LANGGANAN RP 18.000,-/BULAN ECERAN RP 4.500,-
PENGADUAN
0813 3194 8446
HOTLINE REDAKSI
MINGGU KE-33
031 - 8281712
14 - 21 APRIL 2016
gnewsredaksi@gmail.com
www.global-news.co.id
Redaksi Gnews
@RedaksiGnews
RIZAL MINTA MENTERI SUSI TAK DI-RESHUFFLE
Wiranto Masuk Bursa, Rini Digoyang 2 Kasus Suhu politik semakin memanas menjelang reshuffle alias perombakan Kabinet Kerja pimpinan Presiden Jokowi - Wapres M. Jusuf Kalla. Pimpinan parpol koalisi pendukung Jokowi-JK beda pendapat soal reshuffle. Saat ini juga beredar susunan Kabinet Kerja baru via media sosial BBM maupun Whatsapp (WA).
Wiranto
KETUA Umum Partai Hanura, Wiranto, termasuk yang mendukung adanya reshuffle Kabinet. Kabar paling akhir Wiranto juga dinominasikan untuk menjabat Menko Maritim menggantikan Rizal Ramli. Selain itu, ada pula kabar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti yang
belakangan dikabarkan “berseteru” dengan Wapres Jusuf Kalla soal kebijakan terkait program kelautan, juga diisukan akan diganti. Tapi kabar lain menyebut berbeda. Susi justru dijagokan menggantikan posisi Rizal. z BACA: Wiranto Masuk..., di Hal 11
Lebaran, Mudik Jakarta-Jatim Bisa Pakai Tol
Susi Pujiastuti
GILIRAN STAFSUS AHOK DAN BOS AGUNG SEDAYU DIPERIKSA KPK
Ingin Jadi Presiden, Ahok Tantang BPK Lagi KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeber pengungkapan dua kasus korupsi di Ibukota Jakarta yang menjadi perhatian publik secara nasional. Selain kasus dugaan penyimpangan dalam pembelian lahan RS Sumber Waras yang diduga melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, KPK juga menyidik kasus suap terkait pembahasan Raperda tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil DKI Jakarta tahun 2015-2035 dan Raperda tentang rencana tata ruang kawasan strategis Pantai Utara Jakarta yang berujung tertangkapnya anggota DPRD DKI M. Sanusi. Kasus ini juga menyeret nama Ahok set-
elah staf khususnya (stafsus), Sunny Tanuwidjaja, dicekal dan diperiksa KPK. Dalam kasus ini, KPK juga mencekal pemilik perusahaan properti Agung Sedayu Group yang memperoleh konsesi membangun empat pulau reklamasi di Teluk Jakarta, Sugianto Kusuma alias Aguan. Tampak Aguan dan Sunny Tanuwidjaja memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa terkait kasus suap tersebut. Keduanya pun terlihat saling bertegur sapa ketika berada di ruang tunggu gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2016). Sunny yang lebih dulu tiba
ARA
DIPERIKSA KPK: Sugianto Kusuma alias Aguan (kiri) dan Sunny Tanuwidjaja (atas) memenuhi panggilan KPK, di Jakarta, Rabu (13/4/2016). Aguan dan Sunny diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pembahasan Raperda tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil DKI Jakarta tahun 2015-2035 dan Raperda tentang rencana tata ruang kawasan strategis Pantai Utara Jakarta. Foto lain, Ahok diperiksa KPK selama 12 jam terkait dugaan penyimpangan dalam pembelian lahan RS Sumber Waras.
HATI-hati, kalau mempunyai istri yang pandai gadget. Lho...memangnya kenapa? Begini ceritanya. Dul Mannan, warga Batang-Batang, Sumenep, dibuat pusing istri tercinta. Sang istri yang berubah aduhai itu, belakangan keasyikan memainkan BB yang dimilikinya. Marbuah, sang istri, sering mengumpan BBM dengan Mat Rawi, yang juga sahabat Dul Mannan. Siang malam, Marbuah selalu BBM-man dengan pria yang bekerja sebagai petani itu. Marbuah memang “canggih” mengoperasikan gadget dibandingkan wanita lainnya di desa tersebut. Karena itu, Dul Mannan mempercayakan istrinya untuk membantu memperlancarkan dagangannya. Belakangan ini, Dul Mannan mempunyai
z BACA: Ingin Jadi..., di Hal 3
jakan TKA tersebut, Rabu (13/4/2016). Enam pekerja asing dari Tiongkok yang tak mempunyai paspor dan izin kerja itu langsung dibawa petugas untuk diamankan. “Tim Pengawas Orang Asing bersama tim Pemerintah Kabupaten Mojokerto bergerak dan menemukan sejumlah pekerja asing dari Tiongkok yang tidak mempunyai dokumen perjalanan. Seperti paspor dan izin kerja yang bersangkutan tak dapat tunjukkan aslinya saat diperiksa. Izin tinggalnya juga habis,” kata Kasi Pengawasan Kantor Imigrasi Kelas 1 Surabaya, Agung Pramono. z BACA: Lagi, 6 TKA..., di Hal 2
z BACA: Lebaran, Mudik..., di Hal 3
Na Rona ‘Aduh Pak, Sang Binih Meller’
Lagi, 6 TKA Ilegal Tiongkok Ditangkap di Mojokerto PROVINSI Jawa Timur (Jatim) diserbu tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok, Taiwan, maupun negara-negara Asia lain. Sebagian dari ribuan TKA itu ternyata liar alias ilegal. Mereka pun ditangkap oleh aparat hukum. Paling mutakhir enam tenaga kerja asing ilegal asal Tiongkok dari pabrik baja PT Jatim Abadi Perkasa di Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto ditangkap Tim Pengawas Orang Asing daerah setempat. Sebelumnya 10 TKA asal negeri Tirai Bambu itu juga dibekuk tim yang sama. Kali ini penangkapan dilakukan setelah dilakukan operasi ke pabrik yang mempeker-
ADA kabar gembira menjelang Lebaran tahun ini. Proyek Tol Trans Jawa ditergetkan bisa dimanfaatkan. Ini setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan sejumlah ruas jalan tol di jaringan Tol Trans Jawa bisa dimanfaatkan saat musim mudik Lebaran tahun 2016. “Hal ini dimungkinkan karena sejumlah ruas jalan tol di Jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak hingga Surabaya ini banyak yang mulai menunjukkan penyelesaian meskipun belum 100%. Pemudik dari
z BACA: ‘Aduh Pak, Sang .., di Hal 11
PENGALAMAN PETUGAS PAJAK SURABAYA
Pernah Duel Gara-gara Warna Stempel
FAHRUR ROZIQ
TEGUH PRIBADI PRASETYA, Kepala Bidang P2 Humas, Direktorat Jendral Pajak (DPJ) Jawa Timur 1
NEGARA kecolongan dalam melindungi aparat pajak yang menjadi ujung tombak meningkatkan pendapatan negara dari sektor ini. Dua aparat pajak tewas ditikan pengusaha yang diduga pengemplang pajak Rp 14 miliar. Ternyata para penunggak pajak dengan nilai miliaran rupiah ini juga terjadi di Surabaya. Aparat pajak di Kota Pahlawan pun dengan telaten menyadarkan wajib pajak tersebut
agar segera melunasi tunggakannya. Namun bila tetap membandel, mereka melibatkan aparat Brimob Polda Jatim untuk menyita asetnya. Melibatkan petugas kepolisian ini agar kasus pembunuhan petugas pajak tak terulang lagi. Saat ini suasana pelayanan di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DPJ) Jawa Timur 1, di Jagir, Wonokromo, z BACA: Pernah Duel..., di Hal 2
MEMBURU ABU SAYYAF PENYANDERA 10 WNI DI FILIPINA SELATAN
Militer Filipina Terus Gempur, RI Jajaki Libatkan Umar Patek Kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina Selatan menjadi perhatian dunia lagi setelah menculik dan menyandera sejumlah orang asing dari beberapa negara, termasuk 10 orang warga negara Indonesia. Dalam operasi pembebasan sandera, Abu Sayyaf mempermalukan militer Filipina sebab banyak serdadu negeri itu justru tewas.
IST
MINTA TEBUSAN: Kelompok Abu Sayyaf dan para sandera warga asing di Filipina Selatan.
KELOMPOK Abu Sayyaf sudah berkali-kali menyandera orang asing yang kapalnya melintas di jalur maut kekuasaannya di Filipina Selatan. Indonesia memiliki pengalaman membebaskan
seorang WNI yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di wilayah Filipina selatan pada 2005 silam. Operasi pembebasan yang bersifat “tertutup” dan melibatkan TNI, Badan Intelijen Negara (BIN), BAIS dan Polri ini akhirnya berhasil membebaskan seorang awak kapal Bonggaya 91, Ahmad Resmiadi, pada Maret 2005, dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf. Nah, kini, walaupun situasinya tidak sama persis, operasi pembebasan Ahmad z BACA: Militer Filipina..., Hal 3
INDEKS 13
PEJABAT JATIM TERBANYAK KUNKER KE LUAR NEGERI SURABAYA
12
PGN JADI ANAK PERUSAHAAN PERTAMINA EKONOMI BISNIS
18
EUFORIA KUNCI JUARA LIGA GLOBALSPORT
Bantah Murtad AKTRIS Nikita Purnama Willy digosipkan menikah diam-diam dengan Putu Gede Suarsana. Isu tersebut bermula ketika keduanya saling mengunggah foto upacara Melukat di Bali. Tak hanya disangka telah menikah, Nikita juga dikabarkan pindah agama, lantaran mengikuti keyakinan sang kekasih. Namun Nikita yang kini sedang berada di Bali langsung melakukan konz BACA: Bantah..., di Hal 11
NIKITA PURNAMA WILLY
POLITIK
2
MINGGU KE-33
14 - 21 April 2016
Romi Beri Posisi Nyaman pada Djan Faridz KETUA Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy alias Romi terpilih menjadi Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Muktamar Ishlah PPP yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat 8 April 2016. Usai terpilih Romi mengaku langsung menghubungi Ketua Umum PPP hasil Munas Jakarta Djan Faridz untuk menyampaikan hasil Muktamar. Namun, laporan yang disampaikan Romi kepada Djan Faridz belum terbalas hingga saat ini. “Alhamdulillah, belum
Djan Faridz
Muhammad Romahurmuziy
ada respons, saya kirim whatsapps, SMS, telepon; semua belum dibalas. Saya harap Pak Djan lebih komunikatif. Tentu saya juga tak tahu mengapa nggak merespons,” ujar Romi di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4/2016). Djan dan para loyalisnya tidak hadir dalam Muktamar Ishlah yang dibuka Presiden Jokowi dan ditutup Wakil
Presiden Jusuf Kalla. Kendati demikian, Romi menjanjikan untuk memberi posisi di partai berlambang Kakbah tersebut. “Kami akan beri tempat terhormat pada Djan Faridz, pada posisi yang nyaman, keinginan beliau kan ingin menghidupkan bukan menghancurkan. Namun dengan memutus komunikasi seperti
saat ini, beliau seperti merongrong partai,”ucapnya. Pria lulusan Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menilai tindakan Djan Faridz yang menutup komunikasi dengannya justru dapat menghancurkan PPP yang saat ini sudah banyak mengeluarkan energi dalam konflik selama ini. “Tidak kurang 10 kali saya hubungi, sebelum berbicara Ishlah pun diajak duduk bersama, beliau menghindar, seperti merasa tidak percaya diri. Saya sampaikan niat saya tulus, bukan untuk memberhentikan, karena energi Pak Djan itu lebih
baik untuk membesarkan partai, bukan menghancurkan partai,” tutur Romi. Ia pun meyakini, suarasuara di internal PPP yang masih tidak terima dengan kepengurusannya berasal dari suara para loyalis Djan Faridz yang kecewa. Muktamar VIII menetapkan Muhammad Romahurmuziy atau Romi sebagai Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Romi terpilih secara aklamasi setelah disepakati oleh peserta muktamar melalui Sidang Paripurna Pemilihan Ketua Umum dan Ketua Formatur. z l6
Jokowi Hapus 3.000 Perda Penghambat Investasi Sambungan hal 1 Agung menjelaskan, dari PT Jatim Abadi Perkasa pihaknya mengamankan enam orang TKA ilegal. Para ekspatriat itu lalu dibawa ke Kantor Imigrasi Surabaya. Belum diketahui sudah berapa lama keenam TKA asal Tiongkok itu bekerja di pabrik baja tersebut. “Kami bawa ke kantor Imigrasi untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut dan sambil menunggu dokumen mereka ada di mana,” ujarnya. Agung menegaskan, jika memang tak mempunyai dokumen keimigrasian dan izin kerja, keenam TKA itu akan dideportasi ke negara asalnya. “Kalau terbukti akan kami lakukan deportasi. Kalau buktinya cukup kami juga akan tempuh projusticia,” katanya. Sebelumnya sebanyak 10 TKA yang juga tak mengantongi izin kerja ditemukan Kantor Imigrasi Surabaya saat melakukan operasi ke pabrik peleburan baja PT Manna Jaya Makmur di Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa (12/4/2016). TKA asal Tiongkok itu juga akan dide-
portasi ke negara asalnya. Dalam pengecekan ini, petugas didampingi Disnakertrans Kabupaten Mojokerto. Petugas mengecek satu per satu kelengkapan dokumen 10 orang TKA tersebut. Agung Pramono membenarkan 10 TKA asal Tiongkok itu tak memiliki izin kerja lengkap. Mereka hanya mengantongi visa kunjungan wisata. Padahal, rata-rata TKA itu telah bekerja selama 2-5 tahun di pabrik baja tersebut. “Dari sisi keimigrasian, pihak perusahaan tidak bisa menunjukkan Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) dan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang diterbitkan Dinas Tenaga Kerja atau Kementerian Tenaga Kerja dari Jakarta,” kata Agung. Mendapati temuan ini, lanjut Agung, pihaknya akan membahas lebih lanjut dengan Disnakertrans Kabupaten Mojokerto. Pembahasan itu untuk menentukan sanksi yang akan dikenakan terhadap 10 TKA tersebut. “Namun, jika bukti sudah sangat kuat sanksi tegas akan diberikan.
Yakni pengajuan pro justisia untuk mendeportasi mereka,” ujarnya. Meski kedapatan mempekerjakan TKA tanpa izin, menurut Agung, PT Manna Jaya Makmur tak bisa dijatuhi sanksi pidana. Menurut dia, sanksi terhadap perusahaan hanya berupa teguran. “Intinya tenaga kerja asing itu dipulangkan ke negara asal mereka karena tidak mematuhi peraturan di Indonesia,” pungkasnya. Jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di berbagai perusahaan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur hingga Januari 2016 lebih dari 1.400 orang. Namun, diperkirakan masih ada ribuan tenaga kerja asing lain yang ilegal. “Kalau tenaga kerja asing yang resmi di Jawa Timur ada 1.421 orang,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur Sukardo. Sukardo mengatakan, paling banyak daerah yang menyerap tenaga kerja asing adalah di daerah ring I kawasan padat industri seperti Kota Surabaya, Pasuruan, Gresik, Sidoarjo dan Mojokerto. Ribuan tenaga kerja asing
yang resmi ini berada di top manajemen dan midle manajemen. Tenaga kerja asing di Jatim ini didominasi dari tenaga kerja asal China. “Ada yang di posisi manajerial dan ada juga yang mekanik,” tuturnya. Mantan Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur ini mengakui, tidak menutup kemungkinan masih banyak tenaga kerja asing ilegal. Katanya, tahun lalu yang dideportasi karena tidak memiliki izin kerja di Indonesia sebanyak 158 orang. Paling banyak juga berasal dari China. Sedangkan tahun ini sudah ada 20 tenaga kerja asing asal China yang dideportasi oleh pihak imigrasi. Mereka ditemukan bekerja sebagai buruh kasar di sebuah pabrik sepatu di Kabupaten Nganjuk. “Kita bersama-sama dengan instansi terkait seperti imigrasi, kepolisian, akan mengawasi mereka yang tidak memiliki izin. Kami juga meminta peran serta masyarakat untuk memberikan informasi jika ada tenaga kerja asing yang dicurigai tidak sesuai izinnya,” tuturnya. z bas/det
SECANGKIR KOPI
Tol Trans Jawa, Hadiah Lebaran HINGGA Lebaran tahun lalu, masyarakat yang ada di Jakarta dan sekitarnya kalau ingin berlebaran di Jatim memerlukan waktu lama. Membosankan, karena macet dimana-mana. Akibatnya sampai ke tujuan di Jatim bisa 3 hari. Kalau apes, bisa terhimpit macet bisa-bisa memerlukan perjalan sampai 4 hari. Mahal dan membosankan. Begitu kira-kira, masyarakat Jatim yang ada di Jakarta kalau mau berlebaran di Jatim. Kini ada khabar gembira dari pemerintah. Menjelang lebaran tahun ini, proyek Tol Trans Jawa ditergetkan bisa dimanfaat. Ini setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) lewat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan sejumlah ruas jalan tol di jaringan Tol Trans Jawa bisa dimanfaatkan saat musim mudik lebaran tahun 2016. Mungkinkah? Bisa saja. Hal ini dimungkinkan karena sejumlah ruas jalan tol di Jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang mengubungkan Merak hingga Surabaya ini banyak yang mulai menunjukkan penyelesaian meskipun belum 100%. Pemudik dari Jakarta bisa masuk ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek terus sampai ke Jalan Tol CikopoPalimanan. Pemudik dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalan Tol Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, dan Pejagan-Pemalang. Khabar menggembirakan ini sudah barang tentu menjadi “penyejuk” bagi mereka-mereka yang akan melakukan mudik menggunakan kendaraan pribadi. Mereka sudah barang tentu menilai ini merupakan kemajuan di sektor infrastruktur. Khususnya di sektor infrastruktur tol. Bila janji pemerintah tersebut benarbenar terjadi, yaktu masyarakat Jakarta dan sekitarnya bisa berlebaran ke Jatim dengan jalur tol, ini merupakah “hadiah lebaran”. Dengan adanya tol panjang tersebut, tidak menutup kemungkinan, anggota masyarakat akan lebih banyak lagi menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik. Alasannya, daya tempuh (waktu) bisa diperpendek, karena dipastikan akan lebih lancar dibandingkan sebelumnya. Ini yang harus diantisipasi oleh pemerintah, karena saat Lebaran jalan tol tersebut tidak 100% selesai. Di samping itu, menjelang Lebaran mendatang, Pemerintah harus memperhatikan jalan provinsi yang selama ini terdapat kerusakan-kerusakan. Ini semata-mata menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Terlepas dari itu semua, langkah pemerintah mempercepat infrastruktur jalan tol Trans Jawa patut kita apresiasi. Ini memberikan kemudahan kepada masyarakat, khususnya di sektor perjalanan darat.(*)
Pernah Duel Gara-gara Warna Stempel Sambungan hal 1 Surabaya, tengah berkabung. Pantauan Rabu (13/4/2016), suasana kantor pajak itu tampak berbeda dengan hari-hari lain. Pasalnya, semua karyawan di kantor pajak tersebut mengenakan pita hitam di lengan bagian atas sebagai aksi simpatik atas tewasnya dua petugas pajak dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Sibolga, Sumatera Utara. Teguh Pribadi Prasetya, Kepala Bidang P2 Humas, Direktorat Jenderal Pajak (DPJ) Jawa Timur 1, mengungkapkan rasa duka cita mendalam atas wafatnya dua petugas juru sita pajak yang terjadi di Sibolga, Sumatera Utara. Meski ia tak pernah bertatap muka langsung dengan kedua petugas tersebut tapi ia tetap salut dengan tugas yang diemban keduanya. Sebab, tugas yang dilakukannya sebagian dari membangun bangsa. “Pita hitam ini sebagai ungkapan duka cita kepada salah satu juru sita pajak yang tewas kemarin, akibat ditusuk oleh salah satu pengusaha. Kami juga mengumpulkan dana yang dikhususkan kepada keluarganya,” ujar Teguh, saat ditemui Global News di ruangannya, Rabu (13/4/2016). Memang menjadi juru sita pajak, kata dia, kadang-kadang berbahaya, jika berhadapan dengan seseorang yang enggan membayar pajak. Enggan tersebut bisa jadi disebabkan kurangnya kesadaran serta minimnya sosialisasi mengenai dampak positif penggunaan pajak. “Intinya belum sadar,” katanya. Dia kemudian menceritakan kembali pada tahun 2012 saat mengemban tugas di Balikpapan, Kalimantan Timur. Saat itu, ia sedang diajak
duel oleh masyarakat setempat, karena dianggap tidak sesuai dengan prosedur. Kultur dan kondisi sosial, kata dia, sangat menentukan pola karakter masyarakat, misalnya keadaan masyarakat Surabaya dengan di Balikpapan. “Dulu, kami dianggap salah saat membuat surat teguran. Kesalahannya di mana ? itu kami hanya memberikan stampel dengan warna merah, padahal itu sudah prosedur. Ya terpaksa, warna stampelnya kami ganti menjadi warna hitam. Hanya gara-gara warna stampel saja hampir terjadi pertumpahan darah,” cerita Teguh. Lalu bagaimana dengan di Surabaya? Ia mengatakan, sejauh ini belum ada kasus serupa seperti yang terjadi di Sumatera Utara, yakni pembunuhan kepada juru sita pajak. Kisah tragis tersebut menjadi bukti, bahwa kesadaran masyarakat dalam membangun bangsa masih rendah. “Negara tak akan eksis tanpa pajak,” jelas pria kelahiran Pekalongan, 29 Mei 1969 ini. Kultur sosial, kata Teguh, sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat. Akhir tahun 2015 dia pernah menyita salah satu badan usaha SPBU yang berada di Jl. Raya Manukan Raya Surabaya, karena menunggak pembayaran pajak hingga mencapai Rp22,9 miliar dan hanya membayar Rp 100 juta. Penyitaan tersebut merupakan kedua kalinya di tahun 2015 dengan kasus yang berbeda. “Eksekusinya berjalan dengan lancar, tidak ada kendala apa pun,” kata dia. Di Surabaya, kata dia, pihaknya melakukan koordinasi dengan Polda Jatim, Kejati dan Bea Cukai. Berbeda dengan Kalimantan, yang aksesnya terlalu jauh. Tidak dipung-
PIMPINAN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/ PENANGGUNG JAWAB: Erfandi Putra REDAKTUR PELAKSANA: Gatot Susanto REDAKTUR: Fathurrochman Al Aziz Biro JAKARTA: Djauhari Effendy, Bambang Sudarto Biro Solo: Totok Suwarto
kiri, akses yang jauh juga menghambat kerjasama. “Mungkin yang terjadi di Sumatera Utara seperti itu. Akses terlalu jauh. Menggandeng kepolisian dan lain sebagainya, memang bukan menjadi kewajiban atau peraturan, hanya saja juru sita boleh meminta bantuan polisi,” katanya. Sampaikan Surat Paksa Seperti diketahui, Agusman Lahagu, seorang pengusaha asal Nias, Sumatera Utara, menunggak pajak hingga Rp 14 miliar. Tunggakan Pajak Penghasilan Pribadi (PPh Pribadi) itu telah terjadi sejak 2 tahun lalu. Pria ini sangat terkejut saat dua petugas pajak dari KPP Sibolga, Parada Toga Fransriano Siahaan, dan pegawai honorer Kantor Pelayanan Pajak Gunung Sitoli, Soza Nolo Lase, menyampaikan surat paksa setelah sebelumnya sudah disampaikan surat teguran untuk segera melunasinya. “Surat paksa menjadi dasar tindakantindakan selanjutnya. Apakah penyitaan atau pemblokiran rekening,” kata Direktur Penyuluhan dan Pelayanan Humas Ditjen Pajak, Mekar Satria Utama, usai konferensi pers kerja sama Ditjen Pajak Departemen Keuangan dengan Polri, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (13/4/2016). Hadir dalam acara itu Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti serta Kabareskrim Komjen Anang Iskandar. Mekar menjelaskan, selama menunggak, Kantor Pajak Pratama (KPP) Sibolga telah melakukan prosedur penagihan sesuai ketentuan terhadap Agusman. Namun pengusaha karet tersebut tak kunjung membayar kewajibannya. “Jadi sudah ada surat ketetapan pa-
jak. Berdasarkan ketentuan kita, surat ketetapan pajak itu harus dilunasi oleh wajib pajak. Kalau tidak dilunasi akan menjadi tunggakan,” kata Mekar Kemudian KPP memberi waktu pelunasan selama tujuh hari. Jika belum dilunasi juga, KPP akan mengirimkan surat teguran dan diberi waktu 7 hari lagi. “Kalau ketentuan perundangan hanya satu kali surat teguran. Tapi kadang-kadang KPP menerbitkan dua surat teguran,” ujarnya. Setelah surat teguran disampaikan dan masih belum juga dilunasi, baru dikeluarkan surat paksa. Surat paksa itulah yang disampaikan oleh petugas KPP Sibolga Parada Toga Fransriano Siahaan dan pegawai honorer Kantor Pelayanan Pajak Gunung Sitoli Soza Nolo Lase kepada Agusman Selasa 12 April 2016. Namun ternyata Agusman tersinggung dengan penagihan tersebut. Pria ini lantas menusuk kedua petugas pajak yang telah bekerja sesuai prosedur itu di kebun karet miliknya. Dirjen Pajak Ken Dwijugeasteadi mengaku kecolongan atas tragedi tersebut. Dia mengakui ada kesalahan antisipasi dalam penagihan tunggakan pajak terhadap Agusman. Mereka seharusnya minta kawalan dari pihak kepolisian. Namun karena dianggap tidak berbahaya, dan salah satu petugas juga berasal dari Nias, mereka pun melakukan penagihan hanya berdua saja. “Yang namanya orang pajak di manapun tidak disenangi. Hanya saja kemarin kami salah antisipasi,” kata Ken. Ken Dwijugiasteadi pun menyesalkan terjadinya pembunuhan terhadap dua petugas pajak itu. Guna menghindari kejadian serupa, Ditjen Pajak pun meminta bantuan Polri untuk melaku-
kan penagihan di lokasi-lokasi rawan. Bantuan pengamanan tidak didasarkan atas besarnya nilai tagihan, namun lebih pada kerawanannya. “Kalau jumlah personel pengamanannya tergantung kondisi dan permintaan. Saya pernah minta ke Kapolda Jatim, diberi pengamanan 5 personel Brimob,” kata Ken. Ken mengatakan, nilai tunggakan pajak Agusman Lahagu sebesar Rp 14 miliar merupakan angka yang cukup besar untuk ukuran Nias. Pembayaran pajak juga telah menunggak selama 2 tahun sehingga petugas harus melakukan penagihan. “Kalau dilihat nilainya, mungkin (tunggakan pajak Agusman) paling besar di Nias,” katanya. Direktur Penyuluhan dan Pelayanan Humas Ditjen Pajak Mekar Satria Utama menjelaskan, tunggakan pajak Agusman senilai Rp 14 miliar berasal dari Pajak Penghasilan (PPh) Pribadi bukan PPh Badan. Artinya pajak tersebut adalah pajak perseorangan atas penghasilan yang dimiliki Agusman, bukan pajak perusahaan karet. Nilainya sangat besar, mengingat Agusman merupakan pengepul karet. “AL (Agusman) ini kan pedagang pengumpul. Dia juga punya kebun karet. Saat serahkan ke pihak ketiga, kan ada datanya di kita,” kata Mekar. Dari data tersebut, dapat diketahui berapa omzet Agusman. Itulah yang dijadikan sebagai dasar untuk melimpahkan surat penagihan. Namun berapa jumlah omzet Agusman, Mekar enggan menjelaskan. “Masih kami dalami,” katanya. Setelah menikam dua petugas pajak hingga tewas, Agusman pun menyerahkan diri. Hingga Rabu (13/4/2016) pria ini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Nias. Polisi menjerat
Agusman dengan pasal pembunuhan berencana. “Iya-lah pembunuhan berencana itu,” kata Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua saat dihubungi Rabu (13/4/2016). “Untuk sementara dikenakan pasal 340 dan 338 KUHP, ancamannya maksimal hukuman mati,” katanya lagi. Ditambahkannya, penyidik menjerat tersangka dengan pasal pembunuhan berencana karena ada rentang waktu antara AL melakukan pembunuhan dengan mengambil pisau. Saat itu Agusman sempat perang mulut soal besarnya tagihan pajak dengan petugas. Tapi kemudian dia masuk ke rumah untuk mengambil pisau yang digunakan untuk menusuk korban. “Ada jarak waktu, artinya ada waktu dia memikirkan apa yang dia lakukan dan apa akibatnya,” ujarnya. Lalu, berapa lama jarak waktunya? “Itu posisi antara tempat duduk dua petugas pajak dengan pisau kurang lebih ada 20 meter itu, mengambil pisau 20 meter, pulangnya (ke posisi duduk) 20 meter berarti 40 meter, masih ada sekitar 10 menit lah waktunya,” paparnya. “Kalau kita lihat dari cara dia (Agusman) melakukan itu, ada jarak waktu antara dia mengambil alat yang dia gunakan dengan waktu menggunakan, ada rentang waktunya,” tutupnya. Bazawato Zebua sebelumnya mengatakan, ketika ditagih membayar tunggakan pajaknya, Agusman meminta kedua petugas pajak ini pindah ke sebuah tempat berupa pondok. Lokasinya di dekat tempat usaha pelaku. “Sampai di situ, pelaku duduk di antara petugas pajak itu lalu diambilnya pisau yang telah disiapkannya. Setelah itu ditancapkannya ke badannya kedua korban,” terang Bazawato. z roz/det
WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Budi Prasetyo, Heru Nobon Darmanto, Fathurrochman Al Aziz, FOTOGRAFER: Iwan Heriyanto, M. Zacky BIRO DAERAH: PROBOLINGGO KAB/KOTA: Ikhsan Mahmudi BANGKALAN/SAMPANG: Mahardika Surya Adrianto PAMEKASAN: Masdawi Dahlan SUMENEP: Moh Hayat. SIDOARJO: Saiful Bahri GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA DAN KOTA BATU: Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA & NGANJUK: Bambang Sujarwanto JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur BLITAR: Hendik Budi Y. JEMBER: Ahmad Hasan Halim. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Muhammad Imran IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Rahajeng Putri IKLAN: Elys Hidayati SIRKULASI & PEMASARAN: Faisal Prapanca PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers
NASIONAL
MINGGU KE-33 14 - 21 April 2016
3
45 HARI 61 WARGA TUBAN MENINGGAL
Komnas HAM Turun Tangan KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menerjunkan tim beranggotakan tujuh personel terkait meninggalnya 61 warga Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur (Jatim), dalam rentang waktu hanya 45 hari. Mereka disebar ke beberapa tempat untuk mencari data dan fakta di lapangan, yang dianggap mendukung proses investigasi, termasuk ke beberapa desa yang dinilai masuk dalam ring satu perusahaan semen, yang banyak “menjamur” di Kabupaten Tuban. “Kami ada tujuh orang, yang langsung berangkat dari Jakarta sejak Senin (11/4/2016) kemarin. Namun, kami baru efektif bekerja mencari dan mengumpulkan data di lapangan, mulai hari Selasa (12/4/2016),” ujar Hartono, salah
satu personel tim Komnas HAM, saat dihubungi, Rabu (13/4/2016). “Tujuan kami memang tidak hanya menguak fenomena di Desa Karanglo, tetapi juga desa lain yang ada di ring satu mengenai dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan semen,” lanjut dia. Tim Komnas HAM dibagi menjadi dua tim. Tim pertama, fokus mencari data pengakuan dari keluarga korban yang meninggal dunia. Sementara itu, satu tim lainnya memfokuskan pencarian data terkait dampak-dampak dari aktivitas perusahaan semen dan pertambangan. Menurut jadwal, tim akan bekerja sampai Kamis (14/4/2016). “Kami sudah bertemu dengan Kepala Desa Karanglo (Sunandar), tetapi mohon maaf data dan
fakta yang sudah kami temukan belum bisa kami beberkan saat ini. Sebab, data dan fakta yang kami temukan baru akan dapat kami beberkan kepada publik setelah kami bertemu dengan Bupati dan jajaran Muspika setempat,” ucap Hartono. Rencananya, tim Komnas HAM bersama dengan perwakilan dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jatim akan bertemu dengan Bupati dan jajaran Muspika Tuban, Kamis (14/4/2016), bertepatan dengan hari terakhir tugas tim Komnas HAM di Tuban. Pada praktiknya di lapangan dalam mencari data dan fakta, tim juga didampingi oleh salah satu Komisioner Komnas HAM, Muhammad Nurkhoiron. Namun, berbeda dengan tim yang sudah beraktivi-
tas mulai Selasa, Nurkhoiron baru datang ke Tuban dari Jakarta Rabu kemarin. Sebelumnya, Direktur Eksekutif Walhi Jatim Ony Mahardika mengatakan, pihaknya sengaja merangkul Komnas HAM agar dapat mengetahui secara langsung data dan fakta yang terjadi di lapangan terkait fenomena tersebut. Data dan fakta yang akan ditemukan oleh tim dari Komnas HAM nantinya akan dijadikan sebagai pembanding hasil yang sudah ditemukan oleh Walhi Jatim. Dalam rentang 45 hari di sebuah Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur, 61 penduduk meninggal dunia. Adapun penyebabnya bervariasi, mulai dari sakit, kecelakaan, dan usia
tua. Rata-rata penduduk yang meninggal berusia 40 tahun. Kepala Desa Karanglo Sunandar mengatakan, tingginya angka kematian terjadi sejak pertengahan bulan Februari hingga 1 April 2016. Dari data kematian tersebut, penyebab terbesar adalah karena sakit, yakni sebesar 80 persen, sedangkan 20 persen karena kecelakaan dan usia tua. “Dari 80 persen karena sakit itu, 60 persennya kena penyakit paru-paru dan 20 persen kena stroke,” ucap Sunandar saat ditemui di kantor Desa Kranglo. Dia mengatakan, ketidaklaziman itu juga terjadi pada Sabtu (26/3/2016). Sehari itu, tiga warga meninggal sekaligus dan penyebabnya berbeda, dua meninggal pada pagi dan satunya lagi saat siang.
“Sejak banyak yang meninggal, Pak Mudin (pendoa) kebingungan mana dulu yang dihadiri,” katanya. Desa Karanglo memiliki 1.459 keluarga dan total 5.604 penduduk terdiri dari 2.892 laki-laki dan 2.712 perempuan dan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani. Salah seorang warga Desa Karanglo, Gofur, mengaku kewalahan mengikuti tahlilan. Menurut dia, tetangganya yang meninggal jumlahnya banyak, sementara lokasi acara tahlilan berdekatan. “Saya sampai kewalahan. Sejak banyak warga yang meninggal, saya ikut tahlilan usai isya sampai malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Berganti dari rumah ke rumah,” ujar dia. z kcm/ara
Ingin Jadi Presiden, Ahok Tantang BPK Lagi Sambungan hal 1 di KPK tampak berdiri dari tempat duduknya ketika Aguan berjalan ke arahnya. Mereka saling senyum, bertegur sapa, dan berjabat tangan. Pemandangan ini pun menjadi perhatian sejumlah awak media yang berkerumun dan mengamati keduanya dari kaca luar gedung KPK. Maklum sosok Sunny menarik perhatian publik sebab sempat dituding sebagai perantara antara pengusaha properti dengan Ahok terkait reklamasi Teluk Jakarta. Namun tak ada percakapan panjang yang berlanjut di antara keduanya. Aguan memilih duduk di sisi belakang ruang tunggu alias tak bersebelahan dengan Sunny. Selang beberapa menit kemudian, Aguan dipanggil petugas KPK untuk masuk ruang pemeriksaan. Sekitar sepuluh menit kemudian, Sunny menyusul masuk untuk menjalani pemeriksaan di depan penyidik komisi anti-rasuah. Aguan sendiri jadi perhatian lantaran saat hadir di KPK dikawal ketat sejumlah ajudannya. Berkemeja batik ungu lengan panjang, Aguan tiba sekitar pukul 09.30 WIB dengan Toyota Alphard putih. Aguan bergegas masuk gedung KPK tanpa mengucap sepatah kata pun. Pertanyaan awak media tentang jadwal pemeriksaannya serta dugaan keterlibatannya dalam kasus suap reklamasi tak dijawabnya. Adapun Sunny lebih dulu tiba. Dia hadir seorang diri mengenakan kemeja batik putih sekitar pukul 09.15 WIB.
“Iya, saya hadir menjalani pemeriksaan terkait dengan Pak Sanusi,” ujar Sunny singkat kepada awak media sebelum memasuki ruang pemeriksaan KPK. Sunny enggan berkomentar banyak soal dugaan keterlibatannya dalam kasus suap reklamasi. “Nanti saja, ya,” tuturnya sembari bergegas masuk. Pihak Imigrasi telah mengeluarkan surat pencegahan terhadap keduanya ke luar negeri selama enam bulan ke depan atas permintaan KPK. Komisi anti-rasuah mencegah Sunny lantaran namanya berulang kali disebut Sanusi saat adik Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik itu diperiksa KPK. “Sunny berperan menghubungkan antara pemerintah daerah, pihak Dewan, dan pengusaha,” kata pengacara Sanusi, Krisna Murthi. Sunny masuk radar KPK sejak Februari lalu. Orang dekat Ahok sejak 2010 itu, menurut seorang penegak hukum, pernah menghubungi Aguan. Mereka membahas kewajiban pengembang membayar kontribusi tambahan dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta. Aguan menanyakan peluang menurunkan kontribusi tambahan menjadi 5 persen. “Ada indikasi Sunny menjanjikan sesuatu kepada Aguan,” ucap penegak hukum itu. Februari lalu, raperda tersebut memang sedang dibahas di Badan Legislasi DPRD. Awalnya, DPRD meminta kontribusi tambahan cukup diatur dalam peraturan gubernur. Ahok
sudah setuju soal ini. Tapi belakangan, DPRD justru ingin kontribusi tambahan diturunkan dari 15 persen menjadi 5 persen dikali nilai jual objek pajak dikali lahan yang bisa dikomersialkan. Sunny mengakui pernah berbicara dengan Aguan beberapa kali. “Kadang di kantor, kadang sambil makan pempek,” ujarnya. Dalam satu kesempatan, Aguan meminta kontribusi tambahan diatur dalam peraturan gubernur saja, agar pembahasan raperda itu tak berlarut-larut. Pembahasan raperda sendiri sekarang mandek. Selain keduanya, tersangka kasus dugaan suap pembahasan Racangan Peraturan Daerah Reklamasi Teluk Jakarta, Mohamad Sanusi, yang saat ditangkap KPK merupakan Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, juga kembali muncul di gedung KPK, Rabu, 13 April 2016. Sanusi hadir sekitar pukul 10.00 WIB, menumpang mobil tahanan KPK, berkemeja kotak merah dan rompi oranye. Pria yang akrab disapa Bang Uci itu dibawa ke gedung KPK dari Rumah Tahanan Jakarta Selatan. KPK menghadirkan Sanusi untuk dikroscek dengan Aguan dan Sunny Tanuwidjaja. Setibanya di gedung KPK, Sanusi menolak berkomentar. Dia memilih bungkam ketika awak media menanyakan tanggapannya terkait dengan Aguan dan Sunny yang juga diperiksa. Sanusi ditangkap penyidik KPK saat operasi tangkap tangan pada 31 Maret 2016. Ia kedapatan membawa uang Rp 1 miliar yang diduga
berasal dari bos Agung Podomoro. Selain Bang Uci, lembaga antikorupsi juga menangkap bos Agung Podomoro, Ariesman Widjaja, dan seorang karyawannya bernama Trinanda Prihantoro. Tri diduga menjadi perantara. Ahok: Terima Kasih KPK Sehari sebelumnya, KPK juga memeriksa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Hanya saja bukan terkait kasus Raperda Reklamasi, melainkan terkait kasus lahan RS Sumber Waras. Soal pemeriksaan di KPK, Ahok mengaku senang dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi terkait proses pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Dia pun mengucapkan terimakasih kepada KPK atas pemanggilan tersebut. Namun demikian, Ahok lagi-lagi menyerang BPK dengan tuduhan yang tajam. Mulai soal kejanggalan BPK dan adanya pejabat BPK yang masuk daftar Panama Papers. Atas tuduhan Ahok itu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaku sudah merampungkan audit investigatif pembelian lahan Sumber Waras. BPK menilai ada temuan potensi kehilangan negara Rp 191 miliar. Kaditama Rembang Pemeriksaan Keuangan Bahtiar Arif dalam jumpa pers, Rabu (13/4/2016), menyampaikan, dari hasil audit investigatif sudah membuktikan bagaimana harga itu terbentuk. “Seperti apa fakta dan kriterianya tidak bisa kami buka karena mengalami proses hukum di KPK,” jelas Bahriar. Bagaimana dengan yang tak
Militer Filipina Terus Gempur, RI Jajaki Libatkan Umar Patek Sambungan hal 1 Resmiadi ini dapat dijadikan pelajaran dalam upaya pembebasan 10 WNI yang disekap oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina selatan. Inspektur Jenderal (purnawirawan) Benny Joshua Mamoto, mengatakan, proses pembebasan sandera membutuhkan waktu panjang, kesabaran, ketelitian, fokus dan koordinasi antar instansi terkait. TNI pun melakukan koordinasi dengan militer Filipina. “Harus ada kendali, tidak boleh jalan sendiri, sehingga dengan mudah progress (kemajuannya) dan arahnya bisa dikontrol,” kata Benny kepada wartawan BBC Indonesia. Lalu siapakah Abu Sayyaf? Abu Sayyaf sejatinya nama seorang mujahidin di Afghanistan yang berperang melawan Uni Soviet pada era 1980-an. Abu Sayyaf, yang berarti bapak ahli pedang dalam bahasa Arab, memiliki banyak anak buah dalam pertempuran tersebut hingga menjadi legenda yang dipuja kaum militan. Belakangan, nama Abu Sayyaf dipinjam sekelompok orang saat mereka memisahkan diri dari kelompok separatis Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) di Filipina pada 1991. MNLF ini berusaha memisahkan diri dari Manila. Kelompok ini tidak hanya ingin mewujudkan Mindanao yang merdeka, tapi juga negara Islam di kawasan tersebut. Sejak itu, Abu Sayyaf gencar memperjuangkan tujuan itu dengan memerangi aparat Filipina. Kelompok ini juga menjadi pelatih bagi sejumlah teroris, termasuk yang beroperasi di Indonesia. Kelompok Abu Sayyaf didirikan pada tahun 1991 di Basilan, sekitar 880 km sebelah selatan
dari Manila. Kelompok ini telah bersumpah setia pada ISIS yang dipimpin Abu Bakr Al-Baghdadi pada bulan Juli 2014. Dalam aksi pembebasan sandera kali ini, kelompok militan Abu Sayyaf terlibat perang sengit dengan tentara Filipina di Pulau Basilan, pada Sabtu pekan lalu. Sebanyak 18 tentara Filipina tewas. Menurut pejabat Filipina, pertempuran satu hari itu merupakan pertempuran yang terbesar pada tahun 2016. Selain 18 tentara Filipina tewas, ada 52 tentara lainnya yang terluka. Pasukan Filipina dikirim ke Basilan sejatinya untuk membunuh atau menangkap komandan Abu Sayyaf, Raddulan Sahiron. Dalam perburuan selanjutnya Wakil pemimpin kelompok Abu Sayyaf, Furuji Indama, luka parah. Sejumlah media Filipina, antara lain mengutip Menteri Pertahanan Filipina, Voltaire Gazmin, yang mengatakan bahwa Indama dalam keadaan kritis setelah angkatan bersenjata Filipina menggelar operasi di Basilan. Dia mengatakan 24 anggota kelompok ini tewas sejak pecah pertempuran di dekat kota Tipo-Tipo pada Sabtu (9/4). Mayor Felimon Tan, juru bicara komando militer untuk wilayah Mindanao Barat, mengatakan bahwa selain Indama, komandan senior Rhadzmir Jannatul juga mengalami luka parah. Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Indama tewas, namun berita ini telah dibantah oleh militer Filipina. “Dari pihak militer Filipina, 18 tewas dan 50 lainnya luka-luka dalam pertempuran 10 jam dengan kelompok Abu Sayyaf,” katanya. Pertempuran pecah setelah pastor Italia, Rolando Del Torchio, yang disandera oleh kelompok ini selama
enam bulan, dibebaskan pada hari Jumat (8/4). Kelompok ini dituding berada di belakang sejumlah aksi teror dan penculikan di Filipina selatan. Diyakini mereka saat ini menyandera 20 warga asing, tapi belum diketahui dengan pasti apakah jumlah tersebut termasuk 10 awak buah kapal dari Indonesia. Abu Sayyaf membajak kapal yang ditumpangi 10 WNI lalu menyandera mereka. Libatkan Umar Patek? Sementara itu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Tito Karnavian menanggapi soal tawaran Hisyam bin Ali Zein atau yang dikenal dengan nama Umar Patek agar dilibatkan dalam upaya negosiasi dengan kelompok Abu Sayyad. Tito mengatakan, pemerintah belum menanggapi serius soal tawaran Umar Patek untuk membebaskan 10 warga negara Indonesia yang disandera. “Oh, tidak (langsung sepakat). Itu hanya salah satu opsi. Masih ada banyak opsi-opsi lain,” ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/4/2016). Tito mengatakan, BNPT cukup memahami jaringan Abu Sayyaf. Umar pun mengenal baik pimpinan Abu Sayyaf karena pernah bergabung di kelompok itu sejak 2003 hingga 2009. Namun, hal tersebut tak membuat pemerintah langsung menjawab tawaran Umar. “Dari tersangka yang ditangkap di sini, yang dulu pernah di Filipina, itu juga banyak info-info,” kata Tito. Satgas pembebebasan 10 WNI telah mempersiapkan sejumlah cara bertindak. Namun, karena merupakan operasi rahasia, Tito enggan mengungkap opsi-opsi lainnya. “Teknisnya apa, saya tidak akan sampaikan,” kata dia. Ditemui terpisah, Kepala Polri
Jenderal Badrodin Haiti pun tidak memberikan jawaban pasti soal tawaran Umar. Menurut dia, semua opsi yang ada tengah dipertimbangkan oleh pemerintah. “Semua itu bisa saja dipertimbangkan, tapi dalam kondisi seperti ini harus ada satu pintu. Tidak bisa masing-masing melakukan upaya,” kata Badrodin. Kabar penyanderaan 10 WNI oleh Kelompok Abu Sayyaf di Pulau Sulu, Filipina, mengusik Umar. Dia menyatakan bersedia membantu upaya negosiasi Pemerintah Indonesia dengan Abu Sayyaf. Rabu (6/4), Umar yang ditemui di Lapas Porong menuturkan, dirinya mengenal baik pimpinan Abu Sayyaf yang menyandera 10 WNI anak buah kapal tunda Brahma 12 dan tongkang Anand 12. Umar pernah bergabung dengan kelompok tersebut dari tahun 2003 hingga 2009. Puncaknya, ia pernah didapuk sebagai salah satu anggota Majelis Syura Abu Sayyaf di bawah pimpinan Khadaffy Janjalani pada 2005-2006. Majelis syura diemban tokoh-tokoh senior dan berpengaruh Abu Sayyaf. Jabatan itu berperan penting dalam menentukan kebijakan kelompok tersebut. Pimpinan faksi Abu Sayyaf yang menyandera 10 WNI ialah Al-Habsi Misaya dan Jim Dragon alias Junior Lahab. Ketika masih bergabung dengan Abu Sayyaf, Umar mengungkapkan, Jim dianggap sebagai tokoh senior yang setara dengan dirinya, sedangkan Al-Habsi masih anggota yunior. Kala itu, Al-Habsi lebih banyak bertugas melakukan dokumentasi terhadap aksi pembunuhan sandera, misalnya terhadap tujuh pekerja asal Filipina pada 2007. z cnni/kcm
puas dengan hasil audit ini? “Yang tidak puas dengan BPK soal pemeriksaannya, ya silakan menempuh ketentuan per-UU-an,” jelas dia. Yang tidak puas dengan hasil audit BPK ini memang bisa melakukan gugatan ke pengadilan tata usaha negara. Sedang soal tuduhan Ahok hasil audit BPK “ngaco”, BPK RI menegaskan pihaknya telah melakukan tugas sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan. “BPK telah melaksanakan tugas konstitusionalnya sesuai amanat UUD 1945 serta UU Nomor 15 Tahun 2006 di dalam pemeriksaan dan pemeriksaan investigatif RS Sumber Waras. Ada dua pemeriksaan terkait, pertama, laporan keuangan Pemprov DKI 2014 dan kedua, pemeriksaan investigatif RS Sumber Waras,” ujar Kepala Direktorat Utama Perencanaan, Evaluasi, Pengembangan,
Pendidikan dan Pelatihan (Kaditama Revbangdiklat) Bahtiar Arif saat konferensi pers di Gedung BPK, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (14/4/2016). Dalam konferensi pers tersebut Bahtiar didampingi oleh Kepala Direktorat Utama Pembinaan dan Pengembangan Hukum (Kaditama Bingakum) Nizam Burhanuddin dan Staf Ahli Bidang Pemeriksaan Investigasi I Nyoman Wara. Tidak ada pimpinan/anggota BPK yang hadir. BPK bersikukuh pembelian lahan yang dilakukan Ahok itu berpotensi merugikan negara sebesar Rp 119,33 miliar. Oleh karenanya, BPK merekomendasikan agar membatalkan pembelian lahan yang sudah dilakukan oleh Pemprov DKI. Seperti diketahui, selama ini Ahok tetap bersikeras pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras
sudah sesuai prosedur. Menurutnya, Pemprov DKI benar membeli lahan tersebut menggunakan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) zona Kiai Tapa bukan Tomang Utara. Pasalnya, BPK membandingkan harga NJOP Jalan Kiai Tapa yang digunakan Pemprov pada 2014 dengan harga pada 2013 lalu saat PT Ciputra Karya Utama (PT CKU) membeli seluas 36 hektar seharga Rp 755.689.550.000, sehingga terdapat selisih Rp 191 miliar. “Terkait temuan itu BPK merekomendasikan melakukan upaya pembatalan pembelian tanah dengan pihak RS SW seluas 36.410 meter persegi. Jika upaya pembatalan tersebut tidak dapat dilaksanakan antara lain supaya memulihkan indikasi kerugian daerah minimal senilai Rp 191,33 miliar. Atas selisih harga tanah PT KCU,” terang Bahtiar. z jef/det
Lebaran, Mudik Jakarta-Jatim Bisa Pakai Tol Sambungan hal 1 Jakarta bisa masuk ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek terus sampai ke Jalan Tol Cikopo-Palimanan. Pemudik dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalan Tol Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, dan Pejagan-Pemalang,” kata Kepala BPJT, Herry Trisaputra Zuna. Saat ini, ruas tol Pejagan-Pemalang ditargetkan sudah beroperasi sampai Brebes Timur. “Brebes Timur itu kita tinggal bangun gardu pembayaran saja. Jadi dari Jakarta, dari Merak-lah, sampai Brebes Timur, itu sudah menyambung tol,” katanya, Rabu (13/4/2016). Selepas Brebes Timur, pemudik bakal menemukan jalan tol lagi di Semarang. Saat ini Tol SemarangSolo telah beroperasi Seksi I sepanjang 16,3 km dari TembalangUngaran dan seksi II sepanjang 11,3 km dari Ungaran-Bawen. Pembangunan konstruksi tengah difokuskan pada seksi III sepanjang 18,2 km dari Bawen ke Salatiga. Dengan demikian, saat Lebaran nanti diharapkan pemudik dapat melintas dari mulai Semarang-Salatiga. “Targetnya sampai Salatiga, H-7 Lebaran 2016 ini sudah bisa dilewati,” ujar Herry. Berikutnya adalah Jalan Tol SoloNgawi-Kertosono. Pada ruas ini, jalur yang bisa dilintasi saat Lebaran nanti masuk dari mulai SragenKarang Anyar lalu menerus Karang Anyar-Kertosono. Bagi pemudik yang ingin melanjutkan perjalanan ke Mojokerto, dapat menyambung perjalanan ke Tol MojokertoKertosono. Sejak Oktober 2014, seksi I jalan tol ini dari Bandar Kedungmulyo-Jombang sepanjang 14,7 km telah beroperasi. Dari tol tersebut, pemudik dapat memanfaatkan lagi Jalur Tol yakni Seksi IV Jalan Tol Surabaya-Mojokerto dengan rute Krian-Mojokerto. Selain seksi IV yang beroperasi akhir pekan lalu, sebelumnya juga telah beroperasi seksi IA dengan rute Waru-Sepanjang sepanjang 2,3 km sejak Agustus 2011 silam sehingga pekerjaan masih menyisakan seksi IB dengan rute Sepanjang-WRR sepanjang 4,3 km, pembebasan lahannya sudah 94,91% dan konstruksi mencapai 62,85%. “Yang belum operasi tapi sudah terbangun, akan kita fungsionalkan. Sehingga bisa dilewati meskipun belum sempurna,” pungkas Herry. Bangun 1.290 Km Jalan Tol Sementara itu, Menteri Badan
Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno menyebut holding perusahaan pelat merah di bidang jalan tol bakal segera terbentuk. Pembentukan holding BUMN tol sejalan dengan pembentukan holding di bidang pertambangan, keuangan dan energi. Holding ini nantinya terdiri dari beberapa gabungan BUMN dan anak usaha BUMN yang telah berkecimpung dalam pengembangan dan pengelolaan jalan tol. “Jadi Hutama Karya, Waskita Karya, sama Jasa Marga,” kata Rini usai acara HUT ke-18 Kementerian BUMN di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016). Dengan pembentukan holding ini, jumlah jalan tol yang dibangun dan dikelola bisa bertambah. Saat ini, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) baru mengelola sekitar 700 km jalan tol. Pasca pembentukan holding, panjang jalan tol yang dikelola bisa 1.290 km hingga 2 tahun ke depan. “Kita membangun 1.290 km yang tadinya di ultah Jasa Marga ke-38, cuma ada 700 km. Makanya dalam dua tahun bisa nambah, kan hebat,” katanya. Pemerintah berencana menambah dana pembebasan lahan jalan tol lewat Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dana ini diperlukan untuk membiayai kegiatan pembebasan lahan jalan tol yang anggarannya telah habis sejak awal tahun. Sembari menunggu pencairan dana BLU, saat ini sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah bersiap mencadangkan dana untuk menalangi biaya pembebasan lahan sampai dan BLU tersebut bisa dicairkan. “Waskita akan mencadangkan di atas Rp 5 triliun untuk membebaskan lahan seluruh ruas tol yang waskita punya,” ujar Direktur Utama PT Waskita Karya, M Choliq, ditemui usai perayaan HUT Kementerian BUMN ke 18 di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (13/4/2016). Waskita Karya, saat ini diketahui gencar melakukan akuisisi pembangunan Jalan Tol di Indonesia. Sebut saja Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan sejumlah ruas tol lainnya yang proses pembangunannya tengah berlangsung dan membutuhkan pembebasan lahan. Selain Jalan tol yang sedang tahap pembangunan, Waskita juga mengakuisisi jalan tol yang sudah beroperasi namun mengalami kerusakan parah seperti Jalan Tol Kanci-
Pejagan. Hal serupa juga dilakukan PT Jasa Marga. “Kami telah menjajaki rencana pinjaman perbankan sampai Rp 3 triliun untuk menalangi pembebasan lahan,” ujar Direktur Utama Jasa Marga, Aditywarman dalam kesempatan yang sama. Dana Rp 3 triliun tersebut sebagian besar yakni sekitar Rp 2,4 triliun untuk membiayai proses pembebasan lahan seluruh ruas Jalan Tol Trans Jawa yang menjadi tanggungjawab Jasa Marga. Juga pembebasan lahan Jalan Tol Medan-Kualanamu. “Itu termasuk juga pembebasan sisa lahan yang belum bebas di Tol Batang-Semarang yang kita menangkan tendernya bersama Waskita,” sambung Adit. Kesediaan perusahaan menalangi dana pembebasan lahan Jalan Tol tersebut kata Adit, didasarkan pada pertimbangan bahwa kebutuhan lahan untuk pembangunan Jalan Tol semakin mendesak. “Sebenarnya ada dana BLU di Kementerian Keuangan. Tapi baru bisa cair setelah APBNP yaitu sekitar bulan Mei. Sementara, waktu kita semakin mendesak, kalau kita tunggu khawatirnya konstruksinya malah nggak ngejar target. Jadi kita forsir dulu pembebasan lahan, kita talangi dulu nggak apa-apa,” sebut Adit. Perlu diketahui, dana talangan yang dikeluarkan oleh BUMNBUMN ini nantinya akan digantikan oleh Pemerintah melalui dana BLU tadi dengan bunga cukup menarik yakni BU Rate+1. Artinya, setiap rupiah yang dikeluarkan badan usaha akan diganti dengan bunga BI Rate+1. “Ini penawaran yang menarik. Kalau ditanya tentu ingin sebesar-besarnya. Tapi jangan lupa, kita ini BUMN, kami juga punya tanggung jawab pembangunan negara. Jadi bunga BI Rate+1 sudah cukup,” sambung Adityawarman. Berdasarkan Undang-undnag 2 Tahun 2012 diamanatkan proses pembebasan lahan untuk berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur agar diambil alih oleh pemerintah dari sebelumnya dilakukan oleh pihak swasta pelaksana kontrak maupun investor. Hal ini memberikan konsekuensi, diperlukannya cadangan dana yang cukup besar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk melakukan pembebasan lahan tersebut. Pelaksanannya di lapangan, dana Pemerintah ternyata belum mencukupi kebutuhan dana yang diperlukan untuk pembebasan lahan. Dana yang dialokasikan dalam APBN 2016 sudah habis. z jef/ dtc
Halaman 4 MINGGU KE-33, 14 - 21 April 2016
Kepemimpinan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas sangatlah dirasakan. Terutama di sektor pariwisata. Pesona keindahan Pulau Merah yang sebelum terpendam bak mutiara hitam, kini menjelma menjadi sebuah tujuan wisata yang potensial. Pasir yang “berwarna merah”, ombak yang baik untuk selancar, serta keindahan Pulau Merah yang ada di pinggir pantai, menjadikan kawasan tersebut menjadi primadona bagi “penggila” travelling. PANTAI Pulau Merah atau Red Island adalah sebuah pantai yang super sekali karena mempunyai pasir yang berwarna kemerah merahan. Salah satu kelebihan dari Pantai Pulau Merah adalah terdapatnya gugusan pulau - pulau sehingga sejauh mata kita memandang tidak langsung disuguhi lautan lepas, tetapi pulaupulau kecil itulah yang “menghambat” kedipan mata pengunjung. Di saat musim kemarau tiba, pulau-pulau tersebut tampak memantulkan cahaya kemerahan ketika terkena sinar matahari, terutama akan terlihat pada sore menjelang matahari terbenam. Objek wisata pantai pulau merah ini terdapat di Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, JawaTimur, Indonesia. Made, salah seorang pemandu selancar kepada Koran Global News mengatakan, dengan adanya perbaikan infrastruktur, akses ke tujuan wisata Pulau Merah, angka kunjungan wisata meningkat pesat. “Saya yakin, Pulau Merah akan menjadi salah satui andalan pariwisata Jatim, selain Bromo yang sudah terjenal itu,” katanya beberapa waktu lalu. Pengunjung pun, katanya, kini sudah bervariasi. Kalau dulu yang memadati kawasan tersebut kebanyak pengunjung lokal. Kini, pengunjung mulai menyebar. Sejumlah pengunjung tidak sedikit yang dari Jakarta. Malah sejumlah turis juga berdatangan ke Pulau Merah, karena obyek wisata ini sudah dipasarkan secara profesional. Di samping itu, sejumlah ivent yang digelar di Pulau Merah membuat tujuan wisata ini semakin terkenal. Pantai Pulau Merah sekarang ini
Pesona Indah Pulau Merah
sudah banyak mengalami perubahan. Pasalnya, setelah ada lomba selancar tahun lalu Pemkab Banyuwangi ingin mengembangkan wisata pantai pulau merah menjadi wisata yang super sekali. Lomba tersebut menjadi trigger (pemicu) bergeraknya pariwisata ini. Dan benar, kini angka kunjungan tersebut meningkat cukup pesat. Dan tidak hanya pantai pulau merah tetapi wisata yang ada diseluruh Banyuwangi akan ada pengembangan wisata. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di bawah kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan kawasan wisata ini. Salah satunya dengan memperbaiki akses jalan menuju lokasi. Pada akhir 2012 lalu, Pemkab Banyuwangi telah memperkenalkan Pantai Pulau Merah ke dunia internasional melalui penyelenggaraan ajang lomba balap sepeda “Banyuwangi Tour de Ijen”. Sebelum adanya “Tour de Ijen”, akses jalan menuju Pantai Pulau Merah lumayan berat, berupa jalan berbatu yang melintasi kawasan
perkebunan karet dan cokelat milik PTPN XII Pantai Terindah Pulau Merah atau masyarakat menyebutnya Pulo Merah adalah sebuah pantai dan objek wisata di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Pantai ini dikenal karena sebuah bukit hijau kecil bertanah merah yang terletak di dekat bibir pantai. Bukit ini dapat dikunjungi dengan berjalan kaki saat air laut surut. Di sana juga terdapat Pura dimana warga yang beragama Hindu
disana melaksanakan upacara Mekiyis. Kawasan wisata ini dikelola oleh Perum Perhutani Unit II Jawa Timur, KPH Banyuwangi Selatan. Nama Pulo Merah merujuk pada sebuah bukit kecil di tepi pantai yang memiliki tinggi sekitar 200 meter. Bukit tersebut memiliki tanah berwarna merah dan ditutupi oleh vegetasi hijau sehingga tidak terlalu tampak warna aslinya. Bukit ini bisa diakses pada saat air sedang surut. Pantai Pulau Merah berpasir putih terbentang sepanjang 3 km, sehingga juga sesuai untuk keluarga.
Namun, ombak Pulo Merah yang cukup tinggi tidak terlalu sesuai untuk digunakan berenang, terutama bagi anak kecil. Ombak di kawasan Pulau Merah cukup menantang dan menjadi salah satu tempat ideal untuk penggemar olahraga selancar. Ombak di pantai ini tergolong cukup tinggi berkisar 3-5 meter dan cocok untuk pecinta olahraga selancar (sur¿ng). Menurut Made, turis-turis asal Prancis, Jerman, dan Australia sering berkunjung ke tempat ini. “Kebanyak turis yang ke sini, rata-rata pecinta selancar.
Dewan Pelototi Dana Desa
14 Desa di Bululawang Terima Rp 15 Miliar MALANG-Meski kerap diperingatkan, sejumlah desa masih melakukan kesalahan dalam administrasi laporan penggunanaan Dana Desa (DD). Hal ini diketahui, saat komisi A DPRD Kabupaten Malang melakukan kunjungan ke wilayah Kecamatan Turen. Di Desa Talok, anggota 10 dewan sempat memberikan pujian. Sebab pemerintah desa ini tidak mendapati kesalahan atau pelanggaran admisnitrasi penggunaan DD. Meski demikian, menurut Komisi A, masih butuh penyempurnaan, utamanya tentang teknis pelaksaan penggunaan anggaran.
Dari Talok, anggota Komisi A melanjutkan perjalanan ke Desa Gedog Kulon. Di desa ini anggota dewan sempat mendapat informasi adanya kesalahan penggunaan DD. Benar saja, anggota dewan menemukan beberapa kesalahan. Salah satunya ketua tim pelaksana kegiatan dijabat oleh perangkat desa. Padahal perangkat tersebut tidak mempunyai keahlian proyek ¿sik. Dewan juga menemukan sejumlah kuitansi dalam laporan pertanggungjawaban. Selain itu tidak ada rincian laporan penggunaan anggaran untuk kegiatan PKK. Anggota
Komisi A DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menyarankan untuk melakukan pembenaran. “Kita minta agar segera dilakukan pembetulan dan cepat diselesaikan,” ujar Didik di depan perangkat desa, Rabu (13/4/2016) kemarin. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Malang Darmadi menambahkan, secara umum di Desa Gedog Kulon tidak ada masalah dalam realisasi proyek yang dibiayai dari DD. Senada dengan Didik, Darmadi menekankan pada pembetulan pelaporan administrasi dan teknis pelaksanaan. Selain itu, untuk tahun 2016 Darmadi juga meminta ada beberapa perubahan program. Penekanannya pada kepanitiaan kegiatan. “Kepanitian jangan
lagi dipegang oleh perangkat desa,” tegasnya. Lanjut Darmadi, pemerintah desa perlu melibatkan masyarakat dalam kepanitiaan kegiatan. Terutama warga yang mempunyai kopetensi di bidangnya. Selain membuka peran serta masyarakat, langkah ini juga untuk menekan kolusi di antara perangkat desa. “Termasuk melibatkan BPD dan LPMD. Ini penting agar ada transparansi penggunaan anggaran,” ucapnya. Sementara Kepala Desa Gedog Kulon, Endang Sulistyaningsih mengatakan, tidak ada persoalan yang timbul dari penggunaan Dana Desa. Semua alokasi DD sudah diprogramkan dan sudah dilaksanakan. Namun pihaknya mengakui, perlu ada perbaikan administrasi pelapo-
ran. “Semua yang disarankan anggota desan akan kami laksanakan,” tandasnya. Di tempat terpisah, Camat Bululawang, Kabupaten Malang, Hadi Wuryanto mengatakan, 14 desa di wilayahnya akan mendapatkan dana Rp 15 miliar, dengan rata-rata per desa mendapat Rp 1 miliar lebih. Pencairan dana desa tersebut akan dilakukan pada April dan Agustus. Hadi meminta, setiap desa memanfaatkan dana tersebut secara transparan dan akuntabel. “Setiap desa diminta untuk transparan. Penjabaran transparan itu nanti terserah di masingmasing desa,” jelas Hadi. Ia berharap pihak desa membuat laporan rencana pemakaian anggaran, yang bisa diakses oleh masyarakat. zsuy, mlv
GANTI RUGI TOL MALANG-PANDAAN
Warga Ancam Tempuh Jalur Hukum MALANG - Warga Kelurahan Madyopuro terdampak pembangunan Tol Malang-Pandaan (Mapan) mengaku, siap perkara ganti rugi lahan yang masih ruwet dibawa ke pengadilan. Hal ini terekam dalam rapat gabungan di Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (13/4/206), kemarin. Sebanyak 50 warga yang ikut dalam rapat tersebut sudah siap, apabila berkas mereka dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) Malang, setelah usaha mereka selama ini memperjuangkan nasib tak menemui titik terang. Salah satu warga, Kamdi, mengatakan, warga yang tetap menolak hasil revisi harga oleh tim penilai sudah menunggu berkas mereka disampaikan ke PN Malang. Warga, kata dia, sebenarnya sangat setuju dengan rencana pembangunan. Namun, mereka kecewa dengan hasil penilaian yang menurut mereka tak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Pada pertemuan pertama, antara warga dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota
IST
HEARING: Sejumlah perwakilan warga kelurahan Madyopuro saat menghadiri hearing di gedung DPRD Kota Malang, Rabu (13/4/2016).
Malang dan tim penilai harga November tahun lalu, warga sudah batasan tenggat waktu untuk pikir-pikir sebelum berkas mereka akan dibawa ke pengadilan. Saat itu, tenggat waktu yang diberikan dua pekan. Namun, hingga hari ini, belum ada lanjutan dari tenggat waktu itu. “Warga
menunggu (berkas) dititipkan ke pengadilan. Tapi hingga saat ini belum ada. Panitia seperti mengulur-ulur waktu. Pertanyaan kami, siapa yang menghambat pembangunan tol? Kami mendukung sepenuhnya. Tapi justru panitia yang menghambat dan memperlama proses,” katanya.
Ia juga menyayangkan sikap panitia dan BPN yang justru “memprovokasi”, supaya warga setuju dan menerima ganti rugi sesuai dengan nilai yang diberikan warga. Menurut dia, warga yang setuju adalah warga yang sebenarnya terpaksa karena menunggu kepastian terlalu lama. “Warga siap kok (ke pengadilan). Sesuai dengan Undang-Undang. Tapi kalau berkas kami belum disampaikan ke PN oleh panitia, kami mau ke pengadilan hanya akan ditanya ke panitera: apa yang mau kami tuntut? Berkasnya saja tidak ada,” tambahnya. Perwakilan warga Kelurahan Madyopuro terdampak pembangunan Tol Mapan, Endi Sampurno, menambahkan, memang tak semua warga yang terdampak siap untuk menghadapi pengadilan. Tapi ia menjamin, perwakilan warga yang datang saat itu sudah siap untuk melalui proses tersebut apabila panitia tim pembebasan lahan tetap bersikukuh memberikan kutipan harga tanpa peninjauan ulang. zsuy
Para turis juga mengagumi pantai Pulau Merah,” kata Made. Malah, President INSA (Indonesian Sur¿ng Association) atau Asosiasi Selancar Indonesia, Jro Made Supatra Karang beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa pemandangan dan ombak di kawasan wisata Pulau Merah merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. “Saya juga sudah berkeliling dunia dan melihat pantai di banyak negara, tetapi belum pernah melihat pantai yang seindah Pulau Merah. Pertama kali berkunjung ke sini, saya langsung takjub. Selain ombaknya yang bagus untuk sur¿ng, keberadaan gugusan pulau-pulau juga menambah keindahannya. Ke depan, Pulau Merah bisa menjadi destinasi andalan Banyuwangi,” katanya beberapa waktu lalu. Kelebihan Pulau Merah dibandingkan Pantai Plengkung antara lain pada ombaknya yang bisa menjadi tujuan peselancar pemula, amatir, dan profesional dengan ketingian rata-rata dua meter. Berbeda dengan Pantai Plengkung atau G-Land yang hanya bisa dinikmati oleh peselancar profesional. Selain itu, Pulau Merah juga lebih mudah diakses dengan kondisi jalan yang mulus serta dekat dengan pemukiman penduduk. Dasar pantai yang tidak memiliki banyak karang juga lebih aman untuk para peselancar. Dibandingkan ombak Pantai Kuta, ombak Pulau Merah lebih serius sehingga memungkinan para peselancar untuk melakukan manuver di dalamnya. Sekitar tahun 1990-an, kawasan Pantai Pulau Merah pernah rusak parah akibat diterjang bencana tsunami. Namun, kini keindahan pantai itu sudah kembali dan menjadi alternatif pilihan rekreasi bagi wisatawan. Pada akhir 2012 lalu, Pemkab Banyuwangi telah memperkenalkan Pantai Pulau Merah ke dunia internasional melalui penyelenggaraan ajang lomba balap sepeda “Banyuwangi Tour de Ijen”. “Ke depan, kami fokus membangun sarana infrastruktur jalan ke berbagai objek wisata, terutama wisata berwawasan lingkungan atau ecotourism,” kata Bupati Abdullah Azwar Anas, beberapa waktu lalu.zADV/JITO
IKLAN DI HUTAN MALABAR
Ilegal, Aliansi Desak Logo Otsuka Dicopot MALANG - Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, Erik Setyo Susanto, mengakui kalau logo perusahaan PT Amerta Indah Otsuka, yang terpajang di Hutan Kota Malabar adalah iklan. Padahal, sejak awal, logo salah satu pemberi dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) itu disepakati tak dipasang di sana. Pengakuan itu diungkap Eris saat dengar pendapat dengan Aliansi Hutan Malabar dan Komisi C DPRD, Rabu (13/4/2016). Sontak peserta dengar pendapat kaget. Sebab, dalam pembahasan sebelumnya, tidak ada pembicaraan adanya iklan. “Aliansi kan minta logo dicopot karena tidak sesuai kesepakatan awal dan di dalam DED (detail engineering design) juga tidak disebutkan. Namun, paparan dari pemerintah ini (mengenai iklan, red.) merupakan hal baru dan belum ada sebelumnya,” kata Juru bicara Aliansi Robbani Amal Romis, di Gedung DPRD, Rabu (13/4/2016). Empat hari sebelum taman kota satu-satunya di Kota Malang itu diresmikan, tak ada satu pun logo perusahaan pemberi CSR di sana. Namun, sekonyong-konyong logo perusahaan terpasang jelas di sekitar pintu masuk. Terkait pengakuan Pemkot Malang, Robbani meminta ada dengar pendapat lanjutan. Apa benar keberadaan logo perusahaan masuk sebagai iklan atau justru kompensasi dari pemerintah. “Jika benar iklan, apakah sudah sesuai prosedur pengajuan pemasangan iklan? Adanya iklan di ruang publik apakah legal atau tidak?” kata dia. Pada kesepakatan awal, lanjut Robbani, pemasangan iklan justru bisa dilakukan setelah pembangunan selesai, bukan saat proses pembangunan. “Kami curiga ini bukan iklan melainkan kompensasi,” kata dia. Aliansi mendesak Pemkot Malang transparan terkait perjanjian kerja sama (PKS) dan DED. Kepala DKP Erik Setyo Susanto memilih bungkam saat dimintai tanggapan perihal keberadaan logo perusahaan di Hutan Malabar. Dihubungi terpisah, Ketua Komisi C DPRD Bambang Sumarto mengaku selama ini sudah memfasilitasi antara aliansi dan pemerintah. Ia mengakui jika keberadaan iklan tidak masuk dalam kesepakatan dan pembahasan bersama. “Saat kami tanya, kok banyak sekali logo perusahaan pemberi CSR di Hutan Malabar, pak Erik dari DKP jawabnya itu reklame dan ada masa berlakunya,” kata Bambang. Politisi Golkar itu mengaku menegur Erik karena kebijakan tersebut tidak melibatkan DPRD dan aliansi. Padahal, sampai sekarang masalah Hutan Malabar tak kunjung kelar. “Kami masih mengecek apa pemasangan iklan di ruang publik sudah sesuai aturan? Kami juga akan berkoordinasi dengan komisi lain untuk menelusuri kebenarannya. Jangan sampai logo dipasang menyalahi aturan,” kata dia. Sejak awal Aliansi Hutan Malabar kurang sepakat konsep revitalisasi Hutan Malabar. Pasalnya, delapan bulan lebih masalah Hutan Malabar tak kunjung selesai. z mtr
GRESIK-SIDOARJO
MINGGU KE-33 14 - 21 APRIL 2016
5
Lapindo Ngotot Ngebor Lagi Bupati Rayu Warga Agar Beri Izin SIDOARJO-PT Lapindo Brantas Inc tetap ngotot bakal melakukan pengoboran gas lagi di Tanggulangin – Sidoarjo. Meski warga setempat dan beberapa daerah di sekitar kawasan Tanggulangin juga telah menentang keras, rencana pengeboran gas yang dilakukan PT Lapindo Brantas Inc. Namun penolakan warga tampaknya tidak akan digubris oleh PT Lapindo. Mengingat pihaknya telah mendapat dukungan dari Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah. Di samping itu, pihaknya juga akan memberikan jaminan semaksimal mungkin kepada masyarakat terkaiat masalah keamanan selama proses pengeboran, sehingga tidak akan ada lagi tragedi lumpur Lapindo. Vice Presiden Lapindo Brantas Inc Tri Setia Sutisna mengatakan, kehadiran Lapindo Brantas di Sidoarjo merupakan kepanjangan dari tangan pemerintah, yang akan mengoptimalisasikan kandungan bumi yang ada di Sidoarjo. “Untuk itu, dengan berbagai cara Lap-
IST
NGEBOR LAGI: Sebuah alat berat melakukan pengerukan sebagai tahap awal pengeboran sumur gas bumi di Desa Kedung Banteng, Sidoarjo, beberapa waktu lalu.
indo akan tetap berusaha agar tetap bisa melakukan pengeboran gas di wilayah Sidoarjo,” katanya, kepada wartawan, Selasa (12/4/2016). Dia melanjutkan, dukungan pengeboran datang dari Bupati Sidoarjo Saiful Illah. Menurutnya, Lapindo akan berusaha dan berharap kepada masyarakat agar mendukung pengeboran gas Lapindo di Sidoarjo. Sementara terkait trauma warga
akibat tragedi lumpur Lapindo, pihak Lapindo menjanjikan dan menjamin tidak akan ada lagi tragedi serupa untuk proyek pengeboran gas mendatang. “Menurut rencana, pengeboran akan dilakukan di wilayah Desa Kedung Banteng TanggulanginSidoarjo,” terangnya. Terkait rencana pengeboran gas Lapindo di Tanggulangin-Sidoarjo, saat ini Lapindo masih menunggu
proses pengkajian dari berbagai pihak. Sejumlah masyarakat di sekitar lokasi titik pengeboran sempat menolak rencana tersebut. Namun penolakan itu bisa diredam oleh Bupati Sidoarjo, setelah bupati bersama Lapindo memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat terkait rencana pengeboran tersebut. Bahkan, bupati sendiri mempersi-
lakan Lapindo Brantas Inc mengebor sumur baru di Desa Kedung Banteng, Tanggulangin, yang hanya berjarak sekitar empat kilometer dari pusat semburan lumpur Lapindo. Alasannya, kekayaan alam yang melimpah di Sidoarjo harus dimanfaatkan. “Masalah lumpur sudah selesai. Kami berharap masyarakat Sidoarjo menyadari bahwa di bawah wilayah Sidoarjo terdapat tambang dan harta alam yang melimpah,” katanya saat menghadiri HUT ke-20 Lapindo di Perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV), Selasa (12/4/2016). Masyarakat Sidoarjo diminta memahami hal itu. “Mari kita bicarakan dengan baik-baik demi kemajuan Sidoarjo.” Saiful menjanjikan kesepakatan antara Lapindo Brantas dan pemerintah Kabupaten Sidoarjo terkait dengan pengeboran. Perjanjian itu meliputi risiko dan manfaat pengeboran bagi warga Sidoarjo. “Kalau keluar lumpur bagaimana caranya, kalau keluar minyak, kita kebagian berapa.” Tujuannya agar masyarakat Sidoarjo bisa menikmati harta alam sendiri daripada dinikmati orang lain. “Waktu itu tak saya kasih izin karena belum ada kejelasan ganti
Toko Emas Sembayat Dibobol Maling 3 Kg Perhiasan Raib, Rp 80 Juta Amblas GRESIK-Toko Emas Sederhana milik Khasin (50) di Pasar Sembayat Kec. Manyar dibobol kawanan maling. Perhiasan seberat 3 kilogram (kg) dan uang Rp 80 juta yang tersimpan di brankas toko juga ikut raib. Pelaku pembobolan diperkirakan berjumlah empat orang, satu perempuan dan tiga laki-laki. Informasi yang dihimpun, para pelaku masuk ke toko emas dengan merusak gembok rolling door. Selanjutnya, para pelaku masuk ke toko, dan membuka brankas berisi perhiasan dan uang Rp 80 juta. Para pelaku membuka brankas dengan cara mengelas kunci brankas. Selanjutnya, para pelaku mengambil perhiasan yang terdiri dari gelang, kalung, cincin dan benggel seberat 3 kilogram.
Bila harga emas Rp 550 ribu per gram, maka perhiasan yang digondol kawanan harganya sekitar Rp 1,65 miliar. “Kirakira emas yang dibawa pelaku 3 kilogram nilainya sekitar Rp 1,65 miliar. Pelaku juga membawa uang tunai yang kami simpan di brankas Rp 80 juta,” aku H Khasin, kemarin. Menariknya, para pelaku keluar dari toko dan membawa hasil curian dengan santai dan melenggang. Bahkan, para pelaku juga mengunci kembali rolling door. Hanya gembok yang dipakai adalah gembok baru, berbeda dengan gembok yang biasanya. Aksi pembobolan itu baru diketahui Muhyiddin (35) pegawai Toko Emas Sederhana. Pukul 06.30 WIB, pria yang disapa Uyik itu membuka rolling door. Namun, sebelum dibuka ternyata Uyik merasa gembok yang dipegang beda dengan biasanya. Bahkan, saat
GN/ASEPTA Y PERMANA
DIBOBOL MALING: Toko emas di Pasar Sembayat Gresik dibobol kawanan maling. Sebanyak 3 kilogram perhiasan dan uang Rp 80 juta amblas.
dibuka ternyata kuncinya juga tidak bisa. “Karena tidak bisa dan gemboknya baru, maka Uyik telepon saya. Saya datang ke toko dan saya minta untuk dibongkar,” ungkap H Khasin lagi. Saat masuk, ternyata di dalam toko acak-acakan. Brankas tidak lagi di tempatnya dan sudah terbuka. Betapa kagetnya Khasin, ternyata perhiasan dan uang tunai yang disimpan hil-
ang. Melihat kejadian itu, pihak toko langsung melaporkannya ke Mapolsek Manyar. Kasatreskrim Polsek Manyar, AKP Heru Dwi Purnomo mengatakan, kejadian pembobolan toko emas dilakukan antara pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, Minggu (10/4/2016). Sebab, setelah waktu itu kondisi pasar cukup ramai hingga malam hari. Kemudian ada penjaganya hingga pagi hari.
Kasatreskrim optimis bakal mampu mengungkap komplotan yang diduga merupakan spesialis pembobol toko emas atau brankas itu. Sebab, hasil olah TKP, tim penyidik menemukan korek api bergambar Alfamart, tabung elpiji 3 kilogram yang dipakai untuk ngelas, besi kubut atau linggis yang dipakai untuk membuka brankas, gembok dan kaos warna cokelat. “Sayangnya di lokasi tidak ada CCTV,” kata Heru. Selain itu, tim juga sudah mengantongi sidik jari para pelaku yang teridentifikasi di kotak kaca, timbangan emas dan botol air mineral yang tertinggal. Di antara saksi ada yang sempat melihat orang yang melintas di depan toko emas. Dia bercirikan punya bekas luka di bawah mata. Satu lagi pelakunya berkepala botak, berkumis, kulitnya putih dan berkaca mata. z sep
rugi korban lumpur. Tapi kini karena sudah hampir 100 persen lunas, saya kasih izinnya,” tandas bupati. Sementara itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan, menambahkan akan mengawasi upaya pengeboran ini beserta dampakdampaknya. Kendati demikian, politisi PKB ini juga meminta warga untuk lebih dewasa dan bijak menyikapi rancana pengeboran ini. “Memang traumatis, saya pun juga. Tapi sekarang, pelajari dulu rencana ini. Cuma kalau memang aman, apa salahnya. Hanya saja memang harus dikaji secara komprehensif terkait rencana itu,” tukas Nurmawan. Seperti diketahui, Lapindo berencana mengebor dua sumur baru di Desa Kedung Banteng. Pada awal Januari 2016, Lapindo sempat mengeruk tanah sebagai persiapan pengeboran sumur baru di dekat sumur Tanggulangin 1 (TGA-1). Namun kegiatan itu dihentikan setelah warga setempat menolak dengan alasan trauma. SKK Migas juga meminta Lapindo menghentikan sementara kegiatan persiapan pengeboran. Tim ITS Surabaya, bentukan Gubernur Jatim juga sedang meneliti lokasi sekitar pengeboran. z tmp, snd, bmt
SMELTER INDONESIA
21 Proyek Terkendala Status Lahan GRESIK - Sebanyak 21 rencana pembangunan smelter atau peleburan tembaga di Indonesia saat ini terkendala status lahan. “Sebenarnya mereka sudah mengajukan izin prinsip, tapi terkendala lahan,” ujar Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, saat meninjau implementasi Kemudahan Layanan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Sabtu (9/4/2016). Sayangnya, dia lupa satu persatu 21 industri smelter yang terkendala status lahan. Lebih lanjut, Franky menambahkan, hanya 29 industri smelter yang izin konstruksinya sudah tidak ada masalah, dan mereka siap beroperasi. Ia menambahkan, untuk mempermudah perizinan industri smelter pihaknya akan berkordinasi dengan dua kementerian. Yakni, Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Kementrian Perindustrian. Semula, dua kementrian itu memberlakukan izin sendirisendiri terkait investasi di sektor industri smelter. “Tahun lalu dua kementrian itu membuat undang-undang sendiri untuk pengajuan izin di sektor industri smelter. Tahun ini, melalui Menko masing-masing untuk memudahkan perizinan investasi. Ada kesepakatan ditangani BKPM. Jadi, izin yang semula dianggap terlalu panjang dipangkas dijadikan satu,” tambahnya. z sep
KASUS DUGAAN KORUPSI PIPANISASI PDAM SIDOARJO
Sugeng Mulai Berkicau Dewan Gresik Susun Kode Etik Baru Sebut Pejabat Berinisial A dan B
GRESIK-Panitia Khusus (Pansus) Kode Etik DPRD Kabupaten Gresik terus mematangkan materi. Dalam pekan ini, ada dua rapat yang diadakan, yaitu pada Senin (11/4/2016) dan Rabu (13/4/2016). Pansus ini bertugas untuk menyusun kode etik yang menjadi pedoman Anggota DPRD Gresik dalam bekerja, sehingga mampu meningkatkan kinerjanya. Kode etik yang baru ini merupakan penyesuaian dengan aturan-aturan perundangan yang baru, serta semakin merinci kode etik yang sudah ada. “Kode Etik DPRD Gresik sebenarnya sudah ada, tapi kan perlu penyesuaian melihat kondisi yang terus berkembang, khususnya dengan peraturan yang berada di atasnya,” Mubin, Wakil Ketua Pansus Kode Etik DPRD Gresik usai rapat di gedung DPRD Gresik, Senin (11/4/2016). Beberapa kode etik yang akan diubah di antaranya, terkait jadwal rapat. Beberapa kali rapat, tambah dia, terlambat dari jadwal yang direncanakan. “Kita atur kode etiknya, agar pelaksanaan setiap rapat tepat waktu,” terangnya. Berikutnya adalah momen azan di tengah rapat. “Selama ini, ketika mendengar azan kan rapat dihentikan sementara, praktiknya banyak anggota rapat justru keluar masuk ruangan. Apakah tidak lebih baik, saat azan tiba, rapat dihentikan untuk salat, sehingga skors waktu makin efektif,” terang politisi Partai Amanat Nasional
Kasus dugaan korupsi proyek pipanisasi di PDAM Delta Tirta Sidoarjo, terus berkembang. Bahkan, pihak penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo diam-diam mulai membidik tersangka lain.
GN/ASEPTA Y. PERMANA
ZULFAN HASYIM Ketua Pansus Kode Etik DPRD Gresik
(PAN) itu. Sedangkan, Ketua Pansus Kode Etik DPRD Kabupaten Gresik, Zulfan Hasyim menambahkan, dalam rapat Senin, pihaknya ingin mendengarkan pandangan tenaga ahli terkait draf kode etik yang disusun. “Tenaga ahli yang kami pakai sama dengan tenaga ahli dari DPRD Provinsi Jatim, saat membahas kode etik beberapa waktu lalu,” terangnya. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, ada dua poin penting dari kode etik yang dibahas itu. Pertama adalah kode etik disesuaikan dengan peraturan yang baru, seperti Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 80 Tahun 2015 Tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. “Ada aturan-aturan baru
GN/ASEPTA Y. PERMANA
MUBIN Wakil Ketua Pansus Kode Etik DPRD Gresik
yang menyinggung terkait kode etik ini. Dan rapat Senin kita juga mendengarkan pendapat ahli, apa saja yang harus menjadi pedoman sehingga kode etik tidak berbenturan dengan peraturan yang lebih tinggi,” ujarnya. Poin kedua, tambah Zulfan, merinci kode etik yang sebelumnya ada. “Kode etik yang sudah ada kan berbicara umum, nanti akan kita bahasa secara detail, mulai dari pemakaian mobil dinas, cara berpakaian, cara menyampaikan pendapat saat rapat, atau detail sanksisanksi dari tiap-tiap pelanggaran,” tandasnya. “Dalam pekan ini kita mengadakan dua rapat, selain Senin rapat juga dijadwalkan hari Rabu. Semuanya untuk pendalaman materi,” pungkasnya. z sep/adv
PEMERIKSAAN kasus dugaan korupsi pengadaan pipanisasi PDAM Sidoarjo senilai Rp 8,9 miliar terus dikebut. Selasa (12/4/2016) kemarin, Direktur DPAM Delta Tirta Sidoarjo Sugeng Mujiadi kembali diperiksa selama delapan jam. Meski sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka, namun kejari belum melakukan penahanan terhadap Sugeng. Dibebaskannya Sugeng beraktivitas ini tampaknya untuk memancing reaksi sejumlah pihak yang diduga juga ikut terlibat dalam kasus tersebut. Ini setelah Sugeng telah menyebutkan beberapa orang yang diduga juga ikut terlibat, atas dugaan penyelewengan pengadaan proyek pipanisasi 10 ribu sambungan rumah baru di wilayah Sidoarjo. Kicauan Sugeng ini ternyata mengarah kepada sejumlah jajaran pejabat di lingkungan PDAM Delta Tirta. Dua orang yang disebut Sugeng itu berinisial A dan B. Penasehat Hukum Dirut
IST
BERKICAU: Dirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Sugeng Mujiadi saat diperiksa penyidik Kejari Sidoarjo, kemarin. Dalam pemeriksaan itu Sugeng berkicau menyeret perjabat berinisial A dan B.
PDAM Delta Tirta, Syahrul Borman mengatakan, penyebutan dua nama dari jajaran direksi pada saat pemeriksaan berlangsung dilakukan kliennya secara tak sengaja di hadapan penyidik. Namun begitu, dia mengaku belum memahami betul soal peran keduanya dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan kliennya itu. “Dalam pemeriksaan ini, Inisial A dan B disebut-sebut. Tapi kami masih belum tahu siapa dua orang yang disebutsebut dalam pemeriksaan itu. Dan apa peran mereka dalam pengadaan pipanisasi yang saat ini tengah didalami kasusnya,” ungkap Syahrul.
Direktur Utama PDAM Delta Tirta untuk pertamakalinya menjalani pemeriksaan dalah statusnya sebagai tersangka pada Senin (11/4). Pemeriksaan dilakukan di Kantor Kejari Sidoarjo selama kurang lebih delapan jam sejak pukul 10.00 hingga 18.00 WIB. Diungkapkan Syahrul, pemeriksaan kali ini masih seputar proyek pengadaan yang dilakukan PDAM kepada rekanan. “Pemeriksaan masih seputar tupoksi dirut dalam pengadaan 10 ribu sambungan dengan nilai pagu Rp 9,146 miliar. Klien saya sudah melaksanakan sesuai dengan pedoman barang dan jasa,” ungkapnya.
Dalam pemeriksaan kasus ini, tersangka Sugeng dicecar dengan 48 pertanyaan oleh penyidik. Hampir semua pertanyaan yang dilontarkan penyidik masih berkutat seputar pengadaan. Hanya saja, pada pemeriksaan kali ini juga memunculkan dua nama yang tidak menutup kemungkinan nantinya juga mengarah menjadi tersangka. “Indikasinya memang mengarah ke sana. Tapi ini masih proses penyidikan. Dan saya juga yakin memang ada keterlibatan pihak lain dalam hal ini. Makanya, kita juga masih cari tahu dulu,” tandasnya. z bmt, sbn
MADURA
6
MINGGU KE-33
14 - 21 APRIL 2016
Sembilan Desa Di Sampang Terendam Banjir 9 Sekolah Diliburkan, 12 Gardu Listrik Padam SAMPANG-Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Sampang, Selasa (12/4/2016) hingga Rabu (13/4/2016) dinihari kemarin, kembali menyebabkan banjir bandang di sejumlah daerah. Kali ini, tercatat enam desa dan tiga kelurahan terendam banjir. Banjir luapan sungai Kemuning tersebut, disebabkan curah dan intensitas hujan di wilayah utara Kabupaten Sampang cukup tinggi. Sehingga, aliran sungai satu-satunya di Sampang tersebut tak mampu menampung debit air, yang berdampak terhadap terjadinya banjir di beberapa daerah. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Wisnu Hartono mengungkapkan, sedikitnya ada sekitar 3.000 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir. Korban terdampak ini tersebar di 6 Desa dan 3 Kelurahan. Di antaranya Desa Kemuning, Pasean, Pangilen, Tanggumong, Panggung, Gunung Maddah, serta Kelurahan Delpenang, Rongtengah dan Gunung Sekar. “Air mulai masuk ke wilayah kota sejak Selasa (12/4/2016) malam. Puncak ketinggian banjir mencapai 100 sentimeter, tepatnya sekitar Rabu (13/4/2016) dinihari, yang bersamaan
dengan pasangnya air laut. Sementara untuk di wilayah perkotaan sendiri yang paling parah terendam banjir di Kelurahan Delpenang,” ungkap Wisnu, Rabu (13/4/2016). Wisnu menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sampang, untuk membuka dapur umum. Bantuan makanan tersebut akan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak banjir. “Terkait bantuan logistik, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Dinsosnakertrans untuk membuka dapur umum. Kami juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir agar tetap waspada. Karena dikhawatirkan ada banjir susulan jika di wilayah utara kembali turun hujan lebat,” tandasnya. Banjir yang terjadi di sejumlah daerah tersebut juga membuat sejumlah sekolah diliburkan. Tercatat ada 6 Sekolah Dasar negeri (SDN), 2 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) yang menjadi korban banjir. Kesembilan sekolah negeri tersebut, berada di wilayah kantong banjir yang sudah menjadi langganan air bah setiap musim hujan. Sembilan sekolah tersebut, SDN
GN/MAHARDIKA SURYA ABRIANTO
BANJIR: Sejumlah warga sedang melintas di antara air banjir yang menggenangi di jalanan Kabupaten Sampang, Rabu (13/4/2016).
Gunung Maddah 3, Dalpenang 1, Dalpenang 2, Rongtengah 1, Rongtengah 2, Rongtengah 4 dan SMPN 6, SMPN 2 serta SMKN 1.
‘Bunga Bangsa’ Putaran Pertama 2016 di Tanjung Pademawu PAMEKASAN-Program Bupati Ngajak Membangun Desa atau biasa disingkat Bunga Bangsa putaran pertama tahun anggaran 2016 ini dilaksanakan Sabtu (9/4/2016) hingga Minggu (10/4/2016) di DesaTanjung, Kecamatan Pademawu. Seperti biasa, pada program rutin empat bulanan ini bupati bersama jajarannya di lingkungan Pemkab Pamekasan selama dua hari tingal dan bermalam di desa. Sabtu pagi, Bupati telah tiba di lokasi. Mereka langsung turun lapangan mengunjungi dan meninjau berbagai program pembangunaan di seluruh desa di Kecamatan Pademawu. Bupati menggunakan sepeda motor bersama Forpimda blusukan sehingga mudah dekat langsung masyarakat. Saat turun ke desa, Bupati Syafii mengaku mendapat banyak masukan dan temuan yang semuanya menjadi bahan dasar perencanaan program pembangunan untuk selanjutnya. Dalam kegiatan turun ke desa itu juga bupati dapat bertatap muka dan berdialog dengan masyarakat untuk mendengarkan keluhan dan permintaan warga. Sementara dalam acara puncak Bunga Bangsa yang digelar Minggu siang di Desa Tanjung, bupati juga melakukan pertemuan massal dengan warga. Mereka melakukan dialog terbuka dengan masyarakat yang sengaja dihadirkan dalam kesempatan tersebut. Dalam acara tersebut, Syafii menegaskan pembangunan desa sekarang sudah
GN/MASDAWI DAHLAN
Bupati Achmad Syafii tengah meninjau sapi program Instan Satu Saka.
seharusnya lebih cepat dibandingkan dengan sabelumnya. “Alasannya karena anggaran pembangunan untuk desa baik yang berasal dari daerah maupun dari pemerintah pusat telah diserahkan kepada desa, dan desa memiliki keleluasaan untuk mengelola membuat program pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, semua ketentuan dan aturan harus dipatuhi dan ditaati,” katanya. Selain kesempatan berdialog dalam tempat terbuka, bupati juga menyempatkan diri meninjau berbagai pelalayanan langsung di desa yang digelar oleh sejumlah SKPD di lingkungan Pemkab Pamekasan. Salah satu hal yang menarik bupati adalah program Inseminasi Buatan Satu Tahun Satu Kelahiran (Instan Satu Saka) yang dilakukan oleh Dinas Peternakan Pamekasan. Program Instan Satu Saka itu
adalah program unggulan inovatif Pemkab yang telah mendapatkan pengahargaan dari Kementrian PAN dan RB dalam lomba inovasi program daerah yang digelar pada tahun 2016 ini. Bupati Syafii telah mendapatkan kesempatan memaparkan program tersebut di Kementrian PAN dan RB dan juga dalam seminar nasional inovasi daerah yang digelar di Surabaya beberapa hari lalu. “Bapak Bupati menilai program Instan Satu Saka ini sangat tepat untuk terus dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak sapi. Sapi bisa beranak satu kali dalam satu tahun. Itu bisa dilakukan dengan melakukaan inseminasi buatan. Karena itu kita tengah menggalakkan Instan Satu Saka ini, agar kesejahteraan peternak lebih maksimal,” kata Kepala Dinas Peternakan Bambang Prayogi. zmas*
Relokasi Pedagang Sedangdang Tuntas PAMEKASAN-Pemkab Pamekasan telah menuntaskan relokasi eks pedagang Sedangdang yang kiosnya ludes terbakar beberapa bulan lalu. Mereka ditetapkan menempati lahan eks Pasar Gurem, sekitar 2 kilometer arah selatan dari lokasi Sedangdang. Kesepakatan penetapan para pedagang itu dilakukan Jumat (8/4/2016) lalu dalam pertemuan antara para eks pedagang Sedangdang, pihak pemkab, Ketua DPRD, Ketua Komisi II, Dandim 0826 Pamekasan dan instansi terkait lainnya. Pertemuan dilakukan di Kantor Dinas Perindustrian da Perdagangan (Disperindag) Jln Jokotole, Pamekasan. Dalam pertemuan itu dilakukan pengundian, karena kios lokasi yang tersedia hanya untuk 35 pedagang. Sementara jumlah pedagang mencapai 80 orang. Pedagang setuju dengan teknis itu. Sementara pedagang lain yang tak kebagian dalam undian itu pemerintah daerah tetap menyediakan lahan namun tanpa kios atau bangunan yang berdempetan dengan lokasi yang semula. “Alhamdulillah para pedagang yang tak berhasil dalam undian itu, semuanya menerima tawaran pemkab. Mereka menerima ketersediaan lahan seluas 2,5 x 3 meter perorang. Hanya bedanya bagi pemenang undian langsung sudah ada bangunannya, sementara yang tidak dapat undian ada
BUPATI SYAFII lahan namun tak ada bangunan, jadi mereka bangun sendiri,” kata Kepala Disperindag Bambang Edy Suprapto. Bambang mengatakan, Bupati Achmad Syafii memerintahkan agar tetap mencarikan lokasi bagi semua pedagang eks Sedangdang tersebut. Sehingga sekalipun kios yang tersedia hanya 35 unit, namun pemkab tetap mencarikan jalan dengan menyediakan lahan agar bisa dibangun sendiri. Bagi pedagang yang mendapatkan lahan tanpa bangunan itu, kata Bambang, diminta untuk segera melakukan pembangunan kiosnya, sesuai dengan gambar yang nantinya akan dibuatkan oleh pemerintah, agar bangunan kiosnya bisa seragam untuk keindahan
dan ketertiban pasar. Dalam pertemuan itu juga, lanjut Bambang, disepakati para pedagang yang beruntung menang undian bersedia untuk menyumbang dana masing masing Rp 3 juta untuk rekan rekannya yang tidak beruntung karena tak dapat undian. Dana itu dipakai untuk meringankan beban dalam membangun kios atau toko baru nanti. Diinstruksikan pula bagi para pedagang yang mendapatkan undian, retribusi sudah mulai diwajibkan bulan April dengan besaran Rp 81 ribu per bulan. Sementara bagi pedagang yang masih harus membangun kiosnya baru akan diberlakukan mulai Januari 2017 dengan besaran Rp 48 ribu per bulan. Diharapkan pembangunan kios baru segera secepatnya selesai. Karena itu bagi para pemenang undian kios diberi batasan waktu paling lambat sepuluh hari pasca pertemuan sudah harus untuk melunasi dana partisipasinya bagi pedagang yang tidak dapat undian kios tersebut. Ketua DPRD Pamekasan Achmad Halili dan Dandim 0826 Pamekasan Letkol A. Mawardi menilai positif langkah pemkab yang telah cepat mengatasi kebutuhan para pedagang eks Sedangdang tersebut. Keduanya juga berharap pedagang tertib menempati lokasi baru nanti dan juga berharap jika ada persoalan untuk diselesaikan dengan musyawarah.zmas*
Istiqomah, salah seorang guru SDN Gunung Maddah 3 menuturkan, sekolah tempatnya mengajar tersebut sudah meliburkan siswanya sejak tiga
hari lalu, akibat banjir yang tidak kunjung surut. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak bisa dilaksanakan akibat seluruh ruang kelas
terendam banjir. “Sebenarnya siswa sudah kami liburkan sejak hari Senin (11/4/2016) lalu. Tetapi hingga hari ini banjir yang menggenangi sekolah semakin tinggi, dan parah merendam bangunan sekolah. Memang SDN Gunung Maddah 3 lokasinya rendah dan sangat rawan sekali terendam banjir,” ungkapnya. Hal senada juga diungkapkan Kepala Sekolah SMKN 1 Sampang Iryanto. KBM di sekolah kejuruan tersebut sudah diliburkan sejak Selasa (12/4/2016), karena mulai terendam banjir, dan semakin parah hingga hari ini. “Sekolah sudah diliburkan sejak Selasa kemarin hingga hari ini. Kami terpaksa meliburkan siswa karena kondisinya yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk mengadakan KBM akibat terendam banjir,” tukasnya. Sementara itu, jaringan listrik di sejumlah wilayah terpaksa dipadamkan. Sedikitnya ada 12 Gardu Tegangan Tinggi (GTT) di wilayah banjir dinonaktifkan, oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Sampang. “Demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya yang terendam banjir. Kami terpaksa menonaktifkan 12 GTT di wilayah banjir untuk sementara,” pungkas Manager PLN Rayon Sampang Umar Solihin. z msa
Nasib 4.600 THL K2 Terkatung-katung BANGKALAN-Nasib 4.600 Tenaga Harian Lepas (THL) Kategori 2 (K2) di Pemkab Bangkalan masih terkatungkatung. Pasalnya, persoalan THL Kategori 1 (K1) yang telah memenangkan gugatan di Mahkamah Agung (MA), dan seharusnya berhak diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sejak 2012, hingga kini juga masih belum jelas. Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangkalan, Ari Murfianto mengungkapkan, pihaknya belum membahas persoalan THL K2. Alasannya, nasib 1.112 THL K1 hingga kini belum juga tuntas. “Pengangkatan THL K2
menjadi THL K1 masih belum bisa kami tetapkan, karena ini menjadi kewenangan pusat,” tutur Ari, saat ditemui dalam ruangan kerjanya pasca menghadiri rakor di Pendapa Kabupaten Bangkalan, Rabu (13/4/2016) kemarin. “Dalam kebijakan nasionalpun sudah dikatakan bahwa persoalan THL K1 sudah tuntas di daerah manapun, dan khusus K2 ini di Bangkalan masih membahas K1, K2-nya tunggu dulu instruksi dari pemerintah pusat,” jelas Ari. Terkait nasib THL baik K1 maupun K2, kata Ari, sudah diatur dalam SE Menpan No.5/10 tentang Pendataan K1, serta SE No. 3/12 tentang
Pendataan K1 dan Penerimaan K2. Dia mengatakan bahwa nasib masing-masing kelompok kategori THL itu, memang beda. “Terkait kesejahteraannya, masing-masing memang berbeda. Yang K1 ini sudah dibiayai oleh APBD atau APBN, sedangkan K2 itu hanya diambilkan dari biaya langsung yang sifatnya hanya inisiatif dari dinas atau lembaganya. Itu yang paling mencolok perbedaannya,” kata Ari. Selain itu, sambung dia, sekalipun penerimaan THL K1 serta K2 menjadi ranah kewenangan pejabat pemerintah daerah, namun tetap harus berdasarkan formasi yang telah ditentukan
oleh pemerintah pusat. “Itu yang menjadi ketentuan dalam pendataan K1 di Bangkalan ini. Alhasil kemarin, para K1 yang sebelumnya adalah K2, harus kembali pada K2. Karena MenPAN RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Nagara dan Reformasi Birokrasi) menganulir keputusannyan dengan refrensi kekuatan anggaran. Oleh sebab itu, K1 yang sudah lulus itu harus ditarik kembali ke K2. Barulah di situ adanya proses hukum,” beber Ari. Di akhir pernyataanya, Ari hanya dapat mengimbau kepada 4,600 THL K2 di Bangkalan, supaya bersabar menunggu kejelasan akan nasib mereka dari MenPAN RB. z kkc
TEMBAKAU VARIETAS PRANCAK 95 MADURA DIKEMBANGKAN DI CHINA
Disperindag Ajak Petani Kembalikan Pola Tanam yang Baik Tembakau Prancak 95 yang merupakan varitas tembakau khas Madura, diamdiam sudah lama dikembangkan dan dibudidayakan di China. Lho...kok bisa? OLEH: MASDAWI DAHLAN DI NEGERI Tirai Bambu tembakau yang beraroma khas untuk rokok kretek itu, dikembangkan di Propinsi Yunan. Di wilayah itu tembakau ditanam di lahan di atas 700 meter permukaan air laut. Hendra, Kepala Bidang di Dinas Perindag Pamekasan, mengatakan tembakau Prancak 95 yang dikembangkan di China itu hampir sama dengan tembakau Prancak 95 di Madura, karena bibitnya sama. Pola budidaya tanaman dan tehnik penanganan pasca panenpun juga persis, seperti yang dilakukan petani di Madura. “Tata cara tanamnya, bedengannya, cara pemupukannya, tata cara memasatnya dan tata jemur dan merajangnya sama dengan yang dilakukan di Madura. Pakai bidik dijemur persis semuanya dengan yang dilakukan di Madura. Ini fakta dan disana sudah digarap mulai sekitar 4 tahunan terakhir,” kata Hendra, saat ditemui Global News, Rabu (13/4) kemarin. Hendra mengatakan, dibandingkan dengan tembakau Prancak 95 produksi Madura, produksi China secara fisik kualitasnya lebih baik, lebih bersih dan terhindar dari unsurunsur non tembakau, sebagaimana sering ditemukan pada tembakau produksi Madura. Karena itu, tembakau China itu sangat memudahkan bagi perusahaan yang akan membelinya. Apalagi harganya, kata Hendra, jelas lebih murah dibandingkan dengan harga tembakau Prancak 95 yang dari Madura. Maka perusahaan rokok diberbagai negara maupun mungkin di Indonesia juga akan melirik tembakau itu. Ini sesuatu yang bisa saja terjadi. Apalagi belakangan ini, lanjut
IST
PETANI TEMBAKAU: Seorang petani tembakau di Pamekasan sedang memberikan pupuk untuk tanaman tembakau.
Hendra, telah banyak perusahaan rokok yang dengan sembunyi, atau terang terangan impor tembakau dari luar Indonesia. Yang membedakan antara tembakau Prancak 95 produksi China dengan Prancak 95 Madura, kata Hendra, adalah soal aromanya saja. Aroma tembakau Prancak 95 Madura tidak bisa ditiru oleh budidaya tembakau Prancak 95 dari China. Itu terjadi karena kontur atau struktur tanah Madura yang memang khas. Karena itu merupakan kelebihan dari tembakau Madura. Meski demikian, kata Hendra, tidak menutup kemungkinan, sesuai dengan kemampuannya dalam tehnologi, maka bisa saja China membuat ekstrak aroma tembakau Madura lalu dicampurkan ke tembakau Prancak produksinya sendiri. Jika itu terjadi, maka akan tamatlah tembakau Madura. Karena tembakau Prancak 95 produk mereka akan persis sama dengan tembakau Madura, baik dari fisik maupun aromanya. Hendra menegaskan kondisi itu bagi petani tembakau Madura bisa menjadi pe-
taka juga bisa menjadi berkah. Tergantung bagaimana petani menyikapinya. Jika petani tembakau Madura mau kembali pada pola budaya tanam yang baik dan benar, maka produksi tembakau Prancak 95 hasil petani Madura akan tetap jaya. Tetapi jika sebaliknya maka benar-benar akan jadi petaka. “Petani harus kembali dengan pola budidaya tanam yang baik dan benar. Karena kita di Madura punya potensi yang tak dimiliki oleh China, yakni kondisi struktur dan kontur tanah yang khas. Karena itu, jika petani berpegang pada pola tanam dan pola panen yang baik, maka akan tetap menguasai dan tidak terpengaruh oleh tembakau Madura mitasi dari China tersebut,” ungkapnya. Hendra juga menyebutkan, bahwa pasar tembakau Madura masih tetap tinggi, karena tembakau Madura adalah tembakau yang menjadi kebutuhan dasar untuk industri rokok. Banyak Negara yang masih membutuhkannya, antara lain Malaysia dan Negara lainnya yang masih satu rumpun dengan bangsa Indonesia. z mas
SURAMADU
MINGGU KE-33 14 - 21 APRIL 2016
7
Rehab Pasar Anom Tak Jelas
DPRD : Penataan Pasar Semrawut
SUMENEP-Rehabilitasi Pasar Anom Baru pascakebakaran tahun 2007 lalu hingga saat ini semakin tak jelas. Pembangunan gedung pasar Anom Baru yang dimulai tahun 2011 lalu mangkrak, padahal Pemkab Sumenep telah mengucurkan dana APBD sejak dimulainya pembangunan pasar mencapai Rp 24,5 miliar dari total rencana anggaran Rp 40 miliar. Pada anggaran tahun 2011 lalu, Pemkab Sumenep telah mengucurkan dana sebesar Rp 8,1 miliar untuk pembangunan pondasi 800 tiang pancang, yang akan menopang bangunan gedung dua lantai. Namun hancur berantakan, karena bangunan dinilai bermasalah sehingga harus dihentikan. Pada tahun 2012, Pemkab Sumenep kembali menganggarkan Rp 17 miliar untuk melanjukan pembangunan pasar Anom baru jilid II. Namun kembali tidak terwujud karena persoalan intern pengerjaan proyek tersebut bermasalah, sehingga rencana bangunan yang hanya berupa tiang-tiang tidak terwujud. Tahun 2015 lalu, Pemkab Sumenep terpaksa menyerahkan kelanjutan pembangunan Pasar Anom Baru tersebut ke pihak ketiga, yakni PT Trisna Karya sebagai kontraktor pelaksana dengan PT Mitra Abadi Jaya Engenering selaku investor. Pihak ketiga berjanji akan menyelesaikan pada akhir tahun 2015 lalu. Namun hingga memasuki bulan ke empat tahun 2016 ini, kondisi bangunan pasar Anom Baru tersebut masih belum juga rampung. Bahkan pihak ketiga yakni PT Trisna Karya menunda lagi penyelesaiannya diperkirakan bulan Juli 2016. “Insyaallah sesuai rencana, pada bulan Juli tahun ini sudah selesai dan
IST
PASAR ANOM: Tampak bangunan Pasar Anom Baru pasca kebakaran tahun 2007 silam yang tak kunjung selesai.
sudah bisa digunakan,” papar Maryadi, Manager PT Trisna Karya, kemarin. Dikatakan, saat ini proses pembangunannya sudah hampir selesai bahkan sudah mencapai 80 persen, dan proses pengerjaan proyeknya terus jalan. “Semoga tidak ada kendala lagi, sehingga kita bisa selesai tepat waktu,” imbuhnya. Selama ini, Maryadi membeberkan, proses terlambatnya penyelesaian pembangunan pasar Anom Baru Sumenep itu, karena adanya proses pembongkaran beberapa toko di sekitar bangunan pasar Anom Baru, yang juga terkena areal pembangunan gedung tersebut. “Proses memindah toko di sekitar lokasi bangunan gedung itu memakan waktu tiga bulan. Jadi
memang ada kendala, sehingga ini molor proses penyelesainnya,” terangnya. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKA), Didik Untung Syamsidi mendorong, kontraktor segera menyelesaikan pembanguan pasar Anom Baru Sumenep. Karena selama ini, bangunan gedung pasar Anom Baru masih semraut. “Selain itu, kita menginginkan agar para pedagang pasar Anom Baru yang menjadi korban kebakaran tahun 2007 lalu bisa normal berjualan kembali dengan suasana yang nyaman,” papar Didik. Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari meminta pengelola pasar Anom Baru tidak membiar-
kan pasar semakin semrawut. Pasalnya, meski pasar tradisional, tapi harus tertata rapi sehingga pengunjung merasa puas untuk berbelanja. “Tapi kenyataannya, pasar Anom Baru saat ini sangat semrawut. Penataan parkir dan para pedagang tidak teratur. Jadi, pemerintah harus memperhatikan itu,” kata Juhari, Rabu (13/4/2016). Menurutnya, ketidak teraturan pasar Anom Baru itu merupakan dampak dari pembangunan pasar yang tidak selesaiselesai pasca peristiwa kebakaran 2007. “Meski pembangunan pasar belum selesai, tapi Pemkab jangan membiarkan penataan para pedagang seperti sekarang ini. Tidak bagus juga kan,” ungkapnya. zsuy, pmc
Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Dicopot PA M E K A S A N - D e w a n Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pamekasan, mengirim surat rekomendasi kepada sekretaris DPRD (Sekwan) setempat perihal penurunan jabatan Ketua Komisi III. Pencopotan jabatan itu menyusul adanya kasus foto mesra kader PPP berinisial IS tersebut, dengan seorang perempuan yang beredar di media sosial facebook. Belakangan, perempuan berinisial AD diketahui sebagai istri siri yang sudah ditalak. “Suratnya sudah saya kirim tadi pagi ke DPRD, melalui kurir resmi dari DPC PPP Pamekasan,” tegas Ketua DPC PPP Pamekasan, H Nawawi Thoha, Rabu (13/4/2016). Berdasarkan musyawarah antara ulama ka’bah dengan para
tokoh partai memutuskan, bahwa oknum Kader PPP dari daerah pemilihan (Dapil) 5 tersebut, harus diberi sanksi sesuai perbuatan yang dilakukan. “Sehingga kami menyimpulkan untuk memberikan sanksi,” tandasnya. Namun, dia masih merahasiakan kandidat calon Ketua Komisi III dengan alasan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan fraksi PPP di DPRD Pamekasan lantaran ada mekanisme yang harus dilalui. Dia menjelaskan, isi surat yang dikirimkan ke Sekwan tersebut, agar dibahas di internal Fraksi PPP DPRD Pamekasan. Namun, Nawawi enggan membeberkan keseluruhan isi surat yang dia kirim. “Salah satu item-nya soal foto syur dan kocok ulang pimpinan Komisi III DPRD Pamekasan yang
H NAWAWI THOHA KETUA DPC PPP PAMEKASAN
sebelumnya dijabat Iskandar,” katanya. Ketika dikon¿rmasi soal surat yang dikirim DPC PPP Pamekasan, Sekretaris DPRD Pamekasan Masrukin mengaku tidak tahu soal isinya. Ketika
Pemkab Jalin MoU dengan BSN PAMEKASAN-Pemkab kini tengah membangun kerjasama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN). Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerjasama itu dilakukan Jumat (8/4/2016) lalu di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, antara Bupati Pamekasan Achmad Sya¿i dan Ketua BSN Bambang Prasetia. Standarisasi produk yang dilakukan dengan serius dengan memperhatikan berbagai aspek kebutuhannya akan membuat produk hasil usaha industri dan kerajinan yang dijalankan akan bisa membuahkan hasil yang berkualitas dan akan bisa memiliki daya saing dengan produk daerah lain atau bahkan dengan produk luar negeri. Bupati Achmad Sya¿i menegaskan, beberapa hal yang telah dilakukan Pemkab Pamekasan dalam upaya menjadikan hasil usaha industri dan kerajinan asal Pamekasan lebih baik antara lain dengan diupayakan anggaran dalam APBD pembinaan pengusaha lokal. Yang kedua juga pada tahun ini jamu Madura tengah diupayakan legalisasi dan perizinannya. Kemudian selanjutnya, batik tulis khas Pamekasan yang berkualitas dengan harga terjangkau juga akan diupayakan untuk segera memiliki standardisasi yang baku. Dan yang terakhir Pamekasan juga telah melakukan pelatihan calon pengusaha muda sehingga mereka diharapkan menjadi entrepreneur handal menghadapi persaingan ke depan. Terkait itu semua, kata Syafii, pihaknya kini mengoptimalkan peran Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) sebagai lembaga yang menangani kepentingan perizinan usaha di Pamekasan untuk mem-
GN/MASDAWI DAHLAN
STANDARDISASI: Bupati Achmad Sya¿i memberikan cinderamata pada Kepala BSN Bambang Prasetio.
berikan kemudahan dalam pendirian usaha. Untuk itu kini KPPT juga telah melakukan sosialisasi berbagai program kemudahan yang akan diberikannya. “Kendala yang kita hadapi adalah pemasaran, standarisasi atau proses. Sebagian besar pengusaha kita menengah ke bawah butuh pembinaan dan membutuhkan waktu panjang dan proses yang tidak mudah. Karena itu dengan MoU yang akan kita lakukan maka akan ada kemudahan dalam proses standarisasi, sehingga nantinya juga akan memudahkan bagi pengusaha kita mudah bangkit dan berkembang,” ungkap Sya¿i. Bahkan Sya¿i meminta kalau perlu laboratorium untuk standarisasi produk hasil industri dan kerajinan juga perlu didirikan di Madura. Sehingga kepentingan warga Madura akan mudah terpenuhi tidak perlu ke Surabaya hingga ke Jakarta. Pemkab Pamekasan, kata Syafii, akan membantu segala hal
yang dibutuhkan oleh BSN jika usulan itu dipenuhi. Sementara Kepala BSN Bambang Prasetio menegaskan di Pamekasan khususnya dan Madura pada umumnya banyak produk yang bagus yang bisa dijual dan dioptimalkan untuk kesejahteran rakyat. Dia melihat produk usaha Pamekasan banyak sangat kental kearifan lokalnya, produk dan kemasannya juga bagus. Dengan MoU ini nanti, kata Bambang, akan kita tingkatkan standarisasi dan serti¿kasinya. Bambang juga mengaku senang jika di Madura atau Pamekasan memiliki lembaga serti¿kasi produk sendiri. Sehinga produk asal Pamekasan bisa dilakukan standarisasi dan diserti¿kasi di daerah sesuai dengan kebutuhan standardisasi. “Memang tidak mudah untuk itu namun jika dilakukan dengan sungguh-sungguh maka akan tercapai itu semua,” katanya. zmas*
diterima Sekretariat DPRD Pamekasan, surat tersebut masih dalam keadaan tertutup dan langsung ditempatkan di meja Ketua DPRD Pamekasan, Halili. “Jangan tanya saya soal isinya karena bukan saya yang berwenang untuk menjelaskannya,” kata Masrukin. Ketua DPRD Pamekasan Halili belum bisa dimintai keterangan karena masih mengikuti kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Jawa Timur di Surabaya. Ketua Fraksi PPP Pamekasan Muhammad Sahur mengaku, belum tahu jika ada surat dari partainya perihal pencopotan Iskandar dari Ketua Komisi III DPRD Pamekasan. “Saya belum menerima surat itu, dan saya tidak tahu kalau akan ada
perubahan pimpinan di internal Komisi III,” ungkap Sahur. Sebelumnya diberitakan, foto syur diduga Iskandar bersama dengan seorang perempuan bernama Adezta Melany tersebar di media sosial Facebook pada 16 Maret 2016. Belakangan diketahui, Adezta Melany adalah mantan istri siri Iskandar. Selain foto syur tersebut, perempuan lain bernama Astrid Fitriani (AF) juga melaporkan Iskandar kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan karena menelantarkan anak kandung Iskandar yang dilahirkan dari perkawinan sirinya dengan Iskandar. Sampai hari ini, Iskandar belum bisa dimintai tanggapan. Sebab, Iskandar bersama dengan istri sahnya sedang menjalankan ibadah umrah. z kcm, pmc
TERBUKTI KORUPSI RASKIN
Kades Lapa Laok Belum Diganti SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, dinilai lamban memproses kasus yang menimpa Kepala Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, A Suud. Pasalnya, setelah majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Surabaya, memvonis A Suud bersalah, dalam kasus tindak pidana penyimpangan bantuan beras bagi warga miskin (raskin), hingga saat ini belum ada tindakan yang dilakukan. Jupri selaku pelapor mengaku, kecewa dengan tindakan yang dilakukan oleh Pemkab. Mestinya, saat ini Pemkab telah menyusun langkah untuk menyelesaikan persoalan itu. Akibat belum jelasnya dari Pemkab dinilai bisa menghambat terhadap roda kepemerintahan tingkat desa. ”Jangan selalau beralasan belum dapat salinan putusan, sebelum ada upaya untuk meminta itu kepaa Kejaksaan,” katanya, Rabu (13/4/2016). Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi sebelumnya Pemdes mengaku telah melayangkan surat permohonan salinan putusan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Setelah dirinya menanyakan kepada pihak Kejari, hingga kemarin, Selasa (12/4/2016) surat tersebut belum sampai di Kejari. Dirinya selaku pelapor meminta salinan itu kepada Kejari, namun Kejari tidak memberikan dengan alasan tidak mempunyai kewenangan untuk memberikan salinan tersebut. Dirinya diimbau untuk meminta langsung kepada Pengadilan Tipikor Surabaya. ”Tapi kalau Pemkab yang minta, pihak Kejari mengaku akan memberikan. Tapi bukan salinan, melainkan surat keterangan jika yang bersangkutan telah divonis,” jelasnya. Meskipun, dirinya merasa dipersulit untuk mendapatkan salinan itu, pihaknya terus berupaya, salah satunya mendatangi Bagian Pemerintahan Desa Setkab Sumenep, dan juga ke gedung DPRD setempat, Selasa (12/4/2016). Anehnya, setelah ditemui ternyata surat permohonan salinan tersebut, belum dilayangkan ke Kejari. znmc
TAGIHAN SPM DI RSUD MOH. ANWAR
Utang Dinkes Sumenep Rp 7 M Belum Terbayar SUMENEP – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, belum melunasi pituang SPM sebesar Rp 7 miliar ke RSUD Moh. Anwar Periode Januari-Maret 2016. Tingginya pasien pengguna Surat Pernyataan Miskin (SPM), berakibat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumenep, kewalahan. Karena sejak JanuariMaret 2016, Dinkes tidak kunjung melakukan pembayaran atas pasien SPM yang mencapai Rp 7 miliar. “Dana SPM memang belum dibayar sejak JanuariMaret 2016. Jadi, Dinas Kesehatan Sumenep mempunyai tunggakan sebesar Rp 7 Miliar terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat,” tegas Direktur RSUD Sumenep, dr Fitril Akbar, Rabu (13/4/2016). Ia menuturkan, sebenarnya tunggakan pembayaran pasien pengguna SPM ini terjadi tiap tahun. Pada tahun 2015, tunggakan mencapai Rp 7 miliar, dan baru diselesaikan bulan kemarin. “Yang diselesaikan pembayaran dana pasien SPM itu untuk tahun kemarin. Sedangkan periode Januari-Maret 2016, dengan besaran yang sama yakni Rp 7 miliar masih berhutang,” tukasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Ahmad Fathoni membantah jika mempunyai tunggakan sebesar Rp 7 Miliar tentang pembayaran pasien SPM. “Tidak benar itu. Kami di Dinkes sudah melunasi pembayaran SPM sebesar Rp 5 Miliar periode Januari – Februari 2016 kepada RSUD Moh Anwar Sumenep termasuk untuk pasien yang dirujuk ke RS di Surabaya,” ungkapnya. Fatoni mengungkapkan, yang belum diselesaikan hanya untuk periode bulan Maret saja. “Pembayaran SPM bulan Maret memang belum dilakukan, karena pihak RSUD masih belum menyetorkan laporannya ke Dinkes,” terangnya.znmc
RAZIA PETUGAS DI LAPAS II A PAMEKASAN
Temukan Bong Sabu, Napi Beri Kode ‘Teriakan’ PAMEKASAN-Puluhan aparat gabungan dari unsur polisi, Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba(P4GN) Pamekasan dan petugas dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) se Madura, menggelar razia narkoba di Lapas Kelas II-A, Pamekasan, Selasa (12/4/2016) malam. Razia yang dipimpin Kabag Ops Polres Pamekasan, Kompol Sarpan, bersama Kasat Narkoba Pamekasan, AKP Syaiful dan Kalapas Kelas II-A, Pamekasan, Kusmanto Eko Putro, berlangsung selama 1,5 jam, mulai pukul 21.30 WIB. Dari tujuh blok yang ada di Lapas Pamekasan, petugas hanya merazia penghuni di blok A, yang ditempati khusus napi narkoba sebanyak 72 orang. Namun berselang setengah jam, dari salah satu kamar yang belum dirazia, terdengar teriakan, seperti memberi kode kepada penghuni kamar lainnya. Tetapi dalam razia yang dikhusukan untuk narkoba itu, petugas hanya menemukan sebuah botol bong kecil, jarum
SUC
BARANG BUKTI: Petugas gabungan mengeluarkan sejumlah benda milik napi Lapas Pamekasan, dan ditemukan bong yang biasa digunakan untuk konsumsi sabu, Selasa (12/4/2016) malam.
kecil dan pipet injeksi untuk sabu-sabu basah. Bong itu ditemukan di kamar 64, sedang jarum dan pipet injeksi, ditemukan di teras depan kamar 64. Selain itu, petugas menyita sejumlah benda, seperti pisau, gunting, kabel, beberapa sendok makan, silet dan benda lain. Untuk barang bukti bong, jarum dan pipet injeksi dibawa ke Polres Pamekasan, sedang benda tajam yang tidak ada kaitannya dengan narkoba, diamankan di Lapas Pamekasan. Kabag Ops Polres Pameka-
san, Kompol Sarpan mengatakan, benda yang ditemukan untuk alat hisap sabu belum diketahui pemiliknya, sehingga tidak bisa diproses. “Bisa jadi barang bukti yang kita temukan ini bagian dari alat yang pernah digunakan untuk menghisap sabu-sabu, tapi pemiliknya sudah lama berhenti, sehingga tak cukup bukti dan tidak bisa diproses. Karena itu, kami minta bantuan pihak lapas, untuk mengetahui siapa pemiliknya ini,” kata Sarpan. Sedang Kalapas Kelas II-A,
Pamekasan, Kusmanto Eko Putro, menjelaskan, meski ditemukan sejumlah barang bukti yang tidak ada kaitannya dengan narkoba, namun benda itu harus disita, karena bisa digunakan napi untuk sesuatu yang berbahaya. Eko, panggilan Kusmanto Eko Putro, mengaku tidak menyangka jika benda itu memiliki fungsi. “Makanya setiap kali kami melakukan razia di dalam lapas, kami minta bantuan polisi, karena polisi lebih mengerti terhadap benda-benda milik napi. Bantuan polisi dalam razia ini, sangat membantu dan bisa mengetahui kekurangan kita,” papar Eko. Ditambahkan, untuk mengantisipasi agar penghuni lapas tidak menyimpan benda-benda tajam, pihaknya akan melakukan razia secara rutin, karena dengan ditemukannya benda itu, merupakan ancaman bagi Lapas. Terkait adanya teriakan yang dinyakini sebagai kode bagi napi yang lain, pihak Lapas akan menyelidikannya. “Kita akan pelajari maksud dari teriakan itu. Apa itu kode atau hanya teriakan biasa,” pungkasnya. z suy
TAPAL KUDA
8
MINGGU KE-33
14 - 21 APRIL 2016
FESTIVAL OLAHRAGA SISWA INKLUSI
LEGISLATIF
Unicef-Bercelona Beri Dukungan Moral PASURUAN-Sebanyak 300 siswa tingkat SD di Kota Pasuruan mengikuti Festival Olahraga Inklusi Berbasis Kecakapan Hidup di Stadion Untung Suropati. Acara semakin meriah dengan kehadiran perwakilan Unicef, Barcelona Foundation dan Qatar Foundation. Gelaran festival ini diikuti sejumlah siswa berkebutuhan khusus dan siswa normal. Mereka membaur tanpa sekat dalam aneka permainan unik. Jenis permainan merupakan kreasi para siswa, baik permainan jenis baru maupun modifikasi dari permainan yang sudah populer seperti voli, basket dan kasti. “Pihak sekolah menyiapkan permainan ini sendiri selama beberapa hari. Kami pilih setiap sekolah satu kelas yang ikut. Ini ajang siswa berbaur satu sama lain,” kata Wali Kota Pasuruan, Setiyono, di lokasi, Rabu (13/4/2016). Cindy, salah satu siswi kelas 5b SDN Kebonsari mengungkapkan kegembiraannya terlibat dalam even langka tersebut. “Saya senang dan bahagia. Saya tak canggung main sama mereka (anak-anak berkebutuhan khusus),” kata Cindy. Bruno Ramos, perwakilan Barcelona Foundation mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh baik secara moral maupun finansial pada even tersebut, melalui program One in Eleven. Selain di Kota Pasuruan, even serupa juga digelar di berbagai derah di Indonesia. “Kami ingin menguatkan kehidupan
PKS Urung Interpelasi Bupati Jember
DTK
FESTIVAL OLAHRAGA: Perwakilan dari Unicef, Bercelona Foundation dan Qatar Foundation didampingi Wali Kota Pasuruan Setiyono saat menghadiri festival olahraga siswa inklusi di Stadion Untung Suropati, Pasuruan, Rabu (13/4/2016).
anak-anak melalui olahraga, tidak hanya sepak bola tapi berbagai jenis olehraga dan permainan,” kata Bruno. Bruno mengatakan pada tahap awal program One in Eleven, Barcelona Foun-
dation, Qatar Foundation bekerja sama dengan Unicef fokus di tiga negara, yakni Bangladesh, Nepal dan Indonesia. “Kami tidak dalam rangka mencari Messi-Messi baru. Kegiatan ini
murni untuk penguatan anak. Indonesia merupakan salah satu negara dimana 1 dari 11 anak putus sekolah. Salah satu penyebabnya karena disabilitas,” pungkasnya. z dtk
JEMBER–Ancaman interpelasi yang akan dilakukan PKS pasca kemunculan Bupati Jember dr Faida, menjadi model iklan air minum dalam kemasan Al Qodiri, hanyalah omong kosong. “Kami sudah bicarakan ini di struktural Dewan Pimpinan Daerah PKS. Spanduk dan baliho iklan yang ada gambar Dokter Faida sudah diturunkan. Alhamdulillah, bupati dan wakil bupati juga sudah menjadi model iklan air minum dalam kemasan Hazora (produksi Perusahaan Daerah Air Minum Jember, red),” kata Sekretaris DPD PKS Jember, Nur Hasan, kemarin. Sebelumnya, PKS berinisiatif menginstruksikan fraksi di DPRD Jember untuk menggalang interpelasi. Ini karena Bupati Faida menjadi model iklan produk air minum dalam kemasan perusahaan swasta, Al Qodiri. Al Qodiri diproduksi Pondok Pesantren Al Qodiri yang selama pilkada mendukung Faida. PKS menilai, tindakan tersebut tidak etis, karena berarti Faida berpihak kepada salah satu perusahaan. Padahal, salah satu badan usaha milik daerah Jember, PDAM, juga memiliki produk serupa. “Melihat perkembangan yang baik ini dan adanya inisiatif bupati menurunkan baliho iklan, kami tak akan lanjutkan. Ini pelajaran bagi semua pihak, termasuk eksekutif dan lembaga lain,” kata Nur Hasan. Nur Hasan menilai Faida dan para pendukungnya tengah mengalami euforia setelah menang dalam pemilihan kepala daerah. “Kita anggap hal ini selesai, dan ke depan bupati lebih berhati-hati. Balas budi memang penting, tapi balas budi pada tempatnya,” katanya. z bjc
KASUS NARKOBA
Lereng Gunung Argopuro Longsor Warga Tiris Pilih Mengungsi Sementara PROBOLINGGO – Hujan deras disertai angin kencang di kawasan Gunung Argopuro di Kabupaten Probolinggo, Selasa (12/4/2016) sore kemarin, menyebabkan lereng Argopuro longsor, dan menimpa pemukiman warga sekitar. Beruntung peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa, namun dua toko oli dan bensin milik Handoko hancur tertimbun material longsor, sebuah tebing setinggi delapan meter di atas pemukiman warga Desa Tiris Kecamatan Tiris Kabupaten, Probolinggo. Kerugian dampak kejadian ini di taksir mencapai belasan juta rupiah, dikarenakan barang yang ada di dalam toko rusak parah. “Barang-barang di toko terpaksa harus diangkut dan dipindah. Tebing ini memang rawan longsor. Takutnya nanti terjadi hujan dan angin lagi. Sekarang kami lakukan antisipasi,” kata Handoko pemilik toko tersebut. Untuk menghindari longsor susulan, warga sekitar yang rumahnya dekat
dengan lokasi kejadian, memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, pasalnya titik tebing tanahnya terlihat mulai labil. “Hujan deras disertai angin terjadi semalaman dan tiba-tiba tebing longsor mengenai warung dan bengkel warga,” kata Abdul Azis, warga setempat, Rabu (13/4/2016). Abdul Aziz bersama keluarga memilih mengungsi sementara ke tempat saudaranya. ”Saya dan keluarga sementara mengugsi dulu sampai dipastikan aman. Saya juga mengungsi. Takut kalau terjadi hujan lagi, longsor akan menghantam pemukiman ini,” ungkap Abdul Aziz. Kapolsek Tiris, AKP Wijaya mengatakan, dari berbagai titik di Kecamatan Tiris, memang sangat rawan terjadi longsor. Terbukti, sekali kejadian, dua titik terjadi longsor di desa yang sama. “Tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” kata Wijaya. Beruntung, aktivitas warga tidak sempat tersendat, meski longsor sempat menjadikan jalan tanah bercampur lumpur dan material bangunan sisa puingpuing yang diterjang longsor. “Longsor kerap terjadi, karena di sini daerah rawan
longsor. Kali ini terjadi di dua titik. Namun, semua masih bisa teratasi dengan cepat,” kata Wijaya. Ia mengimbau kepada masyarakat di daerah Tiris, agar kewaspadaan ditingkatkan di musim penghujan. Karena bencana longsor terjadi tak terduga. Warga diharapkan bisa mengantisipasi sebelum longsor terjadi. ”Waspada ketika hujan terjadi di beberapa titik, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” terangnya. Di tempat terpisah, kerusakan jalan terlihat di kawasan lereng gunung Argopuro. Jalan penghubung antar-desa, bahkan antar-kecamatan kondisinya rusak mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Apalagi di musim hujan, kondisi jalan yang rusak itu semakin parah, karena tergerus air dan sebagian terkena material longsor. “Orang di sini menyebut jalan yang rusak sebagai ‘jalan tol’ alias ‘tol-ngantol’ (berguncang-guncang, Red.),” ujar seorang guru di SMP Negeri Sumber. Yazid (39), warga Desa Kalianan, Kecamatan Krucil pun berharap, Pemkab Probolinggo secepatnya memperbaiki ruas-ruas jalan yang rusak. “Saya berharap perbaikan kualitas dilakukan Pemkab. Karena kalau jalan rusak sangat
menghambat aktivitas warga,” ujarnya. Sisi lain, Dinas Pekerjaaan Umum (PU) Bina Marga setempat mengakui, masih banyak jalan yang rusak di Kabupaten Probolinggo. Tercatat, total terdapat 113,711 km jalan yang kondisinya rusak. “Kami merencanakan peningkatan infrastruktur jalan di sejumlah titik pada tahun ini,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas PU Bina Marga Kabupaten Probolinggo, Ruli Nasrullah. Ia menambahkan, panjang jalan di Kabupaten Probolinggo mencapai 785.819 km. Dari jalan sepanjang itu, 113.711 km di antaranya rusak. Jalan yang masih rusak terletak di tiga wilayah, barat, tengah, dan timur. Wilayah barat meliputi Kecamatan Tongas, Bantaran, Kuripan, Sukapura, Sumber, Wonomerto, Lumbang. Wilayah tengah meliputi Kecamatan Tiris, Gending, Maron, Dringu, Banyuanyar dan Tegalsiwalan. Dan wilayah timur meliputi Paiton, Besuk, Gading, Krucil, Pakuniran dan Krejengan. “Tetapi yang menjadi prioritas utama tahun ini adalah wilayah barat. Hal ini dikarenakan jalan di sana masuk kategori paling parah,” kata Ruli. z bmt, srb, im
AJANG KAPOLRES CUP 2016 KOTA PROBOLINGGO
Suporter Bola Jarah Distro dan Aniaya Warga Pergelaran sepakbola Kapolresta Cup 2016 di Kota Probolinggo, JumatMinggu (8-10/4) lalu menyisakan jejak “luka”. Sejumlah warga mengaku menjadi korban anarkisme pendukung (supporter) bola. OLEH: IKHSAN MAHMUDI KAPOLRESTA Cup yang diikuti tiga tim, Probolinggo United (Kota Probolinggo), Persewangi (Banyuwangi) dan Persebaya (Surabaya) sudah usai. Persebaya menjadi juara dalam invitasi sepakbola yang difasilitasi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III itu. Publik bola tuan rumah kecewa demi mengetahui, Probolinggo United ditekuk Persebaya 0-1 di laga pamungkas, Minggu (10/4/2016). Supporter Persebaya yang dikenal sebagai Bonek itu pun merayakan kegembiraannya. Seolah menjadi pemuas dahaga setelah Persebaya kalah di beberapa kompetisi yang lebih besar, seperti Presiden Cup, Sudirman Cup, hingga Bhayangkari Cup. Tetapi ingar-bingar perhelatan bola yang hanya berlangsung tiga hari di Kota Bayuangga kemarin, meninggalkan jejak kurang menyenangkan bagi sebagian warga. Paling tidak, hal itu dirasakan Satriyo (21), pemilik Distribution Outlet (Distro) ‘Oyi Sam’ di Jl. Raya Bayeman 35, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.
GN/IKHSAN MAHMUDI
DISTRO ‘Oyi Sam’ di Tongas, Kabupaten Probolinggo yang diduga dirusak suporter Bonek.
Distro di tepi jalan nasional Probolinggo-Surabaya itu diduga dirusak dan dijarah oleh supporter Bonek. Mungkin sebagian orang berpikiran, kok bisa? Soalnya, tim sepakbola dari Kabupaten Probolinggo (Persikapro) tidak ikut berlaga di Kapolresta Cup. Ternyata, Distro ‘Oyi Sam’ menjual aneka aksesoris Arema (Malang). Hubungan antara pendukung Arema (Aremania) dengan Bonek yang kurang harmonis inilah yang kemudian menjadi pemicu. “Mungkin pemicunya tulisan dan stiker ‘Arema’ di kaca distro yang menjadi pemicu perusakan,” ujar Satriyo saat mengadu ke Polsek Tongas. Yang jelas, distro miliknya, rusak akibat dilempar bondet (bom ikan) dan dijarah isinya, Minggu
(10/4/2016) malam. Aksesori Arema senilai Rp 900 ribu yang dijual distro dengan dominasi biru tersebut, dijarah Bonek yang melintas. Angka itu belum termasuk kaca dan aksesoris distro lainnya yang rusak berantakan. Satriyo menceritakan, saat kejadian, dirinya sedang keluar rumah. Distronya juga dalam posisi tutup. Dari sejumlah sumber diketahui, saat itu, sekitar 30 Bonek sedang melintas di depan distro. Tanpa “ba-bi-bui”, mereka langsung memecah kaca dan menjarah barangbarang miliknya. Lima belas menit kemudian, muncul konvoi yang lebih banyak. Jumlahnya sekitar 60 pengendara motor. Mereka
melambat saat sampai di distro itu. “Saat itulah, salah satu di antaranya melemparkan bondet ke arah distro saya,” ujar Satriyo. Tampak bekas ledakan bondek masih membekas di tembok distro. Meski menyaksikan kejadian itu, warga sekitar tidak berani mendekat dan menegur para supporter Bonek. Barulah setelah rombongan mereka berlalu, warga berani mendatangi lokasi distro. Satriyo mengaku, sempat melaporkan kejadian itu kepada panitia penyelenggara. “Tetapi panitia menyatakan, hanya bertanggung jawab saat pertandingan digelar. Sementara urusan suporter, diserahkan ke kepolisian,” ujarnya. Tidak patah arang, Satriyo pun kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Tongas. Hingga kini ia masih menunggu, hasil laporannya ke polisi. Selain menjarah toko, Sabtu (9/4/2016) sekitar jam 21.39, supporter Bonek mengamauk dan menghajar dua remaja yang sedang bermalam mingguan di Kota Probolinggo. Nisaf (19) dan Erik (18) keduanya remaja asal Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo menjadi korban penganiayaan. Keduanya sempat dilarikan ke UGD dr Moh. Saleh, Kota Probolinggo. Kedua remaja itu babak belur dan mengalami luka serius di kepala. Sepeda motor yang mereka kendarai remuk. Mereka dianiaya lantaran diduga pendukung Arema. z isa
BMT
TERLIBAT NARKOBA: Penyanyi dangdut versi Madura, Ira Ismawati dan manajernya, Assiwani alias Arni saat tiba di gedung Pengadilan Negeri (PN) Situbondo, kemarin.
Divonis 1 Tahun, Penyanyi Dangdut Menangis
SITUBONDO-Sidang putusan terhadap kasus narkoba yang menjerat penyanyi dangdut versi Madura, Ira Ismawati alias Ira Paramesti dan manajernya, Assiwani alias Arni berlangsung, Selasa (12/4). Dalam persidangan itu, hakim Pengadilan Negeri (PN) Situbondo menjatuhkan vonis satu tahun penjara untuk Ira maupun manajernya, Arni. Vonis yang dijatuhkan itu lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu 1,5 tahun penjara. Setelah hakim mengetok palu sidang, pelantun ‘Pana Paneser’ (Panah Asmara, red) langsung menangis. Menanggapi putusan tersebut, keduanya sama-sama menerima. Sedangkan JPU Sofi menyatakan masih pikirpikir. Kuasa hukum terdakwa, Reno Widigyo mengatakan, kliennya menerima putusan yang dijatuhkan majelis hakim, karena putusan tersebut dinilai sudah ringan. Saat disinggung kliennya menangis, Reno menjelaskan, kliennya terharu karena selalu teringat dengan kondisi putrinya yang menderita penyakit kanker. “Klien saya selalu ingat anaknya yang tidak mau dioperasi, selama urusan ibunya belum selesai. Padahal kasus penyakit anaknya itu sudah stadium dua,” pungkasnya. zbmt
PESTA SABU DI MUSALA
Tiga Budak Narkoba Diamankan PASURUAN- Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan menggerebek tiga pengguna sabu pada Senin (11/4/2016) sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka adalah Sanali bin Sawi (37), warga Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan; serta Julius Pantja Prasetyo Widodo (48) dan Totok Sugiyanto (47) yang merupakan warga Jalan Kembang Kuning, Kelurahan Kramatjaya, Gang 4, Surabaya. Ketiganya digerebek saat pesta sabu di dalam sebuah musala yang ada di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. “Jadi, penggerebekan ini berawal dari informasi masyarakat,” kata Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiono, Selasa (12/4/2016). Nanang mengatakan, ketiga pengguna sabu itu menganggap musala sebagai tempat yang aman untuk pesta sabu, karena kondisinya sepi. “Karena sepi aja di sana (musala). Secara kebetulan, kami juga tidak mengerti mereka punya rumah yang di depannya ada tempat ibadah, kemudian digunakan untuk mengonsumsi narkoba,” ungkapnya. Dari hasil pemeriksaan, ketiganya mengaku sudah setahun setengah mengkonsumsi barang haram itu. Biasanya, mereka membeli sabu secara iuran lalu dikonsumsi bersama-sama. “Mereka membeli secara iuran, kemudian dipakai bersama-sama,” jelas Nanang. Dari hasil penggerebekan itu, polisi mengamankan 0,3 gram sabu yang tersimpan dalam plastik kecil, selain tiga alat isap atau bong, empat korek api gas, dan sebilah katana atau pedang samurai. Ketiga pengguna sabu itu melanggar Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan diancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun. z kcm
MATARAMAN
MINGGU KE-33 14 - 21 APRIL 2016
9
Petani Cemas Pupuk Langka Desak TNI-Polri Awasi Pupuk Bersubsidi
GN/BAMBANG SUJARWANTO
RENCANA GEDUNG DPRD: Kantor KPUD Kab. Mojokerto di Jl. RA Basuni Kec. Sooko tahun bakal disulap jadi gedung baru DPRD Kabupaten Mojokerto. Tampak sejumlah massa saat berdemo di depan gedung KPU Mojokerto.
Gedung Baru DPRD Dialihkan ke Sooko MOJOKERTO – Rencana pembangunan gedung baru DPRD Kabupaten Mojokerto di Mojosari akhirnya dialihkan di kawasan Kecamatan Sooko. Rencananya, kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Mojokerto di Jl. RA. Basuni Kec. Sooko, akan disulap menjadi gedung baru DPRD Kab. Mojokerto. Ketua DPRD Kab. Mojokerto, Ismail Pribadi bersyukur rencana pembangunan gedung baru DPRD tidak jadi dibangun di Mojosari. Menurutnya, Mojosari adalah Kota Binaan Kab. Mojokerto untuk mengembangan sektor ekonomi, dan perdagangan. Selain itu, lokasi yang hendak dibangun di tengah kota, dan lahannya kurang luas. Sangat dekat perkampungan padat penduduk, dan kawasan bisnis. Sehingga, banyak anggota dewan yang kurang sreg jika gedung baru DPRD tersebut dibangun di wilayah tersebut. Sebagai gantinya, dewan menyarankan eksekutif membangun gedung baru yang representatif untuk DPRD di wilayah
Sooko. Akhirnya, diputuskan untuk menempati Kantor KPU Kab. Mojokerto. Selain lahannya luas, kantor tersebut adalah aset Pemkab Mojokerto. “Sejak awal kami sangat setuju jika gedung baru DPRD dibangun tidak di dalam Kota Mojosari. Dewan memberi pilihan, di Kecamatan Sooko, atau Trowulan. Sekarang eksekutif memilih yang ada di Sooko,” kata Ismail, Rabu (13/4/2016). Kepastian pembangunan gedung baru DPRD Kab. Mojokerto di Sooko diungkap Bupati Mojokerto, Musthofa Kamal Pasa (MKP). Sesuai rencana, gedung yang lama nanti akan direnovasi total dengan desain tiga lantai. Pembangunan ini diperkirakan bakal menghabiskan anggaran Rp 40 miliar. Sementara tahun ini, Pemkab Mojokerto baru menganggarkan dana sebesar Rp 10 miliar untuk pembangunan gedung baru DPRD. Sedangkan sisanya akan dialokasikan tahun mendatang secara bertahap. Sekretaris DPRD (Sekwan) Kab. Mojokerto, Abdullah Muhktar mengatakan,
gedung baru nanti membutuhkan minimal 30 ruangan. Selain ruang komisi, fraksi, pimpinan, badan musyawarah (Bamus) badan kehormatan (BK), maupun yang lainnya, gedung DPRD ini juga memerlukan ruang sidang paripurna yang mampu menampung 50 anggota dewan dan 200 orang undangan. Di tempat terpisah, Hariyadi Koordinator LSM Peduli Parlemen sangat mendukung langkah Pemkab Mojokerto mengalihkan gedung baru DPRD Kab. Mojokerto di Sooko. Karena, lokasinya strategis, dan letaknya di tengah–tengah wilayah Kab. Mojokerto. “Angkutan umum dari segala arah bisa. Jadi masyarakat Mojokerto dari manapun bisa dengan mudah mendatangi gedung DPRD yang baru ini,” katanya. Jika ada massa demo pun, lanjut dia, lokasinya sangat memungkinkan dan sistem pengamananpun juga mudah dilakukan. Karena, bisa dilakukan aparat keamanan dari berbagai arah. zbas
MOJOKERTO-Lemahnya pengawasan pendistribusian pupuk bersubsidi ke kalangan petani membuat para petani di Kabupaten Mojokerto cemas. Mereka khawatir stok pupuk bersubsidi diselewengkan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Sehingga menjadikan pupuk bersubsidi menjadi langka. Agar pupuk tersebut bisa tepat sasaran, para petani di Kabupaten Mojokerto mendesak pihak TNI dan Polri, untuk memperketat pengawasan terhadap pendistribusian pupuk bersubsidi. Edy sekertaris Kelompok Tani di Kec. Dlanggu, Kab. Mojokerto mengatakan, sistem pengawasan ketat pengggunaan pupuk bersubsidi harus dimulai mulai sekarang. Jika tidak, waktu musim pemupukan, akan terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi. Menurut bapak dua anak ini, kelangkaan itu bisa terjadi, jika stok pemasokan pupuk bersubsidi sendiri kurang dari target kebutuhan petani, terlambat, atau ulah nakal dilakukan oknum. Supaya tidak terjadi kelangkaan, sebaiknya penyebabnya harus ditangani secara tepat dan benar. Stok pupuk harus disesuaikan dengan daftar kebutuhan pupuk di setiap wilayah kecamatan. Sistem
pengawasan harus ketat. “TNI, Polisi dan Disperta harus saling bahu membahu melakukan pengawasan penggunaan pupuk bersubsdi,” kata Edy, Rabu (13/4/2016). Ia juga mendesak, para pelaku penyalagunaan pupuk bersubsidi mendapat hukuman berat, dan bisa membuat jera pelaku sehingga tak mengulangi perbuatannya lagi. “Pergunakan pupuk bersubsidi sesuai aturan. Jika semua langkah itu dijalankan dengan tepat dan benar, insya Allah kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayah Kab. Mojokerto tidak akan terjadi,” katanya. Akhmad petani asal Mojoanyar mengatakan, dia sebagai petani modal lemah setiap musim tanam padi selalu menjadi korban kelangkaan pupuk. Karena, setiap membutuhkan pupuk bersubsidi dia selalu sulit mendapatkannya. “Saya berharap, pemerintah setiap menjelang musim tanam langsung menjual pupuk bersubsidi ke petani di setiap dusun. Insya Allah dengan cara ini, saya tidak akan kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi ketika memupuk tanaman padi,” katanya. Kadisperta Kab. Mojokerto Mojokerto, Sulistyowati berharap tahun ini tidak terjadi kelangkaan pupuk. Sebab, Disperta sudah mengalokasikan pupuk bersubsidi sesuai dengan kebutuhan petani, yang disesuaikan dengan luas lahan di Kab. Mojokerto. Tahun 2016 ini Pemkab Mo-
jokerto menyediakan pupuk bersubsidi minimal 74.880 ton dalam setahun. Stok pupuk itu dipakai mensuplai kebutuhan pupuk di 18 kecamatan tersebar di Kab. Mojokerto. Rinciannya, untuk pupuk jenis pupuk SP-36 sekitar 19.867 ton, pupuk Urea sekitar 23.355 ton, pupuk ZA sekitar 22.439 ton, pupuk NPK ada 9.219 ton. Untuk mencegah terjadinya kelangkaan pupuk sebaiknya, petani tidak berlebih dalam menggunaan pupuk tersebut. Atau panik dan membeli pupuk berlebih dari target yang dibutuhkan. Selain itu, Disperta akan menggalakkan penggunaan pupuk dengan menerapkan sistem pemupukan 5:3:2. Artinya, lahan satu hektar menggunakan 500 kg pupuk anorganik, 300 kg pupuk NPK, dan 200 kg pupuk Urea. “Jika sistem ini benar-benar diterapkan oleh para petani, bisa dipastikan dalam setiap musim pemupukan, petani tidak akan mengalami kelangkaan pupuk,” tuturnya. Sementara itu, Kapolres Mojokerto, Budhi Herdi Susanto menegaskan siap setiap saat melakukan pengawasan pupuk bersubsidi. Namun, pihaknya juga meminta peran serta masyarakat untuk ikut mengawasi peredaran pupuk bersubdisi. “Kami siap menerima informasi masyarakat, dan pemberi informasi akan dilindungi. Selama info yang diberikan benar dan tidak mengada-ada,” tegasnya. zbas
3 Kelompok Masyarakat Wakili Pemkot Mojokerto Ke Jatim MOJOKERTO-Tiga kelurahan tersebar di Kecamatan Magersari di Kota Mojokerto tahun 2016 memiliki prestasi membanggakan. Pasalnya, tiga kelompok itu kini mampu masuk peringkat 2, 3 dan 5 Jatim. Sekaligus mewakili Pemkot Mojokerto mengikuti lomba di Jatim. Tahun 2016, diawali oleh Posyandu Malabar dari Kelurahan Kedundung, tahun ini terpilih sebagai administrasi terbaik di Jatim. Kini, keberhasilan kelompok ini dalam penilaian fisik tim juri dari Kesatuan Gerak PKK–KB tim penggerak PKK Provinsi Jatim. Keberhasil Posyandu Malabar itu, kini mendorong Kelompok Gotong Royong dari Kelurahan Meri masuk tiga besar Jatim, dan keberhasilan itu juga membuat Kelompok Karang Werda Rukun Iku Agawe Santoso (RIAS) dari Kelurahan Gedongan juga masuk nominasi 5 besar Jatim. Drs Suyanto MSi Koordinator LSM Masyarakat Peduli Lingkungan Sejahtera mengatakan, semakin banyak kelompok masyarakat di Kota Mojokerto bisa masuk lima besar Jatim itu membuktikan kalau warga Kota Mojokerto serius dalam menjalankan berbagai program pemerintah. Seperti Posyandu Malabar, Kelurahan kedundung tahun 2016 ini mampu terpilih sebagai kelompok yang memiliki administrasi terbaik, dan kini Posyandu itu dalam penilaian fisik tim juri dari PKK Jatim. Menurut bapak dua anak ini, jika administrasi Posyandu sudah baik, tentu kegiatan fisiknya juga baik. Pasalnya, semua kegiatan fisik yang dijalankan di Posyandu Malabar tentunya juga dituangkan dalam administrasi pula. Jejak keberhasilan Posyandu Malabar, menembus 2 besar dari 38 daerah tingkat
GN/BAMBANG SUJARWANTO
TIM PENGGERAK PKK: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto, Siti Amsah Mas’ud Yunus, getol membina kegiatan PKK disetiap Kelurahan sampai tingkat RT. dua Jatim itu, kini dicontoh oleh Kelompok Karang Werda dari Kelurahan Meri yang juga masuk 3 besar lomba Gotong Royong Jatim. Dalam rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat. Kelompok ini sekarang dalam proses penilaian fisik oleh tim juri dari Pemprov Jatim. Tampaknya, keberhasilan Kelurahan Meri itu mendorong Kelompok Karang Werda Rukun Iku Agawe Santoso (RIAS) dari Kelurahan
GN/BAMBANG SUJARWANTO
SAPA WARGA: Walikota Mojokerto Drs KH Mas’ud Yunus bertemu dengan warga memberi arahan para kelompok masyarakat untuk mendukung semua program pembangunan di Kota Mojokerto.
Gedongan juga mengikuti lomba Karang Werda berprestasi tingkat Provinsi Jatim. Dan hasilnya, kelompok RIAS masuk tiga besar se Jatim. Kelompok ini sekarang dalam proses mengikuti penilaian tim juri serupa dari Jatim, yang akan menentukan apakah kelompok RIAS bisa menjadi masuk peringkat satu atau tidak. Dengan prestasi tiga kelompok masuk tingkat Jatim ini, membuktikan jika masyarakat Kota Mojokerto selalu serius
menjalankan seluruh program dari pemerintah secara baik. “Semoga, keberhasilan tiga kelompok ini bisa menjadi pendorong kelompok lainnya yang ada di Kota Mojokerto,” katanya. Walikota Mojokerto, Drs KH Mas’ud Yunus merasa bersyukur tahun ini ada 3 kelompok masyarakat dari tiga kelurahan masuk penilaian tingkat Jatim. Karena kegiatan ini, bertujuan untuk menilai dan mengevaluasi perkembangan program
GN/BAMBANG SUJARWANTO
TIM PENILAI: Walikota Mojokerto Drs KH Mas’ud Yunus menerima rombongan tim penilai dari Pemprov Jatim.
pembangunan guna meningkatkan motivasi, dan kreativitas pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat ditingkat kelurahan. Pasalnya, pemerintah berharap seluruh program pembangunan berlangsung di kelurahan bisa dilaksanakan secara terpadu. Abah Ud mengambil contoh tentang Lomba Gotong Royong. Dimana, kelompok ini harus bisa mengembangkan swadaya gotong-royong masyarakat. Kelurahan Meri bisa masuk nominasi tiga terbaik gotong royong tingkat Provinsi Jatim tahun ini, diharapkan bisa menjadi pendorong kelompok lainnya di Kota Mojokerto, agar bisa mencontoh keberhasilan dari Kelompok Gotong Royong di Kelurahan Meri tersebut. Pasalnya, peran serta masyarakat sangat diperlukan dalam pembangunan untuk mensejaterakan masyarakat. Dengan lomba itu, Walikota berharap semangat kebersamaan dalam kegotongroyongan selalu tumbuh, mengakar dan melestari disanubari setiap warga Kota Mojokerto. Sehingga, tercipta kehidupan bermasyarakat rukun dan damai. Walikota menjelaskan salah satu yang menjadi program unggulan Kota Mojokerto dalam penilaian ini yakni, program Pusyar. Program unggulan Pemkot Mojokerto ini terbukti bisa mewujudkan perekonomian yang berkeadilan dan berbasis syariah. Berkat program ini, pengusaha produk khas Kota Mojokerto, seperti pengusaha batik, pengusaha sepatu, pengusaha katering dan kecil lainnya dapat tumbuh. “Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi di Kota Mojokerto kini semakin meningkat,” katanya. Sementara dalam penilaian lapangan yang dilakukan tim penilai dari Jatim, menilai berbagai bidang pemberdayaan. Antara lain, bidang kemasyarakatan, bidang ekonomi, bidang lingkungan, bidang sosial budaya dan keamanan. Pada bidang kemasyarakatan, tim penilai juga meninjau tiga pos kamling terpadu dengan free wifi di lingkungan Kuwung dan Meri, serta taman wisata Benteng Pancasila. Di bidang ekonomi, peninjauan dilakukan di industri batik tradisional Bu Dar dan industri kripik Winda Agung di Griya Permata Meri. Untuk bidang ekonomi, program Pembiayaan Usaha Syariah (Pusyar) juga menjadi andalan. Pembiayaan pinjaman tanpa bunga, tanpa biaya asuransi dan tanpa biaya administrasi ini menjadi unsur penting yang akan dinilai tim penilai lapangan. Bidang sosial budaya dan kegamaan, yaitu Poskesdes lingkungan Meri, PKK Kelurahan Meri, Masjid Wakaf di lingkungan
Kuwung dan sanggar tari Asmorodono. Untuk bidang lingkungan, yaitu bank sampah lingkungan Griya Permata Meri, bedah rumah di lingkungan Tropodo dan Kebun toga PKK Kelurahan Meri. Dalam penilaian itu tampak hadir, Walikota Mojokerto KH Mas’ud Yunus, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto, Siti Amsah Mas’ud Yunus, Kepala Dinas Sosial Kota Mojokerto, Sri Mudjiwati, Camat dan Lurah di ruang Nusantara Pemkot Mojokerto beramahtama dengan tim penilai dari Jatim dipimpin, Indra Istiyanto, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan, Kemenag, Gerontologi Abiyoso dan Biro Kesra Provinsi Jawa Timur. Ketua rombongan Indra Istiyanto mengatakan, tim penilaian akan melihat dari dekat ketentuan norma yang ada. Ia menyadari, keberadaan Karang Werda sangat penting bagi para lansia. Apalagi semakin tahun jumlah lansia semakin banyak. Ia juga akan melihat di Kota Mojokerto ada beberapa program menjadi andalannya di antaranya, keberadaan Panti Werda sebagai tempat penampungan para lansia. Kedua, usia harapan hidup di Kota Mojokerto saat ini sudah mencapai usia rata-rata 72 tahun sampai 82 tahun. Usia itu merupakan usia harapan hidup tertinggi di tingkat Jawa Timur. Oleh karena itu, derajat hidup warga Kota Mojokerto sangat bagus sehingga warga usia lansia di Kota Mojokerto semakin hari semakin meningkat. Sementara itu, Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus mengatakan, jika Pemkot Mojokerto terus mendukung upaya-upaya peningkatan derajat hidup kesehatan masyarakat, terutama pada usia lansia melalui fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh lansia. Pemkot Mojokerto melalui Dinas Sosial selalu mendukung adanya Karang Werda di berbagai lokasi di Kota Mojokerto. Bulan Maret ini, Pemkot Mojokerto telah meresmikan Panti Sosial Tresna Werda Tribuana Tungga Dewi sebagai tempat penampungan para lansia. Pelayanan khusus lansia di Puskesmas Wates juga sudah tersedia secara gratis serta adanya rencana pembangunan trotoar dan fasilitas umum di beberapa titik terutama di jalan Gajahmada – Pahlawan (Gamapala) juga terus diupayakan sebagai bentuk fasilitas melalui peningkatan sarana prasarana. Disinggung tentang harapan Panti Werda Rias Kelurahan Gedongan meraih juara di tingkat Provinsi, Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus mengaku, semuanya diserahkan pada tim penilai provinsi. Walikota berdoa Kota Mojokerto bisa mendapatkan hasil yang terbaik dalam lomba tahun ini. z bas/adv
KOPERASI-UMKM
10
MINGGU KE-33
14 - 21 APRIL 2016
BNI Pangkas Bunga Kredit Mikro ke Digit Tunggal JAKARTA-PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk menurunkan suku bunga kredit bagi pengusaha mikro menjadi digit tunggal (single digit) khusus untuk kredit mikro dengan plafon sampai dengan Rp 5 miliar mulai 1 April 2016. Sementara Bank Mandiri baru menjadwalkan menurunkan suku bunga single digit pada semester II 2016. “Kami turunkan suku bunga kredit hingga berada di bawah 10 persen untuk kredit kecil yang jumlahnya sampai dengan Rp 5 miliar pada bulan April ini,” ujar Pemimpin BNI Wilayah Makassar Slamet Djumantoro di Makassar, Minggu (10/4/2016). Ia mengatakan, penurunan suku bunga kredit itu sekaligus mendukung program pemerintah dalam mendorong penerapan bunga “single digit” di Indonesia serta mengacu ke surat edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor.S-17/D.03/2016 tanggal 26 Februari 2016. Dalam surat edaran itu, PT BNI mulai tanggal 01 April 2016 menerapkan bunga single digit dan untuk tahap pertama bunga single digit BNI sebesar 9,95 persen diberlakukan untuk Kredit Produktif Rupiah Segmen Usaha Kecil dengan plafon sampai dengan Rp 5 Miliar. “ P e n e r a p a n i n i d i b e r-
IST
Para perajin shuttlecock tengah menyelesaikan pekerjaannya
lakukan baik untuk fasilitas kredit sedang berjalan maupun debitor baru yang akan direalisir,”ujarnya. Dengan penerapan single digit ini diharapkan pengusaha khususnya UMKM dapat menikmati fasilitas kredit dengan bunga rendah sehingga profit margin pengusaha UMKM
bisa makin besar sehingga peluang untuk mengembangkan usaha makin terbuka. Selanjutnya penerapan single digit rencananya akan diberlakukan juga untuk Kredit Produktif Segmen Kredit Menengah paling lambat di bulan Desember 2016. “Namun untuk rencana itu, belum ada ke-
bijakan untuk kredit konsumtifnya untuk suka bunga kredit single digit,” kata Slamet. Baru Semester II PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan tingkat bunga kredit untuk seluruh segmen turun ke digit tunggal pada paruh kedua tahun ini
sejalan dengan penerapan suku bunga rendah. Sebelumnya, perseroan mengungkapkan rencana untuk memangkas suku bunga kredit berkisar 25 hingga 50 basis poin pada akhir Maret 2016, yang disesuaikan dengan sektor bisnis. “Penurunan suku bunga kredit 25 hingga 50 basis poin
UMKM Bisa Bentuk PT dengan Modal Seadanya JAKARTA - Pemerintah menepati janjinya mempermudah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin membentuk Perseroan Terbatas (PT) untuk mengembangkan bisnisnya. Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perubahan Modal Dasar PT, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mematok jumlah modal dasar bagi UMKM untuk membentuk PT. Pasal 1 ayat (1) peraturan yang diteken Jokowi pada 21 Maret 2016 lalu memang tidak mengubah ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang modal dasar minimal PT sebesar Rp 50 juta. Namun, ayat berikutnya menyebutkan apabila para
pengusaha kecil yang ingin membentuk kemudian diwajibkan menempatkan PT memiliki kekayaan bersih sesuai dan menyetorkan penuh 25 persen dari dengan kriteria UMKM, maka syarat jumlah modal layaknya PT lainnya. Hal tersebut dibuktikan dengan bukti modal dasar minimal itu penyetoran yang sah, dan wajib tidak berlaku. u. “Modal dilaporkan kepada M Menteri dasarnya ditentukan entukan terkait paling lambat 660 hari berdasarkan kesesejak akta pendirian PT dipakatan para pendiri teken para pemiliknya. PT yang dituangkan angkan pemilikny Sebelumnya, Dep Deputi Bidalam akta pendirian endirian dang Pengendalian PelakPT-nya,” ujar Jokowi, sanaan Penan Penanaman Jumat (8/4/2016). 16). Modal Badan KoorDari jumlah h modal yang telah dinasi Penan Penanaman Modal (BKPM) disepakati (B A z h a r tersebut, pemilik Lubis Joko Widodo UMKM
8 Desa Wisata Bakal Dikelola Koperasi
I WAYAN DIPTA Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
JAKARTA-Pemerintah akan mendorong koperasi mengelola destinasi wisata. Saat ini tercatat delapan desa wisata yang akan dikelola koperasi di antaranya Kabupaten Samosir, Desa Sesaot dan Banyumulek NTB, Taman Laut 17 Pulau dan Kabupaten Ngada, Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat NTT, Kampung Mempura Riau, Danau Lut Tawar Aceh Tengah, dan Candi Borobudur. “Koperasi yang di masingmasing daerah wisata bergerak menjalankan berbagai usaha, antara lain penataan homestay, kapal wisata, penataan UKM sekitar obyek wisata,” kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah I Wayan Dipta keterangan
tertulisnya, Senin (11/4/2016). Menurut Wayan, upaya melibatkan koperasi sebagai pengelola wisata bertujuan agar anggota koperasi dan masyarakat di desa wisata menjadi sejahtera. Koperasi dinilai potensial untuk memberdayakan masyarakat berbasis pariwisata. Pemerintah juga akan memberikan bantuan modal bagi koperasi yang sifatnya stimulan. Tahun ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan kunjungan wisatawan ke Indonesia mencapai 272 juta. Target itu terdiri dari 12 juta wisatawan asing dan 260 juta wisatawan dalam negeri. Menurut Wayan, dari kunjungan wisatawan asing, pemerintah memproyeksikan akan menerima pendapatan devisa sebesar Rp 172 triliun. Sementara untuk wisatawan domestik ditargetkan jumlah pendapatan mencapai Rp 223 triliun. Wayan mengatakan, peran koperasi masih minoritas dalam pengembangan pariwisata. Pengelolaan bisnis wisata masih didominasi oleh swasta (modal asing) maupun investor yang kurang menyejahterakan masyarakat. Ke depan diharapkan sektor pariwisata khususnya di delapan desa wisata bisa berkembang pesat dengan dukungan koperasi.zjef
mengungkapkan rencana pemerintah menghapus syarat modal minimal bagi UMKM yang ingin mendirikan PT bertujuan untuk memperbaiki posisi Indonesia terkait tingkat kemudahan dalam berusaha (Ease Doing Bussines), terutama untuk indikator starting business. “Itu nanti diserahkan kepada masingmasing pemegang saham, tidak ada lagi batasan yang mengatur berapa modalnya, terserah saja,” ujar Azhar. Dengan menghapus batas minimal tersebut, Azhar Lubis berharap para pengusaha yang ingin mengajukan pinjaman ke bank akan lebih mudah. “Kalau mau ajukan pinjaman meski modalnya Rp10 juta silakan saja,” katanya.zjef
Enam Program OJK Dukung Ekonomi Kerakyatan BREBES-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat program ekonomi kerakyatan di sektor jasa keuangan sejalan dengan program Pemerintah dalam mendorong ekonomi kerakyatan antara lain dengan meningkatkan akses pembiayaan bagi petani dan UMKM serta memperluas akses keuangan bagi kelompok petani dan UMKM di perdesaan. Wujud nyata program ekonomi kerakyatan OJK ditunjukkan dalam acara Peluncuran dan Kegiatan Perdana Program Ekonomi “Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat” di Desa Larangan Brebes, Jateng yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Senin (11/4/2016). Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad tersebut, OJK mengangkat berbagai program kegiatannya dalam mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan yang telah dijalankan sejak OJK mulai beroperasi penuh pada 2014. Ada enam program ekonomi kerakyatan yang merupakan kebijakan inisiatif OJK yang disampaikankan pada kesempatan itu yaitu peresmian Tim
Mengacu pada target tersebut, penyaluran KUR yang telah disalurkan hingga Maret 2016 terbagi di berbagai sektor sesuai target masing-masing. Sebesar Rp 2,751 triliun diteruskan ke sektor ritel, sedangkan KUR Rp 908 miliar disalurkan kepada sektor mikro. Secara sektor, penyaluran KUR Bank Mandiri masih didominasi oleh bidang usaha perdagangan, yakni hampir 75 persen, lalu diikuti oleh sektor jasa dan sektor perikanan. Adapun secara regional, penyaluran KUR terbesar dilakukan di Provinsi Jawa Tengah, yakni kepada 5.431 debitor senilai Rp 424,7 miliar. Guna mencapai target penyaluran tersebut, pihaknya memberdayakan seluruh jaringan bisnisnya. “Terutama jaringan bisnis mikro yang terdiri dari 939 cabang mikro, 1427 unit mikro dan 653 kios mikro, di seluruh Indonesia,” kata Rohan. Pada akhir tahun lalu, Bank Mandiri mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp595,5 triliun, tumbuh 12,4 persen dari posisi 2014 senilai Rp530 triliun. Perseroan mencatat kredit ke sektor produktif mencapai Rp463,8 triliun atau tumbuh 13 persen dibandingkan periode sebelumnya. zJef, CNN
KILAS
Situs Ini Bisa Biayai UKM hingga Rp 1 Miliar JAKARTA - Setelah menuai sukses di Malaysia dan Singapura, kini platform pendanaan Crowdo hadir di Indonesia. Kehadirannya diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi startup atau usaha kecil dan menengah (UKM) dalam memperoleh pendanaan dari sejumlah investor. ‘’UKM berperan penting dalam strategi pengembangan ekonomi Indonesia. UKM berkontribusi 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan mempekerjakan lebih dari 97 persen tenaga kerja di Indonesia,’’ kata Co-Founder dan CEO Crowdo Leo Shimada dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (11/4/2016). Leo menjelaskan Crowdo ini nantinya memberikan layanan pinjaman peer to peer (P2P). Mekanisme semacam ini, kata dia, sesungguhnya telah berkembang pesat di Asia Tenggara. ‘’Melalui platform berbasis web ini startup maupun UKM dapat mengajukan pinjaman dengan mudah,’’ ujarnya. Leo mengatakan pinjaman P2P adalah cara termudah untuk menghubungkan UKM dengan sejumlah investor global melalui platform Crowdo. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak startup yang dinamis dan tumbuh sangat pesat. ‘’Dengan P2P, mereka (UKM atau startup) memiliki kesempatan yang besar untuk mendapatkan dana yang besar dari investor. Kami melibatkan investor global melalui platform ini.’’zins
Telkom Akan Digitalisasi Seribu UKM Sumenep
IST
Gedung utama OJK
Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) wilayah Jateng, Brebes, Tegal, Batang, Purwokerto dan Solo dengan penanandatangan SK Gub/ Bupati/Walikota disaksikan oleh Presiden Jokowi. Program lainnya, penyerahan akad kredit/pembiayaan kepada pengusaha budidaya ikan melalui program Jaring, Program perluasan agen Laku Pandai di Brebes, Aktivasi Simpel Bank Jateng, dengan penyerahan tabungan Simpel kepada siswa anak petani bawang dan anak pengusaha UMKM. Kemudian asuransi mikro dan penyerahan polis asuransi bagi petani dan peternak, serta Pembiayaan barang modal untuk alat dan
akan memperhatikan sektorsektor yang paling ideal untuk diturunkan segera. Mudahmudahan, pada semester kedua tahun ini, suku bunga kredit Bank Mandiri akan berada di single digit secara merata di semua segmen,”ujar Rohan Hafas, Corporate Secretary Bank Mandiri melalui siaran pers, Minggu (27/3/2016). Ia memastikan, kinerja Bank Mandiri tidak akan terpengaruh oleh penerapan suku bunga rendah ini karena di sisi lain perseroan juga mendorong peningkatan sumber dana murah. Menurut dia, Bank Mandiri saat ini mulai menerapkan suku bunga rendah dengan mengoptimalkan penyaluran KUR bagi UMKM dengan tingkat bunga 9 persen. Selama periode Januari-Maret 2016 telah menyalurkan KUR sebesar Rp 3,659 triliun. KUR tersebut telah disalurkan kepada 78.678 debitor baru atau sekitar 28 persen dari target penyaluran tahun ini. Sementara itu, target penyaluran KUR pada tahun ini adalah sebesar Rp 13 triliun. dari target total tersebut, ditargetkan sebesar Rp 6,5 triliun untuk KUR Ritel, Rp 6 triliun untuk KUR Mikro serta Rp 500 miliar diberikan untuk KUR Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
mesin pertanian. Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad menjelaskan, akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan merupakan hak dasar bagi seluruh masyarakat dan menjadi sangat penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Ketersediaan layanan jasa keuangan khususnya yang berskala mikro akan membantu masyarakat ekonomi menengah bawah dalam meningkatkan kualitas hidup melalui pemanfaatan produk keuangan seperti kredit usaha berskala mikro atau tabungan untuk berinvestasi dalam bentuk aset produktif,” kata Muliaman.zjef
SUMENEP - Manajemen PT Telkom berencana melakukukan digitalisasi seribu pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada tahun ini.“Kami akan membantu sekaligus berharap para pelaku UKM di Sumenep itu bisa memanfaatkan teknologi informasi komunikasi dalam menjalankan usahanya,” kata General Manager PT Telkom Wilayah Gresik-Madura, Ferry Zuljanna dalam siaran pers yang diterima Antara di Sumenep, Jawa Timur, Minggu (10/4/2016). Ferry berada di Sumenep dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman antara PT Telkom Wilayah Gresik-Madura dengan pimpinan Dinas Koperasi dan UKM Sumenep dalam rangka pengembangan dumber daya dan ekonomi 5.000 UKM setempat. “Digitalisasi itu merupakan realisasi dari Program Bina Aspirasi untuk Gerakan sejuta UKM di Seluruh Indonesia (Bagus Indonesia) yang digagas PT Telkom,” ujarnya. Melalui program tersebut, kata dia, pihaknya akan berusaha meningkatkan kemampuan atau kapasitas para pelaku UKM di Sumenep, utamanya dalam hal pemanfaatan teknologi informasi komunikasi secara komprehensif. “Kami tentunya tidak bisa bergerak sendiri dalam membantu dan mendorong pelaku UKM memanfaatkan teknologi informasi komunikasi. Alhamdulillah, Pemkab Sumenep memberikan respons positif atas keinginan atau program PT Telkom tersebut,” ucapnya. Ferry juga mengemukakan, pihaknya akan melakukan pemetaan usaha yang dilakukan seribu pelaku UKM tersebut dan selanjutnya akan dibentuk 10 kampung UKM digital. “Digitalisasi seribu pelaku UKM dan pembentukan 10 kampung UKM digital di Sumenep itu merupakan program kami yang ditargetkan tuntas pada tahun ini. Kami sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk merealisasikan program tersebut,” ujarya.zfan
SAMBUNGAN 11 Wiranto Masuk Bursa, Rini Digoyang 2 Kasus
MINGGU KE-33 14 - 21 April 2016
Sambungan hal 1 Silang sengkarut ini membuat isu reshufÀe semakin membuat suhu politik memanas. Paling santer juga terkait pencopotan Menteri BUMN Rini Soemarno. Apalagi setelah Rini disebut-sebut terlibat lantaran ada perusahaan BUMN masuk daftar Panama Papers, hingga desakan agar Jokowi mencopotnya semakin gencar. Bahkan Rini juga digoyang karena diduga terkait kasus korupsi di China. Tapi kabar lain, Rini ternyata hanya digeser masuk Istana Presiden menjabat kepala staf kepresidenan menggantikan Teten Masduki yang juga digeser menduduki posisi Menteri Tenaga Kerja menggantikan Hanif Dakhiri yang politisi PKB. PKB sendiri kali ini dikabarkan kehilangan kursi Menakertrans dan Menteri Desa yang sekarang dijabat Marwan Jafar. Saat dikon¿rmasi soal wacana dirinya masuk Kabinet Kerja, Wiranto menegaskan, bahwa perombakan kabinet adalah hak presiden. “Info itu sejak dulu ada, banyak sekali info (isu). Jawabannya, itu urusan presiden dengan saya. Bukan masalah siap ataupun tidak siap. Soal reshufÀe adalah hak presiden,” kata Wiranto saat pelantikan pengurus DPD Partai Hanura Provinsi Bali, Rabu (13/4/2016). Wiranto menegaskan, bahwa presiden memang harus membangun satu tim kabinet yang kuat. Dia mengaku telah memberikan dorongan kepada Jokowi untuk dapat memilih menteri yang dapat mengimplementasikan apa yang menjadi pemikiran dan cita-cita presiden untuk membangun bangsa dan negara. Selain kabar masuknya Wiranto ke Kabinet, ada pula kabar Menteri PAN Yuddy Chrisnandi yang juga dari Hanura akan diganti. Hanura juga menyebut Yuddy sudah dipanggil oleh Jokowi. Selain Wiranto, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh juga mengisyaratkan tak keberatan jika menteri dari partainya terkena reshufÀe kabinet. Menurut dia, sejak awal mendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla partainya sudah konsisten untuk memberikan dukungan tanpa syarat. “(ReshufÀe) Bagus saja. Kami sudah konsisten, kami dukung,” kata Surya usai mengukuhkan pengurus DPW Partai Nasdem Sumatera Barat di Padang. Surya menambahkan, sebagai negara yang menganut sistem presidensial, maka kontrol ada pada presiden bukan pada parlemen. Pernyataan tersebut diungkapkannya menyusul adanya partai-partai politik yang mengkritik kinerja menteri-menteri Jokowi. Hal berbeda disampaikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin
Iskandar. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengisyaratkan kurang setuju reshufÀe. Dia juga mengaku belum diajak bicara oleh Presiden Joko Widodo untuk membicarakan terkait wacana reshufÀe atau perombakan Kabinet Kerja. Karena itu, ia mengaku tak tahu apakah reshufÀe akan dilakukan dalam waktu dekat atau tidak. Meski demikian, Cak Imin berharap Presiden Joko Widodo tidak sering melakukan reshufÀe karena bakal mengganggu kinerja para menteri. “Kita berharap dan berdoa tidak usah sering-sering reshufÀe, bikin menteri enggak jadi kerja,” kata Muhaimin seusai acara ¿nal Musabaqoh Kitab Kuning di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, kemarin. Menurut dia, reshufÀe adalah murni hak prerogatif Presiden. Karena itu, tugasnya sebagai ketua umum partai pendukung pemerintah hanyalah memberikan masukan kepada Presiden Jokowi. Saat ditanya bagaimana jika ada menteri asal PKB yang terkena perombakan kabinet nantinya, Muhaimin enggan berkomentar. Namun, ia kembali menegaskan keinginannya tidak ada reshuffle kabinet. “Sebagai partai pendukung sih berharap tidak ada reshufÀe,” kata mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu. Seperti diberitakan Global News, PKB paling gencar mengungkap adanya gerakan politik--khususnya dari PDIP--yang mendesak Presiden melakukan reshuffle. Khususnya untuk merombak posisi menteri dari PKB, terutama Menteri Desa yang sekarang dijabat Marwan Jafar. Hal itu terbukti dari adanya gerakan masif dan sistematis menyoal kebijakan rekrutmen pendampingan dana desa yang diisukan harus dari kader PKB. Marwan pun sudah membantah isu tersebut. Begitu pula dengan PDIP membantah sebagai penggerak dari aksi demonstrasi memprotes rekrutmen pendampingan desa ini. Meski dibelit sejumlah masalah di Kementeriannya, Menpora Imam Nahrawi yang juga dari PKB, tak banyak digoyang isu reshufÀe. Maklum, Imam Nahrawi juga disebut-sebut sebagai “orangnya Jokowi”. “Kalau Imam itu bukan hanya menteri PKB, dia juga pilihan Jokowi,” kata sumber di PKB kepada Global News, Rabu (13/4/2016). Saat dikon¿rmasi, Menpora Imam Nahrawi tidak ingin ambil pusing dengan isu reshufÀe. Sebab, kata dia, reshufÀe merupakan kewenangan presiden sebagai kepala negara. “Menteri tidak boleh memikirkan reshufÀe karena sepenuhnya menjadi wewenang presiden, itu urusan presiden,” kata Imam, usai membuka Musabaqoh Kitab Kuning di Pondok Pesantren
Enterpreneur Asrama Perguruan Islam (API) Tempuran, Kabupaten Magelang. Imam malah menegaskan dia siap mundur jika dirinya menjadi salah satu menteri yang akan digeser. Menjadi menteri, kata dia, harus siap untuk dievaluasi setiap saat. Imam melanjutkan, menteri sebagai pembantu presiden hanya bekerja menjalankan tugas dari presiden dan memberikan program program nyata pada masyarakat seperti perbaikan sarana dan prasarana. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu menyatakan, presiden memiliki caranya sendiri untuk mengevaluasi para pembantunya. Berdasarkan hal itu maka Imam mengingatkan kepada partai atau pihak manapun untuk tidak ikut campur dan mendorong reshufÀe itu. Sejauh ini, Imam melihat terdapat indikasi partai lain yang mendorong agar presiden melakukan reshufÀe. Namun ia enggan menyebut partai yang dimaksud. “Adalah partai lain yang mendorong-dorong (reshufÀe). Yang pasti presiden punya cara untuk menilai para pembantunya,” katanya. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, juga kerap digoyang posisinya. Namun posisi Rini toh tetap kuat. Paling akhir dia digoyang dengan isu Panama Papers dan kasus korupsi di China. Untuk itu Rini pun akhirnya angkat bicara terkait tudingan beberapa pengamat yang menyebutkan ada perusahaan pelat merah yang berhubungan dengan perusahaan offshore di negara surga pajak (tax haven) menyusul bocornya skandal Panama Papers. Perusahaan cangkang atau perusahaan offshore untuk tujuan khusus merupakan sebuah struktur korporasi yang bisa digunakan untuk menyembunyikan kepemilikan aset. Rini mengatakan bahwa dirinya tidak banyak mengetahui soal kontrak yang terjalin antara BUMN dengan perusahaan offshore di tax haven. “Karena kalau transaksi seperti itu biasanya kalau ada kontrak dengan perusahaan offshore, mungkin perusahaan offshorenya yang menekankan itu bukan BUMN. Saya sendiri belum lihat dan mempelajari secara menyeluruh,” katanya di Gedung Pertamina Pusat, Jakarta, Rabu (13/4/2016). Dikatakan, yang diketahuinya adalah jika sebuah perusahaan meminjam sejumlah modal dari bank internasional, maka biasanya bank internasional itu yang mempersyaratkan adanya perusahaan offshore. Hal itu yang menyebabkan banyak perusahaan Tanah Air memiliki perusahaan offshore di negara surga pajak. “Dulunya waktu zaman saya di Astra, banyak kalau kita dapat pinjaman dari bank internasional
Bantah Murtad Sambungan hal 1 ¿rmasi mengenai berita tersebut dengan mengunggah video melalui akun Snapchatnya, @ nikiwilly94, Rabu (13/4/2016). Kekasih dari pria asal Pulau Dewata yang akrab dipanggil Tutde ini mengkon¿rmasikan bahwa dia dan sang kekasih belum menikah. Apalagi pindah agama atau murtad. “Manajer saya telepon tadi pagi dan bilang di Jakarta ramai perbincangan saya menikah, pertama aku enggak peduli, dan aku ketawa saja. Tapi lama-lama ini sangat menggangguku,” ungkap Nikita dalam video Snapchatnya. “Saya enggak nikah, saya muslim dan pacar aku orang Hindu. Tapi sesama umat beragama
kita harus saling menghormati,” tukasnya. Ibunda Nikita,Yora, juga menegaskan jika anaknya belum menikah dengan Tutde. Karena faktor usia dan beda agama antara keduanya membuat Yora lebih pikir-pikir untuk merestui hubungan mereka. “Jangan diburu-buru kawin ya, beda agama ya. Kasihan lho. Biar mereka berteman dengan baik,” ujar Yora saat dihubungi oleh awak media via telepon. Selain keluarga besar dari Nikita Willy, keluarga dari Tutde yang merupakan pengusaha restoran Bebek Tepi Sawah, juga mempermasalahkan perbedaan keyakinan antar keduanya. Karena faktor agama, Yora lebih ingin agar Nikita dan Tutde menjalin pertemanan saja. “Pihak Tutde juga enggak
mungkin mau anaknya beda agama, pihak tante juga enggak mungkin. Biarlah mereka berteman,” papar Yora. Yora juga mengakui jika keluarganya sudah mengenal cukup dekat keluarga dari Tutde. Hal itu karena keluarga Tutde yang memang cukup terkenal. Yora menilai keluarga Tutde begitu terbuka dan akrab dengannya. “Iya sudah kenal. Tapi semua orang juga kenal, siapa sih yang enggak kenal keluarganya Tutde, siapa yang enggak kenal si Bebek Tepi Sawah’ (restoran milik keluarga Tutde). Mereka juga keluarganya terbuka. Maksudnya bukan kenal karena anak kita pacaran sama Tutde, bukan. Dari dulu juga tante sudah kenal sama yang punya bebek tepi sawah,” sambungnya. z okz
itu justru mereka sering mintanya itu adanya perusahaan offshore. Sehingga kita harus taruh dulu dana di sana,” imbuh dia. Namun, menurutnya, persyaratan tersebut belakangan ini sudah tidak pernah difungsikan lagi. Dijelaskan peminjam tidak lagi mempersyaratkan adanya perusahaan offshore terhadap perusahaan yang meminjam dana. “Sudah tidak banyak dipakai, jadi saya harus melihat kontrak seperti umpamanya Pertamina, kontrak offshorenya itu bagaimana. Terus terang saya belum lihat, saya belum mendetailkan itu. Jadi tanya ke direksi˪,” ujarnya. Sedang soal kasus korupsi di China, Rini Soemarno mengaku merasa difitnah lantaran namanya disangkutpautkan dalam kasus korupsi yang menjerat Gubernur Provinsi Hainan, China Ji Wenlin. Dalam kasus korupsi tersebut, Rini diduga menerima uang sebesar USD5 juta dari Ji Wenlin terkait proyek kereta api cepat dengan China Railway Construction Limited. Dia menegaskan, sebagai bangsa dan manusia beradab seharusnya jangan saling mem¿tnah. Jika memang memiliki bukti, maka dirinya meminta untuk ditunjukkan sehingga tidak terjadi perdebatan di masyarakat. “Maksud saya, apapun kita sebagai bangsa dan manusia jangan mem¿tnah. Kalau mau apa-apa tunjukkanlah buktinya. Kasih lihat, saya ketawa. Kalau saya punya USD50 juta ya saya enggak ke sini lah. USD5 juta saja enggak ke sini. Jalan-jalan,” kata dia saat ditemui di Gedung Pertamina Pusat, Jakarta, Rabu (13/4/2016). Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag) ini, bahkan menantang pihak yang menyebut namanya tersebut untuk membeberkan bukti bahwa dirinya menerima uang sebanyak USD5 juta tersebut. “Saya ketawa saja (namanya terseret dalam kasus korupsi di China) Terus terang kasih buktinya. Panggil saya, minya bukti, jangan sembarangan,” ujar dia. Seperti diberitakan sebelumnya, nama Rini Soemarno disebut-sebut dalam pemeriksaan kasus korupsi Gubernur Provinsi Hainan Ji Wenlin pada pertengahan Januari 2016˪. Dilansir dari Brudirect. com, ˪dalam pemeriksaan Ji Wenlin pada pertengahan Januari lalu menguak pengakuan mengejutkan bahwa selama ini Ji Wenlin dengan Komite Pusat Partai Komunis China Zhou Yong Kang mendirikan proyek di berbagai negara. Ji Wenlin dan Zhou Yongkang mendapatkan komisi dari perusahaan-perusahaan China yang mendapatkan proyek di berbagai negara Asia. “Fee yang didapat sekitar 10% sam-
pai 20% dari setiap proyek. Salah satu perusahaan yang sering˪ dibantu adalah China Railway Construction Limited,” demikian seperti dikutip dari laman tersebut. Di Thailand, Ji Wenlin dan Zhou Yongkang menyuap Letnan Jenderal Pongpat Chayapan melalui proyek yang dilakukan oleh China Railway Construction sejak 2006.˪ Dengan India, mereka terkait erat dengan mantan Perdana Menteri India Manmohan Singh dan Pankaj Bhujbal yang memiliki bisnis batu bara. “Di Indonesia, Ji Wenlin dan Zhou memiliki hubungan sangat dekat dengan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Rini Soemarno,” demikian disebutkan dalam berita itu. Rini Soemarno selaku Menteri BUMN˪ memiliki posisi yang paling menentukan dalam pembangunan rel kereta api. Pada Januari 2016, Ji Wenlin bahkan disebut-sebut mengirimkan uang sebesar USD5 juta kepada Rini Soemarno. Rizal Bela Susi Yang menarik Menteri Koordinator Maritim Rizal Ramli juga bicara reshufÀe. Tiba-tiba saja Rizal memberi sinyal Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti akan diganti. Karena itu dia meminta agar Susi tak dicopot dari jabatannya di saat terjadi masa transisi pengelolaan dan pemanfaatan laut dari asing dan pencuri ikan ke rakyat, serta pengusaha lokal. Dalam acara Penyerahan 1.000 Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Rizal mengatakan bahwa Susi sudah melakukan pembenahan secara mendasar dan memberi manfaat pada 16 juta nelayan dan keluarganya. Pendapatan nelayan di Sumatera, menurut dia, sudah naik 100 persen. Di Bitung, bahkan naik 150 persen dan ikan yang ditangkap juga lebih besar dan lebih banyak. “Sudah 160 kapal ikan ilegal yang ditenggelamkan sehingga pencurian ikan sudah turun drastis dan laut kini milik nelayan Indonesia,” katanya. Dia juga menyatakan, pemerintah tidak mengizinkan kapal ikan asing beroperasi di laut Indonesia. Kondisi itu, menurut Rizal, memungkinkan Indonesia melaksanakan kebijakan kelautan yang berkelanjutan sehingga potensi laut bisa diwariskan kepada anak cucu. Dia memaparkan bahwa bangsa Indonesia dahulu besar karena menguasai laut, seperti yang dilakukan Sriwijaya dan Majapahit yang menguasai laut hingga ke negeri Campa (kini Kamboja). Kini Menteri Susi, dinilainya, juga memberi bantuan peralatan melaut kepada
nelayan, sedang membangun 3.500 kapal untuk diberikan kepada koperasi nelayan. Namun, ia menyatakan, kini juga harus diakui terdapat masa transisi di mana saat pengalihan pengelolaan industri perikanan dari asing dan perusahaan ilegal ke nelayan dan pengusaha lokal. Karena itu kalau Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti direshuffle dari posisinya, maka negara ini akan mengalami kerugian. “Negara akan rugi kalau beliau direshufÀe,” katanya. Dia membenarkan langkah Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, melakukan tindakan tegas menenggelamkan kapal pencuri ikan (illegal fishing) tidak disukai oleh pihak-pihak tertentu. Rizal Ramli mengatakan, yang tidak menyukai Susi adalah para beking kapal-kapal illegal ¿shing. “Saya tahu banyak yang nggak suka sama Bu Susi, terutama beking dari kapal yang ditenggelamkan,” katanya. Presiden Tegur Menteri Sementara itu, Presiden Jokowi juga memberi sinyal reshuffle melalui teguran ke para menterinya. Jokowi juga sudah memanggil sejumlah menteri. Lantas, siapa saja menteri-menteri yang kena tegur Presiden Joko Widodo ketika isu reshufÀe sedang kencang berembus? Pada saat kunjungan kerja ke Brebes, Jawa Tengah, Senin (12/4/2016), Jokowi dua kali menegur Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan tentang mengurus serti¿kat yang sangat lamban. Keduanya disampaikan saat Jokowi memberikan sambutan peluncuran Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat. Pertama, Jokowi menegur Menteri Ferry di sela menyampaikan pentingnya serti¿kat lahan bagi petani. “Saya beri peringatan kepada Kepala BPN. Saya tidak mau lagi terlalu lama (mengurus serti¿kat), terlalu ruwet. Dari saya lahir sampai sekarang kok mengurus serti¿kat lama banget. Apa-apaan ini. Enggak bisa. Jangan diterusteruskan,” ujar Presiden. Presiden melanjutkan, saat ini sudah masuk ke zaman teknologi informasi (TI) yang segala sesuatunya sudah bisa didapatkan dengan mudah dan cepat. Presiden ingin proses mengurus serti¿kat juga dilakukan dengan mekanisme TI. Kedua, dalam sesi sambutan yang sama. Namun, kali ini pada bagian akhir, Jokowi memanggil salah satu petani bernama Darkam. Ia bertanya berapa uang yang dikeluarkan Darkam untuk membuat selembar sertifikat. Presiden terkejut saat Darkam menyebutkan nominal Rp 1 juta untuk mengurus sertifikat itu. “Wah, gimana ini Pak Menteri?
Kok sampai satu juta?” tanya Jokowi kepada Menteri Ferry. Dalam momen yang sama, Presiden juga menegur Menteri Pertanian Amran Sulaiman tentang alokasi anggaran yang harus fokus kepada apa yang dibutuhkan petani. “Kementan harus konsentrasi, apa yang dibutuhkan rakyat. Traktor? Ya, APBN dibelikan traktor. Bibit? Ya, anggarannya dibelikan bibit. Jangan dibutuhkan bibit, yang dibelikan pupuk. Yang dibutuhkan traktor, yang dibelikan bibit, misalnya. Jangan dibolak-balik,” ujar Jokowi. Namun, dalam serangkaian kunjungan kerja Presiden di Brebes, Amran tidak tampak dalam rombongan. Jokowi juga sempat meminta ajudannya untuk memanggil Amran atau Dirjennya ketika blusukan ke petani bawang di Desa Luwung Gede, Kecamatan Iarangan, Brebes, yang seperempat hektar lahannya diserang hama ulat. Lantaran tidak ada, Jokowi terpaksa membawa sendiri sampel daun bawang penuh hama untuk diteliti di Jakarta. Jokowi hanya mengangkat bahu begitu mendapat laporan bahwa Amran tidak hadir dalam acara itu. Belakangan, Jokowi mengatakan sebenarnya Amran mengalami sakit sehingga ia tidak bisa ikut dalam kunjungan kerja itu. Politik Kerja, Bukan Wacana Ditarik sedikit ke belakang, tepatnya dalam sidang kabinet paripurna di Gedung Utama Sekretariat Negara, Kamis (7/4/2016), Jokowi juga pernah menegur menteri. Tak menjurus ke seseorang, pernyataan Jokowi mensasar ke seluruh menteri di Kabinet Kerja. Jokowi minta menteri-menterinya to the point dalam menyusun anggaran yang akan dimasukkan ke dalam APBN Perubahan. “Hilangkan nomenklatur anggaran bersayap yang absurd. Istilah-istilah pemberdayaan, peningkatan, hilangkan. To the point saja. Fokus pada apa yang kita kerjakan. Konsen saja pada program yang jelas dan bermanfaat bagi rakyat dan menciptakan multiplayer effect kepada dunia usaha dan masyarakat,” ujar Jokowi. “Politik kita politik kerja, bukan politik rencana, bukan politik wacana. Fokus pada apa yang sudah direncanakan agar terlaksana di lapangan, bisa terwujud, bisa bermanfaat bagi rakyat. Nanti rakyat yang menilai, kita ini sudah bekerja atau belum,” lanjut dia. Awal Maret 2016, Presiden juga dikabarkan menegur Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. Presiden menegur lantaran keduanya saling lempar statement tentang Blok Masela.z jef/ kcm/okz/det
‘Aduh Pak, Sang Binih Meller’ Sambungan hal 1 pekerjaan sampingan, yaitu berdagang HP. “Ehhh, ternyata istri saya, keasyikan dengan pria lain melalui BBM. Panassss saya pak, “kata Dul Mannan setelah tahu istrinya sering melakukan BBM dengan temannya sendiri. Dul Mannan mengaku semula dia bangga mempunyai istri “canggih” mengoperasikan HP dan semacamnya, tapi ternyata “kecanggihan” itulah yang membuat hatinya panas. “Saya sayang kepada istri saya, tetapi bagaimana kalau dia sudah ada hati dengan orang lain. Meski hanya BBM-man, saya panasss, melihat istri begitu,” grutu Dul Mannan. Pernikahan mereka belum genap 5 tahun. Ikatan suci yang dibangun atas dasar perjodohan
orang tuanya tersebut berjalan dengan mulus dan penuh bahagia. Meski ekonomi mereka masih tergolong pas-pasan tapi mereka bisa menghadapinya penuh dengan sabar dan penuh rasa syukur. Dia sendiri memang tidak begitu faham mengenai dunia gadget apalagi menjual barang via online seperti yang dilakukan istrinya. Maklum, Marbuah lulusan sekolah menengah atas (SMA). Jadi dunia gadget tidak begitu asing bagi dirinya. Lain halnya dengan Dul Mannan yang hanya lulusan SD. Melihat kemampuan sang istri yang lumayan dalam penggunaan internet ditambah dengan penguasaan bahasa yang bagus, akhirnya Dul Mannan memberikan modal kepada istrinya untuk menjalankan bisnis online, yaitu penjualan
HP. Tak membual, selama satu bulan menjalankan bisnis penjualan HP online tersebut bisa meraup omzet Rp 8.000.000. Bisnis yang sudah membantu kehidupannya selama 3 tahun tersebut, akhirnya harus dihentikan, karena si istri diduga berselingkuh dengan pria lain yang memulai perkenalannya lewat media sosial yang ternyata temannya Dul Mannan sendiri. “Ngakunya kenal lewat BBM, tapi saya kan gak tau BBM itu seperti apa. Kalau masalah itu saya memang tidak faham dan tidak pernah belajar sama istri. Yang penting bagaimana saya bisa memberikan nafkah yang terbaik untuk istri dan anakanak,” katanya. Kini HP istrinya yang dulunya Android sekarang disulap menjadi HP polyponik, hanya sebatas SMS dan telepon. “Sebelum
bertindak aneh-aneh saya rampas HP-nya mas,” kata Dul. Dul Mannan mengungkapkan, kasus perselingkuhan yang membelit keluarganya sudah mulai dilupakan, dan dia menginginkan untuk kembali membangun keluarga yang harmonis. Namun, niat mulianya tersebut tak sejalan dengan sang istri. “Aduhhh pak ternyata sang binih meller (istri saya nakal, Red.). Daripada diteruskan, sakek sang ateh pak (sakit hati saya pak, Red),” kata Dul Mannan. Melalui pemikiran yang cukup panjang, ditambah, tingkah sang istri yang tidak menunjukkan perbaikan dari hari ke hari, akhirnya Dul Mannan menceraikan istrinya. Hingga saat ini Dul Mannan mencari dan terus mencari istri baru yang sesuai dengan keinginannya, yaitu istri sholehah. z roz
INFO HARGA EMAS/ KURS S Info Harga Emas LM 10 Rp LM 5 Rp LM 2.5 Rp LM 1 Rp
5.280.000 2.680.000 1.352.500 565.000 Buy Back Price : Rp 499.000
EKONOMI-BISNIS Halaman 12 IMINGGU
KE-33,
KURS DOLLAR Rp 13,096 Rp 15.000 Rp 14.000 Rp 13.000
13.197 13.169 13.134 13.123 13.096
7/4
8/4
11/4
12/4 13/4
14 - 21 April 2016
Plaza Surabaya, Rumah Kedua bagi Keluarga HUT Ke-25 Ceria Bersama Karyawan dan Anak Yatim SURABAYA-Memasuki usia ke25, Plaza Surabaya terus melakukan pembenahan hingga berbagai inovasi dengan tujuan memberi pelayanan maksimal kepada para pengunjungnya. Ini yang menjadi pemikiran terus menerus manajemen, sehingga mal yang berada di pusat Kota Surabaya tersebut menjadi pilihan pengunjung untuk berbelanja. Bahkan tidak salah bila dikatakan bahwa Plaza Surabaya menjadi ruIST
Diah Armini, Direktur Utama PT Bayu Beringin Lestari menyerahkan bingkisan kepada anak yatim.
mah kedua bagi keluarga. Ini maksudnya, mal tersebut menyajikan kenyamanan hingga kelengkapan berbagai kebutuhan dengan harga yang kompetitif. Ini yang jarang ditemukan di sejumlah mal di kota ini. Cukup banyak mal berdiri di Surabaya. Hanya saja, tidak sedikit yang berhasil membuat betah berada di dalamnya. “Kami sudah bertekad untuk memberikan kenyamanan, pelayanan hingga keamanan bagi pengunjung, sehingga mereka menjadi betah di sini (Plaza Surabaya, Red). Kami juga bertekad menjadikan Plaza Surabaya sebagai rumah kedua bagi keluarga,” kata Adhi Christianto, Direktur PT Bayu Beringin Lestari, kemarin.
Kekuatan dalam hal pelayanan memang selalu digarap serius oleh Plaza Surabaya, sehingga tak heran jika mal ini sudah beberapa kali mendapat penghargaan. Seperti penghargaan MURI untuk Toilet Plaza Surabaya pada tahun 2.000. Dalam layanan, Plaza Surabaya sangat memperhatikan kemudahan akses layanan, kepuasan terhadap layanan, sumber daya atau staf yang memberikan layanan dan penanganan keluhan pelanggan. Pada Minggu, (3/4/2016), Plaza Surabaya memperingati HUT ke-25 tahun, di Parkir Timur Plaza Surabaya. Dalam acara tersebut selain dihadiri manajemen, hadir pula seluruh karyawan beserta keluarganya. Peringatan tersebut diawali dengan
PGN Jadi Anak Perusahaan Pertamina
JAKARTA-Teka-teki sinergi di antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang energi, akhirnya terjawab. Pemerintah melalui Kementerian BUMN memutuskan skema induk usaha atau holding BUMN energi dengan menempatkan PT Pertamina (Persero) sebagai induk usahanya. Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan kajian pembentukan holding BUMN energi. Dengan menjadikan Pertamina sebagai induk usaha, maka BUMN lain di sektor energi seperti PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan menjadi anak usaha Pertamina. “Yang akan masuk di situ adalah Pertamina memiliki PGN,” katanya di Jakarta, Rabu (13/4/2016). Meski begitu, Kementerian BUMN masih belum memutuskan nama yang akan dipakai untuk holding energi tersebut. Menurut Rini, ada dua kemungkinan yang bisa digunakan, yaitu membuat nama baru atau mempertahankan nama Pertamina sehingga menjadi Pertamina Holding. Meski PGN sudah
merupakan perusahaan publik, pembentukan induk usaha energi ini kemungkinan bakal berjalan mulus. Sebab, pemerintah memilih skema inbreng dalam pembentukan holding BUMN energi tersebut. Jadi, semua aset pemerintah yang berbentuk kepemilikan saham di PGN akan dimasukkan ke Pertamina sebagai modal perusahaan. Skema ini tidak menemui halangan lantaran Pertamina dimiliki 100 persen sa-
hamnya oleh pemerintah. Untuk memuluskan rencana tersebut, Kementerian BUMN akan melaporkan hasil kajian itu kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Selain itu, Kementerian BUMN juga sedang menyusun peraturan pemerintah (PP) untuk diteken Presiden. PP ini nantinya akan menjadi dasar hukum pembentukan holding BUMN energi. “Tapi saya katakan kajiannya sudah selesai semua, sudah dibicarakan dengan Menteri Keuangan juga,” ujar Rini. Pertamina Siap PT Pertamina (persero) merespons baik wacana pembentukan holding atau induk usaha BUMN di bidang energi. Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto bilang perseroan sudah siap jika ditunjuk sebagai induk usaha BUMN Energi. Apalagi, Pertamina selama setahun terakhir memang sudah dirancang menjadi sebuah induk pe-
rusahaan. Menurut Dwi, sebetulnya praktek holding Pertamina sudah terjadi di bisnis upstream Pertamina saat ini. Di mana semua operasional bisnis hulu dilakukan oleh anak perusahaan seperti Pertamina EP, Pertamina Hulu Energi, dan Pertamina Internasional EP. Selain itu ke depan, Pertamina juga akan membentuk anak usaha khusus kilang. Saat ini bisnis kilang Pertamina masih masuk dalam organisasi perseroan. Pertamina sendiri saat ini tinggal menunggu kebijakan pemerintah sebagai pemegang saham terkait pembentukan holding BUMN baik melalui penggabungan perusahaan atau membentuk holding. Sambil menunggu, Dwi mengatakan Pertamina akan tetap melaksanakan sinergi antara PGN dan PT Pertamina Gas (Pertagas) yang merupakan anak usaha Pertamina sesuai arahan pemerintah sejak akhir tahun lalu. Dengan sinergi yang akan dilakukan diharapkan akan memberikan manfaat bagi kedua pe-
RINI SOEMARNO Menteri BUMN
88Avenue Gandeng Rigel Singapura Disaksikan Menteri Keuangan Singapura SURABAYA-PT Waskita Karya Realty dan PT Darmo Permai menghadirkan A World Class Wonder Project 88Avenue sebagai pioner megaproyek hotel bintang lima di Surabaya. Guna menunjukkan komitmennya kepada calon pembeli melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan RIGEL vendor sanitary berkelas internasional dari Singapura, Jumat (8/4/2016) pekan lalu. MoU dilaksanakan oleh Managing Director KSO Waskita Darmo Permai, Kevin Sanjoto dan CEO RIGEL Technology (S) Pte Ltd, Christopher Ng Eng Seng, disaksikan oleh Menteri Keuangan Singapura, Heng Swee Keat. Pelaksanaan MoU antara KSO Waskita Darmo Permai dengan RIGEL ini bersamaan dengan peresmian RIGEL’s New Innovation Centre, di No 20 Changi Business Park Central 2 Singapura. Managing Director KSO Waskita Darmo Permai, Kevin Sanjoto mengatakan, 88AVENUE telah memposisikan diri sebagai megaproyek hunian dan kawasan bisnis premium berkelas internasional akan terus menunjukan
IST
dari kiri-kanan : CEO RIGEL Technology (S) Pte Ltd, Christopher Ng Eng Seng, Badan Pengawas KSO Waskita Darmo Permai Didit Oemar Prihadi dan Managing Director KSO Waskita Darmo Permai Kevin Sanjoto, saat melakukan MoU di RIGEL’s New Innovation Centre, di No 20 Changi Business Park Central 2 Singapura. MoU ini disaksikan Menteri Keuangan Singapura Heng Swee Keat, Jumat (8/4/2016)
komitmen dengan memberikan inovasi yang terbaik bagi konsumen. “Kami akan merealisasikan mimpi konsumen menjadi kenyataan lewat 88AVENUE, Society in Prosperity,”kata Kevin. Kevin menjelaskan produk RIGEL baru akan masuk ke Surabaya. Dari sisi kualitas produk, RIGEL jauh lebih bagus dibanding merek sanitary lainnya. RIGEL terkenal sebagai vendor Green Sanitary Restroom, dengan keunggulan di inovasi, teknologi
dan produk hemat energi. Dengan memakai produk RIGEL, Kevin menegaskan, sangat mendukung posisi 88AVENUE yang unggul dalam konsep, desain dan beberapa material yang terdapat dalam spek unit baik yang ada di unit apartemen maupun unit SOHO serta fasilitas pendukung lainnya. Rencananya, produk Rigel akan digunakan untuk proyek apartemen 88AVENUE di dua tower pertama yakni di The Residence dan Soho. zeno
rusahaan baik dari segi aset yang akan lebih besar dan kemampuan investasi Pertamina yang juga akan lebih besar.”Selain itu harga gas juga diharapkan lebih baguslah,”jelas Dwi. Sinergi BUMN ini sebenarnya permintaan dari Presiden Joko Widodo. Presiden pernah menegur Rini karena hingga kini kerjasama PGN dan anak usaha Pertamina di sektor hilir gas, PT Pertamina Gas, selama ini kurang berjalan baik. Contoh koordinasi yang buruk pada kedua perusahaan di bidang pemipaan. Di bidang pemipaan, kedua B U M N tersebut masih saling
tumpang tindih dalam membangun pipa penyaluran gas. Kondisi ini membuat lambannya pembangunan infrastruktur gas di dalam negeri. Padahal, kebutuhan gas semakin mendesak. zjef
September, Spin Off Unit Syariah Bank Jatim SURABAYA-PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Tbk berencana merampungkan proses spin off (pemisahan) Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah (BUS) pada September 2016. Direktur Bisnis Menengah dan Korporasi Bank Jatim Su’udi mengatakan, nantinya BUS akan memiliki modal awal sebesar Rp 1 triliun dan masuk ke dalam Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II. “September bisa selesai, UUS bisa menjadi BUS,” ujar Su’udi kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/4/2016). Modal awal tersebut berasal dari suntikan Bank Jatim sebagai induk sebesar 50 persen atau Rp 500 miliar, sedangkan sisanya akan diperoleh dari koperasi sekitar Rp 2 miliar, dan dari Pemerintah Daerah Tingkat I dan Tingkat II sebesar Rp 498 miliar. Terkait spin off ini, perseroan telah membentuk sedikitnya lima divisi. Satu diantaranya adalah divisi untuk persiapan operasionalnya. Untuk susunan pengurus baik itu Direksi maupun Dewan Komisaris, Su’udi menyebutkan hal itu tengah dalam proses persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. “Administrasi teknologi informasi sudah ada sistemnya tersendiri. Jadi sarana infrastrukturnya untuk Bank Umum Syariah nantinya tidak ada masalah,” pungkasnya. Bank Su’udi menambahkan, Bank Jatim juga berencana membuka dua Kantor Perwakilan Dagang (KPD) yang berlokasi di Batam dan Kupang.Penambahan cabang bertujuan untuk memperluas pasar syariah di kedua wilayah tersebut.zfan
jalan pagi bersama karyawan dan keluarganya dengan tujuan memupuk kebersamaan diantara keluarga besar Plaza Surabaya. Pihak manajemen juga mengundang 75 anak yatim dari Panti Asuhan Anajah. Manajemen ingin berbagi dengan anak-anak yatim di acara pengingatan seperempat abad tersebut. Di acara itu pula, seluruh karyawan mendapatkan sembako dan doorprize dalam bentuk uang. Dalam peringatan HUT ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Diah Armini, Direktur Utama PT Bayu Beringin Lestari (Pengelola Plaza Surabaya) dan potongan tumpeng diberikan kepada Adhi Christianto, Direktur PT Bayu Beringin Lestari.z tya
KILAS
Penjualan Listrik PLN Naik 8,15% JAKARTA-PT PLN (Persero) mencatat angka penjualan listrik sepanjang Maret 2016 mencapai 17,87 Terra Watt Hur (TWH), meningkat 6,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di angka 16,74 TWH. Dengan demikian, penjualan listrik di sepanjang kuartal I 2016 telah mencapai 51,96 TWh atau tumbuh 8,15 persen dar angka penjualan tahun lalu (year on year). “Pertumbuhan sampai Maret 2016 sebesar 8,15 persen ini tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Ini karena pertumbuhan (yoy) sampai dengan Maret 2013 sebesar 5,74 persen, 2014 sekitar 7,58 persen; 2015 sebesar 2,64 persen,” ujar Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun di Jakarta, Rabu (13/4/2016). Benny mengakui meski penjualan listrik PLN terjadi penaikan 6,73 persen pada Maret 2016, namun ia tak menyangkal bahwa angka pertumbuhan sempat tertahan oleh fenomena banjir yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Walau begitu, ia mencatat sejumlah segmen pelanggan masih mengalami peningkatan angka pembelian. “Banjir di sekitar Kabupaten Bandung, cukup mengganggu operasi dan produksi pabrik-pabrik skala menengah dan besar yang berdampak kepada menurunnya konsumsi listrik dari konsumen industri. Namun secara umum, pertumbuhan industri masih cukup baik, tumbuh 4,4 persen,” imbuh Benny. Ia menambahkan, peningkatan angka penjualan listrik ke sektor industri didominasi oleh pertumbuhan yang sangat signifikan di sektor Industri besar (I4), yang tercatat mencapai 9,13 persen, termasuk kontribusi dari program promo Luar Waktu Beban Puncak (LWBP). “Dan yang sangat menggembirakan adalah pertumbuhan konsumsi listrik bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan penyangga perekonomian Indonesia . Untuk kelompok UMKM yang bergerak di sektor industri mengalami pertumbuhan sebesar 6,1 persen dan 9,7 persen untuk sektor bisnis,” tandas Benny. zjef
Terminal Teluk Lamong Akan Dilengkapi Kereta Pelabuhan SURABAYA-Terminal Teluk Lamong, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, akan dilengkapi angkutan dan layanan peti kemas berbasis kereta. Rencana penyediaan layanan kereta pelabuhan tertuang dalam penandatanganan nota kesepahamanan (MoU) antara Terminal Teluk Lamong (TTL) yakni anak usaha PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dengan PT Krakatau Bandar Samudra (PT KBS) yakni anak perusahaan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama TTL, Prasetyadi dan Direktur Utama PT KBS, Tonno Sapoetro. Prasetyadi menjelaskan kerja sama ini bertujuan untuk memangkas ongkos angut barang dari atau ke pelabuhan. “Kerja sama ini wujud dari Sinergi BUMN untuk negeri, agar cost logistic negeri ini menjadi lebih efisien,” ujar Prasetyadi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/4/2016). Proses pendistribusian barang melalui pelabuhan dengan koneksi jalur kereta tersebut, ke depannya diharapkan dapat mendorong percepatan arus logistik di Indonesia, serta mampu mengurangi volume kepadatan di jalan raya. “Inovasi yang dilakukan Pelindo III, melalui anak usahanya Terminal Teluk Lamong, guna mengurangi biaya logistik nasional akan berdampak positif untuk mendongkrak perekonomian bangsa,” tambah Prasetyadi. Kehadiran kereta pelabuhan membuat waktu tempuh dan kepastian waktu pengiriman peti kemas menjadi lebih baik daripada memakai angkutan truk. Apabila menggunakan truk dari Jakarta ke Surabaya, waktu yang dibutuhkan mencapai 48 jam per boks peti kemas. Jika menggunakan kereta, hanya membutuhkan waktu kurang dari 18 jam serta dapat menampung hingga 60 boks peti kemas dalam satu rangkaian untuk sekali jalan. “Layanan angkutan kereta api yang akan dibuka oleh TTL ditujukan pada jalur double track dengan potensi perjalanan 15 trip per hari dan berkapasitas peti kemas lebih dari 500 TEUs (twenty foot equivalent units),” katanya. Pelindo III juga bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Kereta Api Logistik (KALOG), serta beberapa pelabuhan besar di Indonesia lainnya. TTL diharapkan menjadi pemicu interkoneksi transportasi logistik dan pintu gerbang perekonomian untuk Jawa Timur serta Kawasan Timur Indonesia. Sementara itu, Tonno menambahkan bahwa kerja sama yang terjalin tidak hanya untuk jangka pendek dan bermanfaat secara bisnis di antara keduanya, tetapi lebih pada tujuan besar yakni untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia. “Kita bersepaham untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik, melalui perbaikan tata kelola logistik,” tambah Tonno. zfan, dtc
METRO RAYA Halaman 13 MINGGU KE-33, 14 - 21 April 2016
Pejabat Jatim Terbanyak Kunker ke Luar Negeri Soekarwo: Jika di Daerah Lebih Baik, Disarankan ke Dalam Negeri SURABAYA-Para pejabat di lingkungan pemerintah Jawa Timur, baik itu kalangan eksekutif maupun legislatif diketahui paling banyak mengajukan
izin untuk melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri. Setiap minggu pasti ada eksekutif maupun legislatif di Jatim yang mengajukan surat izin ke
luar negeri. “Setiap minggu pasti ada. Makanya saya sebut paling banyak,” ujar Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) Sony Sumarsono saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi
Jawa Timur Tahun 2017, di Grand City Surabaya, Rabu (13/4/2016). Menurut Sony, selain Jatim, juga Aceh dan Jawa Barat. “Namun yang terbanyak dari Jawa Timur,” kata Sony Sumarsono. Pejabat eselon I kelahiran Tulungaz BACA: Pejabat Jatim..., di Hal 14
LAYANAN PUBLIK
Pelayanan UPTSA Masih Dikeluhkan SURABAYA-Meski diklaim bisa memangkas waktu, namun penerapan sistem Surabaya Single Windows (SSW) yang dicanangkan Walikota Tri Rismaharini kenyataannya belum sepenuhnya memudahkan masyarakat dalam mengurus perizinan. Dalam mengurus perizinan, dalam hal ini surat izin usaha pedagangan (SIUP) dan tanda daftar perusahaan (TDP) harus menunggu 6 hari kerja. Padahal seharusnya menurut ketentuan hanya 3 hari. Abdul Rahman, warga Wiyung Surabaya, mengatakan, pelayanan di UPTSA memang belum sempurna, seperti yang dijanjikan. “Harusnya dengan sistem online bisa lebih cepat, masak harus nunggu 6 hari, belum termasuk hari libur,” kata Abdul, saat ditemui Global News, di UPTSA Lantai II, Surabaya, Rabu (13/4/2016). Pria berusia 45 tahun itu mengatakan, pelayanan publik merupakan bagian penting dalam menentukan daya tarik suatu daerah untuk menjadi tujuan investasi. “Lalu bagaimana kalau pelayanannya lama ? “ ungkap Abdul Rahman. Ia berharap, agar UPTSA sesuai dengan yang dijanjikan oleh Wali Kota Surabaya dan tidak berbelit-belit. “Janjinya kan z BACA: Pelayanan..., di Hal 15
PDAM SURABAYA
Tahun Ini Target Pendapatan Rp 650 M
GN/PURNOMO
MELANGGAR: Petugas mendata sebagian pedagang pasar Keputran yang diketahui tidak memiliki KTP Surabaya, namun mereka tinggal di bangunan semi permamen yang ditertibkan sejak pekan lalu.
Satpol PP Amankan 81 Pedagang Pasar Keputran SURABAYA-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya mengamankan 81 pedagang Pasar Keputran dan dalam operasi yustisi yang digelar di pasar setempat, Rabu (13/4/2016). “Mereka yang terjaring dalam operasi yustisi lang-
sung menjalani sidang di Balai Pemuda. Dendanya Rp50 ribu–Rp100 ribu atau kurungan,” kata Kasatpol PP Surabaya. Irvan Widyanto. Sesuai dengan Perda 14 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, menurut
Irvan, para pedagang yang terjaring dikenai sanksi denda atau kurungan. Ia menegaskan penertiban tersebut dilalukan guna mengembalikan fungsi pasar. Hal z BACA: Gedung..., di Hal 14
SURABAYA-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya tahun ini menargetkan pendapatan Rp 650 miliar sejalan dengan target penambahan jumlah pelanggan baru. Sekretaris Perusahaan PDAM Surabaya, M. Iqbal mengatakan tahun ini pun PDAM menginginkan ada penambahan jumlah pelanggan baru mencapai 20.000 pelanggan. Sedangkan saat ini total pelanggannya sudah mencapai 540.000 pelanggan. “Cakupan layanan PDAM Surabaya sekarang ini sudah mencapai 92,5% dari total penduduk Surabaya. Kalau dibandingkan secara nasional, cakupan layanan di Surabaya melebihi kinerja nasional yang hanya 85%, dan target kami bisa mencapai 100% pada 2018,” jelasnya, Rabu (13/4). Dia mengatakan perkembangan sektor properti yang begitu pesat di Surabaya saat ini juga menjadi peluang target bagi PDAM untuk memberi pelayanan air bersih. Menurutnya, PDAM sudah memiliki kesiapan pelayanan, terutama dari sisi kapasitas produksi. “Apalagi akan z BACA: Tahun Ini..., di Hal 15
LAPORAN KHUSUS
Rumah Sakit se-Surabaya Diskon Layanan Kesehatan
Surabaya Masih Butuh Rumah Sakit WILAYAH GUNUNG ANYAR-WARU GUNUNG SURABAYA-Ternyata Surabaya masih butuh rumah sakit. Ada beberapa kawasan yang belum ada rumah sakitnya sehingga warganya mengalami kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terdekat. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan ada dua yang daerah yang belum ada rumah sakitnya yaitu di Gunung Anyar dan Waru Gunung. Akibatnya, jika ada warga yang sakit, mereka harus mendapatkan pelayanan di kawasan lain yang jauh dari tempat tinggalnya. “Di Gunung Anyar dan Waru Gunung belum
ada rumah sakit. Tentu saja warga harus keluar daerahnya untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya, kemarin. Diakui, jumlah rumah sakit di Surabaya sudah banyak mencapai 61 unit dan itu berbagai tipe A. Namun kebanyakan rumah sakit ini berkonsentrasi di beberapa kawasan saja. Sedangkan untuk dua kawasan di sana memang hanya ada sebatas puskesmas dan klinik. Terkait itu, pihaknya siap untuk membangun rumah sakit di sana. Hanya saja tak bisa tahun ini karena masih dilakukan ka- z BACA: Surabaya..., di Hal 14
SURABAYA-Bukan hanya mal-mal yang rajin memberikan potongan harga (diskon). Rumah sakit pun menawarkan diskon. Selama bulan April 2016 ini, semua rumah sakit di Kota Surabaya akan memberikan harga spesial pelayanan kesehatan. Diskon layanan kesehatan yang ditawarkan rumah sakit itu merupakan bagian dari program Surabaya Health Season (SHS) yang digelar selama 1-30 April 2016. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, gelaran SHS 2016 merupakan upaya promosi kesehatan untuk menjadikan Surabaya sebagai destinasi wisata kesehatan. Kegiatan tahunan ini juga menjadi bagian dari rangkaian acara untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke723 pada 31 Mei nanti. “Untuk SHS ini, pemkot bekerjasama dengan seluruh rumah sakit, seluruh laborotarium dan klinik yang ada di Surabaya. Harapannya, dengan SHS ini, kita wujudkan Surabaya Kota Sehat destinasi wisata kesehatan,” tegas Febria. Melalui gelaran SHS, Febria
berharap masyarakat Surabaya dan sekitarnya akan bisa mengetahui potensi wisata kesehatan di Surabaya. Masyarakat diharapkan jadi tahu, di Surabaya sebenarnya ada beberapa rumah sakit yang telah bersertifikasi nasional dan bahkan internasional dengan peralatan yang canggih serta memiliki banyak dokter spesialis. Di antaranya National Hospital dan Rumah Sakit Bedah yang unggul dalam pelayanan bedah syaraf. Juga rumah sakit Premiere yang unggul dalam pelayanan jantung. Harapan besarnya, begitu tahu potensi yang dimiliki rumah sakit di Surabaya, masyarakat akan lebih memilih berobat di Surabaya, tidak tergoda ke luar negeri. “Nantinya orang kalau berobat tidak perlu ke luar negeri, cukup ke Surabaya saja karena kualitasnya sudah baik. Karena itu, kita kenalkan bahwa rumah sakit di Surabaya tidak kalah dengan yang di luar negeri,” sambung dokter gigi ini. Menurut Febria, selama ini, untuk pelayanan kesehatan, Surabaya sudah menjadi jujuz
BACA: Rumah..., di Hal 14
GN/ERFANDI PUTRA
Suasana Sidang Paripurna DPRD Jawa Timur dengan agenda pandangan umum Fraksi.
RAPAT PARIPURNA LKPJ GUBERNUR JATIM 2015
F-PDIP Soroti Pertumbuhan Ekonomi SURABAYA-DPRD Jatim menggelar rapat paripurna, Selasa (12/4/2016). Rapat ini digelar seluruh pimpinan dewan dan Gubernur Jatim Soekarwo dengan agenda pandangan umum Fraksi terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2015. Para fraksi itu menagih pertanggungjawaban gubernur atas pelaksanaan APBD tahun lalu. Rapat sidang paripurna tersebut dipimpin Sunaryo (Wakil Ketua DPRD Jatim). Gubernur Jatim Soekarwo dan Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar duduk di depan bersama pimpinan DPRD selaku pimpinan sidang. Agenda paripurna kali ini adalah tanggapan fraksi atas LKPJ APBD 2015. Fraksi-fraksi memberikan pandangan umum. Salah satu agenda yang dilaksanakan adalah Pemandangan Umum Fraksi terhadap Laporan Keterangan z BACA: F-PDIP..., di Hal 15
SURABAYA
14
7 - 14 April 2016
Dishub Terapkan Uji Kir Online
Dewan Usul Sentra Ikan Bulak Dikelola BUMBD SURABAYA-DPRD Kota Surabaya mengusulkan agar Sentra Ikan Bulak (SIB) dikelola sebuah badan usaha milik daerah (BUMD). Tuujan salah satunya meningkatkan kunjungan. Anggota Komisi C DPRD Surabaya Vinsensius Awey mengungkapkan untuk meningkatkan kedatangan pengunjung, perlu dibentuk BUMD baru, sehingga diberikan keleluasaan untuk membesarkan kawasan sendiri karena menyangkut otoritas. “Perlu dibentuk BUMD, karena dengan demikian lokasi ini akan berkembang dengan kemampuan manajerialnya, termasuk bagaimana agar lokasi ini bisa ramai, tentu dengan cara menggandeng pihak ketiga, dan itu hanya bisa dilakukan secara bebas namun legal jika BUMD,” tambahnya. Politisi akrab disapa Awey ini mengatakan SIB sudah masuk kategori besar dan mewah, namun kenyataannya masih belum mempertimbangkan view (pemandangan) alam di sekitar lokasi gedung. “Dari lantai dua gedung ini, harusnya kita bisa menikmati pemandangan (view) pantai yang bagus. Tapi malah tertutup rindangnya pohon taman. Ini memang sepele, tapi juga vital, harus diganti dengan tanaman jenis bonsai saja, padahal kalau melihat ke sisi kanan, terlihat indahnya lampu gedung tinggi,” kritik Awey, kemarin. Sekadar diketahui gedung yang dibangun oleh Dinas Pertanian Perikanan dan Kelautan (PPK) Kota Surabaya dengan peruntukan sentra perdagangan ikan
MINGGU KE-32
Masih Taraf Uji Coba, Gunakan Basis Aplikasi Mobile MEGAH: Bangunan Sentra Ikan Bulak terlihat megah,pengelolaannya diusulkan DPRD dilakukan BUMD. GN/ISTIMEWA
di wilayah Bulak ini sengaja didesain untuk sarana wisata kuliner dan suvenir. Pengunjung yang datang akan bisa menikmati pemandangan alam sekitar, mulai dari pantai, kampung nelayan juga gemerlapnya sejumlah gedung pencakar langit yang terlihat indah saat malam hari. Keindahan kawasan pantai Bulak Kenjeran akan semakin semarak kalau jembatan THP telah diresmikan. Menurut Awey, sejak diresmikan pada tahun 2011, gedung dengan label Sentra Ikan Bulak (SIB) ini memang kurang diminati oleh nelayan sekitar dengan berbagi alasan. Dampaknya, sejumlah stan yang telah dilengkapi dengan sarana pengasapan terkesan mangkrak. Sementara, lokasi ini hanya ramai pengunjung pada hari Sabtu dan Minggu atau hari libur lainnya. Itupun hanya mengunjungi sentra kuliner di lantai dua. Sementara di lantai satu tetap kosong melompong. Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke SIB, mengungkapkan SIB memang butuh sentuhan tangan-tangan
dingin pegiat wisata agar bisa benarbenar menjadi destinasi wisata baru dan terkenal, namun Pemkot juga harus terus membangun sarana dan prasarana penunjangnya. “Kondisi sekarang ini memang sudah terlihat tertata, meskipun respon dari masyarakat nelayan masih kurang, namun jika orientasinya pariwisata maka juga masih diperlukan campur tangan pihak ketiga untuk mendukungnya,” jelasnya sembari mengamati pelaksanaan proyek taman di depan gedung SIB. Tidak hanya itu, Herlina juga menekankan agar Pemkot Surabaya terus memperhatikan karakteristik warga nelayan sekitar, sekaligus mempertimbangkan budaya masyarakat setempat. “Pemkot Surabaya juga harus mulai meningkatkan SDM warga setempat utamanya nelayan, tetapi dengan tidak meninggalkan kearifan lokal,” tambahnya. Satu persatu anggota DPRD Kota Surabaya mendatangi ke lokasi SIB karena pemberitaan di berbagai media soal Bulak Fest 2016. Sebelumnya Anggota Komisi D Surabaya M Arsyad. z pur
SURABAYA-Pemilik kendaraan yang hendak mengajukan uji kir kendaraan mereka kini semakin mudah. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengembangkan inovasi dengan membuat aplikasi online bernama E-Uji Kir Surabaya. Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Surabaya Irvan Wahyu Drajad mengatakan, layanan ini masih dalam taraf ujicoba sejak Senin (11/4/2016). Selama ujicoba aplikasi ini akan dilakukan penyempurnaan pelayanan sehingga makin memudahkan masyarakat melakukan uji kir kendaraannya. Pemanfaatan teknologi informasi ini, menurut Irvan, akan banyak membawa keuntungan utamanya bagi masyarakat yang akan melakukan uji kir. Sebab untuk mengecek kendaraan, pemiliknya tidak perlu harus datang ke tempat uji kir milik Dishub. Tetapi cukup melalui perangkat handphone yang tersambung koneksi internet. “Ini untuk memudahkan pemilik kendaraan. Mereka
bisa mengecek kapan dan di mana saja. Layanan ini menggunakan basis aplikasi mobile,” kata Irvan. Dia menjelaskan, untuk mendapatkan aplikasi ini cukup mudah, dengan cara download di play store atau google store. Setelah selesai install, masyarakat disuguhkan pilihan di daerah Tandes atau Wiyung berdasarkan berat kendaraan. Untuk Tandes beban kendaraan minimal 3,5 ton sedangkan di Wiyung untuk beban berat kendaraan maksimal 3,5 ton. “Setelah masuk aplikasi ada menu info, data teknis visual, rekom online dan hasil pemeriksaan. Warga bisa mengetahui terkait uji kir,” jelasnya. Irvan menuturkan, dalam aplikasi itu terdapat keterangan info retribusi, alur pendaftaran, alur pengujian, uji berkala, kendaraan baru, mutasi masuk, mutasi keluar, numpang masuk dan numpang keluar. Sedangkan didalam menu data teknis terdapat nomor uji kendaraan dan foto. Kemudian, lanjutnya, di
dalam menu rekom online terdapat username dan password bagi pemilik kendaraan yang datanya tersembunyi. Kemudian menu terakhir di dalam hasil pemeriksaan terdapat realtime hasil pemeriksaan dengan menu pencarian nomor Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan nama pemilik. “Aplikasi ini sebenarnya belum peluncuran masih sebatas uji coba dan melihat respon dari masyarakat seperti apa. Pastinya dalam perjalanan bila ada kekurangan pasti akan segera kita evaluasi aplikasinya,” tuturnya. Lebih lanjut dia mengatakan, Dishub sendiri berencana meluncurkan aplikasi ini saat Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Surabaya. Namun sebelum peluncuran dimulai, Dishub ingin menguji coba sekaligus melengkapi kekurangan yang ada agar nantinya bisa diluncurkan dengan sempurna ke masyarakat. “Surabaya ingin menjadi pilot project dimana penerapan teknologi dalam pelayanan masyarakat,” tandasnya. z pur/zis
Pejabat Jatim Terbanyak Kunker ke Luar Negeri Sambungan hal 13 gung ini mengatakan, syarat yang harus dipenuhi jika ingin melakukan kunker ke luar negeri di antaranya harus jelas tujuan serta output dan inputnya bagi daerah.
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2011 tentang pedoman perjalanan dinas ke luar negeri bagi pejabat atau pegawai, perjalanan dinas ke luar negeri harus dilakukan dengan selektif untuk kepentingan yang sangat tinggi
dan prioritas yang berkaitan dengan peningkatan hubungan kerjasama luar negeri. Hasil dari perjalanan dinas ke luar negeri secara konkrit juga harus dapat dimanfaatkan bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah dan kepentingan daerah.
Perjalanan dinas ke luar negeri juga bisa dilakukan dalam rangka kerjasama pemerintah daerah dengan pihak luar negeri; pendidikan dan pelatihan; studi banding; seminar, lokakarya, konferensi; promosi potensi daerah; kunjungan persahabatan
Surabaya Masih Butuh Rumah Sakit Sambungan hal 13 jian. “Kami memang berencana membangun RSUD di sana. Mudah-mudahan bisa dilakukan secepatnya,” ucapnya. Ia menambahkan pihaknya sendiri membuka diri jika ada rumah sakit swasta yang mau membangun rumah sakit di sana. Sebab, semakin banyak rumah sakit, maka pelayanan kesehatan akan bisa dinikmati seluruh warga kota. “Memang kami akui untuk membangun rumah sakit ini tidak hanya butuh modal besar. Namun juga butuh peralatan medis yang lengkap dan juga tenaga medis
yang ahli,” jelasnya. Tak heran, jika ada rumah sakit sudah berdiri, namun belum bisa beroperasi karena kekurangan tenaga dokter. Selain itu peralatan medis sangat mahal dan impor. “Sekarang ini yang lagi gencar membangun rumah sakit adalah kelompok Siloam dan Mitra Keluarga. Dan sekarang rumah sakit yang baru berdiri sudah banyak yang bertaraf internasional,” katanya. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Jatim dr. Syamsul Arifin mengatakan pembangunan rumah sakit tidak seperti pemban-
gunan hotel yang sekarang lagi merebak di Surabaya. Selain perizinan, banyak kriteria yang harus dilengkapi oleh pengelola rumah sakit. Di antaranya adalah tenaga dokter, terutama yang spesialis ini sangat sedikit jumlahnya. Selain itu juga investasi di peralatan medis membutuhkan anggaran yang besar. “Tapi saya optimis, rumah sakit di Surabaya terus tumbuh. Buktinya sekarang jumlah rumah sakit-nya cukup banyak. Memang harus diakui ada beberapa daerah yang belum ada rumah sakitnya,” kata lelaki yang juga sebagai Direktur RSI Jemur Handayani
ini.Soal limbah rumah sakit, Syamsul memperingatkan supaya limbah medis menjadi fokus perhatian. “Pengelolaan limbah medis itu biayanya besar dan tidak menghasilkan untung. Tapi ini harus menjadi fokus perhatian,” tandas staf pengajar Fakultas Kedokteran Unusa ini. Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Musdiq Ali Suhudi menekankan supaya pengolahan limbah medis diperhatikan. Penambahan limbah tidak kalah dengan hotel. “Limbah rumah sakit ini berbahaya sehingga penanganannya khusus,” katanya. z pur
Satpol PP Amankan 81 Pedagang Pasar Keputran Sambungan hal 13 ini dikarenakan sudah bertahuntahun area dalam Pasar Keputran digunakan para pedagang sebagai tempat tinggal. Sebelum melakukan penertiban, lanjut dia, Satpol PP telah memberikan surat peringatan. “Surat peringatan pertama kita sampaikan 6 April, yang kedua 12 April dan ketiga 14 April ini,” katanya. Irvan mengatakan PD Pasar memberi tenggat waktu kepada para pedagang untuk membongkar sendiri stan yang dimanfaatkan sebagai hunian tersebut hingga 21 April. Namun, jika peringatan ketentuan tersebut tidak diindahkan, pihaknya akan membongkar paksa. “Dari peringatan ketiga tanggal 14 April, kita beri waktu 7 hari agar membongkar sendiri, sebelum dibongkar paksa jika peringatan tak diindahkan,” katanya. Ia mempersilahkan para pedagang untuk tetap berdagang. Namun, lanjut dia, sesuai “lay out” PD Pasar yang akan merevitalisasi pasar Keputran, tak ada lagi stan, karena semuanya
akan dibuat los. “Lay out-nya tak bisa digunakan sebagai tempat tinggal,” katanya menegaskan. Selama ini, kata dia, meski pernah ditertibkan, para pedagang tetap tinggal di area pasar dengan berkamuflase sebagai pedagang pakaian. “Mereka menggantung baju seolah berjualan, padahal itu hanya untuk menutupi saja,” katanya. Irvan mengatakan dalam penertiban pedagang Pasar keputran yang digelar Pukul 08.00 WIB dari 81 pedagang yang terjaring 76 pedagang adalah warga luar Surabaya. Sedangkan sisanya 5 pedagang tak memiliki identias kependudukan. Mereka yang tak beridentitas langsung dibawa ke Liponsos. “Namun, apabila ada warga Surabaya, mereka kita minta mendaftar ke kelurahan atau kecamatan, jika tak mempunyai tempat tigal akan kita carikan rumah susun,” katanya. Ternyata Pasar Keputran jadi hunian sejak lama. Sayangnya, pengawasan Dewan Pengawas (Dewas) Pasar Surya dan Perusahaan Daerah Pasar Surya
(PDPS) lemah sekali. Itu terlihat saat, Rabu (6/4/2016), aparat Satpol-PP Kota Surabaya yang melakukan penertiban di pasar Keputran, khususnya di lantai dua menemukan perubahan fungsi stan pasar di sana, Stan pasar di sana dipakai sebagai tempat tinggal yang mengaku pedagang. Padahal faktanya mereka bukan pedagang. Saat petugas sampai di lantai 2, ternyata banyak ditemui bangunan liar yang dijadikan tempat tidur, terdapat bantal dan kasur di bilik buatan para pedagang. Oleh karena itu, Irvan langsung menghimbau kepada para pedagang itu untuk turun dan akan didata lengkap yang menempati pasar Keputran lantai 2 itu. Mendengar kabar ini, Herlina Harsono Njoto Ketua Komisi A DPRD Surabaya spontan menanggapi, dengan mengatakan bahwa kondisi di lantai dua pasar Keputran adalah bukti lemahnya pengawasan PDPS dan Dewas Pasar Surya. “Bagaimana bisa bangunan milik Pemkot Surabaya yang peruntukannya untuk pasar bisa jadi tempat tinggal selama
bertahun-tahun. Itu artinya pengawasanya lemah, atau janganjangan ada oknum di dalamnya yang sengaja menyalahgunakan tugas dan wewenangnya. Ini harus diusut tuntas,” ucapnya. Politisi perempuan asal partai Demokrat ini juga meminta kepada Pemkot Surabaya untuk segera memanggil Dewas dan PDPS, sebagai instansi yang telah diberikan kewenangan mengelolanya. “Kita semua harus tahu, seperti apa tanggungjawabnya. Kalau di pasar yang lokasinya di tengah kota saja bisa begitu, bagaimana dengan yang lain. Itu juga harus menjadi perhatian aparat penegak Perda. Karena itu0, perlu juga dilakukan operasi yang sama di seluruh pasar milik PD Pasar Surya,” tegasnya. Perlu diketahui, kondisi di lantai dua Pasar Keputran ternyata sudah terbagi menjadi dua klaster. Pertama, jumlah stand yang beralih fungsi sebagai hunian sebanyak 212 stand, kedua ada 183 merupakan stand yang berpenghuni. Jika ditertibkan, maka akan ada sekitar 490 stand yang bisa digunakan untuk berjualan.pur z ant
atau kebudayaan; pertemuan Internasional; serta penandatanganan perjanjian internasional. Laporan hasil perjalanan dinas ke luar negeri juga harus disampaikan paling lama tujuh hari kerja setelah selesai melakukan perjalanan dinas. Kemudian pejabat atau pegawai dapat melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri berikutnya setelah menyelesaikan seluruh kewajiban pelaporan. “Seperti Surabaya beberapa waktu lalu izin kunjungan ke luar negerinya harus kami tolak karena tujuannya tidak jelas. Sementara kunjungan
luar negeri yang bagus seperti yang dilakukan Banyuwangi, karena hasilnya konkrit. Kunjungannya ke luar negeri sangat inspiratif dan bisa dikembangkan ke daerah. Kunjungan ke luar negeri seperti inilah yang kami setujui,” katanya. Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo mengakui pihaknya sangat selektif memberikan izin bagi pegawai atau pejabat dari kabupaten/kota yang ingin kunjungan ke luar negeri. “Kunjungan kerja itu harus produktif dan tidak hanya semata-mata rekreasi yang dibuat dengan studi banding,”
kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya. Terkait studi banding, kata dia, jika di daerah ada yang lebih baik maka disarankan ke dalam negeri. Sony Sumarsono sendiri mengatakan, meski menjadi daerah paling banyak melakukan kunker, namun Jawa Timur dinilai menjadi provinsi paling disiplin membuat laporan hasil kunjungan kerja. “Itu artinya, aparat pemerintah baik di tingkat Provinsi Jawa Timur maupun kabupaten/kota taat aturan untuk membuat laporan sebagai syarat pemberian izin kunjungan kerja ke luar negeri,” ujar Sumarsono. z ant/roz
Rumah Sakit se-Surabaya Diskon Layanan Kesehatan Sambungan hal 13 gan bagi warga di Indonesia Timur. Termasuk tentunya warga di Surabaya dan sekitarnya. Bahkan, ada warga luar negeri yang berobat ke beberapa rumah sakit di Surabaya. Nah, dengan adanya diskon dari 5 persen hingga 15 persen selama SHS ini, diharapkan akan lebih banyak pasien yang berobat ke Surabaya. “Diskon antara 5-15 persen ini bisa untuk fasilitas kamar atau obat. Kalau pelayanan seperti operasi yang alat-alatnya mahal, mungkin diskon nya 5 persen. Tapi kalau pelayanan
yang tidak memberawatkan seperti rawat jalan, diskon nya bisa 15 persen,” sambung Febria. Sementara itu, Ketua Panitia SHS 2016, dr Syamsul Arifin MARS menambahkan, Surabaya merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang menggelar acara spesial seperti SHS. Menurutnya, ada beberapa acara yang dikemas untuk menyemarakkan SHS 2016. Selain karnaval, juga ada seminar, bakti sosial di setiap rumah sakit, pemeriksaan laboratorium, juga donor darah. Syamsul menegaskan, melalui SHS ini, diharapkan akan memberikan dampak positif. Di
antaranya akan muncul persaingan yang sehat antar lembaga pelayanan kesehatan melalui koordinasi Pemkot Surabaya. Juga akan memotivasi setiap institusi pelayanan kesehatan di Surabaya agar selalu meningkatkan kualitas. Serta menfasilitasi upaya pemasaran institusi pelayanan kesehatan di Surabaya. “Ke depan, rumah sakit tidak bisa berdiri sendiri. Tetapi mau tidak mau harus masuk dalam agenda pariwisata. Harus kerjasama sama dengan travel dan hotel sebagai bagian promosi,” sambung dokter yang juga direktur Sumah Sakit Islam Surabaya. z pur
SURABAYA
MINGGU KE-33 14 - 21 April 2016
15
PN Diminta Tegur Kejati Jatim Keluarkan Sprindik Baru Terhadap Kasus La Nyalla Mataliti SURABAYA-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mengeluarkan dua Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru dalam perkara dugaan korupsi dana hibah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur tahun 2012. Kuasa hukum La Nyalla Mataliti pun meminta Pengadilan Negeri Surabaya menegur Kejati. Sprindik bernomor Kep-31/O.5/ Fd.1/04/2016 tanggal 12 April 2016 kembali menetapkan La Nyalla
Mahmud Mattalitti sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalagunaan bantuan dana hibah yang diterima Kadin Jatim dari biro administrasi perekonomian sekretaris Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dana hibah tersebut diduga digunakan untuk pembelian saham Initial Public Offering (IPO) Bank Jatim tahun 2012 atas nama tersangka La Nyalla Mahmud Mattalitti. Sedangkan Sprindik kedua bernomor
Print-397/O.5/Fd.1/04/2016 tanggal 12 April 2016, tentang penyidikan perkara dugaan korupsi yang sama. “Iya dikeluarkan sprindik baru penetapan tersangka. Prosesnya kurang tepat, karena pokok materi belum disidang,” kata Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur I Made Suarnawan, Rabu (13/4/2016) sore. Sebelumnya, Soemarso, salah satu kuasa hukum La Nyalla Mahmud Mattalitti, menilai praperadilan telah dikabulkan oleh Ferdinandus sebagai hakim tunggal, maka semua perkara harus dihentikan. “Kasus harus ditutup. Karena sudah ada putusan
hakim penyidik harus menghentikan kasusnya. Kejaksaan harus mematuhi. Jika tidak, nanti saya akan ajukan eksekusi kepada Ketua Pengadilan. Supaya pengadilan yang memanggil dan menegurnya” kata Soemarso. Kuasa La Nyalla lainnya, Amir Burhanudin akan mengirim surat ke Kejaksaan Agung di Jakarta. Inti surat itu, kata Burhanuddin, akan meminta Kejaksaan Agung menertibkan Kejati Jatim. “Tim kami di Jakarta akan mengirimkan surat itu ke Kejagung (Kejaksaan Agung,red). Kami meminta agar Kejagung menertibkan anak buahnya yang ada di Kejaksaan Tinggi
Nyalla Mahmud Mattaliti dengan Kejati Jatim ini berawal ketika Kejati mengeluarkan sprindik baru dengan menetapkan La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai tersangka dana hibah Kadin Jatim meski telah keluar keputusan PN Surabaya yang memenangkan La Nyalla sebagai pemohon gugatan. La Nyalla Mahmud Mattaliti Ketua Kadin Jatim sebelumnya telah ditetapkan tersangka oleh Kejati Jatim atas dugaan penggunaan dana hibah dari Pemprov Jatim secara ilegal, untuk membeli saham Initial Public Offering (IPO) Bank Jatim. z ssn/zis
Gubernur Dukung Ombudsman Terapkan Pengaduan Online
Polda Akui Juanda Pangkalan Militer SURABAYA-Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengakui soal tidak adanya kantor polisi di Bandara Juanda Surabaya itu karena kawasan itu merupakan pangkalan militer, sehingga prosedur militer yang berlaku. “Tapi, kalau ada kejadian yang merugikan masyarakat pengguna fasilitas perhubungan itu, maka Polsek Sedati selalu ada koordinasi dengan Pomal,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol RP Argo Yuwono di Surabaya, Rabu. Ia mengemukakan hal itu menanggapi gugatan M Sholeh, SH Nomor 208/Pdt.G/2016/ PN.Sby tanggal 3 Maret 2016 terkait pengajuan kantor polisi di Bandara Juanda dengan tiga tergugat, yakni Presiden, Kapolri, dan KSAL. Menurut Kabid Humas Polda Jatim, koordinasi Polri
Jawa Timur,” kata Amir. Bila surat itu tidak mendapat respons dari Kejagung, Amir mengatakan akan mengirim surat pengaduan ke presiden agar turut menyelesaikan kasus Kadin Jatim yang tidak ada hentinya karena upaya hukum Kejati Jatim yang terus dilakukan. “Bila perlu kami juga akan mengirim surat ke Presiden (Joko Widodo), supaya ikut menyelesaikan polemik hukum dalam kasus La Nyalla. Karena apa yang dilakukan Kejati Jatim merusak sistem penegakan hukum,” ujarnya. Polemik antara kuasa hukum La
dengan TNI AL di wilayah Bandara Juanda cukup baik dengan memahami Bandara Juanda sebagai pangkalan militer, namun pelayanan publik juga tetap berjalan. “Soal kantor polisi dimanapun, saya kira hal itu merupakan kebijakan pusat, tapi koordinasi Polri dengan TNI di Jatim cukup sinergis, termasuk di Bandara Juanda itu,” katanya. Sebelumnya, Sabtu (9/4), Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto menilai soal tidak adanya kantor polisi di Bandara Juanda Surabaya tak perlu sampai menggugat Presiden Joko Widodo. “Itu kurang etis, karena itu gugatan itu tidak perlu diajukan ke Presiden sebagai simbol
negara, tetapi cukup diajukan ke internal TNI Angkatan Laut,” katanya dalam konperensi pers di Makoarmatim, Ujung, Surabaya. Pangarmatim juga menyebut sederet penghargaan untuk pelayanan di Juanda, diantaranya Asean Airport of the Year 2013, best performing Indonesian Airport of the year 2013, dan excellence service experience Award 2013 and 2014. Selain itu, survei terakhir oleh Airport council internasional mencatat tingkat layanan di Bandara Juanda Surabaya meningkat dari skor 3,31 pada triwulan I/2014 menjadi skor 4,3 pada triwulan IV/2014. “Jadi, kalau M. Sholeh menyampaikan adanya kepent-
ingan umum yang dirugikan dengan adanya TNI AL di Bandara Juanda, maka kepentingan umum yang mana? Jelas ada pembohongan publik dengan mendiskreditkan TNI AL dan sengaja mengadu domba hubungan TNI-Polri di Jatim yang sudah harmonis,” katanya. Sementara itu, delapan pengacara yang dipimpin M. Sholeh telah menerima jadwal gelar sidang perdana gugatannya dari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada 25 April 2016. “Saya sudah menerima jadwal sidang terkait pengajuan mendirikan kantor polisi setingkat Polres di lahan aset milik TNI AL di Juanda itu dari PN Surabaya yakni tanggal 25 April 2016,” kata M. Sholeh.z tna
SURABAYA-Gubernur Jawa Timur Soekarwo mendukung langkah Ombudsman Republik Indonesia untuk menerapkan sistem pangaduan online. Karena melalui sistem online bisa terintegrasi hingga ke daerah, akan diketahui seberapa cepat respon atas penyelesaian kasus yang diadukan. Hal tersebut diungkapkan Soekarwo saat menerima kunjungan Ombudsman Republik Indonesia di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (11/4/2016). Diterapkannya pengaduan online tersebut, kata pria akrab disapa Pakde, supaya memudahkan Ombudsman dalam memperoleh data tindak lanjut dari berbagai daerah, baik dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. “Kita harus membangun sistem pengaduan yang komprehensif dan terintegrasi, tidak semua pengaduan harus ke pusat, sehingga kantor perwakilan ombudsman daerah juga punya wewenang menyelesaikannya dengan dibantu pemerintah daerah,” ujar Pakde dalam rilis Humas Pemprov Jatim. Namun terkait dengan nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Jatim dan Ombudsman, ia masih menginginkan poin-poin kejasama lebih detail lagi. “Agar lebih efisien, dalam MoU didetailkan saja langsung di butir-butirnya, sehingga setelah MoU
GN/FAKHRUR ROZIQ
DUKUNGAN: Gubernur Soekarwo menerima Ombudsman di ruang kerjanya.
tidak perlu ada perjanjian kerjasama lagi sehingga lebih efisien,” ungkapnya. Pakde, selanjutnya, mengimbau kepada Ombudsman agar cepat dalam menyelesaikan aduan masyarakat. Menurutnya, saat ini, Pemprov Jatim dalam pelayanan publik sudah membuat sistem perizinan dalam satu atap dengan sistem online. “Kami juga sudah memiliki beberapa sistem perizinan berbasis online, sehingga menghindari praktik-praktik pungli karena mengurangi intensitas pertemuan antara orang dan orang”, katanya. Anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu mengatakan kunjungannya ke Jatim kali ini, salah satunya menindaklanjuti kerjasama antara Ombudsman dan Pemprov Jatim, yang sudah pernah dilakukan pada tahun 2013 dan berakhir pada tahun 2014 terkait dengan pelayanan publik dan aduan. zroz/adv
F-PDIP Soroti Pertumbuhan Ekonomi Sambungan hal 13 Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Akhir Tahun Anggaran 2015 kepada DPRD Provinsi Jawa Timur. Fraksi PDI Perjuangan saat mendapat kesempatan menyampaikan pemandangan umumnya, menyoroti sejumlah persoalan. Agatha Retnosari ST, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan meminta penjelasan Gubernur Jawa Timur atas sejumlah persoalan tersebut. Hal pertama yang disampaikan Fraksi PDI Perjuangan adalah soal persentase pertumbuhan ekonomi. Disebutkan bahwa kinerja pertumbuhan ekonomi
Jawa Timur pada tahun 2015 sebesar 5,44 persen. Angka ini turun dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 6,08 persen, dan dibandingkan tahun 2013 yang sebesar 5,86 persen. “Mengapa dalam dua tahun terakhir ini trend-nya makin menurun? Langkah apa yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi untuk mencegah penurunan ini? Mohon penjelasan!” kata Agatha Retnosari. Fraksi PDI Perjuangan juga memberi perhatian lebih pada buruknya kinerja sektor pertanian. Sesuai data per Agustus 2015, ini adalah sektor yang menjadi tempat bekerja 36,57 persen atau 7,08 juta penduduk Jawa Timur.
Pada tahun 2015,lapangan usaha sektor pertanian, kehutanan dan perikananhanya mencapai laju pertumbuhan 3,46 persen. Kalah jauh dibanding laju pertumbuhan rata-rata yang sebesar 5,44 persen. Apalagi dengan lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang sebesar 7,92 persen. Kecilnya angka pertumbuhan sektor pertanian menunjukkan bahwa nasib petani masih belum menjadi prioritas perbaikan. Muncul pertanyaan mengapa pada 2015, pertumbuhan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan masih dibawah rata-rata. Terkait adanya pengalihan penanganan jenjang pendidi-
kan SMA/SMK dari pemerintah Kab/Kota kepada Provinsi, Fraksi PDI Perjuangan, kata anggota Komisi E DPRD Jawa Timur ini juga menanyakan bagaimana roadmap yang telah dilaksanakan hingga saat ini. Apa saja yang sudah dan akan dilakukan Pemprov Jatim hingga saat ini. Termasuk juga, berapa total anggaran yang diperlukan. Selain itu, bagaimana kemungkinan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/ Kota yang selama ini sudah menggratiskan biaya sekolah SMA/SMK? Apalagi ada penolakan dari daerah, terutama Kota surabaya yang menolak
Gerindra-PPP Apresiasi Pertumbuhan Jatim SURABAYA-Sembilam fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta kepada pemerintah provinsi untuk melakukan pemerataan pembangunan manusia di tingkat pedesaan di Jatim. dr. Benjamin Kristianto, Juru Bicara Fraksi Gerindra DPRD Jatim, di rapat paripurna Laporan Keuangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jatim 2015 di DPRD, Selasa (12/4/2016) mengatakan, Fraksi Gerindra menyambut postif tingkat pertumbuhan ekonomi di Jatim mulai mengalami peningkatan. Dimana peningkatan hanya terjadi di perkotaan saja tapi ditingkat pedesaan sangat berkurang, karena kurang mendapatkan pelatihan oleh Provinsi Jatim. “Kalau inflasi diperkotaan juga berkembang bagus tapi inflansi di pedesaan ini terasa berat, karena di pedesaan mata pencarian hanya sebagai petani,” ujarnya. Oleh karena itu untuk mengurangi dan mengatasi disparitas pedesaan pihaknya meminta kepada pemerintah agar melakukan peningkatan keterampilan, terutama pelatihan UMKM kepada
masyarakat pedesaan agar masyarakat di pedesaan bisa bersaing dengan masyarakat perkotaan, begitu pula saat menghadapi MEA masyarakat pedesaan bisa bersaing. Selain iti pihaknya juga meminta pembenahan di sektor infrastruktur dan pertanian. Dimana untuk pertanian pihaknya meminta pemerintah untuk memberikan bantuan alat pertanian bagi masyarakat pedesaan. Sementara infrastruktur Waduk Gongseng Bojonegoro pihaknya meminta kepada pemerintah agar menyelesaikan pembangunan tersebut. Begitu juga terkait permasalahan jalur lintas selatan (JLS) pihaknya meminta kepada Pemerintah Provinsi Jatim agar serius terhadap pembangunan JLS tersebut. Karena saat ini mulai tersambung Pacitan hingga Banyuwangi. Sementara itu disektor pendidikan pihaknya meminta Pemprov Jatim untuk meningkatkan alokasi anggarannya, karena mulai tahun ini SMA/SMK sudah diambilalih oleh Pemprov Jatim. “Peningkatan anggaran pendidikan perlu dilakukan agar masyarakat di Jatim bisa menikmati pendidikan gratis
dari pemerintah,” ujarnya. Sementara itu juru bicara Fraksi PPP Jatim, H Rofik mengatakan fraksi PPP mengapresiasi kenaikan pertumbuhan ekonomi di Jatim pada tahun 2015 yaitu sebesar 5,44 persen. Namun patut disayangkan pertumbuhan ekonomi tersebut jauh dari target yang telah ditetapkan dalam RPJMD tahun 2015 sebesar 6,88 persen. “Oleh karena itu fraksi PPP Jatim berharap kepada Pemprov Jatim untuk menggenjot daerah-daerah kabupaten/ kota di Jatim yang masih jauh tertinggal dalam pertumbuhan ekonominya,” ujarnya. Selain itu pihaknya meminta kepada Pemprov Jatim mengevaluasi terhadap kinerja tingkat kemiskinan di Jatim. Pasalnya PPP menyayangkan berbagai kebijakan program gubernur 2015 ternyata masih kontra prestasi dan tidak berhasil guna mulai tahun 2014 dan 2015 tidak mengalami perubahan sama sekali. “Oleh karena itu pihaknya berharap pemerintah harus mengeluarkan program yang lebih baik dalam mengentask an kemiskinan di Jatim,” ujarnya. z fan, bbm
penanganan jenjang pendidikan SMA/SMK diambilalih Provinsi jawa Timur. Alasan utamanya adalah sekolah menjadi tidak gratis / murah lagi. Terkait Dinas Kesehatan, disebutkan bahwa jumlah balita status gizi buruk di Jawa Timur pada 2013 sebesar 2,2 persen, kemudian menurun menjadi 2,0 persen pada 2014 dan pada 2015 kembali meningkat menjadi 2,2 persen.Bahkan secara nasional, Jawa Timur menjadi provinsi tertinggi kedua penderita gizi buruk pada balita. “Mengapa status balita gizi buruk persentasenya kembali meningkat?” tanya Agatha mewakili Fraksinya. Pada penyelenggaraan dekonsentrasi di Dinas Kesehatan, Fraksi PDI Perjuangan menyayangkan realisasi total hanya mencapai 29 persen dari pagu yang tersedia. Ada beberapa
kegiatan yang menurut mereka sangat strategis, namun realisasinya sangat rendah, seperti Kegiatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya pada Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (terealisasi 33 persen), Kegiatan Pembinaan Pengembangan dan Pengawasan Program Pelayanan Kesehatan Tradisional, Komplementer dan Alternatif (28 persen). Selain itu juga ada Kegiatan Pembinaan Gizi Masyarakat (realisasi hanya 7 persen), Kegiatan Pembinaan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Reproduksi (3 persen), Kegiatan Pembinaan Pelayanan Kesehatan Anak (16 persen), Bantuan Operasional Kesehatan (31 persen), serta Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dan Promosi Kesehatan (39 persen).
Juga dimohonkan penjelasan mengapa panjang jalan Provinsi yang dalam kondisi mantap mengalami penurunan tajam dari 1.185 km di tahun 2014 menjadi hanya 727 km pada 2015. Sedangkan jalan Provinsi yang rusak berat naik hampir tiga kali lipat dari 17 km menjadi 50 km. Demikian pula dengan jembatan provinsi yang dalam kondisi baik ternyata mengalami penurunan dari 13,74 km menjadi 13,70 km. Sedangkan jembatan yang rusak berat naik dari 41 meter menjadi 79 meter. Terakhir, soal Jalan Lintas Selatan, sampai saat ini masih ada 255 km yang belum dibebaskan dan 310 km yang belum dibangun. “Apa saja kendala yang belum bisa teratasi? Mohon penjelasan!” pungkas Agatha. z fan, bbm
Tahun Ini Target Pendapatan Rp 650 M Sambungan hal 13 ada penambahan kapasitas air dari proyek air bersih Umbulan yang direncanakan mulai beroperasi pada 2018-2019 dengan
kapasitas yang kami dapat nanti 1.000 liter/detik,” ujarnya. Hanya saja, lanjut Iqbal, harga air dari Umbulan tersebut masih tergolong mahal yakni Rp 2.400/m3. Sementara harga
produksi PDAM Surabaya yang dijual kepada warga Surabaya seharga Rp 2.100/m3 sehingga PDAM tidak mungkin menjual air dari Umbulan dengan harga yang tinggi. z inf
Pelayanan UPTSA Masih Dikeluhkan Sambungan hal 13 tiga hari selesai. Ini kan jadi pertanyaan,” katanya. Hal yang sama juga diungkapkan Hamid, salah satu warga Surabaya, menunggu 12 hari untuk mengantongi surat izin tersebut. “Katanya sih, sudah ada kesepakatan sama Dinas Kesehatan mas. Tapi kalau sampai 12 hari,kan lama juga,” unglap Abdul.Sementara itu, Kasub Unit Pelayanan UPTSA Emi Yunanti tidak memungkiri layanan UPTSA
memang belum sempurna. Adapun, lamanya pelayanan disebabkan kendala teknis. “kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi agar akses internet lebih cepat,” kata Emi, saat ditemui UPTSA. Emi juga mengakui bahwa banyak keluhan yang diterima dari masyarakat terkait lambatnya pelayanan UPTSA. Namun, ia berjanji di tahun 2016 akan memperbaiki pelayanan tersebut. Setiap harinya, pelayanan proses awal penguru-
san berkas perizinan tersebut mencapai 500 - 1000 berkas. Terdiri dari pengurusan SKRK, IMB, HO, dan Perizinan Kesehatan. “Masyarakat perlu bersabar. Jangan langsung main nodong aja,” katanya. Adapun dengan pelayanan sistem online, kata dia, memang belum sepenuhnya dipahami masyarakat. Terbukti, masyarakat masih kebingunan saat registrasi. “Memang sulit mengubah kebudayaan lama, diganti menjadi kebudayaan mandiri,” ujar Emi. z roz
PENDIDIKAN
16
MINGGU KE-33
14 - 21 APRIL 2016
PERGURUAN TINGGI
UIM Pamekasan Sediakan 14 Jenis Beasiswa Baru
GN/ISTIMEWA
TAK SERENTAK: Ribuan guru PNS belum semua menerima SK TPG.
Belum Terima Tunjangan Profesi, Hampir 2.500 Guru Kecewa SURABAYA-Hampir 2.500 guru negeri di Surabaya terpaksa gigit jari karena surat keputusan tunjangan profesi guru (SK TPG) milik mereka ternyata belum turun. Namun demikian, sebanyak 6.261 orang guru negeri di Surabaya sudah menerima tunjangan profesi (TPG) pada triwulan pertama 2016. “Untuk enam ribu sekian guru tunjangan segera ditransfer ke rekening bank masing-masing,” ujar Ikhsan Kepala Dinas Pendidikan (Dindik)
Surabaya, Selasa (12/4/2016). Ikhsan mengatakan, perkembangan SK TPG memang tidak dipantau secara keseluruhan oleh Dindik. Dia berharap guru mengakses sendiri perkembangan status SK-nya melalui website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Memang pencairannya tidak serentak. Jadi kalau ada yang bilang telat harus mengecek sendiri ke websitenya,” katanya. Sementara, Kepala Bidang Tenaga
Kerja Dispendik Surabaya Yusuf Masruh menjelaskan, ada perbedaan sistem TPG untuk tingkat pengajar SMA dan SMK. Mulai tahun ini, acuan TPG mengunakan data pokok pendidikan (dapodik) yang validasi dan akurasinya diisi langsung oleh sekolah. Sementara, kewenangan penilaian dan pencairan dana TPG ada di tangan Kemendikbud. “Dapodik terus di-update sampai 29 Mei nanti. Jadi harus terus dipantau, apakah
dapodiknya sudah sesuai syarat, sehingga SK (TPG)-nya bisa keluar,” ujarnya. Bila pada triwulan pertama ini guru tidak dapat mendapatkan TPG, Dindik Kota Surabaya akan membantu veri¿kasi dan validasi ulang dapodik yang ada. Untuk itu, guru yang saldo rekening bank-nya belum bertambah di triwulan pertama harus sabar menunggu. Bagaimanapun juga, pada triwulan berikutnya mereka akan mendapatkan rapel TPG.zssn/zis
Pencairan Bopda Harusnya Dipermudah DPRD Lobi Kemendagri
SURABAYA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mempermudah pencairan perubahan anggaran Bantuan Operasional Daerah (Bopda) untuk sekolah swasta. Di sela kunjungan ke Kantor Disdik Surabaya, Selasa (11/4/2016), anggota Komisi D DPRD Surabaya, Reni Astuti, mengatakan pihaknya bersama Disdik Surabaya akan melakukan lobi pada Kemendagri untuk mempermudah prosedural pencairan anggaran Bopda sekolah swasta. “Rabu (13/4/2016), kami
ke Kemendagri. Kami ingin diskusi terkait perubahan anggaran dari langsung menjadi tidak langsung tersebut karena proses perubahan anggaran itu membuat salah satu anggaran hibah Bopda swasta belum cair sampai sekarang,” katanya. Menurut dia, dengan adanya Permendagri Nomor 37 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan Daerah dari belanja tidak langsung ke belanja langsung, membuat pencairan bopda sekolah tertunda hingga semester pertama. “Jumlah sekolah swasta tingkat SD sampai SMA/SMK yang menerima Bopda menca-
RENI ASTUTI Anggota Komisi D DPRD Surabaya
pai 1.040 sekolah, sedangkan sekolah negeri hanya 464 seko-
lah. Selama ini memang anggaran Bopda swasta dimasukkan ke hibah tidak langsung,” katanya. Dia mengungkapkan anggaran yang dicairkan untuk Bopda cukup besar yakni sekitar Rp300 miliar, sehingga Disdik Surabaya maupun Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bapekko) harus ekstra hati-hari dalam melakukan perubahan. “Agar tidak tejadi kesalahan dalam membuat perubahan anggaran, maka beberapa instansi di Surabaya harus melakukan konsultasi langsung kepada Kemendagri. Dalam pencairan untuk semester ini sebenarnya
ada opsi untuk Mendahului Perubahan Anggaran Keuangan (MPAK),” tuturnya. Namun, MPAK juga tida mudah karena harus ada persetujuan Ketua DPRD. Selain anggaran cukup besar, perubahan tersebut juga akan diberlakukan untuk pencairan di semester selanjutnya. “Kemudahan pencairan anggaran tersebut karena selama ini sekolah swasta melakukan pembayaran guru dan perlengkapan administrasi sekolah dengan anggaran tersebut, apalagi kini sudah banyak sekolah swasta yang mengeluh,” tandasnya.zant
KONSEP MASJID BERTEKNOLOGI MODERN CIPTAAN MAHASISWA UNMUH SURABAYA
Dilengkapi Detektor Kelurusan Shaf hingga Pengacak Sinyal Ponsel Jumlah masjid di Indonesia sangat banyak, namun kebanyakan masjid yang ada masih jauh dari sentuhan teknologi modern. Berangkat dari situlah, mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) merancang sebuah konsep masjid dengan teknologi modern. Seperti apa? SETIAP sebelum memulai shalat, kita selalu diingatkan imam agar selalu meluruskan shaf atau barisan. Namun jika saja konsep masjid berteknologi modern para mahasiswa ini benar-benar terwujud, mungkin akan bisa sangat membantu para imam shalat mengingatkan jamaah yang posisi berdirinya tidak lurus dengan barisan shaf jamaah lainnya. Koordinator mahasiswa Herwin Firnanda mengatakan, konsep masjid yang diciptakannya salah satunya meng-
GN/Istimewa
CANGGIH: Para mahasiswa menunjukkan konsep masjid yang dilengkapi teknologi mutakhir.
gunakan lampu LED yang ditempatkan pada shaf yang fungsinya untuk meluruskan dan merapatkan baris shaf saat menjalankan salat. “Masjid ini dirancang dengan beberapa keunggulan. Lampu LED akan berada di bawah kaki para jamaah, ketika kaki berada di atas LED, maka sensor akan bekerja dan lampu LED mati, ini bisa menjadi
indikator barisan shaf kurang rapat jika lampu LED masih menyala,” papar Herwin. Dijelaskan lebih lanjut, konsep masjid yang disusunkan dilengkapi dengan alat pengacak sinyal ponsel, karena di beberapa masjid banyak ditemukan peringatan agar ponsel di non-aktifkan, khususnya ketika menjalankan ibadah salat. “Namun pada kenyataannya
masih banyak jamaah yang tidak mematikan ponselnya, bahkan ketika sedang berjamaah salat tiba-tiba ada ponsel berbunyi keras. Hal itu akan mengganggu kekhusukan shalat,” tukasnya. Untuk itu, alat pengacak sinyal bisa menjadi solusi, karena ponsel yang berada di sekitar masjid tidak akan mendapatkan sinyal dengan baik, sehingga tidak ada panggilan ataupun pesan yang masuk. Termasuk jaringan internet pada ponsel juga akan terganggu. “Alat ini mampu bekerja dengan radius sekitar 6 meter dari titik alat dipasang. Selain itu, masjid modern ini juga dilengkapi dengan kompas otomatis yang bisa menunjukkan arah kiblat,” terangnya. Mahasiswa lain yang terlibat dalamproyek ini, Safaat Ramadani menuturkan untuk menunjukkan arah kiblat, alat ini juga dilengkapi dengan
lampu laser, maka alat ini akan otomatis mengarah langsung ke arah kiblat dengan menggunakan laser. “Alat ini lebih dibutuhkan bagi para jamaah yang tidak ada garis shaf. Masjid yang serba canggih ini juga dilengkapi dengan parkir berteknologi modern karena di pintu masuk dipasang sensor,” jelas mahasiswa teknik elektro semester VIII. Dia menambahkan, lampu LED itu dengan sendirinya akan menuntun mobil ke area parkiran hingga sampai menemukan slot kosong. Jika ada lebih dari satu slot yang kosong maka hanya lampu di satu slot saja yang menyala. “Begitu mobil sudah terparkir maka lampu slot akan mati. Seiring dengan itu, lampu yang ada di satu slot kosong lainnya akan menyala, sampai seluruh parkiran penuh maka slot baru mati semua,” tandasnya.z
PAMEKASAN-Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, menyediakan 14 jenis beasiswa bagi calon mahasiswa yang tidak mampu namun memiliki berprestasi akademik pada penerimaan mahasiswa baru 2016-2017. “Penyediaan beasiswa ini dimaksudkan untuk membantu mahasiswa yang tidak mampu, akan tetapi memiliki prestasi akademik yang sangat bagus,” kata Rektor UIM Pamekasan Ahmad Asir kepada Antara di Pamekasan, Selasa. Ke-14 jenis beasiswa itu, antara lain beasiswa Yayasan Universitas Islam Madura, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Dompet Duafa, Pemkab Pamekasan, Pemprov Jawa Timur, Bank Indonesia dan beasiswa Bidik Misi. Mahasiswa peraih beasiswa, akan bebas biaya kuliah selama belajar di Kampus Hijau yang terletak di Desa Betet, Kecamatan Kota, Pamekasan itu.“Beasiswa ini juga sebagai upaya kami, dalam membantu mahasiswa yang tidak mampu, akan tetapi berprestasi secara akademik,” katanya. Ia menjelaskan, pada penerimaan mahasiswa baru kali ini, UIM membuka pendaftaran melalui dua jalur, yakni jalur tes reguler dan jalur penelusuran minat dan bakat (PMDK).UIM merupakan satu dari delapan perguruan tinggi swasta yang ada di Pamekasan yang berada dibawah naungan Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Betet, sekitar lima kilometer kearah barat Kota Pamekasan. Perguruan Tinggi tersebut kini membuka tujuh fakultas, terdiri dari Fakultas Agama Islam, MIPA, Kesehatan, Teknik, Ekonomi, Pertanian dan Fakultas Pendidikan. Menurut Rektor UIM Ahmad Asir, awalnya perguruan tinggi itu berupa sekolah tinggi hanya dengan dua program studi, yakni Prodi Syariah dan Pendidikan Agama Islam, namun, dalam perkembangannya menjadi Universitas. Bahkan perguruan tinggi ini sempat membuka kelas jarak jauh, namun karena ada ketentuan baru yang melarang pembukaan kelas jarak jauh, akhirnya ditutup. znta/mas
GN/PURNOMO
MENYEDIHKAN: Kondisi gedung sekolah yang tak terawat dan ilalang di sekitarnya yang tumbuh tinggi.
Gedung Sekolah Baru di Kecamatan Benowo Mangkrak SURABAYA-Sudah sekitar enam bulan, bangunan gedung sekolah baru berlantai tiga di Jl Tengger Kecamatan Benowo Surabaya dengan papan nama ‘SMK Negeri Tengger’ kondisinya masih kosong tak berpenghuni alias mangkrak. Pengamatan di lokasi, area sekitar bangunan telah ditumbuhi rumput dan ilalang, karena fasilitas sekitar gedung seperti Gapura, jalan masuk dan area parkir masih belum terpasang paving atau jalan aspal sebagai gedung sekolah ditempat lain. Tidak hanya itu, saat malam hari terlihat gelap karena fasilitas listrik juga belum masuk, demikian juga dengan fsilitas air PDAM. Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya H Junaedi mengatakan, gedung sekolah ini selalu menjadi pemandangan yang kurang baik, karena setiap hari dirinya lewat akses jalan tersebut. “Setiap hari saya melihat gedung itu, karena saya tinggal di Banjar Sugihan, kalau malam hari, terlihat gelap, dan ternyata setelah saya cek dilokasi, memang belum ada fasilitas listrik di dalamnya, demikian juga dengan air bersih, maka wajar jika gedung ini menjadi mangkrak,”ucap politisi asal Partai Demokrat ini, kemarin (12/4/2016). Junaedi mengatakan, harusnya Pemkot Surabaya segera memfungsikan gedung sekolah yang telah terbangun dengan megah ini, karena keberadaannya sangat mencolok mata. Jika tidak, maka tidak salah jika ada yang menuding sebagai pemborosan keuangan Negara. “Kalau memang sudah selesai segera saja digunakan, supaya ada azas manfaatnya ada bagi masyarakat, karena jika tidak, maka ada kesan pemborosan APBD, karena dengan mangkrak sekian lama, bukan tidak mungkin akan mengalami kerusakan,” tambahnya. Tidak hanya itu, Junaedi juga menyampaikan jika dirinya sudah berusaha mempertanyakan kepada dinas terkait, yakni Cipta Karya yang membangun, dan Dindik yang mengajukan sekaligus menggunakan, namun belum mendapat jawaban. “Kami lagi menyelidiki, apa yang menyebabkan gedung yang peruntukannya sekolah ini terkesan mangkrak, apakah dari kontrakator pelaksananya, atau dipihak Cipta Karya sebagai regulatornya, atau jangan-jangan Dindik yang lemah,” pungkasnya. Anggota Komisi C DPRD Surabaya Moch Machmud yang rumahanya di Manukan juga mengatakan, memang kondisi gedung sekolah tersebut belum dimanfaatkan dengan benar. Meski pembangunannya sudah selesai sejak lama, namun gedung masih tempak tak berpnghuni. Karenanya, dia minta agar Pemkot memperhatikan masalah ini. Setidaknya gedung itu segera dimanfaatkan dengan baik. “Sayang kan kalau gedung sudah jadi tapi tak bisadimanfaatkan dengan benar,” kata dia.zpur
KESEHATAN
17
Dikira Sakit Ginjal, Ternyata Sakit Pinggang Anda termasuk yang sering mengalami sakit pada bagian pinggang? Jangan terburu menganggapnya akibat sakit ginjal. Siapa tahu itu hanya sakit akibat otot atau sebab b lainnya. Lantas bagaimana cara membedakannya?? ARIF, karyawan sebuah kantor swasta di Surabaya, beberapa hari belakangan merasa gelisah. Selama lebih dari satu minggu, ia merasakan sakit pada bagian pinggangnya. Meski belum pasti betul, namun pria yang baru saja menginjak usia kelapa empat ini sudah menyimpulkan terlebih dulu. Ia merasa ada yang salah dengan ginjalnya yang menyebabkan pinggangnya terasa sakit. Begitulah umumnya, masyarakat Indonesia memang masih dengan mudah menganggap sakit pinggang disebabkan oleh sakit ginjal. Dari segi gejala dan in-
tensitas nyeri agak sulit membedakan sakit pinggang yang diderita memang benar sakit pinggang, atau karena ginjal. Yang perlu diketahui, sakit pinggang bisa terjadi karena banyak faktor seperti masalah otot, tulang, atau syaraf. Namun, jika sakit pinggang yang disebabkan oleh ginjal maka ia tidak akan berubah atau hilang intensitas nyerinya karena perubahan posisi.
Ciri-Ciri Sakit Ginjal dan Pencegahannya CIRI-CIRI sakit ginjal akut dan kronis akan memberikan gambaran yang berbeda. Ciri-ciri sakit ginjal akut biasanya lebih nyata dibandingkan dengan ciri-ciri sakit ginjal kronis. Cara penanganan yang dibutuhkan pun berbeda. Sakit ginjal akut selalu membutuhkan intervensi medis yang bersifat darurat. Sedangkan sakit ginjal kronis tidak selalu membutuhkan intervensi medis yang darurat. Namun baik sakit ginjal akut dan kronis, keduanya membutuhkan penanganan dan
Contoh kasusnya, apabila pasien merasa nyeri pada pinggangnya itu berkurang pada saat ia duduk atau terbaring, kemungkinan itu hanyalah sakit pinggang. Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo DR. dr. Nur Rasyid, Sp. U mengungkapkan rasa nyerii yang diderita pasien sakit pinggang yang disebabkan oleh ginjal tidak akan berpengaruh jika ia berubah posisi. Berbeda halnya apabila pasien yang mengalami nyeri pinggang karena ginjal, u jika bagian yang terasa nyeri ditekan atau dipijat maka akan terasa lebih sakit.
Selain dari intensitas nyeri, pasien sakit pinggang karena ginjal akan mengalami demam. Namun, pastikan juga demam bukan terjadi karena infeksi padaa otot pinggang. Karena apabila terjadi infeksi pada otot kemungkinan akan menimbulkan demam juga. eKemudian ketika pasien buang air kega cil, warna urine terlihat lebih keruh hingga pengobatan yang tepat.
Ciri-Ciri Sakit Ginjal Akut Sedikit mengeluarkan air kemih Ini merupakan ciri-ciri sakit ginjal akut yang utama. Jumlah air urin yang keluar saat berkemih dapat membantu dokter menegakkan diagnosis sakit ginjal akut. Selain mengeluarkan urin yang sedikit, sakit ginjal akut dapat membuat air urin menjadi lebih gelap, keruh, bahkan kemerahan seperti warna darah. Bila ciri-ciri sakit ginjal ini terjadi apalagi dibarengi dengan kemungkinan dehidrasi, segera kunjungi dokter atau rumah sakit terdekat.
Perasaan mengantuk atau tidak sadar Hal ini merupakan ciri-ciri ginjal ber-
yang terparah adalah kemerahan bercampur darah. Kalau sudah demikian, untuk jut, penanganan lebih lansebaiknya dilakukan USG agar ginjal bisa dicek untuk mengetahui apakah normal atau ada kelainan misal me-
pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium. Supaya ginjal tetap berfungsi dengan baik dan sehat, maka tindakan preventif paling sederhana adalah minum air yang cukup. Kemudian kurangi konsumsi gula dan garam, banyaklah bergerak minimal jalan kaki, dan rutin berolahraga. Terkait ukuran air yang harus diminum guna membantu kinerja ginjal, dr Tunggul D. Situmorang, SpPD mengungkapkan
bahwa bukan berarti kita harus minum air berlebih untuk menjaga kesehatan ginjal. “Urin yang keluar dari tubuh sekitar satu liter sampai satu setengah liter, itu sama dengan sekitar tujuh gelas. Sedangkan, penguapan di tubuh dengan suhu tropis sekitar 700-800 gram. Tapi, ini bukan berarti mutlak harus minum air sebanyak 8 gelas per hari. “Sebanyak apa minum air, sebaiknya disesuaikan dengan aktivitasnya. Jadi, kalau aktivitasnya lebih banyak, dengan penguapan tubuh yang lebih banyak, maka sebaiknya minum air lebih banyak,” jelasnya. Apalagi, menurut Tunggul, kebutu-
han cairan tubuh sudah diatur secara ¿siologis. Ini ditandai dengan rasa haus yang muncul ketika tubuh mulai kekurangan cairan. Selain itu juga tidak disarankan minum air berlebihan, karena justru dapat membuat beban pada ginjal saat ¿ltrasi mengeluarkan racun di tubuh. “Anggapan minum air sebanyakbanyaknya akan menolong ginjal sebaik-baiknya, itu tidak betul. Misalnya, jangan sampai saking semangatnya, minum air 8 gelas langsung di pagi hari. Ini justru enggak baik untuk ginjal. Delapan gelas kan untuk sehari bukan sekali minum,” ujar Tunggul.zzis
lebar karena tersumbat hingga bengkak. Namun, USG sifatnya hanya untuk mengetahui apakah anda gangguan atau tidak pada ginjal, apabila untuk masalah fungsi ginjal, maka itu akan dilakukan masalah yang umum terjadi. Biasanya penderita akan menjadi tidak responsif bila dipanggil atau diajak bicara, menjadi lebih sering melamun. Kehilangan kesadaran ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, terutama penumpukan racun yang berlebih dan tidak dapat dibuang ke urin dan infeksi yang biasa menyebabkan penyakit ginjal.
Bengkak pada kaki dan tungkai Kaki dan tungkai akan membesar karena adanya penumpukan cairan berlebih yang akan menumpuk di kaki Anda. Selain itu, pada sakit ginjal, kadar protein dalam darah akan berkurang sehingga dapat menyebabkan kaki menjadi bengkak.
Sesak nafas Meski biasanya gejala sesak nafas
lebih dikaitkan dengan penyakit paru dan jantung, ternyata sesak nafas pun bisa disebabkan oleh sakit ginjal. Sesak nafas terutama terjadi mendadak dan pada orang yang biasanya tidak mempunyai riwayat sesak sebelumnya.
Anda harus menjaga asupan cairan selalu tercukupi terutama bagi mereka yang sedang sakit diare, muntah hebat, menderita penyakit infeksi atau kondisi kelainan ginjal lainnya.
Diare, mual dan muntah
Pada awalnya, sakit ginjal kronis tidak memberikan gejala. Hal yang disadari pasien adalah bahwa ia menderita beberapa kondisi medis yang dapat menjadi risiko terjadinya gagal ginjal kronis. Penyakit penyebab sakit ginjal tersebut akan dibahas lebih detail di halaman 2. Fase ini akan dilanjutkan dengan perubahan pola kemih yang samar-samar dirasakan. Perubahan yang terjadi misalnya kencing lebih sedikit, berkemih lebih sering, merasakan ada tekanan saat berkemih, urin yang berbuih dan perubahan warna urin.ztna
Ini sebenarnya bukanlah ciri-ciri sakit ginjal akut. Namun bila Anda menemui gejala seperti berkurangnya air urin yang diikuti dengan gejala diare serta muntah hebat, Anda perlu curiga akan kemungkinan terjadinya sakit ginjal akut. Diare dan muntah hebat seringkali menjadi penyebab sakit ginjal akut karena banyaknya cairan yang dikeluarkan ketika BAB atau muntah. Perlu diingat bahwa sakit ginjal akut dapat tidak bergejala dan tidak menimbulkan keluhan berarti. Hal yang pasti adalah
Ciri-Ciri Sakit Ginjal Kronis
Sarapan Mi Instan? Wajib Dilengkapi dengan Menu Gizi Seimbang! SURABAYA-Ada sebagian di antara kita, bahkan mungkin sebagian besar yang memakai mi instan untuk lauk sarapan karena mudah, ringkas dan cepat penyajiannya. Namun kalangan ahli gizi menyarankan konsumsi mi dengan menu gizi seimbang, terlebih waktu sarapan. Ketua Perhimpunan Pakar Gizi (Pergizi) dan Pangan Indonesia Prof DR Hardinsyah MS PhD mengatakan, pemberian semua mi termasuk mi instan sebaiknya tidak dikonsumsi secara tersendiri. Harus ada unsur makanan lainnya yang melengkapi. Apalagi diberikan untuk sarapan anak anak. Ini karena manfaat sarapan bagi anak anak usia sekolah bisa menjaga tubuh tetap sehat, meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. “Kalau dulu empat sehat lima sempurna, itu sekarang sudah kuno,” ujar Hardinsyah ࢡƭ sela kampanye gizi seimbang yang diselenggarakan Indofood dan Pergizi Pangan bertema Pendidikan Sarapan Sehat di kompleks SDN dr Soetomo Jl Trunojoyo, Sabtu (9/4/2016). Menurut Hardinsyah, makan makanan harus dengan menu seimbang. Termasuk minum susu dan air putih dan aktivitas ¿sik supaya tidak kegendutan. Mengutip salah satu pesan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Tahun (Permenkes) Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang, Hardinsyah mengungkapkan
GN/F. Al Aziz
SARAPAN SEHAT: Prof DR Hardinsyah MS PhD (pakai batik), Corporate Public Relations Manager PT Indofood Nurulita Novi Arlaida (berjilbab) dan Branch HR Manager Dodod Darmasasi mengajak dialog siswa.
imbauan untuk sarapan dan mengonsumsi aneka ragam pangan. “Jangan makan satu jenis pangan. Kecuali air susu ibu sebelum enam bulan”, ungkap Ahli Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) ini. Terkait dengan permenkes tersebut ditambah sejumlah fakta masih rendahnya kesadaran untuk mengutamakan sarapan, Pergizi Pangan Indonesia menggandeng salah satu produsen pangan terkemuka PT Indofood untuk menggelar pendidikan
sarapan sehat dalam rangka Pekan Sarapan Nasional yang diselenggarakan di sejumlah kota, salah satunya Surabaya, mulai 17 Maret hingga 30 April 2016. Menurut Hardinsyah, pendidikan sarapan sehat bertujuan untuk untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pentingnya sarapan bagi kesehatan. “Hal ini sangat penting karena sarapan sehat sebelum jam 9 pagi memenuhi 15-30 persen kebutuhan gizi,” papar Hardinsyah.
Menurut Prof Hardinsyah, berdasarkan penelitian Kementrian Kesehatan, 7 dari 10 anak Indonesia kekurangan gizi sarapan. Ada juga dalam penelitian lain, 4 dari 10 anak sekolah tidak sarapan sebelum berangkat sekolah. Nah, agar lebih mengena, pesan sarapan sehat dilakukan dengan kegiatan sarapan bersama dan pembagian komik “Ayo Sarapan Sehat!”. Pendidikan sarapan sehat, papar Hardinsyah, tidak ditujukan hanya kepada para siswa, namun juga pada orangtua siswa, guru, mahasiswa dan dosen fasilitator. “Peran dan pengetahuan orangtua sangat penting dalam menyediakan sarapan dengan gizi seimbang,” ungkap Hardinsyah. Menu yang disajikan, kata Prof Hardinsyah, mewakili menu dengan gizi seimbang. Dalam satu kotak sarapan yang disediakan terdapat menu mi goreng sebagai karbohidrat, kukusan sayur, telur sebagai protein hewani ditambah susu dan minum air putih. Menurutnya, menu sarapan sehari hari tidak harus sama seperti menu tersebut. “Dalam materi pendidikan sarapan sehat, karbohidrat terserah anak mau makan apa. Mau makan kentang, singkong, terigu, sagu, atau mau makan mi juga silakan,” ujar pria yang murah senyum ini. “Pergizi sangat concern kalau makan, jangan mi
saja. Itu salah satu pesan kita. Makanlah aneka ragam makanan,” ujar Hardinsyah. Sementara itu, Corporate Public Relations Manager PT Indofood Sukses Makmur Nurulita Novi Arlaida mengungkapkan pemberian pendidikan sarapan ini bertujuan supaya masyarakat Indonesia lebih memahami bahwa memberikan sarapan pagi yang memiliki nilai gizi yang seimbang itu sangat penting untuk pertumbuhan anak–anak. “Mi memang mengandung karbohidrat yang bisa dikonsumsi dengan makanan lain sehingga memberikan gizi yang seimbang,” papar Nurulita. Di Surabaya, kegiatan diselenggarakan di kompleks SDN dr Soetomo V,VI, VII, VIII, dan IX Surabaya. “Jumlahnya sekitar dua ribu siswa lebih,” ujar Nurulita. Sementara itu, dalam rilisnya diterima Global News, General Manager Corporate Communications PT Indofood Sukses Makmur Tbk Stefanus Indrayana mengungkapkan tanggung jawab sosial perusahaan terkait dengan building human capital khususnya bidang gizi seperti pembinaan posyandu di berbagai wilayah Indonesia. “Kegiatan pendidikan sarapan sehat ini harus didukung karena menjadi cara mudah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sarapan sehat dengan memberikan contoh alternatif menu sarapan dengan gizi seimbang,” ujarnya.z faz
GLOBAL SPORT
18
MINGGU KE-33
14 - 21 APRIL 2016
LEICESTER CITY FC VS WEST HAM UNITED
Minggu 17 April 2016, 19:30 WIB, King Kin Power Stadium, Leicester, Leicestershire
EUFORIA KUNCI JUARA LIGA LEICESTER-Kemenangan 2-0 di markas Sunderland, Minggu (10/4/2016) semakin melambungkan harapan Leicester untuk segera mengunci gelar juara Liga Primer Inggris. Nah, dalam laga ke-34, Minggu (17/4/2016), pukul 19.30 WIB, Leicester dijadwalkan meladeni tantangan West Ham United di Stadion King Power. James Vardy dan
RIYAD MAHREZ
kawan sakan Liga di Terumenakrumah pekan lalu. Leicester berada di klasemen mengantongi atau selisih poin
kawankini meraeuforia juara Primer sudah depan mata. tama sejak lukkan tuan Sunderland, kini mantab puncak dengan 62 poin, tujuh dengan
Tottenham Hotspurs yang saat ini berada di posisi kedua. Dengan lima laga tersisa, The Fox, julukan Leicester, kini berada dalam euforia untuk segera mengunci gelar juara Liga Primer. Dan euforia itu tentu saja bakal terbawa saat Leicester menjamu West
Ham. Perhitungan di atas kertas, Leicester memang lebih diunggulkan daripada tim tamu mereka yang saat ini berada di posisi keenam. Dalam lima kali pertemuan terakhir di Liga Primer, Leicester membukukan tiga kali kemenangan, dua di antaranya sebagai tuan rumah. Kemenangan 2-0 di markas Sunderland adalah kemenangan keenam mereka dari tujuh pertandingan terakhir, dengan mengantongi sebanyak 33 poin
di tahun 2016, lebih dari tim m manapun di Liga Primer Inggris. Selain itu, The Foxes juga telah mencatatkan lima kali clean-sheet berturut-turut di liga utama untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Rekor ini jelas tak bisa ditandingi dengan klub manapun termasuk West Ham yang belakangan lebih banyak bermain imbang. Walau saat ini posisinya berada di atas angin namun Ran Manajer Leicester Claudio Ranieri fo meminta timnya untuk tetap fokus dan tidak boleh terlena dengan gela gelar juara Ranie menyeyang ada di depan mata. Ranieri but Leicester City belum mem memenangkan apa pun meski timnya semakin dekat Ingg perdengan gelar Liga Primer Inggris tamanya usai mengalahkan Su Sunderland be 2-0. “Suporter harus terus bermimpi namun kami harus terus berkonsentrasi dan fokus. Kini kami me memiliki dua lag laga sulit di kan kandang, komp kompetisi Cha Liga Champions di sudah diamankan hharus dan kami in meneruskan ini. Kami na belum memenangkan har apa pun. Kami harus tetap fokus, kuat, tenang, berusaha
solid dan terus melaju,” kata Ranieri kepada BBC Sport. Hal yang sama juga diungkapkan penyerang Leicester City, Jamie Vardy. Ia mulai memandang gelar juara Liga Primer Inggris, tetapi sadar kalau segalanya mungkin terjadi di pekan-pekan terakhir. “Satu langkah lebih dekat [dengan gelar juara]. Anda tak pernah tahu apa yang mungkin terjadi di beberapa laga terakhir, tetapi kami melangkah di jalur yang tepat,” tandas bomber Leicester pertama yang mencetak 20 gol atau lebih dalam satu musim di liga utama, sejak Gary Lineker menetapkan rekor tersebut di 1984/85. Meski demikian, bukan tidak mungkin tim asuhan Slaven Bilic akan menjadi batu sandungan bagi Leicester. Arsenal dan termasuk Manchester United termasuk yang ‘tersandung’ kerikil tajam West Ham United. Kedua raksasa Liga Primer tersebut dipaksa bermain seri. Bahkan dalam ajang Piala FA, laga perempat final terpaksa diulang karena skor imbang seri 1-1 antara Manchester United dan West Ham. Nah, apakah Leicester bakal bernasib sama ikut-ikutan terjungkal atau semakin berjaya, kita tunggu aksi James Vardy dan kawan-kawannya.zfaz
Jonatan Jumpa Lin Dan di Babak Kedua SINGAPURA-Jonatan Christie mengawali langkahnya di Singapura Terbuka Super Series 2016 dengan kemenangan. Di babak kedua, Jonatan sudah ditunggu Lin Dan. Jonatan melewati pertandingan babak pertama dengan relatif mulus. Melawan wakil Malaysia, Zulfadli Zulkiffli, di Singapore Indoor Stadium, Rabu (13/4/2016), Jonatan menang dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-16 dalam tempo 31 menit. Di babak kedua, Jonatan akan menghadapi lawan tangguh asal China, Lin Dan. Pebulutangkis yang ditempatkan sebagai unggulan kedua itu lolos setelah menyingkirkan tunggal putra Indonesia lainnya, Ihsan Maulana Mustofa, dengan skor 21-16, 21-19.Ini akan jadi pertemuan pertama antara Jonatan dan Lin Dan. Juga melangkah ke babak
kedua adalah pasangan ganda putri Della Destiara Harris/ Rosyita Eka Putri Sari. Mereka lolos setelah memenangi pertarungan ketat melawan pasangan Thailand, Puttita Supajirakul/ Sapsiree Taerattanachai, dengan skor 21-19, 25-23. Della/Rosyita selanjutnya akan bertemu dengan ganda Taiwan, Hsieh Pei Chen/Wu Ji Tung. Namun langkah Della/Rosyita tak diikuti oleh dua ganda lainnya.Natasha Herloardjo/Rofahadah Supriadi Putri tak mampu menuntaskan laga dan kalah WO di kedudukan 3-21, 3-11 dari Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. Sedangkan Apriani Rahayu/Jauza Fadhila Sugiarto takluk 7-21, 17-21 dari Naoko Fukuman/Kurumi Yonao. Sementara di nomor ganda campuran, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini kalah 15-21, 17-21 dari Pranaav Jerry Chopra/ Nelakurihi Sikki Reddy.zfaz
FORMULA ONE
IST.
Rio Haryanto dan Indah Pennywati (Ibunda Rio Haryanto)
Berharap Bisa Capai Garis Finish Lagi
Semarang-Pebalap Indonesia yang tergabung dalam tim Manor Racing Rio Haryanto bertolak ke China untuk mengikuti balap Formula One (F1) di Shanghai, China, 15-17 April 2016. Ibunda Rio Haryanto, Indah Pennywati, mengatakan Rio berangkat ke China, Selasa(12/4/2016) pukul 11.00 WIB. “Masih ada 19 race lagi, dan Rio Haryanto masih harus banyak belajar dan menambah jam terbangnya,” kata Indah seperti dilansir Antara, Selasa. Pada seri pertama di GP Australia, Rio gagal mencapai garis finis karena mobil yang dikendarainya MRT05 mengalami kendala mesin. Kemudian di Sirkuit Internasional Sakhir Bahrain pada GP Bahrain, pebalap berusia 23 tahun ini menempati posisi 17 dengan catatan waktu 1:36.685, sedangkan rekan satu timnya pebalap asal Jerman Pascal Wehrlein menempati posisi 13 dengan catatan waktu 1:35.448. Menurut Indah, sirkuit di Shanghai tidak asing bagi Rio karena dia pernah tampil di sana saat turun pada Formula Asia 2008. Latihan resmi pertama digelar Jumat pekan ini pukul 10.00 hingga 11.30 waktu setempat, kemudian dilanjutkan latihan resmi kedua pukul 14.00 hingga 15.30, sedangkan latihan ketiga dilaksanakan Sabtu pukul 12.00 hingga 13.00 waktu setempat. Babak kualifikasi dimainkan Sabtu (16/4) pukul 15.00 hingga 16.00 waktu setempat sedangkan lomba digelar keesokan harinya pukul 14.00 waktu setempat. Sirkuit China memiliki panjang lintasan 5.451 kilometer. zant
INDONESIA SOCCER CHAMPIONSHIP
Kick-off Berubah, Laga Pembuka Bisa Berubah JAKARTA-Perubahan jadwal kick-off Indonesia Soccer Championship (ISC) A membuat laga pembuka pun kemungkinan besar berubah pula. Jadwal awal mempertemukan antara Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC di Stadion Mandala, Jayapura, pada 16 April mendatang. Namun, ada kemungkinan duel pembuka kompetisi baru tersebut menjadi Persipura versus Persija Jakarta. “Rencana awal Persipura melawan Sriwijaya. Apa masih Persipura melawan Sriwijaya, sekarang opsi terkuat Persipura melawan Persija,” ujar singkat Direktur Utama PT Gelora Trisula Semesta, Joko Driyono, di Jakarta, Senin (11/4/2016). PT GTS menggelar pertemuan dengan 18 klub peserta ISC, Senin awal pekan ini. Dalam rapat tersebut nantinya bakal diputuskan terkait jadwal dan seluruh regulasi pertandingan ISC. Perubahan jadwal kick-off itu sendiri menurut PT GTS disebabkan mereka masih harus melengkapi persyaratan dari BOPI, yang menurut mereka sangat banyak. Kabarnya Presiden Joko Widodo juga bersedia hadir di hari pembukaan, sehingga jadwalnya pun harus disesuaikan. zdtc
JONATAN CHRISTIE
Menengok Persiapan Daud Yordan sebelum ‘Battle in Uruguay’
Berangkat Tiga Minggu Lebih Awal, Latihan hingga Jelang Subuh Juara tinju kelas ringan (61,2 kilogram) WBO Asia Pasifik Daud Yordan bakal melanjutkan latihan di Uruguay untuk persiapan pertarungan melawan petinju Argentina Cristian Rafael Coria di Radisson Victoria Plaza, Montevideo, Uruguay, 4 Juni 2016. “TIGA minggu sebelum pertarungan, saya akan melanjutkan latihan di Uruguay,” kata petinju dengan rekor bertarung 35 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah ini, Senin (11/4/2016). Menurut petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, dirinya datang ke Uruguay lebih awal untuk melakukan adaptasi dengan perbedaan waktu antara Indonesia dan Uruguay.
Daud Yordan Bahkan, lanjut dia, selama menjalani latihan di Bali saat ini dirinya juga sudah mulai menjalani adaptasi karena latihan dilaksanakan mulai malam hari yaitu pukul 23.00 WITA hingga menjelang subuh. Pertandingan dengan titel
“Battle in Uruguay” ini merupakan pertandingan lintas badan tinju dunia karena petinju asal Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat ini memegang predikat juara kelas ringan WBO Asia, Pasific dan Afrika. “Kami tidak fanatik pada
satu badan tinju dunia dan kami selalu mencari jalan terbaik untuk mengembangkan karir Daud. Sehingga, semua peluang akan kami rebut termasuk bertanding di Uruguay,” kata promotor dari Mahkota Promotion, Raja Sap-
ta Oktohari dalam keterangan persnya di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sebagai juara WBO Asia Pasifik, kata dia, Daud Yordan juga butuh tantangan baru di badan tinju WBA. Pemilihan ke WBA ini tidak lepas dari Mahkota Promotion selalui promotor untuk terus mengembangkan karir petinju berusia 28 tahun itu. Bertandingnya petinju yang akrab dipanggi Cino di Uruguay ini juga merupakan hasil kerja sama antara Mahkota Promotion dengan Sampson Lewkowicz dari Sampson Boxing yang juga merupakan penata tanding internasional yang sebelumnya pernah digendeng oleh promotor pimpinan Raja Sapta Oktohari itu. “Kami bekerja sama dengan Sampson Boxing yang dulu telah terbukti membantu
Chris John mempertahankan gelarnya. Kerja sama ini juga menunjukkan komitmen Sampson Boxing untuk mengembalikan kejayaan tinju Indonesia,” kata pria yang akrab dipanggil Okto itu. Cristian Rafael Coria yang dijuluki El Zorro ini memiliki rekor bertarung 24 kali menang (sembilan di antaranya dengan KO) kalah empat kali dan seri dua kali. Petinju Argentina ini sekarang berusia 33 tahun (kelahiran 2 September 1982). Sementara itu Daud Yordan kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 ini memiliki rekor bertarung 35 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah. Pertarungan melawan petinju Argentina ini bukan yang pertama bagi Daud Yordan karena sebelumnya yang ber-
sangkutan juga sudah pernah melawan petinju Argentina yaitu Daniel Eduardo Brizuela di Australia, 6 Juli 2013. Pada pertarungan yang dimenangkan oleh Daud Yordan tersebut dalam rangka perebutan gelar juara dunia kelas ringan IBO. Daud Yordan mengakui bahwa Cristian Rafael Coria dari Argentina yang akan dihadapi, merupakan petinju yang bagus. “Saya memang sudah melihat dan mempelajari rekaman pertarungan dia (Cristian Rafael Coria) tetapi belum begtu banyak. Saya lihat dia petinju yang bagus,” katanya. Menurut dia, petinju Argentina itu memiliki pukulan yang komplit ini yang harus diwaspadai. “Dia (Cristian Rafael) merupakan petinju yang bagus dan saya yang harus ekstra saat menghadapi dia,” katanya menegaskan. zant
JOGJA
MINGGU KE-33 14 - 21 April 2016
SOLO
19
Pasien Bisa Pesan Kamar Online Layanan Rawat Inap Tengah Dipersiapkan DKK Solo SOLO-Pasien rumah sakit (RS) di Kota Solo akan mendapat kemudahan dalam mendapatkan layanan rawat inap melalui sistem online. Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, kini tengah mempersiapkan sistem pemesanan kamar secara online bagi pasien yang harus mendapatkan layanan rawat inap di RS. Program baru yang akan dikembangkan DKK dengan jaringan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) tersebut, merupakan layanan berbasis website yang sudah diujicobakan sejak 2015. Dalam sistem layanan tersebut, DKK Solo melibatkan tujuh RS dari total 15 RS di Kota Solo. Sedangkan sisanya saat ini belum masuk
jaringan SPGDT berbasis website. Kepala DKK Solo, dokter Siti Wahyuningsih, menargetkan ke-8 RS tersebut pada akhir April 2016 harus sudah masuk dalam sistem layanan tersebut. Masyarakat yang memerlukan layanan kesehatan, katanya, bisa mengakses website http://spgdt.surakarta.go.id yang memuat data ketersediaan kamar rawat inap, VK, ICU, ICCU, ambulance, ventilator, dokter jaga, dokter spesialis, stok darah PMI, serta peta lokasi rumah sakit. “Kedelapan rumah sakit tersebut, di antaranya RSUD Solo, RSUD dr Moewardi, RSIA Hermina, RSJD, RS Mata, RSU Slamet Riyadi, RS Triharsi, RS Orthopedi
Prof. Dr. R. Soeharso dan RS Puri Waluyo. Software jaringan SPGDT terus kami pantau dan dievaluasi, sehingga ke depan data yang termuat lebih rinci, seperti tempat tidur secara rinci dicantumkan kamar laki-laki berapa dan perempuan berapa,” ujar dokter Ning kepada wartawan di Balai Kota. Kepala DKK Solo itu menegaskan, program layanan jaringan SPGDT akan terus dikembangkan untuk memberi kemudahan bagi masyarakat. Di antara program pengembangan yang kini digagas DKK adalah agar layanan kesehatan berbasis website itu bisa juga untuk memesan layanan secara inden seperti pada website biro perjalanan. Pro-
gram pengembangan tersebut akan dibahas bersama pihak rumah sakit. “Sistem tersebut memang tidak mudah, karena setiap rumah sakit punya kebijakan sendiri-sendiri. Dalam pelaksanaan harus ada perjanjian antara pasien dengan rumah sakit, misalnya pemesanan dilakukan setengah jam sebelumnya dan selewat itu hangus untuk digantikan orang lain,” jelasnya. Dokter Ning berharap, layanan RS melalui jaringan SPGDT secara online di rumah sakit pemerintah maupun swasta, akan menjadikan kondisi rumah sakit lebih terbuka, terutama tentang ketersediaan kamar. Hal itu untuk mencegah agar pasien mendapat kepastian dan tidak merasa diping-pong karena RS tidak terbuka dalam memberikan informasi kamar yang tersedia. “Kami memberi tenggat waktu sampai akhir
Umat Khonghucu Upacara “Nyadran” Ching Bing SOLO-Masyarakat Tionghoa penganut Khonghucu tergabung dalam Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Solo, melaksanakan tradisi leluhur, yang disebut sembahyang Ching Bing, semacam “nyadran” dalam tradisi Jawa. Ritual tersebut, juga dilaksanakan di depan Kelenteng Hok Tek Cing Sien atau Dewa Bumi, lokasinya di pelataran rumah duka Thiong Ting, Jebres, Solo. Upacara tahunan semacam ziarah kubur itu diawali dengan sembahyang di Kelenteng “Dewa Bumi” Hok Tek Cing Sien, karena dalam sejarahnya rumah duka merupakan tempat kremasi yang letaknya tidak jauh dari kompleks pemakaman etnis Tionghoa di Kentingan dan Mojo. Tujuan ritual tersebut sebagai permintaan izin kepada “Dewa Bumi”, yang diimani sebagai utusan Tuhan, pengatur, perawat dan pemelihara alam semesta. Pelaksanaan ritual yang berlangsung khusyuk, dimulai dengan pembakaran dupa besar. Seorang pendeta Khonghucu pemimpin upacara lebih dahulu membakar dupa tersebut, kemudian umat Khonghucu peserta sembahyangan mengikuti dengan membakar dua dupa di tangan masing-masing. Di altar yang terletak di bagian depan kelenteng, Pendeta Khonghucu menyulut lima dupa besar. Makna pembakaran lima dupa besar tersebut adalah, sebagai pengingat tentang kewajiban manusia dalam mengembangkan “Ngo Siang” atau “Lima Kebajikan”, yaitu Jien (cinta kasih), Gie (kebenaran), Lie (susila), Ti (bijaksana) dan Sin (dapat dipercaya). Rohaniawan Khonghucu Solo, Adji Chandra, menjelaskan, upacara Ching Bing wajib dilaksanakan umat Khonghucu setiap April. Dalam sejarahnya, upacara Ching Bing merupakan saat terbaik bagi umat Khonghucu untuk membersihkan makam dan melaksanakan sembahyang di makam leluhur. Sedangkan 10 hari setelah Ching Bing berakhir, menurut Adji Chandra, umat Khonghucu di Solo juga berkewajiban mengadakan upacara Ching Bing bersama. “Hal itu bertujuan selain sebagai penghormatan bagi leluhur sendiri, juga ada kewajiban menghormati leluhur orang lain,” ujar Adji Chandra.Rohaniwan Khonghucu itu menambahkan, di Kota Solo yang mayoritas masyarakatnya dari etnis Jawa, upacara sembahyangan Ching Bing juga dikenal dengan sebutan Cembengan.”Menurut penuturan orang Jawa antara tradisi Cembengan dengan upacara Ching Bing sama-sama dilafalkan Cembengan. Kata-kata Ching Bing ditambah akhiran an, sehingga diucapkan Ching-Bing-an atau Cembengan,” jelas Adji Chandra lagi. z tok
GN/TOTOK SUWARTO
CEMBENGAN: Suasana upacara Ching Bing umat Khonghucu di depan kelenteng.
April 2016 agar semua RS di Solo masuk jaringan. Kami berharap pihak RS kooperatif, karena kalau tidak masuk izin akan kami cabut. Sebelumnya kami akan melakukan pembinaan ke semua RS yang belum masuk jaringan,” ungkapnya. Diterapkannya program layanan baru tersebut, lanjut dokter Ning, karena dia mempertimbangkan perlunya layanan pengaduan ketersediaan kamar rawat inap di RS. Selain penerapan program layanan RS berbasis website, DKK juga membuka Pusat Aduan Layanan Kesehatan (Panda) berbasis pesan singkat atau SMS. Melalui layanan itu, masyarakat bisa menyampaikan mengkritik dan memberikan masukan, mengajukan pertanyaan apa saja mengenai layanan kesehatan. Setiap keluhan yang masuk akan langsung ditanggapi bidang yang menangani. z Tok
PURBAKALA
Endemik DBD Jago Lomba PHBS Nasional
GN/TOTOK SUWARTO
UJIICOBA: Rektor UNS Prof. DR. Ravik Karsidi memboncengkan Dirjen Pengembangan Inovasi Kemenristek Dikti saat mencoba sepeda listrik.
UNS Luncurkan Sepeda Listrik Hilirisasi Penelitian
SOLO-Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (12/4/2016), meluncurkan sebanyak 13 sepeda listrik yang diproduksi dari hasil penelitian para dosen Fakultas Teknik (FT), terdiri dari varian sepeda beroda dua “BikUNS” dan roda tiga “TribUNS”, di Kampus UNS, Kentingan, Solo. Khusus varian “BikUNS” yang beroda dua, pada peluncuran yang disaksikan Dr. Ir. Jumain Appe, Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti, langsung dibagikan ke fakultas-fakultas dan diserahkan kepada para petugas Caraka atau pengantar surat di setiap fakultas. Kedua varian sepeda listrik tersebut, menurut Prof. Dr. Kuncoro, dari FT-UNS, belum 100 persen menggunakan konten lokal karena masih menggunakan mesin dan baterei yang diimpor dari Tiongkok. “Di FT-UNS sedang dikembangkan penelitian baterei lithium yang siap diproduksi. Namun hasil penelitian belum bisa digunakan, karena belum mendapat standar nasional Indonesia (SNI). Sehingga untuk produksi sepeda listrik yang risetnya dimulai 2015, baterei dan mesin masih impor
GREEN CAMPUS: Para Caraka pengantar surat darti fakultas-fakultas saat menerima sepeda listrik. GN/TOTOK SUWARTO
dari Tiongkok. FT-UNS memproduksi rangka besi beserta box dari bahan serat,” jelas Prof. Kuncoro, di depan Dr. Ir. Jumain Appe, Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti. Prof. Kuncoro menyatakan, pihaknya masih berupaya menekan biaya produksi agar sepeda listrik “BikUNS” bisa dipasarkan secara luas. Menurut dia, “BikUNS” belum bisa bersaing dengan produk Tiongkok di pasaran, karena sepeda listrik hasil penelitiannya yang dilengkapi perangkat pengisian baterei khusus masih mahal. Sepeda listrik “BikUNS” yang menggunakan bateri lithium ion saat tenaga listrik terisi penuh bisa digunakan untuk menempuh jarak 25 - 30 kilometer dan bisa bertahan sehari tidak habis. Proses pengisian 2 - 3 jam.
Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi, mengungkapkan, sepeda listrik yang dihasilkan FT -UNS merupakan awal dari hilirisasi penelitian di bidang teknologi ramah lingkungan. Sebelumnya, UNS ditugasi Kemenristek Dikti untuk melakukan penelitian dan pengembangan mobil listrik dan baterei lithium yang merupakan salah satu komponen penunjang mobil listrik. “Prototipe mobil listrik yang ramah lingkungan sudah jadi dan masih terus dikembangkan. Sekarang diluncurkan sepeda listrik ramah lingkungan yang akan digunakan di kampus UNS untuk mendukung program green campus. Kalau baterei lithium sudah mendapat SNI akan diluncurkan bersama mobil listrik,” jelasnya. z tok
SOLO-Wilayah Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, terletak di ujung utara Kota Solo, pada 2015 lalu masih masuk dalam daftar wilayah endemik penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun, pada 2016 ini Kel. Mojosongo menjadi wakil Prov. Jawa Tengah, dalam lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat nasional, karena masyarakat kelurahan itu memiliki inovasi dan kreativitas dalam membangun PHBS. Kelurahan Mojosongo yang luasnya 532,927 hektar, terdiri dari 186 RT dan 37 RW, dihuni sebanyak 50.549 jiwa. Jumlah penduduk relatif besar dengan tingkat pendidikan mayoritas di bawah SLTA dan bekerja di sektor informal itu, menjadikan Kel. Mojosongo tak luput dari serangan penyakit tahunan itu. Walikota Solo FX. Hadi Rudyatmo, yang melihat kesungguhan masyarakat Mojosongo melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terus mendorong warganya mewujudkan visi misi “Waras” dengan mempertahankan kebiasaan PHBS. Inovasi dan kreativitas masyarakat Mojosongo dalam memotivasi diri, ditempuh dengan menciptakan berbagai gerakan, seperti Rematik (Remaja Pemantau Jentik), Wamantik (Siswa Pemantau Jentik), Kebun Sayur Pekarangan, Sedekah Sampah. Kader Wira Wiri, Pertemuan Tanpa Asap Rokok, “Susu Tante” untuk mengumpulkan sumbangan sukarela tanpa tekanan dan lain-lain. Itu salah satu alasan, kenapa Kel. Mojosongo menjadi wakil Jawa Tengah dalam lomba PHBS tingkat nasional. “Dalam lomba ini kemenangan bukan target utama, tetapi yang lebih penting masyarakat dapat mengimplementasikan PHBS dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hadi Rudyatmo, di sela penerimaan tim penilai lomba PHBS di Kantor Kelurahan Mojosongo, Senin (11/4/2016). Kelurahan Mojosongo tahun 2016 ini harus bersaing dengan lima kota lain di Indonesia, di antaranya Samarinda dan Lampung. Susilowati Subekti, Ketua Tim Penilai Lomba PHBS, mengatakan tugas tim adalah melengkapi data yang sudah masuk dan meneliti kebenarannya, apakah di setiap kelurahan masyarakatnya sudah menerapkan PHBS. “Peserta lomba mencapai ratusan kota dari seluruh Indonesia,” katanya. Dia melihat, di Mojosongo banyak hal menarik, seperti Masyarakat Sadar Memberantas Sarang Nyamuk (Masdar Bersayak), Pertemuanku Bebas Asap Rokok dan kegiatan lai n di RW-RW yang bisa membudayakan PHBS. z tok
GN/TOTOK SUWARTO
TOTAL: Salah satu sudut perkampungan di Kelurahan Mojosongo Solo.
AUDREY NETHANIA WIBOWO, PENAKLUK LINTASAN BALAP SEPATU RODA
Kejar Prestasi Tanpa Melupakan Pelajaran Sekolah Lintasan balap sepatu roda di Kota Malang sejauh 1000 meter, dilahap seorang gadis mungil dalam tempo kurang dari dua menit. Namun, akhirnya catatan waktu yang hanya terpaut beberapa detik dari lawannya, menempatkan atlet sepatu roda asal Kota Solo ini hanya di urutan kedua. LAPORAN: TOTOK SUWARTO
ATLET penakuk lintasan itu adalah Audrey Nethania Wibowo yang biasa dipanggil Netha. Bagi Netha, dapat menduduki peringkat runner up balap sepatu roda nasional jarak 1000 meter, bagaikan mimpi. Kedudukan itu termasuk prestasi cukup baik, mengingat di lintasan balap luar kandangnya wilayah Jawa Tengah, dia harus menghadapi lawanlawan tangguh dari Jawa Timur mau-
pun sesama atlet Jawa Tengah. Netha yang saat ini duduk di kelas VIII SMP Negeri I Solo, di lomba yang sama pada 2015 lalu, di samping menyabet medali perak jarak 1000 meter, juga membukukan prestasi lumayan ketika menempati urutan ketiga dengan medali perunggu untuk jarak 500 meter. Pada akhir Maret 2016 lalu, Netha kembali mencoba menaklukkan lintasan yang sama, namun dia dengan berani memilih kelas yang lebih
tinggi, yakni kelas speed. “Saya di balapan kelas itu hanya menempati urutan keempat. Tetapi itu kan pengalaman pertama saya melawan para pembalap yang kelasnya di atas saya dan sudah berpengalaman. Jadi meskipun saya gagal mendapat medali, saya puas karena posisi saya tidak jauh dari pembalap berpengalaman,” ujar Netha kepada Global News, Selasa (12/4/2016). Pengalaman di kelas yang baru tersebut, kata anak pasangan El Sapto Wibowo-Kurniandari Widrianti itu, merupakan modal untuk menghadapi lomba bergengsi pada Juli 2016 memperebutkan Piala Ibu Negara dan Kejurnas Solo Open III di Kota Solo. Remaja mungil
GN/TOTOK SUWARTO
NETHA Didampingi ayahnya, El Sapto Wibowo dan ibunya,Kurniandari Widrianti.
kelahiran Solo, 23 September 2002 dengan tinggi badan 149 cm dan berat 43 kg yang tergabung dalam
klub “Rogliss” (Roda Glinding Inline Skate Solo) itu, menyimpan ambisi menorehkan prestasi terbaik di ajang kejuaraan nasional yang akan diikuti juga para pembalap sepatu roda mancanegara itu. Bagi Audrey Nethania, mengikuti berbagai lomba bukan hal baru. Di lintasan balap sepatu roda, Netha sudah mengoleksi banyak keping medali di ajang lomba regional maupun nasional. Sejak dia masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) Warga Solo, Netha masuk tim marching band di sekolahnya yang menjadi juara nasional di kejuaraan terbuka Yogyakarta. Netha yang menjadi spesialis pemain bellyra, saat duduk di bangku Sekolah Dasar
(SD) Warga, juga memperkuat tim marching band dalam kompetisi nasional yang akhirnya menjuarai lomba itu. Perkenalan Netha dengan olahraga prestasi sepatu roda, berawal saat duduk di kelas tiga SD. Sejak itu, Netha yang awalnya tergolong penakut meluncur di atas sepatu roda, akhirnya ketagihan bersepatu roda setelah bergabung dengan “Rogliss” dan menorehkan prestasi. “Meskipun saya menekuni olahraga sepatu roda, saya tetap menjaga pelajaran sekolah. Prestasi di sekolah juga lumayan baik, karena saya bisa mengatur waktu untuk belajar dengan berlatih sepatu roda,” jelasnya menutup perbincangan (*)
PESANTREN Halaman 20 MINGGU KE-33, 14 - 21 APRIL 2016
MELONGOK PONPES AMANATUL UMMAH DI KEMBANGBELOR, PACET, MOJOKERTO
“Apakah Monyet-Monyet yang Akan Jadi Santrinya?”
S
OLEH: DJOKO PITONO
UATU hari sekitar 9 tahun lalu, kiai terkemuka KH Said Agil Siradj (sebelum menjadi Ketua Umum PBNU) diundang untuk memberikan tausyiah di Pondok Amanatul Ummah, Kembangbelor, Pacet, Mojokerto, yang baru mengawali kegiatannya. Saat itu belum banyak santrinya, hanya beberapa puluh anak. Tempat belajarnya pun masih sangat sederhana. Santri perempuan belajar dan tinggal di sebuah bangunan kecil sederhana, sedang santri laki-laki belajar di bawah tenda darurat dan rumah penduduk setempat. Sang kiai sempat terheran-heran. Inikah pondok yang mentereng namanya, Madrasah Bertaraf Internasional alias MBI? Tetapi sebagai tamu yang diundang, sang kiai pun tetap membesarkan hati pengundangnya, Kiai Asep Saifuddin Chalim. Toh begitu, sang tamu yang sudah akrab dengan Kiai Asep tersebut sempat mencetuskan rasa herannya. Dikatakannya, dirinya memiliki 8 pondok pesantren, semuanya dibangun dengan perhitungan yang matang. Termasuk kedekatannya dengan daerah yang cukup banyak penduduknya. Apa yang dia herankan, Ponpes Amanatul Ummah tempatnya sepi, jauh dari keramaian, dan di pinggir hutan pula. “Bagaimana mengembangkan pondok ini? Siapa yang akan masuk menjadi santrinya? Apakah monyetmonyet yang saya temui di pinggir hutan saat perjalanan tadi?” tanya sang kiai dengan nada berkelakar. Kiai Asep hanya tersenyum mendengar pernyataan sahabat yang jadi tamunya itu. Tetapi memang ajaib. Siapa pun yang mengetahui awal mula pondok pesantren di desa terpencil itu akan heran. Sekarang, belum genap 10 tahun, pondok sederhana tersebut telah berubah menjadi pondok megah. Sejumlah bangunan bertingkat mengelilingi sebuah masjid besar yang indah. Sejak berdiri, pembangunan memang tak pernah berhenti. Pada September 2015, di desa sebelahnya, Bendungan Jati, telah mulai beroperasi Institut KH Abdul Chalim, yang dirancang untuk menjadi universitas kelas dunia. Baru berdiri saja, institute itu telah memiliki sekitar 400 mahasiswa, di antaranya dari enam negara asing dan 23 propinsi di Indonesia.
GN/DJOKO PITONO
KIAI Asep Saifuddin sedang menerima tamu Prof Dr. Muhammad Taufiq Ramadan al-Buti (tengah), Dekan Fakultas Syariah Universitas Damaskus, di pondok Pacet, Mojokerto, akhir Maret lalu. Prof Taufiq, yang juga Ketua Persatuan Ulama Suriah, memberikan ceramah di depan para santri pondok. Tak kurang 4.000 santri dari seluruh Indonesia menuntut ilmu di sekolah unggulan tingkat SMP dan SMA di Pacet, 2.000 santri lainnya belajar di Pondok Amanatul Ummah di Surabaya. Ini belum termasuk sekitar 1.000 siswa yang belajar gratis di Madrasah Aliyah Hikmatul Amanah di Desa Bendungan Jati. Sampai sekarang, tak kurang dari 30 hektar tanah telah disiapkan untuk pengembangan Amanatul Ummah sebagai pusat pendidikan. Bagaimana Kiai Asep membangun pondok/sekolah unggulan kurang dari 10 tahun? Belum lagi ratusan beasiswa yang diberikan setiap tahunnya kepada anak-anak pintar tapi kurang mampu. Kiai Asep mengatakan, keseriusan dan kejujuran dalam mendidik para santri adalah kunci keberhasilan. Ketidakjujuran seperti nyontek adalah tabu. Pondok pun menjamin 100% santri lulus dengan baik dan dapat melanjutkan ke perguruan tinggi yang diinginkan. Hampir 600 guru/ustadz di pondok selalu diingatkan untuk memiliki keyakinan bahwa sekolah tempat mereka mengajar adalah sekolah terbaik. Anak-anak didik mereka tak hanya pintar mengaji, tetapi juga memiliki keunggulan dalam pengetahuan umum. “Pondok pesantren yang meremehkan pengetahuan umum akan ditinggalkan masyarakat. Santri juga harus berprestasi dalam pengetahuan umum, tidak hanya pintar mengaji,” kata Kiai Asep Saifuddin. Sejak berdiri, semua lembaga pen-
didikan dalam lingkungan Pondok Pesantren Amanatul Ummah selalu mencapai tingkat kelulusan 100% dan mendapatkan hasil rata-rata UAN berklasifikasi A. Rinciannya antara lain: 1. Semua lembaga pendidikan dalam lingkungan Pondok Pesantren Amanatul Ummah berakreditasi A; 2. Para siswa/siswi berhasil memenangi berbagai kejuaraan/lomba akademis dan ketrampilan di tingkat regional dan nasional dari tahun ke tahun 3 3. Sebagai sekolah tingkat menengah atas (SMA dan Aliyah) yang memiliki jumlah lulusan terbanyak diterima di perguruan tinggi negeri (ITB, ITS, UGM, Unair, UI, UNIBRAW, UM, UNESA, UIN dan sebagainya) dan perguruan tinggi luar negeri (Al-Azhar, Mesir, Maroko, Yaman dan Tunisia); 4. Sebagai sekolah tingkat menengah atas (SMA dan Aliyah) yang memiliki jumlah siswa/siswi penerima beasiswa terbanyak dari Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Nasional untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri (ITS, UGM, Unair, UI, UNIBRAW, UNESA, UIN, UM dan sebagainya) dan perguruan tinggi luar negeri (Al-Azhar, Mesir, Maroko, Yaman dan Tunisia). Selama berdirinya, tak terhitung tamu berdatangan dari sekolahsekolah dan pesantren dari seluruh Indonesia. Mereka ingin mengetahui dan belajar langsung dari Amanatul Ummah.
GN/DJOKO PITONO
Dr KH Asep Saifuddin Chalim (kiri), Pengasuh Ponpes Unggulan Amanatul Ummah, saat menerima kunjungan silaturahmi Presiden Joko Widodo di pondok Siwalankerto, Surabaya, April tahun lalu.
Tidak sedikit tamu pejabat, kiai terkemuka, dan tokoh masyarakat. Bahkan termasuk menteri, Wapres H. Jusuf Kalla dan Presiden Joko Widodo. Tamu-tamu pondok juga datang dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Mesir dan Lebanon. Gigih dan Ulet Bagi banyak orang yang mengenalnya, Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA (60 tahun), adalah kiai yang gigih dan ulet. Setiap hari, sang kiai bolak-balik SurabayaPacet. Habis Subuh, jadwal rutinnya adalah mengajar ribuan santrinya di masjid pondok di Pacet. Setelah itu, Kiai Asep meluncur ke Surabaya untuk macam-macam urusan, mulai rapat staf administrasi, rapat guru, sampai menerima beragam tamu dan menghadiri berbagai undangan. Malam hari, Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) ini balik lagi ke Pacet. Terlahir dari keluarga NU tulen di Cirebon, Kiai Asep memang ber-nasab kiai. Ayahnya, KH Abdul Chalim dari Majalengka, adalah ulama pejuang nasionalis yang banyak membantu para pendiri NU seperti KH Hasyim Asyari dan KH Wahab Chasbullah. Namun sejak kecil, si kecil Asep telah terbiasa mandiri. Setelah lulus SD, dia dipondokkan di Ponpes Al Khozini, Buduran, Sidoarjo. Paginya dia bersekolah di SMP Negeri 1 Sidoarjo. Lulus SMP, Asep melanjutkan ke SMA namun hanya sampai kelas 2 karena ayahnya meninggal pada 1972. Tapi dia tetap belajar di pondok. Setelah lulus dari pondok, dengan surat keterangan dari kiainya, Asep melanjutkan studi di Jurusan Bahasa Arab, Fakultas Adab, IAIN Surabaya. Belum lulus sarjana muda, dia mendaftar kuliah Program D3 Bahasa Inggris di IKIP Surabaya dengan ijazah persamaan SMA. Selesai D3, Asep pun jadi guru negeri di SMA Negeri 2 Lamongan, yang dijalaninya 7 tahun dari rumah kontrakannya di Siwalankerto, Surabaya. Di sela-sela
waktu kerjanya, dia lanjutkan studinya di program sarjana pendidikan Bahasa Inggris di IKIP Malang. Di waktu lainnya kemudian, Kiai Asep juga menyelesaikan studi S2 di Unisma Malang dan S3 di Unmer Malang. Jalan yang berliku-liku dijalaninya, termasuk menjadi kepala sekolah SMP swasta, membesarkannya tapi kemudian disingkirkan. Dia pernah menjadi anggota pengurus PC NU Surabaya, sebelum jadi ketuanya. Pernah pula jadi ketua MUI Surabaya, juga menjadi anggota DPRD Surabaya dari PKB. Dia mundur dari jabatan ini setelah 4 bulan karena suara hatinya lebih cocok pada dunia pendidikan. Statusnya kemudian malah naik menjadi dosen UINSA (dulu IAIN Sunan Ampel) Surabaya setelah melimpah ke perguruan tinggi tersebut. Nasib baik mulai menyapanya setelah mendirikan biro perjalanan haji dan umroh (KBIH) Yayasan Amanat Bangsa. Dia mencari sendiri caloncalon jemaah haji untuk dibimbing. “Saya pernah membimbing haji satu kloter. Saya cari sendiri ketika itu, paro kedua 1990-an,” kata Kiai Asep. “Dengan uang hasil kerja itu, saya mulai bisa membangun Pondok Amanatul Ummah,” tambahnya. Kiai Asep selalu optimistis dalam membesarkan Amanatul Ummah. Didampingi istrinya yang telah memberinya 9 anak, Alif Fadilah, sang kiai selalu optimistis. Impiannya antara lain adalah menjadikan Kembang Belor dengan Pondok Amanatul Ummah menjadi kawasan pendidikan yang makin diperhitungkan di Tanah Air. Termasuk adanya universitas unggul dengan beragam fakultas seperti kedokteran, teknik, dan sains di Bendungan Jati. “Institut telah berdiri. Kita kini rencanakan universitas dengan membangun rumah sakit dulu, baru kita buka fakultas kedokteran,” katanya. (*)
GN/DJOKO PITONO
PARA santri putri pondok selesai acara pagi.
Santrinya Langganan Juara Nasional SANTRI Pondok Pesantren Unggulan Amanatul Ummah adalah “langganan” dalam meraih kejuaraan, baik tinggal daerah maupun nasional. Dalam momen istimewa untuk kesekian kalinya, misalnya, dua siswa MA Unggulan Amanatul Ummah berhasil menjadi juara-juara 1 nasional dalam lomba Try Out UNAS, SBMPTN, dan Materi Olimpiade. Lomba yang diikuti oleh sekitar 1.000 siswa terbaik se-Indonesia tersebut diselenggarakan oleh Universitas Airlangga Surabaya dan Primagama Indonesia di Surabaya pada 24 Januari 2016. Kedua juara itu adalah M. Syafiq Romzi sebagai Juara 1 Nasional Bidang IPA dan Nuril Alfi R sebagai Juara 1 Nasional Bidang IPS. Kedua siswa yang memenangkan lomba tersebut berhak memperoleh hadiah keliling luar negeri, beasiswa belajar di perguruan tinggi selama 4 tahun dan sejumlah uang tunai. Namun dengan alasan tertentu, kedua siswa tersebut tidak akan mengambil hadiah keliling luar negeri. “Kami diberitahu bahwa kami akan diajak umroh oleh Bapak Kiai (Pengasuh Pondok Dr KH Asep Saifuddin Chalim --Red). Alhamdulillah,” kata Nuril Alfi. Menurut Alfi, dirinya juga tidak akan mengambil hadiah beasiswa 4 tahun untuk belajar di sebuah PTS terkemuka di Jakarta. “Ya, saya memang tidak akan mengambil hadiah itu, karena saya berencana untuk belajar di Maroko setelah lulus dari pondok,” kata Alfi, yang kini duduk di kelas XII Program Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) Pacet. Ditanya tentang persiapan dirinya dalam lomba try out tersebut, santri asal Banyuwangi mengatakan tidak ada hal-hal istimewa. Ia juga mengaku sebenarnya dirinya bukan santri yang selalu dapat nilai nomor satu. “Yang sering, saya paling nomor empat atau lima,” kata Alfi. “Namun, dalam persiapan menjelang try out, saya selalu mematuhi petunjuk dan nasihat Pak Kiai dan Ustadz Cecep (Kepala MBI, Red). Di antara menyangkut jadwal tidur atau istirahat, juga membaca doa-doa tertentu,” tutur anak pasangan Marzi’i dan Rofiqoh ini. “Selain itu, nasihat Ayah dan Ibu saya di Banyuwangi selalu saya ingat. Ibu saya sering mengingatkan agar saya selalu tawaduk.” Sementara itu, Muhammad Syafiq Romzi, santri yang kini belajar di MA Program Akselerasi, mengatakan dirinya langsung memberitahu orangtuanya di Jember begitu dia menjadi juara 1 nasional dalam lomba tersebut. “Ya, Ibu saya sangat senang. Alhamdulillah, kata beliau,” tutur Syafiq. Syafiq mengatakan, dirinya memang menyukai bidang studi IPA sejak tingkat tsanawiyah. Sebelum di MAAksel, Syafiq sebelumnya belajar di MTs Unggulan Amanatul Ummah Program Akselerasi di Pacet. Syafiq, seperti Alfi, juga tidak mengambil hadiah beasiswa dari lomba tersebut. “Saya ingin melanjutkan kuliah di Teknik Pertambangan ITB. Mudah-mudahan diterima,” kata Syafiq..Amanatul Ummah memang telah menjadi lembaga pendidikan yang berkembang secara spektakuler dengan berbagai prestasi yang diraih siswa-sisiwinya. Lembaga pendidikan yang berlokasi di Jl. Siwalankerto Utara No.56 Surabaya dan Desa Kembangbelor, Pacet, Mojokerto, ini memiliki berbagai jenjang dan jenis pendidikan. Untuk jenjang SMP/ MTs, Amanatul Ummah memiliki MTs Unggulan, MTs Unggulan Program CI (2 tahun), MTs Unggulan Program Excellent, SMP Unggulan, dan SMP Unggulan Berbasis Pesantren. Sedangkan untuk jenjang SMA/MA, Amanatul Ummah memiliki MA Unggulan, MAUnggulan Program CI (2 tahun, MAUnggulan Program Excellent. SMA Unggulan Berbasis Pesantren dan MA Unggulan Bertaraf Internasional (MBI). Sistem Dauroh Pengasuh PP Amanatul Ummah, Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, MA menuturkan bahwa prestasi Amanatul Ummah adalah realita dan bukan klaim. Lembaga ini telah berhasil membuktikan dirinya sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat yang berminat. “Lembaga Pendidikan Amanatul Ummah menjamin murid-murid atau santrinya lulus 100 persen dengan kualifikasi A dengan penuh kejujuran dan percaya diri. Ini karena pemrosesan dan sistem yang kompetitif berupa dauroh/remidi, tryout berulangulang, dan pembahasan tuntas. Amanatul Ummah juga menjamin para lulusannya diterima di perguruan tinggi sesuai pilihannya, baik di dalam maupun luar negeri,” kata Dr KH Asep Saifuddin. Kiai Asep juga menunjuk prestasi santri akhir tahun 2015 yang lalu. saat siswa-siswi Amanatul Ummah mengalahkan SMA/MA favorit di Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto dalam Tryou CBT LBB Primagama dan Kemendikbud Sidoarjo pada Ahad 15 November 2015. Untuk hasil ujian jurusan IPA, dari 20 besar, hanya ada tiga siswa dari luar Amanatul Ummah. Sedangkan 17 siswa lainnya berasal dari MA Unggulan Amanatul Ummah.z dph
INSTITUT KH ABDUL CHALIM
Dirancang Jadi Universitas Kelas Dunia OLEH: DR. H. ZAKARIYAH TERBAYANGKAH Anda bahwa ada institut swasta di Pacet, Mojokerto, yang dirancang menjadi sebuah universitas kelas dunia? Selevel dengan Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, Universitas Harvard di AS, atau Universitas Sorbonne di Prancis? Mungkin tidak. Tetapi itulah citacita besar yang dipatok oleh Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah. “Allah SWT menyukai umatnya yang mempunyai cita-cita tinggi, cita-cita besar,” kata Kiai Asep. “Sudah waktunya kita umat Islam di Indonesia mengembalikan kejayaan ilmuwan Islam dalam ilmu pengetahuan, seni, dan sastra dalam skala global. Itulah sebabnya kita mendirikan Institut KH Abdul Chalim,” tambah sang kiai. Kiai ini memang bukan sembarang kiai. Sepuluh tahun lalu, pondoknya masih sangat sederhana. Sekarang pondoknya telah “disulap” menjadi ponpes megah dan terkenal dengan sekitar 7.000 santri. Baru dibuka pada September lalu, Institut KH Abdul Chalim sudah mencatat sesuatu yang luar biasa. Dari sekitar 300 mahasiswa baru yang diterima, ada hampir 100 mahasiswa berasal dari 23 propinsi di Indonesia. Selain itu ada 19 mahasiswa dari dari enam negara asing: Afghanistan, Kazakstan, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Malaysia. Mereka tersebar di enam prodi dari tiga fakultas yang ada. Prodi baru
akan segera ditambah. Dalam tahun ajaran baru 2016-2017, persiapan dilakukan untuk menarik lebih banyak lagi mahasiswa asing. Dengan bantuan jaringan NU di luar negeri, terutama H. Marukhin dari Malaysia, belasan mahasiswa asing telah tertarik mengikuti kuliah dengan beasiswa. Mereka akan belajar hingga lulus sarjana, bahkan hingga melanjutkan di Program Doktor yang telah dirancang pula oleh pihak institut. Gulim Konysbekova (16 tahun), misalnya, berasal dari Kazakstan. Seorang teman gadis ini yang juga dari Kazakstan adalah Ubish Aisha. Mimpi apa kamu Gulim, kok bisa kuliah di Institut KH Abdul Chalim di Indonesia? Gulim tersenyum saat mendapat pertanyaan ini. Dalam bahasa Inggris, Gulim mengatakan ayahnya seorang guru matematika, fisika dan permesinan. Dia memperoleh informasi tentang beasiswa institut yang baru dibuka di Pacet ini dari seorang bibinya yang tinggal di Malaysia. Sang bibi memberitahu orangtuanya dan Gulim pun segera setuju tawaran beasiswa tersebut. “Saya ingin belajar di sini karena banyak kaum muslimnya. Saya ingin tahu Islam lebih banyak, selain ingin belajar bahasa asing lebih banyak lagi,” kata Gulim, yang menguasai bahasa Rusia dan Inggris, selain bahasa Kazaks. Seperti Gulim, Ubish Aisha (19 tahun) juga fasih berbahasa Inggris dan Rusia. Dia juga mendengar adanya tawaran be-
lajar di Indonesia dari Malaysia dan dia pun langsung senang. “Kesempatan belajar di sini adalah peluang untuk belajar banyak bahasa asing, budaya dan tradisi bangsa dan negara lain,” kata Aisha. Aisha mengatakan, juga punya banyak impian. Selain belajar agama, dia ingin melakukan perjalanan ke berbagai bagian dunia.”Mimpi terbesar saya adalah travelling, karena di dunia ini begitu banyak tempat-tempat yang tidak biasa dan menarik,” kata Aisha. Dari Kazakstan juga ada Nursulton, yang meskipun tak bisa berbahasa Inggris, bahasa Arab maupun bahasa Indonesia, tetapi sangat percaya diri, gaul, dan rajin belajar. Dari Afghanistan, ada Faril Q. Kukar. Keluarganya adalah keluarga cendikiawan terkemuka. Kakeknya adalah imam di sebuah masjid besar di Kabul. Ayahnya, Dr. Fazil Ghani, adalah pakar hukum Islam dan juga Direktur Nahdlatul Ulama Afghanistan, sebuah organisasi masyarakat di negara itu. Organisasi tersebut punya hubungan baik dengan NU di Indonesia. “Jadi saya kuliah di sini juga mewakili Nahdlatul Ulama Afghanistan,” katanya. Pemuda tampan dan tinggi besar ini mengatakan, dirinya ingin belajar lebih banyak lagi tentang Islam di Indonesia yang terkenal damai dan toleran. Lain lagi dengan Ahmat Nurullah dari Vietnam. Anak pertama dari enam bersaudara ini mengatakan tak menyangka dirinya bisa belajar agama Islam di Indonesia.
GN/DJOKO PITONO
PARA mahasiswa laki-laki sedang mengikuti acara di masjid pondok. Warga Vietnam yang beragama Islam sangat sedikit, termasuk di daerah kelahirannya. Mereka yang beragama Islam pun jarang yang belajar agama sampai tingkat tinggi. “Bagi mereka, belajar agama tidak akan membantu mereka untuk memperoleh pekerjaan yang baik dan menjadi sejahtera secara ekonomi,” kata Nurullah. Oleh karena itu, Nurullah mengatakan, dirinya ingin belajar secara serius dan menyelesaikan kuliahnya, serta kembali ke Vietnam untuk ikut memajukan Tanah Air. Dalam bahasa Inggris, Nurullah juga mengatakan dirinya punya impian untuk mendirikan sekolah Islam di negeri sehingga pemahaman agama Islam kaum muslim di negerinya akan lebih baik. “Insya Allah, they will be better,” kata Nurullah. Semua mahasiswa asing yang jumlahnya 19 orang kini diwajibkan mengikuti kuliah bahasa Indonesia sebelum mengikuti perkuliahan secara intensif semua mata kuliah di institut.
Pondok Megah dan Indah Sebagian mahasiswa baru Institut KH Abdul Chalim berasal tempat-tempat dari propinsi di luar Jawa. Taslim Tupong, contohnya, berasal dari Alor, Kalabahi, NTT. Ayahnya seorang nelayan sederhana yang menggantungkan nafkahnya sehari-hari di laut. “Bapak saya hanyalah nelayan harian, yang tiap hari ke laut untuk mencari rezeki Allah yang disimpan di lautan lepas. Ayah saya tak pernah mengeluh meskipun pulang dari laut tidak mdi NTTembawa rezeki Allah,” katanya. Dia sejak awal menyadari tidak akan mampu kuliah karena keadaan ekonomi keluarga tak memungkinkan. Tapi dia gembira saat ditelpon gurunya, yang juga pengurus NU di NTT bahwa ada tawaran beasiswa kuliah di Jawa. “Saya sampaikan pada bapak saya dan bapak langsung menangis serta memeluk saya,” kata Taslim Tupong. Taslim menambahkan, ayahnya berpesan agar dia belajar sungguh-sungguh agar da-
pat mengangkat derajat keluarga. Agar orangorang tidak memandang sebelah mata. Mahasiswa lain dari luar Jawa adalah Edy Kurniawan. Asal Tanabau, Selayar, Sulawesi Selatan. Ayahnya adalah pekerja sederhana dan tak mampu lagi untuk menyekolahkan anaknya ke tingkat lebih tinggi. Oleh kar, yaena itu, Edy merasa sangat beruntung ketika memperoleh beasiswa untuk kuliah di Institut KH Abdul Chalim di Pacet. “Tak terbayangkan saya bisa kuliah di Institut KH Abdul Chalim, sekaligus mondok di Ponpes Amanatul Ummah. Pondoknya betul-betul megah dan indah, sejuk udaranya dan jernih airnya,” kata Edy. Lain lagi Angga Arjunas, asal Tanjungagung, Waykanan, Lampung. Dia bercerita, semangat belajarnya terpacu oleh kerja keras ibunya yang membesarkan empat anak hingga besar karena ayahnya meninggal sejak lama. “Semangat saya tambah terpacu ketika saya dapat kuliah di sini. Teman-teman saya amat banyak, bahkan dari luar negeri. Saya bertekad akan belajar keras hingga meraih gelar doktor, seperti harapan Pak Kiai Asep Saifuddin,” kata Angga. Nur Azizah, gadis asal Lombok, mengungkapkan betapa bingungnya dia saat pertama kali datang di Pondok Amanatul Ummah di Pacet untuk menemui Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru. “Saya merasa begitu asing. Tak ada yang saya kenal sama sekali. Saya bingung. Namun setelah saya disapa seseorang, perasaan takut dan khawatir saya langsung hilang,” katanya. “Tak terasa saya ternyata punya kawan yang begitu banyak. Mereka pun baik hati, sopan, ramah, dan penuh pengertian,” kata Azizah pula.(*)