Skip to main content

GLOBAL NEWS Edisi 304

Page 1

langganan Rp 28.000,-/Bulan eceran minggu ke-304 Rp-7.000,8 14 JULI 2021

DEWAN PERS Global News dan global-news.co.id telah Terverifikasi Administratif

minggu ke-304

pengaduan & hotline redaksi

8 - 14 JULI 2021

031 - 8281712

gnewsredaksi@gmail.com

gnewsredaksi

ORANG –ORANG KUAT DI ANTARA KLASTER KELUARGA

Dari Grahadi

Kasih Sayang Jadi Kunci Kesembuhan

Gelombang kedua pandemi Covid-19 semakin mengerikan saja. Bahkan banyak ditemui klaster keluarga. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengingatkan ancaman klaster keluarga ini di mana sejumlah anggota dalam satu keluarga bisa semua terinfeksi Covid-19. Bahkan, ada yang meninggal dunia. GN/WIWIN

GUBERNUR Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda meninjau PPKM Darurat di Desa Sawotratap, Kabupaten Sidoarjo, Rabu 7 Juli 2021

Khofifah Warning Warga Zona Merah

SURABAYA (GN) - Sebanyak 20 kabupaten/ kota di Jawa Timur masuk zona merah dan 18 daerah lain masuk dalam zona oranye. Karena itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat mengurangi mobilitas selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) , l BACA: Khofifah.., di Hal 3

TEROPONG Adinda LMP

Ini Daftar 10 Kota Terbaik Buat WFH

@RedaksiGnews

Redaksi Gnews

Oleh Gatot Susanto NAMUN, dengan protokol

kesehatan (prokes) yang benar, klaster keluarga ini bisa dicegah. Salah satunya sudah diterapkan

oleh Tri Setyaningsih. Dia lolos dari klaster keluarga meski tinggal satu rumah bersama salah seorang putranya yang terpapar Covid-19. “Sebelumnya putra saya ini sempat tidur di kamar saya saat dia merasa tidak enak badan. Semula dia tidur di kamarnya sendiri, lalu pindah tidur di lantai dengan alas karpet di kamar saya. Tidak ada firasat bila dia gejala Covid-19,”

l BACA: Kasih... Hal 11

UMMU KAMILAH saat membawakan barang kebutuhan sehari-hari adiknya yang dinyatakan positif Covid-19.

DUKA KELUARGA PASIEN COVID-19

Kalang Kabut Berebut Obat-Obatan & Oksigen Harga Obat yang Dicari Selama Pandemi Covid-19 1.Favipiravir 200 mg (tablet) 2.Remdesivir 100 mg (injeksi) 3.Oseltamivir 75 mg (kapsul) 4.Intravenous Immunoglobulin 5% 50 ml (infus) 5.Intravenous Immunoglobulin 10% 25 ml (infus) 6.Intravenous Immunoglobulin 10% 50 ml (infus) 7.Ivermectin 12 mg (tablet) 8.Tocilizumab 400 mg/20 ml (infus) 9.Tocilizumab 80 mg/4 ml (infus) 10.Azithromycin 500 mg (tablet) 11.Azithromycin 500 mg (infus)

Rp 22.500/tablet Rp 510.000/vial Rp 26.000/kapsul Rp 3.262.300/vial Rp 3.965.000/vial Rp 6.174.900/vial Rp 7.500/tablet Rp 5.710.600/vial Rp 1.162.200/vial Rp 1.700/tablet Rp 95.400/vial Sumber: Kemenkes RI

Kota Melbourne Australia disebut sebagai kota terbaik secara global untuk kerja jarak jauh alias work from home (WFH). Hal itu berdasarkan peringkat dari platform Nestpick. Dikutip dari CNBC, Selasa (6/7/2021), Melbourne mendapat nilai tinggi untuk faktor kelayakan huni seperti keselamatan, perawatan kesehatan, budaya dan kegiatan rekreasi, l BACA: Ini Daftar..di Hal 3

Ada-ada

SURABAYA (GN) - Melonjaknya lagi kasus Covid-19 membuat banyak pihak panik. Hampir seluruh rumah sakit yang difokuskan menangani pasien dengan gejala berat sudah kewalahan. Bahkan menutup UGD-nya. Rumah sakit lapangan yang sedianya untuk menampung pasien Covid-19 gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG) juga penuh. Isolasi mandiri (isoman) yang jadi alternatif untuk mencegah penularan Covid-19 memunculkan

permasalahan tersendiri karena obat-obatan yang seharusnya dikonsumsi bagi penderita Covid-19 menghilang di pasaran. Kondisi itu dialami Nuruddin Ali yang dua saudaranya positif Covid-19 dan sedang diupayakan agar dirawat di rumah sakit di Mojokerto. “Saya cari rumah sakit di Mojokerto sulit. Cari obat juga sulit. Termasuk cari tabung oksigen. Saya sampai langsung ke Aneka Gas. l BACA: Kalang Kabut..di Hal 2

Pabrik Oksigen Kewalahan

Seorang peselancar di pantai Christies Beach, Adelaide, berselancar terlalu dengan ikan paus

Berselancar Dekat Ikan Paus

Seorang peselancar layang ditangkap polisi karena diduga berselancar terlalu dekat dengan ikan paus di perairan pantai Adelaide. Polisi menetapkan pria yang tak disebutkan namanya sebagai tersangka dengan tuduhan pelanggaran hukum, l BACA: Berselancar...di Hal 3

SURABAYA (GN) - Meledaknya kasus penularan Covid-19 berimbas pada meningkatnya kebutuhan oksigen. Bahkan tiga kabupaten di Jatim, yakni Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, menyedot oksigen mencapai lebih dari 200 tabung hanya dalam sehari. Salah seorang pengusaha oksigen di Surabaya juga menyebut peningkatan permintaan oksigen naik 100 persen. Salah satu perusahaan penyedia oksigen, PT Tira Austenite Tbk, mengaku peningkatan permintaan oksigen tersebut terjadi sejak satu bulan terakhir ini. Kebutuhan oksigen mencakup permintaan dari sejumlah rumah sakit di tiga kabupaten tersebut. Namun demikian, stok yang

tersedia masih mencukupi seluruh permintaan tersebut. “Kita produksi sampai malam. Sabtu dan Minggu, kita juga tetap masuk. Kebutuhan sekitar 200 tabung sehari, paling banyak kebutuhan di rumah sakit Bhayangkara, Bondowoso,” kata Andrea Kukuh Patrianto, Sales Eksekutif Industrial Gas dan Services Branch Banyuwangi Rabu (7/7/2021), seperti dikutip dari detikcom.Andrea menjelaskan sejak wabah COVID-19 meledak secara nasional, permintaan oksigen dari rumah sakit terus meningkat. Jika awalnya hanya membutuhkan sekitar 40 sampai 60 dalam satu bulan, l BACA: Pabrik.... di Hal 11

GN/GATOT SUSANTO

PENUTUPAN pintu masuk Surabaya di Waru memicu kemacetan panjang Rabu pagi. Begitu pula saat jam pulang kerja pada sore harinya. Jalur alternatif keluar masuk Surabaya di samping mal CITO pun macet total.

Bobol Pintu Parkir CITO

SURABAYA (GN) - Petugas gabungan secara mendadak menutup total akses masuk utama menuju Kota Surabaya, Jawa Timur, di titik penyekatan Bundaran Waru

depan mal City of Tomorrow (CITO), Rabu, 7 Juli 2021 pagi. Akibatnya, kemacetan pun mengular hingga lebih dari satu kilometer di sepanjang jalur menuju Kota Pahla-

JAKARTA (GN) - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, menyikapi dengan tegas lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air. Saat ini bagi Arsjad upaya menanggulangi pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian sudah dianggapnya sebagai perang. “Saya bicara perang. Ini serius. Saya mengatakan

Arsjad Rasjid

bahwa ini perang melawan pandemi, perang melawan keadaan ekonomi dunia,”

Menembus Jantung Amerika dengan App SCO KJRI NY dan Dangdut Konjen Republik Indonesia (KJRI) di New York, Amerika Serikat, Dr. Arifi Saiman, MA, membuat terobosan digitalisasi pelayanan bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat (AS). Pelayanan pun jadi lebih mudah, cepat, dan murah. Selain itu, Konjen Arifi Saiman juga gencar mempromosikan seni budaya, termasuk musik dangdut, dengan misi menembus pasar ekonomi (UMKM) di jantung ibukota dunia: New York.

SETIAP kali mendengar lagu dangdut didendangkan, Arifi Saiman selalu teringat kampung halamannya semasa kecil. Diplomat yang suka jalan kaki dan naik angkutan umum saat berangkat ke kantor ini suka bernostalgia. Mengenang daerah asalnya di Tempeh, Kab. Lumajang, Jawa Timur. Saat masih anak-anak, ham-

pir setiap hari dia mendengar lantunan lagu dangdut. Karena itu wajar bila sekarang Arifi Saiman gencar mempromosikan dangdut agar berkibar mendunia seperti yang sukses dilakukan K-Pop (Korea Pop). “Sejak kecil saya memang hidup di lingkungan permukiman yang warganya suka dangdut. Saat itu saya tinggal di Tempeh Kabupaten Lumajang Jatim,” kata Arifi Saiman

Dr. Arifi Saiman bersama produser musik, Rissa Asnan, sempat membahas fenomena popularitas musik dangdut di Amerika Serikat. Inzet: Kafe dangdut di New York.

kepada Global News Rabu 7 Juli 2021. Maka, saat hendak bertugas menjabat KJRI di New York,

Arifi Saiman pun menjadikan dangdut sebagai salah satu strategi membangun diplomasi melalui seni-budaya Indonesia

l BACA: Bobol.., di Hal 11

Kadin Turun Tangan

WAWANCARA DENGAN KONJEN RI DI NEW YORK DR ARIFI SAIMAN MA

Laporan Gatot Susanto

wan itu. Selain jalur masuk Surabaya di Waru, jalur dari utara menuju Surabaya juga ditutup di Gresik.

di Amerika Serikat. Selain itu, dia juga ingin melakukan beberapa misi perubahan, l BACA: Menembus.... di Hal 11

kata Arsjad Rasjid di acara webinar Kajian Tengah Tahun Indef 2021, Rabu, (7/7/2021).Arsjad pun mengingatkan, bahwa Indonesia saat ini menghadapi dua perang sekaligus. Satu perang di bidang kesehatan melawan Covid-19, satu lagi perang melawan keadaan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. l BACA: Kadin.., di Hal 11

Lho Iki Lak

Siap Nikah?

BIDUANITA Via Vallen sedang jatuh cinta. Sekarang penyanyi asal Sidoarjo Jawa Timur itu tengah menjalin hubungan spesial dengan Chevra Yolandi. Namun Via Vallen masih merahasiakan kisah asmaranya itu. Ia hanya beberapa kali membagikan momen kebersamaan dengan sang kekasih. Misalnya saat keduanya berlibur ke Bromo. Tidak berdua, tapi ada juga beberapa anggota keluarga yang ikut bersamanya. Mereka terlihat akrab dan mesra. Karena itu banyak yang penasaran dengan perjalanan cinta mereka. Via Vallen mengungkapkan jika hubungan itu berjalan begitu saja.

Via Vallen dan Chevra Yolandi

l BACA: Siap Nikah.. di Hal 11


opini

2

minggu ke-304

8 - 14 JULI 2021

Komunitas Muslim Indonesia di Luar Negeri: Sebuah Introspeksi

Oleh Imam Shamsi Ali* HIDUP saya memang ditakdirkan lebih banyak di luar negeri, khususnya di Amerika, dibandingkan di dalam negeri sendiri. Tujuh tahun di Pakistan, dua tahun di Arab Saudi dan hingga saat ini sudah hampir 1/4 abad (25 tahun) di negeri Pam Sam. Dalam perjalanan panjang itu tentu saya banyak belajar, mendalami dan menyelami banyak hal. Satu di antaranya adalah belajar tentang tabiat kehidupan warga Indonesia di luar negeri, di mana saya tentunya menjadi bagian darinya. Dari perenungan dan refleksi itu saya banyak mengambil pelajaran untuk saya pribadi jadikan loncatan dalam melangkah lebih jauh ke depan. Saya menemukan dengan jelas siapa, apa, dan bagaimana warga Indonesia di luar negeri itu. Beberapa waktu lalu saya pernah menulis tentang Diaspora Indonesia secara umum.

Kalang Kabut... ► Sambungan hal 1

Setelah menunggu beberapa jam, baru Rabu malam saya dapat tabung isi oksigen ukuran sekitar 1 meter. Itu pun saya harus merayu ke petugas di sana sebab dia minta saya kembali besok, sementara saudara saya harus diberi oksigen sekarang juga. Alhamdulillah dapat,” kata Nuruddin Ali saat dihubungi Global News Rabu 7 Juli 2021 malam. Hal serupa dialami Endah Hariani. Ketika suami dan anak bungsunya dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan tes swab PCR (polymerase chain reaction) yang dijalani di puskesmas dekat rumahnya, Endah Hariani pun memutuskan pakai prosedur isolasi mandiri di rumah saja. Perempuan yang setahun lalu juga terpapar Covid-19 ini jadi agak bingung ketika tahu stok obat di puskesmas untuk penyembuhan anggota keluarganya kosong. Beruntung anak sulungnya berprofesi sebagai dokter sehingga bisa mengupayakan obat yang dibutuhkan. Beberapa obat yang dikonsumsi di antaranya obat batuk acetylsistein (3x1), obat antivirus oseltamivir (2x1), antibiotik azithromisin (1x1), obat kumur, dan vitamin. “Vitaminnya pakai Becomzet dan Proved D. Dulu waktu saya terpapar juga sama dapat dosis untuk 5 hari, begitu swab ulang hasilnya negatif,” ujarnya saat dihubungi Rabu (7/7/2021). Endah yang setahun lalu terpapar Covid-19 ini bersyukur karena suami dan anak bungsunya bisa mendapatkan obat-obatan yang dibutuhkan. Padahal saat ini banyak pasien isoman kebingungan karena obat-obatan yang dibutuhkan tidak ada. Kalau pun ada harganya berlipat-lipat. Global News mencoba mencari beberapa jenis obat seperti Favipiravir, Oseltavimir, Ivermectin (yang sebetulnya belum mendapatkan izin dari

Kali ini saya ingin menuliskan secara khusus tentang masyarakat Muslim Indonesia yang ada di luar negeri, khususnya mereka yang menetap di berbagai kota di Amerika Serikat. Hal pasti yang harus disadari adalah bahwa masyarakat Muslim Indonesia di luar negeri, termasuk di Amerika, harusnya memiliki potensi sekaligus peluang untuk melakukan banyak hal. Baik itu untuk kepentingan domestik (Amerika) maupun kepentingan negara asal (Indonesia). Tentu ini bukan basa basi. Tapi sebuah realita yang memiliki dasar-dasar argumentasi yang kuat. Semua tahu bahwa Indonesia adalah negara besar. Kebesarannya tidak saja secara geografis yang membentang dari Sabang sampai Marauke. Yang jika ditempuh dengan pesawat terbang akan memakan waktu sekitar 6 jam. Lebih lama dari perjalanan dari New York bagian timur Amerika ke California bagian barat Amerika. Sebenanrnya kebesaran Indonesia hampir dalam segala aspeknya. Dari sejarah, geografis hingga kepada jumlah pulaupulau yang membentang dalam negara kesatuan Republik Indonesia. Hingga ke kekayaan dan keindahan alamnya. Tapi bagi saya pribadi, kebesaran dan keindahan Indonesia tidak saja pada alamnya. Tetapi lebih utama ada pada manu-

sianya. Manusia Indonesia itu memiliki kelebihan-kelebihan dan potensi yang dahsyat. Sesuatu yang terkadang terlihat pada kreasi atau karya yang sederhana tapi menakjubkan dalam berbagai bidang kehidupan. Di bidang kulinari misalnya, ketika menyebut kata “Indonesian food” anda akan bingung menentukan yang mana. Semua daerah/pulau memiliki bahkan bukan hanya satu macam makanan. Tapi ragam bentuk dan rasa. Sebagai misal saja, ambillah makanan ala Bugis Makassar. Ada puluhan bentuk dan rasa makanan di daerah itu. Dari Coto Mangkasara, Pallu Kongro, Pallu Basa, Pallu Mara, Sop Sodara, hingga Pallu Butung, Pisang Epek, dan lain-lain. Demikian pula ketika kita berbicara tentang keindahan dan keragaman budaya bangsa ini. Setiap daerah memiliki pakaian adat yang cantik. Setiap daerah juga memiliki tarian yang juga luar biasa. Karakter Beragama Indonesia Saya tidak berbicara tentang agama (baca Islam) sebagai keyakinan dan amalan ritualnya. Karena sesungguhnya Islam itu satu di mana pun di dunia ini. Islam memiliki sumber yang sama, yaitu Al-Quran dan as-Sunnah. Sehingga pada tataran konseptual agama Islam itu bersifat tunggal. Justru yang ingin saya kemukakan adalah karakter manusia dalam memahami dan men-

jalankan agama (Islam) itu. Pada tataran ini jelas akan ada keragaman dari orang per orang, etnis/ suku ke etnis/suku yang lain, dan dari bangsa ke bangsa lainnya. Di sìnilah kemudian Indonesia memiliki keunikan karakter dalam beragama. Pertama karena keragaman agama dan karakter beragama itu sendiri. Di negeri ini ada Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha dan juga Konghucu. Bahkan selain agamaagama yang diakui secara resmi oleh negara itu, juga ada banyak ragam keyakinan dan praktek agama-agama lainnya. Berdasarkan semua itu, dan didukung oleh karakter kebangsaan Indonesia yang unik menjadikan karakter beragama di Indonesia juga menjadi unik dan khas, yang belum tentu ada pada bangsa-bangsa lain. Karakter kebangsaan yang lemah lembut walau tidak lemah (gentle but not weak). Bangsa ini menjadi bangsa yang ramah (friendly), mudah tersenyum, mudah bergaul, bersahabat dan rendah hati. Bangsa ini adalah bangsa yang sejarahnya mengedepankan kerjasama di atas konflik dan perpecahan. Dengan karakter kebangsaan demikian yang kemudian menjadi bagian dasar dari karakter beragama (berislam) menjadikan kehidupan bersama atau kehidupan sebagai “Umat Islam” di Indonesia menjadi unik. Keunikan yang sesungguhnya menjadi

terjemahan langsung dari esensi Islam itu sendiri sebagai “rahmatan lil-alamin”.

BPOM bagi pengobatan Covid karena masih uji klinik), serta Azithromycin di sejumlah apotik, jawabannya sama: Kosong. Sudah tiga hari ini kosong,” kata petugas Apotik K-24. Di Apotik Kimia Farma pun sama. “Sudah beberapa hari kosong,” kata petugas penerimaan resep KF Raya Darmo, kemarin. Kekhawatiran akan terpapar mengingat mudahnya virus varian Delta menular, membuat banyak orang melakukan aksi borong obat penanganan Covid-19 yang diklaim bisa menyelamatkan nyawa jika terjangkit Covid-19. “Untuk berjaga-jaga, karena sewaktu-waktu kita bisa kena meski sudah dilindungi vaksin,” ujar Bambang yang pernah pula terpapar Covid. “Saya beli obatobatan yang pernah diberikan waktu saya sakit dulu, kecuali yang pakai resep dokter,” lanjutnya. Kepanikan masyarakat itu rupanya dimanfaatkan sebagian besar oknum untuk meraup keuntungan. Bukan hanya obat, tabung oksigen pun ikut menghilang sejak beberapa hari terakhir. Kalau pun ada, harganya ikut melonjak seiring lonjakan jumlah kasus Covid di negeri ini. Hal itu yang dirasakan Indra, salah satu warga Jakarta. “Jadi yang langka itu tabungnya, susah sekali nyari tabung itu. Kalau tempat pengisian oksigennya sih masih lumayan banyak lah,” katanya seperti dikutip merdeka.com, Sabtu (3/7/2021). Indra menceritakan akibat kelangkaan ini, dirinya baru berhasil mendapatkan tabung oksigen setelah hampir seharian mencari di daerah Pasar Pramuka dan sekitarnya. “Kemarin saya cari ke mana-mana enggak ada, nah ketemu di Pasar Pramuka itu pun harganya naik. Biasanya Rp 500 ribu jadi Rp 2,5 juta. Mau enggak mau saya beli,” ujarnya. Walau terpaksa membeli dengan harga tinggi, Indra

masih tetap bersyukur bisa mendapatkan tabung oksigen yang akan dipakai untuk keluarganya di rumah. Cherrie, satgas sebuah gereja di Jakarta yang aktif membantu mencarikan kebutuhan jamaat gerejanya, termasuk pihak yang kerepotan saat akan membeli vitamin dan obat-obatan lainnya. “Aku cari di Halodoc ada, tapi ternyata tidak ada. Sudah 5 kali begitu terus, tapi saat driver tiba di apotek sudah tidak ada, habis. Akhirnya aku cari sendiri,” ceritanya. Untuk vitamin seperti vitamin D 5000mg, Kalsium, Zinc, C 1000 mg, masih dapat dijumpai di beberapa apotek dengan harga normal. “Tapi untuk D3 5000 mg biasanya Rp 420 ribu sekian per botol, sudah Rp 550 ribu,” ungkapnya. Ivermectin jadi Rp 500 ribu per strip isi 10. Obat Favipiravir (Avigan) yang sebelumnya di kisaran Rp 27 ribu untuk dua kaplet kini menjadi Rp 39 ribu per kaplet. Pembeliannya pun dibatasi hanya 6 kaplet. Cherrie juga menyebut, tabung oksigen ukuran 1m3 berikut isi yang harga normalnya berkisar Rp 850.000 - Rp1,5 juta, kini jadi R p3,7 juta. Lalu di Surabaya, Prayitno, karyawan salah satu toko alatalat kesehatan mengakui banyak orang mencari tabung oksigen di tokonya. “Terpaksa kami tolak karena memang tidak ada barangnya. Bukan hanya di sini, di yang lain-lain pun kosong,” ujarnya saat dihubungi Rabu (7/7/2021). Menanggapi kondisi yang terjadi saat ini, psikolog klinik dewasa dari Universitas Indonesia, Mega Tala Harimukthi, mengatakan, kegagalan orang berdamai dengan kondisi tak pasti –mengingat tak ada satu pun ahli yang bisa menyebut kapan pandemi ini berakhir-- juga bisa menyebabkan kecemasan dan berujung panic buying. Dalam keadaan cemas, orang akan lebih mudah menyerap hal-hal yang sifatnya negatif.

Mengapa? Awalnya dia sangat takut untuk mengalami hal negatif, tetapi karena dia berpikir irasional, akhirnya malah mengikuti hal negatif. Mereka semakin merasakan ketidakpastian di masa depan, sehingga ambang stresnya menjadi lebih rendah. “Dia juga tidak lagi toleran dengan sekitarnya dan tak jarang mengalami gangguan kecemasan. Akibatnya, dia bisa sangat mengkhawatirkan halhal yang sebetulnya tidak perlu terlalu dipikirkan,” terangnya seperti dikutip Antara. Pada mereka yang mudah cemas, ada kecenderungan mengalami kecemasan yang sifatnya antisipatif. Dia berusaha preventif agar tidak mengalami hal buruk dan berusaha mengendalikan situasi agar sesuai dengan ekspektasinya. Sisi buruknya bagi orang lain, panic buying bisa menular. Pada kondisi seseorang yang sangat takut, saat melihat orang lain, secara langsung ataupun melalui media, melakukan hal tertentu, dia bisa sangat emosional mempersepsikan hal tersebut, lalu ikut takut. “Akhirnya, karena otaknya lebih mengutamakan sisi emosional dibanding logis dan dia membeli banyak barang yang bisa saja bukan kebutuhan utama dia,” lanjutnya. Pada kasus tabung oksigen yang langka, Tala menjelaskan, adanya informasi yang menganjurkan orang-orang menyediakan tabung oksigen portabel di rumahnya, mendorong orang membeli produk itu. “Di satu sisi bagus untuk preventif. Tetapi di sisi lain, sekarang jadi habis-habisan. Kalaupun ada barangnya, harganya sudah enggak masuk akal. Sama hal seperti gelombang pertama kemarin, desinfektan, masker dan hand sanitizer menjadi barang langka. Sekalinya ada harganya tidak masuk akal,” tutur dia.

pelayanan di rumah sakit, Kementerian Kesehatan memutuskan RS hanya difokuskan menangani pasien dengan gejala berat. Bagaimana dengan yang gejalanya ringan, sementara rumah sakit lapangan yang sedianya diperuntukkan pasien dengan gejala ringan dan OTG? Sejak Selasa (6/7/2021), Kemenkes membuka layanan telemedicine bagi pasien konfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ringan ke sedang. Layanan telemedicine ini untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan perawatan dan pengobatan dengan benar selama isoman di rumah. Layanan telemedicine ini melibatkan beberapa startup kesehatan yang nantinya akan menawarkan jasa konsultasi dan jasa pemberian obat secara gratis pada masyarakat. Ketua Tim Gugus Covid PBBU Jatim, Dr dr Edi Yanto SpF, mengatakan, pemerintah dalam membuat kebijakan harus cerdas dan bermoral. “Covid ini bukan hanya terkait dengan teknologi kedokteran, tapi masalah moral dan sosial,” ujarnya, Rabu (7/7/2021) pagi. Dia mencontohkan kebijakan telemedicine. Disebutkan dirinya yang juga aktif di PERSI (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia), ARSADA (Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia), maupun IDI (Ikatan Dokter Indonesia) sepakat dengan gerakan save untuk RS. “Kami semua nakes bekerja dengan prinsip ikhlas dan sabar, namun prosedur BPJS tidak jalan dengan alasan harus prosedural. Masalah pokok dan utama adalah klaim asuransi agar segera diselesaikan. Ini situasi darurat, kalau menunggu prosedur butuh waktu lama, akan banyak nyawa yang tak tertolong,” tandasnya. Masih soal telemedicine ini, apakah di bawahnya sudah siap. “Banyak yang kemudian memanfaatkan situasi dengan menimbun obat-obatan yang

Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi/penanggung jawab : Erfandi Putra Wakil Pimpinan Redaksi/pimpinan perusahaan: Gatot Susanto Redaktur Pelaksana : Titis Tri Wahyanti Redaktur: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir Biro Jakarta: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti KONSULTAN HUKUM : Andi Heriyanto SH

Kebijakan Harus Cerdas Untuk mengurangi beban

Self Criticism Namun demikian, alangkah pentingnya untuk menyadari bahwa di balik semua kelebihan dan kebanggaan sebagai bangsa, khususnya sebagai Komunitas Muslim Indonesia yang hidup di luar negeri, ada juga kekurangankekurangan yang perlu dikritisi dan diperbaiki. Kekurangan ini dalam pandangan saya bukan bagian dari karakter dasar Umat dan Kebangsaan. Tapi lebih kepada dorongan buruk (nafs amarah) yang kerap masih mendominasi kehidupan komunal (jama’i) anak-anak bangsa, termasuk Komunitas Muslim di luar negeri. Tanpa tendensi memburukmemburukkan, tapi lebih kepada “self introspection” dan “self correction” di sini saya sampaikan sebagian dari kelemahan dan keburukan yang kerap terjadi pada Komunitas Muslim Indonesia di mancanegara, termasuk Amerika. Pertama, diakui atau tidak, disadari atau tidak, Komunitas Muslim Indonesia seringkali mengalami penyakit “minder” yang cukup kronis. Hal ini cukup berdampak pada wawasan dan kerakter hidup di tengah masyarakat Amerika dan dunia yang heterogen. Penyakit minder (inferiority complex) (Bersambung)

secangkir kopi

Harga Obat ‘Mahal’

Seiring terus melonjaknya yang terpapar covid-19, kita dikejutkan oleh beredarnya berita mahalnya harga obat di pasaran. Ini sungguh ironi, di saat masyarakat membutuhkan obat, khususnya obat yang terkait dengan penyembuhan covid-19, harga sejumlah obat dikabarkan merangkak naik. Tidak itu saja, sejumlah obat di pasaran susah dicari. Kemana? Atau karena permintaan sungguh membludak, sehingga produsen kewalahan untuk “memenuhi” permintaan? Yang jelas, hingga saat ini tak ada informasi dari pihak produsen obat, terutama terkait dengan mahalnya harga obat tersebut. Lalu kemana obat-obatan itu tadi? Ditimbun? Untuk selanjutnya dijual dengan harga mahal? “Bisnis hitam”, bisa begitu namanya. Mencari keuntungan di atas penderitaan orang lain. Ini juga merupakan salah satu bentuk “penggembosan” terhadap upaya-upaya pemerintah yang tak kenal lelah mengatasi pandemic ini. Tak salah bila Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang juga sebagai koordinator pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro darurat untuk Pulau Jawa dan Bali itu yang menegaskan akan mengambil langkah tegas jika dalam tiga hari masih terjadi kelangkaan obat-obatan. Pemerintah akan merazia seluruh gudang obat-obatan jika kondisi belum juga normal hingga Rabu 7 Juli 2021. Langkah tegas itu Pemer-

Erfandi Putra Pemimpin Redaksi

intah ini harus mendapat dukungan lembaga terkait. Tindakan tegas terhadap pengusaha dan importir yang mengambil keuntungan di tengah kondisi pandemi Covid-19 harus segera dilaksanakan, karena rakyat membutuhkan obat. Terutama bagi mereka yang terpapar covid-19 dan membutuhkan obat, tetapi dihadang oleh mahalnya harga dan kelangkaan. Juga demikian dengan ancaman Luhut yang apabila dalam 3 hari ke depan masih mendapatkan tanda hargaharga yang cukup tinggi atau terjadi kelangkaan, pemerintah akan mengambil langkah-langka tegas dan merazia seluruh gudang. “Sudah kami identifikasi keberadaanya," kata Luhut dalam konferensi pers pada Senin (5/7/2021). Keinginan Luhut tersebut, sekali lagi harus mendapat dukungan penuh untuk bersama-sama memberantasnya. Terutama dari pihak keamanan untuk menindak tegas kenyataan ini. Seperti melakukan patroli ke gudang-gudang obat, yang saat ini datanya ada pada pemerintah. Dan Pemerintah harus menindak tegas pelaku penimbun dan pemain harga obat-obatan ini tanpa pandang bulu.(*)

dibutuhkan lalu mempermainkan harga. Perlu ada ketegasan, kalau perlu dihukum. Nggak papa menghukum satu orang tapi bisa menyelamatkan banyak orang,” lanjutnya. Terkait harga ini, Ketua Harian Himpunan Pedagang Farmasi Pasar Pramuka Jakarta, Yoyon, mengimbau pemerintah jangan hanya berwacana menetapkan harga eceran tertinggi (HET). “Tapi juga harus mengawal pendistribusian obat-obatan tersebut supaya masyarakat tidak makin sedih karena tidak mendapatkan

obat yang mereka butuhkan,” ujarnya Padahal, tambah Edi, kebijakan telemedicine yang diberlakukan sejak kemarin dan melibatkan startup tersebut, selain menawarkan jasa konsultasi juga jasa pemberian obat secara gratis kepada masyarakat. “Nah kalau obatnya saja tidak ada, bagaimana? Inilah yang harus ditekankan pada kebijakan yang cerdas dan bermoral. Soal Covid ini bukan lagi bicara bisnis, ini demi keselamatan bangsa dan negara,” pungkasnya. * eno

Siap Nikah..

gunggah momen tersebut. Tampak Via Vallen duduk di samping Chevra Yolandi dan saling menggenggam tangan. Via Vallen tersenyum foto bareng dengan sang kekasih dan juga kedua orang tuanya. Dalam caption unggahannya, Via Vallen memberikan satu simbol hati berwarna hitam. Chevra pun di kolom komentar unggahan Via Vallen membalas dengan memberikan tiga simbol hati berwarna hitam. Unggahan itu pun langsung dibanjiri dengan dugaan keduanya semakin serius dan siap nikah. “Ya Allah seneng banget lihat foto ini say semoga segera ke jenjang lebih serius ya, bahagia selalu,” ucap akun Devialdiva. “Yeay happy selalu ya mbak cantik @viavallen,” ucap Jenny Heryanto. * det

► Sambungan hal 1 “Aku tidak pernah berencana mencintaimu, apalagi merindukanmu,” tulisnya seperti dilihat di akun Instagramnya Rabu 7 Juli 2021. “Semuanya terjadi begitu saja,” lanjut Via Vallen. Bersamaan dengan tulisan itu, Via Vallen juga membagikan sebuah video dari Reels Instagram. Ia sedang menikmati indahnya alam di Bromo bersama Chevra Yolandi. Suasana menjadi terasa semakin romantis karena latar musik dari Jamie Miller, Here’s Your Perfect, yang terasa syahdu. Bukan hanya itu, Via Vallen juga mengajak sang kekasih bertemu orang tuanya. Terlihat dari Instagram, Via Vallen dan Chevra Yolandi sama-sama men-

WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Lukman GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA : Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA : Bambang Sujarwanto NGANJUK : Iskandar Zulkarnaen Kediri KAB/KOTA : Iskandar Zulkarnaen JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Teguh Aryanto BANYUWANGI : Edhi Prasetyo bOJONEGORO: Ahmad Sampurno. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers


SIDOARJO

minggu ke-304 8 - 14 JULI 2021

3 Gus Mudlor : Penggali Makam COVID-19 Diganti Ekskavator Jika Tak Profesional

GN/Istimewa

Bupati Sidoarjo nomor dua dari kiri saat meninjau vaksinasi di Sawotratap .

SIDOARJO(GN)- Bupati Sidoarjo Achmad Muhdlor Ali mengatakan 5 penggali makam pasien COVID-19 di pemakaman COVID-19 Delta Praloyo sudah mendapatkan haknya dengan menerima gaji rutin setiap bulan. Bahkan bonus mereka sebesar Rp 1,2 milliar sudah dicairkan. Bila mereka tidak profesional, proses penggalian akan diganti dengan ekskavator. “Itu semua tenaga manusia, ada capeknya. Tapi seandainya nanti kemudian tidak bisa profesional seperti yang mereka janjikan, maka Pemkab Sidoarjo akan menguah itu semua menggunakan ekskavator,” kata bupati

Operasi Yustisi Gencar, Jalan Ditutup Bertambah SIDOARJO (GN)– Guna mengurang mobilitas selama penerapan PPKM Darurat di Sidoarjo, sejumlah operasi yustisi semakin gencar dilakukan. Baliho-baliho peringatan disebar oleh petugas. Bahkan, untuk mengurangi mobilitas masyarakat, semakin banyak titik jalan yang ditutup. Berbagai banner, baliho dan sebagainya dipasang di sejumlah titik utama. Seperti pusat keramaian, pertokoan, pasar dan jalan-jalan protokol. Pamflet-pamflet juga disebar oleh petugas. “Penyebaran Covid-19 terus meningkat, jumlah pasien juga terus bertambah. Hara-

pannya, dengan kepatuhan masyarakat yang baik selama pemberlakuan PPKM Darurat ini, kita bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus ini,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (7/7/2021). Menurutnya, sosialisasi dan edukasi ke masyarakat harus terus dilakukan oleh semua pihak. Sinergitas tiga pilar di seluruh wilayah sampai dengan tingkat desa juga diharapkan terus masif bergerak, untuk mengajak masyarakat agar mematuhi peraturan PPKM darurat, serta tetap disiplin protokol kesehatan.

“Semua pihak saling bersinergi, bersama mengajak masyarakat agar selalu disiplin protokol kesehatan. Ketika semua aturan dilaksanakan, kita optimis penyebaran Covid-19 di Sidoarjo bisa ditekan,” lanjutnya. Patroli dan razia di pusatpusat keramaian juga terus digalakkan. Rabu sore, terlihat puluhan petugas gabungan kembali menggelar razia di kafe-kafe yang berada di Kavling DPR. Warga dan pengelola kafe di seputaran Transmart Sidoarjo yang ketahuan melanggar pun langsung ditilang. Hal serupa digelar di berb-

agai wilayah. Warung makan, resto, dan sebagainya yang ketahuan melanggar juga ditindak oleh petugas. Tak hanya itu, pembatasan mobilitas masyarakat juga semakin masif. Lokasi penutupan jalan semakin banyak. Jika sebelumnya hanya di kawasan alun-alun, Rabu siang tadi terlihat juga dilakukan penutupan jalan di Buduran, tepatnya jalur menuju ke kota dialihkan ke Lingkar Timur. Tambahan lagi, juga ada penyekatan di kawasan Candi. Kemudian di Cemengkalang dan beberapa titik

lain. Termasuk perbatasan Sidoarjo – Pasuruan dan titik penyekatan di Waru. Saat malam, mulai pukul 22.00 WIB, sejumlah ruas jalan juga ditutup oleh petugas. Tak hanya itu, jalur yang ditutup itu lampu PJU-nya juga dimatikan. Pemandangan ini terlihat beberapa hari belakangan di kawasan Alunalun Sidoarjo. Kebijakan itu pun menuai pro kontra dari masyarakat. Ada yang setuju dan ada yang menganggap sia-sia. Karena ketika jalan ditutup, pengguna jalan tetap melanjutkan perjalanannya meski harus pindah ke jalur lain.trb

Warga Diimbau Tidak Panic Buying Oksigen SIDOARJO (GN)- Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor menyatakan stok tabung oksigen di Sidoarjo aman dan tercukupi. Termasuk stok untuk 19 rumah sakit rujukan Covid-19 (virus Corona) dan kebutuhan lain, disebut semuanya masih dalam posisi aman. “Stok untuk rumah sakit dan sebagainya aman. Oksi-

gen di Sidoarjo tercukupi, dan saya pastikan sampai hari ini semuanya aman,” kata Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, Rabu (7/7/2021). Selain memastikan kondisi itu, bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu juga meminta kepada masyarakat agar tidak panik dan tidak mudah termakan isu yang beredar di media

sosial. Apalagi kabar-kabar yang belum pasti kebenarannya. “Jangan sampai panik, apalagi sampai panic buying dengan memborong ini dan itu gara-gara kabar di media sosial. Sekali lagi, jangan melakukan hal-hal yang justru malah merugikan diri sendiri,” lanjutnya. Hal serupa disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Ma-

Khofifah...

agar masyarakat memperhatikan aspek keselamatan bersama, demi kebaikan dan perlindungan bersama. “Mari bersama-sama menjaga diri, keluarga dan seluruh masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan 5M, khususnya bagi wilayah yang berada di zona merah,” ujarnya. Sementara itu, Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa Desa Sawotratap di Kecamatan Gedangan, Kab. Sidoarjo, puluhan warganya di dua RT terpapar COVID-19. Mereka pun sudah paham mekanisme penanganannya di pos PPKM darurat. “Langkah-langkahnya sudah betul bahwa sinergitas dari kepala desa, oleh Babinsa, Babinkamtibmas dan bidan desa sudah sangat baik dalam menangani warga terpapar. Tidak langsung dibawa ke rumah sakit, tapi dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ujarnya.Pangdam pun mengimbau jangan sampai mobilitas warga semakin tidak terkendali. Selain itu juga harus memastikan tidak ada kerumunan masyarakat. “Apabila ada orang yang berkerumun segera dibubarkan,” katanya. Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta menekankan sistem pelaporan warga terpapar dan kontrol penanganan yang dilakukan bupati, kapolres serta dandim juga

instansi terkait agar terus berkoordinasi terkait penambahan angka kasus. “Ada aplikasi BLC atau Bersatu Lawan COVID-19, untuk melaporkan desa agar dilaporkan dengan kegiatannya. Pastikan orang isoman (isolasi mandiri) itu terpantau kondisinya melalui WA grup. Langsung dimonitor tiap hari melalui grup ketika dilaporkan, sehingga nyambung antara pemerintah dengan petugas posko jika ada permasalahan agar bisa diselesaikan dengan baik,” ujarnya. Sementara itu, tercatat penambahan zona merah itu tersebar mulai Ngawi hingga Banyuwangi. Zona merah COVID-19 di Jatim bertambah 17 pada pekan ini. Sebelumnya hanya tiga yakni Banyuwangi, Bondowoso dan Kota Madiun. Puluhan kabupaten/kota di Jatim yang menjadi zona merah COVID-19 yakni Banyuwangi, Ngawi, Lamongan, Sampang, Kota Probolinggo, Kabupaten Malang, Bangkalan, Kota Madiun, Pamekasan, Kota Mojokerto, Magetan, Ponorogo, Kota Malang, Sidoarjo, Kota Kediri, Situbondo, Nganjuk, Lumajang, Kota Batu, dan Bondowoso. “Pekan ini bertambah 17 kabupaten/kota. Jadi total 20 kabupaten/kota,” ujar Dr Makhyan Jibril, Jubir Satgas COVID-19 Jatim Selasa (6/7/2021). * win/ara

► Sambungan hal 1 Darurat mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021. “Sesuai data zonasi Bersatu Lawan COVID-19, terdapat 20 kabupaten/kota di Jawa Timur yang masuk dalam kategori merah dan 18 masuk dalam zona oranye,” kata Khofifah saat meninjau PPKM Darurat di Desa Sawotratap, Kabupaten Sidoarjo, Rabu 7 Juli 2021. Mantan Mensos ini mengatakan adanya zonasi tersebut menunjukkan peringatan karena masuk risiko tinggi (Risti). “Pekan lalu ada satu zona kuning di Kabupaten Probolinggo, dan kemarin sudah oranye. Artinya warning kita semua risiko tinggi 20 kabupaten kota, risiko sedang di 18 kabupaten/kota,” katanya. Dia mengatakan sesuai dengan 15 indikator dari epidemiologi, warga harus tinggal di rumah, kecuali ada tugas sektor kritikal dan juga esensial. “Kami ingin ajak masyarakat Jatim kembali menurut bersatu lawan COVID-19,” ujarnya. Dia mengatakan, kepada masyarakat sementara ini menahan diri supaya tidak keluar rumah demi kebaikan, keselamatan, jaga diri, keluarga dan bangsa. Gubernur Jatim juga kembali mengimbau

akrab disapa Gus Muhdlor di balai Desa Sawotratab, Rabu (7/7/2021). Gus Muhdlor menjelaskan seperti contoh di pemakaman COVID-19 di Keputih Surabaya yang dalam proses penggalian makamnya menggunakan ekskavator. Hasilnya setiap hari tidak ada masyarakat yang mengeluh saat proses penggalian. “Di Sidoarjo tidak ada rencana untuk penambahan lokasi pemakaman jenazah COVID-19. Cukup di Delta Praloyo. Karena tiap-tiap desa ada lahan pemakaman, selain itu juga sudah ada pelatihan pemulasaraan di tiap-tiap desa,” jelas Gus Muhdlor. Gus Muhdlor me-

nambahkan pihaknya juga akan melakukan pengecekan kembali ke makam Delta Praloyo apabila ada keluhan dari masyarakat tentang lambannya proses pemakaman jenazah COVID-19. “Akan kami cek, bila memang terbukti benarbenar lamban. Proses penggalian akan menggunakan ekskavator biar lebih cepat,” tandas Muhdlor. Untuk diketahui bahwa insentif atau bonus lima penggali makam jenazah COVID-19 di TPU Delta Praloyo Sidoarjo telah cair sebesar Rp 1,2 millar. Sementara itu gaji setiap bulan mereka sebesar Rp 2,5 juta juga rutin terbayar.dtc,win

Sidoarjo Siapkan Rp 8 M Beli Kamera ETLE SIDOARJO (GN)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengalokasikan dana sebesar Rp 8 miliar untuk pengadaan kamera ETLE. Kabarnya dana tersebut digunakan untuk pembelian kamera serta pemasangan di beberapa lokasi yang sudah ditentukan. “Benar anggarannya Rp 8 miliar. Itu sudah termasuk pemasangan,” ucap Kepala Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dishub Sidoarjo, Rizal Asnan seperti dikutip sebuah media online, Rabu (7/7/2021). Rizal menjelaskan, kamera ETLE tersebut akan dipasang di simpang empat Alun-alun Sidoarjo, simpang tiga Babalayar dan simpang empat Celep. “Dishub juga telah membuka lelang untuk pengadaan kamera yang memiliki spesifikasi khusus ini,” lanjut Rizal. Menurutnya, kamera yang akan dibeli Pemkab Sidoharjo sudah dilengkapi Automatic Number Plate Recognition (ANPR). “Dengan begitu Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor akan terdeteksi secara otomatis,” tambahnya.trb

50 Persen Lebih Belum Menjalani

SIDOARJO - Sekitar 50 persen lebih guru di Sidoarjo belum menjalani sertifikasi tenaga pendidik. Artinya, kompetensi dan kualitas guru di Kota Delta masih perlu banyak perbaikan. Fakta itu terungkap dalam hearing yang digelar Komisi D DPRD Sidoarjo bersama Dewan Pendidikan Sidoarjo di gedung DPRD Sidoarjo, Selasa (6/7/2021). “Fakta di lapangan mengatakan bahwa masih banyak tenaga pendidik di Sidoarjo yang belum tersertifikasi. Sehingga hal ini sangat perlu untuk ditindaklanjuti,” kata Ketua DPRD Sidoarjo, Usman, yang memimpin langsung pertemuan tersebut. Dewan Pendidikan yang bertugas sebagai lembaga kontrol dalam dunia pendidikan di Kota Delta, diminta untuk segera menindaklanjuti persoalan ini agar segera terselesaikan. Dewan Pendidikan juga diharapkan mampu mendorong segenap pihak, seperti Dinas Pendidikan dan sebagainya agar bisa meningkatkan kualitas tenaga pendidik yang ada. Tujuannya jelas, agar kualitas tenaga pendidik di Sidoarjo tidak diragukan lagi kompetensinya. Sehingga produk yang dihasilkan melalui kegiatan metode belajar mengajarnya bisa memenuhi standar pendidikan yang maksimal. “Kalau tidak memenuhi standarisasi, tentu berdampak pada output pengajarannya kepada para peserta didik,” lanjut Usman.trb

syarakat Dinkes Sidoarjo, dokter Abdillah Segaf Al Hadad. Ditegaskannya, ketersediaan oksigen di semua rumah sakit rujukan Covid-19 di Sidoarjo dalam posisi aman dan tercukupi. ”Stok di Sidoarjo semua aman. Kita punya dua tabung gas, yakni 3.000 m3 dan 6.000 m3 yang juga sudah ditambah ukuran 6000 m3. Itu bisa untuk satu bulan ke depan di RSUD Sidoarjo,” kata Abdillah Segaf. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah termakan berita atau informasi di media sosial yang

belum tentu benar. Harus verifikasi dulu ketika membaca kabar atau mendapat kiriman terkait hal-hal yang belum pasti. “Lebih baik di rumah saja, makan yang enak, tidak usah ikutan parno atau panik mendengar kabar di media sosial. Karena itu akan menurunkan imun,” ujarnya.Pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Sidoarjo terus diawasi secara ketat oleh jajaran Forkopimda Sidoarjo. Bahkan setiap hari bersinergi bersama turun langsung memantau sejumlah wilayah Kota Delta tersebut.ins, win

Berselancar..

Seorang saksi kemudian memberikan foto-foto dan deskripsi dari pria tersebut. Pria berusia 32 tahun kemudian ditangkap dan dijatuhi status tersangka dengan dua tuduhan, yaitu pelecehan terhadap hewan yang dilindungi dan tidak mematuhi jarak yang ditentukan. Kasus ini akan diadili di Pengadilan Magistrat Pantai Christies pada 2 Agustus mendatang. Seorang saksi melaporkan melihat pria itu "sementara rekannya mengambil foto dari pantai" sekitar pukul 17.00 pada hari Jumat (2/07/2021). "Sayangnya, beberapa orang ingin terlalu dekat (dengan ikan paus)," demikian unggahan saksi tersebut melalui

akun Facebook. Ikan paus dan lumba-lumba merupakan hewan yang dilindungi di Australia Selatan. Salah satu ketentuan menyebutkan perlunya menjaga jarak dengan hewan tersebut. "Pembatasan khusus lebih berlaku lagi apabila ada anak ikan paus," kata polisi. "Jangan pernah memberi makan atau melecehkan mamalia laut. Perbuatan seperti itu dilarang dan membahayakan hewan ini," tambahnya. Kiteboarding South Australia (KSA) yang dihubungi mengaku telah mengetahui insiden ini menyebutkan pria itu sangat menyesali perbuatannya. "Polisi telah diberitahu tentang insiden tersebut dan KSA berkomunikasi dengan

pihak-pihak yang terlibat," KSA dalam sebuah pernyataan. "Orang itu maaf atas perbuatannya dan setuju untuk memberikan ruang pada ikan pau dan berjanji tidak akan bermain selancar layang di sana sampai ikan paus itu pergi," katanya. Dikatakan, hukum dan peraturan saat ini melarang perahu berada dalam jarak 100 meter dari ikan paus dewasa atau 300 meter jika ada anak ikan paus. "Ikan paus adalah makhluk agung dan meski pun ada godaan besar untuk mendekatinya, kita harus tetap menghormati alasan dan perlindungan spesies yang terancam punah ini," kata pernyataan KSA. (tpc)

suk dan bekerja di negara itu. Studi Nestpick mencakup 75 kota global yang dipilih platform berdasarkan lokasi yang sering disebut sebagai tujuan paling layak dihuni. Kota-kota tersebut kemudian dinilai berdasarkan tiga kategori besar yakni biaya dan infrastruktur, undang-undang dan kebebasan dan layak huni. Dari segi biaya dan infrastruk-

tur, analisis ini mencakup harga dan ketersediaan ruang kantor rumah yang memadai. Selain itu, Nestpick juga mencatat persentase penduduk setiap kota yang divaksinasi COVID-19 sebagai indikasi respon pemerintah terhadap krisis kesehatan yang sedang berlangsung. Selain Melboune, ada 9 kota terbaik lainnya untuk WFH.

Berikut daftarnya: 1. Melboure, Australia 2. Dubai UAE 3. Sydney, Australia 4. Tallinn, Estonia 5. Londong, Inggris 6. Tokyo, Jepang 7. Singapura 8. Glasgow, Inggris 9. Montreal, Kanada 10. Berlin, Jerman. (dtc)

► Sambungan hal 1

termasuk melakukan pelecehan terhadap hewan yang dilindungi. Ikan paus bersama seekor anaknya pertama kali terlihat awal pekan lalu di lepas Pantai Christies, di selatan Adelaide. Menurut pengamat, sangat jarang mamalia laut ini berada di perairan sekitar kota pesisir. Polisi mengatakan khawatir setelah menerima laporan tentang seorang pria yang bermain selancar layang atau 'kiteboarding' di dekat ikan paus itu. Mereka pun mendatangi lokasi pada hari Sabtu lalu. Polisi menyebutkan insiden serupa terjadi juga pada hari Jumat.

Ini Daftar...

► Sambungan hal 1 serta infrastruktur untuk kerja jarak jauh. Melbourne juga satu dari sepuluh kota di peringkat Nestpick yang menawarkan visa 'pengembara digital' yakni visa khusus atau dokumen yang memungkinkan pekerja atau pekerja asing untuk ma-


MADURA

4

minggu ke-304

8 - 14 JULI 2021

Terimbas Pandemi, Kasus Korupsi BUMD Bangkalan Tersendat BANGKALAN (GN) – Upaya pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang saat ini ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan, berjalan tersendat akibat dampak Pandemi Covid-19. Kepala Seksi Intelijen Kejari Bangkalan, Putu Arya Wibisana mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap dugaan kasus korupsi tersebut. “Masih dalam pengembangan dan saksi terus kami periksa. Untuk saksi masih tetap 20 orang yang sudah kami panggil,” ujar Putu Arya Wibisana, seperti dilansir media online Jawa Timur, Rabu (7/7/2021). Ia mengatakan, belum adanya pemanggilan disebabkan keterbatasan tatap muka akibat kenaikan kasus positif Covid-19 di Bangkalan. Selain itu, beberapa staf Kejari sedang melakukan pemulihan kesehatan akibat Covid-19. “Staf kita juga ada yang kena, jadi tatap muka kami batasi sehingga belum melaku-

GN/istimewa

Kantor Kejari Bangkalan

kan pemanggilan lagi,” ungkapnya. Diketahui, BUMD Bangkalan diduga terlibat korupsi pada penyertaan modal pada PT Tanduk Majeng yang bergerak di bidang properti. Ia mengatakan, dugaan tersebut diperuntukkan pembangunan komplek perumahan di

sekitar Kecamatan Arosbaya. Diduga, dana sebanyak Rp 15 miliar disalahgunakan dalam penyertaan modal tersebut. Saat ini BUMD Bangkalan telah melakukan perombakan seluruh struktural. Namun, Kejari mengaku akan tetap melakukan pemeriksaan secara profesional meski seluruh

pejabat di dalam BUMD telah dinonaktifkan. “Kami akan tetap lakukan penyidikan pada orang-orang yang menjabat pada tahun kasus tersebut terjadi, sehingga perombakan di tubuh BUMD tidak akan mempengaruhi pemeriksaan,” tambahnya. Sementara itu, Bupati Bang-

kalan, R Abdul Latif Amin Imron mengaku perombakan dilakukan sebagai ikhtiar Pemkab Bangkalan agar tata kelola instansi lebih sehat. “Ini bentuk ikhtiar kami agar BUMD bisa sehat, untuk kasus dugaan korupsi kami serahkan sepenuhnya pada pihak yang berwenang,” tandasnya. bjt

SEBARAN COVID-19

Pamekasan Kembali Zona Merah PAMEKASAN (GN)–Berdasarkan update peta sebaran virus corona Wilayah Jawa Timur, Selasa (6/7/2021), Kabupaten Pamekasan dinyatakan kembali masuk zona merah atau status dengan resiko tinggi penyebaran Coronavirus Disease 2019. Status tersebut akibat penambahan pasien positif Covid-19 di wilayah setempat, tidak terkecuali pasien meninggal dunia, khususnya dalam sebulan terakhir. Terbaru, terdapat tambahan sebanyak 13 orang pasien baru yang dinyatakan terinfeksi Covid-19. Mereka berasal dari enam kecamatan tersebar di Pamekasan. Meliputi 2 orang asal Kecamatan Pagantenan, 3 orang asal Pademawu, 5 orang asal Pamekasan (Kota), serta sisanya masing-masing berasal dari Batumarmar, Galis dan Proppo. Termasuk dua orang pasien baru meninggal dunia akibat Covid-19, masing-masing inisial AEP (41) asal Kecamatan Pademawu, serta inisial H (50) asal Kecamatan Pamekasan (Kota). Sekalipun terdapat tambahan pasien baru maupun meninggal dunia akibat Covid-19, tambahan serupa juga terdapat pada status pasien sembuh sebanyak 12 orang. Masingmasing satu orang asal Kecamatan Pamekasan dan Tlanakan, sisanya berasal dari Kecamatan Pasean. Dengan tambahan tersebut, total pasien positif Covid-19 di Pamekasan terdata sebanyak 1.405 orang. Meliputi sebanyak 142 orang dalam tahap isolasi, 1.141 orang dinyatakan sembuh pasca menjalani perawatan intensif, serta 122 orang lainnya meninggal dunia. Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.508 orang, meliputi sebanyak 16 orang dalam tahap pengawasan, 111 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.381 orang lainnya dinyatakan selesai pengawasan alias negatif Covid-19. “Dari itu kami juga memohon pengertian seluruh masyarakat Pamekasan, untuk bersama-sama menyamakan persepsi terkait Covid-19. Di mana di kabupaten Pamekasan, serta di wilayah Jawa Timur mengalami lonjakan kembali dan terbilang sangat tinggi sekali,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, beberapa waktu lalu. bjt

Hasil Survei UNEJ Jember, Calon Lokasi Pilkades Sampang dan Sumenep Ditunda KIHT Gugul Penuhi Syarat

PAMEKASAN (GN) – Calon lokasi pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Pamekasan yang berlokasi di Desa Gugul Kecamatan Tlanakan, dinilai sudah layak dan memenuhi syarat. Karena itu proses pembangunan fisik dari kawasan sekitar 2,5 hektare dari KIHT itu secara bertahap sudah bisa dimulai tahun 2021 ini. “Sudah memenuhi kawasan itu untuk mejadi kawasan industry. Kami sudah menghubungi Universitas Jember itu kawasan KIHT itu sudah layak untuk dibangun. Tetapi dari pihak Unej Jember masih belum bisa turun kesini karena dalam keadaan gawat covid ini, “ kata Agus Wijaya Kabid Pembinaan dan Perlindungan Disperindag, mendampingi Kadisperindag Achmad Syaifuddin, Senin (5/7/2021). Sebagaimana diberitakan sebelumnya Pemkab Pamekasan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat tahun ini akan memulai pembangunan fasilitas berupa kantor Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT). Pembangunan KIHT yang akan didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) itu akan dibangun di Desa Gugul Kecamatan Tlanakan.

Agus Wijaya dan Achmad Syaifuddin

Tujuan pembangunan KIHT ini untuk menarik pabrik pabrik rokok local di Pamekasan khususnya yang ilegal untuk mendapat pembinaan. Dikawasan KIHT ini selain dibina pengembangan usahanya, perusahaan rokok local itu juga dibina bagaimana memproses perijinannya secara lengkap. Di antara langkah yang dilakukan sebelumnya, kata Agus, adalah melakukan studi kelayakan lokasi bekerjasama dengan Universitas Jember. Setelah selesai akan dipresentasikan dihadapan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan pihak perusahan

GN/MASDAWI

rokok maupun elemen terkait lainnya. Jika kawasan itu sudah dinyatakan memenuhi syarat kelayakan, kata Agus, tahap pertama untuk tahun 2021 adalah pembangunan pagar dan pemadatan saluran. Dia memperkirakan dalam minggu depan ini pihak Unej Jember akan datang ke Pamekasan dan langsung akan memaparkan hasil studi kelayakan kawasan itu dihadapan perusahaan rokok besar yang ada di Pamekasan, dan dinas dinas terkait. Setelah itu pemaparan juga akan dilakukan didepan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. adv,mas

Kegiatan DBHCT Sudah Mulai Dievaluasi PAMEKASAN (GN) – Pelaksanaan program pembangunan Pemkab Pamekasan yang didanai DBHCT sudah mulai dilakukan monitoring dan evaluasi. Senin (5/7/2021) Tim Pemkab Pamekasan melakukan rapat monitoring dan evaluasi dengan OPD pelaksana program DBHCT soal sejauhmana realisasi program yang dijalankan. Sahrul Munir, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) yang menjadi anggota tim evaluasi itu, mengungkapkan, evaluasi atau monitoring atas program OPD terkait dana DBHCT itu telah ada mikanisme dan aturannya. Evaluasi dilakukan untuk melihat kesesuaian antara program yang dijalankan dengan aturan yang ada. Dia melihat ada salah program yang masih mengalami kendala, yakni program pemberian BLT bagi buruh tani tembakau dan buruh pabrok rokok. Khususnya pendataan calon penerima BLT bagi buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok. Terutama kalangan buruh pabrik rokok hingga kini masih belum tuntas. “Data tentang buruh tani tembakau dikumpulkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan data tentang buruh pabrik rokok dikumpulkan Disperindag setelah

Sahrul Munir

GN/MASDAWI

mendapatkan dari kalangan perusahaan rokok di Pamekasan. Nah yang masih belum masuk itu data buruh perusahaan rokok itu,” kata Sahrul Selasa (6/7/2021). Dia mengatakan untuk pendataan tentang calon penerima BLT itu memang harus hati hati, karena ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi. Di antaranya penerima BLT tidak menerima bantuan pemerintah lainnya selain BLT Bea Cukai tersebut. Karena itu data penerima yang masuk harus dilakukan validasi yang akurat dan objektif agar tidak salah sasaran. Salah satu OPD yang ikut hadir dalam rapat monitoring dan evaluasi itu adalah RSUD Waru. Direktur RSUD Waru dr Hendarto mengatakan

dalam rapat evaluasi itu lembaga yang dipimpinnya melaporkan bahwa penggunaan dana DBHCT di rumah sakitnya telah berproses. Dikatakan penggunaan dana DBHCT di RSUD Waru untuk obat obatan dan bahan bahan habis pakai, perbaikan alat dan kalibrasi. “Kendalanya kami di RSUD Waru sekarang laporan terakhir dari tenaga kami terpapar covid sebanyak 23 orang, terakhir ini laporannya, dimana kita harus tetap memberikan pelayanan di ruang isolasi, di ruang IGD dan di ruang rawat inap selain di poli. Jadi semua sudah berjibaku supaya maksimal, karena bagaimanapun juga pelayanan kepada masyarakat tidak boleh ditutup,” katanya. Hendarto mengatakan dana DBHCT sudah digunakan untuk pengadaan obat obatan, sudah beli dan dipergunakan. Pengadaan obat, kata dia, tidak langsung dibeli sekaligus, namun sesuai dengan laju kebutuhan. Yang paham tentang laju kebutuhan obat itu di bagian farmasi. “Jadi obat mana yang dipakai, mana yang lambat dipakai, itu farmasi, sehingga nanti kalau misalnya masuk stok sebelum habis obat itu harus diadakan lagi, jadi pengadaan obat itu seperti itu, bukan langsung dibeli begitu dibeli berubah sikon itu menghindari obat tidak dipakai. adv,mas

SAMPANG (GN)-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021 yang pelaksanaannya tersebar di sejumlah kabupaten di Pulau Madura terpaksa ditunda. Langkah ini diambil akibatkan lonjakan kasus Covid-19 di daerah tersebut. Pilkades yang ditunda yakni yang diselenggarakan oleh Pemkab Sampang dan Pemkab Sumenep. “Ini kami lakukan, karena kami tidak ingin lonjakan kasus baru Covid-19 terus bertambah,” kata Bupati Sumenep A Fauzi di Sumenep, seperti dikutip Antara, Rabu (7/7/2021). Selain itu, pelaksanaan pilkades serentak di dua kabupaten ini, bersamaan dengan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang salah satu poin-nya melarang kerumunan. Bupati menjelaskan, Pemkab Sumenep awalnya menetapkan pelaksanaan pilkades serentak pada 8 Juli 2021. Namun, karena ada instruksi dari Menteri Dalam Negeri agar berbagai jenis kegiatan politik dan pemerintah yang menimbulkan kerumunan ditunda, maka Pemkab Sumenep akhir melakukan penundaan pilkades di 88 desa di Sumenep itu. “Penundaan ini tidak terbatas

GN/Istimewa

Pelaksanaan pilkades di Sampang dan Sumenep terpaksa ditunda akibat merebaknya wabah.

waktu, dan akan ditentukan kemudian, apabila situasi mulai membaik,” ucap Fauzi. Selain di Sumenep, Pemkab Sampang juga menunda pelaksanaan pilkades serentak di 111 desa yang rencananya akan digelar pada 17 Juli 2021 yang tersebar di 14 kecamatan di wilayah itu, dengan alasan yang sama. “Penundaan Pilkades serentak di Sampang hingga 2025, sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 188.45/272/ KEP/434.013/2021 tertanggal 30 Juni 2021 tentang pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten

Sampang,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan di Sampang, Selasa. Landasan hukum penundaan pilkades serentak di Kota Bahari ini UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014 diubah dengan PP Nomor 47 tahun 2015, dan Permendagri Nomor 112 tahun 2014, Permendagri Nomor 65 tahun 2014, dan Permendagri Nomor 72 Tahun 2020. “Ini adalah keputusan terbaik yang dilakukan Bupati Sampang, demi untuk melindungi warga Sampang dari Covid-19,” ujarnya.mrd

Pemkab Utamakan DBHCT untuk Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi

PAMEKASAN (GN) – Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Pamekasan Sri Puji Astutik menegaskan penggunaan DBHCT tahun 2021 ini diutamakan untuk program bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi masyarakat, akibat terdampak Covid19. Karena itu dana yang dikucurkan untuk dua bidang tersebut jumlahnya cukup besar. “Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) focus utamanya untuk kesehatan dan pemulihan ekonomi akibat Covid-19. Bentuk kegiatannya adalah untuk bidang kesehatan berupa pembayaran iuran BPJS bagi masyarakat ekonomi lemah anggota PJBS kelas III. Dan Bantuan Langsung Tunai bagi buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok,” kata Astutik, Senin (5/7/2021). Dari dana kucuran DBHCT untuk Pamekasan sebesar Rp 64 miliar pada tahun 2021 ini, kata Astutik, dana yang disediaan untuk BLT bagi buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok mencapai Rp 22 miliar. Bagi warga yang memenuhi syarat akan mendapat bantuan BLT tiap bulan sebesar Rp 300 ribu dalam waktu enam bulan. “Hingga saat ini masih dilakukan pendataan dari para calon penerimanya. Data yang sudah masuk ke

Suasana rapat pembahasan DBHCT.

kami, calon penerima BLT ini dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yaitu data tentang jumlah buruh tani tembakau. Kalau jumlahnya mencapai 4.811 orang. Data itu masih akan divalidasi lagi, “ katanya. Sementara data jumlah calon penerima dari kalangan buruh pabrik rokok hingga saat ini masih belum masuk. Pihak Disperindag Pamekasan sudah meminta kepada perusahaan rokok di Pamekasan untuk menyetorkan nama nama buruhnya untuk didata dan menjadi calon penerima BLT tersebut. Astutik menegaskan, jika misalnya, pada tahun ini anggaran yang disediakan untuk program pemulihan ekonomi BLT ini tak terpakai

GN/Masdawi

semua, maka bisa dialihkan untuk program kesehatan pembayaran iuran BPJS bagi warga anggota BPJS kelas III. Menurut dia warga yang layak untuk menerima bantuan iuran PJBS itu jumlahnya sangat banyak. “Bisa saja dana yang BLT itu dialihkan untuk Dinas Kesehatan untuk program bantuan iuran bagi anggota BPJS kelas III. Pembahasannya nanti bisa dilakukan pada pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD). Yang pasti dana itu focus utamanya untuk kesehatan dan pemulihan ekonomi, lebih 50 % dari total dana DBHCT, ” jelasnya. adv,mas


PANTURA

minggu ke-304 8 - 14 JULI 2021

JALANI PERAWATAN DI RSUD SOSODORO BOJONEGORO

Bupati Anna Positif Covid-19 BOJONEGORO (GN) - Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah mengkonfirmasi dirinya positif Covid-19, dan kini sedang menjalani perawatan perawatan atau isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesomo, Bojonegoro. Menurut informasi, Bupati Anna Muawanah mulai terpapar Covid-19 sejak Senin (28/06/2021), namun saat itu masih menjalani isolasi mandiri di rumah, dan baru Minggu (4/7/2021), Bupati menjalani perawatan di RSUD Bojonegoro. Dalam keterangannya, Bupati Anna Muawanah menyampaikan bahwa dirinya saat ini tetap bekerja dari RSUD dr R Sosodoro Djatikoesomo, Bojonegoro. “Gimana masyarakat Bojonegoro, mudah-mudahan kabarnya baik-baik semua. Saya kerja dari rumah sakit karena terpapar (Covid-19) gejala ringan,” kata Bupati Anna, Rabu (7/7/2021) Pada kesempatan tersebut Bupati berpesan agar tetap waspada dan jangan menyepelekan viru Corona. “Maka saya minta yang sedang isolasi mandiri di rumah dan semuanya yang sedang perawatan di rumah sakit, ayo semuanya semangat. Inshaa Allah dengan semangat pandemi bisa kita lewati dengan selamat. Mulut pahit ya, tapi tetap makan,” tutur Bupati Anna. Anna juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Selain itu meminta kepada seluruh Tim Covid-19

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah menjalani perawatan di RSUD dr R Sosodoro Djatikoesomo.

Bojonegoro untuk terus bekerja melayani masyarakat. Pada kesempatan itu Anna juga mengingatkan kepada kepada tim kedaruratan untuk selalu mengecek kondisi bed rumah sakit, ketersediaan oksigen hingga tenaga kesehatan. Diketahui, pasokan oksigen masih tercukupi. Stok di Bojonegoro juga tidak ada kekurangan. Sementara kapasitas bed pasien RSUD Sosodoro Djatikoesoemo sudah ditingkatkan menjadi 190 unit bed. Untuk mengantisipasi lonjoakan kasus Covid-19, Pemkab Bojonegoro juga sudah membooking salah satu hotel. Sementara program vaksinasi juga terus digalakkan bekerja sama dengan TNI, Polri dan seluruh puskesmas. Sebelumnya,

Bupati Bojonegoro terpapar Covid-19 ramai diperbincangkan masyarakat. Bupati Anna Mu’awanah pun membenarkan kabar tersebut. Melalui pesan whatsapp yang diunggah di salah satu grup menyatakan kondisinya. “Selamat malam, banyak yang tanya bagaimana keadaan saya secara langsung maupun tidak langsung, keadaan saya baik-baik, saya terpapar dengan gejala ringan,” tulis Bupati Anna dalam WA tersebut, Selasa (6/7/2021). Meski positif Covid-19, Bupati Anna mengaku masih bisa bekerja menjalankan tugas secara Work From Home (WFH), melakukan monitoring PPKM Darurat dari segala sumber. Dan saat ini menjalani isolasi mandiri

Polisi Pantau ‘Permainan’ Oksigen Medis BOJONEGORO (GN) – Kebutuhan oksigen medis dalam jumlah besar sangat dibutuhkan semua rumah sakit maupun puskemas. Ini seiring banyaknya warga yang terpapar virus Covid-19 di wilayah Bojonegoro dan Lamongan. Kondisi ini tentunya rawan dipermainkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab, dengan kemungkinan terjadi kelangkaan oksigen medis. Hal ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Di Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro AKPB Eva Guna Pandia terjun sendiri melakukan pengecekan pasokan oksigen di perusahaan penyedia oksigen PT Samator Wase Gas Bojonegoro, di Jalan Bojonegoro-Cepu Desa Mojosari, Kalitidu. Polisi ingin memastikan ketersediaan dan distribusi oksigen medis di Bojonegoro aman. “Kita telah melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk mengantisipasi kelangkaan di tengah lonjakan angka Corona di Jawa Timur. Kita memastikan tabung oksi-

Polisi sidak perusahaan penyedia oksigen medis di Bojonegoro.

gen medis di Bojonegoro masih kondisi aman,” ujar Pandia, kemarin. Pengecekan yang dilakukan mendadak ini juga untuk menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien Covid-19. Selain itu, untuk mengantisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Bojonegoro. Dalam upaya membantu percepatan penanganan Covid-19 yang semakin parah, ketersediaan tabung oksigen medis ini akan terus dipantau, dan dilakukan pengecekan setiap hari oleh petugas gabungan dan

Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Bojonegoro. “Langkah ini untuk menghindari adanya tindakan oknum-oknum nakal yang memanfaatkan situasi saat ini dan sengaja menimbun tabung oksigen medis demi keuntungan besar,” imbuh Pandia. Ketersediaan tabung oksigen medis ini akan diutamakan ke rumah sakit, karena itu yang lebih penting mengingat kebutuhan tabung oksigen medis di rumah sakit lebih sangat dibutuhkan. Kondisi ini tentunya juga diantisipasi Polres Lamongan. Taufik.trb,det

(Isoman). Anna Mu’awanah juga menuturkan saat ini pelaksanaan PPKM Darurat bersama Pemkab, Dandim, Polres dan Kajari Bojonegoro, Satuan Pelaksana BPBD dihandle langsung oleh Sekda Pemkab Bojonegoro Nurul Azizah. Bupati perempuan pertama di Bumi Angkling Darmo ini juga menuturkan ada tambahan 200 nakes saja. Sebab peminat relawan nakes kurang meski honor sudah ada kenaikan hampir 2 kali lipat. Sementara program vaksinasi juga terus digalakkan bekerjasama dengan TNI, Polri dan seluruh puskesmas baik datang secara langsung maupun berbasis desa. Untuk Jatim sendiri ada tambahan vaksin 50%, sehingga rasio sangat mencukupi, SWAB di

Labkesda, di puskesmas-puskesmas juga gratis. Bupati juga mengingatkan, untuk tindakan pertama pasien tidak perlu dengan PCR. “Biasanya mereka yang tidak tertolong karena berbagai faktor. Di antaranya komorbid atau terlambat dibawa ke rumah sakit,” imbuh Anna. Bupati Anna terakhir beraktivitas, Jumat (2/7/2021) lalu, saat melantik kepala OPD di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro. Saat melantik para PNS, Anna juga hanya hadir sekitar 10 menit untuk membacakan naskah pelantikan. Meski positif COVID-19, bupati memantau dan menyampaikan kondisi terkini di Bojonegoro. Di antaranya, bed rumah sakit, ketersediaan oksigen, nakes dan lain-lain. ine,blo,det

PPKM Darurat, 4 Desa Nekat Gelar Pelantikan

BOJONEGORO (GN) Masa PPKM Darurat akan berlangsung hingga 20 Juli 2021 di Bojonegoro. Namun masih ada beberapa desa yang nekat melakukan pelantikan perangkat desa, di balai desa masing-masing. Selasa (6/7/2021), tercatat ada empat desa tersebut di Kecamatan Kapas yang nekat menggelar pelantikan. Yakni Desa Sukowati, Bakalan, Bogo dan Sambiroto. Tidak hanya itu, rencana Rabu (7/7/2021), juga ada pelantikan perangkat desa di tiga desa, yakni Kalianyar, Tapelan dan Bangilan. Acara pelantikan rata-rata dihadiri para panitia seleksi calon perangkat desa, pihak BPD, para perangkat desa lain dan keluarga dari para perangkat desa yang akan dilantik. Kades Sukowati, Amik Rohadi mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan. Pelantikan merupakan rangkaian dari kegiatan

tes pengisian perangkat desa. “Ini sesuai petunjuk Pak Camat. Ini sebenarnya sudah ada kesepakatan kalau kita tidak segera melantik rasa-rasanya kita kok masih punya tanggungan. Saya selaku kepala desa sudah menjalankan prokes dalam pelantikan ini tadi,” jelas Amik, kemarin. Saat ditanya kenapa tidak dilakukan penundaan pelantikan sampai PPKM Darurat selesai? Ketua Asosiasi Kepala Desa di Kecamatan Kapas ini mengaku kurang tahu. “Masalah itu saya kurang tahu. Yang penting kita sudah sesuatu aturan prokes. Yang penting kita boleh menjalankan aktivitas apa pun yang penting kurang dari 30 orang,” imbuh Kades Sukowati. Namun Camat Kapas yang hadir dalam pelantikan perangkat desa, membantah itu sesuai dengan petunjuknya. Ia hadir karena akan pindah tugas dan sekalian pamit. det

5 PEMERINTAHAN

Pejabat Di Tuban Wajib Berbahasa Jawa

TUBAN (GN) - Gebrakan baru dilakukan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. Ya, bupati termuda di Indonesia ini, mewajibkan kepada semua pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban untuk berbahasa jawa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban mengeluarkan surat perihal penggunaan Bahasa Jawa di kantor, setiap hari Rabu minggu ke dua setiap bulan. Surat yang berkop Sekretariat Daerah tertanggal 6 Juli 2021 itu ditujukan kepada Kepala Dinas/Badan/Bagian Lingkup Setda dan juga Camat. Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky mengatakan, tujuan pemkab menggunakan bahasa Jawa adalah untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan adanya penggunaan bahasa Jawa, diharapkan dapat melestarikan adat dan budaya, khususnya di Kabupaten Tuban. “Tujuannya untuk melestarikan kearifan lokal,” ujar Lindra seusai membagi paket beras kepada masyarakat di Kodim 0811 Tuban, Rabu (7/7/2021). Bupati muda itu menjelaskan, penggunaan bahasa Jawa dilakukan mulai Rabu ini, sebagaimana dalam surat, yaitu Rabu minggu kedua awal bulan. Rencana selain itu, juga ada tarian, batik dan budaya lainnya yang setiap desa memiliki. Penggunaan bahasa Jawa dapat dilakukan saat rapat tatap muka, virtual, penerimaan tamu dan kegiatan lainnya. Penggunaannya juga harus memperhatikan unggah-ungguh basa saat di lingkup Dinas. “Ini sifatnya wajib baik bagi ASN maupun non PNS agar komunikasi di lingkup OPD menggunakan bahasa Jawa, pada Rabu minggu kedua awal bulan. Camat juga harus menindaklanjuti dengan memberikan edaran ke lurah atau kepala desa,” pungkasnya. trb

SATGAS

Tagana Gelar Penyemprotan Serentak TUBAN (GN) - Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tuban melakukan penyemprotan disinfectant serentak untuk ketiga kalinya di seluruh Kabupaten Tuban. Hal ini dilakukan sebagai upaya pengurangan risiko penularan Covid-19. Tagana dibantu Babinsa, Babinkamtibmas, Pemerintah Desa, dan masyarakat untuk mensukseskan kegiatan sesuai dengan aturan PPKM Darurat. “Penyemprotan dan sterilisasi dilakukan di beberapa Kecamatan/Desa di Tuban yakni Kec. Rengel Desa Tambakrejo dan Kebonagung, Kec. Singgahan Desa Kedung Jambe,” kata Koordinator Tagana Kabupaten Tuban M Zaenuri, Rabu (7/7/2021). Penyemprotan ini dilakukan di sejumlah lokasi yang sering dikunjungi masyarakat. Seperti Fasum, Masjid, Mushola, Sekolah, TPQ mendapat prioritas utama penyemprotan. “Selanjutnya ke setiap rumah-rumah warga,” katanya. Selain penyemprotan, tim Tagana kata Zaenuri, pihaknya juga mengedukasi masyarakat mengenai diterbitkan peraturan PPKM Darurat, serta pentingnya vaksinasi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. “Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap waspada, dan menerapkan pola hidup sehat menjaga kebersihan dan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. jnr

PPKM Darurat

Gencar Gelar Operasi Yustisi LAMONGAN (GN) – Penyebaran virus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir tidak bisa disepelekan. Ini dibuktikan dengan kebijakan pemerintah memberlakukan PPKM Darurat di seluruh Indonesia. Instruksi tersebut pun langsung dijalankan pemerintah dengan ketat. Tim gabungan dari unsur TNI-Polri dan Satpol PP pun kerap diterjunkan untuk menggelar operasi yustisi di tempattempat kerumunan massa, seperti pasar dan warung-warung makan dan kopi. “Kami melakukan kegiatan ini untuk memastikan masyarakat mematuhi Protokol kesehatan dalam PPKM Darurat ini. Ini demi keselamatan bersama,” ungkap Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana melalui Kapolsek Lamongan Kota, Kompol Budi Santoso, Rabu (7/7/2021). Kegiatan tersebut juga digunakan untuk melihat penerapan PPKM serta menertibkan warga yang masih beraktifitas di pasar, maupun Warkop untuk tetap menjalani protokol kesehatan. “Tolong tetap menjalankan protokol kesehatan. nas

Tiap Hari, RSUD dr Soegiri Siapkan 10 Peti Jenazah Tingginya penyebaran dan angka kematian akibat Covid-19, dalam beberapa pekan terakhir cukup mengkhawatirkan. Hampir tiap hari, puluhan warga meninggal karena Covid-19. Hal ini menjadi perhatian serius semua rumah sakit. Persiapan penanganan pasien Covid-19 selalu menjadi perhatian manajemen rumah sakit. Tidak hanya standar operasional penanangan pasien, tapi juga mempersiapkan segala perlengkapan untuk jenazah Covid-19. Salah satunya, stok peti jenazah yang dipakai khusus jenazah akibat Covid-19. Kebutuhan peti jenazah ini pun menjadi perhatian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri Lamongan. “Meski pasien Covid-19 di RSUD dr Soegiri yang meninggal tidak sampai 10 orang perhari, tapi kami selalu menyediakan 10 peti jenazah setiap harinya, “ kata Humas RSUD dr Soegiri

Lamongan, Budi Wignyo, Rabu (7/7/2021). Menurut Budi, persediaan peti untuk jenazah yang meninggal akibat Covid-19 di RSUD dr Soegiri lebih dari cukup. Pihaknya tidak ingin ada kemungkinan kekurangan peti jenazah. Data yang ia dapatkan, pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr Soegiri, rata - rata meninggal 4 - 5 orang perharinya. Pernah sehari hingga 6 orang yang meninggal. Hanya saja, angka kematian itu juga tidak bisa dipedomani, karena yang meninggal setiap harinya tidak pasti jumlahnya. Selama ini diakui tidak pernah sampai kekurangan peti jenazah.

RSUD dr Soegiri Lamongan menyiapkan 10 peti jenazah untuk pasien Covid-19 setiap harinya.

Itu juga karena pasien yang meninggal karena Covid-19 tidak dalam waktu yang bersamaan bersamaan. “Jadi peti jenazah tidak pernah sampai kekurangan. Bahkan selalu saja ada stoknya, “ kata Budi. Stok peti jenazah sebanyak itu, lanjut Budi, untuk tidak diartikan bahwa pihak rumah sakit berharap pasien Covid-19 banyak

yang meninggal. Namun persediaan peti hanya langkah antisipasi dan tidak ingin mengecewakan keluarga pasien. “Kami hanya tidak ingin sampai kehabisan stok, sehingga pelayanan menjadi pincang,” katanya. Kebutuhan peti jenazah di RSUD dijamin tidak akan kekurangan. RSUD sudah menjalin dengan produsen peti jen-

azah, dan selalu siap kapanpun dibutuhkan. “Stok peti jenazah selalu ada,” katanya. Demikian juga tabung oksigen, jika banyak daerah yang informasinya kekurangan tabung oksigen, tidak dengan Lamongan “Semenjak kasus Covid-19 sampai saat ini belum belum pernah sampai kehabisan stok,” kata Budi. Oksigen di RSUD selalu terisi,

ada ratusan tabung oksigen. Dan semuanya terisi. Kalaupun ada yang kosong segera order untuk pemenuhan pasien. Kondisi ini juga mendapat perhatian Komisi D DPRD Lamongan. Dalam rapat khusus terkait penanganan pandemi Covid-19 bersama Kepala Dinas Kesehatan dr. Taufik Hidayat, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri, dr Moch Chaidir Annas M.M.Kes, Direktur RSUD Ngimbang dr. Ainy Mas’idha, dan Kepala BPBD Lamongan Drs Mugito, beberapa waktu lalu merumuskan langkah-langkah yang harus segera diambil dengan cepat dalam mengantisipasi lonjakan Covid-19 di Lamongan. Ketua DPRD Lamongan, H Abdul Ghofur apresiasi langkah RSUD dr Soegiri maupun RSUD Ngimbang, keduanya tetap memberikan pelayanan yang terbaik, khususnya bagi

masyarakat yang terdampak Covid-19. “Dari laporan yang kami terima bahwa RSUD dr Soegiri dan RSUD Ngimbang tidak pernah menolak pasien, baik itu yang terpapar Covid-19 maupun yang tidak terpapar. Kapasitas IGD juga sudah ditambah sehingga bisa lebih banyak lagi pasien yang bisa ditangani,” kata Abdul Ghofur, kemarin. Terkait angka kematian pasien Covid di RSUD, Abdul Ghofur membeberkan, bahwa sampai saat ini angka mortalitas (kematian) pasien Covid di RSUD sebenarnya kecil, yakni hanya sekitar 6 % dari seluruh pasien positif Covid yang masuk. “Namun karena yang masuk jumlahnya banyak, sehingga seakan-akan banyak yang meninggal, padahal sebenarnya lebih banyak yang sembuh jika dibanding dengan yang meninggal dunia karena Covid-19,” sambungnya. trb,bej


surabaya

6

minggu ke-304

8 - 14 JULI 2021

VAKSINASI MASSAL DI GELORA 10 NOPEMBER

SUMENEP DAOP 8

Warga Berkerumun, Wali Kota Marah

SURABAYA (GN) - Pelaksanaan vaksinasi di Gelora 10 Nopember atau Stadion Tambaksari membeludak. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun naik pitam saat melihat peserta di tribun berkerumun dan susah diatur.Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang mengetahui peserta susah diatur pun langsung meluapkan amarahnya. Dia pun berteriak dan meninggikan suaranya. “Ayo naik ke atas, jangan berkerumun di situ saja,” teriak Eri sambil menunjuk peserta di area tribun sisi barat, Rabu (7/7/2021). Wajar Eri naik pitam. Pasalnya, beberapa petugas yang mengimbau agar tidak berkerumun namun warga tetap saja bandel. Meski sudah diperingatkan namun warga tetap saja tidak menggubris. Dia pun mengancam jika peserta tetap susah diatur akan dibubarkan. “Saya hitung sampai tiga, kalau ga saya bubarin yang di sini (Tribun sisi barat),” bentaknya Baru menghitung satu, akh-

SURABAYA (GN) – Antisipasi pencegahan virus Covid-19 juga dilakukan PT KAI Daop 8 Surabaya. Salah satunya dengan menyediakan vaksinasi Covid-19 di tiga stasiun bagi calon penumpang KA jarak jauh. Yakni di Stasiun Gubeng, Pasar Turi dan Malang. “Pelaksanaan vaksinasi di stasiun ini ditujukan mendukung program pemerintah guna mempercepat program vaksinasi Covid-19 di Indonesia, dan juga membantu melengkapi persyaratan pelanggan KA jarak jauh, untuk melakukan perjalanan di masa PPKM Darurat,” kata Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif, Rabu (7/7/2021). Ada 6 syarat bagi calon penumpang agar bisa vaksin di 3 stasiun Daop 8. Yaitu harus berusia 18 tahun ke atas dan menunjukkan kode booking tiket yang sudah dibayar atau tiket KA jarak jauh yang berlaku. Lalu memiliki KTP (NIK diperlukan untuk pendataan dan sertifikasi vaksin), datang paling lambat H-1 sebelum jadwal keberangkatan kereta api. Kemudian, khusus bagi ibu hamil, bisa mendapatkan vaksinasi COVID-19 di stasiun setelah mendapat penjelasan dari petugas kesehatan, dan bersedia atas pilihannya untuk divaksin. Terakhir, calon penumpang harus dalam kondisi sehat. “Rencanakan dengan baik antara waktu vaksinasi dan jadwal keberangkatan Anda, untuk menghindari keterlambatan naik kereta api. Kuota yang disediakan di masing-masing stasiun pun terbatas setiap harinya,” ujarnya. Meski telah mendapat vaksinasi Covid-19, Luqman tetap mengingatkan kepada seluruh penumpang untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan disiplin 3M. det

SUMENEP BUMD

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi marah saat melihat warga berkerumun antre vaksin.

irnya peserta menurut dan tertib kembali. Melihat warga tertib dan patuh, Eri kembali mengimbau agar tetap menjaga jarak untuk tidak berkerumun.

Eri dibantu jajaran Kepala Perangkat Daerah (PD) Kota Surabaya, dan personel TNIPolri, serta relawan Surabaya Memanggil terus memandu masyarakat selama proses

vaksinasi massal. Eri terlihat beberapa kali mengatur barisan warga yang mengantre di dalam stadion agar duduk dengan rapi dan tetap menjaga protokol kesehatan.“Tolong itu

yang baru datang langsung mengisi tribun atas dan duduk mengikuti barisan di depannya,” kata Eri kepada warga yang antre untuk mendapatkan vaksin.pur,det

Puluhan Pelanggar Prokes Jalani Sidang di Tempat

SURABAYA (GN) - Hari keempat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Surabaya bakal lebih ketat. Polisi sudah memberikan imbauan selama tiga hari, sejak Sabtu (3/7/2021), ke warga kota Surabaya agar tertib dan patuh terhadap aturan pemerintah guna percepatan penanganan Covid-19. Pelanggar protokol kesehatan (Prokes) di Surabaya

3 Stasiun Sediakan Vaksinasi Covid-19

pun dikenakan sidang di tempat. Operasi yustisi PPKM Darurat yang digelar di Jalan Demak tersebut, diikuti mulai dari Polres Pelabuhan Perak, Kejari Tanjung Perak, Kodim 0830 Surabaya Utara, Satpol PP Kota Surabaya. Sebanyak 10 orang terjaring melanggar prokes dan tiga orang tidak membawa identitas. “Mereka langsung dilakukan tindakan di tempat dan perkaranya langsung

disidangkan secara virtual oleh hakim Pengadilan Negeri Surabaya,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, Rabu (7/6/2021). Ganis mengatakan sedangkan tiga orang yang tidak membawa identitas dikenakan saksi administratif dan sanksi sosial. Sedangkan 10 orang yang melanggar prokes dikenakan denda. “Kalau yang prokes sanksinya denda,

sedangkan yang tidak membawa KTP hanya kita sanksi administrasi saja dan sanksi sosial, mereka diminta push up sebanyak 20 kali,” lanjut Ganis. Sementara itu, Kajari Tanjung Perak I Ketut Kasna Dedi mengatakan para pelanggar prokes ini dijatuhi sanksi denda sebesar Rp 20 ribu. “Setelah diputuskan oleh Pengadilan secara verstek, denda dibayar di kan-

DPRD KOTA SURABAYA

Komisi B DPRD Surabaya Minta Masyarakat Tidak Panic Buying SURABAYA (GN) – Melonjaknya kasus Covid-19 seiring masuknya varian baru Delta dari India membuat mayoritas warga panik. Selain menyerbu obat dan alat kesehatan, warga juga menyerbu susu merek tertentu yang diyakini memiliki sumber nutrisi yang bermanfaat dalam menjaga proses metabolisme, meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah inflamasi bagi mereka yang kena Covid-19. Atas fenomena itu, Komisi B DPRD Kota Surabaya meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar dan membeli kebutuhan bahan pangan dan perlengkapan kesehatan seperti masker, vitamin, dan hand sanitizer secukupnya pada masa PPKM Darurat mulai 3-20 Juli 2021. Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Alfian Limardi ST mengatakan, masyarakat tidak perlu panik dengan membeli kebutuhan pangan dan perlengkapan kesehatan agar tidak terjadi kelangkaan. “Masyarakat tidak perlu berbelanja berlebihan karena menyebabkan ketidak seimbangan permintaan dan penawaran. Jika permintaan meningkat dan terjadi kelangkaan maka harga barang menjadi mahal. Semua lapisan masyarakat akan rugi khususnya warga yang tidak mampu. Kasihan, warga yang tidak mampu, akan semakin tidak terbeli barangbarang tersebut,” kata Alfian. Dikutip dari data BPS 2020, Alfian juga menyatakan, Surabaya

Alfian Limardi ST

pernah mengalami inflasi pada masa PSBB. Ia pun berharap agar inflasi tidak berulang pada masa PPKM Darurat kali ini. “Kota Surabaya mengalami inflasi pada masa diberlakukannya PSBB sebesar 0,21 persen pada Mei dan meningkat menjadi 0,28 persen pada Juni. Inflasi selama dua bulan berturut-turut disebabkan oleh meningkatnya bahan pangan. Selanjutnya Kota Surabaya mengalami inflasi kembali pada November 2020 sebesar 0,20 persen. Komoditas obat-obatan dengan resep dokter sebagai pendorong inflasi,” tuturnya. Sebaliknya pada Oktober 2020, Kota Surabaya mengalami deflasi sebesar 0,02 persen, namun bukan berarti tidak ada inflasi sama sekali. Ada beberapa komoditas sebagai penyumbang inflasi yaitu vitamin sebesar 0,02 persen. “Oleh karena itu jangan

sampai inflasi yang signifikan berulang di tahun ini,” sambung Alfian. Ia pun memberi saran kepada masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19 di masa PPKM Darurat ini. Yakni dengan menunda pertemuan secara langsung. “Bagi yang ingin rapat atau sekadar pengen cangkrukan, bertemunya di virtual dulu. Biar rapat dan cakrukannya makin semarak bisa pesan makanan atau minuman ringan via aplikasi online, lalu makan bersama secara virtual. Kita dapat imun yang meningkat, penyebaran Covid-19 dapat ditekan, para UMKM usaha makanan dan minuman masih mendapat profit, tentu tidak ketinggalan para pekerja informal ojek online masih mendapat pekerjaan. Dengan begini semua untung,” katanya. Untuk diketahui, pada masa PPKM Darurat, para pelaku usaha restoran, makanan dan minuman diminta untuk mengurangi jam operasionalnya hingga pukul 20.00. Keputusan Pemkot Surabaya untuk memberlakukan PPKM Darurat sesuai arahan pusat tentunya sangat berat. Tetapi pil pahit ini menurut Alfian harus kita telan karena Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit hampir mendekati 100 persen dan jumlah nakes juga terbatas. Melansir laman lawancovid-19.surabaya.go.id per 6 Juli 2021, angka Covid-19 Surabaya sudah mencapai 25. 825 kasus. adv, pur

tor kejaksaan dan sekaligus pengambilan barang bukti KTP yang disita,” kata Kasna. Kasna menyampaikan Para pelanggar prokes tersebut, dianggap melanggar Pasal 46 jo. Pasal 40B ayat (1) huruf a (utk pelanggaran PPKM / huruf b (utk pelanggaran protokol kesehatan) Perda Kota Surabaya No. 2 Tahun 2020 jo. Perda No.2 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum. det

Pemkot Buka Lowongan Direksi PDAM SURABAYA (GN) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengundang kalangan profesional yang berkompeten untuk menempati posisi Direktur Utama (Dirut), Direktur Operasi (Dirop), dan Direktur Layanan (Diryan). Pendaftaran lowongan ini dimulai pada hari ini, 7 Juli 2021 hingga 26 Juli 2021. Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menjelaskan bahwa tahapan seleksi direksi PDAM Surya Sembada itu terdiri dari seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, dan wawancara akhir. “Setiap tahapan seleksi berlaku sistem gugur, seluruh dokumen menjadi hak panitia seleksi, dan hasil setiap tahapan seleksi akan diumumkan melalui website surabaya.go.id,” tegas Agus Hebi di ruang kerjanya, Rabu (7/7/2021). Adapun persyaratan dan kualifikasi untuk menjadi Anggota Direksi PDAM Surya Sembada Kota Surabaya sebagaimana diatur dalam Perda adalah warga negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah menjalani hukuman pidana karena kejahatan, mempunyai pendidikan sekurangkurangnya Sarjana Strata-1 (S1), atau yang setara. pur

PENUTUPAN AKSES JALAN UTAMA MASUK SURABAYA

Nakes Merengek Tetap Ditolak Masuk, Bingung Nasib Pasien

Penutupan akses jalan utama masuk Kota Surabaya di Waru tepatnya di depan Mall City of Tomorrow (Cito) yang dinilai mendadak menyisakan banyak cerita. Bahkan penyekatan ini dilakukan tidak pandang bulu.

Cerita tentang pengendara yang kebingungan karena tidak tahu harus lewat mana, hampir dirasakan semua pengendara yang biasa berkativitas di Surabaya. Salah satunya seorang tenaga kesehatan (Nakes) yang akan masuk kerja di ship siang sebuah rumah sakit di Surabaya. Banyak Nakes yang berusaha bernegosiasi dengan petugas, namun hasilnya nihil. Para Nakes diperlakukan sama dengan warga lainnya yang akan masuk ke Kota Surabaya. “Saya Nakes pak. Saya mau masuk kerja harus merawat pasien,” kata seorang Nakes perempuan, perawat rumah sakit yang berharap diizinkan melintas Kota Surabaya. Namun, meski merengek minta tolong. Nakes tetap tidak diizinkan melintas dan disarankan menggunakan jalur alternatif seperti lewat Menanggal Surabaya atau melalui Korem. Karena tak diizinkan, Nakes Rumah Sakit Darmo Surabaya LU Herawati yang bekerja di bagian umum sempat menangis. Dia berharap diberi jalan lantaran memiliki kewajiban memberi makan pasienpasien sakit di tempat kerjanya. “Terus saya harus lewat mana. Saya harus ngasih makan pasien sakit,” ucap Herawati sambil meneteskan air mata. Karena tetap tidak diizinkan, Herawati bersama rekan lainnya

memilih mencari jalan alternatif meski tidak tahu di mana posisinya. Dia pergi dengan rasa kecewa. Rasa kekecewaan juga dirasakan Hasym Asyari, nakes yang tak diberi izin melintas terlihat memohon kepada petugas. “Saya medis pak, kerja di (RSUD) dr Soetomo, masak enggak boleh lewat, terus gimana ini, kalau muter terus telat gimana,” kata Hasym, ucapnya, Rabu (7/7/2021). Ia keberatan jika harus kembali memutar jalan, dan melewati jalur alternatif. Hasym mengatakan, jika melewati jalur alternatif, butuh waktu lebih lama karena berputar jauh. “Kalau saya terlambat, terus pasien saya gimana? Bapak tanggung jawabnya gimana? Solusi selain memutar apa?,” ucap dia. Salah anggota Dishub Kota Surabaya yang menjaga penyekatan tetap tak membolehkan Hasym melintas. Petugas itu pun mengarahkanya ke pos polisi setempat. “Mohon maaf ya, pak, kalau minta izin ke pos polisi di situ saja

(menunjuk arah petugas lain). Saya hanya petugas, tidak bisa memberi izin,” kata petugas. Akses masuk yang menghubungkan Sidoarjo dengan Surabaya, Bundaran Waru ditutup total. Kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Sidoarjo, bernopol apapun, tak diperkenankan masuk ke Kota Pahlawan. Kemacetan pun tak terhindarkan. Dirlantas Polda Jatim Kombes Latif Usman mengatakan kebijakan ini merupakan hasil evaluasi pihaknya di hari ke-5 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Bundaran Waru, kata Usman, merupakan jalur yang dinilai menyebabkan terjadinya peningkatan dan penumpukan mobilitas pengendara selama PPKM Darurat. “Kami evaluasi hari ke lima, setelah hari pertama, kedua dan ketiga ada penurunan tapi belum signifikan sekali. Sehingga kami ambil langkah, inilah jalur yang menyebabkan kepadatan Surabaya,” kata Usman. * cii, spi

Petugas Nakes RS tidak diperbolehkan masuk Kota Surabaya.


ekonomi-bisnis

minggu ke-304 8 - 14 JULI 2021

Penanganan Covid-19 Jadi Penentu

Ekonomi RI Kuartal III 2021 Berpotensi Negatif JAKARTA (GN) – Varian Delta Covid-19 membuat penyebaran kasus Indonesia cukup tinggi. Dengan kasus harian yang mencapai 30.000 per hari, pemerintah dihadapkan pada beberapa skenario untuk menekan penularan agar ekonomi di triwulan III dan IV 2021 tetap bisa tumbuh. Apabila kasus harian terus naik bahkan mencapai 40.000 per hari, pengetatan mobilitas akan ditingkatkan dan kalau itu terjadi akan berdampak pada perekonomian. “Ada dua hal yang dilakukan, seberapa ketat yang berarti mobilitas turun antara 30 persen sampai 50 persen dan seberapa lama. Apakah hanya 2 minggu, 1 bulan, bahkan bisa mencapai 2 bulan,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani pada acara Mid Year Economic Outlook 2021, Rabu (7/7/2021). Dijelaskannya bahwa saat ini 96 negara sudah terinveksi Covid-19 varian Delta. Virus tersebut menyebar 2 kali lebih cepat dari Covid-19 pertama kali ditemukan. Karena penularannya yang begitu cepat, negara yang terserang tersebut harus melakukan rencana ulang. Bahkan ada yang melakukan penutupan total (lockdown). Berdasarkan catatannya, Afrika Selatan pada 28 Juni melakukan lockdown dan Vietnam 2 minggu di Ho Chi Minh. Sedangkan negara tetangga seperti Bangladesh, Thailand, dan Malaysia juga melakukan hal serupa. “Ini menggambarkan Covid-19 akan jadi faktor yang menentukan dinamika dan perkembangan ekonomi di sebuah

Juni, Cadangan Devisa RI Naik Jadi 137,1 Miliar Dolar AS JAKARTA (GN) - Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2021 sebesar 137,1 miliar dolar Amerika serikat (AS). Posisi ini meningkat dibandingkan akhir Mei 2021, yang mencapai 136,4 miliar dolar AS. Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, posisi cadangan devisa Juni setara dengan pembiayaan 9,2 bulan impor atau 8,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. “Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan Erwin Haryono sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” kata Erwin di Jakarta, Rabu (7/7/2021). Peningkatan posisi cadangan devisa pada Juni 2021, dipengaruhi oleh penerbitan sukuk global pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa. Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai dan akan menjadi faktor penting bagi ketahanan eksternal ekonomi nasional. jef

Bandara Juanda Buka Layanan vaksinasi Aktivitas salah satu pelabuhan. Ekspor keluar negeri diperkirakan terdampak negatif, khususnya yang menjalani PPKM Darurat.

negara,” katanya. Sri Mulyani menjelaskan bahwa penanganan Covid-19 sangat bergantung pada bagaimana negara menanganinya. Terutama dikaitkan dengan kapasitas fasilitas kesehatan apabila kasus melonjak, seperti ketersediaan tempat tidur rumah sakit untuk isolasi. Termasuk kebijakan pengaturan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, dia meminta semua elemen bekerjasama dalam menekan penularan Covid-19. Sebelum terjadi lonjakan, Sri Mulyani memaparkan bahwa Indonesia sedang terjadi penguatan tren pemulihan, yaitu pada April dan Mei. Saat itu, purchasing manufactur index berada di level tertinggi. Kemudian, indeks konsumsi masyarakat adalah pada kondisi optimistis, di atas angka 100. Begitu pula pen-

jualan ritel hingga konsumsi listrik bisnis dan industri. Kondisi ini berlanjut hingga pertengahan Juni. Namun begitu terjadi lonjakan kasus, konsumsi masyarakat terjadi koreksi terutama di bidang transportasi, rekreasi, dan pakaian. Ekspor juga diperkirakan terdampak negatif, khususnya yang menjalani PPKM Darurat. “Jadi, untuk triwulan III dan IV ini sangat tergantung PPKM Darurat. Seberapa dalam mobilitas harus diturunkan untuk mencegah penularan dan seberapa lama. Ini bergantung pada disiplin kita semua,” jelas Sri Mulyani. Sementara itu Ekonom Samuel Sekuritas Lionel Priyadi menjelaskan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2021 dinilai berpotensi tumbuh negatif pada kisaran -1 persen hingga positif 1 persen jika PPKM Darurat terus berlanjut. Sebagaimana diketa-

hui, pemerintah menerapkan PPKM Darurat mulai dari 3 - 20 Juli 2021 untuk menekan kasus Covid-19 yang mengalami lonjakan dalam beberapa minggu terakhir. Lionel Priyadi memperkirakan butuh waktu tambahan kurang lebih sebulan untuk menurunkan jumlah kasus harian hingga tingkat yang aman untuk mulai memberlakukan relaksasi. Pasalnya, dari pengalaman India dan Chile, kasus harian Covid-19 masih tetap naik dan mencapai puncaknya dalam kurun waktu 3 hingga 4 minggu setelah diberlakukan lockdown. Lebih lanjut, menurutnya jika pemerintah terlalu cepat memberlakukan relaksasi, maka kasus harian akan berbalik naik dengan cepat dan kembali mencapai puncaknya. “Dalam skenario ini, perekonomian Indonesia di kuartal iII dipastikan tertekan dengan

PPKM Darurat, Pelindo III Jamin Kelancaran Arus Logistik di Pelabuhan

SURABAYA (GN) -BUMN operator pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III mendukung penuh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang ditetapkan oleh pemerintah sejak 3-20 Juli 2021. Hal itu diwujudkan dalam pengaturan kegiatan operasional agar tetap berjalan untuk menjamin kelancaran arus logistik yang melalui pelabuhan. Pelindo III juga memberlakukan bekerja dari rumah bagi sebagian karyawan yang membidangi administrasi. VP Corporate Communication Pelindo III Suryo Khasabu mengatakan pelabuhan merupakan

7

sektor kritikal yang bidang usahanya berkaitan dengan logistik. Dalam masa PPKM Darurat pelabuhan tetap beroperasi sebagaimana biasanya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Perseroan menjamin seluruh pengguna jasa akan tetap memperoleh pelayanan jasa kepelabuhanan sesuai kebutuhan masing-masing. “Pelabuhan di lingkungan Pelindo III tetap beroperasi untuk menjamin kelancaran arus logistik, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (7/7/2021).

Beragam upaya dilakukan perseroan untuk meminimalkan risiko penularan Covid-19. Salah satunya dengan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja bagi para petugas operasional. Dengan metode tersebut hanya karyawan yang memenuhi kriteria kesehatan yang dapat bekerja. Bagi karyawan operasional yang memiliki penyakit penyerta dan dinyatakan kurang sehat oleh Pelindo III diminta untuk istirahat. “Kami juga memastikan bahwa setiap petugas operasional kami di lapangan telah menerima vaksinasi Covid-19 dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan,” lanjut

Suryo.Perseroan juga melakukan pengetatan untuk pelayanan terminal penumpang kapal laut. Hanya calon penumpang yang memenuhi kriteria untuk perjalanan jarak jauh yang diperkenankan untuk memasuki terminal penumpang. Kriteria tersebut mengacu pada aturan pemerintah yakni sudah menerima vaksinasi Covid-19 dengan menunjukkan sertifikat vaksin, memiliki tiket kapal laut sesuai jadwal dan tujuan, menunjukkan hasil pemeriksaan antigen maupun RT PCR dengan hasil negatif dan diverifikasi oleh petugas kesehatan, serta tetap mengikuti protokol kesehatan.tis

prediksi terkontraksi -1 persen hingga tumbuh 1 persen,’ katanya dalam keterangan resmi, Rabu (7/7/2021). Dia pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 akan tumbuh pada kisaran 2,3 hingga 2,8 persen, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya sebesar 3,5 persen. Lionel menambahkan, beban fiskal dan utang pemerintah dipastikan naik untuk memberikan stimulus ekonomi. Pemerintah pun berencana menambah dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 225,4 triliun dari pagu anggaran saat ini sebesar Rp 699,43 triliun. “Sumber dana PEN dapat berasal dari realokasi anggaran serta menambah penerbitan SBN. Ada risiko melebarnya defisit anggaran melebihi target tahun ini sebesar 5,7 persen,” jelasnya. jef, tri, bis

SURABAYA (GN) - (ANTARA) - Bandara Internasional Juanda Surabaya membuka layanan sentra vaksinasi Covid-19 di area lobi gedung baru Terminal 1 dalam rangka kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali serta upaya mendukung program vaksinasi nasional. Pelayanan beroperasi mulai pukul 09.00 hingga 13.00. “Ini adalah aksi korporasi di mana Angkasa Pura 1 mendukung target pemerintah dalam mewujudkan target satu juta vaksin per hari pada Juli dan dua juta vaksin per hari pada Agustus 2021 dengan menyediakan sentra vaksinasi di 15 bandara, salah satunya di Bandar Udara Internasional Juanda,” kata General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Sidoarjo Kicky Salvachdie di Sidoarjo kemarin. Dengan adanya sentra vaksinasi di bandara akan memperluas dan mempermudah masyarakat, khususnya calon penumpang, untuk mendapatkan vaksin sehingga herd immunity berdasarkan vaksin dapat terwujud. Penyediaan sentra vaksinasi di Bandara Internasional Juanda ini, lanjut Kicky, juga untuk mendukung penerapan persyaratan protokol kesehatan pada masa PPKM Darurat, yang salah satu syarat perjalanan udara dalam negeri menuju dan dari Pulau Jawa serta Bali harus menunjukkan kartu vaksinasi dan hasil negatif tes PCR. “Selain tambahan layanan vaksinasi, kami juga sudah sediakan layanan swab test (tes usap) RT-PCR dengan biaya Rp 900 ribu untuk hasil keluar 1x24 jam. Tambahan layanan ini juga sebagai wujud respons perubahan syarat terbang dari Pulau Jawa yakni hasil negatif swab test PCR, bukan lagi menggunakan rapid test antigen,” tukasnya. ara

Utang Tembus Rp 500 Triliun, Erick Thohir Pastikan Manajemen PLN Tekan Capex JAKARTA - Utang PT PLN (Persero) mengalami peningkatan dalam 5 tahun terakhir. Saat ini utang PLN telah menembus Rp 500 triliun. Namun Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan utang PLN merupakan utang lancar (current liabilities). Meski begitu, pemegang saham meminta manajemen untuk menekan capital expenditure (capex) atau belanja modal sebesar 24%. Erick mengakui, dirinya telah berdialog bersama direksi PLN perihal utang perseroan yang menggunung tersebut. Hasilnya, manajemen bisa melakukan penghematan

Istimewa

Utang PLN mengalami peningkatan dalam 5 tahun terakhir tapi berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan kenaikan ini berbanding lurus dengan jumlah aset yang dimiliki oleh PLN.

sebesar Rp 24 triliun. “Saya rasa begini, saya rasa utang lancar itu ukan hutang yang jelek, karena itu saya pastikan ketika saya jadi Menteri BUMN, saya duduk dengan direksi PLN bahwa Rp 500

triliun ini kita pastikan ada tadi, yang namanya balance. Karena itu saya sudah meminta direksi untuk menekan capex PLN 24 persen itu adalah saving Rp 24 triliun,” ujar Erick, Rabu (7/7/2021). jef, ins

Gubernur Khofifah Minta Pemkab Mojokerto Tambah BOR 50%

MOJOKERTO (GN) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, memberi instruksi penambahan Bed Occupancy Rate (BOR) sebanyak 50% dari total yang ada, baik isolasi maupun ICU. Khofifah juga memerintahkan kesiapan alat kesehatan seperti tabung oksigen dan ventilator, dengan tenaga medis yang andal. Perintah ini disampaikan langsung, saat meninjau vaksinasi pencegahan Covid-19 di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan dilaksanakan di Pendapa Kantor Kecamatan Ngoro, Senin (5/7/2021) dengan dikawal langsung Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander. “BOR di Kabupaten Mo-

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati melihat proses vaksinansi di Kec Ngoro Kab Mojokerto, Senin (5/7/2021).

jokerto cukup tinggi. Harus ada percepatan penambahan. Tambahkan 50% dari total yang ada, lengkap dengan alkes beserta para nakes yang andal. Perawat dari waiting list, bisa kita maksimalkan untuk membantu. Lakukan briefing dulu dengan cermat,” kata Khofifah. Terkait vaksinasi, Gubernur Khofifah menyebut bahwa

Jawa Timur sampai saat ini tidak berhenti melaksanakan percepatan vaksinasi. Pada pantauan kali ini, Khofifah mengatakan bahwa target vaksinasi Jawa Timur mencapai 300 ribu. Maka dari itu, Kodam/V Brawijaya, Polda Jawa Timur hingga diikuti jajaran Kapolres, Kapolresta, Dandim, Bupati/Walikota hingga seluruh unit ke bawah,

diminta untuk terus menjalin koordinasi. “Per hari ini (Senin 5 Juli 2021), target vaksin kita adalah 300 ribu. Ini Jawa Timur ya, bukan Pemprov saja. Insyaallah hari ini Pemprov Jawa Timur dapat droping vaksin dari Jakarta, sesuai rekom 5 Juli kemarin. Akan kita drop ke Mojokerto juga segera. Kemarin juga sudah

ada lima kab/kota sudah habis vaksinnya. Maka dari itu, saya minta semua koordinasi. Semua harus all in one, termasuk masyarakat juga. Mohon taati semua aturan PPKM darurat demi keselamatan bersama,” tambah gubernur. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati pada laporan kepada Gubernur Khofifah, melaporkan bahwa Pemda

terus melaksanakan langkahlangkah konkret, tepat dan cepat dalam penanganan Covid-19. Bupati menjelaskan beberapa problem di lapangan salah satunya keterbatasan nakes. “Beberapa waktu lalu, Pak Wagub Jawa Timur datang ke Kabupaten Mojokerto, dengan memberi bantuan 10 ribu rapid antigen, sebagai senjata kami untuk tracing oleh tim surveilans puskesmas. Kami juga sudah siapkan tambahan bed, namun tenaganya yang kurang siap. Kami dibantu Kapolres dan Dandim 0815, juga sinergi dengan ulama,” terang Bupati Ikfina. Langit Kresna Janitra Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, pada keterangan tambahan

menginformasikan bahwa saat ini RSUD Prof dr Soekandar Mojosari sejak minggu lalu, telah melakukan penambahan 40 bed dari sebelumnya 60 bed, sehingga total 100. Rumah sakit swasta juga telah mendapat instruksi penambahan bed. Jumlah ventilator yang ada, saat ini tidak cukup maksimal meningat peningkatan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Mojokerto. Penambahan kasus tertinggi tercatat pada tanggal 1 Juli yakni 81 kasus, dan tanggal 2 Juli sebanyak 72, dan kasus aktif per 4 Juli sebanyak 563 kasus. Tim Satgas Covid-19 terus memaksimalkan tracing, dengan cakupan 30 orang kontak erat dari satu orang terkonfirmasi positif Covid-19. bas, adv


8

mojokerto - gresik-malang

Akses Utama Gresik ke Surabaya Ditutup

GRESIK (GN)- Jalan Veteran yang merupakan akses utama keluar masuk Gresik-Surabaya dan Jalan Wahid Hasyim yang ada di tengah kota Gresik ditutup selama PPKM darurat. Penutupan dilakukan untuk mengurangi mobilitas warga. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan penutupan dua jalan di Gresik selama PPKM Darurat diberlakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah Gresik. “Kegiatan penutupan Jalan Veteran dan Wahid Hasyim dalam rangka PPKM darurat yakni pengendalian mobilitas masyarakat yang akan memasuki Kota Gresik,” kata Yanto Mulyanto, Rabu (7/6/2021). Untuk Jalan Veteran, penutupan diberlakukan mulai Rabu (7/7/2021). Penutupan dilakukan mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Penutupan dilakukan mulai simpang empat Nippon Paint hingga simpang empat Sentolang. Sementara Jalan Wahid Hasyim yang ada di kawasan AlunAlun Gresik, penutupan akan diberlakukan mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. “Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat bahwa PPKM Darurat telah diberlakukan dan agar dapat mematuhi peraturan yang berlaku,” kata Yanto. Saat hari pertama penutupan di Jalan Veteran, Yanto mengatakan sempat terjadi kepadatan. Namun kepadatan arus oleh polisi dialihkan ke Jalan Mayjen Sungkono. “Sempat padat, utamanya dari arah Jalan Romokalisari

Menyasar 21 Ribu Anak Usia 12-17 Tahun

GN/Istimewa

kg. Begitu juga dengan bawang merah, yang semula Rp20 ribu kini naik jadi Rp25 ribu per kg. “Ya meresahkan, apalagi pandemi seperti sekarang,” katanya. Senada disampaikan Asmuriyati, warga lainnya. Menurut dia, harga ikan juga mengalami kenaikan hingga 50 persen sejak beberapa hari terakhir. Ikan Mujair yang biasanya seharga Rp20 ribu per kg kini naik jadi Rp30 ribu dan ikan Bandeng yang biasanya seharga Rp25 ribu naik jadi Rp35 ribu per kg. “Kenaikkan ini baru beberapa hari lalu dan cukup meresahkan. Karena selain ikan sejumlah bahan kebutuhan juga naik,” ungkap warga Kecamatan Panceng ini. Sementara itu, Pemkab Gresik memastikan sejumlah tempat wisata dan wisata religi

Stok Oksigen, Masker, Obat, di Kota Malang Langka

KOTA MALANG (GN)-Stok oksigen di Kota Malang menipis, tabung oksigen kian sulit dicari. Bukan hanya itu, ketersediaan masker dan obat-obatan juga mengalami kelangkaan. Wali Kota Malang, Sutiaji usai melakukan inspeksi mendadak bersama Forkopimda di sejumlah agen tabung oksigen, apotek, dan juga rumah sakit, Rabu (7/7/2021). “Untuk oksigen masih tersedia, meskipun stok menipis. Hanya persoalan tabung, memang kurang. Saya kira nasional, karena impor,” kata Sutiaji.Sutiaji mengungkapkan kebutuhan oksigen di rumah sakit rujukan sudah cukup tinggi. Ia mencontohkan RS Lavalette membutuhkan 6 ribu liter oksigen per harinya. “Ini yang harus diwaspadai untuk semuanya. Kalau sudah langka, terus gimana lagi. Maka, yang bisa menyelesaikan ini adalah masyarakat. Bahwa ini sudah darurat,” tegas Sutiaji. Sutiaji juga mencatat adanya kelangkaan stok masker. Meskipun ada penyedia yang memiliki, itupun stoknya terbatas.“Yang berikutnya berkaitan dengan oksimeter, sudah ada kelangkaan. Jadi penyedia satu

sudah ga ada, yang satu ada, cuma terbatas,” tuturnya. Sementara ketersediaan suplemen serta obat-obatan untuk penanganan COVID-19 juga mengalami hal sama. Sutiaji menyebut, kelangkaan bukan dikarenakan ada penimbunan stok, melainkan ketersediaan barang dari suplier kosong. “Suplemen itu saja sudah mulai kelangkaan, obat-obatan juga demikian. Langka itu bukan karena ada usaha penyedia menahan, tidak. Tapi ini memang karena barang dari supplier sudah tidak ada,” sebut Sutiaji. “Kepada masyarakat supaya hati-hati. Kalau kita sekarang PPKM darurat, harus ditaati. Karena bukan hanya memikirkan dirinya tapi memikirkan bangsa dan masyarakat sekitarnya,” pungkasnya. Sementara itu Pemerintah Kota Malang berencana mendirikan rumah sakit darurat baru untuk menangani pasien Covid-19. Hal ini sebagai solusi atas kasus Covid-19 yang terus bertambah dan membuat bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan penuh. ins,kpc

tidak beroperasi selama PPKM Darurat. Penutupan tempat itu bukan hanya slogan, namun patuh terhadap aturan PPKM Darurat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pihaknya bersama forkopimda telah melakukan sidak di mal dan tempat pariwisata taat aturan. “Kebetulan di Gresik banyak desa wisata atau desa mandiri yang menjadi perhatian kita. Memang plus minus desa bisa mandiri. Tetapi dalam keadaan darurat ini kita sepakat melaksanakan PPKM Darurat. Tidak hanya slogan saja. Mereka sudah sepakat untuk menutup sementara,” kata Fandi Akhmad Yani. Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik menambahkan, pihaknya menyakini para pelaku

desa wisata dan tempat wisata di Gresik patuh. Sebab menurutnya sosialisasi dilakukan sebelum PPKM Darurat diberlakukan. “Insya Allah mereka mentaati, karena sebelum kita melaksanakan PPKM Darurat kita ajak musyawarah terkait sosialisasi sebelum PPKM Darurat itu dilakukan menerima semua,” ungkap Gus Yani. Selain tempat wisata, jelas Gus Yani, wisata religi di Kabupaten Gresik yakni dua makam Wali Songo Sunan Malik Ibrahim dan Sunan Giri, ditutup sementara. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengurus yayasan kedua wisata religi tersebut. “Dengan pengurus yayasan sepakat ditutup sementara, karena kondisinya (COVID-19) sangat darurat,” tandasnya. dtc,trb

Wali Kota Malang Ingin Semua Divaksin

MALANG (GN)-Wali Kota Malang Sutiaji membagikan lokasi dan jadwal vaksinasi Covid-19 pada Juli 2021. Pemerintah mengupayakan percepatan vaksinasi selama penerapan PPKM darurat ini. Berdasar data yang terhimpun, vaksinasi Covid-19 Kota Malang telah mencapai 43,75 persen atau sudah lebih dari 259 ribu orang telah divaksin. Wali Kota Sutiaji juga menegaskan siapapun berhak menerima vaksin. “Kami paham Kota Malang ini tempat berkumpulnya orang dari berbagai macam kota dan daerah, jadi siapapun yang ada di Kota Malang berhak mendapatkan pelayanan vaksin seperti seharusnya demi keselamatan diri dan banyak orang,” ujar Wali Kota Malang melalui unggahan instagram @sam. sutiaji, Rabu (7/7/2021). Sutiaji pun membagikan beberapa titik lokasi vaksinasi gratis di wilayah Kota Malang. “Monggo untuk warga Kota Malang yang masih belum mendapatkan vaksin, saya sudah share titik- titik lokasi yang bisa dimanfaat-

8 - 14 JULI 2021

VAKSINASI ANAK

Jalan Veteran tampak dari udara. Dalam rangka menekan penularan Covid-19. Jalan utama penghubung Gresik dan Surabaya ini ditutup.

(Surabaya). Namun langsung kita alihkan ke Jalan Mayjend Sungkono,” tandas Yanto. Sementara itu, pemberlakukan PPKM darurat membuat harga sejumlah kebutuhan pokok di Gresik naik hingga 50%. Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Gresik, , mulai naik sejak beberapa hari terakhir. Kenaikan harga yang mencapai 50 persen ini meresahkan. Apalagi, kenaikan harga terjadi saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. “Iya sejak beberapa hari lalu harga sebagian kebutuhan naik,” keluh Nuraini, ibu rumah tangga di Kecamatan Dukun, Gresik. Seperti harga tomat yang semula seharga Rp2.000 seperempat kilogram (kg) kini naik menjadi Rp3.000 per 1/4

minggu ke-304

kan untuk vaksinasi, boleh dicatat tanggal dan lokasinya,” lanjutnya. Dia pun mengapresiasi tingginya antusias masyarakat Malang yang ingin melakukan vaksinasi. “Terima kasih saya ucapkan kepada warga kota Malang atas tingginya antusiasme terhadap vaksinasi, mohon doa dan dukungannya terus agar kami pemerintah kota Malang bisa mengupayakan yang terbaik untuk panjenengan semua,” ungkapnya.smi Berikut lokasi dan jadwal pelayanan vaksin di Kota Malang. 1.Puskesmas Kedungkandang Jadwal:Hari Senin dan Kamis 2. Korem 083/Baladhika Jaya Jadwal: 10-11 Juli 2021 Lokasi: Lapangan Rampal 3. Puskesmas Kendalkerep Jadwal: 5-10 Juli 2021 Lokasi: Puskesmas Kendalkerep, Sulfat, Kota Malang 4. RSI Unisma Jadwal 1-10 Juli 2021 Lokasi: Poli imunisasi, lantai 5 RSI Unisma

MOJOKERTO (GN)–Vaksinasi anak usia 12 tahun sampai 17 tahun di Kota Mojokerto menyasar 21 ribu anak. Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kota Mojokerto menyebutkan, dari 21 ribu anak tersebut sebanyak 9.521 merupakan siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, ada sebanyak 9.521 siswa baik SMP Negeri maupun swasta di Kota Mojokerto. “Data siswa SMP Negeri dan Swasta se Kota Mojokerto sebanyak 9.521 siswa. Baik siswa asal Kota Mojokerto maupun luar,” ungkapnya, Rabu (7/7/2021). Masih kata Amin, sementara jumlah keseluruhan vaksinasi anak yakni anak usia 12 tahun sampai 17 tahun yang bersekolah di Kota Mojokerto ada sebanyak 21 ribu. Vaksinasi anak ini dimulai tanggal 7 Juli sampai 27 Juli 2021 dan pelaksanaan vaksinasi digelar di masing-masing sekolah. “Yang di Kantor Kejaksaan Negeri ini tadi, adalah siswa dari SMPN 1. Karena jumlah siswa di SMPN 1 ada sebanyak 500 siswa, sehingga 200 siswa dilakukan vaksinasi di Kantor Kejaksaan Negeri, sementara sisanya yakni 300 siswa di SMPN 1. Untuk yang lain digelar di masing-masing sekolah,” katanya. Sekedar diketahui, jumlah SMP Negeri di Kota Mojokerto ada sembilan dan SMP swasta sebanyak tiga sekolah. Jumlah SMA Negeri ada tiga sekolah dan SMA swasta sebanyak tujuh sekolah. Sementara untuk SMK Negeri ada dua sekolah dan SMK swasta ada lima sekolah. Vaksinasi itu ditinjau Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Walikota mengatakan vaksinasi anak itu sebagai upaya menciptakan herd immunity bagi masyarakat khususnya remaja usia 12 hingga 17 tahun. “Ini ditujukan untuk pelajar SMP dan SMA di seluruh Kota Mojokerto tanpa terkecuali. Ini berbasis sekolah bukan domisili. Jadi meskipun dia bukan warga kota asal sekolahnya di kota pasti ikut terdata,” ujarnya. Dia menyebutkan sesuai data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto jumlah sasarannya sebanyak 21 ribu anak. “Per harinya kita bagi 800 sasaran, sehingga pada akhir bulan Agustus kita targetkan rampung,” cetusnya.dtc,bjt

Tabung Oksigen

Pastikan Ketersediaan di RS Rujukan Covid-19 Tercukupi MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Tim Satgas Covid-19 melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) terkait ketersediaan tempat tidur isolasi dan stok oksigen di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19, Selasa (6/7/2021). Ning Ita sapaan Walikota Mojokerto, menuturkan ketersediaan tempat tidur di dua rumah sakit rujukan Covid-19 tersebut sudah penuh sehingga akan dilakukan penambahan. “Ketersediaan tempat tidur RS Wahidin Sudiro Husodo kapasitas sebanyak 133 Bed, RSU Rekso Waluyo dan RS Gatoel total bed sebanyak 19 dan 91 bed semuanya sudah penuh,” ungkapnya, Selasa (6/7). Sedangkan, lanjut dia, pihaknya memastikan ketersediaan oksigen di rumah sakit rujukan masih mencukupi lantaran memiliki kapasitas tabung yang lebih besar. “Tiga rumah sakit rujukan Covid-19 memakai oksigen sentral yang sudah tersistem sehingga saat dibawah 50 persen maka akan segera di isi oleh supliernya PT.Samator,” ucap Ning Ita.Wakil Direktur Pelayanan Medis RSU Gatoel, Anggraina Puspita menjelaskan, pihaknya rutin isi ulang tabung oksigen untuk kebutuhan yang meningkat seiring lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Mojokerto. “Tadinya sebelum Pandemi empat hari sekali namun setiap hari kita lakukan isi ulang karena penggunaanya meningkat,” terangnya. Dikatakannya, adapun kapasitas tabung oksigen sentral di RSU Gatoel yaitu sebanyak 4,5 juta liter dan 70 persen di antaranya dipakai perawatan pasien Covid-19. “Pasien normal kebutuhan oksigen normal enam liter perhari sedangkan pasien covid-19 dua kali lipat sekitar 12 liter,” pungkasnya.trb

Sempat Buat Warga Takut, Buaya Sungai Sadar Akhirnya Tertangkap MOJOKERTO (GN)-Warga pencari ikan di sungai Sadar menangkap seekor buaya yang beberapa waktu ini diketahui ada di Sungai Sadar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Buaya berukuran kurang lebih dua meter ditangkap warga setelah tersangkut jala pencari ikan sapu-sapu di Sungai Sadar. Sujoko, pencari ikan warga Dusun Wonoayu, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, mengakap buaya tersebut dibantu dengan 2 orang pencari ikan lain. Ia mengaku saat itu dia beberapa kali menebar jala mencari ikan sapu-sapu untuk pakan ternak bebek, Selasa (6/7/2021) sekitar pukul 16.00

WIB. Sujoko mengaku sempat merasa was-was karena ia merasakan sesuatu tak lazim yang tersangkut di jalanya. Bener saja ternyata bukan ikan yang ia didapat justru seekor buaya berukuran besar. Kemudian, dia meminta tolong dua rekannya sesama pencari ikan untuk membantunya menangkap buaya. Khawatir terlepas ia melempar satu jala lagi ke arah badan buaya tersebut. Setelah berhasil ditangkap, buaya itu kemudian diikat tali tambang pada bagian kaki dan mulut ditempatkan di areal persawahan samping sungai. “Ya saya tidak sengaja menangkap buaya itu karena kebetulan tersangkut jala saat mencari ikan,” ungkapnya,

Pencari ikan menangkap buaya di Sungai Sadar.

Rabu (7/7/2021). Menurut dia, buaya berjenis kelamin jantan itu belum pernah muncul di Sungai Sadar tepatnya di Desa Kepuhanyar. “Baru pertama kali ini ada buaya di Sungai Sadar bahkan bisa sampai menangkapnya,”

terangnya. Masyarakat setempat telah melaporkan terkait penangkapan buaya pada Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. Jika bagi warga Kepuhanyar

GN/Istimewa

penampakan buaya di Sungai Sadar ini merupakan pertama kalinya, tapi penampakan buaya sebelumnya diketahui warga Dusun Toyorono, Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Warga melihat keberadaan

buaya di awal Juni lalu atau tepatnya pada tanggal 7 juni 2021. Bahkan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur kini telah berada di lokasi untuk memantau kemunculan buaya tersebut. Berdasarkan keterangan warga setempat, penampakan buaya itu diketahui ketika muncul di permukaan air Kali Sadar tersebut. Buaji (55) petani setempat mengatakan dia sempat melihat penampakan seekor buaya berukuran kurang lebih sekitar 2,5 meter di tepi Sungai Sadar, pada Senin (7/6/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Masyarakat menduga kemunculan buaya ini lantaran kondisi air di sejumlah aliran

sungai Brantas tercemar limbah. Banyak ikan-ikan mati akibat terkena limbah tersebut. Karena itulah, disinyalir hewan aligator ini berpindah tempat dari Sungai Brantas menuju ke tempat lebih tinggi di Sungai Sadar. “Di Sungai Brantas tidak jauh dari sini airnya bau terkena limbah ikan-ikannya mati, mungkin karena itu buaya berpindah dan muncul di Sungai Sadar,” ucap Buaji. Menurut dia, buaya jarang menampakkan diri di sungai apalagi dekat lingkungan pemukiman penduduk. Kemunculan buaya biasanya saat pergantian musim dan sungai tercemar. “Kemungkinan air sungai tercemar karena buaya jarang muncul di Sungai Sadar,” jelasnya.trg


nasional

minggu ke-304 8 - 14 JULI 2021

LANGGAR PPKM DARURAT

Dua Bos Jadi Tersangka

JAKARTA (GN) - Polisi tak pandang bulu menerapkan aturan PPKM Darurat. Polda Metro Jaya menindak dua perusahaan di luar sektor esensial dan kritikal yang melanggar PPKM darurat. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dari dua perusahaan tersebut. Salah satu perusahaan tersebut berinisial PT DPI. Perusahaan yang berlokasi di Tanah Abang, Jakarta Pusat, ini diketahui nekat meminta karyawan tetap masuk ke kantor walau bukan termasuk perusahaan esensial dan kritikal. “Satgas Gakkum telah

melakukan pengecekan dan kemarin amankan dua perusahaan. Pertama, PT DPI di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kita amankan 9 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (7/7/2021). Ke-9 orang tersebut kemudian diperiksa secara intensif di Polda Metro Jaya. Hasilnya, polisi menetapkan dua tersangka dari kasus tersebut. Sebelumnya sebanyak 103 perusahaan non-esensial di DKI ditindak karena melanggar PPKM Darurat

Kedua tersangka itu diketahui merupakan petinggi perusahaan PT DPI. Keduanya dianggap paling bertanggung jawab karena membiarkan karyawannya tetap masuk kantor di tengah aturan PPKM darurat. “Ada dua tersangka inisial ERK ini direktur utamanya. Kedua, AHV, ini manajer HR dari PT DPI ini,” ungkap Yusri. Perusahaan kedua yang dikenai tindak pidana berinisial PT LMI, yang beralamat di Sudirman, Jakarta Selatan. Saat dilakukan penggerebekan, polisi mengamankan

5 orang di lokasi perusahaan itu. Polisi kemudian melakukan pengembangan dari kelima orang tersebut. Satu orang dengan posisi CEO perusahaan ditetapkan sebagai tersangka. Lebih lanjut Yusri mengatakan penindakan kepada perusahaan di luar sektor esensial dan kritikal yang tetap beroperasi akan terus dilakukan. Dia pun meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan kasus tersebut jika menemukan temuan serupa. Ketiga tersangka tersebut

kini masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Ketiganya dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 juncto Pasal 55 dan 56 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Ketiganya dipidana satu tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya mengungkapkan ada 103 perusahaan non-esensial/kritikal di Jakarta yang melanggar PPKM darurat. Sesuai ketentuan, perusahaan non-esensial seharusnya menerapkan 100% work from home (WFH). * det,wis

RI-Rusia Akan Produksi Vaksin

JAKARTA (GN) - Indonesia dan Rusia sepakat lebih meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai bidang, khususnya bidang kesehatan, perdagangan, investasi, pendidikan, dan keamanan. Hal tersebut menjadi pokok-pokok kesepakatan dalam pertemuan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno L.P. Marsudi dengan Menteri Luar Negeri Federasi Rusia Sergey Lavrov di Jakarta Selasa (6/7/2021). “Rusia adalah salah satu mitra terpenting Indonesia, khususnya di kawasan Eropa Timur”, kata Menlu Retno dalam pernyataan pers bersama kedua Menlu dan ditanggapi oleh Menlu Lavrov yang juga menegaskan bahwa Indonesia sebagai mitra terpenting Rusia di kawasan Asia. Dalam kerja sama kesehatan, kedua pihak sepakat mendorong finalisasi perjanjian antara Kementerian Kesehatan kedua negara. Menlu Retno juga sampaikan kerja sama penanggulangan Covid-19, antara lain pengadaan vaksin Sputnik V, donasi kemanusiaan pemerintah

Rusia, serta kerja sama jangka menengah untuk melakukan produksi vaksin di Indonesia. Kerja sama pengadaan vaksin telah diawali oleh kunjungan Kepala BPOM ke pusat produksi Sputnik V di Moskow. Dalam kunjungan pada bulan Juni 2021 ini juga disepakati kerja sama antara lembaga pengawas obat dan makanan kedua negara. Kedua Menlu sepakat untuk meningkatkan berbagai upaya mewujudkan target perdagangan bilateral Indonesia-Rusia menjadi US$ 5 miliar seperti disepakati pemimpin kedua negara. Kedua Menlu juga sepakat percepat proses perundingan Perjanjian Perdagangan Indonesia-Eurasian Economic Union (EAEU), di mana Rusia merupakan bagian dari EAEU sehingga jumlah penduduk keseluruhan mencapai 450 juta jiwa. Di samping proyek refinery, Rusia juga berminat investasi di bidang energi, infrastruktur, termasuk dalam pengembangan ibu kota baru Indonesia. Menlu Retno dan Menlu Lavrov membahas rencana

Menlu Retno L.P. Marsudi saat jumpa pers bersama Menlu Federasi Rusia Sergey Lavrov di Jakarta Selasa (6/7/2021).

kunjungan Presiden Putin pada saat yang tepat. Kedua pihak menyepakati untuk mempersiapkan dokumen kerja sama kemitraan strategis yang akan ditandatangani pada saat kunjungan Presiden Rusia ke Indonesia, di samping 27 perjanjian lainnya di berbagai sektor untuk meningkatkan kemitraan pada tingkat strategis. “Kami terus membahas persiapan usulan kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke

Indonesia, sambil menunggu waktu yang tepat untuk kunjungan tersebut,” kata Menlu Retno. Kedua Menlu juga membahas kerja sama pendidikan. Menlu Retno apresiasi perhatian pemerintah Rusia atas keselamatan mahasiswa Indonesia di Rusia selama pandemi dan mengharapkan akses masuk mahasiswa Indonesia yang masih belum dapat kembali ke Rusia karena pandemi, termasuk mahasiswa baru penerima

beasiswa pemerintah Rusia. Menanggapi hal tersebut, Menlu Rusia menyampaikan akan memperhatikannya. Menlu Retno dan Menlu Lavrov juga membahas isuisu regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama. Isu-isu tersebut antara lain isu Myanmar, situasi di Timur Tengah, kerja sama Indo-Pasifik, dan keketuaan Indonesia pada G20 tahun depan. gas

9 1.100 Dosis Vaksin Untuk Keluarga Besar Kementerian ESDM di Cepu

SUASANA vaksinasi massal di Grha Oktana, kompleks Kampus PEM Akamigas Cepu.

BLORA (GN) - Pemerintah Kabupaten Blora Jawa Tengah, mendistribusikan 1.100 dosis untuk keluarga besar Kementerian ESDM di wilayah Cepu. Dua institusi Kementerian ESDM yang menjadi sasaran percepatan vaksinasi yakni Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas dan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas).elaksanaan vaksinasi massal ini di pusatkan di di Grha Oktana, kompleks Kampus PEM Akamigas Cepu. Selama dua hari, (6 - 7/7/2021) acara ini melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas Cepu dan Puskesmas Ngroto, dibantu nakes dari klinik PEM dan PPSDM. “Alhamdulillah keluarga besar Kementerian ESDM yang ada di Cepu ini bisa ikut mendukung percepatan vaksinasi. Hari ini dimulai dan tampak teratur, dibuat system shif sehingga tidak bergerombol,” ujar Bupati Blora, Arief Rohman saat berada di lokasi, Rabu (7/7/2021). Menurut Bupati Arief, vaksinasi ini berkat kerjasama Dinkes Kabupaten Blora dengan Dinkes Provinsi Jawa Tengah. “Bulan lalu saat Pak Gubernur berkunjung ke Cepu meminta agar proses vaksinasi bisa terus dilakukan. Sehingga kita sampaikan bahwa di Cepu ada PEM Akamigas dan PPSDM Migas , dua lembaga dibawah Kementerian ESDM yang memiliki banyak mahasiswa, peserta diklat hingga pendidik dan dosen. Akhirnya beliau merespon,” ujar Bupati Arief. Dia berharap antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi ini bisa terus ditingkatkan. Agar bisa lebih banyak lagi yang tervaksin sehingga dapat mengurangi potensi penularan pandemi Covid-19. Sementara itu, Direktur PEM Akamigas, Prof. Dr. RY. Perry Burhan, M.Sc mengucapkan terimakasih kepada Bupati Blora dan Pemprov Jateng yang telah memberikan perhatian kepada keluarga besar akademisi dan mahasiswanya, sekaligus PPSDM Migas. “Kali ini kami dapat 1100 dosis yang kita bagi menjadi dua hari pelaksanaan. Satu hari Selasa sebanyak 550 vaksin untuk PEM Akamigas mulai dosen ,akademisi, hingga mahasiswa yang tinggal di asrama. Hari kedua sisanya 550 dosis untuk keluarga besar PPSDM Migas. Lokasinya sama di Grha Oktana,” jelas Prof Perry. Untuk menghindari kerumunan, dalam sehari 550 dosis diatur per jam dishif 100 dosis untuk 100 orang. Setiap shif dijeda 10 menit untuk istirahat sehingga tidak memunculkan kerumunan karena dalam satu jam 100 orang berjalan mengalir datang silih berganti. rno

internasional

China Lockdown Kota Dekat Myanmar BEIJING (GN)-China menerapkan penguncian wilayah (lockdown) total di Ruili, kota kecil yang berbatasan langsung dengan Myanmar, akibat gelombang keempat penularan Covid-19. Lockdown Ruili mulai berlaku sejak awal pekan ini. Pihak berwenang China memerintahkan penduduk Ruili, kota kecil di Provinsi Yunnan, mengisolasi diri di rumah masing-masing dalam beberapa hari ke depan. Selain perintah diam di rumah, pihak berwenang China juga menutup seluruh bisnis dan sekolah. Namun, beberapa pasar, supermarket, apotek, hingga rumah sakit tetap diizinkan buka. Pemerintah Ruili akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh penduduk di kota itu. Aparat juga melarang warga melakukan perjalanan yang tidak penting hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pemerintah pun hanya mengizinkan satu anggota keluarga dari setiap rumah tangga bepergian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari meski tetap dengan izin selama masa lockdown. Setiap warga yang ingin meninggalkan Kota Ruili harus menunjukkan hasil negatif tes virus corona dalam 72 jam terakhir. “Ruili akan terus memperkuat langkahlangkah pengendalian perba-

Warga kota Ruili menunggu tes swab sementara pemerintah china melakukan lockdown

tasan. Kami akan menindak keras kegiatan lintas batas ilegal,” kata Ketua Partai Komunis Ruili, Zhai Yulong, dalam jumpa pers pada Rabu (7/7). Lockdown diterapkan setelah pemerintah Yunnan melaporkan 15 kasus infeksi corona baru pada Selasa (6/7). Seluruh kasus itu berada di Ruili dan berasal dari transmisi lokal. Dari 15 kasus corona tersebut, tiga di antaranya adalah warga negara China dan sisanya merupakan warga Myanmar, termasuk dua anak-anak. Sejauh ini, tujuh dari 15 kasus Covid-19 tersebut memiliki urutan genom yang sangat

mirip dengan varian Delta. Kota Ruili juga mencatat tiga kasus Covid-19 berturutturut pada 4 dan 5 Juli. Penguncian wilayah ini merupakan yang kedua kali diterapkan di Kota Ruili dalam empat bulan terakhir akibat kasus corona impor. Wabah Covid-19 di Ruili dinilai menjadi salah satu tantangan pemerintah China. Kota dengan 210 ribu penduduk itu adalah titik transit utama yang menghubungkan China dengan Kota Muse di Myanmar. Muse merupakan salah satu titik kerusuhan sejak kudeta militer berlangsung 1 Februari lalu. Pemerintah China pun

khawatir Ruili menjadi salah satu tujuan pengungsi Myanmar kabur dari kerusuhan di negaranya. Selain di Ruili, Provinsi Yunnan juga melaporkan dua infeksi Covid-19 baru tanpa gejala pada Selasa (6/7) yang terdiri dari satu warga China dan satu warga Myanmar. Satu kasus Covid-19 tanpa gejala juga terdeteksi di China pada awal Juni ini. Pasien tersebut diketahui baru pulang dari Myanmar. Wabah terbaru Covid-19 juga sempat menyerang Provinsi Guangdong selatan pada Mei hingga Juni lalu dengan didominasi kasus varian Delta. cnn

Program Vaksinasi Singapura Tak Akui Sinovac SINGAPURA (GN)-Pemerintah Singapura tidak mengakui vaksin Covid-19 buatan perusahaan China, Sinovac, dalam program vaksinasi nasional. Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan bahwa dengan keputusan ini, setiap warga yang telah mendapat suntikan vaksin Sinovac tak dianggap dalam data jumlah vaksinasi nasional. “Angka vaksinasi nasional hanya mencerminkan mereka yang divaksinasi di bawah program vaksinasi nasional,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Singapura, Rabu (7/7/2021). Dengan demikian, Singapura hanya menghitung warga yang telah divaksinasi menggunakan vaksin Moderna dan PfizerBionTech/Cominarty. Berdasarkan dataourworldindata.org, sejauh ini sebanyak 3,7 juta warga dari total 5,9 juta penduduk Singapura setidaknya telah menerima satu dosis vaksin Covid-19 Pfizer atau Moderna. Sebanyak, 2,16 juta atau 37,8 dari total penduduk Singapura juga sudah menerima vaksinasi lengkap. Singapura mengandalkan dua vaksin buatan Amerika Serikat itu lantaran berdasarkan uji klinis tingkat efikasinya melebihi 90 persen. Sementara itu, Sinovac menunjukkan tingkat kemanjuran yang jauh lebih rendah, yakni antara 50,4 persen hingga 90 persen. Namun sejauh ini, lebih dari 170 ribu penduduk Singapura telah menerima satu dosis vaksin Sinovac. Sampai saat ini, Singapura masih menunggu sejumlah data penting dari Sinovac terkait vaksin CoronaVac buatannya. Karena itu, negara kota itu tidak memasukkan Sinovac dalam program vaksinasi nasional. .cnn

Pecah Rekor, Korsel Bakal Perketat Pembatasan SEOUL (GN)-Korea Selatan mencatat rekor Covid-19 tertinggi dalam enam bulan belakangan dengan laporan 1.212 kasus baru selama 24 jam terakhir hingga Rabu (7/7/2021). Mereka pun bakal memperketat aturan pembatasan selama pandemi. Perdana Menteri Korea Selatan, Kim Boo-kyum, mengatakan pemerintah akan mengambil keputusan mengenai pengetatan aturan jarak sosial dalam beberapa hari ke depan. “Jika situ-

asinya tak terkendali usai pemantauan yang dilakukan selama dua hingga tiga hari, kami tidak punya pilihan selain memberlakukan yang paling ketat dari semua tingkat jarak sosial,” kata Kim. Ledakan kasus Covid-19 di Negeri Ginseng dipicu kemunculan varian Delta. Kim menyebut virus itu menyebar dengan cepat di kelompok usia 20-an dan 30-an yang tidak divaksin. Ia pun menyarankan warganya untuk melakukan

tes Covid-19 terlebih dahulu sebelum menerima suntikan vaksin. “Untuk melindungi bukan hanya diri Anda, tapi semua orang di keluarga, teman, sekolah, dan negara Anda,” ucapnya sebagaimana dikutip Reuters. Selain aturan pembatasan, Korsel juga memperketat tracing. Juru bicara kepresidenan, Park Kyung-mee, mengatakan bahwa Presiden Moon Jae-in mengerahkan militer untuk membantu melakukan penelusuran kontak. cnn


mataraman

10

NEKAT LAYANI MAKAN DI TEMPAT

2 Rumah Makan Ditutup MADIUN (GN) – Sikap tegas dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bagi pemilik usaha kuliner yang melanggar aturan PPKM Darurat. Tidak main-main, selama pelaksanaan PPKM Darurat, Pemkot Madiun telah menutup dua rumah makan yang melayani makan di tempat. Sesuai aturan, seluruh rumah makan, warung, dan restoran dilarang membuka layanan makanan di tempat selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Jika tempat usaha tersebut masih melayani masyarakat untuk makan di tempat, akan langsung ditutup selama tiga hari. Pemilik warung maupun pengunjung yang makan di tempat harus menjalani tes cepat antigen. “Kami terpaksa menutup dua warung makan sampai tanggal 9 Juli karena mereka nekat membuka layanan makan di tempat di masa PPKM Darurat. Padahal sudah disosialisasikan selama PPKM Darurat tidak aktivitas makan di tempat bagi usaha warung makan, rumah makan ataupun restoran,” kata Wakil Wali Kota Madiun Inda

Petugas memasang label penutupan warung makan yang melayani makan ditempat.

Raya Ayu Miko Saputri, Rabu (7/7/2021). Berdasarkan hasil tes antigen terhadap pemilik dan pembeli di warung makan itu, satu orang dinyatakan reaktif. Warga yang reaktif itu dibawa ke asrama haji untuk menjalani isolasi mandiri. Inda Raya mengatakan, pelanggaran itu ditemukan saat Satgas Covid-19 Kota Madiun menggelar operasi

yang menyasar angkringan, warung makan, dan restoran. Saat mengecek ke rumah makan, petugas menemukan adanya aktivitas makan di tempat tidak diperbolehkan selama PPKM Darurat tersebut. Ia menuturkan selama PPKM Darurat aktivitas jualbeli hanya diperbolehkan pesan bawa pulang atau take away. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kerumunan. Ia

menambahkan selama PPKM Darurat, tim satgas akan turun ke lapangan untuk menertibkan baik siang maupun malam. Langkah itu dilakukan untuk memberikan pemahaman sekaligus sanksi bagi pelanggar sebagai efek jera. Karenanya, pihaknya berharap masyarakat semakin mematuhi aturan yang berlaku selama PPKM Darurat.

Pasalnya sampai saat ini penularan Covid-19 masih terus terjadi. Putri mantan Wali Kota Madiun, Kokok Raya ini menginginkan, masyarakat sadar dan patuh dengan sendirinya tanpa harus ada pengawasan. Pasalnya kedisiplinan, kepatuhan dan kesadaran mengikuti aturan menjadi hal yang penting untuk pengendalian Covid-19. kcm

PJU Kediri-Tulungagung 5 Penjuru Perkotaan Nganjuk Ditutup Dipadamkan

Petugas kepolisian menjaga pintu masuk ke Kabupaten Nganjuk.

KEDIRI (GN) – Para pengguna jalan yang hendak bepergian menuju Kediri, dan Tulungagung pada malam hari selama PPKM Darurat tampaknya harus ekstra hatihati. Pasalnya, dua kabupaten yang lokasinya berjejeran ini sepakat memutuskan PJU di jalur-jalur protokol mulai 3-20 Juli 2021. “Kami pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU) di lima rute jalan mulai pukul 20.00 WIB hingga 03.00 WIB dini hari,” kata Kepala Dinas Perkim Kota Kediri, Hadi Wahjono, Rabu (7/7/2021). Ia mengungkapkan, lima rute jalan tersebut meliputi (rute pertama) Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Jalan Erlangga, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Brawijaya, (rute dua) Jalan Teuku Umar sampai Jalan

Imam Bonjol, (rute tiga) Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Pattimura, Jalan Yos Sudarso, (rute empat) Jalan Pemuda, Jalan Joyoboyo, Jalan Kilisuci, dan (rute lima) Jalan Dhoho sampai Jalan Panglima Besar Sudirman. Hadi mengatakan, pemadaman telah dimulai Senin (5/7/2021). Pihaknya bersama dengan Wali Kota Kediri dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 juga langsung melakukan pemantauan dan evaluasi. Dari hasil evaluasi, didapati upaya ini dinilai efektif untuk mengurangi kerumunan. Ia juga menambahkan bahwa setiap hari juga akan terus dilakukan evaluasi mengenai penanganan Covid-19 melalui kebijakan PPKM darurat tersebut. lpt,ara

NGANJUK (GN) – Penerapan PPKM Darurat mulai dioptimalkan di Nganjuk. Lima penjuru perkotaan Nganjuk ditutup hingga 20 Juli 2021. “Kita mulai berlakukan penutupan jalur protokol masuk wilayah perkotaan di Nganjuk. Ada lima titip penjuru sudah kita tutup,” ujar Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama, Rabu (7/7/2021). Harvi menambahkan, pengendara dialihkan ke jalur lain untuk menghindari masuk perkotaan. “Yang kita tutup utamanya dari arah jalur utama nasional yang akan masuk perkotaan. Ini untuk mengurangi keramaian dalam perkotaan wilayah Nganjuk dalam memutus penyebaran Covid-19,” terangnya. Sementara Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini mengatakan, lima titik penutupan itu dijaga petugas. “Untuk lima titik penutupan jalan menuju Nganjuk perkotaan yakni Sirine Jalan Ahmad Yani meliputi Sirine dan Ploso dan Panggung. Kemudian simpang Terminal Nganjuk Jalan Gatot Subroto, dan BRI Lama,” imbuh Marita. Polisi juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat, untuk mentaati aturan PPKM Darurat yang telah diberlakukan sejak 5 hari lalu. “Dalam PPKM Darurat ini kita sosia-

lisasi juga untuk masyarakat luar perkotaan Nganjuk agar tidak masuk, dan masyarakat seputaran wilayah mulai tanggal 3 sampai 20 Juli 2021,” tutur Marita. Pengetatan penerapan PPKM Darurat juga dilakukan Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) Kabupaten Nganjuk. Kabid Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk, Suwanto. Pihaknya pun akan menggelar inspeksi mendadak (Sidak) penerapan protokol kesehatan (Prokes) terhadap perusahaan, perkantoran hingga pabrik. Suwanto mengatakan, kegiatan sidak yang dilakukan tersebut untuk memastikan penerapan kebijakan bekerja dari rumah, bekerja dari kantor dan penerapan Prokes. Di mana penerapan disiplin aturan PPKM Darurat di perusahaan atau industri harus dilaksanakan secara serius. Untuk itu, pihaknya turun langsung dan akan terus memantau kondisi di lapangan. “Kegiatan sidak ini sendiri akan kami lakukan rutin setiap hari. Selain untuk sosialisasi pemberlakuan PPKM Darurat, juga untuk memastikan kepatuhan perusahaan pelaksanaan PPKM Darurat berhasil sesuai harapan untuk mencegah penularan

covid-19,” kata Suwanto, Rabu (7/7/2021). Lebih lanjut dijelaskan Suwanto, dalam aturan PPKM Darurat untuk perusahaan atau kantor dengan sektor kritikal, wajib bekerja dari rumah 100 persen bagi karyawannya. Untuk sektor esensial 50 persen karyawannya bekerja dari rumah. Selain kedua sektor tersebut, harus bekerja dari rumah 100 persen. Bila ada yang melanggar, maka akan ada sanksi yang diberikan dari satgas COVID-19 kepada perusahaan bersangkutan. “Maka dari itu, perusahaan tidak boleh melanggar aturan PPKM Darurat bila tidak ingin terkena sanksi Satgas covid-19,” ucap Suwanto. Sedangkan untuk hasil sidak yang dilakukan ke sejumlah perusahaan di Kabupaten Nganjuk, menurut Suwanto, penerapan prokes sudah dilaksanakan baik. Hal itu ditinjau dari berbagai kelengkapan, seperti pemeriksa suhu tubuh, penyemprotan disinfektan untuk ruangan, maupun masker dan aktivitas berjemur bagi karyawan. Mengenai bekerja dari rumah atau dari kantor, tambah Suwanto, perusahaan telah diimbau membagi jam kerja. Dengan demikian tidak terjadi penumpukan pegawai pada jam masuk atau pulang.. trb,det

minggu ke-304

8 - 14 JULI 2021

PROTOKOL COVID-19

6 Hari, 100 Jenazah Dimakankan PONOROGO (GN) - Jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19 di Ponorogo, melonjak dalam enam hari terakhir. Tercatat, sebanyak 100 jenazah dimakamkan dengan protokol Covid-19 dalam enam hari terakhir. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono mengatakan, jumlah itu merupakan angka tertinggi sejak pandemi melanda. “Kalau dihitung ini jumlah paling tinggi selama pandemi. Padahal baru enam hari dalam bulan Juli sudah mencapai seratus jenazah,” kata Budi, Rabu (7/7/2021). Menurut Budi, biasanya 100 jenazah yang dimakamkan merupakan akumulasi dalam satu bulan. Namun kali ini, angka 100 jenazah yang dimakamkan hanya dalam waktu lima hari. “Ini memecahkan rekor sepanjang pandemi di Ponorogo,” kata Budi. Budi mengatakan, dalam enam hari terakhir, setidaknya ada 20 jenazah yang dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19 sehari. Namun, ia tak bisa memastikan apakah 100 jenazah itu berstatus positif Covid-19 atau sebaliknya. Pasalnya tim BPBD Ponorogo hanya menerima kiriman jenazah dari rumah sakit untuk dimakamkan dengan protokol kesehatan. “Bisa jadi ada yang status terkonfirmasi, suspek dan probable. Tetapi semua jenazah kami makamkan secara prokes,” ungkap Budi. Kebanyakan jenazah yang dimakamkan berasal dari Kabupaten Ponorogo. Sementara jenazah yang berasal dari luar kota hanya beberapa saja. “Kalau dari luar tidak banyak. Paling banyak dari Ponorogo,” ujar Budi. kcm

PEMERINTAHAN

Bupati Sugiri Sembuh dari Covid-19 PONOROGO (GN) - Kabar gembira datang dari Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan sang istri, Susilowati Sugiri Sancoko. Keduanya telah dinyatakan sembuh atau terkonversi negatif Covid-19. Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono mengatakan walaupun sudah sembuh, Sugiri belum bisa langsung beraktivitas. “Habis sakit 14 hari lebih, tentu perlu pemulihan terlebih dahulu. Untuk mengembalikan kesegaran fisik, tapi intinya beliau sudah sembuh,” kata Agus, Rabu (7/7/2021). Saat ini, Sugiri Sancoko sedang menjalani isolasi mandiri dan pemulihan di Pringgitan, rumah dinas Bupati Ponorogo. Meski demikian, kondisinya sudah bugar bahkan Sugiri telah mengikuti sidang Paripurna DPRD Ponorogo melalui virtual, Senin (5/7/2021). “Sudah memberi petunjuk ke kami, ke asisten juga. Tapi tetap 2 hari ini belum menerima tamu seperti biasanya,” terang Agus. Ia memperkirakan Sugiri bisa kembali beraktivitas normal dalam dua hari ke depan. trb

PPKM DARURAT

ASN Wajib Share Lokasi JOMBANG (GN) – Kebijakan PPKM Darurat mengharuskan pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, harus bekerja Work From Home (WFH) seratus persen. Untuk memantau para Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemkab mewajibkan mereka untuk share lokasi empat kali setiap hari. Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Akhmad Jazuli menyebut aturan tersebut sebagai langkah antisipasi bagi pegawai agar tidak keluar kota. “Share lokasi ini untuk pegawai. Jadi sebagai ganti dari ceklok, sehari empat kali share lokasi,” ucapnya saat dikonfimasi wartawan pada Rabu (7/7/2021). Pegawai nantinya wajib untuk share lokasi empat kali dalam sehari dan jam nya pun sudah ditentukan, mulai pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB. Itu dilakukan agar Pemkab tahu lokasi dimana pegawainya berada. Sedangkan, untuk pemberian tugas, pihak Pemkab memberikan tugas secara virtual. “Share lokasi empat kali, pada pukul 07.00, 09.00, 12.00 dan 15.00 Wib. Setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diberi tugas secara virtual,” jelasnya. kbj

VIDEO VIRAL ANTREAN JENAZAH COVID-19 DI RSUD JOMBANG

Kasus Kematian Meningkat, Tenaga Pemulasaraan Terbatas

Sebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Jombang semakin mengkhawatirkan. Tidak hanya pasien yang mulai kehabisan tempat perawatan, sejumlah jenazah pun terlihat antre dilakukan pemulasaraan. Sebuah video memperlihatkan antrean pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 viral di media sosial Facebook, Selasa (6/7/2021). Video berdurasi 21 detik itu diunggah di salah satu grup Facebook sekitar pukul 13.00 WIB oleh akun Moko Eko Sudarmianto. Selain di Facebook, video antrean pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 itu, juga beredar di aplikasi pesan WhatsApp. Dari keterangan yang beredar di Facebook maupun WhatsApp, antrean pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 itu terjadi di RSUD

Jombang. Berdasarkan tayangan video, pengambil gambar menunjukkan beberapa jenazah berada di atas tempat tidur di sebuah ruangan. Sambil menyorot beberapa jenazah, pengambil gambar menyampaikan beberapa penjelasan. “Ini masih belum bisa memandikan, macet. Ini masih antre, di ruangan masih banyak,” ungkap si pengambil gambar sebagaimana terekam dalam video. Direktur RSUD Jombang Pudji Umbaran saat dikonfirmasi, tak menampik adanya

Tangkapan layar video antrean pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di RSUD Jombang.

antrean pemulasaraan jenazah pasien Covid-19. Namun, dia tidak berani memastikan lokasi pengambilan gambar sebagaimana terekam dalam video yang viral sejak Selasa.

Menurut Pudji, pengambilan obyek yang terfokus pada deretan jenazah membuatnya kesulitan memastikan lokasi antrean pemulasaraan itu. “Saya tidak mengenali seki-

tarnya, tidak bisa memastikan (lokasi) di video itu di mana. Tapi kalau soal antrean, ya, kita akui memang ada antrean jenazah untuk dipulasarakan,” kata Pudji saat dikonfirmasi, Rabu (7/7/2021). Ia mengungkapkan, antrean pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di RSUD Jombang, puncaknya terjadi sejak Minggu (4/7/2021). Pada saat itu, jumlah pasien meninggal dunia dengan status probable dan positif Covid-19 mencapai 17 orang. Tingginya kasus kematian juga terjadi pada Senin (5/7/2021), serta Selasa (6/7/2021), dengan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 18 orang, baik pasien probable maupun positif Co-

vid-19. Pudji menjelaskan, tingginya kasus kematian pasien yang harus dimakamkan sesuai protokol pemakaman Covid-19, tidak sebanding dengan jumlah tenaga pemulasaraan jenazah yang ada. Hingga kemarin, RSUD Jombang sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, hanya memiliki enam orang yang memiliki kapasitas untuk melakukan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19. “Saat ini kasus kematian kan cukup banyak, namun tenaga pemulasaraan jenazah terbatas. Tenaga kita terbatas, ada enam orang, yang itupun sangat ketat,” ungkap Pudji. Ia menambahkan, untuk menanggulangi munculnya antrean pemulasaraan

jenazah pasien Covid-19, RSUD Jombang merekrut tenaga baru dan bekerja sama dengan salah satu perguruan tinggi kesehatan. Selain itu, RSUD Jombang menyiapkan ruang tambahan untuk transit jenazah. Sehingga, jenazah berada di tempat aman dan layak sebelum dimakamkan. Pudji menjelaskan, tingginya kasus kematian akibat Covid-19, di antaranya disebabkan keterlambatan pasien dibawa ke rumah sakit. Selain meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan, ia juga meminta masyarakat mengenali tanda-tanda awal terkena Covid-19 agar tidak terlambat untuk merujuk ke rumah sakit. kcm


SAMBUNGAN

minggu ke-304 8 - 14 JULI 2021

Kuncinya...

► Sambungan hal 1

katanya kepada Global News Rabu 7 Juli 2021. Gejala badan panas dingin itu terjadi pada Sabtu 26 Juni 2021. Lalu ditambah pada Senin 28 Juni anaknya mengeluh batuk. Tubuh putranya meriang. Esoknya sang putra langsung diminta tes Antigen dan hasilnya anak remaja itu positif Covid-19. Tri diberi tahu kondisi putranya itu saat masih berada di kantor. Dia pun terkejut. Sedikit panik. “Waduh, Dwiki (putranya) positif. Masya Allah,” ujarnya. Tri pun langsung minta izin pulang karena anaknya positif Covid-19. Teman-teman di kantor langsung memberikan izin. Dia sungguh sangat bersyukur kantor tempatnya bekerja mendukung langkahnya itu. “Dan saya langsung tes Antigen juga sebelum sampai rumah, sebab beberapa hari ini kami memang bersama, bahkan anak saya sempat tidur di kamar saya. Karena itu, sangat mungkin saya juga kena, tapi alhamdulillah, saya negatif sesuai hasil tes Antigen,” katanya. Tri pun segera bersikap. Si anak langsung diminta isolasi mandiri di kamarnya. Tidak boleh keluar kamar. Bahkan, setiap saat harus memakai masker. Tri juga memakai masker meski di dalam rumah. “Kamu tidur pun pakai masker, saya juga pakai. Kalau bersin jangan menghadap ibu, hadap ke sana,” katanya kepada sang anak. Selain tidur di kamar terpisah, dia juga meminta anaknya me-

Menembus...

► Sambungan hal 1 yakni, pertama, memodernisasi pelayanan perwakilan KJRI New York dengan membangun App (aplikasi) dalam rangka digitalisasi KJRI New York. “Silakan diunduh App SCO KJRI NY via Play Store dan App Store. Dengan App ini, tujuannya adalah untuk memangkas birokrasi agar bisa lebih efisien dalam melayani masyarakat pengguna jasa layanan Perwakilan dari segi waktu, biaya, jarak, dan tenaga. Dengan App, semakin mendekatkan Perwakilan RI dengan masyarakat dalam rangka melayani dan melindungi warga masyarakat kita di wilayah kerja kami,” katanya. Jadi, dengan App di mana pun masyarakat kita tinggal, di sanalah ada KJRI New York yang sewaktu-waktu bisa hadir melayani warga masyarakat kita saat memerlukan bantuan dari Perwakilan. Dengan App, KJRI New York saat ini tidak hanya bisa diakses dari kantor KJRI di Manhattan NYC, namun bisa pula diakses dari mana pun. “Bahkan dengan App SCO KJRI New York, KJRI New York juga hadir dan bisa diakses dari tempat bapak di Surabaya atau di mana pun kita berada.

Pabrik..

► Sambungan hal 1 kini jumlah kebutuhan meroket tajam hingga ratusan tabung dalam satu hari saja. “Dalam kondisi normal (sebelum pandemi) kita ngga sampai segitu. Satu kali pengiriman sekitar 40-50 tabung dari beberapa tempat. Sekarang sampai sekitar 200 tabung sehari,” katanya. Andrea mencontohkan salah satu rumah sakit di Banyuwangi biasanya hanya melakukan pengisian sebanyak 60 tabung saja perbulan. Namun saat ini, mereka meminta 50 tabung dalam seminggu. “Rumah sakit di Muncar (Banyuwangi) saja, dulu permintaan sekitar 60 tabung satu bulan. Sekarang satu minggu saja kebutuhan sampai 50 tabung,” ujarnya. Tingginya permintaan oksigen ini diakui Andreas cukup membuat PT Tira Austenite kewalahan. Menurutnya, faktor yang menjadi penghambat

makai kamar mandi yang lain. Meja makan juga berbeda. Termasuk keluar masuk rumah juga lewat jalan berbeda. “Lewat samping. Kamar dia saya suruh buka, lalu disemprot disinfektan, juga jalan samping yang dilewatinya, harus disemprot. Lantai dibersihkan dengan obat pembersih lantai,” katanya. Setelah itu, untuk meyakinkan status anaknya, dia meminta tes PCR. Namun yang jadi masalah, hasilnya sangat lama. Lebih dari seminggu. Sambil menunggu hasil PCR, Tri memutuskan untuk merawat sepenuhnya agar dapat terpantau setiap saat kondisi kesehatan anaknya. Namun hal itu baru bisa dilakukan bila dirinya cuti dari pekerjaan di kantor. Dan lagi-lagi dia pun bersyukur sebab kantor tempatnya bekerja memberi izin WFH. Apalagi ada kebijakan pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat saat ini sebab kantor tempatnya bekerja akhirnya menerapkan work from home (WFH) untuk sebagian pegawainya. “Saya dapat telepon dari kantor, kalau saya sebaiknya isoman (isolasi mandiri) di rumah saja sebab ada salah satu keluarga yang positif. Saya menerima sebab tujuannya baik. Bahkan, sekarang saya sangat bersyukur saat ditetapkan WFH, sebab dengan demikian saya bisa full merawat anak saya,” katanya. Dia mengatakan, merawat keluarga yang terkena Covid-19 harus telaten, sabar, dan terus berdoa meminta pertolongan Allah SWT. Tidak bisa dilaku-

kan sambil lalu. Karena itu harus dijaga sehari penuh. Hal itu karena si anak harus diingatkan, misalnya saat harus minum obat, minum herbal, jus, dan asupan lain yang dibutuhkan untuk meningkatkan imunitas dalam tubuhnya. “Dan itu hanya bisa dilakukan bila saya WFH, tidak bisa dilakukan dari kantor,” katanya. Setiap hari dia pun harus menyiapkan “penangkal” Covid-19 untuk anaknya. Mulai makanan yang bergizi, obat paracetamol saat anak merasa badannya panas dan vitamin. “Lalu dia sempat nafsu makannya berkurang, saya pun harus membuatkan jus aneka buah. Setiap hari jus. Juga temulawak, wedang jahe, dan herbal lain. Termasuk minum air panas ditetesi minyak kayu putih. Menghirup uap rebusan minyak kayu putih. Bahkan menyiapkan kelapa hijau alias degan ijo. “Saya iri, jadi beli juga degan ijo. Saya minum juga,” kata Tri, sambil tersenyum. Setelah anaknya minum degan ijo, tak lama kemudian muntah. Setelah itu katanya badan dia agak enak. “Jadi, semua dikerahkan untuk menjaga anak ini. Saya harus semangat, tidak boleh nglokro (lemah), tidak boleh ikut sakit, sebab siapa lagi yang merawat anak saya, la wong kami hanya berdua di rumah,” katanya. Yang membuat dia samakin bersyukur kepada Tuhan, karena hasil tes Antigen dirinya yang kedua juga negatif. Artinya, meski hidup bersama pasien yang positif Covid-19 sesuai hasil tes PCR, seseorang masih bisa

lolos dari incaran virus Corona di klaster keluarga. Caranya tentu dengan menerapkan prokes yang baik dan benar. “Alhamdulillah, saya dua kali antigen, hasilnya negatif. Selanjutnya, saya akan minta anak saya tes PCR lagi, mohon doanya agar negatif,” katanya. Saat ini, kata dia, di lingkungannya ada yang terkena klaster keluarga. Beberapa orang dalam satu keluarga tetangganya kena Covid-19. Namun karena keluarga ini termasuk kaya mereka isolasi mandiri di hotel. “Meski isolasi mandiri di rumah, tetap saja biayanya besar. Saya alhamdulillah tercukupi, cuma saya membayangkan bagaimana dengan keluarga lain yang tidak seberuntung seperti kita. Saya lihat mereka di puskesmas atau rumah sakit, sedih rasanya, ada ibu-ibu dan anaknya harus tes PCR, menunggu lama, hasilnya juga lama. Saya menunggu hasil PCR anak saya seminggu lebih. Lalu ditolong teman. Saya bayangkan, bagaimana dengan warga lain? Mereka kalang kabut cari rumah sakit, cari obat, cari vitamin, cari susu, tapi kemudian kosong. Tentu panik. Padahal, kita tak boleh panik” katanya. Kunci keberhasilan Tri menghalau klaster keluarga terletak pada cinta serta kasih sayangnya kepada keluarga. Dia sudah memutuskan merawat anaknya secara penuh, sebab di luar sana banyak orang terkena klaster keluarga juga harus berjibaku agar keluarganya selamat. “Mereka sewa perawat khusus, dokter, dan lain sebagainya. Saya pun begitu, harus jadi perawat,

bahkan dokter, bagi anak saya hehehe,” katanya. Tri menegaskan bahwa semua itu karena Allah SWT sehingga hasil tes Antigen dirinya dua kali negatif. Namun harus disertai ikhtiar menjaga imunitas dengan cara berolahraga 1 jam setiap pagi dengan terus memakai masker. “Masker tidak pernah lepas meski pun tidur dan minum jus tiap pagi dan sore minuman ramuan temulawak jahe sere dll dan selalu berdoa. Untuk anak saya juga demikian, tiap hari saya buatkan asupan yang sehat dan ramuan-ramuan dan juga berjemur,” ujarnya.

Sejauh ada fasilitas internet,” katanya. Lalu soal dangdut? Menurut dia, sebelum dirinya bertugas di Amerika sejatinya sudah ada “Dangdut in America” (DIA) di Delaware--sekitar tiga jam perjalanan dari New York via darat. DIA mempunyai studio rekaman dan sudah melahirkan banyak album lagu-lagu dangdut yang dibawakan oleh penyanyi asli Amerika. Bahkan baru-baru ini salah seorang musisi dan penyanyi dangdut Amerika itu melakukan syuting video clip album ‘Dangdut in America’ dengan latar belakang budaya Minang. “Saya sangat mendukung misi promosi dangdut di Amerika Serikat karena dangdut musik asli Indonesia yang patut kita kenalkan dan promosikan. Terinspirasi oleh K-Pop Korea, saya bermimpi Indonesia dengan I-Pop atau Indo-Pop-nya bisa mendunia seperti K-Pop,” katanya. Melalui penetrasi musik, kata dia, bisa dilanjutkan dengan penetrasi produk ekspor ke mancanegara. Atas dasar mimpi itu, saat ber-IG Live dengan artis dangdut Fitri Carlina, tercetuslah obrolan tentang perlunya membumikan dangdut di AS melalui pendirian Cafe Dangdut di New York. Dan ternyata obrolan santai

tersebut saat ini sudah akan membuahkan hasil berupa peluncuran Coffee Truck Cafe Dangdut dan Coffee shop Cafe Dangdut di New York. Kenapa memilih New York sebagai basis pendirian Cafe Dangdut? “Kami bermimpi, melalui New York, Cafe Dangdut akan lebih bisa diterima kehadirannya saat buka cabang di kotakota lain di dunia karena ada brand kota New York sebagai jaminan mutunya. Cafe Dangdut nanti mirip gerai coffee shop seperti starbuck cuma bedanya ada live musicnya (dangdut). Plus jualan merchandise bikinan UMKM kita. Jadi sambilan jualan kopi, merchandise dan kudapan Indonesia sembari mengenalkan dangdut. Jadi tagline Cafe Dangdut: dari Indonesia, oleh Indonesia, untuk dunia,” kata diplomat yang rajin baca buku ini. Dan kafe dangdut juga menjadi salah satu cara agar music berirama Melayu ini bisa mendapat pengakuan sebagai warisan dunia asal Indonesia dari UNESCO. Arifi Saiman sempat mengunggah video menarik di akun facebooknya, Sabtu 3 Juli 2021 pagi.Video itu berjudul “Pulang Kantor: Mahattan-Scarsdale, NY. (01-06-2021). Kontan saja video yang menceritakan keseharian Arifi Saiman saat

pulang (dan mungkin juga saat berangkat ke kantor alias PP, Red.) ini dibanjiri komentar dari banyak pihak, khususnya para diaspora Indonesia di Amerika Serikat. Ketika dikonfirmasi Global News, Arifi Saiman, menegaskan, bahwa dirinya memang penggemar jalan kaki dan angkutan umum. “Saat-saat tertentu, khususnya jika lagi tidak ada acara kedinasan penting seperti ketemu counterparts dll, saya memang suka naik kereta. Kebetulan Wisma Konjen RI New York berada di Scarsdale, sekitar 20 mil dari jantung kota New York dan dekat Wisma ada stasiun kereta Metro North (sekitar 1 mile),” katanya. Menurut dia, naik kereta sekalian jalan sehat saat menuju stasiun tujuan. Dan bukan karena faktor ikut-ikutan Mike Bloomberg atau yang lain, tapi memang dirinya suka naik kendaraan umum khususnya kereta/subway. “Saat bertugas di Jakarta dan Paris, saya ke kantor naik KRL (di Jakarta) atau naik Subway (saat bertugas di Paris). Naik kereta/Subway, keuntungannya: murah, cepat dan on time, plus plus tanpa kena macet dan selama di kereta bisa disambi baca buku. Itu alasan kenapa saya suka naik kereta, Pak,” katanya kepada Global News. (*)

Bobol...

adalah ketersediaan tabung oksigen. Sedangkan untuk bahan liquid pembuatan oksigen masih mencukupi. “Kita kewalahan di stok tabung. Karena sudah langka sekarang . Antisipasinya dari konsumen industri kita tarik semua untuk dikonversi pada kebutuhan medis,” ungkapnya. Agar kebutuhan oksigen untuk keperluan medis saat ini tetap terpenuhi, pihaknya sementara waktu menolak permintaan dari perorangan. Terutama bagi mereka yang membutuhkan oksigen untuk keperluan nonmedis. “Jika ada masyarakat umum yang membawa tabung sendiri ke pabrik, kita lihat dulu keperluannya. Kalau untuk industri, ikan atau lainnya kita tolak. Karena kita mengutamakan medis di rumah sakit, jangan sampai telat,” pungkas Andrea. Salah seorang pengusaha oksigen di Kota Surabaya, Bambang Suharto, juga mengatakan,

permintaan oksigen di Jatim khususnya Kota Surabaya, naik 100 persen. “Permintaan oksigen hampir melonjak 100 persen bahkan hingga tingkat nasional ya. Biasanya rumah sakit permintaannya 300-400 tabung, sekarang 2 ribu tabung,” ujar Bambang. Dia menjelaskan, untuk permintaan oksigen silinder gas maupun liquid naik dua kali lipat. Bahkan, banyak pengusaha oksigen yang awalnya mensuplai industri, kini turun tangan mensuplai kebutuhan rumah sakit. “Dampaknya besar sekali, mayoritas pelaku gas ada yang suplai pabrikan, ada depot. Saya yang awalnya suplai industri, juga sebagai balancing, sekarang (juga suplai) buat orang sakit. Dulu persentasenya 10-90. Yakni 10 persen untuk rumah sakit, 90 persen industri. Sekarang 100 persen untuk orang sakit, apalagi di Jawa, RS over semua, butuh oksigen semua,” katanya.

Saat ini oksigen dan obat langka. Untuk itu polisi membuka layanan hotline untuk pengaduan kelangkaan terkait PPKM Darurat. Ada tiga layanan telepon hotline yang disediakan yakni terkait kelangkaan tabung oksigen, berita hoaks, dan harga obat yang mahal. Untuk layanan hotline kelangkaan tabung oksigen, pelapor bisa menelepon Subdit Tipidter di nomor 0822 3278 1177, sedangkan terkait berita hoaks yakni di Subdit Siber di nomor 0811 997 1996 dan terkait harga obat mahal di Subdit Indagsi di nomor 0813 3333 9025. “Ditreskrimsus membuka layanan hotline untuk tiga aduan dari masyarakat terkait laporan kelangkaan tabung oksigen, hoaks, dan harga obat yang mahal di atas harga eceran tertinggi,” terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko kemarin.. *det, eno

Harus Kuat Benar. Tri tidak sendiri. Masih banyak keluarga mengalami musibah serupa. Salah satunya Ummu Kamilah. Warga Perumahan Bluru Permai Sidoarjo ini malah saat gelombang pertama pandemic Covid-19 sudah merasakan bahaya klaster keluarga. Belum ada varian Delta. “Saat itu tiga hari menjelang pernikahan anak kami, tibatiba anak saya divonis positif Covid-19. Kami kalang kabut. Semua pesanan untuk acara pernikahan dibatalkan, kecuali yang tidak bisa. Besoknya anak saya yang mau menikah isolasi di hotel sesuai permintaan Dinas Kesehatan. Saya bersama suami dan anak yang lain langsung tes swab di GOR, setelah itu langsung ke Kota Batu, pinjam vila saudara, isolasi mandiri di sana selama 10 hari,” katanya. Selama isolasi, dia melakukan rutinitas seperti yang dilakukan Siti Setyaningsih. “Kuncinya

► Sambungan hal 1 Pemandangan sore harinya sama. Banyak pengendara mobil maupun motor tidak tahu bila akses masuk ke Surabaya itu ditutup total. Mereka akhirnya terjebak kebingungan. Sebagian memilih meneruskan perjalanan menuju jalur arah Sidoarjo, sebagian besar lain memilih mengambil jalan alternatif di samping CITO. Namun ternyata semua orang menuju satu titik ini sehingga terjadi kemacetan parah pada Rabu sore saat jam pulang kerja. Antrean kendaraan dari arah Bundaran Waru, maupun dari Menanggal, dan Bungurasih, tumplek blek di jalan bawah jembatan, sehingga terjadi kemacetan yang parah. Melihat kondisi itu, puluhan pemotor yang baru terjebak di Bundaran Waru akhirnya memasuki pintu parkir CITO. Awalnya satu dua orang. Namun kemudian puluhan orang menyerbu pintu masuk parkir yang akhirnya terbuka. Petugas parkir CITO tak mampu lagi menahan banyaknya pemotor yang menyerbu area jalan menuju parkir dan lobi bagian depan CITO. “Mereka pasti tertahan di depan, pasti terjadi antrean di depan, kecuali mereka membobol lagi pintu yang di sana,” kata seorang petugas parkir CITO kepada Global News, Rabu sore. Seorang petugas terus melakukan koordinasi dengan petugas di bagian pintu depan, sehingga tidak terjadi kericuhan. Puluhan pemotor itu akhirnya lolos masuk Surabaya. Begitu

Kadin...

► Sambungan hal 1 Dia menegaskan dua perang tersebut sama-sama penting sehingga harus dimenangkan. “Kita harus memenangkan perang melawan pandemi, kita harus memenangkan perang melawan keadaan ekonomi saat ini,” tegas Arsjad Rasjid. Dia pun mengajak semua pihak untuk melihat pandemi COVID-19 dan permasalahan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi sebagai musuh bersama. Untuk menghadapi musuh bersama, dibutuhkan persatuan dari semua pihak, sehingga energi bangsa bisa difokuskan untuk memenangkan perang tersebut.

11 kasih sayang pada keluarga. Kami juga sayang tetangga sehingga kami pergi ke luar kota. Alhamdulillah keluarga di Kota Batu tidak masalah. Kami bertiga akhirnya dinyatakan negatif. Setelah 10 hari, kami pulang untuk melaksanakan acara pernikahan yang tertunda,” katanya. Namun, kini musibah itu datang lagi. Adiknya dinyatakan positif sesuai hasil PCR. Karena itu, Ummu Kamilah pun harus membantunya sebab dia menjalani isolasi mandiri di rumahnya di daerah Prambon Sidoarjo. “Kebetulan, istri dan dua anaknya sudah pulang ke desa duluan. Dia sendiri sehingga saya harus ke sana membawakan keperluan sehari-hari selama isolasi,” katanya. Yang lebih berat lagi dialami Safruddin. Sejumlah keluarganya di Surabaya, Mojokerto, dan Jombang, terkena covid-19 klaster keluarga. Namun, paling tragis dialami kakaknya di Mojokerto. Maka, warga Wonocolo Surabaya ini juga harus pontang -panting membantu kakaknya yang terkena musibah kedua kakinya melepuh terkena air panas. Tapi saat hendak operasi, justru dia terkonfirmasi positif Covid-19. Safruddin pun harus mencari rumah sakit lain yang mau menangani pasien covid-19. Dia sudah menghubungi beberapa rumah sakit tapi hasilnya nihil. “Akhirnya kakak saya bawa kembali ke Mojokerto. Saya bawa kakak ke Surabaya agar dapat rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih baik, tapi ternyata kosong. Saya terpaksa

membawanya kembali ke Mojokerto. Kakak saya sempat dioperasi, tapi Tuhan berkehendak lain. Beliau kapundut kemarin,” katanya. Nasib kakak Safruddin disebut tragis karena mengalami kecelakaan memasukkan kedua kakinya ke dalam air panas hasil rebusan dengan daun sirih. Semula dia hendak mengobati kakinya yang terkena diabetes akut sehingga kalau luka sulit sembuh. Karena itu dia mencoba mengobatinya dengan air rebusan daun sirih. Tapi istrinya lupa memberi tahu bila air obat itu masih panas sebab baru saja direbus hingga mendidih. Dia hanya memberi tahu bila air sirihnya sudah siap tanpa memberi tahu kalau masih panas. Tak lama kemudian pria itu menghampiri baskom berisi air panas tersebut. “Langsung saja kedua kakinya dimasukkan ke air yang panas itu. Dia tidak merasa sakit atau kepanasan sebab kakinya sudah mati rasa akibat diabet akut. Setelah lima menit, kakak sangat terkejut melihat kondisi kakinya yang melepuh. Masya Allah, dia menangis. Sekeluarga menangis,” katanya. Segera setelah diberi kabar, Safruddin pun mencari cara untuk mengobati kaki kakaknya. Namun pilihannya hanya satu mengingat kakaknya menderita diabetes parah. “Harus operasi,” katanya. “Tapi, saat mau operasi, rumah sakit bilang kalau kakak positif Covid, sehingga operasi batal,” katanya. (*)

pula yang melewati jalur alternatif di samping CITO, meski harus macet selama sekitar satu jam, mereka akhirnya bisa masuk Surabaya. Begitu pula sebaliknya yang dari Surabaya bisa keluar melewati jalur bawah jembatan menuju jalan utama Surabaya – Mojokerto atau masuk Terminal Bungurasih. Pintu masuk kota Surabaya sendiri sebelumnya baru saja dibuka setelah kondisi pandemi Covid-19 di Kota Pahlawan dan sekitarnya sedikit melandai, tapi setelah gelombang kedua menggelegak lagi, tampaknya aparat keamanan harus kembali menutupnya. Bahkan, ditutup total sampai mobilitas masyarakat benar-benar berkurang. Penutupan jalan dilakukan sejak Rabu pagi tanpa sosialisasi terlebih dahulu sehingga banyak pengendara terjebak kemacetan. Sebelumnya, di titik penyekatan depan mal CITO itu, petugas hanya memeriksa kendaraan yang berpelat nomor polisi selain L (Surabaya) dan W (Sidoarjo dan Gresik) saja. Namun, kali ini kendaraan pelat L dan W pun dilarang masuk ke Surabaya. Bahkan, pengendara yang ber-KTP Surabaya namun tinggal di Sidoarjo juga tidak bisa masuk. Akibatnya, banyak pengendara yang kesal lalu putar balik. Sebagian menunggu lama namun akhirnya putar arah dengan perasaan dongkol. Meski demikian ada pula yang berputar balik dan mencari jalur tikus. Di sekitar Bundaran Waru, setidaknya ada satu jalur tikus yang dilewati pengendara, yakni berputar balik ke arah

Mojokerto, di dekat Bundaran Waru ke kiri dan melewati jalan perkampungan, kemudian ke kiri masuk di bawah jembatan dan lurus melewati belakang CITU. Itulah jalur yang dipilih semua orang pada Rabu sore hingga memicu kemacetan tadi. Salah seorang pengendara motor berpelat nomor L, Rohman, mengaku sangat kecewa dengan adanya penutupan jalan secara mendadak itu. “Ya, kecewa, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” ujarnya. Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Latif Usman, menuturkan bahwa akses Bundaran Waru menuju Surabaya ditutup total berdasarkan hasil evaluasi bahwa mobilitas warga masih banyak kendati PPKM Darurat sudah dimulai. “Sampai hari kelima (PPKM Darurat), dipilah-pilah orang masuk Surabaya, masih padat sekali,” katanya kepada wartawan. Latif mengatakan, penutupan di Bundaran Waru akan diberlakukan selama 1 x 24 jam dan tidak dijelaskan sampai kapan. Seluruh kendaraan, baik roda dua maupun empat, dilarang masuk ke Kota Surabaya dari jalur utama tersebut. Jika penting dan sudah mengantongi surat negatif tes PCR dan sertifikat vaksin, pengendara diimbau lewat jalur alternatif. “Kalau penting, silakan cari jalur alternatif lain untuk masuk (ke Kota Surabaya), silakan gunakan itu. Yang enggak berkepentingan, di rumah saja,” ujarnya. * gas/ant/det

Terkait perang di bidang kesehatan, Kadin Indonesia masih terus melanjutkan program vaksinasi Gotong Royong. Melalui program tersebut, Kadin Indonesia membantu pemerintah mengejar target vaksinasi nasional tanpa membebani APBN. Namun demikian, program tersebut tidak sepenuhnya sempurna.“Intinya vaksinasi Gotong Royong ini kita terus lanjutkan, kita terus dorong. Namun memang harus banyak improvement yang lebih baik lagi karena ada ekspektasi bagaimana kontribusi kita,” ujar Arsjad Rasjid. Selain program vaksinasi, Kadin Indonesia juga ikut membantu pemerintah dalam menanggulangi permasalahan

kelangkaan tabung oksigen. Hal itu dilakukan dengan cara membantu pengadaan tabung silinder untuk didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan untuk menangani pasien Covid-19.Kadin Indonesia juga membantu pengadaan cryogenic ISO tank yang akan diisi oksigen cair, dan menyediakan alat angkut untuk membawa tangki tersebut ke pihak-pihak yang membutuhkan. Untuk menanggulangi permasalahan tingkat okupansi rumah sakit, Kadin Indonesia juga akan membangun rumah sakit darurat yang lokasinya tidak jauh dari pusat produksi oksigen. Rumah sakit darurat akan dibangun di wilayah Jakarta dan Banten.. * det


jawa Halaman 12I minggu

timur

Pemprov Jatim Pelototi Jadwal Pernikahan

Achmad Iskandar Wakil Ketua

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak silaturahmi dengan Kakanwil Kementerian Agama Jatim di Gedangan Sidoarjo, Selasa (6/7/2021).

Darurat, yaitu 10 sampai 20 Juni 2021,” sebut Emil. Nantinya, Pemprov Jatim akan bersinergi dengan Kemenag Jatim untuk merekap pernikahan yang terdata. Data tersebut akan menjadi acuan pemantauan atas titik-titik yang dinilai dapat berpotensi menciptakan kluster hajatan. “Data rekap dari Kemenag Jatim nanti akan kita informasikan kepada tim pasukan gabungan. Ini supaya setelah akad nikah yang sakral, tidak ada resepsi yang menyalahi aturan PPKM Darurat dan sebagainya,” jelas Emil. Sebagai langkah preventif, Pemprov Jatim dan Kemenag Jatim akan melakukan pembekalan para penghulu agar

Kusnadi, SH, MHum Ketua

Hj. Anik Maslachah S.Pd, M.Si Wakil Ketua

Sahat Tua P. Simandjuntak,SH Wakil Ketua Anwar Sadad Wakil Ketua

mereka tegas dalam menunda acara pernikahan yang pelaksanaannya kurang sesuai dengan protokol PPKM Darurat. “Penghulu juga akan diberi pembekalan soal ini. Jadi selain sudah terantisipasi titiknya di mana saja, penghulu juga dapat menyarankan untuk menunda acara pernikahan,” katanya. Emil pun melanjutkan, jika seluruh prosesi acara akad terbukti tertib, titik tersebut harus tetap diawasi seusai kepulangan penghulu untuk memastikan tidak adanya pelanggaran Prokes. “Ini menjadi penting untuk diawasi juga oleh Satgas yang kemudian akan memastikan tidak ada pelanggaran. Tidak ada resepsi dan sebagainya,”

ujarnya. Mantan Bupati Trenggalek itu menyampaikan, sejauh ini di Jatim terhitung ada 5.000 penyuluh dari Kemenag Jatim yang bersedia memberikan pembekalan. “Sekarang sudah ada 5.000 penyuluh dari Kemenag yang bersedia membantu masyarakat untuk mengikuti peraturan ini. Juga sementara tanggal 3 sampai tanggal 20 ini belum ada pendaftaran pernikahan baru yang dibuka, yang menjadi antisipasi adalah pasangan yang sudah mendaftar paling lambat tanggal 30 Juni 2021,” sebut Emil. Mewakili Pemprov Jatim, Emil berharap agar masyara-

kat bersedia mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan. Upaya tersebut untuk melandaikan kurva Covid-19 di Jatim. “Dalam kaitan dengan pernikahan ini, kami meminta dengan sangat supaya masyarakat kita senantiasa bersedia mengikuti, karena ini merupakan upaya kolektif untuk menjaga Jatim,” terangnya. Senada dengan hal tersebut, Kakanwil Kemenag Jatim M. Nur Huda menyampaikan, bahwa pihaknya bersedia melakukan koordinasi semaksimal mungkin guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Jatim melalui Koordinasi, Integrasi, Informasi, dan Sinkronisasi (KIIS). fan, tri

Kadin Jatim vaksinasi 421 UMKM di Surabaya Raya SURABAYA (GN) - Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur melakukan vaksinasi kepada 421 pelaku UMKM di wilayah Surabaya Raya yang meliputi Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo, untuk mendorong pergerakan ekonomi melalui kekebalan kawanan (herd immunity). Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan vaksinasi ini adalah salah satu upaya meminimalisasi penularan dan membentengi masyarakat dari virus Covid-19. “Ini adalah upaya kami membantu pemerintah menyukseskan percepatan vaksinasi yang ditargetkan mencapai satu juta vaksin per hari di bulan ini,” ujar Adik, Rabu (7/7/2021). Oleh karena itu, kata Adik, Kadin Jatim berkomitmen membantu percepatan vaksinasi di Jatim dengan menggelar program vaksinasi untuk UMKM yang berlangsung di Golden City Mall Surabaya. Adik menjelaskan dalam pelaksanaan vaksinasi Kadin Jatim berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jawa Timur dan Rumah Sakit PHC dalam menyediakan fasilitasi pelayanan kesehatan. Kadin Jatim, kata dia, juga menanggung pengorganisasian dan konsumsinya, namun vaksin tetap berasal dari pemerintah. “Sebenarnya jumlah ini masih sangat kecil karena UMKM yang menjadi anggota Kadin di Surabaya saja mencapai sekitar 10 ribu UMKM. Belum daerah lain,” katanya. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Gugus Covid-19 Kadin Jatim Fitrajaya Purnama mengatakan vaksinasi UMKM yang digelar hari ini adalah bagian dari program vaksinasi pemerintah, bukan bagian dari vaksinasi gotong royong. Ia berharap kegiatan hari ini akan menjadi modal manajemen untuk melakukan program vaksinasi serupa dengan sasaran yang sama atau yang lainnya. “Karena kami juga didukung perusahaan besar yang ada di Kadin. Target kami selanjutnya bisa melakukan program vaksinasi serupa kepada 800 orang hingga seribu orang. Karena kami sudah memiliki model,” katanya.fan, tri

Antara

Pelaksanaan vaksinasi kepada UMKM yang digelar Kadin Jatim di Golden City Mall Surabaya, Rabu (7/7/2021).

DPRD PROVINSI JAWA TIMUR

RAPAT PARIPURNA DPRD JATIM 5 JULI 2021

Catatan Banggar Terkait Pertanggungjawaban APBD 2020

SURABAYA (GN)- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur menyampaikan hasil pembahasan terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jatim pada Tahun 2020. Hasil pembahasan disampaikan dalam sidang paripurna yang berlangsung secara daring dan luring di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Jatim yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah, Senin (5/7/2021). Pada Sidang Paripurna tersebut, Juru Bicara Banggar, Deni Wicaksono membacakan dokumen laporan hasil pembahasan yang ditandatangani oleh Ketua Banggar DPRD Jatim, Kusnadi. Dalam laporannya ini, Deni Wicaksono menyampaikan, bahwa dalam pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2020, Pemprov Jatim telah melakukan berbagai kebijakan. Baik kebijakan keuangan, pada sisi pendapatan daerah, belanja daerah maupun pembiayaan daerah selama tahun 2020. “Kinerja Keuangan ini, patut kita apresiasi karena Tahun 2020 Pendapatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melampaui target. Namun terhadap kinerja Belanja Daerah kedepan perlu ada

8 - 14 JULI 2021

ke-304, 8 - 14 JULI 2021

Cegah Klaster Hajatan

SURABAYA (GN) - Mengantisipasi munculnya klaster baru, khususnya di tempat hajatan, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menggandeng Kakanwil Kementerian Agama Jatim mengoptimalkan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jatim menjelang Dzulhijjah di mana sering terjadi pernikahan. “Tujuan kita datang ke Kakanwil Kemenag Jatim hari ini adalah untuk menyamakan persepsi terkait klaster hajatan dan bagaimana mengoptimalkan PPKM Darurat dengan mengurangi laju penyebaran kasus,” ujar Wagub Emil usai silaturahmi dengan Kakanwil Kementerian Agama Jatim di Gedangan Sidoarjo, Selasa (6/7/2021). Emil mengatakan, Pemprov Jatim saat ini terus bergerak untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang meningkat diakibatkan adanya kerumunan dari setiap acara hajatan. Protokol kesehatan (Prokes) yang kerap kali diabaikan dalam hajatan menjadi alasan rentannya penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat. Emil menjelaskan, langkah yang dilakukan yakni lewat cara preventif dan antisipatif. Itu menjadi penting berseiring dengan diberlakukannya PPKM Darurat. “Tanggal yang cukup diminati di bulan Dzulhijjah ini akan jatuh pada masa PPKM

minggu ke-304

Anik Maslachah Wakil Ketua DPRD Jatim

perbaikan dan peningkatan dalam penyerapan dan pelaksanaannya,” kata Deni Bertolak pada kenyataan ini, Banggar DPRD Jatim menilai, bahwa perbaikan ini perlu dilakukan mengingat masih ada beberapa program yang belum dapat diselesaikan pada Tahun 2020 kemarin. Padahal itu sudah menjadi Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2020. Untuk itu, Badan Banggar DPRD Jatim pada kesempatan tersebut menyampaikan beberapa poin-poin masukan sbb: Pertama: Menegaskan kembali

Anik Maslachah Wakil Ketua DPRD Jatim

apa yang telah menjadi rekomendasi Komisi-Komisi kepada masing-masing OPD, agar benar-benar dilaksanakan sebagai masukan bagi OPD-OPD dari Mitra Kerjanya. Kedua: Terhadap pertanyaan, saran dan harapan Fraksi, hendaknya Pemprov Jatim menjadikannya sebagai wujud dari fungsi pengawasan DPRD. Sehingga apa yang disampaikan Fraksi mestinya harus ditindaklanjuti oleh Pemprov Jatim, agar tidak hanya sekadar pertanyaan, saran maupun harapan belaka. Ketiga: Banggar DPRD Jatim juga mengingatkan kembali kepada Pemprov Jatim, bahwa rekomen-

dasi Pansus pembahas LKPJ Gubernur Jatim Tahun 2020, juga harus menjadi perhatian yang serius bagi Pemprov Jatim. Khususnya terkait dengan rekomendasi beberapa IKU (Indikatir Kinerja Utama) yang perlu ditindaklanjuti, demi perbaikan Pemprov Jatim ke depan. Keempat: Mendorong kepada pemprov, khususnya Inspektorat agar secara intens melakukan pembinaan dan pengawasan kepada OPD-OPD. Khususnya terkait dengan penggunaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban keuangan kepada Pemerintah Daerah. Dari hasil audit BPK RI terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Jatim tahun 2020 juga menghasilkan beberapa perhitungan. Pertama adalah pendapatan daerah setelah perubahan APBD 2020 ditetapkan Rp 30,142 triliun, realisasinya mencapai Rp 31,631 triliun. Selanjutnya, untuk belanja daerah atau transfer setelah perubahan APBD 2020 ditetapkan Rp 34,565 triliun, realisasinya mencapai Rp 32,285 triliun. Sebagaimana hasil audit BPK RI, maka APBD Provinsi Jatim tahun anggaran 2020 terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) senilai Rp 3,700 triliun. adv

Harga Gabah Turun Petani Situbondo Rugi SURABAYA (GN)- Petani di kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terancam merugi karena pupuk langka dan harga gabah yang tak kunjung membaik. Hal itu dikatakan oleh anggota komisi B DPRD Jatim dr Agung Mulyono ketika dikonfirmasi, Selasa (6/7/2021). “Memang keluhan ini sudah lama mereka rasakan. Hasil pertanian tidak sesuai dengan produksi, kadang impas. Ini karena pupuk sangat langka,” katanya. Seperti dikutip lama Kominfo Jatim dr Agung yang Politisi politisi Partai Demokrat tersebut langsung berkoordinasi dengan Dinas Pertanian (Distan) Jatim setelah mendengar keluhan kalau harga gabah di Situbondo anjlok. Dia berharap agar kondisi yang tidak menguntungkan petani itu bisa segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Jatim. Anggota DPRD Jatim dari Dapi Situbondo-Bondowoso-Banyuwangi itu menduga, para petani memanen gabahnya lebih awal karena terdesak kebutuhan, sehingga harganya jatuh. “Saya berkoordinasi dengan dinas pertanian yang pertama mereka memanen lebih awal karena kebutuhan, yang kedua mereka panennya kecepatan. Seandainya satu minggu lebih lama panen kadar airnya rendah dan harganya jadi naik,” tambahnya. Alumnus Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) itu mendorong agar Pemprov Jatim melakukan penyuluhan mengenai

prosedur panen yang benar, agar para petani memanen gabah tepat waktu. Pasalnya, jika gabah dipanen tepat waktu, maka kadar airnya akan rendah dan harganya bisa stabil. Selain itu, petani didorong untuk menjual gabah mereka ke tengkulak yang kredibel agar harganya sesuai pasar. “Jadi intinya saya sebagai wakil rakyat seperti ini tapi saya sudah koordinasi dengan dinas pertaniam untuk pembinaan dan penyuluhan sehingga kalau memang seminggu lagi dipanen maka harganya kemungkinan bisa naik,” pungkasnya Seperti diketahui, kendati sudah melewati masa panen raya, harga gabah di kabupaten Situbondo, Jawa Timur justru mengalami penurunan yang sangat signifikan. Harga gabah ditingkat petani, saat ini berkisar pada Rp 3.800 hingga Rp 4000 untuk gabah kualitas super. Padahal, sewajarnya, harga gabah bisa tembus hingga Rp 4.800 hingga Rp 5.200 untuk kualitas gabah super. Jika harga gabah masih bertahan dibawah Rp 3.900, bisa dipastikan biaya produksi tidak akan mampu tertutupi. “Kalau harga gabah super itu 4 ribu rupiah mas, kalau kualitas standart ya harganya paling mahal 3.800 rupiah. Itu belum potongan kekeringan gabah, semakin basah gabah maka semakin tinggi potongan beratnya,” terang Ahmad, salah satu pengepul gabah, di Situbondo. adv


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook