Skip to main content

GLOBAL NEWS Edisi 265

Page 1

langganan Rp 28.000,-/Bulan eceran minggu ke-265 Rp-7.000,8 14 Oktober 2020

pengaduan

0813 3194 8446

hotline redaksi

minggu ke-265

031 - 8281712

8 - 14 Oktober 2020

gnewsredaksi@gmail.com

gnewsredaksi

TEROPONG

Kisah dr. Ninoek Kehilangan Suami di Depan Mata karena Covid-19

‘Al-Quran Menjadi Obat Tegar bagi Saya’

Adinda LMP

Obat Antivirus Remdesivir

Inilah Tiga Merek yang Disetujui BPOM Obat antivirus remdesivir telah mendapat persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM untuk dipakai sebagai terapi pengobatan pasien COVID-19 di Indonesia. Merek pertama yang mendapat izin BPOM merupakan produksi Aspiro Pharma Limited, India untuk Hetero Labs Limited dengan nama Covifor. Covifor diimpor oleh perusahaan farmasi PT Kalbe Farma Tbk bekerjasama dengan PT Amarox Pharma Global yang merupakan anak perusahaan Hetero. Menurut rencana obat yang diproduksi atas lisensi Gilead Sciences, Amerika Serikat ini akan dijual dengan harga Rp 3 juta per dosis. l BACA: Inilah, di Hal 5

Ada-ada Saja

Pemuda Lajang Nikahi Nenek 'Luna Maya'

Sebagai tenaga kesehatan, saya (dr. NinoekPudjiasih) bersama keluarganya berusaha konsisten untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Protokol kesehatan untuk tidak tertular Covid-19 benarbenar diterapkan. Namun entah dari mana keluarga tersebut tertular. Pada hari Sabtu (29/8/2020) dan Minggu (30/8/2020) malam, suaminya menggigil dan sedikit batuk, beliau mencoba untuk memberi obat demam yg ada di rumah, namun nggak bisa turun demamnya. Beliau mulai was-was, jangan-jangan ini covid-19. Senin (31/8/2020) pagi menyusul, dr. Ninoek mulai demam dan kepala pusing, ditambah batuk sedikit-sedikit.

Seorang pemuda lajang di Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah (Kalteng), bernama Rizky (26) jatuh cinta kepada Armina, nenek berusia 62 tahun. Cinta keduanya berujung pernikahan. "Saya merasa senang dan bahagia setelah menikah," kata Rizky di Buntok, seperti dilansir Antara, Senin (28/9/2020). Pernikahan Rizky dengan Armina atau dikenal dengan panggilan 'Luna Maya' itu dilaksanakan di Buntok pada Jumat (25/9). Pernikahan sejoli yang terpaut usia 36 tahun itu pun langsung viral di media sosial. "Karena saya memang cinta dari dalam hati kepada Luna Maya," katanya ketika ditemui di rumah istrinya di Jalan Kartini Gang Kartini 1, Buntok. Rizky, warga Kelurahan Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, mengaku sudah lama mengenal dan mengagumi sosok Luna Maya melalui video yang dibagikan orang di media sosial Facebook. Dalam video itu, l BACA: Pemuda, di Hal 5

Akhirnya pagi itu juga suami istri ini ke RS PHC untuk swab. Esok paginya dapat WA dari RS PHC, ternyata hasilnya positif. Karena mereka berdua positif, akhirnya anak kembarnya diperiksakan swab di RS PHC, kembar tanpa demam dan hanya hanya batuk kadang-kadang saja. Ternyata hasilnya positif juga. Rabu (2/9/2020) pagi mereka berempat minta tolong ke teman sejawat , l BACA: Al-Quran ...Hal 10

Dari kiri kekanan, Hafidz, dr. Ninoek, Helmi, Syahnaz (menantu), Almarhum Tri Yanuar, Hanif

JATIM KELUAR DARI ZONA MERAH

Jokowi Perintahkan Vaksinasi 2020-2022

JAKARTA (GN) – Jawa Timur dan Sulawesi Selatan akhirnya keluar dari “zona merah” risiko penularan virus Corona. Kondisi ini merupakan hasil dari analisis mingguan Satgas pada 27 September - 4 Oktober 2020. Pasien sembuh dari Covid-19 di Jawa Timur juga terbanyak setelah DKI Jakarta. Hingga Rabu 7 Oktober 2020 pasien sembuh terbanyak dari DKI Jakarta sebanyak 67.216. Diikuti Jawa Timur dengan 39.273 pasien sembuh dan Jawa Tengah dengan 17.617 pasien sembuh. Selain itu, ada kabar gembira lagi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Perpres ini diterbitkan pada Senin (5/10/2020) dan diundangkan pada Selasa (6/10/2020) kemarin. l BACA: Jokowi...di Hal 2

Rizky bersama sang istri

HUMAS PEMPROV JATIM

DIREKTUR EKPKD Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Dr Akbar Ali M.Si, menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (7/10/2020).

Jatim Dapat Penghargaan Lagi

SURABAYA (GN) Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih prestasi kinerja tertinggi atas Evalu-

Didemo dan ‘Dijual’ Murah, Gedung DPR Dibelit Corona JAKARTA (GN) - DPR terus jadi sasaran hujatan para demonstran anti-UU Cipta Kerja. Hingga Rabu 7 Oktober 2020, massa berdemonstrasi di sejumlah daerah. Bahkan mereka akan menggelar demonstrasi besar pada Kamis hari ini. Sayang, ada sebagian massa melakukan aksi anarkis. Massa mahasiswa Universitas Indraprasta atau Unindra misalnya menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di bawah kolong

CNNIndonesia

SEBANYAK 39 orang terindikasi pelajar ditangkap saat hendak mengikuti demo tolak UU Cipta Kerja di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 7 Oktober 2020.

jembatan layang Pasar Rebo Jakarta Timur Rabu kema-

rin. Begitu pula di Bandung Jawa Barat.

SURABAYA (GN) Janda bolong tiba-tiba jadi buah bibir. Masyarakat awam pun jadi penasaran, sementara penghobi tanaman hias heran karena tanaman yang sebelumnya dianggap biasa-biasa ini harganya melambung. Di masa pandemi Covid-19, banyak orang dilanda kejenuhan karena keterbatasan beraktivitas di luar rumah. Untuk mengatasi dan mengurangi stres, beberapa orang memilih menyalurkan hobinya yang sebelum masa pan-

l BACA: Didemo...di Hal 5

Antara Tugas, Liburan, Bisnis dan Menikahi Orang Indonesia Semakin banyak warga asing belajar Bahasa Indonesia. Salah satunya warga Irlandia dan Rusia yang sekarang antusias belajar Bahasa Indonesia. Mereka ingin belajar Bahasa Indonesia karena ingin bekerja di Indonesia, liburan ke Bali, ingin bisnis, dan menikah dengan orang Indonesia. Brugha, Duta Besar Irlandia, di Addis Ababa setelah menerima dua buku berbahasa Indonesia yang diberikan oleh Duta Besar Al Busyra Basnur di KBRI Addis Ababa, Selasa (6/10/2020). Buku tersebut berjudul “Diplomasi Publik, Catatan, Inspirasi dan Harapan” (2018) dan “Catatan Duta Besar Republik Indonesia, ETHIOPIA” (2020) yang ditulis oleh Duta Besar Al Busyra Basnur. Kepada wartawan Global News, Rabu 7 Oktober 2020, Duta Besar Al Busyra Basnur mengaku senang

DUBES Irlandia Nicola Brennan-Brugha belajar Bahasa Indonesia lewat buku karya Dubes RI untuk Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur.

dua bukunya menjadi inspirasi bagi Nicola Brennan-Brugha untuk memperdalam penguasaan Bahasa Indonesia.

Meskipun baru pertama kali berjumpa, pertemuan kedua Duta Besar dari dua negara bersahabat tersebut berlangsung

asi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2019 atas Laporan Penyelengaraan

Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2018 dari Kementerian Dalam Negeri. l BACA: Jatim...di Hal 10

Tanaman Hias, antara Bisnis dan Tingkatkan Imun

KETIKA ORANG ASING ANTUSIAS BELAJAR BAHASA INDONESIA

DUTA Besar (Dubes) Irlandia tampak asyik membaca buku karya Dubes RI untuk Ethiopia, Djibouti, dan Uni AfrikaAl Busyra Basnur. Ternyata Dubes Irlandia ini memiliki tujuan selain agar lebih mengenal Indonesia, juga untuk memperlancar kembali Bahasa Indonesia-nya. “Saya akan mengembalikan kemampuan saya berbahasa Indonesia dengan membaca dua buku ini. Saya sangat kehilangan Indonesia setelah meninggalkan negara itu sejak tahun 1994,” kata Nicola Brennan-

@RedaksiGnews

Redaksi Gnews

dalam suasana yang akrab. Bahkan keduanya berbicara menggunakan Bahasa Indonesia. Duta Besar Nicola adalah Duta Besar Irlandia yang baru tiba di Addis Ababa awal September 2020. Dia bertemu dengan Duta Besar Al Busyra Basnur untuk memperkenalkan diri sebagai Duta Besar yang baru sekaligus melepas rindunya terhadap Indonesia. “Duta Besar Nicola pernah tinggal di Indonesia selama tujuh tahun, sejak 1987 sampai 1994. Pada waktu itu Nicola bekerja untuk NGO Inggris Voluntary Service Overseas (VSO) ditempatkan di Indonesia. Bahasa Indonesianya bagus,” kata Duta Besar Al Busyra Basnur. l BACA: Antara ... di Hal 10

GN/Retno Asri

Tak perlu harus mengikuti tren untuk menyalurkan hobi menanam tanaman hias.

demi tak sempat disalurkan karena kesibukan kerja. Maraknya hobi menanam tanaman hias yang kini kembali digeluti banyak orang, seir-

ing pandemi Covid-19, membuat beberapa jenis tanaman digoreng hingga harganya naik berlipat-lipat. Janda bolong (Monstera),

l BACA: Tanaman...di Hal 10

Lho Iki Lak

Surabi Mini Laris Manis DOKTER Ncyta Gina menambah panjang daftar selebritas yang mengadu peruntungan lewat usaha kuliner yang menjadi hobinya. Perempuan cantik ini bersama suaminya memilih usaha surabi mini durian. Melalui akun Instagram pribadinya, perempuan yang berprofesi sebagai dokter ini mengungkapkan awal dia mendirikan usaha surabi. Ia menyebut usahanya itu tercetus dari sang suami, Rizky Kinos.

Ncyta Gina l BACA: Surabi... Hal 2


politik - opini

2

In-Shaa Allah Itu!

Oleh: Imam Shamsi Ali* UNGKAPAN ini tiba-tiba menjadi popular dan trading/ viral di media sosial sejak diucapkannya oleh Capres dari Partai Demokrat, Joe Biden, saat acara debat kandidat presiden Amerika Serikat beberapa malam lalu. Ketika itu moderator debat, Chris Wallace, bertanya kepada kandidat Republican Trump tentang bayaran pajaknya yang diberitakan hanya $750 selama tahun 2016 dan 2017 oleh New York Times. Trump justru mengatakan bahwa dia membayar pajak berjuta-juta US$. Saat itulah Joe Biden tiba-tiba mengatakan: “when? In-shaa Allah?” Ungkapan itu ditangkap dengan jelas oleh media, dan akhirnya menjadi viral/trending dan menjadi pembicaraan

Jokowi ... ► Sambungan hal 1 “Dalam percepatan pengadaan Vaksin COVID-19 dan vaksinasi Covid-19 memerlukan langkah-langkah luar biasa (extraordinary) dan pengaturan khusus untuk pengadaan dan pelaksanaannya,” demikian pertimbangan Perpres Nomor 99 Tahun 2020. Proses pengadaan vaksin dilakukan oleh BUMN PT Bio Farma (Persero). Sementara jenis dan jumlah pengadaan vaksin covid-19 ditetapkan lebih lanjut oleh Menteri Kesehatan. Dalam prosesnya, Bio Farma bekerja sama dengan badan usaha atau lembaga dalam negeri maupun internasional oleh Kementerian Luar Negeri setelah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Untuk itu PT Kimia Farma (Persero) dan PT Indo Farma (Persero) bekerja sama dengan perusahaan teknologi kesehatan asal Uni Emirat Arab, G42. Secara mandiri, Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin lewat Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. Pada Perpres tersebut juga mengatur kewenangan Menkes dalam menetapkan besaran harga pembelian vaksin covid-19. “Menteri Kesehatan menetapkan besaran harga pembelian vaksin covid-19 dengan memperhatikan kedaruratan dan keterbatasan tersedianya vaksin covid-19,” demikian seperti dikutip dari salinan Perpres tersebut, Rabu (7/10/2020). Penetapan harga pembelian vaksin covid-19 dilaksanakan sesuai tata kelola yang baik, akuntabel, dan tidak ada konflik kepentingan. Dan apabila terjadi force majeur atau keadaan kahar maka kerja sama penyediaan vaksin covid-19 dapat dihentikan. Keadaan kahar ini merupakan kondisi ketika ada kejadian di luar kehendak dari yang disepakati dalam kontrak. Kemudian proses pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan oleh Kemenkes. Nantinya

luas bahkan di kalangan non Muslim di Amerika. Pertanyaan pertama yang timbul di kepala adalah kenapa tiba-tiba Mr. Biden mengucapkan “in-shaa Allah?”. Apakah itu memang sering diucapkan dan memang faham maknanya? Apakah memang Biden ingin mengatakan bahwa semoga jawaban Trump itu serius dan benar jika Allah berkehendak? Atau jangan-jangan ungkapan itu dimaksudkan sebagai pernyataan tentang sesuatu yang tidak serius. Bahkan jangan-jangan pernyataan itu ditujukan sebagai negasi (peniadaan). Artinya Trump memang tidak membayar pajak sebagaimana mestinya. Apa pun itu, hanya Allah dan Joe Biden sendiri yang tahu apa yang beliau maksud. Tapi pastinya ungkapan “inshaa Allah” bukanlah ungkapan biasa. Tapi ungkapan yang Allah sendiri yang menetapkannya. In-shaa Allah adalah sebuah penegasan bahwa sesuatu itu hanya akan terjadi dengan “iradah atau kehendak Allah SWT”. Ungkapan ini adalah ungkapan iman, khususnya dalam konteks keimanan kita kepada Qadar atau Takdir Allah SWT. Sayang bahwa ungkapan ini,

karena umat yang tidak serius dengan ajaran agamanya, sering mengalami perubahan makna. Terkadang in-shaa Allah dimaknai lebih kepada “belum tentu akan terjadi/ dilakukan”. Bahkan terbiasa diungkapkan sebagai “negasi” atau mengatakan “tidak”. Seolah ketika seseorang mengatakan in-shaa Allah dia mengungkapkan niat sebaliknya. Atau sebuah ungkapan lain untuk mengatakan “tidak” pada sesuatu. Sebuah pemahaman yang jelas kontras dengan makna in-shaa Allah yang sesungguhnya. Bahkan lebih disayangkan lagi seringkali ungkapan itu dijadikan bahan “pengolokan” atau “penipuan”. Dengan inshaa Allah seseorang dapat membohongi orang lain di sekitarnya. Kekhawatiran saya adalah jangan-jangan kata itu keluar dari mulut Biden karena ingin mengatakan bahwa apa yang Trump katakan itu adalah “joke” (candaan). Bahkan “a lie” (sebuah kebohongan) semata.

Kemenkes diwajibkan untuk menetapkan kriteria dan prioritas penerima vaksin, prioritas wilayah penerima vaksin, jadwal dan tahapan pemberian vaksin, dan standar pelayanan vaksinasi. Dalam Perpres tersebut, pelaksanaan dan penetapan jenis vaksin akan dilakukan oleh menteri kesehatan dengan pertimbangan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. “Pengadaan untuk Vaksin COVID-19 dan pelaksanaan Vaksinasi COVID-l9 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan untuk Tahun 2O2O, Tahun 2021, dan Tahun 2022,” demikian mengutip ayat 4 Pasal 2. Selain itu, pemerintah dapat memberikan fasilitas fiskal berupa fasilitas perpajakan, kepabeanan, dan cukai atas impor vaksin, bahan baku vaksin dan peralatan yang diperlukan dalam produksi vaksin COVIDl9, serta peralatan untuk pelaksanaan vaksinasi COVID- 19 dan fasilitas perpajakan yang diperlukan dalam pengadaan dan/atau produksi vaksin COVID-19 dan peralatan pendukung untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19. “Pendanaan pengadaan Vaksin COVID-19 dan pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 oleh Pemerintah bersumber pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara; dan/atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan,” demikian bunyi Pasal 17 ayat 1. Jokowi memberi tugas Menteri Keuangan untuk memberikan dukungan alokasi anggaran. Menteri Luar Negeri memberikan dukungan fasilitasi diplomasi internasional dalam rangka mendapatkan akses vaksin COVID-19. Menteri Badan Usaha Milik Negara memberikan dukungan melakukan pembinaan dan pengawasan korporasi terhadap penyelenggaraan penugasan kepada badan usaha milik neg-

ara. Menteri Dalam Negeri memberikan dukungan dengan mengoordinasikan pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota dalam pelaksanaan vaksinasi COVID- 19. Sedangkan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan memberikan dukungan seperti pemberian persetujuan pelaksanaan uji klinik vaksin COVID-19. “Jaksa Agung Republik Indonesia memberikan dukungan untuk pendampingan hukum. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan dukungan untuk pelaksanaan Vaksinasi COVID- 19 termasuk dukungan keamanan. Panglima Tentara Nasional Indonesia memberikan dukungan untuk pelaksanaan Vaksinasi COVID19,” demikian bunyi Pasal 21 ayat 10,11 dan 12. Jokowi sendiri sebelumnya menargetkan vaksin segera tersedia pada akhir 2020. Untuk itu Pemerintah terus mengembangkan vaksin baik secara mandiri maupun kerja sama dengan perusahaan China, Sinovac, yang tengah melakukan uji coba tahap ketiga vaksin Covid-19. Seperti diberitakan Global News sebelumnya, Presiden Jokowi menjanjikan vaksin produksi dalam negeri bekerja samadengan perusahaan China bisa disuntikkan ke masyarakat pada akhir tahun ini atau awal 2021. Sedangkan Dirjen WHO Tedros Ghebreyesus menyebut ada harapan vaksin COVID-19 tersedia akhir 2020. Untuk itu dia mengajak para pemimpin dunia untuk memastikan distribusi yang adil ketika vaksin sudah tersedia. “Kita akan butuh vaksin dan ada harapan bahwa akhir tahun ini kita mungkin sudah punya vaksin. Ada harapan,” kata Tedros tanpa menjelaskan lebih lannjut, dikutip dari Channel News Asia, Rabu (7/10/2020). Saat ini ada 9 kandidat vaksin eksperimental yang tengah dikembangkan fasilitas vaksin global milik WHO, COVAX.

Makna In-shaa Allah Seperti disebutkan di atas, arti sesungguhnya dari “inshaa Allah” adalah “if Allah wills” atau jika Allah menghendaki atau menginginkan. Atau sebenarnya makna yang lebih tegas: jika Allah takdir-

Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi/penanggung jawab : Erfandi Putra Wakil Pimpinan Redaksi/pimpinan perusahaan: Gatot Susanto Redaktur Pelaksana : Titis Tri Wahyanti Redaktur: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir Biro Jakarta: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti

kan. Seorang Muslim dikehendaki bahkan diperintahkan untuk mengatakannya in-shaa Allah jika ingin melakukan sesuatu. Apalagi jika hal itu berkaitan dan disampaikan kepada orang lain. Sebagaimana Allah firmankan dalam Al-Quran: “Dan jangan sekali-kali kamu katakan: saya akan lakukan ini di esok hari. Kecuali jika Allah kehendaki”. (Al-Kahf:23). Ungkapan itu adalah ungkapan dahsyat dan mendasar sebagai bagian dari keimanan bahwa Allah terlibat dalam segala hal yang kita lakukan dan terjadi dalam hidup kita. Bahwa tak ada apa pun yang terjadi dalam hidup ini kecuali dengan kehendak-Nya. Bahkan dengan ungkapan in-shaa Allah kita juga sesungguhnya menyadari keterbatasan dan memohon intervensi Allah dalam segala hal yang kita lakukan dan inginkan. Bahkan sesulit dan seberat apa pun itu. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa segala keinginan dan ambisi Nabi Sulaeman AS tidak terwujud ketika melupakan kata “in-shaa Allah”. Akan tetapi setelah dia ungkapkan “in-shaa Allah” Nabi Sulaeman mencapai semua keinginannya saat itu. (Hadits Bukhari-Muslim). Rasulullah SAW juga meOrganisasi ini direncanakan akan mendistribusikan 2 miliar dosis vaksin pada akhir 2021. Juru bicara #satgascovid19 Prof Wiku Adisasmito menyebut di seluruh dunia sudah ada 10 kandidat vaksin yang masuk tahap III uji klinis. Salah satu di antaranya Sinovac yang menjalani uji klinis tahap III di Bandung, Jawa Barat. “Mengingat belum ada vaksin COVID-19 yang sudah lulus uji klinis fase III, sampai dengan terakhir sekarang, kewaspadaan dan monitoring terhadap keamanan vaksin tetap harus dilakukan,” kata Prof Wiku. Jatim Zona Oranye Selain itu Wiku Adisasmito juga menyampaikan kabar gembira terkait penanggulangan Covid-19. Dia mengatakan di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan tak ada lagi zona merah risiko penularan virus corona. Kondisi ini merupakan hasil dari analisis mingguan Satgas pada 27 September - 4 Oktober. Pasien sembuh dari Corona di Indonesia juga menembus angka 240 ribu. DKI Jakarta dan Jawa Timur menjadi dua provinsi dengan jumlah kesembuhan pasien Corona terbanyak. Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19, Rabu (7/10/2020), total pasien sembuh hingga Rabu kemarin 240.291. Data ini dihimpun secara berkala setiap hari per pukul 12.00 WIB. Pasien sembuh Corona terbanyak dari DKI Jakarta, yakni sebanyak 67.216. Diikuti di bawahnya ada Jawa Timur dengan 39.273 pasien sembuh dan Jawa Tengah dengan 17.617 pasien sembuh. Jumlah spesimen terkait Corona yang diperiksa mencapai 44.212. Dari spesimen tersebut didapatkan penambahan kasus positif Corona 4.538, sehingga total saat ini menjadi 315.714 kasus. “Dari segi zona risiko, kab/ kota dengan zona merah di Jatim dan Sulsel seluruhnya sudah berpindah ke zona oranye,

minggu ke-265

8 - 14 Oktober 2020

secangkir kopi nyebutkan bahwa Ya’juj dan Ma’juj tidak akan pernah berhasil meruntuhkan dinding pemisah di antara mereka, bahkan dengan segala upaya mereka. Hingga mereka sadar dan mengucapkan “in-shaa Allah”. Demikian pula kita dapatkan dalam Al-Quran bahwa ketika Nabi Musa AS memerintahkan Bani Israel untuk memotong sapi (baqarah), mereka gagal melakukan itu berkali-kali hingga mereka mengucapkan: wa innaa “inshaa Allah” la muhtaduun. (Al-Baqarah: 70). Semoga kita tidak lagi fahami bahwa ungkapan in-shaa Allah dimaksudkan sebagai “keraguan”. Apalagi menjadikannya sebagai ungkapan kebohongan. Mengatakan in-shaa Allah dengan maksud sebaliknya. Jangan lagi bermain-main dengan ungkapan ini. Berjanji kepada Saudara dengan inshaa Allah. Tapi dalam hatinya berkata sebaliknya. Wajar ada candaan: in-syaa Allah anda yang mana? Yang Allah inginkan? Atau in-syaa Allah versi anda? In-insya Allah yang “in-shaa Allah”! (*)

New York, 2 Oktober 2020 * Imam/Direktur Jamaica Muslim Center * Presiden Nusantara Foundation

ini artinya tidak ada lagi zona merah di provinsi itu,” kata Wiku dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden. Wiku melanjutkan berdasarkan analisis mingguan Satgas, angka kesembuhan di Jatim mencapai 88,53 persen. Dengan demikian, Jatim juga menjadi provinsi dengan angka sembuh tertinggi di antara 10 provinsi prioritas. Selain Jawa Timur, 10 provinsi prioritas tersebut adalah Sumatera Utara, Papua, Bali dan Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. “7 dari 10 provinsi prioritas mengalami kenaikan angka sembuh di atas 70 persen, provinsi dengan persentase sembuh tertinggi adalah Jatim dengan 88,53 persen,” ucap Wiku. Lebih lanjut, Provinsi Sulawesi Selatan mengalami penurunan kasus positif sebesar 30,1 persen. Penurunan kasus positif juga terjadi di Jawa Barat sebesar 28,5 persen. “6 dari 10 provinsi mengalami penurunan kasus positif cukup signifikan, terbesar yaitu di Sulsel 30,1 persen dan Jabar 28,5 persen,” katanya. Sementara itu, zona risiko tinggi (zona merah) Covid-19 juga menurun pada pekan ini menjadi 54 kabupaten/kota, dari pekan sebelumnya 62 kabupaten kota. Zona risiko sedang (zona oranye) bertambah 2 kabupaten/ kota pada pekan ini menjadi 307, dari sebelumnya 302. Zona risiko rendah (zona kuning) juga mengalami peningkatan menjadi 121 kabupaten/kota pekan ini dari sebelumnya 112. Kemudian untuk zona hijau ikut mengalami penurunan. Zona hijau pada pekan ini berjumlah 32 kabupaten/kota dari sebelumnya 35. Rinciannya, zona hijau tidak ada kasus pada pekan ini 17 dari sebelumnya 19, dan zona hijau tidak terdampak menjadi 15 daerah dari 16 daerah pada pekan lalu. * det, wis

"Si Janda Bolong"…

Ada yang bergerak di masa pandemi ini. Kali ini tanaman hias. Keliatannya biasanya “dikuasahi” ibu-ibu, tetapi kalangan bapak-bapak juga menyenangi memelihara tanaman hias. Ada apa? Ada bisnis di dalamnya. Bagaimana tidak, ada tanaman hias yang dijual hingga puluhan juta rupiah. Benarkah itu? Kelihatannya memang begitu. Tanaman hias memang lagi booming. Sebut saja, tanaman Aglonema kembali naik daun di masa pandemi COVID-19 ini. Di Sidoarjo, misalnya tanaman tanpa bunga ini dijual dengan harga yang tidak murah. Ratarata beberapa jenis tanaman daun itu dijual mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 6 juta. Aglonema atau yang dikenal dengan Sri Rejeki ini berasal dari Thailand. Tanaman ini sangat mudah dalam perawatannya. Yang terpenting tidak terkena sinar matahari secara langsung. Tanaman ini sangat tepat menjadi pilihan sebagai hiasan ruangan, karena corak dari daunnya sangat unik dan cantik. Dengan warna daun yang coraknya sangat cerah dan menonjol itu membuat penghobi tanaman jenis aglonema merasa betah di rumah. "Yang paling laris manis saat pandemi COVID-19 di Sidoarjo Sukson Jaipon Rp 400 ribu. Tiara Rp 500 ribu," kata Khoirul di stand bunga Tanggulangin, Senin (5/10/2020). Untuk harga pun bermacam-macam. Dirinya menjual Goliat dengan harga Rp 5 juta, Esmi Golden Rp 4 juta, Tiara Mutasi Rp 3,5 juta, Romantik Love Rp 3 juta, Krisna Konon, Rp 3 juta, Muksom Lokal Rp 3 juta, Kansa Rp 2 juta. Widuri Rp 1,5 juta, Khanza Rp 2 juta. Mutiara Rp 1,5 juta dan Exotic Mutasi Rp 1,2 juta. Ya n g p a l i n g b a n y a k disebut dalam bisnis tanaman hias ini, yakni “Janda Bolong”. Jenias ini lagi melejit harganya memang. Melejitnya harga janda bolong atau yang lebih dikenal dengan nama Monstera Adansonii Variegata membawa berkah tersendiri bagi petani di sentra perdagangan tana-

Surabi...

► Sambungan hal 1 "Usaha ini tercetus dari suami saya @kinosnoski yang tibatiba bilang “aku kalao makan surabi mini ini gak bisa berhenti deh, kita jualan apa?” aku sebagai istri yaa iya iya aja. Akhirnya kita iseng open PO dan sungguh gak di-nyana-nyana, masya Allah banyak banget yang penasaran dan order surabi mini durian bu Ivo ini..... Alhamdulillah," ujar Gina di akun Instagramnya, seperti dilihat pada Rabu 7 Oktober 2020. Dia mengibaratkan usahanya berawal dari ide dadakan. Begitu juga dengan sumber daya manusianya (SDM). Gina mengatakan ibundanya sebagai bos usaha surabinya itu, sedangkan tante dan omnya sebagai chef. Sementara itu, Kinos dan Gina sebagai admin merangkap pengemas. Ia juga mengkaryakan asisten rumah tang-

Erfandi Putra Pemimpin Redaksi

man hias di sejumlah daerah. Harga tanaman hias janda bolong yang juga dianggap masyarakat Desa Ledug, Pasuruan sebagai tanaman endemik yang hanya dapat dijumpat di desa mereka kini harganya melejit hingga puluhan juta rupiah. Sebelumnya, harga tanaman itu hanya dikisaran Rp 3 ribu per bunga. Dulu harga janda bolong untuk bibit dengan tiga sampai lima daun harganya sekitar Rp 3 ribu, sekarang Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu, itu pun kecil. Tapi kalau janda bolong yang daunya berjumlah belasan, harganya Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu. Kalau sekarang lihat karakter var-nya, kalau varnya sedikit atau sembur, berkisar Rp 15 juta sampai Rp 20 juta. Tapi kalau varnya maksimal, ibaratnya separuh daun ini putih atau kuning, separuhnya lagi hijau, bisa sampai Rp 50 sampai Rp 80 juta. Si Janda Bolong memang menggiurkan di kancah bisnis tanaman hias. Hanya saja, para pebisnis harus mengetahui bagaimana bisnis musiman ini terjadi. Ada juga yang mengatakan bisnis settingan, karena bisnis seperti ini tidak akan langgeng, dan selalu berputar. Kalau sekarang tanaman hias dengan bintangnya “Si Janda Bolong”, besok belum tentu. Mungkin ada komoditi lainnya. Mari kita menoleh ke belakang. Dulu bagaiaman tanaman “Gelombang Cinta” melejit harganya, bahkan sampai puluhan juta. Tak beberapa lama, Ikan lohan. Burung Love Bird dan lainnya. Kini semuanya tumbang. Tumbang tak ada harganya lagi. Begitukah nasibnya Si Janda Bolong? Lihat saja nanti(*) gannya untuk membantu."Buat temen-temen di luar kota (selain Bogor dan Bandung) mudahmudahan kami punya cara yaa bisa kirim ke sana Barangkali ada yang mau kasih ide gimana caranya. So far sampe sekarang belum punya akun instagram, jadi jualan masih by whatsapp dan tokopedia," imbuh Nycta Gina. Dalam unggahan yang lain, Nycta Gina mengunggah potret Rizky Kinos sedang asyik mengurus orderan untuk pelanggannya. Tak lupa, di atas meja Kinos bekerja terdapat raket nyamuk, pembasmi nyamuk, dan jus. "Mataku sudah tak syanggup... ngantuk sekali... tapi suamiku masih bekerja ngurusin orderan surabi besok dan besoknya dan besoknya. Lengkap semua perkakas immune supportnya dari raket nyamuk, pembasmi nyamuk elektrik (yang belum dicolok) dan jus buah," ungkap Gina.* l6

WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Bahri.S GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA DAN KOTA BATU: Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA & NGANJUK: Bambang Sujarwanto JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Teguh Aryanto BANYUWANGI : Edhi Prasetyo jember: Ahmad Hasan Halim. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www. global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers


nasional

minggu ke-265 8 - 14 Oktober 2020

3

TGPF Tiba di Papua, OPM Mengamuk TIMIKA (GN) – Kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali berulah. Aksi mereka terjadi di saat Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penembakan di Intan Jaya telah tiba di Papua pada Rabu pagi 7 Oktober 2020. OPM mengamuk setelah salah satu markas persembunyian mereka digempur pasukan Tentara Nasional Indonesia. Mereka pun menyerang pos-pos TNI. Dari informasi yang dihimpun, Rabu 7 Oktober 2020, dalam beberapa hari terakhir ini, kelompok bersenjata itu, melakukan penyerangan ke basis pertahanan TNI. Yang pertama, OPM menyerang markas Komando Distrik Militer Persiapan di Kabupaten Intan Jaya. OPM melepaskan beberapa tembakan di lokasi tersebut. Dan tak ada seorang

ANTARA

KORBAN penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ditandu menaiki pesawat saat evakuasi di Intan Jaya, Papua. TGPF bentukan Pemerintah sudah tiba di Papua untuk menyelidiki kasus penembakan tersebut.

Menaker Jamin Pekerja Kena PHK

JAKARTA (GN) - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan UU Cipta Kerja tetap mengatur ketentuan pesangon yang diterima pekerja ketika kehilangan pekerjaan. Di samping itu, pekerja juga akan mendapatkan jaminan kehilangan pekerjaan. “Kemudian dalam rangka memberikan jaminan sosial bagi pekerja atau buruh yang mengalami PHK UU Cipta Kerja mengatur ketentuan mengenai program jaminan kehilangan pekerjaan yang manfaatnya berupa uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja,” kata Ida di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (7/10/2020). Ida mengatakan UU ini justru memberikan kepastian pesangon. Ditambah dengan jaminan kehilangan pekerjaan berupa uang tunai serta pelatihan kerja yang belum diatur di UU sebelumnya.

“UU ini lebih memberikan kepastian bahwa hak pesangon itu diterima oleh pekerja atau buruh dengan adanya skema di samping pesangon yang diberikan oleh pengusaha, pekerja mendapatkan jaminan kehilangan pekerjaan yang ini tidak dikenal dalam UU 13/2003,” ujarnya. Jaminan kehilangan pekerjaan itu, kata dia, manfaatnya berupa cash banefit, vocational training dan pelatihan kerja. “Hal ini tidak kita jumpai, tidak diatur dalam UU 13/2003. Ketika seseorang mengalami PHK maka dia membutuhkan sangu atau sangon dan dia diberikan cash benefit dan yang paling penting ketika dia mengalami PHK membutuhkan skill baru, maka diberikan byskilling, upskilling, maupun reskilling,” lanjut Ida. Lebih lanjut, Ida mengatakan orang yang kehilangan pekerjaan nanti mendapat-

kan akses pasar kerja yang diatur pemerintah. Sehingga mendapatkan kemudahan dalam memperoleh pekerjaan baru. “Dan yang paling penting ketika orang mengalami PHK, yang dibutuhkan adalah akses penempatan pasar kerja yang di-manage oleh pemerintah, sehingga kebutuhan dia ketika mengalami PHK, maka dia akan mendapatkan kemudahan untuk memperoleh pekerjaan baru,” ucapnya. Ida menegaskan hal-hal baru itulah yang terdapat di UU Cipta Kerja. Tujuannya memastikan perlindungan kepada para pekerja. “Hal-hal baru ini semuanya konteksnya adalah memberikan perlindungan kepada para pekerja dan lebih memastikan perlindungan itu dengan skema jaminan kehilangan pekerjaan,” tuturnya. Pengesahan Rancangan Undang-undang Cipta Kerja

menjadi Undang-undang (UU) Cipta Kerja oleh DPR dan pemerintah terus menuai kontroversi. Salah satu poin kontroverisal di UU Cipta Kerja adalah mengenai pengaturan pesangon bagi kaum buruh atau karyawan yang dinilai sangat merugikan bagi buruh. Menurut Nabiyla Risfa Izzati, pengajar Hukum Ketenagakerjaan di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, UU Cipta Kerja ini menghapuskan perlindungan kepada tenaga kerja. Salah satu poin di UU Cipta Kerja pada bab yang membahas ketenagakerjaan diantaranya adalah perubahan pasal 156 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pasal ini mengatur kewajiban bagi pengusaha untuk memberikan pesangon kepada buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Pada UU No 13/2003

mewajibkan pengusaha untuk membayar pesangon dan penghargaan massa kerja bagi buruh PHK dengan jumlah paling sedikit. Pada UU Cipta Kerja frasa di Pasal 156 ini diubah menjadi ketentuan paling banyak. “Ini fraksa paling aneh di UU Ketenagakerjaan,” katanya saat konfrensi pers daring kemarin. Seharusnya dalam sebuah UU Ketenagakerjaan menjadi perlindungan minimum bagi para buruh atau pekerja. Sebab buruh atau pekerja biasanya menjadi pihak yang lebih lemah dalam hubungan industrial ketenagakerjaan. “Jika yang diatur dalam UU Cipta Kerja adalah ketentuan maksimal, artinya pengusaha bisa memberikan pesangon jauh di bawah ketentuan yang ada. Ini salah satu contoh kekeliruann pengaturan yang perlu di kritisi di UU Cipta kerja,” kata Nabila. * det, ktn

Najwa Shihab Siap Diperiksa Polisi

JAKARTA (GN) - Presenter Najwa Shihab baru tahu ada laporan polisi yang dilayangkan Ketua Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi, terkait acara wawancara kursi kosong Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Najwa membela diri bahwa acara semacam itu sudah biasa di luar negeri. Karena itu dia pun siap bila diperiksa oleh polisi. “Saya baru tahu dari te-

Najwa Shihab

man-teman media. Saya belum tahu persis apa dasar pelaporan termasuk pasal

yang dituduhkan. Saya dengar pihak Polda Metro Jaya menolak laporan itu,” kata Najwa saat dikonfirmasi wartawan, kemarin. Polda Metro Jaya menolak laporan itu karena Najwa seorang jurnalis sehingga pelapor disarankan ke Dewan Pers. Najwa yang biasa disapa Nana itu menjelaskan bahwa wawancara kursi kosong tersebut dimaksudkan agar Menteri Kesehatan Ter-

awan Agus Putranto mau memberikan keterangan terkait penanganan Covid-19. Menurutnya, Terawan yang berperan penting dalam penanganan corona belakangan justru kurang sering muncul di publik memberi penjelasan ke publik. “Bukan hanya di Mata Najwa saja dan dari waktu ke waktu, makin banyak pihak yang bertanya ihwal kehadiran dan proporsi Manteri

Kesehatan dalam soal penanganan pandemi,” jelasnya. Faktor-faktor itulah, kata dia, yang mendorongnya membuat tayangan yang muncul di kanal YouTube dan media sosial Narasi. “Pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan juga berasal dari publik, baik para ahli, lembaga yang sejak awal concern dengan penanganan pandemi maupun warga biasa,” tuturnya. *okz

pun prajurit TNI yang menjadi korban serangan itu. Selanjutnya, OPM menyerang Pos TNI di Pasar Baru Kenyam, Kabupaten Nduga. Di tempat ini, OPM tercatat melepaskan 8 tembakan. Lagi-lagi, tak ada seorang pun prajurit TNI, yang terkena tembakan. Malahan, sebutir peluru yang dilepaskan OPM dari perbukitan mengenai seorang warga sipil yang melintas di lokasi penyerangan Hal ini dibenarkan Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Kolonel Czi I Gusti Nyoman Suriastawa. "Pagi tadi kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) menembaki pos TNI yang berada di Pasar Baru Kenyam, Kabupaten Nduga. Akibat aksi ini, satu warga yang merupakan, karyawan PT Dolarosa tertembak di pinggang kiri

tembus ke punggung kanan," kata Kolonel Suriastawa. OPM melancarkan serangan demi serangan ke basis-basis pertahanan TNI, setelah markas persembunyian mereka di tengah hutan Distrik Tal, Kabupaten Nduga, hancur diserbu pasukan TNI dari Tim Saka, Tim Jelangkung dan Tim Nagabonar. Sementara itu Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penembakan di Intan Jaya telah tiba di Papua pada Rabu pagi 7 Oktober 2020. Tim yang dibentuk oleh Menko Polhukam Mahfud MD ini tiba dalam dua rombongan. Rombongan pertama tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika yang terdekat dengan lokasi Intan Jaya. Sementara itu, rombongan kedua tiba di Jayapura dalam waktu yang hampir bersamaan.* vvn, wis

KRIMINAL

Narkoba Modus Teh China Digulung JAKARTA (GN) - Polda Metro Jaya beserta jajaran menangkap 16 tersangka terkait kasus narkoba selama 2 bulan di tengah pandemi Corona. Dari 16 tersangka itu, polisi menyita 66,8 kilogram sabu dan 7.388 butir ekstasi. “Rilis ungkap sekitar 2 bulan terakhir dalam masa pandemi COVID-19, ini total sekitar 66,8 kg sabu yang berhasil diamankan, ekstasi 7.388 butir, dan bubuk ekstasi 13,8 gram,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2020). Yusri menyebut kasus itu terungkap setelah dilakukan pengembangan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Total sebanyak 16 orang ditetapkan tersangka. “Ungkap cukup besar, dari beberapa wilayah, ini kita gabung jadi satu. Jumlah tersangka yang diamankan seluruhnya ada 16 tersangka,” ucapnya. Yusri mengatakan kasus paling besar diungkap oleh Satgasus Narkoba beserta Polda Metro Jaya. Total 42 kilogram sabu beserta 3 orang di Deli Serdang ditetapkan sebagai tersangka. Kasus lainnya adalah yang ditangani oleh Direktorat Resnarkoba Polda Metro Jaya dengan 4,2 kilogram sabu pada 12 dan 13 September 2020. Dua orang, HP dan SI, ditetapkan sebagai tersangka. * det

TSUNAMI

Warga Garut Diminta Tak Panik GARUT (GN) - Warga Garut Selatan Jawa Barat sempat geger dengan hasil riset yang menyatakan potensi terjadinya gempa disertai tsunami di selatan Pulau Jawa. Menanggapi hal tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Garut meminta masyarakat untuk tetap tenang, namun tetap waspada. Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan, berdasarkan hasil riset para pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi gempa terjadi dengan kekuatan magnitudo 9,1 dan dapat menyebabkan gelombang tsunami mencapai ketinggian hingga 20 meter. “Sebenarnya bencana alam bisa saja terjadi di mana saja dan kapan saja, kami imbau masyarakat untuk tidak panik, namun selalu waspada,” ujarnya, Rabu, 7 Oktober 2020. Di pantai Garut Selatan sepanjang 80 km, terdapat tujuh kecamatan yang diprediksi akan terdampak. Dari ketujuh kecamatan tersebut sedikitnya terdapat kurang lebih 5.000 rumah dan 25 ribu jiwa penghuninya. * vvn

BOCAH HILANG 11 TAHUN AKHIRNYA BERTEMU KELUARGANYA

Dirayu Pengamen, Hidup Keras di Jalan, Bertemu Orang Baik

Ervan Wahyu Anjasworo (16) bocah asal Sragen, Jawa Tengah, berhasil kembali bertemu dengan keluarganya usai dinyatakan hilang selama 11 tahun. Ervan hilang saat diajak ayahnya liburan di Jakarta tahun 2009 silam. ERVAN dan ayahnya, Suparno (37), warga Dusun Gabus Wetan, Desa Gabus, Kecamatan Ngrampal, Sragen, dipertemukan atas kerja sama Dinas Sosial Kota Bogor dan Dinas Sosial Kabupaten Sragen. Untuk pertama kalinya dalam 11 tahun, Ervan kembali ke kampung halamannya kemarin. Ayah Ervan, memang bekerja di Jakarta sebagai sopir metromini. Tahun 2009 lalu, Suparno mengajak Ervan yang masih duduk di bangku taman kanakkanak untuk berlibur di Jakarta. “Biasanya Ervan saya titipkan di rumah kakeknya. Karena sedang liburan, saya ajak ke Jakarta. Waktu itu kontrakan saya di daerah Kemayoran,” ujar Suparno, di rumah orang tuanya di Dusun Panurejo, Desa

Kedungupit, Kecamatan Sragen Kota, seperti dikutip dari detik. com Rabu 7 Oktober 2020. Hampir tiga pekan di Jakarta, lanjutnya, Ervan minta untuk dipulangkan ke Sragen. Saat itu Suparno menyanggupi akan memulangkan Ervan dua hari kemudian. “Saya bilang ke Ervan menyanggupi hari Minggu pulang ke Sragen. Tapi Jumat sekitar jam 3 sore sudah tidak ada,” kata Suparno. Suparno mengatakan, saat itu Ervan berpamitan untuk mengembalikan game watch yang disewanya dari tetangga. Namun hingga malam hari, bocah berumur 5 tahun tersebut tak kunjung pulang. “Saya masih ingat waktu itu makanan dan minumannya saja belum sempat dihabiskan. Saya

SAAT ini Ervan Wahyu Anjasworo sudah kembali bersama keluarganya.

cari ke sana kemari, akhirnya tengah malam saya lapor ke polisi,” paparnya. Suparno bahkan sempat tidak bekerja selama dua bulan agar lebih fokus mencari anaknya. Hari-hari dia habiskan menyusuri gang demi gang di seantero Jakarta, namun anaknya tidak bisa ditemukan. “Karena waktu itu marak penculikan, pikiran saya anak saya diculik orang. Tapi saya yakin anak saya masih hidup,

makanya saya tetap bekerja di Jakarta agar bisa terus mencari anak saya,” terangnya. Ervan sendiri mengaku masih ingat betul apa yang menimpanya. Ervan yang waktu itu masih polos, dibujuk oleh empat orang pengamen untuk mengikuti mereka. “Saya selesai ngembaliin game watch, baru mau pulang. Di jalan ada empat pengamen minta saya ikut, katanya nanti mau diantar pulang,” kata Ervan

yang kini sudah tidak bisa berbicara bahasa Jawa lagi. Karena masih bocah, Ervan pun menuruti rayuan keempat pengamen tersebut. Bersama keempat pengamen tersebut, Ervan pun hidup di jalanan. “Saya disuruh mengamen. Hasilnya dibagi dua, separuh untuk Ervan makan separuh disetor ke mereka. Kalau tidurnya sembarangan, kadang di kolong kadang di trotoar,” terangnya. Hidup keras di jalanan, Ervan

mengaku kerap mendapatkan kekerasan dari para pengamen jika setorannya tidak memenuhi target. Ervan menjalani hidup seperti itu selama 2,5 tahun. “Sering dipukul kalau tidak dapat uang. Lari juga percuma, nanti ketangkep lagi malah dipukuli,” paparnya. Para pengamen tersebut ternyata menepati janji untuk memulangkan Ervan. Dengan menumpang kereta api, Ervan sempat diantar sampai Kota Solo. Namun karena tak ingat alamat rumahnya, Ervan pun terpaksa kembali ke Jakarta. “Ada sebulan muter-muter di Solo sambil ngamen tapi saya bener-bener nggak ingat. Akhirnya balik lagi ke Jakarta tapi berhenti di Parung Bogor,” lanjutnya. Ditolong Orang Baik Di Parung, jalan hidup Ervan berubah. Dirinya terpisah dari rombongan pengamen saat lari menghindari petugas Satpol PP. Ervan beristirahat di masjid

daerah Kemang Bogor, dan bertemu dengan orang baik yang mau mengangkatnya sebagai anak. “Di masjid ketemu pak RT, saya ditanya-tanya terus diangkat anak. Namun hanya empat bulan karena pak RT meninggal, saya lalu diangkat anak oleh orang lain bernama Mbah Eli,” kata dia. Tujuh bulan setelahnya, Ervan dikirim ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) dan diasuh oleh salah seorang pegawainya bernama Bu Wiwid. Saat itulah Ervan disekolahkan hingga jenjang SMP. “Sempat di pesantren juga selama tiga tahun. Setelah itu ditarik sama panti di Bogor untuk dilatih kerja,” sambungnya. Sampai September 2020 lalu, Ervan yang semakin rindu untuk pulang, mencoba mencari keterangan tentang kampung halamannya di internet. Berbekal kata kunci yang tepat, Ervan berhasil menemukan titik terang. * det, wis


sidoarjo - gresik

4

DEMO BURUH DAN MAHASISWA TOLAK UU CIPTA KERJA

Polisi Siaga, Buruh Luruk Gedung DPRD MALANG (GN) – Gelombang aksi unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja oleh DPR RI, di Senayan Jakarta, Senin (5/10/2020), tampaknya bakal semakin besar. Bahkan diprediksi dalam sepekan ke depan aksi unjuk rasa yang dimotori serikat buruh dan mahasiswa akan terus menggelora. Seperti yang dilakukan para buruh dan mahasiswa di Kota Malang. Rencana aksi penolakan UU Cipta Kerja ini akan digelar, Kamis (8/10/2020) hari ini, pukul 09.00 WIB di depan gedung DPRD Kota Malang. Rencana aksi ini dibenarkan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata. Ia mengaku, telah menerima pemberitahuan untuk aksi unjuk rasa menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja. “Kami sudah menerima pemberitahuan untuk aksi unjuk rasa, baik dari serikat buruh dan mahasiswa,” ujarnya, Rabu (7/10/2020). Ia menjelaskan, pada prinsipnya, pihaknya tidak pernah memberikan izin untuk kegiatan aksi unjuk rasa tersebut. “Sebenarnya kami sudah sampaikan, sudah ada perintah (dari kapolri) bahwa kegiatan ini dila-

perhatikan protokol kesehatan, mengingat pandemi Covid-19 di Kota Malang belum juga berakhir. “Jumlah massa tidak boleh terlalu banyak dan harus patuh protokol kesehatan serta menjaga kondusifitas,” jelas Leo. Leo mengkhawatirkan, dalam aksi nanti menjadi klaster baru penularan virus corona lebih luas. “Makanya harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jangan sampai jadi

potensi klaster penularan baru,” tegasnya. Rencananya, Polresta Malang Kota pada Rabu (7/10/2020) malam akan melaksanakan rapat rencana pengamanan aksi unjuk rasa. “Kami masih membuat rencana pengamanan aksi demo pada hari ini. Untuk personel yang dilibatkan dalam pengamanan, mungkin akan kami siapkan sebanyak 400 personel,” ungkapnya. Mantan Kapolres Batu ini

berharap, agar aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja dapat berjalan tertib dan kondusif. Pihaknya juga mengkoordinir serikat buruh untuk tidak turun ke jalan. “Hasilnya mereka sepakat,” ujarnya. Rencana aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja tidak hanya dilakukan buruh dan mahasiswa di Kota Malang, tapi juga dilakukan mahasiswa di Sidoarjo. (trb/mlv/por)

Denda PBB Digratiskan, Bapenda Surplus Rp 6,4 M MALANG (GN) - Strategi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang mendongkrak pajak daerah mulai menunjukkan hasil signifikan. Terbukti, meski tutup buku periode 2020 masih menyisakan waktu sekitar 3 bulan, sudah ada sektor pajak yang mengalami surplus. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara mengatakan, sektor pajak daerah yang dikabarkan sudah mengalami surplus tersebut adalah pajak bumi dan bangunan (PBB). ”Hingga awal bulan ini (Oktober 2020) sektor PBB sudah surplus sekitar 14 persen dari

target yang sudah ditentukan,” ungkap Made. Sebagai informasi, PBB tahun ini ditarget memperoleh penghasilan Rp 45 miliar. Namun, hingga pekan pertama Oktober 2020, Bapenda Kabupaten Malang mampu memperoleh penghasilan PBB di angka lebih dari Rp 51,4 miliar. ”Jika dinominalkan, surplus 14 persen itu setara dengan Rp 6,4 miliar-an,” ungkap Made yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang ini. Dengan torehan tersebut, PBB menjadi salah satu sektor pajak daerah dengan capaian yang paling fantas-

tis. Sebab, dari 10 sektor pajak yang dikelola Bapenda, seperti pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, mineral bukan logam dan batuan, parkir, air bawah tanah, BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan), hanya sektor PBB yang sejauh ini sudah bisa surplus. ”Sembilan sektor pajak lainnya targetnya sudah tercapai antara 80 sampai dengan 90 persen. Artinya sampai saat ini (Oktober 2020) ya hanya PBB yang sudah surplus,” ucap Made. Capaian tersebut, menurut Made, diperkirakan masih bisa lebih dioptimalkan oleh Bapenda Kabupaten

Dewan Siapkan Regulasi Pengembangan Wisata Desa GRESIK (GN) - DPRD Kabupaten Gresik berencana mengusulkan regulasi yang mengatur pengembangan wisata desa. Ini dilakukan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik belum memiliki “cantolan” untuk mengucurkan APBD untuk membantu Pemerintah Desa (Pemdes) mengembangkan potensi wisata yang ada di desa-desa. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, Rabu (7/10/2020) sore. Seperti diketahui, wisata desa di Gresik seperti Selo Tirto Giri (Setigi) di Desa Sekapuk Kec. Ujung Pangkah yang memanfaatkan lahan bekas tambang dan pembuangan sampah itu mampu menjadi “Desa Miliader”, karena penghasilan

Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik, M. Syahrul Munir.

dari wisata ini mencapai miliaran rupiah dalam setahun. Tingkat kesejahteraan masyarakat setempat pun meningkat setelah ada wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut. Begitu juga dengan wisata pantai di Desa Dalegan Kec. Panceng.

“Kami ingin menumbuhkan desa-desa mandiri lain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Gresik melalui pengembangan wisata desa,” tandas Syahrul. Untuk itu dalam waktu dekat, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk merealisasikan regulasi ini. Selain itu, melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah sebagai referensi. “Wisata desa ini mampu menjadikan desa semakin mandiri, dampaknya perekonomian masyarakat pun terdongkrak,” tandasnya. Lebih lanjut ia mewacanakan jika sejumlah wisata desa terbangun dengan baik, akan ditata terkait paket wisata di Gresik, sehingga dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Wisata Setigi menjadi satu-satunya sektor wisata yang tumbuh di tengah wabah Covid-19. Ini bukti jika wisata desa mampu menciptakan desa yang tangguh dengan kemandirian ekonomi. “Melalui alokasi dana pada APBD, kami yakin akan banyak wisata desa di Gresik yang akan bermunculan,” tutupnya. * adv/sep

8 - 14 Oktober 2020

PELAYANAN

2 Pegawai Positif, Kantor Dispendukcapil Ditutup SIDOARJO (GN) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terpaksa menutup sementara pelayanan di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo. Ini setelah dua pegawai Dispendukcapil Sidoarjo terkonfirmasi positif Covid-19. Pelayanan kantor yang beralamat di Jalan Sultan Agung Sidoarjo ini pun dialihkan di Kantor Kecamatan se-Sidoarjo sehingga tak terganggu. “Pelayanan perekaman KTP, dialihkan ke Kantor Kecamatan se sidoarjo,” kata Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Reddy Kusuma, Rabu (7/10/2020). Reddy menambahkan, layanan lainnya seperti pengambilan dokumen, legalisir, dan loket informasi, tetap berlangsung, namun melalui antrean online dan plavon dukcapil. Dukumen yang sudah diterbitkan, akan diantarkan sesuai alamat yang tercantum di dokumen tersebut. “Dengan demikian layanan lain bisa tercover di kantor kecamatan. Otomatis layanan di Kantor Dispendukcapil tidak terganggu,” tambah Reddy. Reddy menjelaskan, dua pegawai yang positif COVID-19 salah satunyan tersebut satu melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Satu lagi isolasi hotel Delta Mayang di Sidoarjo. Selain itu ada tujuh staf yang pernah kontak dengan yang bersangkutan juga melakukan isolasi mandiri selama 10 hari. “Sampai saat ini dua pegawai dan tujuh lainya yang pernah kontak langsung kondisinya sudah membaik, dan hasil swab juga negatif. Insyaallah, Senin (9/10/2020) besok, kegiatan pelayanan mulai normal,” jelas Reddy. (dtk)

KOMINFO MALANG

Buruh di Sidoarjo saat menggelar aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di depan gedung DPRD Sidoarjo.

rang. Dan sebenarnya kegiatan ini juga tidak mendapatkan izin sama sekali,” tambahnya. Namun meski begitu, pihaknya tetap melaksanakan pengamanan untuk aksi kegiatan unjuk rasa tersebut. “Kami akan memberikan imbauan kepada mereka, supaya bisa menjaga keamanan dan kondusivitas selama demo berlangsung,” bebernya. Ia juga mengingatkan, agar para pengunjuk rasa tetap mem-

minggu ke-265

Malang. Salah satu pertimbangannya adalah masih tersisanya waktu sekitar 3 bulan sebelum akhirnya tutup buku. ”Ya tentunya kami akan terus mengoptimalkan penghasilan PAD (pendapatan asli daerah), termasuk sektor PBB ini. Sampai saat ini pajak daerah terpantau terus mengalami peningkatan. PBB misalnya, di awal bulan ini (Oktober 2020) saja sudah meraup pendapatan Rp 313,4 juta,” ujarnya. Kepada media online ini, Made mengaku tren positif yang dialami sektor PBB tidak terlepas dari gagasan yang sempat diambil Bapenda. (mlv)

551 RW Akan Dipasangi Wifi MALANG (GN) - Warga Kota Malang benar-benar dimanjakan oleh pemerintah. Buktinya, dalam waktu dekat Pemkot akan memasang internet gratis di 551 titik di Kota Malang. Penggunaan wifi gratis ini rencanakan akan di mulai akhir bulan ini. Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Malang, M Sidik menuturkan, fasilitas wifi gratis akan dipasang di 551 Rukun Warga (RW) di Kota Malang. “Rencananya dipasang di 551 RW dan mulai beroperasikan pada pekan ketiga Oktober ini, sampai dengan Desember nanti,” terang Sidik, Rabu (7/10/2020). Menurut Sidik, program wi-fi gratis baru dianggarkan pada PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) APBD Tahun Anggaran 2020. Sehingga pelaksanaannya, baru dapat berjalan mulai akhir Oktober ini. “Program wi-fi gratis dimasukkan pada PAK. Maka dari itu, bisa beroperasi pada Oktober sampai dengan Desember nanti,” tuturnya. Sidik mengaku kebutuhan masyarakat, terutama pelajar, akan akses internet mengalami peningkatan di masa pandemi ini. Diharapkan dengan adanya fasilitas wifi gratis ini bisa membantu pelajar dalam mengikuti proses beljar secara online. “Adanya wifi gratis, tentunya akan membantu pelajar dalam mengikuti proses belajar daring di tengah pandemi saat ini,” akunya. Sementara fasilitas wifi gratis akan dipasang di setiap RW, jumlah titiknya sudah ditentukan. Yakni sebanyak 551 RW se-Kota Malang. “Satu titik dipasang di satu RW. Bisa memanfaatkan gedung balai RW atau fasilitas umum milik RW. Dengan syarat dapat persetujuan dari warga dan kelurahan,” tegas Sidik.(dtk)

KPK Warning Pengembang Perumahan Serahkan PSU

MALANG (GN) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewarning kepada para pengembang perumahan di wilayah Kota Malang, untuk segera menyerahkan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) ke pemerintah daerah. Jika tidak dilakukan, hal itu berpotensi sebagai salah satu bentuk tindak pidana korupsi. “PSU yang belum diserahkan, dapat berpotensi sebagai salah satu bentuk tindak pidana korupsi, yaitu penyalahgunaan aset pemerintah, dan masyarakat,” kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar, dalam acara Penyerahan PSU di Kota Malang, Rabu (7/10/2020). Berdasarkan catatan Pemerintah Kota Malang, pada periode 1991-2019, hanya ada 17 pengembang perumahan yang telah menyerahkan PSU kepada Pemerintah Kota Malang, dan sudah dinyatakan sebagai aset resmi milik daerah. Namun, pada akhir 2019 hingga saat ini, sudah ada 57 pengembang perumahan yang berkomitmen untuk menyerahkan PSU kepada Pemerintah Kota Malang. Dari 57 pengembang tersebut, sepuluh diantaranya telah menyerahkan PSU. Bagi para pengembang perumahan yang belum meny-

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat memberikan arahan dalam acara Penyerahan PSU, di Balai Kota Malang, Rabu (7/10/2020).

erahkan PSU ke pemerintah daerah, Lili mengingatkan agar dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Malang. Diharapkan, para pengembang tersebut bisa segera menyerahakan PSU kepada pemerintah daerah. “Mudah-mudahan ada itikad baik, dan pemerintah daerah juga menggandeng teman-teman Korwil KPK untuk pelaksanaan, dan mempersiapkan langkah lanjutan,” kata Lili. Lili menambahkan, para kepala daerah, dan masyara-

kat diminta untuk aktif pada saat ada pengembangan kawasan perumahan. Sebelum mengajukan perizinan, para pengembang para perangkat daerah diharapkan bisa melakukan pengawasan. “Saya menyarankan, sebelum pengembang ini mengajukan berbagai perizinan, ada pengawasan dari pemerintah,” kata Lili. Dalam kesempatan itu, ada seluas 14.211,3 meter persegi PSU yang diserahkan oleh pengembang perumahan kepada Pemerintah Kota Malang.

Penyerahan tersebut, dilakukan oleh sepuluh pengembang perumahan yang ada di Kota Malang. Kegiatan KPK di Kota Malang ini merupakan satu rangkaian kunjungan kerja ke beberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur lainnya. Hingga dua hari ke depan, Lili bersama Satgas Koordinasi Pencegahan Wilayah KPK akan melakukan rapat koordinasi pencegahan korupsi dengan Pemkot Mojokerto, Pemkab Madiun dan Pemkab Ponorogo. * (ara/day)


SP O RT

minggu ke-265 8 - 14 Oktober 2020

5

IBL 2020 Batal

Jakarta (GN)-Para pecinta olahraga basket di tanah air kecewa. Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2020 resmi dibatalkan karena pandemi covid-19 di Indonesia yang tak kunjung mereda. Semula, lanjutan IBL 2020 bakal berlangsung mulai 13-27 Oktober mendatang. “Kami, IBL bersama PP Perbasi menyampaikan rencana dan kelanjutan IBL 2020 kepada Menpora. Seperti diketahui 13-27 Oktober mendatang akan dilangsungkan kelanjutan IBL yang sempat tertunda karena pandemi. Persiapan sudah dilakukan dan saat ini sudah tahap final,” ujar Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah dalam konferensi pers di Kantor Kemenpora, (7/10/2020). “Tapi di situasi terakhir, kami mau mendukung pemerintah terhadap upaya pemerintah di masa pandemi dan kami sudah melakukan diskusi internal bersama klub peserta bahwa musim IBL 2020 harus kita batalkan sementara, mengingat situasi dan kita juga telah memahami situasi ini yang terbaik karena apapun yang kami lakukan agar semua diberikan kesehatan dan keselamatan,” papar Junas lebih jauh. Junas mengungkap, pembatalan kompetisi karena tak mendapat surat izin keramaian dari kepolisian. Padahal persiapannya sudah capai 90 persen. IBL 2020, yang sempat disetop Maret lalu, dijadwalkan bergulir kembali pada 13-27 Oktober di Jakarta. Segala persiapan pun dilakukan mulai dari layer atas sampai klub. Bahkan simulasi juga telah dilakukan. Tapi sepekan jelang kompetisi dilaksanakan, operator bersama

Didemo:...

► Sambungan hal 1 Mereka mengecam DPR yang mensahkan UU tersebut. Aksi massa di Lampung dan Pejompongan Jakarta Pusat berujung ricuh. Di Pejompongan, sekelompok massa menghadang mobil tahanan polisi lalu merusaknya. “Iya terjadi perusakan terhadap mobil dinas Polri,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, saat dihubungi, Rabu (7/10/2020). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, mobil tahanan polisi menuju ke lokasi untuk mengangkut massa. Massa juga ada yang bergerak ke arah gedung DPR. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya telah menangkap 39 orang yang hendak mengikuti demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di DPR, Senayan. Yusri menyebut 39 orang yang diamankan itu terindikasi sebagai pelajar SMA, STM, hingga pengangguran. “Hari ini memang kita men-

GN/Istimewa

Salah satu penampilan tim basket IBL. Tahun ini kompetisi basket paling bergengsi Indonesia dibatalkan akibat merebaknya pandemi Covid-19.

PP Perbasi memutuskan untuk membatalkannya. “Iya betul (karena tidak dapat surat izin keramaian),” kata Junas dalam jumpa pers, Rabu (7/10/2020). Meskipun mengamini, menurut Junas, keputusan untuk membatalkan rencana melanjutkan IBL 2020 bukan semata-mata kepolisian. Tapi atas koordinasi dengan sejumlah pihak terkait baik pemerintah daerah maupun kementerian. “Saya tidak bisa jawab apakah ada kaitan (karena demonstrasi) tapi concern-nya adalah dengan situasi pandemi yang terjadi, semua kondisinya sama, jadi kami harus terima,” Junas menjelaskan terkait tak diberi izin keramaian. Junas menam-

bahkan dibatalkannya IBL 2020 membuat semua hasil pertandingan yang telah digelar sebelumnya tidak dihitung. Hal ini berarti tidak akan ada tim yang jadi juara di IBL 2020. Dalam persiapan penyelenggaraannya, IBL sudah mengedepankan pedoman dan protokol kesehatan, termasuk pelaksanaan tes swab yang rencananya bakal dilakukan pada Jumat (9/10). Padahal, dikutip dari laman resmi IBL, persiapan penyelenggaraan lanjutan kompetisi IBL 2020 sudah sangat matang dengan menggunakan sistem gelembung. Sistem tersebut menerapkan penyelenggaraan kompetisi

dilakukan di satu tempat saja, lengkap dengan lokasi akomodasi tim-tim peserta. Selain itu, prosedur pemeriksaan swab PCR juga akan dilakukan secara rutin, mulai dari sebelum, selama, hingga sesudah penyelenggaraan kompetisi yang tanpa kehadiran penonton. “Pedoman dan protokol kesehatan benar-benar menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan tersebut.” Hotel Santika Kelapa Gading yang menjadi rencana lokasi penginapan semua peserta juga sudah menyiapkan ruang isolasi serta jalur khusus menuju arena yang dipastikan steril. Kemudian juga ada

klinik 24 jam yang dikendalikan oleh mitra IBL, yakni Royal Progress Hospital. IBL sebenarnya sudah mengantongi surat-surat rekomendasi penyelenggaraan sesuai dengan tahapan yang dibutuhkan, termasuk dukungan dari pemerintah daerah. “Kami harus umumkan hal ini sebelum para klub melakukan keberangkatan jelang kompetisi 13 Oktober dan tentunya kami semua perlu menghormati apa yang telah diputuskan oleh pemerintah terlepas dari seluruh upaya persiapan yang telah dilakukan. Semua klub peserta IBL sudah diberikan informasi tentang pembatalan ini,” ujarnya.cnn

gamankan 39 orang, yang sekarang masih kami data,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Rabu (7/10/2020). Namun gedung DPR bukan hanya jadi sasaran demo, melainkan juga diserang virus Corona. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR, Indra Iskandar, mengungkapkan, ada lebih dari 18 anggota DPR dan 22 pegawai di DPR terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah itu merupakan data yang masuk kepada Satgas Covid-19 Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI. “Memang kami memiliki data sekitar 40 (orang), 18 dari berbagai fraksi, kemudian sekitar 22 dari TA (tenaga ahli), staf ahli, cleaning service, dan pegawai. Itu keseluruhan. Jumlah 40, yang 18 anggota pun, itu jumlah minimal. Karena, ada juga anggota-anggota yang menyampaikan secara pribadi ke saya langsung, positif (hasil) swab, tapi tidak mau diinformasikan. Itu tidak termasuk,” kata Indra kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/10/2020). Indra menjelaskan, kondisi itu menjadi pertimbangan si-

dang penutupan masa sidang DPR dipercepat. Namun, jika dihubungkan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bahwa perkantoran yang terdapat kasus positif Covid-19 harus ditutup, DPR tidak bisa menutupnya begitu saja. Hal itu karena DPR memiliki fungsi penganggaran yang berhubungan dengan siklus anggaran di kementerian/lembaga (K/L) yang semestinya disahkan Oktober, dipercepat menjadi akhir September lalu. “Makanya ada beberapa kegiatan di Banggar (Badan Anggaran DPR) yang dipercepat juga. Itu bagian dari memutuskan fungsi anggaran DPR. Jadi enggak bisa kalau karena pertimbangan tertentu kemudian kantor harus dikosongkan. Itu pertimbangannya,” tutur Indra.

seluruh penjuru Kompleks Parlemen Senayan, serta memperketat tamu-tamu yang masuk ke DPR. Hanya orang yang berkaitan dengan agenda DPR yang diperkenankan masuk. “Hanya pejabat eselon 1, 2, 3, 4 yang berkewajiban untuk masuk, selebihnya pekerjaanpekerjaan dilakukan WFH (work from home). Tentu karena ini adalah DPR, kami tidak melakukan persentase orang yang masuk ke kantor, tapi semua fleksibel berdasarkan kepentingan-kepentingan dewan. Kami selalu mendasari aspek-aspek pelayanan itu jadi prioritas,” tuturnya. Menurut Indra, di DPR juga ada Satgas Covid-19 yang bertugas memonitor, menyisir, dan membuat laporan kepada Unit Pelayanan Kesehatan (Yankes) DPR. Bahkan, Satgas Covid-19 melakukan monitor secara 24 jam bagi semua yang melaporkan adanya indikasi positif Covid-19. Semua ini sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. “(Penutupan DPR) Tidak (berkaitan demo UU Ciptaker), kami tidak berkaitan dengan

adaya demo. Ini berkaitan dengan tanggung jawab DPR kepada fungsi anggaran, legislasi, pengawasan,” tuturnya.

Inilah:...

Remdesivir ditujukan untuk penggunaan emergensi pada pasien COVID-19. Hanya pasien dewasa dan remaja berusia di atas 12 tahun dengan berat badan 40 kg atau lebih yang bisa diberikan obat ini. Syarat lainnya pasien harus masuk dalam kategori berat yang dirawat inap di rumah sakit. Selain merek Covifor yang diimpor PT Kalbe Farma Tbk, sampai Sabtu (3/10/2020), BPOM telah memberi izin pada dua merek obat antivirus remdesivir lainnya. Berikut 3 merek obat antivirus remde-

► Sambungan hal 1 Luna Maya berjoget ataupun bernyanyi untuk meramai-

Karena itu, menurut Indra, DPR memilih opsi percepatan agenda-agendanya, khususnya berkaitan dengan fungsi DPR. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang lebih luas lagi. DPR juga saat ini melakukan penyemprotan disinfektan di

sivir yang telah disetujui BPOM untuk didistribusikan seperti yang dikutip dari situs resmi BPOM:

► Sambungan hal 1

Pemuda:...

Timnas U-19 Uji Coba Lawan Tim Kuat

1. Covifor Covifor mendapat nomor registrasi T-RG.01.03.32.322.09.20.04984/ NE yang diterbitkan BPOM pada 19 September 2020. Covifor diproduksi Aspiro Pharma Limited untuk Hetero Labs Limited, perusahaan farmasi generik terkemuka di India dan produsen obat antiretroviral terbesar di dunia. Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius selaku distributor menjelaskan Covifor dijual di Indonesia seharga Rp 3 juta per dosis.

kan sejumlah acara perkawinan. Dia mengaku pernah melihat Armina secara langsung saat berjalan bersama

Namun dia menjelaskan bahwa harga remdesivir tersebut masih bisa disesuaikan ke depannya jika volumenya mengalami peningkatan. "Ini harga juga sangat tergantung dengan volume. Jadi kalau misalnya volumenya meningkat, harga juga semua bisa ditinjau kembali," ujar Vidjongtius dalam konferensi pers virtual, Kamis (1/10/2020). 2. Desrem BPOM mengeluarkan izin untuk remdesivir merek Desrem pada 30 September 2020 dengan nomor registrasi T-RG.01.03.32.322.09.20.05477/ NE. Desrem diimpor oleh perusahaan farmasi BUMN Indofarma. Obat antivirus ini diproduksi Mylan Labo-

temannya menuju Kelurahan Jelapat. Ketika itu temannya mengatakan itu Luna Maya. "Saya langsung bilang kepada teman, saya kenal karena

“Dijual” Murah Seperti diketahui, DPR jadi sasaran hujatan masyarakat dan aksi demonstrasi setelah pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja. Bahkan, ada yang sampai “menjual” gedung DPR sebaai bentuk rasa kesal kepada wakil rakyat. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar menanggapi satire menjual gedung DPR RI di beberapa markerplace online itu. Menurut dia, sindiran itu merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian dari proses pendewasaan dalam demokrasi. “Ya enggak apa-apalah itu hak, hal-hal semacam itu bagian dari proses pendewasaan kita-lah,” kata Iskandar dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung melalui akun Instagram DPR RI, Rabu (7/10/2020). Kendati begitu, Iskandar meminta agar polisi menindak tegas para pelaku satire penjua-

ratories Limited, India. Direktur Utama PT Indofarma Tbk Arief Pramuhanto memastikan akan menjual obat anti-Corona remdesivir yang bernama DESREM dengan harga yang terjangkau. Obat itu akan dibanderol dengan harga di bawah Rp 2 juta per dosis. "Harga kami buat akan lebih terjangkau yaitu di bawah Rp 2 juta/dosis," ungkap Arief kepada detikcom, Sabtu (3/10/2020). Menurut Arief obat ini mulai tersedia pekan depan. Sama seperti Covifor, Desrem diproduksi atas lisensi Gilead Sciences. 3.Jubi-R Jubi-R diproduksi perusahaan farmasi India Immacule Lifescience Pvt yang berlokasi di Na-

sering melihat videonya di Facebook. Setelah itu saya meminta nomor telepon Luna Maya," ucap lelaki yang bekerja sebagai buruh bangu-

ZAGREB (GN)-Timnas Indonesia U-19 diprediksikan akan menghadapi lawan yang kuat dalam uji tanding selama Oktober 2020. Timnas Indonesia U-19 telah menghadapi 7 kesebelasan berbeda sepanjang pemusatan latihan di Kroasia pada September 2020. Memasuki bulan kedua di Negara Balkan tersebut, Witan Sulaeman dan kawan-kawan sudah dijadwalkan bertemu tiga lawan berbeda dalam enam laga uji coba. Shin Tae Yong, pelatih Timnas U-19, menilai lawan memiliki kekuatan yang akan memberi manfaat buat kemajuan anak asuhnya. “Kami berencana menjalani enam laga uji coba di Split, Oktober ini. Lima pertandingan sudah pasti lawannya, namun satu lawan masih menunggu kepastian,” kata Shin Tae Yong. “Dari lima pertandingan [yang sudah pasti] saya rasa lawannya kuat dan bagus untuk perkembangan tim,” sambungnya dikutip dari laman Youtube PSSI. Timnas Indonesia U-19 akan bertemu kesebelasan NK Dugopolje, Kamis (8/10/2020). Selanjutnya, skuad Garuda Muda akan berhadapan dengan Makedonia Utara pada Minggu (11/10) dan Rabu (14/10). Timnas Indonesia U-19 kembali akan menjalani laga uji tanding pada Selasa (20/10) dan Jumat (23/10) melawan Bosnia dan Herzegovina. Setelah itu masih ada uji coba terakhir yang akan dilangsungkan Senin (26/10) menghadapi lawan yang belum dipastikan. Dari tiga lawan yang sudah dipastikan, Shin Tae Yong dan anak asuhnya sudah pernah bertemu Bosnia dan mengalami kekalahan 0-1 pada 25 September. Ketika itu Shin Tae Yong melakukan rotasi pemain dan menurunkan beberapa pemain yang belum pernah tampil seperti Jack Brown, Erlangga Setyo, dan Andre Oktaviansyah.cnn

lan gedung DPR tersebut. “Itu urusan Kementerian Keuangan sama yang bersangkutan urusan kepolisian, menurut saya polisi juga harus menindak tegas. Jadi joke-joke semacam itu saya kira tidak perlu dipakai,” ucap dia. Menurut dia, jika ada satire seperti itu, maka yang berwenang menindaklanjuti ialah Kementerian Keuangan serta pihak kepolisian. Mengingat Gedung DPR RI merupakan milik Kementerian Keuangan RI. “Joke DPR dijual kan nggak tahu maksudnya apa, jadi kawan-kawan tanya saja sama yang jual maksudnya apa,” katanya. Sebelumnya diberitakan, sejumlah layanan e-commerce terpantau beberapa seller secara gamblang menjual gedung DPR beserta isinya. Pantauan Rabu (7/10/2020), unggahan produk jualan satire ini ada di Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Di Shopee misalnya, penjual dengan nama akun azizwr_02 menjual gedung DPR seharga Rp 10.000 dengan keterangan “Jual Murah Gedung DPR dan Isinya”. Selanjutnya di Tokopedia,

lagarh. Obat injeksi ini diimpor Dexa Medica. BPOM mengeluarkan izin obat antivirus remdesivir merek Jubi-R pada 30 September 2020 dengan nomor registrasi T-RG.01.03.32.322.09.20.05479/NE. Remdesivir sebenarnya merupakan obat yang dipakai untuk menangani wabah ebola. Gilead Sciences memberi lisensi pada sejumlah perusahaan farmasi di India, Pakistan, dan Mesir untuk memproduksi obat tersebut. Seperti yang dikutip dari situs resmi Gilead dengan lisensi tersebut perusahaan farmasi yang ditunjuk berhak untuk menerima transfer teknologi produksi remdesivir dari Gilead Untuk penyakit Covid-19, obat antivirus remdesivir berfungsi untuk

nan, bengkel, dan kadang jadi sopir itu. Dia kemudian menghubungi Luna Maya dan akhirnya bisa bertemu. Setelah tiga hari

penjual dengan nama Warteg Pisau menawarkan gedung DPR seharga Rp 100.000 dengan keterangan “Dijual Gedung DPR Beserta Anggotanya”. Lalu di Bukalapak, Excelency Store menawarkan “Big Sale Gedung DPR” seharga Rp 123 juta. Ia pun mencantumkan deskripsi bahwa produk ini ready stock. Senior Corporate Communications Manager Bukalapak, Gicha Graciella, mengatakan pihaknya sudah menurunkan penjualan gedung DPR tersebut. “Pelapak yang terbukti menjual produk yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan akan segera di take-down oleh tim yang terkait,” ungkap Gicha kepada tim Tekno Liputan6. com pada Rabu (7/10/2020). Gichaa mengatakan, Bukalapak mempersilakan pelapak untuk menentukan harga produk dan strategi penjualan masingmasing. Namun, Bukalapak akan menindak tegas pelapak yang menjual produk yang menyalahi aturan, serta tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan. Hal ini juga mengacu pada peraturan pemerintah dan hukum yang berlaku.* det, l6, wis

menghambat replikasi virus Corona di dalam tubuh manusia. "Jadi mudahmudahan kalau masuk remdesivir, replikasi virus ini akan dihambat sehingga tidak terjadi keparahan yang lebih lanjut, dan kemudian sistem imun kita akan bisa mengendalikan," ujar dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Erlina Burhan. Selain tiga perusahaan farmasi yang telah mendaftarkan ke BPOM di atas, PT Kimia Farma Tbk juga akan mendistribusikan obat antivirus remdesivir. Sekretaris Perusahaan PT Kimia Farma, Ganti Winarno Putro kepada detikcom menyebutkan rencana tersebut sedang dalam proses.(*)

kemudian, ia langsung menikahinya. Rizky berkomitmen akan tetap mempertahankan pernikahannya dan berharap selalu

langgeng. Rizki juga tidak mempermasalahkan walaupun dalam perjalanan pernikahannya ini tidak dikarunia anak. (dtc)


surabaya

6

minggu ke-265

8 - 14 Oktober 2020

KESEHATAN

TOLAK UU OMNIBUS LAW CIPTA KERJA

Hari Ini, Buruh Kepung Surabaya SURABAYA (GN) – Gelombang unjuk rasa mahasiswa dan buruh di berbagai daerah di Jawa Timur tampaknya bakal berkumpul di Surabaya. Diperkirakan ribuan buruh dari Surabaya, Sidoarjo maupun Gresik, bakal mengepung gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura Surabaya, Kamis (8/10/2020) hari ini. Dalam aksinya, para buruh menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang telah disahkan lewat paripurna DPR RI, Senin (5/10/2020) kemarin. Demo juga akan dilangsungkan di titik-titik sentral industry, seperti kawasan SIER Rungkut, Kawasan Industri Tandes Margomulyo. Koordinator SPKEP SPSI Surabaya, Dendy Prayitno mengatakan demo besar-besaran akan terjadi pada Kamis (8/10/2020) hari ini. “Masyarakat yang berani menyampaikan benar adalah benar, salah adalah salah. Tanggal (8/10/2020) besok, kita sampaikan serentak di DPRD Jatim, seluruh buruh seJatim akan hadir,” kata Dendy di Surabaya, Rabu (7/10/2020). Senada juga disampaikan Ketua Bidang Buruh dan Miskin Kota Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Surabaya, Habibus Shalihin. Ia mengatakan, perkiraan ada 3.000 massa aksi yang mengikuti unjuk rasa, Kamis (8/10/2020). Massa tersebut terdiri dari gabungan 50 organisasi baik dari organisasi buruh, tani,

Hasil Tes Swab Keluar, DPRD Bebas Covid-19 SURABAYA (GN) - Hasil tes swab massal yang digelar DPRD Surabaya beberapa hari lalu sudah keluar. Pimpinan hingga anggota dewan dinyatakan negatif Covid-19. “Hasilnya yang sudah keluar hari ini, semua pimpinan dan anggota DPRD Kota Surabaya dinyatakan negatif COVID-19. Ada sekitar 29 terdiri dari pimpinan dan anggota DPRD, yang mengikuti tes swab. Hasilnya negatif semua. Puji syukur kami sehat,” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya, Rabu (7/10/2020). Tes swab massal itu digelar selama tiga hari yakni Sabtu, Senin dan Selasa atau 3-6 Oktober 2020. Tes swab diikuti 363 orang yang terdiri dari pimpinan dan anggota DPRD, karyawan PNS dan pekerja kontrak. Adi menambahkan, untuk hasil tes swab yang lainnya belum keluar. Pihaknya masih menunggu dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya. “Sedangkan anggota DPRD yang tidak mengikuti tes swab kemarin, di antaranya karena sedang berada di luar kota dan menjalani tes swab secara mandiri,” imbuh Adi. (dtk)

PILKADA

KPU Diminta Segera Cetak APK Resmi Aparat kepolisian berjaga-jaga di depan gedung DPRD Jatim di Jalan Indrapura Surabaya.

mahasiswa, dan kaum miskin kota. Pada aksi tersebut, massa aksi sepakat menyuarakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah, yang rencananya dimulai dari Bundaran Waru, Sidoarjo, pukul 10.00 WIB.. “Kesepakatan temen-temen elemen, kami akan mendatangi Gedung Negara Grahadi. Tapi memang ada rencana ada tiga titik sasaran aksi, antara Gedung Negara Grahadi, Kantor Gubernur, dan DPRD Jatim,” kata Habib, di Surabaya, Rabu (7/10/2020). Dia menegaskan, tuntutan utamanya desakan kepada pemerintah dan DPR agar membatalkan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.

“Kami gelorakan mosi tidak percaya kepada Pemerintah dan DPR yang telah mengkhianati rakyat,” ujarnya. Menko Pergerakan BEM Unair, Mas Chaq, menyatakan mahasiswa juga akan ikut bergabung dalam aksi tersebut. Gabungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa dan organisasi lain akan mengikuti aksi mulai dari Bundaran Waru. “Kami masih menyiapkan dan memastikan jumlah massa dari mahasiswa. Kami juga bergabung dalam aksi Gerakan Tolak Omnibus Law,” kata dia. Di tempat terpisah, puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Rabu

(7/10/2020) menggelar aksi pemanasan di Jalan Margomulyo. Mereka konvoi sambil menyuarakan penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja. Akibat konvoi aksi tersebut, arus lalu lintas sempat tersendat. Selain berorasi, massa buruh juga membagikan selebaran berisi penolakan UU Omnibus Law. Demo buruh ini mendapat pengawalan dari Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. “Kami hanya mensosialisasikan pada tanggal 8 (Oktober) para pekerja untuk menuntut haknya,” kata salah seorang orator di atas mobil komando. Kabag OPS Polrestabes Surabaya, AKBP Anton Elfrino

Trisanto mengatakan, pihaknya akan menerjunkan 600 personel kepolisian untuk mengamankan demon di beberapa titik. “Ada 600 personel yang disiapkan dari Polrestabes Surabaya untuk mengamankan jalannya demo. Petugas juga akan saling memback-up,” ujar Anton, Rabu (7/10/2020). Anton menjelaskan ada beberapa titik yang menjadi tempat buruh untuk unjuk rasa. Yakni di kawasan Industri Margomulyo-Tandes dan Rungkut SIER. “Hari ini pengamanan pertama di titik kumpul pendemo di SIER, RungkutTenggilis. Lalu lokasi sasaran Kawasan Industri Margomulyo Tandes. (dtk/rep/sir)

SURABAYA (GN) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya dinilai cukup lambat mencetak alat peraga kampanye (APK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya. Buktinya, hingga kini KPU belum juga mencetak APK, padahal pelaksanaan Pilkada jika tidak ada penundaan bakal digelar dua bulan lagi. Juru Bicara Tim Pemenangan Eri-Armudji, Achmad Hidayat menyayangkan lambatnya kinerja KPU Surabaya. Menurutnya, kebutuhan APK itu sangat dibutuhkan untuk kepentingan sosialisasi, baik itu baliho, spanduk, maupun umbul-umbul. “Di tengah belum tercetaknya APK para kandidat, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya justru melakukan pembongkaran terhadap APK yang dipasang tim untuk sosialisasi kepada warga,” ujar Achmad, Rabu (7/10/2020). Pembongkaran APK oleh Bawaslu, kata Achmad, juga bisa menghambat upaya pengenalan dan sosialisasi pasangan calon kepada khalayak ramai. Tidak hanya itu, menurutnya dengan minimnya sosialisasi, bisa menurunkan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya. ”Ini Bawaslu seolah kacamata kuda. Mestinya kan memahami situasi. Pilkada kurang dari 2 bulan, sementara APK dari KPU belum jadi. Pembongkaran terhadap APK ini menghambat sosialisasi pasangan calon. Kalau sosialisasi kurang, dikhawatirkan partisipasi pemilih akan sangat rendah,” ujarnya. * cty

Dewan Pantau Bansos Beras Kemensos SURABAYA (GN) - Menteri Sosial Juliari Peter Batubara bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, melaunching bansos beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Surabaya. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni berharap bantuan tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik. “Yang pertama meskipun diperbolehkan UU, menurut saya itu sama dengan mengolah data kemiskinan untuk Pilkada. Aromanya ini kan berbau politik. Semoga tidak disalahgunakan,” kata Fathoni, Rabu (7/10/2020). Pria yang akrab disapa Toni ini menyebut bantuan KPM PKH ialah instrumen negara yang rawan dimanfaatkan untuk kampanye terselubung. Menurutnya, turunnya bantuan ini di saat momen kampanye Pilkada Serentak di Surabaya

rawan dipolitisir. “Semoga warga Surabaya bisa cerdas dan jeli. Kalau berangkatnya kemanusiaan, masyarakat terdampak sudah diberi bansos oleh Pemkot Surabaya yang totalnya Rp 164 Miliar sejak dulu, kan banyak warga terdampak dan mereka juga butuh. Apa pun yang dilakukan wali kota agak susah kalau dinilai kemanusian saat ini. Tapi lebih dominan kepentingan kontestasi,” jelas Ketua DPD Partai Golkar Surabaya ini. Ia berharap tujuan pemerintah membagikan PKH berupa uang non-tunai yang dirupakan sembako merupakan tujuan kemanusiaan. “Semoga masyarakat Surabaya jeli dan tidak terpengaruh dengan program yang berbasis politik bukan kemanusiaan,” imbuhnya. Mensos Juliari memastikan bahwa bantuan KPM PKH tidak akan dipolitisir. Juliari membeberkan dirinya sudah menegur kepala dae-

rah agar tidak politisasi. “Kita sudah tegur beberapa daerah, temen-temen jangan dipolitisasi karena saya dapat laporan berasnya sudah siap transporternya, tapi ada permintaan penundaan dengan alasan kurang relevan. Saya meminta kepala daerah, beras dan transporter yang tersedia agar segera disalurkan karena banyak warga yang sudah menunggu,” terangnya. Juliari menyebut program bansos sembako untuk KPM PKH sangat kecil kemungkinannya untuk disalahgunakan demi kepentingan Pilkada Serentak 2020. “Saya kira gak bisa disalahgunakan. Saya kira sangat kecil kemungkinan,” imbuhnya. Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan ada 115 ribu KPM PKH yang menerima bantuan tersebut di Surabaya. “Jumlahnya ada 115.400 KPM PKH di Surabaya,” singkatnya. (pur/dtk)

Risma Pamer Zona Kuning di Depan Mensos SURABAYA (GN) – Penyebaran virus Covid-19 di Surabaya dari hari ke hari terus menurun. Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan sambutan dihadapan Menteri Sosial (Mensos) RI Juliari Batubara saat berkunjung di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Rabu (7/10/2020). Wali Kota Risma menyampaikan jika Surabaya statusnya sudah zona kuning. “Kemarin Pak Menteri terus terang saya bingung, kami tidak dapat obat sama sekali saat itu. Mungkin kalau kejadiannya saat itu kami dapat obat, karena kami punya uang tapi nggak bisa beli kemana. Akhirnya menjadi besar (aksus) saat itu, tapi sekarang Alhamdulillah sudah menjadi kuning,” kata Risma. Meski Surabaya sudah berstatus kuning, Risma tetap meminta penerapan protokol kesehatan di Surabaya. Agar ekonomi tetap berjalan dan masyarakat yang sebelumnya tidak bisa bekerja akibat terdampak pandemi Covid-19, bisa kembali bekerja.

Wali Kota Risma saat memberikan sambutan dihadapan Mensos Juliari Batubara.

“Makanya kita di Surabaya harus terapkan protokol meskipun kondisinya sudah kuning, supaya ekonominya bisa jalan. Kalau jalan artinya kita bisa mengakses perekonomian, bisa kerja kembali dan seterusnya,” ujarnya. Namun, jika dilihat dari laman peta sebaran Covid-19 pusat Surabaya masih berisiko sedang atau berstatus zona oranye. Hal tersebut tentunya berbeda dari apa yang disampaikan oleh Risma. Sedangkan di peta sebaran Covid-19 Jawa Timur, Surabaya juga masih berstatus zona oranye. Status

tersebut berdasarkan data per Selasa (6/10/2020). Bahkan Kota Surabaya masih memiliki penambahan kasus sebanyak 68 menjadi 14.683 dan pasien Covid-19 meninggal ada lima orang menjadi 1.087. Namun angka kesembuhan jauh lebih banyak dibandingkan angka kasus, yaitu 82 orang menjadi 13.125. Di laman Covid-19 Surabaya sendiri, dari angka komulatif terkonfirmasi 14.683 kini tersisa 471 pasien positif Corona yang dalam perawatan. Kasus suspek sendiri terdapat 422 orang dan probable 249 orang. pur,dtk


ekonomi-bisnis

minggu ke-265 8 - 14 Oktober 2020

Perkuat Peran Ekonomi Berbasis Pesantren

DPRD KOTA SURABAYA

Jatim Siap Masuk Pasar Halal Dunia

Komisi B DPRD Surabaya Minta Pemkot Genjot PAD meski Pandemi Belum Usai SURABAYA (GN) - Masa pandemi COVID-19 sampai sekarang belum berakhir. Meski demikian, Komisi B DPRD Kota Surabaya yang membidangi Perekonomian, meminta agar Pemkot Surabaya tetap menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya pajak parkir. Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz. Dia mengatakan, bahwa target pajak yang baru harus benar-benar dikejar supaya terealisasi dengan maksimal, hingga akhir Desember mendatang. “Meski dimaklumi akibat pandemi, tapi semangat untuk merealisasi target harus dilakukan,” katanya, Senin (5/10/2020). Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memahami bahwa optimalisasi pendapatan yang ada masih cukup sulit. Bahkan, lanjut

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz

dia, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya tidak mungkin menaikkan nilai retribusi yang sudah ditetapkan karena

mengubah tarif retribusi harus melalui perubahan Peraturan Daerah (Perda). Untuk itu, ia meminta agar Pemkot Surabaya benar-

SURABAYA (GN) – Di tengah pandemi Covid-19, warga Jatim diminta ikut menggeliatkan perekonomian Jatim. Salah satu dari sekian sektor yang diinginkan adalah peran Pondok Pesantren (Ponpes). Geliat tersebut diharapkan mampu menembus pasar halal hingga ke level internasional. “Harapan besar agar Ponpes nantinya tak hanya sebagai lembaga penting pembentuk karakter, namun juga sebagai lembaga yang punya kontribusi signifikan dalam perekonomian daerah,” ujar Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menjadi keynote speaker acara Webinar Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2020 secara virtual di Kantor Bank Indonesia Jawa Timur, Rabu (7/10/2020). Lebih lanjut Wagub Emil menyampaikan, jumlah Ponpes di Jatim saat ini mencapai 4.718. Dari jumlah tersebut terdapat 938.000 santri. Menurut Emil, dengan jumlah SDM yang hampir menyentuh satu juta itu, dirinya optimistis bahwa potensi tersebut bisa terus dikembangkan. “Ini adalah jumlah yang banyak, sehingga mencerminkan potensi dari pondok pesantren. Di mana satu juta santri di dalamnya bisa jadi pilar integritas,” tuturnya. Karena kondisi itu, dia berharap agar Ponpes bisa ambil bagian dalam upaya penggerak perekonomian hingga menjangkau pasar-pasar halal internasional, di mana Indonesia sebagai negara pemeluk Islam terbesar di dunia. “Saya berharap Ponpes di

benar serius dalam mengejar target pendapatan parkir sebab saat ini sudah banyak kantor di Surabaya yang sudah buka. Begitu juga dengan pusatpusat perbelanjaan di Kota Pahlawan yang sudah banyak beroperasi serta tempattempat nongkrong seperti kafe maupun restoran juga mulai ramai. “Saya optimistis bisa. Pemkot tidak boleh kendor karena pandemi. Pendapatan daerah harus digenjot,” katanya. Diketahui, target pendapatan pajak parkir sekitar Rp 107 miliar pada tahun anggaran 2020. Namun karena adanya pandemi COVID-19, hingga saat ini masih terealisasi Rp 38 miliar atau masih jauh dari target yang ada. Pemkot Surabaya mengusulkan penurunan target hingga 44 persen atau Rp 63 miliar agar tercapai hingga Desember 2020. adv

Pemkot Surabaya diminta serius dalam mengejar target pendapatan parkir sebab saat ini sudah banyak kantor di Surabaya yang sudah buka.

Perbaiki Serapan Anggaran PEN, Menkeu Akan Evaluasi

7

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak

Jatim bisa menjadi penggerak, bahkan trend center untuk mendorong Jatim bahkan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi yang bisa menguasai pangsa pasar halal,” ujar Wagub Emil. Untuk menghadapi itu, sebut Wagub Emil, Pemprov Jatim tengah menyiapkan tiga pilar utama, yaitu Santripreneur, Pesantrenpreneur, dan Sosiopreneur. Untuk Santripreneur, di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, rencananya akan memperkuat program pemberdayaan santri. Harapannya bisa menambah pemahaman dan keterampilan para santri menghasilkan produk yang bernilai jual lebih. Sedangkan program One Pesantren One Product (OPOP) yang digagas Dinas Koperasi dan UMKM, rencananya akan melakukan pemberdayaan bekerja sama dengan Koperasi Pondok Pesantren. Dia meyakini bahwa perekonomian Jatim akan sejalan dengan kepentingan kesehatan di masyarakat. “Kita tentunya tidak ingin

krisis kesehatan ini kemudian menjadi krisis ekonomi yang berkepanjangan. Justru kita ingin bahwa kondisi ekonomi bisa dijaga pada level yang memungkinkan untuk memiliki imunitas terhadap krisis kesehatan,” jelas mantan Bupati Trenggalek ini. Sebelumnya Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menyatakan saat ini adalah momen yang tepat untuk mengembangkan potensi industri produk halal dan jasa keuangan syariah di Indonesia. Menurut Wapres, sebagai anggota negara G20 dan berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia berpotensi menjadi salah satu kekuatan ekonomi dan keuangan syariah terbesar di dunia. Bahkan Indonesia diprediksi akan masuk kelompok lima negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2045. Untuk itu, pemerintah mendorong dikembangkannya potensi keuangan syariah serta industri produk halal di Indonesia. Merujuk data statistik, masyarakat Indonesia menjadi konsumen makanan dan minuman halal terbesar di dunia. Indonesia juga menempati urutan ke-5 dalam pengeluaran untuk pariwisata halal, urutan ke-3 dalam pengeluaran untuk busana muslim, serta urutan ke-6 dalam pengeluaran berkaitan dengan kesehatan dan farmasi halal. “Target ke depannya kita harus dapat menjadi produsen untuk pasar domestik, dan sekaligus eksportir produk-produk halal untuk pasar halal dunia,” tegas Wapres. tis, fan

DPRD KOTA SURABAYA Komisi D Puji dan Sekaligus Soroti Even di Tengah Penyelenggaraan UN Habitat Day

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati

JAKARTA (GN) - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat sampai dengan 30 September 2020, realisasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah menunjukkan akselerasi pemanfaatannya. Realisasi bidang kesehatan sudah mencapai Rp 21,92 triliun atau 25,04% dari total pagu anggaran Rp 87,55 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa APBN hadir agar dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Indonesia. “Sebagai pengelola keuangan negara, saya terus memastikan APBN hadir dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Sri Mulyani melalui siaran pers yang diterima, Rabu (7/10/2020). Sejak terjadinya pandemi, pengelolaan APBN dioptimalkan untuk meminimalisir dampak negatif Covid-19 terhadap kehidupan masyarakat. Menkeu menyebut pihaknya juga akan terus mengevaluasi kebijakan yang dibuat dalam penanganan pandemi Covid-19. “Setiap saat pemerintah me-

monitor perkembangan realisasi program kebijakan, mengevaluasi, serta meningkatkan semaksimal mungkin kapasitas belanja untuk kesejahteraan rakyat,” bebernya. Sebagai informasi, dalam program PEN terdapat pengalokasian anggaran diantaranya perlindungan sosial mencapai Rp 157,03 triliun atau 77,01% dari total pagu Rp 203,91 triliun. Bidang sektoral K/L dan Pemda mencapai Rp 26,61 triliun atau 25,09% dari total pagu Rp 106,05 triliun. Bidang UMKM mencapai Rp 84,85 triliun atau 68,7% dari pagu Rp 123,47 triliun. Bidang insentif usaha mencapai Rp 28,07 triliun atau 23,27% dari pagu Rp 120,61 triliun, sedangkan untuk realisasi pembiayaan korporasi masih menunggu waktu realisasinya. Beberapa program baru pun telah terealisasi dengan baik. Bantuan subsidi gaji sudah tercapai hingga Rp 13,98 triliun untuk 11,65 juta peserta, Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) sudah disalurkan Rp 17,8 triliun kepada 7,64 juta

pengusaha mikro, serta bantuan operasional dan pembelajaran daring pesantren telah terealisasi Rp 2,02 triliun Sebelumnya Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional pemerintah telah menyiapkan tiga strategi. Pertama, akselerasi eksekusi program PEN misalnya dengan percepatan program existing yang telah memiliki alokasi DIPA serta percepatan regulasi dan eksekusi bagi program baru yang memiliki kesesuaian data dan mekanismenya tersedia. “Program usulan baru yang tidak didukung data valid dan membutuhkan perubahan regulasi yang rumit sebaiknya dialihkan untuk penguatan program existing yang implementatif,” katanya. Kedua, memperkuat konsumsi pemerintah yang dilakukan dengan belanja pegawai, percepatan belanja barang, belanja modal, dan relaksasi kebijakan. Ketiga, memperkuat konsumsi masyarakat. dja, sin

SURABAYA (GN) - Komisi D DPRD Surabaya memuji Pemkot Surabaya mampu menggelar even skala internasional UN Habitat Day sesuai protokol kesehatan. Tapi, dewan juga menyoroti even lokal yang menjadi mata pencaharian warga Surabaya justru masih dibatasi. dr Akmarawita Kadir, anggota Komisi D DPRD Surabaya tak menampik even internasional UN Habitat membawa sisi positif atas Kota Surabaya di mata internasional. Hal ini juga memicu investasi dan pembangunan yang baik di Kota Surabaya. “Sisi positifnya membawa nama baiknya Kota Surabaya dan memamerkan pembangunan Kota Surabaya. Itu bagus. Pemkot juga menerapkan protokol ketat,” ujar politisi Partai Golkar ini, Selasa (6/10/2020) di ruang rapat Komisi B. dr Akma menambahkan, dirinya melihat pada penyelenggaraan UN Habitat di tengah masa pandemi ini Pemkot Surabaya cukup disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari pembatasan jumlah tamu undangan, kemudian tamu datang di bandara langsung diswab, ditambah penerapan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) dan berpedoman VDJ (Ventilasi, Durasi dan Jarak ruang). “Pemkot saja sudah bisa mulai menggelar kegiatan skala internasional dengan berbasis pada protokol kes-

Anggota Komisi D DPRD Surabaya dr Akmarawita Kadir

ehatan tadi. Sebenarnya ini bisa juga diberlakukan pada even atau tempat usaha hiburan atau rekreasi yang ada di Surabaya,” ujar Akma. Dia tak ingin, terjadi kesenjangan dan masyarakat yang melihat justru sakit hati. Pasalnya, ketika banyak pekerja atau karyawan rumah usaha hiburan di-PHK karena pembatasan dan aturan normal baru, Pemkot justru sukses dengan even internasionalnya. “Pemkot bagus, tapi di sisi lain, banyak tempat-tempat usaha yang kemudian pekerjanya dirumahkan dan PHK. Harusnya bisa seimbang. Dan ini momen yang tepat even lokal atau usaha hiburan dihidupkan lagi dengan prokes yang sama,” ujar alumnus Kedokteran

Universitas Wijaya Kusuma ini. Pemkot Surabaya kata dia bisa segera merevisi Perwali No 33 Tahun 2020 tentang Tatanan Kenormalan Baru. Sehingga RHU bisa dibuka kembali dan tempat kerja bisa mempekerjakan kary-

awannya kembali dengan penerapan protokol serupa. Dia menambahkan, adapun pedoman yang direkomendasikan WHO dan Gugus Tugas Covid-19 ialah prinsip 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak) dan VDJ (Ventilasi, Durasi dan Jarak Ruang). “Wajib memakai masker dengan benar dan tepat menutup hidung, sering mencuci tangan, menjaga jarak minimal 1 meter,” ujarnya. Sedangkan VDJ juga sudah mulai diterapkan baik oleh event organizer selama era new normal ini. Yakni, ventilasi wajib tersedia untuk sirkulasi udara dalam sebuah ruangan. Durasi harus mengutamakan efisiensi waktu dan tak terlalu lama. Jarak meliputi pengurangan kapasitas jumlah orang guna menghindari gerombolan dan kerumunan, maksimal 50 persen dari jumlah dan menyesuaikan ruangan. adv

Gelaran even internasional UN Habitat Day di Surabaya berjalan sukses.


pantura

8

SEBUT UU CIPTA KERJA JADI UU CIPTA KARYA

Mahasiswa Teriaki Anggota Dewan LAMONGAN (GN) – Pengesahan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja oleh DPR RI pada sidang paripurna, Senin (5/10/2020), mendapat penolakan dari berbagai kalangan. Aksi penolakan ini diperlihatkan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lamongan, di depan gedung DPRD Lamongan, Rabu (7/10/2020). Para mahasiswa tidak hanya menyoal UU Cipta Kerja, mahasiswa juga mengungkit pengesahan Perda RT/RW yang disahkan DPRD Lamongan. Aksi unjuk rasa ini pun mendapat perhatian seorang anggota DPRD Lamongan, Abdul Shomad. Ironinya, saat menemui para demonstran, Shomad justru membuat massa aksi kecewa. Pasalnya, Shomad menyebut UU Cipta Kerja dengan UU Cipta Karya. Sontak kekeliruan penyebutan nama UU ini membuat puluhan mahasiswa meneriaki Shomad. “Coba sebutkan mana Undang-Undang Cipta Karya yang sampean anggap tidak sesuai,” kata Shomad yang disambut teriakan dan sorakan mahasiswa. Kesalahan sebut anggota DPRD Lamongan tersebut memicu kemarahan dan sorakan pengunjukrasa. “Bukan kapasitas saya untuk menjawab tuntutan mahasiswa terkait UU Cipta Karya itu,” ungkap Shomad yang juga disambut dengan semakin kerasnya teriakan dan

Puluhan mahasiswa dari PMII Lamongan saat terjadi adu dorong dengan kepolisian.

sorakan mahasiswa. Mahasiswa akhirnya menolak semua apa yang disampaikan Shomad, dan meminta Shomad balik kanan. Meski Shomad sempat mengajak mahasiswa untuk masuk ke gedung DPRD Lamongan untuk membahas dan menyuarakan aspirasinya. Ajakan ini tidak direspon massa hingga Shomad kembali masuk ke gedung DPRD. “Kalau wakil rakyat tidak tahu Undang-Undang Cipta Kerja, bagaimana bisa diajak dialog dan berdiskusi. Inikah kualitas anggota DPRD

Warga Semanding Terima Bantuan Air Bersih

TUBAN (GN) — Kekurangan air bersih yang dialami warga Desa Prunggahan dan Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, akhirnya mendapat perhatian berbagai kalangan. Kali ini giliran Dhompet Dhuafa Jawa Timur menyalurkan 63.600 liter air bersih untuk kepada 8.341 jiwa. “Dua hari kami menyalurkan bantuan air bersih kepada dua desa yang ada di Kecamatan Semanding, Tuban,” kata Agus Tria Budi W selaku Pendamping Program Divisi Kebencanaan dan Kerelawanan, BPBD Tuban, Rabu (7/10/2020). Ia mengatakan, sebelumnya Dompet Dhuafa sudah melakukan kordinasi untuk penyaluran air bersih, dari relawan setempat dan merujuk data dari BPBD Tuban bahwa Kecamatan Se-

manding merupakan tempat yang sering mengalami kekeringan. Sebab wilayah tersebut merupakan bukit kapur dan bebatuan sehingga sulit didapatkan air bersih. “Bantuan seperti ini sangat meringankan beban warga akan kebutuhan air bersih. Terutama untuk kebutuhan mandi dan memasak,” tuturnya. Kepala Dusun Tlogopule, Desa Prunggahan Kulon, Edy menjelaskan, kesulitan air bersih tidak hanya terjadi disaat musim kemarau. Bahkan ketika musim penghujan pun, Desa Prunggahan Kulon juga sering kesulitan air bersih. Pasalnya, hingga saat ini sumber air yang berada di Sendang Bektiharjo, belum dapat dinaikan ke atas pemukiman warga oleh PDAM. (kli)

Lamongan?” kata salah seorang korlap aksi, Ahmad Nasyir Falahuddin. Massa pun meminta Ketua DPRD atau selain Somad menemuinya. Berulangkali permintaan tersebut disampaikan, namun tidak ada lagi anggota dewan yang menemui massa. Bahkan massa sempat terlibat aksi dorong dengan polisi saat mahasiswa mencoba untuk masuk ke dalam gedung DPRD Lamongan. “Kami berpendapat UU Cipta Kerja tidak mencerminkan pemerintahan yang baik. Sebab

pembentukannya saja sudah main kucing-kucingan dengan rakyat apalagi nantinya saat melaksanakan peraturan tersebut, bisa jadi rakyat akan di akal-akali dengan peraturan tersebut,” tambahnya. PMII Lamongan, tegas Nasyir, juga menuntut agar Presiden tidak menandatangani RUU Cipta Kerja menjadi UU. Maski, secara otomatis bila tidak ditandatangani presiden tetap akan menjadi UU. Mahasiswa kecewa karena DPR dan pemerintah tidak peka terhadap kesengsaraan rakyat di tengah

pandemi Covid-19 yang justru membuat regulasi yang merugikan buruh dan rakyat. “DPR dan pemerintah memfasilitasi kepentingan monopoli ekonomi korporasi dan oigarki dan proses pembentukan UU Cipta Kerja tidak partisipatif dan eksklusif,” tegasnya. Usai adu dorong dan orasi di depan gedung DPRD Lamongan, puluhan mahasiswa diperkenankan masuk ke dalam gedung. Ditemui Abdul Shomad di dalam gedung, mahasiswa tetap dengan tuntutannya. (dtk/ trb)

TIGA TENAGA MEDIS POSITIF COVID-19

Layanan IGD RSUD Tuban Tutup 7 Hari TUBAN (GN) - Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Koesma, Tuban, ditutup selama tujuh hari. Penutupan dilakukan setelah tiga tenaga medis yang terdiri dari seorang dokter dan dua perawat di IGD dinyatakan positif Covid-19. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati mengatakan, layanan rawat jalan di IGD RSUD dr Koesma Tuban ditutup sejak 6-12 Oktober 2020. Sementara masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa mengakses rumah sakit terdekat. “Yang ditutup hanya layanan rawat jalan di IGD saja, untuk IGD PONEK (pelayanan obsteri

Tampak gedung IGD RSUD dr Koesma Tuban terlihat sepi setelah dinyatakan ditutup selama sepekan.

neonatal emergency komprehensif) dan pelayanan lainnya masih tetap buka,” kata Endah, Rabu (7/10/2020). Endah menegaskan, penutupan layanan IGD RSUD Tuban dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 meluas. Sedangkan hasil tracing, ditemuankan kasus positif baru

yang bermula dari seorang dokter jaga di IGD RSUD dr Koesma Tuban yang meninggal pada Kamis (1/10/2020) karena positif Covid-19. Dari temuan itu, pihaknya langsung melakukan tracing terhadap petugas medis dan karyawan rumah sakit. . (kcm/ lpt)

minggu ke-265

8 - 14 Oktober 2020

BAWASLU

Ribuan DPS Tuban Ditemukan Ganda TUBAN (GN) – Ribuan daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban terindikasi ganda. Hasil ini diketahui setelah pengawas desa/kelurahan Panwascam dan Bawaslu Tuban, melakukan evaluasi daftar pemilih. Dari 946.351 pemilih yang ditetapkan KPUK Tuban, sebanyak 25.974 pemilih dinyatakan ganda pada Pilkada Tuban 2020. “Hasil pencermatan hingga kemarin ditemukan 25.974 pemilih ganda,” kata M. Arifin, koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Tuban, Rabu (7/10/2020). Ribuan pemilih ganda itu tersebar di seluruh Kecamatan di Tuban. DPS ganda itu terbagi dalam tiga kategori, yakni ganda kriteria 1 (ganda nama, tanggal, dan bulan lahir), ganda kategori 2 (ganda nama, tanggal, bulan dan tahun lahir), serta ganda kategori 3 (ganda NIK, nama, tanggal, bulan, dan tahun lahir). Untuk ganda kategori 1 ditemukan 20.731 pemilih yang tersebar pada 18 kecamatan, kecuali Soko dan Palang. Sedangkan ganda kategori 2 sebanyak 4.518 pemilih tersebar di seluruh kecamatan. Sedangkan ganda kategori 3 sebanyak 725 pemilih yang juga tersebar di seluruh kecamatan. “Hasil temuan ini telah kami sampaikan ke KPUK Tuban dalam bentuk saran perbaikan,” ujar Arifin. Ia berharap KPU Tuban melakukan verifikasi faktual dalam proses dan pemutakhiran data pemilih dilakukan secara terbuka. “Kami mendorong adanya uji publik (terhadap DPS) di tingkat kabupaten,” tegas dia. Menanggapi hal itu, Nur Rokib Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Tuban mengatakan, Bawaslu Tuban belum menyerahkan secara resmi hasil temuan tersebut di tingkat kabupaten. Di luar temuan Bawaslu, KPU Tuban telah melakukan self assesment atau audit internal DPS. “Hasilnya, ditemukan pemilih ganda yang mirip dengan data ganda temuan Bawaslu,” terangnya. Terkait hal itu, ia menyampaikan, lembaganya telah melakukan langkah penyelesaian dengan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk melakukan verifikasi faktual. (drt)

BAWASLU

Ribuan DPS Tuban Ditemukan Ganda TUBAN (GN) – Ribuan daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban terindikasi ganda. Hasil ini diketahui setelah pengawas desa/kelurahan Panwascam dan Bawaslu Tuban, melakukan evaluasi daftar pemilih. Dari 946.351 pemilih yang ditetapkan KPUK Tuban, sebanyak 25.974 pemilih dinyatakan ganda pada Pilkada Tuban 2020. “Hasil pencermatan hingga kemarin ditemukan 25.974 pemilih ganda,” kata M. Arifin, koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Tuban, Rabu (7/10/2020). Ribuan pemilih ganda itu tersebar di seluruh Kecamatan di Tuban. DPS ganda itu terbagi dalam tiga kategori, yakni ganda kriteria 1 (ganda nama, tanggal, dan bulan lahir), ganda kategori 2 (ganda nama, tanggal, bulan dan tahun lahir), serta ganda kategori 3 (ganda NIK, nama, tanggal, bulan, dan tahun lahir). Untuk ganda kategori 1 ditemukan 20.731 pemilih yang tersebar pada 18 kecamatan, kecuali Soko dan Palang. Sedangkan ganda kategori 2 sebanyak 4.518 pemilih tersebar di seluruh kecamatan. Sedangkan ganda kategori 3 sebanyak 725 pemilih yang juga tersebar di seluruh kecamatan. “Hasil temuan ini telah kami sampaikan ke KPUK Tuban dalam bentuk saran perbaikan,” ujar Arifin. Ia berharap KPU Tuban melakukan verifikasi faktual dalam proses dan pemutakhiran data pemilih dilakukan secara terbuka. “Kami mendorong adanya uji publik (terhadap DPS) di tingkat kabupaten,” tegas dia. Menanggapi hal itu, Nur Rokib Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Tuban mengatakan, Bawaslu Tuban belum menyerahkan secara resmi hasil temuan tersebut di tingkat kabupaten. Di luar temuan Bawaslu, KPU Tuban telah melakukan self assesment atau audit internal DPS. “Hasilnya, ditemukan pemilih ganda yang mirip dengan data ganda temuan Bawaslu,” terangnya. Terkait hal itu, ia menyampaikan, lembaganya telah melakukan langkah penyelesaian dengan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk melakukan verifikasi faktual. Salah satunya NIK yang digunakan lebih dari satu orang. Yakni, memverifikasi faktual dengan mengambil dokumentasi administrasi untuk membuktikan kalau NIK itu digunakan dua orang yang berbeda. (drt)

POLISI BOJONEGORO BIKIN ROBOT CANGGIH

Deteksi Warga Tak Pakai Masker dan Nopol Palsu

Inovasi terus diperlihatkan kepolisian di Bojonegoro. Tuntutan untuk menertibkan masyarakat yang tak memakai masker sempat membuat kepolisian kerepotan. Namun saat ini, tugas kepolisian mulai sedikit ringan dengan munculnya robot baru karya anggota kepolisian setempat. Polisi di Bojonegoro menciptakan robot pendeteksi orang yang tidak pakai masker. Robot canggih ini telah dilaunching Polres Bojonegoro, Selasa (6/10/2020). Robot yang diberi nama Robot Bojonegoro Tangguh (Bobota) ini, mampu mendeteksi nomor polisi (Nopol) kendaraan palsu. Di samping itu, bisa mendeteksi warga yang tidak mengenakan masker pada masa pandemi Covid-19 ini. Bobota merupakan hasil karya salah Brigadir Nanang Saiful Hanafi.

Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan mengatakan, robot ini berbasis aplikasi Information Technologi (IT). Kehadiran robot diharapkan dapat mendukung tugas-tugas anggota kepolisian di tengah pandemi Covid-19 ini. Launching tersebut diikuti oleh Wakapolres Bojonegoro, Kabag Ops Polres Bojonegoro, para Kasat, Kasubbag Humas, dan awak media cetak, elektronik, online/siber Pokja Polres Bojonegoro. “Robot Bobota dibuat dengan me-

Petugas kepolisian terlihat mengoperasikan Bobota saat launching, Selasa (6/10/2020).

manfaatkan teknologi yang semakin canggih. Anggota kami ternyata mampu, dan Alhamdulillah karyanya bisa mendukung kinerja kami,” ujar Kapolres dengan bangga.

Robot Bobota bekerja dengan sistem aplikasi dan internet. Pada bodi robot terdapat dua kamera besar serta sensor dan beberapa pelaratan lain yang dapat merekam apa saja yang

ada di depannya. Bahkan, secara otomatis robot tersebut akan mengeluarkan suara melalui audio yang dipasang pada bodi bagian tengah. Kapolres menyebut beberapa fitur pada robot Bobota yang diklaim baru pertama kali ada di Indonesia ini, yakni antara lain kamera ALPR (Automatic License Plate Recognition). Kamera yang dapat mendeteksi tanda nomor kendaraan bermotor secara otomatis, merekam, serta menyimpan data nomor kendaraan bermotor. Sehingga pendataan plat nomor kendaraan dapat dilakukan pada saat kegiatan patroli, dan dilengkapi alarm apabila ada nomor kendaraaan yang masuk dalam blacklist. “Yang kedua AI Camera (Face Mask Detection Alert)

menggunakan pemanfaatan AI dan IoT yang dapat mendeteksi setiap masyarakat yang tidak menggunakan masker dan dilengkapi dengan himbauan untuk penggunaan masker,” terangnya. Selanjutnya adalah Video Call. Hal ini merupakan salah satu fitur untuk berkomunikasi dua arah antara masyarakat dan petugas guna meminimalisir kontak langsung. Announcement Speaker dilengkapi dengan 4 buah speaker yang dapat digunakan untuk memberikan pengumuman, imbauan, dan juga memutar audio. Robot ini juga dilengkapi Mobile Traffic Light, yaitu modul lampu pengaturan lalu lintas 4 arah yang dilengkapi dengan extension ketinggian yang dapat di sesuaikan dengan

kebutuhan. Dan yang terakhir adalah PTZ Camera 270? dan Camera 360?, merupakan kamera yang dapat berputar baik 270? atau 360? yang bertujuan untuk mengetahui kondisi dari arah tertentu. “Salah satu fitur Bobota adalah bisa mendeteksi warga yang tidak memakai masker di tengah kerumunan massa serta dapat berinteraksi dengan warga. Warga yang terdeteksi melanggar protokol kesehatan juga akan ditegur secara langsung petugas melalui command center yang berada di Mapolres Bojonegoro,” terangnya. Brigadir Nanang Saiful Hanafi pembuat robot menambahkan, Bobota ini merupakan robot berbasis information technologi dimana banyak sekali fitur-fitur yang ada. (bgs)


mataraman

minggu ke-265

9

8 - 14 Oktober 2020

Bupati Nganjuk Tunda Beli Alphard Rp 2,6 M

NGANJUK (GN)-Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, mengambil keputusan untuk menunda pengadaan mobil dinas mewah merek Toyota Alphard dan Camry. Ini setelah mendapat sorotan warga Nganjuk yang menilai kebijakan tersebut tidak sesuai dengan kondisi saat ini yang tengah prihatin akibat pandemi Covid-19. Penundaan pengadaan tersebut diungkapkan melalui Sekretaris Daerah Pemerintahan Kabupaten Nganjuk Mohamad Yasin. Menurut Sekda, dirinya sudah diperintahkan bupati agar menunda pengadaan mobil dinas mewah sebanyak 3 unit. Tak hanya itu, kata Yasin, bupati juga memberikan per-

GN/Istimewa

Novi Rahman Hidayat Bupati Nganjuk

nyataan lewat akun Facebook pribadinya. Masih menurut Yasin, Bupati Novi jauh-jauh hari sudah memerintahkan agar pengadaan mobil dinas jenis Alphard ditunda. “Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, memberikan

wawasan pada masyarakat Nganjuk, dengan menunda pembelian mobil dinas yang sudah direncanakan, dan Bupati Nganjuk sendiri berempati karena masa pandemi Corona-19, yang terus terjadi saat ini, “ ungkap Sekda Pemkab Nganjuk, Yasin saat bersama wartawan, Rabu (7/10/2020). Pengadaan mobil tersebut mendapat reaksi keras dari warga Nganjuk. Agus Saputra, petani brambang di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk, mengaku pengadaan Alphard bupati tidak bermanfaat. Sebab saat ini masih banyak warga Nganjuk yang membutuhkan bantuan karena dampak pandemi covid 19. Ia meminta agar bupati Novi bisa menunda

keinginannya itu, dan uang APBD bisa digunakan untuk keperluan rakyat. Mesk demikian sempat beredar pernyataan bupati di medsos yang bertentangan dengan apa yang disampaikan di media sebelumnya. Ada pernyataan bahwa pengadaan mobil Alphard itu tidak masalah dan sah-sah saja dilakukan. Tentu saja pernyataan kontradiktif itu membuat bingung masyarakat. Wahyu Prio Djatmiko, warga Nganjuk Kota ini, termasuk salah satu yang bingung karena dengan pernyataan bupati Novi yang dinilai tidak konsisten. Pria yang juga sebagai pengamat politik ini menyarankan kepada bupati dan para pejabat pengadaan, agar lebih

Ringkus Penjual dan Pembeli SS MAGETAN (GN)-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Magetan berhasil meringkus penjual dan pembeli narkoba jenis sabu-sabu yang beroperasi di wilayah hukum Polres Magetan. Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana SIK yang didamping Kasat Narkoba Polres Magetan AKP Dodik Wibowo SH dalam press conference, mengatakan penjual dan pembeli narkoba jenis sabu-sabu yang berinisial KN dan DMS berikut barang

buktinya berhasil diamankan jajaran Satresnarkoba Polres Magetan, Rabu (7/10/2020). Dari tangan pelaku KN berhasil diamankan satu buah handphone beserta sim card, satu kantong plastik klip yang berisikan serbuk putih yang diduga sabu dengan berat bruto 0,55 gram, satu perangkat bong alat hisab, satu buah korek api gas dan satu buah timbangan elektrik. Berdasarkan pengakuan tersangka KN, dirinya sudah 8 bulan mengon-

sumsi sabu. Sementara dari tangan DMS berhasil diamankan barang bukti berupa satu kantong plastik klip bening berisi serbuk kristal warna putih yang diduga sabu dengan berat 0,25 gram, tas pinggang kecil warna hitam, satu buah HP warna biru muda beserta sim card. Berdasarkan pengakuan tersangka DMS, dirinya sudah enam bulan mengonsumsi sabu. Atas perbuatan tersangka maka dikenakan Pasal 112 Ayat (1) Undang Undang No.35 Tahun 2009 tentang

Badrut Tamam Ajak PNS Bekerja Profesional dan Jadi Teladan Masyarakat PAMEKASAN (GN)–Bupati Pamekasan Badrut Tamam, Senin (5/10/2020) mengukuhkan dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPND) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Para PNS lulusan tes tahun 2019 itu jumlahnya sebanyak 339 orang yang terdiri tenaga kesehatan, guru dan tenaga administratif. Pengukuhan PNS kali ini berbeda dengan kebiasaan sebelumnya. Para PNS itu dikukuhkan dalam upacara terbuka dilapangan Nagara Bhakti depan Pendopo Ronggosukowati. Menariknya lagi pengukuhan dilakukan sore hari pada saat panas matahari masih menyengat. Namun pelaksanaan tetap berjalan khidmat dan lancar. Dalam pengarahannya Badrut Tamam mengajak para PNS itu bekerja maksimal dan professional. Dia juga berharap agar mereka menjadi abdi negara atau pegawai negeri sipil yang bisa memberikan yang terbaik kepada bangsa dan negara. Menjadi tauladan dalam kehidupan masyarakat serta bekerja lebih maksimal. “Alhamdulillah barusan semangat dari seluruh PNS luar biasa. Yang pertama yang saya sampaikan

Bupati Badrut Tamam saat serahkan SK kepada perwakilan PNS.

adalah bekerja sungguh-sungguh, maksimal, profesional, bekerja excellent, bekerja luar biasa. Dan saya pastikan para PNS itu lulus tidak ada jual beli jabatan apapun, ini murni semuanya kapasitas dan SDM nya bagus. Semoga menjadi pelayan yang terbaik bagi Pamekasan,” tuturnya. Badrut Tamam menilai para PNS yang dikukuhkan tampak memiliki semangat baru, anak anak muda yang dari wajah -wajahnya terlihat semangat yang luar biasa. Dia juga melihat, sesuai sumpah dan janjinya, para PNS itu untuk senantiasa membela negara, membela

GN/Masdawi

UUD 1945, membela rakyat, setia kepada pimpinan, kepada pemerintahan, serta bekerja maksimal dengan mendahulukan kepentingan negara dan rakyat diatas kepentingan pribadi. “Selamat sukses mudah-mudahan bapak ibu sekalian semakin bahagia bersama keluarga. Mudahan mudahan yang punya anak diberikan anak yang baik dan sukses. Mudahmudahan Pamekasan terus berbenah menuju yang terbaik. Mari bersama sama kami membawa Pamekasan ini menjadi kabupaten yang hebat berdaya saing, berkemajuan,” ajak Badrut Tamam. adv, mas

hati hati dalam menggunakan uang APBD dan hati hati saat memberikan pernyataan baik di media mupun di medsos agar tidak membingungkan masyarakat. Sebelumnya warga Nganjuk dihebohkan dengan rencana pengadaan mobil dinas untuk bupati dan wakil bupati senilai Rp 2,6 miliar. Anggaran sebesar itu rencana akan dibelikan Alphard yang diperuntukkan bagi bupati dan Camry bagi wakil bupati. Rencana tersebut dinilai tidak sensitif karena dilakukan di tengah pandemi covid 19 ini, hingga menuai berbagai sorotan, dan akhirnya bupati setuju menunda pengadaan tersebut. roy

Tersangka berikut barang buktinya

GN/Aryanto

Narkotika, dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000 dan paling banyak Rp 8.000.000.000. ary

Puluhan ASN di Blitar Terjaring Operasi Prokes Covid-19 BLITAR (GN)-Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar melakukan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) selama beberapa hari terakhir. Kemarin, Rabu (7/10/2020), operasi yustisi prokes di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Blitar menjaring puluhan ASN. Operasi dimulai dari Kantor Dinas PU, Perkim, Dinas Pendidikan, Disperindag, Dishub dan Dinas Arsip dan perpustakaan. Hasilnya, puluhan ASN terjaring dalam operasi tersebut. Kepala Bidang Perundang Undangan Satpol PP Kabupaten Blitar Ruslan mengatakan, selama menggelar penertiban operasi Prokes Covid-19 di kalangan aparatur sipil negara (ASN) sejak Senin lalu, terdapat 30 hingga 40 pelanggar terjaring operasi. “Pelanggaran Prokes di lingkungan Pemkab Blitar didominasi oleh pemakaian masker yang tidak benar. Sehingga mereka dikenakan hukuman sesuai dengan Peraturan Bupati No. 40 Tahun 2020 berupa sanksi sosial membersihkan lingkungan kantor dan mengucap teks Pancasila,” kata Ruslan. Ruslan mengatakan, pihaknya tak segan-segan mengnigatkan kepada seluruh ASN supaya disiplin dalam memakai masker dan menjaga jarak saat di luar maupun dalam berakifitas sehari-hari. Menurut Ruslan, Seharusnya para ASN memberikan contoh yang baik kepada masyarakat tentang kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan. tut

Tim Penertiban Prokes Keliling Razia Masker MOJOKERTO (GN) – Jika tidak ingin kena denda, atau di tes rapid, warga yang beraktifitas ke luar rumah utamanya yang melintas di jalan raya harus pakai masker. Karena, sekarang ini setiap hari tim Yustisi dan tim rapidtes tergabung dalam tim Penertiban Protokol Kesehatan (Prokes) menggelar operasi yustisi secara keliling di 18 kecamatan di Mojokerto. Tim gabungan Yustisi dan Rapidtes yang menggelar operasi yustisi sudah menjaring ratusan warga diketahui tidak bermasker. Mereka, terjaringn tim gabungan dijalan raya tersebar, Mojosari, Sooko, Pacet, Trawas, Gedeg, Pungging. Para pelanggar, selain kena denda juga dirapidtes. Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo, mengimbau masyarakat yang beraktifitas keluar rumah dan melalui jalan raya sebaiknya memenuhi standar protokol kesehatan, minimal warga harus menggunakan masker. Karena menggunakan masker diyakini bisa mencegah dan meminimalisir penularan virus Covid-19. “Masa sosialisasi sudah habis, dan kini masuk ranah penertiban, yang disertai sanksi kepada warga yang melanggarnya. Warga yang melanggar ya jangan marah, jika terjaring razia, akibat warga tak memakai masker. Dan warga juga jangan takut dirapidtes. Karena dua cara ini diyakini bisa meneggakan ketertiban, dan mencegah dan menurunkan penularan Covid-19 dikalangan masyarakat,”katanya. Bagi warga yang dirapidtes, lanjjut Pjs Bupati diimbau tidak takut. Karenarapid test salah satu langkah preventif mencegah penularan Covid-19. “Saya mohon semuanya kooperatif dalam mematuhi protokol kesehatan sesuai instruksi pemerintah. Kalau melanggar, kami terapkan rapid test di tempat. Jangan takut, upaya ini sifatnya preventif. Supaya jangan sampai terjadi apaapa. Bukan langsung vonis atau menyatakan sakit (Covid-19). Tidak ya, bukan seperti itu. Masyarakat harus paham ini,” kata Pjs Bupati Mojokerto. Sebelum meninjau pelaksanaan operasi yustisi, Pjs Himawan mengunjungi RSUD R.A. Basoeni. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka untuk mengetahui perkembangan penanganan pasien Covid-19 yang dirujuk ke rumah sakit tersebut. Pada kesempatan itu, Pjs bupati berpesan kepada seluruh tenaga medis RSUD R.A. Basonei untuk memperhatikan juga psikologis pasien demi mempercepat kesembuhan pasien. “Jangan sampai mereka yang dirawat, merasakan penderitaan. Kita buat mereka happy. Dengan begitu imunitasnya bisa meningkat, recovery juga cepat,” imbuhnya. Berdasarkan laporan Plt direktur RSUD R.A. Basoeni Ulum Rahmat, saat ini tercatat 15 pasien telah dirawat di RS pelat merah tersebut. Para pasien mendapat perawatan dengan baik di lantai 2, 3 dan 4.bas

Proyek di Desa Gebangkerep Diduga Ilegal

Truk muat urug di Desa Gebangkerep, Baron.

GN/ Iskandar Zulkarnaen

NGANJUK (GN)–Sebuah proyek pembangunan berlokasi di Desa Gebangkerep, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk diduga tidak memiliki izin. Proyek di Desa Gebangkerep tersebut saat ini dalam tahap penimbunan material tanah urug serta pemerataan tanah dengan alat berat berupa bulldozer. Dugaan tidak ada izin muncul karena proyek tersebut tidak tersedia identitas papan informasi yang biasanya dipasang layaknya di proyek-proyek pemerintah atau swasta. Tak hanya itu, para pekerja yang ada di sekitar lokasi juga tidak tahu menahu. Salah satu warga yang ditemui di sekitar lokais menyampaikan proyek tersebut diduga belum mengantongi izin resmi yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Informasi yang digali di lapangan, setelah melakukan konfirmasi di lokasi proyek pabrik dan di temui oleh Antok salah satu mandor material, ia menyampaikan bahwa dirinya tidak berani menjawab semua pertanyaan karena bukan kapasitasnya. “Takut salah, saya kerja di sini mas tapi saya tidak tau apa-apa, nanti kembali lagi untuk konfirmasi kepada pihak manajemen (pelaksana) karena akan ke lokasi proyek,” pungkasnya. roy

Roadmap Disperpusip Wujudkan Pamekasan Kabupaten Literasi

Potensi Besar, Sarat Prestasi, hingga Dukungan Pimpinan Daerah

Pamekasan kabupaten pertama di Madura yang menyatakan segera menjadi kabupaten literasi. Citacita ini sudah digaungkan sejak 2019 lalu. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) setempat telah menyusun Roadmap menuju cita-cita tersebut. Apa saja potensi yang dimilikinya, bagaimana kiat yang akan dilakukan? Berikut penuturan Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pamekasan Drs Pramajaya MPd, kepada wartawan Global News di Pamekasan, Masdawi Dahlan. DALAM arah kebijakan pembangunan kabupaten Pamekasan tugas Disperpusip ada dua yakni meningkatkan minat dan indeks baca daerah dan status kinerja Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) dalam hal ini bagaimana perpustakaan dan kearsipan itu meningkatkan kualitas data kelola kearsipan daerah.

Dalam arah pembangunan daerah Pamekasan untuk mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Disperpusip memiliki dua tugas pada pengemban misi pertama dan ketiga dari lima misi Bupati dan Wabup, yakni meningkatkan minat baca indeks baca daerah dan status kinerja LPPD. Disperpusip tidak bisa bekerja sendirian, berkait erat dengan

GN/Masdawi

Plt. Kadisperpusip Pamekasan Drs Pramajaya MPd saat mendampingi Bupati Badrut Tamam.

tugas dan kewenangan dinas sektoral dan instansi vertikal lainnya. Jika ingin meningkatkan minat baca, itu berkaitan dengan kegiatan literasi dan literasi itu ada di Dinas Pendidikan, Kemenag ada di SMK dan SMA yang dibawah Kordinasi Cabang Dinas Jawa Timur, di

Pamekasan. Semunya harus beriring sejalan mewujudkan peningkatkan minat baca di Pamekasan. Oleh sebab itu dalam Roadmap Dinas Perpuskatakaan dan Kearsipan melibatkan para pihak bersama sama mewujudkan. Disperpusip Pamekasan se-

benarnya memiliki banyak prestasi tingkat regional maupun nasional yang menjadi kekuatan untuk mewujudkan cita cita itu, di antaranya Perpustakaan Daerah Pamekasan sudah terakreditasi A, nilai SAKIP juga sudah A. Juga berkali kali terpilih menjadi perpustakaan terbaik tingkat nasional. Perpustakaan Pamekasan tidak berangkat dari nol mewujudkan mimpi itu. Karena sudah punya sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Kini sudah melayani anak-anak milenial, memberikan layanan dengan mudah cepat dengan menggunakan sim digital dengan layanan berbasis digital yang namanya e-maos dan o-pad. Anak-anak yang mencari browsing judul judul buku, cukup dari rumahnya atau sekolahnya, sehingga tinggal klik

saja buku yang dibutuhkan untuk peminjaman. Ke depan tinggal menyampaikan informasi kesekolah, perguruan tinggi, sehingga mereka itu mencari buku cukup dari kampus masing masing. Peluang mewujudkan Pamekasan sebagai kabupaten literasi memiliki banyak celah, misalnya, Pamekasan sudah punya tagline Pamekasan sebagai Kota Pendidikan. Yang kedua, punya tagline Pamekasan Hebat. Disperpusip ini menghebatkan Pamekasan melalui tugas pokoknya. Saat ini masih ada kelemahan untuk menjadi sebuah kabupaten literasi. Kantor Perpustakaanya masih kecil, tidak ada parkir yang memadai. Tidak representative untuk dikatakan sebuah kantor Perpustakaan yang akan menjadi kabupaten literasi.

Mulai tahun lalu ada peluang berupa reward dari pemerintah pusat Perpusnas berupa bantuan anggaran sebesar Rp 10 milyar. Hingga kini belum tereksekusi karena membutuhkan syarat kesiapan Pemkab menyediakan lahan dan dana pendukung untuk perencanaan pengawasan. Ternyata kini Bupati Pamekasan Badrut Tamam sudah mengatakan siap untuk memenuhi itu. Kelemahan kedua adalah mewujudkan penambahan koleksi judul buku dengan rumus 0.25 persen pertahun perjudul buku. Untuk membiayai itu mungkin berat. Telah ada upaya melakukan berbagai strategi salah satunya bagaimana membuat gerakan donasi buku dan di Pamekasan. Banyak komunitas yang berminat mendonasikan buku. , Raja’e. adv


sambungan

10 Al-quran ... ► Sambungan hal 1 dr Lita SpPD, beliau menganjurkan untuk segera ke RS aja, lebih aman, sebab beliau menguatirkan suaminya. Akhirnya mereka berempat dirawat di RS Husada Utama Surabaya. Di lantai 14 dengan ruangan sudut berukuran kurang lebih 5x12 m. Ternyata Allah Maha Berkehendak, setelah seminggu dirawat, suami tercinta dipanggil Yang Maha Kuasa. Selanjutnya, tinggallah mereka bertiga di ruangan tersebut yang terus saling menguatkan satu sama lain guna melawan penyakit yang mematikan itu. Berikut penuturan dr. NinoekPudjiasih, secara lengkap. Keluarga kami menempati rumah di Wisma Permai Waru, Kami mempunyai 3 anak, yang pertama bernama Helmi (24 tahun) sudah menikah dan tinggal di Jakarta. Adiknya kembar yakni Hafidz dan Hanif (19 thn). Suami saya bernama Tri Yanuar (52 th) sehari-hari bekerja di BNI Malang. Saya sendiri sebagai dokter dan buka praktik di rumah. Kami tidak tahu Covid-19 itu dari mana asalnya sebab kami merasa sudah menjaga protokol kesehatan dengan ketat di rumah. Alhamdulillah, yang dekat dengan saya seperti teman satgas, asisten di rumah, hasil swabnya negatif. Juga demikian di kantor suami di Malang, hasil swabnya negatif juga. Berikut saya akan menceritakan awal-awal suami mulai sakit. Saat itu, Sabtu, 29 Agustus malam 2020, suami terasa nggreges dan batuk kering. Langsung aku pijat. Saya, beri Azitromisin, obat flu dan probiotik untuk diminum. Paginya sudah enakan. Suamiku subuhan ke Masjid Raudlatul Jannah yang ada di komplek perumahan kami, Perum Wisma Permai, Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo Jawa Timur. Malam harinya, tiba-tiba suamiku menggigil lagi. Obat demam setiap 4 jam yang saya berikan tak bisa menurunkan demamnya. Di sinilah, saya mulai curiga. “Wah…. Covid-19 ini,” gumamku dalam hati. Pada Senin pagi , 31 Agustus 2020, saya ikutan demam. Kepala pusing dan batuk kering. Setelah itu, kami berdua bersama suami langsung ke Rumah Sakit PHC, Perak, Surabaya untuk swab, setelah saya kontak seorang teman, dan sang teman yang juga dokter itu menyarankan berbagai obat. Pada Selasa, 1 September 2020 hasil swab kami berdua positif . Seketika saya bertindak langsung anak kami yang kembar ( Hafidz dan Hanif) kami swabkan, karena mereka ada batuk-batuk ringan tanpa demam. Hari Rabu pagi, 2 September 2020, suamiku bertambah demamnya. Saya kontak teman. Alhamdulillah temanku sudah

Antara...

► Sambungan hal 1 Diplomat asal Sumatera Barat ini mengaku melihat dan merasakan dengan jelas bahwa Duta Besar Nicola mempunyai hubungan emosional yang sangat erat dengan Indonesia. Maklumlah, tujuh tahun merupakan waktu yang cukup lama. “Di Jakarta Nicola bermukim di daerah Pejompongan,” tambah Al Busyra Basnur. Pada pertemuan yang berlangsung selama satu jam itu Duta Besar Nicola juga melakukan tur singkat di gedung KBRI, kediaman Duta Besar RI dan kompleks KBRI Addis Ababa. Gugun Gumilar, mahasiswa di Dublin City University, menuliskan betapa warga Irlandia sangat suka belajar Bahasa Indonesia. “Bahasa Indonesia ternyata tidak hanya dirasa oleh penduduk di negara ini saja, namun banyak warga negara asing yang mempelajari bahasa ini termasuk warga kota Dublin, Irlandia. Misal mahasiswa yang

menyiapkan segalanya untuk keluargaku, termasuk ruangan keluarga di RS Husada Utama dan dokter nya. Alhamdulillah di RSHU kami diterima dengan baik dan ditangani dengan cepat. Saat itu menyusul hasil swab si kembar positif pula. Alhamdulillah, kami belum terlambat. Kami ditangani dengan baik. Hanya saja suamiku BB >100 kg dan ada diabet 330. Tapi foto rontgen kami berempat sudah ada pneumoninya. Pada Kamis, 3 September 2020, kami berempat membaik. Semua keluhan sudah hilang. Demam dan batuk sudah tak ada lagi. Jumat, 4 September 2020 pagi, visite dokter menyatakan kami baik-baik saja. Tapi mendadak setelah ashar, suamiku batuk-batuk dan sesak yang datang tiba-tiba . “Ya Allah...Tiba-tiba saturasi oksigen suamiku 80%”. Para suster bergerak menangani suamiku. Saya pun juga ikut membantu. Saya kuatkan suamiku. Saya pegangi tangannya. Saya tenangkan suamiku. Saat itu sempat diambil darah dari arteri untuk pemeriksaan. Ya Allah, pasti sakit ini. Dan tak terasa saya limbung juga. Pandanganku mulai gelap. Saya sudah tak mampu membantu suamiku. Saya direbahkan suster. Dan sampai akhirnya suamiku harus diberangkatkan ke ICU. Ya Allah... doa kami menyertai keberangkatan suamiku ke ruang ICU. “Tolong doakan ayah,” kata suamiku ketika di dorong menuju ruang ICU. “Iya ayah…,” kata kami bertiga, waktu itu. Saat itu juga aku drop lagi. Badanku panas lagi, kepala pusing, mual dan diare. Dan aku tidak mampu untuk makan sama sekali, karena hilang bau serta rasa. Minyak kayu putih yang selalu kupakai, sudah tak bisa aku hirup baunya. Aku tak mampu “membaca” bau waktu itu. Si Hanif muntah-muntah. Si Hafidz yang lebih kuat meski pun tampak sedih. Si Hanif yang menempati tempat tidur ayahnya terus memberikan semangat saya. Dia terus mengatakan padaku untuk makan. Untuk lebih kuat. “Ibuk, ibuk harus makan buk,” kata Hanif. Saat itu aku sudah menyanding Al-Qur’an di tempat tidurku. Hanya saja, aku tak mampu membacanya. Kepalaku terasa berat dan mata ini melihat huruf seperti dobel. Ya Allah…aku memohon kepada Allah. Aku hanya istighfar. Memohon kepada Allah dengan membaca doa Nabi Yunus : La illa ha illa anta subhanakainnikuntu minal dzolimin. Serta Hasbunallahwanikmal wakil.... Sementara di sampingku, anak-anakku memanggil aku terus-menerus. “Buk.. ibu.. ibu tak boleh sakit,” kata si kembar. “Iya le... ibu semangat,” sahutku.

Saya terhentak lagi, setelah petugas ICU pada hari Sabtu 5 September 2020 menelepon untuk minta izin pemasangan NIV ventilator pada suamiku. “Ya Allah ...,” kataku lirih Dua hari kemudian mulai bisa berdiri. Aku harus bangkit. Aku doakan suamiku. Aku minum lagi madu dan probiotik yang ada di meja. Anak-anak, disuapin juga. Ssemangat. Aku harus bangkit. Suamiku sudah diamanahi Allah untuk mendidik kembarku. Aku sudah merasa bahwa sudah waktunya menerima estafetnya. Kusampaikan kepada anakanakku bahwa kita harus survive dan kompak. Pada 7 September kami diswab yang kedua. Hasilnya masih positif. Tibalah telpon dari ICU bordering yang mengabarkan bahwa suamiku harus pasang ventilator dan izin untuk dibius total. Kami ikhlaskan semoga itu yang terbaik. Dan kabar itu datang pada Rabu 9 Seetember 2020, pukul 21.00, saya ditelpon petugas ICU, kondisi suamiku sudah harus resusitasi jantung. Ya Allah…aku harus ikhlaskan. Dan jam 21.15 suamiku kembali ke Rahmatullah. Innalillahiwainnailaihirojiun. Aku datang ke ICU bersama si kembar. Kulihat suamiku , aku doakan. “Semoga Allah memaafkan kamu ayah, dan menempatkanmu di JannahNya,”doaku. Kuurus sendiri surat-surat kematiannya. Aku telpon Pak Yunus bagian pemakaman Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo. Juga saya telpon Masjid Raudlatul Jannah tempat kami berjamaah. Alhamdulillah, Allah mudahkan segalanya. Kami pasrahkan kepada Desa Pepelegi dan masjid Raudlatul Jannah untuk mengurusnya. Alhamdulillah suamiku masih sempat disholatkan. Alhamdulillah suamiku diterima di Desa Pepelegi, tempat kami tinggal. Alhamdulillah. Ya Allah, serampungnya berita pemakaman, saya baru bisa menangis. Saya ditelpon beberapa ustadz untuk memberi kekuatan ke kami. Alhamdulillah. Saat itu , kusampaikan ke anak-anakku.. ayo kita semangat. Kita harus survive dan kompak. Ayah perlu doa-doa kita. Sedekahkan bacaan Al-Qur’anmu untuk ayah, sedekahkan sholatmu untuk ayah. Kita waktunya balas budi sama ayah. Ayah sudah menjaga amanah-Nya agar kalian jadi anak yang soleh. Jadi amalan kalian saat ini ditunggu ayah. Si Hafidz keesokannya harus pulang, sebab dia ada kuliah dan praktikum online. Ada praktikum yang harus diselesaikan. Alhamdulillah dr. Heru mengizinkan. Beliau memberi semangat ke Hafidz dan memberikan no HP-nya, dan berpesan,”Bila ada sesuatu atau perlu apa-apa, silahkan hubungi saya ya Fidz,”.

Hafidz pulang sendirian. Dia di rumah sendirian. Alhamdulillah kami punya tetangga yang baik-baik. Alhamdulillah . Tinggalah kami berdua, saya dan Hanif di RS. Saya nurut sama dokter. Saya tidak boleh pulang, sebab dokter tidak mau kecolongan seperti suamiku yang terkena Happy Hipoksia akibat Covid-19. Di mejaku selalu ada probiotik, madu, minyak kayu putih, minyak zaitun dan VCO. Dokterku menyarankan semua dikonsumsi , bahkan beliau lagi penelitian Pemanfaatan VCO. Memang Covid-19 belum ada obatnya, setelah azitromicin dan aseltamivir selesai paketannya ya sudah. Tak ada obat lagi yang dikonsumsi selain vitamin-vitamin saja. Yang menjadi obat bagi saya yang tak pernah selesai tinggallah Al-Qur’an. Alhamdulillah Allah masih memberi kami kesempatan untuk membacanya. Ini obat terkuat kami. Ya… Allah berilah kami hidayahMu, bimbinglah kami, jangan Engkau lepaskan kami walaupun hanya sekejap mata. AlQuran menjadi obat kami bertiga setelah suami dinyatakan meninggal, sementara kami masih berbaring di rumah sakit. Karena Al-Quran lah, kami bisa tegar dan siap menjalani sisasisa hidup ini. Saya mendengar dan membaca, tidak sedikit kematian suami istri karena covid-19. Sangat bisa jadi kalau suaminya yang meninggal duluan, sementara si istri sama-sama di rawat juga di rumah sakit kemudian menyusul, karena disebabkan terlalu berat berfikir ditinggal suami. Alhamdulillah, aku diberi ketenangan seusai suami berpulang. Awal-awalnya shok. Itu sudah pasti. Alhamdulillah aku langsung “lari” ke Al-Quran. Saya membaca Al-Quran sebisanya. Sekali lagi, Alhamdulillah, kekuatan itu datang. Pesan saya bacalah AlQur’an karena di saat sakit, di saat tubuh ini tak mampu membacanya, maka yang tersisa hanya apa yang bisa diucapkan dan diyakini saja. Selebihnya berserah diri untuk memohon kepada-Nya. Alhamdulillah, kami punya kerabat, tetangga, teman desa, pasien-pasien, sobat-sobat yang sangat-sangat baik hati ke kami. Mereka mensupport dan mendoakan. Kami tak tahu doa siapa saja ygdiijabah hingga kami bisa sehat. Semoga Allah membalas semua kebaikannya, memberikan berkah dan senantiasa melindungi semuanya. Aamiin.. Sekarang percayalah Covid-19 itu masih ada. Jagalah dirimu dan keluargamu. Kalau bukan kamu yang menjaganya, siapa lagi. Haruskah kamu mengalami seperti yang saya alami? Jangan lupa berdoalah.. ( ditulis oleh dr. Ninoek Pudjiasih.)

ikut kelas Bahasa Indonesia dari Irlandia, Inggris, Skotlandia, Belanda, Jerman, Polandia, Prancis, Italy, Taiwan, China dan Madagaskar. Peran dari KBRI di London, PPI Irlandia, Dublin City University, Fly Soulmates, dll., program ini berhasil dilaksanakan dengan baik dan lancar termasuk pada acara Indonesia Day di Dublin. Program ini sudah lama semenjak 6 bulan yang lalu, namun puncaknya adalah pada Indonesia’s Day pada 14 Oktober 2019 lalu,” katanya. Pengajaran Bahasa Indonesia bagi orang asing lebih sering dikenal sebagai Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing atau BIPA. Pemerintah Indonesia sendiri sejak beberapa tahun belakangan memang sedang gencar mengirim banyak pengajar BIPA ke berbagai belahan dunia yang tertarik dan membutuhkan pembelajaran Bahasa Indonesia. Salah satu mahasiswa yang ikut kelas ini adalah Philip Murphy. Dia mengaku awal-

nya sangat senang membaca judul iklan yang menanyakan apakah ‘Tertarik Belajar Bahasa Indonesia dan Budaya?’. Sudah berkali-kali berkunjung ke Indonesia sejak 2009 dan menikah dengan warga Jakarta pada 2016, dia pun langsung menjawab, ”Pasti ya. Saya gugup tetapi bersemangat untuk pergi ke kelas pertama saya di DCU di kampus St. Patrick, untuk bertemu dengan tutor saya dan seluruh kelas. Saya sampai di kelas lebih awal dan bertemu dengan Bapak Gugun Gumilar dalam proses mempersiapkan ruang kelas untuk kuliah. Dia sangat ramah dan setelah perkenalan singkat, kami bekerja sama untuk menyambungkan laptopnya ke overhead projector untuk bersiap ke kelas belajar Bahasa Indonesia,” katanya.

peningkatan kompetensi bahasa Indonesia pada tanggal 10 hingga 21 Juli 2017 lalu yang diselenggarakan di Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPDSK), Sentul, Bogor. Sebanyak 28 peserta tersebut meliputi 3 orang dari LSM Inter-regional Public Organization, 7 orang dari Academy of Public Administration, 11 orang dari berbagai sekolah menengah di Moskow dan sekitarnya, 5 orang guru, 1 orang wakil kepala sekolah dan 2 orang dari Moscow State University. Kegiatan itu merupakan bagian dari diplomasi budaya yang terus dikembangkan karena akan semakin mendekatkan hubungan antarmasyarakat kedua negara. Saat perhelatan Festival Indonesia IV di Moskow Agustus 2019 lalu, masyarakat Rusia juga banyak yang tertarik mempelajari bahasa Indonesia. Acara itu pun berubah seperti sekolah dasar Bahasa Indonesia. Salah satu siswanya adalah seorang

Menikah dengan Orang Indonesia Begitu pula di Rusia. Sebanyak 28 warga Rusia yang terdiri dari guru, pelajar, dan mahasiswa pernah mengikuti

Jatim...

minggu ke-265

8 - 14 Oktober 2020

kali kesembilan Jatim meraih prestasi tersebut. Hal ini menunjukkan kinerja Pemprov Jatim bersama jajarannya selama ini telah berhasil memenuhi ekspektasi masyarakat dalam menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab. “Penghargaan ini bukan hanya hasil kerja kepala daerah melainkan seluruh jajaran Pemprov Jatim secara keseluruhan. Terimakasih kepada seluruh ASN dan Non ASN Pemprov Jatim yang telah bekerja keras melayani masyarakat dengan semangat prima,” ungkap Khofifah. Menurut Khofifah, penghargaan ini menjadi salah satu wujud dari Nawa Bhakti Satya yakni “Jatim Amanah” yang bertujuan menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, bersih, kompeten, profesional, partisipatoris dan berorientasi pada pelayanan prima. Khofifah berharap, ke depan prestasi ini dapat dipertahankan oleh seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemprov Jatim. “Saya ingin Jatim bisa jadi role model pe-

nyelenggaraan pemerintahan yang cepat, transparan, akuntable, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada publik,”imbuhnya. Sementara itu, kabupaten/kota di Jatim juga turut meraih penghargaan LPPD Tahun 2018 yang merupakan EKPPD tahun 2019 di antaranya untuk tingkat kab/ kota di Jatim, peringkat I diraih oleh Kabupaten Banyuwangi yang juga meraih predikat I tingkat nasional. Sedangkan peringkat II diraih Kab. Sidoarjo dan peringkat III diraih Kab. Pasuruan. Direktur EKPKD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, Dr. Akbar Ali, M.Si menyampaikan selamat dan apresiasinya atas diraihnya penghargaan ini. Dirinya berharap agar prestasi ini bisa terus dipertahankan. “Untuk itu di tahun 2021 nanti kami akan menjadikan Jatim sebagai salah satu dari dua provinsi pilot project dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah agar bagaimana provinsi maupun kabupaten kota lain mampu seperti Jatim,” ujarnya. * nas

misalnya. Tanaman dengan permukaan daun yang berlubang-lubang ini kini dibanderol Rp 250 ribu per pot yang berisi lima lembar daun kecil. Maka, Nita yang memang hobi menanam tanaman hias pun mengaku heran tanamantanaman yang selama ini sudah dia koleksi jadi mahal harganya. Ditemui di Pasar Bunga Bratang, Surabaya, Rabu (7/10/2020), Nita yang datang bersama temannya mengatakan, dirinya ke pasar bunga untuk melihat-lihat dulu. Barangkali ada yang cocok untuk nambah koleksi, tapi kalau lihat hargaharganya itu ngeri ya, jadi mahal banget. “Awal-awal beli dulu belum segitu,” ujarnya sambil menunjuk gerombolan aglonema. Maraknya penghobi tanaman hias diakui Bambang. Pedagang tanaman hias di Pasar Bunga Bratang ini menyebut, belakangan semakin banyak orang yang berburu tanaman hias. Janda bolong memang termasuk yang dicari, tapi tak selalu dibeli konsumen. “Selain sudah ratusan ribu nilainya, saya juga sedia yang harganya masih di bawah seratus karena orang mungkin mau nyoba dulu, bisa tumbuh apa enggak,” tambah istri Bambang. Menurut mereka, kalau harganya tidak stabil terkadang malah merugikan pedagang. “Kami jual misalnya Rp 125 ribu ke konsumen, besok kami kulak sudah Rp 150 ribu. Uang yang kita dapat dari jualan kemarin itu nggak nyucuk,” lanjutnya. Di Indonesia, tren melambungnya harga tanaman hias sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, ada beberapa tana-

man yang harganya pernah melambung tinggi, seperti gelombang cinta, adenium. Yang terbaru, janda bolong, calathea, syamarora. Pedagang tanaman hias di Jakarta, Vanda Fakhrozi, mengatakan, kenaikan harga tanaman janda bolong dipicu budaya latah setelah tanaman tersebut jadi tren para pemilik rumah elit dan rumah-rumah dengan desain minimalis. Ada yang menganggap kalau enggak ada monstera itu enggak keren rumahnya. “Jadi faktor gengsi ini berperan,” kata Vanda seperti dikutip Kompas TV, Minggu (27/9/2020). Booming tanaman janda bolong dengan cepat meluas karena efek viral di media sosial. Seketika banyak orang mencari tanaman ini sehingga harganya ikut melonjak dratis, dari puluhan ribu menjadi jutaan rupiah. Meski beberapa jenis tanaman hias sedang naik daun, Yusuf memilih mengoleksi se suai yang diingini saja. “Kalau saya lihat bagus dan unik, ya saya ambil. Nggak harus yang mahal-mahal. Yang penting saya bisa memuaskan hobi,” kata bapak tiga anak yang mengaku hobinya itu terinspirasi dari mertuanya. Berkebun juga menjadi pilihan Giring Ganesha. Lewat akun Instagram-nya, Plt Ketum Partai Solidaritas Indonesia ini mengungkap, berkebun hidroponik dan microgreens merupakan kegiatan barunya yang dapat menghilangkan stres. Mantan vokalis grup band Nidji ini bersyukur lantaran sang istri, Cynthia Riza, mendukung kegiatannya. “Karena yang ditanam bawang merah, bayam, kangkung, cabai, sawi, brokoli, biar ngga ke pasar,” lanjutnya.

Sistem hidroponik kian digemari karena menanam tumbuhan tak lagi memerlukan media tanah dan lahan yang luas. Terlebih lagi di kota-kota besar yang sudah jarang ada lahan kosong yang luas. Budidaya tanaman ini lebih mengutamakan media air yang di campur dengan nutrisi. Seperti Giring yang menanam sayuran yang bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya, Edi Purwanto juga memilih menanam sayuran. Pria yang sehariharinya berprofesi sebagai jurnalis ini memilih budidaya kangkung dan ikan lele yang dilakukan dalam satu media air di ember atau budikdamper. Teknik ini belakangan diminati karena bisa mengatasi masalah lahan. Edi mengaku baru sekali mencoba, meski begitu sudah mendapatkan hasil. “Masih untuk konsumsi sendiri. Ini lagi menyiapkan gelombang kedua, cuma bibit lelenya belum dapat,” ujarnya. Psikolog Hamidah melihat apa dilakukan masyarakat terkait hobinya itu bernilai positif. Selain mengisi waktu, dia membuat alternatif kegiatan yang variatif. “Kegiatan ini juga bisa menumbuhkan parasaan senang dan dari situ bisa juga ambil keuntungan finansial,” katanya. Munculnya perasaan senang secara tidak langsung membantu meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh. Menurut dosen fakultas psikologi Universitas Airlangga ini, untuk menyalurkan hobi tersebut masyarakat tak perlu ikut-ikutan mencari tanaman yang lagi ngetren yang tentu saja harganya ikut melambung. “Syukur kalau hidroponiknya sayur dan buah, kan bisa untuk dikonsumsi sendiri juga. Jadi ada banyak nilai positifnya,” pungkas Hamidah. ret

perempuan Rusia yang tampak mengeja susunan huruf yang tertulis di kertas seukuran 50 x 50 sentimeter yang menempel di papan putih. Namanya Anastahasa usia 24 tahun. Dia seorang pengacara di Moskow. Dia salah satu peserta kelas bahasa dalam Festival Indonesia di ibu kota Rusia itu. Di dalam anjungan seluas sekitar 6 x 3 meter, Muhammad Nurul Yatim, pengajar kelas bahasa tersebut, dengan sabar membimbing Anastahasa mengeja kata-kata itu. Anastahasa juga menjadi peserta paling aktif. Dia antara lain bertanya, kenapa bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa nasional, padahal Nusantara memiliki banyak bahasa. Anastahasa berkunjung ke Bali tahun 2018 tapi belum memahami bahasa Indonesia. Dalam liburan mendatang, dia berencana berwisata lagi ke Bali. “Kalau bisa berbahasa Indonesia, saya akan mudah berkomunikasi dengan orang Bali. Saya juga ingin lebih lama

tinggal di sana. Saya menyukai Bali. Menikah dengan orang Indonesia adalah salah satu keinginan saya, ha-ha-ha...,” ujarnya—tentu dalam bahasa Rusia. Hari itu, kelas bahasa memasuki hari ketiga atau hari terakhir Festival Indonesia. Setiap hari setidaknya ada 15 warga Rusia yang mengikuti kelas ini, yang terbagi atas tiga sesi, masing-masing dua jam. “Umumnya mereka belajar bahasa Indonesia karena pernah, akan, atau ingin berkunjung ke Indonesia, khususnya Bali, untuk berlibur,” kata Nurul, lulusan Universitas Udayana, Bali, yang sedang mengejar gelar master di Higher School of Economics (HSE), Moskow. Sembari kuliah di HSE, Nurul menjadi pengajar di Dva Vostoka, lembaga kursus bahasa asing di Moskow. Dva Vostoka bekerja sama dengan Kedutaan RI membuka kelas bahasa di Festival Indonesia untuk menarik minat orang Rusia terhadap Indonesia.

“Di Dva Vostoka saat ini ada 25 orang yang mengikuti kursus bahasa Indonesia,” ujar Nurul. Ketertarikan mereka berbeda-beda seusai dengan umur masing-masing. Anakanak, 5-12 tahun, biasanya mengikuti kursus karena orang tuanya punya hubungan dengan Indonesia, misalnya pernah ke negeri ini, atau memang keturunan orang Indonesia. Remaja umumnya belajar untuk menambah pengetahuan bahasa asing dan menganggap bahasa Indonesia lebih mudah dipelajari ketimbang bahasa Rusia. Adapun orang dewasa biasanya belajar karena pernah ke Bali dan berencana kembali ke Bali atau mengunjungi Yogya dan tempat wisata lain. Di luar itu, ada yang ingin dapat berbahasa Indonesia untuk mempermudah urusan bisnis atau karena akan bekerja di kedutaan. Sore itu, suara lantang Anastahasa mengeja kalimat “Ka...mu... ber...ma...in... bo... la” tidak kalah oleh ingar-

► Sambungan hal 1 Prestasi ini menjadi kado bagi Pwmprov Jatim jelang HUT ke-75 tahun, tanggal 12 Oktober mendatang. Adapun skor yang diraih yakni sebesar 3,4144 sehingga Jatim berhak atas predikat sebagai Provinsi dengan status kinerja sangat tinggi. Penghargaan diserahkan Direktur Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPKD) Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Dr. Akbar Ali, M.Si kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (7/10/2020). Adapun penilaian dilakukan dengan menggunakan Indikator Kinerja Kunci (IKK) untuk setiap pengukuran, baik dalam hal tataran pengambil kebijakan, pelaksana kebijakan serta pelaksanaan urusan pemerintahan yang nantinya menghasilkan peringkat kinerja daerah secara nasional. Untuk diketahui, ini adalah

Tanaman Hias... ► Sambungan hal 1


madura

minggu ke-265 8 - 14 Oktober 2020

Batik Karya Leluhur Badrut Tamam Dipamerkan di Surabaya

PAMEKASAN (GN)–Pemkab Pamekasan menggelar Pameran dan Gebyar Mahakarya Batik Pamekasan di Hotel Bumi Surabaya. Pameran itu digelar Jumat (2/10/2020) berbarengan dengan peringatan Hari Batik Nasional. Selain pameran juga digelar fashion show batik Pamekasan oleh para model dan sarasehan bertema batik setempat. Batik Pamekasan yang dipamerkan terdiri dari dua kategori, pertama batik tulis Pamekasan kuno yang berusia puhan tahun. Yang kedua batik tulis karya modern kontemporer yang dibuat hingga tahun 2020. Kain batik itu harganya yang murah hingga batik yang paling mahal. Kepala Disperindag Pamekasan Achmad Syaifuddin mengatakan kegiatan itu digelar dalam rangka promosi batik Pamekasan dengan mengunakan momentum Hari Batik Nasional. Dia bilang batik Pamekasan dikenal dengan sebutan batik seribu warna. Karena memiliki banyak corak dan motif. Ada motif per geper, sabet, rante, tong centong, kon sokon dan lainnya. Dalam pameran kali ini Pemkab juga menghadirkan desainer terkenal Surabaya Emran Nawawi yang juga berasal dari Pamekasan. Emran mengaku mendukung kegiatan itu

GN/Masdawi

Bupati Badrut Tamam menunjukkan batik tulis Pamekasan kepada pengunjung.

karena pameran merupaka cara untuk mengenalkan batik kepada kalangan luas, termasuk generasi muda. Agar dicintai kaum muda milenial, kata Emran, gunakan pendekatan warna. Perlu dibuatkan batik dengan motif yang cocok dengan warna kesukaan anak muda. “Setelah tertarik dengan warnanya, baru kebentuk baju. Buat seperti gaun princess Disney yang ada dalam impian mereka,” katanya. Sementara itu dalam acara sarasehan, yang diikuti oleh pegiat media dan para kolektor batik, Bupati Pamekasan Badrut Tamam menjadi pembicara. Dia mengungkapkan bahwa ciri paling menonjol batik Pamekasan antara batik kuno dan batik modern adalah variasi warnanya. Batik lama cenderung

menggunakan warna agak gelap, sedangkan karya batik modern warnanya lebih cerah. Dia mengaku diantara batik yang dipamerkan ada selembar kain batik yang berusia 120 tahun. Batik itu merupakan koleksi pribadi Bupati Badrut Tamam, warisan turun temurun dari keluarganya yang juga pembatik. Untuk bisa menggunakan batik itu sebagai kemeja Badrut Tamam mengaku terpaksa mereproduksi motif batik tersebut. Walaupun tidak persis sama tapi cukup memuaskan dikenakan menjadi kemeja. Dan batik itu adalah batik yang dipakai pada saat dia hadir dalam pemeran batik tersebut. Tapi sebelumnya dia mengaku sempat banyak batik kuno karya leluhurnya yang sudah telanjur di jahit menjadi kemeja. adv,mas

Bupati Pamekasan Badrut Tamam: Pancasila Sakti karena Jadi Perekat Bangsa

PAMEKASAN (GN)–Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengajak untuk memberikan makna dalam peringatan hari Kesaktian Pancasila. Salah satu caranya adalah memaknai Pancasila Sakti. Menurut dia Pancasila Sakti kerena menjadi perekat, katalisator titik temu di antara sekian banyak golongan dan kepentingan di Indonesia. Badrut Tamam mengatakan hal itu saat ditemui wartawan usai menjadi inspektur upacara pada peringatan hari Kesaktian Pancasila, di lapangan Nagara Bhakti Pendopo Ronggosukowati, Kamis (1/10/2020). Karena harus mematuhi protokol Covid-19, upacara dilakukan terbatas tetapi tidak mengurangi khidmat. Badrut Tamam mengaku bahwa Pancasila itu sangat luar biasa. Karena itu dia atas nama pemerintah Kabupaten Pamekasan beserta seluruh masyarakat Pamekasan menyampaikan terimakasih sedalam-dalamnya kepada seluruh para pejuang, para founding father yang telah merumuskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 sebagai titik temu menjadi bangsa yang berdaulat. “Harapan saya ke depan kecintaan kepada Pancasila, kepada UUD 1945 dan kepada NKRI ini harus

Badrut Tamam menunduk menyalami veteran pejuang.

didorong untuk bisa melahirkan produktivitas, inovasi, kreasi yang keseluruhannya adalah untuk kesejahteraaan, keadilan, kemakmuran yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa,” tuturnya. Terkait dengan isu bangkitnya PKI, Badrut Tamam mengaku tidak yakin PKI bangkit lagi. “Saya tidak yakin, saya termasuk orang yang tidak yakin PKI akan bangkit, karena bangsa ini memiliki sejarah yang panjang mengenang masa perjuangan yang melelahkan. Tidak hanya mengorbankan jiwa para pahlawan tetapi juga mengorbankan kepentingan umum,” katanya. Karena itu, lanjut dia, dalam momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, maka bangsa Indonsia harus bersyukur dengan mengisi

GN/Masdawi

kegiatan yang mengeratkan hubungan persaudaraan, menguatkan kesetiakawanan serta peduli terhadap saudara. Hal itu untuk mengisi momentum ini dengan kegiatan yang lebih positif, produktif, bermanfaat dan tidak meretakkan hubungan persaudaraan. Terkait dengan Pancasila dan UUD, kata Badrut Tamam masyarakat sebenarnya memiliki local wisdom misalnya hidup gotong royong yang lambat laun kini semakin memudar. Di Madura, katanya, setiap tetangga mau bangun rumah kita bantu, sekarang mulai berkurang. Dulu ada beberapa hal kecil kegiatan dan kepentingan masyarakat, tanpa harus diundang warga bergerak membantu. adv, mas

11

Badrut Tamam Wejangi IMM Kriteria Pemuda Sukses Era Global

PAMEKASAN (GN)–Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur, Senin (5/10/2020) melakukan silaturrahmi dengan Bupati Pamekasan Badrut Tamam. Rombongan Pengurus DPD IMM Jatim itu dipimpin oleh ketuanya, Andreas Susanto. Mereka diterima Badrut Tamam di Ruang Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan. Dalam menerima tamunya Badrut Tamam didampingi oleh Sekdakab Pamekasan Totok Hartono. Turut hadir dalam silaturrahmi tersebut pengurus Pimpinan Cabang (PC) IMM Pamekasan dan Pengurus Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Pamekasan. Ketua DPD IMM Jatim, Andreas Susanto mengatakan bahwa tujuan silaturrahmi yang dilakukannya adalah untuk membangun komunikasi antara aktivis mahasiswa dengan para pemangku kebijakan di Pamekasan. Dikatakan komunikasi antara mahasiswa dengan pemangku kebijakan memiliki peran penting dalam membentuk sistem pemerintahan yang baik dan menjadi contoh bagi generasi selanjutnya. “Dengan komunikasi yang baik, gagasan gagasan dari berbagai elemen termasuk dari kalangan maha-

Pengurus DPD IMM Jatim berfoto bersama Badrut Tamam.

siswa dan organisasi mahasiswa, bisa ditampung dengan baik, sehingga sinergi antara pemerintahan dan masyarakat, termasuk organisasi organisasi mahasiswa bisa berjalan efektif untuk kepentingan membantu pembangunan,” katanya. Selain agenda silaturahmi dan diskusi, DPD IMM Jatim juga menyerahkan penghargaan kepada Bupati Badrut Tamam. Penghargaan itu merupakan bentuk apreasisi atas pencapaian Kabupaten Pamekasan yang didaulat sebagai Public Service of The Year Jawa Timur di tahun 2020 pada ajang Indonesia Marketers Festival ( Markplus Inc) 2020. Kepada para tamunya Bupati Badrut Tamam menyampaikan pesan bahwa ada tiga karakteristik pemuda masa depan yang dibutuhkan oleh pasar global. Tiga karakter tersebut,

GN/Masdawi

kata Badrut Tamam, harus dimiliki oleh semua pemuda dan mahasiswa yang eksis di masa depan. Pertama, kata BadrutTamam, pemuda harus jujur disetiap situasi dan kondisi. Kedua pemuda harus memiliki kreativitas yang terus berkembang sehingga memiliki metode yang inovatif untuk sebuah kemajuan. Ketiga efisien setiap menghadapi persoalan di lapangan atau dalam kehidupan yang dijalaninya. “Yaitu jujur, kreatif inovatif, cepat atau sigap yang akhirnya melahirkan efisiensi. Karena generasi muda adalah calon pemimpin dan pengelola kehidupan bangsa di masa depan, maka harus disiapkan secara matang mulai sejak dini. Salah satu upaya menyiapkan pimpinan di masa depan, ialah melalui organisasi,” ujarnya.adv,mas

Branding Batik Mobil Dinas Diikuti Kemendes PDT, Bupati Bangga

PAMEKASAN (GN)–Branding batik tulis di semua kendaraan dinas yang dilakukan Pemkab Pamekasan, ternyata menginspirasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi Republik Indonesia (RI). Branding batik di kendaraan dinas kini juga dilakukan di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI. Sebagaimana dilansir situs Kemendesa.go.id, Rabu 30/9/2020, gerakan ini merupakan bagian dari gerakan bangga buatan Indonesia. Karena tidak ada batik produk lain selain Indonesia. Tujuannya selain untuk melakukan kampanye batik di lingkungan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI, juga kampanye batik yang dimulai dari 25 September hingga 25 Oktober 2020. Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengaku bangga, ide kreatif yang dirancang Pemkab Pamekasan menginspirasi pemerintah pusat untuk ikut peduli pada hasil kerajinan masyarakat, khususnya batik yang telah diakui sebagai produk budaya tak benda yang berasal dari Indonesia. Branding batik tulis pada kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Pamekasan diluncurkan pada 7 Januari 2019 pada 90 unit kendaraan dinas jenis mobil dan sepeda motor, dan dipimpin langsung oleh

Badrut Tamam saat launching mobil branding batik.

Bupati Pamekasan Badrut Tamam bersama Wakilnya Raja’e, kala itu. Dasar pemikirannya di antaranya karena Pamekasan memang merupakan pusat kerajinan batik terbesar dan hasilnya terbaik di Indonesia. Ide kreatif pemimpin muda Pamekasan ini mendapat penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). “Batik Pamekasan sebagai batik tulis terbaik di Indonesia itu diakui oleh kementerian koperasi dan UKM termasuk Ratu Hemas dari Yogyakarta saat berkunjung ke Pamekasan beberapa hari lalu, dan di Pamekasan ada Pasar Batik terbesar di Indonesia letaknya di Pasar 17 Agustus Jalan Pintu Gerbang Pamekasan,” ujar Badrut Tamam. Jumlah perajin batik tulis di kabupaten ini tercatat sebanyak 38 sentra batik, dengan 933 unit usaha, dan

GN/Masdawi

6.526 orang menggantungkan nasibnya pada jenis usaha kreatif ini. Badrut Tamam mengungkapkan industri batik menyumbang 1-2 persen dalam sektor industri, lebih rendah dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang sebesar 35,66 persen. Kemudian posisi kedua ditempati oleh sektor perdagangan besar dan eceran yaitu sebesar 19,61 persen, dan kontribusi terbesar ketiga adalah sektor konstruksi dengan kontribusi sebesar 10,12 persen. Industri batik juga memiliki keterkaitan erat dengn beberapa program yang sedang dicanangkan, seperti industri kreatif yang menurutnya relevan pada era industri 4.0 maupun dengan program wira usahawan baru, serta beberapa program lainnya.. adv, mas


jawa

timur

Halaman 12I minggu

Achmad Iskandar Wakil Ketua

Kusnadi, SH, MHum Ketua

Sahat Tua P. Simandjuntak,SH Wakil Ketua Anwar Sadad Wakil Ketua

Hj. Anik Maslachah S.Pd, M.Si Wakil Ketua

DPRD PROVINSI JAWA TIMUR

Ketua Komisi B: Pabrikan-Petani Harus Bertemu

Aliyadi Mustofa Ketua Komisi B DPRD Jatim

pabrikan mengatakan, sudah mebeli tembakau petani dengan wajar. Kedua, kenaikan harga cukai beberapa waktu lalu berpengaruh kepada pembelian tembakau (lebih murah),” katanya. “Bertolak kepada kenyataan inilah, tak ada jalan lain kalau pabrikan dan utusan petani itu bertemu. Carilah jalan keluar yang terbaik,” kata politisi PKB ini. Mengadu APTI bertemu Komisi B DPRD Jatim, para petani tembakau mengadu terkait turunnya harga tembakau serta para petani tembakai ini berharap pemerintah untuk memperhatikan nasibnya. Pasalnya, sampai saat ini belum kepastian soal kebutuhan tembakau. “Meskipun panen namun sampai saat ini belum terjadi kepastian dari pabrikan maupun pedangan besar dalam hal jumlah kebutuhan yang akan diserap dari petani,” kata Ketua APTI Jatim Amin Subarkah. Menurut Amin, di tahun 2019 cukai juga naik namun tak membuat petani tembakau melalukam demo. Kini Industri dikejutkan

dengan kenaikan 23 persen harga cukai rokok. "Tapi pasar tembakau waktu itu cukup kondusif artinya tembakau terbelih dengan average harga yang cukup baik sehingga tidak ada apa-apa, Petani tersenyum, pengusaha juga tersenyum. Harapan kami ya seperti itu ditahun 2020," katanya seperti dikutip laman kominfo Jatim. Pada 2020 tidak seperti yang diharapkan oleh para petani tembakau. Para perani tembakau malah melakukan demo karena permasalahan anjloknya harga tembakau. APTI juga meminta komitmen dari pemerintah dalam urusan pertembakauan di Jatim. “Ada banyak masalah misalnya urusan pupuk bersubsidi dalam rangka memberikan kesejahteraan kepada petani,” terang Amin. Dengan perhatian pemerintah tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dari tembakau asal Jatim. “Kalau kualitasnya baik tentunya diharapkan tidak lagi pabrikan yang menilai tembakau asal Jatim jelek,” harapnya. Petani tembakau di Jatim, sambung Amin Subarkah, minta ada komitmen dari pemerintah buka tutupnya gudang pembelian tembakau. ”Kalau terlambat adanya pembukaan gudang pembelian, petani tembakau terpaksa membakar tembakaunya. Oleh sebab itu kami minta komitmen dari pemerintah dalam mengurus tata niaga tembakau di Jatim,” imbuhnya. Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan Jatim, Karyadi mengatakan dalam menghadapi persoalan tersebut pihaknya akan terus membina dalam peningkatan produksi dan mutu. Jatim sendiri telah menyumbang 72 persen dari produksi tembakau nasional. "Harga yang mutunya sesuai dengan grade mereka masih bagus. Harga yang tidak baik adalah harga yang tidak sesuai standart mutu," katanya. adv

DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI JAWA TIMUR

Peluncuran Gerai Fish On untuk Nelayan Berdaulat

SURABAYA (GN) - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman membuat menjalankan program sejuta nelayan berdaulat. Dengan menggandeng PT Daya Gagas Indonesia program tersebut bertujuan mengentaskan kemiskinan di Indonesia, dimana 25 persennya disumbang dari nelayan. Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang disasar untuk pelaksanaan program tersebut. Pada hari Rabu tanggal 23 September 2020, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur melaksanakan koordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek terkait persiapan peluncuran gerai fishon. Eny Susilowari selaku Kepala Seksi Eksploitasi dan Teknologi Penangkapan Ikan, ditunjuk selaku koordinator tim teknis kegiatan tersebut. Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Bapak Bupati Kabupaten Trenggalek dan juga dari Perwakilan Kemenko Maritim, Kementrian Kelautan dan Perikanan, serta dihadiri Bapak Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, “Kegiatan ini atas inisiatif dan dukungan sepenuhnya dari Bupati Trenggalek untuk masyarakat nelayan yang berada di Kab. Trenggalek,

8 - 14 Oktober 2020

ke-265, 8 - 14 Oktober 2020

Mencari Solusi Jatuhnya Harga Tembakau di Jatim

SURABAYA (GN): Jatuhnya harga tembaku di Jatim beberapa hari terakhir ini mendapat perhatian serius Komisi B DPRD Jatim. Apalagi setelah sejumlah petani tembakau di Jatim yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) bertemu komisi B DPRD Jatim. Ini harus ada solusi, karena hampir setiap tahun begini kejadiannya. Harga jatuh, petani menyalahkan pabrikan. Sementara pabrikan mengatakan sudah membeli dengan harga wajar. Karena itu keduanya harus bertemu untuk mencari jalan keluar Hal itu dikatakan Ketua Komisi B DPRD Jatim Aliyadi Mustofa kepada Global News, Rabu (7/10/2020). “Poin pertemuan kemaren di DPRD Jatim (saat petani tembakau Jatim mengadu ke Komisi B DPRD Jatim), Komisi B merekomendari kepada Dinas Perkebunan Jatim untuk mengundang pabrik rokok (pabrikan) dan petani tembakau (asosiasi) untuk mencari jalan keluar. Mereka harus bertemu. Dengan demikian diharapkan ada titik temu,” katanya Seperti diketahui, para petani tembakau mengadu ke DPRD Jatim, tepatnya di Komisi B, Senin (5/10/2020) sore), terkait turunnya harga tembakau serta para petani tembakai ini berharap pemerintah untuk memperhatikan nasibnya. Pasalnya, sampai saat ini kisaran bulan September di Jatim sudah memasuki memasuki panen araya tembakau namun kepastian kebutuhan tembakau masih belum jelas. Pembelian dari sejumlah pabrik rokok belum jelas. Aliyadi mengatakan, dengan diundangnya atau dipertemukannnya antara pabrikan dengan petani tembakau diharapkan ada titik temu. Jangan ada miss communication. “Ada sejumlah persoalan memang. Pertama, kata petani harganya jatuh atau harga tembakau rendah. Sementara pihak

minggu ke-265

harapannya peluncuran gerai fish on ini dapat mengangkat kesejahteraan masyrakat nelayan di Kab. Trenggalek”, ujar Eny. Kegiatan tersebut bertempat di “Madani Mart”, Jl. Raya Pantai Prigi Desa Tasikmadu, Kec. Watulimo Kab. Trenggalek Keesokan harinya, Bapak Mochamad Nur Arifin meluncurkan program Satu Juta Nelayan Berdaulat Trenggalek sekaligus meresmikan gerai Nelayan Berdaulat Prigi di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo. Program

Satu Juta Nelayan Berdaulat merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI. Terdapat 4 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia yang telah meluncurkan program ini, dan Trenggalek menjadi kabupaten pertama yang meluncurkan program ini di Jawa Timur. Sebagai upaya Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir, program ini bekerjasama dengan startup digital Fish On memberikan solusi bagi nelayan dalam menangkap ikan, menjaga

kualitas tangkapan, bahkan memberikan akses permodalan kepada para nelayan. Tidak hanya berhenti pada pelelangan, namun program ini juga akan mempermudah bisnis bagi masyarakat pesisir. Baik mulai dari berangkat, akses permodalan, hingga mempermudah nelayan mendapatkan ikan dengan fish finder yang disediakan Fish On. Bupati menyebut ekosistem dalam program ini akan sehat karena semua dilakukan secara transparan dan semua bisa ikut mengawal. Jadi intinya bagaimana nelayan tidak lagi terjerat yang namanya ijon, tidak bisa melaut karena tidak punya modal, atau sudah melaut sudah keluar modal begitu sampai mendarat ikannya tidak terbeli. Dikatakan Bupati, sistem lelang online ini juga akan semakin memperluas pasar bagi nelayan, sehingga harga ikan yang anjlok akibat tangkapan melimpah saat musim panen bisa diminimalisir sekecil mungkin. Dengan begitu harga yang diterima nelayan bisa lebih tinggi, sedangkan apabila harga jual ikannya lebih tinggi dan biaya produksi lebih rendah, maka margin tersebut yang akan dihitung sebagai nilai tukar nelayan. adv

Pengembangan Desa Wisata di Kaki Gunung Welirang

S U R A B AYA ( G N ) : Pengembangan desa pariwisata sendi Adventure yang melibatkan masyarakat sekitar dan tidak ada campur tangan dari pihak ketiga mendapat apresiasi Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Anik Maslachah. Dengan demikian, masyarakat banyak diuntungkan oleh aktivitas ekonomi yang timbul akibat kunjungan wisatawan ke desa pariwisata di lereng gunung welirang tersebut. "Alhamdulillah, saya bersyukur dan menghargai, karena semua saham yang ada di masyarakat dan tidak ada pihak ketiga," katanya. Melihata kenyataan ini, katanya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Jawa Timur berjanji akan memperjuangkan anggaran untuk pengembangan desa wisata sendi adeventure di Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto Jawa Timur. Bahkan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Anik Maslachah juga melakukan kunjungan di desa wisata yang terletak di lereng gunung Welirang tersebut pada Jumat dan Sabtu (2 - 3 Oktober 2020) beberapa waktu lalu. "Kami akan berusaha untuk back up anggaran itu jadi anggaran prasarana dengan jalan dan anggaran untuk melindungi tanah itu bisa direalisasikan pada tahun 2021," kata Anik.

Anik Maslachah Wakil Ketua DPRD Jawa Timur

pihaknya bersyukur bahwa pengembangan desa pariwisata sendi Adventure tersebut melibatkan masyarakat sekitar dan tidak ada campur tangan dari pihak ketiga. Sehingga, masyarakat banyak diuntungkan oleh aktivitas ekonomi yang timbul akibat kunjungan wisatawan ke desa pariwisata di lereng gunung welirang tersebut. "Dan alhamdulillah yang ada di sini ini semuanya dari saham yang ada di masyarakat dan tidak ada pihak ketiga," katanya. Menurut politisi PKB ini, pihaknya berharap akan ada perbaikan sarana transportasi atau akses jalan menuju desa wisata tersebut. Pasalnya, selama ini akses jalan yang melewati desa itu masih berupa tanah dan sulit untuk dijangkau oleh kendaraan yang masuk di wilayah itu. "Karena akses jalan ini karena masih dalam bentuk tanah sehingga perlu

fasilitasi akses yang ada di wilayah tersebut dan itu memang kewajiban pemerintah kami akan berusaha untuk memberikan pavingisasi di tahun 2021," tambahnya. Di sampingakses jalan, Anik juga meminta agar Pemprov Jatim melalui Dinas Perkebunan (Disbun) memberikan bantuan bibit tanaman untuk ditanam di area tersebut, yang mempunyai kemiringan sekitar 45 derajat. Menurut Anik, wilayah tersebut harus ditanami tanaman keras seperti kopi, Kakao dan beberapa tanaman lainnya agar tidak terjadi longsor pada waktu musim penghujan. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim SW Nugroho berharap agar pemerintah provinsi Jawa Timur melakukan intervensi kepada desa-desa yang berpotensi untuk menjadi desa wisata yang ada di Jatim desa tersebut jika diberikan stimulus berupa dana dan mengembangkan sektor UMKM di tempat tersebut maka perekonomian warga akan semakin meningkat. "Mendorong agar pemerintah lebih optimal memberikan bantuan kepada desa wisata lancarkan, seperti di pacet ada ratusan desa di diseleksi berapa dan diintervensi difasilitasi sehingga lebih maju," tambahnya. adv

Hadiri Showcase KKI 2020 Arumi Apresiasi BI Regional Jatim Dampingi UMKM

Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak meninjau stan UMKM di acara Showcase Unggulan KKI tahun 2020 yang diselenggarakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Jatim, Rabu (7/10/2020).

SURABAYA (GN) - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) dalam memberikan pendampingan bagi para UMKM dan pengrajin melalui event Karya Kreatif Indonesia (KKI). Dia berharap, langkah tersebut dapat meningkatkan standar produksi yang dihasilkan para UMKM dan perajin. “Saya senang karena dilakukan pendampingan literasi sehingga produk yang tadinya di bawah standar bisa menjadi lebih baik,” ungkap Arumi seusai meninjau stan UMKM di acara Showcase Unggulan KKI tahun 2020 yang diselenggarakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Jatim, Rabu (7/10/2020). Bahkan, Arumi yang juga menjabat sebagai Ketua TP

PKK Jatim ini mengaku senang dengan tetap dilaksanakannya pameran walau di tengah pandemi, yang tentunya berjalan di bawah protokol kesehatan yang ketat. “Tetapi saya senang, karena Bank Indonesia terus memberikan kesempatan, dan KKI terus memfasilitasi perajin UMKM Indonesia untuk terus berkarya dan juga memiliki platform untuk menjual produk kebanggan bangsa Indonesia,” ungkap istri dari Wakil Gubernur Emil Dardak itu. Melalui even semacam itu, dia berharap bisa menjadi angin segar bagi kerjasama antara Bank Indonesia dan Dekranasda dalam memberikan support penuh kepada perajin dan pengusaha UMKM di Jawa Timur. “Harapannya kerjasama antara KKI, BI dan Dekranasda

di seluruh Indonesia dapat berlangsung baik terus ke depannya,” pungkasnya. Sementara berbeda dengan konsep tahun lalu, KKI 2020 diselenggarakan dengan konsep virtual dan dilakukan secara berseri. Seri 1: Sinergi untuk UMKM Ekspor (28-30 Agustus 2020), Seri-2: Sinergi untuk UMKM Digital (Oktober), dan Seri-3: Sinergi UMKM untuk Sahabat Milenial (November). Melalui even tersebut, diharapkan agar upaya BI Regional Jatim bekerjasama dengan Pemprov Jatim mampu mendorong pengembangan UMKM melalui fasilitas bantuan teknis mencakup peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, peningkatan akses keuangan, hingga perluasan akses pemasaran termasuk onboarding ke platform digital. tis, fan


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
GLOBAL NEWS Edisi 265 by Redaksi Gnews - Issuu