Skip to main content

GLOBAL NEWS Edisi 302

Page 1

langganan Rp 28.000,-/Bulan eceran minggu ke-302 Rp 7.000,24 - 30 JUNI 2021

DEWAN PERS Global News dan global-news.co.id telah Terverifikasi Administratif

minggu ke-302

pengaduan & hotline redaksi

24 - 30 JUNI 2021

031 - 8281712

gnewsredaksi@gmail.com

gnewsredaksi

Dari Grahadi

Jatim Geber Vaksinasi

ANTARA

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri vaksinasi bertajuk ‘Grab Vaccine Center’ di Galaxy Mall 2 Surabaya, Rabu (23/6/2021).

SURABAYA (GN) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen terus melakukan percepatan program vaksinasi sebagai salah satu upaya mengendalikan COVID-19. “Kami tidak berhenti melakukannya, termasuk bersinergi dengan berbagai elemen untuk mempercepat vaksinasi,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat ditemui di sela-sela meninjau vaksinasi yang digelar “Grab” di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, Rabu 23 Juni 2021. l BACA: Jatim.., di Hal 3

TEROPONG Adinda LMP

Jagalah, Ratusan Anak di DKI Terkena Corona

Ratusan anak di DKI Jakarta terpapar virus Corona (COVID-19). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menduga, hal itu merupakan dampak dari varian baru virus Corona. Anies mulanya bicara soal Jakarta mencetak penambahan kasus COVID-19 per 20 Juni mencapai 5.582. Dari ribuan warga DKI terpapar COVID-19, 16 persen di antaranya merupakan anak-anak. l BACA: Jagalah...di Hal 3

VARIAN DELTA CEPAT MENULAR KE ANAK

PTM Terancam Ditunda

SURABAYA (GN) - Para orang tua, anggota DPR, Ketua DPD RI, dewan pendidikan, hingga epidemiolog sepakat mengusulkan pembelajaran tatap muka (PTM) tahun ajaran baru 20212022--yang di Jawa Timur rencananya dimulai 5 Juli 2021 mendatang-- agar ditunda. Hal itu karena melonjaknya kasus Covid-19 yang terjadi beberapa hari terakhir ini. Apalagi varian baru Covid-19 asal India, Delta, ditemukan banyak menyerang anak-anak. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membenarkan pihaknya menemukan kecenderungan Corona varian Delta menular ke anak-anak. “Ada kecenderungan varian Delta di beberapa rumah sakit ada di bawah 18 tahun, ada juga di bawah 10 tahun sudah kena. Itu saja pengamatan kami melihat varian baru ini berbeda dengan varian sebelumnya dari Wuhan China,” kata Plt Dirjen P2P Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwo, dalam dialog di kanal YouTube Kemkominfo, Rabu (23/6/2021). Maxi mengatakan gejala yang ditimbulkan oleh semua varian virus Corona yang diamati Kemenkes umumnya sama. Hanya saja, Maxi menyebut, varian Delta memang lebih cepat menular. “Kalau soal paparan, sama semua, karena semua virus kan melalui droplet. Jadi orang berpapasan nggak usah pilih varian baru, memang semua virus Corona seperti itu. Hanya memang cara penularannya cepat Delta, eksponensial seperti di India. Kita juga sudah coba Kudus cepat banget. Kemudian di DKI,” tuturnya. l BACA: PTM... Hal 2

ISTIMEWA

KADES Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Rachmad Jak’lik, menjalani tes swab untuk memberi contoh warga yang takut menjalani tes Covid-19 tersebut.

Warga Menolak, Kades Pun Beri Contoh Diswab BANGKALAN (GN) - Rachmad Jak’lik, Kades Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, bersama relawan Satgas Covid-19 harus bekerja ekstra keras menghadapi warganya di hari

SKB ‘Pasal Karet’ UU ITE Diteken

Ada-ada Jhonny G. Plate

Dirantai Bersama untuk Buktikan Cinta

Dua sejoli Ukraina yang memborgol diri mereka bersama pada Hari Valentine, sebagai cara untuk menguji hubungan mereka, akhirnya memilih melepaskan borgol dan berpisah setelah empat bulan terjebak bersama. Melakukan segalanya sambil terikat satu sama lain, termasuk berganti pakaian dan pergi ke toilet, ternyata membebani pasangan muda itu setelah 123 hari. l BACA: Dirantai...di Hal 3

@RedaksiGnews

Redaksi Gnews

Sanitiar Burhanuddin

JAKARTA (GN) - Pemerintah merespon desakan masyarakat terkait keberadaan pasal karet dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang sudah banyak memakan korban. Untuk itu Menkominfo Jhonny G. Plate, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, meneken Surat Keputusan Bersama (SKB) sebagai pedoman UU ITE. SKB itu akan menjadi pedoman untuk pelaksanaan pasal 27, 28, 29, dan 36 UU ITE yang dianggap sebagai pasal karet. Penandatanganan SKB itu di-

Listyo Sigit Prabowo

lakukan di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (23/6/2021), disaksikan langsung oleh Menko Polhukam Mahfud MD. “Sambil menunggu revisi terbatas, pedoman implementatif yang ditandatangani tiga menteri dan satu pimpinan lembaga setingkat menteri bisa berjalan dan bisa memberikan perlindungan yang lebih maksimal kepada masyarakat. Ini dibuat setelah mendengar dari para pejabat terkait, dari kepolisian, Kejaksaan Agung, Kominfo, masyarakat, l BACA: SKB.... di Hal 11

pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro. PPKM Skala mikro secara ketat dilakukan di delapan desa/ kelurahan di lima kecamatan Kabupaten Bangkalan dimulai Selasa (22/6/2021).

Salah satu tugas satgas ini adalah mengawal tim swab untuk melakukan tugas mentracing warga di kampungkampung. Tim ini tampaknya masih mendapat penolakan dari warga saat memasuki kampung. Hal itu karena

Dulu Lansia, Kini Fokus Anak

SURABAYA (GN) - Selama ini pencegahan penularan Covid-19 melalui vaksinasi lebih dikonsentrasikan pada para lanjut usia (lansia) yang dinilai rentan karena daya tahan tubuhnya menurun serta para tenaga kesehatan. Anak menjadi urutan yang kesekian karena dianggap memiliki daya tahan tubuh lebih baik. Selain itu juga karena belum tersedianya vaksin untuk kelompok usia

anak-anak atau di bawah 18 tahun. Kasus Covid-19 yang melonjak lagi di DKI Jakarta memunculkan fakta yang selama ini terabaikan . Dari 5.582 kasus baru yang merupakan kasus harian tertinggi, sebanyak 665 kasus terjadi pada anak usia 5-18 tahun dan 224 adalah kasus anak di bawah 5 tahun alias balita. Kalau ditelisik, selama 10 bulan perjalanan Covid-19

JAKARTA (GN) - Momen Idul Adha 1442 Hijriyah kembali menjadi kekhawatiran melonjaknya kasus Covid-19. Karena itu Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan edaran tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Salat Idul Adha 1442 H/2021 M dan pelaksanaan qurban di masa pandemi Covid-19. Surat edaran Menag itu mengatur peniadaan salat Idul Adha bagi masyarakat

Menag Yaqut Cholil Qoumas

yang berada di zona merah dan pelarangan takbiran keliling. Hal ini tertuang dalam

ISTIMEWA

ACARA New York Indonesian Food Bazaar banyak dikunjungi pecinta kuliner khas Surabaya di Amerika. Inzet: Vanny Tousignant dan Fefe Anggono.

Vanny kepada koran Global News, Rabu 23 Juni 2021. Fefe juga menyebut senada. Perempuan asal Surabaya ini bersiap mengikuti acara NY INDONESIAN FOOD

Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021. “Untuk memberikan rasa aman kepada umat Islam di tengah pandemi Covid-19 yang belum terkendali dan munculnya varian baru, perlu dilakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam penyelenggaraan Salat Idul Adha dan pelaksanaan qurban 1442 H,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya,

Lho Iki Lak

Warga Amerika Serikat (AS) tersenyum lega saat negerinya kembali normal setelah pandemi Covid-19 melandai. Sejumlah kegiatan mendatangkan pengunjung dalam jumlah besar pun mereka rancang-meski tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes). Namun, penerapan prokes ini atas kesadaran warga sendiri demi keselamatan bersama mengingat pandemi Covid-19 belum benarbenar hilang dari bumi Amerika.

VANNY TOUSIGNANT dan Fefe Anggono, dua diaspora asal Indonesia yang tinggal di New York, AS, misalnya, bersiap menggelar acara yang biasanya banyak mendatangkan pengunjung. Vanny sekarang mempersiapkan acara peragaan busana New York – Indonesian Fashion Week, sementara Fefe mengadakan acara bazaar kuliner. Vanny yang asal Ambon dan besar di Jakarta sudah mempersiapkan acara fashion ini dengan matang. Timnya dari berbagai negara sudah melakukan koordinasi

l BACA: Dulu.... di Hal 11

l BACA: Menag.... di Hal 11

Diaspora Siap Gelar Fashion Show hingga Bazaar Kuliner Surabaya

untuk acara yang diperkirakan banyak dihadiri oleh pengunjung setelah tahun lalu vakum gegara pandemi Covid-19 itu. Acara itu digelar September 2021 dan Februari 2022. Vanny Tousignant sendiri merupakan produser New York Indonesia Fashion Week yang juga owner Vanyo Fashion dan Vannie LifeStyle Magazine. “Untuk acara fashion itu tidak ada kendala sebab sekarang New York sudah dibuka. Sudah kembali normal. Sekarang semua bisnis sudah dibuka. Di luar boleh jalan-jalan tanpa masker. Makan di dalam restoran juga tanpa masker. New York sudah 70% warganya divaksin,” kata

sebetulnya telah terdapat 1.270 anak yang terpapar. Dari kelompok usia 0-5 tahun sebanyak 270 kasus dan usia 6-18 sebanyak 1.000 kasus. Kalau yang terjadi belakangan ini menjadi sorotan, karena lonjakannya begitu tajam. Dan varian Delta (B1617.2) yang berasal dari India disebut-sebut sebagai biang kerok melonjaknya kasus Covid-19,

Menag Terbitkan SE Idul Adha

PANDEMI COVID-19 MEREDA WARGA AMERIKA PUN TERSENYUM LEGA

Oleh Gatot Susanto

warga merasa takut dengan tes swab. Mereka takut bila hasilnya positif pasti dibawa ke rumah sakit untuk diisolasi. Salah seorang relawan Satgas Covid-19 Kec. Arosbaya, Bilal Kurniawan, saat dikonfirmasi Koran Global l BACA: Warga... Hal 11

BAZAAR. Menjelang acara yang digelar pada 3 Juli 2021 mendatang itu, Fefe sudah melakukan promosi di media sosialnya. l BACA: Diaspora.... di Hal 11

Bagai Memeluk Kaktus AKTRIS Celine Evangelista sedang dirundung masalah keluarga. Rumah tangganya dengan sang suami, Stefan William, sedang goyah. Bahkan saat ini keduanya telah berpisah rumah. Namun baik Celine Evangelista maupun Stefan yang pesinetron Badai Pasti Berlalu bungkam saat ditanya permasalahan yang dihadapinya tersebut. Namun melalui akun Instagram terverifikasi miliknya, wanita yang memiliki nama lengkap Celine Evangelista Monika Maureen Ricci ini bercerita mengenai perjuangan perempuan mencintai seseorang. Dalam unggahannya,

Celine Evangelista

l BACA: Bagai.. di Hal 11


opini

2

minggu ke-302

24 - 30 JUNI 2021

Pajak Pendidikan: Manfaat atau Mafsadah

Oleh Prof. Nur Syam (Guru Besar Sosiologi/Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya

DI Amerika, konon katanya, ada dua hal yang tidak bisa dihindari oleh warga negaranya, yaitu kematian dan pajak. Warga negara Amerika tidak akan bisa mengingkari kematian yang memang sudah menjadi ketentuan azali, dan berikutnya adalah pajak yang memang menjadi kewajiban sebagai warga negara. Mungkin juga ada negara-negara lain yang pandangannya semacam ini. Pajak merupakan pendapatan negara yang kepastiannya bisa dihitung atau diprediksi secara akurat. APBN dalam banyak hal memang diperoleh dari penarikan pajak. Dari pajaklah sebenarnya dana pembangunan bisa didapatkan. Memang pajak memiliki fungsi budgeter atau fungsi pembiayaan pembangunan. Sebagai fungsi penganggaran maka besar atau kecilnya pajak sangat menentukan terhadap besar atau kecilnya dana untuk kepentingan pembangunan. Pajak digunakan untuk kepentingan negara. Di antara fungsi pajak bagi pembangunan adalah untuk menyediakan dana bagi pemenuhan infrastruktur pendidikan, kesehatan, ekonomi, bahkan pertahanan keamanan. Selain itu juga untuk pendanaan bagi pengembangan SDM. Dalam konteks pembangunan eko-

PTM...

► Sambungan hal 1 Lonjakan jumlah kasus Corona di Kudus, kata Maxi, hampir semua kasus Corona varian Delta. Begitu juga di DKI Jakarta, Maxi menyebut varian Corona Delta sudah menyebar ke sejumlah daerah. Untuk itu dia menyebut sejumlah daerah tersebut akan dilakukan tes whole genome sequencing. “Setiap ada peningkatan kasus di setiap daerah yang cukup tajam, langsung sampel yang memenuhi syarat genome sequencing yang virolog di bawah 30 itu kita bisa periksa varian baru. Ada 14 laboratorium yang ditunjuk untuk memeriksa varian baru di Indonesia,” katanya. Lebih lanjut Maxi menjelaskan virus Corona bisa menyerang semua umur. Dia kemudian mencontohkan penyakit deman berdarah. “Virus ini tipenya bisa menyerang semua umur. Seperti dulu varian deman berdarah, kalau dilihat varian awal hanya pada anak-anak, sesudah berkembang beberapa tahun kena pada orang dewasa. Jadi sifat virus itu setiap ada varian itu ada spesifikasinya,” kata dia. Maxi memaparkan angka kematian varian Delta terbilang rendah. Namun dia menekankan bahwa penularan virus Corona varian India yang begitu cepat menular dapat memberikan

nomi, maka pajak juga dapat digunakan untuk pengentasan kemiskinan, kelaparan, dan infrastruktur ekonomi lainnya seperti pasar, dan sumber daya ekonomi yang bercorak fisikal. Pajak juga digunakan untuk pembangunan transfortasi umum, serta pemenuhan fasilitas public lainnya. Di antara jenis pajak yang dikenakan oleh pemerintah pusat meliputi: Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Bea Meterai, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sementara yang dikenakan oleh Pemerintah Provinsi adalah Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Pajak Rokok, Pajak Air Permukaan. Sedangkan pajak yang dikenakan oleh Pemerintah Daerah meliputi: Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Parkir, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Wallet, PBB Perdesaan dan Perkotaan dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan. Pemerintah terus berupaya agar pemasukan negara dari pajak tidak berkurang dan bahkan terus meningkat. Di dalam konteks ini, maka pemerintah terus berupaya agar pemasukan sector pajak akan bisa terus dinaikkan dan hasilnya akan dapat digunakan untuk pembangunan berbagai sector pembangunan, baik infrastruktur maupun non infrastruktur. Berdasarkan perhitungan Kementerian Keuangan sampai akhir November tahun 2020, bahwa pajak mencapai angka 925,34 trilyun di mana jumlah angka tersebut menurun sebesar 18,5 persen, yang pada tahun 2019 mencapai angka 1,136,13 Trilyun. Penurunan pajak ini tentu

berkorelasi dengan terjadinya wabah Covid-19 yang mendera perekonomian Indonesia ke titik terendah. (Republika. co.id diunduh 21/06/2021). Pendanaan Pembangunan tentu tidak bisa diabaikan, bahkan di era Covid-19. Artinya pembiayaan pembangunan dalam berbagai sector harus tetap jalan. Misalnya pembangunan infrastruktur kesehatan, pendidikan, perekonomian dan pembiayaan SDM lainnya. Oleh karena itu tidak ada jalan lain kecuali pemerintah terus berupaya agar penerimaan pajak tidak jatuh ke angka yang lebih rendah. Dan salah satu yang terlibat dibidik adalah lembaga pendidikan. Akhir-akhir ini sedang diwacanakan tentang pajak pendidikan yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dikenakan kepada lembaga pendidikan. Rencana ini dituangkan dalam rencana untuk merevisi terhadap UndangUndang No. 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan ((KUP) yang akan diajukan pemerintah kepada DPR. Bahkan sudah masuk di dalam Program Legislasi Nasional (prolegnas). Artinya, bahwa revisi Undang-Undang dipastikan akan dibahas tahun ini. (tirto.id diunduh 21/06/2021). Wacana ini sontak menjadi pembahasan yang sangat mengedepan di berbagai media, termasuk media sosial. Rasanya, masyarakat lebih berpihak kontra pemerintah atas usulan untuk mengubah Undang-undang ini. Hal ini misalnya bisa dibaca dari pandangan organisasi-organisasi sosial yang memiliki sejumlah lembaga pendidikan. Misalnya Muhammadiyah yang banyak memiliki lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai dari TK sampai perguruan tinggi, dan NU yang memiliki lembaga

beban bagi fasilitas kesehatan, yang ujung-ujungnya juga membuat angka kematian tinggi. “Memang cepat penularannya, tapi case fatality rate-nya, angka kematiannya, belum terbukti sangat ganas. Jadi angka kematiannya rendah. Tetapi kalau nanti banyak orang kena dan harus gejala ringan sampai sedang, itu dibawa ke rumah sakit, nggak ada rumah sakit, terbatas tempat tidurnya habis, ruang ICU-nya habis, ya seperti India oksigennya habis itu berarti angka kematiannya banyak. Jadi banyak orang kena, jadi banyak juga yang akan meninggal kalau fasilitas kesehatan kita nggak cukup lagi,” katanya. Jawa Timur termasuk yang mengalami lonjakan kasus Covid-19. Namun Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan tidak akan menerapkan lockdown. “Enggak ada opsi lockdown,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya kemarin. Opsi lockdown di Jatim adalah lockdown berbasis mikro. Hal itu sudah diterapkan di sejumlah permukiman warga di Kota Pasuruan dan Malang. “Sekarang mikro lockdown, ada di Pasuruan. Lalu mikro lockdown di Malang. Jadi satu gang di-lockdown,” ucapnya. Khofifah mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pengetatan PPKM mikro di sejumlah daerah yang mengalami kenaikan kasus Covid-19. “PPKM pengetatan itu berarti

di titik yang terkonfirmasi zona COVID-19 oranye dan merah,” ujarnya. Pengetatan itu, kata dia, sudah dilakukan di Kota Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Ngawi, Kabupaten dan Kota Madiun. “Kalau ada pengetatan, ada jam malam, nah penegakannya di kabupaten/ kota. Kami juga selalu koordinasi terus dengan 38 kabupaten/ kota,” kata dia. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Jatim, per 21 Juni tercatat jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Jatim mencapai 164.267 kasus. Sebanyak 4.808 merupakan kasus aktif, 147.272 sembuh, 12.187 meninggal dunia. Kabupaten Bangkalan, Madura, saat ini menjadi daerah dengan kasus aktif tertinggi di Jatim. Kabupaten ini memiliki 941 kasus aktif. Sebanyak 19 pasien di antaranya diketahui terinfeksi varian B16172 Delta.

pendidikan dari RA sampai perguruan tinggi yang kebanyakan bernaung di bawah Kementerian Agama. NU juga memiliki institusi pendidikan tinggi yang berada di bawah Kemendikbud. Upaya untuk memberlakukan PPN bagi lembaga pendidikan memang memantik reaksi keras, sebab sesuai dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, maupun Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi beranggapan bahwa pendidikan merupakan usaha non komersial atau nirlaba. Sebagai lembaga nirlaba, maka dipastikan bahwa apapun yang diusahakan oleh lembaga pendidikan bukan untuk tujuan komersial tetapi dari rakyat, untuk rakyat dan oleh rakyat. Seharusnya tidak ada lembaga pendidikan yang melakukan kegiatan dengan upaya untuk memperolah keuntungan. Jika seandainya lembaga pendidikan tersebut memperoleh kelebihan dari dana operasional maka akan kembali juga untuk pemenuhan infrastruktur yang memang harus dipenuhinya. Oleh karena itu, saya kira wacana untuk membayar PPN bagi lembaga pendidikan ini seharusnya dikaji ulang dengan memperhatikan halhal sebagai berikut: pertama, pemetaan secara jelas dan definisikan secara jelas tentang lembaga pendidikan apa, bagaimana dan mana yang dinyatakan sebagai pendidikan yang tidak nirlaba. Pemetaan ini terasa sangat penting untuk memberikan kejelasan, mana lembaga pendidikan yang pantas dikenai PPN dan mana yang tidak. Sebelum Revisi Undang-Undang ini dilakukan sebaiknya dikaji secara mendalam tentang kemanfaatan dan kemadharatannya. Kedua, Kembali kepada regulasi, sebab regulasi selama ini me-

nyebut institusi pendidikan tersebut nirlaba artinya tidak bisa dikenai pajak karena bukan lembaga bisnis yang berharap atas keuntungan lembaganya. Lembaga Pendidikan di dalam banyak kasus merupakan lembaga yang biaya operasionalnya dipenuhi dari “belas kasih” dari masyarakat, yang memerlukan pendidikan bagi anak-anaknya. Ketiga, perlu ekstra hati-hati dalam membuat regulasi ini sebab jika yang dikenakan PPN adalah sekolah swasta, maka yang akan menjadi berat adalah lembaga-lembaga pendidikan swasta yang belum mandiri. Jumlah lembaga pendidikan yang sudah berswasembada sangat kecil, kebanyakan adalah lembaga pendidikan yang swadaya. Bisa memenuhi biaya operasional saja sudah menyenangkan. Jika kita menggunakan contoh madrasah swasta di bawah Kemenag, yang jumlahnya mencapai 90 persen, maka kebanyakan lembaganya berstatus swadaya minimal, dan dapat dihitung dengan jari yang berswadaya maksimal. Jangan dicari yang swasembada. Dari aspek status kelembagaan, infrastruktur dan SDM juga masih memprihatinkan. Lembagalembaga seperti ini justru menginginkan ada bantuan operasional dari pemerintah. Makanya, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau Bantuan Siswa Miskin (BSM) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP) justru menjadi andalan. Jadi, jangan sampai upaya menggelembungkan pajak termasuk melalui pendidikan justru bisa menjadi masalah dalam upaya untuk meningkatkan kualitas SDM dan lebih lanjut bisa mengarah kepada kapitalisme pendidikan atau komersialisasi pendidikan. Wallahu a’lam bi al shawab. (nursyamcentre.com)

Diungkapkan, bukan dirinya saja yang khawatir, kedua anaknya juga tidak mau mengambil risiko. “Biarlah mereka belajar di rumah dulu sampai situasinya benar-benar kondusif,” tandasnya. Ketidaksetujuan juga disampaikan Ita Yunita. Dia mengatakan rendahnya tingkat vaksinasi membuat dia belum percaya melepas anaknya ke sekolah. “Protokol kesehatan masyarakat Indonesia masih amburadul. Kalau dilepas sekolah offline khawatir bermunculan klaster baru,” tutur Ita. Kekhawatiran juga diungkapkan Farida. Meski sudah tak memiliki anak yang masih bersekolah, ibu satu anak ini mengimbau pemerintah jangan membuka sekolah dulu. “Kasus di Bangkalan tinggi. Tingkat mobilitas masyarakatnya tinggi dan dekat lagi dengan Surabaya, sehingga risiko terjadinya penularan juga tinggi. Di sisi lain, hingga kini di IndonePTM Ditunda sia belum ada vaksin Covid Melihat perkembangan yang yang mendapat persetujuan dari kurang baik itu banyak pihak BPOM untuk anak umur di minta agar PTM ditunda. “Se- bawah 18 tahun, karena hasil uji jak awal saya kok nggak setuju, klinik belum selesai ,” ujarnya. apalagi sekarang. Kalau anak Memahami kekhawatiran saya kena, siapa yang nang- para orangtua akan kemungkigung. Rumah sakit juga lagi nan penularan Covid-19 pada penuh-penuhnya ini,” ujar Ika, anak mereka, yang kemudian ibu dua anak siswa SMP negeri dapat pula menularkan ke semua di Surabaya, Rabu (23/6/2021). penghuni rumah, Ikatan Dokter Selain kasusnya meningkat, Anak Indonesia (IDAI) Jawa kekhawatiran Ika bertambah Timur meminta pemerintah sejak tahu di Jakarta banyak membatalkan rencana PTM ini. anak-anak terpapar Covid-19. “Tegas-tegas kita minta. Mohon

ini dibatalkan saja,” kata Ketua IDAI Jatim, dr Sjamsul Arief SpA MARS. Sementara epidemiolog klinis, dr Tifauzia Tyassuma, mengatakan demi melindungi anak dari kesakitan dan kematian, pemerintah mesti mengevaluasi kebijakan membuka sekolah tatap muka. “Anak-anak harus diselamatkan,” ujarnya dalam sebuah diskusi. Merespon kekhawatiran masyarakat, Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pihaknya tak segan menunda PTM jika zona berubah merah dan bahkan membatalkan jika semakin membahayakan. Menurut dia, keselamatan anak-anak lebih penting dibanding (pembelajaran) tatap muka. “Untuk PTM, kami lihat perkembangan dahulu. Kami tak ingin mengambil risiko” kata Eri Selasa (22/6/2021). Sejauh ini Pemkot Surabaya terus mengkaji kemungkinan penyelenggaraan PTM, tapi sejumlah persiapan dimatangkan. Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini juga meminta warga konsisten menekan laju penularan Covid-19. Apabila Surabaya tetap masuk zona hijau, PTM bisa digelar. Anggota Dewan Pendidikan Surabaya, Munir, menyebut, dalam kondisi ini pihaknya akan merujuk pada kajian kesehatan dan kebijakan yang dikeluarkan. “Kalau Satgas dan ahli bilang tidak recommended, kami cend-

Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi/penanggung jawab : Erfandi Putra Wakil Pimpinan Redaksi/pimpinan perusahaan: Gatot Susanto Redaktur Pelaksana : Titis Tri Wahyanti Redaktur: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir Biro Jakarta: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti KONSULTAN HUKUM : Andi Heriyanto SH

secangkir kopi

Jangan Terlambat

Masyarakat Indonesia beberapa hari ini dikejutkan dengan melonjaknya kasus terinveksi. Varian baru dari India, Inggris dan Afrika “memicu” kegelisahan anggota masyarakat. Mengapa varian baru itu masuk dengan “mudah” ke Indonesia? Pertanyaan-pertanyaan ini yang muncul dari sejumlah anggota masyarakat. Apakah virus varian baru tersebut dengan mudah masuk ke Indonesia? Bagaimana dengan berita “rombongan” orang-orang India yang berhasil masuk ke Indonedia di saat negaranya diserbu covid gelombang kedua? Jangan-jangan mereka itu yang membawa varian baru ke Indonesia. Berbagai pikiran memang hinggap di pikiran kita. Terlepas dari itu semua, kini serangan covid-19 di Indonesia melonjak lagi. Awal-awal Mei lalu, tambahan kasus secara nasional sudah mulai turun di angka kisaran 5.000 per harinya, kini melonjak menjadi kisaran 12.000-an. Juga demikian di Jatim pada periode yang sama sekitar 140 an per harinya, kini menjadi kisran 720 an per harinya. Bertolak pada kenyataan inilah, pembatasan gerakan manusia mharus diperketat lagi. Jangan sampai terlambat. Pemerintah harus lebih agresif lagi untuk memperketat penyekatan. Terkait dengan ini, kita harus mengapresiasi langkahlangkah yang diambil oleh Kementerian Dalam Negeri yang mengeluarkan instruksi terbaru untuk kepala daerah dalam pemberlakuan PPKM Mikro secara ketat.

erung ikut saja karena kesehatan dan keselamatan anak-anak lebih penting,” ujarnya, Rabu (23/6/2021). Saat ini kasus Corona terus meningkat. Hingga 22 Juni 2021 jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Surabaya mencapai 24.871 atau bertambah 71, kasus aktif sebanyak 319 (+36), sembuh 23.167 (+34) dan meninggal 1.385 (+1). Dengan kasus yang terus meningkat, bisa dimaklumi kalau para wali murid khawatir memberikan izin anaknya mengikuti PTM. “Pasti khawatir. Makanya, kondisi ini harus jadi pertimbangan (menggelar) PTM,” kata Ketua Dewan Pendidikan Surabaya, Juli Poernomo Slamet dalam webinar membahas PTM dan PPDB. Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo, mengatakan, pihaknya akan melakukan PTM sesuai aturan yang ditetapkan. Tentu saja dengan memerhatikan zona. “Saat ini posisi Surabaya zonanya seperti apa. Kalau zonanya memungkinkan melakukan PTM, ya kita lakukan PTM,” katanya Selasa (22/6/2021). Kalau pun PTM batal dilaksanakan lantaran kondisi Surabaya tidak memungkinkan, Dinas akan mendorong para guru agar lebih kreatif lagi menyampaikan materinya ketika daring. “Dengan begitu anakanak tidak jenuh, dan pelajaran itu bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Erfandi Putra Pemimpin Redaksi

Instruksi itu mencakup pengaturan jam operasional kantor hingga restoran. Aturan itu tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021 yang ditandatangani Tito Karnavian, Senin (21/6/2021). Instruksi ini memuat 18 poin. Tito menginstruksikan kepala daerah yang memberlakukan PPKM Mikro memperhatikan aturan pembatasan. Salah satunya aturan kerja dari rumah atau work from home sebanyak 75% di daerah zona merah dan 50% di zona lainnya. "Untuk Kabupaten/Kota yang berada dalam zona merah pembatasan dilakukan dengan menerapkan WFH sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dan WFO sebesar 25% (dua puluh lima persen),"katanya. saat PPKM Mikro, tempat makan hanya boleh dibuka hingga pukul 20.00 waktu setempat. Kapasitas juga dibatasi sebanyak 25 persen. Jam operasional dibatasi sampai dengan Pukul 20.00 waktu setempat. Proses belajar-mengajar di zona merah dilakukan secara daring. Begitu pula tempat ibadah di zona merah ditutup sementara hingga situasi dinyatakan aman.(*)

Dikhawatirkan, anak yang tertular virus Corona di perjalanan atau di sekolah, dapat menularkan ke ayah-ibu, paman-bibi, nenek-kakek dan keluarga serumah, hingga terbentuk klaster keluarga karena masih banyak yang belum vaksinasi Covid-19. Atas dasar masukan berbagai profesi anggota IDI lainnya dan mengacu pada ketentuan pemerintah, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengusulkan PTM dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan kelompok umur yang lebih tua, misalnya mahasiswa dan SLTA dengan pertimbangan lebih mudah diatur untuk mencegah penularan yang luas dan pendidik mendapat pengalaman mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dari skala kecil. “Bila dalam 2 – 4 minggu tidak terjadi penularan, dapat dilanjutkan dengan uji coba pada kelompok umur lebih muda (misal murid SLTP dan SD kelas 4, 5, 6),” ujar Dr dr Gatot Soegiarto SpPD, anggota Tim Advokasi Pencegahan Covid-19 PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengutip pertimbangan dari IDI. Sekolah-sekolah di Surabaya umumnya sudah siap melaksanakan PTM. Bahkan telah pula melakukan simulasi hingga menyiapkan tim satgas Covid-19 di sekolah. Kiswadi Imam Santosa, guru SMAN 2 Surabaya, mengungkap pihaknya sudah menyiapkan kelas tatap muka terbatas bagi siswa kelas 12. *ret, kmf

WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Lukman GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA : Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA : Bambang Sujarwanto NGANJUK : Iskandar Zulkarnaen Kediri KAB/KOTA : Iskandar Zulkarnaen JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Teguh Aryanto BANYUWANGI : Edhi Prasetyo bOJONEGORO: Ahmad Sampurno. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers


SIDOARJO

minggu ke-302 24 - 30 JUNI 2021

3

Imbau Perusahaan di Sidoarjo Prioritaskan Warga SIDOARJO (GN)-Jumlah remaja siap kerja dari Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sidoarjo setiap tahunnya mencapai 4000-an. Jumlah tersebut belum termasuk lulusan SMA dan Sarjana. Untuk mengakomodir ribuan remaja yang siap kerja tersebut sejumlah kebijakan dilakukan oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor. Salah satunya dengan melakukan MoU atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan ratusan perusahaan yang ada di Sidoarjo. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo diminta gerak cepat, komunikasi dengan perusahaan - perusahaan untuk memfasilitasi para lulusan SMK agar segera mendapatkan pekerjaan. “Total ada 76 SMK di Sidoarjo , baik negeri maupun swasta yang selama ini sudah kerjasama dengan perusahaan tertentu,” kata Heru Sasmita, Ketua Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) Kabupaten Sidoarjo, yang selama ini memfasilitasi lulusan SMK dengan perusahaan - perusahaan yang membutuhkan karyawan. Kerjasama tersebut, kata

GN/Istimewa

Mahasiswa PMII Cabang Sidoarjo menggelar aksi demontrasi di depan Kantor Bupati Sidaorjo.

Massa PMII Tuntut Reformasi Birokrasi

GN/Istimewa

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menggandeng perusahaan di Sidoarjo agar bisa menerima tenaga lulusan sekolah di kota delta tersebut.

Heru lebih kepada menampung kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang diperuntukkan bagi siswa kelas XI. Sedangkan siswa yang lulus sebagian ada yang diterima di perusahaan tempatnya praktek/magangnya dulu. Rata - rata yang sudah lulus berupaya mencari lowongan kerja sendiri. Dengan jumlah jurusan di SMK mencapai 38 bidang jurusan, Bupati Gus Muhdlor

melihat peluangnya terbuka lebar. Perusahaan yang membutuhkan karyawan tidak perlu merekrut tenaga dari luar Sidoarjo. “Saya minta perusahaan di Sidoarjo jika mencari pegawai prioritaskan warga Sidoarjo dulu. Mereka ini (lulusan SMK) sudah siap bekerja,” kata Gus Muhdlor usai membuka acara Pembekalan Khusus bagi Lulusan SMK se Kabupaten Sidoarjo

di SMK Diponegoro. Rabu, (23/6/2021). Selama ini Disnaker setempat rutin setiap tahun menggandeng puluhan perusahaan untuk membuka Bursa Kerja atau Job Fair. Mulai tahun ini, Bupati Gus Muhdlor minta ada peran aktif dari Dinas Tenaga Kerja, terjun langsung membantu dan mengupayakan ribuan lulusan SMK untuk mendapatkan pekerjaan.

“Dinas Tenaga Kerja bisa segera komunikasi dan membuat perjanjian kerjasama dengan dengan perusahaan - perusahaan, tujuannya bila ada perusahaan yang membutuhkan pegawai maka yang diprioritaskan adalah lulusan SMK dari Sidoarjo. Tentunya sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan,” terang bupati yang juga putra Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat Kiai Ali Masyhuri ini.win

Cegah Wabah Covid, Gandeng Pendekar dan Dai

SIDOARJO (GN)-Polresta Sidoarjo menggandeng berbagai elemen masyarakat guna mencegah penularan wabah Covid-19. Kali ini dari perguruan pencak silat dan dai kamtibmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. “Kami bentuk Pendekar Lawan Covid dan Da’i Kamtibmas Lawan Covid, tu-

GN/Istimewa

Kapolresta Sidoarjo AKBP Kusumo Wahyu Bintoro berbincang dengan salah satu tokoh.

juannya untuk bersama-sama

mengedukasi masyarakat di

wilayahnya masing-masing tentang pentingnya disiplin protokol kesehatan dan tidak takut untuk di vaksinasi Covid-19 sebagai upaya percepatan memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” jelas Kapolresta Sidoarjo AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (23/6/2021). Dengan semua pihak ikut bergerak membangun kes-

adaran masyarakat, diharapkan upaya penanggulangan Covid-19 dapat segera teratasi. Selain itu, kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo dapat terwujud. Kapolresta Sidoarjo menambahkan, nantinya para pendekar dan da’i inilah yang langsung turun ke kelompoknya. win

SIDOARJO (GN)–Sejumlah mahasiswa tergabung Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sidoarjo menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Sidoarjo. Mereka menuntut reformasi birokrasi di lingkungan pemkab setempat yang dinilai sangat lamban dalam merespon kebutuhan masyarakat. Ketua Umum PMII Sidoarjo Romlah, menyampaikan perencanaan dan realisasi program selalu tidak sesuai dengan target, terbukti Silpa APBD Sidoarjo setiap tahun selalu meningkat hingga mencapai Rp. 1,2 triliun. “Kami meminta Pemkab Sidoarjo serius dalam melakukan perencanaan dan pengganggaran, agar Silpa yang begitu tinggi tidak terulang lagi,” kata Romlah dalam orasinya, Rabu (23/6/2021). Selain reformasi birokrasi, aktivis PMII ini juga menyoroti soal aset milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang sudah menjai catatan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur. Dari aset yang dimiliki Pemkab Sidoarjo, sebanyak 70,8 persen berupa aset tanah atau sebanyak 2.363 bidang tanah, dan yang belum bersertifikat angkanya sebanyak 1.954 bidang tanah. “Bahkan, informasinya saat ini ada belasan aset tanah yang sedang sengketa. Dan ada juga yang sudah digunakan pihak lain tanpa ada perjanjian yang jelas. Ini kan jelas sudah melanggar hukum,” tegasnya. Aksi Mahasiswa ini sempat memanas lantaran Bupati Sidoarjo tak kunjung menemui massa. Namun tak lama kemudian setelah ada desakan dari mahasiswa Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo akhirnya menemui pengunjuk rasa. Sementara, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan bahwa dalam masa pemerintahannya yang baru ini pihaknya telah banyak melakukan terobosan. Salah satunya terkait reformasi birokrasi Gus Muhdlor mengaku sudah mendapat ijin untuk melakukan mutasi jabatan. “Izin dari mendagri untuk melakukan mutasi jabatan sudah turun pada 17 Juni kemarin. Assesment terhadap pejabat sudah dilakukan. Semuanya pasti dilakukan, namun tidak bisa langsung dilaksanakan hari ini. Ya bertahap lah,” katanya. Gus Muhdlor juga mengucapka terimakasih atas masukan dari sahabat PMII yang terus mengawal jalannya pemerintahan di Kota Delta. “Saya senang mendapat masukan seperti ini. Ini tandanya anak muda yang memiliki kepedulian terhadap daerahnya,” pungkasnya.nda

Sidoarjo Kembali Terapkan Jam Malam SIDOARJO–Sidoarjo bakal kembali menerapkan aturan jam malam. Semua aktivitas di pusat perbelanjaan, restoran, café, minimarket dan sebagainya harus sudah stop pukul 22.00 WIB. Ini menyusul kembali meninkatnya penyebaran Covid-19 di Kota Delta. Sehingga pemerintah merasa perlu untuk melakukan pembatasan terhadap kegiatan masyarakat, dengan alasan untuk menekan penyebaran covid-19. Berdasar Surat Edaran yang dikeluarkan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, tertanggal 22 Juni 2021, ada beberapa aturan yang mulai diberlakukan. Antara lain, belajar belajar tatap muka ditunda dan

Jatim... ► Sambungan hal 1 Sampai saat ini, kata dia, tercatat Jatim masih menjadi provinsi yang tertinggi terhadap ketercapaian program vaksinasi. Berdasarkan data dari Tim Satgas Penanganan COVID-19 Jatim, pada dosis pertama sudah dilakukan terhadap 4,2 juta lebih orang, sedangkan suntikan dosis kedua masih 1,8 juta lebih orang. “Kami terus berupaya melaksanakan percepatan, salah satunya yang dilakukan hari ini. Terima kasih kepada pihak yang membantu, dan semoga elemen maupun komunitas lainnya juga melakukan langkah serupa,” katanya. Tim Satgas, lanjut dia, diakuinya rutin melakukan kontrol dan evaluasi terhadap vaksinasi, seperti mendata 10 daerah tertinggi dan 10 daerah

tetap menggunakan metode belajar online. Pada poin kedua, disebutkan bahwa aktivitas ekonomi dibatasi sampai pukul 22.00 WIB. Ketiga, kegiatan keagamaan dilakukan dengan tetap mempertimbangkan protokol kesehatan. Keempat, semua pihak diminta untuk semaksimal mungkin menghindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Kelima, mengoptimalkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM Mikro) di desa atau kelurahan. Keenam, melibatkan pranata sosial di tingkat bawah seperti PKK, Karang Taruna, posyandu, RT/RW dan sebagainya dalam penerapan

terendah, kemudian mendorong kabupaten/kota yang belum maksimal capaiannya agar lebih dimasifkan. Menurut dia, menghadapi pandemi Covid-19 yang kini sedang mengalami lonjakan kasus, maka yang harus dilakukan adalah percepatan vaksinasi serta penebalan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. “Kecenderungan saat ini memang sedang naik di semua provinsi, termasuk Jatim, karena pasca-libur Lebaran yang diikuti hajatan cukup banyak tanpa memperhatikan protokol kesehatan ketat,” katanya. “Nah, salah satu pengendalian COVID-19 adalah membangun imunitas berbasis komunitas atau herd immunity, yang secara teoritik bisa terbangun kalau minimal 70 persen masyarakatnya sudah

Kedelapan, perangkat daerah teknis diminta agar menindaklanjuti substansi surat edaran ini sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Ya, surat edarannya sudah terbit. Sehingga pemberlakuan jam malam dan beberapa pembatasan kegiatan masyarakat mulai diterapkan kembali

untuk menekan penyebaran covid-19,” kata Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi, Rabu (23/6/2021). Pihaknya berharap agar masyarakat bisa menyesuaikan diri, menaati aturan yang sudah ada. Toh semua itu disebutnya demi kepentingan bersama. Menjaga kesehatan semua masyarakat Sidoarjo dari covid-19 yang kembali merebak. “Seluruh elemen masyarakat seharusnya sudah menerapkan dan menindak lanjuti edaran yang kami keluarkan terkait pengetatan PPKM Mikro di ranah RT/RW ini. Termasuk pemberlakuan jam

Dirantai...

asaan keduanya yang tidak sabar untuk berpisah tergambar secara visual dari wajah Pustovitova dan Kudlay. Selama upacara pemutusan rantai, keduanya mengungkapkan bahwa mereka sekarang ingin berkembang secara mandiri dan bahkan jauh dari satu sama lain. Pustovitova bahkan akan pindah ke bagian negara yang sama sekali berbeda, dilaporkan oleh RT pada Jumat (18/6/2021). Pustovitova mengungkapkan bahwa

dia akan segera kembali ke “kehidupan yang penuh.” Dia pun berharap cerita ini akan menjadi “contoh yang bagus untuk semua pasangan di Ukraina.” Menurut Kudlay, mereka tidak mengenal satu sama lain dengan baik sebelum mereka berkomitmen untuk “diikat.” Pasangan Ukraina ini menyadari bahwa mereka memiliki “pandangan yang berbeda tentang kehidupan.” “Sekarang kami telah meningkatkan komunikasi, kami

saling mengenal secara menyeluruh. Dan akal sehat menyarankan bahwa baik Vika maupun saya tidak membutuhkan hubungan seperti itu. Itu hanya akan merugikan kita,” kata Kudlay. Sekarang, pasangan Ukraina itu berencana untuk memasang rantai yang rusak untuk dilelang, dan mereka berharap dapat menghasilkan 3 juta hryvnia (110.000 dollar AS setara Rp 1,6 miliar. Adinda LMP, kpc

Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (22/6/2021). Anies memandang situasi wabah COVID-19 saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena ada varian baru. Menurutnya, jenis virus ini lebih cepat menular terhadap anak-anak. "Artinya kita menghadapi situasi wabah yang berbeda dengan awal tahun kemarin. Besar kemungkinan adalah varian baru yang dengan mudah menular

termasuk kepada anak-anak," jelasnya. Eks Mendikbud itu mewanti-wanti aga orang tua tak membiarkan anaknya bermain di luar rumah. Dia meminta peran serta orang tua dalam menjamin kesehatan dan keselamatan anaknya masing-masing. "Saya berharap kepada keluarga di Jakarta lebih berhati hati. Usahakan di rumah saja. Anak-anak biarkan bermain di rumah saja demi keselamatan semuanya. Karena

penanganan untuk anak-anak tentu membutuhkan pendampingan orang dewasa sehingga muncul kompleksitas yang tidak sederhana," ujar Anies. Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkapkan banyak anak di Jakarta terpapar Corona (COVID-19). Total, ada 224 balita usia 0-5 tahun positif Corona. (dtc)

Pemberlakukan jam malam akan kembali diterapkan di Sidoarjo.

protokol kesehatan. Dalam surat edaran itu, di item ketujuh juga menyebut, mendorong masyarakat untuk agar berpartisipasi aktif untuk melaksanakan vaksin di tempat-tempat yang disediakan.

tervaksinasi,” tutur Khofifah menambahkan. Oleh karena itu, ke depan Pemprov Jatim dan 38 pemkab/pemkot ditambah dengan berbagai elemen maupun kelompok sosial terus berupaya memasifkan program vaksinasi, seiring kedatangan dosis vaksin ke Indonesia. Secara global, menurut data Kementerian Kesehatan RI, sampai dengan Sabtu (19/6), total 12,2 juta orang telah menerima dosis vaksin secara lengkap, dengan penerima dosis pertama telah mencapai 22,8 juta orang. Sementara jumlah dosis vaksin yang telah masuk ke Tanah Air hingga 20 Juni 2021 total mencapai 104.728.400 dosis vaksin. Rinciannya adalah 94.500.000 dosis Sinovac, 8.228.000 dosis AstraZeneca dan 2.000.000 dosis Sinopharm. (ant)

► Sambungan hal 1

Proses itu dikelilingi oleh kamera. Mereka juga dibombardir dengan pertanyaan dari jurnalis nasional dan lokal. Ternyata usaha keduanya tidak sia-sia. Perwakilan dari National Records of Ukraine, Vitaly Zorin, menyatakan bahwa pasangan tersebut kini memiliki rekor paling banyak waktu diborgol ke orang lain. Setelah rantai terlepas, per-

Jagalah...

► Sambungan hal 1 "Tapi yang mengkhawatirkan, ini perlu perhatian khusus bahwa Minggu lalu kita alami kasus harian tertinggi yaitu 5.582 kasus baru. Dari angka itu 665 anak usia 5-18 tahun dan 224 adalah kasus anak di bawah 5 tahun, balita. Jadi 16 persen dari kenaikan kasus adalah anak-anak," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI

GN/Istimewa

malam dan sebagainya,” lanjut Subandi. Ketua DPC PKB Sidoarjo itu juga mengungkapkan bahwa penyebaran covid-19 di Sidoarjo saat ini memang sudah menghawatirkan. Bahkan, dia juga menyebut bahwa varian virus delta pun sudah masuk ke Sidoarjo. “Laporan yang kami terima, kemarin sudah ada sepuluh orang yang meninggal dan terjangkiti varian baru tersebut. Oleh karenanya kami minta masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan dan menjaga kesehatan agar tidak terpapar covid-19,” pesannya.trb


MADURA

4

minggu ke-302

24 - 30 JUNI 2021

Warga Madura Ramai-Ramai Urus SIKM

BANGKALAN (GN)–Sejak awal pekan ini, Pemkab Bangkalan memberlakukan surat izin keluar masuk (SIKM) bagi mereka yang melintas Jembatan Suramadu dan menyeberang lewat Pelabuhan Kamal-Ujung. Sejak peraturan tersebut, Pemkab Bangkalan menerima ratusan permohonan. Bahkan baru dua hari penerapan, sedikitnya sudah ada 924 permohonan. Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan bahwa pemohon SIKM adalah masyarakat yang akan melintas di jembatan Suramadu ataupun di Pelabuhan Kamal. Kebijakan itu dibuat salah satunya untuk mengurangi penumpukan dan antrian di Suramadu dan di pelabuhan. Ra Latif mengatakan, semakin banyak warga yang mengajukan permohonan SIKM maka akan semakin bagus. Karena itu akan memudahkan Pemkab untuk melakukan tracing kepada masyarakat. “Semakin banyak pula yang mengajukan SIKM maka penyekatan di Suramadu

GN/Istimewa

Petugas Linmas Bangkalan melakukan pemeriksaan pengendara yang hendak melintas Suramadu. Mulai pekan ini, jika melalui Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal wajib memiliki SIKM.

dan Pelabuhan Kamal juga akan semakin longgar, karena ketika melintas hanya akan ditanya SIKM nya saja,” ujar Ra Latif dilansir dari laman resmi Pemkab Bangkalan. Ra Latif mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap mereka yang mengajukan permohonan, ternyata ada yang hasilnya reaktif setelah melakukan rapid antigen di Puskesmas masing-masing.

“Langsung kita tingkatkan ke tes swab PCR. Mudah-mudahan hasilnya negatif,” kata Ra Latif. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bangkalan Agus Sugianto Zain mengatakan bahwa Pemkab Bangkalan mengeluarkan kebijakan tersebut karena melihat banyaknya warga Bangkalan yang memiliki aktivitas pekerjaan di Kota Surabaya. “Yang paling dipikirkan oleh

pimpinan kami baik Forkopimda Jatim atau Bangkalan, terhadap warga atau masyarakat yang setiap hari lalu lalang Bangkalan - Surabaya, utamanya mereka mereka yang mengais rezeki harian itu seperti penjual sayur mayur dan pedagang,” kata dia. Dengan mengantongi SIKM, warga bisa lolos dari pos penyekatan tanpa perlu menjalani tes swab antigen. Pemerintah

Tak Kenal Hari Libur, Mas Tamam Blusukan ke Kelurahan Pakai Motor

PAMEKASAN (GN) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam turun meninjau langsung kondisi masyarakatnya yang ada di beberapa kelurahan untuk memastikan potensi yang bisa dikembangkan demi peningkatan ekonomi masyarakat, Sabtu (19/6/2021). Pantauan di lapangan, bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut mengendarai sepeda motor jadul bersama Camat Pamekasan, Rahmat Hidayat dimulai dari Kelurahan Jungcangcang, Kelurahan Bugih, kemudian ta’ziyah ke rumah Kepala Desa Teja Barat Kecamatan Pamekasan. Usai ta’ziyah, orang nomor satu di bumi Gerbang Salam tersebut melanjutkan perjalanannya ke Kelurahan Patemo, kemudian ke Kelurahan Gladak Anyar dan terakhir kunjungan ke Kelurahan Kowel. Saat kunjungan, mas Tamam menyerap aspirasi masyarakat serta lurah, tujuannya untuk menggali potensi kelurahan. “Ada tiga tujuan yang ingin kita capai dalam kunjungan ke beberapa kelurahan ini, dan minggu depan kita lanjutkan ke kelurahan yang lain. Kita memang punya agenda untuk sering turun ke desa-desa,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam usai blusukan.

GN/Masdawi

Bupati Baddrut Tamam blusukan dari desa ke desa untuk menyerap aspirasi meski dilaksanakan saat libur.

Bupati yang masuk dalam.bursa layak memimpin Jawa Timur tersebut mengatakan, pihaknya ingin mengetahui potensi yang bisa dikembangkan pada setiap kelurahan. Hasilnya, beberapa keluarah telah memiliki inisiatif untuk mengembangkan potensi yang ada. Misalnya, Kelurahan Bugih yang akan fokus pada pengembangan wisata dan kuliner. “Kemudian juga di Kelurahan Kowel ada beberapa potensi wisata yang mau dikembangkan. Barusan juga kita ketemu dengan gagasan wisata goverment, anak-anak SMA kita mau ajak untuk mengetahui peran dan fungsi kelurahan, kecamatan, pemerintahan dan beberapa

instansi lain yang bisa mengedukasi masyarakat,” tandasnya. Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini melanjutkan, pihaknya juga ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat di setiap kelurahan terlaksana dengan baik. Termasuk infrastruktur yang memerlukan tindakan cepat untuk segera diperbaiki. “Alhamdulillah, lurah-lurah sudah bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya, beberapa potensi ekonomi juga luar biasa. Misalnya, kerajinan pembuatan Terbang (Madura, red) ada yang pakai tangan dan ada yang sudah pakai mesin, ini khas yang dimiliki oleh kita,” ujar bupati murah senyum tersebut. adv,mas

Petani Tembakau Dibantu Infrastruktur Jalan, Irigasi dan Handtractor PAMEKASAN (GN) – Kegiatan yang akan dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dalam membantu kebutuhan para petani tembakau tahun ini cukup beragam. Di antaranya adalah kegiatan penanganan pada saat panen dan pasca panen. Selain itu juga ada kegiatan berupa bantuan dan pengandaan dukungan sarana dan prasarana usaha tani tembakau. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut ada sejumlah bantuan yang akan diberikan kepada petani, antara lain pengadaan mesin rajang tembakau, pengadaan genset dan pengadaan widik tembakau. Untuk bantuan mesin rajang disediakan sebanyak 20 buah, lalu pengadaan genset sebanyak 20 buah dan pengadaan widik tembakau sebanyak 2500 buah. Selain itu dalam bidang kegiatan penanganan panen dan pasca panen ini juga ada kegiatan yang berupa membangun infrastruktur jalan, jaringan irigasi, yang dibangun untuk usaha tani dan produksi tembakau. Menurut rencana ada 30 ruas jalan yang akan dibangun dalam kegiatan ini. Dan dana yang disediakan untuk propgram ini sebesar Rp 3 miliar. Infrastruktur jalan tentunya diban-

GN/Istimewa

Petani tembakau Pamekasan segera mendapat berbagai macam bantuan dari Pemkab.

gunn untuk kemudahan sarana transportasi bagi petani untuk memenuhi kebutuhan sarana mengangkut hasil pertaniannya. Irigasi juga untuk kemudahan merawat dan menyiram tembakau sehingga petani merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan dalam progres penanaman pemeliharaan hingga pada saat panennya. Sedangkan kegiatan terakhir di DKPP dari dana yang berasal dari DBHCHT adalah berupa kegiatan dukungan pengadaan sarana dan prasarana usaha tani tembakau. Ini berupa bantuan sarana pendukung pertanian sesuai dengan komoditas, teknologi dan spesifik lokasi. Dalam kegiatan ini bentuknya

berupa pengadaan handtractor sebanyak 165 unit, pengadaan pompa air sebanyak 30 unit, pengadaan cultivaror sebanyak 11 unit dan pengadaan handsprayer sebanyak 150 unit. Jumlah dana yang disediakan untuk kegiatan ini mencapai Rp. 4,9 miliar. Kepala Bidang Produksi DKPP Pamekasan Achmad Suaidi mendampingi Kepala DKPP Ajib Abdullah mengatakan secara umum kegiatan yang dilakukan oleh lembaganya adalah berupa bantuan dan program yang membantu petani tembakau mulai saat awal peningkatan kualitas bahan baku budidaya hingga penanganan pasca panen. adv,mas

Bantuan Pendidikan

Guru Honorer dan Penjaga Sekolah Dapat Insentif

Bangkalan telah menyiapkan segala keperluan warga yang ingin mengurus SIKM dengan gratis. Alur mengurus SIKM Untuk mengurus surat ini, pemohon cukup datang ke Puskemas yang ada di Bangkalan sesuai dengan domisili atau langsung ke RSUD Syarifah Ambami Rato Bangkalan untuk dilakukan tes swab antigen. Syarat kedua, pemohon khusus pekerja harus melampirkan surat keterangan dari instansi tempat bekerja dan/atau surat keterangan lain yang sesuai dengan aktivitasnya dari pihak terkait. Setelah pemohon melengkapi dua syarat tersebut, mereka dipersilakan datang ke kantor kecamatan setempat saat hari dan jam kerja yaitu Senin - Jum’at pukul 09.00 - 12.00 WIB. SIKM berlaku selama 7 hari. Setelah masa berlaku habis, warga diharapkan mengurus kembali. Pemkab Bangkalan tengah berjuang menangani penyebaran Covid-19 terutama varian Delta yang diketahui sangat mudah menular. ins,mas

PAMEKASAN (GN)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan akan memberikan perhatian untuk guru honorer dan penjaga sekolah. Para guru honorer dan penjaga sekolah di Pamekasan akan diberi insentif bulanan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Akhmad Zaini menjelaskan, pemberian insentif bulanan tersebut sebagai upaya pemerintah daerah meningkatkan mutu pendidikan. Pendapat dia, pendidikan merupakan salah satu program prioritas pemerintah kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam selain kesehatan, ekonomi, infrastruktur dan reformasi birokrasi. Dia juga menjelaskan, insentif bulanan tersebut akan diberikan kepada guru honorer khusus sekolah dasar negeri (SDN). Sementara, honorer penjaga sekolah akan diberikan mulai tingkat SD sampai Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Rinciannya guru kelas sebanyak 416 orang, guru tidak tetap (GTT) pendidikan agama Islam (PAI) sebanyak 238 orang, GTT pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK) sebanyak 63 orang dan honorer penjaga sekolah sebanyak 227 orang. “Besaran insentif setiap bulannya Rp 600 ribu, semuanya sudah terbayarkan sejak Januari 2021. Untuk insentif ini dianggarkan sekitar Rp 18 miliar,” kata Akhmad Zaini kepada TribunMadura.com, Rabu (23/6/2021). Mantan Kabag Kesra Pemkab Pamekasan ini mengaku sedang mengkaji untuk memberikan insentif bagi GTT sekolah menengah pertama negeri (SMPN). Sebab, GTT SDN sudah terpenuhi secara keseluruhan. “Seluruh SD Negeri se-Kabupaten Pamekasan sudah terpenuhi. Untuk guru honor SMP swasta belum, karena berkaitan dengan aturan,” jelasnya. Dia berharap, adanya insentif untuk guru honorer non kategori tersebut bisa meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan visi misi Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam yang memiliki komitmen memajukan pendidikan untuk investasi sumber daya manusia masa depan.trb

Bupati Baddrut Tamam Apresiasi Dukungan Warga Jadi Kabupaten Literasi PAMEKASAN (GN) – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menjadikan daerahnya sebagai kabupaten literasi mendapat apresiasi masyarakatnya dan sejumlah pegiat literasi. Salah satunya, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Taman Asri Kowel Kecamatan Pamekasan. Masyarakat di Kelurahan Kowel tersebut mendirikan taman baca yang terletak di lokasi Taman Asri Kowel dengan nama Mandhapa Literasi. Pengunjung bisa membaca buku sambil bersantai ria di taman secara gratis. Bahkan, pihak pengelola berencana untuk menyediakan fasilitas Wifi agar pengunjung bisa mengakses literaturliteratur online. “Mandhapa Literasi ini akan menjadi fasilitas taman dan akan menjadi pusat kegiatan edukasi bagi para pengunjung. Kami memiliki beberapa literatur yang bisa dibaca oleh para pengunjung, mulai dari agama, sosial-budaya, ekonomi dan beberapa literatur tentang resep membuat obat tradisional dan lain-lain,” terang Ketua KSM Taman Asri Kowel, M. Ali Wahdi, Minggu (20/6/2021). Pihaknya terketuk hati untuk mendirikan fasilitas membaca terse-

Bupati Baddrut Tamam

GN/Dok.

but pemerintah daerah mempunyai niat besar menjadikan Kabupaten Pamekasan mampu berdaya saing dengan kabupaten maju lain di masa yang akan datang. Karena investasi sumber daya manusia (SDM) sangat menunjang dalam kemajuan sebuah daerah. Apalagi, zaman akan terus berkembang, sehingga masyarakatnya harus melek ilmu pengetahun, informasi dan digitalisasi. “Kami sedang berbenah dan terus berinovasi, kedepan pemerintah merencanakan akan menyiapkan WiFi

untuk para pengunjung yang ingin belajar kelompok atau kegiatan edukasi di tempat ini,” tandasnya. Alumnus Universitas Islam Madura ini menambahkan, pihaknya terlebih dahulu meminta pendapat dari berbagai elemen masyarakat dan stake holder lain dalam mendirikan perpustakaan mini yang diberi nama Mandhapa Literasi tersebut. Mengingat banyak sekali pelajar dan mahasiswa belajar kelompok serta diskusi di area taman yang perlu mendapat fasilitas. “Makanya kami inisiatif untuk mendirikan ruang baca, apalagi pemkab sedang gencar-gencarnya menjadikan kabupaten ini sebagai kabupaten literasi,” tandasnya. Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, pihaknya mengapresiasi semangat masyarakat yang ingin bersama-sama berjuang memajukan Pamekasan dengan mendirikan fasilitas membaca sebagai upaya mendukung pemerintah daerah menjadikan kabupaten literasi.Mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini berjanji akan memberikan fasilitas tambahan berupa Wifi di daerah tersebut.adv,mas

4.811 Buruh Tani Tembakau Calon Penerima BLT DBHCT

PAMEKASAN (GN) – Pemkab Pamekasan terus merampungkan data calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari program DBHCT tahun 2021. Hingga saat ini jumlah data calon penerima BLT tersebut yang sudah terkumpul baru data buruh tani tembakau yang berasal dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan Pamekasan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa salah satu program dari penggunaan dana DBHCT di Pamekasan tahun 2021 ini adalah pemberian BLT kepada buruh tani tembakau dan buruh perusahaan rokok. Mereka akan mendapatkan BLT tiap bulan Rp 300 ribu selama enam bulan. Jumlah buruh tani tembakau calon penerima program ini sudah terkumpul, sedangkan data jumlah buruh perusahaan rokok masih belum. Jumlah buruh tani tembakau dikumpulkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), sedangkan buruh perusahaan rokok dikumpulkan oleh Dinas Perindag Pamekasan. Kepala Bidang Produksi DKPP Pamekasan Ahmad Suaidi mengatakan jumlah buruh tani tembakau yang telah terdata se Pamekasan sebanyak 4.811 orang. Jumlah ini merupakan hasil veri-

fikasi dan validasi dari data yang diterima dari seluruh kecamatan se Pamekasan yang awalnya mencapai 20 ribu lebih. “Sekitar 4.811 datanya yang telah saya kirim tapi itu masih perlu divalidasi lagi. Itu datanya diserahkan ke Sekab Pamekasan. Kalau misalnya di validasi nanti itu sudah betul, artinya mereka yang sudah pas, tidak menerima dari yang lain, yaitu sudah artinya sudah memenuhi syarat,” kata Suaidi, Kamis (17/6/21). Buruh tani tembakau yang dimaksud dalam program ini, kata Suaidi, adalah warga yang peker-

jaannya menjadi kuli atau bekerja kepada orang lain atau pemilik lahan yang menanam tembakau, bukan pemilik lahan pertanian. Atau warga yang bekerja pada saat penanganan pasca panen tembakau. “Buruh di situ artinya buruh tani yang tidak punya lahan, dia bekerja di bidang pertanian dengan mendapat upah dari pemilik lahan yang ditanami tembakau. Bukan petani yang menggarap lahannya sendiri, itu bukan buruh namanya tapi tapi petani. Di sini yang dimaksud adalah buru tani tembakau,” jelasnya. adv,mas


PANTURA

minggu ke-302 24 - 30 JUNI 2021

SE BUPATI CEGAH KLASTER LANJUTAN

Lamongan Larang Gelar Hajatan

LAMONGAN (GN) – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Salah satunya secara resmi mengelurkan surat edaran tentang pelarangan menggelar hajatan pernikahan. Keputusan tegas ini disampaikan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyusul banyaknya kasus Covid-19 dari klaster hajatan yang ditemukan di beberapa kecamatan di Lamongan. “Melarang penyelenggaraan hajatan atau resepsi pernikahan sampai adanya evaluasi lebih lanjut tentang penyebaran Covid-19 di Lamongan,” kata Bupati Lamongan yang akrab disapa YES ini. Di Lamongan sendiri sudah ditemukan dua klaster hajatan. Jumlah kasus dari klaster ini lebih dari 200 orang. Bahkan, 13 di antaranya meninggal dunia. Saat ini kondisi warga terus membaik, dan kini status lockdown di desa tersebut telah dibuka kembali. Selain melarang acara hajatan, dalam surat tertanggal 21 Juni itu, Pemkab juga mengatur pemberlakuan jam malam dan pembatasan pengunjung 25 persen dari

Warga yang terkena dampak klaster hajatan di Sidodowo sedang menjalani tes antigen.

kapasitas ruangan baik kafe maupun swalayan. Hal ini, kata Yuhronur, juga berlaku untuk aktivitas warga yang berpotensi terjadi kerumunan massa. “Kita mengeluarkan SE Nomor: 443.2/ 164 1413.011/2021 tentang antisipasi peningkatan penyebaran virus COVID-19 di Lamongan,” ujar Yuhronur. Ia melanjutkan, berdasarkan Mendagri Nomor 13 Tahun

2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM) Mikro, maka setiap desa dan juga kecamatan di seluruh Lamongan untuk mengoptimalkan posko penanganan Covid-19. “Penerapan disiplin protokol kesehatan yang harus lebih ditegakkan baik oleh satgas desa maupun kecamatan, terutama untuk operasi masker dan penertiban kerumunan

massa,” katanya Tak hanya itu, setiap desa dan juga kecamatan juga wajib mengaktifkan kembali kampung tangguh, dan menerapkan penyekatan arus keluar masuk warga dan menyediakan ruang-ruang isolasi yang ada di desa atau di kecamatan sebagai langkah antisipasi untuk warga yang dinyatakan positf corona namun tanpa gejala.

“Intinya kita berharap kesadaran masyarakat agar juga ikut mematuhi aturan ini sehingga angka kasus penyebaran virus corona bisa ditekan,” harapnya. Terkait klaster hajatan di Desa Sidodowo Lamongan, Yuhronur mengaku, sudah dinyatakan bebas Covid-19. Pasalnya, warga yang sebelumnya positif di desa tersebut sudah sembuh semua. tim,det

Urus SIM-SKCK, Wajib Tunjukkan Surat Vaksin

TUBAN (GN) – Program 1 juta dosis vaksin setiap hari yang digalakkan pemerintah, mendapat respon cepat dari Polri. Di Mapolres Tuban, semua pemohon surat pelayanan, seperti SIM, SKCK, maupun pelayanan lainnya wajib mengikuti vaksinasi Covid-19, bagi yang belum menjalani vaksinasi. Hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Polres Tuban bersama instansi terkait pada Selasa (22/06/2021) malam disepakati bahwa target harian

vaksinasi di Tuban sejumlah 9 ribu dosis setiap hari. Polres Tuban pun menyediakan vaksinasi di tenda halaman depan. Menindaklanjuti hal tersebut untuk percepatan vaksinasi, Polres Tuban melakukan terobosan dengan menggelar vaksinasi kepada masyarakat yang berkepentingan di polres Tuban yang belum pernah divaksin. Wakapolres Tuban Kompol Priyanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan terobosan yang dilakukan oleh Polres Tuban dalam rangka

mendukung percepatan vaksinasi 1 juta dosis setiap hari. “Kegiatan vaksinasi ini merupakan terobosan polres Tuban dalam rangka mendukung percepatan program pemerintah 1 juta dosis vaksin tiap hari,” ucap Priyanto. “Yang di sini dikhususkan hanya untuk masyarakat yang membutuhkan pelayanan di Polres Tuban, misal mau ngurus SIM atau SKCK namun belum pernah vaksin, mereka akan di vaksin terlebih dahulu secara gratis sebelum men-

datangi pelayanan yang dituju,” terangnya. Selain kegiatan vaksinasi di Polres, pihaknya juga melaksanakan vaksinasi terhadap masyarakat secara keliling dengan sasaran kerumunan masyarakat, menggunakan mobile vaksin hunter. “Mobil ambulance ini isinya satu tim vaksinator melaksanakan vaksinasi secara keliling kepada masyarakat dengan sasaran tempat keramaian, juga secara gratis yang hari ini kita laksanakan di pasar baru Tuban,” tutur orang nomor

dua di polres Tuban itu. Dari keterangannya, kegiatan vaksinasi ini puncaknya nanti tanggal 26 juni, Kita akan membuka 2 (dua) posko pelayanan vaksinasi yang pertama di pendopo dan yang kedua di GOR Ranggajaya Anoraga. Puji setyoningrum (30) salah satu masyarakat yang akan mengurus surat kehilangan mengaku, sangat senang setelah mendapat suntikan vaksin di Polres Tuban, Rabu (23/6/2021). hud

5 COVID-19

Istri Pasien Varian Delta Meninggal BOJONEGORO (GN) - Istri pasien positif Covid-19 Varian Delta yang dirawat di RSUD Sosodoro Djatikusumo, Bojonegoro, meninggal dunia. Warga Kelurahan Kadipaten Kecamatan Bojonegoro Kota ini mendapat perawatan selama 2 minggu di RSUD Bojonegoro. Almarhumah meninggal pukul 09.15 WIB, Rabu (23/6/2021), setelah mendapat perawatan selama 2 minggu. Hal itu dibenarkan kata Humas Satgas Covid-19 Bojonegoro, Masirin. “Iya benar, meninggal tadi pagi,” kata Masirin. Masirin menyebut, almarhumah sempat mendapat support donor darah plasma konvalesen. Namun belum mampu membantunya. “Kemarin sudah mendapat donor darah O plasma konvalesen, tapi rupanya tidak mampu menolong,” tegasnya. Satgas Covid-19 Bojonegoro menyebut istri pasien jenis Covid-19 India ini memiliki komorbid diabetes dan obesitas. “Pasien meninggal karena ada komorbid diabetes mellitus (DM) dan obesitas,” katanya.Kini, jenazah wanita dua anak itu dimakamkan di pemakaman keluarga, Pesarean Eyang Pangeran Aryo Dalem Kelurahan Kadipaten Kecamatan Bojonegoro Kota. “Suaminya sudah mengetahui istrinya meninggal. Tapi karena beda ruangan, jadi tidak bisa mendekat. Almarhumah juga dimakamkan di pemakaman setempat,” tambahnya.Sementara itu, Lurah Kadipaten, Toni turut berduka warganya yang meninggal. “Almarhum ini selama ini aktif ikut kegiatan di kampung. baik orangnya,” jelas Lurah Toni. Sebelumnya, almarhumah positif Covid-19 sehari setelah suami menjalani perawatan dan isolasi di RS Lapangan Indrapura (RSLI). Bila suaminya dinyatakan positif antigen dan PCR Minggu (6/6/2021) saat penyekatan di Suramadu, si istri dinyatakan positif, Senin (7/6/2021). det

COVID-19

Babat Siapkan Rumah Isolasi LAMONGAN (GN) – Melonjaknya kasus Covid-19 beberapa pekan terakhir ini menyita perhatian Kodim 0812 Lamongan. Prajurit TNI AD inipun menyiapkan barak Yon Zipur di Kecamatan Babat sebagai rumah isolasi. Kasdim 0812 Lamongan Mayor Arh G N Putu Ardana menuturkan, barak personel Yon Zipur Babat dipersiapkan sebagai rumah isolasi berkapasitas 24 pasien. “Untuk langkah awal antisipasi melonjaknya kasus aktif COVID-19, kami mempersiapkan dengan melakukan penataan terhadap barak Yon Zipur Babat, sebagai rumah isolasi yang direncanakan berkapasitas 24 pasien,” kata Putu, kemarin. Selain menyiapkan ruang, kata Putu, pihaknya juga telah menyiapkan peralatan yang diperlukan sebagai lokasi isolasi. Pihaknya sudah berkonsultasi dan meminta pendapat Puskesmas Karangkembang yang sudah dijadikan sebagai RS Lapangan. “Kami juga melibatkan pihak Puskesmas Karangkembang Babat untuk kita mintai pendapat, tentang penataan dan kapasitas untuk pasien. Dan kami juga akan mempersiapkan kelengkapan peralatan dan hal lain yang dibutuhkan,” terang Putu yang mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan demi kebaikan bersama. Di kesempatan yang sama, Danramil 0812/10 Babat Lamongan M Khoiri menyatakan, pihaknya akan terus memaksimalkan personelnya untuk turut membantu menekan kenaikan kasus Covid-19 di Lamongan. “Wilayah Babat memang mengalami lonjakan angka kasus COVID-19. Untuk itu kita akan maksimalkan personel untuk menekan angka penyebaran. Salah satunya dengan memfasilitasi adanya barak Yon Zipur Babat sebagai rumah isolasi,” imbuhnya. det

3 Truk Tabrakan, 1 Meninggal TUBAN (GN) – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan truk besar terjadi di jalur Pantura Tuban, tepatnya di jalan raya Tuban-Semarang, KM 1213, Desa Bogang, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (23/6/2021). Atas peristiwa tersebut, pengemudi kendaraan truk trailer meninggal di lokasi kejadian lantaran terjepit dan satu korban mengalami luka-luka. Korban meninggal dalam kejadian itu diketahui bernama Sutarmo (50), warga Desa Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Peristiwa kecelakaan maut itu berawal saat kendaraan truk trailer yang dikemudikan oleh Sutarmo (50), berjalan dari timur. Truk dengan nomor polisi (Nopol) AG 9632 UB itu tiba-tiba melaju dengan kecepatan sedang dan masuk di jalur kanan. “Kendaraan truk trailer yang dikemudikan oleh Sutarmo itu berjalan dari tmur ke barat. Diduga pengemudi ngantuk hingga kendaraan berjalan di jalur kanan,” terang IPDA Eko Sulistyo, Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban. Pada saat truk trailer itu melaju di jalur kanan dari arah berlawanan muncul kendaraan truk box dengan Nopol B 9051 BQA. Truk box itu dikemudikan oleh Suwono (48), warga Desa Panggung, Kecamatan Panggung, Kabupaten Tegal Timur yang berjalan dari arah barat ke timur.bej


mataraman

6

BUPATI PONOROGO POSITIF COVID-19

Kepala OPD Ponorogo Ditracing

PONOROGO (GN) - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menyatakan bahwa dirinya beserta istrinya, Susilowati terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil ini diketahui pada Senin (21/6/2021) sore, setelah menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dari RSUD dr Harjono. Ia pun kini menjalankan pekerjaan dari ruang isolasi mandiri di rumah dinas Pringgitan. “Saya bekerja di ruangan isolasi secara mandiri. Mudahmudahan tidak mengurangi dari esensi pekerjaan,” kata dia, dalam sebuah video. Meski sedang menjalani isolasi, Sugiri menegaskan, tetap menjalankan tugasnya sebagai orang nomor satu di pemerintahan Ponorogo. Koordinasi dengan pejabat di organisasi perangkat daerah (OPD) setempat tetap dilakukan secara virtual maupun melalui sambungan telepon. “Kepada teman-teman OPD dan dinas terkait untuk tetap berkoordinasi. Mudah-mudaan tidak ada (pekerjaan) yang terkurangi,” ujar dia. Dalam video berdurasi 1.17 menit itu Sugiri juga menekankan tentang penerapan protokol kesehatan. Upaya ini sebagai tahap awal mencegah penularan Covid-19 yang hingga saat ini masih perlu diwaspadai. “Virus Corona masih ada. Saya mengimbau semuanya tetap semangat dan tetap bangjkit,” ucap Sugiri sembari menyatakan kondisi

Postingan medsos yang diunggah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko setelah dinyatakan positif Covid-19.

fisiknya sehat. Mengetahui pasangannya positif Covid-19, Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita, meminta doa dari warga untuk kesembuhan Sugiri dan istrinya. Kasus itu merupakan bukti bahwa pandemik yang belum berakhir. “Covid-19 nyata adanya. Maka, saya mengingatkan untuk tidak lupa memakai masker,” kata Lisdyarita kepada wartawan. Sedangkan untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melaku-

kan tracing kepada keluarga terdekat Bupati Ponorogo, ajudan dan para kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). “Pak Bupati (Sugiri Sancoko) dan ibu (Susilowati) positif. Demikian hasil pcr dari RSUD dr Harjono, ” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, Rabu (23/6/2021). Keduanya, kata dia, melaksanakan isolasi secara mandiri di rumah dinas Pringgitan. Sedangkan kepala OPD yang usai bertemu dilakukan tes swab. Dia merinci ada dua

orang OPD. Mereka adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang), Sumarno dan Plt Kepala Dinas Pelayanan Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bambang Suhendro. “Untuk pak Marno dilakukan swab. Karena keduanya bertemu untuk berkoordinasi. Jadi harus di swab,” jelas pria yang menjabat sebagai Plt Kadinkes Ponorogo. Untuk hasilnya, kata dia, belum diketahui. Karena Sumarno baru

melakukan swab.Sementara, Bambang Suhendro hanya isolasi mandiri. “Berjarak bertemu nya. Dan sudah beberapa hari lalu. Ya kami minta untuk isolasi mandiri, ” tambahnya. Dia juga berharap mereka yang merasa bertemu dengan orang nomor satu di bumi reog segera melaporkan. Agar bisa diantisipasi lebih dini. “Lindungi orang terdekat, keluarga. Segera lapor saja. Daripada kenapa-kenapa. Nanti tim yang memutuskan. Apakah perlu swab atau hanya isolasi mandiri,” pungkasnya. kli,det

Jombang Terapkan 10 Orang Positif, Warga Satu RT dikarantina Aturan Jam Malam

MADIUN (GN) – Pemerintah Desa (Pemdes) Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun memberlakukan warga satu kampung di RT 022 untuk menjalani karantina. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai perkembangan Covid-19 di desa setempat. Keputusan tegas Pemdes Sewulan ini diberlakukan setelah ada 10 warga di desa tersebut dinyatakan positif Covid-19. Kini, kesepuluh warga tersebut dirawat di dua rumah sakit rujukan corona yakni RSUD Dolopo dan RSUD Joglo Dungus. Kepala Desa Sewulan, Sukarno mengatakan munculnya 10 warganya terkonfirmasi virus ini bermula dari salah satu orang positif Covid-19 karena kerap bepergian. “Dimungkinan klaster dari warga kami yang memiliki mobilitas tinggi keluar

Tampak pintu masuk kampung Sewulan ditutup dan dijaga petugas.

daerah seperti Surabaya,” ujar Sukarno, Rabu (23/6/2021). Ia meneruskan, munculnya kasus positif setelah salah satu warga di RT 22 ada yang terpapar dan menulari keluarga dan tetangganya. Di RT 022 tersebut terdapat 25 rumah. “Ada satu keluarga seperti bapak, anak, cucu, positif. Kemudian beberapa tetangga juga positif,” kata Sukarno. Setelah ditracing, ada 15 orang yang berkontak erat.

Dari uji swab 15 orang itu, sembilan lainnya terpapar Virus Covid-19. “Ini masih 9 yang terpapar. Sementara 6 warga lainnya masih menunggu hasil,” lanjutnya. Tak hanya lockdown wilayah, warga yang sementara menjalani karantina dilarang pergi keluar dan pendatang juga dilarang masuk. Pihaknya juga memasang portal dan menempatkan sejumlah petugas di pos jaga.trb,ine

JOMBANG (GN) – Meningkatnya jumlah warga yang terpapar virus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir ini membuat tim Satgas Covid-19 kembali bekerja ekstra keras. Untuk mencegah penyebaran virus mematikan tersebut, Satgas Covid-19 Jombang memberlakukan aturan jam malam mulai 22 Juni-24 Juli 2021. Tidak hanya itu, protokol kesehatan (Prokes) di tiga kecamatan yang tercatat masuk zona merah Covid-19 akan diperketat. Keputusan tersebut terpaksa dilakukan untuk mengembalikan Jombang ke zona aman. Dari catatan Satgas Covid-19 Jombang, jumlah warga Jombang yang terinfeksi Covid-19 bertambah 10 orang hanya dalam sehari. Yakni dari 4.961 jiwa

pada Senin (21/6/2021) menjadi 4.971 jiwa pada Selasa (22/6/2021). Terdiri dari 125 kasus aktif, 4.313 pasien sembuh dan 533 pasien meninggal dunia. Tingkat kematian (fatality rate) pasien Covid-19 di Kota Santri tergolong tinggi. Yaitu mencapai 10,72 persen. Artinya, dari 100 orang yang terinfeksi virus Corona, 10 di antaranya meninggal dunia. Sedangkan tingkat kesembuhan (recovery rate) pasien 86,76 persen. Sementara kasus pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan di 3 kecamatan tersebut tergolong tinggi. Saat ini, terdapat 16 kasus aktif di Kecamatan Jombang. Sedangkan di Kecamatan Diwek dan Gudo masing-masing 11 dan 16 kasus aktif. ine,det

PROYEK JEMBATAN PLAPAR TRENGGALEK

Kasasi Ditolak, Pemkab Wajib Bayar Rp 500 Juta

TRENGGALEK (GN) – Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, terkait kasus gugatan perdata peningkatan Jembatan Plapar di Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek. Hasil kasasi itu ditetapkan pada tanggal 28 April 2021, oleh Ketua Majelis Hakim Nurul Elmiyah dan hakim anggota Maria Anna Samiyati dan Pri Pambudi Teguh. “Menolak permohonan kasasi dari para pemohon kasasi: 1. Pemerintah Kabupaten Trenggalek Cq. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang dahulu bernama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan Cq.

Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan Peningkatan Jembatan Plapar Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek dan 2. DPRD Kabupaten Trenggalek,” tulis putusan MA. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Trenggalek, Ramelan membenarkan adanya hasil putusan MA itu. Pemkab, kata dia, akan menjalankan hasil putusan pengadilan sebelumnya, yakni membayar pekerjaan pembangunan Jembatan Plapar ke rekanan. Nilai yang harus dibayarkan sekitar Rp 500 juta. “Kami akan membayarkannya besok lewat pengadilan,” ujar Ramelan, Rabu (23/6/2021).

Ramelan Kepala Dinas PUPR Trenggalek

Sebenarnya, proses pembayaran itu sudah akan dilakukan Selasa (21/6/2021). Namun, rencana itu gagal karena Pengadilan Negeri Trenggalek tutup. “Dan kami baru bisa diterima besok,”

sambungnya. Kuasa Hukum CV Berlian Mas, Puji Handi juga membenarkan adanya hasil putusan MA itu. Dengan adanya putusan dari MA, ia menyebut kliennya berhak mendapat bayaran dari pekerjaan peningkatan Jembatan Plapar yang berlangsung pada 2016. Ia menjelaskan, kasus itu bermula saat kliennya mengerjakan proyek peningkatan pembangunan Jembatan Plapar di Kecamatan Munjungan 5 tahun lalu. Pembangunan itu sempat terkendala akibat bencana banjir bandang, sehingga penyelesaiannya molor. “Kemudian pemkab pemutusan kontrak itu dengan alasan pekerjaan molor dan tidak

sesuai dengan jadwal yang telah dirancang sebelumnya,” kata Puji. Atas dasar itu, pihaknya melayangkan gugatan perdata atas permasalahan itu. Proses hukum berlangsung bertahuntahun hingga berakhir di MA. Nilai gugatan yang diajukan oleh CV Berlian Mas sebanyak Rp 520,5 juta. Rinciannya, biaya paket pekerjaan senilai Rp 488 juta dan uang jaminan pekerjaan senilai Rp 32,5 juta. Puji bersyukur kliennya bisa memenangkan gugatan itu. Ia juga berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh pihak, baik pemerintahan maupun pelaku usaha jasa konstruksi yang ada di Trenggalek. suc

minggu ke-302

24 - 30 JUNI 2021

SUMENEP UNJUK RASA

Pembagian Lapak Pasar Legi Diprotes PONOROGO (GN) – Ratusan pedagang mengatas namakan Aliansi Forum Masyarakat Pedagang UMKM Ponorogo, menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD dan Pemkab Ponorogo, Rabu (23/6/2021). Dalam aksinya, mereka menuntut keadilan dan transparansi dalam pembagian lapak Pasar Legi Ponorogo. Aliansi yang beranggotakan pedagang pasar legi selatan, pedagang pasar legi utara, pedagang eks pengadilan, pedagang eks stasiun, dan pedagang grosir tersebut melakukan orasi serta membawa poster. Nanang Priyo Sujatmiko, perwakilan pedagang mengatakan bahwa pihaknya menuntut transparansi pembagian lapak/kios maupun toko, serta prioritaskan penempatan pedagang lama yang aktif maupun tidak aktif. “Untuk itu pembagian lapak perlu diatur ulang dengan melibatkan pedagang,” ujarnya. Pedagang eks pengadilan juga diminta didengar aspirasinya dan diakomodir ke dalam pasar jangan dipelataran parkir. “Kami juga menuntut agar pihak terkait melengkapi air untuk warung dan penjual makanan. Dan yang paling penting, mengusut tuntas oknum yang melakukan jual beli lapak dan memberikan tempat lapak pedagang grosir yang memadai,” tegas Nanang. Sementara Didik Hariyanto pendamping hukum pedagang usai audensi dengan DPRD mengatakan pihaknya menuntut pembagian kunci pertokoan yang dijadwalkan Kamis (24/6/2021) dipending dulu. “Sehingga kalau ada pembagian kunci di hari Kamis besok para pedagang akan menolak,” ulas Didik Hariyanto. Selain melakukan pertemuan dengan Ketua DPRD, para pengunjuk rasa juga menemui Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita. Dia pun berjanji akan menghentikan dulu pembagian kunci kios dan lapak, hingga masalahnya selesai. Pihaknya pun langsung meninjau Pasar Legi dan melaporkan ke Bupati. Menurut Wakil Bupati Lisdyarita, untuk zonasi dan ukuran luas lapak di Pasar Legi Ponorogo sudah diatur oleh pemerintah pusat. tim

SUMENEP TULUNGAGUNG

RS Darurat Covid-19 Sisa 9 Bed TULUNGAGUNG (GN) - Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Rusunawa UIN SATU Kabupaten Tulungagung, saat ini dipenuhi pasien tidak bergejala seiring terjadinya lonjakan kasus dalam sepekan terakhir. Dari total 136 bed atau tempat tidur, sudah terisi 127 bed dan tersisa hanya 9 bed saja. Kepala RSDC UIN SATU Tulungagung Heru Nurcahyono mengatakan, sembilan tempat tidur tersisa dikhawatirkan tidak cukup menampung jika terjadi penambahan kasus dalam jumlah lebih banyak lagi. “Untuk mengantisipasi penuhnya kapasitas bed ini, kami menambah 16 bed untuk mengantisipasi jika terjadi penambahan kasus baru dengan jumlah banyak,” katanya. Dijelaskan, salah satu penyebab penuhnya okupasi RSDC adalah temuan konfirmasi positif klaster Latsar ASN di Surabaya yang cukup banyak. Dari total 176 orang calon ASN, sebanyak 72 orang dinyatakan positif Covid-19. Selain itu, masih ada enam orang mentor yang juga positif terpapar virus corona dan kini lima orang di antaranya harus menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Jumlah mentor yang tercatat ikut mendampingi Latsar ASN sebenarnya ada 155 orang, namun dari jumlah itu hanya 101 orang yang datang. Tindakan penelusuran dilakukan terhadap mereka, menyusul terkonfirmasinya hasil tes usap PCR atas 47 orang calon ASN. Hal itu karena ada kekhawatiran bahwa 130 orang calon ASN dan 155 orang mentor itu tertular dari para calon ASN yang positif. “Jadi, totalnya ada 185 orang yang kami tes. Ini untuk menuntaskan tracing calon ASN dan kontaknya,” kata Didik, kemarin. Dari 185 orang yang dilakukan tes usap antigen itu, ditemukan sebanyak 28 orang yang positif, terdiri dari 22 orang calon ASN dan enam mentor.

SUMENEP COVID-19

Uji Kir Nganjuk Ditutup 14 Hari NGANJUK (GN) - Balai pengujian kendaraan (uji kir) Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk dilakukan penutupan selama 14 hari. Ini setelah satu pegawai terkonfirmasi positif covid-19. Sekretaris Dishub Kabupaten Nganjuk, Sujito mengatakan, penutupan layanan uji kir tersebut dilakukan juga dikarenakan seluruh pegawai dilakukan pemeriksaan tes PCR di RSUD Nganjuk. Dan nantinya seluruh pegawai uji kir akan dilakukan perawatan jika mengalami sakit panas atau demam dan lainya. “Kami tidak ingin virus corona menyebar di kantor layanan uji kir, dan langkah ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19,” kata Sujito, Rabu (23/6/2021). Dengan adanya penutupan layanan uji kir selama 14 hari mulai hari ini, dikatakan Sujito, secara otomatis pembayaran pajak kir dilakukan penundaan. Yakni bagi masa uji kir kendaraan habis pada waktu penutupan bisa dibayar setelah layanan kembali dibuka. Dan atas keterlambatan pembayaran pajak kir kendaraan dibebaskan dari denda. “Jadi bagi pemilik kendaraan tidak perlu khawatir terkena denda akibat tidak dapat membayar pajak kir kendaraan tepat waktu sesuai masa uji kir,” tandas Sujito. Memang, diakui Sujito, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui hasil tracing dari penularan covid-19 terhadap satu pegawai yang terkonfirmasi positif corona. Namun yang pasti di kantor layanan pengujian kendaraan banyak didatangi warga dari berbagai tempat sangat dimungkinkan ada yang berstatus OTG atau bahkan positif corona. “Jadi, semua kemungkinan dari penularan covid-19 di kantor pelayanan pengujian kendaraan bisa terjadi. Dan meski sudah dilakukan antisipasi dengan penerapan Prokes ketat tetapi masih bisa tertular,” ujar Sujito. trb


nasional

minggu ke-302 24 - 30 JUNI 2021

17 Anggota DPR Positif Covid-19

JAKARTA (GN) - Kasus positif virus Corona (Covid-19) di Jakarta tidak hanya melanda masyarakat biasa namun juga sampai gedung parlemen. Saat ini Covid-19 juga menyerbu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Senayan Jakarta hingga puluhan anggota dewan pun terpapar virus Corona. Sekjen DPR, Indra Iskandar mengatakan dari hasil tracing dan testing yang dilakukan selama beberapa hari terakhir, pihaknya mendeteksi ada peningkatan jumlah anggota dewan yang terpapar dan positif Covid-19. “Dari tracing kami kemarin dan hari ini ada penambahan cukup signifikan yang teridentifikasi positif,” ujar Indra Iskandar, kepada awak media saat di doorstop di Lobby Gedung Nusantara III DPR Senayan Jakarta, Rabu (23/6/2021). Indra menyebutkan, sebanyak 105 orang di lingkungan DPR sudah terpapar Covid-19. Ratusan orang yang terpapar

LIPUTAN6.COM

MIKRO lockdown diterapkan di perkampungan Jalan Madrasah RT 006 RW 001 Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta, lantaran ada 17 warga positif Covid-19.

dari beragam profesi di lingkungan DPR. “Untuk anggota ada 17 orang. Selebihnya tersebar pada tenaga ahli, cleaning servis, tenaga Pamdal, dan ASN untuk keseluruhannya berjumlah 105 orang,” kata Indra. Selama beberapa pekan terakhir angka kasus Covid-19 di ibukota Jakarta mengalami peningkatan. Polda Metro Jaya

beserta jajaran terkait mulai 21 Juni 2021 melakukan penyekatan di 10 titik ruas jalan di ibukota untuk mengurangi mobilitas warga. Sedang Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan jam malam mulai dari pukul 21.00 WIB sampai dengan 04.00 WIB. Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar meminta

kepada Kesetjenan DPR agar mengetatkan protokol kesehatan (prokes) dalam lingkungan Kompleks Parlemen, setelah puluhan anggota DPR terpapar Covid-19. “Pihak Kesetjenan DPR harus memperketat protokol kesehatan di lingkungan Parlemen,” kata Gus Muhaimin dalam keterangannya di Jakarta kemarin. Dia juga menyarankan

agar rapat kerja (raker) yang dilaksanakan alat kelengkapan dewan (AKD) DPR dengan Pemerintah, sebaiknya dilakukan secara virtual. Cak Imin juga menyarankan, apabila rapat dibutuhkan kehadiran fisik maka harus dibatasi yaitu hanya 25 persen dari kapasitas ruang rapat. “Di ruangan cukup 25 persen saja, sisanya rapat dilakukan secara virtual. Rapat virtual tidak mengurangi esensi dari rapat itu sendiri,” ujarnya. Dia juga menginstruksikan kepada Kesetjenan agar melakukan tes swab dan melakukan “tracking” dan “tracing” terhadap pihak-pihak yang berhubungan dengan anggota yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ketua Umum DPP PKB itu juga berpesan kepada seluruh anggota DPR, Kesetjenan termasuk tenaga ahli agar selalu menaati protokol kesehatan. “Meski sudah divaksin, kita tetap mematuhi prokes, sehingga tidak tertular virus Covid-19,” katanya. *l6/wis

7 Pendaftaran CPNSPPPK Dibuka Akhir Juni JAKARTA (GN) - Pemerintah bakal membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada akhir Juni 2021. Plt. Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan, pihaknya segera mengumumkan detail pendaftaran CPNS tersebut. “Nanti kira-kira akhir bulan ini kami akan konferensi pers terkait pengumuman CPNS. Jadi siap-siap saja,” tutur Paryono dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (23/6/2021). Sementara itu seleksi guru PPPK juga akan dibuka pada Agustus, Oktober, dan Desember. Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Nunuk Suryani dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR di Komplek DPR/MPR mengatakan, kesempatan seleksi dibuka tiga kali, di mana peserta yang tidak lolos pada seleksi pertama bisa mengulang di seleksi selanjutnya. Nunuk mengatakan, sejauh ini pihaknya baru menerima 516 ribu formasi guru PPPK dari pemerintah daerah. Ia berharap seleksi PPPK bisa dilanjutkan tahun depan karena jumlah tersebut tidak menutup kebutuhan guru di sekolah negeri yang mencapai 1 juta. “Karena kalau melihat kebutuhan guru ini jika tidak terpenuhi sampai tahun 2024 bisa jadi 1.312.759 [orang],” kata dia. Sebelumnya, pemerintah menyiapkan kuota untuk menerima 105.777 dari 189.102 formasi ASN pada seleksi 2021. Dari jumlah tersebut, 84.282 formasi di antaranya untuk CPNS dan jumlah yang sama untuk PPPK non guru. Jadwal pendaftaran CPNS diundur dari rencana awal karena pemerintah masih menyiapkan aturan teknis terkait seleksi tersebut. Sebelumnya Pemerintah kembali membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai 31 Mei hingga 21 Juni 2021. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) juga sudah membagikan daftar formasi terbanyak CPNS dan PPPK 2021 dalam akun resmi Kemenpan RB di Instagram, @kemenpanrb pada Senin (17/5). * cnni

WAGUB JATENG POSITIF COVID-19

Bukti Covid-19 Juga Serang Pejabat

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin positif virus Corona atau Covid-19. Saat ini Gus Yasin dirawat di RSUP dr Kariadi, Semarang. GUS YASIN menyampaikan dirinya positif Corona melalui akun Instagram pribadinya, @ tajyasinmz. Dalam akun Instagram yang sudah bercentang biru itu, Gus Yasin lewat unggahan video mengabarkan bahwa

kondisinya sudah membaik. “Alhamdulillah, sudah enak dan sudah diperbolehkan isolasi mandiri. Saya lagi di rumah sakit Kariadi bersama dengan Mas Mahardika, bapak beliau, orang tua beliau salah satu tim

kesehatan untuk penanganan Covid-19 di Jawa Tengah,” kata Gus Yasin dalam video yang diunggah Rabu (23/6/2021) sore pukul 17.45 WIB. Dia kemudian berpesan agar warga Jawa Tengah menjaga protokol kesehatan. Gus Yasin juga menjawab soal komentar di akun Instagramnya yang menyebut Covid-19 tidak untuk p “Tolong jaga protokol kesehatannya, siapa pun bisa terpapar

tidak melihat siapa dia. Kemarin di Instagram saya ada yang bertanya, COVID itu bukan buat pejabat, nyatanya saya kena,” ujar Gus Yasin. Meski demikian ia bersyukur kondisinya sudah baik. Ia pun berterima kasih kepada para perawat yang merawatnya. Dalam video tersebut juga sempat terekam satu perawat yang mendoakan agar cepat pulih. “Alhamdulillah sudah sem-

buh tinggal isolasi mandiri sampai nunggu negatif. Matur nuwun saya doakan warga Jawa Tengah sehat semuanya. Terima kasih kepada para perawat,” imbuh Gus Yasin. Jawa Tengah termasuk tertinggi angka positif Covid-19. Bukan hanya Kudus, tapi juga sejumlah daerah lain. Sebanyak 108 warga di tiga dusun Desa Sidogede, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa

Tengah, misalnya, juga terpapar virus Corona atau COVID-19. Mereka diduga terpapar dari klaster takziah. “Perkembangan terkini, Rabu (23/6), kasus positif di Kecamatan Grabang yang kemarin di Sidogede ada 108 ini masyarakat yang positif. Yang 3 di rumah sakit, sisanya melaksanakan isolasi mandiri,” kata Camat Grabag, Sri Utari, saat ditemui di Posko Terpadu Desa Sidogede, Kecamatan Grabag,

Gus Yasin

Magelang, Rabu (23/6/2021). Ke-108 warga yang terpapar Corona ini terdiri dari Dusun Kalangan 30 orang, Dusun Pagonan 75 orang dan Dusun Kaligintung ada 3 orang. Warga dari tiga dusun yang terpapar COVID-19 ini diduga dari klaster takziyah. * det

internasional

India Deteksi Munculnya Varian Baru Delta Plus NEW DELHI (GN)-Pemerintah India mendeteksi kemunculan jenis baru virus corona yakni varian Delta plus yang dinilai kian mengkhawatirkan. Varian Delta plus merupakan varian baru virus corona mutasi dari varian Delta atau B1.617.2 yang pertama kali ditemukan di India. Sejauh ini, India mendeteksi setidaknya hampir dua lusin kasus varian Delta plus pada tiga negara bagian. Menteri Kesehatan Rajesh Bhushnan menuturkan sebanyak 16 kasus terdeteksi di Maharashtra. Ia tak menjelaskan dua negara bagian lainnya yang telah terpapar varian baru corona ini. Bhushnan mengatakan varian Delta plus lebih mudah menular sehingga menyarankan pemerintah negara bagian segera meningkatkan pengujian. India masih dilanda gelombang kedua virus corona yang lebih ganas sejak Maret lalu. Meski jumlah kasus harian India terus menurun, ahli medis dan kedokteran mengimbau pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi mempercepat program vaksinasi warga akibat kemunculan varian baru corona yang lebih cepat menular. Pada Selasa (22/6), India mencatat 42.640 kasus corona baru dengan 1.167 kematian dalam 24 jam. Jumlah itu yang terendah sejak 23 Maret lalu. Sejauh ini, India mencatat

GN/Ist.

India menghadapi ancaman varian baru Covid-19 yakni Delta Plus seiring dengan dilonggarkannya pembatasan di Negara tersebut.

total 29,98 juta kasus corona dengan 389.302 kematian. Sampai saat ini pula, India telah memvaksinasi sekitar 50,6 juta warganya atau 3,7 persen dari total 1,3 miliar penduduk. Pada awal pekan ini, India mencetak rekor dengan berhasil memvaksinasi 8,6 juta warga dalam sehari. Namun, ahli medis meragukan tingkat vaksinasi per hari itu bisa dipertahankan secara konsisten ke depannya. “Ini jelas tidak berkelanjutan. Dengan percepatan vaksinasi dalam sehari seperti itu, banyak negara bagian yang telah menggunakan sebagian besar stok vaksin mereka saat ini, yang akan mempengaruhi vaksinasi dalam beberapa hari ke depan,” kata pakar kebijakan publik dan

sistem kesehatan, Chandrakant Lahariya, kepada Reuters. Lahariya menuturkan dengan pasokan vaksin saat ini, India mampu melakukan vaksinasi 4-5 juta dosis dalam sehari. Sementara itu, seorang ahli sekaligus pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Mike Ryan, mengatakan Covid-19 varian Delta yang telah menyebar ke berbagai negara, berpotensi lebih mematikan, terutama jika menginfeksi kelompok rentan. “(Varian Delta berpotensi) lebih mematikan karena lebih efisien dalam penularannya antara manusia dan tentunya akan menyerang individu rentan yang akan menjadi sangat sakit, harus dibawa ke rumah sakit,

dan berpotensi meninggal,” ujar Ryan. Direktur Eksekutif Program Kesehatan Darurat WHO itu pun mengatakan bahwa para pejabat publik dapat membantu kaum rentan tersebut dengan memberikan donasi atau mendistribusikan vaksin Covid-19 dengan baik. “Kita dapat melindungi kaum rentan, para pekerja medis yang bekerja di garis depan,” ucap Ryan seperti dikutip CNBC, Senin (21/6). Ryan melontarkan seruan ini beberapa hari setelah Kepala Ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, mengatakan bahwa varian Delta akan mendominasi kasus Covid-19 dunia. Menurutnya, varian Delta akan mendominasi karena si-

fatnya yang lebih cepat menular ketimbang varian-varian lainnya. Swaminathan menyinggung berdasarkan riset terbaru, Delta diperkirakan 60 persen lebih menular daripada Alpha, varian Covid-19 yang pertama kali ditemukan di Inggris. Alpha itu sendiri saja sudah lebih menular ketimbang varian asli yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China, pada 2019. Menurut data WHO, saat ini varian Delta sudah menyebar ke lebih dari 90 negara. Di sebagian negara, varian Delta sudah mendominasi kasus Covid-19, termasuk Inggris. Di Inggris, 90 persen lebih kasus aktif corona merupakan varian Delta. Inggris pun mengalami lonjakan penularan yang signifikan. Sementara itu, di Amerika Serikat, sejumlah pakar kesehatan juga mulai mengkhawatirkan varian yang pertama kali teridentifikasi di India itu. “(Varian Delta) ini adalah yang paling menular dari semua varian yang pernah kami lihat,” kata Peter Hotez, dekan fakultas kedokteran Baylor College of Medicine, Texas, kepada CNN, Senin (21/6). Di Asia Tenggara, sejumlah negara juga mulai khawatir terhadap peningkatan penularan Covid-19 varian Delta. Indonesia sudah melaporkan 160 kasus Covid-19 varian Delta yang tersebar di sembilan provinsi.cnn

Warga Jerman Disuntik Vaksin Beda Merek BERLIN (GN) Para ahli percaya dosis campuran vaksin Covid bisa menjadi ide yang bagus, tetapi terlalu dini untuk mengatakan dengan pasti. Pada bulan Maret, Jerman, bersama dengan negara-negara Eropa lainnya, sempat menghentikan peluncuran vaksin AstraZeneca setelah sejumlah kasus pembekuan darah dilaporkan. Jerman sebelumnya telah membatasi penggunaan vaksin itu bagi warga di atas usia 60-an tahun, tetapi sekarang akan menawarkannya kepada semua orang dewasa, ungkap media Jerman Deutsche Welle, Rabu (23/6/2021). Setelah awal yang lambat, peluncuran vaksinasi Jerman dipercepat dalam beberapa pekan terakhir. Lebih dari setengah populasi negara itu kini telah menerima dosis vaksin pertama mereka. Pada bulan April, juru bicara Angela Merkel mengunggah foto sertifikat vaksinasinya untuk menunjukkan bahwa dia telah menerima suntikan. Ada beberapa penelitian yang dilakukan terkait pencampuran vaksin yang berbeda. Satu studi di Inggris menemukan bahwa orang dewasa lebih mungkin melaporkan efek samping ringan dan sedang setelah mencampur dosis vaksin AstraZeneca dan Pfizer. Beberapa negara telah mempertimbangkan untuk mencampur vaksin dalam menghadapi kekurangan pasokan dan untuk meningkatkan perlindungan, sebagaimana dilaporkan kantor berita Reuters. Pemerintah Provinsi Ontario dan Quebec Kanada mengatakan mereka berencana untuk mencampur vaksin dalam waktu dekat, di tengah ketidakpastian atas pengiriman vaksin Oxford-AstraZeneca dan kekhawatiran tentang pembekuan darah yang langka. Para ahli percaya bahwa dosis campuran vaksin Covid bisa menjadi ide yang sangat bagus. Ini mungkin memberikan kekebalan yang lebih luas dan tahan lama terhadap virus Corona dan varian barunya, dan menawarkan lebih banyak fleksibilitas terkait peluncuran vaksin. Studi sedang berlangsung, tetapi beberapa negara sudah mengizinkan pencampuran vaksin itu. Jerman awalnya membatasi penggunaan vaksin AstraZeneca (AZ) untuk orang di bawah 60 tahun karena tidak banyak data uji coba yang tersedia tentang kemanjuran vaksin itu pada orang yang lebih tua. Kebijakan itu berbeda dengan keputusan pada bulan April, yang menawarkan vaksin kepada semua orang dewasa. Beberapa minggu kemudian Merkel menerima dosis pertamanya. Baru-baru ini, menyusul laporan pembekuan darah langka pada sejumlah kecil orang muda yang mendapat vaksin AZ, Jerman merekomendasikan bahwa orang di bawah 60-an yang telah menerima dosis pertama harus mendapat vaksin virus Corona yang berbeda untuk suntikan kedua, dengan alasan keamanan, sebagai tindakan pencegahan. bbc


mojokerto - gresik-malang

8

253 Anak di Kota Malang Terpapar Covid-19 MALANG (GN)-Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur, mencatat ada 253 orang anak yang terpapar virus corona jenis baru di wilayah itu selama pandemi Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, dari total 253 anak yang terpapar Covid-19 tersebut, 136 anak berusia 0-5 tahun dan sebanyak 117 berusia 6-10 tahun. “Data tersebut yang terkonfirmasi sampai hari ini,” kata Husnul, Rabu (23/6/2021). Dia menjelaskan, anak-anak yang terpapar virus corona tersebut, bukan disebabkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Hal tersebut dikarenakan dalam kurun waktu satu tahun terakhir belum ada sekolah yang menerapkan sekolah tatap muka dan hanya melakukan pembelajaran secara daring. Menurutnya, terpaparnya anakanak tersebut kemungkinan besar dikarenakan aktivitas di luar rumah. Beberapa aktivitas tersebut, seperti pada saat bermain di luar rumah atau pada saat diajak orang tuanya bepergian ke pusat keramaian. “Sekalipun tidak ada tatap muka, usia anak tetap ada yang terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas Husnul seperti dilansir dari Antara. Saat ini Pemerintah Kota Malang tengah melakukan persiapan untuk kegiatan belajar secara tatap muka terbatas di

GN/Ilustrasi

Sejumlah siswa SMP di Kota Malang tampak beraktivitas di lapangan sekolah mereka sebelum pandemi. Ratusan anak terpapar Covid-19 meski mereka tidak pernah mengikuti sekolah tatap muka.

sekolah-sekolah. Rencananya, kegiatan belajar tatap muka terbatas itu akan dilakukan pada Juli 2021. Di wilayah Kota Malang, dalam kurun waktu satu minggu terakhir tercatat ada tambahan 83 kasus baru Covid-19. Berdasarkan data Pemerintah Kota Malang, pada 14 Juni 2021 ada 6.835 kasus konfirmasi, dan menjadi 6.918 kasus pada 22 Juni 2021. Dari total 6.918 tersebut, 6.165

orang dilaporkan telah sembuh, 653 dinyatakan meninggal dunia dan sisanya berada dalam perawatan. Husnul mengatakan meski ratusan anak terpapar Covid-19, namun pihaknya belum mendapatkan laporan pasti anak yang sembuh maupun meninggal dunia. “Kami belum memiliki data anak yang sembuh maupun meninggal dunia karena Covid-19,” tandas Husnul. Untuk itu, kata Hus-

Bupati Minta Isolasi Mandiri Desa Dihidupkan

MOJOKERTO (GN)–Kembali merebaknya wabah Covid-19 membuat sejumlah pemerintah daerah mencari cara agar laju penularan tidak makin cepat. Pemkab Mojokerto salah satunya berencana menerapkan kembali program isolasi mandiri desa. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto yakin cara ini bisa mengendalikan pasien terpapar Covid-19 di di Kab. Mojokerto. “Semua warga harus menerapkan prokes secara ketat, dan perangkat desa harus kembali menerapkan program isolasi mandiri desa. Tanpa menerapkan program itu secara ketat, laju covid-19 di wilayah ini sulit dikendalikan,” kata Ikhfina usai meninjau vaksinasi di Desa Gumeng, Kec. Gondang , kemarin. Bupati juga merasa prihatin dalam hajatan para tamu tidak menjaga jarak aman di masa pendemi ini. Padahal, cara itu salah satu dari sekian langkah yang bisa mencegah warga tidak tertular Covid-19. Kendornya warga menerapkan prokes di dalamnya tidak mau menjaga jarak dengan tamu dalam hajatan memiliki andil dalam meningkatnya penderita Covid-19. Apalagi tamu yang hadir diacara itu juga ada yang datang dari luar Mojokerto, dan tidak diketahui kondisi kesehatan

nul, pihaknya meminta kepada orangtua untuk terus memantau dan selalu menjaga anaknya yang beraktivitas di luar rumah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat sekalipun tidak ada tatap muka. “Jadi yang lebih ditekankan di sini adalah protokol kesehatan,” tegasnya. Sementara itu, meskipun terungkap ratusan anak terpapar Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih tetap menjalankan sekolah tatap

Pemberlakuan Jam Malam Belum Perlu

Sutiaji

GN/Ist

Bupati sidak puskesmas untuk cek kesiapan petugas dalam menangani pasien Covid-19.

mereka secara detil. Bupati mengingatkan warga, jika prokes merupakan tanggungjawab bersama. Jika warga ingin di Kab. Mojokerto kondisi pandemi bisa terkendali dan Covid -19 cepat hilang dari wilayah ini maka semua warga harus ketat dalam menerapkan prokes. Bupati berharap agar PPKM Mikro semakin diperketat. Selain itu bupati juga berharap agar program isolasi mendiri desa kembali dihidupkan kembali. Karena,program ini diyakini bisa mencegah meningkatnya

jumlah penderita covid-19 di Kab. Mojokerto. ”Matangkan koordinasi dan bertindak sigap dalam menjalankan program itu,” tandasnya. Program isolasi mandiri desa, merupakan pencegah ampuh dalam mengendalikan laju Covid-19. “ Jika ada warga tanpa gejala, bisa isolasi di desa. Jika gejala ringan, bisa dibawa ke puskesmas. Kalau gejala dirasa berat, langsung bawa ke rumah sakit. Jangan menunggu parah. Kita harus tegas dan tepat dalam situasi seperti sekarang. .bas

muka. Sampai saat ini belum ada upaya dari Pemkot Malang untuk menghentikan kegiatan sekolah tatap muka meskipun sejumlah daerah mulai mengkaji ulang sekolah tatap muka yang akan dilakukan pada tahun ajaran baru Juli mendatang. Husnul mengatakan terungkapnya anak-anak yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu terdeteksi ketika mereka melakukan sekolah daring.mdc,ins

MALANG–Pemerintah Kota Malang memutuskan belum untuk menerapkan jam malam saat memasuki masa penebalan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang mulai berlaku pada 22 Juni sampai 5 Juli. Wali Kota Malang Sutiaji menilai zona merah ada dua versi PPKM dari Kemendagri dan juga Kemenkes. Sementara untuk zona merah pada tingkat PPKM Mikro tingkat RT/RW yang mengetahui secara rinci adalah pemerintah daerah. Dia menganggap Kota Malang belum saatnya melakukan jam malam. “Kalau dari Kemendagri lebih lokalisir, ini titiknya zona merah di lokalisir. Yang mengerti perkembangan di masing-masing daerah. Di kami saya kira belum waktunya kami membuat jam

malam,” ujar Sutiaji, Rabu, (23/6/2021). Sesuai arahan pemerintah pusat kegiatan di pusat perbelanjaan, mal atau pasar, dan pusat perdagangan, jam operasional maksimal sampai pukul 20.00 dan pembatasan pengunjung paling banyak 25 persen dari kapasitas. Sutiaji mengungkapkan, menyikapi situasi seperti saat ini. Langkah yang akan diambil oleh Pemkot Malang adalah meningkatkan kembali operasi gabungan dengan TNI/Polri. Lalu kembali memaksimalkan peran posko PPKM Mikro di RT/RW masing-masing. “Kami akan membuat operasi gabungan dengan semua lintas dan kami akan ambil sampling untuk swab. Masyarakat harus disiplin. PPKM mikro itu salah satu alat saja. Intinya adalah disiplin masyarakat, karena disiplin itu adalah vaksin utama, sebelum ada vaksin yang saat ini diinjeksikan kepada tubuh kita,” tandasnya. Sementara itu terkait dengan vaksinasi Covid-19 Pemerintah Kota (Pemkot) Malang makin gencarkan percepatan vaksinasi. Bahkan ditargetkan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, hingga akhir Juli 2021 sudah ada 180 ribu warga yang tervaksin. cnn

minggu ke-302

24 - 30 JUNI 2021

COVID-19

Meninggal Usai Takziah dari Bangkalan MALANG-Dinas Kesehatan Kota Malang mencatat ada 7 warga Jalan Bandulan I, RT 05, RW 04, Sukun, terkonfirmasi positif Covid-19. Seorang di antaranya meninggal dunia. Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif mengatakan, kronologi munculnya klaster baru ini bermula dari rombongan keluarga Muhammad Saham (49) takziah ke saudaranya di Bangkalan. Kemudian, pria berusia 49 tahun itu pulang ke Kota Malang, sedangkan 7 keluarganya bermukim sementara di Bangkalan. Sepekan atau tujuh hari kemudian, Saham menjemput keluarganya di Bangkalan. Sekembalinya di Malang, ia mengeluhkan sakit dengan gejala Covid-19. Saham kemudian memeriksakan diri ke Puskesmas Mulyorejo, karena termasuk Pneumonia sehingga wajib kontrol hepatitis dan diabetes. “Sebagian masih di sana (Bangkalan). Mungkin melanjutkan selametan (tahlil) selama tujuh hari. Setelah itu (Saham) menjemput kembali sebagian keluarga itu untuk pulang ke Malang. Kemudian sakit dan diperiksa di Puskesmas,” kata Husnul, Selasa (22/6/2021). Saham sempat dirawat di RS Panti Nirmala, Kota Malang selama tiga hari. Sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada, Minggu (20/6/2021) dengan hasil tes swab positif Covid-19. Merespon itu, Dinkes Kota Malang langsung melakukan tracing atau pelacakan dan testing pada 9 orang lainnya yang takziah ke Bangkalan. Dari 9 orang itu 6 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19. “Jadi keluarganya itu ada sembilan orang yang ikut ke Bangkalan. Kami swab antigen, hasilnya enam orang positif. Kini diisolasi di RS Idjen Boulevard,” kata Husnul. Ia menambahkan, berdasar hasil tracing diketahui 33 orang ikut serta dalam takziah ke Bangkalan. Mereka kemudian dites swab antigen pada Senin (21/6/2021) kemarin. Semuanya dinyatakan negatif dari Covid-19. “Ternyata kemarin dapat 33 orang. Kemudian kami jadwalkan untuk swab antigen kemarin (Senin) sekitar pukul 09.30. Dari 33 orang itu semuanya negatif antigen,” tandasnya.bjt

gresik

Jadi Korban Skimming, Warga Lapor Polisi Gresik (GN)– Happy Gunawan, warga Gresik, tak mengira kalau uangnya lenyap di ATM setelah melakukan penarikan. Ia pun melapor ke polisi. Happy Gunawan (29) mengaku kehilangan Rp 6 juta pasca melakukan penarikan uang pada Selasa lalu (15/6). Di lokasi yang sama seperti korban lain. Yakni kawasan ATM Giant Perum GKB. Sebagai korban Happy mengaku amat berharap dengan laporan ini, uangnya bisa kembali dan berharap aparat kepolisian mengungkap kasus ini. “Saat ada informasi skimming viral, saya optimis saldo masih aman. Sebab, saya pakai jenis banknya berbeda,” ujarnya seperti dikuti sebua situs Rabu (23/06/2021). AKBP Arief Fitrianto Warga asal Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik itu mengaku sering bertransaksi di ATM link tersebut. “Saya sudah melapor ke pihak bank. Namun, menjanjikan waktu 20 hari untuk mencari tahu penyebabnya. Belum ada kepastian uang bisa kembali,” paparnya. Happy memberanikan diri melapor ke pihak kepolisian dan berharap pelaku tertangkap. Pasalnya, kasus ini sangat merugikan dan meresahkan. Terpisah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pun membenarkan aduan tersebut. “Beberapa korban memang sudah melapor, namun belum kami pastikan jumlahnya,” urainya. Dirinya berharap para korban yang bernasib sama juga melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib. “Dari keterangan, hampir sebagian besar kronologi dan tempat kejadiannya sama,” katanya. Seperti diberitakan, kronologis hilangnya uang para nasabah yang terjadi pada Jumat (18/6). Dari beberapa keterangan melalui mobile banking, menunjukkan keberadaan lokasi di Kota Denpasar, Bali. “Ini kategori modus lama, pelaku melakukan monitoring dari jarak jauh. Laporan para korban telah didalami oleh jajaran Satreskrim Polres Gresik. Mohon waktunya, untuk bisa mengamankan dan menangkap pelaku,” pungkasnya. trb

Mantan Bupati Mojokerto MKP Tersangka Kasus Normalisasi Sungai Rp1 Miliar MOJOKERTO (GN)-Mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi normalisasi Sungai Landaian dan Jurang Cetot di aliran Kali Brangkal, Rabu (23/6/2021). MKP diduga menyalahgunakan wewenang atas proyek normalisasi sungai hingga merugikan negara sebesar Rp1 miliar lebih. “Ini merupakan pelimpahan berkas dari Polda Jatim dan langsung dilakukan pendatanganan kelengkapan berkas oleh tersangka Mustofa Kamal Pasha di Lapas Porong,” ujar Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto Ivan Kusuma

Yuda, Rabu (23/6/2021). Saat ini MKP masih menjalani hukuman di Lapas Porong atas kasus gratifikasi proyek tower sebesar Rp miliar. Ivan menyebutkan, pada kasus normalisasi sungai, MKP menyalahgunakan wewenang dengan menyuruh saksi Didik Pancaning Argo (saat itu kepala dinas pengairan Kabupaten Mojokerto) melakukan normalisasi tanpa izin pemerintah pusat. Hasil BPKP perwakilan provinsi Jatim Nomor : SR-814/ PW13/5/2019 tanggal 30 Oktober 2019, terdapat kerugian negara pada proyek tersebut. “Ini tahap dua, BB sama dengan yang Didik (tersangka). Ada 54

GN/Ist.

MKP (kanan) menerima berkas penetapan tersangka kasus korupsi normalisasi sungai dari Kejari Mojokerto di Lapas Porong, Rabu (23/6/2021).

item, cuman ada tambahan dari pak MKP, satu unit truk sama STNK nya dan SK Bupati. Truk ada di kantor (Kejari) semen-

tara,” katanya. Ivan mengatakan usai penerimaan berkas tahap dua ini pihaknya akan melakukan peneli-

tian berkas dan menyiapkan surat dakwaan terhadap tersangka MKP. Namun, kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir,

persidangan akan dilakukan secara virtual. “Persidangan dilakukan dengan terdakwa MKP dari Lapas Porong, hakim di Pengadilan Negeri Mojokerto dan kita di Kejaksaan Negeri Mojokerto,” ujarnya. MKP saat ini masih menjalani hukuman pidana atas perkara lain, yakni gratifikasi proyek tower Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Sebelumnya, kasus ini lebih dulu menyeret mantan Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Mojokerto Didik Pancaning Argo yang dituntut 1,5 tahun penjara. Jaksa penuntut menilai Didik terbukti melakukan korupsi terkat proyek penggalian mineral tanpa izin dalam proyek

normalisasi sungai tahun 20162017. Selain pidana penjara, jaksa menuntut Didik membayar denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan penjara. Jaksa juga mewajibkan terdakwa mengembalikan uang kerugian negara dalam proyek normalisasi sungai sebesar Rp 1.030.000.000. Tersangka Didik Pancaning Argo pun telah mengembalikan uang korupsi Rp 1,03 miliar ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto pada 15 September 2020 lalu. Angka itu sesuai dengan jumlah kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi normalisasi Sungai Landaian, Jatirejo dan Jurang Cetot, Gondang, tahun 2016 hingga 2017 silam.ins


ekonomi - bisnis

minggu ke-302 24 - 30 JUNI 2021

9

Gelombang Kedua Covid-19, Hulu Migas Terancam Terdampak

Gelombang kedua pandemi Covid-19 saat ini diproyeksikan berdampak negatif terhadap kinerja hulu minyak dan gas bumi.

JAKARTA (GN) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi memproyeksikan gelombang kedua pandemi Covid-19 saat ini akan berdampak negatif terhadap kinerja hulu minyak dan gas bumi. Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengatakan kembali meningkatkanya kasus Covid-19 di dalam negeri berpotensi menggangu operasional yang disebabkan terkendalanya mobilitas barang dan jasa. “Kemungkinan bisa berdampak negatif karena potensi gangguan operasional yang disebabkan karena terkendala mobilitas barang dan jasa yang mungkin bisa tidak on time. Masih tinggi uncertainty-nya,” katanya, Rabu

Semester II 2020

BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 16,62 Triliun JAKARTA (GN) - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap ada 5.070 temuan yang memuat 6.970 masalah dengan nilai Rp 16,62 triliun sepanjang semester II/2020. Berdasarkan ikhtisar hasil pemeriksaan semester (IHPS) II/2020, total masalah tersebut terdiri atas 1.956 permasalahan kelemahan sistem pengendalian internal dan 2.026 ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundangundangan. Angkanya ditaksir Rp 12,64 triliun. “Serta 2.988 (42 persen) permasalahan ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan sebesar Rp3,98 triliun,” tulis IHPS yang dikutip Rabu (23/6/2021). Dari ketidakpatuhan sebanyak 2.026 permasalahan,

sebanyak 1.173 dengan nilai Rp 12,64 triliun merupakan ketidakpatuhan. Ini membuat kerugian negara sebanyak 729 sebesar Rp 1,24 triliun. Potensi kerugian yang diakibatkan 151 permasalahan sebesar Rp 1,89 triliun dan kekurangan penerimaan sebanyak 293 permasalahan sebesar Rp 9,51 triliun. Sementara itu dari 2.988 permasalahan ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan sebesar Rp 3,98 triliun, terdapat 175 permasalahan ketidakhematan sebesar Rp 654,34 miliar. “13 permasalahan ketidakefisienan sebesar Rp 1,50 miliar, dan 2.800 permasalahan ketidakefektifan sebesar Rp 3,33 triliun,” papar BPK di dalam IHPS II/2020. Sebelumnya

BPK juga menemukan adanya sejumlah permasalahan terkait dengan penggunaan anggaran program penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Ketua BPK Agung Firman Sampurna menyampaikan selain adanya sejumlah masalah ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan, BPK juga menemukan adanya kelemahan dari sisi sistem pengendalian intern. Agung mengatakan permasalahan yang terkait dengan program PEN yaitu, pertama, mekanisme pelaporan kebijakan keuangan negara untuk menangani dampak pandemi Covid-19 pada Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) belum disusun. Kedua, BPK menemukan

adanya pencairan insentif perpajakan dalam program PEN yang tidak sesuai dengan ketentuan pada 2020. “Realisasi insentif dan fasilitas perpajakan dalam rangka penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional tahun 2020 minimal sebesar Rp 1,69 triliun tidak sesuai ketentuan,” katanya dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (22/6/2021). Ketiga, Agung mengatakan pengendalian dalam pelaksanaan belanja program PEN sebesar Rp 9 triliun pada 10 kementerian/lembaga tidak memadai. Keempat, BPK juga menemukan adanya permasalahan dalam penyaluran belanja subsidi bunga Kredit usaha Rakyat (KUR) dan non KUR, serta belanja lain-lain pada

program Kartu Prakerja. Menurutnya, penyaluran belanja pada ketiga program tersebut belum memperhatikan kesiapan pelaksanaan program, sehingga terdapat sisa dana kegiatan atau program yang masih belum disalurkan sebesar Rp 6,77 triliun. Kelima, realisasi pengeluaran pembiayaan tahun 2020 sebesar Rp 28,75 triliun dalam rangka PEN tidak dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan dan jadwal kebutuhan penerima akhir investasi. Keenam, pemerintah belum selesai mengidentifikasi pengembalian belanja/pembiayaan PEN tahun 2020 di tahun 2021 sebagai sisa dana SBN PC-PEN Tahun 2020 dan kegiatan PEN tahun 2020 yang dilanjutkan di tahun 2021. jef, sin

Berakhir 24 Juni, Segera Manfaatkan Insentif PKB

SURABAYA (GN) - Momentum pemberian insentif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) diskon Ramadan akan segera berakhir pada 24 Juni 2021. Masyarakat wajib pajak diimbau segera memanfaatkan fasilitas yang diberikan Pemprov Jatim ini. “Pemberian diskon tidak akan diperpanjang dan akan berakhir sesuai jadwal ditetapkan,” ujar Pelaksana Tugas Ke-

Mohammad Yasin

pala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim Mohammad Yasin kemarin.

Sebelumnya, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 2021, Pemprov Jatim memberikan insentif pajak berupa diskon selama dua bulan terakhir atau sejak 20 April 2021. Insentif yang dikeluarkan untuk meringankan beban wajib pajak akibat pandemi Covid-19 dan hingga saat ini tercatat mampu menarik antusiasme masyarakat secara signifikan. Diskon ini diberikan baik un-

tuk objek pajak yang telah lewat jatuh tempo maupun yang belum tiba jatuh tempo. Diskon yang diberikan sebesar 15 persen untuk kendaraan roda dua dan 5 persen untuk roda empat atau lebih. Selain itu, dalam diskon Ramadan juga terdapat program pembebasan sanksi administrasi PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta pembebasan PKB bagi kendaraan listrik.

Berdasarkan data Bapenda Jatim, tingginya antusiasme wajib pajak yang memanfaatkan momentum diskon Ramadan telah dimanfaatkan hingga 2,8 juta wajib pajak per 21 Juni 2021. Di antaranya adalah 2,3 juta wajib pajak penerima diskon PKB, yang terdiri dari 1,9 juta wajib pajak kendaraan roda dua, dan 363 ribu wajib pajak roda empat atau lebih. fan

(23/6/2021). Julius mengatakan protokol kesehatan yang ketat akan diterapkan di seluruh wilayah kerja migas agar tidak adanya penutupan kegiatan operasional akibat penyebaran Covid-19. “Perencanaan dan persiapan pelaksanaan kegiatan akan kita koordinasikan dengan lebih baik dan komprehensif lagi,” jelasnya. Sebelumnya, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih mengatakan adanya gelombang susulan penyebaran Covid-19 di dalam negeri diprediksi berdampak negatif terhadap kinerja produksi nasional karena ada sejumlah pembatasan yang diberlakukan. “Belajar dari pengalaman lalu, wave

kedua pasti akan memiliki dampak negatif karena akan ada keterbatasan mobilitas barang dan orang dan jasa yang mendukung kegiatan hulu migas,” katanya, Senin (21/6/2021). Kendati demikian, Susana mengungkapkan di sektor hulu migas telah menyiapkan antisipasi agar kejadian tersebut tidak memberikan dampak yang terlalu dalam terhadap kegiatan produksi. Adapun, mitigasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan memprioritaskan kegiatan bagi pencapaian produksi dan lifting nasional bakal diberlakukan. “Walaupun dengan segala keterbatasan, kami berharap kegiatan produksi tetap dapat dikawal dengan baik,” ungkapnya. agk, bis

Bank Jatim- Pemkot Mojokerto Siapkan Layanan Pembayaran Digital

Bekerjasama dengan Pemkot Mojokerto, Bank Jatim menyiapkan layanan digital payment untuk 8 jenis pelayanan publik.

SURABAYA (GN) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bekerjasama dengan Pemkot Mojokerto untuk menyiapkan layanan digital payment dalam 8 jenis pelayanan publik. Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo mengatakan kerjasama tersebut merupakan upaya Bank Jatim untuk mendukung pemerintah dalam upaya percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (P2DD). “Dengan hadirnya digital payment ini, pembayaran pada 8 layanan publik di Kota Mojokerto dapat dilakukan dengan mudah dan cepat melalui e-channel Bank Jatim. Selain itu, semoga di hari jadi yang ke-103 ini Kota Mojokerto semakin sukses dan maju,” katanya dalam keterangan resmi kemarin. Dia mengatakan kerjasama layanan digital ini juga merupakan hasil sinergi bersama dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mengoptimalkan peluang untuk meningkatkan sistem pembayaran digital. Walikota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan hadirnya layanan digital payment ini diharapkan semakin mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran retribusi dan pajak secara non tunai. “Ini juga bagian dari upaya tranparansi dalam sistem pemerintahan dan guna mengoptimalkan pendapatan daerah, kami berharap kemudahan transaksi non tunai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana pembayaran sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas,” ujarnya. Adapun, layanan digital payment ini akan melayani 8 jenis pembayaran di ataranya seperti retribusi pelayanan pengujian kendaraan bermotor, retribusi pemakaian ruangan, retribusi pelayanan tempat rekreasi dan olahraga, retribusi pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB), retribusi Izin Trayek Untuk Menyediakan Pelayanan Angkutan Umum, PBB P2, pembayaran BPHTB. tis

Biaya Lebih Murah, Lockdown Sementara Disarankan Jadi Solusi agar Ekonomi Solid Lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia memicu kekhawatiran akan berimbas pada geliat perekonomian. Permintaan lockdown sementara dengan argumen itung-itungan matematis pun mengemuka. Penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia mulai melonjak lagi. Selama beberapa hari terakhir kasus baru kembali melebihi 10.000 per hari. Kondisi ini menjadi perhatian banyak pihak. Banyak juga yang menyarankan agar pemerintah memberlakukan lockdown sementara, paling tidak dua minggu. Namun pemerintah telah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yaitu dimulai pada 22 Juni 2021 hingga 5 Juli 2021. Hal itu didasarkan pada penandatanganan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.14/2021 oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 21 Juni 2021. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengutarakan bahwa pemerintah tidak me-

milih opsi lockdown secara luas lantaran biaya yang dikeluarkan sangat mahal. Iskandar menyampaikan, pengendalian dari sisi kesehatan dan pemulihan dari sisi ekonomi perlu berjalan beriringan. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan untuk memberlakukan pengetatan PPKM Mikro ketimbang lockdown. “Pilihan pertama tentunya aspek kesehatan, tapi kami juga tidak mau masyarakat kelaparan, oleh karena itu pemulihan ekonomi juga penting,” tuturnya, Rabu (23/6/2021). Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menyarankan pemerintah untuk memberlakukan lockdown di Tanah Air. Alasannya guna menghentikan penyebaran Covid-19 yang semakin hari kian melonjak. Menurutnya, Indonesia semestinya bisa melakukan lock-

Indonesia disarankan melakukan lockdown dua minggu dengan membuka sektor esensial. Dengan begitu situasi bisa terkendali dan penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

down sementara dengan membuka sektor esensial. Dengan begitu situasi bisa terkendali dan penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Kebijakan pengetatan PPKM mikro dinilai tidak memiliki banyak perbedaan dari kebijakan PPKM mikro sebelumnya, sehingga tidak akan efektif membendung mobilitas masyarakat yang meningkat tinggi. “Jika lockdown dilakukan

maka hanya sektor esensial yang bisa dibuka, seperti fasilitas kesehatan, dan para pekerja toko sembako. Indonesia harus berkaca dari Wuhan yang melakukan lockdown dengan hanya membuka sektor esensial, terbukti efektif,” terangnya, Rabu (23/6/2021). Bhima Yudhistira menjelaskan skenario dan prakiraan dana yang dibutuhkan pemerintah jika keputusan lockdown diam-

bil. “Dengan asumsi lockdown Jakarta, per hari Rp 550 miliar kebutuhan dananya, maka lockdown selama dua minggu butuh biaya Rp 7,7 triliun,” ujar Bhima. Sementara itu, Jakarta asumsinya memiliki kontribusi 70% terhadap perputaran uang nasional. Pihaknya mengkalkulasi lockdown nasional sekurangnya membutuhkan biaya Rp 11-25 triliun selama 14 hari.

“Biayanya lebih murah dibanding kerugian ekonomi daripada tidak lakukan lockdown. Skenario lockdown dua minggu pada Juni-Juli 2021, dengan eskalasi pertumbuhan ekonomi satu tahun penuh 2021 di kisaran 3% hingga 4,5%,” tambah Bhima. Ia mengungkapkan, jika kebijakan lockdown yang dipilih maka ekonomi akan mengalami kontraksi pada kuartal III 2021. Sektor-sektor yang terpukul seperti konsumsi rumah tangga, penjualan ritel, transportasi, dan sektor pariwisata. “Namun itu hanya terjadi sementara. Selanjutnya pertumbuhan akan kembali lebih solid,” ujarnya. Bhima memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2021 berada di kisaran 3% hingga 4,5% dengan skenario lockdown dua minggu pada Juni hingga Juli tahun ini. “Dengan penerapan lockdown, risiko kehilangan PDB dengan asumsi target pertumbuhan 2021 sesuai APBN sebesar 5% atau PDB menjadi Rp 16.205 triliun,” ungkapnya. Terkait besarnya ang-

garan untuk lakukan lockdown, pemerintah masih bisa melakukan realokasi dari belanja yang tidak mendesak. Misalnya, anggaran infrastruktur Rp 413 triliun dihentikan sementara dan fokus pada alokasi anggaran kesehatan dan perlindungan sosial. Pandemi Covid-19 tak kunjung usai. Malahan, kondisi saat ini semakin parah dengan melonjaknya jumlah kasus aktif . Dalam situasi seperti itu, lockdown menjadi salah satu pilihan tepat untuk menjadi rem pemerintah. Pada konferensi pers, Senin (21/6/2021), Menteri Keuangan Sri Mulyani membuka kemungkinan untuk merevisi target pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 dikarenakan lonjakan kasus Covid-19 beberapa hari terakhir semakin tinggi. “Waktu bulan lalu kami menyampaikan proyeksi kuartal kedua kita antara 7,1 persen hingga 8,3 persen seiring dengan kenaikan Covid-19, upper dan under-nya mungkin akan lebih rendah,” katanya. jef, ins


surabaya

10

COVID-19 MENINGKAT PTM Terancam Batal

Pemkot Utamakan Keselamatan Anak Didik

SURABAYA (GN) – Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) yang bakal dimulai tahun ajaran baru 2021/2022 pada Juli mendatang terancam batal digelar. Ini seiring perkembangan Covid-19 di Surabaya dalam beberapa pekan terakhir terus meningkat. Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tak mau gegabah dalam memutuskan PTM di Kota Pahlawan. Meskipun keputusan pusat sudah direncanakan mulai Juli 2021. Sebab, pemkot lebih mengutamakan keselamatan peserta didik dibanding mewajibkan PTM. “Tatap muka memang direncakana nanti Juli usai penerimaan siswa baru. Kita juga sudah melakukan asesmen dan ada sekolah yang sudah bisa dibuka. Tapi dengan kondisi Covid-19 yang naik seperti ini, tidak bisa dilanjutkan karena tanggung jawab keselamatan anak-anak adalah tanggung jawab saya. Maka saya lebih mengutamakan keselamatan anak-anak,” kata Wali Kota Eri di Balai Kota Surabaya, Rabu (23/6/2021). Menurutnya, Pemkot Surabaya tidak akan memaksakan pembelajaran tatap muka jika dirasa terlalu berisiko. Oleh karena itu, pemkot masih akan melihat perkembangan kasus Covid-19 hingga awal Juli 2021. “Kita lihat dulu kondisinya nanti. Saya lebih mengutamakan keselamatan anak didik Surabaya ketimbang tatap muka. Kalau kondisi tetap naik dan itu membahayakan anak-anak saya, insyaallah tatap muka juga akan saya batalkan,” kata dia. Ia juga memastikan bahwa apabila nanti pembelajaran tatap muka batal digelar pada Juli 2021, maka Pemkot Sura-

Wali Kota Eri saat meninjau uji coba PTM SMP Surabaya beberapa waktu lalu.

baya akan membuat berbagai inovasi supaya peserta didik tidak bosan belajar daring dari rumah mereka masingmasing. “Nah, bagaimana cara pengajarannya agar tidak bosan ini yang akan kita koordinasikan dengan Dinas Pendidikan, untuk melakukan inovasi kepada anak didik,” tegasnya. Semenara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Supomo memastikan bahwa selama ini pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut pelaksanaan PTM di tengah pandemi Covid-19. Mulai dari simulasi pembelajaran dengan protokol kesehatan yang ketat hingga asesment kepada setiap sekolah terus dikebut hingga saat ini. “Jadi, sekolah itu tidak hanya difasilitasi protokol kesehatan, namun juga harus ada Satgasnya. Bimtek

kepada Satgas itu juga terus dilakukan oleh pemkot supaya semua prokes berjalan dengan baik. Pada prinsipnya, semua sekolah di Surabaya sudah siap menyambut PTM,” kata Supomo. Hal lain yang juga penting sebelum melakukan PTM itu adalah restu orang tua/wali murid. Supomo memastikan bahwa sampai saat ini sudah banyak wali murid yang mengizinkan anaknya untuk mengikuti PTM. Bahkan, untuk mempermudah wali murid mengisi pernyataan, pemkot sampai membuat aplikasi khusus. “Melalui aplikasi ini, wali murid bisa mengisi langsung dan sudah banyak yang mengizinkan,” tegasnya. Supomo juga menjelaskan bahwa apabila PTM memang harus dilaksanakan, teknis aturan pembelajaran juga akan dibuat lebih spesifik. Misalnya, soal jumlah kuota siswa yang diizinkan masuk pada

zona hijau, kuning, atau oranye yang dibuat berbeda. “Semakin rawan, semakin sedikit yang diizinkan masuk,” katanya. Namun begitu, ia mengaku masih akan mematangkan konsep tersebut. Bahkan, ia memastikan akan berkoordinasi dengan sejumlah pakar pendidikan hingga kesehatan untuk mematangkan konsep ini, sehingga aturan teknis yang dibuat memperhatikan berbagai pihak. “Nah, kalau PTM ini batal dan tetap daring. Maka, guru harus kreatif komunikatif dan inovatif dalam menyampaikan materinya,” tuturnya. Sikap Pemkot Surabaya juga dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya. Pihaknya saat ini masih mengkaji ulang rencana PTM pada Juli mendatang. Hal ini menyusul kembali melonjaknya kasus Covid-19 di sejumlah

daerah di Jatim, terutama di Surabaya. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Prof Dr dr Budi Santoso SpOG (K) mengatakan naiknya kasus Covid-19 di sejumlah daerah berdampak pada pendidikan luring atau pembelajaran tatap muka yang rencananya digelar pada Juli 2021. “Kami masih mengkaji pelaksanaan pendidikan luring, khususnya untuk dokter muda yang sudah akan dikembalikan seperti sebelum masa pandemi. Tentu itu tidak memungkinkan,” ungkapnya usai menggelar pelantikan dokter spesialis di Aula FK, Rabu (23/6/2021). Kendati demikian, Prof Budi menyatakan pihaknya sedang mencari formula terbaik agar proses pendidikan berjalan dan lulusan FK Unair berkompeten dengan tetap mengedepankan keselamatan anak didik. pur,trb

Pos Penyekatan Ditutup, Lewat Suramadu Bawa SIKM

SURABAYA (GN) – Forum Komunikasi Kepala Daerah (Forkopimda) Jawa Timur resmi menutup pos penyekatan swab test antigen dan PCR Surabaya-Madura di Jembatan Suramadu. Penutupan itu dilakukan pada Rabu (23/6/2021) dini hari. Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko menjelaskan, peniadaan pos penyekatan di Jembatan Suramadu tersebut telah melalui beragam pertimbangan. Mulai dari analisis dan evaluasi (anev) dari Forkopimda Jatim. Selain itu, kata dia, ada penurunan kasus dari warga

Petugas sedang membongkar pos penyekatan Surabaya sisi Surabaya

yang di-swab test antigen di penyekatan Suramadu. Sebab, penyekatan telah berlangsung selama 2 pekan. ”Kita analisis terus. Sudah ada penurunan masyarakat yang positif Cov-

id-19. Makanya, kita bergeser ke 8 desa di 5 kecamatan,” tutur Gatot, Rabu (23/6/2021). Sebagai gantinya, warga yang hendak melintas di jembatan Suramadu harus mem-

perlihatkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Dokumen itu berisi bermacam informasi. Mulai nama lengkap, NIK, tempat tanggal lahir (TTL), agama, pekerjaan, alamat, alamat tujuannya, hingga keperluan perjalanan. Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan, SIKM merupakan solusi bagi pelaku ekonomi. Terutama warga dari luar Surabaya yang hendak beraktivitas di metropolis. “Kalau ada SIKM, tidak perlu swab test,” paparnya. Menurut Eri, sebelum SIKM diterapkan, pihaknya berkomunikasi dengan Forkopimda Jatim. Dua hari

lalu, alumnus ITS itu berbincang dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Menyampaikan rencana pemberlakuan surat jalan tersebut. Selepas menghadap gubernur, pria 44 tahun itu bertemu dengan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron. Hasilnya, SIKM bisa digunakan. Dengan dokumen tersebut, pengendara melintas di Suramadu tanpa penyekatan. SIKM dikeluarkan Pemkab Bangkalan. Untuk mendapatkan dokumen itu, warga harus menyerahkan hasil tes kesehatan. Ketika dinyatakan sehat, SIKM dikeluarkan. * pur,jpo

minggu ke-302

24 - 30 JUNI 2021

KESEHATAN

Polrestabes Gelar Vaksinasi Massal SURABAYA (GN) - Masyarakat Surabaya cukup antusias dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19 di Mapolrestabes Surabaya. Vaksinasi yang digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75 itu digelar di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Rabu (23/6/2021). Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, pemberian vaksin jenis sinovac terhadap keluarga besar anggota Polri dan masyarakat ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-75. “Keluarga besar Polri yang akan divaksin ini meliputi para istri/suami, putra-putri yang sudah berumur 18 tahun keatas dan juga masyarakarat umum lainnya,” kata Kombes Pol Johnny Eddizon Isir. Ia mengatakan, seseorang yang sudah mendapatkan vaksin belum sepenuhnya kebal dari ancaman virus. Kemungkinan masih memiliki resiko tertular atau terinfeksi Covid-19. “Vaksinasi memang memiliki manfaat untuk membentuk kekebalan serta mencegah terjadinya perburukan gejala berat bila terinfeksi. Namun demikian, bukan berarti kebal, sehingga masih mungkin tertular atau terinfeksi. Maka dari itu, mari kita tetap mentaati protokol kesehatan dengan disiplin,” lanjutnya. Kabag Sumda Polrestabes Suraabya, AKBP Sri Andriyani selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan pelaksanaan digelar sejak tanggal 19 Juni 2021 hingga saat ini telah mencapai tiga ribu lebih yang terdiri dari anggota Polri, keluarga besar anggota Polri dan masyarakat. “Kita telah melakukan vaksinasi kepada anggota Polri, keluarga besar Polri dan masyarakat sebanyak sekitar 3800 orang untuk vaksin tahap I. Kemudian untuk vaksinasi tahap II sudah mencapai 2600 orang,” ujar AKBP Sri Andriyani. hum

kesehatan

ICU RS Rujukan Tersisa 5 Persen

SURABAYA (GN) - Kondisi Rumah Sakit (RS) rujukan di Surabaya saat ini terus mendapat tambahan pasien Covid-19. Pasien positif Covid-19 yang datang dengan keadaan sedang hingga berat. Akibatnya, ketersediaan ICU baik dengan ventilator maupun tidak nyaris penuh 100 persen. Kini hanya tersisa 5 persen ruang ICU pasien Covid-19. Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, untuk ICU juga ada peningkatan. Saat ini sudah mencapai 95 persen. Sedangkan isolasi rawat pasien yang sedang terpakai 88 persen. “ICU itu dengan ventilator 90 persen, ICU non ventilator 95 persen. ICU penurunan kemarin 97, sekarang 95 persen,” kata Febri saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/6/2021). Sementara bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian bed RS rujukan pasien Covid-19 di Surabaya terus melonjak. Saat ini BOR sudah mencapai 89,19 persen. Tersisa 11 persen. Berdasarkan data dinkes pada data dari dinkes 22 Juni 2021 BOR RS mencapai 89,19 persen. Angka ini naik 13 persen dibandingkan pada 18 Juni 2021 ada 75,9 persen. “Hingga tanggal 22 Juni data dari dinkes terjadi peningkatan BOR di Kota Surabaya. Total sekitar 89,19 persen kondisinya. Kalau tanggal 21 Juni 88,8 persen,” ujar Febri. Ia menjelaskan, jika kasus Covid-19 di Surabaya maupun daerah sekitar sedang melonjak signifikan, perlu gotongroyong dari masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan agar tidak sampai masuk RS. “Karena mengingat BOR di Surabaya seperti ini, dan angka Covid-19 di Surabaya maupun sekitarnya terjadi lonjakan signifikan, agar tertib prokes, meski sudah vaksin. Kenaikan secara nasional terjadi kenaikan, menurut para ahli ini dari dampak libur lebaran,” jelasnya. “Pemkot berusaha memaksimalkan ketersediaan bed di RS. Diharapkan warga benar-benar disiplin, terutama yang sehatsehat yang sering keluar, berkerumun, tolong diperhatikan, tidak mudah mencari RS,” tuturnya. Di tempat terpisah, lonjakan kasus covid-19 mendapat sorotan Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti. Ia mendorong Pemkot Surabaya agar menambah ketersediaan bed di setiap RS rujukan Covid-19. “Tadi malam ada warga Putat Jaya swab PCR-nya positif. Kondisi melemah tapi kesulitan mendapatkan ruang isolasi di RS, malamnya meninggal dunia di rumah,” ungkap Reni, Rabu (23/6/2021). * pur

WALI KOTA ERI JENGUK PASIEN COVID-19 DI HAH SUKOLILO

Doakan Pasien Sembuh dan Segera Kumpul Keluarga

Perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terhadap warganya yang kini menjalani karantina di Hotel Asrama Haji (HAH) Sukolilo Surabaya, patut diapresiasi. Tak tanggung-tanggung, Wali Kota Eri Cahyadi pun turun menjenguk mereka. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajarannya mendatangi Hotel Asrama Haji (HAH), yang terletak di Jalan Sukolilo, Rabu (23/6/2021). Tujuannya kedatangannya Wali Kota Eri itu, untuk memberikan dukungan agar pasien Covid-19 segera sembuh dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Setiba di lokasi, Wali Kota Eri langsung menuju lobby HAH. Di sana ia memberi dukungan melalui mikrofon yang dapat didengar di seluruh kamar isolasi. Tanpa bertatap muka,

ia pun menyampaikan bahwa semua pasien dari suku dan agama manapun harus segera sembuh tanpa terkecuali. Dia juga meminta agar pasien yang tengah diisolasi terus meningkatkan imunitas tubuhnya. “Bapak ibu, saya hadir di sini untuk menjenguk panjenengan (anda) semua. Saat ini yang saya inginkan adalah seluruh warga Surabaya sehat. Apapun akan saya lakukan,” kata Wali Kota Eri. Cak Eri-sapaan akrab Wali Kota Eri ini menjelaskan, untuk meningkatkan imunitas tubuh

Wali Kota Eri bersama jajaran saat berkunjung di HAH Sukolilo.

yang terpenting salah satunya adalah pasien harus nyaman dan merasa bahagia. Dia juga meminta selama menjalani masa isolasi, pasien diharapkan tidak merasa sedih atau tertekan lantaran berpisah sementara dari keluarganya. Sebab, isolasi ini,

merupakan cara penting melindungi keluarga dan orang terdekat agar tidak tertular wabah dunia tersebut. “Coba bayangkan, kalau kita kumpul bersama keluarga dalam keadaan sakit? Anggap saja ini rumah bersama. Kunci-

nya harus bahagia, kita berada di sini untuk melindungi anak dan keluarga. Jadi keikhlasan yang harus dimunculkan demi kesehatan dan keselamatan bersama,” ungkap dia. Di sela-sela kunjungannya, Wali Kota Eri juga meminta

para pasien tidak putus berdoa untuk diberikan kesembuhan. Dia meyakini Allah SWT tidak akan memberi cobaan melebihi kemampuan umatnya. Setelah sekitar lima menit memberikan motivasi, pertemuan melalui udara itu ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Eri. “Lekas sembuh panjenengan semua. Mudah-mudahan ini segera berlalu,” tegas dia. Di samping itu, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu, juga meninjau beberapa gedung sembari memberikan arahan kepada jajaran agar terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga. Seperti misalnya memberi tambahan susu kepada pasien, menambah jangkauan wifi

agar seluruh gedung terkoneksi dengan internet. “Kalau untuk makan sudah ada ahli gizinya. Menambah jangkauan wifi supaya mereka nyaman dan bahagia. Jadi selain olahraga banyak kegiatan lainnya. Termasuk nanti mereka bisa sholat berjamah kita siapkan tempat dan ada penceramah serta motivator melalui microphon,” jelasnya. Semua itu dilakukan Wali Kota Eri agar pasien yang menjalani isolasi dengan nyaman dan bahagia, agar lekas sembuh sehingga berkumpul kembali bersama keluarga. “Fainsyaallah dengan kebersamaan ini semua bisa kita atasi. Karena saya yakin betul panjenengan bisa segera sembuh dan berkegiatan seperti sediakala,” pungkasnya. pur


SAMBUNGAN

minggu ke-302 24 - 30 JUNI 2021

SKB...

empat, saya Menko Polhukam, Menkominfo, kemudian Jaksa Agung, kemudian Kapolri, menindaklanjuti keputusan rapat kabinet internal tanggal 8 Juni 2021 kemarin, yang memutuskan tentang: satu, rencana revisi terbatas UU ITE, kemudian yang kedua tentang pedoman implementasi beberapa pasal UU ITE, pasal 27 28 29 36,” ujarnya, Sementara, Menkominfo Johnny G Plate berharap pedoman implementatif dapat mendukung upaya penegakan UU ITE selaku ketentuan khusus dari norma pidana atau lex specialist yang mengedepankan penerapan restorative justice. Sehingga, lanjut Plate, penyelesaian masalah yang terkait UU ITE dapat dilakukan tanpa harus menempuh mekanisme peradilan. “Hal ini perlu dilakukan untuk menguatkan posisi ketentuan peradilan pidana

sebagai ultimum remedium atau pilihan terakhir dalam menyelesaikan permasalahan hukum. Pedoman penerapan ini berisi penjelasan terkait definisi, syarat, dan keterkaitan dengan peraturan perundangan lain, terhadap pasal yang sering menjadi sorotan masyarakat. Pedoman penerapan ini merupakan lampiran dari surat keputusan bersama yang tadi ditandatangani, mencakup delapan substansi penting pada pasal-pasal UU ITE,” kata Plate. Sejumlah pihak sebelumnya telah membeber korban UU ITE. Salah satunya Amnesty International Indonesia yang mencatat ada 18 korban UU ITE sejak awal 2021 sampai Maret 2021. Manajer Media dan Kampanye Amnesty International Indonesia, Nurina Savitri, juga mencatat dalam rentang waktu itu terjadi 15 kasus terkait UU ITE.

“Ada pelanggaran hak atas kebebasan berekspresi dengan Undang-Undang ITE sepanjang 2021 ini, ada 15 kasus, korbannya sudah 18,” ucap Nurina dalam diskusi daring ‘Peluncuran Kertas Kebijakan’ di Youtube AJI Indonesia beberapa waktu lalu. Nurina menjelaskan, korban UU ITE dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada tahun 2019 tercatat ada 24 pemidanaan terhadap warganet. Kemudian pada 2020, bertambah menjadi 84 kasus pemidanaan. Menurut dia, UU ITE banyak memuat pasal karet yang membahayakan. Selain itu, pasal-pasal tersebut juga multitafsir dan tidak mempunyai tolok ukur yang jelas. Karena itu, dia mendesak agar UU ITE direvisi sebagai implementasi perbaikan sistem hukum pidana dan siber. Sebab, UU tersebut menurut Nurina sudah banyak memakan korban.

di dalam gedung pengunjung yang di dalam kita batasin untuk ► Sambungan hal 1 menerapkan social distance,” “NY INDONESIAN FOOD katanya. BAZAAR Spring Indoor startUntuk tampil di acara bazaar ing slowly Back to Normal kuliner ini, Fefe sudah menyiap.....July 3 ‘ 2021 From 11 AM kan menu masakan khas Jawa - 4 PM At 8407 Broadway. Timur, khususnya Surabaya. Elmhurst - NY 11373. You Hal itu karena dia asalnya mecan enjoy Authentic Indonesian mang dari Kota Pahlawan. Food like usual...Mask , Tem“Ada tahu campur Surabaya, perature check and sign in are Lontong Sayur, Rujak Petis, required. Pre Order are Open Lupis, Lemper, Klepon, Dadar Now....” Tulisnya di akun face- Gulung, Bakso Goreng, Siomay booknya seperti dilihat Rabu 23 Komplet, dan Nasi Kuning. Juli 2021. Semua sudah bisa dipesan mulai Saat dihubungi koran Global sekarang,” katanya. News, Fefe membenarkan acaMenurut Fefe, kuliner asal ra itu tetap dengan prokes meski Jawa Timur khususnya banyak Pemerintah Amerika Serikat disuka masyarakat Amerika, sudah memberi kelonggaran baik WNI maupun penduduk kepada warganya. Artinya, war- setempat. “Sangat suka sekali,” ga sudah memiliki kesadaran katanya. sendiri untuk melakukan prokes Fefe sendiri sudah lama demi keselamatan bersama. membuka restoran Indonesia “Masih kita terapkan demi di New York dengan menu khas kesehatan dan keselamatan cita rasa Surabaya. Dia juga sebersama,” kata Fefe. cara rutin menggelar acara New Saat ini acara baik di dalam York – Indonesian Food Bazaar gedung maupun di ruang terbu- di Woodside Queens NY. Hal itu ka sudah diizinkan mendatang- dilakukan dalam rangka memkan pengunjung dalam jumlah promosikan budaya Indonesia banyak. Sekitar 250 orang. di Amerika Serikat. Namun panitia tetap mengharuskan memakai masker, cek Masih Ragu suhu tubuh, dan menyediakan Negara bagian New York hand sanitizer, serta meng- memang sudah mencabut perhimbau mejaga jarak. “Mask, syaratan pengenaan masker di temperature check and sign in sebagian besar ruang publik are required hand sanitizer & bagi mereka yang sudah disocial distance,” katanya. vaksin Covid-19. Gubernur Selain bazaar tanggal 3 Juli, New York Andrew Cuomo Fefe juga akan mengikuti ba- mengumumkan kebijakan itu zaar kaki lima tanggal 11 Sep- sesuai panduan Pusat Pengentember 2021 mendatang. Acara dalian dan Pencegahan Penyakit ini juga seperti festival kuliner (CDC) AS terbaru. yang digelar di jalanan. “Tang“Jika Anda divaksinasi, gal 11 September kita ada kaki Anda aman,” kata Cuomo saat lima bazaar yang di jalan. Kalau berbicara di auditorium be-

sar Radio City Music Hall. Ia mengatakan, penonton yang sudah divaksin segera diizinkan kembali. Dia juga mengumumkan kembalinya marathon Kota New York. Melansir dari Apnews.com, kebijakannya itu hanya berlaku bagi mereka yang sudah divaksin Covid-19. Untuk orangorang yang belum divaksin, mereka tetap wajib memakai masker dan menjaga jarak. Tidak hanya itu, penggunaan masker juga masih diwajibkan pada tempat-tempat tertentu, misalnya di sekolah dan panti jompo, tempat-tempat umum, penumpang angkutan umum. Sementara mereka yang sudah menyelesaikan rangkaian vaksinasi tidak wajib lagi memakai masker. Meski kebijakan soal penggunaan makser tersebut telah diumumkan secara resmi oleh Gubernur New York, ternyata tidak semua warga menjalankan aturan tersebut. Beberapa warga menyambut kebijakan tersebut dengan baik. Warga lain ada yang masih ragu dan waspada dengan aturan tersebut. Salah satunya adalah Jorean Recendiz (18), yang baru saja divaksinasi pada hari Senin lalu. Dia mengatakan bahwa dirinya akan tetap memakai masker. “Saya akan tetap memakai masker, saya memakainya untuk melindungi saya di tokotoko” kata Recendiz. Berbeda dengan Jorean, Nathan Repasz (29) yang telah divaksinasi berbulan-bulan lalu justru menyambut baik kebijakan pelepasan masker di negara bagian Amerika itu. “Rasanya sangat membe-

baskan untuk tidak memakai masker di luar ruangan,” kata Repasz. Namun dia memperhatikan bahwa banyak warga New York tampak masih ragu-ragu untuk melepas masker. Selain itu, Cuomo memberikan keleluasaan pada para pebisnis dan tempat-tempat wisata untuk memutuskan cara memeriksa status vaksinasi seseorang. Ia menyampaikan bahwa warga New York dapat menggunakan aplikasi ponsel pintar Excelsior Pass Negara Bagian New York untuk membuktikan status vaksinasi mereka. Adapun, perkembangan kasus Covid-19 di negara bagian tersebut sudah mengalami penurunan. Sebelumnya, kasus di bulan Maret hampir mencapai 57.500 orang. Selain itu, New York juga sudah memvaksinasi penuh sekitar 43 persen dari 20 juta penduduknya. Dengan angka tertinggi di Hamilton County, pusat New York sekitar 66 persen, dan di Allegany County atau barat New York, yakni 27,5 persen, dan 30,5 persen di Bronx. Melansir dari CDC.gov, masyarakat yang telah divaksin penuh, mereka dapat melakukan aktivitas yang biasa dilakukan sebelum pandemi Covid-19. Salah satunya, mereka yang sudah divaksin dapat melakukan aktivitas tanpa mengenakan masker atau menjaga jarak, kecuali jika diwajibkan oleh undang-undang, aturan, dan regulasi federal, negara bagian, lokal, kesukuan, atau teritorial, termasuk panduan bisnis dan tempat kerja setempat. (*)

Delta ini merupakan sebuah virus dengan kemampuan penularan yang lebih kuat dari beberapa varian Covid terdahulu. “Delta ini telah menunjukkan dirinya sangat mampu menyebar dengan sangat cepat dan dalam keadaan yang belum pernah dialami penduduk NSW dengan cara yang sama sebelumnya,” kata Hazzard dalam sebuah konferensi pers. Lebih lanjut dia menerangkan, virus ini dapat ditularkan langsung oleh seseorang yang terinfeksi kepada orang-orang di sekitarnya. “Ini adalah virus yang sangat mampu menular bahkan ketika kita memiliki jarak yang dekat antara individu yang menularkan dan siapa pun dari kita yang mungkin lewat,” tambahnya. “Mereka bertemu tidak lebih dari beberapa detik di suatu tempat dalam kisaran antara 10 dan mungkin 50-60 sentimeter

jauhnya dalam situasi yang hanya lewat,” lanjutnya. Swab berskala besar pun dilakukan lantaran ada 6 kasus dalam klaster baru mereka. Dimulai dari seorang pekerja di airport selanjutnya virus berpindah ke beberapa orang di pusat pertokoan. “ Yang menggiriskan, penularan terjadi begitu cepat. Kasus ke 3-4-5 mungkin hanya berdiri bersama sekitar beberapa detik pada jarak 10-60 cm dan mereka sudah tertular,” ujar Dr dr Dominic Husada SpA mengomentari pergerakan virus varian Delta tersebut. Sementara di kafe, seorang yang nongkrong di salah satu meja tertular pula dari sumber lain yang tidak pernah duduk atau bicara di depannya. Kemungkinan si penular hanya lewat saja. Beberapa detik. Setengah meter. “Dan sekuen genetik virus keduanya identik,” tambah Dominic, Kepala Divisi Penyakit Infeksi

dan Tropis Anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini. Lonjakan kasus Covid-19 selain terjadi karena varian Delta yang begitu cepat menular juga karena penggunaan alat tes Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), Genose, yang sejak 1 April 2021 menjadi syarat perjalanan di semua moda transportasi, selain antigen dan PCR. Gatot yang anggota Tim Advokasi Pencegahan Covid-19 PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sepakat dengan ahli biologi molekuler Ahmad Utomo yang meminta pemerintah untuk menghentikan sementara penggunaan Genose sembari menunggu hasil validasi dari tim peneliti eksternal non-UGM. Validasi itu seharusnya sudah keluar hasilnya pada April, namun hingga Juni belum ada kabarnya.* ret

bahwa berpisah dari orang yang dicintainya begitu berbeda. Dia harus menjalani hidup yang tak sama dengan sebelumnya. “Knowing that life wont be the same without him (Mengetahui bahwa hidup tak akan sama tanpa dia),” lanjutnya. Meski begitu, pesinetron Samudra Cinta ini memilih untuk tak melanjutkan hubungan yang dianggapnya akan sia-sia dengan pria itu. “But

it’s better to giveup rather than to fight knowing that you’re the only one fighting (Tapi lebih baik menyerah daripada berjuang mengetahui bahwa hanya kamu yang berjuang),” katanya. Celine Evangelista menyebutkan bahwa cintanya tak terbalas. Hal itu begitu menyakitkan. “Cause Loving someone who doesn’t love u back is like hugging a cactus. the tighter u hold on, the more it hurts. #quotes

#quoteoftheday (Karena mencintai seseorang yang tidak membalas cintamu itu seperti memeluk kaktus. Semakin erat kau genggam semakin sakit),” kata dia mengakhiri kisahnya. Lalu apakah cerita ini memang ditujukan untuk sang suami, Stefan William? Tidak jelas. Meski bisa saja mengarah ke sana. Namun tak sedikit warganet ikut memberikan kekuatan kepada Celine Evangelista. *okz

► Sambungan hal 1

LSM, Kampus, korban, terlapor, pelapor, dan sebagainya, semua sudah diajak diskusi, inilah hasilnya,” kata Mahfud MD melalui keterangan tertulisnya. Mahfud menuturkan banyak masyarakat menyatakan bahwa UU ITE kerap memakan korban, karena dinilai mengandung pasal karet dan terkadang menimbulkan kriminalisasi, termasuk diskriminasi. Karena itu, lanjutnya, pemerintah mengeluarkan dua keputusan yaitu revisi terbatas dan pembuatan pedoman implementasi SKB 3 kementerian/lembaga. “Di tengah suasana pandemi Covid-19 yang meningkat, kami tetap melaksanakan tugas kenegaraan dan tata pemerintahan. Tadi kami ber-

Diaspora...

Dulu..

► Sambungan hal 1 di beberapa wilayah Indonesia usai libur Lebaran. “Sangat mungkin. Kini persentase anak yang tertular naik jadi 12.5%, lalu mortalitasnya naik jadi 3-5%. Sangat mungkin ini akibat varian baru tersebut,” kata Dr dr Gatot Soegiarto SpPD KAI, anggota Tim Advokasi Pencegahan Covid-19 PB IDI yang juga pakar imunisasi dewasa dari Unair Surabaya, kepada Koran Global News Rabu (23/6/2021). Seberapa cepat varian Delta ini menular? Berdasarkan investigasi yang dilakukan di Bondi Juction Westfield, New South Wales Australia, didapati varian ini bisa menular hanya dengan kontak sekilas. Menteri Kesehatan NSW, Brad Hazzard, menyatakan, virus varian

Bagai..

► Sambungan hal 1 Celine Evangelista memperlihatkan fotonya seorang diri yang berhadapan dengan cermin. “It hurts to say goodbye to a person u love.. (Menyakitkan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada orang yang kamu cintai),” tulisnya. Wanita kelahiran Italia, 2 April 1992, ini menjelaskan

“Yang pertama adalah karena di dalamnya ada pasal-pasal karet, pasal-pasal yang bermasalah. Kenapa? Karena tidak ada tolok ukur yang jelas,” ucapnya. Ia menyayangkan pada tahun ini, DPR tidak memasukkan revisi UU ITE ke dalam prioritas program legislasi nasional (prolegnas). Terbaru pemerintah juga telah memutuskan tak akan mencabut UU ITE karena dianggap masih diperlukan untuk aturan hukum dunia digital. Korban UU ITE Sementara itu kasus-kasus menonjol terkait UU ITE antara lain Prita Mulyasari yang pada 15 Agustus 2008 mengirimkan pesan melalui email berisi keluhan dirinya dan teman-temannya terkait pelayanan di Rumah Sakit Omni Internasional Tangerang. Saat itu, isi e-mail yang dikirimkan

Warga...

► Sambungan hal 1 News, Rabu 23 Juni 2021, membenarkan bila dirinya bersama kades dan anggota satgas lain mendapat penolakan dari warga. Namun setelah diberi penjelasan disertai kesediaan Kades Rachmad memberi contoh untuk tes swab, akhirnya warga mau menerima tim tersebut. Bahkan, sebagian warga bersedia mengikuti tes swab. “Ya, kemarin saat ada swab masuk kampung sempat ada penolakan dari warga. Namun akhirnya diperbolehkan masuk juga. Masyarakat tidak mau diswab takut hidungya berdarah, sedang kalau positif takut dijemput paksa untuk dikarantina di rumah sakit atau tempat lain,” kata Bilal Kurniawan kepada Global News. Bilal sendiri sempat memberi penjelasan ke warga soal pentingnya tracing dan swab ini, tapi warga tetap menolak. Kesibukan Satgas memang bertambah di masa PPKM skala mikro ini. Tim ini mengajak masyarakat untuk mau ditracing dan diswab untuk mengetahui kondisi warga sehingga bisa dilakukan penanganan segera setelah diketahui hasilnya. Namun, banyak warga belum mau menjalani tes swab. Karena itu Kades setempat pun memberi contoh bahwa tes swab tidak sampai membuat hidung berdarah. Swab dilakukan petugas profesional memakai hazmat dan peralatan medis lain. “Kita langsung mencontohkan proses swab. Dalam hal ini Pak Kades diswab disaksikan

Menag..

► Sambungan hal 1 yang diterima Redaksi, Rabu (23/6/2021). Menag Yaqut mengatakan, surat edaran ini bertujuan sebagai panduan dalam upaya pencegahan, pengendalian, dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada semua zona risiko penyebaran virus Corona itu. “Ini diterapkan dalam rangka melindungi masyarakat,” katanya. Surat Edaran ini ditujukan kepada jajaran Ditjen Bimas Islam, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Kankemenag Kab/Kota, Kepala KUA Kecamatan, pimpinan ormas Islam, pengurus masjid dan musala, panitia peringatan hari besar Islam, serta masyarakat muslim di seluruh Indonesia. Pejabat Kementerian Agama di tingkat pusat pun diminta melakukan pemantauan pelaksanaan Surat Edaran ini secara hierarkis melalui instansi vertikal yang ada di bawahnya. Menag yang akrab disapa Gus Yaqut itu lalu menjabarkan ketentuan SE No. 15 Tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Shalat Hari Raya Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M: 1. Malam Takbiran menyambut Hari Raya Idul Adha pada prinsipnya dapat dilaksanakan

11 oleh Prita tersebut secara tak sengaja tersebar ke sejumlah mailing list di dunia maya. Mengetahui informasi tersebut, pihak RS Omni pun mengambil langkah hukum. Prita dijerat dengan pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik serta pasal 27 ayat 3 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Prita mendapat ancaman hukuman penjara selama enam tahun. Namun, Pengadilan Negeri (PN) Tangerang sempat memvonis bebas Prita, sebelum Majelis kasasi Mahkamah Agung (MA) mengganjarnya dengan pidana 6 bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun. Empat tahun berselang, akhirnya Prita dibebaskan setelah Peninjauan Kembali (PK) terhadap kasusnya yang dikabulkan oleh Mahkamah Agung (MA) pada 17 September 2012 silam.

Kasus lain menyeret Muhammad Arsyad yang merupakan mantan aktivis mahasiswa Universitas Hasanuddin Makassar. Dia ditahan oleh penyidik Polda Sulselbar akibat tuduhan telah menghina pengurus DPP Golkar, Nurdin Halid. Pelapornya diketahui adalah Abduk Wahab yang merupakan kerabat Nurdin Halid. Ia melaporkan kasus ini dengan tudingan bahwa Arsyad telah melakukan penghinaan terhadap Nurdin Halid lewat status yang diunggah via BlackBerry Messenger (BBM) yang berbunyi “No Fear Nurdin Halid Koruptor!!! Jangan pilih adik koruptor!!!”. Atas tudingan tersebut, Arsyad ditetapkan sebagai tersangka pada 13 Agustus 2013. Hanya berangsur satu bulan, penangguhan penahanan Arsyad pun dikabulkan pada 16 September 2013. * det, kcm

langsung oleh warga. Mereka akhirnya tahu, bahwa swab tidak menakutkan. Tidak berdarah. Tapi tetap saja gak semua mau. Ada sebagian warga yang mau diswab. Tapi masih banyak yang gak mau. Dan alhamdulillah, dari warga yang mau swab itu, hasilnya semua negatif,” katanya. Hari pertama PKM skala mikro Satgas Arosbaya mendatangi dua dusun di Desa Tengket. Masing-masing Dusun Tambak dan Dusun Binteng. “Di Desa Tengket sendiri ada 7 dusun. Kami akan lanjutkan hari ini,” katanya. Selanjutnya Satgas melakukan himbauan agar masyarakat yang tidak berkepentingan untuk tidak bepergian. Warga diminta tinggal di rumah, kecuali ada keperluan yang sangat mendesak dan sangat penting. “Sedangkan untuk bansos kita berikan kepada masyarakat yang ter-confirm dan melaksanakan isolasi mandiri,” katanya.

(PPKM) Skala Mikro di delapan desa di Bangkalan, maka Pemprov Jatim bersama jajaran TNI, Polri dan Pemkab Bangkalan mendirikan posko PPKM Mikro dengan pemberlakuan pengetatan. “Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang kita laksanakan tadi malam (Senin 21/6/2021) di Posko BPWS kaki Bangkalan, mulai kita support pembentukan posko pengetatan PPKM Mikro di delapan desa/kelurahan di Kabupaten Bangkalan. Kami berharap semua elemen masyarakat khususnya para ulama dan tokoh lokal akan menyatu dalam penanganan ini ,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Adapun delapan desa/kelurahan lokasi PPKM Mikro tersebut, yakni, Kelurahan Kraton, Kel. Pejagan dan Kel. Bancaran. Ketiganya berada di Kec. Bangkalan. Lalu, Desa Arosbaya dan Desa Tengket (Kec. Arosbaya), Desa Moarah (Kec. Klampis), Desa Kombangan (Kec. Geger) dan Kelurahan Tunjung (Kec. Burneh).

Posko PPKM Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro ini memang dilakukan lebih ketat di delapan desa/kelurahan di lima kecamatan di Kabupaten Bangkalan mulai Selasa (22/6/2021). Hal itu dilakukan guna menangani dan menurunkan lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Bangkalan yang sekarang didera gelombang kedua virus Corona varian Delta dari India. Guna mendukung penerapan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di semua masjid/musala, dengan ketentuan sebagai berikut: a. Dilaksanakan secara terbatas, paling banyak 10% dari kapasitas masjid/musala, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan COVID-19 secara ketat, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. b. Kegiatan Takbir Keliling dilarang untuk mengantisipasi keramaian atau kerumunan. c. Kegiatan Takbiran dapat disiarkan secara virtual dari masjid/musala sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid/musala. 2. Salat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1442 H/2021 M di lapangan terbuka atau di masjid/ musala pada daerah Zona Merah dan Oranye ditiadakan; 3. Salat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1442 H/2021 M dapat diadakan di lapangan terbuka atau di masjid/musala hanya di daerah yang dinyatakan aman dari COVID-19 atau di luar zona merah dan oranye, berdasarkan penetapan pemerintah daerah dan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 setempat; 4. Dalam hal Salat Hari Raya Idul Adha dilaksanakan di lapangan terbuka atau di masjid, sebagaimana dimaksud pada angka 3, wajib menerapkan standar protokol kesehatan COVID-19 secara ketat, dengan ketentuan sebagai berikut:

Pos Suramadu Ditiadakan Akhirnya pos penyekatan tes swab antigen di Jembatan Suramadu ditiadakan. Baik itu pos di sisi Bangkalan maupun di sisi Surabaya. “Yang di sisi Bangkalan dicabut dan pos di sisi Surabaya ini akan kami cabut,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko di Surabaya, Rabu (23/6/2021). Gatot menambahkan keputusan ini diambil setelah digelarnya analisa dan evaluasi (anev). (gas) a. Salat Hari Raya Idul Adha dilaksanakan sesuai dengan rukun salat dan penyampaian Khutbah Idul Adha secara singkat, paling lama 15 menit. b. Jemaah Salat Hari Raya Idul Adha yang hadir paling banyak 50% dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarsaf dan antarjemaah; c. Panitia Salat Hari Raya Idul Adha diwajibkan menggunakan alat pengecek suhu tubuh dalam rangka memastikan kondisi sehat jemaah yang hadir; d. Bagi lanjut usia atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, dilarang mengikuti Salat Hari Raya Idul Adha di lapangan terbuka atau masjid/musala; e. Seluruh jemaah agar tetap memakai masker dan menjaga jarak selama pelaksanaan salat Hari Raya IduI Adha sampai selesai; f. Setiap jemaah membawa perlengkapan salat masing-masing, seperti sajadah, mukena, dan lain-lain. g. Khatib diharuskan menggunakan masker dan face shield pada saat menyampaikan khutbah Salat Hari Raya Idul Adha; h. Seusai pelaksanaan Salat Hari Raya Idul Adha, jemaah kembali ke rumah masing-masing dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik. *ret, det


jawa Halaman 12I minggu

timur

Achmad Iskandar Wakil Ketua

Lima pasien yang terkonfirmasi varian baru Covid-19 di Jatim berasal dari Bangkalan. Mereka di antaranya terjaring dari penyekatan di Jembatan Suramadu.

kondisi cukup berat. “Kami titip pada media agar tetap menjaga protokol kesehatan, meski sudah divaksin. Karena itu menjadi salah satu solusi menekan penyebaran Covid-19 di Jatim,” tuturnya. Dinkes Jatim mengungkapkan adanya lima kasus baru Covid-19 varian Delta yang menginfeksi warga. Lima pasien yang terkonfirmasi varian baru itu berasal dari Bangkalan. Mereka di antaranya terjaring dari penyekatan di Jembatan Suramadu dan ada yang telah dirawat di rumah sakit. Pasien itu terdeteksi karena CT value mereka di bawah 25. Hasil itu kemudian diperiksa dengan whole genome sequencing dan

Kusnadi, SH, MHum Ketua

Hj. Anik Maslachah S.Pd, M.Si Wakil Ketua

Sahat Tua P. Simandjuntak,SH Wakil Ketua Anwar Sadad Wakil Ketua

hasilnya menunjukkan bahwa mereka terinfeksi Covid-19 mutasi baru. Menyebar Tiga Daerah Sebelumnya Herlin Ferliana menyebutkan kasus varian baru virus Corona yang disebut varian B16172 Delta ternyata telah menyebar di tiga daerah di Provinsi Jatim. Ketiga daerah itu yakni Bangkalan, Bojonegoro dan Sampang. Varian baru Covid-19 asal India itu paling banyak ditemukan menginfeksi pasien di Bangkalan. “Terbanyak di Bangkalan, lalu Bojonegoro dan Sampang,” kata Herlin saat ditemui usai menghadiri acara vaksinasi pencanangan

24 - 30 JUNI 2021

ke-302, 24 - 30 JUNI 2021

Kasus Covid-19 Varian Delta di Jatim dari Transmisi Lokal SURABAYA (GN) – Menyebarnya virus Covid-19 varian Delta (B16172) di Jawa Timur berasal dari transmisi lokal dan bukan dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari luar negeri. Fakta ini didapat dari hasil pemeriksaan terhadap pasien Covid-19 varian asal India itu di laboratorium Universitas Airlangga baru-baru ini. “Hasil pemeriksaan kepada pasien yang positif Covid-19 dan CT-nya di bawah 25 dari laboratorium Unair menunjukkan, mereka itu terkena dari tranmisi lokal. Bukan dari PMI,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim dr Herlin Ferliana MKes, Rabu (23/6/2021). Terungkapnya varian baru dari transmisi lokal karena pasien Covid-19 varian baru itu rata-rata orang yang tidak pernah ke luar negeri. “Karena itu kemungkinan ada yang terkena, kemudian menularkan ke yang lain, sehingga menjadi transmisi lokal,” ujarnya. Dijelaskannya, varian baru dari India ini spesifikasinya berbeda dan penyebarannya lebih cepat. Tidak seperti varian Wuhan. “Kalau varian Wuhan kemarin tidak seagresif virus India ini, sehingga saat ini bisa menyebar lebih cepat dan angka positif juga menjadi lebih cepat naik. Karena penularannya yang cukup cepat,” kata Herlin. Di sisi lain, tingkat keparahan pasien yang terkena varian baru juga cukup tinggi. Terbukti, pasien yang datang ke rumah sakit sudah dalam

minggu ke-302

introduksi imunisasi PVC di Pendopo Alun-alun, Kabupaten Gresik, Jatim, Selasa (22/6/2021). Dia tidak menyebutkan secara rinci jumlah atau angka pasien terinfeksi varian Delta di masing-masing wilayah. Namun, Herlin menekankan upaya memaksimalkan pencegahan di level hulu, atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. “Kami berharap, dengan upaya itu nanti di level hilir tidak kelabakan sehingga rumah sakit juga tidak penuh seperti sekarang,” kata Herlin. Herlin mengatakan, saat ini kondisi tingkat keterisian atau Bed Occupancy Ratio (BOR)

ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit di Jatim sudah sangat tinggi mencapai 73 persen. Dinas Kesehatan Jatim juga masih terus memantau sampai seberapa tinggi penambahan jumlah kasus. “Sebab, teorinya jika BOR sudah di atas 60 persen, maka harus menambahi 30 persen tempat tidur. Jika di atas 80 persen, harus menambah 40 persen tempat tidur dan rumah sakit lapangan,” katanya. Pemprov Jatim sebelumnya juga telah mengubah area kantor BPWS sisi Madura menjadi Rumah Sakit Lapangan Bangkalan untuk merawat pasien Covid-19. Ini dilakukan menyusul lonjakan kasus dalam sepekan terakhir. ret

Wagub Emil Optimistis PPKM Mikro Bisa Kurangi Penyebaran Covid-19 Bangkalan SURABAYA (GN) - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meyakini bahwa pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro terutama di sejumlah kecamatan di Bangkalan bisa mengurangi penyebaran Covid-19. Menurutnya, PPKM Mikro bisa berjalan lancar jika terdapat sinergi antar berbagai lapisan masyarakat, terutama melalui pengawasan para kepala desa yang aktif berkomunikasi dengan Pemprov Jatim dan memberikan gambaran riil atas kondisi di lapangan secara langsung. “Pemprov Jatim sendiri Emil Elestianto Dardak selalu siap menampung aspirasi para kades. Masukan-masukan yang diberikan akan ditampung untuk dikomunikasikan dengan Gubernur Jatim dan pihak Satgas Covid-19 kemudian ditindaklanjuti,” ujarnya, Rabu (23/6/2021). Selain itu, lanjutnya, keterlibatan aparat di Kabupaten Bangkalan juga akan berdampak pada kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Kehadiran aparat juga efektif memberikan teguran bagi masyarakat yang tidak taat prokes, termasuk bisa mengatur akses antar desa yang memberlakukan penyekatan. Emil menjelaskan selain memberlakukan PPKM Mikro terutama di 8 desa/kecamatan di Bangkalan, Pemprov Jatim juga tetap mengupayakan agar roda perekonomian masyarakat dapat berputar. “PPKM Mikro sendiri bukan larangan bagi warga untuk bekerja, kita akan mengusahakan kegiatan ekonomi masyarakat dapat berlangsung seperti biasa. Akses antar desa untuk sementara akan dibatasi, dan masyarakat sudah patuh, pasar dan jalan yang biasanya ramai dengan kerumunan sudah lebih terkendali,” ujarnya. Berdasarkan data infocovid-19 Jatim hingga 22 Juni 2021 tercatat jumlah kasus positif di Kabupaten Bangkalan mencapai 3.024 kasus. Jumlah tersebut bertambah sebanyak 78 orang dibandingkan hari sebelumnya. Dari total kasus yang terjadi, sebanyak 1.758 orang telah sembuh, dan sebanyak 297 orang meninggal dunia, dan kasus yang masih aktif dan sedang dalam perawatan mencapai 969 orang. Bangkalan yang saat ini berstatus zona merah itu juga saat ini memiliki tingkat recovery rate cukup rendah yakni 58,13 persen. Sedangkan tingkat fatality rate yang tinggi mencapai 9,82 persen. fan

DPRD PROVINSI JAWA TIMUR

Jelang PTM, Di Saat Corona Melonjak

Anggota Dewan Asal Madura Kunjungi Tempat Isolasi

Satgas Covid-19 Harus Siap Siaga

Anggota DPRD Jatim Dapil Madura, saat mengunjungi dan memantau rumah isolasi untuk pasien Covid 19 di kantor BPWS sisi Bangkalan. Hj. Anik Maslachah, S.Pd., M.Si.

SURABAYA (GN) - Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) tahun pelajaran baru 2021/2022 di Jawa Timur rencana akan dimulai sekitar awal Juli 2021. Hal ini berseiring dengan kebijakan pemerintah pusat yang menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri pada tanggal 30 Maret 2021 lalu. SKB tersebut berkaitan dengan panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Di dalamnya disebutkan bahwa pembelajaran tatap muka secara terbatas bisa dimulai pada Juli 2021. Mulai dari jenjang PAUD, pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga perguruan tinggi. Belajar tatap muka terbatas bakal dimulai setelah guru dan tenaga pendidikan disuntik vaksin Covid-19. Untuk memastikan pembelajaran tatap muka berjalan dengan aman,

Vaksisani guru dan protokol kesehatan jadi kunci pelaksanaan proses pengajaran tatap muka

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengharapkan segala sesuatunya dipersiapkan dengan matang. Mulai dari vaksinasi pada guru SMA, SMK, dan SLB harus selesai 100 persen, protokol kesehatan dijalankan dengan ketat, serta jam belajar dan jumlah prosentase siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka. Sementara, beberapa pekan ini kasus covid-19 di Jatim dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia semakin “menggila”. Lalu bagaimana dengan rencana PTM di Jatim? Tentang ini Hj. Anik Maslachah, S.Pd., M.Si., Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim mengatakan, kalau tidak kebijkan lagi soal ini ini, berarti PTM terus berjalan. Hanya saja, kata politisi asal PKB ini, pelaksanaan PTM itu harus benarbenar ketat. Terutama apakah para guru itu sudah clear divaksin? Ini

penting agar proses belajar mengajar tidak “terganggu”. “Harus dipastikan semua guru baik negeri maupun swasta sudah mendapatkan vaksin sebelum tatap muka dimulai,” katanya, rabu(23/6/2021). Di samping itu, dipastikan fasilitas, sarpras untuk prokes tersedia, mulai dari harus disediakan alat cuci tangan/hand sanitizer, masker, jarak tempat duduk. Ini harus benar-benar dipastikan, karena virus varian baru ini katanya ganas. Bertolak pada kenyataan ini, prokes harus benar menjadi perhatian serius. Anik mengatakan, jam sekolah dikurangi, sehingga bisa jadi agar tidak berkerumunan dibuat jam bertahap. Misal kelas 1-2,3 jam 07.00-10.00 dan seterusnya. Terhadap yang fullday tidak diberlakukan dulu agar stamina tetap terjaga dan tidak menimbulkan kerumunan berlama-lama. Hal lain yang cukup penting, yakni

ist

pengawasan Satgas Covid baik kab/kota hingga desa harus dilakukan secara intensif, sehingga kalau ada warga belajar yang sakit bisa segera diambil tindakan. “Bagi daerah zona merah harus dengan virtual,” katanya. Untuk itu, Gubernur Khofifah, beberapa waktu lalu, meminta pihak SMA, SMK dan SLB se-Jatim wajib membentuk Tim Satgas Covid-19 pada tiap sekolah. Yakni yang tergabung di dalamnya sesuai dengan kearifan lokal, misalnya guru dan murid yang tergabung dalam OSIS di sekolah tersebut. “Satgas Covid-19 di masing-masing sekolah harus dipastikan clear. Kalau tidak ada satgasnya, maka guru akan kesulitan untuk menertibkan disiplin protokol kesehatan. Kalau anggota satgasnya teman sebaya akan lebih mudah mengingatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan di sekolah,” katanya. adv

SURABAYA (GN)- Tiga anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Madura melihat langsung karantina atau isolasi di kantor Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) sisi Bangkalan, Madura, Senin (21/6/2021) sore. Anggota tersebut yakni Mahfud, Moch Aziz dan Mathur Husyairi ini memantau perbaikan tempat karantina bagi pasien Covid-19 ini. Seperti ketersedian air, tempat ibadah hingga tempat tidur bagi pasien. “Para petugas memang mengakui bahwa tempat BPWS hanya tempat emergency, jadi fasilitas banyak yang kurang. Meski begitu, mereka berkomitmen akan memperbaiki dan terus berusaha mengingatkan kebutuhan,” terang Mahfud, salah satu Anggota DPRD Jatim Dapil Madura, Selasa (22/6/2021). Munculnya video akan banyaknya pasien OTG yang tidur dilantai, kata Mahfud, setelah diklarifikasi ternyata memang ada sebagian masyarakat yang

tidak mau tidur di tempat yang sudah disediakan. “Mereka lebih memilih tidur dilantai,” imbuhnya. Pihaknya pun mengimbau kepada petugas untuk tetap humanis dan bersabar menghadapi pasien. “Bentuk tim edukasi pasien. Karena itu sangat penting agar pasien tidak bingung dan ketakutan. Mereka butuh pendampingan dan penyadaran terkait Covid-19,” tambah Mahfud yang juga Anggota Komisi C DPRD Jatim ini. Mahfud politisi asal Fraksi PDIP Jatim ini, juga meminta agar petugas terus melakukan tracing kepada keluarga pasien reaktif. “Ini sebagai langkah agar tidak menyebar kemana-mana,” jelasnya. Kini, Pos penyekatan tes usap antigen di Jembatan Suramadu, baik di sisi Bangkalan maupun sisi Surabaya ditiadakan menyusul hasil analisa dan evaluasi yang digelar pihak terkait, termasuk Satgas Penanganan COVID-19 Jawa Timur. adv


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
GLOBAL NEWS Edisi 302 by Redaksi Gnews - Issuu