CMYK
KORAN UMUM Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Terverifikasi Faktual
Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri
KAMIS, 19 - 30 MARET 2020, MINGGU II
Edisi : # 284 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Diduga Ratusan Miliar Tiap Tahun Menguap
Retribusi Parkir di Batam Jadi Sumber “Korupsi“ BATAM, RAKYATMEDIAAroma aadaanya dugaan korupsi terkait pengelolaan retribusi parkir yang dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perhubungan Kota Batam benarbenar mulai terungkap. Pasalnya pengelolaan retribusi parkir di Kota Batam dinilai sangat bobrok. Betapa tidak, retribusi parkir yang semestinya menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemerintah Kota Batam. Tapi justru disinyalir menjadi sumber korupsi oknum pejabat ter Bersambung ke Hal 2
Dampak Wabah Virus Corona
Dampak Virus Corona,
Pariwisata di Batam Terpuruk
Masjid di Singapura Ditutup Selama Lima Hari
PULUHAN bus pariwisata di Batam tidak jalan dampak mewabah virus corona
BATAM, RAKYAT MEDIAMeski Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyebutkan sampai saat ini Batam masih bebas dari virus corona atau Covid-19. Karena, sejak awal Pemerintah Pemko Batam telah melakukan pengawasan berlapis baik di pelabuhan maupun bandara. Namun dampak mewabah virus corona sudah mulai dirasakan secara nyata oleh industri dan sector pariwisata di Batam. Terutama sepinya kunjungan wisatawan belakangan ini ke Batam pengusaha hotel terpaksa merumahkan karyawan mereka. Bahkan menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota
Batam, Rudi Sakyakirti, mengungkapkan ada dua perusahaan rokok di Batam yang telah “mengistirahatkan” karyawan dan mesinmesin produksi mereka karena ketiadaan bahan bakunya dari Tiongkok. Informasi yang diperoleh Koran rakyat Media, salah satu hotel mewah di Batam, yang telah mengistirahatkan puluhan karyawannya karena sepinya pengunjung. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam, Muhammad Mansyur menyebut menurunnya tingkat hunian hotel di Batam Bersambung ke Hal 2
Bandara Hang Nadim Mantan Ajudan Dikeriksa KPK Terkait dan Terminal Ferry Suap Bupati Amril Mukminin Punggur Tetap Beroperasi
SEJUMLAH pesawat yang masih beroperasi di Bandara Internasional Hang Nadim
BATAM, RAKYAT MEDIA-Menyusul pemberitaan meningkatnya jumlah masyarakat Indonesia yang positif terinfeksi Corona Virus Disease (Covid-19), sejumlah fasilitas utama publik, seperti Bandara Internasional
SALAH seorang jukir liar usai bertengkar mulut dengan pengendara roda dua di depan rumah makan Singpang Ampek Dotamana/Grande BSI
Hang Nadim dan Terminal Domestik Punggur tetap beroperasi dengan normal. Berdasarkan informasi dari Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan Teknolo-
JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Mantan ajudan Bupati Bengkalis, Azrul Nor Manurung, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait sumber uang suap kepada Bupati Bengkalis nonaktif Amril Mukminin (AM), tersangka kasus suap terkait proyek ‘’multiyears’’ pembangunan Jalan Duri - Sei Pakning di Kabupaten Bangkalis, Riau. Untuk itu, KPK pada Selasa memeriksa mantan ajudan sebagai saksi untuk tersangka Amril. ’’Penyidik mendalami keterangan saksi terkait dengan pengetahuan mengenai pihak-pihak yang datang bertemu dan mem-
alias Aan (MK) sebagai tersangka dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi peningkatan Jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih di
SINGAPURA, RAKYAT MEDIA-Akibat dampak dari menyebarnya virus corona, semua masjid di Singapura akan ditutup selama lima hari. Hal tersebut dilakukan untuk pembersihan dari virus corona Covid-19. Sebanyak 70 masjid di Singapura akan ditutup mulai Jumat (13/ 3/2020). Tidak ada salat berjamaah yang akan diadakan di masjid selama lima hari ke depan, termasuk salat Jumat. Langkah tersebut diambil untuk mencegah penyebaran virus corona setelah infeksi dua warga Singapura yang menghadiri pertemuan keagamaan massal di Selangor, Malaysia. Surat kabar terbesar di Singapura The Straits Times, melaporkan Kamis (12/3/2020), sekitar 90 warga Singapura menghadiri pertemuan keagamaan massal di Selangor, Malaysia pada akhir Februari lalu. Beberapa dari mereka menjadi jemaat di masjid-masjid setempat.”Untuk mencegah bertambahnya kasus Covid-19, semua masjid akan ditutup sementara,” kata Dewan Agama Islam Singapura (Muis). Dalam laporannya, dewan menyebut bahwa empat
Bersambung ke Hal 2
Bersambung ke Hal 2
MANTAN Ajudan Dikeriksa KPK Terkait Suap Bupati Amril Mukminin
berikan uang kepada tersangka AM,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Selasa. Pada 16 Mei 2019 KPK telah menetapkan Amril bersama Direktur PT Mitra Bungo Abadi Makmur
SALAH satu masjid Sultan Singapura
Bersambung ke Hal 2
Pengusaha Kumpulkan Dana Rp 6.470 M Tangani COVID-19 di Kota Batam
KEPALA Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi
BATAM, RAKYAT MEDIA-Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Siang menggelar pertemuan dengan pelaku usaha untuk membahas mengenai penanganan COVID-19 di Kota Batam pada Rabu, 18 Maret 2020 bertempat di Golden Prawn Bengkong Sadai. Sebelum memasuki lokasi pertemuan seluruh tamu undangan diharuskan untuk mencuci tangan dan melakukan pengecekkan suhu tubuh. Dalam kegiatan ini hadir Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo K, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, Kepala
Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi, Khairil Mirza, Dokter Spesialis Paru RSUD Embung Fatimah, dr. Widya Sri Hastuti, Sp.P, FCCP dan para pelaku usaha seperti Apindo, PSMTI, dll. Dokter Spesialis Paru RSUD Embung Fatimah, dr. Widya Sri Hastuti, Sp.P, FCCP menyampaikan pengarahan mengenai COVID-19 dimulai dari ciri-ciri hingga pencegahan yang harus dilakukan dalam menghadapi COVID-19 kepada seluruh tamu undangan. Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dalam pertemuan Bersambung ke Hal 2
STOP PRESS DIBERITAHUKAN kepada Instansi Pemerintah/TNI/ Polri dan pengusaha Swasta Khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Nanggro Aceh Darussalam (NAD) bahwa : Nama : Deddy Muliadi Alamat : Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang Jabatan : Wartawan/Kepala Biro Kab. Aceh Tamiang Nama : Indra Alamat : Bengkalis, Riau Jabatan : Wartawan Sejak 1 September 2019 yang bersangkutan sudah dipecat dari koran RakyatMedia, tunggakan uang Koran yang belum diselesaikan diminta segera mmenyelesaikan kepada redaksi. Selain itu Kartu Pers yang masih dipegang bersangkutan dinyatakan sudah tidak berlaku lagi. Demikian pengumuman ini diterbitkan segala tindaktanduk yang bersangkutan dilapangan bukan menjadi tanggungjawab redaksi lagi. Tertanda Pemimpin Redaksi
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778) 479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
SAMBUNGAN
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Bandara Hang gi Informasi dan Komunikasi BP Batam Suwarso dan Direktur Badan Usaha Pelabuhan Batam Nelson Idris, bahwa Bandara Internasional Hang Nadim tetap beroperasi seperti biasa. Pihak bandara dan pelabuhqn Batam juga telah melakukan penyemprotan desinfektan sejak Senin (16/ 3/2020) lalu. Bandara Internasional Hang Nadim juga telah memasang alat pemindai
Sambungan Hal. 1
suhu tubuh otomatis atau thermal detector, beserta thermal gun di setiap pintu kedatangan penumpang pesawat domestik maupun internasional. Direktur Badan Usaha Pelabuhan Batam Nelson Idris, mengatakan pihaknya juga tidak melakukan lockdown di Terminal Ferry Domestik Punggur dan tetap dibuka untuk pelayaran kapal antarpulau. Selain itu, pihaknya telah
Pengusaha Kumpulkan ini meminta agar pelaku usaha dapat berkerjasama dan membantu menjaga Batam tetap aman dalam penanganan COVID-19. Direktur Sat Nusa Persada, Abidin Hasibuan, bersama pelaku usaha yang tergabung dalam Apindo, PSMTI dan Yayasan Buddha Tzu Chi Batam mengumpulkan dana bantuan sukarela dengan nilai mencapai Rp 6,470 Miliar dan akan terus bertambah nantinya. Penggalangan dana dalam menangani dan mencegah penyebaran COVID-19,
terutama untuk warga kurang mampu yang terindikasi. Terlihat dari peran pelaku usaha Batam yang turut aktif bersama dengan pemerintah. Ini merupakan perbuatan nyata dalam membantu sesama dalam pencegahan terhadap penyebaran COVID-19. Adapun beberapa hal yang dibantu oleh pelaku usaha tidak hanya dana, tetapi juga perlengkapan yang digunakan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Mulai dari masker, hand sanitizer hingga peralatan
Pariwisata di Batam karena dampak dari virus mematikan itu.”Dampaknya pasti terasa lah, tingkat hunian jadi menurun,” kata Mansyur kepada wartawan belum lama ini. Mansyur mengatakan, dampaknya tidak saja terjadi pada dunia perhotelan Batam. Menurutnya, juga berimbas kepada tingkat kunjungan wisatawan.”Bisa dilihat di pelabuhan internasional, seperti jumlah kedatangan saat akhir pekan sangat menurun pengunjung sepi,” katanya. Tidak saja itu, bahkan kata dia di sejumlah pusat perbelanjaan seperti mall juga sepi pengunjung. Sebelumnya, pelayaran dari Singapura ke Batam mengalami penurunan hingga 20 persen sejak munculnya wabah virus Corona. Manager Operasional Pelabuhan Internasional Batam Center, Nika Astaga menyebut dampak isu virus Corona ini sangat besar bagi mereka. Arus penumpang dari dan ke Pelabuhan Internasional Batam Centre dikatakan dia turun drastis. Terutama di akhir pekan.”Kalau Sabtu dan Minggu itu biasanya 10 ribu arus penumpang di pelabuhan ini. Sekarang hanya sekitar 5 ribuan saja,” kata Nika di Pelabuhan Internasional Batam Center, belum lama ini ketika ditemui media ini Sementara pada hari-hari
biasa, Nika melanjutkan, wistawan maupun WNI dari Singapura selama sepekan mengalami penurunan 20 persen dari rata-rata 5 ribu orang per hari.”Jadi dampak virus Corona ini sangat besar,” katanya menambahkan. Untuk mengatasi dampak virus corona Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batam meminta pemerintah menurunkan pajak hotel untuk menarik wisatawan. Hal itu untuk mendorong industri yang terdampak virus corona. Menurut Wakil Ketua Umum PHRI Maulana, industri perhotelan bisa memberikan harga yang menarik kepada pengunjung bila diiringi dengan potongan pajak hotel dari pemerintah. “Misalnya pajak hotel diturunkan menjadi 3-5%. Jadi harga menarik untuk semua komponen,” kata Yusran kepada wartawan belum lama ini. Dijelaskannya, dengan potongan pajak tersebut, beban yang dikenakan kepada pengunjung hotel akan ikut berkurang. Hotel pun dapat menarik pasar dengan paket wisata yang diikuti oleh promosi secara berkala. Meski begitu, hingga kini belum ada diskusi dengan pemerintah terkait pengurangan pajak hotel. Padahal, pemerintah tengah menyusun strategi untuk mendorong
Masjid di Singapura masjid di sini telah ditutup untuk pembersihan. Mereka adalah masjid Jamae Chulia di South Bridge Road, masjid Al Muttaqin di Ang Mo Kio, masjid Hajjah Fatimah di Beach Road, dan masjid Kassim di Changi Road. Pada konferensi pers Kamis sore, Menteri Urusan Muslim Masagos Zulkifli mengatakan empat masjid telah diidentifikasi sebagai masjid di mana seorang peserta pertemuan itu bersembahyang. Orang itu telah dipastikan terinfeksi. Masagos, yang juga Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air, mengatakan keputusan untuk menutup semua masjid di Singapura dibuat karena kebutuhan untuk melindungi masyarakat. Terutama jamaah seperti orang tua yang lebih rentan dan berisiko lebih besar terinfeksi virus. ”Kita perlu melindungi diri kita sendiri, komunitas kita dan orang-orang yang kita cintai. Dan lebih lagi mengetahui dampaknya, efek dari Covid-19 pada manula,” katanya. Ditambahkannya banyak orang yang datang ke masjid adalah pensiunan, orang-orang senior, dan oleh karena itu kami pikir penting untuk - untuk saat ini - mencegah para jemaat datang ke masjid-masjid kami,” imbuhnya. Muis juga mengatakan bahwa semua kegiatan
masjid, seperti kuliah dan kelas agama, akan dibatalkan hingga 27 Maret. Tinjauan akan kembali dilakukan pada 16 Maret tentang kondisi kebersihan dan higiene masjid-masjid sebelum dibuka kembali. Muis mengatakan bahwa kegiatan komunal seperti sholat berjamaah dapat membuat jemaat tertular virus oleh orang yang tidak dicurigai. Komite Fatwa, yang diketuai oleh Mufti Nazirudin Mohd Nasir, yang memberikan bimbingan agama kepada umat Islam di sini, telah membenarkan penutupan masjid dan penangguhan salat Jumat. Keputusan itu diambil demi kepentingan kesehatan dan keselamatan masyarakat. “Komite fatwa telah melihat hal ini dari banyak sudut dan telah mengeluarkan fatwa untuk memungkinkan penutupan masjid, serta penangguhan shalat berjamaah, doa sehari-hari dan termasuk shalat Jumat, di mana kebutuhan muncul ketika itu adalah sangat penting bagi kami untuk terus melindungi masyarakat dan melindungi yang rentan,” kata Dr Nazirudin. Ia menambahkan bahwa di khotbah Jumat, akan dilakukan secara online. Sebelumnya pada hari Kamis, Masagos mengatakan di Facebook bahwa Kementerian Kesehatan sedang mengiden-
mengerahkan tenaga kebersihan untuk menyemprotkan desinfektan di kursi ruang tunggu, eskalator dan lift. Hingga Selasa (17/3) tercatat 2.004 penumpang yang telah melalui Pelabuhan Domestik Punggur. Pelabuhan Batam juga telah menyiapkan hand sanitizer yang bisa digunakan oleh calon penumpang sebagai langkah preventif dari penyebaran virus ini.(rm/rud) Sambungan Hal. 1
lainnya yang diperlukan. Hasil dari pertemuan hari ini dapat menjawab halhal yang diresahkan oleh masyarakat, bahwa pelaku usaha di Batam siap untuk membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ini. Hal ini dapat terjadi karena adanya respon dari Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Rudi sangat mengapresaisi para pelaku usaha yang berinisatif unutk melakukan penggalangan dana dalam penanganan COVID-19 di Kota Batam. (rm/red/humas) Sambungan Hal. 1
industri hotel dan penerbangan setelah mewabahnya virus corona, ujar Yusran. Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti, akibat dampak dari menyebarnya virus corona tersebut sejumlah industry di Batam juga lesu, agar aktivitas industri di Batam bisa lancar kembali, ia berharap bahan baku industry bisa masuk seperti sedia kala. “Karena kalau perusahaan tak ada produksi akan berdampak terhadap pekerja nantinya,” kata Rudi. Selain itu, diharapkan pekerja Tiongkok yang memiliki kontrak kerja di Batam bisa kembali bekerja. Sebab mereka memegang peran penting di perusahaannya. Banyak pekerja asal Tiongkok yang mudik untuk merayakan tahun baru Cina atau Imlek belum kembali ke Batam karena terhambat kebijakan terkait corona.”Soal ini saya juga belum tahu. Ada berapa yang belum kembali. Karena penerbangan juga masih ditutup. Mungkin kalau sudah kondusif baru dibuka kembali,” tuturnya. Dari data yang ada, di Batam ada 1.154 pekerja asal Tiongkok dengan masa kerja antara 6-12 bulan. Sejauh ini, perusahaan masih bisa mengatasi kekurangan tenaga ahli dari Tiongkok ini.(rm/mwd) Sambungan Hal. 1
tifikasi dan menyelidiki orang-orang Singapura yang menghadiri pertemuan tersebut, yang berlangsung di Masjid Seri Petaling di pinggiran Kuala Lumpur dari 27 Februari hingga 1 Maret , dan melibatkan sekitar 10.000 orang dari beberapa negara. Mereka diyakini sebagai jamaah gerakan Jama’at Tabligh, gerakan misionaris Muslim yang dimulai di India pada akhir 1920-an dan dikenal sebagai Jemaah Tabligh di Malaysia dan Singapura. Menurut Kementerian Kesehatan Brunei, 11 kasus virus corona di negara itu pada hari Rabu telah ditelusuri kembali berasala dari pertemuan ini. Pihak berwenang Malaysia kekinian melacak sekitar 5.000 warga Malaysia yang telah menghadiri acara tersebut. Mereka percaya bahwa acara tabligh di Kuala Lumpur telah melibatkan sekitar 10.000 orang dari beberapa negara. Pada konferensi pers hari Kamis, Masagos mengatakan Singapura harus terus melakukan apa pun yang terbaik untuk warga negaranya. ”Kita harus mengikuti apa yang kita butuhkan untuk Singapura, dan apa yang kita butuhkan untuk Singapura. Kita tidak hanya melindungi umat Islam, kita melindungi bangsa,” tambahnya. (rm/ The Straits Times)
Retribusi Parkir tentu, diduga ratusan miliar tiap tahun retribusi parkir yang dipungut dari pemilik kenderaan baik roda dua maupun empat menguap tak jelas kemana raibnya. Padahal potensi pendapatan daerah Pemko Batam dari sektor parkir per tahunnya diperkirakan bisa mencapai ratusan miliar. Namun Pemko Batam hanya memasang target yang sangat rendah. Yakni pertahunnya hanya sekitar Rp 10 miliar. Masih mending kalau target yang ditentukan itu tercapai, tapi yang jelasnya setiap tahun target Rp 10 miliar tersebut tidak pernah tercapai. Sektor retribusi parkir di Kota Batam jika dikelola secara professional, bisa menjadi andalan pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemko Batam. Walaupun saat ekonomi sulit seperti saat ini, sektor tersebut tidak akan terdampak. Apalagi, jumlah kendaraan bermotor di Kota Batam terus bertambah. Jika ditotal dengan jumlah kendaraan di Kota Batam dari tahun ke tahun yang terus bertambah, pada tahun 2019 kendaraan roda dua dan empat yang tercatat di Ditlantas Polda Kepri, kurang lebih mencapai 700 ribu unit baik roda dua maupun mobil dengan rincian roda 569.530 unit. Sedangkan roda empat 130.470 unit. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Nomor 1/2012 tentang Parkir dan Retribusi, pungutan untuk kendaraan roda dua sebesar Rp 1.000, dan kendaraan roda empat Rp 2.000. Bisa dihitung berapa potensi pendapatan dari sektor parkir di kota ini. Kalau diasumsikan, satu sepeda motor parkir sekali dalam sehari, maka potensi pendapatannya Rp 1.000 x 569.530 = Rp 569,5 juta sehari. Jika dikali 30 hari dalam sebulan angkanya Rp 17,8 miliar x 12 bulan atau satu tahun bisa mencapai Rp 213 miliar. Demikian pula potensi parkir roda empat jika dihitung. Dengan asumsi satu mobil satu kali parkir dalam sehari, maka pendapatannya bisa mencapai Rp 260,9 juta per hari x satu bulan 30 hari = Rp 7,8 miliar. Jika dalam satu tahun Rp 7.8 miliar x12 bulan = Rp 93,9 miliar. Jika digabung total pendapatan parkir roda dua dan empat satu tahun bisa mencapai Rp 306 miliar. Itu baru hitungan satu kali parkir untuk 1 kenderaan. Padahal, satu kendaraan di Batam bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya beberapa kali dalam sehari, sehingga pendapatannya bisa lebih besar beberapa kali lipat. Angka Rp 306 miliar itu lebih dari cukup untuk menutupi devisit anggaran Pemko Batam. Dengan kata lain, bisa digunakan untuk membangun berbagai proyek penting, jika benar-benar dikelola dengan baik dan benar. Namun sayang, dengan potensi yang begitu besar Pemko Batam hanya memasang target yang sangat kecil. Celakanya lagi, sudah dibuat targetnya san-
gat kecil tapi tidak trealisasi juga. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Batam mencatat realisasi pendapatan dari retrebusi parkir kota Batam, pada tahun 2010 hanya sebesar Rp 3,1 miliar, tahun 2011 Rp 1,4 miliar, tahun 2012 Rp 3,2 miliar, tahun 2013 Rp 3,2 miliar, tahun 2014 sebesar Rp 3,59 miliar, tahun 2015 sebesar Rp 3,66 miliar, tahun 2016 sebesar Rp 3 miliar, tahun 2017 sebesar Rp 6 miliar dan tahun 2018 sebesar Rp 7.3 miliar (Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) tahun 2018). Namun jika diperhitungkan penerimaan rata-rata hanya sebesar Rp 3 miliar. Sangat jauh dari potensi yang ada. Bisa jadi ratusan miliar rupiah pendapatan dari retribusi parkir tersebut setiap tahun menguap masuk ke kantong pribadi pejabat tertentu. Diduga kuat, uang parkir tersebut mengalir ke kantong-kantong pribadi oknum tertentu. Bisa kita lihat sendiri, hampir setiap sudut ada juru parkir, bahkan jalan di komplek perumahan yang bukan area parkir juga dipungut. Pungutannya juga tanpa karcis parkir dan hal seperti ini sudah menjadi pemandangan biasa. Juru parkirnya juga banyak bergaya preman tak mau senyum. Baru muncul manakala kendaraan hendak meninggalkan lokasi parkir. Banyak warga yang jengkel dengan sepak terjang juru parkir. ”Kerjanya hanya menerima uang, tukang parkirnya baru kelihatan ketika kenderaan hendak berangkat dari lokasi parkir,” ungkap seorang warga Batam menceritakan pengalamannya ditagih uang parkir. Potensi parkir di Batam mencapai Rp 30 miliar dengan asumsi jumlah kendaraan dan lokasi parkir. Tapi angka tersebut hanya tinggal angka. Nyatanya, PAD dari sektor parkir ini benar-benar hancur. Paling tinggi sekitar Rp 5 miliar. Jauh dari harapan dan target. Bukan tahun ini saja, bahkan kegagalan mengelola sektor parkir ini sudah lama dari tahun-tahun sebelumnya. Bisa jadi, pendapatan retribusi parkir ini dengan mudah diselewengkan karena paling sulit diawasi. Tidak tercatat dan masih berdasarkan asumsi dan sistem setoran. Petugas dari Dishub Batam dan penanggungjawab titik parkir diduga ada bermain kongkalikong dalam penagihan setoran. Pemerintah Kota Batam pernah ingin menerapkan parkir berlangganan, tapi tidak berjalan. Wali Kota Batam HM Rudi yang menggagas rencana tersebut tak berdaya untuk merealisasikannya. Entah apa sebabnya, sampai saat ini wacana tersebut hilang ditelan waktu. Pada tahun 2018 Pemko Batam pernah mematok target parkir di Batam sebesar Rp 10 miliar. Tapi target tersebut tak pernah tercapai. Jangankan Rp 10 miliar, capaian parkir dari tahun ke
Sambungan Hal. 1
tahun paling banyak Rp 5 miliar. Itu pun sudah termasuk pajak parkir yang sudah jelas hitungannya. Juru parkir liar juga marak di beberapa lokasi yang ada di kota Batam. Jalan perumahan dan jalan pertokoan yang saat ini dipungut retribusi parkir oleh sejumlah jukir liar dengan hanya bermodalkan baju seragam parkir dan foto cofi surat tugas untuk melakukan pungutan retribusi parkir. Salah satu jalan perumahan dan pertokoan yang dipungut retribusi parkir adalah pertokoan Grand BSI. Belum lama ini puluhan pemilik ruko menolak kehadiran juru parkir yang melakukanm pungutan parkir di depan ruko mereka. Yusril Koto salah seorang pemilik ruko nyaris adu mulut dan mengusir juru parkir dari depan rukonya. Menurut Yusril yang juga aktivis LSM, halaman rukonya bukan lokasi parkir Rumija, akibat adanya juru parkir yang melakukan pungutan parkir di depan ruko mereka, membuat mereka resah,”Makanya kami menolak kenderaan pelanggan kami dipungut parkir. Karena berpengaruh kepada kami sebagai pedagang. Menurut Yusril, semestinya Pemko Batam membantu mensejahterakan masyarakat, jangan malah jadi pemalak pungut retribusi parkir di halaman ruko kami yang bukan lokasi parkir rumija. Apa yang sudah dibuat Pemko untuk jalan ruko Grand BSI??. Mau pungut hak tunjukan dulu kewajiban,”kata Yusril Menurut Yusril, Jukir liar kerap membuat pengendara kendaraan tidak nyaman. Mereka seakan terpaksa untuk memberikan uang receh. Padahal manfaatnya saat melakukan parkiran tidak ada. ”Bantuin parkir aja nggak ada, pas kita jalan tiba-tiba Jukir nongol, wajahnya seram,”ujar yusril lagi Para jukir banyak yang tidak mematuhi aturan. Kadang mereka seperti menodong pengendara dengan meminta uang parkir. Di kawasan Batam kota, pengelolaan parkir terus menjadi menjadi sorotan. Bahkan beberapa Jukir beroperasi di atas pukul 22.00 WIB yang mana telah melanggar jam operasional yang sudah di tentukan. Warga mempertanyakan ketegasan Dinas perhubungan dan Satpol PP Kota Batam. ”Harusnya ditertibkan. Saya kadang ngeri juga juru parkirnya kayak nodong. Baru kita parkir sebentar, mereka udah minta uang parkir.”kata beberapa pengendara kepada media ini. Ironisnya, aparat berwenang terkesan pasif dalam menindaklanjuti dugaan tersebut. Padahal selama ini target parkir yang diperoleh Pemko Batam sangat minim dari parkir. Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Kota Batam, Jeksel Alexander Banik kepada wartawan menyebutkan banyak kendala retribusi par-
Mantan Ajudan Kabupaten Bengkalis. Sebelumnya, KPK telah memproses dua orang sebagai tersangka dan mendakwa ke persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru, yaitu M Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar. Pertama, dalam dugaan korupsi pada proyek Peningkatan Jalan Batu PanjangPangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Tahun Anggaran 2013-2015 dan kedua dugaan suap terkait proyek ‘’multiyears’’ pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis. Dalam dua perkara tersebut, KPK menetapkan dua orang tersangka. Pada perkara pertama, Makmur ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten
Bengkalis Provinsi Riau Tahun Anggaran 2013-2015. Tersangka Makmur diduga bersama-sama dengan M Nasir dan Hobby Siregar dan kawan-kawan melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Diduga kerugian keuangan negara dalam proyek ini adalah Rp105,88 miliar di mana tersangka Makmur diduga diperkaya Rp60,5 miliar. Sedangkan pada perkara kedua, KPK menetapkan Amril dalam kasus suap atau gratifikasi terkait proyek ‘’multiyears’’ pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis. Tersangka Amril sebagai Bupati Bengkalis diduga menerima suap atau gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan terkait proyek tahun jamak Jalan Duri-
2
kir tepi jalan tak tercapai. Menurut Alexander, salah satu factor tidak tercapainya retribusi parkir karena disepanjang tahun 2019 lalu ekonomi Batam belum stabil. Alexander menyebut, selain itu kawasan-kawasan yang sudah dibangun yang termasuk titik parkir, juga belum bisa dipungut retribusinya. Karena masih kosong. Pasalnya belum ada kegiatan ekonomi di sana. Penyebab lain, akibat adanya pelebaran jalan membuat titik parkir menjadi berkurang. Seperti di kawasan Bengkong, Sungai Panas, Nagoya, dan lain sebagainya.”Kita hitung target berdasarkan tarif sekarang. Jadi nggak bisa kalau itu dijadikan salah satu kendala. Walaupun memang tarif kita memang murah dibandingkan wilayah lainnya,” tuturnya. Alexander mengakui beberapa tahun terakhir, retribusi parkir tidak tercapai, seperti 2019. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menilai bahwa dalam meningkatkan PAD dalam sektor ini masih ada kebocoran. ”Kami tetap punya niat bagaimana PAD kita ini bisa ditingkatkan. Tetapi dalam proses peningkatan tersebut kita menghindari adanya kebocoran-kebocoran,”kata Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho, kepada wartawan belum lama ini. Politikus PDIP ini menilai sejauh ini pasti masih ada oknum yang bermain dalam sektor retribusi parkir ini. Misalnya, pengendara yang menggunakan jasa parkir tepi jalan tak pernah diberikan tiket.”Di sini sudah tahu tingkat kebocorannya tinggi,” sesalnya. Seharusnya, kata Udin, Dishub Kota Batam bisa belajar terkait peningkatan retribusi parkir dari Surabaya dan negara terdekat Singapura. Di Singapura, lewat kendaraan sudah discan dan terpotong sendiri dari cardnya.”2020 ini tingkat kebocorannya kita tekan tetapi pendapatannya bisa kita tingkatkan,” tegasnya. Selain itu, tarif parkir di Batam juga masih jauh lebih murah ketimbang wilayah lainnya, seperti Medan, Bali, Jakarta dan Surabaya. DPRD memang memiliki niat untuk menaikkan tarif parkir, hanya saja harus dibarengi dengan pelayanan kepada masyarakat. Ketika pelayanan buruk, kita naikkan tarif, sama saja kami dijadikan korban,” kata Udin. Ia menambahkan jika Dishub ingin menaikkan tarif, DPRD tetap mendukung. Asalkan dibarengi dengan pelayanan yang sesuai kepada masyarakat. “Memang sudah waktunya kita lakukan penyesuaian tarif,” katanya. Sebelumnya, hingga pertengahan Desember ini, pendapatan retribusi parkir pinggir jalan baru mencapai Rp 6 miliar. (rm/mawardi) Sambungan Hal. 1
Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis. KPK pun pada Jumat (17/1/2020) kembali mengumumkan 10 tersangka baru dalam pengembangan kasus proyek jalan di Kabupaten Bengkalis tersebut. Pertama, pada proyek peningkatan proyek peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak kecil (multi years) di Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 20132015 dengan nilai kerugian sekitar Rp156 miliar, KPK menetapkan tiga tersangka, yakni pejabat pembuat komitmen (PPK) atau mantan Sekretaris Daerah Kota Dumai dan Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis 20132015 M Nasir serta dua orang kontraktor Handoko Setiono (HS) dan Melia Boentaran (MB). Kemudian kedua, terkait proyek peningkatan jalan lingkar Pulau Bengkalis (mul-
ti years) Tahun Anggaran 2013-2015 dengan nilai kerugian sekitar Rp126 miliar. Adapun yang menjadi tersangka M Nasir, Tirtha Adhi Kazmi (TAK) selaku PPTK serta empat kontraktor masing-masing I Ketut Surbawa (IKS) Petrus Edy Susanto (PES), Didiet Hadianto (DH), dan Firjan Taufa (FT). Selanjutnya ketiga, proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri (multi years) Tahun Anggaran 2013-2015 dengan nilai kerugian sekitar Rp152 miliar. KPK menetapkan M Nasir dan Victor Sitorus (VS) selaku kontraktor. Terakhir, proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri (multi years) Tahun Anggaran 2013-2015 dengan nilai kerugian sekitar Rp41 miliar. M. Nasir dan Suryadi Halim alias Tando (SH) selaku kontraktor ditetapkan sebagai tersangka dalam proyek tersebut.(rm/ant)
CMYK
3
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia
Media Terverifikasi Administrasi &Faktual Terbit sejak 26 April 2014 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.41 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0071817.AH.01.02., Tahun 2019 Tanggal, 19 September 2019 OSS-Nomor Induk Berusaha (NIB) 9120106952104 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi Muhammad Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi. M (Wartawan Utama) Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Wakil Pemimpin Perusahaan Eddi Darori Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Regi Sumalo (Wartawan Madya) Redaktur Daerah Andi Stiawan Asisten Redaktur Rendi. F, Rizki Perdana, Hadi Sucipto, Iskandar Dinata Wartawan Liputan Batam Renhar, Hadi Sucipto, Iqbal Ramadhan, Ferianda,Gunawan Ramadhan, Iskandar Dinata Divisi Pemasaran/Iklan Alfizan Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Regi Sumalo, Rendi. F Ombudsman Bettor Erikso Pardede. SH, Bistok Nadeak. SH Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala) Mahyuddin. M ( Wartawan Muda) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo (Kepala) Biro Kota Tanjungpinang Agustinus (Kepala), Riswandi, Noho (Wartawan Utama) Biro Kabupaten Bintan Ferianda. S, Bakri Biro Kabupaten Natuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira (Wartawan Muda) Biro Kabupaten Anambas Edi Gius Biro Kabupaten Meranti (Riau) Muhammad Zaini Biro Kabupaten Bengkalis (Riau) Darwis. AK Biro Kabupaten Pasaman Barat (Sumbar) Robbisam. S.Sos Biro Kota Binjai (Sumut) Supriadi Biro Kabupaten Langkat (Sumut) Dedi Topan Biro Kabupaten Aceh Tamiang (NAD) Sofyan (Kepala) Biro Kabupaten Tasik Malaya (Jabar) Panca Yusuf Yusiandra (Kepala), Yos Muhyar, Ma”mun, Asep Yudi Biro Kabupaten Mamasa (Sulbar) Wahyuandi (Kepala) Biro Kabupaten Oku Timur (Sumsel) Maiana Yesi Yanti (Kepala), Asmina Biro Kabupaten Muara Enim (Sumsel) Nazarudin Siregar Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (kepala), Mahyudin (Koordinator) Perwakilan Sumatera Utara/NAD Supriadi M.Y. SH PerwakilanSumatera Barat Robby Formansyah Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitamputih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom Iklan keluarga/dukacita Rp500 mm/kolom Iklan ucapanselamat Rp600 mm/kolom Iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom Harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Batam Centre, Pulau Batam, Provinsi Kepri Telp (0778)-7498179, Fax (0778)-479636, Kode Pos 29464, website : rakyatmediapers.co.id Email :rakyatmedia77@yahoo.com, email : rakyatmediapers@gmail.com Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No.Rekening :132-08-00130 An PT Rakyat Media Pratama Dicetak Oleh : PT Ripos Bintana Press Alamat :Komplek Ruko Baloi Point Blok B2 No.20 Baloi, Batam Kepulauan Riau, Telp (0778)-4883398, Email :percetakan@riposbintana.com Website : www.bintanaprint.com Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Khayangan Blok BR No.5 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Hp 08111678805 KodePos 16411.
BATAM METROPOLIS Website: www.rakyatmediapers.co.id
Kapolda Kepri Ikut Rakornas Pamtas Negara Tahun 2020 di Jakarta JAKARTA, RAKYAT MEDIAKapolda Kepri mengikuti giat Rakornas Pamtas Negara tahun 2020 di Pullman hotel Jakarta, rabu (11/3/20) yang dibuka oleh Menkopolhukam RI Prof. DR. Mahfud MD, SH, SU, MIP selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan ( BNPP). Rakornas Pamtas Negara tahun 2020 juga dihadiri oleh Mendagri sekaligus sebagai Ketua BNPP, Pimpinan kementerian/lembaga dan/mewakili : BNN, BIN, BNPP, Bappenas, Kemhan, Kemenlu, BNPT, BNP2TKI, Kemenkeu, Kemenkumham, Kemenkes, Kementan, dan KKP, Gubernur : Riau dan Kalbar, Pangdam : Bukit Barisan, Iskandar Muda, Kasuari, Pattimura dan Cendrawasih, Kapolda yg Wilkumnya perbatasan negara (Aceh, Riau, Kalbar, Maluku, Maluku Utara, Kepri, Kaltim, Sulut, Papua Barat dan/ mewakili ), Danrem : Udayana, PVT, Wirasakti, Wirasakti dan Wira Pratama, Ka BNNP : Aceh, Sabang, Ka. BNNP/ K : Aceh, Kaltara, Sumut, Kalbar, Bengkayang, dan Sintang, Bea Cukai : Aceh, Kepri, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Sulut, Papua, Tanjung Pinang, Atambua, Tarakan, Sabang, Entikong, Nanga Badau, Sintete, Jagoi Babang, Nunukan, dan Manado, Merauke, PLBN : Entikong, Aruk, Badau, Wini, Motamasin, Motaain, dan Skouw, Danlanud, 54 Kapolres Perbatasan, 30 Dandim Perbatasan, 6 Lanal Perbatasan, BNP2TKI : Tg.Pinang, Kupang, Pontianak, dan Nunukan, Imigrasi : Manado, Batam, Pekanbaru, Gorontalo, Sabang, dan Bagan Siapi-api, 23 Bupati/Walikota perbatasan dan 27 BPPD
KAPOLDA Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, nomor dua dari kanan.
perbatasan. Didalam Pelaksanaanya rakornas dibagi menjadi 5 sesi, dengan narasumber pertama yaitu Mendagri dengan judul “Kebijakan dan program Stra Pengelolaan perbatasan Negara”, yang kedua oleh panelis dari Bappenas, Kemhan dan Kemenlu dengan judul “Arah bijak dan stra penguatan Hanneg dan Kamnas serta perjanjian internasional kerma pengelolaan perbatasan negara”, kemudian dilanjutkan oleh panelis : Ka BNN, Ka BNPT dan Ka BNP2TKI dengan judul “Bijak dan Stra cegah dan Gul kejahatan transnasional di perbatasan negara”, dilanjutkan dengan panelis dari Kemenkeu, Kemenkumham, Kemenkes, Kementan dan KKP dengan judul Penguatan sistem riksa
dan Yan lintas batas negara bidang imigrasi, pabean dan karantina”, dan yang terakhir panelis : Asops Panglima TNI, Asops Kapolri, Ketua Denas & Stra BIN dan Ka Bakamla dengan judul “Bijak dan strapam perbatasan negara dan Kamnas”. Kegiatan Rakornas ditutup oleh Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, dengan kesimpulan Negara harus hadir hingga ke perbatasan dan diisi dengan kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat, pengamanan perbatasan fokus jaga kedaualatan Negara, Pengelolaan PLBN fokus pada pengelolaan pabean, imigrasi dan karantina terhadap lalu lintas orang dan barang, Pamtas dengan pendekatan soft/hard border,
Pengamanan untuk memperkuat & terintegrasi darat, laut dan udara, Penambahan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) secara terencana dan bertahap ( skala prioritas ), Cegah gar perbatasan melalui patroli keamanan darat, laut dan udara, kerma negara tetangga, K/L dan libatkan masyarakat serta Perkuat pertahanan ruang udara, Pal non alutsista (radar sipil, sistem penginderaan dan peringatan dini dan wujudkan Integrated Border Sistem Managent dengan Susun database kelola perbatasan, Rumuskan regulasi (SOP dan mekanisme kerja), Katkan kapasitas SDM, Katkan teknologi Hankam, Katkan Sarpras Hankam, Katkan Parmas, Diplomasi & Kerma internal. (rm/ril bid humas polda kepri)
Dampak Virus Corona, Kepala BP Batam Janji Akan Mengakomodir Aspirasi Pengusaha Pemko Batam Bebaskan BATAM, RAKYAT MEDIA-Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar pertemuan dengan pengusaha dari Indonesian National Shipowners Association (INSA), di Hotel Travelodge, Rabu (11/3/2020). Dalam pertemuan ini, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi berjanji akan mengakomodir aspirasi pengusaha jasa kepelabuhan di Batam. Kemudahan ini akan diberikan melalui perubahan Perka terkait kegiatan kapal di pelabuhan Batuampar yang berhubungan dengan bahan baku industri. Salah satunya akan disiapkan revisi Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 11 Tahun 2018 tentang Tarif dan Jasa Pelabuhan. Rudi berharap, kebijakan BP Batam mengubah aturan itu, akan membantu pengusaha bersaing dan bangkit akibat virus Corona di Batam. Diakuinya kegiatan di pelabuhan mengalami penurunan, karena kegiatan bongkar muat dari Cina tidak ada. Sehingga banyak agen
kapal di pelabuhan, berhenti beraktivitas.”Bahan baku dari China tidak ada. Kapalnya tidak bergerak, maka keagenan dan kegiatan pelabuhan akan berhenti,” katanya. Dengan adanya solusi ini diharapkan, dalam dua sampai tiga bulan ke depan masalah corona selesai. Sehingga arus perdagangan di Kota Batam bisa kembali seperti semula. Pertemuan ini juga, kata Rudi, untuk menyikapi dampak virus Corona di Batam, dengan mengumpulkan pelaku usaha di pelabuhan seperti shipyard, agen dokumen pelabuhan ataupun pemilik kapal dikumpulkan. “Mereka banyak menyampaikan tentang (aturan BP) yang sudah dikeluarkan tahun 2018 itu. Kita akan tinjau kembali dan akan kita sesuaikan dengan aturan Menteri Perhubungan dan Keuangan. Sehingga perka yang baru keluar tidak merugikan para pengusaha di Pelabuhan dan BP Batam,” janji Rudi Rudi berharap Perka
yang baru keluar nantinya tidak akan merugikan para pengusaha ataupun BP Batam yang merupakan owner pelabuhan. ”Pelabuhan selesai, kapal yang selama ini enggan parkir di Batam, bisa kembali lagi ke Batam dengan kemudahan yang diberikan BP Batam,” kata Rudi. Di tempat yang sama, Ketua INSA Kota Batam, Osman Hasyim menyambut rencana perubahan Perka itu. Semoga Perka ini akan memberikan kemudahan sehingga bisa lebih maksimal membantu industri di Batam. Terlebih saat ini, barang yang masuk, terus turun, seiring kasus virus Corona di negara penyuplay bahan baku industri.”Kami harapkan, kondisi saat ini menjadi perhatian BP. Sehingga dalam aturan baru nanti akan memberikan kemudahan bagi dunia usaha di pelabuhan. Karena kita itu membantu kelancaran suplay bahan baku industri. Termaksud ekspor hasil produk industri di Batam,” harap Osman. (*/red)
Pajak Hotel dan Restoran
BATAM, RAKYAT MEDIADampak penyebaran virus corona di sejumlah negara mulai dirasakan pemilik usaha di Batam, khususnya bisnis perhotelan dan restoran. Karenanya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan membebasan pajak hotel dan restoran mulai 15 Maret 2020 lalu. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pembebasan pajak hotel dan restoran yang merupakan program dari pemerintah pusat tersebut akan segera dikoordinasikan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam.”Pembebasan pajak mulai 15 Maret ini. Kita harus koordinasi dengan DPRD karena Perda ada aturan pajak hotel dan restoran,” ujar Rudi, Rabu (11/3/2020). Sementara itu, terkait kompensasi dari pemerintah pusat bagi daerah wisata sebagai pengganti pajak hotel dan restoran yang dibebaskan, Rudi enggan menanggapinya. Ia mengaku tak ingin mengejar janji pemerintah pusat dan hanya ingin fokus untuk menjaga industri dan pariwisata di Batam.”Kalau tak dapat dari pusat pun, tak apa. Penting, hotel, restoran dan industri kita bantu. Karena terkait tenaga kerja dan pengangguran,” ujar Rudi.
Hanya saja, sebagai dasar hukum pembebasan pajak hotel dan restoran tersebut, kini Walikota Batam sedang mempersiapkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam. “DPRD akan mengeluarkan rekomendasi, baru kita keluarkan Perwako,” ujarnya. Rudi berharap, kemudahan itu bisa membantu geliat industri dan pariwisata di Batam. “Ini harus menyesuaikan kondisi yang ada. Jumlah mereka yang menginap di hotel sudah turun. Tujuan kita memberikan insentif pajak supaya wisman datang kembali,” harapnya. Diakuinya, saat ini kondisi industri pariwisa ta Batam semakin lesu. Selain insentif pajak dari pemerintah, pengelola hotel juga bisa menurunkan tarif hotel. Sehingga dapat mendorong minat wisman datang dan menginap.”Hari ini, tak banyak juga pajak yang dipungut, karena tak ada (sepi) yang menginap. Karena itu kita hilangkan dan kita minta hotel menurunkan harga,” ujar Rudi. Ia menambahkan, untuk saat ini Pemko Batam tidak berfikir lagi soal pajak hotel dan restoran. Diharapkan, diskon tarif hotel dan restoran serta pembebasan pajak, akan memberikan daya tarik lebih, bagi wisatawan. (rm/red).
MERANTI - BENGKALIS Website: www.rakyatmediapers.co.id
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
4
Plt Bupati Bengkalis Jadi Buronan Polda Riau BENGKALIS, RAKYAT MEDIA-Setelah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Polda Riau. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis Muhammad, akhirnya Polda Riau menetapkan Plt Bupati Bengkalis ini dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Saat ini polisi terus memburu yang bersangkutan. Muhammad merupakan tersangka dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada tahun 2013. Dalam perkara tersebut, Muhammad telah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik, dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya. Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Suna-
PELAKSANA Tugas (Plt) Bupati Bengkalis Muhammad, terjerat kasus korupsi
rto, penetapan status buron itu dilakukan karena Muhammad yang juga menjabat Plt Bupati Bengkalis itu tidak koorperatif menjalani proses hukum yang menjer-
atnya. Atas hal itu, pihaknya harus mengambil langkah hukum lanjutan. “Yang bersangkutan (Muhammad,red) sudah ditetapkan DPO. Karena tidak koorperatif dipanggil penyidik,” ujar perwira menengah Polri yang akrab disapa Narto itu. Dikatakannya, penetapan DPO terhadap politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah telah dilakukan sejak Senin (2/3) kemarin. Penetapan DPO itu dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Nomor : DPO/10/2020/Reskrimsus. Surat itu langsung ditandatangani oleh sang direktur, Kombes Pol Andri Sudarmadi. (rm/red)
Bupati Meranti Pimpin Rakor Menyikapi Wabah Virus Corona SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Ketersediaan kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di Kabupaten Kepulauan Meranti, diperkirakan masih mencukupi dan harga relatif normal atau dikategorikan masih aman sampai 3 bulan kedepan. Sebagaimana diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, dengan hebohnya wabah virus Corona jangan membuat pemerintah daerah lupa akan ketersediaan sembako terhadap masyarakat. “Kecukupan sembilan bahan pokok ini perlu, jangan sampai nanti gara-gara isu ini terjadi ras atau terjadi pembelian bahan makanan dalam jumlah besar yang bisa menyebabkan kelangkaan,” ingat Bupati Irwan dalam rakor penanggulangan virus Corona yang dilaksanakan di Gedung Biru, Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (18/3/2020). Dijelaskan Irwan, akibat dari Malaysia menutup perbatasan dengan Singapura mulai kemarin lockdown, kemudian isu berupa bahwa
Bupati dan Wabup Meranti Tinjau Rumah Warga Bantuan RLH di Desa Banglas
BUPATI Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi
Pemerintah Indonesia juga akan menutup Pelabuhan Batam dan Tanjung Balai Karimun.”Hari ini Singapur dilanda sedikit kekacauan dan orang berlomba-lomba membeli bahan pokok di Singapura. Jadi sekarang Singapura agak kacau karena biasanya mereka belanja ke Malaysia dan ke Batam ini dua pintu ditutup, jadi harus diwaspadai,” ungkapnya. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian, Koperasi dan UKM (DisdagprinkopUKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Azza Fahro-
ni mengatakan stok kebutuhan sembako untuk 3 bulan kedepan diperkirakan masih mencukupi. Diakui Azza, berdasarkan hasil pantau timnya bersama pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya, sejauh ini belum ditemukan adanya penimbunan sembako. ”Kebutuhan sembako untuk tiga bulan kedepan masih aman, kalau untuk penimbunan tidak ada. Kita pantau juga kemarin apakah ada penimbunan, harga atau sebagainya namun sejauh ini masih aman,” ungkapnya. (rm/ril)
Waspada Virus Corona, Plh Bupati Bengkalis Keluarkan Surat Edaran BENGKALIS, RAKYAT MEDIA- Untuk mencegah merebaknya penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Bengkalis. Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Bengkalis H Bustami HY mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 93/SE/2020 yang ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Melalui SE itu, H Bustami HY memberikan 10 poin instruksi kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bukan PNS di masing-masing PD. Surat Edaran tersebut dikeluarkan Plh. Bupati Bengkalis dengan mempedomani Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas
BUPATI Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi didampingi Wakil Bupati Drs H Said Hasyim
Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Kemudian, Surat Edaran Gubermur Riau Nomor: 80/SE/2020 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). SE itu juga sebagai salah satu upaya aktif untuk mengantisipasi penyebaran dan perkembangan COVID-19. Adapun ke-10 instruksi Plh. Bupati Bengkalis tersebut adalah, pertama, tidak melaksanakan apel pagi dan senam kesegaran jasmani. Kedua, menunda dan membatasi kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak. Ketiga, mencermati urgensi pelaksanaan perjalanan dinas luar daerah, terutama pada daerahdaerah yang telah terjangkit
COVID-19, agar dilaksanakan secara terbatas dan selektif. Keempat, tidak melaksanakan perjalanan ke luar negeri. Kelima, bagi yang mengalami gejala batuk/pilek, sakit tenggorokan, demam dan gangguan pernapasan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan dan dapat mengajukan surat izin tidak masuk kerja sampai dinyatakan sembuh. Keenam, mengurangi aktifitas di tempat umum dan keramaian. Ketujuh, menyediakan pembersih tangan (hand sanitizer) di masingmasing tempat kerja, sehingga dapat dimanfaatkan setiap pegawai dan tamu untuk membersihkan tangan. (rm/ ril)
SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi didampingi Wakil Bupati Drs H Said Hasyim melakukan peninjauan rumah warga sasaran bantuan Rumah Layak Huni (RLH) di Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti, Rabu (18/3/2020). Turut mendampingi Bupati Irwan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kepulauan Meranti, H Herman, Kabag Kesra Setdakab Meranti, Hery Saputra SH, Kabid Bina Marga, Fadjar, Kades Banglas
Syamsurizal, serta Staf Humas dan Protokol Meranti. Rumah warga yang pertama dikunjungi adalah kediaman Marsam Salmah warga Jalan Mahmud, Desa Banglas, yang dinilai sangat memprihatinkan karena sudah reot dan karena miskin keluarga Salmah tak mampu untuk memperbaiki. Rumah warga kedua yang dikunjungi Bupati dan Wakil Bupati adalah kediaman Udi Piner di Jalan Pemuda Setia, Desa Banglas yang sempat terbakar rata dengan tanah akibat dilalap sijago merah beberapa waktu lalu. Dalam peninjauannya tampak
Bupati Irwan dan Wakil Bupati berdialog dengan Kadis PU Meranti untuk mencari solusi bantuan rumah layak huni untuk kedua keluarga kurang mampu tersebut. Dari keterangan Kadis PU Meranti, Pemkab Meranti akan berupaya memberikan yang terbaik untuk membantu warganya itu. Namun seperti apa skemanya apakan dibangun baru atau hanya renovasi serta berapa dana yang dianggarkan Kadis PU Herman belum dapat menjelaskan.”Kita lihat dulu sesuai dengan petunjuk bupati begitu juga soal berapa dananya,” pungkas Kadis PU Meranti. (rm/grc).
Antisipasi Covid-19, Pemkab Bengkalis Pasang Gate Thermal Scaner di Pelabuhan SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19, Pemkab Meranti mengeluarkan kebijakan penting. Adapun kebijakan tersebut yakni memasang gate thermal scaner di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang. Kemudian, mengikuti instruksi Gubernur Riau dan Kementrian Pendidikan meliburkan sekolah mulai Senin lalu. Selain itu menginstruksikan kantor-kantor OPD menyediakan hand sanitizer atau sabun cuci tangan. Dinas kesehatan, camat, kelurahan/kepala desa agar memberikan sosialisasi kepada masyarakat luas mengenai Covid-19 dan caracara pencegahannya secara langsung atau melalui baliho dan spanduk. Pemerintah daerah juga
akan mengurangi atau menunda kegiatan mengumpulkan banyak orang, dan terhadap kegiatan masyarakat seperti kegiatan keagamaan akan segera dibahas dengan unsur masyarakat terkait dalam waktu dekat. Dan meningkatkan kesiapsiagaan terutama aparatur bidang kesehatan serta terus berkoordinasi dengan pihak terkait baik provinsi maupun pusat. Sebagaimana diketahui, penyebaran Virus Corona atau Covid-19 sudah masuk ke Indonesia, seluruh daerah sudah melakukan upaya antisipasi dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan letak geografis masing-masing daerah, termasuk Kabupaten Kepulauan Meranti yang mulai hari ini Selasa (16/3/2020), menetapkan Status Siaga
BUPATI Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi
Darurat Covid-19, dan menjalankan protap pengecekan, pendataan dan mengawasi warga yang datang dari luar negeri. Hal itu sesuai intruksi Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi yang berusaha mengantisipasi kemungkinan terburuk dan ber-
harap untuk yang terbaik bagi warganya agar penyebaran Covid-19 tak menjangkiti masyarakat Meranti. “Kita ingin menjamin orang yang datang dari luar Meranti sehat wal’afiat, terutama yang baru datang dari Malaysia dan Singapura,” ungkapnya.(rm/zaini)
CMYK
5
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
GALERI FOTO Website: www.rakyatmediapers.co.id
RUDI-Amsakar Tinjau Pembersihan Sarana Publik
Rudi-Amsakar Tinjau Pembersihan Sarana Publik pengelola. Antara lain mengecek eskalator, outlet-outlet penjualan, hingga thermal scanner milik Kantor Kesehatan Pelabuhan. Kemudian Rudi dan Amsakar juga meninjau ruang tunggu penumpang sampai ke toiletnya. “Semua yang banyak disentuh tangan harus dibersihkan. Jangan sampai virusnya pindah dari benda-benda ini ke tangan kita,” kata dia. Selain itu ia juga meminta pengelola untuk menyiapkan cairan sanitasi tangan (hand sanitizer) di beberapa tempat. Termasuk di tempat-tempat makan yang ada di pelabuhan. Setelah itu, peninjauan dilanjutkan ke Pelabuhan Internasional Sekupang. Kali ini peninjauan dilakukan oleh Amsakar selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam. Usai dari pelabuhan internasional, Amsakar melanjutkan pen-
injauan ke pelabuhan rakyat atau pelabuhan pengumpan SekupangBelakangpadang. Selanjutnya ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang juga berada di Kecamatan Sekupang. “Disduk ini kan cukup ramai. Setiap hari ada warga kita yang datang ke sini untuk pelayanan administrasi kependudukan. Maka ini juga perlu untuk dibersihkan,” kata Amsakar. Sektor pendidikan pun tak luput dari pantauan tim gugus tugas pencegahan dan penanganan corona viruses Disease 2019 (Covid-19). Tim turun ke SMPN 30 di Sekupang dan SMPN 12 di Batam Center. Di lokasi ini Amsakar memantau pembersihan fasilitas pendidikan. Serta kondisi belajar mengajar yang dilakukan secara daring menggunakan aplikasi seperti grup Whatsapp. Rilis : Dinas Kominfo Kota Batam
WAKIL Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyemprotkan untuk mengatasi Virus Corona
BATAM, RAKYAT MEDIAWali Kota Batam, Muhammad Rudi tidak main-main ketika memerintahkan pembersihan menyeluruh terhadap sarana publik. Ia bahkan turun langsung ke berbagai fasilitas umum untuk memantau proses pembersihan, Selasa (16/3). Bersama sejumlah pejabat terkait, Rudi turun ke halte bus Trans Batam di Batam Centre. Ia ingin memastikan setiap titik yang banyak disentuh penumpang benarbenar telah bersih. “Ini dibersihkannya rutin ya dik. Pakai disinfektan. Biar kuman-kumannya mati semua,” pesan Rudi ke petugas di bus. Kemudian Rudi yang juga didampingi Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyeberang ke Pelabuhan Internasional Batam Centre. Di pelabuhan ferry antar negara ini pasangan kepala daerah tersebut juga melihat kegiatan pembersihan oleh
WALI Kota Batam, Muhammad Rudi saat melihat langusung alat pengukur suhu badan
WALI Kota Batam, Muhammad Rudi turun langsung ke berbagai fasilitas umum untuk memantau proses pembersihan
WALI Kota Batam, Muhammad Rudi turun langsung ke berbagai fasilitas umum untuk memantau proses pembersihan
WALI Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar turun langsung ke berbagai fasilitas umum untuk memantau proses pembersihan
OKU TIMUR
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
6
Bupati OKU Timur Instruksikan Tidak Apel Pagi di Jajaran Pemerintahan OKU TIMUR, RAKYAT MEDIA-Bupati Oku Timur H.M. Kholid Mawardi, instruksikan untuk tidak lakukan apel pagi dan ASN langsung masuk kerja. Diperintahkan untuk semua satuan kerja di desa dan kecamatan untuk mengurangi aktivitas berkumpul. Bupati juga meminta agar semua rumah sakit untuk mengurangi kunjungan pasien rumah sakit. Meminta semua media untuk mensosialisasikan hidup sehat. Serta meminta untuk lakukan preventif agar tidak terpapar. Dan meminta di buat tim khusus atau satgas untuk antisipasi penyebara. Virus. Meskipun virus korona belum menyebar di Provinsi Sumatera Selatan, namun Kabupaten OKU Timur harus antisipasi penyebaran virus corona. “Provinsi Sumsel tidak terjangkit namun kita harus segera merencanakan tindakan pencegahan,” ungkap Bupati. Bupati menghimbau
BUPATI OKU Timur Instruksikan Tidak Apel Pagi di Jajaran Pemerintahan
apabila saudara pulang dari luar daerah merasakan badan tidak enak maka segera periksa ke fasilitas kesehatan.”Jaga kesehatan, minum vitamin bila perlu, jangan berkumpul terlalu sering,” ungkapnya. Dalam Rapat kordinasi tersebut yg di hadiri oleh polres oku timur, kejari oku timur, armed, puslatpur dan benkang bupati menyampaikan akan segera membuat surat edaran untuk antisivasi virus corona.”saya juga meminta kepada pemuka agama untuk memberikan
khotbah2 agama agar diselipkan tentang pentingnya menjaga kebersihan,” Untuk pendidikan akan dilakukan libur untuk antisipasi korona.”Saya juga meminta Di masing masing rumah sakit menyiapkan satu ruangan khusus untuk menangani apabila terjadi penyebaran virus corona,” katanya. Oku timur akan merujuk ke rumah sakit yg di tunjuk untuk isolasi terpapar virus corona dengan perawatan yg di biyayai oleh kementerian kesehatan. (rm/yesi)
Polsek Belitang III Tangkap
Begal Beraksi Dijalan Tanggul Irigasi OKU TIMUR, RAKYATMEDIA-Ulfa Yuliasari (17) warga Deda Karya Maju, salah seorang pelajar di Belitang III menjadi korban begal motor di jalan Tanggul Irigasi Desa Karya Maju kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur.(sabtu, 7/3). Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH S.IK melalui Kasubag Humas Iptu Yuli mengatakan, saat pulang sekolah dengan mengendarai sepeda motor Ulfa dibuntuti oleh dua orang yang tidak dikenal keduanya langsung menyalib dan memberhentikan korban dan merampas sepeda motor korban. Feri Andrian (33) dan Edi Chandra (30) keduanya warga Desa Ulak Buntar, setelah berhasil merampok sepeda motor korban keduanya melarikan diri ke arah jalan tanggul irigasi Nusa
POLSEK Belitang III Tangkap Begal Beraksi Dijalan Tanggul Irigasi
Raya. “Korban berusaha minta tolong kepada warga yang melintas dan salah satu warga mencoba menghubungi Polsek Belitang III,” tambahnya. Kapolsek lptu Aston L Sinaga,S.H setelah mendapatkan informasi dari warga, tanpa menunggu segera me-
merintahkan Anggotanya segera melakukan pengejaran terhadap dua pelaku begal,hal hasil satu pelaku berhasil diamankan beserta Barang Bukti sepeda motor jenis Honda Revo warna hitam hasil kejahatan pelaku. “Sekitar 2 km dari TKP, salah satu Pelaku berhasil diamankan berikut sepeda motor milik korban. Sementara Edi Chandra dan sepeda motor jenis vega yang digunakan sebagai alat pelaku untuk kejahatan,masih dalam pengejaran anggota Polsek belitang III.” Tersangka Feri Andrian(33) diamankan pihak Polsek Belitang lll berdasarkan Laporan Polisi nomor : MLP - B / 04 / III / 2020/ SUMSEL / OKUT/BELITANG III Tanggal 07 Maret 2020, ttg CURAS sebagaimana dimaksud Pasal 365 KUHPidana, tutupnya. (rm/yesi)
Kapolda Sumsel Apresiasi Program IWO Membangun Dari Desa PALEMBANG, RAKYAT MEDIA-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan Irjen Pol Priyo Widyanto sangat mengapresiasi program wartawan masuk desa yang di gagas oleh Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online Sumsel sebagai wujud turut mensukseskan program Indonesia membangun dari Desa. Hal ini di tegaskan Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto melalui Direktur Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Bengkalis H Bustami HY Intel Polda Sumsel Kombes Pol Budi Sajodin m, M.Si Daerah (Pilkada) di 7 Kabu- penyeimbang informasi melsaat pembukaan Rapat Ker- paten dan Kota,”Mari bersa- alui medsos,”harapnya. ja Wilayah IWO Sumsel di ma - sama menciptakan suaDia juga berharap IWO Hotel Swarna Dwipa Pale- sana yang kondusif dengan dapat bersinergi dengan Polmbang Sabtu (14/03/2020). pemberitaan yang menyeju- ri dalam menjaga suatuasi Menurutnya, hal ini se- kan, dan sesuai dengan jar- NKRI terlebih lagi Pengurus laras dengan beberapa pro- gon IWO sebagai lokomotif Daerah IWO di Sumsel sugram. Nasional dianataranya anti hoax,”ujarnya. dah hampir seluruh Kabuprogram Internet masuk Desa, Lebih jauh Budi menga- paten Kota. PLN Masuk Desa dan pro- takan, hadirnya media online Sementara itu Ketua Pegram lainnya.”Dengan adan- mampu menjawab tantangan ngurus Wilayah IWO Suya program Wartawan Masuk kebutuhan diera digitalisasi matera Selatan Sony KusharDesa ini semoga dapat nenga- yang menyampaikan infor- dian mengatakan kepenguruwal serta memberikan edukasi masi cepat, tepat dan akurat. rusan IWO sudah terbentuk di kepada masyarakat dalam ”Media sosial juga tidak ka- 14 Kabupaten Kota Se-Summemanfaatkan Program In- lah cepatnya dalam menyam- sel. ”Agenda Rakerwil ini saternet Masuk Desa, agar ma- paikan informasi , dan seba- lah satunya adalah evaluasi syarakat bisa “melek infor- gai bagian dari keberagam- kegiatan pengurus daerah, masi”,”ujar Budi Sajidin. an, oleh karena itu, melalui dan melakukan konsolidasi, Disamping itu kata Budi, program Wartawan Masuk serta lounching Wartawan di Sumatera Selatan sendiri Desa IWO diharapkan dapat Masuk Desa,”terang Sony. akan ada Pemilihan Kepala memposisikan diri sebagai (rm/siregar).
KAPOLRES Oku Timur AKBP Erlin Tang didamping Wakapolres Kompol Erwin Manik, S.
Polres Oku Timur Ungkap Kasus Narkotika dan Kriminal OKU TIMUR, RAKYATMEDIA -Polres OKU TIMUR dalam tiga Bulan terakhir terhitung dari Bulan Januari hingga Awal Maret 2020 berhasil mengungkap kasus penyalah guna Narkotika dan kriminal Curat,(Kamis/5/3/2020). Kapolres Oku Timur AKBP Erlin Tang didamping Wakapolres Kompol Erwin Manik, S. Ik, Kasat Narkoba Iptu Dwi Rio, A. S. Ik be-
serta jajaran Anggota Polres OKU TIMUR gelar Konferensi Pers di Mapolres OKU TIMUR. AKBP Erlin Tang jaya.SH.S.ik di dalam Konferensi Pers mengatakan,” Dalam tiga bulan terakhir dari awal Januari hingga awal Maret ini Polres OKU TIMUR telah mengungkap kasus penyalah guna Narkotika sebanyak 19 kasus dengan tersangka berjumlah 25 orang, den-
gan Barang Bukti Narkotika jenis sabu-sabu seberat 38.95 gram dan extasi 2.48 gram (7 butir)”, terang Kapolres. Pengungkapan kasus Narkotika yang ada di Kabupaten Oku Timur tidak lepas dari kinerja Sat Narkoba Polres OKU TIMUR dalam memberantas peredaran Narkotika yang ada di wilayah Hukum Polres OKU TIMUR, Tutupnya. (rm/yesi)
Polsek Rambang Lubai Berhasil Ringkus Pelaku curanmor MUARA ENIM, RAKYAT MEDIA-Polsek Rambang Lubai meringkus seorang laki-laki yang di duga telah melakukan curanmor Di dalam rumah pelapor Dusun III Desa Air Asam Kec. Lubai Kabupaten Muara Enim, Kamis (12/03/2020) Tersangka tersebut bernama Akbar Tanjung adi Akbar (63 tahun) pekerjaan tani dan berdomisi di Kelurahan Gelumbang Kec. Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Kejadian tersebut berawal pada hari Kamis tanggal 05 maret 2020, diketahui sekira Jam 21.00 wib yang terjadi didalam Rumah Pelapor Dusun III Desa Air Asam Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim, Saat itu sekira jam 19.00 wib disaat korban Uki Suryadi Bin Aspali pamitan kepada pelaku bernama Akbar Tanjung alias Adi Akbar yang sedang tinggal dan berada dirumahnya dengan maksud untuk menghadiri acara Yasinan dirumah tetangganya bernama Mahid, setelah acara yasinan selesai korban pulang kerumahnya, setiba dirumah korban melihat pintu depan rumahnya dalam keadaan terbuka dan sepeda motornya Merk Honda Supra -X No.Pol BG3239 - DAC warna merah hitam yg diletakan di dalam rumahnya sudah Hilang tidak ada lagi ditempatnya., Kemudian korban berusaha mencari sdr. Akbar Tanjung alias Adi Akbar tetapi tidak ada, lalu korban masuk kedalam kamarnya dan mendapati kamarnya sudah berantakan dan melihat pakaian dan Tas milik sdr. Akbar Tanjung sudah tidak lagi, melihat kejadian tersebut korban langsung mencari
TERSANGKA pelaku pakai kaca mata beserta anggota polsek
disekeliling rumahnya dan bertemu dan bertanya dengan tetangganya dan dijawabnya sempat melihat jika sdr. Akbar Tanjung membawa dan mengeluarkan sepeda motor korban dari dalam rumah lewat pintu depan dan pergi dgn membawa tas ke arah Prabumulih atas kejadian tsb pelaku Akbar Tanjung berhasil membawa kabur barang milik korban berupa 1(satu ) unit sepeda motor, tas pinggang kecil warna hitam berisikan surat STNK, buku tabungan Bank BRI beserta ATM, KTP, Kartu Keluarga, 11 ( sebelas ) bungkus rokok merk gudang baru dan uang Tunai Sebesar Rp.600.000,,atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar +- Rp.10.000.000.-
(sepuluh juta rupiah ) Setelah menerima laporan pengaduan dari pelapor kemudian Kapolsek Rb.Lubai AKP AKHMAD BAKRI, SH, memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku hasil penyelidikan didapat informasi dari warga bahwa pelaku Akbar Tanjung alias Adi Akbar sedang berada dikota Prabumulih, Kemudian pd hari kamis tgl 12 Maret 2020 sekira jam 12.00 Wib Kapolsek Rambang Lubai AKP Akhmad Bakri, SH memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Erick YP dan anggota Reskrim untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku yg saat itu didapat informasi sedang berada di Pasar
Kota Prabumulih, kemudian anggota Polsek menuju ke pasar Kota Prabumuih dan sekira jam 13.00 wib Sdr. Akbar tanjung alias Adi Akbar berhasil ditangkap dan selanjutnya Tersangka dibawa dan diamankan ke Polsek Rambang Lubai untuk dimintai keterangan serta dilakukan Pemeriksaan secara intensip. Berdsarkan hasil Riksa awal bahwa Tsk Akbar Tanjung melakukan Pencurian dikarenakan sakit hati thdp Korban yg memberikan upah yg tidak sesuai dgn pekerjaannya. Ketrangan TSK jika sp.motor milik korban dibawa kemudian dibakar brkut Surat2 penting lainnya al. STNK, Buku Tabungan Bank dan ATM BRI, KTP serta Kartu Keluarga milik korban disuatu tempat di wilayah Jejawi Kab. OKI sdgkan uang Rp.600.000,- sdh habis Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Rambang Lubai AKP Akhmad Bakri, SH menjelaskan Berdsarkan hasil Riksa awal bahwa Tsk Akbar Tanjung melakukan Pencurian dikarenakan sakit hati terhadap Korban yg memberikan upah yg tidak sesuai dengan pekerjaannya. Keterangan TSK jika sepeda motor milik korban dibawa kemudian dibakar berikut Surat-surat penting lainnya antara lain STNK, Buku Tabungan Bank dan ATM BRI, KTP serta Kartu Keluarga milik korban disuatu tempat di wilayah Jejawi Kab. OKI dan sedangkan uang Rp.600.000,- sudah habis, ujar Kapolsek Rambang Lubai. (rm/nazarudin/ril)
CMYK
7
GALERI FOTO
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak Mengikuti Rapat Koordinasi dan Supervisi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2020 PELAKSANA tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto bersama-sama dengan Ketua DPRD dan Kepala Daerah se-Kepri serta eleman penyelenggara pemerintahan, berkomitmen untuk terus melakukan upaya memberantas korupsi secara terintegrasi di seluruh wilayah Kepri. Saat ini Kepri berada pada urutan ke-16 dari 34 wilayah provinsi seluruh Indonesia untuk aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi tahun 2019. Tahun 2020, ditargetkan Kepri akan naik peringkat. “Kepri akan terus melakukan hal-hal terbaik sesuai ketentuan dan arahan KPK. Dalam kerangka pemberantasan dan pencegahan korupsi kami akan terus berpegang pada tolak ukur yakni kesejahteraan masyarakat. Untuk itu dukungan dan arahan dari KPK sangat kami perlukan,” ungkap Isdianto saat membuka Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintergrasi Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2020, di Kantor Walikota Batam, Senin (24/2/2020). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Lili Pintauli Siregar, Ketua DPRD Prov Kepri Jumaga Nadeak, Sekdaprov Kepri T.S. Arif Fadillah, Bupati/Walikota se-Kepri, Ketua DPRD Kabupaten/ Kota se-Kepri, FKPD Kepri, Kabupaten/Kota, pimpinan instansi vertikal Kepri. Dalam upaya pemberantasan korupsi, Isdianto menyadari tuntutan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik semakin besar. Untuk memenuhi hal tersebut, semua pihak harus melakukan upaya-upaya pencegahan salah satunya dengan melakukan inovasi pelayanan dalam bentuk aplikasi online. Beberapa yang telah dijalankan di Kepri diantaranya, e-sam-
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak memberikan kata sambutan.
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak Mengikuti Rapat Koordinasi dan Supervisi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2020
sat, samsat delivery pos, integrasi aplikasi e-pnbp untuk perpajakan, aplikasi e-moms (system minerba online monitoring system) untuk mineral dan batu bara. Untuk aspek belanja daerah, Pemprov Kepri telah mengintergrasikan e-planning dan e-budgeting melalui aplikasi Simda integrated. Selain itu, juga bekerjasama dengan BPKP dalam melaksanakan probity audit . Sedang untuk pelaksanaan pembayaran belanja, Pemprov Kepri telah menerapkan transaksi belanja nontunai. “Untuk aspek represif kami mengoptimalkan pemantauan tindak lanjut hasil pengawasan melalui sanksi administrasi atau tuntunan perbendaharaan – tuntunan ganti rugi (TPTGR) oleh unit kerja maupun pemantauan TLHP oleh APIP,” jelas Isdianto. Tidak itu saja, tambah Isdianto, aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi Kepri ini juga terpantau melalui aplikasi MCP (Monitoring Center for Prevertion) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Divisi Koordinasi, Supervisi, dan
Pencegahan (Korsupgah). Ada delapan sektor yang dipantau, yakni Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan jasa, pelayanan pengawasan intern pemerintah (APIP), manajemen ASN, Dana desa, optimalisasi pendapatan daerah serta manajemen aset. Dari seluruh sektor tersebut, baru optimalisasi pendapatan daerah yang mencapai 100 persen. Kendati begitu, terang Isdianto, secara rata-rata capaian Pemprov Kepri sudah baik. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Lili Pintauli Siregar mengatakan bahwa seluruh program KPK khususnya Divisi Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (Korsupgah) bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan sesuai aturan sehingga bisa berjalan dengan baik. “Ukurannya yakni kesejahteraan masyarakat. Agar tidak terjadi penyimpangan, maka KPK melakukan pencegahan sejak dini yakni dengan melakukan sosialisasi ke kepala daerah, pendampingan dan rekomendasi,” tutup Lili. (*)
TAMPAK Anggota DPRD Kepri Lis Darmansyah dan tamu undangan sedang berbincang
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak berfoto bersama
WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Lili Pintauli Siregar bersalaman dengan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak.
WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Lili Pintauli Siregar bersama dengan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak.
WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Lili Pintauli Siregar (tengah) bersama dengan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan Plt Gubernur Kepri Isdianto.
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat berbincang dengan Plt Gubernur Kepri Isdianto
TAMPAK Anggota DPRD Kepri Lis Darmansyah dan tamu undangan
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat di wawancara oleh awak media.
ADVERTORIAL
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, melakukan penandatanganan peresmian 3 Gedung Faailitas Kesehatan, Rumah Dinas Tenaga Kesehatan, Gedung Unit Transfusi Darah RSUD Kepulauan Meranti dan Gedung UPT Puskemas Selatpanjang.
8
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, di damping Kepala Dinas Kesehatan tengah memotong tumpeng saat peresmian 3 Gedung Faailitas Kesehatan.
Bupati Irwan Resmikan 3 Gedung Fasilitas Kesehatan Representatif,
Tekankan Peningkatan Fasilitas Harus Seimbang Dengan Performa Pelayanan MERANTI, RAKYAT MEDIA-Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, melakukan peresmian 3 Gedung Faailitas Kesehatan yakni Rumah Dinas Tenaga Kesehatan, Gedung Unit Transfusi Darah RSUD Kepulauan Meranti dan Gedung UPT Puskemas Selatpanjang, peresmian fasilitas penunjang kinerja dan pelayanan kesehatan masyarakat di Kepulauan Meranti itu, dipusatkan di halaman Rumah Dinas Tenaga Kesehatan RSUD Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Jumat (6/3/ 2020). Turut mendampingi Bupati Meranti, Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Sekda Meranti Bambang Supriyanto SE MM, Kepala Bappeda Meranti Dr. Makmun Murod, Direktur RSUD Meranti dr. Ria, Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Misri serta Jajaran Pejabat Eselon II dan III Dilingkungan Pemkab. Meranti Kasat Intel Polres Meranti, Perwakilan Kejari Meranti, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Kepala Puskesmas Selatpanjang dr. Joko, Camat Tebing Tinggi Rayan Pribadi SH, Perwakilan Perbankan, Ketua MUI Meranti Ustadz H. Mustafa, Ketua MKA LAM Meranti H. Ridwan Hasan, serta Para Dokter dan Tenaga Kesehatan, Tokoh Masyarakat/Agama dan lainnya. Peresmian tiga bangunan fasilitas kesehatan di Meranti yakni rumah dinas dokter spesialis, Puskesmas Selatpanjang dan Gedung Unit Transfusi Darah, dilakukan langsungoleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, didampingi Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Direktur RSUD, Kepala Dinas Kesehatan dan Pejabat lainnya. Yang ditandai dengan dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng dan peninjauan gedung.
Menyikapi peresmian 3 fasilitas tersebut, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, berharap dengan adanya fasilitas ini harus diiringi dengan semakin meningkatkan performa pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Karena seperti yang selalu disampaikan Bupati Irwan Pemda Meranti sangat berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pelayanan masyarakat disegala bidang dan kali ini disektor kesehatan. ”Karena kita ingin menciptakan kondisi masyarakat dengan perut kenyang, sehat jasmani dan rohani, duit banyak dan akhlakul karimah,”ujar Bupati. Untuk itu diharapkan kepada para dokter semakin bersemangat menjalankan tugasnya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Selanjutnya agar para dokter semakin bersemangat lagi, Pemkab. Meranti dalam waktu dekat juga akan melengkapi fasilitas perabotan di rumah dokter tersebut. ”Mudah-mudahan sebelum puasa rumah dokter dengan fasilitasnya sudah dapat ditempati,” harapnya. Lebih jauh dikatakan Bupati Irwan, saat ini dari laporan yang diterimanya, tenaga Dokter Spesialis yang bertugas di Meranti berjumlah 17 orang, jumlah itu menurut Bupati sudah cukup memadai bagi sebuah Kabupaten baru. Untuk itu agar para dokter spesialis ini dapat melaksanakan tugasnya dengan konsentrasi tinggi, nyaman dan bersemangat sangat perlu kiranya Pemkab. Meranti menyediakan fasilitas seperti rumah dinas ini. Kemudian terkait dengan telah beroperasinya Unit Transfusi Darah ini, Bupati Irwan juga mewacanakan tersedianya pelayanan Cuci Darah di Meranti, sehing-
ga Pasien Gagal Ginjal di Meranti yang sebelumnya melakukan Cuci Darah di Tj. Balai Kepri dan Pekanbaru tidak perlu jauh jauh lagi cukup dilakukan di Selatpanjang. Untuk itu ia meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD untuk memprogramkannya agar tahun depan bisa diwujudkan. “Saya minta kepada Dinas Kesehatan dan RSUD memprogramkannya tahun ini, agar tahun depan sudah ada tenaga dan peralatan Cuci Darah di RSUD Meranti untuk memberikan pelayanan Cuci Darah bagi Pasien Gagal Ginjal,” Pinta Bupati. Diinformasikan juga Gedung Puskemas Selatpanjang yang diresmikan oleh Bupatj Kepulauan Meranti ini memiliki fasilitas yang sangat lengkap dan dapat melayani Pelayanan Gawat Darurat, Pelayanan Pemeriksaan Umum, Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Pelayanan Lansia, Kesehatan Peduli Remaja, Pelayanan Gizi, Pelayanan Kesehatan TB, HIV, Pelayanan IVA, Kefarmasian, Laboratorium, serta Konseling. Terkahir orang nomor satu di Meranti ini juga menyinggung, soal Isu terkini yang sangat menghebohkan didunia termasuk Indonesia yakni penularan Virus Corona. Meski dari pemberitaan sudah ditemukan pasien Suspect di Indonesia, namun Bupati berharap jangan sampai menjangkiti masyarakat Meranti. “Semoga Virus Corona ini tidak sampai di Meranti, bagi masyarakat yang menemukan adanya Suspect Corona di Meranti diminta untuk segera mengunjungi Instalasi kesehatan untuk mendapatkan penanganan cepat. RSUD Meranti juga telah menyiapkan ruang isolasi dan seandainya positif akan segera dirujuk ke RSUD
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, salam komando dengan Kepala Dinas Kesehatan usai melakukan peresmian 3 Gedung Faailitas Kesehatan di Selatpanjang.
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menyalami ibu-ibu yang hadir saat peresmian 3 Gedung Faailitas Kesehatan.
Arifin Achmad Pekanbaru untuk penanganan yang lebih intensif,” jelas Bupati. Pada kesempatan itu, Bupati Irwan juga berpesan kepada masyarakat untuk dapat menyikapi Isu Virus Corona ini dengan bijak dan tenang.”Bagi masyarakat jangan menyikapi Isu Virus Corona ini dengan ekstrim, karena hal itu dapat melumpuhkan sendi-sendi kehidupan dan ekonomi daerah, yang terpenting selalu jaga kebersihan diri kita masing-masing,” ujar Bupati. Dan kepada pihak Kepolisan Bupati meminta untuk menindak tegas oknum-oknum yang mencari kesempatan ditengah kesempitan dengan meninbun masker dan cairan pencuci tangan untuk dijual kembali dengan harga mahal.”ini sebuah kejahatan saya minta kepada aparat kepolisian sepaya menindak tegas,” ucap Bupati. Mengawali sambutannya Direktur RSUD Meranti dr. Ria mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kepulauan Meranti khususnya Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, atas perhatian yang diberikan kepada jajaran RSUD Meranti. Seperi yang saat ini dilakukan melalui peresmian rumah dinas dokter spesialis dan pengoperasian gedung unit transfusi darah RSUD Meranti. “Terima kasih kepada Pemda Meranti karena saat ini RSUD Meranti sudah memiliki rumah dokter sendiri dan unit transfusi darah yang representatif semoga dengan fasilitas ini RSUD Meranti dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal lagi,” ujar dr. Ria. Selanjutnya dr. Ria menyinggung soal minimnya ketersediaan darah di RSUD Meranti, hal ini diakui Direktur RSUD dikarenakan belum adanya pendonor darah aktif di Merantisehingga persedi-
aan darah di Bank Darah sangat minim. Saat kapasitas penyimpanan darah yang dapat ditampung pada Bank Darah sebanyak 180 kantong, namun jumlah rata-rata stock darah yang tersedia hanya berkisar 30-60 kantong sementara jumlah kebutuhan darah perbulan bisa mencapai 100 kantong lebih. Direktur RSUD berharap dengan beroperasinya Unit Transfusi Darah ini pengelolaan stock darah dapat dilakukan dengan lebih optimal. Untuk mewujudkannya RSUD Meranti akan menjalin kerjasama dan sinergitas dengan Palang Merang Indonedia (PMI) Meranti untuk mencari para pendonor darah aktif untuk menjaga kesinambungan stock darah di Bank Darah. Menyangkut pengelolaan Unit Transfusi Darah ini, dr. Ria juga mengusulkan penambahan tenaga Analis Laboratorium karena saat ini tenaga Analis Labor yang bertugas di RSUD Meranti hanya berjumlah satu orang.”Jadi kita sangat membutuhkan penambahan tenaga Analis Laboratorium ini,” paparnya. Menyangkut rumah dinas dokter atau tenaga perawat yang diresmikan saat ini, dijelaskan dr. Ria, memang sangat dibutuhkan oleh para dokter spesialis. Selama dokter spesialis hanya ditempat di Mess yang berjumlah 6 unit. Dengan adanya rumah dinas permanen berjumlah 12 unit berlantai 2 ini, diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan tempat tinggal bagi para dokter yang jumlahnya lumayan banyak. Sekedar Informasi seperti dijelaskan dr. Ria jumlah dokter spesialis yang bertugas di RSUD Meranti sebagai berikut Dokter Spesialis Bedah 2, Spesialis Anak 3, Penyakit Dalam 3, Spesialis Ke-
bidanan Kandungan 3 Dokter, Patologi 2 Dokter Spesialis, Radiologi 1, dan Anastesi 1. Selanjutnya selain meresmikan rumah dokter Bupati Irwan juga meresmikan Gedung Puskesmas Selatpanjang. Dan peresmian gedung Pukesmas Selatpanjang ini adalah satu dari 6 gedung Puskesmas yang telah dibangun sangat representatif ditahun 2019 dan 2020 ini. Dapat dirincikan gedung Puskesmas yang dibangun pada tahun 2019 berjumlah 3 Puskesmas yakni Puskesmas Pulau Merbau , Puskesmas Kedabu Rapat dan Puskesmas Sepatpanjang. Dan ditahun 2020 terdapat 3 Puskesmas lagi yakni Puskesmas Tasik Putri Puyuh, Puskesmas Teluk Belitung dan Puskesmas Anak Setatah. Sementara itu terkait recana Direktur RSUD Meranti untuk menghimpun pendonor darah aktif di Kepulauan Meranti dalam rangka menyediakan stock darah pada Bank Darah RSUD Meranti, disambut baik oleh Kepala Dinas Kesehatan Meranti yang juga Plt. Ketua PMI Meranti dr. Misri, dirinya mengaku siap bekerjasama dengan memfasilitasi rencana tersebut. “Kita dari PMI siap bekerja sama dengan RSUD Meranti, semoga dengan beroperasinya Unit Transfusi Darah RSUD Meranti ini dapat memenuhi kebutuhan darah pasien di Meranti, mampu mendukupi kebutuhan darah pasien di Meranti,” ucap dr. Musri. Usai peresmian 3 Gedung Fasilitas Kesehatan tersebut, Bupati Meranti dan rombongan juga berkesempatan melakukan peninjauan dan berdialog dengan masyarakat yang kebetulan berobat di Puskesmas Selatpanjang. (Humas Pemkab. Meranti).
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, di damping Kepala Dinas Kesehatan foto bersama usai melakukan peresmian 3 Gedung Faailitas Kesehatan di Selatpanjang.
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, berjalan usai melakukan peresmian 3 Gedung Faailitas Kesehatan.
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, di damping Kepala Dinas Kesehatan khusuk berdoa dengan menadahkan tangan selesai melakukan peresmian 3 Gedung Faailitas Kesehatan.
CMYK
9
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
PRO KEPRI
Edisi : # 284 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Oknum Kabid di Satpol PP Batam Bangun Rumah Miliaran Rupiah BATAM, RAKYAT MEDIAKepala Bidang (Kabid) Penertiban Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam berinisial IT belakangan ini terus menjadi sorotan. Pasalnya, oknum ASN di Pemkot Batam ini membangun rumah bertingkat empat senilai miliaran rupiah. Mungkin kalau penghasilan sebagai PNS dan memiliki jabatan setingkat Kabid rasanya nggak mungkin bisa membangun rumah bernilai miliaran rupiah. Akan tetapi karena IT di instansinya Satpol PP mendapatkan posisi jabatan strategis yakni bagian gusur-menggusur, bisa jadi jabatan tersebut dimanfaatkan untuk mencari incam sampingan. “Diduga kuat incam sampingan itu yang lebih besar dari penghasilannya sebagai ASN sehingga bisa membangun rumah mewah berlantai empat dengan nilai miliaran rupiah,”ungkap sumber media ini yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Sumber yang juga bekerja sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kota Batam menambahkan, kalau IT mengharapkan hasil dari gajinya mana bisa pembangunan rumah bernilai miliaran rupiah.” Saya juga sebagai ASN dan sudah bekerja selama 25 tahun di pemerintahan Kota Batam, sampai sekarang kredit rumah saya belum selesai, apalagi mau membangun tidak cukup kalau dari gaji sebagai PNS kalau tidak ada sampingan,” ungkap sumber itu.
PEMBANGUNAN berlantai empat milik oknum IT Kepala Bidang (Kabid) Penertiban Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barelang Yusril Koto, menyikapi pembangunan rumah oknum ASN bernilai miliaran rupiah mengungkapkan peran masyarakat sangat diperlukan agar penyelenggara Negara di lingkungan Pemerintah Kota Batam bersih dari korupsi. Menurut Yusril, siapa saja penyelenggara di lingkungan Pemerintah Kota Batam wajib menyampaikan laporan harta kekayaan-
nya di LHPKN,”Saya belum pernah mendengar dan melihat di media pengumuman KPK atau media pengumuman resmi instansi dan surat kabar yang memiliki peredaran secara nasional,”kata Yusril. Yusril menjelaskan, oknum pejabat penyelenggaran di Pemerintahan Kota Batam yang memiliki harta sejumlah rumah mewah diantaranya oknum pejabat berinisial J memiliki rumah mewah di wilayah Tiban, oknum pejabat
berinisial GR memiliki rumah mewah di perumahan Duta Mas dan IT oknum Kabid Satpol PP miliki rumah senilai miliaran rupiah di perumahan Grand Land Batam Centrte,”kata Yusril. Yusril menambahkan, menurut ketentuan bahwa laporan harta kekayaan yang telah diumumkan tidak dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa harta kekayaan itu tidak terkait tindak pidana,”tambah Yusril.(rm/mwd)
Isdianto Ingin Realisasikan Roro Tanjungpinang-Johor JOHOR, RAKYATMEDIAPlt Gubernur Kepri, Isdianto mengharapkan peningkatan kerjasama antara Negeri Johor dan Provinsi Kepri. Banyak hal yang dibicarakan dalam Kunjungan Hormat Gubernur Kepri ke Negeri Johor di Johor Bahru, Kamis (12/3/2020). ”Kita bisa terus meningkatkan kerja sama dalam segala bidang. Untuk menggerakkan ekonomi di Kepri dan Johor,” kata Isdianto. Isdianto, pada pertemuan tersebut didampingi Ketua TP PKK Kepri Rosmeri Isdianto mengatakan banyak sektor yang bisa terus ditingkatkan kerja samanya. Baik ekonomi, sosial budaya maupun perbatasan. Apalagi kini Kelompok Kerja Sosek Malindo (Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia) terus memperkuat kerja sama itu. Dalam 18 kali pertemuan, sudah banyak yang dibicarakan dan disepakati kedua negara. Untuk Kepri, Isdianto menekankan peningkatan kerja sama di sektor perhubungan. Salah satunya kapal Roro Tanjungpinang-Johor segera terealisasi. ”Dukungan Kementerian Perhubungan agar daerah mencari solusi dan inovasi terbaik untuk
Plt Gubernur Kepri, Isdianto
meningkatkan kemajuan daerah sangat kuat,” tutur Isdianto. Dalam kunjungan itu, turut hadir tokoh sentral pembentukan Provinsi Kepri Huzrin Hood, Tenaga Ahli Gubernur Saidul Khudri, Herizal Hood dan beberapa Kepala OPD dilingkungan Pemprov Kepri. Dari Negeri Johor, Isdianto diterima YB Datuk Haji Samsolbahri Bin Jamali, Exco Pertanian, Indistri Asa Tani dan Kemajuan Luar Bandar. Hadir juga YB Tuan Haji Mazlan Bin Bujang, Exco Pendidikan, Penerangan, warisan dan Budaya, dan YB Dato’ Dr. Haji Badrul Hisham Bin Kassim, Timbalan Setiausaha Kerajaan
Johor. Isdianto merasakan keakraban dan keramahan saat tiba di Putri Harbour hingga kepulangan ke Tanjungbalai sempena penutupan MTQ Kabupaten Karimun. Tidak lupa mereka mengundang Menteri Besar Johor dan Exconya untuk hadir ke Tanjungpinang dalam perhelatan MTQ Provinsi Kepri. ”Kami ni macam balek kampung, jika berkunjung ke Johor ini. April nanti kami menyelenggarakan MTQ Provinsi di Tanjungpinang, kami menjemput kehadiran MB ke Kepri,” kata Isdianto. Sementara Datuk Samsolbahri mengatakan, Johor dan
Kepri memang sangat dekat secara kekeluargaan. Karena itu hubungan yang sudah baik ini diikuti dengan peningkatan hubungan sektor lainnya. “Diharapkan ada kerjasama di bidang lainnya, seperti industri,” kata Samsolbahri. Samsol menegaskan Johor dan Kepri harus saling melengkapi satu sama lain. Yang prioritas harus secepatnya diselesaikan.”Sesuai dengan diungkapkan Pak Governor, mungkin roro adalah yang prioritas saat ini. Tetapi apa yang sudah dilakukan dan terjalin kerjasama selama ini tetap harus dilanjutkan. Ibarat kita dalam keluarga, jika ada kue, kita harus saling berbagi,” kata Samsolbahri. Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk wilayah Johor, Melaka, Negeri Sembilan, dan Pahang, Sunarko yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan sangat mendukung dan mendorong tiap daerah untuk peningkatan kerja sama ekonomi. Apalagi untuk kawasan yang sudah sangat akrab seperti Johor dan Kepri.”Banyak kegiatan ekonomi akan bergerak dari pertemuan dan kunjungan-kunjungan seperti ini,” kata Sunarko. (rm/ red)
Pemprov Kepri Berlakukan ASN Bekerja di Rumah TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Provinsi Kepri akan memberlakukan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk bekerja di rumah. Hal itu menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor.19 Tahun 2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah. Sekda Kepri Serta, Surat Edaran Menteri TS Arif Fadillah Dalam Negeri Nomor. 440/2436/ SJ, tanggal 17 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah.pemprov” Kita Pemerintah Daerah saat ini sifatnya mengikuti dan menyesuaikan apapun arahan dari Pemerintah Pusat,” kata Sekda Kepri TS Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Rabu (18/3/2020). Berdasarkan surat edaran tersebut lanjut Arif, tentunya Pemerintah daerah akan menerbitkan Surat Edarana guna melakukan penyesuaian sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran COVID-19. Arif yang juga Ketua Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Provinsi Kepri, menjelaskan bahwa penyesuaian sistem kerja yang akan diterapkan untuk ASN dengan menerapkan work from home atau menjalankan tugas kedinasannya dengan bekerja dari rumah.”Work From Home ini artinya para ASN tetap bekerja walaupun berada di rumah dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti email, WhatsApp dan aplikasi lain dalam membantu pekerjaan,” ujar Arif. Jadi sebenarnya dikatakan Arif, ASN tetap bekerja namun di rumah. “Jangan disalah artikan bahwa work from home adalah liburan,” tegas Arif lagi. Untuk pelaksanaan tugas Work From Home menurut Arif tidak akan diterapkan kepada semua ASN yang berada di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, namun dikukan secara selektif terhadap ASN yang melaksanakan fungsi pelayanan umum.”Jadi dengan kebijakan ini tidak semua pegawai kerja dari rumah. Jadi tetap akan ada pejabat struktural dan beberapa pegawai yang tetap melaksanakan tugas di kantor sehingga pelayanan kepada masyarakat kita pastikan tetap seperti biasa dan tidak terhambat,” ungkapnya. Lebih lanjut Arif menjelaskan bahwa untuk teknis pelaksanaan kebijakan ini yaitu, ASN yang melaksanakan tugas Work From Home akan mendapatkan Surat Perintah Tugas dari Pimpinan OPD/Unit Kerja dan tetap diberikan tambahan penghasilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bagi ASN yang bekerja di rumah akan dapat semacam SPT dengan ketentuan bahwa selama jam kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Semua ASN yang melaksanakan tugas dari tempat tinggal selalu siaga untuk melaksanakan tugas dan arahan pimpinan. Penerapan pelaksanan tugas secara (work from home) ini menurut Arif akan diberlakukan secara efektif mulai dari tanggal ditetapkan sampai dengan 31 Maret 2020.”Untuk pemberlakuan sistem kerja ini kita terapkan hingga akhir maret 2020. Nanti akan kita evaluasi lebih lanjut sistem ini sesuai dengan kebutuhan dengan melihat perkembangan virus corona ini,” ungkap Arif. (rm/rendi)
Dua Pasien di Kepri Positif Corona BATAM, RAKYAT MEDIAKepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana mengkonfirmasi ada dua orang warganya yang dinyatakan positif Corona atau COVID-19. Satu pasien yang berasal dari Karimun merupakan laki-laki berumur 45 tahun. Sedangkan satu lainnya dari Kota Batam adalah perempuan berusia 51 tahun.”Yang di Karimun memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia, saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah HM Sani,” kata Tjetjep, Kamis, 19 Maret 2020. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi menjelaskan kasus positif di Batam terkonfirmasi terkait dengan pasien positif Corona di Jakarta. “Hasil penelusuran kita, kasus positif di Batam ini berhubungan dengan cluster di Jakarta. Karena pasien ini baru mengikuti kegiatan secara beramai-ramai di Bogor,” kata dia. Dari informasi yang diterimanya, pasien di Jakarta itu sudah meninggal. ”Itu malahan katanya ada yang sudah meninggal kasusnya di Jakarta dan dia (pasien Corona Batam) terkonfirmasi dengan kasus ini. Jadi kasus ini
KEPALA Dinas Kesehatan Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana
terkonfirmasi dengan kasus di Jakarta,” kata Didi. Sebelum dinyatakan positif, pasien perempuan ini sebelumnya diduga menderita demam berdarah. ”Awal dirawat tanpa gejala sesak nafas,” kata Didi. Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, selain ke Bogor, pasien positif di Batam berkunjung ke Jakarta. Rudi pun menegaskan dengan adanya kasus positif ini, pihaknya akan menyisir seluruh warga Batam untuk dilaksanakan cek kesehatan. “Waktunya belum ditentukan, yang penting dalam waktu dekat,” kata dia. (*)
PRO KEPRI
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Isdianto Ajak Masyarakat Sukseskan MTQ VIII Kepri
PELAKSANA tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto DAN Sekda Kepri TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto, mengajak seluruh masyarakatnya untuk bersama-sama mensukseskan perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII tingkat Provinsi Kepri yang akan digelar di Kota Tanjungpinang, April mendatang. Isdianto menegaskan, untuk mensukseskan pelaksanaan MTQ ini, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Butuh keterlibatan semua pihak agar,”Saya ajak semua masyakat Kepri untuk bersama sukseskan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri di Kota Tanjungpinang ini,” ucap Isdianto saat acara doa selamat mengawali pembangunan Astaka MTQ VIII Kepri di Gurindam 12, Tanjungpinang, Rabu (11/3/2020). “Harapan kita tentunya semua orang yang terlibat dalam kegiatan MTQ ini termasuk para pekerja yang menyiapkan arena dan astaka MTQ selalu diberikan perlindungan Allah SWT,” sambung Isdianto. Kemudian, pada kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar terus tingkatkan sinergi dan komunikasi. Selain itu juga diperlukan sumbang pikiran agar pelaksanaan MTQ itu nantinya bisa berjalan maksimal.”Saya yakin dan percaya kepada panitia ini, karena mereka telah piawai dalam menyelenggarakan MTQ bahkan setingkat nasional tahun 2014 lalu dapat berjalan baik, apalagi setingkat provinsi,” sebut Isdianto. Sementara itu, Ketua Panitia MTQ VIII Kepri yang juga Sekerataris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, TS Arif Fadillah dalam laporannya menyampaikan bahwa panitia telah bekerja sesuai dengan time schedule yang ada, sehingga diharapkan lokasi Gurindam 12 dapat siap tepat waktu untuk digunakan sebagai arena utama pelaksanaan MTQ Kepri. Semua perkerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan. Astaka akan dibangun dan diharapkan dapat selesai tepat waktu, sehingga dapat digunakan pada pembukaan tanggal 11 April nanti 2020,” jelas Arif. Selain itu, Arif juga menyampaikan bahwa untuk pembukaan MTQ VIII tingkat Provinsi Kepri ini, direncanakan bakal dibuka oleh Menteri Agama RI, Jenderal TNI (Purnawirawan) Fachrul Razi.”Sebelumnya Bapak Plt Gubernur telah menyampaikan secara langsung ketika Menteri Agama RI datang ke Batam, dan saya juga telah menemui secara langsung Bapak Fachrul Razi di Jakarta untuk meminta kesediaan waktu beliau. Kita doakan, semoga beliau bisa datang untuk hadir dan membuka secara langsung MTQ ini,” pungkasnya. (rm/feri)
10
Polda Kepri Ungkap Kasus Perdagangan 1.007 Butir Telur Penyu BATAM, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 1.007 Butir telur Penyu berhasil diamankan oleh Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri, hal ini disampaikan oleh Wadirreskrimsus Polda Kepri AKBP Nugroho Agus Setiawan, S.IK., MH., didampingi Kasubdit IV Ditreskrimsus AKBP Wiwit Ari Wibisono, S.IK., SH., MH dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno, pada Senin tanggal 16 Maret 2020 di Media Center Polda Kepri. Penanganan perkara ini sudah dimulai sejak bulan Januari sampai dengan sekarang, dari penjualan telur Penyu tersebut Ditreskrimsus berhasil mengamankan 5 orang tersangka di dua TKP yang ada, kelima tersangka tersebut berinisial MD lakilaki 47 tahun, DC laki-laki 26 tahun, AK laki-laki 36 tahu, BF laki-laki 29 tahun dan EN Perempuan 62 tahun. Dengan TKP di Tanjungpinang dan Kota Batam, jelas Wadirreskrimsus Polda Kepri.
Dari hasil pemeriksaan bahwa sumber didapatinya telur Penyu tersebut berasal dari daerah Anambas dan daerah Bintan Provinsi Kepri, hingga sampai saat nama-nama pemasok telur penyu tersebut sudah dikantongi oleh Tim Ditreskrimsus Polda Kepri dan akan dikembangkan untuk penindakan nya tutur Wadirreskrimsus Polda Kepri. Modus Operandi yang dilakukan oleh para tersangka adalah dengan menyimpan, memiliki dan/atau memperniagakan telur satwa yang dilindungi berupa telur penyu. Atas perbuatannya para tersangka diancam dengan Pasal 40 ayat (2) dan/atau ayat (4) Jo pasal 21 ayat (2) huruf e, Undang-undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, dengan ancaman dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000.(rm/ril humas polda kepri)
WADIRRESKRIMSUS Polda Kepri AKBP Nugroho Agus Setiawan, S.IK., MH., didampingi Kasubdit IV Ditreskrimsus AKBP Wiwit Ari Wibisono, S.IK., SH., MH dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno
BP Batam Berlakukan Pegawainya Bekerja dari Rumah BATAM, RAKYAT MEDIA-Badan Pengusahaan (BP) Batam memberlakukan kebijakan yang mengatur para pegawainya untuk bekerja dari rumah (work from home) terhitung mulai tanggal 18 s.d. 31 Maret 2020. Ini dilakukan untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun
2020 tentang Tindak Lanjut Pencegahan Penyebaran Covid 2019 di Lingkungan BP Batam tanggal 18 Maret 2020 yang ditandatangani oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi. Kebijakan work from home dikeluarkan oleh BP Batam sebagai bentuk menindaklanjuti SE No. 15 Tahun 2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Himbauan Kewaspadaan dan Penanganan Covid-2019 di Lingkungan BP
Batam. Dalam SE No. 16 Tahun 2020 tersebut disebutkan para Pimpinan, Pejabat Tingkat II dan III tetap bekerja/masuk kantor dengan aktivitas kegiatan sebagaimana biasa. Sedangkan bagi Pejabat Tingkat IV dan pegawai/staf dilakukan penggiliran untuk bekerja di rumah masing-masing atau di kantor dengan membuat Surat Tugas. Hal ini di-
lakukan dengan mempertimbangkan keberlanjutan pelaksanaan tugas kantor dan pelayanan. Khusus kepada unit-unit pelayanan disesuaikan dan diatur lebih lanjut oleh Pimpinan Unit Kerja masing-masing tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan terbitnya Surat Edaran ini diharapkan masyarakat/publik dapat memakluminya.(rm/ril humas)
GALERI FOTO
Bandara Hang Nadim Batam Dilengkapi Alat Pendeteksi Suhu Tubuh
DIREKTUR BUBU dan TIK Suwarso, ketika meninjau Thermal Detector, pengecekan suhu tubuh bagi para calon penumpang pesawat di terminal kedatangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
MENGANTISIPASI dan sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Batam, Bandar Udara Internasional Hang Nadim bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam telah mulai menggunakan alat pendeteksi suhu tubuh (Thermal Detector) pada Senin (16/3/ 2020) untuk semua penumpang pesawat domestik maupun internasional. Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan Teknologi Informasi dan Komunikasi BP Batam Suwarso, mengatakan penggunaan alat pendeteksi suhu tubuh ini telah diterapkan terlebih dahulu pada penumpang dengan tujuan penerbangan internasional. Suwarso mengungkapkan thermal detector ini telah digunakan oleh Bandara Hang Nadim di pintu kedatangan penerbangan internasional sekitar lima tahun yang lalu. Hal ini
dikarenakan Batam merupakan salah satu kota embarkasi dan debarkasi jemaah haji di Indonesia. Sedangkan untuk penerbangan domestik penggunaan alat tersebut sudah kami laksanakan sejak pagi tadi, per hari ini,” jelas Suwarso. Selain menggunakan Thermal Detector, pengecekan suhu tubuh ini juga dilakukan secara manual menggunakan Thermal Gun bagi penumpang yang datang ke Batam. Untuk pengecekan sementara masih dilakukan di pintu kedatangan karena status Batam saat ini dinyatakan masih negatif Corona, sehingga diprediksi penyebaran virus datang dari luar Batam. Namun apabila ada perkembangan lain yang mengharuskan Thermal Detector dipasang di pintu keberangkatan, maka akan segera ada tindakan lebih lanjut. Direktur BUBU dan TIK Suwarso menambahkan sampai
saat ini belum ditemukan penumpang domestik dan internasional yang suhu tubuhnya melebihi 38 derajat celcius. Apabila nantinya ditemukan penumpang dengan suhu tubuh yang tinggi, maka pihaknya akan melakukan evaluasi di sebuah ruangan khusus di bandara, dan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Rujukan Penanganan Covid-19 di Kota Batam. “Kami juga telah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan lainnya, seperti hand sanitizer di pintu keberangkatan, serta meningkatkan kebersihan di bandara sesuai dengan instruksi pimpinan,” ujar Suwarso. Ia juga berpesan kepada para penumpang di pintu kedatangan agar jangan takut dan tidak panik, serta selalu mengikuti instruksi petugas Bandara untuk melewati Thermal Detector sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di Batam.
PARA penumpang pesawat yang beru saja tiba di terminal kedatangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
DIREKTUR BUBU dan TIK Suwarso, mengecek Thermal Detector saat penumpang pesawat yang beru saja tiba di terminal kedatangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
DIREKTUR BUBU dan TIK Suwarso, ketika meninjau Thermal Detector, pengecekan suhu tubuh bagi para calon penumpang pesawat di terminal kedatangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
CMYK
11
GALERI FOTO
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Vanessa Angel
Ditangkap Polisi Karena Narkotik JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Selebriti Vanessa Angel dan suaminya yang kerap dipanggil Bibi, diamankan polisi. Cerita terkait narkotika ini berlangsung pada malam hari. Akhirnya Vanessa Angel terbukti negatif psikotropika, namun suaminya positif narkoba. Vanessa Angel, Bibi, serta asistennya ditangkap polisi di kawasan Srengseng Kembangan, Jakarta Barat. Itu adalah rumah barunya. Vanessa ternyata sedang hamil muda saat dicokok polisi. Ada 20 butir psikotropika jenis xanax yang diamankan saat mereka dicokok polisi pada Senin (16/3/ 2020), pukul 20.30 WIB.”Ada psikotropika,” kata Kapolres Jakbar Audie S Latuheru kepada detikcom, Selasa (17/3/2020). Mengutip BNN.go.id, psikotropika adalah zat atau obat yang bekerja menurunkan fungsi otak serta merangsang susunan saraf pusat sehingga menimbulkan reaksi berupa halusinasi, ilusi, gangguan cara berpikir, perubahan perasaan yang tiba-tiba, dan menimbulkan rasa kecanduan pada pemakainya. Jenis obat-obatan ini bisa ditemukan dengan mudah di apotek, hanya penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter. Efek kecanduan yang diberikan pun memiliki kadar yang berbeda-beda, dari berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan hingga ringan. Vanessa yang pernah terlibat isu prostitusi online ini kemudian dites urine dan darah, guna membuktikan apakah dia mengonsumsi narkoba atau tidak.”Yang bersangkutan sekarang masih dilakukan pendalaman oleh sat narkoba Polres Metro Jakarta Barat. kita tunggu saja nanti Bagaimana hasilnya nanti akan kita sampaikan lagi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Malam harinya, hasil tes urin diketahui. Vanessa negatif psikotropika. Vanessa-pun dipulangkan. Satu orang berinisial CL juga dipulangkan.”Kita harus memulangkan mereka, karena tidak ada alasan untuk menahannya,” ujar Kombes Audie S Latuheru. “Tes urine negatif.” Tapi yang jelas, prosesnya masih tetap berjalan, masih ada pemeriksaan di BNN Lido,” kata kuasa hukum Vanessa Angel, Milano Lubis, kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (17/3) malam. Vanessa Angel keluar dari Polres Jakarta Barat, Palmerah, Jakarta Barat, sekitar pukul 22.40 WIB. Dia keluar menggunakan mobil warna hitam. Lain Vanessa, lain suaminya yang bernama Febri Ardiansyah (FA) alias Bibi (BB). Polisi tak memulangkan Bibi seperti Vanessa karena masih menjalani pemeriksaan. Bibi positif narkoba.”Satu orang positif yang lakilaki inisial FA alias BB,” kata Kombes Audie. (rm/detiknews).
Aurel Ceritakan Sedihnya Masa Lalu:
Kami Tidur Bareng dengan Tikus JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Anak pertama Anang Hermansyah, Aurel Hermansyah kembali mengenang masa-masa saat kecilnya. Melalui channel youtube pribadinya, Aurel Hermansyah menceritakan pengalaman masa kecilnya yang tidak terlupakan bersama sang ayah, ketika ditanya oleh netizen. Salah satu pengalaman tidak terlupakan dirinya saat kecil bersama sang ayah adalah ketika
dia dan adiknya, Azriel serta sang ayah yang secara ekonomi terpuruk dan terpakasa tinggal di sebuah ruko. ”Waktu tinggal di ruko enggak bisa dilupain, kita bertiga itu awal segalanya,” kata Aurel dalam channel itu. Tidak sampai di situ, Aurel juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama sang adik, Azriel harus tidur bersama dengan tikus-tikus. ”Aku sama Jiel bertiga tidur bersama tikus,”
“Dulu kita pas puasa sahur sama bukanya pakai indomie ingat banget makan mi instan terus ya, sudah aku main sama teman, main di bawah di kali itu yang enggak pernah bisa dilupain,” lanjut dia. Meski begitu diakui Aurel hal itu merupakan pengalaman yang tidak bisa dilupakan dan merupakan pengalaman terbaik dalam hidupnya. “Itu masa top of the top,” kata Aurel. (*)
Anang Hermansyah Ulang Tahun ke-51 JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Penyanyi sekaligus pencipta lagu Anang Hermansyah, diketahui baru saja genap berusia 51 tahun, pada Rabu, 18 Maret 2020 kemarin. Melalui akun Instagram sang istri, Anang diketahui mendapatkan kejutan dari keluarga dan para pekerjanya tepat pukul 00.00 WIB. Sebagai istri, Ashanty tentunya memiliki doa dan harapan yang ia panjatkan untuk sang suami diusia barunya tersebut. Bahkan lewat kalimat super romantis, Ashanty nampak mengucapkan doa untuk pria yang menikahinya pada 2012 silam. “Selamat ulang tahun imamku, suamiku, pacarku, sahabatku, ayah anak-anakku, temen berantemku, temen curhatku, temen tuker pikiranku.. Semua doa yang terbaik buat kamu ya,” tulisnya pada keterangan foto dirinya dan Anang di akun Insta-
gram Selamat ulang tahun imamku, suamiku, pacarku, sahabatku, ayah anak-anakku, temen berantemku, temen curhatku, temen tuker pikiranku.. Semua doa yang terbaik buat kamu ya,” tulisnya pada keterangan foto dirinya dan Anang di akun Instagram Soal harapannya diusia terbaru Anang, Ashanty mengaku ingin agar suaminya selalu bisa menjadi pria yang terbaik dan tentunya bertanggungjawab untuknya serta keluarga. Tak lupa, Ashanty juga menginginkan agar Anang selalu sehat agar bisa memiliki waktu yang lama untuk mendampinginya dan anakanak.”Semoga kamu selalu menjadi suami yang baik, ayah yang bijaksana, pacar yang nakal hehe, sahabat yang manis, dan laki-laki yang bertanggung jawab!!,” harapnya.(rm/okeseleberity)
Maia Estianty Bikin Donasi Lawan COVID-19
Sandra Dewi Ngaku Menyenangkan
Jalani Sosial Distancing JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Sandra Dewi mengungkap perasaannya selama mengikuti kebijakan social distancing yang diterapkan pemerintah untuk memerangi penyebaran corona (Covid-19). Sandra mengaku menemukan lagi momen-momen kumpul keluarga yang menurutnya menyenangkan.”Beberapa hari ini sih saya merasakan, wah ternyata di rumah sekeluarga tuh menyenangkan. Seperti lagi liburan gitu,” ungkap wanita 36 tahun di Jakarta, Kamis (19/3/2020). Dijelaskan Sandra Dewi, momen berkumpul bersama keluarga jadi salah satu yang paling dia nantikan. Sebab selama ini, keluarga Sandra hanya bisa berkumpul saat momen liburan.”Karena kita kalau kumpul lagi liburan. Jadi sekarang tuh kayak lagi liburan tapi di rumah. Menyenangkan dan bahagia kalau kumpul di rumah. Melakukan aktivitas bersama tuh bahagia,” kata dia. Disamping itu, Sandra Dewi adalah sosok yang selalu mengutamakan kesehatan. Sehingga dirinya sama sekali tidak keberatan mengikuti kebijakan social distancing. Prinsip saya dari dulu tuh yang penting bahagia dan sehat, yang lain bonus,” pungkas istri Harvey Moeis. Saat ini, virus corona masih jadi ancaman bagi warga Indonesia. Berdasar perkembangan terkini, 309 pasien dinyatakan positif tertular dengan 25 diantaranya meninggal dunia dan 15 berhasil sembuh.(rm/okeseleberity).
kata Aurel saat mengenang masa itu.”Anak tidur tikus di rambut mu. ada tikus kamu teriak. kita tidur bertiga, aduh,” kata Anang. Bukan hanya itu, Aurel juga membicarakan pengalamannya selama tinggal di ruko bersama adik dan sang ayah. Ketika bulan puasa tiba, mi instan menjadi menu yang sering dikonsumsi ketiganya baik saat berbuka maupun sahur.
Sekolah Libur Karena Corona,
Ayu Ting Ting Ajak Anak Buat Kue JAKARTA, RAKYAT MEDIAPedangdut Ayu Ting Ting tak kehabisan akal dalam mengisi waktu si kecil yang harus menjalankan belajar dari rumah akibat virus Corona. Pelantun Alamat Palsu itu mengajak putrinya untuk membuat kue bersama. Dalam foto yang diunggah Ayu di Instagram, Bilqis terlihat memegang cetakan kue dengan adonan kue di depannya. “Libur di rumah, kita belajar buat kue ya nak,” kata sang pedangdut sebagai keterangan fotonya.
Unggahan Ayu Ting Ting tersebut diketahui cukup ramai dikomentari para pengikutnya. Sebagian mengapresiasi, kegiatan positif yang dilakukan sang pedangdut dengan putrinya. Lainnya menilai, membuat kue bersama merupakan sebuah langkah untuk mendekatkan hubungan orangtua dan anak. “Bagus nih Kak, bangun attachment dengan Bilqis. Semoga Allah SWT melindungi Kakak dan Iqis. Selalu bahagia ya Kak,” ungkap akun Instagram @generasialpa. (rm/oke)
JAKARTA, RAAKYAT MEDIAMaia Estianty menjadi salah satu artis Tanah Air yang menggalang dana untuk donasi melawan wabah virus corona (COVID-19) di Indonesia. Melalui Instagram, ibu Al, El dan Dul ini mengumumkan membuka donasi sejak Kamis, 19 Maret 2020 melalui Kitabisacom. Tidak sendirian, Maia Estianty juga menggalang dana bersama sesama teman artis dari grup arisan yang disebut TEMPE. Adapun grup arisan tersebut terdiri dari Cathy Sharon, Aming, Gading Martin, Titi Radjo Padmaja, Edric
Tjandra termasuk Julie Estelle. Padahal sehari sebelum membuka donasi untuk melawan COVID-19, Maia Estianty sempat memberikan balasan menohon kepada warganet lho. Apa penyebab Maia akhirnya mau membuka donasi?.(rm/intipseleb)
GALERI FOTO
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
12
Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto saat berbincang dengan Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri Agus Widjaja beserta rombongan bertempat di Gedung Daerah
Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto :
Komunikasi Aktif untuk Keberhasilan Pembangunan Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto bersalaman dengan Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri Agus Widjaja.
Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri Agus Widjaja beserta rombongan bertempat di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (10/3). Dalam kesempatan tersebut, Isdianto menekankan pentingnya komunikasi aktif antar stakeholder dalam mewujudkan pembangunan Kepri yang berhasil dan berkelanjutan. “Komunikasi sangat penting dalam menggiring pembangunan menuju keberhasilan, meskipun satu dan lainnya punya tugas yang berbeda namun kita yakin kita punya satu tujuan yang sama,” kata Isdianto. Untuk itu, Isdianto pun mengapresiasi kepada semua stakeholder Kepri yang selama ini tetap menjalin kekompakan dan dan seilaturahmi sehingga koordinasi yang terjalin semakin lancar.
Selain itu, terkait pelaksanaan kegiatan yang ingin dilakukan, Isdianto ingin agar setiap kegiatan baik datangnya dari Pemerintah Daerah maupun Instansi Vertikal dapat disejalankan bersama. “Lebih bagus lagi jika kita matching kan agenda jika sedang berada di salah satu kabupaten dan kota,” saran Isdianto. Sementara itu, Kakanwil Agus mengucapkan terimakasih atas sambutan yang telah diterima atas kehadiran dirinya berserta rombongan di Gedung Daerah, kedatangan Agus tak lain adalah untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan sejumlah agenda Kanwil yang sudah dan akan berjalan kedepan. Antara lain adalah Peresmian Kantor Imigrasi Kelas II Belakangpadang beberapa saat lalu, Kemudian Kemenkumhan Kepri akan mengikuti ajang Kadarkum
Tingkat Nasional di Jakarta bulan April mendatang, dan Lingga akan menjadi Perwakilan Kepri. Selain itu ada peresmian Desa Sadar Hukum yang sedang di gagas Kemenkumham, pihaknya saat ini sedang proses pembinaan, direncanakan akan dilakukan di akhir bulan Juli, sebanyak 70 lebih Desa dan Kelurahan se Kepri pun saat ini sedang di data (10 Kelurahan di Tanjungpinang, 6 Kelurahan di Batam, 4 Desa di Natuna, 5 Desa di Anambas, 5 Desa di Lingga , 5 Desa di Karimun dan 36 Desa di Bintan). Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Bidang Perekonomian Syamsul Bahrum, Kadiv Keimigrasian A Firmansyah, Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang Sugeng Hardono, Kepala Lapas Narkotika Wahyu Prasetyo dan Kakanim Tanjungpinang Irwanto. (*)
Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri Agus Widjaja beserta rombongan bertempat di Gedung Daerah
Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto berfoto bersama
Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto berfoto bersama
SAAT menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri
Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri Agus Widjaja beserta rombongan bertempat di Gedung Daerah
CMYK
13
GALERI FOTO
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Marine Malaysia Tangkap Delapan Nelayan Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Aparat kepolisian Malaysia menangkap delapan orang nelayan tradisional asal Karimun. Dari delapan orang nelayan tersebut, tujuh orang di antaranya nelayan asal Desa Keban, Kecamatan Mooro, Kabupaten Karimun, Kepri Sedangkan satu lagi nelayan asal Pulau Setokok, Kota Batam. Ke delapan nelayan tersebut Azuan (34), beralamat di RT 001 RW 003, Desa Keban, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Erwin (36), beralamat di RT 002 RW 003, Desa Keban, Kecamatan Moro, Karimun, Tamsir (37), beralamat di RT 001 RW 003, Desa Keban, Kecamatan Moro, Karimun, Agus Salim (43), beralamat RT 001 RW 003, Desa Keban, Kecamatan Moro, Karimun, Yanto (29), beralamat di RT 001 RW 003, Desa Keban, Kecamatan Moro, Karimun. Suandi (30), beralamat di RT 001 RW 003, Desa Keban, Kecamatan Moro, Karimun Kamil (34), beralamat di RT 002 RW 002, Desa Keban, Kecamatan Moro, Karimun, dan Nasron (37), beralamat di Setokok, RT 002 RW 001, Pulau Setokok, Kota Batam Delapan orang asal Provinsi Kepri yang ditangkap oleh pihak keamanan Malaysia awalnya menangkap ikan di perairan perbatasan negara. Berdasarkan surat pemberitahuan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Usaha Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karimun di Kecamatan Moro kepada Kepala DKP Karimun tanggal 11 Maret 2020,
MARINE Malaysia Tangkap Delapan Nelayan Karimun
disampaikan kronologis delapan pemancing tersebut hingga berurusan dengan otoritas keamanan Malaysia. Dalam surat itu bernomor: 523/DISKAN.06.04/III/006/ 2020, itu disampaikan nelayan tradisional asal Pulau Bahan, Desa Keban, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri pergi menangkap ikan menggunakan 4 armada pompong bermesin tempel 15 PK. Masing-masing pompong menganggkut 2 orang nelayan. Delapan nelayan tradisional itu menangkap ikan di sekitar perairan Batu Putih Berakit/Lagoi, Kabupaten Bintan, Selasa (10/ 3/2020) sekira pukul 10.00 WIB. Tanpa sadar, pompong mereka terbawa arus masuk ke perairan Malaysia sehingga mereka dianggap melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Malaysia. Aparat Marine Malaysia mendekati 4 pompong nelayan tradisional itu. Mereka menahan serta membawa beserta pompong mereka ke Malaysia sekira pukul
11.00 WIB untuk diproses. Otoritas keamanan Malaysia dikabarkan menangkap delapan pemancing asal Provinsi Kepri. Tujuh di antara pemancing tersebut diketahui merupakan warga Desa Keban, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri. Sedangkan satu lainnya adalah warga Setokok, Kota Batam. Mereka ditangkap oleh pihak keamanan perairan negara jiran itu, Selasa (10/3/ 2020) dua pekan lalu Dari informasi yang diperoleh, mereka ditangkap karena masuk ke perairan Negara Malaysia. Mereka diduga masuk ke perairan Malaysia tanpa ada unsur kesengajaan. Arus laut diduga menyeret kapal yang mereka gunakan untuk melaut.”Arus membawa boat nelayan tersebut masuk ke perairan perbatasan Malaysia, sehingga mereka dianggap telah menangkap ikan di perairan Malaysia,” kata Kepala UPT Pelayanan Usaha Perikanan Kecamatan Moro, Jack Sebastianus . (rm/jimi)
Polres Lingga Sosialisasi Pencegahan Virus Corona
PARA Generasi Millenial dan Rentannya Pengguna Narkoba Terpapar COVID-19
LINGGA, RAKYAT MEDIAPeduli Generasi Muda, Satresnarkoba Polres Lingga Berikan Sosialisasi tentang Bahaya Narkoba dan Covid-19. Sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda, Satresnarkoba Polres Lingga memberikan Sosialisasi pencegahan penyalahgunaan Narkoba oleh Generasi Millenial dan Rentannya Pengguna Narkoba Terpapar COVID19, Senin (17/3/2020). Kegiatan sosialisasi di ikuti oleh kurang lebih 55 orang Pemuda/Pemudi Dan siswa/ Siswi seKabupaten Lingga yang diselenggarakan di Aula Hotel One Dabo Singkep Kab.Lingga Kegiatan sosialisasi dilaksanakan melalui paparan yang disampaikan oleh AKP Hadi Sucipto selaku Kasat Resnarkoba Polres Lingga. Kapolres Lingga AKBP Boy
Herlambang SIK, M.Si melalui Kasat Resnarkoba AKP Hadi Sucipto menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada para Pemuda/Pemudi yang merupakan program Sat Resnarkoba ini untuk memberikan Pembinaan dan penyuluhan Pemberantasan Penggunaan dan Peredaran Narkoba agar dapat menciptakan Generasi Millenial yang terbebas dari Narkoba Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengingormasikan para generasi muda untuk dapat mengetahui bahwa miras dan narkoba adalah hal yang harus ditolak dan dihindari. Selain itu agar peserta ikut berperan aktif berpartisipasi dalam pencegahan peredaran maupun penggunaan miras dan narkoba baik dalam lingkungan Sekolah maupun dalam
Lingkungan tempat tinggal. Selain itu juga dimaksudkan agar para generasi muda mengerti bahwa pengguna Narkoba Rentan Terpapar Virus Corona (COVID-19). Satres Narkoba Polres Lingga juga memberikan sosialisasi tentang UU No. 35 Tahun 2009 tentang Natkotika. Satresnarkoba Polres Lingga juga memberikan Pemahaman tentang apa yg dimaksud Covid-19 dan mengajak para peserta untuk waspada dan tidak panik. Mengajak para peserta untuk menerapkan pola hidup sehat dan senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar terhindar dari Virus Corona (Covid-19). Kepala Bidang Kepemudaan Kab.Lingga Yeni Trisila Isabela juga mengucapkan Terima kasih banyak kepada Polres Lingga yang telah bekerjasama memberikan penyuluhan kepada Pemuda dan siswa siswi se Kabupaten Lingga tentang Bahaya penyalahgunaan narkoba oleh generasi muda dan pencerahan tentang Covid-19. Dengan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini diharapkan generasi muda khususnya di Kabupaten Lingga dapat terhindar dari Narkoba karena generasi Millenial adalah harapan bangsa. (rm/wk).
KASAT Lantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kenedy
Satlantas Karimun Lakukan Penyuluhan Antisipasi Virus Coron KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka mengantisipasi vuris corona, Satlantas Polres Karimun, sebagai tempat pelayanan publik membersihkan lingkungan sebelum aktivitas dengan menyemprotkan disinfektan diruang tunggu Satpas pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Dan dilanjutkan, melakukan sosialisasi dan penyuluhan terhadap para supir angkutan yang ada di pulau Karimun. “Disini, kita memberikan kepastian kepada para supir angkot, agar tetap waspada terhadap masuknya virus corona terhadap penumpang,” kata
Kasatlantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kenedy, Rabu (18/03/2020). Selain memberikan penyuluhan pihaknya, juga melakukan penyemprotan disinfektan kepada angkutan umum yang sedang melintas dijalan raya. Dengan cara menghentikan sementara angkutan umum diparkiran yang telah disiapkan. Kemudian, setelah dilakukan penyemprotan baru dipersilahkan supir angkut untuk beroperasi.”Semua kita antisipasi, paling penting bagi para supir angkut harus tanggap apabila ada penumpang yang kelihatannya kurang sehat. Supaya,
menyarankan untuk diperiksa ke rumah sakit atau klinik terdekat,” ungkapnya. Sementara itu salah seorang supir angkutan umum Ucok mengatakan, apa yang dilakukan oleh satlantas polres karimun cukup positif. Mengingat, virus corona sudah kemana-mana tersebar dan dirinya juga merasa nyaman bagaimana cara mengantisipasinya. Sehingga, mendapatkan informasi yang benar terhadap virus corona.”Baguslah. Tapi, penumpang sekarang sekarang ini, akibat ekonomi lesulah. Ditambah, virus corona,” keluhnya.(rm/jimi).
Malaysia Umumkan Lockdown, Berimbas Angkutan Ferry di Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Malaysia resmi mengumumkan kebijakan pembatasan wilayah atau lockdown Rabu (18/03/2020) hingga dua minggu, yang berimbas kepada transportasi laut dari pelabuhan International Tanjungbalai Karimun. Ketua Insa Karimun Bustami Datuk Rajo Marah ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, bahkan untuk tujuan Singapura juga sama dengan mengurangi jadwal keberangkatan kapal ferry. “Kapal tujuan Singapura hanya satu kali saja, sedangkan Malaysia dua kali dalam satu hari. Dan, hanya membawa penumpang khusus warga negara Singapura atau yang mempunyai permanen resident (PR) maupun Malaysia. Kemungkinan bisa tidak beroperasi, kapal tujuan kedua negara nantinya,” terang Bustami saat dikonfirmasi, Kamis (19/03/2020). Untuk calon penumpang sendiri, sudah bisa dipastikan hanya beberapa penumpang saja yang berangkat. Terutama tujuan
Singapura, paling banyak 10 orang saja yang berangkat. Begitu juga, tujuan Malaysia tidak banyak yang berangkat dan dari Malaysia tujuan Tanjungbalai Karimun banyak Warga Negara Indonesia (WNI).”Tujuan Singapura bisa dihitung jari sudah hampir dua pekan ini. Untuk Malaysia ada yang berangkat warga negara Malaysia saja dan yang mempunyai visa saja, sedangkan WNI tidak diperbolehkan masuk kesana,” ucapnya. Ditanya, untuk keberangkatan domestik keberbagai tujuan dari pelabuhan Tanjungbali Karimun hingga sekarang masih tetap normal. Cuman, jumlah penumpang yang turun drastis hingga 50 persen ke berbagai daerah.”Ke Batam saja yang biasanya mendominasi penumpang, sekarang sudah turun drastis 50 persen paska larangan berpergian dari pemerintah pusat,” tuturnya. Sementara itu Dori salah satu pengelola pelayaran tujuan Malaysia mengungkapkan, pihaknya terpaksa mengurangi jumlah ke-
berangkatan ke Malaysia paska pemberlakuan lockdown. Dimana, dalam satu hari biasanya 5 kali keberangkatan dari pelabuhan International Tanjungbalai Karimun ke Puteri Harbour Johor maupun Kukup Malaysia.”Dua kali dalam satu hari, hingga 31 Maret atau 2 minggu kedepan. Kalau seperti bisa, siapa yang mau berangkat. Kita juga mengurangi biaya operasional jugalah untuk minyak kapal dan ABK kapal,” terangnya. Sedangkan, pantauan dilapangan kondisi pelabuhan Tanjungbalai Karimun terlihat sepi dari arus penumpang baik itu yang berangkat maupun kedatangan dari berbagai daerah, termasuk dari luar negeri. Para petugas terlihat santai, sambil mengamati calon penumpang yang akan berangkat keluar daerah.”Sepi sekali, lama nih dua minggu kedepan seperti ini. Paling diharapkan, dari penumpang domestik yang ke Karimun itupun bisa dihitunglah,” keluh Rinal salah seorang tukang supir taxi.(rm/bps).
GALERI FOTO
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
14
Bupati Bintan Apri Sujadi Bentuk Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 PEMERINTAH Kabupaten Bintan akhirnya membentuk Satgas penanganan virus Corona baru atau Covid-19. Satgas yang terdiri dari seluruh instansi hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Bintan bertugas melakukan komunikasi dan mengantisipasi imbas dari virus Corona baru atau Covid-19 ini. Bupati Bintan Apri Sujadi ditemui usai rapat pembentukan Satgas, Kamis (19/3) mengatakan bahwa Satgas Percepatan Penanganan Corona bertugas melakukan pengawasan, penanganan serta pemantauan terhadap semua hal yang berkaitan dengan antisipasi virus Corona.
Dikatakannya juga bahwa Satgas nantinya akan melibatkan FKPD sehingga semua akan memiliki tanggung jawab dan tugas masing-masing. " pembentukan Satgas ini bertujuan untuk setiap hari memantau perkembangan di lapangan terkait virus Corona baru atau Covid-19. Kita sudah berkoordinasi ke sektor terkait, kita akan menyiapkan alokasi sekitar 2 milyar rupiah untuk pencegahan virus Corona ini. Satgas nantinya juga diminta untuk membentuk Kantor sekretariat serta mensosialisasikan ke masyarakat terhadap pentingnya pencegahan Corona " ujarnya
Selain itu, Ia juga meminta agar Dinas Kominfo bergerak untuk melakukan sosialisasi pentingnya pencegahan Corona di masyarakat, lalu RSUD Bintan diminta untuk menyiapkan ruangan khusus isolasi sementara bagi penanganan kasus serta Dinas Kesehatan dapat melakukan persiapan dan penempatan tenaga kesehatan di pintu-pintu masuk. " Kita harus mandiri, Bintan harus memiliki ruang isolasi sementara secara mandiri, baik di Puskesmas maupun di RSUD. Lalu seluruh ASN sudah kita tegaskan tidak dibenarkan untuk melakukan perjalanan dinas ke luar kota " tutupnya (*)
BUPATI Bintan Apri sujadisaat memberikan keterangan
BUPATI Bintan Apri sujadi Bersama Wakil Bupati Bintan saat berbincang
BUPATI Bintan Apri sujadi saat berbincang dengan Dari kepolisian bapak bambang
BUPATI Bintan Apri sujadi memberikan kata sambutan saat rapat pembentukan satgas Virus Corona
BUPATI Bintan Apri sujadi saat memberikan keterangan
BUPATI Bintan Apri sujadi memberikan kata sambutan
CMYK
15
ADVERTORIAL
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Plt Gubernur Kepri, Isdianto dan Sekretaris daerah (Sekda) Arif TS Fadillah
Pemprov Kepri Tidak Melakukan Apel Bersama, dan Absen Manual BATAM, RAAKYAT MEDIA-Pegawai di lingkungan Pemprov Kepri mulai Senin (16/3/2020) lalu tidak lagi melakukan apel pagi bersama. Demikian juga dengan aktivitas berkumpul lainnya seperti senam pagi tiap Kamis. Ini semua dalam upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi Covid19.”Mulai Senin (16/3/2020) apel pagi dan olahraga bersama ditiadakan. Demikian juga dengan absen, tidak lagi menggunakan fingerprint, namun manual. Ini semua sebagai antisipasi pencegahan dan penanggulangan dari wabah corona,” kata Plt Gubernur Kepri, Isdianto di Graha Kepri, Batam, Ahad (15/3/2020). Isdianto langsung menginstruksikan perintah itu kepada Sekdaprov H TS Arif Fadillah. Arif diminta melakukan tindakan pencegahan dengan cepat dari berbagai kemungkinan infeksi Covid19. Arif menambahkan, kebijakan dibuat sampai menunggu infomasi selanjutnya. Termasuk perkembangan sebaran Covid19 di wilayah ini. Meski begitu, tambah Arif, pihaknya menekankan seluruh ASN, PTT dan THL Pemprov Kepri tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Perkembangan akan diinformasikan secepatnya.”Belum ada imbauan bekerja dari rumah. Semua tetap masuk kantor dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Arif. Arif juga mengimbau pegawai di lingkungan Pemprov untuk terus menjaga interaksi dengan lingkungan sekitar. Kalau saat ini ada yang ingin bersalaman namun tidak disambut, jangan tersinggung. Pegawai pun, kata Arif, harus tetap tenang dan jangan panik. Apapun yang terjadi, ikuti protokol kesehatan yang sudah ada. Jika ada gejala terkait tanda tanda infeksi, segera ke rumah sakit terdekat.”Kita harus sama-sama waspada,” kata Arif. Arif pun berharap dukungan dan doa untuk tenaga medis di Kepri, karena mereka menjadi yang terdepan mengantisipasi orang terduga dampak covid19. Tenaga medis sebagai garis terdepan, diharapkan Arif bekerja keras dan memberikan pelayanan terbaik.”Mohon juga dukungan dan doa seluruh tokoh dan masyarakat, semoga negara kita terhindar dari wabah virus corona dan Provinsi Kepri khususnya semoga Allah bebaskan dari virus dan semua warga sehat. Amin,” harap Arif. (rm/rilis).
Cegah COVID-19, Pemprov Kepri Akan Berlakukan Work From Home DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor.19 Tahun 2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor. 440/2436/SJ, tanggal 17 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah maka Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau mengatakan bahwa akan mentaati dan berpedoman pada kedua Surat Edaran tersebut untuk menyesuaikan waktu kerja para ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. “Kita Pemerintah Daerah saat ini sifatnya mengikuti dan menyesuaikan apapun arahan dari Pemerintah Pusat. Berdasarkan surat edaran tersebut tentunya Pemerintah daerah juga ikut menerbitkan Surat Edaran guna melakukan penyesuaian sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran COVID-19,” kata Arif yang juga merupakan Ketua Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Provinsi Kepulauan Riau di Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (18/03/2020) pagi. Arif menjelaskan bahwa penyesuaian sistem kerja yang akan diterapkan untuk ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau adalah dengan menerapkan work from home atau ASN dalam menjalankan tugas kedinasannya dengan bekerja dari rumah/ tempat tinggalnya.”Work From Home ini artinya para ASN tetap bekerja walaupun berada di rumah dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti Email, WhatsApp dan aplikasi lain dalam membantu pekerjaan. Jadi sebenarnya ASN tetap bekerja namun di rumah. Jangan disalah artikan bahwa work from home adalah liburan,” jelas Arif. Untuk pelaksanaan tugas Work from Home menurut Arif tidak akan diterapkan kepada semua ASN yang berada di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau namun dikukan secara selektif terhadap ASN yang melaksanakan fungsi pelayanan umum.”Jadi dengan kebijakan ini tidak semua pegawai kerja dari rumah. Jadi tetap akan ada pejabat struktural dan beberapa pegawai yang tetap melaksanakan tugas di kantor sehingga pelayanan kepada masyarakat kita pastikan tetap seperti biasa dan tidak terhambat,” ungkapnya. Lebih lanjut Arif menjelaskan bahwa untuk teknis pelaksanaan kebijakan ini yaitu, ASN yang melaksanakan tugas work from home akan mendapatkan Surat Perintah Tugas dari Pimpinan OPD/ Unit Kerja dan tetap diberikan tambahan penghasilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”Bagi ASN yang bekerja di rumah akan dapat semacam SPT dengan ketentuan bahwa selama jam kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku semua ASN yang melaksanakan tugas dari tempat tinggal selalu stand by untuk melaksanan tugas dan arahan pimpinan,” jelasnya. (rm/red).
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Plt Gubernur Tekankan Pegawai Tetap Produktif dan Melayani DOMPAK, RAKYAT MEDIAPlt Gubernur H Isdianto menekankan kepada pegawai di lingkungan Pemprov Kepri tetap produktif sesuai tugas dan fungsi yang diamanahkan. Tugas-tugas melayani masyarakat tetap dilakukan meski dengan kehati-hatian. ”Work from home berarti kita bekerja dari rumah. Bekerja untuk melayani masyarakat. Bekerja untuk memenuhi tujuan pembangunan yang sudah ditargetkan. Bukan beristirahat tanpa profuktivitas,” kata Isdianto, sesaat sebelum bertolak ke Tanjungpinang, di Pelabuhan VIP Telagapunggur, Batam, Kamis (19/2/2020).Isdianto sudah mengeluarkan surat edaran tentang petunjuk teknis pelaksanaan sistem kerja dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 di lingkungan Pemprov Kepri. Ketentuanketentuan work from home atau kerja dari rumah (KDR) dijabarkan dalam edaran itu. Mereka diminta melaksanakan KDR karena pemerintah ingin mencegah penularan Covid-19 ini. Karena di rumah, para pegawai diminta menjaga diri dan tidak melakukan aktivitasyang malah mengundang risiko penularan. ”Karena itu, semua harus tetap produktif dan fokus menjalankan tugas,” kata Isdianto. Untuk mendukung work from home, Pemprov pun meluncurkan aplikasi SIAP Kepri. Aplikasi ini termasuk untuk memangau aktivi-
Plt Gubernur H Isdianto dan Sekretaris daerah (Sekda) Kepri Arif Fadillah
tas pegawai di lingkungan Pemprov Kepri.Meski begitu, kata Isdianto, ada sebagian kecil yang tetap beraktivitas di kantor untuk menerapkan disiplin sesuai imbauan pemerintah. Seperti menerapkan social distancing atau menjaga jarak. Aktif mencuci tangan dengan sabun dan upaya meminimalisir lainnya.”Disiplin kita bersama yang berperan dalam mencegah sebaran virus itu,” kata Isdianto.
Plt Gubernur Kepri Teken SK Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19
SEKRETARIS Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Surat Keputusan (SK) Tentang Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri secara resmi telah ditandatangani oleh Plt Gubernur Kepri Isdianto. Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengatakan, dengan telah keluar dan resminya SK tersebut diharapkan semua pihak yang terkait di dalam tim segera bergerak, bekerja cepat dan tepat sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. ”Dalam upaya memonitor perkembangan terkini serta percepatan penanganan Pandemi Covid19 seminimal mungkin di Kepri, SK diharapkan menjadi dasar bagi kita untuk bergerak cepat,” kata Arif, kemarin. Gerak cepat, lanjut Arif bukan berarti terjadi kepanikan namun sebagai bentuk Pemerintah selalu pro aktif dalam upaya menyelesaikan permasalahan Covid-19 ini.”Tim ini minimal tiap hari pukul 13.30 WIB kita rapat dengan tujuan memberikan informasi terkini, bisa di pimpin ketua harian maupun dinas terkait. Sampaikan permasalahan dan berikan solusi penyelesaian,” lanjutnya. Arif tidak ingin, masyarakat merasa tidak diberitahu, menyembunyikan permasalahan sehingga menimbulkan
ketidaktenangan dan kekeliruan dalam penyampaian informasi tersebut. Sekda pun meminta agar tim segera membuat petunjuk teknis dan SOP masing-masing bagian kerja yang tergabung kedalam Tim Gugus. ”Di dalam SK sendiri kabupaten dan kota se Kepri juga turut dilibatkan, agar senantiasa terupdate pergerakan atau kondisi terakhir di daerah,” ujar Arif. Sosialisasi juga penting untuk terus di gaungkan kepada masyarakat, menurut Arif ini langkah penting agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Tentu ini menjadi tugas dari fasilitas kesehatan. ”Imbauan juga harus terus digaungkan kepada masyarakat baik melalui radio berita dan fasilitas elektronik lainnya,” tambah Arif lagi. Selain itu kata Arif, langkah pencegahan seperti penyemprotan diseninfektan juga patut dilakukan di tempat-tempat umum, dan tim yang tergabung yang bertugas dibidang ini agar segera melakukannya. Sementara itu, Asisten III Pemprov Kepri Muhammad Hasbi selaku Ketua Harian III mengatakan bahwa sebelumnya Tim telah melakukan rapat dengan dinas terkait (Kesehatan dan Penanggulangan Bencana). Dalam hal penetapan Status Daerah, ada 3 (tiga) status antara lain pertama. Siaga Darurat, ketika ada potensi terjadinya ancaman terhadap masyarakay secara masif. Kedua tanggap daerah ketika sudah terjadi ancaman tersebut dan ke tiga transisi darurat dalam rangka pemulihan. ”Kita harus menetapkan status daerah dengan SK Gubernur dengan syarat Gubernur telah mendapat masukan dari tim medis, ahli kesehatan dan berkoordinasi dengan BNPB. Maka dengan dasar SK itulah baru agenda lebih lanjut dapat dilakukan,” kata Hasbi. (rm/ril).
Isdianto pun mendoakan tenaga medis, yang merupakan garda terdepan dalam penanganan wabah ini tetap tenang. Juga mengikuti protokol kesehatan yang sudah ada. Demikian juga dengan aparat TNI Polri, tenaga karantina di pelabuhan, serta semua yang berperan dalam mencegah sebaran Covid-19 di Kepri semakin meluas. “Kita dukung mereka dengan mengikuti imbauan pemerintah.
Jangan melakukan tindakan yang memperbesar resiko terpapar. Juga kita doakan semuanya tetap dalam keadaan sehat dan sukses menjalankan amanah berat yang kini mereka emban,” kata Isdianto. Isdianto pun mulai Jumat (20/ 3) ini melakukan aktivitas pekerjaan dari rumah di Tanjungpinang dan atau dari Batam. Termasuk menggelar rapat terbatas melalui video untuk memastikan pekerjaan tidak terbengkalai.(rm/humas)
Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penangkalan Wabah Covid-19 di Kepri
Plt Gubernur H Isdianto, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kajati Kepri Sudarwidadi, dan Wakapolda Kepri Brigjend Pol Yan Fitri Halimansyah
BATAM, RAKYAT MEDIA-Seluruh pemangku kepentingan di Kepri langsung melakukan aksi nyata guna menangkal dan mencegah menyebarnya wabah Covid19 di wilayah ini. Pencegahan dan penangkalan agar potensi masyarakat Kepri yang tidak terpapar Covid19 menjadi sangat rendah hingga ke titik nihil. Demikian di antara kesimpulan dari Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Wabah Covid19 di Kepri. Rapat tersebut dilaksanakan di Lantai 5 Graha Kepri, Batam, Senin (16/3/2020). Rapat yang dipimpin langsung Plt Gubernur H Isdianto itu dihadiri Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kajati Kepri Sudarwidadi, Wakapolda Kepri Brigjend Pol Yan Fitri Halimansyah, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi, Bupati Karimun Aunur Rafik, Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah, perwakilan FKPD Kepri. Hadir juga pimpinan instansi vertikal di Kepri serta sejumlah OPD Kepri dan OPD kabupaten/
kota Se-Kepri. “Kita bersyukur sampai detik ini, Kepri belum ada yang positif. Namun kita tidak boleh lengah. Semua harus waspada. Kita langsung mengambil tindakantindakan untuk mencegah agar jangan sampai masyarakat Kepri terpapar wabah ini,” kata Isdianto saat membuka pertemuan itu. Kepri juga membentuk tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri yang diketuai langsung Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah. Dengan melibatkan segala kekuatan di berbagai kelembagaan di daerah ini. Isdianto berharap kabupaten/kota juga membentuk segara tim gugus tugas tersebut. Untuk pencegahan dan penangkalan itu, kata Isdianto perlu sinergi semua pihak. Karena kalau tidak dikerjakan bersama-sama, hasilnya tak akan maksimal” Mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu kita harus melakukan aksi nyata bersama-sama menangkal dan mencegah wabah ini
masuk ke Kepri,” kata Isdianto. Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak berharap, semua pihak menyikapi fenomena pandemi virus corona secara serius. Selaku dewan, pihaknya komit mendukung penanggulangan virus ini. Nadeak juga akan terus mendukung percepatan alokasi dana guna mendukung setiap program kerja yang telah dilakukan satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Karena kerja yang dilakukan, harus didukung dengan kebijakan anggaran operasional. ”Semua harus bersinergi. Kita bersyukur Kepri masih kategori aman. Tapi kita ini seperti berkelahi dalam gelap. Tak nampak musuh. Tapi ada dan membahayakan. Karena itu hal ini harus cepat dituntaskan,” kata Nadeak. Kajati Kepri Sudarwidadi menekakan agar dilakukan tindakan kongkrit untuk mengatasi masalah ini. Soal penggunaan anggaran, Kajati mengingatkan agar digunakan dengan prosedurnya dipenuhi dan penggunaannya sesuai ketentuan. Wakapolda Yan Fitri mengajak semua melakukan aksi nyata dalam upaya menghadapi wabah ini. Wabah ini harus disikapi dengan pencegahan, penangkalan dan aksi nyata. Bukan hanya mengatasi orang orang yang diduga terpapar, tapi juga aksi cepat dan tepat kepada masyarakat yang tidak terpapar. ”Mari kita bekerja nyata untuk masyarakat. Upayakan pencegahan dan penguatan di masyarakat. Jangan kerjakan di hilir atau hulu saja. Harus komprehensif,” kata Yan. (*)
ADVERTORIAL
Kamis, 19 - 30 Maret 2020, Minggu II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
16
Plt Bupati Muara Enim membuka acara
CLEAN UP DAY & SERASAN BETTA CONTES 2020 MUARA ENIM, RAKYAT MEDIA-Plt Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Asisten ll Kabupaten Muara Enim resmi buka acara CLEAN UP DAY & SERASAN BETTA CONTES Tahun 2020 yang berlangsung di objek wisata air terjun curup tenang Bedegung Kecamatan Panang Enim, Minggu 8/3/2020. Untuk merunut kebelakang sejenak bahwa Air Terjun Curup Tenang adalah salah satu air terjun tertinggi di indonesia, ketinggiannya mencapai 120 meter. Air terjun ini berada di Desa Bedegung ,Kecamatan Panang Enim,kita-kira 56 km di selatan Muara Enim dan 260 km dari Palembang.Nama lain Air Terjun Curup Tenang adalah Air Terjun Bedegung yang sumber mata airnya ada di celah Bukit Barisan. Dalam sambutannya panitia dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud Realisasi dari Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muara Enim 2018 - 2023 yaitu Merakyat Muara Enim,Muara Enim untuk Rakyat yang Agamis Berdaya saing menjadi sehat dan sejahtera,tentunya dalam kesempatan ini sebagaimana kita ketahui dan maklumi bahwa Tahun 2019 telah dibentuk satu organisasi Perangkat Daerah yang bernama Dinas Pariwisata.Dinas Pariwisata ini tujuanya untuk membangun Citra Positif dan berujung pada peningkatan kunjungan wisata baik wisata dalam negeri maupun dari mancanegara dan menumbuh kembangkan Ekonomi kreatif Masyarakat. Salah satu Destinasi dari wisata Kabupaten Muara Enim yang cukup terkenal adalah Bedegung
Plt Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Asisten ll Kabupaten Muara Enim, berjabattangan dengan panitia pengelola objek wisata.
oleh karena itu, “Kami mengajak kita semua untuk menjaga kebersihan lokasi objek wisata sehingga menimbulkan kebersihan kenyamanan bagi wisatawan yang datang ke lokasi ini,” Sebagaimana kita maklumi bahwa Kabupaten Muara Enim merupakan Kabupaten yang berpotensi, punya potensi dalam bidang Pertambangan baik Geotamal,Minyak,Gas Bumi dan
lain sebagainya. Nah..! dalam kesempatan ini Ekonomi Kreatif mempunyai Kontribusi besar untuk menarik Pendapatan Asli Darah ( PAD ) melalui peluang - peluang baik dari ketenagakerjaan , PHRI Persatuan Hotel Restoran dan lain sebagainya.seperti kegiatan ini diharapkan ada Multi Payer Efek hingga menggerakkan seluruh perekonomian Masyarakat
Plt Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Asisten ll Kabupaten Muara Enim resmi buka acara CLEAN UP DAY & SERASAN BETTA CONTES Tahun 2020
OBJEK wisata air terjun curup tenang Bedegung Kecamatan Panang Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Khususnya di Muara Enim. Dalam kesempatan ini ucapan terimakasih kepada rekan - rekan BUMN, BUMS dan BUMD yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini dan diharapkan kedepannya bantuan -nya lebih ditingkatkan, lebih berlipat-lipat lagi dan bantuan itu tidak harus dalam bentuk tunai kalau dalam bentuk tunai kita sudah diatur dengan Perda No 2 Tahun 2010 yaitu
dalam peran serta BUMN, BUMS dan pihak lainnya terhadap pembangunan Kabupaten Muaraenim, “ jadi silahkan dibantu dalam bentuk non tunai.” Kemudian lanjutnya,dalam kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih kepada peserta yang berasal dari luar Kabupaten Muaraenim, Khususnya luar Propinsi Sumatera Selatan bahkan mungkin dari Bali dan
Propinsi-propinsi lainnya. Untuk ini kami harapkan lagi Kepada OPD terkait agar Kegiatankegiatan Colour Full yang masih 21 kegiata lagi fi 2020 ini dapat di meriahkan, dimerahkan dalam arti bukan diramaikan oleh OPD itu sendiri tetapi OPD - OPD tersebut mengajak rekan- rekannya dari Propinsi Kabupaten lain singgah Ke Kabupaten Muara Enim,” sehinga benar - benar bergetar yang namanya Ekonomi Kerakyatan dan mempunyai Multi Payer Efek.” Plt Bupati Kabupaten Muara Enim,dalam pesan dan nasehatnya yang dibacakan Asisten II Bahwa intinya kita sebagai pelayan, artinya kalau kita tuan rumah ini kita melayani sebaik mungkin siapapun yang datang kesini dan saya punya Moto Ikhlas dan Enjoy artinya setiap yang kita perbuat merupakan suatu Ibadah,tetapi kalau bukan tidak ikhlas tidak akan menjadi Ibadah, selanjutnya laksanakan sesuatu itu dengan enjoy artinya tidak merasa menjadi beban. Kawan- kawan dari Pariwisata kita jangan sampai timbul perasaan Ah...! yang penting sudah lewat kerjaan selesai,Ikhlas ini hubungannya kepada Tuhan kita Vertikal dan Enjoy ini kepada Horizontal, Mudah - mudahan kalau sesuatu itu dibuat Ikhlas dan Enjoy Insya Allah akan mendapatkan Berkahnya. Termasuk rekan-rekan BUMN akan lebih banyak membantu melalui CSR-nya apabila kita laksanakan secara Ikhlas dan Enjoy dan satu hal lagi bahwa kegiatan ini mudah - mudahan kita dapat Evaluasi sehingga di Tahun mendatang lebih semarak lagi terutama seharusnya bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh Kabupaten Kota bahkan Propinsi terdekat Harapnya. ( Nazarudin Siregar/ Adv )
Plt Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Asisten ll Kabupaten Muara Enim, dan para pejabat Pemkab Muara Enim beserta masyarakat foto bersama.
MASYARAKAT setempat bergotongroyong (Goro) membersihkan lokasi disekitar objek wisata air terjun curup tenang Bedegung Kecamatan Panang Enim, Kabupaten MuaraEnim, Sumatera Selatan.
Plt Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Asisten ll Kabupaten Muara Enim, beserta sejumlah staf Pemkab Muara Enim meninjau sejumlah tempat objek wisata tersebut.
LOKASI Objek wisata Curup Tenang Begedung, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan
PARA anak-anak sedang mempersembahkan tarian adat setempat untuk menyambut kedatangan Plt Bupati Muara Enim