JAWA Halaman 12I MINGGU
TIMUR
MINGGU KE-326
9 - 15 DESEMBER 2021
BUPATI Mundjidah Wahab saat memberi sambutan.
rah Kabupaten Jombang, dan Kepala OPD terkait, Camat Ploso dan jajaran Forkopimcam Kecamatan Ploso, Petugas Penyalur Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Bank Jombang; Para penerima BLT buruh tani tembakau dan buruh
pabrik rokok DBHCHT Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2021 tersebut dipusatkan di Pendopo Kecamatan Ploso, Senin (6/12/2021). Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutannya menyampaikan bahwa
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari DBHCHT tahap I (bulan SeptemberOktober) dan tahap 2 (bulan November-Desember) ini diserahkan kepada buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di wilayah Kecamatan
Bupati Jombang Sambut Baik Sosialisasi ke PKL
JOMBANG (GN) - Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyambut baik Sosialisasi Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Barang Kena Cukai yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kabupaten Jombang pada Rabu (27/10/2021) lalu di Ballroom Yusro Hotel Jl. Soekarno Hatta No. 25 Jombang. Sosialisasi Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Barang Kena Cukai yang tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid 19
ini menghadirkan narasumber dari Bea Cukai Kediri, DPRD Jombang Komisi B, Mulyani Puspitadewi SE, dan Polres Jombang dan juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang ini, diikuti oleh pedagang rokok eceran/PKL dan pemilik warung yang menjual rokok di wilayah Kabupaten Jombang. “Saya menyambut baik terselenggaranya Sosialisasi Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Barang Kena Cukai
ini, terlebih lagi informasi ini disampaikan langsung kepada pedagang rokok eceran/PKL dan pemilik warung yang menjual rokok di wilayah Kabupaten Jombang,” tutur Bupati Jombang. “Apa-apa yang disampaikan di sini, Bapak Ibu harus mengetahui dan wajib tahu. Karena Dana dari Cukai ini adalah dari Rakyat dan kembali dimanfaatkan untuk rakyat,” tandas Bupati Jombang. Disebutkan Bupati bahwa Cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terha-
dap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam undang-undang yaitu konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi, pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup, pemakaiannya perlu dibebankan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan. Peserta diharapkan dapat memahami apa yang dimaksud cukai dan apa saja yang dimaksud barang kena
cukai serta sanksi –sanksinya sebagaimana dijelaskan oleh para narasumber dari Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Kediri, dari Polres dan dari DPRD Jombang Komisi B. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Ir. Hari Oetomo MSi mengatakan, sosialisasi ini bertujuan sebagai upaya pencegahan peredaran produk tembakau ilegal atau tidak bercukai asli sehingga berdampak mengurangi kebocoran cukai dari hasil tembakau. (adv/kominfo)
KEPALA Bidang Humas dan Informasi Publik Aries Yuswantono menyampaikan materi dalam acara Sosialisasi tersebut.
JOMBANG (GN)- Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyambut positif dilaksanakannya Sosialisasi Ketentuan Peraturan Perundang Undangan di bidang Cukai Dana DBHCHT antara Kantor Bea Cukai Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang, pada Kamis (3/9/2021) di Ballroom Hotel Yusro Jombang. Kegiatan Sosialisasi yang pelaksanaannya tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid 19 ini dihadiri Pejabat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai Kediri (KPP Bea Cukai TMC Kediri), Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang, di antaranya Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kabupaten Jombang, Senen S.Sos, MSi, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Direktur RSUD Jombang dan Direktur RSUD Ploso, serta Kepala Bagian Perekonomian selaku OPD pengguna dana bagi hasil cukai hasil tembakau, serta tim koordinasi penggunaan DBHCHT Kabupaten Jombang, Camat, Kapolsek,
Danramil, Kepala Desa, Babinsa, Babinkantibmas dari 3 Kecamatan Kabuh, Plandaan dan Ploso. Disampaikan Plt. Kepala Bagian perekonomian Suparyono, SE, MM, tujuan sosialisasi ini adalah untuk menginformasikan kepada masyarakat Kabupaten Jombang kebijakan baru dalam penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT); Meningkatkan optimalisasi alokasi penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Jombang. Dalam acara sosialisasi di Balai Desa Kebonagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang pada Kamis (9/9/2021) Kepala Bidang Humas dan Informasi Publik Aries Yuswantono mewakili Kepala Dinas Kominfo Jombang Budi Winarno, menyampaikan Sosialisasi tentang ketentuan peraturan perundang-undangandibidangcukai.Selainitu,hasil dari cukai untuk pembangunan dan membantu untuk menangani Covid-19. (adv/kominfo)
Gebrakan Eri Cahyadi - Armuji di Tahun Pertama Memimpin Surabaya
Di masa pandemi Covid-19, Walikota Eri Cahyadi mulai menggerakkan seluruh pemangku kepentingan. Termasuk stakeholder dan masyarakat untuk bergotongroyong bersama melawan virus asal Wuhan China. Sejumlah terobosan diluncurkan dalam upaya menekan dan memutus mata rantai pandemi. Seperti di antaranya, menggagas gerakan ‘Surabaya Memanggil’, serta memasifkan pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19. Langkah itu, diiringi pula dengan upaya kuratif melalui penyediaan sarana dan prasarana kesehatan di Hotel Asrama Haji (HAH), Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT), hingga rumah-rumah sehat yang berada di setiap wilayah kelurahan. Tentu upaya-upaya tersebut didukung dengan pemberian bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak Covid-19. Hasil dari kebijakan strategis itu pun terlihat signifikan. Berdasarkan asesmen Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 per tanggal 19 Oktober 2021, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Surabaya berstatus Level 1. Walikota Eri Cahyadi menyampaikan, dalam mengatasi pandemi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemkot Surabaya tidak bisa berjalan sendirian. Sebab, kebersamaan dan kekuatan gotong-royong dari semua elemen masyarakat menjadi modal penting mengatasi pandemi tersebut. Bahkan menurutnya, semangat gotong royong masyarakat Surabaya dalam
mengatasi pandemi ini sama dengan gotong-royong yang terjalin saat peristiwa 10 November 1945. “Kota Surabaya dalam berjuang melawan Covid-19 sama seperti berjuang pada 10 November 1945. Ada yang berjuang dengan kekuatan doanya, ada yang berjuang dengan kekuatan hartanya, ada yang berjuang dengan kekuatan fisiknya, dan ada yang berjuang dari segala titik yang mereka punya,” kata Walikota Eri. Tak hanya upaya penanggulangan Covid-19, Pemkot Surabaya juga berkomitmen mewujudkan perekonomian inklusif di Kota Pahlawan. Beragam inovasi diluncurkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penguatan kemandirian ekonomi lokal. Seperti di antaranya melalui pemanfaatan aplikasi e-Peken (Pemberdayaan dan Ketahanan Ekonomi Nang Suroboyo). Menariknya, sebelum diluncurkan, aplikasi e-Peken ini langsung mendapat sambutan luar biasa dari toko kelontong dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Surabaya. Bahkan, transaksi yang tercatat melalui aplikasi ini mampu menembus hingga Rp 2,4 miliar. Di sektor ekonomi, pemkot juga terus berupaya meningkatkan kondusifitas iklim investasi. Upaya itu didorong dengan kemudahan investasi dan perizinan yang terintegrasi melalui Surabaya Single Window (SSW) Alfa. Melalui aplikasi tersebut, pemkot mengintegrasikan semua jenis perizinan di Kota Surabaya. “Kami optimistis tahun depan perekonomian Surabaya bangkit,” jelas Walikota Eri.
Pemkot Surabaya di bawah komando Eri Cahyadi juga melanjutkan sejumlah program prioritas pembangunan. Salah satunya penambahan bozem untuk pencegahan banjir saat datangnya musim hujan.
Bahkan baru ini, Walikota Eri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya dan seluruh stakeholder, melaunching Tunjungan Romansa. Dengan memadukan konsep wisata heritage dan bisnis, Jalan Tunjungan ini diharapkan dapat menggeliatkan roda perekonomian masyarakat Surabaya. Ia menyampaikan, Jalan Tunjungan memiliki sederet histori dan erat kaitannya dengan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Setelah resmi dilaunching, mulai sekarang kejayaan Jalan Tunjungan akan terus hidup dan dikenang sepanjang masa. Apalagi di jalan sepanjang 863 meter itu, Pemkot Surabaya juga mengkoneksikan dengan 12 objek destinasi wisata heritage. “Insya Allah, Jalan Tunjungan ini akan tetap dikenang sepanjang masa. Jadi lengkap, ada wisata heritage, UMKM, dan ada tampilan seninya juga. Inilah kolaborasi yang hebat ada di Jalan Tunjungan,” kata dia. Kemudian dalam upaya membangun Sumber Daya Manusia (SDM), Walikota Eri menyatakan, bahwa pemkot juga menyediakan fasilitas penyelenggaraan bursa kerja hingga sejumlah pelatihan kerja bagi para pencari kerja. Jenis pelatihan kerja tentu disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan industri. Bahkan,
pasca mengikuti pelatihan, para pencari kerja ini diberikan sertifikasi sebagai bukti bahwa mereka memiliki kompetensi dalam bidang kerja tersebut. Sementara pada bidang pelayanan publik, Pemkot Surabaya juga terus memantapkan transformasi birokrasi dengan memanfaatkan sistem digital. Selain bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, itu dilakukan pula sebagai bagian untuk mendekatkan kepada masyarakat. Tentu untuk menyempurnakan semua itu, pemkot juga melibatkan masyarakat. Melalui aplikasi WargaKu, masyarakat dapat memberikan masukan ataupun kritik terhadap berbagai jenis pelayanan di Pemkot Surabaya. Terobosan di bidang pelayanan publik, rupanya tak hanya diharapkan dapat berhenti di tingkat kelurahan. Sebab, baru-baru ini, Walikota Eri melaunching program Kalimasada (Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk). Dengan diluncurkannya program itu, sejumlah jenis pelayanan Adminduk prosesnya bisa diurus melalui Ketua RT. Sehingga warga tak perlu datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya untuk mendapatkan pelayanan Adminduk. Tak lupa, upaya untuk pengen-
PENGADUAN & HOTLINE REDAKSI
031 - 8281712
gnewsredaksi@gmail.com
gnewsredaksi
Dari Grahadi
PARA relawan bekerja keras membantu korban APG Semeru.
PEMERINTAH KOTA SURABAYA
Meski belum genap satu tahun bekerja, Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Walikota Armuji sudah memiliki gebrakan yang manfaatnya langsung bisa dirasakan masyarakat. Termasuk di dalamnya gebrakan dalam menghadapi pandemi Covid-19, yaitu pemulihan ekonomi dan struktur sosial. Sederet gebrakan tersebut, juga mencakup bidang pemerintahan, pengelolaan pembangunan hingga pelayanan publik kepada masyarakat.
Global News dan global-news.co.id Terverifikasi Administratif dan Faktual
MINGGU KE-326
KE-326, 9 - 15 DESEMBER 2021
Ploso. “Penyaluran BLT kepada buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok merupakan salah satu program pembinaan lingkungan sosial dalam rangka pemulihan perekonomian di daerah yang tujuannya untuk mendukung bidang kesejahteraan masyarakat, utamanya memberikan rasa keadilan dan meningkatkan kesejahteraan bagi penerimanya dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Utara Brantas,” tutur Bupati Mundjidah Wahab. Data yang telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh tim, Kabupaten Jombang menetapkan 7.894 penerima BLT DBHCHT tahun anggaran 2021. (adv/kominfo)
DEWAN PERS
9 - 15 DESEMBER 2021
PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG Pemkab dan Bea Cukai Kediri BLT DBHCHT Bagi Buruh Tani Tembakau Sinergi Sosialisasikan UU Cukai-DBHCHT dan Buruh Pabrik Rokok Diserahkan
JOMBANG (GN) - Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada penerima BLT buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2021. Dalam kesempatan itu Bupati Mundjidah Wahab didampingi Wakil Ketua DPRD Jombang, Farid Al Farizi, Ketua Komisi B DPRD Sunardi, dan Staf Ahli Fahruddin Widodo yang juga plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang. Penyerahan BLT - DBHCHT yang juga dihadiri Asisten Pemerintahan, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Dae-
LANGGANAN RP 28.000,-/BULAN ECERAN MINGGU KE-326 RP-7.000,9 15 DESEMBER 2021
tasan kemiskinan juga menjadi concern atau program prioritas Eri Cahyadi di tahun pertama menjabat Walikota Surabaya. Satu diantara upaya itu adalah dengan mengaktifkan kembali Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya yang sempat vakum selama 7 tahun. Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya mengaku bersyukur lantaran Baznas Kota Surabaya kembali aktif. Ia berharap, Baznas bisa mengelola zakat dengan baik untuk menggerakkan perekonomian maupun kegiatan sosial di Kota Surabaya. Tak terkecuali pula pada sektor kesehatan dan pendidikan. Pada bidang kesehatan, Pemkot Surabaya berkomitmen menyediakan akses layanan kesehatan gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Seperti diantaranya yakni menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), dalam bentuk kerjasama program Jaminan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC). Selain kese hatan, Pemkot Surabaya juga memberikan perhatian yang sama terhadap bidang pendidikan. Salah satunya yakni menyetarakan sekolah negeri dan swasta. Bahkan, komitmen untuk menyediakan akses pendidikan gratis bagi anak-anak
Surabaya rupanya mendapat dukungan penuh dari berbagai stakeholder. Ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah beasiswa pendidikan yang diberikan kepada siswa dari keluarga MBR jenjang SMP dari tahun sebelumnya. Walikota Eri menyatakan, CSR untuk beasiswa jenjang SMP di tahun 2021 ini meningkat sebesar 300 persen dari tahun sebelumnya. Jika di tahun 2020, total CSR yang diberikan dari 37 stakeholder nilainya Rp 4,057 miliar, maka di tahun 2021 meningkat menjadi Rp 12,513 miliar. Beasiswa total Rp 12,513 miliar tersebut, berasal dari bantuan CSR perusahan/lembaga serta zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) pemkot melalui program orangtua asuh. adv
Terima Kasih Relawan! SURABAYA (GN) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersilaturahmi dan menyapa para relawan yang membantu penanganan bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru di Posko Tanggap Darurat yang berada di Kantor Kecamatan Pasirian, Kab. Lumajang, Selasa (7/12/2021) malam. Kepada para relawan yang berasal dari berbagai organisasi dan daerah di seluruh Indonesia tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terimakasih dan apresiasinya. Bahwa para relawan hadir di Lumajang ini karena satu hal yakni panggilan kemanusiaan. l BACA: Terima Kasih.., di Hal 3
TEROPONG Adinda LMP
Inilah Negara-Negara yang Kekurangan Pria
Pernikahan massal digelar di Rusia. Foto/TASS
Data yang dihimpun Perserikatan Bangsabangsa (PBB) menyebutkan pada 2021 ada 3,97 miliar laki-laki di dunia, mengisi sebanyak 50,42% populasi dunia. Adapun, jumlah populasi wanita di dunia mencapai 3,90 miliar atau 49,58% dari populasi dunia. Rasio laki-laki dan perempuan pada 2021 adalah 101,68 laki-laki per 100 perempuan, menjadikan laki-laki sebagai gender yang mendominasi dunia pada saat ini. l BACA: Inilah.., di Hal 3
Ada-ada
EDY PURWOKO, PETANI MILENIAL MENGGERAKKAN LISTRIK MASUK SAWAH
Listrik PLN Menggeliatkan Sang Naga, Petani Pun Sejahtera Edy Purwoko, pemuda Desa Bulurejo Kec. Purwoharjo Kab. Banyuwangi menjadi ikon petani milenial. Bukan sekadar petani seperti gambaran zaman dulu yang “ndeso”, Edy Purwoko memberi inspirasi bahwa petani bisa keren meski harus bergelut dengan sawah dan ladang. Edy merupakan pemuda entrepreneur di bidang pertanian. Pria ini aktif mengikuti kegiatan bertema pertanian untuk kalangan muda yang digelar sejumlah BUMN. Termasuk Perusahaan Listrik Negara (PLN). Oleh Gatot Susanto EDY PURWOKO tersenyum sumringat saat menerima penghargaan Silver Apreciation seb-
agai Wirausaha Tangguh 2021 kategori Electrifying Heroes yang digelar PT PLN (Persero) pada 30 November lalu. Senyumnya merentang penjang perjuangan-
Seorang emak-emak, Herlina (34), tiada lawan. Dia berjualan kerupuk keliling naik motor sport di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Seperti apa kisahnya? Herlina warga Desa Ngelo, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, setiap sore berjualan kerupuk gombal di Jalan Jepara-Demak, l BACA: Emak...di Hal 3
nya menekuni dunia pertanian sejak tahun 2011. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga melibatkan warga lain di desanya. Khususnya para pemuda, agar tergerak ikut terjun mengolah lahan pertanian di desanya, menanam buah naga, demi masa depan. Bukan perkara mudah merintis usaha pertanian mengingat bidang ini seakan tidak memberi masa depan yang baik. Edy Purwoko sendiri bukan petani sejati sebab dia sempat tergoda juga dengan iming-iming hidup enak di kota. l BACA: Listrik... Hal 11
GN/GATOT SUSANTO
LADANG Naga milik petani PANABA di Desa Bulurejo Kac. Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. Inzet: Edy Purwoko.
BUPATI JOMBANG LANGSUNG KERAHKAN BANTUAN KE LOKASI BENCANA ERUPSI SEMERU
Warga Antusias Galang Dana Bencana
JOMBANG (GN) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang langsung mengerahkan personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, bantuan peralatan dan tenaga medis untuk membantu penanganan korban bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Gunung Semeru meletus pada Sabtu (4/12/2021) mengakibatkan banyak korban. Berdasarkan data Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, hingga Rabu (8/12/2021), tercatat korban meninggal dunia 39 jiwa, luka berat 26 jiwa, luka ringan 82 jiwa. Korban hilang masih terus dalam pendataan, begitu pula yang dievakuasi. Sementara jumlah pengungsi mencapai 6.845 jiwa dan diperkirakan masih akan bertambah. Petugas kembali menemukan dan mengevakuasi 2 jenazah dalam upaya pencarian yang dilakukan selama beberapa jam pada Rabu pagi. l BACA: Warga Antusias... Hal 2
Emak-emak Jual Krupuk Menaiki Motor Sport
PERSONEL Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang ikut mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru.
SEMERU MASIH SEMBURKAN MATERIAL VULKANIK
Khofifah: Jangan Selfie di Zona Merah! SURABAYA (GN) - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta masyarakat sabar dan tidak mendekati Zona Merah. Pasalnya, hingga saat ini Gunung Semeru terpantau masih terus mengeluarkan material vulkanik. Khofifah menegaskan agar masyarakat beraktivitas dalam radius aman. Setidaknya hindari arah bukaan kawah di sektor tenggara - selatan, serta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Termasuk potensi lun-
Konbes NU Amanatkan Rais Aam Gelar Muktamar
GUBERNUR Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Jokowi meninjau lokasi bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang.
RAIS Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini saat membahas Muktamar ke-34 NU di Kantor PBNU.
curan di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan. “Bagi masyarakat yang tidak berkepentingan agar jangan mendekati zona merah karena
JAKARTA (GN) - Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama yang digelar di Kantor PBNU 7-8 Desember 2021 memutuskan untuk memberikan
berbahaya. Apalagi kalau cuma untuk sekedar berselfie dan mengambil foto bencana. Lokasi bencana, l BACA: Khofifah... Hal 11
Meski Tanpa Medali, Mampu Mengharumkan Nama Indonesia Mendengar genre musik yang dimainkan, orang tak akan mengira kalau yang membawakan adalah tiga dara imut-imut asal Garut Jawa Barat. Lewat musik cadas yang dibawakan dalam Fight Dream Belive European Tour 2021 yang berakhir 10 Desember 2021 besok, mereka yang tergabung dalam Voice of Baceprot ini sukses memukau publik Eropa. par moral digoda bingar. Don’t try to judge us now/Don’t try to judge us now/Don’t try to judge us now/Don’t try to judge us now. (School Revolution) Di panggung, Voice of Baceprot tak hanya mengcover lagulagu grup musik cadas mancanegara, tapi juga lagu-lagu karya mereka sendiri. Salah satunya School Revolution yang diciptakan berdasarkan kegelisahan masing-masing semasa sekolah, serta singel terbaru God, Allow
PARA personel Voice of Baceprot.
Me (Please) to Play Musik yang dirilis pada 17 Agustus 2021. “Saat manggung, kami upayakan lebih banyak menyanyikan karya sendiri,” ujar Marsya yang merangkap jadi vokalis.
Hal itu tak memengaruhi antusias penggemar musik di kotakota tempat mereka mangggung. Untuk diketahui, aksi panggung mereka di Trans Musikalis Renes Prancis pada 4 Desember lalu
mandat penuh kepada Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar. Rais Aam diberi kewenangan penuh untuk membuat keputusan terkait Muktamar NU l BACA: Konbes... Hal 11
Lho Iki Lak
TIGA HIJABERS TAKLUKKAN EROPA LEWAT ROCK METAL
DALAM balutan hijab warna hitam dipadu aksesoris khas rocker, Firdda Marsya Kurnia, Euis Siti Aisyah, dan Widi Rahmawati menyuguhkan raungan melodi gitar dipadu gebukan drum yang garang ditambah petikan bas khas musik cadas. Tak cuma mencabik senar gitarnya, Marsya pun menyanyi sekaligus ngerap. Sekolah pagi pasti ragaku ini berlari/Paksa mimpi yang tak satupun ku mengerti/Terlempar kepala dipaksa pintar/Terdam-
@RedaksiGnews
Redaksi Gnews
disaksikan sekitar 3.000 pengunjung. Dalam hingar bingar musik VoB, pengunjung berjingkrak, berheadbang dan melakukan moshing yang menjadi ciri pertunjukan rock . Kalau tidak ada aral, Jumat (10/12/2021) besok, grup musik yang didirikan pada 2014 ini tampil di Jenewa Swiss. VoB juga dijadwalkan tampil dalam ajang festival metal terbesar dunia Wacken Open Air (W:O:A) 2022 di Jerman. Menanggapi video tur Voice of Beceprot di 4 negara Eropa, Belanda, Prancis, Belgia, dan Swiss, yang tayang di YouTube, komentar pun berdatangan. Seseorang yang menggunakan nama akun Kanak telage Potet menulis, “Dulu band dari Eropa sering manggung di Indonesia, l BACA: Meski... di Hal 11
Ajak Bantu Korban Erupsi Semeru
Ashanty di Posko Semeru.
ERUPSI Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021) hingga saat ini telah menarik perhatian banyak orang untuk menggalang dana bantuan bagi korban. Bencana yang mengakibatkan banyak korban jiwa hingga materi tersebut, saat ini tengah jadi sorotan banyak masyarakat Indonesia. Selain Pemerintah, para relawan hingga artis terjun langsung untuk mengulurkan tangan memberi bantuan. Seperti dilakukan oleh artis Ashanty yang terjun langsung ke Posko Semeru. l BACA: Ajak.. di Hal 2
OPINI
2
MINGGU KE-326
9 - 15 DESEMBER 2021
Kiai Haji Mas Ahmad Muhajir: Ulama Pejuang
Oleh Prof. Nur Syam (Guru Besar Sosiologi/Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya
KEBAHAGIAAN seorang guru adalah di kala muridnya bisa menulis karya ilmiah atau karya ilmiah popular yang outstanding. Yang membuat saya bangga adalah di kala Dr. Wasid Mansur, memberikan buku karya ilmiahnya beberapa hari yang lalu, tepatnya pada saat saya menjadi narasumber pada acara yang digelar oleh Kabid Urais dan Zawa di Hotel Swiss Bel in Surabaya, 25-26 November 2021. Kala saya memasuki ruang, maka saya lihat Dr. Wasid dan kemudian memberikan buku yang sangat menarik dengan judul “Jejak Nasionalisme Kiai Haji Ahmad Muhajir, Pejuang Laskar Hizbullah dari Surabaya”. Melalui pengkajian yang medalam Dr. Wasid bisa menceritakan bagaimana perjuangan Kiai Haji Mas Ahmad Muhajir dalam masa kemerdekaan Indonesia terutama keterlibatan Beliau dalam Laskar Hizbullah yang merupakan kelanjutan dari Resolusi
Warga Antusias... ► Sambungan hal 1
Sementara petugas melakukan evakuasi, beberapa warga datang untuk mengambil barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari rumah mereka. Saat awan panas muncul, petugas meminta warga meninggalkan Curah Kobokan dan kembali ke tempat mengungsi. Akibat erupsi Semeru, sebanyak 2.970 unit bangunan rumah terdampak. Fasum terdampak sebanyak 31 unit yang meliputi sarana pendidikan sebanyak 24 unit, sarana ibadah 5 unit, Faskes (Polindes Supiturang Pronojiwo 1 unit, infrastruktur (jembatan Gladak Perak) 1 unit. Sementara hewan ternak 3.026 ekor yang terdiri sapi 764 ekor, kambing/ domba 684 ekor, dan unggas 1.578 ekor. Melihat dampak bencana erupsi Semeru yang parah, Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta bupati, walikota, dan berbagai pihak lain agar ikut membantu Pemkab Lumajang menangani bencana erupsi Semeru tersebut. Segera setelah musibah tersebut, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab melakukan koordinasi untuk membantu melakukan evakuasi dan bantuan lain ke lokasi bencana. Pengiriman personel dan peralatan langsung dilakukan pada Sabtu (4/12/2021) malam setelah terjadi erupsi Semeru. Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab mengatakan, Pemkab Jombang langsung mengirimkan sejumlah personel BPBD Kabupaten dan beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk membantu penanganan evakuasi di lokasi bencana erupsi Semeru
Jihad yang dikumandangkan oleh Hadratusy Syekh KH. Hasyim Asy’ari. Terbentuknya laskar jihad merupakan bagian tidak terpisahkan dari aksi sebagai akibat Resolusi Jihad di dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, yang kala itu usianya baru seumur jagung. Menurut Prof. Imam Ghazali Said bahwa keputusan kolektif NU untuk melakukan resolusi jihad fi sabilillah adalah yang memompa semangat para santri dalam melakukan jihad untuk membela negara Indonesia. Pengungkapan sejarah KH. Mas Ahmad Mansur ini merupakan bukti bahwa para santri kala itu memang total membela negara, meskipun dalam sejarah resmi peran para santri itu tidak diungkapkan oleh para ahli sejarah, lupa atau sengaja dilupakan. Kiai Haji Mas Ahmad Mansur merupakan tipe santri kelana. Banyak sekali kyai yang menjadi gurunya dalam ilmu keislaman, di antara kiai yang turut serta mengembangkan keilmuan Kiai Mas Ahmad Muhajir adalah KH. Mas Abdul Qohar Ndresmo, Kiai Hasyim Sepuh Tenggilis Surabaya, Kiai Zainuddin Loceret Nganjuk, KH. Khalimi Sukaraja Banyumas, dan KH. Muntaha Bangkalan. Ndresmo adalah kampung santri yang sangat terkenal. Tidak hanya di masa lalu tetapi juga sampai sekarang. Di Ndresmo inilah Kiai Mas Muhajir memperoleh pengakuan se-
bagai ulama pejuang, yang tidak hanya mengabdikan diri sebagai guru atau ulama yang mengajar para santri tetapi juga pejuang di dalam jalan Allah untuk membela NKRI. Beliau menjadi pejuang melalui Laskar Hizbullah. Pesantren Ndresmo dikenal sebagai pesantren yang sangat kuat dalam pandangannya untuk NKRI, Pancasila dan UUD 1945. Di sini titik perjuangan pesantren, santri dan NU dilakukan. Pada saat melawan Belanda di seputar kemerdekaan Indonesia, maka santri Ndresmo menjadi palang pintu untuk mempertahankannya. Demikian pula Ketika PKI akan mengganti dasar negara dengan Ideologi Komunisme, maka Ndresmo juga menjadi garda depan dalam mempertahankan Pancasila, NKRI dan UUD 1945. Sebagai pesantren yang berafiliasi kepada NU, maka di dalam pesantren ini diajarkan kitab-kitab klasik yang menjadi khazanah pesantren. Di antaranya adalah Kitab Takhalluq al Akhlaq, Kitab Mafatih al Abwab, Kitab Tarjaman Tarbiyat al Murid,
dan kitab lain yang senafas dengan dunia pesantren pada umumnya. Pesantren inilah yang menjadi penyangga bagi kelestarian tradisi Islam yang khas sebagaimana terdapat di Nusantara. Para santri yang telah menamatkan belajarnya kemudian juga menjadi aktivis bagi kehidupan masyarakat, baik sebagai guru, pendakwah, hingga menjadi aktivis organisasi Islam (NU) dan juga bahkan menjadi wirausahawan. Tidak salah jika di pesantren ini kemudian melahirkan tokoh-tokoh yang memiliki pandangan tentang Islam yang moderat, Islam yang rahmatan lil alamin. Para santri diajari agar menjaga pertemanan, menebarkan salam dan menjaga kualitas waktu. Semua ini diperkenalkan kepada para santri agar di dalam kehidupan terdapat kerukunan dan keamanan atau keselamatan, dan dapat merajut moralitas berbasis pada ajaran islam yang agung. Pesentren ini juga terkenal sebagai pesantren yang mengajarkan ilmu bela diri. Hal ini tentu sebagai konsekuensi atas sejarah masa
di Lumajang. “Alhamdulillah Tim dari BPBD Kabupaten Jombang sudah bergerak untuk membantu penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Selain menyerahkan bantuan dari Pemkab Jombang, kita juga mengirim personel dari BPBD Jombang yang terus aktif membantu penanganan di lokasi bencana hingga sekarang,” kata Bupati Hj. Mundjidah Wahab. Adapun kegiatan Tim BPBD Jombang selama di lokasi bencana antara lain Operasi PPE (Pencarian, Pertolongan dan Evakuasi), Pengaktifan Posko, Pemulihan Akses Jalan, Pelayanan Kesehatan Bagi Pengungsi, dan Pendistribusian Air Bersih. “Mari selalu kita doakan, mudah-mudahan Allah SWT memberikan kesabaran dan kekuatan kepada masyarakat yang terdampak,” ungkap Bupati Jombang. Bupati Mundjidah Wahab menambahkan, hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan daerah-daerah di Jawa Timur (Jatim) untuk membantu para korban erupsi Semeru. “Sudah diawali oleh Ibu Gubernur, sehingga kebersamaan kita sangat luar biasa. Dan Jombang juga sudah mengirimkan bantuan ke lokasi bencana,” tandasnya. Sementara itu, menurut penjelasan Kepala BPBD Kabupaten Jombang, Abdul Wahab, BPBD Kabupaten Jombang telah mengirimkan 20 orang personel, truck rescue, ekskavator, tangki air, truck angkut personel, mobil ranger operasi medan, Jeep operasi medan masing-masing satu unit. “Dan dua ambulance beserta tenaga kesehatan paramedis. Sudah berangkat Sabtu malam,
tanggal 4 Desember 2021 sampai dengan waktu yang tidak ditentukan,” kata Abdul Wahab kemarin. Selain pemda, banyak masyarakat menggalang dana bantuan untuk korban erupsi Semeru melalui tempat-tempat ibadah, yayasan, atau terjun langsung di jalan-jalan. Terkait hal itu, Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur berharap agar penyaluran bantuan dilakukan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, LAZISNU, LAZISMU, dan lainlain. A. Afif Amrullah, Ketua PW LAZISNU Jatim, menyambut positif acara penggalangan dana untuk para korban erupsi Semeru. “Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat kepada para korban bencana awan panas guguran Gunung Semeru sehingga melakukan penggalangan dana bantuan dengan cara masing-masing. Yang penting semuanya dilakukan dengan tertib, bertanggungjawab dan tidak melanggar aturan,” kata Afif kepada Global News Rabu (8/12/2021). Ke depan, kata dia, pihaknya berharap agar masyarakat yang melakukan pengumpulan dana bisa selektif dalam menyalurkan bantuan tersebut. “Kami mengajak agar bantuan-bantuan tersebut dipercayakan kepada institusi atau lembaga yang terpercaya agar dapat dikelola dengan baik dan nilai manfaatnya semakin besar. Sebab mendistribusikan bantuan untuk korban bencana tidak bisa dilakukan asal habis, tapi perlu dikoordinasikan dengan pihakpihak yang berwenang dan sesuai hasil asesmen tim yang ahli,” katanya.
Hal itu harus dilakukan sesuai kebutuhan para korban bencana, termasuk pengungsi yang jumlahnya ribuan warga. Sebab, jangan sampai bantuan yang dikirim adalah barang yang tidak dibutuhkan oleh para korban. “Bisa-bisa mubazir. Kalau lembaga resmi, pasti tahu kebutuhan pengungsi,” kata seorang relawan di lokasi bencana. Kebutuhan Tanggap Bencana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Caranya dengan menyalurkan zakat, infak, sedekah (ZIS) melalui BAZNAS dan lembaga pengelola zakat resmi. “Kami mengajak masyarakat untuk ikut bersama-sama mendoakan yang terbaik serta memberikan bantuan untuk para korban terdampak erupsi Gunung Semeru,” kata Pimpinan BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan, kemarin. Rizal mengatakan, pihaknya berupaya secara maksimal mengajak para mitra, donatur dan muzaki BAZNAS untuk turut andil dalam berbagai upaya penanganan bencana dan menggalang donasi. “Saya rasa bantuan-bantuan saat ini sangat dibutuhkan mereka seperti kebutuhan yang sifatnya materiil mulai dari makanan siap saji, selimut, tenda-tenda pengungsian yang aman dan layak, hingga berbagai kebutuhan tanggap bencana lainnya,” tutur Rizal.
PIMPINAN UMUM/ PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB : Erfandi Putra WAKIL PIMPINAN REDAKSI/PIMPINAN PERUSAHAAN: Gatot Susanto REDAKTUR PELAKSANA : Titis Tri Wahyanti REDAKTUR: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir BIRO JAKARTA: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti KONSULTAN HUKUM : Andi Heriyanto SH
Menurut Rizal, BAZNAS selaku badan zakat negara yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)
lalu pesantren ini yang berbasis pada perjuangan melawan kebatilan dan kedhaliman, misalnya Belanda dan sekutunya hingga PKI. Maka di dalam pesantren ini diyakini terdapat karomah, misalnya tepuk tangan untuk menghentikan hujan, hidup bersama macan manting, keris bengkok di tangan dan kopyah ajaib tanda isyarat pergi haji. Tentu ada banyak cerita tentang kehebatan para kiai di pesantren Ndresmo yang diyakini oleh para santrinya. Pengungkapan sejarah para santri dan kyai dalam perjuangan bangsa Indonesia tentu sangat layak untuk diapresiasi. Saya tentu berharap bahwa ke depan akan terdapat semakin banyak para akademisi yang terlibat di dalam penulisan sejarah bangsa, khususnya para Kiai dan santri dalam rangka agar para generasi muda tidak melupakan jasa para pendiri bangsa, para pejuang bangsa, dan tokoh-tokoh yang membela negeri ini untuk tegaknya Pancasila, UUN 1945, NKRI dan kebinekaan. Saya berharap agar para dosen UIN Sunan Ampel, baik secara individual atau kolektif terus speak up tentang Islam Nusantara yang menyimpan banyak khazanah masa lalu, terutama para ulama, para kiai, santri dan tokoh agama serta teks-teks karya agung para kiai atau ulama yang bisa dikaji dan diterbitkan untuk generasi sekarang dan akan datang. Selamat membaca buku yang hebat ini. Wallahu a’lam bi al shawab. (sumber:nursyamcentre. com)
berupaya tetap berjuang optimal menjalankan amanah umat di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan serangkaian bencana yang tengah melanda, termasuk erupsi Semeru. “BAZNAS telah bergerak cepat membantu warga korban erupsi dengan memberikan layanan kesehatan melalui pos kesehatan yang kita bangun di lokasi bencana. Untuk itu, kami mengajak seluruh komponen masyarakat tergerak menyalurkan bantuan melalui saluran-saluran online yang telah kita mulai sejak tahun 2016 silam,” ujarnya. Rizal menjelaskan dalam kesiapan BAZNAS menerima zakat online untuk warga korban erupsi, BAZNAS telah menyediakan banyak sekali platform online yang dapat diakses oleh masyarakat. Ada lima platform yang disediakan. Pertama, BAZNAS Platform, yakni melalui website BAZNAS www.baznas.go.id, dan program aplikasi bernama Muzaki Corner. “Kedua, Commercial Platform, yakni mengembangkan kerja sama dengan e-commerce, seperti Lazada, Shopee, Blibli, Elevenia, dan JD.ID. BAZNAS juga bekerja sama dengan layanan Fintech seperti OVO, Gopay, Linkaja, dan lainnya,” ucapnya. Ketiga, Social Media Platform, di mana BAZNAS mendorong iklan dan kampanye melalui sosial media untuk mengajak masyarakat berzakat, seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, dan sebagainya. Keempat, Innovative Platform, yakni BAZNAS membuat pelayanan yang sifatnya inovasi yaitu melalui QR code. “Terakhir Artificial Intelligence Platform, di mana BAZNAS dalam berkampanye menggunakan Chatbot pada aplikasi LINE bernama Zavira (Zakat
SECANGKIR KOPI
Potret Rumini
Erupsi Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021), telah menyisakan duka yang mendalam bagi kita. Nyawa hingga bangunan yang hilang membuat kita semakin berduka. Terlebih yang menyangkut nyawa manusia yang memang tiada nilainya. Masih menceritakan duka Semeru yang merenggut puluhan nyawa, ternyata dalam evakuasi, Minggu (5/12/2021), ditemukan jenazah seorang anak dan ibunya dalam posisi berpelukan. Erupsi Gunung meninggalkan sejumlah cerita dan kisah haru mendalam. Salah satunya, kisah Rumini (28) yang ditemukan meninggal dunia sembari memeluk sang ibunda, Salamah (70). Saat erupsi, mungkin saja Rumini mampu berlari sekencang-kencangnya untuk menyelamatkan diri. Namun, hati Rumini tak mampu meninggalkan sang ibu yang sudah tak kuat menopang tubuhnya. Rumini pun memilih menemani sang ibu, seseorang yang melahirkannya ke dunia. Hingga keduanya ditemukan telah tiada dalam kondisi berpelukan. Dalam evakuasi pada Minggu (5/12), jenazah Rumini dan Salamah ditemukan di rumahnya di Desa Curah
Virtual Assistant) yang dapat ditemui di aplikasi LINE dengan nama akun @baznasindonesia, dan juga donasi menggunakan Augmented Reality. Aplikasi ini memungkinkan para user mescan setiap logo BAZNAS yang ditemui, dan akan muncul beberapa fitur menu layanan hingga pembayaran zakat,” jelasnya. Sebelumnya, BAZNAS telah menurunkan tim personel yang terdiri dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), dokter, perawat, farmasis dan relawan untuk membangun pos kesehatan dan pengobatan mobile bagi warga korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Gunung Semeru Kabupaten Lumajang dilaporkan erupsi, Sabtu (4/12/2021) sore. Semburan awan panas Semeru, membuat warga Dusun Curah Koboan, Desa Supit Urang, Kecamatan Poronojiwo, Kabupaten Lumajang, berlarian menyelamatkan diri. Sebaran abu vulkanik telah
Ajak... ► Sambungan hal 1 Hal ini diketahui dalam unggahan media sosial Instagram pribadi Ashanty yang mencuri banyak perhatian publik pada Rabu (8/12/2021). “Terima kasih para distributorku yang ikut menemani kami dan juga pihak ACT,” tulis Ashanty dalam keterangan Instagramnya. Ashanty mengisahkan kondisi posko pengungsian korban erupsi Gunung Semeru bersamaan dengan sejumlah unggahan dirinya kala berkunjung ke lokasi tersebut. Melalui sejumlah unggahan di akun media sosialnya itu Ashanty menyebut sejumlah erupsi masih terjadi dan abu vulkanik masih terasa di lokasi bencana. “Alhamdulillah sampai ke Posko Semeru. Masih ada beberapa erupsi semalam dan pagi
Erfandi Putra Pemimpin Redaksi
Kobokan, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Haru bercampur sedih kita melihat kenyataan. Dari kenyataan ini, kita bisa mengambil kesimpulan bahwasanya kecintaan Rumini kepada ibunya sungguh luar biasa. Bila Rumini hanya mengandalkan keselamatan dirinya sendiri, dia bisa berlari, tetapi bagaimana nasib ibunya? Ibunya yang melahirkannya. Rupanya Rumini memilih keselamatannya ibunya juga. Dia rela menunggui ibunya walau lahar panas menerjangnya. Dia rela bertaruh nyawanya untuk menyelamatkan ibunya yang sudah renta. Takdir menentukan lain. Keduanya wafat tertimbun lahar. Dan cerita ini menjadikan cermin bagi kita semua, betapa cinta Rumini kepada ibunya. Dan ini potret bagi kita semua, ibu harus kita lindungi meski dalam keadaan apapun.(*) berdampak di 11 desa/kelurahan di sembilan kecamatan. Hal ini juga mengakibatkan sekitar 300 KK mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Setelah memuntahkan awan panas lagi pada Rabu (8/12/2021), Gunung Semeru diperkirakan masih akan terus “batuk”. “Karena memang itulah karakter Gunung Semeru, memunculkan guguran lava yang diikuti terjadinya awan panas dan lahar,” kata pakar geologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Dr Ir Amien Widodo, Rabu, kepada Global News. Dia menyebut, peristiwa meletusnya Gunung Semeru pada 4 Desember mengubah zona aman. Untuk mengetahui apakah posisi Anda aman, Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah membuat link terkait Informasi Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Semeru. Link tersebut dapat diakses melalui ponsel android atau iphone secara online. * ret/gas tadi,” tulis Ashanty yang terlihat mengenakan baju hitam, celana cokelat, serta sepasang sepatu bot. Ia juga tidak lupa memakai masker. “Semoga segera pulih dan bisa beraktivitas kembali. Masker dan kacamata harus dipakai karena tadi keadaan di sana abunya masih terasa,” lanjutnya. “Semoga segera pulih. Apa pun bantuan dari kita akan sangat membantu, bahkan bisa bicara langsung dan merasakan apa yang mereka rasakan itu dukungan yang luar biasa. Pasca bencana masih banyak yang mereka butuhkan apalagi trauma yang mereka lihat dan alami,” katanya.Sebelum mengunjungi korban erupsi Gunung Semeru, Ashanty terlebih dahulu mengunjungi korban banjir bandang di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, kota Batu, Malang, Jawa Timur. * wis
WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Lukman GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA : Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA : Bambang Sujarwanto NGANJUK : Iskandar Zulkarnaen KEDIRI KAB/KOTA : Iskandar Zulkarnaen JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Teguh Aryanto BANYUWANGI : Edhi Prasetyo BOJONEGORO: Ahmad Sampurno. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers
SAMBUNGAN
MINGGU KE-326
9 - 15 DESEMBER 2021
Listrik...
► Sambungan hal 1 Bahkan kepincut iming-iming dolar yang ditawarkan profesi tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran Indonesia (PMI). Edy pun sempat menjajal peruntungan ke luar negeri. Meninggalnya desa pergi merantau ke Korea Selatan dan kemudian ke Taiwan. Namun takdirnya ternyata ada di Bulurejo. Sebagai petani. Berteman dengan si naga. “Ini perjuangan panjang petani naga. Dulu buah naga belum terkenal. Membawa satu kwintal saja untuk dijual belum tentu laku. Saat itu selain masalah teknis budi dayanya, juga masalah pasarnya yang belum terbuka. Namun sekarang sebaliknya, pasar sudah terbuka lebar, sehingga petani tinggal meningkatkan teknis budi daya buah naga hingga bisa menghasilkan buah terbaik, berkualitas, yang disukai konsumen,” kata Edy Purwoko kepada Global News. Sekarang berton-ton buah naga produksi petani Banyu-
Khofifah... ► Sambungan hal 1 bukan lokasi wisata,” ungkap Khofifah saat ditemui di Surabaya Rabu (8/12/2021). Menurut Khofifah, jangan sampai demi eksistensi di media sosial warga mengabaikan keselamatan diri. Selain awan panas guguran Gunung Semeru yang masih berpotensi terjadi, tingginya curah hujan di kawasan Semeru juga disebut Khofifah dikhawatirkan berpotensi menimbulkan banjir lahar dingin. “Daripada berselfie ria di lokasi bencana baiknya berempati dengan menghimpun dan menyalurkan bantuan atau mendoakan para korban bencana yang sampai saat ini ada yang masih hilang belum ditemukan,” imbuhnya. Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim bersama Pemkab Lumajang, TNI- POLRI, BNPB dan segenap relawan terus berupaya untuk memberikan pelayanan kepada para
Konbes...
► Sambungan hal 1
ke-34. di Provinsi Lampung. “Ada dua keputusan penting yang diambil dalam konbes kali ini. Salah satunya memberi mandat penuh kepada Rais Aam,” kata Pimpinan Sidang Konbes, KH Miftah Faqih, Rabu (8/12/2021). Konbes sendiri merupakan persidangan yang diikuti perwakilan PWNU dan PBNU seIndonesia. Konbes merupakan forum tertinggi kedua di NU setelah muktamar.
Meski... ► Sambungan hal 1 sekarang generasi Indonesia yg mengguncang benua eropa sht2 sukses sllu.” Sementara Ramdanih Brammenga menulis, “VOB, bangga saya jadi orang Indonesia yg mempunyai band metal cewe berhijab asal Garut yg membuat bangga Indonesia..walau tanpa medali emas layaknya olahragawan tpi bisa menaikan bendera Indonesia..siapa Kita Indonesia.!!! Sementara itu, Tom Morello --gitaris Rage Against The Machine—menulis di akun Twitternya saat tahu VoB akan mengadakan tur konser di Eropa. Dia mengaku awalnya tak mengetahui VoB. Namun, beberapa orang di Twitter menyebutnya dan menandai dalam beberapa lagu karya VoB. “Lewat Twitter, beberapa orang mention saya dengan lagu-lagumu. Aku menontonnya hampir 10 kali dan aku pikir ‘wah ini adalah band yang sangat luar biasa, yang jarang ada pada industri rock and roll pada umumnya’,”
11
sepanjang tahun. Tinggal petani harus pintar. Maka, berdasarkan pengalaman dan riset kecil-kecilan, Edy dan petani desa lain akhirnya mengetahui perilaku tanaman buah naga yang harus mendapat sinar matahari berkecukupan. Itu bisa tercukupi di musim tanam September sampai Februari di mana matahari berada di bagian selatan Katulistiwa sehingga bersinar lebih lama. Sementara di bulan Maret hingga Agustus matahari bergeser ke utara Katulistiwa sehingga sinarnya berkurang memberi “nutrisi” bagi tanaman buah naga. Untuk itu Edy yang juga Ketua Paguyuban PANABA (Petani Naga Banyuwangi) mengajukan permohonan menjadi bagian dari Program Electrifying Agriculture yang digagas PT PLN (Persero). Gayung pun bersambut. PLN merespon permintaan petani buah naga. Bila dulu ada program listrik masuk desa, kini dengan Program Electrifying Agriculture, PLN juga membuat terobosan listrik masuk sawah dan ladang milik para petani. Pria kelahiran 1 Agustus 1979
ini, menjelaskan, PLN kemudian membangun infrastruktur seperti tiang-tiang listrik tak hanya di jalan desa tapi juga di jalan-jalan persawahan, sehingga lahan pertanian menjadi terlihat hidup. Semarak. Gardu listrik juga ditambah. Kebutuhan listrik untuk petani juga meningkat tajam. “Kalau dulu ada listrik masuk desa, sekarang berlanjut listrik masuk sawah,” kata bapak tiga anak ini. Suami dari Lusiani Bina Rahayu yang akrab disapa Edy Lusi di Facebook ini melanjutkan, PANABA merupakan saksi perkembangan buah naga di Banyuwangi. Yang dulunya lahan garapan petani cuma belasan hektare sekarang sudah ribuan hektare buah naga dikembangkan di Banyuwangi. “PANABAjuga didirikan untuk memproduksi buah naga yang berkualitas, dan sekarang bisa dilihat hasilnya. Banyuwangi menjadi penghasil buah naga terbesar di Indonesia. Selain itu buah naga di Banyuwangi sudah dikenal kualitasnya di seluruh pasar buah-buahan Indonesia. Inilah pentingnya inovasi,” katanya.
Edy ditunjuk menjadi Ketua PANABA sejak 2017 hingga sekarang. Dia juga menjadi saksi perkembangan buah naga yang awalnya memang dari kampung Bulurejo dan sekitarnya. “Kebetulan waktu itu saya sendiri menjadi ketua karang taruna di desa kami. Dan karena memang kampung kami dikenal mayoritas petaninya mengembangkan buah naga, maka karang taruna di kampung ini kami beri nama Karang Taruna Kampung Naga. Lewat karang taruna ini, bersama teman-teman yang lain satu kampung, terus bereksperimen untuk memaksimalkan buah naga. Kami juga mengawali memakai sistem perlampuan (Program Electrifying Agriculture) untuk buah naga,” ujarnya.
datang. “Dari hasil kopdar pertama dan kedua kita menyepakati ke mana arah PANABA, yaitu untuk membuat buah naga Banyuwangi jaya dan kami akan mengadakan pertemuan rutin 6 bulanan yang hingga sekarang sudah kopdar yang ke-11. Selain itu saya selalu meng-update cara perawatan hingga harga terbaru buah naga lewat grup PANABA. Dalam berjalannya waktu, kita membuat anggota grup yang inti, atau yang serius di pernagaan dan harus petani buah naga asli dari Banyuwangi. Dan sekarang anggota yang aktif sekitar 170-an petani, tapi anggota kita itu ada di seluruh daerah sentrasentra buah naga dan menjadi icon di daerahnya. Maksudnya mereka juga mengedukasi cara bertanam buah naga yang benar pada masyarakat di daerahnya. Dan PANABA sekarang sudah menjadi perkumpulan resmi yang sudah diakui Menkumham mulai tahun 2021 ini,” katanya. Edy membenarkan Program Electrifying Agriculture PLN
terbukti memberi lompatan besar bagi petani buah naga sebab musim panen buah merah kaya gizi ini akhirnya tidak terbatas pada musim buah naga saja, melainkan bisa hampir sepanjang tahun. Karena itu, buah naga produksi petani Banyuwangi pun melimpah. “Dan, berkualitas. Sekarang kami tinggal menjaga kualitas saja. Ini harus, sebab yang lain sudah selesai. Ini enaknya menjadi petani naga sekarang. Produksi sudah melimpah, sehingga wajib berkualitas,” katanya. Hal itu pula yang membuat Kementerian Pertanian (Kementan) sampai menggandeng tiga investor untuk menyerap buah naga petani di Banyuwangi sebanyak 150 ton. Hal ini merupakan langkah nyata Pemerintah agar petani semakin untung karena Banyuwangi merupakan sentra produksi buah naga. Buah naga grade A dan B sudah jelas pasarnya. Petani dan pengusaha telah menyepakati kontrak pembelian 150 ton dan pengiriman mulai tanggal 21 Januari 2019 lalu.. (*)
penyintas secara optimal. Terkait proses relokasi permukiman warga terdampak, saat ini dalam proses identifikasi lokasi, yang semua opsinya terkonfirmasi milik Perhutani. Data terkini Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru pada Rabu (8/12/2021) pukul 12.00 WIB, jumlah warga mengungsi mengalami peningkatan menjadi 5.171 jiwa. Warga yang mengungsi ini sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Lumajang, sedangkan di Kabupaten Jember 94 orang dan di Kabupaten Malang terdapat 96 jiwa dan Kabupaten Blitar 20 orang. Sebaran titik pengungsian di Kabupaten Lumajang berada di Kecamatan Pronojiwo dengan 9 titik berjumlah 985 jiwa, Kecamatan Candipuro 6 titik 1.733 jiwa, Kecamatan Pasirian 4 titik 974 jiwa, Kecamatan Lumajang 199 jiwa, Kecamatan Tempeh 459 jiwa, Kecamatan Sumberseko 67
jiwa, Kecamatan Sukodono 191 jiwa dan lainnya tersebar di 7 kecamatan lain di Lumajang. Data korban jiwa tercatat warga luka-luka 56 jiwa, hilang 13 jiwa dan meninggal dunia 38 jiwa, sedangkan jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa. Terkait dengan jumlah warga yang dinyatakan hilang dan luka, posko masih melakukan pemutakhiran data dan validasi. Selain dampak korban jiwa, APG mengakibatkan 2.970 unit rumah terdampak yang saat ini terus dilakukan pendataan. Sementara fasum dan fasos yang terdampak saat ini tercatat 31 unit terdiri atas sarana pendidikan 24 unit, sarana ibadah 5 unit, faskes 1 unit dan jembatan 1 unit. Sedangkan tercatat 199 ekor hewan ternak juga terdampak.
memastikan kebutuhan pokok serta makanan pengungsi terpenuhi. “Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur,” ujar Presiden Jokowi. “Saya datang ke lokasi untuk memastikan bahwa seluruh kekuatan yang kita miliki sudah berada di lapangan untuk pencarian korban yang masih ada, kemudian juga evakuasi, juga ini kita lihat untuk rencana perbaikan infrastruktur yang rusak akibat letusan Gunung Semeru ini,” tambah Jokowi. Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa posisi Jembatan Gladak Perak sangat vital. Jembatan tersebut menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Akibat terputusnya jalur itu, daerah Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, hanya bisa diakses dari Malang. Sementara itu, arus kendaraan
dari Lumajang menuju Malang dan sebaliknya untuk sementara dialihkan untuk melewati Probolinggo.
Dibangun Jembatan Darurat Saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo mengunjungi
lokasi terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Selasa (7/12/2021), Gubernur Khofifah mendapat kepastian dibangunnya jembatan darurat di lokasi terdampak Semeru. Hal ini karena jembatan yang menghubungi akses ke sejumlah wilayah di lokasi itu hancur. Jokowi yang juga didampingi Mensesneg Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy tersebut mengunjungi Jembatan Gladak Perak yang putus akibat aliran awan panas saat erupsi Gunung Semeru. Jembatan tersebut merupakan akses utama Lumajang dan Malang. Sebelum ke lokasi jembatan, Presiden mengunjungi lokasi pengungsian untuk korban terdampak awan panas Gunung Semeru di Lapangan Sumberwuluh. Jokowi meninjau para korban di pengungsian dan
permanen, akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam kurun waktu satu tahun kedepan,” papar Khofifah. Menurut Khofifah, kepastian dibangunnya jembatan darurat ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan dan sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Karena bagi masyarakat yang ingin ke Lumajang atau Malang, tidak perlu memutar melewati Probolinggo. “Jembatan ini adalah jalur ekonomi, jalur pendidikan, dan juga jalur pemerintahan. Jadi tentu saja keberadaanya sangat vital untuk aktivitas masyarakat,” imbuhnya.
Terkait pengungsi, Khofifah menjamin seluruh pengungsi tertangani dengan baik. Seluruh kebutuhan pengungsian, baik itu berkenaan dengan konsumsi, obat-obatan, air bersih, dan lain sebagainya aman dan tercukupi. Pemprov Jatim, kata Khofifah, sejak hari pertama telah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan permakanan pengungsi. Saat ini cukup banyak dapur umum baik di Candipuro maupun Pronojiwo yang didirikan oleh relawan. Pemprov sendiri mendirikan dua dapur umum, dimana setiap dapur umum tersebut mampu menyediakan sebanyak 2.500 porsi/ hari. “Terima kasih Bapak Presiden berkenan hadir di Kabupaten Lumajang yang saat ini sedang berduka akibat terjangan awan panas guguran Gunung Semeru. Kehadiran bapak merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat Kabupaten Lumajang, dan ini akan menjadi penyemangat bagi para korban untuk segera bangkit,” imbuhnya. (gas)
Menurut Miftah Faqih, selain memberikan mandat penuh, Konbes juga memutuskan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU tetap digelar di Lampung pada 23-25 Desember 2021 atau pada 18-20 Jumadil Ula 1443 Hijriyah. Keputusan Konbes kali ini juga sesuai dengan hasil Konbes NU sebelumnya yang digelar pada 26 September 2021 lalu. Sekadar diketahui untuk memastikan pelaksanaan Muktamar NU, sebanyak 23 PWNU meminta PBNU menggelar Konbes. Konbes sendiri dimulai dengan konferensi pers ber-
sama yang dilakukan Rais Aam, Katib Aam, Ketua Umum serta Sekjen PBNU. Dalam konferensi pers yang digelar di PBNU, Selasa (7/12/2021) malam Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan bahwa dirinya bersama Sekjen dan Rais Aam serta Katib Aam sepakat bahwa Muktamar akan digelar pada 23 Desember 2021. “Sehubungan dengan kebijakan penarikan pemberlakuan PPKM level 3, terkait pencegahan dan penanggulangan Covid-19, pada masa Nataru (Natal 2021 dan Tahun Baru
2022) maka dengan ini PBNU memberitahukan bahwa penyelenggaraan Muktamar ke-34 adalah sepenuhnya sebagaimana keputusan Konferensi Besar NU pada 26 September 2021. Adapun waktu pelaksanaannya adalah pada tanggal 18-20 Jumadil Ula 1443 Hijriyah atau 23-25 Desember 2021 Masehi di Lampung,” kata Kiai Said. Sementara itu, KH Miftachul Akhyar mengatakan Konbes kali ini bertujuan untuk mencari maslahat, demi Nahdlatul Ulama. “Bersyukur kepada Allah atas anugerah yang berlimpah ini.
Dengan tadi sudah disampaikan ikhbar tentang pelaksanaan Muktamar yang akan dilaksanakan pada 23-25 Desember tahun ini, saya kira sudah selesai semuanya,” kata Kiai Miftah. Sejumlah petinggi NU sempat berpolemik panas menjelang Muktamar ke-34 NU di Lampung. Semua itu gegara Pemerintah mengumumkan menerapkan PPKM level 3 di seluruh Indonesia bersamaan dengan pelaksanaan Muktamar NU tersebut. Pro-kontra terjadi lebih karena adanya kubu-kubuan di antara kandidat calon ketua umum, yang
mengerucut pada kubu incumbent KH SaidAqil Siroj dan KH Yahya Cholil Staquf. Kubu Kiai Said menginginkan Muktamar diundur hingga 31 Januari 2022, sementara kubu Gus Yahya menginginkan Muktamar dimajukan tanggal 17 Desember 2021. Masing-masing kubu memiliki argumentasi sehingga situasinya memanas. Bahkan, karena dinilai sudah tidak kondusif lagi, PCI NU se-dunia lalu mengusulkan muktamar tetap dilaksanakan tanggal 23-25 Desember 2021 tapi dengan sistem daring. Ini sebagai jalan tengah.
PCI NU bahkan sudah membuat konsep muktamar virtual dengan teknologi canggih yang menjadikan sebagai muktamar pertama yang mengadopsi teknologi informasi secara menyeluruh. Namun, bersyukur, semua pihak sudah kembali bersatu demi kebaikan semua warga NU. Apalagi PPKM level 3 se-Indonesia juga dibatalkan, meski dalam pelaksanaanya masih diterapkan pengetatan mobilitas masyarakat di sejumlah daerah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masa liburan Nataru. (gas)
lanjutnya. Tom bahkan juga melakukan video call pada VoB. Dia mengatakan VoB adalah salah satu band metal yang unik dan sangat menarik. “Saya ingin mendengar lebih banyak ceritamu. Dan bagaimana kalian bisa menjadi band metal. Ini adalah band menarik dari sekelompok perempuan muda seperti kalian,” ujarnya. Tom mengaku dirinya kini juga merupakan penggemar VoB. “I am fan of your band,” ujarnya hingga membuat ketiga personel VoB histeris. Jauh sebelum Tom, penampilan band perempuan berhijab ini telah mencuri perhatian pemain bas Red Hot Chili Peppers, Michael Peter Balzary atau Flea. Dalam sebuah unggahan di Twitter, Flea bahkan mengomentari langsung video latihan Voice of Baceprot. “Apa nama band ini???,” tulis Flea dalam bahasa Turki di Twitter, Rabu (6/5/2020). Komentar Flea tersebut tentu saja langsung dibalas oleh Voice of Baceprot yang sekaligus memperkenalkan diri. Mereka berujar, tak mudah melafalkan nama Voice of Baceprot. “Ini
kami. Percaya atau tidak, tidak mudah, lho mengatakan ‘Baceprot’ dengan benar. Apakah kamu mau mencobanya?” tantang VoB pada pemain bas berusia 57 tahun itu. Di sela tur Eropa, Voice of Baceprot juga melakukan wawancara dengan media Eropa. Pengalaman wawancara ini pun dibagikan vokalis VoB ke TikTok. Dalam video itu, Marsya dengan lantang berbicara di atas panggung. Dia mengaku sebelum konser, melakukan wawancara dan mendapatkan satu fakta mengejutkan dari sesi tanya jawab dengan media tersebut. “Jadi sebelum pertunjukan, kami melakukan beberapa wawancara. Dan ada satu hal yang membuatku terkejut. Mereka semua kebanyakan bertanya kepada saya tentang hijab yang kami kenakan. Dan kamu tahu apa, itu membuatku merasa seperti aku datang ke sini untuk fashion show. Bukan untuk itu! Karena mereka hanya fokus pada penampilan kami! Jadi aku akan memberitahu kamu sekarang, kami benar-benar datang ke sini tidak hanya untuk membuat impian
kami menjadi kenyataan,” ucap Marsya sambil memegang gitar. “Tetapi juga untuk menunjukkan kepada kamu bahwa hijab tanda perdamaian, cinta dan keindahan. Dan jika kamu bertanya kepada aku apa yang kami lakukan, jika seseorang bertanya tentang hijab kami, apa yang kami lakukan? Ini yang kita lakukan,” ucap Marsya yang kemudian disambut Siti dengan gebukan drumnya. “Dan jika seseorang memberi kita kata-kata kebencian tentang hal itu, kamu tahu apa yang kami lakukan? Ini yang kita lakukan,” ucap Marsya lagi yang juga disambut Widi dengan memetik senar bass listrik. “Dan jika kamu bertanya kepada saya lagi, apakah kamu yakin dengan pilihan kamu? Apa yang kita lakukan dengan hijab kita? Inilah yang kami lakukan dengan hijab kami,” lalu ketiganya langsung beraksi di atas panggung. Dan berhasil membuat penonton ikut terkesima. VoB terbentuk sejak mereka masih berusia 14 tahun pada 2014 lalu. Band ini berdiri bermula dari kegiatan ekskul
teater di sekolah, Madrasah Tsanawiyah Al-Baqiyatussolihat di Singajaya Garut. Mereka membuat drama tentang anak band. “Kami harus belajar alat musik, karena teater kan harus live. Rupanya kami asyik di musiknya,” kata Marsya. Sejak saat itu, baik Marsya, Widi, maupun Euis, memutuskan menekuni dunia musik. Awalnya VoB terdiri 15 personel, lalu menyusut jadi 7 orang. “Ketika ber-7 orang ini kami membawakan lagu-lagunya Maroon 5, nggak ada genre tertentu,” ujar Marsya. Dalam perjalanannya, VoB tinggal bertiga karena yang lain tidak mendapat izin orangtua untuk lanjut membuat band. Diakui Marsya, mereka pun butuh perjuangan untuk mendapatkan restu orangtua agar bisa membentuk band. “Awalnya tujuh orang tapi kita semua susah dapat izin orangtua. Kita di situ sama-sama berjuang buat dapat izin orangtua, akhirnya yang empat mundur. Orangtua nggak izinin karena kalau band itu masih jarang dilakuin sama cewek, orangtua juga khawatir, apalagi dunia musik itu dekat dengan per-
gaulan bebas,” urainya dalam sebuah talkshow yang tayang di YouTube. Setelah mendapat izin orangtua, ketiga remaja ini memutuskan membuat band bergenre hiphop, metal, dan funky. Genre tersebut dipilih sesuai dengan selera musik masing-masing. Jadi ketiga personel dituntut untuk bisa mengusai permainan musik hiphop juga metal. Baceprot sendiri dalam bahasa Sunda artinya bawel, berisik. Pada awalnya, mereka --dengan bimbingan guru konselingnya Ersa Eka Susila Satia yang akrab disaba Abah-- kerap melakukan cover version. Di antaranya lagu-lagu milik Rage Against The Machine, Slipknot, Red Hot Chilli Peppers dan lainnya. Dalam bimbingan Abah yang kemudian merangkap jadi pelatih, mereka mulai menciptakan lagu sendiri. You’ll Never Walk Alone, The Enemy, Age Oriented (Lets Be Old), Rumah Tanah Tidak dijual, Jalan Kebenaran adalah beberapa karya yang kerap mereka bawakan saat tampil di panggung. Ini bukan kali pertama Voice of Baceprot jadi sorotan. Pada 2017, mereka pernah meng-
hebohkan setelah aksi mereka bermain musik viral di media sosial. Media besar seperti Reuters, The New York Times, hingga The Guardian sampai ikut menyorot. Marsya mengungkap, tak hanya senang dan bangga. Viralnya VoB membantu mereka meyakinkan serta membanggakan orangtua. Berbicara soal orangtua, Siti menambahkan kalau sebenarnya orangtua sempat melarang mereka membentuk band beraliran metal. Musik metal masih dikaitkan dengan sesuatu yang negatif di mata orangtua ketiga hijabers tersebut. “Masih serasa mimpi sih kita sampai terkenal kayak gini, se-booming ini. Kita dikenal di luar negeri juga, jadi bisa banggain orangtua. Mungkin orangtua juga sekarang percaya. Kalau dulu mereka melarang itu mungkin karena ketidaktahuan. Musik metal identik dengan hal negatif, karena sekarang sudah dikenal orang banyak, tahu kegiatan kita seperti ini jadi mereka ngerti dan mulai kasih support,” kata Euis dalam sebuah wawancara. *ret
wangi, khususnya dari desa sentra buah naga di Bulurejo, pasti terserap pasar dari seluruh tanah air. Setiap hari. Bahkan, banyak permintaan untuk ekspor. Hanya saja petani kurang begitu “sreg” untuk ekspor karena persyaratannya sangat “njlimet” di mana petani meresa ribet untuk mengurusnya. Namun demikian, suatu saat petani akan tetap menjajal pasar ekspor bila melihat peluang keuntungannya memang lebih besar. “Mungkin perlu juga ada edukasi soal ekspor ini ke petani. Dan persyaratannya kalau mungkin dipermudah atau lebih sederhana,” katanya. Listrik Masuk Sawah Sebagai petani, kata dia, harus pandai membaca tanda-tanda alam. Bukan hanya soal musim, tapi juga harus pintar membaca sinyal yang diberikan oleh tanaman atau sawah ladang itu sendiri. Begitulah, buah naga memberinya sinyal bahwa sebagai tanaman karunia Illahi Rabbi sebenarnya bisa memberikan banyak keuntungan, bukan keuntungan musiman, tapi bisa
PANABA sendiri berdiri sekitar tahun 2016. Awalnya dari grup Facebook tentang buah naga dengan nama sama PANABA (Petani Naga Banyuwangi ) yang saat itu anggotanya sudah ribuan. Iseng-iseng Edy pun ikut bergabung. Saat grup PANABA di dunia maya mengadakan kopdar (pertemuan), Edy pun
“Tadi Pak Menteri PUPR, Pak Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa dalam waktu dua bulan kedepan akan dibangun jembatan gantung agar koneksitas antara kedua wilayah tetap terhubung. Sementara jembatan
MATARAMAN
10
DUGAAN KORUPSI KASUS UPAH THL PDAM KOTA MADIUN
Dipecat, Dirtek PDAM Magetan Ditahan MAGETAN (GN) – Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Lawu Tirta, Kabupaten Magetan, Sandi Kurnaryanto akhirnya dipecat dari jabatannya oleh Bupati setempat, meski baru menjabat 10 bulan di PDAM Magetan. Ini setelah Sandi diduga terlibat kasus korupsi pemotongan upah Tenaga Harian Lepas (THL) di PDAM Taman Tirta Sari, Kota Madiun. Dalam proses penahanan, Sandi dijemput oleh petugas dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun. Penahanan Sandi sebagai ujung dari proses pemeriksaan yang cukup lama, sejak kasus itu terjadi. Penetapan Sandi sebagai tersangka setelah penyidik memeriksa 32 orang saksi. Dugaan pemotongan upah THL senilai total Rp 263 juta, itu terjadi saat Sandi masih pejabat Kabag Tranmisi dan Distribusi PDAM Taman Tirta Sari Kota Madiun periode 2015 hingga 2021. Bupati Magetan, Suprawoto mengakui sudah mendengar penahanan Sandi namun belum menerima surat pemberitahuan dari Kejari Kota Madiun. “Sesuai prosedur saja, sementara kami copot jabatannya sampai menunggu inkracht (putusan tetap). Sekarang kan masih praduga tak bersalah,” kata Bupati Suprawoto, Rabu (8/12/2021). Sebelum ditahan di Lapas Kelas I Madiun, Sandi sebenarnya,
Direktur PDAM Ditahan Atas Kasus Pemotongan Upah THL, Bupati Magetan : Kami Copot Jabatannya
sudah sering mangkir kantor karena menjalani pemeriksaan di Kejari Kota Madiun. Bahkan Sandi sudah diperiksa sebelum duduk sebagai Dirtek PDAM Magetan 11 Februari 2021 lalu. Tidak jelas, pertimbangan Pemkab Magetan menerima Sandi untuk mengikuti assessment sebagai Dirtek PDAM Magetan, padahal posisinya sudah terperiksa kasus dugaan korupsi. Sehingga timbul hoaks bahwa Sandi adalah pejabat titipan dari Kota Madiun. Lowongan Dirtek Lawu Tirta saat itu diisi tiga kandidat,
ASN Kediri Diminta Berdonasi untuk Korban Semeru
BANTUAN: Bupati Kediri saat memberikan bantuan secara simbolis.
KEDIRI – Bencana erupsi Gunun Semeru di Lumajang menyita perhatian banyak pihak. Saat ini masyarakat pun bergotong royong memberikan bantuan kepada para korban. Aksi simpati ini pun tidak hanya dilakukan masyarakat sipil, Aparatur Sipil Negara (ASN) pun ikut mendonasikan hartanya untuk korban erupsi Gunung Semeru. Aksi simpati inipun langsung disampaikan Bupati Kabupaten
Kediri Hanindhito Himawan Pramono. Ia pun memerintahkan semua ASN di Pemkab Kediri dan masyarakat untuk bersama membangun solidaritas membantu korban bencana erupsi Gunung Semeru. Menurut Mas Dhito sapaan akrabnya, ia ingin para ASN tergerak untuk bersama ringankan beban saudara warga Kabupaten Lumajang yang tertimpa musibah erupsi Gunung Semeru. suc,ara,lpt
yakni Sandi Kurnaryanto dan Subiyanto dari PDAM Kota Madiun, dan Dandun, seorang insinyur asal Desa Terung, Magetan. Tiga kandidat itu bersaing menperebutkan kursi dirtek yang sebelumnya dijabat Wiyono. Wiyono yang dikenal jujur dan berdedikasi tinggi untuk PDAM Magetan dipindahkan menjadi staf Litbang, dan akhirnya digantikan Sandi. Tetapi Bupati Suprawoto menampik, bahwa Sandi bisa menjabat Dirtek PDAM Magetan karena merupakan titipan
dan Pemkot Madiun. “Waktu itu selain dia (Sandi), tidak ada yang mendaftar. Jadi tidak benar ia pejabat koneksi Pemkot Madiun. Kita memang kurang tahu track recordnya. Rekanrekan wartawan juga tidak ada yang memberi informasi,” ujar Suprawoto. Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kota Madiun, Toni Wibisono, membenarkan penahanan SK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemotongan upah THL di PDAM Kota Madiun. “Sudah kami tahan sejak Senin
kemarin. Tersangka kami tahan setelah diperiksa oleh penyidik beberapa jam. Tersangka kami tahan selama 20 hari ke depan,” ujar Toni, Rabu (8/12/2021). Toni mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa 32 orang saksi. Para saksi diperiksa terkait dugaan dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran di bidang transmisi dan ristribusi pembayaran THL pada SubBagian Pemasangan Dan Pemeliharaan Sambungan Pelanggan PDAM tahun 2017 hingga 2021. kcm,suc
PMII Pacitan Galang Donasi untuk Korban Erupsi PACITAN (GN) – Sejumlah aktivis PMII Kabupaten Pacitan, Jawa Timur melakukan penggalangan donasi untuk korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang. Aksi yang dilakukan sejak Sabtu (4/12/2021) ini bertempat di perempatan lampu merah Pencang, Pacitan dan merupakan wujud kepedulian terhadap kemanusiaan. Menurut koordinator penggalangan donasi, Dita Rahmawati juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara warga Pacitan dengan warga Lumajang. “Aksi penggalangan donasi ini merupakan jalan untuk silaturahmi warga Pacitan dan warga Lumajang,” katanya, Rabu (8/12/2021). Dita menilai, PMII adalah organisasi ekstra kampus yang memiliki rasa kepedulian dan tetap komitmen terutama dalam hal yang bersifat social. “Aksi Peduli Erupsi Semeru ini juga merupakan sublimasi
BANTUAN: Sejumlah aktivis PMII saat menggalang dana bantuan.
nilai Norma di PMII sehingga outputnya adalah jiwa sosial kepada sesama,” terangnya. Sementara itu, Ketua PC PMII Kabupaten Pacitan, Indra Hermawan menegaskan untuk memupuk rasa kepedulian sosial, maka aktivis PMII harus menerapkan Nilai Dasar Pergerakan atau NDP. “Aksi ini bukan tanpa alasan, kami memang sedang menerapkan NDP PMII yang merujuk pada point Hablun Minannas yaitu hubungan antar
manusia,” jelasnya. Indra juga juga berharap masyarakat Pacitan juga memiliki rasa empati dengan berdonasi untuk meringankan beban saudara-saudara di Kabupaten Lumajang yang sedang mengalami musibah bencana. “Kami bersama kader dan aktivis PMII Pacitan InsyaAllah hingga tanggal 9 Desember akan terus turun di jalan untuk melakukan penggalangan donasi,” ujarnya. tim
MINGGU KE-326
9 - 15 DESEMBER 2021
INFRASTRUKTUR Panjang Tol Kediri-Tulungagung Capai 37,2 Km KEDIRI (GN) - Proyek pembangunan tol Kediri-Tulungagung sudah membahas beberapa desa yang bakal dilewati. Sebagai informasi, tol Kediri-Tulungagung memiliki panjang 37,2 kilometer. Menurut Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, tol ini rinciannya, 5 km di kota Kediri, 17 km di kabupaten Kediri dan 5,2 km di kabupaten Tulungagung. Lalu, untuk beberapa desa yang bakal diterjang proyek tol Kediri-Tulungagung ini beberapa sudah terdata. Yakni dari Kecamatan Karangrejo yakni Desa Jeli, Desa Sukowidodo, Desa Karangrejo, Desa Sembon dan Desa Bungur. Lalu di Kecamatan Keduwaru ada Desa Simo dan di Kecamatan Kauman ada Desa Batangsaren yang nanti dilewati proyek jalan tol ini. Kemudian berakhir di exit tol sekitaran GOR Lembupeteng, Desa Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung. Meski demikian, Pemkab Tulungagung belum mengetahui titik-titik lahan tiap desa yang nantinya dipakai untuk pembangunan jalan tol Kediri-Tulungagung. “Bandara Dhoho Kediri bakal beroperasi sekitar April 2023 mendatang. Untuk itu, sarana pendukungnya harus siap, salah satunya tol Kediri-Tulungagung,” jelas Maryoto, kemarin. Ia melanjutkan, pembangunan jalan tol ini ditargetkan bisa selesai pada 2024 mendatang. Agar prosesnya berjalan lancar, maka Pemkab Tulungagung bakal memfasilitasi proses pembebasan lahannya. “Proses pembebasan lahan ini yang perlu kami sosialisasikan. Kami hanya memfasilitasi, prosesnya ada dari pihak swasta,” lanjut Maryoto. Maryoto menambahkan, dirinya meminta agar titik koordinat proyek jalan tol Kediri-Tulungagung untuk segera disampaikan ke Pemkab Tulungagung. Dengan begitu, masyarakat bisa segera disosialisasikan terkait proses pembebasan lahan untuk jalan tol itu. “Kalau penetapan lokasinya sudah pasti, kamu lebih mudah untuk menjangkau warga (yang terdampak),” pungkasnya. tid
SATGAS COVID-19
Tetap Intens Gelar Operasi Yustisi TULUNGAGUNG (GN) – Penertiban terhadap pelanggar protokol kesehatan (Prokes) di Kabupaten Tulungagung masih intens dilakukan, meski saat ini kondisi penyebaran virus Covid-19 terus mengalami penurunan. Bebeberapa tim pengendali Covid-19 terus melakukan operasi yustisi. Perwira Pengendali (Padal) Kabupaten Tulungagung, AKP Olivia Evayanti SH menggelar Operasi Yustisi di Balai Desa Kedungsuko Kecamatan Tulungagung. Bersama personil gabungan TNI/Polri dan Satpol PP, sasaran Operasi Yustisi adalah pengendara atau pengguna jalan yang tidak mengenakan masker, guna peningkatan disiplin dan penegakkan hukum Porkes. Selain menindak pelanggar, petugas juga mengingatkan dan mengedukasi kepada warga masyarakat untuk selalu memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan. “Jangan lupa menggunakan masker, sering melakukan cuci tangan, dan selalu menjaga jarak saat sedang berada di luar rumah,” terang Olivia yang terjun langsung memimpin jalannya operasi yustisi, Rabu (8/12/2021). Di tempat terpisah, Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko SH mengatakan, pada kegiatan Operasi Yustisi yang digelar di Balai Desa Kedungsuko Kecamatan Tulungagung, ada 25 orang pelanggar Prokes. “Masih dijumpai masyarakat yang tidak memakai masker saat berada di luar rumah, diantaranya 18 orang pelanggar prokes diberikan sanksi membayar denda sesuai ketentuan, untuk para pelanggar langsung disidang ditempat dan 7 pelanggar dengan sanksi tindakan disiplin”, terang Nenny. “Operasi Yustisi ini bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat agar disiplin mematuhi prokes, dan sebagai upaya penegakan hukum guna pencegahan dan pengendalian Covid-19,” jelasnya Demi memutus penyebaran Covid-19, Nenny berharap agar warga selalu memperhatikan protokol kesehatan 5M. Di antaranya, menggunakan masker, sering melakukan cuci tangan, menggunakan handsanitizer, hindari kerumunan serta mengurangi mobilitas. hum
PEMAKAMAN JENAZAH KORBAN COVID-19 DI MADIUN MASIH DITARIF
Keluarkan Dana Jutaan Rupiah untuk Biaya Pemakaman Kasus dugaan pungutan liar (Pungli) dengan dalih pemakaman jenazah Covid-19 masih saja terjadi. Di Kabupaten Madiun, dua orang kepala keluarga diduga menjadi korban pungli. Sebab, sejauh ini Pemkab Madiun sudah memberi kewenangan kepada pemerintah desa untuk menggunakan anggaran dana desa guna penanganan Covid-19. Dua keluarga asal Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Nyaman Wahyudi dan Wariman, diduga menjadi korban pungutan liar (Pungli). Keduanya mengaku membayar uang hingga jutaan rupiah untuk biaya pemakaman keluarganya yang meninggal akibat Covid-19. Nyaman dan Wariman menyebutkan, biaya pemakaman tersebut diserahkan kepada istri mantan Kepala Desa Purworejo Eni Suhartati. Bayar
biaya pemakaman, Nyaman menceritakan, peristiwa itu bermula ketika Sami (70), neneknya, meninggal awal Juli 2021. Setelah dimakamkan, ia mendapatkan pemberitahuan melalui pesan WhatsApp tentang perincian biaya pemakaman neneknya yang meninggal akibat Covid-19. Dari penjelasan lurah disebutkan bahwa desa mendapat bantuan sebesar Rp 1.250.000, dan sumbangan pribadi dari lurah setempat sebesar Rp 300.000. “Sementara kekuran-
gannya sebesar Rp 1.470.000 yang harus dibayar. Saya bayarkan kekurangan biaya pemakaman itu kepada ibu lurah dan saya antar langsung ke rumahnya sekitar tujuh hari setelah nenek saya meninggal,” kata Nyaman. Namun, setelah membayar kekurangan biaya pemakaman, Nyaman tidak pernah mendapatkan bukti kuitansi pembayaran biaya pemakaman. Ia juga tidak mendapatkan bukti kuitansi menerima bantuan dana pemakaman dari desa. Nyaman mengaku tidak mengetahui bahwa biaya pemakaman ditanggung dana desa. Awalnya, Nyaman merasa senang karena sudah mendapatkan bantuan dari desa sebesar Rp 1.250.000 dan dari lurah sebesar Rp 300.000
Wariman, salah satu warga Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng yang mengaku dimintai uang untuk biaya pemakaman jenazah istrinya yang meninggal akibat covid-19, Selasa (8/12/2021)
meski belakangan ia harus membayar lagi biaya sebesar Rp 1.470.000. “Kami sebenarnya senang mendapatkan bantuan dari pemerintah desa dan ibu lurah. Tetapi, kami
tidak tahu kalau ternyata biaya pemakaman korban Covid-19 juga ditanggung pemerintah desa,” kata Nyaman didampingi istrinya, Jumiati. Senada dengan Nyaman,
Wariman, warga Dusun Krapyak, Desa Purworejo, juga mengeluarkan uang untuk biaya pemakaman saat Warsiati, istrinya, meninggal akibat Covid-19 akhir Juli lalu. Wariman mengaku uang kekurangan biaya pemakaman itu diserahkan keponakannya bernama Sukirno langsung kepada lurah. Ia memberikan uang sebesar Rp 3 juta kepada Sukirno untuk mengurus biaya pemakaman kepada lurah. “Saya menyuruh keponakan saya untuk mengurus biaya pemakaman. Karena saat itu ibu lurah yang akan mencukupi semuanya. Jadi keponakan saya kasih uang Rp 3 juta,” kata Wariman. Sukirno, keponakan Wariman, menyatakan, jumlah uang yang diserahkan kepada ibu lurah untuk biaya pemakaman prokes korban Covid-19 sebe-
sar Rp 1.380.000, sedangkan sisanya dikembalikan kepada Wariman. “Katanya biaya yang harus dibayar adalah pemandian dan ambulans, sedangkan biaya peti kotak jenazah itu disumbang dari Bu Lurah. Kekuranganya saya kasih Bu Lurah sebesar Rp 1.380.000,” jelas Sukirno. Sukirno mengatakan, saat memberikan uang tidak ada kuintasi pembayaran yang diberikan lurah. Serupa Nyaman, ia juga tak tahu bahwa biaya pemakaman ditanggung pemerintah desa. Biaya mandikan jenazah Sementara itu, istri mantan Kepala Desa Purworejo Eni Suhartati Eni Suhartati menyatakan, uang dari warga itu digunakan untuk membayar biaya pemandian jenazah di rumah sakit. kcm
MINGGU KE-326
9 - 15 DESEMBER 2021
SIDOARJO-MALANG
3
Sidoarjo Target Bebas Stunting pada 2023 SIDOARJO (GN)-Prevalensi stunting di Sidoarjo turun hingga 8,8 persen per tahun 2020. Angka penurunan yang cukup drastis dibanding tahun sebelum angka stunting di Sidoarjo masih 13,6 persen. Menurut Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, kondisi menunjukkan bahwa kinerja penanganan bayi stunting di Sidoarjo mulai menemukan hasil positif. “Kami di Sidoarjo melihat stunting tidak cuma sekadar soal gizi. Tapi problem sosial dan lingkungan hidup. Makanya, intervensi kami tidak melulu soal mengatasi akses terhadap kebutuhan pangan tapi juga perbaikan lingkungan dan semua hal yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi,” kata Muhdlor, Rabu (7/12/2021). Data penurunan stunting
diungkapkan Muhdlor dalam sambutan membuka kegiatan Review Kinerja Tahunan Aksi Integrasi Stunting di Pendopo Delta Wibawa. “Pencegahan stunting menjadi prioritas nasional yang juga harus menjadi prioritas dari setiap tingkat pemerintahan dalam penyusunan rencana dan anggaran pembangunan nasional maupun daerah,” ucapnya. Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu mengapresiasi prevalensi stunting yang menurun. Tapi itu tidak cukup bagi Sidoarjo. “Sidoarjo adalah daerah industri yang tumbuh pesat. Baik industri manufaktur, pertanian, perikanan, bahkan UMKM-nya. Sangat disayangkan masih ada bayi stunting. Tahun depan kami targetkan di bawah 5 persen bahkan nol persen pada 2023.
Terimakasih...
Ekonomi Sidoarjo yang tumbuh pesat harus diimbangi kualitas sumber daya manusia terbaik,” katanya. Gus Muhdlor mengatakan pencegahan stunting di Sidoarjo dilakukan secara konvergen, yakni menitikberatkan pada penanganan penyebab masalah gizi, di antaranya, faktor makanan, pengasuhan, kesehatan dan lingkungan. Faktor makanan berhubungan erat dengan ketahanan pangan khususnya akses terhadap pangan bergizi. Sedangkan faktor pengasuhan berhubungan erat dengan lingkungan sosial yang terkait dengan praktik pemberian makanan bayi dan anak. Pada faktor kesehatan berkaitan erat dengan akses pelayanan kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan.
GN]j
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor di sela acara Review Kinerja Tahunan Aksi Integrasi Stunting di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa (7/12/2021).
Sedangkan faktor lingkungan berkaitan dengan kesehatan lingkungan yang meliputi terse-
pemetaan terkait berbagai permasalahan untuk meningkatkan ► Sambungan hal 1 kualitas layanan pengungsi. “Tadi malam saya bertemu Terutama bagi para pengungsi relawan dari Manado, sore saya yang maauk kategori ibu hamil, bertemu relawan dari Bantul difable, anak kecil dan lansia. dan di sini tadi ada relawan dari “Tolong dibantu pemetaan Cirebon. Betapa ada gravitasi bagaimana di area pengungsian kemanusiaan yang luar biasa. ini memungkinkan anak-anak Sisi kemanusiaan-lah yang tinggal lebih nyaman. Untuk menghadirkan kita di tempat ini. lokasi anak-anak bisa dibantu Ini hal luar biasa yang dimiliki komunikasikan dengan pengeIndonesia yang kita sebut social lola pengungsian pun termasuk capital dan rasa persaudaraan untuk lansia, ibu hamil dan ini indah sekali” katanya. difable. Karena makanan anakMenurutnya, ada satu hal anak harus disiapkan tersendiri yang membuat tersentuh seka- apalagi yang masih bayi atau ligus memercikkan harapan di balita, karena di dapur umum tengah kesedihan bencana ini. seringkali makanan dewasa,” Banyak pihak datang berbon- katanya. “Tidak hanya soal dong-bondong memberikan makanan, tapi juga hal-hal berbagai bantuan pada para ko- sehari-hari seperti air panas. rban terdampak APG Semeru. Water heater misalnya, anak“Orang-orang berhati mu- anak terutama bayi mungkin lia ini tidak hanya menolong perlu mandi air hangat termawarga atau membantu tugas suk untuk permakanannya,” pemerintah. Kehadiran mereka imbuh Khofifah. memberikan semangat dan opDirinya pun berharap, masa timisme untuk bangkit dan pulih tanggap darurat 14 hari ini dapat dari bencana. Dari mereka, selesai dan segala persoalan terkita belajar bahwa Indonesia kait pengungsian salah satunya sesungguhnya punya kekuatan tempat hunian sementara dapat yang sangat dahsyat, dalam segera terealisasikan. Hal ini bentuk empati dan solidaritas,” mengingat masih terdapat beterangnya. berapa lokasi dengan kategori Rasa kemanusiaan yang me- rawan bencana dan beresiko nyatukan para relawan ini, tinggi agar sementara tidak lanjutnya, menjadi satu keya- ditinggali. kinan bahwa nilai luhur bangsa “Pada kondisi seperti ini tidak pernah luntur. Untuk itu, harus ada opsi hunian semenmasyarakat Indonesia patut ber- tara atau huntara, untuk membangga bahwa dalam berkem- berikan tempat bernaung dan bangnya individualisme ses- berlindung lebih aman. Karena ungguhnya akar budaya gotong tinggal di pengungsian juga royong dan saling membantu ini tidak boleh terlalu lama. Tidur tak pernah hilang. bersama banyak orang yang “Oleh karena itu, kembali tidak saling kenal tentu butuh saya menyampaikan terima adaptasi khusus. Ada yang kasih kepada semua relawan mengambil posisi tidur di luar yang dengan ikhlas mendedika- gedung tempat pengungsian. sikan daya upayanya untuk me- Bila berhari-hari dengan cuaca nolong para korban. Tetap jaga dingin bahkan hujan seperti kesehatan dan kewaspadaan. saat ini maka yang tidak terbiasa Semoga Allah SWT selalu dikhawatirkan kondisi badanmenganugerahkan keselamatan nya bisa drop,” ungkapnya. untuk para relawan dan kekuaLebih lanjut, orang nomor tan bagi kita semua untuk bisa satu di Pemprov Jatim ini melewati cobaan ini bersama,” juga meminta para relawan terangnya. untuk membantu pendataan Lebih lanjut, Khofifah me- bagi pengungsi yang belum minta kepada para relawan un- divaksinasi Covid-19. Hal ini tuk ikut membantu melakukan dikarenakan masih ada pen-
gungsi yang belum divaksin Covid-19. Nantinya, data tersebut dapat diteruskan ke Dinas Kesehatan Provinsi Jatim yang akan berkoordinasi baik dengan Dinkes Lumajang maupun Biddokkes Polda Jatim ataupun Kodam V Brawijaya. “Mohon dibantu pendataan pengungsi agar berkenan untuk divaksin, supaya mereka terlindungi karena di pengungsian mereka bertemu dengan masyarakat lain dalam intensitas tinggi. Saat ini situasi pandemi Covid-19 belum aman,” katanya. Selain dari sisi medis, mantan Menteri Sosial RI ini pun berharap para relawan juga membantu pemulihan secara psikologis. Dimana banyak para pengungsi saat ini ke pusat layanan kesehatan tetapi lebih banyak mengeluhkan soal psikis dibanding soal kesehatan. “Untuk itu kami berharap teman-teman relawan dapat mengisi dengan kegiatan spiritual salah satunya mengajak para pengungsi sholawatan. Tentunya ini akan memberikan penguatan spiritual dan motivasi bagi para pengungsi dalam melewati masa-masa sulit ini,” katanya. Di akhir, gubernur perempuan pertama di Jatim ini berharap ada kanal atau saluran yang bisa menampung berbagai masukan dan informasi dari para relawan untuk berinteraksi dengan Dansatgas dan pengambil keputusan agar bisa melakukan respon cepat. Dengan adanya kanal ini maka berbagai masukan dan informasi tersebut dapat dipetakan dan segera diberikan respon cepat oleh pihak terkait. Baik melalui call center atau grup Whats App. “Jadi kita bisa terus mengupdate berbagai rekomendasi tersebut dan bisa segera kita respon. Karena saya yakin teman-teman semua berasal dari berbagai spesifikasi dan latar belakang keahlian yang tentunya dapat memberikan penguatan dan dukungan bagi para pengungsi,” katanya. “Group WhatApp relawan
yang dikoordinasikan Ka-Pusdalop BNPB dan Dansatgas tolong saya juga diinvite. Saya minta quick response, ini penting karena apa yang kita lakukan bisa memberikan info dan layanan terbaik. Selamat bertugas salam sukses dan salam tangguh,” katanya. Sebelumnya, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan inisiasi dari Gubernur Jatim yang ingin silaturrahim dan saling sapa dengan para relawan. Hal ini dikarenakan para relawan telah tiga hari bersama-sama membantu dalam penanganan APG Semeru ini. Bertemu di lapangan tetapi belum saling sapa. “Ibu Gubernur melihat teman-teman semua telah bekerja keras dan melakukan langkah terbaik untuk meringankan beban saudara kita yang terkena bencana. Terimakasih temanteman Relawan, yang penting jangan lupa jaga kesehatan,” katanya. Sementara itu, Mbah Dharmo, salah satu relawan dari Forum Pengurangan Resiko Bencana memberikan rekomendasi terkait keterpaduan data dan logistik yang perlu dikelola lebih efektif. Menurutnya, harus ada satu mekanisme terkait dengan pendataan di masingmasing tempat. Lalu, memilah bantuan-bantuan yang sejauh ini sudah diterima agar sesuai kebutuhan sehingga berbagai bantuan distribusi dan penggunaannya semakin efektif. “Pendataan dan pendistribusian logistik semakin terpadu termasuk pengolahan data untuk kebutuhan pengungsi. Diharapkan setelah pertemuan ini, akan lebih efektif khususnya soal pendataan dan distribusi logistik,” terangnya. Beberapa relawan yang hadir di antaranya berasal dari NU Peduli, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Relawan Muhammadiyah Jawa Timur, Perhimpunan Indonesia Tionghoa, Gusdurian Peduli, Pekat IB, Wana Rescue, ARMI Kediri dan sebagainya. (gas)
Inilah...
tugal yang dirilis oleh Institut Statistik Nasional INE Portugal menunjukkan negara ini mengalami penurunan populasi yang lumayan besar, yakni sebanyak 214.286 penduduk atau sekitar 2% dibanding populasi tahun sebelumnya.
dipulihkan hingga saat ini. 5. Estonia Negara yang terletak di kawasan Baltik, Eropa Utara ini merupakan negara kecil dengan total penduduk sekitar 1,3 juta jiwa. Di negara ini, perbandingan penduduk wanita dan pria terlihat sangat signifikan, dengan jumlah penduduk wanita sebanyak 1,1 juta jiwa, sedangkan penduduk pria yang hanya sekitar 200.000 jiwa.
► Sambungan hal 1 Meskipun begitu, ada beberapa negara di dunia yang memiliki rasio laki-laki lebih sedikit dibanding perempuan, seperti berikut ini. 1. Rusia Dengan luas wilayah mencapai 17.125.200 kilometer persegi, Rusia menjadi negara terluas di dunia. Menurut data PBB, jumlah penduduk Rusia pada 2020 adalah 145.934.462. Namun, rasio antara penduduk pria dan wanita di negara ini ternyata tidak seimbang. Hanya ada sebanyak 86 pria untuk 100 wanita di negara ini. Secara tidak langsung, Rusia memiliki selisih 11 juta populasi antara wanita dan pria. 2. Latvia
Di negara pecahan dari Uni Soviet ini, rasio penduduk perempuannya menyentuh angka 54,1% atau hanya sekitar 80 laki-laki per 100 perempuan. Melansir berbagai sumber, hal ini dikarenakan tingginya angka kematian pria di negara ini. Penyebab kematian tersebut kebanyakan akibat gaya hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi alkohol yang berlebihan, merokok, dan stres yang berlebih. 3. Portugal Ketidakseimbangan populasi di negara ini sangat besar. Sebanyak 70% penduduk Portugal adalah wanita. Ditambah dengan fakta bahwa kaum wanitanya tidak mau memiliki banyak anak, membuat populasi negara ini sangat sulit berkembang. Hasil sensus penduduk Por-
4. Armenia Negara yang juga merupakan pecahan dari Uni Soviet ini juga memiliki kekurangan penduduk pria. Menurut data penduduk tahun 2020, Armenia memiliki populasi penduduk sebesar 2,9 juta jiwa. Dari jumlah itu, hanya sekitar 350.000 penduduk yang bergender pria. Melansir berbagai sumber, hal ini disebabkan banyaknya laki-laki muda yang turut andil dalam mengikuti Perang Dunia Kedua, sehingga membuat populasi pria negara ini menurun drastis dan belum dapat
6. Lithuania Dengan total 2,8 juta jiwa yang menghuni wilayah negara ini, perbandingan antara penduduk pria dan wanita sangat besar. Salah satu dari tiga negara Baltik ini hanya memiliki sekitar 400.000 penduduk pria. Selebihnya merupakan penduduk wanita. (sindonews.com)
dianya sarana air bersih dan sanitasi. Keempat faktor tersebut menurutnya secara tidak lang-
sung mempengaruhi asupan gizi dan status kesehatan ibu dan anak. Gus Muhdlor mengatakan
pencegahan stunting menitikberatkan pada penanganan penyebab masalah gizi. Terdapat empat faktor menjadi penyebab masalah gizi saat ini, antara lain faktor makanan, pengasuhan, kesehatan dan lingkungan. “Faktor makanan berhubungan erat dengan ketahanan pangan khususnya akses terhadap pangan bergizi. Sedangkan faktor pengasuhan berhubungan erat dengan lingkungan sosial yang terkait dengan praktik pemberian makanan bayi dan anak,” katanya. Untuk faktor kesehatan, kata Gus Muhdlor, berkaitan erat dengan akses pelayanan kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan. Sedangkan faktor lingkungan berkaitan dengan kesehatan lingkungan yang meliputi tersedianya sarana air bersih dan sanitasi. .ins
Depresi, Janda Muda Sidoarjo Bakar Diri SIDOARJO (GN)-Diduga karena depresi berat setelah perceraiannya, seorang janda di Sidoarjo Jawa Timur ( Jatim ) memilih jalan pintas dengan cara membakar diri. Janda muda berinisial HK (35) itu tinggal di rumah kontrakan di Desa Gelang Kecamatan Tulangan Sidoarjo, Selasa (07/12/2021) sore. Beruntung, HK berhasil diselamatkan. Namun Ia harus menjalani perawatan serius lantaran mengalami luka bakar berat. Saksi mata sekaligus tetangga korban, Ely Yulita, menceritakan sebelum kejadian bunuh diri, sekitar pukul 06.00 WIB dirinya bersama ibu korban sedang duduk-duduk di luar. Lalu korban tiba-tiba keluar rumah, berpamitan mau membeli minuman. Sekitar pukul 06.30 WIB, korban pulang membawa satu botol minuman berenergi. Kemudian korban menutup serta mengunci pintu rumah kontrakannya dari dalam. “Saya tidak tahu persis. Apakah dalam botol itu minuman berenergi atau bensin. Karena saat dibawa korban, isi dalam botol itu berwarna biru,” katanya seperti sejumlah media online, Rabu (08/12/2021). “Tak berselang lama, dirinya melihat ada kepulan asap dan mendengar teriakan orang minta tolong dari dalam rumah kontrakan korban,” katanya menambahkan.
Emak....
► Sambungan hal 1 Desa Welahan, Kecamatan Welahan, Jepara. Dia berjualan di depan salah satu toko modern. Uniknya, Lina, sapaannya, berjualan menggunakan motor sport jenis Yamaha R15 berwarna pink. Ibu satu anak ini setiap sore berjualan kerupuk di pinggir jalan raya. Ibu single parent itu mengendarai motor sportnya dari rumahnya ke lokasi jualan sekitar 10 menit. Tampak di jok belakang terdapat ratusan bungkus kerupuk yang dimuat di sebuah kerancang. Di tangki depan terdapat plastik dan bungkusan sambal. Lina tampak tidak kesulitan mengendarai motor sport itu. Padahal dia tampak mengenakan pakaian gamis. Lina mengatakan motor sport yang digunakan berjualan kerupuk itu merupakan hasil kerja keras selama bekerja di Jakarta selama 12 tahun. Hingga akhirnya dia memilih berjualan dengan mengendarai motor sport tersebut. "Aku dulu kerja sebagai sekuriti di Jakarta selama 12 tahun. Saya waktu itu hijrah ke kampung pengin dekat dengan anak. Motor inilah hasil aku kerja di Jakarta. Aku punyanya ini," kata Lina kepada detik-
Karena melihat kepulan asap itu semakin membesar, Ely kemudian minta tolong saksi Alfian Baskoro beserta warga lainnya. Apalagi, mendengar teriakan orang minta tolong semakin keras. “Seketika itu, warga langsung mendobrak paksa pintu depan rumah korban dan berhasil membukanya,” katanya. Saat itu, warga langsung berusaha memadamkan api dengan menyiram air ke tubuh korban dan kasur yang berada di ruang tamu rumah kontrakan korban. “Alhamdulillah, api dapat dipadamkan sehingga nyawa korban bisa diselamatkan. Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan pertolongan tim medis,” ujarnya. Sementara Kapolsek Porong Kompol Rochsulullah melalui
Kanit Reskrim Iptu Joko Santoso membenarkan peristiwa percobaan bunuh diri itu. Menurut keterangan beberapa saksi, korban sudah 4 tahun lalu berpisah (cerai) dengan suaminya. “Dugaan sementara penyebab percobaan bunuh diri itu karena korban depresi. Sekarang botol minuman berenergi berisi bensin sisa yang digunakan korban untuk membakar tubuhnya itu diamankan sebagai barang bukti,” katanya. Karena melihat kondisi korban mengalami luka bakar cukup serius di sekujur tubuhnya, kata Joko, akhirnya korban dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong. “Sesampainya di RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong korban dirujuk ke RSUD Sidoarjo untuk menjalani perawatan tim medis,” tandasnya.ins
com, ditemui di tempatnya berjualan, Selasa (7/12/2021). Emak-emak berjualan kerupuk pakai motor sport di Jepara, Selasa (7/12/2021).Emakemak berjualan kerupuk pakai motor sport di Jepara, Selasa (7/12/2021). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom Lina mengaku tidak kesulitan mengendarai motor sport meskipun dia berpakaian panjang. Dia pun mengaku senang berjualan kerupuk tersebut. "Sudah biasa, sudah biasa. Tidak ada kesusahan. Pakai baju seperti ini saya bawa celana panjang," ujar Lina. Menurutnya, orang tuanya memiliki usaha kerupuk. Dia pun berkeinginan untuk ikut mengembangkan usaha tersebut. Terlebih dengan berjualan kerupuk tersebut bisa dekat dengan anak semata wayangnya yang kini berusia 15 tahun. "Aku kerja ikut orang terus capek. Ibuku punya usaha makanan, kenapa tidak dikembangkan. Akhirnya saya bikin sambal itu awalnya. Intinya saya sosok ibu ingin dekat dengan anak," ungkap Lina. Lina pun akhirnya memilih untuk berjualan kerupuk. Dia mengaku berjualan di Desa Welahan sudah setahun ini. Kerupuk yang dijual diberi nama "Kerupuk Gombal Ndok Lina". Lina berjualan mulai pukul 15.30 WIB sampai dagangannya habis.
"Ini kenapa disebut dengan kerupuk gombal. Zaman tradisional dulu, kerupuk ini makannya pakai kolaborasi sambal, nanti dituang di mangkok nanti makannya dicocol, kerupuknya nanti kan kiwirkiwir (mirip seperti kain). Gombal itu kan kain bahasa Indonesia jadi jenisnya seperti ini," ucapnya. Lina mengatakan sehari membawa 500 bungkus kerupuk gombal. Satu bungkus dipatok harga Rp 2 ribu. Setiap satu bungkus terdapat lima lembar kerupuk gombal. Dagangannya itu pun laris manis diburu pembeli setiap sore. "Sehari 500 bungkus, nggak ada satu jam sudah habis. Dari sana sini yang sudah tahu. Karena memang tidak melihat dari motornya ya, alat transportasi yang ada ini. Tapi kualitas masakan tidak dibohongi, rasa pun tidak bisa dibohongi," ucap Lina. "Penjualan sudah tahu kualitas," sambungnya. Salah satu warga, Malihatun Nisa (28), mengaku sudah berlangganan dengan Lina. Dia membeli kerupuk buatan Lina dan dijual kembali. "Ini jualan sudah lama di sini. Saya setiap sore pasti beli 60-80 bungkus. Dulu awalnya saya tahu dari media sosial," kata Nisa ditemui di lokasi jualan Lina. (dtc, Adinda LMP)
MADURA
4
MINGGU KE-326
9 - 15 DESEMBER 2021
3 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 3,1 Miliar PAMEKASAN (GN)- Kantor Pengawasan dan Pelayanaan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madura, kembali memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) berupa rokok ilegal, Rabu (8/12/2021). Sebanyak 3.078.983 batang rokok ilegal, senilai Rp 3.113.577.720, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 1.595.026.455 dimusnahkan di TPA Angsanah Proppo Pamekasan. Langkah ini dilakukan untuk menghilangkan wujud awal dan sifat hakiki barang dengan cara ditimbun. Rokok ilegal tersebut disatukan dalam satu lubang kemudian dicampur dengan sampah dan air kemudian ditimbun dengan tanah. Pemusnahan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat persetujuan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Nomor S-259/MK.6/KN.5/2021 tanggal 20 November 2021, hal persetujuan pemusnahan barang yang menjadi milik negara pada KPPBC TMP C Madura. Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Yanuar Calliandra menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat atas kerjasama, dukungan, dan sinergi yang telah terjalin selama ini. “Ini merupakan hasil dari sinergi kami bersama pemerintahd aerah di 4 kabupaten mulai dari bangkalan, sam-
Sebanyak 3 juta lebih batang rokok illegal dikubur bersama sampah di TPA Angsanah, Proppo, Pamekasan, Rabu (8/12/2021).
pang, Pamekasan hingga sumenep. Di Bangkalan kami bersama sama menggelar operasi pengecekan di Jembatan Suramadu dan berhasil menggagalkan perederan sejumlah rokok ilegal yang akan keluar Madura,” katanya. Di Sampang, lanjut dia, petugas mengadakan sosialisasi secara rutin kepada berbagai kalangan masayrakat. Hal yang sama juga dilakukan di Pamekasan dan Sumenep.
Bahkan khusus Pamekasan dan Sumenep telah brencana untuk membangun Kawasan Industri Hasih Tembakau (KIHT). “Semua hal itu merupakan upaya nyata kita bersama untk memberantas rokok illegal demi kesejahteraan Madura,” ujar Yanuar. Sebagai instansi di bawah Kementeri Keuangan, kata Yanuar, Kantor Pengawasan dan Pelayanaan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe
Madya Pabean C Madura, terus berupaya nyata untuk menjaga wilayah Madura khususnya dari perederan barang barang berbahaya, salah satunya rokok illegal. Bea Cukai Madura, kata dia, dari tahun ke tahun senantiasa memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus mengamankan penerimaan negara agar terhindar dari kerugian negara akibat rokok ilegal. Upaya ini dilakukan
Terobos Hujan, Bupati Bantu Warga Rumahnya Roboh PA M E K A S A N ( G N ) Bupati Pamekasan Baddrut Tamam kembali membantu warganya yang tertimpa musibah di tiga lokasi berbeda, Senin (6/12/2021). Orang nomor satu di bumi Gerbang Salam tersebut mendatangi langsung rumah Rosi (41) warga Kelurahan Barurambat Kota, dan rumah warga yang roboh di Desa Toronan Kecamatan Pamekasan. Terakhir, Bupati mengunjungi rumah Mohammad Arif (70) Dusun Muncel Desa Samatan Kecamatan Proppo. Pada kunjungan tersebut, Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Moch. Tarsun, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Amin Jabir beserta Sekretaris BPBD, Mohammad Yusuf Wibiseno, Camat, dan Kepala Desa setempat. Pantauan di lokasi, saat Bu-
GN/Masdawi
Bupati Baddrut Tamam melihat salah satu rumah warganya yang roboh.
pati melihat langsung kondisi rumah roboh milik warganya di Desa Toronan Kecamatan Pamekasan kondisi cuaca tidak mendukung, karena seketika hujan mengguyur daerah setempat. Namun meskipun diguyur hujan, Bupati menolak ketika ada orang berusaha melindunginya dengan payung agar tidak basah. “Tidak usah, tidak usah,” kata Bupati sembari menuju tempat yang aman dari guyuran hujan.
Cuaca yang masih mendung dan kondisi alam gerimis, Bupati beserta rombongan tetap melanjutkan perjalanannya untuk memberikan bantuan ke lokasi ketiga, tepatnya di Desa Samatan Kecamatan Proppo. “Saya minta kepada pak camat, pak kepala dinas, dalam minggu ini suratnya sudah harus jadi, dan minggu depan sudah cair (bantuannya, red),” tegas Bupati. Pihaknya menginginkan bantuan untuk warga yang
tertimpa musibah segera cair lantaran korban tidak memiliki tempat layak. Ada warga yang tidur di langgar, tidur di rumah saudaranya, dan kondisi lain yang tidak sesuai dengan keinginan hidupnya. “Supaya bisa cepat cair, kemudian saya sampaikan terimakasih sedalam-dalamnya kepada pak kepala desa, pak camat atas kerja luar biasa, dan segera memberikan laporan kepada kita,” tandasnya. Bupati murah senyum ini meminta maaf apabila ada keterlambatan kunjungan kepada para korban lantaran terkendala kesibukan lain di luar kota. “Saya berkomitmen setiap ada musibah, asal laporannya segera masuk, saya akan turun langsung. Mudah-mudahan musibah seperti ini tidak terjadi lagi di Pamekasan. Ayo kita berdoa kepada Allah,” katanya. mas
GN/Masdawi
baik secara preventif dengan memberikan sosialisasi cukai di banyak titik di wilayah Madura dengan berbagai macam sasaran mulai dari pelajar, santri, pedagang, hingga tokoh masyarakat. Selain itu Bea Cukai Madura juga melakukan kegiatan secara represif melalui peningkatan pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal khususnya rokok illegal di wilayah Madura.mas
WASPADAI VARIAN OMICRON
Vaksinasi Covid-19 Turunkan Efektivitas Vaksin, PAMEKASPAN (GN)–Ketua Satgas Covid-19 RSUD dr. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan dr. Syaiful Hidayat mengungkapkan, varian baru Covid-19 dinamai Omicron bisa berakibat turunnya efektivitas vaksin. “Namanya varian baru selalu ditakuti, kenapa? Karena varian baru itu akan menimbulkan penurunan efektifitas vaksin,” kata dr Syaiful, Minggu (5/12/2021). Menurutnya, terjadinya penurunan efektifitas vaksin itu mengakibatkan seseorang lebih mudah tertular virus. Ketika seseorang di sebuah negara ada yang tertular varian itu khawatir mengalami ledakan covid-19 kembali Dr Syaiful Hidayat seperti beberapa bulan yang lalu. “Penurunan efektifitas vaksin biasanya lebih mudah menular. Ciri-cirinya dalam suatu negara sudah reda, terus ada ledakan biasanya itu varian baru. Seperti di Afrika Selatan,” tandasnya. Dokter yang akrab disapa dr. Yayak tersebut mewanti-wanti masyarakat untuk senantiasa menaati prokes. Meskipun kasus covid-19 di Pamekasan sudah kosong dalam tiga bulan terakhir. Karena di beberapa daerah di Indonesia kasus covid-19 masih ada, seperti di Surabaya dan Jakarta. “Pandemi ini belum selesai, maka himbauan saya tetap sama taat prokes, jangan sampai kendor, jangan sampai lengah karena ada penurunan kasus, di rumah sakit tidak ada kasus, tapi masalahnya di kota lain masih ada,” tandasnya. Dia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi sebagai ikhtiar memutus penularan covid-19. Karena tingkat vaksinasi di Madura sangat rendah di Jawa Timur.”Percepatan vaksinasi, vaksinasi itu tetap menjadi benteng terakhir meskipun vaksinasi tidak seratus persen, paling tidak orang kalau sudah divaksin, kalau dia terinveksi virus corona gejalanya menjadi ringan,” katanya. Dia memungkasi, masyarakat jangan sampai mempercayai informasi bohong yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Tentu, peran tokoh masyarakat sangat penting dalam upaya memaksimalkan vaksinasi tersebut.”Jangan percaya hoax. Kita di Madura vaksin kita masih rendah, karena banyak orang masih percaya hoax. Ini tergantung kesadaran masyarakat dan peran tokoh masyarakat, tidak semata-mata pemerintah dan tenaga kesehatan,” pungkasnya.mas
Konye’ Ghunung, Perspektif Budaya dalam Pemerintahan
Sedekah Kebudayaan Ala Kadarisman Sastrodiwirjo dalam Tatakelola Birokrasi dan Pembangunan Di usia yang sudah sepuh, Dr H Kadarisman Sastrodiwirdjo ternyata masih punya waktu untuk menulis buku. Tokoh kelahiran Pamekasan 14 Oktober 1944, yang juga mantan Wakil Bupati Pamekasan dua periode ini, September lalu menelurkan Kadarisman Sastrodiwirjo sebuah buku. Judulnya, “Konye’ Ghunung, Perspek- dirinya tentang hubungan antar tif Budaya Dalam Pemerin- pemerintahan dan budaya. Dia tahan”. melihat tugas pemerintahan tidak Oleh: Masdawi Dahlan DALAM kata pengantarnya, Kadarisman Sastrodiwirdjo yang akrab dipanggil dengan sapaan Dadang itu menuturkan arti ‘’Konye’ Ghunung ‘’ Perspektif Budaya Dalam Pemerintahan, menggambarkan temuan
bisa dilepaskan dari perspektif budaya, khususnya di Madura sebagai entitas masyarakat yang memiliki budaya khas. Dia mengakui, buku yang ditulisnya itu merupakan kumpulan tulisannya yang bersifat semi ilmiah populer, yang dihasilkan semenjak dia aktif menjadi pe-
jabat di berbagai tingkatannya. Pengalamannya menduduki banyak jabatan di antaranya Ketua Bappeda Pamekasan, Wali Kota Jember, lalu Sekretaris Daerah Banyuwangi, Peneliti di Bappeda Pemprov Jatim, hingga terpilih menjabat sebagai Wakil Bupati Pamekasan dua periode tahun 2003-2008 dan 2008-2013, membuat dia makin tebal pengalaman dalam bidang pemerintahan. Buku itu berisikan dua bagian utama yakni bagian I berisi bahasan tentang Bahasa, Budaya dan Madura. Dalam bagian I ini Kadarisman menggambarkan secara detail tentang Budaya Madura dalam berbagai perspektifnya. Baik kaitannya hubungan budaya Madura dengan pemerintahan, maupun dengan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan syariat Islam sebagai agama yang dianut warga Madura. *
PNS Baru Diminta Bersyukur, Solid dan Bekerja Keras
PA M E K A S A N ( G N ) – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Senin (6/12/2021) mengukuhkan dan menyerahkan SK Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru di lingkungan Pemkab Pamekasan. Mereka berjumlah 425 orang dan merupakan PNS hasil rekrutmen pada tahun 2019 lalu. Pengukuhan dilakukan melalui perwakilan para PNS baru di Ruang Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan. Sementara para PNS lainnya tetap dihadirkan dan mengikuti secara daring di lokasi yang berbeda yakni di Aula Gedung Pemuda Jalan Kabupaten Pamekasan. Hadir dalam acara pengukuhan itu Sedakab Ir Totok Hartono, Plt Kepala Badan Kepegawaian PSDM Ir Nurul Widiastutik dan sejumlah pimpinan Organisasi Perang-
kat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Pamekasan. Dalam pengarahannya Baddrut Tamam mengungkapkan bahwa ada berapa hal yang menjadi tanggung jawab besar para PNS atau Aparat Sipil Negara (ASN) baru. Pertama bersyukur kepada Allah SWT telah mendapat nikmat bisa menjadi abdi negara dan pelayanan masyarakat. Setelah bersyukur, kata Baddrut Tamam, harus ada komitmen untuk bekerja keras memajukan Pamekasan. Dengan bekerja luar biasa para ASN baru itu nanti akan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya, yang pada gilirannya menjadi gerakan bersama para ASN untuk bekerja kreratif dan inovatif. “Saya yakin perjuangan untuk bisa lulus menjadi abdi negara, bisa saja tidak hanya
GN/Masdawi
Bupati Baddrut Tamam setelah menyerahkan SK Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru di lingkungan Pemkab Pamekasan.
belajar sungguh sungguh, ada sebagian yang kursus di beberapa tempat, ada yang sam-
bil berpuasa memohon kepada Allah , segala ikhtiar yang dilakukan itu bisa bersamaan
dengan takdir,” ungkapnya. Dia menegaskan tidak banyak orang yang berkesempatan
menjadi ASN. Di Pamekasan, kata dia, jumlah seluruh ASN hanya 6.600. Jika dibandingkan dengan jumlah warga Pamekasan yang berjumlah 900 ribu, maka para ASN itu artinya persentasenya sangat kecil sekali. “Artinya seluruh ASN baru ini, orang beruntung diberi kesempatan oleh Allah SWT, diberi kesempatan untuk mengabdi menjadi bagian dari aparatur di NKRI. Itu harus disyukuri, karena tidak banyak orang yang punya kesempatan seperti saudara sekalian,” katanya. Negara, kata Baddrut Tamam, telah memberikan sesuatu yang luar biasa kepada para ASN. Karena itu yang harus muncul tekat apa yang harus diberikan kepada bangsa, kontribusi apa yang sudah kita berikan kepada bangsa. Kesempatan menjadi ASN,
lanjutnya, tidak disia siakan tapi harus disyukuri. Kebahagiaan apabila bisa bekerja menginspirasi, bekerja baik. ASN ada dalam satu bangunan pemerintahan, yang bisa beda fungsi dan perannya. ASN akan terhormat jika bisa bekerja keras memberikan yang terbaik. “Ada perbedaan menjadi ASN dengan pekerja swasta. Bekerja pada negara ada tanggung jawab, pengabdian, menjaga Pancasila, menjaga UUD kepentingan rakyat, bahkan sumpah mendahulukan kepentingan orang lain dan meninggalkan kepentingan pribadi,” tegasnya. Kalau Negara dipenuhi ASN tidak kreatif, beban neraga akan berat sekali. Target yang harus dicapai adalah memberikan manfaat sebesarnya pada masyarakat. “Dulu pejabat harus dilayani, sekarang gejabat harus memberi pelayanan,” pungkasnya. mas
NASIONAL
MINGGU KE-326
9 - 15 DESEMBER 2021
Gus Ipul: Regenerasi PBNU Tak Terbendung PASURUAN (GN) - Ketua PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meyakini akan muncul kepemimpinan baru dalam Muktamar ke-34 yang digelar di Provinsi Lampung pada 23-25 Desember 2021. Walikota Pasuruan ini menyebut dukungan kepada KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) terus menguat. “Insya Allah regenerasi tidak bisa dibendung. Muktamarnya kondusif tapi regenerasi tidak bisa dibendung. Dukungan kepada Gus Yahya terus menguat,” kata Gus Ipul seperti dikutip dari detikcom, Rabu (8/12/2021). Pengurus PBNU mengu-
mumkan Muktamar ke-34 tetap akan digelar pada 2325 Desember 2021. Hal ini disepakati setelah Konferensi Besar (Konbes NU) digelar, Selasa (7/12/2021). Gus Ipul bersyukur karena jadwal muktamar sudah diputuskan. “Ini keputusan dibuat bersama. Sesuai perintah Rais Aam. Kita bersyukur. Nggak ada masalah,” katanya. Keputusan ini dibuat tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang membatalkan penerapan PPKM level 3 di seluruh daerah di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dalam acara ini, turut hadir Ketum PBNU KH Said
Gus Ipul
Aqil Siroj, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, hingga Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Diketahui, Said Aqil dan Yahya Cholil Staquf
adalah dua kandidat calon ketua umum PBNU yang bersaing dalam Muktamar NU ke-34. Keputusan itu diambil usai rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziyah PBNU Selasa sore. Hadir Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Yahya C. Staquf, Ketum Tanfidziyah KH Said Aqil Siroj, dan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini. Keputusan itu dibacakan Ketum Tanfidziyah KH Said Aqil Siroj dalam konferensi pers. “Karena PPKM level 3 telah ditiadakan, maka muktamar tetap dilaksanakan pada 23-25 Desember,” ujar Kiai Said.
Sementara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menyampaikan bahwa pelaksanaan Konbes yang saat ini digelar tetap dilaksanakan. Namun hasilnya tidak akan mengubah hasil konbes sebelumnya. “Konbes tetap dilaksanakan seperti agenda semula. Karena sudah ada 23 PWNU yang hadir. Jadi tetap dilaksanakan dan akan memperkuat hasil konbes sebelumnya,” kata Kiai Mif. Dengan keputusan ini sudah tak ada lagi perdebatan maju atau mundur Muktamar Ke-34 NU Lampung. Tentunya ketetapan ini melegakan semua pihak.Terutama warga nahdliyin seluruhnya. gas
Rumah Terbakar, Lima Sekeluarga Tewas
JAKARTA (GN) - Dua peristiwa kebakaran di Jakarta bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat agar selalu hatihati dengan listrik di rumahnya. Kedua kebakaran itu karena korsleting listrik. Peristiwa kebakaran terakhir pada Rabu 8 Desember 2021 dini hari menewaskan lima orang satu keluarga dengan kerugian miliaran rupiah. Kebakaran itu melahap rumah tinggal di Jalan Tambora 1 RT 10 RW 02, Tambora, Jakarta Barat. Lima orang satu keluarga tewas dalam musibah tersebut. Polisi melakukan olah TKP awal di lokasi kebakaran itu Rabu (8/12/2021) menyebut dugaan sementara karena korsleting listrik. Kapolsek Tambora Kompol M Faruk kepada wartawan di lokasi, mengatakan, olah TKP tersebut dilakukan bersama tim pemadam kebakaran, tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Barat dan Unit Reskrim kepolisian. Dari hasil olah TKP awal didapati lima orang me-
PETUGAS Damkar mengevakuasi korban.
ninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut “Kami berhasil melakukan evakuasi terhadap lima jenazah terdiri dari 3 dewasa dan 2 jenazah anak-anak,” kata Faruk. Diketahui, satu rumah yang terbakar tersebut terdiri dari 6 orang yang menempati rumah
tersebut. Satu di antaranya berhasil menyelamatkan diri. Kini korban selamat dibawa ke Polsek Tambora untuk dimintai keterangan oleh polisi. “Lima orang tidak bisa menyelamatkan dirimeninggal di tempat,” jelasnya. Kini kelima jenazah terse-
but telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. Faruk mengatakan hingga kini belum diketahui penyebab dari kebakaran maut tersebut. “Untuk penyebab kebakaran sendiri saat ini belum bisa ditentukan karena menunggu keterangan para
saksi dan olah TKP dengan tim labfor Bareskrim Polri untuk bisa melaksanakan olah TKP kebakaran,” jelasnya. Diketahui kebakaran tersebut terjadi pukul 04.51 WIB. Kebakaran tersebut diketahui membakar 4 rumah tinggal seluas total 735 meter persegi. Kelima korban adalah Agus Sugianto (40), Wawa (37), Ng Melan (81), Timotius (7), dan Doycelyn (5). Mereka tinggal dalam satu rumah yang sama. Kebakaran tersebut diduga karena adanya korsleting listrik. Saat menerima laporan dari warga ke Pos Krendang, pemadam kebakaran langsung ke lokasi. Adapun personel yang dikerahkan sebanyak 105 dengan total 21 unit mobil damkar. Sebelumnya rumah tiga lantai di Jalan Sawalio No.10 RT10/ RW 08 Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, juga dilahap si Jago merah pada Selasa (7/12/2021) sore. Kebakaran diduga karena korsleting listrik.
9 Beasiswa LPDP, RMI Siapkan Mentoring JAKARTA (GN) — Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (PP RMI-NU) menyiapkan program mentoring berkelanjutan untuk menghantar para kader nahdliyyin lolos beasiswa LPDP Santri. Pada tahun 2021 ini, PP RMI NU sukses menghantarkan 20 santri dari berbagai pesantren menjadi awardee LPDP Santri. Wakil Ketua PP RMI NU, Saiful Umam, Ph.D, mengungkapkan bahwa santri sejatinya memiliki karakter kuat dan komitmen untuk Indonesia yang tidak diragukan. Ia juga menyatakan bahwa para santri perlu diberi kesempatan dan didukung untuk mengakses kuliah lanjutan. “Santri, jika diberi kesempatan apalagi diberi bimbingan, bisa lompat kesuksesannya. Mengapa? Karena santri biasa bekerja keras, sering tirakat, dan tak pernah lupa berdoa,” demikian ungkap Umam, yang juga menjadi Penanggung Jawab Program Mentoring Beasiswa LPDP Santri dari PP RMI NU. Umam juga menyatakan bahwa PP RMI NU menyiapkan program mentoring berkelanjutan. Dalam program mentoring ini, PP RMI NU menyelenggarakan beberapa proses untuk menyaring santri-santri yang siap mendaftar program beasiswa LPDP sejak Agustus 2021. Pada tahap awal, ada lebih dari 1.100 santri yang ingin mengikuti proses beasiswa, dan kemudian tersaring 280 santri yang mengirim berkas. Selanjutnya, PP RMI NU juga memberikan beasiswa pelatihan dan ujian bahasa Inggris kepada 60 santri, bekerjasama dengan Pusat Bahasa UIN Syarif Hi-
dayatullah Jakarta. Kemudian, PP RMI NU juga mengadakan bimbingan khusus untuk persiapan berkas sebelum mendaftar beasiswa LPDP Santri. Selain itu, tim PP RMI NU juga mengadakan pelatihan untuk tes akademik dan wawasan kebangsaan, serta tes wawancara pada tahap akhir. Sejalan dengan ini, PP RMI NU juga bekerjasama dengan PCI Nahdlatul Ulama United Kingdom menyelenggarakan pelatihan IELTS untuk santri. Ada 100 santri yang sedang dalam proses kursus IELTS yang dilatih secara khusus oleh nahdliyyin yang kuliah di beberapa kampus di Inggris. “Selamat kepada santri-santri yang sudah dinyatakan lolos beasiswa LPDP Santri 2021,” jelas Saiful Umam, yang juga merupakan Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ke depan, PP RMI NU akan menyiapkan program jangka panjang untuk para santri yang berminat kuliah di luar negeri dan dalam negeri, khususnya untuk jalur LPDP Santri. KH Abdul Ghofarrozin, Ketua RMI PBNU, menambahkan, satu langkah lagi telah dilalui oleh para kandidat peraih beasiswa LPDP. Masih ada satu tahap yang harus dilewati, yakni penerimaan perguruan tinggi tujuan. “Para kandidat agar menyiapkan diri sebaik-baiknya, baik secara mental maupun intelektual. Kita sudah mengawali proses ini dengan niat yang mulia, mari kita tuntaskan dengan tekat kita belajar dan kembali ke tanah air untuk membangun nahdliyin dan tempat khidmah masingmasing,” katanya. * gas
Kasie Operasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Sjukri Bahanan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 17.15 WIB. Saat itu petugas pos Krendang menghubungi pihak pemadam kebakaran (Damkar). “Terima berita
pukul 17.15 WIB. Objek rumah tinggal seluas 4 meter persegi,” kata dia melalui keterangan tertulis. Sjukri menjelaskan bahwa terbakarnya rumah tinggal tersebut diduga dari korsleting dari mesin gerinda yang ditaruh di atas mesin jahit dan lupa dicabut listriknya. * det/wis
INTERNASIONAL CEGAH OMICRON
Malaysia Perketat Darat-Udara, Thailand Temukan Kasus Pertama Kuala Lumpur (GN)-Malaysia mulai hari ini, Rabu (8/12/2021), memperketat pengetesan Covid-19 bagi pendatang yang masuk melalui vaccinated travel lanes (VTL) baik darat maupun udara. Pendatang diwajibkan menjalani tes Covid-19 setiap hari, selama enam hari setelah kedatangan untuk mencegah penyebaran varian Omicron. Persyaratan baru ini juga berlaku bagi mereka yang datang ke Malaysia melalui tiba di bawah gelembung perjalanan internasional Langkawi (Langkawi International Travel Bubble/ LITB) dan One Stop Center untuk pengunjung bisnis jangka pendek. Dilansir dari Channel News Asia (CNA) Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan, pendatang harus harus menjalani tes deteksi Covid-19 setibanya di Malaysia, tes RTK-Ag atau tes antigen cepat (self-test) pada hari kedua, keempat dan keenam setelah kedatangan. “Selain itu, para wisatawan juga harus menjalani tes RTKAg profesional pada hari ketiga dan kelima setelah tiba,” ujar Khairy dikutip dari CNA, Rabu (8/12). Secara terpisah, Kement-
Suasana jalan kosong saat lockdown akibat penyebaran Covid-19 di Kuala Lumpur, Malaysia.
erian Kesehatan Malaysia mengatakan bahwa, tes RTK-Ag atau yang setara dengan antigen rapid test (ART) yang tersedia di Singapura, yang dikelola secara profesional, masih diterima untuk persyaratan pra-keberangkatan bagi mereka yang bepergian melalui VTL darat. Tes PCR tetap wajib bagi mereka yang terbang ke negara itu. Tes ini harus diambil 48 jam sebelum keberangkatan, persyaratan tersebut lebih ketat dibandingkan dengan kerangka waktu pengujian pra-keberangkatan
sebelumnya yakni 72 jam. Semua kedatangan dari Inggris, Amerika Serikat, Australia, Prancis, dan Norwegia akan diminta untuk memakai alat pelacak digital selama masa karantina wajib mereka. Pasalnya, kelima negara tersebut telah melaporkan kasus varian Omicron. Adapun, durasi karantina akan ditentukan oleh status vaksinasi individu. Warga negara Malaysia dan pemegang izin kunjungan jangka panjang yang kembali dari Afrika Selatan, Botswana, Es-
GN/Ist
watini, Lesotho, Mozambik, Namibia, Zimbabwe, dan Malawi juga harus mengenakan alat pelacak digital saat menjalani karantina wajib 14 hari di pusat isolasi yang ditunjuk. Diketahui, pada 27 November lalu, Malaysia untuk sementara membatasi perjalanan dari delapan negara ini menyusul kekhawatiran penyebaran varian Omicron. Malaysia juga telah mendeteksi kasus Omicron pertamanya, dari seorang pelajar asal Afrika Selatan yang tiba di Malaysia
pada 19 November setelah transit di Singapura. Sementara itu Thailand telah mendeteksi kasus pertama varian virus corona Omicron pada Senin (6/12). Kasus tersebut ditemukan pada seorang warga negara Amerika Serikat (AS) yang melakukan perjalanan ke negara itu dari Spanyol akhir bulan lalu. Direktur Jenderal Departemen Pengendalian Penyakit Thailand, Dr Opas Karnkawinpong mengatakan, kasus konfirmasi tersebut menjadikan Thailand sebagai negara ke-47 yang mendeteksi varian Omicron. Untuk kawasan Asia Tenggara, Thailand adalah negara ketiga yang melaporkan Omicron setelah Malaysia dan Singapura. “Kasus varian Omicron pertama yang dikonfirmasi ini, adalah seorang pria berusia 35 tahun yang merupakan warga negara AS yang tinggal di Spanyol selama setahun. Ia mengalami gejala ringan,” kata Opas dikutip dari Channel News Asia, Selasa (7/12). Opas mengatakan, otoritas kesehatan sedang melakukan tes lebih lanjut terhadap orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pria itu. Namun, semua kontak sejauh ini berisiko rendah. ins
KORUPSI 1MDB Banding Ditolak, Najib Razak Dihukum Bui 12 Tahun KUALA LUMPUR (GN)-Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman penjara selama 12 tahun terkait kasus dana investasi Malaysia, 1Malaysia Development Bhd (1MDB). Vonis berlaku bagi Najib Razak setelah banding ditolak pengadilan banding tingkat dua Malaysia. Dalam kasus itu, penyelidik menemukan uang sebanyak US$700 juta (Rp10 triliun) ditransfer ke rekening Najib, yang kemudian memulai investigasi terkait dugaan korupsi, dikutip Najib Razak dari South China Morning Post. Pengadilan Tinggi yang terdiri dari tiga hakim memutuskan bahwa keputusan untuk menghukum Najib atas tujuh dakwaan dalam persidangan Juli lalu adalah benar. Atas keputusan ini, Najib dijatuhi hukuman penjara selama 12 tahun dengan denda 210 juta ringgit (Rp714 miliar). Hakim Abdul Karim Abdul Jalil mengatakan ia sepakat dengan hukuman yang dijatuhkan pada Najib. “Kami menolak banding atas keseluruhan tujuh dakwaan,” kata hakim Jalil, dikutip dari Reuters. Selain didakwa atas kasus korupsi, Najib pun dinyatakan bersalah atas pelanggaran kriminal kepercayaan, penyalahgunaan kekuasaan, dan pencucian uang karena secara ilegal menerima dana sekitar $10 juta (Rp143 miliar) dari SRC International, bekas unit 1MDB yang sekarang sudah tidak berfungsi, dikutip dari Reuters. Sementara itu, Najib mengaku tak bersalah dan terus membantah tuduhan ini. Najib sendiri sempat bebas dengan jaminan. Menurut pengacara Najib, Shafee Abdullah, mantan perdana menteri ini akan mengajukan banding dan membawa kasus ini ke pengadilan tertinggi Malaysia, yakni Pengadilan Federal.
MOJOKERTO - GRESIK
8
Puskesmas Tawangsari Berantakan Disapu Angin M O J O K E RT O ( G N ) – Kondisi UPT Puskesmas Tawangsari di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto rusak disapu angin kencang. Kerasnya tiupan angin menyebabkan plafon di beberapa ruangan jatuh. Seperti ruang KIA, ruang Batra yang digunakan untuk ruang vaksin, ruang loket obat, pemeriksaan umum, laboratorium dan poli gigi. Saat kejadian, dua pasien menjalani perawatan di rawat inap puskesmas tersebut. Akibatnya, pasien bersama pihak keluarga yang berada di tempat lantaran angin masuk dari arah area persawahan yang ada di depan UPT Puskesmas Tawangsari. Lutfi (29), salah satu pasien, mengatakan, angin kencang terjadi sekira pukul 19.30 WIB. “Habis Isya. Angin kencang dari arah sawah, ada mirip bola api berwarna merah masuk ke ruangan sini. Suaranya menakutkan, semua panik keluar dan ada yang bersembunyi di kolong ranjang,” ungkapnya, Rabu (8/12/2021). Bola api tersebut tidak hanya dilihat warga Dusun Kalitangi, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto saja, namun semua yang ada di ruang rawat inap. Bola api tersebut masuk ruang rawat inap nang menabrak tembok yang kemudian disusul listrik padam. “Warna merah nabrak kencang kemudian listrik padam, saya langsung lari keluar, semua cari aman. Ada yang
Kondisi salah satu ruangan Puskesmas yang berantakan setelah disapu angin kencang.
berteduh di bawah kolong ranjang, takut atap jatuh. Saya tidak tahu kalau bener ada atap jatuh di ruangan lain, bingung semua cari aman karena suaranya menakutkan,” katanya. Tak hanya merusak UPT Puskesmas Tawangsari, angin kencang juga terjadi di Desa Panggih, Kecamatan Trowulan. Setidaknya ada delapan pohon tumbang dan menyebabkan tiga rumah rusak ringan. Kerusakan ada pada bagian atap. Di Kecamatan Pungging, bahu jalan Desa Curahmojo longsor. Longsor terjadi di jalan yang menghubungkan Kecamatan Pungging dan Ngoro ini dengan panjang 40 meter dan tinggi 8 meter. Sementara di Kecamatan Ngoro, Kali Sadar meluap dan mengakibatkan ruas Jalan Raya
Mojosari-Gempol tergenang. Luapan Kali Sadar juga masuk rumah warga di Desa Kembangsri. Sementara itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meninjau UPT Puskesmas Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Rabu (8/12/2021). Pada kesempatan itu, Ikfina mengecek langsung kondisi plafon di beberapa ruangan jatuh. Seperti ruang KIA, ruang Batra yang digunakan untuk ruang vaksin, ruang loket obat, pemeriksaan umum, laboratorium dan poli gigi. Ia ingin memastikan Puskesmas masih bisa melayani masyarakat dan berjanji akan segera melakukan perbaikan. “Pelayanan sudah dipin-
Tanggul Sungai Sumberwaru Jebol, 150 Rumah Terendam
Mojokerto(GN)-Tanggul Sungai Sumberwaru di Mojokerto jebol setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Luberan air dari sungai tersebut sempat merendam kurang lebih 150 rumah warga. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Soepangkat mengatakan, tanggul Sungai Sumberwaru yang jebol mencapai 15 meter dengan ketinggian 1,5 meter. Titik tanggul jebol tersebut terletak di Dusun Sumberwaru, Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro. Jebolnya tanggul Sungai Sumberwaru, lanjut Djoko, mengakibatkan air meluber ke permukiman penduduk Dusun Sumberwaru. Ketinggian air yang masuk ke rumah-rumah warga antara 40-80 cm. “Sekitar 150 rumah terdam-
GN/Ist.
Banjir akibat tanggul Sungai Sumberwaru di Mojokerto jebol berakibat rumah warga banjir termasuk minimarket.
pak luberan tanggul jebol, saat ini sudah surut,” terangnya. Luberan air Sungai Sumberwaru juga sempat menggenangi Jalan Raya Ngoro dan minimarket di Dusun Ngetrep, Desa Sedati. Saat ini genangan air di jalur Mojokerto-Pasuruan tersebut juga sudah surut.
“Warga tidak sampai mengungsi, korban jiwa juga nihil,” ungkap Joko. Hujan deras beberapa jam sejak pukul 16.00 WIB membuat debit Sungai Sumberwaru naik signifikan. Tingginya debit air mengakibatkan tanggul sungai tersebut jebol.dtc
dahkan ke tempat aman agar bisa melayani masyarakat. Dan sudah disampaikan ke warga jika pelayanan masih bisa diberikan. Tindak lanjut penyelamatan untuk barangbarang yang mungkin berbahaya jika terjadi hujan lagi,” katanya usai meninjau UPT Puskesmas Tawangsari. Dari hasil peninjauan yang dilakukan ada beberapa atap yang terbuka sehingga memungkinkan air hujan masuk jika terjadi hujan. Namun menurutnya, langkah awal adalah menyelamatkan arsip-arsip dan obat-obat. “Kita selamatkan dulu arsip-arsip, obat-obatan baru kita lakukan segera perbaikan. Pegawai dibagi, stand by untuk pelayanan secukupnya dan yang lain melakukan penyela-
GN/Istimewa
matan barang-barang. Karena mereka yang tahu mana yang penting untuk diselamatkan teman-teman sendiri,” jelasnya. Ikfina menambahkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk bisa dilaksanakan perbaikan UPT Puskesmas Tawangsari pasca disapu angin kencang. “Kita langsung koordinasi semua pihak agar segera dilaksanakan perbaikan,” imbuhnya. Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/12/2021) malam, menyebabkan atap UPT Puskesmas Tawangsari di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto rusak disapu angin kencang.fkn,bjt
GN/Ist.
Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansyah menunjukkan foto pegawai Kejari Gresik yang terluka akibat berkelahi melawan tahanan yang kabur.
dir, sedangkan pemeriksaan dinyatakan telah selesai, putusan dapat diucapkan tanpa
dihadiri terdakwa. “Vonis yang dijatuhkan juga sesuai dengan dakwaan Jaksa
9 - 15 DESEMBER 2021
PENYELUNDUPAN MANUSIA
Pengiriman 7 Calon Pekerja Migran Ilegal Digagalkan GRESIK (GN)-Pengiriman tujuh pekerja migran ilegal dari berbagai wilayah di Indonesia ke Hongkong dan Singapura digagalkan polisi. Kasus ini terungkap saat polisi menemukan tujuh pekerja di sebuah rumah singgah, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Senin (6/12/2021). Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki mengatakan, ketujuh pekerja itu ditemukan di sebuah rumah dua lantai di Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. “Kami mendatangi lokasi pada Senin (6/12/2021) kemarin, dan ada tujuh orang di sana,” ujar Wahyu, Rabu (8/12/2021). Ketujuh pekerja migran ilegal itu adalah DPS (37) asal Kota Padang, MM (34) asal Kabupaten Sumba Barat, AB (35) asal Kabupaten Malaka, MH (30) asal Timor Tengah Selatan, S (49) asal Madiun. Sementara dua pekerja lainnya tak membawa kartu tanda penduduk (KTP). Saat dimintai keterangan, kedua pekerja itu berinisial DJ (26) asal Toba Samosir dan S (48) asal Kabupaten Purbalingga. “Mereka akan diberangkatkan oleh pihak PJTKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia) atas nama PT SP yang beralamat di Jalan Raya Jati Makmur Celepuk, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat,” kata Wahyu. Atas temuan tersebut, polisi berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). “Sehubungan dengan data tujuh orang tersebut karena bukan warga Kabupaten Gresik, maka dilakukan koordinasi dengan pihak BP2MI. Diperoleh hasil, bahwa data dari tujuh orang tersebut tidak ada atau tidak terdaftar, maka bisa disimpulkan mereka merupakan calon PMI ilegal,” tutur Wahyu. Berdasarkan pemeriksaan, ketujuh orang itu akan diberangkatkan sebagai pekerja migran di Hongkong dan Singapura. “Setiap orang (pekerja tersebut) diminta dana sebesar Rp 36 juta oleh pihak penyalur, yang mengatasnamakan PT SP,” ucap Wahyu. Ketujuh pekerja itu masih berada di Polres Gresik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menyebut, rumah dua lantai tempat ketujuh pekerja migran itu diamankan merupakan milik Arifin (50), warga Desa Glanggang, Gresik. Rumah itu dikontrak seseorang berinisial R, warga Jember, Jawa Timur.kpc
HUKRIM LBH Mojokerto Ungkap Curhatan NW Sebelum Bunuh Diri
Pelantikan Pejabat Baru Diundur
GRESIK (GN)-Rencana mutasi sejumlah pejabat Pemkab Gresik hasil seleksi terbuka, batal dilaksanakan Rabu (8/12/2021). Pelantikan dan pengambilan sumpah para pejabat baru tersebut rencananya baru digelar Kamis (9/12/2021). Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gresik Achmad Wasil menjelaskan pengunduran pelantikan karena menyesuaikan dengan agenda kegiatan Bupati Fandi Akhmad Yani. “Memang sebelumnya direncanakan Rabu apabila tidak ada halangan, kemudian diundur Kamis besok,” jelas Aschnad Wasil Rabu (8/12/2021). Sebelumnya, Pemkab Gresik telah mengantongi surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) atas hasil lelang jabatan yang dilakukan sejak awal
November. Jadwal pelantikan pun sebetulnya sudah kasakkusuk di internal pemkab pada Rabu. Dalam lelang jabatan eselon II-B, ada sembilan kursi kosong. Setelah melalui seleksi, panitia sudah mengantongi tiga nama calon pejabat yang akan menduduki kursi kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Di antaranya, kepala dinas sosial, dirut RSUD Ibnu Sina, kepala dinas kesehatan, dan kepala dinas pekerjaan umum dan tata ruang (DPUTR). Lantas, siapa nama-nama pejabat eselon II-B yang bakal dilantik? Wasil tetap tidak bersedia membuka. Sebab, keputusan itu menjadi hak prerogatif bupati. Panitia seleksi hanya berwenang melakukan proses atau tahapan saja..jps
Tahanan Kejari Gresik Kabur, Diburu Belum Ketemu
GRESIK (GN)-Tahanan Kejaksaan Negeri Gresik yang masih kabur telah divonis 1 tahun 8 bulan. Statusnya naik menjadi terpidana bernama Yosep Bao Open alias Wilhelmus masih belum ditemukan keberadaannya. Pengadilan Negeri (PN) Gresik telah menjatuhkan vonis pidana penjara 1 tahun 8 bulan atas kasus pencurian kendaraan bermotor kepada pria berusia 38 tahun itu. Humas PN Gresik Fatkhur Rochman menyamapaikan karena sudah dijadwalkan, sidang yang dipimpin majelis hakim Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja itu berlangsung tanpa kehadiran terdakwa. Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang nomor 48 tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Dalam pasal 12 ayat 2 menjelaskan bahwa dalam hal terdakwa tidak ha-
MINGGU KE-326
Penuntut Umum (JPU) yaitu sanksi pidana penjara 1 tahun 8 bulan,” kata dia kepada awak media, Selasa (7/12/2021). Dikatakannya, sejak dijatuhi vonis hukuman, status Wilhelmus pun telah berubah menjadi terpidana. Terlebih, pihak kuasa hukum belum menyampaikan keberatan untuk proses upaya hukum banding. Hal tersebut dapat dilakukan paling lambat 14 hari pasca vonis dibacakan. Jika tidak ada upaya banding, maka eksekusi bisa dilakukan. “Hal tersebut sepenuhnya menjadi tanggungjawab pihak Kejaksaan,” terang Fatkhur. Tim gabungan dari Kejari Gresik dan Polres Gresik masih memburu Wilhelmus. Terhitung sudah lima hari sejak melarikan diri pada Kamis (2/12/2021) lalu. Pelarian Wilhelmus bermula ketika petugas kejaksaan saat
membawa kembali terdakwa ke Mapolsek Driyorejo pada Kamis lalu (2/12/2021) lalu hanya dikawal seorang petugas Kejari. Saat itu, Wilhelmus meminta izin buang air di kamar mandi, lalu meminta petugas untuk melepas borgol. Ternyata Wilhelmus berinisiatif untuk melarikan diri. Usai keluar kamar mandi dia langsung melarikan diri, salah seorang petugas Kejaksaan Negeri Gresik berupaya mencegahnya hingga terjadi perkelahian. Duel satu lawan satu, petugas Kejari kalah mengalami luka gigitan dan memar di wajah dan hampir sekujur tubuh. Akhirnya Wilhelmus berhasil meloloskan diri dengan melompati pagar belakang Mapolsek Driyorejo. Keberadaannya belum diketahui hingga detik ini. trb
PANTURA
MINGGU KE-326
9 - 15 DESEMBER 2021
BENGAWAN SOLO DI WILAYAH KANOR BOJONEGORO
Tanggul Ambles, Warga ‘Dihantui’ Banjir
BOJONEGORO (GN) - Tanggul Bengawan Solo sepanjang 70 meter yang melintasi Dusun Krajan, Desa Kanor, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, ambles. Warga pun resah dan ‘dihantui’ ancaman banjir, jika sewaktu-waktu debit air Bengawan Solo naik. Tanggul yang yang difungsikan menjadi jalan desa menuju persawahan ini, diketahui hampir satu bulan ambles. Bahkan, hingga saat ini kondisinya semakin parah. “Longsor seperti ini ya hampir satu bulan dan kemarin sore tambah parah,” ujar Khoirul Huda, warga setempat, Rabu (8/12/2021). Menurutnya, tanggul Bengawan Solo di kampungnya itu awalnya mengalami retakretak. Sampai pada akhirnya mengalami ambles cukup dalam lebih dari satu meter. Melihat saat ini musim penghujan yang kerap mengguyur banyak daerah, menjadi salah satu faktor utama tanggul tersebut mudah ambles. Selain itu, penyebabnya dimungkinkan karena tidak ada pancang penguatnya. “Mungkin secara lihat ini kan dasarnya nggak ada pancangnya, kata orangorang gitu,” ucap Khoirul Huda, yang juga berharap agar tanggul di kampungnya itu segera diperbaiki. Kepala Desa Kanor Jono menjelaskan, tanggul Bengawan Solo mulai mengalami retak sejak satu bulanan lalu.
AMBLES: Tanggul Bengawan Solo di wilayah Kanor ambles sepanjang 70 meter.
Awalnya penurunan 10 centimeter dan dua minggu yang lalu penurunan 30 centimeter. “Dan kemarin pagi 5 Desember mengalami penurunan 50 centimeter, siangnya sudah 170 centimeter. Dan hari senin 6 Desember mengalami penurunan 2,5 meter,” jelasnya. Ia juga menjelaskan, kondisi tanggul Bengawan Solo sekitar panjangnya 70 meter di desanya itu mengalami patah
dan longsor atau sleding. Apabila debit air sewaktu-waktu naik, maka ribuan rumah pada belasan desa di dua kecamatan terancam kebanjiran. “Kalau terjadi banjir, pasangnya bengawan ini akan meluber di dua kecamatan. Antara Kecamatan Kanor sampai Kecamatan Baureno,” jelasnya. Lebih lanjut, Jono menyampaikan bahwa kondisi
Nataru, Pintu Masuk Jatim di Tuban Bakal Ditutup
GN/Istimewa
Kholil menunjukkan pesan dari mendiang Novia, setelah ia dan Istrinya diminta pulang oleh keluarga.
MOJOKERTO (GN)-Novia Widyasari Rahayu, mahasiswi yang bunuh diri di samping makam ayahnya di Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko ternyata sempat menceritakan masalah yang dialaminya kepada salah satu Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Mojokerto. Kholil Askohar, perwakilan LBH Permata Law menyebut, mendiang Novia sempat minta bantuan pendampingan dan menceritakan kronologi serta memberikan bukti atas tindakan paksa aborsi yang ia terima. “Ia datang ke rumah atau kantor sebanyak dua kali dengan kondisi tertekan,” ujar Kholil Askohar, Rabu (8/12/2021). Kholil mengatakan, pada pertemuan pertama di bulan Oktober 2021, Novia menceritakan keluh kesah atas hubungan asmaranya dengan salah satu anggota kepolisian yang bertugas di Polres Pasuruan. “Siang datang ke rumah saya, tidak kenal siapa dia (Novia). Dia nangis terus, ditanya siapa ada apa tetap nangis. Akhirnya saya minta diam dulu, biar bisa menyampaikan masalahnya. Akhirnya cerita ada masalah dengan pacarnya (RB),” kata Kholil Askohar. Kholil mengatakan lebih lanjut bahwa Novia memiliki pacar seorang polisi dan pernah menggugurkan kandungan dan sangat ingin melaporkan peristiwa tindakan kekerasan dan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh pacar serta keluarganya. Usai pertemuan pertama itu, Novia kembali mendatangi kantor LBH Permata Law, pada awal November dengan kondisi yang semakin tertekan dan ingin melakukan aksi bunuh diri. “Dia datang lagi, Menangis. Mau bunuh diri, sambil bilang ‘saya gak kuat pak, karena saya harus kemana lagi curhatnya, Untuk menenangkan kondisi saat itu, Saya arahkan Novia jangan bunuh diri, bunuh diri itu tidak dibenarkan oleh agama. Nanti saya bantu dengan istri saya yang juga lawyer,” katanya. Bahkan menurut Kholil, ia dan istri sempat kembali dihubungi Novia melalui pesan singkat sebelum aksi bunuh diri dilakukannya. “Istri dan saya sempat dihubungi sama Novi, di situ isinya dia sudah tidak kuat lagi, mau bunuh diri. Saya lihat fotonya sudah lemas, saya gak tega. Terus istri, saya ajak menyelamatkan si Novi ini. Nyari rumahnya, saya ketuk, malah ortunya gak tahu, sama anaknya,” kata Kholil. Kholil mengatakan, ia dan istri sempat membawa Novia ke rumah sakit untuk dirawat. “Anaknya di kamar dan saya selamatkan bersama istri lalu saya bawa ke rumah sakit dan diinfus. Malah anehnya saya bersama istri terus diminta pulang sama keluarga Novia,” ujar Kholil. Dalam komunikasi terakhir, guna persiapan pendampingan hukum, Novia sempat mengirimkan berkas kronologi serta bukti-bukti tindakan paksaan aborsi. Namun rencana pendamping hukum itu pupus dikarenakan Novia memilih untuk mengakhiri hidupnya.
TUBAN (GN) – Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 Tuban, dipastikan steril pendatang. Tiga pintu masuk kota peninggalan Majapahit ini, bakal ditutup jelang perayaan Nataru 2022. Kepastian ini disampaikan Kapolres Tuban, AKBP Darman dalam konferensi pers di Mapolres Tuban, Rabu (8/12/2021). “Pintu masuk sektor barat yang berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Tengah, kita perketat penjagaannya. Kemudian di sektor timur, yang berbatasan dengan Kabupaten Lamongan, sisi utara dan selatan keduanya kita jadikan titik penyekatan. Kita upayakan pada malam Tahun Baru tidak ada pendatang dari luar Tuban yang masuk ke kota Tuban,” terang Darman. Selain itu, akses menuju pusat kota juga bakal ditutup. Darman menjelaskan, hal itu dilakukan untuk mencegah timbulnya kerumunan yang dikhawatirkan menjadi media penyebaran Covid-19. Terlebih, saat ini dunia sedang dicemaskan munculnya varian baru,
Omicron, yang konon lebih cepat mutasi dan penyebarannya. Darman berharap Tahun Baru tidak menjadi momentum serangan Covid-19 gelombang ke tiga di Tuban. Darman mengatakan, jajarannya telah siap melakukan pengamanan Nataru, terutama pada malam Tahun Baru 2022. Tidak kurang dari 150 personel kepolisian Polres Tuban, yang sudah disiagakan untuk keperluan itu. TNI, Satpol PP dan Ormas, kata Darman, juga telah mensiagakan personilnya untuk mendukung pengamanan. “Titik utama pengamanan kita pusatkan di sejumlah gereja. Kita pastikan pelaksanaan Natal berlangsung aman dan masyarakat yang melaksanakannya merasa nyaman,” kata Darman. Darman sendiri melihat potensi gangguan pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 di Tuban relatif kecil. Kendati demikian, prosedur tetap (protap) pengamanan tetap harus dilakukan sebab
sekecil apapun potensi gangguan musti diantisipasi agar tidak menimbulkan rasa tidak nyaman bagi masyarakat yang melaksanakannya. Darman berpesan, umat Kristiani yang merayakan Natal tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dan membatasi jumlah jemaat yang mengikuti ibadah Natal. Darman juga menghimbau pada para pengelola tempat wisata, hotel dan restauran agar memberlakukan scan barcode sertifikat vaksin bagi para pengunjungnya. “Kita sudah komunikasikan dengan pengelola pariwisata, hotel dan restauran untuk menerapkan aplikasi peduli lindungi. Swab acak untuk pengambilan sampel juga akan dilakukan. Ini semua demi antisipasi agar tidak timbul lagi masalah Covid 19 di Tuban,” kata Darman. Informasi yang sempat mencuat, Pemerintah Pusat berencana menerapkan PPKM kembali menyusul tersiarnya kabar serangan varian baru Covid 19, Omicron. war
amblesnya tanggul di desanya tersebut sudah dilaporkan ke para pemangku kepentingan di lingkup Pemkab Bojonegoro. “Kemarin sudah dilakukan ke Pemkab, BBWS dan BPBD. Rencananya dari BPBD membantu pedel untuk kebutuhan pananggulangan sementara,” terangnya. Ia berharap agar tanggul dapat segera diperbaiki, atau minimal dapat dilakukan pen-
anganan secara darurat. Sehingga tak membuat warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai makin cemas, akan ancaman banjir besar. “Ada 7 kepala keluarga yang terdampak langsung, karena posisi rumah warga berada di pinggir tanggul yang longsor atau hanya berjarak sekitar 15 meter dari tebing Sungai Bengawan Solo,” pungkasnya. lpt,trb
PMII Unisla Galang Dana untuk Korban Erupsi Semeru
BANTUAN: Mahasiswa PMII di Lamongan menggalang dana untuk korban erupsi Gunung Semeru, Rabu (8/12/2021).
LAMONGAN (GN) - Bencana alam erupsi Gunung Semeru di Lumajang menggerakkan hati banyak kalangan. Penggalangan dana untuk para korban dilalukan banyak pihak mulai ormas, politisi, parpol, lembaga pemerintah, mahasiswa hingga kalangan pelajar. Seperti yang ada di Lamongan, banyak perempatan traffic light yang dijadikan tempat mangkal mereka yang peduli untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru. Seperti di lakukan para aktifis mahasiswa Universitas Islam Lamongan (Unisla), yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Unisla. Para
mahasiswa ini terjun ke jalan untuk mendapatkan uluran tangan dari para dermawan yang sedang melintas. “Betul mas, untuk korban bencana alam korban erupsi gunung merapi,” kata Rizki BN salah seorang mahasiswa saat ditemui di traffic light Pegadaian Lamongan, Rabu (8/12/2021). Para aktifis ini disebar di beberapa tempat dengan mengenakan jaket almamater PMII. Tidak banyak perangkat yang mereka bawa, cukup kotak karton yang bertuliskan penggalangan dana korban Semeru. Keberadaan para mahasiswa ini memanfaatkan para pengguna jalan yang sedang berhenti saat traffic light menyala merah. suc
5 CRIMINAL
4 Bandit Jalanan Diringkus TUBAN (GN) - Satreskrim Polres Tuban meringkus pelaku pencurian di Tuban. Mereka adalah, Rokhimin (26), yang menggasak sepeda motor Supra nopol S-2491-GJ milik AY (26) di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Tuban, Kamis (28/10/2021) pukul 05.00 WIB. Akibatnya, korban rugi senilai motor tersebut sebesar Rp 7 juta. Pelaku diketahui merupakan residivis. “Pelaku ditangkap 1 Desember di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, sudah tersangka kita proses hukum,” terang Kapolres Tuban, AKBP Darman saat ungkap kasus, Rabu (8/12/2021). Tak hanya itu, polisi juga meringkus pelaku kasus pencurian conveyor belt di PT Solusi Bangun Indonesia (SBI), yang berada di Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, Tuban, bernama Samadi (40) dan Tarkum (61) warga Desa Sawir. AKBP Darman menjelaskan, Samadi dan Tarkum beraksi di area tambang sebelah confeyor PT SBI pada Jumat (3/12/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat akan menggondol satu gulung karet bekas conveyor belt warna hitam seberat dua kuintal, dengan cara digulung kemudian digelindingkan, aksi pelaku diketahui oleh keamanan PT SBI. Pelaku yang tertangkap basah melarikan diri meninggalkan barang yang dicuri tersebut. “Aksi dua orang ini diketahui keamanan perusahaan, lalu kabur. Kita tangkap di rumahnya masing-masing, pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Untuk kerugian materi Rp 10 juta,” ujarnya. Mantan Kapolres Sumenep itu menyatakan, untuk kasus pencurian handphone terjadi di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Tuban, Sabtu (6/2/2021) pukul 04.00 WIB. Pelaku pencurian handphone milik FA (22) diketahui bernama Danang (39), warga sekitar. Modus pelaku yaitu masuk rumah korban pada malam hari, lalu menggasak handphone. Petugas yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan, hingga menangkap pelaku yang sudah residivis tujuh kali, di sebuah warung desa setempat, Senin (6/12/2021). Atas pencurian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 2,5 juta. Untuk barang bukti dua handphone. “Untuk keempat pelaku kita jerat pasal 363 KUHP ancaman pidana tujuh tahun,” pungkas AKBP Darman. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa menambahkan, pihaknya tidak segan untuk menindak tegas pelaku kejahatan jalanan. Hal itu demi mendukung upaya Kapolri dalam memberantas kejahatan, yang membuat resah masyarakat. “Kita akan tindak tegas segala bentuk aksi kejahatan jalanan, kita mendukung sepenuhnya program Kapolri,” tegas perwira pertama tersebut. mem
OVERKAPASITAS
Lagi, Lapas Tuban Terima 20 Napi TUBAN (GN) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban lagi-lagi menerima sebanyak 20 narapidana (napi) kasus narkoba dari Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rabu (8/12/2021). Padahal, kondisi Lapas Tuban saat ini sudah overkapasitas. Semua napi yang dipindahkan ke Lapas Tuban tersebut berjenis kelamin laki-laki dan memiliki masa pidana yang bervariasi dari 4 tahun hingga 10 tahun. Rinciannya, 4 tahun 1 orang, 5 tahun 7 orang, 6 tahun 5 orang, 7 tahun 3 orang, 9 dan 10 tahun masing-masing 1 orang. Kepala Lapas Tuban Siswarno mengatakan, proses pemindahan narapidana dilakukan sekitar pukul 06.30 WIB oleh petugas Lapas Mojokerto. Menurutnya setelah masuk semua barang bawaan digeledah dan diperiksa. Sedangkan ke-20 napi tersebut langsung menjalani swab test Covid-19 antigen. “Kami periksa dengan ketat, baik bawaannya maupun individunya. Saya perintahkan jajaran untuk menjalankan prosedur protokol kesehatan bagi napi yang masuk,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Kesatuan pengamanan Lapas Tuban Taufan menjelaskan, dari hasil swab test seluruh napi negatif Covid-19. Selanjutnya para napi diamankan di sel isolasi blok B dan menjalani karantina selama 14 hari penuh. “Saat ini semuanya telah kita masukkan sel isolasi, dan tidak bisa keluar. Mereka akan menjalani 14 hari full karantina sesuai prosedur,” jelasnya. Meski saat ini Lapas Tuban mengalami overkapasitas, Siswarno memerintahkan jajarannya untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan keamanan. “Walaupun overkapasitas, kami sampaikan ke jajaran pengamanan untuk lebih waspada terlebih ini kasus narkoba,” ujar pria asli Mrutuk, Kecamatan Widang. Saat ini dengan kedatangan 20 napi pindahan dari Lapas Mojokerto, satu-satunya UPT Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur di Kabupaten Tuban ini, mengalami overkapasitas sebanyak 63%. Total penghuni per tanggal 8 Desember 2021 mencapai 434 orang. Terdiri dari 368 narapindana dan 66 tahanan, sedangkan kapasitas hunian hanya untuk 266 orang. mem
PEMKAB TUBAN SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN GUNUNG SEMERU
Kirim Bantuan Uang Tunai Hingga Sembako Keperluan Dapur Umum Erupsi gunung Semeru 4 Desember lalu jelas menyisakan kisah pedih. Awan panas menyembur dari kawah gunung tertinggi di pulau Jawa itu menerjang setidaknya 3 Kecamatan di Kabupaten Lumajang, dan menelan korban jiwa. Peristiwa ini menyita perhatian banyak pihak, tak terkecuali Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Bencana alam seperti erupsi gunung Semeru tidak pernah direncanakan. Bisa terjadi kapan saja. Karena itu, sudah sepatutnya sesama warga Negara menunjukkan solidaritas kepada daerah yang tertimpa bencana.
Apalagi, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, Selasa (7/12/2021), tercatat ada 22 orang ditemukan tewas, 56 orang luka-luka, 22 orang lagi masih dilaporkan belum ditemukan. Sementara 5.205 warga
KIRIM: Bupati Tuban memberangkatkan kendaraan bantuan untuk korban erupsi Gunung Semeru Lumajang.
harus mengungsi lantaran tempat tinggalnya terbenam pasir.
Kondisi ini menarik perhatian Bupati Kabupaten Tuban, Ad-
itya Halindra Faridzky bersama wakilnya, H. Riyadi, beserta para jajarannya, langsung mengirimkan bantuan untuk korban bencana alam erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Satu unit mobil box berisi bahan makanan dan sejumlah barang yang diperlukan korban erupsi Semeru, Selasa (7/12/2021), diberangkatkan Bupati Halindra bersama Sekda Tuban dan pejabat Pimpinan Daerah Kabupaten Tuban menuju Kabupaten Lumajang. Total seluruhnya, Rp 154.490.099 yang merupakan
sumbangan sukarela dari ASN semua kecamatan serta Badan Amal dan Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tuban. “Bantuan ini jangan dilihat dari segi nominalnya, tapi dari bagaimana kita bersama-sama membantu saudara-saudara kita di sana. Semoga ini semua berkah, untuk masyarakat yang ada di sana semoga kondisinya segera membaik,” ujarnya. Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Tuban, Eko Julianto melaporkan bantuan yang akan disalurkan langsung oleh BPBD, Dinas Sosial P3A,
serta BAZNAS Kabupaten Tuban tersebut tidak hanya berupa uang tunai, melainkan sembako dan juga keperluan untuk dapur umum. “Kami sudah koordinasi dengan Kadinsos Lumajang terkait dengan yang dibutuhkan di sana. Jadi kami sudah belanjakan juga untuk keperluan dapur umum meliputi ikan asin, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, kecap, terasi, bumbu pecel, kerupuk udang, yang saat ini sangat dibutuhkan di sana,” ungkapnya. blo
SURABAYA
6
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI JAWA TIMUR
Gebyar Nelayan dan Peringatan Hari Ikan Nasional ke- 8 di Pelabuhan Tambakrejo Blitar
B
upati Blitar, Rini Syarifah atau Mak Rini mengikuti acara Hari Ikan Nasional ke-8 dan Gebyar Nelayan di Pantai Tambakrejo, Wonotirto, Kabupaten Blitar, Sabtu (20/11/2021). Acara itu dihadiri Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, TB Haeru Rahayu dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Ermarini. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, Dyah Wahyu Ermawati dan pejabat Forpimda Kabupaten Blitar serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Blitar. Dalam sambutannya, Bupati Blitar, Rini Syarifah mengatakan sebagai negara maritim, rakyat Indonesia harus gemar makan ikan. Dalam momentum Hari Ikan Nasional ke-8 yang mengambil tema ‘Ikan Untuk Generasi Tangguh dan Unggul’, harus dibudayakan gemar makan ikan sejak dini. Karena banyak kandungan gizi yang terdapat pada ikan sangat penting untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak. “Ikan memiliki peran yang penting dan strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Termasuk dalam bidang ekonomi serta pangan dan gizi masyarakat,” kata Mak Rini. Dikatakannya, Kabupaten Blitar juga memiliki po-
tensi di bidang perikanan. Kabupaten Blitar memiliki panjang pantai 45 kilometer dengan potensi sumber daya ikan sebanyak 52.000 ton per tahun dengan berbagai jenis ikan mulai tuna, cakalang, tongkol, kakap merah, tengiri, lemuru, lobster dan gurita. Jumlah nelayan di Kabupaten Blitar sebanyak 1.367 orang yang terdiri atas 1.120 orang nelayan perikanan laut dan 247 orang nelayan perairan umum daratan. “Jumlah kapal di Kabupaten Blitar sebanyak 299 unit terdiri atas 258 unit untuk perairan laut dan 41 unit untuk perairan umum daratan,” ujar Mak Rini. Bupati juga mendorong Dinas Peternakan dan Perikanan untuk terus memberi pembinaan dan pendampingan kepada kelompok nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kabupaten Blitar.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan pemerintah pusat agar potensi di Kabupaten Blitar bisa terfasilitasi,” ujarnya. Bapak Dirjen Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu mengapresiasi angka stunting Kabupaten Blitar yang relative rendah dan di bawah rata-rata nasional serta mensosialisasikan program pinjaman modal dari KKP. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Ermarini
juga menekankan potensi perikanan budi daya di Kabupaten Blitar, khususnya budidaya ikan koi yang telah terkenal di kancah nasional. Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari KKP yang berupa chest freezer, kapal wisata bahari, bioflog, bibit dan indukan Koi dan bantuan permodalan, serta penyerahan bantuan berupa kapal perikanan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.adv
MINGGU KE-326
9 - 15 DESEMBER 2021
SURABAYA (GN) – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengantisipasi terjadinya banjir atau munculnya genangan di Surabaya. Salah satunya dengan membersihkan sampah selokan dan membuat saluran air. Pengerjaan proyek ini pun langsung mendapat pantauan langsung Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Bersama sejumlah pejabat, Eri memantau langsung pengerjaan pembuatan saluran air yang berada di kawasan perkampungan Jalan Setro, Kelurahan Gading, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, Rabu (8/12/2021). Pantauan tersebut, sebagai tindak lanjut pembuatan saluran air di kawasan Jalan Kedung Cowek. Sebelum menuju ke perkampungan Jalan Setro, Eri melakukan pemantauan di Kali Jeblokan dan dilanjutkan ke gorong-gorong yang berada di bawah pedestrian kawasan Jalan Kenjeran. Di sana, Wali Kota Eri menemukan banyaknya tumpukan sampah plastik yang menghambat aliran air. “Seperti ini sampahnya. Kalau lumpurnya tidak ada, tapi tumpukan sampahnya banyak sekali,” kata Eri. Usai melakukan pemantauan gorong-gorong di kawasan Jalan Kenjeran, Eri langsung menuju ke perkampungan Jalan Setro. Berbeda dengan temuan tumpukan sampah, di kawasan perkampungan tersebut, Eri menemukan banyak tumpukan lumpur. Oleh karena itu, Eri mengungkapkan, pihaknya akan membuatkan crossing saluran air di kawasan Jalan Setro. Pembuatan crossing saluran air tersebut, bertujuan agar air
JOMBANG (GN) - Pemerintah Desa Bawangan menyatakan senang menjadi tuan rumah Sosialisasi Ketentuan Peraturan Perundang-undangan di Bidang Cukai. Sosialisasi yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jombang bersinergi dengan Kantor Bea Cukai Kediri ini dilaksanakan di Balai Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Rabu (08/09/2021). Masyarakat yang hadir tampak antusias dalam mengikuti sosialisasi. Hal ini terlihat dari sesi tanya jawab. Mereka sangat aktif dalam mengajukan pertanyaan seputar peraturan perundangan terkait Cukai yang sudah dipaparkan oleh Syaiful Arifin dari Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Kediri. Hadir dalam sosialisasi tersebut Kabid Humas dan Komunikasi Publik Aries Yuswantono, mewaki-
paten Jombang bersama Bea Cukai Kediri sangat mendukung berbagai program sosialisasi tentang gempur rokok ilegal melalui media TV, siaran radio, media sosial maupun publikasi di sejumlah media. Peredaran rokok ilegal dilarang karena mempengaruhi penerimaan cukai hasil tembakau sehingga berimbas
pada penerimaan DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) di tiap daerah. DBHCHT yang diterima oleh pemerintah daerah sangat berperan penting dalam pembiayaan di berbagai sektor, seperti sektor kesehatan, penegakan hukum,
Pemprov Jatim Gelar Festival Budaya Agraris 2021
M
BIANG GENANGAN: Wali Kota Eri saat memantau langsung pengerukan sampah di gorong-gorong Jl. Kenjeran.
bisa mengalir ke Kali Jeblokan dan mengurangi penumpukan air di kawasan Setro, serta kawasan Gading yang biasa terjadi genangan. “Satu-satunya jalan, air ini harus dibuang ke pedestrian di Jalan Kenjeran, lalu di-crossing saluran air ke Kali Jeblokan. Karena selama ini aliran air tidak bisa keluar, air ini hanya berputar saja di kawasan itu. Maka kita buatkan crossing saluran air, yang Insya Allah kita butuh waktu 6 hari lagi di daerah Kedung Cowek,” ungkap dia. Oleh sebab itu, Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeko) Kota Surabaya itu meminta maaf kepada masyarakat Kota Surabaya, khususnya para pengguna jalan di kawasan Jalan Kedung Cowek yang terganggu dengan pengerjaan crossing saluran air. “Saya mohon maaf untuk warga Surabaya yang terganggu di daerah Kedung Cowek, karena ada hambatan lalu lintas untuk beberapa hari. Tapi ini harus kita lakukan untuk kelancaran aliran air, agar tidak menimbulkan genangan,” ujar dia. Di sisi lain, Eri juga mengajak seluruh masyarakat Kota Sura-
dan kesejahteraan petani maupun pekerja di sektor industri hasil tembakau di samping pemberantasan peredaran rokok ilegal. “Saya mengajak masyarakat agar membantu mengawasi peredaran rokok ilegal. Sesuai tagline yang selama ini digencarkan “Gempur rokok ilegal” menjadi komitmen bersama untuk mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor cukai serta menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat dan kondusif. Sehingga masyarakat menyadari apa yang dilakukannya ada dampak hukum bila lalai dan tidak memahami,” ungkapnya. Sementara itu, H. Masud Zuremi, Ketua DPRD Jombang yang juga nara sumber dalam sosialisasi ini mengatakan kegiatan penyebarluasan informasi seperti ini penting dilakukan, agar masyarakat mengeta-
hui kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sementara itu, Kepala Seksi Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan Bea Cukai Kediri Nur Indra Prahara menjelaskan, Gempur Rokok Ilegal melalui Layanan informasi Bea Cukai Kediri telepon/ SMS/WhatsApp dengan nomor 0813 3567 2009. Dasar Hukum Kepabeanan dan cukai berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dan berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan. Pengertian cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu. Di antaranya barang-barang yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam Undangundang cukai. Sedangkan Rokok
Warga Antusias Ikuti Sosialisasi Cukai
li Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jombang Budi Winarno. Camat Ploso Suwignyo serta Kepala Desa Bawangan Bakhtiar Efendi juga hadir mengikuti jalannya sosialisasi. Kasi Penyuluhan dan Layanan Informatika Bea Cukai Kediri Syaiful Arifin menyampaikan bahwa sosialisasi bertujuan untuk memberi pengetahuan terkait cukai serta barang apa saja yang terkena cukai. Selain itu juga mensosialisasikan ketentuan cukai dalam rangka menekan peredaran rokok ilegal. “Barang kena cukai antara lain Etil Alkohol (etanol), Minuman yang mengandung etil alkohol (miras) serta hasil tembakau meliputi Sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris dan hasil pengolahan tembakau lainnya,” ujarnya. Inti dari sosialisasi adalah memberikan penjelasan terkait ciri-ciri rokok ilegal, diharapkan dengan
SETELAH acara sosialisasi, warga pun tahu soal rokok legal atau ilegal.
masyarakat mengetahui ciri-ciri rokok ilegal bisa bersama-sama menekan peredaran rokok ilegal. Sosialisasi ini secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia untuk menekan persebaran rokok
7
PERKAYA KHASANAH PEMAJUAN KEBUDAYAAN
baya untuk tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi di gorong-gorong atau saluran air, karena bisa menghambat aliran air. “Kalau ada genangan kita carikan solusi yang tidak hanya di tempat itu, agar semua kawasan bisa teratasi. Untuk menyelesaikan genangan, tidak bisa di satu titik, tapi dilihat hulu dan hilirnya. Maka, salurannya harus dibagi dan tidak dalam satu aliran sungai, ini yang sedang kita kerjakan,” kata dia. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri menginstruksikan agar ketika hujan turun, pintu air Jagir bisa segera dibuka untuk mengantisipasi munculnya genangan. Namun, apabila pintu air dibuka, maka PDAM tidak memiliki cadangan pasokan air minum. “Maka kita minta untuk membuat intake, setelah itu bisa ditarik pompa untuk cadangan air minum. " "Alhamdulillah akan segera dikerjakan dan awal Januari 2022 akan selesai. Secara otomatis, ketika hujan air akan naik, lalu bisa turunkan ke pintu air dan tidak akan ada genangan lagi di titik-titik lainnya,” pungkasnya. pur
Wabup Sumrambah Dukung Gempur Rokok Ilegal
WAKIL Bupati Jombang Sumrambah saat memberikan sambutan dalam acara sosialisasi ketentuan perundang-undangan di bidang cukai, di Hotel Fatma Jombang tanggal 2 -3 November 2021.
9 - 15 DESEMBER 2021
Antisipasi Banjir, Siapkan Crossing Air
PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG
JOMBANG (GN)- Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Bagian Perekonomian melaksanakan sosialisasi ketentuan perundangundangan di bidang cukai, di Hotel Fatma Jombang selama 2 hari, yakni tanggal 2 -3 November 2021. Sosialisasi dengan peserta terbatas dan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Jombang Sumrambah yang sekaligus menjadi narasumber. Peserta sosialisasi kali ini adalah Forkopimcam dan Tiga Pilar Desa dari Kecamatan Kudu, Ngusikan, dan Tembelang. Hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi dan Perwakilan Bea Cukai Kediri selaku narasumber.Wakil Bupati Jombang Sumrambah dalam sambutannya menyampaikan Pemerintah kabu-
EKONOMI-BISNIS
MINGGU KE-326
ilegal, sehingga mampu menekan seminimal mungkin peredaran rokok ilegal. Selain itu sosialisasi ini juga memberikan wawasan kepada masyarakat terkait ciri rokok ilegal
antara lain memakai pita cukai palsu, rokok tidak bercukai, rokok cukai bekas serta rokok yang tidak sesuai dengan pita cukainya. “Dampak sosialisasi ini sangat bagus, dibuktikan dengan banyak sekali tangkapan jajaran Bea Cukai seluruh Indonesia. Terkait data hasil penangkapan rokok ilegal Bea Cukai Kediri sedang dalam proses, hasil tangkapan kurang lebih sudah ada beberapa kali tangkapan yang terakhir ada tiga kali dilakukan penangkapan oleh Bea Cukai Kediri,” ungkapnya. Camat Ploso Suwignyo dan Kepala Desa Bawangan Bakhtiar Efendi mengungkapkan terima kasih kepada Bea Cukai Kediri dan Dinas Kominfo Jombang yang telah melaksanakan sosialisasi cukai di desanya karena sangat membantu warganya untuk mengetahui tentang rokok ilegal. “Warga yang jual rokok supaya paham tentang cukai karena selama ini belum
Ilegal adalah rokok yang dalam pembuatan dan peredarannya tidak memenuhi ketentuan peraturan perundang undangan di bidang cukai. Kepala Bagian Perekonomian Aminatur Rokhiyah menyampaikan kegiatan sosialisasi cukai kali ini diikuti Forkopimcam dan Tiga Pilar Desa dari Kecamatan Kudu, Ngusikan dan Tembelang. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan atau edukasi kepada masyarakat agar menggunakan produk legal. “Sosialisasi ini mengacu Peraturan Menteri Keuangan No 206/PMK.07/2020 tentang penggunaan, pemantauan dan evaluasi DBHCHT untuk mendanai kegiatan sosialisasi ketentuan cukai dan atau pemberantasan barang kena cukai ilegal,” pungkasnya. (adv/ kominfo)
paham,” katanya. Pada kesempatan tersebut pihak Bea Cukai bersama jajaran Dinas Kominfo Kabupaten Jombang juga mengunjungi secara langsung ke salah satu warga yang jualan rokok di desa Bawangan, yaitu Ibu Sundari dan memberikan penjelasan tentang mana rokok yang legal dan ilegal. Dengan adanya sosialisasi secara langsung tersebut membuat penjual rokok makin paham. “Alhamdulillah, sekarang ini saya jadi mengerti dan paham apa-apa saja yang dikenakan cukai. Tadinya saya takut jualan salah satu rokok mereknya kurang populer, yang dititipi sales. Saya kira rokok ilegal. Ternyata setelah saya tunjukkan pak Syaiful dari Bea Cukai Kediri ternyata rokok ini legal dan sudah bercukai. Saya jadi nggak takut untuk jualan lagi dan bisa tambah ilmu,” pungkasnya. (adv/kominfo)
asa Pandemi Covid-19 tidak berarti harus berdiam diri tanpa melakukan apapun. Kreativitas dan inovasi serta produktivitas seyogyanya harus tetap muncul dan dapat berjalan tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Seni, tradisi dan budaya merupakan bagian yang terdampak pandemi, namun demikian masih ada peluang untuk berbuat sesuatu dan melakukan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jatim dalam penguatan ekosistem dan aktualisasi budaya, menyelenggarakan Festival Budaya Agraris 2021. Kegiatan yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Malang, Selama 2 hari tanggal 05-06 Desember 2021. Festival mengambil tema Revitalisasi dan Reaktualisasi Budaya Daerah. Festival diikuti oleh 16 kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur utamanya dari kawasan utara. Kepala Disbudpar Provinsi Jatim, Sinarto, S.kar. MM mengatakan, strategi adaptasi perlu dilakukan agar seni budaya tetap eksis ditengah masa pandemic dan menghasilkan kontraksi tatanan pagelaran yang baru, sehingga kreativitas dan inovasi tetap diperlukan.” Maka dari itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan Festival Budaya Agraris 2021 untuk memberikan stimulus bagi budaya tradisi jawa timur,”ujar Sinarto. Sinarto menegaskan, sebagaima-
Pukul kentongan : Kadisbudpar Jatim, Sinarto, S.Kar,MM didampingi para perwakilan masing-masing daerah memukul kentongan tanda Festival Budaya Agraris 2021 dimulai
na diketahui bersama bahwa Jawa Timur merupakan wilayah yang kaya akan potensi budaya. Pemerintah
Sinarto, S.Kar,MM Kadisbudpar Jatim
Provinsi Jawa Timur mencanangkan pro-
gram nama bhakti satya yang didalamya terdapat harmoni dan kesalehan sosial. “Maka dari itu, melalui kegiatan ini kita dapat melakukan temu budaya (cross culture) dari masing-masing Kabupaten di wilayah Agraris. Sehingga kita saling mengenal budaya dan jati diri wilayah tersebut, “ katanya. Diharapkan, dari kegiatan ini dapat memperkaya khasanah pemajuan kebudayaan di jawa timur, karena kebudayaan merupakan keseluruhan proses dan hasil interaksi yang hidup dan berkembang. Maka kata proses dan hasil merupakan kata kunci untuk memperhitungkan proses hidup masyarakat yang melatar belakangi lahirnya setiap produk dan praktik kebudayaan. Lebih lanjut, mantan Sekretaris Disbudpar Jatim ini mengatakan, budaya agraris sebagai konten utama (core contents) pada hakikatnya
Salah satu penampilan seni kebudayaan dari masing-masing daerah di jatim.
Salah satu penampilan seni kebudayaan dari masing-masing daerah di jatim.
merupakan salah satu hasil dari resiproritas interaksi antara usaha manusia (human efforts) dan tata greografi dalam mengolah hasil bumi. Masyarakat pesisiran hidup di wilayah yang memanfaatkan
ekosistem untuk bertahan hidup dan meningkatkan perekonomian mereka menuju masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Dalam tatanan masyarakat yang demikian, kami mendorong seniman
untuk ikut mengambil peran dalam memperkuat ekosistem kebudayaan mereka untuk maju tapi tetap pada pijakan yang kokoh pada spirit dan kultur mereka.”pungkasnya. adv/ jito
Revitalisasi dan Reaktualisasi Budaya Daerah Faktor Pendorong Kegiatan Usaha UMKM di Jatim Salah satu kegiatan tahunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jatim, adalah Festival Budaya Agraris yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Malang, Selama 2 hari tanggal 05-06 Desember 2021. Festival mengambil tema Revitalisasi dan Reaktualisasi Budaya Daerah. Festival diikuti oleh 16 kabupaten/ Kota di Jawa Timur terutama ari kawasan utara. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarto, Skar.MM mengatakan, kegiatan rutin tahunan Festival Budaya yang menjadi bagian dari program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur terlaksana dengan sistem sharing bersama dengan kabupaten-kabupaten se-Jawa Timur. Lokasi kegiatan diatur bergantian di masing-masing kabupaten, termasuk Kabupaten Pacitan. Dalam keterangan terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pacitan Daryono mengatakan, Kabupaten Pacitan kebagian untuk penyelenggaraan Festival Budaya Kawasan Selatan, yang nantinya akan diikuti oleh 8 Kabupaten sekitar yaitu, Trenggalek, Tulungagung, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Magetan, Nganjuk dan Pacitan sendiri. Kadis berujar, festival budaya memiliki dampak positif tidak hanya sebagai aktualisasi dan apresiasi seni serta
Para pelaku seni budaya di swab dulu sebelum tampil
pelestarian budaya lokal, tapi juga dapat menjadi daya hidup (Vitality) ekonomi masyarakat kecil yang terdampak pandemi. Dengan adanya pagelaran seni budaya, di sekitar lokasi pertunjukkan akan terjadi ajang transaksi usaha mikro, makanan, souvenir, jasa, dan lainnya. Hal ini akan dapat menjadi faktor pendorong kegiatan usaha UMKM kabupaten Pacitan. Selain itu juga bisa menjadi daya ungkit tumbuhnya sektor pariwisata melalui berbagai ajang promosi pertunjukkan baik secara digital maupun non digital. “Visi Bupati adalah Sejahtera dan Bahagia. Sejahtera masyarakatnya, bahagia masyarakatnya. Nah, salah satu indikator tercapainya visi misi tersebut dapat terlihat dengan adanya peningkatan ekonomi masyarakat. Kegiatan seni budaya dalam hal ini, mampu menjembatani sekaligus berperan aktif dalam aktivitas ekonomi masyara-
kat. Banyaknya keterlibatan masyarakat dalam acara festival menjadi bukti nyata adanya simbiosis yang saling menguntungkan antara seni budaya dan ekonomi kemasyarakatan,” katanya. Sementara itu Kabupaten Bojonegoro menerima penghargaan sebagai penyaji terbaik Kategori Kencana dalam Festival Budaya Agraris ke III tahun 2021. Susetyo, Kasi Tradisi kesenian dan Tenaga Kebudayaan Disbudpar Bojonegoro menyampaikan 16 penyaji (peserta) perwakilan 16 kabupaten di Jawa timur mengikuti festival budaya agraris, dan kabupaten Bojonegoro mempersembahkan sajian Tari “Kidung Ron Enthung Jati” dibawakan oleh 7 penari terbaik. Susetyo mengatakan, ini adalah event ke 3 Festival Budaya Agraris yang kami ikuti, dimana setiap kabupaten menyajikan kebudayaan Agraris masing-masing dan Alhamdulillah Piagam dan Piala sebagai penyaji terbaik bisa kami
Kadisbudpar Jatim, Sinarto, S.Kar,MM foto bersama dengan para pemenang Festival Budaya Agraris 2021
Tari Kidung Ron Entung Jati diciptakan oleh Dyas Kirana dari Bojonegoro Kadisbudpar Jatim, Sinarto, S.Kar,MM menyerahkan uang pembinaan kepada para pemenang. menyabet juara kategori penyaji terbaik.
raih, ini berkat kegigihan anak anak dalam latihan dan keinginan mempersembahkan yang terbaik untuk Bojonegoro, dan hasilnya 7 penari terbaik yang kami bina mendapatkan hasil maksimal. Tari Kidung Ron Entung Jati diciptakan oleh Dyas Kirana ini merupakan tarian yang bercerita tentang kehidupan di sekitar hutan jati yang tumbuh subur di daerah
Bojonegoro, aktifitas yang ada di hutan jati dari gerak daun yang melambai tertiup angin, daun yang jatuh gugur dan kehidupan entung yang bernaung dalam blondetan (Bungkusan) daun jati, dan pada musim inilah warga sekitar hutan mencari entung untuk dimanfaatkan menjadi bahan olahan makanan sehari hari. Melalui seleksi alam
Entung yang selamat bermetamorfosis menjadi kupu kupu cantik yang terbang menghiasi wana rimba Bojonegoro menjadikan Hutan tampilan pesonanya. Event Festival Budaya Jawa Timur (Kawasan agraris) adalah event dimana setiap perwakilan Kota/Kabupaten unjuk gelar menyajikan kreatifitas yang dikemas melalui pagelaran seni daerah mas-
ing masing. Festival Budaya Jawa Timur tahun 2021, bertujuan meningkatkan produktivitas, kreatifitas dan kualitas khususnya pelaku seni budaya serta mempromosikan kesenian daerah agraris Provinsi Jawa Timur sebagai upaya meningkatkan apresiasi masyarakat dalam mengembangkan ekonomi berbasis seni budaya. adv/jito