Skip to main content

GLOBAL NEWS Edisi 287

Page 1

langganan Rp 28.000,-/Bulan eceran minggu ke-287 Rp 7.000,10 - 17 MARET 2021

DEWAN PERS Global News dan global-news.co.id telah Terverifikasi Administratif

minggu ke-287

pengaduan & hotline redaksi

10 - 17 MARET 2021

031 - 8281712

gnewsredaksi@gmail.com

gnewsredaksi

@RedaksiGnews

Redaksi Gnews

PONPES AMANATUL UMMAH GELAR SEMINAR EBT

Dari Grahadi

Khofifah Apresiasi Capaian 100% PTSL Jatim

HUMAS PEMPROV JATIM

GUBERNUR Khofifah Indar Parawansa mendampingi Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil memberikan penghargaan kinerja PTSL TA 2020.

SURABAYA (GN) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kinerja Kanwil BPN Jatim atas pencapaian target Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Jatim Tahun 2020 yang telah terealisasi 100%. Untuk itu, dirinya berharap agar target PTSL Tahun 2021 juga dapat tercapai 100%. Hal itu disampaikannya saat acara Pemberian Penghargaan Kinerja PTSL TA 2020, Penandatanganan Kerjasama dan Nota Kesepahaman, l BACA: Gubernur.., di Hal 3

TEROPONG Adinda LMP

Negara Teraman Wajib Dikunjungi

Setiap orang tentu ingin tinggal di daerah dengan jaminan keamanan yang pasti untuk keberlangsungan hidupnya. Nah, ternyata ada beberapa wilayah yang masuk ke dalam negara teraman di dunia 2021 lho. l BACA: Negara...di Hal 3

Ada-ada

Sandi: PP Berpeluang Garap Geothermal

MOJOKERTO (GN) – Pondok Pesantren (PP) Amanatul Ummah menggelar halaqah (Seminar) “Green Energy untuk Kedaulatan Energi Nasional: Islam dalam Merespon Kelimpahan Energi Panas Bumi di Indonesia” di Kampus Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC) Kec. Pacet, Kab. Mojokerto. Sejumlah nara sumber yang hadir secara langsung di lokasi halaqah maupun secara daring mendorong Pondok Pesantren (PP) terlibat dalam mengelola energi baru terbarukan (EBT). Termasuk energi panas bumi, energi bayu (angin), surya (matahari), air, maupun gelombang laut. Hadir langsung dalam halaqah tersebut, Prof Adi Susilo, PhD, ahli geologi dan energi panas bumi dari Universitas Brawijaya Malang. Sedang yang hadir secara daring antara lain Menkeu Sri Mulyani Indrawati yang diwakili stafnya; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno; mantan Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Emmy Hafid, Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dr Ir Dadan Kusdiana MSc, yang diwakili direkturnya, Harris Yahya . Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA, pengasuh Ponpes Amanatul Ummah didampingi mantan Wakil Ketua Umum PBNU KH As’ad Said Ali dan Prof Adi Susilo, dalam kesempatan itu, mengatakan, EBT panas bumi merupakan karunia Allah untuk umat manusia yang menjadi pewarisnya. “Mereka adalah orang-orang yang sholeh dan jujur, sehingga pesantren harus serius memikirkan untuk bisa terlibat dalam mengelola EBT, l BACA: Sandi.., di Hal 11

GN/NURUDDIN ALI

PROF Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA, pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, mantan Wakil Ketua Umum PBNU KH As’ad Said Ali dan Prof Adi Susilo, saat menghadiri halaqah (seminar) “Green Energy untuk Kedaulatan Energi Nasional: Islam dalam Merespon Kelimpahan Energi Panas Bumi di Indonesia” di Kampus Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC) Kec. Pacet, Kab. Mojokerto.

Mahasiswa ITS Inovasi Teknologi Budidaya Tambak SURABAYA (GN) - Pengelolaan budidaya tambak air laut secara konvensional dinilai masih menghambat produktivitas para petambak. Permasalahan ini melatarbelakangi dua mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk menciptakan inovasi berupa teknologi peman-

Idap Kelainan Langka

KSAD: Serda Aprilia Ternyata Laki-laki

Inilah Yaris yang dihiasi emas batangan, dollar AS hingga berlian yang konon nilainya Rp 40 M

Mobil Berhias Emas Batangan dan Berlian

Kisah Toyota Yaris dihias dihias emas dan permata menjadi berita terpopuler detikOto pada Minggu (7/3/2021). Sebuah mobil Yaris bernopol T-999-A mendadak menuri perhatian warganet. Viral di berbagai platform media sosial, sekujur body mobil tersebut menempel emas batangan hingga berlian yang konon nilai mencapai Rp 40 miliar. l BACA: Mobil...di Hal 3

JAKARTA (GN) - Status gender Sersan Dua (Serda) TNI Aprilia Manganang hingga saat ini masih menjadi pembicaraan publik. Pasalnya, atlet bola voli putri Indonesia yang saat ini menjadi anggota Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad) itu berbadan kekar seperti pria. Namun, akhirnya jati diri Aprilia terkuak juga. Sang atlet ternyata seorang laki-laki yang memiliki kelainan yang sangat langka. Aprilia sempat membela Timnas Bola Voli Indonesia untuk ajang SEA Games 2015 SIngapura. Saat itu, fisik Aprilia yang sangat kekar dan terlihat seperti seorang pria, membuat Timnas Bola Voli Filipina melayangkan protes kepada panitia. Timnas Bola Voli Filipina menganggap bahwa Timnas Bola

Serda TNI Aprilia Manganang

Voli Indonesia membawa seorang pria dalam timnya. Aprilia pun jadi sasaran cemooh fans Timnas Bola Voli Indonesia, meskipun dia sama sekali tak mempedulikannya. Setelah direkrut oleh TNI Angkatan Darat pada 2016, l BACA: KSAD.... di Hal 11

tauan dan pengendalian tambak air laut secara otomatis. Mereka adalah Danial Farros Maulana dan Muhammad Alfiyan Zulfa yang masingmasing merupakan mahasiswa Departemen Teknik Infomatika dan Departemen Teknik Sipil ITS angkatan 2020.

Muhammad Alfiyan Zulfa dan Danial Farros Maulana menunjukkan user interface aplikasi dan desain sistem PONINTEN rancangannya.

l BACA: Mahasiswa.., di Hal 11

Ratusan Polisi Myanmar Membelot

Biarawati Hadang Militer

MYITKYINA (GN) - Pemandangan mengharukan terlihat di antara panasnya situasi bentrokan berdarah pasca-kudeta militer di Myanmar. Selain ratusan polisi yang akhirnya membelot-- memilih berpihak kepada rakyat--, aksi heroik juga ditunjukkan oleh Suster Ann Roza Nu Tawng yang tanpa rasa takut menghadang militer. Perempuan biarawati ini kembali berlutut di hadapan pasukan dengan moncong sejata untuk melindungi para demonstran. Namun aparat Myanmar bergeming. Mereka akhirnya tetap melepaskan tembakan ke arah para demonstran. Insiden yang terjadi di Kota

DUA DIASPORA INDONESIA SUKSES JADI PETANI DI AMERIKA

MYITKYINA NEWS JOURNAL

SUSTER Ann Roza Nu Tawng, seorang biarawati di Myitkyina, Myanmar, berlutut di hadapan sejumlah aparat yang juga ikut berlutut. Suster Ann Roza memohon kepada aparat Myanmar agar tak menembaki para pengunjuk rasa.

Myitkyina pada 28 Februari 2021 itu dijuluki sebagai “Momen Tiananmen di Myanmar”. Biarawati itu menjadi perhatian setelah berlutut

Supadmi Garap Lahan 110 Ha, Syarif Jadi ‘Guru Pertanian’ Dua diaspora Indonesia berhasil dalam budidaya pertanian di Amerika. Supadmi yang asli Solo menjadi petani dengan tanah garapan seluas 110 hektare. Sedang Syarif Syaifulloh yang berasal dari Magelang berhasil menjadi petani kota di Philadelphia, Pennsylvania. PEREMPUAN Jawa itu terlihat menunggang traktor di lahan pertanian yang sangat luas di kawasan mirip desa bernama Delaplane di Virginia, Amerika Serikat. Luas tanah milik perempuan bersuamikan orang AS itu di atas ratarata luas ladang pertanian yang dimiliki perorangan di Virginia, yakni 181 acre atau sekitar 74 hektare, menurut Departemen Pertanian Virginia. Perempuan itu adalah Supadmi Filsinger, asal Solo, Jawa Tengah, yang bersuamikan Danny Filsinger, seorang warga Amerika. Suami istri ini tampak sibuk mengolah lahan pertaniannya dengan alat yang serba mekanik. Saat Supadmi menunggang traktor, Danny Filsinger

menyirami rumput dengan semprotan air. Supadmi mengatakan dia dan sang suami telah menekuni pekerjaan itu selama sedikitnya 10 tahun. Supadmi mengaku selama ini dia membantu suami mengelola tanah pertanian seluas 270 acre atau sekitar 110 hektare. Pengelolaan tanah seluas sekitar 110 hektare itu umumnya ditangani sendiri oleh sang suami. Mereka hanya sesekali mempekerjakan orang lain ketika sangat diperlukan, terutama pada musim panen buah apel atau pada waktu potong rumput di padang yang luas itu. “Tanah yang kami tempati ada 270 acre. Itu semuanya suami saya yang mengurus. Ya, berdua saja mengurusnya. Jadi capai, tapi fun

VOA

SUPADMI menunggang traktor di lahan pertaniannya yang luas, Syarif Syaifulloh menjadi nara sumber televisi setempat untuk program Urban Farming.

(menyenangkan). Yang penting urip itu happy (hidup itu bahagia). Yang penting hatinya senang, l BACA: Supadmi.... di Hal 11

memohon sambil menangis agar polisi dan militer tak menembaki pengunjuk rasa. Mengenakan jubah putih dan kerudung warna gelap, l BACA: Biarawati.... di Hal 11

Lho Iki Lak

Syok Kasus Bansos NAMA penyanyi Cita Citata disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) di Pengadilan Tipikor. Hal itu karena dia menjadi salah satu artis yang hadir dalam acara yang digelar Kemensos di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Cita Citata p u n mengungkap awal mula dirinya bisa tampil di acara tersebut. “Cita yang ngundang itu EO (event organizer). Jadi bukan langsung dari pihak Kemensos. Jadi Kemensos minta ke EO, lalu EO panggil kita. Aduh, lupa ya. Pasti (tahun) 2020,” Cita Citata l BACA: Syok. di Hal 2


opini

2

minggu ke-287

10 - 17 MARET 2021

Lebih Sehat Lahir Batin Berkat Covid-Nineteen

Oleh: EMHA AINUN NADJIB SELAMA masa kanakkanak di Jombang, saya sehat walafiat alamiah dalam habitat budaya desa tradisional. Selama di Gontor, lebih sehat karena berdisiplin penuh siang malam seperti prajurit militer. Disiplin fisik maupun nilai batin, secara ruang dan waktu. Kemudian masuk Yogya, Malioboro, Kadipaten, Dipowinatan, Dinasti, Patangpuluhan: saya banyak sakitsakitan, badan nggregesi tiap malam, alergi, selalu gebrasgebres setiap bakda Isya. Kalau lagi memuncak, bisa ambruk di jalan atau terjatuh menimpa barang-barang di toko. Itu karena tahun-tahun begadang di Malioboro, sampai budaya aktivisme seni budaya dan politik di Patangpuluhan. Tetapi mulai Indonesia Reformasi, merintis gerakan shalawat, Pengajian Tombo Ati hingga Maiyah “Sinau Bareng” bersama KiaiKanjeng, Kasihan dan Kadipiro, Padhangmbulan dan yang kemudian beranak pinak sampai ke berpuluh-puluh wilayah – saya sehat kembali. Dan

Sandi ...

► Sambungan hal 1 khususnya panas bumi ini,” kata Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, yang menjadi tuan rumah acara halaqah (seminar) “Green Energy untuk Kedaulatan Energi Nasional: Islam dalam Merespon Kelimpahan Energi Panas Bumi di Indonesia” tersebut. Menurut Kiai Asep, meski perguruan tingginya—Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC) -- yang berada dalam naungan Ponpes Amanatul Ummah, berbasis pesantren, namun pihaknya memiliki perhatian sangat serius pada sektor pembangkit listrik panas bumi agar santriwan dan santriwati berpeluang menjadi pewaris karunia Allah tersebut. Selanjutnya, hendaknya energi panas bumi dieksplorasi dan dieksploitasi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di sekitarnya. Hasilnya harus banyak dipedulikan pada masyarakat miskin di sekitarnya, yang pada gilirannya akan mampu menciptakan masyarakat sejahtera yang berkeadilan. “Masyarakat makmur yang berkeadilan itu, bisa terwujud bila tidak ada lagi pencuri, perampok, demo-demo, apalagi anarkisme yang mengarah ke instabilitas keamanan,” jelasnya. Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, memberikan apresiasi yang tinggi kepada ponpes yang memiliki pemikiran pada kemandirian energi baru terbarukan, dengan menggelar seminar. “Topik

puncak kesehatan hidup saya adalah sejak kedatangan pageblug Covid-19. Tidak ada ketentuan hari dan tanggal persisnya, tetapi seingat saya berawalnya kesadaran kita mengenai kehadiran Covid-19 adalah awal Maret 2020. Maka hari-hari ini saya merayakan ulang tahunnya yang pertama. “Alhamdulillaa hi ‘alaa kulli haal”. Segala puji bagi Allah atas segala dan setiap hal yang kita alami berkat anugerah-Nya. Kudekap hingga lubuk jiwaku yang terdalam serta kunaikkan hingga ke langit tertinggi rasa syukurku bahwa Allah telah memperkenankan menyebarnya virus CovidNineteen ke seluruh permukaan bumi. Apalagi andaikan Allah bukan sekadar mengizinkan atau membiarkannya, melainkan wabah itu memang ketentuan-Nya. Entah dengan maksud apapun untuk manusia. Kun fayakun. Kun tha’unan fa yakuna Covidan. Aku mensyukurinya setidaknya karena tiga hal. Pertama, berkat mewabahnya virus ini hidupku menjadi lebih sehat lahir batin. Badanku lebih fit. Tenggorokan, hidung, mulut, dan seluruh kepala dan badanku lebih segar. Tidak ada ancaman kecuali melahirkan kehati-hatian. Tidak ada bahaya kecuali menerbitkan kewaspadaan. Sejak Covid-19 bertamu ke bumi, seluruh diriku menjadi jauh lebih waspada. Hati dan pikiranku waspada. Sel-selku waspada. Darahku mengalir waspada. Setiap langkahku waspada. Setiap detik dan menitku waspada. Seluruh totalitas kehidupanku waspada.

Kewaspadaan itu menerbitkan berbagai keinsyafan, gagasan, eksplorasi segala kemungkinan yang menyehatkan, aku mencari berbagai macam asupan dari kaya raya alamnya Allah. Serta pola hidupku sendiri secara individu maupun sosial menjadi lebih berkonsentrasi pada penyehatan lahir batin. Dan puncak kewaspadaanku adalah tidak bisa mengalami apapun tanpa menjadi ingat Allah. Tidak mendengar, melihat, dan merasakan apapun, kecuali menghadirkan Allah dalam kesadaran dan ruang cintaku. Tidak ada jaga, bekerja, beribadah, istirahat dan tidur, tanpa merasakan peran Allah. “Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” Kedua, kujalani syariat “hifdhus-shihhah” atau “syari’atul-‘afiyah” atau protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan dan kesetiaan. Tidak hanya rajin cuci tangan, tetapi bahkan tidak putus wudlu. Aku jaga jarak dan menutupi mulut serta hidungku dengan kain berlapis. Bukan karena aku takut terjangkiti virus. Sebab aku tidak bersedia curiga bahwa Allah rencananya mau kasih ke saya penyakit dan bahkan kematian. Seluruh keagungan AlAsma`ul Husna memaskeri hidup hamba-hamba-Nya. Ar-Rahman war-Rahim yarhamuna. Al-Muhaiminu walHafidh yahfadhuna. Sedikit pun aku tidak punya keberanian untuk bersangka buruk

kepada Allah. Kalau aku pakai masker, selalu sesuci dan menjaga jarak, itu semata-mata karena aku tidak hidup untuk mencelakakan sesama manusia. Aku tidak mau menyakiti siapa pun atau membuat saudarasaudaraku sesama makhluk Allah menjadi sakit karena aku. Bahkan aku tidak tega pada kecemasan hati dan kegundahan pikiran orang-orang di sekelilingku kalau aku tidak memakai masker dan berlaku seakan-akan tidak ada wabah. Memang selama menyebarnya virus ini aku menjadi lebih sehat, lebih meningkat ketahanan jasad maupun batinku, lebih segar, dan cerah. Tetapi itu hanyalah pengetahuan dan kesadaranku atas diriku sendiri, yang belum tentu menjadi pengetahuan siapapun atas diriku. Ketiga, wabah yang kini berulang tahun pertama ini, amat sangat banyak memberiku pengetahuan baru. Ilmu baru. Kesadaran baru. Atas manusia. Muatan batinnya. Spektrum pandangannya. Sistem berpikirnya. Tentang diri manusia itu sendiri. Tentang makhluk-makhluk lainnya hingga tentang apa-apa yang mereka persangkakan kepada Tuhan. Bahkan juga tentang Negara. Tentang Pemerintah. Tentang Presiden, Menteri, pejabat-pejabat, juga tentang Dokter, ilmu kesehatan beserta spektrum pamahamannya atas kehidupan, yang di dalamnya ada beribu-ribu probabilitas di antara sehat dengan sakit. “Diniscayakan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci

sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” Bukan perang antara engkau dengan aku. Bukan perbenturan antara kita dengan mereka. Melainkan peperangan terus-menerus di dalam diri kita dalam memproses keputusan nilai, sikap dan perilaku. Antara benar dan bathil dalam proses hidup kita. Antara energi Malaikat dengan Iblis di dalam jiwa kita. Antara baik dan buruk. Antara srudaksruduk dengan kalem dan bijaksana. Antara musytarikat dengan musytabihat dalam mozaik dan dinamika pengalaman-pengalaman kita. Bahkan antara kelembutan dengan kelembekan. Antara kearifan dengan kompromi. Antara istiqamah dan kepala batu. Antara hemat dengan pelit. Antara pemurah dan boros. Maka jelas di hari ulang tahun Covid-19 ini yang kulalukan bukanlah mengutuknya, melainkan mensyukurinya. Kalau tak ada Covid-19, belum tentu keadaanku sesehat ini, setenang ini, sesegar ini, seterang benderang ini, sewaspada dan setaqwa ini. Sebagaimana kusyukuri juga dua isi dunia lainnya, yakni Medsos dan Indonesia. Meskipun aku tidak pernah bisa memastikan apakah dua yang terakhir ini konteksnya iradatullah, idznullah, atau malah amrullah, atau justru istidarajullah. Yang pasti dan faktual: Covid-19, Medsos dan Indonesia adalah anugerah besar bagi hidupku di masa tua sekarang ini. (caknun.com)

seminar ini cukup progresif dan strategis. Karena di tengah pandemi, isu-isu energi merupakan medan-medan perjuangan baru bagi kita. Saya harap para santri, bisa menjadi santripreneur,” kata Sandiaga yang berbicara secara daring dalam halaqah tersebut. Menurut Sandiaga, saat ini bencana polusi udara langsung menghantam index kualitas udara yang membuat kita semua menjadi tidak nyaman. Hal itu karena adanya pemanasan global yang salah satunya dipicu oleh penggunaan energi fosil. “Alhamdulillah, kita memiliki banyak potensi energi alam. Beralih ke sumber energi baru yang terbarukan. Energi yang lebih bersih, lebih efisien. Saya sendiri sebelum bertugas di pemerintahan, adalah seorang investor di bidang energi yang terbarukan, yakni energi berbasis geothermal, berbasis bayu (angin) dan berbasis air,” katanya. Menurutnya, para santri pun bisa ikut berpartisipasi aktif, mencari solusi, menumbuhperankan hingga menjadi santripreneur dalam bidang tersebut. Dengan ikut memulihkan perekonomian, dan tak sekadar pulih, tapi melewati suatu proses, yakni link group atau pertumbuhan berbasis hijau yang ramah lingkungan. Santripreneur akan dapat menghadirkan sirkuler ekonomi. Misalnya, bagaimana Institut Pesantren KH Abdul Chalim ini memiliki sumber energi yang dihasilkan sendiri, misalnya di Gunung Arjuna – Welirang, dan hasilnya (listriknya) bisa dijual di luar pesantren. Hal itu sekaligus menciptakan agrowisata maupun segala pembelajaran yang dihadirkan oleh kearifan lokal.

Apabila kekuatan umat, khususnya ponpes-ponpes memiliki saham pada PLTPB (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi), maka konstribusi kepada daerah dan pemerintah pusat akan sangat signifikan. Selain munculnya kemandirian energi, juga konstribusi pendapatan kepada pemerintah pusat hingga daerah berupa pajak dan nonpajak. Belum lagi konstribusinya pada pengurangan impor minyak dan pemakaian batubara. Jelas akan sangat membantu penghematan devisa negara. Selain itu mendorong kesiapan daerah menyongsong era millennial yang serba elektrik. “Sebentar lagi, sepeda motor listrik dan mobil listrik akan membanjiri pasar. Lebih murah harganya, lebih ramah lingkungan, karena tidak mengasilkan gas karbondioksida,” katanya.

“Namun pada pendemi Covid-19 ini, progress capaian penurunan emisi karbon mengalami pelambatan. Namun demikian juga dengan pemakaian energi fosil,” sambungnya. Meski demikian, investasi pembangunan PLTPB masih perlu digalakkan dalam rangka mengejar pengembangan proyek energi baru terbarukan. Ditegaskannya, bahwa pemerintah tetap akan mendorong pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia, seiring perkembangan zaman yang makin tergantung pada energi. Sekaligus upaya pemerintah untuk menciptakan energi rendah karbon secara berkelanjutan, dalam upaya kemandirian energi di masa mendatang. “Sekaligus memastikan bahwa, kita memiliki sumber energi yang memadai untuk melanjutkan percepatan pembangunan segala bidang di republik ini,” katanya. Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sejak beroperasinya pembangkit listrik panas bumi, impor migas RI mengalami penurunan hingga 25%. Sebagai contoh, pada Januari 2019 turun 25,22% menjadi US$ 1,69 juta dibanding periode sama tahun sebelumnya, yang mencapai US$ 2,25 juta. Tren yang sama juga terjadi pada 2020 hingga 2021. Turunnya impor migas ini karena kontribusi signifikan dari penurunan impor minyak mentah dan BBM. Impor minyak mentah turun hingga 20,55%, dan impor BBM atau hasil minyak turun hingga 26,52%. Jika pemanfaatan panas bumi ini semakin optimal, maka diharapkan mampu semakin membuat impor minyak menurun. Pasalnya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut

menjelaskan, kebutuhan Indonesia akan listrik semakin hari semakin besar. Apalagi, Indonesia merupakan negara kepulauan, sehingga menghadirkan tantangan tersendiri bagi para pemangku kebijakan untuk bisa menyalurkan listrik ke seluruh penjuru negeri. Sebagai negara yang terletak di ring of fire, Indonesia memiliki keuntungan yakni, potensi panas bumi yang luar biasa. Hanya saja, untuk saat ini potensi panas bumi Indonesia belum dimanfaatkan dengan optimal. Padahal Sri Mulyani mengungkapkan, Indonesia ingin mencapai rencana umum energi nasional dengan bauran energi baru 29% pada tahun 2030, yang salah satunya dari panas bumi. “Mungkin saya tidak perlu mengulang, energi terbarukan Indonesia yang ingin dicapai tahap sekarang, 23% pada 2025, salah satu potensi terbesarnya dari panas bumi. Indonesia punya potensi ini, terbesar di dunia, bukan di ASEAN, bukan di Pasifik, tapi di dunia,” katanya. Ibarat Air Panas di Teko Pada kesempatan yang sama,

Kurangi Impor Senada dengan Sandiaga Uno, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, melalui stafnya, menegaskan, berapa pun hasilnya, energi panas bumi akan mampu mengurangi ketergantungan pada impor energi fosil (minyak). Sebaliknya akan meningkatkan dan memperkuat kemandirian energi nasional, seiring dengan jumlah penduduk. Yang pada saatnya bakal mempercepat akselarasi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Energi alternatif akan mampu mengurangi defisit neraca berjalan. Selain itu, pemerintah dan DPR RI pada tahun 2030 kita harus mengurangi emisi hingga 29%,” katanya. Dan dari target tersebut, pada 2005 sudah terealisasi 9%. Dan diharapkan pada 2030 tercapai 31% atau lebih 2% dari target.

Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi/penanggung jawab : Erfandi Putra Wakil Pimpinan Redaksi/pimpinan perusahaan: Gatot Susanto Redaktur Pelaksana : Titis Tri Wahyanti Redaktur: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir Biro Jakarta: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti KONSULTAN HUKUM : Andi Heriyanto SH

Harris Yahya, Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Kementerian ESDM, mengaku mendapat

jatah target sekitar 27% dari total target 29%. Atau ekivalen dengan sekitar 800 juta ton energi fosil, dan di dalamnya ada energi terbarukan sebesar 50%. “Dari berbagai energi terbarukan, memang panas bumi-lah yang paling besar kontribusinya,” jelasnya. Sehubungan dengan banyaknya opini masyarakat yang salah, bahwa energi panas bumi membahayakan, karena mengebor bumi dan berpeluang ke-

secangkir kopi

Prokes Harus Ketat

Vaksinasi memang sudah dimulai. Ini ditandai dengan divaksinnya Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Ini merupakan awal dari program tersebut dan terus berlangsung. Meski kebijakan tersebut terus berlangsung bukan berarti kita kendor melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Di sejumlah sudut kota, terutama di Surabaya masih kelihatan masyarakat yang tak bermasker. Bahakan, selama tiga bulan, terlebih saat pemberlakuan PPKM dan PPKM Mikro, Kota Surabaya mendapati 11 ribu lebih pelanggar protokol kesehatan. Baik perorangan maupun pelaku usaha yang tidak menaati peraturan. Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan pada periode 11 Januari hingga 2 Maret 2021 terdapat pelanggaran perorangan sebanyak 10.215. Para pelanggar mendapati sanksi berupa penyitaan KTP dan denda administratif sebesar Rp 150 ribu."Sudah bayar Rp 887.550.000 dan yang belum bayar Rp 644.550.000," kata Febri, Selasa (9/3/2021). Selain kepada perorangan, penindakan pelanggaran protokol kesehatan selama masa PPKM juga dilakukan pada pelaku usaha. Pada periode yang sama, terdapat 144 tempat usaha (yang belum diizinkan beroperasi). Sanksi yang diterima para

Syok...

► Sambungan hal 1 kata Cita Citata kemarin. Prosesnya seperti saat dirinya tampil di panggung hiburan lain. Cita Citata pun berangkat ke Labuan Bajo. Dia mengaku bukan satu-satunya artis yang mengisi acara tersebut. Tanpa ada perasaan apa-apa, dia pun menyanyi menghibur para undangan di acara itu. “Aduh nggak tahu ya. Yang jelas ada band-band gitu yang dari daerah gitu ya. Aku nggak ada kecurigaan apa pun, normal saja, kayak gathering biasa,” ujar Cita Citata. Seminggu kemudian, dia pun syok ketika mendengar kabar mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dan sejumlah orang lain ditangkap KPK. Meski Cita tidak tahu menahu soal bansos, tapi dia ikut syok dengan peristiwa yang menimpa Juliari tersebut. “Cita juga syok mendengar kabar itu. Entah seminggu keluarnya magma bumi, Harris memberikan gambaran, bahwa pengeboran hanya dilakukan antara 1-3 km ke perut bumi. Hanya sampai ke lapisan bebatuan, di mana sudah ada uap air yang terpanaskan oleh magma. Uap air inilah yang di-tamping, dikeluarkan melalui pipa ke atas. Uap air yang mengandung energi dengan panas antar 200 – 300 derajat Celcius ini, masuk ke dalam ketel uap, dan ketel uap yang akan menggerakkan turbin. Putaran turbin inilah yang akan menghasilkan energi listrik. Sementara, uap air setelah menggerakkan ketel, akan keluar dan mencair menjadi air biasa. Dan air biasa dalam jumlah tertentu, diinjeksi melalui pipa

Erfandi Putra Pemimpin Redaksi

pelaku usaha yaitu penyitaan kartu identitas (KTP) penanggung jawab. Kemudian denda administratif, untuk Usaha Mikro Rp 500.000, Usaha Kecil Rp 1.000.000, Usaha Menengah Rp 5.000.000, Usaha Besar Rp 25.000.000. Fakta di atas, memberikan potret pada kita bahwasanya masih dijumpai anggota masyarakat yang tidak patuh prokes. Data di Surabaya yang melanggar, hanya terpantau di jalan. Lalu bagaimana dengan di kampong-kampung. Di sudut-sudut gang dan lainnya. Inilah yang perlu mendapat sorotan kita untuk lebih diperketat lagi pengamasan kita terhadap prokes ini. Masyaratak tetap diimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Perlu diingat vaksinasi tidak berarti mengurangi pelaksanaan protokol kesehatan. Meskipun telah dilaksanakan vaksinasi, pentingnya disiplin terhadap protokol kesehatan ini tetap kita lakukan memaki masker, mencuci tangan menjaga jarak hingga menghindari kerumunan. (*)

mudian, ketangkap seminggu, dua minggu gitu. Karena kita merasa di sana tidak ada kejanggalan, jadi ya sudah biasa saja. Kalau Cita memang tidak dipanggil dari pihak Batubara. Jadi waktu itu yang manggil saya dan komunikasi sama tim saya itu bukan Batubara-nya langsung. Saya waktu itu, say thanks sih ke Bapak Batubara itu. Cuma yang saya tahu yang ngundang itu bukan dia,” katanya. Namun karena kasus bansos, Cita Citata ikut kepikiran. Dia khawatir dikaitkan dengan kasus yang pelakunya bisa diancam hukuman mati tersebut. “Takut dipikirnya Cita tahu gitu. Ya sudah di-bold lagi, kalau Cita sebenarnya tidak tahu. Tahunya setelah itu dan syok. Memang aku nggak berkomentar waktu itu, takutnya jadi polemik juga. Jadi kayak orang membacanya aneh-aneh padahal aku di sana profesional kerja,” tandas wanita berusia 26 tahun itu. * det,wis air ke perut bumi, untuk dipanasi oleh magma. Jadi bornya tidak sampai magma, hanya pada lapiran bebatuan yang menahan magma. Sehingga amat sangat aman. “Sebagai contoh, pembangkit listrik panas bumi di salah satu negara Eropa, sudah berusia 100 tahun, namun masih beroperasi terus,” katanya. “Jadi magma itu ibaratnya api, bebatuan yang panas itu ibaratnya bokongnya teko, dan air yang kita masukkan ibaratnya air di dalam teko, sedang keluarnya uap melalui pipa masuk ke ketel dan turbin, ibaratnya uap di leher teko yang kemudian meniup peluit, hingga keluar suaranya, tiiiit….. tuiiittt,” katanya memberikan ilustrasi.

WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Lukman GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA : Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA : Bambang Sujarwanto NGANJUK : Iskandar Zulkarnaen Kediri KAB/KOTA : Iskandar Zulkarnaen JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Teguh Aryanto BANYUWANGI : Edhi Prasetyo bOJONEGORO: Ahmad Sampurno. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers


minggu ke-287 10 - 17 MARET 2021

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO

3

Tanggul Rusak Ancam Jembatan Murukan

MOJOKERTO (GN)-Kondisi sejumlah titik tanggul di kawasan Surodinawan Kec. Pralon, Kota Mojokerto kondisinya rusak permanen. Jika tidak segera diperbaiki, kerusakan tanggul akan mengancam jembatan Murukan yang menghubungkan wilayah antara Kelurahan Surodinawan Kec. Prajurit Kulon Kota Mojokerto menghubungkan dengan Kec. Sooko, Kab. Mojokerto. Jika 4 titik tanggul rusak tidak segera diperbaiki permanen bisa menimbulkan banjir dan membuat jembatan Murukan putus. Suparman warga Surodinawan Kec. Pralon, Kota Mojokerto mengatakan, sudah hampir 2 pekan ini 4 titik tanggul di Kota Mojokerto rusak akibat longsor. Yang perlu mendapatkan penanganan perbaikan cepat yakni tanggul dekat jembatan Murukan. Selain itu, kaki jembatan Murukan banyak tumpukan sampah ranting pohon dan bambu. Jika kerusakan tanggul tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan kerusakan tanggul semakin parah, dan memicu banjir ketika debit air Sungai Brangkal membesar. Selain tu, di kaki badan jembatan Murukan juga banyak tersangkut sampah ranting pohon, rumput dan ranting dan pohon bambu. Jika sampah-sampah itu tidak segera dibersihkan, membuat kaki jembatan mudah putus jika debit air terus membesar, dan tanggul yang rusak semakin parah. “Kalau jembatan Murukan putus, jelas arus lalu lintas yang menghubungkan

GN/Ist.

Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati melihat kondisi tanggul rusak di aliran Sungai Brangkal.

Warga Harus Malu Buang Sampah di Sungai

MOJOKERTO (GN) – Bupati Mojokerto, dr Hj Ikfina Fatmawati mengimbau masyarakat tidak membuang sampah di sungai. Pasalnya, perbuatan jelek itu bisa memicu banjir membuat banyak warga merugi. Imbauan itu dilontarkan Bupati Ikfina, usai meninjau berbagai aliran sungai di wilayah Kec. Sooko, Kab. Mojokerto, kemarin. Bupati tidak hanya mengimbau saja, namun bupati wanita pertama di Kab. Mojokerto ini ikut kerja bakti membersihkan sampah dan perbaikan tanggul diberbagai aliran sungai di Kec. Sooko, Kab. Mojokerto. Dengan tidak membuang sampah di sungai, lanjut Ikfina terjadinya penyumbatan aliran sungai bisa dicegah sejak dini. “Saya berharap, warga yang biasa membuang sampah di sungai, mulai sekarang dihentikan. Dan sampah sebaiknya dibuang ditempat yang telah disediakan desa dan Pemkab. Sudah saatnya budaya malu membuang sampah di sungai bisa tumbuh di benak setiap warga. Kalau ini bisa dilakukan, intensitas banjir di Kabupaten Mojokerto bisa dikurangi bahkan bisa dicegah,”harapnnya. Warga harus ingat, tambah Ikfina, jika membuang sampah di sungai bisa merugikan orang banyak, dan dosa. Karena,bisa memicu banjir dan pencemaran ekosistem di sungai.Perlu diketahui bersama bahwa beberapa wilayah Sooko, sempat dilanda bencana banjir di Februari 2021 berhari-hari. Banjir tersebut selain menggenangi permukiman, juga menghambat jalannya aktivitas mata pencaharian warga seperti ternak ikan dan lain lain. Selain itu, Ikfina juga berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait secepatnya berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Jatim dalam penanganan banjir dan kebersihan, dan kerusakan tanggul sungai yang dikelola BBWS..bas

GN/Bambang Sujarwanto

Petugas PUPR Mojokerto bersihkan sampah bambu yang tersangkut dikaki jembatan Murukan Kota Mojokerto. Jika tidak dibersihkan memicu keruskan tanggul semakin parah, dan tiang badan jembatan Murukan cepat putus.

Kota Mojokerto di wilayah Pralon dengan Sooko Kabupaten terganggu. Kalau putus, kita akan ke wilayah Sooko, Kab. Mojokerto harus berjalan memutar lebih dari 4 kilometer. Kalau ada jembatan, kita bisa menempuh wilayah itu dalam hitungan menit saja,”katanya. Siti ibu rumah tangga asal Kelurahan dan Kec. Pralon Kota Mojokerto was-was jika diwilayah pegunungan turun hujan deras. Karena, air dari pegunungan mengalirnya lewat Sungai Brangkal yang sebagian tanggulnya dekat jembatan Murukan longsor.Jika tanggul yang longsor tidak segera diperbaiki permanen, dikhawatirkan tanggulnya jebol, dan menimbulkan banjir diwilayah Kec. Pralon. Lebih-lebih, seka-

rang intensitas hujan tinggi, dan debit air Sungai Brangkal sering membesar. “ Pemkot harus gerak cepat mendesak BBWS memperbaiki kerusakan tanggul iitu. Masak perbaikan menunggu dulu tanggulnya jebol, kan tidak kan. Saya dan warga lainnya kalau hujan hanya bisa berdoa agar hujan cepat terang dan tanggul yang longsor tidak rusak,”katanya. M Afif Hasan Kabid Sumber Daya air (SDA) dari Dinas PUPRPRKP Kota Mojokerto mengatakan, aspirasi warga ditampung dan telah diteruskan ke pihak BBWS. Pemkot Mojokerto hanya bisa sebatas melaporkan kerusakan tanggul di Sungai Brangkal masuk wilayah Kota Mojokerto. Jumlah tanggul yang rusak ada

4 titik. “Yang memiliki wewenang menormalisasi tanggul BBWS, karena BBWS bertugas mengelola, dan merawat Sungai Brangkal, dan kita sebatas melaporkan dan mengusulkan perbaikan saja ke BBWS,”katanya. Upaya memperlambat kerusakan tanggul agar badan jembatan Murukan tidak semakin parah, lanjut Afif, Pemkot dan Polresta Mojokerto menerapkan pembatasan kendaraan yang boleh melalui jembatan tersebut. Selain itu, Dinas PUPR juga mulai hari ini membersihkan sampah yang tersangkut dikaki jembatan Murukan. Diharapkan setelah sampah dibersihkan di lokasi itu agar air disungai tersebut mengalir lancar, sehinggaa tidak meng-

ganggu kaki jembatan dan tanggul meski[un debit airnya besar dan cepat. Sementara, Muhamad salah seorang petugas dari BBWS Prov Jatim dikonfirmasi masalah ini mengatakan, pihaknya sekarang ini sedang mengecek dan mengkaji laporan adanya kerusakan 4 titik tanggul di Kota Mojokerto. Untuk langkah perbaikan, tambah dia pihaknya menunggu debit air di Sungai Brangkal mengecil. Karena, jika debit air sungai masih tinggi upaya perbaikan tanggul rusak tidak bisa mendapatkan hasil yang bagus. Dan petugas yang memperbaiki tanggul kesulitan dalam menormalisasi tanggul juga. “Insa allah paling cepat akhir April,”katanya.bas

Jukir di Gresik Digaji Layaknya THL GRESIK (GN)- Juru parkir (jukir) yang bekerja di Kabupaten Gresik akan dibayar seperti pegawai tenaga harian lepas (THL). Kendati sistem pembayaran parkir dilakukan secara elektronik (e-parkir). Jika sebelumnya jukir harus menata kendaraan yang parkir hingga memungut retribusi. Maka kedepan jukir hanya bekerja untuk menata kendaraan. Namun, apabila pengguna mesin ada yang merasa kesulitan tentunya menjadi kewajiban jukir untuk membantu. Kepala Dishub Gresik Nanang Setiawan menuturkan, jukir tersebut nantinya berstatus seperti tenaga harian lepas (THL). Gajinya pun setara dengan THL, yakni Rp 1,8 juta per bulan. “Untuk progresnya saat ini kami baru menerima perda yang diundangkan. Dari aturan itu nantinya disusun tentang gaji jukir,” tutur Nanang, Senin (8/3/2021). Lebih lanjut Nanang mengatakan, alasan diterapkannya aturan tersebut untuk menekan kebocoran retribusi parkir. Apalagi nantinya para pengguna kendaraan bisa memanfaatkan e-tol untuk melakukan pembayaran yang bekerjasama dengan dua bank. Yakni Bank BCA dan Bank Mandiri. bjt

Takut Ambles, Tanggul Lumpur Ditutup Terpal SIDOARJO (GN)-Tanggul penahan lumpur Sidoarjo yang berada di titik 67 di Desa Gempolsari, Tanggulangin, Sidoarjo, ditutup terpal. Pemasangan terpal itu merupakan antisipasi agar tidak tergerus air hujan. Apalagi kondisi air di dalam pond kurang dari 2 meter mendekati bibir tanggul. Sejumlah warga khawatir tanggul lumpur yang tingginya mencapai 11 meter itu ambles. Sebelumnya, tanggul penahan

Gubernur... ► Sambungan hal 1 serta Pembukaan Pelatihan Petugas Pengelola Pertanahan Daerah (P3D) Provinsi Jatim di Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jatim, Jalan Gayung Kebonsari Surabaya, Selasa (9/3/2021). Gubernur Khofifah mengatakan, program PTSL ini menjadi bagian dari percepatan penerbitan sertifikat hak atas tanah masyarakat, yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di mana sertifikat

Mobil... ► Sambungan hal 1 Pemilik mobil unik tersebut bernama Sugandhi Natanegara, Warga Kampung Karokrok, Desa Jatiragas, Kecamatan Patokbeusi, Subang. Ia merupakan pemilik Panti Putra Galunggung yang berkegiatan rehabilitasi kejiwaan dan pecandu narkoba. Menurut Encep Hasan Basri, orang kepercayaan si pemilik mobil, mobil tersebut di tempel emas perhiasan karena menyalurkan hobi. "Saya jelaskan bahwa ini adalah hobi pribadi tidak mengangkut apa-apa apalagi melanggar peraturan, hobi ini sama de-

lumpur tersebut pernah ambles pada 2018. Apalagi sejumlah rumah warga berada di bawah tanggul penahan lumpur dan saat ini sering hujan deras. Sejumlah warga Desa Gempolsari mengaku sampai saat ini belum ada penjelasan dari PPLS. Ketua RT 11 Desa Gempolsari Khoirul Anam menyebut sejak dua bulan menjelang puncak musim hujan, PPLS menutup tanggul penahan lumpur dengan terpal.

Khoirul menyebut ada enam RT di desanya yang berdekatan dengan tanggul. Yakni, RT 11 sampai RT 16. Warga, lanjut Khoirul, khawatir lantaran belum ada penjelasan. Menurut dia, tanggul penahan lumpur itu sempat ambles pada November 2020, tetapi tidak separah pada 2018. ’’Walaupun dianggap aman oleh PPLS, warga selalu resah. Warga takut karena curah hujan masih tinggi,’’ ujarnya. Wakil Bupati Sidoarjo

ini berguna sebagai alat bukti kepemilikan hak atas tanah bagi pemegang sertifikat. Dengan adanya sertifikat ini, lanjutnya, maka kepemilikan tanah telah tercatat dan sah secara hukum sehingga dapat diagunkan kepada lembaga perbankan ataupun simpan pinjam untuk mendapat modal usaha yang berdaya dan berhasil guna bagi peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat. “Program PTSL ini menjadi upaya dalam memberikan keadilan bagi para pemilik lahan. Untuk itu support dari Pak Menteri ATR/ BPN termasuk berkenan hadir langsung di sini

memberi resonansi dan energi penguatan percepatan program ini. Semoga terus bersambung dan berseiring dalam upaya memberikan layanan yang lebih cepat dan lebih baik lagi kepada masyarakat,” katanya. Menurutnya, dalam mencapai target PTSL terutama di Tahun 2021 ini, dibutuhkan kerjasama, sinergi dan partisipasi dari berbagai pihak terutama stakeholder terkait. Apalagi, saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Ditambah banyak tantangan yang harus dihadapi seperti pembagian waris, sita jaminan, konflik mafia tanah dan sebagainya. * fan

ngan raja di Arab Saudi yang mengoleksi mobil emasnya, jadi seperti itu barangkali, ini mutlak hobi," katar Encep mewakili pemilik yang enggan berkomentar. Dilihat detikOto, bagian luar nampak perhiasan mulai dari berlian, batu akik, uang emas, koin hingga emas menempel di sekeliling mobil itu. Pemilik mobil mengaku tidak mengetahui jumlah pasti berlian, batu akik atau emas yang di tempel. DetikOto melihat pengetesan berlian menggunakan alat diamond selector secara langsung, warna merah menyala ketika disuntikkan pada bagian luar berlian itu. Tidak hanya satu, sebanyak lima berlian di test dengan alat itu

dan indikator berwarna merah menyala di semua berlian yang di test. "Tadi sudah di tes, semua yang di tempel di sini mulai berlian, emas dan yang lainnya adalah asli, untuk berat dan jumlahnya saya enggak tau pasti," ungkapnya. Selain bagian luar, bagian dalam Toyota Yaris itu pun dipenuhi dengan emas batangan. Di bagian dashboard emas batangan berjejer, bahkan di bagian karpet yang di injak pun di tempel emas batangan. Ribuan koin menumpuk di bagian jok. "Emas ada yang 24 karat 23 karat, kalo diperkirakan semuanya mencapai lebih dari Rp 40 miliar," katanya.(*)

GN/Istimewa

Seorang petugas PPLS meninjau tanggul penahan lumpur di titik 67 yang ditutup terpal di Desa Gempolsari, Tanggulangin, Sidoarjo.

Subandi menyebutkan, langkah itu memang sebagai antisipasi saat musim hujan.

Negara...

’’Biar tidak longsor, makanya dikasih terpal,’’ ujarnya. bns,jpc

► Sambungan hal 1 Dikutip dari World Population Review, Institute for Economics and Peace mengeluarkan laporan negara paling damai di dunia. Laporan tersebut mencakup 163 negara dari seluruh dunia. Adapun, terdapat beberapa faktor penentu suatu wilayah bisa disebut sebagai negara teraman di dunia, yakni (1) konflik internasional dan domestik yang sedang berlangsung, (2) keselamatan dan keamanan masyarakat, hingga (3) militerisasi. Negara Teraman di Dunia 2021 1. Islandia Selama 12 tahun, Islandia telah menjadi negara teraman di dunia. Negara dengan populasi sebanyak 430 ribu orang ini memiliki tingkat kejahatan yang rendah, tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap polisi, dan pendidikan yang tinggi. Para tentara dan polisi di Islandia tidak membawa senjata api. Mereka diketahui hanya membawa tongkat dan semprotan merica. Islandia juga memiliki undang-undang yang menjamin kesetaraan. 2. Selandia Baru

Negara paling damai di dunia selanjutnya adalah Selandia Baru. Negara ini memiliki tingkat kejahatan yang rendah, terutama pada kekerasan dan tidak memiliki hewan yang mematikan. Namun, skor peringkat negara teraman di dunia bagi Selandia Baru ini turun dari sebelumnya. Sebab pada tahun 2019 terjadi serangan teror di dua masjid di Christchurch dan menewaskan 51 orang.

3. Portugal Sebelum duduk di posisi ke-3, Portugal pernah berada di peringkat ke18 pada tahun 2014 lalu. Negara ini diketahui masih memiliki polisi bersenjata tetapi tingkat kejahatan di negara ini menurun dan ekonomi yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. 4. Austria Austria merupakan salah satu negara yang sangat aman untuk dikunjungi. Kejahatan serius jarang terjadi di negara ini, tetapi para wisatawan tetap harus waspada terhadap aksi pencopetan dan penjambretan tas. 5. Denmark

Negara ini menjadi salah satu negara teraman di dunia karena tingkat kesetaraan yang tinggi dan rasa tanggung jawab bersama yang kuat. Dua faktor tersebut berkontribusi besar pada keselamatan dan kebahagiaan Denmark. Bahkan, karena itu korupsi jarang terjadi karena kejujuran dan kepercayaan merupakan prioritas utama. Setiap orang juga memiliki akses ke fasilitas kesehatan tanpa biaya tambahan hingga kuliah gratis.

6. Kanada Tetangga Amerika ini memiliki skor yang baik dan masuk ke dalam 10 besar negara teraman di dunia 2021. Sebab, konflik internal, tingkat kejahatan termasuk rendah. Bahkan, berdasarkan survei Gallup 2018, 84% orang Kanada merasa aman tinggal di negaranya. 7. Singapura Dalam laporan Gallup tahun 2018, masyarakat Singapura merasa aman dan memiliki pengalaman positif dengan penegak hukum setempat daripada di negara lain. Bahkan, negara ini memiliki salah satu tingkat kejahatan terendah

di dunia karena hukuman berat yang bisa dijatuhkan kepada pelakunya. 8. Slovenia Negara ini memiliki tingkat kejahatan dengan kekerasan yang sangat rendah. Kejahatan terbesar di negara ini adalah pencurian kecil-kecilan, perampasan tas, hingga pembobolan mobil Negara di Eropa Timur ini juga dianggap sebagai salah satu negara teraman di dunia yang bisa dikunjungi para wisatawan. 9. Jepang Negara Jepang memiliki konflik internal dan kejahatan yang rendah. Negara ini juga diketahui memiliki sistem imigrasi yang ketat dan akses senjata api yang terbatas sehingga tak semua orang dapat bebas memiliki senjata. 10. Republik Ceko Negara terakhir adalah Republik Ceko. Negara ini pada dasarnya turun peringkat dari urutan ke-7 menjadi ke-10. Namun, untuk diketahui tingkat kejahatan dan dampak terorisme rendah untuk negara dengan akses senjata api yang relatif mudah. (dtc)


MADURA

4

minggu ke-287

10 - 17 MARET 2021

Demi Kesejahteraan Bukan Kekuasaan

PAMEKASAN (GN)–Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan dirinya sangat setuju dan mendukung penuh keinginan membentuk Provinsi Madura jika tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Akan tetapi dia tidak setuju jika keinginan pembentukan itu tujuannya untuk orientasi kekuasaan. Wa c a n a p e m b e n t u k a n Provinsi Madura merupakan isu yang tidak pernah lekang oleh waktu. Wacana ini terus bergulir. Termasuk yang diungkapkan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menjadi pembicara dalam Sarasehan Kepulauan bertema Madura Menjadi Provinsi, Layak atau Tidak? yang digelar oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pamekasan, di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Kamis (3/3/2021) lalu. Namun demikian, wacana ini tidak banyak berubah. Salah satu wacana yang tidak kalah adalah pemekaran kabupaten sebagai syarat

GN/Masdawi

Bupati Baddrut Tamam dalam Sarasehan Pemuda Muhammadiyah Pamekasan.

dipenuhinya Madura menjadi provinsi. Salah satu kabupaten yang digadang-gadang bakal mengalami pemekaran adalah wilayah Pamekasan. Bupati Baddrut Tamam sendiri telah menerima naskah akademisnya beberapa waktu lalu. Terkait ini, Anggota DPR RI Dapil Madura Syafiuddin Asmoro mengungkapkan bahwa salah satu persoalan yang cukup alot adalah persoalan pemek-

aran sebagai syarat pembentukan provinsi. Syafiuddin usul jika persoalan pemekaran menjadi ‘batu sandungan’ dalam rangka pembentukan provinsi Madura, ia merekomendasikan Madura sebagai daerah istimewa seperti Yogyakarta atau Nanggroe Aceh Darussalam. “Jadi kita tidak perlu menggunakan aturan 5 kabupaten atau kota seperti Aceh dan Jogja,” ujar Syafiuddin seperti dikutip

dari sebuah media online, Selasa (9/3/2021). Sekadar diketahui dalam sarasehan yang juga dihaderi para pemateri seperti Slamet Hariyadi anggota DPR RI Daerah Pemilihan Wilayah Madura, Sekretaris MUI Pamekasan Drs Imam Santoso dan Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Pamekasan Hudan Nasihin, Badrut Tamam menegaskan bahwa mengelola sebuah dae-

rah tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, jabatan dan kursi kepemimpinan bukan tujuan. “Kalau provinsi ini strategi kesejahteraan saya pasti setuju, tetapi kalau provinsi ini strategi kekuasaan, saya tidak setuju. Karena jabatan bagi saya bukan tujuan,” katanya. Dia lalu mencontohkan dirinya menjadi Bupati Pamekasan. Ditegaskannya kursi bupati yang ditempatinya bukan tujuan, akan tetapi hanya alat membawa kabupaten ini menjadi kabupaten yang bersaing dengan kabupaten maju di Indonesia dengan membangun management pemerintahan baru dengan habit baru pula. Membangun dan pemerintahan dengan habit baru, kata dia, akan banyak kendala. Sebagai pemimpin harus menerima sebagai konsekuensi, sehingga kesetiakawanan dan etos daerah Madura perlu ditingkatkan bersama untuk mengetahui arah jalan yang dituju, bekal yang dibutuhkan sehingga bisa bersaing dengan daerah lain yang hebat. mas

Pemkab Pamekasan Luncurkan Program ‘’Vital-19’’

PAMEKASAN (GN) – Pemkab Pamekasan kini memiliki program Virtual Therapy Psikologi Spiritual bagi penderita Covid-19 yang bernama Vital-19. Program ini memberikan penguatan mental spiritual, fisik dan psikis bagi penderita Covid-19 yang dilakukan secara komunikasi virtual. Dalam program ini Pemkab Pamekasan bekerjasama dangan sebuah lembaga training motivasi Think Institute Indonesia. Sabtu (6/3/21) hari ini program ini mulai dilaunching Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Dihadiri Direktur Thing Institut Indonesia Ketut Abid Halimi, dan Kabid Penanggulangan Penyakit Dinkes Pamekasan Dr Nanna Suyanto. Ketut Abid Halimi mengatakan pasien Covid 19 yang sedang dirawat butuh media komunikasi penguatan mental spiritual, penguatan fisik dan psikisnya. Di program vital ini pasien akan diterapi secara virtual melalui hipnoterapi senam otak dan senam hati. Maksudnya agar pasien mampu memantainen pikiran, emosi, hati dan jiwanya agar lebih tenang, ikhlas mendekatkan diri kepada Tuhan. Dikatakan, orang yang sedang sakit biasanya hipersensitif. Kalau dalam kondisi sakit bisa tenang setelah menjalani terapy psykis, itu luar biasa. Dalam program ini secara teknis semua pasien covid 19 yang tengah dikarantina di Rumah Sakit menjadi peserta berkomunikasai langsung dari rumah sakit melalui zoom. Pada pelaksanaan launching Sabtu (6/3/21) ada sekitar 15 orang pasien Covid di RSUD Pamekasan yang berkomunikasi dengan motivator secara virtual. Bahkan Bupati Baddrut Tamam juga melakukan komunikasi virtual dengan mereka memberikan motivasi dan untuk tabah sabar dan pasrah kepada Allah SWT. Sehingga hatinya tenang dan imunitasnya kuat. “Tadi mereka semua pasien menyampaikan resolusinya. Mereka bilang kalau Allah menyembuhkan dia akan sembuh. Jika sembuh mereka berjanji segera melakukan perbaikan, lebih taqwa, ingin lebih peduli terhadap lingkungan, menjaga pola hidup sehat. Nah itu kan resolusi, orang yang sedang dalam kondisi sakit punya keinginan baik itu luar biasa,” tandas Halimi.mas

Mencapai 127,4 Persen, PAD Pamekasan Bupati Pamekasan Terima Lima Tahun 2020 Melebihi Target Penghargaan Bergengsi Selama Tahun 2020

PAMEKASAN (GN) – Pada tahun anggaran 2020 Pemkab Pamekasan berhasil meningkatkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibandingkan dengan target yang ditetapkannya. Dari target sebesar Rp 182 miliar PAD pada tahun anggaran 2020, yang terealisir mencapai Rp 232 miliar atau sekitar 127,4 persen. Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dalam Rapat Paripurna DPRD Pamekasan tentang penyampaian nota penjelasan Bupati mengenai laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati tahun anggaran 2020 di ruang sidang utama paripurna DPRD Pamekasan, Senin (8/3/2021). Baddrut Tamam menjelaskan, capaian PAD tahun 2020 melampaui target hingga Rp 49 miliar. Rinciannya terdiri dari pajak daerah mencapai Rp 37 miliar dari target Rp 34 miliar, retribusi daerah dari target Rp 15 miliar terealisasi Rp 16 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dengan target Rp 1 miliar, terealisasi hingga Rp 2 miliar, terakhir lain lain PAD yang sah mencapai Rp 176 miliar dari target Rp 130 milair. Dia menjelaskan ada beberapa strategi yang mampu mendongkrak PAD tersebut. Salah satunya retribusi

Bupati Baddrut Tamam bersama Ketua DPRD Fathorrahman.

parkir di RSUD Smart Pamekasan yang tidak lagi menggunakan manual, melainkan elektronik retribusi. “Contohnya, sebelumnya pengelolaan parkir RSUD itu manual, sekarang sudah elektronik. Dari situ sebagian dari PAD kita yang meningkat, disamping beberapa strategi lainnya, “ ujarnya. Elektronisasi yang cepat, kata Baddrut Tamam, menjadi bagian dari upaya meningkatkan PAD Kabupaten Pamekasan. Selain itu penerapan perangkat elektronik dalam penarikan retribusi parkir RSUD tersebut dapat meminimalisir terjadinya kebocoran. Terkait dengan kinerja pemerintahan secara umum, Baddrut Tamam mengaku berjalan dengan baik. Secara umum evaluasi kinerja dan capa-

GN/masdawi

ian Pemkab Pamekasan tahun 2020 berjalan dengan baik sesuai dengan program yang telah dicanangkan, meskipun ada kendala akibat pandemic covid-19. “Capaian kinerja dari beberapa item kerja teknis itu lebih dari 90 %. Kalaupun ada capaian yang belum terlaksana dengan baik, karena pada tahun 2020 kita menghadapi covid-19 yang awalnya kita belum siap,” ujarnya. Baddrut Tamam juga mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi selama tahun 2020 agak berkurang, dan ini tidak hanya terjadi di Pamekasan, melainkan juga merata diseluruh daerah di Indonesia, bahkan seluruh dunia, akibat Pandemi Covid 19 tersebut. adv,mas

PAMEKASAN (GN)-Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam menerima penghargaan bergengsi sebagai apresiasi atas capaian kinerjanya selama tahun 2020. Mulai layanan kesehatan hingga inovasi atas program yang dicanangkan pemerintahannya. Lima pengharaan yang diraih bupati yang disapa Mas Tamam itu meliputi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dengan judul inovasi "Edukasi Sayuran Sehat Lahirkan Generasi Hebat (Es Selasih), Meraih Capaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Level 3 dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan The Best On Communication dalam ajang Indonesian Visionary Leader (IVL) Angkatan 5 dan 6 Tahun 2020 dari Sindo Media, Penghargaan berikutnya yang didapat Bupati Pamekasan adalah penghargaan sebagai kabupaten sangat inovatif dari Kementerian Dalam Negeri dalam ajang Innovative Goverment Award (IGA) 2020, serta penghargaan kabupaten dengan pelayanan baik dan menginspirasi di masa pandemi pada ajang anugerah Indonesia Award 2020.

GN/masdawi

Bupati Baddrut Tamam menerima Innovative Goverment Award (IGA) 2020

"Evaluasi secara umum pemerintahan di Kabupaten Pamekasan tahun 2020 berjalan dengan baik sesuai dengan rencana program yang dicanangkan. Dari beberapa item program, capaiannya lebih dari 90 persen," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. Bupati milenial itu menegaskan,

pihaknya akan terus meningkatkan beberapa program di tahun 2021, seperti layanan kesehatan melalui program Pamekasan Call Care, dan menumbuhkan ekonomi dari desa desa dengan program wira usaha baru (WUB) serta mendorong protokol kesehatan yang baik. adv,mas

Beri Bantuan, Badrut Tamam Ajak Pesantren Konsisten Jaga Moral Masyarakat PAMEKASAN (GN)-Bupati Pamekasan Badrut Tamam, Kamis (4/3/21) menyerahkan bantuan pembangunan masjid dan beasiswa kepada Pondok Pesantren Darul Karomah Desa Batu Bintang Kecamatan Batumarmar. Bantuan itu diterima langsung oleh pengasuh Pesantren Darul Karomah KH Mudasir Fatholbari. Selain bantuan dana pembangunan masjid dan beasiswa santri, juga diberikan bantuan puluhan mushaf Al Quran kepada lembaga pendidikan yang berada dalam naungan Yayasan Bustanul Ulum tersebut. Penyerahan disaksikan oleh Camat Batumarmar Drs Moh Fahmi dan Kebag Kesra Setdakab Pamekasan Khalifaturrahman. Badrut Tamam mengatakan bantuan Pemkab Pamekasan ini merupakan bentuk langkah Pemkab Pamekasan untuk terus memberi spirit ke pesantren pesantren. Sipirit yang akan diberikan Pemkab ada yanag berupa bantuan fisik ada juga yang berbentuk non fisik, yaitu berupa dukungan kepada pesantren untuk tetap eksis menjaga moral dan pendidikan masyarakat. Bantuan uang tunai yang dis-

GN/Masdawi

Bupati Badrut Tamam menyerahkan bantuan pembangunan masjid dan beasiswa kepada Pondok Pesantren Darul Karomah.

erahkan oleh Bupati Badrut Tamam sebesari Rp 20 juta dan mushaf Al Quran yang diwakafkan sebanyak 75 kitab. Selain menyerahkan bantuan ke ponpes darul karomah, Bupati Baddrut Tamam juga meresmikan pembangunan masjid yang ada di area ponpes tersebut. Dia bilang Pemkab Pamekasan memiliki perhatian khusus terhadap pesantren. Beberapa kiat yang dilakukannya antara lain program beasiswa santri yang digagas Pemkab yang merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam membangun pesantren. Ini dilakukan agar generasi pesantren terus berjalan eksis melalui pendidikan yang diterima didalamnya.

Bantuan yang diberikan Pemkab tersebut, kata Badrut Tamam, diharapkan bisa mendorong spirit pembangunan serta melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan Yayasan Bustanul Ulum yang menaungi Ponpes Darul Karomah. Dia berharap bantuan itu maksimal dirasakan oleh santri dan masyarakat sekitar. “Program beasiswa santri yang kamilakukan tidak bisa dilepaskan dari pesatren. Selama ini pesantren sendiri tidak bisa dilepaskan identiasnya sebagai tempat untuk mendalami ilmu agama. Secara simbolik, masjid di pesantren adalah roh spiritualnya. Karena itu, kami memberi perhatian khusus,” ucapnya. adv,mas


PANTURA

minggu ke-287 10 - 17 MARET 2021

KAPAL VAN DER WIJCK ‘HARTA KARUN’ LAMONGAN

Bupati Tunggu Pemangku Maritim LAMONGAN - Lamongan akan membuka komunikasi soal nasib Kapal van der Wijck yang tenggelam di perairan Lamongan pada 1936. Komunikasi tersebut di antaranya dengan pemangku maritim di Indonesia. “Kita terbuka untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait perihal keberadaan Kapal van der Wijck ini. Terutama pemangku maritim,” kata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Selasa (9/3/2021). Terlepas dari keberadaan bangkai Kapal van der Wijck yang masih menyisakan misteri, Yuhronur berharap ada langkah nyata terkait tenggelamnya kapal tersebut. “Meski saat ini belum bisa diangkat tapi setidaknya ke depan bagaimana nasib kapal ini, apakah akan dijadikan wisata bawah air di Lamongan atau bagaimana. Kami terbuka,” ujarnya. Yuhronur menyebut, Kapal van der Wijck merupakan salah satu harta karun yang terpendam di perairan Lamongan dan patut untuk diperkenalkan ke seluruh dunia. Peristiwa tenggelamnya Kapal van der Wijck merupakan peristiwa nyata yang pernah terjadi di masa kolonial Belanda. Yang salah satu peninggalannya berupa monumen peringatan dan masih berdiri di Brondong. “Ini memang benar-benar harta karun yang ada di Lamongan dan patut untuk

Peristiwa tenggelamnya Kapal van der Wijck ditandai dengan berdirinya monumen di Brondong.

diperkenalkan ke dunia, Bahwa Lamongan juga punya peristiwa seperti Titanic yang namanya Kapal van der Wijck,” tambahnya. Sebelumnya, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan Mifta Alamuddin juga menyampaikan, Kapal van der Wijck yang tenggelam di perairan pantai utara (pantura) Lamongan ini sebagai harta karun bawah laut. Bahkan, kerap ada pihak yang mencoba mencari bangkai kapal tersebut. “Lamongan juga ada harta karun laut dari kapal, yaitu Kapal van der Wijck yang tenggelam pada 20 Novem-

ber 1936 saat masa kolonial Belanda,” terangnya. Peristiwa itu kemudian ditandai dengan dibangunnya monumen peringatan tenggelamnya Kapal van der Wijck berada di Pelabuhan Nusantara Brondong, yang dulunya diduga sebagai tempat evakuasi korban kapal. “Tugu atau monumen itu dibangun sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada para nelayan setempat yang telah menolong para korban kecelakaan Kapal van der Wijck,” terang Mifta. Monumen tersebut bersusun 3 lantai. Di lantai 2 terdapat balkon yang menghadap ke arah laut. Sementara bangu-

Harga Gabah Anjlok, Bupati Datangi Bulog LAMONGAN (GN) – Ancaman harga gabah bakalan anjlok mulai meresahkan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Untuk memastikan harga gabah bisa tetap stabil, bupati pun langsung mendatangi gudang Bulog di Lamongan, Selasa (9/3/2021). Dalam kunjungannya, bupati meminta kepada Bulog dan seluruh pengelola lumbung padi untuk menyerap hasil panen padi di wilayahnya. “Bulog dan seluruh lumbung padi di Lamongan agar segera menyerap hasil panen padi petani. Selain untuk menjaga ketahanan pangan, apalagi Kabupaten Lamongan adalah salah satu lumbung padi nasional, juga untuk menjaga harga jual gabah agar tidak anjlok sehingga petani tidak merugi,” ujar Yuhronur saat melakukan kunjungan ke Bulog Lamongan. Apalagi menurutnya saat ini

Bupati Yuhronur saat mengunjungi gudang Bulog di Lamongan.

di akhir bulan Maret adalah puncak-puncaknya panen padi. Dari data yang dihimpun oleh Dinas TPHP, luas tanam padi bulan Oktober 2020 sampai dengan Februari 2021 yakni seluas 69.632 hektare. Luas panen padi dari Januari hingga Februari 2021 seluas 12.926 hektare. Sedangkan produksi padi sampai dengan

Februari 2021 sebanyak 98.238 ton. Jadi provitas padi sat ini telah mencapai 7,6 ton. Saat ini harga Gabah Kering Panen (GKP) berkisar Rp 3.900 sampai dengan Rp. 4.100 per kilogram. Sedangkan Gabah Kering Giling (GKG) Rp 5.200 sampai dengan 5.300 per kilogram. "Kita menjaga agar harganya tidak turun,” imbuhnya.bgs

nannya berukuran sekitar 2,5 meter x 3 meter dengan tinggi 10 meter. Dua buah plakat tertempel di kedua sisi bangunan dengan Bahasa Belanda dan Indonesia ejaan lama. “Tanda Peringatan kepada Penoeloeng-Penoeloeng Waktoe Tenggelamnja Kapal van der Wijck DDC 19-20 Oktober 1936,” demikian tulisan dalam plakat itu yang berada di sisi barat. Untuk plakat yang Berbahasa Belanda berada di baliknya atau di sebelah timur monumen. Tertulis dalam plakat itu ‘Martinus Jacobus Uytererk Radiotele-

grafist Aan Boord S.S Van Der Wijck 20 Oktober 1936 Hij Bleef Getrouw Tot In Den Dood Zijn Nagedachtenis Zij Eere. Zijne Vrienden’. “Kalau kewenangan dinas kabupaten saat ini mungkin hanya sebatas pelestarian monumen/tugu peringatan tersebut,” tutur Mifta. Ke depan, lanjut Mifta, masih direncanakan untuk ditata ulang menjadi semacam taman yang mudah diakses dan dikunjungi masyarakat. Penanganan tugu atau monumen ini pun, aku Mifta, lintas sektoral karena lokasi monumen yang berada di kawasan Pelabuhan Nusantara Brondong. det

2 Tahun DPO, Jambret Dihadiahi Timah Panas BOJONEGORO (GN) – Pelarian pelaku pencurian dan atau penjambretan berinisial TB (20), akhirnya berakhir dengan hadiah tembakan timah panas di kaki. Tersangka tercatat dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak Agustus 2019 lalu. Tersangka TB tercatat sebagai warga Desa Sumbangtimun, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Ia ditangkap dan dilumpuhkan petugas di pinggir jalan di wilayah Kecamatan Trucuk. Dalam melakukan aksinya, tersangka bersama 5 pelaku lainnya melakukan perbuatannya dengan cara memukul korban terlebih dahulu kemudian merampas HP milik korban. Sementara, 4 orang tersangka lainnya telah berhasil

ditangkap petugas. Pada 2019, tersangka sering beraksi di Jalan Basuki Rahmat Bojonegoro. Saat aksinya berhasil diungkap polisi, tersangka TB memilih kabur ke Jakarta. “Sembunyi di Jakarta sempat jadi tukang las di sana,” kata TB di Mapolres Bojonegoro, Selasa (9/3/2021). Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia yang didampingi Kasat Reskrim AKP Iwan Hari Poerwanto menyampaikan, soal bagaimana aksi kawanan jambret itu beraksi. “Ini DPO pelaku jambret yang kabur ke Jakarta, teman pelaku sudah diamankan lebih dulu. Pelaku TB ini jambret dan memukul korbannya. Barang buktinya HP juga kita amankan,” imbuhnya. Ima,det

5 SINERGI

Satgas TMMD 110 Normalisasi Sungai Ngrancang BOJONEGORO (GN) - Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-110 Kabupaten Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto memberikan perhatian khusus, atas pengerjaan normalisasi sungai Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo. Bahkan Dansatgas TMMD ke-110 pun turun gunung melakukan pengecekan langsung pengerjaan di lapangan. Pengerjaan normalisasi sungai ini dilaksanakan personel Satgas dan warga yang bersinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA). Rencananya, pihkanya akan melakukan pengerjaan normaliassi sungai sepanjang 1,5 kilometer. Bambang berharap, dengan normalisasi ini pengairan di lahan pertanian warga bisa lancar, sehingga bisa menghasilkan kualitas panen yang bagus. “Normalisasi sungai ini sangat dibutuhkan masyarakat di pedesaan, terlebih persialan air untuk kebutuhan pertanian,” terang Dandim 0813 Bojonegoro ini, Selasa (8/3/2021). Menurutnya, jika turun hujan membuat lahan yang ada di sekitar sungai terendam air. Sehingga tanaman padi milik petani mengalami kerusakan akibat banjir. “Karena sungai disini dangkal sehingga tidak bisa menampung air hujan yang sangat deras, dan akhirnya meluber ke sawah milik petani dan merusak tanaman padi,” jelas Bambang. Danstgas TMMD 110 berpesan, agar para petani dapat memanfaatkan hasil dari kegiatan TMMD ini terutama sungai yang sudah dinormalisasi. “Kami harap masyarakat menjaga sungai yang sudah di normalisasi dan ketika air sungai sudah mengalir lancar agar petani juga bisa menanam padi dengan baik sesuai harapan para petani yang tidak terganggu oleh banjir luapan air sungai,” ujarnya. Sementara itu, Parmin (54) Petani Desa Ngrancang menyampaikan normalisasi sungai ini sangat diharapkan para petani. Karena seringnya terjadi banjir akibat sungai mengalami kedangakalan.* roy

KESRA

Bupati Bojonegoro memberikan pembinaan kepada Takmir Masjid

Pemkab Bina Takmir Masjid di Zona VI BOJONEGORO (GN) – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah hadir langsung memberikan pembinaan kepada takmir masjid zona VI, yaitu di Kecamatan Sukosewu dan Sugihwaras. Acara yang diselenggarakan oleh Pemkab Bojonegoro melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat tersebut diikuti oleh 115 peserta. Mereka terdiri dari 58 Takmir Masjid Sukosewu dan 57 Takmir Masjid Sugihwaras yang dihadiri forkopimcam, kepala desa dan tokoh agama setempat. Pembinaan tersebut bertempat di Masjid At-Taqwa Dusun Tlapak, Desa Sitiaji, Kecamatan Sukosewu, kemarin. Bupati Anna menyampaikan, Pemkab Bojonegoro terus berupaya untuk membangun program. Tidak hanya pembangunan program fisik, namun program pembangunan non fisik seperti kegiatan pembinaan atau kegiatan keagamaan. “Karena etika, moral, dan prilaku sangat penting agar menyamakan presepsi bahwa menjaga kerukunan lebih baik dari segalanya,” ujar Bupati. Oleh karena itu Anna meminta bantuan kepada para tokoh agama, ulama’ untuk menjaga kerukunan, agar Bojonegoro tetap kondusif. “Semoga Pemkab Bojonegoro terus membangun baik program fisik, maupun program non fisik untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.ima

Pedagang Belimbing dan Bengkoang Keluhkan Sepinya Pembeli Panen raya buah bengkoang di Tuban dan belimbing di Bojonegoro tidak lagi menjadi alternatif usaha sampingan bagi para ibu rumah tangga. Di masa pandemi seperti saat ini, para petani mulai kelabakan dan mengeluhkan sepinya pembeli. Penjual musiman buah bengkoang di kawasan pinggiran jalan penghubung antar Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Tuban, mulai mengeluhkan sepinya pembeli. Turunnya omset penjualan dirasakan Salah satu pedanga Sulasih, asal Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban ini. Jika biasanya panen raya, buah Bengkoang banyak dijajakan di pinggiran jalan, musim ini Sulasih sebagai pedagang musiman merasakan betul, penurunan daya beli masyarakat terhadap dagangannya. Bagaimana tidak, biasanya ia kulakan bengkoang di pet-

ani sebanyak 100-150 ikat. Kini hanya kulakan 50 ikat. “Tahun ini adanya corona sangat pengaruhi daya beli masyarakat, sehari bisa habiskan 50 bendel sudah bersyukur,” terang Sulasih saat ditemui di Pasar Selogabus, Parengan, Selasa (9/3/2021) Sulasih mengakui dirinya sejak 1993 sudah menjadi pedagang musiman, tepatnya setiap tahun panen raya buah bengkoang jatuh awal Maret. Karenanya, ia dapat merasakan serta membedakan pahit getirnya berjualan musiman selama 28 tahun buah yang kaya manfaat tersebut. “Sekarang paling habis 50 ikat bengkoang sedang

Pedagang bengkoang musiman di kawasan pinggiran jalan Bojonegoro-Tuban.

maupun besar. Jauh berbeda sebelum pandemi covid-19, mampu habis terjual 100-150 ikat.” akunya. Seikat atau segombyok Bengkoang berdiameter sedang dan besar, Sulasih menjualnya ke pengguna jalan yang melintasi Parengan de-

ngan harga kisaran Rp 13.000Rp 15.000. Dia juga mengakui buah Bengkoang dagangannya didapat murni kulakan dari petani lokal di desanya. Kemudian mulai pagi sampai malam dipasarkan di pinggiran jalan. Sulasih juga menceritakan

nasib petani bengkoang di Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan yang kini mulai beralih tanam dari Bengkoang beralih ke kacangkacangan, persemaian padi di lahan area persawahan. Sebab tak ada jaminan untuk petani, perihal harga bengkoang apa-

bila sudah musim panen. “Sekarang petani yang tanam bengkoang sedikit. Berbeda dua atau tiga tahunan lalu panen melimpah. Wong saya juga merasakan berjualan langsung ke tengkulak umumnya dari luar kota.” tutup Sulasih. Nasib serupa juga dirasakan petani belimbing di Bojonegoro. Pasalnya, meski banyak pengunjung yang datang ke lokasi Agrowisata Kebun Belimbing Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, namun tidak banyak yang membeli belimbing hasil kebun mereka. Hal tersebut dirasakan Yulis Setyowati. Petani belimbing itu mengaku pendapatannya merosot dibanding sebelum pandemi Covid-19. Biasanya dalam sehari saja dirinya

sudah bisa mendapatkan Rp200 ribu dari penjualan belimbing. “Sekarang Rp25 ribu kadang dapat, kadang nggak,” ujarnya. Yulis juga bercerita, kebun belimbing sudah ada di Ngringinrejo sejak puluhan tahun lalu. Jumlah total lahan perkebunan yang tersedia hingga saat ini mencapai 127 hektare. Sementara itu, Warsito, petani belimbing lainnya mengatakan, pendapatan para petani tidak stabil karena menjualnya hanya di lokalan saja, dan tidak lagi disetorkan hingga ke luar daerah. “Sejak pandemi menjualnya hanya di kebun saja. Dulu, sampai disetorkan ke Babat, Lamongan,” katanya. “Rata-rata per 30 pohon dalam sekali panen buah belimbing bisa dapat Rp5 juta,” kata Warsito lagi. lpt,tim


surabaya

6

BANDAR NARKOBA SETOR KE OKNUM POLISI

Polrestabes Siapkan Sanksi Pecat

SURABAYA (GN) – Di tengah upaya polisi memberantas jaringan narkoba, ada saja oknum yang justru bermain dalam bisnis haram ini. Tiga personel di jajaran Polrestabes Surabaya diamankan paminal Mabes Polri, karena diduga menerima setoran dari bandar narkoba. Kapolrestabes Surabaya Kombes Johnny Eddizon Isir membenarkan kasus tersebut. Isir berjanji akan menindak tegas oknum anggota yang terlibat. Ketiganya terancam dipecat jika terbukti. “Lagi kita proses, nggak ada kompromi, kita proses itu. Itu berawal dari pengungkapan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Ada salah satu bagian dari sindikat narkoba kelompok Madura,” kata Isir kepada wartawan di Polrestabes Surabaya, Selasa (9/3/2021). Terungkapnya kasus yang mencoreng nama kepolisian di Surabaya ini, terungkap saat tiga bandar narkoba ditangkap di tiga lokasi yang berbeda. Mereka adalah Ahmad Taufik (32) warga Nganjuk, Ali Usman (30) warga Sidotopo Jaya Surabaya, dan Opek (40) warga Jalan Bolodewo, Surabaya. Isir mengatakan dari pendalaman yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, terungkap ada beberapa oknum polisi dari jajaran Polrestabes Surabaya yang menerima uang dari bandar narkoba.

Dua bandar narkoba saat diminta memberikan keterangan di Mapolrestabes Surabaya.

“Proses pendalaman, ditemukan ada beberapa oknum Polrestabes. Dari Div Propam juga mendalami, saya sudah dapat laporannya, ini saya Perintahkan Kasat Narkoba mengkaji dan menyidik lebih lanjut di luar dari proses displin atau kode etik,” ungkap Isir. “Karena tadi ada yang menerima sesuatu dalam kurun waktu tertentu dan yang diterima ini merupakan bagian dari jaringan sindikat narkoba,” lanjut Isir. Isir menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi oknum anggota polisi yang terlibat narkoba. “Tidak ada ampun, kita akan proses secara tegas dan kita akan pecat jika terbukti,” tegas Isir.

Hingga kini, Isir menegaskan masih terus melakukan pengembangan. Menurutnya tidak menutup kemungkinan ada oknum anggota polisi yang lain yang terlibat. “Tidak menutup kemungkinan, nanti masih ada lagi, kita masih dalami terus,” ungkap Isir. Isir menegaskan, pihaknya tidak akan pandang bulu, meski oknum anggota tersebut seorang perwira. Tetap akan dilakukan tindakan tegas dan tidak ada toleransi jika terlibat jaringan narkoba. “Saya nggak peduli dia mau perwira, mau dia brigadir. Dengan dia menerima, dia mencoba melindungi. Harusnya dia yang mengungkap. Kedua,

yang namanya narkoba ini kejahatan yang luar biasa. Kita akan perang tanpa henti berantas narkoba,” kata Isir. “Ini bagian dari komitmen kita, untuk mencoba mengungkap, memberantas narkoba secara konsisten. Jadi kawankawan yang ada di Satresnarkoba Polrestabes ini juga menyelidiki secara utuh. Jadi ada keterlibatan oknum Polri, bukan kemudian kita mengamankan atau melindungi, tidak. Jadi ini sekali lagi ini wujud ketegasan kita untuk mengungkap apakah ada keterlibatan oknum. Yang terlibat ini akan kita tindak,” tandas Isir. Sementara itu, Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian men-

DPRD KOTA SURABAYA Komisi A Ajukan Revisi Perda Reklame, Bilboard, Bando dan Baliho SURABAYA (GN) Komisi A DPRD Surabaya mengajukan Revisi Perda Nomor 5 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan reklame. Revisi diajukan lantaran ada banyak hak masyarakat yang terpangkas dari kegiatan advertising oleh para penyelenggara reklame di Surabaya. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fatonhi SH mengatakan, ada beberapa hal yang harus dibenahi dalam industri advertising di Kota Surabaya. Menurutnya, Surabaya yang merupakan kota metropolitan dan mengambil jargon Surabaya Smart City, perlu menata reklame yang selaras dengan jargon itu. ‘’Untuk itu saya berpandangan dalam revisi Perda Reklame ini semangatnya adalah bagaimana agar seluruh industri advertising ini hanya menggunakan videotron sebagai sarana promosi. Bilboard, bando dan baliho sudah tidak boleh diberlakukan, Pemkot tidak boleh menerbitkan SIPR (Surat Izin Penyelenggaran Reklame) baru untuk bilboard, bando dan baliho, yang boleh diterbitkan SIPR hanya videotron atau megatron seperti di kota-kota besar di dunia,’’ kata Fathoni, Senin (8/3/2021). Menurut politisi Partai Golkar tersebut, pengusaha advertising diberikan kesempatan selama setahun sejak Perda ini diundangkan untuk melakukan pembongkaran

Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni

jenis usaha seperti tersebut di atas. ‘’Sehingga ke depan estetika kota menjadi terjaga, tidak dipenuhi hutan reklame seperti saat ini,’’ katanya Dia menambahkan, estetika Kota Surabaya se-

makin rusak lantaran saat ini fasum dan fasos banyak memenuhi titik-titik reklame. Hal ini, katanya, membuat keasrian sempadan jalan yang dilalui masyarakat harus berebut dengan banyaknya titik reklame yang saling berhimpitan satu sama lain. ‘’Hal-hal yang begini harus segera diakhiri, demi hak masyarakat untuk mendapatkan pemangan indah di kota tercintanya,’’ ujar dia. Selain pelarangan sejumlah jenis reklame, kata dia, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) juga mesti tidak boleh digunakan sebagai media reklame. Hal ini agar masyarakat Surabaya yang melintas di JPO tidak terhalangi oleh sarana reklame

yang bertebaran, apalagi JPO tersebut banyak melintang di jalan- jalan protokol Surabaya. Semangat inilah, kata dia, yang membuat Komisi A mengajukan Raperda inisiatif revisi Perda Nomor 5 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Reklame. Alasan pertamanya, lanjutnya, demi hak masyarakat untuk terbebas dari simbol hutan reklame yang selama ini tidak pernah ada upaya untuk memperbaiki. Dan yang kedua mendukung Pemkot Surabaya menjalankan jargon Surabaya Smart City. ‘’Bukan hanya sekadar jargon, karena industri advertisingnya masih konvensional,’’ kata Fathoni. adv, pur

Komisi A DPRD Surabaya tengah mengajukan revisi Perda Reklame, semangatnya agar seluruh industri advertising hanya menggunakan videotron sebagai sarana promosi.

gatakan terungkapnya jaringan narkoba tersebut berawal dari kasus sebelumnya yakni dari jaringan lintas pulau di Jambi dengan barang bukti 8 kg sabu. Dari kasus itu kemudian mengembang ke tersangka Ahmad Taufik yang memasok sabu ke beberapa daerah di Jawa Timur. Taufik diamankan di Nganjuk. “Didapatkan satu operator pemesan yang biasanya dipasarkan di Jawa Timur, baik itu di Surabaya, Malang, Madura dan sebagainya, yang berinisial AF (Ahmad Taufik), “ ujar Memo. Dari penangkapan Taufik, polisi yang melakukan pengembangan kemudian menangkap Ali Usman yang menjadi pemasok narkoba di Jalan Kunti, Surabaya. Dari tersangka Ali Usman, polisi mengamankan 42 butir ekstasi, 2 bungkus sabu seberat 1,61 gram sisa hasil penjualan, serta puluhan juta uang tunai. “Uang sebesar Rp 198 juta, satu mobil brio, satu outlander kemudian vespa, yang semuanya dibayar cash,” ujar Memo. Dari hasil penyelidikan terhadap Ali Usman inilah terungkap ada keterlibatan oknum polisi. Ali Usman lah yang membuat pengakuan jika dia lah yang memberi setoran kepada oknum polisi tersebut. “Dari keterangan AU, ada beberapa, yang memang kita tidak bisa menutupi, ada keterlibatan backing oknum petugas (polisi),” ungkap Memo.. det,nas

minggu ke-287

10 - 17 MARET 2021

covid-19

Giliran Anggota Dewan Divaksin

SURABAYA (GN) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan vaksinasi Covid-19. Kini giliran anggota DPRD Kota Surabaya yang divaksin di lobby lantai 2 Balai Kota Surabaya. Bahkan, di tempat tersebut juga dilakukan penyuntikan vaksin tahap kedua bagi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan sasaran vaksinasi di Balai Kota Surabaya kali ini adalah Kepala OPD dan anggota DPRD Surabaya yang belum divaksin. Ia memastikan untuk Kepala OPD, penyuntikan kali ini merupakan penyuntikan yang kedua. Sedangkan bagi anggota DPRD, penyuntikan kali ini rata-rata penyuntikan vaksin yang pertama. “Totalnya sekitar 72 orang yang akan mengikuti vaksin di Balai Kota Surabaya kali ini,” kata Feny-sapaan Febria Rachmanita disela-sela memantau vaksinasi, Selasa (9/3/2021). Feny memastikan vaksinasi di seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya juga terus dilakukan vaksinasi. Sasarannya tentu SDMK (Sumber Daya Manusia Kesehatan), lansia dan pelayan publik. “Sampai saat ini, sudah ada sebanyak 133.273 orang yang disuntik vaksin pada tahap kedua ini. Jika ditambahkan dengan vaksinasi tahap 1, totalnya sudah mencapai 172 ribu orang. Alhamdulillah sampai sejauh ini lancar dan aman,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebakaran Surabaya Dedik Irianto mengaku penyuntikan kali ini merupakan penyuntikan vaksin kedua yang dilakukannya. Ia mengaku antara penyuntikan pertama dan kedua sama-sama tidak terasa apa-apa dan ternyata sudah selesai disuntik. “Dan alhamdulillah setelah disuntik, saya tidak ada keluhan apa-apa, sehingga ini menunjukkan bahwa vaksin ini aman dan halal,” tegasnya. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak takut melakukan vaksinasi ini. Sebab, vaksin ini tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga untuk melindungi keluarga, teman kantor dan warga lainnya. “Termasuk supaya kita tidak menjadi penyebar Covid-19 pada saat melakukan pemadaman,” ujarnya. Sukadar, Anggota Komisi C DPRD Surabaya yang ikut vaksin kala itu mengatakan penyuntikan vaksin kali ini merupakan yang pertama, karena di DPRD hanya ada beberapa orang yang sudah ikut vaksin di tahap 1 atau gelombang 1. “Jadi, ini vaksin yang pertama, dan Alhamdulillah saya lolos cek kesehatan dan langsung disuntik vaksin,” kata Sukadar seusai divaksin. Ia juga mengakui ketika disuntik vaksin sakitnya seperti digigit semut, dan cara menyuntiknya juga halus, sehingga tidak terasa. Ia juga bersyukur karena setelah disuntik tidak ada efek yang dirasakan. “Tadi disuntik kyak digigit semut,” katanya sambil tertawa.pur

Wali Kota Panen Raya Padi di Pakal SURABAYA (GN) - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya bersama kelompok tani (Poktan) melakukan panen raya padi seluas 2 hektar, dari total 11 hektar lahan yang ditanam di wilayah Kelurahan Pakal, Kecamatan Pakal Surabaya, Selasa (9/3/2021). Lokasinya, lebih tepatnya berada sekitar 100 meter di sisi timur Hutan Kota Pakal. Secara simbolis, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, Komandan Korem 084/ Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo beserta perwakilan dari Kelompok Tani (Poktan) di Kecamatan Pakal melakukan panen raya padi Varietas Ciherang. Usai melakukan panen padi secara simbolis, jajaran Forkopimda Surabaya bersama warga dan kelompok tani kemudian melakukan dialog langsung di Hutan Kota Pakal. Untuk menuju lokasi, mereka pun berjalan kaki menyusuri perlintasan rel kereta api menuju Hutan Kota Pakal yang berada sekitar 100 meter di sisi barat dari tempat panen. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen untuk menyejahterakan warga. Salah satunya adalah dengan memfasilitasi lahan untuk warga bercocok tanam atau memberikan bantuan bibit beserta pupuknya. “Terkait semua aset, Insya Allah saya sudah minta didata oleh Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT). Semua aset Pemkot Surabaya kalau itu tambak, kalau itu tanah bisa digunakan pertanian, maka saya manfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Surabaya,” kata Cak Eri sapaan lekatnya. Untuk mewujudkan hal itu, saat ini pihaknya sedang

Wali Kota Eri Cahyadi bersama Forkopimda menghadiri panen raya padi di Pakal.

melakukan pendataan warga terdampak Covid-19. Nah, apabila warga terdampak itu belum mendapatkan penghasilan, maka pemkot akan memberikan intervensi salah satunya memfasilitasi lahan agar dikelola mereka. Misalnya memanfaatkan lahan itu dengan bercocok tanam atau budidaya perikanan. “Kalau itu tambak, nanti kita beri benihnya dan nanti itu dikelola oleh warga biar menjadi pemasukan untuk warga Kota Surabaya,” jelasnya. Cak Eri berharap, meski di tengah pandemi Covid-19, roda perekonomian warga Surabaya bisa tetap berjalan. Untuk mendukung hal itu, dibutuhkan sinergi bersama antara warga, pemerintah dan seluruh stakeholder. Bagi dia, Covid-19 bisa dilewati apabila ada rasa empati, rasa gotong royong bersama antara warga dan pemerintah. “Sekuat apapun pemerintah, kalau menangani Covid-19 sendiri dan warga tidak ada rasa memperbaiki atau menjaga protokol kesehatan, maka yang kita perbaiki ini akan sia-sia,” jelas dia. Dalam dialog tersebut, perwakilan warga setempat juga menyampaikan keinginannya kepada Pemkot Surabaya agar wisata Hutan Kota Pakal bisa segera dibuka. Mereka berharap wisata Hutan Kota Pakal dapat

dibuka untuk mendukung perekonomian warga sekitar. Menanggapi hal tersebut, Cak Eri menyatakan kesiapannya membuka wisata Hutan Kota Pakal. Namun dengan catatan, warga juga berkomitmen menjaga protokol kesehatan sesuai SOP yang akan diterapkan. Dia mengaku, bahwa Forkopimda Surabaya telah bertekad akan kembali membuka perekonomian di Surabaya, tapi dengan SOP protokol kesehatan yang ketat. “Kalau ini (Hutan Kota Pakal) dibuka, panjenengan (anda) harus jalankan standar (protokol kesehatan) itu. Kalau tidak dijalankan maka ini bisa ditutup lagi. Nanti segera saya buatkan bersama teman-teman SOPnya,” tegasnya. Karena itu, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini kembali berpesan kepada seluruh warga agar dapat mendukung pemerintah dalam menjaga protokol kesehatan. Pihaknya tak ingin ekonomi di Surabaya berhenti karena kasus Covid-19 meningkat. “Ekonomi Surabaya harus tetap jalan, tapi protokol kesehatan harus tetap dijaga. Siapa yang jaga? ya warganya juga. Makanya ayo dijogo bareng Suroboyo (Dijaga bersama Surabaya),” ujarnya. pur


ekonomi-bisnis

minggu ke-287 10 - 17 MARET 2021

7

Impor Beras Bikin Petani Kian Tekor

JAKARTA (GN) - Pemerintah telah mengalokasikan impor beras sebesar satu juta ton kepada Bulog . Alokasi impor ini terbagi atas 500.000 ton untuk cadangan beras pemerintah (CBP) dan 500.000 ton sesuai kebutuhan Bulog. Pemerintah menegaskan bahwa impor beras tersebut hanya untuk iron stock atau cadangan. Artinya, beras impor BBM tersebut tidak dikeluarkan saat panen raya. Meskipun demikian, pengamat pangan IPB Sahara mengatakan bahwa impor itu akan memengaruhi harga beras di pasar. “Wacana impor beras di tengah panen raya itu akan memengaruhi psikologis pasar,” jelasnya, Selasa (9/3/2021). Ia mengatakan, saat terjadi panen raya harga beras akan turun. Tak pelak, harga gabah di tingkatan petani juga turun. Kondisi ini diperparah dengan adanya impor beras. “Saat panen raya harga gabah akan turun, ditambah impor maka akan semakin turun,” terangnya. Kondisi ini, lanjut Sahara, tentunya sangat meresahkan petani. Dengan harga yang semakin turun akan membuat petani mengalami kerugian yang lebih besar. “Kondisi ini yang meresahkan para petani. Dengan kata impor saja pasar sudah bereaksi. Apalagi sudah diputuskan, pasti sangat berdampak pada pasar sehingga harga beras akan semakin turun,” tandasnya. Karena itu pemerintah dim-

Wagub Jatim Emil Dardak saat menghadiri Temu Nasional BEM Nusantara XII, di Universitas Wijaya Kusuma (UWK), Surabaya, Selasa (9/3/2021).

Tantangan Revolusi Industri 4.0, Kreativitas dan Produktivitas

Impor beras sebanyak 1 juta ton di tengah kondisi panen raya yang dilakukan pemerintah akan memengaruhi psikologis pasar.

inta meninjau ulang rencana kebijakan impor beras sebanyak 1 juta ton pada tahun ini. Pasalnya, ketersediaan stok beras saat ini sedang surplus. Kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah tidak ada urgensinya. Apalagi saat ini tengah memasuki panen raya. “Saya melihat tidak ada urgensinya dalam impor beras sebanyak 1 juta ton di tengah kondisi panen raya. Februari sampai Mei merupakan panen raya. Jadi, produksi beras hingga hari raya Lebaran 2021 nanti akan surplus,” terangnya. BPS telah merilis data potensi produksi beras pada Januari hingga April 2021 ada sekitar 14 juta ton atau naik 26% dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Tidak hanya

itu, panen raya juga memiliki potensi surplus pada Januari hingga Aprilsekitar 4,8 juta ton beras. Panen raya tahun ini bisa memberikan surplus. Sementara itu Ketua Dewan Nasional Pembaruan Agraria, Iwan Nurdin menduga ada peran mafia impor pangan di balik kebijakan impor beras sebanyak satu juta ton yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, keputusan pemerintah dalam melakukan impor tidak sesuai fakta lapangan. “Keputusan melakukan impor tidak berdasarkan fakta-fakta di lapangan,” katanya. Ia menjelaskan ada beberapa indikasi atas dugaan tersebut. Pertama, selisih harga beras di pasar dalam negeri dan internasional begitu tinggi, yaitu

2020, Produksi Beras Jatim Capai 5,71 Juta Ton

S U R A B AYA ( G N ) Produksi padi di Jatim sepanjang 2020, tercatat sebesar 9,94 juta ton gabah kering giling (GKG). Jika dikonversikan menjadi beras, maka setara dengan 5,71 juta ton. Sedangkan untuk produksi padi nasional pada 2020 sebesar 54,65 juta ton GKG atau setara dengan 31,33 juta ton beras. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Dadang Hardiwan, mengataka produksi beras Jatim tertinggi pada 2020 terjadi pada April, yaitu sebesar 1,29 juta ton. Sementara produksi beras

Dadang Hardiwan

terendah terjadi pada Desember, yaitu sebesar 0,15 juta ton. “Berbeda dengan produksi beras pada 2020, produksi beras tertinggi pada 2019 terjadi pada Maret, yaitu sebesar 1,11 juta ton,” papar Kepala

BPS Jatim Dadang Hardiwan, Selasa, (9/3/2021). Sementara itu, produksi beras di Jatim pada Januari 2021 sebesar 0,17 juta ton beras, dan potensi produksi beras sepanjang Februari hingga April 2021 sebesar 2,69 juta ton beras. Dengan demikian, potensi produksi beras pada subround Januari-April 2021 diperkirakan mencapai 2,86 juta ton beras, atau mengalami kenaikan sebesar 0,45 juta ton (18,64 persen) dibandingkan dengan produksi beras pada subround yang sama pada 2020 yang sebesar 2,41 juta ton. tis

sekitar Rp 2.400 per kilogram. Jika dihitung nilai margin bisa sampai Rp 3 triliun. “Setiap tahunnya kebijakan impor beras dilakukan pemerintah di saat panen raya. Ini sangat merugikan pentani karena membuat harga beras turun,” jelasnya. Kedua, selalu ada kesimpangsiuran data tentang kecukupan beras. Hal ini merupakan masalah yang sama setiap tahunnya. Menurutnya, untuk mengatasi masalah ini, harus ada data base yang valid. Kemudian data tersebut harus terintegrasi mulai dari petani hingga ke pemerintahan. “Data harus diperbaiki dan data itulah yang menjadi dasar pengambilan keputusan data dari dae-

rah, petani, dan pemerintah. Setelah data itu ada barulah presiden yang mengambil keputusan,” terangnya. Kemudian, harus ada badan pangan yang mengatur dan memiliki data-data tersebut. Sehingga secara konkret badan itu melihat ketersediaan pangan. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi sebelumnya mengatakan alasan pemerintah mengimpor beras ketika stok masih tinggi adalah untuk menambah cadangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kondisi terburuk. “Beras hasilnya tahun ini akan baik, tapi biar bagaimana pun pemerintah mesti punya cadangan atau yang disebut iron stock,” ujarnya. jef, sin

SURABAYA (GN) – Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak mengajak seluruh mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara yang juga calon angkatan kerja untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas. Itu dinilai penting, karena kreativitas maupun inovasi sangat dibutuhkan dalam menghadapi revolusi industri di era 4.0. “Kita harus bisa membangun generasi yang semakin kreatif dan produktif, untuk menghadapi revolusi industri 4.0,” kata Wagub Jatim yang lekat disapa Emil Dardak saat menghadiri Temu Nasional BEM Nusantara XII, di Universitas Wijaya Kusuma (UWK), Surabaya, Selasa (9/3/2021). Emil menjelaskan, peningkatan kreativitas dan produktivitas dapat dilakukan dengan kemampuan membaca peluang kerja dan mampu mendobrak sesuatu yang saat ini menjadi hal lumrah. Saat ini peluang kerja terbuka pada industri-industri kreatif yang memanfaatkan teknologi digital. “Karenanya, kita juga harus melakukan akselerasi. Terlebih, peluang kerja di industri kreatif sudah terbuka lebar,” terangnya. Emil menggambarkan, terjadinya pandemi Covid-19 telah memukul perekonomian dunia, juga Indonesia termasuk Jatim. Jatim sendiri menyumbang seperenam perekonomian seluruh Indonesia. Jika pada setiap 1 persen pertumbuhan ekonomi akan ada 400.000 lapangan pekerjaan, Jawa Timur sendiri menyediakan 60.000 sampai 70.000 lapangan kerja. “Hanya saja pandemi membuat pertumbuhan ekonomi kita terkontraksi sebesar -2,39 persen pada triwulan ke empat 2020 lalu. Ini berimbas pada industri dan lapangan kerja, sehingga kita membutuhkan skill kreativitas untuk bertahan hidup,” terang Emil. fan

AP I Target Pengembangan 4 Bandara Tuntas Tahun Ini

JAKARTA (GN) - Empat proyek pengembangan bandara di kawasan Indonesia Timur ditargetkan tuntas pada tahun ini. Hal itu untuk meningkatkan pergerakan angkutan penumpang dan logistik udara di wilayah operasional PT Angkasa Pura I (Persero). Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan keempat proyek pengembangan ini adalah Proyek Pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Lombok Praya dan Bandara Sam Ratulangi Manado. “Pengembangan empat bandara ini bersifat strategis untuk

mendorong konektivitas udara dan meningkatkan kapasitas pergerakan angkutan dan logistik udara khususnya di wilayah tengah dan timur Indonesia,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (9/3/2021). Faik pun menjabarkan progres pengembangan Bandara Juanda Surabaya hingga awal Maret 2021 telah mencapai 93 persen. Pengembangan Bandara Juanda Surabaya mencakup perluasan Terminal 1 beserta pembenahan interior dan fasilitas penunjangnya, overlay runway 10-28, rekonstruksi apron B Terminal 2, dan perluasan terminal kargo internasional. Perluasan Terminal 1 menjadi 91.700

Desain pembangunan terminal 3 Bandara Juanda. Progres pengembangan Bandara Juanda Surabaya hingga awal Maret 2021 telah mencapai 93 persen.

meter persegi dari 62.700 meter persegi akan menambah kapasitas Terminal 1 menjadi 13 juta penumpang per tahun dari yang saat ini hanya 7 juta per tahun. Progress pengembangan Bandara Lombok Praya saat

ini telah mencapai 96 persen. Pengembangan ini dilakukan untuk mendukung pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021. yan

Gaungan Benci Produk Asing

Ingatkan Banjir Impor Konsekuensi dari Maraknya Liberalisasi Perdagangan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru menggaungkan benci produk asing lantaran geram kebanjiran barang impor. Arahan Jokowi tersebut dilatarbelakangi oleh meningkatnya impor barang konsumsi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir di tengah terjadinya booming e-commerce. Saat membuka rapat kerja nasional Kementerian Perdagangan 2021 beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menyatakan bahwa masyarakat seharusnya menjadi konsumen loyal produk Tanah Air. Selain itu, ajakanajakan untuk mencintai produk dalam negeri terus digaungkan. Sebaliknya, barang-barang buatan luar negeri harus dibenci, sehingga masyarakat benar-benar menjadi konsumen loyal untuk produk Indonesia. Diksi yang digunakan Presiden Jokowi terkait benci produk asing dinilai sejumlah kalangan kurang tepat meski maksudnya baik. Tindakan itu dikhawatirkan bisa memicu retaliasi atau pem-

balasan oleh dunia internasional. “Memang maksudnya baik, jadi maksud Pak Presiden itu kan bagaimana caranya kita bisa meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Namun, penggunaan diksinya saya rasa kurang tepat karena bisa memicu retaliasi. Kalau dunia internasional mengetahui tagline tersebut tentu tidak disukai oleh para mitra dagang kita,” ujar Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus dalam acara Market Review IDX Channel, Selasa (9/3/2021). Ahmad menjelaskan, sikap itu pada akhirnya bisa memicu protes dari mitra dagang Indonesia

Produk impor barang konsumsi yang masuk melalui e-commerce perlu ditinjau ulang. Hal ini terkait apakah produk-produk ini sudah mengikuti standar ketentuan dan aturan yang berlaku di Indonesia.

sehingga nantinya akan mempersulit produk ekspor Indonesia sendiri apabila ingin melakukan penetrasi pasar. Di sisi lain, tentu harus ada strategi yang dibangun di tengah maraknya liberalisasi perdagangan. “Justru yang kita butuhkan

sekarang bagaimana kita bisa meningkatkan ekspor semaksimal mungkin ya, kita bisa melakukan penetrasi pasar. Di sisi lain kita juga bisa melakukan subtitusi impor,” jelas dia. Ahmad menjelaskan jika dilihat dan dibandingkan tagline

yang dibangun atau yang dibuat oleh negara lain, tidak ada yang sifatnya diskriminatif seperti itu. Misalnya Tiongkok menggunakan “Made in China 2025”, di India menggunakan kalimat “Make in India”. “Kita juga semestinya perlu ada tagline yang bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri dan rasa bangga apabila kita menggunakan produk dalam negeri,” tambah Ahmad. Sementara itu, menurutnya, produk impor barang konsumsi yang masuk melalui e-commerce perlu ditinjau ulang. Hal ini terkait apakah produk-produk ini sudah mengikuti standar ketentuan dan aturan yang berlaku di Indonesia. “Jadi memang di tengah liberasisasi, ya kita terbuka. Banjir impor itu konsekuensi dari maraknya liberalisasi perdagangan. Tapi kita berkompetisi mengutamakan fair trade perdagangan yang mengedepankan keseimbangan, adil. Jadi, konteksnya itu tentu menurut saya fair, yang

dimaksud adalah pengendalian impor khusus untuk barang konsumsi. Kalau untuk impor bahan baku justru sangat dibutuhkan industri kita,” ujar Ahmad. Sebelumnya Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjelaskan duduk perkara soal pernyataan Presiden Jokowi yang mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk dalam negeri dan membenci produk luar negeri. Mendag mengatakan pernyataan tersebut mengemuka usai Lutfi menjelaskan mengenai persaingan tidak adil di perdagangan digital yang melibatkan produk luar negeri dan produk lokal. “Sebenarnya ada background yang menyertai pernyataan Presiden, yaitu laporan saya kepada beliau tentang adanya praktik-praktik yang tidak sesuai dengan aturan perdagangan,” kata Lutfi. Dia menjelaskan praktikpraktik tersebut mencakup kecurangan dalam perdagangan yang dilakukan perusahaan

dagang-el berskala global, seperti praktik predatory pricing. Lewat praktik ini, produk sengaja dipasarkan dengan harga jauh lebih murah sehingga menimbulkan persaingan yang tak seimbang. Peneliti Senior IGJ Olisias Gultom mengapresiasi pernyataan ini Presiden Jokowi dimaksudkan agar tercipta konsumen loyal terhadap produk dalam negeri, tetapi sayangnya hal itu dibangun atas dasar kebencian pada produk asing. Gultom lantas menyoroti pernyataan itu yang dinilai kontras dengan sikap dan kebijakan Pemerintah selama ini yang telah menandatangani 20 perjanjian dagang melalui mekanisme free trade agreement maupun comprehensive economic partnership agreement, 9 di antaranya telah diimplementasikan, 11 telah ditandatangani dan dalam proses implementasi. Sementara 13 perjanjian lagi negosiasinya sedang berlangsung.. jef, bis


KESEHATAN

8

AstraZeneca Datang, Vaksinasi Siap Sasar Pendidik Senin (8/3/2021) petang, sebanyak 1.113.600 vaksin virus Covid-19 jadi produksi industri farmasi Inggris AstraZeneca tiba di Indonesia, sekaligus jadi penerimaan vaksin tahap keenam. Kehadiran vaksin “ramah lansia” ini merupakan bagian dari 4,6 juta dosis vaksin AstraZeneca yang dijadwalkan datang pada bulan Maret. Untuk siapa saja vaksin tersebut dan apa bedanya dengan vaksin yang sudah terlebih dulu datang? Tahap kedua vaksinasi Covid-19 di ibukota provinsi di Indonesia hingga kini masih berlangsung. Setelah kelompok tokoh agama, lanjut usia, wakil rakyat, pegawai pemerintah, TNI/Polri, Satpol PP melaksanakan vaksinasi, giliran para pendidik dan tenaga kependidikan (PTK). Humas Dinas Kesehatan Jawa Timur, Rizka Ufliasari, menyebut mekanismenya, para pendidik dan tenaga kependidikan ini akan didata oleh masing-masing sekolahnya. “Selanjutnya data itu dilaporkan ke ke Dinkes kabupaten atau kota terkait,” ujarnya dihubungi Selasa (9/3/2021). Pelaksanaan di lapangan, sebagaimana dikatakan dr Ria dari Puskesmas Pucang Sewu, hingga kini alokasi vaksin untuk tenaga guru masih sangat sedikit. “Nantinya kami akan menerima data dari Dinkes, jadi sasarannya sudah by name,” terangnya, Selasa. Keberadaan vaksin AstraZeneca yang didapatkan melalui skema GAVI dari Badan

Kesehatan Dunia (WHO) secara cuma-cuma ini bakal menambah stok vaksin yang sudah terlebih dulu ada, demi menuntaskan tahapan kedua vaksinasi Covid-19. Sebelumnya Indonesia memiliki 38 juta dosis vaksin Sinovac --buatan industri farmasi Tiongkok-yang datang dalam lima tahap dalam bentuk jadi maupun setengah jadi. Seperti diketahui total sasaran vaksinasi di Indonesia sebanyak 181.554.465 jiwa untuk mencapai kekebalan kelompok herd immunity. Vaksinasi itu diberikan secara bertahap sesuai prioritas, yaitu kelompok paling berisiko, dan sesuai keberadaan vaksin yang juga datang secara bertahap. Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan RI, Dr dr Siti Nadia Tarmizi MEpid, mengatakan, vaksin corona AstraZeneca ini akan dialokasikan bagi mereka yang masuk kelompok sasaran pada vaksinasi tahap kedua. Tahap kedua vaksinasi Covid-19 yang sudah dimulai Februari, menyasar para lansia

vaksin astrazeneca tiba di Bandara Soekarno Hatta, selanjutnya didistribusikan untuk vaksinasi Covid-19 tahap 2.

dan petugas layanan publik. Petugas layanan publik ini meliputi, tokoh agama, wakil rakyat, pegawai pemerintah, wartawan, atlet, TNI, Polri, Satpol PP, pelayan publik (perangkat desa, BUMN, BUMD, pemadam kebakaran), transportasi publik, dan pelaku sektor pariwisata. Untuk kalangan pendidikan, vaksinasi Covid-19 diberikan pada seluruh jenjang pendidikan secara bertahap, mulai dari PTK pada jenjang PAUD/RA/sederajat, SD/MI/ sederajat, dan SLB. Selanjutnya di jenjang SMP/MTs/ sederajat, SMA/MA/sederajat, dan SMK. Tahap terakhir, akan diberikan pada dosen

dan tenaga kependidikan di jenjang pendidikan tinggi atau sederajat. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam mengatakan, merujuk pada arahan Presiden, vaksinasi Covid-19 nantinya akan diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat secara gratis dan bertahap, termasuk bagi mahasiswa. Total sasaran vaksinasi tahap kedua yang ditarget rampung Mei ini mencapai 38,5 juta orang yang terdiri dari 16,9 juta pekerja publik dan 21,5 juta lansia. Spesialis penyakit dalam RSUD dr Soetomo, Dr dr Gatot Soegiarto SpPD-KAI, mewantiwanti, vaksinasi tidak men-

jamin orang yang divaksin tidak akan ketularan virus. “Karena vaksin sebenarnya berfungsi untuk menurunkan risiko terkena infeksi atau risiko mengalami infeksi yang berat,” kata anggota Tim Advokasi Tim Advokasi Vaksinasi Covid-19 PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini. Dia menyebut, jika vaksin itu disebutkan memiliki efikasi 65,3%, artinya dibandingkan mereka yang tidak divaksin, orang yang divaksin mengalami risiko infeksi 65,3% lebih rendah. “Jadi tidak ada vaksin yang memberikan proteksi sebesar 100%,” tandasnya.ret

Antara AstraZeneca dan Sinovac

Lantas apa yang membedakan antara vaksin buatan Oxford-AstraZeneca dan Sinovac ini?

-Usia penerima AstraZeneca: dapat digunakan untuk memvaksinasi penduduk usia 60 tahun ke atas. Dalam publikasi data interim di laman The Lancet, pemberian pada kelompok lansia menunjukkan respons kekebalan setelah diberikan dosis kedua vaksin. Sinovac : Di Indonesia, pada periode pertama diberikan pada kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19 usia 18-59 di Indonesia, pada tahap kedua diberikan pula pada kelompok lansia berusia 60 tahun ke atas. -Metode pengembangan AstraZeneca: mengembangkan vaksin dengan virus yang biasanya menyasar simpanse dan kemudian dimodifikasi secara genetis untuk merespon protein pada virus COVID-19 di tubuh manusia. Sinovac: menggunakan virus yang dimatikan (bukan dilemahkan). Inaktivasi adalah metode pembuatan vaksin dengan menggunakan versi tidak aktif dari jenis virus atau bakteri penyebab penyakit tertentu. Jenis vaksin ini biasanya perlu beberapa dosis atau suntikan untuk mengem-

bisa mencegahnya.

bangkan antibodi atau kekebalan yang diinginkan. Beberapa jenis vaksin yang menggunakan metode inaktivasi sebelumnya adalah vaksin hepatitis A, vaksin flu, polio, dan rabies.

samping sistemik berupa nyeri otot, fatigue, dan demam. Frekuensi efek samping dengan derajat berat sakit kepala, gangguan di kulit, atau diare yang dilaporkan hanya sekitar 0,1 -1%.

-Efek samping AstraZeneca: Pada uji klinis, relawan melaporkan beberapa reaksi pasca suntikan, di antaranya nyeri di bagian lengan, sakit kepala, kelelahan, malaise, demam, hingga mual. Mayoritas reaksi ringan sampai sedang dan biasanya sembuh dalam beberapa hari setelah vaksinasi. Jika dibandingkan dengan dosis pertama, reaksi yang dilaporkan setelah dosis kedua lebih ringan dan lebih jarang dilaporkan. Sinovac: Efek samping lokal berupa nyeri, iritasi, pembengkakan, serta efek

-Penyimpanan AstraZeneca: Tak rumit, karena bisa disimpan di lemari es standar dengan suhu berkisar 2-8 derajat Celcius dan tetap bertahan selama enam bulan. Beda dengan vaksin lain yang butuh pembekuan pada suhu minus 70 derajat. Hal ini akan memudahkan proses distribusi vaksin ke daerah-daerah sasaran penerima vaksin. Sinovac: Bisa disimpan dalam lemari es dengan suhu 2-8 derajat Celcius, dan dapat bertahan hingga 3 tahun lamanya.

-Kemampuan melawan varian baru AstraZeneca: Menurut kepala perusahaan di balik vaksin Oxford-AstraZeneca, para peneliti yakin vaksin yang mereka kembangkan efektif melawan jenis varian virus baru B.1.17. “Sejauh ini kami pikir vaksin harus tetap efektif. Tapi kami tidak bisa memastikan, jadi kami akan mengujinya,” ujar Kepala Eksekutif Astra Zeneca Pascal Soriot. Sinovac: Vaksin Sinovac yang ada di Indonesia saat ini masih efektif melawan varian baru B.1.1.7. Prof Iris Rengganis menyarankan masyarakat tetap mengikuti vaksinasi. Sebab, secara teori, varian B.1.1.7 hanya berubah sebagian dari Covid-19 yang belum bermutasi. Sehingga, antibodi yang muncul setelah vaksinasi dianggap masih

Vaksinasi Mandiri Pakai 3 Vaksin Ini SURABAYA (GN) - Kepala badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito menegaskan, vaksin Astrazeneca tidak digunakan sebagai vaksin mandiri Covid-19. Yang masuk kelompok vaksin mandiri Sinopharm, Novavax, dan Moderna. Sama seperti Sinovac, AstraZeneca yang baru datang dari Inggris merupakan vaksin yang dipakai untuk program vaksinasi

massal pemerintah. “Vaksin yang diberikan di dalam vaksin gotong royong ini harus beda brandnya dalam program vaksinasi nasional,” ucap Penny, Selasa (9/3/2021). Saat ini ketiga vaksin mandiri tersebut masih dalam tahap registrasi secara bergilir. Sebelumnya juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Dr dr Siti Nadia Tarmizi MEpid

mengatakan, pemerintah mengizinkan vaksinasi Covid-19 mandiri atau gotong royong bagi karyawan atau karyawati dan keluarganya namun dengan merek vaksin berbeda. Selain Sinovac dan AztraZeneca, program vaksinasi Covid-19 gratis yang diselenggarakan pemerintah juga menggunakan vaksin Novavax dan Pfizer. Vaksinasi gotong royong

tidak bisa menggunakan empat jenis vaksin tersebut. Vaksinasi Covid-19 gotong royong sendiri baru bisa dilaksanakan bila vaksin yang akan digunakannya sudah tersedia. Penyediaan vaksin Covid-19 gotong royong merupakan kewenangan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan PT Bio Farma. Penggunaan jenis vaksin Covid-19 gotong royong, lanjut

Masa berlakunya Kepala Divisi Penyakit Infeksi dan Tropis Anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Dr dr Dominicus Husada SpA (K) mengatakan, ada beberapa aspek yang memang belum bisa dijawab terkait vaksinasi Covid-19, seperti berapa lama kekebalan akan bertahan dan bagaimana model penurunan kekebalan tersebut dari waktu ke waktu. “Semua vaksin Covid-19 tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut saat ini,” ujarnya. Cara kerja buatan Sinovac, yakni mengajari sistem imun tubuh membuat antibodi guna melawan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Antibodi itu bisa memberikan perlindungan, namun sejauh ini tak ada yang bisa menjamin bakal bertahan berapa lama. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pernah mengungkap prediksi antibodi dari vaksin Sinovac, hanya mampu bertahan hingga 12 bulan. Sama seperti Sinovac, antibodi yang dihasilkan vaksin lain, misalnya buatan PfizerBioNTech, Moderna, atau AstraZeneca-Universitas Oxford juga belum dapat diketahui berapa lama akan bertahan.ret Siti Nadia, juga harus melalui BPOM. Baik dalam bentuk emergency use authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat maupun nomor izin edar. Selain jenis vaksin ada beberapa persyaratan untuk vaksinasi mandiri: 1.Bersifat gratis Penerima vaksin mandiri ini akan divaksin tanpa ada pembayaran atau gratis. Biaya vaksin akan dibebankan pada perusahaan yang melakukan vaksinasi tersebut. “Seluruh warga negara berhak mendapatkan vaksin

minggu ke-287

10 - 17 MARET 2021

241 Juta Vaksin Telah Disuntikkan Berdasarkan update data Satgas Covid-19, hingga 8 Maret kemarin, sebanyak 4.256.457 dosis vaksin telah disuntikkan. Sebanyak 3.098.025 diberikan sebagai dosis pertama dan 1.158.432 sebagai dosis kedua. Sementara secara global, menurut perhitungan Bloomberg, sebanyak 241 juta dosis vaksin virus Corona sudah disuntikkan hingga 1 Maret. Vaksin itu menyebar di 103 negara dengan rata-rata 6,37 juta dosis diberikan per hari. Jumlah itu terus meningkat seiring tersedianya tambahan vaksin yang terus diproduksi. Untuk mencapai 75% populasi dunia, Bloomberg memprediksi butuh waktu sekitar 4,6 tahun. Keberadaan vaksin, sebagaimana dikatakan Prof Dr dr Iris Rengganis SpPD, KAI, membantu mencegah penularan atau penyebaran penyakit menular. Tujuannya untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian, juga untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Iris yang Ketua Tim Advokasi Vaksinasi Covid-19 PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu menyebut, cacar adalah contoh penyakit yang lenyap karena adanya vaksin. Setelah sekitar 3.000 tahun lamanya berada di muka bumi, cacar resmi dinyatakan hilang pada 1980 oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Campak menjadi salah satu penyakit yang ditakuti. Adanya imunisasi campak, membuat kasus penyakit ini hampir tidak ada lagi. Namun jangan lantas meremehkan, karena penyakit sudah tidak ada lagi jadwal vaksinasi tidak dilaksanakan. Mereka yang sudah divaksin Covid-19, lanjut Iris, memang masih berpotensi terkena, namun tingkat keparahannya lebih rendah dibanding yang tidak divaksin sama sekali. “Karena itu vaksinasi, 5M dan 3T tetap harus dilaksanakan secara bersama-sama,” katanya. Hal senada ditegaskan Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono. Disebutkan, vaksin corona memang tidak dapat mencegah infeksi, namun berkat kekebalan yang didapat dari vaksinasi membuat kita tak akan mengalami infeksi parah apabila terkena Covid-19. “Hal ini membuat kami yakin bahwa vaksinasi ini penting bagi kita semua apa pun mereknya,” tuturnya. Dari 241 juta vaksin Covid-19 yang sudah disuntikkan secara global, Amerika menempati peringkat tertinggi dengan telah menyuntikkan 75,2 juta dosis vaksin atau 22,66 dosis per 100 orang. Dalam sepekan terakhir, rata-rata dosis yang diberikan per hari mencapai 1,74 juta dosis. Dengan kecepatan itu, dibutuhkan sekitar 8 bulan untuk mencakup 75% populasi dengan vaksin dua dosis. Berikut 10 negara dengan jumlah vaksinasi terba nyak versi Bloomberg 1.AS: 75.236.003 dosis 2.Tiongkok: 40.500.000 dosis 3.Uni Eropa: 32.732.309 dosis 4.Inggris: 20.885.683 dosis 5.India: 14.301.266 dosis 6.Turki: 8.579.048 dosis 7.Brasil: 8.041.416 dosis 8.Israel: 8.007.469 dosis 9.UEA: 6.020.461 dosis 10.Jerman: 5.910.537 dosis Bagaimana Indonesia? Sementara ini menempati peringkat 18, sedang di Asia Tenggara, Indonesia mencatatkan diri sebagai satu-satunya yang sudah melakukan vaksinasi melebihi satu juta dosis. Sejauh ini, sebanyak tujuh vaksin tersedia untuk penggunaan publik, dalam jumlah terbatas, di setidaknya 103 negara. Vaksin Pfizer-BioNTech telah disetujui untuk digunakan di seluruh Amerika Utara, Eropa dan Timur Tengah. Negara-negara telah menggelontorkan miliaran dolar untuk mengembangkan teknologi vaksin baru, mengujinya pada ribuan sukarelawan, meningkatkan produksi, dan kemudian membawanya ke pasar dalam waktu singkat. Namun, jumlah produksi vaksin dari semua vaksin itu belum cukup untuk menginokulasi populasi global sekitar 7,8 miliar orang.ret

Update vaksinasi Covid hingga 8 Maret 2021 pukul 14.00 Total Sasaran Vaksinasi 181.554.465 jiwa Sasaran

Vaksinasi 1

Vaksinasi 2

SDM Kesehatan 2.114.655 1.149.547 1.468.764 (143,98%) (78,27%) Petugas Publik 715.767 8.880 17.327.169 (4,13%) (0%) Lansia 21.553.118

267,603 5 (1,24%) (0%)

Total (1+2+3) 3.098.025 1.158.432 40.349.051 (7,68%) (2,87%)

gratis oleh pemerintah. Vaksin gotong royong, pelaksanaan vaksinasi covid-19 kepada karyawan/ karyawati/buruh dan keluarganya dan biayanya dibebankan pada perusahaan yang melakukan vaksinasi gotong royong,” kata Siti Nadia. Dalam hal ini perusahaan harus melaporkan jumlah karyawan atau jumlah terkait dalam satu keluarga pada Kementerian Kesehatan untuk ikut vaksinasi. 2. Tak langsung berjalan Walaupun izin sudah dikeluarkan, namun program vaksinasi ini tidak bisa langsung berjalan.

Menurut dia masih ada persiapan yang harus dilakukan sebelum akhirnya vaksinasi resmi dimulai. 3. Dilarang pakai faskes pemerintah Selain dilarang menggunakan vaksin yang sama seperti program pemerintah, program vaksinasi gotong royong juga tidak boleh menggunakan fasilitas kesehatan milik pemerintah melainkan di faskes milik swasta yang memenuhi persyaratan. Tujuannya agar tidak mengganggu pelaksanaan program vaksin dari pemerintah. ret


nasional

minggu ke-287 10 - 17 MARET 2021

9

Menteri Yasonna Janji Profesional JAKARTA (GN) - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly memastikan pihaknya akan bersikap profesional menghadapi kisruh di tubuh Partai Demokrat. Khususnya klaim kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), dengan Moeldoko sebagai ketua umum. “Kami akan bertindak profesional sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Itu yang dicatat,” kata Yasonna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (9/3/2021). Yasonna menilai isu KLB Demokrat sebagai masalah internal partai. Menurutnya, belum ada dokumen apa pun yang diterima Kemenkum HAM terkait hasil KLB PD Deli Serdang. “Saat ini kami masih melihat itu masih masalah internal Demokrat, karena kelompok yang dikatakan KLB kan belum menyerahkan satu lembar apapun kepada kami. Nanti kalau

(kubu) KLB datang kita akan menilai semuanya sesuai AD/ ART Partai Demokrat dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya. Yasonna juga mengatakan dirinya telah menitip pesan ke Ketua Majelis Tinggi PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dia berpesan agar ayah dan anak itu tak main serang tanpa dasar soal KLB Demokrat. “Hanya saya pesan, kepada salah seorang pengurus Demokrat kemarin, apa saya pesan, tolong SBY dan AHY jangan tuding-tuding pemerintah begini, pemerintah begini. Tunggu saja. Kita objektif kok. Jangan main-main serang-serang yang tidak ada dasarnya,” ujarnya. Sebelumnya, acara yang diklaim sebagai KLB Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai Ketum Demokrat. Dia dipilih dengan mekanisme pemilihan voting berdiri pada KLB di

Polsek Cepu Tangani Dugaan Mafia Tanah

DTF

KETUA Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan berkas partai ke Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM.

Sibolangit, Jumat (5/3/2021). Marzuki Alie yang ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat versi KLB Demokrat Deli Serdang menyebut hasil KLB masih dalam proses administrasi. Usai rampung, hasil tersebut akan diserahkan ke Kemenkum HAM. “Sedang diproses. Kalau ke-

absahan itu nanti di peradilan, karena kalau melihat Anggaran Dasar yang tahun 2020, itu partai ini sudah dikuasai secara penuh oleh Keluarga Cikeas, bagaimana bisa KLB kalau persetujuan KLB harus persetujuan Cikeas, kan nggak mungkin. Jelas itu mencederai nilai-nilai demokrasi yang

diusung Partai Demokrat,” katanya. Usai KLB Demokrat, AHY datang ke Kemenkum HAM. AHY mengatakan kedatangannya untuk menyampaikan keberatan atas berlangsungnya acara yang diklaim sebagai KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). * det, wis

BLORA (GN) - Polsek Cepu Polres Blora Jawa Tengah tengah melakukan proses penyelidikan atas laporan pengaduan adanya dugaan penipuan dan praktik mafia tanah. Laporan itu dilayangkan oleh Imam (46) warga Kelurahan Tambakromo Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah, melalui kuasa hukumnya, Darda Syahrizal, Selasa (9/2/2021). Kapolsek Cepu, AKP Agus Budiana menyampaikan, sejumlah pihak sudah dimintai keterangan terkait laporan tersebut. “Penyelidikan masih berjalan. Sekarang masih klarifikasi,” ujar Kapolsek. Ada tiga orang yang masuk dalam laporan tersebut yakni E dan D yang merupakan warga Jakarta. Serta S yang belakangan diketahui mengaku sebagai pengacara yang berlamatkan di Semarang Jawa Tengah. Darda Syahrizal, kuasa hukum pelapor menjelaskan, persoalan dugaan praktik mafia tanah dengan cara melakukan tindak pidana penipuan. Dugaan ini bermula saat kliennya hendak mendaftarkan objek tanah yang berada di Kelurahan Cepu Kecamatan Cepu, sebagai ahli waris untuk keperluan sertifikat. Setelah dicek di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupatan Blora, ternyata belum ada sertifikat atas nomor persil dari C Kelurahan Cepu tersebut. Namun, Lurah Cepu enggan menandatangani berkas sporadik. Karena ada pihak lain yang mengaku memiliki hak atas tanah itu. Menurut Darda, pelayanan birokrasi Kelurahan Cepu dinilai buruk. Terpisah, Lurah Cepu Endah Ekawati, tidak menampik jika ada pihak lain yang mengakui tanah yang dimaksud. “Informasi yang saya dapat, bahwa objek tanah itu sudah menjadi tiga bagian,” kata dia. Saat ditanya apakah sudah melihat secara fisik? “Hanya melihat melalui foto di HP,” ungkapnya. Lebih lanjut dia mengakui, jika tidak mau memberikan tanda tangan untuk pengurusan sertifikat kepada pelapor. Sebab, dia masih ragu atas hak waris atas objek tanah terebut. Menurutnya, prinsip kehati-hatian dan kepatutan dalam setiap pelayanan administrasi pada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahan, terutama dalam pengalihan kepemilikan sampai ada putusan pengadilan yang sah dan tetap. “Saya lebih baik dihukum pengadilan. Sehingga ada dasar untuk menjalankan proses administrasi yang benar,” katanya. *nno

HEBOH KAESANG PANGAREP ‘GHOSTING’ FELICIA TISSUE

Dimaki-maki, tapi ‘Yowis-Lah Aku Diem Aja’

Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, disebut pergi begitu saja meninggalkan alias ghosting Felicia Tissue. Kaesang dan Felicia sempat pacaran. Bahkan, Kaesang disebut berjanji akan menikahi gadis tersebut. Karena itu, keluarga Felicia sangat percaya kepada Kaesang. Tapi ternyata pria ini meninggalkan gadis itu. Ada apa? KELUARGA Felicia gundah. Kakak dari Felicia Tissue, Daryl, menumpahkan kegundahan hatinya ke channel YouTube Felicia Tissue. Dia mengatakan, ada cara yang lebih baik yang bisa dilakukan oleh putra Presiden Joko Widodo tersebut terkait hubungannya dengan sang adik. Menurutnya, Kaesang bisa saja datang atau berkomunikasi dengan baik ke keluarganya dan mengembalikan kepercayaan itu. “Kamu datang ke dalam keluarga saya, meminta kepercayaan serta cinta adik saya, maka

kembalikan itu dengan cara yang pantas dia terima sebagai wanita yang dihormati. Jadilah lelaki, bersikaplah demikian, lakukan hal yang benar. Semua orang menonton,” ungkap Daryl, kakak Felicia, di sebuah video yang diunggah ke channel YouTube Felicia Tissue seperti dilihat Rabu 9 Maret 2021. Bukan cuma kakak dari Felicia Tissue. Sebelumnya, sang ibu, Meilia, bahkan juga sudah menumpahkan isi hatinya di media sosial. Dalam unggahannya, Meilia menuliskan Kaesang pernah berjanji akan

Kaesang Pangarep dan Felicia Tissue

menikahi Felicia pada Desember 2020. Tapi sayang, Kaesang tiba-tiba saja menghilang di Januari 2021. Hilangnya Kaesang itu pun menjadi tanda tanya bagi Felicia dan juga keluarga. Meilia pun menumpahkan semuanya di Instagram. “Sekadar mengin-

gatkan... Janji pertama di tahun 2017 ke rumah Eyang yang dia panggil Amah in chinese. Di depan meja sembahyang Papa saya saat itu. Janjinya akan menjaga anak saya @ kaesangp dan 4 tahun di Singapura dia tidak punya siapa-siapa sendirian saya yang menjaga

kamu, @jokowi begitu selesai kuliah balik Indonesia dan ada pandemic 1 tahun. Janjimu akan menikah dengan anak saya di bulan Desember 2020. Saya ada buktinya semua yah. Anak saya menunggu dengan hati setianya. Di bulan Januari di tanggal 13 -2021 katanya dirinya kok kaya aneh. Dan dia menghilang! Kami hanya bingung ada apaaaaaa... Hari ini keanehan itu terjawab oleh postingan @lambe_turah mau pesan aja Ma lambe emang guna2 lebih kuat dari pandemic yah,” tulis Meilia dalam Instagram miliknya. Dalam postingannya, Meilia juga mengunggah foto Jokowi dan Iriana saat kelulusan Kaesang di Singapura. Dalam foto itu, juga ada Felicia yang samasama lulus kuliah. “Anakku membawanya sampai lulus kuliah hidup dalam ke-

sederhanaan naik MRT naik bus biasa saja. Merintis usaha bersama di awal tahun 2017 dibimbing oleh kakaknya bagaimana menjadi wiraswasta yang berhasil mulai dari 0. Anakku sudah berjanji bahwa dia @kaesangp akan membawa ijazah balik ke Indonesia. Janji itu diucapkan di depan Ibu dan Bapak @jokowi karena permintaan dari Ibunya kepada Felicia anakku. Dan Felicia telah membuktikannya tanpa pamrih!” beber Meilia. Namun kemudian Meilia meminta maaf. “Apabila ada kata yang kurang mengena saya mohon maaf kepada semua nitizen. Karena masih banyak yang menanti kejelasannya. Terima kasih,” tambahnya. Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menyayangkan postingan ibunda Felicia yang me-mention akun Jokowi. Dia menyinggung

hal itu persoalan anak yang sudah bisa mengambil keputusan sendiri. “Biarlah ini mereka (kedua anak) sudah dewasa dan menjalani komunikasi sebagai teman, sahabat, jadi maksudnya jangan ada juga yang bawa nama Presiden Jokowi di situ, karena ini kan mana ada urusan orang tua,” ujar Ngabalin kepada wartawan. “Jadi jangan baperan dalam urusan ini, ndak usah bawa di hati. Kita juga punya anak-anak, sudah besar-besar, kalau ada kawan yang mungkin dia bangun komunikasi dan lain-lain, nggak pernah kita terlibat, cuma tanya perkembangan, bicara dan lainlain, tapi sampai bawa-bawa nama ortu itu saya kira tidak usah, jangan ada orang yang bawa nama orang tua, bawabawa nama Presiden Jokowi,” jelasnya. * det, wis

internasional

Buru Pendemo, Militer Razia Rumah Warga

YANGON (GN)-Militer Myanmar tak hanya merazia para demonstran anti-kudeta di jalanan di kota-kota yang ada di Myanmar. Namun juga melakukan penggeledahan di sejumlah kompleks perumahan dan apartemen di Yangon, bekas ibukota Myanmar. Aparat keamanan merazia rumah dan apartemen yang mengibarkan bendera partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi. Tindakan polisi dan tentara semakin brutal dalam merespons unjuk rasa anti-kudeta yang semakin meluas di Myanmar. Kota Yangon dinilai menjadi pusat perlawanan sipil terhadap junta militer saat ini. D i l a n s i r A F P, S e l a s a (09/03/2021), penggeledahan berawal ketika massa pro-demokrasi kembali berdemo di pusat komersial San Chaung, Senin pagi yang bertepatan

dengan Hari Perempuan Internasional. Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan BangsaBangsa (PBB) mengatakan pada Senin malam pasukan keamanan menutup blok jalanan San Chaung dan mengepung sekitar 200 pengunjuk rasa. Pengepungan itu memicu kekhawatiran terkait bentrokan

yang lebih parah lagi antara pedemo dan aparat. Dentuman keras bahkan sempat terdengar dari kawasan tersebut. Namun, tidak jelas apakah suara keras itu bersumber dari tembakan atau granat kejut. Sejumlah penduduk yang menjadi saksi mata mengatakan pasukan keamanan

mulai menggeledah apartemen setelah layanan internet padam sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Warga menuturkan aparat menargetkan razia pada rumah-rumah dan apartemen yang terlihat mengibarkan bendera merah dan emas Partai NLD. Junta militer memang mem-

batasi layanan telekomunikasi dan internet guna meredam gerakan pemberontakan. Sejak itu, hampir setiap malam, akses internet di beberapa wilayah di Myanmar mati. Seperti dilaporkan AFP, seorang warga mengatakan rumahnya ikut digeledah aparat. Padahal, ia mengatakan tak ada pengunjuk rasa yang bersembunyi di dalamnya. “Mereka menggeledah setiap gedung di jalan Kyun Tawmenghancurkan kunci gedung apartemen jika mereka di kunci dari lantai bawah,” kata seorang penduduk seperti dikutip AFP. Warga yang tak ingin disebutkan namanya itu mengaku melihat puluhan orang ditangkap aparat selama penggeledahan. Menjelang fajar, pasukan keamanan mulai berhenti menggeledah. Kesempatan itu dijadikan beberapa pengunjuk rasa melarikan diri dari daerah tersebut.cnn,afp

Ribuan Demonstran yang Ditahan Dilepas Ribuan demonstran muda anti-kudeta Myanmar yang ditahan oleh pasukan keamanan di Yangon akhirnya dibebaskan. Pembebasan itu, kata para aktivis, setelah adanya seruan dari Barat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Selasa (9/3/2021). Aktivis pemuda Shar Ya Mone mengatakan dia berada di sebuah gedung dengan 15 hingga 20 orang lainnya, namun sekarang sudah dapat kembali pulang. “Ada banyak tumpangan mobil gratis dan orang-orang menyambut para pengunjuk rasa,” kata Shar Ya Mone seperti dikutip Reuters. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sebelumnya menyerukan “pengekangan maksimum” dan pembebasan aman untuk semua pengunjuk rasa tanpa kekerasan atau penangkapan. Seruan yang juga digemakan oleh kedutaan besar AS dan Inggris di Myanmar. Sebelumnya, ribuan orang menentang jam malam agar bisa turun ke jalan di kota utama Myanmar untuk mendukung para pemuda di distrik Sanchaung, tempat mereka mengadakan protes harian. Pada hari Senin polisi mengumumkan akan memeriksa rumah di Saunchang. Memastikan apakah ada orang dari luar distrik dan akan menghukum siapa pun yang ketahuan menyembunyikannya. Pengunjuk rasa lain memposting di media sosial bahwa mereka bisa meninggalkan daerah sekitar jam 5 pagi setelah pasukan keamanan mundur. Kelompok hak advokasi mengatakan sekitar 50 orang ditangkap di Sanchaung setelah polisi menggeledah rumah, meskipun pemeriksaan masih terus dilakukan. Seorang juru bicara junta militer tak menjawab ketika dimintai komentar. Televisi milik pemerintah MRTV pernah mengatakan, “Kesabaran pemerintah sudah habis dan ketika mencoba meminimalkan korban dalam menghentikan kerusuhan, kebanyakan orang mencari stabilitas penuh (dan) menyerukan tindakan yang lebih efektif terhadap kerusuhan. cnn


mataraman

10

minggu ke-287

10 - 17 MARET 2021

DANGDUTAN DI BALAI KOTA DIDUGA LANGGAR PROKES

KRIMINAL

Polisi Segera Panggil Wali Kota Blitar

BLITAR (GN) – Acara tasyakuran pelantikan Wali Kota Blitar periode 2021-2024, Jumat (26/2/2021) lalu, dimeriahkan dengan acara dangdutan diduga tidak mengantongi izin dan mengindahkan protokol kesehatan (Prokes). Acara tersebut pun sempat viral dan menjadi sorotan masyarakat. Tidak hanya itu, aktivitas tersebut juga menjadi penyidikan Polres Blitar dan Polda Jawa Timur. Aparat kepolisian pun telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi yang terlibat dalam acara tasyakuran disertai dangdutan tersebut. “Lima orang sudah diperiksa. Empat orang dari panitia dan relawan, sama satu dari satgas,” ucap Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan, Selasa (9/3/2021). Ia menegaskan, acara yang digelar di Balai Kota Blitar Koesomoe Wicitra itu tak berizin. “Tidak ada pengajuan surat izin ke Satgas Covid-19 (Kota Blitar) dan ke kami di polres,” kata Yudhi. Berdasarkan keterangan saksi, Wali Kota Blitar Santoso hadir di acara tersebut sebagai undangan. Bukan selaku penyelenggara acara. “Jadi sebenarnya tidak ada panitia acara. Hanya inisiatif

Bapak-Anak Kompak Edarkan Sabu TULUNGAGUNG (GN) – Seorang bapak dan anak kompak mengedarkan narkoba jenis sabu dan pil koplo. Aksi keduanya pun akhirnya terhenti di tangan aparat Satreskoba Polres Tulungagung. Tersangka bapak dan anak ini berinisial PP (44) dan RCP (22) warga Kecamatan Ngunut, Tulungagung. Dari penyelidikan polisi, keduanya ini cukup lama menjadi pengedar sabu di kawasan Tulungagung. “Dua pelaku ini kami tangkap dalam penggerebekan di rumahnya. Di tempat itu petugas juga mendapati barang bukti sabu dan pil koplo siap edar,” kata Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, Selasa (9/3/2021). Ia mengatakan, saat penggerebekan polisi menyita sabusabu seberat 166,2 gram, 40.000 butir pil koplo dan 580 butir Alprazolam. Selain itu, petugas juga mengamankan dua unit ponsel, sendok plastik, timbangan, tas dan jaket. “Sendok dan timbangan itu diduga dipakai pelaku untuk menyiapkan paket sebelum diedarkan,” ujarnya. Tidak hanya sebagai pengedar, bapak dan anak tersebut diduga juga sebagai pemakai. Keduanya tidak sadar aktivitasnya terpantau petugas dan diam-diam melakukan penyelidikan. Begitu dugaan menguat, petugas langsung melakukan penggerebekan sekaligus penggeledahan. Menurut Handono, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan penyelidikan. “Kedua tersangka juga menjalani proses hukum lebih lanjut,” katanya. ine

REGULASI

Sejumlah undangan yang hadir di acara tasyakuran akan dilakukan tes antigen.

beberapa orang kemudian berkomunikasi H-1 melalui telepon, khusus untuk relawan di lapangan dan mengundang Wali Kota Blitar. Adapun penyelenggara ada dua orang, satu di antaranya berinisial H. Iya ASN dan berlokasi di rumah dinas wali kota atau (Pakai) fasilitas negara,” terang Yudhi. Keterangan ini bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Wali Kota Blitar

Santoso kepada wartawan. Santoso ditemui pascaviralnya video beredar luas di masyarakat Kota Blitar, Sabtu (6/3/2021) dan wawancara video pada Minggu (7/3/2021) kemarin, menyampaikan bahwa dirinya mengundang tidak lebih dari 30-40 orang. “Kita mengundang tidak lebih dari 30 sampai 40 orang. Kemudian kita isi tasyakuran itu untuk makan bersama sebagai ucapan terima kasih saya

kepada seluruh relawan. Supaya pada saat makan itu tidak diam, tidak ada apa-apa, saya iringi dalam rangka makan itu biar lebih bersemangat gitu. Akhirnya ada elektonan yang saya persembahkan,” kata Wali Kota Santoso, Minggu (7/3/2021). Menurut dia, selain membatasi jumlah undangan, pelaksanaan acara juga dibatasi tidak sampai dua jam. “Protokoler tetap kita perha-

tikan. Jam 20.30 WIB kita mulai, jam 20.00 mulai berdatangan karena hujan waktu sore itu. Jam 22.00 WIB sudah selesai,” tuturnya. Namun gambar yang terekam menunjukkan fakta berbeda. Tampak Wali Kota Blitar Santoso bernyanyi dan berjoget di atas panggung tanpa memakai masker. Beberapa orang di atas panggung itu juga berjoget tanpa menjaga jarak. det,tim

Tekan Covid-19 dengan ‘Pastel Pedes’ Waspadai Penipuan Calo NGAWI (GN) - BerbSIM Lewat Facebook agai upaya terus dilakukan aparat kepolisian Ngawi, untuk menekan penyebaran Covid-19. Polres Ngawi mengerahkan anggota blusukan ke perkampungan membawa ‘Pastel Pedes’. Pastel Pedes ini bukan makanan apalagi mainan. Istilah ini merupakan program kegiatan dari Polres Ngawi. “Kita memang terus gencar dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 di Ngawi, seiring masih pemberlakuan PPKM Mikro. Kita kerahkan perwira untuk blusukan ke kampung membawa Pastel Pedes, yang merupakan program bukan masakan,” ujar Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya, Selasa (8/3/2021). Program Pastel Pedes, kata Winaya, merupakan Pasar Tempel Polisi Presisi Peduli

Petugas Polres Ngawi saat blusukan ke perkampungan dengan program Pastel Pedes.

Desa (Pastel Pedas). Program ini memberikan layanan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait kepengurusan SIM, BPKB, STNK, ETLE (E-Tilang), termasuk imbauan protokol kesehatan mencegah Covid-19. “Dalam pelaksanaannya, kita libatkan Satlantas Polres Ngawi bekerja sama dan berkoordinasi dengan instansi

terkait, juga seluruh elemen masyarakat serta dalam edukasi SIM, BPKB, STNK, ETLE (E-Tilang) termasuk imbauan protokol kesehatan mencegah Covid-19,” imbuh Winaya. Kasat Lantas Polres Ngawi, AKP Risky Fardian menjelaskan, dalam program Pastel Pedes ini, personel Satlantas akan blusukan ke desa-desa. det

PONOROGO (GN) – Masyarakat diminta lebih ekstra waspada atas aksi penipuan calon SIM yang kini mulai merambah ke dunia maya. Di Ponorogo, seorang diduga calo SIM membuat unggahan di Facebook. Akun Facebook Sepor Bakulan membuat posting-an yang menjadi perhatian di grup Info Cepat Wilayah Ponorogo (ICWP) The Last. Akun itu menulis ‘Biro JASA PEMBUATAN SIM C & SIM A LANGSUNG JADI!!! (Magetan, Madiun, Ponorogo, Trenggalek) Informasi : https:// wa.me/6282232521924’. Namun kini, unggahan tersebut sudah dihapus oleh pengunggah. Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Indra Budi Wibowo menjelaskan, pihaknya

akan mengamankan yang bersangkutan alias calo. “Mau kita amankan, keterangan alamat berbeda, Magetan dan Madiun juga bantu,” tutur Satlantas Polres Ponorogo, sekaligus menegaskan bahwa praktik calo tidak ada di Bumi Reog, Selasa (9/3/2021). Disinggung apakah si calo merupakan residivis atau pencari sensasi, Indra menerangkan, pihaknya belum mendapatkan informasi. “Kalau mencari sensasi bisa jadi atau mungkin mau cari keuntungan dengan membodohi masyarakat,” terang Indra. Sebab, saat anggota mencoba menghubungi si calo dan menanyakan terkait kemudahan dalam pembuatan SIM, yang bersangkutan mengatakan bahwa masyarakat harus tetap mendatangi Satpas yang dituju. det

Petugas kepolisian saat memantau arus lalu lintas saat PPKM Mikro berlangsung.

PPKM Mikro Jombang Diperpanjang

JOMBANG (GN) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali memperpanjang pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berskala Mikro (PPKM Mikro). Hal ini menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri RI, Nomor 05 Tahun 2021. Pemberlakuan perpanjangan PPKM sendiri dilaksanakan mulai Selasa (9/3/2021) hingga Senin (22/3/2021) mendatang. Pemerintah meminta agar posko PPKM ditingkat desa kembali diperketat, agar rantai penyebaran Covid-19 di Jombang segera turun dengan signifikan, dan kembali menjadi zona hijau. “Sesuai intruksi dan surat edaran dari Kemendagri untuk memperpanjang PPKM yang akan dilaksanakan mulai 9-22 Maret 2021,” ungkap Akhmad Jazuli, Sekda Jombang, Selasa (9/3/2021). Pelaksanaan PPKM mikro ini mengharuskan semua kegiatan yang melibatkan orang banyak, dibatasi hingga 50 persen. Kegiatan belajar mengajar secara online atau daring, pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan atau mall, maksimal buka sampai pukul 21.00 WIB. Pihaknya juga berharap agar masyarakat terus disiplin menerapkan protokol kesehatan, serta mematuhi peraturan saat pelaksanaan PPKM mikro. Dengan demikian, penyebaran virus covid-19 di Jombang bisa segera berakhir, dan menjalankan kehidupan seperti biasanya. “Kami harap masyarakat bisa mengerti keadaan yang ada saat ini. Serta lebih ditingkatkan lagi dalam disiplin menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. tim

KASUS PROSTITUSI ONLINE BERUJUNG PEMBUNUHAN DI HOTEL KEDIRI

Si Mucikari juga Tarif Putri Kandungnya Rp 700 Ribu

Kasus trafficking berujung pembunuhan di Kediri, membuka fakta baru di balik kasus yang menewaskan gadis muda asal Bandung di Hotel Lotus Kediri, sepekan lalu. Tidak hanya motif pembunuhan tapi juga aksi si mucikari.

Fakta baru kasus pembunuhan gadis muda asal Bandung di Hotel Lotus Kediri mulai terungkap. Diamdiam ternyata si mucikari berinisial R (40) juga menjual putrinya yang masih berusia 16 tahun ke pria hidung belang. Diketahui, kasus pembunuhan gadis muda berinisial M (17) terkait dengan jaringan prostitusi online yang dioperasikan jaringan mucikari asal Kota Bandung. M dihabisi pria hidung belang bernama Refi Purnomo (23) warga Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Refi menolak membayar jasa layanan esek-esek sebesar Rp 700.000

Petugas memperlihatkan sejumlah barang bukti terkait prostitusi online di Kediri.

sesuai kesepakatan awal. Pelaku hanya membayar Rp 300.000 sehingga korban marah, dan berujung padapembunuhan tersebut. “M termasuk korban prostitusi online yang dioperasikan muncikari DK (22) bersama R,” terang Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Verawaty Thaib, Selasa (9/3/2021). Ironinya, R justru memperdagangkan putri kandungnya yang masih berusia 16 tahun sebagai wanita penghibur. Saat kasus pembunuhan terjadi, muncikari R bersama anaknya menginap di kamar 423 Hotel Lotus Garden. Saat kejadian

itu R masih belum mendapat order kencan. Prostitusi online ini dioperasikan melalui jaringan aplikasi michat. DK dan R yang bertindak selaku muncikari menerima dan menjawab order dari pria hidung belang melalui michat. Tarif untuk kencan anak asuh DK dan R sekitar Rp 700.000 sekali main. Jika ingin dua kali main, tarifnya Rp 1 juta. Namun tarif layanan akan naik untuk kencan akhir pekan menjadi Rp 1 jutaan. Tarif ini menyesuaikan, karena sewa kamar hotel untuk akhir pekan juga berbeda. det,ida


SAMBUNGAN

minggu ke-287 10 - 17 MARET 2021

Biarawati...

► Sambungan hal 1

Suster Ann Roza Nu Tawng tampak berlutut lagi di hadapan militer pada Senin pagi waktu setempat (8/3/2021). Dalam gambar yang dirilis Myitkyina News Journal, Selasa kemarin, Suster Ann berlutut dekat katedral, dengan biarawati senior lain melihat aksinya itu dengan perasaan takut dan haru. Kepada Sky News, Suster Ann Roza menuturkan, dia hanya ingin aparat Myanmar tak memukuli, menyiksa, dan menahan demonstran. “Karena para pengunjuk rasa ini tidak melakukan hal yang jahat, mereka hanya meneriakkan slogan,” kata dia. Saat itu, salah satu polisi meminta Suster Ann agar menjauh, karena mereka harus melaksanakan tugasnya. Namun Suster Ann bergeming. “Saya menjawab ‘tidak. Jika kalian ingin melakukannya, maka kalian harus melewati saya dahulu’,” tegasnya. Pihak berwenang meresponnya. Mereka bergegas membereskan barikade yang menutupi jalan. Tak berselang lama, demonstran kembali yang disambut tembakan aparat militer. Suster Ann mengungkapkan, sekitar pukul 12.00 aparat kembali datang untuk menindak para pengunjuk rasa. Karena itu, biarawati berusia 45 tahun itu kembali memohon kepada aparat agar tidak bertindak brutal. Sambil berlutut dia meminta agar mereka tak menyiksa massa yang memperjuangkan keadilan. “Polisi juga ikut berlutut, dan menjawab mereka hanya bisa melakukan itu demi membubarkan aksi protes,” katanya menirukan jawaban polisi. Setelah permohonan itu, dia mendengar suara tembakan. Dia juga melihat gas air mata sudah berada di jalanan. Suster Ann mengatakan, dia merasa pusing dan kesulitan bernapas saat melihat seorang pria tergeletak di jalanan. Tampaknya pria malang itu ditembak. Editor Myitkyina News Journal melaporkan saat jam makan siang, dia mendapat kabar dua orang tewas. Kachin Waves kemudian merilis foto memilukan, menunjukkan Suster Ann berdiri di tepi jalan, dengan seseorang

Supadmi...

► Sambungan hal 1 (kalau) capai memang iya, tapi tidak apa-apa,” katanya seperti dikutip dari VOA. Di daerah-daerah pertanian Amerika, para wanita lazim ikut mengolah tanah, misalnya dengan mengemudikan traktor dan alat berat lain. Pertanian di Amerika memang mengandalkan mekanisasi dan tidak lagi bergantung pada tenaga manusia dan hewan. Sekitar 50 hektare tanah yang dikelola Supadmi dan suaminya dijadikan kebun apel dan sisanya dibiarkan sebagai ladang rumput yang bisa dipanen dua atau tiga kali dalam setahun. Rumput yang dipanen menggunakan mesin langsung dibentuk dalam gulungan besar--bisa berdiameter lebih tinggi dari orang dewasa--, dan dijual sebagai pakan sapi dan kuda, terutama pada musim dingin. Harga rumput per gulung besar rata-rata $80. Supadmi mengatakan, hasil panen rumput tidak menentu karena tergantung curah hujan. “Karena ini cuma nungguin air hujan, jadi kalau hujannya banyak ya kita dapat panen banyak, tapi kalau tidak ya kita dapat sedikit,” ujarnya. Dan karena bermukim di daerah pertanian pedesaan, rumah tinggal Supadmi jauh dari keramaian. Keluarga ini ke mana-mana harus menempuh perjalanan dengan mengemudi mobil sendiri karena di pedesaan Amerika tidak ada angkutan desa (angkudes) seperti umumnya di Indonesia. “Karena kita jauh dari mana-mana. Tetangga pun tiga kilometer kita baru sampai ke

terbaring di aspal. Dalam foto lain yang begitu menyayat hati, dia terlihat menangis saat menyandarkan tubuhnya ke tubuh pria yang ditembak di kepala. Suster Ann Roza mengatakan karena gas air mata, dia tidak tahu siapa yang sudah menembak pengunjuk rasa. Hanya saja, dia yang melakukan penembakan jelas bukan aparat yang sudah berlutut dan memohon kepadanya. “Polisi sudah memberi tahu saya mereka tidak akan menembaki. Namun, mereka melakukannya,” katanya meratap. Dia menuturkan orang yang ditembak kepalanya sempat bernapas, sehingga dia dibawa ke klinik untuk mendapat perawatan sebelum tewas. Sepekan sebelumnya, dia mengaku sudah siap untuk mati demi melindungi pengunjuk rasa yang hanya menyuarakan aspirasi. Sejak kudeta yang dilakukan militer pada 1 Februari 2021, sebanyak 56 orang tewas dan 1.790 orang ditahan. Suster Ann tampak tidak takut saat meminta pasukan keamanan Myanmar untuk tidak terus melakukan penangkapan. “Jika saya takut dan melarikan diri, semua orang akan mendapat masalah. Saya tidak takut sama sekali. Saya memikirkan gadis dari Naypyitaw dan gadis dari Mandalay, saya memikirkan semua jiwa yang jatuh dari negara ini. Saya khawatir apa yang akan terjadi pada orang-orang di Myitkyina,” katanya. Saat pihak keamanan mendekat, Ann memanggil mereka dan memberi tahu “Tolong bunuh saya. Saya tidak ingin melihat orang terbunuh,” katanya. Melihat permohonan mengharukan itu, salah satu dari mereka berkata, “Saudari, jangan terlalu khawatir, kami tidak akan menembak mereka.’ Ann memohon kembali sambil berkata, “Mereka juga bisa dibunuh dengan senjata lain. Jangan tembak mereka. Mereka hanya pengunjuk rasa,” katanya. Polisi Membelot Tampaknya banyak polisi tidak tahan menjadi musuh rakyat. Mereka membelot. Bahkan jumlah polisi Myanmar yang membelot kian bertambah setelah tindakan keras berdarah aparat terhadap pengunjuk rasa antikudeta. Lebih dari 100 polisi metetangga, jadi kadang just be friend (berteman) sama kuda,” katanya. Supadmi menuturkan dia senang memelihara kuda yang menyita banyak waktu dan perhatiannya, terutama pada musim dingin ketika dia harus melengkapi kuda peliharaannya dengan berlapis-lapis pakaian sesuai suhu udara di luar. Tentang kudanya, dia mengatakan: “Di sini kalau sudah tua itu harus dipensiunkan walaupun cuma binatang. Kita harus respek karena dia banyak kerja dulunya. Dulu dia racehorse (kuda balap), tapi sekarang sudah retired (pensiun),” katanya. Supadmi juga menyibukkan diri dengan memelihara ayam yang menghasilkan telor untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun dibagikan kepada teman-temannya. Selain itu, Supadmi berhobi menamam berbagai sayur mayur, terutama yang umum ditanam di Indonesia, di kebunnya yang luas di sekitar rumah. “Kalau buat saya ya senang karena apa yang saya mau ada. Maksudnya, saya suka dolanan lemah (mengolah tanah), jadi sampai di ini itu saya senang berkebun, mengurus hewan. Jadi, happy mawon (senang saja),” ujarnya. Pada musim panas, Supadmi menanam berbagai jenis sayur di kebunnya, misalnya tomat, timun, kemangi, salad, dil, zukini, labu, dan lain sebagainya. Semuanya tumbuh subur. “Kalau musim panas kami panen sampai melimpah. Kami mengundang banyak teman diaspora Indonesia untuk datang mengambil hasilnya,” pungkas wanita pemberani

nolak untuk mematuhi perintah junta hingga Sabtu (6/3/2021) lalu. Tanggal 28 Februari dan 3 Maret adalah hari paling berdarah sejak kudeta. Menurut laporan media lokal, setelah penumpasan berdarah terhadap pengunjuk rasa, lebih banyak polisi melanggar ketentuan militer dan bergabung dengan gerakan antijunta. Media lokal, The Irrawaddy melaporkan, jumlah polisi yang beralih pihak telah meningkat menjadi lebih dari 100 orang. Kelompok pertama desersi petugas polisi terjadi di Loikaw, ibu kota negara bagian kaya terkecil di negara itu. Itu terjadi selama pekan pertama protes anti-kudeta. Rekaman gerakan dramatis ketika 49 petugas polisi memprotes dilindungi oleh para pengunjuk rasa diunggah di media sosial oleh kantor berita Kantarawaddy Times yang berbasis di Loikaw pada 10 Februari. Penjabat Kolonel Polisi Tin Min Tun dari Departemen Kepolisian Yangon adalah perwira tertinggi yang membelot, bergabung dengan gerakan pembangkangan sipil pekan ini.Dalam pesan video yang dikirim ke media lokal lainnya, Mizzima News, Tin Min Tun mengatakan polisi dan tentara telah melewati garis merah. Dia mengutip pembunuhan pengunjuk rasa anti-kudeta di kota Okalapa Utara Yangon pada Rabu (3/3/2021). “Orang-orang di Okalapa Utara adalah warga sipil tak bersenjata yang secara damai menuntut pemulihan demokrasi. Mereka kebanyakan adalah pemuda yang membela hak-hak mereka,” katanya dalam video itu seperti dikutip laman Anadolu Agency kemarin. “Apakah kalian tidak merasa malu karena membunuh orang-orang ini? Kalian bertingkah lebih buruk daripada yang kalian lakukan di medan perang,” ujarnya menambahkan. Setelah hari paling berdarah dari penumpasan pada Rabu lalu yang menewaskan sedikitnya 37 orang, puluhan petugas polisi menolak untuk menerima perintah dari junta militer. BBC Burmese Service melaporkan pekan ini bahwa lebih dari 70 petugas polisi telah melanggar barisan dan bergabung dengan gerakan antijunta. * kcm, det

KSAD...

dari Jawa itu.

percontohan – dan model budidaya sayur mayur untuk mendongkrak ketahanan pangan keluarga. Lelaki beristerikan Hani White dengan tiga anak ini telah menetap di Philadelphia sejak 2001, setelah mencoba berbagai pekerjaan dalam pengembaraan di berbagai kota, dan negara bagian. Kepada VOA, Syarif mengaku dirinya merasa nyaman di Philadelphia karena semuanya komplet, di mana gedunggedung kuno serta situs-situs bersejarah dilestarikan. “Selain juga kemudahan transportasi kota,” ujarnya. Syarif mengatakan bahwa di kota yang dijuluki “brotherly love” atau “kota cinta persaudaraan” ini bermukim sejumlah besar diaspora Indonesia. “Di Philadelphia ini kan banyak orang Indonesia dan di sini kan markasnya orang Jawa, orang-orang dari berbagai daerah kumpul di sini. Jadi, makanan itu banyak, dan kalau kita mau ke manamana itu mudah banget. Kota Philadelphia itu sangat komplet, imigran dari berbagai negara itu tumplek di sini. Jadi gerakan saya itu lebih enak di sini. Saya nyaman di Philadelphia sampai saat ini,” katanya.

Proyek Percontohan Lain lagi dengan Syarif Syaifulloh. Diaspora Indonesia di kota Philadelphia, Pennsylvania, ini dikenal sebagai Pak Tani Philadelphia. Julukan itu melekat pada diri pria asal Magelang, Jawa Tengah, ini karena dia adalah sosok fighter tangguh yang berhasil membudidayakan berbagai jenis tanaman sayur endemik Indonesia yang beriklim tropis di lahan pekarangannya di belahan bumi utara yang beriklim empat musim. Keberhasilan Syarif itu tentu tidak datang begitu saja, tetapi dicapai dengan perjuangan tanpa kenal lelah dalam mengolah pekarangan yang luasnya tidak seberapa menjadi sumber makanan organik bergizi. Makanan dari kebun sendiri itu juga mengingatkan Syarif akan makanan khas Indonesia, sekaligus sebagai sarana memperkenalkan Indonesia kepada tetangga dan komunitasnya. Walaupun menghadapi berbagai tantangan, mulai dari iklim, jenis tanah, ketersediaan benih, dan keterbatasan lahan, Pak Tani Philadelphia terus berusaha dengan kerja keras yang dibarengi dengan ketekunan, keuletan, serta kesabaran. Dari semua upaya itu, kebunnya yang hanya seluas 80 meter persegi mendapat perhatian dan pengakuan tidak saja dari diaspora Indonesia dan komunitas sekitar, tetapi juga dari para pejabat pemerintah dan bahkan kalangan akademis. Pada musim panas, kebun Pak Tani Philadelphia menjadi pilot project – proyek

► Sambungan hal 1 Aprilia Manganang pun masuk dalam Korps Wanita TNI Angkatan Darat dengan pangkat Sersan Dua (Serda) TNI. Namun siapa sangka, awal Februari 2021 lalu identitas gender Aprilia yang sebenarnya terkuak. Untuk itu Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, memberi penjelasan soal status Aprilia. Jenderal Andika mengaku mendapatkan informasi dari komandan tempat satuan Aprilia bertugas. Saat dilakukan pengecekan di Rumah Sakit TNI Angkatan Darat Robert Wolter Monginsidi, ada indikasi bahwa Aprilia sebenarnya adalah seorang pria. Namun demikian, akibat keterbatasan peralatan yang ada di rumah sakit tersebut, maka Aprilia pun dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. Hal ini dilakukan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Hari ini saya ingin menyampaikan tentang salah satu prajurit TNI AD yaitu Serda Aprilia Santini Manganang. Aprilia Manganang ini tidak seberuntung kita semua. Jadi saat dilahirkan anak ini memiliki kelainan pada sistem reproduksinya. Dalam terminologi kesehatan disebut Hipospadias,” kata Andika dalam keterangannya kepada wartawan di Mabes

Mahasiswa...

► Sambungan hal 1 Keduanya tergabung dalam tim Doa Umi yang mencetuskan ide PONINTEN (Pond Treatment and Monitoring System) sebagai sistem pemantau dan pengendali parameter air tambak laut. Danial Farros Maulana yang akrab disapa Danial menjelaskan bahwa potensi budidaya di Indonesia yang sangat besar masih belum dikelola dengan baik, terutama budidaya tambak. Proses pengambilan keputusan seperti stabilisasi proses sirkulasi dan aerasi juga masih mengandalkan intuisi petambak. Ketidaktepatan

Syarif telah aktif bercocok tanam selama hampir 10 tahun. Dia mengalami masa-masa sulit pada tahun pertama dan kedua, dan baru pada tahun ketiga hasil dari jerih payahnya mulai bisa dinikmati. Keberhasilan itu dicapai setelah melalui berbagai trial and error, coba-coba dan gagal. “Dan dari proses itu pula saya banyak belajar karena

11

TNI AD di Jakarta Selasa 9 Maret 2021. Dengan keterbatasan Rumah Sakit Angkatan Darat R.W. Monginsidi, akhirnya Kasad Andika Perkasa memutuskan untuk memanggil Aprilia ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih jauh lagi. Menurut Jenderal Andika, kasus kelainan seperti yang dialami prajurit Komando Daerah Militer (Kodam) Merdeka itu sering terjadi. Bahkan menempati peringkat kedua dari jumlah kasus yang terjadi untuk kelahiran bayi laki-laki. “Menurut data saat ini, di setiap 250 bayi laki-laki yang lahir itu ada satu yang mengalami kelainan Hipospadia, atau empat orang per seribu bayi laki-laki yang lahir,” kata Jenderal Andika. Perlu diketahui Hipospadia merupakan kondisi kelainan bawaan yang relatif jarang saat lubang pipis penis pada bagian bawah organ. Dan kelainan ini biasanya menimpa bayi yang keluarganya memiliki riwayat kelainan serupa. Di beberapa kasus penis kemungkinan bengkok ke bawah, sehingga bayi menyemprot ke bawah ketika buang air kecil. Sehingga penderita dikira wanita bagi yang tidak mengetahuinya. Untuk mengembalikan fungsi organ vital si penderita, tindakan medis yang dilakukan biasa melalui jalan pembedahan alias operasi. Dan hanya bisa dilakukan saat penderita berusia 18 bulan.

Selain itu, kondisi keluarga Aprilia yang serba kesulitan membuat kedua orang tuanya termasuk dia sendiri pun tak tahu kelainan yang dialaminya itu. Jenderal Andika Perkasa juga mengungkap mengapa kebenaran ini baru terungkap sekarang. Dikatakan, ayah Aprilia adalah seorang buruh perkebunan bernama Akib Zabrud Manganang. Sementara sang bunda hanya seorang asisten rumah tangga bernama Suryati. Kedua orang tua Aprilia juga memiliki pendidikan yang minim. Akib hanya lulusan Sekolah Dasar (SD), sementara istrinya Suryati malah tak tamat SD. Saat Suryati melahirkan Aprilia, Akib tidak memanggil dokter atau bidan. Andika menyebut bahwa proses kelahiran Aprilia dibantu oleh tenaga para medis, atau menggunakan jasa dukun beranak. “Kebetulan ayah dari anak ini bernama Akib Manganang, pekerjaannya adalah buruh perkebunan. Ibunya yang bernama ibu Suryati itu juga pekerjaannya waktu itu sebagai asisten rumah tangga,” ucap Andika. “Ayah dari anak ini hanya lulus dari sekolah dasar. Ibunya kebetulan tidak menyelesaikan sekolah dasar. Jadi, pada saat dilahirkan anak ini, yang membantu persalinan adalah para medis,” katanya. Karena dibantu oleh para medis, maka pengetahuan tentang kelainan Hipospadia ini tidak diketahui. Bahkan hingga

Aprilia beranjak dewasa, hingga akhirnya bergabung dengan Korps Wanita TNI Angkatan Darat. Baik para medis yang membantu persalinan putrinya, Akib dan Suryati juga menganggap secara fisik bahwa Aprilia adalah seorang perempuan. “Nah inilah yang kemungkinan membuat para medis atau orang tua pada saat kelahiran anak ini melihat hanya secara fisik bahwa anak yang dilahirkan adalah anak perempuan,” ujar Andika.

proses tersebut akan berakibat pada kematian ikan, yang lebih lanjut berujung pada gagal panen. Berdasarkan hasil studi lapangan yang dilakukan oleh keduanya, lanjut Danial, para petambak cenderung kewalahan mengontrol tambak milik mereka. “Apalagi sebagian dari mereka punya lebih dari lima tambak intensif yang membutuhkan kontrol setiap saat,” ungkapnya Selasa 9 Maret 2021. Keduanya memaparkan ide ini yang terdiri dari dua perangkat, yaitu node (sistem PONINTEN) yang berfungsi untuk memonitor parameter air tambak laut, serta aplikasi

sebagai pengendali jarak jauh. Cara kerjanya cukup sederhana, alat akan mendeteksi tingkat parameter yang sudah ditentukan, kemudian akan menstabilkan air jika parameternya berubah. Alat juga akan mengirimkan notifikasi perubahan parameter ke ponsel pengguna melalui aplikasi dengan teknologi Long Range (LoRa) yang merupakan protokol komunikasi nirkabel jarak jauh untuk area luas dengan daya rendah. Lebih lanjut, Danial menjelaskan bahwa PONINTEN mengandalkan beberapa parameter untuk menciptakan kondisi tambak yang optimal. Parameter tersebut adalah suhu, ketinggian permukaan air, dan salinitas

atau kandungan garam dalam air. Tingkat akurasi sistem terhadap air tambak untuk tiap parameter sangat baik dengan tingkat persentase kesalahan rata-rata di bawah satu persen. Keakuratan ini didapatkan dari hasil uji coba di kolam mini. Danial mengklaim ide mereka unggul daripada ide sensoring tambak lainnya karena memiliki kemampuan untuk mengembalikan perubahan parameter, sehingga kualitas air tambak tetap terjaga. Keunggulan lainnya adalah penghematan biaya hingga 37,5 persen. “Dengan spesifikasi alat yang ada di tambak berupa satu aerator dan satu pompa,” jelasnya.hms

saya berkebun secara otodidak tapi dengan konsisten membaca berbagai tulisan dan menonton banyak video tentang berkebun sebagai referensi,” ujarnya. Syarif tidak hanya senang berbagi hasil kebunnya dengan tetangga dan sesama, tetapi dia juga berusaha menularkan pengetahuannya berkebun kepada sesama diaspora, baik dari Indonesia maupun dari manca negara. Bahkan secara luas kepada warga Amerika di komunitasnya. “Kebetulan saya juga banyak mengajarkan berkebun kepada diaspora, dan kebetulan hasil-hasil panennya itu saya bagi-bagikan,” tambahnya. Syarif mengaku kegiatan berkebun yang digelutinya semata-mata didasari oleh keinginan untuk memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah. Menurutnya, mahalnya harga sayur-mayur dan keinginan menyediakan makanan sehat untuk keluarga juga menjadi faktor pendorong. “Di Amerika itu sayur-mayur, terutama yang organik, harganya mahal, sedangkan ada lahan kosong, kenapa tidak dimanfaatkan? Jadi saya mencoba memanfaatkan lahan kosong itu,” jelasnya. Syarif awalnya mencoba menanam sayuran apa saja dari Indonesia, termasuk brokoli, kacang panjang, sawi, kangkung, tomat, pare, oyong, bit, kunyit, dan serai. Namun, sekarang dia hanya memusatkan perhatian pada jenis-jenis sayuran berdasarkan kebutuhan yang sering dimakan oleh masyarakat Indonesia dan Amerika. “Misalnya, tahun lalu saya

menanam kangkung, daun bawang, tomat ceri, cabe keriting, cabe rawit, pare, sawi hijau, dan bayam, sedangkan tahun ini saya akan menanam lebih banyak sayuran kale dan bayam, yang disukai oleh orang Amerika maupun Indonesia,” katanya. Ia melanjutkan, “Saya merasa puas dengan hasil yang melimpah dari lahan sempit di depan dan belakang rumah karena saya memanfaatkannya semaksimal mungkin dengan sistem tumpang sari dan hasilnya luar biasa banget. Hasilnya dibagi-bagikan ke masyarakat, misalnya ke gereja dan ke masjid.” Karena keberhasilannya berkebun dan keinginannya berbagai hasil maupun pengetahuan kepada sesama diaspora, pihak pemerintah kota Philadelphia memberi Syarif “hak garap” tanah publik seluas 500 meter persegi. Dia sempat menggarap tanah itu selama empat tahun sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pemerintah setelah dia mengalami cedera leher dalam suatu turnamen pencak silat. Selain memperkenalkan tanaman sayur endemik Indonesia, Syarif juga berusaha memperkenalkan makanan Indonesia kepada warga Amerika lainnya yang semuanya dibuat dari hasil panen dari kebunnya. “Saya itu juga menanam yang orang Amerika suka, dan juga memperkenalkan kepada orang Amerika makanan Indonesia atau sayur Indonesia. Seperti kalau ada para mahasiswa berkunjung ke sini, mereka saya buatkan gado-gado dan pecel, segala macam di sini. Mereka suka juga dengan makanan Indone-

sia. Mereka ini kan tak kenal maka tak sayang,” katanya. Memang, setiap musim panas, kebun Syarif menjadi seperti model, semacam “workshop,” bagi siswa SMA dan mahasiswa yang datang dan belajar sebagai bagian dari praktik lapangan yang ditugaskan oleh sekolah/universitas. “Rata-rata anak-anak, misalnya dari gereja-gereja, itu berasal dari berbagai negara, ada sekitar 20 sampai 40. Kemarin itu dari Philadelphia Praise Center, pendetanya Pak Aldo Siahaan, mengirim anakanaknya ke sini,” tambahnya. Syarif mengatakan, tidak pernah terbetik dalam benaknya untuk menjual hasil panen sayur mayurnya. Walaupun hasilnya berlimpah, “semua hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan dibagi-bagikan kepada sesama diaspora dan mereka yang memerlukan,” paparnya. Mengenai kemungkinan menjadikan kegiatan berkebunnya sebagai usaha yang menghasilkan uang, Syarif merasa tidak tertarik walaupun sudah ada beberapa pihak yang mengajaknya bekerja sama. “Saya sudah berada pada zona aman (secara ekonomi), dan kalau saya bisa makan enak, maka saya ingin juga memberdayakan orang lain (ke tingkat itu),” pungkasnya. Walaupun telah berada pada zona nyaman secara ekonomi di Amerika, Syarif berterus terang tetap ingin menghabiskan masa pensiun di Indomesia, dan beraspirasi menjadi motivator bagi sesama warga negara di tempat tumpah darah yang dicintainya, Indonesia. voa

Aprilia Bahagia Sementara itu, Aprilia Manganang sendiri, yang tampil secara virtual, mengaku sangat bahagia atas bantuan yang diberikan TNI AD. “Ini momen yang sangat saya tunggu Bapak. Saya bahagia banget. Puji Tuhan Yesus saya bisa lewati ini dan saya sangat bersyukur Tuhan pakai Bapak dan Ibu untuk mempertemukan saya,” kata Manganang secara virtual di Mabes AD, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021). Manganang mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah membantunya. Bantuan ini, sebutnya, merupakan keinginannya sejak dulu yang akhirnya tercapai. “Saya berterima kasih ke dokter yang sudah membantu saya. Saya sangat bahagia selama 28 tahun saya menunggu keinginan saya dan akhirnya tahun ini bisa tercapai. Izin terima kasih, Bapak,” tutupnya. * vvn, hud


jawa Halaman 12I minggu

Kusnadi, SH, MHum Ketua

Achmad Iskandar Wakil Ketua

Hj. Anik Maslachah S.Pd, M.Si Wakil Ketua

Sahat Tua P. Simandjuntak,SH Wakil Ketua Anwar Sadad Wakil Ketua

timur

10 - 17 MARET 2021

ke-287, 10 - 17 MARET 2021

DPRD PROVINSI JAWA TIMUR Paket Bantuan Pemprov Jatim Selama Covid 19

Permintaan Pasar Global Terus Meningkat

Jatim Harus Tingkatkan Produk Halal

H Mahdi SE SH

SURABAYA (GN): Gaya hidup halal mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam dua dasawarsa terakhir. Berdasarkan data State of Global Islamic Economy Report 2019/2020, gaya hidup warga muslim dunia meningkat. Angkanya diperkirakan akan naik dari US$ 2,2 triliun pada 2018 menjadi US$ 3,2 triliun pada 2024. Ini merupakan peluang bagi Indonesia, khususnya Jatim, dimana masyarakatnya yang mayoritas muslim. “Pelaku usaha, seperti industri, koperasi, usaha , mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga pondok pesantren harus memanfaatkan perkembangan tersebut. Produksi halal dalam negeri harus ditingkatkan. Tujuannya agar barang produk halal dalam negeri semakin gencar memasuki pasar global,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, H Mahdi SE SH, kepada Global News, Selasa (9/3/2021). Untuk ini, pemerintah harus memberikan kemudahan dalam sisi regulasi, khususnya untuk

minggu ke-287

Produk baju muslim di Jatim sudah mulai banyak di pajang di sejumlah mall

UMKM dan pesantren. Juga demikian dalam hal permodalan hingga kepada pelatihan-pelatihan. Ini harus menjadi perhatian juga. Dengan harapan mereka ini dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan harapan pasar produk halal di pasar global. “Saya melihat beberapa tahun terakhir ini, produk halal sudah mewarnai sejumlah mal-mal atau sejumlah supermarket di Jatim, khususnya di Surabaya. Ini saya kira positif untuk kita perhatikan bersama. Ini juga peluang yang harus kita manfaatkan sebesar-besarnya,” katanya. Dia juga mengatakan, produk halal kini telah menjadi trend pasar dunia. Oleh karena itu hal ini bisa menjadi peluang besar bagi program One Pesantren One Produk (OPOP) di Jawa Timur untuk mengembangkan pasarnya lebih luas. Ini merupakan program Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang perlu

mendapat apresiasi kita semua. Mengapa? Karena ini akan menghidupkan perekonomian, khususnya di Jatim. Ada sejumlah komoditas yang berasal dari pesantren yang mempunyai peluang cukup menggembirakan di pasar global, khususnya di negaranegara Islam. Seperti di Timur – Tengah dimana permintaan produk baju muslim dan asesorisnya cukup besar. Sekarang bagaimana kita bisa bersaing dengan para pengekspor dari Negara-negara lain. “Seharusnya kita bisa memanfaatkan peluang ini. Mengapa? Karena kita mempunyai penduduk muslim terbanyak. Saya juga menekankan, promosi jangan sampai kendor,” terangnya. Kawasan Industri Halal Lebih lanjut H Mahdi mengatakan, sebenarnya untuk mendukung Jatim sebagai daerah pengekspor produk-

SURABAYA (GN): Anggota Komisi C DPRD Jatim Pranaya Yudha Mahardika mengatakan dalam membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 terlebih membantu perekonomian ini, Pemprov Jatim memiliki beberapa program paket bantuan. Hal ini disampaikan Pranaya Yudha saat reses di Bondowoso, Jumat (5/3/2021) “Ada sejumlah paket bantuan diantaranya adalah Paket Kredit Petani Jatim (PKPJ) dan kredit UMKM. Semuanya digelontorkan Pemprov Jatim untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19,”paparnya. Legislator asal Partai Golkar ini mengungkapkan, ada dana bergulir Rp 30 M yang hingga saat ini belum tersentuh untuk digelontorkan kepada masyarakat terdampak covid-19, “Oleh sebab itu saat turun dapil,tugas saya membantu Pemprov Jatim memberikan kabar gembira adanya bantuan tersebut. Bagaimanapun juga perekonomian masyarakat harus tetap hidup,”katanya Pranaya Yudha mengingatkan

produk halal juga didukung dengan dibangunnnya kawasan industri halal (KIH) di Sidoarjo. Seperti diketahui kawasan tersebut mempunyai luasan 410 hektare yang dipersiapkan, ada 148 hektare yang siap dijadikan kawasan industri halal. Keberadaan KIH ini juga menjadi perhatian Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Wapres berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur aktif mempromosikan kawasan industri halal di Sidoarjo. Pasalnya, saat ini di Jawa Timur sudah terdapat kawasan industri halal yang siap digunakan, yakni Safe and Lock Halal Industrial Park (HIP) di Sidoarjo. “Pemprov Jawa Timur bersama pengelola kawasan industri halal saya harapkan agar dapat lebih gencar mempromosikan dan mengundang pelaku usaha agar kawasan industri halal ini secepatnya beroperasi dan menyerap tenaga kerja,” ujar Ma’ruf saat menjadi pembicara di acara webinar UIN Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur secara virtual, Rabu (3/3/2021). Ma’ruf menekankan agar Pemprov Jawa Timur aktif mempromosikan kawasan industri halal yang sudah dimiliki tersebut. Menurut dia, termasuk juga memberikan berbagai kemudahan agar para investor dapat segera masuk dan beroperasi di kawasan tersebut. “Saya harapkan agar Pemerintah Jawa Timur aktif mempromosikan kawasan industri halal di Sidoarjo dan memberikan berbagai kemudahan agar para investor dapat segera beroperasi di kawasan ini,” kata dia. adv

Pranaya Yudha Mahardika

kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan untuk menghindari pandemi covid-19. “Harus diri sendiri menghindar dari Covid-19 dengan mematuhi prokes,”jelasnya. Selain itu juga, lanjut Pranaya, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk mensukseskan program untuk vaksinasi sinovac covid-19 untuk memberikan imun agar tak terpapar covid-19. “vaksin ini halal dan aman sehingga masyarakat tak perlu ragu untuk ikut vaksinasi, “pungkasnya. adv

PEMERINTAH KOTA SURABAYA Pemimpin Baru Telah Lahir

Eri Cahyadi-Armuji Siap Lanjutkan Kebaikan Setiap pemimpin ada masanya. Setiap masa, ada pemimpinnya. Kini, pemimpin baru itu telah lahir. Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Walikota Surabaya siap melanjutkan kebaikan yang ada di Surabaya. Keduanya siap membawa Surabaya terbang tinggi!

N

yaris tak ada istirahat bagi keduanya. Usai dilantik di Gedung Negara Grahadi pada Jumat (26/2/2021) lalu, bahkan Walikota Eri Cahyadi langsung tancap gas melayani warga Surabaya. Bahkan, di hari pertama kerja, dia langsung memantau pelaksanaan vaksinasi massal bagi lansia di Lobby Gedung The Samator Jalan Kedung Baruk Surabaya. Setelah itu, ia juga memantau dan menyapa warga yang donor darah dan donor plasma konvalesen di Grand City Surabaya. Dia bersyukur karena Surabaya menjadi penggerak donor plasma konvalesen. Tentunya ini menunjukkan bahwa Surabaya membangun dengan cara gotong-royong. “Insyaallah kalau kita bersamasama dan bergotong-royong di

masa pandemi ini, kita akan bisa melewatinya,” katanya. Ketika malam itu Surabaya diguyur hujan lebat, ia langsung terjun mengecek pompa air di Kenjeran dan bahu membahu mencari penyebab terjadinya genangan di kawasan tersebut. Hingga ditemukan ada jembatan yang bermasalah dan tak lagi difungsikan, sehingga dia pun meminta jajarannya untuk membongkar jembatan tersebut. Kemudian pada Senin (1/3/2021), Walikota Eri Cahyadi dan Wawali Armuji secara resmi menerima tongkat kepemimpinan Surabaya. Pasalnya, kala itu DPRD Surabaya menggelar rapat paripurna serah terima jabatan Walikota Surabaya dan Wakil Walikota Surabaya. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut menyaksikan

Walikota Eri Cahyadi saat sidak di saluran di Tandes.

Pelantikan Walikota Eri Cahyadi dan Wakil Walikota Armuji di Gedung Negara Grahadi.

serah terima jabatan itu. Seusai serah terima jabatan, ia nampaknya enggan beristirahat. Dia membuka jas kehormatannya dan langsung blusukan meninjau sejumlah saluran dan bahkan melakukan rapat teknis di lapangan. Ia seakan mewarisi pendahulunya, mantan Walikota Surabaya Tri Rismaharini, yang selalu sigap mengambil keputusan ketika ditemukan masalah di lapangan. Ia juga berjalan kaki menelusuri beberapa saluran hingga masuk ke gang-gang kecil. Tepat di pintu masuk Gang Lebar Jalan Raya Tandes, dia meminta beton penutup saluran itu dibuka. Alat berat pun didatangkan untuk membuka penutup beton itu. Beberapa penutup beton juga dibuka oleh Satgas PU Bina Marga dan Satgas DKRTH. Bahkan, saat itu Walikota Eri

Walikota Eri Cahyadi saat sidak di saluran di Darmo Indah.

Cahyadi langsung melihat sendiri kondisi di bawah saluran. Dengan berbekal senter besar, ia beberapa kali jongkok hingga dlosor demi melihat kondisi di bawah saluran. Alhasil, ia menemukan saluran yang agak tertutup, sehingga dia memerintah Dinas PU Bina Marga

untuk memperbaikinya supaya aliran air di kawasan itu lebih lancar. “Ternyata itu yang menyebabkan tidak lancar, tolong nanti diperbaiki ya,” ujarnya. Selanjutnya, ia bersama jajarannya juga meninjau saluran di kawasan Gadel, Kelurahan Karang-

poh, Kecamatan Tandes Surabaya. Lagi-lagi, ia turun dari mobil dinasnya dan jalan kaki demi memantau saluran di gang-gang kecil tersebut. Setiap kali bertemu warga, ia juga meminta dukungan warga setempat untuk membangun daerahnya. “Insyaallah kalau kita bersama-sama membangun, semuanya akan dilancarkan,” kata dia. Di lain kesempatan, Walikota Eri Cahyadi menyatakan bahwa program-program pembangunan pro wong cilik yang telah dirintis oleh pendahulunya akan terus dilanjutkan, bahkan ditingkatkan. Pelaksanaannya tentunya akan diselaraskan dengan visi Presiden Joko Widodo dan sejalan dengan visi Gubernur Jawa Timur. “Pembangunan akan kami lakukan untuk sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat, dilaksanakan dengan gotong royong yang menjadi modal besar dalam membangun Kota Surabaya yang kita cintai ini,” tegasnya. Sebagai sosok leadership yang telah lama berkecimpung dalam urusan pembangunan di Kota Surabaya, Eri Cahyadi menilai bahwa pembangunan sebuah kota harus dilakukan secara sinergis dan berkelanjutan. “Tugas yang diamanahkan ini tentunya tidak mudah, namun kami percaya dapat melaksanakan tugas tersebut melalui kolaborasi, partisipasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Surabaya serta para pemangku kepentingan (stakeholders),” pungkasnya. adv


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
GLOBAL NEWS Edisi 287 by Redaksi Gnews - Issuu