langganan Rp 28.000,-/Bulan eceran minggu ke-309 Rp 7.000,12 - 18 AGUSTUS 2021
DEWAN PERS Global News dan global-news.co.id telah Terverifikasi Administratif
minggu ke-309
pengaduan & hotline redaksi
12 - 18 AGUSTUS 2021
031 - 8281712
gnewsredaksi@gmail.com
gnewsredaksi
Dari Grahadi
Mobil Reaksi Cepat Oksigen Gratis
@RedaksiGnews
Redaksi Gnews
WAWANCARA DENGAN MOHD AGOES AUFIYA, MAHASISWA S3 JNU INDIA
Lebih Baik Adu Prestasi Perangi Covid-19, Ketimbang Perang Baliho Capres Indonesia dan India sama-sama mengalami gelombang kedua pandemic Covid-19. Sama-sama perang melawan keganasan Covid-19 varian Delta. Namun, India lebih dulu dicekam amuk varian Delta. Bahkan, varian ini lahir dari negeri para dewa itu. Lalu bagaimana pemimpin politik di dua negara itu menagani wabah ini? Untuk mengetahuinya, berikut wawancara wartawan Global News, Gatot Susanto, dengan dosen Universitas Muhammadiyah Malang yang juga mahasiswa S3 jurusan Hubungan Internasional di Jawaharlal Nehru University, New Delhi, India, Mohd Agoes Aufia.
PPKM di Indonesia diperpanjang lagi, bagaimana Anda melihat para pemimpin politik pengambil kebijakan soal ini, mungkin, bila dibandingkan dengan di India? Saya melihat perpanjangan PPKM di Indonesia saat ini adalah wujud upaya pemerintah menjaga kewaspadaan dan upaya untuk terus menekan angka penyebaran kasus Covid-19 yang masih cukup tinggi, l BACA: Lebih Baik... Hal 11
Mohd Agoes Aufia
SURABAYA (GN) - Layanan kuratif pada pasien Covid-19 terus dioptimalkah oleh jajaran Pemprov Jatim bersama Satgas Covid-19. Setelah meluncurkan titik-titik depo pengisian oksigen gratis di sejumlah wilayah Jatim, kini Pemprov Jatim meluncurkan Mobil Reaksi Cepat Layanan Oksigen Gratis. l BACA: Mobil.., di Hal 3
TEROPONG Adinda LMP
Inilah Satu-satunya Zona Hijau Covid-19
Jumlah zona merah corona di Indonesia pada pekan pertama Agustus 2021 kembali melonjak. Kini hampir separuh dari jumlah kabupaten/kota di Indonesia menjadi zona merah corona. Jumlah zona hijau alias bebas dari Covid-19 per 1 Agustus 2021 tinggal satu. Wilayah itu ada di Papua Barat, l BACA: Inilah..di Hal 3
Syarat Vaksin Bikin Mal Makin Sepi SURABAYA (GN) – Pusat perbelanjaan atau mal di empat kota--Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Semarang--mulai dibuka di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di JawaBali yang diperpanjang lagi hingga 16 Agustus 2021. Selain dilakukan pembatasan kapasitas
pengunjung hanya 25 persen, juga ada kewajiban pengunjung menunjukkan kartu/sertifikat vaksin. Mal yang sudah sangat sepi itu pun semakin sepi. Masyarakat tidak antusias mengunjungi mal sebab syaratnya dinilai sangat ribet tersebut. Saat hendak masuk pusat perbelanjaan, misalnya, pengunjung
wajib mendownload aplikasi PeduliLindungi. Lewat aplikasi itu pengunjung mengisi data dirinya lalu menscan QR Code yang disediakan pihak mal saat masuk dan keluar area mal. Pantauan di mal City of Tomorrow (CITO), Royal Plaza, dan Darmo Trade Center (DTC), sejumlah pengunjung diminta
petugas security menunjukkan sertifikat vaksin. Bila tidak membawa, mereka diminta download aplikasi PeduliLindungi. Tampak petugas mal memandu mengunduh aplikasi ini dan selanjutnya menscan QR Code-nya. Mereka antre berjajar di pintu khusus untuk cek sertifikat vaksin tersebut. Pintu utama CITO sendiri
Mantan Minta Foto Dengan Pengantin Pria
Video seorang wanita minta foto bersama dengan pengantin pria di pelaminan viral di media sosial. Sementara pengantin wanita menyaksikannya. Video viral mantan minta foto bareng dengan pengantin pria ini diunggah langsung oleh pemilik akun TikTok @dhianassyfa, Rabu (4/8). l BACA: Mantan...di Hal 3
SURABAYA (GN) – Masyarakat antusias mengikuti program vaksinasi. Namun sayang pasokan vaksinnya tersendat. Warga pun harus pontang panting mencari lokasi vaksinasi , termasuk untuk menggenapkan vaksin dosis ke-2. Namun, warga bersyukur, setelah beberapa hari berburu vaksin Covid-19 dosis 2 ke sejumlah tempat untuk diri dan keluarganya, mulai
Kamis (12/8/2021) hari ini mereka tidak terlalu kerepotan sebab puskesmas-puskesmas di Surabaya kembali menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 dosis 2. Puskesmas Pucang Sewu, misalnya, mengawali kegiatan vaksinasinya setelah beberapa hari “absen” di Balai RW 2 Kelurahan Kertajaya. l BACA: Hari Ini.... di Hal 11
Saudi Buka Umrah, Lobi Menag Ditunggu
SURABAYA (GN) - Sesuai aturan dalam Inmendagri Nomor 27/2021 yang berlaku mulai Selasa, 3 Agustus 2021 sampai 9 Agustus 2021, supermarket, pasar rakyat, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Karena itu pemilik toko/tenant
(penyewa) di mal pun diminta buka oleh pengelola mal. “Saat itu tanpa aturan vaksin, sudah sepi, kini bertambah sepi lagi,” kata seorang pemilik toko di Royal Plaza Surabaya Rabu kemarin. Pemilik toko lain di Royal Plaza membenarkan hal itu. Namun selama PPKM yang diperpanjang beberapa kali ini membuat simalakama bagi tenant. Sebab meskipun mal buka
l BACA: Syarat... Hal 2
l BACA: Saudi.., di Hal 11
REUTERS
JAMAAH umrah jaga jarak saat beribadah di tengah pandemi Covid-19.
Lho Iki Lak
Keliling Dunia Berguru ke Pejabat-Tokoh Manca Negara Bercita-cita menjadi diplomat biasanya karena mimpi indah bisa keliling dunia. Mengemban tugas negara berhubungan dengan pejabat dari berbagai negara lain. Mimpi itu pula yang dialami Ni Putu Anggraeni yang sekarang menjabat Konsul Penerangan, Sosial dan Budaya KJRI Frankfurt, Jerman.
selama kurang lebih 10 tahun,” kata Ni Putu kepada Global News. Di keluarganya baru Ni Putu yang menjadi diplomat. Dia memang ingin jadi diplomat karena diplomat terlihat hebat. Bisa keliling dunia dan mewakili Indonesia di berbagai forum dunia international. “Pertama masuk Kemlu posisi saya sebagai Fungsional Diplomat Pertama dengan gelar diplomatik Atase dan ditempatkan di Direktorat Hukum, Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional, Kementerian Luar Negeri
RI,” katanya. Sebagai diplomat, ada lima tugas utama. Pertama Representing. Mewakili Indonesia di negara akreditasi/forum internasional. Kedua, Negotiating. Menegosiasikan kepentingan Indonesia di negara akreditasi/forum internasional. Ketiga, Promoting. Menjaga hubungan baik antara Indonesia dengan negara sahabat serta mempromosikan Indonesia di negara akreditasi. Keempat Protecting. Melindungi kepentingan Indonesia serta melindungi WNI yang mengalami masalah di luar negeri. Dan kelima Reporting. Melaporkan situasi di negara akreditasi ke Pusat atau Kementerian Luar Negeri dan K/L lainnya. “Saya bersyukur selama ini sudah mendapatkan pengalaman ketika menjalankan kelima tugas utama tersebut,” ujar Ni Putu
tetap tidak ada pengunjung. Padahal biaya operasional cukup besar. “Malah kita yang rugi harus buka toko, bayar pegawai, bayar listrik, dan bayar service charge. Apalagi tidak ada bantuan potongan service charge sama sekali. Pihak mal pun begitu buka mal, seperti tidak niat, AC tidak dinyalakan panas sekali, l BACA: Tenant.... di Hal 11
SURABAYA (GN) - Pemerintah Arab Saudi sudah membuka kembali jamaah luar negeri untuk berumrah ke Tanah Suci sejak awal tahun baru 1 Muharram 1443 Hijriyah atau 9 Agustus 2021. Hari-hari ini kota suci Makkah dan Madinah pun sudah mulai kedatangan jamaah umrah dari berbagai negara. Jamaah pertama datang dari Libya,
NI PUTU ANGGRAENI DAN TANTANGAN JADI DIPLOMAT
NI PUTU ANGGRAENI mulai bekerja di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Desember tahun 2010. Dia sudah bertugas di sejumlah negara. Selama meniti karier sebagai diplomat, Ni Putu sudah mengalami banyak pengalaman berkesan. Suka maupun duka. “Saya memang bercita-cita menjadi diplomat sejak SMA. Dan benar akhirnya bisa mengabdi di Kementerian Luar Negeri, yang hingga sekarang sudah
ditutup. Pengunjung melewati pintu khusus yang dijaga petugas perempuan dan security. Mereka memandu sejumlah pengunjung yang antre, di mana sebagian pengunjung memang belum tahu bila ada syarat masuk mal menunjukkan kartu vaksin.
Hari Ini Puskesmas Mulai Tenant Minta Potongan Service Charge Gelar Vaksinasi Lagi
Ada-ada
Oleh Gatot Susanto
GN/GATOT SUSANTO/RETNO ASRI
PENGUNJUNG antre cek bukti sudah vaksin via aplikasi PeduliLindungi saat hendak masuk mal CITO dan Royal Plaza Surabaya Rabu 11 Agustus 2021.
ISTIMEWA
NI PUTU ANGGRAENI sewaktu menjadi anggota delegasi Indonesia pada sidang WIPO di Jenewa.
yang sudah satu setengah tahun bertugas di Jerman. Selama mengemban tugas itu,
Ni Putu mendapat pengalaman membanggakan. l BACA: Keliling.... di Hal 11
Joget di Tengah PPKM PARA artis merespon kebijakan Pemerintah memperpanjang PPKM Level 4 hingga 16 Agustus 2021 mendatang. Salah satunya Tsania Marwa yang langsung jalan-jalan ke mal dengan senangnya. PPKM kali ini membolehkan mal di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya buka dengan pembatasan pengunjung hanya 25% dan penerapan prokes ketat. Selain cek suhu tubuh dan cuci tangan, kini ada tambahan wajib menunjukkan sertifikat vaksin atau cek melalui aplikasi PeduliLindungi. Karena itu, di hari pertama mal buka,
Tsania Marwa
l BACA: Joget.... di Hal 2
opini
2
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
Dampak PPKM, Berikan Perlindungan Pada Rakyat Kecil!
Oleh Prof. Nur Syam (Guru Besar Sosiologi/Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya
TIDAK bisa dihindari bahwa pengaruh Covid-19 terhadap kehidupan ekonomi masyarakat memang luar biasa. Terutama bagi warga miskin atau mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan. Jumlah masyarakat Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan juga semakin meningkat, sebagai akibat pandemi Covid-19. Mereka yang bekerja di sektor “pekerjaan tidak tetap” sungguh sangat menderita. Disebabkan jumlah penderita Covid-19 yang semakin meningkat, maka pemerintah memberlakukan kebijakan PPKM yang memang harus dipilih. Memang kebijakan ini memiliki sejumlah pengaruh di dalam kerangka untuk menurunkan jumlah korban terpapar Covid-19, sehingga kebijakan ini dinilai relatif berhasil. Namun, akibat kebijakan ini diduga bahwa masyarakat miskin yang bekerja di sektor tidak tetap semakin menderita. Makanya, di ban-
Syarat...
► Sambungan hal 1 Petugas lalu meminta pengunjung menunjukkan handphone, kemudian memandu mengunduh aplikasi PeduliLindungi. “Iya, ribet juga. Saya sudah divaksin, sehingga ada di aplikasi, tapi banyak teman belum vaksin, sehingga tak bisa masuk CITO untuk membelikan pesanan pelanggan,” kata Dwi, driver GoFood, setelah selesai membeli makanan pesanan pelanggannya, Rabu 11 Agustus 2021. Sejumlah driver GoFood dan ShopeeFood keluar masuk mal membawa pesanan konsumen. Tapi sebagian lain hanya duduk-duduk di luar mal CITO. Hal serupa terlihat di Royal Plaza. Rina, yang sejak awal memang berniat ingin masuk Royal Plaza, dengan cepat mengunduh aplikasi dan menscan QR Code yang disediakan di papan dekat pintu masuk. Setelah selesai, dia tunjukkan ponselnya ke petugas. Setelah itu dia pun bisa melenggang masuk mencari barang yang dibutuhkan. Namun tidak demikian dengan Agus, yang niatannya untuk ngemal hanya jalan-jalan setelah tutup beberapa lama seiring pemberlakuan PPKM Level 4. Dia terpaksa balik badan membatalkan niat masuk mal lantaran persyaratan mengunduh aplikasi PeduliLindungi. “Wah, bisa makan memori banyak kalau pakai aplikasi segala,” ujarnya setelah mendapat penjelasan petugas. Selain itu, ada persyaratan lain yang membuat seseorang bisa masuk ke dalam mal, seperti telah mendapatkan vaksi-
yak tempat terjadi gesekan yang dilakukan mereka yang nyaris tidak memiliki akses pekerjaan. Di sinilah urgensi perlunya pemerintah hadir di dalam kehidupan masyarakat. Pemerintah harus hadir di tengah kesulitan masyarakatnya. Pemerintah tidak boleh hanya membuat kebijakan tanpa memberikan solusi bagi rakyat, terutama masyarakat miskin yang menderita akibat kebijakan tersebut. Sebagaimana yang sering saya tuliskan bahwa kebijakan di dalam menghadapi Covid-19 memang bernuansa buah simalakama, di satu sisi harus diambil kebijakan yang “mencederai” rakyat, tetapi bertujuan “menyelamatkan” rakyat. Kebijakan PPKM misalnya bisa dianggap “mencederai” rakyat karena terpangkas akses pekerjaannya, namun demikian sesungguhnya PPKM justru untuk “menyelamatkan” rakyat. Di dalam konteks ini, maka pemerintah menerbitkan kebijakan yang memantik berbagai reaksi pro-kontra. Penderitaan rakyat kecil sungguh sangat terasa. Hal ini terkait dengan semakin berkurangnya potensi pendapatan dengan dilakukan PPKM yang mendorong masyarakat untuk tidak keluar rumah, bekerja di rumah, belajar di rumah dan beribadah di rumah tentu menyebabkan para pekerja kaki lima menjadi meradang. Dengan kantor libur, perusahaan libur, sekolah libur dan sebagainya maka menutup peluang berusaha dan tentu saja berakibat
ketiadaan pendapatan. Jika ini yang terjadi, maka dipastikan bahwa mereka akan mengalami dampak psikologis yang jika berlangsung dalam jangka panjang bukan tidak mungkin akan menyebabkan stress. Sayangnya belum ada penelitian yang mengungkapkan data bagaimana tingkat stress di kalangan pekerja musiman, pekerja kaki lima dan pekerja harian yang tentu sangat rentan dampak psikologis ini. Maka tugas pemerintah adalah memberikan perlindungan terhadap masyarakat miskin yang rentan masalah psikologis. Jangan sampai pemerintah tidak hadir di tengah kenyataan sosial yang problematik. Wabah Covid-19 harus ditekan dengan berbagai kebijakan, tetapi dampak kebijakan tersebut juga harus menjadi perhatian utama. Makanya, rakyat miskin harus memperoleh penggantian atas ketidakmampuannya dalam rangka mengakses ekonomi. Mereka harus tetap makan sesuai dengan standar kesehatan yang terukur, mereka harus tetap bisa berteduh dalam standar perumahan yang layak dan mereka juga harus memperoleh perlindungan dari gangguan sosial, fisik dan keamanan. Semua tugas ini tentu harus dilakukan untuk memenuhi amanah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu negara melindungi segenap warga negara. Perlu diketahui, bahwa anggaran untuk penanganan Covid-19 dari berbagai kementerian adalah sebagai berikut: Kemenkes Rp. 185,98 trilyun
untuk vaksinasi, tracing & testing, perawatan, insentif, santunan nakes, obat dan lainlain, Kementerian Usaha Rp 62 Trilyun untuk angsuran PPh 25, tarif PPh Badan, PPnBM, PPN Perumahan dan lain-lain, UMKM & Koperasi Rp. 178,47 Trilyun untuk subsidi bunga UMKM, BPUM, penjaminan dan UP UMKM dan koperasi, PMH dan lainlain, Perlindungan sosial Rp. 149,08 trilyun untuk PKH/ Kartu Sembako, Prakerja, BLT Dana Desa, bansos tunai dan lain-lain, Program Prioritas Rp. 123,08 Trilyun untuk Padat Karya, ketahanan Pangan, pariwisata dam lain-lain. Dari skema ini, maka khusus untuk perlindungan sosial meliputi: Bansos Tunai Rp. 173 trilyun target 10 juta penerima, Program Keluarga Harapan Rp. 28,31 Trilyun target 10 juta penerima, sembako Rp. 42, 37 Trilyun untuk target 18,8 juta penerima, Prakerja Rp. 20 Trilyun target 5,6 juta penerima, Diskon Listrik Rp. 7,58 Trilyun target 32,6 juta rumah tangga, BLT Dana Desa Rp. 28,80 Trilyun target 8,8 juta penerima. (merdeka.com diunduh 3 Agustus 2021). Meskipun jumlahnya tentu belum sesuai dengan keinginan masyarakat, maka pemerintah sudah meluncurkan beberapa skema bantuan kepada masyarakat terutama bagi mereka yang tergolong kaum dhuafa’ atau masyarakat miskin. Berdasarkan Kemensos, telah diluncurkan skema Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Pangan nonTunai (BPNT)/Kartu Sembako serta Program Keluarga
Harapan (PKH) dan bantuan beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Yaitu bantuan beras 10 kg untuk 10 juta KPM PKH, 10 juta KPM BST dan 8,8 juta KPM Sembako non PKH. Kemudian juga bantuan dengan indeks Rp600.000/KPM untuk bulan Juni-Juli dan bantuan Pendidikan untuk siswa SD/MI, SMP/ MTs dan SMA/sederajat. Dan masih ada bantuan lainnya sesuai dengan skema Kemensos. (Kemensos. RI diunduh 3/08/2021). Sesungguhnya pemerintah sudah berusaha untuk memberi perhatian dan perlakuan yang khusus kepada masyarakat miskin. Artinya pemerintah telah memberikan perlindungan kepada masyarakat miskin. Hanya saja yang perlu mendapatkan perhatian lebih adalah penetapan sasaran penerima bantuan berbasis data yang akurat. Masalah pendataan memang selama ini menjadi problem utama dalam berbagai bantuan kepada masyarakat. Baik di masa lalu maupun sekarang. Selama ini masih ada suara minor terkait dengan penyelenggaran pemberian bantuan, ada yang terlambat menerima dan juga data yang kurang akurat, ada orang yang cukup secara ekonomi mendapatkan bantuan sementara yang miskin justru tidak mendapatkannya. Aparat di daerah tentu harus benar-benar selektif di dalam pendataan dan juga pemberian bantuan, sehingga keluhankeluhan masyarakat tersebut tidak nyaring terdengar. Wallahu a’lam bi al shawab. (sumber: nursyamcentre.com)
nasi Covid-19 minimal dosis pertama. Pengunjung yang memiliki riwayat kesehatan tertentu, sedang hamil atau tidak memenuhi syarat mendapatkan vaksin, wajib menunjukkan surat keterangan dokter dan tes Antigen (1x24 jam) atau tes PCR (2x24jam) dengan hasil negatif. Hal sama juga berlaku bagi penyintas Covid-19. Anak di bawah usia 12 tahun dan lansia di atas 70 tahun tidak diizinkan masuk area mal. Persyaratan itu membuat mal terlihat semakin sepi. “Saya datang suasananya masih suepi,” ujar karyawan pengelola salah satu mal dihubungi Rabu (11/8/2021). Kondisi yang sama terlihat di DTC. Namun, di mal ini masih banyak toko buka. Hanya saja pengunjungnya sangat sepi. Para penjaga toko menyebut, DTC semakin sepi karena ada syarat menunjukkan kartu vaksin bagi pengunjung tersebut. “Pemilik toko tetap buka meski sepi sebab bila toh tutup tetap harus bayar service charge dan lainnya. Kami pilih buka saja, siapa tahu ada rezeki sebab satu dua pengunjung masih ada,” kata Rohman, penjaga salah satu toko di DTC, Rabu kemarin. Sempat ada pengunjung DTC diminta menunjukkan kartu vaksin oleh petugas security ketika hendak masuk area parkir sepeda motor. Namun dia tidak bisa menunjukkan sebab memang belum vaksin. “Tapi saya dapat undangan untuk menghadap ke manajemen DTC mengurusi toko saya, kalau tidak bisa masuk gimana, padahal hari ini terakhir saya diminta menghadap manajemen,” kata Nuruddin Ali, yang mengaku memiliki toko di DTC. Setelah
negosiasi, akhirnya pria itu dan temannya yang sama-sama tidak membawa kartu vaksin, diperbolehkan masuk DTC oleh petugas securiy. Banyak yang Belum Vaksin Sepinya mal juga diungkap Ariffin, General Manager Maspion Square. Diakui banyaknya persyaratan membuat banyak orang enggan datang ke mal. “Apalagi resto belum boleh dine in harus take away, tapi kalau di pinggir jalan boleh. Padahal kalau di mal prokes kan sudah ketat,” ujarnya. Sementara Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, menyebut syarat masuk mal harus divaksin membuat tak semua bisa masuk mal lantaran belum semua orang tervaksin. Bahkan pegawai tenant di mal pun masih banyak yang belum divaksin. “Vaksin masih terbatas, itu kendala yang kita hadapi. Untuk itu kami sudah meminta agar Pemprov Jatim melalui Bu Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim untuk mempercepat pengadaan vaksin. Sehingga pengusaha tenant tak perlu lagi mengeluarkan uang untuk melakukan swab bagi karyawannya yang belum divaksin,” ungkapnya, saat pembukaan kembali Pakuwon Mall di Surabaya Barat, Selasa (10/8/2021). Sebelumnya Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) sudah bekerjasama dengan Pemkot Surabaya untuk vaksinasi terhadap 5 ribu karyawan mal. Saat ini masih ada 3 ribu hingga 4 ribu orang yang bekerja di mal belum mendapatkan vaksin. Sutandi menambahkan, karena persyaratan itu aturan dari pusat, pihaknya manut saja. “Pengunjung yang belum vak-
sin, gak ada kepentingan, gak perlu dululah ke mal, sampai kita semua tunggu ada relaksasi kembali,” ujarnya. Kendati sudah dibuka, ternyata tak semua orang lantas jadi ingin ke mal. “Saya sudah download PeduliLindungi, tapi kalau sekarang kok belum tertarik ke mal. Belanja lewat online sudah bisa,” kata Widya, mahasiswa PTN di Surabaya. Berbeda dengan Margaretha, warga Wiyung. Beragam persyaratan untuk masuk mal itu menurut dia memang dimaksudkan untuk menghindari banyak orang berkumpul di satu tempat agar tidak terjadi penularan. Dia sendiri malas ke mal, karena butuh uang yang lebih banyak. “Mending untuk keperluan yang lain, belanja cukup ke toko swalayan dekat rumah. Mereka kan secara rutin juga mangadakan promo-promo. Beli baju? Wah stoknya sudah banyak,” ujarnya sembari tertawa. Saat ini 24 mal yang ada di Surabaya boleh beroperasi dengan jumlah pengunjung 25% saja dari total kapasitas yang ada. Saat usai PSBB tahun lalu, mal bisa menerima pengunjung 50%. Angka ini akan memengaruhi upaya pemulihan manajemen mal. “Di tahun lalu kami masih optimis. Tahun ini dengan pemberlakuan yang jauh lebih ketat, kami masih belum tahu akan recovery kapan. Yang pasti dengan dibukanya mal kembali, karyawan tenant di mal bisa kembali mendapatkan pekerjaannya. Kami tak ingin jauh berpikir tentang pemulihan ekonomi dulu,” tandas Sutandi. Sementara hari kedua mal Tunjungan Plaza, Rabu kemarin, pengunjung tampak lebih
banyak dibanding hari pertama. Bertepatan hari libur nasional, warga yang sudah vaksin dan memenuhi syarat, terlihat meluangkan waktu masuk mal untuk berbelanja. Pantauan pukul 14.47 WIB sekitar 6.349 pengunjung-dari total kapasitas mal 80.000 pengunjung--datang ke lokasi ini seperti bisa dilihat di aplikasi PeduliLindungi sebelum check in. Kebanyakan pengunjung selalu membawa barang belanjaan. Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja (APPBI) Jawa Timur Sutandi Purnomosidi mengatakan, semua pengunjung dan pekerja di mal wajib mendonlowd aplikasi PeduliLindungi. Di sana ada 3 indikator saat menscan QR Code vaksinasi. Jika berwarna hijau, artinya pengunjung dan pekerja di mal sudah divaksin 2 kali. Kalau kuning baru 1 kali. Sedangkan merah belum divaksin. Sutandi menyebut hari pertama dan uji coba, jadi masih tahapan sosialisasi. Pihak mal akan tetap ikut aturan pusat, hanya pengunjung yang sudah tervaksin boleh masuk. “Di setiap pintu masuk mal, termasuk dari pintu masuk parkiran, disediakan barcode tanpa terkecuali. Pengunjung harus menscan barcode tersebut,” kata Sutandi. Ada pun beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pengunjung Tunjungan Plaza Surabaya. Selain persyaratan vaksin, juga ada batasan usia. Berikut persyaratan dari mal yang buka di mal Surabaya: • Pengunjung wajib download dan terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi • Pengunjung wajib sudah vaksin COVID-19 minimal tahap pertama
Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi/penanggung jawab : Erfandi Putra Wakil Pimpinan Redaksi/pimpinan perusahaan: Gatot Susanto Redaktur Pelaksana : Titis Tri Wahyanti Redaktur: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir Biro Jakarta: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti KONSULTAN HUKUM : Andi Heriyanto SH
secangkir kopi
Jangan ke Mal Kalau Belum Divaksin
Sebanyak 24 mal di Surabaya mulai buka. Ini setelah pemerintah mulai melonggarkan peraturan dengan membuka mal saat perpanjangan PPKM level 4 mulai hari ini, 10-16 Agustus 2021. Hanya saja, bagi pengunjung ada syaratnya, yakni yang sudah divaksin, minimal dosis pertama. Pada peraturan tersebut menyebutkan, semua pengunjung dan pekerja di 24 mal wajib mendonlowd aplikasi PeduliLindungi. Di sana ada 3 indikator saat menscan barcode. Jika berwarna hijau, berarti pengunjung dan pekerja di mal sudah divaksin 2 kali. Kalau kuning baru 1 kali. Kalau merah belum divaksin. Sejumlah pemilik mal pada hari pertama dan uji coba, jadi masih tahapan sosialisasi. Pihak mal akan tetap ikut aturan pusat, hanya pengunjung yang sudah tervaksin boleh masuk. Rata-rata di setiap pintu masuk mal, termasuk dari pintu masuk parkiran, disediakan barcode tanpa terkecuali. Pengunjung harus menscan barcode tersebut. Bila kita melihat kenyataan ini, kebijakan ini untuk menjaring setidaknya para pengunjung tersebut mempunyai kekebalan terhadap virus covid-19. Pada ujung-ujungnya sudah pasti diharapkan di kawasan mal tersebut “tidak” terjadi penyebaran virus yang menghinggap[I para pengunjung. Meski demikian, para pengelola mal atau pusat perbelanjaan sudah seharusnya memastikan pelaksanaan • Pengunjung wajib scan QR code saat masuk mal • Pengunjung yang memiliki riwayat kesehatan tertentu, sedang hamil/tidak memenuhi syarat mendapatkan vaksin, wajib menunjukkan surat keterangan dokter dan antigen atau PCR tes dengan hasil negatif • Untuk penyintas COVID-19 wajib menunjukkan antigen atau PCR tes dengan hasil negatif • Anak-anak di bawah usia 12 tahun dan lansia di atas 70 tahun tidak diizinkan masuk area mal Potensi PHK Sementara itu, menanggapi perpanjangan PPKM,
Joget..
► Sambungan hal 1 mantan istri aktor Atalarik Syach itu pun langsung bergegas mengunjungi mal untuk memenuhi kebutuhannya. Dia lalu membagikan situasi di mal itu melalui aplikasi TIkTok yang diunggah kembali di Instagram terverifikasi miliknya seperti dilihat Rabu (11/8/2021). Pemain sinetron Istri Kedua itu memperlihatkan suasana mal yang sangat sepi. Tsania Marwa juga menjelaskan, bahwa untuk bisa masuk mal tak hanya dilakukan cek suhu tubuh saja. “Hari pertama mal buka pas PPKM! Masuk daftar dulu pake barcode gaizzzz, jadi ketauan status
Erfandi Putra Pemimpin Redaksi
standar protokol kesehatan (prokes) penanganan virus corona (Covid-19). Ini yang sebenarnya lebih mendapat perhatian bila kita berada di kawasan mal. Pasalnya, prokes hingga saat ini menjadi “senjata” utama agar kita tidak tertular virus ini. Meski mal sudah dibuka, masyarakat yang akan mengunjungi sudah sepatutnya berfikir dua kali untuk pergi ke mal. Harus bisa menahan diri dan tidak terbawa suasana saat diperbolehkannya mal beraktivitas. Ini mengingat pandemi Covid-19 masih terus terjadi sampai saat ini. Pergilah kalau memang benar-benar membutuhkan. Di samping itu, beberapa hari ini dikabarkan masih tersendatnya persediaan vaksin, sudah selayaknya lebih diperhatikan lagi. Di sejumlah daerah dikabarkan vaksin kedua masih ada keterlambatan. Ini menjadi penting, karena menyangkut lengkapnya kekebalan yang dimiliki seseorang. Kalau semakin banyak yang divaksin, tidak hanya mal saja yang akan “ramai”, di tempat lain pun tak menutup kemungkinan akan banyak dikunjungi. Sekali lagi, jangan abaikan prokes. (*) Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi, Ajib Hamdani, mengatakan, perpanjangan PPKM ini akan berimbas pada semakin banyaknya aksi pemutusan hubungan kerja (PHK). Oleh karenanya pemerintah disarankan segera membahas secara tripartit antara pemerintah, pelaku usaha dan juga karyawan. “Pemerintah lebih baik membahas secara tripartit, antara pemerintah-pelaku usaha-karyawan. Karena efek selanjutnya dari PPKM yang berkepanjangan adalah potensi PHK,” kata dia dikutip dari merdeka.com, Senin (9/8/2021).. *ret/gas vaksin atau swab,” tulisnya dalam video tersebut.Tak hanya itu, ibu dua anak ini juga memaparkan bahwa tak semua toko dalam mal tersebut buka. “Masih banyak yang tutup juga gais, gak semua buka!” lanjutnya. Saking jarangnya pengunjung yang datang ke mal tersebut, wanita kelahiran Jakarta, 5 April 1991 ini tampak leluasa bergoyang. “Sepi banget sampe bisa joget di tengah,” katanya mengakhiri dengan emotion tertawa. Unggahan Tsania Marwa ini mengundang orang untuk mengomentarinya. Salah satunya Samuel Zylgwyn, “Gileeeeee terniat,” katanya. “Happy banget dah,,serasa mall pribadi ya,,,” tambah akun @kia_ra07_. * hud
WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Lukman GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA : Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA : Bambang Sujarwanto NGANJUK : Iskandar Zulkarnaen Kediri KAB/KOTA : Iskandar Zulkarnaen JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Teguh Aryanto BANYUWANGI : Edhi Prasetyo bOJONEGORO: Ahmad Sampurno. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers
SIDOARJO
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
3
Bagikan Bansos Merah Putih Door to Door
GN/Istimewa
SIODARJO (GN)-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 sebagai upaya penanggulangan wabah Covid-19 memang membawa dampak khususnya terhadap ekonomi masyarakat khsususnya di Kabupaten Sidoarjo Menyadari hal tersebut, Polresta Sidoarjo kembali melanjutkan pembagian bantuan sosial 200 paket sembako dari pemerintah dan bendera merah putih, kepada warga di Desa Kedungcangkring, Jabon, Sidoarjo, yang terdampak, Rabu (11/8/2021). Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wa-
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro bersama pejabat utama Polresta dan Forkompida ikut membagikan bendera dan bansos I Kedungcangkring.
Warga Terima Beras Bansos Tak Layak Konsumsi Sidoarjo (GN)–Sejumlah warga di Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru mengaku kecewa terhadap beras bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Kab. Sidoarjo. Mereka kecewa lantaran beras bantuan untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 diduga tidak layak konsumsi. Kondisi beras menggumpal, warnanya menguning, dan kalau dibau tidak sedap. Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo Warih Andono menyayangkan ada beras tak layak konsumsi sampai dibagikan kepada masyarakat. “Semestinya tidak dibagikan ke warga,” kata Warih Andono, Rabu (11/8/2021). Politisi Partai Golkar asal Kureksari Kec. Waru itu menyebutkan, dari keterangan warga, beras bansos itu dari
Kondisi beras yang menggumpal dan menguning
Dinsos Sidoarjo, yang diterima dua hari yang lalu. Temuan beras dalam kondisi tidak layak dikonsumsi kemudian dilaporkan ke Kepala Desa Kedungrejo Waru Nico Octavian. Oleh kades, warga penerima beras tersebut, melakukan pengecekan
terhadap beras yang mereka terima. “Beras bansos itu dengan sablon di kemasan dari BUMN itu warnanya kuning, berbau, dan menggumpal keras. Saya kecewa sekali,” tegasnya. Kades Kedungrejo, Kecamatan Waru, Nico Oktavian
mengakui jika kondisi beras tersebut sudah tidak layak konsumsi. Dengan kondisi beras bansos merek Beraskita yang tak layak dikonsumsi, beras merek Beraskita akhirnya ditarik. “Iya warga yang menerima sudah lapor ke saya. Pihak Bulog langsung menggantinya,” ucap Kades Kedungrejo, Kecamatan Waru, Nico Oktavian, Rabu (11/8/2021). Nico menjelaskan, ada 17 karung beras bansos bermerek Beraskita ukuran 10 Kg yang kondisinya tak layak konsumsi tersebut. “Jumlahnya segitu, namun itu sudah langsung diganti oleh Bulog,” tukasnya. Ia menyebut, setelah dikumpulkan dari beberapa warga, tapi ternyata masih ada satu lagi yang kondisinya seperti itu. “Ini kami amankan di balai desa,” tambahnya dengan me-
minta agar sebelum didistribusikan ke masyarakat untuk dicek terlebih dulu. Sementara Camat Waru Rudi Setiawan membenarkan adanya beras bansos yang diterima yang kondisi rusak tersebut. Lanjut Rudi, bantuan beras itu hanya sebagian warga Desa Kedungrejo saja. “Sudah saya cek tadi ke kades-nya, katanya cuma tinggal satu beras saja yang rusak. Kalau di desa yang lain di Kecamatan Waru tidak ada, sudah saya pastikan tidak ada,” terangnya. Rudi mengapresiasi langkah pihak Bulog yang tanggap dan langsung mengganti setelah adanya laporan beras rusak tersebut. “Saya kira itu tidak ada kesengajaan, karena dari sekian beras yang dibagikan ke warga, hanya ada sedikit yang rusak,” ungkapnya. bjt
hyu Bintoro bersama pejabat utama Polresta Sidoarjo ikut terjun sendiri membagikan bansos secara door to door ke rumah warga. “Bansos bagi warga terdampak akibat pandemi Covid-19 dan ditambah sekarang PPKM level 4 yang diperpanjang, dibagikan langsung oleh kami bersama Kodim 0816 Sidoarjo dan Forkopimka setempat, agar lebih cepat, tepat sasaran dan menghindari terjadinya kerumunan,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro. Selain membagikan paket sembako dan bendera, polisi, TNI dan Forkopimka juga
memberikan imbauan secara humanis ke warga setempat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 6M dan turut ikut program vaksinasi Covid-19. “Kita semua berharap pandemi segera berlalu. Mari bersama-sama mematuhi peraturan yang ditentukan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19,” pesannya. Arifin, Warga Kedungcangkring, mengucapkan terima kasih atas diterimanya bansos dari pemerintah. “Bantuan sembako ini sangat membantu kami di tengah masa sulit saat pandemi sekarang,” ucapnya. win
KRIMINAL
Pencuri Bermobil Gondol Sepeda MTB SIDOARJO(GN)-Tiga kawanan pencuri membawa kabur sepeda angin jenis MTB milik warga di Perumahan Ngingas, Sidoarjo. Aksi komplotan bermobil ini terekam kamara CCTV milik warga. Berdasarkan rekaman CCTV, komplotan ini datang ke tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 22.00 menggunakan minibus hitam. Beberapa saat kemudian dua orang turun dari mobil dan melompat pagar rumah korban, Zakki. Sementara satu pelaku berjaga-jaga di luar. Beberapa menit berselang, sebuah sepeda angin senilai Rp5 juta berhasil dilarikan komplotan pencuri dengan cara mengangkat sepeda di atas pagar. Oleh pelaku, barang hasil kejahatan langsung dimasukkan dalam mobil dan dilarikan keluar kompleks perumahan. Aksi pencurian ini baru diketahui keesokan harinya. Korban kaget saat mengetahui sepeda anginnya tidak ada di tempat. “Saya kaget, terus saya cari, ternyata ada jejak bekas orang manjat,” kata korban Zakki, Rabu (11/8/2021). Sementara aksi pencurian sepeda angin dengan menggunakan mobil ini berhasil diketahui setelah korban melihat rekaman kamera CCTV milik tetangganya. Kasus pencurian sepeda angin ini telah dilaporkan korban ke polisi. Polisi juga telah melakukan olah TKP. Hingga kini mereka masih melakukan identifikasi para pelaku melalui rekaman kamera CCTV. ins
Permudah Bayar Pajak Launching Pelayanan Drive Thru diprediksi bisa mendongkrak penerimaan pendapatan daerah karena adanya pelayanan Drive thru memberikan kemudahan dalam pembayaran pajak di tengah pandemi Covid-19. Selasa, (10/8/2021) di Halaman Parkir MPP Sidoarjo. Pelayanan Drive thru oleh Badan Pelayanan Pajak Daerah ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau dan berada di tengah kota. Ditempatkan
di halaman Parkir Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jl. Raya Lingkar Timur. “Pendapatan daerah memiliki kedudukan sangat penting karena dapat meningkatkan biaya pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Zaini. Tahun 2020 pendapatan dari pajak daerah sebesar 929,2 miliar rupiah. “Pendapatan tersebut diperoleh dari sektor pajak daerah saja dan jumlahn-
agar masyarakat yang membutuhkan oksigen bisa segera terpenuhi dan kondisi pasien ► Sambungan hal 1 bisa segera membaik. Mobil yang memberikan Selain itu, sejak hari Selasa layanan yang sifatnya mobile (10/8/2021) juga diluncurkan dan cepat itu kini telah dipo- depo pengisian oksigen gratis sisikan stand by di Kota Madi- di Madiun dan Jember. Di un. Mobil ini akan keliling ke dua wilayah ini, layanan isi titik-titik puskesmas, rumah ulang oksigen dipusatkan di sakit, ataupun rumah-rumah Kantor Bakorwil Pronvinsi penduduk yang membutuhkan Jawa Timur. oksigen dengan cepat hingga Untuk lokasi Madiun, juga ke pelosok Jatim. dimulai layanan depo isi Gubernur Jawa Timur Kho- ulang oksigen gratis. Depo fifah Indar Parawansa men- ini dapat melayani masyarakat gatakan bahwa layanan mobil di Wilayah Kab./Kota Madiun, ini berfungsi ganda. Selain Kab. ngawi, Kab. Magetan sebagai sarana isi ulang kel- dan Kab. Ponorogo. iling, mobil ini dapat jemput Sedangkan di Jember, telah bola untuk kebutuhan oksigen dimulai pelayanan isi ulang masyarakat dan puskesmas. oksigen 24 jam setiap harinya. “Mobil ini dilengkapi Depo layanan pengisian ulang tabung kecil 1 m3 beserta oksigen secara gratis di Baregulatornya sejumlah 20 korwil Jember ini dapat mebuah. Juga ada tabungnya layani masyarakat untuk Kab. yang besar untuk menukarkan Jember, Kab. Lumajang, Kab. tabung oksigen yang kosong Bondowoso, Kab. Situbondo, misalnya di puskesmas atau dan wilayah Banyuwangi rumah-rumah warga yang iso- Barat. man,” tegas Khofifah. Bagi yang ingin memanLayanan mobil ini akan faatkan layanan ini mereka memberikan layanan gratis hanya cukup mendaftar secara bersifat emergency yang akan online, di http://infocovid19. lebih cepat menjangkau ke jatimprov.go.id/. Di web itu masyarakat. Dengan harapan akan langsung terbuka form
refill oksigen gratis. Di form tersebut akan diwajibkan mengisi nama, NIK, alamat domisili, dan kewajiban mengunggah hasil tes PCR atau antigen. Lewat website itu pula nanti akan terdapat pilihan tempat dan waktu pengambilan oksigen agar tidak terjadi antrean. Atau juga bisa menghubungi call center di 1500117. Dengan mendaftar tersebut maka petugas akan menginfokan pada pukul berapa warga bisa mengambil refill oksigen ke lokasi yang ditentukan. Prinsipnya pemprov ingin memudahkan akses, jika kesulitan akses aplikasi silakan datang langsung dengan membawa identitas yang diperlukan khususnya KTP dan bukti swab positif atau keterangan sedang isoman atau isoter. “Kita terus berikhtiar untuk memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat Jawa Timur yang membutuhkan, dalam hal ini oksigen. Alhamdulillah saat ini pertambahan kasus harian covid-19 di Jatim sudah mulai menurun, dan semoga akan terus menurun,” kata Khofifah. (fan)
SIDOARJO (GN)-Warga Sidoarjo yang akan membayar oajak daerah bakal semakin mudah dengan inovasi pelayanan publik dari Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD). Inovasi itu bernama Drive Thru pelayanan pembayaran pajak daerah. Pembayaran pajak daerah dengan menggunakan sistem Drive thru yang di launching oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Achmad Zaini
Mobil...
ya sangat besar. Pendapatan pajak daerah menyumbang 60,68 persen dari realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah tahun 2020 sebesar 1,8 triliun rupiah,” terangnya. Sedangkan target pendapatan pajak daerah tahun 2021, lanjut Zaini, nilainya mencapai 957,9 miliar rupiah. Realisasi pajak daerah yang sudah masuk ke kas daerah tahun 2021 sampai dengan tanggal 9 Agustus mencapai 533 miliar
rupiah atau 55,64 persen. Adanya pandemi Covid - 19 cukup berimbas pada penerimaan pajak daerah tahun 2020 dan tentunya berimbas pada pendapatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sekda Zaini berharap pandemi segera berakhir sehingga realisasi penerimaan pajak bisa meningkat. Mantan Kepala Bappeda itu menjelaskan bahwa terdapat 9 jenis pajak daerah yang dipungut dan dalam
Mantan..
► Sambungan hal 1
Video ini kini viral telah dionton 12 juta kali dan diunggah ulang oleh beberapa akun Instagram, salah satunya akun @smart.gram, Sabtu (7/8/2021). Dalam awal video itu menayangkan pemilik akun @dhianassyfa sedang duduk di kursi tamu undangan tak kuasa menahan kesedihan menyaksikan mantannya menikah dengan temannya. "3 Tahun jagain jodoh sa-
Inilah...
► Sambungan hal 1 tepatnya Pegunungan Arfak. Perlu diketahui, peta zonasi risiko daerah dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator-indikator yang digunakan antara lain: 1) Penurunan jumlah kasus positif & probable pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
GN/Istimewa
Sekdakab Sidoarjo, Achmad Zaini menjajal layanan pajak drive thru.
realisasinya masih perlu dioptimalkan potensinya. Oleh karena itu, hadirnya pelayanan pajak Drive thru sebagai
upaya Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) dalam meningkatkan penerimaan ditengah pandemi Covid-19. win
habat," tulisnya dalam video tersebut dikutip VIVA, Minggu (8/8/2021). Dhianassyfa yang duduk menutupi matanya dengan tisu dan ditenangkan oleh temannya dengan mengusapusap punggungnya. Wanita ini sendiri hadir karena ia diminta juga menjadi bridesmaid dalam pernikahan temannya itu. Tak kuat menahan kangennya, ia akhirnya memberanikan diri bangun dari tempat duduknya menuju ke pelaminan. "Minta foto buat
yang terakhir mumpung lagi sepi," tulis Dhianassyfa dalam keterangan video tersebut. Ia pun melangkahkan kakinya ke depan, ada pihak temannya mengejar untuk menahannya, tapi tidak jadi. Dhianassyfa pun sampai ke pelaminan saat kedua mempelai sedang ngobrol santai. Ia meminta izin ke pengantin pria, sebagai mantannya, untuk minta foto berdua. Lalu pengantin pria ini berdiri dan merapikan peci pengantinnya. Terlihat pengantin wanita juga ikut terlibat ngobrol singkat.
Saat proses izin minta foto dimulai hingga selesai ada pemandangan yang kurang enak. Pengantin wanita ini tampak merasa tidak rela menyaksikan suaminya foto dengan mantannya. Pengantin wanita ini kadang memilih mengalihkan matanya ke arah lain dan sesekali melihat handphone yang ada di tangannya. "Tapi mukanya ga bisa bohong," jelas Dhianassyfa memberikan keterangan saat video menayangkan wajah pengantin wanita ini. (vvc)
2) Jumlah kasus aktif pada pekan terakhir kecil atau tidak ada 3) Penurunan jumlah meninggal kasus positif pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak 4) Penurunan jumlah meninggal kasus suspek pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak 5) Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak 6) Penurunan jumlah kasus suspek yang dirawat di
RS pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak 7) Persentase kumulatif kasus sembuh dari seluruh kasus positif 8) Insiden Kumulatif kasus positif per 100,000 penduduk 9) Kecepatan Laju Insidensi (perubahan insiden kumulatif) per 100,000 penduduk 10) Mortality rate (angka kematian) kasus positif per 100,000 penduduk Per kemarin, dalam sehari tambahan kasus positif di
Indonesia sebanyak 39.532 orang. Sehingga totalnya menjadi 3.607.863 kasus. Kasus aktif turun 10.935 menjadi 507.375. Ada 237.556 spesimen dan tercatat ada 196.829 suspek. Kasus sembuh bertambah 48.832 orang. Secara total, kasus sembuh bertambah menjadi 2.996.478 orang. Kemudian kasus kematian bertambah 1.635. Ini membuat total kematian selama Covid-19 mewabah menjadi 104.010 orang. (CNBC Indonesia)
MADURA
4
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
Tahlil dan Doa Untuk Ibunda Bupati Baddrut Tamam
Sosok Nyai Hj Maftuhah Binti KH Djufri Marzuqi
Selama 7 Hari Digelar di 50 Masjid dan Ponpes PAMEKASAN (GN) – Tahlil dan doa bersama atas meninggalnya ibunda Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Nyai Hj Maftuhah Jufri digelar di berbagai tempat. Tahlil dan doa bersama akan digelar selama satu minggu sejak hari petama meninggalnya almarhumah, Jumat (6/8/21) hingga hari ketujuh Kamis (12/8/21). Bukan hanya di Pendopo Ronggosukowati yang dilakukan Pemkab Pamekasan secara virtual, namun juga digelar di puluhan masjid dan mushala. Tidak hanya di Pamekasan, tahlil dan doa bersama itu juga digelar di masjid yang di bawah naungan sejumlah pesantren di Kabupaten Sumenep, Sampang, dan Bangkalan. Bahkan juga digelar oleh sejumlah pondok pesantren yang ada di luar Madura. “Semua laporannya ada sekitar 50 masjid dan pondok pesantren yang antusias melaksanakan tahlil bersama dan sebagian dilaksanakan secara virtual untuk mendoakan
ibunda bapak Bupati Pamekasan,” kata Arif Firmansyah Kabid Pengelola Media dan Komunikasi Diskominfo Pamekasan, kemarin. Semasa hidupnya, kata Arief, almarhumah Nya Hj Maftuhah dikenal dengan sosok nyai yang alim, santun, dan murah senyum. Tak mengherankan
bila puluhan pondok pesantren dan masjid di Madura dan luar Madura khususnya di Jawa Timur ikut mendoakan kepergian almarhumah. Meski demikian, Arif menegaskan bahwa pelaksanaan tahlil dan doa bersama diberbagai tempat itu tetap harus menghindari terjadinya pen-
umpukan massa sebagai upaya memutus penyebaran covid-19. Karena itu ada sebagian lokasi tahlil dan doa bersama digelar secara virtual, seperti yang dilaksanakan di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan. “Untuk daerah Pamekasan dan Sumenep terdapat sekitar 35 pondok pesantren dan
masjid yang melaksanakan tahlil dan doa bersama untuk almarhumah. Demikian juga di beberapa titik di Sampang dan Bangkalan. Bahkan, doa untuk ibunda Bupati Pamekasan tersebut juga terlaksana di luar Madura,” ungkapnya. Keantusiasan masyarakat dan para tokoh berpartisipasi menggelar tahlil dan doa bersama, lanjut Arief, tetap harus mematuhi protocol kesehatan covid-19 serta aturan kesehatan lain. “Karena itu kami menghimbau kepada masyarakat yang mengikuti tahlil bersama dimanapun tempatnya tetap mematuhi protocol kesehatan,’’ pintanya. Almarhumah Nyai Hj Maftuhah Binti KH Djufri Marzuqi wafat di usianya yang ke 72 tahun, Jumat (8/8/221) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Jenazah dimakamkan di pemakaman keluarga di kompleks Pondok Pesantren Az Zubair Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan Pamekasan. mas
Jangankan Duduk Bersama, Bupati Baddrut Tamam Takut Pakai Sandal Ibunda PAMEKASAN (GN) – Ibunda Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Nyai Hj Maftuhah Binti KH Djufri Marzuqi wafat pada Jumat (6/8/2021) pagi dini hari sekitar pukul 01.30 WIB di rumah duka kompleks Pondok Pesantren Azu Zubair Tlanakan Pamekasan.Almarhumah dimakamkan di kompleks pemakamaan keluarga kawasan pesantren tersebut, Jumat pagi. Kabar wafatnya Nyai Hj Maftuhah ini awalnya tersebar secara berantai melalui WAG Jurnalis Pamekasan, Jumat pagi dini hari. Yang disampaikan langsung oleh Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Pamekasan Sigit Priyono. “Innalillahi wainna ilaihi rajiun, telah meninggal dunia Nyai Siti Maftuhah Ibunda Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosa dan diterima segala amal baiknya,” tulis Sigit di WAG Jurnalis Pamekasan. Sedangkan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam sendiri yang juga menjadi anggota dalam WAG Jurnalis Pamekasan itu tidak banyak komentar. Namun dia berharap agar masyarakat memaafkan atas segala khilaf dan salahnya. “Atas nama keluarga saya mohon maaf jika ibu kami ada salah,” kata Baddrut Tamam. Baddrut Tamam mengakui kalau sang ibu sakit dan dirinya merawatnya. Dalam sebuah acara bersama kalangan pers di Pamekasan pada minggu akhir bulan Juli lalu Baddrut Tamam pernah menyampaikan bahwa sang ibu tengah sakit. “Ibu saya sedang sakit, jadi saya sekarang harus merawat ibu juga,” katanya saat menghadiri acara syukuran HUT salah satu media di Jalan Kabupaten Pamekasan Kamis (22/7/21) lalu. Bagi Baddrut Tamam Nyai Hj Maftuhah merupakan sosok yang spesial. Dia mengaku sangat takzim kepada ibundanya. Bahkan duduk sejajar dengannya, Baddrut Tamam mengaku tidak mau. Dia lebih memilih duduk di bawah dan mempersilahkan ibunya duduk diatas kursi.“Jika ibu saya duduk di kursi, saya berupaya untuk duduk di bawah atau di lantai. Dan saya juga takut untuk sekedar misalnya mengenakan sandal beliau,” ungkapnya. Baddrut Tamam mengaku bahwa sang ibu merupakan sosok yang mendidik secara langsung didalam rumah tangga sejak kecil. mas
Bulan Agustus, Bantuan Alat-Alat Pertanian Diserahkan Pada Petani PAMEKASAN (GN)-Pemkab Pamekasan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) merencanakan bantuan alat alat pertanian yang anggarannya berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) akan diserahkan pada masyarakat pada pertengahan atau paling lambat minggu ketiga bulan Agustus ini. Bantuan alat-alat pertanian yang jumlahnya mencapai ratusan itu akan diserahkan secara besamaan dalam satu momentum acara. Bantuan ratusan alat alat pertanian itu berupa aneka macam alat pertanian dengan segala macam peruntukannya yang berbeda. “Insya Allah nanti akan diserahkan pada bulan Agustus ini pada pertengahan Agustus atau minggu ke tiga Agustus. Semoga akan berjalan aman lancar dan tidak ada kendala,” kata Achmad Suaidi Kepala Bidang Produksi DKPP Pamekasan, mendampingi Kepala DKPP Ajib Abdulllah, Selasa (3/8/21). Alat-alat pertanian yang akan diserahkan tersebut, kata Suaidi, antara lain handtraktor. Alat ini akan diberikan melalui kelompok tani yakni kepada tiga kelompok
GN/Masdawi
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian segera menyerahkan bantuan alat pertanian bulan ini.
tani yang ada di tiga kecamatan, meliputi Kecamatan Pasean, Kecamatan Pakong dan Kecamatan Pademawu dengan jumlah sebanyak 165 handtraktor. Selain handtraktor, lanjut Suaidi, juga akan diserahkan bantuan bagi petani berupa pompa air sebanyak 30 unit. Lalu juga bantuan kultifator sebanyak 10 unit dan hand spryer sebanyak 150 buah. Penyerahannya akan dilakukan dalam waktu yang bersamaan dengan bantuan bantuan lainnya. Suaidi menegaskan bahwa terse-
but merupakan bantuan yang diberikan pada petani dalam rangka memudahkan berbudidaya segala macam tanaman, apakah itu tanaman pangan maupun jenis tanaman lainnya, tidak spesifik hanya untuk tanaman tembakau saja. “Penyebabnya karena setelah selesai musim tanam tembakau para petani itu akan beralih ke musim tanam tanaman pangan, sehingga keberadaan alat alat pertanian itu juga bisa maksimal membantu para petani diluar musim tembakau,” jelasnya. adv,mas
PANTURA
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
PPKM LAMONGAN MASIH BERLANJUT
Pendapatan Sopir Angkot Terjun Bebas LAMONGAN - Pandemi COVID-19 belum berakhir dan penerapan PPKM berkepanjangan, berdampak pada sektor transportasi. Para pekerja di sektor jasa angkutan umum sepi penumpang sehingga membuat pendapatan mereka juga turun drastis. Salah satu sopir Mobil Penumpang Umum (MPU) atau sopir angkot Lik Gunawan (43) mengaku, selama beberapa bulan diberlakukan PPKM sangat jarang mengoperasikan MPU-nya karena sepinya penumpang. Lik yang memiliki trayek Paciran-Tuban ini mengaku, pendapatan mereka menurun sangat drastis. “Hasil yang kita dapatkan tidak cukup untuk menanggung biaya kebutuhan setiap harinya. Dari rumah bilangnya pamit kerja, tapi ketika narik kita sepi penumpang, dan pulang tidak bawa apa-apa. Terpaksa harus ngebon (Utang) dulu, capek cari penumpang akhirnya,” kata Lik Gunawan, Rabu (11/8/2021). Lik mengatakan, hari-harinya lebih banyak dihabiskan untuk sekadar nongkrong di pangkalan MPU atau Terminal Paciran bersama teman-
Seorang penumpang saat membayar saat turun di lokasi tujuan.
temannya untuk menghibur diri. Selama 26 tahun menjadi sopir MPU, cerita Lik, pandemi tahun ini adalah yang terparah. “Sehari dapat uang Rp 20 ribu saja untunguntungan,” akunya. Hal yang sama juga dikeluhkan sopir MPU jurusan Babat-Surabaya. Salah satu sopir angkot, Udin mengaku, dulu mereka beroperasi dari Babat sampai ke Surabaya,
kini mereka hanya separuh jalan, dari Babat ke Lamongan. “Sepi mas, mau narik agak jauh juga sepi, buat beli bensin saja kurang,” katanya. Tak hanya para sopir MPU yang mengeluh sepinya penumpang, pekerja transportasi lain juga mengeluhkan hal yang sama seperti yang dialami Suwamin (60) warga Kelurahan/Kecamatan Brondong yang bekerja sebagi
mandor angkutan. Suwamin mengaku, Ia dan teman-temannya sangat terdampak adanya pandemi dan pemberlakuan PPKM yang diterapkan oleh pemerintah. “Kami berharap kepada pemerintah agar nasib para pekerja di jasa angkutan ini diperhatikan dan segera diberikan solusi,” imbuh Suwamin yang menyebut ia memang pernah diberi bantuan tapi
tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari. Sepinya kendaraan umum ini diakui penarik retribusi kendaraan umum Dishub Lamongan, Subianto. Dia menyebut omzet yang didapatkan mengalami penurunan sangat signifikan. Menurutnya, hal itu tak lepas dari adanya kebijakan PPKM yang diberlakukan.det
Limbah TPST Samtaku Diolah Jadi Bahan Kaos
LAMONGAN (GN) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Lingkungkan Hidup (DLH) terus mencetuskan berbagai inovasi. Salah satunya menjadikan limbah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sampahku Tanggung Jawabku (Samtaku) sebagai bahan untuk membuat kaos. “Saat ini kita mengembangkan pengolahan limbah plastik untuk dijadikan bahan kaos. Jadi potensi ini akan kita maksimal-
kan lagi. Limbah sampah tidak hanya bisa ditukar dengan uang tapi nilai ekonomisnya kita tingkatkan lagi,” ungkap Kepala DLH Lamongan, Anang Taufik, Rabu (11/8/2021). Kepala DLH Lamongan Anang Taufik saat memaparkan evaluasi kinerja Perangkat Daerah dan pengelolaan sampah di Ruang Kerja Bupati Lamongan. Demi mensukseskan hal tersebut, Anang Taufik mengaku, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Lamongan
Pejabat DLH Lamongan saat memaparkan evaluasi kinerja di Ruang Kerja Bupati Lamongan.
Yuhronur Efendi (YES), terkait inovasi dalam pengelolaan sampah, saat pihaknya memberikan
pemaparan evaluasi kinerja Perangkat Daerah di Ruang Kerja Bupati Lamongan, pada selasa
(10/8/2021) kemarin. Diketahui, evaluasi kinerja perangkat daerah itu secara rutin dilakukan untuk mengetahui bagaimana kinerja OPD di tahun berjalan dalam pencapaian target RPJMD tahun 2016-2021. Pemaparan Evaluasi Kinerja dilakukan bergilir oleh tiap Kepala OPD dihadapan Bupati YES, Tim Penilai dan Tim Independen yang akan dilaksanakan sampai dengan Akhir Bulan Agustus 2021.bej
5 KESEHATAN
Belasan Nakes Tuban Meninggal Covid-19 TUBAN (GN) – Penyebaran virus Covid-19 bisa dirasakan siapa saja. Di Tuban, tidak sedikit tenaga kesehatan (nakes) yang gugur selama pandemi Covid-19. Di Kabupaten Tuban sendiri, belasan nakes tak terselamatkan karena terpapar virus asal Wuhan itu sejak pandemi melanda Indonesia tahun lalu. “Sejauh ini sudah ada tujuh dokter yang meninggal karena terpapar Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo, Rabu (11/8/2021). Dijelaskan Bambang, selain dokter, juga ada perawat dan bidan yang meninggal juga karena terinfeksi Covid-19. Tercatat ada 10 orang bidan dan perawat yang gugur. Mereka yang gugur telah berjuang Bambang Priyo Utomo untuk sembuh, namun takdir berkata lain. Sementara untuk saat ini, ada sekitar 120 perawat dan bidan di semua Puskesmas yang terpapar Covid-19. “Untuk nakes terpapar yang masih menjalani isolasi ada sekitar 120 orang, tetapi rata-rata sudah hampir 10 hari isolasi,” tuturnya. Sekadar diketahui, berdasarkan update data persebaran Covid-19 per 11 Agustus 2021, jumlah kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 ada sebanyak 6.856 orang, dan jumlah terkonfirmasi sembuh sebanyak 5.682 orang. Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 884 orang, dan pasien yang masih dirawat sebanyak 290 orang. trb
PENDIDIKAN
PPKM Turun Level 3, Sekolah Tetap Daring TUBAN (GN) – Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Tuban yang semula masuk level 4 kini mulai turun di level 3. Meski demikian, pemerintah kabupaten (Pemkab) Tuban tidak ingin gegabah memberikan kelonggaran pembatasan kegiatan di semua sektor. Pemkab setempat tetap memberikan pengetatan terhadap masyarakat yang berkerumun. Bahkan, rencana lembaga pendidikan akan menerapkan sistem pembelajaran tatap muka (PTM) juga urung dilakukan, dan tetap memberlakukan sistem daring. Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyampaikan, untuk pembelajaran tatap muka (PTM) belum diperbolehkan. Sehingga yang ada saat ini pembelajaran masih menggunakan sistem daring atau online. “Sekolah masih berlangsung daring,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (11/8/2021). Ia menjelaskan, pihaknya tentu masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat terkait berlangsungnya pembelajaran tatap muka. Sebab, tentu akan ada poin-poin yang dituangkan secara teknis mengenai pembelajaran di tengah pandemi. “Terkait pembelajaran tatap muka kita menunggu instruksi dari pusat, yang jelas untuk saat ini masih daring,” pungkasnya. trb
LAMONGAAN LARANG GELAR LOMBA AGUSTUSAN
Dahulukan Keselamatan, Bupati Cemaskan Klaster Agustusan
Tidak lama lagi Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan ke 76 pada 17 Agustus 2021. Biasanya menjelang hari itu, masyarakat memeriahkan dengan mengadakan berbagai lomba di kampung-kampung. Untuk tahun ini, kemerisaan agustusan bakal sulit dilihat seperti di Lamongan.
Suasana menyambut peringatan Hari Kemerdekaan RI dengan beragam kegiatan tampaknya bakal sulit dilihat. Bahkan, acara rutin lomba Agustusan untuk sementara tidak bisa digelar. Padahal, suasana kebersamaan sebagai sesama anak bangsa lewat tradisi lomba-lomba itu sangat dinanti-nanti anak-anak. Kemeriahan itu hanya sementara akan ditiadakan, dan hal ini sudah menjadi keputusan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Sebelumnya, bupati juga melarang adanya berbagai kegiatan yang melibatkan dan mendatangkan banyak orang. Peringatan Yuhronur itu bukan tanpa sebab. Dikhawatirkan jika ada kegiatan dan menimbulkan kerumunan, akan berpotensi membuat klaster
Bupati Lamongan saat memberikan wejangan saat memimpin upacara PNS.
baru dalam lomba-lomba 17 Agustusan. “Ini menjelang Agustusan (HUT RI ke-76), maka kitaharus ekstra hatihati, jangan sampai ada perayaan yang menjadi klaster baru (Covid-19),” kata Yuhronur, saat dimintai komentarnya menjelang HUT RI di masa Pandemi Covid-19, Rabu (11/8/2021). Yuhronur menegaskan bahwa pemda tidak ingin ada klaster baru lagi karena saat ini kasus Covid-19 di Lamongan sudah berkurang. Karena itu, ia menilai keselamatan warga lebih penting sehingga tidak ingin kegiatan Agustusan itu malah memantik baru. “Kita harus menjaga, bahwa Lamongan sudah mulai membaik. Ini harus tetap diwaspadai
karena itu juga membutuhkan perhatian semua elemen masyarakat, “ tegasnya. Dibeberkan pula, peta zonasi Covid-19 di seluruh kecamatan di Lamongan juga semakin membaik dan tinggal menyisakan 1 kecamatan yang berstatus zona merah yakni Kecamatan Lamongan. Selain itu, peta zonasi yang diperbarui setiap pekan itu menyebutkan jika ada 14 kecamatan di Lamongan dengan berstatus zona kuning dan 12 kecamatan masuk zona oranye. Yuhronur juga terus meminta pendataan, pihak mana saja yang terdampak Covid-19. Masyarakat terdampak harus mendapat bantuan. “Saya minta untuk didata semuanya. Kemudian dari
efek-efek yang muncul itu, sekarang treatment-nya yang sudah berjalan apa. Ini butuh detail, “ ujarnya. Ya n g j u g a d i i n g a t k a n Yuhronur adalah terkait data anak yatim piatu yang ditinggal meninggal orangtuanya karena Covid-19. Jangan sampai ada anak keluarga korban Covid-19 yang lepas dari perhatian. Termasuk urusan pendidikannya hingga masa depan, karena ada beasiswa untuk anak-anak itu. Dan tidak lupa ia mendorong selalu ada update angka kematian itu. “Dari yang meninggal siapa saja, berapa anak yatim yang hari ini butuh pertolongan. Ini penting dan harus,” tambahnya. trb
surabaya
6
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
Surabaya Gelar Vaksinasi Massal 67 Lokasi
SURABAYA (GN) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memasifkan akselerasi atau percepatan vaksinasi Covid-19. Bahkan, pemkot bersama TNI dan Polri bakal menggelar serbuan vaksinasi massal secara serentak di 67 titik lokasi yang tersebar di 31 wilayah kecamatan Surabaya. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, vaksinasi massal dosis 2 sinovac ini digelar secara serentak mulai 12 - 14 Agustus 2021 di 67 titik yang tersebar di 31 wilayah kecamatan Surabaya. Targetnya, adalah warga Surabaya yang sebelumnya mengikuti vaksin dosis I di Gelora 10 November, dan Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada di Surabaya. “Vaksinasi di kecamatan berdasarkan undangan karena kita berusaha untuk menghindari kerumunan. Makanya untuk pelaksanaannya kita bagi di berbagai titik,” kata Eri di Balai Kota Surabaya, Rabu (11/8/2021). Wali Kota Eri mengungkapkan, bahwa serbuan vaksinasi massal ini merupakan hasil kerjasama antara pemkot dengan TNI dan Polri. Pihaknya menargetkan, vaksinasi yang disiapkan sebanyak 218.610 dosis tersebut, pelaksanaannya dapat rampung pada Sabtu (14/8/2021). “Semoga besok bisa berjalan lancar dan menunjukkan kebersamaan. Insya Allah minggu depan (pasokan vaksin) turun lagi, jadi kita bisa melakukan vaksin (dosis) pertama lagi,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Di-
SUMENEP TRANSPORTASI
KAI Wajib Sertakan Sertifikat Vaksin SURABAYA (GN) - Penumpang kereta api jarak jauh di wilayah Daerah Operasi (Daop) VIII Surabaya, wajib menyertakan sertifikat vaksin minimal dosis pertama. Aturan itu berlaku sejak aturan PPKM Level 4 Jawa-Bali diperpanjang hingga 16 Agustus. Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, kewajiban menunjukkan sertifikat vaksin itu bagian dari penyesuaian terhadap operasional perjalanan KA di masa perpanjangan PPKM. “Penyesuaian itu untuk mengakomodasi para pelanggan yang membutuhkan mobilitas dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” kata Luqman. Aturan itu, kata dia, mengacu pada SE Kemenhub No.58 tahun 2021 yang bertujuan menekan angka paparan Covid-19 dan komitmen KAI dalam mendukung langkah pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui PPKM. Syarat lain yang disesuaikan, masing-masing wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR (2x24 jam) atau RTAntigen (1x24 jam), kemudian pelanggan usia di bawah 12 tahun dibatasi untuk sementara, dan pelanggan di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin serta pelanggan di bawah 5 tahun tidak diwajibkan RT PCR maupun Antigen.sir
PPKM SUMENEP DIPERPANJANG
24 Mal Mulai Beroperasi
Warga silih berganti antre menerima suntikan vaksin beberapa waktu lalu.
nas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita menjelaskan, bahwa serbuan vaksinasi sinovac dosis II yang dimulai pada Kamis (12/8/2021) hari ini, pesertanya merupakan warga yang telah menerima undangan. “Jadi acara untuk besok itu pesertanya adalah undangan, semua untuk dosis dua yang mendapatkan undangan. Jadi yang tidak mendapatkan undangan saya pesan agar tidak hadir di lokasi untuk mencegah kerumunan,” kata Feny sapaan lekatnya.
Oleh karena itu, Feny berpesan kepada warga yang belum menerima undangan agar tidak perlu khawatir. Sebab, serbuan vaksinasi akan terus digelar secara bertahap di Kota Surabaya, baik itu dosis satu maupun kedua. “Karena kita lakukan bertahap supaya tidak terjadi kerumunan. Jadi kita juga atur jamnya, kita juga pakai undangan agar tidak terjadi kerumunan,” katanya. Feny menjelaskan, serbuan vaksinasi yang berlangsung tiga hari itu bakal digelar
serentak mulai pukul 08.00 - 16.00 WIB. Lokasinya, berada di Lapangan Thor, Islamic Center Surabaya dan tersebar di seluruh wilayah kecamatan se-Surabaya. Sedangkan untuk petugasnya, merupakan gabungan dari jajaran pemkot, TNI, Polri, relawan hingga perguruan tinggi. “Jumlah (dosis) per lokasi itu bervariasi, ada yang 2000 ada yang 3000 dosis. Untuk pesertanya itu yang sebelumnya mengikuti vaksinasi di G10N dan seluruh Faskes
yang ada di Surabaya,” ungkapnya. Dalam sehari, pihaknya menargetkan, vaksinasi ini menyasar kepada 65 ribu jiwa. Tentunya peserta vaksin yang datang ini sebelumnya telah menerima undangan sesuai dengan jadwal pelaksanaan. “Jadi sekitar 65 ribuan (dosis) khusus untuk besok. Pelaksanaannya ini tiga hari, jadi total ada 218.610 dosis yang disiapkan. Karena tiap hari kan berbeda juga (dosis),” pungkasnya. pur
SURABAYA (GN)-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 resmi diperpanjang hingga 16 Agustus 2021 mendatang. Namun, sejumlah mal di Kota Surabaya diperbolehkan beroperasi kembali. Mal mal itu antara lain Tunjungan Plaza, Pakuwon city mall, Royal Plaza, Pakuwon Mall, Galaxy Mall, Plasa Marina, WT, ITC Surabaya, Lenmarc Mall, Kaza Mall, CIty of Tomorrow, Ciputra World Surabaya. Lalu Pasar Atom Mall, Darmo Trade Center, Plaza Surabaya, Maspion Square, BG Junction, Lagoon Avenue Mall, Food Junction, Jembatan Merah Plasa/JMP, Pusat Grosir Surabaya/PGS, PTC, Grand city dan Spazio. Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja (APPBI) Jawa Timur Sutandi Purnomo mengatakan setidaknya ada 24 mal di Surabaya yang diizinkan buka. Namun, pembukaan mal harus diiringi dengan sejumlah aturan ketat. Pertama, semua pekerja dan pengunjung mal harus vaksinasi covid-19, minimal telah mendapatkan dosis pertama. Kedua, setiap orang yang hendak masuk ke mal harus download aplikasi PeduliLindungi. Melalui aplikasi itu pengunjung diminta untuk memindai QR code yang ada di tiap pintu masuk mal. “Semua pengunjung dan pekerja di 24 mal wajib download aplikasi PeduliLindungi,” kata Sutandi, kemarin. Jika pengunjung telah menjalani vaksinasi dan memenuhi sejumlah syarat lain. cni
PEMERINTAH KOTA SURABAYA Pakai APD Lengkap, Walikota Eri Cahyadi Keliling Semangati Warga Isoman Perhatian Walikota Surabaya Eri Cahyadi kepada warga yang terkena Covid-19 begitu besar. Terbaru, dia mendukung dan menye mangati warga yang isolasi mandiri (isoman) di rumah sehat, Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) hingga di Hotel Asrama Haji (HAH). Dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, ia pun ikut senam pagi bersama warga di HAH. Pagi itu, warga yang dirawat di HAH sedang bersiap untuk senam pagi. Walikota Eri pun datang bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan menggunakan APD lengkap. Ia juga sempat menyapa warga dan memberikan bingkisan kepada anak-anak yang menjalani isolasi di HAH itu. Setelah itu, ia nimbrung ikut gerakan senam pagi. Bahkan, ia juga sempat memimpin gerakan senam itu. Berbagai gerakannya begitu luwes meski masih memakai APD. Sebelum menyemangati warga di HAH, Walikota Eri bersama jajarannya sudah menyemangati warga yang isolasi mandiri di Rumah Sehat Tambaksari dan juga di RSLT Kedung Cowek Surabaya. Kedatangannya ke tempat-tempat isolasi itu karena dia ingin menunjukkan bahwa Covid-19 itu adalah penyakit yang bisa disembuhkan kalau sejak awal ditangani dengan baik dan tidak terlambat. “Saya juga ingin menunjukkan bahwa Covid-19 itu bukan penyakit yang harus dijauhi atau orang yang kena Covid-19 harus dikucilkan, bukan seperti itu. Tapi, Covid-19 ini bisa cepat disembuhkan kalau
Walikota Eri Cahyadi memberi bingkisan di RS Lapangan Tembak.
Senam di depan Hotel Asrama Haji.
sejak awal ditangani. Makanya, saya minta tolong kalau ada warga yang terkena Covid-19 jangan sampai dikucilkan, mereka harus disupport dan diberi semangat supaya cepat sembuh,” kata Walikota Eri. Setiap kali berkunjung ke tempat isolasi, Walikota Eri meminta kepada warga yang isoman itu untuk selalu berpikir positif dan tidak perlu memikirkan apa-apa dalam menghadapi penyakit ini. Bahkan, ia juga meminta warga untuk selalu bahagia. Sebab, kalau sudah bahagia, imunnya bisa naik dan Insyaallah bisa segera sembuh dan kembali lagi ke keluarganya masing-masing. “Saya harap saudara-saudara saya yang beragama islam, diperbanyak saja sholawatnya. Kalau yang agama lain, monggo diperbanyak doa dan dzikirnya dengan
kepercayaannya masing-masing. Pokoknya harus dibuat bahagia dan jangan pernah berpikir negatif, pikirannya harus diyakinkan bahwa saya pasti sehat, sehat, dan sehat. Insyaallah pikiran jenengan itu adalah obat untuk kesehatan,” ujarnya. Walikota Eri juga memastikan bahwa ia bersama seluruh warga Surabaya lainnya akan terus mendoakan warga yang saat ini tengah terpapar Covid-19 dan sedang berjuang untuk sembuh. Makanya, ia juga meminta warga yang isoman itu untuk terus berdoa agar segera diberi kesembuhan. “Saya juga berdoa semoga njenengan selalu diparingi sehat dan cepat sembuh. Gusti Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan umatnya. Gusti Allah selalu bersama orang-orang yang sabar,” kata
Walikota Eri sembari mengutip sebuah ayat dalam Al Quran. Ia juga meminta kepada warga yang isoman dan sudah sembuh serta hendak pulang ke rumahnya masing-masing, ia meminta supaya mereka tetap menjaga protokol kesehatan. Bahkan, Walikota Eri juga meminta mereka untuk menyampaikan kepada warga di sekitarnya untuk selalu menjaga protokol kesehatannya, supaya pandemi Covid-19 di Kota Surabaya bisa segera berakhir. “Saya titip nanti kalau sudah pulang, tolong disampaikan kepada warga sekitarnya, sekarang kita waktunya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga tolong kalau mau keluar dan mau kemana pun, tetap dijaga prokesnya, dipakai maskernya, supaya perekonomian di Surabaya
juga bisa jalan,” ujarnya. Sebab, ketika pandemi Covid-19 di Kota Pahlawan mulai mereda, ia memastikan akan menggerakkan kembali roda perekonomian Surabaya. Bahkan, ia menargetkan setiap keluarga memiliki pendapatan minimal setara UMK Kota Surabaya atau bahkan Rp 7 juta. Oleh karena itu, kini saatnya bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menggerakkan kembali perekonomian Surabaya. “Ini tugas kita selanjutnya, karena saya tidak ingin warga Surabaya tidak bahagia. Tolong bantu saya, tolong disampaikan ke warga sekitar, ayo kita sehat bersama-sama dan menggerakkan ekonomi Surabaya. Sehat selalu Bapak/Ibu,” kata dia. Selain memberi semangat kepada warga isoman, Walikota Eri juga memberikan semangat kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi garda terdepan dalam merawat pasien Covid-19. Menurutnya, para nakes itu adalah para pahlawan yang telah berjuang tanpa memikirkan dirinya sendiri. “Insyaallah dengan kebersamaan ini, dengan rasa kekeluargaan ini, kita bisa terbebas dari Covid-19. Sekali lagi terimakasih banyak para nakes, terus semangat ya,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Yeni, salah satu warga yang sudah diperbolehkan pulang dari RSLT menyampaikan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada Walikota Eri dan jajaran Pemkot Surabaya, terutama para nakes yang telah merawatnya dengan hati di RSLT. Ia mengaku sebenarnya sudah putus asa ketika dibawa ke RSLT pada tengah malam, karena saturasinya sudah sangat mengkhawatirkan. “Tapi saya bersyukur para nakes dan dokter di sini perhatian banget sama saya. Sekarang saya sudah negatif Pak, ini semua berkat doa Bapak dan warga Surabaya. Saya bangga bisa dirawat di sini, saya menyampaikan terimakasih banyak sudah diperhatikan dan dirawat di sini. Nyawa saya diselamatkan di sini Pak, terimakasih banyak Pak,” kata Yeni sambil sesenggukan menahan tangisnya saat dikunjungi Walikota Eri. Ia mengaku sangat bersyukur sekali sudah bisa selamat dari Covid-19 ini. Makanya, ia pun mengajak kepada semua warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. “Jangan bergerombol dan jangan lepas masker, aduh jangan, sakit Covid-19 itu, jangan sampai ada yang kena lagi,” pungkasnya. adv
ekonomi-bisnis
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
Wajib Masukkan NIK saat Reservasi Tiket Pesawat
JAKARTA (GN) – Aturan menggunakan transportasi udara mengalami revisi seiring perpanjangan PPKM. Terbaru, penumpang pesawat udara diwajibkan mencantumkan No Induk Kependudukan (NIK) pada saat reservasi tiket dalam aturan terbaru Surat Edaran (SE) No 62 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19 yang berlaku mulai Rabu (11/8/2021). Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menjelaskan tujuan penetapan SE ini yaitu mencegah terjadinya penyebaran dan peningkatan penularan Covid-19 dengan cara melakukan pembatasan pelaku perjalanan dalam negeri dengan moda transportasi udara. SE baru Kemenhub ini, tekannya, juga sejalan dengan ditetapkannya Surat Edaran Satgas Covid-19 No 17 Tahun 2021. Sehingga SE sebelumnya No 57 Tahun 2021 otomatis dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. “Surat edaran baru ini mengatur ketentuan bagi Penyelenggara
Angkutan Udara, di antaranya mewajibkan penumpang pesawat udara mencantumkan No Induk Kependudukan [NIK] pada saat reservasi tiket, serta mengimbau penumpang pesawat udara untuk menggunakan Sistem Informasi Satu Data Covid-19 PeduliLindungi,” ujarnya melalui siaran pers, Rabu (11/8/2021). Dokumen syarat perjalanan juga masih diperlukan untuk penerbangan dari atau ke bandar udara Pulau Jawa dan Pulau Bali, serta daerah yang ditetapkan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri sebagai daerah dengan kategori PPKM Level 4 dan PPKM Level 3, wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan. Adapun, penerbangan antar bandar udara di Pulau Jawa dan Pulau Bali selain persyaratan di atas bisa juga dengan menunjukkan kartu vaksin (vaksinasi dosis kedua) dan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen
but mulai berlaku pada Senin (16/8/2021) mendatang. Adapun manajemen BEI menyampaikan sertifikat vaksinasi yang ditunjukkan dapat berbentuk fisik atau yang didapatkan dari aplikasi PeduliLindungi/JAKI. “Sertifikat tersebut ditunjukkan pada saat memasuki gedung BEI atau saat proses penukaran ID,” terang manajemen BEI dalam keterangan
Aturan baru reservasi tiket pesawat udara wajib mencantumkan NIK.
yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Sementara itu penerbangan dari dan ke bandar udara di luar wilayah Pulau Jawa dan Pulau Bali yang ditetapkan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri sebagai daerah dengan kategori PPKM Level 1 dan PPKM Level 2, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RTPCR (sampel maksimal 2x24 jam) atau hasil negatif rapid test antigen (sampel maksimal 1x24 jam) sebelum keberangkatan.
Adapun kewajiban menunjukkan kartu vaksin dikecualikan bagi kondisi kesehatan khusus, maka wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19. Untuk sementara waktu, bagi anak-anak usia di bawah 12 tahun tidak diperkenankan melakukan perjalanan dalam negeri antar batas wilayah administrasi provinsi/kabupaten/
resmi, Rabu (11/8/2021). Adapun kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, yakni mewajibkan vaksinasi pada sejumlah aktivitas. Di antaranya yang pertama, aktivitas kegiatan pada tempat kerja/ perkantoran sektor esensial dan kritikal dan perhotelan non karantina yang diizinkan beroperasi, di atur bahwa
pekerja dan tamu hotel harus telah divaksin. Kedua, kegiatan pada sektor kebutuhan sehari-hari meliputi supermarket, pasar tradisional, pasar rakyat, toko kelontong, pasar swalayan, apotek, toko obat, pasar tradisional yang menjual non kebutuhan sehari-hari. “Termasuk pedagang kaki lima, agen/ outlet voucher, barbershop/ pangkas rambut, laundry, peda-
DPRD KOTA SURABAYA
Komisi A Berharap Penggabungan Kelurahan di Surabaya Lebih Efisien SURABAYA (GN) - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Pertiwi Ayu Khrisna berharap dalam penggabungan alias merger kelurahan, pemkot bisa memberikan perhatian lebih besar pada masyarakatnya. Sebab problem mendasar yang dikhawatirkan berdampak adalah pada administrasi kependudukan dan administrasi lainnya, sebab hal ini bisa berpengaruh pada pengelola dan masyarakat. “ Saya berharap pada Dispendukcapil untuk mempercepat proses pembuatan administrasi pada masyarakat, “ ujar Pertiwi Ayu Khrisna kemarin. Semula Kelurahan Perak Timur dan Kelurahan Perak Utara akan digabung menjadi Kelurahan Tanjung Perak. Yang menyebabkan penggabungan karena jarak kilometer kurang efisiensi. “Dengan pengabungan dua kelurahan menjadi satu kelurahan akan menyebabkan efisiensi dalam anggaran, efektivitas dalam pelayanan, serta sarana dan prasana lebih memadai,” pungkas Ayu. Dijelaskan Ayu sejak 2018 kajian, penelitian, dan sosialisasi penggabungan dua kelurahan tersebut telah diupayakan. Karena itu, pansus berharap pembahasan raperda di Komisi A DPRD Kota Surabaya bisa berjalan lancar. Menurut Ayu, potensi kendala bukan pada proses pembahasan di pansus. Tetapi, potensi masalah paling rentan berada di tingkat bawah. Yakni, ketika ada warga yang merasa belum tersosialisasi dan bingung ketika ada pengumuman perubahan identitas. ’’Karena ini urusan yang paling mendasar,
Investasi
Tiongkok Rencana Bangun Rumah Sakit di Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
kota. Selama pemberlakuan edaran ini, maka penyelenggara angkutan udara wajib menerapkan physical distancing di dalam pesawat udara, maksimal 70 persen kapasitas angkut pesawat kategori jet transport narrow body dan wide body. Juru Bicara Satgas Kemenhub Adita Irawati mengatakan kebijakan baru tersebut nantinya hanya akan berlaku bagi pengguna transportasi udara saja. “Sama dengan SE Satgas, SE Kemenhub ini berlaku mulai 11 Agustus 2021,” katanya. jef, tri
Sertifikat Vaksin Juga Jadi Syarat Masuk BEI
JAKARTA (GN) - Pemerintah resmi memberlakukan sertifikat vaksin sebagai syarat mobilitas seseorang. Adapun syarat penunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 juga berlaku di Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI menyatakan pihaknya mulai mewajibkan syarat vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama untuk memasuki gedung BEI. Aturan terse-
7
Pertiwi Ayu Khrisna
tetapi menyangkut banyak hal,” katanya. Misalnya, masalah kepesertaan BPJS Kesehatan atau penerimaan bantuan sosial dari pemerintah. Hal itu harus mengikuti dalam proses perubahan identitas nanti. ”Pansus ini berbeda dengan pansus yang lain. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Teman-teman di kecamatan dan kelurahan diharapkan ikut membantu prosesnya,” katanya lagi. Sosialisasi yang masif menjadi pekerjaan paling utama dalam rencana penggabungan Kelurahan Perak Barat dan Perak Utara Surabaya. Sebab, penggabungan itu berarti perubahan data alamat di dokumen kependudukan. Tidak hanya menyangkut dokumen kependudukan warga, tapi juga perusahaan. Budi Leksono selaku Sekretaris Pansus Raperda Penggabungan Dua Kelurahan tersebut menyatakan sempat meminta agar pihak kecamatan dan kelurahan tidak hanya melakukan sosialisasi kepada warga. Sebab, kawasan
pelabuhan tidak pernah lepas dari perusahaan-perusahaan di sekelilingnya. ’’Sosialisasi ini penting karena perubahan yang terjadi adalah hal yang paling mendasar. Yakni, identitas,” tuturnya. Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, pihak kecamatan maupun kelurahan sudah bertemu asosiasi pengusaha. Para pemilik usaha pun siap mengurus perizinan lagi. Sebab, identitas tempat usahanya juga bakal berubah. Khususnya alamat usaha. Sementara itu, Camat Pabean Cantian Dewanto Kusumo Legowo mengatakan tahun ini pihaknya tinggal melakukan pendataan tahap akhir. Pihak kecamatan juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terkait perubahan identitas warga. Juga, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain terkait dengan perizinan tempat usaha di wilayah pelabuhan. ’’Kita nanti turun bersama para ketua RT dan RW serta lurah,” jelasnya. adv, pur
gang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain sejenisnya,” tulis rilis BEI. Ketiga, syarat vaksin juga ditetapkan pada kegiatan makan/minum di tempat umum seperti warung makan/ warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan, restoran. Keempat, syarat vaksin untuk kegiatan di pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan. jef, ins
JAKARTA (GN) - Pemerintah mendukung investasi Tiongkok di bidang kesehatan, termasuk membangun rumah sakit di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan bidang kesehatan menjadi fokus pemerintah Indonesia ke depan, terutama dalam upaya menangani pandemi Covid-19. Untuk itu, investasi di bidang kesehatan, seperti pengadaan vaksin, pembuatan alat kesehatan, serta pembangunan rumah sakit internasional, akan mendapat dukungan dari pemerintah. “Tidak ada satu negara pun di dunia yang bisa mengangani pandemi ini sendirian, kita harus menjalin kebersamaan, solidaritas, serta persahabatan antar negara untuk dapat melawan wabah ini ke depan,” kata Menko Luhut di Jakarta, Rabu (11/8/2021). Dia mengungkapkan Tiongkok menjadi salah satu negara yang telah lama menjalin kerjasama dengan Indonesia dan menjadi mitra strategis untuk perekonomian Indonesia. Dukungan Tiongkok kepada Indonesia juga telah ditunjukkan lewat bantuan medis untuk penanganan Covid-19, melalui Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia bahkan beberapa perusahaan Tiongkok di Indonesia. Menko Luhut menjelaskan, Indonesia menerima donasi dalam bentuk alat kesehatan seperti ventilator, oxygen concentrator, oxygen nasal cannulas, dan oxygen face mask, yang menjadi alat krusial dalam melawan varian Delta yang kian menular di Indonesia saat ini. Terkait dengan itu, Menko Luhut menyampaikan terima kasih atas donasi yang diberikan Tiongkok kepada Indonesia dalam membantu penanganan Covid-19. Sementara itu, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian, mengatakan bahwa situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia turut menjadi perhatian Pemerintah Tiongkok. Pada 9 Agustus 2021, sebagian barang donasi telah dikirim, sisanya akan sampai pada Jumat (13/8/2021). “Tiongkok dan Indonesia merupakan teman, tetangga, dan juga rekanan yang baik. Dalam menghadapi pandemi, dukungan ini merupakan bukti persahabatan serta solidaritas dari Tiongkok kepada Indonesia,” tutur Xiao Qian. dja
Siasat Warga Berburu Cuan di Tengah Pandemi Covid-19
Return Tinggi, Pasar Modal Jadi Pilihan Investasi Pasar modal menjadi salah satu tren investasi yang meroket di tengah pandemi Covid-19. Kondisi ini mencerminkan Tak heran asa pun mencuat, pasar modal bisa sebagai motor penggerak pemulihan ekonomi nasional. Pandemi Covid-19 membuat mobilitas masyarakat terbatas sehingga terjadi penurunan konsumsi di masyarakat dan berdampak meningkatnya disposable income yang mengendap dalam bentuk simpanan di perbankan. Selain itu, kebijakan fiskal dan moneter juga turut meningkatkan likuiditas di pasar. Kondisi ini menyebabkan masyarakat memilih untuk menyimpan dana berlebih untuk diinvestasikan. Salah satunya kepincut pada instrumen pasar modal. “Masyarakat kini mencari alternatif investasi lain yang memberikan return lebih tinggi, salah satunya instrumen pasar modal,” ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Selasa (10/8/2021). Wimboh menambahkan, antusiasme dan optimisme penghimpunan dana melalui pasar modal yang terjaga saat ini diharapkan dapat menjadikan pasar modal sebagai motor penggerak pemulihan ekonomi nasional. Hingga Juli 2021, kata Wimboh, jumlah investor pasar modal meningkat menjadi 5,82 juta atau meningkat 93 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumya yang didominasi oleh investor ritel berumur di bawah 30 tahun atau investor milenial. “Pertumbuhan investor tersebut mencapai dua kali lipat sejak awal pandemi di mana hal ini mencerminkan tingginya optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia,” ucapnya. Wimboh menyebut bahwa torehan positif pasar modal Indonesia
Keterbatasan mobilitas di tengah pandemi membuat sebagian masyarakat memilih untuk menyimpan dana berlebih untuk diinvestasikan. Salah satunya kepincut pada instrumen pasar modal.
merupakan suatu keberhasilan dan upaya bersama dalam menjaga volatilitas pasar modal agar senantiasa stabil dan terkendali. “Peningkatan jumlah investor ritel tersebut juga merupakan hasil dari transformasi digital yang menjadi kunci utama bagi pendalaman basis investor di pasar modal,” tuturnya. Adapun penghimpunan dana melalui pasar modal hingga 3 Agustus 2021 juga tumbuh sebesar 99,36 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya atau sebesar Rp 117,94 triliun dari 27 emiten baru yang melakukan penawaran umum. Angka ini belum termasuk realisasi IPO perusahaan start-up yaitu Bukalapak yang baru saja efektif per tanggal 6 Agustus 2021 kemarin. PT Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI) mengamini tingginya optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia. Indikasi ini terlihat dari kinerja positif hingga akhir Juli 2021, di mana tercatat rata-rata efisiensi penyelesaian dari mekanisme kliring secara netting untuk nilai transaksi bursa sebesar 59,97 persen. Sementara efisiensi dari sisi
volume transaksi bursa mencapai 66,76 persen. Hal ini mengalami peningkatan dibanding akhir 2020 yang sebesar 55,01 persen dan 61,42 persen. Tak urung Presiden Jokowi turut mengapresiasi jumlah perusahaan yang melaksanakan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang tidak menurun meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19. “Selama pandemi jumlah perusahaan yang melakukan IPO di Bursa tidak menurun, jumlah IPO nya tetap tertinggi di Asean, sampai akhir Juli 2021 tercatat ada 27 IPO baru, capaian yang baik ini telah dicapai selama empat tahun berturut-turut,” ucapnya. Meskipun menorehkan berbagai catatan positif, Jokowi menekankan pentingnya kewaspadaan di kuartal III 2021 yang disebutnya kondisi perekonomian akan lebih berat. Dia menyebut penyebaran Covid-19 varian Delta pada awal Juli telah memaksa negara untuk memperketat mobilitas masyarakat yang tentu saja berdampak pada ekonomi nasional dan ini patut diwaspadai termasuk dari pasar modal. jef, ins
mojokerto - gresik-malang
8
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
Nakes di Mojokerto Mulai Divaksin Dosis 3
GN/istimewa
Bupati Ikhfina Fahmawati meninjau pemberian vaksin bagi nakes.
MOJOKERTO (GN)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mulai memberikan para tenaga kesehatan (nakes) vaksin dosis ketiga sebagai booster. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi ini kepada 458 orang karyawan di RSI Sakinah, Kecamatan Sooko. Vaksin jenis Moderna ini, hanya diberikan bagi para nakes sesuai Surat Edaran Direk-
tur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.01/1/1919/2021 tentang vaksinasi dosis ketiga bagi seluruh tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan. “Vaksin dosis tiga jenis Moderna ini hanya untuk para nakes. Semua jatahnya sudah dibagi pada semua faskes. Pelaksanaan akan dilakukan sendiri-
Penanganan Pandemi Malang Raya Disorot
Malang (GN)-Penanganan pandemic Covid-19 selama pemberlakukan PPKM Level 4 di wilayah Malang Raya mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Malang raya disebut belum optimal menangani COVID-19. Padahal, Kota Malang sebelumnya mendapat pujian dalam menangani COVID-19. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) Luhut Panjaitan di Jakarta, Senin (9/8/2021), mengatakan selama diterapkan kebijakan PPKM level 4, level 3, dan level 2 sudah terjadi penurunan kasus dan perawatan rumah sakit di wilayah anglomerasi Jawa dan Bali, kecuali Malang Raya dan Bali. “Kami akan melakukan intervensi untuk
menurunkan laju penambahan kasus. Tim kami sudah ke sana. Nanti saya juga akan ke sana,” ujarnya. Menanggapi sorotan tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji pun langsung merespons perhatian pemerintah pusat dengan mengumpulkan camat, lurah dan Dinas Kesehatan. Di situ ditemukan beberapa data pasien sembuh yang ternyata belum terupdate. “Ternyata masih banyak data yang belum terinput secara maksimal. Terutama berkaitan dengan data kesembuhan pasien. Hal itu mempengaruhi penilaian data secara keseluruhan,” kata Sutiaji kepada wartawan, Rabu (11/8/2021). Sutiaji mengakui ada ban-
Sutiaji
yak tambahan kasus COVID-19 baru di Kota Malang beberapa hari terakhir. Namun penambahan kasus baru, juga diiringi dengan kesembuhan pasien COVID-19 yang cukup banyak. Selain itu, kata Sutiaji, ada kendala yakni keterlambatan input data. Karena terlambat, laporan data semestinya
diinput hari ini. Harus mundur atau tertunda dan diikutkan data keesokan harinya bahkan lusa. Hal itulah yang menyebabkan penambahan kasus seolah tak terkendali. “Padahal sebenarnya data nama yang dimasukkan itu orangnya sudah sembuh. Makanya kami kumpulkan semua puskesmas dan camat untuk saling mencocokkan data ini,” tegasnya. Wali Kota Sutiaji memastikan akan menyiapkan perbaikan data dalam waktu dekat, dan akan ditunjukkan saat Menko Marvest Luhut Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir, datang ke Malang, lusa atau Jumat (13/8/2021). “Tentu kami siapkan data terkait apa yang sudah dilakukan. Serta perbaikan input data pasien agar data yang
MOJOKERTO (GN)-Mobil minibus Mitsubishi Gladies menabrak pembatas jalan, Rabu (11/8/2021). Gara-garanya si pengemudi mengambil handphone karena ada telepon masuk. Mobil Mitsubishi Gladies L 1989 OH itu menabrak pembatas jalan di exit Tol Penompo KM 712, tepatnya di Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Identitas pengemudi mobil bernama Agus Suharmanto (54) warga Kebraon Indah Permai, Kota Surabaya dan dua penumpang penumpang-
nya Widya Purnamasari (45) dan Khansadiya Rafaisyah (13) mengalami luka parah. Akibat kecelakaan tersebut pengemudi dan penumpang, Widya, mengalami luka parah di pelipis, bibir, dan belikat kanan. Kanitlaka Polresta Mojokerto Ipda Basoni mengatakan saat itu kendaraan melaju dari Surabaya dengan tujuan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Penyebab kecelakaan mobil di exit Tol Penompo diduga karena kelalaian pengemudi. Pasalnya, saat itu pengemudi mengambil Handphone yang
GN/Istimewa
Kondisi mobil yang ringsek setelah menabrak pembatas jalan tol.
berdering di atas dashboard. Tiba-tiba kendaraan melaju tidak terkendali hingga menabrak pembatas jalan, Rabu
(11/8/2021) sekitar pukul 12.45 WIB “Pengemudi mobil mengambil Handphone yang ada
Pengalihan DBHCT Bidang Sosial untuk Program Bidang Kesehatan Diperbolehkan PAMEKASAN (GN)-Pengalihan dana dari OPD tertentu kepada OPD lain dalam program pembangunan yang menggunakan dana DBHCT bisa dilakukan selama berdasarkan pada kenyataan lapangan. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pengelola Keuangan Aset dan Pendapatan Derah (DPKDP) Pamekasan Sahrul Munir. Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa ada kemungkinan dana DBHCT di OPD tertentu sebagian dialihkan ke OPD lain yang kekurangan. Ini dilakukan jika pada OPD tersebut dana yang tersedia tidak terpakai utuh, sementara di sisi lain ada OPD yang kekurangan. Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Pamekasan Sri Puji Astutik mengatakan dana program yang diperkirakan tidak terpakai tuntas adalah program sosial BLT yang dikelola oleh lembaga yang dipimpinnya. Dana yang tersedia mencapai Rp 22 miliar. Namun diperkirakan dana itu tidak akan terpakai seratus persen karena calon penerimanya program itu tidak memenuhi syarat. Dikatakan dana yang tak terpakai dalam program BLT itu bisa
GN/ dok.
Sahrul Munir Kepala DPKDP Pamekasan
dialihkan untuk program bantuan pembayaran iuran daerah (BPID), yakni iuran BPJS bagi warga tidak mampu yang selama ini dikelola oleh Dinas Kesehatan Pamekasan. “Memang kita mau alihkan, tapi sama provinsi suruh tunggu dulu. Tapi kalau penerimanya dari program BLT itu memang tidak memenuhi karena sasarannya terbatas, maka memang lebih baik atau lebih tepat kalau dialihkan ke OPD yang kurang di Dinas Kesehatan itu,” kata Sahrul Munir, Selasa
(10/8/21). Sahrul mengatakan yang diketahuinya hingga kini dana untuk BLT itu memamg cukup besar yakni mencapai Rp 22 miliar dan kini masih terus dalam proses identifikasi dan verifikasi calon penerimanya. Sementara DBHCHT yang BPJS di Dinas Kesehatan dana yang dibutuhkan Rp 45 miliar dan adanya baru Rp 29 miliar. Kelebihan dana BLT itu bisa dialihkan untuk menambah kekurangan dana di pembayaran iuran BPJS di Dinas Kesehatan. Hingga kini kebutuhan untuk iuran BPJS itu ditambah dengan dana pajak rokok. Hingga Desember tahun 2021 nanti, perkiraan kebutuhannya mencapai Rp 45 miliar. “Yang Rp 22 miliar itu cukup tinggi , mau kita alihkan ke situ, tapi kan ini sesuai dengan Peraturan Mentri Keuangan (PMK) No. 206 peruntukannya persyaratannya sudah ada, 50 % untuk kesejahteraan sosial, 15% untuk rokok ilegal penegakan hukum, dan 35 % untuk produksi, yang 50 % itu dibagi , peningkatan mutu dan bansos, yang bansos ketemu angka Rp 22,5 M itu,” terang Sahrul. adv,mas
PENDIDIKAN
dipublish sesuai dengan yang ada di lapangan,” terangnya. Keterlambatan input data disebut Sutiaji bukanlah yang pertama kali. Mengingat di 2020 lalu hal serupa juga sudah terjadi, pihaknya berupaya untuk dilakukan perbaikan secara menyeluruh. “Tahun 2020 lalu juga sempat kami minta untuk mencocokkan data juga,” pungkasnya. Sebagai informasi di Kota Malang selama lima hari terakhir masih terdapat tambahan 681 kasus COVID-19 sejak 6 - 10 Agustus 2022. Sementara total ada 12.739 kasus terkonfirmasi positif COVID-19. Rinciannya sebanyak 2.831 pasien aktif atau menjalani perawatan, 9.007 pasien dinyatakan sembuh, dan 898 kasus meninggal dunia.dtc
Gegara Telepon Masuk, Minibus Tabrak Pembatas
sendiri,” kata Ikfina dalam keterangan tertulis, Rabu (11/8/2021). Ikfina yang juga memiliki latar belakang dokter ini berharap, vaksin yang disuntikkan kepada para tenaga kesehatan bisa memperkuat daya tahan tubuh nakes. “Kita semua berdoa agar vaksin booster ini, bisa menguatkan daya tahan tubuh para nakes, yang berisiko tinggi terpapar Covid-19 di tempat kerja,” pungkasnya.jtn
telepon seketika kendaraan hilang kendali oleng ke arah kanan dan menabrak pembatas jalan tol,” ungkapnya, Rabu (11/8). Menurut dia, penumpang mengalami luka parah dievakuasi ke Rumah Sakit Citra Medika, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Pihaknya bersama petugas Jasamarga mengevakuasi kendaraan yang rusak parah di bagian depan itu ke Unit Laka Satlantas Polresta Mojokerto. “Kerugian akibat kecelakaan sekitar Rp.30 juta,” ucap Basoni.trb
Pandemi, Santri Dituntut Kebiasaan Baru GRESIK (GN) – Pandemi Covid-19 yang sudah berjalan 18 bulan sangat berpengaruh bagi sektor pendidikan. Termasuk pendidikan di pondok pesantren. Sebab pandemi membuat para santri tidak hanya dituntut untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan baru melainkan juga dengan kebiasaan baru. “Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pendidikan menjadi persoalan serius yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Sebab, sistem pembelajaran daring dinilai memang tidak cukup efektif,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), Rabu (11/08/2021). Gus Yani menjelaskan tantangan dunia pendidikan saat ini luar biasa. Dirinya takut ketika menghadapi situasi ini generasi ke depan seperti apa. Pasalnya, kuatir akan mengalami generasi yang kosong karena belum terbiasa pendidikan daring. Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, saat ini yang masih menerapkan proses belajar tatap muka hanya di pesantren. Tentunya, hal itu menuntut para santri untuk lebih giat. “Pendidikan di pesantren harus benar-benar dioptimalkan. Untuk menjadi generasi muda dengan terus berkarya dan bermanfaat. Tentunya juga wajib menjaga protokol kesehatan,” katanya. Secara terpisah, Ketua Pengawas Yayasan Sekolah Alquran Sunanul Muhtadin Chalimatus Sa’diyah menuturkan, ini merupakan tahun pertama proses belajar mengajar di SMP Al Maajid yang ada di Ponpes Sunanul Muhtadin. “Karena menjadi pilot project ini harus berhasil,” ujarnya. Dosen Institut Ilmu Alquran (IIQ) Jakarta itu juga mengingatkan para guru agar bisa mengajar dengan penuh keikhlasan. Sebab, tahun pertama ini akan sangat menentukan keberlanjutan dan juga menjadi rujukan. “Kita harus memberikan yang terbaik. Anggap mereka anak-anak kita sendiri yang kita didik dengan penuh kasih sayang,” pungkasnya. bjt
Rp 14 M Anggaran DBHCT Bidang Kesehatan Sudah Habis di Triwulan Kedua PAMEKASAN (GN)–Jatah anggaran dana DBHCT untuk program Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) yang dikelola oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan ternyata sudah habis pada triwulan kedua tahun 2021 ini. Karena pada tahun anggaran 2021 ini Dinkes hanya mendapat jatah Rp 14 miliar dari total kebutuhan sekitar Rp 45 miliar. Plt Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan dr Marsuki mengatakan platform bagian DBHCT untuk Dinkes tahun anggaran 2021 ini hanya 14 miliar dari total Rp 64 miliar anggaran DBHCT yang dikucurkan untuk Pemkab Pamekasan. Seharusnya anggaran untuk Dinkes sekitar Rp 45 milyar untuk kebutuhan 1 tahun angaran. “Untuk anggaran DBHCHT nya itu sudah habis di triwulan kedua Juni. Bulan Juni saja itu sudah mencairkan sekitar Rp 20 miliar lebih, itu untuk yang PBID saja. Artinya bulan Juni sudah ada dana tambahan diluar DBHCHT, sehingga kekurangannya ada Rp 6,5 M dibiayai dari dana pajak rokok ,” kata dr Marsuki, Senin (9/8/21). Marsuki sangat setuju jika ada dana DBHCHT yang diploting untuk OPD lainnya yang tak terpakai untuk bisa
GN/Masdawi
dr Marsuki Plt Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan
dialihkan ke Dinkes untuk menutupi kekurangan anggaran itu. Dia mengaku telah koordinasi dengan pihak Dinas Pengelola Keuangan dan dijanjikan akan ada limpahan dari OPD lain karena dana yang tak terpakai. Dinkes hingga kini, kata Marsuki, belum melakukan penambahan peserta karena dari kepesertaan sekarang saja belum mencukupi anggarannya, sekalipun sudah ditambah dengan pajak rokok belum cukup. Dengan ada tambahan dari pajak rokok maka dana yang terkumpul menjadi sekitar Rp 29
miliar. Sementara kebutuhannya mencapai Rp 45 miliar untuk satu tahun anggaran. Jumlah peserta penerima program PBID awal penetapan sebanyak 90.959, sekarang mengalami penurunan. Penyebabnya pertama karena banyak pamong desa yang sudah dibiayai oleh desanya sendiri, sehingga dikeluarkan oleh PBID. Yang kedua ikut kerja keluar daerah dan ketiga karena adanya bantuan dana dari Propinsi yang jumlah peserta mencapai 11 ribu orang kepesertaan. “Sekarang jadi 90.306, berkurang sedikit, kalau yang propinsi itu sudah mulai dari tahun kemarin, untuk yang propinsi itu ada syarat yang harus dipenuhi , jadi yang provinsi itu bahwa masyarakat yang miskin itu harus masuk data BPKM, misalnya ada masyarakat miskin baru mau daftar BPJS itu tidak bisa langsung masuk ke provinsi,” katanya. Meski tidak menambah kepesertaan, kata Marsuki, tiap bulannya ada tambahan kepesertaan yaitu bagi ibu peserta PBID jika melahirkan. Sebab otomatis anak bayi yang lahir itu tercover masuk anggota baru, sekalipun kadang masyarakat tidak mengetahui bahwa anak yang dilahirkan itu sudah masuk ke kepesertaan PBID.adv,mas
nasional
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
9
Gempa Sumut Susul Rentetan Gempa Jawa
MEDAN (GN) - Gempa Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut). Gempa membuat masyarakat ketakutan. “Lumayan ketakutan, tapi tidak begitu paniklah mungkin gempa ini dangkal jadi tidak menimbulkan kerusakan atau negatif,” kata Ahmat Yasir Harahap (37) warga Gunung Tua Tonga, Kecamatan Gunung Tua, Rabu (11/08/2021). Sementara data informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, gempa M5,3 Paluta pukul 12:19:06 WIB. Koodinat gempa 1.43 LU, 99.48 BT dengan kedalaman 10 Km.
Gempa Dirasakan (MMI): V di Aek Godang. “Sejauh ini tidak ada konfirmasi kerusakan akibat gempa ini, apalagi korban jiwa tidak sama sekali, mudahmudahan ini jangan menjadi malapetaka bagi kita dan ini hanya sebagai peringatan saja bagi kita” kata Yasir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendata, terjadi rentetan gempa sebanyak empat kali dalam beberapa hari belakangan. Berdasarkan catatan BMKG, empat rentetan gempa tersebut terjadi di wilayah Busur Jawa. “Dalam empat hari terakhir dari tanggal 6 hingga 9 Agustus 2021, sejumlah aktivitas
gempa bumi tektonik signifikan mengguncang Busur Jawa,” kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami pada BMKG, Daryono melalui keterangan resminya, Rabu (11/8/2021). Adapun, rentetan gempa yang terjadi dalam empat hari belakangan itu yakni, gempa Selat Sunda dengan magnitudo 5,3 pada 6 Agustus 2021, pukul 18.08 WIB, dirasakan maksimum IV MMI. Kemudian, gempa Selatan Jawa Barat magnitudo 4,1 pada 8 Agustus 2021, pukul 17.30 WIB dirasakan maksimum III MMI. Selanjutnya, gempa Selatan Jawa Barat dengan magnitudo 4,1 pada 8 Agustus 2021 pukul
20.07 WIB, dirasakan maksimum III MMI. Terakhir, gempa Selatan Jawa Tengah dengan magnitudo 4,8 pada 9 Agustus 2021 pukul 21.36 WIB, dirasakan maksimum III MMI. Daryono mengatakan, dari empat rentetan gempa di wilayah Busur Jawa tersebut, terdapat sejumlah fakta-fakta menarik yang perlu dicermati. Salah satunya, rentetan gempa memicu kepanikan masyarakat hingga kerusakan bangunan di sejumlah daerah. “Rentetan gempa signifikan ini tidak saja mencipkatan kepanikan masyarakat tetapi ada yang menimbulkan kerusakan bangunan rumah warga di Kota
Agung, Lampung, saat terjadi Gempa Selat Sunda dengan magnitudo 5,3 pada 6 Agustus 2021 pukul 18.08.17 WIB,” katanya. Berdasarkan hasil analisa pihaknya, lanjut Daryono, rentetan gempa tersebut terjadi secara berurutan dari arah barat ke timur, atau lebih jelasnya dari Selat Sunda dan bergeser ke Selatan Jawa tengah. Daryono belum dapat menyimpulkan apakah gempa tersebut akan menyambung ke daerah Bali dan Lombok. “Apakah aktivitas gempa signifikan ini akan berlanjut ke timur seperti Jawa Timur, Bali, atau hingga ke Lombok? Hal ini belum dapat diprediksi,” katanya. * okz
Dokter Richard Lee Ditangkap JAKARTA (GN) - Dokter Richard Lee ditangkap aparat kepolisian di kediamannya. Sang istri, Reni Effendi, mengunggah video saat penangkapan berlangsung di Instagram Storynya pada Rabu, 11 Agustus 2021.
Richard Lee
Terlihat sejumlah petugas tak berseragam memegang Richard Lee dan memaksanya keluar dari rumah. Richard Lee berulang kali menolak dan menahan tubuhnya. Reni Ef-
fendi juga mencoba menahan para petugas untuk menjemput paksa suaminya. “Jangan ditangkap suami saya. Nanti dulu pak, suami saya ditangkap alasannya apa? Alasannya apa? Kenapa bapak enggak jelasin,” kata Reni sambil menangis histeris dalam video berdurasi sekitar 35 detik itu. Richard Lee yang merupakan YouTuber edukasi produk kecantikan sempat memohon kepada petugas untuk mengizinkannya ke toilet terlebih dulu. Namun petugas tidak menanggapinya dan membawa Richard Lee ke dalam mobil. Pada unggahan berikutnya, Reni menjelaskan video tersebut. Ia membenarkan kalau Richard Lee ditangkap. Ia mempertanyakan prosedur penangkapan yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap suaminya. (tmp)
Nasib Tragis TKW Asal Banyuwangi di Hongkong
Sudah ‘Buta’, Kehilangan Pekerjaan Lagi
Salah seorang pekerja migran Indonesia (PMI/ TKW), Heni, sedang dirundung malang. Perempuan asal Banyuwangi Jawa Timur ini bukan hanya harus kehilangan pekerjaannya, tapi juga penglihatannya karena mengalami katarak yang cukup parah. Penyakit mata itu pula yang membuatnya tidak bisa bekerja di Hongkong, sehingga dia pun memilih pulang kembali ke Indonesia. NAMUN bukan perkara mudah untuk pulang ke Indonesia sebab Heni tidak lagi memiliki majikan. Beruntung KJRI Hongkong segera turun tangan. Bersama pengurus PCI Muslimat Nahdlatul Ulama (PCI MNU) Hongkong, KJRI mencari solusi atas nasib Heni tersebut. “KJRI dan Muslimat sempat rapat virtual membahas nasib Mbak Heni. Dan atas
rekomendasi dari KJRI pula, kami dari Muslimat mengontak agennya membicarakan kelanjutan Mbak Hani yang sekarang mengalami penyakit mata. Sebab, tidak mungkin Mbak Heni pulang sendiri ke Indonesia, dengan kondisi matanya yang tidak bisa melihat dengan sempurna,” kata Ketua PCI Muslimat NU Hongkong, Hj Fatimah Angelia, kepada Global News, Rabu 11 Agus-
Heni
tus 2021. Hasil koordinasi itu, kata dia, pihak agen yang menaungi Heni di Hongkong bertanggungjawab atas nasib PMI malang tersebut. Ada dua hal
yang segera dilakukan. Pertama, melakukan operasi mata pertama pada tanggal 12 Agustus 2021 mendatang. Setelah dua minggu, akan dilanjutkan lagi operasi mata kedua,
hingga benar-benar sembuh. Setelah itu, akan dipulangkan ke Indonesia dengan penerbangan langsung dari Hongkong ke Surabaya. “Sementara menunggu operasi dan pemulangan ke Indonesia, Mbak Heni tinggal di markas Muslimat NU Hongkong. Kami sungguh kasihan dengan Mbak Heni, sudah jauh-jauh mencari nafkah untuk keluarga di negeri orang, tiba-tiba matanya sakit sehingga tidak bisa melihat. Tentu Mbak Heni tidak bisa bekerja lagi. Kami mendoakan agar lekas sembuh seperti sedia kala,” kata Fatimah Angelia didampingi sejumlah pengurus Muslimat lain. Tampak Fatimah dan para pengurus Muslimat lain menyiapkan makanan untuk Heni
internasional
Taliban Kuasai 65 Persen Afghanistan KABUL (GN)-Tentara kelompok Taliban memperkuat cengkeramannya di wilayah Afghanistan yang direbut sejak Selasa, ketika ketika warga sipil bersembunyi di rumah-rumah mereka. Gulam Bahauddin Jailani, kepala otoritas bencana nasional, mengatakan kepada Reuters ada pertempuran di 25 dari 34 provinsi dan 60.000 keluarga telah mengungsi selama dua bulan terakhir, dengan sebagian besar mencari perlindungan di Kabul. Sekitar 400.000 warga Afghanistan telah mengungsi dalam beberapa bulan terakhir dan telah terjadi peningkatan jumlah orang yang melarikan diri ke Iran selama 10 hari terakhir, kata seorang pejabat senior Uni Eropa. Taliban telah menguasai 65 persen wilayah Afghanistan, mengancam akan merebut 11 ibu kota provinsi, dan berusaha mencabut dukungan tradisional Kabul dari pasukan di utara, kata pejabat itu. Kelompok Taliban merebut dua lagi kota di Afghanistan pada Selasa (10/8) waktu setempat, termasuk kota yang hanya berjarak 200 kilometer dari Kabul, ibu kota Afghanistan. Ribuan warga melarikan diri dari kota-kota yang dikuasai Taliban. Seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (11/8/2021),
Ribuan warga Afghanistan yang tinggal di kota kota yang kini dikuasai Taliban berusaha melarikan diri.
dengan ini berarti sudah delapan ibu kota provinsi yang jatuh ke tangan kelompok pemberontak tersebut setelah Taliban menggencarkan serangan-serangannya belakangan ini. Dua kota terbaru yang dikuasai Taliban adalah kota Farah, ibu kota provinsi dengan nama yang sama, dan Pul-e-Khumri di Baghlan. “Taliban sekarang berada di kota ini,” kata anggota parlemen Baghlan, Mamoor Ahmadzai kepada AFP. “Mereka mengibarkan ben-
dera di alun-alun utama dan di gedung kantor gubernur,” imbuhnya. Taliban mengkonfirmasi perebutan kota tersebut dalam postingan di Twitter. Sebelumnya, enam ibu kota provinsi lainnya telah jatuh ke tangan Taliban sejak pekan lalu. Taliban kini mengincar Mazar-i-Sharif, kota terbesar di kawasan Afghanistan utara. Kejatuhannya akan menandakan keruntuhan total kontrol pemerintah di utara yang sejak lama
dikenal sebagai anti-Taliban. Ribuan warga Afghanistan dilaporkan melarikan diri dari kota-kota yang baru direbut Taliban. Menurut Organisasi Internasional PBB untuk Migrasi pada Selasa (10/8), lebih dari 359.000 orang di Afghanistan telah mengungsi karena rentetan pertempuran sepanjang tahun ini. “Kecuali semua pihak kembali ke meja perundingan dan mencapai penyelesaian damai, situasi yang sudah mengerikan
GN/Istimewa
bagi begitu banyak warga Afghanistan akan menjadi jauh lebih buruk,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet. Di Kota Aibak, ibu kota Provinsi Samangan di jalan utama antara Mazar-i-Sharif dan Kabul, Taliban mengonsolidasikan kendali mereka dan bergerak ke gedung-gedung pemerintah, kata penduduk. Sebagian besar pasukan keamanan pemerintah tampaknya telah ditarik. .ins
di Kantor PCI MNU Hongkong. Para pengurus Muslimat menghibur Heni agar tidak terlalu bersedih menghadapi masalahnya tersebut. “Iya, ini masak nasi goreng dengan wortel dan sosis ayam untuk mbak Heni. Dengan begini, Mbak Heni merasa tidak sendiri, ada kami yang juga bisa dianggap keluarga sendiri sebab kami sesama perantau dari Indonesia,” kata Fatimah Angelia. Sebelumnya Heni sudah bekerja di Hongkong sejak tahun 2004. Dia sering pulang pergi Hongkong-Indonesia. Terakhir sebelum mengalami sakit mata dia bekerja menjaga seorang nenek selama 3 tahun tapi kemudian kontrak kerjanya terputus karena nenek yang dijaganya mengalami stroke
sehingga harus dimasukkan ke rumah sakit. Heni lalu mencari majikan baru. Namun, untuk mendapat majikan baru ini Heni harus menunggu 2 bulan. Yang sedih, begitu visa turun, mata Heni sakit. Penglihatannya tidak sempurna, padahal 2 bulan sebelumnya saat interview majikan barunya dia masih bisa melihat dengan jelas. Artinya, dia diterima untuk bekerja lagi. Hanya saja, tiba-tiba matanya sakit cukup parah, sehingga tidak bisa melihat. “Perubahan sakitnya cukup cepat. Ditambah lagi tidak ada dukungan dari temantemannya. Bahkan sebagian anak-anak itu malah menakutnakuti, sehingga dia down dan minta pulang,” katanya. (gas)
AS Tak Menyesal Tarik Pasukan
Presiden AS, Joe Biden, mengaku tidak menyesal telah menarik pasukan Amerika dan sekutu dari Afghanistan. Biden sebaiknya justru mendesak para pemimpin Afghanistan untuk bersatu demi memperjuangkan negara mereka sendiri. Dilansir BBC, Taliban semakin melebarkan kekuasaannya setelah pasukan asing resmi keluar dari Afghanistan. Militer AS dan sekutu akhirnya angkat kaki setelah 20 tahun melakukan operasi militer di negara ini. Sedikitnya 8 dari 34 ibu kota provinsi telah dikuasai Taliban saat ini. Biden pada Selasa (10/8/2021), mengatakan keJoe Biden pada pers di Gedung Putih bahwa AS melanjutkan komitmennya untuk membantu Afghanistan. Diantaranya memberikan dukungan udara jarak dekat, membayar gaji militer, dan memberikan bantuan logistik serta alat untuk pasukan Afghanistan. Namun menurutnya, saat ini Afghanistan harus berjuang sendiri. “Mereka harus berjuang untuk diri mereka sendiri,” kata Biden.Seorang pejabat AS, lapor Washington Post, mengatakan ibu kota negara, Kabul, berpotensi dikuasai Taliban dalam waktu 90 hari, menurut penilaian militer AS. PBB mencatat ada lebih dari 1.000 warga sipil yang tewas di tengah pertempuran Taliban melawan pasukan pemerintah dalam sebulan terakhir ini. Pada Selasa lalu, Taliban dilaporkan merebut dua ibu kota provinsi, yakni Kota Farah dan Kota Pul-e-Khumri. Pejabat Afghanistan mengatakan kelompok ini mengibarkan bendera di alun-alun serta kantor gubernur di Kota Pul-e-Khumri, Provinsi Baghlan. Selain dua kota itu, minggu ini Taliban juga telah menjatuhkan Kota Kunduz. Kunduz merupakan wilayah vital karena menjadi pintu menuju provinsi-provinsi yang kaya mineral. Kota ini juga berada di lokasi strategis, yakni dekat perbatasan dengan Tajikistan yang digunakan untuk penyelundupan opium dan heroin. Pertempuran sengit berlanjut di bagian lain negara itu, dan pesawat AS dan Afghanistan melakukan serangan udara. “Kami melihat mayat-mayat tergeletak di dekat penjara, ada anjing di sebelah mereka,” kata seorang wanita yang meninggalkan Kota Kunduz saat Taliban mengambil alih wilayah itu. Taliban menolak seruan internasional untuk melakukan gencatan senjata.rtr, bbc
mataraman
10
WACANA SISTEM PENDIDIKAN PASCA PPKM HABIS
Ponorogo Tatap Muka, Nganjuk Pikir-Pikir PONOROGO (GN) – Naik turunnya kasus penyebaran virus Covid-19 di sejumlah daerah di Jawa Timur, cukup mempengaruhi sikap pemerintah daerah untuk mewujudkan wacana pembelajaran tatap muka. Di Ponorogo, pemerintah setempat sudah menyiapkan sistem tatap muka, sementara di Nganjuk rencana tersebut masih perlu dipikirkan secara matang. Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono mengatakan, Pemkab Ponorogo mulai ancang-ancang untuk membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di semua tingkatan sekolah. Ini menyusul masuknya Ponorogo ke dalam daerah dengan kriteria Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. “Alhamdulillah Ponorogo masuk level 3, ada yang membedakan dibandingkan level 4, yaitu kegiatan PTM sudah diperbolehkan dengan kapasitas 50 persen di seluruh tingkatan,” kata Agus, Rabu (11/8/2021). Khusus untuk tingkat SD dan SMP, Agus akan menunggu permintaan terlebih dahulu dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Ponorogo sebelum membuka sekolah tatap muka. “Kalau berdasarkan ketentuan sudah diperbolehkan. Kadindik juga sudah lama mengajukan izin untuk membuka PTM, tapi yang dulu belum kami izinkan. Kita tunggu, kalau mengajukan lagi, akan kami setujui dengan syarat-syarat tertentu,” kata Agus. Sedangkan untuk tingkat SMA sederajat, Agus mengaku sudah menerima surat dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Ponorogo-Magetan. Isinya, Cabdindik memin-
VAKSINASI
Nakes Mulai Vaksin Booster Moderna TULUNGAGUNG (GN) - Para tenaga kesehatan (Nakes) di wilayah Kabupaten Tulungagung, menerima suntikan vaksin ketiga yang berfungsi sebagai booster untuk mendongkrak sistem ketahanan tubuh. Vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap atau bergelombang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Kasil Rokhmat mengatakan, vaksinasi ini tidak digelar sekaligus dalam satu periode tertentu secara massal. Alasannya, vaksin booster merek Moderna memiliki ciri khas terjadinya KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi), sehingga vaksinasi harus dilakukan bergantian. “Strategi itu dipilih agar pemberian vaksin booster pada nakes tidak sampai mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Kasil, Rabu (11/8/2021). Vaksinasi booster itu sendiri sudah mulai dijalankan sejak beberapa hari terakhir. Namun jumlah nakes yang mengikuti program vaksinasi ketiga rupanya belum banyak. Data Dinkes, tenaga kesehatan yang sudah mengikuti vaksinasi ketiga sampai hari ini baru satu persen, dari total jumlah tenaga kesehatan yang ada di daerah tersebut. ara
ANGGARAN
P-APBD Jombang Turun Rp 12 Miliar Pelajar SMP di Ponorogo saat mengikuti uji coba proses pembelajaran tatap muka.
ta izin kepada Satgas Penanganan Covid-19 Ponorogo untuk diperbolehkan untuk membuka PTM sebanyak 50 persen dari kuota masing-masing sekolah. “Akan kami izinkan, tapi prokes harus dilakukan secara bagus, bila terjadi kasus akan menjadi evaluasi dan tentu akan kami hentikan dulu PTM nya,” lanjutnya. Lebih lanjut, selain PTM, Agus menyebutkan kegiatan masyarakat lainnya juga mendapatkan kelonggaran dalam PPKM Level 3 ini. Salah satunya adalah hajatan ataupun resepsi pernikahan. “Resepsi pernikahan sudah diizinkan dengan maksimal undangan 20 orang,” kata Agus. Namun begitu Agus tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan
Puluhan Bumil Kota Kediri Suspect Covid-19 KEDIRI (GN) - Puluhan ibu hamil (Bumil) di Kota Kediri diketahui menjadi suspect Covid-19. Ini baru diketahui setelah puluhan Bumil secara bergantian melakukan cek kesehatan di RSUD Gambiran, Kota Kediri. Keberadaan Bumil ini harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah setempat. Dokter Jaga Poliklinik Obgyn, Sutoko Andrianto mengemukakan, data kunjungan ibu hamil di RSUD Gambiran Kediri per Juli 2021 terdapat 95 kunjungan dengan 53 ibu hamil, di antaranya merupakan suspect Covid-19. “Bagi ibu yang terpapar COVID-19 dan melakukan
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
pemeriksaan masih kami terima dengan protokol kesehatan yang ketat dan kami lakukan screening terlebih dahulu. Bahkan kami beranggapan selalu sedang berhadapan dengan suspect covid, sehingga kami selalu berwaspada,” kata Sutoko, Rabu (11/8/2021). RSUD Gambiran memang memberikan pelayanan prima untuk melayani ibu hamil yang terpapar Covid-19. Sebagai rumah sakit rujukan maternal Covid-19 se-eks Karesidenan Kediri, rumah sakit ini menerima ibu hamil yang terpapar Covid-19 baik untuk pemeriksaan hingga persalinan. ara
di tengah Pandemi Covid-19. Mengingat kasus Covid-19 di Bumi Reog belum juga mereda. Sikap Pemkab Ponorogo berbeda dengan sikap DPRD Kabupaten Nganjuk. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk, Edy Santoso meminta pemerintah setempat agar dipikirkan secara matang terkait rencana PTM. Ia mengkhawatirkan kebijakan tersebut justru menjadi penyebaran virus di tingkat pelajar. Menurutnya, Covid-19 jenis varian Delta yang juga dapat menular ke anak-anak harus menjadi pertimbangan sebelum penerapan pembelajaran tatap muka di sekolah. Karena bagaimanapun, anak-anak di sekolah memiliki potensi penularan yang lebih mudah karena mereka akan berkumpul untuk bermain, dan kurang dapat
menjaga jarak. “Itu harus menjadi pertimbangan utama sebelum kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dilakukan sekarang ini,” kata Edy Santoso, Rabu (11/8/2021). Di samping itu, dikatakan Edy, sekarang ini para guru pengajar di sekolah di Kabupaten Nganjuk belum 100 persen mendapatkan vaksin Covid-19. Terlebih para pengajar yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 juga masih ada yang terpapar virus Corona. Oleh karena itu, ungkap Edy, pihaknya telah meminta kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Nganjuk untuk tidak memberikan izin kegiatan belajar mengajar secara tatap muka terlebih dahulu di sekolah-sekolah. Sebelum pandemi Covid-19 benar-benar selesai, untuk men-
jaga kesehatan dan keselamatan anak didik semuanya. “Kami tidak ingin ada keputusan tergesa-gesa soal pembelajaran tatap muka di sekolah. Karena ini menyangkut kesehatan dan keselamatan anak didik di sekolah,” ucap Edy. Memang, diakui Edy, sekarang ini, baik anak didik, orang tua, bahkan para guru tidak bertemu secara fisik dalam kegiatan belajar dengan bertatap muka sudah lebih setahun. Hal itu menimbulkan kebosanan dan kejenuhan dengan sistem pembelajaran secara daring. “Akan tetapi semuanya harus sabar di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini. Nanti apabila pandemi Covid-19 telah reda, pasti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka bisa kembali dilakukan seperti sebelumnya,” tutur Edy. trb
Pemasangan Pipa Jargas di Jombang Disoal JOMBANG (GN) – Sosialisasi pemasangan pipa jaringan gas (Jargas) yang digelar menyusul aksi penghentian sementara oleh warga Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, masih juga disoal. Pasalnya, hingga saat ini belum juga ada kejelasan kompensasi dan tanggung jawab terhadap kemungkinan munculnya dampak pemasangan Jargas di lokasi yang sebelumnya tidak dipetakan. Kepala Dusun Pulogedang, Irham mengatakan, dalam sosialisasi yang digelar di gedung Balai Desa pada 6 Agustus 2021, pihaknya masih belum mendapat jawaban yang pasti. Sosialisasi itu dihadiri perwakilan pelaksana proyek PT Hutama Karya dan Camat Tembelang. “Setelah ditanyakan soal
Pekerja sedang melakukan pemasangan pipa Jargas di tepi jalan raya jurusan Jombang-Babat.
kompensasi dan penanganan soal dampak terhadap pemasangan itu, dari pelaksana tidak menjawab dengan jelas. Bahkan sempat mengaku dalam proyek tersebut bukan wewenangnya. Maka dari itu, masih bertanya-tanya persoalan pemasangan ini,” kata Irham, Rabu (11/8/2021). Selain dua poin itu, Irham mengaku menemui hal ganjil
yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut. Tiba-tiba Dusun Pulogedang mendapat jatah 15 titik Jargas padahal sebelumnya tidak masuk dalam daftar jatah penerima. “Sempat berpikir kok tibatiba dikasih tanpa ada pemberitahuan awal dan tidak sesuai dengan sasaran lokasi pemasangan di Kabupaten Jombang. fak
JOMBANG (GN) – Perubahan Anggaran Pendapat Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Jombang pada tahun 2021 turun Rp 12 miliar lebih. Hal tersebut disampaikan Pemkab Jombang kepada DPRD setempat. Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menyebutkan, dalam struktur Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 proporsi pendapatan daerah masih didominasi Pendapatan Transfer, Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta lain-lain pendapatan daerah yang sah. Untuk diketahui, pendapatan daerah pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 2.597.504.824.331, jumlah ini turun sebesar Rp 12.347.413.787 dari jumlah semula yang mencapai Rp 2.609.852.238.118. Artinya dalam persentase, turun sebesar 0,47 persen. Penurunan pendapatan ini bukannya tanpa alasan. Dikatakan bupati, hal tersebut disebabkan oleh penyesuaian seluruh komponen pendapatan daerah, baik PAD, Pendapatan Transfer maupun pendapatan lain-lain yang sah. “Untuk pendapat daerah dari transfer, menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi yang ditetapkan setelah APBD ditetapkan,” ungkapnya. tis
KEPEGAWAIAN
102 Sanggahan Pelamar TMS Akhirnya Lolos TULUNGAGUNG (GN) - Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Pemkab Tulungagung menerima 2972 pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021. Dari jumlah pelamar itu sebanyak 291 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Dari 291 pelamar TMS itu, akhirnya 102 pelamar dinyatakan memenuhi syarat. Hal ini setelah Panselda di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memberikan masa sanggah 4-6 Agustus 2021. “Dari sanggahan yang masuk ke kami, 102 dinyatakan diterima sehingga dari TMS menjadi MS (memenuhi syarat),” terang Pongky Kurniawan, Kabid Pengadaan Informasi dan Profesi ASN BKPSDM Tulungagung, Rabu (11/8/2021). Sanggahan ini menyangkut kelengkapan administrasi yang sudah diunggah pelamar. Berdasar penelitian ulang panitia, ternyata kelengkapan yang mereka unggah sudah lengkap sehingga dinyatakan MS. Para pelamar yang diterima sanggahannya ini melamar untuk formasi Calon PNS 2021. “Jadi yang berubah menjadi MS semuanya pelamar CPNS, seperti dokter dan formasi lainnya. Bukan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja),” sambung Pongky. Khusus untuk pelamar PPPK, sanggahan diproses langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Seluruh hasil proses seleksi administrasi akan diumumkan pada 15 Agustus 2021. trb
BENDERA MERAH PUTIH RAKSASA TERBENTANG DI PANTAI TRENGGALEK
Aparat dan Nelayan Deklarasikan Komitmen Sukseskan Vaksinasi
Menyambut HUT ke-76 Republik Indonesia, aparat gabungan dan nelayan di Trenggalek, membentangkan bendera merah putih raksasa. Bendera itu sepanjang 76 meter, dibentangkan di pantai selatan Trenggalek. Menyambut HUT Ke-76 Republik Indonesia, bendera raksasa sepanjang 76 meter dibentangkan di Teluk Prigi. Pembentangan bendera raksasa dilakukan tim gabungan dari polisi, Satpol PP, Kodim 0806 Trenggalek serta sejumlah nelayan. Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera mengatakan bendera raksasa yang dibentangkan tersebut berukuran 76 meter dengan lebar 17 meter. “76 meter ini mencerminkan hari usia Indonesia
tahun ini dan 17 adalah tanggal hari kemerdekaan,” kata Dwiasi, kemarin. Menurut Dwiasi, pembentangan bendera raksasa tersebut sebagai upaya untuk membangkitkan semangat nasionalisme, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi nasional, guna memberantas penyebaran Covid-19. “Harapannya adalah menumbukan patriotisme di momentum HUT RI. Sekaligus dengan semangat ke-
Tampak bendera merah putih raksasa terbentang di pantai selatan Trenggalek.
merdekaan, kita bersamasama melawan pandemi Covid-19, sesuai tema HUT ke-76 RI, Indonesia Tangguh
Indonesia Tumbuh,” ujarnya. Dalam kegiatan yang dilakukan di pantai Dusun Tasikmadu, Desa Tasikmadu,
Kecamatan Watulimo tersebut tim gabungan juga melakukan penggantian bendera kapal nelayan yang telah lusuh.
“Bendera-bendera kapal tadi juga kami penggantian dengan yang baru,” imbuhnya. Sementara itu Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, berharap semangat Indonesia tangguh Indonesia tumbuh dapat diaplikasikan secara nyata di wilayah Trenggalek. Sebab saat ini paparan virus Corona masih terus terjadi. “Saya punya harapan besar, yaitu semuanya kompak mendukung langkah pemerintah, TNI/polri dalam COVID-19. Apalagi di Watulimo banyak sektor esensial, mulai dari aktivitas nelayan hingga pariwisata,” kata Arifin. Sebelum dilakukan pembentangan, para nelayan terlebih dahulu dilakukan
deklarasi kebangsaan, yang berisi tentang komitmen bersama untuk menjaga kebhinekaan serta menyukseskan proses vaksinasi Covid-19. Pantai selatan dipilih sebagai lokasi pembentangan bendera bukan tanpa alasan. Menurut Mas Ipin, kawasan pantai selatan Trenggalek adalah salah satu lokasi vital di Trenggalek. Banyak sektor esensial yang berada di wilayah itu. “Seperti sektor perikanan dan sektor pariwisata. Sehingga semuanya harus bisa pulih di tengah pandemi Covid-19 ini. Jadi harus bisa pulih, tangguh, agar Trenggalek bisa tumbuh,” kata dia. * trb,det
SAMBUNGAN
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
Lebih baik...
► Sambungan hal 1
mengingat positivity rate kita masih di atas 5% yang merupakan batas aman dari WHO. Terlebih angka kematian masih cukup tinggi dan saat ini peningkatan kasus mulai terjadi di luar Jawa, saat di Pulau Jawa relatif ada penurunan. Sebagai informasi, di India pun pemerintah hampir setiap pekan atau dua pekan sekali melakukan review terhadap situasi yang ada yaitu apakah lockdown diperpanjang atau tidak. Sebaiknya, kebijakan ini seharusnya berdasarkan pada positivity rate, jika kasus sudah turun dan positivity rate di bawah 5% maka layak untuk PPKM tidak dilanjutkan namun jangan lengah. Baru-baru ini ada pejabat di India mundur karena gagal menangani Covid-19, mengapa sampai demikian? Apa itu memang solusi? Apakah itu bentuk tanggunjawab, atau malah lempar tanggungjawab? Sementara di Indonesia, tidak pernah ada pejabat mundur karena gagal mengemban amanat jabatannya? Perlu diketahui, beberapa menteri termasuk menteri kesehatan India mengundurkan diri berdekatan dengan pengumuman reshuffle Kabinet yang dilakukan Perdana Menteri Narendra Modi. Saya lebih melihat ke titik upaya reshuffle tersebut
Keliling...
► Sambungan hal 1 Misalnya bisa bertemu dengan berbagai pejabat tinggi negara sahabat hingga ke level menteri. Bahkan bertemu presiden. Ni Putu pernah pula makan siang bersama Menteri Perdagangan Negara Djibouti yang terletak di Afrika Timur. Berguru pada pejabat tinggi dan tokoh dunia adalah karunia yang diberikan Tuhan untuk para diplomat. “Bercakap-cakap dengan Beliau dan belajar dari Beliau mengenai banyak hal tentang negaranya. Pengalaman berkesan lainnya waktu saya mengurus WNI di rumah sakit di New York City karena yang bersangkutan dipukuli orang di jalanan Manhattan,” katanya. Pihak KJRI, kata Ni Putu, memberikan pendampingan sebatas yang dapat dilakukan oleh perwakilan RI. Misalnya membuat laporan ke kepolisian jika yang bersangkutan tidak bisa bahasa setempat. Selain itu bekerja sama dengan retainer lawyer untuk memberikan pendampingan hukum apabila WNI tersebut tidak punya lawyer sendiri. “Atau tidak mendapatkan lawyer probono dari negara tempat perkara terjadi, kami dari perwakilan RI yang menyediakannya,” kata Ni Putu. Pengalaman lainnya, kata dia,
Hari Ini..
► Sambungan hal 1 Vaksinasi hari ini untuk menampung warga sekitar yang sudah menerima vaksin dosis 1 tapi belum “kebagian” dosis 2 lantaran belum tersedianya alokasi vaksin. Beberapa hari terakhir, puskesmas-puskesmas di Surabaya memang tidak bisa tiap hari mengadakan vaksinasi. Ini, sebagaimana dikatakan drg Ria dari Puskesmas Pucang Sewu, lantaran terbatasnya pasokan vaksin. “Untuk Kamis hari ini, kami bisa mengadakan lagi,” katanya. Hal senada diungkapkan Indra Etika, surveilans dari Puskesmas Sidosermo. Diakui cukup banyak warga menanyakan kapan ada vaksinasi lagi. Karena itu hadirnya kembali program vaksinasi di puskesmas itu mendapat sambutan antusias dari warga. “Lega akhirnya bisa dapet dosis ke-2. Seharusnya kan tanggal 2 Agustus, dapat info bisa di Gedung Wanita atau Poltekkes (Politeknik Kemenkes), tapi mendadak sekali. Saya dan istri
11
daripada pengunduran para menterinya, sebab menurut beberapa analisis, reshuffle ini salah satu faktor kuatnya adalah karena imbas kegagalan penanganan Covid-19 gelombang kedua yang bisa dikategorikan buruk. Selain itu juga untuk kembali meningkatkan kredibilitas Perdana Menteri Modi dan juga meningkatkan keterwakilan beberapa aktor politik yang lebih beraneka ragam berdasarkan gender (wanita), kasta, hingga daerah, sehingga lebih inklusif. Ini gambaran kompleksitas politik di India. Saya pikir dalam konteks Indonesia, pemerintahan Presiden Jokowi memiliki kesamaan di mana menteri kesehatan sebelumnya juga sudah diganti. Sistem politik kita seperti demokratis, tapi seringkali demokrasi itu semu, misalnya soal oposisi yang sebenarnya kan wajar di negara dengan sistem demokrasi, tapi di Indonesia oposisi seringkali bila bersuara keras mengkritik pemerintah, kesannya menghujat bahkan sampai disebut makar, bagaimana menurut Anda hal seperti ini? Betul, tumpulnya peran partai oposisi di Indonesia cukup terasa sehingga membuat sistem demokrasi kita tak berjalan baik. Dan rakyat tidak menemukan peranan ini dari parpol. Saya melihat ada dua tren yang membuat sistem kita tak berjalan sebagaimana mestinya. Pertama, partai oposisi kita
cukup pragmatis dalam kalkulasi politiknya sampai ingin juga menikmati “kue” yang dimiliki oleh partai incumbent atau yang berkuasa saat ini. Hal ini bertambah berat ketika partai yang berkuasa melakukan siasat politik ini untuk meredam kekuatan oposisi. Kedua, beberapa pasal karet dan pengaruh institusi berwenang serta hukum dalam politik praktis juga ada kecenderungan digunakan sebagai alat dalam meredam aktor-aktor oposisi baik yang berada di partai politik, non-parpol, hingga masyarakat. Sehingga memunculkan rasa ketakutan dan kekhawatiran dalam mengeluarkan pendapatnya. Tentu ini cukup memprihatinkan dalam iklim negara demokrasi untuk bisa bersaing secara alami dan terbaik. Efek buruknya mulai dari tidak ada “check and balance” atas kebijakan pemerintah hingga yang terburuk kemungkinan terjadi kembali “people power” jika keadaan tidak membaik alias terus memburuk. India dan Indonesia samasama negara demokrasi terbesar di dunia, tapi juga masih kelimpungan menerapkan demokrasi itu sendiri, bisa Anda sebutkan mungkin ada kesamaan dan perbedaan kedua negara ini? Kesamaan negara ini adalah sama-sama negara berkembang, populasi besar, masih tingginya kesenjangan kesejahteraan ekonomi, negara yang beranek-
aragam budaya, bahasa serta adanya masing-masing agama mayoritas-minoritas. Perbedaannya, yaitu India negara demokratis yang lebih stabil dari Indonesia jika melihat masa lalu, di mana kita selama 32 tahun memiliki demokrasi yang kurang berjalan baik karena dominasi peran militer sehingga mempengaruhi pertumbuhan dalam bernegara baik secara politik, ekonomi, sosial dan lainnya. India sedikit lebih kompleks dari Indonesia di mana kasta, bahasa hingga agama cukup memiliki peranan kuat dalam perpolitikan. India di awal kemerdekaan sudah terpecah menjadi India dan Pakistan sampai akhirnya Pakistan pun pecah menjadi Pakistan dan Bangladesh. Kedua negara sudah cukup baik mengadopsi sistem demokrasi, hanya saja pragmatisme politik berpengaruh terhadap tujuan bangsa untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan yang merata. Indonesia dan India juga sama-sama negara negara besar dari sisi jumlah penduduk dan wilayah, tapi reputasi Indonesia sepertinya masih “kalah” dengan India di mata dunia internasional. Misalnya dalam bidang medis dan farmasi, India produsen vaksin, Indonesia pengimpor vaksin. Begitu juga industry lain, termasuk film, juga hal-hal lain, mengapa demikian, atau asumsi saya salah?
Iya, ini memang benar adanya. Saya percaya tiap negara memiliki kekurangan dan kelebihan, namun kita harus akui gap dengan India cukup jauh dari segi sains dan teknologi. Mengapa ini bisa terjadi pada India? 1. India dengan populasi 1,3 miliar tentu memiliki potensi bisa lebih banyak “berbuat” dalam beberapa aspek kehidupan diikuti persaingan hidup yang cukup berat sehingga mereka lebih kompetitif, bahkan mereka “mengeskpor” SDM pintar mereka banyak ke negaranegara Barat dan Timur Tengah selain tenaga kasar. Negara populasi besar memang memiliki potensi kecenderungan maju sebagai contoh China & Amerika Serikat. Tinggal bagaimana tiap pemerintah bisa memaksimalkan potensi ini. 2. Stabilitas politik. India merdeka di bawah Inggris ditinggalkan dalam posisi birokrasi yang lebih siap termasuk sistem demokrasinya yang berhasil membuat posisi militer netral dan tidak masuk ranah politik sipil, sehingga rencana pembangunan jangan pendek, menengah hingga panjang bisa berjalan cukup baik, termasuk di sana penguasaan teknologi nuklir, antariksa, IT, hingga kedokteran. India tidak pernah terjadi kudeta yang cenderung memperlambat perkembangan demokrasi yang baik. 3. Penguasaan bahasa Inggris
juga penting untuk bisa menyerap ilmu-ilmu yang berasal dari negara Barat yang saat ini menjadi tonggak modernisasi. Bagaimana dengan kaderisasi pemimpin dari parpol? Bagaimana Anda melihat Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan anak pendiri dan ketua umum parpol? India juga memiliki parpol dengan karakteristik dinasti politik yaitu bernama Partai Kongres di mana Rahul Gandhi memiliki posisi yang kurang lebih sama dengan AHY atau Puan di Demokrat atau PDIP. Ini yang juga menjadi kritik kenapa Rahul masih sulit menyaingi Modi dalam persaingan pemilihan perdana menteri baik di tahun 2014 dan 2019, sebab kaderisasi tidak berjalan baik. Di satu sisi, partai Bharatiya Janata yang saat ini berkuasa dua periode berhasil melakukan kaderisasi dan menghasilkan kader terbaiknya untuk maju yaitu Perdana Menteri Narendra Modi itu sendiri yang sama sekali tidak memiliki trah dinasti politik. Dalam konteks di Indonesia, ini memiliki dua mata pisau. Jika kader dari dinasti politik tersebut memang memiliki talenta, visioner serta telah teruji bersaing secara baik dalam jenjang kaderisasi dengan kader non-keturunan dinasti politik, maka ini baik... Namun jika sebaliknya,
hanya bermodalkan nama besar ayah/ibu yang memiliki kekuatan di suatu partai politik tanpa melalui jenjang kaderisasi yang murni, tentu kurang sehat bagi iklim demokrasi Indonesia untuk berkembang, sebab talenta-talenta putraputri terbaik akan terkubur mimpinya untuk memimpin Indonesia lebih baik. Belum lagi biaya kontestasi politik yang mahal juga menjadikan semakin sulit mereka untuk maju dan menonjol... Sekarang petinggi parpol perang baliho, termasuk baliho Puan dan AHY, bagaimana tanggapan Anda? Saya pikir dinamika pilpres 2024 sudah mulai memanas padahal situasi cukup paradoks jika melihat penanganan Covid-19 yang belum maksimal. Tokoh-tokoh politik harus lebih peka dan berhati-hati dalam memantik perang baliho ini karena justru dapat menjadi kontraproduktif dalam membangun citra yang baik, diikuti minim prestasi. Saya justru menyarankan agar tokoh-tokoh politik yang ingin maju di pilpres 2024 untuk menunjukkan langkah konkret/prestasi dalam penanganan Covid-19 terlebih wabah ini secara dampak kesehatan dan ekonomi masyarakat sangat besar. Justru ini potensi besar untuk bisa menuju pilpres 2024 daripada melakukan pemasangan baliho. (*)
ketika membawa wakil dari perusahaan Indonesia blusukan ke Pasar Merkato--sebuah open air market terbesar di Afrika yang terletak di ibukota Ethiopia, Addis Ababa. Saat itu dia bersama para pengusaha tengah mencari partner untuk ekspor produkproduk Indonesia ke Afrika. “Sewaktu blusukan itu, kami mendampingi perwakilan dari Mayora yang ingin ekspansi produk ke pasar Ethiopia dan Afrika. Di sana kita bertemu beberapa calon pembeli dan distributor. Dari hasil blusukan, kami juga menemukan bajakan produk permen Kopiko yang dibuat oleh produsen India dan bajakan produk biskuit crackers Mayora yang dibuat oleh kompetitor perusahaan di Surabaya. Selanjutnya Mayora sendiri yang melakukan kontak dengan calon buyer yang kami temui di pasar tersebut,” katanya. Selain itu, ada juga pengalaman sewaktu membantu memfasilitasi penerbangan perdana Ethiopian Airlines dari Addis Ababa ke Jakarta. “Ini penerbangan langsung dari Afrika pertama menuju Indonesia,” katanya lagi. Sebelum bertugas di Jerman, Ni Putu memang bertugas di Ethiopia selama 2 tahun. KBRI Addis Ababa sendiri dipimpin Duta Besar Al Busyra Basnur. “Saya sempat menjadi staf Beliau selama 1 tahun sebelum pindah ke Jerman,” katanya.
Menjadi diplomat juga menarik sebab bisa menyelami karakter masyarakat dari berbagai bangsa. Sebab masing-masing negara mempunyai karakter yang berbeda dan unik. Oleh sebab itu, seorang diplomat dituntut untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan secara cepat. “Meskipun pekerjaan diplomat berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain, menurut saya kuncinya adalah kita harus open minded sehingga bisa cepat beradaptasi, bekerja dengan baik dan menikmati pekerjaan yang ditugaskan kepada kita,” katanya. Untuk berkarier sebagai diplomat, kata dia, bisa mengikuti jalur penerimaan jabatan fungsional diplomat (CPNS Kemlu, Red.) yang dibuka oleh Kementerian Luar Negeri setiap tahunnya. Tahun 2021 ini, baru saja ditutup pendaftarannya. Setelah diterima menjadi CPNS, para pegawai mengikuti proses untuk menjadi PNS. Selanjutnya ditempatkan di unitunit kerja di Kementerian Luar Negeri untuk bekerja selama beberapa tahun. Setelah itu, ditempatkan di perwakilan RI di berbagai belahan dunia. Penempatan di Perwakilan RI kurang lebih selama 3-4 tahun, lalu kembali lagi ke Kementerian Luar Negeri untuk bekerja di unit-unit di dalam negeri selama kurang lebih 3-4 tahun. Lalu penempatan kembali di
Perwakilan RI. Kurang lebih begitu pola kariernya hingga pensiun sebagai PNS nanti.
Tenant...
sudah keburu berangkat kerja. Mau balik dari daerah Wiyung ke Pucang, nanti sampai di TKP sudah habis. Makanya saya nunggu yang di balai saja,” kata Robert, salah seorang warga Surabaya, saat dihubungi Rabu (11/8/2021). Berbeda dengan Robert, merasa sudah waktunya mendapatkan dosis ke-2, beberapa warga lain langsung “berburu” mencari tempat yang menyelenggarakan vaksinasi dosis 2. Namun beberapa di antara mereka harus kecewa karena “ditolak” oleh petugas vaksinasi. Hal ini seperti dialami Teguh. Warga Pakis Tirtosari Surabaya ini mengungkap, dia dan keluarganya sudah mengikuti vaksinasi dosis 1 di Islamic Center. Saat harus mengikuti dosis ke-2, tidak ada kabar dari penyelenggara. Teguh yang merasa sudah telat 3 hari, mencoba ke Taman Bungkul, ternyata ditolak lagi, dengan alasan vaksin diberikan untuk yang memegang undangan saja. Dapat kabar vaksinasi massal di RS TNI AU Soemitro Jl Kapuas bisa memberikan dosis 2 tanpa harus menjalani dosis 1 di situ, dia pun mencoba merapat ke
rumah sakit yang berada di belakang Taman Bungkul tersebut. Namun apa yang terjadi? “Ternyata cuma ada 350 dosis, lha yang antre ribuan. Saya kemudian coba ke Makodam, ternyata diperuntukkan bagi mereka yang dulunya menjalani vaksinasi di GOR Tambaksari. Alhamdulillah, akhirnya dapat juga panggilan untuk ikut vaksinasi dosis 2 dari penyelenggara di Islamic Center. Lega rasanya, soalnya sudah telat 3 hari,” ujar Teguh Rabu siang. Puyeng berburu vaksin juga dialami Ariffin yang anak bungsunya harus balik sampai 4 kali ke puskesmas dekat rumahnya lantaran stok habis. “Namanya sudah terdaftar di RT RW, tapi begitu nyampe puskesmas dibilang vaksin habis. Ini nggak sekali, sampai balik 4 kali,” ujar warga Semolowaru ini. Beberapa kali kehabisan dan merasa sudah “jatuh tempo” vaksinnya, Ariffin akhirnya menitipkan anaknya ke teman-temannya di TNI. “Ternyata kok dapat. Padahal TNI dan pemerintah kan sama, kenapa kalau di puskesmas kok kosong terus,” keluhnya.
tenant secara umum sudah siap beraktivitas kembali dengan berjualan di mal. Namun, persoalan modal yang cekak tidak bisa dipungkiri menjadi salah satu tantangan di masa pandemi Covid-19 ini. “Makanya kita mengusulkan agar usaha kecil mikro yang nilainya di bawah Rp 10 miliar dapat bantuan pinjaman langsung dari pemerintah. Karena kasihan mereka mungkin sudah kesulitan juga,” kata Budihardjo dikutip dari CNBC Indonesia Rabu 11 Agustus 2021. Banyak pelaku usaha yang sudah gulung tikar akibat ketidakpastian situasi selama pandemi. Selama 1,5 tahun ini pemerintah sudah beberapa kali membuka-tutup mal, alhasil investasi yang dikeluarkan ketika buka kembali terbuang percuma. Di sisi lain, pelaku usaha juga perlu memanggil lagi para pekerjanya yang selama sebulan lebih ini dirumahkan. Pasalnya, ketika tidak ada aktivitas di mal, maka pekerja juga tidak bisa kembali bekerja. “Pekerja sudah dipanggil, namun nggak semuanya, karena kapasitas kan cuma 25%. Kaya restoran nggak memanggil pekerjanya langsung semua, namun bertahap,” kata Budihardjo. Sayang, tidak semua pekerja saat ini siap kembali bekerja. Kemungkinan ada yang pulang kampung karena tidak mendapatkan penghasilan di Jakarta. Meski demikian, sebagian pekerja sudah mulai
siap. “Meskipun belum bisa full tapi setidaknya sudah ada harapan bahwa mal bisa kembali jalan. Setidaknya ini jadi setitik cahaya,” kata Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat. Keraguan ini tidak lepas dari pengalaman sebelumnya karena pemerintah juga beberapa kali mengubah kebijakan buka-tutup mal selama 1,5 tahun ini. Ketidakpastian itu berpengaruh terhadap keraguan pelaku usaha untuk beroperasi kembali. “Makanya antisipasi buka tutup kembali, dibuat SOP yang dirumuskan dengan pemerintah,” kata Budihardjo. Pelaku usaha menginginkan agar adanya kepastian iklim usaha agar usaha bisa tetap berjalan. Apalagi, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi sudah memberi aba-aba pemberian sanksi jika ada pelanggaran. Tentu, ini di sisi lain buat memotivasi pengelola mal, di sisi lain sinyal ketidakpastian, tiba-tiba lokasi mal bisa ditutup bila ditemukan klaster kasus Covid-19. “Apabila di kemudian hari ditemukan kasus positif Covid-19, pusat perbelanjaan atau mal tersebut akan ditutup selama tiga hari,” tegas Lutfi. Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, juga memastikan bahwa syarat pengunjung masuk mal harus sudah divaksin. Dia juga mengklarifikasi mengenai hasil negatif PCR-Antigen sebagai syarat tambahan masuk ke mal selain sertifikat vaksin. *ret/det
umrah justru masih dilarang masuk ke negara itu. Karenanya Arab Saudi dinilai sangat rugi bila melarang jamaah dari Indonesia untuk melakukan ibadah umrah. Pasalnya, Indonesia merupakan pengirim jamaah umrah terbesar kedua (sekitar 1,2 juta orang pertahun) setelah Pakistan (1,5 - 1,6 juta orang per tahun). Dari sisi ekonomi, jamaah Indonesia juga dikenal lebih royal berbelanja dibandingkan dengan jamaah dari negara-negara lain. “Kami sangat berharap agar jamaah Indonesia diperbolehkan berumrah lagi. Saat ini jamaah umrah kami sendiri sudah banyak yang menunggu untuk diberangkatkan ke Tanah Suci. Kami menunggu lobilobi dari Kementerian Agama (Menag Yaqut Cholil Qoumas, Red.) ke Pemerintah Arab Saudi agar syarat karantina 14 hari di negara ketiga dihilangkan sebab memang sangat memberatkan jamaah,” kata Branch Manager PT Annur Maknah
Wisata atau PT Anamta Tour Surabaya, Maria De Vega, kepada Global News, Rabu 11 Agustus 2021. Selain itu, kata Maria, pihaknya berharap agar vaksin Sinovac yang banyak dipakai jamaah Indonesia bisa diakui oleh Arab Saudi tanpa harus ditambah booster vaksin lain, seperti Moderna, Pfizer, AstraZeneca, atau Johnson&Johnson. “Intinya, kami berharap syarat yang memberatkan jamaah umrah Indonesia bisa dipertimbangkan lagi,” katanya. Dua jenis vaksin buata China yang banyak digunakan oleh negara-negara muslim seperti Indonesia, yakni Sinovac dan Sinopharm, masih belum diakui oleh Saudi. Karena itu terhadap para calon jamaah ini disyaratkan melakukan vaksinasi dengan vaksin seperti yang digunakan Saudi sebagai booster. PT Anamta Tour Surabaya sendiri tidak menyarankan kepada jamaahnya untuk umrah via negara lain. gas
Tantangan Tentu saja diplomat juga menghadapi tantangan berat saat bertugas. Apalagi seorang diplomat wanita di mana harus pandai membagi peran ketika bekerja dan sebagai istri sekaligus ibu di rumah. Kadang tugas-tugas sebagai diplomat menuntut kesiapan bekerja selama 24 jam dalam tujuh hari penuh. “Sementara kita juga punya tugas sebagai istri dan ibu di rumah. Solusinya harus pintarpintar mengkomunikasikan situasi dengan suami dan keluarga di rumah. Mempunyai suami dan keluarga yang mendukung karier saya juga sangat membantu saya melaksanakan tugas sehari-hari sebagai diplomat,” ujarnya. Selain tantangan tugas, juga tantangan kerinduan kepada keluarga di tanah air. “Iya memang, kangen keluarga salah satu tantangan lainnya menjadi diplomat hehehe,” katanya. Namun, demi tugas negara, Ni Putu harus siap jauh dari keluarga. “Kangen sudah pasti, tapi kan sekarang teknologi sudah canggih jadi bisa video call dengan keluarga di Indonesia. Saling mendoakan saja supaya keluarga sehat-sehat selalu sambil menunggu saatnya selesai penugasan dan bisa berkumpul kembali,” katanya. (*)
Sebaiknya Prokes Dulu Ketika dikonfirmasi mengenai ketersediaan vaksin dan jumlah warga Surabaya yang sudah divaksin, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, drg Febria Rachmanita belum memberikan jawaban. Begitu pun pihak humas Pemkot Surabaya. Saat menghadiri vaksinasi massal di kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jatim, Jumat (6/8/2021) lalu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dari target vaksinasi 31.826.206 warga, sebanyak 7.817.101 (25%) di antaranya sudah mendapat vaksin dosis pertama. Sementara 3.477.411 (11%) sudah mendapat dosis kedua. Untuk Kota Surabaya, dari sasaran 2.218.121 penduduk, capaian dosis pertama vaksinasi telah menyentuh 1.555.254 orang (70,12%), sedangkan untuk dosis kedua, mencapai 887.817 warga (39,57%). Bersama Kota Mojokerto, Kota Surabaya disebut mendekati herd immuniy atau kekebalan komunal. *ret
► Sambungan hal 1 lampu mal juga tidak dinyalakan, jadi penerangan terpaksa toko tenant-tenant harus nyalakan lampu. Parah sekali keadaannya. Dan menyusahkan sekali di mana kondisi sudah seperti ini masih harus ada aturan siapa yang mau masuk mal harus sudah vaksin. Dan saya mau tanya itu kenapa aplikasi PeduliLindungi setiap kita bepergian harus check in dan kalau keluar mal harus check out lagi ya? Apakah nantinya ada maksud pelacakan lokasi per individunya?” katanya. Meskipun sekarang mal sudah boleh beroperasi tetap banyak restoran yang tutup. Hal itu mungkin karena tidak diizinkannya customer untuk dine in. “Kasihan banyak pegawai yang dirumahkan. Yang bekerja pun gaji mereka dipotong. Kami tenant-tenant fashion Royal Plaza sepakat untuk gaji pegawai yang awal Rp 1,5-2 juta turun menjadi Rp 1-1,5 juta karena memang tidak ada penjualan sama sekali. Kami juga sebenarnya lebih baik tutup sementara tetapi ya kembali itu tadi tidak ada bantuan pembayaran service charge dari pihak Royal Plaza. Service charge harus dibayar penuh. Sehingga memaksa kita untuk tetap beroperasi barangkali ada customer, rezeki tidak kemanamana hehehe,” katanya lagi. Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, menyatakan, para
Saudi...
► Sambungan hal 1 Aljazair, dan Irak, serta disusul dari negara lain. Namun, belum ada jamaah umrah dari Indonesia sebab negeri kerajaan itu masih memblokir penerbangan langsung dari Jakarta, Surabaya, atau kota lain ke Arab Saudi mengingat masih tingginya kasus Covid-19 di Indonesia. Bila orang Indonesia ingin berumrah, harus lebih dulu transit di negara ketiga untuk karantina selama 14 hari. Untuk itu Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) tengah melobi agar aturan yang dinilai tidak masuk akal karena sangat membebani jamaah itu dihapus. Kerajaan Arab Saudi sendiri menargetkan sekitar 60 ribu jamaah per hari atau 2 juta per bulan masuk ke negerinya. Target yang ambisius ini kemungkinan akan sulit dipenuhi sebab negaranegara utama pengirim jamaah
jawa Halaman 12I minggu
timur
minggu ke-309
12 - 18 AGUSTUS 2021
ke-309, 12 - 18 AGUSTUS 2021
Selama Penerapan PPKM
BOR RS Rujukan Covid-19 di Jatim Diklaim Turun SURABAYA (GN) - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di wilayah Jawa-Bali berpengaruh signifikan terhadap penurunan Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Jatim. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, BOR isolasi RS di Jatim turun menjadi 59 persen dari sebelumnya 81 persen. Kemudian, untuk BOR RS Darurat dari 69 persen menjadi 49 persen atau turun 20 persen. BOR rumah isolasi turun menjadi 38 persen dari sebelumnya 50 persen. Sedangkan untuk ICU penurunan BOR-nya menjadi 73 persen dari sebelumnya 78 persen. “Signifikansi PPKM ini juga terlihat dari tingkat penurunan BOR di RS. Saat ini baik untuk isolasi, RS Darurat, maupun rumah karantina sudah turun di bawah standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) 60 persen,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (11/8/2021). Selain PPKM berlevel, penurunan BOR juga terjadi karena pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Jatim yang cukup masif. Bahkan, berbagai pihak telah ikut aktif terlibat baik Forkopimda Jatim, Pemkab/ Pemkot, Perguruan Tinggi, serta berbagai elemen masyarakat. Berdasarkan Dashboard Kemenkes/KCPEN, jumlah orang yang divaksin dosis pertama di Jatim mencapai 7.960.752 orang atau sekitar 25,01 persen dari target
Achmad Iskandar Wakil Ketua
Kusnadi, SH, MHum Ketua
Hj. Anik Maslachah S.Pd, M.Si Wakil Ketua
Sahat Tua P. Simandjuntak,SH Wakil Ketua Anwar Sadad Wakil Ketua
RS Lapangan Tembak Surabaya mulai kosong menyusul turunnya kasus Covid-19 beberapa hari terakhir.
sasaran . Sedangkan jumlah orang yang telah divaksin untuk dosis kedua di Jatim sebanyak 3.619.554 orang, setara 11,37 persen dari target sasaran. Sementara itu kasus Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Berdasarkan data hingga Rabu (11/8/2021), kasus harian Covid-19 bertambah 30.625 kasus. Lima provinsi dengan sebaran kasus Covid-19 tertinggi yakni Jawa Tengah 4.980, Jawa Barat 3.174, Jawa Timur 2.885, DKI Jakarta 1.957, Kalimantan Timur 1.843.
Penambahan itu membuat total kasus selama pandemi menjadi 3.749.446 orang. Hal itu berdasarkan data yang dilansir dari Website Kemenkes RI. Sementara itu, kasus kesembuhan terus mengalami tren positif. Tercatat terdapat 39.931 pasien sembuh, sehingga totalnya menjadi 3.211.078 orang. Namun, kasus kematian akibat Covid-19, tercatat 1.579 kasus pasien meninggal hari ini. Dengan penambahan itu, total pasien meninggal 112.198 orang. fan, tri
DPRD PROVINSI JAWA TIMUR
Doa Bersama untuk Sri Subiati, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim
‘Pengabdian Almarhumah Luar Biasa’
SURABAYA (GN)- Guna menghormati jasa-jasa almarhumah Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim, Hj. Sri Subiati, S.E, Wartawan Pokja Indrapura menggelar doa bersama, Senin (9/8/2021) malam. Doa bersama ini dilakukan secara virtual melalui Zoom, dan diikuti oleh seluruh wartawan Pokja Indrapura dan diikuti Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak dan beberapa Anggota Fraksi yakni Reno Zulkarnaen, dr Agung Mulyono, Samwil. Diawali dengan tawashul, yang dipimpin oleh Fathis Suud, salah satu Anggota Pokja Indrapura. Dilanjut dengan bacaan Surah Yasin dan tahlil hingga doa bersama. Dalam kegiatan itu, Emil Elestianto Dardak mengucapkan terimakasihnya kepada Pokja Indrapura yang berinisiatif menggelar doa bersama yang ditujukan kepada Srikandi Fraksi Demokrat Jatim, Sri Subiati. “Ini peristiwa yang sangat sedih bagi kita semua. Karena kita tahu kedekatan Bu Anti dengan kita, namun demikian pihak keluarga sangat terharu melihat teman-teman Pokja Indrapura turut mendoakan dan kami juga dari Demokrat mengucapkan terima kasih. Semoga persaudaraan ini akan terus terjaga, Aamiin,” kata Emil Dardak yang juga ketua Plt Demokrat Jatim. Emil yang mewakili keluarga almarhumah, untuk memaafkan segala kesalahan selama hidupnya. “Sekali lagi, kamu menghaturkan
Almarhumah Hj. Sri Subiati, S.E,
matur nuwun sanget atas perhatiannya. Mohon dimaafkan almarhumah kalau ada kesalahan,” terangnya. Sementara, Ketua Pokja Indrapura Riko Abdiono mengatakan bahwa kirim doa bersama yang ditujukan kepada almarhumah Sri Subiati atau yang akrab disapa Bu Anti ini sebagai bentuk penghormatan Pokja Indrapura. “Karena situasi masih pandemi, maka kita manfaatkan tekhnologi virtual zoom sebagai wadah kirim doa kepada almarhumah Bu Anti. Selamat Jalan Bu Anti, kami dari Pokja Indrapura akan selalu mengenang kebaikan Bu Anti,” pungkasnya. Seperti diberitakan, kabar duka kembali datang dari Jl. Indrapura No. 1 Surabaya. Keluarga Besar Fraksi Partai Demokrat berduka. Sri Subiati, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim tutup usia. Politikus perempuan yang akrab
Suasana doa bersama melalui virtual zoom ditujukan kepada almarhumah Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim, Hj. Sri Subiati, S.E, Senin (9/8/2021) malam.
disapa Bu Anti itu meninggal dunia pada Senin, 9 Agustus 2021 di Rumah Sakit Husada Utama, Surabaya. Ia sempat menjalani perawatan beberapa hari di rumah sakit tersebut. “Kami Keluarga Besar Partai Demokrat dan Fraksi Partai Demokrat sangat berduka cita atas meninggalnya Bu Anti. Pengabdian beliau pada partai dan masyarakat Jawa Timur sangat luar biasa, terutama konstituennya di Dapil IX,” ujar Kuswanto, Anggota Fraksi Partai
Demokrat DPRD Jatim, Senin (9/8/2021). Ketua Komisi D DPRD Jatim ini mengungkapkan, Sri Subiati selama menjadi wakil rakyat adalah orang yang amanah. Terbukti ia bisa terpilih sampai 3 periode sejak pemilu tahun 2009, 2014, dan 2019 dengan perolehan suara yang tinggi. Menurut Kuswanto, memelihara kelangsungan pemilih di suatu daerah pemilihan bukan hal yang gampang. Setidaknya mampu menampung dan memberikan solusi
dari setiap permasalahan atau aspirasi masyarakat. Karena rakyat percaya dan memilih kembali di pemilu berikutnya. “Di partai beliau kader senior yang loyalitas dan pengabdiannya tidak diragukan. Karenanya partai memberikan kepercayaan sebagai wakil atau pengendali partai seluruh kebijakan partai di DPRD Jatim. Sehingga dipercaya sebagai ketua fraksi dan di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jatim juga dipercaya sebagai bendahara,”
tutur Kuswanto. Kuswanto juga menilai Sri Subiati bisa mengelola Fraksi Partai Demokrat dengan baik dan dinamis. Selama dipimpin perempuan berparas ayu itu, Fraksi Partai Demokrat kompak dan sangat aspiratif. “Sebagai rekan di Fraksi Partai Demokrat, secara pribadi saya menilai beliau orang baik. Dalam bergaul maupun memimpin fraksi, cukup bijaksana,” kata Kuswanto. (*)