langganan Rp 28.000,-/Bulan eceran minggu ke-285 Rp 7.000,25 Februari - 3 MARET 2021
DEWAN PERS Global News dan global-news.co.id telah Terverifikasi Administratif
minggu ke-285
pengaduan & hotline redaksi
25 Februari - 3 MARET 2021
031 - 8281712
gnewsredaksi@gmail.com
gnewsredaksi
Lahan Puso 6 Ha dari Total Luas Tanam Padi 796.607 Ha
7 Sentra Beras Diterjang Banjir, Produksi Padi Jatim Terkendali Banjir yang melanda sejumlah daerah yang selama ini menjadi sentra beras di Jatim, ternyata tak terlalu berdampak pada stabilitas pangan. Produksi padi di Jatim pun terkendali. Oleh : Titis Tri Wahyanti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim mencatat, hingga 22 Februari 2021 luas lahan puso di Jatim 6 hektare dari total luas tanam padi 796.607 hektare (ha) atau persentase puso terhadap luas tanam 0,001 %. “Imbas banjir terhadap pertanian adalah kerusakan pada pertanaman dan juga terjadi puso. Namun dari hasil laporan terpantau jumlah puso relatif kecil dan masih bisa dilakukan panen. Secara umum, produksi padi di Jatim masih terkendali,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim
Ir Hadi Sulistyo, Rabu (24/2/2021). Dijelaskan Hadi Sulistyo daerah terdampak banjir pada Februari 2021 (periode 16 s/d 22 Februari 2021) meliputi Kabupaten Lumajang, dengan luas keadaan banjir 269 ha dari luas tanam 31 ribu ha dan persentase puso terhadap luas tanam sebesar 0,02%. Kabupaten Jombang dengan luas keadaan banjir 220 ha dari luas tanam 27 ribu ha dan persentase puso terhadap luas tanam sebesar 0%. Kabupaten Nganjuk dengan luas keadaan banjir 56 ha dari luas tanam 31 ribu ha dan persentase puso terhadap luas tanam sebesar 0%. Kabupaten Madiun dengan
Banjir menggenangi areal sawah di Sidoarjo. Hingga 22 Februari 2021 luas lahan puso di Jatim 6 hektare dari total luas tanam padi 796.607 hektare atau persentase puso terhadap luas tanam 0,001 %.
luas keadaan banjir 0 ha dari luas tanam 31 ribu ha dan persentase puso terhadap luas tanam sebesar 0%. Kabupaten
@RedaksiGnews
Redaksi Gnews
Pasuruan dengan luas keadaan banjir 0 ha dari luas tanam 35,7 ribu ha dan persentase puso terhadap luas tanam l BACA: 7 Sentra... Hal 11
Dari Grahadi
Jatim Bejo Catat Rp 1,1 M dari UMK S U R A B AYA (GN) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong pengadaan barang dan jasa dari para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Hal itu sebagai strategi dalam rangka memberikan Khofifah Indar Parawansa stimulus kestabilan ekonomi daerah di tengah pandemi Covid-19. Sepanjang tahun 2021 ini, terhitung sejak 1 Januari 2021 sampai dengan 23 Februari 2021, l BACA: Jatim.., di Hal 3
TEROPONG Adinda LMP
LONGSOR TIMPA PONPES PAMEKASAN 5 MENINGGAL
ITS Ingatkan Gerak Tanah
PAMEKASAN (GN) - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Jawa Timur. Setelah tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, yang merenggut 19 nyawa warga, kini musibah serupa menimpa santri Pondok Pesantren An-Nidhomiyah asuhan KH Muhedi di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean--sekitar 45 kilometer ke arah utara Kota Pamekasan, Rabu (24/2/2021) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Sebanyak lima santri meninggal dunia akibat musibah tebing longsor tersebut. ”Total jumlah korban tujuh
orang. Lima orang meninggal dunia, satu orang patah tulang dan satu orang santri lain selamat,” kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, Budi Cahyono, Rabu (24/2/2021). Lima orang santri korban tebing longsor yang meninggal dunia itu, semuanya berasal dari luar Kabupaten Pamekasan. Mereka berasal dari Kabupaten Jember sebanyak tiga orang, Sampang satu orang, dan dari Kabupaten Sumenep satu orang. Masing-masing bernama Santi (14) dan Nur Azizah (13) warga Desa Dukohmencek,
a. Pemanfaatan sumber daya energi diutamakan menggunakan energi baru terbarukan b. Penyediaan energi bagi masyarakat di daerah pedesaan, terpencil dan tertinggal dengan potensi SDA setempat, c. Pemerintah Pusat dan Daerah wajib menyusun Rencana Umum Energi.
SURABAYA (GN) – Di tengah dunia mengarah pada transisi energi, dari energi fosil ke energi hijau, Provinsi Jatim serius mengembangkan energi
l BACA: Inilah...di Hal 3
Ada-ada
l BACA: ITS... Hal 10
1. Undang – Undang No 30 Tahun 2017 tentang Energi, mengamanatkan :
Diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk pembelian mobil baru berlaku Maret 2021. Perlu diingat bahwa tidak semua jenis mobil bisa dapat diskon pajak itu. Hanya beberapa mobil tertentu saja yang dapat diskon PPnBM mobil baru.
Kecamatan Sukorambi; serta Siti Komariyah (17) asal Desa Palampang, Kecamatan Sumber Jambi, Jember. Korban meninggal dunia dari Kabupaten Sampang bernama Robiatul Adawiyah (14), asal Desa Poreh, Kecamatan Karangpenang. Sedangkan dari Kabupaten Sumenep bernama Nabila (12) asal Desa Sempong Barat, Kecamatan Pasongsongan. Dua di antara kelima jenazah korban tebing longsor itu sudah berada di rumah duka. Sedangkan tiga orang santri meninggal dari Jember diantarkan ke rumah duka pada Rabu (24/2/2021).
Jatim Targetkan Pembangkit EBT Sumbang 17,09 Persen
Inilah Mobil Baru yang Dapat Diskon PPnBM
baru terbarukan (EBT). Roadmap selama tahun 2021-2025 Jatim menargetkan kapasitas pembangkit EBT dalam bauran energi sebesar 17,09% atau 4.190 l BACA: Jatim.., di Hal 11
Asosiasi Temui Menag Minta Penjelasan Haji Tahun 2021
SURABAYA (GN) - Sejumlah asosiasi pengusaha penyelenggaraan ibadah haji dan umrah menemui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk meminta penjelasan tentang penyelenggaraan ibadah haji 2021. Mereka antara lain dari Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) dan Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (Forum SATHU). Anggota Dewan Kehormatan Amphuri, Zainal Abi-
PARA anggota Forum SATHU menemui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Kementerian Agama Jakarta.
din SE, membenarkan AMPHURI sudah melakukan pertemuan dengan Menag Yaqut Cholil Qoumas . “Tentu sudah.
KISAH SENIOR CLUB NEW YORK AMERIKA SERIKAT
Tapi saat materi bahasannya belum konkret, jadinya hanyalah asumsi-asumsi dan sejumlah daftar usulan,” l BACA: Hidupkan.., di Hal 11
Diaspora Sepuh Itu Melepas Rindu di Warung Tunjuk
Para sesepuh diaspora Indonesia di Kota New York mencari kebahagiaan dengan berkumpul sesama senior di negeri asing tersebut. Mereka menamakan perkumpulan tidak resmi itu Senior Club- New York (SC-NY) Amerika Serikat. Oleh: Mukly Zainuddin, New York, AS
WO HOP. Restoran China yang berada di China Town, New York, Amerika Serikat, ini buka 24 jam. Koki-kokinya ada yang berasal dari negeri Melayu. Semenanjung Malaka dan Singapura serta Indonesia. Wajar saja kalau sejak setengah abad yang silam restoran ini menjadi posko pertemuan para perantau dari kawasan tersebut. Setiap singgah di sana pasti ada saja yang berasal dari Asia Teng-
gara. Masakannya ada tumis kangkung, liling, tutut, bekicot sungai, dan tentu saja sayur mayur dan masakan laut, seafood. Terasa benar seperti di rumah sendiri. Serasa di kampung halaman. Para pendatang ini terdiri atas bermacam lapisan atau golongan masyarakat, mulai dari mahasiswa, pejabat negara, pengusaha, serta tentu saja imigran yang memang datang untuk mencari nafkah. Mereka ada yang menjadi pekerja halus dan kasar-- apa saja dikerjakan asal bisa menghasilkan uang--,
sebagai pembantu rumah tangga, pengasuh anak, penjaga orang tua, sopir, pelayan, pencuci piring, preman, mengemis, dan lain sebagainya. Walau bagaimana pun perbedaan status, kerinduan bertemu dengan orang yang sebangsa setanah air dan sebahasa, menghapus perbedaan tersebut. Apalagi bagi orang tua yang sekarang disebut lansia, kebahagiaan adalah berkumpul dengan keluarga, anak cucu, bertemu dengan orang seasal, ngobrol dengan teman sebaya.
Hanya di Irak, Pembeli Pertama Bayar Seikhlasnya Ada sebuah tradisi unik di Irak. Pembeli pertama boleh membayar seikhlas mereka. Para pedagang menganggap pelanggan pertama ini sebagai pertanda baik. Istiftah adalah istilah untuk menyebut pelanggan pertama yang datang berbelanja hari itu ke sebuah kedai atau kios di pasar. Istiftah dianggap sebagai pertanda baik lancarnya rezeki di hari itu oleh para pedagang. Para pelanggan pertama di hari itu bebas menentukan harga untuk barang atau jasa yang akan dibelinya, l BACA: Hanya.., di Hal 3
Lho Iki Lak
Drop Gegara Covid-19 BIDUANITA Ashanty saat ini masih berjuang keras agar bisa sembuh dari COVID-19 yang diidapnya sejak 15 Februari 2021. Sempat menjalani isolasi mandiri di rumah, kini dia menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisinya drop. Khawatir terjadi komplikasi lantaran penyanyi 36 tahun itu juga mengidap autoimun, Anang membawa istrinya u n t u k menjalani p e r awatan di r u m a h sakit. Bahkan,
l BACA: Diaspora.... di Hal 11 RESTORAN China, Wo Hop, tempat diaspora kongkow melepas kangen antar sesama orang Indonesia di Kota New York, Amerika Serikat. Inzet: Mukly Zainuddin.
Ashanty l BACA: Drop. di Hal 10
mataraman
2
WALI KOTA INGATKAN KEONARAN PPDB 2020
Awasi Ketat PPDB 2021
MALANG (GN) – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sempat amburadul di tahun ajaran 2020/2021, menjadi catatan penting Wali Kota Malang, Sutiaji. Karenanya, ia meminta agar PPDB tahun ini tidak mengulang kejadian tahun sebelumnya. Peringatan ini disampaikan Sutiaji saat menjadi narasumber Forum Perangkat Daerah Lintas Perangkat Daerah Penyusunan Rencana Kerja 2022 di Hotel Savana Kota Malang, Rabu (24/2/2021). Ia mengaku banyak menerima banyak masukan soal pendidikan karakter, lama belajar warga, sekolah baru, dan PPDB 2021. “Untuk PPDB 2021, jangan sampai ada keonaran. Jangan diulangi lagi,” tegas Sutiaji yang berjanji akan mengawasi ketat pelaksanaan PPDB tahun ini. Ia meminta proses PPDB dikoordinasikan dengan Komisi D dan Dewan Pendidikan Kota Malang (DPKM). Selain itu, ia juga memaparkan alas an kehadiran tiga SMPN baru tahun ini. “Ini sebagai dampak zonasi di mana tidak semua siswa bisa masuk ke SMPN zonasinya karena masalah jarak rumah dan sekolah jauh, sehingga hanya mengakomodir siswa sekitar sekolah,” tuturnya, sekaligus mengingatkan pentingnya pendidikan karakter kepada siswa. Masukan wali kota mendapat tanggapan serius, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud)
Wali Kota Sutiaji saat menghadiri kegiatan di Kota Malang.
Kota Malang, Suwarjana soal pendidikan karakter, ada rencana dijadikan mapel muatan lokal. “Memang saat ini di sekolah sudah ada. Misalkan ibadah bareng serta dimasukkan ke sejumlah mapel. Tapi belum efektif,” kata Suwarjana pada wartawan di sela acara. Mapel khusus ini diharapkan siswa memiliki budi pekerti yang bagus. “Insyaallah akan dimulai Januari 2022 nanti,” jawabnya. Jika ada mapel khusus, maka dampaknya adalah penambahan jam pelajaran. Terkait PPDB, saat ini pihaknya tengah menggodok
Antisipasi Banjir, Dinas PUPR Keruk Sungai Sumengko NGANJUK (GN) – Berbagai upaya dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk, untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Salah satunya dengan melakukan pengerukan lumpur bercampur sampah di sejumlah aliran sungai di Nganjuk. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk Drs Gunawan Widagdo MSi menyampaikan, pengerukan dilakukan karena dalam dua pekan terakhir aliran sungai di Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro, meluber hingga menyebabkan banjir. Karenanya, pihaknya langsung melakukan langkah cepat dengan melakukan pengerukan di sungai tersebut. “Peristiwa banjir kali ini yang terbesar di wilayah Sumengko,” terang Gu-
nawan, Rabu (24/2/2021), sembari menjelaskan telah menerjunkan alat berat untuk melakukan pengerukan. Ia menjelaskan pengerukan ini dilakukan di lima titik berbeda yang ada di empat kecamatan. Salah satunya berada di Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro. “Ada sekitar satu kilometer dari jembatan Sumengko ini sampai ke arah dusun Gang-gang Malang,” ujarnya. Gunawan mengatakan, pengerukan dilakukan dengan satu alat berat Excavator. Sebelumnya juga sudah melakukan pengerukan di aliran sungai Desa Nglaban, Kecamatan Loceret. Ia menceritakan bahwa warga setempat turut membantu mengatur lalu lintas. “Karena jalan agak sempit dan diharuskan ada buka tutup arus,” tuturnya. roy
dan masih harus dibicarakan dengan DPRD dan DPKM, tentang besaran persentase jalur-jalurnya, misalkan jalur zonasi berapa persen, jalur prestasi akademis dan prestasi non akademis. “Untuk PPDB akan dipersiapkan betul agar tidak terjadi seperti tahun lalu, termasuk soal waktunya agak tidak bersamaan yang membuat orangtuanya bingung. Apalagi jika anaknya masuk ke semua jenjang,” tuturnya. Ia juga akan menguatkan server PPDB. Selain itu juga ada rencana di PPDB tentang penggunaan indeks sekolah selain nilai rapor. Hal ini
karena ada keluhan sekolah tengah kota dan pinggiran. Ada dugaan nilai-nilai siswa dinaikkan agar bisa masuk sekolah negeri. Namun jika nanti melibatkan indeks sekolah, maka tidak akan bisa dipungkiri lagi. Indeks sekolah nanti berdasarkan nilai ujian sekolah (US) di SD periode 2017-2019. Hal ini dipakai karena sejak 2020 tidak ada US bagi SD karena pandemi Covid-19. “Jadi tidak hanya memakai nilai rapor saja,” papar dia. Penggunaan indeks sekolah sudah dipakai dalam PPDB masuk SMAN dan SMKN oleh Dindik Jatim pada 2020.
Jika indeks sekolah nilai ratarata ujian nasionalnya kurang bagus, maka nilai akhir (NA) mempengaruhi nilainya ssiwa meski mungkin rata-rata mapel yang dipakai bagus. Sedang untuk pembangunan tiga SMPN baru di Mulyorejo, Polehan dan Gadang tahun ini dibangun. “Besok kami akan koordinasi lagi dengan kelurahan. Sebab proyeknya akan dilelang. Jangan sampai menimbulkan masalah saat sudah dilelang,” kata mantan Kadis Perpustakaan dan Arsip ini. Harapannya, gedung itu bisa dipakai tahun ini. Saat ini, tiga SMPN baru masih menginduk ke SMPN yang ditunjuk. * ida
Pembelajaran Tatap Muka di Jombang Ditunda JOMBANG (GN) - Pemerintah Kabupaten Jombang, menunda pelaksanaan belajar tatap muka tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Alasannya, karena pihak sekolah belum siap melaksanakan hal tersebut dan kasus Covid-19 di daerah ini masih tinggi. “Karena status penyebaran Covid-19 masih tinggi, maka pembelajaran tatap muka ditunda dulu. Pemkab masih fokus penanganan kasus Covid-19 agar tidak kembali melonjak,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemkab Jombang, Agus Purnomo, Rabu (24/02/2021). Pertimbangan lain ditundanya pelaksanaan belajar tatap muka di Kabupaten Jombang, karena kasus Covid-19 di daerah ini terus meningkat,
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat memberikan keterangan pers.
sehingga daerah ini sempat berada di zona merah penyebaran Covid-19. Tren kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang, masih menunjukkan kenaikan. Padahal, pihaknya, dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Jombang, sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka pe-
nyebaran virus, salah satunya dengan melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. “Upaya yang kami lakukan sudah maksimal sekali, mulai dari mengadakan PPKM skala mikro yang tujuannya agar penyebaran Covid-19 bisa berkurang. * bej,kcm
minggu ke-285
25 Februari - 3 MARET 2021
KOMODITI
Harga Cabai Setara Daging Sapi KEDIRI (GN) - Harga cabai di sejumlah pasar tradisional wilayah Kota Kediri, semakin mahal hingga mencapai Rp100 ribu per Kg. Kenaikan harga capai ini hampir setara dengan harga daging sapi yang mencapai Rp 125.000/kg. Salah seorang pedagang di Pasar Setonobetek, Kota Kediri, Tri Wahyu Pradana mengatakan, harga cabai rawit awalnya harga antara Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per Kg. Kini, harganya sudah naik drastis hingga Rp100 ribu per Kg. “Kini harga cabai naik hingga Rp100 ribu per kilogram. Jika biasanya bisa menjual 7 kilogram dalam dua hari, kini hanya 6 kilogram saja. Itu pun terjual hingga tiga hari,” kata Tri, Rabu (24/2/2021). Tri mengatakan, harga cabai mahal itu salah satunya dipicu cuaca ekstrem. Adanya perubahan cuaca secara ekstrem itu menyebabkan tanaman cabai tidak bisa tumbuh dengan baik. Buah yang dihasilkan pun juga tidak bisa optimal, salah satunya menjadi busuk. Dia juga belum mengetahui sampai kapan harga bisa kembali normal. Dia juga berharap harga kembali normal, sehingga pelanggan pun bisa membeli cabai menjadi lebih banyak. Saat ini, banyak pelanggan yang mengurangi pembelian cabai, karena harganya yang mahal. Nana, salah seorang pembeli mengaku ia terpaksa mengurangi pembelian cabai karena harganya yang mahal. “Saya belinya secukupnya saja, karena harga cabai juga mahal,” kata Nana. Di Pasar Setonobetek Kota Kediri, harga cabai keriting sekitar Rp58 ribu per kilogram. Harga cabai merah sekitar Rp42 ribu per kilogram. Harga bahan pokok lain masih normal. Harga beras sekitar Rp11 ribu per kilogram, harga gula pasir sekitar Rp12 ribu per kilogram. Harga minyak goreng kemasan sekitar Rp26 ribu per kilogram, yang curah sekitar Rp13 ribu per kilogram. Harga daging sapi murni sekitar Rp100 ribu per kilogram, harga daging ayam potong adalah Rp29 ribu per kilogram, daging ayam kampung adalah Rp57 per ekor. Untuk harga telur ayam adalah Rp23 ribu per kilogram, harga telur ayam kampung adalah Rp45 ribu per kilogram. Untuk bawang merah adalah Rp34 ribu per kilogram, bawang putih adalah Rp24 ribu per kilogram. ine
BPS
3.042 Warga Trenggalek Menganggur TRENGGALEK (GN) – Sebanyak 3.042 warga Kabupaten Trenggalek menjadi pengangguran akibat dampak pandemi Covid-19. Mereka adalah orang yang pernah berhenti bekerja karena pandemi selama rentang Februari - Agustus 2020. Data tersebut, merupakan hasil pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Trenggalek dan dirilis dalam situs resminya akhir Januari 2021. Kepala BPS Kabupaten Trenggalek, Joko Santoso mengatakan, Covid-19 berdampak signifikan pada keadaan ketenagakerjaan di Trenggalek pada tahun lalu. “Banyak sekali pekerja yang terpengaruh karena pandemi,” ucap Joko, Rabu (24/2/2021). Data BPS menyebut, ada empat golongan usia kerja di Trenggalek yang terdampak penyebaran virus Corona. Selain 3.042 orang pengangguran karena Covid-19, masih ada tiga golongan lain yang juga terdampak. Yakni 1.455 orang bukan angkatan kerja yang terdampak pandemi, 4.963 orang yang sementara tidak bekerja karena pandemi dan 42.453 orang yang mengalami pengurangan jam kerja karena pandemi. Sehingga secara total, BPS Kabupaten Trenggalek mencatat ada total 51.913 warga Trenggalek usia kerja yang terdampak pagebluk. Apabila dipresentase, jumlah itu setara dengan 9,16 persen dari total penduduk usia kerja di Trenggalek. Joko menjelaskan, data yang pihaknya himpun itu mencakup warga yang terdata sebagai penduduk Trenggalek. “Sehingga misalnya ada penduduk Surabaya yang bekerja di Surabaya, tapi karena pandemi (Tidak bekerja, red) pulang ke Trenggalek dan waktu pendataan belum tinggal setahun di sini, itu tidak masuk,” ucap Joko. Hal ini berdampak juga pada tingkat pengangguran di Kabupaten Trenggalek secara umum pada tahun lalu. BPS mencatat, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Trenggalek mencapai 4,11 persen untuk periode Agustus 2020. Jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya 3,36 persen. suc
PASUTRI DI KOTA MALANG MILIKI 15 ANAK VIRAL DI TIKTOK
Kartu Keluarga 2 Lembar, Terancam Tak Miliki Tempat Tinggal Pasutri di Kota Malang ini memiliki 15 anak. Untuk menulis seluruh anggota keluarga pun membutuhkan dua lembar Kartu Keluarga. Keberadaan keluarga besar ini pun sempat viral belakangan ini setelah diakun sosmed. Pasangan suami istri (Pasutri) Mulyono-Partinah belakangan menjadi perbincangan warganet. Bahkan video yang sempat diunggah di media social TikTok ini viral. Maklum, pasutri asal Jalan Kiai Tamin 1c Nomor 20, RT 06 RW 10, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang ini, memiliki 15 anak. Video yang diunggah putrinya sendiri itu kini sudah dilihat 1,6 juta kali. Bahkan video tersebut juga sudah direupload di beberapa platform media sosial yang lain. Setelah viral di media sosial, keluarga
tersebut kini justru dihadapkan pada kesulitan lantaran rumah yang mereka tempati kini sudah terjual. Pasangan ini sebenarnya memiliki 17 orang anak. Namun, dua di antaranya, yaitu anak ketiga dan anak terakhir meninggal. Meski begitu, mereka terlanjur terkenal dengan 15 anak, karena unggahan di TikTok mereka menunjukkan foto saat keluarga ini masih memiliki 15 anak. Mulyono (46) menjelaskan, bahwa sebenarnya rumah yang ditempati saat ini itu bukanlah miliknya. Pada tahun 2015
Pertinah berpose bersama putra-putrinya.
lalu ada seseorang yang baik hati mengizinkan mereka menempati rumah tersebut. Namun, sang pemilik rumah menyampaikan bahwa jika sewaktu-waktu rumah tersebut laku terjual, tentu mereka
harus mencari tempat tinggal baru. Berdasarkan alamat di Kartu Keluarga (KK) mereka tercatat tinggal di Jl Kyai Tamin, Kelurahan Sukoharjo, Klojen, Kota Malang. “Sebelum pin-
dah ke sini memang kami tinggal di sana (Sukoharjo) selama 10 tahun. Makanya KK masih tercatat sebagai warga sana belum saya ubah,” urai Mulyono yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang bakso keliling,
Rabu (24/3/2021). Saat ini, Mulyono dan keluarganya memiliki waktu hingga bulan Mei untuk bisa segera mendapatkan kontrakan baru. Rencananya ia akan kembali lagi ke kawasan Sukoharjo, Klojen, Kota Malang. Namun hingga kini, dirinya masih belum menemukan kontrakan baru untuk tempat tinggal setelah pindah nanti. “Kemarin sempat ada, tetapi rumahnya kecil. Jadi belum diambil. Kalau rencananya mau cari kontrakan sesuai alamat di KK,” katanya. Mulyono mengakui, bahwa selama ini ia dan keluarganya masih tinggal berpindah-pindah Bahkan, mereka juga sempat merantau ke Kalimantan Selatan selama 9 tahun mulai tahun 1993 sampai 2002. Setelah kembali dari
Kalimantan Selatan, ia dan keluarga kontrak rumah di kawasan Jagalan, Malang, selama hampir 10 tahun. “Lalu tahun 2015 saya ada orang yang nawari untuk tinggal di rumah ini (Jl Krakatau). Tidak bayar kontrak, hanya diminta untuk bayar listrik sama air saja,” sambungnya. Saat ini setelah viral di media sosial bahkan hingga ke televisi, Mulyono mengakui bahwa dirinya berharap ada bantuan. Meskipun demikian, ia juga tak mau berharap terlalu jauh dan mencoba untuk bisa sesegera mungkin mendapatkan tempat tinggal yang layak untuk keluarga dan anak-anaknya. “Kalau boleh tentu saya sendiri berharap barangkali ada yang mau membelikan rumah, itu saja,” tandasnya.idi,det
minggu ke-285
SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO
3
25 Februari - 3 MARET 2021
Awal Maret Dikbud Kota Gelar PBM Terbatas
Walimurid Pro Kontra, MI-MTs Tetap Daring MOJOKERTO (GN)–Pemkot Kota Mojokerto berencana menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk jenjang sekolah dasar negeri (SD) dan sekolah menengah pertama negeri (SMPN) mulai 1 Maret 2021. Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto, Amin Wachid, mengatakan, jika sektor pendidikan merupakan sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19. Selama ini, Kota Mojokerto telah menerapkan sistem pembelajaran secara daring untuk mengurangi jumlah resiko keterpaparan. “Kondisi semakin membaik dengan diterapkannya PPKM mulai tanggal 9 Februari 2021, terjadi penurunan yang cukup signifikan terkait angka keterpaparan positif di Kota Mojokerto. Itu bisa dilihat melalui peta digital di website covid19. Mojokertokota.go.id, dimana sekarang ini Kota Mojokerto telah berada di zona kuning,”katanya. Untuk itu, Ning Ita panggilan Walikota Mojokerto ini mener-
GN/Istimewa
Seorang pengendara motor melintasi salah satu SMP di Kota Mojokerto. Dinas Pendidikan Mojokerto mulai menjalankan pembelajaran tatap muka secara terbatas mulai 1 Maret 2021.
apkan sistem pembelajaran secara tatap muka di tingkat SD dan SMP. Pembelajaran secara secara terbatas pada awal Maret 2021. Sekaligus langkah DikbudKota Mojokerto memperhatikan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri Nomor 04/KB/2020 Nomor 737 Tahun 2020 Nomor :
K.01.08/Menkes/7093/2020, Nomor 420-3987 Tahun 2020. Yakni tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020-2021 di masa pandemi Covid-19. Dalam SKB 4 Menteri tersebut dimana disebutkan agar dinas pendidikan provinsi, kabupaten, maupun kota untuk
menyiapkan rencana pembelajaran tatap muka atau kelas klasikal secara terbatas sesuai dengan protokol kesehatan. Jumlah siswa SD yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas ada 12.314 siswa dan siswa SMP ada 8.362 siswa. Tujuan dari program ini, untuk
kepentingan psikologis dan kesiapan Kota Mojokerto, dalam proses transfer ilmu dari pemerintah daerah kepada masyarakat. Walikota berharap walimurid juga harus memiliki tanggungjawab dalam menjaga putraputrinya agar tidak terpapar Covid-19. Dengan kelancaran program ini, lanjut walikota upaya pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa, mencerdaskan generasi penerus negara bisa mendapatkan ridho dan petunjuk dari Allah SWT. Disisi lain, kalangan guru dijenjang SD, dan SMP hendak menggelar PBM secara terbatas di Kota Mojokerto siap menjalankan rogram itu. Karena, mulai, Rabu (24/2/2021) para guru SMP dan SDN mulai divaksin secara bertahap. Siti, salah seorang guru di lingkungan SD di Kota Mojokerto dikonfirmasi, Rabu (24/2/2021) mengatakan dirinya berharap saat digelar PBM terbatas dia sudah di vaksin. Sehingga saat mengikuti PBM dirinya tidak lagi berpikir akan tertular Covid-19 dari murid yang OTG. bas
Waspada, Tawaran Bantuan Jual Nama Bupati Gresik
GRESIK (GN)-Meski sudah banyak kasus penipuan yang dilakukan lewa aplikasi pesan WhatsApp, namun masih saja ada yang tertipu. Kali ini pesan Whatsapp yang beredar menawarkan bantuan. Kali ini menggunakan nama Bupati Gresik. Dalam pesan WhatsApp yang beredar, seseorang mengaku dari instansi pemerintah Gresik menawarkan bantuan namun harus disertai beberapa syarat, yakni mentransfer balik senilai Rp 4 juta. Namun belakangan dik-
Hanya... ► Sambungan hal 1 tanpa proses tawar menawar yang biasa terjadi di pasar tradisional. "Pelanggan pertama amat luar biasa. Ia membawa keberkahan dan kesejahteraan langsung dari Tuhan kepada pedagang di pagi hari," kata Hidayet Sheikhani (39), salah seorang pedagang di pasar tradisional Arbil di utara Irak, seperti dikutip dari CNN, Selasa (23/2/2021). Negara yang penduduknya terkenal ramah seperti Irak, Istiftah berarti pembuka. Sebenarnya, Istiftah adalah tradisi unik dan kuno, tidak hanya di Irak, tetapi di seluruh Timur Tengah. Sheikhani mewarisi tradisi itu dari kakeknya, yang memiliki toko di pasar yang sama seabad yang lalu. Dari kakeknya pula Sheikhani tahu bila Istiftah menjadi penentu jual beli pada hari itu. Sheikhani menjual syal dan topi sulam tradisional di pasar Arbil yang ramai, terletak di ibu kota wilayah Kurdistan, Irak. Para pemilik toko di pasar Arbil sudah tiba di kios mereka sejak fajar menyingsing. Mereka sudah siap menyambut rezeki dari pagi hari. Dengan sigap, mereka menggulung daun jendela toko mereka dan menuangkan segelas teh manis yang menjadi minuman wajib untuk memulai hari. Pemilik toko yang belum menjual apapun sejak pagi akan meletakkan kursi di luar tokonya, sebagai isyarat kepada rekan-rekan mereka. Pedagang yang telah melakukan penjualan pertama akan mengarahkan pembeli yang
etahui, tawaran bantuan yang mengatasnamakan bupati terpilih H Fandi Ahmad Yani adalah penipuan. Sebab Gus Yani sendiri tidak akan menyalurkan bantuan melalui pesan whatsapp, apalagi sampai meminta uang. Salah satu korban yang apes terkena tipu itu adalah sebuah yayasan di wilayah Kecamatan Manyar. Pelaku menghubungi korban melalui pesan WA. Ia ditawari bantuan dengan nilai sebesar Rp 9 juta. Agar membuat korban percaya, pelaku memperkenalkan
dirinya sebagai Agus Budiono yang bekerja di Pemkab Gresik bagian Kabag Keuangan. Semula korban tidak langsung percaya. Setelah pelaku mengatakan bahwa bantuan ini langsung dari bupati maka ia merespon baik. “Ada beberapa syarat jika bantuan itu bisa diterima. Yakni mengirimkan foto kegiatan, rekening yayasan dan jumlah santri,” kata salah satu staf yayasan Sholihan, Rabu (24/2/2021). Untuk mengelabui korban, pelaku juga minta kepada pi-
hak yayasan menerima telepon dan Whatsapp dari Gus Yani maupun Bu Min. Hal itulah yang membuat pihak yayasan semakin yakin akan menerima bantuan itu. “Apalagi dalam nomor WA ada foto Gus Yani. Bahkan, yang Bu Min juga menyarankan agar menerima bantuan dan mentransfer balik,” terangnya. Supaya korban mau mengirimkan uang, pelaku mengirimkan bukti transfer palsu senilai Rp 9 juta. Kemudian pihak yayasan pun melakukan transfer balik uang Rp 4 juta ke
datang ke toko lain, sampai semua pedagang mendapatkan Istiftah-nya. Baru setelah itu mereka akan menerima pelanggan kedua dan seterusnya. "Itu berlaku untuk pemilik toko Muslim dan Yahudi, kata Sheikhani. Arbil sendiri merupakan rumah bagi komunitas warga Yahudi yang sudah ada sejak berabad silam.
"Saya akan menghabiskan sepanjang hari dengan perasaan sedih, bertanya pada diri sendiri, bagaimana saya bisa menolak berkah Tuhan?," kata Abdelhamid. Typical Streetlife and Views at the old Bazaar in Arbil, Kurdistan, Northern Iraq, 19.07.2007Mostly men to see in the streets. Kurdish lifestyle,Pedagang di pasar Arbil, Irak Foto: Getty Images/ FotoGablitz "Seringkali, seorang pelanggan meminta madu karena mereka sakit. Biasanya harganya 14 ribu dinar Irak (sekitar Rp134 ribu) per botol, tetapi mereka memintanya dengan 10 ribu dinar Irak dan saya setuju karena itu istiftah," katanya. "Saya tahu Tuhan Maha Mengerti," kata Abdelhamid lagi. Tradisi Istiftah akan terus ada, bahkan di kalangan pedagang yang berusia muda. Tapi ancaman kepunahan terkait tradisi ini akan tetap ada. Penyebabnya tentu saja munculnya pusat perbelanjaan modern. Salah seorang warga, Mohammad Khalil masih membeli bahan-bahan makanan dari toko-toko kecil di dekat rumahnya. Setiap pagi, dia membeli roti, yogurt, keju, dan sayuran. Khalil menghujani setiap pemilik toko dengan salam dan doa memohon berkat dan kesehatan yang baik saat dia berjalan keluar setelah membeli bahan makanan yang dia butuhkan. "Interaksi di mal relatif dingin," keluhnya. "Tidak ada Istiftah di sana. Semuanya sudah sistem komputer. Seringkali, orang yang bekerja di toko mal bukanlah pemilik sebenarnya, jadi mereka bahkan tidak peduli dengan tradisi ini," tutup Khalil. (dtc/adinda)
Inilah...
Terancam Punah Tradisi Istiftah tak hanya berlaku di pasar tradisional. Para penyedia jasa seperti pengemudi taksi, tukang ledeng hingga mekanik mobil juga telah mengadopsinya. "Berapa pun uang yang saya peroleh pertama kali dalam sehari, saya menciumnya dan mengangkatnya ke dahi saya sebagai tanda syukur kepada Tuhan," kata Maher Salim, mekanik mobil berusia 46 tahun di Arbil, Irak. Tapi yang perlu traveler tahu, Istiftah tidak berarti bisa mendapatkan barang atau jasa secara gratis. Pelanggan pertama sering kali meminta harga yang sangat miring untuk pembelian di pagi hari, tetapi mereka tak diizinkan memintanya secara gratis. "Bahkan jika itu saudara saya, saya akan mengambil sesuatu yang simbolis darinya - bahkan jika hanya 1.000 dinar Irak," kata Salim. Lantas, apakah pedagang bisa menolak Istiftah? Jawabannya, tidak. Jamaluddin Abdelhamid (24) yang menjual kacang panggang, permen, dan rempah-rempah di pasar Arbil, mengaku tak kuasa menolak Istiftah. Menolak permintaan pelanggan pertama, tidak peduli seberapa pun besar diskon yang dia minta, membuat dia diliputi rasa bersalah.
► Sambungan hal 1 Mereka adalah mobil dengan jenis sedan dan mesin ≤ 1.500 cc berpenggerak dua roda atau 4x2. Selain itu juga harus produksi dalam negeri dengan komponen minimal 70%. Kebijakan direncanakan akan berlaku sampai akhir 2021 dengan besaran diskon
Jatim... ► Sambungan hal 1 tercatat transaksi pengadaan barang dan jasa dari pelaku UMK yang sudah dilakukan di tataran pemda di Jawa Timur mencapai Rp 1,1 miliar. Transaksi itu dilakukan dari pelaksanaan Program Jatim Bejo (Jawa Timur Belanja Online) dengan memanfaatkan E-marketplace dalam bentuk Toko Daring untuk Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Provinsi Jawa Timur. Transaksi tersebut terdiri atas 759 pesanan dengan kontribusi paling tinggi berupa kategori makan dan minuman. Dengan jumlah penyedia UMK yang telah terdaftar dalam platform e-marketplace Jatim Bejo mencapai 638 penyedia. Guna mendorong optimalisasi program pengadaan barang dan jasa dengan memberdayakan para pelaku usaha mikro dan kecil ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerbitkan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur tertanggal 23 Februari 2021 Nomor 027/2337/022.1/2021 tentang Pelaksanaan Program Jatim Bejo.
rekening Fajar Mubarok “Tapi saya masih curiga akhirnya saya telepon beberapa kenalan orang dekat bupati. Tujuannya mengkroscek masalah bantuan tersebut. Ternyata saya ketipu. Nomor yang menghubungi saya juga bukan nomornya bupati,” ujarnya. Sementara itu Ketua Tim Pemenangan bupati dan wakil bupati Fandi Ahmad Yani –Aminatun Habibah (NIAT) Khoirul Huda mengatakan, agar masyarakat tidak mudah tertipu dengan bantuan seperti itu. ins
Positif COVID-19
Kepala BPPD Meninggal SIDOARJO (GN)-Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo Joko Santosa meninggal positif COVID-19. Joko memiliki penyakit penyerta yakni diabetes mellitus (DM) Direktur RSUD Sidoarjo dr Atok Irawan membenarkan yang bersangkutan masuk RSUD Sidoarjo sejak Sabtu (20/2/2021). Saat masuk, kondisi Joko dalam keadaan sudah pneunomia luas. “Iya, Pak Joko Santosa meninggal dunia karena COVID-19,” kata Atok. Atok menjelaskan almarhum meninggal pada Senin (22/2) sekitar pukul 16.00 WIB. Almarhum selain positif COVID-19 juga memiliki penyakit penyerta diabetes melitus. Dalam perawatan, Joko sempat dipasang ventilator. “Kami minggu malam pantau pasang ventilator. Sudah optimal sekali. Pasang intubasi ventilator. Terapi actemra dan lain-lain,” tambah Atok. Atok berharap kepada masyarakat Sidoarjo alangkah baiknya terus menerapkan protokol kesehatan. Jangan bosan-bosan untuk selalu menerapkan 5 M. Karena itu salah satu untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. “Kami berharap masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga diri sendiri dan orang lain,” tandas Atok.dtc
dana covid-19
Dinkes Ajukan Rp 19,9 M MOJOKERTO (GN) – Dinas Kesehatan Pemkab Mojokerto mengajukan anggaran untuk penanganan Covid -19 tahun 2021 senilai Rp 19,9 miliar. Dana itu untuk pengadaan vaksinasi dan biaya operasional tempat isolasi. Kadinkes Kab. Mojokerto dr Soedjatmiko dikonfirmasi, Rabu (24/2/2021) mengatakan, dana senilai Rp 7,2 miliar dipakai membiayai operasional tempat isolasi diwilayah kerjanya, dan sisanya senilai Rp 12,7 miliar untuk vaksinasi yang di dalamnya termasuk program sosialisasi, pendataan sasaran vaksin, penyusunan mikro planning tingkat kabupaten dan puskesmas, distribusi vaksin, penanganan limbah vaksin, alat kesehatan, honor vaksinator, bantuan transpor petugas pengamanan, akomodasi dan konsumsi petugas. Sedangkan anggaran belanja rumah isolasi akan dipakai belanja perlengkapan, dan peralatan kesehatan. Yakni, berbagai masker, sarung tangan, APD, konsumsi, honor insentif petugas rumah sakit, baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit. Anggaran yang diajukan ke bupati ini, tambah Soedjatmiko tidak termasuk penanganan Covid -19 di RSUD Prof Sokendar di Mojosari dan RSUD RA Basoeni di Gedeg. Untuk diketahui, pengelola dua rumah sakit tersebut masing-masing mengajukan anggaran. RSUD Mojosari mengajukan anggaran Rp 1,8 miliar, dan RSUD RA Basoeni Rp mengajukan 14,1 miliar. Sementara, dalam program vaksin kedua, kata Soedjatmiko diproyeksikan akan mevaksin 15 ribu orang. Di dalamnya ada petugas Polri, TNI, ASN, wartawan, dan pedagang. Untuk memberikan vaksin ke 15 sasaran itu, tambah Soedjatmiko, dinkes membutuhkan sedikitnya 7.540 dos vaksin. Sekarang ini, dinkes masih menerima sekitar 1.730 dos vaksin, sisanya dikirim secara bertahap oleh Dinkes Pemprop Jatim ke Dinkes Kab. Mojokerto. Sementara, anggota DPRD Kab. Mojokerto, Setya Puji Lestari dari PDIP Kab. Mojokerto mengatakan, sebaiknya eksekutif segera merealisasikan pengajuan anggaran untuk penanganan covid-19 secara cermat. Jangan sampai, diloloskannya penganjuan anggaran bisa menimbulkan implikasi hukum dikemudian hari. bas
bertahap, di mana tiga bulan pertama (Maret-Mei) akan diberikan penurunan sebesar 100% atau tidak dibebankan PPnBM mobil. Kemudian pada 3 bulan setelahnya (Juni-Agustus) PPnBM mobil tak lagi dibebaskan 100%, tapi hanya dikenakan 50% dari tarif normal. Lalu pada periode terakhir (September-Desember), diskon hanya 25% dari tarif
normal. Besaran diskon pajak akan dievaluasi efektivitasnya setiap tiga bulan. Berdasarkan catatan detikcom, Selasa (23/2/2021), berikut jenis mobil yang dapat diskon PPnBM mobil baru: 1. Low Multi Purpose Vehicle (MPV) seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, Wuling Confero, dan
Nissan Livina. 2. Low Cost Green Car seperti Daihatsu Ayla, Toyota Agya, Honda Brio Satya, Toyota Calya, Daihatsu Sigra. 3. Low Sport Utility Vehicle (SUV) seperti Daihatsu Terios, Toyota Rush, Mitsubishi Xpander Cross, Honda BR-V, Suzuki XL7 4. Sedan sekelas Toyota Vios. (dtc)
“Kita ingin mendorong bagaimana percepatan internalisasi yang terintegrasi terhadap perubahan budaya kerja menuju digitalisasi proses pengadaan barang dan jasa dengan cara optimalisasi pemanfaatan Emarketplace Jatim Bejo. Kami yakin upaya ini bisa terus kita lakukan dengan maksimal,” kata Gubernur Khofifah di Surabaya, Rabu (24/2/2021). Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga ingin lebih banyak lagi Pemda di Jatim yang ikut menyukseskan program ini dalam rangka meningkatkan kestabilan ekonomi daerah khususnya para pelaku usaha mikro dan kecil di Jawa Timur di masa pandemi Covid-19 ini. Saat ini program Jatim Bejo telah melibatkan ratusan UMK sebagai penyedia. Seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah terdaftat sebagai demander. Namun sayangnya belum semua Pemkab dan Pemkot di Jatim yang telah bergabung dalam Jatim Bejo. Beberapa pemda yang telah menyatakan bergabung dalam Program Jatim Bejo di antaranya Pemerintah Kabupaten Gresik, Kabu-
paten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, dan Kota Batu. “Saat ini kita butuh memberikan stimulus ekonomi daerah. Maka mobilisasi budaya kerja menuju digitalisasi proses Pengadaan Barang/Jasa pada Perangkat Daerah sangat dibutuhkan. Prosesnya tetap menerapkan prinsip pengadaan yang efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing dan akuntabel,” tandasnya. Dengan program Jatim Bejo ini, Gubernur Khofifah ingin seluruh Pemda di Provinsi Jawa Timur berperan aktif dalam memberikan kontribusi yang positif dalam peningkatan peran serta Pelaku UMK dalam belanja daerah mereka. Selain itu dalam arti yang lebih luas juga untuk memberikan perlindungan berusaha yang diwujudkan dalam bentuk pemberian kesempatan berusaha sebagai penyedia barang dan jasa terutama pada pelaku UMKM, maupun pelaku usaha menengah dan besar secara
proporsional dan adil. “Kami yakin dengan belanja dari UMKM kita sendiri, maka Jawa Timur dapat meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan produk lokal lebih signifikan,” tegas Gubernur Khofifah. Selanjutnya Gubernur Jawa Timur menekankan kepada stakeholder di lingkungan Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pendampingan bagi para pelaku pengadaan melalui Toko Daring terutama kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), Pejabat Pengadaan, Penyedia dan Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) melalui Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Selain itu untuk melakukan pembinaan bagi para Pelaku Pengadaan melalui Toko Daring terutama kepada Penyedia dan/atau Pelaku UMK melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur. “Saya yakin skala pembelanjaan melalui Bejo akan naik signifikan jika diikuti komitmen dan aktualisasi di lapangan yang lebih masif oleh semua pihak,” katanya. (gas)
MADURA
4
minggu ke-285
25 Februari - 3 MARET 2021
Rampasan Korupsi Diserahkan ke TNI AL
BANGKALAN (GN) Aset mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin berupa tanah serta bangunan di atasnya senilai Rp55.823.297.000 diserahkan Komii Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada TNI Angkatan Laut melalui Kementerian Pertahanan. “Serah terima aset ini kami lakukan sebagai bentuk pengelolaan barang rampasan negara yang KPK peroleh dari hasil penindakan tindak pidana korupsi,” kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri saat serah terima di atas KRI Dewa Ruci, Rabu (24/2/2021). Diketahui, aset tersebut adalah hasil rampasan KPK dari perkara negara yang berasal dari perkara tindak pidana korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas nama terpidana mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin. Firli menambahkan, aset negara harus dapat kembali dimanfaatkan oleh negara untuk kepentingan
GN/Istimewa
Salah satu aset tanah mendiag Bupat Bangkalan Fuad Amin yang disita KPK . Sejumlah aset tanah sitaan korupsi Fuad Amin diserahkan kepada TNI AL.
rakyat. Khususnya dalam hal ini kepada TNI AL untuk menjaga laut sebagai kedaulatan negara. “Hal ini dilakukan supaya seluruh aset yang ada bisa dimanfaatkan oleh negara, untuk sebesar-besar kepentingan rakyat. Dalam hal ini, TNI Angkatan Laut sebagai salah satu penjaga kedaulatan negara,” jelas Firli.
Sebagai informasi, penyerahan aset ini diterima langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono. Menurut Yudo, TNI AL sangat minim aset di daratan. Karenanya, hal diberikan KPK diyakini akan menjadi manfaat bagi lembaganya.
Diketahui, tanah hasil rampasan KPK ini terletak di Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur. Luas tanahnya 2.100 meter persegi dengan bangunan di atasnya seluas 2.400 meter persegi. Semasa hidupnya Fuad Amin merupakan sosok poli-
tikus yang cukup berpengaruh di Bangkalan. Fuad Amin pernah menjabat sebagai ketua DPRD Bangkalan. Selain itu, Fuad Amin Imron juga pernah menjadi Bupati Bangkalan periode 2003 - 2012. Dari segi silsilah, diketahui Fuad Amin merupakan cucu dari kiai besar NU, Syekh Kholil Bangkalan. Fuad Amin juga merupakan besan dari wakil presiden ke-9, Hamzah Haz. Sebagai bupati, ia dianggap sebagai bupati yang kontroversial. Oktober 2015 lalu, Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis delapan tahun penjara terhadap mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron. Fuad terbukti menerima suap dari Direktur PT Media Karya Sentosa Antonius Bambang Djatmiko terkait pengurusan izin tambang di Bangkalan, Jawa Timur. ins
Penanaman Pohon Program Langit Biru Pertamina
Bupati Minta Tambah Outlet Pertashop di Pesantren PAMEKASAN (GN)–Bupati Baddrut Tamam bersama Forkopimda Pamekasan, Senin (22/2/2021), melakukan penanaman pohon Ketapang Kencana di kawasan Pondok Pesantren Syahidul Kabir Sumber Batu Desa Blumbungan Kecamatan Larangan. Kegiatan ini merupakan bagian program Langit Biru PT Pertamina Marketing Region Jatimbalinus. Baddrut Tamam mengatakan ada 600 pohon bantuan Pertamina yang akan ditanam di lingkungan pesantren, di seluruh kantor kecamatan, koramil, polsek. Dia menilai jumlah itu terasa kurang karena itu dia meminta agar Pertamina menambah lagi untuk ditanam di pesantren lainnya dan sekolahsekolah. Harapannya agar program Langit Biru di Pamekasan sukses merata dalam upaya menjaga lingkungan. Baddrut Tamam mengungkapkan beberapa waktu lalu di Pamekasan mengalami banjir besar. Menurut dia banjir itu tidak terjadi tiba-tiba, tetapi berangkat dari sekian waktu lama tidak menjaga lingkungan. Mengatasi itu ada dua strategi yakni menjaga lingkungan dan
GN/Masdawi
Bupati Baddrut Tamam menerima pohon Ketapang dari Pertamina.
memberikan kesadaran baru tentang pentingnya menjaga lingkungan pada masyarakat. “Ketika Pertamina datang ke saya untuk program penanaman pohon ini, saya bersyukur, akhirnya saya memilih pesantren, kantor kecamatan, polsek dan koramil ditanami pohon ini. Terima kasih pada Pertamina, mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi bagian dari inspirasi kepada pemerintahan daerah dan kita semua untuk menjaga lingkungan,” katanya. Baddrut Tamam juga meminta agar di pesantren ada tambahan outlet Pertashop,
sebagai kemitraan antara Pertamina dengan pesantren. Dia menilai Pertashop yang ada sangat kurang. Pertashop yang di dalamnya ada kemitraan dengan pesantren, ada organisasi masyarakat, akan saling mendukung satu sama lain, merupakan langkah yang strategis. “Senang sekali juga di pesantren ini juga ada Pertashop. Pertashop itu yang saya dengar seluruh bensin lambat laun akan dikurangi dan semuanya akan berganti kepada Pertamax dan Pertalite, karena semuanya akan dikurangi dan masyarakat akan dimulai kebiasaan baru dangan
menggunakan Pertalite maka kemitraan antara Pertamina dan pesantren serta stakeholder lain sangat strategis,” tandasnya. Komitmen menjaga lingkungan, kata Baddrut Tamam, tidak hanya jadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga harus melibatkan institusi yang membina masyarakat yakni pesantren, ormas dan para ulama yang membina masyarakat secara langsung. Karena itu dia berharap agar kemitraan ini segera terwujud guna dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar pesantren. Sementara itu Unit Manager Communication dan CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Idhani, mengatakan aksi tanam pohon dalam Program Langit Biru tahun 2021 adalah dalam rangka meningkatkan kepedulian berbagai pihak akan pentingnya penanaman dan pemeliharaan pohon yang berkelanjutan dan mengurangi pemanasan global. Tujuannya untuk mengurangi dampak pemanasan global, mencegah berbagai bencana baik banjir kekeringan dan tanah longsor, meningkatkan upaya konservasi sumber daya genetic
Di Airlangga Forum, Baddrut Tamam: Membangun dari Fakta Bukan Keinginan PAMEKASAN (GN)–Bupati Pamekasan Baddrut Tamam kembali tampil menjadi pembicara dalam forum ilmiah nasional. Kali ini Bupati muda energik ini tampil dalam seminar di Airlangga Forum bertema Kampus Membangun D esa yang digelar oleh Sekolah Pasca Sarjana Unair Surabaya, Jumat (19/2/2021) siang. Selain Baddrut Tamam pembicara lain yang dihadirkan dalam seminar itu adalah Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim Iskandar, Prof Moh. Nasih Rektor Unair, Prof Badri Munir Direktur Sekolah Pasca Sarjana Unair. Seminar ini dipandu oleh moderator Prof Suparto Wijoyo. Baddrut Tamam membawakan makalah dengan judul Sumberdaya Manusia dan Desa Sebagai Akselerasi Pembangunan Masa Depan. Di dalamnya dia mengungkapkan dinamika pendidikan di Pamekasan dan berbagai potensi desa dengan dinamika program yang dijalakannya. Dia menegaskan pembangunan yang dijalankannya tidak berdasarkan pada keinginan, akan tetapi berdasarkan persoalan yang ingin diselesaikan, agar bisa mendorong desa bisa naik kelas, dari desa biasa menjadi desa
GN/Masdawi
Bupati Baddrut Tamam (nomor 2 dari kanan) berbicara dalam Airlangga Forum.
yang berkemajuan. Dia mengemukakan ada lima prioritas program pembangunan yang dijalankannya yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, reformasi birokrasi dan infrastruktur. “Salah satu strategi yang dilakukan dalam membangun Pamekasan diantaranya melalui desa tematik. Desa tematik itu saya memilih cara partisipatif, pak kades dan seluruh potensi stakeholder di desa itu harus menemukan minimal satu potensi ekonomi desa dan apa saja yang mau dikembangkan,” katanya. Dikatakan kalau pemerintah langsung ke bawah, masyarakat merasa tidak diajak untuk terlibat dalam
pembangunan. Sehingga harus menemukan dulu potensi ekonominya. Setelah diketahui potensi yang mau dibangun, baru kemudian pemerintah menyediakan fasilitas. “Madura ini banyak pakai sarung tapi tidak ada produksi sarung, dari kondisi ini saya mengajak kades, apa yang bisa kita lakukan ? Akhirnya beberapa desa menemukan. Kini ada desa songkok, desa desa sarung dan lainnya. Dari situlah kita kembangkan dengan program Wira Usaha Baru (WUB) untuk seluruh anak-anak muda. Sehingga sekarang ada pelatihan songkok ada kampung songkok, “ ungkapnya. adv,mas
tanaman hutan, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam dan memelihara pohon sebagai bagian dari sikap dan budaya sehari hari. “Dalam rangka mendukung suksesnya aksi tanam pohon program langit biru telah disiapkan bibit Ketapang Kencana sebanyak 600 batang dari Pertamina Wilayah Madura. Semua bibit pohon ini akan disebar untuk penghijauan kantor pemerintahan kecamatan, polsek, koramil serta pondok pesantren di Pamekasan,” katanya. Di Pertamina ini, kata dia, ada dua program yaitu Langit Biru dan Pertashop. Dua program ini mengacu kepada lingkungan hidup, mengedukasi masyarakat pengguna BBM, bahwa menggunakan BBM yang ramah lingkungan itu jauh lebih bermanfaat. Dikatakan 75 % polusi lingkungan dihasilkan oleh BBM yang tidak ramah lingkungan. “Jadi program langit biru di SPBU dan adanya outlet mini Pertashop, kita ingin mengajak dan mengedukasi masyarakat menggunakan BBM yang ramah lingkungan. mas
GN/Masdawi
Sekdakab Pamekasan Totok Hartono menyerahkan bantuan.
Ajak Jurnalis Bekerja Etis, Ikhlas Berintegritas
PAMEKASAN (GN)–Bekerjasama dengan Pemkab, Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PJIP), Kamis (18/2/2021) menggelar Bhakti Sosal pemberian sembako kepada 50 orang lansia. Kegiatan yang digelar di Mandhepa Agung Ronggosukosukowati Pamekasan ini digelar dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke 75 tahun 2021. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekdakab Pamekasan Totok Hartono, Kepala Dinas Sosal Drs HM Moh Tarsun MSi, Kabag Kesra Khalifaturrahman dan sejumlah pejabat pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Pamekasan. Juga hadir pengurus paguyuban wartawan lokal lain dan Ketua PWI Pamekasan. Dalam sambutannya mewakili Bupati Baddrut Tamam, Totok Hartono mengatakan jurnalis adalah bagian dari masyarakat dan pemerintahan. Sebab pers dan para jurnalis adalah bagian dari elemen penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik, misalnya dalam mengedukasi masyarakat dan mensosialisasikan program pemerintah. “Dalam tata kelola pemerintahan yang baik itu ada beberapa unsur. Pertama transparan, kedua akuntabel, ketiga partisipatif. Tata kelola yang baik inilah yang membutuhkan partisipasi dari semua pihak. Satu contoh bagaimana mensosialisasikan tentang protocol kesehatan dimasa pandemi ini bagi masyarakat kita, baik itu sosialisasi yang berisi edukasi maupun publikasi,” katanya. Peran penting pers dan para jurnalis itu, kata Totok, harus difahami bersama oleh para pelaksana pemerintahan, bahwa pers dan para jurnalis adalah partner dari pemerintah. Misalnya saat perjuangan untuk melawan hoax yang luar biasa, membutuhkan perjuangan yang kompak dan konsisten. Yang menarik Totok Hartono juga menyampaikan bahwa kerja pers dan jurnalistik tidak hanya berupa keterampilan teknik kepenulisan, namun harus juga memiliki dasar pengetahuan agama yang bagus, karena dengan dasar pengetahuan tentang agama akan bisa melaksanakan tugas sebaga penulis dan penyampai berita kepada masyarakat dengan etis, ikhlas dan niat baik. Tugas itu, kata dia, membutuhkan perjuangan dan keseriusan. “Salah satu unsur kerja yang harus diperhatikan oleh insan pers adalah keikhlasan. Keikhlasan yang diperkuat atau ditambah dengan niat yang baik, maka itu akan menjadi catatan pahala yang insya Allah akan mendapat balasan dari Allah SWT, karena kerja jurnalistik merupakan kerja amal ibadah,” tandasnya.Terkait kerjasama antara para jurnalis dengan Pemkab dalam program bantuan social, Totok Hartono mengharapkan agar ada peningkatan pada tahun tahun berikutnya. Karena itu dia menyarankan agar ada koordinasi yang bagus antara paguyuban jurnalis dengan OPD terkait dilingkungan Pemkab Pamekasan. Sementara itu kepada para lansia penerima bantuan sembako, Totok Hartono, mengharap agar bantuan yang diterimanya sekalipun tidak besar akan bisa mengurangi beban kebutuhan hidupnya. Dia juga meminta doa para lansia agar bisa melaksanakan tugas pemerintahan dengan baik dan selalu dalam bimbingan Allah SWT. Di akhir sambutannya Totok Hartono membacakan pantun untuk para jurnalis Pamekasan. Di antaranya berbunyi : “Lampu padam gelap gulita, cari pelita di dalam peti. Anak jurnalistik mampu membuat berita, menjadi kebanggaan dalam hati.” Lalu “Menulis novel dengan mesin ketik, sambil makan mangga yang dipetik. Jika ingin dapat teman setia nan cantik. Rajinlah bergaul dengan para jurnalistik,” katanya.mas
Ekstrak Kopi Siwalan, Inovasi Desa Gegeh Menuju Desa Berkemajuan PAMEKASAN (GN)–Satu lagi Desa di Pamekasan siap menjadi Desa Tematik, yaitu Desa Gegeh Kecamatan Kadur. Kamis (18/2/2021) Kepala Desa Gegeh Hendra Budi Krisna mempresentasikan program desanya untuk menjadi desa berkemajuan itu di hadapan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam di Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan. Desa Tematik atau desa kreatif adalah program unggulan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Dalam program ini tiap desa diharapkan memiliki satu produk unggulan menuju pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tiap desa dituntut memiliki minimal satu program unggulan, baik dalam bentuk pertanian maupun wisata. Kepada wartawan yang menemuinya usai acara presentasi, Bupati Baddrut Tamam mendukung penuh kereatifitas Desa Gegeh yang memiliki beberapa pikiran kreatif yang luar biasa. Dia berharap agar kreatifitas itu dijaga dengan baik dengan melibatkan semua elemen yang ada di desa, utamanya kalangan kaum mudanya. “Pak Kades ini sedang merancang usaha luar biasa, masih muda dan berkeinginan maju di desanya terus bersaing dengan desa yang berkemajuan. Alhamdulillah jika
GN/Masdawi
Bupati Baddrut Tamam melihat hasil produk kreativitas Desa Gegeh didampingi Kades Gegeh Hendra Budi.
seluruh stakeholder di desa Gegeh sudah mulai berfikir open minded, untuk membangun desanya diantaranya desa wisata Madurasa, didalamnya ada wisata kuliner, ada wisata petik madu, dan beberapa wisata lain,” paparnya. Program ini, kata Baddrut Tamam, perlu mendapat dukungan dari semua elemen terkait. Termasuk dari kalangan pekerja pers untuk publikasinya. Baddrut Tamam sendiri juga akan segera datang mengujungi Desa Gegeh dengan tujuan menyaksikan secara langsung berbagai potensi desa yang dekembangkannya. “Insya Allah saya akan datang kesana naik sepeda motor,“ tandasnya. Sementara itu Kepala Desa Gegeh Hendra Budi Krisna mengatakan pengembangan desanya
menjadi desa wisata bertujuan untuk mengangkat perekonomian masyarakat. Desa Gegeh nanti akan menjual beberapa produk hasil inovasi atau kerajinan masyarakat. Usaha ini, kata Hendra, nanti akan menyerap lapangan kerja bagi para pemuda dan warga sekitar, sehingga warga tidak mencari pekerjaan diluar desanya. Karena di desanya sudah banyak tersedia lapangan pekerjaan. Beberapa jenis usaha yang dikembangkan adalah pengelolaan ‘’Agrowisata Madurasa’’. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang memberikan waktu bagi kami untuk menyampaikan presentasi tentang program pengembangan desa kami. adv,mas
minggu ke-285
25 Februari - 3 MARET 2021
PANTURA
BENGAWAN NJERO LAMPONGAN MELUAP
Lagi, Banjir Kepung 62 Desa LAMONGAN (GN) – Hujan deras dalam beberapa hari terakhir yang mengguyur Kabupaten Lamongan, kembali menyebabkan sekitar 62 desa di 5 kecamatan dikepung banjir. Selain hujan, banjir ini juga disebabkan luapan Bengawan Njero yang tak mampu menampung air hujan. “Untuk yang saat ini, banjir terjadi di 62 desa di 5 kecamatan. Yaitu Kecamatan Karangbinangun, Glagah, Deket, Kalitengah dan Turi,” kata Kasi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Muslimin kepada wartawan, Rabu (24/2/2021). Sama seperti banjir di Lamongan beberapa waktu lalu, banjir kali ini juga menggenangi rumah warga dan jalan-jalan poros desa. Tercatat, ada 3.592 rumah warga yang dihuni 3.712 Kepala Keluarga (KK) terendam banjir. “Rumah terendam terbanyak ada di Kecamatan Turi yaitu 1.632 rumah. Kecamatan Deket 649 rumah, Kecamatan Kalitengah 519 rumah, Kecamatan Karangbinangun 449 rumah dan Kecamatan Glagah 343 rumah,” ujar Muslimin. Ketinggian air banjir yang menggenangi rumah warga juga terbilang sama. Yaitu antara 30 hingga 50 cm. Selain itu, banjir juga menggenangi jalan poros desa dan poros dusun yang ada di 5 kecamatan tersebut dengan
Seorang warga terpaksa harus mendorong motor miliknya karena mogok akibat banjir.
ketinggian air banjir antara 20 hingga 80 cm. “Total kerugian akibat banjir ini ditaksir lebih dari Rp 35 miliar,” imbuhnya. Untuk mengatasi banjir, lanjut Muslimin, pihaknya terus mengoptimalkan pompa air. Memompa air dari Bengawan Njero menuju Bengawan Solo. Pengoptimalan pompa dilakukan seiring dengan masih tingginya curah hujan, agar banjir bisa segera surut. “Banjir di Bengawan Njero ini akibat curah hujan beberapa hari terakhir yang cukup merata. Sehingga membuat waduk dan rawa debit airnya penuh, seperti
Cuaca Buruk, Nelayan Tuban Tak Melaut
TUBAN (GN) – Angin kencang dan ombak yang tinggi membuat para nelayan di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban Kota, Kabupaten Tuban, terpaksa tidak melaut. Bahkan sudah tiga hari ini, para nelayan harus memarkir perahunya di tepi laut, guna menghindari risiko angin dan ombak, serta demi mengutamakan keselamatan para nelayan. Salah satu nelayan asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban Kota, Riyanto (50) mengaku tidak pergi melaut, karena lebih mengutamakan keselamatan. Apalagi saat ini memasuki musim barat, yakni angin kencang dari arah barat. “Hari ini tidak ada yang melaut, karena gerimis dan ombaknya besar. Tadi pagi ada yang mencoba berangkat melaut tetapi balik lagi, karena risikonya tinggi,” ujar
Riyanto, Rabu (24/2/2021). Gelombang di tengah laut beberapa hari ini mencapai satu meter lebih. Hal ini membuat para nelayan di desanya selama tiga hari sudah tidak lagi melaut, atau melakukan penangkapan ikan. “Kalau cuaca gini nelayan sekitar sini mengangur, karena rata-rata tidak punya pekerjaan sampingan. Ada yang memilih memperbaiki peralatan perahu, ada juga yang sekadar kumpul sesama nelayan,” kata Riyanto. Ia menambahkan, dampak cuaca ekstrem ini berimbas pada pendapatan para nelayan yang berkurang dari biasanya. Menurutnya, sebagian nelayan tidak memiliki pendapatan sama sekali. Padahal biasanya mereka bisa membawa pulang uang minimal sebesar Rp 80 ribu sampai Rp 100 ribu. “Kalau kepepet ya ngutang. * det
Waduk Gondang yang limpasannya sudah setinggi 28 cm,” tutur Muslimin. Salah satu warga Kecamatan Kalitengah, Mahmud mengakui jika banjir Lamongan kembali datang setelah sempat surut selama beberapa hari. “Sempat surut, namun banjir lagi karena curah hujan tinggi,” kata Mahmud. Selain jalan dusun, jalur desa dan jalur poros kecamatan juga terendam banjir. Selain itu tambak dan ratusan rumah warga juga kembali tergenang. Padahal, warga baru saja merasakan surutnya banjir. Aktivitas warga
pun kembali terbatas karena ketinggian air antara 30- 50cm. “Banjir yang menggenangi jalan ketinggian airnya antara 30 cm hingga 50 cm,” ujar Mahmud. Hal sama juga diakui warga Kecamatan Turi, Sri. Sri menyebut, jalan depan Pasar Kiringan juga sudah terendam banjir kembali setelah sempat surut beberapa hari lalu. Akibatnya, kata Sri, banyak motor warga terutama motor matic mogok karena nekat menerjang banjir. “Banyak yang mogok karena nekat menerjang banjir pakai motor,” imbuhnya.
Warga lainnya, Tohari berharap banjir di Lamongan yang kerap terjadi setiap tahun ini segera mendapat solusi. Sebab, warga terutama petani juga dihadapkan kerugian yang tidak sedikit. “Tambak-tambak terendam banjir, tentu saja petani merugi,” tuturnya. Kondisi ini membuat pasokan ikan air tawar di Lamongan mengalami penurunan sekitar 30 persen. Turunnya stok ikan air tawar di Pasar Ikan Lamongan akibat banjir di kawasan Bengawan Njero Lamongan. Hal ini diakui UPT Pasar Ikan Lamongan. det,lpt
511 Polisi Divaksin Tahap Pertama TUBAN (GN) - 511 Anggota Polres Tuban dan polsek jajaran mendapat giliran divaksin tahap pertama. Pelaksanaan vaksin dibagi menjadi 3 gelombang dan digelar selama 3 hari, di klinik Polres Tuban. Klinik yang barus diresmikan Bupati Tuban Fatkhul Huda, ini diharapkan semakin maju dan bangunannya semakin sempurna. “Klinik ini bisa berdiri berkat komunikasi dan kerjasama yang baik antara Polres Tuban dengan Pemkab, walaupun Pak Ruruh ini baru setahun, namun sudah menorehkan karya yang banyak,” ujar Bupati Fatkhul Huda, Rabu (23/2/2021). Pembangunan Klinik ini bisa terlaksana, jelas bupati, bantuan hibah dari Pemkab Tuban dilengkapi berbagai fasilitas ruang tindakan, konsultasi dokter, laboratorium, ruang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Keluarga
Petugas kepolisian saat menjalani pemeriksaan sebelum di vaksin.
Berencana (KB), pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi dan mulut dan lainnya sesuai Permenkes No 9 tahun 2014 tentang Klinik Kesehatan. Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono bahwa fasilitas kesehatan lingkungan mapolres ini juga bisa dimanfaatkan masyarakat umum. “Klinik ini nantinya selain digunakan oleh anggota juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum yang membutuhkan penanganan kesehatan pemegang BPJS,” jelas kapolres.
Sementara setelah dilaunching, gedung kesehatan ini langsung digunakan untuk vaksinasi anggota polisi di Tuban. “Hari ini setelah dibuka, akan digunakan perdana untuk vaksin COVID-19 anggota Polres Tuban,” ujarnya. Pengerjaan bangunan klinik ini butuh waktu satu tahun. Sebelum pindah di komplek mapolres, lokasi klinik Polres Tuban ini berada di Aspol Kebonsari, yang berjarak kurang lebih 2 km dari Polres Tuban. det
5 COVID-19
Limbah Masker Menumpuk di TPA TUBAN (GN) – Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak kesehatan masyarakat, tapi juga menimbulkan masalah baru yakni limbah atau sampah masker. Persoalan limbah masker bekas pakai perorangan sering kali dibuang begitu saja ke tempat sampah. Ujungnya sampah masker menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Kepala Seksi (Kasi) Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tuban, Arwin Musthofa mengatakan, selama pandemi Covid-19, banyak limbah masker dari masyarakat. “Kita juga perlu waspada terhadap peyalagunaan masker bekas yang di-recyle. Tetapi alhamdulillah selama pemilahan sampah di TPA Tuban, tidak ditemukan adanya recycle masker bekas,” kata Arwin. Arwin menjelaskan, sampah medis bekas penanganan Covid-19 termasuk limbah B3 harus ditangani sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor P56/MenLHK/ Setjen, tahun 2015, tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. “Limbah medis seperti bekas alat rapid test, swab test hingga baju hazmat ini tidak menjadi masalah. Karena di Tuban terdapat insinerator limbah medis yang sudah berizin,” katanya. Ia mengimbau agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Karena pengelolaan sampah yang baik menjadi bentuk tanggung jawab, dan kontribusi masyarakat untuk mengurangi jumlah sampah yang terbuang setiap harinya. “Kami juga perlu ingatkan kepada masyarkat Tuban untuk merusak masker bekas pakai sebelum dibuang ke tempat pengumpulan sampah aga tidak di-recycle,” kata Arwin. ina
KRIMINAL
Sebulan Ungkap 9 Kasus Narkoba LAMONGAN (GN) - Peredaran narkoba di Lamongan dinilai masih tinggi. Buktinya, dalam sebulan, Satreskoba Polres Lamongan berhasil mengungkap 9 kasus narkoba. Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengatakan, sejak 22 Januari hingga 15 Februari, Satreskoba Polres Lamongan mengungkap 9 kasus narkoba. Dari 9 kasus itu ada 11 tersangka yang diamankan. “Selain mengamankan 11 tersangka, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya adalah sabu dan juga ratusan butir pil karnopen dan pil dobel L,” kata Miko saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Rabu (24/2/2021). Menurutnya, keberhasilan Satreskoba Polres Lamongan dalam mengungkap 9 kasus tersebut tak lepas dari peran masyarakat. Tingginya kasus peredaran narkoba di Lamongan menjadi perhatian khusus dari berbagai pihak. “Kami menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, karena pengungkapan kasus ini sebagian besar adalah dari informasi masyarakat,” ujar Miko. Ia menambahkan, upaya penanganan kasus narkoba tidak hanya pengungkapan berupa tindakan dari anggota Polri. Tapi juga dibutuhkan kerja sama dengan instansi terkait, termasuk di dalamnya adalah masyarakat. “Tentunya kami akan evaluasi dan mapping terkait dengan apa yang kita lakukan. Baik lokasi maupun modusnya untuk memaksimalkan upaya pemberantasan narkoba,” tambahnya. Dari 11 tersangka yang diamankan Satreskoba Polres Lamongan, ada pasangan suami istri. Yaitu Rendi dan Yeni, warga Kecamatan Paciran. Mereka digerebek petugas saat berada di salah satu SPBU di Lamongan. “Saya nekat jual sabu karena untuk kebutuhan rumah tangga, apalagi saat ini cari ikan sepi dan untuk beli susu anak,” kata Rendi di hadapan petugas kepolisian. Kepada 11 tersangka, Miko menegaskan, mereka akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun. Kemudian Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara. “Para tersangka ini sudah kami amankan dan akan kami kembangkan lagi,” pungkasnya. det
KAMPUNG MILIARDER TUBAN
Tabrak Pagar Rumah, 15 Mobil Warga Masuk Bengkel Kampung miliarder di Tuban masih menjadi perhatian banyak pihak. Jika sepekan lalu ramai memborong mobil, kini warga kampung ‘mendadak kaya” ini dikabarkan banyak mobil yang masuk bengkel. Kok bisa? Ratusan miliarder desa di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, yang sebelumnya ramai-ramai membeli mobil baru, kini harus berurusan dengan bengkel mobil. Belasan mobil baru yang dikendarai warga ini mengalami kerusakan ringan akibat kecelakaan. Maklum, warga yang ‘mendadak kaya’ ini masih banyak yang belum mahir mengemudikan mobil. Hingga saat ini setidaknya sudah ada 15 mobil milik miliarder desa yang dibawa ke bengkel Auto2000 Tuban untuk diperbaiki, karena beret-beret atau penyok. Kepala Cabang Auto2000 Tuban, Arie Soerjono ke-
pada awak media, mengatakan hingga saat ini sudah ada 15 unit mobil warga Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang masuk bengkel karena kecelakaan ringan, karena pemiliknya belum mahir mengemudi. “Kalau jumlah kendaraan yang sudah masuk bengkel Auto2000 Tuban sebanyak 15 unit. Semuanya mengalami kerusakan ringan,” kata Arie, kepada awak media, Rabu (24/2/2021). Menurutnya, rata-rata kerusakan ada di bagian depan dan samping, karena nabrak pagar atau trotoar. “Karena jalan di desa sana itu sempit-sempit, jadi kadang ada sepeda atau saat simpangan terus meng-
Salah satu mobil milik warga kampung miliader sedang diperbaiki di bengkel.
hindari sehingga menyerempet atau nabrak pagar.” kata Arie. Selain itu ada juga yang menalami kerusakan di bagian belakang. Menurutnya juga disebabkan pengemudinya belum begitu mahir, sehingga
belum bisa mengira-ngira aat memundurkan mobilnya. “Sisanya rusak di bagian belakang. Bagian belakang itu pas mundur dan belum bisa ngira-ngira sehingga nabrak.” kata Arie Arie menambahkan, untuk
jenis mobil yang paling banyak masuk bengkel adalah jenis Toyota Rush, kemudian Toyota Kijang Innova. “Untuk Rush ada sekitar 55 persen. Selanjutnya Innova, ada sekitar 35 persen dari total yang masuk bengkel.” kata Arie.
Masih menurut Arie bahwa saat pembelian semua mobil milik warga Jenu dilengkapi dengan asuransi, sehingga ketika ada accident terhadap kendaraannya, langsung dicover oleh asuransi. Selain itu, Auto2000 Tuban juga dilengkapi dengan bengkel body repair sehingga seluruh mobil yang mengalami kerusakan bisa langsung diperbaiki di bengkel Auto2000 Tuban. “Semuanya di-cover asuransi. Jadi bisa langsung dilakukan perbaikan di sini.” kata Arie. Ia menjelaskan, hingga hari ini sudah 130 mobil yang dibeli warga kampung miliarder dari dealer itu. Kebanyakan Toyota Innova tipe manual. “Ada memang yang beli tapi belum bisa nyetir. Baru belajar setelah mereka punya saat ini,” tambahnya. Rencananya, Auto 2000 Tuban akan melakukan edu-
kasi soal etika berkendara yang baik dan santun di jalan. Pihaknya akan bekerja sama dengan Satlantas Polres Tuban. “Saya sudah diskusi tadi sama Pak Kades. Nanti akan ada pelatihan terkait perawatan mobil, etika berkendara. Tentunya nanti juga akan melibatkan dari kepolisian sebagai narasumber, seperti pelatihan-pelatihan yang selama ini kita laksanakan,” tutup Arie. Di tempat terpisah, Kades Sumurgeneng, Gihanto mengatakan, banyak warga kampung miliarder yang membeli mobil meski belum bisa nyetir. Jadi mereka baru belajar mengemudi setelah membeli mobil. Totalnya kira-kira mencapai 25 persen dari jumlah warga yang membeli mobil. “Betul, ada yang beli mobil belum bisa nyetir. Kira-kira 25 persen ya jumlahnya dari yang beli,” jelas Gihanto. ine,det
surabaya
6
minggu ke-285
25 Februari - 3 MARET 2021
DAMPAK PEMADAMAN LISTRIK PLN
Hari Ini, Air PDAM Mengecil
SURABAYA (GN) - Warga Kota Surabaya perlu menyiapkan cadangan air PDAM, Kamis (25/2/2021) hari ini. Pasalnya, pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN akan mengakibatkan aliran air PDAM mati di beberapa kawasan di Kota Surabaya. Supervisor Humas dan Sosial PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Andriana
menjelaskan, pihaknya menerima pemberitahuan dari PLN terkait pemadaman listrik pada Kamis (25/2/2021). Akibatnya, aliran air dari Rumah Pompa Ketegan PDAM Surya Sembada akan mengecil bahkan hingga tidak keluar air. “Kami menyosialisasikan hal ini agar warga bisa bersiap-siap untuk menampung
air saat aliran air mengecil hingga tidak keluar,” ujar Andriana, Rabu (24/2/2021). Akibat adanya pemadaman listrik ini, sejumlah kawasan di Kota Surabaya akan terdampak. Daerah yang aliran airnya mengecil hingga tak keluar antara lain Dukuh Menanggal, Karah, Ketintang, Pagesangan, Siwalankerto, Rungkut,
Kutisari, Puri Mas, Gunung Anyar, Medokan, Semampir, Semolowaru, Keputih, Mulyorejo, Kalijudan, Kedung Cowek, Kenjeran, Kedinding, Tambak Wedi, Tanah Merah, Sidotopo, dan sekitarnya. “Sebenernya air hanya mengecil, masih kita alirkan secara by pass. Yang benarbenar tidak keluar airnya
yang jaraknya terjauh atau yang biasanya rumahnya di dataran lebih tinggi dan rumah tingkat sehingga air kita tidak bisa mencapainya,” terang Andriana. Ia melanjutkan, mengecilnya aliran air hingga tak keluar ini akan berlangsung dari dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Namun, aliran air tidak bisa langsung kem-
bali normal meski listrik sudah menyala di Rumah Pompa Ketegan. “Ketika sudah menyala masih ada proses normalisasi aliran airnya dan itu butuh waktu untuk sampai ke pelanggan. Normalisasi sekitar 1-3 jam sampai ke pelanggan terjauh,” ungkapnya. Jika warga membutuhkan air bersih darurat, maka
PDAM Surya Sembada menyediakan tangki air gratis. Satu tangki ini bisa digunakan untuk 5 hingga 7 kepala keluarga. Pemesanan tangki bisa dilakukan ke nomor 0800192-6666. “Permintaan tangki air gratis harus dikoordinir oleh RT atau RW setempat. Jadi tidak bisa dipesan perorangan,” tutup Andriana. idi
Slamet Widodo Akhirnya Huni Rusun
Plh Wali Kota Hendro Gunawan bersama pengurus PMI Surabaya.
PMI Diminta Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19
SURABAYA (GN) - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya Hendro Gunawan menghadiri Konsolidasi dan Sosialisasi Kepalang Merahan PMI, Rabu (24/2/2021). Konsolidasi yang berlangsung di Kantor PMI Jalan Embong Ploso itu, dihadiri oleh pengurus PMI Surabaya masa bakti tahun 2021 – 2026. Pada kesempatan itu, Plh Wali Kota Surabaya, Hendro Gunawan berterima kasih atas dukungan berbagai pihak sehingga PMI dapat berjalan dengan baik. Selain itu, ia juga mengucapkan
selamat atas penetapan pengurus mulai dari dewan penghormatan hingga tingkat kecamatan di Kota Pahlawan. “Selamat, sekali lagi. Semoga ini menjadi amalan untuk kita semua,” kata Hendro Gunawan mengawali sambutannya. Ia mengungkapkan, jika menengok ke belakang hingga detik ini pandemi Covid-19 memang belum berakhir. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak seluruh jajaran PMI untuk tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) dan menjadi duta kesehatan bagi keluarga maupun
masyakarat secara luas. “Karena kita tidak tahu sampai kapan selesainya Covid-19, sehingga kami imbau bapak ibu bisa menjaga prokes ini dengan baik,” pesan dia. Tidak hanya itu, Hendro juga memaparkan, dalam beberapa waktu ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar vaksinasi secara masal di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes), baik puskesmas maupun rumah sakit. Makanya, di kesempatan yang sama dia meminta bantuan kepada PMI untuk bersamasama ikut menyosialisasikan
pentingnya vaksin kepada masyarakat. “Sehingga masyarakat dapat menerima informasi secara luas terutama manfaat vaksinasi itu sendiri,” tegasnya. Bahkan, selain sosialisasi vaksin, kata Hendro,, donor plasma konvalesen juga menjadi fokus pemerintah dalam upaya menangani wabah dunia tersebut. Apabila terdapat penyintas Covid-19 yang belum donor plasma, maka tim PMI juga dapat membantu dengan mendata dan melaporkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes). pur
SURABAYA (GN) - Keluarga Slamet Widodo (21), warga Surabaya yang mengalami lumpuh dan tinggal di Sukomanunggal Baru Utara PJKA No. 12 B, akhirnya bersedia pindah ke Rusunawa Babat Jerawat Surabaya, Rabu (24/2/2021). Meski beberapa kali sempat menolak, kali ini kedua orang tua Slamet bersedia dan menerima ajakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk tinggal di rumah yang lebih layak. Kepala Bidang Keagamaan dan Swadaya Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, M. Januar Rizal mengatakan, pihaknya maupun Kecamatan Sukomanunggal sudah lama mengajak keluarga Slamet agar tinggal di rusunawa. Sebab, tempat tinggal yang ditempatinya saat itu kondisinya tidak layak. Apalagi status tanah yang ditempati merupakan milik PJKA, sehingga pemkot tidak bisa memberikan intervensi bantuan Program Rutilahu atau bedah rumah.
“Tadi pagi klien sudah kita bantu pindahan ke Rusunawa Babat Jerawat. Setelah tadi malam kita berikan edukasi dan pemahaman, alhamdulillah orang tuanya bersedia untuk pindah ke rusunawa,” kata Rizal saat dihubungi, Rabu (24/2/2021). Menurutnya, apabila Slamet tetap tinggal di rumah dengan kondisi yang tidak layak, tentunya hal itu justru akan mengganggu kondisi kesehatannya. Bahkan, seringkali jajaran kecamatan atau puskesmas juga menawarkan bantuan pengobatan untuk Slamet namun ditolak oleh orang tuanya. “Alhamdulillah saat ini orang tua Slamet, ibunya
juga sudah bersedia dibantu untuk pengobatan anaknya. Nanti dari Puskesmas dan kecamatan akan memeriksa kesehatannya secara paralel jemput bola,” terang dia. Tak hanya intervensi tempat tinggal yang lebih layak diberikan pemkot kepada pasangan keluarga Fatimah dan Gito ini. Rizal menyebut, keluarga Slamet juga telah mendapat beberapa program bantuan baik dari pemerintah pusat maupun Pemkot Surabaya. Yakni, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), BPJS PBI, Bantuan Sosial Tunai (BST), hingga Permakanan Paca (Penyandang Cacat). pur
Slamet Widodo saat memasuki rusunawa Babat Jerawat.
PEMERINTAH KOTA SURABAYA
Pemkot Surabaya Terima Penghargaan dari Kementerian LHK atas Keberhasilan Kurangi Volume Sampah di TPA Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati pada 21 Februari tiap tahunnya. Selama 5 tahun terakhir, HPSN menjadi momentum untuk membangun kesadaran publik dalam upaya-upaya pengurangan dan penanganan sampah. Di Kota Surabaya sendiri, upaya pengurangan sampah dilakukan mulai dari hulu hingga hilir. Artinya, penanganan dilakukan dimulai dari tingkat rumah tangga, kelurahan, TPS (Tempat Pembuangan Sampah) hingga TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Upaya tersebut ternyata membuahkan hasil yang sangat signifikan. Jika pada tahun 2018-2019 jumlah volume sampah mencapai 1.600 – 1.700 ton per hari, saat ini volume sampah yang masuk ke TPA mencapai 1.500 ton per hari. Angka 1.500 ton per hari ini merupakan jumlah total volume sampah yang dihasilkan baik dari swasta maupun pemerintah. Atas berbagai upaya pengurangan volume sampah ini, Pemkot Surabaya pun diganjar Penghargaan Kinerja Pengurangan Sampah dan menerima Dana Insentif Daerah (DID) Tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penghargaan ini diterima Pelaksana Harian (Plh), Walikota Surabaya Hendro Gunawan, saat mengikuti rangkaian acara Puncak Peringatan HPSN 2021 melalui virtual di ruang kerja Sekretariat Daerah, Balai Kota Surabaya, Senin (22/2/2021). “Terima kasih penghargaannya Ibu Menteri,” kata Hendro. Bagi dia, penghargaan ini akan menjadi penyemangat jajaran Pemkot Surabaya untuk terus berupaya lebih baik lagi terutama dalam hal penanganan dan pengelolaan sampah. Selain itu, penghargaan ini diharapkan pula dapat mendorong masyarakat agar semakin peduli terhadap upaya pengurangan sampah. “Semoga ini menjadi penyemangat Kota Pahlawan untuk lebih baik lagi,” ujar Hendro. Dalam kesempatan itu, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dalam sambutannya mengatakan, bahwa HPSN ini diharapkan dapat menjadi platform untuk memperkuat posisi
Pengolahan Sampah di TPS Jambangan.
Penghargaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021. sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Selain itu, HPSN ini juga sekaligus sebagai pertunjukan salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan. “Yaitu sampah menjadi sumbernya melalui pelaksanaan ekonomi sirkular. Dan sampah menjadi sumber energi alternatif,” kata Menteri LHK. Namun, seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, maka volume sampah juga akan ikut naik. Karenanya, berbagai langkah dan strategi harus dilakukan Pemkot Surabaya agar dapat menekan jumlah volume sampah dengan cara memanfaatkannya sebaik mungkin. “Mulai dari sampah rumah tangga harus terpisah, kemudian pengelolaan sampah organik dengan pengembangbiakan Magot (Larva). Hingga pemanfaatan sampah daun
Di Kota Surabaya sendiri, upaya pengurangan sampah dilakukan mulai dari hulu hingga hilir.
menjadi kompos yang dipergunakan untuk perawatan taman-taman kota,” kata Plt Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya Anna Fajriatin. Dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pemkot terus berupaya mengurangi jumlah
volume sampah yang akan dibuang ke TPA. Bahkan, beberapa program yang sudah dijalankan pemkot seperti Green and Clean, Merdeka dari Sampah, Rumah Kompos hingga Bank Sampah telah berhasil mengurangi jumlah volume sampah di TPA. Tak hanya itu, untuk mengurangi
jumlah tumpukan sampah di TPA, Pemkot Surabaya juga menerapkan teknologi waste to energy, yakni mengolah sampah menjadi sumber energi listrik. Hasilnya, saat ini jumlah volume sampah mengalami penurunan dalam setiap harinya. Jika pada tahun 2018-2019, volume sampah yang masuk di TPA sekitar 1.600 1.700 ton per hari, kini sampah yang terkumpul dalam setiap harinya sekitar 1.500 ton. “Tahun lalu itu dari 1.600 ton sekarang tinggal 1.500 ton per hari. Jadi penurunannya itu cukup signifikan,” papar dia. Meski jumlah volume sampah mengalami penurunan, namun Anna menyatakan akan terus berinovasi dan berupaya untuk menekan jumlah sampah dengan berbagai macam pemanfaatan dan inovasi yang ada. Misalnya dengan cara mengolah limbah sampah atau barang bekas yang tidak terpakai menjadi furniture atau perabotan rumah tangga. Seperti kasur, sofa, meja maupun perabotan yang lainnya. “Karena sebagian warga yang barangnya seperti itu sudah tidak dipakai diletakkan di depan rumah. Itu pengolahannya kami secara manual. Jadi kami cari alternatifnya,” jelas dia. Sedangkan untuk DID yang diterima pemkot, kata Anna, rencananya akan diperuntukkan untuk mendukung pengelolaan sampah di Surabaya seperti pembelian mesin. Namun begitu, ia mengaku masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian LHK untuk alokasi DID. “Nanti kan ada arahannya boleh digunakan untuk belanja apa kita akan melihat aturannya,” pungkasnya. adv
minggu ke-285
25 Februari - 3 MARET 2021
ekonomi-bisnis
7
Destinasi Wisata Budaya Berkembang Pesat di Jatim Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Teknis Pengelolaan Destinasi Wisata Budaya di Hotel Tanjung Kodok Resort Kabupaten Lamongan, Rabu (24/2/2021). Kegiatan ini berlangsung lancar meski dengan penerapan protokol kesehatan ketat.
K
epala Disbudpar Jatim Sinarto, S.Kar, MM mengawali sambutannya menegaskan, untuk menjaga supaya seluruh peserta dan para, narasumber dan undangan terhindar dari Covid 19, agar menerapkan protokol kesehatan ketat. Sinarto menjelaskan, saat ini wisata budaya mulai berkembang seiring dengan meningkatnya perkembangan kehidupan masyarakat, sehingga wisata budaya merupakan sebuah konsep pariwisata yang berpotensi untuk dikembangkan baik dari sisi pelayanan dan pengelolaannya. Menurut Sinarto, Jawa Timur memiliki banyak destinasi wisata budaya, salah satunya yang sangat terkenal tentang kehidupan dan upacara Adat Suku Tengger (Yadnya Kasada). “Tradisi dan kehidupan masyarakat Desa Kemiren serta masih banyak lagi di daerah yang menarik untuk dikunjungi sebagai wawasan dan kasanah warisan budaya yang adi luhung,” katanya. Di sisi lain, lanjut dia, harus menyadari sektor pariwisata merupakan bisnis yang kompleks. Terdapat banyak organisasi / asosiasi yang terlibat secara mandiri. Bukan saja masalah destinasi, melainkan juga bisnis lain, seperti hotel, restoran, operator tour &
Kadisbudpar Jatim, Sinarto, S.Kar,MM didampingi Kabid Destinasi Pariwisata Jatim Dra. Susiati MM. dan para narasumber saat menyanyikan lagu Indonesia Raya saat Pembukaan Peningkatan Kemampuan Teknis Pengelolaan Destinasi Wisata Budaya di Tanjung Kodok Resort Lamongan, Rabu (24-02/2021)
Kadisbudpar Jatim, Sinarto, S.Kar,MM
travel serta banyak lainnya. Namun di saat industri ini tumbuh, masalah baru seperti overtourism muncul. “Tanpa disadari, terjadi tidak keseimbangan antara lingkungan, sosial budaya dan ekonomi,” katanya. Hal inilah yang mendapatkan perhatian dari Global Sustainable Tourism Council ( GSTC) yang telah merilis pengelolaan destinasi wisata yang ramah lingkungan. Salah satunya pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Di antaranya keberlanjutan budaya (Cultural Sustainability). “Tentu-
Tampak para peserta Peningkatan Kemampuan Teknis Pengelolaan Destinasi Wisata Budaya di Tanjung Kodok Resort Lamongan, Rabu (24-02/2021)
nya hal ini bukanlah jargon yang harus menjadi beban bagi setiap pemangku kepentingan, karena inti dari konsep tersebut merupakan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan manfaat serta mengurangi dampak negatif dari pembangunan pariwisata,” jelas Sinarto. Selain wisata budaya, lanjut dia, sebagai penunjang dan support event, Jawa Timur memiliki banyak wisata sejarah, antara lain situs-situs peninggalan sejarah Kerajaan Kahuripan Singosari dan puncaknya pada zaman Kerajaan Majapahit dan masih banyak lagi beragam bangunan sejarah peninggalan Belanda, barangbarang kuno di museum yang menjadi daya tarik wisata sejarah dan edukasi yang dapat dikunjungi wisatawan. Kabupaten Lamongan memiliki destinasi wisata budaya yang berbasis pada sumber warisan sejarah, seperti Masjid Sendang Duwur dan Monumen Van Der Wijk. Hal ini perlu dikelola dengan sentuhan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal serta keterlibatan masyarakat lokal yang salah satu elemen yang tidak boleh diabaikan aspirasinya dalam pengelolaan pariwisata. Destinasi juga harus memiliki program atau sistem untuk meningkatkan pemahaman ma-
Antusiasme peserta mengikuti kegiatan
syarakat lokal terhadap peluang dan tantangan pariwisata berkelanjutan. Kegiatan peningkatan kemampuan teknis Pengelolaan Destinasi Wisata Budaya ini merupakan wujud konsistensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menempatkan pariwisata Jawa Timur sebagai destinasi unggulan serta mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten/ Kota di tingkat nasional maupun internasional. “Diharapkan dengan penyelenggaraan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jawa Timur, sehingga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat,” katanya. Destinasi juga diharuskan memiliki program untuk mendorong penerapan pariwisata berkelanjutan misalnya :
Sekilas Daya Tarik Wisata Lamongan
Memiliki Destinasi Wisata Religi dan Sejarah
Lamongan merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Timur yang memiliki sejumlah ciri khas, tidak hanya terkenal dengan kulinernya, yaitu pecel lele dan sotonya saja, Lamongan juga terkenal dengan beberapa tempat wisata yang beragam. Mulai dari wisata pantai yang bisa dikunjungi menjadi tempat wisata. Salah satu wisata pantai adalah pantai Klayar Lamongan. Pantai ini terletak di Lamongan dan Tuban, pesona dari pantai Klayar bisa memberikan kesan yang sulit dilupakan. Disamping itu ada Desa Sendang Duwur yang merupakan desa wisata yang memiliki karakteristik yang masih kental dengan nuansa kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya tradisional masyarakat Lamongan masih sangat dijaga dan dilestarikan. Banyak wisatawan yang menyukai kebudayaan tradisional mengunjungi Waduk Gondang juga sebagai tempat wisata yang memberikan pemandangan yang indah, waduk gondang juga berfungsi sebagai daerah penampungan air untuk ribuan hektar sawah. Terlihat juga beberapa perahu nelayan yang ada di sekitar waduk, yang digunakan sebagai sarana transportasi atau
Tari pembuka dalam kegiatan Peningkatan Kemampuan Teknis Pengelolaan Destinasi Wisata Budaya
juga untuk para wisatawan yang ingin mengelilingi waduk dan menyusuri luasnya waduk gondang. Tempat wisata Lamongan paling hits dan populer adalah Wisata Bahari Lamongan, atau warga Lamongan menyebutnya dengan WBL. Oleh karena itu, WBL menjadi salah satu simbol pariwisata Lamongan yang bisa memberikan rekreasi dan hiburan. Pada hari libur nasional, atau hari raya umat Islam tempat wisata ini akan sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan. Wisata sejarah juga terdapat di Lamongan adalah monumen Van der Wijck. Sekilas nama ini memang tidak asing karena sudah diangkat ke layar lebar. Namun, ternyata peristiwa tenggelamnya kapal Van der Wijck adalah sebuah kisah nyata. Monumen ini dibangun untuk mengenang peristiwa naas yang terjadi pada tahun 1936. Meskipun
sudah berlalu beberapa puluh tahun yang lalu, namun kenangan pahit masih terus membekas, ibarat goresan luka yang tidak akan pernah hilang, walaupun luka tersebut telah sembuh sekalipun. Wisata Religi Sunan Sendang Duwur merupakan salah satu penyebar agama Islam yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Lamongan. Makamnya sering menjadi tempat ziarah bagi umat muslim untuk mengenang jasa Sunan Sendang Duwur.
Tempat wisata Lamongan berikutnya yang tidak kalah penting untuk Sedulur kunjungi ketika berada di kota Lamongan adalah Museum Sunan Drajat. Sesuai dengan namanya, museum ini merupakan museum tentan Sunan Drajat yang memiliki koleksi kitab dan barangbarang pribadi milik Sunan Drajat. Hal tersebut menjadi salah satu artefak sejarah dan sekaligus warisan bagi generasi penerus. Sekaligus juga menjadi salah satu metoda terkait penyebaran Islam pada pulau Jawa di masa lalu. Di museum ini juga terdapat banyak cerita serta metode yang digunakan oleh Sunan Drajat di masa lalu untuk guna menarik perhatian masyarakat untuk memeluk agama Islam. Karena metode beliau dan para wali songo lainnya terkenal halus dalam menyebarkan agama Islam di masa awal penyebaran. adv/jito
Foto bersama para peserta dengan protokol kesehatan
1. Mendukung, memfasilitasi serta menghubungkan anatar bisnis lokal (dikelola oleh masyarakat lokal) dengan wisatawan. 2. Menginformasikan, mendidik serta melatih masyarakat lokal berkaitan tentang pengelolaan manajemen industri pariwisata . Misalnya pelayanan prima atau hospitality, storytelling, teknik kepemanduan dan lainya. 3. Menginformasikan kepada pengunjung tentang praktik keberlanjutan dan masalah yang relevan terhadap keberlanjutan pariwisata. 4. Menyusun program mitigasi atau tanggap bencana, termasuk juga protokol komunikasi dan pelatihan bagi pemangku kepentingan, penduduk lokal, dan pengunjung/wisatawan. Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Jatim Dra.Susisati, MM menambahkan, tujuan penyelenggaraan kegiatan adalah untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku pariwisata atau instansi terkait dalam pengelolaan wisata bu-
Tanya jawab peserta dengan nara sumber
Regristrasi peserta
daya di Jawa Timur.”Di samping meningkatkan kapasitas pelaku pengelolaan daya tarik wisata dalam pengembangan produk pariwisata khususnya destinasi wisata budaya Jatim,”ujarnya. Susiati mengatakan materi yang disajikan dalam kegiatan tersebut antara lain : 1. Dampak pengelolaan daya tarik wisata wilayah pesisir terhadap ekonomi masyarakat oleh : Dr.H.Ahmad Iwan Zunaih. Lc.MM,M.Pdi 2. Manajemen pengelolaan destinasi wisata budaya, oleh : Disbudpar Kabupaten Lamongan Dra. Dina Erdiana Renawati, MM 3. Manajemen tata kelola destinasi wisata budaya, oleh Wahyu Setiawan, ST,MT (ITS Surabaya) Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 60 orang terdiri dari pelaku/pengelola wisata budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisaata (Kabupaten Lamongan, Kab. Gresik, Kab. Tuban dan Kab Bojonegoro. adv/jito
KESEHATAN
8
minggu ke-285
25 Februari - 3 MARET 2021
Ragu hadapi Vaksinasi Covid-19?
Vaksinasi Covid-19 untuk para lanjut usia (lansia) mulai digulirkan di masyarakat. Menjadi persoalan karena masih ada masyarakat yang ragu-ragu untuk divaksin atau sejak awal sudah pesimistis karena dirinya memiliki penyakit komorbid.
Prof Dr dr Iris Rengganis SpPD-KAI
Keberadaan vaksin menjadi salah satu ikhtiar untuk mencegah penularan Covid-19, di samping tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Ada beragam respon lansia ketika formulir pendaftaran vaksinasi untuk lansia tersebut disodorkan. Olga misalnya. Saat mendapatkan info link “Formulir Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia Kota Surabaya”, warga Wiyung ini langsung membuka dan membaca apa saja yang harus diisikan dalam formulir tersebut. Begitu dalam kolom pilihan ada rumah sakit tempat biasanya berobat, dia langsung memilih akan melakukan vaksinasi di rumah sakit tersebut. “Saya dan suami sudah terdaftar, tapi belum ada tanggal jadwalnya,” ujar Olga dihubungi Rabu (24/2/2021). Hal sama dilakukan Alex. Pria yang memiliki riwayat penyakit migren, bronkitis, dan sirosis ini memilih melaksanakan vaksin di Puskesmas di dekat rumahnya. “Saya sudah daftar online, karena
masih flu saya belum berani ke puskesmas,” ujarnya. Lain halnya dengan Lisa. Perempuan yang mengaku punya komorbid ini, pesismistis bisa divaksin. “Pasti ditolak. Saya kan punya darah tinggi, diabetes,” ujarnya pasrah. Keberadaan penyakit komorbid (penyakit penyerta) inilah yang kerap menjadi ganjalan beberapa orang. Komorbid menjadi penyebab terbanyak kematian pasien Covid-19 di Jawa Timur. Mereka (penyandang komorbid) ini sangat ingin divaksin, tapi ragu-ragu lantaran punya penyakit jantung, hipertensi, penyakit diabetes, asma. Ketua Satgas Covid-19 PWNU Jatim, dr Edi Suyanto SpF SH MH, mengatakan, sepanjang tampil sehat dan fisiknya prima, lansia tidak perlu ragu untuk menjalani vaksinasi Covid-19. “Kalau selama 3 bulan terakhir tidak ada masalah kesehatan yang berat, bahkan masuk rumah sakit, ya sebaiknya ikut vaksin saja,” tambah Edi yang Kepala Departemen dan SMF Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Soetomo ini, Rabu (24/2/2021) pagi. Ketika memutuskan ‘oke” divaksin Covid-19, sebaiknya dilakukan di lengan kiri atau kanan? Menurut dr Edi, lengan kiri saja mengingat lengan kanan biasanya lebih aktif. Kecuali mereka yang kidal, yang aktif tangan kiri. Tak bisa dipungkiri, vaksin cenderung memiliki efek samping tertentu yang mungkin sedikit tidak menyenangkan. Dan ini berbeda antara individu yang satu dengan individu lainnya. Efek samping paling umum dialami orang dan juga sering
Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Anwar Manshur, saat menjalani vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Direktur RSI Universitas Islam Malang di Gedung PWNU Jatim, Selasa (23/2/2021).
terlihat dengan vaksin Covid-19 adalah kemeng, nyeri otot dan nyeri di tempat suntikan. Pada beberapa orang, ada yang tidak dapat menggerakkan tangan selama berjamjam atau berhari-hari. “Kalau disuntik pada lengan kiri, kemudian njarem maka tangan kanan masih bisa beraktivitas. Kalau terjadi bengkak, bisa dikompres dingin,” ujarnya. Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) memang beragam. Semisal pusing, mual, sakit kepala. Seperti yang dialami Onny. Usai menjalani vaksin pertama, dia merasa melayang, ngantuk berat. “Sampai 3 hari bawaannya ngantuk, mulut rasanya pengen ngunyah terus. Dua hari setelah vaksin kepala cekot-cekot, ini terjadi 3 hari. Setelah itu enak,” ujarnya. Usai menjalani vaksin kedua (booster), ibu dua anak ini mengaku merasa ngeleyang dan ngantuk, tapi tak bisa ti-
dur. Hari kedua kepala terasa cekot-cekot dan ngantuk selama 3 hari. Namun, sebagaimana dikatakan Prof Dr dr Hinky Hindra Irawan Satari SpA(K), MTrop Paed, KIPI tidak bisa diprediksi. “Karena tidak bisa diduga sebelumnya, tidak perlu minum obat dulu, karena reaksi yang muncul setelah vaksinasi tidak selalu sama. Tapi ketika akan divaksin sampaikan ke dokter, ‘saya hipertensi dan minum obat A’ atau ‘saya alergi pinisilin’,” kata Ketua Komnas KIPI PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini. “Jadi tidak perlu obat pencegahan. Kalau setelah vaksinasi, bisa diobati sesuai gejala. Misalnya badan jadi panas, minum obat penurun panas,” lanjutnya dalam Webiner Series Tim Advokasi Vaksinasi yang digagas PB IDI ini. Soal komorbid, Prof Dr dr Iris Rengganis SpPD-KAI,
Reaksi yang Timbul Pasca Vaksinasi Keraguan untuk menjalani vaksinasi Covid-19, sedikit banyak dipengaruhi oleh informasi yang menyesatkan terkait vaksinasi tersebut. Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, MEpid mengatakan, terdapat 550 hoaks yang beredar, sebanyak 443 menyebar melalui facebook, 45 melalui twitter. “Ada juga yang beredar melalui YouTube, Instagram, bahkan tiktok,” ujar Nadia yang juga Direktur Pencegahan Penyakit Menular Langsung Kemenkes. Keraguan yang muncul di masyarakat itu bisa menghambat program vaksinasi dalam upaya membentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Untuk mengatasi keraguan masyarakat ini pula, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, menggelar ‘Vaksinasi 98 Kiai dan Tokoh NU Jawa Timur’. “Kiai harus mampu tampil sebagai contoh bagi umat. Supaya mandi (ampuh), maka kiai tidak sekadar memberi perintah, tapi sekaligus harus memberi contoh. Kalkulasinya contoh itu lebih mahal daripada perintah,” ujar KH Agoes Ali Masyuri, Syuriyah PWNU Jatim, Selasa (23/2/2021). Ti m S a t g a s C o v i d - 1 9 PWNU Jatim, dr Edi Suyanto SpF SH MH, mengakui, vaksinasi itu memang memberikan reaksi. “Namun sejauh yang kami pantau, Alhamdulillah belum ada kasus KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi),” ujarnya dihubungi Rabu (24/2/2021). Hal senada diungkap Ketua Komnas KIPI, Prof Dr dr
Hinky Hindra Irawan Satari SpA (K), MTrop Paed. Pihaknya telah menerima laporan berbagai efek samping usai vaksinasi Covid-19. Sebagian besar hanya mengalami efek samping ringan yang sembuh dengan sendirinya, tidak ada yang mengalami kejadian serius. KIPI adalah kejadian medik setelah imunisai, yang diduga berhubungan dengan imunisasi kapan pun. Namun tidak selalu terkait dengan imunisasi itu sendiri. KIPI vaksin Covid-19, terang Hinky, bisa berupa reaksi lokal pada tubuh seperti radang, inflamasi, abses di tempat suntikan, kemerahan, dan ini adalah wajar. Bisa pula terjadi reaksi sistemik seperti demam, diare, badan lemah, nyeri otot di seluruh tubuh, pusing, perubahan nafsu makan. Reaksi lain sep-
erti alergi, dermatitis, reaksi anafilaksi, syok anafilaksis. Sedang respon yang terkait dengan stres akibat imunisasi adalah spektrum dari semua akibat adanya kecemasan. Stres-nya berasal dari proses imunisasi, suasana imunisasi. Gejalanya bisa tumbuh selama atau sesudah. “Jadi buka dari kekeliruan prosedur, bahan imunisasi atau gagal,” katanya. Diakui, memang ada yang mengalami reaksi berat, seperti kolaps usai diimunisasi. “Namun itu terjadi bukan karena kandungan vaksin. Patut diperhatikan, lebih dari 64% ada yang disebut kelompok immunization stress related respons. Jadi respons yang terkait dengan kecemasan akibat proses imunisasi, bukan kandungan imunisasinya,” tandasnya sebagaimana dikutip laman Kementerian Kesehatan.
“Jadi lebih dari separo karena proses imunisasinya,” lanjut Hinky. Keluhan yang dilaporkan seperti mual, muntah, pingsan, sesak napas, hingga kejang-kejang setelah diselidiki ternyata tidak berkaitan dengan kondisi medis. Tanpa bantuan obat para penerima vaksin yang melaporkan hal tersebut pun sembuh dengan sendirinya. Hindra menjelaskan, reaksireaksi tersebut bisa muncul karena ketakutan yang berlebihan terhadap imunisasi. Bisa karena sudah mendengar kabar miring atau informasi yang menyesatkan terkait dampak vaksin Covid-19 atau tegang dengan jarum suntik. “Ini umumnya terjadi pada dewasa, pada anak-anak jarang. Justru anak-anak mungkin cuma jerit-jerit saja, abis itu dia happy,” pungkasnya.ret
menegaskan, vaksinasi Covid-19 bisa dilakukan pada lansia sehat yang komorbidnya terkendali. Dalam arti selama tiga bulan terakhir penyakitnya tersebut dalam kondisi stabil. “Lansia diutamakan karena sistem imun mereka yang usianya 60 tahun ke atas ini sangat sensitif, sebelahnya pilek, dia bisa tertular. Beda dengan yang muda. Sedang yang memiliki komordid bukan berarti tidak boleh, kalau terkontrol baru divaksin,” ujar Iris yang Ketua Tim Advokasi Vaksinasi Covid-19 PB IDI. Selain mereka yang berusia 18-59 tahun, lansia sehat dengan komorbid terkendali, lanjut Iris, ibu hamil pun boleh mengikuti vaksinasi Covid-19. Prof Hinky mengingatkan, kekebalan tubuh tidak serta merta tercipta pasca penyuntikan pertama, kalaupun ada, sangatlah rendah. Kekebalan baru akan tercipta sepenuhnya
dalam kurun waktu 28 hari pasca penyuntikan kedua. “Meskipun sudah divaksinasi, dalam dua minggu ke depan sangat rawan terpapar,” tandasnya. Lebih lanjut dijelaskan, vaksin Covid-19 membutuhkan dua kali dosis penyuntikan. Suntikan pertama ditujukan memicu respons kekebalan awal. Sedangkan suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang terbentuk. “Oleh karena itu setelah diimunisasi tetap harus menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjauhi kerumunan, karena masih rawan. Kalau kita lengah, bisa saja terjadi hal yang tidak kita inginkan,” terangnya. “Kalau setelah disuntik pertama dia kemudian dia sakit, berarti dia OTG (orang tanpa gejala). Karena itu untuk vaksin lagi tunggu 3 bulan dan itu dimulai lagi dari awal,”
terang Iris. Vaksinasi Covid-19 ini diharapkan bisa menjangkau 70% penduduk, sehingga terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Kalau dalam masyarakat itu tidak divaksin, 1 orang sakit semua berpotensi kena. Sebaliknya, dengan semua divaksin (70%), ada satu orang yang tidak divaksin, maka kelompok itu aman. Iris mengatakan, ketika ada kesempatan vaksin, ambil saja. “Sayang kalau tidak diambil, karena ini untuk perlindungan dalam tubuh kita,” ujarnya. Yang terpenting meski telah menjalani vaksinasi tetaplah menjalankan 5M bukan lagi 3M, yaitu Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Membatasi mobilitas di tempat umum, Menjauhi keramaian. “Jangan karena sudah memakai masker lantas rame-rame ke tempat umum,” pungkas Iris. ret
Kata Mereka Apakah vaksin Covid-19 akan melindungi kita dalam jangka panjang?
kekebalan yang maksimal. Apakah efek samping vaksin Covid-19 yang paling sering ditemukan?
Dr Dyah Agustina Waluyo: Para ilmuwan sedang mengumpulkan data terkait hal tersebut. Karena ini vaksin jenis baru, maka saat ini belum diketahui berapa lama imunitas/kekebalan akan bertahan. Dapatkah kita hanya mendapatkan satu dosis vaksin Covid-19 saja?
Dr Erwanto Budi Winulyo SpPD-KAI: Dapat terjadi reaksi lokal berupa nyeri, kemerahan, atau bengkak di tempat penyuntikan. Dapat juga terjadi reaksi sistemik seperti pegal, pusing, meriang, diare, mual atau muntah. Apakah vaksin Covid-19 yang ada di Indonesia dapat melindungi dari semua jenis strain SARS-CoV-2?
Dr dr Eko Edi Surachmanto SpPD-KAI: Sesuai hasil penelitian, vaksin Covid-19 harus diberikan 2 kali agar mendapatkan
Prof Dr Amin Subandrio PhD SpMK: WHO
antre vaksin Covid-19 lansia RSUD Kembangan Jakarta
dan pengembang vaksin melakukan pemantauan mutasi virus. Hingga saat ini varian baru belum ditemukan di Indonesia, sehingga vaksin yang tersedia masih efektif mencegah Covid-19.
Kata Mereka
Apakah dengan vaksinasi berarti kita sudah aman dan terlindung dari Covid-19? Prof Dr Menaldi Rasmin SpP (K): Perlindungan pertama (primer) adalah menjaga kesehatan diri dengan 5M, vaksinasi adalah perlindungan lapis kedua agar tetap sehat atau jika tertular penyakitnya tidak berat
nasional
minggu ke-285
25 Februari - 3 MARET 2021
9
Demokrat Pecat 'Kader Kudeta'
Bagi masyarakat Indonesia, Ulos adalah hasil karya seni yang perlu kita dukung pelestariannya.
Melestarikan Kain Ulos
Dukungan bagi Pengembangan 5 Destinasi Wisata Super Prioritas Kain Ulos merupakan salah satu kekayaan terbaik Wastra Indonesia dari Sumatera Utara yang secara turun-temurun telah dirawat orang Batak. Pelestarian Kain Ulos selaras dengan program lima Destinasi Wisata Super Prioritas yang mendukung sektor ekonomi kreatif, terutama perajin Ulos. Bukan sekadar kain, sehelai Ulos mengandung makna yang mendalam. Karena itu warisan secara turun temurun kakeknenek moyang dari orang-orang Batak terus dijaga dan memiliki tempat di hati. Hal itu dikatakan Ketua Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Suzana Teten Masduki, pada acara “Ngobrol tentang Kain Ulos” di Galeri Provinsi Sumatera Utara, Gedung Smesco, Jakarta akhir pekan lalu. “Ulos memiliki makna budaya yang besar bagi orang Batak yang telah merawat adat istiadat penggunaan Ulos. Dan bagi masyarakat Indonesia, Ulos adalah hasil karya seni yang perlu kita dukung pelestariannya,” imbuh Suzana. Menurut Suzana, Kain Ulos memiliki makna kekeluargaan yang tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga melindungi orang lain terutama orang terdekat. Makna kekeluargaan Kain Ulos dapat dijadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat apalagi dalam masa pandemi ini untuk saling jaga kesehatan, jaga jarak, menggunakan masker dan rajin cuci tangan. Suzana menambahkan, Dekranas sudah mendesain program untuk membantu para pelaku UMKM bertahan dan beradaptasi di tengah pandemi. Program pertama adalah yang berkenaan dengan pelatihan. Meliputi pelatihan kewi-
rausahaan, peningkatan peran UMKM dalam pengadaan barang/Jasa pemerintah, General Business Plan, Marketplace, produk dan jasa Bank, hingga success story dan ekonomi kreatif. “Pelatihan-pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan dan menyelaraskan dengan strategi penguatan lima Destinasi Wisata Super Prioritas yang digagas pemerintah. Tentunya, dilaksanakan dengan sepenuhnya patuh pada protokol kesehatan,” ujar Suzana. Kelima Destinasi Wisata Super Prioritas tersebut adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Labuan Bajo (NTT), Mandalika (NTB), Likupang (Sulawesi Utara), dan Borobudur (Jawa Tengah). Pelatihan sudah dilaksanakan di Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Manggarai Barat (Labuan Bajo), dan Kabupaten Minahasa Utara (Likupang). Program kedua yang telah diselenggarakan Dekranas adalah Cerita Wastra, yaitu lomba foto dan narasi Wastra Indonesia melalui media sosial (Instagram). “Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.600 peserta dari seluruh Indonesia, serta memperebutkan total hadiah uang tunai senilai Rp 20,5 juta,” tukas Suzana. Program 2021 Dalam kesempatan itu, Suzana juga mengungkapkan bahwa tahun ini Dekranas akan
lebih fokus pada perumusan program dan aktivasi kegiatan pada penguatan program-program yang telah dilaksanakan pada 2020. Program pelatihan dan vokasi sebagai rangkaian pelatihan kewirausahaan dan manajemen usaha UMKM akan diperkuat. “Kegiatan ini digelar dengan tujuan meningkatnya kualitas SDM UMKM yang akan menopang kawasan Destinasi Wisata Super Prioritas,” imbuh Suzana. Bentuk kegiatan antara lain meliputi rangkaian pelatihan SDM UMKM penunjang daerah pariwisata untuk mengembangkan kreativitas produk dan tata kelola usaha. Selain itu, pelaksanaan program Cerita Wastra 2021 akan diperluas dengan kompetisi Cerita Wastra tingkat provinsi (Dekranasda) dan pembuatan film dokumenter pengrajin Wastra khususnya di daerah destinasi super prioritas. “Program ini telah kami sinergikan dengan Dekranasda di 34 provinsi di Indonesia untuk dapat melakukan kompetisi Cerita Wastra pada tingkat provinsi,” ucap Suzana. Dekranas bekerjasama dengan instansi lainnya antara lain dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjenbud) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terutama untuk aspek sejarah dan budaya dari Wastra masing-masing daerah. “Sehingga, kita bukan hanya membantu para perajin, melainkan juga melestarikan budaya Nusantara. Website sebagai platform agar masyarakat luas dapat mengakses informasi mengenai Wastra Nusantara, juga sedang dalam proses dan akan segera diluncurkan,” pungkas Suzana. jef
JAKARTA (GN) - Partai Demokrat gencar bersih-bersih kader yang diduga berkhianat. Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Joko Haryanto, mengabarkan, pihaknya mencopot dua ketua DPC di wilayahnya lantaran dianggap mendukung digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mendongkel kepemimpinan AHY. Kedua orang yang dipecat adalah Ketua DPC Blora, Bambang Susilo, dan DPC Kabupaten Tegal, Ayu Palaretin. “Pencopotan dua ketua DPC itu sebagai bentuk ketegasan partai. Semua kader harus patuh dan bersama untuk membesarkan partai. Bukan malah memperkeruh keadaan dengan menghembuskan isu KLB. Itu kan justru ngerecoki,” kata Joko. Sebelumnya Subur Sembiring, mantan pendiri Partai Demokrat, juga dituding terlibat upaya pelengseran AHY. Hal tersebut terkait pertemuannya dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Pertemuan itu kembali dibicarakan setelah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang dituduh hendak mengambil alih Demokrat menyebut tidak hanya dirinya saja yang ditemui kader dan mantan kader Demokrat. Isu kudeta pun memanas.
Agus Harimurti Yudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberi arahan kepada Mahkamah Partai terkait para kader aktif yang diduga terlibat pengambilalihan Partai Demokrat. AHY meminta mereka yang terlibat diberhentikan sebagai kader Demokrat. “Ketum AHY menegaskan, jika ada kader terbukti berkhianat, berdasarkan data dan fakta yang sudah dibahas dan diverifikasi oleh BPOKK, Dewan Kehormatan, dan Mahkamah Partai, maka sanksinya adalah pemecatan berdasarkan aturan yang berlaku di Partai Demokrat,” kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/2/2021). Herzaky mengatakan sanksi tegas pasti diberikan kepada kader aktif Demokrat yang
DENPASAR (GN) - Tim Polda Bali dan Imigrasi menangkap buronan Interpol warga Rusia, Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka, setelah kabur dari Kanim Kelas I TPI Ngurah Rai pada 11 Februari 2021. Andrei Kovalenka ditangkap di sebuah vila di Kuta Utara, Rabu 24 Februari 2021. Aparat Polda Jatim juga memastikan akan menyelidiki keterlibatan Ekaterina Trubkina, kekasih warga negara Rusia itu. Polisi akan menyelidiki apakah Ekaterina menyembunyikan Andrew usai kabur dari Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Ngurah Rai, Badung, Bali. “Pasangannya, Ekaterina Trubkina, juga akan kami proses lebih lanjut sejauh mana keterlibatannya. Kalau
WARGA negara Rusia, Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka (kanan), dan pacarnya, Ekaterina Trubkina (kiri), saat dihadirkan dalam konferensi pers Kemenkum HAM Bali.
nanti kita temukan membantu melarikan buronan (Andrew), pasti ada yang dipertanggungjawabkan secara hukum di negara kita,” kata Dirreskrimum Polda Bali Kombes Djuhandhani akan menerapkan Pasal 221 ayat (1)
Warga Ramai-Ramai Tarik Uang dari Bank Militer oleh militer Myanmar, dibuka di ibu kota komersial, Yangon, pada hari Senin. Tetapi setelah sejumlah cabang menghadapi penarikan massal, jam operasional mereka pun dibatasi. Mereka beroperasi hanya setengah hari, dengan alasan risiko COVID-19. “Kami buka bank, tapi tutup sekitar jam 11 pagi karena banyak orang yang mengambil uang dari rekeningnya, “ kata seorang pejabat Bank Myawaddy yang berbasis di kantor pusat bank di Yangon kepada The Irrawaddy. Militer Myanmar telah mengerahkan keamanan di cabang-cabang Bank Sentral Myanmar serta Bank Ekonomi
GN/Istimewa
Warga antre di sebuah bank militer di kota Yangon, Myanmar Rabu (24/2/2021). Nasabah Bank Myawaddy menarik uang tunai setelah muncul desas-desus bahwa junta militer kekurangan uang.
Myanma (MEB) milik negara sejak awal pekan lalu. Mereka dilaporkan mengambil uang
but. Menanggapi Marzuki, Herzaky menyebut semua kader harus taat aturan. “Kalau bernegara, ada aturan yang mesti kita patuhi sebagai warga negara, termasuk konsekuensinya jika kita tidak mematuhinya. Begitu juga dalam berorganisasi. Ada aturan, ketentuan, yang harus dipatuhi. Jika ada pengkhianat, berkomplot dengan pihak eksternal untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat dengan motif keuntungan pribadi dan kelompok, menggunakan tipu daya, termasuk hoax dan fitnah, dalam mempengaruhi kader dan mantan kader, dapat sanksi dipecat itu sudah ringan banget,” imbuhnya. Herzaky menganalogikan isu kudeta kepemimpinan Partai Demokrat layaknya rampok yang berkomplot dengan kader internal. Menurut Herzaky, komplotan yang ingin mengambil alih Partai Demokrat tak bisa diajak kompromi. “Misalnya, ada rampok mencoba masuk rumah kita, berkomplot dengan salah satu penghuni rumah kita, lalu kita ajak diskusi dulu pelakunya? Buka ruang komunikasi? Salah satu penghuni rumah kita yang buka pagar belakang diamdiam, lalu menipu teman-teman yang jaga rumah, agar rampok bisa masuk, kita ajak ngobrol dulu?” ujarnya. * det, nas
Buronan Rusia Ditangkap di Bali
internasional
NAYPYITAW (GN)-Ratusan warga Myanmar menyerbu bank Myawaddy militer Myanmar yang terletak di Yangon. Mereka menarik uang beramai ramai sebagai bentuk boikot terhadap bisnis militer, sekaligus menentang kudeta 1 Februari. Akibatnya, pihak bank pun kewalahan dan memutuskan hanya melakukan pelayanan setengah hari, sejak awal pekan ini. Sementara untuk hari ini, bank di cabang Yangon Bank Myawaddy melakukan pembatasan hanya melayani 200 nasabah. Penarikan pun dibatasi per orang maksimal 5 juta kyat atau 3.550 dolar AS. Bank Myawaddy, salah satu dari dua bank yang dioperasikan
terlibat ‘kudeta’. Menurutnya, sanksi terberat sesuai aturan memang berupa pemecatan dari kader aktif Demokrat. “Sanksi tegas sudah pasti akan diberikan, kepada siapa pun yang terlibat. Pemecatan memang sanksi terberat yang akan kami berikan. Tunggu saja infonya dalam beberapa hari ke depan. Keputusannya akan keluar,” katanya. Herzaky menyebut suara para kader dan pemilik suara sah di Partai Demokrat pasti diperhitungkan oleh Ketum AHY hingga Mahkamah Partai Demokrat. Menurutnya, tetap ada aturan dan mekanisme untuk pihak-pihak di kalangan internal Demokrat yang terbukti berkhianat. “Aspirasi para kader dan pemilik suara sah ini tentunya benar-benar disimak oleh Ketum, BPOKK, Dewan Kehormatan, maupun Mahkamah Partai. Bagaimanapun, kami akan tegakkan hukum yang berlaku di internal partai kami. Ada aturan dan mekanisme untuk para pengkhianat yang berkomplot dengan pihak eksternal dalam usaha mengambil alih kepemimpinan ini secara paksa,” katanya. Kader senior Partai Demokrat (PD) Marzuki Alie menilai Demokrat otoriter jika menerapkan pemecatan. Marzuki juga dituding ikut terlibat upaya kudeta terse-
dari bank. Karyawan MEB, yang berperan penting dalam mengatur penggajian dan pen-
siun bagi PNS aktif dan pensiunan, juga telah bergabung dengan aksi unjuk rasa.ins
KUHP terhadap Ekaterina. Namun dia menekankan masih akan melakukan pendalaman. “Karena kalau kita melihat Pasal 221 ayat (1) KUHP itu menyangkut pertolongan menghindari dari penyidikan dan lain sebagainya. Hal ini tentu
saja kita akan melihat dari red notice yang ada. Apakah perbuatan ini sudah masuk dalam kategori yang menyembunyikan pelaku dan sebagainya,” terang Djuhandhani Untuk ancaman pidana atas Pasal 221 ayat (1), yakni 9 bulan penjara. Djuhandhani menjelaskan, jika pasal tersebut diterapkan, pihaknya membuka peluang untuk tidak melakukan penahanan. “Karena red notice sendiri datangnya dari Rusia, tentu saja kita harus mendalami di mana Pasal 221 ayat (1) KUHP itu ancaman hukuman setinggi-tingginya sembilan bulan. Mungkin dengan ancaman seperti itu kita tidak akan melaksanakan penahanan,” katanya. * det
Cerai, Pria Dihukum Bayar ‘Gaji’ Mantan Istri BEIJING (GN)-Seorang pria warga Beijing, Tiongkok, diperintahkan oleh pengadilan setempat untuk membayar ganti rugi kepada mantan istrinya atas pekerjaan rumah tangga yang dia lakukan selama mereka berumah tangga. Perempuan itu akan menerima ganti rugi senilai 50.000 yuan (sekitar Rp109 juta) beserta tunjangan bulanan dari mantan suaminya setelah bekerja tanpa diupah selama lima tahun. Menurut catatan pengadilan, pria yang disebut bermarga Chen itu tahun lalu melayangkan gugatan cerai kepada istrinya, yang bermarga Wang, setelah menikah pada 2015. Wang awalnya enggan untuk bercerai. Tapi akhirnya ia minta ganti rugi finansial, dengan berargumen bahwa suaminya itu tidak memikul tanggungjawabnya dalam pekerjaan rumah tangga maupun mengurus putra mereka. Pengadilan Distrik Fangshan di Kota Beijing akhirnya mengabulkan tuntutan Wang.Chen diperintah hakim harus membayar tunjangan bulanan kepada mantan istrinya itu sebesar 2.000 yuan (sekitar Rp4,3 juta), selain pembayaran tunai sebesar 50.000 yuan (sekitar Rp109 juta) atas segala pekerjaan rumah yang sudah dilakukan Wang sendirian. Hakim ketua mengungkapkan pembagian properti bersama dari suatu pasangan setelah mengakhiri pernikahan biasanya berupa properti yang berwujud. Menurut undang-undang itu, pasangan suami istri berhak mendapat kompensasi bila mau bercerai bila satu atau keduanya memikul tanggung jawab dalam membesarkan anak, merawat kerabat yang sudah usia lanjut.bbc
OPINI
10
The New Istiqlal
Oleh:
Imam Shamsi Ali* HARI Ahad kemarin, 22 Februari 2021 Masjid Istiqlal melangsungkan hari jadi atau Miladnya yang ke- 43. Acara itu dihadiri oleh Wapres RI, beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju dan pejabat tinggi negara lainnya, serta perwakilan-perwakilan negara sahabat termasuk Dubes AS. Saya sendiri secara pribadi diundang melalui telepon langsung oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA. Sayang sekali saya tidak bisa hadir karena terlebih dahulu terikat oleh beberapa jadwal di Makassar, Sulawesi Selatan. Namun Jumat lalu saya menyempatkan hadir Jumatan di Istiqlal sekaligus menjadi narasumber pada pelatihan peningkatan SDM Rohis/ Bintal TNI. Masjid Istiqlal memang sangat membanggakan bangsa Indonesia. Selain karena bersejarah, juga merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara.
Masjid ini tentu juga dikenal sebagai masjid negara. Dan karenanya untuk pertama kalinya, pengangkatan Imam Besar dan seluruh jajaran struktur kepengurusannya melalui Surat Keputusan Presiden RI. Kali ini Istiqlal memang sedang berbenah. Saya yakin bahwa semua ini tidak lepas dari kelihaian Imam Besar, Guru dan Kakak saya, Professor Nas. Kelihaian itu tidak saja secara substansi keilmuan karena beliau memang seorang guru besar dalam ilmu agama. Tapi juga dalam hal profesionalitas manajemen yang beliau miliki. Ditambah lagi keleluasaan dan keluwesan beliau dalam membangun komunikasi dan relasi dengan semua pihak, baik dengan pemerintah maupun masyarakat luas, bahkan dengan non Muslim sekalipun. Kini Istiqlal semakin berbenah. Tentu saya tidak ingin memakai kata sempurna. Karena kesempurnaan itu hanya milik Allah, sang Khaliq. Tapi masjid Istiqlal semakin membaik, maju dan berkembang baik secara fisik maupun secara substansi (program dan kegiatan). Secara fisik, dalam sejarahnya baru kali ini masjid Istiqlal mendapat perhatian penuh dari pemerintah dan semua masyarakat luas untuk direnovasi secara besar-besaran. Dan itu dapat disaksikan secara dekat di saat mengunjungi masjid Istiqlal. Salah satu hal yang unik di
masjid Istiqlal saat ini adalah penyinarannya dengan memakai sistem solar (matahari). Selain itu masjid Istiqlal memperbaiki segala fasilitasnya secara profesional, termasuk ruang-ruang sekolah/perkuliahan yang semakin indah. Bahkan mungkin yang juga unik, khususnya di Indonesia, adalah dihadirkannya tempat olah raga atau gym yang modern. Itu karena masjid Istiqlal memiliki wawasan membangun manusia seutuhnya. Sehat secara spiritual, intelektual, dan juga secara fisikal. Tapi dari semua itu yang paling menggembirakan adalah bahwa visi masjid Istiqlal tidak lagi bahwa masyarakat itu harus memberdayakan masjid. Tapi saat ini justeru minimal harus ada perhatian timbal balik. Sehingga yang berkembang dan kuat bukan saja masjidnya. Tapi juga masyarakat atau jamaah masjid tersebut. Pemberdayaan masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat ini terlihat dalam inisiasi berbagai program yang, menurut saya pribadi, sangat maju dan inovatif. Saat ini ada 41 bentuk program yang dicanangkan oleh masjid Istiqlal. Dan bersamaan dengan hari Miladnya yang ke -43 program-program tersebut diluncurkan secara resmi oleh Wakil Presiden RI. Saya tidak akan menyebutkan semua 41 program itu. Semuanya dapat diakses melalui website masjid Is-
ITS...
► Sambungan hal 1 ”Kami sudah berkoordinasi untuk pemulangan ketiga jenazah tersebut,” kata Budi Cahyono. Longsor itu berawal dari hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi mulai Rabu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Tibatiba tebing setinggi sekitar 7 meter di samping pondok pesantren longsor dan menimpa dua kamar pondok putri yang ditempati 47 orang santri. Warga di sekitar pesantren langsung turun ke lokasi melakukan gotong-royong menyingkirkan material tanah yang menimpa dua kamar pondok santri putri tersebut. ”Tiga orang berhasil dievakuasi sesaat setelah kejadian dan dua santri lainnya, baru bisa dievakuasi (Rabu) sekitar pukul 07.00 WIB,” katanya. Evakuasi dua korban yang tertimbun tanah longsor sempat terkendala hujan deras yang masih mengguyur wilayah tersebut. Ustadz Maimon, Pengasuh Ponpes An-Nidhomiyah mengaku sebelum longsor, 5 korban sempat dibangunkan santriwati lain. Namun belum sempat bangun, suara petir terdengar keras. Bersamaan dengan itu, longsor terjadi dari atas tebing dengan ketinggian sekitar 25 meter. Longsoran itu kemudian menimpa dan menimbun dua kamar santriwatinya. Dua santriwati korban longsor asal Jember itu masih bersaudara. “Sebenarnya korban sudah dibangunkan teman-temannya yang lain. Kamarnya digedorgedor. Karena memang waktu itu hujan turun dengan ekstrem,” tutur Maimon. “Tapi belum sempat bangun, kemudian ada suara petir keras, kemudian bersamaan waktu itu (Longsor). Sangat cepat waktu itu,” tambah Maimon.
LONGSOR menimbun pondok putri Ponpes An-Nidhomiyah Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kab. Pamekasan. Lima santriwati meninggal dunia.
Maimon menduga petir menyambar pohon kelapa di atas tebing. Akibat sambaran yang keras itu, memicu pohon tumbang disusul longsor tanah lain. “Dugaan saya itu longsor karena petir yang keras itu menyambar pohon kelapa sekitar 25 meter di atas. Hingga tanahnya ikut longsor menabrak asrama itu,” kata Maimon. Kecamatan Pasean termasuk salah satu kecamatan dengan status daerah rawan longsor di antara tujuh kecamatan lain di Pamekasan. Selain Pasean, kecamatan lain yang juga masuk dalam status rawan bencana tanah longsor yakni Kecamatan Waru, Pakong, Pegantenan, dan Kecamatan Kadur. Dua kecamatan lain, yakni Kecamatan Pamekasan dan Pademawu, masuk wilayah kecamatan dengan status rawan banjir. Perubahan Tanah Selama ini bencana hidrometeorologis banyak terjadi di Indonesia, termasuk pada awal tahun 2021. Beberapa bencana yang timbul pada puncak perubahan iklim belakangan ini paling banyak banjir dan longsor. Setelah terjadi longsoran di Kabupaten Sumedang, Jawa
Barat, longsor belakangan ini mengungsikan warga Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk, dan kemudian melanda Kecamatan Pasean Pamekasan. Peneliti bencana dari Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (MKPI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dr Ir Amien Widodo MSi, memberikan opini ilmiahnya terkait hal tersebut. Tujuannya agar dapat dijadikan pelajaran bersama masyarakat ke depannya. Berdasarkan data pada Sabtu (20/2/2021), longsor yang menimpa Desa Ngetos, Nganjuk, menyisakan 101 warga mengungsi di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Ngetos. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, longsor tersebut telah menelan korban jiwa sebanyak 19 warga, 20 warga lainnya mengalami luka-luka, dan berdampak pada 186 warga lainnya. Karena itu Amien Widodo tak bosan mengingatkan bahwa pernyataan yang mendakwa hujan deras sebagai sebab terjadinya banjir dan longsor adalah kurang mendidik dan sebaiknya diperbaiki. “Pasalnya, hampir setiap terjadi bencana hidrometeorologis, pemerintah mengeluarkan
Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi/penanggung jawab : Erfandi Putra Wakil Pimpinan Redaksi/pimpinan perusahaan: Gatot Susanto Redaktur Pelaksana : Titis Tri Wahyanti Redaktur: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir Biro Jakarta: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti KONSULTAN HUKUM : Andi Heriyanto SH
minggu ke-285
25 Februari - 3 MARET 2021
secangkir kopi ara Islam yang melakukan hal ini selain Indonesia. Maroko beberapa waktu lalu mengadakan hal yang sama. Di mana kedudukan mufti juga diperbolehkan untuk diduduki oleh kaum hawa. Hanya saja Indonesia melangkah lebih jauh karena memang program ini adalah mengkader Ulama yang akan berkontribusi secara penuh dalam keilmuan dan pemikiran Islam. Ketiga, masjid Istiqlal ingin menjadi pelopor jaringan masjid-masjid besar dunia. Bagi saya pribadi hal ini sangat penting dan relevan karena memang masanya Indonesia berada di garis depan untuk meraih kepemimpinan di dunia global, khususnya di dunia Islam. Jika hal ini terwujud maka tentu salah satu kegalauan saya sebagai putra bangsa yang telah lama di luar negeri akan terjawab. Saya adalah putra bangsa yang beragama Islam yang telah lama memimpikan peranan global Umat Islam Indonesia. Semoga masjid Istiqlal ke depan dapat bekerjasama dengan Nusantara Foundation dan Pesantren Nur Inka Nusantara Madani untuk memainkan peranan global itu. Insya Allah! “Selamat kepada Masjid Istiqlal di hari jadi yang ke 43. Dan selamat sebagai the New Istiqlal”. (*)
tiqlal saat ini. Saya hanya akan menyebut tiga hal yang menurut saya sangat relevan dan diperlukan. Pertama, terbentuknya Majelis Mudzakarah masjid Istiqlal yang beranggotakan 20 orang dan diketuai oleh Ahli Tafsir dan Ulama Indonesia, Prof. Dr. Quraish Shihab. Saya sendiri dimasukkan sebagai salah seorang anggota di Majelis tersebut. Dengan terbentuknya Majelis Mudzakarah ini, masjid Istiqlal kemudian meluncurkan program pengkaderan ulama yang secara akademik setingkat S2 dan S3. Program ini dikerjasamakan dengan Institute Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran Jakarta. Kedua, sebagai bagian dari pengkaderan Ulama tadi, masjid Istiqlal secara khusus melakukan pengkaderan Ulama wanita. Bagi saya pribadi hal ini sangat penting dan inovatif, bahkan sesungguhnya sangat diperlukan untuk tujuan-tujuan multidimensi yang sangat penting. Pengkaderan Ulama perempuan akan menjawab berbagai tuduhan bahwa Islam itu diskriminatif kepada wanita, khususnya dalam kajian keagamaan. Dan tentunya lebih khusus lagi bahwa wanita akan memiliki akses besar dalam penafsiran-penafsiran yang selama ini diakui atau tidak memang “masculine dominant” (didominasi oleh Ulama pria). Setahu saya belum ada neg-
Kota Angin Mamiri, 23 Februari 2021 * Presiden Nusantara Foundation/Pesantren Nusantara Madani USA.
pernyataan hujan adalah pemicunya,” ungkapnya. Padahal, menurut Amien, hujan hanyalah satu faktor yang mendorong terjadinya bencana hidrometeorologis, seperti longsor tersebut. “Jika terus menerus menyalahkan hujan, generasi yang akan datang tidak akan belajar dari kesalahan dan hanya akan melakukan kesalahan yang sama,” tuturnya. Dia melanjutkan, bahwa hampir semua orang pernah mempelajari bagaimana karakteristik gerak benda pada bidang miring saat di bangku sekolah. Benda tersebut dapat bergerak saat faktor rekatan, lebih umum dianggap gaya gesek, berkurang atau mengecil. “Sebab lainnya, adalah karena adanya penambahan beban pada benda, serta membesarnya sudut kemiringan bidang miring itu,” imbuhnya. Sama halnya peristiwa longsor, pergerakan tanah lebih rentan terjadi di lereng-lereng gunung yang memiliki kemiringan. Tanah yang menempel pada lereng gunung dapat dianalogikan seperti suatu benda pada bidang miring. Jika pembebanan tidak bertambah berat dan sudut kemiringan jauh dari titik kritis, maka berkurang kemungkinan terjadinya pergerakan tanah atau longsor. “Tanah gunung tersebut terbentuk karena adanya proses pelapukan yang dipengaruhi iklim, topografi, batuan, vegetasi, dan waktu,” sambung Amien. Iklim, khususnya hujan dan panas, dapat mempercepat terjadinya proses pelapukan. Iklim tropis di Indonesia kemudian dapat memicu pelapukan batuan lebih sering terjadi, sehingga tanah di Indonesia memiliki lapisan lebih tebal daripada yang lain. Seiring dengan bertambahnya waktu, tanah gunung menebal dan pohon-pohon membesar. Akar-akar pepohonan itulah
yang berperan memegangi tanah agar tidak terjadi longsor. “Pembebanan berlebih pun dapat ditahan dan tanah menjadi lebih stabil karena tidak mudah bergeser lagi,” lanjut dosen lulusan UGM itu. Berdasarkan prinsip gerak benda pada bidang miring, menurutnya, stabilitas tanah gunung bisa berubah tidak stabil karena beberapa hal. Pertama, pengurangan vegetasi jelas menjadi satu penyebab tanah menjadi tidak stabil. Kondisi ideal dan stabil muncul saat akar serabut membantu meningkatkan sifat kohesi tanah, sedangkan akar tunjang menjadi angker atau paku pada batuan penyokong di bawahnya. Hingga saat ini masih banyak terjadi, hilangnya vegetasi umumnya karena penebangan pohon. Baik secara legal maupun ilegal (liar). Selain itu, dapat hilang karena adanya kebakaran hutan. “Baik secara alami atau dibakar secara sengaja, keduanya sama-sama membawa dampak. Serta tidak jarang, pepohonan ambruk karena terjangan angin kencang,” katanya. Kedua, stabilitas tanah dapat terganggu karena pemotongan lereng di bagian bawah. Sebab, Amien menjelaskan, sudut kemiringan lereng tebing dapat bertambah karena pemotongan itu. Sehingga, lapisan tanah akan semakin mendekati posisi kritis alias tidak ideal. Secara alami, pemotongan itu dapat terjadi karena tererosi oleh aliran sungai atau longsor sebelumnya. “Tetapi, jangan lupa aktivitas seperti penambangan, pembuatan terowongan, dan pelebaran rumah, misalnya, juga dapat mempercepat lapisan tanah di kemiringan lereng mendekati titik kritisnya,” katanya mengingatkan. Penyebab ketidakstabilan tanah yang ketiga yaitu penambahan beban secara terus menerus sehingga menambah berat yang
Banjir, Waspadalah!
Cuaca yang ekstrim yang ditandai dengan hujan lebat akhir-akhir ini telah membuat berbagai “persoalan”. Dari banjir hingga longsor. Sejumlah daerah di Jatim telah dilanda banjir dan longsor. Bahklan BMKG tidak sedikit yang mengingatkan kita akan datangnya hujan yang berpotensi banjir dan longsor. BMKG Juanda Surabaya memprakirakan pada 23 - 24 Februari 2021 berpotensi banjir bandang dampak hujan deras. Dari 35 daerah di Jatim, tingkat potensi banjir mulai dari waspada hingga siaga. Potensi dampak hujan lebat ini, 7 daerah di antaranya siaga dan 28 lainnya waspada. Data daerah siaga banjir bandang yaitu, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Kota Probolinggo, Sidoarjo, dan Kota Pasuruan. Sementara daerah yang waspada yakni, Kota Malang, Jember, Situbondo, Mojokerto, Gresik, Kota Surabaya, Lamongan, Kota Batu, Banyuwangi, Bondowoso, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Ngawi, Bojonegoro, Jombang, Nganjuk, Kediri, Kota Kediri, Blitar, Tulungagung, Kota Blitar, Ponorogo, Trenggalek, Pacitan, Magetan, Madiun, dan Kota Madiun. Melihat kenyatan ini, masyarakat harus dapat mengantisipasinya. Apalagi periode bulan Februari ini masih didominasi puncak musim hujan. Potensi cuaca yang terjadi masih cukup tinggi
Drop...
Erfandi Putra Pemimpin Redaksi
dan intens hampir merata di wilayah Jatim. Masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Terlebih hujan yang disertai angin kencang sesaat. Kita harus mewaspadhi efek lanjutan potensi genangan, banjir, banjir bandang dan tanah longsor. Perlunya kesadaran dan kerjasama darj masyarakat untuk tetap tenang tetapi tetap waspada, selalu mengupdate harian untuk informasi cuaca di sosmed dan web kami (BMKG). Lebih penting lagi, seluruh pemerintah daerah untuk bersiap siaga dalam mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan longsor seiring memasuki musim penghujan. Lakukan langkah persiapan, apel siap siaga setiap hari, cek perahu, cek tenda, obat-obatan, makanan siap saji, keperluan ibu hamil dan anak balita, selimut dan lainlain. Siapkan lebih awal. Mengapa? Karena,saat ini sedang terjadi anomali cuaca di mana curah hujan menjadi lebih banyak dan lebih cepat jika dibandingkan dengan tahun lalu. (*)
juri Indonesian Idol itu juga meminta Azriel dan satu asistennya menemani Ashanty di rumah sakit. “Yang rumit dari kondisi Bunda saat ini adalah penyakit autoimunnya. Karena bahaya kalau pasien autoimun terpapar COVID-19. Bisa jadi kompleks. Akhirnya ditaruh di rumah sakit, ditemani sama Ziel,” kata Anang Hermansyah seperti dikutip dari channel YouTube The Hermansyah A6, Rabu (24/2/2021). Sebelumnya, dokter sempat menyarankan agar Ashanty menjalani isolasi mandiri di rumah saja, lantaran kabut putih pada paru-parunya cenderung tipis. Namun, ibu empat anak itu kerap mengeluh sesak napas dan sulit tidur. Anang Hermansyah mengatakan, awalnya cek paru-paru dilakukan di rumah sakit . “Orang yang kena COVID-19 kan banyak titik putih di parunya. Tapi bunda itu tipis. Jadi hari pertama disuruh isolasi mandiri saja dulu. Akhirnya kita
pulang,” katanya. Namun selang 2 hari pulang dari rumah sakit, kondisi Ashanty kembali menurun. “Itu bunda sampai dia bilang, ‘Aku enggak kuat nih, gimana? Aku sesak banget, enggak bisa tidur’. Wah itu di rumah panik semua. Hari itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit.” Anang mengatakan kondisi Ashanty memburuk lantaran dia mengidap autoimun. “Autoimun ini yang bisa trigger macam-macam. Trigger dipaksa ke rumah sakit dicek darah d-dimer-nya tinggi kekentalan darahnya sangat kental. Kalau ini nutupin saluran-saluran di pernapasan ini yang nggak bisa dikendalikan,” tuturnya. Pasien COVID-19 diketahui kerap diperiksa D-dimer-nya. Sebab, banyak pasien Corona yang mengalami pembekuan darah, salah satu pemicunya adalah reaksi imunitas. Kondisi ini juga bisa memicu penggumpalan darah atau trombosis di vena dan pembuluh darah balik yang mengalir ke jantung. *det, wis
harus ditahan lapisan tanah juga kian membesar. Penambahan beban secara alami dapat terjadi akibat longsor yang menimbun. Tetapi, dari kacamata Amien paling banyak adalah karena ulah manusia seperti penimbunan tanah guna pembangunan permukiman atau penyalahgunaan lereng sebagai tempat penimbunan sampah. Yang keempat, kestidakstabilan tanah dapat terjadi karena penambahan kadar air. Umumnya, penambahan air ini sering terjadi pada saat hujan turun terus-menerus selama beberapa
jam. Akan tetapi, pembebanan air juga dapat terjadi dengan dibuat-buat, seperti dengan pengadaan kolam dan persawahan. “Termasuk rembesan septic-tank pun dapat menambah beban berat air yang harus ditanggung tanah,” paparnya. Semakin banyak air yang menjadi tanggungan tanah, semakin kecil daya ikat (sifat kohesi) tanah. “Semakin rendah sifat kohesi tanah, semakin jenuh sifat tanah dan akan semakin rentan tanah itu mengalami longsoran,” lanjutnya.* mas, nas
► Sambungan hal 1
WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Lukman GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA : Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA : Bambang Sujarwanto NGANJUK : Iskandar Zulkarnaen Kediri KAB/KOTA : Iskandar Zulkarnaen JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Teguh Aryanto BANYUWANGI : Edhi Prasetyo bOJONEGORO: Ahmad Sampurno. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers
SAMBUNGAN
minggu ke-285
25 Februari - 3 MARET 2021
Asosiasi...
di untuk bisa membuka ibadah haji khusus. Ketua Umum Amphuri, Firman M. Nur, dalam ► Sambungan hal 1 diskusi webinar “Umrah Antikata Zainal Abidin kepa- Mainstream” beberapa waktu da Global News di Surabaya lalu tetap optimistis Arab Saudi akan membuka penyelengRabu 24 Februari 2021. Usulan itu, kata dia, antara garaan haji di tahun ini meski lain, agar kebijakan tentang di tengah pandemi Covid-19. haji diharapkan tidak bersifat Hanya saja belum dapat dipasdadakan. Hal ini agar sosialisasi tikan mengenai kuota hajinya. Dia mengatakan Indonesia dan persiapan penyelenggaraan haji bisa lebih optimal. Selain merupakan salah satu negara itu Amphuri juga usul agar ba- pengirim jamaah terbanyak ke tasan usia calon jamaah lebih Tanah Suci. Karena itu jamaah dilonggarkan mengingat daftar Indonesia mendapatkan perhatunggu jamaah haji Indonesia tian khusus dari Arab Saudi. “Kemarin saat umrah dibuka, persentasenya lebih banyak usia di atas 65 tahun. Hal ini terkait ada batasan usia jamaah antara ada batasan usia jamaah untuk 18-50 tahun. Sementara Januari umrah antara 18-50 tahun. “Lalu 2021 kemarin jamaah kita ada alokasi vaksin agar diprioritas- yang usia 60 tahun. Ini dalam kan bagi jamaah calon haji,” arti Arab Saudi semaksimal mungkin memberi kesempatan katanya. Saat ini Amphuri menunggu bagi orang datang ke Tanah kepastian pemerintah Arab Sau- Suci, meski secara regulasi
7Sentra... ► Sambungan hal 1 sebesar 0%. Kabupaten Kediri dengan luas keadaan banjir 0 ha dari luas tanam 26,9 ribu ha dan persentase puso terhadap luas tanam sebesar 0%. Kabupaten Sidoarjo dengan luas keadaan banjir 77,3 ha dari luas tanam 1,06 ribu ha dan persentase puso terhadap luas tanam sebesar 0,19 %. Dengan kondisi ini, Hadi Sulistyo optimistis kontribusi Jatim terhadap produksi padi nasional tidak terganggu. Untuk diketahui produksi padi pada tahun 2020 sebesar 10,02 juta ton GKG (menurut angka sementara BPS 2020), naik 2,02 persen dibandingkan tahun 2019, setara dengan 5,76 juta ton beras. Kontribusi Jatim terhadap produksi padi nasional mencapai 18,17% atau paling tinggi di Indonesia. Sedangkan jumlah konsumsi beras penduduk Provinsi Jatim selama tahun 2018, 2019, dan 2020 berturut-turut sebesar 4,20 juta ton, 4,22 juta ton dan 4,26 juta ton beras. Pertumbuhan konsumsi beras ini umumnya meningkat bersamaan dengan bertambahnya jumlah penduduk. Dijelaskan Hadi Sulistyo kondisi banjir pada 2020 – 2021, telah diprediksi dan dilakukan antisipasi serta mitigasi. Sebagai langkah antisipasi dan mitigasi terhadap La Nina atau iklim basah dengan tingkat curah hujan tinggi, Kementerian Pertanian telah melakukan imbauan pada
Diaspora...
► Sambungan hal 1 Sekarang sudah menjadi umum para lansia mempunyai perkumpulan sendiri, untuk menjadi ajang bertemu secara rutin setiap minggu. Memang di Amerika Serikat ini tersebar wadah yang disebut senior center dengan fasilitas lengkap seperti hiburan, olah raga, renang beladiri Taichi. Ditambah lagi , keterampilan seni musik, tarian dan sebagainya. Semua tersedia. Ada pula makanan minuman gratis. Tetapi bagi bangsa kita, kongkow-kongkow ngecap ngalor-ngidul dua tiga jam seminggu dengan peserta lima belas sampai tiga puluh hadirin kadang kala lebih, sudah lebih dari cukup. Mereka sudah sangat bahagia. Seperti kumpulan ISC-NY, Indonesian Senior Club New York itu. Ya, kami memang anggota Indonesian Senior Club- New York Amerika Serikat. ISC-NY bukanlah organisasi resmi, tak punya badan hukum, tak ada pengurus seperti ketua, bendahara atau pun sekretaris. Tak punya alamat ataupun telepon tapi punya WAG, WhatsApp Group, dan tentu saja anggota yang rajin ikut berkumpul untuk sekadar ngerumpi berita dari teman lain. Tak ada syarat khusus keanggotaan, siapa saja boleh ikut hadir, nongkrong, tua muda, laki perempuan, siapa saja yang senang ngerumpi bareng sambil
mereka ketat,” katanya. Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (Forum SATHU) juga telah menemui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama, pada Senin (14/2/2021). Pertemuan ini dilakukan untuk berdiskusi terkait langkah apa yang akan diambil pemerintah maupun penyelenggara ibadah haji dan umrah dalam persiapan haji 2021. Anggota Dewan Pembina Forum SATHU, Muhammad Ali Amin, mengatakan, dalam pertemuan itu, Forum SATHU dan Kemenag sepakat bersinergi saling menguatkan koordinasi antara pemerintah dan swasta dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Terlebih di tengah masa pandemi saat ini. “Kehadiran kami selain untuk bersilaturahmi dengan Pak Menteri, kami sebagai pelaku
Kondisi Sentra Pertanian Jatim Luas tanam padi : 796.607 Ha Luas keadaan (banjir) : 622,3 Ha Luas puso : 6 Ha Persentase puso terhadap luas tanam : 0.001 %
Daerah Terdampak Banjir di Jatim pada Februari 2021 (Periode 16 s/d 22 Februari 2021)
Daerah
Luas Luas Tanam Keadaan Banjir
Persentase Puso
Kab Lumajang Kab Jombang Kab Nganjuk Kab Madiun Kab Pasuruan Kab Kediri Kab Sidoarjo
269 Ha 220 Ha 56 Ha 0 Ha 0 Ha 0 Ha 77,3 Ha
0,02% 0% 0% 0% 0% 0% 0,19 %
31 ribu Ha 27 ribu Ha 31 ribu Ha 31 ribu Ha 35,7 ribu Ha 26,9 ribu Ha 1,06 ribu Ha
Sumber : UPT Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur
Oktober dan ditindaklanjuti oleh Pemprov Jatim dengan melakukan mapping wilayah rawan banjir, memantau early warning system dan informasi BMKG, serta mengoptimalkan Brigade Proteksi. Karena itu sejak Oktober 2020 menjelang musim hujan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim melakukan langkah-langkah operasional dalam rangka kewaspadaan musim hujan 2020/2021 untuk pengamanan produksi. “Untuk mengatasi lahan pertanian yang banjir dengan cara memompa in-out dari sawah serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier dan kuarter, menggunakan benih tahan genangan (misal: Inpari 1-10, Inpari 29, Inpari 30, dan Ciherang), menerapkan Asuransi Usaha Tani Padi dan bantuan
benih gratis bagi yang puso serta pasca panen dengan menggunakan pengering (dryer) dan RMU,” katanya. Khusus bantuan dryer yang diberikan kepada para petani bertujuan untuk mempertahankan mutu hasil gabah petani, meningkatkan nilai tambah gabah, menjadi penyelamat saat panen musim hujan. Diharapkan Perum Bulog dapat hadir di tengah petani yang sedang panen untuk dapat menyerap hasil panennya, terutama di daerah yang harga Gabah Kering Panen (GKP) di bawah Harga Pokok Penjualan (HPP). Hingga Februari ini pihaknya juga melakukan pengawalan terhadap peningkatan produksi melalui beberapa fasilitasi seperti benih, saprodi dan alat mesin pertanian. Selain itu juga melakukan op-
ngobrol ngalor ngidul berbagi pengalaman baik suka maupun duka, berbagi tawa. Semua orang boleh bergabung.
cocok dengan selera lidah kami hanya di restoran China. Nah, ketemulah restoran China di Broadway Elmhurst, Queens. Mudah dicapai, masakan cocok, dan kami pun boleh kongkow-kongkow saenaknya sejam atau dua jam. Bahkan lebih lama pun boleh. Murah meriah. Seringgit nasi putih, sekaleng soda, dua macam lauk. Karena pelayannya tak berbahasa Inggris, maka kami main tunjuk saja apa yang kita mau makan. Selanjutnya kita namakan “Warung Tunjuk!”. Sejak itu kami mengenal nama Warung Tunjuk. Bahkan dari mulut ke mulut tersebarlah pengumuman: Pertemuan setelah salat Jumat pukul 03.00 pm hingga selesai di “Warung Tunjuk”. Beberapa tahun kemudian Warung Tunjuk ini tutup. Untuk mencari tempat seperti itu ternyata tidak gampang terutama yang bisa ber-”hahahihi”, tertawa bersama, ramai berjamjam memakai bahasa asing pula. Sampai akhirnya kami menemukan toko camilan bakery. Toko ini berjualan kue- kue dan kopi. Fay Da Bakery namanya. Lokasinya di Justice Avenue, Elmhurst Queens. Yang menarik, kongkow ngopi di sini cukup dengan kopek lima perak dan mereka belum keberatan kita duduk berjamjam di situ. Rupanya memang sudah banyak grup-grup ngopi bareng seperti ini. Tetapi setahun ini karena covid-19 kegiatan
Jamaah Masjid Al Hikmah Alkisah, kira-kira seperempat abad yang lalu, beberapa orang jamaah Masjid Al Hikmah, masjid orang Indonesia di New York, berkumpul usai salat. Mereka antara lain Pratomo, Singgih, Adjat, dan Rurun. Selesai salat Jumat, seperti umumnya jamaah sepuh, mereka tidak langsung bubaran pulang ke rumah masing-masing. Mereka tidak pula harus buru-buru bergegas kembali kerja ke kantor sebab sudah pensiun, tetapi ngobrol dulu melepas kangen atau melepas kerinduan, setelah sepekan tak berjumpa. Kebetulan di sekitar pelataran masjid ada warung sate lontong. Warung ini mengingatkan kami akan kampung halaman dengan harga cukup sesuai dengan kantong pensiunan yang hidup dari sosial sekuriti. Rupanya banyak sudah sahabat senasib seumur ini ingin kangen-kangenan. Tak ada beda suku maupun kepercayaan, tak ada beda pula soal tebalnya kantong atau status sosial dan pandangan politik. Maka, dicarilah tempat di luar masjid untuk berkumpul. Mereka lalu menemukan restoran China yang bisa dicapai kira-kira lima belas menit berjalan dari masjid. Pilihan restoran China itu karena warung Indonesia belum ada. Dan masakan yang
usaha yang menjadi mitra kerja Kemenag dalam penyelenggaraan haji dan umrah ingin mendapatkan arahan dari Pak Menteri terlebih di situasi dan kondisi pandemi saat ini,” kata Muhammad Ali Amin menyampaikan hasil pertemuannya kemarin. Ali yang juga Ketua Umum Gabungan Pengusaha Haji dan Umrah Nusantara (Gaphura) mengapresiasi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah banyak melakukan pendekatan dan bernegosiasi dengan pihak Arab Saudi. Menurutnya, langkah itu bisa menjadi pertimbangan Saudi dalam penyelenggaraan haji untuk Indonesia. “Kami yakin sekali dengan semangat Pak Menteri dalam negosiasi, insya Allah tahun ini penyelenggaraan haji bisa terlaksana, meski kita belum tahu berapa kuotanya,” ujarnya. timalisasi pemanfaatan sarana prasarana yang telah dialokasikan pada tahun sebelumnya untuk melakukan pengamanan produksi. Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslacha menjelaskan kebutuhan pangan selama ini terpenuhi dari produksi dalam negeri dan impor. Dalam kondisi pandemi Covid-19 dan trend pertumbuhan jumlah penduduk maka kebutuhan terhadap akses pangan impor menyebabkan rentannya ketahanan pangan sehingga berdampak terhadap aspek sosial, ekonomi dan bahkan politik. Oleh sebab itu, komoditas tanaman pangan terutama padi (beras) menjadi komoditas strategis dalam perekonomian dan ketahanan pangan, sehingga menjadi basis utama dalam pembangunan pertanian ke depan termasuk di Jatim. “Ini yang harus dijaga. Antisipasi dan mitigasi terhadap La Nina atau iklim basah dengan tingkat curah hujan tinggi harus dilakukan Pemprov Jatim bersama instansi terkait,” katanya. Dengan antisipasi yang dilakukan, dia berharap Jatim mampu mempertahankan diri sebagai kota buffer stock pangan di Indonesia. Apalagi fakta di lapangan sektor yang mampu tumbuh positif ketika pandemi adalah pertanian. “Sepanjang 2021, kami berharap Pemprov Jatim menggenjot kinerja sehingga tetap dapat dicapai swasembada pangan berkelanjutan,” katanya. * terhenti entah sampai kapan. Silaturahmi dilanjutkan melalui WAG, virtual seperti umumnya. Imlek di New York Sepi Perayaan Imlek di New York tahun ini sepi. Saat hari Jumat 12 Februari 2021, Tahun Baru China, Imlek, di Surabaya, Indonesia diperingati di tengah pandemi, kami di New York, Amerika Serikat masih Kamis malam Jumat, malam tahun baru Imlek alias tanggal 11 Februari 2021. Karena wabah covid-19 keadaan sangat berbeda dengan biasanya, sebab ada pembatasan travel, lockdown, protokol kesehatan, larangan berkumpul. Ada pembatasan jumlah hadirin pada ruangan tertutup, sehingga perayaan akan terpusat secara virtual. Memang masih ada barongsai, pawai, pertunjukan dioangung di taman- taman tetapi tradisi saling mengunjungi terbatas antara keluarga dekat saja. Bila biasanya sebelum Imlek masyarakat sibuk mempersiapkannya, tahun ini toko- toko sepi walau masih ada toko yang menjual kue-kue tahun baru, membagikan kalender tahun baru dan amplop angpaw. Sedangkan restoran hanya take out atau makan di tenda kaki lima di luar restoran. Larangan makan di dalam restoran akan dicabut padahari Jumat ini bertepatan dengan hari Raya Imlek. Ini pun terbatas hanya 25% dari kapasitas. (*)
Ali mengatakan, dalam pertemuan itu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, bahwa Kemenang telah berdiskusi dengan tim bahwa penyelenggaraan haji ini tidak bisa hanya diurusi oleh pemerintah, tapi harus ada kolaborasi dengan swasta. Belum lagi soal penyelenggaraan umrah yang pelaksanaannya sepanjang tahun, sehingga tantangan yang harus dihadapi dalam penyelenggaraan haji dan umrah semakin berat. Ali memastikan Kemenag sangat serius mempersiapkan penyelenggaraan haji. Untuk itu pihaknya dapat meneruskan kerjasama yang lebih baik lagi dengan tantangan yang lebih berat dalam persoalan haji. Apalagi Indonesia tidak memiliki pengalaman memberangkatkan haji di tengah pandemi.
11 Ali mengatakan, menurut Menag Yaqut, pemerintah dan pihak swasta tidak bisa lari dari masalah ini, karena tidak hanya menjadi tanggungjawab Arab Saudi, akan tetapi menjadi tanggungjawab semua. Menag menegaskan, bahwa pihaknya hampir setiap seminggu sekali berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi. Bahkan pihaknya memberikan deadline hingga Maret 2021 kepada pemerintah Arab Saudi untuk memberikan kepastian penyelenggaraan haji tahun ini. “Memang, kata Menag, pihaknya sejauh ini belum membicarakan soal berapa banyak kuota yang akan diberikan Arab Saudi kepada Indonesia. Hanya saja, Kemenag telah menyusun beberapa skenario haji 2021,” kata Ali menirukan Menag. Ali mengaku senang dengan
pihaknya mencatat hanya bisa memberangkatkan sekitar 3.500-an jamaah umrah. Hal ini jauh berbeda dengan pencapaian di tahun 20182019 yang mencapai 1 juta jamaah per tahun. “Alhamdulillah umrah telah bisa kembali meski hanya empat bulan saja dan tanggal 27 Februari nanti genap setahun sudah terhenti. Semoga kami mohon arahan Bapak (Menag), agar kami sebagai usaha yang menginduk kepada Kemenag bisa tumbuh kembali,” pintanya. Memang, lanjut Firman, untuk saat ini secara budget naik dari Rp 20 juta menjadi Rp 26 juta, jika merujuk pada
Jatim...
► Sambungan hal 1 megawatt. (MW). Peran tersebut disumbang dari pengembangan PLTA, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Rooftop, PLTMH (mikrohidro), panas bumi, PLT sampah. “PLTS menjadi fokus pengembangan kami. Alasannya kami selain investasi tidak terlalu besar, jangka waktu pemasangan instalasinya tak butuh terlalu lama karena dari pabrikan sudah siap,” kata Kepala Bidang Energi Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jatim Oni Setiawan, ST, MT, kepada Global News di kantornya, Rabu (24/2/2021). Ia paparkan, tahun lalu (2020) target EBT Jatim dipatok sebesar 4,89% dan tahun 2019 sebesar 4,59% dan tercapai 4,89%. Sementara untuk roadmap tahun 2026-2035 ditargetkan sebesar 17,48%. Di antaranya berasal dari pengembangan pembangkit listrik tenaga angin, panas bumi, mobil listrik solar cell. Selanjutnya tahun 2035- 2050 target EBT dipatok 19,56% yang bersala dari pengembangan energi laut, panas bumi, transportasi massal solar cell. Oni mengatakan, ada berbagai strategi yang dijalankan Jatim dalam mempercepat pemanfaatan EBT. Di antaranya dengan membangun PLTS pada daerah yang belum dapat akses listrik PLN (daerah terbuka dan kepulauan), menggencarkan pemasangan PLTS Rooftop (eksporimport) di gedung pemerintah, swasta, sekolah serta pondok pesantren. Selanjutnya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) pada daerah yang memiliki potensi air. Selanjutnya, pembangunan biogas sebagai substitusi bahan bakar untuk memasak, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di perkotaan serta pemanfaatan ampas tebu pada Pabrik Gula sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm). Khusus PLTBm, kata Oni, PTPN X sudah mengembangkan di PG Pesantren Baru Kediri dengan memanfaatkan ampas tebu. Kapasitanya hingga 9 MW. Dari kapasitas tersebut 6 MW dipakai internal pabrik gula, sisanya 3 MW dijual ke PLN.”Saya dengar PTPN XI juga tengah menjajagi,” katanya.
harga referensi yang ditetapkan Kemenag. Di samping itu pihaknya juga diminta Kemenag untuk memberangkatkan jamaah yang tertunda terlebih dulu. Dalam pelaksanaannya, penyelenggara umrah selalu mematuhi regulasi yang dikeluarkan pemerintah Saudi maupun Indonesia, termasuk aturan protokol kesehatan mulai dari keberangkatan, selama perjalanan dan kepulangan. “Hanya saja ada kebijakan yang memberatkan soal karantina dan tes PCR setibanya di tanah air, di mana biayanya dibebankan kepada jamaah. Kami harap Pak Menteri mendukung kami agar kebijakan
Untuk pembangkit listrik panas bumi (PLTP), kata Oni, Jatim memiliki potensi sebesar 1.012 Mega Watt (MW). Saat ini progres PLTP yang berjalan cukup baik di wilayah kerja Balawan, Ijen. Proyek dikerjakan PT Medco Power Indonesia (MPI) berkapasitas 2x55 MW.” Saat ini sudah masuk tahap drilling ke tiga, empat dan lima. Diharapkan tahun 2025 akhir atau 2026 mulai berproduksi,” katanya. Program 2021 Terkait program pengembangan EBT 2021, Oni menjelaskan, Jatim akan mengembangkan PLTS Solar Home System (SHS) 100 Wp di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan oleh Pokmas Harapan Jaya. Selanjutnya, pengadaan PLTS Solar Home System (SHS) 100 Wp di Dusun Krajan RT. 04, RW. 03, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi oleh Pokmas Putuk Pancoran, pengadaan PLTS SHS 100 WP di Dusun Angkrek, Desa Sumber Canting, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso oleh Pokmas SumberAngkrek Terang, bantuan material Biogas di Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan oleh Pokmas Lembusora. Lalu, pembangunan pembangkit listrik Piko Hydro di Dusun Tanah Merah, Desa Batur, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Eksplorasi potensi gas rawa di Kabupaten Jombang dan Kabupaten Mojokerto serta program pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar pengganti parsial ke dalam boiler batubara di PLTU Paiton, PLTU Pacitan, dan PLTU Tanjung Awar-Awar Tuban dengan prosenstase 1-5%, Proyek Co-firing PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) memang menargetkan peningkatan penggunaan biomassa (co-firing) sebagai pengganti batu bara untuk dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Direktur Operasi I PJB Sugiyanto mengatakan, dua pembangkit yang dikelola PJB sudah mulai menggunakan biomassa, yakni PLTU Paiton 1 dan 2. Meskipun baru sebatas pilot project, PJB akan mulai meningkatkan porsi biomassa pada tahun ini. Pada tahap awal, porsi biomassa yang digunakan sekitar 1.000-1.500 ton. “Kami melakukan ini sebagai
langkah yang dilakukan oleh Menteri Agama yang terus mendesak Saudi untuk segera memutuskan kepastian penyelenggaraan haji. Langkah Menag itu patut mendapat apresiasi, sehingga informasi soal kepastian haji dari Arab Saudi tidak didapat pada detik-detik terakhir (last minute). Kendala Umrah Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Pembina Forum SATHU, Firman M. Nur, menyampaikan perkembangan usaha umrah yang sejak setahun terakhir di masa pandemi ini boleh dibilang vakum dan zero income. Kegiatan umrah, kata Firman, mulai dibuka kembali pada 1 November 2020 namun pada akhirnya ditutup kembali pada 4 Februari 2021. Dalam kurun waktu tersebut, tersebut dikecualikan, karena umrah ini perjalanan internasional yang dikontrol dari awal sampai kepulangan,” kata Firman yang tercatat sebagai Ketua Umum Amphuri. Terkait hal ini, Menag Yaqut menegaskan, akan segera melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sementara untuk penyelenggaraan haji tahun ini, Kemenag juga telah menyusun skenario pelaksanaan haji, tak terkecuali soal vaksinasi bagi calon jamaah haji. “Soal kebijakan PCR dan karantina, kami coba akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19,” pungkasnya. * gas, rpk
pilot project di Paiton 1 dan 2. Kami sudah uji coba dan berhasil. Kami bakar 1.000 – 1.500 ton biomasa yang dipasok masyarakat sekitar 1.500 ton per bulan,” kata Sugiyanto dalam diskusi virtual penghematan penyediaan listrik, Selasa (23/2/2021). Menurut dia, sejak tahun lalu PJB mengonsumsi biomassa yang diperoleh dari masyarakat sekitar. Biomassa berasal dari sekam serut kayu, sampah kering dan juga limbah kering warga. Co-firing biomassa bisa menekan BPP serta tentu dari sisi lingkungan juga lebih baik. Manajemen sudah menargetkan tahun ini ada peningkatan penggunaan biomassa lebih dari 100% dibandingkan tahun lalu. “Kami tingkatkan 5.000 ton per bulan pada tahun ini. Sebanding 1,5% batu bara untuk PLTU Paiton,” ujar Sugiyanto. Rencananya, PJB juga akan mulai mencoba penggunaan biomassa untuk PLTU lainnya. “Melalui pengalaman di Paiton 1 dan 2, rencananya mulai tahun depan kami juga akan melakukan mekanisme yang sama di PLTU yang lain,” kata Sugiyanto. Penggunaan biomassa sebagai pengganti batu bara pada PLTU tengah digenjot juga oleh pemerintah. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyusun strategi untuk mempercepat pengurangan batu bara pada PLTU. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengungkapkan, upaya cofiring tentunya akan berdampak positif dalam pencapaian kontribusi EBT. Kebijakan Energi Nasional telah menetapkan target pemanfaatan energi baru terbarukan sebesar 23% pada 2025. “Dengan pencapaian pada 2020 kurang lebih 11%, maka PR kami untuk mencapai target tersebut masih cukup besar dan diperlukan berbagai terobosan dan inovasi untuk akselerasinya,” kata Dadan. Ia berharap, program cofiring dilaksanakan secara berkelanjutan dan semua pihak dapat turut menyukseskan program tersebut. “Kami tidak berharap program ini hanya berjalan sebentar, persentase campuran biomassa juga harus terus ditingkatkan. Untuk itu, sisi hulu penyediaan feedstock-nya harus sama-sama kita bangun dan kembangkan dengan baik,” kata Dadan.agk
jawa Halaman 12I minggu
timur
minggu ke-285
25 Februari - 3 MARET 2021
ke-285, 25 Februari - 3 MARET 2021
Penimbangan, Langkah Awal Program Perbaikan Gizi Anak
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI JAWA TIMUR
Geliat Perikanan Tuna di Pelabuhan Pancer Banyuwangi
Kabupaten Banyuwangi tidak hanya terkenal dengan objek wisatanya. Ternyata Banyuwngi juga memiliki kegiatan perikanan yang hasil tangkapannya telah mendunia. Produk hasil tangkapan yang telah diekspor ke luar negeri diantaranya adalah ikan tuna di Pelabuhan Pancer. Pancer merupakan wilayah di pesisir selatan Banyuwangi, Jawa Timur. Jaraknya sekira 60 kilometer dari pusat kota Banyuwangi. Sebagian besar penduduknya mengandalkan hidup dari laut. Mereka turun-temurun menjadi nelayan dan berkarib dengan laut hampir sepanjang hidupnya. Bagi mereka, laut adalah karunia dari Tuhan. Hubungan timbal baik harus dijaga. Semenjak dibuka pada tahun 1976 oleh pemerintah kabupaten, keberadaan Instalasi Pelabuhan Perikanan (IPP) Pancer mempunyai peranan vital bagi masyarakat pesisir dalam menunjang perekonomiannya. Pelabuhan Pancer terletak di Propinsi Jawa Timur yang secara administratif tercakup pada Kabupaten Banyuwangi, tepatnya dengan alamat Jalan Pelabuhan No. 1, Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Kini pelabuhan Pancer berada di bawah regulasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur naungan Di-
Achmad Iskandar Wakil Ketua
Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak saat Monitoring Pelaksanaan Posyandu Ibu, Bayi dan Balita di Posyandu Anggrek, Dusun Gentengan, Desa Sumurdalam, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Rabu (24/2/2021).
nas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur. Data terakhir sebagaimana yang tercatat dalam laporan SL-3 Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, pada tahun 2018 hingga tahun 2020 jumlah kapal di Pelabuhan Pancer sejumlah 203 unit kapal, dengan 155 unit kapal motor tempel dan 48 unit kapal motor. Alat penangkap ikan yang digunakan adalah jaring lingkar, pancing ulur dan tonda. Jumlah kapal penangkap ikan yang melakukan bongkar pada bulan Januari 2021 sebanyak 51 armada. Total volume produksi hasil tangkapan pada bulan Januari sejumlah 23.301 Kg dengan nilai produksi sebesar Rp 522.438.000,-. Hasil tangkapan terbesar pada komoditas baby tuna (Thunnus
Kusnadi, SH, MHum Ketua
Hj. Anik Maslachah S.Pd, M.Si Wakil Ketua
Sahat Tua P. Simandjuntak,SH Wakil Ketua Anwar Sadad Wakil Ketua
sp) sebesar 15.091 Kg atau sebesar 64,77% dari total volume hasil tangkapan. Di posisi kedua adalah ikan tuna mata besar (Thunnus obesus) sebesar 2.686 Kg atau 11,53% dari total volume hasil tangkapan. Selanjutnya ikan selar (Atule mate) sebesar 1.008 Kg atau 4,33% dari total volume produksi, ikan lemuru (Sardinella sp) sebesar 663 Kg atau 2,85% dari total volume produksi, gurita (Octopus vulgaris)
sebesar 380 Kg atau 1,63% dari total volume produksi. Selanjutnya ikan lemadang (Coryphaena hippurus) sebesar 296 Kg atau 1,27% dari total volume produksi, dan berurutan setelahnya ikan kakap sebesar 65 Kg atau 0,28% dari total volume produksi, ikan putihan sebesar 42 Kg atau 0,18% dari total volume produksi dan ikan kerapu sebesar 34 Kg atau 0,15% dari total volume produksi.Adv
PROBOLINGGO (GN) Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya penimbangan bagi bayi dan balita. Penimbangan ini menjadi langkah awal dalam kegiatan utama program perbaikan gizi anak. Apalagi balita menjadi pintu pertama menjaga kualitas sumber daya manusia yang baik, sehat, dan berkualitas. Hal tersebut disampaikannya saat Monitoring Pelaksanaan Posyandu Ibu, Bayi dan Balita di Posyandu Anggrek, Dusun Gentengan, Desa Sumurdalam, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Rabu (24/2/2021). Menurut Arumi, penimbangan sebagai upaya masyarakat dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Kekurangan gizi terutama pada masa balita akan menyebabkan meningkatnya risiko stunting, terganggunya pertumbuhan fisik, perkemban-
gan mental dan kecerdasan, hingga risiko meninggal. Karena itu, lanjutnya, Bulan Timbang pada saat ini menjadi momen penting bagi para orangtua untuk melakukan penimbangan bagi bayi dan balitanya. Keberhasilan Bulan Timbang ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat. “Apabila dalam bulan ini balitanya tidak hadir ke posyandu, maka harus dilakukan sweeping yaitu dengan melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badannya di rumah balita tersebut,” ujar Istri Wagub Jatim itu sambil menjelaskan soal partisipasi masyarakat dalam Bulan Timbang terlihat dari perbandingan jumlah balita yang ditimbang dengan jumlah balita yang ada. Arumi juga terus mengingatkan kepada para orangtua agar tidak melewatkan Bulan Timbang. Harapannya, di Bulan Timbang ini bisa melayani, serta memantau perkembangan balita.
Sementara itu, Wakil Bupati Probolinggo HA Timbul Prihanjoko mengatakan, saat masa pandemi Covid-19, tingkat kehadiran posyandu balita mengalami penurunan menjadi 76,3 persen atau 66.085 balita. Kegiatan posyandu tetap dilakukan dengan menjaga protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Menurutnya, kehadiran Ketua TP PKK Prov Jatim memberikan motivasi Pemkab Probolinggo beserta kader PKK di Kabupaten Probolinggo untuk menyukseskan Bulan Timbang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Nunung Timbul Prihanjoko, Pengurus TP PKK Provinsi Jatim dan Kabupaten Probolinggo. Seusai memberikan pengarahan, Arumi pun berkesempatan meninjau pelaksanaan Bulan Timbang sekaligus berinteraksi dengan ibu dan balita di Posyandu tersebut. fan
DPRD PROVINSI JAWA TIMUR
PPKM Skala Mikro di Jatim Diperpanjang
Hikmah: Saatnya Masyarakat Dijadikan Subjek Utama
Kebudayaan Diminta Masuk OPD Dinas Pendidikan
Komisi E DPRD Jatim saat berkunjung ke Musuem MPU Tantular, Sidoarjo, Jatim.
Hj. Hikmah Bafaqih
SURABAYA (GN): Diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro mendapat dukungan Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hj. Hikmah Bafaqih. Mengapa? Karena faktanya, kasus masyarakat Jatim yang terpapar covid-19 sepanjang pelakasanaan kebijakan tersebut, yakni 9 Februari 2021 dan berakhir pada 22 Februari 2021 mengalami penurunan. Seperti diketahui, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan di wilayahnya dilakukan perpanjangan PPKM skala mikro untuk semakin menurunkan penyebaran kasus COVID-19. Dengan demikian PPKM diperpanjang lagi menjadi 23 Februari 2021 hingga 8 Maret 2021. “Perpanjang yang dimulai 23 Februari sungguh sangat tepat. Ini membuktikan bahwasanya PPKM Skala Mikro mempunyai efektivitas. Data yang ada menyebutkan,
PPKM sekala mikro di Jatim diperpanjang lagi menjadi 23 Februari 2021 hingga 8 Maret 2021.
pada 23 Februari 2021 daerah di Jatim (Pemkab/Pemkot) tidak ada yang berstatus merah. Semuanya orange (sedang). Ini merupakan langkah yang baik. Semoga selanjutnya daerah di Jatim bisa mencapai kuning. Seiring dengan vaksinasi yang terus dilakukan sudah barang tentu kita semua berharap, semua daerah menjadi hijau,” kata politisi PKB ini, kepada Global News, Rabu (24/2/2021). Hikmah mengatakan, pihaknya untuk perpanjangn PPKM Skala Mikro ini berharap agar masyarakat selanjutnya dianggap menjadi bagian dari subjek pelaku utama. Dengan demikian diharapkan pula pelaksanaan kebijakan tersebut di lapangan lebih efektif lagi. Kepada masyarakat Jatim apa yang sudah berjalan dengan baik, harus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Saya berharap apa yang sudah berjalan di masyarakat dimasa pandemic ini, seperti bermasker, itu harus dipertahankan. Itu pola hidup sehat. Dalam evaluasi Komisi E DPRD Jatim, peran masyarakat sudah bagus. Kepatuhan masih fluktuatif. Yang longgar-longgar masih ada. Karena itu, masyarakat harus dijakdikan subjek pelaku utama,” katanya. Soal vaksinansi bagaimana? Tentang ini dia mengatakan, di Jatim vaksinansi berjalan lancar. “Saya hanya ingin mengatakan, vaksinanasi ini penting. Kita memang harus terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman,” katanya. Sebelumnya Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, PPKM jilid pertama, kedua dan PPKM mikro memang
sudah menunjukkan beberapa hasil signifikan, namun pihaknya merasa perlu ada perpanjangan agar hasilnya maksimal. Selama pelaksanaan PPKM mikro, hasil signifikan tampak pada penurunan jumlah pasien COVID-19 yang harus dirawat di Ruang Isolasi Biasa maupun ICU. Selama PPKM tahap 1 dan 2 serta PPKM Mikro, BOR Isolasi biasa di Jatim telah berhasil turun dari 79 persen menjadi 46 persen. BOR ICU juga telah berhasil turun dari 72 persen menjadi 57 persen, atau artinya keterisian rumah sakit di Jatim sudah sesuai syarat dari WHO, yakni di bawah 60 persen. Sebelum dilaksanakan PPKM Mikro, kata dia, juga terdapat 210 RT zona merah atau berisiko tinggi penularan di Jatim sesuai dengan kriteria Gugus Tugas COVID-19 Nasional. adv
SURABAYA (GN): Komisi E DPRD Jawa Timur meminta agar bidang kebudayaan ke depan sebaiknya digabung dengan Dinas Pendidikan. Sebab, penggabungan bidang kebudayaan dengan pariwisata selama ini dinilai tidak maksimal. Fakta tersebut dijumpai komisi bidang Kesra DPRD Jatim ketika melakukan kunjungan kerja ke beberapa UPT Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jatim yang menangani museum. “Kami barusan kunjungan ke Museum Mpu Tantular di Sidoarjo. Masukan yang kami terima adalah target PAD dan supporting dana tak sebanding sehingga sulit direalisasikan,” kata Artono wakil ketua Komisi E DPRD Jatim, Selasa (23/2/2021). Politisi asal Fraksi PKS ini, mengakui sarana dan prasarana yang ada di Museum Mpu Tantular masih kurang. Seperti, fasilitas parkir, tempat peristirahatan pengunjung hingga toilet. Padahal, museum itu banyak dikunjungi masyarakat khususnya para generasi muda yang ingin tahu soal kebudayaan nenek moyang bangsa
Indonesia. “Ada 15 ribu koleksi yang tak memiliki tempat (gedung). Saya kira ini perlu mendapat perhatian yang serius karena koleksi benda bersejarah itu kalau dibiarkan bisa cepat rusak,” tegas Artono politisi asal Dapil Jember – Lumajang ini, seperti dikutip laman Kominfo Jatim. Dalam rangka optimalisasi fungsi museum, Komisi E menyarankan supaya bidang kebudayaan ini sebaiknya dimasukkan dalam Dinas Pendidikan sehingga selaras dengan fungsi kebudayaan sebagai edukasi bagi anak-anak didik mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. “Tidak sedikit mahasiswa yang melakukan penelitian-penelitian yang dilakukan di Museum. Bahkan banyak mahasiswa luar negeri juga melakukan penelitian tentang budaya-budaya yang ada di Indonesia sehingga ketika kebudayaan ini masuk bagian Dinas Pendidikan tentu sangat singkron sekali sebagai fungsi pendidikan dalam bidang kebudayaan,” pungkas Artono. adv