Skip to main content

GLOBAL NEWS Edisi 262

Page 1

langganan Rp 28.000,-/Bulan eceran minggu ke-262 Rp 7.000,17 - 23 September 2020

pengaduan

0813 3194 8446

hotline redaksi

minggu ke-262

031 - 8281712

17 - 23 September 2020

gnewsredaksi@gmail.com

gnewsredaksi

TEROPONG Adinda LMP

Menunggu Paket Internet Kemendikbud Di era pandemi Covid-19, paket internet menjadi kebutuhan primer bagi hampir semua individu. Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberi subsidi kuota internet bagi pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi angin segar bagi peserta didik atau siswa, mahasiswa, guru dan dosen.

Mengenal Happy Hypoxia

Akhir-akhir ini, istilah ‘happyhypoxia’ sering kali muncul dan dikaitkan dengan infeksi virus Corona yang sedang mewabah di seluruh dunia. Meski memiliki nama yang mengesankan rasa bahagia, kondisi happyhypoxia perlu diwaspadai karena berbahaya bagi penderita COVID-19. COVID-19 dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti demam, batuk, dan pilek. Pada kasus yang parah, penyakit ini bisa menyebabkan sesak napas dan penurunan kesadaran akibat kekurangan oksigen. Di sisi lain, ada pula penderita COVID-19 yang tidak merasakan gejala apa pun. Nah, meski terkadang tidak bergejala, ternyata infeksi virus Corona bisa saja membuat tubuh penderitanya mengalami penurunan oksigen secara perlahan. Fenomena berkurangnya jumlah oksigen di dalam tubuh tanpa menimbulkan gejala inilah yang dikenal dengan sebutan happyhypoxia. l BACA: Mengenal, di Hal 5

Oleh Retno Asri

internet itu terealisasi. “Masalahnya sampai sekarang belum ada,” ujar mahasiswi Politeknik Perkapalan Neg-

ANDRIANI mengaku senang kalau bantuan paket

Tiga Calon Positif Covid-19 Di-Swab Lagi SURABAYA (GN) - Satu calon walikota, satu calon bupati, dan satu calon wakil bupati di Jatim terkonfirmasi positif COVID-19. Untuk itu ketiga calon pilkada itu menjalani tes swab lagi guna mengecek apakah mereka sudah dinyatakan negatif atau belum, pada Kamis 17 September 2020. Tiga calon kepala daerah ini akan berlaga di Pilkada Sidoarjo, Surabaya, dan Trenggalek. “Tanggal 17 September kami melakukan tes swab kepada tiga calon kepala daerah yang sempat dinyatakan positif COVID-19,” kata anggota Bidang Teknis dan Penyelenggaraan KPU Jatim, Insan Qoriawan, di Surabaya, Rabu (16/9/2020), seperti dikutip dari detik.com. Insan menambahkan, tes swab akan dilakukan di rumah sakit yang memang menjadi tempat untuk tes kesehatan. Nantinya jika hasil tes dinyatakan negatif, ketiganya baru diperbolehkan menjalani tahapan Pilkada selanjutnya. Insan menjelaskan tahapan Pilkada yang belum dilakukan ketiga calon ini adalah pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya bila hasilnya positif, calon akan menjalani isolasi lagi hingga benar-benar dinyatakan sembuh. “Tes swab dilakukan oleh pihak rumah sakit, setelah hasilnya negatif baru calon tersebut mengikuti prosedur pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan yang ada,” pungkasnya. Sebelumnya, Ketua KPU Jatim, Choirul Anam, mengatakan, jika kandidat yang dinyatakan positif COVID-19 belum juga sembuh, maka pihaknya akan melakukan perubahan tahapan. “Kami lihat dulu kondisi pasien, kalau sampai tanggal 21 atau 22 belum bisa dilakukan tes kesehatan karena masih positif, maka akan dilakukan perubahan tahapan,” kata Anam. Perubahan tahapan itu nantinya akan memberikan ruang bagi kandidat penyintas COVID-19 untuk menjalani tes kesehatan susulan. Terkait hal itu, KPU memastikan meski dinyatakan positif COVID-19, l BACA: Tiga...di Hal 10

@RedaksiGnews

Redaksi Gnews

eri Surabaya (PPNS), Rabu (16/9/2020) . Dia menyebut, di awal pandemi memang ada informasi akan ada bantuan paket data. “Tapi cuma turun bulan pertama aja, setelah itu nggak ada lagi,” lanjutnya. Paramita masih lebih beruntung. Mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran ini sudah tiga kali mendapatkan bantuan paket data dari kampusnya, l BACA: Menunggu ...Hal 10

Pulsa atau paket data internet menjadi kebutuhan primer dalam kegiatan PJJ di masa pandemi Covid-19.

MERDEKA.COM

PSBB di DKI Jakarta diberlakukan lagi dengan disiplin sangat ketat. Warga yang melanggar protokol COVID-19 langsung disidang tindak pidana ringan (tipiring) di tempat saat operasi yustisi di kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu 16 September 2020. Inzet: Sekda DKI Jakarta, Saefullah, meninggal dunia usai dinyatakan positif terjangkit virus Corona Rabu 16 September 2020.

SEKDA DKI GUGUR DIRENGGUT COVID-19

Prokes Diminta Semakin Ketat Lagi

JAKARTA (GN) - Pemprov DKI Jakarta berduka di tengah penerapan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang baru berlangsung dua hari. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah, meninggal dunia usai dinyatakan positif terjangkit virus Corona (Covid-19), Rabu 16 September

2020. Saefullah meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Saefullah meninggal dunia setelah mengalami shock sepsis irreversible dengan ARDS bagi pasien terkonfirmasi Covid-19. Shock sepsis irreversible dengan ARDS merupakan kerusakan

pada jaringan paru akibat infeksi Covid-19 yang menyebabkan gagal napas dan tidak dapat diperbaiki. Saefullah tutup usia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pukul 12.55 WIB. Sebelumnya, almarhum sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC, l BACA: Prokes...di Hal 2

Gubernur Khofifah Lepas Tim Hunter Pelanggar Protkes Covid-19 SURABAYA (GN) - Berbagai langkah dilakukan Forkopimda Jawa Timur dalam menegakkan kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan, utamanya untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satunya yaitu dengan membentuk Tim Pemburu (Hunter) Pelanggar Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19. l BACA: Gubernur...di Hal 10

HUMAS PEMPROV JATIM

GUBERNUR Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol M. Fadil Imran dan Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah melepas Tim Hunter Pelanggar Protkes Covid-19 di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (16/9/2020) sore.

8 PEJABAT MENINGGAL GEGARA COVID-19 1. Plt Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifuddin, meninggal karena Covid-19 pada Sabtu (23/8/2020). 2. Kepala Kemenag Kota Blitar H. Solekan meninggal Jumat (3/4/2020) pukul 22.00 WIB. 3. Kepala Bappeda Jawa Timur Mohammad Rudy Ermawan Yulianto meninggal dunia setelah terpapar COVID-19 usai mengantarkan sang ayah yang sedang berobat. Setelah di-swab, ternyata sang ayah positif COVID-19. Sang ayah diketahui meninggal dunia 10 hari sebelumnya. 4. Kepala Unit Pelayanan Teknis Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Bojonegoro Imam Faat meninggal karena positif Covid-19, Rabu (19/8/2020). 5. Wakil Bupati Way Kanan, Lampung, Edward Antony, meninggal dunia setelah dinyatakan terkonfirmasi positif virus Corona berdasarkan hasil swab test. 6. Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani tutup usia setelah berjuang selama lima belas hari menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Ulin Banjarmasin, melawan virus Corona. Sebelum meninggal, Nadjmi Adhani pun sempat berpesan kepada masyarakat bahwa virus Corona adalah nyata. Nadjmi memberitahukan bahwa dia dan sang istri, Ririn Nadjmi Adhani, terjangkit virus COVID-19. 7. Walikota Tanjungpinang Syahrul juga tutup usia dalam kondisi positif Corona. 8. Sekda DKI Jakarta, Saefullah, meninggal dunia usai dinyatakan positif terjangkit virus Corona Rabu 16 September 2020.

Harus Dievaluasi, Belajar Jarak Jauh ‘Makan’ Korban JAKARTA (GN) Sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) akhirnya benar-benar memakan korban. Seorang bocah siswa kelas 1 sekolah dasar (SD) tewas dibunuh ibu kandungnya sendiri Nadiem Makarim gegara sang ibu tidak sabar saat mendampingi online. Siswa ini kesuanaknya belajar secara litan menyerap materi

AL BUSYRA BASNUR, DUBES RI UNTUK ETHIOPIA, DJIBOUTI, DAN UNI AFRIKA

Dari Wartawan, Peragawan hingga Diplomat Pendidikan Agama terbukti membangun karakter seorang anak. Karakter itu membawanya meraih sukses. Seperti dialami oleh Al Busyra Basnur--Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika (organisasi 55 negara Afrika, berkedudukan di Addis Ababa). Oleh Gatot Susanto SAAT masih kecil Al Busyra Basnur memang sudah menunjukkan jiwa kepemimpinannya. Dia sudah menjadi guru sejak masih belia. Bahkan juga merambah menjadi wartawan di usianya yang masih sangat muda. “Saya sudah memimpin sebuah madrasah di kampung saya di Payakumbuh Sumbar. Ibu saya yang bangun tahun 1963. Saya belajar agama di sana pada umur SD dan SMP.

Bahkan mengajar siswa lain di sana,” kata Al Busyra Basnur kepada wartawan Global News secara daring. Selain menjadi guru, sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Dangung Dangun Payakumbuh, Sumatera Barat, Al Busyra Basnur juga belajar jadi wartawan. Dia sudah menulis di surat kabar nasional di daerah bernama “Singgalang” yang terbit di Padang. Tulisan pertamanya tentang pengalaman mengikuti Jambore Pramuka di Padang.

Al Busyra Basnur bersama keluarga di KBRI Addis Ababa.

“Eh, ternyata banyak orang senang membaca tulisan saya itu, terutama guru-guru dan orang sekampung. Sejak itu saya rajin menulis. Apalagi menulis menjadi salah satu kesenangan

saya sejak kecil,” kata Al Busyra Basnur yang sekarang bertugas sebagai Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika--organisasi 55 negara Afrika, berkedudukan di Addis

Ababa. Tulisan pertama Al Busyra yang dimuat koran itu mendorong dia rajin dan terus menulis. l BACA: Dari ... di Hal 10

pelajaran yang diberikan secara daring oleh gurunya. Kekerasan anak oleh orang tua selama musim PJJ ini sebelumnya sudah menjadi kekhawatiran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Lho Iki Lak

Pelangi di Ujung Badai PEMBATASAN Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kembali diberlakukan oleh Pemprov DKI Jakarta mulai Senin (14/9/2020) sempat membuat orang resah. Maklum, kegiatan ekonomi bisa terganggu. Padahal, PSBB sengaja dilakukan sebagai salah satu langkah menekan penyebaran virus Corona di Jakarta. Namun artis Prilly Latuconsina melihatnya dari cara berpikir positif. Tidak perlu panik.

l BACA: Pelangi... Hal 10

Prilly Latuconsina


politik - opini

2

Serangan Nine Eleven yang Mengguncang Dunia

Oleh: Imam Shamsi Ali*

Bulan September 2020 adalah tahun ke-19 pasca peristiwa serangan 9/11 di kota New York. Saya tuliskan pengalaman pribadi untuk jadi ingatan. Semoga ada hikmah yang kita ambil. DI pagi itu, seperti biasanya, saya meninggalkan rumah menuju Kantor PTRI (Perwakilan Tetap RI) untuk PBB New York. Walaupun undangan saya untuk hadir ke kota New York menjadi Imam, saya sekaligus bekerja sebagai staf lokal di kantor tersebut. Perjuangan memerlukan dukungan. Dan PTRI sejak awal adalah dukungan dalam perjuangan dakwah saya di Amerika. Hari di pagi itu memang nampak cerah dan ceria. Udara bulan September adalah udara transisi dari musim panas ke musim gugur. Tidak panas menggigit. Tidak juga dingin menggigilkan. Langit juga seolah tersenyum dengan warna biru yang menawan. Seperti biasa saya menaiki kereta bawah tanah (subway) R dari Astoria menuju Menhattan. Rumah saya memang terletak di Astoria, salah satu bagian dari kota New York yang penghuninya sangat ragam. Di daerah inilah Masjid Al-Hikmah, masjid milik warga Muslim Indonesia, terletak. Memang sejak awal kedatangan saya di kota dunia ini saya tidak pernah jauh dari masjid Al-Hikmah. Bahkan sebelum keluarga saya tiba di kota New York, saya sempat tinggal beberapa waktu di sebuah ruangan di gedung masjid itu. Tanpa terasa kereta R tiba di

Prokes...

► Sambungan hal 1 Jakarta Selatan sejak 8 September 2020 hingga akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto pada Minggu 13 September 2020 dini hari. Saefullah menjabat sebagai Sekda Provinsi DKI Jakarta sejak 17 Juli 2014. Sebelumnya, Saefullah menjabat sebagai Walikota Jakarta Pusat pada tahun 2008 - 2014. “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saudara kita, sahabat baik kita, pribadi shaleh yang amat baik itu yang selama ini bekerja bersama kita, telah dipanggil pulang ke Rahmatullah. Bapak Saefullah wafat pukul 12.55 di RSPAD-GS,” tulis Gubernur DKI Anies Baswedan Rabu 16 September 2020. Gubernur Anies Baswedan lalu memimpin penghormatan terakhir jenazah Saefullah di Balai Kota Jakarta. Anies berpesan agar warga yang hadir disiplin menjaga protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19. Pada kesempatan itu, Anies sambil terbata-bata dengan berurai air mata menuturkan,

Manhattan, pusat kota New York yang dikenal sebagai “City never sleep” (kota yang tak pernah tidur/sepi). Kota yang kerap juga disebut sebagai “belantara beton”. Kota yang memang dikenal sebagai ibukotanya dunia. Saat itu di hari Selasa, 11 September, waktu pagi hari baru sekitar pukul 8:15 AM. Tiba-tiba saja ketika penumpang R train itu keluar dari lobang kereta bawah tanah terjadi teriakan, diiringi suara sirena di mana-mana. Setiba di luar jalan saya melihat ke arah downtown (bagian bawah kota), nampak asap mengepul di langit. Suara klakson mobil di mana-mana membuat kota New York yang bising itu semakin bising. Di mana-mana orang pada bertanya: “what happens?” (Apa yang terjadi?). Jawaban yang saya dengar di mana-mana adalah sedang terjadi kebakaran di gedung WTC (World Trade Center). Saya menghentikan langkah sejenak ketika melihat kerumunan orang di depan sebuah screen TV besar Bank of America di 41st Street. Di saat melihat TV itulah gedung II WTC tiba-tiba ditabrak oleh sebuah pesawat. “Oh my God, oh my God” kata yang keluar dari mulut orangorang itu. “New York is under attack”, kata sebagian yang lain. “Terrorists attack New York City” terdengar suara yang lain. Saya pun melanjutkan jalan kaki ke kantor PTRI yang terletak di 38th Street & 1st AV Manhattan. Setiba di kantor ternyata semua staf harus meninggalkan gedung dan pulang ke rumah masing-masing. Saya pun berjalan dari 38th Street ke 59th Street & 2nd Avenue. Semua transportasi publik tertutup. Tak ada bus, tak ada kereta, bahkan taksi-taksi juga pada mengamankan diri masingmasing. Berjalan dengan pakaian formal kantor memang merepotkan. Dengan jas dan dasi juga menggerahkan. Sambil berjalan itulah saya beberapa kali angkat tangan mencoba menyetop taksi/ mobil sewaan. Tiba-tiba berhentilah sebuah mobil hitam (town car) yang disopiri oleh seorang Hispanic (mungkin Mexico). Saya pun dipersilakan untuk masuk, sekedar dibantu diantar ke Astoria.

Kebetulan saja dia juga menuju daerah yang sama. Tiba-tiba saja sang sopir itu menyalakan radio mobilnya, dan dari NPR News menyebutkan bahwa serangan terror ke WTC pelakunya adalah orang-orang yang beragama Islam. Langsung sesak napas saya, kepala serasa diperas. Mata melihat ke depan seolah hampa semuanya. “F...ck those Moslems”... demikian kata-kata cacian dan kutukan itu keluar dari mulut sang sopir mobil yang saya tumpangi. Mungkin saja dia tidak tahu kalau saya adalah muslim. Maklum kalau saya tidak memakai songkok atau baju Arab, orang mengira kalau saya ini orang Mexico yang pesek...hehe. Saya hanya terdiam sambil mengurut dada. Sakit hati mendengarkan cacian, kutukan dengan kata-kata kotor terhadap agama ini. Tapi sadar juga bahwa orang itu tidak tahu apa itu Islam. Dan saya yakin dia baik karena mau mengantar saya hingga ke depan rumah. I don’t believe it! Saya kebetulan bertetangga dengan sepasang suami, senior citizen (lansia), warga negara Amerika keturunan Irlandia. Keduanya sangat ramah dan bersahabat. Bahkan tidak jarang datang mengetuk pintu untuk sekedar menanyakan keadaan kita. Begitu saya turun dari mobil tadi, tetangga itu mendatangi saya menangis dan mengatakan: “I don’t believe this. I don’t believe it”. (Saya tidak percaya ini. Saya tidak mempercayainya”). Saya berpura-pura tidak faham apa yang dia maksud. Tapi dia menyambung lagi, dengan bertanya kepada saya: “but you are a Muslim right?” (Kamu Muslim kan?). Saya hanya mengangguk. Lalu dia menyambung: “If the Muslims are like you, I don’t think they will do this”. (Kalau Muslim itu seperti kamu, tidak mungkin mereka akan lakukan ini). Saya memeluk tetangga saya yang sudah berumur 78 tahun itu. Lalu saya katakan: “You know, in all communities there are good, but also there are bad people” (pada semua Komunitas itu ada yang baik dan ada pula yang buruk). Saya kemudian menenangkan agar sama-sama menunggu semua fakta tentang apa yang

kepergian Saefullah menjadi catatan sejarah bagi Jakarta. Saefullah, kata dia, selama ini ikhlas bekerja siang dan malam menangani Covid-19. “Selamat jalan putra Jakarta terbaik. Kami percaya tempatnya mulia. Insyaallah kota ini akan mengirimkan doa tanpa henti,” ujar Anies di Balai Kota Jakarta. Dia mengajak masyarakat bersama melaksanakan salat gaib untuk jenazah Saefullah. Dia juga mengajak kepada yang beragama lain mendoakan Saefullah sesuai keyakinan masing-masing. Saefullah meninggal dunia setelah sebelumnya berjuang melawan virus Corona yang dideritanya. Almarhum sempat kritis. Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat itu mengajak seluruh jajarannya mendoakan kesembuhan Saefullah. Selain itu, Anies mengajak untuk mendoakan seluruh warga DKI yang positif COVID-19 segera diberi kesembuhan. “Saya ingin mengajak pada seluruh jajaran Pemprov DKI untuk mendoakan warga Jakarta yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit, khususnya yang terpapar CO-

VID-19,” tulis Anies dalam pesannya. “Lebih khusus lagi, saya mengajak pada semua, pada seluruh jajaran dan keluarga untuk meluangkan waktu; benar-benar luangkan waktu bersama keluarga untuk mendoakan saudara kita, mendoakan Pak Sekda, Bapak Saefullah yang sedang dalam perawatan intensif melawan COVID-19,” katanya. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Saefullah karena terpapar Covid-19. Ucapan bela sungkawa Jokowi itu disampaikan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono kepada wartawan, Rabu (16/9/2020). “Saya atas nama Bapak Presiden RI mengucapkan Turut Berduka Cita yang mendalam atas berpulangnya Almarhum Bapak Saefullah, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta,” ucap Heru. Jokowi dan Heru diketahui pernah bersama Saefullah selama bertugas di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Di mata keduanya, Saefullah adalah sahabat sekaligus rekan kerja yang baik. “Semasa hidupnya,

Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi/penanggung jawab : Erfandi Putra Wakil Pimpinan Redaksi/pimpinan perusahaan: Gatot Susanto Redaktur Pelaksana : Titis Tri Wahyanti Redaktur: Fathurrochman Al Aziz, Agung Kusdyanto, M Nasir Biro Jakarta: Djauhari Effendy DEWAN REDAKSI : Erfandi Putra, Gatot Susanto, Titis Tri Wahyanti

terjadi dan siapa pelakunya.

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

secangkir kopi

Internet Siswa

apan mata orang-orang yang hadir saat itu cukup intimidatUS Religious Leaders Re- ing (mengintimidasi). Tapi saya sponse. kemudian tersadarkan jika di Soal ngajar-mengajar diMalam harinya saya dapat belakang saya ada ratusan juta masa pandemic memang telepon dari seorang teman yang manusia. Saya bukan sendirian. menjadi persoalan tersendiri. bekerja di Interfaith Center of Tapi yang terpenting Allah pasti Akibat harus belajar dari New York. Teman saya ini ber- akan menunjuki yang terbaik. rumah, sudah pasti membunama Timur Yuskaev, seorang “My name is Imam Shamsi Ali. tuhkan sentuhan teknologi. Muslim keturunan Rusia. I am from Indonesia, a country Internet. Untuk bisa men“Imam, the City wants you to with the largest Muslim populagakses internet tidak semua take part at the press conference tion in the world” (Nama saya bisa. Apalagi kalau yang ada organized by religious leaders of Shamsi Ali. Saya dari Indonesia. di pedesaan. Di perkotaan NYC tomorrow morning”..kata Sebuah negara dengan penduduk pun tidak semua bisa, karena Timur. “Why me?” (Kenapa Muslim terbesar dunia). Saya untuk menikmatinya harus saya?), tanya saya. kemudian menyampaikan “bemengeluarkan dana. “The City chose you” (kantor lasungkawa” untuk Amerika Kenyataan ini mendapat Walikota memilih kamu),” jaw- dan bangsa Amerika, khususnya sorotan Wakil Ketua DPRD abnya. Keesokan harinya saya keluarga korban serangan 9/11 Kota Surabaya Reni Asbangun pagi lebih awal dari biasa. itu. Selanjutnya saya menyampaituti. Dia menilai persoalan Bukan untuk tahajud. Masih kan kutukan terhadap serangan pembelajaran online yang dalam suasana panik. Tapi meny- itu, seraya menambahkan: “we dihadapi pelajar di Surabaya alakan TV, ingin tahu perkemban- are all one. We all in this....”. ialah keterbatasan biaya gan selanjutnya. Kota New York Setelah selesai menyampaikan untuk mengakses internet. memang sedang berkabung. pernyataan itu saya mendekat Oleh karena itu, ia meminSekitar pukul 8 saya bergegas ke Timur Yuskaev, dan bertanya: ta Pemkot Surabaya harus menuju kota, diantar seorang “is it okay? What did I say?” lebih sigap dan menjemput teman. Tapi diturunkan hanya di (Apakah sudah baik? Apa yang bola. "Keluarga orang tua, ujung Queens Borough Bridge saya katakan tadi?). akses internet bagi yang (jembatan yang menghubungkan Dia jawab singkat: “You did it tidak mampu, masih menantara Manhattan dan Queens). very well. Thank you Imam”. jadi persoalan. KemendikSaya pun harus berjalan kaki sekiSaya memang selain masih bud akan membantu dan tar 15 blok menuju tempat acara setengah shock, juga nervous menganggarkan Rp 7,2 T konferensi pers itu. Sesampai di (gugup) karena itulah pertama nasional di dapodik. Pemkot ruangan tersebut ternyata semua kali saya tampil di hadapan TVjemput bola agar anak-anak media yang saya kenal, seperti TV Nasional dan internasional. Surabaya bisa terakomodir, CNN, Fox, NBC, dan lain-lain, Dan tentunya juga karena dalam jangan sampai ada yang termaupun yang saya tidak kenal, suasana yang sangat tidak metinggal. Kalau belum terselehadir. Sementara begitu banyak nyenangkan. Di sore hari itu saikan Pemkot harus sigap," pemimpin agama dengan pak- juga para Imam yang tergabung kata Reni dalam keterangan aian tradisi masing-masing telah dalam Majlis Shura kota New tertulis, Senin (14/9/2020), mengambil tempat yang telah York mengadakan pertemuan seperti dikutip detik.com. disediakan. Saya sendiri hanya darurat (Emergency meeting). Memang benar, di sini berpakaian biasa, jas tanpa dasi. Di pertemuan itu terjadi ketePemkot harus terus mencari Juga tidak memakai songkok. gangan dan perbedaan pendapat solusi dari keluhan wali muSaya mendengarkan setiap tentang bagaimana menyikapi rid terkait dengan pembelakata yang keluar dari mulut para situasi. Sebagian mengusulkan jaran jarak jauh. Misalnya, petinggi agama itu. Saya masih agar masjid-masjid ditutup sememanfaatkan balai RW ingat seorang Rabbi, yang seka- mentara. Tapi sebagian bertahan dan 53 broadband learning rang sudah jadi teman. Dalam agar masjid-masjid jangan center (BLC) di Surabaya pernyataannya dia mengecam sampai ditutup karena peristidengan fasilitas komputer tidak saja Muslim, tapi Islam itu wa itu. Alasannya adalah “apa dan internet yang bisa mensendiri. Hati saya berkecamuk. kesalahan kita, dan kalaupun jadi tempat belajar siswa Kepala saya cukup panas juga. pelaku adalah Muslim, kita tidak mampu. Wali Kota Tapi saya sadar, semua itu karena Komunitas Muslim Amerika (Risma) sendiri menyamketidaktahuan. Tibalah masanya tidak mewakili mereka.” paikan akan menggunakan saya berbicara. Saya tidak memAlhamdulillah akhirnya disBLC, balai RW. Pertanyaanpersiapkan pernyataan tertulis. epakati bahwa masjid-masjid nya sejauhmana hal tersebut Bahkan sejujurnya hingga ketika di kota New York tetap dibuka terealisasi dengan baik? saya dipanggil ke depan saya dan beroperasi. Hanya saja Masalah pendidikan di masa belum yakin akan menyampai- kiranya Komunitas Muslim, kan apa. khususnya wanita yang berhi“Salaam and good morning”. jab agar lebih berhati-hati. (*) Ermawan Yulianto juga meNew York, 11 September 2020 Demikian saya mulai. ninggal dunia terkena Co* Imam/Direktur Jamaica MusSejujurnya melihat sorotan lim Center dan Presiden Nusan- rona. Sekdaprov Jatim Heru lampu-lampu kamera dan tat- tara Foundation USA Tjahjono, menyatakan, Rudy dinyatakan positif Covid-19 Beliau adalah sahabat sekal- yang dipanggil Sang Khaliq dan dirawat di RSU dr Soetoigus rekan kerja yang baik,” setelah berjuang melawan Co- mo karena memiliki keluhan imbuhnya. vid-19. Sebelumnya sejumlah sesak napas. Rudy dirawat Jokowi, kata Heru, mendo- pejabat meninggal dunia geg- intens di ruang ICU. akan agar mendiang Saefullah ara Covid-19. Di Jawa Timur Almarhum yang juga mandiberikan tempat yang terbaik ada empat pejabat meninggal tan Kepala Dinas PU Cipta di sisi Allah SWT. “Kami juga karena virus Corona. Karya ini diketahui terpapar mendoakan semoga keluarga Paling akhir Plt Bupati Sido- COVID-19 setelah menyang ditinggalkan diberikan arjo, H Nur Ahmad Syaifud- gantarkan sang ayah yang ketabahan dan kekuatan atas din, meninggal karena Cov- sedang berobat. Setelah diberpulangnya Almarhum,” id-19 pada Sabtu (23/8/2020). swab, ternyata sang ayah jelasnya. Pria yang juga Wakil Bupati positif COVID-19. Sang Meninggalnya Saefullah Sidoarjo ini mengeluh batuk ayah diketahui meninggal menambah jumlah kasus ke- dan badan panas setelah pu- dunia 10 hari sebelumnya. matian karena Corona. Jum- lang dari Jakarta. Meninggal- Almarhum Rudy kemudian lah pasien positif Covid-19 nya pria yang menggantikan menjalani tes swab dan teratau virus corona di Indone- Bupati Sidoarjo Saiful Illah deteksi positif COVID-19. sia sendiri terus meningkat. karena terkena OTT ini terKepala Unit Pelayanan Sampai Rabu 16 September golong mendadak. Teknis Laboratorium KesS e b e l u m n y a K e p a l a ehatan Daerah (Labkesda) 2020 pasien positif bertambah 3.963. Totalnya, hingga Kemenag Kota Blitar H. Bojonegoro Imam Faat juga pukul 12.00 WIB, orang din- Solekan meninggal Jumat meninggal karena positif yatakan positif corona menjadi (3/4/2020) pukul 22.00 WIB. Covid-19, Rabu (19/8/2020). Hasil tracing Dinkes Kota 228.993. Selama sakit, almarhum diSementara pasien yang Blitar menyebut pria beru- rawat di RSUD Bojonegoro. dinyatakan sembuh men- sia 53 tahun itu termasuk Kantor yang berada di Jalan jadi 164.101 orang, setelah petugas haji yang mengikuti Ahmad Yani No 6 ditutup mengalami penambahan se- pelatihan di Asrama Haji Su- sementara selama dua pekan. banyak 3.036 orang. Untuk kolilo 9-18 Maret 2020. “Untuk sementara kantor pasien yang meninggal dunia Selain itu Kepala Ke- laboratorium ditutup, untuk juga bertambah sebanyak menag Kota Blitar sem- dilakukan langkah-langkah 135 orang, sehingga totalnya pat pula menggelar hajatan sesuai protokol kesehatan,” menjadi 9.100 orang. mantu di sebuah hotel di kata Jubir Gugus Tugas BoKecamatan Ponggok, Kabu- jonegoro, Masirin. Tujuh Pejabat Meninggal paten Blitar. Kabar duka juga datang Meninggalnya Sekda DKI K e p a l a B a p p e d a J a w a dari Wakil Bupati Way Kanmenambah panjang pejabat Timur Mohammad Rudy an, Lampung, Edward Ant-

Erfandi Putra Pemimpin Redaksi

pandemi ini memang cukup merepotkan dan harus penuh kehati-hatiannya agar dunia pendidikan tidak menimbulkan klaster baru. Hal lain yang perlu diperhatiakan dalam belajar di sekolah, dalam banyak protokol yang terpublikasi adalah pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat di sekitar sekolah. Protokol yang dapat disampaikan antara lain adalah pengaturan penjaja atau penjual makanan di sekitar sekolah. Bukan rahasia lagi kalau di setiap sekolah pasti dipenuhi oleh penjaja makanan di luar pagar sekolah. Sekolah dan dinas terkait (dapat melibatkan puskesmas, badan POM, dan unsur kecamatan serta kelurahan) perlu mengatur bagaimana perilaku adaptasi kebiasaan baru bagi masyarakat di sekitar sekolah. Sekolah dan penguasa wilayah memiliki hak untuk mengatur ataupun melarang penjaja makanan di sekitar sekolah. Tentu saja harus ada ketentuan yang tegas serta sosialisasi secara kontinu. Yang lebih penting adalah membangkitkan kesadaran siswa. Bagaimana kesadaran itu, materi-materi daring yang dilakukan sekolah jangan terlalu berat pada sisi kompetensi umum seperti sebelum pademi. Dalam situasi ini pembangunan karakter lebih penting. (*) ony, yang meninggal dunia setelah dinyatakan terkonfirmasi positif virus Corona berdasarkan hasil swab test. Kabar meninggalnya Edward Antony disampaikan di situs resmi Pemerintah K a b u p a t e n Wa y K a n a n , Minggu (16/8/2020). Wa l i k o t a B a n j a r b a r u Nadjmi Adhani tutup usia setelah berjuang selama lima belas hari menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Ulin Banjarmasin, melawan virus Corona. Sebelum meninggal, Nadjmi Adhani pun sempat berpesan kepada masyarakat soal virus Corona. Nadjmi Adhani menyampaikan pesan virus Corona itu nyata melalui video berdurasi satu menit. Nadjmi memberitahukan bahwa dia dan sang istri, Ririn Nadjmi Adhani, terjangkit virus COVID-19. Walikota Tanjungpinang Syahrul juga tutup usia. Syahrul meninggal dalam kondisi positif Corona. Sebelumnya, seperti dilansir Antara, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, mengatakan Syahrul dirawat sejak 11 April 2020 di ruang ICU RSUP Kepri setelah kondisi kesehatannya mengalami drop. det, wis

WARTAWAN KOTA: Purnomo Siswanto, Siti Soelistyani FOTOGRAFER: M. Zacky KEPALA BIRO PAMEKASAN: Masdawi Dahlan BIRO DAERAH: BANGKALAN/SAMPANG: Zacky SIDOARJO: Bahri.S GRESIK: Asepta Yoga Permana MALANG RAYA DAN KOTA BATU: Hanan Jalil MOJOKERTO KAB/KOTA & NGANJUK: Bambang Sujarwanto JOMBANG: M. Fatoni. PASURUAN : Haifur TUBAN : Chusnul Huda BLITAR: Gatut Wiratmoko MAGETAN : Teguh Aryanto BANYUWANGI : Edhi Prasetyo jember: Ahmad Hasan Halim. BANDUNG : Adam Permasa LAYOUT/DESAIN GRAFIS: Agus Supriyanto IT SUPPORT: Sapto Utomo KEUANGAN: Febri Indarwati Marcomm/Admin: Ismaindah SIRKULASI & PEMASARAN: Syahrizal PENERBIT: PT GLOBAL MEDIA PRIMA KANTOR: Jl Cipta Menanggal VI/7 Surabaya, Telp. (031) 8281712, e-mail: gnewsredaksi@gmail.com website: www. global-news.co.id PERCETAKAN: PT MEDIA NUSANTARA PRESS, Jl. Rungkut Industri III No. 49 Surabaya, Telp. (031) 8496867 Wartawan KORAN GLOBAL NEWS dilengkapi dengan identitas berupa ID Card / Kartu Pers


nasional

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

3

KBRI - Museum Moskow Jalin Kerjasama

WAKIL Dubes RI untuk Rusia merangkap Belarus, Azis Nurwahyudi, berkunjung ke Museum Moskow dan bertemu dengan Direktur Jenderal Museum Moskow, Anna Trapkova di Museum Moskow (15/9/2020).

MOSKOW (GN) - KBRI Moskow dan Museum Moskow (Museum of Moscow) berencana menyelenggarakan berbagai kegiatan bersama. Kegiatan tersebut seperti pameran, workshop seni budaya Indonesia antara lain batik, gamelan, dan tarian tradisional, pemutaran film, atau penyelenggaraan Indonesian Day di Museum Moskow. Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) yang juga Wakil Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, Azis Nurwahyudi, dengan Direktur Jenderal Museum Moskow, Anna Trapkova, di Museum Moskow pada Selasa (15/9/2020). Dalam pertemuan itu hadir juga Minister Counsellor Pensosbud KBRI Moskow, Adiguna Wijaya, dan Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana, serta staf Museum Moskow. Azis Nurwahyudi mengatakan bahwa Indonesia dan Rusia memiliki hubungan yang sangat

Geger Erwin Aksa vs Eep ke Polisi

JAKARTA (GN) - Eksistensi lembaga survei kembali jadi sorotan masyarakat. Kali ini terjadi akibat perseteruan antara Ketua Tim Pemenangan Arifuddin Munafri (Appi)Rahman Bando, Erwin Aksa, dengan pendiri PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah. Bahkan Erwin Aksa akan melaporkan Eep ke polisi. Kasus ini terkait kontrak survei antara PolMark dengan Tim Appi-Rahman dalam pilkada Makassar. Erwin mengatakan dasar laporan itu adalah perbuatan tidak menyenangkan. “Saya akan lapor polisi perbuatan tidak menyenangkan,” kata Erwin Aksa kepada wartawan, Rabu (16/9/2020). Dihubungi terpisah, Ketua Tim Hukum Appi-Rahman Bando, Yusuf Ganco, mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat

Erwin Aksa dan Eep Saefulloh Fatah

untuk teknis pelaporan ke Polda Sulsel. “Saya memang mau lapor ke Polda soal Eep. Saya mungkin rapat tim hukum dulu, paling lambat besok pagi (melaporkan), kalau bisa ini hari diusahakan,” kata dia. Ada dua hal yang saat ini menjadi fokus pelaporannya ke Polda. Pertama soal penipuan. Kedua perbuatan tidak menyenangkan

yang diduga dilakukan oleh PolMark Indonesia pimpinan Eep Saefulloh. “Jangan sampai sudah dibayar, tapi dia tidak jalankan (kewajibannya),” kata Yusuf. Erwin Aksa mengaku sangat marah lantaran Polmark Indonesia menolak hasil survei yang dilakukannya di Pilkada Makassar. Padahal, menurut Erwin, pihaknya telah melaku-

kan kontrak dengan lembaga milik Eep tersebut. Hasil survei itu memang menempatkan pasangan Appi-Rahman unggul atas calon lain. Akibatnya Eep dan timnya dipecat dari Tim Pemenangan Appi-Rahman. Bahkan mereka diusir dari Makassar. Menanggapi hal itu Eep mengaku membantah adanya pengusiran dan pemecatan yang dilakukan oleh Erwin Aksa. Dia membantah infografis survei yang disebarkan oleh tim Appi-Rahman berasal dari pihaknya. Eep menegaskan, dalam kerja sama antara PolMark dan Tim Appi-Rahman, pemecatan tidak mungkin terjadi. Sebab, menurut Eep, kerja sama tersebut memosisikan PolMark dan Tim Appi-Rahman sebagai mitra, bukan bawahan dan atasan. Bahkan Eep menegaskan justru pihaknya sudah lebih

dulu berinisiatif untuk mengundurkan diri dari kerja sama pendampingan Appi-Rahman. Dia juga sudah meminta Erwin Aksa (EA) membicarakannya secara tuntas. “ Yang mungkin untuk dilakukan memang pengakhiran kerja sama berdasarkan klausulklausul yang tertera di dalam kontrak. Berkaitan dengan ini, faktanya, pada pagi hari Senin (14/9) sayalah yang justru menyatakan akan mengundurkan diri dari pendampingan di Kota Makassar dan akan mengembalikan dana kerja sama. EA sendiri sudah menerima dengan baik dan terbuka rencana pengunduran diri saya itu dan bersedia membahasnya secara tuntas dalam pertemuan yang waktunya telah kami sepakati bersama (Selasa, 15/9/2020, pukul 10.00 pagi),” ungkapnya. *det, wis

Densus 88 Anti-Teroris Diterjunkan ke Lampung

JAKARTA (GN) - Insiden penusukan Syekh Ali Jaber diduga ada dalangnya. Karena itu polisi menyelidiki kasus ini hingga tuntas. Bahkan, menurut Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono, kepolisian menurunkan penyidik dari Mabes Polri, dan Densus 88 Anti-Teroris untuk

menyelidiki kasus penusukan Syekh Ali Jaber. Menurut Argo hal ini dilakukan apakah tersangka bergerak sendiri atau ada perintah dari sang dalang. “Penyidik dari Mabes Polri dan Densus juga turun ke sana (Lampung). Ingin melihat apakah tersangka ini melakukannya sendirian atau

ada yang menyuruh atau ada orang lain,” kata Argo dalam konferensi pers yang ditayangkan secara daring, Rabu 16 September 2020. Sampai saat ini, kata Argo, penyidik dari Polda Lampung sudah melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi. Saksi-saksi ini terdiri dari kelu-

arga, saksi di tempat kejadian perkara, kemudian saksi dari panitia acara pengajian di Masjid Falahudin. Seperti diberitakan sebelumnya penceramah Syekh Ali Jaber ditikam oleh orang yang belakangan diketahui bernama A. Alpin Andrian saat sang dai berceramah di Masjid Falahudin, Sukajawa,

Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Lampung, Minggu sore, 13 September 2020. Pelaku tinggal di Jalan Tamin, Gang Kemiri, Sukajawa, Bandar Lampung. Pemuda itu, menurut keterangan keluarganya, memiliki riwayat gangguan jiwa sejak empat tahun belakangan. * tmp, wis

erat. Pada tahun 2020 Indonesia dan Rusia memperingati 70 tahun hubungan diplomatik. Keduanya merupakan negara yang multi budaya dan multi etnik. Masyarakat Rusia, khususnya di Moskow dapat mengetahui keanekaragaman budaya Indonesia melalui kegiatan bersama yang rencananya akan diselenggarakan di museum ini. Menurut Azis Nurwahyudi, rencana kerja sama juga dapat dilakukan dengan museummuseum di Indonesia, termasuk museum di Jakarta dalam kerangka sister city antara Jakarta dan Moskow yang telah dimulai sejak tahun 2006. Anna Trapkova menyambut baik usulan-usulan ini yang dinilainya sangat menarik. “Museum ini bukan hanya untuk mempromosikan Moskow, tetapi juga rumah bagi warga negara lain di Moskow. Kerja sama dapat terjalin dua arah,” kata Anna Trapkova. Azis Nurwahyudi dan Anna

Trapkova berharap pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir sehingga lebih leluasa dalam menyelenggarakan kegiatan bersama. Azis Nurwahyudi juga mengapresiasi adanya staf Museum Moskow yang tertarik mendalami seni budaya Indonesia dengan keikutsertaan pada kelas tari tradisional dan bahasa Indonesia di KBRI Moskow. Pada saat kunjungan, rombongan KBRI Moskow diajak pula berkeliling untuk melihat fasilitas museum dan sejumlah pameran yang sedang berlangsung, baik permanen maupun pameran tamu. Pihak museum juga menjelaskan sejarah kota Moskow, termasuk Kremlin dan Lapangan Merah. “Saya baru tahu kalau Lapangan Merah itu artinya Lapangan Cantik, bukan warna merah seperti yang kita lihat,” ujar Azis Nurwahyudi saat mendengar penjelasan pihak museum. (gas)

KASUS HOAKS

Hadi Pranoto Diperiksa Lagi 23 September JAKARTA (GN)– Polda Metro Jaya menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap Hadi Pranoto dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks. Hadi dijadwalkan dimintai keterangannya pada 23 September 2020. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan, Rabu 16 September 2020, mengharapkan dalam pemanggilan kali ini Hadi Pranoto (HP) kooperatif. Polisi ingin merampungkan pemeriksaan ini agar kasusnya bisa segera ditindaklanjuti. Sebab, pemeriksaan sebelumnya tertunda karena Hadi mengaku sakit lagi di sela pemeriksaan. Saat itu Hadi baru dicecar 20 pertanyaan. “Harapan kita saudara HP kooperatif karena kemarin sudah dilakukan pemeriksaan, dia minta ditunda karena sakit. Kita minta itu diselesaikan dan harapan kita yang bersangkutan bisa datang ke sini untuk dilakukan pemeriksaan. Ini masih setengah kan,” katanya. Sebelumnya, polisi telah memeriksa musisi Anji sebagai terlapor. Kemudian, polisi memeriksa Hadi Pranoto juga sebagai terlapor. Hadi baru memenuhi panggilan setelah dua kali mangkir. Hadi beralasan sakit. vci

AGAMA

Peringatan Galungan dengan Protokol Kesehatan

JAKARTA (GN) - Umat Hindu Bali memperingati Hari Raya Galungan kemarin. Desa Adat Legian di Kabupaten Badung, Bali, menerapkan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 saat peringatan Hari Raya Galungan. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat atau LPM Legian, Wayan Puspa Negara mengatakan pengurus LPM dan Satuan Tugas Covid-19 telah melakukan berbagai upaya dalam menerapkan protokol kesehatan. “Kami telah memasang tanda untuk menjaga jarak antar-umat dan menyemprotkan disinfektan ke seluruh pura,” kata Wayan Puspa Negara di Badung, Selasa 15 September 2020. Petugas adat membatasi jumlah umat yang bersembahyang di Hari Raya Galungan maksimal 30 orang dalam waktu bersamaan. “Kami mencegah terjadi kerumunan dengan membatasi jumlah umat yang bersembahyang dan mengatur waktu sembahyang di pagi, siang, dan sore hari,” katanya. Seluruh umat yang bersembahyang juga wajib memakai masker. *det

PENUSUKAN SYEKH ALI JABER

Pemerintah Janji Cepat Usut dan Transparan Syekh Ali Jaber mendapat kunjungan pejabat tinggi negara usai mengalami musibah ditusuk oleh seorang pemuda di Masjid Falahudin, Kota Bandar Lampung, Minggu 13 September 2020 lalu. Setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, giliran Kepala Staf Keperesidenan Moeldoko menjenguk Syekh Ali Jaber di kediamannya di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (15/9/2020). MAHFUD MD mengunjungi Syekh Ali Jaber di Rawamangun, Cempaka Putih Jakarta pada Senin 14 September 2020 malam. Kedatangan Mahfud itu untuk menjenguk Syekh Ali yang baru saja ditusuk saat sedang mengisi kajian di Masjid Falahudin, Kota Bandar Lampung. Mahfud pun menegaskan bahwa dia telah memerintahkan untuk menuntaskan kasus penusukan kepada Syekh Ali tersebut. “Insya Allah kita akan menuntaskan secara terbuka kepada masyarakat, kepada Syeikh dan keluarga. Kita akan memprosesnya secara baik berdasar hukum yang berlaku di Indo-

nesia. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama sudah terungkap, dan prosesnya bisa lebih cepat,” kata Mahfud dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (15/9/2020). Dalam kesempatan itu, Mahfud turut mendoakan Syekh Ali Jaber segera pulih, dan bisa kembali berdakwah untuk umat Islam. “Saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia terutama umat Islam, ikut mendoakan mudah-mudahan segera pulih kembali dan berkiprah kembali membangun kehidupan rohaniah yang lebih sehat bagi umat Islam Indonesia,” ujar Mahfud. Syekh Ali Jaber mengucapkan terima kasih atas kunjungan

silaturahmi yang dilakukan oleh Menko Polhukam Mahfud MD. Kepada Mahfud, Syekh Ali Jaber menceritakan bahwa usai mengalami insiden penusukan langsung dia mendapatkan penjagaan ketat dari aparat setempat. “Alhamdulillah saya mendapat perhatian dari aparat keamanan, semua turun tangan. Mulai dari Kapolda bahkan Dandim, semua ikut memperhatikan dan menjaga selama saya berada di Lampung,” papar Syekh. Kepala Staf Keperesidenan Moeldoko juga menjenguk Syekh Ali Jaber di kediamannya di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (15/9/2020). Moeldoko didampingi Deputi

Syekh Ali Jaber bersama Mahfud MD.

V KSP Jaleswari Pramodhawardhani menyampaikan rasa simpati, atas peristiwa penusukannya di Lampung yang terjadi beberapa hari lalu. “Menjenguk kerabat yang sakit adalah salah satu anjuran Rasulullah sebagai amal mulia,” ujar Moeldoko dalam keterangan tertulisnya. Moeldoko pun menegaskan aparat keamanan saat ini sedang

bekerja keras guna mengungkap dan menuntaskan kasus tersebut. Penyelidikan dan penyidikan, kata Moeldoko dipastikan akan dilakukan secara transparan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. “Pemerintah mengecam keras aksi penusukan dan tindak kekerasan terhadap ulama. Pemerintah meminta polisi mengusut tuntas kasus ini. Ini bukan

kriminalisasi ulama. Syekh Ali Jaber adalah korban,” ucapnya. Kunjungan Moeldoko merupakan wujud ukhuwah wathaniyah. Kepedulian dan keprihatinan kepada sesama, sambungnya, harus menjadi teladan bagi semua, terlebih lagi di era krisis seperti sekarang. Sementara itu Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul

Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj, mengecam tindakan penusukan terhadap Ali Jaber. Kiai Said menyebut bahwa penusukan terhadap ulama adalah perbuatan biadab dan tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun. “Tindakan biadab, tidak bermoral, tidak punya muru’ah, tindakan yang tidak punya rasa tanggungjawab. Bahwa apa pun, atas nama apa pun, melakukan teror itu dilarang dalam agama Islam, apalagi kepada seorang mubaligh, seorang syekh,” ujar Kiai Said, kemarin. Kiai Said menegaskan, bahwa siapa pun dan atas nama apa pun apalagi atas nama agama adalah perbuatan sangat dholim. “Menusuk orang seenaknya, menteror orang, atas nama agama, itu paling dholim. Dan yang paling dholim adalah seorang melakukan kriminal atas nama Islam,” katanya. * tmp, det


sidoarjo - gresik

4

DORONG TINGKAT KESEMBUHAN PASIEN COVID-19

Khofifah Gerojok Bantuan Ventilator

SURABAYA (GN) – Pandemi Covid-19 tak kunjung turun, Sidoarjo digerojok bantuan ventilator dan masker. Lima rumah sakit rujukan Covid-19 di Sidoarjo digerojok bantuan 26 ventilator sebagai upaya untuk menekan pandemi Covid-19 yang masih tinggi di wilayah tersebut. Selain ventilator, dalam acara ini juga diserahkan bantuan berupa 16.000 masker kepada Koordinator Kabupaten Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana. Serta, penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan BUMDes. Ventilator ini merupakan bantuan dari USAID melalui Kementerian Kesehatan. Total ada 210 ventilator dari Kementerian Kesehatan yang rencananya akan diserahkan secara bertahap ke kab/kota lain di Jatim yang masih membutuhkan. “Insya Allah dalam seminggu ini setiap hari kita akan mendistribusikan ventilator ke kab/kota sesuai titik-titik yang paling membutuhkan sesuai surat permohonan yang telah kami terima. Ini menjadi upaya kita untuk memaksimalkan pelayanan kuratif bagi pasien Covid-19 supaya mereka terlayani dengan baik di rumah-rumah sakit

Pemkab Sidoarjo mendapat bantuan ventilator dari Pemprov Jatim untuk pencegahan virus Covid-19.

rujukan,” kata Khofifah, Rabu (16/9/2020) Dengan adanya bantuan ventilator ini, Khofifah berharap, tingkat kesembuhan Covid-19 di Jatim semakin meningkat, dan sebaliknya tingkat kematiannya bisa semakin menurun. Dimana tingkat kesembuhan di Jatim per Senin (15/9/2020) total berjumlah 31.243 orang atau 80,50 persen. “Alhamdulillah ini semua berkat kerja bersama dari seluruh elemen baik dokter, per-

Dua Curanmor Dihadiahi Timah Panas MALANG - Anggota Polresta Malang kota menembak dua maling motor yang baru saja beraksi di Kota Malang. Dua pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) itu adalah Okky alias Kero (inisial OS) (31), warga Jalan Kepuh, Kecamatan Sukun Kota Malang dan Nuri inisial (N) (41), warga Jalan Sukun Sidomulyo, Kota Malang. Saat proses penangkapan, kedua pelaku tidak mau menyerahkan diri bahkan berencana untuk melawan petugas. Karenanya, petugas pun terpaksa menghadiahi timah panas. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan kedua tersangka ini mencuri motor pada Selasa (8/9/2020) di Jalan MT. Haryono, Kecamatan Lowokwaru. “Jadi sekitar pukul 03.30 WIB dinihari, kedua tersangka ini memang berniat mencuri motor di Ja-

lan MT Haryono. Pada saat itu, tersangka melihat satu sepeda motor korban diparkir pemiliknya di gang depan rumah kos,” ujar Leonardus, Rabu (16/9/2020). Saat situasi sekitar aman, tersangka inisial OS langsung merusak rumah kunci motor korban memakai kunci T. Sedangkan tersangka N menunggu di depan gang, sambil mengawasi situasi sekitar. Usai berhasil membobol rumah kunci kontak motor korban, tersangka segera membawa kabur motor korbannya ke parkiran umum Terminal Arjosari. “Motor korban yaitu Yamaha Mio warna putih dengan nopol N 2168 EAW, dibawa tersangka menuju parkiran umum Terminal Arjosari. Kemudian kedua tersangka pulang ke rumah masing masing,” jelasnya.* trb

awat, para tenaga kesehatan, aparat TNI/Polri, masyarakat, termasuk awak media, kalangan pendidikan dan dunia usaha atau yang disebut dengan pentahelix. Ini jadi satu kesatuan kita dalam menguatkan proses pelayanan penanganan Covid-19,” terangnya. Sementara itu terkait bantuan 16.000 masker kepada Korkab PKH, TKSK dan Tagana dan pendamping desa menurut Khofifah ini menjadi bagian

komprehensif dan stimulan bagi semua pihak untuk bersamasama saling mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker. Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan. Hal ini penting sebagai

salah satu upaya efektif untuk mencegah penularan Covid-19. “Pembagian masker bagi para pendamping desa, PKH, TKSK dan Tagana ini yang merupakan kedua kalinya. Pertama saat Rakor beberapa waktu lalu, dan sekarang ini untuk melapisi lagi karena saya yakin masingmasing sudah memiliki program yang sama terkait protokol pencegahan Covid-19, sehingga upaya ini menjadi penguatan bersama,” katanya. * trb, ara

Proyek Pasar Kepuhkiriman Mangkrak 4 Tahun SIDOARJO (GN) – Proyek pembangunan pasar di Kepuhkiriman, Waru hingga kini dibiarkan mangkrak. Padahal, Pasar tersebut dibangun sejak 2003 silam. Rencananya keberadaan pasar tersebut diharapkan bisa menjadi fasilitas jual beli kebutuhan pokok dan pangan di Waru itu belum rampung. Dari pantauan di lapangan, kondisinya masih berbentuk kerangka. Sekelilingnya dipagari seng dan dipenuhi tumbuhan liar. Bahkan, hantu tersebut sudah mangkrak lebih dari empat tahun. Semula kontrak pemborong tuntas pada 2015, kemudian diperpanjang. Namun, pada 2016, kontraktor tidak bisa memenuhi target Pemkab Sidoarjo. Akhirnya, bangunan pasar yang direncanakan menjadi pasar semimodern tersebut berhenti sampai lantai 2. Karena itu, Dinas Perindus-

Tampak bangunan Pasar Kepuhkiriman yang masih dibiarkan mangkrak hamper 4 tahun.

trian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo berupaya mengambil alih kembali pembangunan pasar. Hal itu bertujuan untuk percepatan penyelesaian proyek. “Kami sudah memutus hubungan kerja sama dengan pemborong nakal itu,” ujar Kabid Pasar Disperindag Sidoarjo Nawari. Dia menyatakan, mulai 2019, dinas mendesak pemborong pembangunan Pasar Kepuhkiriman untuk meny-

erahkan bangunan fisik ke pemkab. Pada triwulan kedua, objek sudah diserahkan. Nawari menjelaskan, proyek pasar semimodern di Kepuhkiriman masih layak dilanjutkan. Karena itu, pembangunannya segera dilelang kembali. “Adapun pemborong nakal itu masuk blacklist atau catatan hitam,” katanya.Nawari menyampaikan alasan mandeknya pembangunan Pasar Kepuhkiriman. * trb

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

hukrim

Dua Curanmor Dihadiahi Timah Panas MALANG - Anggota Polresta Malang kota menembak dua maling motor yang baru saja beraksi di Kota Malang. Dua pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) itu adalah Okky alias Kero (inisial OS) (31), warga Jalan Kepuh, Kecamatan Sukun Kota Malang dan Nuri inisial (N) (41), warga Jalan Sukun Sidomulyo, Kota Malang. Saat proses penangkapan, kedua pelaku tidak mau menyerahkan diri bahkan berencana untuk melawan petugas. Karenanya, petugas pun terpaksa menghadiahi timah panas. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan kedua tersangka ini mencuri motor pada Selasa (8/9/2020) di Jalan MT. Haryono, Kecamatan Lowokwaru. “Jadi sekitar pukul 03.30 WIB dinihari, kedua tersangka ini memang berniat mencuri motor di Jalan MT Haryono. Pada saat itu, tersangka melihat satu sepeda motor korban diparkir pemiliknya di gang depan rumah kos,” ujar Leonardus, Rabu (16/9/2020). Saat situasi sekitar aman, tersangka inisial OS langsung merusak rumah kunci motor korban memakai kunci T. Sedangkan tersangka N menunggu di depan gang, sambil mengawasi situasi sekitar. Usai berhasil membobol rumah kunci kontak motor korban, tersangka segera membawa kabur motor korbannya ke parkiran umum Terminal Arjosari. “Motor korban yaitu Yamaha Mio warna putih dengan nopol N 2168 EAW, dibawa tersangka menuju parkiran umum Terminal Arjosari. Kemudian kedua tersangka pulang ke rumah masing masing,” jelasnya. Pada keesokan harinya yaitu Rabu (9/9/2020) malam, kedua tersangka mendatangi parkiran umum Terminal Arjosari untuk mengambil motor hasil curanmor tersebut. Polisi yang telah melakukan pengintaian, langsung bergerak cepat menangkap kedua tersangka. “Saat akan ditangkap, kedua tersangka melawan kepada petugas. Sehingga petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada tersangka,” tambahnya. Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa kedua tersangka merupakan residivis. “Tersangka OS adalah residivis pencurian dengan pemberatan bobol rumah atau kos, pada tahun 2010, 2015, 2016, dan 2017. Sedangkan tersangka N adalah residivis kejahatan pencurian dengan pemberatan bobol rumah atau kos, pada tahun 2014 dan 2016,” terangnya. Akibat perbuatannya, kedua tersangka terancam meringkuk di dalam penjara dalam waktu yang cukup lama. “Kedua tersangka kami kenakan Pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya adalah pidana penjara selama 5 tahun,” tandasnya. * trb

bencana

Atasi Kekeringan, Manfaatkan Sungai Lesti MALANG (GN) – Titik sumber mata air yang ada di Kabupaten Malang terus tergerus dan semakin menipis kapasitasnya. Hal ini tentunya membuat Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang mencari alternatif sumber air lain. Salah satunya dengan memanfaatkan Sungai Lesti, yang diproyeksikan dapat mengatasi kekeringan di Malang bagian Selatan. “Saat ini sumber mata air terus menurun, itu di karenakan proses alam. Kedepan kami akan memanfaatkan mengelola titik sumber air Sungai Lesti di Malang Selatan, dengan investor,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, Rabu (16/9/2020) Proses pemanfaatan air Sungai Lesti, menurut Syamsul telah mendapat rekomendasi legal dari Perum Jasa Tirta. “Untuk tahap awal atau Perencanaan pertama kami ambil 600 liter per detik untuk mengukur kebutuhan pokok air di bagian selatan,” ujar Syamsul. Jika memang semua perlu bersabar dan bertahap Masyarakat Malang Selatan tampaknya harus sabar menghadapi kekeringan tahun ini. Hal itu di karenakan, realisasi pemanfaatan Sungai Lesti tenyata masih menunggu hasil pembahasan. “Yang jelas tahapannya masih penyusunan. Kalau pemerintah daerah dan investor setuju baru dilaksanakan lelang,” tutur Syamsul. Apabila sudah jadi dan air Sungai Lesti dapat dimanfaatkan warga di beberapa kecamatan wilayah Malang Selatan, yakni Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Bantur, Pagak dan Kalipare, bencana kekeringannya dapat terkurangi.* nab

GENCAR GELAR OPERASI PROTOKOL KESEHATAN

Mulai Sasar Pasar, Mal hingga Kafe

Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Gresik. Kali ini, tim gabungan di masing-masing daerahnya bakal menyasar tempat-tempat public dengan skala lebih besar. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Gresik akan menyasar pusat perbelanjaan dan pasar tradisional hingga sidak ke kafe-kafe untuk razia penerapan protokol kesehatan. Awal pekan ini, petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub menggelar razia penerapan protokol kesehatan di sejumlah kafe di kawasan Pagerwojo, Sidoarjo. Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19. Pelaksana Harian Bupati Sidoarjo, Achmad Zaini menuturkan, penegakan protokol kesehatan itu dilakukan secara terus menerus dengan jadwal yang

mendadak. “Oleh karena itu, kami minta masyarakat menjaga disiplin dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar dia. Ia mengemukakan, untuk pemilik kafe yang kedapatan melanggar protokol kesehatan juga diberikan hukuman sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 tahun 2020. “Perda ini adalah perubahan Perda Provinsi Jatim Nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat. Dalam pasal 27 C perda tersebut,

Kapolres Gresik saat mengingatkan warga untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.

pelanggar perorangan dikenai denda maksimal Rp500 ribu, sementara untuk perusahaan maksimal Rp100 juta,” ujar dia. Ia menuturkan, upaya ini merupakan peringatan keras supaya pemilik kafe memberlakukan protokol kesehatan di tempat mereka membuka

usaha, seperti menyediakan tempat cuci tangan, pemberian tanda silang pada tempat, dan juga memperingatkan kepada pengunjung yang datang supaya mereka mengenakan masker. “Namun yang ada saat ini adalah pelaku usaha membiarkan pengunjung seperti biasa

seperti tidak terjadi apa-apa termasuk juga kapasitas tempat yang seharusnya 50 persen kini tetap berjualan seperti biasa,” ujar dia. Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan kegiatan itu akan menyasar ke tempattempat lainnya seperti pusat perbelanjaan dan juga pasar tradisional. “Kalau pemilik usaha itu tetap membandel maka tidak menutup kemungkinan akan mencabut izin usahanya itu,” tutur dia di Sidoarjo. Sementara itu, salah satu penanggung jawab kafe di Pagerwojo Sidoarjo Rara Ayuningtyas mengatakan pihaknya sangat terkejut dengan razia itu. “Seharusnya ada sosialisasi terlebih dahulu sebelum diberlakukan razia ini. Karena selama ini kami belum mendapatkan sosialisasi, tiba-tiba dirazia.

Ini tentu memberatkan kami,” ujar dia. Ia mengaku kecewa dengan kegiatan itu karena ada beberapa kafe lainnya yang kondisinya lebih ramai, tetapi denda yang diberlakukan jumlahnya lebih sedikit. “Kafe saya waktu itu mau tutup dan sudah sepi pembeli. Eh malah di denda Rp5 juta. Sedangkan yang lainnya dendanya sekitar Rp500 ribuan saja,” tutur dia. Di tempat terpisah, Kasat Sabhara Polres Gresik AKP Yudi Prasetyo, mulai menyasar kafe-kafe ataupun tempat tongkronan warga. Kegiatan patroli ini dalam rangka penegakkan protokol kesehatan Covid-19 diwilayah Kabupaten Gresik sesuai Perbup Gresik Nomor 22 tahun 2020 tentang Pedoman masa Transisi Menuju Tatanan Normal Baru pada Kondisi

Pandemi Covid-19. “Dalam pelaksanaan ini, yang kita kedepankan adalah rekan -rekan Satpol PP untuk menindak, baik secara administratif. Apabila terdapat pihak yang melawanan dalam pelanggaran Protokol Kesehatan maka dapat kita lakukan penindakan,” kata Yudi. Beberapa tempat yang dirazia yaitu Cafe di Jalan Raya Desa Roomo Kecamatan Manyar, Cafe di Jalan Panggang Desa Suci Kecamatan Manyar dan Cafe di Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci Kecamatan Manyar. “Dalam kegiatan tersebut Kapolres Gresik AkBP Arief menghimbau kepada pihak pengelola Cafe dan pengunjung yang intinya agar meningkatkan protokol kesehatan,” katanya. * kcm, trb, ara


SP O RT

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

Liga Italia 2020/2021

Perburuan Scudetto Dimulai Pekan Ini

MILAN (GN)-Perburuan gelar scudetto Liga Serie A Italia 2020/2021 dimulai kembali akhir pekan ini. Juventus sebagai juara bertahan diprediksikan tidak akan meraihnya kembali dengan mudah. Juara bertahan, Juventus akan melawan Sampdoria di pekan pertama Liga Italia. Duel di Allianz Stadium itu kickoff, Minggu (21/9/2020) dini hari WIB. Musim lalu yang sempat tertunda akibat wabah pandemi Covid-19, Juventus masih menjadi yang terkuat di Italia. Bianconeri (julukan Juve) memenangi Serie A dengan raihan 83 poin, unggul 1 angka dari Inter Milan yang finis di posisi kedua. Menjelang musim baru, Juve melakukan pergantian pelatih. Maurizio Sarri dipecat, dan Andrea Pirlo ditunjuk menjadi pelatih baru. Dua pemain didatangkan untuk memperkuat barisan gelandang. Weston McKennie dan Arthur yang digaet oleh klub yang juga dijuluki Si Nyona Besar. Keduanya menggantikan Blaise Matuidi dan Miralem Pjanic yang hengkang. Tim-tim lain jelas akan berupaya mengganggu dominasi Juve sejak musim 2011/2012. Inter Milan jelas masih akan menjadi saingan utama Bianconeri di musim ini. Nerazzurri masih akan

ditangani oleh eks pelatih Juve, Antonio Conte. Tim Biru-Hitam juga sudah memperbaiki kekurangan. Ahraf Hakimi, Nicolo Barella, Stefano Sensi, dan Aleksandar Kolarov sudah berhasil didatangkan. Sementara itu, AC Milan juga mampu mendatangkan pemain-pemain potensial. Sandro Tonali, Brahim Diaz, dan Simon Kjaer deretan rekrutan baru Rossoneri. Zlatan Ibrahimovic juga berhasil dipertahankan oleh Milan. Pemain asal Swedia itu menjadi salah satu kunci

kebangkitan Milan musim lalu dengan sumbangan 10 gol dalam 18 laga di Serie A. Tim-tim lain yang bisa berpotensi menyodok di papan atas Liga Italia ada Atalanta, Lazio, AS Roma dan Napoli. Keempat tim itu menjadi pelengkap 7 besar klasemen Liga Italia musim 2019/2020. Jika dalam sembilan musim terakhir, Juventus menguasai Liga Italia. Namun, musim ini persaingannya diyakini lebih ketat dan melibatkan banyak tim. Juventus menyapu bersih Scudetto sembilan musim terakhir, dengan AC Milan,

Napoli, AS Roma, hingga Inter Milan bergantian jadi rival terdekat. Menyambut musim 2020/2021, dominasi Bianconeri diperkirakan bisa berakhir. Salah satu sebabnya adalah dimulainya era baru Juventus bersama Andrea Pirlo yang masih sangat minim pengalaman sebagai pelatih. Ia sedianya baru menangani tim U-23 musim ini, tapi langsung dipromosikan ke tim utama menyusul pemecatan Maurizio Sarri. Melihat konstalasi ini, pemain penyerang Atalanta, Luis

Muriel percaya musim depan perebutan Scudetto akan lebih menarik. “Inter memperkuat diri dengan pemainpemain penting, lalu Milan punya antusiasme dan hasrat untuk tampil baik. Anda tak bisa mengecualikan Roma, Lazio, dan Napoli, tiga tim yang selalu ada di puncak klasemen,” ungkap Muriel kepada Sky Sport Italia dikutip Football Italia. “Lalu ada kami juga. Ini akan jadi kompetisi yang indah. Saya rasa tak akan mudah buat Juventus untuk menang,” imbuhnya.ins, dtc

5 Dipanaskan Laga Menarik Jadwal Siaran Langsung Liga Italia Serie A pekan pertama musim 2020/2021 langsung dipanaskan sejumlah laga menarik. Ada AC Milan vs Bologna dan Juventus vs Sampdoria via Live Streaming Bein Sports. Siaran Langsung RCTI ataupun Live Streaming RCTI belum pasti menayangkan. Secara keseluruhan, Jadwal Liga Italia musim 2020/2021 masih bisa disaksikan lewat siaran langsung dan Live Streaming TV Online Bein Sports Indonesia. Termasuk laga AC Milan vs Bologna dan Juventus vs Sampdoria. Meski sudah pasti tayang via Live Streaming Bein Sports, namun saat ini belum ada konfirmasi apakah Liga Italia musim 2020/2021 juga masih masuk agenda Siaran Langsung RCTI ataupun Live Streaming RCTI. Pun dengan laga AC Milan vs Bologna dan Juventus vs Sampdoria. Liga Italia kembali melangsungkan pertandingan pertama mulai Sabtu (19/9/2020). AC Milan vs Bologna dan Juventus vs Sampdoria bisa disaksikan di pekan perdana. Sang juara bertahan Juventus akan melakoni laga kandang menjamu tim asal kota Pelabuhan, Sampdoria. Laga Juventus vs Sampdoria berlangsung Senin (21/9/2020) dinihari. Sementara ada pula laga AC Milan vs Bologna di Stadion San Siro. Partai big match akan tersaji pada pekan perdana antara Lazio menghadapi tim yang tengah naik daun, Atalanta. Laga Lazio vs Atalanta yang bakal berlangsung di Stadion Olimpico, Roma itu diprediksi akan berlangsung sengit. Mengingat kedua tim di msuim lalus empat menjadi ganjalan Juventus dalam perburuan gelar Scudetto. Partai bigmatch bakal tersaji di kota Roma. Di mana Lazio bakal menjamu klub asal Bergamo, Atalanta. Duel bertajuk Grande Partita antara Lazio vs Atalanta bakal berlangsung di Stadion Olimpico Roma. Adapun dua tim asal kota Milano akan melakoni laga yang berbeda. AC Milan akan melakoni laga kandang menjamu Bologna di Stadion San Siro. Sedangkan tim asal kota Milano lainnya, Inter Milan akan melakoni laga tandang. Tim besutan Antonio Conte itu akan bertandang ke klub promosi, Benevento. Sepanjang musim baru nanti, bakal ada enam kali Serie A dihelat di tengah pekan. Tepatnya akan berlangsung pada tanggal 16 Desember, 23 Desember, 6 Januari, 2 Februari, 21 April, dan 12 Mei. Selain itu waktu jeda Internasional pun akan terjadi pada 1 Oktober, 15 November, dan 28 Maret. Jika tidak ada halangan, maka Liga Italia musim depan akan selesai berlangsung pada 23 Mei 2021. Tentu saja FIGC memberikan waktu kepada pemain untuk mempersiapkan diri maupun fokus pada timnasnya masing-masing di event Piala Eropa 2020 dan Copa America 2020.trb

mancanegara UEA-Bahrain dan Israel Normalisasi

Menuai Kecaman Negara Arab

Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Namun keputusan itu menuai kecaman dari negara Arab dan rakyat Palestina. Asisten Menteri Luar Negeri Qatar, Lolwah Alkhater, mengatakan tidak mengikuti jejak Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel, dan tetap mendukung kemerdekaan Palestina. Setidaknya, hingga negara Zionis itu menyelesaikan konfliknya dengan Palestina. “Kami tidak berpikir bahwa normalisasi adalah inti dari konflik ini dan karenanya tidak bisa menjadi jawabannya. Inti dari konflik ini adalah tentang kondisi drastis yang dialami Palestina ‘sebagai orang tanpa negara, hidup di bawah pendudukan’,” terang Alkhater, seperti dikutip The Hill, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (16/9/2020). Dalam wawancara dengan Bloomberg, Alkhater juga mengisyaratkan bahwa pemboiko-

tan tiga tahun terhadap Qatar kemungkinan akan segera berakhir. “Dalam beberapa bulan terakhir, ada pesan dan utusan yang bolak-balik (memasuki Qatar). Masih terlalu dini untuk membicarakan tentang terobosan nyata, tapi beberapa pekan mendatang mungkin (kami) akan mengungkapkan sesuatu yang baru,” ujarnya. Alkhater menolak untuk mengidentifikasi negara mana yang memboikot Qatar. Namun, di masa lalu, para pejabat Qatar mengatakan prioritas akan diberikan untuk memperbaiki hubungan dengan Arab Saudi. Komentar Alkhater muncul saat upacara penandatanganan Abraham Accord antara Bahrain, UEA dan Israel di Gedung Putih, Amerika Serikat. Pemerintahan Presiden Donald Trump mengatur perjanjian bersejarah itu pada bulan lalu menjelang pemilihan umum AS. Bahrain menyatakan bahwa mereka akan menjadi negara Arab kedua setelah UEA yang melakukan perjanjian tersebut.

Mengenal..

hipoksia, di antaranya: -Kelainan jantung -Gangguan fungsi paru-paru, misalnya asma, emfisema, bronkitis, pneumonia, PPOK, dan kanker paru-paru -Gangguan pernapasan saat tidur atau sleep apnea -Anemia Selain itu, hipoksia juga dapat terjadi pada orang yang menyelam hingga kedalaman tertentu atau berada di ketinggian tertentu. Hipoksia yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan dan or-

► Sambungan hal 1 Hipoksemia dan Happy Hypoxia Normalnya, kadar oksigen di dalam darah (saturasi oksigen) ada pada rentang 95–100% atau sekitar 75–100 mmHg. Ketika kadar oksigen di dalam darah berkurang hingga di bawah angka tersebut, tubuh akan mengalami kekurangan oksigen. Kondisi ini disebut hipoksemia atau hipoksia. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami

Penandatanganan kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel, UEA, dan Bahrain yang ditengahi Amerika Serikat.

UEA dan Bahrain merupakan sekutu Arab Saudi. Sementara hubungan Qatar dengan Arab Saudi tengah memanas. Pada 2017, Arab Saudi, Bahrain, UEA, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar karena hubungan Qatar dengan Iran. Iran menjadi salah satu target

dari pengesahan Abraham Accord, yang sebagian bertujuan untuk mengisolasi negara pimpinan Ayatollah Ali Khamenei itu meluaskan pengaruh di Timur Tengah. Trump dan sejumlah pejabatnya mengatakan mereka memperkirakan akan lebih banyak negara Arab yang menyusul

gan tubuh, seperti otak dan jantung. Ketika hal ini terjadi, fungsi organ akan terganggu sehingga menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Sebagian besar penderita yang mengalami hipoksia akan mengalami gejala sesak napas, lemas, kulit pucat, dan kuku serta bibir tampak kebiruan. Jika sudah parah, hipoksia bisa membuat penderitanya mengalami penurunan kesadaran atau bahkan koma. Meski demikian, pada kasus tertentu, hipoksia bisa terjadi tanpa gejala apa pun dan baru

terdeteksi ketika penderita menjalani pemeriksaan darah atau pemeriksaan saturasi oksigen dengan alat yang disebut pulseoximeter. Kondisi yang dinamakan silent hypoxia atau happyhypoxia ini diduga dapat terjadi pada penderita COVID-19. Penyebabnya Ada teori yang menyebutkan bahwa happyhypoxia terjadi akibat peradangan pada jaringan paru-paru yang disebabkan infeksi virus Corona. Ada pula yang menyebutkan

kesepakatan tersebut. Sementara itu Warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat menggelar aksi protes mengecam kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) serta Bahrain yang ditandatangani di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat, pada bahwa hal ini terjadi karena masalah pada sistem saraf yang mengatur fungsi pernapasan dan kadar oksigen dalam darah.Meskipun penyebab terjadinya happyhypoxia pada penderita COVID-19 belum dapat dipastikan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa happyhypoxia dapat meningkatkan risiko kematian pada penderita COVID-19. Oleh karena itu, setiap orang yang dinyatakan positif COVID-19 tetap perlu waspada meski tidak mengalami gejala apa pun.

Selasa (15/9). Melansir Middle East Eye, Rabu (16/9/2020), pemerintah Palestina maupun gerakan Hamas mengutuk perjanjian yang ditengahi oleh AS tersebut sebagai “tikaman di belakang” bagi rakyat mereka. Mulai Selasa pagi waktu setempat, aksi protes digelar di wilayah Tepi Barat tepatnya di Ramallah, Tulkarem, Nablus, Yerikho, Jenin, Bethlehem, Hebron, di daerah-daerah kecil lainnya, serta di Jalur Gaza. Menurut koresponden Middle East Eye di Hebron, bentrokan kecil terjadi antara pemuda Palestina dan pasukan Israel di Bab al-Zaweya di akhir unjuk rasa. Perwakilan dari Pasukan Nasional dan Islam di Hebron, Fahmy Shaheen, mengatakan aksi protes di kotanya mencerminkan kemarahan yang berlangsung hampir setiap hari atas konfrontasi antara penduduk Palestina dengan pemukim dan militer Israel karena perluasan pemukiman ilegal di kota bersejarah itu. “Kami menyatakan penolakan kami

Penanganan Kondisi hipoksia, baik yang yangbergejala maupun tidak, perlu segera ditangani oleh dokter. Untuk menangani hipoksia, dokter akan memberikan terapi oksigen serta menangani penyakit atau kondisi yang menyebabkan penurunan kadar oksigen tersebut. Pada penderita hipoksia yang masih dapat bernapas, hipoksia bisa ditangani dengan pemberian oksigen melalui selang atau masker oksigen. Sedangkan pada penderita yang

terhadap normalisasi karena itu terjadi dengan mengorbankan hak dan pengorbanan rakyat Palestina,” kata Shaheen. Melalui panggilan telepon pada Selasa, Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, mengatakan kepada Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, bahwa semua faksi Palestina bersatu menentang kesepakatan tersebut. Dia juga mengatakan “tidak akan membiarkan perjuangan Palestina menjadi jembatan untuk pengakuan dan normalisasi dengan kekuasaan pendudukan dengan mengorbankan hak-hak nasional kami, Yerusalem kami, dan hak untuk kembali”. Pada Senin lalu, Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, menggambarkan kesepakatan itu sebagai “hari hitam” lainnya bagi dunia Arab. “Ini akan menjadi tanggal lain untuk menambah kalender penderitaan Palestina,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa pemerintah Palestina harus “memperbaiki” hubungannya dengan Liga Arab. cnn, blg

sudah mengalami penurunan kesadaran atau tidak dapat bernapas, dokter akan memberikan oksigen melalui ventilator dan melakukan perawatan di ruang ICU. Jika Anda merasakan gejala COVID-19 atau pernah kontak dengan orang yang positif COVID-19, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Bila Anda dinyatakan terinfeksi virus Corona, tetaplah waspada meskipun tidak mengalami gejala, karena bisa saja terjadi kondisi happyhypoxia ini. Sumber : www.alidokter.com.


madura

6

Pemkab Optimistis Peta Kekeringan Akan Terus Menyusut PAMEKASAN (GN) – Wilayah kekeringan di Kabupaten Pamekasan sudah mulai menyempit. Ini dapat dilihat dari perubahan data yang terjadi sebagai dampak positif program pengeboran tahun 2019. Dari 325 dusun di 82 desa pada 2019, kini menjadi 311 dusun di 77 desa di tahun ini. Capaian itu setelah Pemkab Pamekasan melakukan pengeboran sumber air di 194 titik. Puncak hasil yang dirasakan oleh masyarakat dari pengeboran itu memang terasa pada tahun 2019, sekalipun pelaksanaan pengeboran untuk hasilkan air bersih sudah dilakukan sejak tahun 2018 oleh Pemkab melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukinan (DPKP) Pamekasan. Rinciannya pada 2018 dilakukan pengeboran di 68 titik, 2019 ada 61 titik, dan sisanya akan dilanjutkan pada tahun 2020 ini. Kepala DPKP Pamekasan Muharram mengatakan, Pemkab Pamekasan di bawah Bupati Baddrut Tamam dan wakilnya Raja’e saat ini memang memiliki atensi khusus terhadap pemenuhan dan penuntasan kebutuhan air bersih di desa terdampak kekeringan. Sebab, air bersih adalah kebutuhan yang tidak bisa digantikan. “Kami bersyukur, pengeboran ini berhasil di ratusan titik. Dilaku-

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

GN/Masdawi

Bupati Baddrut Tamam

kan sejak tahun 2018 lalu dan tahun 2019 lalu juga telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dan itu akan berlanjut lagi hingga tahun 2020 ini. Pengeboran yang dilakukan di antaranya di Dusun Tengah, Desa Mapper, Kec. Proppo dan dusun Prapatan Desa Kacok Kecamatan Palengaan, “ kata Muharram, Senin (14/9/2020). Ketersediaan air bersih bagi masyarakat, lanjut Muharram, merupakan kebutuhan mendasar. Dengan begitu lingkungan akan subur dan masyarakat tak kekurangan air untuk bisa hidup sehat. Program ini, kata Muharram,

merupakan komitmen yang sangat baik dari Pemkab Pamekasan dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak. Muharram menjelaskan proses pengeboran air bersih ini bekerja sama dengan PT Prisma. Sementara penentuan titik lokasi yang berpotensi menghasilkan air bersih dilakukan dengan sistem geolistrik. Pengeboran air bersih, kata Muharram, akan terus dilakukan guna mengatasi persoalan tahunan bencana kekeringan di pamekasan. Tentu dengan harapan, pengeboran bisa menjadi solusi permanen dalam jangka panjang ke depan. Sementara itu, Bupati Pamekasan Badrut Tamam menambahkan, air bersih merupakan kebutuhan setiap orang di manapun. Untuk itu, Pemkab sangat memperhatikan persoalan kekeringan di Pamekasan. Pihaknya akan meningkatkan proses pengeboran kedepannya. “Ada program positif. Pada 2019, pengeboran yang dilakukan sudah bisa menyuplai kebutuhan air bersih tahun ini. Dengan keberhasilan yang seperti tahun 22019 itu, kami berharap beberapa tahun mendatang tak ada lagi desa dan kecematan di Pamekasan yang kesulitan air saat kemarau,” katanya. mas, adv

Pemkab Apresiasi Kepedulian RKIH Pada Para Nakes

PAMEKASAN- Rumah kreasi Indonesia hebat RKIH Jatim dan Yayasan Dokter Peduli, Jumat (11/9/2020) lalu, menyerahkan bantuan alat pelindung diri APD petugas medis sebanyak 15 paket dengan total nilai Rp 120 juta, kepada Pemkab Pamekasan. Penyerahan bantuan itu secara simbolis dilakukan di Ruang Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan Badrut Tamam yang diwakili oleh Drs Moh Tarsun MSi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdakab Pamekasan Sekdakab Pamekasan. Bupati Pamkasan Baddrut Tamam melalui asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat secretariat daerah Pamekasan Moh Tarsun menyampaikan terimakasih kepada RKIH Jatim dan RKIH Pamekasan dan yayasan dokter peduli, karena telah membantu Pemkab Pamekasan dalam memenuhi kebutuhan APD untuk digunakan oleh tenaga kesehatan. “Atas nama Bapak Bupati Pamekasan Badrut Tamam dan Pemkab Pamekasan kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya atas bantuan yang telah diberikan oleh RKIH Jatim ini,” ujarnya. Moh Tarsun menyampaikan, untuk meriah sukses dan keberhasilan yang nyata, maka semua pihak harus berkolaborasi dalam menekan sebaran covid-19 di Pamekasan. Menrutnya, sinergi antar lini merupakan langkah

GN/ Masdawi

Baddrut Tamam dampingi Gubernur Jatim di RS Moh Noer Pamekasan

wajib dalam memerangi wabah covid-19. “Yang kami harapkan ke depan, kerjasam dan bantuan bukan hanya dalam masalah menghadapi masalah Covid 19 ini, namun untuk kepentingan agar terwujud sinergi yang kuat di bidang kesehatan kedepan, pemberdayaan sumber daya manusia, dan pemberdayaan ekonomi,” harapnya. Sementara itu, ketua RKIH Jatim Erwin Lionard Silitonga menyampaikan, kunjungannya ke Pamekasan bertujuan untuk memberikan sosialisasi pentinganya menjaga kesehatan. Selain itu, pihaknya juga menyerahkan

bantuan 15 paket APD untuk digunakan nakes dalam menangani pasien difasilitas kesehatan faskes. Dia juga menyampaikan, pihaknya akan terus mengedukasi masyarakat untuk mematuhi protocol kesehatan, menggunakan masker, jaga jarak, dan juga pemberian APD untuk menunjang kesedaran masyarakat. “Selain sosialisasi, kami juga ingin bersinergi untuk mendatangkan rumah sakit apung untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Madura, mohon doa semoga saja keinginan itu cepat terealisir, ” ujarnya. mas, adv

Badrut Tamam Pimpin Operasi Disiplin Protokol Kesehatan

PAMEKASAN (GN)–Bupati Pamekasan Badrut Tamam, Senin (14/9/2020) memimpin langsung pelaksanaan operasi penegakan disiplin pelaksanaan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Pamekasan. Operasi digelar gabungan bersama instansi terkait dan Forkopimda Pamekasan. Badrut Tamam menyampaikan arahan dan imbauan secara langsung kepada masyarakat pengendara kendaraan bermotor dengan menggunakan pengeras suara agar mereka mematuhi protokol kesehatan. Menurut dia kedisiplinan merupakah salah satu imunitas yang dapat pencegah penyebaran virus corona. “Memohon maaf bapak ibu sekalian. Kami mengganggu perjalanan anda, dan ini kami lakukan demi untuk kebaikan bersama, mencegah penyebaran covid-19 di kabupaten Pamekasan,” katanya. Operasi gabungan yang melibatkan unsur satuan polisi pamong praja (satpol PP), TNI, dan Polres Pamekasan ini juga sebagai bentuk implementasi dari Inpres Nomor 6

Bupati Baddrut Tamam saat berada di lapangan.

tahun 2020, Perda Pemprov Jatim Nomor 2 tahun 2020, serta Perbup Nomor 50 tahun 2020. Inpres Nomor 6 tahun 2020 itu tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian covid-19, dan Perda Nomor 2 tahun 2020 tentang perubahan atas perda Provinsi Jatim nomor 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketenteraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Sementara itu, Peraturan Bupati atau Perbup Nomor 50 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan sebagai

GN/Masdawi

upaya pencegahan dan pengendalian covid-19 di Kabupaten Pamekasan. Operasi gabungan yang digelar di sekitar area monumen Arek Lancor Pamekasan ini merupakan hari pertama, dan selanjutnya akan digelar rutin di sejumlah lokasi berbeda di kabupaten Pamekasan. Masyarakat yang terjaring operasi karena diketahui tidak menggunakan masker langsung disidak oleh hakim tunggal Dony Ardiansya di sisi timur area Monument Arek Lancor. Hampir semua kelompok usia terjaring dalam operasi ini, baik pemuda, kalangan pelajar, ibu rumah tangga dan mahasiswa.mas, adv


mojokerto-magetan-banyuwangi

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

7

Pasar Benteng Pancasila

Warga Minta Dibuka Tahun Baru 2021

MOJOKERTO (GN) – Masyarakat Kota Mojokerto berharap pembangunan pasar Benteng Pancasila (Benpas) tuntas akhir tahun 2020. Sehingga, awal tahun baru 2012 pasar tersebut sudah bisa dioperasikan. “Sudah lama kita menanti pasar Benpas bisa kembali dioperasionalkan. Semakin cepat pasar itu dioperasionalkan semakin baik. Kita optimistis, pasar Benpas baru ini bisa menarik pengunjung lebih banyak dibandingkan pasar Benpas sebelum terbakar dulu,” kata Akhmad, salah satu pedagang eks pasar Benpas lama dikonfirmasi, Rabu (16/9/2020) “Kan kondisi pasarnya jauh lebih bagus dari sebelumnya. Kami ingin saat jualan di pasar baru saat hujan tetap bisa berjualan. Kalau dulu pasar Benpas yang kurang representatif, sekarang justru sebaliknya. Kita sudah tidak sabar lagi ingin bisa berjualan di pasar Benpas baru,” tambah Akhmad. Menurut bapak tiga anak ini, para pedagang eks pasar Benpas lama telah meminta Walikota Mojokerto baik secara lisan dan tertulis supaya segera menuntaskan pembangunan pasar itu secepatnya. “Kita berharap tahun Baru 2012 kita sudah bisa berjualan di pasar baru itu,” harapnya. Walikota Mojokerto Ika Puspitasari di sela tinjauannya

GN/Itimewa

Bupati Blitar Rijanto meneken MoU dengan Pemkot Tasikmalaya.

Blitar Ingin Suplai Bahan Makanan ke Tasikmalaya

Ist:

Walikota sidak pembangunan pasar benpas

untuk melihat perkembangan pembangunan pasar Benteng Pancasila dan Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto meminta para eks pedagang agar bersabar. Menurut walikota akrab disapa NingIta, pemkot juga ingin pembangunan pasar Benpas secepatnya tuntas, dan bisa dioperasikan. “Kami juga ingin pasar Benpas bisa dibuka awal tahun 2021 nanti,” katanya. Walikota optimistis pembangunan pasar Benpas tuntas akhir tahun 2020 jika

dalam perjalanannya tidak ada gangguan alam. Walikota mengajak warga berdoa, agar pembangunan pasar selesai tepat waktu. Apalagi, seiring instruksi presiden, pada masa pandemi Covid-19 khususnya nanti di tahun kedua, di 2021 fokusnya pada pemulihan ekonomi. Sedangkan tahun 2020, lanjut Ning Ita, fokusnya penanganan kesehatan. Sedangkan salah satu unsur untuk pemulihan ekonomi adalah ketersediaan sarana dan prasarana perdagangan. Sehingga ia ingin memastikan kedua pasar

yang dikerjakan di 2020 itu bisa terselesaikan tahun 2021. “Harapan saya tahun depan, warga Kota Mojokerto sudah bisa menempati sarana dan prasarana yang kita sediakan. Pasar Benpas sudah hampir selesai pembangunannya dan pada bulan depan akan ada serah terima dari Kementerian PUPR kepada Pemkot Mojokerto dan akan kita resmikan untuk segera digunakan,” katanya. Sementara itu terkaitdengan perkembangan pembangunan rest area Gunung Gedangan dijadwalkan selesai pada akhir

2020. Selain menyiapkan sarana dan prasarana fisik, pihak pemkot juga tengah menyiapkan pembayaran secara cashless dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) warga Kota Mojokerto. “Tujuannya untuk memulihkan ekonomi di Kota Mojokerto akibat pandemi Covid-19. Pembayaran secara cashless merupakan salah satu cara untuk memutus penyebaran covid-19. Hari ini saya juga membuka pelatihan RAT yang diselenggarakan oleh Diskopnaker,” pungkasnya. bas

Biar Tetap Sehat dan Ekonomi Pulih, Bupati Minta Semua Warga Patuhi Prokes

MOJOKERTO (GN)-Bupati Mojokerto Pungkasiadi, memberi pembekalan kepada seluruh pegawai di berbagai dinas di lingkungan Pemkab Mojokerto, dan ratusan Satuan lintas Masyarakat (Satlinmas) penjaga TPS, PPS, PPK, serta gudang logistik KPU Kab. Mojokerto agar dalam bertugas di masa pandemi ini harus ketat dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Karena, cara ini dinilai bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kab. Mojokerto. Imbauan itu dilontarkan Bupati Pungkasiadi di berbagai kesempatan bertemu para pegawai di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan kalangan Satlinmas yang hendak ikut menjaga keamanan Pemilihan Bupati Mojokerto tahun 2020. Bupati di hadapan ratusan anggota Satlinmas yang hendak bertugas mengamankan pilbup di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemungutan Suara Kecamatan (PPK) dan logistik Pilkada Mojokerto 2020, Selasa (15/9/2020) di Ruang Nuswantara Gedung Universitas Islam Majapahit berharap Satlinmas bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan Prokes. Agar program yang digagas pemerinttah ini dalam memutus rantai penyebaran Covid -19 bisa mendapatkan hasil maksimal. Selain itu, kesehatannya Satlinmas tetap terjaga baik sebelum, saat dan pasca bertugas mensukseskan pelaksanaan Pilbup di Mojokerto. “Bapak – bapak dalam bertugas jangan lupa pakai masker, jaga jaratk dan sering cuci tangan. Sehingga,saat bertugas menjaga TPS, PPK dan digudang logisti KPU bisa menjadi contoh warga lainnya. Saya juga berharap,panjenengan juga tak segan-segan mengingatkan masyarakat yang tak menjalankan prokes secara benar agar

Bupati Mojokerto Pungkasiadi sidak ruang RSUD Mojosari

menerapkan prokes yang benar. Namun, sebelum mengingatkan orang - orang, panjenengan harus lebih dulu menjalankan prokes yang benar dulu. Agar orang yang hendak diingatkan justru marah, karena panjenengan tidak menerapkan prokes yang benar. Panjenengan saat bertugas harus pakai APD komplit yang telah disediakan panitia,” harapnya. Di Kabupaten Mojokerto, tambah bupati kini sedang mengkaji penerapan sanksi denda bagi warga yang tak menggunakan masker saat beraktifitas di wilayah Kab. Mojokerto. Sesuai rencana denda yang dikenakan kepada pelanggar Rp 50 ribu. Pilkada serentak tahun 2020 ini akan diikuti 270 daerah. Di Jatim pilkada diikuti 19 didalamnya termasuk Kab. Mojokerto. Dimasa Pandemi ini, semua aturan pilkada benar-benar baru. “Kampanyenya pun hanya boleh diikuti 50 hingga 100 orang dengan daring,” katanya. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Mojokerto, Noerhono menjelaskan kegiatan seperti ini dilaksanakan selama tiga hari (tanggal 15-17 September) di tempat berbeda antara lain di Pacet Mini Park, dan Vanda Gardenia Hotel Trawas. Sebelum bertemu Satlinmas, bupati melakukan senam bersama dan pembinaan terhadap ratusan petugas kesehatan di RSUD Mojosari.

Di acara itu, bupati berharap para tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Prof. dr. Soekandar tetap meningkatkan pelayanan kepada para warga yang membutuhkan jasa pelayanan kesehatan di rumah sakit ini. Meskipun, masa pandemi sudah lama terjadi. Apalagi, di Jatim angka terkonfirmasi positif masih tinggi setelah DKI Jakarta.”Saya berharap, para nakes jangan kendor dalam memberikan pelayanan kesehatan ke masyarakat,” harapnya. Khusus untuk penanganan Covid-19, kata bupati Pemkab sangat mendukung penuh langkah RSUD Prof. dr. Soekandar dalam menangani wabah ini. Dukungan yang diberikan Pemkab Mojokerto tambah bupati memberikan anggaran DID dan BTT. Anggaran ini diharapkan mendongkrak pelayanan lebih optimal terhadap pasien, serta memberi perlindungan dan kenyamanan para nakes. Termasuk juga pengadaan kelengkapan alat pelindung diri (APD), alkes, dan penambahan ruang isolasi. Pada P-APBD tahun 2020, RSUD Prof dr. Soekandar direncanakan mendapat tambahan anggaran sebesar Rp 37.469.464.450. Selanjutnya untuk tahun 2021, juga akan mendapat anggaran Rp 16,4 miliar (rencana untuk membangun gedung IGD). “Anggaran memang saya buka lebar-lebar untuk kesehatan. Tetap saya sam-

Bupati Mojokerto Pungkasiadi serahkan sembako ke pegawai lepas PUPR, dan RSUD mojosari.

BLITAR (GN)—Kabupaten Blitar sukses menembus pasar telur di Tasikmalaya, Jawa Barat. Bupati Blitar Rijanto pun berkeinginan untuk mengulang sukses itu dengan memasok bahan-bahan makanan selain telur. Bupati Rijanto mengatakan selain telur ayam negeri, produk bahan-bahan lain juga banyak dihasilkan peternak dan petani asal Kab. Blitar yang juga berpotensi dikirim ke Tasikmalaya. Ia pun berharap ke depan antara Tasikmalaya dengan Blitar tidak hanya bekerja sama dalam pengiriman telur, tetapi bahan-bahan makanan lain yang dibutuhkan. “Kami siap mengirim ayam pedaging, kami siap kirim telur bebek, kami siap mengirim cabai,” kata Rijanto dalam keterangan resmi seperti dikutip bisnis.com, Rabu (16/9/2020). TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Kabupaten Blitar bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya meneken MoU terkait pengiriman telur ayam yang dilaksanakan secara virtual di Ruang Transit Kantor Bupati Blitar, Senin (14/09/2020). Terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar Adi Andaka mengatakan populasi ayam petelur di Kab. Blitar saat ini mencapai 21 juta ekor, ayam pedaging 4,5 juta setiap periode panen setiap 32-34 hari sekali, sapi pedaging 155.000 ekor, sapi perah rakyat 18.000 ekor, sapi perah di usaha peternakan Greenfield 10.000 ekor, kambing 180.000 ekor, dan ikan budidaya 27.000 ton/tahun. Kota Tasikmalaya, kata Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (Putera) Blitar Sukarman, menyerap 176 ton dalam periode Januari 2020 sampai Juli. Dibanding dengan produksi telur asal Kab. Blitar yang mencapai 1.000 ton/hari, angka penyerapan telur ke daerah itu belum besar, namun berpotensi berkembang. Rijanto mengungkapkan pengiriman bahan-bahan makanan selain telur ke Tasikmalaya berhasil direalisasikan, maka peternak dan petani asal Kab. Blitar tentu lebih sejahtera karena ada perluasan pasar dan akan mempengaruhi pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Blitar.tut

Pilkada Banyuwangi Jangan Buat COVID-19 Menyebar BANYUWANGI (GN)–Kegiatan pilkada serentak di Jawa Timur diharapkan tidak menambah angka penyebaran COVID-19. Pilbup serentak tahun 2020 ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya, karena digelar ditengah pandemi. Hal tersebut diungkapkan Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Polisi Slamet Hadi Supraptoyo di sela simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Banyuwangi, Rabu (16/9/2020). Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas beserta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan lima Kapolres di wilayah eks Karesidenan Besuki. “Itu yang utama. Karena pemilu serentak hari ini berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Kita menghadapi COVID-19. Juga kasus COVID-19 di Jatim masih tinggi. Masyarakat maupun petugas dan penyelenggara harus bisa bersama-sama menjaga ini. Itu hukumnya wajib,” ujarnya. Dengan segala persiapan yang baik ini, mantan Kapolres Banyuwangi ini berharap perhelatan Pilbup 2020 bisa berjalan kondusif tanpa ada rintangan berarti. “Dan yang penting juga, semoga saat Pilkada serentak ini semuanya terhindar dari COVID-19,” tambahnya. Selanjutnya, Wakapolda mengimbau seluruh warga Banyuwangi untuk tetap menjaga kondusivitas daerah. “Mari terus jaga kamtibmas di Banyuwangi. Jangan sampai keharuman nama Banyuwangi menjadi rusak hanya karena perbedaan pilihan,” pesan Wakapolda.. jtn, tyo

Magetan

Bupati Mojokerto Pungkasiadi senam dengan pegawai PUPRdan RSUD Mojosari.

paikan terus menerus, aspek kesehatan akan terus kami tingkatkan terlebih di masa pandemi. Jaring pengaman sosial (JPS) mulai dari BLT, BST, BPUM hingga insentif bagi panjenengan semua juga Insyaallah akan diintensifkan. Pemulihan ekonomi dan keamanan tentu kita pikirkan juga,”katanya. Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar Djalu Naskutub, mengatakan, sampai saat ini rumahnya telah menangani perawatan pada sekitar 500 orang PDP maupun terkonfirmasi positif Covid-19. Adanya dukungan anggaran dari Pemkab Mojokerto, RSUD Mojosari semula memiliki 3 orang isolasi, dan puluhan bed tempat tidur kini menjadi lebih dari100 bed. Kamar operasi dulu di bawah dan kurang representatif, kini sudah ada lima dan letaknya diatas.

“ Khusus untuk penanganan Covid-19, ada satu ruang yang kami sendirikan. Di P-APBD, gedung baru akan kami operasionalkan penuh dengan supply genset yang sudah cukup,” tandasanya. Setelah memberikan pembinaan,Bupati dan rombongan melihat kondisi setiap ruang di RSUD Mojosari. Diantara. Lima ruang berstandar nasional dan tiga lainnya berstandar internasional dengan fitur-fitur canggih. Sebelum ke RSUD Mojosari, bupati memberi pembinaan peningkatan kinerja pegawai non PNS di Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mojokerto. Bupati dalam kesempatan itu kembali lagi meminta semua pegawai di lembaga PUPR bekerja aktif dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. bas, adv

Pemkab Terima Alat Tes Usap COVID-19 MAGETAN (ANTARA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menerima bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Batuan itu berupa satu unit alat uji usap COVID-19 metode reaksi berantai polimerase (PCR) untuk penanganan COVID-19 di wilayah setempat. Bupati Magetan Suprawoto mengatakan bantuan alat uji Suprawoto PCR dari BNPB tersebut merupakan donasi dari Pemerintah Republik Korea (Korea Selatan) kepada Pemerintah Indonesia. “Kabupaten Magetan merupakan salah satu kabupaten yang menerima bantuan alat uji tersebut,” ujar Suprawoto di Magetan, seperti dikutip kantor berita Antara, Rabu (16/9/2020). Pihaknya sangat mengapresiasi bantuan alat tersebut dari pemerintah pusat dan berharap alat tersebut akan dapat mempercepat deteksi penularan COVID-19 di Magetan. Ia menjelaskan selama ini Satgas Penanganan COVID-19 Magetan menunggu lama keluarnya hasil sampel tenggorokan ratusan pasien diduga penderita COVID-19 karena sampel harus dikirim ke Surabaya untuk proses ujinya.Namun, alat uji PCR tersebut belum bisa langsung dioperasionalkan. Hal itu karena RSUD dr Sayidiman yang ditunjuk sebagai operasional perlu menyiapkan laboratorium khusus.ant


pantura

8

PASIEN COVID-19 TERUS BERTAMBAH

Jam Malam Diperpanjang TUBAN (GN) – Jumlah warga Tuban yang terpapar Covid-19 dari hari ke hari terus mengalami kenaikan. Bahkan tren pasien yang dirawat di rumah sakit juga mengalami kenaikan. Dari data yang ada, tercatat per Selasa (15/9/2020), ada 75 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan dan isolasi. Sebanyak 35 orang mengalami perawatan di rumah sakit yang tersebar di Kabupaten Tuban. Rinciannya, 21 pasien di RSUD Koesma Tuban, dua pasien di RSNU Tuban, enam pasien di RS Medika Mulia, empat orang di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, dan dua orang pasien lagi dirawat di RS Aisiyah Bojonegoro. Sisanya menjalani isolasi di rumah isolasi (rumisol) kabupaten sebanyak 13 orang dan 27 orang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Dari penambahan pasien terkonfirmasi baru ada yang dirawat di RS,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, Bambang Priyo Utomo, kemarin. Disampaikan Bambang, persebaran Covid-19 yang semakin masif dan menyasar kepada siapa saja. Termasuk kelompok tua dan orang-orang dengan komorbid. Rata-rata pasien positif Covid-19 yang terpaksa menjalani perawatan di RS ini berasal dari kelompok tua dan orang-orang dengan penyakit penyerta. Karenanya, banyak pasien begitu terpapar virus SARS CoV-2 ini langsung drop. Se-

Salah satu jalur protokol Kota Tuban ditutup sesuai aturan jam malam.

bab, kondisi kesehatan yang dimilikinya tak mampu membendung virus yang menyerang pada kekebalan tubuh manusia ini. “Kalau bisa terdeteksi dengan cepat mungkin masih bisa ditangani secara maksimal. Yang bahaya itu, saat masuk rumah sakit sudah dalam keadaan yang buruk,” ujar mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu. Untuk mencegah penyebaran virus tersebut, Bambang mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di manapun mereka berada. “Lindungi diri sendiri dan lindungi orang lain dengan cara menerapkan protokol kesehatan,” katanya. Di tempat terpisah, Bupati Tuban H Fathul Huda

mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sering-sering keluar rumah jika tidak penting. Mengingat virus Covid-19 ini masih sangat mengkhawatirkan. Untuk melindungi masyarakat, Bupati pun memutuskan untuk memperpanjang pembatasan jam malam, karena hasil evaluasi menilai aturan tersebut belum membuahkan hasil signifikan. Keputusan perpanjangan penerapan jam malam tertuang dalam Surat Edaran yang ditandatangani Bupati Tuban bernomor: 300/4741/414.012/2020. Apalagi hasil evaluasi tim Gugus Tugas Covid-19 menyatakan, saat ini masih terjadi penambahan angka positif Covid-19. Sesuai SE yang

ditandatangani Bupati Tuban H Fathul Huda tertanggal 15 September 2020 tersebut, perpanjangan pembatasan jam malam mulai pukul 21.00 WIB, berlaku mulai tanggal 16 hingga 30 September 2020. “Surat Edaran sudah saya tanda tangani dan akan disebarluaskan hari ini,” kata Bupati Huda. Bupati juga menyatakan, evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk mengetahui efektivitas kebijakan yang diterapkan dalam menekan angka positif di Kabupaten Tuban. Harapannya, seluruh upaya yang dilakukan oleh Pemkab dan lembaga terkait dapat secepatnya memutus angka penyebaran Covid-19. Selain itu Bupati Huda me-

nyampaikan, perlu adanya optimalisasi pelaksanaan Perbup 65 tahun 2020. Langkah tersebut dibarengi penguatan sinergitas dan koordinasi antar lembaga untuk mencapai keberhasilan dalam pengendalian Covid-19 di Bumi Wali. “Tujuannya, untuk menekan angka kasus baru konfirmasi Covid-19,” ungkapnya. Ia menegaskan, saat ini Satgas Covid-19 Tuban gencar melakukan operasi menyasar seluruh kecamatan. Pada operasi tersebut, personil Satgas Covid-19 melakukan sosialisasi, edukasi, dan penegakan terpadu protokol kesehatan. Diantaranya, menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan cuci tangan sabun. * rdr, jpo, rls

Tagih Klaim, Nasabah Lurug Kantor AJB Bumiputera LAMONGAN (GN) - Sebanyak 43 dari 2000 nasabah yang mengaku dirugikan melurug kantor cabang Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, di Jalan Mastrip 75 Kecamatan Lamongan, Rabu (16/9/2020). Para nasabah ini menuntut klaim yang sudah jatuh tempo, rata-rata setahun lebih. Namun hingga menjelang akhir 2020 ini, belum juga dicairkan. Salah satu nasabah, Buntono asal Babat menegaskan, habis masa kontrak dengan Bumiputera 1912 sudah sejak 2019. Ia bersama puluhan nasabah lainnya bertandang Kantor Asuransi Bumi Putera untuk menuntut hak yang seharus sudah diterimakan. “Kita bersama-sama ini menuntut hak kita, bahwa

Puluhan nasabah AJB Bumiputera demo menagih uang klaim yang tak kunjung dicairkan, Rabu (16/9/2020)

asuransi kita sudah habis kontrak. Sebab sampai hari ini belum terbayarkan,” kata Buntono di sela-sela aksinya. Tak hanya dirinya yang sudah satu tahun lebih habis kontrak namun belum juga dibayar. Ada juga nasabah yang sudah dua tahun habis kontrak tapi belum dibayar. Upaya untuk menagih ke

menejemen yang ada di Lamongan hingga berulangkali belum juga ada kepastian. “Berulangkali nanyakan, tapi alasannya ya karena masih proses di pusat, gitu terus,” kata Muntono. Kepala kantor cabang AJB Bumiputera di Lamongan, kata Muntono, masih menunggu proses dari pusat.

Sementara kantor pusat saat dihubungi juga tidak bisa. “Kita hubungi tidak bisa, kita ke cabang juga katanya nunggu lagi, nunggu lagi, masih proses. Itu itu saja alasannya,” kata Muntono. Rata-rata tabungan para nasabah yang bertandang ke Kantor asuransi jiwa bersama Cabang Bumi Putera Lamongan antara Rp 5 juta hingga Rp 64 juta. “Bahkan ada yang lebih dari itu, “ katanya. Padahal dalam ketentuannya, minimal 30 hari setelah habis kontrak itu harus dibayar. “Pokok tidak dikembalikan, premi juga tidak dibayar,” tandasnya. Nahas juga dialami, Fashah, janda Masrufin yang ditinggal suaminya meninggal setahun lalu, kedatan-

gannya ingin mencairkan tabungan almarhum suaminya sebesar Rp 11.271. 824. “Waktu meninggal saya disuruh melunasi selama tiga bulan, “ kata Fashah. Kepala Cabang AJB Bumi Putera 1912 Lamongan, Suwandi kepada awak media mengungkapkan, ia sebagai pelaksana kantor wilayah dari kantor pusat memastikan apa ynag menjadi keluhan nasabah ini akan dilanjutkab ke kantor pusat. “Saya teruskan ke kantor pusat melalui kantor wilayah,” katanya. Pihaknya yang ada di cabang tidak bisa memberikan janji, serta memberikan apapun terkait permasalahan yang dirasakan nasbah saat ini.* trb

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

KPU LAMONGAN

Suhandoyo Diminta Ganti Bacawabup

LAMONGAN (GN) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan, menunggu nama pengganti bakal calon wakil bupati (Bacawabup) dari pasangan Suhandoyo. Hal ini setelah KPU Lamongan meminta salah satu bakal pasangan calon pelaksanaan Pilkada 2020 mengganti wakilnya karena tidak memenuhi syarat. Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali menuturkan, Bacawabup itu adalah Muhammad Su’udin, pasangan dari Suhandoyo, yang dinyatakan tidak memenuhi syarat setelah adanya hasil pemeriksaan kesehatan di RSUD Dr Soetomo Surabaya. “Penyampaian nama pengganti kami tunggu sampai 16 September 2020, dan itu semua sesuai regulasi di PKPU 1 Tahun 2020 pasal 78, 79, 50, 81,” ujar Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali, Rabu (16/9/2020). Mahrus menuturkan, KPU Lamongan telah verifikasi penelitian keabsahan dokumen dan menyatakan wakil salah satu bapaslon Muhammad Suudin yang mendaftar melalui jalur perseorangan dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Dalam tahapan ini masih ada waktu bapaslon mengganti wakilnya,” ujar dia. Mahrus mengaku tidak bisa menyebutkan secara detail alasannya, karena itu merupakan rekomendasi medis, sehingga yang mempunyai kewenangan mengumumkan ada di wilayah medis. “Mohon maaf kami tidak bisa menjelaskan, karena itu kewenangan petugas medis. Yang pasti bapaslon tersebut dapat mengajukan pergantian nama baru dengan melengkapi berkas persyaratan,” ujar dia. Untuk berkas lainnya, Mahrus mengaku seluruh bapaslon tidak ada kekurangan yang berarti, dan hanya ada beberapa persyaratan dokumen yang harus diperbaiki, seperti perbaikan nama dan gelar bapaslon, serta perbaikan berkas tim kampanye. Sebelumnya, tiga bapaslon telah resmi mendaftar di Pilkada Lamongan, masing-masing pasangan perseorangan Handoyo dan Suudin, kemudian Kartika Hidayati-Saim (KarSa) diusung PKB dan PDI Perjuangan, serta Yuhronur Efendi-KH Abdul Rouf (YesBro) diusung PPP, PAN, Demokrat, Golkar, Hanura, Perindo, dan Gerindra serta PKS. Sementara jadwal penetapan bapaslon menjadi paslon di Pilkada Lamongan dilakukan pada 23 September 2020, disusul pengundian nomor urut calon 24 September 2020. * ara

PERISTIWA

Ular Kobra ‘Teror’ Warga TUBAN (GN) – Penampakan seekor ular kobra Jawa yang muncul di area pemukiman warga mengegerkan Desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Ular berbisa itu dilihat pertama kali oleh Ahmad Nafiq. Ia menceritakan, beberapa hari terakhir ini di desanya tersebut, hewan ternak unggas milik warga sering hilang. Dirinya penasaran dan mencoba ikut mencarinya. Kemudian, tanpa sengaja, saat saat dia menengok di sebuah kandang ayam ia malah mendapati ular kobra terlihat sedang melingkar. Mengetahui keberadaan ular kobra Jawa itu, dirinya melaporkan kejadian tersebut ke petugas. Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Yudi Irwanto mengatakan, petugas dengan cepat turun tangan mengevakuasi ular kobra tersebut karena sangat berbahaya. Yudi bilang, ular kobra Jawa yang dievakuasi cukup panjang. “Kita dilapori ada ular dikandang ayam lalu kita evakuasi. Panjangnya dua meter,” katanya Diketahui, saat ini ular kobra Jawa tersebut telah dibawa dan diamankan oleh TRC BPBD Tuban dengan memasukkannya kedalam bak tertutup. “TRC ke lokasi untuk mengevakuasi agar tidak ada korban,” ucap Yudi. Kemunculan ular kobra juga ditemukan di kamar mandi warga Perumahan Puri, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Mengetahui hal itu, Amir (53) langsung melaporkan ke petugas pemadam kebakaran. “Pemilik tahu ada ular kobra dini hari, seketika itu lapor ke petugas damkar,” kata Kabid Pengendalian Kebakaran Dinas Damkar Bojonegoro, Sukirno. Dia menjelaskan, ada dua petugas damkar yang saat itu berada di lokasi kejadian temuan ular, yang bertugas untuk menangkapnya. Ular kobra jenis naja sputatrix atau ular sendok Jawa itu kemudian diambil menggunakan alat jepit yang dimiliki petugas.* lpt, trb

OPERASI YUSTISI PROTOKOL KESEHATAN DI TUBAN

Puluhan Pelanggar Disanksi Push Up dan Menyapu Operasi yustisi penerapan protokol kesehatan terus digelar di pelosok-pelosok pedesaan di wilayah Kabupaten Tuban. Bagi mereka yang melanggar aturan protokol kesehatan, siap-siap bakal menerima sanksi. Operasi yustisi protokol kesehatan di Kabupaten Tuban dilaksanakan di tempat berbeda di tiga kecamatan. Operasi gabungan serentak tersebut dilakukan di Kecamatan Senori, Kecamatan Bangilan dan Kecamatan Parengan. Kegiatan operasi yustisi ini juga akan dilaksanakan di kecamatan Bangilan. Tim gabungan ini diikuti oleh anggota kepolisian, TNI dan Satpol PP. Mereka menyisir sejumlah warung dan lokasi yang diduga sering jadi tongkrongan. Sejumlah pemuda di pinggir perempatan traffic light ditemukan masih bergerombol, melanggar jam malam dan tak pakai masker.

“Kami berikan mereka (pelanggar) untuk push up. Sebagai edukasi penyadaran,” ujar Kapolsek Senori IPTU Suganda, Rabu (16/9/2020). Hal senada juga disampaikan Kapolsek Bangilan AKP Gunawan Wibisono. Ia menjelaskan bahwa langkah sosialisasi juga sudah diberikan di pasar Desa Bangilan. Bagi yang tak pakai masker, sanksi sosial menyapu akan diberlakukan di sana. “Banyak pelanggar pengunjung pasar masih enggan memakai masker. Sanksi pelanggar, menyapu sampah di pasar dengan ditonton pengunjung lain,” kata Gunawan. Terpisah di Kecamatan

Sejumlah pemuda diamankan karena ketahuan melanggar protokol kesehatan.

Parengan, petugas gabungan dipimpin Kapolsek Parengan, IPTU Gunadi. Ia menyatakan operasi yustisi menyasar warga yang tak pakai masker dan masih bergerombol pada jam malam. “Puluhan pemuda yang terjaring razia, kita berikan arahan dan sanksi push up

ditempat,” terangnya. Pihak petugas gabungan akan terus memantau dan menyisir perkembangan penerapan protokol kesehatan di pelosok desa, sebagai upaya bersama dalam memutus penyebaran Covid-19. “Operasi yustisi protokol kesehatan ini

akan terus digalakkan sampai masyarakat mau berdisiplin demi memutus penyebaran virus Covid -19,” katanya. Selain di tiga lokasi tersebut, tim gabungan sebelumnya juga melakukan sosialisasi dan edukasi penerapan disiplin penegakan hukum protokol kesehatan. Dalam sosialisasi tersebut ada 31 pelanggar tak memakai masker di Pasar Sambonggede, Kecamatan Marakurak, Kabupaten Tuban, Selasa (15/09/2020). Operasi gabungan ditujukan terhadap pedagang dan pembeli pasar tradisional serta pengendara melintas di area pasar tersebut. Sebanyak 31 pelanggar yang tidak menggunakan masker langsung didata oleh satpol PP beserta penyitaan identitas diri seperti KTP dan handphone. “Selain menyita KTP dan

handphone pelanggar, dilakukan rapid test di tempat oleh Dinas Kesehatan,” ujar Koordinator Bidang Edukasi Tim Sosialisasi dan Penerapan Disiplin Serta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Tuban 2020, Drs Teguh Setyobudi MM. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik ini berharap, dengan gencarnya Pemkab Tuban melaksanakan operasi kiranya masyarakat kian sadar dan patuh. “Mohon bantuan bersama ini bukan untuk Pemkab Tuban, tetapi kembali ke masyarakat sendiri. Insyaallah jika kita patuh maka tingkat penularan akan turun,” harap mantan Kepala Bagian Humas dan Media Setda Kabupaten Tuban

tersebut. Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Tuban dr. Bambang Priyo Utomo mengatakan, sosialisasi dan edukasi telah dilaksanakan setiap hari oleh tim kecamatan dan Puskesmas. Selain itu, tim kabupaten hadir untuk mendukung di seluruh wilayah kecamatan secara bergilir. Hal ini kembali ingatkan bagi masyarakat belum sadar untuk patuh protokol kesehatan. “Penindakan tegas terhadap pelanggar Perbup protokol kesehatan, masyarakat akan semakin tahu dan mau melaksanakan dengan benar. Targetnya penanganan Pandemi Covid-19 di Bumi Wali semakin baik. Semoga Tuban bisa segera menjadi zona kuning,” ungkap Bambang. * tim, jtm


ekonomi bisnis

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

9

Pulihkan Penjualan, Diusulkan Pajak Mobil Baru 0%

Kemenperin saat mengusulkan adanya relaksasi pajak mobil baru 0% hingga Desember 2020 mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah masa pandemi Covid-19.

JAKARTA(GN)- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang mendorong penurunan pajak sampai 0% terhadap mobil baru. Hal ini dilakukan untuk memangkas Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sehingga harga jual mobil baru dapat lebih terjangkau. “Kami sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk relaksasi pajak mobil baru 0 persen sampai Desember 2020,” ungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dalam keterangan resminya, Rabu (16/9/2020). Pemberian relaksasi pajak mobil baru ini disebut Agus sebagai upaya menstimulus pasar sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah masa pandemi Covid-19. Ia menjelaskan, upaya pemangkasan pajak pembelian mobil baru tersebut diyakini bisa mendongkrak daya beli masyarakat. Tu-

Menteri Keuangan Sri Mulyani

“Kita melihat situasi Covid-19 itu harus ada policy response yang berfokus pada masalah kesehatan dan mencegah penyebarannya. Untuk dampak sosial harus ada social protection dan jaring pengamanan sosial untuk menghadapi tantangan ekonomi, bagi usaha kecil, menengah, besar dan juga sektor keuangan,” jelasnya. Sri Mulyani menambahkan, pemerintah akan berupaya menyeimbangkan kebutuhan antara

penanganan Covid-19 pemulihan ekonomi melalui instrumen APBN. Kementerian Keuangan, kata dia, akan mendesain belanja negara untuk memulihkan ekonomi Indonesia. “Desain dari sisi ekonomi ini bisa menjaga fundamental ekonomi Indonesia,” tandasnya. Dia memastikan akan melanjutkan bantuan sosial (bansos) dan kartu Prakerja. Hal itu sebagai upaya pemerintah untuk menekan tingkat kemiskinan. “Pemerintah pada tahun 2021 akan melanjutkan pelaksanaan program perlindungan sosial melalui PKH, kartu sembako, dan melanjutkan pemberian bansos tunai,” ujarnya. Pemerintah akan melakukan penguatan pelaksanaan program perlindungan sosial untuk mempercepat penurunan kemiskinan akibat pandemi Covid-19 dengan melaksanakan reformasi sistem perlindungan sosial.

Sebelumnya Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksi angka kemiskinan bakal kembali mengalami peningkatan pada periode September 2020. Ekonom Indef Rusli Abdullah mengatakan, peningkatan angka kemiskinan akan sama seperti peningkatan jumlah penduduk miskin yang terjadi pada periode September 2019 hingga Maret 2020 lalu, yakni jumlah penduduk miskin naik 1,63 juta jiwa atau 0,56 persen selama pandemi. “Asumsi kami, pertambahan jumlah penduduk miskin pada September 2020 sama dengan pertambahan dari September 2019 ke Maret 2020, sebesar 0,56 persen,” ujar Rusli. Indef pun memperkirakan, dengan kenaikan jumlah penduduk miskin tersebut, angka kemiskinan Indonesia akan kembali double digit, yakni di kisaran 10,34 persen. Padahal, pada

periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo, pemerintah menekan angka kemiskinan 1,64 persen atau sebesar 2,93 juta jiwa. Rata-rata setiap tahun, pemerintahan periode pertama Jokowi menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,34 persen atau 0,58 juta jiwa. Namun pada periode II, dalam enam bulan masa kepemimpinannya, angka kemiskinan kembali naik hingga 1,63 juta jiwa atau 0,56 persen. “Covid-19 ini menggerus kesejahteraan, meningkatkan angka kemiskinan,” ujar Rusli. Rusli pun menilai, upaya pemerintah untuk menekan angka kemiskinan di tahun depan bisa terealisasi hanya bila penyebaran Covid-19 di Indonesia bisa terkendali. Untuk diketahui, pemerintah menargetkan angka kemiksinan tahun depan mampu terjaga di single digit, yakni di kisaran 9,2 persen hingga 9,7 persen. dja, ndo

Penurunan Harga Pertalite Diperluas Sampai Sumatera JAKARTA (GN) - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan penurunan harga BBM jenis bensin dengan nilai oktan (RON) 90 atau dikenal dengan merek Pertalite akan diperluas ke berbagai wilayah di Pulau Jawa hingga Sumatera. Hal ini diungkapkan CEO Subholding Commercial & Trading Pertamina Mas’ud Khamid kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Mas’ud mengatakan penurunan harga Pertalite hanya diterapkan di wilayah

dengan kriteria masih banyak penggunaan Premium atau bensin dengan nilai oktan 88, tapi di sisi lain konsumen masih memiliki daya beli cukup tinggi. Hal ini seperti yang baru saja dilakukan Pertamina pada akhir pekan lalu di mana menurunkan harga Pertalite sebesar Rp 1.200 per liter menjadi Rp 6.450 per liter dari semula Rp 7.650 per liter di wilayah Tangerang Selatan. “Seperti kemarin uji coba di Denpasar, kemudian di Tangerang Selatan

(Tangsel). Nah kemudian nanti menyusul kota-kota besar lainnya mulai dari Jawa kemudian Sumatera, mulai dari Sumatera Barat (Sumbar) sama Palembang, nah nanti terus bergerak,” ungkapnya. Dia mengatakan, penurunan harga Pertalite ini merupakan bagian dari program promosi perseroan. Adapun tujuan dari diberikannya diskon ini menurutnya untuk mengedukasi pelanggan yang masih mengonsumsi Premium untuk beralih ke BBM lebih ramah lingkungan seperti

100 jutaan. Ketua umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengungkapkan insentif tersebut bakal memberikan dampak luas pada industri otomotif, karena harga mobil baru bakal menurun drastis. “Misalnya saja untuk PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Misal Avanza bisa turun Rp 15 juta-20 juta tergantung model, lumayan,” katanya. BBNKB selama ini ditarik oleh masing-masing provinsi. Belum lagi adanya penghapusan pajak yang bisa dilakukan oleh pemerintah pusat, seperti Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). Yohannes berharap nantinya harga off the road sebuah mobil merupakan harga resmi yang sudah bisa turun ke jalan.yan, bis, cnb

759 SPBU di Jatim Terapkan Layanan Digital

Rekor, Kemiskinan dan Pengangguran Melesat Tajam JAKARTA (GN) - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengakui bahwa tingkat pengangguran dan kemiskinan mengalami kenaikan tajam akibat dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan, angka kemiskinan telah mencapai 9,78% atau terbesar sepanjang sejarah. “Pandemi Covid-19 yang terjadi telah menaikkan angka pengangguran dan kemiskinan dan ini menjadi pusat perhatian kita untuk meresponsnya. Di Indonesia sendiri (angka kemiskinan) sudah meningkat hingga 9,78%,” jelas Sri Mulyani dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (16/9/2020). Menurutnya, pandemi Covid-19 ini menimbulkan tantangan ekonomi yang cukup berat bagi Indonesia. Pasalnya, semua sektor ekonomi sangat tertekan dan membutuhkan perbaikan.

juannya yaitu untuk memulihkan penjualan produk otomotif yang tengah turun selama pandemi. “Kalau kita beri perhatian agar daya beli masyarakat bisa terbantu dengan relaksasi pajak, maka kita terapkan. Kemudian pada gilirannya bisa membantu pertumbuhan industri manufaktur di bidang otomotif tersebut,” terangnya. Agus menambahkan, kinerja industri otomotif pada semester pertama 2020 terbilang melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini terjadi karena dampak pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020. Namun, pada semester kedua tahun ini, mulai ada perkembangan yang positif. Sementara itu wacana relaksasi pajak ini akan membuat harga mobil baru terjun bebas, mobil-mobil yang harganya Rp 200 jutaan diprediksi akan turun ke level Rp

Pertalite dan Pertamax. Menurutnya, para konsumen Premium ini memiliki daya beli untuk membeli BBM jenis Pertamax dan Pertalite. “Kami mengedukasi pengguna Premium, tapi sesungguhnya dia punya daya beli untuk membeli Pertamax atau Pertalite. Itu edukasi marketing murni, seseorang yang punya daya beli yang kuat membeli produk yang lebih bagus, tapi karena belum punya pengalaman merasakan BBM bagus, nah kami kasih uji coba,” jelasnya. agk, dja, cnb

SURABAYA (GN) - Digitalisasi SPBU di wilayah Jatim telah mencapai 759 unit, dari target total 882 SPBU yang direncanakan untuk implementasi teknologi digital di wilayah itu atau telah mencapai 86,1 persen. “Hingga pertengahan September ini sebanyak 759 SPBU Pertamina di wilayah Jatim menuntaskan program Digitalisasi SPBU, jumlah itu mencakup 86,1 persen dari total 882 Rustam Aji SPBU,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji di Surabaya, Rabu (16/9/2020). Rustam mengatakan digitalisasi SPBU adalah untuk menjawab tantangan di era digital, sehingga Pertamina melakukan digitalisasi di seluruh lini bisnis, dari hulu hingga hilir. “Melalui Digitalisasi SPBU, kami juga telah mengembangkan aplikasi MyPertamina, serta Pertamina memantau distribusi BBM end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” tuturnya. Sementara itu, secara total di seluruh wilayah MOR V yang meliputi Jatim, Bali, NTB dan NTT program Digitalisasi SPBU telah diterapkan di 1.009 SPBU, dari total 1.209 SPBU yang direncanakan akan dilakukan digitalisasi. “Artinya dari total wilayah Pertamina MOR V, kami sudah melakukan digitalisasi sekitar 83.5 persen, sisanya dalam proses persiapan serta pemasangan sejumlah perangkat pendukung,” katanya. Ia mengatakan, program digitalisasi SPBU dilakukan dengan kerjasama Telkom, manfaatnya Pertamina dapat memantau kondisi stok BBM, penjualan BBM, serta transaksi pembayaran di SPBU secara terkini. “Konsep digitalisasi adalah dengan merekam seluruh data transaksi dan stok SPBU secara akurat pada waktu yang faktual, di mana dari setiap nozzle/selang pengisian BBM ke kendaraan konsumen dibuatkan sesuai sistem sedemikian rupa, sehingga secara langsung dapat memberikan data konsumsi dan penjualan setiap SPBU,” katanya. Ia mengatakan, dengan program digitalisasi Pertamina dapat mengetahui jika terdapat SPBU yang akan kehabisan persediaan produk BBM, sehingga dapat segera ditindaklanjuti dengan upaya pengiriman BBM ke SPBU tersebut. “Digitalisasi juga mewujudkan pembayaran non tunai antara Pertamina dengan pemilik SPBU, serta pemilik SPBU dengan konsumen,” katanya. fan

Semester I 2020, Ekspor Udang Jatim Meningkat Tembus 636, 84 Dolar AS SURABAYA (GN) – Peluang ekspor udang Jawa Timur di paro pertama tahun ini justru terbuka lebar. Tentu ini kabar menggembirakan di tengah penurunan kinerja ekonomi saat wabah Covid-19 menghantam seluruh sektor di berbagai belahan dunia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, ekspor ikan dan udang semester I tahun 2020 di Jatim mengalami peningkatan. Selama kurun 6 bulan, Januari-Juni 2020 total kenaikannya adalah 3,33% atau senilai 636,84 juta dolar AS. Angka tersebut naik jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019. “Pada Juli 2020, ekspor ikan dan udang kembali naik sebesar 17,74%, “ kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Drajat Irawan, Rabu (16/9/2020). Drajat mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS), Tiongkok dan Jepang merupakan pasar dengan penyerapan paling tinggi terhadap komoditi ikan dan udang di Jawa Timur. Dilansir dari data Pusdatin Kemenperin RI Januari sampai Juni 2020, terdapat 3 negara teratas yang menjadi tujuan ekspor udang Jawa Timur. Di antaranya adalah Amerika Serikat sebesar 151,86 juta dolar AS,

Jepang sebesar 84,31 juta dolar AS dan Tiongkok sebesar 27,05 juta dolar AS. “Amerika Serikat (AS), Jepang dan Tiongkok menjadi 3 negara teratas pasar terbesar ekspor komoditi udang Jatim. Nilai total ekspor udang Jatim ke 3 negara tersebut mendominasi sekitar 92,11% dari nilai ekspor udang Jatim secara keseluruhan,” ungkap Drajat Irawan. Selanjutnya, nilai ekspor udang Jatim ke Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok masing-masing hanya senilai 4,06%, 9,01%, dan 0,20% dari total kebutuhan impor udang ketiga negara tersebut. Padahal kebutuhan impor Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok terhadap total impor dunia masingmasing menduduki peringkat satu, dua, dan tiga (www.trademap.org). Melihat dari data tersebut, peluang Jatim untuk mengisi ekspor komoditi udang ke pasar Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok masih terbuka lebar. “Komoditi potensial seperti udang yang permintaannya cukup tinggi di Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok perlu didorong agar mampu memenuhi standar produk layak ekspor. Disperindag Provinsi Jatim melalui FTA Center Surabaya siap memberikan pendampingan, konsultasi, maupun sosialisasi

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim Drajat Irawan (kananww) saat mendampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa di acara panen udang vaname di lahan ketahanan pangan Puspenerbal Juanda beberapa waktu lalu.

terkait regulasi ekspor,” tegas Drajat. Selain itu beberapa kegiatan seperti business matching dengan negara lain gencar dilakukan oleh Disperindag Jatim untuk menemukan pasar-pasar baru. Drajat mengimbau bagi para pelaku usaha yang ingin menikmati fasilitas tarif preferensi maka perlu

diperhatikan bahwa produk yang akan dieskpor harus memenuhi ketentuan asal barang yang dibuktikan dengan kepemilikan dokumen Surat Keterangan Asal (SKA). Untuk ekspor ke negara Amerika Serikat (AS) dapat menggunakan SKA Form A, Form IJEPA digunakan untuk negara Jepang, dan form E untuk negara Tiongkok.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan bahwa kawasan pantai selatan Jawa berpeluang menjadi basis sentra budi daya udang vaname, melihat luasnya lahan dan potensi perairan yang dimiliki di daerah tersebut. “Potensi airnya bagus, kawasan masih banyak dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” kata Menteri Edhy beberapa saat lalu. Namun ia juga mengemukakan bahwa pengembangan budi daya udang vaname oleh KKP tidak hanya fokus di Jawa, tapi juga berbagai daerah lain di Indonesia. Menteri Edhy menyatakan membangun budi daya udang nasional sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Indonesia punya lahan potensial, namun udang yang dihasilkan jumlahnya belum maksimal. Produksi udang nasional per tahun di kisaran 800 ribu ton sementara kebutuhan dunia mencapai 13 sampai 15 juta ton. Pemerintah melihat itu sebagai peluang, sehingga produksi udang nasional harus digenjot,” ucapnya Dengan adanya target kenaikan jumlah produksi, lanjutnya, maka usaha budidaya udang tentu menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat

sekaligus mendorong suksesnya program padat karya yang digaungkan pemerintah. Meski gencar membangun budidaya udang nasional, Menteri Edhy mengaku tidak akan mengorbankan lingkungan. Ia menekankan bahwa tambak udang yang dibangun mengutamakan keberlanjutan, caranya dengan menerapkan sistem tambak intensif, yakni lahan yang dipakai lebih sedikit namun hasilnya lebih banyak. Menurut dia, tambak intensif mampu menghasilkan 40 ton udang vaname per haktare sekali panen, sedangkan tambak konvensional jauh di bawah itu. Tambak intensif juga dilengkapi dengan instalasi pengelolaan air limbah. Dalam rangka melesatkan kinerja produktivitas komoditas udang nasional, KKP juga mendistribusikan benih unggul ke berbagai pembudidaya di beragam daerah. Menurut Dirjen Perikanan Budi daya KKP Slamet Soebjakto, penyaluran bantuan calon induk ikan unggul kepada masyarakat merupakan langkah pemerintah untuk memastikan benih yang dihasilkan di unit pembenihan milik rakyat memiliki standar mutu yang tinggi. tis


sambungan

10 Menunggu ... ► Sambungan hal 1 masing-masing sebesar 15 GB dan satu kali sebanyak 20 GB untuk keperluan saat KKN. Saat banyak yang menunggu subsidi kuota internet dari Kemendikbud, siswa SMA di Surabaya bisa sedikit lega. Sebab, mereka dapat bantuan paket data dari Telkomsel untuk dipakai sekolah daring. Nur Afiyah, siswi SMAN 15 Surabaya mengaku senang dengan adanya paket internet yang diberikan pada siswa. Selama ini dirinya harus mengeluarkan dana sebesar Rp100 ribu tiap bulan untuk membeli paket internet. "Kadang kurang, tiap hari untuk sekolah daring biasanya 1-2 GB pemakainnya," kata Afiyah, Senin (14/9/2020). Ia melanjutkan, bantuan paket internet sebesar 10 GB kuota belajar bisa mengurangi pengeluarannya tiap bulan. Ia pun bisa berhemat dan tak lagi meminta uang pada orang tuanya. "Kalau sebelumnya untuk beli paket internet dari uang jajan. Alhamdulillah sekarang bisa berhemat," jelasnya. Ya, sejak muncul pandemi, nyaris seluruh kegiatan dilakukan secara daring. Masalah muncul, saat pulsa atau paket data yang digunakan untuk PJJ tidak mencukupi hingga menyulitkan kegiatan belajar mengajar. Saat tahun ajaran baru saja, kata Desi, putra semata wayangnya yang baru kelas 1 SD di Malang harus menghabiskan banyak kuota lantaran

Harus.. ► Sambungan hal 1 Karena itu, harus mendapat perhatian lebih serius lagi dari pemerintah. LH (26), perempuan itu, tega membunuh anaknya di rumah kontrakannya di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Kepada penyidik LH mengaku kesal lantaran korban susah diajarkan saat belajar online. Untuk menutupi perbuatannya, LH dan sang suami menguburkan jasad anak kandung mereka di sebuah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan Lebak Banten. Kasus ini mendapat perhatian dari Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Dia mengaku prihatin terhadap kasus penganiayaan anak hingga menyebabkan kematian di Kota Tangerang yang diduga dampak Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tersebut. Syaiful menilai, kasus tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran jarak jauh banyak memberikan dampak negatif. Karena itu PJJ membutuhkan penanganan yang lebih serius dari pemangku kepentingan (stakeholder) terkait. PJJ harus dievaluasi lagi. “Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Dinas Pendidikan (Disdik) di seluruh Indonesia harus benarbenar memantau pelaksanaan PJJ. Hal itu karena banyaknya

Dari...

► Sambungan hal 1 Ia menulis apa saja di surat kabar, di antaranya puisi, prosa, cerita pendek dan lain-lain. Bakat menulis diwarisinya dari orang tua. Nurlela, Ibunya adalah pimpinan madrasah. Sedang Basyaruddin Syarbaini, ayahnya, bekerja di Kementerian Agama. Kegiatan menulis dia teruskan ketika belajar di SMA Negeri 3 Bukittinggi. Ia semakin produktif menulis di beberapa surat kabar di Sumatera Barat. Bahkan tulisannya juga dimuat di surat kabar terbitan Medan dan majalah terbitan Jakarta, di antaranya Selekta, Detektif Romantika, termasuk Sahabat Pena. Al Busyra juga aktif dalam berorganisasi. Di SMP dia dipilih sebagai ketua umum OSIS. Demikian pula halnya ketika di SMAAl Busyra didaulat temantemannya sebagai Ketua Umum OSIS. Ketika di SMP dan SMA

harus berkenalan dengan gurugurunya. Begitu pun saat ada lomba-lomba di sekolahnya yang dilakukan secara virtual. Beruntung karena masih satu anak, dia tak terlalu repot. Lain halnya dengan Endah. Untuk kegiatan PJJ, perempuan yang sehari-harinya menerima pesanan kue ini mengaku awalnya harus menyediakan anggaran tambahan membeli paket internet untuk kedua anaknya yang mahasiswa Universitas Brawijaya Malang dan siswa SMAN 21 Surabaya. Masing-masing butuh sedikitnya Rp 100 ribu. Lantaran kebutuhan yang semakin banyak, Endah memutuskan memasang jaringan wifi di rumahnya. “Sangat terasa banyak, apalagi kalau ada tugastugas. Karena yang kuliah di Malang balik ke Surabaya, makanya saya pasang wifi saja. Bisa dipakai semua dan tidak terbatas,” ujarnya. Beruntung Endah atau mereka yang bisa memasang jaringan internet di rumahnya. Tidak demikian dengan mereka yang di wilayah tempat tinggalnya belum terpasang jaringan atau hanya mengandalkan internet dari paket data yang dimiliki. Persoalan muncul ketika paket data yang dimiliki tak mencukupi untuk kegiatan belajar mengajar tersebut. Karena sebagaimana dikatakan Mita, untuk perkuliahan dengan model zoom butuh kuota antara 200500 MB. “Itu untuk satu mata kuliah, padahal sehari bisa dua matkul yang pakai zoom. Kalau sebulan ya bisa dihitung saja,”

katanya sembari menyebut meski di rumahnya terpasang jaringan wifi, namun terkadang muncul gangguan yang mengharuskan dia menggunakan paket data yang dimiliki.

kendala yang bisa memberikan tekanan psikis terhadap siswa, orangtua siswa, maupun para guru,” kata Syaiful dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Kasus pembunuhan anak oleh seorang ibu yang kesal akibat anak kesulitan mengikuti PJJ, kata dia, harus menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Dia menjelaskan, model pembelajaran jarak jauh mempunyai banyak kendala. Baik dari rendahnya literasi digital di sebagian besar ekosistem pendidikan nasional, keterbatasan kuota data, belum solidnya metode pembelajaran jarak jauh, hingga tidak meratanya sinyal internet di berbagai wilayah Indonesia. “Berbagai kendala ini menciptakan tekanan psikologis yang lumayan besar bagi para siswa, guru, dan orangtua siswa,” katanya. Hal tersebut, lanjut Syaiful, diperparah dengan kondisi sosialekonomi masyarakat yang kian berat sebagai dampak pandemi Covid-19. Banyaknya pemutusan hubungan kerja, pemotongan gaji, hingga hilangnya kesempatan berusaha yang dialami sebagian orangtua siswa juga membuat beban hidup semakin berat. “Maka bisa jadi berbagai tekanan tersebut menciptakan ledakan emosional jika dipicu hal-hal yang terkesan sepele, seperti anak yang tidak cepat

mengerti saat melakukan pembelajaran jarak jauh,” katanya. Politikus PKB ini berharap agar pihak sekolah memberikan pemahaman kepada para guru dan orangtua siswa terkait turunnya beban kompetensi dasar yang harus dipenuhi siswa selama proses pembelajaran jarak jauh. Hal ini penting, sehingga guru dan orangtua siswa tidak melulu mengejar pemenuhan beban kompetensi selama masa pandemi. “Pada praktik PJJ selama ini guru hanya memberikan beban baik berupa hafalan maupun tugas menjawab pertanyaan begitu saja kepada siswa. Kondisi ini membuat orangtua siswa kerap kali stres karena harus menyetorkan tugas tersebut baik melalui video maupun gambar kepada guru. Harusnya pola ini tidak lagi terjadi karena sudah ada modulmodul PJJ yang disediakan oleh Kemendikbud,” katanya.

dia juga dikenal sebagai pemain band sekolah. Ternyata, ketika duduk di kelas dua SMA, dia dipercaya pula sebagai wartawan surat kabar nasional Haluan yang terbit di Padang untuk perwakilan Bukittinggi. “Saya banyak belajar dari Bapak Yalvema Miaz yang waktu itu Kepala Perwakilan Haluan di Bukittinggi. Beliau mentor saya yang luar biasa,” kenang Al Busyra. Waktu di SMA Al Busyra tidak hanya menulis berita. Ia juga aktif di sanggar seni dan menulis banyak puisi, prosa, cerita pendek dan cerita bersambung di surat kabar. Dengan kegiatan seperti itu, apa cita-cita Al Busyra muda? “Waktu saya kecil, saya disuruh orang tua menjadi dokter. Di SMA saya sudah mengambil jurusan Ilmu Pasti Alam agar bisa kuliah di Fakultas Kedokteran,” katanya. Tetapi kemudian semua berubah. “Saya jelaskan kepada orang tua saya, bahwa saya tidak cocok menjadi

dokter. Akhirnya saya kuliah di Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang. Saya mengambil juruan Hukum Internasional,” lanjutnya. Di Padang, Al Busyra meneruskan kegiatan sebagai wartawan sambil kuliah. “Tetapi uang jajan bulanan yang diberi orang tua tetap saya ambil, saya simpan sebagian dan saya belikan berbagai hadiah untuk mereka,” kata Al Busyra. Ia juga aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan serta menjadi anggota Resimen Mahasiswa (Menwa). Ia juga aktif tampil mengisi berbagai acara sebagai peragawan di Padang. Selain membuat berita, sejak belajar di SMA dan kuliah, Al Busyra juga menulis empat novel dan dua novelet serta satu certita bergambar yang dimuat bersambung di beberapa surat kabar Sumatera Barat. Dosen dan Diplomat Tahun 1984-1985, ketika ma-

Gelontor Program Bantuan Menanggapi kendala yang dialami masyarakat terkait kuota internet untuk mengakses PJJ, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, mengatakan, pihaknya akan menggelontorkan dana program bantuan. “Pulsa ini adalah (masalah) nomor satu,” kata Nadiem di ruang rapat Komisi X DPR RI, Agustus lalu. Nadiem secara rinci telah menyiapkan anggaran dana sebesar Rp 8,9 triliun. Adapun Rp 7,2 triliun digunakan untuk memberikan kuota gratis kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. "Kami berharap, jika subsidi ini sudah dialokasikan pada siswa dan guru, maka tidak ada lagi kendala mengenai PJJ yang menyangkut kuota internet," kata Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD-Dikdasmen) Kemendikbud, Jumeri, secara terpisah. Adapun besaran kuota yang diberikan yakni bagi pelajar sebesar 35 GB per bulan dan guru sebesar 42 GB per bulan. Sedangkan untuk mahasiswa dan dosen masing-masing 50 GB per bulan. Subsidi ini diberikan selama empat bulan, September hingga Desember dan untuk mendapatkannya,

masing-masing harus mendaftarkan nomor ponselnya di institusi pendidikannya masing-masing. Dijelaskan, untuk kepentingan ini, Kemendikbud menggandeng semua penyedia layanan telekomunikasi. "Kami akan komplain pada operator, jika ternyata di kemudian hari mendapatkan laporan kalau akses internetnya lemot atau lambat, dan tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Ini yang perlu kita awasi secara bersama," imbuh Jumeri. Sayangnya ketika tahun ajaran baru sudah dimulai, subsidi kuota internet yang dinantikan itu belum juga turun. Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Jamal Wiwoho mengatakan, bantuan kuota saat ini memang menjadi sesuatu yang diharapkan mahasiswa dan dosen yang menjalani kuliah PJJ di tengah masa pandemi. Oleh karena itu, dia berharap bantuan kuota yang disampaikan Kemendikbud pada akhir Agustus lalu bisa segera direalisasikan. "Saya rasa makin cepat makin bagus untuk direalisasikan," kata Jamal seperti dikutip SINDONews, Selasa (15/9/2020). Berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) Kemendikbud per tanggal 11 September lalu, jumlah data nomor ponsel yang sudah terdaftar sebanyak 21,7 juta nomor dari 44 juta siswa dan 2,8 juta nomor dari 3,3 juta guru di Indonesia. Sementara itu, untuk mahasiswa, nomor ponsel yang telah terdaftar sebanyak 2,7 juta nomor dari 8 juta mahasiswa, dan dosen 161 ribu dari 250 ribu dosen.

banyak pihak, Kemendikbud memandang perlu dilakukannya penyesuaian terhadap evaluasi SKB 4 Menteri yang dikeluarkan pada pertengahan Juni 2020 lalu . Salah satunya pertimbangan dampak negatif bila PJJ dilakukan berkepanjangan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyampaikan sejumlah dampak yang sangat mungkin terjadi bila Pembelajaran Jarak Jauh dilakukan berkepanjangan. “Dari semua riset yang telah dilakukan di situasi bencana lainnya, di mana sekolah tidak bisa melakukan pembelajaran tatap muka, bahwa efek daripada pembelajaran jarak jauh secara berkepanjangan itu bagi siswa adalah efek yang bisa sangat negatif dan permanen,” papar Nadiem dalam konferensi video Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 beberapa waktu. Tiga Dampak Nadiem menyebut, ada tiga Sebelumnya Kemendikbud dampak utama. Dampak pertabersama dengan sejumlah ke- ma ialah ancaman putus sekolah. menterian mengumumkan, Risiko putus sekolah, lanjut dia, siswa yang berada di zona hijau karena anak terpaksa bekerja dan kuning Covid-19 kini dapat untuk membantu keuangan kebelajar tatap muka di sekolah. luarga di tengah krisis pandemi Dalam Surat Keputusan Ber- Covid-19. Termasuk dipicu oleh sama (SKB) 4 Menteri, hanya banyaknya orangtua yang tidak sekolah di zona hijau saja yang bisa melihat peranan sekolah diizinkan untuk melakukan pem- dalam proses belajar mengajar belajaran tatap muka. apabila proses pembelajaran Namun, seiring dengan evalu- tidak dilakukan secara tatap asi dan beragam aspirasi dari muka. (ktn/det/okz) sih kuliah, Al Busyra mengikuti Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada sebagai peserta. Tahun 1986-1987, dia dipilih oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mempimpin rombongan pemuda Indonesia sebagai Group Leader pada program pertukaran pemuda internasional yang sama. Pada saat kuliah, Al Busyra muda bercita-cita menjadi dosen, wartawan dan atau anggota DPRD Tingkat I Sumatera Barat. Gayung bersambut. Mahasiswa Teladan Universitas Andalas dan lulusan terbaik Fakultas Hukum Unand itu ditawarkan oleh pimpinan fakultas menjadi dosen. Al Busyra senang sekali. Ternyata tidak lama setelah itu, Kementerian Luar Negeri merekrut lulusan terbaik Unand untuk dididik menjadi calon diplomat Indonesia. Al Busyra dipanggil dan diminta pimpinan Unand agar mengikuti beberapa

Tiga Calon...

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

ehatan,” jelasnya. Saat dikonfirmasi terpisah soal ini, Ketua KPU Sidoarjo, M. Iskak, membenarkan bahwa satu calon dari tiga pasangan calon positif COVID-19. “Dari hasil tes swab tiga paslon, ada satu calon wakil bupati yang terkonfirmasi positif COVID-19,” kata Iskak kepada wartawan di Kantor KPU Jalan Raya Cemengkalan Sidoarjo, kemarin. Iskak menambahkan, sebenarnya saat paslon tersebut

mendaftarkan di KPU Sidoarjo, kemudian saat dilakukan verifikasi dokumen, ternyata calon tersebut diketahui positif. Namun pihak yang bersangkutan dan Liaison officer (LO)-nya mengaku tidak mengetahui karena hasil swabnya di dalam amplop yang tertutup. “Dari pihak LO-nya mengaku tidak mengetahui, karena hasil swab sebagai persyaratan itu di dalam amplop yang tertutup,” tambah Iskak. * det, nas

Inpres, Perpres, peraturan kementerian termasuk surat edaran dari berbagai kementerian. ► Sambungan hal 1 Begitu juga dari Pemprov Jatim Untuk itu, Gubernur Jawa terdapat Perda No. 2 Tahun Timur Khofifah Indar Parawa- 2020 yang merupakan hasil nsa bersama Kapolda Jatim diskusi bersama-sama DPRD, Irjen Pol M. Fadil Imran dan Kapolda dan Pangdam. Yang Pangdam V/Brawijaya Mayor selanjutnya Perda ini diikuti Jenderal TNI Widodo Iryansyah dengan Pergub, Perwali dan melepas Tim Hunter Pelanggar Perbup se-Jatim. Protkes Covid-19 untuk terjun Lebih lanjut disampaikan ke masyarakat yang ditandai de- Khofifah, seluruh instrumen ngan pemecahan kendi di Hala- dari tingkat pemerintah pusat, man Gedung Negara Grahadi provinsi dan kabupaten/kota Surabaya, Rabu (16/9/2020) sudah diterbitkan. Selain itu, sore. proses sosialisasi dan edukasi Tim Hunter Pelanggar sudah cukup diberikan, maka Protkes Covid-19 ini sendiri selanjutnya adalah proses penterdiri dari 178 orang TNI, egakannya. Secara nasional opPolri, Satpol PP, dan relawan erasi yustisi sudah dimulai sejak masyarakat. Sedangkan untuk Senin, 14 September 2020. kendaraan tim yang disiapkan Dijelaskan, operasi yustisi berupa 9 unit mobil tim pem- telah dilakukan sebagai bagian buru (4 unit dari Polda Jatim, dari law enforcement berbagai 5 unit Satpol PP Jatim), 12 unit regulasi yang ada. Termasuk kendaraan roda dua, 5 unit truk, salah satunya dengan operasi 2 unit mobil patroli TNI, 4 unit yustisi secara nasional, untuk mobil dobel cabin Samapta, 2 mengajak masyarakat memaunit patroli pamovid, dan 1 unit tuhi protokol kesehatan. Karemobil eksekuto Ditreskrimum nanya, Tim Hunter Pelanggar Polda Jatim. Protkes Covid-19 ini dilepas Turut hadir dalam launching untuk bisa mendorong pentersebut, Sekdaprov Jatim, Ka. egakan kedisiplinan masyarakat Bakesbangol Prov. Jatim, Ka. terhadap protokol kesehatan Satpol PP Prov. Jatim, Dirut Covid-19. RSUD Soetomo Jatim, Dir. RSJ “Pangdam, Kapolda, dan jaMenur, dan Karo Hukum Setda jaran Pemprov Jatim ingin menProv. Jatim. egakkan dengan melakukan Usai melepas Tim Hunter proses yang lebih masif. Maka Pelanggar Covid-19, Khofi- hari ini kami lepas para hunter, fah menyampaikan, bahwa para pemburu bagi mereka yang protokol kesehatan ini harus melanggar protokol kesehatan ditegakkan kedisiplinannya. Covid-19. Agar kepatuhan lebih Berbagai instrumen perundang- masif mengingat penyebaranundangan pun diterbitkan baik nya masih terus berjalan,” ujar dari pemerintah pusat berupa orang nomor satu di Pemprov

Jatim ini. Khofifah menambahkan, Tim Hunter ini berhasil dibentuk atas peran besar dari Kapolda, Pangdam, jajaran TNI - Polri, dan Satpol PP yang bersamasama menegakkan kedisiplinan protkes. Mereka memiliki tugas yang mulia, sebab ingin mengajak masyarakat disiplin, supaya mereka aman, sehat, dan terlindungi. “Jadi tim pemburu ini tugasnya sangat mulia. Karena mereka memastikan masyarakat tetap aman, dan masyarakat juga terlindungi,” tutupnya. Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol M. Fadil Imran mengatakan, sasaran operasi yustisi ada yang mobile ada yang stasioner . Yang stasioner adalah bagi mereka yang menggunakan ruang publik khususnya jalan. Yang mobile hunter ini buat mereka yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan seperti masyarakat yang sering berkerumun. Hukumannya sesuai dengan yang tertuang dalam Perda No. 2 Tahun 2020. Ada sanksi administratif dan sanksi pidana. Untuk sanksi pidana berupa denda maksimum Rp. 500 ribu bagi individu, sedangkan bagi persero atau perusahaan sanksinya maksimum Rp. 50 juta. “Kita berharap setelah masyarakat diedukasi, sosialisasi, difasilitasi dengan menyiapkan masker, tempat cuci tangan. Sudah saatnya masyarakat kita berikan upaya-upaya penegakan hukum, agar mereka lebih taat kepada protokol kesehatan,” tandasnya. (gas)

Pelangi...

waktu untuk beristirahat. “Flashback awal-awal di rumah aja, aku sangat memaksakan diri untuk tetap produktif. Setiap hari berjamjam di depan laptop, meeting Zoom tanpa henti sampai lupa istirahat. Padahal di rumah. Sehingga kemarin kalau mau di inget-inget, lebih banyak airmata dari tawa,” katanya. Dengan diterapkannya lagi PSBB di wilayah Jakarta, wanita 23 tahun ini berusaha untuk bisa menerima dengan lapang dada. Ia pun menjadikan hal itu sebagai ajang koreksi diri. Toh sudah berpengalaman di PSBB yang pertama. “Akhirnya sekarang duduk melihat jalan sambil merenung dan sadar, ‘i shouldn’t push myself like that’. Jadi sekarang aku memutuskan untuk

lebih tenang dan menerima. Apa pun masalah yang dihadapi, tetap harus bersyukur dan ikhlas, tetap usaha tapi tidak memaksakan, dan memberikan waktu untuk diri sendiri,” tuturnya. “Mungkin akan jarang update di sosmed, mungkin akan jarang bikin konten tapi gak papa jalani apa yang di depan mata, koreksi diri dan be happy,” lanjutnya. Di akhir unggahannya, mantan kekasih Maxime Bouttier ini berharap agar masyarakat bisa berusaha menerima hal itu dengan lapang dada. Ia juga tak lupa menyemangati bahwa kelak keadaan akan kembali baik seperti semula. “Semangat semuanya akan ada pelangi setelah badai. Bismillah abis ini akan ada kebahagiaan untuk kita semua. Cheers,” katanya. * okz

plomasi Publik (2013-2018) dan Sekretaris Ditjen Informasi dan Diplomasi Publik (2018), Al Busyra Basnur pernah bertugas sebagai Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional (2005-2010). Al Busyra Basnur menulis beberapa buku, di antaranya “Diplomasi Publik, Catatan, Inspirasi dan Harapan” (2018) dan “Catatan Duta Besar Republik Indonesia, Ethiopia” yang baru saja diluncurkan 20 Juli 2020, tepat di hari ulang tahunnya.

lakukan dan berusaha kerjakan adalah mengabdi bagi kepentingan dan kemajuan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia tercinta. Ada beberapa pengalaman penting yang tidak pernah dilupakan oleh Al Busyra Basnur sepanjang menjalani kariernya, baik sebagai diplomat yunior maupun senior. Ada suka dan ada duka. Ketika bertugas di KBRI Manila sebagai diplomat yang paling yunior, pengalaman yang sangat berkesan bagi Al Busyra adalah pelajaran yang luar biasa diberikan oleh para seniornya, terutama Duta Besar. “Saya mulai terlibat dengan isu-isu perdamaian di Filipina Selatan yang memang diinisiasi oleh Indonesia,” kata Al Busyra. Yang paling indah baginya adalah ketika bertugas di Filipina, dia pernah bertemu dengan Presiden Filipina sekarang, Rodrigo Duterte, saat yang bersangkutan menjabat Walikota Davao. (*)

► Sambungan hal 1 tidak serta merta menggugurkan pencalonan ketiganya. Sedangkan untuk pasangan kandidat yang telah menjalani tes kesehatan dan dinyatakan sehat secara fisik dan mental, maka akan tetap dilakukan penetapan pada 23 September 2020. “Kalau pasangannya positif belum bisa ditetapkan, harus menunggu negatif dan tes kes-

Gubernur...

► Sambungan hal 1

Perempuan cantik ini berusaha menerima dengan pasrah terhadap segala keputusan Pemerintah. Dia pun tetap bersyukur. “PSBB lagi ya? Yuk tarik napas dan bersyukur. Sudah pasti kerjaan diundur, jadwal berantakan, bisnis pun menurun. Tapi semua ini pasti ada hikmahnya,” kata Prilly Latuconsina dalam unggahannya di media sosial saat membahas masalah PSBB kemarin. Bintang film “Danur” tersebut mengingat kembali saat awal dirinya menjalani PSBB ketika virus Corona baru masuk ke Indonesia. Kala itu dirinya berusaha untuk tetap produktif menjalankan pekerjaannya. Bahkan sampai lupa rangkaian tes yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri. “Pak, saya kan mau jadi dosen. Bapak sudah terima saya,” kata Al Busyra kepada pimpinan Universitas. “Kamu ikuti saja tes itu. Kalau tidak lulus ya mengabdilah di kampus. Kalau lulus, tinggalkan kota Padang ini. Merantaulah jauh-jauh ke Jakarta dan ke luar negeri sana. Kamu kan punya pengalaman pertukaran pemuda internasional, mudahmudahan lulus,” kata pimpinan kampus tersebut. Akhirnya, nasib menentukan Al Busyra Basnur lulus dan kini jadi diplomat. Ia pernah bertugas sebagai staf di KBRI Manila (1992-1996), Kepala Bidang Penerangan, Sosial dan Budaya di KBRI Roma (1999-2004), Konsul Jenderal RI di Houston (2010-2013) dan sekarang Duta Besar RI di Addis Ababa sejak Maret 2019. Di Jakarta, selain di Kemlu antara lain sebagai Direktur Di-

Pengalaman Sang Diplomat Sebagai diplomat senior, Al Busyra Basnur memiliki pengalaman yang luas di dunia internasional. Dari rangkuman pengalaman bertugas di berbagai negara dan benua itu, Al Busyra mengatakan kesan utamanya sebagai diplomat bahwa siang dan malam, jauh atau dekat dari tanah air, dan di setiap tarikan maupun hembusan napasnya, yang dia senantiasa


surabaya

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

PEMKOT GODOK DENDA OPERASI YUSTISI COVID-19

Puluhan Warga Masih Abaikan Masker

SURABAYA (GN) – Petugas gabungan dari kepolisian, TNI Satpol PP Kota Surabaya gencar melakukan operasi yustisi di sejumlah daerah di Surabaya. Kali ini petugas gabungan menggelar operasi yustisi di Jalan Pogot, Kelurahan Kali Kendinding, Kecamatan Kenjeran, Rabu (16/9/2020). Dari pantauan di lapangan, puluhan warga masih bandel tidak memakai masker. Mereka pun terjaring dan diminta mengikuti sidang di tempat yang telah disiapkan. Hakim, jaksa dan panitera dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak berada di lokasi. Sidang juga digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Semua petugas persidangan memakai masker dan juga face shield. Ada 44 pelanggar yang disidang di lokasi dan membayar denda secara langsung. Sedangkan bagi yang tidak bisa membayar denda diberi sanksi sosial. Yakni menyapu jalan. Polisi juga membagikan masker kepada para pelanggar saat menunggu giliran sidang tipiring. “Kita Polres Pelabuhan Tan-

Sejumlah warga saat mengikuti sidang di tempat karena terjaring operasi yustisi protokol kesehatan.

jung Perak mulai dari kemarin sudah melakukan Operasi Yustisi, bekerja sama dengan Satpol PP Kota, kecamatan, Koramil, Pengadilan Negeri, dan Kejaksaan. Kami melakukan Operasi Yustisi secara stasioner maupun mobile. Lha pagi ini, kami melakukan Operasi Yustisi stasioner,” ujar Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Anggi Sapu-

tra, Rabu (16/9/2020). Anggi menambahkan, Operasi Yustisi digelar dengan menyasar warga yang keluar rumah tanpa menggunakan masker. “Kita mencari masyarakat yang tidak menggunakan masker untuk kita laksanakan sidang di tempat,” ujar Anggi. “Sementara yang terdata ada 44 masyarakat yang tidak meng-

Selamatkan Aset, Risma Teken Addendum Tahun 1984 SURABAYA (GN) - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan Penandatanganan Addendum (perjanjian) Kesepakatan Tahun 1984 antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dengan PT Kartika Kusuma Internusa, Rabu (16/9/2020). Perjanjian tukar menukar aset tersebut, sebenarnya sudah dilakukan sejak 1984 lalu, dan kini Wali Kota Risma melakukan proses penyelesaiannya. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Risma berterima kasih kepada kuasa direksi dari PT Kartika Kusuma Internusa, serta jajaran dari kejaksaan yang membantu menyelesaikan persoalan aset senilai Rp 121 miliar itu. Aset yang terletak di Kelurahan Kebraon dengan luas 73.531 meter persegi itu akhirnya dapat diselesaikan setelah puluhan tahun silam. “Terus terang walaupun dahulunya saya Pegawai Negeri Sipil (PNS) lama, tetapi saya tidak mengerti tentang persoalan ini. Kemudian saat setelah dilantik menjadi wali kota, dari situlah baru diketahui oleh

Wali Kota Risma saat menandatangani addendum lanjutan dari 1984 dengan PT Kartika Kusuma Internusa.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ternyata ditemukan berbagai persoalan tanah,” kata Wali Kota Risma di sela kegiatan yang berlangsung di rumah dinasnya. Meski tidak tahu cerita persisnya, namun wali kota perempuan pertama di Surabaya ini bersama jajarannya berusaha menyelesaikan persoalan tersebut hingga tuntas. Pihaknya pun merasa beruntung dalam proses penyelesaian itu, karena kejaksaan terus membantu hingga hari ini dinyatakan telah tuntas. “Kami dibantu banyak sekali. Jika dihitung selama saya menjabat, sudah berapa banyak

kejaksaan membantu kami. Bahkan mencapai triliunan. Termasuk YKP juga bisa kembali,” papar dia. Selain itu, Presiden UCLG ASPAC ini memaparkan, bahwa tanah aset tersebut sebagian sudah digunakan untuk membangun kepentingan publik. Salah satunya yakni mendirikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 24 Surabaya. Menurutnya, pembangunan sekolah menjadi penting untuk dilakukan karena jumlah siswa setiap tahunnya terus bertambah. “Kita memang butuh sekolah makanya terus kita tambah,” ungkapnya. * pur

gunakan masker. Kemudian langsung melaksanakan sidang di tempat. Putusan variatif tergantung hakim yang memutuskan. Apabila dirasa yang bersangkutan tidak bisa membayar denda, putusannya mereka diminta untuk melaksanakan sanksi sosial berupa bersih-bersih,” lanjut Anggi. Anggi menjelaskan, Operasi Yustisi di wilayah hukum Polres

Pelabuhan Tanjung Perak akan terus digelar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Terus, operasi ini akan kami laksanakan rutin. Baik pagi maupun malam di titik-titik menurut evaluasi kami, yang masih menjadikan episentrum daerah Covid-19, dan juga masyarakat yang tidak menggunakan masker,” tambah Anggi. Sedangkan hasil Operasi Yustisi yang digelar Polres Pelabuhan Tanjung Perak di pintu Tol Dupak, ada 38 pelanggar yang terjaring. “Kemudian (kemarin) siangnya kita lakukan lagi Operasi Yustisi di daerah Krembangan. Ini juga merupakan sasaran perbatasan Surabaya-Gresik, wilayah Utara, terjaring 27 pelanggar,” lanjut Anggi. Salah seorang pelanggar yang mendapat sanksi bersihbersih jalan, Supriyanto (35) mengaku kapok dan akan taat protokol kesehatan. “Iya tadi disidang di tempat. Tadi kena denda Rp 50 ribu, tapi nggak bisa bayar hukumannya diganti suruh menyapu. Kapok, besok pakai masker,” pungkas Supriyanto.* pur, dtk

VIRALNYA OSPEK MABA FIP UNESA

Maba Dibentak, Panitia Akhirnya Minta Maaf SURABAYA (GN) - Sejak viralnya video dua panitia ospek atau PKKMB FIP Unesa membentak mahasiswa baru (Maba), karena tidak memakai ikat pinggang, langsung mendapat sorotan dari pihak kampus. Rabu (16/9/2020), panitia ospek dan yang membentak mendatangi rumah maba di Nganjuk untuk meminta maaf. Mereka didampingi Pimpinan Fakultas, Dosen Pembimbing Kemahasiswaan dan BEM FIP. Kepala Humas Unesa Vinda Maya Setianingrum, mengatakan kedatangannya juga untuk membangun keteduhan dan memberikan dukungan moral. “Selain bagian dari konseling, pertemuan hari ini diharapkan dapat membangun silaturahmi dan memberikan dukungan moral secara langsung sebagai satu keluarga “ kata Vinda, Rabu (16/9/2020). Ketika bertemu pun juga disambut oleh pihak keluarga. Keluarga maba tersebut pun

berharap agar kejadian membentak tidak lagi terjadi. Bahkan, panitia yang membentak maba sudah menyatakan permintaan maafnya. Unesa menginginkan agar baik panitia maupun maba saling menguatkan. “Tadi panitia juga sudah meminta maaf kepada anaknya dan keluarga. Saya kira kejadian ini menjadi pukulan untuk kami semua. Kami berharap dengan suasana kekeluargaan ini semua saling menguatkan menghadapi tekanan yang dihadapi” jelasnya. Menurutnya silaturahmi ini menjadi bagian penting dalam konseling. Langkah ini diambil untuk memastikan mental para mahasiswa telah siap menghadapi perkuliahan yang sudah dimulai. “Fokus kami saat ini selain menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan juga memastikan mental mereka tidak drop karena saat ini perkuliahan sudah berlangsung,” terangnya. * dtk

11 KESEHATAN

Labkesda Layani Swab Gratis SURABAYA (GN) – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kota Pahlawan ini. Salah satunya dengan diresmikannya gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Surabaya di Jalan Gayungsari nomor 124 Surabaya. Labkesda ini bisa dimanfaatkan warga Surabaya untuk layanan swab secara gratis. Syaratnya, warga tersebut habis keluar kota selama tujuh hari. “Sebelum bertemu dengan keluarga di rumah, dia bisa menjalani swab di Labkesda dulu,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita, Rabu (16/9/2020). Selain itu, lanjut Febria, Labkesda juga bisa dimanfaatkan warga luar kota untuk melakukan swab. Bedanya, untuk warga luar kota dikenai tarif atau biaya sebesar Rp 125 ribu. Mereka juga harus melampirkan surat keterangan domisili dimana ia tinggal di Surabaya beserta tujuannya. “Kemudian kalau hanya menginap di hotel, maka dia harus menunjukkan reservasi menginap di hotel,” kata Febria. Sebab, kata Febria, setiap ada warga luar daerah yang tinggal di Surabaya akan diawasi oleh RT/RW beserta kelurahan dan kecamatan setempat. Termasuk jika warga luar daerah itu datang ke Surabaya bertujuan untuk berkunjung ke rumah saudara. “Kalau tinggal di Surabaya kurang dari tiga hari maka tidak perlu (swab). Karena persyaratannya memang minimal tiga hari,” jelas dia. Feny - sapaan lekat Febria Rachmanita menyatakan, selain menyedian layanan swab di Labkesda Surabaya, pihaknya setiap hari juga menggelar swab massal di Gelora Pancasila, Gelanggang Remaja beserta lokasi-lokasi lain. Terutama di lokasi yang ditemukan adanya kasus Covid-19. “Di semua rusun akan kita swab penghuninya termasuk di pasar-pasar juga. Jadi ada yang mobile juga, karena kita sudah punya mobile PCR yang bisa melakukan tes swab dan mendatangi warga,” terangnya. Akan tetapi, Feny mengatakan, bahwa layanan swab ini juga dapat dimanfaatkan warga Surabaya melalui Puskesmas terdekat, khususnya bagi mereka yang memiliki suspect dan kotak erat dengan pasien Covid-19. Di sana, petugas puskesmas akan mengambil spesimen pasien untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan di Labkesda Surabaya. “Kalau jam kerja sebaiknya mendaftar lewat puskesmas. Supaya tidak menumpuk di satu tempat. Apalagi kalau kontak erat, puskesmas juga punya databasenya,” pesan dia. * pur

PERISTIWA

Hakim PN dan Istrinya Meninggal Terpapar Covid-19 SURABAYA (GN) - Kabar duka datang dari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Seorang hakimnya bernama M Arifin meninggal dunia karena terpapar COVID-19. Salah satu rekannya, hakim Lufsiana saat dikonfirmasi membenarkan kabar terebut. Almarhum diketahui meninggal Selasa (15/9/2020) malam kemarin. “Iya, benar. Tadi malam sekitar pukul 00.45 WIB,” terang Lufsiana, Rabu (16/9/2020). Menurut Lufsiana, almarhum bukan meninggal di Surabaya. Namun di tempat asalnya di Semarang. “Bukan di Surabaya. Tapi di Semarang,” tutur pria yang juga humas Pengadilan Tipidkor Surabaya itu. Lufsiana menuturkan, sebelumnya istri almarhum juga telah meninggal dahulu. Adapun penyebabnya yakni sama karena terpapar Covid-19. “Sebelumnya istrinya tanggal 7 Agustus lalu istrinya meninggal lebih dahulu,” beber Lufsiana. Meski ada hakim yang meninggal, namun PN Surabaya tidak akan memberlakukan lockdown. Namun tes swab akan diagendakan lagi bagi para pegawai dan hakim. “Tidak lockdown. Sebelumnya sudah swab, ke depan akan swab lagi,” papar Lufsiana. Atas kabar duka tersebut, Lufsiana mendoakan almarhum meninggal dalam keadaan husnul khatimah. Ia juga memohonkan maaf almarhum jika selama hidup ada salah. “Mohon doanya dan mohon maaf kalau ada salah dan khilaf dari almarhum,” tandas Lufsiana. * dtk

DUA BOCAH HAFIDZ QUR’AN PENYANDANG DISABILITAS BERTAMU KE RISMA

Tawarkan Pengobatan Mata Gratis, Ibu Bocah Menangis

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kedatangan tamu istimewa. Yakni dua anak hafidz Qur’an penyandang disabilitas di rumah dinasnya. Nah, bagaimana keseruannya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerima kedatangan dua anak Hafidz Qur’an penyandang disabilitas di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sedap Malam Surabaya, Rabu (16/9/2020). Kedua anak itu adalah Mohammad Akbar Nakula dan Mohammad Akbar Sadewa. Kedatangan kedua anak itu bertujuannya ingin bertemu sosok Wali Kota Risma yang menjadi idolanya. Kedua bocah kembar berusia tujuh tahun itu pun sangat senang, karena dapat mendengar langsung suara Wali Kota Risma dari dekat. Keduanya pun tampak kegirangan dan mencoba meraba-raba keberadaan Wali Kota Risma yang ada di sekitar mereka.

Meskipun doa bocah kembar itu memiliki keterbatasan penglihatan atau tunanetra, namun dengan penuh rasa gembira ia berbincang banyak hal dengan Wali Kota Risma. Menariknya, di sela pertemuan itu keduanya tampak membacakan beberapa ayat suci Al-Qur’an di depan Wali Kota Risma. Bahkan, Nakula dan Sadewa - sapaan lekat kedua anak itu, juga mendoakan wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu agar terus diberikan kesehatan dan keselamatan. Melihat itu, Wali Kota Risma tampak terkagum-kagum dengan kecerdasan mereka. Tanpa menunggu lama, ia langsung meminta jajarannya

Risma saat bergurau dengan dua bocah hafidz Qur’an penyandang disabilitas saat diterima di Rumah Dinas Wali Kota.

untuk menghubungi dokter spesialis mata. Wali Kota Risma meminta agar dua bocah hafidz Qur’an tersebut segera bisa diperiksa dan mendapatkan pelayanan terbaik. “Saya rasa anak ini masih bisa disembuhkan. Nanti ibu (orang tuanya) saya beri nomor dr Adrian. Jadi ibu bisa langsung terhubung dengan beliau. Saya sampun matur

ke dokternya,” kata Wali Kota Risma. Bahkan, Wali Kota Risma menyebut, keluarga Nakula dan Sadewa tak perlu memikirkan terkait biaya. Sebab, pihaknya akan membantu biaya perawatannya. “Kalau tidak ada kendaraan saya jemput bu. Soalnya anaknya pintar eman-eman (sayang sekali),” jelasnya.

Tidak hanya itu, Risma juga menawarkan kakak kandung dua bocah kembar itu, yakni Krisna Sumardi Putra, untuk melanjutkan kuliah kembali di universitas asal. Karena dia memilih berhenti karena tidaktak memiliki biaya. “Nanti kamu ikut program beasiswa itu ya. Bagaimana pun caranya kuliah mu harus lulus,” kata Risma kepada Krisna Sumardi

Putra. Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini tampak menikmati setiap obrolan dengan si kembar itu. Setelah berbincang banyak hal, Wali Kota Risma pun berjanji akan segera memberikan komputer serta printer khusus tuna netra agar dapat digunakan mereka untuk belajar. “Nanti ibu belikan komputer dan printer yang kamu bisa nulis itu. Ibu usahakan itu untuk kalian supaya bisa nulis,” ujar dia. Mendengar hal itu, dua bocah itu pun terlihat kegirangan dan teriak-teriak bahagia. Ia mengaku tidak sabar untuk segera memiliki alat canggih tersebut. Bahkan saking senangnya, keduanya mengaku ingin berada di dekat Wali Kota Risma dan tinggal bersama. “Ingin ketemu Bu Risma terus. Pokoknya Dewa senang dan sayang sekali sama Bu Risma,” kata Mohammad Akbar Sadewa.

Sementara itu, orang tua Nakula dan Sadewa, Anita Taurisyah Harianti mengaku bersyukur dapat menemui langsung Wali Kota Risma di tengah kesibukannya. Selama ini, kata Anita, putra-putranya sangat mengagumi sosok Wali Kota Risma yang kerap kali terdengar suaranya dari akun Youtube. “Sudah bertahun-tahun anak saya ngefans dengan Ibu Risma. Alhamdulillah hari ini terwujud,” kata Anita. Di samping itu, rasa syukur yang mendalam juga disampaikan Anita lantaran berbagai intervensi yang diperolehnya. Tanpa sadar, ia pun meneteskan air mata lantaran tak dapat mengungkapkan rasa haru dan bahagianya yang datang secara bertubi-tubi itu. “Saya juga senang sekali akhirnya anak saya yang besar bisa melanjutkan kuliah lagi. Matur nuwun (terima kasih) Ibu Risma,” tuturnya. * pur


jawa

timur

Halaman 12I minggu

ke-262, 17 - 23 September 2020

Pergub Jatim No 53 Tahun 2020

Sosialisasi Diperpanjang, Sanksi Mulai 21 September SURABAYA (GN) – Pemprov Jatim memutuskan untuk memperpanjang masa sosialisasi Pergub Jatim No 53 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Virus Covid-19. Sosialisasi akan dilakukan hingga 20 September 2020 dan pada 21 September 2020 sanksi administratif mulai diberlakukan. Sebelumnya Pergub akan diterapkan mulai 14 September 2020. Kepala Satpol PP Jatim Budi Santosa menjelaskan hasil koordinasi bersama Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, diputuskan sosialisasi Pergub yang telah ditandatangani Gubernur Khofifah Indar Parawansa sejak 4 September dan diundangkan pada 7 September 2020 diperpanjang. “Jadi kami sudah rapat dengan Pak Kapolda Jatim dan Pak Sekdaprov. Sesuai arahan Pak Kapolda, sosialisasi Pergub No 53 Tahun 2020 diperpanjang sampai 20 September, dan pada 21 September sanksi mulai diterapkan. Tetapi selama masa sosialisasi, teguran lisan dan tulis itu masih ada. Penyitaan KTP, pembubaran kerumunan masih ada tetap,” Budi, Rabu (16/9/2020). Budi mengakui, ada beberapa daerah yang sudah menerapkan sanksi administratif sesuai Perwali dan Perbup. Di mana nilai sanksi

Achmad Iskandar Wakil Ketua

Dalam Pergub No 53 Tahun 2020 sanksi juga diberlakukan pada sektor pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.

administratifnya berbeda dari Pergub. Seperti di Sidoarjo dan Gresik yang menerapkan sanksi denda Rp 150 ribu kepada pelanggar protokol kesehatan. Sedangkan di Kota Surabaya, sanksi administratif berupa denda, diakui masih belum diterapkan. Tetapi untuk sanksi sosial dan penyitaan KTP sudah dilakukan. “Kan memang ada dari kabupaten/kota yang sudah melaksanakan sanksi Tipiring (Tindak Pidana Ringan), denda sesuai perwali dan perbup masing-masing,” ujarnya. Dalam perpanjangan masa sosialisasi tersebut, Budi menjelaskan Satpol PP dim-

Kusnadi, SH, MHum Ketua

Hj. Anik Maslachah S.Pd, M.Si Wakil Ketua

Sahat Tua P. Simandjuntak,SH Wakil Ketua Anwar Sadad Wakil Ketua

inta untuk menyiapkan tim yang baik. Diikuti dengan persiapan berkas-berkas yang baik untuk menegakkan protokol kesehatan. “Kita juga diminta, agar saat petugas di lapangan yang menegakkan protokol kesehatan harus melibatkan hakim untuk Tipiring,” imbuhnya. Budi menambahkan, pihaknya dan Polda Jatim sepakat akan menerapkan sanksi administratif untuk semua daerah di Jawa Timur per 21 September 2020. “Sosialisasi ini, agar memberi persiapan yang matang. Arahan dari Pak Kapolda juga, nanti diminta ada mobil khusus untuk memburu pelanggaran protokol

kesehatan di Jatim,” ujarnya. Dalam Pergub No 53 Tahun 2020 dijelaskan tentang kewajiban bagi perorangan untuk menggunakan masker menutupi hidung, mulut, hingga dagu. Selain itu wajib cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau gunakan hand sanitizer, menjaga jarak dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pergub juga mengatur penerapan sanksi administratif bagi pelanggar protokol kesehatan bagi perorangan. Mulai teguran lisan, paksaan pemerintah dengan membubarkan kerumunan dan penyitaan KTP, kerja sosial, serta denda administratif sebesar Rp 250 ribu.

Selain sanksi bagi pelanggar perorangan, sanksi juga diberlakukan pada sektor pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum. Adapun kewajiban bagi pelaku usaha yakni ikut menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat yerkait pencegahan dan pengendalian Covid-19. Selain itu, menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, pengaturan jaga jarak, penyemprotan disinfektan secara berkala, hingga melakukan upaya deteksi dini. Untuk sanksi administratifnya secara berjenjang, berupa teguran lisan atau teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan, denda administratif, hingga pencabutan izin usaha. Adapun denda administratif bagi pelaku usaha diklasifikasikan sesuai besaran usaha. Bagi usaha mikro denda sebesar Rp 500 ribu, usaha kecil Rp 1 juta, usaha menengah Rp 5 juta, dan usaha besar Rp 25 juta. Bagi pelaku usaha yang kembali melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi denda administratif dua kali lipat dari denda pertama. Sedangkan pelanggaran ketiga adalah pencabutan izin usaha. Pembayaran denda administratif itu dilakukan melalui Rekening Bank Jatim nomer 0011000477. Bukti pembayaran ke Kas Daerah itu digunakan untuk pengambilan KTP yang telah disita. ani, tis

Lumbung Pangan Jatim Gandeng BUMDes SURABAYA (GN) - Lumbung Pangan Jatim terus berinovasi agar bisa menjangkau lebih luas masyarakat dalam memperoleh sembako yang murah dan di bawah harga pasar. Terbaru, Lumbung Pangan Jatim menggandeng BUMDes di sejumlah kabupaten Jatim untuk lebih mendorong tumbuhnya ekonomi di pedesaan. Dengan sistem menggandeng BUMDes, selain masyarakat mendapatkan akses sembako murah dan melimpah, BUMDes juga mendapatkan keuntungan dari setiap pembelanjaan sembako Lumbung Pangan yang dipasarkan melalui BUMDes. Sistem yang digunakan dalam integrasi Lumbung Pangan dan BUMDes tepatnya yaitu BUMDes mengambil peran sebagai pihak yang ikut memasarkan produk Lumbung Pangan atau sebagai dropshipper. BUMDes bukan sebagai gudang melainkan Lumbung Pangan Jatim akan mengirimkan paket sembako sesuai dengan pembelian dari masyarakat di daerah tersebut. “Ini menjadi langkah inovasi dari Lumbung Pangan Jatim untuk bisa memperluas manfaat ekonomi. Bukan hanya masyarakat yang dapat untung, namun BUMDes juga bisa mendapatkan keuntungan ekonomi yang nantinya bisa digunakan untuk memajukan BUMDes nya masing-masing,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Selasa (15/9/2020). Dalam pelaksanaannya BUMDes berperan sebagai dropshipper sekaligus agen PT Pos. Setiap masyarakat yang membeli paket sembako, Lumbung Pangan Jatim akan mengirimkan langsung ke BUMDes melalui PT Pos dengan gratis ongkir. Setiap paket sembako yang berhasil dipasarkan oleh BUMDes, BUMDes akan mendapatkan keuntungan Rp 5.000 per paket sembako. Selain itu juga ada tambahan bila akumulasi penjualan oleh BUMDes dalam sebulan di atas 1.000 pemesanan, maka Lumbung Pangan Jatim akan memberikan tambahan Rp 1,2 juta pada BUMDes. Dan jika pemesanan lebih dari 1.500 per bulan, akan mendapatkan tambahan Rp 3 juta dari Lumbung Pangan Jatim. “Yang belanja tetap dapat sembako murah karena harga yang dipasarkan BUMDes sama dengan harga di outlet, website, maupun aplikasi. Ongkirnya juga tetap gratis dan tetap bisa COD,” tegas Khofifah. Layanan menggandeng BUMDes ini sejatinya juga disebabkan Pemprov Jatim ingin menjangkau masyarakat pedesaan yang belum terbiasa menggunakan gadget. Sehingga mereka tetap bisa mengakses layanan sembako murah Lumbung Pangan Jatim. Lebih lanjut penanggung jawab Lumbung Pangan Jatim Erlangga Satriagung menyebutkan sistem integrasi BUMDes ini sudah diuji coba di lima kabupaten. Yaitu di Pasuruan, Malang, Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto. Dan ternyata antusiasme masyarakat belanja lewat BUMDes cukup besar. “Dari uji coba yang kami lakukan sejak akhir Agustus kemarin, di lima kabupaten dengan 16 BUMDes sudah ada 259 transaksi dengan total transaksi Rp 28,1 juta. Dari sini kita menganalisa bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi dan akan positif dalam mengembangkan BUMDes,” papar Erlangga. fan

DPRD PROVINSI JAWA TIMUR

Belajar-Mengajar Melalui Daring Di masa Pandemi

Masyarakat Jangan Ada yang Terbebani

SURABAYA (GN): Pelaksanaan belajar-mengajar melalui daring sebagai dampak dari masa pandemic ini memang tidak semuanya berjalan mulus. Terutama bila dikaitkan dengan penggunaan internet oleh siswa yang nota bene membutuhkan dana untuk membeli pulsa. Bantuan pulsa untuk internet untuk siswa masih dikeluhkan oleh sejumlah warga. “Benar. Senin (14/9/2020), saat saya melakukan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat pada Reses ke II Tahun 2020 di Aula SMA Raden Rahmad, Balongbendo, Sidoarjo, dan itu dikeluhkan. Warga salah satunya mengeluh soal belajar mengajar di masa pandemic yang dikaitkan dengan bantuan pulsa,” kata Wakil Ketua DPRD Jatim Hj. Anik Maslachah kepada Global News, Rabu (16/9/2020). Keluhan warga yang ada, mengarah pada pendidikan dimana dengan kondisi seperti ini pola pendidikan dengan daring, walaupun ada aturan Mendiknas diperkenankan dari Bosnas maupun Bosda untuk pembelian pulsa, tapi faktanya realitasnya di bawah itu non sens. Dalam reses tersebut Anik juga menerima keluhan terkait bantuan internet melalui Kemenag yang belum didistribusikan oleh Kemenag. Anik pun berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Jatim. “Walaupun Depag itu lembaga sentral langsung dari pusat, tetapi tetap untuk di daerah baik di provinsi maupun kabupaten/kota itu masih tetap ada hubungannya dengan Dinas Pendidikan, sehingga kita akan menyampaikan melalui dinas terkait,” kata anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKB ini. Dia mengatakan, Kemendikbud men-

minggu ke-262

17 - 23 September 2020

Hj. Anik Maslachah

ganggarkan paket internet gratis Rp 9 Triliun untuk sekolah di bawah naunganya. Juga demikian pula ada Permendikbud 8/2020 tentang juknis penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bahwa sekolah boleh menganggarkan pulsa untuk guru dan siswa. Sementara Kemenag yang ada memediasi kerjasama dengan provider untuk pulsa denga diskount sampai 50%. Ini seakan Kemenag menjadi agen penjualan pulsa. Kenapa tidak melakukan hal yang sama dengan mengusulkan kepada pemerintah, bagaimana fungsi Menko PMK yang membawai Kemenag dan Kemendikbud, kenapa bisa dilakukan perlakuan yang berbeda. Ini kan sama halnya mendiskriditkan sekolah-sekolah yang bernaung di Kemenag yang mayoritas adalah sekolah berbasis agama. “Ini harus menjadi perhatian serius untuk pemerintah pusat untuk memperlakukan yang sama antara sekolah negeri - swasta baik dalam lingkungan Kemendikbud maupun Kemenag.

Guru-guru swasta yang bernaung di Kemenag pun banyak yang mengeluh. Sudah gajinya dari sekolah jauh dibawah standart UMK, insentifnya pun tidak sama dengan yang bernaung di Kemendikbud, quota untuk bisa lulus sertifikasi impasing (program yang bertujuan untuk penyetaraan guru buklan PNS dengan guru PNS dilihbat dari kualitas, masa kerja, dan yang telah memilikisertifikat pendidikan) pun lebih sedikit dibanding dengan yang bernaung di Kemendikbud. Ditambahkan pelatihan-pelatihan SDM guru bernaung Kemenanag amat minim juga. Artinya, pemerintah harus mereview regulasi maupun kebijakan anggaran dengan penerimaan hak yang sama antara sekolah bernaung di Kemendikbud dan Kemenag Dia juga mengatakan, sekali pun ada kebijakan BOS boleh dipakai untuk membeli pulsa, namun fakta dilapangan lebih banyak sekolah yang tidak menerapkan kebijakan tersebut, sehingga lagi-lagi masyarakat merasa terbebani, satu sisi SPP/uang bantuan sekolah tetap harus dibayar tiap bulan Ditanya soal kapan sekolah bisa mulai dibuka. Terutama di Sidoarjo? Tentang ini dia mengatakan, ini sangat situasional. “Tentang masuknya anak sekolah, saya rasa kita tunggu sampai kondisi sudah benar-benar memungkinkan,” katanya. Tak hanya menerima keluhan warga, dalam menggelar jaring aspirasi masyarakat tersebut, Anik juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat yang hadir untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Sidoarjo.adv

Kesulitan Air Petani Lamongan di Musim Kemarau Harus Dicarikan Jalan Keluar SURABAYA (GN): Harus ada perbaikan di sektor pengairan di Lamongan, khususnya di bagian Selatan. Pasalnya, bila musim kemarau tiba sejumlah petani sulit untuk mengairi sawahnya, sehingga berdampak kepada produksi. Perlu dipikirkan bagaimana caranya Waduk Gondang yang selama ini menjadi tumpuhan petani, bila musim kemarau dapat pasokan air dari Sungai Brantas. “Waduk Gondang menjadi tumpuhan petani di Lamongan bagian Selatan. Sekarang di musim kemarau ini, waduknya kering. Petani kesusahan untuk mendapatkan air untuk mengairi sawahnya. Karena itu, harus ada solusi bagaimana caranya agar di masa kemarau para petani itu mendapatkan air. Untuk sementara, pemikiran yang ada mungkin waduk pada musim kemarau mendapat aliran dari sungai Brantas. Ini yang menjadi pemikiran kami,” kata anggota DPRD Jatim Dr H Kodrat Sunyoto S.H., M.Si, Rabu (16/9/2020). Dia mengatakan, pada musim kemarau seperti sekarang ini, sejumlah petani harus sewa diesel sekitar Rp 2 juta untuk mengairi sawahnya seluas 1 hektar. “Ini kan besar. Kasihan petani, dan tidak semua petani mampu. Karena

Dr H Kodrat Sunyoto S.H., M.Si,

itu fakta ini akan kami pelajari untuk dicarikan solusinya, sehinga petani di Lamongan Selatan tidak mengalami kekurangan air,” kata anggota DPRD Jatim Dapil Lamongan-Gresik ini. Seperti diketahui, anggota DPRD Jatim melakukan Serap aspirasi atau masa reses mulai tanggal 13 – 20 September 2020. Kodrat Sunyoto melakukan serap aspirasi di Kabupaten Lamongan. Dimana saat musim kemarau di Kabupaten Lamongan sangat berdampak pada sektor pertanian. Para petani pun khawatir mengalami gagal panen. Pasalnya, Waduk Gondang yang biasa mengairi lahan juga mengering, bahkan debit air turun drastis. Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) di Desa Badungsari, Sukodadi, Sirin Rusdiyanto kepada Kodrat Sunyoto saat jaring

aspirasi, Senin (14/9/2020), mengeluh keadaan ini. “Selama ini wilayahnya selalu mengalami masalah air. Di musim kemarau kali ini pun debit air Waduk Gondang habis sejak bulan Agustus lalu sehingga tidak bisa mengairi ladang sawah. Kami sangat kesulitan mendapatkan air untuk mengairi ladang sawah sebesar 75 hektar ini. Karena hujan kemarin hanya sebagian yang bisa panen padi,” katanya. Sirin yang juga mewakili petani di Lamongan ini sangat berharap kepada pemerintah untuk bisa mendapatkan air. Hal ini sangat dibutuhkan agar tidak mengalami gagal panen. “Jadi, saya mohon ada bantuan air. Saran saya, untuk membuat sungai kecil (tersier) untuk mengairi sawah. Dibuat semacam sistem penyudetan, air diambilkan dari sungai Brantas. Ini satu-satunya cara agar petani tidak sampai gagal panen,” katanya. Atas keluhan tersebut, Kodrat Sunyoto yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim ini membenarkan bahwa Waduk Gondang mengalami kekeringan. Hal itu membuat ladang pertanian warga tidak bisa teraliri air dan terancam gagal panen. adv


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
GLOBAL NEWS Edisi 262 by Redaksi Gnews - Issuu