Skip to main content

Global News Edisi Ke-22

Page 1

LANGGANAN

RP 18.000,-/BULAN ECERAN RP 4.500,-

PENGADUAN

0813 3194 8446

HOTLINE REDAKSI

MINGGU KE-22

031 - 8281712

28 Januari - 4 Februari 2016 gnewsredaksi@gmail.com

www.g-news.co

Redaksi Gnews

@RedaksiGnews

ARA/MDK

EKS GAFATAR: Warga eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) turun dari KRI Teluk Banten 516 di Dermaga Mako Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (27/1/2016). Sebanyak 712 warga eks Gafatar dipulangkan dari Pontianak ke Jakarta, untuk kemudian dikembalikan ke daerah masing-masing di Sumatra, Jawa Barat dan Banten.

Pulang, Petinggi Gafatar Jatim Ditolak Warga DI PAMEKASAN BATAL DIBAIAT Proses memasyarakatkan kembali eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) ternyata tak bisa berlangsung mulus. Pasalnya warga menolak mereka. Selain itu eks Gafatar juga malu dan tak lagi memiliki rumah serta harta sebab telah dijual sebelum mereka pergi ke Kalimantan Barat untuk bergabung dengan organisasi yang bikin heboh itu. LAPORAN: BAMBANG SUDJARWANTO, MASDLAWI DAHLAN

Menristek-Dikti M. Nasir

Lesbi-Gay Makin Berani, Menteri Gusar

WARGA Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, gerah saat mendengar kabar petinggi Gafatar Jawa Timur (Jatim) balik lagi ke desa mereka. Warga sepakat menolaknya. Hingga Rabu (27/1/2016) tercatat ada 94 warga Sidoarjo eks Gafatar yang balik ke kota delta di mana 78 di antaranya baru datang di Liponsos. Dari puluhan warga Sidoarjo eks Gafatar

itu, paling banyak asal Desa Kureksari Waru-Sidoarjo. Sebagian besar warga Sidoarjo memang menerima kehadiran puluhan warga eks Gafatar kembali ke tempat tinggalnya yang tersebar di sejumlah kecamatan tapi masih ada pula warga yang menolak kehadiran mereka. “Warga Desa Kureksari menolak kehadiran salah satu warga yang menjadi petinggi atau pejabat Gafatar Jatim,” kata Kepala

Desa Kureksari Waru-Sidoarjo, Trisnadi, saat ditemui tengah melihat kondisi 78 warga Sidoarjo eks Gafatar yang baru masuk ke penampungan Liponsos, Rabu (27/1/2016). Namun demikian, kata dia, sebagai desa yang tercatat paling banyak warganya ikut Gafatar, warga Desa Kureksari masih mau menerima seluruh warga eks Gafatar kecuali salah satu warga bernama Ari Cahyono. Hal itu karena

BBM Turun, Harga Sembako Malah Meroket PRESIDEN MINTA MENTERI TURUN TANGAN

Kampus Universitas Indonesia (UI) ternyata memiliki organisasi atau komunitas bagi kalangan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Anggotanya kalangan mahasiswa, mahasiswi, bahkan para dosen. Diduga bukan hanya UI, kampus-kampus lain, termasuk kampus di Surabaya, juga punya komunitas serupa. Bahkan kini mereka berani tampil terbuka di depan publik. LAPORAN: FAKHRUR ROZIQ

BAGONG SUYANTO, Sosiolog Unair Surabaya, kepada Global News, Rabu (27/1/2016), mengaku tidak kaget dengan kabar LGBT masuk kampus. Yang dia sayangkan justru sikap reaktif Menristek Dikti M. Nasir yang mencap kaum LGBT merusak moral. “Harusnya kampus lebih arif dalam menyelesaikan z BACA: Lesbi-Gay..., di Hal 11

Harga bahan bakar minyak (BBM) sudah turun tapi ternyata tidak dibarengi murahnya harga barang, khususnya kebutuhan pokok. Bahkan masyarakat lagi-lagi menjerit gara-gara harga daging melangit. PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) langsung turun tangan. Kepala Negara meminta sejumlah

menterinya untuk segera mengambil langkah demi menurunkan harga daging ayam dan daging sapi dalam Rapat Terbatas khusus membahas kenaikan harga daging di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Rabu (27/1/2016). Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden mempertanyakan kenaikan harga daging yang signifikan.

z BACA: BBM Turun..., di Hal 11

TKW SELAMAT DARI KEPUNGAN ISIS

Kontrak Habis Dijemput Pakai Heli Militer KBRI Damaskus berhasil menyelamatkan Casih Bt Waan, tenaga kerja wanita (TKW) asal Subang, Jawa Barat, dari wilayah konflik Deir Ezzor yang hingga kini masih dikepung kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Nasib sebaliknya dialami WNI lain, Salim Rosyidi, yang tewas di Suriah.

Terminal Bungur Terancam Diambil Pusat KONFLIK kerja sama pengelolaan Terminal Purabaya di Bungurasih Kabupaten Sidoarjo antara Pemkot Surabaya dengan Pemkab Sidoarjo bisa jadi akan seperti kata pepatah Jawa “rebutan balung tanpa isi”. Kedua belah pihak sama-sama tak mendapat untung sebab ada kabar pengelolaan terminal terbesar di Indonesia ini akan diambil Pemerintah Pusat. Saat ini Kementerian Perhubungan tengah mengupayakan penarikan wez BACA: Terminal Bungur..., di Hal 3

“Ini menjadi pertanyaan besar dan harus segera diambil jalan keluar. Kemarin Presiden menugaskan kepada kami untuk segera mengonsolidasikan, terutama Mentan, Mendag, Menko Perekonomian, agar ini harga bisa segera dinormalkan kembali,” kata Pramono di Kompleks Istana, Rabu, 27 Januari 2016. Pramono mengatakan kekha-

KBRI DAMASKUS

CASIH BT WAAN (kanan), WNI asal Subang Jawa Barat, diselamatkan KBRI Damaskus dari wilayah konflik Deir Ezzor yang hingga kini masih dikepung ISIS.

SENYUM Casih Waan terus mengembang. Dia tampak sumringah saat diperkenalkan staf KBRI kepada sejumlah orang termasuk awak media. Saat ini Casih ditampung sementara di penampungan KBRI Damaskus sejak tanggal 14 Januari 2016. “Bila sudah

rampung urusan administratif keimigrasiannya, maka akan segera direpatriasi ke Indonesia,” kata Kepala Fungsi Penerangan dan Sodial Budaya KBRI z BACA: Kontrak Habis

Dijemput..., Hal 3

dia diduga sebagai salah satu petinggi Gafatar Jatim. “Warga sepakat menolaknya,” ujar Trisnadi. Seiring pemulangan warga Jatim eks Gafatar, pihak lingkungan pondok sosial, Liponsos Rabu dini hari kembali menerima 78 warga Sidoarjo eks Gafatar yang terdiri dari 22 kepala keluarga, z BACA: Pulang, Petinggi..., di Hal 2

17 Daerah Jatim Waspada Banjir BNPB: 6 DAERAH SUDAH BANJIR MUSIM penghujan tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih lama karena adanya badai La Nina. Karena itu, masyarakat diminta waspada akan ancaman banjir yang melanda setidaknya di 17 kabupaten/kota di Jatim. ”Intensitas hujan tinggi maka banjir akan datang cepat di titik- titik rawan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Sudharmawan, kepada Global News, Rabu (27/1/2016). Dia mengatakan, wilayah yang rawan banjir itu tersebar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo, DAS Welang Rejoso, DAS Pekalen, DAS Bedadung, Bajul Mati dan DAS Kemuning di Sampang Madura. Untuk DAS z BACA: 17 Daerah Jatim..., di Hal 3

INDEKS 13 18 12

BANJIR ANCAM KAWASAN SURABAYA BARAT METRORAYA PELUANG MENJAUHI RIVAL GLOBALSPORT KETIKA BISNIS START UP KIAN DIGANDRUNGI EKONOMI BISNIS

Seksi tapi Tertutup AKTRIS panas, DJ, dan model majalah dewasa, Amel Alvi (23), gerah selalu dikaitkan dengan kasus prostitusi artis. Karena itu Amel sekarang mengubah penampilan untuk menghapus kesan negatif terhadap dirinya. “Aku enggak selalu seksi lagi karena mau mengubah image, karena orang kan selalu menilai negatif. Saya mau tampil beda,” kata Amel saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta Selatan. Namun Amel mengaku tak bisa menolak untuk tampil z BACA: Seksi tapi..., di Hal 2

AMEL ALVI


POLITIK

2

Agung - Ical Kompak Tak Maju Jadi Ketum DPP Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) baru saja menggelar Rapimnas di JCC. Salah satu hasilnya, partai ini akan menggelar Munas Luar Biasa (Munaslub). Yang juga menarik, dalam acara itu Ical mengumumkan tak akan maju mencalonkan sebagai ketua umum (ketum) lagi di Munas. Sejumlah pihak, termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Agung Laksono menyambut positif hasil Rapimnas tersebut. “Saya apresiasi dan gembira beliau menyatakan akan melaksanakan Munas. Apakah Munaslub atau apa, yang penting Munas. Itu sikap yang positif,” kata Agung Laksono Rabu (27/1/2016). Agung menegaskan bahwa sejak awal dia menyerukan jalan terbaik untuk persatuan Golkar adalah Munas. Karena itu, apa pun nama Munasnya Agung menghormati keputusan itu. Tinggal pada masalah teknis penyelenggaraan yang harus adil dan demokratis.

“Munas itu nanti harus dipikirkan keterlibatan kedua belah pihak secara setara, baik dalam kepanitiaan dan kepesertaan,” ujarnya. Agung tak lagi menyoal legalitas dan jadwal Munas. Menurutnya, keputusan Ical untuk mau ikut Munas adalah pilihan tepat. Terlebih, saat Ical akhirnya mendeklarasikan diri tidak akan maju lagi dalam Munas mendatang. “Dia (Ical) menyatakan tidak akan maju lagi sebagai ketua umum dalam Munas yang akan datang, dan menyerahkan kepada Munas untuk memilih ketua umum baru. Saya menghargai pandangan tersebut,” katànya. Soal tidak akan maju lagi sebagai ketua umum, dianggap Agung bukan perkara sulit. Menurutnya betul-betul hal terpenting adalah rekonsiliasi dan bersatunya kembali seluruh pengurus serta kader Partai Golkar setelah kisruh panjang yang melelahkan. “Perpecahan ini sudah menuju titik terang bersatu melalui Munas, tentu

harus Munas yang melibatkan kedua belah pihak, tidak mungkin sendiri,” tegas Agung. Agung menegaskan, Golkar membutuhkan sosok pemimpin baru yang bisa membawa partainya keluar dari keterpurukan. Untuk itu, Agung mengaku tak akan mencalonkan diri lagi sebagai ketua umum Golkar apabila Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) digelar. “Sejak awal memang saya sudah tidak mau maju lagi sebagai ketua umum,” kata Agung saat berbincang dengan sejumlah awak media di Jakarta. Ketua Tim Transisi Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) juga setuju dengan Munaslub yang diusulkan kubu Aburizal Bakrie. Ia menjamin Munaslub ini akan dilaksanakan kubu Ical dan kubu Agung karena Agung Laksono pun sudah setuju dengan konsep Munaslub. “Agung Laksono juga setuju (Munaslub), sebelumnya juga sudah ke-

temu bicara dan Agung setuju, sangat setuju. Jadi sudah bicara dengan saya setuju dengan proses ini,” kata JK di kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2016). Ia mengatakan dengan setujunya kubu Agung ini, maka nantinya penyelenggara acara akan dari kedua kubu. Ia menegaskan Tim Transisi berfokus pada upaya penyelesaian konflik internal dan bukan soal teknis pelaksanaan Munaslub. “Tim transisi yang penting itu persatuannya bukan teknisnya,” tegasnya. Persetujuan JK soal Munaslub ini disampaikannya saat menghadiri penutupan Rapimnas Golkar kubu Ical di JCC, Senin (25/1). JK dalam pidatonya juga menjawab keraguan soal legal standing atau keabsahan Munaslub hasil Rapimnas. Menurutnya hal itu bukan persoalan besar. Dalam bahasa JK, peraturan bisa dibuat asalkan Munaslub sah. z det/bam

Pulang, Petinggi Gafatar Jatim Ditolak Warga Sambungan hal 1 yang didominasi warga Desa Kureksari.Menurut rencana, 78 warga Sidoarjo eks Gafatar yang masuk gelombang dua ini, akan menjalani masa pembinaan selama dua hari, untuk kemudian dipulangkan dan diserahkan ke keluarganya masingmasing melalui aparat desa tempat tinggal yang bersangkutan. Pemkot Surabaya juga mengantisipasi adanya penolakan pemulangan eks anggota Gafatar. Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemkot Surabaya, Eddy Christijanto, Rabu (27/1/2016) mengatakan pihaknya masih terus memproses pendataan terhadap warga Surabaya eks Gafatar. “Kami mulai melakukan pendekatan ke para pengungsi. Itu dilakukan sebagai langkah antisipasi adanya penolakan warga,” katanya. Menurut dia, Pemerintah Kota Surabaya mengintensifkan jajaran Kecamatan untuk segera memproses pemulangan kembali ratusan warga Surabaya dari penampungan di Wisma Transito. Berdasarkan data terbaru, dari 725 pengungsi yang ditampung di Wisma Transito, sudah dipulangkan secara bergelombang sejak Senin (25/1). Berdasarkan data, warga asli Surabaya ada 208 orang yang berhasil dibawa dari Kalimantan. Eddy mengatakan, saat ini ada beberapa kendala yang dihadapinya, di mana mereka menolak dikembalikan ke rumah asal masing-masing. Hal itu, kata mantan Camat Wonokromo dan Genteng ini, karena mereka sudah tidak memiliki tempat tinggal. Selain itu juga adanya penolakan dari kerabatnya sendiri. Informasi tersebut mulai dilaporkan dari masing-masing perangkat Kecamatan yang melakukan kroscek di lapangan. “Sementara memang kami titipkan di sini. Namun, kami juga

masih memikirkan alternatif tempat tinggal bagi mereka,” katanya. Selain itu, lanjut dia, penempatan bagi para pengungsi di beberapa hunian milik Pemkot Surabaya seperti rumah susun juga masih belum terpikirkan. Hal ini karena masih memerlukan koordinasi dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Surabaya yang membidangi urusan itu. Tapi ada juga yang sudah pulang seperti Erri Indra Kausar, 20, mahasiswa semester V Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, yang menghilang dari rumahnya karena diduga bergabung dengan Gafatar sejak 17 Agustus 2015. Dia pulang ke keluarganya di Perumahan TNI AL di Kenjeran, Surabaya, pada Senin dinihari, 25 Januari 2016. “Bapaknya kasih tahu pada kami bahwa anaknya itu sudah pulang,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Perlindungan Masyarakat Surabaya Soemarno Rabu (27/1/2016). Namun Soemarno berujar orang tua Erri belum memberi penjelasan terkait kondisi anaknya itu. “Katanya belum sempat mengobrol panjang, makanya tidak tahu alasan dia menghilang,” katanya. Orang tua Erri, kata Soemarno, hanya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah membantu mencari anaknya. “Kami hanya jawab itu adalah tugas kami,” ujarnya. Soemarno mengatakan, selain Erri, dua pegawai negeri sipil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya juga sudah pulang ke Surabaya. Mereka adalah Achmad Rifai dan Sudjito. Keduanya sudah didata di Asrama Transito dan sudah pulang bersama rombongan eks Gafatar dari Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, ke Surabaya, Selasa, 26 Januari 2016. “Rifai sudah pulang ke rumahnya, yang Sudjito masih di Transito,” katanya.

Millah Abraham dari Injil, Taurat, Quran TOKOH utama Gafatar angkat bicara. Mahful M. Tumanurung, Ketua Umum Gafatar mengakui bahwa antara organisasinya dan Ahmad Mushadeq ada hubungan. Mushadeq alias Abussalam pernah mengaku sebagai nabi. “Beliau adalah narasumber spiritual kami,” kata Mahful di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Selasa, 26 Januari 2016. Menurut Mahful, Mushadeq secara keorganisasian bukanlah pendiri ataupun pengikut Gafatar. Mushadeq dianggap memiliki nilai spiritual yang rasional dan sesuai dengan garis organisasi Gafatar. Mahful membantah bahwa aliran kepercayaan yang dianut Gafatar adalah penggabungan semua agama yang ada di dunia. Kepercayaan yang dianut Gafatar berupa aliran Millah Abraham, yang dianggap sebagai jalan kebenaran Tuhan. Mahful juga mengatakan, di dalam organisasi Gafatar, anggotanya terdiri atas berbagai macam penganut agama. Sebagai pemimpin tertinggi, Mahful mengaku tak pernah memaksa mereka untuk ikut ajaran Millah Abraham. “Bagi mereka yang ingin tahu, ya, kami sampaikan tanpa paksaan,” katanya. Millah Abraham, kata Mahful, merupakan ajaran yang diambil dari kitab-kitab suci agama lain, seperti Taurat, Injil, dan Al-Quran. Gafatar sama sekali tidak berencana membangun sebuah negara sendiri di Indonesia. “Kami diberi kekuasaan pun enggak menerima. Kami tak pernah berbicara soal negara. Berbicara soal negeri, iya, karena merupakan karunia Tuhan,” ucapnya. Mahful lantas menegaskan, sejak Gafatar bubar, praktis tak ada lagi kegiatan dakwah yang dilakukan atas nama organisasi ini. “Soal membentuk negara itu isu dan opini yang dikembangkan media,” katanya. Menurut Mahful, Gafatar berdiri pada 14 Agustus 2011. Begitu berdiri, dia langsung menjadi ketua umum untuk periode 2011-2015. Pada 13 Agustus 2015, organisasi ini membubarkan diri dalam sebuah kongres luar biasa. Mahful tak menjelaskan secara rinci alasan organisasinya memilih bubar. z tmp

Sebanyak 10 eks Gafatar Selasa malam, 26 Januari 2016, juga tiba di Kabupaten Mojokerto. Mereka sementara ditampung di UPT Panti Werdha “Mojopahit” di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Mereka sedih sebab tak memiliki apa-apa lagi. Bahkan KTP dan ijazahnya ikut terbakar saat aksi anarkis di Kalbar. Kesepuluh orang itu berasal dari tiga keluarga terdiri dari enam lelaki dan perempuan dewasa, dua anakanak, dan dua balita. Mereka berasal dari dua kecamatan yakni Kecamatan Ngoro dan Sooko. “Mereka sudah dipulangkan dan tiba di Mojokerto. Sama dengan yang sebelumnya, sementara kami data dulu di Panti Werdha,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Hariono, Rabu (27/1/2016). Mereka ditempatkan di salah satu ruangan Panti Werdha setempat dengan penjagaan aparat kepolisian dan TNI. “Kami akan periksa kesehatan mereka,” kata Hariono. Selain memeriksa kesehatan eks pengikut Gafatar, pemerintah kabupaten setempat juga akan mengurus data kependudukan mereka yang dimungkinkan hilang. “Seperti eks Gafatar sebelumnya, kami akan membantu pengurusan data kependudukan mereka yang hilang atau terbakar termasuk ijazah dan buku nikah,” kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Susi Sri Utami. Sebelumnya, 23 orang eks pengikut Gafatar asal Kabupaten Mojokerto juga ditampung di Panti Werdha setempat dan sudah dipulangkan ke masingmasing desa dan kecamatan. Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), ijazah, dan buku nikah mereka yang hilang atau terbakar di Kalimantan juga dibantu pengurusannya. “Yang dewasa sudah dibuatkan lagi KTP baru sedangkan ijazah dan buku nikah masih perlu proses,” ujar Susi. Dengan tambahan sepuluh orang ini, maka sudah 33 orang warga Mojokerto eks pengikut Gafatar yang dipulangkan ke Mojokerto. Batal Dibaiat Dari Pamekasan dilaporkan, Siti Junaidah, warga Perumahan Tlanakan Indah, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, juga dipulangkan dari Asrama Transito Disnakertranduk Surabaya. Pemulangan Siti Junaidah dilakukan setelah dijemput petugas Dinsosnakertrans Kabupaten Pamekasan didampingi anggota Satintelkam Polres Pamekasan menggunakan mobil bernomor polisi B 9153 PSC. Sebelum dibawa ke rumahnya, Siti Junaidah dibawa dulu ke Masjid AlFurqon di Kecamatan Tlanakan untuk menemui anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tlanakan K. Abdul

Qodir Jailani. Tujuannya untuk dilakukan baiat. Sebelum baiat, sempat ditanyakan oleh K. Abdul Qodir kepada Siti Junaidah soal alasan gabung Gafatar. Dia pun mengaku bergabung dengan Gafatar karena tertarik untuk ikut kelompok tani dan memang dirinya gemar beternak. “Saya tertarik program dari Gafatar karena basic-nya saya senang beternak,” kata Junaidah menjawab pertanyaan MUI Tlanakan, Selasa (26/1/2016). Junaidah mengatakan, kalau dirinya menjalankan salat lima waktu, membayar zakat dan berpuasa sesuai syariat Islam. Menurut dia, tidak pernah diajarkan ajaran agama selain Islam. “Tidak perlu dilaksanakan baiat kembali karena belum keluar dari ajaran Islam dan Ibu Siti Djunaidah masih tetap muslimah,” ujar K Abdul Qodir Jailani. Setelah itu, Siti Junaidah dibawa ke rumahnya di Perumahan Tlanakan Indah dan diserahterimakan petugas Dinsosnakertrans kepada menantunya Moh. Khoiri dengan didampingi polisi dan TNI. Sebanyak 48 eks anggota Gafatar dikarantina oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pasuruan di Rejoso. Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf mengungkapkan, penampungan sementara ini sebagai upaya untuk mengembalikan pola pikir dan pemahaman eks anggota Gafatar agar kembali ke jalan yang benar. Selama berada di penampungan, mereka akan dibekali pengetahuan dan ilmu keagamaan. “Kami bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, dan ormas Islam lainnya untuk memberikan pemahaman kepada eks anggota Gafatar. Jadi, saat kembali ke masyarakat, mereka tidak melakukan kegiatan yang menyimpang dari ajaran Islam,” ucap Irsyad Yusuf. Sementara itu Hati Katumi, 48 tahun, gundah saat tiba di Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Senin, 25 Januari 2016 malam. Bersama 21 bekas anggota Gafatar yang dipulangkan paksa oleh pemerintah dari Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, wanita paruh baya ini mengaku tak punya gambaran soal hari-harinya ke depan. “Tidak tahu mau pulang ke mana, rumah sudah saya jual,” katanya terisak. Tak hanya bingung soal tempat tinggal, Katumi juga khawatir dengan sikap masyarakat terhadap orang-orang yang dicap sebagai pengikut Gafatar. Pemberitaan soal Gafatar sebagai organisasi sesat serta penyerangan permukiman mereka di Kalbar menyisakan trauma. Karena itu, saat Penjabat Bupati Kediri Idrus memberikan nasihat, Katumi lebih banyak diam. Tatapannya menerawang. z tmp

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

SECANGKIR KOPI

Terminal Bungurasih PERSOALAN Terminal Purabaya (Bungurasih) kembali mengemuka. Apalagi kalau bukan soal kepemilikan “saham”. Memang persoalan kepemilikan ini sejak lama menjadi “momok” bagi Pemkot Surabaya dan Pemkot Sidoarjo. Keduanya samasama ngotot untuk mendapatkan “peran” sesuai keianginannya masing-masing. Sejatinya hal tersebut sudah lama muncul. Masing-masing Pemda saling bersikeras dalam penerimaan bagi hasil pengelolaan tersebut. Misal, Pemkot Surabaya tetap menginginkan bagi hasil 10 persen untuk Sidoarjo dan 90 persen untuk Surabaya yang dihitung dari pendapatan brutto (kotor). Sebaliknya, Pemkab Sidoarjo bersikukuh meminta jatah bagi hasil 20 persen dan 80 persen untuk Surabaya. Persoalan-persoalan inilah yang membuat pada akhirnya “Pusat” akan “mencaplok” terminal yang dibangun Pemkot Surabaya di daerah Sidoarjo itu. Kelihatannya, pihak Sidoarjo “mengamini” pengambilalihan terminal tersebut oleh Pusat. Salah seorang Anggota DPRD Sidoarjo mengaku tak keberatan jika pengelolaan itu Terminal Purabaya diambil alih pusat. Pasalnya, hingga kini kemelut yang terjadi belum bisa terselesaikan dengan baik, sehingga hal itu dinilai bagus, kalau pengelolaan Terminal Purabaya ditangani oleh pusat. Hanya saja, saat pengelolaan sudah ditangani pusat, pihak Sidoarjo kelihatannya tetap bersikeras agar hak-hak yang sebelumnya dimiliki Pemkab Sidoarjo tidak hilang begitu saja. Selain itu, pengelolaan Terminal Purabaya harus jauh lebih baik. Kelihatannya, hal itu merupakan salah satu syarat pengambilalihan terminal tersebut oleh Pusat. Kalau kita menoleh kebelakang, sebenarnya buntunya komunikasi antara Pemkab Sidoarjo dan Pemkot Surabaya soal pengelolaan terminal tipe A Purabaya, maka Terminal Purabaya bakal diambil alih pemerintah pusat. Hal itu seiring konflik pengelolaan antara keduanya, sehingga Kemenhub berupaya mengambil alih pengelolaan sesuai UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta UU 23/2004 tentang Pemerintah Daerah. Bukan tanpa alasan, kebuntuan yang terjadi antara Pemkab Sidoarjo dan Pemkot Surabaya dalam pengelolaan terminal Purabaya berkaitan dengan bagi hasil yang diterima masing-masing pemerintah daerah ini. Sebelumnya, merasa terus merugi Pemkot Surabaya siap melepas pengelolaan terminal Purabaya ke pemerintah pusat. Hal itu terjadi akibat nilai pendapatan pengelolaan terminal tersebut tak seimbang dengan biaya operasional. Tetapi, karena terikat janji bagi hasil bruto menjadikan Pemkot Surabaya terpaksa mengalokasikan anggaran APBD untuk memberikan hasil ke Pemkab Sidoarjo. Nilainya tidak tanggung-tanggung dikisaran Rp 1,2 miliar. Itulah mengapa soal pengelolaan terminal Purabaya, Pemkot selalu dalam posisi rugi. Sebenarnya bila kita melihat keberadaan Terminal Purabaya sebagai terminal kelas A, sesuai undangundang pemerintah daerah harus menyerahkan ke Pemerintah Pusat dan Pemkot Surabaya bisa jadi ini merupakan “keberuntungan” bagi Pemkot Surabaya. Ini setidaknya tidak akan membebani APBD Kota Surabaya setiap tahunya. Terlepas dari ini semua, seandainya Terminal Purabaya diambil alih oleh pusat, sudah barang tentu harapan masyarakat, khususnya “pengguna” terminal tersebut, pengelola yang baru dapat memberikan perbaikan-perbaikan. Terutama dalam hal pelayanan hingga kenyamanan terminal itu sendiri. (*)

Seksi tapi Tertutup Sambungan hal 1 dengan pakaian seksi saat beraksi sebagai DJ. Tapi saat ini dia ingin lebih tertutup. “Pastinya akan lebih tertutup ya. Hanya kalau DJ harus ada seksinya, tetapi kan pada tempatnya,” kata dia. Menurut Amel, dirinya tak harus memakai baju terbuka jika ingin terlihat seksi. Sebab aura seksi telah melekat pada dirinya meski tak menggunakan pakaian terbuka. “Seksinya kan enggak harus berpakaian terbuka, tetapi kan sudah kelihatan seksi,” ujarnya. Seperti diketahui Amel Alvi sempat menjadi perbincangan lantaran diduga terlibat dalam prostitusi artis yang dikelola mucikari Roby Abas. Namun, Amel yang sempat diamankan polisi agaknya berusaha agar

kariernya tidak terhambat karena masalah itu. “Pastinyalah ya, harus move on. Untuk sekarang aku tidak merasa terganggu, sudah 2016. Tahun baru, semua harus baru,” kata Amel. Pemain film Hantu Budeg ini tak memungkiri bahwa masih banyak pria hidung belang yang mencoba mendekati dirinya. “Pasti masih ada-lah, sedikit banyak masih ada yang godain. Ya tetapi enggak ada masalah, saya enggak mau ladenin omongan orang, mending saya menghilang,” ujarnya. Amel juga tak mau ambil pusing dengan komentar-komentar negatif haters tentang dirinya. “Haters sih dan mulut-mulut enggak enak itu. Kalau saya enggak ambil pusing, orang mau bilang apa, terserah,” pungkas Amel. z kcm


NASIONAL

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

3

Gafatar Siap Dirikan Negara Sendiri MENSOS: PRIORITASKAN PENDIDIKAN ANAK YANG SEMPAT TERPUTUS AKHIRNYA terungkap tujuan berdirinya Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Kepala Kepolisian RI, Jenderal Badrodin Haiti, mengatakan, kelompok Gafatar berencana mendirikan negara sendiri. Bahkan Polri menemukan struktur pemerintahan terselubung milik Gafatar. “Ini tidak main-main. Ini ancaman serius,” kata Kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Dalam struktur pemerintahan itu, kata Badrodin, terdapat susunan gubernur, bupati, dan kepala bagian. Struktur tersebut ditemukan di laptop milik anggota Gafatar. Karena itu, Badrodin berharap anggota Gafatar tak hanya diberi pencerahan agama, tapi juga diberi nilai-nilai

kebangsaan dan Pancasila. “Supaya mereka bisa hidup harmoni di negara majemuk ini,” ujarnya. Badrodin mengatakan anggota Gafatar di Kalimantan Barat mencapai 4.000 orang lebih. Mereka hidup dengan membentuk komunitas yang eksklusif. “Dari sisi harmoni kehidupan sosial, mereka belum menyatu,” ucapnya. Badrodin memastikan jajarannya bakal melakukan pengamanan agar tidak ada bentrokan antara anggota Gafatar dan warga setempat. Wakil Presiden Jusuf Kalla prihatin dengan hal itu. “Wah salah itu (ingin bangun negara sendiri), karena itulah dibubarkan,” kata JK di kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Utara,

Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2016). Ia mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menindak tegas organisasi itu. JK pun mengimbau mantan anggota Gafatar yang telang dipulangkan oleh pemerintah mau kembali ke lingkungan rumah mereka. Dia juga meminta masyarakat menerima eks Gafatar. “Harus kembali ke rumah ke masyarakat,” sambungnya. Meski begitu, JK sadar bahwa pemerintah tak bisa memaksakan para eks Gafatar untuk kembali ke lingkungannya. Hal ini karena ada sebagian eks anggota Gafatar yang asetnya sudah dihancurkan warga. “Kalau menolak, mau apa? Memang pemerintah bisa paksa kem-

bali? Terserah saja kan, pemerintah tentu ada batasnya juga,” ucap JK. Seperti diberitakan para pengungsi anggota Gafatar sudah dikembalikan ke daerah masing-masing. Timbul berbagai macam reaksi di kalangan masyarakat. Ada yang merima mereka, ada pula yang menolak. Terkait hal itu Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memprioritaskan kumpulnya kembali para pengungsi Gafatar ke keluarga masing-masing. “Kita prioritaskan proses reintegrasi dan reunifikasi keluarga karena ada istri cari suami dan anaknya, suami cari istri dan anaknya, orang tua cari anaknya,” tutur Khofifah setelah mengikuti rapat terbatas di Kantor Kementerian Koordinator

Politik Hukum dan Keamanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (26/01/2016). Ia menambahkan, proses reintegrasi dan reunifikasi juga disiapkan. Seluruh proses penjemputan dilakukan oleh Pemerintah Daerah terkait. Setelah proses reintegrasi dan reunifikasi keluarga, pemerintah kemudian akan memprioritaskan proses pendidikan. Sebab, proses belajar anak-anak sempat terputus. “Di antara mereka ini kan 40-47% itu anak-anak, kemarin mereka lepas dari sekolah formal mereka. Selama di Kalimantan Barat mereka ikuti home schooling maka Kemenag dan Kemendikbud akan menyisir, akan memastikan mereka melanjutkan pen-

didikan mereka,” tutur Khofifah. Pemerintah akan membiayai semua layanan kesehatan. Termasuk kepada mereka yang kebetulan melahirkan, seperti yang dilayani di Pasar Rebo dan Surabaya. Khofifah juga menyoroti soal pengembalian kondisi psikis para pengungsi. “Kami ingin pastikan tim trauma healing dan trauma konseling siap tidak hanya untuk anak-anak, tapi juga untuk ibu-ibu dan siapa saja yang berada di tempat penampungan,” ujar Khofifah. “Jadi insya Allah semua baik, jadi kami semua berharap masyarakat akan menerima mereka sekembalinya ke tempat masing-masing,” harap Khofifah. z det/tmp

17 Daerah Jatim Waspada Banjir Sambungan hal 1 Brantas, yang pada musim penghujan tahun lalu rawan, tahun ini kemungkinan aman karena antisipasi yang cukup baik. ”Ada dua yang rawan yakni di DAS Bengawan Solo dan Kemuning di Madura. Kalau musim penghujannya lebat kemungkinan bisa banjir,” katanya lagi. Dia menuturkan, untuk DAS Bengawan Solo ada di 9 kabupaten Jawa Timur, antara lain Ponorogo,

Pacitan, Madiun, Magetan, Ngawi, Mojokerto, Tuban, Lamongan, Bojonegoro, dan Gresik. Ada tiga anak sungai Bengawan Solo yang paling rawan yakni Sungai Girindalu, Sungai Lorok, dan Sungai Lamong. ”Itu wilayah yang harus diwaspadai,” katanya. Selain itu, titik DAS di Jatim yang patut diwaspadai, yakni DAS Welang Rejoso Pasuruan dan Probolinggo dengan DAS Pekalen Sampeyan, Situbondo dan Bondowoso, DAS Gon-

doyudo Bedadung di Lumajang dan Jember, DAS Baru Bajul Mati Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo, serta DAS Madura di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Dikatakannya, penyebab banjir ada tiga jenis yang patut diwaspadai, yakni banjir karena debit tinggi di aliran sungai, banjir rob (pasang air laut tinggi dibarengi hujan), dan banjir bandang (longsor disertai hujan deras di aliran sungai). Mengenai banjir rob, Su-

Terminal Bungur Terancam Diambil Pusat Sambungan hal 1 Angkutan Jalan serta UU No. 23/2004 tentang Pemerintah Daerah. “Sebenarnya kita (Pemkot Surabaya) masih punya kesempatan untuk tetap mengelola sendiri terminal Purabaya meski ada undang-undang yang meminta penyerahan pengelolaan pada pemerintah pusat. Namun karena saat ini konflik kerja sama terminal Purabaya dengan Pemkab Sidoarjo belum terselesaikan, peluang itu menjadi berkurang. Itu artinya, selama ini Pemkot Surabaya gagal bahkan tidak mampu menyelesaikan konflik kerjasama dengan Pemkab Sidoarjo,” ungkap Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Rabu (27/1/2016). Adi Sutarwijono yang biasa disapa Awi, menyebutkan, legislatif sudah berulang kali meminta Pemkot Surabaya untuk tangkas menyelesaikan konflik kerja sama Purabaya dengan Pemkab Sidoarjo. Desakan ini, lanjut Adi, karena legislatif sudah melihat kemungkinan pengambilalihan terminal tipe A itu oleh pemerintah pusat sebagaimana termaktub dalam undang-undang. “Kita sudah melihat kemungkinan penarikan kewenangan (terminal tipe A) ini ke pemerintah pusat. Dan kita juga sudah melihat celah untuk mempertahankan pengelolaannya, tapi memang masalah kerja sama dengan Sidoarjo harus selesai dulu,” tegas Awi. Lebih lanjut Awi menyatakan, pengelolaan terminal itu oleh pemerintah daerah lebih masuk akal bila dibandingkan dikelola pemerintah pusat. Pengelolaan terminal, lanjutnya , sangat terkait dengan trayek angkutan, jalur lalu lintas , kondisi sosial

dan ekonomi wilayah yang semuanya di bawah wewenang pemerintah daerah. “Saya rasa jika dikelola pemerintah pusat akan sangat kesulitan. Daerah yang lebih tahu kondisinya,” terangnya. Awi menyebut, respon dan upaya Pemkot menyelesaikan masalah kerjasama Purabaya dengan Sidoarjo sangat kurang. Sampai dengan sebelum 2014, Pemkot masih menunggu review kerjasama antar daerah yang dikeluarkan BPKP. Dan baru keluar pada Februari 2015. Namun, lanjut alumnus Fisip Unair ini, setelah turunnya review BPKP Pemkot tidak kunjung menindaklanjuti secara signifikan kerja sama dengan Sidoarjo. Padahal, ungkapnya, Komisi A sudah beberapa kali mendorong agar kedua pihak melakukan perundingan tingkat kepala SKPD terlebih dahulu untuk mematangkan kerja sama sebelum perundingan tingkat kepala daerah. Saat ditanya, tentang posisi perundingan Surabaya dan Sidoarjo sendiri, Awi menegaskan sampai saat ini belum ada perundingan resmi. Yang ada hanya bisik-bisik dan saling eker-ekeran. “Lobi entah pada tingkat apa kami belum tahu,” ujarnya. Isu krusial konflik kerja sama terminal Purabaya sendiri, lanjut Awi terkait masalah sistem bagi hasil dengan nilai netto atau bruto dan masalah proporsi bagi hasil, apakah 90:10 seperti permintaan Surabaya atau 80:20 sebagaimana keinginan Sidoarjo. “Padahal hal itu kan bisa diambil jalan tengah seperti misalnya pakai proporsi 85:15 dengan posisi hasil bruto sebagaimana review BPKP,” ujarnya. Sementara itu, pembahasan bagi hasil pengelolaan Terminal Purabaya yang baru antara

PIMPINAN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/ PENANGGUNG JAWAB: Erfandi Putra REDAKTUR PELAKSANA: Gatot Susanto REDAKTUR: Fathurrochman Al Aziz Biro JAKARTA: Djauhari Effendy, Bambang Sudarto Biro Solo: Totok Suwarto

Pemerintah Kota Surabaya dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo hingga setahun terakhir ini belum jelas. Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkot Surabaya, Ira Tursilowati, di Surabaya, mengatakan, pihaknya akan mengkomunikasikan kembali masalah ini dengan Sidoarjo karena secara sepihak Sidoarjo sudah memutuskan soal bagi hasil ini. “Kalau tidak salah 90 persen untuk Surabaya dan 10 persen Sidoarjo. Itu sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Sidoarjo. Pembagian itu berdasarkan netto atau bruto saya lupa,” katanya. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pengawasan (BPKP) sendiri telah mengeluarkan hasil review soal perjanjian kedua pemerintah daerah tersebut. BPKP menyebutkan, perjanjian apapun, baik itu dibuat bagi hasil secara netto atau bruto, dengan berapapun komposisinya semua bergantung pada kesepakatan kedua pemerintah daerah. Ira mengaku lupa berapa besaran yang dikehendaki oleh Pemkot Surabaya. Apakah besaran pembagian itu berdasarkan netto atau bruto dari total pendapatan terminal Purabaya. Hal ini karena masalah bagi hasil pendapatan salah satu terminal terbesar di Indonesia itu sudah lama sekali dibahas. Namun, dia menegaskan, apapun bagi hasil yang disepakati nanti, Pemkot tidak boleh sampai menderita kerugian. Meski pengelolaan terminal di wilayah Sidoarjo ini ditangani Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), tapi diharapkan kerugian yang dialami tidak begitu besar. “Pemkot selama ini merugi. Kalaupun fokus pelayanan paling tidak seimbang antara pendapatan dengan pengeluaran,” katanya. z pur

darmawan menjelaskan jika yang potensi tinggi terjadi di Sampang tepatnya Kali Kemuning ke arah tengah Kota Sampang saat laut pasang. Di wilayah Situbondo yakni pantai utara pasir putih dan pesisir pantai Sidoarjo di Kec. Sedati. ”Untuk wilayah Pacet Mojokerto hingga Batu memang pernah mengalami longsor dan potensinya tetap ada,” tegasnya. Menurut dia, beberapa persiapan dilakukan oleh BPBD Jatim untuk mencegah ancaman banjir tersebut. Selain melakukan pengerukan secara rutin, pihaknya juga menyediakan kantung-kantung pasir di sepanjang DAS sungai yang rawan.”Kami mengantisipasi agar potensi itu bisa diminimalisir sedini mungkin,” jelasnya. Menurut dia, tindakan lain yang dilakukan BPBD Jawa Timur adalah berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk memonitor ketinggian air di DAS yang rawan. Tujuannya adalah memberikan peringatan dini agar masyarakat waspada. El Nino dan La Nina El Nino memang menyebabkan musim penghujan datang lebih lambat dari biasanya. Tetapi, curah hujan menjadi lebih tinggi ketimbang biasanya. Puncak musim hujan diperkirakan akhir Januari atau awal Februari 2016 ini. Musim bencana pun tiba. Semua pihak

diminta bersatu mencegah agar tidak banyak korban jiwa. “Dengan meningkatnya curah hujan, maka potensi banjir dan longsor juga meningkat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kemarin. Terhitung sejak 1 Januari 2016, sudah ada 35 kabupaten/ kota dari 20 provinsi yang dilanda banjir. Provinsi yang terendam banjir itu yakni Bali (1 kab/kota), Bangka Belitung (1 kab/kota), DI Yogyakarta (1 kab/kota), DKI Jakarta (1 kab/ kota), Gorontalo (2 kab/kota), Jambi (1 kab/kota), Jawa Barat (3 kab/kota), Jawa Tengah (2 kab/kota), Jawa Timur (6 kab/ kota), Kalimantan Tengah (2 Kab/Kota), Kalimantan Timur (1 kab/kota), Lampung (1 kab/ kota), NTB (1 kab/kota), Aceh (2 kab/kota), Riau (2 Kab/kota), Sulawesi Selatan (1 kab/kota), Sulawesi Tengah (1 kab/kota), Sulawesi Tenggara (1 kab/kota), Sumatera Barat (3 kab/kota) dan Sumatera Selatan (2 kab/kota). “Dampak yang ditimbulkan yakni 3 orang meninggal dunia, 713.584 jiwa menderita dan mengungsi,” kata Sutopo. Banjir juga mengakibatkan 139 unit rumah rusak, 8.602 unit terendam, serta 2 unit fasilitas pendidikan dan 2 unit fasilitas peribadatan terendam. Puncak musim penghujan diperkirakan Sutopo terjadi pada akhir Janu-

ari hingga Februari 2016. Saat ini kondisi El Nino masih dalam intensitas kuat, dan diperkirakan akan memasuki fase netral pada bulan Maret/April 2016. Saat ini kondisinya terus meluruh. “Kemunculan La Nina juga berdampak pada peningkatan curah hujan terutama di bagian selatan khatulistiwa,” kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Mulyono R. Prabowo dalam keterangan tertulisnya, kemarin. Di akhir Januari 2016, terpantau beberapa fenomena atmosfer mempengaruhi cuaca di Indonesia yang berdampak pada peningkatan curah hujan. Kondisi Monsoon dingin Asia diperkirakan akan semakin menguat dalam beberapa hari ke depan. Hal ini bersamaan dengan masuknya fase basah osiliasi barat-timur (Madden Julian Ascillation) ke wilayah maritim kontinen (Indonesia). Lalu didukung dengan kondisi Moda Dipole yang mengindikasikan memberikan penambahan pasokan uap air khususnya di wilayah Indonesia bagian barat. “Angin baratan telah terbentuk kembali. Ada peningkatan indeks desakan udara dingin (cold surge) dari Asia yang tercatat mencapai 17,6. Potensi pertumbuhan awan hujan yang signifikan di wilayah Indonesia bagian barat,” terang Mulyono.

Potensi hujan diperkirakan akan meningkat beberapa hari ke depan, khususnya di wilayah pantai barat Sumatera, Sumatera bagian utara dan Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, Sulawesi bagian tengah dan selatan, Maluku bagian tengah dan Papua bagian tengah. Selain itu diperkirakan terjadi peningkatan tinggi gelombang terutama di wilayah perairan selatan Jawa hingga NTB, Laut Natuna, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe, Laut Maluku, perairan utara Papua dan Papua Barat. “Terkait hal tersebut, masyarakat diharapkan mewaspadai potensi peningkatan curah hujan yang dapat disertai angin kencang yang berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir, tanah longsor dan banjir bandang,” saran Mulyono. Seperti diketahui Indonesia sudah terdampak perubahan iklim dengan kenaikan suhu berkisar 0,16-1,44 derajat celsius. Kekeringan di beberapa tempat juga menyebabkan ketidakpastian musim tanam padi pertama tahun ini. Perubahan iklim juga ditandai kekacauan pola iklim di Tanah Air. Lektor Kepala Bidang Oseanografi Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan Institut Pertanian Bogor Alan Koropitan, mengatakan, tak ada keraguan lagi perubahan iklim telah terjadi. Dampaknya perlahan sehingga tak disadari.z bud/det/kcm

Kontrak Habis Dijemput Pakai Heli Militer Sambungan hal 1 Damaskus, AM Sidqi. Proses evakuasi Casih Waan sendiri berawal pada akhir Desember 2015, ketika KBRI Damaskus menerima permohonan dari majikan untuk memulangkan Casih Waan. Perempuan ini bekerja pada majikannya tersebut sejak 2011 dan telah menyelesaikan kontrak kerjanya dari wilayah konflik Deir Ezzor. Sidqi mengisahkan, proses evakuasi itu menempuh medan yang sulit akibat jalur darat keluar dari kota Deir Ezzor diputus dan dikepung oleh para pemberontak. Hingga saat ini, Provinsi Deir Ezzor merupakan salah satu dari sedikit wilayah yang masih dikuasai Pemerintah Suriah di wilayah Timur yang berbatasan dengan Irak. Sejak perang saudara meletus di Suriah, Deir Ezzor merupakan salah satu wilayah

paling parah sekaligus medan perang paling hebat antara Angkatan Bersenjata Suriah dengan pemberontak Free Syrian Army (FSA), ISIS, serta Jabhat Al Nusra. Sejak 2014, ISIS berhasil menguasai hampir 80 persen wilayah Provinsi Deir Ezzor. Sedangkan 20 persen sisanya dikuasai Pemerintah Suriah, yakni di wilayah sekitar Pangkalan Militer kota Deir Ezzor. Pada Mei 2015, militan ISIS berhasil menguasai Palmyra dan memotong jalur pasokan logistik yang masih tersisa untuk Deir Ezzor. Sejak kota ini dikepung ISIS, kebutuhan penduduknya hanya dapat dipasok melalui udara dengan menggunakan helikopter. Meskipun kelompok ISIS terus berusaha menghentikan pasokan dengan menyerang Pangkalan Udara Deir Ezzor, tetapi upaya tersebut selalu

digagalkan oleh pasukan elite Pemerintah, Republican Guards of the 104th Airborne Brigade. Setelah mempelajari berbagai alternatif evakuasi, pada 6 Desember 2015, KBRI Damaskus mengirim Nota Diplomatik kepada Pemerintah Suriah agar dapat membantu penjemputan TKI dari Deir Ezzor menggunakan fasilitas militer Suriah. Selanjutnya, KBRI Damaskus melakukan pendekatan kepada Kementerian Dalam Negeri yang membawahi Kepolisian agar memerintahkan Kepala Kepolisian Wilayah Timur bekerja sama dengan Komando Militer Deir Ezzor agar mengevakuasi TKI tersebut. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan helikopter ke wilayah aman di Kota Hasakah. Setelah melalui perjuangan panjang, TKI tersebut bisa diselamatkan.

Meninggal di Suriah Nasib sebaliknya dialami Salim Rosyidi (28). Warga Dusun Kedon, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, ini dikabarkan bergabung dengan ISIS. Kabar terakhir dia meninggal dunia di Suriah. Informasi meninggalnya anak pertama dari tiga bersaudara ini diterima oleh keluarga lewat istrinya. “Ya benar kita diberitahu jika sudah meninggal di Suriah,” ujar H (26), adik kandung Salim saat ditemui di rumahnya, Rabu (27/1/2016). Anak nomor dua dari tiga bersaudara ini menuturkan, kabar kakaknya meninggal itu diterima keluarga dari Ulfah, istri Salim. Menurut kakak iparnya itu, Salim meninggal di Suriah pada bulan Mei 2015 lalu. “Mei kemarin itu. Istrinya cerita kalau Mas Salim sudah meninggal di Suriah,” tegasnya. z kcm/bam

WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Budi Prasetyo, Bayu Basuseno, Heru Nobon Darmanto, Fathurrochman Al Aziz, FOTOGRAFER: Iwan Heriyanto, M. Zacky BIRO DAERAH: PROBOLINGGO KAB/KOTA: Ikhsan Mahmudi BANGKALAN/SAMPANG: Mahardika Surya Adrianto PAMEKASAN: Masdawi Dahlan SUMENEP: Moh Hayat. SIDOARJO: Saiful Bahri GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA DAN KOTA BATU: Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA & NGANJUK: Bambang Sujarwanto JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur BLITAR: Hendik Budi Y. JEMBER: Ahmad Hasan Halim. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Muhammad Imran IT SUPPORT: Sapto Waluyo WEBSITE DESAINER: Afrizal Maulana KEUANGAN: Rahajeng Putri IKLAN: Elys Hidayati SIRKULASI & PEMASARAN: Faisal Prapanca PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.g-news.co Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan kartu identitas berupa ID Card / Kartu Pers


MALANG RAYA

4

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

Baru Dibangun, Jembatan Wajak Ambrol Selesai September 2015, Habiskan Rp 770 Juta MALANG-Pembangunan jembatan di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang patut mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk aparat dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Malang. Pasalnya, jembatan yang baru selesai September 2015 dengan anggaran mencapai Rp 770 juta tersebut ambrol. Dengan rusaknya jembatan tersebut, membuktikan jika proses pengerjaan jembatan itu dilakukan asal-asalan. Selain cepat rusak, kondisi jembatan tersebut juga mengancam keselamatan warga, dan pengguna jalan. “Jembatan yang berada di sisi timur ambrol dengan lubang yang cukup besar. Kejadiannya Selasa minggu lalu Mas. Saat hujan pas deras-derasnya,” terang salah satu warga, Abdul Rochim, kemarin. Pria yang juga menjabat Kepala BPD (Badan Permusyawaratan Desa) itu menyatakan, saat jembatan dibangun tahun lalu, tidak ada plang papan

proyek yang dipasang. Warga juga menyaksikan proses pembangunan dilakukan asal-asalan. Karena rangka besi yang menjadi penyangga lantai jembatan dianggap tak layak. Di samping itu, proses pemasangannya dilakukan dengan cara disambung dengan dilas. Parahnya lagi, rangka besi untuk dinding jembatan juga di pasang sekenanya. Terbukti, saat sejumlah warga berusaha mendorong dinding jembatan, bangunan dengan mudah miring dan jatuh ke bibir sungai. Di saat puluhan warga mengerumuni bangunan jembatan itu, sebanyak lima orang pekerja yang hendak melakukan perbaikan jembatan hanya duduk terdiam saja. ”Kalau hanya diperbaiki asal-asalan warga tidak terima Mas,” tambah Edy Santoso, salah satu warga lainnya. Ambrolnya jembatan Wajak tersebut mendapat perhatian serius anggota Komisi C DPRD

IST

AMBROL: Tampak puluhan warga setempat melihat kondisi jembatan yang ambrol dan berlubang. Diduga, pengerjaan jembatan itu dilakukan asal-asal dan tak sesuai speksifikasi.

Kabupaten Malang, Amarta Faza. Ia bahkan terlihat gelenggeleng kepala saat memantau pembangunan jembatan yang bagian pinggirnya sudah runtuh. “Beberapa bagian dalam kondisi retak. Pengerjaannya benar-benar kacau,” kata Amarta saat memantau jembatan,

Selasa (26/1/2016). Amarta menyimpulkan, pengerjaan jembatannya asalasalan. Jembatan itu mulai dibangun pada empat bulan lalu. Ia pun menduga pengerjaan jembatan tak sesuai spesifikasi. “Tukangnya bilang, bahan yang digunakan sangat minim. Cam-

puran semennya bahkan tak sesuai kebutuhan. Katanya lagi, kalau campurannya kelebihan, tukangnya dimarahi pelaksana proyek,” ungkap politikus Partai NasDem itu. Amarta meminta Dinas Bina Marga bersikap tegas pada kontraktor pelaksana proyek. z rdr, mtr

Gunakan Tarif Lama, Izin Sopir Angkot Dicabut MALANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mengancam tidak akan memperpanjang izin trayek angkutan kota (Angkot), yang sopirnya nakal dengan memungut tarif, tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kepala Dishub Kota Malang, Jawa Timur, Dr Handi Priyanto mengatakan, dirinya tidak segansegan untuk tidak memberikan perpanjangan izin trayek bagi angkutan kota yang ketahuan melanggar ketentuan, termasuk tarif yang diberlakukan. “Sejak ada penurunan harga BBM beberapa waktu lalu, tarif angkutan kota juga diturunkan. Penurunan tarif angkutan kota tersebut berlaku sejak pertengahan Januari lalu (11/1), namun kalau data di lapangan masih tetap menggunakan tarif lama, tentu akan ada sanksi,” ujarnya. Untuk menerapkan tarif baru tersebut, pihaknya saat ini masih fokus pada pengecatan nominal tarif dan peraturan di setiap angkutan kota. “Memang sudah ada yang dicat dan ada pula angkutan yang belum dicat,” katanya. Nah, lanjut Handi, angkutan kota yang sudah

IST

TUNGGU ANGKOT: Sejumlah pelajar menunggu angkot di Jalan Gajayana Kota Malang.

dicat nominal tarif itu, akhirnya banyak yang menutupinya karena masih banyak angkutan yang belum dicat dan sopir angkutan tersebut memberlakukan tarif lama. “Hal inilah yang dijadikan sorotan penumpang, termasuk diunggah ke media sosial facebook,” ujarnya. Upaya Dishub yang mengecat kaca mobil den-

gan tarif resmi berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) tersebut “diakali” para sopir dengan cara menutup cat tersebut, sehingga nominal tarif tidak bisa terlihat dengan jelas dengan harapan penumpang tetap membayar sesuai tarf lama sebesar Rp 4.000 (umum) dan Rp 2500 (pelajar). Namun setelah ada penurunan harga BBM, per 11 Januari lalu ada penyesuaian, yakni sebesar Rp 3.500 untuk umum dan Rp 2.000 untuk pelajar. Akan tetapi, sebagian besar sopir angkutan umum masih memberlakukan tarif lama, jika ada penumpang yang membayar dengan tarif baru, sopir bersangkutan marah-marah. “Kalau pada saat harga BBM naik, sopir buruburu menaikkan tarifnya, meski belum ada aturan resmi, tetapi kalau ada penurunan tarif, sopir berusaha bagaimana caranya agar penumpang tetap membayar dengan tarif lama alias tidak mau turun. Kalau dibayar dengan tarif baru, yang terjadi justru pertengkaran,” ujar salah seorang penumpang yang mengalami hal tersebut, Ariani, warga Dinoyo. * rpl

PELANTIKAN BUPATI MALANG TUNGGU PARIPURNA DPRD

Tunggu Pelantikan, Rendra Kebanjiran Tamu di Rumah MALANG - Rendra Kresna dan HM Sanusi, Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih baru saja ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Tahapan selanjutnya, KPU memberikan mandat pada DPRD untuk segera melantik calon petahana dalam Pilkada serentak tahun lalu. Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko mengaku, pihaknya baru akan melakukan rapat paripurna, Kamis (28/1/2016) ini, sebelum pelantikan dilangsungkan. “Untuk melantik Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih, kita agendakan rapat paripurna dulu dengan seluruh anggota DPRD,” ungkap pria berkacamata tersebut, Rabu (27/1/2016). Menurut Sasongko, hasil dari rapat paripurna tersebut nantinya, akan diserahkan dan diajukan ke Gubernur Jawa Timur. “Setelah rapat, hasilnya kita serahkan ke Gubernur. Jadi kapan pelantikannya, ya terserah keputusan Gubernur nanti,” ujar Politisi PDI Perjuangan tersebut. Usai pelantikan, DPRD juga akan menggelar paripurna untuk serah terima jabatan dari Pj Bupati Malang, Hadi Prasetyo kepada Rendra Kresna. Sementara itu, Bupati Malang terpilih Rendra Kresna mengatakan, selama masa tenggang dan menunggu jadwal pelantikan dirinya lebih memilih berada di rumah. Sebab, sejak penetapan dirinya sebagai pemenang, dirumahnya mulai kebanjiran tamu. Mereka memberikan ucapan selamat

BMT

KEBANJIRAN TAMU: Rendra Kresna Bupati terpilih didampingi istri berpose bersama dengan pengurus PKK Kabupaten Malang di kediamannya, kemarin.

pada Rendra dan keluarganya di Desa Tirtomoyo Kecamatan Pakis. Mereka berdatangan silih berganti dengan tujuan yang sama yakni memberikan ucapan selamat atas terpilihnya H Rendra Kresna sebagai Bupati Malang pada periode 2015-2020. Di antara tamu yang datang, ada pengurus sekretariat pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK) Kabupaten Malang. Puluhan pengurus PKK itu terlihat satu persatu bersalaman kepada bupati terpilih Rendra Kresana didampingi istrinya Ny Jajuk Rendra Kresna. Para pengurus juga menyempatkan berfoto bersama dengan bupati terpilih tersebut. Raut wajah Rendra Kresna terlihat ceria. Walaupun terasa lelah semua tamu selalu disambutnya dengan wajah ceria dengan rasa terbuka. Berita Metro ber-

syukur mendapat kesempatan bincangbincang dengan Bupati terpilih. Diterima di ruang terbuka menghadap ke taman alam terbuka, menambah kesan kesejukan dan keindahan di rumah kediamannya. “Kegiatan sehari-hari saya ya begini ini. Biasa saja seperti dulu. Hanya saat ini lebih santai ketimbang masa kampanye lalu,” kata bupati terpilih Rendra Kresna mengawali pembicaraannya. Tak terlihat rasa lelah, dia bercerita bahwa terpilihnya kembali menjadi bupati periode mendatang itu merupakan amanah masyarakat Kabupaten Malang yang dititipkan ke dirinya. Dia berjanji akan selalu menjaga amanat dan kepercayaan itu. Harapannya, agar masyarakat yang telah mengamanatkan kepada tidak

merasa kecewa. Ketika disinggung kiat-kiat khusus sehingga selalu sehat, dengan tersenyum pria kelahiran Pamekasan Madura 53 tahun silam itu menyatakan bahwa semuanya merupakan pemberian Tuhan. “Kita harus selalu mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan kepada kita,” ujar bupati terpilih berbintang Aries tersebut. Namun masih menurut dia, juga diwajibkan untuk selalu berusaha. Dicontohkan bila selama ini dirinya selalu olah raga ringan tapi rutin. Yakni olahraga tenis meja. “Agar tubuh tetap sehat, saya hanya melakukan olahraga tenis meja. Itu rutin saya lakukan setiap minggunya tiga kali,” tambahnya. Dijelaskan Rendra, selain olah raga ringan dia juga selalu rutin mengkonsumsi madu dan minum air zam-zam serta makan kurma. Dia menambahkan, bila di masa tenggang waktu menunggu masa pelantikan, Rendra mengisi waktunya dengan menghadiri setiap ada undangan. Juga kegiatan sosial serta selalu terbuka buat tamu yang datang ke rumahnya. Selain itu,Rendra juga berpesan pada masyarakat Kabupaten Malang untuk bersama-sama membangun dan meningkatkan perekonomian di Kabupaten setempat. “Setelah pelantikan, saya akan prioritaskan pada program di bidang pertanian dan perkebunan, perikanan serta pengentasan 11 Desa tertinggal. Semua itu masih menjadi prioritas lima tahun ke depan,” pungkasnya. z bjc, bmt

LAYANAN PUBLIK

35 Ribu KK Belum Menikmati PDAM MALANG - Sekitar 35 ribu kepala keluarga (KK) di Kota Malang belum bisa menikmati air PDAM. Hal itu, diakui Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Kota Malang Teguh Cahyono. “Warga Kota Malang yang belum menikmati air PDAM itu kami targetkan pada 2019 tuntas 100 persen. Untuk itu kami mendapat bantuan dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum),” kata Teguh, kemarin. Dia menjelaskan bantuan itu sebesar Rp 300 miliar. Pada 2016 mendapatkan bantuan sebesar Rp 100 miliar. Sedangkan yang Rp 200 miliar untuk tahun berikutnya. Khusus 2016, papar Teguh, PDAM menargetkan 12 ribu pasang baru untuk rumah tangga. Sedangkan sisanya sebanyak 23 ribu akan dilanjutkan pada tahun 2017 dan 2018. Sehingga tahun 2019 sudah 100 persen warga Kota Malang menikmati air PDAM. Menurut dia, bantuan sebesar Rp 100 miliar dari Kementerian PU itu berbentuk fisik jaringan distribusi dan reservoir. Jaringan itu untuk memenuhi kebutuhan warga di kawasan timur seperti Buring, Baran, Jabalnur, Madyopuro dan lainnya. Untuk kawasan wilayah Malang Barat, meliputi Genteng, Gasek, Candi dan sebagainya. “Bagi warga yang mau pasang baru bisa ada dua model,” kata dia. Model pertama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Biayanya sebesar Ro 500 ribu. “Syaratnya harus pakai keterangan tidak mampu dari kelurahan,” kata dia. Model kedua, lanjut dia, lewat jalur umum. Biayanya sebesar Rp 1.200.000. “Meski jalur umum tetap dapat subsidi dari Kementerian PU. Sebab, biaya riilnya sekitar Rp 7 juta untuk pasang baru,” terang dia. z bmt

POLRES MALANG

Buser Narkoba Dilatih Mahir Menembak MALANG - Tim Buru Sergap Reserse Narkoba Polres Malang dilatih mahir menembak, Rabu (27/1/2016) siang. Dibawah pengawasan langsung Kapolres Malang, AKBP Yudo Nugroho dan pelatih tembak, seluruh Anggota Satuan Narkoba diajari teknis menembak tepat sasaran. “Kami ingin agar seluruh anggota reskoba mahir dalam menembak,” ungkap Kapolres Malang, Yudo Nugroho, saat mengawasi langsung jalanya latihan di Lapangan Tembak Askring Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Menurut Yudo, Tim Reskoba harus punya kemampuan menembak yang terampil dan terasah. “Biar kemampuan anggota terasah, kita latih mereka menembak tepat sasaran,” ujarnya. Mantan Kapolres Sampang itu melanjutkan, seperti diketahui saat ini, para pelaku narkoba banyak yang sudah menggunakan senjata tajam maupun senjata api dalam setiap aksinya. Sehingga, anggota Reskoba harus mengantisipasi dan membela diri sebaik mungkin. “Kemampuan menembak yang baik, dibutuhkan anggota saat bertugas dilapangan. Sehingga, mereka bisa melindungi dan mengamankan diri masing-masing,” bebernya. Tingginya kasus peredaran narkoba di Kabupaten Malang sejauh ini, membuat kerja Reskoba dituntut dengan standar keamanan resiko diri yang tinggi. Prosedur tetap dalam melakukan penangakapan dan penggrebekan, anggota Reskoba wajib memakai rompi anti peluru. “Protap kita, apabila melakukan penangkapan terhadap para pelaku narkoba, anggota harus memakai rompi anti peluru. Dan terampil dalam menggunakan senjata api,” pungkas Yudo. z bjc

KOMODITI DI KOTA MALANG

Harga Daging Sapi Melambung MALANG - Harga daging sapi di sejumlah pasar di Kota Malang meningkat sejak dua pekan terakhir. Harga daging sapi yang semula Rp 95 ribu hingga Rp 100 ribu, pekan ini harga daging sapi di Kota Malang mencapai Rp 105 ribu hingga Rp 115 ribu perkilogram. Seperti yang terjadi di pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang, Eko, salah satu penjual daging sapi mengatakan jika harga daging sapi terus mengalami kenaikan per lima ribu. “Kenaikan itu per lima ribu terus merangkak dari Rp 95 ribu sampai sekarang Rp 115 ribu. Kita sulit mendapat pasokan daging sapi, sapinya langka,” ujarnya, Rabu (27/1/2016). Jika biasanya, Eko setiap hari mampu menjual 60 Kilogram daging sapi, kini ia mengaku pembelian daging sapi mulai ada penurunan. “Turunya sampai separuh kalau daging sapi mahal kan jarang yang beli. Semoga saja harga daging sapi turun lagi,” imbuhnya. Tidak hanya daging sapi yang mengalami kenaikan, harga daging ayam pun turut mengalami kenaikan dari Rp 25 ribu menjadi Rp 35 ribu. Wati salah satu penjual daging ayam di pasar OroOro Dowo menuturkan jika kenaikan harga daging ayam dimulai sejak sebulan yang lalu, penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) juga tidak mempengaruhi harga sejumlah kebutuhan pokok turun. “Daging ayam mahal sekilo Rp 35 ribu, biasanya normalnya ya Rp 25 ribu- Rp 28 ribu. BBM turun semua justru naik, kita berharap jangan hanya BBM yang turun tapi harga sembako juga turun. Penjualan juga turun biasanya 30 ekor sekarang cuma 20 ekor ayam,” tukasnya. z bjc


GRESIK-SIDOARJO

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

5

Februari, Gresik ‘Darurat’ Bencana BPBD: Cuaca Ekstrem Sulit Diprediksi GRESIK-Potensi bencana banjir, puting beliung, pohon tumbang, dan sejumlah bencana lainnya di Kabupaten Gresik tergolong cukup tinggi. Karenanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik mengusulkan, agar status siaga bencana dinaikkan menjadi ‘darurat’ bencana. Usulan tersebut mulai diberlakukan pada Februari hingga April mendatang. Mengingat, cuaca ekstrem di Kabupaten Gresik sangat sulit diprediksi. “Setelah melihat apa yang telah terjadi sebulan ini, kami mengusulkan ke bupati untuk menaikkan

statusnya menjadi darurat,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Abu Hasan, kepada Global News, kemarin. Bencana yang dimaksud Abu Hasan adalah, banjir yang baru-baru ini telah menimpa sejumlah daerah di Kabupaten Gresik. Seperti yang terjadi di empat desa di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng. Tidak hanya itu, sejumlah pohon tumbang di beberapa daerah di kabupaten Gresik juga menjadi alasan BPBD meningkatkan status darurat di Gresik. Apalagi, pohon tumbang yang terjadi di sekitar Makam Maulana Malik Ibrahim, dan di Jl Gubernur Suryo telah memakan korban. “Malam tahun baru lalu kan sempat hujan deras, di Balongpanggang dan Benjeng sempat banjir meskipun cuma sebentar. Beberapa kali angin puting be-

GN/IST

ABU HASAN

liung juga terjadi,” ujarnya. “Kalau pohon tumbang hampir setiap hari,” imbuhnya. Selain itu, tambah Abu Hasan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan

Geofisika (BMKG), curah hujan di wilayahnya selama Februari-April mendatang diprediksi masih sangat tinggi. “Jadi bencana yang patut diwaspadai selama bulan (Februari-April) itu banjir, puting beliung, pohon tumbang, dan bencana-bencana lain yang muncul sebagai dampak,” tandasnya. Usulan tersebut, kata Abu Hasan, sudah berada di meja Penjabat (Pj) Bupati Gresik, Akmal Boedianto. “Mungkin akan disetujui setelah status siaga ini berakhir tanggal 31 Januari 2016 nanti,” terangnya. Di sisi lain, Abu Hasan mengungkapkan, banjir yang patut diwaspadai di Gresik adalah, kawasan yang dialiri Kali Lamong, mulai dari Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Menganti. Dia mengakui jika penanganan banjir di beberapa daerah tersebut, sulit diatasi jika hanya mengandalkan pembangu-

nan tanggul. “Mulai tahun 2010 lalu sudah disiapkan untuk pembebasan lahan, tapi hingga sekarang tidak ada perkembangan. Bahkan anggaran pembebasan lahan untuk tahun 2015 dikembalikan karena tidak terserap,” terangnya. Tapi, menurut Abu Hasan, harus ada solusi lain agar banjir akibat Kali Lamong bisa segera diatasi. “Mengeruk sedimentasi tidak terlalu efektif, karena Kali Lamong adalah sungai yang tidak produktif. Setelah dikeruk, beberapa bulan pasti akan dangkal lagi, kandungan lumpur yang dibawa aliran sungai sangat besar,” terangnya. Ada dua solusi yang diwacanakan Abu Hasan, yaitu memasang pompa di Jembatan Morowudi, Menganti. Atau membuat sudetan di Benjeng ke sungai Manyar. “Saat ini kan Kali

Lamong sisi Surabaya sudah dibangun tanggulnya, tinggal melanjutkan sedikit sampai Morowudi. Kemudian dibuat bendungan. Jika ada kelebihan debit, kita bantu dengan pompa. Melalui pompa ini, air dibuang langsung ke laut,” terangnya. “Solusi kedua membuat sudetan, dari Benjeng melalui Metatu, hingga ke Sungai Manyar dekat kantor PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Manyar,” terangnya. Membuat sudetan ini, lanjut Abu Hasan, panjangnya kurang dari 10 kilometer. “Tapi menurut saya, solusi yang lebih realiaitis dikerjakan dalam waktu dekat adalah memasang pompa. Dan usulan untuk kajiannya sudah saya sampaikan ke Bapelitbangda (Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah),” pungkasnya. z sep

IZIN PENGEBORAN BARU

Saiful Ilah Janji Evaluasi Lapindo SIDOARJO– Pasca penetapan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo terpilih melalui sidang Paripurna Istimewa DPRD Sidoarjo, Senin (25/1) lalu, H Saiful Ilah berencana secepatnya menyelesaikan beragam persoalan yang terjadi di wilayah Sidoarjo. Termasuk persoalan rencana pengeboran Lapindo di Desa Kedung Banteng. Saat diwawancarai, Bupati terpilih, H Saiful Ilah mengungkapkan, program utama yang akan diselesaikan adalah persoalan rencana pengeboran Lapindo. Dalam penyelesaian itu pihaknya tetap akan mengacu pada nasib rakyat. Jika masyarakat sepakat untuk menolak pengeboran, maka pengeboran tidak akan dilaksanakan. “Kalau rakyat tidak setuju, biar cari tempat lain,” tegas Saiful Ilah. Lebih lanjut, ia menjelaskan, yang jadi pertimbangan bagi pemerintah adalah tentang kekayaan alam yang ada di Sidoarjo. Menurutnya, Sidoarjo kaya akan gas alam. Sehingga jangan sampai kekayaan yang ada di Sidoarjo nantinya dimanfaatkan oleh pihak asing. “Sidoarjo ini kaya minyak dan gas. Jangan sampai itu dimanfaatkan oleh orang lain. Dan kita bisa manfaatkan kekayaan itu nantinya. Tapi kembali lagi, kalau masyarakat tidak setuju ya bisa diambilkan dari tempat lain,” tegasnya. Saiful yang sebelumnya menjabat sebagai bupati periode lalu, mengungkapkan, disposisi yang diberikan pada Lapindo adalah Oktober lalu, lantaran pada saat itu berkas yang diberikan sudah lengkap. Dalam artian tidak ada persoalan dengan masyarakat. “Disposisi itu itu saya berikan, karena waktu pengajuan disposisi saya anggap sudah tidak ada persoalan di bawah. Sehingga saya bersedia menandatangani. Saya lihat masyarakat sudah setuju. Tapi kenyatannya tidak seperti itu,” tandasnya. z gn, bmt

GN/IST

HEARING: Sejumlah anggota Komisi A DPRD dan sejumlah SKPD saat menghadiri hearing terkait polemik minimarket bodong di Sidoarjo.

Minimarket Bodong Menjamur, DPRD Mencak-Mencak SIDOARJO–Menjamurnya minimarket bodong alias tidak berizin di Sidoarjo membuat kalangan DPRD Kabupaten Sidoarjo mencak-mencak. Kegeraman para wakil rakyat ini semakin memuncak lantaran, data minimarket bodong yang dimiliki Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) Sidoarjo, hingga kini masih juga tidak jelas. Padahal, dinas yang berhubungan langsung dengan keberadaan minimarket ini, harusnya mengetahui

berapa jumlah minimarket yang berizin dan tidak. Ironinya, dalam hearing yang digelar Komisi A DPRD Sidoarjo, Selasa (26/1/2016) kemarin, data yang dimiliki Diskoprindag dengan data Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Sidoarjo justru tidak singkron. Ketidak jelasan data minimarket bodong ini membuat suasana hearing memanas. Hal ini diperparah dengan data yang disuguhkan para Camat seSidoarjo, bahwa jumlah minimarket

yang beroperasi di wilayahnya berbeda dengan milik kedua SKPD tersebut. Kondisi ini membaut Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Wishnu Pradopo mencak-mencak, karena data yang diberikan kepada dewan tidak jelas. Padahal, sesuai intruksi Pj Bupati Sidoarjo Jonathan Judianto, minimarket yang tidak berizin harus segera ditertibkan. “Sebagai penyambung aspirasi masyarakat pihaknya sangat perlu membahas masalah pelanggaran yang

Izin Sambari, Qosim Jabat Wakil Ketua PKB Gresik

GN/ASEPTA Y PERMANA

RAPAT PARIPURNA: Anggota DPRD Kabupaten Gresik dan Pj Bupati Gresik Akmal Boedianto saat

menghadiri sidang paripurna PU fraksi terkait perubahan kedua Perda 4/2011, Senin (25/1/2016).

Paripurna Mematangkan Rencana Perubahan Perda ‘Parkir Berlangganan’ GRESIK-Parkir berlangganan sudah tidak diberlakukan lagi sejak Desember 2015 lalu. Saat ini, DPRD Kabupaten Gresik terus mematangkan perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2011, tentang Retribusi Jasa Pelayanan Umum yang memuat poin parkir berlangganan. Salah satunya dengan menggelar rapat paripurna, Senin (25/1/2016) lalu dengan agenda jawaban Penjabat (Pj) Bupati Gresik, atas Pemandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi terkait perubahan kedua Perda 4/2011. “Rapat paripurna ini, sebagai tindaklanjut atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) perubahan kedua tentang retribusi jasa pelayanan umum,” ujar Abdul Hamid, Ketua DPRD Kabupaten Gresik. Sedangkan, Pj Bupati Gresik, Akmal Boedianto menjelaskan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Fraksi-Fraksi yang sudah

sepakat, dan mendukung revisi Perda tersebut. “Atas Pemandangan Umum Fraksi dari Partai Golkar, PPP dan Partai Demokrat, kami ucapkan terima kasih karena sudah menyepakati rencana perubahan Perda tentang retribusi jasa pelayanan umum,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga sangat memperhatikan masukan dan saran dari Fraksi-Fraksi yang disampaian dalam PU-nya. Atas PU dari Fraksi PKB, yang menyinggung upaya perlawanan secara hukum atas gugatan Perda tersebut, dikatakan Akmal, sudah dilakukan. Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik sejatinya sudah melakukan upaya-upaya hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satu upaya yang dilakukan adalah, permohonan uji materi pada Juli tahun 2014 silam. Selain itu, upaya-upaya lain terus dilakukan, walaupun akhirnya kasasi ditolak oleh

Mahkamah Agung (MA). Tidak hanya itu, upaya Pemkab dalam memperjuangkan secara hukum, juga diperkuat dengan penganggaran di bidang hukum sekitar Rp 177 juta, dari total pagu anggaran sekitar Rp 300 juta. Setelah mendengar jawaban Pj Bupati Gresik atas PU Fraksi, sidang paripurna kemudian diakhiri dan ditutup. Dengan begitu, rencana revisi akan dibahas dalam Program Legislasi (Prolegda) tahun 2016. Seperti diketahui, parkir berlangganan di Gresik tidak diberlakukan lagi setelah turunnya salinan putusan Mahkamah Konstitusi (MA), tentang pencabutan aturan parkir berlangganan. Parkir berlangganan yang berlaku sejak Agustus 2014 itu, baru berumur satu tahun sudah digugat masyarakat yang kemudian Mahkamah Agung memenangkan gugatan masyarakat. zadv/sep

GRESIK-Mohammad Qosim, Wakil Bupati Terpilih pada Pilkada Gresik 2015, resmi menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik Periode 2015-2016. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 010874/DPP/03-VI/A.1/I/2016 tertanggal 14 Januari 2016. Surat pengangkatan Qosim yang juga cawabup incumbent itu ditandatangani Muhaimin Iskandar selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB, Abdul Kadir Karding. Sekretaris DPC PKB Gresik, Imron Rosyadi mengatakan, bila SK itu hanya mengubah struktur kepengurusan DPC, dengan memasukkan M Qosim sebagai Wakil Ketua DPC PKB Gresik. Kedudukan Qosim mendampingi Ketua DPC PKB Gresik, Jazilul Fawaid. “Kalau nantinya Pak Jazilul berada di Jakarta maka yang mengurusi PKB adalah Pak Qosim. Jadi mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB adalah Wakil Bupati, maka di atas pukul 16.00 WIB ngurusi PKB,” ujarnya, baru-baru ini. Menanggapai permintaan ini, Qosim mengaku menerima dengan suka cita atas tugas yang diamanahkan kepada dirinya. Sebab, sebelumnya memang 70 persen dari Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB Gresik, telah meminta dirinya untuk masuk dalam jajaran kepengurusan PKB Gresik. “Saya menerimanya, dan saya memang dari awal diminta jajaran PAC PKB,” ujar dia. Kendati begitu, Qosim mengaku sebelum menerima permintaan PAC PKB, dirinya sempat meminta mereka menemui Bupati terpilih Sambari Halim Radianto. Dan, hasilnya, Sambari mempersilakan dirinya bergabung dengan PKB. “Pak Sambari sudah mempersilakan, ini untuk kemajuan PKB sendiri,” katanya. Di tempat terpisah, Bupati terpilih Sambari mengaku telah dihubungi koleganya untuk menjadi Wakil Ketua DPC PKB Gresik. Menurut, mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Gresik ini, keputusan Qosim ke PKB menjadi keputusan yang terbaik. Sebab, dirinya dan Qosim tidak mungkin sama-sama di PKB. “Menurut saya tidak mungkin satu partai bisa mendapatkan 50 persen kursi di DPRD. Jadi biar saya di partai lain, dan nanti bisa bekerjasama dengan PKB untuk membangun Gresik,” tukasnya. Sementara itu, meskipun masih baru di PKB, Qosim sudah berani menargetkan 13 kursi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Sebab menurutnya, 95 persen warga Gresik adalah Nahdliyin.z sep

ditunjukkan minimarket di tengah masyarakat,” kata Wishnu dalam hearing yang dihadiri pejabat Diskoperindag, BPPT, Satpol PP dan camat se-Sidoarjo, kemarin. Akibat ketidakjelasan data yang dimiliki SKPD, menyebabkan hearing berjalan tanpa mendapatkan solusi yang berarti ini. Berulang kali pimpinan rapat menanyakan kepada yang hadir dengan nada sedikit keras. “Kita ini pilih kelontong apa cukong?,” tegas Wishnu.z gn, bjc

BNNK GRESIK

GN/ASEPTA Y PERMANA

SOSIALISASI: BNNK Kabupaten Gresik memberikan sosialisasi bahaya narkoba pada siswa SMK PGRI Gresik, Selasa (26/1/2016).

377 Pengguna Narkoba Direhabilitasi GRESIK-Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik mengungkapkan, sepanjang tahun 2015 melakukan rehabilitasi kepada 377 pengguna narkoba di Gresik. Sebagian besar dari kalangan pelajar. “Sebagian besar memang masih berusia pelajar, karena mereka masih pelajar, maka kami rehabilitasi,” ujar AKBP Agustianto, Kepala BNNK Gresik saat melakukan sosialisasi bahaya narkoba di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Persatuan Guru Republik Indinesia (PGRI) Gresik, Selasa (26/1/2016). Dengan kondisi saat ini, kata Agustianto, Gresik sudah masuk daerah darurat narkoba. Kasus yang ada di Kota Santri ini beragam, mulai sabu-sabu hingga heroin yang masuk daftar narkotika kelas wahid. “Gresik wilayahnya strategis. Selain kota industri yang memiliki banyak pelabuhan-pelabuhan, juga berdampingan dengan kota besar Surabaya, berpotensi mudahnya peredaran,” tandasnya. Sementara itu, Kepala SMK PGRI Gresik, Arif Susanto mengungkapkan, jika pihaknya sengaja menggandeng BNNK untuk memberikan sosialisasi secara rutin kepada siswanya. “Kita juga akan melakukan tes urin kepada para siswa setelah diberikan sosialisasi. Tahun-tahun sebelumnya juga begitu,” terangnya. Lebih lanjut, dia mengaku, khawatir para siswanya terjerumus dalam barang haram itu. “Tahun lalu, lulusan siswa kini sempat kedapatan menggunakan narkoba. Kami tidak ingin seperti itu,” ujar Arif.z sep


MADURA

6

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

HPP Dihapus, Petani Garam Merugi DPRD-Petani Ramai-Ramai Tolak Revisi Permendag

GN/MOHAMMAD HAYAT

PETANI GARAM: Revisi Permendag yang menghapus HPP dinilai merugikan petani garam bahkan bisa mengancam petani garam gulung tikar. Tampak seorang petani garam sedang memanen garam miliknya.

KPU Tetapkan Buya-Fauzi Cabup-Cawabup Terpilih SUMENEP - Setelah cukup lama, tahapan Pilkada Sumenep akhirnya tuntas. Itu setelah KPU menetapkan pasangan nomor urut 1 KH. A. Busyro KarimAchmad Fauzi sebagai calon bupati dan calon wakil bupati terpilih dalam rapat pleno, Rabu (27/1/2016), di salah satu hotel di kota Sumekar. Penetapan oleh KPU itu dilakukan setelah usai proses sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan, menolak gugatan paslon nomor urut 2 Zainal Abidin-Dewi Khalifah (ZAEVA), Selasa (26/1/2016). Dengan begitu, pasangan nomor urut 1 yang diusung PKB, PDIP dan Nasdem itu. Salah satu gugatan yang dilayangkan ZAEVA adalah permohonan pemungutan suara ulang (PSU) di tujuh kecamatan, meliputi Kecamatan Raas, Lenteng, Guluk-Guluk, Sapeken, Kangayan, Arjasa dan Masalembu, serta permohonan penghitungan suara ulang di tiga kecamatan, meliputi Kecamatan Ambunten, Talango dan Kecamatan Gayam. Namun, akhirnya dimentahkan oleh MK. Memang, dalam Rapat Pleno

GN/MOHAMMAD HAYAT

PENETAPAN KPU: Pasangan Cabup-Cawabup Sumenep Buya-Fauzi akhirnya ditetapkan oleh KPU setempat sebagai bupati dan wakil bupati Sampang terpilih, Rabu (27/1/2016).

Terbuka pasangan Buayro-Fauzi menang dari paslon ZAEVA. Paslon nomor 1 mendapatkan suara 301.887, sementara paslon 2 mendapatkan 221.779 suara. Dengan begitu selisih 10.108, atau seliaih 1,7 persen. Itu tertuang dalam Surat Keputusan KPU Kabupaten Sumenep nomor 25/Kpts/KPU-Kab-014 .329908/2015. Usai proses semua selesai, termasuk penolakan, maka KPU langaung menetapkan paslon nomor urut 1 sebagai cabup dan cawabup terpilih. Rapat pleno digelar di salah satu hotel dihadiri PJ Bupati Sudharmawan,

sejumlah forum pimpinan daerah (forpimda), SKPD (satuan perangkat daerah), dan paslon. PPK (panitia pemungutan suara) kecamatan juga hadir. Ketua KPU Sumenep A. Warist menjelaskan, sesuai dengan aturan yang ada, KPU harus menetapkan paslon terpilih satu hari setelah ada putusan MK. “Makanya, langsung tetapkan nomor urut 1 sebagai cabupcawabup terpilih, KH A. Busyro Karim-Achmad Fauzi. Sebagai suara terbanyak,” ucapnya. Dia mengungkapkan, tahapan Pilkada Sumenep ini memang cukup panjang. Sebab, setelah

rekapitulasi suara tidak langsung ditetapkan, karena masih digugat. “Ini proses yang cukup panjang dan melelahkan, dan alhamdulillah selesai juga,” ucapnya. Ditanya soal pelantikan, Waris menuturkan soal pelantikan bukan menjadi wewenang KPU, melainkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). “Hasil penetapan besok (hari ini,Red) langsung akan kirim ke mendagri. Soal pelantikannya tingga menunggu Mendagri, bukan KPU,” tukasnya. Sementara itu, Pj Bupati Sumenep Sudharmawan mengaku bangga dengan proses demokrasi yang berlangsung di Sumenep. Sebab, pilkada berlangsung aman dan kondusif. “Terima kasih kepada semua pihak, polisi, KPU, Panwas, dan tokoh masyarakat, sehingga demokrasi berjalan sehat,” ucapnya. Dia mengingatkan, ke depan tentu cabup-cawabup terpilih tentu saja akan memberikan kontribusi nyata bagi Sumenep. “Diharapkan pembangunan di Sumenep akan lebih maju, apalagi pertumbuhan ekonominya sudah pesat. Semoga lebih baik,” tukasnya. z yat

WISATA UNIK, MELIHAT API ‘ABADI’ DI PAMEKASAN

Api Menyala Kembali Setelah Hujan Reda Ketika berkunjung ke pulau Madura, ada salah satu destinasi wisata unik yang wajib dikunjungi. Yakni, wisata api ‘abadi’ atau ada yang menyebut dengan api tak kunjung padam meski hujan sekalipun. Akan tetapi bukan berarti tetap menyala ketika hujan, ketika hujan tetap mati. Namun bila hujan reda akan menyala kembali. TERTARIK dengan wisata unik di Pamekasan. Para wisatawan bisa mengunjungi wisata api ‘abadi’ yang terletak di Dusun Asem Manis Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan, yang berjarak 4 km ke arah Selatan dari Kota Pamekasan. Wisata api abadi ini sudah dipagari keliling sehingga aman dari kekhawatiran menjalar ke pemukiman warga. Uniknya jika kita menggali tanah di sekitar pagar ini, akan mengeluarkan api berwarna biru. H. Ali adalah pemilik kawasan wisata ini mengaku, kalau area kawasan api ‘abadi’ ini merupakan warisan turun temurun keluarganya. Wisata api ‘abadi’ ini buka 24 jam penuh. Tiket masuknya sebesar Rp10.000. Namun bagi Anda yang mem-

bawa kendaraan roda empat juga akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp5.000. Karena kawasan wisata tersebut sangat indah apabila dinikmati malam hari, maka daerah itu sering dijadikan sebagai tempat perkemahan. “Kawasan ini pernah dijadikan tempat Jambore Pramuka se-Jawa Timur pada Tahun 2006 yang lalu,” ujar Ali. Selain itu, tempat ini merupakan salah satu tempat romantis bagi kaum muda-mudi yang ingin berkunjung ke sana dengan orang spesial. Biasanya warga sekitar menjual jagung muda. Pengunjung bisa membawanya ke lokasi api abadi untuk membakar jagung tersebut. Sebenarnya ada dua tempat dimana api ‘abadi’ itu menyala dan masih dalam satu kawasan. Yang pertama berada di tempat yang biasa dikunjungi para wisatawan, baik lokal maupun asing dan disebut dengan Apoy Lake (api laki-laki). Satunya lagi berada tepat di dekat pintu masuk (di tengah sawah) yang biasa disebut dengan Apoy Bine’ (api wanita). Tak hanya melihat api ‘abadi’, pengunjung juga bisa melihat sumber air yang mengandung belerang. Keberadaan api ‘abadi’ ini menarik perhatian Pemkab Pa-

SUMENEP - Petani garam di Sumenep mulai gelisah dengan adanya revisi peraturan menteri perdagangan (Permendag) 2015 lalu. Pasalnya, Permendag yang baru dianggap, diskriminatif dan sangat merugikan petani kristal putih itu. Informasinya, pemerintah melakukam revisi terhadap permendag nomor 58/M-DAG/ PER/9/2012 menjadi Permendag nomor 125/M-DAG/ PER/12/2015. Permendag tersebut dinilai sangat menguntungkan perusahaan, dan membunuh para petani garam. Sehingga, protes dari petani garam bermunculan, termasuk juga dari kalangan DPRD. Sebab, dalam Permendag itu menghapus harga pokok pembelian (HPP). HPP yang dihapus untuk kualitas garam satu (1) seharga Rp750 per kilogram dan kwalitas dua (2) seharga Rp550

per kilogramnya. Sehingga, harga diberikan kebebasan kepada para perusahaan garam. “Petani akan mengalami kerugian besar jika tidak ada patokan harga. Sebab, perusahaaan garam akan membeli seenaknya sesuai harga pasar. Ada HPP saja perusahaan seenaknya, apalagi sudah tidak diatur,” kata Hasan Bashri, ketua Persatuan Petani Garam Rakyat (Perras). Dia mengungkapkan, jika hal itu dibiarkan maka harga garam rakyat menjadi tidak bernilai. Apalagi, dalam peraturan itu juga menyebutkan jika siapapun bebas melakukan impor, tanpa ada batasan tertentu. “Kalau Permendag lama, satu bulan sebelum dan sesudah panen tidak boleh ada impor, kalau sekarang dipastikan sudah bebas,” ujarnya. Dengan begitu, daya serap garam rakyat untuk perusahaan bisa mengecil. Itu lantaran perusahaan akan memilih untuk impor. “Dalam Permendag yang baru, perusahaan bisa melakukan impor meski belum menyerap garam rakyat. Betul

merugikan kami. Permedag yang baru tidak lagi melindungi rakyat,” tuturnya. Untuk itu, pihaknya dengan tegas menolak Permendag yang baru itu. Apalagi, selama ini memang tidak ada sosialisasi apapun. “Tidak ada sosialisasi apapun. Kami masih akan melakukan pendekatan kepada pemerintah daerah untum memprotes hal ini ke pusat. Jika tidak, kami akan demo,” tukasnya. Hal yang sama diungkapkan anggota komisi II, Juhari. Politisi PPP itu dengan tegas menolak revisi Permendag. “Kami sebagai wakil rakyat menolak secara tegas Permendag itu. Sebab, itu sangat merugikan petani garam. Bagi kami itu sangat tidak adil,” katanya. Dia mengatakan, petani garam di Madura harus bersatu untuk memperjuangkan haknya sebagai petani garam. “Kami juga akan memperjuangkan hak petani garam. Dengan adanya Permendag itu. Bahkan, kami juga akan ke Jakarta memperjuangkan hak petani garam,” tuturnya. z yat

Syukuri Hasil Bumi, Warga Gelar Rokat Dhisa SAMPANG-Upacara Rokat Dhisa, atau dalam bahasa Indonesianya bisa diartikan sebagai sedekah bumi, merupakan kebudayaan adat istiadat yang terjadi secara turun temurun di sebuah desa. Hal ini menunjukkan perhatian masyarakat setempat, terhadap desanya sebagai bentuk untuk mensyukuri agar desanya tetap makmur, pertanian subur, tentram, aman dan mendapatkan berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Menyelenggarakan Rokat Dhisa bagi masyarakat Desa Napo Laok, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, merupakan bentuk dalam melestarikan kebudayaan adat yang turun menurun, serta untuk menghormati sesepuh pendahulu mereka. Kegiatan kebudayaan tersebut digelar dalam suasana bulan Maulud Nabi Muhammad SAW. Tepatnya pada tanggal 27 Desember 2015 lalu. Rokat Dhisa dimaksud digelar di komplek makam leluhur (Bhuju’, Madura-Red) Napo yang dikeramatkan warga desa setempat. Upacara Rokat Dhisa pada dasarnya untuk meminta perlindungan pada roh-roh leluhur nenek moyang mereka. Dengan tujuan agar pendudukan

GN/IST

ROKAT DHISA: Sejumlah warga dan tokoh masyarakat setempat saat menggelar Rokat Dhisa yang difasilitasi oleh Disbudparpora Sampang, beberapa waktu lalu. desa selamat dan terhindar dari segala musibah marabahaya, dan hasil pertanian mereka melimpah ruwah. Menurut Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Sampang melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan A.G Wadud, Rokat Dhisa tersebut, merupakan kegiatan masyarakat dalam melestarikan budaya yang sudah turun temurun, sebagai bentuk mensyukuri hasil bumi dan mendoakan agar hasil per-

tanian musim berikutnya tetap melimpah. “Kami sangat mendukung kegiatan masyarakat dalam melestarikan kebudayaan adat istiadat mereka. Salah satunya seperti kegiatan Rokat Tase’ yang dihgelar di Desa Napo Laok, Kecamatan Omben ini. Dalam kegiatan tersebut semua hasil bumi, yakni yang berasal dari panen pertanian maupun perkebunan warga setempat disajikan dalam upacara kebudayaan ini,” tukasnya. z msa/adv

Syukuri Hasil Laut, Warga Banyuanyar Gelar Rokat Tase’

IST

API ‘ABADI’: Tampak api ‘abadi’ yang dilirik menjadi destinasi wisata unik di Pamekasan. Lokasi api ‘abadi’ ini terletak di Dusun Asem Manis Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan.

mekasan. Pihak Pemkab berencana menjadikan lokasi wisata Api Tak Kunjung Padam (Api Abadi) sebagai pusat wisata budaya Madura. “Kami telah mengundang konsultan dan saat ini mulai menyusun ‘master plan’ terkait rencana itu,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disporabud) Pamekasan, Mohammad, di Pamekasan, Selasa (26/1/2016). Ia menjelaskan keputusan menjadi lokasi wisata api ‘abadi’ itu, karena lokasinya sangat strategis, yakni berada di jalur utama penghubungan empat kabupaten di Pulau Madura. Selain itu, objek wisata itu juga termasuk jenis wisata yang unik. Mohammad menjelaskan di

sekitar lokasi wisata api ‘abadi’ itu, nantinya akan dibangun rumah adat Madura yang dikenal dengan istilah “Tanean Lanjheng/halaman rumah yang memanjang”. “Ini untuk mengenalkan kepada masyarakat dan para wisatawan tentang rumah adat Madura, karena saat ini rumah adat Madura yang dikenal dengan sebutan ‘Tanean Lanjheng’ itu nyaris punah,” terang Mohammad. Bentuk rumah adat Madura itu hampir sama dengan rumah adat Suku Oseng di Banyuwangi, Jawa Timur, yakni satu rumah hanya terdapat satu kamar tidur. Hanya saja, kamar tidur pada rumah adat suku Madura lebih luas dan menggunakan ventilasi di sisi kiri dan kanan pintu rumah.z rmn, viv

SAMPANG– Warga pesisir yang mayoritas mata pencahariannya sebagai nelayan, setiap tahunnya selalu menggelar upacara Petik laut, atau dalam bahasa Madura biasa disebut Rokat Tase’. Seperti tradisi turun-temurun kalangan nelayan yang digelar di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang pada 8 Desember 2015 lalu misalnya. Selain karena merupakan suatu kebudayaan yang patut dilestarikan, juga sebagai bentuk rasa syukur atas hasil tangkapan ikannya. Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Sampang melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan A.G Wadud mengungkapkan, bahwa pihaknya terus mendukung kegiatan masyarakat, khususnya dalam bentuk pelestarian kebudayaan adat istiadat. Salah satunya, seperti yang digelar di Kelurahan Banyuanyar tersebut. Pihaknya berperan aktif dalam memfasilitasi kegiatan Rokat Tase’ dimaksud. “Tradisi Rokat Tase’ semacam ini memang sudah menjadi agenda rutin yang digelar setiap tahunnya, sehingga memang patut untuk dilestarikan dan digelar secara rutin. Disbudparpora, khususnya Bidang Kebudayaan selalu mendukung

GN/IST

ROKAT TASE’ BANYUANYAR: Perwakilan Disbudparpora dan warga saat mengikuti acara Rokat Tase’ di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

dengan penuh kegiatan seperti Rokat Tase’ yang sudah menjadi budaya secara turun temurun bagi masyarakat nelayan yang berada di pesisir pantai wilayah Sampang,” ungkapnya. Wadud juga menjelaskan bahwa kegiatan Rokat Tase’ dimaksud tidak hanya melestarikan tradisi kebudayaan yang sudah turuntemurun. Namun, acara yang juga biasa disebut larung sesaji tersebut menjadi sebuah hiburan bagi wisatawan dan sebagai ajang pengikat tali silaturahmi diantara

para nelayan dan masyarakat sekitarnya. “Rokat Tase’ ini tidak hanya sekedar melestarikan tradisi dan kebudayaan saja. Tetapi juga sebagai sara tali silaturahmi antara nelayan dan masyarakat sekitarnya. Selain itu juga menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara agar mau berkunjung ke Kabupaten Sampang untuk menyaksikan pagelaran kebudayaan masyarakat nelayan tersebut,” tandasnya. z msa/adv


SURAMADU

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

7

Pamekasan Ciptakan Perpustakaan Entrepreneur PAMEKASAN- Mulai tahun 2016 ini, Perpustakaaan Daerah Kabupaten Pamekasan akan dijadikan sebagai perpustakaan interpreneur. Kalau selama ini, buku yang disediakan difungsikan sebagai sumber ilmu dan informasi, namun kali ini akan difungsikan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat terutama dibidang ekonomi. Karena itu, dalam program penambahan koleksi buku mendatang, perpustakaan ini akan terus menambah koleksi buku-buku baru tentang bisnis dan entrepreneur. Penambahan koleksi buku terus dilakukan sejak tahun 2015 lalu, dan pada tahun 2016 ini akan terus dikembangkan. “Target kami minimal 10.000 ribu buku. Supaya masyarakat bisa berdaya ekonomi dengan buku-buku yang kami persiapkan. Misalnya bagaimana buku terapan, bagaimana membuat jamu tradisional, semua ada. Supaya masyarakat ini, apabila ingin berbisnis seperti bisnis online kita bisa siapkan semuanya,” kata Kepala Perpustakaan Daerah Pamekasan, Achmad Zaini MPd, Rabu (27/1/2016). Menjadikan perpustakaan sebagai basis interpreneur, kata Zaini, dilatarbelakangi oleh asumsi bahwa orang berilmu tapi lemah ekonomi akan bermasalah. Sementara orang kaya namun bodoh juga bermasalah. Orang berilmu yang miskin bisa jadi beban. Kemudian ada orang kaya, tapi bodoh juga kurang bermanfaat. Karena itu, dia bertekad perpustakaan harus menciptakan orang berilmu tapi pan secara ekonomi. Latar belakang yang kedua, lanjut Zaini, terkait dengan program pembinaan pengusaha-pengusaha muda yang dilakukan oleh Pemkab Pamekasan. Perpustakaan interpreneur ini merupakan dukungan pada program Pemkab Pamekasan. Karena itu, masyarakat perlu diarahkan ke arah wiraswasta, dan perpustakaan daerah bisa menjadi bagian

DUTA/MASDAWI DAHLAN

KUNJUNGAN: Bupati Achmad Syafii saat memantau kegiatan di Perpustakaan daerah Pamekasan.

dari upaya itu dengan menyediakan ruang khusus untuk menjadi entrepreneur. “Jadi perpustakan tidak lagi menjadi gudang buku namun jadi pusat pemberdayaan. Karena perpustakaan itu akan menjadi living university juga menjadi perguruan tinggi yang terlengkap, karena semua buku itu ada dan semua kalangan bisa masuk sini, dan mereka boleh masuk tanpa terikat peraturan formal,” paparnya.

Selain itu, mulai tahun 2016 ini juga, perpustakaaan daerah Pamekasan, dalam bidang informasi dan telekomunikasi, akan concern bukan hanya sebagai pusat informasi, namun juga akan menjadi pencipta informasi. Penciptaan informasi maksudnya orang yang ingin tahu lowongan kerja bisa dicari di perpustakaan. Sebagai pencipta informasi, perpustakaan daerah ini harus dilengkapi dengan prangkat yang bagus, diantaranya

sistem, computer dan internet. “Computer kita sudah cukup memadai dan saya kira rata-rata masyarakat sudah memiliki laptop. Kemudian pengadaan internet, disini koneksi internet sudah mencapai 120 MBPS, itu terbesar seluruh Indonesia dan itu gratis 24 jam. Karena itu, menurut survey dari Solidaritas Indonesia perpustakaan ini menjadi perpustakaan yang terbanyak dikunjungi di Indonesia, mengalahkan kota-

Tagih Biaya Listrik ‘Dibayar’ Celurit main di PLN, para penunggak tersebut seharusnya telah dijatuhi sanksi pembongkaran meteran listrik, sebagaimana terjadi di kota-kota besar, seperti Surabaya. Namun, kata dia, sanksi semacam itu tidak BANGKALAN - PT PLN Rayon Kabisa diterapkan begitu saja di Madura, karbupaten Bangkalan mencatat tunggakan ena akan ‘dibayar’ dengan celurit. listrik pelanggan pada 2015 mencapai “Pernah kami mau bongkar meteran Rp 7,25 miliar. Angka ini merupakan karena nunggak 2 tahun, tuan rumahnya tunggakan listrik tertinggi di wilayah masuk rumah, keluarnya bukan bawa Jawa Timur. duit tapi bawa celurit, dua lagi,” kata Manajer Rayon PT PLN BangkaJunaidi mengenang pengalamannya. lan Muhammad Junaidi mengatakan, Atas dasar pengalaman itulah Junaidi dibanding 2014, tunggakan tersebut naik mengaku, sebelum menjatuhkan sanksi kurang lebih Rp 1 miliar. “Tahun 2014 berat kepada pelanggan, pihaknya lebih dulu melakukan pendekatan saluran, dan membuat saluran PAMEKASAN-Dinas PU Penkepada warga, tidak mampu menampung serta gairan Kabupaten Pamekasan kini agar mau melujuga menyebabkan pendanmemiliki sejumlah program stratnasi tunggakan gkalan. Jadi tidak heran jika egis. Setidaknya ada dua program sungai-sungai yang ada juga strategis yang dilakukan mulai listriknya secara mengalami pendangkalan. sejak tahun 2014 lalu hingga lima suka rela. “Bahkan Terkait dengan itu, kata Achtahun kedepan. Pertama program kami beri kemumad, Dinas PU Pengairan pendayagunaan sumberdaya air, dahan, mau bayar sudah melakukan dua hal pentdan yang kedua program pengenberapa pun, kami ing, pertama melakukan redalian banjir khususnya di daerah fungsi saluran dan sungai, yaitu perkotaan. Program pertama yakni terima,” ujarnya. mengembalikan fungsi saluran pendayagunaan sumber daya air Selain melakudan sungai kembali ke konberupa menyediakan kantongkan pendekatan, disi yang direncanakan. Yang kantong, tampungan dan sumber air BUPATI ACHMAD SYAFII, Junaidi menamkedua meningkatkan kapasitas sebanyak-banyaknya yang dibutuhACHMAD SYAIFUDDIN bahkan, PLN juga saluran maupun sungai. Ini kan masyarakat saat musim kemabertujuan untuk mengimbangi rau. Dengan program ini diharapkan giat menggelar masyarakat khususnya petani tidak kesulitan air air permukaan yang jumlahnya besar akibat operasi pelangkekritisan lahan. saat musim kemarau. gan. Menurutnya, Untuk refungsi saluran air, Achmad menKepala Dinas PU Pengarian Pamekasan pelanggan yang Achmad Syaiffudin mengatakan, kegiatan yang gaku, sudah melakukan normalisasi saluran

Warga Kecamatan Kota Nunggak Rp 1,5 Miliar

tunggakan sebesar Rp 6 miliar lebih,” katanya, Selasa (26/1/2016). Junaidi menuturkan, berdasarkan peta pelanggan, penunggak listrik terbanyak berada di Kecamatan Kota Bangkalan, dengan total tunggakan mencapai Rp 1,5 miliar. Sisanya di 17 kecamatan. Mayoritas penunggak, kata dia, berasal dari golongan pelanggan rumah tangga. Bahkan ada pelanggan yang menunggak 4-6 tahun. “Kalau dari kantor pemerintah, penerangan jalan, polisi, atau TNI tidak ada yang menunggak,” ujarnya. Junaidi menambahkan, berdasar aturan

Optimis Atasi Banjir dengan Program “Bersua Sahabat”

GN/DOK

digulirkan pada program pertama ini, di antaranya pembangunan sembilan long storage yang berupa pembangunan dam di sepanjang aliran sungai. Pada tahun 2016 ini, program tersebut sudah dianggarkan melalui APBN sebesar Rp 16 miliar. Lokasinya antara lain di Desa Majungan, Toket, Bengsereh, Palesangger, Proppo, Pamoroh, Waru Timur, Tolonto Rajah. Berbarengan dengan anggaran dari APBN, Pemkab Pamekasan melalui APBD 2016 juga menyediakan alokasi dana sebesar Rp 2 miliar, untuk dua lokasi yaitu di Tampojung Paregih dan Dempo Barat. “Kami juga melakukan proyek pembangunan embung-embung kecil pada tahun 2015 lalu, ada tujuh lokasi. Kemudian revitalisasi dam yaitu dilakukan pengerukan dan normalisasi pada dam, kemudian dibangun plengsengan khususnya ke arah hulu termasuk perbaikan pintu dam. Pada tahun 2016 ini, program itu diarahkan untuk sejumlah desa di kecamatan Pakong dan Batumarmar,” ungkapnya. Sedangkan program yang kedua ialah program pengendalian banjir khususnya di daerah perkotaan. Program ini, kata Achmad, merupakan atensi Bupati Pamekasan Achmad Syafii yang bertekad tahun 2018 Pamekasan sudah bebas banjir. Kegiatan dimulai sejak tahun 2015 yaitu berbagai langkah agar banjir berkurang. Achmad mengatakan, untuk daerah hulu harus dilakukan rehabilitasi, konservasi terhadap lahan lahan kritis. Karena daerah hulu yang sebelumnya air hujan terinfiltrasi ke dalam tanah, sekarang air hujan yang jatuh langsung menuju

dan sungai. Pada 2015 sudah dilakukan pada saluran Blumbungan, Kolpajung, Stadion lama, Blumbungan-Sentol dan lain lain. Kemudian pembangunan box culvert atau gorong-gorong yang bertujuan mengurangi genangan dengan memberi atau membuat jalan untuk air. Kegiatan selanjutnya Dinas PU Pengairan juga melakukan pembangunan parapet saluran sungai, atau tembok penahan agar banjir tidak masuk ke pemukiman dan pengaliran air yang tergenang. Ini dilakukan untuk mengurangi jumlah genangan air, dengan pengadaan pompa penyedot. Kini PU Pengairan memiliki 2 pompa, satu di ditempatkan di Dinas PU Pengairan dan satunya sifatnya mobile ke masyarakat. Nah untuk kesuksesan program itu semua, tambah Achmad, PU Pengairan kini mengemas semua program kegiatannya dengan nama program “Bersua Sahabat” (Bersih Sungai dan Saluran Bersama Masyarakat). Yaitu program yang menekankan kemitraan dengan masyarakat, untuk melakukan pemeliharaan saluran maupun sungai yang menjadi kunci keberhasilan pengendalian banjir. Masyarakat dihimbau aktif terlibat dalam bersih-bersih saluran dan sungai. Secara pasif masyarakat juga diimbau agar tidak membuang sampah ke saluran, bangun bangunan dibibir sungai atau saluran. Dengan adanya program ini diharapkan tumbuh rasa memiliki dari masyarakat untuk merawat fasilitas public yang ada di sekitar lingkungan mereka. “Alhamdulillah program ini telah banyak manfaatnya,” pungkasnya. z mas*

menunggak pembayaran tagihan rekening listrik tersebut bervariasi, mulai dari 1 tahun hingga 6 tahun. Umumnya, kata Junaidi, para pelanggan PLN yang menunggak pembayaran rekening listriknya itu adalah pelanggan rumah tangga, yakni sekitar 70 persen. Sisanya adalah industri dan sebagian instansi pemerintahan. Menurut dia, ada beberapa hal yang menyebabkan banyak pelanggan PLN nunggak membayar tagihan rekening listrik. Salah satunya, karena faktor komitmen. Ia mengungkapkan, pelanggan memang tidak beritikat baik untuk membayar tagihan rekening listrik tepat waktu. “Ada juga yang karena rumahnya lama tidak ditempati, seperti pemiliknya pindah tugas ke luar daerah,” terang Junaidi. Salah satu upaya yang dilakukan PLN guna menekan banyaknya pelanggan yang menunggak pembayaran tagihan rekening listrik tersebut, pihaknya bekerja sama dengan petugas keamanan, seperti polisi dan TNI, serta tokoh ulama setempat. “Hasilnya cukup baik, bahkan dalam sebulan kami bisa menekan tunggakan hingga Rp1 miliar lebih,” katanya. Jumlah pelanggan PLN di Rayon Bangkalan saat ini mencapai 95 ribu pelanggan lebih, meliputi kecamatan Kota Bangkalan, Sepuluh, Klampis, Arosbaya, Tanah Merah, Trageh, Burneh dan Kecamatan Socah.z tmp, rmn

Tarik SPP, Kepsek SMKN 1 Robatal Dituntut Mundur SAMPANG - Sejumlah siswa asal Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Robatal Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolah. Demo menuntut agar Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Robatal Mundur dari jabatannya. Aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk kekecewaan para siswa terkait bimbingan belajar serta penarikan uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). ˪ “Kenapa kami masih disuruh membayar SPP, kemana dana BOS, kami ingin semua dana bantuan diberikan, karena sudah menjadi hak kami, oleh karena itu Kepsek harus mundur,” teriak sejumlah siswa sembari membentangkan poster di depan ruang kantor Kepsek SMKN 1 Robatal, kemarin. Sementara itu, Kepsek SMKN I Robatal Rahmawati saat dikon¿rmasi melalui jaringan telepon, mengaku jika ia sudah menggelar dialog bersama perwakilan siswa. Ia menjelaskan, hasil dialog itu akan mempertimbangkan atas tuntutan siswa. “Sudah mediasi dengan siswa dan mengklari¿kasi soal SPP yang bayar Rp 20 ribu per bulan, dan soal tuntutan siswa akan dimusyawarahkan dengan dewan guru dan pengurus komite sekolah,” singkatnya di balik jaringan telepon selulernya.z bjc

kota besar lain di Indonesia,” ungkapnya. Yang ketiga sistem, tambah zaini, perpustakaaan daerah Pamekasan kini telah menerapkan sistem manajemen internet dengan nama sistem kunang kunang. Sistem ini merupakan sistem yang pertama kali digunakan di Indonesia. Pada sistem ini memungkinkan perpustakaan mendeteksi jumlah pengguna setiap periode secara detail. z mas

PUTING BELIUNG

25 Rumah Ambruk, 32 Warga Meninggal SUMENEP – Sebanyak 25 rumah milik warga Desa Saseel, Kecamatan pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, rata dengan tanah akibat diterjang angin puting beliung. Tidak hanya itu, dalam peristiwa naas tersebut, 32 orang meninggal dunia terkena reruntuhan bangunan. “Ini peristiwa terbesar sepanjang sejarah, yang menimpa Kabupaten Sumenep pada tahun 2015. Sementara, pada musim hujan tahun 2016, belum ada peristiwa genting seperti itu,” kata Moh. Kadar, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Rabu (27/1/2016). Dikatakan Kadar, dalam peristiwa genting tersebut pemerintah daerah telah memberikan bantuan stimulus terhadap korban bencana alam, sebesar Rp 32 juta, serta bantuan sembako sebanyak 32 paket. Sementara penyaluran bantuan dari pemerintah tersebut, diberikan melalui kepala desa setempat, disaksikan camat Sapeken. Namun begitu, meski nilai bantuan yang diberikan pemerintah kepada korban bencana alam tidak sesuai dengan taksiran kerugian material, paling tidak bisa mengurangi beban korban bencana. Sebab, bantuan tersebut disesuaikan dengan Peraturan Bupati (Perbub). Oleh sebab, itu pihaknya berharap para korban bencana tidak melihat jumlah nominal bantuan. Melainkan melihat rasa keperdulian sosial yang telah diberikan oleh pemerintah daerah. z nmc

BANDARA TRUNOJOYO

Airfast Cek Rute Penerbangan Sumenep SUMENEP – Pesawat milik PT Airfast Indonesia melakukan penerbangan dari Semarang, Jawa Tengah menuju Bandara Trunojoyo Sumenep, Jawa Timur. Penerbangan ini dilakukan untuk mengecek rute dijalur perintis. “Hari ini, pesawat tersebut terbang mengecek rute dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta ke Semarang menuju Sumenep,” ungkap Wahyu Siswoyo, Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Rabu (27/1/2016). Menurutnya, informasi yang diterima dari manajemen maskapai PT Airfast Indonesia, pesawat tersebut terbang dari Bandara Halim Perdana Kusuma pada pukul 08.00 WIB dan diperkirakan tiba di Semarang pada pukul 09.30 WIB. “Setelah itu pesawat tersebut akan melakukan penerbangan cek rute jalur perintis dari Semarang-Karimunjawa, Karimunjawa-Bawean, Bawean-Surabaya, dan Sumenep,” urainya. Wahyu menegaskan, pesawat milik PT Airfast Indonesia akan melakukan penerbangan perintis perdana pada Kamis (28/1/2016) dari Bandara Trunojoyo Sumenep menuju Surabaya dan bandara lain yang merupakan rute keperintisan. “Penerbangan perdana perintis akan dilakukan dari Bandara Trunojoyo yang ditetapkan sebagai bandara pangkalan,” ucapnya. z pmc


TAPAL KUDA

8

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

Tertibkan PJU, BLH Lakukan Meterisasi PROBOLINGGO - Pemkot Probolinggo sering dibuat kelimpungan terhadap keberadaan lampu penerangan jalan umum (PJU). Selain dipasang secara ilegal (istilah lain PJU yang dipasang warga), Pemkot juga dipusingkan tagihan rekening listrik PJU. Akibatnya, akhir Desember 2015 hingga awal Januari 2016, PLN “terpaksa” mematikan PJU di sejumlah jalan protokol di Kota Probolinggo. Karena Pemkot menunggak tagihan PJU Rp 2,66 miliar. Setelah tagihan tersebut dibayar Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Probolinggo pada 5 Januari lalu, malam harinya listrik PJU kembali menyala. Dari catatan yang ada, tagihan PJU Kota Probolinggo tidak hanya terjadi tahun ini saja, melainkan sejak tahun 2000-an silam. Pada 2012 misalnya, semasa Kepala BLH dijabat Budi Krisyanto misalnya, tagihan PJU setahun mencapai Rp 8 miliar, padahal pajak PJU (PPJU) yang diperoleh Pemkot saat itu sekitar Rp 6 miliar. Kondisi itu terjadi hingga saat ini. Ironinya, Pemkot tidak bisa berbuat apa-apa untuk menertibkan PJU swadaya itu. Sebab yang berhak menert-

ibkan PJU swadaya adalah PLN. Karena itu, Pemkot Probolinggo hanya bisa melakukan penertiban keberadaan PJU sekaligus mengontrol tagihan rekening PJU. Tahun ini, BLH menganggarkan dana Rp 1,1 miliar dalam APBD 2016 untuk meterisasi PJU. Kepala BLH, Tutang Heru Aribowo mengatakan, anggaran Rp 1,1 miliar itu khusus untuk meterisasi PJU. “Tidak termasuk anggaran pemeliharaan lampu PJU yang juga menjadi tanggung jawab BLH,” ujarnya. Yang jelas, kata mantan Camat Mayangan itu, akan ada peningkatan anggaran untuk meterisasi PJU. Tujuannya, agar semua PJU di Kota Probolinggo semuanya terkontrol meter listrik. Tutang menambahkan, pemasangan meter listrik pada PJU merupakan salah satu efisiensi tagihan PJU yang cenderung naik tiap tahun. “Upaya lain, kami memasang lampu LED atau lampu PLC yang lebih hemat energi dibandingkan dengan lampu merkuri,” ujarnya. Soal titik-titik PJU mana yang akan dipasangi meter listrik, Tutang mengatakan, masih akan melalui tahap perencanaan. “Setelah perencanaan matang baru diserahkan pihak ketiga

GN/IKHSAN MAHMUDI

RUSAK BERAT: Tampak bangunan benteng peninggalan Belanda di Kota Probolinggo mengalami rusak berat. Kondisi bangunan mulai lapuk dan ambruk dimakan usia.

untuk memasangnya,” ujarnya. Pada 2015 lalu, dengan anggaran Rp 707 juta, BLH berhasil memasang 43 meter listrik yang memiliki daya 2.200 Watt. Meter listri sebanyak itu

dipasang di sejumlah ruas jalan dengan PJU sebanyak 604 unit. BLH mencatat, hingga akhir 2015 lalu, terdapat 11.866 unit PJU di Kota Probolinggo. Dari PJU sebanyak itu

baru 2.019 unit yang dilengkapi meter listrik (17,6%). Dengan demikian, masih ada 9.847 unit PJU yang belum bermeter listrik. Terdiri atas, 0.028 PJU swadaya (dipasang masyarakat)

Panci ‘Alhamdu Allah’ Beredar di Jember MUI Desak Polisi Mengusut Tuntas JEMBER-Ribuan panci bertulisan Arab “Alhamdu Allah” ditemukan di Kabupaten Jember. Keberadaan panci itu mengusik Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember, Halim Subahar. Menurutnya, pemilik produksi panci telah melakukan pelecehan agama. “Aparat penegak hukum harus tegas terhadap persoalan pelecehan agama,” kata Halim di Jember, Selasa, (26/1/2016). Halim membandingkan masalah panci tersebut dengan kasus sandal bertulisan “Allah” dan terompet menggunakan kertas Alquran. Menurut dia, dua hal tersebut juga termasuk penistaan agama, tapi tidak diusut polisi. Halim meminta adanya klarifikasi terhadap pembuat peralatan dapur yang menempelkan stiker bertulisan Arab “Alhamdu Allah” tersebut. “Motivasinya apa produsen membuat tulisan itu?” ucapnya. Menanggapi temuan tersbeut, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Jember Rosadi Badar mengaku, saat ini pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan MUI dan aparat kepolisian, terkait persoalan itu. “Dari tulisannya memang salah, seharusnya tertulis ‘Alhamdulillah’. Tapi tulisan di panci itu bertulisan ‘Alhamdu Allah’ yang menyebabkan artinya juga beda,” ujarnya. Rosadi mengatakan penulisan bahasa

DTK

PANCI BERMASALAH: Aparat kepolisian dari Polsek Wates saat memeriksa panci bertuliskan ‘Alhamdu Allah’ di gudang distributor panci di Jalan Moh Yamin, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Senin (25/1/2016) petang.

Arab yang salah dan berada di tempattempat yang tidak seharusnya, seperti peralatan dapur, sangat sensitif karena mengarah pada isu SARA. “Kami imbau semua pihak tidak main hakim sendiri, karena hal tersebut sudah ditangani aparat kepolisian, dan pihak Kementerian Agama siap memberikan pembinaan,” tuturnya. Usai mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Kaliwates langsung bergerak cepat. Sejumlah aparat langsung melakukan penggerebekan gudang distributor panci yang menggunakan stiker berlafalkan ‘Alhamdu Allah’ di Jalan Moh Yamin, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Senin (25/1/2016) petang. Dari gudang CV Kurnia Sejati yang me-

masok panci bermasalah ke para pedagang dan pemilik toko panci. Di gudang tersebut ditemukan enam kardus besar yang setiap kardusnya berisi 56 buah panci, sehingga total ada 338 buah panci. “Pemilik barang mengaku menerima 19 kardus panci yang sama dari pabriknya di Sidoarjo. Namun yang 13 kardus yang berjumlah 728 buah panci sudah berada di tangan pedagang atau bahkan mungkin sudah di pengecer,” ujar Kapolsek Kaliwates, Kompol Susiyanto saat memimpin langsung pemeriksaan itu, saat dikonfirmasi, Selasa (26/1/2016) kemarin. Ia menambahkan, bahwa pemilik gudang bernama Mulyono Tedjo (39), sejak Selasa pagi masih dimintai keterangan.

Menurut pengakuan pemilik gudang, Mulyono Tedjo, dia sebagai agen panci itu sama sekali tidak tahu-menahu dengan panci berstiker lafadz Arab; Alhamdu Allah itu. Namun ia mengakui, barang yang ia terima dari pabrik sudah dalam kondisi sudah terbungkus kardus. “Jadi saya benar-benar tidak tahu,” ujar Mulyono yang mengaku barang dagangannya itu diperoleh dari Riski Agung Alim, pemilik pabrik Paramount yang ada di Sidoarjo. Pascakejadian itu, Mulyono mengaku sudah menghubungi para pedagang untuk segera mengembalikan panci dengan lafaz Arab tersebut. “Kita sudah komitmen dengan pabrik bahwa barang itu kita tarik kembali. Kemudian para pedagang yang sudah terlanjur membeli akan kita ganti tanpa kerugian sepersenpun,” ujar Mulyono. Dia menambahkan, bahwa pihaknya sudah menjual sekitar 19 kardus panci ‘bermasalah’ ke para pedagang. “Satu kardus isinya 56 buah. Kalau 19 kardus berarti semuanya total 1.064 panci,” pungkasnya. Tak berselang lama pascageger peredaran panci ‘Alhamdu Allah’ di Pasuruan dan Jember serta sejumlah wilayah lainnya, MUI Jember dan Kapolsek Wates mengaku, mendapat surat permintaan maaf dengan mengatasnamakan dari perusahaan panci. “Surat ini saya peroleh dari agen (Panci Paramount) yang ada di Jember. Saya dapat suratnya sudah dalam bentuk foto copy,” ungkap Kapolsek Wates Kompol Susiyanto, Selasa (26/1) siang. z tmp, dtk, ara

dan 819 PJU abonemen (dipasang BLH). “Setiap tahun ada tambahan PJU. Pada 2014-2015 tercatat ada tambahan 140 unit PJU swadaya masyarakat,” ujar Tutang. z isa

ANCAMAN DBD DI SITUBONDO

Dinkes Gelar Fogging dan Bagi-Bagi Abate SITUBONDO - Ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Situbondo langsung mendapat respon Dinas Kesehatan, melalui Puskesmas yang tersebar di 17 kecamatan. Respon itu dilakukan dengan tindakan Gerakan Situbondo Bersih Jentik (Gesit Batik), yaitu dengan cara melakukan fogging (pengasapan) dan memberikan obat abate kepada warga. Tindakan pengasapan di lingkungan tempat tinggal dan memberikan obat abate kepada warga yang terserang DBD ini, gencar dilakukan Puskesmas Bungatan dan Mlandingan. Kepala Puskesmas Bungatan, Bagus menuturkan, selain melalui penyemprotan insektisida, pihaknya juga membagikan obat abate kepada warga yang difokuskan di Desa Patemon. “Kegiatan Gesit Batik di wilayah Bungatan, difokuskan di Desa Patemon dan ini berguna untuk memutus rantai penularan penyakit,” ujarnya, Selasa (26/1/2016). Menurutnya, penderita DBD di tiap wilayah diprediksi meningkat, dan untuk metode paling efektif serta preventif itu tergantung pada kesadaran setiap warga terhadap lingkungan di sekitarnya, melalui perilaku hidup bersih dan sehat dengan gerakan 3 M Plus. “Menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang menjadi genangan air serta membersihkan lingkungan dapat menghindari wabah penyakit DBD,” terangnya. Sementara Kepala Puskesmas Mlandingan, Edi mengaku jumlah penderita DBD di wilayah Mlandingan hingga saat ini telah mencapai 5 orang. “Pencanangan Gesit Bati di wilayah Mlandingan di pusatkan di Desa Sumberanyar,” katanya. Terpisah, Kasi Pemberantasan Penyakit Dinkes Situbondo, Heriawan menyampaikan jumlah kasus penderita DBD berdasarkan laporan yang sudah diterimanya hingga saat ini jumlahnya menurun, jika dibandingkankan dengan kasus yang terjadi di bulan Januari 2015. Di wilayah Situbondo untuk sementara ada 35 orang penderita DBD dan 1 orang meninggal dunia, sedangkan pada bulan Januari 2015, jumlahnya mencapai 99 orang,” pungkasya. z bmt

PENGELOLAAN PLTMH ANDUNGBIRU MILIK WARGA

Bayar Listrik dengan Ayam, Bebek, Telur, dan Hasil Bumi Namanya saja Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH, apalagi terletak di lereng Gunung Argopuro di Kabupaten Probolinggo. Tentu saja managemennya tidak secanggih PT PLN, BUMN pengelola listrik. OLEH: IKHSAN MAHMUDI PLTMH di Desa Andungbiru, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo hanya dikelola Kelompok “Tirta Pijar”. Karena itu jangan dibayangkan managemen kelompok yang diketuai M. Rosyid itu sudah komputerisasi. Begitu sederhananya, sekitar 600 kepala keluarga (KK) dari 4 desa yang dilayani PLTMH yakni, Andungbiru, Tiris, Sumberduren, dan Roto setiap bulan bisa membayar tagihan listrik dengan beragam cara. Yang punya uang, tentu saja bisa membayar rekening listriknya dengan mata uang rupiah. “Yang tidak punya uang bisa membayar tagihan listrik dengan ayam, bebek, telur, atau hasil bumi seperti singkong, pisang, atau kopi,” ujar Rosyid, Senin (25/1/2016).

Meski serba sederhana, yang jelas, PLTMH berkapasitas 40 kilo Watt itu sangat bermanfaat bagi warga setempat. Pembangkit ini merupakan bantuan dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Rosyid menceritakan, sekitar 1990an, desa-desa di segi tiga tapal batas (Probolinggo, Situbondo, Jember) ini ketika malam gelap gulita. Maklum tidak ada lampu penerangan listrik. Ternyata di sebagian wilayah yang tidak terjangkau jaringan listrik PLN itu, memiliki potensi alam dalam bentuk air yang melimpah dan bahkan konstan di musim kemarau. Karena kontur tanah pegunungan, aliran air itu di sejumlah tempat membentuk terjunan air.“Terjunan air itulah yang kemudian kami manfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH),” ujar Rosyid. Keinginan membangun PLTMH itu muncul ketika Rosyid belajar pertanian di lereng Gunung Semeru, Lumajang, 1998 silam. “Kalau di Lumajang terjunan air bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik, mengapa di Andungbiru tidak?” kenang petani sawah dan perkebunan itu.

GN/ISTIMEWA

BAYAR LISTRIK: Warga membawa ayam, bebek, dan hasil bumi untuk membayar tagihan listrik.

Ternyata biaya pembuatan PLTMH terutama mesin turbin relatif mahal, hingga mencapai ratusan juta. “Akhirnya dengan modal paspasan, pada September 1999, saya beli turbin second (bekas) seharga Rp 30 juta,” ujar Rosyid. Baru dioperasikan sekitar tiga bulan, mesin turbin itu terbakar. Lagilagi Rosyid merogoh koceknya, Rp 2,5 juta untuk memperbaiki turbin bekas itu. “Itu baru untuk turbin, belum lagi untuk biaya penyaluran air dari Kali Pekalen menuju rumah

turbin sepanjang 30 meter. Agar ngirit, saya menggunakan 35 tong (drum) bekas yang disambung dengan cara dilas,” ujarnya. Upaya Rosyid berhasil, sebanyak 70-75 kepala keluarga (KK) di dua dusun, Sumberkapung dan Sumberduren bisa menikmati listrik PLTMH. Hanya saja pasokan listrik 220 Volt berdaya sekitar 20 KVA (20.000 Watt) itu tidak stabil. Pada tahun 2000, guna meningkatkan daya, posisi mesin turbin dengan Kali Pekalen ditinggikan 1,5 meter. “Saya

menambah 5 tong untuk pipa penyaluran ke rumah turbin,” ujar Rosyid. Tetapi baru sebulan dioperasikan, bendungan di Kali Pekalen yang memasok air ke rumah turbin jebol. Rosyid kembali mengeluarkan uang Rp 7 juta untuk memperbaiki bendungan sederhana itu. Karena permintaan warga terhadap listrik terus meningkat, pada 2004, Rosyid terpaksa harus merogoh kantungnya lebih dalam. “Mobil yang saya beli dari hasil penjualan kopi saya jual, uangnya Rp 75 juta saya belikan mesin turbin,” ujarnya. Hasilnya PLTMH berdaya 30 KVA bisa menjangkau sekitar 300 KK di Andungbiru. Karena keterbatasan daya, masih ada sekitar 250 KK yang belum terjangkau listrik PLTMH itu. Di tengah kekurangan pasokan listrik, warga Desa Andungbiru tidak menyangka bakal mendapatkan “durian runtuh”. PT PGN melalui community social responsibility (CRS)-nya membangun PTMH baru untuk warga di lereng Gunung Argopuro itu. Demi mewujudkan PLTMH, PT PGN menggandeng Lembaga Pusat Pemberdayaan Masyarakat (LPPM)

Unibraw Malang. “Saat Pak Mahtuh (Ketua LPPM Unibraw, Malang, Red.) melakukan survei di Andungbiru, awalnya saya tidak seberapa ngreken (merespon, Red.). Bahkan saat bertamu ke rumah, hanya saya kasih mie instan,” ujar Rosyid. Melalui survei pada 2011 itu, setahun kemudian berwujud PLTMH baru bersanding dengan PLTMH lama. “Akhirnya kami punya dua PLTMH, PLTMH Andungbiru I dan PLTMH Andungbiru II. Listrik pun tidak hanya dinikmati warga Andungbiru tetapi juga sejumlah desa lain seperti, Tiris, Sumberduren, dan Roto,” ujarnya. Kucuran CSR sebesar Rp 380 juta tidak hanya digunakan untuk pengadaan generator berkapasitas 16 KVA. “Juga digunakan untuk memperbaiki bendungan, bak penenang untuk menampung air sebelum masuk ke power house, stabilisator beban listrik, hingga sambungan ke rumah-rumah warga, dan lain-lain,” ujar Maftuh. Akhirnya tidak hanya rumah tangga yang mendapatkan pasokan listrik. Sejumlah masjid, puluhan musala, SD dan madrasah ibtidaiyah (MI) juga dipasok listrik. z


MATARAMAN

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

Panen Padi Mojokerto Turun Diprediksi Bisa Turun 30 Persen Bahkan Lebih MOJOKERTO-Musim panen padi pertama di tahun 2016 di Kabupaten maupun Kota Mojokerto diprediksikan bakal turun hingga 30 persen, dari periode yang sama di tahun 2015 lalu. Turunnya hasil panen tahun ini diperkirakan karena dampak dari banjir yang berkali-kali terjadi di sejumlah daerah di Mojokerto. Akibat banjir tersebut, membuat sekitar 300 hektar tanaman padi yang masih berumur 2–3 pekan banyak yang rusak. Meski tumbuh, hasil panen padinya tidak maksimal. Kondisi ini terjadi di wilayah Kab. Mojokerto, yakni di sebagian kawasan Kec. Mojoanyar, Kec. Bangsal, Kec. Trowulan, Kec. Dawarblandong, Kec. Puri, Kec. Kemlagi, dan Kec. Sooko. Sedangkan di wilayah Kota Mojokerto tersebar di Kec. Magersari, dan Kec. Prajuritkulon. Supardi petani padi asal Salen, Kec. Bangsal, Kab. Mojokerto mengatakan, tanaman padi miliknya seluas 1,5 hektar yang terbagi di tiga tempat terendam banjir tiga kali. Sekali terendam, air baru mongering setelah 2-3 hari kemudian. Hal ini membuat banyak tanaman padi yang mati dan membusuk. Sebagian lagi hidup, namun kondisinya tidak bisa sesubur sebelum diterjang banjir dan terendam air banjir. “Kalau Februari kembali kena banjir, saya pastikan hasil panen padinya bisa menurun 60-70 persen,” katanya. Senada juga disampaikan Achmad Sobirin. Petani asal

GN/BAMBANG SUJARWANTO

TERENDAM BANJIR: Seorang warga mengamati lahan pertanian yang terendam air banjir di Mojokerto, Rabu (27/1). Diperkirakan bisa mencapai 30 persen.

Desa Gebang Malang, Kec. Mojoanyar, Kab. Mojokerto ini mengaku, hasil panen padi tahun ini bakal menurun. Sebab, sawah 1 hektar miliknya telah terendam air banjir selam tiga hari, padahal tanaman padi yang baru berusia satu bulan tidak boleh terendam air lebih dari sehari. “Kenyataannya, tanaman padi saya terendam lebih dari 3 hari. Ini yang membuat saya waswas, karena biaya operasional meningkat dan hasil panennya dipastikan menurun dibandingkan tahun lalu,” tuturnya. Normalnya, kata Sobirin, lahan padi seluas 1 hektar bisa mendapatkan gabah seberat 8 ton. Namun panen di periode pertama ini diprediksi bisa mendapatkan gabah seberat 4-5 ton. “Dapat segitu (4-5 ton/hektar) sudah bagus.

Karena sudah terendam banjir selama 3 hari,” katanya. Sementara Agus petani padi asal Meri Kec. Magersari Kota Mojokerto memilih tidak mempertahankan tanaman padi yang sudah terendam banjir. Dirinya mengaku telah menggantinya dengan bibit padi yang baru. Langkah ini untuk mengurangi kerugian. “Tambal sulam tanaman membuat biaya operasional menanam padi bertambah. Kalau nanti harga jual gabah bisa di atas HPP (Harga Pokok Penjualan) kami tidak merugi banyak. Jika harga jual gabah anjlok di bawah HPP, kami rugi banyak,” katanya. Ketiga petani ini pesimis hasil panen periode pertama 2016 bisa bagus. Karena, curah hujan yang turun sekarang cukup tinggi. Mereka berharap harga

jual gabah musim panen kali ini lebih tinggi dari HPP gabah. Kabid Rehabilitasi Pengembangan Lahan dan Perlindungan Tanaman, Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Hananta mengatakan, prediksi turunnya hasil panen padi periode pertama ini dinilai wajar. Karena, tanaman padi sering terkena banjir. Saat ini, kata Hananta, hampir 200 hektar tanaman padi di Mojokerto rusak. Data yang sudah masuk ke Disperta di Kec. Bangsal ada sekitar 73,6 hektar. “Sisanya tersebar di berbagai kecematan. Sekarang masih proses pendataan,” ujarnya. Menanggapi hal itu, Walikota Mojokerto Drs KH Mas’ud Yunus meminta agar para petani bersabar. Karena sekarang ini Pemkot masih mencari jalan ke-

luar mengatasi masalah tersebut. “Program jangka pendek Pemkot adalah menambah rumah pompa, dari lima pompa air yang sudah ada menjadi 6 atau 7 rumah pompa,” terangnya. Sedangkan untuk perencanaan jangka panjang, lanjut Abah Ud sapaan akrabnya, pihaknya akan bekoordinasi dengan Pemprov dan Pemkab Mojokerto, untuk membuat saluran pembuangan air sungai di Kota Mojokerto ke Sungai Porong. “ Perencanaan permanen di sisi selatan juga akan kita lakukan, yakni dengan kerja sama dengan kabupaten, ada 8 item. Pasca banjir ini, Dinkes hari ini juga kita perintahkan untuk turun mengantisipasi dampak banjir. Pertanian, kita juga akan mendata apakah perlu ganti rugi bibit tanaman warga yang terkena banjir,” katanya. Menurut walikota lima pompa air yang dimiliki Pemkot Mojokerto sekarang, dua unit pompa air dipasang di Perum Griya Permata Meri, satu unit pompa air di Pedukuhan Kuti, satu unit pompa air di Gunung Gedangan, satu buah pompa air di Lingkungan Gunung Anyar dan satu buah pompa air di Jalan Letkol Sumarjo. Sementara banjir terjadi di empat lingkungan di dua kelurahan, Kecamatan Magersari. Diantaranya, Lingkungan Meri dan Lingkungan Kuwung di Kelurahan Meri, Lingkungan Gedangan dan Lingkungan Gunung Anyar di Kelurahan Meri. Sementara, Kepala Bulog Subdivre Surabaya Selatan di Mojokerto, Norman Susilo mengatakan, meskipun dimusim penghujan ada sebagian wilayah di Mojokerto rusak diterjang banjir. z bas

9 KRIMINAL

IST

GELAR PERKARA: Kapolres Mojokerto AKBP Nyoman Budiharja didamping Kasat Reskrim AKP Maryoko menunjukan barang bukti, dan tersangka perampokan nasabah BCA, di Mapolres Mojokerto, Selasa (26/1/2016).

Perampok Nasabah Bank BCA Diringkus MOJOKERTO–Komplotan perampok nasabah bank BCA di Mojokerto akhirnya berhasil diringkus anggota Satreskrim Polres Kota Mojokerto. Satu dari 6 tersangka kini ditahan di Mapolresta Mojokerto, sedangkan lima tersangka lainnya masih buron alias masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Kapolresta Mojokerto, AKBP Nyoman Budiharja mengatakan, dalam menjalankan aksinya, keenam tersangka ini memiliki tugas berbeda-beda. Dua pelaku eksekutor dan empat pelaku penghambat. Tersangka IW yang berhasil ditangkap merupakan warga Desa Boto, Kec. Lumbang, Kabupaten Probolinggo. “Kasus ini terungkap setelah kita memeriksa rekaman CCTV yang diletakkan di luar bank,” tutur Nyoman kepada Global News, kemarin. Dari tangan IW, polisi berhasil mengamankan tunai Rp 10 juta, sebuah HP Nokia type 1208 serta ATM bank BRI atas nama pelaku, dan sebuah sepeda motor Kawazaki Ninja milik tersangka, yang baru dibeli dari uang kejahatan. Sebelum beraksi, enam pelaku berkumpul disuatu tempat membagi tugas. Empat pelaku bertugas mengaankan dan mengawasi jalannnya aksi perampasan. sedangkan dua pelaku sebagai joki dan eksekutor. “Dua pelaku ini berpura-pura ikut antre di bank, sembari memonitoring siapa saja yang mengambi uang di bank tersebut. Setelah dapat calon korban, pelaku memberitahukan temannya yang ada di parkiran. Sebagian membuntuti korban untuk mengawal dua pelaku yang menjadi eksekutor. Setelah beraksi, empat pelaku mengamankan eksekutor untuk kabur. “Uang yang berhasil digondol sebesar Rp 350 juta milik korban Nanang Budiman, pelaku membagi uang jarahan tersebut. Uang Rp 350 juta dibagi untuk dua eksekutor menerima Rp 95 juta, untuk 4 pelaku penghambat masing menerima Rp 42 juta,” terang Kapolsek. Menurut pengakuan tersanka IW, uang Rp 42 juta, telah dipakai membayar hutang Rp 12 juta, Rp 20 untuk beli motor Ninja, uang tunai Rp 10 juta dan ATM. Lima tersangka lainnya yakni, Id, TR, PD, Kw, Sd dan Lm. “Kini semua berstatus buron,” pungkasnya. zbas

GN/ISTIMEWA

PENGHARGAAN: Walikota Mojokerto Drs KH. Mas’ud Yunus menerima penghargan Pelopor Inklusi Keuangan Kategori Pemerintah Daerah (Pemda) dari pemerintah pusat. Karena program ini bisa meringankan pelaku UMKM dari jeretan rentenir, dan pelaku UMKM tidak dibebani jaminan, bunga, asuransi dan biaya administrasi.

Program Pusyar Walikota Jadi Acuan Pemerintah Pusat MOJOKERTO-Jurus Walikota Mojokerto Drs KH Mas’ud Yunus membebaskan pelaku UMKM dari jeratan rentenir, dengan memberikan bantuan dana ke para pelaku UMKM tanpa dikenai bunga, biaya administrasi, serta asuransi melalui Program Pembiayaan Usaha Syariah (Pusyar), menghantarkan orang nomor satu di Pemkot Mojokerto ini meraih penghargaan Pelopor Inklusi Keuangan Kategori Pemerintah Daerah (Pemda). Karena, program ini dinilai pemerintah bisa meringankan pelaku UMKM dar jeratan rentenir. Selain itu, juga bisa mendorong pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha yang digelutinya. Penghargaan Penghargaan Pelopor Inklusi Keuangan Kategori Pemda ini, telah diserahkan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad kepada Walikota Mas’ud Yunus. Penyerahan itu juga disaksikan Presiden RI Joko Widodo dalam pertemuan Presiden RI dengan Perwakilan Pelaku Industri Jasa Keuangan Tahun 2016 di Istana Negara Jakarta, Jumat pekan lalu. Penghargaan Pelopor Inklusi Keuangan ini diserahkan kepada toko dan institusi di luar industri jasa keuangan, atas peran dan sumbangsih terhadap pengembangan industri jasa keuangan. Ada empat kategori dalam penghargaan tersebut. Yakni Universitas, tokoh, Pemda serta asosiasi. Pemda yang mendapatkan penghargaan itu antara lain Ganjar Pranowo Gubernur Jateng, Soekarwo Gubernur Jatim dan Drs KH Mas’ud Yunus Walikota Mojokerto. Mas’ud Yunus mendapatkan

penghargaan dengan kriteria peran dalam pengembangan inklusi keuangan. Karena Abah Ud, panggilan KH Mas’ud Yunus dinilai bisa menegakkan industri jasa keuangan, dengan memberikan pembiayan kepada UMKM yang belum mendapatkan kredit melalui Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) milik Pemerintah Kota Mojokerto. OJK mengapresiasi langkah Mas’ud Yunus yang mau menerbitkan berbagai peraturan daerah (Perda) yang mendukung keuangan syariah, serta mendirikan 2 LKMS pertama di Jatim. Sehingga dapat meningkatkan akses keuangan dan mensejahterahkan masyarakat. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad mengatakan, OJK mendorong terlaksananya Program Percepatan Askes keuangan daerah, dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, partisipatif dan inklusif. “Program percepatan akses keuangan di daerah menjadi sangat penting, dan perlu mendapat prioritas perhatian kita bersama, untuk memperluas kases keuangan bagi masyarakat di daerah. Harapan ini sejalan dengan keinginan bapak presiden untuk mempekuat ekonomi daerah, dalam menompang pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya. Program Pusyar yang digagas Mas’ud Yunus kini telah menjadi kajian pemerintah pusat untuk menjadi pilot project, dalam memberikan modal usaha kecil berbasis syariah. Program ini dimotori oleh Baznas Kota Mojokerto dengan menggandeng BPRS Kota Mojokerto, Diskoperindag

Kota Mojokerto dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Mojokerto. Program ini menggunakan sistem syariah dengan akad murabahah. “Program ini menjadi solusi masalah permodalan bagi UMKM dan masyarakat miskin produktif di Kota Mojokerto. Karena sebelum ada Pusyar, pelaku usaha kecil menggunakan jasa permodalan dari rentenir yang bunganya sangat tinggi,” tuturnya. Dengan Pusyar, masyarakat Kota Mojokerto dapat mengakses permodalan tanpa bunga, tanpa biaya asuransi dan tanpa biaya administrasi. Dalam pelaksanaannya BPRS Kota Mojokerto bertugas menyediakan dana pembiayaan dan

melaksanakan proses administrasi. Sementara Diskoperindag Kota Mojokerto bertugas melakukan verifikasi sasaran. MES Mojokerto bertugas melakukan pembinaan peningkatan kapasitas usaha berbasis syariah. “Penerima manfaat program Pusyar sangat diringankan. Karena Baznas Kota Mojokerto menanggung biaya asuransi, biaya administrasi dan margin atau bunga tersebut dari dana infaq,” tutur Walikota. Ada dua pilihan akses permodalan Program Pusyar Kota Mojokerto. Yaitu program Pusyar periode 1 yang memberikan pembiayaan sebesar Rp 750.000 sampai Rp10.000.000. Program Pusyar periode 2 yang merupakan program

GN/ISTIMEWA

SIDAK UMKM: Walikota Mojokerto Drs KH. Mas’ud Yunus sidak dengan menemui pelaku UMKM sebelum dan sesudah pelaku UMKM menerima dana Pusyar.

pengembangan dengan nilai pembiayaan sebesar Rp 10.000.000 sampai dengan Rp 50.000.000, yang diperuntukkan kepada UKM/IKM unggulan seperti alas kaki, batik khas Kota Mojokerto, makanan ringan khas Kota Mojokerto, catering hingga kerajinan tangan khas Kota Mojokerto. “Dengan Program Pusyar yang sudah diapresiasi oleh OJK dan Pemerintah Pusat melalui penghargaan ini, maka kita harus semakin percaya diri menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Pusyar adalah solusi usaha kecil menghadapi MEA,” terang Mas’ud Yunus. Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Abdullah Fanani, SH dari FKB sangat mendukung program Pusyar yang digagas eksekutif. Selama program itu menguntungkan masyarakat dan bisa dipertanggungjawabkan dananya. Sedangkan Drs Sony Basuki Raharjo dari FPG di DPRD Kota Mojokerto, meminta penyaluran dana Pusyar ke UMKM harus diawasi dengan ketat. Jangan sampai penyalurannya menimbulkan masalah. “Kami berharap penyaluran dana ini tepat sasaran,” katanya. Selastomo, pelaku UMKM asal Wates yang bergerak dalam bidang candak kulak, dan telah mendapatkan bantuan dana dari program Pusyar berharap, program Pusyar ini bisa dipertahankan, dan dilestarikan kelangsungannya. Pasalnya, program ini sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM bermodal kecil dan pas-pasan “Sejak mendapatkan bantuan Pusyar, saya sekarang terbebas dari rentenir. Saya hampir sebilan tahun terbelit hutang uang di

rentenir. Setelah dua bulan mendapatkan dan bantuan dari Pusyar saya bisa melunasi seluruh hutang saya di rentenir. Sekarang yang saya pakai berjualan seluruhnya modal saya sendiri. Semua itu berkat bantuan dana dari Pusyar. Semoga program ini terus bisa digulirkan ke pedagang lainnya agar mereka bisa terbebas dari rentenir,” katanya. Menurut bapak empat anak ini, masih banyak pelaku UMKM asli warga Kota Mojokerto seperti dirinya yang terjerat rentenir. Untuk meringankan bban mereka, Program Pusyar sangat dinantikan bagi mereka. “Setahu saya tidak ada dapat hutangan, tanpa bunga, tanpa biaya administrasi dan biaya asuransi. Yang saya tahu yang seperti itu hanya di Pusyar. Untuk itu, program ini sangat dinantikan oleh pelaku UMKM,” katanya. Di rentenir, tambah lelaki kekar ini, seorang UMKM yang hutang Rp 100 ribu saat menerima uang utangan dari rentenir hanya Rp 85 ribu. Yang Rp 15 ribu untuk biaya administrasi. Namun, saat mengembalikan hutang ke rentenir, kreditur harus membayar Rp 120 ribu. Sistem pembayarannya diangsur 12 kali, setiap hari mengangsur Rp 10 ribu. Pembayaran angsuran pertama dimulai tiga hari setelah kreditur menerima uang pinjaman. “Memang pinjam direntenir tanpa jaminan, namun kita dibebani bunga, membayar biaya administrasi yang cukup tinggi. Karena, kami sangat membutuhkan, meskipun tanggung jawabnya berat hal itu tetap kami ambil saja. Sejak ada program Pusyar, kami tidak lagi jadi sapi perahan rentenir,” katanya. z bas/adv


KOPERASI-UMKM

10

KILAS

Produk UKM Siap Banjiri Pasar ASEAN JAKARTA - Era Masyarakat Ekonomi ASEAN b˪ ukan merupakan hambatan bagi produk Indonesia, khususnya dari kreati¿tas pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menembus pasar ekspor. Indonesia tidak gentar dengan persaingan bebas ini karena mempunyai keunggulan produk yang tidak dimiliki negara lain. Staf Khusus Menteri Kementerian Koperasi dan UKM, Hermawan Kartajaya mengungkapkan, pelaku bisnis di Tanah Air pantang menyerah dengan serbuan berbagai produk impor yang membanjiri Indonesia. Bagi mereka yang kreatif, sambungnya, momentum MEA dapat dimanfaatkan untuk menyerang balik pasar luar negeri dengan berbagai produk andalan. “Kita saja tidak takut bom, apalagi MEA tidak ada apa-apanya. Karena kita punya produk unggulan, sumber daya alam dan manusia yang melimpah, pasar yang besar,” tegas CEO Markplus Inc itu saat ditemui saat acara Marketeers Creativity Day di Gedung SMESCO, Jakarta, Minggu (24/1/2016). Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Sri Adiningsih mengungkapkan, Indonesia tetap harus waspada dan berhati-hati

UKM Terbukti Tahan Krisis

Pekerja menyelesaikan pembuatan furniture di Jatim. Pemerintah menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tahun 2016 mencapai Rp100 triliun serta menurunkan bunga KUR menjadi 9 persen dari sebelumnya 12 persen hal ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) di dalam negeri

terhadap gempuran produk asing ke Indonesia. Tentunya dengan membangun dan meningkatkan daya saing produk Indonesia, melalui kreativitas. “Produk-produk kita kreatif, bagus sekali, tapi tidak bisa dipasarkan. Ini sangat miris. Saya ingin produk yang

kita pakai sehari-hari lebih banyak buatan dalam negeri karena selain menyerap tenaga kerja, memperoleh penghasilan, juga menyumbang penerimaan pajak buat negara,” jelasnya. Pemerintah, katanya, memacu penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan

tingkat bunga rendah 9 persen. Kebijakan ini mampu menolong para pelaku UKM untuk bergeliat ekspansi, dan meningkatkan daya s˪ aing produk. “Dengan demikian, harga jual produk dalam negeri bisa lebih kompetitif dari produk negara lain,” harapnya. zjef, ins

Selangkah Lagi Koperasi Salurkan KUR SURABAYA – Selangkah lagi koperasi mendapatkan kepercayaan sebagai penyalur kredit usaha rakyat (KUR). Hanya saja, pemerintah masih membutuhkan kajian lebih mendalam agar bisa memenuhi syarat sebagai lembaga keuangan non bank (LKNB) penyalur kredit. Ini mengingat banyak koperasi yang tidak aktif lagi atau diperlukan perbaikan kualitas badan usaha ini. Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengaku, tak menutup mata atas tidak berimbangnya kualitas dan kuantitas koperasi di Indonesia. Karena itu, harus ada reformasi total terhadap tubuh koperasi di Indonesia dengan rehabilitasi, reorientasi, dan pengembangan. Saat ini secara total tercatat ada 209.000 koperasi di Indonesia. Namun Kementerian Koperasi dan UKM hanya memasukkan 147.000 koperasi ke dalam pusat data mereka. Sedangkan koperasi yang tidak aktif sedikitnya berjumlah 42.000 unit. Koperasi-koperasi yang tidak aktif selayaknya memang dibubarkan. Keberadaan koperasi yang tidak aktif dinilai bisa mencoreng wajah koperasi yang aktif. Dan bagi mereka yang beroperasi

PENYALURAN KUR 2016 Lembaga Penyalur

Total Alokasi

Bank BRI Bank Mandiri BNI Maybank Bank Sinarmas BPD Kalbar BPD NTT Bank Umum lainnya BPD lainnya Lembaga Keuangan Non Bank

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

66,5 triliun 13 triliun 12,36 triliun 500 miliar 500 miliar 150 miliar 50 miliar 3,5 triliun 1,94 triliun 1,5 triliun

Sumber : Kementerian Koperasi dan UKM

secara aktif perlu dibina lebih lanjut guna mempertahankan citra yang sudah baik. “Survei mengatakan masyarakat masih berkeinginan keras untuk berkoperasi, tetapi perlu penjaminan dan bagaimana mengubah citra mereka dari tidak jelas menjadi jelas,” ujar Puspayoga dalam acara Percepatan Penyaluran KUR 2016 dan Pengembangan Kewirausahaan di Surabaya, Senin (25/1/2016). Itulah yang dimaksud dengan konsep rehabilitasi. Selanjutnya reorientasi. “Indonesia tidak boleh lagi memandang koperasi dari keunggulan kuantitasnya. Sekarang ini dengan kuantitas yang besar tidak disertai dengan kualitas yang baik,” katanya. Buktinya, lanjut Puspayoga, kontribusi koperasi terhadap

PDB sejak dulu tak kunjung beranjak dari 1,7%. Padahal Amerika Serikat yang terkenal dengan prinsip ekonomi kapitalisnya, menaungi sekitar 100 koperasi terbaik kelas dunia. Adapun aspek pengembangan berkenaan menyelaraskan berbagai regulasi yang tampak kurang bersahabat dengan tumbuh kembang koperasi. Sebagai contoh, sekarang di sektor pertanian untuk pupuk bersubsidi sudah bisa disalurkan kembali oleh koperasi unit desa. Bagi koperasi dan bank perkreditan rakyat atau LKNB lain dapat melakukan penyaluran KUR dengan linkage channeling. Artinya, penyaluran KUR melalui lembaga linkage, yakni lembaga linkage berhak mendapatkan fee sesuai kesepakatan bis-

nis. Apabila bank menyalurkan KUR kepada koperasi dengan bunga 9%, selanjutnya di angka berapa koperasi harus menerapkan bunga kepada anggotanya. “Ini yang harus dikaji, karena yang menjadi realitas di daerah untuk percepat KUR mau tidak mau harus lakukan itu (libatkan koperasi),” kata Puspayoga. Deputi bidang Pembiayaan Kemkop dan UKM, Braman Setyo menambahkan ,syarat untuk dilibatkan sebagai penyalur KUR Koperasi harus sehat secara kelembagaan. Untuk itu, Koperasi dituntut menunjukkan eksistensi sama seperti lembaga keuangan lainnya. “Syaratnya akreditas maupun rentabilitas koperasi dalam kurun waktu tertentu, itu salah satu syaratnya bagaimana kesehatan Koperasi harus dinilai. Itu salah satu persyaratan Koperasi yang paling pokok,” kata Braman. Braman menjelaskan, nantinya Koperasi penyalur KUR tetap menggunakan modal sendiri, selanjutnya mendapat subsidi dari pemerintah. Dana KUR akan disalurkan kepada anggota Koperasi yang aktif. “Saya kira ini bisnis di luar program simpan pinjam seperti itu tentunya ini menjadi nilai tambah dari pada

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

Koperasi nantinya bisa sejajar dengan lembaga keuangan lainnya,” tambahnya. Tahun ini secara keseluruhan KUR ditargetkan mencapai Rp 100 triliun hingga Rp 120 triliun. Jaringan Teknologi Sementara PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menargetkan bisa menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 15-17 ribu orang per hari pada tahun ini atau naik dari realisasi tahun 2015 sebanyak 12-13 ribu orang per hari. Direktur Utama BRI Asmawi Syam mengungkapkan guna mencapai target tersebut BRI akan menambah sumber daya manusia, jaringan dan memperbaiki teknologi. Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2016 sebesar Rp 10 triliun, atau meningkat sekira tiga kali lipat dibandingkan realisasi penyaluran KUR pada tahun 2015. “Peningkatan target tersebut merupakan upaya BNI dalam mendorong bergeraknya perekonomian, khususnya bagi para pelaku usaha kecil yang mengalami banyak tekanan akibat perlambatan ekonomi,” kata Direktur Bisnis Banking I BNI Sutanto.zjef,agk

JAKARTA-UMKM memiliki beberapa keunggulan ketimbang bisnis sektor lain. Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Asmawi Syam mengatakan, UMKM dikenal sebagai bisnis yang tahan krisis. Hal ini, lanjut dia, sudah terbukti pada masa krisis tahun 1998. Asmawi Syam “Tahun 1998 UMKM Dirut BRI dikenal sebagai bisnis yang tahan krisis, tahun 2015 dengan perlambatan ekonomi UMKM juga jadi pelaku utama pertumbuhan ekonomi kita di Indonesia,” papar Asmawi di Shangri-La Hotel, Senin (25/1/2016). Ia merincikan, daya tahan UMKM terhadap perlambatan ekonomi tercermin dari pertumbuhan perbankan. Di BRI sendiri, sektor UMKM tahun 2015 tumbuh 15 persen. “Artinya mereka tahan terhadap perlambatan ekonomi, perubahan nilai rupiah, kenaikan angka pertumbuhan inÀasi dan sebagainya,” tambahnya. Kehebatan lain yang dimiliki UMKM, kata Asmawi, adalah mampu menyerap banyak tenaga kerja. Bahkan dari 59 juta pelaku usaha, 99 persen adalah pelaku UMKM. “Di sektor informal, pelaku usaha dari 59 juta pelaku usaha, 99 persen adalah pelaku UMKM, tentunya ini bukti bahwa UMKM adalah pelaku-pelaku usaha yang berikan kontribusi pada bangsa dan negara,” cetusnya.zokz

UKM Gratis Urus Hak Cipta JAKARTA - Salah satu program unggulan Kementerian Koperasi dan UKM dalam mendorong pembangunan Koperasi dan UKM menerbitkan Hak Cipta dan Hak Merek. Pemberian Hak Cipta dan Hal Merk ini akan diberikan secara gratis. Ini dilakukan pemerintah untuk mendorong produktivitas usaha dan melindungi kreativitas UKM. “Kita koordinasi dengan Kemenkumham untuk bisa mengeluarkan hak cipta gratis,” ujar Menteri Koperasi dan UKM, A.A.G.N.Puspayoga dalam rapat kerja dengan Dewan Perwakilan Daerah di Jakarta, Selasa (26/1/2016) Sebelumnya, UKM harus menunggu selama 6 bulan dan membayar Rp 4 juta untuk 1 item jika ingin mendapatkan Hak Cipta dan Hak Merk. “Kalau dulu gambarannya untuk proses hak cipta butuh proses 6 bulan dan bayar 4 juta di Kemenkumham, sekarang prosesnya gratis dan hanya 1 jam,” kata Puspayoga. Ia mengatakan banyak pengrajin dari Indonesia yang tidak memiliki Hak Cipta dan produk dari pengrajin tersebut terlebih dahulu sudah dijiplak negara lain sehingga mereka tidak bisa melakukan pameran di luar negeri. “Dari Bali banyak produk kreatif yang sudah menjadi bagian dari pengrajin untuk pameran di luar negeri, di Jogja, Bandung banyak hasil karya dijiplak, jadi dibuatkan di luar negeri hak ciptanya, mau pameran jadi nggak boleh,” ungkap Puspayoga. Di bagian lain, Kementerian Koperasi dan UKM dalam penguatan peran KUD yaitu sebagai penyalur (distributor dan pengecer pupuk bersubsidi) juga bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan PT Pupuk Indonesia. Dalam penguatan peran KUD ini, ia menyarankan agar kebijakan pupuk bersubsidi dihapuskan. “Penguatan Koperasi Unit Desa (KUD), kita koordinasi dengan Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian itu kami sarankan pupuk bersubsidi dihapus,” kata Puspayoga. Ia mengatakan, sebaiknya subsidi pupuk tersebut diarahkan untuk program pasca panen sehingga petani tetap mendapatkan untung dan akan lebih efektif. zdtc

Jalan Berliku UKM Melantai di Bursa Saham Wacana membuka akses pasar modal bagi perusahaan berskala Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terus digulirkan, meski dalam implementasinya tidaklah mudah. Nantinya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) harus menjaga agar masuknya saham dari perusahaan kecil tak sekadar menjadi saham gorengan atau saham tidur. OJK memang terus mendorong UKM bisa melantai di pasar modal. Sejumlah regulasi yang memudahkan UKM untuk IPO tengah disusun bersama dengan BEI. Diharapkan dapat meluncur tahun 2016. Dalam skala yang lebih besar, OJK bersama perkumpulan pengawas pasar modal dunia atau International Organization of Securities Commision (IOSCO) membahas serius mengenai regulasi yang dibutuhkan untuk mengembangkan UKM di pasar modal, terutama menyiasati likuiditas di market dan akses pendanaan untuk UKM. Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad mengatakan, OJK bakal mempermudah UKM mendapatkan akses pendanaan dari lembaga keuangan untuk memperkuat modalnya sebelum menjadi perusahaan publik. Selama ini kendala yang dialami sebagian besar UKM kesulitan mengakses pendanaan untuk pengembangan bisnisnya. Apalagi perusahaan yang belum lama

Lantai Bursa Efek Indonesia. UKM didorong segera masuk lantai bursa saham.

beroperasi (start up) tidak memiliki track record untuk mendapatkan pinjaman dari bank. OJK akan membuka akses pendanaan yang lebih besar untuk UKM dari Modal Ventura. Investasi pembiayaan berupa penyertaan modal ini dinilai lebih efektif untuk mengembangkan bisnis UKM. Nantinya, UKM bekerja sama dengan Modal Ventura hingga permodalan mencukupi dan menjadi bankable. Dengan begitu, UKM bisa memenuhi persyaratan untuk melantai di pasar modal dan mendapat akses pendanaan dengan skala yang lebih besar. Isu ini muncul bukan tanpa alasan. OJK dan IOSCO menilai, UKM akan memiliki peran besar untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi

negara berkembang. “Kami ingin produk-produk keuangan bisa menjangkau seluruh level model. Sehingga perusahaan yang tadinya unbankable bisa menjadi bankable dan kemudian IPO,” ujar Muliaman dalam Konferensi IOSCO di Nusa Dua, Bali, Jumat (22/1/2016). OJK juga mendorong IOSCO untuk menelurkan regulasi global mengenai UKM. Sementara Nurhaida, Kepala Eksekutif Modal OJK menambahkan, OJK juga mengkaji untuk membuat papan akselerasi bagi UKM yang berniat melantai di bursa. Nantinya OJK akan memberi bantuan untuk mengakses pendanaan bagi UKM yang tercatat di papan akselerasi sehingga memenuhi persyaratan untuk IPO. OJK dan BEI juga akan membuat

papan perdagangan khusus sahamsaham UKM. Regulasi baru ini diharapkan bisa meluncur pada Juni 2016 mendatang. “Kalau sudah semakin berkembang nilainya, bisa pindah ke papan pengembangan atau papan utama,” ujar Nurhaida. OJK juga menyiapkan market maker untuk menjaga likuiditas saham-saham UKM. Siobhan Clearly, Head of Research & Public Policy, World Federation of Exchanges mengatakan, masalah utama dari UKM di pasar modal terakit soal kemampuan pasar menyerap saham UKM dan juga likuiditasnya. Namun, hal itu bisa dilakukan dengan membuat program market maker. “Bisa ada broker atau private bankers yang menjamin saham itu diserap,” imbuhnya. Selain itu, otoritas juga bisa memberi berbagai insentif untuk persyaratan IPO UKM. Ia menyebut, misalnya dalam beberapa negara, ada kebijakan relaksasi pajak sebagai insentif untuk perusahaan-perusahaan tersebut. Faktor Biaya Sedangkan, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, perusahaan berskala kecil cenderung melepas saham dalam jumlah yang minim, sehingga, harus ada market maker untuk menjaga likuiditas saham publik. BEI juga tak bisa memberi akses untuk seluruh UKM begitu saja. Hanya perusahaan yang going concern-nya jelas dan punya fundamental baik yang bisa IPO. “Untuk membuat likuiditas naik, kami harus

membuat dealer driven, market maker dan infrastrukturnya,” ujar Tito. Faktor biaya juga harus dirumuskan. Pasalnya, untuk menjadi perusahaan terbuka, banyak biaya tambahan untuk memenuhi ketentuan BEI. Misalnya saja harus membayar listing fee, harus ada komite audit, komite remunerasi, dan keterbukaan informasi. “Harus ada keberpihakan. Soal biaya ini juga harus dipikirkan, kami bisa bertindak untuk memberikan masukan,” imbuhnya. Satrio Utomo, Kepala Riset Universal Broker Indonesia mengatakan, sebenarnya jika perusahaan yang masuk ke bursa memiliki prospek menarik, tidak diperlukan market maker. “Likuiditas bisa bertambah ketika prospeknya memang bagus,” imbuhnya. Menurut dia, otoritas bursa tetap harus menyaring emiten yang masuk bursa. Pasalnya selama ini pun masih ada perusahaan yang masuk bursa dengan kondisi ¿nansial babak belur. “Jangan sampai karena mereka berusaha menambah modal untuk IPO, jadi utangnya menggunung,” tandasnya. Meski punya akses ke pasar modal, UKM bakal terbebani biaya pencatatan alias listing fee. Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee menilai, bagi UKM yang bermodal kecil, biaya tambahan yang harus dikeluarkan setelah menjadi perusahaan terbuka bisa memberatkan. Saat ini, emiten wajib membayar biaya listing awal dan biaya listing tahunan yang bisa mencapai ratusan juta

rupiah (lihat tabel). “Biaya penjamin emisi, biaya public expose dan biaya keterbukaan informasi juga harus diperhatikan,” ujar Hans. Pendanaan yang berasal dari utang, misalnya obligasi atau pinjaman bank, masih lebih murah ketimbang biaya jadi emiten. “Banyaknya biaya tambahan jika mencari pendanaan dari ekuitas menyulitkan UKM,” kata Hans. Saham Tidur Pengamat pasar modal Budi Frensidy menilai, pasar modal bisa menjadi pintu masuk baru bagi UKM untuk mencari pendanaan. Namun OJK juga harus membuat market maker untuk UKM. Dengan aset minim, belum tentu investor tertarik membeli saham UKM. Apalagi, selama ini banyak perusahaan kecil yang IPO hanya menjadi saham gorengan di pasar. Bagi UKM, nilai emisi dari pasar modal tak banyak. Hal ini akan mempengaruhi jumlah saham IPO dan berdampak pada minimnya likuiditas. Pendapat berbeda datang dari Direktur Avere Investama Teguh Hidayat. Ia tak setuju jika UKM masuk pasar modal. Bukannya mengerek nilai kapitalisasi pasar, masuknya UKM ke pasar modal justru menambah banyak spekulan.Contohnya, perusahaan lapis tiga di BEI yang asetnya tak lebih Rp 1 triliun saja kerap menjadi saham tidur. “Apalagi UKM yang asetnya mungkin hanya miliaran rupiah,” imbuhnya.zagk, ktn


SAMBUNGAN 11 BBM Turun, Harga Sembako Malah Meroket

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

Sambungan hal 1 watiran utama Presiden karena harga daging sapi dan daging ayam saat ini lebih mahal dibandingkan saat Lebaran. Harga daging sapi saat ini mencapai Rp 121 ribu per kilogram, sedangkan ayam broiler Rp 35 ribu per kilogram. Pemerintah, kata dia, saat ini sedang mencari penyebab sekaligus solusi dari kenaikan harga daging itu. “Apa karena pengenaan PPN 10 persen di dalam produk pangan atau hal lain,” katanya. Penyebab kenaikan harga, kata dia, selain pengenaan PPN 10 persen, kemungkinan kar-

ena kartel daging. Menurut dia, upaya Presiden yang selama ini memotong mata rantai kartel daging telah menimbulkan reaksi tertentu. “Maka pemotongan kartel ini pasti akan menimbulkan reaksi dan ini tetap akan dijalankan untuk menekan harga menjadi lebih turun lagi,” katanya. Kenaikan harga sembako setelah turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bukan hanya aneh tapi juga mengakibatkan masyarakat resah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun usaha rumah makan. “Harga beras naik tetapi saya hanya menaikkan harga beras

pera (jenis IR-42) yang tadinya Rp10.000 per kilogram (kg) jadi Rp11.000 per kg. Kalau untuk jenis beras yang paling bagus tidak saya naikkan karena takut pelanggannya ‘kabur’,” tutur Mustakim, seorang penjual beras di pasar Ciledug, Tangerang, saat diwawancarai kemarin. Kenaikan harga sembako ini diikuti naiknya harga daging sapi, ayam dan telur ayam di Pasar Ciledug. Semula harga daging sapi Rp120.000 per kg naik menjadi Rp130.000 per kg, ayam semula Rp38.000 per kg menjadi Rp40.000 per kg. Telur ayam sebelumnya seharga Rp24.000 per kg men-

jadi Rp25.000 per kg, sedangkan untuk harga sayur-sayuran tidak mengalami kenaikan sama sekali. Harga sembako di Pasar Cisalak, Depok, Jawa Barat juga alami kenaikan seperti harga beras medium yang naik menjadi Rp10.500 per kg sebelumnya Rp9.800 per kg. “Iya nih, harga daging sapi sejak BBM turun malah tidak ikut turun, malah terus naik. Tadinya Rp110.000 per kg naik menjadi Rp.130.000 per kg,” ungkap pedagang daging sapi, Ujang, saat ditemui Antara, kemarin. Harga daging ayam yang tadinya Rp35.000 per kg menja-

di Rp40.000 per kg. Sedangkan harga sayur-mayur, seperti tomat dan kentang semula Rp13.000 per kg menjadi Rp15.000 per kg dan Rp14.000 per kg. Harga bawang merah dan putih malah turun, di mana bawang merah semula Rp40.000 per kg menjadi Rp34.000 per kg dan bawang putih turun Rp2000 yang tadinya Rp30.000 per kg menjadi Rp28.000 per kg. Naikknya sejumlah harga bahan kebutuhan pokok membuat seorang ibu rumah tangga pintar-pintar membeli bahan yang dibutuhkan. “Tadinya saya mau beli daging sapi tapi setelah tahu harg-

anya naik lagi, saya tidak jadi beli. Saya beralih beli ayam saja yang agak terjangkau,” ungkap seorang ibu rumah tangga, Rini saat ditemui Antara di Pasar Cisalak, Depok, Selasa. Seperti diberitakan Pemerintah baru-baru ini menurunkan harga BBM, seperti solar yang semula dari Rp6.700 per liter menjadi Rp5.650 per liter, harga premium untuk wilayah Jamali (Jawa-Madura-Bali) turun dari Rp7.400 per liter menjadi Rp7.050 per liter. Kemudian pertalite, turun dari Rp8.250 per liter menjadi Rp7.900 per liter, harga pertamax untuk DKI Jakarta dan

Jawa Barat turun dari Rp8.650 per liter menjadi Rp8.500 per liter. Tapi ternyata hal itu tak berpengaruh pada penurunan harga barang kebutuhan pokok. Pantauan di Pasar Larangan Sidoarjo Jawa Timur, harga daging ayam masih Rp 35 ribu. Sedang harga daging sapi berkisar antara Rp 95 ribu sampai Rp 100 ribu per kg. “Tapi secara umum harga sembako memang naik. Pedagang bilang ke saya juga mau naik lagi,” kata Ummu Kamilah, pemilik restoran di Sidoarjo, Rabu (27/1/2016). z tmp/mtv/nng

Lesbi-Gay Makin Berani, Menteri Gusar Sambungan hal 1 problem kemanusiaan tersebut. Prinsip kemanusiaan jauh lebih mulia dari pada politik dan kepentingan pribadi, makanya kemudian pihak kampus tergesa-gesa menuduh LGBT merusak moral. Kampus harusnya memberikan fasilitas lengkap kepada kalangan LGBT agar tidak selamanya menjadi kaum terpinggirkan,” kata Bagong. Organisasi LGBT di UI sekarang memang tanpa malu-malu lagi mengibarkan bendera. Namanya Support Group and Resource Center On Sexuality Studies (SGRC) UI yang berdiri sejak 17 Mei 2014 lalu. Organisasi tersebut memfasilitasi para LGBT untuk tempat berkumpul, bersosialisasi, dan curhat. “SGRC UI ini organisasi tingkat Kampus. Berdiri sejajar dengan organisasi di Kampus UI lainnya, seperti Mapala UI,” kata Founder & Chairperson SGRC UI, Ferena Debineva di Kampus UI Depok. Ferena (24 tahun) menyebut SGRC UI lebih seperti study club. Yakni, berisi mahasiswa yang tertarik dengan segala hal tentang seksualitas. Lalu membahasnya secara ilmiah dengan gamblang. “Kini sudah ada sekitar 200 anggota LGBT,” kata mantan mahasiswa Fakultas Psikologi UI angkatan 2008 ini. Menurut Ferena, anggota SGRC UI membahas berbagai isu seksual lewat diskusi mingguan di grup media sosial (medsos). Lalu ‘arisan’ bulanan antar sesama anggota yang menyajikan berbagai tema bahasan seputar seksual, sampai mengadakan berbagai seminar tentang seksualitas. Menurut dia, para kaum LGBT masih dianggap sebagai perilaku menyimpang. Kerap dilecehkan, jadi korban perundungan, serta sedikit wadah bagi mereka untuk mencurahkan isi hati. “Itulah yang sampai saat ini masih dialami kaum LGBT sehingga membuat mereka merasa dikucilkan masyarakat,” kata Ferena yang pernah aktif di Senat Mahasiswa Psikologi UI. Namun keberadaan mereka disambut negatif. Sejumlah mahasiswa hingga menteri menolak organisasi ini. Roy, seorang mahasiswa Fakultas FISIP UI, misalnya, merasa malu dengan keberadaan SGRC UI. Dia pun bertekad bersama seluruh para mahasiswa dan para alumni UI memerangi komunitas LGBT yang telah mencoreng nama baik UI. “Keberadaan mereka sudah sangat kuat merasuk di kalangan mahasiswa UI, termasuk di Fakultas FISIP UI. Mohon dukungannya mencegah ‘penularan’ dan upaya kampanye LGBT untuk diakui eksistensinya,” kata Roy. Roy berharap, para orang tua sebagai lingkungan paling terdekat mereka, dapat menasiha-

ti anak-anaknya yang sedang kuliah di UI untuk berhatihati dan dapat bersama-sama menolak keberadaan kegiatan LGBT di Kampus UI. “Jika mungkin buat gerakan anti-LGBT secara berkelompok. Semoga UI berhasil memerangi gerakan LGBT yang sudah menjadi wabah dan sudah banyak memakan korban,” kata Roy. Diungkapkan Roy, berdasarkan informasi yang diperolehnya, kasus pembunuhan terhadap mahasiswa Fakultas MIPA UI, Akseyna Ahad Dori, yang sampai saat ini tak terungkap, diduga karena terjadi semacam keributan dalam komunitas LGBT yang melibatkan dosen Fakultas MIPA UI. “Pergerakan kelompok LGBT di UI itu fakta. Mereka sekarang sudah terangan-terangan. Sambil menunggu kereta di stasiun UI mereka bersenda gurau secara terbuka dengan mesra. Dan juga kerap kongkow-kongkow di Taman Danau UI yang kerap berangkulan mesra tanpa canggung,” kata Rina, mahasiswa Pascasarjana UI. Keberadaan LGBT dinilai sebagai ancaman moral. Gerakan mereka saat ini sudah menyasar generasi muda lewat kampus dan anak-anak melalui media sosial (medsos). Isu ini lebih ramai ketika pihak Humas UI mengeluarkan sikap keberatan dengan logo dan nama kelompok ini yang menyandang nama UI. Melalui pernyataan resmi di laman UI Update, Kantor Humas dan KIP UI menegaskan bahwa kelompok tersebut tidak berizin dan tidak berkaitan apa pun dengan UI. Saat ditanya soal nama SGRC UI, Rektor UI Muhammad Anis menegaskan kelompok tersebut harus mengubah nama. ”Iya harus, dan harus di luar universitas. Enggak bisa dong pakai nama UI, itu membuat masyarakat bingung,” kata Anis. Anis menegaskan SGRC telah memberikan klarifikasi kepada pihak UI bahwa organisasi ini bukan bertumpu pada masalah dukung-mendukung kelompok LGBT. Namun, kata dia, selama ini kelompok ini justru memberikan konseling bagi masalah seputar LGBT. ”Mereka sudah klarifikasi bukan mendukung, mereka memberikan konsultasi layanan konsultasi, semacam advokasi seperti pendidikan seksual juga perlu diterapkan masyarakat protect dirinya. Niatnya mendidik. Bukan soal dukung-mendukung atas dasar kemanusiaan itu betul,” ungkapnya. Anis meminta pengertian kelompok SGRC untuk menghormati keputusan Kampus UI sebagai lembaga resmi. ”Keberatan kami ini akan miss leading ke masyarakat. Kami punya Riset Center UI. Kami minta pengertian mereka bahwa ini ada benturan aturan yang ada di UI,” tuturnya.

UIN Aman Sebenarnya bukan keberadaan LGBT di kampus yang menjadi masalah, tetapi gaya kaum LGBT yang terlalu menampakkan aktivitasnya di dunia kampus. Khususnya sikap mereka yang suka bermesraan di kampus. “Yang menjadi masalah para LGBT terlalu mengumbar kemesraan di depan publik,” kata Prof Ali Mufrodi, Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, kepada Global News, Rabu (27/1/2016). Lebih lanjut, Ali mengatakan, tidak hanya kaum LGBT yang dilarang memadu kasih di kampus, mahasiswa yang melakukan tindakan abnormal alias melakukan aktifitas tidak senonoh harus diberikan peringatan, misalkan memadu kasih dengan pacarnya di area kampus. Tak dapat dipungkiri bahwa praktik tersebut masih marak di kampus, hanya saja tidak terdeteksi. “Apalagi kampus yang berbasis Islam, harus dilarang itu,” kata Ali. Saat ditanya apakah LGBT juga masuk UIN, kata dia, sampai saat ini mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya tidak terlibat dalam gerakan LGBT tersebut. “Kajian ilmiah mengenai LGBT sudah banyak dilakukan, salah satunya mengenai keberadaan LGBT dan hukum komunitas tersebut. Kaum LGBT tidak harus kita jauhi, itu merupakan korban. Bisa jadi ia tidak punya teman untuk berbagi rasa. Sejauh ini UIN masih aman,” kata Ali. Namun sejumlah sumber menyebut, UIN sebenarnya juga tak steril dari LGBT. Pasalnya, sering ditemui mahasiswa pacaran dan bermesraan di sekitar kampus. “UIN kan kampus umum, hanya saja ada label Islam. Bahkan diduga ada gerakan kaum liberal di UIN. Kalau bicara liberal, LGTB masuk tuh,” kata seorang mahasiswa UIN kepada Global News, Rabu (27/1/2016). Dihubungi terpisah Wakil Rektor IV Universitas Prof Dr Hamka (Uhamka) Zamah Sari mengatakan, untuk menangkal perilaku seksual menyimpang diperlukan penyadaran sejak dini. Sekolah di bawah organisasi Muhammadiyah, ujarnya, sudah mengajarkan siswanya tentang perilaku hubungan manusia yang sesuai syariah Islam. ”Gerakan kita adalah gerakan Islam. Syariat Islam, Alquran, dan Hadis menolak pandangan liberal hubungan antarmanusia termasuk LGBT,” katanya. Dilarang di Seluruh Kampus Bukan hanya mahasiswa dan pihak kampus, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) M. Nasir pun langsung berkomentar keras agar LGBT tidak

boleh masuk kampus. ”Kampus itu adalah penjaga moral. LGBT tidak boleh masuk kampus karena tidak sesuai dengan nilai dan kesusilaan bangsa Indonesia,” tegasnya. Lebih jauh Nasir menjelaskan, disorientasi seksual merupakan anomali dalam kehidupan sosial. Namun, semestinya perilaku ini ditata sesuai dengan tatanan sosial yang berlaku di masyarakat normal. Hal ini berarti tugas tidak hanya di UI yang harus diselesaikan, tapi seluruh universitas di Indonesia. Dalam hal ini, seluruh perguruan tinggi juga perlu berkontribusi dalam menata perilaku sosial mahasiswanya yang menyimpang. Untuk bisa menata perilaku anomali mahasiswanya, Nasir berharap pihak perguruan tinggi harus bisa mendeteksi perilaku komunitas mahasiswanya. Jika tidak sesuai tatanan masyarakat, perilaku mereka jelas harus diperbaiki ke arah yang lebih baik lagi. Propaganda Lewat Medsos Selain itu, Kepala Divisi Sosialisasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda mengatakan bahwa pihaknya menemukan adanya propaganda homoseksual melalui akun @gaykids_botplg. Dia mengatakan akun tersebut menampilkan foto dan video seksual yang tidak layak dilihat dan ditujukan untuk menggaet anak remaja untuk mendalami perilaku seks menyimpang. ”Kami sangat mengutuk apa yang telah di share akun @gaykids_botplg. Akun ini bersifat pornografi yang ditujukan untuk mengajak anak remaja menjadi homo,” kata Erlinda di Jakarta kemarin. Dia mengatakan, foto dan

video seksual yang tidak layak dilihat itu melanggar UU No 44/2008 tentang Pornografi. Pihaknya pun meminta aparat penegak hukum khususnya Polri beserta jajarannya untuk melakukan penyelidikan dan segera melakukan tindakan bagi oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga harus segera menutup situs dan akun tidak senonoh itu. Dia menegaskan, propaganda LGBT terhadap anak merupakan kejahatan berat dan sudah masuk ranah pidana sehingga wajib diperangi. Pihaknya juga membuka hotline jika ada masyarakat yang meminta atau memberi informasi mengenai kasus ini di nomor 021-31901446 dan 081808194833. Mengkhawatirkan Anggota Komisi X DPR Jefri Riwu Kore sangat khawatir akan pengaruh LGBT yang menyasar generasi muda tersebut. Jefri sangat mendukung sepenuhnya sikap Menristek-Dikti yang melarang adanya komunitas LGBT di kampus-kampus. Dia menyatakan Indonesia tidak seperti negara Barat yang membebaskan masyarakatnya untuk menyukai sesama jenis atau perilaku seks menyimpang lainnya. ”Ini memang harus dilarang karena tidak sesuai norma dan agama apapun yang dianut masyarakat Indonesia,” katanya di Jakarta, kemarin. Politikus Demokrat ini menambahkan, baik Kemenristek- Dikti dan juga Kemendikbud harus bekerja sama agar perilaku negatif seperti ini tidak merambah lebih luas.

Sekolah maupun perguruan tinggi harus lebih giat menyosialisasikan perilaku seks yang aman bagi peserta didiknya. Pemahaman sejak dini memang diperlukan agar ketika anak beranjak dewasa sudah mendapat pemahaman yang cukup mengenai orientasi seksualnya. Menurut dia, kondisi ini sudah sedemikian gawat sehingga pemerintah harus membuat gerakan perlindungan terhadap anak yang bisa menggerakkan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya agar generasi muda tidak mudah terbawa pengaruh negatif. Senada, anggota Komisi X DPR dari Fraksi PPP Reni Marlinawati mengingatkan bahwa praktik LGBT secara normatif dilarang di Indonesia. ”Praktik ini selain melanggar norma agama juga bertentangan dengan hukum positif. Dengan tegas, kami menolak dan menentang keras praktik ini,” katanya kemarin. Reni mengaku telah membuka situs SGRC UI. Setelah membaca lebih lanjut apa SGRC UI, dia berkesimpulan lembaga itu merupakan lembaga kajian mahasiswa, seperti layaknya lembaga-lembaga kajian lainnya yang juga banyak tumbuh di sekitar lingkungan kampus. ”Jika merujuk penjelasan dan aktivitas lembaga ini sebagaimana ditulis di media resminya, secara normatif tidak ada masalah. Bedanya lembaga ini memfokuskan pada isu gender, seksualitas, dan kesehatan reproduksi,” katanya. Ke depan, kata Reni, sebaiknya lembaga kajian yang berbasis di kampus atau di sekitar kampus menghindarkan diri dari hal-hal bertendensi provokasi yang berasal dari

informasi yang bias. Sebaiknya lembaga- lembaga kajian dan sejenisnya di lingkungan kampus memberi pesan dan informasi positif yang tidak multiinterpretasi. Seperti selebaran informasi yang disebar SGRC UI memang terbuka untuk dipahami yang lain dari maksud yang dituju. ”Saya mendorong kehidupan akademik dan kebebasan berpikir di lingkungan kampus harus tetap dirayakan sembari tetap menjaga kepatutan dan kesantunan di tengah publik. Tujuannya agar tidak menimbulkan polemik yang tidak produktif di tengah publik,” katanya. Menurut Reni, SGRC UI yang memfokuskan pada kajian dan konseling semestinya memberikan solusi dan pemahaman kepada pengikut LGBT bahwa praktik tersebut tidak sehat dan bertentangan dengan norma agama dan hukum positif. Konseling harus memberikan solusi konkret atas hal tersebut. ”Lembaga semacam SGRC UI jangan memberi kesan permisif terhadap praktik LGBT. Perguruan tinggi dan mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan sebagaimana tridarma perguruan tinggi,” katanya. Pihak perguruan tinggi juga memiliki peran penting dalam mendorong kebebasan akademik dan kebebasan berpikir sivitas akademika. Pada saat bersamaan, perguruan tinggi juga harus senantiasa memberi bimbingan kepada para mahasiswa untuk tetap berpegang pada aturan dan norma yang berlaku. ”Dengan cara demikian, harapannya akan muncul SDM yang unggul dan mampu bersaing dengan negara-negara lain,” katanya. z ros/rp/okz/ara

Harus Lebih Arif NAMUN Bagong Suyanto, Sosiolog Unair, menyesalkan tuduhan M. Nasir, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bahwa LGBT merusak moral. Pembahasan mengenai LGBT, kata dia, bukan menjadi masalah krusial, sebab yang menjadi masalah adalah apabila LGBT tersebut berbuat tidak baik di lingkungan kampus. Fenomena sosial tersebut harus segera diberikan solusi bijak dari dunia kampus, sebagai bentuk tanggung jawab dari pendidikan, bukan malah diklaim tidak boleh masuk kampus. “Mereka (LGBT, Red) harus mentaati peraturan yang telah dibuat kampus. Selain itu mereka juga punya hak untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi,” katanya. Ketika ditanya mengenai asal muasal LGBT, ia mengungkapkan, bahwa sampai saat ini organisasi LGBT tidak jelas motifnya. Apakah berdasarkan etika kemanusiaan atau perkumpulan orang yang abnormal. Tapi yang jelas LGBT merupakan satu organisasi yang terpinggirkan, makanya kemudian pihak akademisi tidak perlu memberikan justifikasi jelek terhadap LGBT. “Perlu

kiranya berdialog dengan LGBT dan memberikan solusi terbaik bagi mereka. Informasi yang simpang siur seperti ini hanya akan memunculkan berbagai asumsi yang tidak jelas,” katanya. Komunitas LGBT sudah lahir pada zaman dahulu, bahkan pada tahun 1988 pernah diangkat ke layar lebar, memaparkan kehidupan gay tersebut. Tapi tidak seterbuka saat ini di mana saat itu isu-isu kemerdekaan LGBT belum muncul. Kehidupan gay pada saat ini masih tertutup. “Kehidupan tersebut biasanya identik dengan kehidupan malam dan mangkal di jalan-jalan,” katanya. Adapun masuknya LGBT hingga menembus wilayah kampus, lanjut Bagong, merupakan fenomena sosial. Yang jelas kampus harus memberikan ruang terhadap kaum gay tersebut, bukan menyudutkan mereka. Isu transgender menjadi isu mutakhir ketimbang gay, lesbian dan biseksual, bahkan seluruh kampus mencoba memberikan hukum atau rasionalisasi mengenai hukum dan dampak transgender tersebut. Selagi kaum LGBT tidak merusak tatanan etika kampus, tidak perlu men-

deskriminasikannya. “Saat ini LGBT sudah masuk kampus. Kalau dulunya hanya menjadi perbincangan gelap, saat ini sudah menjadi perbincangan publik, bahkan secara terang-terangan mendeklarasikan kemerdekaan kaum gay,” katanya. Secara terpisah, Muhammad Fikri,23, mantan Koordinator Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Surabaya mengungkapkan, isu mengenai LGBT merupakan isu lama hanya saja menjadi isu gempar saat mahasiswa UI menjadi pelopor atas gerakan LGBT tersebut. IMM sebagai organisasi yang berlatar belakang Islam tentunya menolak keras jika ada LGBT yang menampakkan kisah cintanya di depan publik, apalagi di tengah kaum pelajar, yakni mahasiswa. Tindakan tak senonoh tersebut bukan merupakan tuntunan ajaran Islam. Bahkan, Islam mengutuk kisah-kasih sesama jenis alias LGBT, sepeti kisah Nabi Luth. “Kalau masalah kajian mengenai isu transgender atau gay itu bagus. Bahkan bisa kami wajibkan sebagai penambah khazanah intelektual,” kata Fikri, saat ditemui di kantornya. z ros/rp/okz/ara


INFO HARGA EMAS/ KURS S Info Harga Emas LM 10 Rp LM 5 Rp LM 2.5 Rp LM 1 Rp

5.280.000 2.680.000 1.352.500 565.000 Buy Back Price : Rp 499.000

EKONOMI-BISNIS Halaman 12 IMINGGU

KE-22,

KURS DOLLAR Rp 13,871 Rp 15.000 Rp 14.000

13.899 13.874 13.844 13.904 13.871

Rp 13.000 21/1

22/1

25/1 26/1 27/1

28 Januari - 4 Februari 2016

Ketika Bisnis Start Up Kian Digandrungi Bisnis Start Up pada sektor teknologi kini sedang populer di kalangan anak muda. Tak hanya di kalangan profesional, mahasiswa hingga lulusan fresh graduate pun banyak yang memutuskan untuk memulai bisnis start up di usia muda. MENJAMURNYA bisnis ini karena semakin banyak perusahaan mapan mengurangi karyawan, sehingga bermunculan pula pengusaha baru. Perusahaan barupun didukung h pemerintah yang menggelakkan wirausaha. Umumnya perusahaan start up dicirikan sebagai perusahaan yang berdirinya baru sekitar 0 hingga 2 tahun, jam kerjanya yang fleksibel, dan karyawan yang kurang dari 10 orang. Dengan pendirian perusahaan baru, para pendiri, serta pemilik, haruslah meyakinkan dirinya apa yang telah dilakukannya adalah benar. Pendiripun harus berbagi visi bersama karyawan serta memastikan bahwa karyawannya mempunyai visi yang sama. Harus mempunyai tingkat kepercayaan antara satu dengan yang lainnya. Karena, meskipun nantinya tidak sedang berada di dalam satu kantor, semuanya akan tetap melak-

Bisnis Start Upi kini semakin menjamur di Indonesia. Bahkan kalangan anak muda kini mulai menggemari bisnis ini khususnya di sektor teknologi

sanakan pekerjaan dengan tujuan untuk mengembangkan perusahaan. Semuanya harus dengan sukarela untuk mengerjakan semua pekerjaan yang memang harus diselesaikan. Kesadaran bahwa pekerjaan ini adalah milik bersama serta tanggung jawab bersama demi mencapai sebuah hasil. Namun, hal ini ternyata berdampak

pada minimnya tenaga kerja pada sektor informasi dan teknologi (IT) di Indonesia. Wakil Ketua Umum Bidang Penelitian dan Standarisasi Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) Jonathan Sofian Lusa mengatakan, kini banyak perusahaan yang bergerak pada sektor IT yang kekurangan tenaga kerja muda. “Kita sudah ham-

pir seperti Eropa. Di Eropa, perusahaan sektor IT itu sampai-sampai merekrut dosen agar mahasiswa yang berencana membuka bisnis start up memilih perusahaan untuk bekerja dimana dosennya tersebut bekerja,” ujar Jonathan dalam acara Indonesian Digital Economy Outlook 2016 di Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Hal tersebut kini juga terjadi pada mahasiswa di Indonesia. Menurut Jonathan, saat ini banyak mahasiswa IT yang lebih memilih untuk menjadi pengusaha start up dibanding bekerja pada perusahaan IT. “Ini juga terjadi di Indonesia. Kenapa? Karena dosennya mengatakan kepada mahasiswa lebih baik membuka bisnis start up. Rugi satu atau dua tahun tidak apalah, kan masih muda. Karena itu, banyak perusahaan IT yang saat ini kekurangan tenaga kerja,” jelasnya. Akibatnya, saat ini banyak tenaga kerja asal China yang telah bersiap masuk ke Indonesia untuk menjadi karyawan pada perusahaan IT.”Karyawan asal China ini bahkan rela digaji dengan gaji rendah atau UMR Indonesia,” tandasnya. Apa sebenarnya bisnis start up?Wikipedia menyebut startup sebagai perusahaan yang belum lama beroperasi yang sebagian besarnya merupakan perusahaan baru didirikan, berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Lalu apakah istilah startup bisa diterapkan untuk tukang mie ayam atau pedagang kain yang baru membuka usahanya di Tanah

Medco Menangi Lelang Umbulan JAKARTA-Setelah 40 tahun jalan di tempat tanpa rencana, akhirnya proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Kabupaten Pasuruan Provinsi Jatim segera terwujud. Ini setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan Konsorsium PT Medco dan PT Bangun Cipta Kontraktor sebagai pemenang lelang proyek senilai Rp 2,1 triliun. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Andreas Suhono mengatakan, proyek ini akan dikerjakan dengan kontrak selama dua tahun. “Sudah ada penetapan pemenang yaitu Medco. Sudah bisa dikerjakan secepatnya, karena kan begitu ditetapkan langsung bisa kerja. Pendanaan semua juga sudah settled,” kata Andreas di Jakarta, Senin (25/1/2016). Andreas menjelaskan, proyek kerja sama pemerintah swasta (KPS) ini akan dikerjakan dengan bantuan APBN sebesar Rp 300 miliar. Selain itu, Kementerian Keuangan juga telah menetapkan bantuan dana (viability gap funding/

VGF) untuk meningkatkan kelayakan proyek ini sebesar Rp 835 miliar. “Sebetulnya kalau bisa dalam dua tahun ini selesai pekerjaannya, karena kan ada bantuan dari APBN Rp 300 miliar, dan VGF juga sudah ditetapkan untuk Umbulan supaya proyeknya feasible. Kalau APBN nanti bertahap tahun anggaran 2016 sebagian dan sisanya 2017 sebagian,” papar dia. Nantinya, Medco menggelontorkan Rp 1,7 triliun untuk menggarap proyek air minum ini, sedangkan sisanya diambil dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Sudah ditetapkan bahwa Medco pemenangnya, baru saja kemarin,” katanya. Medco memenangkan lelang tersebut setelah menyisihkan dua pesaing lainnya dalam uji prakualifikasi pada 2013. Mereka adalah konsorsium Marubeni Corporation dengan Nipponkoei dan konsorsium Kukdong Engineering Construction dengan PT Brantas Abipraya. Rencananya,

SPAM Umbulan memiliki kapasitas air hingga empat ribu liter per detik. Masuknya Medco ke dalam proyek ini, kata Andreas, diharapkan dapat mengejar target sambungan air minum ke 10 juta rumah. Terutama di wilayahwilayah yang belum memiliki akses air minum. Dihubungi Global News, Rabu (27/1/2016) Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Pemprov Jatim Gentur Prihatono membenarkan, konsorsium PT Medco dan PT Bangun Cipta dan Marubeni Corp berhasil memenangkan tender pembangunan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Umbulan, Pasuruan. Konsorsium itu mengalahkan PT Bakrieland Development Tbk dan Beijing Enterprises Water Group Ltd dalam proses lalang di pemerintah pusat.”Kami sudah mendengar kabar itu. Setelah proses lelang ini akan segera dibangun,” katanya. Sebelumnya, memang ada lima konsorsium yang mengikuti lelang SPAM

Umbulan. Namun, ditengah perjalanan, tiga konsorsium mengundurkan diri. Dari data yang dihimpun, tiga konsorsium yang mundur adalah Nippon Koei dan PT Perkon Indah. Lalu konsorsium China Harbour Eng Co Ltd, Sound Global Ltd, PT Manggala Purnama Sakti Amerta, dan PT Amerta Bumi Capital. Satunya lagi konsorsium yang mundur adalah Kukdong Eng and Const Co Ltd, PT Brantas Abipraya, dan PT Grundfos. Sebelumnya Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengungkapkan, SPAM Umbulan merupakan sumber mata air yang akan menyediakan air bersih bagi 260 ribu kepala kKeluarga di Jawa Timur. Dengan dukungan VGF, otomatis proyek ini berjalan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Swasta (KPS).”Jadi ada support cash dari pemerintah pusat terhadap proyek tersebut, sehingga siapapun swasta yang masuk tidak perlu takut dengan risikonya. Mungkin nanti ada penjaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII),” kata Bambang.zbud

OJK Targetkan 300 Ribu Agen Laku Pandai JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor atau yang dikenal dengan istilah Laku Pandai, bisa mencapai 300.000 agen sampai akhir tahun ini. Sampai akhir tahun lalu, jumlah agen Laku Pandai yang dimiliki enam bank konvensional, satu bank syariah, dan satu BPD baru mencapai sekitar 30.000 agen. Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Rahmat Waluyanto Rahmat Waluyanto mengatakan, dengan target agen Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK tersebut, diharapkan bisa mengurangi keterbatasan layanan perbankan bagi daerah pelosok. Target jumlah agen pada 2016 ini salah satunya bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan melalui penggunaan layanan keuangan. “Diharapkan ini bisa memberikan akses keuangan kepada masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah, dan utamanya di daerah terpencil,” ujar Rahmat, Senin (25/1/2016). Jumlah target agen laku pandai ini, menurut Rahmat, nantinya akan melalui proses seleksi masing-masing bank. Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad mengatakan dengan penambahan jumlah agen tersebut, diharapkan dapat mempercepat akses keuangan hingga ke berbagai pelosok daerah. Muliaman mengatakan, pihak otoritas terus mendorong percepatan pelaksanaan layanan tanpa kantor ini. Menurutnya dengan Laku Pandai, akses keuangan dapat meluas tanpa perlu menambah kantor cabang perbankan. Bahkan, teknologi yang perlu disiapkan bank untuk pelaksanaan Laku Pandai ini dapat dikembangkan melalui kerjasama dengan perusahaan penyedia teknologi finansial (FinTech). Selain itu untuk mendorong percepatan pelaksanaan Laku Pandai, kata Muliaman, pihak otoritas mendorong kelompok perbankan lainnya untuk membuat program tersebut. Data sampai November 2015 implementasi Laku Pandai yang telah didukung oleh 24.865 agen berhasil menjaring 1.094.362 nasabah serta mengumpulkan dana pihak ketiga sebanyak Rp 41,3 Miliar. Sementara program Tabungan Simpanan Pelajar yang implementasinya melibatkan 29 bank dan 1.544 sekolah telah berhasil menghasilkan jumlah rekening sebanyak 382.421 atau 382% dari target tahun ini sebesar 100 ribu rekening dengan jumlah dana yang berhasil dikumpulkan Rp32,8 milliar. zjef, ktn

2015, BNI Cetak Laba Bersih Rp 9,1 Triliun kami masih tumbuh sekitar 12 persen,” ujarnya. Sepanjang 2015, Bank BNI menjaga NIM di level 6,4 persen. Adapun total pendapatan bunga bersih (net interest income) tercatat sebesar Rp25,6 triliun atau turun 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara pendapatan komisi (fee based) meningkat dari Rp6,9 triliun menjadi Rp7,3 triliun. Baiquni memperkirakan, pertumbuhan laba di triwulan pertama 2016 akan lebih baik dibandingkan tahun lalu, bahkan mencapai dua digit. Hal itu seiring dengan membaiknya perekonomian. “Kami melihat prospek ekonomi di 2016 rasanya akan lebih bagus dibandingkan 2015,” ujarnya. Ia menjelaskan, upaya pencapaian laba tahun ini akan didukung oleh ekspansi kredit sebesar 16-18 persen terutama di sektor infrastruktur, perdagangan, dan konstruksi. Sedangkan Direktur Keuangan Bank BNI Rico Budidarmo menambahkan, penyaluran kredit

KILAS

Laba Perusahaan Pembiayaan Anjlok 12% JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) mencatat laba industri pembiayaan hingga akhir November 2015 mencapai Rp 10,5 triliun atau turun 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu karena adanya perlambatan ekonomi. “Harapan kami, laba turun hanya sekitar 9 persen pada tahun 2015 dibandingkan 2014,” kata Ketua Umum APPI Suwandi Wiratno Suwandi Wiratno di Jakarta, Ketua Umum APPI Selasa (26/1/2016). Ia mengungkapkan, 2015 merupakan tahun yang penuh tantangan di industri pembiayaan. Sektor pembiayaan konsumen diperkirakan hanya akan tumbuh sekitar 0,1 persen akibat turunnya permintaan kendaraan bermotor.“Daya beli masyarakat turun sehingga mengakibatkan penjualan otomotif turun, baik roda empat maupun roda dua,” ujar Presiden Direktur PT Chandra Sakti Utama Leasing ini . Sektor pembiayaan pengusaha masih tersendat akibat turunnya harga komoditas dan lambatnya implementasi proyek infrastruktur pemerintah. Hal itu berdampak pada turunnya permintaan alat berat yang menjadi pasar industri pembiayaan. Suwandi mencatat, penjualan alat berat mengalami penurunan tiga tahun terakhir. Diperkirakan, tahun lalu penjualan alat berat turun 35 persen dibandingkan tahun 2014. “Kalau semuanya turun walaupun ada bekasnya, tapi belum mengangkat karena masalahnya ada di daya beli. Daya beli karena masalah keadaan ekonomi yang tidak mendukung, tidak kondusif di tahun 2015,” tuturnya. APPI melansir per akhir November 2015, aset perusahaan pembiayaan mencapai Rp425 triliun atau hanya tumbuh sebesar tiga persen secara tahunan. Sementara, untuk piutang pembiayaan turun tipis sebesar 0,14 persen menjadi Rp363,6 triliun. “Namun demikian ada yang sedikit membanggakan kita. Non Performing Financing (NPF) industri pembiayaan per November 2015 adalah 1,43 persen,” ujarnya. zjef, cnn

Harga Gas Akan Turun 30%

Aktivitas pelayanan di salah satu konter Bank BNI

JAKARTA-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membukukan laba bersih sebesar Rp 9,1 triliun pada tahun 2015. Angka itu turun 15,74% dibandingkan laba tahun 2014 yang mencapai Rp 10,8 triliun. Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, penyebab utama dari penurunan laba secara persentase lantaran tingkat kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perseroan mengalami kenaikan. “Tahun 2014 NPL kami hanya dua persen. Semenatara di semester I 2015 NPL naik jadi 3 persen sekarang sudah turun menjadi 2,7 persen,” kata Baiquni dalam konferensi pers Kinerja Keuangan BNI Tahun 2015, Senin (25/1/2016). Sebagai upaya pengelolaan risiko dan ekspansi, pencadangan kredit (cadangan kerugian penurunan nilai/ CKPN) bank pelat merah tersebut pun naik 101 persen menjadi Rp7,3 triliun pada tahun 2015. “Kalau kami abaikan CKPN dan lihat margin bunga bersih (net interest margin/NIM),

Abang? Tunggu dulu. “Startup kini identik dengan perusahaan baru yang bergerak di bidang teknologi, khususnya teknologi informasi,” kata Andrew Wang, Chief Operating Officer Tech in Asia. Semua bermula pada periode akhir 90-an hingga awal 2000-an saat terjadi bubble dot com. Artinya dalam bahasa Indonesia kira-kira gelembung dot com atau gelembung teknologi informasi. Kala itu internet baru berkembang dan banyak orang mulai meliriknya sebagai ladang bisnis. Banyak perusahaan baru (startup) didirikan, meski banyak juga yang gagal. Di antara sedikit yang berhasil bertahan hingga kini adalah Google dan Yahoo. Toh hal itu tak menghalangi terus berkembangnya startup. Dari negara maju, geliatnya terus menjalar ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. “Indonesia merupakan pasar yang sangat menarik,” kata Wang. “Meski telah banyak perkembangan teknologi di Indonesia, kami melihat 150-200 juta orang di sini belum menyadari banyaknya kesempatan yang bisa dioptimalkan,” tambahnya. z agk,tmp

perseroan tahun 2015 tumbuh 17,5 persen menjadi Rp326,1 triliun dari capaian tahun 2014 Rp277,6 persen. Kredit ke segmen business banking tumbuh 15,3 persen menjadi Rp231,1 triliun dibandingkan tahun 2014, Rp200,4 triliun. Adapun komposisinya meliputi Usaha Menengah dan Kecil (28,6 persen), Korporasi (24,6 persen), BUMN (17,7 persen), dan pembiayaan anak perusahaan dan cabang luar negeri (11,5 persen). Kredit segmen konsumer BNI tumbuh 10,6 persen menjadi Rp57,5 triliun dibandingkan tahun 2014, Rp52 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari BNI Griya (60,2 persen), diikuti Kartu Kredit (17 persen), kredit konsumer lainnya (15,8 persen), dan Flexi 6,8 persen. Peningkatan kredit itu didukung pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) 18 persen dari Rp319 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp370,4 triliun dan perkuatan modal menjadi 19,5 persen daripada tahun sebelumnya 16,2 persen. zjef

JAKARTA- Pemerintah berencana menurunkan harga gas dalam negeri tahun ini. Persentase penurunannya berbeda-beda rentang antara 14-20 persen. Namun, kajian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan ada potensi penurunan harga hingga 30 persen. Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, potensi penurunan harga ini bisa terjadi, asalkan ada pembenahan yang dilakukan di pengelolaan gas bumi dari hulu hingga hilir. Ada empat langkah yang bisa dilakukan agar harga gas bisa turun hingga 30 persen. “Apabila kita terus melakukan penataan-penataan. Dimulai dengan pembangunan infrastruktur yang dipercepat pembangunannya, potensi penuruan harga gas itu bisa 30 persen,” kata Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said dalam keterangannya, Selasa (26/1/2018). Langkah selanjutnya dengan mencampur gas yang harganya mahal dengan gas yang harganya murah melalui badan penyangga gas yang akan dibentuk. Selama ini hanya daerah yang berdekatan dengan sumur gas, yang bisa menikmati harga murah. Sementara untuk daerah yang jauh dari ladang gas, harganya cukup mahal karena infrastrukturnya juga terbatas. Kemudian memangkas bagian hulu milik pemerintah untuk mendorong industri pengguna gas di dalam negeri untuk menyerap gas tersebut. Pemerintah juga akan menertibkan pelaku usaha distribusi (trader) gas, untuk membangun infrastruktur. Kementerian ESDM mencatat dari 60 trader gas yang ada di dalam negeri, hanya 15 yang memiliki infrastruktur. “Empat langkah tersebut ini jika dilakukan secara simultan, saya kira potensinya cukup besar untuk mendapatkan efisiensi yang akhirnya harga gas lebih baik,” ujar Sudirman. Penurunan harga gas bumi untuk industri merupakan termasuk dalam paket kebijakan ekonomi III yang diluncurkan pemerintah pada tahun lalu. Penurunan harga gas bumi akan dituangkan dalam Peraturan Presiden bagi industri tertentu. zjef,kdt


METRO RAYA Halaman 13 MINGGU KE-22, 28 - 4 Februari 2016

Banjir Ancam Kawasan Surabaya Barat KONTRUKSI TANGGUL DAN PINTU AIR SUDAH JEBOL

GN/FAKHRUR ROZIQ

APATIS Entah buta huruf atau pura-pura tidak tahu . Para pengunjung Kebun Bibit II yang terletak di Jalan Wonorejo Selatan, Surabaya terlihat lagi asyik memancing ikan di empang tersebut. Padahal di depan mereka sudah tertulis papan larangan memancing ikan.

SURABAYA-Luapan Kali Lamong kembali mengancam akan tenggelamkan kawasan di Surabaya Barat. Pasalnya, saat ini banjir mengancamnya, sementara progres penanggulan sungai yang dilakukan Surabaya kalah dengan Kabupaten Gresik yang sekarang sudah menanggul Kali Lamong di sisi Gresik. Atas kondisi itu kalangan DPRD Surabaya mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya proaktif di proyek tanggul Kali Lamong. Soalnya meski proyek penanggulan itu baru baru beberapa bulan lalu dinyatakan selesai dan proyek pelaksanaan konstruksi tanggul Kali Lamong dan pintu air di Kelurahan Sumberrejo Kecamatan Pakal Surabaya, namun tanggulnya sudah nyaris ambrol alias miring. Proyek penanggulan dan pintu air milik BBWS dengan biaya APBN sudah terlihat patah dan rawan jebol. Kondisi proyek yang amburadul ini disampaikan Vinsensius Awey anggota Komisi C DPRD Surabaya. Dirinya mengaku prihatin sekaligus kecewa terhadap hasil kinerja pihak-pihak yang terkait dengan pelaksanaan proyek pembangunan tanggul Kali Lamong dan pintu air di Kelurahan Sumberrejo Kecamatan Pakal Surabaya. Padahal, proyek itu untuk mengantisipasi luapan banjir di wilayah Pakal dan sekitarnya. z BACA: Banjir Ancam..., di Hal 14

Dewan Sesalkan Pemkot Belum Punya BPBD SURABAYA-Hingga kini Surabaya belum memiliki Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) sendiri. Akibatnya, korban bencana akibat banjir di Kali Lamong dan korban tertimpa pohon tumbang akibat puting beliung atau banjir di pusat kota tak tersentuh bantuan

kota Surabaya. Atas kondisi itu Kota Surabaya termasuk satu dari enam kota yang belum memiliki BPBD. Selain Surabaya, daerah lain yang belum miliki BPBD adalah Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kota

GN/PURNOMO

JEBOL: Kondisi penanggulan dan pintu air yang kondisinya sudah jebol.

z BACA: Dewan..., di Hal 14

HUKUM

Pengemudi Lamborghini Terancam Penjara 6 Tahun

GN/ILUSTRASI

MAKIN MURAH: Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov Jatim memberikan layanan pengurusan izin kapal dengan sistem jemput bola.

DKP Jemput Bola, Izin Kapal Makin Murah SURABAYA-Biaya pengurusan izin kapal milik para nelayan di Jatim akan makin murah. Kalau sebelumnya, untuk mengurus izin kapal dengan berat 10–30 gross tonnage (GT) melalui calo atau kurir, biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp 5 juta. Kini, biayanya hanya Rp 200.000. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov Jatim Heru Tjahjono mengatakan, drastisnya penurunan biaya perizinan kapal milik nelayan tersebut setelah pihaknya melakukan upaya jemput bola untuk pemberian layanan kepada para nelayan di wilayah pesisir. Biaya Rp 200.000 yang dikeluarkan nelayan tersebut adalah untuk mengurus perizinan kapal tersebut, untuk membeli materai Rp 6.000 dan pembayaran penerimaan

negara bukan pajak (PNBP). “Dengan kita datangi, pemilik kapal bisa ngurus izin sendiri dan tak perlu ngurus ke Surabaya dengan menitipkan pengurusannya lewat jasa calo,” ujar Heru Tjahjono. Jika semua persyaratan lengkap, mulai identitas hingga dokumen kapal yang dikeluarkan Syahbandar, maka surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) akan langsung dikeluarkan oleh Pemprov Jatim, melalui UPT Pelayanan Perijinan Terpadu (P2T) Badan Penanaman Modal. Heru juga menambahkan, terobosan layanan jemput bola perizinan ini diklaim berhasil menarik minat nelayan mengurus izin SIPI kapal yang dimiliki. Dampaknya, kalau z BACA: DKP..., di Hal 15

SURABAYA-Wiyang Lautner pengemudi Lamborghini menjalani sidang perdana, Rabu (27/1/2016). Dalam siding tersebut, jaksa mendakwa Wiyang dengan pasal yang ancaman hukumannya enam tahun penjara. Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Surabaya Ferry Rachman mengatakan terdakwa dijerat pasal 310 ayat (4), (3), dan (1) tertuang dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Wiyang Lautner “Hukumannya enam tahun penjara,” kata Ferry Rachman di sela usai persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (27/1/2016). Menurut dia, pasal yang diterapkan tersebut berdasarkan saksi yang dilampirkan penyidik lalu lintas Polrestabes yang menangani. Bahwa terdakwa pada Minggu 29 November 2015 lalu membawa mobil Lamborghini berjalan beriringan dengan mobil z BACA: Pengemudi..., di Hal 14

DANA BOPDA

Kejaksaan Ikut Lakukan Pengawasan SURABAYA-Penggunaan dana Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) akan diawasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Jaksa Tindak Pidana Khusus Kejari Surabaya Hanafi mengatakan semua kegiatan dengan keuangan negara harus punya bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Ketidaksesuaian penggunaan dapat dilaporkan oleh kejaksaan. Namun ada sekolah yang mengaku kesulitan melaporkan penggunaan BOPDA. “Biasanya kesulitan sekolah saat melaporkan pembelian barang yang banyak ke toko kecil yang enggak punya NPWP,” kata Hanafi. Bila hal itu terjadi, kata Hanafi, sekolah dapat membuat berita acara sebagai dasar pembuatan laporan pertanggungjawaban. “Bisa dilengkapi dokumentasi,” ujar Hanafi dalam sosialiasi BOPDA untuk Kepala SD dan SMP Negeri se-Surabaya, di SMKN 6 Surabaya, Selasa (26/1/2016). Adapun proses pengawasan penggunaan BOPDA, kata Hanafi, sepenuhnya berada di tangan Dispendik z BACA: Kejari..., di Hal 15


SURABAYA

14

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

Pengobatan Alternatif Wajib Izin Dinkes DPRD JATIM IMBAU UNTUK SEGERA MENGURUS IZIN SURABAYA-Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur mendesak dan meminta kepada pengobatan alternatif dan juga klinik yang belum memiliki ijin untuk segera mengurus ke Dinas Kesehatan Provinsi, dan Kabupaten/Kota Di Jatim. Hal ini dilakukan untuk menghindari mal praktik yang semakin marak dan memasuki era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) 2016. Anggota Komisi E DPRD Jatim, dr Benyamin Kristianto mengatakan DPRD Jatim baru saja mengesahkan Perda Sistem Kesehatan Provinsi. Dimana dalam salah satu isi atau komponen aturan perda tersebut dijelaskan bahwa pengebotan alternatif dan Klinik yang berdiri di Provinsi Jatim harus mendapatkan izin dari Dinkes Jatim, dan pihak kabupaten/kota di Jatim. “Dengan adanya perda tersebut pihaknya berharap kepada pengobatan alternatif, dan klinik segera mengajukan ijin ke Dinas Kesehatan dan kabupaten/kota,” ujarnya. Lebih lanjut pihaknya mendapatkan temuan pengobatan di alternatif yaitu hernia tanpa operasi, wasir tanpa operasi, dan contoh berikutnya pihaknya baru saja menerima pasien yang berobat di alternatif tentang penyakit batu ginjal. Namun pasien tersebut setelah di USG ternyata batu ginjal masih ada serta ditubuh

si pasien tersebut terdapat bekas terkena silet. “Dengan adanya temuan ini pihaknya minta kepada Dinkes provinsi agar segera menertibkan alternatif maupun Klinik yang tidak berijin, agar tidak ada korban lagi karena pengobatan alternatif,” tegas dr Benyamin yang politisi asal Fraksi Gerindra Jatim. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan pengobatan alternatif untuk segera melaporkan ke Dinkes maupun Anggota DPRD. “Saya Imbau kepada masyarakat apabila berobat ke alternatif pilihlah alternatif yang sudah mendapatkan ijin dari Dinkes maupun kab/kota setempat,” ujarnya. Sementara itu, Anggota DPRD Jatim lainnya M. Eksan mengatakan dengan adanya MEA tentunya akan banyak alternatif dan klinik-klinik asing akan masuk di Jatim dengan metode pengobatan yang tidak diketahui oleh Dinas Kesehatan Jatim. Dan ini harus ditertibkan sebelum banyak korban yang berjatuhan. Untuk itu pihaknya akan mendesak Dinas Kesehatan agar segera turun untuk sidak berdirinya klinik-klinik pengobatan yang begitu menjamur. “Nantinya Dinas Kesehatan Jatim harus menertibkan alternatif dan klinik-klinik tersebut. Bahkan kalau bisa dilakukan penutupan secara tegas bagi klinik yang tidak mengantongi ijin,” ujarnya. z inf

GN/IST.

BUKAN TUPOKSI: Satpol PP Surabaya tidak akan dipersenjatai seperti usulan sejumlah pihak.

Satpol PP Surabaya Tak Akan Dipersenjatai SURABAYA-Menyusul kejadian aksi terorisme di Jakarta, muncul wacana Satpol-PP Kota Surabaya dilengkapi dengan senjata. Kasatpol PP Irvan Widyanto secara tegas menolak wacana anggota Satpol dipersenjatai. “Saya menolak, karena bukan tupoksi kami, lagi pula kita tidak berhadapan dengan penjahat atau teroris,” tegas mantan Kabag Pemerintahan Kota Surabaya ini, Rabu kemarin. Sebagai PNS yang sarat dengan pengalaman, Irvan Widyanto berpendapat bahwa untuk melaksanakan tugas dan fungsi Satpol-

PP sebagai aparat penegak Perda hanya dibutuhkan pemahaman dan komunikasi. “Butuh pemahaman dan komunikasi, bukan senjata,” pungkas alumni STPDN ini. Sebelumnya diberitakan bahwa insiden bom di Jl MH Thamrin Jakarta Pusat, yang mengakibatkan beberapa anggota kepolisian menjadi korban penembakan lantaran tidak memiliki senjata, menjadi alasan Gubernur Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok untuk segera mempersenjati jajaran Satpol-PP Pemprov DKI Jakarta. Tidak hanya itu, Satpol-PP dianggap akan lebih sigap jika ter-

jadi sesuatu, juga sebagai antisipasi pengamanan jika sewaktu-waktu menghadapi tindakan kriminal lainnya. Namun demikian, para anggota Satpol PP wajib mengikuti serangkaian tes sebelum dipercaya untuk membawa senjata api. Jika dipersenjatai, ungkap Irvan, anggotanya hanya butuh ‘body protector’ atau pelindung tubuh yang akan berguna ketika ada penertiban dilapangan. “Itupun kita punya pelindung tubuh tapi hanya tameng saja, tidak ada tongkat,” lanjutnya. Satpol PP Surabaya memiliki 500 anggota yang terdiri 350

tenaga honorer dan 150 honorer. Dari jumlah 500, 75 diantaranya anggota perempuan atau biasa disebut Satpoltik yang bertugas meminimalisir dan mengupayakan pendekatan persuasif dilapangan ketika ada penertiban. Sementara Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto juga sepakat agar Satpol PP tidak memerlukan senjata api. “Satpol PP itu tugasnya ada batasannya, tidak perlu dilakukan tembak ditempat. Nanti kalau diberikan malah akan disalahgunakan dan makin menimbulkan masalah,” ujarnya. z pur

Banjir Ancam Kawasan Surabaya Barat Sambungan hal 13 “Hasil koordinasi Pemkot Surabaya dengan Provinsi Jatim dan pusat menghasilkan realisasi proyek pembangunan konstruksi tanggul Kali Lamong dan pintu air di Kelurahan Sumberrejo Kecamatan Pakal Surabaya, yang lokasi di perbatasan wilayah antara Surabaya dan Gresik. Target dan tujuannya sangat

baik, sayangnya niat ini tidak dibarengi dengan pelaksanaan proyek yang baik pula, karena kenyataannya hasil pengerjaannya terkesan tidak disertai perencanaan dan pelaksanaan yang matang, sehingga terkesan asal-asalan,” katanya, kemarin. Menurutnya, pelaksanaan proyek selesai pada tanggal 10 Desember 2015, namun hanya di sisi sebelah kanan

sungai, sementara sebelah kiri masih belum. Dan fatalnya proyek tanggul itu sudah mulai mengalami kerusakan dua minggu kemudian. Bahkan di awal Januari lebih kelihatan parah lagi, yakni terjadi kemiringan. Secara detil, Awey mengatakan, pada minggu kedua Januari, kemiringannya semakin parah bahkan terjadi patahan di tiga titik pada struk-

tur di posisi tanggul betonnya. “Kami minta kepada Pemkot Surabaya yang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) untuk segera berkoordinasi secepatnya dengan pihak BBWS, untuk dilakukan perbaikan, karena jika tidak, maka Surabaya bakal kebanjiran. Utamanya, jika curah hujan tinggi dan air laut pasang. Akibat lainnya akan

Dewan Sesalkan Pemkot Belum Punya BPBD Sambungan hal 13 Malang, Kota Blitar, dan Kota Mojokerto. Wakil Ketua DPRD Surabaya Masduki Toha mengatakan, dewan sudah berulangkali akan membuat peraturan daerah (Perda) untuk masalah itu dan mengusulkan adanya anggaran khusus untuk masalah tersebut, namun tetap ditolak pemerintah kota (Pemkot) Surabaya. “Dewan berulang kali untuk mengusulkan hal tersebut, namun ya gitu tak pernah dihiraukan Pemkot Surabaya,” kata politisi asa; PKB ini, kemarin. Menurutnya, BPBD kota Surabaya sangat diperlukan utamanya guna menangani korban banjir akibat luapan kali Lamong atau luberan air laut yang sedang mengalami pasang di Surabaya timur dan utara. Namun, faktanya usulan dewan selalu dimentahkan Pemkot Surabaya.

Sementara, saat ada bencana datang dan menimbulkan korban kerusakan lingkungan Pemkot Surabaya selalu kelabakan. “Coba kalau Surabaya punya BPBD sendiri, saya jamin semua korban bencana alam di Surabaya bakal tertangani dengan baik. Sementara saat ini semua korban bencana selalu kekurangan duit untuk penanggulangannya,” kata dia. Sementara Kepala Bakesbanglinmas Kota Surabaya Sumarno mengatakan, Surabaya belum perlu membentuk BPBD sendiri. Pasalnya, Surabaya memiliki badan atau dinas yang mengatasi korban bencana banjir dan pohon tumbang. Korban Banjir akan ditangani DPUBMP, sedangkan korban pohon tumbang akan ditangani Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Sementara Kepala BPBD Ja-

tim Sudarmawan mengatakan keberadaan BPBD akan sangat diperlukan untuk antisipasi dan penanggulangan bencana. “Kita kan nggak pernah tahu kapan bencana itu datang,” tukasnya. Menurut Sudarmawan, keenam daerah tersebut sebetulnya masuk dalam area titik rawan bencana alam. Seperti bencana banjir dan tanah longsor. “Baru Kota Kediri dan Kota Malang yang sudah mulai bersiap membentuk BPBD. Di kedua daerah tersebut tinggal menunggu pengesahan dari DPRD setempat. Sedang Surabaya dan tiga daerah lainnya masih belum ada kabar sama sekali. Semoga tahun ini segera bisa disusul. Bagaimanapun keberadaan badan ini sangat dibutuhkan,” ujarnya. Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional akan membangun tempat evakuasi sementara korban Tsunami di Kecamatan

Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pembangunan ini menelan dana Rp 9 miliar. Jember memang dianggap pemerintah pusat sebagai salah satu daerah yang rawan terkena bencana Tsunami. Beberapa kecamatan di kota ini berdampingan dengan laut selatan, antara lain Puger, Kencong, Ambulu, dan Gumukmas. “Kami mengusulkan juga pemetaan jalur evakuasi agar warga bisa dengan mudah terkumpul di satu titik evakuasi,” katanya. Menurutnya, konsultan pembangunan tempat evakuasi sudah datang dan melakukan survei lokasi. Tempat evakuasi sementara ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, jika tak ada bencana Tsunami. BPBD juga menerima peralatan sistem peringatan dini (early warning system) terhadap Tsunami yang diletakkan di kecamatan yang rawan terkena bencana. z pur,ins

lebih parah yakni jebolnya tanggul, dan dampaknya adalah warga Surabaya Barat di sekitar tanggul bakal kebanjiran,” tandasnya. Sebagai anggota Komisi C DPRD Surabaya yang membidangi pembangunan, Awey juga menyoroti konstruksi bangunan pintu air yang pelaksanaannya telah selesai dua tahun silam. Namun, faktanya ternyata di sana hanya terbangun dengan konstruksi pasangan bata merah yang diplester dengan campuran pasir dan semen. “Setahu saya konstruksi tanggul air itu dengan cor beton dengan ketebalan tertentu, namun yang terbangun di sana ternyata hanya pasangan bata yang dilapisi pasangan campuran semen dan pasir, maka wajar jika kondisinya sekarang sudah ambrol,” tambah politisi asal Partai Nasdem ini. Awey menilai, meskipun pekerjaan ini menjadi bagian dari BBWS, namun anggota

dewan Surabaya tetap meminta pemkot untuk segera berkoordinasi dengan BBWS, karena kesalahan ini ada pada pelaksanaan, namun lebih kepada pengawasan dan perencanaan. “Saya melihat, petugas rayon di lapangan serta konsultan pengawasnya tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya, saya berharap kepala Dinas PU tidak hanya sekadar menerima laporan yang sifatnya “Yes Man” saja, tetapi juga turut melakukan check list di lokasi,” pungkasnya. Wakil ketua DPRD Surabaya Masduki Toha mengatakan, yang mendapatkan bantuan BBWS itu masuk wilayah Gresik, sementara wilayah Surabaya belum. Jika demikian adanya, tambah dia, maka kawasan wilayah Surabaya barat rawan tenggelam banjir Kali Lamong. Itu dikarenakan, luapan Kali Lamong bakal masuk ke wilayah Surabaya Barat. “Surabaya barat bakal banjir lagi

seperti lima tahun silam, coba lihat nanti,” katanya. Menurutnya, Surabaya sebaiknya mendesak pusat agar mengucurkan anggarannya untuk penanggulangan di Kali Lamong. Dengan demikian penanggulan Kali Lamong di sisi Surabaya bisa segera terealisasi. Berikutnya Surabaya barat tidak tenggelam. “Tanpa ada penanggulan Kali Lamong di sisi Surabaya barat, bisa dipastikan kawasan itu bakal banjir selamanya. Jadi kami minta Pemkot lebih proaktif untuk masalah ini,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Ir Erna Purnawati melalui Kabag Humas Pemkot Surabaya Moch Fikser mengatakan, Pemkot akan berusaha mendapatkan bantuan dari pusat tersebut. Sebab, tanpa bantuan pusat, Pemkot tak mampu membuat tanggul sendiri. “Kami akan mencoba mencari bantuan ke pusat soal itu,” katanya. z pur

Pengemudi Lamborghini Terancam Penjara 6 Tahun Sambungan hal 13 Ferrari yang dikemudikan Bambang di Jalan Manyar Kertoarjo. Berdasarkan data Traffic Accident Analysis Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim kendaraan ini melaju dengan

kecepatan 95 km/jam. “Saat melaju, terdakwa tidak bisa mengendalikan laju kecepatan mobilnya, sehingga menabrak seorang pembeli STMJ atas nama Kuswarjono sampai meninggal,” ujar Ferry. Menanggapi tuntutan JPU,

Ronald Napitupulu Kuasa Hukum Wiyang Lautner enggan memberikan komentar. Dia bahkan menghindari pertanyaan wartawan. Sementara itu, Wiyang sendiri mengenakan baju batik dengan rompi tahanan Kejaksaan Negeri Surabaya. z


SURABAYA

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

15

SUHARIJONO, ORANGTUA ERRI INDRA KAUTSAR YANG DIDUGA GABUNG GAFATAR

Hilang Sejak Agustus 2015, Pesan Lewat Telepon Agar Tidak Dicari Di antara keluarga yang sedang mencari kerabatnya yang diduga hilang karena bergabung dengan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) adalah Suharijono. Ayah Erri Indra Kautsar ini tengah mencari anak perempuannya yang diduga hilang bergabung dengan Gafatar. LAPORAN: BUDI PRASETYO

GN/ISTIMEWA

LONG MARCH: Rombongan unjuk rasa dari elemen buruh dari arah Ahmad Yani - Wonokromo berjalan kaki menuju Grahadi. Sebagian lainnya menggunakan sepeda motor dan roda empat.

Gubernur Kabulkan Tuntutan Buruh

WAJAH Suharijono (55) nampak gusar. Pria berjenggot itu terus memeriksa satu persatu daftar nama eks anggota Gafatar yang dipulangkan Pemprov Jatim dari Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, akhir pekan kemarin. Sayangnya, setelah dicek satu persatu, nama Erri Indra Kautsar (20), anaknya, tidak ada dalam lembaran data daftar nama yang dimiliki Pemprov Jatim tersebut.”Saya baca di alamat anak saya nggak ada di daftar ini,” katanya pelan. Meski nama Erri tidak tercantum, tapi Suharrijono yakin bahwa anaknya yang menghilang sejak tiga bulan lalu bergabung dengan Gafatar. Keanehan sikap Erri itu bahkan sudah dirasakan Suharijono sejak beberapa tahun lalu.”Saya curiga dia bergabung dengan Gafatar sudah lama karena sejak ikut les di ITS waktu kelas 2 SMA lalu sikapnya sudah aneh,” tegasnya.

Dia menuturkan, selain tertutup, Erri juga jarang ikut shalat berjamaah seperti biasanya. Melihat perilaku anaknya yang berbeda itu, Suharijono berusaha menegur. Tapi, Erri sering membantahnya dan mengatakan kalau shalat tidak diwajibkan.”Memang sering membantah kalau saya nasihati. Bahkan pernah mengatakan kalau shalat itu tidak wajib,” tandasnya. Suharijono mengaku anaknya meninggalkan rumah sekitar Agustus 2015. Tak ada pesan yang dititipkan sehingga membuat dia dan istrinya gusar dan melaporkannya ke polisi. Suatu ketika, Erri pernah menelepon sang ibu. Mengabarkan kalau kondisinya dalam keadaan sehat dan berpesan agar tidak mencarinya.”Dia mengatakan kepada istri saya akan kembali jika telah sukses dan bilang kalau nggak usah mencari lagi,” jelasnya. Memang, dalam kesehariannya, Erri tergolong mahasiswa kritis. Semasa SMA,

REVISI UPAH SEKTORAL DIATUR PERGUB 80 TAHUN 2015 SURABAYA-Setelah melalui proses negosiasi antara perwakilan serikat pekerja dan dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur, akhirnya disepakati untuk merevisi Peraturan Gubernur (pergub) nomor 80 tahun 2015 tentang upah sektoral. Gubernur Jawa Timur Soekarwo akhirnya merevisi peraturan gubernur (Pergub) nomor 80 tahun 2015 tentang upah sektoral. “Dengan berbagai pertimbangan, Pak Gubernur akhirnya melakukan revisi pergub 80 tahun 2015,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jawa Timur Sukardo. Dalam pergub 80 tahun 2015 yang ditetapkan pada malam pergantian tahun 2016, gubernur mematok upah sektoral 5 persen dan berlaku bagi seluruh sektor. Namun dalam revisi kali ini, upah sektoral dibedakan dalam beberapa subsektor, menyesuaikan usulan asli dari bupati/walikota. Kabupaten Sidoarjo misalnya, jika awalnya gubernur mematok upah sektoral 5 persen, maka dalam revisi kali ini untuk sektor satu ditetpkan 9 persen (usulan bupati Sidoarjo 15 persen), sedangkan sektor dua ditetapkan 8 persen (11 persen) dan sektor tiga ditetapkan 6 persen (8 persen). Begitu juga Kabupaten Pasuruan, sektor satu ditetapkan 9 persen (usulan Bupati Pasuruan 10 persen), sektor dua

ditetapkan 7,5 persen (usulan sama) dan sektor tiga ditetapkan 6 persen (sama). Untuk Kabupaten Mojokerto, revisi dilakukan menyesuaikan usulan asli dari Bupati Mojokerto yaitu sektor satu ditetapkan 7 persen, sektor dua enam persen dan sektor tiga sebesar 5 persen. Kabupaten Gresik, sektor satu sebesar 9 persen (usulan Bupati Gresik 10 persen), sektor dua sebesar 7 persen (sama), dan sektor tiga sebesar 5 persen (sama). Sedangkan untuk Kota Surabaya tidak dibedakan subsektor karena usulan dari Walikota Surabaya memang tidak membedakan subsektor. Surabaya angkanya juga sama dengan usulan Walikota Surabaya yaitu 5 persen. Selain mengubah prosentase sektor, revisi juga dilakukan dengan melampirkan sektor-sektor perusahaan yang diharuskan menerapkan upah sektoral. Dengan revisi ini, maka seluruh perusahaan yang masuk dalam sektor-sektor yang telah ditetapkan harus menggaji buruhnya sesuai UMK ditambah prosentase sektoral. Sektor yang dimaksud untuk Kota Surabaya ditetapkan 119 sektor, di antaranya adalah sektor perbankan, restoran, asuransi, industri margarine, industri minyak makan kelapa, industri minyak goreng, industri cat dan tinta cetak, industri farmasi, penerbitan surat kabar, kegiatan kantor berita, penyiaran radio oleh swasta serta beberapa sektor lainnya.

Sementara itu untuk Kabupaten Sidoarjo, sektor yang disepakati berjumlah 56 sektor; lantas Gresik sebanyak 56 sektor; Kabupaten Pasuruan sebanyak 48 sektor dan Kabupaten Mojokerto sebanyak 13 sektor. Sementara itu, setelah melakukan aksi longmarch jalan kaki dan memacetkan hampir seluruh jalanan protokol di Surabaya, ribuan buruh yang sejak siang berunjuk rasa akhirnya membubarkan diri, sekitar pukul 18.00 WIBtanpa harus berunjuk rasa di Depan Grahadi. Massa buruh cukup berkumpul di sekitar Jl Basuki Rahmad sementara perwakilan mereka melakukan negosiasi di Grahadi dengan perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan. Untuk mengawal pembubaran buruh, ratusan personel kepolisian yang semula berjaga di Grahadi juga langsung digeser ke Jl Basuki Rahmat. Komisaris Besar Polisi Imam Sumantri Kapolrestabes Surabaya mengatakan, unjuk rasa kali ini tak perlu dibubarkan karena telah ada kesepakatan dan buruh berjanji membubarkan diri dengan tertib. “Jadi kami hanya mengawal mereka. Buruh tidak menggunakan seluruh badan jalan atau memblokir. Tadi mereka kami kawal agar tak menutup jalan tapi hanya menggunakan sebagian jalan saja,” kata Imam. z ssn/zis

ia tergolong siswa cerdas, bahkan pernah berdebat dengan guru matematika terkait rumus matematika. Setelah lulus sekolah menengah atas, Erri diterima menjadi mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Sayangnya, setelah menjadi mahasiswa dia memilih menghilang dan meninggalkan aktivitas kuliahnya. ”Saya juga kasihan. Kenapa kok sekolahnya ditinggalkan. Itu kan untuk masa depannya juga,” tambahnya. Suharijono mengaku, kelak jika Erri kembali dia akan memaafkan kesalahannya dan menerimanya dengan lapang dada. Dia berharap agar anak pertamanya itu sadar dan bisa menjalani kehidupannya seperti sediakala.”Kalau untuk kuliahnya saya belum mengecek apakah sudah di DO atau belum,” pungkasnya. Khawatir Tak Diterima Mayoritas eks anggota Gafatar yang dipulangkan ke Jawa Timur ingin kembali ke Kalimantan Barat. Mereka enggan balik karena takut tidak diterima oleh keluarga mereka Ahmad Rifai (50) mengaku keberatan untuk kembali ke rumahnya karena menilai sudah merasa nyaman hidup di Mempawah, Kalimantan Barat. Menurut Rifai, di tempat barunya tersebut, dia sudah mengelola sawah dan tinggal memanennya saja. “Kami bercocok tanam di sana. Kalau dipikir lagi sebenarnya kami berat untuk kembali karena di sini sudah tidak punya harta benda lagi,” kata pria asal Bojonegoro itu. Rifai mengaku khawatir, jika lingkungan di sekitarnya enggan menerimanya lagi. Harta benda yang dimiliki sudah dijual untuk membeli lahan di Kalbar. “Mau bagaimana lagi. Semoga pemerintah memberikan kemudahan dan bantuannya,” tambahnya. Dia mengaku pergi ke Kalimantan Barat atas ajakan temannya sekitar empat bulan lalu. Sampai di Kalbar, dia menggarap lahan untuk bercocok tanam dan bertani.”Mungkin kalau tetap di sana tidak lama lagi akan panen,” kata bapak dua anak itu. z GN/BUDI PRASETYO

GUSAR: Suharijono, orangtua Erri Indra Kautsar, mencari putrinya.

DKP Jemput Bola, Izin Kapal Makin Murah Sambungan hal 13 sebelumnya, dari sekitar 6.000 kapal dengan berat 10–30 GT di Jatim, yang mau mengurus izin hanya 700 kapal saja. Kini, jumlahnya naik menjadi sekitar 3.000 kapal. “Dengan begitu, kapal yang dipakai nelayan menangkap ikan statusnya legal dan resmi. Sehingga tak perlu takut dan dihantui rasa waswas lagi saat mereka melaut,” tegas mantan Bupati Tulungagung dua periode ini. Pemprov berharap sekitar 3.000 kapal nelayan yang belum berizin, tahun 2016 ini semuanya sudah mengurus izin, agar memiliki legalitas. Heru mengaku, terobosan layanan jemput bola perizinan ini berhasil menarik minat nelayan mengurus izin SIPI

kapal yang dimiliki. “Dengan begitu, nelayan tak perlu takut lagi dan harus bersembunyi saat ada pemeriksaan kapal,” tegasnya. Ini misalnya, terlihat dari animo nelayan di Pelabuhan Pondok Dadap Malang, Prigi Trenggalek, Puger Jember, Muncar Banyuwangi, Bulu Tuban, Pasongsongan Sumenep, dan nelayan di Brondong Lamongan. Dampaknya, jika sebelumnya, dari sekitar 6.000 kapal dengan berat 10-30 GT di Jatim, yang mau mengurus izin hanya 700 kapal saja. Kini, jumlahnya naik menjadi sekitar 3.000 kapal.”Melihat respon positif dari nelayan tersebut, kita akan terus meneruskan layanan perijinan jemput bola ini,” tegasnya. Selain menurunkan biaya

pengurusan izin kapal, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan renovasi terhadap 1.600 rumah nelayan di Jawa Timur pada akhir 2015 lalu. Pasalnya, rumah yang ada di kawasan pesisir tersebut tidak layak huni. Program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) sendiri bekerjasama dengan Pemprov Jatim. Di mana untuk mensukseskan kegiatan ini, Pemprov Jatim mengucurkan dana hibah Rp15 miliar.“Program renovasi RTLH khusus masyarakat pesisir kita kerjasama dengan TNI AL. Pada tahun ini sebanyak 1.600 RTLH yang direnovasi,” terang Wakil Gubernur Jatim, Syaifullah Yusuf di Bangkalan, beberapa waktu lalu. Gus Ipul, sapaan akrab

Wagub menjelaskan, fakta menunjukkan masyarakat mempunyai impian memiliki rumah. Namun rumah yang dimiliki banyak tak layak huni seperti berlantaikan tanah dan dinding terbuat dari bambu. Berdasarkan data tahun 2013, sebanyak 200 ribu lebih rumah warga masuk RTLH di Jatim. “Kita kerjasama dengan Kodam V Brawijaya untuk program renovasi RTLH sejak 2009. Sekarang dengan TNI AL, yang ditujukan untuk rumah yang ada di kawasan pesisir,” paparnya. Tugas TNI selain perang, sambung Gus Ipul, juga ikut mensejahterakan masyarakat. Salah satunya memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni. Setiap rumah dialokasikan dana senilai Rp 7,5

juta.“Tetapi, praktek di lapangan lebih dari itu. Karena prajurit TNI ikut membantu yang tidak dibayar, kadang ada yang

urunan. Jadi bantuan ini tidak berkurang, malah bertambah. Saya berharap tahun depan rumah warga yang direnovasi

bertambah. Khusus di Madura pada tahun ini ada 500 rumah RTLH yang direnovasi,” tukasnya. z bud/ins

Kejaksaan Ikut Lakukan Pengawasan Sambungan hal 13 melalui pengawas sekolah. Sedangkan proses audit akan dilakukan inspektorat dan BPK. Barulah jika ada indikasi kerugian negara akibat penggunaan BOPDA, kejaksaan dan kepolisian akan turun tangan. “Kalau beli di warung selisih Rp100 atau Rp1.000 masih maklum. Laporan yang salah dan bisa diperbaiki maka akan dikembalikan dulu ke sekolah. Masak kerugian Rp34 ribu mau dibawa kejaksaan, berkas-berkasnya saja lebih besar biayanya,” ungkapnya

Dia menegaskan berkas penyelewengan dana sampai di kejaksaan, biasanya, jika sudah ada indikasi nominal selisih yang besar. Sedangkan jika masih kecil akan ditangani pengawas, asalkan ada pengembalian dana dan bukti. “Kalau sudah di kejaksaan berarti sudah ada penyalahgunaan dana besar, kalau bisa dikembalikan dulu,” jelasnya. Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dispendik Surabaya Eko Prasetyoningsih mengatakan, sekolah-sekolah penerima hibah BOPDA harus

memenuhi beberapa persyaratan. Antara lain kelengkapan proposal, laporan LPJ, kevalidan nomor rekening bank, hingga speciement dan tanda tangan kepala sekolah. Adapun peruntukkan hibah BOPDA bagi sekolah, kata Eko, cukup banyak dan sudah tertulis dalam peraturan. “Paling banyak yang direvisi untuk pengadaan nasi kotak. Nasi kotak ini hanya saat UN, US dan PPDB. Kalau rapat-rapat tidak perlu, karena sudah dapat uang makan dan minum,” katanya. z ssn


PENDIDIKAN

16

GN/F. AL AZIZ

TERARAH: Para siswa tampak asyik mengikuti materi yang diberikan sejumlah mahasiswa yang sedang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya di Desa Mojokembang, Jumat (22/1/2016). Suasana tersebut diamati Rektor Ubhara Brigjen Pol Purnawirawan Drs Edy Prawoto SH M.Hum. Pada tahun ini, kampus yang berlokasi di Jl A. yani tersebut menerjunkan 706 mahasiswa dari berbagai disipilin ilmu untuk melaksanakan KKN di Desa Bendunganjati dan Desa Mojokembang Kecamatan Pacet, Mojokerto. Pelaksanaan KKN di kawasan Pacet, Mojokerto telah berlangsung selama tujuh tahun. Ini bertujuan agar ada kesinambungan program yang selama ini telah dilaksanakan, termasuk salah satunya menggiatkan program kamtibmas berupa aktualisasi Perpolisian Masyarakat (Polmas). Dimana mahasiswa peserta KKN bersama masyarakat sekitar memaksimalkan fungsi Polmas untuk keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kemendikbud Wajib Selidiki Terkait Ditemukannya Buku Pelajaran Radikalisme JAKARTA-Ditemukannya buku pelajaran untuk anak Taman Kanak-kanak (TK) yang mempunyai muatan pemikiran radikal di Depok, Jawa Barat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) diminta untuk melakukan penyelidikan secara komprehensif terhadap motif penerbitan buku dimaksud. “Dalam konteks situasi Indonesia seperti ini, kalimat seperti “bantai” atau “bazoka” tidak diperlukan karena tidak dalam kondisi perang. Jadi, tidak perlu dimasukkan ke dalam buku TK,” ujar Dr Diana Muthi MSi Psikolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah di Jakarta, Senin (25/1/2016) seperti dilansir Antara. Pernyataan Diana tersebut terkait dengan ditemukannya buku pelajaran untuk anak Taman Kanak-kanak (TK) yang

mempunyai muatan radikalisme di Depok, Jawa Barat. “Usia dini sangat efektif untuk menanamkan benih radikalisme, karena pada usia itu perkembangan anak sangat pesat dan merupakan periode emas dalam hidupnya,” jelasnya. “Terutama pada usia anak empat tahun, perkembangan anak mencapai 50 persen. Pada usia tersebut, sangat bagus anak belajar bahasa, juga mulai terbentuk karakternya. Usia ini merupakan usia kritis, bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa periode itu termasuk usia emas,” jelas dia. Menurut dia, sangat tepat kalau Kemendikbud tidak hanya melakukan pelarangan saja. Tetapi juga melakukan penyelidikan, terhadap seluruh bahan ajar yang ada di sekolah. “Jangan hanya menjadi pemadam kebakaran, begitu ada laporan baru kemudian ditindaklanjuti. Kemdikbud harus melakukan inisiatif untuk menyelidiki bahan ajar yang ada di sekolah dan bagaimana pula pola pengajarannya,” cetus dia.

Selain itu, pelarangan juga hanya bersifat pasif dan akan sia-sia jika tidak ada pengawasan dari pemerintah. Buku paket pelajaran tersebut berjudul “Anak Islam Suka Membaca” jilid satu, dua, tiga, empat, dan lima. Namun, diantara susunan kata-kata dalam buku tersebut, ada kata-kata yang mengandung ajaran radikalisme yang dapat membahayakan. Pada jilid lima, ada kata-kata sa-hid-dime-dan ji-had serta se-le-sai ra-ih ban-tai ki-yai.Pada jilid empat, ada kata-kata, muna-fik, bom dan ha-ti-ha-ti-man-haj-ba-til. Sementara pada judul ketiga, kata dia, banyak kata-kata yang mengandung ajaran radikalisme, seperti, ge-ga-na-a-da di-ma-na, re-la ma-ti-de-mi a-ga-ma, ki-ta se-mu-a be-la a-ga-ma, ba-zo-ka di-bawa-la-ri dan ha-ti-ha-ti zo-na ba-ha-ya. Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Namun sebelumnya, Kemendikbud akan menerbitkan Panduan Guru Bicara

dengan Anak tentang Kejahatan Terorisme, 14 Januari 2016. Ini terkait dengan adanya peristiwa teror yang terjadi di Jakarta, Kamis (14/1/2016). “Dalam situasi seperti ini, orang tua dan guru perlu membantu anak-anak kita mencerna dan menanggapi peristiwa teror ini,” kata Anies Baswedan. Mendikbud meminta semua pihak membantu menyebarluaskan panduan singkat bagi para guru dan orangtua dalam membicarakan kejahatan terorisme dengan siswa dan anak-anak mereka. Panduan singkat itu terdiri dari dua bentuk. Pertama panduan untuk guru dalam berbicara dengan siswa tentang kejahatan terorisme. Kedua, panduan bagi orangtua untuk bicara terorisme dengan anaknya. Kata Anies, panduan ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi orangtua dan guru dalam mendampingi anak-anak bila terjadi peristiwa lain, yang dapat berdampak pada anak-anak, tidak hanya soal kejahatan terorisme. zdis/zis/tna

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

BEASISWA BIDIK MISI

Kemenristekdikti Luncurkan 60 Ribu Paket SURABAYA- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) akan segera meluncurkan 60 ribu program paket Bidik Misi tahun akademik 2016/2017 pada pekan ini.“Program Bidik Misi tahun ini segera kami luncurkan,” kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Dikti, Widyo Winarso dalam Forum Komunikasi Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta Jatim, di Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya, akhir pekan kemarin. Ia mengatakan rencananya pada tahun ini kuotanya sebanyak 60 ribu beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, namun kurang mampu secara finansial itu hampir sama dengan tahun lalu.“Untuk besaran beasiswa yang diterima mahasiswa Bidik Misi sebesar Rp12 juta per tahun setiap mahasiswa. Artinya setiap semester dijatah Rp6 juta dengan rincian Rp3,6 juta untuk biaya hidup dan Rp2,4 juta untuk biaya kuliah,” katanya. Ia mengakui pihaknya sudah mengusulkan kenaikan bantuan beasiswa Bidik Misi ke DPR RI untuk baiya hidup tahun ini sebesar Rp1 juta per bulan setiap mahasiwa, namun usulan itu ditolak dan akhirnya besaran beasiswa tidak berubah sejak pertama kali diluncurkan. “Mahasiswa penerima Bidik Misi harus mampu menuntaskan pendidikannya tepat waktu, jika menempuh program sarjana (S1), mahasiswa ini wajib lulus dalam waktu empat tahun, sedangkan yang tidak ada pendidikan profesinya, setelah empat tahun biaya dari Dikti otomatis terputus,” jelasnya. Menurut dia, perguruan tinggi yang terletak berada di Pulau Jawa, terutama swasta harus memiliki akreditasi A yang bisa menerima mahasiswa Bidik Misi, sedangkan di luar Jawa diperbolehkan terakreditasi B. Rektor Unipa Surabaya, Djoko Adi Walujo menuturkan dalam menerima mahasiswa Midik Misi mementingkan kejujuran mahasiswa yang dipilih sesuai kriteria, seperti lemah dari sisi finansial, namun mampu dari segi akademik. “Kami ada tim survei, tim penjaringan tersendiri, bahkan tugasnya mengecek kondisi rumah mahasiswa karena jangan sampai mampu, namun mendapat program bidik misi, dan jangan sampai ada hubungan dengan orang dalam kampus,” terangnya. Lebih lanjut, dia mengungkapkan tahun 2015 ada 10 lebih mahasiswa Bidik Misi di kampusnya dan berharap besaran nominal bisa ditambah oleh pemerintah. Sementara itu, Rektor Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya Bachrul Amiq menyebut, pihaknya baru 2015 menerima mahasiswa Bidik Misi, itupun jumlahnya tidak banyak, yaitu lima orang, sedangkan tahun ini pihaknya masih belum menentukan. ztan

TEKNOLOGI INFORMASI

Mei, Dana Sertifikasi Guru Madrasah Non-PNS Cair SIDOARJO-Dana sertifikasi guru madrasah non-PNS bakal dicairkan pada bulan Mei 2016. Dana ini hanya bagi guru nonPNS yang sudah memegang SK (surat keputusan) Impassing (penyetaraan kepangkatan) dan memiliki sertifikasi. “Itu untuk guru madrasah non-PNS yang sudah memegang SK (surat keputusan) Impassing (penyetaraan kepangkatan) dan memiliki sertifikasi,” kata Direktur Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kemenag, Nurkholis Setiawan dalam Rapat Koordinasi Kepala Sekolah SD/MI di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU se-Jawa Timur di kawasan Juanda, Sidoarjo, akhir pekan kemarin. Di hadapan 2.000-an guru madrasah swasta di lingkungan LP Ma’arif NU se-Jatim itu, ia menyatakan dana sertifikasi yang cair itu sebesar Rp1,2 triliun untuk 81.000-an guru madrasah non-PNS. Menurut dia, ada 141.000-an guru madrasah non-PNS yang mengajukan SK Impassing ke Kemenag RI, namun hanya terseleksi 81.000-an guru, karena sebagian belum sertifikasi dan sebagian juga belum S-1. “Aturannya dulu, SK Impassing diberikan kepada semua guru non-PNS walau belum mengikuti sertifikasi, tapi sekarang harus sertifikasi dulu dan minimal S1,” kata Nurkholis. Ia menjelaskan dana sertifikasi yang dicairkan itu untuk sertifikasi pada 2015. “Sekarang masih penghitungan. Sekitar 1-2

bulan sudah ada hasilnya, jadi sekitar Mei akan cair. Kita tidak ingin salah hitung, karena saya bisa masuk penjara,” katanya. Dalam rakor yang dihadiri mantan Mendikbud Prof Mohammad Nuh dan Wagub Jatim H Saifullah Yusuf, ia mengakui sertifikasi guru di bawah Kemenag memang tersendat dan utang kepada para guru terus menumpuk sejak 2010. “Itu merupakan tantangan kemenag karena distribusi anggaran di kementerian ini memang sangat minim,” katanya dalam acara yang juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Jatim H Saiful Rahman dan Ketua LP Ma’arif Jatim Prof Abd Haris. Hingga kini, anggaran di kemenag memang belum sepenuhnya proporsional. Paradigma anggaran masih menggunakan paradigma lama dengan asumsi perkembangan jumlah madrasah tidak seperti sekarang ini. “Padahal, lima tahun terakhir, perkembangan jumlah madrasah sangat luar biasa. Ketika saya diangkat jadi Direktur Madrasah pada 2013, jumlah madrasah masih 72.000 unit, tapi sekarang sudah mencapai 76.000 unit dengan 800.000an guru. Jadi, hanya dalam dua tahun sudah bertambah 4.000 madrasah,” katanya. Selain itu, 84 persen dari 76.000-an madrasah itu adalah milik masyarakat atau swasta yang tidak digaji negara, padahal membantu negara dalam mendidik anak-anak bangsa, sehingga perlu apresiasi dari pemerintah.zant

GN/ISTIMEWA

MENARIK: Tampilan situs makinpintar.com.

Makinpintar.com Pertemukan Pelaku Pendidikan GN/DISPENDIK SURABAYA

VERIFIKASI: Para guru tengah mengurus verifikasi dana operasional sekolah.

Moratorium SMA Berlaku Tahun Depan SURABAYA-Dinas Pendidikan (Disdik) Jatim akan melakukan penghentian sementara (moratorium) pendirian SMA untuk memenuhi target rasio jumlah SMK–SMA yaitu 70:30. Kebijakan tersebut akan diberlakukan hingga target itu terpenuhi tanpa batas waktu berakhir. “Kami akan tetapkan moratorium sampai perimbangan rasio mencapai 70:30 untuk SMK– SMA, sedangkan untuk payung hukum moratorium akan berbentuk peraturan gubernur. Saat ini regulasi tersebut masih diproses agar segera diresmikan,” kata Kepala Disdik Jatim, Dr Saiful Rachman di Surabaya, akhir pekan kemarin. Ia mengatakan moratorium pendirian SMA akan berlaku mulai tahun depan, ketika provinsi sudah mengambil alih kewenangan pengelolaan SMK dari kabupaten/kota, sehingga regulasi yang masih diproses tersebut akan berlaku. “Saat ini perbandingan SMK-SMA telah melebihi 60:40. Jumlah SMK dalam data statistik pendidikan Jatim telah mencapai 1.808 dan SMA hanya 1.347 lembaga. Pihak swasta memiliki peran yang cukup besar dalam pengembangan pendidikan kejuruan dengan jumlah hampir 80 persen dari seluruh SMK di Jatim,” jelasnya. Menurut dia, tidak hanya lembaga yang telah mencapai target, namun jumlah ruang kelas dan

siswa SMK jauh lebih besar dari SMA dengan rincian 21.211 ruang kelas SMK dan jumlah peserta didik sebanyak 706.140 siswa, sedangkan SMA terdapat 15.410 ruang kelas dengan jumlah peserta didik 432.429 siswa. Sebelumnya, Gubernur Jatim Dr H Soekarwo juga mengungkapkan hingga saat ini jumlah SMK dan SMA di Jatim telah mencapai perbandingan 65:35. Jumlah ini terus mengalami peningkatan dari target semula 60:40. Ia mengakui, sejauh ini sebaran jumlah SMK di Jatim memang belum merata. Ada daerah yang memiliki jumlah SMK tinggi, ada pula yang rendah, sehingga yang perlu didorong adalah terkait peningkatan kualitas SMK. Sementara itu, Kabid Pendidikan Menengah Kejuruan Dindik Jatim Hudiyono menambahkan izin pendirian sekolah sampai saat ini masih berada di bawah kewenangan kabupaten/kota, namun setelah UU No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah itu diberlakukan. “Setelah UU No 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah itu diberlakukan, pengelolaan pendidikan menengah termasuk izin pendirian sekolahnya di bawah kewenangan provinsi. Kami pun terus menambah unit SMK negeri baru, seperti tahun lalu di Banyuwangi dan Bojonegoro karena rekomendasi provinsi,” tandasnya. zant

SURABAYA- Pusat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menciptakan situs online khusus pendidikan berbasis sosial media. Namanya makinpintar.com. Situs ini bertujuan untuk mempertemukan siswa, guru, dan pegiat pendidikan di Indonesia agar lebih mudah berkomunikasi. Kepala Pusat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Soegianto Soelistiono mengatakan, internet adalah alat yang sangat kuat untuk mendongkrak percepatan pendidikan di Indonesia. “Orang Surabaya saat ini tidak mungkin tidak punya gadget. Satu orang bisa gadgetnya tiga. Ini artinya orang Surabaya telah menjadi citizen net,” ujar Soegianto Soelistiono, dalam peluncuran situs makinpintar.com di Kampus C Unair, Senin (25/1/2016). Keniscayaan gadget dan internet bagi orang Indonesia saat ini mengarah penggunanya pada media sosial (medsos) seperti facebook, twitter, dan lainnya yang tidak teregulasi di Indonesia. “Tidak ada satupun social media itu yang fokus di bidang pendidikan. Nah di makinpintar.com ini, semua penggunanya akan teregulasi,” kata Soegianto. Berbicara mengenai regulasi berarti para penggunanya adalah orang-orang yang jelas ada dan kompeten di bidangnya. Terutama gurunya, serta siapa siswa yang bertanya. Dengan adanya makinpintar.com, siswa di seluruh Indonesia diharapkan lebih mudah mengakses informasi mengenai ilmu pengetahuan, serta informasi lainnya seputar dunia pendidikan dari guru-guru yang kompeten. Sejatinya, makinpintar.com ini merupakan situs yang dikembangkan dari dua blog yang dibesut oleh Unair di bidang pendidikan. Kedua blog itu adalah guru-indonesia.net dan siswa-indonesia.net yang kini sudah memiliki 90.000 pengguna terdaftar. zssn


KESEHATAN

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

17 ^ ŎƼ Ĩ ŗs¶ ǼÞ¯ DI SAMPING faedah, mandi air hangat yang terlalu sering ternyata juga menimbulkan sejumlah dampak negatif. Berikut beberapa dampak negatif terlalu sering mandi air hangat sebagaimana dilansir situs k-link:

BERBAHAYA BAGI JANIN Bagi ibu hamil, disarankan untuk tidak terlalu sering mandi menggunakan air hangat. Suhu panas yang digunakan saat mandi dapat mengganggu kesehatan janin bagi ibu hamil, bahkan sampai pada tingkat ekstrim yaitu dapat menyebabkan kecacatan kelahiran bayi yang dikandung. Itulah mengapa dokter kandungan selalu menyarankan kepada para ibu yang tengah hamil muda untuk tidak menggunakan air hangat saat mandi.

KUALITAS SPERMA MENURUN

MANDI AIR HANGAT PICU SERANGAN JANTUNG

Mandi air hangat dianggap sebagai jalan tercepat untuk mengusir rasa dingin bagi sebagian besar orang. Tak hanya itu, mandi air hangat seolah menjadi terapi tersendiri bagi mereka yang sering diserang nyeri rematik atau sekadar untuk melepas rasa penat setelah pulang kantor. Namun mandi air hangat ternyata juga mengandung bahaya. HANGATNYA air untuk mandi memang dapat membantu lancarnya sirkulasi darah dan memberikan efek rileks pada otot-otot. Namun, kebiasaan mandi air hangat, terlebih dengan suhu air yang lebih panas, ternyata rentan terkena resiko serangan jantung. Seorang peneliti asal Jepang mengungkapkan kemungkinan ini setelah mengamati banyak kasus serangan jantung yang terjadi di Osaka selama tahun 2005-2007. Selama pergantian musim dari tahuntahun tersebut, Chika Nishiyama, peneliti asal Kyoto Prefectural University, mengamati angka kejadian serangan jantung usai mandi air hangat 10 kali lebih tinggi terjadi ketika seseorang melakukan kebiasaan ini di musim dingin. Sedangkan, tidur dan olahraga menempati urutan kedua dan ketiga sebagai aktivitas yang sedang atau baru saja dilakukan oleh mereka yang mengalami serangan jantung. Meski belum diketahui bagaimana mekanisme terjadinya serangan jantung usai mandi atau berendam

air hangat, para peneliti menduga bahwa ini terkait dengan turunnya tekanan darah secara drastis akibat mandi air hangat di tengah cuaca dingin yang terjadi pada saat musim hujan. Dampaknya, tubuh mengalami shock yang langsung mengarah pada serangan jantung. Tentu saja, resiko akan semakin meningkat pada mereka yang memang memiliki riwayat penyakit jantung, juga pada mereka yang senang dengan suhu air yang lebih panas, tidak sekadar hangat. Dalam hal in, bukan faktor air yang digunakan untuk mandi, melainkan adanya perubahan suhu mendadak yang ekstrem pada tubuh. Tentu saja, ini berdampak langsung pada sirkulasi dan tekanan darah dalam tubuh dan juga jantung Anda. Fakta sehubungan dengan hal ini selaras dengan penelitian yang pernah dilakukan oleh Fakultas Kesehatan di Queensland, Brisbane-Australia. Jadi, resiko yang sama yakni serangan jantung, juga bisa dialami oleh mereka yang mandi air dingin seketika setelah mereka berolahraga

atau melakukan aktivitas lainnya. Lantas, bagaimana solusi untuk mencegah serangan jantung usai mandi? Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan mandi air hangat maupun air dingin. Hanya, jaga agar suhu air tidak terlalu panas atau dingin. Dan, jangan langsung menyiram air ke tubuh. Misalnya, ketika cuaca sedang

Ingatlah, tubuh perlu melakukan penyesuaian antara suhu di dalam dan luar tubuh. Perubahan suhu mendadak pada tubuh akan memberikan ‘reaksi kejut’ pada berbagai sistem dalam tubuh Anda, termasuk kulit, otot, tulang, paru-paru, dan tentu saja jantung Anda. Membiasakan diri untuk mandi tanpa menggunakan air panas adalah

KULIT KERING Akibat terlalu sering mandi air hangat mengakibatkan kulit menjadi kering. Mengapa? Saat mandi menggunakan air hangat, pori-pori yang ada di dalam tubuh kita akan terbuka, sehingga kandungan minyak dalam tubuh akan terbawa keluar. Akibatnya, kulit menjadi kasar, kering dan keriput karena kelembapannya berkurang dikarenakan kekurangan kandungan minyak. Solusinya dengan memberikan pelembab sesuai dengan kecocokan kulit penggunanya.

RAMBUT RUSAK

dingin, jangan langsung menyiram air hangat atau bahkan air dengan suhu yang lebih panas ke tubuh. Sebaliknya, ketika berkeringat baik akibat olahraga maupun karena aktivitas fisik lainnya, jangan langsung menyirami tubuh Anda dengan air dingin.

hal yang harus anda lakukan saat ini. Mandi menggunakan air hangat memang sangat nyaman daripada mandi menggunakan air dingin, namun kurangi frekuensinya dan cobalah menggunakan air dingin juga beberapa saat setelah mandi dengan air panas. zzis

Pagi Hari, Lebih Dianjurkan Pakai Air Dingin

BANYAK orang lebih memilih untuk mandi air hangat di pagi hari, padahal hal itu justru dapat merugikan tubuh. Pada pagi hari dianjurkan mandi dengan menggunakan air dingin. Di pagi hari, Ada beberapa dampak negatif yang terjadi bila orang terbiasa mandi air hangat di pagi hari, antara lain pori-pori membesar dan menurunkan kualitas sperma pada pria. Meski sesekali dianjurkan, namun mandi air hangat di pagi hari juga bisa memicu sakit kepala karena perbedaan suhu air dengan hawa dinginnya pagi. Air hangat dapat mengubah tekanan darah tubuh, termasuk di daerah kepala, yang akhirnya memicu rasa sakit kepala dengan puncak rasa tertusuk tajam di dahi sekitar 30-60 detik setelah disiram air.

Sebagian pria atau mungkin lebih banyak daripada wanita, senang menggunakan air hangat untuk mandi sehari-hari. Namun hal tersebut sebetulnya sangat berbahaya, karena kualitas sprema yang dihasilkan akan menurun. Berbeda dengan wanita, untuk hal ini pria sangat mudah mengobatinya. Cukup berhenti mandi menggunakan air hangat saja, maka kualitas sperma akan kembali baik seperti semula.

Seperti dilansir BBC Health, mandi air dingin memiliki beragam manfaat salah satu membuat sirkulasi darah jadi lebih baik. Kalau mandi air hangat membuat aliran darah bergerak menuju kulit, maka air dingin membuat aliran darah menuju organ-organ tubuh. Karena itulah, dengan mandi air dingin justru lebih meningkatkan sistem sirkulasi darah. Sehingga sirkulasi darah yang baik bisa menghindarkan berbagai penyakit serius seperti hipertensi, pengerasan arteri dan munculnya varises. Manfaat lain, adalah membuat kulit jadi lebih bercahaya dan membuat awet muda. Air dingin dapat mengecilkan dan menutup pori-pori sehingga mencegah masuknya kotoran dan minyak yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebab-

kan ketidaksempurnaan kulit seperti jerawat. Manfaat lainnya, mandi air dingin dapat mengurangi pembengkakan pembuluh darah yang menyebabkan muculnya lingkaran hitam di bawah mata. Dengan begitu, mandi air dingin bisa membuat kulit bercahaya, sehat dan awet muda. Satu hal lagi, mandi air dingin juga dapat membuat rambut sehat dan bercahaya karena dapat menutup kutikula sehingga membuat rambut lebih kuat dan mencegah kotoran menumpuk di kulit kepala. Dengan menutup pori-pori akan membuat rambut lebih kuat ketika disisir, sehingga mencegah kerontokan dan juga memperlambat tumbuhnya uban. Paling penting, mandi air dingin di pagi hari, setidaknya juga memberi semangat. Air dingin jelas membantu membangunkan orang yang masih merasa mengantuk di pagi hari. Penelitian di jurnal Medical Hyptoheses menemukan, mandi dua atau tiga menit dengan air dingin selama dua minggu bisa meningkatkan mood. Hati pun lebih ceria dan bahagia.zzis

Terlalu sering mandi menggunakan air hangat sangat buruk dampaknya bagi kesehatan rambut Anda. Keramas menggunakan air hangat atau panas sama saja merusak rambut secara perlahanlahan. Hal inilah yang biasanya sering dikeluhkan oleh kaum wanita. Pori-pori kulit kepala akan terbuka saat Anda keramas menggunakan air hangat, sehingga akar rambut yang tadinya kuat akan sedikit demi sedikit lepas dan pada jangka waktu yang panjang akan berdampak pada kerontokan. zzis

ǢsǣsĨ ĶÞ NŸE ^ÞǼ ŎE Ì ƻsNj ǣ Ř ğsNjȖĨ ŗÞƼÞǣ SESEKALI mandi air hangat boleh saja. Terutama kalau tubuh terlalu lelah di malam hari, karena mandi air hangat berkhasiat mengendurkan otot, meredakan stres dan mengatasi insomnia. Ada mitos mandi saat malam hari bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti masuk angin hingga rematik. Namun bila tidak mandi sebelum tidur, kotoran dan keringat yang menempel membuat tubuh tidak nyaman dan terasa lepek, sehingga membuat tidur pun jadi tak berkualitas. Mandi saat hari sudah malam sebenarnya tidak ada masalah. Terlebih lagi mandi menggunakan air hangat. Mandi malam hari dengan air hangat juga memiliki efek baik untuk kesehatan. Seperti dilansir laman naturopathycure.com, mandi air hangat bisa membersihkan pori-pori kulit yang tersumbat kotoran setelah melakukan aktivitas di siang hari. Agar tidak hanya sekadar membersihkan kulit, namun juga bisa memberikan kesegaran pada tubuh, ada baiknya mencampurkan air perasan lemon atau jeruk nipis dalam air hangat yang digunakan untuk mandi. Jeruk nipis mengandung minyak terbang limonene dan linalool, juga flavonoid, seperti poncirin, hesperidine, rhoifolin dan naringin. Dalam buah jeruk nipis yang masak terkandung synephrine dan N-methyltyramine, selain asam sitrat, kalsium, fosfor, besi dan vitamin A, B1, dan C. Karena itu, khasiat jeruk nipis bagi kesehatan dan penyembuhan penyakit sangat luar biasa baik jika diminum maupun jika dibalurkan di seluruh bagian kulit di tubuh kita ketika mandi.zzis


GLOBAL SPORT

18

MINGGU KE-22

28 Januari - 4 Februari 2016

TINJU

BARCELONA VS ATLETICO MADRID Sabtu, 30 Januari 2016 - 22.00 WIB - Camp Nou

Peluang Menjauhi Rival BARCELONA-Jadwal La Liga akhir pekan ini akan berlanjut dengan laga super penting pertarungan dua tim teratas di klasemen Liga Spanyol, yang hasilnya akan sangat mempengaruhi posisi keduanya pada akhir musim nanti. Barcelona kini berada di puncak dengan keunggulan selisih gol atas Atletico Madrid. Keduanya saat ini sama-sama mengantongi 48 poin, namun Barcelona yang unggul produktivitas gol berhak atas posisi puncak klasemen sementara La Liga. Selain itu skuad Luis Enrique itu juga memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak. Apa yang menakutkan dari Atletico Madrid musim ini adalah kemampuan mereka menjaga gawang mereka untuk kebobolan sesedikit mungkin. Lihat saja, mereka sejauh 21 pertandingan hanya kebobolan 8 gol saja. Bandingkan dengan Barcelona yang dikenalmemilii penyerang, terbukti dengan hanya dua kekalahan sejauh ini, tapi sudah kemasukan 16 gol. Lebih-lebih lagi Real Madrid yang sudah kemasukan 20 gol. Luis Enrique dan para pemain Barcelona akan membahas dengan teliti cara menembus barisan pertahanan Atletico Madrid seperti yang berhasil mereka lakukan pada lima kesempatan sebelum ini, saat mereka selalu berhasil menang, entah di Camp Nou atau di Vicente Calderon, markas Atletico. Secara momentum, Barcelona saat ini

sedang kuat-kuatnya dengan 22 pertandingan terakhir tidak terkalahkan, membentang sampai sejauh awal Oktober 2015 ketika mereka kalah 2-1 di kandang Sevilla. Mereka selalu menang dalam enam laga terakhir di semua kompetisi. Kesempatan terakhir mereka gagal mencatatkan kemenangan adalah ketika ditahan 0-0 oleh Espanyol pada tanggal 2 Januari lalu. Namun Barcelona mencapai enam kemenangan berturut-turut sejauh ini, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Jika Blaugrana tidak hati-hati maka bisa laga ini bisa mengakhiri catatan enam kemenangan beruntun yang mereka miliki saat ini. Sementara itu Atletico Madrid agak mengkhawatirkan setelah mencatatkan dua laga terakhir imbang 0-0, masingmasing melawan Celta Vigo dan Sevilla. Pertahanan kuat anak-anak Diego Simeone bukannya tak terkalahkan setelah mereka takluk dari Malaga pada 21 Desember lalu, sebuah rekaman pertandingan yang akan dibuka kembali oleh para staf pelatih di FC Barcelona. Seperti telah disebutkan sebelumnya, lima pertemuan terakhir kedua tim, seluruhnya berhasil dimenangkan oleh Barcelona. Kekalahan terakhir tim Catalan dari Atletico terjadi pada April 2014 di ajang leg kedua perempat final Liga Champions ketika gol menit kelima oleh Kiko menyebabkan Barcelona kalah 1-0 dan tersisih. Jika ditarik mundur sampai

Giliran Polri Gelar Hajatan Turnamen Sepakbola JAKARTA-Hingar bingar Piala Jenderal Sudirman yang merupakan hajatan milik TNI telah usai dengan melahirkan Mitra Kutai Kartanegara sebagai kampiun. Kini, giliran Polri yang ingin menggelar hajatan serupa. Piala Bhayangkara pun siap digelar. Seperti dikatakan oleh Kapolri Badrodin Haiti, Presiden Joko Widodo telah memberi lampu hijau untuk Polri menggelar Piala Bhayangkara yang rencananya mulai digulirkan pada penghujung Februari. “Piala Bhayangkara diharapkan bisa berlangsung akhir Februari atau awal Maret mendatang,” ungkap Badrodin kepada media di Jakarta. “Presiden sendiri sudah menginstruksikan untuk Piala Bhayangkara,” timpal Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo yang sukses menggelar PJS. Meski belum diumumkan detailnya secara resmi, namun klub Indonesia Super League yang dibidik untuk tampil di hajatan tersebut. Seperti dilansir Laskar Wong Kito, bahwa Sriwijaya FC bakal menjadi tuan rumah turnamen. “Bapak gubernur Sumsel dan pembina SFC sudah bertemu dengan Kapolda Sumsel dan diberitahukan tentang turnamen tersebut,” jelas Nasrun Umar selaku manajer Sriwijaya soal penggunaan Gelora Sriwijaya sebagai venue tuan rumah Piala Bhayangkara. Ia menambahkan, Bandung juga ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Bhayangkara. “Kita belum tahu persis, tapi katanya kalau Bandung yang jadi tuan rumah pembukaan maka Palembang bakal jadi tuan rumah untuk final,” tukasnya. Sementara itu, Kapten Mitra Kukar Zulkifli Syukur berharap Piala Jenderal Sudirman merupakan turnamen terakhir untuk sepakbola Indonesia. Karena, seluruh pemain membutuhkan kompetisi yang jelas. “Harapannya tentu tidak ada lagi turnamen-turnamen seperti ini, kita semua pemain tentu berharap akan ada kompetisi yang jelas,” beber eks Arema dan Persib Bandung itu. Harapan serupa juga disampaikan wakil kapten Mitra, Rizky Pellu. “Tentunya saya berharap akan ada kompetisi, karena kompetisi lebih jelas untuk pemain berkembang dan memang itu yang dibutuhkan oleh pemain,” paparnya. z gla

11 pertandingan terakhir sampai dengan AGustus 2013, Barcelona masih sangat dominan dengan lima kemenangan, lima draw dan satu kekalahan melawan Atletico Madrid. Barcelona akan turun ke laga menghadapi Atletico Madrid ini tanpa top assist mereka, Neymar, yang diragukan bisa bermain akibat cedera. Jordi Alba juga diragukan bisa bermain. Sedangkan Gerrard Pique kemungkinan sudah bisa turun bermain setelah menyelesaikan hukuman skorsingnya. Di kubu Atletico, hanya Fernando Torres dan Tiago yang masih diragukan dan belum ada kabar jelas kapan

mereka akan turun bermain. Siapa pun nanti yang menang akan menjauh dengan tiga poin dari rival di puncak klasemen itu, selain menjaga jarak menjadi 7 poin dari raksasa Liga Spanyol lainnya, Real Madrid. Hasil laga tersebut hanya menentukan siapa pemuncak klasemen sementara La Liga. Dan bukan menentukan juara La Liga musim ini mengingat masih banyaknya pertandingan yang tersisa. “Ini bukan pertandingan yang akan menentukan pemenang liga. Tapi tentu saja ini pertandingan penting,” tukas eks striker Atletico Paulo Futre. z gbl/zis

Sidoarjo Tuan Rumah Gelar Tinju WPBF Asia Pasifik JAKARTA-Kota Sidoarjo pada April mendatang akan menggelar duel perebutan gelar sabuk juara dunia kelas ringan WPBF Asia Pasific. Petinju tuan rumah, Mukhlis Roy, akan berhadapan dengan petinju Filipina Allan Tanada. Rencananya duel antara Mukhlis dan Allan akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, pada 22 April 2016. Perebutan gelar juara ini bertujuan untuk memperluas potensi petinju nasional, serta jadi ajang untuk menemukan lagi bakat petinju bertalenta. “Kita ingin memacu semangat petinju nasional untuk tampil di kancah internasional. Kita sejauh ini memang hanya mempunyai petinju dunia, yakni Daud Yordan. Namun itu bukan tidak mungkin kita bisa menemukan petinju berbakat lainnya, salah satunya adalah Roy Mukhlis ini. Mudahmudahan bisa terjadi dan dapat menjadi tontonan yang menarik untuk pecinta tinju di tanah air,” sahut promotor pertandingan, Robert, dalam rilis yang diterima detikSport. Mukhlis Roy (29 tahun) sebagai wakil tuan rumah sudah turun di 36 pertandingan profesional dengan hasil 31 kemenangan (21 KO), lima kali kalah, dan tiga imbang. Roy sendiri adalah anak asuh mendiang Sutan Rambing, yang memang terkenal menelurkan petinju berbakat seperti Chris John.

GN/IST

TUAN RUMAH: Roy Muckhlis (kanan) petinju tuan rumah akan ikut bertarung.

“Sejauh ini saya sangat siap, apalagi saya sudah menyimpan rekaman pertarungan Allan. Saya belum bisa memprediksi bakal menjatuhkan lawan di ronde berapa, yang terpenting saat ini adalah memberikan yang terbaik,” tutur Roy yang dijuluki The Sniper tersebut. Sementara nama Allan memang terhitung masih asing di jagad tinju nasional. Petinju Filipina ini tak punya catatan sebagus Roy, di mana dia menang 12 kali, lima kali kalah, dan tiga kali imbang dari 20 kali bertadingan. Senada dengan Roy, Allan mengaku bakal memberikan pertarungan yang menarik untuk masyarakat Indonesia. Petinju berjuluk The Leopard itu menyadari bahwa lawan yang dihadapinya nanti bukan petinju yang mudah dikalahkan. Namun demikian, dengan kerja keras selama pelatihan kemungkinan dia bisa mengalahkan petinju jangkung tersebut.

“Saya yakin bisa tampil baik dan mencoba bermain dengan baik. Saya tahu dia petinju yang bagus. Tapi saya yakin bisa lebih baik darinya di pertarungan nanti. Saya akan mempersiapkan dengan melakukan latihan dan kerja keras. Hal ini sangat penting untuk merebut kemenangan,” timpal Allan. Rencananya pertandingan antara Roy dan Allan ini akan ditayangkan langsung di iNewsTV mulai pukul 19.00 WIB. Pertandingan pembuka rencananya akan mempertemukan Hanif Brawijaya (juara nasional) kontra Erick Distroyer dalam perebutan gelar sabuk emas nasional KTI di kelas bulu. “Surabaya itu merupakan gudang petinju. Promotor yang sejauh ini bisa melahirkan bakat petinju di sana, ya hanya Pak Robert. Dengan semangat sportivitas, dia mampu mengembangkan petinju di sana,” kata Direktur Legal Corsec dan Jaringan iNewsTV Wijaya Kusuma. z dtc

Daud Yordan Siap Tanding Lawan Yoshitaka Kato SEMARANG-Juara tinju kelas ringan (62,1 kilogram) WBO Asia Pasifik Daud Yordan siap bertanding menghadapi penantangnya Yoshitaka Kato dalam pertarungan perebutan gelar, di Jakarta, 5 Februari 2016. “Saya sudah siap fisik dan mental untuk menghadapi Daud Yordan pertarungan mendatang,” kata petinju dengan rekor bertarung 34 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah, Selasa (26/1/2016). Ia mengatakan, dirinya kini masih fokus pada latikan teknik di antaranya dengan mitra tanding yaitu dua petinju Indonesia Hero Tito dan Roy Tua. “Selama saya latihan di Bali ini masih ada dua kali sesi latihan dengan sparring partner” yaitu pada Rabu (27/1) dan Jumat (29/1) karena pada Sabtu (30/1) saya harus berangkat ke Jakarta untuk persiapan akhir menjelang pertarungan,” kata Daud. Sejak pertengahan Desember 2015, Daud Yordan menjalani latihan di Bali di bawah asuhan pelatih Craig Christian yang merupakan mantan pelatih sekaligus manajer Chris John. Di samping latihan teknik, kata dia, dirinya juga masih fokus untuk menjaga berat badannya. Pada pertarungan melawan Yoshitaka Kato, Daud Yordan ingin meraih kemenangan dengan meyakinkan. “Tentu saja saya ingin menang dengan meyakinkan saat bertarung melawan petinju Jepang mendatang,” katanya. Ia pun membeberkan strategi menghadapi petinju Jepang tersebut. z ant

KICK-OFF

Seperti Pembunuh Berantai LIVERPOOL – Mungkin saking gembiranya Juergen Klopp merayakan kemenangan tim besutannya sampai membuat kacamatanya rusak ketika ikut perayaan gol Adam Lallana akhir pekan lalu. Kini dia memakai kacamata cadangan, yang disebutnya membuat tampilannya Daud Yordan seperti pembunuh berantai. Klopp sebelumnya harus merelakan kacamatanya dipensiunkan usai laga melawan Norwich City yang berakhir dengan kemenangan Liverpool 5-4 akhir pekan lalu. Laga itu seperti diketahui berakhir dengan dramatis, di mana timnya mencetak gol kemenangan di menit terakhir injury time lewat Lallana. Larut dalam momen tersebut, Klopp pun meluapkan emosi dengan ikut merayakan gol bersama para pemain. Saking serunya, kacamata miliknya sampai rusak. Setelah sempat berseloroh kesulitan menemukan kacamata cadangannya, kini Klopp sudah memakainya. Seperti sebelumnya, manajer asal Jerman itu pun kembali bergurau perihal kacamata cadangannya. “Itu adalah kesalahan saya (kacamata yang rusak) dan tidak satupun harus membayarnya kalau saya yang salah. Saya sekarang memakai kacamata kedua. Warnanya hitam dan saya sedikit tampak seperti seorang pembunuh berantai,” canda Klopp dikutip Sky Sports. Dengan kacamata cadangannya itu kini Klopp akan memimpin timnya melakoni laga semifinal leg kedua Piala Liga Inggris melawan Stoke City di Anfield, Rabu (27/1/2016) dinihari WIB. Mereka sudah punya bekal cukup bagus karena menang 1-0 di pertemuan pertama. “Sekarang kami punya situasi terbaik yang bisa didapatkan di leg kedua. Kami telah memenangi laga pertama yang berlangsung tandang, sekarang kami punya kesempatan bermain di Anfield,” katanya.z dtc

Dana Sponsor Rio Haryanto Akhirnya Turun JAKARTA-Pengumpulan bantuan dana untuk Rio Haryanto agar bisa berlaga di F1 akhirnya terpenuhi meski harus menunggu hingga detik-setik terakhir. Rio mendapat bantuan dana sebesar Rp 100 miliar dari Kementrian Pemuda dan Olahraga. Pemberian bantuan tersebut dipastikan dengan ditandatanganinya kesepakatan KONI dengan PT Kiky Sport. Dalam penandatangan tersebut KONI diwakili oleh E.F. Hamidy selaku sekretaris jenderal, sementara dari Kiky Sport diwakili Marketing Manajer yang sekaligus ibunda Rio,

Indah Pennywati. Dana bantuan tersebut bersumber dari bantuan Kemenpora berdasarkan perjanjian kerjasama dengan KONI. Kerjasama tersebut tertuang dalam surat No. PPK/ Menpora/01/2016 tentang Fasilitasi Bantuan Dalam Akun Belanja Barang Non Operasional Lainnya. Akhir pekan ini merupakan periode penting dalam upaya Rio berlaga di F1 musim 2016. Calon timnya di Formula 1, Manor Racing, telah meminta pembayaran uang muka sponsor yang tenggat waktunya jatuh pada pekan ini. Jumlahnya

sebesar 3 juta euro. Dengan turunnya dana bantuan ini, berarti permintaan pembayaran uang muka sponsor itu akan bisa dilakukan. Artinya, jalan Rio menuju balapan F1 musim ini terbuka sangat lapang. Terkait kesepakatan dana bantuan tersebut, PT Kiky Sport berkewajiban membuat laporan pelaksanaan pekerjaan dan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana kepada KONI dengan tembusan kepada Keenpora paling lambat 14 hari setelah ditransfer ke Tim F-1 Manor. KONI juga

meminta bukti pembayaran pada Manor, surat perjanjian Rio dengan Manor, dan surat jaminan Rio turun di F1 musim 2016. Setelah melakukan tes F1 pada awal Desember lalu, Manor telah membuka pintu kepada Rio untuk masuk ke kokpit jet darat mereka. Syaratnya, dia juga bisa mendatangkan sponsor senilai 15 juta euro. Saat ini total dana sponsor yang sudah terkumpul sekitar 11,6 juta euro. Dana sebesar 5 juta euro dari Pertamina, sedangkan 6,6 juta euro (Rp 100 miliar) diterima dari Kemenpora. z dtc


JOGLO

MINGGU KE-22

19

JOGJA-SOLO

28 Januari - 4 Februari 2016

Gairah Menjelang Tahun Baru Imlek di Kota Solo SOLO-Menjelang Tahun Baru Imlek 2567 atau tahun 2016 Masehi ini, warga Kota Solo khususnya yang bermukim di Kampung Balong dan Kampung Kepanjen, Kelurahan Sudiroprajan, seperti tenggelam dalam kesibukan. Bukan hanya etnis Tionghoa yang secara turun-temurun sejak leluhur mereka membawa tradisi Imlek, tetapi etnis lain termasuk warga Jawa. Ketua Panitia Bersama Imlek 2567 atau 2016 Masehi Sumartono Hadinoto menyatakan, Selasa (26/1/2016), di Kota Solo perayaan Tahun Baru Imlek, personelnya bukan hanya berasal dari pengurus organisasi Tionghoa, tetapi melibatkan berbagai komunitas dan golongan masyarakat. “Perayaan Tahun Baru Imlek sendiri sudah diterima masyarakat Solo yang multi-kultural. Itu sebabnya, pada Tahun Baru Imlek 2567 ini kami mengambil tema Budaya Imlek Memperkokoh NKRI. Karena kami sadar, Tahun Baru Imlek yang sudah

menjadi milik semua kalangan hendaknya dipandang sebagai kegiatan bangsa Indonesia dan menjadi salah satu budaya yang harus dilestarikan,” ujarnya. Panitia bersama, menurut Sumartono, telah memiliki agenda baku, seperti pemasangan lampion 12 shio dan 12 horoskop Tionghoa di koridor Jl. Jend. Sudirman, memasang 4.000 lampion di seputar Kelenteng Tien Kok Sie dan Pasar Gede, mengadakan Solo Imlek Festival dan kirab budaya Gerebeg Sudiro yang melibatkan multi-etnis. Khusus tentang kirab budaya Gerebeg Sudiro yang merupakan prakarsa masyarakat dengan nuansa pembauran alamiah, dia menyatakan, rangkaian kegiatannya meliputi ritual “Umbul Mantram” di Bok Teko dan arak-arakan gunungan yang terbuat dari satu ton kue keranjang khas tahun baru Imlek. Sementara di Kelenteng Tien Kok Sie Pasar Gede, Solo, sejak Sabtu dan Minggu (23-24/1/2016) sudah mengawali

rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2567/2016. Umat Tridharma (Buddha, Tao dan Konghucu) pada Sabtu malam melaksanakan upacara tradisi sembahyangan Pao Oen, semacam upacara ruwatan dalam tradisi Jawa. Keesokan harinya, umat Tridharma melepas 888 burung pipit ke udara dan 888 ikan lele ke Sungai Bengawan Solo. “Ritual burung dan ikan ini sebagai wujud penyatuan kami dengan alam sebagai simbol pembebasan manusia dari dosa. Sedangkan jumlah burung dan ikan yang kami lepas 888, karena angka 8 yang bentuknya berhubungan tidak putus-putus, dalam tradisi Tionghoa dipercaya akanmembawa berkah untuk kehidupan yang tiada putus,” kata Ketua Pengurus Kelenteng Tien Kok Sie Pasar Gede, Henry Susanto. Dalam upacara sembahyangan Pao Oen di Kelenteng Tien Kok Sie pada Sabtu (23/1/2016), ratusan warga dengan khusyuk mengikuti pembacaan doa-doa. Menurut Henry Susanto, ritual Pao Oen adalah salah satu tradisi

GN/TOTOK SUWARTO

BERGAIRAH : Pelepasan burung pipit di depan Kelenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo, dalam upacara Pao Oen (bahasa Jawa ruwatan) menyambut Tahun Baru Imlek 2567. Tampak seorang umat Tridharma bersembahyang di Kelenteng Tien Kok Sie Pasar Gede.

Tionghoa untuk membersihkan diri dari dosa selama satu tahun. Ritual ini juga sebagai ucapan terima kasih

kepada Tuhan yang Maha Esa karena telah memberi rahmat selama tahun kambing kayu sekaligus menyam-

Pengembangan Taman Urban Forest Terseok-seok Tetap Jalan meski Tak Dianggarkan 2016 SOLO-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terus berupaya mengubah wajah bantaran Sungai Bengawan Solo yang legendaris menjadi ruang terbuka hijau (RTH) dengan nama “Taman Urban Forest”. Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang pernah menjadi Wali Kota Solo, merupakan penggagas taman di pinggir kali di bekas permukiman kumuh padat penduduk, Kampung Pucangsawit, Solo. Kawasan hutan kota atau urban forest yang memanjang di sisi barat alur sungai Bengawan Solo, awalnya merupakan permukiman masyarakat kelas bawah yang mayoritas pekerja pabrik, pedagang kaki lima, pengemudi becak dan lain-lain yang menjadi langganan banjir. Melalui proses relokasi ribuan warga yang menguras energi dan dana, akhirnya pada 2007 Pemkot Solo berhasil mengosongkan bantaran sungai setelah banjir besar yang merendam kawasan itu. Penghuninya direlokasi ke berbagai tempat, yang terbanyak di Kampung Ngemplak Sutan, Kelurahan Mojosongo. Pembangunan Taman Urban Forest di bantaran Bengawan Solo yang dibangun sejak 2010 dan kini memasuki tahap ketiga, adalah untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau berdasarkan konsep eco-cultural city. Data Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkot Solo tahun 2012 menunjukkan, ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Solo telah mencapai 11,9% dari wilayah kota yang seluas

sekitar 44 kilometer persegi. Keberadaan Taman Urban Forest sebagai RTH penting, karena lahan kosong di Kota Solo yang dapat difungsikan sebagai RTH sangat terbatas. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkot Solo, Drs. Widhi Srihanto, menyatakan, Selasa (26/1/2016), pada 2015 Pemkot Solo belum melanjutkan pengembangan Taman Urban Forest dan pada 2016 ini juga tidak memasukkan pengembangan Taman Urban Forest ke dalam APBD. Namun penghijauan kawasan bantaran Sungai Bengawan Solo terus dilakukan, melibatkan pihak ketiga, seperti yang dilakukan Kodam IV Diponegoro, pada Minggu (24/1/2016). “Jajaran Kodam IV Diponegoro melakukan penghijauan yang dipimpin langsung Pangdam, Mayjen TNI Djaswadi. Sebelumnya ada perusahaan, komunitas dan kelompok masyarakat yang juga melakukan penghijauan di bantaran yang akan dikembangkan sebagai Taman Urban Forest. Kegiatan itu akan dilanjutkan dan tahun-tahun mendatang kami akan mengajukan anggaran untuk melengkapi fasilitas agar Taman Urban Forest dapat menjadi ruang publik,” jelasnya. Saat berlangsungnya Asia Pacific Ministers Conference on Housing and Urban Development (APMCHUD) di Solo, kawasan Taman Urban Forest yang dibangun pada 2010 dan telah dilengkapi fasilitas wahana permainan anak dan sarana olahraga dan jalan setapak di sekeliling taman, mengundang kekaguman para peserta yang berkunjung di tempat itu. Namun persoalannya, ruang publik dengan taman yang asri dan ter-

GN/TOTOK SUWARTO

BEKAS PEMUKIMAN: Pegembangan Taman Urban Forest III di Kampung Pucangsawit Sol tahun 2016 tidak dianggarkan, namun andalkan inisiatif pihak seperti yang dilakukan Pangdam IV Diponegoro saat menanam pohon penghijauan, beberapa hari lalu.

dapat monumen peringatan banjir besar Kota Solo tahun 2007 itu, setiap musim penghujan seperti saat ini tetap berada dalam bayang-bayang banjir. Widhi menegaskan, sebenarnya fungsi utama Taman Urban Forest adalah sebagai tempat peresapan air dan melindungi daerah bantaran dari luapan banjir (green belt). Namun saat air Bengawan Solo tidak meluap, Taman Urban Forest sekaligus berfungsi sebagai ruang terbuka hijau dan ruang

bagi publik berekreasi, berolahraga dan berinteraksi, terutama bagi anak-anak. Menyinggung tersendatnya pembebasan lahan di kawasan bantaran Bengawan Solo di Kampung Semanggi, Kepala BLH itu menyatakan proses negosiasi dengan penghuni berjalan terus. Namun realisasinya berjalan alot, karena sejauh ini dana kompensasi yang ditawarkan Pemkot Solo belum diterima sebagian penghuni bantaran yang tanah berstatus hak milik. ztok

Semen Indonesia Bangun Rumah Baru 31 Warga Desa di Rembang REMBANG-Mengawali 2016, Semen Indonesia menyalurkan bantuan senilai Rp1,78 miliar pada masyarakat sekitar pabrik di Rembang. Bantuan meliputi pembangunan rumah layak huni, pembuatan gapura desa, jamban, serta pemberian bibit pohon. Bantuan pembangunan rumah diberikan kepada 31 warga dari 6 desa (Desa Kulutan, Desa Tegaldowo, Desa Kajar, Desa Timbrangan, Desa Pasucen, Desa Kadiwono). Pembangunan rumah untuk warga ini akan dimulai pada bulan Februari dan diharapkan bisa selesai Mei 2016. “Pemberian bantuan pembangunan rumah yang diberikan perusahaan kepada warga adalah berdasarkan hasil survei dari tim yang dibentuk oleh perusahaan, pembangunan dilakukan dengan membangun rumah baru bukan renovasi.

GN/IST.

TINGKATKAN KUALITAS: Kepala Departemen CSR Semen Indonesia, Wahjudi Heru menyerahkan simbolis bantuan kepada warga.

Bantuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar perusahaan. Dana yang dialokasikan untuk kegiatan ini sebesar Rp 1,13 miliar”, ujar Kepala Departemen CSR Semen Indonesia, Wahjudi Heru di Lapangan Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabu-

paten Rembang. “Selain memberikan bantuan rumah kepada masyarakat, Semen Indonesia juga memberikan bantuan senilai Rp134 juta kepada 50 warga desa sekitar perusahaan. Bantuan tersebut berupa pembuatan jamban sehat, pembuatan jamban ini diharapkan mampu memperbaiki

tingkat kesehatan masyarakat sekitar perusahaan,” papar Wahjudi Heru. Selain itu perusahaan juga memberikan bantuan Rp 208 juta untuk pembangunan gapura. Bantuan tersebut akan diberikan kepada 4 desa sekitar pabrik yang terdiri dari Desa Tegaldowo, Desa Kajar, Desa Pasucen, Desa Kadiwono. Wahyudi menambahkan Perseroan juga memberikan bantuan senilai Rp 309 juta yang diberikan dalam bentuk 10.500 bibit pohon. Pemberian bibit pohon ini juga untuk mendukung program satu rumah satu pohon produktif. Bibit pohon yang diberikan adalah mangga, durian, sawo, nangka dan alpukat. Selama tahun 2015, perusahaan telah merealisasikan anggaran untuk kegiatan CSR di Rembang mencapai Rp 10,5 miliar untuk berbagai kegia-

tan seperti bantuan kesehatan, bantuan pengembangan sarana umum, bantuan sarana ibadah, bantuan pendidikan, bantuan sosial kemasyarakatan dalam rangka pengentasan kemiskinan dan bantuan tanggap darurat bencana”, jelas Wahjudi Heru. Menurutnya, perusahaan terus berupaya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan lingkungan sekitar sesuai pilar People, yakni pemberdayaan masyarakat dan Planet, yakni pelestarian lingkungan. “Kami adalah perusahaan multinasional yang akan selalu berupaya memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat lokal. Sebagai perusahaan yang lahir, tumbuh, dan berkembang bersama lingkungan dan masyarakat, kami akan selalu menjaga lingkungan dan memberi nilai tambah bagi masyarakat,” pungkas Wahjudi Heru.zfan

but tahun monyet dengan harapan mendapat keberhasilan, kesehatan dan kedamaian. ztok

DAS BENGAWAN SOLO

BPBD Ingatkan 21 Kelurahan Rawan Banjir SOLO-Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo, Gatot Sutanto, mengingatkan, akibat kritisnya kondisi DAS Bengawan Solo hulu, di Kota Solo terdapat 21 kelurahan yang rawan banjir. Seiring meningkatnya intensitas hujan belakangan ini, pihaknya sudah mengantisipasi ancaman banjir tersebut, termasuk berkoordinasi dengan BPBD di hilir Bengawan Solo. Di 21 kelurahan yang tersebar di lima kecamatan, yakni Semanggi, Sangkrah, Kedunglumbu, Joyosuran dan Pasarkliwon (Kecamatan Pasarkliwon), Panularan, Bumi, Pajang (Kecamatan Laweyan), Joyontakan, Tipes, Serengan (Kecamatan Serengan), Sumber, Banyuanyar, Gilingan, Nusukan, Kadipiro (Kecamatan Banjarsari), serta Mojosongo, Gandekan, Sewu, Pucangsawit, Jebres (Kecamatan Jebres). “Kami juga mewaspadai tiga sungai yang berpotensi banjir, yakni Kali Pepe di wilayah utara, Kali Jenes dan Kali Premulung di wilayah selatan. Jika ketiga sungai itu meluap juga akan menyumbang debit air ke Bengawan Solo,” katanya kepada wartawan, Selasa (25/1/2016). Sejak beberapa waktu terakhir, lanjut Gatot, BPBD terus berkoordinasi dengan instansi maupun daerah lain untuk mengantisipasi dampak banjir. Pihaknya juga melibatkan komunitas sukarelawan tanggap bencana dan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di tingkat kelurahan untuk bersiaga mengantisipasi banjir. Sebelumnya, Endang Savitri, peneliti Balai Penelitian Teknologi Kehutanan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPTKPDAS), mengatakan, fungsi daerah resapan air (catchment area) di wilayah hulu daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo saat ini tidak memadai sebagai pengendali debit air permukaan. Penyebabnya, terjadinya alih fungsi lahan dari lahan hutan menjadi lahan pertanian tak terkendali. “Sejak 2012, luas tutupan hutan di DAS Bengawan Solo tinggal 24% dan sebagian besar adalah lahan milik Perhutani. Luas tersebut jelas tidak memadai lagi untuk menjaga fungsi hidrologis DAS,” ujar Endang Savitri. ztok

ANGKUTAN MASSAL TERINTEGRASI

Pemilik Angkuta Bentuk Koperasi SOLO-Program penataan angkutan umum perkotaan di Kota Solo secara terintegrasi antara bus kota Batik Solo Trans (BST) dengan angkutan kota (Angkuta) sebagai pengumpan BST memasuki babak baru, dengan terbentuknya Koperasi Bersama Satu Tujuan (BST) yang anggotanya para pemilik armada Angkuta. Namun dari hampir 400-an pemilik armada Angkuta mikrobus pemegang trayek yang melayani 24 rute, baru 20-an pengusaha yang secara resmi menyatakan bergabung dengan Koperasi BST. Saat peresmian Koperasi BST di Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informtika (Dishubkominfo) Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, para pengusaha Angkuta menyatakan, Koperasi BST merupakan wadah sekaligus sarana agar dalam mereka menjalankan usaha di bidang transportasi umum. Hal itu sesuai dengan undang-undang lalu lintas, yang mensyaratkan operator moda transportasi umum harus berbadan hukum. Ketua Koperasi BST, Suyono menyebutkan, saat ini jumlah yang menyatakan ingin bergabung menjadi anggota koperasi sudah mencapai 126 orang. “Awalnya banyak pemilik Angkuta menolak pembentukan koperasi sebagai persyaratan badan hukum yang diamanatkan undang-undang. Namun sejak diberlakukannya aturan penghapusan Angkuta per 31 Desember 2015, banyak pemilik armada yang menyatakan akan bergabung dengan koperasi. Jumlah yang akan bergabung mencapai 126, tapi baru 20-an yang mendaftar sebagai anggota,” ujarnya kepada wartawan, saat peluncuran Koperasi BST, Jumat (22/1/2016). Ia menambahkan, saat ini, semua anggota sudah menyerahkan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) ke koperasi untuk proses balik nama kepemilikan armada. Hal itu disebabkan secara administrasi kepemilikan armada harus atas nama koperasi sebagai lembaga dan operasionalnya di tangan para naggota Koperasi BST. Kepala Dishubkominfo Kota Solo, Yosca Herman Soedrajat, mengemukakan, setelah Koperasi BST diluncurkan akan semakin mendekatkan langkah menuju reformasi transportasi massal di Kota Solo. Menurut dia, pembentukan Koperasi BST dianggap sebagai perubahan peradaban, sebab momentum itu tidak sebatas pada pembentukan lembaga, namun terkait dengan sistem manajemen transportasi umum secara keseluruhan.ztok


KAMPUS

Halaman 20 MINGGU KE-22, 28 Januari - 4 Februari 2016

GN/FOTO-FOTO: FATHURROCHMAN AL AZIZ

SINERGI: Rektor Ubhara Surabaya, Drs Edy Prawoto SH MHum (baju kotak-kotak) berada di tengah para mahasiswa yang tengah mengikuti program Kuliah Kerja Nyata di Dusun Bendorejo, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Tidak sekadar berkunjung, rektor juga memberi motivasi sekaligus menggali masukan untuk perbaikan pelaksanaan KKN selanjutnya.

Lewat KKN, Ubhara Uji Kompetensi Sosial Mahasiswa Rektor Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya Drs Edy Prawoto SH MHum, Jumat (22/1/2016), didampingi Wakil Rektor Dr A Djoko S, SH M.H melakukan sidak ke lokasi dimana ratusan mahasiswa mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Bendunganjati dan Mojokembang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Seperti apa suasananya? TEPAT pukul 10.00 WIB, rombongan orang nomor satu di Ubhara itu tiba di lokasi. Beberapa dosen pembimbing lapangan yang ada di posko tampak datang menyambut. Setelah briefing beberapa menit di posko, Edy Prawoto dengan didampingi para dosen pembimbing lapangan kemudian mengunjungi posko para mahasiswa. Lokasi pertama di Dusun Pringwulung, Desa Bendunganjati. Setelah melalui jalanan menurun dan berbatu, tibalah rombongan di posko mahasiswa di Dusun Pringwulung. Para mahasiswa pun langsung berdatangan menyambut begitu tahu yang datang bukan hanya dosen, tapi rektor mereka. Pertemuan pun berlanjut dengan dialog bebas nan gayeng antara rektor dan mahasiswa. Meski menghadapi beberapa kendala seperti bahasa dan kesulitan komunikasi pakai handphone akibat lemahnya sinyal, Koordinator Dusun Pringwulung Fikri Dani dan rekan-rekannya mengatakan, keberadaan mereka bisa diterima dengan baik warga setempat. Termasuk saat berikan penyuluhan kesehatan, bimbingan belajar pada anak-anak, mengajari ibu membuat kue terbuat dari ketela rambat. Rektor juga memberikan perhatian pada ekonomi kreatif yang mengembangkan bakpao terbuat

dari ketela rambat yang banyak dihasilkan daerah tersebut. “Mau dikasih nama apa bakpaonya, satu resep itu berapa biayanya yang dikeluarkan harus dijelaskan secara detil supaya yang diberi penjelasan tertarik,” pesan rektor. Dalam kesempatan tersebut, rektor yang pernah menjabat sebagai Kasat Binmas Polwil Surabaya ini kembali mengingatkan tujuan para mahasiswa diikutkan dalam KKN. “Jadi tujuan kita lembaga sebenarnya memprogramkan KKN ini untuk melengkapi kalian dari aspek kompentensi sosial. Kalau kompetensi akademis kan sudah di kelas. Belajar di kampus dengan di tengah masyarakat seperti ini kan beda rasanya,” ujar Edy Prawoto. Di akhir dialog, rektor pun meminta kritik, masukan, saran, untuk lembaga terkait pelaksanaan KKN. Dari Pringwulung, rektor dan para dosen berpindah ke posko mahasiswa yang ada di Dusun Mungkut, Desa Bendunganjati. Seperti halnya di Dusun Pringwulung, rektor pun mengajak para mahasiswa berdialog seperti di lokasi yang pertama. Koordinator Dusun Mungkut Ahmad Zaenul menceritakan, keramahan warga dalam menyambut para mahasiswa KKN. “Masyarakat di sini sangat antusias, kalau ada kegiatan suka mengundang kami,” ujar Zaenul. “Kalau masyarakat di sini paling banyak buruh tani, tapi ada juga yang pemilik. Di dusun sini kental dengan suasana keagamaan,” jelas mahasiswa semester V ini. Rektor pun menanyakan berkaitan dengan kondisi keamanan dan ketertiban dusun tersebut. Sekadar diketahui, KKN

Ubhara Surabaya memiliki ciri khas yakni adanya upaya untuk membangun sinergi dengan masyarakat dalam menjalankan konsep Perpolisian Masyarakat (Polmas). Zaenul pun menceritakan kalau ia bersama rekanrekannya juga membuat pastel terbuat dari ketela. “Kami beri nama pastel ini “Pastela”, pastel terbuat dari ketela,” ujar Zaenul. Di akhir dialog, Edy pun kembali meminta masukan sebelum akhirnya kunjungan ke posko mahasiswa lainnya terpotong jeda shalat Jumat. Kunjungan kembali berlanjut ke Dusun Bendorejo usai shalat Jumat. Koordinator Dusun Bendorejo Nurul Afiyah mengatakan, selama kurang hampir seminggu di lokasi tersebut sudah menjalankan beberapa program seperti pembuatan papan nama, pengecatan gapura desa. Nurul menceritakan, ia bersama rekanrekannya membuat keripik yang terbuat daun ketela. Cuma ada yang membuat para mahasiswa ini merasa geli. Ketika mencari daun ketela, warga malah ada yang balik bertanya. “Ini (daun ketela) nggak dipake, di sini dibuat makan sapi,” tutur Nurul Afiyah menirukan perkataan salah seorang warga setempat. Yang paling menyenangkan, menurut Nurul, keripik ketela ini oleh Bu Lurah mau dibawa ke posyandu. Bendorejo merupakan dusun di Desa Bendunganjati yang terakhir dikunjungi. Dari tempat itu, rombongan bergerak menuju Desa Mojokembang dimana juga terdapat mahasiswa tinggal di posko Mojo

I dan Mojo II. Asal tahu saja, untuk menuju Desa Mojokembang, rombongan harus melalui jalan menurun yang sangat curam dan serta berkelok-kelok yang cukup tajam. Ditambah jalanan yang sebagian masih rusak karena belum diperbaiki. Setelah melalui medan yang cukup berat, akhirnya rombongan tiba di Desa Mojokembang. Di lokasi ini, mahasiswa pun ditempatkan dalam dua posko, Mojo I dan Mojo II. Namun pertemuan dengan rektor ditempatkan di posko Mojo I. Dalam kesempatan itu, bersama rekanrekannya, Koordinator Dusun Mojo I Ahmad Dika Pratama dan Koordinator Dusun Mojo II Hauwin mengungkapkan senangnya mereka mengikuti program pengabdian pada masyarakat tersebut. “Antusiasme warga di sini berpartisipasi program kita sangat tinggi, terutama anakanak yang ikut bimbel,” ujar Hauwin. “Moment tak terduga seharusnya pada hari pertama, kita hanya sosialisasi kalau kegiatannya (bimbel) baru besok, ternyata jam satu (siang) mereka langsung datang,” terang Hauwin menambahkan peserta bimbel mencapai 40 anak. Rektor Ubhara, Edy Prawoto kemudian meminta para mahasiswa untuk menceritakan nantinya kepada junior mereka tentang pengalaman selama KKN yang ternyata di luar dugaan lebih menyenangkan dari yang mereka kira. “Saya mendengar sebelumnya ada keluhan katanya uang tidak cukup, jadi ada upaya mendiskreditkan lembaga,” ungkap Edy. Seperti di tempat sebelumnya, rektor meminta para mahasiswa untuk memberikan masukan kepada lembaga. “Supaya KKN berikutnya lebih baik lagi,” pungkas Edy Prawoto. zzis


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Global News Edisi Ke-22 by Redaksi Gnews - Issuu