Skip to main content

GLOBAL NEWS Edisi 282

Page 1

langganan Rp 28.000,-/Bulan eceran minggu ke-282 Rp-7.000,4 10 Februari 2021

DEWAN PERS Global News dan global-news.co.id telah Terverifikasi Administratif

minggu ke-282

pengaduan & hotline redaksi

4 - 10 Februari 2021

031 - 8281712

gnewsredaksi@gmail.com

gnewsredaksi

TEROPONG Adinda LMP

7 Jenis Vaksin COVID-19 yang Akan Dipakai di RI Jenis vaksin COVID-19 Sinovac akan digunakan pada vaksinasi COVID-19 perdana di Indonesia yang dijadwalkan pada Rabu (13/1/2021) mendatang. Untuk kedepannya, ada 7 jenis vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ Menkes/12758/2020 telah menetapkan vaksin Corona yang beredar di Indonesia. Jenis vaksin COVID-19 yang digunakan di Indonesia yaitu vaksin yang diproduksi PT Bio Farma, Oxford-AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Novavax, Pfizer-BioNTech, dan Sinovac. Dikutip dari beberapa sumber, berikut perbedaan jenis vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia. l BACA: 7 Jenis....di Hal 3

Ada-ada

Foto: haus me

Rumah Pintar yang Diklaim Anti Virus dan Zombie

Rumah Anti Virus dan Zombie Rp 2,9 M

Di tengah pandemi ini, kita mungkin khawatir jika virus dan bakteri bisa masuk ke dalam rumah. Namun, ada satu rumah yang diciptakan berkat teknologi canggih, yang disebut dengan rumah pintar, yang diklaim dapat menangkal virus serta bakteri. Melansir Business Insider, sebuah perusahaan asal AS, haus.me, belum lama ini memamerkan rumah pintar yang memiliki perlindungan terhadap virus dan bakteri. Selain itu, rumah ini juga bisa didirikan di mana saja tanpa jaringan listrik. Karena bisa didirikan di mana saja, haus.me menyebut bahwa rumah ini tak membutuhkan fondasi khusus atau proses pemasangan. Bahkan, haus.me juga mengklaim bahwa rumah pintar ini bisa dipasang di tanah datar manapun. Menariknya, setiap aspek rumah juga bisa dikendalikan melalui aplikasi; mulai dari suhu, kelembapan, hingga berapa energi yang dibutuhkan. Haus.me mengatakan bahwa sistem air purifiyingdalam rumah ini bisa melindungi penghuninya dari 99,9 persen virus dan bakteri. Tentu ini menjadi salah satu fitur yang dibutuhkan di tengah pandemi virus corona seperti ini. l BACA: Rumah.., di Hal 3

@RedaksiGnews

Redaksi Gnews

Kampus C, STIE Perbanas Surabaya Diresmikan

Usung Pendidikan Modern dan Berkonsep Ramah Lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya tiada henti untuk membangun fasilitas kampus. Ini semua, demi sebuah kemajuan secara menyeluruh. Malah di tengah pandemi, perguruan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Perhimpunan Bank Umum Nasional Swasta Jawa Timur ini, Selasa (2/2/2021), meresmikan Gedung C di Kampus Wonorejo, tepatnya di JL. Wonorejo Utara 16 Rungkut, Surabaya. Ini menyusul peresmian Gedung B dan Gedung A yang sudah beroperasi. OLEH: ERFANDI PUTRA

Peresmian gedung berlantai 10 tersebut yang ditandai oleh pengguntingan pita, dilakukan oleh Ketua Yayasan

Pendidikan Perhimpunan Bank Umum Nasional Swasta Jawa Timur, Drs. Ec. Herman Halim MBA, Untung Jusak dan Dr. Yudi Sutarso

S.E., M.Si., Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya. Tampak hadir mendampingi Herman Halim diantaranya, Anita Puspita Prasetio (Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan), Drs Theo MP Nugroho (Sekretaris Pengurus Yayasan), Drs. Djaki Djajaatmadja ( Bendahara Yayasan), Untung Jusak (Anggota Dean Pembina Yayasan), Ir. Jimmy Harto (Kepala Satuan Pengawas Internal Yayasan) hingga Ir. M. Pujiono Santoso MM (Anggota Pengurus Yayasan). l BACA: Usung... Hal 11

Herman Halim (tiga dari kanan), Untung Jusak (dua dari kiri) dan Yudi Sutarso (kanan) saat melakukan pengguntingan pita tanda peresmian Gedung C Kampus Wonorejo.

Umrah distop Lagi

Pengusaha Banting Setir

SURABAYA (GN) - Pemerintah Arab Saudi kembali mengeluarkan larangan masuk negara kerajaan itu kepada 20 negara, termasuk Indonesia pada Selasa (2/2/2021). Aturan ini mengakibatkan perjalanan umrah 2021 kembali tertunda. Larangan umrah untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini membuat pengusaha biro haji dan umrah di Tanah Air kelimpungan mengatur bisnisnya. Bahkan, ada biro umrah yang terpaksa banting setir menambah usaha jualan telur dan sembako agar tidak mem-PHK karyawannya. “Biro umrah kami bukan tutup, tetap buka dengan sejumlah inovasi, tapi kami harus mengembangkan usaha di bidang lain juga. Sedang kami siapkan untuk membuka usaha berjualan telur dan sembako secara online. Jadi, membeli sembako dan telurnya nanti pakai aplikasi online, seperti memesan makanan di Gofood,

misalnya. Mengapa sembako? Karena dua komoditas itu dibutuhkan masyarakat setiap hari. Dan yang penting, kami harus terus bergerak memberi manfaat kepada umat,” kata salah seorang bos biro umrah di Surabaya kepada Global News Rabu 3 Februari 2021. Saat ditanya soal fenomena biro umrah dan haji membuka “usaha sampingan” ini, Direktur Utama PT Andromeda Atria Wisata, Zainal Abidin, SE, membenarkan ada biro umrah di Surabaya yang hendak berjualan sembako agar bisnis umrahnya yang memiliki cukup banyak karyawan bisa tetap berjalan. Hal itu sambil menunggu situasi normal lagi, baik di Tanah Air maupun di Tanah Suci. Meski demikian, larangan masuk Arab Saudi ini pasti ada hikmahnya. “Apa pelajaran bagi bangsa ini? Disiplin. Betapa pentingnya disiplin. l BACA: Pengusaha... Hal 10

WARGA AMERIKA JADI BUPATI

Kantongi Paspor RI-AS JAKARTA (GN) - Ini salah satu lucunya Indonesia. Betapa tidak, Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Orient Patriot Riwu Kore, ternyata warga negara Amerika Serikat (AS). Bukan warga negara Indonesia (WNI). Padahal, tahapan pilkada disebut-sebut sudah sangat ketat, tapi toh penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) masih saja bisa kecolongan. Fakta ini membuat “geger” perpolitikan di Tanah Air. Dalam pilkada 9 Desember 2020 lalu, Orient Riwu Kore yang berpasangan dengan Thobias Uly diusung PDIP dan Demokrat. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengaku sudah berkomunikasi dengan Orient P. Riwu Kore.

Orient Patriot Riwu Kore

Hasilnya Orient P. Riwu Kore mengaku pernah memiliki paspor negara AS tanpa melepaskan kewarganegaraannya sebagai WNI.

AFP

DOKTER dan petugas medis di 70 rumah sakit mogok massal melawan kudeta militer di Myanmar Rabu 3 Februari 2021.

Mogok Massal Lawan Kudeta Militer

YANGON (GN) - Rakyat Myanmar bergerak melakukan perlawanan sipil terhadap kudeta militer yang dipimpin Jenderal Min Aung Hlaing. Aksi warga di kota terbesar Yangon dengan memukul panci dan wajan, serta membunyikan klakson mobil. Bukan hanya itu, petugas kesehatan di sejumlah kota besar juga mogok kerja Rabu 3 Februari 2021, sedangkan para aktivis menyerukan aparat sipil negara menolak bekerja

untuk pemerintahan yang baru di bawah rezim militer. Tampak sejumlah tenaga medis rumah sakit di Myanmar berhenti bekerja pada Rabu (3/2/2021) untuk ambil bagian dalam “kampanye pembangkangan sipil.” Suara pukulan perkakas dapur dan klakson juga masih bergema melalui rumahrumah warga sebagai protes atas penangkapan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi. “Ini tradisi Myanmar untuk mengusir kejahatan

l BACA: Kantongi.., di Hal 11

HEBOH PASAR MUAMALAH TRANSAKSI PAKAI DINAR & DIRHAM

Hidupkan Pasar Zaman Nabi, Zaim Saidi Pun Ditangkap

Aparat Bareskrim Polri menangkap pendiri Pasar Muamalah Depok, Zaim Saidi, karena berperan dalam proses transaksi menggunakan koin dinar dan dirham. Zaim Saidi dikenal sebagai salah seorang pegiat ekonomi syariah secara kafah. Salah satu caranya adalah memakai dinar dan dirham sebagai alat transaksi. ZAIM SAIDI merupakan penyedia lapak yang setiap transaksinya menggunakan koin dinar dan dirham. Pasar Muamalah disebutkan sebagai pengelola dan Wakala induk untuk menukar rupiah dengan koin dinar atau dirham. Kepala Biro Penerangan M a s y a r a k a t H u m a s Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, penangkapan terhadap Zaim Saidi dilakukan oleh Sub Unit 4 Bareskrim pada Selasa (2/2/2021) malam. “Benar, se-

malam ditangkap,” kata Rusdi saat dihubungi, Rabu (3/2/2021). Bareskrim menanangkap Zaim Saidi karena beberapa perannya di Pasar Muamalah tersebut. Selain penyedia lapak, Zaim juga merupakan inisiator dibentuknya Pasar Muamalah yang awalnya dibentuk untuk komunitas masyarakat yang mau berdagang dengan mengikuti tradisi pasar di zaman Nabi SAW. Dia juga yang menentukan harga beli koin

Zaim Saidi dan koin dinar-dirham.

dinar dan dirham. Namun dinar dan dirham di Pasar Muamalah sendiri hanya istilah berat pada koin emas dan perak yang digunakan sebagai alat trans-

aksi. Tidak ada hubungannya dengan mata uang asing. “Pasar Muamalah itu sendiri sebetulnya upaya untuk menghidupkan perekonomian rakyat

di tengah situasi yang lesu begini, maka kita harus gerakkan perdagangan, terutama di kalangan rakyat kecil,” kata Zaim Saidi melalui video klarifikasi di YouTube. Dia memaparkan Pasar Muamalah memfasilitasi para pedagang kecil untuk bisa berjualan tanpa harus membayar sewa. Menurutnya, biaya sewa bakal membebani pedagang maupun konsumen. Jadi prinsip pertama dari Pasar Muamalah adalah tidak ada sewa. “Semua tempatnya lapangan terbuka, tidak ada yang mengklaim, tidak ada yang memiliki kecuali digunakan iya. Jadi yang paling betul itu adalah tanah-tanah wakaf.

l BACA: Hidupkan... di Hal 11

atau karma buruk dengan memukul ember timah atau logam,” kata penduduk Yangon, San Tint, dilansir dari Reuters. Para dokter dan tenaga medis lain di rumah sakit juga mengatakan bergabung dalam kampanye pembangkangan sipil tersebut. “Kami tidak dapat menerima diktator dan pemerintah yang tidak dipilih,” kata Myo Thet Oo, seorang dokter yang ikut berpartisipasi dalam aksi tersebut. l BACA: Mogok.., di Hal 11

Lho Iki Lak

Rendah Hati

ARTIS Sandra Dewi menjadi salah satu selebritis yang memiliki suami tajir. Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, dikabarkan memiliki sebuah pesawat jet pribadi yang dibeli khusus untuk sang putra. Meski tajir bergelimang harta, Sandra Dewi termasuk salah satu selebritis yang jarang memamerkan harta benda yang dia miliki. Bahkan di saat banyak orang b i a s a yang mencari ketenaran dengan memamerkan gaya hidup m e wahnya, artis cantik ini tetap bersikap biasa-biasa saja. Sikap Sandra Dewi ini tentu memanci n g perhatian, Sandra Dewi l BACA: Rendah Hati ... di Hal 10


MATARAMAN

2

SULIT TERAPKAN PROKES COVID-19

9 Pasar Hewan Trenggalek Ditutup TRENGGALEK (GN) – Seluruh pasar hewan yang ada di Kabupaten Trenggalek ditutup untuk menghindari penularan Covid-19. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mirko dan Perdagangan (Diskomidag) Misran mengatakan, semua pasar hewan di Tulungagung akan ditutup. Beberapa pasar sebelumnya sudah ditutup Selasa (2/2/2021), sedangkan sisanya ditutup Rabu (3/2/2021). Lama penutupan, kata dia, hingga waktu yang belum ditentukan. Mengingat kondisi kasus Covid-19 di Trenggalek masih sangat tinggi. Karenanya, dibukanya kembali pasar hewan bergantung kondisi kasus Covid-19. Misran mengatakan, total ada sembilan pasar hewan yang ditutup di Trenggalek. Yakni pasar hewan di kota Trenggalek, Durenan, Gandusari, Tugu, Kampak, Munjungan, Dongko, Panggul, dan Pule. “Seluruhnya kami tutup,” ungkap Misran, usai penjagaan penutupan Pasar Hewan Dongko, Rabu (3/2/2021). Ia mengatakan, penutupan pasar tersebut bukan karena adanya kasus Covid-19 di lingkungan pasar hewan. Juga bukan karena adanya klaster penularan virus corona. Menurutnya, penutupan pasar hewan untuk pencegahan. “Kami tutup karena sulit menerapkan protokol kesehatan (prokes) di pasar hewan selama ini,” sambungnya.

Tampak suasana pasar hewan setelah ditutup.

Misran mengatakan, selama ini tim gabungan dari berbagai instansi rutin menggelar sosialisasi penerapan prokes ketika pasar hewan buka. Di Kabupaten Trenggalek, umumnya pasar hewan buka mengikuti pasaran lima hari sekali. Ketika sosialisasi itu, petugas mendapati para pedagang dan pembeli yang tak patuh prokes. Hal itu lantaran luasan pasar hewan tak mencukupi untuk menjaga jarak bagi seluruh pedagang. “(Penegekan prokes) selalu kami lakukan. Juga penyemprotan desinfiktan. Tapi tetap berjubel. Yang paling krusial itu sulitnya menjaga jarak antar orang di

PASCA PPKM TULUNGAGUNG LONGGAR

Warga Ramai-ramai Izin Hajatan

TULUNGAGUNG (GN) Puluhan warga di Kabupaten Tulungagung, ramai-ramai mengajukan permohonan izin untuk menggelar hajatan. Hal ini setelah pemerintah daerah melonggarkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk menekan penularan Covid-19. Menurut data di Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tulungagung di kompleks Pendopo Tulungagung, sepanjang 29 Januari hingga 1 Februari 2021, ada 75 permohonan izin mengadakan hajatan yang diajukan. “Itu terhitung mulai dikeluarkannya surat edaran Bupati Tulungagung terkait PPKM Nomor 360/177/602/2021, di mana salah satu poin yang diperbarui adalah

pemberian izin (terbatas) hajatan yang sebelumnya dilarang,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro, Rabu (3/2). Selain itu, menurut dia, sudah ada warga yang antre mengajukan permohonan izin untuk menyelenggarakan acara pernikahan pada bulan Februari hingga Maret 2021. Permohonan izin mengadakan acara akan dikabulkan kalau memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk mendapat persetujuan dari lingkungan, dan diketahui oleh perangkat desa dan kecamatan, mendapat persetujuan dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, dan penyelenggara berkomitmen mematuhi protokol kesehatan.ara

pasar,” ucap Misran. Menurutnya, risiko penularan Covid-19 di pasar hewan juga tergolong cukup tinggi karena pasar itu didatangi juga oleh para pedagang dan pembeli dari berbagai kota. “Di pasar hewan, kan, kadang pedagangnya muter-muter, nyari pembeli juga,” tuturnya. Keputusan penutupan pasar juga ditegaskan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek Drs. Agus Setiyono. Ia mengatakan, penutupan tersebut dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Trenggalek. “Di sektor perdagangan dan

pasar, utamanya pasar hewan juga dilakukan pembatasan dengan cara menutup sementara pasar hewan milik Pemkab Trenggalek sejumlah kurang lebih 8 pasar hewan,” kata Agus ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/2/2021). Menurutnya, alasan penutupan pasar hewan ini bukan dikarenakan adanya klaster baru di pasar hewan, hal itu lebih dilatarbelakangi dari imbauan yang selama ini telah dilakukan oleh pihaknya belum sesuai dengan harapan, sehingga perlu dilakukan pencegahan. “Di pasar hewan itu atau pembeli itu tidak hanya dari Kabupaten Trenggalek, juga ada yang dari

luar Trenggalek,” ungkapnya. Oleh karena itu, penerapan penutupan pasar hewan ini merupakan upaya Pemkab Trenggalek mencegah munculnya klaster baru di pasar hewan. Selain itu, sebagai upaya Pemkab Trenggalek dalam melindungi warganya dari penularan Covid-19. Agus menambahkan, penutupan pasar hewan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Trenggalek Nomor 188.45/45/406.001.3/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Guna Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19. * bag

Warga Desak Pintu Rolak 9 Dibuka Semua MOJOKERTO (GN) – Masyarakat yang bermukim di Kota dan Kabupaten Mojokerto yang rawan banjir mendesak BPBD Mojokerto, dan Perum Jasa Tirta membuka semua pintu air di Rolaksongo Kec. Mojoanyar. Kab. Mojokerto. Selain untuk memperlancar aliran anak sungai Brantas, hal ini dianggap menjadi solusi untuk mencegah banjir di wilayah Mojokerto. Suparman warga Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Mojokerto berharap, peristiwa banjir besar tahun 2004, dan 2014 pernah terjadi di wilayah ini tidak terulang lagi di wilayah Mojokerto. Dikala itu, banjir besar menggenangi puluhan ribu rumah di wilayah Kab. Mojokerto dan Kota Mojokerto. Banjir itu terjadi diduga karena, debit air dari berbagai anak

GN/Bambang Sujarwanto

Banjir terjadi di Desa Sambiroto Kec. Sooko Kabupaten Mojokerto, kemarin.

sungai Brantas besar, debit air sungai brantas sendiri juga besar dan pintu rolak 9 diduga tidak dibuka maksimal. Selain itu, curah hujan yang turun di Mojokerto tinggi, hutannya gundul, sehingga sering longsor. Materi longsoran banyak yang masuk ke anak sungai. Dengan kondisi itu membuat laju air diberbagai

anak sungai brantas tidak bisa cepat, karena pintu rolak tidak dibuka maksimal. Kondisi ini membuat banyak anak sungai bratas meluap, ada pula tanggulnya jebol karena tak kuat menahan air dari hulu. Sehingga membuat banyak areal sawah, dan rumah penduduk tergenang air setinggi 1-1,5 meter. bas

minggu ke-282

4 - 10 Februari 2021

REGULASI

LKPP Izinkan Pemkot PL Sembako Rp 6,7 M MOJOKERTO (GN) – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) mengizinkan Pemkot Mojokerto melakukan penunjukkan langsung (PL), tanpa melalui lelang. Pasalnya, pengadaan sembako menggunakan anggaran APBD Kota Rp 6,7 miliar diperuntukkan warga terdampak Covid-19. Kebijakan ini sekaligus upaya LKPP untuk mempercepat proses pengadaan, dan pendistribusian bansos sembako ke warga yang berhak menerimanya. Kepastian itu disampaikan, Kabag Pengadaan Barang/Jasa dan Pembangunan Pemkot Mojokerto, Nara Nupiksaning Utama. Ia mengatakan, proses pemberian bansos sembako ke warga terdampak Covid-19 akan lebih cepat, jika pengadaannya melalui sistem PL, tidak tender. “Kami tanya ke LKPP mekanisme mengadaan sembako untuk warga terdampak Covid-19 menggunakan dana APBD, apakah melalui lelang atau PL. Jawaban dari LKPP bisa melalui PL, biar warga terdampak cepat menerima bansos sembako itu,” katannya. Pemkot Mojokerto, lanjut Nara, akan menyalurkan bansos sembako ke warga terdampak Covid-19 untuk 4 bulan. Yakni mulai Januari, sampai April 2021. ”Jika melalui lelang prosesnya tidak bisa cepat dan tidak efektif karena hanya 4 bulan saja,” katanya. Sebagai landasan hukumnnya, dalam menjalankan program itu, tambah Nara, pihaknya mengacu pada Surat Edaran (SE) Kepala LKPP tentang penjelasan atas pelaksanaan Pengadaan barang/jasa dalam rangka penanganan Covid-19. Sementara itu, Plt Kepala Dinsos Pemberdayaan Perempuaan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Pemkot Mojokerto, Heru Setiyadi mengatakan, untuk memuluskan program itu, pihaknya menggandeng Bulog Subdivre Surabaya Selatan. Sementara jumlah warga terdampak Covid-19 yang akan menerima paket sembako di Kota Mojokerto ada 9. 072 orang tersebar di 18 kelurahan. Untuk memuluskan program itu, Pemkot Mojokerto mengalokasikan dana APBD sekitar Rp 6,7 miliar, setiap paket sembako nilainya Rp 150 ribu. Setiap paket berisi, beras 10 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 kg, mie instan 4 bungkus, serta sarden 1 kaleng. Tahap pertama,penerima mendapatkan 2 paket yakni Januari dan Februari. Untuk jatah Bulan Maret dan April akan diberikan pada tahap kedua. * bas

BANJIR

Sawah Sumberagung Terancam Gagal Panen TULUNGAGUNG – Banjir yang menerjang Desa Sumberagung Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Selasa (2/2/2021) hingga saat ini masih merendam puluhan petak sawah, Rabu (3/2/2021). Kondisi ini menyebabkan kondisi sawah terancam gagal panen. Tak hanya sawah, banjir yang terjadi sejak Selasa (2/2/2021) sore, juga merusak drainase dan jalan baru di tengah sawah yang selesai di bangun akhir Januari 2021 kemarin, dengan taksiran kerugian mencapai Rp 70 juta. Kepala Desa Sumberagung, Judianan Junjung Nugroho mengatakan, dalam kejadian banjir kiriman tersebut sempat menggenangi rumah warga sekitar 3 jam akibat luapan sungai Desa. “Sempat menggenangi, ini menjadi yang terparah selama ini, sebelumnya tidak pernah terjadi. Warga tidak sampai mengungsi atau ada korban, malah sebagian warga kesenangan berenang,” papar Judianan di Balai Desa setempat, Rabu (3/2/2021). Menurutnya, kerusakan terjadi akibat luapan air tersebut mulai dari peralatan rumah, pohon tumbang, hingga drainase yang rusak. “Yang menggenangi rumah warga ada hampir setengah meter, ini air kiriman sebenarnya dari wilayah Blitar dan sebagian dari Bonorowo sini, airnya kumpul di sini,” terangnya. Sebagai upaya tindak lanjut, pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemkab, terdapat beberapa bantuan sosial hingga arahan bagi pihak desa untuk kembali mengajukan proposal perbaikan drainase dan jalan yang rusak. “Tadi pak Bupati juga sudah datang bersama rombongan, sedikit menyerahkan bantuan, dan meminta untuk kembali mengajukan proposal,” terangnya. Sementara itu, Narto warga desa setempat saat membersihkan lumpur di jalan utama desa bersama warga lainnya berharap, untuk plengsengan dan tanggul bibir sungai segera di bangun secara permanen.Klidet

Longsor, akses Malang-Kediri-Jombang Tutup Para pengguna kendaraan bermotor yang biasa melintasi jalur Ngantang –Jombang maupun Kediri, tampaknya harus mencari jalan alternatif lain. Ini setelah jalur penghubung tiga daerah ini mengalami longsor dan menutup jalan. Tebing yang berada di Lor Talang Jombok, Ngantang Kabupaten Malang mengalami longsor, Selasa (2/2/2021) sekitar pukul 18.00. Akibatnya, jalur Ngantang-Jombang. Tebing longsor akibat diterjang air ini menutup seluruh badan jalan. Total sejak pukul 18.00, jalan Provinsi Jawa Timur yang menghubungkan Kabupaten Malang dengan Kediri atau pun Jombang tertutup total. “Sebaiknya dihindari terlebih dahulu karena jalur Jombok, Ngantang longsor, tidak bisa

dilalui,” ujar Rachmad warga setempat. Salah satu tebing di dusun yang juga menjadi pintu masuk Kabupaten Malang menuju ke Blitar ini longsor karena hujan yang begitu deras. Hal senada juga dikemukakan Husein, hujan deras juga mengakibatkan pepohonan tumbang, hingga nyaris menimpa sebuah mobil sedan warna perak yang hendak melintas. Beruntung pengemudi bisa menghindarinya namun mobil terjerumus masuk ke selokan. “Kita bersama-sama mencoba mengangkat mobil sedan yang terjerembab keluar jalur. Sebaiknya jangan lewat Ngantang terlebih dahulu,” kata Husein, pengguna jalan. Pusdalops BPBD Kabupaten Malang pun juga sudah mengeluarkan laporan awal

Petugas gabungan tengah berupaya membersihkan material longsor.

terkait dengan kejadian tanah longsor yang mengakibatkan tertutupnya jalan Provinsi. “Hujan lebat yang terjadi disekitar wilayah Kec. Ngantang, mengakibatkan longsor se-

hingga jalan provinsi Malang - Kediri tertutup total,” begitu bunyi laporan BPBD Kabupaten Malang. Kasat Lantas Polres Batu, AKP Mala Darlius Kurni-

awan SH MHum membenarkan kejadian tersebut. “Ya Mas, sekarang masih proses evakuasi dengan mendatangkan alat berat,” ujar Kasat Lantas Polres Batu.

Karena bercampur air, luasan tanah longsor semakin melebar hingga semakin lebar menutup badan jalan yang mengakibatkan jalur Ngantang-Jombang tak bisa dilewati. Di tempat terpisah, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bagyo Setiono mengatakan, bahwa hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, menyebabkan tebing setinggi 25 meter dengan lebar 10 meter longsor. “Kejadian longsor di Dusun Jombok Krajan, RT 11, Desa Djombok, Kecamatan Ngantang. Akses Malang-Kediri tertutup total,” kata Bagyo. Bagyo menambahkan ada kurang lebih 30 orang personel yang diterjunkan untuk menangani material longsoran tersebut. Saat ini, BPBD Kabupaten

Malang bersama seluruh personel yang ada tengah menunggu alat berat yang didatangkan untuk membersihkan material longsoran. Para personel yang terlibat dalam penanganan longsor di Dusun Jombok Krajan tersebut, di antaranya berasal dari PMI Kabupaten Malang, personel Poslap Ngantang, perangkat desa, termasuk warga setempat. Menurut Bagyo, saat ini penanganan longsor dihentikan sementara karena adanya risiko longsor susulan. Masyarakat yang akan melintas, diimbau untuk putar balik, atau beristirahat di tempat yang aman. “Penanganan dihentikan karena ada risiko longsor susulan. Masyarakat yang akan melintas, diimbau untuk putar balik atau beristirahat di tempat yang aman,” kata Bagyo. tim,ara


minggu ke-282 4 - 10 Februari 2021

SIDOARJO-GRESIK-MOJOKERTO

Polresta Sidoarjo Ringkus Remaja Pengeroyok di Candi SIDOARJO (GN)-Tim Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo meringkus 8 pemuda diduga tersangka kasus penganiayaan di tiga lokasi yang berbeda. Dua tersangka berusia di bawah umur. Delapan tersangka, masing-masing MRP (20) warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, AWS (23) warga Desa Karangtanjung, Kecamatan Candi, HDR (19) warga Manukan, Kecamatan Tandes, Surabaya, RTP (22) warga Kelurahan Lemahputro, Kecamatan Sidoarjo, RS (22) warga Desa Gelam, Kecamatan Candi, dan DP (20) warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo. Selain itu, dua di yang berusia di bawah umur yakni PP (17) dan RHP (17) keduanya warga Kecamatan Sidoarjo. “Kedelapan tersangka ini, diduga melakukan tindak pidana pengeroyokan atau penganiayaan. Mereka diduga terlibat dalam pengeroyokan di pertigaan Pucang, Kecamatan Sidoarjo pada hari yang sama. Untuk memastikannya masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji. Rabu (3/2/2021). Sumardji menjelaskan setelah menerima informasi bahwa ada pengeroyokan di daerah Gelam Kec. Candi, Tim Unit Pidum Satreskrim melakukan penyelidikan. Berdasarkan penyelidikan

3

KRIMINAL

Mobil milik maling tertinggal di TKP.

GN/Istimewa

Mencuri di Minimarket, Mobil Malah Tertinggal

GN/Istimewa

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji saat menanyai salah satu pelaku, Rabu (3/2/2021).

didapatkan informasi orang yang diduga melakukan pengeroyokan tersebut adalah para tersangka. Selanjutnya tim melakukan pengamanan para tersangka. Adapun para tersangka diamankan di tempat yang berbeda, ada yang sedang di warkop dan ada yang sedang di rumah, kemudian para tersangka dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan. Aksi pengeroyokan dan pelemparan dilakukan di tiga lokasi berbeda. Yakni mulai dari Jl Raya Gelam, Kecamatan Candi, kemudian di depan Universitas Muham-

madiyah Sidoarjo (Umsida) hingga di pertigaan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Para tersangka tersebut melakukan pengeroyokan terhadap para korban dengan cara memukul dan menendang korban dengan tangan kosong, serta tersangka MRP memukul korban di bagian kepala dengan kapak, serta melakukan pengerusakan sepeda motor Yamaha Mio warna hijau dan Honda Vario warna putih. Adapun kejadian pengeroyokan ini didasari karena MRP merasa sakit hati karena dikeroyok oleh orang yang belum dikenal dan salah

satunya menggunakan atribut Perguruan Silat. “Aksi kelompok pemuda ini sudah direncanakan. Para tersangka mau balas dendam tapi salah orang. Dan Semua orang yang ditemui dijadikan sasaran,” imbuhnya Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji. Berdasarkan hasil laporan dua korban, kata Sumardji baik aksi di Gelam, Umsida mapun di Pucang sama-sama dilakukan ramairamai. Selisihnya antara 30 sampai 45 menit dari setiap kejadian. Sedangkan arah perjalanan kelompok para tersangka ini dari Candi menuju

Kota (Sidoarjo). “Karena para korban hingga kini masih di rumah sakit, kami akan terus mengejar para anggota kelompok ini. Kami mensinyalir pelakunya tidak hanya 8 pemuda ini saja. Kami akan mengembangkan penyelidikan mendalam hingga terungkap keterlibatan kelompok ini dalam aksi di Pucang,” tegasnya. Terhadap para tersangka telah melakukan tindak pidana pengeroyokan atau penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 KUHP atau pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun 6 bulan. win

GRESIK (GN)- Maunya kawanan maling di Gresik, melancarkan aksi pencurian di sebuah minimarket di Gresik. Namun mobil mereka justru tertinggal di TKP saat aksi pencurian yang mereka lakukan tepergok penjaga minimarket. Peristiwa ini terjadi di sebuah minimarket di Kecamatan Duduksampean, Gresik, Rabu (3/2/2021) dini hari. Dinding sebelah kanan minimarket sudah dijebol menggunakan linggis. Namun aksi mereka ini gagal, karena salah satu pegawai meneriaki sehingga kawanan maling itu kabur. Nah, saat kabur itu lah, mobil jenis Xenia Nopol : N 9115 EW yang semula untuk mengangkut barang curian, ditinggalkan pemiliknya. Alhasil, polisi menyita mobil sebagai barang bukti. Sedangkan salah satu pelaku Sukriyadi (38) warga Sumberwringin, Bondowoso berhasil diamankan petugas. Satu pelaku lagi masih dalam proses pengejaran. Kapolsek Duduksampean AKP Nur Sugeng menyatakan, peristiwa pencurian itu terjadi pada pukul 01.00 Wib saat kondisi minimarket sudah tutup. Pelaku yang berjumlah dua orang itu memasuki toko dengan membobol dinding menggunakan linggis. “Toko sudah tutup, tapi di dalamnya ada tiga orang yang masih berjaga menata daftar harga,” kata Nur Sugeng, saat ditemui di ruangannya. Ketika berada di dalam tersebut, mereka bertiga mendengar suara sangat keras dari tembok sebelah kanan. Merasa curiga, salah satu pegawai toko menghampiri asal suara. Benar saja, dua orang pelaku tengah melobangi dinding dengan linggis. “Saat dipergoki itu lah, kedua pelaku langsung kabur. Belakangan diketahui, mobil yang terparkir sejauh 300 meter dari TKP merupakan milik pelaku yang tidak sengaja ditinggal. Kami sudah cek, semua nopol yang ditempel palsu,” jelasnya.sua

Dentuman di Malang Bukan Latihan Militer

MALANG (GN) – Warga Malang Raya dihebohkan dengan suara dentuman misterius yang terjadi sekira pukul 00.00 WIB hingga 07.00 WIB. Dentuman ini terdengar hampir seluruh wilayah Malang Raya. Bahkan dilaporkan beberapa daerah di sekitaran Malang Raya juga mendengarkan dentuman ini. Kapolres Malang Ajun Komisaris Besar Polisi Hendri Umar mengatakan, dia memerintahkan jajaran

Rumah... ► Sambungan hal 1 Lalu, bagaimana dengan furnitur yang ada di dalam rumah? Kabarnya, semua furnitur dan perabotan rumah (termasuk gelas anggur) sudah disediakan oleh haus.me. Konsumen juga bisa menyesuai-

7 Jenis... ► Sambungan hal 1 1. Vaksin COVID-19 Oxford-AstraZeneca Jenis vaksin COVID-19 Oxford-AstraZeneca adalah vaksin vektor adenoviral rekombinan. Dikutip dari Very WellHealth, vaksin rekombinan menggunakan sebagian kecil materi genetik dari patogen, seperti SARS-CoV-2, untuk memicu respons imun. Bagian tertentu dari virus dapat menjadi sasaran dan vaksin ini umumnya aman di-

Polres Malang yang tersebar di seluruh Kabupaten Malang untuk melakukan penelusuran. Bahkan, mengecek kebenaran informasi di Gunung Semeru, Lumajang dan Gunung Raung, Bondowoso juga tidak ditemukan bekas dentuman. “Kemudian sudah kami pastikan kepada beberapa pihak yang memiliki bahan peledak seperti PT Pindad atau satuan TNI yang ada di Kabupaten Malang. Kita pastikan tidak ada ke-

giatan latihan (militer) atau tidak ada kegiatan yang memakai bahan peledak hingga menimbulkan dentuman,” kata Hendri, Rabu (3/2/ 2021). Sampai saat ini, mereka terus melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malang. Termasuk dengan otoritas terkait di Kota Malang. Dia memastikan bahwa dentuman misterius tidak berasal dari latihan militer maupun letusan gunung berapi.snd

kan warna, peralatan, hingga dekorasi untuk unit mereka. Aman dari zombie Rumah Pintar yang Diklaim Anti Virus dan Zombie Foto: haus me Rumah ini memiliki kaca dan eksterior putih yang ramping seperti pesawat luar angkasa, dengan entri sidik jari nan futuristik. Haus.me mengklaim, kaca atau jendela

tersebut tidak bisa dipecahkan dan kabarnya aman dari zombie. “Semua hal yang saya tahu tentang zombie mereka bisa merasakan panas. Sementara rumah kami sangat terisolasi dengan baik, sehingga hampir tidak mungkin menemukan titik panas melalui dinding dan jendela. Dengan demikian,

zombie tidak bisa melihat Anda lewat dinding atau jendela. Dan saya pikir, itu akan berhasil,” kata Founderhaus. me, MaximGerbut, saat diwawancarai BBC. Tindakan pengamanan lain adalah bagian fitur rumah yang bisa dikontrol lewat sebuah aplikasi dari ponsel pemiliknya. Lewat aplikasi

tersebut, pemilik rumah bisa memantau atau mengubah suhu, memeriksa daya baterai, dan mengontrol keamanan. Aplikasi ini hanya bisa dibuka dengan sidik jari atau pengenalan wajah, jadi sangat terjamin keamanannya. Mulai Rp 2,9 miliar Rumah pintar inovasi haus. me ini memiliki tiga tipe hu-

nian; ada mOne, mTwo, dan juga mFour. Salah satu model paling kecil dari rumah pintar, yang bernama mOne dibanderol mulai dari 199 ribu dolar AS atau setara Rp 2,9 miliar (belum termasuk biaya pengiriman). Di mana rumah itu memiliki luas 37 meter persegi, dan paling ideal untuk dihuni oleh dua orang. Haus.me kabarnya akan

memperkenalkan unit pertama rumah pintar ini pada September mendatang. Sementara itu, pengiriman rumah dijadwalkan akan berlangsung pada Oktober. MaximGerbut juga mengklaim bahwa saat ini pihaknya telah memiliki lebih dari 19 ribu permintaan pembeli dengan total 40 pre-order. (kumparan. com, adinda)

gunakan pada populasi orang yang besar bahkan mereka yang memiliki masalah kesehatan kronis atau orang dengan gangguan kekebalan. Satu kelemahan dari vaksin vektor adenoviral rekombinan adalah bahwa suntikan penguat mungkin diperlukan dari waktu ke waktu. 2. Vaksin COVID-19 China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm) Jenis vaksin COVID-19 Sinopharm memanfaatkan virus Corona yang sudah dimatikan atau sering disebut dengan

inactivatedvaccine. Vaksin ini diklaim menjadi yang pertama di dunia yang menunjukkan imunogenisitas dan keamanan yang sangat bagus. Dikutip dari New YorkTimes, jenis vaksin COVID-19 Sinopharm bekerja dengan mengajarkan sistem kekebalan untuk membuat antibodi melawan virus corona SARS-CoV-2. Antibodi menempel pada protein virus, seperti yang disebut lonjakan protein yang menempel di permukaannya. Setelah divaksin dengan vaksin COVID-19 Sinopharm, sistem kekebalan tubuh dapat

merespons infeksi virus Corona hidup. Salah satu jenis sel kekebalan yaitu sel B menghasilkan antibodi yang menempel pada penyerang. Antibodi yang menargetkan spike protein dapat mencegah virus memasuki sel. 3. Vaksin COVID-19 Moderna Jenis vaksin COVID-19 Moderna menggunakan messenger RNA (mRNA). Virus Corona memiliki struktur seperti spike di permukaannya yang disebut protein S. Vaksin mRNA COVID-19 memberi petunjuk kepada sel tentang cara membuat bagian protein

S yang tidak berbahaya. Setelah vaksinasi, sel mulai membuat potongan protein dan menampilkannya pada permukaan sel. Sistem kekebalan akan mengenali bahwa protein tidak termasuk di sana dan mulai membangun respons kekebalan dan membuat antibodi. Jenis vaksin COVID-19 ini untuk orang yang berusia 18 tahun ke atas. Vaksin ini membutuhkan dua suntikan yang diberikan selang 28 hari. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memaparkan be-

berapa beberapa kriteria orang yang tidak dapat menerima vaksin Moderna. Berikut kriteria orang yang tidak disarankan mendapatkan vaksin COVID-19 Moderna, yang dikutip dari situs resmi CDC. - Orang yang pernah mengalami reaksi alergi parah (anafilaksis) atau reaksi alergi langsung meskipun tidak parah terhadap bahan apa pun dalam vaksin mRNA COVID-19. - Orang yang pernah mengalami reaksi alergi yang parah (anafilaksis) atau reaksi alergi langsung bahkan tidak parah setelah mendapatkan dosis

pertama vaksin. - Reaksi alergi langsung berarti reaksi dalam 4 jam setelah divaksinasi, termasuk gejala seperti gatal-gatal, bengkak, atau mengi (gangguan pernapasan). - Reaksi alergi terhadap polietilen glikol (PEG) dan polisorbat. Polisorbat bukanlah salah satu bahan dalam vaksin mRNA COVID-19 tetapi terkait erat dengan PEG, yang ada di dalam vaksin. Orang yang alergi terhadap PEG atau polisorbat sebaiknya tidak mendapatkan vaksin mRNA COVID-19. (dtc, adinda)


MADURA

4

Baddrut Tamam Ajak Seluruh Elemen Edukasi Masyarakat Jauhi Miras PAMEKASAN (GN) – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan pentingnya kebersamaan dan kerjasama antar elemen dan stakeholder terkait untuk melakukan pencegahan agar masyarakat tidak lagi mengkonsumsi narkoba dan minuman keras (miras). Hingga kini Miras beredar di Pamekasan karena banyak masyarakat yang menggunakannya. Bupati Pamekasan mengungkapkan hal itu saat memberikan sambutan terkait dengan kegiatan pemusnahan barang bukti sekitar 2.670 botol miras dari berbagai merek yang dilakukan Polres Pamekasan dan di Lapangan Nagara Bakti depan Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (2/2/2021). Selain dihadiri Bupati Baddrut Tamam, hadir Ketua DPRD Fathorrahman MSi, anggota Forkopimda, Sekdakab Pamekasan Totok Hartono, Ketua MUI Pamekasan KH Ali Rahbini, Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan D Ali Taufiq, Ketua PD Persis KH Mursalin dan Wakil Ketua PCNU Pamekasan. “Yang juga penting bagi kita untuk menjaga keselamatan bersama adalah kerjasama antara seluruh pimpinan Forkopimda dan ormas untuk bersama melakukan pencegahan terhadap beberapa orang yang berpotensi mengonsumsi miras,

Suasana penghancuran botol miras di Lapangan Negara Bakti Pamekasan

ini yang perlu kerjasama antar kita semuaa, karena adanya miras di Pamekasan ini karena ada permintaan, kalau tidak ada permintaan tidak akan ada miras,” katanya. Dia mengatakan pemusnahan miras ini sebenarnya hasil kerja luar biasa dari pihak Polres Pamekasan beserta jajarannya, dan dibantu oleh semua stakeholder untuk melakukan pemberantasan hilirnya miras di Pamekasan. Untuk dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait. “Tugas bersama antara ulama, Ormas Islam dan pemerintahan adalah memperbaiki moralitas masyarakat agar tidak muncul permintaan miras. Kalau tida ada permintaan maka masyarakat tidak akan menggunakan

miras. Hal itu juga akan berlaku untuk narkoba dan jenis maksiat lainnya yang dilarang oleh agama dan undang undang. Tugas berat yang harus dihadapi bersama adalah disamping kuratifnya yang juga harus diutamakan menjaga moralitas ummat,” terangnya. Untuk bisa melakukan itu semua, lanjut Baddrut Tamam, perlu ada sudut pandang yang sama tentang edukasi dan transformasi bahaya narkoba, bahaya miras serta bahaya tindakan amoral lainnya. Karena itu dia mengajak semua elemen bergandengan tangan mendukung langkah Polres Pamekasan dan Forkopimda melakukan tindakan pencegahan terhadap masyarakat yang masih menggunakan miras. adv,mas

minggu ke-282

4 - 10 Februari 2021

Pada Aktifis LSM, Baddrut Taman Akui Vaksinasi Covid-19 Pamekasan Terbaik di Jatim PAMEKASAN (GN)-Bupati Pamekasan Badrut Tamam menegaskan penanganan Covid 19 lebih khusus soal pelaksanaaan vaksinasi di Pamekasan sudah berjalan baik. Pelaksanaan Vaksinasi di Pamekasan masuk ranking terbaik di Jawa Timur. Selain itu mortality rate Pamekasan hanya 0,05 % dari masyarakat yang suspect dan positif Covid-19. Badrut Tamam menegaskan hal itu saat memberi penjelasan kepada para aktifis Aliansi LSM yang melakukan audiensi tentang pelaksanaan vaksinasi di Pamekasan, di ruang peringgitan dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan, Rabu (3/2/21) siang. Ikut hadir dalam audensi ini Dandim 0826 Pamekasan, Kapolres Pamekasan, Sekdakab dan sejumlah pimpinan OPD terkait. “Artinya apa yang kita lakukan itu sudah luar biasa, kalau kita pakai kacamata jernih. Tetapi kalau kacamata kita buram, semua akan kelihatan buram, kalau kacamata kita merah, semua nampak merah. Kalau dari sudut pandang kita yang jernih, beberapa langkah yang sudah kita lakukan sudah sangat luar biasa,” terangnya. Kalau kemudian dalam pelaksanaannya ada sesuatu yang belum maksimal, kata Badrut Tamam, itu merupakan hal yang wajar. Karena

Badrut Tamam terima draf pemikiran LSM soal Covid-19

tidak ada manusia yang sempurna. Dikatakan, target dari pelaksanaan vaksinasi adalah membangun high immunity, membangun ketahanan kesehatan secara kolektif ditengah masyarakat. Badrut Tamam menegaskan kalau audensi para aktifis LSM itu dilakukan untuk mencari solusi terbaik, dia menegaskan apa yang dilakukan selama ini semua sudah yang terbaik. Tinggal kemudian ada beberapa hal yang memang harus diperbaiki. Dia memastikan dalam pengambilan keputusan akan perhatikan masalah kemakmuran dan keadilan, tidak melanggar regulasi, stabilitas dan kemaslahatan. Dalam audensi tersebut, para aktifis LSM itu mengungkapkan berbagai persoalan. Antara lain

GN/Masdawi

menilai kurangnya sosialisasi yang massif sebelum pelaksanaan vaksinasi. Akibatnya banyak warga yang akan menolak untuk divaksinasi. Mereka juga ada yang mempertanyakan tentanag keamanan jenis vaksin sinovac yang dipakai dalam vaksinasi. Ada juga yang mempertanyakan tentang anggaran kegiatan vaksinasi. Dr Nanang Suyanto, dari Dinas Kesehatan Pamekasan menjelaskan bahwa sasaran vaksinasi adalah usia 18-59 tahun. Program vaksinasi ini terbagi dalam empat tahap. Tahap pertama khusus tenaga kesehatan yang sedang berlangsung saat ini. Tahap kedua adalah pelayan public termasuk TNI/Polri, anggota DPRD, PNS termasuk wartawan, karena wartawan masuk pelayan publik. adv,mas

Serahkan SK PPPK, Baddrut Tamam : Bupati Baddrut Tamam Bantah Pamekasan ‘’Pegawai Itu Gerbang Pengabdian, Jangan GR’’ Masuk Daerah PPKM Tahap II

PAMEKASAN (GN) – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan Pamekasan tidak termasuk daerah lokasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk tahap kedua di Jatim. Karena Pamekasan tidak memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai daerah yang harus memberlakukan PPKM tahap kedua. Bupati Baddrut Tamam menegaskan hal itu usai menjalani vaksinasi Covid 19 di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Rabu (27/1/2021). Menurut dia pemberitaan yang menyebut Pamekasan masuk daerah yang ditetapkan oleh Provinsi Jatim sebagai daerah lokasi penerapan PPKM tahap kedua, tidak benar. “Pembatasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan pemberlakukan PPKM itu berdasarkan tiga hal. Yang pertama jumlah terkonfirmasi positif, yang kedua penyebarannya, yang ketiga indikasi kurang disiplin. Nah dari tiga indikator itu Pamekasan tidak masuk sehingga dalam berita yang muncul hari ini tidak benar, atau salah tulislah,” sanggahnya. Dia juga mengaku telah melakukan konfirmasi atas Surat Edaran dari Pemprop Jatim. Ternyata setelah dikonfirmasi, diketahui terjadi kesalahan dalam pengetikan.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam

“Itu kira-kira salah ketik, salah data. Pamekasan sebenarnya tidak masuk pembatasan skala menengah itu,” tandasnya. Baddrut Tamam berharap kondisi Pamekasan yang baik ini hendaknya dijaga dan terus ditingkatkan. Dia juga meminta penegakan protokol kesehatan ini terus berjalan dengan baik dan masyarakat juga harus tetap melaksanakan protokol kesehatan secara baik. “Saya melihat temanteman sudah pakai masker, tingkat kesadaran masyarakat semakin bagus ketimbang bulan Mei Juni lalu. Hari ini kita vaksinasi, ada tiga ribu sekian, yang masuk kesini ada sekitar 6.000 vaksin untuk 2 kali vaksin. Baru kemudian terus berjalan untuk membangun kekuatan

imun kolektif, ini kan launching, besok lanjut, kalau daftar ke Dinkes, dilaksanakan di seluruh Puskesmas biar massif, kalau Rumah Sakit cuma ada dua sedangkan Puskesmas 20 se Pamekasan untuk bangun heard immunity,” tuturnya. Diberitakan sebelumnya, Pemprop Jatim resmi menetapkan perpanjangan PPKM di Jatim. Penetapan itu berdasarkan pada Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/34/ KPTS/013/2021. Dalam keputusan tersebut ada sejumlah perubahan, salah satunya yang berubah adalah daerah yang akan menjalani PPKM. Jika pada PPKM pertama diikuti oleh 16 daerah pada PPKM tahap dua ada 17 daerah yang menjalaninya. adv,mas

Ekonomi Membaik, 300 Penerima PKH Mundur Diganti yang Lebih Berhak

PAMEKASAN (GN)–Sekitar 300 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Pamekasan mengundurkan diri dari daftar penerima program bantuan pemerintah itu. Langkah ini mereka lakukan karena mereka telah merasa mampu secara ekonomi dan merasa tidak berhak untuk menerima program bantuan sosial tersebut. Fakta tersebut diketahui setelah tim dari Dinas Sosial Pamekasan melakukan verifikasi faktual ke rumah-rumah keluarga penerima manfaat program PKH tersebut. Verifikasi dilakukan dengan cara melakukan labelisasi dengan pemasangan stiker sebagai keluarga tidak mampu di rumah-rumah warga PKM. “Kita akui di lapangan memang masih ada yang termasuk keluarga mampu secara ekonomi menerima PKH tersebut. Namun di sisi lain sudah banyak penerima program itu yang memilih untuk mundur sebagai KPM. Jumlah mereka yang memilih mundur sebagai penerima KPM cukup banyak mencapai 300 orang. Walaupun masih ada KPM yang enggan melepas keanggotaannya,” kata Kepala Dinsos Pamekasan Drs Moh. Tarsun, Rabu (3/2/2021). Langkah mundur yang dilakukan oleh KPM yang secara ekonomi telah

Suasana usaha konveksi di Pamekasan

mampu itu, diapresiasi positif oleh Dinas Sosial Pamekasan. Karena langkah itu dinilai sangat sportif dan memberikan kesempatan bagi keluarga lain yang lebih layak untuk menerimanya. Berdasarkan laporan yang masuk masih banyak keluarga tidak mampu namun belum mendapat PKH ini. “Saya salut kepada KPM yang mundur karena dengan berbagai kiat dan usahanya sudah memiliki pendapatan yang layak dan memadai. Di lapangan masih banyak tidak mampu tapi tidak mendapatkan PKH. Semakin banyak yang keluar sebagai KPM, maka semakin banyak pula peluang masyarakat yang sebelumnya tidak bisa menerima, maka kini akan punya peluang untuk mendapatkan program

ini,” ungkapnya. PKH merupakan bantuan sosial tunai bersyarat. Penerima harus berasal dari keluarga prasejahtera, rentan miskin atau miskin. Bagi keluarga yang sudah memiliki pendapatan yang memadai, kebutuhan dasarnya sudah terpenuhi dan jika rumahnya sudah layak, tidak masuk kategori miskin dan tidak boleh jadi penerima program ini. Tahun 2021 ini, kata Tarsun, ada penambahan jumlah penerima program ini sebanyak 4.000 keluarga. Sehingga jumlah total penerimanya saat ini mencapai 55.657 dengan jumlah total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 37,8 miliar untuk penerima yang terdapat di 13 kecamatan sePamekasan. adv,mas

PAMEKASAN (GN) – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Senin (1/2/21) menyerahkan petikan Keputusan Bupati Pamekasan tentang pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Pamekasan. Ada 246 pegawai penerima SK PPPK yang penyerahannya dilaksanakan di Mandhepa Agung Ronggosukowati. Para pegawai PPPK itu hasil test tahun 2019 lalu. Mereka terdiri dari tenaga guru 182 orang, penyuluh pertanian 42 orang dan sisanya tenaga kesehatan. Para tenaga PPPK yang berasal dari guru dan tenaga kesehatan sebelumnya bekerja sebagai tenaga K2 di Pemkab Pamekasan. Sementara tenaga penyuluh pertanian merupakan tenaga kontrak dari pemerintah pusat. Para pegawai PPPK itu banyak yang berusia diatas 50 tahun. Karena yang bisa mengikuti tes PPPK ini usianya dibatasi hingga usia 59 tahun atau satu tahun sebelum pensiuan. Dari 246 itu sebagian besar berijazah S1, ijazah Diploma dan ijazah SMA dan yang setara. Penyerahan SK PPPK ini baru perama kali di Pamekasan dan paling awal di Jawa Timur. Dalam pengarahannya Bupati Baddrut Tamam menyampaikan beberapa hal diantaranya mengajak

Bupati Baddrut Tamam menyerahkan petikan keputusan pada salah satu perwakilan

para pegawai PPPK itu untuk bersyukur kepada Allah SWT. Setelah itu dilanjutkan dengan tindakan yang tidak hanya bangga saja karena telah menjadi PPPK, tetapi mau bekerja sungguh-sungguh. Komitmen untuk mau melakukan kebaikan dan perubahan luar biasa. Kedua, Bupati juga mengajak para pegawai PPPK untuk adaptif terhadap perkembangan zaman. Dikatakan daerah maju zaman sekarang daerah yang punya akselerasi merenovasi kreasi baru untuk bersaing dengan daerah lain. Sekolah yang berkemajuan adalah sekolah yang melakukan banyak inovasi. Pemerintahan yang maju itu pemerintahan yang mampu melakukan akselerasi, pemerintahan yang

mau melakukan beberapa terobosan langkah inovatif kreatif untuk bersaing. “Kita ini harus berubah, melakukan sesuatu yang luar biasa, berfikir out of the box, tetapi yang positif yang punya efek yang konstruktif. Tidak ada sesuatu yang luar biasa tanpa cara luar biasa. Besar harapan saya dari 246 PPPK ini melakukan beberapa terobosan langkah serta kreasi yang berkebaruan untuk kemudian tidak hanya bersyukur dengan ucapan hamdalah, tidak hanya sujud syukur setelah menerima salinan SK, tetapi setelah itu bismillah di tempat baru akan melakukan beberapa inovasi cara yang berkebaruan untuk berpijak pada local wisdom yang kita miliki,” paparnya.adv,mas


PANTURA

minggu ke-282 4 - 10 Februari 2021

LOLOS SCREENING UDD PMI

3 Anggota Polisi Donor Plasma

TUBAN (GN) – Sebanyak 3 anggota Polres Tuban yang lolos screening akhirnya menjalani donor Plasma Konvalesen (PK) di Kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI kabupaten setempat, Rabu (3/2/2021). Tiga anggota polisi tersebut masing-masing, Bripka Agung Saputro, Aiptu Ahmad Muis dan Ipda khoirul. Ketiga anggota polisi ini sebelumnya terpapar virus Covid-19 dan sudah dinyatakan sembuh. Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono menyatakan, dari 28 anggota di-screening sebenarnya ada 7 sampel yang layak menjadi pendonor plasma. Namun, setelah menjalani berbagai tahapan proses akhirnya hanya 3 anggota yang siap menjalani donor plasma. Sedangkan, sisanya belum diperbolehkan lantaran masih ada yang minum obat, masa isolasi yang belum selesai dan sebagiannya. “Tapi, 4 anggota yang belum menjalani donor PK dimungkinkan dalam waktu satu minggu ke depan sudah bisa,” terang Ruruh. Sementara itu, Humas UDD PMI Kabupaten Tuban, Sarju Efendi menyampaikan, donor darah plasma ini memang berbeda dengan donor biasanya. Dibutuhkan proses dan waktu yang panjang untuk menjadi seorang pendonor plasma. Sampel tak hanya screening di Tuban saja. Tetapi dari sampel screening itu, kemudian dicek di laboratorium di UDD PMI Surabaya. Ketika hasilnya keluar dan dinyatakan

Rumah Nenek Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono sedang melihat anggotanya yang melakukan donor plasma konvalesen.

layak, maka langsung dilakukan donor plasma. “Jadi memang prosesnya panjang. Karena kita juga harus detail, apakah plasma penyintas Covid-19 ini bisa digunakan atau tidak,” urai Sarju begitu disapa. Kata dia, selama ini UDD PMI Tuban terus berupaya mendapatkan pendonor plasma konvalesen. Di antaranya, sudah sosialiasi pada pihak RSUD Koesma, RS Medika dan RSNU. Kepada pihak rumah sakit, PMI meminta agar pasien Covid-19 yang sembuh agar diberi edukasi agar mau mendonorkan plasma. Tak hanya itu, UDD PMI juga berkerja sama dengan

sudah lebih dari 91 persen dari sasaran yang menjadi target di RSUD Dr Soegiri Lamongan yakni 779 orang,” kata dr. Yany Khoirurakhmawati, Rabu (03/02/2021). Tidak tercapai 100 persen sasaran yang melaksanakan vaksin Covid-19 di RSUD Dr Soegiri Lamongan, ungkap dr. Yany panggilan akrab Yany Khoirurakhmawati, dikarenakan batal atau tertunda vaksin. “Sebanyak 96 penyintas (pernah terkonfirmasi Covid-19) dipastikan tidak akan divaksin karena sudah memiliki antibodi secara alami. tim

Kodim, TPPI, Semen Indonesia, PT Gasuma, PLTU dan perusahaan yang lain agar bersedia mendonorkan plasmanya bagi pekerja yang pernah terpapar Covid-19. “Alhamdulillah, sosialiasi terus kami lakukan agar stok plasma terus ada. Dan saat ini stok yang ada sebanyak 12 kantong dengan rincian B ada 3 kantong dan O sebanyak 9 kantong,” bebernya. Pendonor PK, Bripka Agung Saputro mengaku bahwa donor PK tidak sakit. Ia pun mengajak kepada para penyintas Covid-19 bersedia menjadi pendonor plasma. “Kalau donor kayak biasanya, cuman prosesnya sekitar 45 menit sampai 1 jam,” pungkasnya.

Seperti diketahui, puluhan anggota dari jajaran Polres Tuban yang telah dinyatakan sembuh setelah terpapar Covid-19, siap untuk secara sukarela melakukan donor Plasma Konvalesen guna membatu kesembuhan bagi para pasien positif Covid-19 yang membutuhkan, Senin (1/2/2021). Namun, untuk bisa mendonorkan Plasma Konvalesen itu puluhan anggota Polres Tuban, harus menjalani proses screening kelayakan donor plasma, yang berlangsung di Gedung Sanika Satyawada Polres Tuban. Saat ini untuk permintaaan plasma penyitas Covid-19 di Tuban terbilang sangat tinggi dan tidak mudah untuk mendapatkannya.

Data yang ada, untuk anggota Polres Tuban serta anggota dari Polsek jajaran yang ada di Tuban itu, sudah banyak yang pernah terpapar virus mematikan itu dan berhasil sembuh. Sedikitnya ada 28 anggota yang ikut proses screening kelayakan donor plasma sebelum menjani donor. “Cukup sulit mencari donor plasma konvalesen. Donor plasma ini tidak semudah seperti donor darah karena harus melalui screening terlebih dahulu. Tadi ada sebanyak 28 anggota yang merupakan penyintas Covid-19 secara sukarela mengikuti screening donor plasma,” terang AKPB Ruruh Wicaksono, Kapolres Tuban. bag

Nongkrong di Warkop,

Puluhan Pemuda Dirapid Antigen

TUBAN (GN) – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban untuk memutus matarantai penyebaran virus Covid-19 di Tuban. Salah satunya dengan menggelar razia tempat-tempat keramaian yang tidak menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Kali ini petugas gabungan dari tim Satgas Covid-19 Tuban merazia warung kopi (warkop) dan kafe serta tempat nongkrong anak-anak muda di Tuban, Selasa (2/2/2021) malam. Petugas gabungan dari Polres Tuban, Kodim 0811, Satpol PP dan Dinas

Banjir Surut, Warga Bersihkan Jalan Berlumut Petugas saat melakukan razia dengan melakukan Rapid Antigen di salah satu Warkop di Tuban.

Kesehatan langsung melakukan Rapid Tes Antigen kepada puluhan pemuda yang sedang nongkrong. Dari hasil Rapid Antigen tersebut tidak ditemukan pemuda yang hasilnya

positif Covid-19. Razia dipimpim langsung Kapolres Tuban dan Dandim 0811 Tuban itu, menyasar secara acak warkop yang terlihat ramai pengungjung. bet,ind

Sawah Terendam Banjir, Petani Gagal Panen Sawah yang menjadi satu-satunya tumpuhan hidup Kasmidi, kini rusak terendam banjir. Bahkan, lahan pertanian yang ditanami padi inipun terancam gagal panen, dan merugi. terendam. “Tidak bisa diselamatkan lagi padinya, akarnya busuk karena sudah seminggu lebih terendam banjir. Kalau tangkapan ikan ini, hasilnya juga tidak banyak, mas,” keluh Kasmidi sembari menjumput ikan mujair yang menyangkut di jaringnya. Kasmidi mengaku, padi yang ia tanam dari mulai umur 1 hingga 40 hari tersebut sudah menghabiskan uang Rp500 ribu. Uang itu digunakan untuk pembelian pupuk dan obat-obatan serta ongkos pekerja. “Tidak saya asuransikan, soalnya kurang dari satu hektare. Ya, harapannya pemerintah bisa membantu petani kecil seperti saya ini,” harapnya.

Mbah Kasmidi berada di lahan persawahan miliknya yang terendam banjir.

Sementara itu, sejumlah petani lain yang sawahnya juga ikut terendam memilih untuk memanennya padinya lebih awal dari jadwal masa panen. Langkah itu terpaksa dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. “Kalau padinya sudah agak tua dan bisa dipotong, ya

TUBAN (GN) – Kebakaran hebat melahap rumah milik seorang nenek, Sulisah (60) di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban Kota, Kabupaten Tuban, Rabu (3/2/2021) dini hari. Kebakaran terjadi diduga akibat korsleting listrik, hingga menghanguskan seluruh rumah dan isinya. Kobaran api yang terjadi sekitar pukul 00.15 WIB, itu membuat warga sekitar panik hingga keluar rumah, untuk menyaksikan kobaran api. Rumah berukuran 8 x 5 meter ini, dalam hitungan kurang dari satu jam sudah rata dengan tanah dilalap si jago merah . Selain itu, angin kencang membuat api cepat membesar dan melalap bangunan rumah yang sebagian besar berdinding dari kayu. Meski tidak ada korban jiwa, namun untuk taksir kerugian mencapai Rp 100 juta. Meliputi, rumah hunian beserta isinya perabotan dan alat-alat elektronik. Salah satu warga, Ardi mengaku, awalnya dikira pemadaman listrik, karena saat kejadian listrik padam. “Lampu padam semuanya, saya kira ada pemadaman listrik. Kemungkinan listrik padam karena ada korsleting listrik yang membakar rumah,” ungkapnya. Untuk dapat memadamkan api, petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tuban, mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Petugas dibantu warga sedikit kesulitan menerobos masuk rumah, lantaran rumah tersebut dalam kondisi kosong dan terkunci ditinggal pemilik rumah pergi ke kerabatnya. Kapolsek Tuban Kota, AKP Geng Wahono mengatakan, anggotanya datang ke TKP dan langsung membantu upaya pemdaman api . “Setelah api bisa dipadamkan, kami cek seluruh isi rumah sudah hangus terbakar . Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena pemiliknya sedang keluar kota,” tuturnya. Sementara itu, Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto mengatakan, kobaran api terlihat di atas atap dan langsung menyambar seisi rumah yang terbuat dari sebagian besar kayu. Petugas yang mendapat laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. “Kita mendapatkan laporan adanya kebakaran rumah, yang disebabkan karena korsleting listrik,” ujarnya. Yudi menjelaskan, sejumlah personil BPBD dan tiga unit armada damkar menuju lokasi untuk memadamkan api. Petugas berjibaku untuk menjinakkan si jago merah yang terus berkobar, hingga akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 02.00 WIB. “Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi,” pungkasnya. trb,sin

peristiwa

DUKA NESTAPA MBAH KASMIDI, PETANI ASAL TUBAN

Duka nestapa dirasakan Mbah Kasmidi di musim penghujan tahun ini. Petani asal asal Desa Bandungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban berusia 70 tahun ini, sawahnya terendam banjir. Akibatnya, Kasmidi gagal memanen padi yang telah ditanamnya. “Terendam banjir, padahal sawah saya ini adalah satu-satunya tumpuan hidup kami,” kata lelaki yang akrab disapa Mbah Kasmidi, Rabu (3/2/2021). Lantaran sawahnya kebanjiran, Mbah Kasmidi pun gagal panen. Untuk menyambung hidup, Mbah Kasmidi beralih menjadi pencari ikan musiman di sekitar sawahnya yang

PERISTIWA

Petugas PMK sedang melakukan pemadaman api di rumah Sulisah di Tuban.

RSUD Dr Soegiri Vaksin 715 Orang LAMONGAN (GN) – RSUD Dr Soegiri Lamongan telah menyelesaikan vaksinasi Covid-19 untuk mendapatkan herd immunity (kekebalan tubuh). Bahkan pelaksanaan vaksinasi melebihi 91 persen dari target sasaran. Kasubbid Pelayanan Medik RSUD Dr Soegiri Lamongan, dr Yany Khoirurakhmawati mengatakan, sejumlah Nakes (tenaga kesehatan), karyawan dan staff di RSUD Dr. Soegiri Lamongan telah melaksanakan vaksinasi Covid-19. “Sebanyak 715 sasaran orang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19. Dan itu

5

dipanen lebih awal. Tapi, biasanya kualitas gabahnya juga berkurang, apalagi padinya terendam ini juga memengaruhi harganya,” terangnya. Seperti diketahui, dalam beberapa pekan terakhir hujan deras mengguyur kabupaten Tuban, akibatnya banjir terjadi di mana-mana. Tak terkecuali

lahan pertanian milik petani terkena dampak banjir. Bahkan hampir rata-rata lahan persawahan sudah tidak terlihat tumbuhan padi menghijau. Banjir yang sering terjadi di wilayah pertanian tuban ini menyebabkan lahan pertanian di Tuban gagal panen. ind

LAMONGAN (GN) – Banjir yang kerap menyapa warga Lamongan, bahkan dalam beberapa pekan terakhir genangan air banjir tak kunjung surut, hingga menyebabkan jalanan desa berlumut. Salah satunya berada di Desa Weduni, Kecamatan Deket, Lamongan. Daerah banjir yang disebabkan luapan Sungai Bengawan Njero, Rabu (3/2/2021) ini, mulai berangsur surut. Meski baru sebagian kecil permukaan jalan yang mulai terlihat, namun lumut pun mulai terlihat seiring dengan surutnya air banjir di jalan beton desa tersebut. “Paling jalan yang sudah tidak terendam banjir sekitar 15 persen dari keseluruhan jalan desa,” aku Mustoko, salah seorang warga Desa Weduni, Rabu (3/2/2021). Mustoko menyebut, dari seluruh jalan desa, baru sekitar 15 persen yang terlihat permukaannya dan itupun jalannya berlumut. Sekitar 15 persen jalan yang sudah tidak terendam banjir itu, menurut Mustoko, adalah jalan yang sudah ditinggikan dan dicor, sedangkan selebihnya masih tenggelam. “Kalau rumah masih banjir, rumah saya saja juga masih tinggi kok banjirnya,” lanjutnya. Ia juga mengungkapkan, aktivitas warga masih sangat terbatas karena masih kebanjiran. Perahu juga masih menjadi satu-satunya alat transportasi untuk keluar desa, termasuk menuju area tambak. “Ini adalah banjir terparah dan terlama sepanjang sejarah,” imbuhnya. Surutnya air banjir inipun disyukuri warga. Secara bergotong royong, warga mulai membersihkan jalan yang surut tersebut agar tidak membahayakan. Bahkan ibu-ibu juga ikut gotong royong membersihkan lumut yang menutup jalan beton tersebut yang salah satunya berada di sekitar masjid sejauh lebih kurang 200 meter. “Kalau tidak dibersihkan bisa membahayakan warga mas, karena licin,” jelas Hartini salah satu ibu-ibu yang ikut bergotong royong memebersihkan jalan yang berlumut. Sementara Kades Weduni Yasin mengatakan, data dari desa menyebut sebanyak 284 kepala keluarga dengan jumlah pendukung lebih dari 1.500 jiwa terdampak banjir tahunan ini. Sebelumnya, banjir luapan Bengawan Njero ini menggenangi 7.726 rumah penduduk di 42 desa di 6 kecamatan. BPBD Lamongan menyebut prasarana infrastruktur jalan, lahan pertanian dan sawah tambak seluas 637 hektare juga ikut terendam banjir ini. Banjir ini menerjang rumah warga hampir satu bulan. Sin,det


SURABAYA

6

minggu ke-282

4 - 10 Februari 2021

BATASI MOBILITAS MASYARAKAT SELAMA PPKM

Sentra PKL dan Jalan Protokol Ditutup

SURABAYA (GN)-Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya melakukan penutupan sementara beberapa pusat keramaian serta jalan protokol di Kota Pahlawan. Ini dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat, dan mencegah terjadinya kerumunan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, pusat keramaian yang dilakukan penutupan pertama adalah Sentra PKL (Pedagang Kaki Lima) di Tugu Pahlawan Surabaya. Sentra PKL yang biasa buka pada Minggu pagi ini sudah dilakukan penutupan sejak Minggu, (31/1/2021) lalu. “PKL yang di Tugu Pahlawan itu sudah kita surati dan Minggu lalu sudah tidak ada kegiatan. Sampai nanti pelaksanaan PPKM (berakhir), atau tidak diperpanjang. Itu yang kami lakukan,” kata Eddy di kantornya, Rabu (3/2/2021). Eddy menambahkan, penutupan sementara juga dilakukan di PKL yang ada di sekitaran Masjid Agung. Sedangkan di kawasan Jembatan Suroboyo, penutupan dilakukan mulai Puskesmas Kenjeran hingga Taman Suroboyo mulai pukul 05.00 WIB. “Berikutnya informasi juga dari Kodam V/Brawijaya, itu (Pasar Malam Kodam) dilakukan penutupan sampai dengan 8 Februari 2021,” ungkap dia. Menurut Eddy, penutupan di pusat keramaian ini dilakukan untuk mengurangi interaksi

PMI

Stok Darah AB Kosong SURABAYA - PMI Surabaya kehabisan stok pack red cel (PRC) atau sel darah merah. Khususnya golongan darah AB yang kosong dan golongan darah A yang menipis. “Saat ini yang kosong golongan darah AB,” Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya dr Budi Arifah kepada detikcom di UTD PMI Surabaya, Rabu (3/2/2021). Ketersediaan sel darah merah di PMI Surabaya kini tidak seperti dulu lagi. Kini, PMI hanya memiliki 107 kantong darah PRC dari semua golongan darah, kecuali AB. “Stok PRC sel darah merah saat ini mengalami penurunan. PRC sel darah merah untuk golongan A 12, B 38, AB 0, O 57. Total hanya 107,” jelasnya. Oleh karena itu, PMI Surabaya mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Terlebih untuk golongan darah AB. Masyarakat juga tidak perlu khawatir, sebab PMI Surabaya telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan ketat. Seperti menyemprot disinfektan di gedung dan ruangan secara rutin, penerapan physical distancing, deteksi suhu tubuh, cuci tangan menggunakan hand sanitizer, dan pemberian masker. “Mengimbau kepada masyarakat untuk mendonorkan darah di UTD PMI Surabaya jangan takut untuk donor darah karena aman dan sehat sesuai dengan protokol kesehatan,” pungkas Budi. * det

PANDEMI

Dispensasi Kawin di PA Naik 400% Sejumlah petugas kepolisian berjaga dan menutup jalur protokol di pusat kota Surabaya.

antar masyarakat dan terjadinya kerumunan pengunjung. Selama dilakukan penutupan, beberapa personel dari instansi terkait juga dikerahkan untuk melakukan pengawasan. “Kita kerahkan semua personel dari Satpol PP, Linmas, Satpol kecamatan, serta jajaran Polres dan TNI,” katanya. Eddy mengungkapkan, penutupan sementara tak hanya dilakukan Satgas Covid-19 Surabaya di beberapa pusat keramaian. Namun, jalan protokol di Surabaya yang berpotensi menimbulkan kerumunan juga dilakukan penutupan. Salah

satunya adalah Jalan Tunjungan dan Darmo Surabaya yang telah dilakukan penutupan sejak Senin (1/2/2021) hingga Kamis (4/1/2021) mulai pukul 22.00 05.00 WIB. “Nanti juga di hari Jum’at dan Sabtu, di Jalan Tunjungan dan Darmo tetap kita lakukan penutupan mulai jam 20.00 06.00 WIB,” jelas dia Sementara itu, Eddy menyebut, untuk Jalan Mayjend Sungkono dilakukan penutupan pada hari Jumat dan Sabtu mulai pukul 22.00 - 06.00 WIB. Tujuannya adalah untuk menciptakan kawasan physi-

cal distancing dan membatasi gerak mobilitas masyarakat. Dimana pada hari tertentu biasanya kawasan itu digunakan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang atau komunitas. “Karena kan dari hasil laporan (pemerintah pusat) protokol kesehatan pemakaian masker meningkat, kerumunan berkurang, tetapi mobilitas warga ini masih meningkat,” terang mantan Kepala BPB dan Linmas Surabaya ini. Lantas bagaimana untuk memantau mobilitas warga tersebut, Eddy pun menjelaskan, bahwa pantauan mobilitas masyarakat

DPRD KOTA SURABAYA Penegakan Prokes bagi Warga Tak Mampu

Komisi D Desak Satpol PP Fleksibel

SURABAYA (GN) – Komisi D DPRD Kota Surabaya menggelar rapat koordinasi secara daring terkait penegakan protokol kesehatan sebagaimana tertuang dalam Perwali No 67 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Rangka Pencegahan dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya. Sekretaris Komisi D Dr Akmarawita Kadir mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi mengenai evaluasi penegakan disiplin protokol kesehatan “Keberadaan Perwali No 67 Tahun 2020 dan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) ini saling bersinergi,” ujar Dr Akmarawita Kadir, Senin (1/2/2021). Menurut dia, pemberlakuan prokes nampak lebih terstruktur dan masif yang sudah terbagi di dalam 15 sektor yang mempunyai peran masing- masing. “Contohnya pasar, hiburan malam dan perorangan masing masing mempunyai koordinator sendiri-sendiri dari dinas,” katanya. Sekretaris Fraksi Golkar ini menilai keberadaan Perwali No 67 Tahun 2020 cukup baik guna memberikan pemahaman bagi sektor-sektor tersebut untuk menjalankan protokol kesehatan. “Di Perwali No 67 Tahun 2020 itu dibagi dalam 15 sektor yang dikoordinatori oleh dinas-dinas terkait, jadi penerapan dan pengawasannya lebih tepat sasaran,” terang Dr Akmarawita. Terkait warga tidak mampu yang melanggar protokol kesehatan dan dikenai sanksi administrasi, menurut dia, dalam rapat Komisi D sudah memberikan masukan ke Pemkot Surabaya. “Jadi terkait sanksi

Razia prokes yang dilakukan Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu.

dr Akmarawita Kadir

(denda) ini memang harus lebih fleksibel,” katanya. Menurut dia, sanksi di Perwali harus diterapkan lebih lentur agar tidak memberatkan warga tak mampu. Ini karena merujuk Perwali orang yang tidak mampu diberikan sanksi perorangan sebesar Rp 150.000 ribu jika melanggar prokes, sedangkan pengusaha sampai Rp 5 juta. “Saya minta Satpol PP lebih fleksibel dalam penerapan prokes. Satpol PP sendiri seharusnya bisa meminta persyaratan seperti

SKTM dan lain sebagainya, jadi mereka (warga) ini diringankan dari beban itu,” tutur Dr Akmarawita. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat meskipun ada SKTM harus tetap memberlakukan protokol kesehatan. “Minimal menerapkan 3M sesuai anjuran pemerintah,” imbaunya. Yang perlu diperhatikan oleh Pemkot Surabaya, menurut dia, orang-orang SKTM ini untuk membeli masker saja susah. Mereka berpikir uang untuk beli masker lebih baik untuk membeli nasi bungkus. Untuk total uang denda dari pelanggaran prokes, kata dia, hingga minggu pertama Februari ada sekitar Rp 600 jutaan. “Dana dari sanksi pelanggaran itu bisa digunakan untuk penanganan Covid-19,” tutur Dr Akmarawita. Dana tersebut kata dia bisa juga digunakan untuk membagikan masker kepada warga yang tidak mampu dan lain sebagainya.”Caracara seperti ini harus terus dilakukan oleh Pemkot Surabaya guna menekan penyebaran Covid-19,” pungkasnya. adv

ini dapat dilakukan melalui masing-masing provider telepon. Melalui provider, mobilitas masyarakat dapat terpantau bergeraknya kemana. Dari hasil pantauan itu tercatat jika pada saat jam-jam kerja, mobilitas masyarakat sangat tinggi. “Jam 7 atau 8 pagi sampai dengan 19.00 malam mobilitas masyarakat sangat tinggi di Jawa dan Bali. Makanya untuk Surabaya beberapa lokasi kita lakukan physical distancing kawasan yang tidak bisa dilewati untuk mengurangi mobilitas masyarakat,” pungkasnya. pur

SURABAYA (GN) - Pengajuan dispensasi kawin di Pengadilan Agama (PA) Surabaya selama pandemi Covid-19 naik 400 persen. Kenaikan itu terjadi selama kurun waktu 2019-2020. “Iya, yang naik dispensasi kawin,” ujar Panitera Pengadilan Agama Surabaya Abdus Syakur, Rabu (3/2/2021). Menurut Syakur, selama 2019 hingga 2020 dispensasi kawin mengalami kenaikan 222 perkara. Rinciannya yakni 2019 ada 184 perkara dan 2020 ada 406 perkara. “Tahun 2019 ada 184 pengajuan, untuk tahun 2020 ada 406. Jadi ada kenaikan 222 perkara,” jelas Syakur. Dikatakan Syakur adanya kenaikan dispensasi kawin itu disebabkan berbagai hal. Salah satunya yakni adanya revisi Undang-undang Perkawinan yang mengatur batas usia nikah. “Karena adanya revisi Undang-undang Perkawinan. Dulu calon istri 16 tahun dan calon suami 19 tahun. Tapi sekarang karena UU 16 tahun 2019 calon suami dan istri menjadi 19 tahun,” terangnya. Lalu bagaimana dengan perceraian? Syakur menyebut malah mengalami penurunan. Adapun penurunannya yakni 123 perkara. “Perceraian tahun 2019 ad 6.344 perkara. Sedangkan perceraian tahun 2020 ada 6.221 perkara. Penurunannya 123 perkara,” tandas Syakur. * det

Penghuni dan pedagang Cito Tolak RS Khusus Covid-19

SURABAYA (GN) - Rencana pendirian RS Khusus Covid-19 di apartement Cito, ditolak Perkumpulan Penghuni Pemilik dan Pedagang (P4) Cito. Sejumlah pedagang Mall Cito melakukan aksi protes dengan menggelar poster penolakan di area Mall Cito pada Rabu (3/2/2021). Sekretaris P4 Cito, M Yasid Mualim menyayangkan rencana pendirian rumah sakit tersebut. “Program pemerintah sudah jelas untuk memutus wabah Covid-19 yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Ini malah penderita Covid-19 mau didekatkan ke kita” tegasnya. Yasid mempertanyakan, Cito merupakan area ekonomi. Didalamnya terdapat food court, toko baju dan lain-lain. Tapi mengapa malah bakal dijadikan RS Covid-19. Ia menambahkan rencana pendirian rumah sakit di area apartement sudah ada sejak tahun 2014. Namun sampai sekarang tidak terealisasi karena tidak memenuhi syarat. “Sebelumnya para pedagang dan pemilik sudah ingin berkomunikasi dengan pihak manajemen setelah mengetahui kabar rencana pendirian rumah sakit, tapi baru kemarin ditanggapi,” terang Yasid. Menurut Yasid, pihak manajemen

mengaku tidak tahu terhadap rencana tersebut. “Ini aneh, padahal mereka ini satu grup dan satu area. Bagaimana mereka tidak tahu,” tegasnya lagi. Sementara itu Hotman penasehat P4 Cito menambahkan, kalau kondisi mall ditengah pandemi sekarang ini sepi pengunjung. “Apalagi nanti akan berdiri rumah sakit Covid-19 di area mall,” jelasnya. Hotman menegaskan para pedagang sepakat memboikot pembayaran service charge sampai tuntutan mereka agar rencana pendirian RS Khusus Covid-19 dipenuhi. “Untuk membayar pegawai SPG saja kita susah apalagi membayar service charges,” tegasnya. Penolakan ini mendapat perhatian kalangan DPRD Kota Surabaya. Anggota legislatif pun berencana memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya dan pihak terkait untuk membahas persoalan tersebut. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii mengungkapkan bahwa dirinya sudah mendengar keluhan para pedagang Cito. Dia memahami apa yang dirasakan para pedagang. Selama ini, sejak pandemi melanda, situasi Cito Mall Surabaya sudah sangat sepi dan banyak toko yang tutup. Untuk itu, Komisi A DPRD Sura-

baya akan memanggil pihak-pihak terkait untuk memastikan apakah izinnya sudah selesai dan tidak ada masalah. “Kalaupun sudah selesai, kami akan lihat apakah sudah dipenuhi dengan cara-cara yang patut. Karena kami belum lupa dengan grupnya Siloam juga yang Jalan Raya Gubeng ambles. Itu kan karena perizinan,” kata Imam Syafii saat meninjau proyek rumah sakit di Cito Surabaya, Rabu (3/2/2021). Menurut Imam, pengoperasian rs khusus Covid-19 itu merupakan salah satu ikhtiar positif dari Pemerintah Kota Surabaya. Saat ini ruang perawatan Covid-19 hampir tidak bisa menampung pasien suspect Covid-19. “Namun jangan sampai tujuannya untuk menyelesaikan masalah tapi malah memunculkan masalah baru. Di Cito Mall ini ada pedagang, penghuni apartemen dan kampus. Kemudian di balik tembok Cito juga ada permukiman padat penduduk,” katanya. Dia melanjutkan, pada tahun 2014 lalu pengelola rumah sakit sempat mengajukan izin. Namun, izin ditolak oleh wali kota Risma karena persoalan Amdal yang agak susah dipenuhi. “Ini kok ujug-ujug kok mau dioperasikan untuk Covid-19. Tentu saja sangat membahayakan,” ucapnya. pur

Penghuni dan pedagang Cito menggelar unjuk rasa menolak RS Khusus Covid-19 di kompleks Cito.


ekonomi-bisnis

minggu ke-282 4 - 10 Februari 2021

7

Jatim Teken Perjanjian Kemitraan IK-CEPA

Pacu Kinerja Ekspor dan Investasi Dua Arah

SURABAYA (GN) - Di tengah penurunan kinerja perekonomian akibat pandemi Covid-19, Jatim meneken Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif atau atau Indonesia – Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA). Penandatangan perjanjian tersebut menjadi potensi peningkatan perdagangan luar negeri dan pendorong investasi dua arah antara Indonesia dan Korea Selatan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur Drajat Irawan mengatakan bahwa Korea Selatan merupakan salah satu mitra strategis yang menawarkan berbagai potensi, mengingat produk domestik bruto dan daya masyarakat Korea Selatan yang tinggi. “Bagi Jawa Timur, berlakunya IK-CEPA merupakan peluang besar untuk meningkatkan neraca perdagangan Jawa Timur dengan Korea Selatan, mengingat negara tersebut merupakan salah satu negara utama ekspor Jawa Timur. Peluang tersebut selaras dengan semangat Ibu Gubernur Khofifah untuk terus mendorong kinerja ekspor dan mempercepat kinerja investasi,” ujar Drajat, Rabu (3/2/2021). Perjanjian kemitraan IKCEPA sebenarnya telah diinisiasi sejak 2012, kemudian setelah mengalami beberapa

Politeknik Energi dan Mineral Akamigas (PEM Akamigas) melaksanakan One Day With Experts (1DWE) secara daring.

EBTKE Guncang Masa Depan Migas

Kepala Disperindag Provinsi Jatim Drajat Irawan saat berkunjung ke salah satu produsen MSG. MSG saat ini menjadi salah satu produk ekspor utama Jawa Timur ke Korea Selatan.

fase perundingan akhirnya ditandatangani pada 18 Desember 2020 di Korea Selatan. Sebelum IK-CEPA ditandatangani, Korea dan Indonesia, bersama dengan negara-negara ASEAN lainnya, juga telah memiliki perjanjian perdagangan yaitu ASEAN-Korea FTA atau AK FTA. Perjanjian IK-CEPA merupakan tonggak penting dalam hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan, mengingat Korea Selatan yang semakin tertarik untuk menjadikan Indonesia sebagai new production base

di ASEAN. Selain itu pemberlakuan perjanjian ini juga merupakan momentum penting mengingat Korea Selatan adalah salah satu mitra dagang potensial bagi Indonesia dan utamanya Jawa Timur. Sementara itu berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, neraca perdagangan Jatim dan Korea Selatan pada kurun waktu 2016-2020 secara umum tren perdagangan menunjukkan nilai defisit. Namun, kinerja perdagangan sebenarnya bisa dikatakan

membaik mulai 2018 hingga 2020 dengan nilai defisit yang jauh lebih kecil dari 441,12 juta dolar AS pada 2017 menjadi 10,08 juta dolar AS pada 2018. Kinerja tersebut, kemudian menunjukkan tren positif pada periode Januari-Desember 2019 dan pada periode yang sama pada 2020 dengan neraca perdagangan yang mencatatkan surplus sebesar 79,19 juta dolar AS pada 2019, dan surplus sebesar 35,88 juta dolar AS. Sedangkan dari sisi komoditi, komposisi 10 ekspor-impor terbesar Jawa Timur dan Korea

Selatan tersusun dari komoditi yang beragam. Produk ekspor utama Jawa Timur ke Korea Selatan yaitu sisa dan skrap logam yang digunakan untuk pemulihan logam mulia selain emas dan platina, Monosodium Glutamate (MSG), lembaran kayu lapis selain bamboo, kayu tropis, palm fatty acid distillate, tembaga yang dimurnikan untuk katoda dan bagian dari katoda, blockboard, laminboard & battenboard, sisa skrap tembaga, tembaga pabrikasi untuk sigaret dan obat tidak untuk keperluan terapeutik atau profilatik. tis

Bulog Bakal Jual Beras Premium Harga Medium

JAKARTA (GN) - Perum Bulog saat ini mengejar pembangunan 13 fasilitas pengolah padi modern alias modern rice milling plant agar perusahaan dapat memproduksi beras secara mandiri. Adanya pengolahan ini memungkinkan perusahaan menghasilkan beras kualitas premium dengan harga setara beras medium. Direktur Utama Bulog Budi Waseso meyakini kehadiran 13 fasilitas pengolah padi modern itu bakal menjadi cikal bakal pembentukan

Istimewa

Direktur Utama Bulog Budi Waseso saat memeriksa ketersediaan beras di Gudang Bulog Cisaranten Kidul Sub Divre Bandung beberapa waktu lalu.

pasar beras di dalam negeri dengan Bulog sebagai salah

satu pemain utama. Di sisi lain, fasilitas ini diyakini akan

memutus persoalan ketergantungan petani terhadap tengkulak karena Bulog akan menyerap secara langsung dalam bentuk gabah. “Kami akan bangun fasilitas di wilayah pusat produksi dan membeli gabah hasil petani. Kami akan tampung dalam mesin pengering dan penyimpanan sehingga tidak mudah rusak,” kata Budi dalam konferensi pers virtual, Rabu (3/2/2021). Sebanyak 13 fasilitas ini akan tersebar di sejumlah wilayah di Jawa, Sumatra,

Sulawesi dan Nusa Tenggara. Lokasi pembangunan mencakup Bojonegoro, Magetan, Jember, Banyuwangi, Sragen, Kendal, Grobogan, Subang, Karawang, Cirebon, Bandar Lampung, Sumbawa, dan Luwu Utara. Budi mengatakan bahwa setiap unit fasilitas pengolah padi modern akan terdiri atas pengering, penggilingan, dan gudang silo. Kapasitas pengeringan di setiap unit mencapai 120 ton per hari, penggilingan 60 ton per hari, dan total penyimpanan 6.000 ton.jef, bis

BOJONEGORO (GN) - Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) terus digaungkan menjadi pilihan sumber energi pengganti Migas. Perlahan, gaungnya mulai mengusik civitas akademik minyak dan gas. Senin (18/1/2021) lalu, Politeknik Energi dan Mineral Akamigas (PEM Akamigas) melaksanakan One Day With Experts (1DWE) secara daring. Dengan mengangkat tema Booming EBTKE apakah pertanda senja bagi pemakaian energi fosil? Ir Archandra Tahar MSc, PhD menjadi pemateri utama dalam kesempatan tersebut. Disampaikan Mantan Wamen ESDM ini, maraknya pemberitaan mengenai kendaraan listrik dan tren energi baru terbarukan rupanya membuat banyak mahasiswa politeknik di bawah Kementerian ESDM ini khawatir dengan masa depan industri migas. “Apakah kekhawatiran itu realistis?” kata dia. Kendaraan berbasis listrik memang menjadi tren dan pembicaraan di seluruh dunia. Bahkan, menurut dia, sentimen ini telah mendorong pendiri dan CEO Tesla, Elon Musk, menjadi orang terkaya di dunia versi Forbes. Selama tahun 2020 harga saham saham Tesla naik hingga 720%. Meski era kendaraan listrik mulai bersemi, data yang ada justru menunjukkan bahwa kebutuhan migas di masa depan akan tetap tinggi. OPEC memperkirakan, kebutuhan migas hingga 2045 akan bertambah sekitar 20 juta barel per hari dibandingkan tahun 2020 sekitar 90,7 juta barel per hari. Transportasi masih akan menjadi konsumen migas terbesar dunia. Jika tahun 2020 transportasi menyerap 44% dari produksi minyak dunia. Di tahun 2045 nanti, dengan penambahan konsumsi yang meningkat hampir 20 juta barel per hari, transportasi mengonsumsi 43%. Secara persentase angkanya turun, namun secara volume konsumsi migas dari sektor transportasi akan terus bertumbuh. Sementara, lanjut dia, migrasi masyarakat dunia ke kendaraan listrik hanya akan mengonversi penggunaan bahan bakar minyak sekitar 6 juta barel per hari pada tahun 2040. “Relatif kecil dibandingkan kenaikan konsumsi migas dunia,” ungkap Archandra. Faktor kedua yang membuat sektor migas akan tetap prospektif, adalah kebutuhan gas bumi dalam bentuk LNG yang akan terus meningkat. Proyeksi Wood Mackenzie produksi LNG dunia pada tahun 2030 tidak akan mampu menutupi kebutuhan konsumen. Ada selisih sekitar 70 juta ton gas per tahun. Faktor selanjutnya, yang membuat sektor migas tetap strategis adalah tingginya kebutuhan industri. Seperti Petrochemical. OPEC memperkirakan ada kenaikan sekitar 2% kebutuhan migas dari sektor Petrochemical sampai tahun 2045 nanti. Saat ini, konsumsi migas dari Petrochemical sekitar 14 % dari produksi migas harian dunia. Untuk diketahui, awal tahun 2021 ini, PEM Akamigas melaksanakan 2 agenda kegiatan sekaligus. Yakni kuliah perdana di semester genap Tahun akademik 2020/2021 dan 1DWE . “Perkuliahan kita sejak tahun 2020 yang lalu, terpaksa tidak seluruhnya dapat dilaksanakan dalam kelas atau tatap muka,” ujar Direktur PEM Akamigas RY Perry Burhan. rno

Bank Syariah Indonesia Resmi Beroperasi 3 Cabang Jadi Pilot Project Pasca Merger, November Tahun Ini Migrasi Ditarget Tuntas Pemerintah telah meresmikan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) pada Senin, 1 Februari 2021. Peresmian ini sekaligus menandai peleburan tiga bank syariah BUMN yang selama ini beroperasi, yakni PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BNI Syariah dan PT BRIsyariah. Bagaimana nasib ketiga nasabah bank tersebut? Sebut saja Kusdyanto (53) tampak bingung mengetahui bank tempat jamaah masjid di lingkungan perumahannya di Candi Sidoarjo menabung dilebur. Dia hanya khawatir jika merger ketiga bank itu membuatnya selaku bendahara masjid bakal direpotkan persoalan administrasi bank pasca merger. Apalagi pengumuman dari pihak bank belum dia terima. “Jamaah masjid di perumahan saya menabungnya di PT Bank Syariah Mandiri. Kalau sekarang dilebur dengan dua bank lain, bagaimana keamanan dana simpanannya. Meski tidak besar, kan khawatir juga. Selama aman, tidak masalah. Dan terpenting kami selaku nasabah tak dirugikan pasca merger,” kata Kusdyanto, Rabu (3/2/2021). Kusdyanto tidak sendiri. Sejumlah nasabah di tiga bank itu juga khawatir akan nasib dana

simpanannya. Nasabah berharap agar merger ketiga bank ini nantinya tak merepotkan mereka. Dan hak-haknya selaku nasabah tetap dijamin oleh pemerintah. Dengan merger ini, aset BSI disebutkan mencapai Rp 240 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 22,6 triliun. Jumlah aset dan modal inti tersebut menempatkan Bank Hasil Penggabungan dalam daftar 7 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi aset. Komposisi pemegang saham terbesar dimiliki oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan porsi 51,2 persen saham, diikuti oleh BNI 25 persen, BRI 17,4 Persen, DPLK BRI-Saham Syariah 2 persen dan publik 4,4 persen. Direktur Utama Bank Mandiri Syariah Toni EB Subari menegaskan merger ketiga bank syariah tersebut hingga saat ini belum berlaku efektif bagi para

Petugas BSI melayani nasabah setelah resmi beroperasi. Peresmian ini menandai peleburan tiga bank syariah BUMN yang selama ini beroperasi.

nasabah di masing-masing bank. “Nasabah tidak perlu khawatir, kami memastikan layanan dan operasional untuk nasabah pun akan tetap berjalan berdasar pemenuhan kebutuhan nasabah (customer centric). Tidak ada perubahan pada operasional, kebutuhan nasabah tetap menjadi prioritas dan pelayanan akan tetap kami berikan secara optimal,” ujar Toni, Selasa (2/2/2021). Toni menyatakan, penggabun-

gan ketiga bank syariah milik Himbara tersebut bertujuan agar Indonesia yang merupakan negara berpopulasi umat muslim terbesar di dunia mampu memiliki bank syariah terbesar di Tanah Air yang berskala global. Selain itu, penggabungan ini diharapkan semakin meningkatkan potensi ekonomi dan keuangan syariah yang sedang tumbuh positif meski di tengah pandemi. Menurut dia, perbankan sya-

riah secara umum berpotensi tumbuh dan berkembang di tengah tantangan ekonomi makro dan industri keuangan akibat pandemi Covid-19. Peluang pertumbuhan ini tercermin dari terjaganya kinerja positif industri perbankan syariah beberapa tahun terakhir. Sementara itu merujuk dari laman resmi Mandiri Syariah, mulai 2 Februari 2021 dan seterusnya, Bank Syariah Indonesia

secara hukum resmi tercatat dan mulai beroperasi. Proses roll out integrasi operasional dan layanan dimulai. Tiga kantor cabang pilot project terintegrasi siap melayani nasabah dari ketiga bank peserta penggabungan untuk layanan basic servicing. Basic servicing untuk nasabah dari ketiga bank peserta penggabungan di antaranya tarik tunai, setoran tunai, pemindahbukuan, akses data nasabah, cek riwayat transaksi & saldo, penutupan rekening, cetak buku tabungan, dan pembukaan rekening baru Bank Syariah Indonesia. Tiga kantor cabang pilot project tersebut yakni pertama, Bank Syariah Indonesia KC Jakarta Hasanudin (Ex-Bank Syariah Mandiri) yang berlokasi di Jl S Hasanudin No 57 Jakarta Selatan. Kedua, Bank Syariah Indonesia KC Jakarta Barat (Ex-BNI Syariah) yang berlokasi di Jalan Arteri Kelapa 2 No.40A RT/RW 013/001 Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11550. Ketiga, Bank Syariah Indonesia KC Tangerang BSD City (Ex-BRI Syariah) Ruko Tol Boulevard Blok D No 20-21

Jl Pahlawan Seribu, Kel. Rawa Buntu, Kec. Serpong. Di luar dari tiga kantor cabang pilot tersebut, nasabah Bank BRISyariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank BNI Syariah tetap dapat menikmati produk dan layanan seperti biasa secara optimal di cabang masing-masing (cabang bank asal dari setiap nasabah). Demi kelancaran transaksi dan kenyamanan nasabah, perseroan mengimbau selama periode roll out dari 1 Februari 2021 sampai dengan 31 Oktober 2021, bila harus melakukan transaksi di kantor cabang, nasabah tetap bertransaksi di cabang bank masing-masing (bank asal). Periode integrasi secara bertahap pada 15 Februari 2021 sampai dengan 30 Oktober 2021. Nasabah akan secara bertahap dihubungi untuk melakukan migrasi ke Bank Syariah Indonesia sesuai dengan integrasi secara bertahap pada operasional cabang, layanan dan produk. Pada 1 November 2021, Bank Syariah Indonesia dijadwalkan telah terintegrasi secara keseluruhan.jef, tri


KESEHATAN

8

minggu ke-282

4 - 10 Februari 2021

Deteksi Covid-19 dengan Air Liur Pemerintah akan menambah metode pengujian Covid-19 dengan cara tes saliva atau air liur. Selain dianggap lebih nyaman, sampel air liur dinilai sama baik dengan tes swab dari hidung. Bagaimana sih tes PCR berbasis air liur yang sudah bisa dilakukan di Surabaya ini? Ketika terpaksa harus menjalani tes swab PCR, Lilik menyebut sangat tidak menyenangkan. “Ya agak sakit, wong hidungnya kayak disogok-sogok sampai saya hampir muntah,” ujar ibu dua anak ini, Rabu (3/2/2021). Bisa jadi ketidaknyamanan yang dirasakan Lilik itu juga dirasakan banyak orang. Karena swab PCR (Polymerase Chain Reaction) menggunakan cairan yang diambil dari nasofaring, yaitu bagian atas tenggorokan (faring) yang terletak di belakang hidung. Mau tak mau hal tersebut harus dilakukan karena di masa pandemi ini beberapa pihak mensyaratkan tes PCR untuk memastikan seseorang itu positif mengidap Covid-19 atau tidak, demi memutus rantai penularan. PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 (Covid-19) dengan mendeteksi DNA virus. Dari uji ini akan didapatkan hasil apakah positif Covid-19 atau negatif. Sedang swab merupakan cara untuk memperoleh bahan pemeriksaan (sampel) yang dilakukan dengan cara mengusap rongga nasofaring atau orofarings menggunakan alat seperti kapas lidi khusus. Keberadaan tes PCR berbasis air liur dianggap sebagai inovasi di bidang pelayanan testing yang diberikan kepada masyarakat. Tes ini terbilang mudah dan pengambilan sampelnya bisa dilakukan secara mandiri, cukup dengan meludah. Dan bisa dilakukan di rumah. Kemudahan itu pula yang membuat Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof Bambang Brojonegoro berencana menggunakan tes saliva ini demi mempercepat penelusuran virus Corona. Apalagi kasus Covid-19 di Indonesia dari hari ke hari terus bertambah, bahkan sudah tembus angka 1 juta. Dalam webinar Ikatan Alumni Universitas Indonesia, Menristek mengungkap pihaknya sedang melakukan penelitian untuk mengganti swab dengan saliva. “Saliva adalah air liur, sedangkan swab itu adalah cairan yang diambil dari belakang hidung kita,” terangnya. Pengambilan cairan pada hidung ini menimbulkan ketida-

knyamanan akibat alat berukuran panjang yang harus masuk hingga nasofaring. Sejalan dengan keinginan Menristek, sejak pertengahan Januari National Hospital Surabaya sudah menerapkan layanan tes PCR berbasis saliva, setelah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ini merupakan yang pertama di Surabaya bahkan di Indonesia. CEO National Hospital, Adj Prof Hananiel Prakasya Widjaya, mengatakan, dengan saliva base test PCR ini, pasien tidak perlu lagi merasakan ketidaknyamanan proses swab melalui rongga hidung dan mulut. “Tes ini simple. Cukup dengan meludah sesuai instruksi, maka tes sudah bisa dilakukan. Selain itu tes ini lebih ramah terhadap anak-anak dan balita,” ujarnya Selasa (2/2/2021). Untuk tes PCR berbasis saliva ini, kita cukup mengeluarkan air liur sebanyak 1 ml. Setelah itu diproses dengan mesin PCR. Dan hasilnya bisa diketahui kurang dari 6 jam, sementara swab PCR hasilnya bisa diketahui dalam rentang 24 jam. Menjadi lebih cepat, karena pengetesan menggunakan sampel air liur in tak memerlukan ekstraksi atau pemurnian RNA virus, seperti yang selama ini dilakukan dalam metode swab. Menariknya, tes ini bisa dijalankan tanpa petugas nakes. Bahkan pasien bisa melakukannya sendiri di rumah, setelah mendapatkan perangkat dari rumah sakit yang menyelenggarakan tes ini. Pemrosesan selanjutnya tentu saja dilakukan di rumah sakit yang memiliki asilitas mesin PCR. Perangkat ini terdiri tabung dan corong untuk menampung air liur dan tabung berisi cairan buffer. Setelah sampel air liur diambil dan dicampur buffer lalu ditutup rapat dan dikocok selama 30 detik. Selanjutnya tabung dimasukkan dalam kemasan plastik dan ditutup rapat. Setelah itu dikirimkan ke rumah sakit. Sampel ini tahan hingga 5 hari, karena air liur yang sudah dicover buffer akan lebih stabil unsur kimianya. Tes ini juga mengurangi

Tes PCR berbasis air liur, mudah dikerjakan karena hanya membutuhkan sampel air liur yang bisa didapat dengan cara meludah pada alat yang sudah disediakan.

risiko bagi tenaga kesehatan dari paparan Covid-19. Proses pengambilan air liur dilakukan sendiri di bilik tertutup yang disediakan rumah sakit. Kalau di rumah bisa dilakukan di kamar mandi. Berbeda dengan swab, di mana harus ada petugas yang melakukan dan harus memakai APD. Boleh dikata ini lebih ekonomis, risikonya juga minim. Karena bisa bertahan hingga 5 hari, Hananiel menyebut tes ini cocok untuk masyarakat Indonesia yang jauh dari rumah sakit. Menurut penelitian, tes PCR berbasis saliva ini lebih sensitif dari pada swab nasofaring dan orofaring. Hasilnya juga cukup akurat. Beberapa negara termasuk Jepang dan Singapura sudah menggunakan tes air liur ini. “Berdasarkan penelitian di berbagai negara, semua menyimpulkan bahwa sensitivitas dan validitas dari PCR saliva lebih tinggi daripada swab. Sehingga kami melihat dasar itu bisa menjadi pegangan kuat. Kita juga sudah lakukan penelitian di National Hospital sejak Oktober hasilnya sama. Sekitar 97-98% dan 1-2% lebih akurat dari swab,” jelasnya. Langkah menjalankan tes PCR berbasis air liur

1.Peserta diminta puasa total minimal 1 jam sebelum pelaksanaan tes. Selain tidak makan dan tidak minum, dalam rentang waktu puasa itu peserta juga diminta tidak merokok maupun menggunakan produk kesehatan mulut seperti pasta gigi dan obat kumur. Ini penting dilakukan agar mendapatkan air liur yang tidak terkontaminasi bahan-bahan kimia lain serta untuk menjaga validitas tes dan akurasi hasil yang keluar. 2.Kondisi tubuh sedang tidak dehidrasi, karena dehidrasi membuat produksi kelenjar air liur jadi berkurang. 3.Sering melakukan pemijatan pada pipi akan membantu memicu keluarnya air liur, karena kelenjar air liur terletak di pipi bagi dalam. Khusus pada anak-anak atau bayi yang kesulitan meludah, biasanya akan dibantu petugas untuk mengambil liur dengan pipet. 4.Perhatikan siklus air liur. Pada jam makan, produksi air liur akan meningkat karena berfungsi membantu proses metabolisme. Hananiel mengingatkan, selama prosedur swab ini dijalankan dengan baik, hasilnya punya validitas yang tinggi.ret

Mengendalikan Hoaks Covid-19 di Tengah Pandemi SURABAYA (GN) - Merebaknya Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa, mencakup aspek sosial dan ekonomi. Kendati begitu, protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) tetap harus terus dilakukan untuk bisa mengendalikan Covid-19. Plt Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Kesehatan, Dr Kirana Pritasari MQIH, mengatakan itu dalam webinar nasional bertajuk ‘Vaksinasi Covid-19, Antara Fakta dan Hoaks’ yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Persatuan Ahli Epidemiologi Indonesia, Rabu (3/2/2021). Disebutkan, di saat sekarang bukan hanya pandemi Covid-19 yang melanda, tapi juga pandemi informasi. Banyak informasi tentang Covid-19 yang beredar di masyarakat, tidak hanya dari media mainstream tapi juga dari media sosial. “Banyak informasi yang berseliweran dan langsung masuk ke-HP yang sayangnya tidak semuanya benar, malah terkadang membingungkan,” ujar Kirana. Bukan hanya masyarakat

Dr Kirana Pritasari MQIH

awam, berita bohong tentang vaksin Sinovac yang berseliweran di sosial media rupanya juga memengaruhi para tenaga kesehatan hingga membuat sebagian di antaranya sempat menolak divaksin lantaran takut. Salah satunya, Maharnis, nakes sekaligus vaksinator di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Sebelum vaksinasi dimulai di Aceh, perempuan berusia 56 tahun ini kerap menerima informasi tentang vaksin Sinovac baik dalam bentuk tulisan maupun video. Informasi itu menampil-

kan efek usai divaksin, mulai dari pingsan hingga meninggal. Informasi yang masuk ke gawainya itu membuat Maharnis panik, takut hingga akhirnya berniat menolak divaksin. Setelah mendapat pencerahan dari anaknya, Maharnis akhirnya bersedia divaksin. Setelah menjalani vaksin tahap 1, dia tidak merasakan efek apapun. Bahkan, merasa tubuhnya lebih bugar dan tidak cepat lelah. Menurut Kirana, berita-berita yang tidak benar itu harus dikendalikan lewat klarifikasi dan dice-

gah agar menghasilkan informasi yang tepat di masyarakat. Karena berita yang tidak benar itu juga berpotensi menghambat upaya mengendalikan Covid-19. Dia berharap, SDM kesehatan harus bisa menjaga sistem kesehatan agar tetap tangguh mengantisipasi hal yang mungkin terjadi. “Kita harus menguatkan sistem informasi kesehatan. Dibutuhkan inovasi supaya bisa menghadapi situasi yang tidak mudah ini,” ujarnya. Ia menyayangkan masih banyak orang yang tidak percaya Covid-19 dan beranggapan Covid itu tidak ada. Karena itulah, lanjut Kirana, harus terus dilakukan sosialisasi tentang manfaat vaksinasi. Dengan semakin banyak yang diimunisasi, akan terbentuk kekebalan masyarakat dan selanjutnya diharapkan pandemi bisa berakhir. Masyarakat pun hendaknya bijak dalam menerima informasi terkait Covid-19. Sebagaimana pernah diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang menjadi relawan vaksin Covid, kalau tidak tahu bertanyalah pada orang yang kompeten dan kalau mendapat informasi yang meragukan konfirmasikan pada ahlinya. ret

Tips Meningkatkan Sistem Imun di Tengah Pandemi Orang berusia tua termasuk dalam kelompok yang rentan terinfeksi Covid-19. Walau banyak orang berusia 50-an masih sehat dan bugar, tapi kebanyakan orang di usia ini sudah menderita penyakit tertentu akibat pola makan yang tidak seimbang dan gaya hidup tak sehat. Menjaga agar sistem kekebalan tubuh tetap optimal wajib diperhatikan. Terlebih setelah usia 40 tahun, daya tahan tubuh akan menurun. Hal ini yang membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sistem imun tubuh pada mereka yang berusia 50 tahun ke atas. 1.Kebersihan pribadi Seperti yang kerap kita dengar sebelumnya, menjaga kebersihan pribadi adalah hal yang terutama dalam menjaga kekebalan tubuh dan melindunginya dari penyakit. Yang perlu dilakukan hanyalah mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun selama 20 detik pada waktu-waktu penting. 2. Vaksin Ada beberapa vaksin yang direkomendasikan untuk orang berusia di atas 60 tahun, termasuk flu musiman, herpes zoster, dan vaksin pneumococcal. Untuk lebih jelasnya konsultasikan ke dokter. 3. Tidur cukup Kita tahu bahwa seiring bertambahnya usia, tidur terkadang bisa menjadi sulit dan tidak teratur, sehingga jumlah jam berkurang. Padahal, tidur cukup sangat esensial untuk kesehatan fisik dan mental. Jika mengalami kesulitan tidur, cobalah kiat berikut - Pastikan ruangan gelap untuk membantu tubuh merasa rileks. - Nikmati minuman hangat yang menenangkan sebelum tidur, seperti susu hangat atau minuman herbal. - Batasi waktu tidur siang tak lebih dari 45 menit. - Hindari minuman berkafein di malam hari. - Berhenti menonton TV atau melihat ponsel selama

satu jam sebelum tidur. 4. Konsumsi vitamin yang dibutuhkan tubuh Pada usia di atas 50 tahun, tubuh mulai menderita kekurangan vitamin seperti zat besi, vitamin C, vitamin E, vitamin A. Kita bisa memenuhinya dengan mengonsumsi beragam jenis makanan, sumber serat, dan buah-buahan. Jika pola makan kita kurang beragam, konsumsi suplemen sesuai saran dokter. 5. Cukup air putih Salah satu hal yang cenderung kita abaikan adalah seiring bertambahnya usia, kita mulai merasa kurang haus dan merasa tidak perlu terlalu banyak minum air. Ini pandangan yang salah. Rasa haus bukan ukuran jika tubuh mengalami dehidrasi. Untuk menghidrasi tubuh, minumlah segelas air sebelum dan sesudah makan utama dan kecil, konsumsi dua gelas air segera setelah bangun tidur, dan pastikan kita minum minimal 1,7 liter sehari. 6. Hentikan kebiasaan merokok Apakah Anda perokok atau sering merokok di samping perokok? Ini saatnya untuk berhenti, baik itu sebagai perokok aktif atau pasif. Merokok melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuatnya tidak dapat melawan penyakit, itu juga membuat Anda rentan terhadap penyakit jantung, diabetes dan lainnya.

7. Jauhi siapa pun yang sakit Jangan pernah malu, kesehatan diri Anda jauh lebih penting. Telah disebutkan di atas, orang-orang pada usia di atas 50 tahun berisiko lebih tinggi tertular penyakit jika kekebalan tubuh rendah. 8. Menjaga kesehatan mental Ya, kesehatan fisik sangat dipengaruhi oleh kondisi mental. Penderita kecemasan, stres atau depresi, cenderung lebih rentan mengonsumsi zat-zat berbahaya, termasuk rokok dan alkohol, sehingga daya tahan tubuh lemah. 9. Berolahraga Siapa bilang kalau berusia di atas 50 tidak bisa berolahraga tanpa risiko cedera? Ada banyak latihan sederhana yang dapat dilakukan di rumah yang akan menjaga berat badan dan kesehatan. Salah satunya berjalan kaki 30 menit setiap hari. 10. Konsumsi beragam jenis makanan Pola makan sehat berlaku untuk segala umur. Namun, di usia paro baya saran ini lebih ditekankan, terutama di masa pandemi. Konsumsi makanan sumber protein, serat, dan vitamin. Sumber protein yang lebih disarankan adalah daging tanpa lemak, ikan, serta kacang-kacangan.ret,ins


NASIONAL

minggu ke-282 4 - 10 Februari 2021

Isu Kudeta AHY Dinilai Tepat

JAKARTA (GN) - Partai Demokrat meradang. Partai besutan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menuduh orang di lingkaran Istana Presiden dan sejumlah kader partai dan mantan kader partai berusaha melakukan kudeta atas Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lewat kongres luar biasa (KLB). Bahkan, ada isu bagi-bagi uang Rp 100 juta bagi pengurus di daerah yang mendukung kudeta. Untuk itu, AHY pun mengirim surat ke Presiden Jokowi menanyakan masalah isu kudeta tersebut. Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, Rabu (3/2/2021), menilai langkah AHY mengembuskan isu kudeta adalah tepat. “Kalau tidak diatasi dengan cepat, bukan tidak mungkin nasib Demokrat bisa tragis, bisa bernasib sama seperti partai lain yang dikudeta, diambil paksa melalui dualisme kepengurusan dan melalui legitimasi pengesahan SK Kemenkumham,” katanya. Orang Istana Presiden tertuduh dalam kasus ini adalah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Namun mantan Panglima TNI itu sudah membantah tuduhan tersebut. Begitu pula mantan Sekjen Partai Demokrat, Marzuki Alie. Bahkan, Marzuki yang juga mantan ketua DPR mengancam akan membongkar kejelekan AHY jika namanya dilibatkan dalam isu kudeta. Meski demikian Wasekjen PD, Ossy Dermawan, menegaskan, bahwa isu kudeta ini bukan masalah internal PD. “Isu ini bukan isu internal,” kata Ossy, kepada wartawan, Rabu (3/2/2021).

Agus Harimurti Yudhoyono

Ossy mengatakan pihaknya mengejar kebenaran dari pihak eksternal dari lingkar pemerintah yang terlibat dalam isu kudeta ini. Sampai saat ini PD masih menunggu surat balasan yang dikirim AHY kepada Presiden Jokowi. “Yang sedang kami kejar adalah klarifikasi kebenaran pihak eksternal di lingkar kekuasaan yang berkeinginan untuk mengambil alih Partai kami. Surat permohonan klarifikasi sudah dikirimkan Ketum AHY kemarin kepada Presiden Jokowi. Itu saja yang sedang kami tunggu,” ujarnya. Meski Moeldoko sudah memberikan pernyataan, Ossy menegaskan pihaknya masih menunggu respon Jokowi. “Surat kan kepada Presiden Jokowi bukan KSP Moeldoko,” ujarnya. Marzuki Alie menilai, AHY

bisa disebut memfitnah karena membuat tuduhan terhadap pihak tertentu, termasuk dirinya. Pasalnya, dia menegaskan, banyak kader PD yang tidak aktif sejak enam tahun lalu. “Sampaikan ke AHY, Anda bisa menyampaikan fitnah, karena mengira-ngira begini-begini. Enam tahun lalu banyak yang berhenti loh, yang tidak aktif. Akhirnya kan tuduhannya kepada orang yang pernah menjabat saja. Yang tahu orang kan Marzuki Alie. Selalu Marzuki Alie, apa pun Marzuki Alie, dunia goyang di sana Marzuki Alie. Ada ini dikit Marzuki Alie. Saya nggak ngerti juga itu kenapa,” ujarnya. Marzuki Alie pun mengaku tidak segan untuk membongkar keburukan PD jika terus disinggung oleh AHY. “Kalau dia nyinggung saya. Nanti

saya beneran gitu. Gampang kok tahu semua boroknya di dalem. Apa, saya data lengkap kok. Janganlah singgungsinggung saya. Semua yang jelek saya nggak buka di muka publik. Saya jagain partai ini. Jangan singgung-singgung saya. Kan nggak baik, gitu. Kalau singgung saya, nanti saya tersinggung, ya kita bukabukaan aja ngurus partainya gimana. Kan gitu. Ya kita buka semua. Bagaimana kongres, saya buka semua nanti. Kan malu akhirnya,” tegas Marzuki. Nama Moeldoko disebut oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, pada Senin (1/2/2021) sore, kemarin. Moeldoko disebut oleh Herzaky sebagai orang yang bertemu dengan para kader Partai Demokrat yang menjadi saksi.

“Berdasarkan pengakuan, kesaksian, dari BAP sejumlah pimpinan tingkat pusat maupun daerah Partai Demokrat yang kami dapatkan, mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024,” sebut Herzaky dalam keterangan tertulisnya. Nama mantan Ketua DPR periode 2019-2014 Marzuki Alie juga terseret. Marzuki termasuk orang lama di Partai Demokrat. Marzuki disebut sebagai salah satu aktor di balik upaya kudeta di tubuh Partai Demokrat oleh Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik melalui pesan singkatnya seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (3/2/2021). Juga Muhammad Nazaruddin. Rachland Nashidik menyebut Nazaruddin sebagai salah satu aktor upaya perebutan kepemimpinan di Partai Demokrat. Nazaruddin sendiri mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. Lalu Jhoni Allen, anggota Komisi V DPR, ini juga disebut berperan dalam upaya kudeta. Nama Jhoni disebut oleh Herzaky Mahendra Putra. Jhoni adalah anggota Fraksi Partai Demokrat, yang terpilih menjadi anggota DPR dari daerah pemilihan Sumatera. Selain itu HM Darmizal juga disebut sebagai aktor yang mengupayakan kudeta sesuai keterangan Rachland Nashidik. Darmizal pernah menjadi Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, lalu memilih mundur dan menjadi Ketua Umum Relawan Jokowi pada 6 Mei 2018 silam. * det, kcm, sdn

9 Tarif Rp 20 Ribu, GeNose Bukan Pengganti PCR JAKARTA (GN) - Alat screening Covid-19 melalui embusan napas yang digagas peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM), GeNose, siap diterapkan di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Tugu Yogyakarta pada Jumat 5 Februari 2021. Tarif uji coba pemeriksaan virus COVID-19 dengan menggunakan alat GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, dibanderol Rp20.000. “Tarif yang dikenakan pada saat uji coba atau prelaunching adalah Rp20.000,” kata Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus, dalam keterangannya seperti dikutip dari Antara, Rabu (3/2/2020). Untuk tahap awal KAI menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta. Joni menegaskan KAI sudah siap menyelenggarakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun. Hal itu untuk mendukung kebijakan pemerintah menghadirkan layanan transportasi kereta api bebas COVID-19. Untuk menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, KAI melakukan sinergi BUMN dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo. Kolaborasi dan sinergi BUMN tersebut meneruskan kerja sama yang selama ini telah terjalin baik dalam hal pelayanan rapid test antibodi dan rapid test antigen di stasiun-stasiun. “Dengan adanya layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun akan semakin memperkuat deteksi dini COVID-19 sehingga lebih mempercepat pencegahan penularan COVID-19 dan menjadikan moda transportasi kereta api makin nyaman aman dan sehat,” kata Joni. Sebelum resmi dilaksanaan, dilakukan uji coba GeNose di Stasiun Pasar Senen Rabu (3/2/2021). Hadir dalam acara itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Riset dan Teknologi / Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro. Selain itu turut hadir pula Kepala Produksi GeNose C19 Eko Fajar Prasetyo dan anggota Tim Pengembang GeNose Dian Kesumapramudya Nurputra, serta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo. “Alhamdulillah uji coba berjalan baik. Semoga di tanggal 5 Februari nanti penerapannya juga bisa berjalan baik dan lancar. Kelebihan pemeriksaan GeNose C19 ini selain murah, tidak sakit untuk digunakan, dan ini juga buatan Indonesia,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi. Budi Karya mengatakan, pemeriksaan GeNose C19 akan menambah opsi bagi masyarakat untuk melakukan pengecekan kesehatan selain tes rapid antigen dan PCR, yang menjadi syarat perjalanan transportasi kereta api jarak jauh. Dia mengatakan, alat screening Covid-19 GeNose siap digunakan sebagai syarat perjalanan penumpang kereta api jarak jauh mulai 5 Februari 2021 di dua stasiun KA, yakni Stasiun Pasar Senen, Jakarta dan Stasiun Tugu, Yogyakarta. “Sekarang ini kami masih gunakan di 2 stasiun yaitu Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Tugu Yogyakarta. Nantinya secara bertahap penggunaan GeNose akan ditambah di titik-titik stasiun lainnya,” kata Menhub. Menhub menjelaskan, berdasarkan keterangan tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM), alat GeNose sudah melalui proses riset yang cukup lama sebelum bisa digunakan untuk publik. * ara

INTERNASIONAL

Kudeta Suu Kyi, Harapan Baru Rohingya? Pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi ditahan bersama sejumlah pimpinan pemerintahan dalam kudeta yang dipimpin Jenderal Min Aung Hlaing, awal pekan ini. Hal ini disambut dengan sikap beragam oleh warga Rohingya. Benarkah kudeta militer terhadap Suu Kyi memberi harapan baru kepada warga Rohingya yang sudah tertindas selama kepemimpinan Suu Kyi? Wajah Farid Ullah, pemimpin komunitas Rohingya, terlihat sumringah. Ia mengaku bergembira dengan berita penahanan Suu Kyi oleh junta militer Myanmar. Berita penahanan Suu Kyi oleh junta militer Myanmar menyebar dengan cepat di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh. Pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh pun merayakan penahanan pemimpin de facto itu pada Senin (1/2/2021). "Dia adalah alasan di balik semua penderitaan kami. Mengapa kami tidak merayakannya?," kata Farid Ullah seperti dikutip CNN. Hal serupa juga diperlihatkan seorang pemimpin pengungsi Rohingya di kamp Balukhali, Mohammad Yusuf. Ia mengatakan jika Suu Kyi sempat menjadi harapan ketika mereka menghadapi kekerasan brutal oleh militer Myanmar tiga tahun

lalu. "Dia [Suu Kyi] adalah harapan terakhir kami, tetapi dia mengabaikan penderitaan kami dan mendukung genosida terhadap Rohingya," ucapnya. Juru bicara Serikat Mahasiswa Rohingya, Maung Kyaw Min mengatakan jika penangkapan Su Kyi meningkatkan harapan bahwa mereka bisa kembali ke desa mereka di Myanmar. "Tidak seperti pemerintah terpilih, militer (pemerintah) ini akan membutuhkan dukungan internasional untuk bertahan. Jadi kami berharap mereka akan fokus pada masalah Rohingya untuk mengurangi tekanan internasional," kata Min. Sebagian pengungsi Rohingya menggelar doa bersama. Mereka merayakan penahanan Suu Kyi. "Jika otoritas kamp mengizinkan, Anda akan melihat ribuan etnis Rohingya keluar untuk pawai perayaan," kata Mirza Ghalib, salah seorang pengungsi di kamp Nayapara

Warga Rohingnya saat berunjukrasa terkait dengan Genocida yang berlangsung di Myanmar

seperti dikutip dari AFP. Juru Bicara Serikat Mahasiswa Rohingya yang cukup berpengaruh, Maung Kyaw Min, mengungkapkan peningkatan harapan warga Rohingya dapat kembali ke desa mereka di Myanmar. "Tidak seperti pemerintah terpilih, militer (pemerintah) ini akan membutuhkan dukungan internasional untuk bertahan. Jadi kami berharap mereka akan fokus pada masalah Rohingya untuk mengurangi tekanan internasional," katanya. Mohammad Yunus Arman, Pemimpin komunitas Rohingya

lainnya, mengatakan militer Myanmar telah menghabisi keluarga para pengungsi di negara bagian Rakhine saat Aung San Suu Kyi berkuasa. "Dia (Suu Kyi) tetap diam tentang itu. Dia bahkan tidak mengucapkan kata 'Rohingya'," ucap Yunus Arman "Dulu kami biasa berdoa untuk kesuksesannya dan memperlakukannya seperti ratu kami. Tapi setelah 2017, kami menyadari karakter aslinya," ujarnya, di kamp pengungsi Kutupalong yang luas di distrik Cox's Bazar Bangladesh kepada Al Jazeera. "Kami tidak merasa

kasihan karena dia (Suu Kyi) digulingkan dari kekuasaan sekarang," kata Arman. Sikap gamang pengungsi Rohingya sepertinya paling banyak melanda mereka yang berada di kamp-kamp di Bangladesh. Mereka mengutuk kudeta militer yang terjadi di Myanmar. Kami mengutuk keras kudeta itu. Kami adalah bagian dari rakyat Myanmar, jadi kami merasakan hal yang sama seperti rakyat Myanmar pada umumnya. Kami mendesak masyarakat internasional untuk bersuara menentang kudeta," ucap Maung.Ina, faz

Puncak Ketegangan Sipil dan Militer

Kudeta terhadap Pemimpin de facto Myanmar Daw Aung San Suu Kyi dan pejabat tinggi lain, termasuk Presiden U Win Myint yang ditangkap Senin (1/2/2021) dini hari merupakan puncak ketegangan antara pemerintah sipil pimpinan Suu Kyi dan militer. Berikut timeline dari beberapa peristiwa penting dalam sejarah pergolakan Myanmar yang terkait dengan Suu Kyi: November 2015 Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) memenangkan pemilihan umum (pemilu) dengan telak dan Suu Kyi mengambil alih kekuasaan dalam peran yang dibuat khusus sebagai penasihat negara. Dia bersumpah untuk menyelesaikan berbagai konflik etnis di negara itu, menarik investasi asing dan melanjutkan reformasi yang dimulai oleh mantan jenderal Thein Sein. Oktober 2016 Militan Rohingya menyerang tiga pos perbatasan polisi di Negara Bagian Rakhine, menewaskan sembilan petugas polisi. Militer Myanmar kemudian melakukan operasi keamanan, mengakibatkan sekitar 70.000 orang meninggalkan wilayah itu menuju negara tetangga Bangladesh. 25 Agustus 2017 Militan Rohingya melancarkan serangan di seluruh Rakhine, memicu kampanye yang dipimpin militer yang mendorong lebih dari 730.000 warga

Rohingya yang didominasi Muslim ke Bangladesh. PBB mengatakan kampanye pembunuhan massal, pemerkosaan, dan pembakaran dilakukan dengan "niat genosida" telah terjadi. Namun Suu Kyi mengatakan "teroris" berada di balik "gunung es kesalahan informasi". Januari 2019 Pertempuran baru dimulai di Rakhine antara pasukan pemerintah Myanmar dan Tentara Arakan (AA), sebuah kelompok pemberontak yang mencari otonomiwilayah yang lebih besar. Suu Kyi mendesak tentara untuk "menghancurkan" para pemberontak. 11 November 2019 Gambia, negara mayoritas Muslim, mengajukan kasus genosida terhadap Myanmar di Mahkamah Kriminal Internasional (ICJ) atas pengusiran etnis Muslim Rohingya. 11 Desember 2019 Suu Kyi muncul di ICJ di Den Haag dan menolak tuduhan genosida terhadap etnis Rohingya sebagai "informasi tidak lengkap dan menyesatkan", tetapi mengatakan kejahatan perang mungkin telah dilakukan. September 2020 Virus corona baru melanda Myanmar, yang sebelumnya sebagian besar selamat. Pemerintah mengunci Yangon, ibu kota komersial, dan daerah lain tetapi bersikeras pemilihan umum (pemilu) 8 November harus tetap digelar.


OPINI

10

minggu ke-282

4 - 10 Februari 2021

American Muslim & A Lost Generation masing. Ada pula karena alasan pendidikan, ekonomi, dan berbagai alasan lainnya. Dan semua itu tentu sahsah saja. Mencari kebebasan dari tirani kekuasaan untuk ketenangan hidup boleh. Mencari kesempatan pendidikan yang lebih baik juga diperbolehkan. Demikian pula mencari kesempatan hidup yang lebih layak (ekonomi) juga sangat dibolehkan.

Oleh:

Imam Shamsi Ali* SENGAJA saya memakai bahasa Inggris pada judul tulisan ini. Hal itu karena tulisan ini sangat dekat dengan generasi Muslim Amerika yang bahasa ibunya adalah bahasa Inggris. Tentu harapannya juga kiranya judul ini “eye catchy” atau menarik perhatian pembacanya. Amerika sesungguhnya adalah sebuah negara yang menjanjikan (promising land). Dan karenanya Amerika tetap dianggap sebagai negara yang penuh dengan peluang atau kesempatan (land of opportunities). Bahkan sebagian menjulukinya sebagai “a land of dreams” (negara impian). Sesungguhnya tidak salah jika Amerika dijuluki demikian. Karena memang Amerika dengan segala kekurangannya masih menjadi impian banyak orang. Kata Amerika memiliki daya tarik tersendiri yang menjadikan banyak yang ingin berimigrasi ke negara ini. Wajar saja kalau Amerika kemudian memang dikenal sebagai bangsa atau negara imigran. Kenyataan ini menjadikan isu imigrasi (immigration issue) menjadi isu politik yang sering memanas. Pelarangan Muslim masuk Amerika dari negara mayoritas Muslim di zaman Trump (Muslim Ban) adalah satu di antara banyak isu imigrasi yang menjadi perdebatan politik di Amerika. Keinginan untuk berimigrasi ke Amerika ini juga termasuk di dalamnya adalah warga Muslim. Tentu karena ragam alasan dan latar belakang. Ada yang karena mencari suaka politik akibat tindakan represi kekuasaan di negara masing-

Pengusaha...

► Sambungan hal 1 Paham dengan kewajiban adalah penting. Karena di sana ada hak orang lain yang harus kita jaga (tidak boleh terusik karena tidak memahami kewajiban, Red.). Taat asas adalah sama dengan tunaikan kewajiban. Termasuk mematuhi protokol kesehatan,” katanya. Dia mengatakan, pihaknya sudah berusaha membuat terobosan di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya membuka umrah dengan dana talangan. Dikutip dari detik.com Rabu 3 Februari 2021, Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Zaky Zakaria, mengatakan, melihat ketentuan Arab Saudi melarang penerbangan dari Indonesia, berarti keberangkatan umrah akan ditunda sampai larangan tersebut dicabut. Sebelum penetapan larangan masuk Arab Saudi bagi Indonesia, umrah tahun 2021 sempat boleh diberangkatkan

diini kullih). Pertanyaannya kemudian, mampukah Islam itu ditampilkan sebagai kekuatan alternatif di tengah-tengah bangsa Amerika? Penampilan Islam ini tentunya banyak ditentukan oleh pemeluknya yang datang ke negara ini. Dan ini pulalah yang saya maksudkan dengan Amerika sebagai peluang dakwah (dakwah opportunity) yang sangat luas.

Amerika dan Dakwah Opportunity Akan tetapi bagi mereka yang sadar Islam, dari semua “opportunities” (ragam kesempatan) itu, kesempatan untuk mendakwahkan agama ini seharusnya menjadi pertimbangan utama dalam berimigrasi ke Amerika. Bahwa Amerika adalah “Daar adda’wah” atau negeri yang subur untuk mengembangkan dakwah Islam. Tentu dakwah dalam arti yang luas. Termasuk di dalamnya menjadi bagian dari masyarakat Amerika untuk membawa perubahan sosial kepada negara ini. Bahwa dengan keberadaan Umat Islam di Amerika berbagai “krisis moral” yang mengancam negara ini dapat diminimalkan. Amerika adalah negara dengan masyarakat yang sangat terbuka (open society). Artinya di Amerika itu segala sesuatu dapat tumbuh dan berkembang. Pada akhirnya kesuksesan atau keberhasilan setiap orang atau kelompok orang ditentukan oleh semangat “kompetisi” yang dimilikinya. Kita lihat misalnya bagaimana masyarakat Yahudi, dengan kuantitas yang kecil (minoritas) mampu membangun kekuatan atau pengaruh (influence) dalam kehidupan publik Amerika. Termasuk dalam mempengaruhi berbagai kebijakan pemerintahan Amerika. Di sinilah sesungguhnya Islam dapat tampil sebagai kekuatan alternatif. Secara konseptual (ajaran) Islam memang dahsyat. Tidak perlu dan memang tidak ada keraguan padanya (laa raeba fiih). Islam mampu menandingi ajaran mana saja (liyudzhirahu alad

America and the Lost Generation Namun demikian, dengan segala hal yang indah dan manis tentang Amerika itu, di sisi lain Amerika juga penuh dengan wajah yang buruk dan menyeramkan. Tidak selalu seindah seperti yang dibayangkan sebagian orang. Selain masih tingginya diskriminasi dan rasisme putih akibat mentalitas Amerika yang merasa “exceptional” (Istimewa). Juga hidup di Amerika itu penuh dengan goncangan yang dahsyat. Termasuk di dalamnya goncangan materialisme, individualisme, kapitalisme dan juga hedonisme. Semua “isme” (faham atau ideologi) itu jika tidak dibarengi oleh mentalitas yang solid (firm mentality) maka akan menimbulkan kegoncangan yang dahsyat dalam hidup manusia. Mental yang solid itulah iman manusia. Kerapuhan mental (iman) sebagian warga Muslim, khususnya kaum pendatang (imigran) di Amerika melahirkan banyak masalah yang serius. Termasuk di dalamnya kerapuhan generasi Islam itu sendiri. Bahkan tidak berlebihan jika kerapuhan tersebut pada tingkatan tertentu telah menimbulkan “lost generation” (generasi hilang). Terjadinya lost generation ini disebabkan oleh banyak faktor. Tapi beberapa faktor dominan dapat disebutkan di antaranya sebagai berikut: Satu, visi hidup yang salah. Dalam bahasa sederhana, visi hidup itu artinya niat kita dalam menjalani kehidupan ini. Ini berarti bagi masyarakat Muslim yang bermigrasi ke Amerika, niat imigrasi akan banyak menentukan gaya hidupnya di negara ini. Jika niatnya memang untuk dunia

maka dunia itu akan didapat (walau tidak pasti). Tapi pada akhirnya orang dengan visi keduniaan semata akan mengalami kerugian yang besar (khasarah). Dan kerugian terbesar itu ketika iman dan Islam menjadi tidak lagi sesuatu yang mendasar dalam hidup. Dua, visi hidup yang salah tadi menjadikan gaya hidup yang tidak lagi peduli dengan agama. Agama bagi sebagian warga Muslim seolah seremoni musiman. Beragama di saat Idul Fitri atau Idul Adha. Atau seringkali agama sekedar hiburan dan/atau pelampiasan. Hadir di pengajian atau kajian karena ajang kumpul dengan sesama teman yang disukai. Gaya hidup seperti ini melahirkan kelalaian dalam beragama. Dan salah satu dampak terbesar dari kelalaian itu adalah hilangnya perhatian kepada anak-anak (generasi). Generasi yang tidak mendapatkan perhatian yang cukup akan lambat laun tapi pasti semakin tidak peduli dengan agamanya. Tiga, gaya hidup yang tidak peduli dengan agama itu akan semakin memperbudak sehingga manusia semakin hanyut dalam rutinitas kesibukan mencari dunia yang tiada ujung. Kerja, kerja dan kerja, menjadi motto hidup. Tapi kerja dengan visi yang salah berakibat fatal. Betapa banyak orang tua imigran yang bekerja keras, membanting tulang siang dan malam untuk mencari dunia. Bertahuntahun, bahkan berpuluh-puluh tahun menghabiskan umur memburu dunia. Tapi anak (generasi) tidak mendapatkan perhatian yang cukup. Mengakibatkan hilangnya jatidiri (identity) generasi itu. Empat, perhatian agama yang cenderung bersifat seremonial sesaat. Agama ibaratnya obat instan sesaat. Jika sedang sakit kepala minum panadol niscaya kepala akan menjadi ringan. Di sinilah para kelompok pengajian atau masjid-masjid sering fokus mendatangkan guru-guru ngaji yang bisa mengajarkan dzikir-dzikir. Para orang tua kemudian diajari dzikir berjamaah. Tapi anak-anak dan generasi mudah

pada 4 Januari 2021. Perjalanan umrah tertunda pada 21 Desember 2020 saat ditemukan jenis baru virus corona yang dikhawatirkan berdampak buruk pada penyebaran COVID-19 di Arab Saudi. Menurut Zaky, larangan masuk Arab Saudi bagi Indonesia mengundang keprihatinan kita semua. Seperti pelarangan umrah sebelumnya, aturan kali ini juga terkait COVID-19. Arab Saudi pada 13 Desember 2020 sempat mengumumkan menang melawan pandemi COVID-19, tapi saat ini angka kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat sehingga ada larangan bagi WNI masuk negara itu. “Kemungkinan akibat peningkatan COVID 19 yang tajam di Indonesia. Saya sangat prihatin dengan pengumuman ini padahal Penyelenggara Umrah atau PPIU sedang semangat-semangatnya promosi program umrah,” tulis Zaky. D a l a m c a t a t a n Z a k y, penundaan pertama umrah terjadi pada 27 Februari 2020 ketika awal serangan pandemi

COVID-19. Artinya, hampir setahun bidang usaha umrah jatuh bangun menghadapi efek pandemi. Zaky berharap ada perhatian dari pemerintah supaya tidak terjadi penutupan usaha, PHK, dan efek domino lainnya. “Kami berharap pemerintah Indonesia memberikan perhatian ke bidang usaha umrah, haji, dan wisata ini untuk membantu dengan berbagai cara agar tidak terjadi dampak buruk pada pegawai, penyelenggara umrah, dan bidang terkait lainnya,” tulis Zaky. Meski prihatin dan berisiko mengalami dampak buruk akibat larangan masuk Arab Saudi bagi Indonesia, Zaky mengatakan tetap mendukung keputusan tersebut. Zaky berharap aturan ini berdampak baik bagi semua orang, sehingga perjalanan umrah bisa segera kembali dibuka. Terkait jumlah kasus COVID-19 di Indonesia, data BNPB mencatat 1.099.687 kasus positif pada Selasa (2/2/2021). Sebanyak 896.530 pasien berhasil sembuh sedangkan 30.581 lainnya meninggal. Total kasus

aktif pada pasien yang masih terinfeksi COVID-19 adalah 172.576 orang. Dengan statistik tersebut, Indonesia bersama 19 negara lain dilarang masuk Arab Saudi. Larangan ini dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dan dikecualikan pada warga Saudi yang akan kembali ke Saudi, diplomat, tenaga kesehatan, dan keluarganya. Sebanyak 20 negara yang dilarang masuk Arab Saudi itu adalah Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Republik Indonesia, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugis, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Lebanon, Mesir, India, Jepang. Aturan tersebut diberlakukan dalam rangka upaya pencegahan penyebaran COVID-19 yang berlaku mulai Rabu tanggal 3 Februari 2021. Larangan juga berlaku bagi pelaku perjalanan yang melakukan transit di 20 negara tersebut dalam kurun waktu 14 hari terakhir sebelum menuju Arab Saudi. Sementara itu,

Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi/penanggung jawab : Erfandi Putra Wakil Pimpinan Redaksi/pimpinan perusahaan: Gatot Susanto Redaktur Pelaksana : Titis Tri Wahyanti Redaktur: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir Biro Jakarta: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti KONSULTAN HUKUM : Andi Heriyanto SH

tetelantarkan. Apalagi jika guru-guru yang didatangkan itu, tidak saja secara bahasa inkapabel. Tapi juga ada “cultural gap” (wawasan budaya yang berbeda) dengan generasi muda. Dengan situasi seperti itu, generasi pertama imigran Muslim harusnya berimajinasi 10, 20 atau 30 tahun mendatang. Kira-kira siapa lagi yang akan meramaikan majelis-majelis dzikir dan kajian-kajian agama itu? Lima, kegagalan melakukan perubahan (adjustment) dengan keadaan yang berbeda. Amerika adalah Amerika dan bukan lagi negara asal. Barangkali kelompok pengajian atau masjid dikelola secara kelompok nasionalitas (asal negara). Tapi satu hal yang tidak bisa diabaikan adalah kenyataan bahwa kita telah hidup di sebuah negara dan bangsa yang punya karakter dan kecenderungan tersendiri. Mengelola pengajian dan/ atau masjid dengan “tribal mindset” (pemahaman Kesukuan atau Kebangsaan) akan menjadikan generasi kita merasa tersudutkan. Pergaulan dan dunia mereka jauh lebih luas dari dinding-dinding kabilah dan kebangsaan. Akibatnya generasi muda akan melihat bahwa kegiatan pengajian atau masjid bukan rumah mereka (they don’t belong to). Ada gap kejiwaan antara mereka dan pengajian (masjid) yang dikelola secara tribal itu. Apalagi dengan wawasan dan kultur yang tidak lagi menjadi bagian diri mereka secara dominan. Itulah beberapa faktor kenapa Komunitas Muslim di Amerika terancam. Bukan oleh ancaman Islamophobia atau rasisme White Supremacy. Tapi ancaman terbesar itu adalah kenyataan bahwa Komunitas Muslim Amerika menghadapi ancaman hilangnya generasi atau “lost generation”. Ingatkah kita kalau Borris Johson, Perdana Menteri Inggris, adalah keturunan Muslim? Bagaimana nasib anak cucu kita ke depan? Semoga Allah jaga! (*) New York, 27

Januari 2021 * Presiden Nusantara Foundation USA.

Judha Nugraha selaku Dirjen PWNI mengatakan bahwa WNI yang telah berada di sana masih bisa keluar wilayah dan pulang kembali ke Tanah Air. “Penutupan tersebut berlaku untuk masuk ke wilayah Kerajaan Arab Saudi bagi warga negara dari 20 negara, termasuk bagi warga negara lain yang masuk ke wilayah Arab Saudi melalui 20 negara dimaksud. Jadi WNI yang masih di Saudi masih bisa keluar,” ujar Judha, Rabu (3/2/2021). Sementara itu, melalui akun Instagram resmi @safetravel. kemlu, WNI diimbau untuk menunda perjalanan ke Arab Saudi, terutama ketika aturan larangan ini diberlakukan. “Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengimbau bagi Anda untuk menunda rencana perjalanan menuju Arab Saudi untuk sementara waktu,” lanjut keterangan di unggahan tersebut. Ada pun bagi WNI yang membutuhkan bantuan, agar dapat menghubungi pihak KBRI Riyadh : +966569094526 atau KJRI Jeddah : +966-50360 9667.* gas, det

secangkir kopi

Selamat Datang Universitas ‘Hayam Wuruk Perbanas’ Pandemi covid-19 memang meluluhlantakkan berbagai sendi kehidupan global. Ekonomi, sosial hingga pendidikan terkena imbasnya. Semua terjerembab dibuatnya. Khususnya di sektor pendidikan, kita sama-sama mengetahuinya hampir semuanya melalui daring untuk proses belajar mengajar. Tidak itu saja, di sektor pendidikan, terlebih di perguruan tinggi swasta, para pengelola harus pandai-pandai memutar otak. Hal ini tidak terlepas dari angka pendaftaran mahasiswa baru menurun. Dalam soal ini setiap perguruan tinggi angka pendaftaran mahasiswa baru berbedabeda. Ada yang turun drastis hingga sedang. Ada yang biasa-biasa. Akibatnya sebagian besar perguruan tinggi melakukan pengereman ekspansifnya. Pembangunan infrastruktur sangat berkurang. Terlebih perguruan tinggi swasta. Mereka yang terus melaju, karena mereka berhasil mengelola perguruan tingginya. Kalangan pendidikan, Selasa (2/2/2021), dibuat tercengang dengan STIE Perbanas Surabaya. Ada apa? Perguruan tinggi tersebut dengan penuh protokol kesehatan meresmikan Gedung C Kampus Wonorejo (Kampus II), menyusul peresmian Gedung A dan Gedung B yang diresmikan sebelumnya. Meski pembangunan gedung tersebut sebelum pandemi, tetapi yang patut kita apresiasi antisipasi owner (yayasan) dalam hal ini Yayasan Pendidikan Perhimpunan Bank Umum Nasional Swasta Jawa Timur membaca peluang ke depannya. Bila kita melihat fakta, kemajuan yang diraih STIE Perbanas Surabaya yang tak lama lagi akan menjadi Universitas Hayam Wuruk Perbanas itu memang berada pada taraf yang cukup menggembirakan. Pada ta-

Rendah Hati ...

► Sambungan hal 1

dari para netizen. Lewat fitur Insta Story, Dewi Sandra menunjukkan sejumlah pertanyaan dari warganet yang menanyakan tentang sifat langkanya itu. “Benar atau salah, nggak suka pamer atau sombong?” tanya seorang netizen. Ibu dua anak ini pun menjawab, bahwa dia memang tak bisa memamerkan apapun ke publik. Dia merasa tidak perlu ada hal yang perlu dipamerkan dalam hidupnya. “False (salah). Bukan nggak suka pamer, masalahnya nggak ada yang bisa dipamerin juga. Cantik? Banyak yang lebih cantik. Kaya? Banyak yang lebih kaya, pintar atau hebat? Banyak yang lebih kaya atau hebat,” jawab Sandra Dewi. Menurut Sandra Dewi, sikapnya itu dipegangnya karena dia merasa masih ada orang yang sebetulnya lebih hebat dibandingkan kehidupannya. Dia tak ingin sikap pamernya

Erfandi Putra Pemimpin Redaksi

hun 2020 dari 3.600 perguruan tinggi secara nasional, STIE Perbanas Surabaya menempati peringkat 85. Sementara pada tahun yang sama, untuk tingkat Jatim dari 318 perguruan yang ada, STIE Perbanas Surabaya menempati peringkat 12. Bila kita melihat, keberhasilan STIE Perbanas Surabaya tidak terlepas dari para pengelolanya yaitu visioner, motivator, terbuka, komunikator yang baik, memiliki komitmen dan mampu menempatkan diri. Suasana akademik yang kondusif di STIE Perbanas Surabaya dapat meningkatkan kualitas dosen dengan adanya interaksi antar civitas akademika dan didukung dengan fasilitas fisik yang sesuai standard an modern. Memang kualitas pimpinan akan membawa pengaruh besar bagi suatu kemajuan. Juga demikian di STIE Perbanas Surabaya. Lebih penting lagi, terjadinya sinergitas antara yayasan dan akademika yang terus berjalan baik selama ini mempunyai andil besar bagi keberhasilan perguruan tersebut. Ini harus dipertahankan. Mengapa? Banyak contoh rebut-ribut antara yayasan dengan akademika pada akhirnya meruntuhkan perguruan itu sendiri. Terakhir, kami dari dapur redaksi mengucapkan selamat atas keberhasilan STIE Perbanas Surabaya. Tak lupa, kami mengucapkan “Selamat Datang Universitas Hayam Wuruk Perbanas. Semoga perguruan tinggi dari Surabaya ini membawa keharuman untuk nusantara.(*)

malah akan mempermalukan dirinya. “Jangan pernah menganggap diri kita paling, paling, paling karena anda anda salah,” pungkasnya. Sudah menginjak usia 37 tahun, Sandra Dewi masih terlihat awet muda. Gaya penampilannya juga kerap disebut bak ABG. Seperti kali ini, dia terlihat santai dengan atasan putih panjang yang dipadukan dengan celana pendek berwarna army. Tidak ada kesan glamor. Selama ini Sandra Dewi merupakan salah satu artis yang dikenal rendah hati. Menikah dengan pengusaha kaya raya, Harvey Moeis, tak membuatnya tinggi hati. Sikap ini berbeda dengan sejumlah artis lain yang suka pamer kekayaan, mulai pamer rumah dan mobil, hingga liburan ke luar negeri. Padahal, dengan jadi istri orang kaya, gaya hidup Sandra Dewi bisa saja mewah, tapi perempuan cantik ini tidak berubah. Dia bilang, harta kekayaan hanya titipan Tuhan. * okz, sc

WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Lukman GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA : Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA : Bambang Sujarwanto NGANJUK : Iskandar Zulkarnaen Kediri KAB/KOTA : Iskandar Zulkarnaen JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Teguh Aryanto BANYUWANGI : Edhi Prasetyo bOJONEGORO: Ahmad Sampurno. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www.global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers


SAMBUNGAN

minggu ke-282 4 - 10 Februari 2021

Usung... ► Sambungan hal 1 Sementara dari akademika hadir Dr. Yudi Sutarso S.E., M.Si., Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya beserta jajarannya Mengingat masih adanya pandemi Covid-19, kegiatan peresmian berlangsung dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan jumlah yang hadir pun terbatas. Akan tetapi, warga kampus setempat dapat menyaksikan melalui media Zoom di rumah masingmasing. Acara berlangsung pukul 14.00 WIB dimulai dengan sambutan Ketua STIE Perbanas Surabaya dan Ketua Yayasan, dilanjutkan Penandatanganan Prasasti, serta potong pita sebagai tanda dimulainya pengoperasian Gedung C. Pengguntingan pita dilakukan oleh Herman Halim de-

Mogok...

► Sambungan hal 1 Myi Thet Oo juga menyatakan bahwa dirinya mogok kerja dan tidak pergi ke rumah sakit tempatnya bekerja Rabu (3/2/2021). Federasi Serikat Mahasiswa Seluruh Burma (ABFSU) juga mendesak pegawai pemerintah untuk berhenti bekerja untuk kabinet baru. Namun kondisi di Yangon tampak seperti biasa. Tidak ada pengamanan yang lebih ketat, meski warga marah me-

Kantongi...

► Sambungan hal 1 “Saya berhasil menelepon Pak Orient Riwu Kore hari ini tanggal 3 Februari 2020, diperoleh informasi bahwa benar yang bersangkutan pernah memiliki paspor Negara Amerika Serikat (AS) tanpa melepaskan status kewarganegaraan Indonesia dan yang bersangkutan memiliki paspor Indonesia diterbitkan tanggal 1 April 2019,” kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/2/2021). Zudan mengatakan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM terkait paspor dan kewarganegaraan Orient Kore sebagai WNI itu. Paspor tersebut diterbitkan oleh Imigrasi lantaran Orient Kore tidak pernah melepas kewarganegaraannya sebagai WNI. “Saya juga sudah berkoordinasi dengan Dirjen Imigrasi dan Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkum HAM terkait dengan paspor dan kewarganegaraan Orient Riwu Kore. Bahwa benar paspor tersebut diterbitkan oleh pihak Imigrasi karena Orient belum pernah melakukan pelepasan kewarganegaraan seb-

Hidupkan...

► Sambungan hal 1 Nah, kalau di sini belum menjadi tanah wakaf tapi dipinjamkan untuk dipakai oleh para pedagang,” ujarnya. Di Pasar Muamalah, dijelaskannya, pedagang bebas untuk keluar-masuk, dan siapa saja boleh berdagang di sini, tidak ada urusan dengan agama, politik, aliran ormas dan sebagainya. “Pokoknya di masyarakat biasa, siapa ingin berdagang dia datang, bahkan (pedagang) yang lewat juga sering lewat mampir ikut jualan, dipersilakan,” sebut Zaim. Tujuan lain, lanjut dia, untuk memfasilitasi para penerima sedekah/zakat yang menerima bantuan dalam bentuk koin dirham untuk ditukarkan dengan barang. “Orang diberikan zakat berupa koin 1 perak atau satu dirham, karena satuannya adalah dirham atau 2,97 gram, yang dibawa ke sini eh ketemu sembako, dia tukarkan sembako, ketemu madu dia tu-

mengalah pemasangan lift diletakkan diurutan terakhir. Sebagai Informasi bahwa Gedung C ini mempunyai 10 (sepuluh) lantai yang diperuntukkan antara lain untuk kelas perkuliahan , laboratorium, perpustakaan dan auditorium di lantai 10 dengan design berbentuk “theater” yang dapat menampung kurang lebih 800 orang. Gedung baru ini nantinya bisa menampung kegiatan 4.000 mahasiswa,"ujarnya. “Seluruh atap Gedung C ini telah kami pasang panel surya untuk memanen cahaya matahari sehingga diharapkan mampu menyediakan listrik secara mandiri dan menghemat biaya beban listrik. Kami terus berusaha dan berkomitmen untuk memajukan program pendidikan yang modern, mengembangkan sarana dan prasarana penunjang pendidikan, mendukung penuh pengembangan mutu

dosen dan tenaga kependidikan lebih optimal dan professional,” kata Herman Dia berharap kepada seluruh dosen dan pegawai dapat menjadikan kampus ini sebagai rumah kedua sehingga dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik dan lebih baik. Sudah sepantasnya kita bersamasama meramaikan, menjaga dan memelihara gedung ini dengan sebaik-baiknya supaya bisa memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya kepada kampus ini dan masyarakat .

Green Campus Pembangunan Gedung C

dan masjid ini adalah merupakan rangkaian pembangunan dari dua rangkaian gedung sebelumnya, yakni Gedung A dan Gedung B. Dengan demikian seluruh kegiatan di kampus I sudah dialihkan ke kampus II (Kampus Wonorejo).”Kami berniat ke depannya kampus 2 ini akan menuju ke green campus. Untuk sementara waktu, kegiatan kampus 1 kami non aktifkan dan untuk peruntukkanya masih dalam pembahasan Pengurus,” katanya. Untuk diketahui bahwa saat ini antar gedung telah terakses, sehingga dapat lebih mempercepat aktifitas di Kampus Wonorejo. “Dua” diantara “Tiga” gedung di kampus ini telah terpasang lift, kecuali Gedung A yang peruntukkannya antara lain untuk Kantor Rektorat Dan Yayasan yang masih belum terpasang lift dan sebagai “orang tua” kami

lihat penangkapan dan penggerebekan yang dilakukan militer terhadap pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi bersama sejumlah tokoh senior Partai National League for Democracy (NLD). “Militer telah memerintah kami selama lima dekade. Butuh begitu banyak upaya bagi kami untuk mendapatkan demokrasi dan itu hilang begitu saja, dalam semalam. Kami tidak lagi mengharapkan sesuatu yang baik dari negara ini,” kata Khin, seorang warga Myanmar yang berprofesi sebagai guru kepada The

Guardian. Hal serupa juga disampaikan oleh Myae (69), seorang eksporter yang melarikan diri ke Thailand akibat pemberontakan dan prodemokrasi pada 1988. “Saya benar-benar memandang rendah orang-orang ini (militer). Mereka tidak sah dan buta huruf. Mereka tidak memiliki kemampuan, atau hak, untuk memerintah kita. Mereka tidak menghormati rakyat,” kata Myae. Seruan untuk membebaskan Aung San Suu Kyi terus bergema di Myanmar. Suu Kyi hingga kini memang

tidak diketahui keberadaannya sejak penangkapan pada Senin (1/2/2021) dini hari. Bersamaan dengan penahanan Suu Kyi, lebih dari 100 anggota parlemen juga ditahan oleh militer di ibukota, Nay Pyi Taw. Kini, sebagian dari mereka dikabarkan telah dibebaskan. Tapi lokasi penahanan Suu Kyi simpang siur. Militer mengambil alih kekuasaan pada Senin dini hari dan memberlakukan kondisi darurat selama setahun setelah menuduh partai Suu Kyi melakukan kecurangan atas kemenangan pemilu baru-

baru ini. Partai yang dipimpin Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) menuntut pembebasan Suu Kyi. Partai itu juga meminta militer untuk menerima hasil pemilu pada November, yang dimenangi oleh NLD dengan lebih dari 80% suara. Akan tetapi, militer telah menunjuk komisi pemilihan dan kepala polisi baru. Padahal, komisi pemilihan sebelumnya tidak menemukan bukti kecurangan pemilu.

agai WNI untuk menjadi WNA,” ungkapnya. Lebih lanjut, Zudan mengatakan, saat ini status kewarganegaraan Orient Kore masih dalam pengkajian. Jika terbukti WNA, kartu keluarga dan KTP elektroniknya akan dibatalkan. Hal itu karena dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, kewarganegaraan adalah hulu dan pencatatan administrasi kependudukan adalah hilirnya maka kewarganegaraan seseorang akan mempengaruhi pencatatan administrasi kependudukannya. “Terkait status kewarganegaraan Orient P Riwu Kore, hasil koordinasi dengan Kemenkum HAM bahwa status kewarganegaraannya masih dalam pengkajian untuk menentukan bahwa yang bersangkutan masih WNI atau sudah menjadi WNA. Apabila terbukti Orient Riwu Kore adalah WNA maka KK dan KTPel-nya akan dibatalkan oleh Dinas Dukcapil,” tutur Zudan. Kemendagri lewat Dirjen Otda pun menggelar rapat dengan KPU dan Bawaslu untuk mendalami kasus ini serta mengumpulkan data-data soal Orient. “Rapat Kamis pukul 10.00,” kata Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga saat dihubungi, Rabu (3/2/2021), seperti dikutip dari detik.com.

Kastorius Sinaga mengatakan pihaknya segera mengambil tindakan menyikapi kasus tersebut. Dia menegaskan sikap yang diambil Kemendagri akan sesuai Undang-undang. Sebelumnya Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nusa Tenggara Timur (NTT), Emi Nomleni, mengaku belum mendapat informasi tentang status kewarganegaraan Orient Patriot Riwukore. “Artinya saya belum mendapatkan informasi ya, karena saya masih kondisi (kurang sehat), jadi saya belum bisa memberikan informasi dulu,” kata Emi.

karkan madu. Apapun yang dia perlukan itu ditukarkan dengan koin perak, koin emas dan yang lain-lain terserah,” tambahnya. Dalam video tersebut tampak makanan hingga barang yang dijual dihargai dengan dirham. Seperti brownies dihargai dengan setengah dirham, 6 buah roti seharga 1 dirham, hingga sandal seharga 2 dirham. Tampak salah satu penjual menunjukkan hasil jual beli berupa koin emas senilai 1 dinar dan koin silver senilai 2 dirham. Zaim Saidi menegaskan praktik perdagangan yang dilakukan di tempatnya tidak bertentangan dengan hukum. Pasar tersebut viral karena transaksinya menggunakan koin dinar dan dirham. Dirinya pun menegaskan hal itu hanyalah istilah. Koin dinar dan dirham yang digunakan di pasar tersebut bukan merupakan mata uang asing, melainkan hanya emas dan perak yang dijadikan alat tukar semata. Jadi, seperti sistem barter. “Jadi, yang harus dipahami adalah bahwa koin-koin ini bu-

ngan disaksikan oleh sejumlah pengurus yayasan serta jajaran STIE Perbanas Surabaya. “Marilah kita bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas perkenan-Nya pada hari yang berbahagia dan penuh keberkahan ini, Selasa, 2 Februari 2021, di tengah-tengah suasana pandemi covid 19 kita masih diberi kesehatan sehingga dapat berkumpul dalam acara Peresmian Kampus Wonorejo ini,” kata Herman. Dia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah memberi dukungan atas pembangunan gedung ini. Khususnya, kepada tim pembangunan, alumni, dan dosen serta tenaga kependidikan serta rekan-rekan lainnya yang tidak bisa kami sebutkan namanya satu per satu.

11 “Saya mengucapkan syukur dengan peresmian ini. Semoga ini semua menjadi kebanggaan kita semua,” katanya. Yudi Sutarso memgungkapkan pembangunan gedung C STIE Perbanas Surabaya di Kampus Wonorejo mengusung konsep ramah lingkungan. Pasalnya, atap gedung menggunakan teknologi Solar Cell, sehingga mampu memproduksi listrik tenaga surya dan ikut mendukung dalam menekan pemanasan global. "Nantinya, gedung ini dimanfaatkan proses perkuliahan dengan sejumlah ruangan, seperti perpustakaan, Laboratorium, Ruang kelas, hingga Auditorium berbentuk teater," katanya. Peresmian yang berlangsung di kampus baru itu mendapat pujian Prof. Dr. Ir Suprapto, DEA, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur. “Saya mengucapkan selamat atas diresmikannya

kampus baru STIE Perbanas Surabaya. Saya salut kepada pengelola perguruan ini, baik Yayasan maupun pengurus STIE Perbanas Surabaya. Mengapa? Di saat sejumlah perguruan tinggi tiarap, STIE Perbanas Surabaya malah berhasil meresmikan kampus baru. Ini sungguh prestasi,” katanya melalui daring dalam acara peresmian kampus tersebut. Buktinya, katanya, sudah jelas. Yakni pada tahun 2020 dari 3.600 perguruan tinggi secara nasional, STIE Perbanas Surabaya menempati peringkat 85. Sementara pada tahun yang sama, untuk tingkat Jatim dari 318 perguruan yang ada, STIE Perbanas Surabaya menempati peringkat 12. “Ini bukti kemajuan yang luar biasa. Saya juga ucapkan selamat dimana STIE Perbanas Surabaya dalam waktu dekat akan menjadi universitas,” katanya.(*)

Trauma Masa Lalu Pembangkangan sipil di Myanmar juga dipicu oleh

trauma masa lalu mengenai pengusiran kelompok Rohingya. PBB menuding militer Myanmar telah melakukan upaya genosida. Pada Agustus 2017, militan Rohingya melancarkan serangan di seluruh Rakhine dan memicu operasi militer, sehingga mendorong lebih dari 730.000 warga Rohingya pindah ke Bangladesh. PBB menyatakan, operasi militer tersebut merupakan pembunuhan massal, pemerkosaan, dan pembakaran yang dilakukan dengan niat genosida. Myanmar membantah pernyataan PBB tersebut.

Meski citra pemerintahan Aung San Suu Kyi telah rusak akibat kasus tersebut, tetapi dia masih populer di kalangan warga sebagai putri pahlawan kemerdekaan Myanmar. Terkait dengan kudeta militer di Myanmar, beberapa orang di Yangon meminta komunitas internasional untuk menekan militer. Sebelumnya dewan keamanan PBB mendapat kritik karena kegagalannya dalam menanggapi kasus Rohingya. Sampai saat ini, kelompok Rohingya tetap terdampar di kamp pengungsi yang jorok dan sempit di perbatasan. * cnni, wis

Bawaslu Sudah Wanti-wanti Saat dikonfirmasi, Bawaslu RI membenarkan Bupati Sabu Raijua NTT, Orient Riwu Kore, merupakan warna negara Amerika Serikat. Bawaslu RI juga mengirimkan surat keterangan dari Konsuler Amerika Serikat tentang masalah tersebut. “Iya,” kata anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, ketika dikonfirmasi mengenai kebenaran status Bupati Sabu Raijua, Orient Riwu Kore, WN Amerika Serikat, Rabu (3/2/2021). Karena itu, Fritz lalu mengirimkan surat berisi keterangan dari pihak konsuler Amerika Serikat itu. Surat yang menyatakan Orient Riwu Kore merupakan warga negara

Amerika Serikat itu ditujukan kepada Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua. “Bersama ini, kami menjawab surat bernomor 136/K.BawasluSR/HK.00.02/IX/2020, perihal pertanyaan status kewarganegaraan dari Bapak Orient Patriot Riwukore. Kami informasikan bahwa Bapak Orient Patriot Riwukore adalah benar warga negara Amerika,” tulis pernyataan dalam surat yang ditandatangani Kepala Bagian Konsuler Konjen AS, Eric. M. Alexander itu. Belum diketahui, tindak lanjut dari Bawaslu RI terhadap Orient Riwu Kore. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan telah melakukan konfirmasi terkait kebenaran hal tersebut ke Disdukcapil Kota Kupang. “Saat penerimaan dokumen calon, KPU Sabu mendapat rekomendasi Bawaslu yang mempertanyakan keabsahan e-KTP Calon atas nama Orient Riwu Kore dan untuk itu KPU Sabu telah menindaklanjuti dengan melakukan klarifikasi ke instansi yang menerbitkan dokumen tersebut, yaitu Disdukcapil Kota Kupang,” ujar Ketua KPU Provinsi NTT, Thomas Dohu. Thomas menyebutkan, dari hasil klarifikasi, disebutkan bahwa Orient Riwu Kore merupakan warga negara Indonesia. Hasil pengecekan ini juga telah di-

tuangkan dalam berkas acara (BA) klarifikasi. “Dengan hasil tertuang dalam BA klarifikasi bersama yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah benar WNI, alamat sesuai KTP,” kata Thomas. Oleh sebab itu, Thomas mengatakan, penetapan pemenuhan syarat Orient Riwu Kore sebagai peserta pemilihan Kabupaten Sabu Raijua sudah sah. “Benar dan itu sudah dilakukan tanggal 23 September, dilanjutkan pengambilan nomor urut paslon 24 September 2020,” tuturnya. Ketua Bawaslu Sabu Raijua, Yudi Tagihuma, menuturkan, pada Januari 2021, pihaknya menyurati Kedubes Amerika untuk mempertanyakan status kewarganegaraan Orient Kore yang terpilih sebagai bupati Sabu Raijua pada pilkada 9 Desember 2020. “Kami sudah menerima surat dari Kedubes Amerika di Jakarta. Kami tanya apakah dia masih warga negara Indonesia atau sudah menjadi warga negara Amerika, dan informasi dari sana benar Orient Riwu Kore warga negara Amerika Serikat,” ungkap dia. Cuplikan surat elektronik tersebut berbunyi “We would like to inform you that Mr Orient Patriot Riwukore is holding a US Citizenship (Kami ingin memberi tahu Anda bahwa Tuan Orient

Patriot Riwukore memegang kewarganegaraan AS)”. Yudi menyebutkan, Bawaslu sudah mewanti-wanti KPU untuk meneliti secara cermat keabsahan calon sebelum menetapkan sebagai peserta pilkada. Tapi Ketua KPU Sabu Raijua Kirenius Padji mengaku saat mendaftar sebagai peserta pilkada di daerah itu, Orient menyerahkan kartu tanda penduduk (KTP) warga negara Indonesia dan beralamat di RT 003 RW 001, Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kota Kupang. “Dukcapil Kota Kupang sudah mengeluarkan berita acara tentang keabsahan KTP,” kata dia. Orient P Riwu Kore ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun Bawaslu menemukan dokumen bahwa bupati terpilih Sabu Raijua itu merupakan warga negara Amerika Serikat. Bawaslu Sabu Raijua sudah menindaklanjuti temuan ini. Surat dikirim ke KPU dan Bawaslu di tingkat provinsi hingga tingkat pusat. “Bawaslu sudah bersurat kepada KPU, Bawaslu Provinsi, KPU Provinsi, dan KPU RI berkaitan dengan dokumen yang sudah kami dapatkan dari kedutaan besar. Hasilnya bagaimana, secara hierarki berjenjang, mudah-mudahan dalam satu-dua hari ada tindak lanjutnya,” ujarnya. Dalam Pilkada 2020, Orient P Riwu Kore berpasangan dengan

Thobias Uly. Berdasarkan Sirekap KPU, pasangan calon (paslon) nomor urut 02 ini mendapatkan 21.359 suara (48,3%). Mereka mengalahkan paslon 01 Nikodemus H Riki Heke-Yohanis Uly Kale yang mendapatkan 13.292 suara (31,1%) dan paslon 03 Takem Irianto Radja Pono-Herman Hegi Radja Haba yang memperoleh 9.569 suara (21,6%). Berdasarkan data di situs KPU, Orient Patriot Riwu Kore lahir di Kupang pada 7 Oktober 1964. Di situs KPU pun diunggah scan e-KTP Orient. Orient tercatat berdomisili di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kupang, NTT. Orient menikah dengan Trinidad Martinez dan memiliki dua anak. Orient tercatat memiliki pendidikan terakhir sebagai sarjana ilmu administrasi niaga dari Universitas Nusa Cendana (Undana). Orient memulai karir dengan bekerja di Yayasan IE RAI Kupang pada 1984-1989. Dalam periode tersebut, dia menjabat manajer keuangan dan manajer operasional. Orient sempat bekerja di Garuda Indonesia Group di Jakarta sebagai tax controller pada 19891992. Setelah itu, Orient bekerja sebagai manajer keuangan di perusahaan telekomunikasi di Los Angeles, AS, pada 1994. Karier Orient di Negeri Paman Sam tercatat hingga 2007. * det, wis

kan jenis mata uang. Ini seperti halnya jagung, atau cincin, atau kedelai tadi itu, kalau orang datang ke sini ‘saya mau tukar madu sampeyan dengan 1 perak’ boleh. Nah, kelihatannya yang menjadi ramai adalah karena di situ (koin) ada kata-kata dinar atau dirham, kecil. Tapi, ini bukan namanya, bukan nama koin ini dinar dan dirham. Nama koin ini adalah koin perak seperti yang tertulis di atas koinnya. Begitu juga yang koin emas, ini koin emas,” paparnya. Lantas, apa maksud dari kata dinar dan dirham yang tertera di koin tersebut? Dia menjelaskan dalam tradisi Islam dikenal satuan berat dengan istilah dinar atau dirham. Jika di Indonesia, umumnya lebih mengenal gram sebagai satuan berat. “Di dalam perdagangan Islam, dalam muamalah, satuan berat itu dikenal dengan sebutan mithqal atau dinar, yaitu 4 1/4 gram. Makanya di dalam koin itu juga ditulis bawa 1 perak adalah sama dengan 1 dirham yang sama dengan 2,975 gram

perak,” jelas Zaim. Meskipun dinar dan dirham dijadikan sebagai nama mata uang sejumlah negara, dia menegaskan koin dinar dan dirham yang digunakan di Pasar Muamalah tak ada hubungannya dengan mata uang asing. “Di sini memang alat tukar apa saja boleh dipakai kecuali mata uang asing. Mata uang asing dinar kah namanya, dirham kah namanya, dolar kah namanya, real kah namanya, haram di Pasar Muamalah, tidak boleh,” tegasnya. Untuk itulah, dia berani menjamin bahwa perdagangan yang melibatkan dinar di Pasar Muamalah tidak melanggar hukum. Koin emas dan perak yang digunakan selayaknya sistem barter saja. “Tidak ada di sini (Pasar Muamalah) mengatakan bahwa ada alat pembayaran lain yang sah selain rupiah. Nah, tapi kalau orang mau menukarkan jagung dengan beras ya tidak ada larangan. Dengan kata lain

semua transaksi yang terjadi di Pasar Muamalah tidak ada yang bertentangan dengan hukum,” tambahnya. Namun Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan bahwa berdasarkan UU Mata Uang pasal 21 Rupiah wajib digunakan untuk transaksi. “Rupiah wajib digunakan untuk transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran, penyelesaian kewajiban yang harus dipenuhi dengan uang dan transaksi keuangan lainnya,” kata dia seperti dikutip dari detik.com Rabu 3 Februari 2021. Menurut dia jika ada transaksi yang terjadi di Indonesia dan menggunakan mata uang non rupiah seperti dirham maka melanggar pasal tersebut. Sanksinya pidana kurungan paling lama satu tahun dan pidana denda paling banyak Rp 200 juta. “Kalau ada yang menolak untuk menerima rupiah yang dimaksudkan untuk pembayaran juga dikenakan sanksi pidana yang sama (pasal 33),” jelas dia.

Pendiri PIRAC Lalu siapa Zaim Saidi? Pemikiran dan biografi pria ini sebelumnya pernah diulas Bachtiar Erwin dalam tesisnya yang berjudul ‘Konsep Ekonomi Syariah Perspektif Zaim Saidi (2017)’. Dikutip dari tesis tersebut, Zaim Saidi lahir di Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada 21 November 1962. Dia menikah pada 1994 dengan Dini Damayanti. Zaim Saidi merupakan alumnus Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 1986. Pada 1991, ia memperoleh Public Interest Research Fellowship dari Multinational Monitor (Washington DC). Pada 1996, ia menerima Merdeka Fellowship dari pemerintah Australia dalam rangka 50 tahun kemerdekaan RI. Beasiswa tersebut dimanfaatkan untuk studi banding tentang perlindungan konsumen serta menempuh studi S-2, Public Affairs di Depart-

ment of Government and Public Administration di University of Sydney, Australia. Pada 2005-2006, Zaim Saidi belajar lebih jauh tentang muamalat dan tasawuf langsung pada Syekh Umar Ibrahim Vadillo dan Syekh Dr Abdul Qadir as-Sufi, sambil melakukan penelitian di Dallas College, Cape Town, Afrika Selatan. Hasil studinya ini ditulis dalam buku ‘Ilusi Demokrasi: Kritik dan Otokritik Islam’. Selain itu, Zaim Saidi pernah aktif di berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), antara lain Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). Dia juga pernah mengasuh dua acara talkshow di televisi, yakni Kamar 619, yang bertemakan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan di Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) pada tahun 2000, serta Gerbang Agribisnis di TVRI sejak 2002. * det, hud

Apresiasi LLDIKTI Jatim Sementara itu, Dr. Yudi Sutarso S.E., M.Si., Ketua STIE Perbanas Surabaya dalam sambutannya mengatakan, dengan diresmikannya Kampus Wonorejo ini diharapkan dapat meningkatkan semangat. Terutama dalam persiapan menuju langkah berikutnya, yaitu ke universitas yang tak akan lama lagi.


STIE PERBANAS SURABAYA

minggu ke-282

4 - 10 Februari 2021

Halaman 12I minggu

ke-282, 4 - 10 Februari 2021

STIE Perbanas Surabaya ‘Menjadi’ Universitas Hayam Wuruk Perbanas

P

eresmian Gedung C, STIE Perbanas Surabaya di Kampus Wonorejo, tepatnya di JL. Wonorejo Utara 16 Rungkut, Surabaya, Selasa (2/2/2021) menjadi tonggak bersejarah bagi perguruan tersebut. Ini bila dikaitkan dengan tak lama lagi STIE Perbanas Surabaya akan menjadi sebuah universitas. Bertransformasi menjadi universitas merupakan salah satu fokus Yayasan Pendidikan Perhimpunan Bank Umum Nasional Swasta Jawa Timur, yayasan yang menaungi pergurun tersebut. Yayasan menyadari untuk melangkah ke sebuah (berganti menjadi) universitas tidak mudah. Apalagi persaingannya semakin sengit. Bertolak kepada kenyataan inilah, pembangunan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting yang harus dipersiapkan oleh yayasan. Di samping prestasi akademis juga penting. Di sektor akademis, STIE Perbanas Surabaya (Kampus Bisnis dan Perbankan Terbaik Dengan Akreditasi A) ini memang tidak diragukan lagi. Dengan demikian, menjadi perguruan ini sudah sepatutnya untuk menjadi sebuah universitas. Seluruh jajaran Pengurus Yayasan sendiri, seperti dikatakan Drs. Ec. Herman Halim MBA, Ketua Yayasan Pendidikan Perhimpunan Bank Umum Nasional Swasta Jawa Timur, berubah menjadi sebuah universitas sudah menjadi pemikiran sejak lama. Mengapa? Karena Yayasan menginginkan perguruan ini terus bergerak maju dari waktu ke waktu. Bahkan yayasan berfikir jauh, dimana nantinya universitas yang tak lama lagi resmi berdiri itu dapat menatap globalisasi. Artinya, perguruan yang mengglobal menjadi pemikiran Yayasan juga. Hal ini dilandasi oleh keadaan semata. Bagi Indonesia, pada kurun waktu 10-15 tahun ke depan, perguruan tinggi akan menghadapi berbagai tantangan besar yang perlu direspon dengan bijaksana oleh penyelenggara pendidikan tinggi. Globalisasi ekonomi dan revolusi teknologi informasi adalah dua kekuatan besar yang amat mempengaruhi dunia perguruan tinggi Indonesia pada masa-masa mendatang. Kalau lembaga pendidikan tinggi nasional tidak mampu merespon tantangan globalisasi ini dengan memadai, diperkirakan lembaga tersebut akan tidak mampu mempertahankan eksistensinya di masyarakat dan secara pelan tapi pasti akan kehilangan peranannya. “Ini kami sadari jauh-jauh hari sebelumnya dan kami harus menuju ke arah tersebut. Tuntutan zaman sudah menstimulus terjadinya lonjakan yang begitu dinamis sehingga menjadi keharusan untuk direspon agar kami memberikan kontribusi positif pada dunia pendidikan dengan nyata. Yayasan menyadari hal itu. Karenanya, kami telah mempersiapkan semuanya itu sesuai dengan kemampuan yang ada dengan mengembangkan strategi-strategi survival yang tepat,” kata Herman Halim. Untuk menuju ke arah sana, banyak hal yang kini dibenahi, mulai dari sumber daya manusia (SDM), kurikulum hingga sarana prasarana. Menjadi universitas nampaknya menjadi sebuah kebutu-

Gedung STIE Perbanas Surabaya yang taklama lagi akan menjadi Universitas

han. Mengingat selama ini STIE Perbanas sudah mampu untuk mengelola pendidikan dengan baik. “Kita sudah menjadi yang terbaik dalam banyak hal untuk kelas Sekolah Tinggi di seluruh Indonesia. Seperti yang dikatakan oleh Prof. Dr. Ir Suprapto, DEA, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur dimana pada tahun 2020 dari 3.600 perguruan tinggi secara nasional, STIE Perbanas Surabaya menempati peringkat 85. Sementara pada tahun yang sama, untuk tingkat Jatim dari 318 perguruan yang ada, STIE Perbanas Surabaya menempati peringkat 12. Ini fakta,” kata Herman. Untuk itu, dikatakan Herman, saat ini yayasan dan pihak kampus tentunya sudah mempersiapkan tim menuju ke arah sana. Anggota tim adalah orang-orang terpilih yang dianggap mampu untuk membawa perubahan dari sekolah tinggi ke universitas. Selain itu, untuk mendukung aktivitas kampus, yayasan berupaya untuk melengkapi sarana dan prasarana yang ada. Infrastrukur benarbenar dipersiapkan. Terakhir yakni peresmian Gedung C di Kampus Wonorejo. Tahun 2021 menjadi semangat baru bagi civitas akademika STIE Perbanas Surabaya. Pasalnya, mulai Januari kemarin mereka sudah menempati lokasi kampus yang baru. Selain itu, Kampus Bisnis dan Perbankan Terbaik ini menggelar Peresmian Gedung Baru di Kampus Wonorejo, tepatnya Jalan Wonorejo Utara 16 Rungkut, Surabaya. Pembangunan Gedung C STIE Perbanas Surabaya di Kampus Wonorejo mengusung konsep ramah lingkungan. Pasalnya, atap gedung menggunakan teknologi Solar Cell, sehingga mampu memproduksi listrik tenaga surya dan ikut mendukung dalam menekan pemanasan global. Nantinya, gedung ini dimanfaatkan proses perkuliahan dengan sejumlah ruangan, di antaranya: Perpustakaan, Laboratorium, Ruang kelas, hingga Auditorium berbentuk teater. Herman menyampaikan kebahagiaan perjalanan kampus STIE Perbanas Surabaya sudah berusia lebih dari setengah abad hadir di dunia pendidikan di negeri Indonesia. Pihaknya pun berharap kampus yang dinaunginya semakin maju dan akan menjadi lebih baik, khususnya menyambut perubahan bentuk perguruan tinggi dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas.

”Saat ini masih menunggu waktu visitasi dari tim evaluator. Untuk ini kami mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh civitas akademika STIE Perbanas Surabaya untuk kelancaran proses ini. Dan, harapannya pada Maret 2021 surat keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah kita terima,” katanya. STIE Perbanas Surabaya pun telah siap bertranformasi menjadi universitas. Ada 6 program studi (prodi) yang kini sudah buka pendaftaran, yaitu: Magister Manajemen, Sarjana Akuntansi, Sarjana Manajemen, Sarjana Ekonomi Syariah, Diploma 3 Akuntansi, dan Diploma 3 Perbankan dan Keuangan. Dalam waktu dekat ini, pihaknya juga segera membuka tiga prodi baru di Fakultas Teknik, yaitu Prodi Sarjana Ilmu Komputer, Sarjana Sistem Informasi (SI), dan Sarjana Desain Komunikasi Visual (DKV). “Akhirnya, kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung ini, kami sampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya, mudah-mudahan kerja keras kita semua ini akan membuahkan hasil yang lebih baik. Terutama usaha-usaha kita untuk melangkah menjadi sebuah universitas,” kata Herman. Pada Rabu (3/2/2021), dilakukan visitasi menuju perubahan bentuk dari STIE Perbanas Surabaya menuju Universitas Hayam Wuruk Perbanas. Perubahan ini karena adanya penambahan prodi baru, yakni Prodi Sarjana Ilmu Komputer atau Informatika, Prodi Sarjana Sistem Informasi, dan Prodi Sarjana

Desain Komunikasi Visual. “Untuk ini kami mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh sivitas akademika STIE Perbanas Surabaya agar semua lancar sesuai harapan kita semua. Insya Allah pada bulan Maret 2021, Surat Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah kami terima,” katanya. Dengan demikian perubahan bentuk ini akan seiring dengan tema Dies Natalis STIE Perbanas Surabaya beberapa waktu yang lalu tanggal 29 Januari 2021 yaitu “Beyond a Half of Century : Toward a New Journey “ maka dengan perjalanan baru ini kami mengharapkan semua sivitas akademika menjadi seorang marketing karena hal ini perlu me rebranding kepada masyarakat umum untuk mengenali kita kembali. Tingkatkan Semangat Sementara itu, Dr. Yudi Sutarso S.E., M.Si., Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya dalam sambutannya mengatakan, dengan diresmikannya Kampus Wonorejo ini diharapkan dapat meningkatkan semangat. Terutama dalam persiapan menuju ke universitas yang tak akan lama lagi. Setelah diresmikan Kampus C, pihaknya juga masih menanti perubahan bentuk perguruan tinggi dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas. ”Saat ini (proses perubahan Universitas) masih menunggu waktu visitasi dari tim evaluator. Harapannya pada bulan Maret 2021 surat keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah kami terima,” katanya. adv

Herman Halim (kiri) bersama Yudi Sutarso

Masjid dilingkungan Kampus Wonorejo

Solar Cell diatap gedung Kampus C Wonorejo

Lahan parkir yang luas di Kampus C Wonorejo

Lapangan Futsal di Kampus C Wonorejo

Inilah Cikal Bakal STIE Perbanas Surabaya

Khususnya, para bankir pasti tak akan melupakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya. Pasalnya, kampus inilah yang menjadi kawah candradimuka untuk menyiapkan bankir andal yang siap bekerja. Padahal, awalnya perguruan tinggi yang sekarang megah itu sekitar tahun 1960-an hanya berupa lembaga kursus. Ketika itu, sang pendiri, Widianto Tedja dan Agus Wijaya, membuka Kursus Kader Bank Tingkat A untuk lulusan SLTP dan Kursus Kader Bank Tingkat B untuk lulusan SLTA. Kursus tertulis untuk umum ini pada tahun 1967-1968 dilengkapi dengan Pendi-

dikan Kader Bank B untuk para karyawan dan karyawati bank-bank di Surabaya, baik bank pemerintah maupun bank swasta. Karena itu pula lembaga pendidikan non-formal ini pesertanya kebanyakan para karyawan bank di Kota Pahlawan. Maliki Tedja, SH, Ketua Dewan Pembina Yayasan yang juga mantan Kepala Kantor Wilayah BCA Jawa Timur, mengatakan, dirinya bangga dengan STIE Perbanas yang dirintis oleh sang adik, Widianto Tedja, tersebut. Apalagi tak lama lagi menjadi universitas bertaraf internasional. Karena itu Maliki Tedja ikut kagum dengan perkembangan pesat per-

guruan tinggi tersebut. Dia juga mengaku bangga telah menunjuk penggantinya: Drs. Ec. Herman Halim.MBA. Herman yang juga Direktur Utama PT. Bank Maspion Indonesia Tbk ditunjuk oleh Maliki Tedja sebagai Ketua Yayasan STIE Perbanas Surabaya pada tahun 1997. Herman Halim sendiri yang menjabat ketua yayasan hingga saat ini, terus berupaya menjalankan amanah para pendiri yayasan itu dengan sebaik-baiknya. “Saya sendiri tahu, bagaimana usaha-usaha yang tak mengenal lelah para pendiri, untuk mendirikan dan memajukan perguruan tinggi

ini. Meski saya masuk yayasan bukan dari awal pendirian, tetapi saya mengetahui perjalanan berdirinya kampus ini baik langsung, maupun tak langsung. Saya kerap mendengar cerita dari Pak Maliki Tedja perihal hal ikhwal kampus ini. Intinya,STIE Perbanas Surabaya itu didirikan oleh perseorangan, yakni adik kandung Pak Maliki Tedja sendiri yang bernama Widianto Tedja, bukan didirikan oleh institusi lainnya,” kata Herman Halim. Kini STIE Perbanas Surabaya terus menapaki berbagai kemajauan dan siap berubah menjadi universitas. Juga demikian dengan para lulusannya, dimana tingkat keterserapan yang cukup

tinggi. Tak dapat dipungkiri. Para lulusan STIE Perbanas Surabaya cukup banyak yang terserap dalam dunia kerja. Hal ini tidak terlepas dari peran serta yayasan dan akedemika. Dalam membantu keterserapan lulusan di dunia kerja, Perbanas Career Center (PCC) telah memberikan pembekalan bagi mahasiswa yang menjelang lulus dengan pengetahuan dan keterampilan menghadapi dunia kerja. Selain itu lulusan juga dibantu memperoleh akses ke industri melalui berbagai program kerja antara lain Campus Hiring dan Perbanas Banking Job Fair. Cukup banyak bank dan perusahaan yang bergabung dalam hal ini.*


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
GLOBAL NEWS Edisi 282 by Redaksi Gnews - Issuu