Skip to main content

RAKYAT MEDIA EDISI 241

Page 1

CMYK

Baca Hal 9

Terlibat Pungli, Ketua Komite SMP Negeri 10 Kena OTT KORAN UMUM

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Mau Pasang Iklan Hubungi

0778-479646

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Media Terverifikasi

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Edisi : # 241 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Ribuan TKI Ilegal Ditahan Pemerintah Malaysia

BURUH BANGUNAN BEKAS TOP 100 PENUIN TEWAS BATAM,RAKYAT MEDIA-Peristiwa kecelakaan kerja dengan tewasnya salah seorang pekerja di bekas gedung Top 100 Penuin akibat tersengat listrik, memang sudah agak lama, tepatnya 21 Juni 2018 lalu. Korban tewas bernama Mawardi dan seorang luka parah bernama Juhri diketahui keduanya tersengat arus listrik saat melakukan aktifitas kerja di lantai 3. Konon bekas bangunan Top 100 Penuin yang sudah dibongkar itu akan dijadikan Mall yang lebih besar dan Apartement. Masalahnya, kecelakaan kerja yang

KUALA LUMPUR, RAKYAT MEDIARibuan Pekerja Tanpa Izin (PATI) terjaring dalam Operasi yang digelar oleh Pemerintah Malaysia pada 1-6 Juli 2018 lalu.Dari 91.650 orang yang berhasil terjaring dalam operasi tersebut, sebanyak 22.126 orang ppekerja ilegal dari berbagai negara ditahan Pemerintah Malaysia karena terlibat berbagai pelanggaran keimigrasian. Kepala Departemen Imigrasi Malaysia, Mustafar Bin Haji Ali, mengatakan pihaknya sudah melakukan operasi PATI sebanyak 7.477 kali di negara bagian. Namun, dalam operasi kali ini, pihakn-

ya juga menangkap para majikan yang masih menggunakan jasa tenaga kerja yang tidak memiliki izin. “Sebanyak 28 majikan turut ditahan sepanjang 1 Januari 2018 hingga Juli 2018.Kami juga telah melakukan operasi sebanyak 7.477 kali di seluruh negara bagian,” kata Mustafar seperti dilansir berbagai media di Malaysia. Dalam pemberitaan tersebut Pemerintah Malaysia telah menahan sebanyak 7.327 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal karena tidak memiliki dokumen kerja yang lengkap.Sementara, pekerja asal Bangladesh yang ditahan

sebanyak 4.483 orang.Pekerja ilegal dari Filipina sebanyak 2.237 orang, dan Myanmar sebanyak 2.188 orang. Banyaknya jumlah TKI ilegal asal Indonesia yang ditahan oleh Imigrasi Malaysia sudah tidak mengherankan lagi.Sebab, kedekatan jarak antara Indonesia dan Malaysia membuat banyak WNI untuk mencari pekerjaan di Malaysia meski berangkat secara ilegal.”Operasi ini akandijalankan secara terus-menerus tanpa henti dalam memutus rantai kesalahan, termasuk bersama

Bersambung ke Hal 2

PEKERJA asing tanpa izin (PATI) ditangkap petugas Imigrasi Malaysia

Pungli dan Bisnis Baju Marak di Setiap SKM.N Dan SMA

Sistem PPDB Disdik Kepri Amburadul BATAM, RAKYAT MEDIA-Kinerja Muhammad Dali selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang baru dilantikbeberapa pekan lalu menjadi sorotan. Pasalnya, Muhammad Dali terlihat tak mampu mengatasi kacau balaunya penerimaan Peserta Dididk Baru (PPDB), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Kepri.

Bersambung ke Hal 2

KONTRAKTOR PT PUTRA LINGGA

GUNAKAN MATERIAL PASIR LAUT

DILEMA yang dirasakan orang tua murit saat ini untuk memasukan anaknya ke sekolah Negeri SMK dan SMA di Provinsi Kepri, khususnya di Batam, bukan hanya susah dan berbelit belitnya birokrasi. Namun bagi orang tua murit yang anaknya sudah diterima di sekolah SMK Negeri dan SMA Negeri juga harus merogoh kocek yang nilainya berpariasi antara Rp3 hingga Rp 5 juta rupiah. Bayangkan, untuk pembelian baju setiap siswa dikenakan Rp 2 hingga Rp3 juta, padahal jika dibeli diluar seokolah pakaian seragam anak SMK atau SMA satu pasang berkisar hanya Rp300 ribu.”Kepala sekolah dan komite sekolah terlihat berbisnis baju, belum lagi pungutan liar lainnya, ini yang terjadi setiap PPDB, sudah ada bukti ketua komite SMP Negeri 10 Sei Panas di tangkap polisi gara gara pungli,”ungkap salah seorang warga yang tak bersedia disebutkan namanya ketika ditemui saat memasukan

Bersambung ke Hal 2

PPDB Sistem Zonasi Ribuan Calon Didik Baru Tak Tertampung PASIR yang digunakan diduga pasir laut

ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-PT. Putra Lingga Kontraktor pelaksana pengerjaan pembangunan Rumah Susun (Rusun) Kepolisian Resor (Polres) Anambas, diduga menggunakan pasir laut dalam mengerjakan proyek Rusun milik polisi tersebut. Dugaan itu disampaikan seorang warga masyarakat Pasir Peti Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan Timur kepada wartawan, setelah mengetahui jenis pasir yang digunakan pihak kontraktor untuk bahan bangunan proyek. “Kami melihat langsung bahan pasir yang mereka gunakan itu pasir laut. Dan Bersambung ke Hal 2

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi kepri

Muhammad Dali

BATAM,RAKYAT MEDIA—sepertinya sudah menjadi tradisi,dari tahun ke tahun penerimaan calon siswa/i baru atau lebih dikenal dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB) selalu bergejolak. Berbagai metode diujicobakan dalam penerimaan peserta didik baru ini, mana yang lebih pas agar tidak menimbulkan lagi gejolak. Namun tetap saja muncul, terutama dari dari para orang tua calon siswa/I yang tidak diterima di sekolah, tentunya ke sekolah negeri. Di berbagai media, baik cetak, elektronik maupun media online, permasalahan penerimaan peserta didik baru telah terexpos setiap tahun ajaran baru yang terkadang sampai membeberkan kelemahan-kelemahan maupun permasalahan yang muncul. Sayangnya, belum ada metode paling tepat untuk mencari solusi terbaik, setidaknya meminimalisir gejolak atau keluhan para orangtua yang anaknya tidak tertampung di sekolah negeri. Khusus untuk tahun ajaran baru 2018/2019 mulai dari SD, SMP, SMA/

SMK untuk PPDB diberlakukan system zonasi. Artinya, calon siswa baru yang diterima diutamakan calon siswa/i yang berdomisili berdekatan dengan lokasi sekolah mencapai jumlahnya mencapai 90 persen dari jumlah siswa baru. Sisanya 10 persen untuk tiga jalur penerimaan, yaitu jalur penerimaan luar zo-

Nikita Mirzani

BERHIJAB KARENA BERKONFLIK DENGAN SUAMI JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Kabar tak sedap menerpa Nikita MirzaniWanita32 tahun yang baru saja berhijab itu disebut-sebut sedang terlibat konflik dengan sang suami, Dipo Latief. Kabar tersebut berembus setelah Nikita menghadiri acara talkshow yang dipandu Bersambung ke Hal 2

Sistim Zonasi Dinilai Minim Sosialisasi LINGGA, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga, melalui Dinas pendidikan resmi memberlakukan peraturan untuk Dunia pendidikan yang disebut dengan "Sistem Zonasi Sekolah" untuk Penerimaan Peserta Didik Baru(PPDB). Aturan atau sistem Zonasi sekolah tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran No.14 Tahun 2018 tentang Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (PERMENDIKBUD-RI). Tujuan dari diberlakukannya sistem zonasi sekolah untuk pemerataan mutu pendidikan dan disisi lain juga untuk menghapus "image" atau kesan

HENDRI Efrizal selaku Kabid Pengawasan SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga

“Sekolah Faforit" yang selama ini menjadi salah satu pemicu kecemburuan sosial di tengah

masyarakat khususnya antar sesama pelajar sendiri. Dengan ditetapkan nya sistem zonasi sekolah dalam PPDB mulai tahun ajaran 2018 ini, maka dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh pelajar sendiri, salah satunya adalah dapat meminimalisir waktu, sehingga terhindar dari keterlambatan masuk sekolah untuk belajar. Mengingat selama ini faktor atau penyebab utama terjadi nya keterlambatan para siswa masuk sekolah adalah karena jarak tempuh yang jauh, keliru dalam milih sekolah, yang menurut mereka sekolah Bersambung ke Hal 2

nasi, jalur prestasi dan jalur miskin. Khusus jalur miskin, sepertinya lebih banyak dari jalur prestasi dan jalur luar zonasi. Di SMP 47 dan SMP 9 misalnya, jumlah siswa/i dari jalur miskin diterima sebanyak 25 orang. Sementara dari

Bersambung ke Hal 2

KPK Tangkap Anggota DPR RI

Dari Fraksi Partai Demokrat .JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Penyidik KPK mengungkap perkara dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji mengenai usulan dana per-

imbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan 2018. Empat orang ditetapkan sebagai Bersambung ke Hal 2

SUASANA konfrensi pers yang dilakukan Ketua KPK Agus Rahardjo

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com


SAMBUNGAN

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Sambungan Hal. 1

Ribuan TKI lembaga yang lain,” kata Jafar. Para pekerja disebut ilegal karena mereka tak memiliki dokumen lengkap dan sah untuk bekerja di Malaysia.Pemerintah Malaysia menyadari banyak pekerja asing ilegal yang mengadu nasib di negara mereka.Namun bagi TKI yang ingin bekerja di berbagai sektor seperti manufaktur, konstruksi, perkebunan, pertanian dan jasa di Malaysia dibutuhkan persyaratan. Oleh sebab itu, pemerintah Malaysia memberikan solusi dengan memberlakukan suatu kebijakan bernama “rehiring program”. Program itu sudah diberlakukan sejak Februari 2016 lalu.Melalui kebijakan tersebut, bagi pekerja yang belum melengkapi dokumennya diberi kesempatan untuk melengkapi persyaratan.Mereka harus melengkapi dokumen ke Departemen Imigrasi Malaysia dan menunjukkan dokumen biometrik. Pemerintah Malaysia memberikan tenggat waktu bagi pekerja asing dan majikannya untuk melengkapi dokumen hingga

30 Juni 2018 lalu. Setelah itu, pemerintah Malaysia melakukanrazia yang diberi nama operasi “Mega Op”. Departemen Imigrasi Malaysia merilis ada 83.919 majikan yang melengkapi dokumen dan mempekerjakan kembali 744.942 pekerja ilegal.”Dari 744.942 pekerja tersebut, sebanyak 307.557 memenuhi persyaratan untuk bisa bekerja kembali.Sementara sebanyak 108.234 pekerja ditolak dan dalam waktu dekat akan dideportasi,” kata Mustafar Bin Haji Ali Sisanya, 329.151 pekerja sudah mendaftarkan kembali melalui program biometrik, tetapi, masih ada yang belum memberikan data biometrik.Bagi yang belum melengkapi hingga batas yang ditentukan sanksinya mereka bisa ditahan oleh pihak berwenang Malaysia?Baik majikan dan pekerja aka menghadapi sidang di pengadilan dulu. Setelah itu, para pekerja baru dideportasi. Bagi majikan, lanjut Mustafar, akan dikenai sanksi berat yakni denda RM 50 ribu atau setara Rp

Sambungan Hal. 1

Dari Fraksi tersangka dalam kasus ini, salah satunya adalah Amin Santono, anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat. Ketua KPK Agus Rahardjo dalam keterangan pers kepada wartawan, penyidik kasus tersebut sudah dilakukan penyidik KPK sejak Desember 2017 dan operasi tangkap tangan Jumat (4/5/2018) pecan lalu pihaknya mengamankan sembilan orang,” ujar Agus Rahardjo dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta. Setelah jadi Tersangka KPK, partai Demokrat Berhentikan Amin Santono dari Keanggotaan Partai dan DPR RI, Eka Kamaludin selaku pihak swasta atau perantara, Yaya Purnomo selaku Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permikiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan Ahmad Ghaist selaku swasta atau kontraktor. Selain itu, diamankan pula dua orang dari swasta berinisial DC dan EP serta tiga orang supir yang masing-masing berinisial N, C dan M. Dari kesembilan orang yang diamankan tersebut, diketahui hanya empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Kronologi Agus menjelaskan, operasi tangkap tangan dimulai pada Jumat pukul 19.30 WIB. Tim penyidik KPK menda-

patkan informasi akan ada pertemuan antara Amin, Eka, Yaya dan Ahmad di sebuah restoran di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. “Saat pertemuan berlangsung, tim menduga terjadi penyerahan uang dari AG kepada AMS. Uang sebesar Rp 400 juta dalam pecahan rupiah dipindahkan dari mobil AG ke mobil AMS di parkiran,” papar Agus. Usai uang dipindahkan ke mobil, Amin bertolak keluar dari area bandara.Ketika itulah penyidik menghentikan mobilnya kemudian meringkusnya. Tim penyidik menemukan uang senilai Rp 400 juta yang dibungkus dalam dua amplop cokelat dan dimasukkan ke dalam tas jinjing bermotif kotak-kotak. Pada waktu yang sama, tim penyidik pun meringkus orangorang yang sebelumnya hadir dalam pertemuan di restoran yang sudah berpencar. Termasuk Yaya Purnomo yang ditangkap di kediamannya di daerah Bekasi. “Selain uang tunai Rp 400 juta, tim juga mengamankan bukti transfer sebesar Rp 100 juta kepada Eka Kamaludin dan dokumen proposal,” ujar Agus. Artinya, penyidik menemukan ada uang sebesar Rp 500 juta dari Ahmad kepada Amin dan Eka.Commitment fee Pe-

Buruh Bangunan menyebabkan satu orang nyawa melayang dan satu luka berat diduga kuat karena kurangnya alat pengaman kerja (Safety-red). Pantauan media ini ke lokasi pengerjaan Mall dan Apartemen itu Jumat (13/7) siang, salah seorang buruh yang sedang makan siang membenarkan, kurangnya alat pengaman kerja. Terbukti memang saat media ini mengabadikan pekerja di ketinggian lantai 4 sampai ke lantai lebih tinggi, terlihat dari bawah tidak memakai alat pengaman, seperti tali yang melilit di pinggang pekerja. Bahkan disebut-sebut gaji-pun

kabarnya sering terlambat dibayar, sebab pengerjaannya dilakukan kontraktor. Sementara Management atau pimpinan Top 100 Penuin yang disebut bernama Doly, sejak kecelakaan kerja diatas, sangat sulit untuk dikonfirmasi. Tak hanya seputar kecelakaan kerja 21 Juni 2018 lalu, tetapi menyangkut alat Safety yang dinilai sangat minim. Seperti diketahui, kecelakaan kerja yang menimpa dua buruh diatas, kronologisnya almarhum Mawardi yang berasal dari Bima Nusa Tenggara Barat itu, awalnya berusaha menolong korban Juhri.Namun

Kontraktor PT Putra kami tidak yakin jika Rencana Anggaran Biaya ( RAB)nya dalam kontrak memang pasir laut. Karena pasir itu tidak bagus untuk bahan bangunan,” ujar warga yang tak ingin disebutkan namanya, Rabu (4/7/ 2018) kemarin. Dikatakannya, dengan penggunaan pasir laut itu disinyalir kontraktor ingin mengambil untung besar, sehingga mereka berani melawan resiko hukum. “Mereka sengaja mengganti spesifikasi demi mencari untung besar, sehingga sudah tidak dipikirkan kualitas bangunan dan resiko hu-

kum yang menanti, “ tambahnya lagi. Menanggapi indikasi hal tersebut, Hendra dari pihak kontraktor saat dihubungi membantahnya. Hendra mengaku pasir yang mereka gunakan bukan pasir laut, namun pasir yang biasa digunakan sebagai bahan bangunan. Hal yang sama disampaikan oleh Marlan Mujiono pelaksana lapangan PT. Putra Lingga saat dijumpai di pengerjaan proyek. Marlan mengaku tidak tahu terkait pasir laut atau bukan, namun ia menilai tidak mungkin perusa-

Berhijab Karena oleh Fenny Rose pada Jumat 13 Juli 2018. Pada acara itu, Fenny menampilkan foto Dipo. Namun Nikita tak mau melihatnya dan meminta Fenny segera beralih ke foto lain. Akan tetapi, saat dikonfirmasi perihal kabar tersebut, Nikita mengatakan bahwa rumah tangganya dengan Dipo Latief baik-baik saja. ” Baikbaik semua, alhamdulillah,” kata Nikita Mirzani di Jakarta, baru baru ini. Sebenarnya bukan kali ini saja Nikita dikabarkan mengalami masalah keluarga. Saat awal menikah dengan Dipo Latief pun dia sudah dikabarkan tak diterima oleh keluarga

178 juta, dipenjara selama lima tahun dan dicambuk dengan menggunakan rotan sebanyak 6 kali. Pemerintah Malaysia melakukan razia terhadap pekerja ilegal demi menegakan kedaulatan, keselamatan dan memelihara kesejahteraan negara. Jumlah pekerja legal yang dilengkapi dokumen resmi saat ini, mencapai 2,1 juta. Namun, diprediksi angka pekerja asing yang tinggal melebihi batas izin dan tanpa memiliki dokumen, lebih banyak dua kali lipat.Federasi Pekerja Malaysia memprediksi, angkanya bisa mencapai 6 juta orang. Malaysia saat ini memang sangat membutuhkan tenaga asing.Mengapa? Pekerja asing bisa dibayar murah dan tidak menolak untuk mengerjakan pekerjaanapa saja, sedangkan warga lokal Malaysia tidak mau pekerjaan seperti itu. Para TKI tersebut saat ini ditahan di sejumlah penjara, yaitu penjara Pekan Nenas Johor, penjara Tanah Merah Kelantan, penjara KLIA Sepang dan penjara Ajil Terengganu. (rm/mawardi).

suaminya. Meski demikian, Nikita memastikan keluarganya tak mengalami masalah. ” Insyaallah baik-baik saja,” ujar Nikita Mirzani. Nikita Mirzanimengungkapkan, pergolakan hatinya ketika hendak memutuskan untuk berhijab. Pemain film Comic 8 itu mengaku sudah ingin berhijab sejak tiga tahun lalu. Namun, niat untuk menutup aurat itu baru terlaksana beberapa hari lalu.”Ingin berhijab sudah dari tiga tahun lalu bukan karena konflik dengan suami,” kata Nikita Mirzanidi Jakarta, baru-baru ini. Keinginan untuk berhijab

nyidik menduga uang itu adalah bagian dari 7 persen commitmen fee yang dijanjikan dari dua proyek di Pemerintah Kabupaten Sumedang.Proyek itu senilai Rp 25 miliar.Agus menjelaskan, sumber dana diduga berasal dari para kontraktor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang. Ahmad diduga berperan sebagai pengepul dana untuk memenuhi permintaan Amin Santono. Setelah nyaris melaksanakan pemeriksaan selama 1x24 jam yang berujung pada gelar perkara, penyidik menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji oleh Amin bersamasama Eka Kamaludin dan Yaya Purnomo soal usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun 2018. Sebagai penerima, Amin, Eka dan Yaya disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Adapun, sebagai pemberi, Ahmad disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Saat ini, keempat tersangka masih ditahan KPK. (rm/mahyuddin). Sambungan Hal. 1

justru ia yang meninggal. sementara Juri mengalami luka parah dan dirawat di RS Budi Kemuliaan. Hanya saja seperti isu yang berkembang saat itu, peristiwa kecelakaan kerja itu akibat dari minimnya alat keamanan kerja (Safety) di bangunan Mall dan Apartemen tersebut. Hanya saja sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi pemilik bangunan Mall dan Apartement itu. Sementara pengawasan dari Disnaker juga dikabarkan sangat minim hingga saat ini alat pengaman kerja-pun hanya asalasalan saja. Apakah harus menunggu korban-korban selanjutnya?.(rm/arifin marbun). Sambungan Hal. 1

haannya akan menggunakan pasir laut. “Saya baru 3 hari di sini, saya tidak tahu itu pasir laut atau bukan. Tapi tidak mungkinlah perusahaan gegabah menggunakan material, karena biasa kami menguji dulu setiap bahan yang akan digunakan, “ ujarnya. Sesuai data yang didapat, pengerjaan Rusun Polres Anambas di daerah Pasir Peti Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan Timur ini, menggunakan anggaran dari APBN sebesar Rp. 8.476.625.000 (8, 4 miliar). (rm/red). Sambungan Hal. 1

semakin kuat sebulan belakangan. Nikita Mirzanijuga merasa risi dengan pakaian-pakaiannya yang terbuka, sehingga memilih untuk mengenakan busana yang lebih tertutup. “Buka lemari mau pakai baju seksi kayak merasa risi gitu, kan,” kata ibu dua anak tersebut. Meski demikian, Nikita Mirzanitetap memaksakan diri untuk mengenakan pakaian-pakaian yang terbuka itu. Namun tetap saja merasa risi, sehingga dia mengubah penampilannya. ”Mulai pakai baju-baju lengan panjang, kemeja, pakai baju yang lehernya sampai atas, terus kok merasa enak gitu kan,” tutur Nikita.(rm/L.6)

Sambungan Hal. 1

Sistem PPDB anaknya di SMK 7 Botania kepada media ini. Menurutnya, ajang mencari sekolah baru itu tidak sesuai ekspektasi.tidak sedikit orang tua murit protes karena anak mereka tidak masuk sekolah negeri padahal nilairata rata anak mereka sudah diatas rata rata cukup, proses penerimaan PPDB secra online yang menjadi satu-satunya untuk mendaftar di website PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Kepri sulit diakses. “Sejak dibuka penerimaan website PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Kepri sulit diakses padahal pendaftaran murid baru sudah dibuka.Banyak orang tua murit di Batam, mengaku bingungkarena tidak bisa mendaftarkan anaknya masuk sekolah negeri, di daftarkan disekolah mereka tak terima,ujar warga yang mengaku tinggal di sekitar perumahan Hawai. Pantauan Koran Rakyat Media di sejumlah sekolah, bahwa amburadulnya penerimaan PPDB di Provinsi Kepri pada tahun 2018/2019 secara online, tidak hanya masalah server PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang dituding selalu bermasalah. Namun, yang dikeluhkan para orang tua murit juga karena disinyalir adanya permainan indikasi pungutan liar (Pungli) dalam penerimaan PPDB tersebut. Hal ini bisa diketahui saat pengumuman calon murit yang diterima, banyak calon murit nilainya diatas rata rata tidak masuk dalam daftar pengumuman. Sementara calon murit nilainya dibawah rata rata justru diterima. Hal ini yang menjadi tanda tanya dan dipertanyakan para orang tua calon murit, mereka menduga ada permainan kotor oknum Kepala Sekolan dan Komite di sekolah tersebut. Seperti di SMK Negeri-7 Botania, Batam Centre, di sekolah ini banyak orang tua murit yang datang melihat pengumuman merasa kecewa karena anak mereka tidak diterima. Padahal nilai anak mereka diatas rata rata. Namun tidak muncul namanya terdaftar dalam pengumuman. Hal serupa juga terjadi di SMK Negeri 2 Legenda Malaka Batam Centre, disini sejumlah orang tua dan calon murid kesal karena sudah datang ke sekolah untuk melihat pengumuman hasil seleksi PPDB, Selasa (10/7/ 2018) lalu, namun pengumuman belum juga dikeluarkan. Para orang tua dan calon murid pun kecewa karena sudah lama menunggu. Menurut Lioni, salah seor-

ang calon murit yang mendaftar di SMK Negeri.2 Legenda Malaka tapi tidak masuk dalam pengumuman, kuota kelulusan sebanyak 422 orang, namun yang diterima sebanyak 600 orang,” Banyak calon murit yang kecewa, padahal yang tidak diterima itu nilainya diatas rata rata, sebaliknya calon murit yang diterima di sekolah itu sebagian nilainya rendah,”ujarnya Sistem PPDB di Kepri tahun ini dinilai sangat amburadul. ”Saya sangat kesal, sudah daftarnya susah, lihat hasilnya pun susah. Kalau memang gak bisa, ngapain pakai sistem website segala,” katanya lagi. Hal senada juga disampaikan calon murid, Dino. Dia mengaku sudah mencoba mengakses website untuk melihat pengumuman hasil seleksi sejak malam, tapi hasilnya nihil.”Saya sudah dari malam cek. Hasilnya invalid. Makanya saya langsung ke sini untuk cek langsung,” ujarnya. Para orang tua siswa menilai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kepri tidak becus mengurus penerimaan siswa program berbasis jaringan itu. Sampai-sampai Gubernur Kepri Nurdin Basirun melakukan inspeksi mendadak ke Dinas pendidikan Kepri beberapa hari lalu. Tapi tidak ada perubahan sama sekali meski Gubernur sudah memberikan arahan. Adapun nomor telepon Kepala Dinas PendidikanMuhammad Dali, tidak pernah aktif. Hingga laporan ini ditulis, belum ada penjelasan tentang kesulitan atau tidak panitia PPDB mengelola proses pendaftaran secara online tersebut. Tak hanya di dua sekolah tersebut soal penerimaan PPDB tahun ini yang amburadul, Madrasyah Aliah Negeri (MAN) 1 Batam di Seibinti, Kecamatan Sagulung juga lebih parah lagi, calon siswa yang sudah lulus seleksi online dipungut biaya Rp6 juta. Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di MAN Batam di Seibinti, Kecamatan Sagulung telah ditutup. Sebanyak 288 siswa baru sesuai dengan daya tampung sekolah berakreditasi A tersebut telah terisi melalui pendaftaran online yang sudah dibuka sejak Februari lalu. Namun banyak siswa yang tidak lolos maupun yang sudah lolos PPDB kecewa lantaran adanya informasi pungutan biaya masuk yang angkanya cukup besar yakni Rp6 juta per siswa. Beberapa calon siswa lain yang sebelumnya sudah men-

daftar akhirnya memilih mundur karena merasa keberatan dengan besaran biaya masuk tersebut. ”Kalau diterima harus bayar Rp6 juta. Itupun dikasih waktu hanya tiga hari. Orangtua saya tak punya uang makanya saya mundur,” ujar Fa, seorang calon siswa yang mundur. Siswa lain yang sudah lolos dan diterima PPDB menuturkan hal yang sama. Untuk masuk ke sekolah tersebut diwajibkan membayar uang sebasar Rp6 juta. “Nggak tahu buat apa. Tapi disuruh bayar Rp6 juta,” ujar Ui yang dijumpai di lingkungan sekolah tersebut. Pungutan uang masuk sekolah itu juga dibenarkan siswa MAN itu sendiri. Pungutan uang masuk itu sudah rutin dilakukan setiap PPDB dengan besaran yang berbeda-beda. “Saya waktu masuk kemarin Rp4 juta. Kakak-kakak sebelumnya tahun 2016 bayar Rp2 juta. Sekarang katanya naik lagi jadi Rp6 juta,” ujar Gh siswa MAN tersebut. Sementara Pihak sekolah saat dikonfirmasi membantah adanya informasi pungutan uang pendaftaran PPDB tersebut. Kepala Sekolah MAN Batam Hairina melalui humasnya Rio Nur Iman mengaku tidak ada pungutan apapun untuk pendaftaran PPDB tersebut. “Kalau pendaftaran PPDB sistem online semuanya gratis. Tidak ada pungutan apapun untuk pendaftaran itu. Mungkin saja pungutan itu untuk biaya seragam dan pembangunan saat akan masuk sekolah nanti kepada calon siswa yang sudah lolos PPDB. Itu sudah diserahkan ke pihak komite sekolah,” ujar Rio. Ketua Komite MAN Rudi saat mengakui adanya pungutan tersebut namun dia membantah itu uang pendaftaran melainkan uang seragam dan pembangunan saat masuk sekolah nanti. Pungutan uang pembangunan dan seragam tidak dibatasi dalam waktu tiga hari seperti yang dikeluhkan orangtua calon siswa. “Itu untuk uang seragam dan pembangunan. Pembayarannya bisa dicicil kok bahkan bisa lebih dari setahun cicilnya.” ujar Rudi. Rudi menjelaskan meskipun berstatus sekolah negeri, tenaga pengajar di MAN Batam didominasi oleh guru honorer yang harus digaji oleh komite. Begitu juga dengan fasilitas sekolah masih banyak yang kurang sehingga membutuhkan banyak anggaran untuk pembangunan sekolah diantaranya masjid sebagai ikon MAN Batam. “Guru honor lebih lebih ban-

140,40. Jika hanya dengan jumlah nilai 140 koma sekian, dibagi tiga pelajaran yang diujikan, tentu nilai rata-ratanya tidak sampai 50. . Sementara calon siswa dengan sistem zonasi misalnya nilai rata-ratanya 67 tidak diterima. Disinilah muncul kecemburuan besar dari para orangtua. Sebab diketahui, dengan system zonasi, menerapkan minimal nilai rata-rata 70. Melihat perbedaan mencolok antara jalur zonasi dengan jalur miskin, wajar orangtua yang anaknya dengan system zonasi yang anaknya tak diterima kendati nilai ratarata 67 atau mendekati 70, sangat kecewa . Lantas, apakah sistem zonasi itu efektif diibandingkan tahun sebelumnya dengan sistem rayonisasi. Untuk kedepan, bagi orangtua yang anaknya tidak diterima berpendapat, harus dipertimbangkan dan dikaji ulang mana yang lebih efektif, apalagi selalu muncul isu masih adanya anak didik baru titipan dari oknumoknum tertntu. Munculnya isu tersebut disebabkan pengumuman kelulusan tidak sesuai dengan jumlah yang diterima. Misalnya SMP X misalnya, dalam papan pengumumnan disebut menerima siswa baru 252 orang. Ternyata saat pengumuman

keluar, nama yang muncul hanya 225 oprang dari jalur zonasi, , jalur ,miskin, , jalur luar zonali dan jalur presstasi. .Lantas yang menjadi pertanyaan para orangtua yang anaknya tidak diterima, dari 252 yang diterima ternbyata hanya 225 yang muncul, kemana yang 27 orang lagi. Nah, yang 27 inilah kemudian disebut-0sebut merupakan titipan pknum tertentu dan dimasukkan saat akan memulai pelzjaran baru. Tetapi pihak sekolah membantahnya bahwa yang 27 itu nantinya untuk calon siswa yang tidak diterima dari bina lingkungan. Artinya siswa yang mendaftar yang tidak ada namanya di antara 225 itu yang berdomisili di lingkungan sekolah tersebut. Keluhan-keluhan tersebut muncul sampai saat ini pasa pengumuman Sabtu (7/7) lalu hingga berlanjut pengaduan ke DPRD. Bommen Hutagalung, anggota DPRD Kota Batam kepada sejumlah wartawan menyebut, sudah ratusan orangtua calon siswa/i yang tidak diterima anaknya di sekolah Negeri mengadu kepadanya. Para orangtua, kata anggota DPRD dari Fraksi PDIP itu menjelaskan, umumnya mengeluhkan system zonasi itu dimana banyak calon siswa tidak diterima. Namun dari prokontra efektifitas system zonasi tahun

ajaran 2018/2019, memang mayoritas menyebut, sudah cukup bagus dibandingkan system rayonisasi tahun-tahun sebelumnya. Sebab diketahui, system rayonisasi tahun sebelumnya diketahui, banyak anak didik baru titipan dari oknum-oknum tertentu. Untuk tahun system zonasi titipan dari oknum tertentu sangat kecil, kata sejumlah oranaagtua anak didik baru di SMP 47 kepada media ini. Hanya saja, perlu lagi perbaikan di tahun aaa-tahun selanjutnya, seperti rendahnya nilai ratarata untuk jalur miskin, seharusnya harus lebih dinaikkan untuk menghindari kecemburuan dari orangtua yang anaknya tidak diterima, kata salahj seorang Ibu yang tak mau menyebut jati dirinya. Informasi terakhir yang diterima media ini, nantinya tepat pada dimulainya tahun ajaran baru yaitu Senin (16/7) akan ada penambahan peserta anak didik baru di beberapa SMP maupun SMASMK yang tidak diterima, terutama dari lingkungan sekolah atau dikenal dengan bina lingkungan. Hanya saja, sejumlah orangtua yang anaknya tidak diterima berharap, kiranya pihak sekolah mengutamakan dari bina lingkungan, atau anak didik yang berdekatan dengan sekolah. ( rm/arifin marbun)

prinsipnya kepentingan masyarakat jauh lebih penting daripada kepentingan pribadi tegasnya. Lebih lanjut Wak din, memaparkan, kalau sudah berbicara tentang keluhan masyarakat, bagi saya baik secara pribadi maupun atas nama wakil rakyat. Ini jujur sangat sensitif, ungkap Wakdin . Saya tegaskan kalau di Republik yang kita cintai ini, masih ada oknum pejabat yang terkesan tutup mata terhadap permasalahan atau kepentingan masyarakat, lebih baik mundur sajalah, sebelum Tuhan murka ujarnya Sebagai wakil rakyat dirinya merasa mengelitik dan mengusik jiwanya, kalau kesenjangan sosial atau hak-hak masyarakat belum terpenuhi, karena menurutnya sebagai pejabat tidak ada yang lebih penting, selain kepentingan masyarakat, satu langkahpun dirinya tak akan mundur kalau untuk membela masyarakat yang tertindas atau di zholimi oleh kelompok mana pun tegasnya, Seyogianya, peran pemerintah daerahlah untuk melakukan sosialisi atau koordinasi dengan pihak -pihak terkait sehingga dapat diteruskan kepada masya-

rakat luas melaui sekolah-sekolah yang ada di setiap desa dan kelurahan harapnya. Sehingga masyarakat atau orangtua wali murid dengan mudah mendapatkan informasi tersebut, karena kurangnya komunikasi serta minimnya informasi, sehingga timbul multitafsir ditengah-tengah masyarakat, terangnya. Namun demikian "Wakdin " berharap kepada masyarakat agar tidak perlu cemas dan resah ketika pemerintah pusat maupun pemerintah daerah memberlakukan sebuah aturan, karena ketika pemerintah mengesahkan sebuah peraturan, itu semua sudah melalui proses kajian dan sudah di uji materinya. Kalaulah Negeri ini tidak ada peraturan yang mengatur, dapat kita bayangkan bagaimana nasib masyarakat yang lemah. Peraturan itu sebenarnya merupakan payung hukum bagi masyarakat, terangnya. Ditempat terpisah, Hendry Efrizal selaku Kabid Pengawasan SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga ketika ditemui Rakyat media di ruang kerjanya menyoalkan terkait penilaian masyarakat terhadap sistem zonasi sekolah sangat minimnya sosialisasi, Hendry

menegaskan, bahwa pihak nya sudah melakukan koordinasi dengan korwil dan Kepala Sekolah se Kabupaten Lingga. Satu hal juga yang harus di ketahui, surat edaran Permendikdas baru juga di terima dinas, dalam waktu yang singkat pihak Dinas sudah berusaha semaksimal mungkin. Pihak Dinas sudah memberi informasi baik lewat surat resmi atau via handphone seluler Kepala Sekolah, agar dapat di sebar luaskan kepada masyarakat, terkait sudah di berlakukannya sistem zonasi sekolah dalam PPDB, terangnya. Sejauh ini tidak masalah, yang bisa menyebabkan terganggunya aktifitas belajar mengajar di sekolah. Ini sangat kita jaga "Alhamdullilah " semua berjalan lancar, tapi semua itu butuh proses, pada intinya pihak Dinas bekerja sesuai dengan aturan dan juknis, kita juga saling berkoordinasi. “Tidak ada sekolah yang istimewa dalam hal pelayanan semua sekolah sama. Mau favorit atau unggulan itu hanya versi orang-orang tertentu saja, kami Dinas Pendidikan tidak mengenal versi itu, tandasnya. (rm/ Taufik.S).

Sistim Zonasi "favorit" walaupun jauh dari jangkauan Dengan adanya aturan Permendikbud tersebut dalam PPDB harus mengacu kepada sistem zonasi sekolah. Sehingga pada gilirannya nanti, semua permasalahan yang menjadi kendala dalam dunia pendidikan akan terjawab. Menurut salah seorang warga kecamatan Lingga utara yang enggan namanya di publikasi menuturkan, kepada Rakyat media bahwa sistem zonasi sekolah tersebut, dinilai sangat minim sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga masyarakat merasa kaget karena terlalu "instan" sehingga yang sudah terlanjur disiapkan untuk keperluan anakanak mereka terpaksa ulang lagi, akuinya. Setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait polemik peraturan sistem zonasi sekolah yang dinilai oleh sebagian masyarakat minim sosialisasi, ditanggapi langsung oleh Wakil ketua DPRD Lingga H.Kamarudin Ali, SH atau yang lebih akrab di sapa "Wak Din" menjelaskan, dirinya ikut prihatin ketika masyarakat berhadapan dengan masalah. Karena pada

yak disini ada 30 orang. Belum lagi pembangunan Masjid, uang seragam dan lainnya. Dari mana dananya kalau bukan dari komite. Bantuan pemerintah masih minim,” ujar Rudi. Demikian juga penerimaan dalam PPDB masuk SMKN 5 Sagulung, disini juga website PPDB tidak bisa diakses. Server erormenjadi masalah besar karena pendaftaran SMA dan SMK hanya bisa lewat online. Di SMKN 1 Batuaji yang punya server sendiri masalahnya tidak jauh berbeda meski panitia mencatat ada 1.250 user yang login ke website SMKN 1.Dari jumlah itu, 1.103 sudah mendaftar. Hanya saja pendaftaran tidak bisa diproses karena server PPDB Disdik Kepri eror. “Informasi dari Disdik Kepri sedang proses penambahan kapasitas bandwith,” ujar Ketua Panitia Pelaksanaan PPDB SMKN 1 Batuaji Hudawi. Kacaunya penerimaan PPDB di Dinas Pendidikan Kepri, membuat Forum Komite sekolah SMK Kepri berang dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri. Ketua Forum Komite Sekolah SMK Ruslan Kasbulatov menuding Disdik tidak siap.”Saya minta Gubernur Kepri Nurdin Basirun copot semua jajaran Disdik Kepri karena sudah lalai,” kata Ruslan kepada wartawan belum lama ini di Tanjungpinang. Ruslan yang juga menjabat sebagai anggota Komisi I DPRD Kepri itumenilai Disdik Kepri memaksakan PPDB secara online dan tidak memperhitungkan daya tampung server serta kapasitas internet. Ruslan malah melihat PPDB online dari sekolah lebih efektif dan tidak harus ditarik ke Disdik Kepri. Pasalnya, kapasitas server yang digunakan harus besar dan memakan biaya untuk menyelenggarakan pendaftaran PPDB online. Terkait persoalan PPDB tersebut, Forum Komite sekolah SMK merapatkan masalah itu agar mencari jalan keluar. “Sudah banyak orang tua siswa menanyakan hal ini ke saya.Bisa ribut ini nanti kalau tidak dicarikan jalan keluar,” ungkap Ruslan. Dia menegaskan jajaran Disdik Kepri harus bertanggungjawab karena sudah merugikan orang tua siswa yang ingin mendaftaran anaknya masuk ke sekolah SMA/SMK se-Kepri. ”Di Dompak saja sinyal internet hilanghilang, bagaimana mau menyelenggarakan sistem online seperti ini. Apalagi kapasitas server kecil,”ujarnya. (rm/mawardi). Sambungan Hal. 1

PPDB Sistem jalur siwa berprestasi 13 orang, jalur luar zonasi 12 orang. . Keluhan-keluhan yang muncul dari orangtua siswa, yang anaknya tidak diterima di sekolah negeri kendati tempat tinggalnya berdekatan dengan sekolah, kerap mempertanyakan efektifitas system zonasi itu. Namun ternyata diketahui, kendati menerapkan zonasi, namun untuk diterima, tetap berdasarkan NEM atau nilai rata-rata yang diperoleh dalam Ujian Akhir sekolah (UAS). Untuk UAS SD sendiri terdiri dari 3 mata pelajaran, yaitu bahasa Indonesia, Matematika dan IPA (ilmu Pengetahuan Alam). Orangtua siswa yang tempat tingalnya berdekatan dengan sekolah, tentu berharap, anaknya otomatis diterima, tanpa memperhatikan nilai rata-rata yang diperoleh anaknya. Dari sistem zonasi tersebut tidak berlaku otomatis anaknya diterima di sekolah yang dituju jika memang nilai rata-rata ujian nasional 3 mata pelajaran diatas rendah. Sebaliknya, untuk nilai rendah hanya berlaku bagi PPDB dari jalur miskin.Khusus bagi PPDB dari jalur miskin, memang amat menarik. Sebab dari pengatamatn media ini, adacalon siswa diterima dengan jumlah nilai hanya dengan jumlah

2

Sambungan Hal. 1


CMYK

3

BATAM METROPOLIS

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Proyek SMK.7 Botania Jadi Sorotan Masyarakat BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Sejumlah proyek Dinas Pendidikan Provbinsi Kepri yang dibiayai pakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 di Provinsi Kepri, menjadi sorotan masyarakat setempat. Alasanya, sejumlah proyek pekerjaan bangunan fisik senilai miliaran rupiah tanpa disertai pemasangan plang papan nama proyek. Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah proyek pembangunan di SMK Negeri 7 Botania.Selain jalan masuk ke sekolah tersebut yang sebelumnya kabarnya telah dianggarkan pembangunannya namun tidak dikerjakan. Pada tahun 2018 ini ada dua proyek pembangunan di sekolah itu

yang menjadi sorotan masyarakat karena tidak memakai plang nama proyek. Kedua paket proyek pembangunan yang tidak pakai plang nama tersebut yakni pembangunan gedung dan pembangunan gapura. Kedua proyek mistrius ini tidak diketahui berapa nilai anggarannya dan kontraktor pelaksananya. Dua proyek yang sedang dikerjakan tersebut diperkirakan bernilai miliaran rupiah.Proyek itu juga tidak ada pengawasan dari instansi terkait. “Sesuai aturan, seharunya saat proyek pembangunan mulai dikerjakan harus dipasang plang papan nama proyek.Agar masyarakat mengetahui jumlah anggaran, siapa kontraktor pel-

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi ( Lulus UKW Jenjang Wartawan Utama) Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Muhammad Ikhsan (Lulus UKW Jenjang Wartawan Madya) Redaktur I Arifin. M ( Lulus UKW Jenjang Wartawan Madya) Redaktur II Andi Stiawan. S.Pd Asisten Redaktur Renhar (Rendi), Rudi Efendi (lulus UKW jenjangWartawan Muda) Wartawan Liputan Batam Ferianda, Bachtiar, Gunawan Ramadhan, Iqbal Ramadhan, Rizki Perdana Kepala Divisi Pemasaran/Iklan Anwar Ujang Bagian Pemasaran Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori, Muhammad Ikhsan Ombudsman Bettor Erikson Pardede. SH, Bistok Nadeak.SH Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala) Mahyuddin. M (lulus UKW Jenjang Wartawan Muda) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan) Perwakilan Sumatera Barat Amina Jalani (Kepala), Khaidir (Koordinator), Sapriadi Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kepulauan Kundur Anggiat Panggabean Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira (Lulus Uji Kompetensi Wartawan Muda) Usman Wello BiroKabupatenAnambas Eddy Gius (Kepala Biro) Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Kampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Biro Kabupaten Deli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro Kota Bintai Supriadi Biro Kabupaten Langkat Dedi Topan Biro Kabupaten Aceh Tamiang Sofian Erisa Lay Out Emir Guswan Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos-29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

aksananya, belapa volume pekerjaannya dan ikut mengawasi,” kata masyarakat setempat kepada media ini. Kewajiban memasang plang papan nama tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 Tahun 2012. Regulasi ini mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek. Papan nama tersebut di antaranya memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek. Namun dengan tidak terpasangnya plang papan nama

pada sejumlah proyek tersebut bukan hanya bertentang dengan perpres. Tetapi juga tidak sesusai dengan semangat transparansi yang dituangkan pemerintah dalam Undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik.”Ini sangat bertolak belakang dengan instruksi Presiden Jokowi tentang transparansi dan keterbukaan dalam pelaksanaan pembangunan proyek yang di biayai oleh negara,”ujanya. Hingga saat ini Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Muhammad Dali, belum berhasil dikonfirmasi terkait masalah tersebut. Demikian juga Kepala SMK 7 Botania hingga berita ini dimuat belum bias dikonfirmasi. (rm/mawardi).

PROYEK pembangunan di SMK 7 Botania Batam Centre

Rehab Kantor Disnaker Batam Diduga Pakai Matrial Bekas SEKUPANG, RAKYAT MEDIA-Proyek rehabilitasi kan-tor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Kota Batam pada 2018 dengan nomor kontrak : 076/SPK-SAPRAS/BM/V/2018 berlokasi di Jalan Kartini Sungai Harapan Sekupang diduga bermasalah. Pasalnya, dana yang di-ku-curkan untuk pembangunan diduga mark up mencapai Rp623.447.000.00 juta. Proyek pembangunan ge--dung tersebut hanya sebatas rehab dan tidak semua bangunan ge-dung yang dibongkar. Berdasarkan informasi, selain ma-salah dugaan mark up ang--garan, proses pembangunan rehab kantor Disnaker Kota Batam di--isukan sebagian mengguna-kan material bekas. Sumber yang enggan menyebutkan namanya, merinci, material bekas yang digunakan

KANTOR Disnaker Kota Batam di Sei Harapan

untuk rehab gedung kantor Disnaker itu, berasal dari material bekas.”Kita merasa heran untuk rehap saja anggarannya men--capai Rp 623 juta lebih, padahal yang direhab hanya sebagian atap asbes dan kerangka baja,” ujar sumber tersebut. Panitia Pembuat Komitmen

(PPK) Proyek rehabilitasi kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Batam hingga berita ini naik cetak belum berhasil dikonfirmasi. Demikian juga Kepala Dinas Tenaga Kerja Kita Batam Rudi Sakyakirti belum berhasil dikonfirmasi karena jarang berada ditempat. (rm/ wdm)

Nuryanto : Batam Jadi Incaran Tempat Peredaran Narkoba BATAM, RAKYAT MEDIANarkoba merupakan barang mematikan yang sangat berbahaya. Berbahaya bagi kita semua. Narkoba merusak generasi muda.Merusak generasi bangsa. Oleh karenanya, narkoba harus kita jauhi.Narkoba harus kita hindari.Semua itu harus disadari oleh diri kita sendiri, bahwa narkoba memang berbahaya. Bahkan bahaya daripada narkoba itu, menurut Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto SH MH, bahwa narkoba itu sama bahayanya dengan Terorisme dan juga Radikalisme. Walaupun hukuman bagi para pengedar maupun mafia dan juga pemakai narkoba itu tinggi, mereka tidak pernah merasa takut dengan semua itu. Sebagai daerah perbatasan, Provinsi Kepri dan Kota Batam, menjadi incaran yang cukup lumayan dalam penge-

Ketua DPRD Batam

Nuryanto SH MH daran narkoba.Bukan hanya takaran kilo saja penyelundupan narkoba terjadi.Namun ber ton pun di tangkap di daerah Batam ini.Batam dan Kepri harus dijaga ketat.Semua harus bersinergi dalam hal ini. “Kepri dan Batam, harus di jaga ketat terkait dengan permasalahan narkoba.Para pihak terkait, harus bersinergi.Baik itu aparatnya, Pemerintahnya, DPRD-nya, dan bahkan masyara-

katnya,” tegas Nuryanto, menanggapi masalah peredaran dan penyelundupan narkoba yang terjadi di Kota Batam ini, kemarin. Disampaikan selanjutnya oleh Nuryanto, bahwasanya, sosialisasi terkait atau masalah narkoba, yang terpenting dan mesti diutamakan terlebih dahulu adalah sosialisasi terhadap keluarga kecil kita terlebih dahulu.Bagaimana keluarga kita bisa hindari Narkoba. Bagaimana keluarga kita tahu akan bahaya narkoba. “ Kita semua harus waspada, harus hati-hati, harus antisipasi dan harus jaga diri terhadap pengedaran dan penyelundupan narkoba.Jagalah keluarga kecil kita dari narkoba. Jauhilah narkoba itu.Dan hal ini perlu disosialisasikan juga kepada mereka semua, masyarakat luas.Bisa melalui kegiatan formal ataupun non formal,” pungkasnya. (rm/sjk).

Camat Bengkong Sampah Tak Terangkut Akibat Kekurangan Armada BATAM, RAKYAT MEDIA-Di sejumlah kawasan Kecamatan Bengkong, tumpukan sampah yang memenuhi tangki penampungan sementara, meluber hingga ke jalan raya. Dampaknya, bau sampah yang berserakan tersebut menyebar aroma bau busuk menyengat hidung. Keadaan ini sudah berlangsung lama dan menjadi pemandangan biasa di sejumlah kawasan kecamatan Bengkong, termasuk di beberapa Kecamatan lainnya di Kota Batam. Tumpukan sampah yang tidak terangkut itu, akhirnya meluber ke jalan disebabkan setiap harinya produksi sampah masyarakat semakin bertambah . Salah satu kawasan yang paling parah tumpukan sampah terjadi di Kelurahan Tanjung Buntung Kecamatan Bengkong. Pantauan media ini beberapa hari lalu, , terlihat sampah berserakan akibat tangki penampung sudah penuh. Akibatnya, bau menyengat menyebar kemana-mana, apalagi di pinggir jalan yang merupakan akses masuk perumahan maupun lokasi industry. Lebihlebih lagi, lokasi penampungan sampah seperti yang berada di salah satu kawasan kelurahan Tanjung Buntung itu, di jalan yang agak menanjak, sehingga jika turun hujan, sampah yang berserakan maupun air sampah akan mengalir ke perumahan. Salah seorang warga bernama Mukhlis yang kebetulan lewat dari jalan itu kepada media ini mengeluhkan sampahsampah yang berserakan yang tidak terangkut yang menimbulkan bau busuk. Apalagi, kata Muhklis, jika hujan turun, maka sebagian sampah terbawa arus masuk ke perumahan. Mukhlis menyebut, pemerintah kota Batam dalam hal ini Dinas lingkungan hidup yang kini membawahi bidang kebersihan mendengar keluhan warga akibat dari tumpukan sampah yang tidak terangkut. Sementara retrribusi yang dikenalkan setiap bulannya, menurut Mukhlis dikenakan Rp80.000, sudah termasuk untuk keamanan, kata Mukhlis. Menumpuknya sampah di beberapa kawasan kota Batam saat ini, ada yang menyebut, setelah Dinas kebersihhan dilebur ke Dinas Lingkungan hidup beberapa waktu lalu, sehingga kinerjanya kurang maksimal. Seperti diketahui, Dinas kebersihan sudah dilebur ke Dinas lingkungan hidup menjadi bidang. Camat Bengkong M Taher yang dikonfirmasi media ini seputar tumpukan sampah di Kecamatan Bengkong Rabu (4/7) sore, mengakui banyaknya tumpukan sampah yang tidak bisa terangkut setiap harinya. M Taher yang kenyang dalam berbagai jabatan itu memaparkan, pihaknya sudah berupaya keras untuk bisa mengangkut sampah. Namun karena armada terbatas, selalu banyak yang tersisa. Taher menjelaskan, angkutan sampai di kecamatan Bengkong sebanyak 13 unit, sementara sampah setiap harinya yang dihasilkan 136.000 jiwa penduduk sebanyak 76 ton perhari. Idealnya kata Taher, Kematan Bengkong seharusnya mempunyai armada 15 unit. Dijelaskan lagi, pasca lebaran lalu, produksi sampah meningkat 10 kali lipat sehingga terpaksa dilakukan kerja ekstra dengan alat berat. “Satu-satunya di Batam yang melakukan alat berat untuk penanggulangan angkutan sampah kecamatan Bengkong karena sudah darurat sampah”, tandas M Taher. Sejumlah warga Bengkong mengakui, Camat M Taher tidak segan-segan turun langsung ke lokasi sampah najlam sering turun untuk penanggulangan pengangkutan sampahsampah yang berserakan.(rm/arifin marbun)

Walikota Batam dan Kapolresta Barelang Kunjungi Posko Bantuan BATAM, RAKYAT MEDIA Walikota Batam, Muhammad Rudi bersama Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki mengunjungi Posko Bantuan warga Kampung Belian Depan di Beverly Batam Center, Sabtu (14/7/2018) Dalam kunjungannya Walikita Batam menanyakan bagaimana keadan warga dan kronologis kejadian kebakaran Kampung Belian Depan itu. ”Gimana keadaannya Pak?Sehatkan?Keluarga bagaimana,” kata Rudi, Sabtu (14/7/2018) pukul 09.00 WIB kepada seorang warga. Dari pantauan wartawan bahwa mereka juga mengun-

jungi posko kesehatan yang sudah disediakan serta berbicara kepada warga yang berobat. “Gimana pak obat-obatannya?,” katanya lagi kepada petugas kesehatan. Kebakaran yang terjadi di kampung Belian depan, menghanguskan ratusan rumah. Kebakaran diperkirakan terjadi sejak pukul 03.30 WIB, Sabtu 14Juli 2018. Edy salah satu warga Kampung Belian depan, mengatakan, kebakaran diperkirakan terjadi sejak sebelum waktu subuh. “Saya tadi pulang kerja pukul 01.00 WIB, kemudian jam 03.30 WIB ada orang teriak-teriak, pas saya keluar tern-

yata api sudah membesar,” ujarnya. Dia melanjutkan, api mulai membesar karena ada tabung gas yang meledak. “Tadi ada tabung gas yang meledak saya dengar, jam 04.00 WIb mobil pemadam datang, sekitar jam 05.00 WIB api sudah padam,” ujarnya. Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Hengki mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran. “Tidak ada korban Jiwa, Sejauh ini hanya kerugian material,” ujarnya. Penyebab kebakaran masih di dalami.”Penyebab utama masih kita selidiki rumah awal

WALIKOTA Batam, Muhammad Rudi bersama Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki mengunjungi Posko Bantuan warga Kampung Belian Depan,

yang terbakar tadi,” ujarnya. Data yang dihimpun wartawan ini dari Posko hingga

pukul 08.00 WIB ada 300 rumah yang terbakar, 189 KK, dan 590 Jiwa. (rm/trb)


BATAM METROPOLIS

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

CAI Fung saat Diskusi dgn Rudianto, SH dan Tantimi, SH, MH

Sidang Cai Fung Gelapkan Uang 2 Juta Dolar Singapura di Gelar BATAM, RAKYAT MEDIA-Pengadilan Negeri Batamkembali menyidangkan perkara terdakwa Cai Fung, Kamis (12/7/2018) pecan lalu.Pada sidang ini, Ida Sriwahyuni manager akunting PT. Expressindo yang menjadi saksi dalam perkara tersebut mengatakan, perusahaannya bekerjasama dengan PT. Laut Mas sudah 5 tahun yakni sejak dari tahun 2013. Dalam kerjasama dengan PT. Laut Mas yang ditangani Cai Fung menurut Ida, perusahaannya tidak ada permasalahan keuangan.Bahkan ia mengaku tidak tahu permasalahan apa yang menyebabkan Cai Fung menjadi terdakwa.”Saya tidak tahu yang mulia, perkara apa yang membuat Cai Fung menjadi terdakwa. Selama ini transaksi tagihan uang kami ke PT. Laut Emas baik-baik saja,” ujar Ida menjawab pertanyaan Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum Arie Prasetyo, SH. Melihat saksi yang dihadirkan JPU, tidak banyak mengetahui perkara tersebut, maka Hakim Ketua Majelis Dr. Syahlan, dan dua hakim anggota Taufik Abdul Halim Nainggolan dan Yona Lamerosa Ketaren mempersilakan saksi untuk pulang. Sidang kali ini terlihat mengharukan, sebab saat akan meninggalkan ruang sidang, saksi Ida Sriwahyuni yang tibatiba menyalami terdakwa Cai Fung dan memeluknya dengan akrab. Mendapat pelukan dari saksi yang tidak disangka-sangka itu, terdakwa Cai Fung langsung mengeluarkan air mata. Hakim Ketua Dr. Syahlan, sebelum menutup sidang, menasehati Cai Fung agar jangan menangis dan tabah menjalani proses persidangan.”Sudah jangan menangis, kami jadi ikut sedih juga jadinya. Jalani aja proses ini dengan tabah, semoga ada kebenaran, “ ujar Dr. Syahlan. Sidang akan kembali dilanjutkan pada 23 Juli mendatang. dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dari JPU dan saksi a de Charge (meringankan) dari Penasehat Hukum Cai Fung. Rudianto, SH Penasehat Hukum Cai Fung mengatakan, dari awal pihaknya sangat yakin kliennya tidak bersalah. Bukti-bukti kwitansi yang dijadikan alat untuk mendakwa Cai Fung, sampai sekarang belum tahu siapa yang membuatnya. Cai Fung memang meminjam kwitansi dan stempel PT. Trakindo tapi di kwitansi itu bukan tulisan dia, dan sangkaan dia menggelapkan uang 2 Juta dollar Singapura juga tidak benar, karena semua uang di PT. Laut Emas telah diserahkan pada Mega Star Ltd. Apalagi terkadang tagihan PT. Laut Mas ke Trakindo, langsung PT. Trakindo transfer ke Mega Star Ltd (Singapura) karena ketiga perusahaan masih satu grup dan satu bos,” terang Rudianto.(rm/ikhsan)

Polisi Bekuk Maling Sepeda Motor

RE Siregar (21) saat diiterogasi Polisi lantaran ketahuan mencuri motor bekas curian

BATAM, RAKYAT MEDIA-Kepolisian Polresta Barelang berhasil mengamankanseorang pria berinisial RE.Siregar (21).Ia, diduga mencuri satu unit sepeda motor Honda Absolut Revo, Senin (9/7/2018) pecan lalu.Namun dari data yang dimiliki kepolisian, sepeda motor tersebut sudah dicuri sejak bulan April 2018 lalu. Diduga, pelaku ini mencuri sepeda motor yang sebelumnya juga telah dicuri maling lain. Saat ditemui di ruangan penyidik Unit IV Satreskrim Polresta Barelang, R mengaku membawa kabur motor itu karena kunci kontak masih tergantung pada motor. Selain itu, motor itu sudah terparkir sejak malam di lokasi.”Saya perhatikan dari malam terparkir di sana dan kuncinya ada. Sampai pukul 10.00 WIB tidak ada yang datang, jadi saya bawa kabur. Motor itu parkir di depan ruko kosong dekat Holland Bakery Batam Center,” ujarnya, Selasa (10/7/2018). Kemudian ia bersembunyi di kawasan Greendland dan setelah itu pergi ke Simpang Dam dengan niat membeli narkoba jenis sabu. Namun saat keluar dari kawasan, ia langsung diamankan Polisi. “Rencananya motor itu mau saya gunakan untuk bekerja. Saya kesana (Simpang Dam) beli sabu.Tak tahunya, pas keluar langsung dihentikan.Karena ditanyai surat kendaraan, saya akhirnya mengaku dan dibawa ke Polres,” jelasnya. Sementara Kasatreskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan, mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari diamankannya seorang rekannya, M. AA (23), karena berniat menggelapkan satu unit sepeda motor dan menjual ke warga yang ada di Simpang Dam.”Awalnya mendapat informasi ada yang menjual murah sepeda motor di sana, diduga hasil curian. Anggota langsung mengecek dan temannya diamankan,” terang Andri. Saat diamankan, M.AA melihat R keluar dari lokasi dan meminta izin pada petugas untuk menemuinya. Niatnya untuk menyampaikan pada temannya yang lain bahwa ia diamankan Polisi. Namun melihat gelagat R yang mencurigakan, Polisi langsung memeriksanya, sehingga ia mengaku mencuri kendaraan itu di kawasan Batam Center.”Jadi dugaannya, sepeda motor itu dicuri lagi dari tangan pelaku yang mencuri dari pemilknya pada April lalu. Sekarang mereka sudah diamankan. Satu karena mencuri, dan yang lainnya karena dugaan percobaan penggelapan,” pungkas Andri. (rm/btd)

4

Polda Kepri Periksa Yaphau, Pemilik Gelper Berbau Judi

YAPHAU Pemilik Gelper saat diperiksa polisi selama 3,5 jam terlihat pucat pasi

BATAM, RAKYAT MEDIA-Penyidik Subdit 2 Direktorat Kriminal Umum Polda Kepri, periksa Yaphau pemilik gelanggang permainan gelper berbau judi selama 3,5 jam Kamis (12/ 7/2018) pecan lalu. Saat diperiksa wajah Yaphau terlihat pucat pasi dan lelah.Sebelumnya arena gelper Yaphau digerebek Unit Jatanras Polda Kepri di kawasan Fanindo Batuaji, Minggu lalu. Terlihat Yaphau tiba dengan stelan kemeja hitam lengan pendek dan langsung masuk ke ruangan penyidik.Saat hendak diwawancara, Yaphau enggan berkomentar soal arena gelandang permainan (gelper), Dia cuma tersenyum senyum sambil berlalu. Saat dilakukan penggrebekan, polisi menangkap 12 orang dari lokasi.Serta mengamankan barang bukti berupa mesin jenis ikan, panda, kemudian juga kunci, serta belasan Handphone. Lokasi tersebut diduga dijadikan tempat ajang perjudian yang berkedok gelanggang permainan.Uang sebanyak Rp 2 juta juga disita polisi yang diduga uang modal penukaran. Selian itu sebanyak Rp 980 ribu juga disita dari para pemain. Tidak hanya itu, berkas-berkas berupa SIUP, TDUP, SIP an CV. Arena Agung Indah juga disita polisi. Tempat rersebut diduga telah menyalahi aturan dari izin yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Satu Pintu (BPM-PTSP) Pemko Batam. “Arena gelanggang permainan tersebut menyalahi izin yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP),” kata Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Kepri AKBP Hernowo Yulianto. Kepada wartawan beberapa waktu lalu. (rm/ferianda)

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Ajak Masyarakat dan Stake Holder Perkuat Kerjasama BATAM, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun sangat mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 4,5 persen pada trimester I Tahun 2018 ini. Target pertumbuhan ekonomi sebanyak 7 persen pada Tahun 2019 nanti optimis tercapai.Apalagi berbagai pihak dan seluruh komponen masyarakat saling mendukung dan bekerja keras. Hal itu diucapkan Gubernur pada acara Diskusi khusus untuk kemajuan ekonomi Kepri ke depan dengan tema Membedah dan Menyikapi Pertumbuhan Ekonomi Batam Triwulan pertama 2018, Rabu kemarin di Grand I Hotel Batam kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut mewakili Dubes RI Singapura, Direktur Indonesia Invesment Promotion Center ( IIPC) Singapore Ricky Kusmayadi, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, DPRD Kepri Taba Iskandar, Ketua KADIN Kepri Ma’ruf Maulana, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri Gusti Reizal Putra, Ketua HIPMI Batam Huzeir Zul, Para pengusaha, pelaku pariwisata, dan UMKM. “Kehadiran para undangan, pengusaha dan masyarakat pada acara ini menunjukan bahwa masyarakat Batam mempunyai perhatian besar untuk ke-

Gubernur Kepri Nurdin Basirum majuan ekonomi Kepri. Saya sangat mengapresiasi sekali.Saya sangat optimis Kepri bisa keluar dari krisis ini dan kembali menjadi poros ekonomi nasional dan dunia,” tegas Nurdin. Nurdin juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, stake holder, pengusaha atas kekompakan dan kerja keras pantang menyerah yang terus dilakukan untuk mendongkrak kembali ekonomi Batam.

Pemerintah daerah, lanjutnya juga tidak tinggal diam. Berbagai kemudahan dalam pelayanan akan terus diperbaiki. Penyerapan anggaran yang merata dan perbaikan infrastruktur. “Kita harus optimis bahwa Kepri bisa kembali ke kejayaan ekonomi.Jika Batam sudah menggeliat kembali, kita dorong juga bersama-sama pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota lainnya di Kepri,” ajak Nurdin.

BC Batam Amankan Barang Selundupan Dari Malaysia BATAM, RAKYAT MEDIAKantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai (BC) Tipe B Batam, berhasil mengamankan 2 orang terduga penyelundupan satwa dan tumbuhan yang berasal dari negara tetangga Malaysia. Jum’at, (13/07/2018) pecan lalu. Berawal dari informasi masyarakat yang diterima, bahwa ada kapal yang akan melakukan penyelundupan pada Kamis, (12/7/2018), tim yang mendapatkan informasi tersebut segera melakukan penegahan. Dan berhasil memgamankan kapal yang diduga melakukan pelanggaran kepabeanan, berikut dua tersangka dan muatannya yang tidak dilengkapi dengan surat-surat. Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai (BC) tipe B Batam, Susila A Barata menyampaikan, Tim dari bidang Penindakan dan Pencegahan (P2) Bea Cukai (BC) tipe B Batam telah

berhasil mengamankan kapal KM Batam Indah yang melakukan pelanggaran kepabeanan, setelah diamankan, ternyata kapal tersebut datang dari pelabuhan Pasir Gudang, Malaysia yang hendak menuju pelabuhan Batu Ampar, Batam. “setelah kami cek, Ternyata kapal itu memuat beberapa jenis hewan dan tumbuhan yang tidak dilengkapi dengan surat-surat, dan untuk harganya belum bisa kita pastikan, tapi secara keseluruhan lebih dari satu miliar,” ungkapnya. Berikut barang bukti dan tersangka yang berhasil diamankan adalah Tersangka AG dan TD, KM Batam Indah, 909 ekor Kura-kura, 24 ekor Iguana, 6 ekor burung Perkutut, 12 ekor Love Bird, 1 ekor anak Buaya dan 12 pcs tanaman hias Saat ini, satwa dan tumbuhan tersebut telah dititipkan kepada Seksi Konservasi Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya

Alam (BKSDA) Riau di Batam. Dan juga kepada Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam dan Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Batam, untuk dilakukan uji laboratorium terhadap kesehatan satwa dan tumbuhan tersebut. “Kita minta tangkapan ini diperiksa terlebih dahulu, setelah itu baru akan ada rekomendasi untuk tindak lanjut dari satwa-satwa ini, apakah akan dimusnahkan atau bagaimana,” pungkasnya di kantor KPU BC Tipe B Batam, Batu Ampar – Batam. Tindakan kedua tersangka AG dan TD ini diduga melanggar tindak pidana kepabeanan, yaitu mengangkut barang yang tidak tercantum dalam manifes dan/ atau menyembunyikan barang impor secara melawan hukum, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (rm/wk)

Harapan yang sama juga disampaikan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo. Dia mengatakan mulai menggeliatnya ekonomi Batam pada hari ini bukan karena kerja keras satu instansi, tetapi seluruh instansi yang ada di Batam dan seluruh stake holder. “Kemajuan ini tidak bisa dilakukan sendiri, kecuali bersama.tidak ada instansi mana pun yang mengklaim diri bahwa ia lah yang bertanggung jawab atas semua ini. Baik secara internal, bilateral dengan pelaku usaha,” tukasnya. Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 7 persen pada tahun 2019 nanti itulah , maka BP Batam mengkaji dan membedah apa yang sudah dicapai Batam dan apa yang akan dilakukan lagi ke depan. Kajian dan bedah tersebut melibatkan Pemerintah Daerah, Dubes RI untuk Singapura, Pengusaha, dan pengamat ekonomi. Sehari sebelum-sebelumnya BP Batam telah mengadakan pertemuan dan diskusi dengan para pengusaha dan pelaku UKMK dan menghasilkan beberapa kesimpulan. Diantaranya memperjelas pelaksanaan FTZ, mencari destinasi wisata baru, meningkatkan pelayanan pelabuhan, dan mendorong ekspore.(rm/kjrN)

APBD-P Kepri 2018 Alami Defisit TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) yang dikelola Pemprov Kepri tahun 2018 ini diperkirakan defisit sekitar Rp400 miliar, salah satunya disebabkan penurunan dana perimbangan. Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, dana perimbangan yang diterima Kepri tahun ini tidak mencapai target penerimaan sehingga terjadi defisit. “Defisit anggaran juga disebabkan target penerimaan dari labuh jangkar tidak terealisasi,” katanya, Senin (10/7/2018). Kondisi ini, menurut dia semakin terbebani dengan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencapai Rp 58 miliar.”Dana perimbangan yang diterima Kepri jauh di bawah target, turun sekitar Rp 400 miliar,” ujarnya, yang juga Ketua Badan Anggaran DPRD Kepri. Terkait target penerimaan labuh jangkar, Jumaga menegaskan sumber pendapatan dari la-

buh jangkar dimasukkan dalam pos penerimaan APBD tahun 2018, karena mendapat jaminan dari Dinas Perhubungan Kepri. Namun ternyata labuh jangkar sampai sekarang masih dikelola Pemerintah Pusat sehingga pendapatan dari sektor itu tidak masuk ke Kepri. Jumaga mengemukakan persoalan defisit anggaran ini sudah dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah, namun belum menyentuh pada persoalan teknis.Persoalan teknis dibahas bersamaan dengan pembahasan anggaran perubahan tahun 2018. “Ada tahapan yang dilakukan dalam pembahasan anggaran. Sekarang baru masuk pada sektor penerimaan, belum masuk ke pengeluaran,” tuturnya. Ia mengatakan defisit anggaran akan menyebabkan rasionalisasi anggaran pada kegiatan pemerintahan. Namun ia memastikan salah satu kegiatan yang besar seperti pembangunan Jalan Lingkar Gurindam 12 tetap dilaksanakan. (rm/btd)


CMYK

5

GALERI FOTO

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si memberikan kata sambutannya.

BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si, bersalaman dengan para santri wanita.

Bupati Karimun Aunur Rafiq

Wisuda 770 Santri TPQ

BUPATI Karimun Aunur Rafiq Wisuda 770 Santri TPQ Se-Pulau Kundur

Se-Pulau Kundur

SEBANYAK 770 Santri TPQ SePulau Kundur di wisuda oleh Bupati Karimun, H Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si, di gedung olahraga tertutup Forza Kecamatan Kundur, Sabtu (14/ 72018). Kabag Humas Pemkab Karimun, Didi Irawan menjelaskan kepada awak media ini lewat selular nya. "Wisuda santri ini merupakan hal yang perdana dimulai dengan pem-

bacaan ayat suci Al-Qur'an dan ikrar santri ini berlangsung di gedung olahraga tertutup Forza Kecamatan Kundur di wisuda oleh Bupati Karimun,"terangnya. Ratusan santri yang lulus munaqosah tahun 2017-2018 mengikuti prosesi wisuda bersama ini berasal dari 125 TPQ di lima kecamatan se-Pulau Kundur.

Kecamatan Kundur 188 santri, Kundur Utara 213, Kundur Barat 137,Ungar 129 dan Belat 102, jelas Didi. Didi juga menyambung apa yang diucapkan Bupati Karimun, Aunur Rafiq dalam sambutannya" bahwa wisuda ini merupakan sarana pemahaman, penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran Al-Qur'an. Disamping itu memberikan mo-

tivasi kepada santri TPQ guna meningkatkan upaya pemahaman serta menciptakan motivasi bagi santri dalam membaca Al-Qur'an. "TPQ se-Kabupaten Karimun berjumlah 21.008. Sejak berdirinya TPQ dari tahun 2002 atau sekitar enam belas tahun, sudah sebanyak 25.000 santri yang di wisuda. Pungkas,"pungkas Rafiq. (*)

MEMBERIKAN hiburan .

BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si memberikan selamat

BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si berfoto bersama

H AUNUR Rafiq, S.Sos, M.Si bersama para santri.

MENDENGARKAN KATA sambutan.

BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si memberikan kata sambutannya.

SUASANA wisuda santri

MENYANYIKAN lagu indonesia raya

BERFOTO bersama


RAKYAT MERANTI

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

6

Bupati Meranti Inginkan SDGs Sasar Pendidikan dan Infrastruktur Pulau Terpencil

Bupati Meranti

Irwan Nasir

MERANTI, RAKYAT MEDIAAgar tercipta pembangunan yang berkeadilan, damai dan berkelanjutan di Kepulauan Meranti, Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir menginginkan Reaksi Akai Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkerlanjutan (TPB) Sustainable Development Goals (SDGs) milik Pemprov Riau mampu menyasar dunia pendidikan dan infrastruktur di wilayahnya. ”Yang dibutuh-

kan di Meranti itu ialah pendidikan dan infrastruktur hingga sampai ke pulaupulau terpencil,” katanya di Hotel Aryadutha, Kamis, 12 Juli 2018. Selain itu, program yang diklaim pertama di Indonesia ini juga hendaknya mampu menyasar masyarakat terdalam di Meranti agar dapat merasakan hadirnya negara di kehidupan keseharian mereka.”Juga dapat memberikan kesempatan kepada suku terasing agar

mereka nantinya mendapatkan akses ekonomi, pendidikan sampai kesehatan. Sehingga, angka kemiskinan Meranti yang kini telah turun dalam dua tahun terakhir dibawah 25 persen, menjadi 28 persen,” tandasnya. Sebelumnya, Meskipun baru didukung oleh tiga dari 12 Kabupaten dan Kota yang ada di Riau, program Reaksi Akai Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkerlanjutan (TPB) Sustainab-

le Development Goals (SDGs) milik Pemerintah Provinsi Riau yang diklaim pertama di Indonesia akan menyasar pasar Rumah Layak Huni (RLH). “Meskipun nanti akhir Agustus semua Kabupaten dan Kota sudah memiliki rencana aksi daerahnya, program Rumah layak huni (RLH) misalnya akan kita coba,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau (Bape-

da), Rahmad Rahim di hotel Aryadutha, Kamis, 12 Juli 2018. Bersama Dompet Dhuafa (DD), program RLH yang diperkirakan akan berjalan selama lima tahun akan mereka percepat menjadi empat tahun. ”Mungkin Dompet Dhuafa bisa bantu 200 unit RLH dengan target lima tahun. Jadi bisa dipercepat menjadi empat tahun. Itupun kalau banyak sumber dananya,” jelasnya. (rm/mo).

Wakil Bupati Meranti Lepas Rombongan STAI Meranti WAKIL Bupati Meranti Said Hasyim (tengah) foto bersama

SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim melepas rombongan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah Meranti Angkatan XVI, untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), sekaligus memberikan pembekelan kepada mahasiswa sebelum turun kelapangan mencari pengalaman dan menularkan Ilmu selama belajar di bangku kuliah, bertempat di Aula STAI Nurul Hidayah, Senin pagi (9/7). Hadir dan turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Meranti Rizki Hidayat, Pemilik Yayasan STAI Nurul Hidayah H. Syahril, Ketua STAI Nurul Hidayah Syukron, Ketua MUI Meranti yang juga pengajar STAI H. Mustafa dan lainnya. Dalam pencerahannya kepada 146 mahasiswa Fakultas Keguruan Islam STAI Nurul Hidayah Meranti, yang akan melaksanakan KKN di 16 Desa dan 8 Kecamatan di Meranti itu, Wakil Bupati H. Said Hasyim berpesan kepada mahasiswa agar keberadaan mereka dilapangan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, menurutnya itulah bentuk nyata dari KKN itu sendiri. “Keberadaan mahasiswa di Desa harus ada manfaatnya, mari kita berikan contoh yang baik kepada masyarakat, dengan cara menularkan ilmu yang diperoleh selama dibangku kuliah untuk membantu masyarakat membangun desa,” ujar Wakil Bupati H. Said Hasyim. Apa saja yang dapat ditularkan, menurut Wakil Bupati, mulai dari yang sederhana sesuai dengan tempat menimba Ilmu yakni disekolah Islam

STAI, mengajak masyarakat untuk memakmurkan Masjid. “Misal masyarakat yang sebelumnya enggan ke Masjid jadi rajin ke Masjid, mengajak mengikuti pengajian baca AlQuran dan mendirikan majelis taklim memanfaatkan kemampuan Ustadz dan Ustadzah yang didapat saat kuliah,” jelas H. Said Hasyim. Selanjutnya, ia juga berpesan kepada mahasiswa untuk menjaga ahlak dan budi pekerti, sopan santun, tingkah laku, dan tutur bahasa seperti berpakaian yang baik dan sopan karena prilaku dan penampilan adalah cerminan diri. “Penampilan dan prilaku kita ditengah masyarakat menunjukan siapa kita sebenarnya, jagalah itu,” ucap Wakil Bupati. Lebih jauh disampaikan Wakil Bupati H. Said Hasyim, sebagai seorang mahasiswa yang ingin sukses harus mampu berkreasi dan berinovasi dalam melihat kondisi dan potensi yang ada dihadapannya, untuk itu ia berharap mahasiswa STAI yang akan mengikuti KKN kali ini daat menggali semua potensi yang ada di Desa, pengalaman itu nantinya akan menjadi bekal dalam menjalani hidup dan meraih masa depan cemerlang. “Potensi yang ada di Desa sangat banyak gunakan nalar dan kemampuan Intelektual kita untuk menggali dan memanfaatkannya, semoga itu dapat menjadi pengalaman kedepan dapam bekerja dan membuka peluang kerja sendiri,” paparnya. Dicontohkan Wakil Bupati, salah satu potensi yang ada di Desa dan belum tergarap secara maksimal adalah perkebunan Kelapa di Meranti. “Sejak dahulu kita hanya dapat menjual kelapa bulat tan-

pa bisa diolah menjadi berbagai turunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” ucapnya lagi. Seperti diketahui, saat ini Meranti belum memiliki industri hilir yang mampu mengolah hasil kelapa menjadi berbagai turunan, kelapa di Meranti hanya dijual bulat bulat ke Provinsi dan negara tetangga seperti Malaysia. “Sabut kelapa yang dinegara lain bisa diolah dan dijual disini justru dibakar, Sarjana banyak namun belum bisa berbuat banyak, padahal dengan segala potensi yang dimiliki dan didukung dengan letak Meranti yang strategis berada di beranda terdepan dunia harusnya kita lebih unggul,” jelas Wakil Bupati lagi. Parahnya lagi sebagin besar kebun kebun baik Sagu, Kelapa, Kopi dan lainnya di Meranti sudah tidak dimiliki pribumi asli tetapi sudah dijual kepada pengusaha kaya yang berada di Jakarta dan daerah lainnya. “Masyarakat kini hanya menjadi buruh tani di tanah sendiri, negeri ini butuh orang kreatif yang dapat menggali dan memanfaatkan semua potensi yang ada, untuk itu saya mengajak mahasiswa untuk berkreasi manfaatkan kemampuan intelektual yang diasah selama dibangku kuliah,” paparnya. Menurutnya meskipun mahasiswa STAI fokus pada pendididkan keagamaan namun perguruan tinggi hanyalah media mengasah kreatifitas dan intelektual diri, untuk itu harus bisa juga menguasai ilmu lainnya, seperti mahasiswa IAIN di Surabaya yang merupakan salah satu orang yang ikut membangun jembatan Suramadu. “kepada anak anak kami, pelajari kondisi yang ada dan harus bisa beradaptasi menghadapi situasi apapun disegala bidang, gunakan kemampuan nalar dan jadilah mahasiswa madiri,” pungkas Wakil Bupati. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim juga mengucapkan apresiasi kepada pengurus Yayasan Nuruh Hidayah khususnya H. Syahril yang dengan semangatnya menggebu gebu di usia yang tak muda lagi mau mengabdikan dirinya untuk dunia pendidikan dan kemajuan Meranti.(rm/humas).

Wakil Bupati Meranti Said Hasyim

Memnyerahkan Piala kepada Pemenang SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim menutup secara resmi Turnamen Futsal Rumpun Pelajar Mahasiswa Tasik Putri Puyu (Rumput) Cup 2018. Turnamen ini digelar dalam rangka mengasah skill sepak bola sekaligus ajang silahturahim antar Club Bola, kegiatan ini sendiri dipusatkan di Desa Dedap, Kecamatan Tasik Putri Putu, Selasa (10/7/2018). Turut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rizki Hidayat, Camat Tasik Putri Puyu Abdul Hamid, Kepala Desa Dedap Mansyur, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat H. Edy M. Nur, serta sejumlah pejabat Eselon III dan IV. Seperti dijelaskan Ketua Panitia Rumput Cup 2018 M. Nizam didampingi Tokoh Pemuda Desa Dedap Iwan, kegiatan positif ini digelar untuk menggali Skill sepak bola pemuda khususnya di Kecamatan Tasik Putri Puyu, se-

lain itu juga sebagai ajang kumpul dan silahturahim club club bola setempat. Turnament Futsal Rumput Cup 2018 merupakan turnamen pertama yang digelar oleh Rumput, meski baru pertama kali namun mendapat sambutan luar biasa dari pemuda yang tergabung dalam Club Bola, hal itu dibuktikan dengan membludaknya jumlah peserta, dari catatan panitia sebanyak 28 Club Bola ikut memperebutkan hadiah utama berupa Tropy dan uang tunai. Secara rinci untuk juara I sebesar 2500.000 rupiah, II 1500.000 rupiah, III 1000.000 rupiah. Pada kesempatan itu, sebelum menutup turnamen Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, dan rombongan menyempatkan diri untuk menyaksikan pertandingan Final antara Club Sepak Bola Harimau Rawa Desa Bandul VS Netral Desa Tanjung Padang. Setelah melalui pertandingan yang sengit antara kedua Club tersebut

akhirnya Club Bola Harimau Rawa keluar sebagai pemenang dengan Skor 4-1.Dengan begitu Club Bola Harimau Rawa keluar sebagai pemenang Turnament Rumput Cup 2018, dan Netral sebagai Runner Up. Penyerahan hadiah kepada pemenang langsung dilakukan oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Rizki Hidayat, Camat Tasik Putri Puyu dan Kades Dedap. Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, dalam sambutanya mengucapkan apresiasi kepada panitia penyelenggara khususnya pemuda Desa Dedap yang telah menggagas kegiatan positif tersebut.Ia berharap kegiatan yang juga menjadi ajang hiburan masyarakat itu dapat digelar lebih besar lagi. ”Terimakasih kepada panitia penyelenggara, semoga kegiatan positif ini dapat diteruskan diwaktu yang akan datang,” pungkas Wakil Bupati. (rm/net).

WAKIL Bupati Meranti Said Hasyim berikan pengarahan kepada staf

Wabup Meranti Pesta Makan Durian Bersama Warga Bungur Rangsang SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Panen buah khususnya Durian di Desa Bungur Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti tahun ini sangat berlimpah, sebagai bentuk rasa syukur masyarakat setempat bersama Pemkab. Meranti dalam hal ini Wakil Bupati H. Said Hasyim, menggelar pesta makan buah di Desa yang sangat berpotensi menjadi kawasan Agrowisata di Meranti itu, Selasa (10/7/2018). Hadir bersama Wakil Bupati, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rizki Hidayat, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Edy M. Nur, Camat Rangsang M. Nasir dan jajaran, Kepala Desa Bungur Muhammad Ali, para tokoh masyarakat/adat/agama, serta sejumlah pejabat Eselon III dan IV lainnya. Dilokasi itu Wakil Bupati H. Said Hasyim dan rombongan dijamu makan buah yang merupakan hasil dari perkebunan setempat, mulai dari buah andalan Durian, Manggis, Rambai, Rambutan dan lainnya.Wakil Bupati dan masyarakat berbaur dalam keakraban menikmati enaknya Durian sambil bercengkrama soal potensi dan pembangunan desa. Pada kesempatan itu Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim mengucapkan apresiasi kepada Kepala Desa dan masyarakat Bungur khususnya pemilik kebun yang telah menggagas acara pesta makan buah tersebut. Dari pengamatannya kawasan Desa Bungur adalah salah satu Desa di Meranti yang sangat berpotensi untuk dijadikan kawasan Agro Wisata dan Wisata Mangrove, seperti Desa Bokor, Alai, Kudap, Meranti Bunting, Pulau Merbau yang memiliki perkebunan seluas 1200 Ha. Namun sayangnya karena alasan ekonomi banyak yang dijual kepada para toke. Satu yang menarik menurut Wakil Bupati H. Said Hasyim adalah jajaran hutan mangrove disepanjang alirang sun-

gai Desa Bungur jika dikelola dan dilestarikan sulit dibandingkan di Indonesia bahkan dunia.”Kalaulah ekosistem Mangrove ini dipelihara selama 10 tahun, akan sangat indah dan ikan ikan akan semakin banyak,” jelas Wabup. Kondisi saat ini, hutan Mangrove sudah banyak yang rusak akibat ulah tangan manusia, seperi digunakan untuk bahan baku Panglung Arang Bakau yang tidak terkontrol serta pembuangan limbah Kilang Sagu yang mematikan bibit ikan, udang serta kepiting yang dulunya menjadi andalan masyarakat di desa.”Kedepan ekosisten Mangrove ini harus diperbaiki, sehingga potensi yang ada kembali pulih dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” papar Wakil Bupati. Potensi lainnya yakni perkebunan buah khususnya Durian yang saat ini tengah berlimpah. Namun meski potensi wisata yang dimiliki sebuah kawasan besar tanpa keamanan, kenyamanan dan penerimaan yang baik dari masyarakat terhadap pendatang, potensi itu tidak akan berkembang. “Perkebunan buah dan asrinya suasana disini sangat berpotensi menjadi objek Wisata Agro namun yang terpenting adalah jaminan keamanan serta keiklasan masyarakat menerima pendatang, jangan sampai para wisatawan merasa takut ditipu dirampok seperi yang terjadi di Danau Toba dan Batam,” jelas Wakil Bupati. Untuk itu ia menghimbau masyarakat untuk terus melestarikan semua potensi yang ada baik perkebunan buah maupun hutan Mangrove yang tiada tandingnya itu.”Jika tidak dipelihara dan dikembangkan bukan tak mungkin beberapa tahun kedepan potensi ini hanya tinggal kenangan,” ucapnya lagi. Agar limoahan rizki yang diperoleh oleh para petani saat ini semakin bertambah, Wakil Bupati mengingatkan untuk membayar zakat dan tak lupa

menggelar kegiatah sosial.Seperti diakui Kepala Desa Bungur Muhammad Ali, tahun ini panen buah buahan didaerah yang dipimpinya sangat luar biasa, iapun berharap kedepan Desa Bungur dapat menjadi objek Wisata Agro dan Wisata Mangrove di Meranti.”Agar berkah hitung hisabnya dan keluarkan zakatnya jangan lupa perbanyak kegiatan sosial,” pungkas H. Said Hasyim. Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Meranri, Rizki Hidayat.Untuk mengembangkan potensi Wisata Mangrove dan buah yang ada di Desa Bungur selain menjaga keasrian ekosistem, keiklasan masyarakat setempat dalam menyambut wisatawan adalah faktor yang tidak bisa diabaikan. “Saya ingin bertanya apakah masyarakat disini dapat menerima para pendatang dengan ikhlas,” tanya Rizki yang dijawab spontan siap menerima. Semangat tersebut disambut baik oleh Kepala Dinas Pariwisata Meranti, yang berjanji akan memprogramkan kegiatan pesta makan buah menjadi agenda tahunan, untuk menyemarakannya pihak Dinas Pariwisata akan mengundang Pemprov Riau yang siap menggaungkannya keseluruh Indonesia. Selain itu, akan mengusulkan infrastruktur pendukung sepeti jalan dan lainnya untuk memudahkan akses menuju lokasi wisata.”Mudah mudahan tahun depan kita buat pesta Durian Desa Bungur yang lebih semarak lagi dan bisa berlanjut tiap tahun,” ucap Mantan Camat Tebing Tinggi itu. Selain mengelar pesta buah bersama masyarakat, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim dan rombongan juga berkesempatan mengunjungi dan berdoa dimakam leluhur Desa Bungur yakni Bathin Gerimbang yang berlokasi masih dikawasan perkebunan Durian. (rm/hms).

Pentingnya Sinkronisasi Program Daerah SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, mewanti-wanti pentingnya Sinkronisasi kegiatan Pemerintah Daerah yang berada ditiap OPD dengan program yang dilaksanakan oleh Pemda Provinsi dan Pusat, menurutnya tanpa adanya Sinkronisasi usulan yang dibuat oleh Kabupaten akan dicoret alias percuma. “Jika tidak Sinkron dengan program Pusat dan Provinsi tentu tak dapat, pasti akan dicoret,” demikian disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis dan

Sosialisasi Pedoman Penyusunan APBD TA 2019 Pemkab. Meranti dalam rangka Penajaman dan Sinkronisasi Kebijakan Prinsip Serta Teknis Penyusunan APBD 2019, yang digelar oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, di Ballrom Hotel Grand Meranti, Selatpanjang, Rabu (11/7/2018). Dalam kegiatan yang juga dihadiri juga oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Bambang Supriyanto dan seluruh Kepala OPD, Camat dan pejabat Eselon III dilingkungan Pemkab.Meranti.

Secara rinci Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim menekankan, beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Kepala OPD.Pertama program yang dilaksanakan harus menyentuh pada kepentingan masyarakat, artinya program yang dibuat bebar benar bermanfaat bagi masyarakat sehingga anggaran yang digunakan tidak mubazir.”Jangan sampai kegiatan dilaksanakan tapi tidak terlalu bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati mengingatkan. Misalnya, pengadaan proyek jalan diwilayah yang sedikit pen-

duduknya tentu tak terlalu bermanfaat dibandingkan membangun jalan yang padat penduduk. Begitu juga membangun kantor harus sudah tuntas dulu soal pembebasan tanah (sertifikat). Program yang tidak menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat membuktikan saat perencanaan tidak didukung oleh data yang jelas. Untuk itu sebelum merumuskan program ia mengintruksikan kepada OPD untuk turun kelapangan untuk mengetahui kondisi real yang dibutuhkan masyarakat. (rm/ red).


CMYK

7

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

WAKIL Bupati Lingga M.Nizar bersalaman dengan Ketua DPRD kabupaten Lingga.

Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda LKPJ 2017 DALAM rapat paripurna penyampaian penjelasan ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksaan APBD 2017 oleh Bupati Lingga, di gedung DPRD Kabupaten Lingga, Senin (9/7/2018) siang. Bupati Lingga Alias Wello tampak absen dalam agenda penyampaian penjelasan ranperda tersebut. Wakil Bupati Lingga (M.Nizar) saat Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2017 menyampaikan, Bupati Lingga (H. Alias Wello) tidak dapat hadir dikarenakan mengikuti Program kegiatan Pertanian di Bogor. "Pak Bupati tidak bisa hadir karena ada program kegiatan pertanian

di Bogor, beliau mewakilkan kepada kami untuk menyampaikan penyampaian ranperda tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan pendapatan daerah tahun 2017", kata Wakil Bupati Lingga M Nizar, Senin siang. Sejumlah laporan penjelasan ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2017, pada rapat paripurna telah disampaikan M. Nizar satu - persatu. Mulau dari laporan keuangan realiasi anggaran dengan jumlah pendapatan, hingga uraian keuangan pendapatan belanja per 31 Desember 2017 setelah perubahan. Atas catatan laporan keuangan

yang memuat informasi baik secara kuantitatif atas pos-pos laporan keuangan yang disampaikan, kata Nizar diharapkan dapat meminimalisir persoalan hukum yang timbul dalam menjalankan otonomi daerah. Dan selanjutnya, harapan kemudian, pinta Nizar DPRD Lingga dapat membahas ranperda tersebut dengan lembaga eksekutif yang nantinya dapat disetujui bersama. Diakhir rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Lingga Riono, dan dihadiri 11 anggota DPRD Kabupaten Lingga lainnya, ditutup dengan penyerahan berkas ranperda oleh Wakil Bupati Lingga kepada Legislatif.

WAKIL Bupati Lingga M.Nizar saat Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2017

WAKIL Bupati Lingga M.Nizar bersalaman dengan Ketua DPRD kabupaten Lingga.

MENYANYIKAN lagu indonesia Raya

TERLIHAT para tamu undangan

SUASANA rapat paripurna DPRD Kabupaten Lingga

ANGGOTA DPRD Kabupaten Lingga serius mengikuti rapat paripurna.


PARIWARA

8 Senin, 16 - 23 JuliEdisi 2018, MINGGU II : # 241 Tahun IV,

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Harga: Rp6.500,-

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

8

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Gubernur Berharap Pasar Semen Segera Membaik GUBERNUR Sumatera Barat Irwan Prayitno

PADANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berharap pasar semen yang saat ini dalam keadaan kelebihan suplai segera pulih kembali. ”Saya dapat laporan pasar semen nasional ada masalah, buktinya ada 30 juta ton semen tak terserap pasar, tapi itu takkan lama, pemerintah konsen pada pertumbuhan industri dalam negeri, “ kata dia di Padang, Minggu Ia yakin pemerintah pasti sedang berusaha dengan serius menjaga hal itu. Pemerintah punya kepedulian tinggi menjaga agar produksi semen BUMN yaitu Semen Indonesia grup dan Semen Baturaja tetap stabil.”Yang paling penting tentu pasarnya dijaga, kita di daerah terus melakukannya,” kata Irwan. Ia berharap Semen Padang

harus sehat dan kinerjanya terus menanjak dan Sumbar peduli dengan BUMN dan Semen Indonesia pasti berbuat yang sama. Irwan yakin pemerintah sudah mencatat dengan baik keluhan semen BUMN yang kehilangan pasarnya.”Apalagi Pak Jokowi giat-giatnya membangun infrastruktur, kalau tol Padang Pekanbaru tentu memakai Semen Padang karena ini produksi lokal yang bekerja anak negeri,” tambahnya. Irwan juga menyampaikan dalam alokasi dana desa di provinsi itu, ada proyek fisik dan semennya sudah dipastikan dari Semen Padang. Sementara Komisaris Semen Padang Khairul Jasmi, mengatakan serbuan pabrik semen asing benar-benar merampas pasar semen milik BUMN. ”Apalagi kemudian ada kebi-

jakan impor semen dan klinker, ini tidak baik,” ujarnya.. Berdasarkan data yang dihimpun Laba PT Semen Padang pada 2017 turun dari laba 2016 yang Rp723 miliar, namun kinerja tersebut masih cukup baik dibandingkan ratarata industri semen nasional. Untuk 2018, manajemen optimis lebih baik lagi. Ini didukung fakta kinerja dalam group Semen Indonesia lebih baik, kata Pelaksana tugas Komisaris Utama PT Semen Padang Werry Darta Taifur. Momentum ini perlu dijaga oleh semua pihak agar gerak ke arah yang sudah baik tidak terganggu oleh hal-hal yang tidak perlu,” kata dia. Sedangkan Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri mengatakan sebagai market leader di Sumatera, Semen Padang harus lebih tajam menembus pasar di pulau itu.”Saat ini kita memulai fokus dan tajam ke pasar Sumatera sebagai rumah sendiri,” kata dia. Ia menyampaikan dalam memproduksi semen, perseroan ada kendala, kecuali harga batubara yang selalu tinggi. ”Batubara lagi mahal-mahalnya,” kata dia. Meski begitu ia yakin perseroan bisa memenuhi kebutuhan bahan bakar dengan kualitas relatif baik.(rm/ril)

Pemko Pariaman Adakan Pariaman Expo 2018 di Pantai Gandoriah PARIAMAN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota Pariaman adakan rapat koordinasi persiapan Pariaman Expo 2017 bersama OPD yang dipimpin Asisten bidang perekonomian Yanrileza pada Selasa pagi (10/7) di ruang pertemuan walikota pariaman. Dalam pertemuan ini Yanrileza mengatakan bahwa Pariaman Expo di gelar bertujuan guna mempublikasikan perkembangan dan pembangunan Kota Pariaman yang telah dilakukan selama 16 (enam belas) tahun. “Karena melalui kegiatan ini merupakan momentum juga bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempromosikan hasil kerajinan masyarakat baik dari hasil pembangunan, statistik, pertumbuhan ekonomi serta potensi daerah lainnya,” tuturnya. Yanrileza juga mengatakan, Kegiatan pelaksanaan Pariaman Expo 2018 ini rencananya dijadwalkan pada tanggal 11 s/d 19 Agustus 2018 dan sekaligus pelaksanaan peringatan HUT RI ke 73 tahun, tempat pelaksanaan di kawasan Pantai Gandoriah Pariaman dengan tema Developing the potensial tourism and creative industry. Dikatakannya, adapun peserta pameran yang akan mengisi stan nantinya ada dari pemerintah, OPD Kota Pariaman, Asosiasi, UMKM Kota Pariaman dan Luar Kota Pariaman, Kota/Kabupaten se-Provinsi Sumbar sampai Nasional, BUMN / BUMD se-Provinsi Sumbar, Pengrajin Kota Pariaman dan Perusahaan Swasta serta Pedagang Kreatif Lapangan.

WAKIL Gubenur Sumatera Barat Nasrul Abit

Wakil Gubernur Sumbar Buka TMMD di Pasaman Barat PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program lintas sektoral yang diselenggarakan secara terpadu antara TNI, Kementrian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan swasta masyarakat nagari/desa lokasi sasaran dalam rangka percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat khusus di daerah tertinggal, terpencil dan terisolir. Hal ini disampaikan Wakil Gubenur Sumatera Barat Nasrul Abit pada acara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-102 TA. 2018, dilapangan bola kaki Jorong Situak Barat Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Malintang Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (10/7/2018). Hadir dalam acara tersebut, Kasrem 032 Wirabraja Bupati Pasaman Syahiran, Bupati Yusuf Lubis, Forkopimda, Staf Ahli Gubernur, Kepala OPD Pemprov, Kabupaten yang terkait, Dandim se Sumatera Barat. Wagub Nasrul Abit lebih jauh menyampaikan, pelaksanaan TMMD kali ini selain membuka akses jalan baru juga mengakomodir pembuatan pasar rakyat yang refresentatif, MCK di 6 mesjid yang ada di jorong Situak Barat, serta pelaksanaan pembekalan generasi milenial terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kepada masyarakat agar melakukan kerjasama yang baik, karena pelaksanaan TMND ini hanya berjalan saru bulan. Makin tinggi partisipasi masyarakat makin banyak hasil pembangunan yang akan diperbuat dalam kegiatan ini. TMMD ke 102 di Pasaman Barat ini hanya pada satu lokasi ini saja. Karena dalam tahun telah dianggarkan kegiatan TMMD sebanyak 3 kali kegiatan dengan 5 lokasi yang menjadi sasaran pengembangan pembangunan daerah tertinggal di Sumatera Barat, ujar Nasrul Abit. Wagub Nasrul Abit lebih rinci menjelaskan, Untuk TMMD 101 TA 2018 telah dilakukan di Kabupaten Solok dan Kabupaten Sijunjung, serentak pada bulan Maret dan April lalu. TMMD ke 103 TA 2018, juga terdiri dari dua (2) lokasi Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Tanah Datar yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober dan November 2018. KegiatanTMMD telah secara berkesinambungan dan memberikan bukti nyata membantu pemerintah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan daerah. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Namun secara capaian tentunya tidak menghentikan jajaran TNI untuk terus

melakukan evaluasi dan penyempurnaan, agar TNI manunggal membangun desa tetap relevan dalam membawa manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. TNI manunggal membangun desa juga merupakan pengabdian demi terwujudnya pertahanan negara yang tangguh di daerah, sekaligus upaya TNI untuk berkontribusi melestarikan sejarah kemanunggal TNI-rakyat dan penerapan budaya gotong royong, ungkap Nasrul Abit Dt. Malintang Panai. Bupati Syahiran dalam kesempatan itu juga menyampaikan, kepada masyarakat Pasaman Barat mesti memperlihatkan sikap terpuji, jujur, ramah dan membuka diri untuk bergotong royong bersama meningkatkan pembangunan daerah. Daerah tidak bisa serta merta membangun dalam mewujudkan apirasi masyarakat. Setiap pembangunan sarana kebutuhan rakyat dalam satu daerah mesti dimulai dengan baik oleh masyarakat itu sendiri, misal pembebasan lahan yang akan di bangun. Pembanguan Pasar Rakyat dalam TMMD 102 tahun ini di Pasaman Barat, merupakan upaya nyata pemerintah dalam memberikan akses dan sarana ekonomi masyarakat yang selanjutnya nanti bisa disempurnakan rencana pembangunan dalam APBD tahun depan, ujar Syahiran senang. (rm/ril).

Bupati Pasbar Minta Wali Nagari Harus Salin Koordinasi Sementara itu, Kadis Koperindagkop Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit mengatakan, target pengunjung kegiatan Pariaman Expo 2018 kali ini adalah kalangan pemerintah dan swasta, pelajar maupun mahasiswa, Eksekutif, Profesional, Investor, Buyer, Hobbies serta masyarakat umum. Sedangkan SKPD yang mengisi stand pada acara Pariaman Expo Pariaman 2018 sebanyak 15 stand, terdiri dari Dinas Perindagkop dan Dekranasda sebanyak dua stand, sedangkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perikanan, Dinas PM, PTSP / TK, Dinas Pertanian, Dinas Kominfo masing - masing memiliki satu stand, delapan stand lainnya di isi oleh Pengrajin. “Konsep kegiatan ialah pameran pembangunan dan khusus Pemko Pariaman, OPD berpartisipasi

pada pameran dengan stand yang menampilkan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh OPD dalam rangka menunjang peningkatan pembangunan dan perekonomian masyarakat Kota Pariaman,” terangnya Kemudian, lanjut Gusniyeti, Pameran pembangunan yang dilakukan oleh OPD di lingkungan Pemko Pariaman tidak hanya bersifat visualisasi, namun juga harus Aktraktif, Interaktif, Kreatif dan Inovatif serta penampilan acara kesenian. “Sengaja kami mengundang artis lokal maupun ibukota untuk mengisi acara dan memeriahkan Pariaman Expo tahun ini, nantinya juga akan ditampilkan kesenian anak - anak nagari dan berbagai macam penampilan serta perlombaan anak - anak sekolah baik dari tingkat TK - PAUD, SD, SMP sampai SMA,” pungkasnya. (rm/khaidir).

PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) sangat menyayangkan pejabat walinagari (kepala desa) persiapan tidak bersedia berkoordinasi dengan walinagari induk. “Koordinasi terputus dan kadang-kadang tidak bersedia berkoordinasi.Padahal nagari yang bersangkutan masih menjadi nagari persiapan yang sebentar lagi akan defenitif,” kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran usai pelantikan pejabat walinagari se-Pasaman Barat, Jumat. Ia mengatakan dari hasil evaluasi pada pejabat walinagari persiapan satu tahun ini maka ditemukan banyak pejabat walinagari persiapan yang jarang sekali berkoordinasi dengan walinagari induknya. Bahkan ada yang sama sekali tidak mau berkoordinasi dengan walinagari induknya. Setelah satu tahun berjalan, hasil evaluasi kita menunjukkan bahwa koordinasi antara walinagari persiapan dengan walinagari induk sangat minim,” tegasnya.

Menurutnya walinagari merupakan fasilitator dalam mengupayakan pemekaran nagari yang ada.Ia menjelaskan pejabat walinagari persiapan memiliki beberapa tugas utama yang harus dilakukan kedepannya. Antara lain penetapan batas wilayah nagari sesuai dengan kaidah kartografis, pengelolaan anggaran operasional nagari persiapan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja nagari induk dan pembentukan struktur organisasi. Kemudian pejabat walinagari juga diharuskan untuk menyiapkan fasilitas dasar bagi penduduk nagari, pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan nagari, pendataan bidang kependudukan, dan potensi ekonomi. Selanjutnya inventarisasi pertanahan, pengembangan sarana ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pembukaan akses penghubung antar nagari. Berdasarkan tugas itu, katanya maka tim pemekaran nagari akan melakukan kajian dan verifikasi. Apabila hasil kajian tim nantinya menyatakan nagari

BUPATI Pasbar Syahiran memberikan kata sambutan dalam suatu acara

persiapan layak dijadikan pemerintahan nagari defenitif, maka Pemkab akan menyususn Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Pemerintahan Nagari yang akan dibahas dan disetujui bersama DPRD. Kemudian jika kajian hasil tim tidak layak menjadi pemerintahan bagari defenitif, maka bagari persiapan tersebut dihapus dan wilayahnya dikembalikan ke pemerintahan nagari

induk.”Kita tentunya tidak menginginkan hal itu terjadi. Kita semua pasti ingin semua nagari lersiapan bisa didefenitifkan untuk memenuhi harapan masyarakat,” harapnya. Ia mengharapkan agar 72 walinagari defenitif yang dilantik bisa menjalankan tugasnya dengan baik.Seperti dikertahui saat ini Pasaman Barat memiliki 19 nagari induk dan 72 nagari persiapan yang baru dimekarkan. (rm/robbisam).


CMYK

9 SENIN, 16 - 23 JULI 2018, MINGGU II

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

9

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 241 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Disebut sebut SF Punya Hubungan Spesial Dengan Oknum Pejabat Imigrasi

KANTOR Baharuddin digeledah polisi

TERLIBAT PUNGLI, KETUA KOMITE SMP NEGERI 10 KENA OTT BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Polisi masih terus melakukan pemeriksaan kasus OTT komite sekolah SMPN 10 Batam. Kemungkinanakan ada tersangka baru dalam kasus Pungli PPDB tersebut. Saat dilakukan penangkapan dari tangan Baharudian polisi mengamankan Rp 14 juta dalam amplop. Wakapolresta Barelang AKBP Mudji Supriyadi menyebutkan bahwa, saat dilakukan penangkapan, anggota mendapat uang senilai Rp 14 juta yang baru diterimanya. ”Tangkap tangannya Rp 14 juta,” ujar Mudji yang juga sebagai Ketua Saber Pungli Kota Batam, Minggu (15/7/2018) saat di hubungi wartawan. Lanjutnya, dari hasil pengembangan terhadap Baharudian, diketahui sudah ratusan juta ia menerima uang pungutan liar dari PPDB tersebut. Polisi juga telah melakukan penyitaan sejumlah uang itu.”Hasil pengembangan ada segitulah (ratusan juta).Tapi kita masih kembangkan lagi,” ucap Mudji. Selain itu, Ketua Tim Saber Pungli juga menyebut bahwa, berkemungkinan ada tersangka lain, tapi pihaknya masih melakukan gelar perkara. ”Kita gelar lagi, bisa saja ada tersangka baru,” kata Dia.

Dari hasil keterangan sementara yang didapat, uang tersebut diduga untuk biaya seragam sekolah bagi murid baru.”Katanya buat biaya seragam, tapi kita masih kembangkan,” ujar AKBP Mudji. Puluhan anggota polisi turun ke lokasi OTT Ketua Komite SMP 10 Batam Baharudin. Baharudin diduga menerima uang suap dari penerimaan siswa baru di sekolah tersebut. Belum diketahui pasti berapa besar uang suap yang diterima. Usai ditangkap dan dibawa ke Mapolresta Barelang. Saat ini Baharuddin masih dalam proses persiapan pemeriksaan di Mapolresta Barelang. Ia ditangkap di kediamannya di Perumaha Nusa Jaya Blok G / 21 Sei Panas, ketika itu ramai polisi, Sabtu (14/7/2018) malam. Penggrebekan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Barelang AKP Andri Kurniawan. Tampak rumah ini juga sebagai kantor PT Perusahaan Prima Utama (PPU) Perwakilan Batam.Tim Tipikor mengendus aroma kecurangan dalam penemuan penerimaan siswa baru yang sempat heboh di SMP 10 Batam.Kecurangan yang terjadi dalam proses penerimaan peserta didik baru itu tampaknya sudah dipantau dari awal. (rm/selemak)

SF Pejabat Imigrasi Duduki Tiga Jabatan

BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Oknum pejabat Imigrasi berinisial SF yang pernah disorot karena diduga terlibat praktik pungutan liar penerbitan berbagai dokumen keimigrasianpembuatan Kitas dan kitap bagi warga Negara Asing (WNA) dengan mematok biaya diatas tarif resmi ketika menjabat Unit Pelayanan Imigrasi Gedung Sumatera Batam Centre, mendapat perlakuan istimewa dari atasannya. Informasi yang di terima Koran Rakyat Media dari sumber di internal kantor Imigrasi Batam Centre mengungkapkan, oknum pejabat SF salah seorang pejabat di kantor Imigrasi kelas I Batam Centre, yang mendapat perlakuan istimewa dari atasan. Dimana saat ini SF diangkat oleh atasannya mendudukitiga jabatandi kantor Imigrasi Batam. “SF menduduki tiga jabatan, sebagai kasi di bagian Fosakim, Kepala Unit Pelayanan Imigrasi Gedung Sumatera dan Kepala Unit pelayanan Imigrasi di Harbour Bay Batuampar. Padahal oknum kinerja SF pernah dinilai sangat bobrok, SF pernah terlibat kasus dugaan pungli di Gedung Sumatera, tapi oleh atasannya ia diberi tiga jabatan. Tak tahu apa ilmunya sampai pimpinan tunduk pada SF, padahal masih banyak pejabat yang lebih senior dan pintar dari SF,”ungkap sumber yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Lebih lanjut sumber itu menjelaskan, dugaan praktik pungli yang dilakukan SF sebagai Kepala Unit Pelayanan Imigrasi di Gedung Sumatera saat itu, mematok biaya pengurusan berbagai dokumen keimigrasian bagi Warga Negara Asing (WNA) yang akan melakukan perjalanan ke

KANTOR Imigrasi Batam Centre

Wilayah Indonesia, baik visa kunjungan kerja, visa kunjungan terbatas, kartu Izin Tinggal Tetap (Tetap), kartu Izin Tinggal terbatas (kitas), maupun izin tinggal sementara (Itas) sebesar Rp 6 hingga Rp 7 juta. Dimana SF sebagai pimpinan di unit pelayanan Imigrasi Gedung Sumatera saat itu dalam menjalankan praktik pungli tersebut bekerjasama dengan calo berinisial NV. Untuk menjalankan praktik percaloan permainan pungli map merah iniNV tidak sendirian. NV menggandeng CHR tukang foto cofi dikantor itu. hasil Pungli yang dikumpulkan kedua calo dari semua agen atau pengurus dalam satu Minggu, kemudian

setiap hari Kamis di transfer ke rekening karyawan honor atas nama Reza dan Krisna. Namun, kartu ATM atas nama kedua karyawan honor tersebut dipegang oleh SF. Sedangkan sebagian lagi hasil pungli yang dikumpulkan NV di setor tunai kepada M alias IS. Kabarnya SF dan M alias IS disebut sebut menerima jatah pungli sebesar Rp40 juta per orang, jelas sumber itu. Masih kata sumber, sejak diangkat menjabat sebagai Kepala Uniut Pelayanan Imigrasi di Harbour Bay, kebiasaan lama SF mencari sampingan untuk mengisi dompetnya diluar dari gaji yang diterima setiap bulan tidak bisa ditinggalkannya.

Ditempat tugas yang baru, belum lama ini SF disebut sebut sering menerbitkan paspor kepada pemohon yang menggunakan dokumen bodong, kata sumber. Sumber itu menambahkan, isu yang berkembang dari mulut ke mulut SF bisa mendapat perlakuan istimewa dari pimpinan Imigrasi di Batam, karenaSF kabarnya punya saudara pejabat teras di Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Jakarta. Namun, ada juga isu berkembang disebut sebut SF ada hubungan spesial dengan salah seorang oknum pejabat dilingkungan Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepri, ungkap sumber. (rm/dwm).

Pemkab Bintan Lakukan Penertiban dan Pembinaan Pada Penghuni Lokalisasi BINTAN, RAKYAT MEDIA – Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Sosial Kabupaten Bintan mengagendakan untuk melakukan pembenahan terkait kawasan di dua lokalisasi yang ada di Kabupaten Bintan. Pembenahan dua lokalisasi tersebut dilakukan dalam rangka penertiban dan penutupan. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat dihubungi me-

nuturkan bahwa hal ini merupakan sebuah konsep solusi terbaik yang harus ditawarkan guna merubah mindset paradigma yang sudah terbangun selama ini.”Harus ada pembenahan, mindset paradigma di dua lokalisasi tersebut harus diubah. Ini harus kita mulai dan sikapi secara tegas “ ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bintan Naharuddin menuturkan bah-

wa Dinas Sosial Kabupaten Bintan sudah melakukan koordinasi ke Kementerian Sosial terkait pembenahan di dua lokasi yang dijadikan tempat prostitusi.”Saat ini kita sedang melakukan sosialisasi, prinsipnya kita hanya ingin menertibkan agar dikedua kawasan tersebut bersih dari aktivitas prostitusi “ ujarnya saat agenda sosialisasi. Menurutnya, dalam sosial-

isasi tersebut nantinya Dinas Sosial Kabupaten Bintan akan melakukan pendataan. Selanjutnya, hasil pendataan tersebut pemerintah daerah akan melakukan pembinaan yang akan bekerjasama dengan Kementerian Sosial.” kita data dulu, sesudahnya akan kita lakukan pembinaan agar mereka bisa berusaha serta kita lakukan pembenahan lokasi “ tutupnya. (rm/wk)

DINAS Sosial Pemkab Bintan Sosialisasi Penutupan lokalisasi


GALERI FOTO

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

10

Wagub Lingga Pimpin Upacara Karang Pamitran 2018 dan Pengukuhan Panitia Mahir Pramuka UPACARA pembukaan Karang Pamitran 2018 yang sekaligus pengukuhan pembina mahir pramuka dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lingga M.Nizar selaku Wakil Mabicab Lingga, upacara dilaksanakan di area Tugu Agrominapolitan Desa Sungai Besar Kecamatan Lingga Utara, Rabu (11/7). Wakil Bupati Lingga M.Nizar selaku Wakil Mabicab Lingga dalam arahannya meminta agar pramuka berjalan maksimal dengan Anggaran yang telah disediakan oleh Pemerintah, jangan sampai kegiatan kepramukaan di tiadakan sama sekali. “Disini kita meminta, pada kakak-kakak dapat memaksimalkan tugas dan fungsi pramuka, terutama di masyarakat dan berperan aktiflah,” pintanya. Muhammad Nizar juga menuturkan, saat ini Lingga mendapat perhatian khusus dari Kementrian Pertanian dan lagi semangatnya membangun centra pertanian, pramuka perlu ambil andil dengan menangkap

peluang-peluang yang ada dan Dia juga berpesan pada Kepala Kwarcab Lingga supaya dapat memanfaatkan lahan hibah yang berlokasi di Batu Bedaun Dabo Singkep seluas 4 Hektar, yang sampai saat ini belum ada laporan tentang lahan hibah tersebut. Ketua Kwarcab Lingga Junaidi Adjam sangat mengapresiasi sekali atas waktu Wakil Bupati Lingga meski dalam kesibukannya, namun dapat menyempatkan diri hadir, itu pertanda Wabup sebagai Wakil Mabicab serius memajukan kepramukaan di Kabupaten Lingga ini. “Ini sangat luar biasa sekali, dua agenda besar harus di hadiri pak wakil, namun dia hadir bersama kita, ini membuktikan keseriusannya memajukan pramuka” kata Junaidi di iringi tepuk tangan peserta dari Kwartir Cabang Lingga, Kwaran dan Penegak yang hadir. Sebagai Kwarcab, dia menyebutkan kalau kegiatan kepramukaan di Kabupaten Lingga anggarannya di ploting per-kegiatan, meski angga-

ran itu kecil, para pengurus tetap berbuat semaksimal mungkin untuk membangkitkan pramuka di Bumi Bunda Tanah Melayu. “Kita buat semaksimal mungkin, perlu kerjasama, semangat yang tinggi, bersenergi, sosial yang tinggi, kekompakan, kerja tanpa pamrih, itulah pramuka, jangan mengambil ke untungan dalam kegiatan ini, meski anggaran kita hanya secukupnya,” tegas Junaidi. Katanya lagi, pihaknya sangat disiplin dan tegas dalam mengelola keuangan, sekecil apapun pengeluaran harus di pertanggung jawabkan. Mulai Tahun 2017 pertanggung jawaban keuangan tidak ada masalah sama sekali, semua pertanggung jawaban lengkap sesuai dengan permintaan BKKAD. “Kegiatan pramuka kita ini tidak saja di tingkat kwartir tapi di seluruh kegiatan kita ikut sertakan. Pak wakil juga meminta kita tidak terfokus begitu saja tapi kita harus terjun ke masyarakat,” imbuhnya. (*)

SALAM komando

WAKIL Bupati Lingga M.Nizar memasangkan kacu

WAKIL Bupati Lingga M.Nizar memberikan kata sambutan

MEMBERIKAN kata sambutan

PEMSANGAN kacu

BERSALAMAN dengan Wakil Bupati Lingga

PEMBACAAN pancasila

PEMBACAAN pancasila

BERFOTO Bersama

MEMASANGKAN kacu

DI DALAM tenda bersama wakil Bupati

MENCIUM bendera


CMYK

11

GALERI FOTO

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Gubernur Nurdin Basirun Buka Lomba Inovasi TTG Tingkat Kepri PEMERINTAH Provinsi Kepri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD Dukcapil) Pemprov Kepri menggelar lomba inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di Mall TCC Kota Tanjungpinang dari tanggal 11 s/d 13 Juli 2018 Acara Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi dibuka oleh Gubernur Provinsi Kepri Bapak Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si di dampingi oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri Bapak Abdurrahman, LC. Gubernur Prov. Kepri berkeinginan lomba inovasi TTG ini, hasilnya dapat memberikan manfaat bagi pembangunan Kepri kedepan, Penemuan yang sudah ada, harus menjadi stimulus bagi semua kalangan, terutama anak muda. Kadis Pmddukcapil Prov.

Kepri Bapak Drs. Sardison, M.TP dalam sambutannya terkait pelaksanaan TTG tingkat Provinsi Kepri tahun ini, pihaknya sudah menyiapkan uang pembinaan bagi pemenang pertama sebesar Rp15 juta, kedua Rp13 juta, juara tiga Rp 11 juta. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan apersiasi kepada pemenang harapan pertama sebesar Rp 5 juta, ke dua Rp 4 juta, dan harapan ketiga Rp 3 juta. Tim Penilai pada Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi Kepri terdiri dari Direktorat Pendayagunaan Sumberdaya Alam dan TTG Kementerian Desa,PDT dan Transmigrasi, Pusat Pengembangan TTG LIPI Subang, Politeknik Negeri Batam, Dekan Fakultas Teknik Umrah dan Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Dpmddukcapil.(***)

GUBERNUR Provinsi Kepri Bapak Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si melihat hasil karya Anak Bangsa

GUBERNUR Provinsi Kepri Bapak Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si melihat hasil secara lansung hasil Anakanak yang kreatif.

GUBERNUR Provinsi Kepri Bapak Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si melihat hasil secara lansung cara penyulingan Air.;

NURDIN Basirun, S.Sos, M.Si bertanya tanya kepada siswa.

NURDIN Basirun, S.Sos, M.Si berfoto bersama.

NURDIN Basirun, S.Sos, M.Si melihat hasil kerja yang di buat oleh anak-anak bangsa

NURDIN Basirun, S.Sos, M.Si mempraktekkan lansung cara kerja mesin yang di Bikin oleh Anak-anak kreatif


GALERI FOTO

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

12

WAKIL Ketua Komisi I DPRD Kepri, Taba Iskandar saat menjadi narasumber Empat Pilar Kebangsaan, di Hotel Harmoni One, Selasa (10/7).

Komisi I DPRD Kepri Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

SEJAK awal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, para pendiri negara menyadari bahwa keberadaan masyarakat yang majemuk merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus diakui, diterima, dan dihormati. Kemudian, kemajemukan ini diwujudkan dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Namun tanpa disadari, ketidakmampuan mengelola kemajemukan dan ketidaksiapan sebagian masyarakat menerima kemajemukan justru dapat membahayakan Indonesia itu sendiri. “pengaruh berkelanjutan politik kolonial devide et impera telah mengakibatkan terjadinya berbagai gejolak yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Kepri, Taba Iskandar saat menjadi narasumber Empat Pilar Kebangsaan, di Hotel Harmoni One, Selasa (10/7). Taba menambahkan, bahwa empat pilar merupakan prasyarat minimal bagi bangsa ini untuk bisa ber-

diri kukuh dan meraih kemajuan. Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara harus menjadi jiwa yang menginspirasi seluruh pengaturan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila baik sebagai ideologi dan dasar negara sampai hari ini tetap kokoh menjadi landasan dalam bernegara. “Selain itu, agar negara Indonesia tetap berdiri, setiap warga Negara Indonesia harus memiliki keyakinan, bahwa itulah prinsipprinsip moral ke Indonesian,” tegasnya. Senada dengan Taba, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan bahwa Kepri memiliki karakteristik Indonesia. Kepri, yang memiliki ribuan pulau juga memiliki ragam suku dan bahasa. Dan di Kepri ini, Ia bersukur ketertiban selalu terjaga. “Bahkan pesta demokrasi di Tanjungpinang kemarin, berlangsung aman dan tertib,” kata Nurdin.

Atas dasar itulah, Ia berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemuda untuk menjadi agen pembawa semangat empat pilar kebangsaan ini. Ditempat yang sama, Kasi Intel Korem 033/WP, Kol Parluhutan Marpaung mengatakan bahwa tantangan Indonesia kekinian adalah terorisme dan radikalisme. “Dan susahnya, ideologi ini disebarkan ke berbagai negara melalui simpatisan-simpatisan dan dunia maya,” kata Marpaung. Atas dasar itulah, Ia meminta agar masyarakat dapat ikut memerangi paham radikal dan terorisme ini. Salah satunya dengan memahami empat pilar kebangsaan ini. Hadir dalam acara ini, ketua Komisi I Abdulrahman, Sekretaris Komisi I Sukhri Fahrial, Ruslan Kasbulatov, Thomas Suprapto, Wan Norman Edi dan Sarafudin Aluan. Tak hanya itu, perwakilan mahasiswa, Pramuka dan Tagana Provinsi Kepri ikut menghadiri sosialisasi ini. (Red/Humas)

WAKIL Ketua Komisi I DPRD Kepri, Taba Iskandar saat menjadi narasumber Empat Pilar Kebangsaan, di Hotel Harmoni One, Selasa (10/7).

GUBERNUR Kepri Nurdin Basiru memberikan kata sambutanbnya

MENYANYIKAN lagu indonesia Raya

BERSALAMAN

MENYANYIKAN lagu indonesia Raya


CMYK

13

GALERI FOTO

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Bupati Anambas, ABDUL HARIS,SH dan Wakil Bupati Anambas WAN ZUHENDRA

Menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia "Sehari Bersama Lansia" Kabupaten Kepulauan Anambas yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kegiatan Pendamping Jaminan Sosial Lanjut Usia dan Penyandang Cacat tahun 2018. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Anambas (28/06)

Bupati Anambas, ABDUL HARIS,SH memberikan kata sambutan

Bupati Anambas, ABDUL HARIS,SH menyaksikan pemberian bantuan

WAKIL Bupati Anambas WAN ZUHENDRA menyalami para lansia

BUPATI Anambas, ABDUL HARIS,SH menyalami para lansia

WAKIL Bupati Anambas WAN ZUHENDRA berfoto bersama

BUPATI Anambas, ABDUL HARIS,SH dan Wakil Bupati Anambas WAN ZUHENDRA Menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia "Sehari Bersama Lansia"

MEMBERIKAN bantuan

SENAM Bersama


KARIMUN-LINGGA

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

14

Normalisasi Sungai Seranggong Lingga Mulai di Kerjakan

KABID Sumber Daya Air Dinas PUPR-PKP Lingga, Syarifudin bersama Ketua TP4D Kejari Lingga, meninjau normalisasi Sungai Seranggung.

LINGGA, RAKYAT MEDIA-Normalisasi sungai Seranggong yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) Kabupaten Lingga di Kelurahan Daek, Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga yang rawan banjir saat musim hujan, untuk mengatasi banjir

tersebut normalisasi sudah mulai dikerjakan, Kamis belum lama ini. Normalisasi tersebut dilaksanakan DPUPR-PKP Lingga secara bertahap.Untuk tahap pertama dikerjakan sampai bulan September mendatang. “Sudah mulai dikerjakan, semalam kami juga turun monitoring bersama Ketua TP4D dari

Kejaksaan Negeri (Kejari) Daik Lingga. Normalisasi sedang dalam pelaksanaan,” kata Kepala Dinas PURP-PKP Lingga, Said Nursyahdu melalui Kabid Sumber Daya Air, Syarifudin saat ditemui, Kamis (5/7/2018). Syarifudin mengatakan, untuk normalisasi Sungai Seranggong ini, DPUPR melakukan pengerukan dan pelebaran

sepanjang 1,2 Kilometer. Pengerukan 1,2 Kilometer merupakan tahap pertama pengerjaan. Secara keseluruhan normalisasi Sungai Seranggung dikerjakan sepanjang 3 Kilometer.”Ini pekerjaan tahap pertama, nanti kita akan lanjutkan pada tahap berikutnya,” ujar Syarifudin. “Kemudian ini juga merupa-

kan upaya kita dalam mengatasi permasalah banjir yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Lingga.Terutama di tempattempat yang rawan banjir. Untuk sungai lainnya kita juga sedang mengupayakan minta bantuan untuk dilakukan normalisasi bersama dinas PUPR Provinsi dan Satker BWSS IV Batam,” tutupnya. (rm/Taufik)

Maju DPD RI, Alias Wello Undurkan Diri Dari Bupati LINGGA, RAKYAT MEDIA-Bupati Lingga Alias Wello secara resmi telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) anggota DPD RI pada Pemilu tahun 2019 ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (11/ 7/2018) kemarin. Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengungkapkan, Alias Wello sudah mengajukan surat pengunduran dirinya dari jabatan Bupati Lingga pada Kamis (5/7/2018) pekan lalu. “Beliau (Alias Wello) sudah mengajukan surat pengunduran dirinya ke kita,” ujar Nurdin, Kamis (12/7/2018). Ia mengaku belum mengirimkan surat tersebut ke Mendagri, karena masih ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi yang bersangkutan sebelum dikirimkan ke Mendagri. Untuk itu, pihaknya memberikan waktu kepada Alias Wello untuk melengkapi segala kekurangan tersebut. Mengenai fasilitas dan pemutusan gaji serta tunjangan Alias Wello sebagai Bupati,

Bupati Kabupaten Lingga

Alias Wello kata Nurdin, belum bisa dihentikan. Karena, yang bersangkutan masih sebatas mengusulkan surat pengunduran untuk mendaftar sebagai bakal calon anggota DPD RI. Pemutusan tunjangan dan fasilitas tersebut menungggu keputusan dari Mendagri dan ketetapan KPU bahwa Alias Wello sudah resmi menjadi calon anggota DPD RI Dapil Kepri.”Belum diputus lagi. Kita tunggu keputusan dari Mendagri,” katanya. Selain itu, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Kepri ini juga menambahkan, partainya

masih mencari figur yang mumpuni untuk mengisi kekosongan jabatan kursi Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Lingga setelah pengunduran diri Alias Wello sebagai Bupati Lingga. Sejauh ini, lanjutnya baik Partai NasDem sebagai partai pengusung maupun PAN dan PKB yang merupakan partai pendukung Awe-Nizar pada Pilbup Kabupaten Lingga di Pilkada serentak tahun 2015 lalu masih terus intens membahas untuk pengisian kekosongan jabatan tersebut. “Semua itu masih dalam proses. Masih dibahas dengan partai pengusung dan pendukung,” sebutnya. Ia juga menyampaikan, nantinya kader yang terpilih selanjutnya akan mengisi kursi Wabup Kabupaten Lingga. Sebab, sesuai dengan aturan, dengan mundurnya Alias Wello sebagai Bupati Lingga, kursi orang nomor satu di Kabupaten Lingga itu akan diisi oleh Wabup saat ini. “Karena memang secara otomatis wakilnya nanti yang jadi Bupati,” pungkasnya. (rm/tuafik)

Disparpora Lingga Dirikan TIC di Tiga Pelabuhan LINGGA, RAKYAT MEDIA-Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Lingga mendirikan Tourism Infomation Center (TIC) guna mempermudah setiap wisman yang berkunjung ke Negeri Bunda Tanah Melayu memperoleh informasi seputar wisata yang ada. TIC tersebut akan didirikan di tiga pelabuhan yang dijadikan sebagai pintu masuk ke Kabupaten Lingga yakni Pulau Benan, Pelabuhan Sungai Tenam serta Pelabuhan Jagoh, Singkep Barat. “Untuk pilot project, didirikan dulu di Pulau Benan,” kata Kepala Disparpora Lingga, Raja Fahrurrazi kepada wartawan Selasa (10/7/2018).

Kepala Disparpora Lingga,

Raja Fahrurrazi Dia mengaku, saat ini pariwisata Lingga minim promosi, sehingga banyak wisatawan yang belum mengetahui berbagai objek wisata yang ada di Kabupaten Lingga. “Walaupun letak geografis

Lingga tidak berapa jauh dari Batam namun informasi mengenai potensi Lingga jarang mereka (warga Batam) dengar.Memang perlu diadakan promosi dan publikasi seperti ini,” ujarnya. Lanjut dia, beberapa waktu ke depan, di Kabupaten Lingga akan dilakukan beberapa event besar seperti pelaksanaan Popda Kepri ke-VII tahun 2018, Off Road, KTT Hari Kelapa Sedunia serta kunjungan kapal layar (yacht) dalam program Sail to Lingga. Dengan adanya beberapa even besar tersebut, dapat memperkenalkan wisata yang ada di Kabupaten Lingga sehingga kedepannya lebih populer. (rm/Taufik)

WAKIL Bupati Karimun H.Anwar Hasyim saat meninjau PPDB disejumlah SMPN Di Karimun

Wakil Bupati Karimun Minta Semua Anak di Karimun Bisa Masuk Sekolah KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim, minta semua anak-anak di Kabupaten Karimun harus bisa sekola, kita harapkan kepada Kepala sekolah agar dapat menampung semua anak-anak bias sekolah. Diminta kepada Kadis Pendidikan melalui Kabid Pendidikannya dapat menindaklanjuti secara cepat dan tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Hal ini dikatakan Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim kepada wartawan usai melaksanakan mengunjungi sekolah SMPN dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TA 2018-2019 di Kabupaten Karimun, Wakil Bupati beserta rombongan. mengunjungi empat sekolah, diantaranya SMPN 2 Meral Barat, SMPN 3 Tebing, SMPN 1 Tebing, dan SMPN 1 Karimun. Rabu kemarin.

Pemkab dan Koni Berikan Semangat Pada Atlit-Atlit Lingga LINGGA, RAKYAT MEDIA-Jelang bergulirnya Pekan Olah Raga Pelajar Daerah (Popda) ke VII tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun ini, atlit-atlit di Kabupaten Lingga menjadi perhatian serius Pemerintah. Kepala Bidang Pemuda dan Olah Raga Safaruddin antusias memberi semangat dan arahan kepada atlit yang akan bertanding. Dalam beberapa pekan terakhir ini terlihat Safaruddin sering turun ke lapangan dalam rangka meninjau kesiapan Popda. Safaruddin bersama Ketua koni H. Ambok yang sekaligus anggota DPRD Ketua Komisi 3, dalam pengarahan itu dijelaskan Ambok bahwa olahraga sangat membantu kita untuk menjadi terkenal karena tidak melihat dari Segi ekonomi yang berada maupun tidak. Ditambahkannya beliau dengan olahraga bisa menjadi terkenal dan disiplin. Di samping itu Kabid Pora yang juga ketua KNPI menyampaikan Bupati Lingga san-

MEMBERIKAN motivasi kepada atlit-atlit Kabupaten Lingga yang akan berkompetisi pada Popda VII Kepri 2018.

gat mendukung kegiatan olahraga apapun bentuknya. apalagi terhadap perhelatan Popda dibuktikan dengan pembagunan fisik fasilitas olahraga. “Jangan pernah takut untuk berlatih, pemerintah senantiasa akan hadir bersama kalian,” ucap Safaruddin Jum’at (13/7/ 2018) di Dabosingkep. Dalam kesempatan ini Safaruddin dan Ketua Koni melihat lapangan Takrau dan Silat.

“Insyaallah kita siap memberikan hasil yang terbaik walaupun ini hanya ajang di tingkat pelajar apapun bentuknya ini memabawa nama daerah kita akan bertarung sebisa mungkin untuk hasil terbaik,” tuturnya. Selain itu, ketua KONI H. Ambok turut berpartisipasi memberikan semangat kepada atlit-atlit yang bakal berkompetisi. Menurutnya olahraga justru banyak membantu daer-

ah untuk lebih dikenal. Dengan olahraga pula menjadi kunci sukses pada atlit pada jenjang berikutnya.. “Olahraga tidak memandang dari segi ekonomi berada ataupun tidak. Dengan olahraga kita bisa menjadi terkenal disiplin menjadi kunci sukses untuk jenjang berikutnya,” terang anggota DPRD Kabupaten Lingga ini kepada para atlit. (rm/Taufik)

Dari empat sekolah yang dikunjungi Wakil Bupati ada beberapa sekolah didapati jumlah pendaftar melebihi dari kouta, diantaranya SMPN 3 Tebing jumlah pendaftar sebanyak 156 sedangkang kouta yang diterima 128 orang. SMPN 1 Tebing jumlah pendaftar 228 orang sementara jumlah kuota yang diterima 192 orang, SMPN 1 Karimun jumlah pendaftar 228 sedangkan jumlah kuota yang diterima 210 orang, dan untuk SMPN 2 Meral Barat jumlah pendaftar 83 orang masih kurang dari kuoto yang di siapkan yakni 96 orang. “Masih banyak lagi anak-anak kita yang ingin mendaftar untuk bersekolah di tingkat SMPN. Dan kemungkinan besar beberapa sekolah tingkat SMPN di Kabupaten Karimun yang akan mengalami kelebihan kouta,”ujar Wakil Bupati Untuk itu, lanjutnya, diminta kepa-

da Kepalan Dinas Pendidikan melalui Kabid Pendidikan segera menindak lanjuti secara cepat dan tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut, segera kordinasi bersama kepala sekolah dalam mengantisipasi masalah tersebut.Jangan sampai ada yang tidak dapat masuk sekolah, tegas Anwar. Lanjut Anwar, diharapkan kepada Kepala-Kepala sekolah agar dapat berkoordinasi antar sesama sekolah, hal ini untuk menghindari adanya anak yang tidak mendapatkan sekolah.”Saya tidak mau anak-anak kita di Kabupatan Karimun yang tidak bisa bersekolah, dan saya berharap kepada kepala sekolah untuk dapat menampung anak-anak kita agar mereka dapat menimba ilmu di bangku sekolah dan saya tidak mau dengan adanya masalah ini ada wali murid yang dirugikan,’’ tegasnya lagi. (rm/jimi mamo)

Koperasi Syariah Karimun Buka 212 Mart KARIMUN, RAKYAT MEDIA-212 Mart resmi beroperasi di jalan Ahmad Yani, Baran Barat, Kabupaten Karimun. Gerai ini merupan yang pertama di Karimun, dibuka oleh Koperasi Syariah 212 Karimun. Gerai secara resmi beroperasi, setelah Grand Opening oleh BupatI Karimun Aunur Rafiq pada Minggu kemarin. Rafiq menyebutkan bahwa, dengan keberadaan 212 Mart ini, diharapkan dapat membangun ekonomi umat. “Mari kita sama-sama meminta kepada Allah, apa yang kita lakukan ini mendapatkan ridho.Agar menjadi suatu kekuatan yang besar.Insyallah, dengan ekonomi yang kuat akan membangun ekonomi umat,” Ucap Rafiq usai Grand Opening 212 Mart. Orang nomor satu di Kabupaten Karimun tersebut juga menyatakan, ia siap bergabung menjadi salah satu nasabah 212 Mart. “Mulai hari ini saya ikut bergabung menjadi bagian dari nasabah 212 mart,” kata dia.

GRAND opening 212 mart Karimun di hadiri Bupati Kabupaten Karimun Aunur Rafiq

Sementara itu, Ketua Koperasi Syariah 212 Karimun Kepri Agusman mengatakan, keberadaan 212 Mart ini merupakan pertama kali di Karimun dari 183 gerai yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. ”Sedangkan untuk di Kepri ini adalah yang ke-10,” Ujar Agusman. Dia mengatakan, saat ini 212 Mart memiliki sebanyak 284 investor dengan memperoleh dana sebesar Rp 531 juta yang telah berhasil di kumpulkan. ”Sejak kita mulai sosial-

isasi pertama Februari lalu, kita kumpulkan dana melalui media whatsapp sehingga terbentuk, Alhamdulillah terkumpul Rp. 531 juta,” Katanya. 212 Mart menerapkan prinsip Islami dalam berusaha. Toko ini tidak menjual rokok, minuman keras, maupun alat kontrasepsi.Harga yang ditawarkan di toko ini juga terbilang kompetitif dengan harga pasar.”Prinsip usaha kami adalah berbelanja sambil ibadah,” ucapnya. (rm/btN)


CMYK

15

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

BINTAN-TANJUNGPINANG

Website: www.rakyatmediapers.co.id

KPU Tetapkan Syahrul-Rahma Menang Pilkada Tanjungpinang RAPAT pleno terbuka penetapan pemenang Pilwako Tanjungpinang 2018 oleh KPU

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang sudah merampungkan rekapitulasi hasil perolehan suara pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang. Pada pleno dan penetapan hasil perolehan suara kemarin, ditetapkan pasangan calon nomor urut 1, SyahrulRahma memperoleh 42.559 suara. Sementara pasangan calon nomor urut 2, Lis-Maya memperoleh 40.160 suara. Hasil ini untuk memastikan pasangan Syahrul-Rahma menjadi pemenang pada kontestasi Pilkada Tanjungpinang. Kendati begitu, KPU enggan terburu-buru memastikan kemenangan Syahrul-Rahma. ”Melalui hasil rekapitulasi dari empat kecamatan ini, kami

masih menunggu adanya kemungkinan gugatan,” ujar Ketua KPU Tanjungpinang, Aswin Nasution usai rapat pleno rekapitulasi dan penetapan perolehan suara kemarin. Menurut Aswin, pendaftaran gugatan hasil tersebut dapat diajukan ke MK selama tiga hari pasca pleno. Kemudian dilanjutkan proses registrasi di MK. Sehingga dalam satu minggu ke depan, KPU akan memastikan adanya gugatan atau tidak ke MK. “Kami harus pastikan tidak teregistrasinya gugatan di MK,” ucap Aswin kemudian. Setelah dipastikannya tidak ada gugatan hasil perolehan suara di MK, KPU akan melanjutkan pleno penetapan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang terpilih 2018-2023. Terpisah, Panitia Pengawas

Pemilu Tanjungpinang memberikan catatan kepada KPU Tanjungpinang terkait penyelenggaraan Pilkada kali ini. “Kami mengharapkan KPU lebih mematangkan lagi jajarannya, agar tidak terjadi banyak human error selama proses pencatatan data,” ujar Ketua Panwaslu Tanjungpinang, Maryamah. Dikarenakan selama proses pleno berlangsung, dua kecamatan seperti Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Timur, terjadi perbaikan data di banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Selama tidak mengubah perolehan suara satu angkapun, Panwaslu tidak akan mempermasalahkan. Karena memang human error. Tapi kami harapkan KPPS dapat bekerja lebih teliti lagi,” ujar Maryamah. Pantauan dilapangan hanya Paslon nomor urut 1 yang terlihat hadir pada pleno rekapitulasi. Syahrul yang akrab disapa Ayah menuturkan, adanya harapan agar bertemu langsung dengan Lis-Maya dalam agenda kemarin. “Saya tadi berharap jumpa di sini, karena memang belum ada komunikasi. Tapi Insya Allah akan kami undang pada acara syukuran kami nanti di lapangan Pamedan,” ucap Syahrul, sebelum meninggalkan aula Asrama Haji, kemarin. (rm/btp).

Agrowisata Bisa Jadi Sektor Unggulan Perekonomian Kepri BINTAN, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun berharap terus bertumbuhnya lokasi-lokasi Agrowisata baru di Kepri. Lokasi agrowisata menurutnya bisa menjadi sektor unggulan baru yang bisa menopang perekonomian Kepri. “Ini kalau dikelola dengan baik, kedepannya menjadi lokasi agrowisata bagi masyarakat,” ujar Nurdin saat meninjau kawasan perkebunan Dinas Pertanian Kehutanan dan Peternakan Provinsi Kepri di Tembeling, Kabupaten Bintan, Rabu kemarin. Menurut Nurdin lokasi ini sangat berpotensi sekali untuk dijadikan lokasi agrowisata. Masyarakat bisa datang kesini, petik sendiri buah yang diinginkan dan bisa langsung dibawa pulang dengan harga yang lebih terjangkau. “Agrowisata bisa menjadi alternatif wisata tambahan bagi warga selain wisata berbasis maritim yang telah menjadi unggulan Kepri saat ini,” ujar Nurdin. Namun Nurdin mengingatkan bahwa tugas utama Dinas Pertanian Kehutanan dan Peternakan Provinsi Kepri bukan menjual hasil perkebunan maupun peternakan. Tugas utamanya adalah menyediakan bibit unggul dari semua varietas baik tumbuhan maupun hewan agar tersedia bibit unggul yang dengan kualitas terjamin yang bisa dimanfaatkan dan digunakan oleh masyarakat. “Dengan adanya bibit unggul maka hasil pertanian mau-

NURDIN Basirun saat Meninjau Agrowisata di Tembeling, Bintan

pun perkebunan masyarakat akan menjadi lebih banyak yang secara tidak langsung meningkatkan perekonomian,” ujar Nurdin Menjawab tugas utama yang disampaikan oleh Gubernur Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Peternakan Provinsi Kepri Ahmad Izhar mengatakan saat ini Dinasnya telah mempunyai beberapa bibit unggul yang sedang diperbanyak yang selanjutnya bisa diberikan kepada para petani dalam rangka meningkatkan hasil produksi. “Sekarang kita sudah punya beberapa bibit unggul seperti mangga, alpokat, durian, jambu air, lengkeng, manggis dan masih banyak lagi yang sedang dalam penelitian dan pengembangan. Untuk produksi bibit unggul secara massal untuk masyarakat tetap butuh waktu karena keterbatasan SDM yang ahli dalam perekayasaan pembuatan bibit ung-

gul, “ Ujarnya. Mengenai dijadikannya lokasi perkebunan sebagai agrowisata, dirinya mengatakan bahwa hal tersebut sudah direncanakan sebelumnya. “DED untuk lokasi agrowisata telah dan sedang dipersiapkan. Untuk saat ini kita berharap perkebunan ini segera berproduksi dan menghasilkan buah-buahan terbaik karena berasal dari bibit unggul pilihan. Semoga kedepannya lokasi agrowisata ini bisa terwujud dan menjadi pilihan wisata baru bagi masyarakat Kepri,” harapnya. Dalam kesempatan ini, Nurdin juga meninjau kawasan pertanian di Engkang Anculai seperti kebun durian dan bibit tanaman sayur-sayuran. Pertanian tersebut dikembangkan di keliling halaman rumah untuk penghijauan dan bisa juga berguna bagi bumbu rumah rangga, cabe, daun sop, daun bawang dan sayur mayur. (rm/kjrN).

RSUD Bintan Perluas Lapangan Parkir BINTAN, RAKYAT MEDIA-Pemkab Bintan secara bertahap akan melakukan pembenahan dan peningkatan fasilitas untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat di RSUD Kabupaten Bintan, termasuk ketersediaan lahan parkir bagi pasien. Upaya tersebut dilakukan seiring dengan meningkatnya angka kunjungan pasien yang berobat atas antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap program berobat gratis. Diketahui bahwa sepanjang tahun 2017 yang lalu saja, data 51.264 masyarakat di Kabupaten Bintan yang menggunakan fasilitas program berobat gratis sebahagiannya berasalkan dari rujukan Puskesmas di wilayah Kecamatan Bintan Timur yaitu Puskesmas Kijang Kota dan Puskesmas Sei Lekop. “Sejak peluncuran program berobat gratis dengan hanya menggunakan KTP Bintan, memang animo masyarakat untuk berobat itu tinggi.RSUD Kabupaten Bintan yang pada saat sebelum peluncuran program biasanya melayani 200-300 pasien/bulan sekarang bisa mencapai 1.000-2.000 lebih pasien/bulan. Otomatis ketersediaan lahan parkir pengunjung juga ikut mempengaruhi, “ ujar Bupati Bintan H Apri

BUPATI Bintan Apri Sujadi saat Meninjau Lapangan Parkir RSUD Bintan yang akan Diperluas

Sujadi, S.Sos , Jum’at kemarin. Dirinya juga sudah menginstruksikan agar intansi terkait untuk segera membenahi dan memperluas lahan parkiran bagi kenyamanan pengunjung RSUD Kabupaten Bintan. ”Sudah kita tinjau kemarin. Perluasan lahan parkir RSUD Kabupaten Bintan sedang dikaji dan diestimasi berapa anggaran yang kita butuhkan, “ tutupnya. (rm/kjrN)

Kapal Pesiar Genting Dream Cruises

Kapal Pesiar GDC Labuh di Bintan BINTAN, RAKYAT MEDIA-Kapal Pesiar Dream Cruises milik Genting Group Singapura telah labuh jangkar di Perairan Lagoi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Kapal pesiar terbesar di Asia Pasific yang membawa 4.000 wisatawan ini dijemput oleh 4 armada kapal PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) dari tengah laut atau sekitar 15 mill ke Terminal Ferry Bandar Bentan Telani (BBT). Armada yang membawa rombongan Kapal Pesiar Dream Cruises pertama kali bersandar di BBT adalah Ferry MV Samudera Jaya Marina Group. Kapal itu membawa 10 pejabat penting diantaranya Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Honorary Advisor to Tourism Minister and Chairperson Acceleration Team for Marine Tourism Devlopment Ministry of Tourism of The Indonesia, Dr Indroyono Soesilo, Senior Advisor to Coordinating Minister of Maritime and Resourcea Retired Admiral and Former Chief of Navy Indonesia, Dr Marsetio. Kemudian, juga membawa Indonesian Ambassador to Singapura, I Gede Ngurah Swajaya, CEO Gallant Venture Group (GVG), Eugene Park, Presiden Dream Cruises, Thatcher Brown, Senior Vice President Planning dan Port Management Port Operations Genting Cruises Lines, Raymond Lim, Vice President Shipping Agency and Embarktion Planning and Port Management Genting Cruises Lines, Steven Ang. Serta Senior Vice President Resort World at Sea Genting Cruises Lines,

Jeannie Chia. 10 pejabat penting itu disambut langsung oleh Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, GGM PT BRC, Abdul Wahab, OPD dan FKPD Bintan serta manajemen PT BRC. Presiden Dream Cruises, Thatcher Brown mengatakan, kapal pesiar yang dikelolanya ini telah mengelilingi beberapa negara di Asia. Kemudian, tour yang dilakukan di Indonesia ini menyinggahi empat tempat yaitu Jakarta, Surabaya, Bali dan Bintan.”Sudah lama saya berencana melabuhkan jangkar ke Bintan. Sebab daerah ini telah mendunia dengan segudang keindahan alam, fasilitas terlengkap dan memiliki beragam budaya serta sejarah,” ujarnya Bintan, kata pria yang sering disapa brown ini, adalah destinasi yang wajib dipersembahkan kepada wisatawan. Namun sebaliknya penduduk daerah ini juga harus memberikan pelayanan yang baik, sehingga wisatawan tertarik untuk datang kembali. Dia mengaku, di dalam kapal pesiar itu ada 4.000 lebih wisatawan mancanegera.Dari total itu, 50 persennya akan berkeliling menikmati keindahan Pulau Bintan.”Sekitar 2.000 turis akan ke darat menikmati indahnya Pulau Bintan. Saya yakin mereka akan menyukainya,” ujarnya. Brown berharap, hubungan kerjasama antara PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri selalu berjalan baik dan lancar bersama Genting Group.”Saya juga

berjanji akan lebih baik lagi. Kedepannya akan tepat waktu sampai ke Bintan. Karena setiap penumpang juga sudah mengidolakan Bintan untuk dikunjungi,” ucap dia. Sementara itu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun pada kesempatan tersebut mengaku sangat senang dengan kehadiran Kapal Pesiar Dream Cruises. Menurut dia, kedatangan tersebut merupakan sebuah kemajuan pesat bidang wisata bahari di Kepri. ”Hari ini saya ulang tahun.Jadi hadiah kebahagian ini adalah kedatangan kapal pesiar terbesar di dunia ini,” katanya. Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama dalam menggenjot kunjungan wisatawan ke Kepri.Mulai dari mempromosikan objek wisata di laut, darat, budaya dan sejarah.Jika semua dikelola dengan baik. Objek wisata Kepri akan lebih baik dibandingkan daerah lain. Bahkan negara tetangga pun akan dapat disaingi, sebab Kepri merupakan miniaturnya Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, suku dan budaya.”Kepri ini tepatnya dijadikan wisata bahari. Itu sudah saya katakan sama Pak Menpar RI. Jadi marilah bersama-sama kita bangkitkan objek wisata yang ada,” ujar Nurdin. Selain itu, Nurdin juga berharap kedepannya, untuk labuh jangkar Kapal Pesiar Dream Cruises, lokasinya bisa lebih dekat dengan Ferry Terminal BBT Lagoi, sehingga wisatawan mudah untuk menyeberang ke daratan. (rm/btN)

Pulau Penyengat Mempunyai Sejarah TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pulau Penyengat adalah sebuah pulau di wilayah Kepulauan Riau. Pulau ini terletak di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang berjarak kurang lebih 2 km dari pusat kota. Pulau ini berukuran panjang 2.000 meter dan lebar 850 meter, berjarak lebih kurang 35 km dari Pulau Batam. Pulau ini dapat ditempuh dari pusat Kota Tanjungpinang dengan menggunakan Perahu Bermotor atau lebih dikenal pompong yang memerlukan waktu tempuh kurang lebih 15 menit. Pulau Penyengat merupakan salah satu objek wisata di Kepulauan Riau. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, ada terdapat keistimewaan Pulau Penyengat. Pertama Pulau Penyengat pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Riau. Ketika itu namanya menjadi Pulau Penyengat Inderasakti. Di tahun 1803, Pulau Penyengat awalnya dibangun sebagai pusat pertahanan. Pulau ini kemudian dibangun menjadi Negeri dan berkedudukan Yang Dipertuan Muda Kerajaan Riau-Lingga. Ketika itu, Sultan berkediaman resmi di Daik-Lingga. Pada tahun 1900, Sultan RiauLingga pindah ke Pulau Penyengat. Sejak itu lengkaplah peran Pulau Penyengat sebagai pusat pemerintahan, adat istiadat, agama Islam dan kebudayaan Melayu. Kedua : Pulau Penyengat merupakan pulau yang bersejarah. Pulau ini memiliki kedudukan

MASJID di Pulau Penyengat

penting dalam peristiwa jatuh bangunnya Imperium Melayu. Peran penting tersebut berlangsung selama 120 tahun, sejak berdirinya Kerajaan Riau di tahun 1722, sampai akhirnya diambil alih sepenuhnya oleh Belanda pada 1911. Ketiga : Awalnya pulau ini hanya sebuah tempat persinggahan armada-armada pelayaran yang melayari perairan Pulau Bintan, Selat Malaka dan sekitarnya. Namun pada tahun 1719 ketika meletus perang saudara memperebutkan tahta Kesultanan Johor. Perang tersebut antara Raja Kecil, keturunan Sultan Mahmud Syah melawan Tengku Sulaiman, keturunan Sultan Abdul Jalil Riyatsyah. Pulau Penyengat mulai dijadikan kubu pertahanan oleh Raja Kecil. Ia memindahkan pusat pemerintahannya dari Kota Tinggi (Johor) ke Riau di Hulu Sungai Carang (Pulau

Bintan). Perang saudara itu dimenangkan oleh Tengku Sulaiman dan saudaranya. Mereka dibantu lima orang bangsawan Bugis Luwu, yaitu Daeng Perani, Daeng Marewah, Daeng Chelak, Daeng Kemasi dan Daeng Menambun. Selanjutnya, Tengku Sulaiman mendirikan kerajaan baru yaitu Kerajaan JohorRiau-Lingga, pada 4 Oktober 1722. Sedangkan Raja Kecil menyingkir ke Siak dan mendirikan Kesultanan Siak. Keempat : Bangunan bersejarah di Pulau Penyengat di antaranya yaitu Masjid Raya Sultan Riau, Mushaf Al-Quran, Istana Kantor dan Balai adat Melayu. Monumen Bahasa Melayu juga didirikan di pulau ini. Pada tanggal 19 Agustus 2013, diletakkan batu pertama pembangunan Monumen Bahasa Melayu di areal dalam bekas Benteng Kursi, Pulau Penyen-

gat, oleh Gubernur Kepulauan Riau, HM Sani. Pembangunan monumen ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap jasa-jasa Raja Ali Haji sebagai pahlawan nasional di bidang bahasa. Selain itu juga untuk lebih mengenalkan tentang asal dan arti bahasa Melayu yang dipakai di Kepulauan Riau dan Lingga, serta bahasa Indonesia yang digunakan saat ini. Kelima: Pulau penyengat menjadi mas kawin Sultan Kasultanan Riau III Sultan Mahmud Syah untuk Raja Hamidah yang kemudian dikenal sebagai Engku Puteri Raja Hamidah. Mereka menikah pada tahun 1803. Engku Puteri Raja Hamidah merupakan putri dari Yang Dipertuan Muda (YDM) Riau IV, Raja Haji Fisabilillah. Setelah menikah dengan Sultan Mahmud Syah dan diberikan Pulau Penyengat, ia kemudian bermukim di pulau tersebut hingga akhir hayat pada 1844. Hingga saat ini, banyak keturunan Engku Puteri Raja Hamidah yang dimakamkan di tempat tersebut. Engku Puteri Raja Hamidah sendiri dimakamkan di kompleks pemakaman Dalam Besar. Pada kompleks tersebut, juga dimakamkan Raja Ali Haji yang dikenal sebagai pengarang Gurindam Dua Belas dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Di kompleks itu pula dimakamkan Raja Ahmad dan Yang Dipertuan Muda (YDM) Riau IX, Raja Abdullah.(rm/red)


RAKYAT MEDIA

Senin, 16 - 23 Juli 2018, MINGGU II

Website: www.rakyatmediapers.co.id

16

Kepala Imigrasi Pelabuhan Feri Batam Centre Khairil Mirza :

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun saat mengukuhkan pengurus Formatur.

Gubernur Kepri Kukuhkan Pengurus Ormas Formatur TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan sebagai organisasi kemasyarakatan, keberadaan Forum Masyarakat Teluk Keriting (Formatur) diharapkan mempermudah koordinasi dan komunikasi, serta membangun sinergisitas, baik antar warga, perangkat RT/RW maupun dengan pemerintah. “Saya berharap, dengan dikukuhnya kepengurusan ini bisa berjalan lebih baik dan efektif,” ujar Nurdin saat pengukuhan Formatur disejalankan dengan halalbihalal di Jalan Bhayangkara, Tanjungpinang, Sabtu lalu. Nurdin juga minta para pengurus yang telah dilantik agar melayani warga dengan sebaik-baiknya. Untuk melaksanakan tanggung jawab dan terjalinnya sinergitas forum kemasyarakatan yang baik. “Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan dengan bijak dengan konektivitas hati dan sebaikbaiknya,” kata Nurdin. Nurdin memberi apresiasi kepada warga Teluk Keriting, dengan menjaga komunikasi warga bersama-sama agar terjalin dan terbentuk dalam suatu komunitas sosial. Dia sekaligus bangga dengan jalinan warga untuk mempererat tali silaturrahmi, rasa Kebersamaan dan Kekompakan antar sesama. Nurdin melanjutkan, dengan adanya forum ini maka pihak pemerintah akan siap un-

tuk bersinergi jalin bersama masyarakat kedepannya. “Jika ada kendala, dari mulai menyangkut sosial, budaya, pendidikan dan agama. Forum komunikasi ini siap memfasilitasikan dari segi SDM dan lainnya,” tutup Nurdin. Sementara Ketua 1 Formatur, Irwan Lapi mengatakan bersyukur atas hadirnya pimpinan daerah dalam acara pengukuhan tersebut, dan juga jalin cerita silaturahmi bersama. ”Terimakasih Pak Gubernur atas sudi mengukuhkan Ormas Formatur,” kata Irwan. Irwan juga mengimbau dengan perhelatan perdana ini, agar berinovasi untuk dipersembahkan ke masyarakat juga berkolaborasi bersama pemerintah dan menjadi penggerak potensi yang ada. “Mari kita bergandeng tangan bersama, agar kampung melayu teluk keriting menjadi modernrisasi,” imbuh Irwan. Dalam kesempatan ini juga masyarakat Teluk Keriting beramai-ramai mengucapkan selamat ulang tahun kepada Gubernur yang ke-61 tahun tepat pada hari itu.”Ini sejarah besar bagi kami Pak Gubernur, dalam sempenanya Formatur. Rupanya Pak Gubernur pun bertambah umur,” ucap warga setempat. Tampak hadir dalam acara tersebut sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kepri, tokoh masyarakat, warga tempatan beserta tamu undangan. (rm/btd)

Imigrasi Pelabuhan Batam Centre Terus Tingkatkan Pelayanan BATAM, RAKYAT MEDIA-Untuk meningkatkan pelayanankeimigrasianbagi keluar masuknya penumpang yang menggunakan jasa PelabuhanFeriInternasionalBatam Center tampaknya terus dilakukan oleh petugas unit pelayanan Imigrasi Pelabuhan Batam Centre. Salah satu upaya peningkatan pelayanan yang dilakukan adalah pelayanan proses pemeriksaan keimigrasian terhadap keluar masuknya penumpang sehingga dengan pelayanan yang baik tersebut, para penumpang tidak terlalu lama antri di konter imigrasi, selain itu juga dapat menghemat waktu dan memberikan kenyamanan bagi para penumpang. Hal ini dijelaskan Kepala Unit Imigrasi Pelabuhan Batam Centre Khairil Mirza, kepada koran Rakyat Media Selasa (11/7/2018) di Batam Centre. Menurut Mirza, letak pulau Batam yang strategis karena berdekatan dengan malaysia dan Singapura menjadi pilihan bagi wisatawan baik manca negara maupun lokal berkunjung ke Batam, terlebih di hari besar Hari Raya, Tahun Baru maupun hari libur di akhir pekan. Khairil Mirza, mengatakan, di hari biasa sehari jumlah lalu lintas orang baik keluar maupun kedatangan di Pelabuhan Feri Internasion-

al Batam Centre sedikitnya 3 sampai 4 ribu penumpang. Namun jika di hari hari libur seperti Lebaran Hari Raya dan Tahun Baru sehari bisa mencapai 10 ribu penumpang. Selain itu kata Mirza, bilapadaharibiasapihaknya hanya membuka 8 konter, namun untuk menghadapi jumlah penumpang yang tinggi, agar antreian tidak terlalu panjang pihaknya membuka dua konter lagi di masing masing pintu keberangkatan dan kedatangan. Selain itu, upaya peningkatkan pelayanan ini dilakukan tidak lain dalam rangka memberikan kenyamanan bagi para penumpang baik WNI maupun turis asing asal Singapura dan malaysia yang datang ke Batam untuk berlibur di akhir pekan.

“Upaya meningkatkan pelayanan keimigrasian tersebut, selain untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan lokal asing maupun turis asing dari Singapura dan malaysia, juga

sekaligus menepis adanya anggapan atau tudingan kurang baik pelayanan yang diberikan petugas Imigrasidi pelabuhan Internasional Batam Centre,” ujar Mirza. Stiven low salah seorang warga Singapura yang setiap akhir pekan berlibur ke Batam, ketika berbincang dengan awak media ini mengatakan, pelayanan keimigrasian di Pelabuhan internasional Batam Centre dinilai sudah cukup baik, bahkan mereka memuji saat ini tidak ada lagi petugas yang meminta minta uang kepada para turis, seperti beberapa tahun yang lalu. “Sekarang pelayanan imigarasi sudah cukup bagus, tidak ada lagi petugas di pelabuhan yang minta uang kepada turis yang masuk ke Batam, kalau dulu setiap kali masuk Batam saya sering diminta uang,”kata Stiven memuji pelayanan Imigrasi Batam Centre. (rm/ mwd)

Syukuri Kemenangan

Pasangan SABAR Doa Selamat di Lapangan Pamedan

ACARA syukuran dan doa selamat atas kemenangan SyahrulRahma,

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Ratusan relawaan Syahrul Rahma Bersama Rakyat (SABAR) berbondong-bondong memadati Lapangan Pamedan Kota Tanjungpinang, Minggu kemarin. Mereka menghadiri acara syukuran dan doa selamat atas kemenangan Syahrul-Rahma di Pilwako 27 Juni 2018 lalu Syahrul dalam sambutanya mengatakan, kemenangan SABAR merupakan kemenangan masyarakat Kota Tanjungpinang yang menginginkan pemimpin yang baru. Oleh karena itu Syahrul mengajak seluruh elemen masyarakat saling bersinergi membuat perubahan Kota Tanjungpinang yang berbudaya dan sejahtera. “Kami berkomitmen berdiri di atas semua golongan, tidak membedakan satu sama lain, dan mari kita saling bersinergi, serta memberikan masukan kepada kami yang positif, arif dan bijaksana,”kata Syahrul saat memberikan kata sambutan. Lanjut Syahrul, kedepannya setelah dirinya bersama wakilnya Rahma dilantik pihaknya akan merealisasikan janji-janji kampanye serta visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat Tanjungpinang. Bantuan sosial atau santunan di tengah masyarakat akan direalisasikan pada akhir tahun 2018.

“Kami akan merealisasikan semua janji kami yang pernah disampaikan kepada masyarakat, untuk program mengratiskan pakaian sekolah karena anggran APBD sudah berjalan, maka akan dianggarkan tahun 2019, untuk itu tolong jangan di tagih sekarang,” sebutnya. Sementara itu Syahrul menuturkan, setelah pelantikan nanti pihaknya akan melakukan pertemuaan dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dari pertemuan itu hasilnya agar seluruh OPD di Kota Tanjungpinang ini mereka benar-benar bekerja untuk rakyat, bukan untuk walikota dan Wakil Walikota. “Itu yang pertama kami benahi, kemudian untuk programprogram yang lain nantinya akan disejalankan dengan visi dan misi yang bisa diakomodir di APBD Perubahan tahun ini, dan itu pun tak bisa banyak kami program yang kami akomodir, sebab hanya beberapa bulan saja,” ungkapnya. Mengenai perombakan kabinet, Syahrul mengatakan, pihaknya patuh kepada aturan yang ada, sesuai aturan setelah enam bulan menjabat sebagai kepala daerah baru bisa melakukan perombakan. “Tak semudah itu, kami datang langsung melakukan penggeseran, semuanya ada aturan, dalam aturan minimal enam bulan menjabat,” ujarnya. (rm/btN)

Khairil Mirza, Kepala unit Imigrasi Pelabuhan feri Internasional Batam Centre

PTUN Sidangkan Gugatan Fauzi Bahar TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mulai menyidangkan gugatan Fauzi Bahar atas Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 44 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri. Sebelumnya Fauzi Bahar adalah salah satu kandidat wagub yang tereliminasi. Menyikapi gugatan Fauzi Bahar itu, kuasa hukum Isdianto, Edward Arfa, mengatakan telah mengajukan permohonan gugatan intervensi ke PTUN yang sama Kamis (5/7) lalu. “Hasil keputusan sela, Majelis Hakim PTUN Jakarta mengabulkan permohonan kami,” ujar Edward, Jumat lalu. Menurutnya, dalam perkara ini, Isdianto justru orang yang paling dirugikan. Apalagi dalam proses pemilihan Wagub Kepri beberapa waktu lalu sudah melalui mekanisme yang ditetapkan DPRD Provinsi Kepri. Mantan hakim tersebut juga mengatakan, sidang lanjutan akan digelar kembali pada 11 Juli mendatang. Agendanya mendengarkan jawaban tergugat satu dan pokok perkara penggugat intervensi. Seperti diketahui berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Fauzi Bahar melakukan pendaftaran perkara pada 15 Mei 2018 lalu. Dalam gugatan tersebut, Fauzi Bahar tidak sendiri, ia bersama Budi Sudarmawan dan Fredo. Dalam gugatan tersebut, Fauzi Bahar menyatakan pen-

Wakil Gubernur Kepri

Isdianto gangkatan Isdianto sebagai Wagub Kepri sisa masa jabatan 2016-2021 melalui Keppres Nomor 44 Tahun 2018, tanggal 14 Maret 2018 tidak sah dan batal demi hukum. PTUN Jakarta manargetkan perkara tersebut rampung dalam 51 hari kerja. “Ya, benar melakukan gugatan, pokok perkaranya adalah mengenai Keppres tentang penetapan Isdianto sebagai Wagub Kepri,” ujar Fauzi Bahar singkat menjawab pertanyaan wartawan. Terkait gugatan itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengaku belum dapat kabar mengenai hal itu. Menurutnya, setiap warga negara punya hak untuk melakukan gugatan jika memang ada yang dinilai salah. Meskipun demikian, ia tidak ingin berpolemik dalam gugatan tersebut. “Yang jelas, Pak Isdianto adalah Wagub Kepri saat ini. Jika ada gugatan, kita hormati,” ujar Nurdin di Kantor

Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Kamis (5/7) lalu. Seperti diketahui, pada proses pemilihan Wagub Kepri lalu, nama Fauzi Bahar diusulkan oleh Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada proses pemilihan di DPRD Kepri, Fauzi Bahar juga sempat menggugat keputusan DPRD Kepri di PTUN Tanjungpinang, Batam. Akan tetapi hasilnya dimentahkan oleh pengadilan. Meskipun melalui pembahasan yang alot, akhirnya DPRD Kepri memutuskan Isdianto sebagai Wagub Kepri untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Nurdin Basirun yang naik jadi Gubernur menggantikan Muhammad Sani yang wafat tak lama setekah dilantik jadi gubernur Kepri. Perlu diketahui bahwa Isdianto dilantik sebagai Wagub Kepri oleh Presiden Jokowi pada 27 Maret 2018 lalu di Istana Negara, Jakarta. (rm/btp)

MOU Antara Genting Cruise Lines dengan PT BRC BINTAN, RAKYAT MEDIA-Genting Cruise Lines menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), dalam hal kerjasama menciptakan peluang baru untuk pengembangan pariwisata pelayaran lokal di Pulau Bintan, Rabu kemarin. Dengan kapasitas lebih dari 3.000 penumpang, Genting Dream siap untuk memperkenalkan lebih banyak wisatawan di setiap pelayaran ke masing-masing destinasi di Indonesia. Eugene Park, Group CEO Gallant Venture Group mengatakan Bintan Resorts sangat antusias melihat Genting Dream yang sangat bergengsi datang secara rutin di Lagoi, Bintan. “Kami berharap dapat menyambut 3.000 hingga 5.000 pengunjung internasional ke Bintan Resorts setiap perjalanan dan berharap untuk membuat setiap perjalanan para wisatawan menyenangkan dan tak terlupakan,” katanya Peluncuran kapal pesiar Genting Dream 2-Night Weekend Getaway ke Pulau Bintan menambah nilai dan menciptakan pengalaman baru dengan pilihan kegiatan wisata pantai yang tersedia untuk wisatawan segala usia. Para wisatawan yang mencari liburan singkat dan mudah dapat menikmati perjalanan yang lebih mudah dan nyaman langsung ke Pulau Bintan tanpa perlu berkemas dan membongkar atau mencari akomodasi lokal. “Para wisatawan juga dapat memilih untuk memanjakan diri mereka dalam kemewahan dengan ‘The Palace’ di Dream Cruises - konsep ‘kapal-dalam-kapal’ yang eksklusif dengan pelayan bergaya Eropa dan fasilitas pribadi,” bebernya. I Gede Ngurah Swajaya, Duta Besar Indonesia untuk Singapura mengatakan Pelayaran perdana salah satu kapal Dream Cruises yaitu Genting Dream dari Singapura ke Bintan adalah awal dari eksposur yang lebih luas bagi Kepulauan Bintan sebagai tujuan wisata kelas dunia. “Oleh karena itu, Bintan perlu mempersiapkan diri untuk menyambut lebih banyak turis asing dan membuat kunjungan mereka di pulau Bintan terasa nyaman, menyenangkan, dan berkesan,” jelasnya. Apri Sujadi, Bupati Kabupaten Bintan mengaku sangat bersyukur, bahwa terobosan baru ini akan memajukan sektor pariwisata Bintan. “Tentunya akan meningkatkan jumlah pengunjung serta pertumbuhan pendapatan daerah di bidang pariwisata,” ucapnya. Dengan pemberhentian selama 12 jam di Pulau Bintan, para wisatawan akan memiliki banyak waktu untuk menjelajahi seluruh pulau, menjelajahi pantai-pantai berpasir putih yang belum terjamah, Desa-Desa pinggir pantai yang antik, dan daftar hotel dan resor yang mengesankan yang menawarkan kegiatan olahraga air. Tamu-tamu penting pada acara penyambutan adalah Nurdin Basirun Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Indroyono Soesilo Penasihat Kehormatan Menteri Pariwisata dan Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari, Kemenpar RI, Dr. Marsetio Penasihat Senior untuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Laksamana Purnawirawan dan Mantan Kepala Angkatan Laut Indonesia, I Gede Ngurah Swajaya Duta Besar Indonesia untuk Singapura serta Thatcher Brown, Presiden Dream Cruises. (rm/btN)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
RAKYAT MEDIA EDISI 241 by RAKYAT MEDIA - Issuu