anggota. Dan memang, sampai saat ini belum ada petunjuk jelas yang kami dapat, yang mengarah kepada inisial para pelaku,” ungkapnya. z sep

PERTAMINA

Sasar Pasar Aspal Timor Leste GRESIK-PT Pertamina (Persero) memulai ekspor perdana aspal. Pasar pertama yang dibidik adalah Timor Leste. Tahap awal ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menargetkan akan merebut 20 persen pasar aspal di negara pecahan Indonesia itu. Vice President (VP) Petrochemical, Supriyanto DH menjelaskan, ekspor ini Pertamina menggunakan jaringan bisnis Pertamina International Timor, SA (PITSA). Pada eskpor perdana, Jumat (29/4/2016), Pertamina mengirimkan 645 drum aspal atau setara 100 Matric Ton (MT) dari Bitumen Plant Gresik “Meskipun baru mengawali di tahun ini, kami menargetkan menguasai 20 persen market share aspal Timor Leste di akhir 2017,” ujarnya di sela-sela seremoni pengiriman, Jumat lalu. Tiap tahunnya, kebutuhan aspal di Timor Leste sekitar 6.000 hingga 7.000 MT. Pertamina melakukan ekspor di bulan April, karena kebutuhan aspal di dalam negeri masih low session. “Aspal di awal tahun biasanya numpuk, makanya kita ekspor. Baru di bulan Juni sampai Agustus kebutuhan dalam negeri pick session,” terangnya. Kebutuhan aspal nasional dalam setahun mencapai 1,2 juta hingga 1,4 juta MT. Saat ini, Pertamina memang menjadi penyedia utama aspal di tanah air. Pertamina memiliki beberapa insfrastruktur, seperti Kilang Cilacap berkapasitas 360 ribu MT per tahun, yang merupakan satu-satunya kilang produksi aspal di Indonesia. Kemudian Bitumen Plant Gresik dengan kapasitas penyimpanan 16 ribu MT, sejumlah Terminal Aspal Curah dan 41 mitra agen yang bekerja sama dengan Pertamina. General Manager Pertamina Marketing Operation Region V, Ageng Giryono mengungkapkan, Pertamina menguasai pasar produk petrochemical. Di Region V (Jawa Tengah, Jawa Timur, Balu, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, dan Papua) market share Pertamina berada di kisaran 56 persen. Sedangkan dari sisi penjualan, pada 2015 mengalami peningkatan 27 persen dibandingkan penjualan 2014. z sep

PERUSAHAAN DAERAH

Dewan Desak PT Gresik Samudra Dibubarkan GRESIK-Anggota DPRD Kabupaten Gresik meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gresik Samudra dibubarkan. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna Hasil Pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2015, di Gedung DPRD Gresik, baru-baru ini. “Kami memberikan rekomendasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Gresik untuk kengevaluasi kinerja seluruh BUMD yang dimiliki Pemkab Gresik. Buat apa kita mempertahannkan BUMD yang selalu merugi tiap tahunnya,” ujar Suberi, Ketua Pansus LKPj Bupati dan Wakil Bupati Gresik usai rapat paripurna. BUMD yang dimaksud adalah PT Gresik Samudra. BUMD yang bergerak di bidang transportasi laut itu tiap tahunnya merugi. “Bahkan laporan yang kami terima terakhir, Gresik Samudra memiliki utang Rp 1 miliar. Ini kan jelas membebani APBD kalau tidak dibubarkan,” terang politisi Partai Demokrat itu. Sedangkan, Anggota Pansus LKPJ Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2015, M Syafi mengatakan, selama tiga tahun berdiri perusahaan tersebut tidak menunjukkan adanya perkembangan yang lebih baik. “Ngapain dipertahankan kalau memang tidak memberikan keuntungan. Ini kan perusahaan,” ujarnya kemarin. Menurut dia, Gresik Samudra saat ini semakin terpuruk lantaran adanya aturan modal Rp 300 miliar agar bisa membeli kapal sendiri. Sedang modal sebesar ini, pihaknya yakin Gresik Samudra tidak mungkin bisa memenuhi. “Kalau beli kapal saja tidak bisa terus mau kerja apa lagi, kan tujuan awalnya memang untuk itu,” terang dia. z sep


MADURA

5

MINGGU KE-36

4 - 11 MEI 2016

Petani Rabasan Panen Ganja Diringkus Sulap Kebun Rumah jadi Ladang Ganja SAMPANG–Penanaman pohon ganja tampaknya tidak hanya difokuskan di areal persawahan atau kawasan pegunungan seperti yang kerap ditemukan di Aceh. Di Jakarta, beberapa waktu lalu aparat kepolisian berhasil membongkar penanaman pohon ganja di apartemen. Sementara di Pamekasan, seorang petani yang diketahui bernama Muzakki bin Slamin (35) warga Desa Rabasan, Kecamatan Nyamplong, Kabupaten Sampang ini, justru menanamkan di kebun belakang rumah. Tak tanggung-tanggung, pohon yang masuk salah satu jenis narkoba ini justru tumbuh setinggi 2 meter. Tidak hanya itu saja, tersangka juga berhasil memanen hasil tanamannya berupa ganja kering seberat 731 gram. “Tersangka mendapatkan bibit tanaman ganja tersebut langsung dari Aceh. Ia menanamnya di belakang rumahnya tumbuh hingga 2 meter lebih, dan berhasil memanennya dalam bentuk daun ganja kering siap konsumsi seberat 731 gram,” ungkap Kapolres Sampang AKBP Budi Mulyanto dalam gelar perkara di Mapolres Sampang, kemarin. Budi menegaskan, saat ini petugas sedang melakukan pengembangan, sebab menutup kemungkinan masih ada jaringan lainnya. “Kami juga menghimbau kepada

GN/MAHARDIKA SURYA ABRIANTO

POHON GANJA: Petani asal Desa Rabasan bersama pohon ganja miliknya saat diamankan di Mapolres Sampang, kemarin.

masyarakat agar bersama-sama memerangi narkoba, jika mengetahui adanya tindakan penyalagunaan narkoba kami harap lang-

sung melaporkannya kepada kami. Jangan takut, karena bagi pelapor akan tetap kami lindungi dan dirahasiakan identitasnya,”

Syafii Terpilih Sebagai Tokoh Pendorong Kebebasan Pers PAMEKASAN-Bupati Pamekasan Achmad Syafii terpilih sebagai tokoh inovasi dan pendorong kebebasan pers. Penghargaan itu diberikan PWI Pamekasan dalam acara Resepsi Hati Pers Nasional (HPN) tahun 2016 yang dilaksanakan di Pendopo Ronggosukowati, Sabtu (30/4) malam kemarin. Bupati Achmad Syafii dinilai patut untuk mendapat penghargaan sebagai tokoh inovasi dan pendorong kebebasan pers, karena dia dinilai sebagai pejabat yang selalu memberikan keleluasaan bagi pers di daerahnya untuk berkreasi melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku. Achmad Syafii juga dinilai sebagai pejabat yang selalu setia mengajak kalangan pers untuk selalu meningkatkan kualitas dan kreatifitas, sehingga pers benar benar bermanfaat sebagai kekuatan kontrol yang efektif untuk percepatan pembangunan di Pamekasan. Ketua PWI Pamekasan Abdul Azis mengatakan, harapan Bupati agar pers benar benar bisa melakukan tugasnya dengan baik dengan penuh kreatifitas dan tanggungjawab, merupakan representasi dari tugas ideal media. Media atau pers sebagai bagian dari elemen pembangunan harus bisa berbuat nyata memberikan sumbangsihnya untuk pembangunan. “Dalam konteks yang lebih luas lagi PWI memiliki agenda yang sangat besar bahwa masyarakat harus tahu tentang fungsi dan peran pers atau media. Sehingga masyarakat bisa menjadikan media sebagai mitra dalam pelaksanaan tugas pembangunan. Banyak hal yang kami lakukan untuk masalah

GN/MASDAWI DAHLAN

TOKOH INOVASI: Bupati Pamekasan Achmad Syafii (kanan) menerima penghargaan dari Ketua PWI Pamekasan Abd Azis. ini,“ kata wartawan Kantor Berita Antara ini. Dia mengungkapkan dalam rangkaian memperingati HPN tahun 2016 ini telah banyak kegiatan yang dilakukan PWI Pamekasan, baik yang terkait dengan pemberdayaan para jurnalis sendiri, bhakti social, maupun yang berkaitan dengan upaya pengenalan masyarakat atas keberadaan pers. Kegiatan itu diupayakan melalui pelatihan jurnalistik dan aneka lomba bidang tulis menulis lainnya. Sementara itu Bupati Achmad Syafii mengungkapkan bahwa kinerja kepengurusan PWI Pamekasan periode ini sudah sangat sangat bagus dan cukup produktif melakukan berbagai kegiatan yang terkait dengan pemberdayaan intern para jurnalis sendiri maupun kegiatan yang terkait dengan penyadaran masyarakat akan fungsi pers.

Bahkan, kata Syafii, PWI juga menyempatkan melakukan kegiatan bakti sosial, yang merupakan bentuk kepedulian PWI terhadap problematika sosial pembangunan di masyarakat. Itu semua, kata Syafii, merupakan karya nyata yang sangat mulia dan diharapkan akan bisa membawa manfaat bagi masyarakat. Meski demikian Syafii juga mengingatkan seiring dengan era kebebasan pers di era reformasi ini, ternyata masih banyak media atau kalangan jurnalis yang tidak bekerja secara profesional. Banyak berita media yang tidak memenuhi kaidah penulisan jurnalistik yang baik dan benar. Padahal semestinya, tambah Syafii, di era persaingan ini media dan para jurnalisnya berkompetisi secara profesional untuk memproduksi tulisan yang terbaik bagi masyarakat. zmas*

KADO BUPATI SYAFII DI HARDIKNAS 2016

Lima Siswa Jadi Duta Jatim Pada OSN Palembang PAMEKASAN-Bupati Pamekasan Achmad Syafii mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga pada tahun 2016 ini ada lima siswa Pamekasan yang berhasil menjadi duta Jawa Timur dalam Olimpiade Sain Nasional (OSN). Lima siswa itu terdiri dari dua siswa SMA, dua siswa SMP dan 1 siswa SD. Bupati Syafii mengungkapkan hal itu dalam sambutannya saat menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2016 di lapangan depan Pendopo Ronggosukowati, Senin (2/5/2016). Usai upacara bendera tersebut Bupati Syafii memberikan penghargaan dan melepas secara resmi lima siswa duta OSN Jatim asal Pamekasan tersebut. Lima siswa itu, dua siswa SMA atas nama Sabila Cahya, siswa SMAN 3 untuk bidang studi Biologi dan Akhmad Ramadhan Yamin, siswa SMAN 1, untuk mata pelajaran komputer. Lalu dua siswa SMP antara lain Asnaf Farid Muzakki dari siswa SMPN 1 untuk mata pelajaran IPA dan Sigma Farah A, siswa SMPN 2 untuk mata pelajaran matematika. Sedangkan satu dari tingkat SD atas nama Muhammad Nauval Dwi Afandi siswa SDN Pademawu Barat 2. Achmad Syafii menegaskan keberhasilan siswa asal Pamekasan menjadi duta Jatim dalam OSN tahun ini merupakan kado Pemkab Pamekasan pada Hardiknas tahun 2016 ini. Apalagi, kata dia, Pamekasan merupakan kabupaten yang telah menobatkan diri menjadi kabupaten pendidikan. Dia berharap para duta Pamekasan akan membuahkan hasil

GN/MASDAWI DAHLAN

PEMERATAAN PRESTASI: Bupati Achmad Syafii menyerahkan penghargaan Duta OSN Jatim asal Pamekasan.

gemilang sehingga berprestasi tingkat nasional hingga internasional. Selain memberikan penghargaan kepada pada siswa pemenang OSN, Bupati Syafii juga menyerahkan penghargaan pada sejumlah siswa berprestasi lainnya, guru dan bahkan kepada kepala sekolah berprestasi. Penyerahan penghargaan itu diserahkan setelah selesai pelaksanaan upacara bendera pada peringatan Hardiknas tersebut. “Yang saya sangat bangga juga saat ini telah ada pemerataan prestasi yang dicapai siswa. Ternyata siswa yang berprestasi tidak hanya didominasi siswa asal kota namun juga diraih oleh siswa desa. Karena mereka ternyata memiliki potensi. Contohnya untuk duta OSN tingkat SD justru berasal dari SDN Desa Pademawu Barat 2,” katanya. Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan Pamekasan Drs Moh Tarsun mengungkapkan bahwa para duta OSN Jatim asal

Pamekasan itu nanti akan mendapat pembinaan secara khusus oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur beberapa hari sebelum berkompetisi secara penuh di OSN Palembang pada tanggal 15 Mei mendatang. Tarsun mengungkapkan kini juga jadi fokus perhatiannya adalah OSN Guru. Menurutnya kini sudah terpilih sejumlah juara OSN guru bidang studi sain untuk tingkat kabupaten. Mereka masih akan berkompetisi tingkat propinsi dan jika berhasil menjadi peserta terbaik Jatim maka juga akan menjadi duta Jatim ke OSN Guru tingkat nasional. “Tahun 2015 lalu Pamekasan juga menjadi duta Jatim dalam OSN Guru tingkat nasional. Dan Alhamdulillah berhasil meraih peringkat II nasional atau meraih medali perak, atas nama Taufik guru Fisika SMAN Pademawu. Dan semoga saja pada OSN Guru tahun ini juga akan ada yang berhasil masuk nasional dan menjadi juara,” harapnya. zmas*

terang Kapolres yang akan segera pindah menjadi Kapolres Banyuwangi tersebut. Budi kemudian menceritakan, patugas

dari Satreskoba Polres Sampang sempat mengalami hambatan, saat hendak menangkap tersangka. Maklum, saat petugas hendak menangkapnya, tersangka justru meneriaki anggota kepolisian yang hendak menangkapnya diteriaki maling, warga pun berhamburan. Bahkan ada yang membawa senjata tajam jenis celurit. “Alhamdulillah, setelah diberi penjelasan warga akhirnya mundur,” ujar Budi. Muzakki ditangkap di kediamannya di Dusun Rabasan, Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sekitar pukul 05.00 WIB lantaran menanam ganja di lahannya. Pelaku dan barang bukti daun ganja kering seberat 731 gram, serta beberapa pohon ganja berusia 3 bulan disita polisi dari kebun milik tersangka. Muzakki mengaku membeli bibit tanaman ganja dari Aceh. Untuk menyamarkan pohon ganja, Muzakki menanam sejumlah tanaman cabai dengan ketinggian sekitar 3 meter di sekitar tanaman ganja. “Hasil penyidikan, tersangka sudah dua tahun menaman ganja. Bibitnya langsung dari Aceh. Setiap 5 bulan tanaman ganja dipanen kemudian dijual,” jelas Budi. Atas perbuatannya, tersangka Muzakki kini ditahan di Mapolres Sampang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dengan dijerat pasal 111 ayat 1 UndangUndang RI nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun. z msa

RAZIA KAMAR KOS DAN KAFE

Satpol PP Amankan Dua Pasangan “Mesum” SUMENEP–Banyaknya keluhan masyarakat akan adanya praktik prostitusi terselubung di tempat-tempat kos, akhirnya mendapat perhatian serius dari aparat Satpol PP Kabupaten Sumenep. Selasa (3/5/2016) dinihari kemarin, puluhan petugas penegak perda ini langsung membidik sejumlah rumah kos. Hasilnya, beberapa mahasiswa tertangkap sedang asyik berduaan di kamar kos yang berada di Desa Babalan, Kecamatan Batuan, Sumenep. “Razia ini merupakan kegiatan rutin kami, dan kebetulan pada saat ini kami mendapati dua pasangan yang berduaan di dalam kamar kos,” kata Moh. Saleh, Kasi Ops Satpol PP Sumenep, Selasa (3/5/2016) dinihari kemarin. Saat terjaring razia petugas, pasangan “mesum” ini mengaku telah menikah. Namun ketika diminta menunjukkan surat resmi pernikahan tersebut, mereka tidak bisa menunjukkannya. “Karena tidak bisa menunjukkan surat nikah, mereka terpaksa kita bawa ke markas Satpol PP,” terang Saleh.

MOH. SALEH Kasi Ops Satpol PP Sumenep

Diketahui salah satu pasangan yang terjaring razia tersebut berasal dari Pamekasan, dan kepada petugas mereka sudah nikah siri. Tidak puas dengan pengakuan pasangan ini, pihaknya menelepon keluarganya dan membenarkan jika mereka sudah menikah. Sedangkan pasangan “mesum” lainnya, yang wanita mengaku dari kecamatan Batang-batang dan si pria dari kecamatan Gandin. Saat diperiksa mereka mengaku sudah menikah siri juga, akan tetapi petugas tidak percaya begitu saja, dan lang-

sung mengkroscek ke pihak keluarganya. “Setelah kami data, pasangan yang dari Pamekasan langsung di pulangkan, sedangkan pasangan yang satunya masih dimintai keterangan oleh petugas,” tuturnya. Untuk saat ini, lanjut Saleh, pihaknya hanya melakukan pendataan dan kemudian dipulangkan ke kampung halamannya, setelah membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan “mesum” tersebut. “Nanti setelah ada jaminan dari pihak keluarga maupun

SMKN 2 Juara Guru dan Kasek Berprestasi Antar SMK PAMEKASAN-Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini, rupanya menjadi momentum yang istimewa bagi keluarga besar SMKN 2 Pamekasan. Betapa tidak, terdapat sejumlah prestasi membanggakan yang diraih oleh SMKN 2 Pamekasan. Di antaranya, adalah meriah juara pertama pada pemilihan guru dan Kepala Sekolah (Kasek) berprestasi antar SMK tahun 2016. Pada pemilihan Kasek berprestasi antar SMK tahun ini, juara pertama diraih oleh DR Budi Sulistio Kepala Sekolah SMKN 2 Pamekasan, sedangkan untuk pemilihan guru berprestasi antar SMK diraih oleh Edy Purnomo SPd juga guru SMKN 2 Pamekasan. Keduanya Senin (2/5/2016) mendapat penghargaan dari Bupati Pamekasan Achmad Syafii. Budi Sulistio mengatakan, prestasi yang diraihnya merupakan rangkuman dari kerja keras dan partisipasi semua pihak yang ada di civitas akademika SKMN 2 Pamekasan. Dia mengatakan, prestasi yang diraih itu akan dipersembahkan menjadi kado dari SMKN 2 Pamekasan, kepada kemajuan pendidikkan dan massyarakat Pamekasan secara umum. “Saya melihat bahwa prestasi ini menunjukkan bahwa kita masyarakat Pamekasan, bisa berbuat untuk kemajuan pendidikan di Pamekasan ini. Ke depan potensi pendidikan Pamekasan hendaknya terus kita tingkatkan pemanfaatannya, sehingga akan membuahkan hasil dan kemajuan yang diharapkan,” katanya. Dia mengaku, sejak tahun 2013 lalu memimpin SMKN 2 Pamekasan telah melakukan berbagai program terobosan, di antaranya adalah program tepat unggul. Tujuh bulan

GN/MASDAWI DAHLAN

PRESTASI: Budi Sulistiyo (kanan) dan Edy Purnomo (kiri) berpose bersama Bupati Pamekasan Achmad Syafii, usai menerima penghargaan, kemarin.

dari kepemimpinannya, program itu telah membuahkan hasil dengan dijadikannya Kepala Sekolah SMKN 2 Pamekasan, sebagai rujukan nasional dalam pengembangan civitas akademika bersama 115 Kepala Sekolah lainnya se-Indonesia. Yang kedua, kata Budi, SMKN 2 Pamekasan terpilih menjadi anggota Tim Pengampu lomba kompetensi siswa tingkat nasional. Dan pada tahun 2016 ini, masih ada 11 prestasi lainnya yang diraih SMKN 2 Pamekasan. Di antaranya adalah, meraih 2 medali yang diperoleh pada momentum kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun ini. Selain menyempurnakan penanganan dalam bidang akademik dan manajemen kelembagaan, lanjut Budi, SMKN 2 Pamekasan dalam bulan Mei ini, telah merencanakan akan melakukan kegiatan bhakti sosial yang berupa kegiatan service keliling secara gratis pada masyar-

takat, antara lain service sepeda motor, pemberian oli gratis dan lain sebagainya. “Sementara dalam memeriahkan bulan suci Ramadan yang akan datang, kami akan lakukan bhakti sosial berupa melakukan pengecatan dan pembersihan musala dan masjid di Pamekasan. Semoga saja, itu semua akan menjadi bagian dari bhakti kami untuk kemajuan pendidikan khususnya di SMKN 2 dan pendidikan masyarakat Pamekasan secara umum,” katanya. Edy Purnomo SPd peraih juara pertama untuk pemilihan guru berprestasi antar SMK, mengatakan bahwa dirinya bangga karena prestasi yang dieraihnya ini merupakan prestasi pertama. Atas keberhasilan itu, dia akan mewakili Pamekasan dalam pemilihan guru berprestasi untuk tingkat Jawa Timur. Dia berharap itu akan menjadi pemicu untuk meraih prestasi selanjutnya. zmas*

kepala Desa, kami langsung memulangkan mereka ke Desanya masing-masing,” ucapnya. Sementara itu, saat razia rumah kos dilanjutkan ke wilayah Desa Kolor, Selasa (3/5/2016) dinihari. Disana, petugas juga berhasil mengamankan tiga wanita cantik yang masih ABG yang hendak berkunjung ke kafe. “Ketiganya itu, ada yang berasal dari Pamekasan, Pagar BatuSumenep, dan Jember,” terang Kepala Satpol PP Sumenep, Imam Fajar, Selasa (3/5/2016), tanpa menyebutkan identitas. Ketiganya juga digelandang ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan. “Para wanita itu, kita larang datang ke Kafe, karena usai minum-minum sering berteriak dan mengganggu masyarakat,” ucapnya. Ia pun mengancam para wanita penghibur dunia malam itu akan dikirim ke tempat rehabilitasi di Kediri, bila tertangkap di tempat-tempat hiburan malam. “Semua tempat hiburan malam (kafe, red) saat ini dalam pantauan semua aparat,” pungkas Imam. z nmc, pmc

2016, Warga Dipasung Meningkat SAMPANG–Warga yang mengalami gangguan jiwa dalam kondisi terpasung di Kabupaten Sampang, terus mengalami peningkatan. Jika dibandingkan tahun 2015 lalu, jumlah warga yang dipasung di tahun 2016 ini meningkat cukup signifikan. Berdasarkan data dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sampang, tercatat ada 119 orang hidup dalam kondisi terpasung lantaran mengalami gangguan jiwa. Padaha, di tahun 2015 lalu, jumlah warga yang dipasung hanya mencapai 64 orang. “Warga yang dipasung itu karena kondisi jiwanya yang labil atau gila. Rata-rata pemasungan itu dilakukan oleh pihak keluarganya sendiri dengan alasan khawatir mengamuk atau melukai dirinya sendiri,” ungkap Kasi Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial Dinsosnakertrans Sampang, Syamsul Arifin, Selasa (3/5/2016). Syamsul juga menjelaskan bahwa pemasungan itu merupakan tindakan terlarang yang tidak dibenarkan. z msa


MINGGU KE-36 4 - 11 MEI 2016

MATARAMAN

6

6 Pasangan Mesum Diamankan Polisi MOJOKERTO – Jajaran Polres Mojokerto menggelar razia ke sejumlah kos-kosan dan hotel di wilayah Kabupaten Mojokerto, Selasa (3/5/2016). Hasilnya, enam pasangan bukan suami istri diamankan saat mesum di kamar hotel. Razia Bina Kusuma ini dilakukan sekitar pukul 13.30 WIB kemarin, diawali dengan menyisir warung reman-remang di wilayah Kecamatan Mojosari. Disinyalir warung-warung tersebut menjual minuman keras, namun saat dirazia tidak menemukan miras yang dimaksud. Polisi lantas merazia beberapa tempat kos yang diduga menjadi tempat mesum. Di tempat itu, tak satupun penghuni kos yang kedapatan mesum di dalam kamar. Hingga akhirnya, petugas memutuskan untuk menyisir Hotel Tejowulan yang ada di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Kali ini, insting polisi benar-benar jitu. Sebab, saat dilakukan pengecekan, petugas mendapati beberapa pasangan beda jenis tengah ‘ngos-ngosan’ di da-

LAYANAN PUBLIK

Terminal MPU Mojokerto Mati Suri

IST

TERJARING RAZIA: Aparat kepolisian mendata pasangan bukan suami istri saat razia di kamar hotel di kawasan Jabon, Mojoanyar, Selasa (3/5/2016).

lam kamar hotel. Praktis, pasangan yang tak memiliki hubungan resmi inipun, lantas digelandang ke mobil polisi dan diamankan ke Mapolres. “Ada 6 pasang yang kita amankan dalam razia ini. Seluruhnya langsung kita bawa ke Mapolres Mojokerto untuk

dilakukan pendataan,” ujar Kabag Humas Polres Mojokerto Iptu Suyono. Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, dari enam pasangan tersebut, tidak ada satupun yang dapat menunjukan dokumen pernikahan. Usai dilakukan pendataan, mereka diberikan peringatan

dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. “Saat ini, masing-masing keluarga pasangan yang terjaring razia sudah kita hubungi. Mereka akan kita serahkan kepada pihak keluarga setelah mendapatkan bimbingan dari petugas,” imbuhnya. z okz

Desak PPDB Luar Kota Dibatasi Kuota SDN 5%, SMPN 10% dan SMAN 25% MOJOKERTO-Para wali murid mendesak agar Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto membatasi kuota bagi peserta luar kota, dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2016/2017. Untuk tingkat SDN dibatasi 5 persen, SMPN kuotanya 10 persen, dan tingkat SMA dibatasi 25 persen. Aturan pembatasan ini untuk memudahkan pelajar Kota Mojokerto bisa mengenyam pendidikan di Kota Mojokerto. Desakan ini salah satunya disampaikan Muhammad, tokoh masyarakat asal Wates, Kec. Magersari, Kota Mojokerto.

Ia mengaku khawatir, jika dalam PPDB tahun 2016/2017 tidak ada pembatasan kuota untuk siswa luar kota. Karena bisa membuat pelajar di Kota Mojokerto kesulitan mendapatkan sekolah baru di Kota Mojokerto. “Kuota PPDB hukumnya wajib diterapkan di Kota Mojokerto. Jangan sampai siswa yang sudah sekolah di Kota Mojokerto tidak masuk sekolah negeri di Kota Mojokerto. Karena, selama ini sekolah negeri banyak dipenuhi siswa dari luar Kota Mojoketo,”katanya. Senada juga disampaikan Tugiman tokoh masyarakat sekaligus wali murid SDN asal Surodinawan, Kec. Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Ia menilai, kuota PPDB tahun 2015/2016 untuk siswa luar Kota Mojokerto jenjang SDN (10%), SMPN (20%), dan SMAN (30%) masih

terlalu tinggi. Idealnya, kuota peserta luar kota untuk jenjang SDN (5%), SMPN (10%), dan SMAN (15%). “Semakin rendah kuotanya semakin bagus. Karena peluang siswa dari Kota Mojokerto untuk mendapatkan sekolah baru cukup besar. Kalau kuota untuk siswa dari luar Kota Mojokerto besar, itu akan menyulitkan siswa dari Kota Mojokerto juga,” katanya. Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto Junaedi Malik siap menampung aspirasi warga yang menyuarakan pembatasan kuota PPDB luar kota. “Pembatasan kuota ini penting. Sehingga bantuan pendidikan yang disiapkan dalam APBD bisa diserap oleh warga Kota Mojokerto sendiri,” tuturnya. Kepala Dinas Pendidikan dan Ke-

budayaan (P dan K) Kota Mojokerto, Subhambianto saat dikonfirmasi melalui handphonenya terkait keluhan warga ini tidak bisa terhubung. Namun melalui anak buahnnya, Muhammad mengatakan, pihaknya siap menampung aspirasi warga. Selain itu, aspirasi itu akan dijadikan bahan rujukan untuk pembuatan Peraturan Walikota Mojokerto terkait PPDB tahun 2016/2017 yang didalamnya juga menyangkut tentang adanya kuota atau tidak. “PPDB tahun 2015/2016, Pemkot menerapkan sistem kuota dengan prosentase SDN 10 %, SMPN 20 % dan SMAN 30 %. Kalau aspirasi warga minta kuota itu diturunkan, harus melalui kajian mendalam dulu,” pungkasnya. zbas

MOJOKERTO–Bisnis Mobil Penumpang Umum (MPU) di kabupaten Mojokerto terus terjun bebas. Kondisi ini diperparah dengan kondisi terminal MPU di sejumlah daerah di Kabupaten Mojokerto yang tak terawat, sepi dan mulai mati suri. Kondisi ini terlihat di terminal MPU di Trowulan. Padahal, para pemilik MPU berharap semua terminal tetap menjadi jujugan masyarakat ketika hendak menggunakan jasa angkutan umum. Namun, yang terjadi saat ini warga justru lebih memilih menunggu di jalan-jalan. Edy Wahyono pemilik MPU jurusan Pacet–Kota Mojokerto mengatakan, dari tahun ke tahun jumlah MPU miliknya terus berkurang. 20 tahun lalu, Edy mengaku, memiliki 30 unit MPU dengan trayek Mojokerto – Pacet, Mojokerto Lespadangan, Kec. Jetis, Mojosari – Trawas, dan Mojokerto – Trowulan. Namun, jumlah MPUnya kini terus menyusut. Selain karena faktor mudahnya warga memiliki motor dengan cara kredit, ditambah lagi munculnya ojek motor melalui aplikasi. “Dulu, sekitar tahun 1990an sampai 2004, sehari 30 unit MPUnya bisa mengantongi hasil bersih Rp 1,5 juta- Rp 1,7 juta. Tapi saat ini sehari bisa mendapatkan hasil bersih Rp 500 ribu saja, susah,” tuturnya. Senada juga disampaikan Basuki, sopir MPU jurusan Terminal Kertojoyo-Pacet. Ia mengaku, dalam sehari bisa membawa pulang uang Rp 40 ribu sudah untung. “Sekarang pendapatan jadi sopir MPU tak bisa diharapkan. Makanya, istri saya jadi melijo keliling. Kalau hanya mengandalkan uang dari kerja saya jelas tidak cukup untuk membiayai anak-anak sekolah,” katanya. Menurunnnya animo masyarakat menggunakan jasa MPU dan sepinya terminal lyn diakui Kabid Pengendalian dan Operasional (Dal Ops) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Mojokerto, Drs Suroso. MM. Menurunya, animo warga naik MPU membuat hampir 8 terminal MPU tersebar di Kab. Mojokerto mati suri. Sepinya penumpang itu melanda dihampir semua terminal MPU dan bus tipe B di Kec. Pungging, serta 7 sub terminal. Di antaranya, terminal Lespadangan di Kecamatan Gedeg, terminal Brangkal di Kecamatan Sooko, terminal Trowulan, terminal Pojejer di Kecamatan Gondang, terminal Seduri di Kecamatan Mojosari, terminal Pacet dan terminal Trawas. “Sepinya penumpang ini, karena masyarakat lebih suka naik kendaraan pribadi,” tuturnya. zbas

Wali Kota Pasang Pin Anti-Korupsi Menuai Banyak Pujian MOJOKERTO-Langkah Wali Kota Mojokerto, Drs H Mas’ud Yunus mencetuskan pemasangan pin anti-korupsi pada baju seragam PNS di lingkungan Pemkot Mojokerto, serta menggelar festival buruh dalam memperingati hari buruh internasional (may day) dinilai sebagai langkah berani, tepat, dan patut diacungi jempol. Pasalnya, langkah pemasangan pin anti-korupsi sebagai langkah berani bagi Pemkot Mojokerto, dalam menciptakan PNS yang bersih dan berwibawa. Sekaligus mendukung program pemerintah dalam mencegah, dan memperkecil timbulnya korupsi di lingkungan Pemkot Mojokerto. Wali Kota Mojokerto, Drs KH Mas’ud Yunus, secara simbolis pasca pemasangan pin anti-korupsi di 3.688 PNS Pemkot Mojokerto mengatkan, pin anti-korupsi berwarna merah putin ini wajib dipakai dibaju seragam dinas PNS setiap jam kerja. Langkah ini bertujuan agar para PNS malu ketika hendak melakukan praktik pungutan liar (pungli), maupun saat meminta gratifikasi ke masyarakat, baik mitra kerja atau masyarakat yang membutuhkan pelayanan ke PNS tersebut. Selain itu, tujuan pemakaian pin itu supaya para PNS di Pemkot Mojokerto bisa menjadi teladan bagi masyarakat. “Biar PNS sadar, jika status PNS yang disandangnya sebagai pelayanan masyarakat, bukan sebagai juragan masyarakat,” katanya. Wali kota juga berharap, supaya program anti-korupsi di lingkungan Pemkot Mojokerto bisa berjalan maksimal, masyarakat diminta tidak memberi gratifikasi dalam bentuk apapun kepada para PNS yang memberi pelayanan tersebut. Pasalnya, PNS itu sudah mendapatkan gaji dari pemerintah dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara yang melayani masyarakat. Jika dalam praktiknya ada PNS yang mempersulit memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan ujung-ujungnya supaya masyarakat memberikan imbalan, wali kota meminta masyarakat untuk melaporkan kepada dirinya atau kantor insektorat Kota Mojokerto. “Bisa tertulis, SMS atau telepon,” tuturnya. Dari informasi itu, wali kota beranji akan melindungi sang pemberi informasi, asalkan informasi itu benar dan tidak mengadaada atau fitnah. “Kami akan menindaklanjuti info itu secepatnya,” katanya. Jika dalam penyelidikan ditemukan bukti oknum PNS itu melakukan pungli, maka Abah Ud panggilan Wali Kota Mojokerto Drs KH Mas’ud Yunus akan menindak oknum itu sesuai berat dan ringannya pelanggaran yang dilakukan. Sanksinya, mulai pemberian peringatan, skorsing dan dinonjobkan. Untuk memaksimalkan program itu, wali kota juga memasang spanduk di setiap kantor SKPD bertuliskan “Di sini tak menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun.” “Sekecil apapun bentuk pungli pasti akan merugikan masyarakat. Kalau itu terjadi maka akan menciptakan citra buruk dari pada ASN (Aparatur Sipil Negara),” ujarnya. Karena itu, lanjut wali kota, pencanangan gerakan anti-pungli ini untuk mem-

GN/BAMBANG SUJARWANTO

PIN ANTI-KORUPSI: Wali Kota Mojokerto Drs H Mas’ud Yunus memasang pin anti-korupsi secara simbolis kepada seragam PNS di lingkungan Pemkot Mojokerto. bangun kepercayaan masyarakat kepada ASN yang ada di Pemkot Mojokerto. Dengan pin anti-korupsi/pungli ini, semua ASN harusnya malu jika akan melakukan tindakan menyimpang. “Karena malu dengan iman itu sesungguhnya sudah menyatu. Kalau orang itu mempunyai rasa malu karena berbuat tidak baik, itu tandanya dia punya iman. Apabila malu

sudah tidak ada tandanya imannya juga sudah tidak ada,” tukasnya. Pencanangan pin anti-korupsi di setiap seragam ASN Pemkot Mojokerto ini, mendapat apresiasi dari Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto, Junaedi Malik. Menurutnya, langkah ini sebagai langkah nyata dari eksekutif untuk mencegah dan memberantas korupsi di lingkugan

Pemkot Mojokerto. Agar program ini mendapatkkan hasil maksimal, Junaedi menyarankan, Pemkot Mojokerto bersikap terbuka dalam menangani temuan adanya tindak korupsi. Dengan begitu, masyarakat bisa memantau secara langsung tindak tim pengawas dalam setiap langkah menangani adanya dugaan korupsi.

Langkah ini juga bisa membuat koruptor jera. Karena, selain mendapat sanksi sosial dari masyarakat juga mendapat sanksi dari SKPD. “Kami berharap program ini bisa terwujud, bukan hanya slogan saja,” harap legislator dari PKB ini. Menurut Junaedi, jika ada oknum PNS masih melakukan korupsi, itu namanya nekat, dan oknum PNS itu layak tidak mendapatkan jabatan strategis, dan oknum itu harus dinonjobkan. Terpisah, Drs Sony Basuki Rahardjo dari Fraksi PG DPRD Kota Mojokerto, berharap petugas pendukung program anti-korupsi ini adalah orang–orang yang benar-benar memiliki komitmen menjalankan dan menegakkan program anti-korupsi. “Masyarakat harus ikut berpartisipasi dalam hal ini. Supaya, program ini bisa berjalan dengan baik,” katanya. Sementara itu, Koordinator LSM Anti Korupsi Mojokerto (AKM) mengaku, salut dengan keberanian Wali Kota Mojokerto yang menyatakan perang terbuka dengan para koruptor. Untuk mendukung program tersebut, AKM pekan ini akan menurunkan tim pemantau disetiap sektor layanan publik di lingkungan Pemkot Mojokerto. Tim pemantau itu akan diturunkan di lingkungan Dispendukcapil, Pendidikan, Kesehatan, Perijinan, Perparkiran, dan DPRD. “Kami berharap program pin ini juga berlaku dikalangan Dewan Kota. Karena, DPRD merupakan bagian dari Pemkot Mojokerto juga. Sudah saatnyalah sekarang semuanya berubah ke layanan yang lebih baik dan bersih dari korupsi,” tukasnya. Suwito warga Surodinawan, Kec. Prajuritkulon, Kota Mojokerto mengatakan, dia salut dengan langkah Wali Kota Mojokerto yang menggelar festival buruh dalam memperingati Hari Buruh 1 Mei. Karena, biasanya hari buruh identik dengan aksi demo besar-besaran yang membuat macet arus lalu lintas di manamana. Dan tahun ini, hari buruh kondisinya justru sebaliknya. Arus lalin lancar,

GN/BAMBANG SUJARWANTO GN/BAMBANG SUJARWANTO

KARYA PELAJAR: Wali Kota Mojokerto, Drs H Mas’ud Yunus melihat karya pelajar SD, SMP. SMA dan SMK yang mengarah pada produk unggulan.

KHAS MOJOKERTO: Wali Kota Mojokerto, Drs H Mas’ud Yunus mencicipi makanan khas warga Kota Mojokerto sayur kelor dan ikan rengkik, onde-onde dijadikan produk unggulan Kota Mojokerto.

meskipun ada demo, kegiatan itu tidak sampai mengganggu pengguna jalan. “Selama ini, tidak ada kegiatan seperti ini, dan Pemkot Mojokerto dipegang abah Ud, kegiatan itu bisa berjalan baik. Kami sebagai keluarga buruh juga merasakan nilai poisitifnya dari festival buruh itu dalam memperingati hari buruh. Semoga, kegiatan ini bia dijalanan setiap tahun, dan pasar sembako murah diperbanyak dengan menggandengn banyak perusahaan,” kata Suwito. Kadisnakertrans, Kota Mojokerto, Hariyanto SE mengatakan, aspirasi warga ditampung dan akan dijadikan masukan dan kajian untuk dibahas, sekaligus evaluasi festival buruh tahun 2016. Dengan evaluasi itu akan ditemukan kekurangan dan kelebihan kegiatan tersebut. Kapolresta Mojokerto, AKBP Nyoman Budiharjo menilai, dua program yang dilakukan Pemkot Mojokerto meringankan tugas polisi dalam mencegah tindak korupsi, dan imej negatif memperingati hari buruh yang dikonotasikan sering membuat macet arus lalin dimana-mana. Namun, dengan dua kegiatan itu maka tugas polisi juga menjadi ringan. Polisi, tidak susah payah menangani kasu korupsi. Karena, para PNS sudah sadar akan resiko adanya korupsi menimpa dirinya. Sedangkan, digelarnya festival buruh membuat wilayah Kota Mojokerto semakin kondusif saat digelarnya peringatan May Day. Pasalnya, para buruh mengalihkan kegiatan demo menjadi kegiatan sosial, bazar, dan seni budaya. Sementara itu, terkait persaingan di era MEA, Wali Kota Mojokerto Drs KH Mas’ud Yunus meminta, setiap sekolah memiliki produk unggulan. Karena, era MEA tidak bisa dihindari, dan Indonesia mau tidak mau, suka tidak suka harus mampu bersaing dengan negara-negara di kawasan Asean. “Persaingan itu angat berat, karena tidak antar daerah tapi sudah antar bangsa dan antar negara. Kewajiban kita sebagai pendidik untuk memberikan modal semangat untuk anak didik kita agar mereka menjadi insan yang cerdas, insan yang berkualitas dan insan yang berintegritas serta berdaya saing tinggi,” katanya. Bekal itu, bisa diberikan dibangku sekolah, dan itu bisa dijalankan di masyarakat ketika mereka memasuki dunia kerja. “Karena, mereka sudah memiliki memiliki bekal, maka mereka tidak takut dan minder berkompetensi nantinya,” katanya. Menurut Abah Ud, supaya bisa bersaing di era MEA, warga Kota Mojokerto harus mampu mengangkat produk unggulan Kota Mojokerto. Seperti membuat sepatu, onde-onde, batik serta membuat masakan dari bahan daun kelor serta ikan rengkik. “Semuanya produk unggulan Kota Mojokerto ini harus diajarkan di sekolah,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kota Mojokerto, Drs Subambianto MPd mengatakan, pihaknya siap mengakomodir aspirasi wali kota. Pihaknya akan mensosialisasikan harapan wali kota itu ke semua sekolah di Kota Mojokerto. z bas/adv


PANTURA

MINGGU KE-36 4 - 11 MEI 2016

7

Debit Semburan Lumpur Meningkat BLH: Mengandung Zat Kimia Berbahaya BOJONEGORO-Fenomena alam semburan lumpur panas di area lereng gunung puru Dusun Keramat, Desa Jari, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, hingga kini masih berlangsung. Meski demikian, titik semburan mulai berkurang dari sebelumnya mencapai sembilan titik, kini tinggal empat titik semburan. Kepala bidang pengkajian dan laboratorium badan lingkungan hidup (BLH) Kabupaten Bojonegoro, Hari Susanto mengatakan, empat titik semburan tersebut masih aktif mengeluarkan air bercampur lumpur panas. “Meski titik berkurang, namun debit semburan lumpur bertambah, jika sebelumnya satu liter kini menjadi dua liter perdetik,” ungkapnya, di Bojonegoro, selasa (3/5/2016). Menurut hari, sesuai hasil uji laboratorium, semburan lumpur panas mengandung sejumlah unsur kimia berbahaya yang melebihi baku mutu. “Unsur kimia tersebut di antaranya CI (clorin), Fe (besi), CU (tembaga), SO4 (sulfat), serta H2s (hidsogen su¿da),” jelas hari. Agar tidak meluber ke areal pertanian, semburan lumpur dibuatkan saluran untuk dialirkan ke Sungai Keramat yang akan bermuara di Waduk Pacal, yang merupakan waduk terbesar di Kabupaten Bojonegoro. Pihak BLH Bojonegoro juga telah mengirimkan hasil uji laboratorium ke Dinas Pertanian, agar mereka bisa memberi rekomendasi tentang aman tidaknya lumpur terhadap tanaman. Di tempat terpisah, Pakar Geologi dan Tektonik dari Fakultas Teknologi Universitas Veteran (UPN) Yogyakarta, Dr

IST

SEMBURAN LUMPUR: Sejumlah petugas dari BLH Bojonegoro saat memantau semburan lumpur panas di Desa Jari, Kecamatan Gondang, Bojonegoro, kemarin.

Jatmika Setiawan mengatakan, semburan lumpur yang masuk di wilayah persawahan warga itu masuk kategori renewable energy (energi dapat diperbarui). Menurut Jatmika, semburan lumpur tersebut sebenarnya merupakan semburan gas yang keluar dari patahan selogajah. Karena di atas gas itu ada air dan lumpur, maka keluar semburan. “Nanti pada saat musim kemarau, blukutuk... blukutuk itu tidak terlihat, dan hanya berupa semburan gas saja,” katanya. Gas yang keluar itu dari kedalaman antara 3 meter sampai 5 meter. Keluarnya gas itu bisa dimanfaatkan dan sebagai petunjuk di sana ada energi berupa gas

dan memiliki sifat renewable energy. Secara keilmuan, keluarnya gas itu tidak berbahaya. Gas itu merupakan bocoran dari antiklin (lipatan bumi), ketika disulut api, maka akan terbakar seperti kayangan api di wilayah Kecamatan Ngasem yang menjadi sumber api abadi. “Menurut saya, sebagai ahli tektonik dan geologi, tidak berbahaya. Justru, kawasan itu kami sebut energi bisa diperbaharui. Di Bojonegoro ini ada renewable energy dan nonrenewable energy yang ada di kawasan Wonocolo dan Blok Cepu,” bebernya. Sifat semburan lumpur di Desa Jari tidak seperti semburan lumpur Lap-

indo. Kata Jatmika, pengeboran sumur Lapindo menembus antara 1.000 meter sampai 1.500 meter, di dalamnya terdapat lumpur, sehingga lumpur yang ada di dalam menyembur keluar. Sedangkan semburan di Desa Jari kedalamannya hanya antara 3 meter sampai 5 meter. “Dan ini (di Desa Jari) bukan semburan lumpur, tapi gas,” ungkap Jatmika. Hingga kini, semburan gas di Desa Jari ada empat titik yang masih terjadi. Tanah di sekitar semburan menurun. Aparat keamanan telah memasang garis polisi agar masyarakat tidak memasuki area tersebut. zbjc, suc

Bojonegoro Canangkan 28 Kampung KB BOJONEGORO-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, mendukung pencanangan kampung percontohan keluarga berencana (KB) di 28 dusun, yang tersebar di 28 kecamatan. Langkah ini sebagai usaha mendukung desa sehat dan cerdas yang menjadi program Pemkab setempat. “Pencanangan percontohan kampung KB di 28 kecamatan di Bojonegoro, dipusatkan di Dusun Santren, Desa Bendo, Kecamatan Kapas, sehari lalu,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro Hari Kristianto, di Bojonegoro, Selasa (3/5/2016). Ia menjelaskan pencanangan percontohan kampung KB di daerahnya, dilakukan Bupati Bojonegoro Suyoto, dengan dihadiri jajaran BKKBN Provinsi Jawa Timur, juga pihak lainnya. “Di 28 kecamatan di Bojonegoro, masing-masing dipilih

satu dusun sebagai percontohan kampung KB,” jelas dia. Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto sebelumnya secara resmi mencanangkan Dusun Santren, Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro sebagai Kampung KB, Senin (2/5/2016) kemarin. Program ini diharapkan dapat bersinergi dengan Gerakan Desa Sehat Cerdas yang mulai tahun lalu telah dilaksanakan di desa-desa di Bojongero. Bupati yang akrab disapa Kang Yoto ini menekankan, melalui Kampung KB seluruh komponen masyarakat khususnya dalam satu dusun harus gotong royong, saling mengingatkan untuk menyiapkan anak-anak yang berkualitas. “Kita gelorakan KB. Di Dusun Santren ini masih 63% yang ikut KB, yang belum ikut KB segera menyusul,” tegas Kang Yoto. “Saat ini kompetisi sudah

IST

KAMPUNG KB: Bupati Bojonegoro Suyoto (kanan) memegang piagam dalam pencanangan percontohan kampung keluarga berencana (KB), kemarin.

nyata, anak-anak Bojonegoro, wong Bojonegoro, harus sehat, cerdas, produktif, bahagia. Bila produktif berkarya pasti bisa hidup lebih baik. Untuk itu anak-anak kita nantinya harus berkualitas, adaptif, inovatif dan unggul. Kalau sudah seperti

itu pasti produktif, kalau sudah produktif, Insyaallah rizki, cinta juga kedudukan akan mengikuti,” tuturnya. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, Dr Dwi Listyawardani memberi apresiasi positif keseriusan komitmen pemerin-

tah daerah Kabupaten Bojonegoro, dalam menggarap program Kampung KB. “Bojonegoro jadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang mencanangkan Kampung KB di 28 kecamatan sekaligus. Sebenarnya ini target 2017, namun Kabupaten Bojonegoro selangkah di depan dengan meresmikan Kampung KB di seluruh kecamatannya di tahun 2016,” ujarnya. Program Kampung KB diutamakan bagi daerah-daerah yang kurang pencapainnya, terutama di daerah miskin, daerah terpencil atau perbatasan yang kurang mendapat akses pelayanan kesehatan. “Di Bojonegoro ratarata sudah bagus, wilayah yang legok pun pencapaiannya sudah cukup baik. Namun unmetneed masih cukup tinggi diatas 20%, ini yang harus segera diupayakan bersama untuk diatasi,” lanjut Dani. zara, bjc

PETANI BOJONEGORO SAMBUT MUSIM KEMARAU

Berharap Pasokan Air dari Waduk Pancal Kebutuhan air untuk lahan pertanian di musim kemarau sangat dibutuhkan para petani. Sebab, di tahun-tahun sebelumnya musim kemarau kerap kali menyebabkan pasokan air habis. Karena sumber air mulai mengering. LAHAN pertanian di Kabupaten Bojonegoro tampaknya perlu mendapat perhatian ekstra dari pemerintah setempat, ketika memasuki musim kemarau. Pasalnya, disaat itu tak jarang pasokan air di lahan pertanian habis dan menyebabkan tanaman padi mati. Agar tanaman petani mendapat pasokan air yang cukup. Para petani di Kabupaten Bojonegoro mulai mengajukan permintaan pasokan air Waduk Pacal, untuk mencukupi kebutuhan air tanaman padi musim tanam (MT) II karena musim hujan mulai berakhir. Kasi Pengelolaan Pemanfaatan Sumber Air, Dinas Pengairan Bojonegoro Dody Sigit Wijaya mengatakan, petani di

IST

MUSIM TANAM: Para petani gotong royong saat melakukan menanam padi pada musim taman di lahan pertanian di Bojonegoro.

sejumlah desa di Kecamatan Sumberrejo dengan luas lahan 6.558 hektare mengajukan permintaan air waduk sejak pekan lalu. Namun, permintaan memperoleh pasokan air Waduk Pacal belum bisa dipenuhi, karena masih menunggu pengajuan permintaan air dari petani lainnya di sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu, Kapas

dan Balen. Petani di sejumlah kecamatan di sepanjang irigasi Waduk Pacal, yang membutuhkan pasokan air Waduk Paca dengan luas lahan mencapai 12.000 hektare. “Kami masih menunggu surat pengajuan permintaan petani lainnya melalui himpunan petani pemakai air (HIPPA), yang akan menjadi dasar pengeluaran air

Waduk Pacal. Kalau lancar kemungkinan pekan ini air Waduk Pacal sudah bisa dikeluarkan,” jelas Dody di Bojonegoro, Selasa (3/5/2016). Sesuai prosedur, pengeluaran air Waduk Pacal bisa dilakukan kalau ada pengajuan permintaan air dari petani melalui HIPPA. Dengan dasar pengajuan HIPPA itu, katanya, baru diajukan ke-

pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro. “Sesuai perhitungan kami kebutuhan air untuk memenuhi kebutuhan tanaman padi MT II sekitar 5 meter kubik per detik. Besarnya debit air itu bisa menjangkau tanaman padi di sepanjang irigasi Waduk Pacal,” paparnya. Ia menjelaskan petani di sepanjang irigasi Waduk Pacal sekarang ini mulai mengawali menanam padi termasuk membuat pembenihan untuk tanaman padi musim tanam (MT) II sehingga membutuhan air. Hanya saja, pintu pengeluaran air Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, ditutup sejak pekan lalu. Ketika pintu pengeluaran ditutup ketinggian air Waduk Pacal mencapai 114,00 meter dengan debit 19,6 juta meter kubik. Tapi, ketinggian air waduk masih meningkat karena memperoleh pasokan air hujan. z suc

DEMO PKL DAN TUKANG BECAK

Parkir Pantai Boom Diprotes TUBAN-Aksi puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Tukang Becak dengan cara menutup gerbang masuk terminal Wisata Kebonsari, Kelurahan Kebonsari, Kota Tuban, akhirnya mendapat respon dari pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban. Para demonstran, Selasa (3/5/2016) kemarin, langsung ditemui Kepala Dinas Perhubungan Tuban. Usai berdialog dan tuntutan mereka agar parkir Boom ditutup dipenuhi Dishub Tuban. Massa aksi akhirnya membuka segel terminal bus wisata itu. “Kami hanya ini komitmen hasil keputusan bersama itu dilakukan. Kenapa sampai dengan hari ini masih banyak bus besar yang parkir di Boom sejak pagi,” ujar Tono, di hadapan Kepala Dishub, Kabupaten Tuban, Paraith. Pertemuan antara Dishub dengan massa yang melakukan aksi tersebut langsung ditengahi oleh Kapolsek Kota Tuban, AKP Supar. Pasalnya, massa sudah dalam kondisi memanas dan meminta petugas untuk menutup keberadaan parkir Pantai Boom untuk bus pariwisata besar. “Ini saya hanya menfasilitasi, saya ada di tengah-tengah supaya ada keputusan terbaik,” terang Supar. Setelah negosiasai yang cukup lama, akhirnya para PKL dan tukang becak yang ada di terminal wisata ziarah Makan Sunan Bonang itu sepakat membuka pintu gerbang itu. Dengan syarat, keberadaan parkir bus pariwisata besar di pantai Boom harus langsung ditutup total. “Harapan saya semua pihak bisa mematuhi komitmen yang sudah kita buat bersama. Kita sudah sepakat kalau siang bus yang kecil saya yang boleh parkir di sana (Parkir Boom) dan bus besar parkir di sini. Kecuali kalau malam bus besar bisa parkir di sana dengan jumlah tertentu,” jelas Paraith, Kepala Dishub Tuban saat berada di terminal Kebonsari, Kota Tuban. z bjc

RAYAKAN KELULUSAN

Dindik Larang Siswa Gelar Konvoi LAMONGAN - Menjelang pengumuman kelulusan ujian nasional (UN), Rabu (4/5) hari ini, Dinas Pendidikan (Dindik) Lamongan melarang para siswa setingkat SMA melakukan konvoi kendaraan. “Kamu sudah kirim surat ke semua sekolah setingkat SMA dibawah naungan Dindik untuk melarang acara konvoi saat pengumuman kelulusan,” ungkap Kepala Dindik, Bambang Kustiono, Selasa (3/5). Selain membahayakan keselamatan diri, konvoi juga mengganggu ketertiban umum. Ia berharap sekolah dapat mengarahkan euforia siswa ke kegiatan amal dan mulia, seperti menyumbang seragam sekolah. Menurut Bambang, dengan menyumbangkan baju dapat menumbuhkan rasa kepedulian siswa terhadap sesama, sekaligus sebagai upaya menghilangkan budaya negatif paska kelulusan ujian nasional. Bambang juga berharap polisi bertindak tegas jika masih saja ada siswa yang konvoi motor. “Kita berkomunikasi dengan pihak kepolisian untuk menanggulangi kemungkinan adanya konvoi,” pungkasnya. z suc

BPBD BOJONEGORO

Distribusikan Bronjong Atasi Longsor BOJONEGORO–Ancaman tebing longsor di Desa Deling Kecamatan Sekar, Bojonegoro mulai mendapat perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro. Selasa (2/5/2016), BPBD Bojonegoro mulai mendistribusikan 300 bronjong kawat dan batu sebanyak 245 meter kubik untuk mengatasi tebing longsor sepanjang 300 meter di Desa Deling. Kasi Sarana dan Logistik BPBD Bojonegoro MZ. Budi Mulyono menjelaskan, kalau tebing longsor di desa setempat tidak diamankan bisa mengancam pemukiman warga. Karena itu, lanjut dia, BPBD membantu 300 bronjong dengan ukuran 2 X 1,5 meter dan batu 245 meter kubik, kepada pihak Desa Deling. Selain itu, warga desa yang terlibat dalam pengamanan tebing longsor memperoleh bantuan sembako. “Pelaksanaan pengerjaan pengamanan tebing longsor dilakukan pihak desa dengan cara gotong royong bersama masyarakat,” katanya. Kepala Desa Deling, Kecamatan Sekar, Bojonegoro Didik P, menjelaskan tebing longsor sepanjang 300 meter di desanya itu, disebabkan gerusan air Kali Gandong, yang mengalir di desanya. Kali Gandong, lanjut dia, selalu menimbulkan banjir bandang di musim hujan, sehingga setelah banjir bandang tebing di desanya longsor rata-rata berkisar 1-2 meter per tahunnya. Apalagi, lokasi tebing longsor itu, berada di tikungan luar Kali Gandong, sehingga akan selalu longsor setiap usai musim hujan. “Jarak rumah warga dengan tebing longsor, sekarang tinggal sekitar 30 meter,” ucapnya. Ia menyebutkan pemukiman warga di sepanjang lokasi tebing longsor, dihuni sekitar 200 kepala keluarga (KK). Jika tebing longsor tentunya akan mengancam pemukiman warga di desanya. “Harapan kami kalau tebing longsor di Kali Gandong diamankan, maka warga tidak harus dipindahkan dari lokasinya sekarang,” tandasnya. Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, menambahkan di daerahnya banyak pemukiman warga yang terancam longsor, karena lokasinya di tepi sungai atau di sepanjang Bengawan Solo. Ia mencontohkan puluhan rumah warga di Desa Kuncen dan Sumberrejo di Kecamatan Padangan, terancam longsor, karena jaraknya sudah dekat dengan tebing Bengawan Solo. “Ada dua rumah warga di Desa Kuncen, yang jaraknya sudah di tepi tebing Bengawan Solo, sehingga harus segera direlokasi,” katanya, menambahkan. z ara


INFO HARGA EMAS/ KURS S Info Harga Emas LM 10 Rp LM 5 Rp LM 2.5 Rp LM 1 Rp

5.280.000 2.680.000 1.352.500 565.000 Buy Back Price : Rp 499.000

EKONOMI-BISNIS Halaman 8 IMINGGU

KE-36,

KURS DOLLAR Rp 13,162 Rp 15.000 Rp 14.000

13.204

13.204

13.192

13.162

2/5

3/5

Rp 13.000 28/4

29/4

4 - 11 MEI 2016

Bangun Jargas di 38 Kota Butuh Rp 111,3 Triliun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menghitung potensi infrastruktur jaringan gas untuk rumahtangga (jargas) yang dapat terbangun secara nasional. Pembangunan infrastruktur jargas nasional diperkirakan menelan biaya Rp 111,3 triliun. Bila dilihat dari ketersediaan gas dan infrastruktur pipa transmisi/distribusi, maka jargas mampu dibangun di 38 kota. Total rumah tangga yang dapat dijangkau sekitar 7,9 juta sambungan rumah tangga (SR). PEMBANGUNAN jargas nasional merupakan langkah pemerintah untuk menurunkan penggunaan minyak bumi dan meningkatkan penggunaan gas bumi. Dengan menekan konsumsi minyak bumi, pemerintah dapat mengurangi pasokan subsidi bahan bakar minyak (BBM). “Melalui pembangunan infrastruktur gas kota, pemerintah dapat mengurangi beban subsidi BBM khususnya subsidi minyak tanah dan LPG, yang merupakan bagian sub-

Menteri ESDM Sudirman Said didamping Dirut PGN Hendi Prio Santoso serta Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam acara Peresmian dan Groundbreaking Pembangunan Jaringan Gas di Kota Surabaya, Senin (1/5/2016).

sidi terbesar,” kata Menteri ESDM Sudirman Said dalam acara Peresmian dan Groundbreaking Pembangunan Jaringan Gas Kota Surabaya, Senin (1/5/2016).

“Pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga merupakan pemanfaatan energi alternatif yang sangat potensial karena penggunaannya lebih efektif dan efisien. Sesuai dengan

target bauran energi nasional pada tahun 2025, kita akan menurunkan penggunaan minyak bumi dan meningkatkan penggunaan gas bumi. Salah satu caranya adalah mela-

lui penggunaan Jaringan Gas Bumi untuk rumah tangga,” tambah Sudirman. Sebagai info, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, pemerintah mengalokasikan Rp 102,1 triliun untuk subsidi energi. Alokasi untuk subsidi energi mencapai 56% dari total APBN 2016 sebesar Rp 182,6 triliun. Perincian subsidi energi ialah subsidi BBM sebesar Rp 63,7 triliun dan subsidi listrik Rp 38,4 triliun. Sejauh ini pemerintah telah membangun 204.766 SR di beberapa kota di Indonesia, yang terdiri. Perinciannya, sebanyak 97.076 SR dibangun dengan menggunakan dana APBN. Sementara 107.690 SR dibangun oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Di samping itu, tahun ini PT Pertamina (Persero) berencana membangun 5.000 SR di dua lokasi. Menurut roadmap jargas 2015-2019, pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur gas untuk 1,3 juta pelanggan dengan investasi sebesar Rp 18,2 triliun. Dalam 10 tahun mendatang atau hingga 2025 diperkirakan bisa

Jatim Rajai Investasi Domestik

JAKARTA - Ekonomi Jawa Timur semakin menggeliat. Dalam triwulan pertama, nilai investasi domestik atau PMDN di provinsi tersebut mencapai Rp 13 triliun. Dana tersebut tersebar di 196 proyek dan menyerap 23.218 tenaga kerja. Angka-angka itu menempatkan Jawa Timur pada peringkat pertama dari realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyatakan, pertambahan tenaga kerja di Jawa Timur itu menyumbang 17 persen dari total penyerapan tenaga kerja nasional. “Apalagi ada kawasan industri di Jawa Timur yang mengimplementasikan KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi), sehingga komitmen investasi dapat segera direalisasikan,”

kata Franky, Selasa, (3/5/2016). Posisi kedua realisasi investasi domestik ditempati Provinsi Kalimantan Tengah. Tenaga kerja yang terserap di daerah itu 18.270 orang, setara dengan 13,4 persen dari total penyerapan tenaga kerja nasional. Sementara itu, Provinsi Kalimantan Barat menduduki posisi ketiga dengan mempekerjakan 18.229 orang, 13,3 persen dari total penyerapan tenaga kerja. Walau nilai investasi domestik nomor satu, menurut Franky, Penanaman Modal Asing (PMA), Provinsi Jawa Timur hanya menempati peringkat enam dari daftar asal negara. Invetasi asing itu sebesar 252 juta dollar AS terdiri dari 187 proyek dan menyerap pegawai 9.465 orang. “Keseluruhan Jawa Timur menyumbang 10 persen dari penyerapan tenaga

kerja selama kuartal pertama 2016,” ujarnya. Menurut Franky, tren perkembangan realisasi investasi bila diukur dari penyerapan tenaga kerja menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Hal ini ditandai dengan kenaikan penyerapan tenaga kerja pada tiga bulan petama pertama 2016 mencapai 327.170, naik tiga persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015. Data BKPM menyebutkan, angka realisasi investasi triwulan pertama 2016 sebesar Rp 146,5 triliun meningkat 17,6 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 124,6 triliun. Pencapaian realisasi investasi tersebut telah memecahkan rekor tertinggi realisasi investasi di Indonesia, terdiri dari modal dalam negeri Rp 50,4 triliun, naik 18,6 persen

dari Rp 42,5 triliun pada tahun 2015, dan investasi asing Rp 96,1 triliun, naik 17,1 persen dari Rp 82,1 triliun pada tahun lalu. Adapun realisasi penyerapan tenaga kerja di periode ini mencapai 327.170 orang yang terdiri dari proyek PMDN sebanyak 136.560 orang dan proyek PMA 190.610 orang. Di sisi lai, penyerapan tenaga kerja pada periode yang sama tahun lalu baru 315.229 orang. Adapun capaian triwulan pertama 2016 meningkat 3,08 persen. Sementara itu, proporsi penyerapan tenaga kerja dari luar Jawa sebesar 146.320 orang, bertambah 17,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sebaliknya, secara total, tenaga kerja di Pulau Jawa mencapai 180.850 orang, turun lima pesen dari po-

sisi 2015.

14 Kawasan Sementara Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM Tamba Hutapea dalam dialog investasi di Jakarta mencatat, hingga akhir April 2016, sebanyak 31 proyek dengan nilai Rp55,5 triliun telah memanfaatkan fasilitas Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK). Ke-31 proyek tersebut tersebar di enam dari 14 kawasan industri yang telah ditetapkan pemerintah dan telah memanfaatkan lahan seluas 576,64 hektare. “Dari 14 kawasan industri yang dapat KLIK, ada 31 proyek yang diminati, di mana 10 proyek sedang konstruksi. Sedangkan sisanya masih dalam tahapan minat, komitmen dan perizinan,” katanya.zjef

Pertemuan Kelompok Kerja UKM APEC

RI Usulkan UKM Berbasis Budaya-Kreativitas HO CHI MINH -Indonesia mengusulkan pengembangan inisiatif baru dalam pemberdayaan UKM di kawasan APEC, yaitu melalaui upaya pengembangan industri UKM berbasis budaya dan kreativitas. Usul ini disampaikan mengingat sebagian anggota APEC seperti Indonesia, Papua Nugini, Peru dan Vietnam serta beberapa negara APEC lainnya sangat kaya dengan warisan budaya. “Dengan mengangkat warisan budaya lewat industri kreatif akan menjadikan sebagai sumber daya saing bagi UKM khususnya bagi anggota ekonomi seperti Indonesia dalam menghadapi keterbukaan APEC yang akan berlaku penuh pada 2020,” ujar Meliadi Sembiring, Ketua Delegasi Indonesia dalam pertemuan Kelompok Kerja UKM APEC ke 42 (the 42th APEC SMEWG Meeting) yang digelar di Ho Chi Minh City,

27-28 April 2016. Menurut Meliadi yang juga Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop dan UKM itu, mengangkat unsur budaya dan kreativitas sebagai sumber daya saing bagi UKM dimaksudkan agar UKM dari sebagian anggota ekonomi APEC yang sedang berkembang, dapat mengimbangi kemajuan UKM dari sebagian anggota ekonomi APEC yang telah maju yang umumnya berbasis teknologi. Sementara itu Hasan Jauhari, staf ahli Menkop dan UKM mengatakan, UKM Indonesia pun harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi (IT) dalam kerjasaa ekonomi negara kawasan APEC ini. UKM bisa dengan mudah melakukan bisnis lintas ekonomi/negara di kawasan APEC. Sebagai contoh, saat ini cukup besar peluang bagi UKM Pe-

mula (start-up) yang sudah mengembangkan aplikasi IT berbasis smartphone. Diantaranya adalah, Triip.me, pebisnis pemula dari Vietnam yang mengembangkan aplikasi jejaring pemandu wisata dunia. Lalau, EZTABLE pebisnis pemula dari Taiwan yang mengembangkan aplikasi pencarian restoran dan reservasi di seluruh dunia. Lalu ada GRESMEX, pebisnis pemula dari Mexico yang mengembangkan aplikasi edutaiment. Pada pertemuan Kelompok Kerja UKM APEC ke 42 kalai ini, dibahas antara lai rencana strategis pengembangan UKM APEC 2017-2020, dengan visi menjadikan KK UKM APEC sebagai forum mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkesinambungan bagi UKM serta memastikan kesiapan UKM menghadapai tantangan abad ke 21.zjef, ins

dibangun sampai dengan 5 juta sambungan rumah tangga dengan total investasi sebesar Rp 70 triliun. Pemerintah menghitung, dengan 1,3 juta sambungan pada 2019, penghematannya bisa mencapai Rp 936 miliar. Ada dua sumber penghematan. Pertama, penghematan per rumah tangga per tahun yang berpindah dari LPG 3 kg ke jargas sebesar Rp 180.000. Asumsinya, tiap rumah tangga menggunakan pakai tiga? tabung LPG per bulan. Kedua, penghematan dari subsidi per rumah tangga Rp 540.000 per RT per tahun. Dengan asumsi subsidi per kilo Rp 5000 per kg. Dari sini, total penghematan Nasional per RT per tahun mencapai Rp 720.000. Targetnya, sampai 2019 pemerintah bisa membangun 1,3 juta SR. Yang sudah terbangun sebanyak 204.766 SR. Dengan dana APBN, Kementerian ESDM akan membangun 900.000 SR. Sementara PGN ditugaskan membangun 106.627 SR dan Pertamina membangun 88.607 SR. Sementara itu PT PGN mulai membangun jaringan gas

(jargas) untuk 24.000 sambungan rumah tangga di Kota Surabaya, Jawa Timur dengan nilai investasi Rp285,2 miliar. Dirut PGN Hendi Prio Santoso saat peresmian pembangunan jaringan gas rumah tangga tersebut oleh Menteri ESDM Sudirman Said di Surabaya, Senin mengatakan, pembangunan jargas sejalan dengan program Surabaya sebagai Kota Hijau (Green City). “PGN mendapatkan kepercayaan Kementerian ESDM membangun 24.000 sambungan gas bumi rumah tangga di Kota Surabaya,” ujarnya. Hadir dalam peresmian antara lain Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Menurut Hendi, sambungan 24 ribu terbagi dalam tiga klaster yakni Surabaya bagian timur meliputi empat kelurahan untuk 7.514 sambungan rumah tangga, Surabaya bagian tengah dengan lima kelurahan sebanyak 8.763 sambungan, dan Surabaya selatan dengan empat kelurahan sebanyak 7.721 sambungan.zPurnomo Siswanto, Agung Kusdyanto

KILAS

Aljazair Incar Produk Mebel RI SURABAYA-Pemerintah Aljazair sangat berminat untuk mengimpor produk mebel dari Indonesia lantaran dianggap memiliki kualitas yang baik. Dirjen Lembaga Nasional untuk Perdagangan Luar Negeri (L’Agence Nationale de Promotion du Commerce Extérieur/Algex), Chetti Chafik mengatakan, pemerintah Aljazair saat ini gencar menggalakkan diversifikasi ekonomi, salah satunya dengan mengucurkan kredit besar-besaran kepada masyarakat Aljazair untuk pembelian furnitur dan perlengkapan rumah. Besaran kredit yang dikucurkan bisa mencapai 2 juta dinar atau sekitar Rp 200 juta/orang. Program tersebut juga sejalan dengan program pemerintah Aljazair yang membangun 2 juta rumah. “Negara kami membutuhkan mebel Indonesia dalam jumlah besar dan kami menginginkan untuk dapat mengimpor produk mebel dan furniturnya,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (2/5/2016). Ia memaparkan, selama ini Aljazair harus mengimpor mebel dari Malaysia padahal, produk dari Malaysia tersebut juga merupakan buatan Indonesia. Hal ini terjadi lantaran Aljazair dan Indonesia belum memiliki kesepakatan kerja sama perdagangan secara langsung.“Akibatnya harga mebel yang kami beli menjadi lebih mahal bila dibandingkan membeli langsung dari Indonesia, karena harus dikenakan bea masuk barang,” imbuhnya. Ketua Kadin Wilayah Biskra, Aljazair, Khubzi Abdelmadjid menambahkan, pihaknya ingin mengundang investor Indonesia untuk mengekspor mebel ke Aljazair dan berpartisipasi langsung dalam pendirian pabrik mebel di Aljazair. “Kami akan menyambut sekali jika pengusaha mebel Indonesia mau bekerja sama dengan kami,” imbuhnya. Duta Besar RI untuk Aljazair, Safira Machrusah menambahkan, kesepakatan perdagangan antara Indonesia-Aljazair perlu segera dilakukan. Kesepakatan itu ditindaklanjuti dengan mengadakan sidang komisi bersama ke-2 antara Indonesia-Aljazair. “Kami akan upayakan terjalinnya kesepakatan perdagangan antar kedua negara ini supaya tidak lagi menemui hambatan tarif perdagangan,” ujarnya. Berdasarkan data KBRI Aljazair, neraca perdagangan AljazairIndonesia pada 2013 mencapai 700 juta dollar AS. Pada 2015 mengalami penurunan menjadi hanya 555,95 juta dollar AS dan ekspor Indonesia ke Aljazair 220,388 juta dollar AS dan impor Indonesia dari Aljazair mencapai 335,565 juta dollar AS. Indonesia selalu mengalami defisit neraca perdagangan akibat tingginya nilai impor migas. Diharapkan dengan adanya trade agreement antara Indonesia-Aljazair dapat menjadi pintu masuk Indonesia dalam menembus pasar Afrika. zagk. BS

Luncurkan Vibe K4, Lenovo Bidik Segmen First Jobber

GN/Istimewa

PENGALAMAN SINEMATIK: Serang pengunjung mencoba teknologi TheaterMax dalam Lenovo varian Vibe K4.

SURABAYA-Lenovo Indonesia resmi memperkenalkan Lenovo Vibe K4 Note yang dilengkapi teknologi TheaterMax di Surabaya, Jumat (29/4/2016). Teknologi inilah yang mampu mengubah konten multimedia apapun menjadi konten berkemampuan VR (Virtual Reality) sehingga menghadirkan pengalaman sinematik bagi pengguna yang menonton konten ini dengan headset VR. BMG Marketing Manager Lenovo Indonesia, Miranda Vania Warokka mengatakan, smartphone yang dibanderol dengan harga Rp 2.899.000 plus free VR glasses ini, mampu meningkatkan pengalaman multimedia penggunanya. “Karena teknologi TheaterMax dibenamkan dalam smartphone Lenovo, jadi tidak perlu lagi membawa laptop dan gadget lainnya untuk menikmati hiburan. Cukup membawa headset VR. Lenovo Vibe K Note merupa-

kan smartphone pertama di dunia dengan kemampuan TheaterMax,” papar Miranda. Miranda mengatakan lebih dari 50 persen konten digital saat ini dikonsumsi melalui perangkat mobile. Dan smartphone menjadi perangkat hiburan pribadi utama bagi pengguna. Dari sisi harga yang ditawarkan, kata Miranda, Lenovo Vibe K4 Note relatif terjangkau. Ini juga sesuai dengan segmen pasar yang dibidik yakni usia 23 hingga 35 tahun atau first jobber. “Dengan harga yang kami tawarkan, kami berharap teknologi TheaterMax ini bisa dinikmati untuk siapa saja,”ungkapnya. Sejak diluncurkan di Jakarta akhir Maret lalu, Miranda menjelaskan, pasar mampu merespon cukup tinggi penjualan Lenovo Vibe K4 Note. Ini terbukti saat pre order dilakukan via partner online, 2.000 unit soldout, hanya dalam 2 hari saja.

Bahkan saat consumer launch digelar selama 3 hari di Central Park Jakarta, smartphone berteknologi VR ini habis terjual. “Kami berharap selama pameran di Surabaya ini, juga mendapatkan respon yang tinggi,”tukasnya. Sementara itu, MBG 4P Manager, Anvit Erdian, menjelaskan zaman dulu teknologi VR hanya untuk kebutuhan khusus saja dan bukan untuk industri hiburan. Namun sejak masuk ke pasar komersil, teknologi VR menjadi bagian fitur smartphone sebagai hiburan atau bagian dari multimedia. “Saat ini teknologi VR sudah mulai menjadi sebuah tren hiburan yang bersifat mobile dan bisa dinikmati dengan harga terjangkau. Dibandingkan dengan produk lainnya, teknologi VR ini ada pada smartphone Lenovo Vibe K4 Note sedangkan produk lainnya tidak pada smartphonennya,”ungkap Anvit.zfaz


METRO RAYA Halaman 9 MINGGU KE-36, 4 - 11 Mei 2016

GN/ISTIMEWA

KONDISI rumah radio pemberontakan Bung Tomo sebelum dibongkar.

GN/ISTIMEWA GN/ISTIMEWA

KONDISI kantor radio pemberontakan Bung Tomo setelah rata dengan tanah. Disparta Surabaya tidak tahu tentang perobohan cagar budaya tersebut.

FOTO saat Bung Tomo bersama rekan-rekan hendak berpidato mengobarkan semangat juang arek-arek Suroboyo melalui radio.

Kantor Radio Bung Tomo Diratakan Disparta Surabaya Tak Tahu Menahu SURABAYA-Bangunan cagar budaya berupa bekas kantor radio pemberontakan pejuang Surabaya, Bung Tomo, dibongkar. Selasa (3/5/2016),

bangunan di Jalan Mawar Nomor 10-12 itu terlihat rata dengan tanah. Di lokasi, lahan di alamat tersebut tertutup seng berwarna hijau. Jalan

Kusnadi, SH, MHum Ir. Tjutjuk Sunario Drs. Achmad Iskandar Wakil Ketua A. Halim Iskandar, MPd Wakil Ketua DR. HM Soenarjo MSi Wakil Ketua Wakil Ketua Ketua

utamanya terbuka. Di dalam terlihat bangunan sudah rata dengan tanah dan ada sisa-sisa kayu bangunan. Di ujung lahan, terdapat sejumlah pekerja yang sedang membersihkan diri setelah melakukan aktivitasnya. Sugiman, pemilik warung di seberang

lokasi, menjelaskan, pembongkaran sudah dilakukan sejak sebulan lalu. Dia mengaku tidak tahu bahwa lokasi tersebut adalah cagar budaya. “Pemiliknya saya juga tidak tahu, sepertinya z

BACA: Kantor Radio..., di Hal 10

DPRD PROVINSI JAWA TIMUR GN/F. AL AZIZ

Gubernur-SKPD Diharap Perhatikan Rekomendasi Fraksi dan Pansus

SURABAYA-Sembilan Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur berharap, rekomendasi pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur 2015 dan fraksi dapat dijadikan pedoman tanggungjawab konstitusional yang turut menentukan penilaian kualitas pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di bawah kepemimpinan kepala daerah. Sahat Tua. P. Simanjuntak, Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim, mengatakan hal itu saat paripurna pandangan akhir Fraksi terhadap LKPJ Gubernur 2015 di DPRD Jatim, Jumat (29/4) sore. “Kami berharap saudara Gubernur dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memperhatikan rekomendasi tersebut, pasalnya peran DPRD melalui pansus dan fraksi tidaklah hanya sebuah kewajiban administrasi belaka,”tegasnya. Dia mengatakan, rekomendasi dari pansus dan fraksi ini merupakan fungsi kontrol oleh wakil rakyat yang berada di lembaga DPRD, sebagai implementasi peran check and balance antara eksekutif dan DPRD. “Rekomendasi yang kritis dan konstruktif ini dilakukan dalam rangka komitmen memperkuat dan mendukung kinerja pemprov Jatim,” katanya. Sementara itu, terkait rekomendasi fraksi Golkar yang pertama yaitu dari delapan Indeks Kinerja Utama (IKU) yang mengalami perbaiki yaitu hanya empat saja yang mengalami perbaikan

GN/DOK. SET. DPRD PROV. JATIM

TANGGUNG JAWAB KONSTITUSIONAL: Penandatanganan Berita Acara Pengambilan Keputusan Atas Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Gubernur Jawa Timur Akhir Tahun Anggaran 2015.

tapi empat lainnya mengalami penurunan. “Dalam hal ini pihaknya meminta kepada SKPD dapat mensinkronkan programnya dengan Gubernur Jatim untuk kepentingan rakyat, jangan sikap ego sektoral SKPD membuat program Gubernur tidak jalan,” katanya. Kedua, soal pendidikan pihaknya meminta pemprov tetap memperhatikan program wajib belajar 12 tahun, dan tetap memberlakukan sekolah gratis terutama di tingkat SMA/SMK yang akan diambil ahli kewenangannya oleh pemprov Jatim. “Pengambilan kewenangan

SMA/SMK ke pemprov Jatim ini harus dipersiapkan dengan cermat dan tepat,” ujarnya. Ketiga yaitu, Fraksi Golkar berharap pemprov melakukan efisiensi dan efektifitas penggunaan belanja penggunaan belanja daerah, meskipun sudah melakukan setiap tahun anggarannya. Di bagian lain, Juru Bicara Fraksi PPP, H Rofik mengatakan masukan, saran dan rekomendasi ini diharapkan bisa menjadi nilai penyelenggaraan pemerintah daerah ke depannya. Adapun rekomendasi ke depannya

yaitu LKPJ di tahun - tahun berikutnya muatan materi dan substansi materi penyelenggaraan tugas pembantuan betul-betul memperhatikan undangundang yang berlaku. Terkait pengelola keuangan daerah agar pemprov mendapatkan WTP dari BPK pihak fraksi PPP merekomendasi, yaitu agar peningkatan SDM pengelola keuangan daerah betul dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan peningkatan pendapatan daerah. Lebih lanjut kedua yaitu, agar menetapkan kegiatan berdasarkan skala prioritas dengan memperhatikan efisiensi terhadap pencapaian sasaran dan target belanja. Sementara, Juru Bicara Fraksi PAN, Salahudin mengatakan rekomendasi fraksi PAN yaitu sajian data dan analisa memerlukan perhatian, utamanya dari Bappeda sehingga dapat menggambarkan problem yang sebenarnya untuk dapat disediakan solusinya. Dalam bahasa pansus LKPJ, standardisasi laporan perlu diperhatikan. Kedua pemerataan ekonomi atau pendapatan harus mendapat perhatian yang serius dan tindakan segera, karena hal ini makin memperparah dan memperdalam kemiskinan. Ketiga masalah agrobisnis sebagai isu lama haruslah merupakan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/ kota. Pasalnya kondisi sektor pertanian adalah agregat dari peran berbagai stakeholder pemerintahan yang membutuhkan koordinasi dan sinergi.zfan

Sementara, Alokasi Anggaran Pilgub Rp 1,6 Triliun SURABAYA-Kebutuhan dana untuk Pilgub Jatim 2018 mendatang diperkirakan mencapai Rp1,6 Triliun. Besaran angka tersebut terungkap dalam hearing bersama Komisi A DPRD Jatim, Bawaslu dan aparat keamanan di Kantor DPRD Jatim. Ketua Komisi A DPRD Jatim, Freddy Poernomo menegaskan angka Rp 1,6 triliun tersebut belum final. Mengingat pelaksanaan Pilgub Jatim masih kurang 2 tahun lagi atau 2018, kemungkinan saja terjadi pembengkakan. Namun demikian DPRD bersama Pemprov Jatim sudah mengalokasikan anggaran Pilgub Jatim melalui multi years sejak tahun 2015 sebesar

Rp 100 miliar, 2016 Rp 200 miliar, 2017 Rp 300 miliar sisanya sebesar Rp 1 triliun dianggarkan pada APBD 2018. “Yang pasti anggaran Rp.1,6 triliun tersebut dihitung jika pelaksanaan Pilgub Jatim digelar saat ini, sedang kalau 2018 mendatang kami belum bisa memastikan. Tapi yang jelas kami juga telah mengantisipasi sejumlah dana misalnya untuk pengiriman logistik kebeberapa daerah terpencil atau kepulauan. Termasuk adanya aturan baru soal tenaga yang ada di TPS-TPS juga dialokasikan anggarannya,”tegas Politisi asal Partai Golkar ini, beberapa waktu lalu. Ditambahkan Freddy, jika

anggaran Rp 1,6 triliun tersebut terdiri dari anggaran untuk KPU sebesar Rp 1,127 triliun, Bawaslu Rp 197.211 miliar dan keamanan Rp 131.555 miliar, serta yang lain-lainnya sekitar Rp 1 miliar. Adapun dana Pilgub Jatim bisa turun jika nantinya alat peraga ditanggung oleh calon kepala daerah yang akan maju dari 18 Kab/Kota yang melaksanakan Pilkada sekitar Rp 400 miliar. Terpisah, Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito mengaku pihaknya sudah menjlentrehkan terkait dana Pilgub Jatim 2018 sekitar Rp1,6 triliun ke Komisi A DPRD Jatim. Dimana dana tersebut sudah termasuk sharing dengan 18

Kab/Kota. Sementara itu, jika alat peraga ditanggung oleh masingmasing calon, maka akan ada penghematan anggaran hingga Rp 400 miliar. Sedang soal sharing dengan 18 Kab/Kota sudah tidak ada masalah karena sudah ada Permendagri Nomor 51/2015 sebagai perubahan atas Permendagri 44/2015 tentang Pengelolaan Dana Kegiatan Pilkada. “Saya kira dana Pilgub 2018 sudah tidak ada masalah. Tapi memang kita masih menunggu Pemprov Jatim terkait pembicaraan dengan Kab/Kota terkait nantinya apa saja yang disharingkan,”papar Mantan Anggota KPU Kota Surabaya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jatim, Sufianto mengatakan khusus untuk Pilgub Jatim, Bawaslu tidak memerlukan alokasi anggaran. Mengingat anggaran untuk pengawasan dalam pelaksanaan Pilkada sudah di alokasikan dari Kab/Kota. Sementara sisanya yang ada di 20 Kab/Kota tetap dibutuhkan suntikan dana dari APBD Jatim. “Sudah saya sampaikan ke Komisi A dan provinsi jika Bawaslu hanya membutuhkan dana hanya untuk 20 Kab/ Kota saja. Namun ada aturan baru jika nantinya ada pengawasan disetiap TPS, sehingga dibutuhkan alokasi anggaran lagi,”jelasnya. zfan, djc

DIKEBUT: Revitalisasi bangunan di kawasan Jalan Tunjungan Surabaya terus dilakukan seiring dengan semakin dekatnya hari jadi Kota Surabaya. Fasad atau eksterior sejumlah bangunan yang menutup arsitektur asli bangunan yang berada di jalan bersejarah tersebut, kini terus dibongkari.

Banyak Bangunan Tua Masih Terabaikan SURABAYA-Rumah radio pemberontakan Bung Tomo hanya salah satu bangunan cagar budaya. Di Surabaya, masih banyak bangunan cagar budaya yang tak mendapatkan perhatian. Kondisinya masih apa adanya, kendati bangunan bersatatus cagar budaya kota. Padahal dengan sedikit perhatian, minimal

pengecatan, gedung-gedung tua itu bisa menjadi potensi sekaligus obyek daya tarik wisata (ODTW) minat khusus. Melalui aktivitas seminar travelling yang dilakukan Komunitas Rek Ayo Rek (RAR) terungkap lagi, bangunan cagar budaya di wilayah utara z

BACA: Banyak..., di Hal 11

Lagi, Empat Pabrik Dipergoki Buang Limbah Cair SURABAYA–Pencemaran Kali Surabaya seperti tidak bisa dihilangkan. Setelah beberapa waktu lalu, sejumlah perusahaan tertangkap membuang limbah ke Kali Surabaya, kali ini kembali empat perusahaan dipergoki membuang limbah mereka. Empat pabrik tersebut berada di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Keempat pabrik tersebut membuang limbah cair di waktu yang hampir bersamaan di hari Jumat (29/4/2016). Empat pabrik tersebut yakni, pabrik karet ban di Kedurus Surabaya, pabrik kertas Mount Dreams Indonesia (MDI) di Gresik, serta dua pabrik yakni pewarnaan kain Sandang Jaya (SJ) dan pencacahan plastik Cahaya Plastik di Sidoarjo. “Pabrik MDI dan Cahaya Plastik ini diketahui buang limbah oleh tim dari jalur air yang menyusuri sungai dari hulu dari Mojokerto. Pabrik karet ban dan SJ diketahui

tim sungai dari jalur hilir di Gunungsari. Limbah cair yang dibuang di Kali Surabaya tersebut diduga melebihi baku mutu,” kata Koordinator Tim Patroli Air Terpadu Jatim, Imam Rochani, Senin (2/5/2016). Ia menjelaskan, dari keempat pabrik, dua di antaranya, yakni MDI dan SJ merupakan pemain lama dalam hal pencemaran. Keduanya pernah menjalani proses hukum hingga vonis di Pengadilan Negeri Surabaya. Namun, kini diketahui kembali m Sedangkan Cahaya Plastik hanya diambil sampel limbah. Sebelumnya, kata dia, tim sempat masuk ke Cahaya Plastik awal 2016 dan diketahui industri kecil tersebut belum memiliki izin lingkungan. Sementara pabrik karet ban baru kali ini diketahui buang limbah cair dan telah diambil sampelnya. z BACA: Lagi, ..., di Hal 10


SURABAYA

10

MINGGU KE-36

4 - 11 MEI 2016

Warga Kalijudan Wadul Dewan Terganggu Pembangunan Apartemen Puncak SURABAYA-Warga RT 4/ RW II Kelurahan Kalijudan Kecamatan Mulyorejo memprotes pembangunan apartemen Puncak Dharmahusada. Merekapun wadul kepada DPRD Surabaya. Apartemen yang berdiri di dekat perumahan warga ini, membuat kondisi sejumlah rumah rusak sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan warga. Dalam hearing di Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Surabaya, Senin (2/5/2016), warga datang ke gedung dewan sambil membawa besi, papan, serta material lainnya yang jatuh dari apartemen yang menimpa rumah warga. Dan barang bukti itu diperlihatkan ke hadapan para dewan. “Ada 27 kepala keluarga yang terdampak pembangunan Apartemen Dharmahusada. Kami sudah lapor dari RT, RW, kelurahan, kecamatan, hingga Walikota Tri Rismaharini,” jelas Kapur, salah satu warga yang rumahnya rusak akibat aktivitas pembangunan apartemen. Selama ini, lanjutnya, tidak ada sosialisasi pembangunan apartemen ke warga. Tahu-tahu, ada truk besar menguruk lahan di sekitar lahan warga. Dampaknya, rumah warga banyak yang retak dan miring. “Seperti rumah saya ini, dindingnya tak hanya retak namun sudah pecah-pecah. Ketika kami lapor ke PT Wika selaku kontraktor apartemen, katanya siap untuk mengganti. Kenyataannya, janji untuk memberi Rp 180 juta, ternyata hanya omong kosong. Padahal itu sudah kesepakatan dengan melihatkan Camat Mulyorejo,” jelasnya. Yang membuatnya semakin

sedih adalah ada upaya kriminalisasi terhadap dirinya dan keluarganya. Ketika ia melubangi temboknya dengan betel untuk perbaikan, dituding melakukan pengerusakan. Bahkan anaknya yang masih SMP dan SMA jadi tersangka hanya gara-gara dituding melakukan pengerusakan pagar triplek ketika ada unjuk rasa warga di lokasi apartemen. Hal senada juga diungkapkan oleh Bu Santoso, warga lainnya. Ia mengatakan rumahnya memang mengalami kerusakan akibat adanya pembangunan apartemen. Bahkan beberapa material berjatuhan ke rumahnya. “Sampai sekarang, rumah saya belum mendapatkan ganti rugi. Memang ada beberapa rumah warga yang mendapatkan ganti rugi namun sifatnya tambal sulam,” cetusnya. Warga juga meradang soal pernyataan tim ahli dari ITS yang menyatakan rumah warga itu rusak karena tidak sesuai spesifikasi. “Masak pembangunan rumah harus disesuaikan dengan spesikasi pembangunan apartemen. Yang benar saja,” cetus warga lainnya. Camat Mulyorejo Syafik yang hadir, menuturkan pihaknya mendengar memang ada ganti rugi yang diberikan pengembang ke warga sekitar. Sayangnya, pihak kecamatan dan kelurahan tidak dilibatkan sehingga tidak tahu siapa yang saja mendapatkan bantuan tersebut. “Terkait soal keluhan Pak Kapur, memang pada awalnya pengembang setuju membayar ganti rugi Rp 180 juta. Namun kenyataannya pengembang menolak memberi ganti rugi uang, dan diganti berupa material. Akhirnya persoalan

tersebut mandek karena Pak Kapur menolak. Demikian juga dengan tuntutan warga terdampak lainnya, karena pengembang dan warga saling ngotot dengan keputusannya masing-masing,” jelasnya. Sedangkan Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Surabaya Novi Dirmansyah mengatakan sebelum dilakukan pembangunan apartemen, pihaknya sudah melakukan pertemuan konsultasi publik pembangunan apartemen. Dan pihaknya mengundang berbagai elemen. Termasuk warga Kelurahan Kalijudan. “Ada 5 warga yang kami undang dalam kegiatan tersebut. Ada nama-namanya dalam daftar hadir,” cetusnya seraya menyebutkan namanama tersebut dalam hearing tersebut tanpa menyebutkan alamat warga. Tentu saja pernyataan BLH ini mendapatkan sorotan tajam dari Komisi C. Sebab, dalam daftar nama itu, tidak ada satu pun nama warga yang rumahnya terdampak pembangunan. Sebab, warga yang hadir tidak kenal dengan nama-nama yang hadir. “BLH harus memiliki SOP (standar operasional dan prosedur) yang jelas dalam konsultasi publik. Masak orang tidak berkepentingan diikutkan dalam acara tersebut,” tegas Ketua Komisi C Syaifudin Zuhri. Ia menegaskan, dewan siap untuk membantu warga. Hanya saja, dalam hearing ini ada beberapa instansi yang berkepentingan yang tidak hadir. “Kami mengerti keresahan warga. Makanya kami akan melakukan pertemuan lagi,” tegasnya z pur

GN/ISTIMEWA

MULAI JELAS: Ribuan buruh memperingati hari buruh sedunia yang diperingati setiap 1 Mei di depan gedung DPRD Jatim.

SURABAYA-Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (raperda) tentang perlindungan tenaga kerja di Jatim akhirnya memperlihatkan sedikit kemajuan. Ini setelah pimpinan DPRD Jawa Timur memutuskan dan memberikan kewenangan penuh kepada Komisi E untuk menyelesaikan pembahasan. Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Suli Daim, Selasa (3/5/2016) mengatakan surat pimpinan DPRD Jatim lewat Rapat Badan Musyawarah (Banmus) telah memutuskan pihak yang berwenang dalam pembahasan Perda ini adalah Komisi E. “Surat tersebut telah diterima komisi E pada Senin (2/5/2016) kemarin dan pihak komisi E akan langsung membahas dengan anggota komisi E lainnya, tim ahli, dan perwakilan buruh,” papar Suli Daim. Ia menjelaskan, pembahasan Raperda Tenaga Kerja ini akan memakan waktu sekitar tiga bulan. Ditargetkan

pembahasan selesai pada pertengahan Juli 2016. “Kita sudah janji kepada buruh saat demo May Day kemarin itu. Raperda Tenaga Kerja ini paling cepat bisa selesai dalam tiga bulan. Kemudian kita serahkan kepada buruh sebagai kado kemerdekaan buruh saat 17 Agustus, tepat di Hari Kemerdekaan,” kata Suli politisi PAN tersebut. Pihaknya menambahkan sebenarnya pembahasan Raperda sudah jalan dan progresnya sudah 30 persen. Saat ini tinggal melakukan publik hearing, pembahasan pasal dan koordinasi dengan pihak terkait. “Dengan adanya perda ini diharapkan tenaga kerja lokal di Jatim dapat dilindungi dan bersaing dengan tenaga asing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun ini,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Jatim dr. Agung Mulyono mengaku lega dengan keputusan ini, sebab segala hal yang menyangkut tenaga kerja merupakan tupoksi komisinya.

Sehingga tidak perlu pembentukan panitia khusus (Pansus) atau alat kelengkapan dewan lainnya dalam pembahasan Raperda ini. “Kan sudah jelas ini tupoksi Komisi E. Apalagi Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) juga mitra kita. Kok ya ada yang mau mengambil alih. Keputusan pimpinan ini sudah sangat benar dan kita tinggal membahasnya,” ujarnya. Terkait adanya dua usulan Raperda yang sama yakni dari eksekutif mengangkat tema Perlindungan Tenaga Kerja, sedangkan legislatif mengambil tema Penguatan Tenaga Kerja, pihaknya menyatakan akan mengakomodasi kedua usulan itu. “Yang pasti komisi akan menyatukan keduanya. Isi Perda nanti akan kita kombinasikan antara Perlindungan Tenaga Kerja juga Penguatan Tenaga Kerja. Ini sama-sama penting untuk kepentingan buruh,” ujar Agung politisi Demokrat Jatim. z inf/zis

Kantor Radio Bung Tomo Diratakan Sambungan hal 9 orang-orang pecinta rumah kuno,” katanya. Padahal, cagar budaya di Kecamatan Tegalsari itu ditetapkan melalui SK Wali Kota Suabaya Nomor 188.45 tahun 1998. Menurut pemerhati cagar budaya, Kuncarsono, di rumah tersebut sebelumnya ada prasasti yang menunjukkan bahwa rumah tersebut adalah cagar budaya. “Prasasti itu juga rata dengan tanah,” kata Kuncar. Menurut Kuncar, di salah satu ruang rumah tersebut, Bung Tomo bersama Ktut Tantri dan beberapa sahabat-

nya mendirikan studio Radio Pemberontakan Republik Indonesia dengan pemancar portable. Studio itu terpaksa diciptakan karena RRI saat itu masih ragu dengan sepak terjang Bung Tomo. Dari ruang itulah, perang 10 November kemudian berkobar. Ratusan ribu pejuang tersulut emosinya lalu mengangkat senjata untuk berperang melawan penjajah, hingga Surabaya disebut kota pahlawan. Sementara itu, Direktur Sjarikat Poesaka Surabaya Freddy H Istanto menyayangkan pembongkaran bangunan cagar budaya itu luput dari pantauan Tim Cagar Budaya

Kota Surabaya. “Saya juga baru tahu. Mestinya Satpol PP selaku penegak perda tahu. Ada pembongkaran kok tidak tahu,” ujar aktivis komunitas peduli Surabaya ‘Rek Ayo Rek’ (RAR) itu. Kalau memang rumah tersebut termasuk cagar budaya dan sudah ditetapkan melalui surat keputusan walikota, lantas bagaimana rumah tersebut bisa dengan mudah dibongkar hingga rata dengan tanah? Kepala Dinas Pariwisata Kota Surabaya Wiwiek Widyawati seperti agak terkejut dimintai konfirmasi terkait bangunan cagar budaya rumah radio Bung Tomo di Jalan

Mawar 10 dan 12, yang sudah rata dengan tanah. “Oh ya? Sebentar kami ceknya,” kata Wiwiek, Selasa (4/5/2016). Ketika dikonfirmasi lagi, Wiwiek hanya mengatakan, akan segera meminta tim cagar budaya untuk memantau di lapangan. “Mohon waktu, tim cagar budaya akan segera kami turunkan,” lanjut Wiwiek, sambil meletakkan ponselnya tanpa memutus sambungan telepon. Terdengar suara lain di telepon yang mengatakan, bila mereka kecolongan. Namun, sumber suara lainnya, mengatakan, harus dicek lagi lebih lanjut. Mengingat di rumah itu sudah terpasang

Lagi, Empat Pabrik Dipergoki Buang Limbah Cair Sambungan hal 9 Untuk MDI sampel limbah diambil pukul 13.05 WIB dengan pH 7,53 dan suhu 30,60C. SJ diambil sampel limbah cair pukul 14.05 dengan pH 8,74 dan suhu 36,2 0C atau masih panas. Cahaya Plastik diambil sampel limbah cair pukul 11.57 WIB dengan pH 6,90 dan suhu 34,30C. Sedangkan karet ban kedurus diambil pukul 14.15 WIB pH 7,68 dan suhu 33,40C. Imam menjelaskan, saat sidak, Jumat (29/4/2016), pihaknya telah masuk ke pabrik MDI namun pihak manajemen tidak berani menemui tim patroli. “Pihak MDI tidak ada yang berani nemui saat kami masuk ke pabrik. Pa-

dahal, MDI sebelumnya sudah melakukan upaya perbaikan IPAL (instalasi pengolahan air limbah) bahkan diperluas,” jelasnya. Untuk ketiga pabrik lainnya tidak dimasuki tim dan hanya diambilkan sampel limbah cair dari outlet pembuangan yang menyalurkan dari IPAL menuju Kali Surabaya. “Sidak selanjutnya akan kami masuki seperti Cahaya Plastik dan beberapa industri lain yang kerap membuang limbah cair,” ungkapnya. Ia mengakui jika adanya temuan tersebut banyak diinformasikan oleh warga sekitar pabrikyang mengeluhkan adanya pencemaran. Selain itu, pihaknya setiap seminggu sekali juga melakukan

sidak untuk proses identifikasi pencemaran dengan menerjunkan personil dari Garda Lingkungan Jatim. Kasus seperti bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya diketahui, sejumlah industri di sepanjang Kali Brantas dan Kali Surabaya, terindikasi masih terus mencemari Kali Surabaya dengan limbah yang mereka hasilkan. Sebelumnya, Heri Purnomo, Tim Peneliti Ecoton, pernah mengungkapkan, beberapa industri di Kali Brantas dan Kali Surabaya membuang limbah cair dengan karakter air berbau, pekat dan berbusa. Parahnya beberapa kali perusahaan pelaku pembuangan limbah dikenai sanksi, namun mereka tetap saja melanggar.

Seperti PT Pakerin (pabrik kertas) yang sudah mendapat sanksi administratif dari BLH Provinsi Jawa Timur lewat SK Kepala BLH Nomor 188/155/KPTS/207/2015, tetap saja membuang limbah seenaknya ke Kali Porong. PT Pakerin sebelumnya kedapatan membuang limbah cairnya ke Kali Porong tanpa mengolah secara optimal sehingga melanggar baku mutu BOD, COD dan TSS dari hasil pemeriksaan Laboratorium air BLH. Pada 25 September 2015 lalu, BLH juga menangkap PT Pakerin membuang limbah cair di luar titik pentaatan, artinya air limbah dibuang lewat beberapa saluran ilegal. z inf/roz/faz

plakat sebagai bangunan cagar budaya. Selanjutnya, tidak terdengar lagi percakapan, dan sambungan ponsel Wiwiek sudah ditutup. Di lapangan, salah seorang pria yang mengaku bernama Nadir dan menjadi mandor pembongkaran rumah itu, melihat kondisi bangunan sudah bukan bangunan lama lagi. Tapi sudah bangunan baru. “Salah satunya gentenggentengnya masih bagus. Lumutnya tidak begitu banyak, dibanding rumah lama,” ujar Nadir. Menurut Nadir, dirinya tidak tahu apakah itu bangunan bekas radio zaman perang atau bukan. Nadir sendiri mendapat

cerita dari orang sekitar bangunan tersebut kalau rumah itu memang sejak zaman perang. Soal harga membongkar rumah, Nadir hanya menggeleng tanda enggan menjawab. “Ada deh. Lumayanlah, untuk bayar pekerja dan lain sebagainya,” ujarnya. Nadir sebelumnya membawa banyak pekerja dan truk besar untuk memindahkan hasil bongkaran. Kata Nadir, Selasa (3/5/2016) merupakan hari ke-23. Sehingga dirinya cukup membawa mobil pick up warna putih untuk membawa sisa bongkaran, berupa benteng-benteng dan batu bata. Nadir sendiri mengaku tidak

menemukan plakat bertuliskan “Bangunan Cagar Budaya, berdasarkan SK Wali Kota no 188.45 tahun 1998” saat melakukan pembongkaran. “Tidak lihat ada tulisan itu,” kata Nadir. Belum diketahui siapa pemilik rumah. Penjual nasi di warung depan bangunan akrab disapa Mbak Sumi mengatakan bangunan itu beberapa tahun terakhir mangkrak. Tidak terurus dan di depannya dipakai jualan warung. “Itu informasinya dijual seharga Rp 17 miliar, yang beli sebelahnya itu. Itu gosipnya, benar atau tidak kami ndak tahu juga,” ujar Mbak Sumi. z trb/ant/ dtc/faz


SURABAYA

MINGGU KE-36 4 - 11 Mei 2016

11 PLAT NOPOL ASPAL

Peran BK Kembali Disorot

Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti Narkoba Rp 27 M

GN/ISTIMEWA

TRANSISI: BMKG memperkirakan musim kemarau baru masuk pada bulan Juni. Karena itu, warga diimbau untuk bijak dalam memanfaatkan air.

BMKG: Sebagian Besar Jatim Masih Masa Transisi Juni Diperkirakan Baru Masuk Kemarau SURABAYA-Meski sesekali sebagian wilayah di Surabaya dan sejumlah kota di Jawa Timur mulai jarang hujan, namun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan saat ini masih belum masuk musim kemarau. Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Eko Prasetyo mengemukakan sebagian besar wilayah Jatim saat ini masih dalam masa transisi atau masa pancaroba. “Awal Mei ini

banyak daerah masih dalam masa transisi dan Juni diperkirakan masuk musim kemarau,” kata Eko Prasetyo, Selasa (3/5/2016). Kendati demikian, ia mengakui bahwa nuansa yang dirasakan masyarakat di sejumlah daerah seperti sudah masuk musim kemarau karena ditandai dengan suhu udara yang terik. Beberapa daerah di Jatim, di antaranya Surabaya, belakangan suhu udara cukup terik, tapi terkadang masih diguyur hujan.

Terkait dengan kondisi perairan, Eko menjelaskan adanya peningkatan tinggi gelombang di Laut Jawa dari sebelumnya hanya berkisar 0,5-0,8 meter kini menjadi 1,3 meter. Angin di perairan ini sekitar 35 kilometer per jam. Sedangkan periaran di selatan Jatim gelombang cukup tinggi, yakni sekitar 3,5 meter dan kecepatan angin 45 kilometer per jam. Namun demikian, ia mengatakan bahwa wilayah Jatim dan sekitarnya saat ini tidak ada gangguan tropis, seperti siklon

dan sejenisnya. Pada bagian lain Eko mengingatkan, meskipun sebagian besar wilayah Jatim kini masih dalam masa transisi, tapi masyarakat harus bijak dalam memanfaatkan air karena ketika masuk kemarau, pemenuhan air kemungkinan cukup sulit. “April - Mei merupakan masa transisi, dan musim kemarau diperkirakan mulai Juni-Juli. Jadi, manfaatkan air secara hemat dan bijak agar tidak menghadapi kekeringan atau kesulitan air pada musim kemarau,” katanya. Staf Informasi dan Data BMKG

Maritim Tanjung Perak Surabaya itu menjelaskan, meskipun saat ini masih ada hujan, tapi intensitas dan durasinya tidak seperti ketika musim hujan. Oleh karena itu, potensi air yang ada saat ini hendaknya bisa dikelola dengan baik agar saat memasuki masa transisi hingga musim kemarau masyarakat tidak kesulitan memperolehnya. Eko mengatakan bahwa saat ini telah terjadi pergerakan semu matahari menuju utara khatulistiwa. Indonesia akan masuk musim kemarau ketika posisi matahari di utara khatulistiwa. z ant/faz

Terdakwa Pencabulan Anak Dituntut Rp2 M SURABAYA-Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Surabaya mengajukan tuntutan hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 2 miliar kepada majelis hakim yang menyidangkan Andreas Bolly, sopir antar jemput seorang remaja gereja di bawah umur yang kos di Jalan Raya Tenggilis Gang Pondok Goro, Surabaya. Sri Rahayu Jaksa Penuntut Umum (JPU)

dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Selasa (3/5/2016), menyatakan, terdakwa sengaja dengan tipu muslihat dan bujuk rayu, melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Terdakwa melanggar Pasal 81 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindun-

gan Anak. “Kami menuntut enam tahun penjara dengan denda Rp 2 miliar,” kata Sri Rahayu dalm nota tuntutannya. Menurut jaksa, ada faktor meringankan tuntutan terdakwa. Menurut JPU, terdakwa tidak pernah melakukan tindak pidana kejahatan, kooperatif dan mengakui kalau perbuatannya itu salah. Berdasarkan fakta dari pengakuan korban

di persidangan, korban dicabuli sebanyak tiga kali selama tahun 2015. Pertama di bulan Oktober, kemudian bulan November dan yang ketiga kali pada bulan Desember. Fakta ini memberatkan terdakwa yang terbukti melakukan perbuatan cabul. “Akibat dari perbuatan terdakwa, korban kehilangan masa depan,” ujar Sri Rahayu. z ssn/zis

SURABAYA-Penggunaan plat nopol hitam oleh mobil dinas sejumlah anggota DPRD Surabaya kembali diperbincangkan. Hal itu karena perilaku tersebut kembali berulang setelah beberapa bulan sebelumnya sudah ditertibkan. Terkait hal itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya yang terus mendapatkan tudingan miring dari sejumlah pihak termasuk anggota dewan, karena dinilai tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya menertibkan perilaku anggota DPRD Surabaya yang berkaitan dengan etika dan tata tertib (tatib). Setelah kritikan datang dari Wakil Ketua Komisi D H Junaedi yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Surabaya, kritikan juga datang dari Vinsensius Awey, anggota Komisi C asal partai Nasdem. “Boleh menertibkan anggota, tetapi yang harus diingat, introspeksi diri juga, jangan melakukan penertiban tetapi mereka sekaligus menjadi pelaku, tentu akan menjadi bahan tertawaan dan ejekan anggota lain, tetapi saya tidak berarti menganggap bahwa mereka (anggota BK) juga melakukan hal itu,” ucapnya. Meski tidak merinci apa saja persoalan yang terjadi, tetapi Awey juga mengatakan jika sebenarnya banyak persoalan intern yang terjadi dan nyatanya BK tidak bertindak apapun. Hanya saja soal plat nopol bunglon alias asli tapi palsu secara tegas dikatakan bahwa kejadian ini mutlak menjadi ranah BK untuk penertibannya. “Karena memang banyak hal yang tidak mampu dilakukan, sebabnya apa, saya juga tidak ingin menyelidiki hal itu, contoh yang konkrit ya soal pemakaian plat bunglon itu, tetapi sebelumnya juga ada beberapa hal lain, saya juga masih berfikir, apakah ini soal kemampuan atau kemauan,” tambahnya. Sejak dilantik menjadi anggota dewan, Awey mengaku telah menolak pemberian mobil dinas (mobdin) yang merupakan fasilitas yang diberikan Pemkot Surabaya dengan tujuan meningkatkan kinerjanya sebagai wakil rakyat. “Saya merasa sudah memiliki mobil pribadi jadi saya juga merasa tidak perlu lagi fasilitas tambahan kendaraan dinas itu, kalau ada yang beralasan untuk konstituen, sehingga tetap menerima mobil dinas ber plat merah itu, menurut saya salah besar, karena justru akan berisiko,” tandasnya. z pur

Banyak Bangunan Tua Masih Terabaikan Sambungan hal 13 yang kondisinya masih banyak memprihatinkan. Melalui kemasan seminar travelling, para pemerhati dan mereka yang berkompeten menjelaskan kilas sejarah, kondisi serta rekomendasi atas bangunan yang ada. Sesuai namanya, seminar travelling sambang kampung dilakukan dengan jalan kaki. Jembatan Merah yang menjadi salah satu ikon kota sekaligus simbol perjuangan Arek-Arek Suroboyo menjadi titik start. Sebagai salah satu sumber, Direktur Sjarikat Poesaka Surabaya Fredy H Istanto menjelaskan, wilayah Surabaya utara menjadi bagian pusat pemerintahan serta bisnis Surabaya tempo dulu. “Jembatan Merah yang persis di atas sungai Kalimas ini secara tidak langsung menjadi batas tegas tata ruang pada masa lalu. Dalam syair lagu Jembatan Merah menyebutkan berpagar gedung indah,” ujar Fredy. Dekan di Universitas Cipu-

tra (UC) Surabaya ini merinci, gedung-gedung di Jalan Veteran dan Pahlawan yang dimaksud dalam syair lagu di jalan ini ada kantor gubernur, kantor imigrasi yang dulunya bernama Pabean. Pabean sendiri kini menjadi nama pasar. Tak jauh dari kawasan Jembatan Merah ada nama Jalan Bongkaran, yang dulunya memang menjadi pusat bongkar-muat. Tidak jauh dari Jembatan Merah, tepatnya di Jalan Karet dulunya terdapat masjid yang menjadi transit muslimin sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah, menunaikan ibadah haji. Masjid ini menjadi cikal bakal asrama haji di Surabaya. Menjadi jujugan sementara karena masjid itu berada di tepi Kalimas, tempat sandarnya kapal. Ketika itu perjalanan haji masih menggunakan kapal laut. Soal Jembatan Merah yang menjadi batas tegas tata ruang, Fredy sebagai pemerhati bangunan cagar budaya lantas merinci. Menurutnya, sisi timur serta

utara Jembatan Merah atau timur aliran sungai Kalimas merupakan wilayah bagi warga keturunan China, Melayu, Arab, Jawa dan Madura. Keberadaan bangunan berarsitek China membuat bagian timur Kalimas juga disebut Pecinan. Meski demikian, bangunan yang menguatkan kesan Arab dan Jawa juga ada. Sedangkan sebelah barat Jembatan Merah maupun Kalimas menjadi kawasan modern, yang dikuatkan keberadaan bangunan-bangunan model Eropa. Salah satunya gedung Internatio yang merupakan bank internasional pada masa lampau. Selain kondisi bangunan yang memprihatinkan, kondisi jalannya hingga kini masih berupa tanah berbatu. Singkatnya, jalan makadam. Padahal ini bagian wilayah Kota Surabaya. Ini terlihat di ruas jalan yang oleh warga sekitar dinamakan Jalan Panggung Belakang. “Sampai hari ini jalan ini belum terpaving, apalagi aspal. Kalau musim hujan tentunya

becek. Padahal dengan bangunan yang dicat, dan jalan diperbaiki bisa mendukung keberadaan wisata kota tua di wilayah utara,” tutur Abdullah Buftein, warga Nyamplungan Surabaya di Jalan Panggung belakang. Cak Dullah, sapaannya, prihatin atas kondisi jalan itu. Menurutnya, antara Pemkot Surabaya dengan Pemprov Jatim saling lempar tanggung jawab. “Padahal keberadaan bangunan liar yang dihuni warga T-4 (tempat tinggal tidak tetap) dulunya diobrak pemkot. Tapi kenapa soal jalan saja belum mendapat perhatian,” katanya. Neneng Dwi Suchufi, salah seorang pelaku bisnis perjalanan dari Raafi Tours & Travel berpendapat bangunan tua di wilayah Surabaya utara bisa menjadi potensi minat khusus. “Biasanya yang berminat datang ke bangunan tua adalah orang yang memiliki memori sehubungan keberadaan kota atau bangunan tua di sini. Misalkan anak-cucu warga

Belanda yang nenek moyangnya dulu pernah di sini,” ujar Neneng. Direktur Sjarikat Poesaka Surabaya atau Surabaya Heritage Fredy H Istanto kembali menjabarkan jika kawasan Jalan Kembang Jepun, yang tak jauh dari Jembatan Merah dulunya pusat bisnis, titik perdagangan. “Dulu disebut Handle Straat. Handle itu perdagangan, straat itu jalan,” kata Fredy. Karena pusat bisnis, wajar jika sisa bangunan yang ada menguatkan dulunya digunakan sebagai tempat usaha. Singkatnya, Rumah Toko (Ruko). Bahkan ada bangunan besar berlantai dua yang kini menjadi asset PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Tidak jauh dari gedung RNI ini ada menara pandang, tepatnya masuk wilayah RW-IX, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean. Menara ini dulu untuk mengawasi kapal-kapal yang sandar di Kalimas. Ibrahim, warga Kampung Baru Bangilan, RW-IX, Kelura-

han Nyamplungan, Kecamatan Pabean berharap kampungnya dengan banyak bangunan tua bisa dikemas menjadi tujuan wisata kota lama. “Dulu menara ini pernah menjadi markas tentara Gurkha,” tuturnya. Peserta seminar travelling sempat menyeberangi sungai Kalimas dengan perahu tambang, yang dioperasikan Mbah Asrun, warga Jalan Kalimas Timur. Dia berharap ada banyak pengunjung datang setelah bangunan di Surabaya utara menjadi bagian wisata kota tua. Tentunya setelah ada perhatian pemkot. “Saya kenakan ongkos Rp 1000 tiap orang yang menyeberang dari Kalimas Timur ke Kalimas Barat,” tuturnya. Penghasilannya per hari maksimal Rp50 ribu, itupun harus dipotong Rp25 ribu sebagai setoran perahu. Bangunan tua di kawasan Jalan Panggung, Kalimati, Kalimas Barat bisa menjadi destinasi paket wisata. Termasuk bangunan tua, eks Penjara Kalisosok dan lainnya.

Ketua Komunitas Peduli Surabaya Rek Ayo Rek (RAR) Herman Rivai menyebut pihaknya akan membuat rekomendasi tertulis dan disampaikan ke Pemkot Surabaya, Pemprov Jatim, Balai Pelestari Pusaka Indonesia (BPPI), Komisi X DPR RI dan pihak lain yang memiliki kewenangan dan perhatian pada cagar budaya. Harapannya ada solusi perawatan hingga menjadikannya sebagai tujuan wisata. “Bersama tim, hasil seminar travelling ini akan kami godog,” kata pria akrab disapa Herman Meneer. Sachiroel Alin Anwar, pemerhati Kota Surabaya berharap ada political will pemerintah untuk melestarikan kawasan lama yang menjadi situs cagar budaya. “Selain ada perhatian berupa perawatan, perhatian lain bisa kebijakan pemotongan pajak bumi dan bangunan (PBB) serta lainnya,” kata Alim. Kebijakan ini diberlakukan di negara lain yang menjadikan bangunan tua bagian tujuan wisata. China, Korea, dan lainnya. z pur


PENDIDIKAN

12

MINGGU KE-36

4 - 11 MEI 2016

Indonesia Belum Punya Blueprint Penentu Keunggulan dalam Pendidikan Abad 21 SURABAYA-Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Prof Tridoyo Kusumastanto mengungkapkan, Indonesia perlu memiliki cetak biru (blueprint) pendidikan untuk menentukan keberlanjutan bangsa dan keunggulan dalam persaingan global abad 21. “Tidak adanya cetak biru pendidikan Indonesia yang permanen menyebabkan kurang jelasnya peran pendidikan dalam tahapan proses pembangunan bangsa, ketidaksinambungan kebijakan pendidikan negara mulai dari dasar, menengah, hingga tinggi serta keterkaitan dengan seluruh sektor pembangunan,” kata Prof Tridoyo Kusumastanto di Bogor dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional, Senin (2/5/2015). Ketua Senat Akademik IPB ini mengatakan, kondisi saat ini setiap kali kebijakan pendidikan dipengaruhi oleh politik. Setiap ada pergantian kabinet mengakibatkan kebijakan pendidikan berubah arah. Bila dicermati, kondisi ini akan berakibat fatal bagi pembangunan bangsa. “Pendidikan harus memiliki arah jangka panjang, menengah dan pendek yang jelas serta pengembangan peradaban unggul bangsa Indonesia, pengembangan IPTEK, peran dalam pembangunan berkelanjutan untuk menghadapi percaturan global yang kompetitif,” katanya. Beberapa persoalan yang terjadi di tengah masyarakat memerlukan IPTEK yang berasal dari sektor pendidikan, seperti kasus transportasi berbasis online yang menimbulkan keributan, harusnya dapat diselesai-

GN/ISTIMEWA

DIPENGARUHI POLITIK: Wagub Saifullah Yusuf menyerahkan penghargaan pada guru yang telah mengabdi selama lebih dari 10 tahun. Indonesia dinilai belum memiliki blueprint pendidikan abad ke-21.

kan oleh peneliti yang memiliki basis serta kompetensi. Persoalan lainnya, administrasi riset yang lebih sulit daripada laporan risetnya, hal ini dirasakan sebagai tindakan yang tidak mempercayai peneliti yang bekerja dengan keterbatasan alat maupun anggaran. Menurutnya, ketidaksinambungan

pendidikan dengan sektor pembangunan lainnya misalnya bonus demografi yang dimiliki Indonesia tidak akan berdampak positif dan malah menjadi beban karena tenaga kerja tidak siap dengan iptek yang berkembang dan arah sektor pembangunan yang tidak cocok dengan tingkat pendidikan.

“Cetak Biru Pendidikan Nasional baiknya memiliki jangka waktu 25 tahun yang diperkuat dengan payung hukum. Adanya payung hukum menjadi dasar kuat, sehingga siapapun presidennya pendidikan Indonesia punya arah yang jelas dan kuat,” katanya. Sementara itu, dalam sambutannya peringati Hardiknas di lingkungan

Kemendikbud, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menekankan pentingnya peningkatan kualitas manusia. Salah satunya melalui peran guru. Mendikbud meminta para guru untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada para murid untuk menyiapkan diri meraih kesempatan

Penyerahan Alih Kelola SMA-SMK Tertunda SURABAYA-Proses alih kelola SMA/SMK dari dinas kabupaten pada dinas pendidikan ke Provinsi Jawa Timur yang ditargetkan tuntas akhir April 2016 ternyata tertunda. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jatim Saiful Rachman, Senin (2/5/2016), mengatakan, persiapan alih kelola sudah mencapai 70 persen. Saiful menjelaskan progress alih kelola SMA/SMK semula dijadwalkan penyerahan wewenang dari kabupaten/kota ke provinsi Jatim pada akhir April. Lantaran Gubernur Jawa Timur Soekarwo sedang umrah, maka pelaksanaannya akan sedikit mundur. Setelah pulang dari umrah, semua proses akan kembali dilakukan. Adapun deadline dari pemerintah pusat, pelaksanaan pelimpahan harus sudah berjalan pada Oktober. ”Bukan hanya bidang pendidikan saja, tapi semua hal yang akan diserahkan ke provinsi. Oktober sudah jalan termasuk SDM dan nomenklatur keuangan,” jelas mantan

GN/ISTIMEWA

TERTUNDA: Penyerahan alih kelola SMA/SMK di Jawa Timur tidak bisa dilaksanakan akhir April.

Kepala Badiklat Provinsi Jatim tersebut. Terkait sekolah gratis? Saiful mengatakan, kalau ingin pendidikan gratis tetap ada, daerah harus mengalokasikan anggaran juga untuk SMA/SMK. “Anggaran itu serahkan ke kami dan kami yang akan menyalurkan,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, sejumlah daerah, salah satunya Surabaya mengugat aturan terkait alih kelola SMA/SMK tersebut ke Mahkamah Konstitusi. Alasan gugatan itu lantaran alih kelola tersebut tak adil bagi daerah yang sudah melaksanakan pendidikan gratis. Sementara itu, permohonan

uji materi sejumlah wali murid Surabaya terhadap Undangundang 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah ke Mahkamah Konstitusi (MK) memasuki sidang lanjutan. Sidang kedua ini diagendakan sebagai pemaparan kepada perwakilan presiden dan DPR RI. Hal ini dilakukan setelah

berkas yang diajukan dalam sidang pertama atau sidang panel tim pemohon gugatan diperbaiki. Penggugat sekaligus Ketua Komite SMAN 4 Surabaya, Bambang Soenarko menjelaskan agenda kali ini berupa pemaparan gugatan seperti sidang pertama. “Saat ini mengundang presiden dan DPR untuk mendengar paparan dan mendapat masukan. Bukan hearing sih,” kata Soenarko. Walau demikian, sidang kali ini ditunda lagi karena perwakilan DPR belum hadir sehingga persidangan kembali dijadwalkan sekitar tanggal 10 hingga 15 Mei. Bambang menegaskan timnya masih optimis dengan permohonan yang diajukan bersama perwakilan wali murid yang lain. Ketua Komite SMPN 1 yang juga wali murid SMAN 5 Surabaya, Enny Ambarsari menambahkan gugatan ini diajukan langsung ke MK sehingga putusan dan pendapat yang dipetimbangkan merupakan hasil dari persidangan.ztrb/faz

yang lerpampang di hadapannya. Salah satu dukungan yang perlu diberikan yakni memastikan bahwa apa yang dipelajari saat ini adalah apa yang memang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan jamannya. “Keterampilan utuh yang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia pada abad 21 ini mencakup tiga komponen yaitu kualitas karakter, kemampuan literasi, dan kompetensi,” ujarnya. Kata Anies, setiap anak pembelajar dan tugas para pendidik untuk memastikan semangat tersebut tetap menyala. Di Surabaya, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, saat menjadi Inspektur Upacara peringatan Hardiknas di Gedung Negara Grahadi, mengungkapkan kembali pentingnya pendidikan berkarakter di tengah gempuran teknologi pada semua sektor mulai dari cara bekerja hingga cara kita belajar. Di tengah gempuran dari kemajuan teknologi seperti ini, pendidikan harus menjadi ikon bangsa. Artinya, pendidikan harus bisa mencetak bangsa yang cerdas, jujur, dan kompeten sehingga bisa bersaing di dunia global. “ Pendidkan harus melahirkan bangsa yang berkarakter. Yang kita perlukan saat ini bagaimana kita bisa menerapkan tradisi lama yang baik dan kemudian digabungkan dengan budaya baru,” jelas Gus Ipul. Hadir dalam peringatan, perwakilan TNI/POLRI, Satpol PP, Taruna Akademi Angkatan Laut, Resimen Mahasiswa, mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi, perwakilan siswa-siswi SMP dan SMA di Surabaya, pramuka dan gabungan SKPD Prov Jatim. Pada acara tersebut secara simbolik diserahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya sebagai penghargaan kepada guru yang telah mengabdi selama lebih dari 10 tahun. zroz/ant

BEASISWA

Lulusan SMA Ditawari Kuliah di Jepang JAKARTA-Pemerintah Jepang menawarkan beasiswa kepada lulusan sekolah lanjutan atas dari berbagai daerah Indonesia untuk kuliah di Negara Sakura tersebut. Siaramn pers Kedutaan Besar Jepang di Jakarta mengungkapkan, pemerintah menawarkan beasiswa kuliah universitas (S1), institut teknologi (D3) atau perguruan tinggi pelatihan profesional (D2). Namun demikian, para pelamar beasiswa hanya bisa mendaftar satu program antara S1, D3, atau D2. Pendaftaran beasiswa tahap pertama dimulai 2 Mei hingga 16 Mei 2016, dan hanya diperuntukkan bagi pelamar lulusan tahun 2015 dan tahun sebelumnya. Selanjutnya, pendaftaran tahap kedua dimulai pada 24 Mei hingga 9 Juni 2016, yang hanya terbuka bagi pelamar lulusan tahun 2016. Adapun syarat-syarat untuk beasiswa pemerintah Jepang tersebut, antara lain pelamar harus berkewarganegaraan WNI, bertanggal lahir antara 2 April 1995 sampai dengan 1 April 2000; memiliki nilai minimal rata-rata ujian nasional 8,4 untuk program S1, nilai 8 untuk program D3 dan D2. Jika pada saat penutupan, pada 9 Juni 2016, Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional asli belum bisa dikeluarkan, maka surat keterangan hasil ujian nasional sementara dari kepala sekolah bisa diterima. Bagi siswa/siswi sekolah yang tidak menggunakan standar nasional, nilai akan disetarakan, maka pelamar perlu melampirkan hasil ujian akhir dan transkrip nilai seluruh semester. Selain itu, para pelamar beasiswa harus lulus dari SMA/setingkat terlebih dahulu--bagi yang menggunakan sistem kelulusan nasional--atau akan lulus maksimal pada 31 Maret 2017 bagi yang menggunakan sistem kelulusan standar internasional.zant

Gesits, Skuter Listrik Buatan Mahasiswa ITS MASIH Prototipe, Desain Seatraktif Skuter Konvensional Merek Jepang. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) akhirnya mendebut sepeda motor listrik Gesits di Gedung Riset Mobil Listrik, Surabaya, Selasa (3/5/2016). Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara periset dari dunia pendidikan dan pebisnis otomotif nasional. Perkenalan pertama ini dihadiri langsung oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan (Ristek dan Dikti) Tinggi, Muhammad Nasir, Rektor ITS Joni Hermana, dan jajaran Direksi Garansindo, pihak yang bekerjasama dengan ITS. Asal diketahui, nama Gesits sendiri merupakan akronim Garansindo Electric Scooter ITS. “Produk ini merupakan bukti kalau anak bangsa Indonesia mampu mengembangkan teknologi maju di dunia otomotif,”

ucap Muhammad Al Abdullah, CEO Grup Garansindo. Ketua Gesits Muhammad Nur Yuniarto mengatakan, tidak banyak perusahaan otomotif yang mau mengembangkan teknologi dari anak bangsa. Garansindo, kata Nur, menujukkan komitmennya pada bangsa. Meski masih berstatus prototipe, Gesits terlihat apik. Desainnya cukup atraktif dan dirasa mampu bersaing dengan skuter konvensional yang didominasi merek Jepang. “Motor ini semua komponennya dirakayasa oleh ITS. Satu-satunya komponen yang masih impor itu baterainya saja “ kata Nur. Sementara itu, Menteri Ristek dan Dikti M Nasir mengatakan, Gesits merupakan produk masa depan bangsa Indonesia. “Kalau teknologi sudah dimiliki dan bisa dikuasai dengan ce-

GN/ISTIMEWA

TAK KALAH: Menristek Dikti Muhammad Nasir saat menjajal Gesits, Selasa (3/5/2016).

pat, maka keuntungan terbesar akan dinikmati. Sebelum nanti kompetitor

ikut masuk,” ujar Nasir. CEO PT Garansindo Inter Global

Muhammad Al Abdullah mengatakan, potensi pasar skuter listrik sangat besar

di Indonesia. Kendaraan listrik memiliki banyak keuntungan dibandingkan kendaraan bermesin konvensional, seperti tidak menghasilkan emisi sama sekali serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Karena itu, menurut Muhammad Al Abdullah, pihaknya berencana memproduksi massal skuter Gesits buatan mahasiswa Instiut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Garansindo masih melengkapi persyaratan agar skuter tersebut bisa diproduksi mulai tahun depan. Lebih lanjut ia mengungkapkan, beberapa negara sudah memberlakukan larangan kendaraan bermesin konvensional beroprasi di jalan raya. Ia mencontohkan, China sudah melarang alat transportasi massal beroperasi jika menggunakan bahan bakar fosil.zkpc/faz


KESEHATAN

MINGGU KE-36 4 - 11 MEI 2016

13

Perut Kembung? Hati-hati Serangan Jantung! Penyebab Perut Kembung Sejumlah makanan dan pola makanan ternyata tanpa sebagian kita sadar menjadi penyebab perut kembung. Apa saja itu?

Pemanis buatan Terlalu banyak mengonsumsi pemanis buatan bisa berefek buruk bagi tubuh. Bahan kimia pada pemanis buatan sulit diserap usus kecil dan Ɵdak bisa difermentasi oleh bakteri. Akibatnya, akan terbentuk banyak gas di lambung. Lagipula, terlalu banyak konsumsi gula juga bisa memicu Ɵmbulnya bakteri jahat dan mengakibatkan keƟdakseimbangan mikrobiota di saluran cerna. Ahli Pencernaan DigesƟve Center for Women, Washington DC, Dr Robynne Chutkan menyarankan untuk mengonsumsi maksimal 5 gram gula per porsi makanan.

Minum Air Dingin Bukan Mitos Mungkin di antara anda, ada yang dulu sering dinasehati orangtua agar tidak minum air dingin kalau tidak ingin mengalami perut kembung. Ternyata, ini bukan sekadar nasehat apalagi mitos. Ternyata secara medis, hal ini memang benar. Kembung juga tidak bisa dianggap enteng karena berkait juga dengan serangan jantung. PARA pakar sepakat minuman dingin apapun jenisnya susah diserap oleh usus manusia. Karena tidak terserap dengan baik, maka menyebabkan perut membesar dan terasa penuh. “Minum air dingin memang benar dapat menyebabkan perut menjadi kembung. Hal ini disebabkan karena air dingin susah diserap oleh usus,” ungkap dr Michael Triangto, SpKO, seorang dokter kesehatan olahraga. Dr Michael mengatakan, ketika perut terasa penuh dan kembung maka selanjutnya orang akan jadi malas minum atau menambah cairan dalam tubuh. Sedangkan air dingin belum terserap sepenuhnya di dalam usus. Seperti pada saat setelah berolahraga. Terkadang setelah berolahraga ataupun melakukan aktivitas berat di luar ruangan tubuh akan mengalami kepanasan sehingga banyak orang memilih untuk mengatasinya dengan air dingin. Mengonsumsi air dingin tentu akan menghilangkan haus, tetapi hal ini kurang tepat. Terhambatnya proses penyerapan di dalam usus akan menghambat pemenuhan cairan di dalam darah. Untuk itu, dr Michael menyarankan lebih baik mengonsumsi minuman yang sejuk. “Minuman sejuk, yaitu dengan suhu antara 4 sampai 12 derajat celcius lebih cepat diserap usus,” tambahnya. Mengutip halosehat.com, dalam konsep kedokteran, pencernaan adalah suatu proses yang membutuhkan panas. Untuk memperkuat proses pencernaan, dibutuhkan makanan hangat, makanan yang dimasak, atau minuman hangat. Masuknya air es yang cenderung dingin akan memadamkan proses panas yang sebenarnya dibutuhkan tubuh. Dampaknya, bila kita minum air dingin, atau memakan bahan makanan apa pun yang lebih rendah daripada suhu tubuh dan suhu kamar, akan menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh. Dalam konsep kedokteran timur, terjadi ketidakseimbangan dalam tubuh yang bisa menyebabkan sakit. Namun pendapat lain mengatakan bahwa, air es atau sangat dingin akan mengalami proses penghangatan secara alami oleh tubuh sendiri, sehingga suhu air es sesuai dengan suhu tubuh kita. Penghangatan akan dilakukan saat air es masuk ke rongga mulut, kerongkongan dan masuk ke lambung. Suhu air es juga akan dinetralisir dalam proses ini. Untuk melancarkan pencernaan kita membutuhkan makanan kaya serat yang baik untuk tubuh. Meminum es akan mengubah irama kerja organ di dalam perut. Selaput lendir di lambung akan kontraksi (mengerut). Efek lanjutnya perut otot terasa kram. Enzim dan cairan lambung akan bereaksi terhadap suhu dingin tersebut. Timbul gas dalam perut yang bisa membuat perut kembung (begah). Internis dan Kardiologis RS Pusat Pertamina Jakarta dr. Djoko Maryono, Sp.PD, Sp.JP, FIHA, FASE mengungkapkan perut kembung merupakan bagian dari penyakit dyspepsia atau indigestion (gangguan

pencernaan). Dyspepsia ini menyerang usus dan mengindikasikan abnormalitas dalam sistem pencernaan. Diungkapkan dr Djoko Maryono, ada tiga faktor penyebab perut kembung. Pertama, makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang bisa menimbulkan gas berlebihan di tubuh seperti sayuran berwarna putih, contohnya kol dan sawi. “Bila kita terlalu sering mengonsumsinya, perut akan dipenuhi gas,” ujar Djoko sebagaimana dikutip dari doktersehat.com. Djoko mengatakan, cokelat, keju, dan makanan berlemak lain juga bisa membuat perut kembung. Lemak menghambat pengosongan makanan di perut dan bikin kita terus merasa kenyang. Kembung akibat makanan berlemak biasanya terasa di perut bagian bawah pusar. Sebaliknya, perut bagian atas, di dekat ulu hati, jadi kembung bila kita minum soda terlalu banyak. Konsumsi minuman bersoda ketika perut lapar atau kosong juga bisa menyebabkan kembung. Meski demikian, kembung karena makanan dan minuman umumnya bersifat sementara dan bukan masalah serius. Menurut Djoko, faktor lain penyebab kembung adalah situasi dalam lambung, misalnya kerja lambung yang lambat, kontraktilitas lambung yang melambat, atau pengosongan lambung yang melambat. “Kontraktilitas yang melambat ini dapat terjadi karena kurang berolahraga, sehingga metabolisme dalam tubuh, khususnya lambung, tidak bekerja secara efektif,”ungkap Djoko. Bisa juga ada tukak, infeksi, atau bisul di lambung. Bisul atau infeksi itu karena erosi lambung. Artinya, ada penipisan pada lambung karena obat-obatan seperti antirematik. Obat-obatan jenis ini menipiskan lambung dan menimbulkan luka atau infeksi. Faktor ketiga adalah situasi enzim di lambung. Enzim bertugas menghancurkan makanan yang masuk ke lambung. Bila keasaman lambung dan jumlah enzim pencerna berkurang, makanan tidak dapat dihancurkan secara maksimal. Penyakit perut kembung sebenarnya dapat hilang sendiri. Caranya, kurangi konsumsi makanan yang mengandung gas seperti kol atau sawi dan masak makanan sampai matang. Makanan yang tidak matang akan menghambat proses penghancuran di lambung. Namun, jika rasa kembung tidak hilang, dianjurkan untuk ke dokter karena mungkin saja itu tanda

penyakit. Tanda Jantungan Perut juga sering terasa kembung bila kita sedang tidak enak badan, misalnya saat masuk angin. Badan lemas dan perut bertalu-talu seperti gendang saat ditepuk adalah salah satu gejalanya. Tidak heran, kita kerap menyamakan masuk angin dengan perut kembung. Perut kembung memang bisa terjadi bila kita masuk angin. Namun, bukan berarti masuk angin selalu ditandai oleh perut kembung. Definisi orang tentang masuk angin berbeda-beda. Kalau udara benar-benar masuk ke tubuh, sehingga menyebabkan gas berlebihan di dalam lambung, itulah perut kembung karena masuk angin. Sebaliknya, bila badan pegal karena masuk angin, belum tentu perut ikut kembung. Kembung terjadi bila terlalu banyak gas di dalam tubuh. Bila kita sering berhadapan” dengan angin, seperti mengendarai motor terusmenerus, perut berisiko jadi kembung. Kita jadi cepat kenyang meski baru makan sedikit. Nafsu makan berkurang, dan kita sering bersendawa. Menurut Dr. Djoko, perut kembung kadang bukan disebabkan masuk angin. Hal ini yang harus diperhatikan oleh mereka yang terlalu sering mengalami perut kembung. Perut kembung bisa menjadi tanda kelainan jantung yang mengenai pembuluh darah LAD (Left Antirior Dicending). Kelainan ini dapat menimbulkan serangan jantung yang fatal dan berujung kematian tiba-tiba (sudden death). Pembuluh darah LAD jalannya searah menuju ke lambung. Jika jantung mengalami kelainan, lambung akan terasa sakit, tapi bukan maag. Di Indonesia, diperkirakan 25 persen orang yang mengalami perut kembung yang dikira masuk angin ternyata terkait penyakit jantung. Masuk angin yang menjadi pertanda penyakit jantung biasanya diikuti keringat dingin berlebih dan denyut nadi cepat, lebih dari 90 per menit. Karena itu, jangan sepelekan perut kembung. Bisa saja itu gejala penyakit jantung.zdari berbagai sumber, faz

Sayuran Sayuran seperƟ kubis, kembang kol, kale, dan brokoli mengandung paƟ yang disebut raĸnose. Senyawa tersebut sulit dicerna dan bisa berubah menjadi gas metana. Untuk itu, bagi Anda yang Ɵdak terbiasa mengonsumsi sayuran itu, mengonsumsinya langsung dalam jumlah banyak bisa membuat perut kembung. Baiknya, konsumsi dulu sayuran tersebut dalam porsi kecil lalu ditambah jumlahnya perlahan. Konsumsi air perasan lemon disertai sayuran tersebut juga bisa membantu merangsang enzim pencernaan.

Kedelai Konsumsi kedelai bisa menguntungkan bagi orang dengan intoleransi laktosa. Namun, pada orang-orang tertentu, kedelai yang diproses seperƟ susu kedelai bahkan tahu bisa berkontribusi pada perut kembung. Hal ini ada hubungannya dengan kandungan Įtoestrogen pada kedelai yang memiliki efek yang sama dengan estrogen dalam tubuh.

Susu Rendah Laktosa Kurangi konsumsi produk susu. Pilih produk susu rendah laktosa (gula susu), seperƟ yoghurt. Konsumsi obat pencernaan yang dijual bebas, misalnya yang dapat membantu mengurangi jumlah produksi gas. Jika berminat coba sesekali ganƟ konsumsi susu kedelai dengan susu beras, susu rami, atau susu almond. Kemudian, hindari konsumsi makanan kemasan yang mengandung isolat protein kedelai. Selain makanan tersebut di atas, hindari berbagai jenis makanan yang paling sering bikin perut kembung, seperƟ kol, aprikot, pisang, bawang merah, brokoli, lobak merah, plum dan produk jusnya, makanan pedas, soda, bir dan minuman berkarbonasi, juga es krim dan es soda susu. Selain itu makanan berlemak dan goreng-gorengan. Minum secangkir teh pepermin. Minyak pepermin mengandung mentol t yang akan meringankan keluhan nyeri lambung akibat produksi gas berlebih l Selain bahan makanan yang dimakan, perut kembung juga bisa dicegah dengan den cara menerapkan pola makan tertentu. Misalnya, makan makanan dalam dala porsi kecil namun sering. Selain itu, mengonsumsi makanan secara perlahan laha lahan, kunyah secara baik, baru ditelan. Jangan Ja makan saat gelisah, kecewa, atau saat berlari. Cobalah makan saat santai. Makan saat stres dapat memengaruhi pencernaan. Pada beberapa orang, asupan atau konsumsi obat tertentu juga tanpa disadari bisa mem memicu perut kembung. Apa saja? Konsumsilah kapsul acidophilus atau bentuk cairan. caira Jika gejala perut kembung yang Anda alami akibat konsumsi anƟbioƟk, kemungkinan Anda butuh kapsul atau cairan acidophilus untuk meredakannya. kemungk Suplemen ini akan membantu mengganƟkan bakteri usus halus yang menguntungSupleme kan, yang telah dimusnahkan anƟbioƟk. Meminum Nonsteroidal AnƟ-inŇammatory Drugs (NSAIDs) memang ampuh Mem untuk m meredakan nyeri. Tetapi, efek yang bisa terjadi pada beberapa orang adalah gangguan pencernaan seperƟ kembung dan retensi cairan. Selain itu, tubuh juga ganggua bisa tampak tam seperƟ membengkak.. Cobalah Coba simethicone. Jangan ragu mencari obat bebas yang mengandung simethicone. ethicone Simethicone membantu memecah gelembung-gelembung gas yang menyebabk keluhan perut kembung.zfaz nyebabkan


14

GLOBAL SPORT

MINGGU KE-36

4 - 11 MEI 2016

LEICESTER BAKAL KANTONGI RP 2,8 TRILIUN Tak Sabar Segera Peluk Trofi LEICESTER CITY-Bek Lesicester City Wes Morgan sudah tidak sabar menjalani laga lawan Everton akhir pekan nanti. Kapten Leicester City itu ingin memamerkan trofi Liga Inggris kepada seluruh pendukung The Foxes di King Power Stadium. Ini adalah gelar pertama Leicester di kasta sepak bola tertinggi di Inggris sejak berdiri 132 tahun lalu. Leicester menyingkirkan pesaingnya Tottenham Hotspurs dan kandidat juara seperti MU, Manchester City, Arsenal, dan Chelsea. Leicester memastikan gelar setelah pesaing terdekatnya, Tottenham Hotspur hanya bermain imbang lawan Chelsea, Selasa (3/5/2016) dinihari WIB. Artinya, perolehan 77 poin milik Leicester tak mungkin terkejar lagi karena musim ini tinggal menyisakan dua laga. “Menjadi juara adalah perasaan terbaik sepanjang karier saya sebagai pemain. Saya bangga menjadi bagian dari tim ini,” ujar Morgan seperti dilansir laman resmi klub. “Semua orang bekerja keras untuk meraih gelar ini. Kami memang layak untuk menjadi juara,” katanya. Leicester sebenarnya hanya ditargetkan untuk bertahan di Liga Inggris musim ini. Namun mereka mampu melebihi ekspektasi yang dibebani manajemen. “Hari Sabtu rasanya begitu lama datang. Saya tidak sabar merengkuh trofi di tangan ini,” kata Morgan. Para pemain Leicester City sendiri berkumpul bersama untuk menyaksikan pertandingan di rumah Jamie Vardy, yang terpilih sebagai Pemain Terbaik 2015, Senin. Seperti halnya para suporter, para pemain pun langsung histeris saat peluit panjang berbunyi sebagai terlihat dalam video yang diunggah bek Christian Fuchs. Manajer Claudio Ranieri sendiri awalnya tidak akan menonton pertandingan menentukan di Stamford Bridge sebab ia menjadwalkan makan siang bersama ibunya di Italia. Namun, ia mengubah rencana. Ia kemudian terbang kembali ke Stamford Bridge, tempat ia dulu pernah melatih Chelsea.zfaz

GN/REUTERS

TAK SABAR: Bek Leicester City, Wes Morgan melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester United pada pertandingan Liga Inggris. Leicester City berhasil meraih juara Liga Inggris pada musim 2015/2016.

Hadiah Juara Liga, Partisipasi Liga Champions, hingga Pemasaran LEICESTER-Leicester City telah memastikan diri menjadi juara Premier League 2015/2016. Kini mereka boleh bersiap mendapatkan suntikan dana yang amat besar. Leicester dipastikan memenangi Premier League musim ini setelah rival terdekatnya, Tottenham Hotspur, hanya bermain imbang 2-2 kontra Chelsea. Hasil itu membuat selisih tujuh poin antara Leicester dan Spurs tak akan terkejar dengan hanya dua laga tersisa. Menjadi juara dan memastikan diri lolos ke fase grup Liga Champions musim depan, Leicester jelas sudah akan mendapatkan gelontoran dana besar. Itu belum menghitung potensi komersial dari popularitas yang melesat cepat sepanjang musim ini. Firma data olahraga dan marketing Repucom memprediksi Leicester bisa mendapatkan hingga 150 juta poundsterling atau lebih dari Rp 2,8 triliun. Dana ini datang dari berbagai sumber,

yakni hadiah sebagai pemenang liga, partisipasi Liga Champions, kenaikan pemasukan dari tiket, dan keuntungan pemasaran lainnya. Sebagai gambaran, totalsportek menghitung bahwa sebagai juara liga, Leicester secara keseluruhan akan mendapatkan uang hadiah setidaknya 90,9 juta pounds atau hampir Rp 1,75 triliun. Dari partisipasi di Liga Champions musim depan, Leicester sudah akan mendapatkan 9,4 juta pounds atau lebih dari Rp 181 miliar. Ini hanya dari kelolosan mereka ke fase grup. Mereka bisa mengeruk uang lebih banyak seiring perjalanan di turnamen ini, tergantung performa dan seberapa jauh bisa melangkah.

Selain dua sumber pemasukan di atas, Leicester jelas masih punya potensi pemasukan besar dari segi pemanfaatan citra mereka. Untuk diketahui, popularitas Leicester sepanjang musim ini meningkat pesat yang artinya potensi komersial turut melesat. Dari sisi media sosial, BBC melaporkan pengikut halaman Facebook Leicester telah mengalami peningkatan sebesar 540%, menjadikannya salah satu akun tim olahraga yang paling cepat tumbuh di dunia. Aljazair menjadi salah satu basis terbesar,

dengan 500 ribu pengikut berkat keberadaan Riyad Mahrez di tim. Pertumbuhan pesat juga dilaporkan terjadi di Thailand dan Italia. Thailand adalah negara pemilik Leicester, Vichai Srivaddhanaprabha, sementara Italia adalah negara asal manajer tim, Claudio Ranieri. “Potensi komersial nyata dari Leicester City FC akan lebih jelas di jeda pergantian musim nanti, karena merk-merk bersaing untuk mengasosiasikan mereka dengan klub dan sebaliknya, sang juara liga ingin memaksimalkan manfaat dari status mereka yang bisa berpengaruh,” kata Kepala Konsultasi Repucom Inggris dan Irlandia seperti dikutip BBC. “Peningkatan penonton TV akan membantu meningkatkan properti sponsor mereka di musim berikutnya. Tugasnya sekarang adalah mengoptimalkan nilai aset-aset tersebut dan memastikan mereka menarik pemasukan yang sekarang bisa dipetik Leicester City,” tandasnya. zdtc/faz

Porprov Ditunda, Porkab 2016 Tetap Jalan PAMEKASAN-Sekalipun pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ditunda hingga tahun 2019, sedianya digelar tahun 2017, Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan akan tetap menyelenggarakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 2016 ini. Ketua Panitia Porkab KONI Pamekasan Lukman Al Hakim mengatakan, pelaksanaan Porkab yang biasa digelar tiap dua tahun, tujuannya tidak hanya untuk kepentingan mempersiapkan menghadapi Porprov, namun juga untuk kepentingan menghadapi kejuaraan-kejuaraan lain baik regional maupun nasional. “Jadi tetap Porkab akan kita lakukan pada tahun 2016 ini. Insya Allah pada tanggal 27 Mei hingga tanggal 2 Juni mendatang. Semoga saja semuanya akan berjalan dengan lancar tidak ada hambatan apapun. Kita panitia kini tengah mempersiapkan segala sesuatunya,” kata Lukman, Selasa (3/5/2016). Sekadar diketahui Gubernur Jatim mengirim surat pemintaan kepada KONI Jatim agar Porprov Jatim yang biasanya dilaksanakan tiap dua tahun sekali agar diubah jadi tiap empat tahun sekali. Sesuai jadwal Porprov Jatim V mendatang

“Paling tidak juga dengan penundaan itu akan menambahkan waktu untuk kita melakukan pembinaan dan persiapan lainnya secara lebih maksimal bagi para atlet tiap cabang olahraga tertentu,”

Lukman Al Hakim Ketua Panitia Porkab KONI Pamekasan

GN/MASDAWI DAHLAN

Lukman Al Hakim

akan dilaksanakan tahun 2017, namun karena ada surat permintaan gubernur, harus ditunda tahun 2019. Lukman mengatakan penundaan waktu pelaksanaan Porprop itu tetap mengandung unsur positif. Di antaranya dengan begitu mempunyai waktu cukup pembinaan bagi atlet usia dini yang punya talenta. Sehingga mereka bisa berlatih optimal dan siap untuk menghadapi pertand-

ingan di porprov dengan matang. “Paling tidak juga dengan penundaan itu akan menambahkan waktu untuk kita melakukan pembinaan dan persiapan lainnya secara lebih maksimal bagi para atlet tiap cabang olahraga tertentu. Sehingga nanti akan bisa kirim pada waktunya porprov atlet yang benar benar matang dan siap tanding,” tuturnya. Terkait dengan kejuaraan lainnya baik yang dihelat di Jatim maupun nasional, Lukman mengaku hal itu sangat berguna bagai porprov. Karena para juara dari event-event itu nanti yang biasanya akan menjadi wakil ke porprop. Mereka telah memiliki mental bertanding dan juara yang matang.

Pada Porkab KONI Pamekasan yang akan datang, lanjut Lukman, akan dipertandingkan 15 cabang olahraga. Porkab sangat penting untuk menyeleksi atletatlet berbakat dan berprestasi mulai dari tingkat kecamatan. Lukman menegaskan, setelah porkab para atlet itu juga akan dimatangkan dalam pemusatan latihan kabupaten (puslatkab). Dari puslatkab itulah nanti akan ditentukan atlet-atlet yang mana yang benar benar matang dan siap serta memiliki talenta bagus untuk menjadi duta KONI Pamekasan dalam ajang porprov maupun ajang kejuaraaan lainnya. Pada Porprov ke IV tahun 2015 di Banyuwangi, KONI Pamekasan memiliki prestasi yang cukup membanggakan yakni masuk 18 besar di Jatim dengan perolehan 26 medali. Perolehan ini sangat bagus, karena sebelumnya Pamekaasan berada dalam peringkat 21. Bahkan KONI Pamekasan mendapat pujian KONI Jatim, sebab sekalipun dengan keterbatasan sarana dan prasarana namun bisa masuk dalam peringkat belasan dan menjadi satu satunya daerah di Madura yang masuk peringkat tertinggi. Daerah lainnya di Madura berada di peringkat di bawah peringkat 30.zmas

GN/ISTIMEWA

EUFORIA JUARA: Para suporter The Foxes meluapkan kegembiraan setelah klub kesayangan mereka jadi juara.

FORMULA ONE

Gutierrez Minta Maaf ke Rio SOCHI- Pembalap Esteban Gutierrez mengakui dirinya menjadi penyebab kecelakaan yang membuat Rio Haryanto langsung out di lap pertama GP Rusia. Ia pun berencana meminta maaf ke Rio. Balapan Rio di Sirkuit Sochi, Minggu (1/5/2016), berakhir GN/ISTIMEWA di tikungan kedua. Esteban Gutierrez Sebuah insiden yang dipicu oleh Gutierrez telah merusakkan mobil MRT05 yang dikendarai Rio. Gutierrez tak mampu mengendalikan mobilnya sehingga menabrak pebalap Force India Nico Hulkenberg. Mobil Hulkenberg kemudian melintir dan menyenggol mobil milik Rio. Dalam insiden tersebut, pebalap Sauber Marcus Ericsson juga jadi korban. Gutierrez dan Ericsson masih bisa meneruskan balapan setelah mobil mereka diperbaiki di pit. Namun, Rio dan Hulkenberg out. Sejatinya, Rio mengawali balapan GP Rusia 2016 dengan kecepatan yang bagus. Meski memulai dari posisi ke-21,Rio mampu menyalip beberapa pembalap saat melakukan start. Itu adalah hal yang sangat jarang dilakukan Rio. Biasanya, ia akan kesulitan melakukan overtaking saat memulai balapan. Gutierrez pada prosesnya terkena hukuman penalti drivethrough dan dua poin penalti akibat kejadian tersebut. Pebalap asal Meksiko itu akhirnya finis di posisi ke-17. Seusai balapan, Gutierrez yang diwawancarai oleh Autosport menyesalkan insiden yang telah membuat Rio dan Hulkenberg tak bisa meneruskan lomba. “Ketika saya mendekati tikungan pertama, saya punya ruang yang lebar, tapi ban depan saya terkunci sehingga saya tak bisa ke mana-mana,” ujar Gutierrez. “Saya merasa sangat tidak enak. Tentu saja saya merusak banyak balapan di depan,” tambahnya. Gutierrez. Dia pun berencana meminta maaf kepada Rio dan Nico. “Dia datang dari belakang, selalu berat ketika Anda tak bisa ke mana-mana. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk berhenti dan itu sangat disayangkan. Bukan cuma buat saya, tapi juga para pebalap lain di depan,” kata Gutierrez. Sementara itu, Rio mengaku masih menyimpan kekecewaan namun ia memilih lebih fokus pada Sirkuit BarcelonaCatalunya, 15 Mei 2016. “Saya tak beruntung dan itu sangat mengecewakan, terutama setelah saya membuat start yang baik, mungkin start terbaik saya di musim ini. Saya berhasil mendapatkan dua tingkat, namun saat itu ada banyak mobil yang bersenggolan dan Force India dari Hulkenberg berputar. Dan, saya tak memiliki ruang untuk mengelak,” jelas Rio seperti dilansir akun Facebook Manor. “Meski menyesal, saya mengambil pelajaran positif dan saya merasa kami telah lebih kompetitif. Saya melihat ke depan untuk melanjutkan kinerja ini di balapan berikutnya,” kata Rio. zfaz


JOGJA

MINGGU KE-36 4 - 11 Mei 2016

SOLO

15

Pelaku Usaha Diminta Terbuka 100.000 Rumah Tangga Jadi Sasaran SE 2016 SOLO-Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo, menargetkan dalam Sensus Ekonomi (SE) 2016 ini, setidaknya 100.000 rumah tangga warga Solo terjaring petugas sensus selama sebulan sampai akhir Mei 2016. SE 2016 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, selain menyasar para pengusaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dan pengusaha besar, juga akan menjangkau para pengusaha online. Kepala BPS Solo, R Bagus Rahmat Susanto, mengungkapkan, para pelaku usaha diharapkan memberikan data yang benar kepada petugas sensus. Sebab, hasil SE 2016 secara nasional akan menjadi potret kondisi sosial ekonomi masyarakat. “Data yang masuk sangat penting bagi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan ke depan. Untuk mendapatkan data secara lengkap, kami melibatkan 1.501 petugas sensus yang melakukan pendataan mulai 1 Mei 2016,” jelas Bagus Rahmat Susanto kepada wartawan. Dalam pendataan perdana, petugas sensus mendatangi kediaman Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Kampung Pucangsawit, Jebres dan Rumah Dinas Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, di Jl. Yosodipuro, Solo. Kepala BPS Solo mengungkapkan, hasil keluaran data SE 2016 selain penting untuk perencanaan pembangunan nasional bagi pemerintah pusat, juga sangat diperlukan pemerintah daerah untuk membuat kebijakan pembangunan daerah. Di sisi lain, para pengusaha juga memerlukan data tersebut untuk pengembangan usahanya, karena potensi ekonomi di Kota Solo akan tercer-

Festival Dolanan Anak Hanya Diikuti 14 Kelompok SOLO-Dolanan tradisional yang merupakan salah satu kekayaan budaya daerah, kian tersisih akibat terdesak budaya pop yang merambah kalangan anak-anak di Tanah Air. Dalam upaya Pelestarian dan pengembangan dolanan tradisional tersebut, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, untuk kelima kalinya menggelar “Festival Dolanan Tradisional” 2016 dengan tema “ Festival Dolanan Tradisional Sebagai Sarana Tutur Anak Indonesia”, Selasa (3/5/2016) dan Rabu (4/5/ 2016), di auditorium UNS Kentingan. Ketua “Festival Dolanan Anak 2016”, Drs Imam Sutardjo MHum, mengungkapkan, dolanan tradisional berupa permainan dengan gerak dan lagu dan iringan musik, sebenarnya banyak mengandung ajaran moral yang masih relevan dengan kehidupan sekarang. Sehingga, UNS mengadakan festival setiap tahun untuk menggugah anak-anak agar lebih mencintai budaya sendiri. “Latar belakang penyelenggaraan festival dolanan tradisional, karena dolanan mengandung nilai-nilai luhur budaya daerah yang menjadi fondasi budaya nasional,” jelasnya. “Festival Dolanan Anak” yang digelar UNS, menurut Imam, sebenarnya akan dikembangkan ke tingkat nasional. Namun sampai tahun kelima ini, perkembangannya stagnan dan belum berhasil diangkat menjadi festival tingkat nasional. “Di antara kendalanya karena keterbatasan dana. Padahal, sejak awal sebenarnya sudah muncul spirit bisa mengangkat Festival Nasional Dolanan Anak menjadi festival nasional,” tegas Imam Sutardjo. Dosen Fakultas Ilmu Budaya UNS itu menyebutkan. Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi, sebenarnya terus mendorong agar “Festival Dolanan Anak” ditingkatkan menjadi festival nasional. Namun sampai tahun kelima 2016 ini hal itu belum bisa diwujudkan dan panitia masih tetap mengandalkan peserta dari Kota Solo dan sekitarnya, karena belum sanggup menyediakan fasilitas pendukung yang memadai. “Festival Dolanan Anak 2016” ini hanya diikuti 14 kelompok anak-anak Sekolah Dasar (SD). Mereka akan menampilkan berbagai dolanan dengan sajian tari, nyanyi dan iringan gamelan. z tok

GN/TOTOK SUWARTO

PENTING: Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyaksikan petugas SE 2016 menempel stiker di rumahnya.

min dari hasil sensus ekonomi. “Struktur ekonomi di masyarakat juga nakan terlihat semua, karena sasaran sensus ekonomi adalah seluruh kegiatan UMKM sampai pengusaha besar,” tandasnya. Para petugas BPS, sambungnya, dalam mendata akan mendatangi setiap rumah untuk memastikan kegiatan usaha yang dijalankan rumahtangga sasaran. Bahkan, kegiatan usaha online yang tidak terlihat seperti usaha pada umumnya, juga didata dalam kegiatan sensus ekonomi kali ini. “Itu artinya sangat dibutuhkan ket-

erbukaan masyarakat. Pelaku usaha diharapkan memberikan data yang sebenar-benarnya dan BPS menjamin rahasia data responden berdasarkan amanat Undang Undang Nomor 16 Tahun 1997,” tukasnya. Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo, yang berlatar belakang pengusaha mengimbau, masyarakat secara sadar dan terbuka memberikan data mengenai usahanya. Sebab, sensus ekonomi sangat penting untuk melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat Kota Solo. “Potensi sosial ekonomi masyarakat itu yang akan

menjadi pijakan awal dalam menentukan kebijakan pemerintah kota,” ujar Wakil Wali Kota Solo tersebut. Purnomo juga mengungkapkan, Pemkot Solo akan memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat berdasarkan hasil keluaran SE 2016, terutama terhadap UMKM yang merupakan jantung perekonomian. Masyarakat.yang menjual dagangan melalui dunia maya juga diharapkan bersikap kooperatif dan proaktif, kendati ada kendala dalam SE 2016 petugas mungkin akan kesulitan menemui pelaku usaha tersebut. z tok

CARA UNIK SEORANG MANTAN DENPOM PERINGATI HARDIKNAS

Rela Jungkir Balik Demi Kampanye Anti Pelecehan Seksual Anak Kopral Kepala (Kopka) Partika Subagyo, mantan anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/4 Surakarta, yang kini memasuki masa persiapan pensiun, menunjukkan keprihatinan terhadap kasus bully terhadap seorang siswa sekolah dasar, dengan sebuah aksi untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2016. LAPORAN: TOTOK SUWARTO

PRAJURIT TNI berperawakan tinggi kekar itu, melakukan berbagai atraksi, seperti jungkir balik dan push up di ujung Jalan Slamet Riyadi, kawasan Bundaran Gladag, Solo, di sela aksi unjukrasa yang digelar pegiat “Sahabat Kapas”. Cara Kopka Partika Subagyo memperingati Hardiknas, Senin (2/5/2016) lalu, merupakan yang kesekian kali setelah sebelumnya saat masih sebagai prajurit TNI aktif dia juga sering melancarkan protes, seperti terhadap tindak kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak-anak. “Saya melakukan ini sebagai dukungan kepada para orang tua agar anaknya tidak mengalami bullying. Para orang tua harus memahami, apa itu bullying sehingga anak-anak mereka tidak menjadi korban,” ujar Subagyo. “Sahabat Kapas” dalam aksinya, mereka menyeru agar kekerasan atau bullying terhadap siswa sekolah dihentikan. Koordinator “Sahabat Kapas”, Dian Sasmita menerangkan, praktik bullying terhadap siswa sekolah menjadi momok dalam dunia pendidikan di Indonesia. “Para pelaku bullying ada di lingkungan pendidikan. Mereka juga berinteraksi dengan teman sebaya, guru dan pihak lain di sekolah-sekolah,” ujarnya. Praktik bullying, menurut Dian, bisa berbentuk kekerasan verbal, fisik, relasional maupun cyber bullying. “Bahkan hal sepele, seperti memanggil temannya dengan sebutan petak, hitam, sipit dan sebagainya, juga termasuk kategori bullying. Kalau dibiarkan, lama-lama bisa berkembang menjadi budaya dan efeknya negatif bagi perkembangan siswa,” jelasnya. Sementara itu, di kampus Universi-

tas Sebelas Maret (UNS) Kentingan, Solo, para mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) memperingati Hardiknas denga menggelar aksi di boulevard depan Kantor Rektorat. Ratusan mahasiswa mengkritisi berbagai kebijakan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Muhammad Nasir, di antaranya tentang kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap memberatkan para orangtua mahasiswa. Dalam poster yang dipampang mahasiswa, UKT diplesetkan menjadi “Uang Kuliah Tinggi.” Para aktivis mahasiswa, selain menolak kenaikan UKT dengan alasan perekonomian Indonesia lesu, pengunjukrasa juga mempertahanyakan penurunan anggaran pendidikan dalam APBN. Padahal, mereka menyebut anggaran pembelian alutsista untuk TNI lebih diutamakan. “Kita mau dibawa ke mana? Pembangunan untuk mencerdaskan otak

dikurangi, sebaliknya pembelian alutsista ditingkatkan. Apa kita mau dikendalikan oleh senjata,” teriak seorang mahasiswa melalui pengeras suara. Di saat para mahasiswa berorasi di terik matahari, sebanyak 10 orang mahasiswa yang mewakili BEM-UNS melakukan dialog dengan Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, Prof. Dr. Darsono, didampingi Dr Lukman Hakim, Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Dr. Sapta Kunta Purnama, MPd (Wakil Dekan III FKIP). Perwakilan mahasiswa membacakan 11 tuntutan yang ditulis pada lembaran kertas bertajuk #somasimenristekdiki. Di antaranya pernyataan sikapnya, mahasiswa menunut agar Kemenristek Dikti serius mengurus pendidikan tinggi di Indonesia, serta membuat kebijakan yang pro mahasiswa. Di samping itu, mereka menuntut peningkatan anggaran pendidikan tinggi dan BOPTN yang sesuai kebutuhan. Sedangkan terhadap UKT, mahasiswa menuntut agar menetapkan aturan yang transparans dan sistem keringanan UKT yang diatur secara umum berdasarkan perundang-undangan. z

GN/ISTIMEWA

KOPRAL Kepala Partika Subagyo saat menjalankan aksinya.

KEPENDUDUKAN

29.000-an Warga Wajib KTP Didata Ulang SOLO-Di Kota Solo dilaporkan terdapat 29.000-an orang berusia di atas 17 tahun yang termasuk kategori wajib memiliki kartu tanda penduduk (KTP), saat ini diindikasikan belum membuat KTP. Data itu diperoleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, berdasarkan laporan yang dikeluarkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Pendukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum lama ini. Berkaitan dengan laporan itu, Pemkot Solo dalam waktu dekat akan mendata ulang warga kota berusia di atas 17 tahun yang termasuk kategori wajib memiliki KTP. Pendataan ulang itu juga karena ada selisih data hasil perekaman KTP elektronik antara pemerintah pusat dengan Pemkot Solo, yang jumlahnya ribuan orang. Perekaman data ulang dijadwalkan Mei 2016 ini. “Warga yang namanya tercantum dalam database pemerintah pusat akan diminta merekam data ulang di kantor kelurahan mulai 2 Mei 2016. Perekaman data KTP elektronik per kelurahan akan dituntaskan setiap bulan, hingga akhir 2016,” ujar Kasi Identitas Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Subandi kepada wartawan, akhir pekan lalu. Pada tahap pertama bulan Mei, perekaman data dilaksanakan di lima kantor kelurahan, yakni Gajahan, Sriwedari, Kratonan, Purwodiningratan dan Punggawan. Sedangkan pada bulan selanjutnya perekaman ulang akan dijadwalkan per lima kelurahan sehingga menjangkau seluruh 51 kelurahan. Subandi mengungkapkan, perekaman data ulang wajib KTP terpaksa dilakukan, setelah Pemkot Solo berkoordinasi dengan pemerintah pusat, terkait perkembangan hasil rekam data dan pencetakan KTP elektronik. Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, menyatakan, hasil rekam data kependudukan di Kota Solo belum tuntas. “Menurut Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil ada 29.000an warga yang belum merekam data kependudukan. Setelah kami verifikasi ulang, ternyata 1.000-an di antaranya sudah merekam data. Namun masih ada 28.202 warga yang belum bisa dipastikan perekaman datanya,” jelasnya. z tok

KISRUH KSP INTIDANA

Nasabah ‘Independen’ Ajukan Gugatan SOLO-Berlarut-larutnya pengelolaan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana akibat kepengurusan ganda, menimbulkan kekhawatiran di kalangan para nasabah yang tergabung dalam kelompok “Kreditur Independen KSP Intidana”. Para nasabah KSP yang memiliki 120 ribu nasabah dari berbagai daerah yang sejauh ini belum mendapatkan kepastian soal pengembalian dana mereka yang tersimpan di KSP Intidana, mengajukan gugatan ke pengadilan agar hakim memutuskan pengurus yang sah dan bertanggung jawab atas pengelolaan koperasi tersebut. Para “Kreditur Independen” KSP Intidana, Senin (2/5/2016), mengeluarkan seruan kepada pengurus dan wakil kreditur yang duduk dalam Panitia Kreditur Nasional (PKN), agar menempuh upaya damai dalam proses pengembalian dana nasabah berdasarkan keputusan pengadilan niaga. Sebab, dampak dari krisis perebutan kekuasaan pengelolaan KSP Intidana di antara kedua pihak, selain menimbulkan kebingungan nasabah akibat kepengurusan ganda, juga akan merugikan nasabah yang berjumlah 120.000-an orang dengan total dana Rp 970 miliar. “Konflik di KSP Intidana karena pengurus di bawah ketuanya Handoko, SE tidak melakukan kegiatan apa-apa. Sedangkan PKN yang dibentuk pengurus, saat ini malahan menguasai cabang-cabang. Padahal, PKN itu juga kreditur yang punya simpanan di KSP Intidana. Lantas siapa yang akan mengembalikan simpanan nasabah sesuai keputusan pengadilan,” ujar Johan, salah seorang di antara kreditur independen kepada wartawan di Solo. Dia menyatakan, para kreditur atau nasabah KSP Intidana tidak tahu-menahu persoalan di internal kepengurusan. Dia minta agar kepentingan nasabah tidak dikorbankan dan kedua kubu diimbau duduk bersama untuk menyelesaikan pembayaran dana nasabah sesuai jadwal waktu yang diputuskan pengadilan. “Para nasabah membutuhkan kepastian, dana yang tersimpan di KSP Intidana dibayarkan. Karena, kalau KSP Intidana dinyatakan pailit oleh pengadilan, dana nasabah pasti tidak akan terbayar. Kepada siapa kami harus minta kembali uang simpanan kami,” ujarnya. Krisis di KSP Intidana, berawal ketika koperasi yang berpusat di Semarang itu dinyatakan dalam keadaan “penundaan kewajiban pembayaran utang sementara” (PKPUS), berdasarkan putusan Pengadilan Niaga Semarang, No. 10/Pdt.SusPKPU/2015 tanggal 3 September 2015. Vonis itu dijatuhkan menyusul gugatan perdata nasabah KSP Intidana Surabaya, Pramono Singgih, ke PN Niaga Semarang, pada awal 2015. z tok


UTAMA Halaman 16 MINGGU KE-36, 4 - 11 MEI 2016

Warga Demo Ahok, LBH Somasi Panglima TNI LBMI

TUNGGU DIPULANGKAN: Sulastri hanya bisa duduk di penampungan TKI di Jeddah.

Ingin Pulang, TKW Asal Situbondo Sakit di Saudi TENAGA kerja wanita (TKW) asal Situbondo, Jawa Timur, bukan hanya sempat terlunta di Arab Saudi lantaran mengalami overstay tapi dia juga menderita sakit. TKW bernama Sulastri (55) itu sejak satu bulan lalu tidak bisa berjalan. Dia hanya bisa duduk dan terbaring di tempat tidur. Ibu tiga anak ini berharap bantuan KJRI Jeddah agar bisa dipulangkan ke kampung halamannya. “Mungkin karena jatuh terpeleset sejak satu bulan yang lalu, akibatnya bibi saya tidak bisa berjalan,” tutur Nasrul, keponakan yang selama ini merawat Sulastri, Selasa (3/5/2016). Lebih lanjut Nasrul menjelaskan, bibinya sudah hampir 12 tahun bekerja di Arab Saudi. Tiga tahun pertama bekerja di Jizan, karena mendapatkan majikan yang tidak baik, akhirnya Sulastri melarikan diri ke Jeddah. “Semenjak kabur dari majikan, bibi saya 9 tahun kerja di Nuzha, Jeddah, tidak pernah ganti majikan, Alhamdulillah majikan yang ini baik,

gajinya juga lancar. Bahkan saat dihubungi Pak Suryadi staf KJRI Jeddah, majikannya siap menanggung biaya tiket. Saya sangat bersyukur pihak KJRI sudah mau membantu memfasilitasi kepulangan bibi saya,” paparnya. Untuk itu Staf Naker KJRI Jeddah yang diwakili Suryadi Ahmad dan Otong mendatangi rumah penampungan Sulastri setelah sebelumnya mendapat laporan dari BMI-SA. Dalam kunjungannya, Suryadi berjanji akan membantu kepulangan Sulastri dan akan membuatkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). Sementara itu Ketua Umum BMI-SA Ganjar Hidayat mengapresiasi kinerja KJRI Jeddah yang sigap menangani kasus TKI overstayer di Jeddah. “Kinerja KJRI Jeddah saat ini berbeda dengan yang dulu, sekarang KJRI sangat kooperatif, ketika mendapatkan laporan TKI yang sakit, mereka langsung turun langsung ke TKP,” tandas Ganjar. z iyd/lbmi

Hindari Macet Parah Kendaraan Berat Stop Operasi LIBUR panjang 4-8 Mei 2016 diperkirakan menjadi pemicu kemacetan parah di sejumlah jalan utama di Pulau Jawa. Karena itu kendaraan berat diminta tidak beroperasi pada jalan nasional dan jalan menunju kawasan objek wisata. Truk dilarang beroperasi pada tanggal 5-6 Mei terutama pada jam-jam sibuk. “Terkait pembatasan jam operasional truk atau kendaraan berat, dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan sudah ada surat edarannya, bahwa pada tanggal 5-6 Mei truk diimbau untuk tidak beroperasi terutama pada jam-jam macet,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/5/2016). Namun tidak disebutkan jamjam larangan operasional kendaraan berat itu. Yang ada hanya saat terjadinya peningkatan kemacetan. Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran Dirjen Hubungan Darat bernomor SE.04/AJ.201/DRJD/2016 tentang Pengawasan dan Pengendalian Transportasi Jalan pada Saat Libur Kenaikan Isa Almasih dan Isra Mi’raj pada tanggal 5-6 Mei, yang dikeluarkan pada tanggal 25 April 2016. Corporate Secretary PT Angkasa Pura (AP) II Agus Haryadi dalam keterangan yang diterima, Selasa (3/5/2016), juga memberi imbauan bagi warga yang hendak bepergian dengan pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng sebaiknya menuju bandara naik transportasi umum. “AP II mengimbau kepada penumpang pesawat agar menggunakan transportasi publik dari dan menuju Bandara Internasional SoekarnoHatta sehingga dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang akan membuat

lalu lintas padat,” katanya. Pergerakan penumpang pesawat di Bandara SoekarnoHatta, akan meningkat sejak 4 Mei 2016. Pada 4-5 Mei 2016, diperkirakan pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencapai 850.605 penumpang atau naik sekitar 41% dibandingkan dengan hari normal. Sementara itu, pada periode yang sama yakni 4-5 Mei 2016 pergerakan pesawat diperkirakan naik 33% menjadi 5.858 pergerakan dibandingkan dengan hari normal. Sedangkan Dirut PT AP II (Persero) Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa menjelang libur panjang pada minggu ini, AP II telah berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait agar operasional di bandara berjalan lancar sehingga pelayanan kepada penumpang tetap terjaga. “Seluruh petugas di bandara seperti customer service, customer service mobile, duta larangan merokok, aviation security, dan sebagainya juga akan lebih dioptimalkan demi kenyamanan penumpang,” imbuhnya. Sebagai informasi, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdapat berbagai jenis moda transportasi yang dapat dipilih para penumpang pesawat, yakni: 1. Taksi reguler sekitar 3.800 unit. 2. Taksi eksekutif sekitar 1.300 unit. 3. Bus sekitar 270 unit untuk tujuan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari berbagai lokasi di Jabodetabek. 4. Mobil sewa sekitar 1.200 unit. 5. Angkutan travel sekitar 73 unit. 6. Shuttle di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.z det/wis

Prajurit TNI Dilarang Dukung Ahok Gusur Warga WARGA yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (AMJU) menggelar aksi demonstrasi untuk menurunkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (3/4/2016). Massa juga mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, setelah melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta. Saat tiba di KPK, massa meminta KPK menangkap Ahok. Massa yang berasal dari berbagai aliansi seperti Kesatuan Nelayan Tradisional (KNTI), Laskar Kampung Luar Batang, Pembela Tanah Air (PETA) dan sejumlah organisasi lain ini meminta KPK agar menahan Ahok karena diduga terlibat kasus korupsi. “Kami demonya demo damai, tapi kalau KPK tidak mau menangkap Ahok maka KPK kami bubarkan. Ayo tangkap Ahok,” seru seorang massa dari mobil komando yang berorasi di depan KPK, Selasa siang. Sejumlah yel-yel juga dikumandangkan massa pengunjuk rasa yakni meminta agar Ahok diturunkan dari jabatan Gubernur DKI Jakarta. Yel-yel serupa disuarakan saat demo di balai kota. Unjuk rasa itu mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dengan membuat barikade di depan pintu masuk KPK. Terlihat beberapa utusan massa aksi masuk ke dalam KPK. Unjuk rasa dengan agenda menurunkan Ahok bukan hanya terjadi kali ini saja. Sejak Ahok menjabat sebagai gubernur pada 2014 silam, unjuk rasa menurunkan dirinya digalakkan sejumlah organisasi masyarakat, salah satunya Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ). Pada akhir 2014 silam, GMJ melakukan aksi unjuk rasa untuk menurunkan Ahok. Dalam aksi itu juga ada gubernur tandingan, Fachrurozi.

Lalu April 2015, massa dari organisasi masyarakat berunjuk rasa menolak kebijakan Ahok telah menggusur paksa rumah para warga di Kali Apuran, Cengkareng, Jakarta Barat. Aksi unjuk rasa di Istana Negara itu juga untuk menurunkan Ahok. Pada bulan Juni 2015, GMJ dan FPI kembali mengadakan aksi unjuk rasa menurunkan Ahok. Menurut demonstran, DPRD DKI Jakarta tidak melanjutkan hak angket terhadap Ahok. Padahal hak angket itu sudah dapat dilihat hasilnya, yakni Ahok disebut melanggar undang-undang karena menyerahkan APBD DKI 2015 yang bukan hasil pembahasan dengan DPRD ke Kementerian Dalam Negeri. Tahun 2016 unjuk rasa meminta Ahok ditangkap karena sudah melanggar hukum. Misalnya pada aksi unjuk rasa dari ormas pada April 2016 lalu di KPK. Dalam orasinya, massa menuntut KPK menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus jual beli lahan RS Sumber Waras dan korupsi Raperda Reklamasi Pantai Utara Jakarta. Koordinator Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (AMJU) wilayah Koja, Endi, mengatakan, aksi ini merupakan langkah awal menentang kebijakan Ahok di Jakarta Utara. Kebijakan yang paling dinilai menyengsarakan adalah penggusuran. Aksi ini juga disebut-sebut lantaran mundurnya Rustam Effendi dari jabatan wali kota Jakarta Utara. “Ini baru aksi awal. Ini aksi solidaritas gerakan awal karena mundurnya Wali Kota,” kata Endi. Somasi Panglima TNI Sementara itu Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengirimkan surat teguran langsung kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terkait pelibatan pasukannya dalam penggusuran-penggusuran yang dilakukan oleh Ahok dan Pemprov DKI Jakarta. Dalam surat yang dilayangkan

ARA

DEMO AHOK: Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (AMJU) melakukan aksi di depan Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/5/2016). Mereka menuntut Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok turun dari jabatanya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

pada 19 April 2016 itu, LBH Jakarta meminta Gatot agar menarik pasukannya dalam setiap penertiban. “Kami mengirimkan somasi kepada Bapak Gatot Nurmantyo dan somasi ini kita tulis surat teguran langsung terhadap Panglima TNI untuk menghentikan penggunaan aparat TNI dalam kasus-kasus penggusuran

paksa,” ujar pengacara LBH Jakarta, Alldo Fellix Januardy, di Kantor LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/5/2016). Menurut data LBH Jakarta, dari 113 kasus penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI sepanjang 2015, tercatat TNI 65 kali terlibat dalam penggusuran tersebut. Hal itu disebut bertentangan dengan

Undang-Undang TNI. Selain mengirimkan somasi berupa surat teguran, LBH Jakarta juga berencana melaporkan TNI kepada Komisi I DPR RI. “Kita juga ke depan akan melaporkan Panglima TNI ke komisi I DPR RI karena dia tidak menjalankan fungsinya untuk menjaga kedaulatan negara,” kata Alldo.z det/ kcm/bam

Luar Batang Pintu Masuk ke Reklamasi AKSI demonstrasi juga dilakukan warga Luar Batang yang akan digusur. Warga menolak digusur sebab lahan mereka akan dicaplok untuk pintu masuk daerah reklamasi. Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Luar Batang, Mansyur Amin, menegaskan, warga Luar Batang akan terus menolak penataan wilayah permukiman tersebut. Menurutnya, penataan itu lantaran kawasan Luar Batang akan menjadi salah satu pintu masuk Pulau H, salah satu pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta. “Wilayah Luar Batang ini kan ada di wilayah pelataran gugusan apartemen yang dibangun APL (Agung Podomoro Land) dan Binakarya. Wilayah ini juga akan dijadikan pintu masuk Pulau H reklamasi. Tolong jangan disebut kawasan Luar Batang sebagai lokasi wisata,” ujar Mansyur dalam perbincangan Selasa petang, 3 Mei 2016. Mansyur menegaskan, wilayah Luar Batang, terutama Masjid Luar Batang, merupakan tempat untuk beribadah para peziarah. Dia tidak bersedia jika kawasan itu disebut sebagai kawasan wisata. “Tolong jangan samakan Luar Batang dengan wilayah makam Mbah Priok. Kami tempat beribadah bukan wisata,” ujarnya. Terkait bantuan yang pernah diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Mansyur mengklaim bahwa Masjid Luar Batang selama ini tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah daerah (pemda). “Selama ini kami bayar listrik, air, dan sejenisnya, uangnya dari warga

dan para peziarah,” ujarnya. “Adapun bantuan dari Hermanto, yang notabene tangan kanan Gubernur (DKI Jakarta) untuk penggusuran di Jakarta Utara, Insya Allah dalam waktu dekat karpet, lampu sorot dan bantuan lain dari perwakilan pemda kalau perlu kita akan kembalikan semua,” kata Mansyur menambahkan. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah menyebut, kedatangannya ke Masjid Luar Batang, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin malam, 2 Mei 2016, usai melakukan sosialisasi rencana penataan kawasan itu, sekedar mendata ukuran badan para petugas masjid (marbot). Menurut Saefullah, para petugas masjid rencananya akan dibuatkan seragam. “Selama ini susah dibedakan, antara petugas dan jemaah,” ujar Saefullah di Balai Kota DKI, Selasa, 3 Mei 2016. Saefullah menuturkan, dalam kerangka penataan, kawasan Luar Batang sebagai salah satu obyek wisata religi di DKI, pemerintah mengkonsepkan penataan tidak dilakukan terhadap lingkungan masjid. Para petugas atau marbot masjid, akan diberi seragam untuk semakin memperlihatkan bahwa, kawasan Luar Batang, dikelola secara serius sebagai obyek wisata. “Seperti di Masjidil Haram, di Masjid Nabawi. Di sana, petugas cleaning service saja mengenakan seragam. Di sini , kita ingin sampai petugas penjaga sandal, petugas penjaga wudhu, juga mengenakan seragam,” ujar Saefullah. z vvn

“Stand-Up Comedy” Obama Sindir Hillary dan Trump Gelak tawa mewarnai pidato Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, saat jamuan makan malam para koresponden Gedung Putih (WHDC). Dalam pidatonya, Obama melemparkan lelucon mengenai para bakal calon presiden AS, termasuk Hillary Clinton dan Donald Trump, yang tak luput dari bahan candaannya. OBAMA sudah menyatakan dukungannya untuk Hillary, namun tokoh yang masa kecilnya tinggal di Jakarta ini menyindir tentang kurangnya kepopuleran istri mantan Presiden Bill Clinton itu di kalangan pemilih muda. Obama juga menyebut mantan ibu negara AS itu dengan “Bibi Hillary”. “Saya pernah mengatakan bahwa saya mengagumi ketangguhannya, kecerdasannya, haluan politiknya, pengalamannya,” ujar Obama seperti dilansir CNN, Selasa (3/5/2016). “Namun Anda harus mengakuinya:

Hillary mencoba menarik para pemilih muda itu agak mirip seperti kerabat Anda yang baru mendaftar di Facebook. “Dear Amerika, apakah kalian mendapatkan poke saya? Apakah itu muncul di wall Anda? Saya tidak yakin saya menggunakan ini dengan benar. Love, Bibi Hillary,” imbuh Obama yang disambut gelak tawa hadirin. Obama berpidato sekitar 30 menit. Acara tahunan ini menjadi event serupa terakhir yang dihadiri Obama sebelum melepas jabatannya tahun depan. Kali ini dia melontarkan banyak sindiran dan lelucon untuk banyak pihak, namun yang paling banyak dan paling diminati hadirin adalah soal Donald Trump. Trump sendiri tidak hadir dalam jamuan makan malam itu. “Sungguh menjadi kehormatan untuk berada di sini, akhirnya, dan mungkin yang terakhir, makan malam Koresponden Gedung Putih. Anda semua terlihat hebat. Akhir Partai Republik tidak pernah terlihat lebih baik,” ucap Obama mengawali pidatonya.

Barack Obama

“Meskipun saya sedikit sedih karena dia (Trump) tidak ada di sini malam ini. Kami bersenang-senang terakhir kali,” ujarnya merujuk pada acara tahunan yang sama tahun 2011 yang dihadiri Trump. “Dan ini mengejutkan. Di sini penuh reporter, selebriti, kamera dan dia mengatakan ‘tidak’. Apakah makan malam ini terlalu buruk untuk The Donald. Apa kiri-kira yang dia lakukan? Apakah dia ada di rumah, makan ‘Trump Steak’, menulis tweet menghina Angela Merkel (Kanselir Jerman)? Apa yang dia lakukan,” sindir Obama. “Dan ada satu bidang yang mem-

buat pengalaman Donald berharga dan itu adalah menutup Guantanamo, karena Trump tahu banyak hal soal mengelola properti pinggir laut di lapangan,” kata Obama lagi yang kembali disambut gelak tawa. “Elite Partai Republik tidak percaya dia (Trump) kemungkinan besar akan menjadi capres mereka. Tidak percaya. Terkejut. Mereka mengatakan Donald kurang pengalaman soal kebijakan luar negeri untuk menjadi presiden. Tapi jujur saja, dia (Trump) menghabiskan waktu bertahun-tahun menemui pemimpin dari seluruh dunia: Miss Swedia, Miss Argentina, Miss Azerbaijan,” tutur Obama yang lagi-lagi menuai derai tawa hadirin. Seperti dilansir Reuters, Selasa (3/5/2016), WHCD yang digelar pada 30 April lalu, dihadiri oleh para jurnalis, pengusaha media juga bintang Hollywood serta sejumlah pejabat Capitol Hill. Pidato seorang presiden AS dalam WHCD seringkali diidentikkan dengan stand-up comedy. z det/wis


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Global News Edisi 36 by Redaksi Gnews - Issuu