Skip to main content

GLOBAL NEWS Edisi 308

Page 1

langganan Rp 28.000,-/Bulan eceran minggu ke-308 Rp-7.000,5 11 AGUSTUS 2021

DEWAN PERS Global News dan global-news.co.id telah Terverifikasi Administratif

minggu ke-308

pengaduan & hotline redaksi

5 - 11 AGUSTUS 2021

031 - 8281712

gnewsredaksi@gmail.com

gnewsredaksi

Dari Grahadi

HUMAS PEMPROV JATIM

GUBERNUR Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Rabu 4 Agustus 2021.

Gubernur Tinjau Vaksinasi di UINSA

@RedaksiGnews

Redaksi Gnews

SUKA DUKA MEMIMPIN MUSLIMAT NU HONGKONG (2-HABIS)

Mualaf Penakut Itu Memandikan Jenazah ‘Gajinya’ Langsung dari Allah

Ketua Pengurus Cabang Istimewa Muslimat Nahdlatul Ulama (PCI Muslimat NU) Hongkong, Hj Fatimah Angelina, bisa jadi satu-satunya perempuan Indonesia yang menjadi modin di negara lain. Fatimah yang asal Surabaya Jawa Timur saat ini hampir setiap hari mendapat tugas memandikan jenazah bersama empat rekannya yang warga asli Hongkong. Padahal aslinya Fatimah seorang petakut.

Laporan Gatot Susanto

AWALNYA, tugas ini diberikan kepadanya secara tidak sengaja. Saat itu bosnya meninggal dunia dan tidak ada yang bisa memandikan jenazahnya, sehingga Fatimah pun didapuk melakukan tugas tersebut. Dengan pengetahuan pemulasaran jenazah seadanya dia pun melakukan tugas mulia ini. Selanjutnya Fatimah pun dikenal sebagai wanita pemulasaran jenazah. Dia kemudian diminta bergabung dengan Islamic Union dan Women Muslim , l BACA: Mualaf... Hal 11

HJ FATIMAH ANGELINA bersama Presiden Jokowi.

SURABAYA (GN) - Pemprov Jatim terus berusaha mewujudkan herd immunity. Gerakan vaksinasi dari berbagai elemen strategis termasuk salah satunya perguruan tinggi terus serentak digelar di beberapa kabupaten/kota di Jatim. Setelah sehari sebelumnya meninjau pelaksanaan vaksinasi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), l BACA: Gubernur.., di Hal 3

GERAKAN PWNU JATIM BERBAGI DISAMBUT ANTUSIAS

PITI-YHMCHI Salurkan 4 Ribu Paket Isoman

TEROPONG Adinda LMP

Kiri-Kanan: Ibu Lydia, Agus Susanto, Sugeng, Aroy Kasman, H. Haryanto Satryo, KH Marzuki Mustamar, H.A. Nurawi, Achmad Subiantoro (Bin), Ustad Hasan Basri Fuk berpose bersama usai penyerahan secara simbolik 4.000 paket isoman ke PWNU Jatim. Masjid Akhmad Kadyrov di Grozny, Republik Chechnya

Negara Ini Larang Jamaah Belum Vaksin Masuk Masjid Di masa pandemi, sertifikat vaksin Covid-19 menjadi syarat untuk banyak hal. Di Republik Chechnya misalnya, warga wajib menunjukkan sertifikat vaksin untuk masuk masjid. Demi menyukseskan program vaksinasi di Republik Chechnya, pemerintah setempat benar-benar mengetatkan regulasi bagi warganya. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Jumat (30/7/2021), l BACA: Negara Ini..di Hal 3

Ada-ada

Wanita Ini Ngaku Pernah Diculik UFO

Suara.com - Seorang wanita membuat pengakuan bahwa dirinya kini jatuh cinta dengan alien. Tak hanya itu, ia mengklaim jika dirinya pernah diculik UFO. Melansir Daily Star, wanita bernama Abbie Bela tersebut mengaku baru saja diculik UFO bulan ini. Ia diculik lewat jendela kamarnya. l BACA: Wanita...di Hal 3

TERDAMPAK LOCKDOWN MALAYSIA

TKI Meminta Kiriman Uang

SURABAYA (GN) – Negeri jiran Malaysia masih memberlakukan lockdown sehingga berdampak secara ekonomi. Termasuk memukul Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran Indonesia di negeri itu karena sejumlah proyek berhenti. Para TKI pun menganggur sehingga tidak memiliki pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, mereka sampai harus meminta ditransfer uang kepada familinya di Tanah Air. Seperti dialami oleh Mohammad. “Sudah hampir sebulan ini saya tak bekerja, sehingga uang habis untuk makan. Dana untuk membeli makanan sehari-hari sudah mulai seret. Pasalnya, beberapa waktu lalu saya sakit. Jadi uang saya cukup banyak keluar untuk berobat. Karena itu, saya minta kiriman (transfer) dari orang tua. Sejumlah teman saya juga begitu, minta ditransfer dari keluarganya di tanah air,” katanya kepada Global News Rabu 4

Kiri-Kanan: Ibu Lydia, Agus Susanto, Sugeng, Aroy Kasman, H. Haryanto Satryo, KH Marzuki Mustamar, H.A. Nurawi, Achmad Subiantoro (Bin), Ustad Hasan Basri Fuk berpose bersama usai acara penyerahan secara simbolik 4.000 paket isoman kepada PWNU Jatim.

Agustus 2021. Belum lagi, katanya, polis (polisi, Red.) yang selalu mengadakan operasi. “Jadi selain berhenti bekerja, saya juga masih dihantui ketakutan terkena operasi,” kata Mohammad asal Madura yang menjadi TKI tidak resmi itu. Hal senada juga dikatakan Sri Wahyuni. “Sejak lockdown, saya berhenti bekerja. Sudah pasti pendapatan berhenti total. Saya

punya warung. Sejak lockdown terpaksa tutup warung saya,” kata wanita asal Kediri yang sudah 10 tahun berada di Malaysia ini. Ketua Umum PCI Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) Malaysia, Dra Mimin Mintarsih, membenarkan kondisi di negeri jiran itu. Lockdown yang sudah lama diberlakukan belum dicabut sehingga warga tidak bisa melakukan aktivitas. l BACA: TKI... Hal 2

JAKARTA (GN) - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akhirnya turun tangan memeriksa rekening keluarga almarhum Akidi Tio dan pihak lain terkait heboh sumbangan sebesar Rp 2 triliun untuk menangani Covid-19 di Sumatera Selatan. Hasilnya, PPATK tak menemukan adanya rekening yang memiliki dana Rp 2 triliun seperti dijanjikan bakal disumbangkan guna penanganan Covid-19

JAKARTA (GN) - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim menegaskan bahwa bantuan sosial (Bansos) kuota internet bakal dilanjutkan. Hal ini diambil sejalan dengan keputusan pemerintah untuk melanjutkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mengakibatkan terbatasnya kegiatan masyarakat. “Kami ada skema lan-

Apriyani Rahayu dan Greysia Polii

emas,” kata Greysia. Apriyani menambahkan, ketika turun dari podium usai menerima medali, mereka sudah bukan siapa-siapa lagi, melainkan kembali jadi atlet yang

ke Polda Sumsel tersebut. “Kami periksa hampir seluruh rekening terkait, itu sangat-sangat tidak memadai untuk memenuhi kewajiban atau komitmen sebanyak Rp 2 triliun,” kata Kepala PPATK Dian Ediana Rae saat dikonfirmasi, Rabu (4/8/2021). Tim PPATK juga telah menganalisis rekening keluarga Akidi Tio di perbankan dalam negeri. Menurut Dian, PPATK , l BACA: PPATK... Hal 11

Nadiem Anwar Makarim

jutan subsidi kuota. Pada September, Oktober, November, kita akan menyalurkan Rp 2,3 triliun , l BACA: Bansos... Hal 11

Lho Iki Lak

Usai menerima medali emas Olimpiade Tokyo 2020, pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Greysia Polii sudah mendapat undangan untuk tampil di Olimpiade Paris 2024. Kedua atlet bulutangkis ini memang belum menjawab undangan yang disampaikan langsung oleh Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach itu, namun yang pasti kemenangan itu tercatat sebagai sejarah dan membuat banyak orang jadi ingin tahu lebih banyak tentang mereka.

ditotal merupakan angka ulang tahun Kemerdekaan Indonesia yaitu 76. “Yang pertama, kita sangat bersyukur pada Tuhan karena diberi kesempatan mencicipi

l BACA: PITI.... di Hal 11

Bansos Kuota Internet hingga UKT Segera Cair

Beri Kado Kemerdekaan, Greys/Apri Ditunggu di Olimpiade 2024

melawan pandemi Covid-19. Greysia/Apriyani menang setelah menyingkirkan ganda putri China Chen Qing Chen/ Jia Yi Fan dalam laga yang berlangsung selama 55 menit dengan skor 21-19, 21-15. Kemenangan itu mencipta sejarah. Selain kali pertama ganda putri Indonesia menang di ajang Olimpiade, tak disangka skor pertandingan kalau

Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), dan pengusaha Tionghoa lain. Bantuan juga diberikan PT Sari Enesis. Sinergi PITI Jatim dan YHMCHI dengan PWNU Jatim sudah berkali-kali dilakukan demi kemaslahatan umat. Khususnya di masa pandemi Covid-19 yang hingga kini belum mereda. Kali ini, yayasan tersebut mendistribusikan 10.000 Paket Isoman untuk masyarakat Jatim senilai Rp 1.021.200.000.

PPATK: Boro-boro Rp 2 T, Separo Saja Tidak Ada

KISAH DI BALIK SANG JUARA OLIMPIADE TOKYO

SAAT lagu Indonesia Raya berkumandang di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, pada Senin (2/8/2021), bisa jadi bukan Apriyani Rahayu dan Greysia Polii saja yang tergetar hatinya, tapi juga jutaan orang Indonesia. Raihan medali emas ini seolah jadi kado Kemerdekaan ke-76 RI sekaligus membangkitkan semangat di kala negeri ini sedang berjuang

SURABAYA (GN) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur melakukan Gerakan Berbagi dengan menggalang bantuan paket pangan dan multivitamin untuk warga isolasi mandiri (Isoman). Gerakan Berbagi PWNU Jatim ini disambut antusias para pengusaha dan elemen masyarakat lain guna membantu warga terdampak Covid-19 yang tengah melakukan isoman. Salah satunya dari Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jatim, Yayasan

harus kembali latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Di antaranya di Olimpiade Paris 2024, l BACA: Beri.... di Hal 11

Ditalak Cerai

ARTIS peran Tyas Mirasih digugat cerai oleh suaminya Raiden Soedjono. Gugatan itu dilakukan secara diam-diam ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Padahal selama ini rumah tangga mereka jauh dari gosip miring. Tak hanya gugatan talak cerai, Raiden Soedjono juga mempermasalahkan harta gana-gini selama empat tahun membina rumah tangga dengan mantan kekasih Raffi Ahmad tersebut. “Suami dari Mirasih Tyas Endah tersebut yaitu Raden Muhamad Soedjono Bin Hasan M Soedjono mengajukan permohonan cerai ,

Tyas Mirasih

l BACA: Ditalak.. di Hal 2


opini

2

minggu ke-308

5 - 11 AGUSTUS 2021

Ketika Langit Bernuansa Kalimat Tauhid (Bagian 2)

Oleh Prof. Nur Syam (Guru Besar Sosiologi/Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya)

MASIH tentang WAG. Kami juga dikejutkan dengan meninggalnya Pak Dr. Affandi Muchtar, mantan Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam. Beliau pernah menjadi Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) pada waktu saya menjadi Dirjen Pendis. Meskipun sebelumnya tidak mengenal secara memadai, akan tetapi karena jabatan di Jakarta tersebut, maka saya menjadi mengenalnya. Saya mengetahui namanya ketika membaca buku “70 Tahun Munawir Syadzali” yang ditulis oleh alumni-alumni luar negeri, maka saya membaca tulisan Pak Affandi Muchtar yang mengkaji mengenai Kitab Ta’limul Mutaallim. Saya lupa secara persis apa judulnya. Pak Affandi termasuk lelaki yang pendiam. Sangat santun dan berbicara dengan pelanpelan yang tertata bahasanya. Pilihan diksi-diksinya menggambarkan betapa apa yang dibicarakan tersebut dipikirkan lebih dahulu. Ada banyak acara

TKI...

► Sambungan hal 1 Tidak bisa bekerja. Apalagi sekarang kasus Covid-19 melonjak lagi. “Sampai sekarang belum ada pengumuman yang baru, masih lockdown yang pertama,” kata Mimin kepada Global News Rabu 4 Agustus 2021. Kondisi di Malaysia belum berubah sebab masih lockdown ketat. “Saya juga belum bisa bekerja. Insya Allah minggu depan sudah masuk ke kantor. Untuk sektor usaha, di sini jualan makanan misalnya boleh tapi harus dibungkus. Tapi itu untuk warga Malaysia sendiri, sedang WNI banyak kerja di proyek bangunan. Sebagai pekerja kasar, sementara sekarang proyek-proyek juga berhenti,” katanya. Karena itu banyak WNI di Malaysia terdampak sehingga secara ekonomi terpukul. Hal itu pula yang membuat Pengurus Cabang Istimewa Muslimat Nahdlatul Ulama (PCI MNU) Malaysia menggalang dana bantuan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia. Tujuannya untuk mengurangi dampak pandemi covid-19 yang juga dialami WNI di negeri jiran tersebut. Bantuan tersebut total senilai Rp 398.345.000 yang sudah disalurkan beberapa hari lalu. “Bantuan yang semuanya berupa paket sembako tersebut berasal dari seluruh elemen masyarakat Indonesia di Malaysia dan Singapura,” tutur Mimin Mintarsih. Secara rinci, para donatur adalah KBRI (2.593 paket sembako), Bu Dewi (50 paket), Syarikat Paket Mail Sdn Bhd (210 paket), Keluarga Besar Mak Minah dari Singapura (60 paket) dengan total bantuan sebesar 2.913 paket

yang melibatkan Beliau, dan selalu saya cermati pembicaraannya. Beliau bukan tipe pejabat yang jika berbicara meluap-luap dan humoris. Nyaris tidak saya jumpai Beliau ini “cengengesan” ketika berbicara di forum-forum resmi. Berbeda dengan saya, yang kalau bicara di forum justru mengedepankan gurauan untuk sekedar menyegarkan semangat. Pak Affandi seangkatan dengan beberapa tenaga pendidik yang dikirim ke luar negeri, khususnya di Mc-Gill, Canada, University of California at Los Angeles (UCLA), dan Chicago University. Bersama Beliau adalah Pak Abdurahman Mas’ud, Pak Abu Hafsin, Pak Yudian A. Wahyudi, Pak A. Navis, dan lain-lain. Pak Affandi masuk Mc-Gill University di Canada. Sebuah perguruan tinggi terkemuka di Canada, yang telah meluluskan Prof. Harun Nasution, dan Prof. Bisri Afandi. Pak Affandi memperoleh beasiswa di McGill sampai mendapatkan gelar Master of Art (MA) dalam Islamic Studies. Beliau kembali menjadi dosen di IAIN Cirebon dan kemudian berlabuh di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, pada masa Pak M. Suparta menjadi Sesdirjen Pendidikan Islam. Jika tidak salah pada waktu itu yang menjadi Dirjen Kelembagaan Islam adalah Prof. Dr. Qodri Azizi. Beliau temasuk orang yang cukup lama menjadi pejabat di Kemenag Pusat. Dimulai sembako. Mimin juga merincikan, bantuan tersebut dibagikan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tidak bisa bekerja akibat lockdown yang diterapkan Kerajaan Malaysia. Pendistribusian akan sepenuhnya melibatkan Pengurus Muslimat dengan bantuan beberapa banom PCI NU Malaysia seperti Fatayat, Ansor, Banser, Sarbumusi, Pagar Nusa, KMNU, dan PMII. Bantuan sendiri sebenarnya mulai didistribusikan kepada para PMI pada awal bulan Juni dan selesai sesuai target pada Juli 2021.“Saya sudah dua bulan tidak bekerja. Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini,” tutur Herlina, seorang WNI asal Gresik. Mimin pun berterima kasih atas bantuan KBRI dan semua pihak yang mendukung program ini. “Saya mewakili segenap pengurus dan anggota PCI Muslimat NU Malaysia salut dan berterima kasih atas bantuan dari Pemerintah Indonesia melalui KBRI. Ini bukti bahwa Pemerintah masih memberikan perhatian besar terhadap warganya di Malaysia,” kata Mimin. Lebih khusus lagi, kata Mimin, ini merupakan bentuk kepedulian PCI Muslimat secara khusus dan PCINU dan Keluarga Besar Warga Nahdliyyin Malaysia secara umum terhadap warga Indonesia di Malaysia. “Kita mengharapkan dalam situasi seperti ini NU hadir dengan langkah nyata untuk masyarakat,” lanjut Mimin. Terhambat Politik Malaysia lagi-lagi mencetak rekor terbaru untuk tambahan kasus harian virus Corona (COVID-19) tertinggi di wilayahnya. Lebih dari

dari pejabat eselon tiga sampai kemudian menjadi pejabat eselon dua, tepatnya sebagai Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam. Beliau kembali menjadi dosen, pada saat saya menjadi Dirjen Pendidikan Islam dan posisinya digantikan oleh Prof. Dr. Kamaruddin Amin, yang kemudian menjadi Dirjen Pendidikan Islam dan berlanjut menjadi Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam. Menurut sahabat-sahabat karibnya, seperti Pak Imam Syafi’i, Pak Mastuki, Bu Sa’diyah, Bu Ida Nur Qasim dan lain-lain, Pak Affandi, kata Pak Imam adalah seorang pejabat yang penuh dengan gagasan, misalnya keinginannya untuk menyekolahkan anak-anak pesantren ke Maroko agar belajar Bahasa Arab dan Ilmu Keislaman. Selain itu juga sosok yang mengkader yunior-yuniornya secara total. Pak Imam merasakan sebagai orang yang pernah dikadernya sewaktu membantu Pak Affandi dalam mengelola Ditjen Pendidikan Islam. Di antara yang juga sangat fenomenal adalah tentang basis elektronik untuk pendataan. Electronic Management Information system (EMIS) pernah menjadi instrumen yang sangat andal, pata tahun 2000-an. Sampai sekarang system ini masih digunakan untuk pendataan Pendidikan Islam di Indonesia. Untuk menandai ketokohan Pak Affandi, pada tujuh hari wafatnya dilakukan acara tahlil dan doa bersama yang diikuti

oleh tokoh-tokoh Islam Indonesia. Sayang waktunya bersamaan dengan doa dan tahlil juga di zoom lain sehingga saya tidak bisa mengikuti acara ini. Tokoh-tokoh NU dan PMII hadir pada acara yang digagas Oleh Pak Prof. M. Suparta dan kawan-kawan yang dahulu pernah bersama Pak Affandi dalam mengembangkan Ditjen Pendis. Tetapi sebelumnya, saya sempat mengikuti acara zoom pada doa bersama untuk Pak Sastra dan Pak Kidup dan juga do’a bersama untuk Pak Achjar dan Prof. Ma’shum Nuralim, dan juga terakhir Pak Rudy al Hana. Saya diminta untuk memberikan kesaksian atau testimoni tentang mereka yang wafat ini, maka saya sampaikan tiga hal, yaitu: Pertama, kematian adalah takdir Tuhan Yang Maha Kuasa, dan tidak ada satupun makhluk hidup yang bisa menghalanginya. Semua akan merasakan kematian sebagai ketentuan Tuhan yang azali sifatnya. Kita tidak tahu apa yang menjadi penyebabnya, tetapi dipastikan semua memiliki sebab-sabab yang Allah sendiri yang mengetahuinya. Oleh karena itu kita semua berharap bahwa kita harus mengikhlaskan atas kewafatan keluarga kita dan pasrah kepada Allah atas kehendak-Nya. Doa kita adalah semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketegaran dalam menghadapi musibah ini. Kita meyakini banyaknya sahabat-sahabat kita yang wa-

fat bukanlah adzab Tuhan akan tetapi semata-mata cobaan dari Allah kepada kita semua. Kedua, kita harus meneladani sahabat-sahabat kita, keluarga kita dan orang-orang yang dipanggil Allah ke hadiratnya. Kita semua memiliki catatan-catatan prestasi, kebaikan dan kesalehannya sehingga semua ini akan dapat memacu kita semua untuk berbuat yang baik sebagaimana kebaikan yang telah dipertontonkan kepada kita semua. Ada kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh para almarhum atau almarhumah yang bisa dijadikan sebagai teladan di dalam menghadapi kehidupan. Ketiga, hari-hari ini sungguh langit di atas kita penuh dengan untaian kalimat tauhid, la ilaha illallah. Yang dilantunkan bertalu-talu hingga suaranya dipastikan akan sampai ke arasy dan ke haribaan Allah SWT. Nuansa kalimat tauhid itu dilantunkan di manamana dalam jumlah jamaah yang sangat banyak. Bahkan melalui teknologi informasi (zoom), maka jamaah tahlil dan doa bersama bisa terdiri dari ratusan orang dari seluruh pesolok negeri. Kita semua berharap semoga melalui lantunan kalimat Tauhid itu, kemudian Allah SWT akan menghilangkan wabah penyakit Covid-19 dari seluruh Indonesia dan juga dari seluruh muka bumi. Ya Allah kabulkan doa hambamu ini. Amin. Wallahu a’lam bi al shawab. (nursyamcentre.com)

Demo di Malaysia mempersoalkan lockdown

19.000 kasus Corona tercatat di negara ini dalam 24 jam terakhir. Seperti dilansir The Star dan Channel News Asia, Rabu (4/8/2021), Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan 19.819 kasus Corona terdeteksi dalam 24 jam terakhir. Angka ini tercatat sebagai tambahan kasus harian tertinggi sejak awal pandemi merebak tahun lalu. Dari angka tersebut, area Klang Valley menyumbang lebih dari separuh kasus baru, sedangkan wilayah Selangor menyumbang 8.377 kasus dan Kuala Lumpur menyumbang 2.467 kasus baru. Wilayah Johor, Kedah dan Kelantan masing-masing melaporkan tambahan di atas 1.000 kasus dalam sehari. Rekor terbaru untuk tambahan kasus harian tertinggi ini tercatat selang dua hari setelah Malaysia mencetak rekor kematian harian tertinggi, dengan 219 kematian dilaporkan dalam sehari pada Senin (2/8/2021) waktu setempat. Jumlah kasus Corona di

Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi/penanggung jawab : Erfandi Putra Wakil Pimpinan Redaksi/pimpinan perusahaan: Gatot Susanto Redaktur Pelaksana : Titis Tri Wahyanti Redaktur: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir Biro Jakarta: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti KONSULTAN HUKUM : Andi Heriyanto SH

Malaysia meningkat dengan cepat dalam beberapa pekan terakhir. Beban kasus harian di negara ini bahkan mencetak rekor tertinggi selama 10 hari berturut-turut pada Juli lalu. Sejak 12 Juli, jumlah kasus baru Corona di Malaysia tidak pernah turun dari angka 10.000 kasus setiap harinya. Laporan Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan negara dengan total 32 juta jiwa penduduk ini dilaporkan telah menyuntikkan lebih dari 22 juta dosis vaksin Corona, dengan lebih dari 7,4 juta orang telah divaksinasi sepenuhnya -- menerima dua dosis -- hingga 3 Agustus. Sebelumnya per Minggu (1/8/2021) kasus corona negeri jiran tercatat 17.150. Hal itu merupakan kasus harian tertinggi keempat di negeri itu hingga saat ini. “Ini membuat perhitungan nasional (total) corona menjadi 1.130.422,” kata Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah, dikutip Channel News Asia (CNA), kemarin. Selangor masih menjadi

negara bagian dengan kasus terbanyak, lebih dari 6.000 infeksi. Lalu Kuala Lumpur 2.086 dan Kedah 1.511. Malaysia mencatat ada 160 kematian baru karena Covid-19 kemarin. Sehingga total kematian negara itu menjadi 9.184. Sebelumnya rekor tertinggi sempat dilaporkan Sabtu (31/7/2021). Malaysia mencatat 17.786 kasus harian. Beberapa analis menilai bahwa tingginya kasus Covid ini disebabkan oleh respon penanganan wabah yang kurang baik dan tanggap. Meski sudah lockdown berkali-kali, dinamika politik menjadi sebuah momok bagi penanganan pandemi. “Respons Malaysia terhambat oleh pemerintahan yang kacau dan pertikaian politik yang terus-menerus,” ujar Joshua Kurlantzick, peneliti Asia Tenggara di lembaga think tank Council on Foreign Relations. Malaysia sendiri memang sedang dalam konflik politik internal yang tajam. Banyak pihak yang mengecam dan meminta Perdana Menteri

secangkir kopi

Medali dan Pandemi

Gelaran pesta olahraga multicabang terbesar di dunia, yakni Olimpiade Tokyo 2020 ke-32 yang digelar pada 23 Juli sampai 8 Agustus 2021. Seharusnya penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 dilaksanakan tahun lalu. Akan tetapi, karena bumi sedang mengalami musibah akibat pandemi Covid-19, maka gelaran pesta akbar olahraga terbesar di dunia itu diundur menjadi 2021. Selama gelaran Olimpiade tersebut, yang juga berbarengan dengan PPKM, rasanya ada hiburan tersendiri. Hiburan yang lagi jenuh di rumah. Hiburan yang lagi gundah. Gundah, karena memikirkan covid-19 yang juga belum mereda, sehingga bisa berdampak negativ kepada kekebalan imun. Dengan menonton Olimpiade, apalagi yang bertanding atlet kita, rasanya menjadi lain. Lebih-lebih kalau menonton cabang bulutangkis dan angkat besi. Mengapa? Karena keduanya yang mempunyai peluang untuk menggondol medali. Dan terbukti Greysia/ Apriyani menutup kiprah Merah-Putih di ajang olahraga bangsa-bangsa dunia ini dengan mantap. Keduanya meraih medali emas di nomor ganda putri bulutangkis, Senin (2/8/2021) kemarin. Menghadapi unggulan kedua asal China Chen Qingchen/Jia Yifan, Greysia/ Apriyani mampu menang dua gim langsung 21-19 dan 21-15. Ini adalah medali emas pertama Indonesia di nomor ganda putri. Alhasil, tradisi emas Indonesia sejak Olimpiade 1992 bisa selalu terjaga. Tak

Erfandi Putra Pemimpin Redaksi

cuma Greysia/Apriyani, Anthony Sinisuka Ginting juga menyumbangkan medali perunggu usai mengalahkan Kevin Cordon dari Guatemala dengan skor 21-11 dan 21-13. Sayangnya, Indonesia gagal menambah medali di angkat besi karena Nurul Akmal Putri cuma finis kelima di nomor 84 kg putri. Meski demikian, pencapaian para atlet Indonesia saat ini terbilang mantap di tengah kondisi pandemi virus corona. Ada lima medali dibawa pulang oleh kontingen Indonesia, yakni satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Untuk sementara Indonesia berada di posisi ke-37 klasemen perolehan medali. Setidaknya sebelum Olimpiade ditutup akhir pekan nanti, posisi Indonesia jauh lebih baik daripada di Olimpiade Rio 2016 saat finis posisi ke-47. Maka rombongan Indonesia bisa pulang ke tanah air dengan senyum lebar. Ya…, Olimpiade menjadi hiburan rakyat Indonesia di masa pandemic. Apalagi, bukutangkis menyumbang emas. Hiburan yang membuat kita betah di rumah, di depan TV. Dan bisa juga dikatakan Olimpiadei ‘turut” mensukseskan PKKM.(*)

(PM) Muhyiddin Yassin untuk mundur akibat manuvernya yang meminta keadaan darurat nasional dilakukan dan pembatasan pergerakan publik secara sepihak. Bahkan, langkah ini membuat pihak partai koalisi pendukungnya saat ini semakin menipis. Terakhir kontroversi juga muncul saat salah satu menteri menyebut status darurat akan dicabut meski Raja Malaysia menyebut tak ada pembicaraan soal itu. Sementara itu, akhir pekan pengunjuk rasa berkumpul di pusat Kuala Lumpur menyatakan ketidakpuasan penanganan pandemi oleh pemerintah. Bahkan massa menyerukan

agar Perdana Menteri Muhyiddin untuk mundur. Mereka membawa bendera hitam dan membawa poster “Kerajaan Gagal”. Ini menjadi tagar populer di Malaysia seiring lockdown yang dilakukan dan kenaikan kasus Covid-19. Ini menjadi demo pertama warga secara fisik di Malaysia. Sebelumnya banyak yang enggan turun ke jalan karena pembatasan dan takut infeksi Covid-19. Malaysia menerapkan status darurat sejak Januari hingga 1 Agustus kemarin. Lockdown melalui aturan kontrol pergerakan (MCO) juga diterapkan secara nasional sejak awal Juli 2021. (fan/gas/cnbci)

Ditalak..

harta bersama,” tutur Taslimah. Rencananya sidang talak cerai perdana Tyas Mirasih dan Raiden akan digelar pertengahan Agustus 2021. “Perkara tersebut telah diagendakan sidang pada tanggal 4 Agustus 2021, dan agenda sidang pertama adalah nanti tanggal 16 Agustus 2021,” kata Taslimah. Dalam sidang perdananya nanti, pihak pengadilan berharap penggugat maupun tergugat hadir dalam sidang yang beragendakan mediasi. Sebab sidang itu sangat berpengaruh bagi rumah tangga mereka. “Semua perkara yang masuk pada sidang perdana wajib dihadiri pihak pemohon dan termohon,” tukasnya. * l6

► Sambungan hal 1 talak dan pembagian harta bersama,” kata Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Taslimah, di kantornya, Rabu (4/8/2021). Perihal gugatan harta gana-gini Taslimah tidak bisa menjelaskannya secara detail. Sebab hal itu sudah masuk dalam materi sidang. “Nanti akan kami jelaskan bila perkaranya sudah melalui proses persidangan. Karena ini masih dalam proses, kami jelaskan bahwa jenis perkara tersebut adalah akumulasi antara cerai talak dan pembagian

WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Lukman GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA : Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA : Bambang Sujarwanto NGANJUK : Iskandar Zulkarnaen Kediri KAB/KOTA : Iskandar Zulkarnaen JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Teguh Aryanto BANYUWANGI : Edhi Prasetyo bOJONEGORO: Ahmad Sampurno. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers


SIDOARJO

minggu ke-308 5 - 11 AGUSTUS 2021

3

Polwan Salurkan 600 Paket Warga Terdampak Covid-19 SIDOARJO (GN)-Polisi Wanita (Polwan) Polresta Sidoarjo menyalurkan sebanyak 600 paket sembako bagi warga terdampak Pandemi Covid-19. Penyaluran ini dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-69 dan Hari Jadi Polwan ke-73 tahun 2021. Pemberangkatan distribusi bantuan tersebut dilakukan Kapolresta Sidoarjo didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Sidoarjo dan pejabat utama Polresta Sidoarjo di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (4/8/2021) pagi. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, pembagian 600 paket sembako pada kesempatan ini merupakan bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari sekaligus sebagai Ibu Asuh Polwan, dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-69 dan Hari Jadi Polwan ke-73 tahun 2021. "Adanya pandemi Covid-19 dan pemberlakukan PPKM, tentunya juga membawa dampak bagi masyarakat di berbagai wilayah termasuk di Kabupaten Sidoarjo. Karenanya melalui peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-69 dan Hari Jadi Polwan ke-73, kami menyalurkan 600 pa-

GN/Istimewa

Gus Muhdlor saat mengunjungi salah satu fasilitas kesehatan yang dimiliki SMK di Sidoarjo.

Siswa Kejuruan Diharapkan Bisa Jadi Volunteer Covid-19

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Sidoarjo, Maya Kusumo serahkan paket.

ket sembako dari Ketua Umum Bhayangkari dan Ibu Asuh Polwan bagi warga terdampak," jelasnya. Ia berharap pemberian bantuan paket sembako ini, dapat meringankan beban masyarakat, dan pandemi segera berlalu. Kepada penerima bantuan,

juga dihimbau agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan dan mentaati peraturan PPKM level 4. Menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, para Polwan Polresta Sidoarjo, membawa paket sembako menuju kawasan Taman Pinang Indah

dan Alun-alun Sidoarjo. Sedangkan lainnya membagikan bantuan paket sembako ke berbagai wilayah polsek jajaran. Pembagian paket sembako bagi warga terdampak pandemi di kawasan Taman Pinang Indah, dilakukan langsung oleh Kapolresta Sidoarjo

Gus Muhdlor Siapkan Beasiswa Anak Korban Covid -19 SIDOARJO (GN) - Pemkab Sidoarjo akan menyiapkan beasiswa pendidikan kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal karena pandemi Covid-19. Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu merasa terenyuh saat mendapati salah satu keluarga korban Covid-19 tersebut meninggalkan anak yang masih sekolah. Secara spontan, bupati yang alumni Fisip Unair itu memerintahkan Kepala Dinas Sosial, Tirto Adi yang saat itu ikut mendampingi agar memberikan prioritas beasiswa bagi keberlanjutan pendidikan anak - anak yang orang tuanya meninggal

Gubernur... ► Sambungan hal 1 Rabu (4/8/2021) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bertajuk Gerakan UINSA Sehat Vaksinasi Massal di Sport Center UINSA. Vaksinasi yang diadakan tanggal 4-5 Agustus 2021 ini merupakan bentuk sinergi dari UINSA, Pemprov Jatim bersama Pemkot Surabaya. Target sasaran vaksinasi tersebut sebanyak 2.500 dosis per harinya. Sehingga total terdapat 5.000 dosis selama dua hari pelaksanaan dengan jenis vaksin AstraZeneca. Setibanya di Kampus UINSA, Gubernur Khofifah disambut Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Rektor UINSA Prof H Masdar Hilmy beserta jajarannya. Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Plt. Kadinkes Jatim, Dirut RSUD Dr. Soetomo, dan beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim. Tampak dari proses vaksinasi di UINSA tersebut berjalan lancar dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Jarak diatur sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kerumunan. Di tempat tersebut disiapkan meja sceeening, pendataan, pemeriksaan, pelaksanaan vaksin, dan ruang KIPI, serta tenda untuk tempat tunggu. Tak hanya meninjau, orang

pandemi

karena Covid-19. Kepala Desa Pagerwojo juga diminta segera melakukan pendataan terhadap keluarga yang meninggal dunia karena Covid-19 dan meninggalkan anak yang berstatus pelajar. Gus Muhdlor mengatakan, beasiswa pendidikan menjadi salah satu dari 17 program kerja yang telah dijanjikannya. Tahun depan program beasiswa pendidikan tersebut akan direalisasikannya. Jumlahnya sebanyak 10 ribu anak akan memperoleh beasiswa tersebut. "Melihat pandemi Covid 19 yang begitu kuat hingga hari ini, maka Dinsos kami nomor satu di Jatim itu juga menyapa sekaligus memberikan semangat kepada peserta vaksinasi, tenaga vaksinator, tenaga kesehatan maupun tim administrator. Seusai melakukan peninjauan, Khofifah mengatakan sinergitas dan kolaborasi menjadi kunci sukses percepatan layanan vaksinasi bagi masyarakat di Jatim. Karenanya, maksimalisasi sinergitas dan kolaborasi dengan berbagai elemen strategis atau stakeholder tentunya akan mempercepat capaian vaksinasi di Jatim. “Apakah berbasis kampus, berbasis tempat-tempat pelayanan kesehatan (yankes), atau berbasis perusahaan-perusahaan. Kita memaksimalkan sinergitas dan kolaborasi dari seluruh stakeholder dalam pentahelix approach untuk mempercepat capaian vaksinasi,” ujar Mantan Mensos RI ini. Khofifah menambahkan, dalam menerapkan sinergitas dan kolaborasi, Dinas Pendidikan Jatim diminta fokus untuk melakukan koordinasi dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi. Sementara Dinkes Jatim menyinergikan dengan semua elemen strategis di Jatim. Terkait penyelenggaraan vaksinasi di UINSA, Khofifah menyebut bahwa ini merupakan wujud dari sinergitas dan kolaborasi dengan pendekatan pentahelix antara pemerintah provinsi, pemerintah kota dan perguruan tinggi. Dimana, UINSA menyiapkan tempat

GN/Istimewa

Gus Muhdlor menyerahkan bantuan sosial di balai desa Pagerwojo.

arahkan untuk mendata setiap yatim atau yatim piatu yang orang tuanya menjadi korban dan kegiatan vaksinasi, Pemprov Jatim menyiapkan dosis vaksin, sementara Pemkot Surabaya menyiapkan nakes dan tenaga vaksinator. “Inilah sebetulnya program gotong royong, guyub rukun menjadi penting. Kita harus bergandengan tangan membangun sinergitas dan kolaborasi untuk bersamasama memberikan layanan percepatan vaksinasi bagi masyarakat,” jelas gubernur perempuan pertama di Jatim ini. “Jadi ini akan menjadi format kebersamaan, kegotongroyongan, keguyubrukunan di antara seluruh stakeholders di Jatim,” tambah Khofifah. Pada kesempatan yang sama, Khofifah menjelaskan, terdapat sebanyak 4,2 juta masyarakat di Jatim yang masuk tahap vaksin dosis kedua sudah jatuh tempo. Karenanya, ini memerlukan support pasokan vaksin dari pemerintah pusat dan telah dilaporkan kepada Menteri Kesehatan RI dan Mendagri. “Mudah-mudahan bisa segera disupport, dan disupply kebutuhan vaksinnya. Sehingga kita bisa memberikan dosis kedua yang sudah jatuh tempo,” pungkasnya. Sementara itu, terlihat antusiasme civitas akademika beserta masyarakat di sekitar UINSA dalam mengikuti vaksinasi tersebut. Mereka pun dengan antre dan berjejer rapi di bangku yang telah disiapkan di dalam maupun tenda luar Sports Center UINSA. fan

dari Covid - 19 agar mendapatkan beasiswa itu,"ucap Gud Muhdlor Ali usai memberikan bansos Covid-19 berupa Sembako kepada warga Desa Pagerwojo Kecamatan Buduran, Selasa, (3/8). Gus Muhdlor menjelaskan, untuk mendapatkan beasiswa dari pemkab Sidoarjo ada tiga jalur yang bisa ditempuh, yaitu melalui jalur prestasi, jalur bagi pelajar tidak mampu dan jalur prestasi keagamaan. win

Wanita...

► Sambungan hal 1

Abbie, yang berusia 30 tahun, menambahkan bahwa dirinya sekarang jatuh cinta dengan alien. Tidak tanggungtanggung, Abbie menyebut jika alien lebih baik dari pria di bumi. "Aku lelah dengan pria dari Bumi. Aku bercanda di dunia maya tentang menginginkan alien untuk menculikku," ujar wanita yang berprofesi sebagai aktris ini. "Lalu, aku mulai bermimpi soal cahaya putih setiap

Negara Ini....

► Sambungan hal 1 sertifikat vaksin kini jadi syarat di Republik Chechnya untuk masuk ke ruang publik seperti masjid dan lainnya. "Ketika berkunjung ke masjid, wajib untuk memiliki sertifikat vaksin," ujar Wakil Perdana Menteri Republik Chechnya, Vakhit Usmayev, awal pekan ini. Tak hanya masjid, sertifikat vaksin Covid-19 itu juga menjadi syarat buat warga untuk masuk ke toko retail,

GN/Istimewa

Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Waka Polresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, pejabat utama Polresta Sidoarjo dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Sidoarjo Ny. Maya Kusumo beserta pengurus Bhayangkari Cabang Kota Sidoarjo.win

SIDOARJO (GN)–Semua pihak diharapkan bahu membahu menangani pandemi Covid-19. Pemerintah tidak akan mampu menanggulangi pandemi ini tanpa bantuan warga. Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengatakan salah satu bantuan warga bisa datang dari sekolah kejuruan keperawatan dengan menjadi volunteer atau tenaga sukarela. Mereka nantinya dapat membantu saat vaksinasi massal dilakukan. Pernyataan itu disampaikan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdllor) usai meninjau keberadaan SMK 10 November Sidoarjo Selasa (3/8/2021). Gus Muhdlor mengatakan keberadaan para ahli di bidang medis yang dididik di sekolah kejuruan sangat diperlukan. Keberadaannya suatu saat menjadi ujung tombak bagi dunia kesehatan dimasa mendatang. “Terimakasih kepada Yayasan SMK 10 November, saya cek tadi cukup bagus sehingga mungkin nanti menjadi salah satu pioneer termasuk penggerak untuk bahu membahu dalam penyelesaian Covid-19, termasuk arahnya ke volunteer nanti kalau seandainya vaksinnya banyak,” ucapnya. Ia menambahkan, sudah banyak Stikes yang bergabung membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19. Saatnya SMK kejuruan seperti ini dapat bergabung membantu pemerintah menyelesaikan pandemi. Gus Muhdlor meminta dimasa seperti ini untuk tidak menanyakan apa yang diberikan negara. Namun sebaliknya sumbangsih apa yang dapat kita berikan kepada negara. “Kemarin sudah ada beberapa Stikes besar sudah bergabung, tinggal SMK-SMK ini terutama SMK Keperawatan untuk mau bergabung menjadi volunteer,” tukasnya. Dalam kesempatan tersebut Gus Muhdlor mendatangai Lab Farmasi dan Lab Farmakognosi yang dimiliki SMK Sepuluh November Sidoarjo. bjt

Dikbud Sidoarjo Tegur Sekolah Nekat PTM

SIDOARJO (GN)–Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah masih dilarang selama PPKM level 4 yang berlaku hingga 9 Agustus. Meski demikian, ada sekolah di Sidoarjo nekat menggelar pertemuan tatap muka (PTM) untuk sebagian siswa. Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo Bambang Eko Wiroyudho mengakui setidaknya baru diketahui ada dua laporan sekolah yang menggelar tatap muka. ’’Ada satu SMP di Buduran dan SD di Krian, sementara laporan yang masuk ada dua sekolah,’’ kata Bambang Eko Wiroyudho. “Sesuai edaran sementara masih dilarang,’’ tegas Bambang Eko Wiroyudho, Selasa (3/8). Selama ini, dia memang mendapati laporan adanya

sekolah yang menggelar tatap muka. Namun, tidak secara keseluruhan. Kemarin pihaknya juga meminta sekolah untuk menghentikan aktivitas pembelajaran tatap muka. ’’Yang di Buduran sudah kami ingatkan. Yang di Krian ini juga kami minta untuk tidak PTM dulu,’’ jelas pria yang juga menjabat Kabid SD itu. Pihaknya, juga meminta pengawas sekolah di setiap kecamatan untuk mengecek sekolah yang menggelar PTM. Jika kedapatan ada yang PTM, pengawas diminta menegur dan meminta sekolah tidak menggelar PTM dulu. ’’Kalau diingatkan bisa, ya cukup diingatkan secara lisan saja,’’ katanya. Dia memastikan bahwa PTM tetap belum bisa dilakukan meski sekolah berdalih telah menerapkan tes antigen

atau menerapkan protokol kesehatan (prokes). ’’Aturannya belum boleh PTM dulu,’’ paparnya. Bahkan, walaupun orang tua siswa mengizinkan untuk tatap muka, pihaknya menyebut masih tidak mengizinkan untuk PTM karena aturan dari pemerintah pusat belum diperbolehkan tatap muka. Sementara itu, salah satu kepala SD di Krian menyebut sudah berkoordinasi dan diingatkan dinas dikbud serta langsung menghentikan kegiatan PTM. Pihaknya menyebut sebelum siswa masuk, orang tua sudah memberikan izin. Itu pun tidak semua siswa. Dari 650 siswa, hanya 20-an siswa. Yakni, siswasiswi yang butuh belajar lebih dan mengalami kesulitan saat belajar online..jps

malam. Suatu malam, sebuah suara di mimpiku berkata, 'tunggu di tempat biasa'." Abbie lantas menambahkan bahwa ia menunggu di samping jendela pada malam berikutnya. Menurut Abbie, sebuah piring terbang lantas datang dan menculik dirinya. Wanita ini juga mengklaim bahwa ia bertemu lima alien yang punya tubuh manusia. Para alien tersebut memiliki figur langsing dan tinggi. "Ada satu yang terkoneksi denganku. Aku merasakan hal yang sama. Dia bilang aku

harus setuju jika mau pergi bersama mereka, tapi aku tidak mau bilang ya karena mereka mungkin membawaku selamanya," imbuh Abbie. Abbie menambahkan jika penculikan tersebut terjadi selama 20 menit. Setelah itu, ia kembali ke rumahnya yang terletak di London. Meski begitu, Abbie kini mengaku siap untuk bertemu dengan alien yang membuatnya jatuh cinta lagi. Wanita ini juga menambahkan jika ia rela pergi ke galaksi lain. "Aku harap dia kembali.

Aku siap mengunjungi galaksi Andromeda." Di sisi lain, Abbie juga menerima kritikan atas klaimnya tersebut. Namun, ia mengaku tidak peduli dan tetap ingin mencoba kencan dengan alien. "Ini adalah hal kontroversial, untuk seseorang yang tidak pernah mempertimbangkan berkencan dengan spesies lain." "Aku siap mencobanya, aku akan menjadi orang pertama yang membuatnya terasa normal," tutup Abbie Bela. (sac, adinda LMP)

acara olahraga, hingga fasilitas hiburan. Untuk naik moda transportasi publik, wisatawan dan warga negara bagian federasi Rusia dengan mayoritas penduduk muslim itu juga diwajibkan memakai masker. Di momen yang sama, Menteri Kesehatan Republik Chechnya, Elkhan Suleimanov, mengumumkan bahwa sekitar 60% orang dewasa di sana telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama. Republik Chechnya menjadi kawasan pertama di Rusia yang mencapainya. Dalam gambaran umum,

tingkat vaksinasi sebanyak 60% disebut menjadi syarat untuk herd immunity. Pemimpin Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, juga mengimbau semua orang untuk segera vaksin. "Kita menangani isu ini dengan tanggung jawab penuh sekaligus melindungi warga kami dari infeksi mematikan," ujar Ramzan. "Saya juga menggarisbawahi bahwa kita tak harus berhenti di angka 60%, tapi hingga semua populasi divaksin," dia menambahkan. Adapun di Rusia, program

vaksinasi Covid-19 massal telah dilakukan sejak 18 Januari 2021 dan terus digenjot hingga kini. Sementara itu, Presiden Vladimir Putin kontra dengan vaksinasi, keputusan untuk program itu diserahkan sepenuhnya pada para pemimpin kawasan setempat. Seperti di Indonesia dan banyak negara lainnya, program vaksinasi masal di Rusia juga digratiskan. Warganya bahkan bisa memilih jenis vaksin yang ingin digunakan, seperti Sputnik V, Sputnik Lite, EpiVacCorona, dan CoviVac. (dtc, adinda LMP)


MADURA

4

Pamekasan Raih Penghargaan KLA Kedua Kalinya PAMEKASAN (GN)–Pamekasan kembali memperoleh penghargaan sebagai kabupaten layak anak (KLA) kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan RI. Penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya. Penghargaan pertama diraih Pamekasan pada tahun 2019 lalu. Pengumuman terpilihnya Pamekasan menjadi KLA itu disampaikan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam upacara daring, Kamis (29/7/2021) di Jakarta. Ada 275 kabupaten dan kota penerima penghargaan KLA dari empat kategori yakni kategori Pratama, Madya, Nindia dan Utama. “Alhamdulillah untuk Pamekasan kita dapat penghargaan kota layak anak kategori Pratama dan ini yang kedua. Pratama itu kategori untuk seluruh Madura, Pamekasan Bangkalan Sampang dan Sumenep mendapatkan penghargaan ini,” kata Sekdakab Pamekasan Ir Totok Hartono MA kepada pers usai acara penyerahan di Pendopo Ronggosukowati. Totok mengatakan makna sebagai kabupaten layak anak ini adalah bahwa kabupaten atau kota itu telah memiliki atau menyediakan fasilitas bagi kepentingan anak di seluruh fasilitas umum maupun di tempat tertentu yang bisa diakses oleh anak-

Baddrut Tamam

GN/Masdawi

anak, baik tempat mainan maupun taman baca dan lainnya. Di Pamekasan, kata Totok Hartono, di berbagai tempat telah disediakan tempat layanan untuk anak, seperti di Mall Pelayanan Publik (MPP) juga ada di tempat pelayanan lain. Orang tua sembari mengurus keperluannya, kata Totok, disediakan tempat untuk anak-anak mereka bermain. “Dan tentu ini kita akan usaha terus, meningkatkan KLA ini menjadi lebih tinggi lagi tahun depan, dari pratama ke madya, namun demikian sebenarnya skor kita itu cukup tinggi, cuma karena tim validasi tidak turun langsung ke Pamekasan dan Sumenep, mereka hanya turun ke Bangkalan dan Sampang, karena tim itu sekembalinya dari sana terpapar Covid,“ ungkapnya. Akibatnya, lanjut Totok Hartono,

Pamekasan Sumenep tidak dilakukan validasi lapangan secara langsung akan tetapi hanya dilakukan secara daring. Namun demikian, berdasarkan verifikasi daring itu Pamekasan sudah memenuhi syarat dan memiliki nilai baik untuk mendapatkan penghargaan KLA tersebut untuk yang kedua kelinya. “Mudah-mudahan terkait dengan kesungguhan dan komitmen dari OPD kita khususnya atas dorongan Bapak Bupati kita bisa lebih meningkatkan lagi presatai di masa depan, yakni peningkatan program kegiatan ini bisa mendukung kota layak anak untuk kategori yang lebih tinggi lagi,” katanya. Sementara Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPA-KB) Dra Yudistinah mengatakan ada 24 indikator yang terbagi menjadi lima cluster hak anak, yang dinilai dalam pemberian penghargaan itu. Secara administrasi, kata Yudistinah, Pamekasan sudah melengkapi semua, yang pertama hak sipil dan kebebasan, kedua lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, ketiga pemenuhan hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan, keempat pemenuhan anak atas pendidikan kreativitas dan budaya, kelima perlindungan khusus. mas

Jabat Rektor Baru, Petakan Potensi Unira PAMEKASAN (GN) – Dr Faisal Estu Yuliyanto ST MT, Sabtu (31/7/21) dilantik menjadi Rektor Universitas Madura (Unira) Periode 2021-2025. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Yayasan Unira Drs Amiril MSi, di ruang Pertemuan Kantor Pusat Unira Jalan Raya Trunojoyo Pamekasan. Karena suasana Pandemi Covid-19, undangan yang dihadirkan acara pelantikan itu sangat terbatas menggunakan protap kesehatan secara ketat. Faisal sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik Unira periode 2017-2021. Kepada wartawan yang menemuinya usai acara pelantikan, Faisal menegaskan bahwa dia akan melakukan pemetaan terlebih dahulu atas potensi dan kekurangan yang selama ini dimiliki Unira. “Kita petakan apa kekurangan kita yang sebelumnya, yang baik kita lanjutkan , yang kurang kita perbaiki,” katanya. Dia mengaku hingga kini peningkatan SDM di Unira sudah mulai berjalan bagus. Unira bisa berperan serta dalam berbagai event perguruan tinggi di tingkat nasional bahkan hingga internasional. Keberhasilan itu harus dilanjutkan. SDM, dosen dan fasilitas lainnya harus dikembangkan. “Memang kendalanya, dua tahun yang terakhir ini kan ada pandemik , jadi kegiatan kita terbatas semuanya, tapi mudah-mudahan pandemic ini segera berakhir, kita gas gas lagi dikit

GN/Masdawi

Dr Faisal Estu Yuliyanto ST MT

dikit,” ujarnya. Akibat pandemik, kata dia, penambahan fasilitas macet, gedung macet terbatasi. Energi dikerahkan untuk kepentingan membantu mahasiswa dengan berbagai kebijakan di bidang akademik, misalnya bantuan kuota internet, potongan SPP dan lain sebagainya. “Jadi di masa pandemik ini yang skala prioritas saja. Tapi insya Allah pandemic ini kan segera berakhir, kita mulai lagi nanti,” tuturnya. Hingga kini Unira memiliki sekitar 4.000 mahasiswa, dari jumlah itu sekitar 1.000 di antaranya adalah mahasiswa penerima beasiswa dengan segala macam jenis beasiswa termasuk didalammya beasiswa bidik missi yang menjadi komponen terbesar beasiswa di Unira. “Mahasiswa kita tiga ribu lebih,

dengan yang baru insya Allah ada empat ribuan, jadi dari jumlah mahasiwa sekitar hampir 1.000 kita dapat beasiswa termasuk bidik misi, komponen terbesar beasiswa memang bidikmisi, tapi ada beasiswa lainnya dari pihak lain,” ungkapnya. Kini Unira, lanjut Faisal, juga mendapat beberapa hibah dan menjadi satu satunya PTS yang mendapat hibah di Madura, berupa hibah kurikulum merdeka belajar, sebagai program unggulan kampus merdeka dari Kemendikbud. “Insya Allah bulan depan kita akan kedatangan 19 mahasiswa dari luar Jawa, jadi pertukaran mahasiswa itu disini, kalau dulu pertukaran mahasiswa kita selain nasional juga tingkat Asean yang kini kita hentikan dulu sementara karena pandemik, “ ungkapnya. “Insya Allah ini sudah jalan, September nanti kita akan kedatangan 19 mahasiswa, 19 mahasiwa kita juga akan ke berbagai wilayah Indonesia mensukseskan program kampus merdeka itu,” tambahnya. Memimpin Unira saat ini, kata dia, cukup berat, persaingan dan tantangan makin berat, regulasi semakin ketat. Karena itu PTS harus bertahan, jangan tidur.Soal prestasi Unira dia mengaku telah banyak diraih di tingkat nasional dari PKIP Unira telah berhasil menjadi juara dalam lomba penulisan karya ilmiah, juga ada prestasi bidang olahraga.mas

Pelatihan Melinting Rokok Digelar September

PAMEKASAN (GN) – Pemkab Pamekasan benar-benar ingin meningkatkan taraf ekonomi masyarakatnya di tengah pandemi covid-19 dengan aneka program yang dicanangkan untuk kesejahteraan mereka. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Pamekasan, Supriyanto, mengungkapkan, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan pabrik rokok untuk mengadakan pelatihan bagi masyarakat dan petani tembakau secara khusus apabila ingin menjadi buruh di pabrik rokok. Menurutnya, pelatihan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat dengan cara mendaftar langsung ke instansinya atau melalui fasilitator Wira Usaha Baru (WUB) di tingkat desa. Sebab, program ini merupakan bagian dari program WUB yang menjadi prioritas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. “Ini pelatihan-pelatihan untuk calon pekerja pabrik rokok, buruh tani kita yang ingin bekerja di pabrik rokok itu dilatih. Kita rencanakan begitu untuk petani yang ingin menjadi buruh di pabrik rokok,” katanya Sabtu (31/7/21). Mantan Kabag Humas dan Pro-

GN/dok

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Pamekasan, Supriyanto

tocol Setdakab Pamekasan ini menambahkan pihaknya menargetkan 220 peserta dalam pelatihan tersebut dengan 12 paket pelatihan. Para peserta akan dilatih mulai porses awal pembuatan rokok hingga finishing atau packaging. Sehingga mereka benarbenar siap ketika nantinya bekerja di pabrik rokok. “Kita telah menjalin kerja sama dengan beberapa pabrik rokok, kita langsung latih di pabrik rokok, nanti kita upayakan yang telah mengikuti pelatihan diturunkan di beberapa pabrik rokok di Pamekasan,” tandasnya. Dia mengaku, sejatinya pelaksa-

naan pelatihan itu akan direalisasikan Agustus 2021 lalu, namun rencana itu terkendala perubahan penganggaran dan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pihaknya menargetkan September mendatang pelatihan tersebut sudah bisa terealisasi sesuai harapan. Program WUB tahun 2021 secara keseluruhan menargetkan 1600 peserta sesuai dengan pelatihan yang mereka ambil. Seperti pelatihan memproduksi sarung, songkok, makanan ringan dan pelatihan lainnya yang mereka inginkan. Termasuk pelatihan menjadi pekerja di pabrik rokok tersebut. WUB menjadi program prioritas Bupati Baddrut Tamam untuk menciptakan 10.000 pengusaha baru selama kepemimpinannya. Dari pelatihan yang digelar sejak tahun 2020, sekitar 60 persen di antaranya telah mampu memproduksi sendiri. Selain menfasilitasi pelatihan, Pemkab Pamekasan juga memberikan bantuan alat, bantuan modal dengan bunga nol persen selama setahun hingga fasilitasi pemasaran, mulai pemasaran offline hingga pemasaran online yang bertujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. adv,mas

minggu ke-308

5 - 11 AGUSTUS 2021

Pemkab Gandeng IDI Sediakan Konsultasi Kesehatan Gratis

Pengurus IDI Pamekasan berfoto bersama Bupati Baddrut Tamam.

PAMEKASAN (GN)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang setempat akan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berkonsultasi tentang kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Ketua IDI Cabang Pamekasan, dr. Tri Susandhi Juliarto menyampaikan, pihaknya bersama pemerintah daerah akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam situasi pandemi seperti sekarang. Salah satunya dengan memberikan beberapa nomor telpon dokter yang bisa dihubungi untuk berkonsultasi langsung tentang kesehatannya. Dokter nantinya akan memberikan rekomendasi kepada masyarakat terkait tindakan yang dapat diambil atas penyakit yang dideritanya. Apakah harus dirujuk kepada fasilitas kesehatan (faskes), hanya memberikan resep obat yang wajib dikonsumsi atau bahkan cukup dirawat di rumah saja. Dengan demikian, masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri atas penyakit yang dideritanya. "Kami siap bekerja sama dengan pemkab dalam memutus penyebaran Covid-19 ini, karena kita memang harus bersama-sama dalam masalah ini," katanya saat bertemu dengan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (2/8/2021).

Dikatakan, upaya memutus penyebaran covid-19 ini membutuhkan edukasi massif kepada masyarakat, tidak hanya dilakukan oleh tenaga medis, dokter, dan pemkab. Melainkan juga masyarakat secara umum memiliki tugas besar agar wabah ini segera berakhir. "Apa yang pemkab mau dalam masalah ini, kami siap melaksanakan. Beberapa dokter juga telah siap memberikan nomor teleponnya agar masyarakat bisa konsultasi secara langsung," terangnya. Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengapresiasi para dokter yang telah bekerja keras memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terutama ketika kasus covid-19 meledak seperti yang terjadi belakangan ini yang tentunya dihadapkan dengan beberapa fenomena di lapangan. Fenomena tersebut salah satunya berupa antipati masyarakat terhadap wabah Covid-19, bahkan sebagian mereka tidak percaya dan menolak atas fakta keberadaan virus itu. Namun, dokter dan tenaga medis secara umum tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Bupati murah senyum ini menyampaikan, salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam memberikan edukasi tentang covid-19 kepada masyarakat dengan memperbaiki pola komunikasi agar mereka tidak

GN/Masdawi

menolak atas penyakit covid-19 yang dideritanya. Sehingga, penyebaran virus tersebut bisa ditekan secara maksimal. Selain itu, orang nomor satu di Pamekasan itu berterimakasih kepada dokter yang berkenan memberikan nomor telpon agar masyarakat bisa konsultasi secara langsung. Namun, nomor telpon yang bisa dihubungi masyarakat diharapkan tidak hanya dua dokter saja, sehingga pelayanan lebih maksimal. "Tidak hanya dua nomor telpon saja, bisa sampai empat nomor telpon. Nanti dibagi harinya, misalnya kalau hari senin menghubungi dokter ini, demikian juga seterusnya," tandasnya. Bupati yang akrab disapa mas Tamam itu menambahkan, nomor telepon yang bisa diakses masyarakat nantinya akan disebar hingga tingkat desa dan kecamatan melalui banner yang dipasang di beberapa tempat strategis. Hal itu dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapat pelayanan kesehatan. "Kami akan terus mendorong dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam memberikan edukasi tentang covid-19 kepada masyarakat bisa juga dilakukan dengan membuat video pendek dari dokter, sehingga masyarakat akan lebih percaya," pungkasnya.mas

Bantuan Alat Pertanian DBHCHT Diberikan Melalui Kelompok Tani PAMEKASAN (GN)–Bantuan alat alat pertanian melalui anggaran DBHCHT bagi petani akan diberikan melalui kelompok tani. Para pengurus kelompok tani harus membuat proposal permohonan dan rencana pemanfaatan alat alat pertanian tersebut dan diajukan kepada pemerintah daerah melalui DKPP. Kepala Bidang Produksi DKPP Pamekasan Achmad Suaidi mengatakan Pemkab Pamekasan akan memfasilitasi kelompok tani untuk dapat merasakan manfaat bantuan DBHCHT dibidang pertanian secara maksimal. Karena alat alat itu disediakan memang untuk mereka. “Semua kelompok tani berhak mendapatkan bantuan DBHCHT, berupa alat alat pertanian. Sebab bantuan alat dibidang pertanian ini, tentu akan disalurkan kepada kelompok tani. Syaratnya mengajukan proposal permohonan bantuan,” kata Suaidi. Dari data yang diperoleh Global News menyebutkan bahwa terdapat 365 unit alat pertanian yang akan disalurkan kepada masyarakat yang didanai dari DBHCHT. Yang meliputi berbagai macam alat pertanian komoditas tembakau diantaranya mesin perajang, pompa air, dan alat semprot pertanian. “Rinciannya, ada 165 unit alat per-

GN/Dok.

DKPP Pamekasan salah satu OPD yang menerima kucuran DBHCHT 2021.

tanian handtraktor untuk mendukung sarana dan prasarana, 20 unit mesin perajang , 30 unit pompa air, dan 150 unit alat semprot pertanian dan 11 cultivator. Semua itu diberikan untuk membantu agar petani bisa maksimal menggarap pertanian baik dari aspek peralatan maupun untuk kegiatan peningkatan kualitas produksi tembakau,” terangnya. Bantuan mesin rajang, kata Suaidi, yang dialokasikan pemerintah sebanyak 20 buah, mesin genset sebanyak 20 buah dan pengadaan widik tembakau sebanyak 2.500 buah. Juga ada kegiatan membangun infrastruktur jalan, jaringan irigasi, yang dibangun untuk usaha tani dan produksi tembakau.

Bahkan untuk meningkatkan kualitas bahan baku dan pengelolaan pertanian, lanjut Suaidi, akan dilakukan sekolah lapang yang tujuannya meningkatkan pengetahuan petani tentang budi daya tani tembakau yang baik dan berkualitas. Program DBHCHT di bidang pertanian ini mendukung kualitas bahan baku. Bantuan akan dilakukan juga melalui kelompok tani. Ada pula dana DBHCHT pertanian bidang infrastruktur yakni berupa pembangunan jalan untuk akses tranportasi pengangkutan kebutuhan maupun hasil hasil tembakau. Infrastruktur akan dibangun di dea atau kawasan sentra tembakau. “Ada 30 infrastruktur jalan yang akan dibangun tahun ini,” katanya. adv,mas


PANTURA

minggu ke-308 5 - 11 AGUSTUS 2021

Dua Desa Lamongan Rawan Pangan

LAMONGAN (GN) - Masih adanya desa rawan pangan merupakan ironi di tengah kemapanan Kabupaten Lamongan yang dikenal sebagai daerah lumbung padi nasional. Karena itu, Pemkab Lamongan bertindak cepat dengan menyalurkan bantuan ke dua desa yang dianggap memiliki tingkat kerawanan pangan tinggi, Rabu (4/8/2021). Dua desa yang baru diketahui berstatus rawan pangan masing-masing adalah Desa Bulumargi, Kecamatan Babat, dan Desa Sekidang, Kecamatan Sambeng. Di dua desa itu. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi didampingi Wabup Lamongan KH Abdul Rouf menyerahkan bantuan secara simbolis berupa paket sembako. Paket sembako diberikan kepada total 397 KK yang terbagi 297 KK di Desa Bulumargi, dan 100 KK di Desa Sekidang. Paket sembako berisi 5 KG beras dan 2 liter minyak. Selain itu, Yuhronur menyerahkan paket perlengkapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penyerahan bantuan itu dilakukan dengan disiplin protokol kesehatan ketat, dan dengan simbolis diserahkan kepada 20 orang

KESEHATAN

Tuban Gratiskan Swab Antigen Khusus Tracing TUBAN (GN) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menggratiskan biaya swab antigen bagi masyarakat. Namun, swab tanpa biaya itu tidak sembarangan diberikan secara cuma-cuma. Melainkan hanya untuk kebutuhan tracing (pelacakan, red) pasien yang terkonfirmasi Covid-19. “Swab gratis bisa dilakukan di puskesmas atau desa dan kelurahan, hanya untuk kebutuhan tracing pasien covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo kepada wartawan, Rabu (4/8/2021). Bambang menjelaskan, swab gratis ini hanya untuk kebutuhan tracing, bukan yang lain seperti administrasi seseorang. Misal, untuk bepergian, mau sekolah, ke luar kota dan sejenisnya. Adapun rincian pengadaan masing-masing desa 50 swab sebanyak 311 desa, untuk kelurahan 100 swab sebanyak 17 kelurahan. “Swab gratis sudah jalan, hanya untuk kepentingan tracing yang gratis, bukan untuk lain-lain,” ungkapnya. Ia juga juga berpesan, agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan mematuhi 5 M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. “Saya minta masyarakat untuk tetap patuh prokes, demi mencegah penyebaran virus,” pungkasnya. trb

COVID-19

Bupati Lamongan menyerahkan bantuan beras kepada warga di dua desa.

penerima. Dua desa tersebut masuk kategori desa rawan pangan, dan untuk menghindari kemungkinan terjelek, Bupati Yuhronur melalui leading sektor Dinas Ketahanan Pangan menggelontorkan bantuan beras dan minyak goreng. Yuhronur berharap, bantuan itu dapat memperkuat ketahanan masyarakat pada masa pandemi Covid-19. Ia juga mengajak masyarakat tetap

Zona Merah Lamongan Sisa 3 Kecamatan LAMONGAN (GN) – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mencegah penyebaran virus Covid-19 di wilayah Lamongan terus menunjukkan perbaikan. Hingga saat ini masih menyisakan 3 kecamatan dengan status zona merah. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Lamongan, dari 27 kecamatan yang ada di Lamongan, terdapat 3 kecamatan dengan status zona merah, 11 kecamatan dengan status zona orange, dan 13 kecamatan lainnya berstatus zona kuning. Kepala Dinas Kabupaten Lamongan, Taufik Hidayat menyampaikan, tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di Lamongan juga semakin turun, yaitu 36,2 persen dan tingkat kesembuhan di Lamongan juga terus mengalami kenaikan, yaitu 79,82 persen. “Data tersebut berdasarkan peta zonasi dalam beberapa hari terakhir ini, yakni yang update pada 3 Agustus 2021,” kata Taufik, kemarin. Diketahui, sesuai dengan keputusan dari pemerintah pusat, bahwa PPKM Level 4 telah

5

diperpanjang hingga 9 Agustus mendatang, tak terkecuali untuk Kabupaten Lamongan. Oleh karena itu, Forkopimda Lamongan langsung bergerak cepat untuk kesekian kalinya mendistribusikan paket bantuan berupa Sembako. Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES), Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, Kajari Agus Setiadi, dan Jajaran OPD Lamongan yang menyerahkan bantuan sembako tersebut kepada masyarakat terdampak PPKM, bertempat di Makodim 0812 Lamongan, pada Selasa (3/8/2021). Adapun bantuan sembako yang disalurkan tersebut dengan total sebanyak 4.210 kilogram yang dibagikan untuk 842 warga terdampak dan diterimakan secara simbolis kepada para perwakilannya. Penerima paket bantuan itu masing-masing adalah paguyuban supir angkot sebanyak 332 paket.bej

disiplin protokol kesehatan. “Sekarang antara yang sembuh dan meninggal, lebih banyak yang sembuh. Semoga pandemi di Lamongan cepat selesai. Dan diperlukan ketahanan dan kesabaran kita semua. Ayo bersama-sama mengatasi pandemi supaya cepat hilang. Caranya, jaga diri masing-masing, keluarga, dan warga lingkungannya dengan memakai masker,” ujar Yuhronur usai penyerahan

bantuan. Diungkapkan Yuhronur, memakai masker merupakan cara paling efektif dan 50 persen menekan penyebaran Covid-19. Termasuk memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan lebih-lebih meningkatkan imun dengan pola hidup sehat. “Yang penting daya tahan hidup, daya tahan kita semua kuat untuk menangkal Covid-19,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan, Moh Fahrudin Ali Fikri mengatakan, penyerahan bantuan itu merupakan kali ketiga dalam tahun ini. Pertama dilakukan sebelum hari raya Idul Fitri sekitar April-Mei, kedua pada Juni, dan ketiga Agustus ini. “Jadi kita sudah tiga kali memberi bantuan untuk masyarakat di sejumlah desa,” kata Fahrudin. rls

Gara-gara Rokok, 2 Rumah Ludes Terbakar BOJONEGORO (GN) Peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 02.15 WIB, Rabu (4/8/2021). Kebakaran kali ini menghanguskan 2 unit bangunan rumah milik Anas (45) dan Mahtuq (32), yang berlokasi di Dusun Mejasem, Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Penyebab kebakaran atau sumber api diduga berasal dari puntung rokok yang terjatuh di kasur, yang kemudian apinya membesar dan membakar kedua rumah tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut, namun kedua rumah berikut perabotan dan barang-barang yang ada di dalam rumah tersebut ludes terbakar. Total kerugian material ditaksir mencapai Rp 500 juta. Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Adi Winarto SH MKn, menjelaskan bahwa kronologi kebakaran tersebut bermula pada Rabu (4/8/2021) sekira pukul 02.00 WIN, korban Anas, yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ), se-

Kepala Puskesmas Bangilan Meninggal TUBAN (GN) - Seorang dokter di Tuban meninggal terpapar Covid-19. Dokter yang juga kepala Puskesmas Bangilan, dr Adi Mursito (51) meninggal setelah 11 hari dirawat. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo mengatakan, dr Adi sempat menjalani perawatan di RSUD Tuban. Namun karena kritis, dr Adi dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya. “Sempat dirawat di sini empat hari, terus di dr Soetomo Surabaya seminggu kalau nggak salah. Hingga akhirnya meninggal dan dimakamkan pagi tadi di Bojonegoro,” tutur Bambang, Rabu (4/8/2021). Bambang menambahkan selama ini kondisi almarhum dr Adi Mursito sehat-sehat saja. Namun tiba-tiba ia mendadak sakit. “Kalau komorbidnya kok belum tahu. Karena selama ini almarhum terlihat sehat saja sebelum terpapar,” imbuh Bambang. Dr Adi dimakamkan di TPU Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Bojonegoro secara protokol kesehatan. Dengan meninggalnya dr Adi, menjadi bertambah panjang deretan nakes yang meninggal akibat Covid-19. * det

VAKSINASI

Kebakaran rumah warga di Dusun Mejasem, Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

dang tiduran di kamar sambil merokok. “Diduga rokok tersebut jatuh di kasur yang terbuat dari kapuk, sehingga apinya membesar dan membakar dinding rumah yang terbuat dari kayu,” kata Adi. Mengetahui kejadian tersebut, korban Anas bergegas keluar rumah sambil meminta tolong pada warga sekitar, namun api semakin membesar dan menjalar ke rumah milik Mahtuq, sehingga warga segera meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Baureno. Setelah menerima laporan, pihaknya segera mengirimkan 4 unit mobil pemadam kebakaran, masing-masing 2 unit dari Dinas Damkar Pos

Baureno dan 2 unit dari Pos Bojonegoro Kota, berikut 16 personel. “Kebakaran diperkirakan mulai terjadi pukul 00.13 WIB, dan Dinas Damkar Pos Baureno menerima laporan pada pukul 02.20 WIB. Petugas tiba di lokasi pukul 02.32 WIB, dan api benar-benar dapat dipadamkan pada pukul 04.15 WIB,” kata Adi. Adi menjelaskan, bahwa akibat kebakaran tersebut korban Anas ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 300 juta. Sementara korban Mahtuq, ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 200 juta. “Korban jiwa nihil. Total kerugian material ditaksir mencapai 500 juta rupiah,” kata Adi. ima

Nakes Segera Terima Vaksin Dosis Ketiga TUBAN (GN) - Vaksinasi dosis ketiga segera diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Tuban. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, Bambang Priyo Utomo, Rabu (4/8/2021). “Baru datang kemarin vaksin Moderna untuk vaksinasi dosis ketiga tenaga medis. Dalam minggu ini harus selesai. Jumlah vaksin yang diterima cukup untuk tenaga kesehatan kita,” ujar Bambang. Dirinya menjelaskan, Kabupaten Tuban baru saja menerima hampir 2.000 dosis vaksin berbagai jenis, seperti Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna. Vaksin tersebut harus disuntikkan dalam waktu satu minggu. “Kemarin baru datang dari Polri sekitar 1.307 dosis vaksin, vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna juga datang. Seminggu harus habis,” ujarnya. Lebih lanjut, pemberian vaksinasi dosis pertama dan kedua telah mencapai 100 persen bagi tenaga kesehatan dan pelayan publik. Sedangkan, lansia sekitar 20 persen, dan masyarakat umum di atas 5 persen. Namun, vaksinasi bagi remaja masih berada di bawah 5 persen. “Sebagian besar masyarakat umum baru pemberian dosis pertama, untuk dosis kedua belum ada 1 persen,” ujar Bambang.bag

KISAH PELTU ALI JADI PENYINTAS COVID-19

Peltu Ali Afendi (53), anggota TNI AD yang berdinas di Kodim 0811 Tuban, Jawa Timur sudah 13 kali mendonasikan plasma konvalesen untuk kesembuhan pasien. Peltu Ali adalah penyintas Covid-19 dan tercatat sebagai warga Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Peltu Ali Afendi bercerita mengetahui dirinya terpapar Covid-19 pada 4 Desember 2020. Saat itu, anggota TNI AD sedang melakukan medical check berdasarkan hasil swab PCR, dan dinyatakan Covid-19. Ia mengaku seperti orang kecapekan biasa dan tak mengalami gejala berat. “Waktu itu tidak sakit, cuma terasa kecapekan aja. Tapi, saat di Swab-PCR hasilnya

Setiap 14 Hari Donor Plasma Konvalesen

positif,” kata Ali Efendi yang juga aktif di jajaran kepengurusan KONI Kabupaten Tuban. Ia pun melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah. Saat menjalani isolasi mandiri, dia aktif mencari informasi terkait wabah Covid-19 di internet. Hal tersebut ia lakukan untuk mengusir kejenuhan dan mengisi waktu saat menjalani isolasi mandiri. Setelah 14 hari selesai isolasi mandiri, ia pun dinyatakan negatif dan kembali menjalankan tugasnya di Kodim 0811 Tuban. Sejak dinyatakan sembuh, Ali terketuk hatinya untuk menjadi donos plasma konvalesen. Ia pun mendatangi kantor Palang Merah Indone-

Peltu Ali saat donor plasa konvalesen di PMI Tuban.

sia (PMI) Kabupaten Tuban untuk mendapatkan kepastian informasi dan menanyakan persyaratan menjadi donor (penyumbang) plasma konvalesen. Langkah tersebut ia ambil karena terdorong dengan rasa

syukur karena sembuh dari Covid-19 serta atas dasar rasa kemanusiaan kepada sesama. Apalagi ia mendapatkan informasi jika masih belum ditemukan obat untuk Covid-19 dan banyak warga yang terpapar meninggal dunia.

“Alhamdulillah, saya sembuh dan sehat kembali, sehingga saya ingin berbagi untuk mereka yang membutuhkan sebagai ungkapan syukur,” jelas Sekitar satu bulan setelah dinyatakan Covid-19, untuk pertama kalinya ia menjadi

donor plasma pada 31 Desember 2021. Ia melakukan donasi setelah memenuhi syarat dan screening. Saat pertama kali donasi, ia mendonasikan 4 kantong atau sekitar 800 cc plasma konvalesen dari tubuhnya. “Pertama donasi diambil 800 cc, alasannya kondisi fisiknya bagus dan berat badannya diatas 80 kilogram,” terangnya. Saat itu ia mendapatkan penjelasan jika donasi plasma bisa dilakukan lebih dari satu kali selama kandungan antibodi dalam plasma konvalesen layak untuk didonasikan. Sejak saat itu, ia rajin melakukan donasi plasma kovalesen setiap 14 hari sekali. Walaupun bukan yang pertama, setiap menjadi donor,

ia selalu mengikuti tahap screening sehari sebelumnya di kantor PMI setempat. “Prosedurnya memang begitu, dan Alhamdulillah saya selalu layak hingga 13 kali, terakhir donasi tanggal 9 Juli kemarin,” ungkapnya. Ia bercerita, proses screening dilakukan untuk pemeriksaan kesehatan. Jika hasilnya layak, calon donor akan dihubungi petugas untuk melakukan donasi. Walaupun sudah masuk masa persiapan pensiun (MPP) sebagai anggota TNI, dirinya masih berharap bisa memberikan manfaat bagi sesama. “Kalau nanti masih bisa jadi donor, saya akan donasi lagi yang penting usia segini masih bisa bermanfaat, itu aja,” harapnya. kcm


mataraman

6

KOTA KEDIRI – TULUNGAGUNG MULAI VAKSINASI

Ribuan Siswa SMA/ SMK Divaksin

KEDIRI (GN) – Sebanyak 1.000 siswa tingkat SMA di Kediri, Rabu (4/8/2021), ramerame mengikuti vaksinasi yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Proses vaksinasi ini juga digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, dengan memberikan vaksin terhadap 1.000 siswa SMA/SMK. Program vaksinasi pelajaran ini pun langsung mendapat perhatian dari Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Ia bersama sejumlah pejabat langsung meninjau proses vaksinasi untuk 1.000 siswa di SMAN 1 Kediri. Kegiatan vaksinasi ini adalah program dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur di mana satu kota/ kabupaten mendapat jatah 1.000 dosis vaksin untuk siswa SMA. Untuk menghindari kerumunan, pelaksanaan vaksinasi dibuat beberapa sesi dengan waktu yang berbeda, dan tidak dipusatkan pada satu pos pelayanan saja. Pemerintah Kota Kediri sebelumnya juga telah memulai kegiatan vaksinasi untuk anak-anak usia 12 tahun ke atas. Kegiatan vaksinasi juga sekaligus sebagai upaya untuk menurunkan level dalam satu bulan. Wali Kota Kediri berharap lebih banyak lagi vaksin-vaksin yang datang, sehingga percepatan vaksinasi bisa terus dilakukan. “Tentu ini butuh bantuan dari cabang dinas provinsi tidak hanya seremonial satu sekolah saja, tapi semua sekolah harus divaksin karena kita memiliki SDMnya, artinya kita memiliki vaksinator yang cukup. Semakin cepat vaksin ini disuntikkan maka juga akan semakin baik lagi ketahanan komunal kita,” terangnya. Saat meninjau kegiatan tersebut, Wali Kota Kediri juga

5 - 11 AGUSTUS 2021

SUMENEP PERISTIWA

Istri Meninggal Covid-19, Suami Bunuh Diri JOMBANG (GN) – Seorang kakek berusia 73 tahun asal Kecamatan Mojowarno, Jombang, mengalami depresi berat hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke sumur. Rasa putus asa pedagang elpiji ini lantaran setelah ditinggal istrinya meninggal akibat Covid-19. Kapolsek Mojowarno AKP Yogas mengatakan, insiden bunuh diri ini diketahui, Rabu (4/8/2021) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, seorang warga datang ke kios korban untuk membeli elpiji. Namun, korban berinisial EW tidak ada di rumah maupun kiosnya. “Anak korban dan saksi (pembeli elpiji) mencari korban menemukan sandal saja di tepi sumur. Saat melihat ke dalam sumur, mereka melihat korban sudah ada di dalamnya,” kata Yogas kepada wartawan, Rabu (4/8/2021). Putra korban lantas melapor ke Polsek Mojowarno. Polisi bersama tim dari BPBD Jombang datang ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah EW. Hasilnya diketahui, kakek berusia 73 tahun itu meninggal dunia. Tim Identifikasi Polres Jombang bersama dokter puskesmas lantas melakukan olah TKP dan memeriksa jasad EW. “Dari pemeriksaan luar dokter Pukesmas Selorejo tidak ditemukan unsur kekerasan pada tubuh korban,” terang Yogas. Untuk itu, tambah Yogas, jenazah EW langsung diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan. Menurut dia, keluarga korban menolak autopsi karena pedagang elpiji tersebut meninggal akibat bunuh diri. “Keterangan anak korban sekitar tiga hari lalu korban mengalami depresi karena istrinya meninggal terpapar COVID-19 pada 31 Juli 2021,” pungkasnya. det

Petugas kesehatan saat melakukan vaksinasi siswa SMA Tulungagung.

menyapa para siswa yang baru saja divaksin. “Gimana rasanya setelah divaksin, merasa ngantuk atau ada keluhan tidak?,” sapanya. Ia menambahkan, setelah divaksin bukan berarti tidak bisa terkena Covid-19. Namun vaksinasi dapat melindungi tubuh dari efek yang lebih parah, bahkan dapat menurunkan risiko kematian. “Jadi saya harap kita tetap melakukan protokol kesehatan. Saya juga berpesan sama adik-adik untuk sementara jangan nongkrong dulu karena kondisinya lagi bahaya. Karena virus delta ini cepat banget nyebarnya,” pesannya. Mengenai sasaran vaksinasi yang diprioritaskan untuk siswa SMA, Wali Kota Kediri mengatakan, hal ini penting dilakukan karena menurutnya jika sampai terkena Covid-19 bi-

asanya mereka termasuk Orang tanpa gejala (OTG), sehingga rentan menularkan virus Covid-19. Selain itu, jika nanti ada kebijakan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang mengharuskan untuk luring, mereka juga sudah siap. “Mungkin ini dipersiapkan untuk luring. Jadi nanti kalau vaksin dosis kedua sudah masuk maka apabila ada kebijakan untuk tatap muka maka sudah bisa dimulai karena gurunya pun sudah kami vaksin di awal tahun kemarin. Mudah-mudahan ikhtiyar ini bisa menghasilkan hasil terbaik untuk dunia pendidikan khususnya tatap muka,” ujarnya. Sementara itu, Khoirul Efendi Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Jatim wilayah Kediri mengatakan

untuk pelaksanaan vaksinasi kali ini diperuntukkan bagi siswa SMA di mana datanya disiapkan pihak sekolah. Untuk memenuhi kuota vaksin, siswa dari sekolah lain pun juga dilibatkan. Ditambahkannya, kegiatan seperti ini diharapkan juga bisa terus berlanjut. “Siswanya ada 1.000 lebih dan sebagian sudah divaksin. Datanya kita menghubungi sekolah, kemudian sekolah menyiapkan datanya. Jadi anakanak kelas X sampai XII yang belum vaksinasi, ikut vaksinasi hari ini,” terangnya. Di tempat terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Tulungagung dan Trenggalek Solikin, mengatakan alokasi seribu dosis vaksin itu diberikan SMA Negeri I Kedungwaru dan SMK Negeri 3 Boyolangu. “Ini

memang sudah diprogramkan oleh Ibu Gubernur Jatim, bahwa setiap kabupaten akan dibantu vaksin untuk seribu siswa. Di Tulungagung dibagi dua tempat dengan alokasi masing-masing 500 dosis,” kata Solikin, Rabu (4/8/2021). Menurutnya alokasi vaksin untuk pelajar ini belum mencukupi untuk mencakup kebutuhan seluruh siswa SMA dan SMK di Tulungagung. Sebab jumlah pelajar jenjang menengah atas saat ini mencapai 40 ribu siswa. Meski demikian pihaknya optimistis pemerintah pusat akan memberikan alokasi vaksin Covid-19 secara bertahap bagi pelajar di Tulungagung, sehingga seluruhnya tervaksin. “Ya kita menunggu dari pemerintah pusat, kebijakan pusat bagaimana,” jelasnya.det,trb

Longsor di Dongko Timpa 2 Rumah Warga TRENGGALEK (GN) – Warga yang tinggal di sekitar tebing atau di perbukitan tampaknya harus ekstra hati-hati. Pasalnya, perkiraan cuaca yang terjadi saat ini kerap membingungkan, dan cenderung ektrem. Bahkan di beberapa lokasi di Trenggalek mulai terjadi longsor. Peristiwa ini terjadi di Dusun Krajan, Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko, Trenggalek, Rabu (4/9/2021).

minggu ke-308

Di wilayah tersebut, longsor terjadi di dua lokasi Dusun Krajan, yakni di RT/RW 07/02 dan RT/RW 04/01. Tanah longsor di dua lokasi itu sama-sama menimpa salah satu bagian rumah warga. Di RT 07, tanah longsor terjadi akibat tembok penahan tanah ambrol. Sehingga, material tembok longsor. “Tembok penahan tanah di sana longsor, sehingga menimbun sebagian samping rumah Bapak Kani-

mun,” jelas Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek Tri Puspitasari, Rabu (4/8/2021). Sementara di satu lokasi lainnya, tanah longsor terjadi di tebing setinggi 4 meter dengan panjang 15 meter. Material tanah yang longsor menimpa dinding dapur rumah Siswanto. Banyaknya material tanah yang menimpa bagian rumah itu, membuat dinding dapur jebol.

Seorang petugas melihat kondisi longsor di Dusun Krajan, Ngerdani, Dongko, Trenggalek.

Puspitasari menjelaskan, longsor di dua titik di dusun tersebut, terjadi setelah wilayah

itu diguyur hujan dengan intensitas sedang pada Selasa (3/8/2021). trb

Petugas BPBD Jombang saat mengevakuasi jenazah korban.

SUMENEP REGULASI

Maidi Bebaskan Warga Pilih Tempat Isolasi MADIUN (GN) – Wali Kota Madiun Maidi tidak ingin memaksakan warga yang terpapar Covid-19, untuk menjalani pengobatan medis di ruang isolasi yang disiapkan pemerintah. Maidi juga tidak ingin memaksa pasien untuk menjalani isolasi di rumah sakit atau di Asrama Haji, atau beberapa fasilitas lainnya. Untuk itu, Maidi membebaskan warganya untuk memilih isolasi mandiri (Isoman) di rumah. “Ada yang memilih di rumah. Karena mau tidur dan butuh apa–apa lebih nyaman. Dekat dengan anggota keluarga juga,” terang Maidi, Rabu (4/8/2021). Dia menyadari dengan permintaan masyarakat, maka dinas kesehatan dan puskesmas yang harus turun. Yakni dengan memastikan kondisi pasien benar–benar stabil. “Nah, yang ditakutkan adalah jika saturasi oksigen yang turun drastis. Ini berbahaya. Sempat ada satu kejadian di Demangan, saat diperiksa ternyata saturasi oksigen sudah 48 persen. Kami kirim oksigen, dan baru ke RS untuk dirawat,” katanya. Karenanya, pihaknya ingin mengadakan oximeter yang bisa digunakan untuk pasien isoman. Selama menjalani isolasi mandiri di rumah, puskesmas bisa meminjamkan oksimeter pada pasien. Supaya petugas kesehatan tak terlalu kerepotan harus cek kondisi pasien isoman yang tersebar di Kota Madiun. “Karena kuncinya ada di saturasi oksigen ini. Jika, sudah berada dibawah 95 persen kan harus segera dicek dan sesegera mungkin melapor ke nakes. Dan psdien harus mau untuk segera di rawat di ruang isolasi,” katanya. trb

SIKAP TEGAS PEMERINTAH TERAPKAN PPKM DARURAT DAN LEVEL 4

Keluarga Nekat Gelar Hajatan, Langsung Dibubarkan

Keinginan keluarga menggelar hajatan yang sudah dinanti-nanti memang terkadang tidak bisa dibendung lagi. Meski aturan pemerintah tidak mengizinkan warga menggelar hajatan, mereka pun nekat menggelarnya. Akibatnya, hajatan pun dibubarkan. Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di sejumlah daerah benar-benar tegas menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat maupun Level 4. Di Tulungagung, tim Satgas Covid-19 membubarkan tujuh hajatan selama PPKM Level 4. Salah satu yang menjadi fokus pengawasan adalah pelaksanaan hajatan yang digelar warga secara diam-diam. “Semua hajatan itu dilaporkan oleh warga kepada Satgas. Lalu tim bergerak membubarkannya,” terang Artista Nindya Putra, Kabid Penegakkan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Rabu (4/8/2021). Pria yang akrab disapa Genot ini mengatakan Satgas tidak

mungkin mengawasi pelaksanaan hajatan di seluruh wilayah Tulungagung. Karena itu peran aktif warga sangat membantu Satgas untuk menegakkan PPKM Level 4. Salah satunya tidak ada aktivitas yang bersifat mengumpulkan warga, salah satunya hajatan. “Setiap laporan adanya hajatan pasti akan kami respon. Tidak hanya hajatan besar, yang kecil-kecil tetap kami tertibkan,” katanya. Sebelum diberlakukan PPKM Darurat, kegiatan hajatan masih diizinkan dengan pengetatan. Misalnya tamu hanya 50 tamu, kemudian turun menjadi 30 tamu saja. Namun begitu PPKM Darurat dijalankan, tidak ada izin hajatan yang diterbitkan.

Petugas sedang mengingatkan warga untuk menghentikan acara hajatan.

Selain itu semua izin yang terlanjur diterbitkan dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. “Masyarakat juga sudah tahu itu karena sudah disosialisasikan. Tidak ada izin hajatan yang berlaku sejak PPKM Darurat,” tegas Genot. Genot mengakui minat hajatan warga Tulungagung saat ini sangat tinggi. Sebab rata-rata warga mengejar hari

baik untuk hajatan di Bulan Besar di penanggalan Jawa. Karena itu kemungkinan ada warga yang nekat menggelar hajatan diam-diam, untuk mengejar hari baik yang sudah ditetapkan. “Risikonya akan dibubarkan jika diketahui. Apalagi masyarakat aktif mengawasi dan melaporkan,” ucap Genot. Selama ini Satgas Percepa-

tan Penanganan Covid-19 Tulungagung tidak pernah menjatuhkan sanksi kepada warga yang menggelar hajatan. Satgas mengedepankan langkah persuasif dengan meminta hajatan dihentikan. Langkah serupa juga dilakukan Satpol PP Kabupaten Madiun. Mereka pun menggagalkan 8 acara hajatan dan resepsi pernikahan yang digelar

warga. Mereka akan menggelar resepsi pernikahan saat PPKM. “Sudah ada 8 warga yang ingin nekat menggelar resepsi hajatan pernikahan kita gagalkan. Tim Satgas benar-benar bekerja keras untuk mencegah kerumunan yang memicu penyebaran Covid-19,” ujar Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, Rabu (4/8/2021). Resepsi pernikahan tersebut, kata Kaji Mbing, sapaan akrab Bupati Madiun, digagalkan sejak awal Juli 2021. Upaya ini terus dilakukan dan berlanjut seiring PPKM level 4 diperpanjang hingga 9 Agustus 2021. “Pencegahan kegiatan hajatan dilakukan pendekatan secara individu ataupun pribadi secara humanis kepada pelaku hajatan. Jadi tidak ada kekerasan,” imbuh Kaji Mbing. Sementara Kepala Satpol PP Pemkab Madiun, Didik Hariyanto mengaku hajatan 8 titik yang digagalkan di antaranya warga Desa Klecorejo,

Mejayan, Pilangkenceng, Desa Pacinan dan Gading Kecamatan Balerejo, Desa Suluk kecamatan Dolopo dan beberapa desa lainnya. “Alhamdulillah kita berhasil membatalkan hajatan yang berpotensi kerumunan, total selama PPKM ada 8,” jelas Didik. Didik menambahkan pendekatan ini dilakukan bersama Polri dan TNI dengan cara humanis. Hal ini bagian dari amanat Menteri Dalam Negeri dalam kebijakan PPKM Darurat. “Artinya, setelah sebelumnya dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang disiplin protokol kesehatan, terutama dalam hal memakai masker. Jadi kegiatan ini sebagian dari amanat Instruksi Menteri Dalam Negeri, tentang kebijakan PPKM Darurat, setelah sebelumnya kita gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang disiplin prokes,” tandas Didik. det,trb


nasional

minggu ke-308 5 - 11 AGUSTUS 2021

Kapolda Sumsel Diperiksa JAKARTA (GN) - Mabes Polri mengerahkan tim internal dari Itwasum dan Propam Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri. Pemeriksaan dilakukan terkait kasus sumbangan Rp2 triliun dari Akidi Tio. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, pemeriksaan internal itu dilakukan untuk mengetahui secara jelas terkait dengan duduk perkara dugaan sumbangan bodong Rp2 triliun dari almarhum Akidi Tio. “Mabes Polri sudah turunkan tim internal dari Itwasum, Laminal Propam. Kami ingin jelas liat kasus itu bagaimana sebenarnya,” kata Argo dalam jumpa pers virtual di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/8/2021). Argo menyebut, saat ini pemeriksaan internal tersebut sedang berjalan. Oleh sebab itu, ia meminta waktu untuk jajarannya mendalami hal

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri saat penyerahan sumbangan Rp 2 triliun dari Akidi Tio.

tersebut. “Klarifikasi internal kami tunggu hasil daripada lidik dan internal Mabes Polri,” ujar Argo. Irjen Argo Yuwono mengungkapkan bahwa penyidik Polda Sumatera Selatan (Sumsel) sudah sempat pergi ke Bank hendak mencairkan uang Rp2 triliun, sumbangan dari almarhum Akidi Tio ter-

kait penanganan Covid-19. Namun, setelah sesampainya di sana, pihak Bank menyampaikan saldo anak Akidi Tio, Heriyanti tidak mencapai Rp2 triliun. Alhasil, polisi pulang dengan tangan kosong. “Kemudian, Bilyet Giro di clearing penyidik ke Bank dengan yang bersangkutan, Heriyanti. Ingin ambil dana

tersebut ternyata dari bank berikan keterangan bahwa saldo tidak mencukupi,” kata Argo. Karena saldo tak mencukupi, kata Argo, aparat Polda Sumsel pun akhirnya melakukan penyelidikan terkait dengan sumbangan Rp2 triliun tersebut. “Dan kemudian, penyidik dengan adanya saldo

tak mencukupi melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini,” ucap Argo. Penyelidikan itu, kata Argo, untuk menggali motif dan maksud dari Heriyanti, yang hendak melakukan sumbangan penanganan Covid-19 senilai Rp2 triliun. “Kemudian penyidik akan mencari apa-apa motif, apa maksudnya, kepada yang punya itikad baik menyumbang Covid di Sumsel,” tutup Argo. Pakar hukum Universitas Indonesia, Ganjar Laksmana Bonaprapta, menilai kasus sumbangan Rp 2 trilliun keluarga almarhum Akidi Tio tidak memiliki unsur tindak pidana. “Menurut saya tidak ada tindak pidana yang terjadi dalam peristiwa itu. Kalau dicari-cari pasalnya, jangan-jangan setiap perbuatan bisa dipidana,” kata Ganjar kemarin. Apabila keluarga almarhum Akidi Tio berbohong mengenai sumbangan tersebut, Ganjar menegaskan bahwa bohong bukanlah tindak pidana. * okz/tmp

7 dr Raisa: Tak Elok Minta Booster JAKARTA (GN) - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan setiap negara memvaksin 70 persen warganya untuk mencapai herd immunity pada pertengahan tahun depan. Namun, Indonesia yakin kekebalan kelompok sudah bisa dicapai sebelum target yang ditetapkan tersebut. “Pemerintah berambisi dapat memenuhi target WHO sebelum pertengahan tahun depan. Jadi, yang terpenting adalah memastikan semua saudara-saudari, sebangsa mendapat vaksin Covid-19,” terang dr Raisa Broto Asmoro dalam konferensi pers virtual, Rabu (4/8/2021). Ini, kata dr Reisa, bukan bagaimana kita mendapatkan suntikan tambahan, bukan saatnya mencari cara mendapatkan suntikan dosis ketiga atau booster. Menurut dr Reisa, tidak elok jika kita memikirkan diri sendiri atau kelompok saja. “Lebih baik fokus saling bantu, meratakan vaksin untuk semua sasaran di Indonesia. Masih 70% dari 208 juta sasaran vaksinasi yang belum mendapat vaksin. Apakah ideal kalau banyak yang belum dapat, lalu kita memikirkan suntikan berikutnya?” ungkap dr Reisa. Ia menambahkan, “Dalam sejarah imunisasi dan vaksinasi, individu yang disuntik berkali-kali pun tidak akan mampu menghentikan wabah . Yang harus terjadi adalah pembentukan imunitas bersama sebagaimana kita sudah mengalahkan wabah cacar, polio dahulu yang sekarang sudah tak ada lagi di Indonesia.” Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru itu pun menyatakan bahwa bukan karena satu orang yang divaksin berkali-kali, tapi karena puluhan juta orang divaksin bersama-sama dalam waktu singkat.“Kunci vaksinasi yang sukses adalah merata dan setara untuk melindungi sesama. Begitu juga dengan prinsip seusai divaksin Covid-19, kita tetap harus taat dan disiplin menjalankan prokes, dukung 3T, dan sukseskan vaksinasi untuk perlindungan bersama,” tambahnya. * okz

MAHASISWA UNY PRIHATIN PETANI KESULITAN USIR HAMA BURUNG

Bikin Alat Pengusir Burung Tenaga Surya

DPRD Sleman mengusulkan anggaran untuk mengusir hama burung pipit atau emprit yang menyerang sawah petani. Usulan ini ditentang oleh berbagai pihak. Karena itu belum ada solusi untuk membantu petani, sampai sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menemukan alat pengusir burung ini. PARA petani masih menggunakan cara tradisional untuk mengusir burung pemakan padi dengan membuat pengusir burung memakai kaleng dan tali. Cara kerjanya adalah dengan menarik senar agar kaleng mengeluarkan suara. Tapi kelemahan alat ini adalah petani

harus menarik alat itu terusmenerus dan pada saat petani tidak pergi ke sawah, tidak ada yang mengoperasikan alatnya. Hal ini membuat sekelompok mahasiswa UNY prihatin. Para mahasiswa lalu membuat pengusir burung tenaga surya dengan cara kerja otomatis yakni

MAHASISWA UNY membuat alat pengusir burung tenaga surya.

memanfaatkan energi matahari. Para mahasiswa tersebut yakni Wolly Dwi Parma dan Chalik Nopa Saputra prodi Pendidikan

Teknik Otomotif, Nadya Putri Kurniasari prodi Pendidikan Teknik Elektro, Sintya Marissa prodi Pendidikan Teknik Sipil

serta Sherly Hariyanti prodi Pendidikan Kimia. Menurut Wolly, pembuatan alat ini berdasarkan keprihatinan atas kelelahan petani dalam mengusir burung menggunakan metode manual dengan kaleng dan tali. “Petani cukup duduk tenang saat mengoperasikannya dan tidak perlu memindahkan alat ini secara manual sekaligus hemat energi,” kata mahasiswa UN prodi Pendidikan Teknik Otomotif ini kepada wartawan, Rabu (4/8/2021). Alat ini dirancang untuk membantu para petani di wilayah Sleman dalam memberantas hama

burung. “Alat ini menggunakan panel surya untuk menghasilkan energi untuk baterai,” katanya. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat alat ini yaitu Arduino Uno, servo torsi, baterai, lonceng, panel surya, dan adaptor. Nadya Putri Kurniasari menjelaskan, perakitan alat ini diawali dari membuat script Arduino uno dengan pemograman proteus yang dibuat pada perangkat PC. “Setelah script dibuat, upload sistem ke Arduino uno dengan menggunakan kabel data,” kata Nadya.Kemudian membuat rangkaian kabel sesuai dengan

posisi pemograman yang telah dibuat. Pasangkan kabel panel surya pada baterai. “Daya baterai akan mengaktifkan Arduino uno yang di program juga akan membangkitkan daya pada servo,” ungkapnya. Sherly Hariyanti memaparkan cara kerja alat ini. Pertama, panel surya akan menangkap sinar matahari yang menjadi alat utama pengisian pada baterai yang akan menjadi sumber tegangan pada arduino dan servo. “Ketika tombol ON dinyalakan, arduino akan menggerakkan servo yang telah di program,” ujar Sherly. * det

internasional

Tiongkok Sibuk Jinakkan Varian Delta BEIJING (GN)-Tiongkok melaporkan kasus Covid-19 yang kembali mengalami lonjakan. Negara yang menjadi lokasi awal terdeteksinya virus tersebut kini sedang berjuang melawan varian Delta yang lebih menular. Seperti dilansir Reuters dan Xinhua News Agency, Rabu (4/8/2021), sejak akhir Juli lalu, muncul klaster penularan baru di kota Nanjing, Provinsi Jiangsu yang berawal dari sembilan pekerja kebersihan bandara yang dinyatakan positif Corona. Varian delta kemudian terdeteksi di belasan wilayah dan provinsi di China, termasuk Beijing dan Wuhan. Otoritas kota Wuhan bahkan melakukan tes Corona massal terhadap seluruh 11 juta warganya usai mendeteksi sejumlah kasus baru dalam setahun terakhir. Sementara itu, otoritas China juga menerapkan pembatasan perjalan guna mengendalikan penyebaran varian Delta ini. Pembatasan perjalanan juga memicu bandara-bandara setempat ditutup sementara. Seluruh 31 wilayah selevel provinsi di China mengimbau warganya tidak melakukan perjalanan ke area-area berisiko sedang dan tinggi untuk penularan Corona. Warga juga diminta tidak meninggalkan wilayah tempat tinggal

masing-masing kecuali sangat mendesak. Di Ibu kota Beijing, perjalanan 13 rangkaian kereta ditangguhkan untuk rute Nanjing dan Yangzhou di Provinsi Jiangsu, Zhengzhou di Provinsi Henan dan Zhangjiajie di Provinsi Hunan. Seorang pejabat China Railway Beijing Group Co. Ltd, Cui Wei, menyatakan bahwa sebanyak

23 stasiun kereta telah menghentikan penjualan tiket untuk seluruh perjalanan dengan tujuan Beijing. Sejak Minggu (1/8) otoritas kota Beijing juga sudah menerapkan pengendalian keluar-masuk yang sangat ketat. Seluruh warga diminta mengurangi mobilitas dan menghindari perkumpulan massal. Penerbangan

domestik, layanan bus jarak jauh, serta operasional taksi di kota Nanjing dan Yangzhou di Provinsi Jiangsu ditangguhkan sementara. Kota-kota lainnya seperti Zhengzhou di Provinsi Henan dan Jingzhou di Provinsi Hubei menutup sejumlah kompleks permukiman yang berisiko tinggi untuk penularan Corona dan membatasi

layanan transportasi umum di area-area berisiko tinggi tersebut. Tempat-tempat tujuan wisata dan hiburan setempat juga ikut ditutup sementara. Sepanjang Selasa (3/8) waktu setempat, Otoritas kesehatan China melaporkan 71 kasus penularan lokal. Angka ini mencetak rekor tambahan kasus harian tertinggi sejak 30 Januari lalu. Di hari yang sama, ada penambahan 25 kasus impor. Dengan demikian, secara keseluruhan ada 96 kasus baru Corona yang tercatat sepanjang Selasa (3/8) waktu setempat. Jumlah ini meningkat dibanding hari sebelumnya, dengan 90 kasus dalam satu hari. Sejak 30 Juli lalu, selama 5 hari berturut-turut kasus harian COVID China mengalami peningkatan. Selain kasus penularan lokal dan kasus impor, yang dikategorikan sebagai kasus bergejala, otoritas China juga mencatat 27 kasus baru tanpa gejala atau asymptomatic. Selama ini, China tidak memasukkan kasus-kasus tanpa gejala ke dalam data penghitungan resminya. Sementara itu, dalam 24 jam terakhir, tidak ada tambahan kematian akibat Corona yang dilaporkan di negara ini. Sejauh ini total 93.289 kasus Corona tercatat di wilayah China, dengan 4.636 kematian.ins,cnn,dtc

Australia Catat Kematian Termuda Akibat Corona SYDNEY (GN)-Pemerintah Negara Bagian New South Wales Australia melaporkan kematian termuda akibat virus Corona (Covid-19). Seorang pemuda berusia 20-an tahun tanpa penyakit bawaan meninggal dunia usai terinfeksi Corona. Seperti dilansir Reuters, Rabu (4/8/2021), pemuda berusia 20-an tahun yang tidak disebut namanya itu dilaporkan meninggal dunia di rumahnya yang ada di kota Sydney, yang tengah dilanda wabah baru Corona akibat penyebaran cepat varian Delta yang sangat mudah menular. Pemuda tersebut tidak memiliki penyakit bawaan dan belum divaksin Corona. Otoritas setempat menyebut kondisi pemuda itu memburuk dengan cepat setelah sebelumnya mengeluhkan gejala ringan Corona. Kematian pemuda 20-an tahun yang disebut sebagai salah satu kematian termuda akibat Corona di Australia ini terjadi ketika kota Sydney -- kota terbesar di Australia -- memberlakukan lockdown terhadap 5 juta warganya selama enam pekan terakhir. Otoritas kota Sydney tengah berjuang keras mengatasi penyebaran varian Delta ketika kurang dari 20 persen warganya telah divaksinasi Corona. Pemuda 20-an tahun itu merupakan salah satu dari dua kematian Corona yang dilaporkan di New South Wales dalam 24 jam terakhir. Negara bagian itu juga mencatat 233 kasus baru Corona dalam sehari -- mendekati rekor tertinggi dalam 16 bulan terakhir. Otoritas negara bagian New South Wales mengambil tindakan pencegahan yang agresif demi menghentikan penyebaran Corona di wilayahnya, termasuk menutup area-area pinggiran yang berisiko tinggi untuk penularan Corona dan meminta militer untuk membantu kepolisian menegakkan aturan lockdown. Total 17 orang tewas di Sydney selama wabah terbaru terdeteksi sejak 16 Juni lalu. Selama periode itu, lonjakan lebih dari 4.000 kasus tercatat di New South Wales. Secara nasional, Australia kini mencatat total 35.000 kasus Corona di wilayahnya, dengan 927 kematian.afp,rtr


mojokerto - gresik-malang

8

Sebulan Tutup, Wisata Mojokerto Rugi Rp 1 M

MOJOKERTO (GN)-Sektor wisata termasuk yang paling terdampak dengan berkelanjutannya pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Tak terkecuali sektor pariwisata andalan pemasukan Kabupaten Mojokerto. Paling tidak 10 destinasi wisata di Mojokerto, yakni Candi Tikus, Candi Ringin Lawang, Candi Bajang Ratu, Candi Brahu, Candi Gentong, Makam Troloyo, Pendopo Agung Trowulan, Air Panas Pacet, Ubalan, dan Jolotundo, tutup selama masa pemberlakukan PPKM. Otomatis sama sekali tidak ada pemasukan terutama dari sektor pariwisata. “Seluruhnya tutup. Tidak ada pemasukan sama sekali,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto Amat Susilo, Rabu (3/8/2021). Amat Susilo mengatakan, kerugian akibat penutupan ini diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Padahal saat ini Disaparpora menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp 6 miliar. Apabila Agustus ini tidak ada destinasi pariwisata yang dibuka, maka akan target dikhawatirkan tidak bisa tercapai. “Kalau kerugiannya ya itu, sekitar Rp 1 miliar meskipun kondisinya pandemi. Kalau dulu di 2019 per bulannya dari pariwisata bisa menyumbang

GN/Istimewa

Kawasan Wisata Pacet merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Mojokerto. Sejak pemberlakukan PPKM Darurat yang masih berlanjut hingga satu bulan lebih dampaknya tidak ada pemasukan.

Rp 1,3 sampai Rp 1,5 miliar terhadap APBD, bahkan bisa lebih. Apalagi ini Juli-Agustus, ramai-ramainya liburan,” keluhnya. Sementara pengeluaran untuk keperluan gaji karyawan di sektor-sektor pariwisata Mojokerto tetap berjalan. Diproyeksikan selama 1 bulan ini gaji karyawan mencapai Rp 100 juta per bulannya yang ditanggung dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)

Kabupaten Mojokerto tahun 2021. “Kalau untuk gaji karyawan itu ditaksir Rp 100 juta per bulannya,” jelasnya. Di sisi lain, meski tempat wisata ditutup, pihaknya tetap memberikan gaji atau upah para karyawan yang bekerja di 11 tempat wisata milik Pemkab Mojokerto. “Untuk upah para karyawan wisata yang ikut kita tetap dibayarkan,” ujar Amat. Selama pemberlakuan PPKM, pemerintah meng-

Dua Rumah Terbakar, Sapi Hangus GRESIK (GN)–Dua rumah milik warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik ludes terbakar. Tidak ada Korban jiwa manusia hanya seekor sapi hangus terpanggang. Dua unit rumah milik Kemat dan Sarjono warga setempat dilalap si ‘jago merah’ hingga tanpa bekas. Berdasarkan informasi, kejadian itu bermula saat pemilik rumah membuat bediang (tempat pembakaran padi). Sewaktu sedang membakar malah ditinggal ke balai desa. Api yang terus membesar tanpa yang ada mengontrol, menyebabkan api berkobar lalu melalap dinding rumah yang terbuat dari bambu. Sehingga, dalam hitungan detik menghanguskan dua unit rumah. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gresik

GN/bjt

Dua unit rumah milik warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, ludes terbakar.

Eka Prapangasta menuturkan, penyebab kebakaran ini diduga dari api yang tertiup angin lalu membakar dua unit rumah. “Api berhasil dipadamkan selama dua jam lebih usai petugas damkar di lapangan berjibaku menjinakan kobaran api,” tuturnya, Rabu (4/08/2021).

Masih menurut Eka, kendati tidak ada korban jiwa. Namun, satu ekor sapi tidak berhasil diselamatkan sehingga terpanggang api hingga tewas. “Sapi milik warga tidak berhasil diselamatkan karena saat ada kobaran api masih terikat di kandang,” ujarnya.bjt

gulirkan bantuan sosial bagi warga yang terdampak. Terkait ini, Amat Susilo mengaku belum tahu apakah para karyawan yang dipekerjakan di sejumlah tempat wisata di Mojokerto termasuk yang akan menerima bansos. “Kami belum tahu, kalau dari aturan tidak boleh. Tahun kemarin pengusaha dan karyawan wisata dapat bantuan. Namun sekarang tidak boleh karena ada temuan dari BPK (Badan

Bapenda Tak Beri Keringanan Pajak MALANG (GN)-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang tidak memberikan keringanan pajak bagi pelaku usaha selama perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Bapenda hanya memberikan relaksasi berupa perpanjangan jatuh tempo Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sampai 31 Oktober 2021. Handi Priyanto, Kepala Bapenda Kota Malang, mengatakan, sebenarnya kategori setiap pajak itu berbeda. “Kalau pajak restoran hotel itu kan asesmen. Jadi tidak ada keringanan pajak,” ujar Handi. “Sebab, setoran hotel dan

Sekolah Lapangan Untuk Peningkatan Kualitas Bahan Baku Tembakau

PAMEKASAN (GN) – Mulai bulan Juli 2021 lalu, Dinas Ketahanan Pangan dan Petertanian (DKPP) Pamekasan telah menggelar Sekolah Lapang yang dilaksanakan di 10 kelompok tani (poktan) se-Pamekasan. Tiap poktan ada 25 orang peserta. Sekolah lapang ini merupakan bagian dari program kesejahteraan masyarakat DKPP bidang peningkatan kualitas bahan baku. Kegiatan yang juga didanai oleh DBHCHT itu berupa pelatihan yang bertujuan untuk peningkatan kualitas tembakau. Ada 10 poktan yang menjadi sasaran program Sekolah Lapang ini tersebar di 10 kecamatan sentra penghasil tembakau se Kabupaten Pamekasan. Kepala Bidang Produksi Pertanian DKPP Pamekasan Achmad Suaidi mengatakan hingga kini kegiatan sekolah lapang itu sudah berjalan berkali kali dan terus berjalan hingga tuntas pelaksanaannya di 10 kecamatan se-Pamekasan nanti. Dia mengatakan pada pelaksanaan Sekolah Lapang itu ada berbagai macam fasilitas yang disediakan, di antaranya adalah tiap kelompok disediakan lahan seluas setengah hektare untuk praktik menanam dan membudidaya tembakau secara baik dengan menggunakan bibit

GN/Masdawi

Suasana pelaksanaan Sekolah Lapang di salah satu poktan di Kabupaten Pamekasan.

tembakau varitas Prancak 95. “Mulai bulan Juli sudah mulai, kan ada beberapa kali pertemuan, jadi mereka juga difasilitasi waktu pertemuan itu fasilitasnya kemudian di masing-masing kelompok pelaksanaan kegiatan sekolah lapang itu mereka menanam setengah hektar tembakau dengan varietas Prancak 95,” kata Suaidi. Varietas Prancak 95, kata Suaidi adalah merupakan varietas tembaku asli Madura yang sangat terkenal dan disukai oleh pabrikan, karena dari aromanya yang khas dan semua pabrikan atau perusahan rokok sangat membutuhkan varietas itu. Varietas itu disebar di seluruh kecamatan sentra penghasil

Pemeriksa Keuangan),” jelasnya. Adapun pencapaian atau progres PAD sektor wisata, tahun 2021 ini belum mencapai maksimal jika dibanding tahun sebelumnya. “Tapi PAD tahun ini masih dirasa stabil pada masa pandemi Covid-19. Tahun kemarin kita mendapat Rp 6 miliar. Saat ini kita sudah mencapai Rp 6 miliar. Kalau misalkan wisata cepat boleh dibuka, bisa lebih dari itu,” urai Amat.lpt,ins

tembakau. Praktik budidaya tembakau ini dilakukan, kata Suaidi, dengan tujuan agar para peserta Sekolah Lapang mengetahui kelebihan kelebihan varietas Prancak 95, juga penekanannya agar peserta mengetahui seberapa besar biaya pokok produksi dari masing-masing pelaksanaan kegiatan itu. “Misal untuk daerah sawah atau tegal atau gunung itu biaya produksinya apa ada perbedaan, nanti kita akan tekankan disitu, akan kita belajar bersama kelompok tani itu sehingga mereka belajar nanti akan tahu apakah mereka bertani tembakau itu menguntungkan atau tidak,” paparnya. adv,mas

restoran tidak flat, tapi sesuai hasil yang masuk. Bila konsumennya berkurang, maka nilai pajaknya berkurang,” papar Handi Belasan hotel dan restoran di Kota Malang telah mengajukan keringanan pajak. Tetapi, Bapenda belum bisa merealisasikan keinginan dari para pelaku usaha tersebut. Pasalnya, pajak yang diterima hotel, restoran, dan kafe merupakan titipan dari konsumen. “Dasar penetapan pajak daerah kan undang-undang. Tidak mungkin amanah undang undang ini terkoreksi oleh aturan di bawahnya,” ujarnya. “Apalagi dasar PPKM Level 4 adalah instruksi menteri,” tambahnya.ins

minggu ke-308

5 - 11 AGUSTUS 2021

BOR RUMAH SAKIT

Kini Turun Jadi 68 Persen GRESIK (GN)-Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate atau BOR) di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 Gresik diketahui turun. Dari sekitar 86 persen, kini rata-rata 68 persen. “Covid-19 di Gresik sudah melandai dan cenderung menurun. Hal ini bisa dilihat dari tingkat keterisian tempat tidur di RS lapangan maupun yang ada di seluruh rumah sakit rujukan yang ada di Kabupaten Gresik,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani seperti dikutip dari portal berita nasional, Rabu (3/8/2021). Namun demikian, Gus Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Yani panggilan akrab Fandi Akhmad Yani, meminta agar masyarakat tidak lengah dan terus menjaga protokol kesehatan, sebab warga yang melakukan isolasi mandiri masih tinggi. “Jangan lengah, saya minta kepala desa selalu mengecek kembali perkembangan warga secara berkala yang sedang melakukan isolasi,” katanya. Gus Yani meminta agar kepala desa mengarahkan warga yang sedang isolasi mandiri dirujuk ke RS Lapangan Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik, sebab rawan meninggal. “Isolasi terpusat ini, selain arahan pemerintah pusat, juga karena rawan kematian,” kata Gus Yani. Ia mengatakan, sarana dan prasarana yang ada di RS Lapangan Gejos sangat memadai, karena tersedia oksigen yang cukup serta diawasi oleh para tenaga kesehatan. “Kami juga telah melengkapi dengan tenaga dokter spesialis. Ada dokter spesialis paru, spesialis dalam, spesialis anastesi dan lain-lain,” katanya. Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Reza Pahlevi mengaku sudah dua pekan lebih tidak menerima kiriman data secara umum konfirmasi COVID-19 di wilayah setempat.ins

CEGAH WABAH

Perusahaan Diinstruksikan Pasang Sekat di Kantin MOJOKERTO (GN)-Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menginstruksikan perusahaan agar patuh menerapkan protokol kesehatan (Prokes) guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 klaster industri. Penerapan Prokes di sektor industri itu salah satunya memberikan sekat di meja kantin perusahaan untuk satu orang. Sebab, setiap orang akan melepas masker saat aktivitas makan sehingga dikhawatirkan terjadi potensi penularan. Ini disampaikan Ikfina saat kunjungan mengecek Prokes di perusahaan PT. Ajinomoto, PT. Sumber Kopi Prima, PT. Alu Aksara Pratama dan PT. Triyuda Topherindo Nusantara. “Saya sudah cek kantin-kantin makan di perusahaan industri, saya minta tegas harus ada sekat ini wajib dan apresiasi bagi yang sudah melaksanakan. Bagi yang belum terapkan secepatnya. Makan bersama berpeluang besar menyebarkan infeksi Covid-19 usaha mengendalikan wabah ini harus kita lakukan bersama,” ungkapnya, Selasa (3/8/2021). Menurut dia, intruksi ini telah sesuai Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2021 Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tentang Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19. Tujuannya, guna memastikan industri dan perusahaan kawasan industri tetap menerapkan Prokes secara ketat dan disiplin sesuai kebijakan pemerintah.Ikfina sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto memastikan bakal melakukan pemantauan langsung penerapan Prokes di perusahaan industri tersebut. Pemantauan itu dilakukan mulai dari pintu masuk, kantin, rest area, tempat ibadah dan pelayanan kesehatan kerja yakni adanya Satgas Covid-19 internal termasuk menyiapkan tempat isolasi terpusat khusus bagi karyawan yang terindikasi terpapar. trb

48.335 Siswa SMA/SMK di Kota Malang Divaksin MALANG (GN)-Sebanayak 48.335 siswa SMA/SMK di Kota Malang mulai menjalani vaksinasi Covid-19 untuk pelajar mulai Rabu (4/8/2021). Vaksinasi massal untuk pelajar dimulai di SMAN 2 di Jalan Laksamana Laut RE Martadinata nomor 84, Kota Malang. Vaksinasi pelajar ini digelar serentak se-Jawa Timur untuk tingkat SMA-SMK. Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan dengan vaksinasi ini, maka diharapkan terwujud pelajar sehat dan produktif. “Yang hari ini serentak memang se-Jawa Timur, Kota Malang kami tunjuk di SMA 2. Nanti, kami sudah bekerja sama dengan perguruan tinggi, Insyaallah nanti akan terus bergilir,” ujar Sutiaji saat meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut. Dia menargetkan, seluruh pelajar dapat divaksin sehingga terbangun herd immunity-nya. Dia menegaskan pula, hasil rakor bersama Menko Maves Luhut B. Pandjaitan semalam terkait vaksinasi ini menyebutkan pada Agustus ini ada 70 juta vaksin masuk, termasuk ada tambahan lagi 50 juta, berarti kan ada 120 juta. “Vaksin itu akan diperuntukkan pada semua warga Indonesia, termasuk di dalamnya adalah warga Kota Malang dan prinsipnya adalah sekolah-sekolah yang ada

Salahsatu siswa menerima vaksin

di Kota Malang,” ujarnya. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang-Batu Ema Sumiarti mengatakan vaksin untuk vaksinasi bagi pelajar sudah siap. Untuk SMA SMK kota malang 48.335 siswa. Sementara itu Dinas Kesehatan Kota Malang mendapat kuota vaksin jenis moderna sebanyak 11.934 dosis bagi tenaga kesehatan (nakes). Vaksin ini merupakan dosis ketiga bagi nakes di wilayah Kota Malang. Kadinkes Kota Malang, Husnul Mu’arif mengatakan, vaksin ini hanya menunggu kiriman dari Pemprov Jatim. Secara simbolis sudah dilakukan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Islam

Malang (Unisma) beberapa hari lalu. “Yang dapat Moderna itu adalah nakes yang sudah menyelesaikan dosis kedua minimal tiga bulan. Jumlahnya 11 ribuan lebih. Pelaksanaan sudah dilakukan untuk nakes 25 dosis,” kata Husnul. Selain vaksin moderna bagi nakes. Kota Malang juga mendapat kiriman vaksin sinopharm berjumlah 593 dosis. Vaksin ini diperuntukan bagi, penyandang disabilitas dan juga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Husnul mengatakan, pelaksanaan vaksinasi bagi disabilitas menunggu jadwal dan tempat pelaksanaan. Apalagi mereka juga sedang menunggu kedatangan vaksin. Saat ini yang dikebut adalah pendataan dari Dinsos Kota Malang.bjt


ekonomi - bisnis

minggu ke-308 5 - 11 AGUSTUS 2021

Fokus Pengembangan Bisnis

SIG Resmi Jalin Kemitraan dengan TCC JAKARTA (GN) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC) Jepang yang telah masuk dalam jajaran pemegang saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), bagian dari entitas bisnis SIG. Investasi yang dilakukan TCC adalah dengan mengakuisisi 15,04% kepemilikan saham SBI senilai 220 juta dolar AS atau setara dengan Rp 3,1 trilliun. Ceremony kerjasama dilaksanakan secara virtual di Jakarta dan Tokyo pada 4 Agustus 2021. Kerjasama ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman pada 21 April 2020 antara SIG dan SBI dengan TCC yang menjadi bagian dari kewajiban refloat saham SBI setelah dilakukan Mandatory Tender Offer (MTO) pada 2019 lalu. Dalam kesepakatan tersebut, PT Semen Indonesia Industri bangunan (SIIB) yang merupakan induk usaha dari SBI mengalihkan 1.356.399.291 saham baru yang diterbitkan oleh SBI kepada pihak TCC. Penerbitan saham baru itu sendiri telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat (25/6/2021) lalu lewat Penawaran Umum

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso memberikan sambutan pada acara seremoni ”Success Through Partnership” yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta dan Tokyo, Rabu (4/8/2021).

Terbatas II (PUT) melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso menyatakan bahwa langkah strategis tersebut merupakan bagian dari mewujudkan visi Perseroan sebagai penyedia solusi bagan bangunan terbesar di kawasan regional. “Kami telah melakukan kajian dan evaluasi untuk memastikan bahwa kerjasama ini akan memberikan manfaat strategis bagi kedua belah pihak. Bagi kami, langkah ini akan semakin memperkuat

posisi SIG sebagai perusahaan terbesar dalam penyediaan kebutuhan bahan bangunan di level regional,” ujar Hendi Prio Santoso. Kemitraan ini juga merupakan lanjutan dari program transformasi SIG sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjadi perusahaan berstandar global. “Ini merupakan tonggak bersejarah (milestone) bagi SIG Group yang mampu menjalin kerjasama dengan perusahaan berstandar internasional. Dengan sendirinya, kerjasama ini

Akhir Juli 2021 Raup Rp 2,2 Triliun dari Pajak Digital JAKARTA (GN) – Pemerintah terus berupaya meningkatkan penerimaan negara saat pendapatan negara mengalami kontraksi dampak pandemi Covid-19, salah satunya pungutan pajak digital. Hasilnya lumayan. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaporkan hingga akhir Juli 2021, realisasi penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) pada 2021 mencapai Rp 2,2 triliun. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Neilmaldrin Noor mengungkapkan, pemungutan PPN PMSE ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan kesetaraan berusaha (level playing field) bagi semua pelaku usaha khususnya antara pelaku di dalam negeri maupun di luar negeri, serta antara usaha konvensional dan usaha digital. “DJP mengapresiasi langkah-

Pajak digital sangat potensial dan penting untuk memulihkan perekonomian pasca pandemi.

langkah proaktif yang dilakukan sejumlah perusahaan yang telah ditunjuk sebagai pemungut PPN,” kata Neil di Jakarta, Rabu (4/8/2021). DJP juga terus menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan lain yang menjual produk digital luar negeri kepada konsumen di Indonesia. Dengan begitu diharapkan jumlah perusahaan yang ditunjuk sebagai pemungut PPN produk digital akan terus bertambah.

DJP juga telah menunjuk enam perusahaan baru yang memenuhi kriteria sebagai pemungut PPN PMSE atas produk digital yang dijual kepada pelanggan di Indonesia. Enam pelaku usaha tersebut adalah Shutterstock Inc, Shutterstock Ireland Ltd, Fenix International Limited, Bold LLC, High Morale Developments Limited, dan Aceville Pte Ltd. jef, ins

akan meningkatkan value dan kapabilitas perusahaan dalam menghadapi persaingan industri semen di dunia,” tutur Hendi Prio Santoso. Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir, mengapresiasi kerja keras SIG yang mampu merealisasikan untuk bertransformasi menjadi BUMN kelas dunia melalui kemitraan strategis, inovasi produk, model bisnis serta pelayanan sebagai nilai tambah dan daya saing di masa depan. “Meskipun tantangan sema-

kin besar khususnya di masa pandemi Covid-19, SIG telah membuktikan bahwa hal tersebut bukan menjadi halangan untuk mencapai proses bisnis yang lebih efisien. Kesuksesan kerjasama strategis antara SIG dan TCC diharapkan mampu menjadi contoh bagi BUMN dan para pelaku usaha di sektor lain untuk mengembangkan kemampuan dalam mengelola bisnis, menciptakan peluang pertumbuhan, serta bersaing secara global,” kata Erick Thohir. tis, fan

9 pandemi

Indonesia Targetkan Kembali Naik ke Upper Middle Income JAKARTA (GN) – Pemerintah menargetkan Indonesia bisa kembali menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas (upper middle income) di 2023. Sebelumnya, Indonesia sempat naik tingkat ke upper middle income di 2019, namun kembali turun ke lower middle income akibat kontraksi ekonomi di 2020, yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. “Kemarin kita sudah masuk ke upper middle income, tapi sekarang kita kembali lagi ke lower middle income. Mudah-mudahan tahun depan atau 2023 kita akan kembali ke upper middle income,” jelas Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa, Rabu (4/8/2021). Suharso Monoarfa Meski begitu, Suharso menekankan bahwa agenda utama Indonesia adalah untuk keluar dari jebakan kelas menengah (middle income trap) di 2045. Sebelum pandemi Covid-19, Indonesia ditargetkan keluar dari middle income trap sembilan tahun lebih awal yaitu di 2036. Adapun, syarat untuk menjadi negara maju atau keluar dari middle income trap di 2045 adalah rata-rata pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7 persen serta PDB riil per kapita 5 persen dalam kurun waktu 2015-2045. Sementara, pada 2045 Indonesia nantinya ditargetkan memiliki PDB terbesar kelima sebesar 7,4 triliun dolar AS. Meski begitu, Ekonom Senior Center of Reform on Economics (CORE) Hendri Saparini menilai Indonesia akan mengalami kesulitan untuk keluar dari middle income trap sesuai waktu yang ditargetkan. Menurutnya, hal tersebut disebabkan oleh ekonomi Indonesia yang belum inklusif, dan fluktuasi pertumbuhan dari waktu ke waktu. Hendri mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia dari waktu ke waktu mengalami penurunan. Dari 1968 hingga akhir 1970-an, Hendri menyebut rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 7,5 persen. Angka tersebut turun lagi pada periode 1980-an hingga 1996, menjadi 6,4 persen. bis

Difasilitasi Kemudahan Ekspor

Produsen Sepeda Thriil di Gresik Siap Bidik Pasar Global

GRESIK (GN) - Bea Cukai Gresik mendorong PT Indonesia Bike Works (IBW) pabrik sepada BMX merek Thriil di Desa Pasinan Lemah Putih Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik Jatim untuk membidik pasar global melalui program kemudahan ekspor. Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto mengatakan pihaknya terus berkomitmen memberikan kemudahan dan berbagai dukungan kepada PT IBW. “Selama ini kami selalu berusaha mempercepat proses administrasi kegiatan ekspor dan impor perusahaan di Gresik termasuk PT IBW. Kecepatan dalam bekerja inilah yang juga akan mendukung proses operasional perusahaan,” kata Bier Budy Kismuljanto dalam keterangan pers, Rabu (4/8/2021). Sebelumnya pabrik sepeda ini sempat viral karena sepeda produksinya dengan merek dagang Thrill

Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto saat meninjau pabrik sepada BMX merek Thriil di Desa Pasinan Lemah Putih Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik.

Bicycle digunakan oleh dua atlet profesional Prancis dan Latvia pada nomor balap sepeda BMX di Olimpiade Tokyo 2020. Plant Manager PT IBW Yudi Busono mengatakan, setiap hari perusahaannya mampu memproduksi hingga 6.000 unit sepeda dengan berbagai model. Sepedasepeda tersebut selanjutnya diekspor ke berbagai negara di benua Asia, Amerika hingga Afrika. “Sebenarnya kapasitas produksi yang terpasang di perusahaan

kami mencapai 20.000 unit setiap hari. Namun sejauh ini kami belum mencapai titik maksimal produksi karena fluktuasi permintaan,” kata Yudi Busono Plant Manager PT IBW. Dia mengatakan, saat awal Pandemi Covid-19 permintaan sepedanya sempat mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat. Sebab, saat itu banyak orang yang mulai sadar pentingnya olahraga. Namun, pada gelombang Pandemi ke II atau lebih

tepatnya saat varian Delta mulai masuk ke Indonesia penjualan PT IBW mengalami penurunan drastis. Menurutnya, hal ini dikarenakan banyaknya toko yang tutup dan berbagai kendala penjualan di lapangan. “Ditambah lagi ada informasi sekitar 2 juta sepeda dari luar negeri masuk ke Indonesia pada akhir 2020. Hal ini membuat industri sepeda Tanah Air semakin tertekan,” tuturnya. Meski demikian perusahaan yang dia pimpin tetap mengaku bersyukur. Sebab, dengan pasar yang semakin kompetitif secara otomatis membuat seluruh karyawan harus bekerja secara kreatif. Hal itu didukung dengan adanya dua fasilitas dari Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai Gresik berupa gudang berikat dan BMDTP yang membuat perusahaanya bisa menghemat biaya produksi hingga 30 persen. pur, ant

Proyeksi 2021

Covid-19 Varian Delta Bikin Pemulihan Ekonomi Tak Berjalan Mulus Pemerintah memproyeksikan 2021 sebagai tahun pemulihan ekonomi. Namun kenaikan kasus positif Covid-19 seiring munculnya varian Delta, membuat proses pemulihan ekonomi terhambat seiring dengan aktivitas masyarakat yang kembali dibatasi. Indikator-indikator ekonomi sampai dengan penghujung kuartal II 2021 menunjukkan tren membaik menuju pemulihan ekonomi nasional . OJK mencatat, meningkatnya mobilitas masyarakat pada kuartal II 2021 mendorong kenaikan permintaan yang berpengaruh pada kredit yang mulai mencatatkan pertumbuhan cukup tinggi di Juni 2021 sebesar 1,83% (ytd), sehingga prediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2021 sebesar 7% dapat tercapai. Tak heran pemerintah memprediksi pada 2021 akan menjadi tahun pemulihan ekonomi di tengah penyebaran Covid-19. Namun optimisme tersebut terjeda akibat munculnya varian Delta di Indonesia. Virus yang menyebar lebih

cepat dari Covid-19 membuat pemerintah harus melakukan penyesuaian. “Tahun 2021 sebetulnya kita melihat dan memproyeksikan akan menjadi tahun pemulihan, dan memang seluruh indikator ekonomi hingga kuartal II 2021 menunjukkan akselerasi pemulihan yang cukup meyakinkan. Namun kemudian kita dijeda oleh varian Delta ini, yang mengharuskan kita untuk melakukan penyesuaian melalui pembatasan-pembatasan yang tentu berpengaruh pada momentum pemulihan ekonomi,” ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani diskusi virtual 50 Tahun Nalar Ajar Terusan Budi: CSIS dan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia 2045, Rabu (4/8/2021). Kendati demikian, katanya, bukan berarti pemerintah menyerah. Pemerintah disebut harus terus merekalibrasi, merevisi dan melakukan penyesuaian sehingga bisa tetap yakin pada momentum pemulihan ekonomi tersebut.

Pembatasan aktivitas masyarakat kembali diberlakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 seiring munculnya varian Delta.

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2021, menurut Sri Mulyani cukup akseleratif. Namun untuk kuartal III, pemerintah harus bertindak dengan lebih hatihati. “Pertumbuhan ekonomi, kita melihat pertumbuhan yang cukup akseleratif pada kuartal II, tapi kuartal III karena ada varian Delta, mungkin kita harus secara hati-hati menjaga antara pemulihan dengan penanganan

Covid-19 ini,” ungkapnya. Sri Mulyani pun meyakini momentum pemulihan ekonomi Indonesia masih sangat kuat. Begitu pula dari sisi kemampuan Indonesia untuk menahan dan mengatasi pandemi penyebaran Covid-19. Salah satu upayanya yaitu dengan mengakselerasi pemberian vaksin secara gratis sesuai dengan program pemerintah. Vaksinasi merupakan salah

satu upaya sangat penting dalam menghadapi pandemi Covid-19. Menurut Sri Mulyani, pemerintah berusaha melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat secara masif. Hal ini terutama dipercepat pada saat pasokan vaksin sudah ada di Indonesia. “Bulan Agustus ini termasuk yang kita berambisi tingkatkan (vaksinasi). Ini yang kita lakukan untuk terus melakukan upaya

mengatasi pandemi Covid-19, dan di satu sisi terus memulihkan ekonomi,” tuturnya. Sementara itu Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/ Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti memperkirakan Indonesia akan sulit untuk kembali ke lintasan atau trajectory ekonomi sebelum pandemi Covid-19, jika tidak melakukan perubahan yang fundamental. Amalia menyebut dampak krisis akibat pandemi Covid-19 terhadap ekonomi Indonesia mirip dengan krisis finansial yang dihadapi pada 1998. Pada saat itu, untuk mengembalikan trajectory Indonesia sebelum 1998 membutuhkan waktu yang sangat lama. Bahkan, hingga saat ini Indonesia belum bisa kembali ke trajectory PDB sebelum adanya krisis. “Jadi, inilah dampak permanen yang kemungkinan bisa kita juga alami setelah Covid-19 ini, jika kita tidak melakukan perubahan yang fundamental,” ujar Amalia pada diskusi virtual 50 Tahun Nalar Ajar Terusan

Budi: CSIS dan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia 2045, Rabu (4/8/2021). Saat ini, Indonesia bahkan sudah mulai merasakan dampak dari krisis akibat pandemi yang juga terjadi secara global ini. Seperti kontraksi ekonomi di 2020 yang mengoreksi tingkat kesejahteraan dan status Indonesia oleh World Bank, kembali menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah (lower middle income) setelah sempat menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas (upper middle income) di 2019. Pandemi Covid-19 juga menyebabkan terhambatnya pengentasan kemiskinan, meningkatnya ketimpangan, dan perubahan struktur tenaga kerja yang ditandai dengan semakin banyaknya pekerja beralih ke sektor informal. “Pandemi Covid-19 ini diperkirakan menyebabkan biaya yang permanen buat Indonesia ke depan jika kita tidak melakukan sesuatu yang fundamental,” tutur Amalia. jef, dja


surabaya

10

PEMKOT SIAPKAN TENAGA KESEHATAN

Kampus Surabaya Geber Vaksinasi

SURABAYA (GN) – Gerakan vaksinasi yang digeber Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dengan menggandeng kampus-kampus di Surabaya, mendapat dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun siap mengerahkan vaksinator atau tenaga kesehatan untuk membantu vaksinasi di kampus. Pernyataan tersebut disampaikan Eri saat meninjau vaksinasi di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), bersama Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa, Rabu (4/8/2021). Dalam kesempatan itu, Eri bersama Khofifah juga sempat menyapa para peserta vaksin yang hendak disuntik dosis pertama. Eri menegaskan di Kota Surabaya semua stakeholder menjadi satu kesatuan untuk bersamasama mensukseskan vaksinasi. Ketika Pemprov Jatim menyediakan vaksin untuk kampus, maka Pemkot Surabaya menyediakan tenaga kesehatannya, dan kampus menyediakan tempat dan kepanitiaannya. “Jadi, kampus bisa melakukan vaksin kepada civitas akademika dan juga warga di sekitarnya, sehingga di Kota Surabaya itu bisa menunjukkan bahwa tidak hanya pemerintahannya yang bergerak, tapi semua stakeholder juga bersama-sama mensukseskan vaksin ini,” kata

Wali Kota Eri Cahyadi mendampingi Gubernur Khofifah meninjau proses vaksinasi di UINSA.

Eri saat meninjau vaksinasi di UINSA. Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Surabaya menerjunkan sekitar 30 tenaga kesehatan untuk menjadi vaksinator. Jumlah tersebut belum termasuk tenaga skrining yang juga diperbantukan. Sebab, vaksinasi di UINSA itu akan disiapkan sekitar 5 ribu dosis untuk disuntikkan pada hari ini sebanyak 2.500 dosis dan besok sebanyak 2.500 dosis. “Seperti yang disampaikan Ibu Gubernur, Insyallah vaksin yang diberikan ke sini 5 ribu, se-

hingga kita siapkan nakesnya,” tegasnya. Dengan cara ini, ia mengaku ingin menunjukkan bahwa semua kampus di Surabaya melakukan serbuan vaksin untuk civitas akademika dan juga warga di sekitarnya, khususnya warga Surabaya. Artinya, semua stakeholder bersamasama dengan Pemprov, dengan Pemkot Surabaya, dan juga perguruan tinggi ikut serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Ini juga untuk mengejar herd immunity di

Kota Surabaya,” ujarnya. Sementara itu, Rektor UINSA Prof Masdar Hilmy juga mengakui bahwa vaksinasi ini dapat terselenggara berkat kerjasama antara Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya dan juga pihak kampus. Sebab, vaksinnya dari Pemprov, nakesnya dari Pemkot Surabaya dan tempat serta kepanitiannya dari UINSA. “Untuk sementara Bu Gubernur menyediakan 5 ribu vaksin, 2.500 untuk hari ini dan 2.500 lagi untuk besok.

Setelah itu terserah beliau, kalau masih mau menggelar vaksin di sini kami siap,” tegas Prof Masdar Hilmy. Adapun sasaran vaksinnya yaitu untuk para dosen dan tenaga pendidik beserta keluarga besarnya, termasuk anak istrinya, dan juga semua pegawai UINSA beserta para alumni UINSA. Bahkan, vaksin itu juga diperuntukkan bagi warga sekitar kampus yang belum menerima vaksin, karena ternyata sudah banyak juga yang divaksin.pur

PPKM Efektif Turunkan Angka Covid-19 Covid-19 Pengaruhi Proyek mutus mata rantai penyebaran. SURABAYA (GN)-PemberPembangunan Kota “Apakah PPKM ini efektif? lakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan di Kota Surabaya sejak 3 Juli 2021 lalu. Sesuai dengan keputusan dari pemerintah pusat, kebijakan ini diperpanjang hingga 9 Agustus 2021 mendatang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menekan laju penyebaran Covid-19. Pembina Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Jawa Timur, Estiningtyas Nugraheni mengatakan, pelaksanaan PPKM dinilainya efektif untuk menurunkan kasus Covid-19 di Kota Surabaya. Artinya, indikator dari kebijakan PPKM bisa membantu dalam menurunkan kasus. “Namun persoalannya adalah kalau penurunan kasus itu masih dibutuhkan piranti yang ibaratnya PPKM ini perangkat

Estiningtyas Nugraheni

keras, maka bahayanya adalah kalau pelonggaran terjadi bisa saja kasusnya akan naik,” kata Esti, kemarin. Sebab, Esti berpendapat, sekarang ini perilaku masyarakatnya belum linier atau selaras dengan syarat putusnya mata rantai penyebaran. Meski PPKM efektif, namun kemandirian masyarakat dalam disiplin protokol kesehatan (prokes) juga sangat penting sebagai indikator utama me-

Ya efektif. Namun yang harus dipantau oleh pemerintah itu adalah level kemandirian masyarakat untuk dia disiplin prokes. Jadi yang dibutuhkan di situ,” katanya. Bagi dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah mati-matian dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bahkan upaya yang dilakukan ini sudah dinilainya kompatibel. Namun, ia khawatir ketika PPKM ini dilepas, masyarakat sendiri justru yang tidak siap. “Dalam PPKM ini, yang dilakukan Surabaya sudah bagus dan kompatibel. Artinya, penurunan ini hasil dari upaya keras. Tapi begitu hardware (PPKM) dilepas, yang kita khawatirkan adalah masyarakat tidak siap,” papar dia. pur

SURABAYA (GN) – Gelombang ke dua virus pandemi Covid-19 di tahun 2021 ini, diakui berdampak pada program pembangunan Kota Surabaya, terutama untuk proyek-proyek skala besar dan prestisius. Namun, untuk proyek pembangunan dengan skala kecil yang nilai proyeknya kisaran Rp1,5 miliar. Di antaranya, membuat jalan di kampung-kampung, paving, dan saluran di Surabaya masih tetap berjalan. “Meski proyek nya kecil itu artinya pembangunan di Surabaya tahun ini masih tetap berjalan, tidak stag atau macet sama sekali. Nilai proyek Rp1,5 miliar masih berjalan seperti, bangun jalan di kampung-kampung misalnya,” ujar Sukadar, anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Rabu

(4/8/2021). Ia mengakui, APBD Kota Surabaya tahun 2021 banyak yang dikepras atau dipotong karena untuk percepat penanganan pandemi Covid-19. Indikasinya, tutur Sukadar, saat kita melakukan refocusing anggaran, disini banyak yang dikepras. Refocusing adalah, kegiatan anggaran pemerintah yang semula digunakan untuk pembangunan namun dipotong untuk penanganan Covid-19. Sukadar menjelaskan, APBD Kota Surabaya tahun ini Rp9,8 triliun, dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp8,8 triliun di tahun 2021, namun faktanya hingga semester I-2021 PAD kita yang seharusnya sudah masuk minimal Rp5 triliun itu belum tercapai.* pur

minggu ke-308

5 - 11 AGUSTUS 2021

COVID-19

Rumah Sehat Dihuni Pasien OTG SURABAYA (GN)- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus bekerja keras untuk melindungi dan menyelamatkan warga dari mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan pemkot adalah dengan bergotongroyong bersama warga mendirikan Rumah Sehat di setiap kelurahan. Hingga kini, telah berdiri Rumah Sehat yang tersebar di hampir seluruh kelurahan se-Kota Surabaya. Rumah Sehat itu sudah mulai beroperasi. Bahkan, beberapa di antaranya sudah diisi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terpapar Covid-19. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, warga Surabaya kini sudah dapat memahami fungsi dan tujuan pendirian Rumah Sehat di lingkungan sekitarnya. Menurutnya, warga hanya perlu diberikan pemahaman lebih terkait fungsi dari Rumah Sehat tersebut. Bahkan, setelah diberikan pemahaman, warga yang awalnya menolak, secara suka rela bekerja bakti menyiapkan Rumah Sehat. “Setelah disampaikan, bertemu dengan mereka, ya mereka mau, malah kerja bakti. Memang masih ada wilayah yang belum, itu berarti kita harus terus memberikan pemahaman kepada mereka,” kata Eri, kemarin. Eri menjelaskan, seluruh fasilitas yang ada di Rumah Sehat merupakan tanggung jawab Pemkot Surabaya. Oleh sebab itu, ketersediaan fasilitas mulai dari tempat tidur, obat-obatan, vitamin, dan makanan untuk warga merupakan kewajiban dari pemkot. “Rumah Sehat kan sebenarnya punya pemerintah, jadi bednya, obatnya, vitaminnya, dan makannya ditanggung pemkot,” jelasnya. Ia mengungkapkan, sejumlah Rumah Sehat sudah mulai ditempati oleh OTG yang terpapar Covid-19. Namun, Rumah Sehat ini hanya diperuntukkan bagi warga yang memiliki gejala ringan saja. Sehingga, pasien yang memiliki gejala ringan dapat langsung dipisahkan dari keluarganya agar tidak menulari anggota keluarga lainnya. “Sudah ditempati, ada yang tiga orang, ada yang lima orang, ada yang 10. Jadi gini, ada yang gejala ringan dari setiap rumah, maka kita ajak masuk ke Rumah Sehat,” ungkap Eri. pur

POLEMIK

Pasien dan RSUD BDH Berakhir Damai SURABAYA (GN)- Video viral yang mencatut RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya dan beredar di media sosial, telah berakhir damai. Video berdurasi 2.41 menit itu memperlihatkan beberapa orang masuk ke sebuah rumah sakit dengan nada marah, dan melakukan tindakan tidak menyenangkan kepada salah satu tenaga kesehatan (nakes). Arthur mewakili pihak keluarga pasien yang meninggal mengatakan, pihaknya telah membuat video klarifikasi permohonan maaf, dan menjelaskan bahwa video yang beredar tersebut tidak benar. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada RS BDH yang telah memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi keluarganya. “Kami atas nama keluarga ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya RS BDH atas insiden yang terjadi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas pelayanan kesehatan yang diberikan” katanya. Sementara itu, Sandy yang menyebarkan video tersebut melalui aplikasi tiktok juga telah membuat video permintaan maaf yang diunggah di akun tiktok pribadinya. Dalam video tersebut, Sandy mengakui bahwa dirinya tidak mengetahui permasalahan yang terjadi di RS BDH. “Saya ingin meminta maaf terkait video yang saya unggah di aplikasi tiktok kepada RS BDH. Saya berjanji tidak akan terulang lagi kejadian yang seperti ini,” ungkapnya. Kanit Reskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno mengatakan, kejadian itu terjadi pada 26 Juli 2021. Pada hari itu juga, Dinas Kesehatan (Dinkes) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Benowo. Namun, setelah melalui proses mediasi dengan pihak kepolisian, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. pur

PENDIDIKAN AMBIL PERAN BANTU TANGANI COVID-19

Pelajar SD Kumpulkan Donasi di Sekolah Gerakan ‘Surabaya Memanggil’ rupanya semakin mendapat banyak respon positif dari kalangan pelajar. Setelah beberapa waktu lalu, pelajar dari SMP Negeri 1 Surabaya mengumpulkan donasi. Kini, gerakan itu, juga dilakukan oleh pelajar dari SD Negeri Airlangga 1 Surabaya. Ratusan pelajar itu, ikut mengambil peran dalam membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menangani pandemi Covid-19. Sejak Senin lalu, para pelajar silih berganti datang ke sekolah dengan didampingi orang tuanya untuk menyalurkan bantuan. Bantuan mulai dari mie instan, minyak goreng, gula hingga beras pun berdatangan. Satu per satu siswa masuk dan meletakkan sembako yang dibawanya, di depan gerbang sekolah. Terlihat beberapa

keranjang ditata rapi lengkap disertai petunjuk tulisan, agar siswa langsung memasukkan bantuannya sesuai dengan kriteria jenis sembako. Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Airlangga, Materai Faridhin memaparkan, melalui kegiatan ini diharapkan agar para pelajar menumbuhkan kepedulian dan rasa empati sejak dini kepada lingkungan sekitarnya. Khususnya saat ini adalah warga yang terdampak Covid-19. Selain itu, upaya ini dilakukan untuk membantu Pemkot Surabaya dalam mengatasi dampak wabah unia. “Kami membuat edaran melalui grup Whatsapp bahwa kita menampung bantuan bagi anak-anak yang ingin berdonasi untuk Surabaya Memanggil. Ternyata ada tanggapan baik dari para wali murid, sehingga sejak Senin sudah ramai untuk memberikan se-

Seorang pelajar ikut andil mengumpulkan donasi di sekolah.

bagian rezekinya,” kata Materai di SD Negeri Airlangga 1 Surabaya, Rabu (4/8/2021). Untuk mekanismenya, Materai memaparkan setiap kelas sudah mendapatkan jadwal penyaluran yang ditentukan oleh para pendidik. Bahkan, agar tidak terjadi kerumunan

dirinya menyebut ada satu kelas yang penyebarannya dilakukan selama dua hari. Setelah semua bantuan terkumpul, rencananya, bantuan akan diserahkan ke Pemkot Surabaya melalui Kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).

“Jadi kita lakukan pengumpulan donasi ini selama dua minggu supaya tidak bergerombol dan tetap menjalankan protoko kesehatan (prokes) secara ketat. Jadi tanggal 12 akan kami serahkan,” urai dia. Tidak hanya itu, dia me-

mastikan hingga hari ini bantuan yang sudah terkumpul didominasi oleh beras dan mie instan. Bahkan, tak sedikit dari siswa-siswi tersebut juga menambahkan bantuan dari yang sudah ditentukan seperti minuman teh maupun susu. Menariknya, Materai pun mengungkapkan semua pelajar dari 868 di sekolah tersebut berpartisipasi. “Pelajar yang inklusi pun juga ikut menyumbangkan. Mereka sendiri yang menyerahkan. Terima kasih para orang tua atas dukungan anda semua. ” jelas dia. Sementara itu, Ketua Komite SD Negeri Airlangga 1 Agil Torresia Nirwanasari menambahkan, pihaknya mendukung upaya sekolah untuk menumbuhkan empati terhadap anak-anak. Oleh sebab itu, ia bersama para pengurus komite yang lainnya akan tetap mendukung

penuh berbagai kegiatan sosial yang diselenggarakan di sekolah. “Apalagi untuk mengatasi persoalan Covid-19. Kami juga kerap melakukan kegiatan yang sifatnya sosial, jadi kapan pun ada kegiatan ini kami siap membantu,” kata Agil. Senada dengan itu, salah satu siswi kelas 6 SD bernama Natalia Wahyu Putri mengaku, senang bisa menjadi bagian dalam membantu Kota Surabaya. Makanya, ia pun mengajak agar seluruh pelajar se-Surabaya ikut berperan dalam menekan laju penyebaran Covid-19 dengan cara menyisihkan rezekinya untuk warga yang terdampak Covid-19. “Teman-teman ku di Surabaya, ayo berdonasi ini bermanfaat lho untuk kita semua, kita saling berbagi membantu sesama,” pungkasnya. pur


SAMBUNGAN

minggu ke-308 5 - 11 AGUSTUS 2021

Mualaf...

► Sambungan hal 1 Association Of Hongkong. Setiap ada WNI meninggal dunia, KJRI Hongkong selalu menghubungi Islamic Union. Lembaga ini lalu menyerahkan penanganan jenazah kepada tim dari Women Muslim Association Of Hongkong di mana Fatimah menjadi petugas utama pemulasaran jenazah. Begitu seterusnya sejak tahun 2006, dia selalu mendapat tugas memandikan jenazah setiap ada orang perempuan Indonesia meninggal dunia di Hongkong. Yang membuat kagum, untuk tugas ini dia tanpa mendapatkan gaji. “Sebenarnya, saat itu saya sih mengharap juga ada gaji dari KJRI, tapi karena memang tidak ada gaji, ya alhamdulillah yang menggaji langsung dari Allah SWT,” katanya sambil tertawa, kepada Global News. Sekarang Fatimah sudah sangat profesional bekerja sebagai pemulasaran jenazah. Dia pun teringat saat Gubernur Jatim yang juga Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa meminta agar ibu-ibu Muslimat belajar melakukan pemulasaran jenazah. Khususnya untuk membantu menangani jenazah Covid-19. Saat itu dia dalam hati mengatakan, bahwa sebagai orang Muslimat dirinya sudah jauh hari melakukan tugas itu. “Dalam hati saya berkata, ini saya sudah bertahun-tahun melakukannya Bu...!” kata Fatimah, seperti berbicara dengan ketua umumnya, Khofifah. Tugas memandikan jenazah sangat mulia. Tugas ini dia

Beri Kado...

► Sambungan hal 1 yang undangannya diucapkan sendiri oleh Presiden IOC. “Saya minta izin suami saya dulu baru balik lagi..” kata Greysia tertawa. Ragu? Ya, bila pun benar, itu ada alasannya. Ketika pasangan mainnya, Nitya Krishinda Maheswari, mengalami cedera panjang usai Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan butuh waktu lama untuk pemulihan, Greys mengalami kebimbangan besar. Bahkan sempat berpikir untuk pensiun. Keinginan pensiun juga pernah muncul pada 2012, setelah pengalaman buruk di Olimpiade London 2012. Dia dan pasangannya Meiliana Jauhari didiskualifikasi lantaran dianggap melanggar kode etik pertandingan. Pelatih ganda putri, Eng Hian, pun mencoba beberapa formula

PPATK...

► Sambungan hal 1 juga memiliki sistem untuk memonitor keluar dan masuknya uang ke dan dari Indonesia yang disebut International Fund Transfer Instruction (IFTI) dan memiliki jaringan lebih dari 160 negara. Meski tak menyebutkan nominal pasti, Dian mengatakan, dari penelitian dan analisis yang dilakukannya, keluarga Akidi Tio tak memiliki dana setengah dari yang rencananya akan dihibahkan. “Saya tidak boleh menyebut angka, tetapi sangat jauh dari

Bansos...

► Sambungan hal 1 untuk lanjutan bantuan kota data bagi 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru dan dosen,” kata Nadiem dalam paparan virtual, Rabu (4/8/2021) Bantuan kuota Kemendikbud 2021 ini diberikan kepada pelajar, guru, mahasiswa hingga dosen tiap tanggal 11-15 setiap bulannya. Subsidi untuk menunjang kebutuhan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) alias belajar online ini berlaku selama tiga bulan, dari Maret-Mei 2021. Di bantuan kuota gratis jilid II ini untuk PAUD akan mendapatkan kuota 7GB dan untuk siswa

lakukan tanpa melihat kondisi jenazah tersebut. Apalagi di musim pandemi Covid-19, tugas ini harus dilakukan meski, misalnya, si jenazah meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Begitu pula bila jenazah kondisinya tidak utuh, seperti jenazah korban kecelakaan, atau seseorang yang melakukan tindakan fatal mengakhiri hidupnya dengan melompat dari gedung tinggi sehingga jenazahnya pun tidak utuh. Namun biasanya jenazah itu sudah dibetulkan lagi oleh dokter atau tenaga medis lain di rumah sakit yang menanganinya sehingga saat dimandikan sudah menyatu. Namun tetap saja belum sempurna seperti saat masih hidup. Karena itu, pernah suatu ketika dia menolak tugas tersebut sebab kondisi jenazahnya belum sempurna. Namun, rekanrekannya yang sudah lebih senior berusaha meyakinkan, bahwa, bila tidak mereka yang menanganinya, lalu siapa lagi. Sebab, sudah menjadi tugasnya memandikan jenazah, apa pun kondisinya. “Mereka menasihati saya. Para senior bilang, memang tugas kita memandikan jenazah, bagaimana pun kondisinya, sebab bila tidak kita, siapa lagi. Kasihan jenazah itu. Akhirnya saya pun mau menanganinya,” ujar Fatimah. Saat ini Fatimah bekerja bersama 4 rekannya dari Islamic Union. Mereka adalah Hj Jamilah (84 tahun) yang merupakan Ketua Women Muslim Association Of Hongkong, Hj Latifah, Hj Asiyah, dan Hj Mariam. “Semua usianya sudah kepala 7. Mereka semua warga lokal asli muslim dari lahir. Dan saya

usianya paling muda,” katanya. Fatimah mengatalan, jenazah dengan kondisi tidak utuh banyak menimpa WNI. Bekerja sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) di Hongkong termasuk enak sebab gajinya lumayan besar. Namun, banyak pula PMI menghadapi masalah justru di tanah air, seperti suaminya selingkuh, menghabiskan uang hasil jerih payahnya bekerja di negeri orang, dan masih banyak lagi persoalan lain. Mereka yang tidak kuat iman, akhirnya memilih jalan pintas mengakhiri hidupnya dengan sangat tragis. “Mereka terbang dari gedung tinggi dan akhirnya meninggal. Kami juga banyak menangani masalah-masalah PMI semacam itu,” katanya. Seperti ajaran Islam, jenazah harus segera dimakamkan setelah yang bersangkutan meninggal dunia. Namun, dalam beberapa kasus, ada jenazah yang lama menunggu proses hukum atau proses administrasi, sehingga dimasukkan dulu ke dalam lemari es selama beberapa hari sampai ada kejelasan status jenazah tersebut. “Kasihan, kan. Secara umum butuh waktu seminggu,” katanya. Dia juga teringat saat menangani jenazah WNI untuk dimakamkan di tanah air. Jenazah WNI tersebut sudah mendapat keterangan resmi negatif Covid-19 di Hongkong, tapi yang jadi masalah saat tiba di Indonesia ternyata harus dimakamkan dengan protokol Covid-19. “Jadi, kasihan keluarganya di Indonesia,” katanya. Saat ini reputasi Fatimah sebagai petugas pemulasaran jenazah sudah terkenal. Tidak hanya di lingkungan diaspora

Indonesia di Hongkong saja, tapi juga di kalangan muslim warga negara lain. Fatimah pun akhirnya menangani jenazah non-WNI dengan syarat harus perempuan dan muslimah. Namun, Fatimah menolak tawaran memandikan jenazah non-muslim meski mendapat gaji lumayan besar. Pernah suatu ketika dia mendapat tawaran sebagai pengurus jenazah warga Hongkong. Dia menolak tawaran itu setelah mencermati para petugas pemulasaran jenazah warga setempat, terutama wajah mereka yang putih pucat, seperti mayat. Hal itu berbeda dengan petugas pemulasaran jenazah dari kalangan muslim yang wajahnya teduh menyejukkan. Selain itu, tugas menangani jenazah non-muslim agak ribet sebab setelah memandikan jenazah juga harus meriasnya. “Ini tidak sesuai dengan ajaran Islam, sehingga saya tidak bisa menerima tugas itu, meski gajinya besar,” katanya. Namun demikian, keluarganya di Surabaya tidak ada yang percaya bila dirinya menjadi modin yang bisa memandikan jenazah. Sebab, ketika di Surabaya, Fatimah dikenal sebagai seorang penakut. Karena itu, dia pun ingin membuktikan kepada saudaranya bila sekarang dia tidak lagi penakut. Saat ibunya meninggal dunia, Fatimah pun memandikan sendiri jenazah sang ibunda. Dia menangis mengenang momen kesedihan itu. Namun dia bersyukur sebab di akhir hidupnya, sang ibu sudah menjadi muslimah. Fatimah menangis terharu bila mengenang ibunya. “Saya membimbing ibu masuk Islam. Saya memandikan

baru untuk Greys. Setelah beberapa kali bongkar pasang dengan pemain lain, atlet yang 11 Agustus mendatang genap 34 tahun itu akhirnya diduetkan dengan Apri sejak pertengahan 2017. “Ini nih, tukang pukul saya yang baru,” gurau Greys di Pelatnas Cipayung. Apriyani Rahayu saat itu baru berusia 19 tahun. Dia baru saja mentas dari level junior ke level senior. Berpasangan dengan Greysia,tentu merupakan berkah sekaligus beban bagi Apri. Berkah lantaran itu berarti dirinya langsung melesat masuk proyeksi sebagai andalan. Ini tentu meningkatkan kepercayaan dirinya sebagai seorang pemain. Menjadi beban karena dia harus bersiap dengan target-target utama lantaran Greys adalah tulang punggung ganda putri Indonesia di dekade 2010-an. Memulai debut pada Mei 2017, pasangan ini memenangi

turnamen Barcelona Spain Master 2020. Dari ajang ini pula dua atlet itu semakin menyatu. Saat malam yang melelahkan dan Greys sudah di pembaringan siap tidur di sebuah kamar hotel di Spanyol, tiba-tiba Apri bertanya setengah meminta. “Kak, jangan menikah dulu ya, nemenin aku dulu,” kata Apri sambil mengaduk mi instannya. Bungsu dari empat orang bersaudara dan merupakan satusatunya anak perempuan ini memang masih sangat muda. Ditodong begitu Greys tentu saja rada kaget. Karena benarbenar sedang ingin istirahat, perempuan yang sejak 2004 dan tahun 2008 menjadi anggota tim Piala Uber Indonesia ini memberi isyarat agar hal itu dibahas lain kali saja. Pasangan Unik Greys dan Apri adalah pasangan yang unik. Selisih usia

mereka merentang 11 tahun. Dan pada 2020 itu umur kak Gres –demikian Apri menyapa-mencapai 33. Usia yang sudah sangat matang untuk menikah. Sedangkan Apriyani, 21 tahun, sedang menggelegak semangatnya memburu prestasi. Jadi inilah situasinya saat mereka mulai dipersandingkan untuk bersaing di arena ganda putri dunia. Yang senior sudah di senja karir bulu tangkis tapi masih saja mampu mencetak prestasi. Sedang pasangannya baru di etape awal persaingan elite dengan kinerja sangat menjanjikan. Terlihat, ada jurang kepentingan begitu dalam antara keduanya. Tapi ini celah alamiah saja karena perbedaan usia yang jauh. Bagaimana mesti mengatasi hal itu? Greys sangat memahami situasi tersebut. Maka ia ajak bicara Apri di hari-hari awal berlatih bersama. *ret

yang ini, kan (dijanjikan Rp 2 triliun, Red.). Boro-boro, setengahnya juga enggak. Terlalu jauh,” ujarnya. Namun Dian merahasiakan pihakpihak di keluarga Akidi Tio yang rekeningnya telah diteliti tersebut. “Siapa pun yang terkait. Saya tidak mengekspose secara spesifik, siapa pun yang terkait harus kami teliti,” ucapnya. Sebab, kata Dian, bisa saja ada pihak di keluarga Akidi Tio yang tidak terekspose tetapi memiliki kemampuan dan kemauan untuk menyumbang seperti yang dijanjikan. Tetapi, hasilnya

tidak ditemukan. “Tampaknya jauh. Tidak ada. Kecuali ada nama-nama yang tidak terkait tiba-tiba ada keajaiban, tiba-tiba ada orang yang punya duit mau menyumbang,” katanya. Terkait rencana pemberian hibah melalui Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri, Dian menjelaskan, dalam intelijen keuangan, profil Kapolda atau pejabat negara dari tingkat pusat hingga daerah serta aparat penegak hukum masuk dalam kategori politically exposed persons (Peps) atau orang yang terekspose secara politik.

“Siapa pun yang terkait. Saya tidak mengekspos secara spesifik, siapa pun yang terkait harus kami teliti,” ucapnya meyakinkan. “Kalau dia terkait dengan transaksitransaksi yang kita anggap mencurigakan itu otomatis kami harus meneliti itu, harus melakukan analisis mengenai apa yang terjadi,” ujarnya. Dian juga menjelaskan alasan PPATK meneliti mengenai rencana pemberian hibah tersebut. Yakni, PPATK merasa berkepentingan karena rencana pemberian hibah tersebut mendapat perhatian besar dari masyarakat. * det/wis

memperoleh kuota 10GB. Sementara untuk guru kuota yang akan diberikan adalah 12GB, serta kuota 15GB untuk jenjang mahasiswa dan dosen. Kuota dapat digunakan selama 24 jam untuk mengakses internet untuk lebih dari 300 portal pendidikan dan platform yakni Zoom, Microsoft Teams, Google Classroom, Sekolahmu, Ruangguru, dan Zenius. Nadiem menjelaskan pemerintah memberikan kuota bentuknya umum agar bisa mendukung fleksibilitas penggunaannya. Namun, ada juga laman atau aplikasi yang dilarang untuk digunakan. “Bentuknya kuota umum

untuk digunakan akses semua laman dan aplikasi. Kecuali yang diblokir Kemkominfo dan ada beberapa aplikasi yang sifatnya tidak untuk pendidikan yang kita keluarkan dari pemakaian,” papar Nadiem. Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan program bantuan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 2,3 triliun. Rincinya, bantuan untuk siswa PAUD akan diberikan kepada 1.529.949 orang dengan anggaran Rp 88,35 miliar. Kemudian untuk siswa pendidikan jenjang dasar dan menengah akan diberikan kepada 20.528.602 orang dengan anggaran Rp 1,69 triliun. Lalu

untuk pendidik jenjang dasar dan menengah ada sekitar 1.560.073 orang guru yang mendapatkan bantuan kuota dengan anggaran Rp 154 miliar. Sedangkan untuk dosen dan mahasiswa jumlah targetnya ada 3.272.620 orang dengan anggaran sebesar Rp 404,9 miliar. “Jadi kuota internet ini mencakup 26.891.244 orang dari Kemdikbud, dan anggarannya Rp 2,3 triliun,” papar Sri Mulyani dalam acara yang sama. Bantuan sosial bagi mahasiswa yang kesulitan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) juga disiapkan pemerintah. Anggaran sebesar Rp 745,2 miliar disiapkan untuk program bantuan ini. * det/wis

jenazah ibu saat Beliau meninggal. Sejak itu banyak yang tahu bila saya bisa memandikan jenazah dan banyak yang meminta saya memulasaran jenazah saat di Surabaya tapi saya tidak mau. Cukup ibu saya saja. Dan Fatimah akhirnya dikenal bukan lagi seorang penakut,” katanya. Layak Dapat Penghargaan Selama bertahun-tahun Fatimah mengabdi menjadi pemulasaran jenazah, tapi tidak pernah mendapat imbalan apa pun dari KJRI. Padahal, paling banyak yang dia tangani adalah jenazah WNI. Dan selalu saja bila ada WNI meninggal dunia, Fatimah lebih banyak berperan ketimbang empat seniornya yang semua sudah sepuh. “Saya pernah minta bantuan masker, atau kain kafan, atau alat-alat lain untuk mengurus jenazah WNI, tapi sampai hari ini tidak diberi. Padahal, kadang saya harus mendatangkan dari Indonesia untuk bahan menangani jenazah bagi WNI tersebut. Para senior saya juga curhat, mengapa kita sering membantu menangani jenazah orang Indonesia, tapi kepingin makan masakan Indonesia saja tidak pernah merasakannya. Saya jadi tidak enak kan? Saya harap KJRI mengapresiasi kerja kami yang banyak menangani jenazah WNI ini,” katanya. Dulu, kata dia, timnya pernah mendapat apresiasi dari Konjen Hongkong sekitar tahun 2012. Tim ini diundang berkunjung ke Indonesia. “Tapi sekarang tidak pernah. Padahal, untuk kegiatan lain, sering diberi penghargaan. Mestinya, misalnya, dalam rangka HUT RI, KJRI memberi penghargaan untuk pengabdian tim ini. Ya semacam memberi

PITI..

► Sambungan hal 1 Sebanyak 4.000 Paket Isoman dari jumlah tersebut didistribusikan melalui PWNU Jatim yang diserahkan secara simbolis oleh H.A. Nurawi selaku Ketua Umum YHMCHI kepada Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar di Kantor PWNU Jatim, Selasa (3/8/2021) siang. Sejumlah donatur hadir pada acara tersebut, seperti Bapak Aroy Kasman dari Pasar Atom, Bapak Sugeng dari Tjiwi Kimia, Bapak Agus Susanto dan Ibu Lydia dari Yayasan Abdi Husada Utama. Hadir pula Ir.H. Haryanto Satryo Ketua PITI Jatim, Achmad Subianto (Bapak Bin) dan Ustad Hasan Basri dari Cheng Hoo. “Kami siap menyalurkan 4.000 paket sembako ini ke seluruh wilayah di Jatim. Sudah barang tentu ada skala prioritas. Misalnya daerah yang banyak terdampak lebih banyak mendapat perhatian,” kata KH Marzuki. KH Marzuki mengatakan, PWNU Jatim mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian dari Cheng Hoo dan PITI Jatim. Pandemi ini masalah kemanusiaan yang harus kita hadapi secara bahu membahu. “Kita harus bersatu dalam menyelesaikan pandemi ini,” katanya. Sementara H.A. Nurawi berharap agar Paket Isoman ini benar-benar bermanfaat bagi anggota masyarakat yang sedang menjalankan isoman (isolasi mandiri) di masing-masing rumah. “Kami menyadari akibat pandemi yang belum usai ini, telah menurunkan perekonomian tidak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Dengan adanya peket ini diharapkan dapat membantu meringankan anggota masyarakat yang sedang menjalani isoman. Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang secara ikhlas bahu membahu untuk berbagi bersama,” katanya. Paket Isoman tersebut setiap paketnya berisi beras 3 kg, susu bubuk Dancow sachet 8 bungkus, Energen kurma 10 sachet, sarden, agar-agar Sriti 5 bungkus, 1 kg sarden, minyak kayu putih 15ml x 2, bubur Quaker 200 gr sebanyak 1 packs dan masker 15 pcs.

11 apresiasi-lah,” katanya. Bantu Membangun Masjid Fatimah sendiri seorang mualaf. Sejak kecil dia dididik dalam lingkungan keluarga Katolik di Kota Surabaya. Sekolah di SD Giki, SMP Vincentius, SMAK St Louis, dan Unika Widya Mandala. Saat dewasa dia pun masuk Islam. Dia belajar agama dari sejumlah ulama, termasuk dari Prof Dr KH Ali Azis MAg, guru besar dan dosen UIN Sunan Ampel Surabaya. “Nama saya, Fatimah, ini pemberian Beliau,” ujarnya. Setelah kuliah di Unika Widya Mandala Surabaya, Fatimah kemudian merantau ke Hongkong. Tidak sebagai PMI dengan visa tenaga kerja (domestic helper), tapi bekerja di KJRI selama sekitar 20 tahun. Kemudian dia menikah dengan orang Hongkong. Setelah itu, Fatimah banyak mengabdikan diri dalam kegiatan sosial keagamaan. Salah satunya dengan memimpin PCI Muslimat NU Hongkong dan menjadi anggota Women Muslim Association Of Hongkong. “Pekerjaan pertama dan terakhir saya, ya di KJRI itu,” ujarnya. Saat ini, sebagai warga Nadliyyin, bersama pengurus PCI Nahdlatul Ulama (NU) Hongkong-Macau, dia berusaha mewujudkan impian memiliki masjid untuk muslim Indonesia sendiri. Keinginannya ini pernah disampaikan kepada Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa saat mantan mensos yang sekarang menjabat Gubernur Jatim itu berkunjung ke Hongkong. “Beliau sangat mendukung. Bahkan, disampaikan ke Bapak H.A. Nurawi mengatakan pada Selasa 3 Agustus 2021, dari 10.000 paket sembako yang siap didistribusikan, 4.000 paket di antaranya diserahkan kepada PWNU Jatim untuk selanjutnya didistribusikan ke seluruh wilayah di Jatim. Sisanya didistribusikan oleh PITI di masing-masing kabupaten/kota seperti, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Batu, Probolinggi, Madiun, Jember, Banyuwangi, Bangkalan, Ponorogo, Kediri, Mojokerto, Lamongan, Tuban, Situbondo, Pasuruan hingga Lumajang. Di kota-kota tersebut DPD PITI bekerjasama dengan organisasi masyarakat Tionghoa setempat menyalurkan paket isoman tersebut. Kerjasama dengan PWNU ini merupakan kelanjutan dari kerjasama sebelum- sebelumnya untuk membantu masyarakat. Seperti diketahui, pada Juni 2021 YHMCHI bekerjasama dengan PWNU Jatim untuk membantu menanggulangi mengganasnya covid-19 di Bangkalan Madura. PITI Jatim bersama YHMCHI menyerahkan bantuan logistik kesehatan melalui Pengurus PWNU Jatim. Bantuan logistik kesehatan tersebut secara simbolik diserahkan langsung oleh Ketua Umum YHMCHI, H.A. Nurawi kepada Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar di kantor PWNU Jatim, Jumat (11/6/2021) siang. Lalu bantuan logistik kesehatan berupa 1.390 PCS Baju Hazmat, 500 PCS Face Shield, 110 Box Vitamin Selkom C, Tiga Jerigen Hand Sanitizer dan Dua Unit Alat Sprayer. Bantuan Multivitamin Sementara itu PT Sari Enesis Indah juga memberikan bantuan bagi warga Isoman melalui PWNU Jatim. Bantuan berupa multivitamin sebanyak 1.000 paket ini diserahkan langsung oleh Minggus Hadinata, Brand Activity Executive (BAE) East Java PT Sari Enesis Indah, kepada Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar didampingi wakil Ketua PWNU Jatim M. Koderi, Selasa (3/8/2021). Tampak hadir dari perwakilan PT Sari Enesis Indah, Edy Sugiarto Regional Operational Manager (ROM) Jatim-Jateng, dan Muhammad Najib Distrik Manager (DM) Surabaya 1.

Presiden Jokowi saat Beliau melakukan kunjungan ke Hongkong. Bahkan, Pak Jokowi langsung menelepon Gubernur Hongkong meminta dukungan soal pembangunan masjid Indonesia ini,” katanya. Fatimah mengaku sangat mendukung program PCI NU Hongkong-Macau yang ingin membangun masjid untuk nahdliyyin, Islamic Community Center, shelter & advokasi PMI, imam dan ustad permanen, overseas mutual networking yang merupakan Himpunan Pengusaha NU, layanan zakat infaq sodaqoh, resto nusantara, saudagar koperasi Mabadiku Bintang Sembilan dan lainnya. Terkait masjid, Gubernur Hongkong pun menyambut positif. Namun dalam pelaksanaannya harus disertai rekomendasi resmi dari Pemerintah RI. Hal ini yang membutuhkan waktu agak lama mengingat rekomendasinya harus dimintakan ke Istana Presiden. “Semoga saja bisa lancar,” katanya. Fatimah memang dikenal sebagai pendukung setia Jokowi - KH Ma’ruf Amin saat pemilihan presiden. Dia pun mendukung program Pemerintah Jokowi-KH Ma’ruf Amin melalui kegiatan Muslimat NU Hongkong. “Termasuk membantu para PMI, khususnya di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Misalnya Rabu 4 Agustus kemarin, kami bersama KJRI mencari solusi atas seorang PMI yang terpaksa tidak bisa bekerja karena penyakit matanya, sehingga dia meminta dipulangkan ke Indonesia. Dia PMI asal Banyuwangi Jawa Timur,” katanya. (*) Dalam kesempatan itu, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar menyampaikan terima kasih atas dukungan dari PT Enesis yang ikut serta memberikan paket multivitamin untuk warga Isoman. Ia menegaskan, bantuan tersebut akan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. “Insya Allah amanah ini akan diberikan kepada yang membutuhkan,” tegas Kiai Marzuki. Bahkan, Kiai Marzuki menegaskan, pihaknya tidak membeda-bedakan orang yang mendapat bantuan tersebut. Meski yang membutuhkan bukan orang NU, ataupun lain agama dan lain etnis, PWNU Jatim tetap akan memberinya. “Untuk distribusi bantuan tidak boleh membeda-bedakan. Siapa pun yang layak dapat bantuan harus dibantu,” tegasnya. Agar pendistribusian bantuan bisa merata, PWNU Jatim akan menjalin koordinasi dengan tim Satgas Pemprov Jatim untuk mensinkronkan data. Dengan begitu, bantuan ini bisa tepat sasaran. “Jangan sampai warga yang belum mendapat bantuan dari pemerintah, kemudian tidak dapat. Nah kita mengcover mereka yang belum mendapatkannya,” kata Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Gasek, Kota Malang ini. Kiai Marzuki juga mengakui salah satu produk PT Enesis yakni Plossa aromaterapi memang cocok digunakan untuk warga Isoman. “Plossa, cocok saya,” celetuk Kiai Marzuki. Sementara itu, Minggus Hadinata, Brand Activity Executive (BAE) East Java PT Sari Enesis Indah menyampaikan, ikut menyokong program PWNU Jatim peduli dengan memberikan 1.000 paket multivitamin. “Ada tiga produk yang kita berikan kepada PWNU Jatim, yakni Amunizer VitC 1000mg dan Plossa inhaler Aromaterapi, dan hand sanitizer Antis, serta masker,” tutur Minggus. Bantuan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari gerakan PT Sari Enesis Indah memberikan bantuan ke sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur. “Sebelumnya kita juga telah memberikan bantuan yang sama kepada pesantrenpesantren di Jatim,” ujarnya.. (fan/sir)


jawa Halaman 12I minggu

timur

minggu ke-308

5 - 11 AGUSTUS 2021

ke-308, 5 - 11 AGUSTUS 2021

Temukan Beras Bansos Tak Layak Konsumsi

SURABAYA (GN) - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron turun langsung memastikan kualitas beras bantuan dari Pemerintah Pusat bagi masyarakat terdampak PPKM di wilayah Kabupaten Bangkalan, Rabu (4/8/2021). Bertempat di Gudang Penyimpanan Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, Wagub Emil melarang Bupati Bangkalan dan Dinsos setempat untuk mendistribusikan bantuan beras yang disalurkan melalui Kementerian Sosial RI tersebut. Karena kualitas beras yang diterima oleh Dinsos Kab Bangkalan dalam kondisi tidak baik. Oleh sebab itu, dirinya meminta agar total 1.500 kemasan beras seberat @ 5 kg tersebut agar disimpan dan jangan sampai ada yang sampai ke tangan masyarakat. “Jadi tadi sudah kita saksikan sendiri bahwa kualitas beras memang tidak baik. Jadi kami menyampaikan kepada Pemkab Bangkalan, jangan didistribusikan dulu, kita akan segera clearkan dan pastikan terlebih dulu,” tegas Emil Dardak, sapaan akrab Wagub Jatim. Sejalan dengan larangan tersebut, Emil juga menyatakan bahwa telah meminta Dinas Sosial Provinsi Jatim untuk segera mencari pengganti beras bantuan dari

Seorang anak sebatangkara karena orangtuanya meninggal terpapar Covid-19.

Ribuan Anak di Jatim Kehilangan Orangtua karena Covid-19

Wagub Emil Dardak turun langsung memastikan kualitas beras bantuan dari Pemerintah Pusat bagi masyarakat terdampak PPKM di wilayah Kabupaten Bangkalan, Rabu (4/8/2021).

Kemensos RI. Hal ini tak lain sebagai wujud percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang telah menanti bantuan tersebut. “Saya juga sudah sampaikan ke Kadinsos Provinsi Jatim, jangan sampai terlalu lama penggantinya. Dalam hitungan hari sudah harus sampai, karena masyarakat sudah menunggu,” terangnya. Emil memastikan bahwa mereka yang sudah terdata tetap harus menerima beras yang layak dan yang ada sekarang ini tidak boleh didistribusikan. Untuk itu, dia meminta

Kadinsos Jatim untuk segera berkomunikasi dengan berbagai stakeholder guna pemenuhan bantuan beras bagi masyarakat, yakni tetap berkoordinasi dengan Kemensos RI. Atas temuan di Bangkalan tersebut, Emil menekankan bahwa hal tersebut merupakan kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Ini terkait pentingnya peran aktif dari pemerintah daerah setempat untuk ikut mengawal penyaluran bantuan ke masyarakat. “Sebenarnya Kemensos sangat responsif untuk hal semacam ini, jadi kita tahu

bahwa ini operasi skala besar. Jadi ini kita perbaiki bersamasama, kerja bersama. Kami yakin, kalau ini ada kaitan dengan amanat dari suplier yang tidak baik, Kemensos akan mengambil tindakan,” jelasnya. Senada dengan Emil, Bupati Bangkalan Abdul Latif juga menyatakan akan menahan sementara paket bantuan beras yang diterima di wilayahnya. Dia memastikan bahwa dari 1.500 pack beras tersebut belum ada yang terdistribusi ke masyarakat, mengingat beberapa beras terpantau kurang

DPRD KOTA SURABAYA Komisi B DPRD Surabaya Minta Kekosongan Dirut PDAM Surya Sembada Segera Diisi S U R A B AYA ( G N ) – Kekosongan kursi jabatan Direktur Utama PDAM Surya Sembada dikhawatirkan berdampak pada menurunnya kinerja BUMD sektor air milik Pemkot Surabaya tersebut. Untuk itu, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz meminta secepatnya jabatan Dirut PDAM Surya Sembada yang sekarang kosong segera diisi. “PDAM saat ini seperti sebuah kapal yang harus ada nahkodanya, agar kapal tidak oleng. Untuk itu kami mendesak Pemkot Surabaya harus segera mengisi kekosongan kursi Dirut Utama PDAM Surya Sembada,” ujarnya di Surabaya. Mahfudz menegaskan ketika sebuah perusahaan tidak ada Dirutnya maka siapa yang menjalankan roda bisnisnya, siapa yang mengeluarkan produk, siapa yang mengambil keputusan strategis, siapa yang memimpin jalannya organisasi perusahaan, ini sangat bahaya sekali jika berlamalama jabatan Dirut PDAM kosong. “Jika tidak ada pengambil keputusan strategis di PDAM itu mustahil perusahaan berkinerja baik,” tegasnya. Dengan kekosongan kursi Dirut PDAM Surya Sembada, kata Mahfudz, kinerja PDAM bisa hancur berantakan. “Jika hal ini terjadi jelas preseden buruk bagi PDAM Surya Sembada yang selama ini berkinerja baik,” tegas politisi PKB Kota Surabaya ini.

Mahfudz Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya

Ia menganalogikan, apapun yang terjadi ketika kapal tidak ada nahkodanya, maka harus muncul nahkoda baru agar kapal tetap jalan. “Inilah yang terjadi di PDAM Surya Sembada, kami menyoroti betul jabatan Dirut PDAM yang kini kosong.”

tuturnya. Nah saat ini, tambah Mahfudz, Pemkot Surabaya belum menunjuk Plt maupun Pjs Dirut PDAM Surya Sembada, karena itu Komisi B mendesak agar jabatan Dirut segera diisi. Saat ditanya apakah Pemkot Surabaya harus konsultasi terlebih dahulu ke dewan, sebelum mengisi kursi Dirut PDAM, Mahfudz mengatakan, konsultasi dulu ya Alhamdulillah. “Tidak konsultasi ya Innalilahi,” ungkapnya. Untuk diketahui saat ini Pemkot Surabaya membuka pendaftaran calon direksi PDAM Surya Sembada. Batas waktu pendaftaran telah berakhir pada 26 Juli 2021. Namun, karena jumlah pelamar masih minim, sehingga

Kantor PDAM Surya Sembada Surabaya.

panitia seleksi calon direksi PDAM memperpanjang waktu pendaftaran hingga 16 Agustus 2021. Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Direksi PDAM Wawan Aries Widodo mengatakan, dari data yang dihimpun panitia seleksi hingga 26 Juli 2021 pukul 16.00, ada 40 pelamar calon direksi PDAM. Dengan rincian, pelamar Direktur Utama 4 orang, Direktur Operasional 11 orang, dan Direktur Layanan 25 orang. Wawan menjelaskan, bahwa dalam prosesnya ada beberapa tahapan seleksi yang harus dilalui para pelamar. Mulai dari seleksi administrasi, Uji Kemampuan dan Kepatutan (UKK), wawancara akhir dan rekam jejak. pur, adv

layak. “Belum ada yang terdistribusi, karena sesuai dengan arahan Pak Wagub juga agar beras ini disimpan dulu sambil menunggu pengganti yang lebih baik,” ungkap Abdul Latif. Sementara itu, tercatat 3.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tengah menunggu aliran bantuan beras dari pemerintah pusat. Sebanyak 3.000 KPM tersebut merupakan warga terdampak PPKM, namun belum terdaftar sebagai penerima berbagai bentuk bansos oleh pemerintah pusat maupun daerah. fan

SURABAYA (GN) - Pandemi Covid-19 berdampak pada nasib ribuan anak-anak di Jawa Timur. Mereka harus kehilangan orangtua yang meninggal akibat infeksi virus penyakit tersebut. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jatim, memperkirakan 5.082 anak yang kehilangan orangtua akibat Covid-19. ”Prediksi tersebut berdasar asumsi seperempat jumlah penduduk Jatim saat ini adalah anak berusia 0–18 tahun,” kata Kepala DP3AK Jatim Andriyanto dikonfirmasi, Rabu (4/8/2021). Situasi tersebut berpotensi memengaruhi kondisi psikologis mereka. Karena itu, DP3AK bekerjasama dengan lembaga masyarakat dan forum anak menginisiatori pembukaan pemulihan psikososial terpadu. ”Setiap anak akan mendapatkan pendampingan dari teman-teman psikolog untuk menghilangkan trauma yang dialami,” ujarnya. DP3AK telah berkoordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan pendataan anak yang menjadi yatim atau yatim piatu. ”Pendataan berdasar by name by address. Diharapkan bisa selesai pekan ini,” jelas Andri. Setelah didata, tim akan menganalisis kebutuhan anak. Yang mengalami traumatik bakal didampingi psikolog. ”Paling tidak setiap kabupaten/kota ada 4 psikolog yang siap memberikan pendampingan,” katanya. Selain itu, bantuan seperti masker, hand sanitizer, makanan, dan minuman bergizi akan diberikan. Intervensi juga dilakukan untuk peningkatan kapasitas anak dengan edukasi dan pelatihan kewirausahaan.Untuk keperluan perlengkapan tersebut, Andriyanto mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan bantuan dari pusat dan Pemprov Jatim. Khususnya perihal penyediaan anggaran dalam penanganan dan pendampingan anak-anak yatim ke depan. ret

Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 Disahkan Jadi Perda SURABAYA (GN) – Sebanyak sembilan fraksi di DPRD Jatim menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 menjadi Peraturan Daerah (Perda). Namun ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan Pemprov Jatim. Juru Bicara Fraksi NasDem H Muzammil Syafii di DPRD Jatim mengatakan adapun catatan dari Fraksi NasDem yaitu meminta kepada Pemprov Jatim bisa meningkatkan kinerja anggaran dan keuangannya, sehingga serapan anggaran di Pemprov Jatim dapat terlaksana dengan baik. Kedua, mendorong Pemprov Jatim khususnya Inspektorat untuk lebih intens melakukan pembinaan dan pengawasan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim, khususnya terkait penggunaan, pelaksanaan dan pertangungjawaban keuangan. Ketiga, terkait refocusing anggaran untuk Covid 19 betul – betul bisa digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19 yang saat ini semakin tidak terkendali di Jatim, khususnya di daerah Madura. Bantuan untuk masyarakat miskin di tengah pandemi diharapkan bisa tepat sasaran dan tidak terjadi kebocoran anggaran. Keempat, pihaknya meminta agar Pemprov Jatim menggunakan perangkaan pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2020 yang telah diaudit dan menjalankan rekomendasi oleh BPK RI. “Kami harap rekomendasi dan catatan ini bisa menjadi bahan ke depannya saat rekonstruksi APBD berikutnya, sehingga terdapat kesimbangan antara perencanaan dengan kebutuhan menghadapi tantangan ekonomi ke depan yang lebih dinamis,”pungkas Muzammil yang juga Ketua Fraksi Nas-

Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad, Sahat Tua Simanjuntak bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menandatangani dan pengesahan Pertanggungjawaban APBD 2020.

Dem ini. Juru Bicara Fraksi PDIP Jatim Hari Putri Lestari mengatakan Fraksi PDIP Jatim mencatat ada dua yang perlu diperhatikan oleh Pemprov Jatim, yaitu di sektor pendidikan, kesehatan sehingga ke depannya bisa menghadirkan manfaat yang lebih tinggi bagi warga Jatim. Untuk sektor kesehatan ini, Fraksi PDIP menyayangkan serapan yang rendah di bidang kesehatan terutama di saat semua menghadapi Covid-19. Demikian pula anggaran program pembinaan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang hanya terserap 37,06 persen. “FPDIP dapat memahami bahwa pandemi Covid-19 telah menyebabkan terjadinya refocusing APBD Jatim untuk menyelamatkan nyawa manusia semasa pandemi Covid-19. Oleh karenanya beberapa penjelasan terkait capaian dan alasan tidak optimalnya implementasi program – program tertentu dalam kewajaran. Namun demikian FPDIP meminta agar Pemprov Jatim berusaha menemukan terobosan yang terbaik, sehingga persoalan pandemi Covid-19 tidak digunakan oleh oknum tertentu sebagai alasan pembenaran atas tidak optimalnya kinerja yang terjadi, “pintanya. Politisi asal Dapil Jember Lumajang ini, juga menyoroti Sisa Anggaran Lebih Pembi-

ayaan Anggaran (Silpa) dan meminta Pemprov Jatim untuk lebih kreatif dan proaktif dalam menyikapi berbagai kendala dan tantangan penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemprov Jatim. Karena seluruh warga Jatim menggantungkan kehidupan kesehariannya pada kebijakan dan program yang dirancang oleh pihak Pemprov Jatim. “Penjelasan eksekutif terkait Silpa ini merupakan kendala atau keterbatasan yang semestinya dapat diantisipasi dengan baik, dan pihak Fraksi PDIP menilai Silpa ini merupakan sebuah kerugian peluang bagi proses pembangunan demi kemaslahatan warga Jatim. Silpa merupakan indikasi bahwa telah terjadi upaya pemerintah daerah untuk menahan belanja. Maka belanja pemerintah daerah ini sangatlah dibutuhkan sebagai stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, utamanya di masa pandemi ini yang sangat membantu dan menekan kinerja ekonomi masyarakat,”pungkasnya. Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan banyak terima kasih pada fraksi- fraksi di DPRD Jatim yang telah menyampaikan pandangan akhirnya dan menyetujui Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 ini menjadi Perda. fan


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook